Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pimpin Apel Hardiknas 2019, Gubernur Koster Komit Membangun SDM Bali Unggul GUBERNUR Bali Wayan Koster memimpin apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2019 dan Peringatan Hari Otonomi Daerah XXIII di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Kamis (2/5) kemarin. Apel Hardiknas kali ini hadir dalam suasana berbeda karena bertepatan dengan hari Kamis di mana sesuai dengan Pergub No. 79 Tahun 2018 semua peserta apel menggunakan busana adat Bali. Dalam sambutan yang dibacakan Gubernur Wayan Koster, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy mengatakan APEL - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Cok Ace foto bersama usai apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2019 dan Peringatan Hari Otonomi Daerah XXIII di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Kamis (2/5) kemarin

Jika Ditemukan Pidana Sandoz akan Dipanggil Denpasar (Bali Post) Mantan Ketua Kadin Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra telah melaporkan tiga orang terkait penerimaan dana. Namun, penyidik Ditreskrimum Polda Bali masih menunggu bukti, dokumen dan saksi-saksi. Jika buktinya lengkap dan ditemukan tindak pidana maka penyidik akan memanggil untuk klarifikasi terhadap tiga orang yang diadukan yaitu I Putu Pasek Sandoz Prawirottama, Made Jayantara dan Candra Wijaya. ‘’Dia (Alit Wiraputra - red) kan melaporkan Sandoz, Jayantara dan Candra Wijaya dengan dugaan penipuan, penggelapan dan penadahan. Selanjutnya kami tuangkan dalam pengaduan,’’ kata Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan, Kamis (2/5) kemarin. Dalam proses pengaduan itu, kata Andi Fairan, penyidik pasti memberikan kesempatan kepada pengadu untuk membuktikan aduannya. ‘’Misalnya dia mengadukan penipuan, mana bukti-buktinya? Dokumennya mana dan saksinya siapa? Jadi dalam hal ini pengadu lebih aktif membuktikan apa yang diadukan. Tentu kita akan pelajari semua,’’ tegasnya. Menurut mantan Kasatsabhara Polda Sumatera Utara ini, bila dokumen, bukti dan saksinya lengkap, pihaknya akan mempelajarinya. Hal. 15 Fokus Pengadu

Pemda Diminta Berperan Tingkatkan Mutu Pendidikan

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah daerah (pemda) agar mengambil peran dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan pemanfaatan dana untuk program prioritas. ‘’Sekitar 63 persen anggaran pendidikan dikelola daerah. Oleh karena itu, daerah harus mengambil peran yang lebih aktif dalam memanfaatkan Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk program-program prioritas, serta APBD yang menjamin anggaran pendidikan minimal 20 persen,’’ ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat pelaksanaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di Jakarta, Kamis (2/5) kemarin. Muhadjir menambahkan, penguatan pendidikan dan kebudayaan akan berjalan secara optimal saat pemerintah daerah proaktif mendorong kemajuan dunia pendidikan dan kebudayaan. Saat ini terdapat sejumlah keterbatasan dalam proses pembangunan pendidikan dan kebudayaan seperti kompleksitas masalah guru dan tenaga kependidikan. ‘’Kita juga masih sering menjumpai kasus-kasus yang tidak mencerminkan kemajuan pendidikan, betapapun pemerintah senantiasa responsif dalam memecahkan masalah-masalah tersebut selaras dengan paradigma pendidikan,’’ jelasnya. Melalui momentum Hardiknas, Mendikbud mengajak seluruh elemen untuk konsentrasi pada potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumber daya manusia, yang memiliki karakter yang baik dan berdaya saing. ‘’Saat ini perhatian pemerintah mulai bergeser dari pembangunan infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, sektor pendidikan dan kebudayaan memiliki peranan penting,’’ tambahnya. (ant)

hadirnya Revolusi Industri 4.0 telah memengaruhi cara kita hidup, bekerja, dan belajar. Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin canggih, dapat memengaruhi cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik. ‘’Peserta didik harus memiliki karakter dan jati diri bangsa di tengah perubahan global yang bergerak cepat,’’ ujarnya. Mendikbud menambahkan, saat ini peserta didik didominasi Generasi Z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Generasi ini lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru. ‘’Hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui tri pusat pendidikan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat,’’ katanya. Ia menambahkan, ketiga pusat pendidikan tersebut harus saling mendukung dan menguatkan. Kepada wartawan seusai apel, Gubernur Koster mengatakan per-

ingatan Hardiknas 2019 ini diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan pendidikan yang lebih berkarakter dengan membangun integritas moral dan jati diri sebagai bagian dari upaya untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing. ‘’Khususnya di Bali adalah membangun SDM Bali Unggul yang berkaitan dengan upaya kita merealisasikan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ agar memiliki kualitas profesional berintegritas dan berdaya saing,’’ kata Koster yang juga Ketua DPD PDI-P Provinsi Bali ini. Gubernur Koster menambahkan, pihaknya saat ini terus melaksanakan tahapan pelaksanaan wajib belajar 12 tahun. ‘’Sekarang tahapannya sudah mulai membangun sekolah baru, menambah ruangan baru sampai memenuhi kebutuhan sesuai dengan lulusan anak-anak SMP kita yang harus ditampung untuk masuk ke SMA, SMK atau yang sederajat,’’ ujarnya. (kmb)

Jokowi-AHY Bahas Masa Depan Bangsa

Jakarta (Bali Post) – Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membahas masa depan Indonesia saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo. ‘’Yang jelas semangatnya kita ingin melihat Indonesia ke depan semakin baik dan kita juga harus terus bisa menyumbangkan pikiran dan gagasan. Ini bagian dari semangat demokrasi dan keinginan mewujudkan Indonesia yang semakin baik,’’ kata AHY dalam jumpa pers di ruang kredensial, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5) kemarin. Menurut Agus, pemerintah dan partai politik harus tetap bertukar pikiran dan saling memberi masukan positif. Dia menjelaskan, masukan yang diberikan tidak hanya mengenai politik praktis, tetapi juga politik yang membangun bangsa. ‘’Tidak harus selalu berbicara tentang komunikasi politik secara pragmatis, tetapi juga ada hal-hal besar lain dan kita juga harus bisa membangun semangat untuk mewujudkan Indonesia semakin baik ke depan,’’ kata Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemilu 2019 Partai Demokrat itu. Dia menjelaskan kedatangannya ke istana atas undangan Presiden Jokowi. AHY berbincang dengan Jokowi di ruang kerja Presiden di Istana Merdeka selama 30 menit sejak pukul 16.17 WIB. Sementara itu, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengatakan dirinya berprasangka baik pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan disebutnya hanya silaturahmi. ‘’Saya khusnuzon saja, itu pertemuan silaturahmi. Kami meyakini Demokrat, PAN, Partai Berkarya, Partai Gerindra dan PKS tetap solid,’’ kata Sandiaga usai menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis kemarin. Sandiaga mengaku tidak tahu mengapa AHY bersedia hadir bertemu Jokowi sebelum proses pemilu usai. Ia pun menjawab singkat bahwa akan berjuang hingga selesai, terkait pertanyaan apakah kemauan AHY bertemu Jokowi menunjukkan bahwa Demokrat telah menyerah di pilpres. (ant)

Bali Post/ant

KOGASMA - Presiden Joko Widodo bersama Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/5) kemarin

PPDB dan Potensi Masalahnya (2-Habis)

Denpasar Utamakan Cepat-cepatan ’’Pasal Karet’’ Jadi Sorotan Kota Denpasar sebenarnya sudah memiliki format bagus dalam PPDB saat masih menggunakan jalur Nilai UN (NUN). Namun kini dengan Permendikbud 51/2018 soal PPDB, menggunakan pendekatan zonasi, bukan NUN lagi, segalanya berubah. Ibarat lomba lari, Denpasar menerapkan pola cepat-cepatan mendaftar di zonasi. Berkeadilankah?

I Wayan Gunawan

Mercy Viktoria Gigir

Ni Wayan Nadi Supartini

I Wayan Murdana

Ni Made Gamawati

Ni Nyoman Ayu Suka Asih

KADISDIKPORA Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan memaparkan, Kota Denpasar perlu menyiapkan regulasi PPDB dengan baik, karena semua sekolah negeri di Denpasar dikejar oleh warga luar Denpasar. Namun, dia menegaskan, PPDB versi baru Kota Denpasar hanya mengatur sekolah (SD dan SMP) negeri, sekolah swasta tak diatur, namun disarankan mematuhi ketentuan Permendikbud sebatas jumlah rombongan belajar sesuai konsep menjaga mutu pendidikan. Dikatakannya, jumlah siswa per kelas di Denpasar akan menuju Standar Pelayanan Minimal (SPM). Untuk SD SPM-nya 32 siswa per ke-

las, SMP dulu 36 kini menjadi 34 dan ke depan akan menjadi 32 siswa per kelas, dan TK 34 siswa/kelas. Untuk SMP tahun ini ditetapkan 34 siswa/kelas untuk sekolah negeri. Kebijakan mendapatkan calon siswa baru ini dijaring lewat PPDB. Modelnya menggunakan zonasi dengan kuota 90 persen. Jalur zonasi 90 persen ini pun beda modelnya dengan tahun lalu. Kali ini Disdikpora hanya membedah dua jalur zonasi, mengingat Denpasar tak membangun sekolah atas dasar wilayah. Jalur zonasi dibelah dua yakni Zonasi Timur dan Zonasi Barat. Di Zona Timur ada SMPN 1, SMPN 3, SMPN 8, SMPN 9, SMPN 6 dan SMPN 11. Selebihnya

Zona Barat (SMPN 2, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 7, SMPN 10, SMPN 12, dan SMPN 13. Warga luar zonasi diberi bersaing di kuota 10 persen jalur prestasi. Kuota 10 persen ini dibagi tiga yakni 2 persen untuk ortu yang pindahan tugas, seleksi prestasi akademik dan nonakademik (oleh sekolah) diberi 4 persen dan 4 persen lagi jalur penghargaan PKB (Disbud). Jalur zonasi ini, katanya, mengutamakan siswa miskin (disebar merata), siswa inklusi dan kedekatan dengan rumah dan sekolah. Seleksinya bukan lewat foto udara melainkan kecepatan mendaftar di sekolah yang masuk zonasinya. Calon siswa baru boleh memilih tiga

sekolah di jalur zonasi, nanti sistem yang akan meranking sesuai kecepatan waktu pendaftaran. Sedangkan di jalur prestasi hanya disediakan satu pilihan sekolah. Risikonya, jika kalah cepat mendaftar secara online akan terlempar dari sekolah tujuan walaupun rumahnya lebih dekat dari siswa yang lain. Ini yang kita sebut ibarat lomba lari, cepat-cepatan. Untuk bisa mendaftar sesuai jadwal, Disdikpora lebih dulu melakukan verifikasi. Setiap calon siswa baru akan diberikan token bisa masuk pilihan 3 sekolah dituju sesuai zonasi. Hal. 15 Akses Internet


2

Jumat Pon, 3 Mei 2019

”Farewell Dinner” Akhiri Rangkaian Konferensi OWHC Eurasia XI 2019

Denpasar Jadi Inspirasi, Perkenalkan ”Tri Hita Karana” kepada Dunia KOTA Denpasar terpilih menjadi tuan rumah International Conference Organization World Heritage Cities (OWHC) Eurasia yang ke-9, berlangsung dari tanggal 29 April hingga 2 Mei 2019, berlanjut dengan seluruh delegasi peserta konferensi mengunjungi sejumlah situs bersejarah di Kota Denpasar. Seperti diketahui, telah dilaksakan pula sesi khusus Mayor Meeting 9th International Conference Eurasia OWHC yang menghasilkan Denpasar Commitment, berisi Philosophy Tri Hita Karana untuk diperkenalkan dan masuk dalam komitmen serta semakin melestarikan warisan budaya dan meningkatkan kesejahteraan serta terjalinnya kerja sama dalam heritage tourism. Setelah melakukan kunjungan di kawasan wisata bersejarah yang berada di Kota Denpasar, Rabu (1/5) lalu, seperti kawasan Cagar Budaya Prasasti Blanjong, Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi Renon, Pasar Rakyat Pasar Badung,

Puri Agung Jro Kuta, serta meresmikan Lukisan Persahabatan Kota OWHC antara Kota Bolgar Rusia, Kazan Rusia, dan Kota Denpasar di Kawasan Tukad Badung. Kali ini ratusan delegasi dari 13 negara di Benua Eropa dan Asia yang tergabung dalam OWHC dan utusan dari 7 Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) melanjutkan kunjungan ke Museum Denpasar Art Space yang berada di kawasan Kota Denpasar. Sebelum memasuki museum, para delegasi disambut meriahnya gambelan baleganjur sembari diberikan penjelasan mengenai makna dari lukisan dan prasasti yang terdapat di museum tersebut. Selanjutnya, para delegasi melanjutkan perjalanan menuju Inna Bali Heritage Hotel di kawasan Jalan Veteran, Denpasar untuk melaksanakan acara Farewell Dinner. Sesampainya di Inna Bali Heritage Hotel, seluruh delegasi disambut meriahnya tarian Kecak. Di sela-sela perjalanan tersebut, tak

lupa semua delegasi berkumpul dan mengabadikan momen bersama di Patung Catur Muka yang berada di titik 0 Kota Denpasar. Di akhir acara Farewell Dinner, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menyerahkan cenderamata kepada seluruh delegasi peserta Konferensi OWHC Eurasia XI Tahun 2019. Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara yang didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menghaturkan rasa terima kasih kepada panitia penyeleggara dari Sekretariat Jendral OWHC Mr. Dennis Richard, Sekretaris Regional Eurasia OWHC Mr. Rasikh Sagitov, serta seluruh delegasi atas suksesnya penyelenggaraan International Conference Organitation World Heritage City (OWHC) Eurasia IX Tahun 2019. ‘’Pemerintah Kota Denpasar berharap, selepas pelaksanaan konferensi ini seluruh delegasi dapat terus menjaga hubungan baik dan

tetap berkunjung ke Kota Denpasar sebagai pengingat kenangan indah yang terjalin selama konferensi ini berlangsung,’’ ujar Jaya Negara. Sekretariat Jenderal OWHC Mr. Dennis Richard mengatakan, masuknya kota-kota dalam anggota OWHC tidak saja memiliki kawasan heritage, tetapi mampu melakukan pelestarian berkelanjutan. Kota Denpasar memiliki komitmen tinggi dalam pelestarian budaya. Hal ini juga atas dukungan dan komitmen pimpinan daerah, yakni Wali Kota Denpasar Rai Mantra beserta jajarannya dalam kegiatan pelestarian yang ada. ‘’Kota Denpasar sangat konsisten dengan tourism heritage, sehingga hal ini dapat menjadi wahana edukasi peradaban di masa depan. Di Kota Denpasar, misalnya, semuanya ada. Mulai dari warisan budaya benda, warisan budaya tak benda, pola hidup masyarakat yang semuanya memberikan inspirasi yang kuat bagi seluruh anggota OWHC lainnya yang saat ini

OWHC - Pelaksanaan Farewell Dinner menutup rangkaian International Conference Organization World Heritage Cities (OWHC) Eurasia IX. sudah berjumlah 304 kota di dunia untuk mengembangkan hal yang sama. Semoga hubungan baik yang telah terjalin ini dapat dilanjutkan

untuk kebaikan di masa yang akan datang, dan kami berharap dapat berkunjung lagi ke Kota Denpasar,’’ ujarnya. (ad131)

Ratusan Gram Rombak Sistem Pendidikan Narkoba Gagal Beredar Denpasar (Bali Post) Pengedar luar semakin banyak beraksi di Bali, seiring gencarnya penangkapan dilakukan. Tim Satresnarkoba Polresta Denpasar bersama dan Satgas CTOC Polda Bali makin gencar melakukan penangkapan pengedar narkoba yang beraksi di Bali. Kamis (25/4) lalu, polisi berhasil mengamankan 728,66 gram sabu-sabu (SS) sehingga gagal beredar. Terkait kasus ini, petugas menangkap tiga pengedar dari Banyuwangi, yaitu Nanda (40), Arya (33), dan Fendy (32) di wilayah Denpasar Selatan (Densel). Selain itu diringkus pengedar lokal, Indra (31), di wilayah Denpasar Timur. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan didampingi Kasatresnarkoba Kompol Aris Purwanto, Kamis (2/5) kemarin mengatakan, terungkapnya kasus ini berkat kerja keras tim Satresnarkoba dan CTOC. “Awalnya ada informasi ada pengedar luar Bali beraksi di sini (Bali). Anggota kami langsung memburunya dan berhasil ditangkap,” ujarnya. Awalnya, kata Ruddi Setiawan, ditangkap tersangka Nanda di Jalan Tukad Citarum, Densel. Dari pelaku ini polisi mengamankan barang bukti 95 gram SS. Dari penangkapan tersangka Nanda, lalu dikembangkan dan terungkap jika barang terlarang tersebut didapat dari tersangka Indra di Jalan Gatot Timur, Dentim. Hasil penggeledahan terhadap Indra disita barang bukti 377,65 gram. “Kasus ini terus dikembangkan hingga tersangka Indra menyebutkan nama Arya dan Fendy,” tegas mantan Kapolres Badung ini. Berdasarkan pengakuan Indra, polisi menggerebek tempat tinggal Arya dan Fendy di Jalan By-pass Ngurah Rai, Pesanggaran, Densel. Kedua pelaku asal Banyuwangi, Jatim ini tak berkutik saat ditangkap polisi. Petugas lalu melakukan penggeledahan dan diamankan SS seberat 255,87 gram. “Mereka mengaku sebagai kurir dan upahnya Rp 50 ribu sekali tempel. Lokasinya bisa di tiang listrik dan tempat lain, sesuai petunjuk bandarnya,” ujar Ruddi Setiawan. Terkait penyelundupan ratusan gram SS tersebut, menurut mantan Wadir Reskrimsus Polda Bali ini, mereka membawa langsung dari Banyuwangi ke Bali naik bus. “Pengakuan pelaku ini bawa sabu-sabu dari Banyuwangi sebanyak 1 kilogram. Kami amankan 728,66 gram dan sisanya sudah terjual. Dengan diamankannya barang bukti ini, kami menyelamatkan empat ribu orang dari bahaya narkoba,” katanya. Perwira melati tiga asal Madura, Jatim ini mengimbau kepada masyarakat Bali supaya jangan coba-coba mengonsumsi narkoba karena akibatnya bisa fatal. “Mari kita bersama-sama memerangi narkoba. Mari selamatkan generasi penerus kita dari narkoba,” tegasnya. (kmb36)

Topik : PEMDA DIMINTA BERPERAN TINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN

Generasi Muda Jangan Sampai Tercerabut dari Akar Budaya

Denpasar (Bali Post) Secara berurutan, di bulan Mei diperingati Hari Buruh pada tanggal 1 Mei dan Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei. Kendati selalu dirayakan setiap tahun, namun perubahan yang diharapkan belum terasa. Menurut Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta, hal itu karena sistem pendidikan yang berubah setiap pucuk pimpinan berganti. ‘’Begitu juga dengan cara penerimaan siswa yang sering karut-marut ketika pergantian sistem,’’ ujar Parta, Kamis (2/5) kemarin. Parta menambahkan, SMA/SMK dan universitas maupun sekolah tinggi hanya berbekal landasan teoretis. Itu pun susah diaplikasikan ketika memasuki dunia kerja. SDM yang dihasilkan akhirnya tidak memiliki skill yang memadai, sehingga berujung pada posisi bawahan. Apalagi untuk pengoperasian teknologi mesin. ‘’Maka, sangat ideal jika perombakan sistem pendidikan yang berbasis peningkatan SDM dan skill menjadi syarat mutlak. Lebih-lebih kenyataan dunia kerja sudah dihadapkan pada perubahan tenaga manusia berganti ke mesin untuk dunia industri,’’ jelas politisi PDI-P asal Guwang, Gianyar ini. Parta mengajak semua pihak agar bersiap di segala lini untuk mengubah sistem pendidikan. Tentunya sistem pendidikan yang lebih maju dan terintegrasi ke dunia kerja. ‘’Bahkan kalau bisa menjadi seorang entrepreneur yang secara cepat mengubah kemajuan negara kita dan Bali khususnya,’’ tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan, tantangan dunia pendidikan di Bali ke depan adalah teknologi. Jangan sampai perkembangan pesat teknologi justru lebih banyak membawa dampak negatif. Padahal, teknologi diharapkan menjadi alat untuk membawa pada kemajuan. Oleh karena itu, generasi muda perlu diberikan pemahaman tentang teknologi yang seperti dua sisi mata pisau. ‘’Kita tidak bisa menghindari teknologi. Teknologi sangat membantu sebetulnya, kalau bisa diberdayakan untuk hal-hal positif akan berguna. Kalau tidak akan berbahaya ke depannya,’’ ujarnya. Terlebih, lanjut Boy, Bali adalah destinasi pariwisata dunia. Ada banyak akulturasi yang terjadi. Generasi muda mesti dibentengi agar jangan sampai tercerabut dari akar budayanya. Bagaimana mencetak mereka menjadi generasi yang unggul. Di sela-sela peringatan

Bali Post/kmb32

DIBENTENGI - Generasi muda di Bali mesti dibentengi agar jangan sampai tercerabut dari akar budayanya. Hardiknas, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, momentum ini agar dijadikan sebagai satu upaya untuk mengembangkan pendidikan yang lebih berkarakter. Yakni dengan membangun integritas moral dan jati diri sebagai bagian dari upaya untuk membangun SDM Bali yang berkualitas dan berdaya

saing. Pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan wajib belajar 12 tahun. Tahun ini diawali dengan membangun sekolah dan menambah ruangan baru untuk menampung lulusan SMP. Namun, pihaknya tetap akan melibatkan sekolah swasta. ‘’Target saya, empat tahun ke depan harus selesai, karena 30

persen yang harus kita tangani. Kalau itu dibagi rata, saya kira empat tahun bisa dicapai,’’ ujarnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Peringati Hari Pendidikan Nasional 2019 ”Memorial Lecture’’ Wali Kota Rai Mantra Serahkan Penghargaan Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah kepada Siswa Berprestasi Tingkat Nasional Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

FAKULTAS Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) menggelar acara Memorial Lecture Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah, Kamis (2/5) kemarin. Acara ini diadakan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional sebagai wujud bakti FK Unud terhadap para pendiri dan tokoh pendidikan di FK Unud. Tampak sejumlah mantan guru besar FK Unud yang sudah purnatugas. Sementara guru besar yang sudah almarhum diwakili oleh keluarga masing-masing. Demikian pula sejumlah guru besar yang masih aktif mengajar di FK Unud juga hadir pada acara itu. Hadir juga mantan Rektor Unud seperti Prof. Made Bakta dan Prof. Ketut Suastika. Para lulusan dokter FK Unud dan senior FK Unud turut hadir untuk mengenang guru mereka. Dekan FK Unud Dr. dr. Ketut Suyasa, Sp.B., Sp.OT(K). mengatakan, ini adalah suatu bentuk penghormatan kepada guru yang pernah mengabdi dan mengembangkan pendidikan di FK Unud. “Beliau adalah salah satu founding father FK Unud, sehingga pada hari ini civitas akademika FK Unud mengenang jasa-jasa Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah dalam pengembangan pendidikan sekaligus untuk memberikan pencerahan kepada generasi muda,” ujarnya. Dr. Suyasa menegaskan, generasi penerus tidak boleh terputus dari jalinan dengan para seniornya. Silaturahmi harus terus terjalin dan selalu ingat akan sejarah dan perjuangan pendidikan di FK Unud. Tali silaturahmi merupakan bagian penting dari pendidikan moral karena untuk membangun bangsa ini menjadi kokoh tidak bisa tanpa

Bali Post/eka

MEMBUKA - Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng. membuka Memorial Lecture of Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah di Fakultas Kedokteran Unud, Kamis (2/5) kemarin. ada panutan. “Kami memerlukan figur-figur panutan yang tetap bisa menjaga kelangsungan dunia pendidikan, dengan tetap menjaga nilainilai luhur perjuangan para pendiri FK Unud,” tegasnya. Melalui memorial lecture ini, ia berharap dapat mewarisi nilai-nilai perjuangan, khususnya dalam proses pendidikan di FK Unud. Acara juga dirangkaikan dengan penentuan para dosen yang mendapatkan publikasi terbanyak. Ini sebagai salah satu wujud inovatif dan kreativitas para dosen dalam mengembangkan pendidikan. “Dosen tugasnya tidak hanya dalam proses belajar mengajar, tapi juga berproses untuk mengembangkan dirinya dalam pengembangan riset dan penelitian,” tandasnya.

Rektor Unud yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh FK Unud. Kegiatan seperti ini sangat penting, karena jika tidak diadakan acara seperti ini, maka generasi berikutnya tidak akan tahu senior mereka dan para pendiri tempat mereka menuntut ilmu. Dikatakan, FK Unud juga menyiapkan ruang sidang untuk tempat memajang foto-foto seluruh guru besar FK Unud. Upaya ini untuk menjawab keraguan generasi muda yang tidak mengenal tokoh-tokoh pendidikannya. Sehingga, minimal generasi muda menjadi tahu senior, guru dan tokoh pendidikannya. “Ini terobosan yang penting, perlu diterapkan di unit yang lain,” ujarnya. (may)

DALAM rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, Pemerintah Kota Denpasar menggelar upacara bendera di Lapangan Lumintang Denpasar, Senin (2/5) kemarin. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra tampil sebagai pembina upacara. Hadir pula dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar A.A. Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Kepala OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, guru-guru dan para siswa di Kota Denpasar. Dalam peringatan Hardiknas tahun ini, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk mewujudkan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy, sesuai tema yang diangkat yaitu “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra selaku pembina upacara turut membacakan amanat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Dalam amanatnya, Muhadjir Effendy berpesan agar kepala daerah di seluruh Indonesia menjadikan momentum Hardiknas sebagai bahan renungan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan, sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumber daya manusia yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang

BERPRESTASI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menyerahkan piala dan piagam kepada siswa-siswa berprestasi Kota Denpasar di tingkat nasional, Senin (2/5) kemarin. berkemajuan. Rai Mantra menambahkan, memajukan pedidikan dan kebudayaan merupakan suatu hal yang harus diimplementasikan dan sangat dasar sekali. Karena dalam hal ini bukan hanya masalah kecerdasan intelektual, melainkan juga masalah moral dan perilaku serta karakter. “Menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan ini harus dipersiapkan sejak dini dengan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja. Untuk itu, perilaku dan karakter harus dibentuk sejak dini yang berlandaskan moral dan etika yang baik,” ujarnya. Selain itu, apresiasi kepada siswa

berprestasi di lingkungan Kota Denpasar dilakukan dengan penyerahan piala dan sertifikat penghargaan kepada para siswa yang berprestasi di tingkat Nasional. Siswa SD Saraswati 1 Denpasar I Putu Gede Bayu Eka Pradipa mengungkapkan kebahagiaannya diberikan penghargaan oleh Pemerintah Kota Denpasar. “Saya sangat bahagia dan berterima kasih sekali diberikan penghargaan oleh Pemerintah Kota Denpasar. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya dan tidak lupa kepada guruguru pembina yang sudah membina saya selama ini sampai saya bisa meraih prestasi seperti sekarang ini,’’ ungkapnya. (ad119)


BADUNG

Jumat Pon, 3 Mei 2019

3

Gagal di Pileg, Mantan Perbekel Petang ’’Balik Kandang’’

Mangupura (Bali Post) Mantan Perbekel Petang I Wayan Suryantara kembali menduduki kursi Pemerintahan Desa Petang pascagagal dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 17 April lalu. Uniknya, pria yang mencalonkan diri lewat PDI-P itu terpilih secara aklamasi sebagai Pengganti Antarwaktu (PAW) Perbekel Petang melalui musyawarah desa (musdes) yang digelar Kamis (2/5) kemarin. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Badung I Putu Gede Sridana mengatakan, pemilihan dilakukan secara aklamasi melalui musdes yang terdiri dari unsur BPD, tokoh masyarakat, PKK, lansia, karang taruna dan staf desa yang total berjumlah 100 orang. Dalam pemilihan perbekel, Suryantara hanya bersaing dengan Drs. Sutena, S.Pd. ‘’Ya, I Wayan Suryantara kembali terpilih sebagai PAW Perbekel Petang. Tadi (kemarin - red) sudah pemilihan. Sebagai PAW Perbekel Petang, Wayan Suryantara akan menjabat tiga tahun ke depan,’’ ungkap Gede Sridana. Menurutnya, pemilihan PAW ini telah sesuai dengan ketentuan, yakni perbekel yang masa jabatannya masih tersisa lebih dari satu tahun bisa ditunjuk perbekel pengganti yang dipilih melalui musdes. ‘’Ini sudah sesuai aturan, dan PAW dilakukan melalui musdes. Jadi bagi kepala desa yang berhenti dan sisa masa jabatannya lebih dari satu tahun, dilaksanakan PAW,’’ katanya. Sejatinya dalam perebutan kursi PAW Perbekel Petang ada dua calon yang bertarung. Yakni incumbent I Wayan Suryantara dan penantang I Ketut Sutena, S.Pd. ‘’Berdasarkan hasil rapat musdes dengan total 100 suara secara aklamasi memilih pak mantan lagi (Suryantara - red),’’

jelasnya. Proses pemilihan hampir sama dengan pemilihan pada umumnya. Terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari persiapan, penentuan persyaratan, baik pemilih maupun dipilih, pengumuman perekrutan, penerimaan pendaftaran calon, kemudian bakal calon ditetapkan sebagai calon. ‘’Para calon juga wajib menyampaikan visi dan misinya sebagai PAW perbekel di hadapan peserta musdes. Setelah itu baru dilakukan pemilihan,’’ ujarnya. Dijelaskannya, pemilihan sebenarnya dapat dilakukan melalui musyawarah mufakat atau voting. Namun dalam perhelatan ini disepakati lewat musyawarah mufakat. Dengan dipilihnya perbekel dua periode ini, otomatis Suryantara akan menjabat sebagai PAW Perbekel Petang sampai tiga tahun ke depan atau sampai habis masa jabatannya. ‘’Semua sepakat mengangkat kembali I Wayan Suryantara sebagai PAW Perbekel Petang. Pak Suryantara akan menjabat perbekel sampai masa jabatannya habis tiga tahun ke depan,’’ sebutnya. Dikonfirmasi terpisah, I Wayan Suryantara menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Petang karena dipercaya kembali untuk menjadi perbekel. Dia mengakui, peluangnya sangat kecil untuk lolos ke DPRD Badung, meski KPU belum mengumumkan hasil penghitungan secara resmi. ‘’Suara saya jauh. Dan sebagai warga negara saya berhak untuk kembali maju,’’ tegasnya. Untuk diketahui, I Wayan Suryantara mengundurkan diri sebagai Perbekel Petang pada pertengahan tahun 2018 lantaran ikut bertarung sebagai caleg DPRD Badung Dapil Petang dari PDI-P. (kmb27)

Bawa Ganja, Model Asal Belarusia Divonis Delapan Bulan Model asal Republik Belarusia (Republik Of Belarus), Hanna Liakhava, Kamis (2/5) kemarin divonis bersalah oleh hakim. Majelis hakim pimpinan Novita Riama menghukum terdak-wa dengan pidana penjara selama delapan bulan. Vonis tersebut masih lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU Raka Arimbawa sebelumnya menuntut terdakwa selama setahun penjara. Dalam perkara ini terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dalam Pasal 127 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Putusan hakim itu karena dalam perkara ini terdakwa hanya mengantongi ganja seberat 0,10 gram neto. Atas putusan itu, JPU Raka Arimbawa menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya, wanita 25 tahun itu dibekuk di Bandara Internasional Ngurah Rai pada 14 Oktober 2018. Dia disebut tanpa hak dan melawan hukum, yakni memproduksi, mengimpor,

mengekspor atau menyalurkan narkotika golongan satu dalam bentuk tanaman jenis ganja seberat 0,10 gram neto. Namun dalam persidangan, terdakwa terbukti hanya sebagai pengguna ganja. Hanna datang ke Bali dengan menumpang pesawat China Eastern MU 5029 rute Shanghai-Denpasar. Setibanya di Bandara Ngurah Rai, gerakgerik terdakwa yang membawa koper itu mencurigakan. Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai melakukan pemeriksaan di badan, termasuk barang bawaan terdakwa dengan menggunakan X-ray. Di dalam koper terdakwa teridentifikasi dan ditemukan plastik klip berisi daun warna hijau kecoklatan, diduga ganja. Daun itu disimpan dalam dua tabung kecil. Hanna mengaku membeli ganja di Spanyol saat liburan di sana. Terdakwa membeli ganja untuk dikonsumsi. Dia terbiasa mengonsumi ganja sejak usia 14 tahun. (kmb37)

Bali Post/asa

VONIS - Model cantik asal Republik Belarusia Hanna Liakhava divonis delapan bulan.

Bali Post/edi

TRANS SARBAGITA - Gubernur Bali Wayan Koster saat meninjau uji coba bus Trans Sarbagita di Bandara Ngurah Rai, Kamis (2/5) kemarin.

Diujicobakan, Trans Sarbagita Rute Bandara Ngurah Rai

Mangupura (Bali Post) -

Salah satu kendala pelayanan kepariwisataan maupun penumpang di Bandara Ngurah Rai adalah transportasi darat yang belum memadai. Untuk itu, Pemprov Bali terus mengupayakan sistem transportasi yang layak dan tepat untuk dikembangkan. Salah satunya dengan memanfaatkan Trans Sarbagita. Sempat berhenti, layanan transportasi massal bus Trans Sarbagita kembali dioperasikan. Uji coba operasional dimulai 26 April lalu. Pada Kamis (2/4) kemarin giliran Trans Sarbagita dengan rute Bandara Ngurah Rai yang diujicobakan. Gubernur Bali Wayan Koster di sela-sela uji coba Trans Sarbagita di Bandara Ngurah Rai menyampaikan, pihaknya terus mencari cara menyediakan layanan transportasi publik bagi penumpang yang menuju

dan meninggalkan Bandara Ngurah Rai. Sebab sebagaimana diketahui, kerap terjadi kekroditan lalu lintas akibat kendaraan pribadi yang ke luar bandara. ‘’Ke depan transportasinya harus kita bangun terus. Kita kembangkan terus secara inovatif dengan moda yang lebih tepat. Saya meminta agar program dengan layanan Sarbagita ini diposisikan sebagai uji coba dulu dan nanti dievaluasi. Apakah efektif,’’ katanya

Diakuinya, selama ini Trans Sarbagita memang belum berjalan dengan baik sehingga beberapa jalur diganti karena terlalu banyak makan anggaran. Tetapi, Dinas Perhubungan menilai sistem transportasi ini dinilai layak untuk memenuhi kebutuhan transportasi ke, dari dan menuju Bandara Ngurah Rai. ‘’Mudah-mudahan sistem transportasi ini betul-betul bisa menjawab apa yang menjadi kebutuhan dasar di era ini dan bisa memenuhi selera

konsumen yang menuju dan meninggalkan Bandara Ngurah Rai sehingga tidak lagi kita menghadapi situasi yang krodit, macet karena begitu banyaknya arus kendaraan yang memasuki maupun meninggalkan Bandara Ngurah Rai,’’ ujar Koster. Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Haruman Sulaksono mengungkapkan, layanan transportasi massal ini akan beroperasi dengan rute bandara-Nusa Dua dan bandara-Batubulan, dengan enam bus yang akan melayani penumpang. Untuk masingmasing rute, bus beroperasi dengan tiga tahap keberang-

katan. Untuk rute Bandara-Nusa Dua, bus akan berangkat pada pukul 09.15 Wita, 13.15 Wita, dan 17.15 Wita. Sementara untuk rute bandara-Batubulan, jam keberangkatan bus Trans Sarbagita adalah pukul 11.00 Wita, 15.00 Wita dan 19.00 Wita. Jam keberangkatan bus untuk kedua rute arah sebaliknya juga berlaku sama. Pengguna jasa bandara yang hendak menuju bandara atau sebaliknya, dapat menikmati fasilitas transportasi massal ini dengan tarif Rp 3.500 per orang. Sedangkan untuk pelajar, dapat menggunakan moda transportasi ini dengan cuma-cuma alias gratis. (kmb23)

Sebagian Besar Kursi Dewan Milik PDI-P

SERAHKAN PENGHARGAAN - Wabup Badung I Ketut Suiasa menyerahkan penghargaan bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah berprestasi pada apel peringatan Hari Pendidikan Nasional, dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah ke-23 tahun 2019 di Lapangan Puspem Badung, Kamis (2/5) kemarin.

Peringatan Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah di Badung

Wabup Suiasa Minta ”Stakeholders” Pendidikan Bersinergi Sukseskan Pendidikan Nasional WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah ke-23 tahun 2019 di Lapangan Puspem Badung, Kamis (2/5) kemarin. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhajir Efendy dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Wabup Suiasa menekankan, Presiden RI dalam banyak kesempatan menyampaikan perhatian pemerintah saat ini mulai bergeser dari pembangunan infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia. Di sini kekuatan sektor pendidikan dan kebudayaan menemukan urgensinya. Terkait itulah tema Hardiknas tahun ini ‘’Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan.’’ Tema ini mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumberdaya-sumberdaya manusia yang berkualitas demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan. Anggaran pendidikan 63 persen dikelola daerah, oleh karena itu dalam penguatan SDM yang berkualitas,

akan berjalan secara optimal jika pemerintah daerah dan segenap pemangku kepentingan yang ada proaktif dan lebih aktif dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan dan kebudayaan. Terkait dengan Hari Otonomi Daerah ke-23 mengambil tema ‘’Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia yang Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif.’’ Diharapkan dengan semangat Hari Otonomi Daerah dapat merefleksi kembali makna otonomi daerah dan menjadi spirit untuk melakukan yang terbaik bagi negeri ini. Usai apel Suiasa mengatakan, stakeholders yang berkaitan dengan pendidikan baik itu pemerintah, guru, tenaga kependidikan, masyarakat serta pengusaha memiliki tanggung jawab moral dan formal yang sama dalam mensukseskan penyelenggaraan pendidikan nasional sesuai dengan tujuan negara, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk itu stakeholders harus saling memberikan perkuatan, bersinergi dan membangun komunikasi yang produktif sehingga proses penyelenggaraan pendidikan, begitu pula hasil-hasil yang dicapai dalam pendidikan itu

berkualitas dan bermutu, dan melahirkan SDM yang memiliki kemampuan intelektualitas, kualitas emosional dan kualitas spiritual. ‘’Tiga kulitas ini yang harus dimiliki anak didik kita,’’ katanya. Pada kesempatan itu, Wabup Suiasa juga menyerahkan penghargaan bagi guru, Kepala Sekolah dan pengawas sekolah berprestasi. Juara I guru berprestasi jenjang TK diraih Ni Komang Ariani dari TK Shiva Gangga Kuta Selata, juara I guru berprestasi jenjang SD yakni Yetty Yosafina Ngelo dari SD 2 Canggu, dan juara I guru berprestasi jenjang SMP yaitu Desak Made Rukmini dari SMPN 2 Kuta. Juara I Kepala Sekolah TK berprestasi adalah Ida Ayu Sri Widiani dari TK Pom Pom Kuta Utara, juara I Kepala SD berprestasi Ida Ayu Gede Diatmi dari SD 5 Mengwitani, dan juara I Kepala SMP berprestasi yaitu Agus Suastika Adiputra dari SMP Widiatmika. Sementara Juara I Pengawas Sekolah SD berprestasi I Wayan Suleman yang merupakan Pengawas SD Kecamatan Abiansemal dan Juara I Pengawas SMP berprestasi yaitu I Nyoman Sulantra yang merupakan Pengawas SMP Disdikpora Kabupaten Badung. (ad134)

Mangupura (Bali Post)Kemenangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Bali secara langsung menguasai perolehan kursi legislatif di kabupaten. Pun di Kabupaten Badung, partai moncong putih ini berhasil menempati separuh lebih atau 28 kursi dari 40 kursi yang tersedia, sehingga berhak atas kursi Ketua DPRD Badung periode 2019-2024. Semula PDI-P hanya menargetkan 21 kursi. Namun, ternyata perolehan kursi PDI-P justru melampaui target mencapai 28 kursi. Tambahan kursi merata di semua Dapil. Untuk Dapil 1 Kecamatan Mengwi PDI-P menyabet 8 kursi sekaligus dari jatah 10 kursi. Sisa 2 kursi lagi diraih Golkar dan Demokrat. Di Dapil 2 Kecamatan Abiansemal PDI-P juga meraih kemenangan be sar, yakni 6 kursi dari 8 kursi yang diperebutkan. 2 kursi tersisa milik Golkar dan NasDem. Tidak jauh berbeda di Dapil 3 Kecamatan Petang, dari 3 kursi, 2 di antaranya milik PDI-P, sedangkan 1 kursi diraih oleh Golkar. Di Dapil 4 Kecamatan Kuta Selatan PDI-P raih 4 kursi dari 8 kursi yang diperebutkan. Di Dapil 4 Golkar raih 2 kursi, sedangkan Demokrat dan Gerindra masing-masing 1 kursi. Cukup menarik di Dapil 5 Kecamatan Kuta Selatan. Dari 5 kursi, PDI-P merebut 4 kursi sekaligus. 1 kursi tersisa direbut oleh Golkar. Semula suara caleg dari Demokrat bertarung ketat dengan suara caleg dari PDI-P, tetapi dari hasil pleno tingkat kecamatan, caleg PDI-P lebih unggul. Alhasil 4 kursi berhasil diamankan. Sementara untuk Dapil 6 Kecamatan Kuta Utara, PDI-P meraih 4 kursi, dan baik Golkar maupun Gerindra masing-masing dapat 1 kursi. Atas raihan kursi PDIP ya ng sema kin gemuk, praktis perolehan suara partai politik (parpol) lainnya turun drastis. Ini sekaligus mengubah peta politik di DPRD Badung. Semula Golkar memiliki 10 kur-

si di DPRD Badung, tapi kini tinggal 7 kursi. Begitu juga Demokrat, sebelumnya memperoleh 7 kursi, sekarang justru meraih 2 kursi. Gerindra dari 4 kursi menjadi 2 kursi. NasDem tetap 1 kursi. Satu-satunya parpol yang terpental dari parlemen Badung adalah Hanura. Pada Pileg 2014 Hanura meraih 2 kursi. Namun sekarang justru tak ada satu pun kader yang lolos. Selain mengukuhkan sebagai peraih suara terbanyak di DPRD Badung, PDI-P juga berhak atas Ketua DPRD Badung, sama seperti pada Pileg 2014. Berkaca pada Pileg 2014, secara struktural jatah Ketua Dewan menjadi milik Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta. Namun saat Giri Prasta maju Bupati Badung periode 20162021, maka kursi Ketua Dewan digantikan dengan I Putu Parwata yang berstatus Sekretaris DPC PDI-P Badung. Bila mengacu pada gambaran Pileg 2014, maka Parwata peraih suara tertinggi di Dapil 6 Kuta Utara dengan 8.879 suara, otomatis berpeluang kembali menjadi Ketua Dewan. Begitu juga I Nyoman Dirga Yusa yang duduk sebagai Bendahara DPC PDI-P Badung juga memiliki peluang. Namun pada Pileg 2019, caleg PDIP peraih suara tertinggi di Badung sekaligus di Bali adalah I Nyoman Satria dengan merebut 21.192 suara. Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Badung I Putu Parwata saat dikonfirmasi Kamis (2/5) kemarin menyerahkan sepenuhnya jabatan ketua kepada perintah partai. Sebab, ada mekanisme di internal parpol. ‘’Kami menunggu keputusan partai saja. Saya tidak mau mendahului,’’ katanya. Hal senada diucapkan Bendahara DPC PDI-P Badung I Nyoman Dirga Yusa yang sepenuhnya akan mengikuti apapun keputusan parpol. ‘’Sebagai kader partai saya berprinsip setia terhadap partai dan akan mengikuti perintah partai,’’ tegasnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kunjungi SDN 1 Selat

Komisi IV DPRD Badung Dorong Pemkab Rehabilitasi Gedung KOMISI IV DPRD Badung melakukan kunjungan ke SD Negeri 1 Selat, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Badung, Kamis (2/5) kemarin. Komisi IV mendorong pemerintah untuk segera melakukan rehabilitasi gedung SDN 1 Selat. Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra mengatakan, Komisi IV sebagai leading sector di bidang pendidikan, wajib memperhatikan kualitas infrastruktur pendidikan di Badung. Melihat kondisi SDN 1 Selat saat ini, pihaknya mendorong pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung segera melakukan rehabilitasi terhadap gedung sekolah tersebut. ‘’Ini sudah emergency maka harus segera kita tindak lanjuti,’’ ujarnya di sela-sela kunjungan yang juga didampingi anggota Nyoman Gede Wiradana dan IB Alit Argapatra. Selain gedung yang sudah layak direhab berat, Nadi Putra mengungkapkan, siswa di sekolah tersebut saat ini juga kekurangan ruang belajar. Apalagi, di SDN 1 Selat merupakan satu-satunya sekolah di desa tersebut. ‘’Tahun ini akan ada penerimaan siswa baru, sedangkan jumlah siswa yang sekarang saja sudah melebihi kapasitas. Aturan 1 rombel kan 28 siswa, sedangkan di sini ada 222 siswa dengan 7 rombel. Artinya itu kan sudah melebihi, jika ini tidak segera ditindaklanjuti maka bisa melanggar aturan dari pusat,’’ katanya. Terkait permasalahan-permasalahan tersebut, dirinya meminta pihak sekolah bersama

REHABILITAS - Jajaran Komisi IV DPRD Badung mendorong pemerintah untuk segera melakukan rehabilitasi gedung SD Negeri 1 Selat, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Badung. Disdikpora segera mengambil solusi agar anak-anak semua tertampung dan siswa belajar dengan nyaman. ‘’Ini juga harus dicarikan solusi. Sambil menunggu rehabilitasi dari pemerintah. Kami juga menyarankan sekolah agar sekalian mengusulkan kebutuhan perangkat baik itu komputer maupun LCD. Namun gedung dulu yang lebih emergency,’’ ungkap pria yang disapa Rahtut ini. Kabid Gedung dan Sarana Disdikpora Putu Roby Widya Harsana mengatakan, rehabilitasi gedung SDN 1 Selat sudah dianggarkan sebesar Rp 3,3 milir. DED, katanya, sudah dibuat tahun 2017 lalu, tahun 2019 ini masih dilakukan review untuk selanjutnya rehabilitasi gedung di tahun 2020. ‘’Nanti akan dibuat 6 ruang belajar bertingkat. Mengingat lahan di sekolah tersebut tidak

terlalu besar. Masing-masing lantai juga akan dilengkapi toilet,’’ pungkasnya. Sementara itu, Kepala SDN 1 Selat Ni Made Sukayanti, S.Pd. SD. tidak menampik kondisi tersebut. Ia menjelaskan, saat ini sekolah yang dibangun tahun 1983 tersebut memiliki 222 siswa dengan tujuh kelas, satu kelas rata-rata 35 orang. ‘’Bahkan ada yang satu kelas 40 orang. Karena kekurangan kelas, terpaksa gudang kami bersihkan untuk menampung siswa kelas I sebanyak 21 orang,’’ tuturnya. Bahkan, kata Sukayanti, ketika musim hujan ruang kelas banjir hingga semata kaki karena atapnya yang bocor. Pihaknya pun berharap pemerintah bisa segera melakukan rehabilitasi terhadap gedung sekolah yang baru dipimpinnya satu tahun itu. (ad126)

Yudisium Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata Unhi Denpasar

Lulusan Diharapkan Kompetitif, Adaptif dan Fleksibel dalam Merebut Persaingan

MELEPAS sebanyak 321 orang yudisiawan yang terdiri dari 210 Program Studi (Prodi) S-1 Manajemen dan 111 orang Prodi S-1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata Universitas Hindu Indonesia (FEBP Unhi) Denpasar menggelar upacara yudisium di Hotel Prime Plaza Sanur, Kamis (2/5) kemarin. Lulusan terbaik diraih Ni Kadek Vina Dwidayanthi dari Prodi Manajemen dan Kadek Mita Pradmiasih dari Prodi Akuntansi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang sama yaitu 3,71 dan lulus dengan predikat cumlaude. Pelepasan yudisiawan dihadiri Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. beserta jajaran, Wakil Rektor II Unhi Denpasar Dr. I Gede Putu Kawiana, S.E., M.M., Dekan FEBP Unhi Denpasar Dr. I Gusti Ayu Wimba, M.M. beserta para Wakil Dekan FEBP Unhi Denpasar, serta dosen di lingkungan FEBP Unhi Denpasar. Dekan FEBP Unhi Denpasar Dr. I Gusti Ayu Wimba, M.M. mengatakan untuk merespons peluang pasar tenaga kerja, sejak tahun 2018 FEBP Unhi Denpasar telah menjalin kerja sama dengan Upper Lowa University-USA untuk membuka program double degree untuk Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi. Bahkan untuk Prodi Akuntansi (S-1), pihaknya telah mencoba mengadakan pengembangan konsentrasi prodi, yaitu menambah konsentrasi Akuntansi Perpajakan untuk tahun ajaran baru 2019/2020 ini. ‘’Artinya, mulai tahun ajaran baru ini Program Studi Akuntansi

YUDISIUM - Dekan FEBP Unhi Denpasar Dr. I Gusti Ayu Wimba, M.M. bersama para Wakil Dekan melepas yudisiawan pada upacara Yudisium FEBP Unhi Denpasar di Hotel Prime Plaza Sanur, Kamis (2/5) kemarin. menawarkan dua konsentrasi, yaitu Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Perpajakan. Sedangkan untuk Program Magister Manajemen sedang dalam proses pengerjaan. Semoga tidak ada hambatan, sehingga tahun akademik 2020/2021 Program Magister Manajemen ini sudah bisa dibuka,’’ ujar Ayu Wimba. Lebih lanjut dikatakan, dalam melaksanakan program-program, FEBP Unhi Denpasar didukung sejumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Dari 54 orang dosen, 6 orang dosen sudah bergelar doktor (S-3), 13 orang sedang melanjutkan S-3 dan 35 orang dosen sedang merencanakan studi.

Kepada calon wisudawan, pihaknya berharap para lulusan terus berjuang secara kompetitif untuk bisa merebut pasar kerja. Sebab, saat ini persaingan begitu ketat, sehingga profesionalisme, proaktif, kreatif, dan tawakal harus dipegang teguh dan dijadikan dasar dalam merebut persaingan tersebut. ‘’Saya berharap para lulusan agar lebih kompetitif, dan pastikan bersikap adaptif dan fleksibel, karena sejatinya kedua sifat dasar ini yang akan membuat hidup bisa lebih berkesinambungan. Apalagi kita tidak bisa mungkiri persaingan di luaran sana begitu ketatnya,’’ harapnya. (ad124)

Jumat Pon, 3 Mei 2019

PT BPR Padma Serahkan CSR kepada PD Pasar Kota Denpasar BERTEPATAN dengan peringatan Hari Buruh Nasional, Rabu (1/5), PT BPR Padma menyerahkan CSR kepada pihak PD Pasar Kota Denpasar. Penyerahan CSR ini diterima Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar berupa kursi dan meja serta partisipasi ‘’Mural’’ untuk memberikan kenyamanan dan keindahan pasar sebagai aktivitas masyarakat UMKM yang terbesar di Bali. Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar I.B. Kompyang Wiranata, S.E. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi PT BPR Padma yang peduli dan ikut menjaga keindahan dan kenyamanan Pasar Badung, serta membantu memberikan pelayanan keuangan kepada para pedagang. Rangkaian kegiatan ini dilanjutkan dengan pembagian sembako dan tas go green kepada para pedagang yang ikut menabung. Kegiatan serupa juga dilakukan secara serentak di seluruh kantor Cabang PT BPR Padma yang ada. Seperti Kantor Cabang Tabanan dilakukan di Pasar Tabanan, Kantor Cabang Gianyar dilakukan di Pasar Umum Klungkung

dan Kantor Cabang Singaraja dilakukan di Pasar Seririt. Kegiatan ini merupakan rangkaian menyambut perayaan HUT PT BPR Padma yang XIV, yang mana sebelumnya sudah dilaksanakan kegiatan jalan santai di Desa Wisata Kertalangu, tirtayatra ke Pura Terate Bang, donor darah dan pemeriksaan kesehatan oleh petugas dari PMI Provinsi serta kunjungan ke Yayasan Pendidikan Tunanetra (Panti Dria Raba). Pemegang Saham PT BPR Padma Putu Gede Budiada, S.E. menegaskan perusahaannya saat ini masuk kategori 5

(lima) besar di Bali dengan aset per 30 Maret 2019 sebesar Rp 408.180.643.116, dengan kredit yang disalurkan sebesar Rp 356.535.762.142,54 dan dana pihak ketiga yang dihimpun sebesar Rp 241.462.931.074,16. Didampingi Komisaris Utama Komang Ayu Padmawati, S.H., M.Hum. dan Direktur Utama Cokorda Gede Mahadewa, S.E., M.M. beserta manajemen menyampaikan sesuai dengan moto PT BPR Padma yaitu ‘’Tumbuh Berkembang Bersama’’ pihaknya berharap akan selalu bergandengan tangan dengan masyarakat pedagang dan UMKM. (ad125)

RAFI 2019

Telkomsel Bangun 10.000 BTS Multi-band LTE Jamin Kenyamanan Pelanggan DALAM upaya memberikan kenyamanan berkomunikasi bagi pelanggan pada periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini, Telkomsel telah meningkatkan seluruh elemen jaringan di titik-titik strategis jalur mudik dan pusatpusat keramaian publik. Secara khusus, Telkomsel membangun 10.000 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia. Momentum RAFI merupakan momen spesial bagi masyarakat Indonesia. Jutaan orang melakukan ibadah puasa Ramadan dan ritual pulang kampung halaman pada saat Idul Fitri yang dikenal dengan mudik. Selain mudik, masyarakat Indonesia juga memanfaatkan periode tersebut untuk berlibur bersama keluarga dan kerabat. Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan periode RAFI tahun ini menjadi momentum yang istimewa bagi Telkomsel, karena bersamaan periode ini Telkomsel genap berusia 24 tahun. ‘’Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan setia terhadap Telkomsel selama 24 tahun ini,’’ katanya. Pada momen RAFI ini pula keandalan jaringan dan layanan Telkomsel yang sesungguhnya diuji, umumnya penggunaan layanan komunikasi lebih tinggi dibanding hari biasa. Untuk itu, sejak jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan agar pelanggan tetap bisa menikmati layanan dengan nyaman pada saat periode RAFI. Pada RAFI tahun ini, Telkomsel memperkirakan terjadi lonjakan trafik layanan data sebesar 21% dibandingkan hari normal, bahkan sekitar 66% jika dibandingkan periode RAFI tahun lalu. Hal tersebut dikarenakan perilaku komunikasi pemudik maupun wisatawan di Indonesia didominasi penggunaan layanan data. Tingginya penggunaan layanan data antara lain dipicu seringnya pelanggan mengunggah foto dan video aktivitas di lokasi mudik dan wisata ke media sosial serta aplikasi pesan instan. Di samping

KONFERENSI - Manajemen Telkomsel saat menggelar konferensi pers kesiapan menghadapi Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2019. itu, pelanggan juga memanfaatkan dan menambah kapasitas layanan layanan data untuk mengakses isi ulang pulsa. berbagai informasi dan direktori Dari sisi produk dan layankuliner, penginapan, dan beragam an, Telkomsel berupaya menjaga aktivitas seni dan budaya yang ketersediaan kartu perdana dan bisa dilakukan di lokasi mudik dan layanan isi ulang pulsa sesuai wisata, serta menikmati berbagai dengan kebutuhan pelanggan yang layanan hiburan digital, seperti biasanya meningkat pada periode video, musik, dan games. RAFI. Telkomsel juga menggelar Di sisi lain, trafik layanan suara posko layanan di 557 titik strategis diperkirakan turun sekitar -10% di jalur mudik dan lokasi wisata dibanding hari normal, sedangkan utama (point of interest), yang metrafik layanan SMS diperkirakan liputi bandar udara, terminal bus, turun sekitar -2% dibanding hari stasiun kereta, dermaga, rumah normal. Hal ini sudah diprediksi sakit, area padat populasi, pasar sebelumnya, mengingat perilaku tradisional, dan mall. pelanggan yang kini semakin fasih Selain itu, seluruh kanal pedan intensif dalam menggunakan layanan existing Telkomsel juga berbagai aplikasi dan layanan digi- bersiaga melayani pelanggan, di tal, yang mengakibatkan turunnya antaranya 425 GraPARI Telkomsel intensitas penggunaan layanan Siaga, 493 Mobile GraPARI yang suara maupun layanan SMS. terdiri dari 324 armada mobil dan ‘’Kualitas jaringan merupakan 169 armada motor, 111 unit layanan prioritas utama kami dalam men- digital self-service MyGraPARI, 831 gantisipasi tingginya penggunaan kantor pelayanan mitra distributor, layanan komunikasi pada periode dan 3.779 Outlet Siaga. RAFI. Dengan mengimplementasiDi samping itu, bertepatan kan 10.000 BTS 4G di seluruh pita dengan hari ulang tahun pada frekuensi, kami menjamin pelang- 26 Mei, sebagai apresiasi kepada gan dapat menikmati pengalaman pelanggan Telkomsel mengadakan menggunakan layanan broadband berbagai program spesial seperti secara optimal dan prima,’’ jelas Lucky Draw Anniversary & RAFI Ririek. 2019, penukaran Telkomsel POIN Di samping membangun pulu- dan aktivasi layanan berhadiah han ribu BTS 4G di seluruh pita undian spesial, serta program frekuensi, Telkomsel juga menam- mudik bareng ke 15 kota. Pebah kapasitas jaringan pada 10.000 langgan juga dapat menikmati BTS 4G, mengoperasikan 70 mobile beragam layanan spesial RAFI BTS, menambah kapasitas gateway berupa paket layanan data, suara, internet 15% dari kapasitas existing dan SMS, layanan digital lifestyle, menjadi 4.700 Gbps, menambah LinkAja, digital advertising, serta kapasitas sistem IT untuk layanan, mobile banking. (ad130)

Peringatan Hardiknas di Perdiknas Denpasar

Peserta Upacara Bendera Kenakan Busana Adat Bali

UPACARA BENDERA - Perdiknas Denpasar menggelar upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2019.

PERKUMPULAN Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar yang menaungi SMP Nasional, SMK Teknologi Nasional, dan Undiknas University menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019 di halaman Perdiknas, Kamis (2/5) kemarin. Menariknya, seluruh peserta upacara mengenakan busana adat Bali. Kelompok paduan suara siswa bahkan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Tanah Air. Tahun ini, Hardiknas mengangkat tema ‘’Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan’’. Ketua Perdiknas Denpasar Dr. A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI pada saat upacara berlangsung. Disebutkan bila tema Hardiknas mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan. Yakni dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sarat nilai dan pengala-

man kebudayaan untuk melahirkan sumber daya manusia berkualitas. Pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja. ‘’Saya pikir penting karena hampir di atas 50 persen ke depan, SDM itu mempersyaratkan soft skill. Jadi salah satu implementasi dari soft skill adalah pembentukan karakter,’’ ujarnya Menurut Eddy, soft skill bukan hanya pintar tetapi juga menyangkut kejujuran, toleransi, dan menghormati sesama. Hal tersebut selama ini relatif dipinggirkan karena orang-orang lebih cenderung memperhatikan ranking atau prestasi secara akademis. Padahal sekarang, kondisi dunia pendidikan cukup memprihatinkan. Seperti di media sosial, banyak viral siswa yang tidak hormat kepada guru. ‘’Zaman kita dulu, ketemu guru hormatnya luar biasa.

Melihat dari jarak 100 meter sudah siap kita hormat. Tetapi sekarang, kadang-kadang guru datang lebih dulu di kelas, kita dipanggil-panggil untuk masuk kelas. Itu mencirikan soft skill agak menurun,’’ imbuhnya. Eddy menambahkan, soft skill harus diutamakan merupakan kata kunci. Di lingkungan Perdiknas sudah dikenal GTS atau Good, Trustworthy, Smart yang telah diterapkan sejak kepemimpinan Ketua Perdiknas sebelumnya. Kebijakan tersebut masih akan dilanjutkan, bahkan disempurnakan untuk menanamkan pendidikan karakter. Di antaranya dengan membuat kelas menyenangkan, kelas ramah keluarga, kemudian sekarang tengah mencoba mencari dokter dan psikolog serta merencanakan pertemuan dengan orangtua siswa setiap tiga bulan sekali. ‘’Kita membuat kelas yang menyenangkan. Tidak lagi duduk seperti pada umumnya. Kita coba duduk lesehan, sehingga dari awal kita sudah

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

mengatakan bahwa guru itu bukan segala-galanya, tapi guru itu adalah media untuk kita berdiskusi,’’ jelasnya. Kepala SMP Nasional Denpasar Ni Putu Supadmi, S.Pd. mengatakan Hardiknas diisi dengan berbagai kegiatan selain upacara bendera. Khusus di SMP Nasional, kegiatannya lebih menonjolkan tentang budaya Bali. Seperti tari Pendet, ngulat tipat, dan nyurat aksara Bali melibatkan seluruh siswa dan guru. ‘’Kami memaknai tema Hardiknas dengan kita selalu menjaga budaya dan sekaligus melestarikannya. Termasuk mengimplementasikan dalam pendidikan, khususnya pelajaran seni budaya,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala SMK Teknologi Nasional Ni Nyoman Sulasmini, S.Pd. berharap para siswa dapat meneladani tokohtokoh pendidikan seperti Ki Hajar Dewantara. ‘’Mengingat dunia pendidikan diharapkan bisa meluluskan siswa-siswi yang memiliki kompetensi dan berakhlak mulia, serta berkarakter,’’ ujarnya. (ad122)


DAERAH

Jumat Pon, 3 Mei 2019

5

Pertemuan Pejabat Yayasan dan Unmar dengan Wakil Gubernur Bali

Pemprov Siap Dukung Eksistensi Unmar sebagai PTS Sejarah Gagasan Bung Karno

UNIVERSITAS Mahendradatta (Unmar) yang didirikan atas ide/cetusan Dr. Ir. Soekarno makin memantapkan langkah dalam mengembangkan sinergisitas dengan stakeholder. Sebagai kampus tertua di Bali dan Nusa Tenggara, Unmar senantiasa mengembangkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan kegiatan-kegiatan yang bersinergi dengan para stakeholder. Salah satunya dengan program Pemerintah Provinsi Bali. Hal ini diwujudkan dengan dilaksanakannya lawatan akademik ke Kantor Wakil Gubernur Bali. Tim Unmar yang diwakili yayasan, pejabat rektorat, pejabat dekanat serta BPM diterima dengan penuh kehangatan oleh Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. Diskusi akademik pun mengalir dengan apik. Diskusi membicarakan program-program Unmar yang dapat disinergikan dengan program pemerintah daerah. Dalam lawatan kali ini, Ketua Umum Yayasan Mahendradatta Shri IGN Wira Wedawitry WS, S.Sos., S.H., M.H. yang didampingi Rektor Unmar Dr. Putri Anggreni, S.E., M.Pd. beserta jajarannya tidak luput membicarakan potensi Prodi Pascasarjana Magister Ilmu Administrasi Pemerintahan yang baru saja dibuka di Unmar. Unmar saat ini memiliki Prodi Pascasarjana yaitu Magister Ilmu Hukum dan Magister Ilmu Administrasi Pemerintahan. Sedangkan untuk Program Strata Satu adalah Prodi Ilmu Hukum, Administrasi Negara, Teknik dan Rekayasa Industri, Manajemen serta Kewirausahaan. Ketua Umum Yayasan Unmar Shri Wira Wedawitry dalam apresiasinya, optimis dengan lawatan kali ini, Un-

mar akan semakin bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam program-program akademik dan nonakademik. Dalam sejarahnya, Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster telah melakukan kunjungan ke Kampus B Unmar yang terletak di kawasan Niti Mandala Renon yang diterima Yayasan Mahendradatta dan Kepustakaan Bung Karno. Harapan sinergi antara Unmar dan Pemprov Bali kembali ditekankan oleh Turah Wira. ‘’Platform marhaenisme yang ada di Unmar sebagai PTS tertua di Bali yang didirikan pada 1962 atas gagasan Bung Karno dan tokoh PNI Shri Wedastera Suyasa menjadikan Unmar disebut sebagai laboratorium sejarah. Satu-satunya PTS di Indonesia yang dikunjungi Presiden-presiden RI dari Ibu Megawati Soekarnoputri, Dr. Susilo Bambang Yudhoyono hingga Ir. Joko Widodo ya... hanya Unmar. Ini yang jadi kebanggaan kita bersama. Apalagi sekarang dengan adanya pemerintahan satu jalur, baik di pusat dan di provinsi, semakin memudahkan Unmar untuk

bisa memberikan masukan kepada pemerintah, termasuk kemudahan bagi alumni kampus Marhaen dalam berkarier di pemerintahan. Ini yang coba lembaga terus komunikasikan,’’ ungkap Turah Wira yang juga Sekretaris BP PTSI Wilayah Provinsi Bali. Dalam audiensi itu, juga disampaikan di tahun 2019 ini, Unmar memberikan 1.500 beasiswa S-1 senilai Rp 42 miliar kepada masyarakat Bali yang ingin melanjutkan ke jenjang S-1, di samping juga mohon restu dari pemerintah akan dibangun kampus D Unmar khusus Fakultas Teknik. ‘’Kami memiliki program yakni Road To 60 Diamond Years 2023 of Mahendradatta University. Ini target pencapaian Unmar untuk bisa menjadi salah satu PTS terbesar di Bali. Dengan prinsip Trisakti, kita sinergikan kepentingan lembaga pendidikan tinggi yang bermitra dengan pemerintah. Astungkara, semua menuju 60 tahun berlian Unmar pada tahun 2023,’’ pungkas Turah Wira yang juga Sekretaris DPD KNPI Bali ini. (ad120)

UNMAR - Ketua Yayasan, Rektor, dan pejabat struktural Universitas Mahendradatta bersama Wakil Gubernur Bali.

Terios 7 Wonders

Menikmati Keindahan Surga Air di Bengkulu EKSPEDISI Terios 7 Wonders kembali digelar Daihatsu dengan menempuh perjalanan selama empat hari, 27 – 30 April 2019, bertajuk ‘’Menjelajah Bumi Raflesia’’ menjelajahi tujuh destinasi di Bengkulu. Setelah puas menikmati malam di Bukit Tes, tim Terios 7 Wonders kembali melanjutkan perjalanannya untuk menikmati pesona air di Bengkulu. Di Wonders kedua ini, sahabat Terios 7 Wonders menyusuri jalan menuju Sungai Ketahun, Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong. Sudah 40 ribu pengunjung yang melewati jeram di Sungai Ketahun ini, terdapat dua pilihan arum jeram di sini. Pertama jarak pendek (7 km) yang ditempuh selama 2 jam dan jarak panjang (14 km) selama 4 jam. Dalam satu perahu karet dapat memuat 6 orang peserta dan dipandu dua guide. Tim Terios 7 Wonders merasakan adrenalin yang memuncak melewati beberapa view yang indah dan menantang selama melakukan jeram melewati tiga lorong yakni penantian, kerinduan dan lorong harapan. Lorong tersebut dibentuk akibat gempa tektonik dan diberikan nama oleh Rosjonsah Bupati Lebong. Setelah rafting, Sahabat Terios 7 Wonders disajikan minuman jahe yang ditaruh di gelas bambu. Setelah puas bermain rafting, tim Terios 7 Wonders melanjutkan perjalanan menuju Wonders ketiga, air terjun Muara Karang. Perjalanan menuju air terjun Muara Karang yang terletak

di Desa Blitar sangat menantang. Biasanya melewati jalan tersebut adalah mobil 4x4. Air terjun ini masih sangat jarang wisatawan yang mendatanginya, sehingga tim harus melewati tanjakan yang curam dengan jalanan tanah berkerikil serta berbatu. Juga melewati beberapa jalanan bekas longsor, jalanan belumpur dikarenakan hujan dan masih banyak tumbuhan yang menutupi jalan. Namun tim Terios 7 Wonders tidak pantang menyerah karena All New Terios sudah dilengkapi fitur keamanan antilock braking system (ABS) yang mencegah terjadinya ban terkunci saat melakukan pengereman mendadak. Kemudian electric brakeforce distribution (EBD) berfungi mengatur daya cengkeram masing-masing ban, sehingga meningkatkan performa pengereman. Hill start assist berfungsi untuk menahan mobil tiga detik saat menanjak agar

tidak mundur walaupun rem tidak diinjak dan LED headlamps yang terang memudahkan saat melakukan penjelajahan di malam hari. Sesampainya di air terjun, Sahabat Daihatsu dapat memilih mana air terjun yang diinginkan. Terdapat tiga air terjun (dua air dingin dan satu air panas). Air terjun yang tertinggi memiliki tinggi 70 meter untuk mencapai air terjun tersebut sahabat harus menuruni turunan tajam yang belum memiliki tangga, sehingga harus menggunakan peralatan keamanan karena semua di sana masih alami. Pemandangan yang disuguhkan air terjun ini membuat Sahabat Terios 7 Wonders terpana dan ingin mencoba berendam di kolam air panasnya. Setelah puas berendam Sahabat Terios 7 Wonders kembali melanjutkan perjalanannya untuk beristirahat di kaki Bukit Kaba. (bns1)

Personel Kodam Bersihkan Pantai Kedonganan

Mangupura (Bali Post) Kodam IX/Udayana bersama jajarannya membersihkan sampah di Pantai Kelan dan Kedonganan, Kuta, Kamis (2/5) kemarin. Alasannya karena Kodam tidak ingin pantai tersebut menjadi sorotan media asing ketika sampah memenuhi bibir pantai. Hal ini akan menyebabkan para wisatawan enggan dan kurang nyaman berkunjung ke Pantai Kedonganan. Selain itu, ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-62 Kodam yang jatuh pada 27 Mei mendatang. Kegiatan tersebut mengusung tema ‘’Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat’’. Ini merupakan bukti bila Pang-

dam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. terus membangun sinergitas dan jiwa korsa antara prajurit, masyarakat dan komponen bangsa lainnya. Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri saat membacakan sambutan Pangdam menyampaikan tujuan dilaksanakannya karya bakti ini untuk memelihara kebersihan lingkungan pantai yang berada. Selain itu sebagai implementasi dari program Semesta Bali Resik Sampah 2019, serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan tenteram khususnya bagi masyarakat pesisir pantai. ‘’Dengan karya bakti ini diharapkan dapat menum-

buhkan semangat cinta lingkungan yang bersih, indah dan sehat terhadap ekosistem laut dan pesisir. Juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, terutama pedagang ikan yang berdomisili di sekitar pantai ini,’’ ungkapnya. Kasdam mengakui bila Pemkab Badung dibantu masyarakat sekitar pantai selama ini telah berusaha secara maksimal membersihkan dan mengatasi sampah, terutama sampah plastik. Namun sebagai masyarakat Bali yang sadar dan peduli terhadap kebersihan, tentunya akan terus berupaya membantu membersihkan pantai dari sampah agar tetap bersih,

sehingga destinasi wisata meningkat dan mampu menarik para wisatawan untuk berkunjung. ‘’Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat meringankan beban Pemerintah Daerah Kabupaten Badung dalam menangani kebersihan lingkungan dari timbunan sampah. Apalagi pantai ini merupakan di daerah wisata,’’ kata Kasdam. Dipilihnya Pantai Kedonganan sebagai sasaran karya bakti karena dijadikan sebagai tempat upacara keagamaan bagi masyarakat Bali, daerah wisata dan merupakan pasar ikan tradisional terbesar yang menjadi destinasi kuliner seafood di Bali. (kmb36)

Selipkan Paket Sabu di Pohon Kelapa

Pria Asal Buleleng Dituntut 13 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) -

Jaksa penuntut umum (JPU) I Made Dipa Umbara akhirnya menuntut terdakwa Ida Ketut Adi Darma (47) asal Goris, Buleleng, dengan pidana penjara selama 13 tahun. Dalam sidang di PN Denpasar, Kamis (2/5) kemarin, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, melakukan tindak pidana narkotika, yakni tanpa hak memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman, yang beratnya melebihi lima gram. Dalam kasus ini, terdakwa yang tinggal sementara di Jalan Tukad Musi V, Panjer itu dijerat Pasal 112 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jaksa di hadapan majelis hakim pimpinan Made Purnami kemudian menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 13 tahun dan denda Rp 1 miliar, subsider empat

bulan penjara. Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Pande Made Sugiartha, akan mengajukan pembelaan dalam sidang berikutnya. Diuraikan dalam persidangan, terdakwa ditangkap polisi bersama rekannya di Jalan Tukad Nyali, Gang SMA 6 Denpasar pada 13 Januari 2019. Saat itu, sebe-

lumnya polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada dugaan peredaran narkoba. Saat makan di Tukad Nyali Gang, polisi tadi menginterogasi terdakwa dan mengaku dia menempel sabu-sabu di belahan pohon kelapa di sebuah rumah di TKP. Polisi meminta terdakwa menunjukkan tempat men-

empel dan ditemukan plastik klip. Total barang bukti yang disita yakni 14 plastik klip yang berisi sabu seberat 27,29 gram. Selain itu, juga ditemukan sejumlah pipet, lakban, gunting, HP dan barang bukti lainnya. Selain itu, juga ditemukan plastik klip sabu di Jalan Tukad Nyali Gang Sawah, persisnya di bawah tiang listrik. Lanjut dikembangkan ke kosnya di Jalan Tukad Musi, Panjer. Di sana kembali ditemukan barang bukti sabu-sabu. Dari hasil interogasi, terdakwa mengaku bahwa barang haram itu milik bosnya yang diketahui bernama Dores. (kmb37)

Membangun Budaya Baru

Ubah Gula Batok Jadi Gula Semut

TERIOS - Deretan mobil All New Terios di Terios 7 Wonders.

Warung Global

Prosedur PPDB Mesti Dibuat Simpel dan Bermanfaat PERMENDIKBUD Nomor 51 Tahun 2018 yang dipakai sebagai dasar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019/2020 untuk SMA/ SMK yang akan dilaksanakan pertengahan Juni mendatang menjadi topik perbincangan di acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5, Kamis (2/5) kemarin. Ada tiga jalur yang dipergunakan sebagai patokan, di antaranya zonasi minimal 90%, jalur prestasi 5% dan perpindahan orangtua maksimal 5%. Berikat tanggapan masyarakat. Bu Vera meminta agar siswa-siswi yang ingin mencari sekolah jangan dipersulit dan bantulah siswa yang miskin supaya bisa menuntut ilmu demi masa depannya. Semua prosedur PPDB harus dibuat simpel dan bermanfaat. Saya mendukung Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tidak diperbolehkan lagi dipergunakan sebagai salah satu persyaratan PPDB dan

Bali Post/ist

BERSIHKAN SAMPAH - Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri bersama anggotanya dan masyarakat membersihkan sampah di Pantai Kedonganan, Kuta.

selanjutnya diganti dengan Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Perlindungan Sosial, Kartu Keluarga Harapan, atau Kartu Indonesia Pintar. Kak Werda menyatakan walau PPDB dilaksanakan setahun sekali, tetapi selalu disertai kekisruhan dalam pelaksanaannya. Untuk itu, dia menyarankan sosialisasi digencarkan sehingga dapat diketahui tahapan-tahapan

sekolah sejak SMP dan SMA/ SMK se-Bali. Paparan dan penjelasan ini dilakukan sebelum PPDB berlangsung dengan harapan sudah dipahami apa saja persyaratannya sehingga tidak ada lagi kekeliruan. Jika sudah tahu persyaratannya dia mengajak mari kita laksanakan dengan benar guna menghindari jalur belakang. Jika kuota kurang jangan dipaksakan yang seringkali menimbulkan perebutan kursi di sekolah negeri. Jika tidak diterima di sekolah negeri agar legowo bersekolah di sekolah swasta. Pemerintah diharapkan tidak membuat gap yang begitu jauh dari sisi kualitas karena sekolah swasta juga berperan dalam memajukan pendidikan dan sekolah swasta wajib dibantu. (arya)

BARU Januari lalu Sapto Widyatmiko, Deputi Direktur Bank Indonesia KPw Bali, menyampaikan rencananya untuk mengembangkan gula semut di Jembrana. Rupanya April 2019, Bank Indonesia KPw Bali langsung membawa anggota kelompok tani (klaster) ke Yogyakarta untuk mencari ilmu tentang pengembangan gula semut. Rombongan wartawan dan kelompok tani dari Desa Pendem, Jembrana tiba di gudang gula semut Koperasi Serba Usaha (KSU) Jatirogo, Sabtu (27/4) lalu. Di gudang inilah proses quality control dilakukan. Gula semut yang diproduksi kelompok tani diseleksi di gudang ini, sebelum akhirnya diekspor ke Amerika, Eropa, Jepang, New Zealand, Australia, Rusia. Ketua KSU Jatirogo FX Hendro Utomo mengatakan, pada 2006 petani mengeluh harga gula batok sangat murah, tidak sebanding dengan pekerjaannya mengolah nira atau aren menjadi gula batok. Gula batok hanya dihargai Rp 2.000 – Rp 6.000. Pada tahun itu pula, Bank Indonesia KPw Yogyakarta mengembangkan gula batok menjadi gula semut. Nilai ekonomisnya menjadi tinggi yaitu Rp 22.000 – Rp 24.000.

Gula semut ini kemudian diekspor ke berbagai negara dengan harga USD 3,2. Melalui Koperasi Jatirogo, pasar ekspor dikembangkan dengan melihat keinginan dan kebutuhan konsumen serta mengikuti tren pasar. Setiap tahun, mereka bisa mengekspor rata-rata 72 ton per tahun. Sebanyak 1.500 petani penderes tergabung di dalamnya. Mereka harus disiplin dan telaten merawat kebun dan mengolah pohon nira menjadi gula semut. Tidak hanya itu, gula batok ini juga berasal dari bahan baku organik. Setiap tahun dicek di lab Belanda untuk memastikan dari awal sampai akhir proses pembuatan gula semut ini benar-benar organik. Sementara koperasi menjadi motor penggerak pemasaran, membangun tata niaganya, peningkatan kapasitas generasi muda untuk berani dan mau bertani. ‘’Perubahan perilaku petani membuat gula semut merupakan budaya baru bagi masyarakat Kulon Progo,’’ ujarnya. Kepala Desa Pendem Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana Wayan Diandra yang juga Koordinator Kelompok Tani Mawar Sari ber-

terima kasih kepada Bank Indonesia KPw Bali karena telah memilih desanya untuk tempat pengembangan gula semut. Kelompok Tani Mekar, Desa Pendem, Jembrana telah ditetapkan dan diajak berkomitmen untuk mengembangkan gula semut. Petani langsung diajak ke Yogyakarta untuk melihat proses pembuatan gula semut. Di sana mereka mendapat tambahan ilmu, cara membuat gula semut agar mampu bertahan hingga dua tahun, karena sebelumnya gula yang dibuat hanya bertahan satu bulan sudah mencair. ‘’Ini bagus untuk me-

nekan supaya petani enggak banyak rugi. Cara packagingnya juga kami butuhkan,’’ ungkapnya. Menurutnya, gula semut potensial dikembangkan di Bali karena Bali memiliki pasar industri pariwisata yang notabene menggunakan gula semut. Apalagi banyak industri pariwisata bahkan rumah tangga yang sudah beralih dari gula pasir ke gula semut demi kesehatan. Ia berharap dengan adanya pengembangan gula semut di Jembrana ini, tidak ada lagi gula semut yang masuk ke Bali, karena Bali mampu memproduksi sendiri. (may)

GULA SEMUT - Kelompok tani dari Desa Pendem, Jembrana ketika berada di gudang gula semut Koperasi Serba Usaha (KSU) Jatirogo, Sabtu (27/4).


OPINI

6

Jumat Pon, 3 Mei 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menggaet Wisatawan Pebisnis INDIA menjadi salah satu tujuan tirtayatra umat Hindu di Bali. Masyarakat Hindu Bali menganggap India sebagai pusat kebudayaan Hindu di dunia. Ini menjadi peluang bagi biro perjalanan wisata menawarkan paket tirtayatra ke India. Paket pelesir spiritual ini pun cukup laris ditawarkan di Bali. Sementara bagi sebagian masyarakat dunia, justru menilai Bali sebagai tempat pelesir spiritual Hindu yang ideal. Berbagai kebudayaan Hindu yang asal-muasalnya dari India telah berakulturasi dan menyatu dengan budaya penduduk asli Bali, menjadi daya tarik sendiri wisatawan. Pariwisata budaya inilah yang dikembangkan di Bali. Dengan pariwisata budaya, Bali terbukti mampu menghipnotis berjuta-juta wisatawan dari berbagai belahan dunia. Hal ini bisa ditingkatkan lagi untuk daerah-daerah yang mempunyai kedekatan budaya dengan Bali. Salah satu yang sudah dan terus digenjot pemerintah, mendatangkan wisatawan dari etnis Cina (Tiongkok) yang mempunyai kedekatan budaya dengan Bali. Turis asal negeri Tirai Bambu ini menempati posisi pertama, disusul Australia dan India. Yang cukup menarik, ternyata wisatawan dari India, asal-muasal agama Hindu menempati posisi ketiga jumlah wisatawan mancanegara terbanyak yang mengunjungi Bali. Gambaran ini menunjukkan potensi dan peluang yang perlu digenjot untuk digarap. Sayangnya, tidak seperti dalam menggarap pasar Tiongkok. Belum terdengar target-target khusus yang diarahkan pemerintah khususnya Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bali untuk menggarap pasar India ini. Yang kelihatan, justru promosi para biro perjalanan untuk menawarkan paket tirtayatra ke India. Semestinya, ada gerakan promosi menawarkan paket-paket liburan di Bali bagi masyarakat India. Apalagi, pertumbuhan ekonomi India ke depan dinilai terus membaik. Bahkan, beberapa orang terkaya di dunia tercatat berasal dari India. Mulai Mukesh Ambani, pemilik Reliance Industries, sampai Pallonji Mistry, pemilik saham terbesar di industri otomotif India Tata Group. Berbeda dengan wisatawan Tiongkok, mungkin pendekatan ke wisatawan India lebih condong untuk bisnis dan pendidikan. Contoh, selama ini banyak mahasiswa/i etnis India baik dari India langsung maupun dari Malaysia yang menuntut ilmu di Universitas Udayana. Sementara untuk bisnis, beberapa produk otomotif seperti sepeda motor sempat cukup populer di Indonesia. Ini luar biasa jika Bali mampu mendatangkan wisatawan pebisnis sebanyak-banyaknya dari India. Pertumbuhan positif yang cukup cepat perekonomian negara tersebut, berdampak pada pertumbuhan masyarakat kelas menengah di India. Mereka ini memiliki cukup cadangan uang untuk dipakai berwisata. Mereka kebanyakan dari kalangan usia muda, yang cenderung memilih berwisata sambil melihat peluang bisnis atau mengikuti pendidikan di luar negeri. Bali yang mempunyai kedekatan sosiokultural dan spiritual, bisa mendapatkan kemudahan dari hal ini. Terlebih, kini telah ada penerbangan langsung dari India ke Denpasar, Bali. Peluang wisatawa bisnis dari India, tidak terbatas pada dunia otomotif. Bisnis software computer India, juga cukup mumpuni dan diakui dunia. Belum lagi bisnis kedirgantaraan seperti pengadaan satelit untuk pertanian dan sejenisnya, peluang yang bisa digaet dari wisatawan India. Israel saja memesan satelit pertanian dari India. Bukankah kita masih mengembangkan sektor pertanian yang menjadi basis budaya Bali? Wisatawan pebisnis ini juga bisa digaet dari negara-negara lain yang pertumbuhan ekonominya cukup pesat, seperti Korea Selatan dan lain-lain.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Permudah Keluarga Miskin Dapat Pendidikan Penerimana siswa baru 2019-2020 hendaknya memberikan ruang sebesar-besaranya kepada anak didik melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hendaknya mampu menekan angka putus sekolah karena terjebak zonasi, prestasi, maupun ketentuan lain yang diatur dalam PPDB. Pemerintah harus hadir memecahkan kegagalan anak mendapatkan sekolah, jika perlu memberdayakan sekolah swasta secara lebih jelas. Selama ini, kesan sekolah swasta lebih mahal dari sekolah negeri membuat banyak orangtua berlomba memasukkan anaknya di sekolah negeri. Ini jelas menjadi beban ketika daya tampung sekolah tak memadai. Di tengah ketatnya persaingan merebut bangku di sekolah negeri, pemerintah saya harapkan memastikan akses anak didik dari keluarga miskin bisa terakomodasi secara maksimal. Pembatasan kuota keluarga miskin sering kali membuat banyak anak miskin gagal melanjutkan sekolahnya. Untuk itu, PPDB tahun ini hendaknya membuka pintu yang lebar untuk anak-anak sekolah dari keluarga miskin. Saya berpandangan jalur pendidikan merupakan salah satu cara untuk menuju pemerataan ekonomi. Saya juga sempat baca di Bali Post, ada sejumlah anak miskin dari Kabupaten Klungkung yang dapat magang ke luar negeri. Ini jelas bentuk kepedulian pemimpin kepada warganya. Saya yakin terobosan yang cerdas akan lahir dari pemimpin yang cerdas pula. Mari kita bangun Bali lewat penguatan SDM lewat pemerataan kesempatan di jalur pendidikan. I Putu Sudana Gianyar, Bali

Pariwisata Bali Membidik Pasar India Negeri Bollywood India menjadi pasar wisatawan mancanegara yang sangat potensial saat ini. Kedatangan wisatawan India merupakan satu-satunya dari lima negara utama kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali yang memiliki perubahan positif (8,66 persen) pada bulan Februari 2019 (year on year). Kemenpar menargetkan bahwa 800 ribu wisatawan India akan berkunjung ke Indonesia. Di tengah perlambatan ekonomi dunia, India kini dibidik menjadi pangsa pasar utama karena diprediksi pertumbuhan ekonominya mencapai 7,4 persen pada tahun 2018 malah lebih tinggi dari Tiongkok.

Oleh Dwi Yustiani, S.ST.

B

adan Pusat Statistik merilis data jumlah wisatawan India ke Bali pada bulan Februari 2019 tercatat mencapai 28.809 orang dengan pertumbuhan 8,66 persen dibandingkan Februari 2018. Jika me-refer pada angka wisatawan India secara nasional yang mencapai 54 ribu orang, kurang lebih lima puluh persennya datang ke Bali. Namun dari segi proporsi, hanya 6,58 pesen dari total wisman ke Bali adalah wisatawan dari India. Saat ini wisman ke Bali masih didominasi oleh wisatawan asal Tiongkok yang mencapai 122.643 orang, wisatawan asal Australia 67.474 orang, wisatawan asal Jepang 20.665 orang, wisatawan asal Inggris 15.806, dan wisatawan India menempati posisi ketiga dari lima negara utama asal wisman ke Bali tersebut. Namun, dari kelima negara utama tersebut, hanya wisatawan asal India yang mencapai titik perkembangan positif 8,66 persen secara year on year. Jumlah wisatawan Tiongkok menurun sedalam -14,57 persen, wisatawan Australia menurun sedalam -4,89 persen, wisatawan Jepang menurun sedalam -4,54 persen, serta wisatawan

Inggris juga menurun sedalam -3,94 persen. Wisatawan India memang memiliki tren kedatangan yang unik. Sebagai contoh, ketika terjadi bencana erupsi Gunung Agung pada Desember 2017, dan ketika itu pula beberapa negara menerapkan travel warning dan ditandai dengan terjun bebasnya jumlah wisatawan asal Tiongkok sedalam -86,58 persen, wisatawan India tetap mengalami peningkatan jumlah dari bulan sebelumnya 37,88 persen. Sebuah jurnal bertajuk ‘’A Shapping The Future of Travel in India, The Big Four Travel Effect’’ menunjukkan bahwa seiring dengan cepatnya pertumbuhan ekonomi India, mendorong ratusan juta penduduk India menjadi masyarakat kelas menengah yang telah memiliki kesiapan finansial dan menyukai berwisata. Pertumbuhan yang paling cepat terjadi adalah wisata bisnis. Pada tahun 2010, Sekitar 41 persen dari 4,5 juta wisatawan India berwisata ke Asia Pasifik dengan tujuan wisata bisnis. Sebuah Report berjudul ‘’Outbound Tourism From India, 2015’’ juga menunjukkan bahwa penduduk India yang berwisata keluar negeri akan diprediksi bertumbuh menjadi 35 juta penduduk pada

tahun 2020, yang semula hanya 18 juta penduduk pada tahun 2014. Organisasi pariwisata dunia UNWTO (2012) menjabarkan India menempati ranking ke-23 pasar wisata yang paling tumbuh dengan cepat dengan total spending pada tahun 2030 diprediksi meningkat 40 persen mencapai 91 miliar US dolar. Rata-rata untuk pengeluaran satu orang wisatawan India mencapai 800 US$ hingga 1.000 US$. Bahkan saat ini wisata bisnis seperti penyelenggaraan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) merupakan sektor yang mengalami pertumbuhan tercepat yang diprediksi memiliki spending hingga 2.200 US$ dalam satu kali perjalanan. ‘’Global Tourism Watch 2011’’ yang disusun oleh Canadian Tourism Commision juga menunjukkan secara demografi, kebanyakan wisatawan India merupakan generasi muda yang sebagian besar berusia di bawah 35 tahun. Kebanyakan wisatawan India adalah lakilaki. Bali sendiri telah memiliki konektivitas tersendiri dengan India. Sebagai sebuah wilayah yang sama-sama memiliki penduduk yang mayoritas beragama Hindu, tentu memiliki budaya yang saling

terkoneksi. Hal ini menjadikan Bali sebagai wilayah yang strategis dalam menggaet wisatawan India untuk datang ke Bali. Bali yang merupakan Pulau Seribu Pura menjadikan wisatawan India antusias dalam berwisata spiritual. Terlebih lagi tren wisata yoga yang telah lama marak di Bali menjadi magnet dalam menggaet wisatawan India yang merupakan daerah asal-muasal dari pengucapan kata ‘’Namaste’’ tersebut. Tentu event yoga sangat tepat dilaksanakan di Bali mengingat adanya perayaan Hari Yoga Internasional pada tanggal 17 Juni 2019 mendatang. Tidak hanya kekayaan nonmaterial seperti kesamaan budaya, saat ini kemudahan akses langsung ke India semakin dipermudah. Adanya direct flight DenpasarMumbai telah cukup membantu dalam memberikan kemudahan transportasi bagi outbound tourist yang berasal dari India. Pemerintah pun tidak diam dalam menanggapi fenomena mulai menjamurnya wisatawan asal India ke Bali. Pada tahun 2018, Pemerintah Provinsi Bali telah menjalin kerja sama sister province dengan negara bagian Uttarakhand India berupa kerja sama di bidang pariwisata dan kebudayaan, e-Government, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan lingkungan serta kesehatan. Tentu diharapkan dengan dimulainya kerja sama tersebut maka semakin mampu mendatangkan wisatawan India ke Bali. Bagi Bali, ini merupakan sebuah tantangan juga. Tidak hanya untuk menggaet wisatawan asal India, bahkan target pasar negara-negara lain pun juga harus menjadi perhatian. Saat ini Bali sudah bisa dikatakan lebih unggul dibandingkan dengan provinsi

Medsos dan Kekerasan Anak PADA era digital ini, anakanak remaja sulit dipisahkan dari penggunaan media sosial (medsos). Yang kian memprihatinkan, medsos jadi arena perundungan anak. Kasus mutakhir, perundungan seorang siswi SMP oleh tiga siswi SMA di Pontianak yang bermula dari cekcok di medsos kemudian berujung kekerasan fisik. Ini harus jadi PR kita bersama, bagaimana melindungi anak-anak dari ‘’monster’’ medsos. Kasus perundungan di Pontianak hanyalah satu dari sekian banyak kasus kekerasan anak yang dimulai dari medsos. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapatkan laporan, dalam tiga tahun terakhir, jumlah korban dan pelaku perundungan di medsos terus meningkat. Pada tahun 2016, jumlah korban perundungan di medsos 34 anak, pada 2017 sebanyak 55 anak, dan 2018 sebanyak 109 anak. Jumlah pelakunya juga terus meningkat, yakni pada 2016 sebanyak 56 anak, 2017 sebanyak 73 anak, dan 2018 sebanyak 112 anak. Peningkatan itu boleh jadi dipicu kemudahan anak-anak dan kaum remaja zaman sekarang berinteraksi lewat medsos. Faktanya, data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2017, sebanyak 66,2% pengguna internet di Indonesia adalah remaja. Rata-rata mereka memakai internet untuk bermain medsos, seperti upload di Facebook, Instagram, Twitter dan lain-lain. Anak usia remaja yang sudah kecanduan medsos menjadikannya sebagai aktivitas personal yang tidak dapat dikontrol orang lain, termasuk orangtua. Dalam

Oleh Kurniawan Adi Santoso perkembangannya, medsos telah mengubah perilaku remaja. Tak sedikit penganiayaan dan perkelahian remaja dipicu saling ejek di medsos. Hasil penelitian sejumlah pakar di Amerika Serikat tentang komputer dalam perilaku manusia, yang diterbitkan di jurnal Elsevier pada 2014, menyebutkan medsos menjadi kendaraan bagi anak muda dalam melakukan tindak kekerasan terhadap teman sebaya, seperti perundungan, pelecehan, kejahatan, dan kekerasan dalam berpacaran. Alih-alih memajukan dan menjadi sarana bertukar informasi yang sehat, miris ketika medsos disalahgunakan sebagai tempat perundungan. Hal itu, menurut John Suler (2004), terjadi karena adanya online disinhibition effect pada lingkungan digital, yakni ketidakmampuan menahan diri. Penyebabnya, yaitu anonimitas (ketidakjelasan identitas), ketidaktampakan penggunanya, asinkronisitas (komunikasi tak langsung), intrayeksi solipsistik (interpretasi beragam pada pesan yang dibaca), dan minimnya otoritas. Sehingga di medsos seseorang bisa berkomentar semaunya, memaki, menghina, dan tidak punya adab. Orang-orang yang seperti itu yang melakukan tindakan memaki, menghina, sembari menikmati kebebasan internet ini oleh psikolog disebut sebagai troll (Joel Stein, 2016). Troll melaku-

kan tindakan seperti menghina, membuat lelucon, melakukan pelecehan. Ada pula troll menjadikan media sosial dan kolom komentar untuk lapangan hinaan, pamer pengetahuan, atau bahkan komentar kasar sembari merendahkan. Literasi Medsos Yang dikhawatirkan bila anakanak remaja yang bermain medsos tak menyadari menjadi troll. Mereka mudah apriori, memakimaki, dan berkata-kata kasar di medsos, seperti kasus yang terjadi di Pontianak. Akibatnya, segala tindakan negatif tersebut berujung pada perkelahian di dunia nyata. Buruknya lagi, segala tindakan negatif tersebut tersebar di ruang publik tanpa bisa dikontrol. Untuk mencegah hal tersebut, dibutuhkan upaya literasi medsos bagi anak-anak remaja. Literasi medsos dimaksudkan untuk mendidik anak/remaja bertindak bijak sebagai pengguna dan pengakses informasi melalui medsos. Sehingga dalam bermedsos, mereka mampu memberikan nilai positif bagi dirinya sendiri dan orang lain. Literasi medsos harus dimulai dari keluarga dan sekolah. Keluarga dan sekolah hendaknya berkolaborasi jadi ujung terdepan memberikan literasi medsos pada anak-anak. Di keluarga, anak diajari ketika mengunggah status. Menyaring yang akan di-sharing-

kan adalah tindakan bijak agar informasi yang dibagikan benarbenar terkonfirmasi. Atau berani menghapus tayangan-tayangan atau konten yang tidak ramah anak. Literasi macam itu sangat dibutuhkan anak yang gandrung medsos. Di samping itu, orangtua hendaknya rajin memeriksa gawai yang dimiliki anak. Jika ditemukan tanda-tanda yang kurang baik, orangtua harus memberi nasihat. Pun meningkatkan pengawasan ketika anak mencari informasi di internet untuk bahan-bahan mengerjakan pekerjaan rumah atau tugas sekolah. Pada intinya, kontrol keluarga menjadi sangat penting agar anak menggunakan medsos dengan bijaksana. Sementara di sekolah, guru bisa menggunakan media sosial dan internet sebagai salah satu sumber rujukan bersama dalam belajar. Dengan mencari bersama materi dan bahan ajar yang sesuai dengan konteks dan problem keseharian siswa melalui medsos. Dalam hal ini, guru bisa memakai metode diskusi untuk melatih anak didik mengutarakan pendapat dengan santun, baik tertulis maupun lisan. Kesantunan inilah yang dirasa mulai hilang di medsos. Pembiasaan bersikap santun diharapkan bisa berlanjut ketika anak bermedsos. Anak-anak harus dilindungi dari penetrasi buruk medsos. Perlindungan anak atas perundungan baik di dunia maya maupun nyata adalah upaya penyelamatan masa depan bangsa ini.

tetangga. Misalnya, tingkat pengangguran terbuka di Bali pada bulan Agustus 2018 mencapai 1,37 persen, sementara provinsi tetangga seperti NTB mencapai 3,72 persen, NTT mencapai 3,01 persen, dan Jawa Timur mencapai 3,99 persen. Indikator lain juga demikian. Persentase penduduk miskin di Bali kondisi September 2018 mencapai 3,91 persen, sementara provinsi tetangga seperti NTB mencapai 14,63 persen, NTT mencapai 21,03 persen, dan Jawa Timur mencapai 10,85 persen. Indeks pembangunan manusia di Bali yang sebesar 74,3 di tahun 2017 juga lebih kecil dibandingkan provinsi tetangga seperti NTB (66,58), NTT (63,73), dan Jawa Timur (70,27). Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi Bali sesungguhnya adalah pariwisata yang mampu membedakannya dengan provinsi tetangga. Sesungguhnya, wisatawan ke Bali tidak hanya ‘’orang bule’’. Wisatawan domestik juga tidak kalah besar perannya. Bahkan peranan wisatawan domestik sebenarnya justru lebih besar daripada wisatawan mancanegara dalam menggerakkan perekonomian. Selama ini kita luput akan tren masyarakat dalam negeri yang berbondong-bondong berwisata ke luar negeri, yang senyatanya memiliki spending yang cukup tinggi di luar negeri. Sudah sewajarnya juga Bali memerhatikan pergerakan wisatawan domestik, di tengah euforia meningkatnya kedatangan wisatawan mancanegara. Hal ini tiada lain dan tiada bukan adalah demi kesejahteraan masyarakat Bali yang bisa dikatakan bergantung pada sektor pariwisata. Penulis, Statistisi pada Badan Pusat Statistik Provinsi Bali

POJOK Pada PPDB 2019, Kota Denpasar terapkan sistem adu cepat. - Memangnya balapan. *** Pemda diminta berperan tingkatkan kualitas pendidikan. - Jangan semata wacana. *** Gubernur Bali Wayan Koster komit membangun SDM Bali unggul. - Unggul dan berbudaya.

Penulis adalah guru SDN Sidorejo, Kabupaten Sidoarjo, Jatim

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7 TABANAN Proyek Perumahan di Perumnas Sanggulan Dikeluhkan Warga

Jumat Pon, 3 Mei 2019

Bali Post/bit

SERAHKAN SK - Sekda Tabanan I Gede Susila menyerahkan SK CPNS secara simbolis usai apel Hardiknas di Pemkab Tabanan, Kamis (2/5) kemarin.

CPNS Tak Boleh Pindah Selama 10 Tahun

Tabanan (Bali Post) -

Wajah sumringah ratusan CPNS Kabupaten Tabanan hasil formasi tahun 2019 begitu kentara dalam apel peringatan Hari Pendidikan Nasional, Kamis (2/5) kemarin, yang dilangsungkan di areal kantor Bupati Tabanan. Pasalnya, apel peringatan Hardiknas tahun ini juga diisi penyerahan SK bagi 300 CPNS tersebut. Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra ditemui usai acara mengatakan, setelah mendapatkan SK, ratusan CPNS ini juga diberikan surat hadapan untuk diserahkan ke organisasi perangkat daerah terkait. ‘’Jadi, selain SK mereka kami beri surat hadapan untuk dibawa ke induk masingmasing,’’ ucapnya. OPD terkait yang nantinya mengatur sesuai formasi yang terbangun dan selanjutnya

membuat Surat Perintah Mulai Tugas (SPMT). Sugatra juga menekankan adanya aturan baru dari pemerintah pusat yang harus dipahami oleh CPNS baru. Tahun ini pemerintah menetapkan aturan tegas, yakni PNS baru dilarang pindah tugas selama 10 tahun. Jika dilanggar, yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan

Reformasi Birokrasi (PermenPAN RB) No. 36 Tahun 2018. Di dalamnya disebutkan, peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat surat pernyataan bersedia mengabdi pada instansi dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apa pun sekurang-kurangnya selama sepuluh tahun sejak terhitung mulai tanggal (TMT) PNS. Aturan ini diterapkan agar manajemen kepegawaian ke depan lebih baik. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Sejumlah caleg perempuan diprediksi lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Tabanan. Bahkan tiga srikandi incumbent berhasil lolos dan kembali melenggang ke gedung dewan. Mereka adalah Ni Made Meliani dari Partai Golkar, Ni Nengah Sri Labantari dari Gerindra, dan Ida Ayu Ketut Candrawati dari NasDem. Dihubungi terpisah, ketiganya mengaku semuanya tidak terlepas dari masih adanya kepercayaan warga serta perjuangan yang all out. Apalagi di wilayah Dapil I (Tabanan-Kerambitan) bagi Meliani misalnya, sejak dulu disebut sebagai dapil neraka. ‘’Perjuangan sangat melelahkan di segala lini. Apalagi saya seorang perempuan menghadapi ganasnya pertempuran di dapil neraka. Bersyukur masyarakat masih mempercayakan pilihannya untuk saya agar bisa kembali ke gedung dewan,’’ ucap Meliani, Kamis (2/5) kemarin. Baginya, jatuh bangun di

politik sudah kerap dialaminya. Begitupun saat kasus pendaftaran caleg yang sempat viral di media sosial lantaran namanya hampir hilang dari deretan nama-nama caleg yang diajukan induk parpol. ‘’Sebelum pelaksanaan pileg, saya sudah siap mental apapun hasilnya. Karena saya sudah banyak berbuat dan tidak mungkin masyarakat mengkhianati,’’ tegasnya. Begitupun srikandi dari Partai NasDem Ida Ayu Ketut Candrawati juga mengaku perjuangan untuk bisa kembali ke gedung dewan sangat berat. Meski sudah rutin masimakrama, terkadang masyarakat susah ditebak. ‘’Sudah kerap turun dan berbuat banyak, namun tetap saja masih terseokseok. Tetapi masih bersyukur masih ada yang mempercayakan pilihannya pada saya, dan mampu menambah lagi satu orang. Jika sebelumnya dua orang sekarang jadi tiga kursi,’’ ucapnya. Apalagi saat ini banyak

perempuan yang berhasil lolos ke gedung dewan dari yang sebelumnya hanya tiga orang. Bagi Candrawati, hal itu sangat menggembirakan karena membuktikan bahwa perempuan tidak dipandang sebelah mata oleh laki-laki dan tidak hanya sekadar sebagai pelengkap dan penggembira. Menurutnya, semakin banyak perempuan jadi anggota dewan, maka kepentingan perempuan akan makin bisa diperjuangkan. ‘’Sangat bangga, perempuan yang lolos caleg ternyata betul-betul bekerja ingin menunjukkan bahwa jati diri perempuan juga bisa berbuat yang terbaik,’’ tegasnya. Baik Meliani maupun Candrawati mengatakan, dengan dipercayanya kembali ke gedung dewan, mereka akan kembali meneruskan perjuangan selama ini. ‘’Kami akan terus melanjutkan perjuangan selama ini dan akan terus menyerap aspirasi turun ke masyarakat. Tidak mulukmuluk dan kerja nyata,’’ kata Candrawati. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Warga Perumnas Sanggulan Jalan Tukad Sangsang, Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri, tepatnya yang menghuni blok 39, belakangan ini dibuat resah dengan proyek pembangunan perumahan di blok mawar atau yang berlokasi tepat di atas blok 39. Pasalnya, selain kondisi jalan yang menurun, dalam proyek pembangunan perumahan tersebut diduga tidak ada rencana pembangunan saluran air yang jelas. Hal Itu dikhawatirkan dapat membahayakan warga yang tinggal di bagian bawah atau blok 39 terutama saat musim hujan. Dari pantauan di lapangan, sejumlah pekerja tengah membuat pondasi rumah di lokasi yang rencananya dibangun 14 unit rumah tipe 36. Pondasi rumah lainnya juga sudah tampak. Hanya saja kondisi lahan tidak rata. Lahannya lebih condong menurun ke barat yang di bawahnya adalah rumah warga Blok 39 yang saat ini dihuni sekitar

14 KK. Salah seorang warga Blok 39, Suka, mengakui meski dia hanya mengontrak, tetap saja dirinya waswas terdampak proyek perumahan tersebut. ‘’Jalannya menurun pas di atas rumah. Kalau ada hujan dan tidak ada saluran air, pastinya rumah kita yang kena. Dan khawatir jika ada mobil nyelonong bisa langsung atap rumah kami yang kena,’’ ucapnya. Hal senada disampaikan warga Blok 39 lainnya, I Putu Gede Wirawan. Camat Selemadeg ini mengungkapkan, banyak warga yang menyampaikan keluhan kepadanya, dengan harapan bisa segera ditindaklanjuti. Kebanyakan warga resah lantaran pembangunan perumahan yang berlokasi tepat di atas Blok 39 tidak ada rencana pembuangan air yang jelas. Apalagi kondisi jalan di lokasi perumahan tersebut menurun. ‘’Kalau hujan otomatis air akan turun langsung ke rumah warga, bahkan kha-

watir juga akan bencana longsor,’’ ucap Wirawan, Kamis (2/5) kemarin. Terkait keresahan warga tersebut, pihaknya sudah berupaya mencari pengembang untuk menanyakan langsung kejelasan keberadaan saluran air. ‘’Sering kami cari namun tidak pernah ketemu. Bahkan pekerja di sana juga tidak bisa memberikan jawaban,’’ terangnya sembari menambahkan, permasalahan ini juga sudah dilaporkan ke Satpol PP Tabanan. Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba membenarkan jika pihaknya menerima laporan terkait permasalahan proyek perumahan di Perumnas Sanggulan, tepatnya di Jalan Tukad Sangsang. Tim Buru Sapa Satpol PP Tabanan juga telah melakukan pengecekan. ‘’Pengembang juga sudah kita panggil Senin kemarin dan sempat mangkir. Namun tadi (kemarin - red) dia sudah datang memenuhi panggilan kami,’’ jelas Sarba.

Dari pemeriksaan Satpol PP, pengembang memiliki sertifikat aspek perumahan seluas 14 are dan rencananya akan dipecah menjadi 10 unit rumah. Hanya saja dalam proses pembangunan, kata Sarba, pengembang belum mengantongi IMB lantaran masih berproses. Terkait hal itu, satpol PP menghentikan pekerjaan di lokasi tersebut sebelum pengembang mengantongi IMB. ‘’Ternyata tanah sudah aspek perumahan seluas 14 are, artinya kita tidak bisa larang membangun. Pelanggaran ditemukan hanya mereka belum mengantongi IMB,’’ tegasnya. Terkait keluhan warga, Sarba menyatakan, pengembang sudah memiliki rencana pembangunan saluran air. Hanya saja belum lama ini karena ada proses pengurukan batu kapur, jalur air tertutup. ‘’Sudah ada got, namun tidak terlihat karena diuruk batu kapur. Pembuangan air ada dan rencananya mengalir ke parit di bagian barat,’’ ujarnya. (kmb28)

Tiga Srikandi ”Incumbent” Pertahankan Kursi di Dewan

Tingkatkan Perekonomian Keluarga

KWT Pawon Bali Kembangkan Potensi Lokal

PEMERINTAH sedang menggalakkan peran ibu rumah tangga dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Salah satunya melalui Kelompok Tani Wanita (KWT) maupun PKK sehingga mereka bisa membantu perekonomian keluarga. Salah satu KWT yang mulai berhasil memberikan penghasilan tambahan bagi anggotanya adalah KWT Pawon Bali. Dibentuk tahun 2018, KWT ini memberdayakan potensi lokal di daerahnya, Desa Padangan yang seperti daerah lain di Kecamatan Pupuan yang menghasilkan rebung bambu tabah. Ketua PKK Desa Padangan Rudi Aswati didampingi Ketua KWT Pawon Bali Luh Gede Geriani, Kamis (2/5) kemarin mengatakan, dulunya ibu-ibu PKK di Desa Padangan tidak menyangka rebung bambu tabah bisa dijadikan penghasilan tambahan keluarga. Biasanya ibu-ibu di desanya tidak terlalu mempedulikan tanaman bambu tabah yang cukup banyak ditemukan di daerah Pupuan. ‘’Namun setelah mendapatkan pelatihan dan KWT dibentuk, para anggota mulai mengumpulkan rebung setiap musim panen dan menjualnya ke Bumdes Padangan. Pohon bambu tabah yang dulu dibiarkan tidak terpelihara mulai dilestarikan,’’ ujar Aswati. Pemasukan dari menjual rebung-rebung bambu tabah ke BUMDes cukup membantu perekonomian keluarga. Satu batang rebung dibeli seharga

Bali Post/san

POTENSI LOKAL - Salah satu KWT di Tabanan yang memberdayakan potensi lokal daerahnya adalah KWT Pawon Bali Desa Padangan, Pupuan. Rp 3.000, tergantung ukurannya. Terkadang pihaknya bisa mengumpulkan 200 hingga 300 rebung per empat hari sekali. Tak hanya mendapatkan penghasilan lewat menjual rebung ke BUMDes, beberapa anggota yang sudah mendapatkan pelatihan untuk mengolah rebung tabah juga mendapatkan penghasilan tambahan setidaknya Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per hari saat ada permintaan untuk melakukan pengolahan rebung oleh BUMDes. Setelah mendapatkan tambahan dari pejualan dan pengolahan rebung, KWT Pawon Bali yang berjumlah 30 orang ini kemudian berinovasi dengan

menyiapkan bumbu jadi untuk dimasak dengan rebung serta sambal untuk rebung. Bumbu ini sudah dikemas dengan apik dan menarik. Satu botolnya dijual dengan harga Rp 10.000. Keuntungan penjualan sambal tidak semuanya masuk kas KWT tetapi ada pembagian ke anggota. Penjualan rebung maupun bumbu dan sambal masih sangat terbatas. produk ini hanya dijual di sekitar Desa Padangan, Kecamatan Pupuan. Meski demikian ia berharap kerja sama antara BUMDes dan PDDS terealisasi. Dengan begitu ke depannya pemasaran produk rebung bambu tabah bisa lebih luas. (san)

Bali Post/bit

PERUMAHAN - Proyek perumahan yang dikeluhkan warga yang menghuni blok bawah lantaran tidak memiliki saluran pembuangan air.

Varietas Beras Merah Cendana Belum Bisa Ditetapkan

Tabanan (Bali Post) Menghasilkan varietas baru beras merah cendana ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. Awalnya Dinas Pertanian Tabanan menargetkan varietas baru merah cendana diluncurkan tahun ini. Namun karena ada syarat yang belum dipenuhi, varietas baru ini belum bisa ditetapkan. Hambatannya, selain harus melakukan uji coba tanam untuk tiga klon terpilih di tiga dataran, Dinas Pertanian harus memenuhi persyaratan organoleptik, pemeriksaan kandungan zat dan gizi serta ketahanan hama penyakit dari calon varietas baru beras merah. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana, Kamis (2/5) kemarin men-

gatakan, untuk uji coba dataran, saat ini yang sudah siap adalah dataran rendah. Subak yang terpilih adalah Subak Pegedangan, Kediri. Sementara untuk dataran rendah masih dalam persiapan dan rencananya akan dipilih diuji coba tanam di Subak Guama, Marga. ‘’Untuk dataran tinggi awalnya hendak ditanam di Subak Tegeh, Baturiti. Tetapi karena di sana ada serangan tikus, maka harus dievaluasi kembali kapan dan di mana akan diujicobakan untuk dataran tingginya,’’ jelas Budana. Adapun yang akan diuji coba adalah tiga klon terpilih yaitu G0, G10 dan C20. Rencana uji coba setiap dataran akan ditanam di lahan seluas 25 are dengan dana Rp 50 juta per dataran. Dana tersebut

digunakan untuk pengadaan bibit dan pupuk. Sementara biaya perawatan ditanggung secara swadaya oleh petani. Setelah uji coba tiga dataran, kata Budana akan dilanjutkan dengan pemenuhan persyaratan organoleptik, kandungan zat dan gizi serta ketahanan terhadap hama dan penyakit. Untuk ini diperlukan pendanaan sebesar Rp 150 juta. ‘’Akan diajukan untuk pendanaan tahun depan. Semoga bisa dipenuhi,’’ paparnya. Jika syarat-syarat ini terpenuhi, maka penentuan varietas baru beras merah cendana bisa dilakukan dan kemudian disebarkan ke petani. Selama proses uji coba, hasil penanaman tiga klon terpilih,

selain kembali dijadikan bibit sisanya dikonsumsi secara pribadi oleh petani. Seperti diketahui, Dinas Pertanian Tabanan mengembangkan varietas baru dari beras merah cendana. Dari ribuan klon yang dihasilkan dari uji coba di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), terpilih tiga klon yang memiliki sifat asli induk dan kelebihan yang diinginkan yaitu cepat panen serta berproduksi lebih banyak. Dengan kelebihan ini diharapkan produksi beras merah cendana bisa lebih ditingkatkan dan memberikan pemasukan lebih kepada petani. Hal ini mengingat harga beras merah cendana lebih mahal dari beras putih. (kmb24)


BULELENG

8

Jumat Pon, 3 Mei 2019

Jelang Akhir Masa Jabatan

DPRD Buleleng Genjot Pembahasan Ranperda Singaraja (Bali Post) – Masa jabatan DPRD Buleleng berakhir Agustus 2019 ini. Mendekati akhir masa jabatan itu, wakil rakyat di Bali Utara menggenjot pembahasan rancangan peraturan daerah (ranperda -red). Selain melanjutkan satu ranperda yang tertunda pada masa sidang satu, dewan menyepakati membahas tiga ranperda pada masa sidang dua hingga masa jabatannya tuntas empat bulan ke depan. Demikian diputuskan pada rapat Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Buleleng di Gedung Dewan, Kamis (2/5) kemarin. Rapat ini dipimpin Ketua Bapemperda Gede Suradnya bersama anggotanya. Sedangkan, dari pihak eksekutif dipimpin Kabag Hukum Sekkab Buleleng Bagus Gede Bratha, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengusulkan pembahasan perda itu. Gede Suradnya mengatakan, dalam masa sidang satu, pembahasan ranperda tentang perubahan kedua atas Perda No. 14 Tahun 2006 tentang perubahan nama PD BPR Bank Buleleng 45 menjadi Perusahaan Umum Daerah BPR Bank Buleleng 45 itu belum dituntaskan. Selain karena masih ada tarik ulur terkait perlu dan tidaknya perubahan Perda tersebut dengan naskah akademik. Juga pembahasan kemudian menjadi mandek, pasalnya harus dihentikan karena bersamaan dengan hajatan pemilu serentak 17 April 2019 lalu. Untuk itu, pada masa sidang dua ini, Bapemperda menyepakati akan melanjutkan pembahasan ranperda tersebut. “Ranperda ini sebetulnya salah satu prioritas. Kami targetkan bisa tuntas sebelum berakhirnya masa jabatan kami di dewan,” katanya. Dewan asal Desa Anturan, Kecamatan Buleleng ini menambahkan, Bapemperda juga menyepakati membahas usulan tiga ranperda dari pihak eksekutif. Masing-masing ranperda itu adalah Perubahan Perda No. 23 Tahun 2011 tentang Pemakaian Kekayaan Daerah, Ranperda tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata, dan Ranperda tentang Pengelolaan Air Minum Pedesaan. Sebagai alasan kenapa tiga usulan Ranperda baru itu ditargetkan dibahas tuntas? Pasalnya, karena keberadaan regulasi itu diperlukan terutama untuk mendasari pengambilan kebijakan oleh pemerintah daerah. Selain itu, dari kajian awal, materi ketiga perda baru itu tidak terlalu berat. Sehingga dalam sisa masa jabatan ini, dewan optimis dapat menuntaskan tugas di bidang legislasi tersebut. “Tiga ranperda baru ini setelah kami bahas di internal memungkinkan dituntaskan pada sisa masa jabatan dewan. Selain itu, sangat diperlukan agar segera bisa diundangkan untuk mendasari jalannya kebijakan pemerintah,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

UNSUR PIDANA PEMILU - Bawaslu dan Sentra Gakkumdu menyimpulkan dugaan kasus money politics dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu.

Dugaan ”Money Politics’’ Dr. Somvir Tak Memenuhi Unsur Pidana Pemilu

Singaraja (Bali Post) – Setelah melakukan klarifikasi dan mengumpulkan barang bukti, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Buleleng dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) mengambil keputusan terkait dugaan kasus money politics itu pada pemilu gelislatif di Buleleng. Kasus money politics itu melibatkan calon legislatif (caleg) Dr. Somvir. Hasilnya, dugaan kasus yang dilaporkan Nyoman Redana dari Dusun Munduk Uwaban, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar itu dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu. Atas kesimpulan itu, Bawaslu dan Sentra Gakkumdu tidak melakukan penanganan lanjutan terhadap laporan itu. Bali Post/kmb38

BAPEMPERDA – Mengisi sisa masa jabatan DPRD Buleleng sampai Agustus 2019, dewan Bali Utara itu menggenjot pembahasan tiga ranperda baru.

Operasi Keselamatan Agung

Polisi Bagikan Helm dan Bunga Gratis Singaraja (Bali Post) Operasi Keselamatan Agung 2019 dilancarkan mulai 29 April sampai 12 Mei 2019. Di Buleleng, operasi ini diisi kampanye simpatik dengan membagikan helm kepada anakanak. Selain itu juga dibagikan bunga mawar gratis kepada pengguna jalan. Kampanye keselamatan ini digelar di Jalan Hasanudin, Singaraja. Operasi ini dipimpin Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari. Begitu operasi dimulai, pengendara yang melintas diminta berhenti. Anggota polisi memberikan sosialisasi keselamatan berkendara dengan cara memakai helm Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengendara yang kedapatan tidak memakai helm dalam operasi itu diberikan helm gratis oleh polisi. Selain itu, anggota polisi mengingatkan pengendara agar menaati rambu lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya. Wujud simpatik ini dilakukan dengan memberikan bunga mawar kepada pengendara yang terjaring razia. Kasatlantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Kamis (2/5) kemarin mengatakan, sesuai arahan pimpinan operasi ini lebih mengedepankan teguran simpatik. Tujuan tindakan persuasif itu untuk menyadarkan pengendara agar mereka tertib berlalu lintas. Caranya dengan mematuhi aturan lalu lintas. Terkait penindakan dengan tilang, hanya sebagian kecil. Target operasi itu sasarannya untuk membangun kepedulian pengendara terhadap keselamatannya. Dengan cara itu, dipercaya dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas). “Pada operasi itu, kami lebih mengedukasi pengendara agar mereka peduli dan juga menyadari keselamatan itu merupakan kebutuhan. Jadi, tidak tergantung ada atau tidak ada polisi. Kalau tilang itu hanya sebagin kecil,” katanya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

BAGIKAN HELM GRATIS - Sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Hasanudin, Singaraja mendapat pembagian helm gratis.

Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana di kantornya Kamis (2/5) kemarin mengatakan, sejak menerima laporan itu, pihaknya sudah mendengarkan keterangan pelapor Nyoman Redana bersama tiga orang saksi yang diduga mengetahui dugaan money politics itu. Selain itu, Komisioner KPU Buleleng termasuk Caleg Partai NasDem peraih suara terbanyak di Buleleng Dr. Somvir juga diundang mengklarifikasi tuduhan yang diisukan menyeret namanya. Terlapor Subrata yang dituduh memberikan uang untuk memilih Dr. Somvir pada laga Pileg 17 April 2019 lalu itu, tidak hadir dalam dua kali undangan klarifikasi.

Keterangan pelapor, saksi, pihak yang diisukan memberi uang, dan barang bukti, Bawaslu dan Sentra Gakkumdu justru tidak menemukan terpenuhinya kasus itu dari unsurunsur pelanggaran pidana pemilu. Seperti yang diatur pada pasal 235 ayat (2) UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. “Dugaan kasus money politics ini tidak memenuhi unsur pelanggaran UU No. 7 Tahun 2017, sehingga kesimpulan Gakkumdu kepada Bawaslu adalah kasus ini tidak dapat ditindaklanjuti,” tegasnya. Dalam pasal 235 ayat (2) kata Sugi, diatur unsur dugaan pidana pemilu itu harus terpenuhi kalau money politics itu dilakukan oleh peserta,

pelaksana, dan tim sukses. Mengacu beberapa unsur itu, dari laporan yang diadukan pelapor (Nyoman Redana), maka sama sekali unsur itu tidak terpenuhi. Sugi mencontohkan, dari klarifikasi dengan Komisioner KPU Buleleng disebutkan bahwa pelapor (Subrata) yang diadukan memberi uang itu, ternyata tidak termasuk sebagai pelaksana, peserta, atau tim sukses calon. Pelapor Tidak sebagai Peserta “Pelapor memang tidak diklarifikasi, tetapi kesimpulan kami berdasarkan keterangan pelapor, saksi, dan barang bukti. Peran pelapor (Subrata) tidak masuk sebagai peserta, pelaksana, atau timses, sehingga pertimbangan ini membuat laporannya tidak memenuhi unsur melanggar regulasi,” jelasnya. Dengan diputuskannya penanganan dugaan kasus money politics ini, Bawaslu dan Gakkumdu akan menyampaikan secara tertulis kepada pihak pelapor, terlapor, dan pihak terkait lainnya. Ini sebagai bukti transparansi dan profesionalisme penanganan laporan dugaan pidana pemilu kepada masyarakat luas. Ter-

kait barang bukti uang, kartu nama, dan contoh surat suara pileg, Sugi menyebut akan dikembalikan. Barang bukti ini diperbolehkan diambil. Dengan catatan dapat menunjukkan surat penitipan barang bukti yang diterbitkan Bawaslu saat menerima laporan itu. Bila barang bukti tidak diambil, maka Bawaslu akan menyetorkan uang itu ke Kas Negara. “Untuk kasus ini, ada barang bukti uang Rp 500.000. Selain itu, kartu nama dan spaceman. Silakan diambil dengan membawa surat penitipan. Kalau tidak, barang bukti uang itu akan diserahkan ke kas negara, jelasnya. Selain kasus dugaan money politics di Desa Pedawa, Bawaslu dan Sentra Gakkumdu juga memutuskan penanganan kasus dugaan money politics di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. Pada kasus itu juga dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran UU No. 7 Tahun 2017. Dugaan kasus ini juga sempat diisukan melibatkan caleg PDI-P Luh Sri Seniwi. Setelah dilakukan klarifikasi, terlapor Gede Sarjana tidak termasuk sebagai peserta, pelaksana dan tim sukses calon. (kmb38)

Pemkab Ajukan Permohonan Eksekusi Tanah di Jalan Teratai Setelah Pemkab Buleleng memenangkan persidangan melalui tim kuasa hukumnya, kemudian mengajukan permohonan eksekusi sengketa tanah di Jalan Teratai, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja. Rencananya, permohonan itu diajukan pekan depan. Dengan eksekusi itu, pemerintah daerah bisa memanfaatkan tanah yang menjadi aset pemkab itu. Bagaimanakah rencana pemanfaatkan tanah itu oleh Pemkab Buleleng? TANAH di Jalan Teratai, Banyuasri itu rencananya akan dijadikan lapangan olahraga dan juga lintasan olahraga otomotif di Kota Singaraja. Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekkab Buleleng Bagus Gede Bratha usai rapat di DPRD Buleleng, Kamis (2/5) kemarin, mengatakan sesuai keputusan gugatan terhadap Putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA-RI) yang sebelumnya declarotoir (tidak mencantumkan penghukuman - red). Pemkab Buleleng yang memenangkan gugatan kasus itu juga telah menerima salinan Keputusan dari PN Singaraja. Keputusan PN itu juga dijadikan dasar pemkab mengajukan permohonan eksekusi. “Setelah kami menerima salinan putusannya, tim kuasa hukum juga sudah kami tunjuk. Melalui tim kuasa hukum itu minggu depan kami mengajukan memori eksekusi ke PN Singaraja,” katanya. Dihubungi terpisah, Tim Kuasa Hukum Pemkab Buleleng Gede Indria mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah mempersiapkan dokumen permohonan eksekusi yang diajukan ke PN Singaraja. Karena dalam sengketa ini sudah

diputuskan pihak yang dimenangkan,’’ ujar Gede Indria. Karena itu, dirinya berharap eksekusi segera dilakukan. Apalagi, sejak kasus ini dalam sengketa, pemkab tidak bisa memanfaatkan aset pemerintah untuk kepentingan lebih besar. “Dokumen sudah disiapkan. Pekan depan, kami daftarkan ke PN agar eksekusi segera diagendakan,’’ harap pria asal Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng ini. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Buleleng memenangkan sengketa tanah di Jalan Teratai, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng. Ini menyusul Putusan Mahkamah Agung (MA) RI atas putusan Peninjauan Kembali (PK) diterima Pemkab Buleleng tanggal 11 Agustus 2017 melalui PN Singaraja. Putusan itu berisikan perintah membatalkan seluruh putusan sebelumnya tingkat PN, Pengadilan Tinggi (PT) dan MA yang memenangkan penggugat Putu Dresnaguna dan kawan-kawan terhadap tanah seluas 15 are di Kelurahan Banyuasri. Sesuai amar putusan tanggal 17 April 2017, MA mengabulkan permohonan PK dari pemohon PK Bupati

Buleleng. Poin pertama menyatakan membatalkan Putusan MA No. 2350K/Pdt/2013 tanggal 19 Desember 2014. Mengadili kembali dalam konvensi menyatakan mengabulkan gugatan tergugat terkonvensi/tergugat II konvensi untuk sebagian. Poin dua menyatakan Sertifikat Hak Pakai (SHP) No. 216 Tahun 2009, luas 1.500 meter persegi tertera atas nama pemegang hak Pemkab Buleleng yang terletak di Jalan Teratai adalah sah. Poin tiga menyatakan, objek sengketa seluas 300 meter persegi atau tiga are dengan batas utara tanah milik, di sebelah selatan tanah

Pemkab Buleleng, sebelah timur tanah milik dan sebelah barat sungai adalah sah merupakan bagian tanah seluas 15 are sesuai SHP No. 16 Tahun 2009 atau atas nama pemegang hak Pemkab Buleleng di Jalan Teratai. Poin keempat menyatakan perbuatan tergugat I rekonvensi atau penggugat I konvensi menyertifikatkan objek sengketa adalah perbuatan melawan hukum. Sedangkan poin kelima menyatakan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 312 Tahun 2001 seluas 300 meter persegi atas nama Putu Dresnaguna yang terletak di Jalan Teratai Singaraja adalah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum. (mud)


GIANYAR

Jumat Pon, 3 Mei 2019

9

Peringati HUT Kota Gianyar dan PDAM Gianyar

PDAM Berikan Diskon 30 Persen untuk Sambungan Baru

BERBAGAI upaya dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gianyar dalam memberikan pelayanan prima kepada pelanggan. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar yang ke-248 pada 19 April dan HUT ke-27 PDAM Gianyar pada 12 September mendatang, PDAM mencetuskan program baru. Serangkaian hari besar itu, PDAM Gianyar memberikan diskon 30 persen untuk biaya instalasi sambungan rumah dari biaya standar. Diharapkan dengan biaya murah dan persyaratan mudah ini, dapat meningkatkan jumlah pelanggan PDAM Gianyar. Direktur PDAM Gianyar I Made Sastra Kencana menerangkan, dalam rangka menyambut HUT ke-248 Kota

Gianyar ke 248 dan HUT PDAM Gianyar, pihaknya memberikan diskon 30 persen untuk biaya instalasi sambungan rumah dari biaya standar. Selain serangkaian HUT, upaya ini juga dalam usaha meningkatkan taraf hidup kesehatan masyarakat untuk menjadi pelanggan. “Harapan kita, dengan upaya ini pelanggan dapat lebih dimudahkan,” katanya. Sastra Kencana menambahkan, tentunya ada sejumlah persyaratan untuk memperoleh diskon 30 persen dari biaya sambuangan rumah ini. Syarat pertama yakni persil calon pelanggan di wilayah yang dapat dilayani sambungan baru. Syarat kedua, diskon 30 persen ini khusus untuk sambungan rumah tangga. Syarat ketiga, program ini juga khusus untuk

pelanggan yang membayar tunai. Syarat terakhir, pemberian potongan harga 30 persen dari biaya standar ini berlaku untuk pendaftaran calon pelanggan mulai 9 April sampai dengan 30 September 2019. Bagi masyarakat yang berminat bisa menghubungi langsung kantor PDAM Gianyar terdekat, atau menghubungi nomor telepon Kantor Cabang PDAM di tujuh kecamatan. Call center (081339349000), cabang Gianyar (0361 944225), cabang Blahbatuh (0361 947941), cabang Sukawati (0361 299212), cabang Ubud (0361 973250), cabang Payangan (08113992266), cabang Tegallalang (0361 980796) dan cabang Tampaksiring (0361 901640). Dirut PDAM menambahkan, dengan upaya ini tidak hanya

Bali Post/kmb35

DILANTIK - Bupati Gianyar I Made Mahayastra saat bersalaman dengan pejabat di Pemkab Gianyar yang baru dilantik, Rabu (2/5) kemarin.

88 Pejabat Dimutasi

Gianyar (Bali Post) Setelah delapan bulan menjabat sebagai Bupati Gianyar, Made Mahayastra menggelar mutasi perdana terhadap 88 ASN eselon II, III, dan IV Kabupaten Gianyar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Kamis (2/5) kemarin. Dalam SK Bupati yang dibacakan Kepala BKPSDM Kabupaten Gianyar I Ketut Artawa, terdapat sembilan pejabat eselon II mengalami pergeseran jabatan. Di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Anak Agung Ari Brahmanta kini menjadi Staf Ahli Bidang Pembangunan, Made Suradnya sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dipercaya sebagai Asisten Administasi Pemerintahan. Kadis Perhubungan Wayan Artana kembali ke Sekretaris Dewan digantikan oleh Wayan Suamba yang sebelumnya merupakah Kadisperindag. Made Watha selaku Kepala Dinas Sosial beralih ke posisi Kepala Satpol PP. Kepala Badan Kesbangpolinmas Dewa Alit Mudiarta kini menjabat sebagai Kepala Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu. Kepala Satpol PP sebelumnya Cokorda Agusnawa digeser menjadi Kepala Arsip Perpustakaan Daerah yang sebelumnya diduduki oleh Dewa Amerta yang kini menempati posisi Kepala Kesbangpolinmas. Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Kebudayaan yang sebelumnya diisi oleh Plt, kini dijabat oleh Ketut Mudana. Meski sebelumnya sempat tersandung kasus hukum, menurut Bupati Gianyar I Made Mahayastra, status Mudana kini sudah

clear dan kebetulan dia sudah bergelar doktor kebudayaan lulusan Universitas Udayana. Hal tersebut meyakinkan orang nomor satu di Gianyar ini untuk menempatkan yang bersangkutan di Disbud sesuai kompetensinya. “Sekarang dia bergelar doktor budaya, desertasinya tentang budaya. Dinas Kebudayaan bergaul dengan banyak profesor terkait penghargaan Wijaya Kusuma dan lainnya, sehingga saya kira pas kalau dia ditempatkan di sana,” katanya. Mahayastra mengatakan, mutasi perdana ini bukanlah mutasi besarbesaran. Namun, jumlahnya relatif banyak. Setelah ini akan ada lelang jabatan dalam pos-pos yang masih kosong, dan rencananya mutasi akbar akan digelar pada Juni mendatang. “Mutasi ini sengaja saya rancang kecil. Saya ingin pelajari lebih dalam. Semacam test case. Sebab, saya dan Pak Wabup ingin birokrasi solid, satu komando. Tanpa kesolidan itu, apa yang kami rancang, sulit akan tercapai,” ujar pejabat asal Payangan ini. Menurut Mahayastra, tidak mudah mendapat orang tepat di tempat yang tepat. Ditegaskan, ke depan tidak ada lagi istilah posisi basah dan kering. Sebab, dia menargetkan seluruh pejabat eselon II tetap mendapat tunjangan yang direncanakan sebesar Rp 35 juta. ”Jadi, tidak perlu ada yang merasa terbuang. Semua bagian penting dari pemerintahan. Saya harap semua bekerja, tunjukkan loyalitas, dan kerja nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Tiga unit truk sampah tampak parkir di halaman Kantor Bupati Gianyar, Kamis (2/5) kemarin. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar Wayan Kujus Pawitra mengaku masih menunggu petunjuk dari atasan terkait pengoperasian tiga unit kendaraan pengangkut sampah tersebut. “Tunggu petunjuk Bupati, apakah akan dilanjutkan program sebelumnya yakni diserahkan ke desa atau jadi kendaraan operasional DLH,” ujar Kujus Pawitra. Kalaupun diserahkan ke desa, kata Kujus Pawitra akan dipilih desa prioritas. Dikatakan, tiga unit truk ini dianggarkan dari APBD induk 2019 dan akan dianggarkan secara bertahap. Saat ini sudah banyak desa punya truk, baik itu pengadan dari program pemberdayaan masyarakat maupun ADD. “Secara bertahap, berkelanjutan dan pasti.

Truk akan diberikan ke desa mana, itu keputusan Bupati. Desa yang diberikan sesuai skala prioritas,” tegasnya. Kujus Pawitra mengatakan, sebetulnya DLH masih kekurangan armada. Namun, yang jadi prioritas adalah pengelolaan sampah di tingkat desa. Terkait pengelolaan sampah, kata dia ada dua hal yang menjadi fokus utama. “Pertama, optimalisasi penataan TPA Temesi. Kedua, terkait manajemen pengelolaan sampah di rumah tangga atau tingkat desa,” katanya. Menurut Kujus Pawitra, volume sampah di Gianyar saat ini 1.611 meter kubik per hari. Hal ini secara otomatis menjadi salah satu faktor overload-nya TPA. “Kalau tahun 2015 tidak semua sampah terangkut ke TPA, karena tidak semua desa punya truk. Sekarang kesadaran semakin tinggi, truk sampah banyak, jadi sampah dibuang ke TPA hingga overload,” ujarnya.(kmb35)

Pengoperasian Tiga Truk Sampah Tunggu Petunjuk Bupati

untuk meningkatkan jumlah pelanggaan PDAM, namun juga dapat memberi kemudahan untuk masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan PDAM. “Kalau sekarang jumlah pelanggan PDAM sekitar 58.700 lebih, setiap tahun jumlah pelanggan meningkat sekitar 1.500 sambungan baru,” katanya. Sastra Kencana menegaskan, kini pihaknya juga berupaya mengoptimalkan pelayanan dengan melakukan perbaikan sambungan pada sejumlah titik. Upaya ini dilakukan agar air bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pelanggan. “Bisa dicek setiap usai perbaikan pasti bermanfaat dengan meningkatnya tekanan air. Makanya seluruh cabang kita gencarkan perbaikan,” tandasnya. (ad137)

PERBAIKAN - Petugas melakukan perbaikan jaringan guna mengoptimalkan aliran air ke pelanggan PDAM.

Gaji Ratusan THL Satpol PP dan Damkar Belum Dibayar

Gianyar (Bali Post) Ratusan tenaga harian lepas (THL) di Dinas Satpol PP dan Damkar Gianyar mengeluhkan gaji mereka belum dibayar sepanjang 2019 ini. Kondisi ini terjadi karena sejak tahun lalu terjadi pembengkakan THL yang signifikan pada OPD tersebut, sehingga kini pemerintah masih berupaya melakukan pendataan ulang. Made Ayu, salah seorang THL di Dinas Satpol PP dan Damkar Gianyar, mengatakan belum dibayarnya gaji para THL selama empat bulan membuat semangat kerjanya menurun. Selain itu, mereka juga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup seharihari, karena utang di warung sudah menumpuk. Kini keresahan semakin memuncak, lantaran Kepala Satpol PP lama dimutasi. Mereka khawatir akibat mutasi ini akan memicu masalah administrasi, sehingga kerja keras sepanjang awal tahun ini tidak terbayar. “Selama ini kami tetap bekerja dengan risiko yang kami hadapi. Kami hanya berharap Bapak Bupati memberikan jalan keluar, agar gaji kami segera dibayarkan dalam waktu dekat ini. Kami ti-

dak banyak tuntutan kecuali gaji empat bulan yang belum dibayar agar diselesaikan dalam waktu dekat, sehingga biaya kebutuhan keluarga sehari-hari bisa diatasi,” harapanya. Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, pihaknya berupaya secepatnya melakukan penyelesaian permasalahan tersebut. Sementara alasan kondisi ini lama membelit karena pihaknya masih menunggu kajian terkait jumlah THL di Dinas Satpol PP dan Damkar Gianyar yang belum dikirim oleh kepala OPD sebelumnya. “Kenapa kita belum lakukan pembayaran, pertama kita minta kajian atas penambahan dari tahun yang sebelumnya,” ujarnya. Wisnu Wijaya mengungkapkan,

jumlah penambahan THL dari sebelumnya ini cukup signifikan, namun tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada pimpinan di Pemkab Gianyar. “Kenapa ujugujug ada penambahan (THL-red), nah itulah kita minta kajiannya. Dasar menambah apa, jumlahnya berapa dan kenapa?” katanya. Wisnu Wijaya menegaskan, semua kajian tersebut harus dilengkapi, karena ini terkait dengan penganggaran untuk pembayaran gaji. “Kalau penganggaran tidak cukup sesuai jumlah orangnya kan tidak benar. Makanya saya menunggu kajian kenapa meningkat,” tegasnya. Disinggung terkait jumlah THL pada OPD tersebut yang menurut informasi membekak hingga ratusan, Wisnu Wijaya

mengaku belum tahu pasti berapa jumlah peningkatan THL pada OPD tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa dibandingkan 2017, 2018 hingga 2019 telah terjadi peningkatan jumlah THL yang signifikan. Ironisnya, peningkatan itu diisi dengan penempatan kerja yang tidak jelas. “Masa kita harus membayar orang sejumlah itu, di mana ditempatkan mereka kita tidak tahu. Mestinya kan ada analisa terhadap kebutuhan yang ideal,” katanya. Wisnu Wijaya menambahkan, pihaknya mengharapkan Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Gianyar yang baru dilantik Kamis kemarin langsung melakukan pendataan jumlah THL. Ia tidak menginginkan kondisi ini terus berlarut, lantaran kasihan dengan THL yang disiplin menjalankan tugas. “Intinya, Bapak Bupati tetap ingin segera diselesaikan pembayaran itu. Kepala OPD yang baru diharapkan secepatnya membuat kajian,” katanya. (kmb35)

Sinergitas dengan Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan Zona Integritas

Kajati Bali Gelar Sosialisasi di Kabupaten Gianyar

DALAM rangka meminimalisasi tindak pidana korupsi dalam menjalankan program pembangunan di daerah, Kejaksaan Tinggi Bali mengadakan Sosialisasi Peranan Kejaksaan Dalam mendukung Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas di Kabupaten Gianyar. Sosialisasi yang dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Dr. Amir Yanto, S.H., M.H., M.M. ini dihad-

iri langsung oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampingi Wabup Gianyar A.A. Mayun, Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta dan Kajari Gianyar Agung Mardiwibowo, S.H. di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Kamis (2/5) kemarin. Di hadapan para pemimpin OPD dan para perbekel/lurah seKabupaten Gianyar, Kajati Amir Yanto menyampaikan pentingnya

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi yang dipimpin Kajati Bali Dr. Amir Yanto, S.H., M.H., M.M. dihadiri Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampingi Wabup Gianyar A.A. Mayun, Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta dan Kajari Gianyar Agung Mardiwibowo, S.H. di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Kamis (2/5) kemarin.

upaya meminimalisasi tindakantindakan yang bermuara pada kasus hukum. Khususnya dalam pelaksanaan program pemerintah sangat diperlukan sinergitas antara kejaksaan dengan pemerintah. Upaya sinergitas ini adalah dalam upaya mendukung pembangunan berbasis zona integritas. Kepada para pejabat, Amir Yanto juga mengingatkan agar mereka tidak ragu-ragu berkoordinasi dengan pihak kejaksaan sekiranya ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan masalah. Khususnya dalam pelaksanaan program-program pembangunan agar sedini mungkin melakukan koordinasi. Fungsi kejaksaan dalam hal ini bukan sebagai penghambat pembangunan, namun justru membantu proses pembangunan. Amir Yanto juga menambahkan, sebagai sebuah lembaga hukum, kejaksaan dalam fungsinya juga melakukan langkah-langkah preventif di mana saat ini di daerah sudah ada TP4D sebagai tim pendampingan. Tidak ada anggapan bahwa kejaksaan itu lembaga yang sangat menakutkan, pihaknya bertugas memberikan pelayanan bukan minta dilayani. “Kami membuka seluas-luasnya ruang komunikasi untuk para pejabat, jadi silahkan manfaatkan

program pendampingan ini tanpa adanya keraguan,” tegasnya. Amir Yanto menegaskan, pengawasan itu sangat penting, bahwa apa yang dilakukan program pembangunan di daerah benar dan sesuai dengan aturan dan jauh dari tindakan hukum seperti korupsi. Sementara itu, Bupati Gianyar Made Mahayastra mengapresiasi positif program sinergitas pemerintah dengan pihak kejaksaan dalam rangka mendukung pembangunan berbasis zona integritas. Berbagai produk hukum sudah dibuat sebagai pedoman dan merupakan salah satu usaha untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Berdasarkan hal itu, Bupati Mahayastra mengajak seluruh komponen penyelenggara pemerintah khususnya di Kabupaten Gianyar untuk selalu bertindak sesuai aturan hukum. Di samping itu, dalam rangka penetapan zona integritas sebagai upaya mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi, menurut Bupati Mahayastra perlu didukung oleh setiap aparatur pemerintah yang didasari oleh moral, etika, integritas dan profesionalisme dalam pengabdian dalam memberikan pelayanan di masyarakat. (ad136)


JEMBRANA

10

Jumat Pon, 3 Mei 2019

Bupati Artha Pimpin Upacara Bendera Peringatan Hardiknas di Jembrana BUPATI Jembrana I Putu Artha, menghadiri upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019. Bupati Artha menjadi inspektur upacara di lapangan Pecangakan Jembrana, Kamis (2/5) kemarin. Apel melibatkan ratusan siswa SD, SMP dan SMA di Jembrana, unsur ASN, serta TNI/ Polri. Turut hadir lengkap forum komunikasi pimpinan daerah Jembrana serta anggota DPRD Kabupaten Jembrana. Peringatan Hardiknas tahun ini mengambil tema “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif”. Tema ini mengandung makna implementasi otonomi daerah yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan rakyat didasarkan atas aspek kelembagaan, bukan atas kehendak seseorang atau kelompok tertentu. Sehingga setiap langkah penyelenggaraan otonomi daerah diharapkan mampu mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah. Melalui peringatan Hardiknas tahun ini, Bupati Artha yang membacakan sambutan Mendikbud Muhadjir Effendy berharap ke depan, pendidikan dan revolusi men-

tal bisa benar-benar terealisasi dengan baik. Termasuk menyikapi kemajuan teknologi informasi yang pesat dan mudahnya akses jaringan internet yang dikhawatirkan berdampak negatif bagi tumbuh kembang anak-anak. “Hal itu perlu mendapat pengawasan kita bersama, sehingga generasi muda penerus bangsa serta masyarakat kita siap dan mampu bertahan dengan kemajuan tanpa meninggalkan etika dan moral dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Artha saat menyampaikan sambutan Mendikbud Muhadjir Effendy. Muhadjir, kata Artha, meminta semua sekolah dan tempat pendidikan dapat memanfaatkan teknologi sebaik mungkin. Dia meminta para guru bisa menerapkan pendidikan berbasis teknologi tanpa melupakan budaya Indonesia. Tidak lupa, mengakhiri sambutan Mendikbud, Bupati Artha juga berterima kasih dan memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komponen masyarakat Jembrana dan segenap aparat yang telah mendukung terselenggaranya Pemilu serentak pada tanggal 17 April 2019 lalu. Sehingga pemilu berjalan dengan lancar, tertib, aman, serta damai. Pascapemilu diharapkan agar senantiasa kembali men-

jaga situasi/suasana yang kondusif di masyarakat, sehingga pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan terselenggara dengan aman, lancar dan terkendali. Peringatan Hardiknas tahun 2019 di Jembrana juga diisi dengan penyerahan pemenang serangkaian expo pendidikan olahraga tahun 2019. Tingkat SD juara umum I diraih Kecamatan Negara, juara II Kecamatan Jembrana, sementara juara III Kecamatan Mendoyo. Untuk tingkat SMP/MTS, diberikan kepada Kecamatan Negara sebagai juara I, Kecamatan Melaya juara II dan Kecamatan Mendoyo juara III. Dan untuk tingkat SMA, SMK, MA diserahkan kepada SMAN 2 Negara juara I, MAN 1 Jembrana juara II dan juara III diraih SMAN 1 Negara. Sementara untuk guru berprestasi tingkat SD dan SMP, diberikan Kepada Desak Made Ambari, guru dari SDN 1 Dangin Tukadaya sebagai juara atau peringat I dan Yulia Nur Yanti, guru dari SMPN 1 Negara juara atau peringkat I. Sementara kepala sekolah berprestasi diraih I Made Mertayasa, Kepala SDN 5 Baler Bale Agung, memperoleh peringkat I (pertama) untuk tingkat SMP. Kasek berprestasi diraih I Wayan Diadnya, Kepala SMPN 6 Negara. (ad135)

PIMPIN UPACARA - Bupati Artha seusai memimpin upacara peringatan Hardiknas yang digelar kemarin di lapangan Pecangakan Jembrana, Kamis (2/5) kemarin.

Bali Post/kmb26

PIMPINAN DEWAN - Gedung DPRD Jembrana ini dalam lima tahun ke depan akan diwarnai kepemimpinan baru hasil Pemilu 2019. Hal ini setelah Golkar yang hasil Pemilu 2014 lalu kehilangan kursi pimpinan, kembali memiliki hak duduk sebagai salah satu wakil ketua.

Golkar dan Gerindra Berpotensi Duduki Pimpinan Dewan Negara (Bali Post) –

Dengan hasil tersebut, potensi untuk kursi tiga pimpinan DPRD di antaranya PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Gerindra. Terkait kursi pimpinan itu menjadi kewenangan penuh partai masing-masing. PDI Perjuangan yang dipastikan mendapatkan kursi Ketua DPRD, masih menunggu instruksi partai. Beberapa nama kader PDI-P yang berpotensi mendapatkan berdasarkan raihan suara, di antaranya Ni Made Sutharmi, Dewa Putu Mertayasa, dan Ida Bagus Susrama. Ketua DPC PDI Perjuangan Jembrana I Made Kembang Hartawan ditemui belum lama ini mengatakan, ada beberapa nama yang dikirim untuk menentukan

Ketua DPRD dari PDI-P. “Kita kirim dua sampai tiga nama, yang memenuhi kriteria dan diranking baik dari perolehan suara, struktur partai, senioritas dan yang paling penting loyalitas (partai),” ujarnya. Sementara untuk kursi Wakil Ketua DPRD yang sudah hampir dipastikan (menunggu hasil KPU - red) dari Partai Golkar dan Gerindra adalah Wayan Suardika (Golkar) dan I Ketut Sadwi Darmawan (Gerindra). Ketua DPD II Partai G o l ka r K a b u p a t e n J e mbrana I Wayan Suardika mengatakan, untuk menentukan pimpinan DPRD di internal Partai Golkar ditentukan struktur satu tingkat di atas, yakni DPD

I. Namun terkait namanya yang digadang-gadang menduduki kursi pimpinan DPRD itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada struktur partai. “Yang jelas sekarang ini (hasil pleno kecamatan) kami bersyukur dapat meraih enam kursi. Di seluruh Dapil kita mendapatkan kursi, bahkan di Mendoyo dua kursi. Tiga di antaranya caleg new comers,” terangnya. Enam kursi yang diraih Golkar itu, menurutnya, adalah I Wayan Suardika dan I Ketut Gama (dapil Mendoyo), Ni Wayan Wirti (Pekutatan), I Made Sabda (Melaya), dan I Ketut Angpribawa (Jembrana). Terpisah, Ketua DPC Gerindra Jembrana I Kade

Darma Susila mengaku meskipun hasil sementara (pleno lima kecamatan) telah menempatkan Gerindra di nomor tiga, namun pihaknya masih berkonsentrasi mengamankan suara baik pilpres maupun pileg. “Kalau terkait pimpinan (Dewan), kami menunggu keputusan dari pusat. Karena di internal kami seperti itu. Sekarang kami konsentrasi untuk mengamankan suara dulu. Kami masih menunggu hasil pleno KPU Kabupaten,” ujar Darma Susila. Menurutnya, Gerindra meraih empat kursi, di antaranya di Dapil Jembrana, Dapil Negara, Dapil Pekutatan dan Dapil Melaya. Selain itu, untuk di DPRD Provinsi Gerindra menurutnya juga meraih satu kursi. Sebagai informasi, di strutur DPRD Jembrana saat ini dengan jumlah anggota 35 orang, memiliki tiga orang pimpinan Dewan. Satu menjabat Ketua DPRD dan dua orang Wakil Ketua DPRD. Untuk menentukan pimpinan DPRD, ditentukan berdasarkan tiga besar suara partai terbanyak. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Permasalahan yang membelit petani dalam penjualan padi harus menjadi perhatian serius. Petani yang berperan menyediakan pangan semestinya mendapat perlindungan, sehingga tidak dalam posisi merugi. salah satu pihak yang diharapkan dapat berperan aktif adalah Koperasi Unit Desa (KUD) dengan membeli padi hasil petani. Anggota Komisi B DPRD Jembrana I Ketut Suastika, Kamis (2/5) kemarin, mengatakan permasalahan yang membelit petani khususnya saat panen itu semestinya bisa ditang-

gulangi. Solusi jangka pendek, Koperasi Unit Desa (KUD) semestinya aktif membeli gabah petani dengan harga yang wajar, sehingga petani tidak terlalu banyak merugi. Apalagi ada dana talangan dari pemeritah yang salah satu fungsinya untuk membeli gabah petani. Ketika terjadi permasalahan harga padi petani yang jatuh, KUD hendaknya mengesampingkan keuntungan, sebab tujuan awalnya memang untuk menghindari petani tergencet ulah penebas atau saudagar padi. Dengan memaksimalkan fungsi KUD untuk membeli gabah petani bersumber dari

dana talangan pemerintah kabupaten sebesar Rp 5 miliar per tahunnya. Apalagi di saat petani mengalami keterpurukan saat panen seperti April lalu. “Di saat seperti itu, KUD tetap membeli gabah dengan risiko tanpa untung. Ini untuk menumbuhkan semangat petani. Kami berharap dinas koperasi juga memberikan keringanan kepada KUD dalam pengembalian dana talangan,” ujar politisi PDI Perjuangan asal Melaya ini. Bantuan dari pemerintah provinsi untuk Perpadi menurutnya juga semestinya diaktifkan kembali. Sehingga diharapkan

bisa mencakup lebih luas, selain dana talangan KUD dari Pemkab Jembrana. Sementara untuk solusi jangka panjangnya adalah mengganti dengan jenis bibit invari 42 yang lebih tahan terhadap kondisi cuaca dan musim hujan. “Atau dengan bibit padi lainnya. Tentu peran dari PPL dan dinas terkait untuk menentukan waktu dan wilayah dengan menanam jenis yang tepat,” tandasnya. Sejatinya banyak program pemerintah yang mencakup petani dan tujuannya untuk mensejahterakan petani. Mulai dari bibit, pupuk, hingga pascapanen. (kmb26)

Partai Golkar yang pada periode pemilihan legislatif sebelumnya sempat tergeser dari kursi Pimpinan DPRD Jembrana, pada periode lima tahun ke depan berpotensi kembali meraih posisi terhormat itu. Dari hasil sementara yang dihimpun pada pleno di lima kecamatan, Kamis (2/5) kemarin, raihan suara Golkar berada di posisi kedua setelah PDI Perjuangan. Bahkan di masing-masing daerah pemilihan (dapil), Partai Golkar Jembrana dapat meraih kursi dengan total keseluruhan enam kursi. Disusul Partai Gerindra yang membukukan 4 kursi di DPRD Jembrana. Kondisi berbeda dialami Partai Hanura Jembrana dan PKS. Raihan suara kedua partai itu anjlok. Bahkan PKS gagal meraih kursi di DPRD Jembrana. Sementara Hanura dipastikan hanya satu kursi.

Warga Tegalasih Desa Batuagung Keluhkan Jebolnya Trotoar KUD Mesti Aktif Tanggulangi Penjualan Gabah Petani Negara (Bali Post) Sejumlah warga Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana mengeluhkan jebolnya trotoar di ruas jalan tersebut. Menurut warga yang ditemuai, Kamis (2/5) kemarin, trotoar tersebut jebol sudah cukup lama dan hingga saat ini belum ada penanganan. Yang lebih parah trotoar itu jebol di depan sebuah pasraman yang ada di Tegalasih dan sering ada kegiatan keagamaan dan pengabenan massal. “Kami harapkan agar trotoar di sepanjang jalan ini segera ditangani. Karena di sini sering ada kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat. Dulu beberapa kali ada yang terjerembab di lubang trotoar,” kata seorang warga yang men-

gaku bernama Wayan Mur. Trotoar itu katanya jebol sudah cukup lama. Tahun lalu katanya yang diperbaiki di sisi selatan dan itu juga banyak diprotes penduduk karena terlalu tinggi dan sistem drainase tidak bagus. Diharapkan jika ada perbaikan saluran airnya dulu ditangani baru dibangun trotoar. Di wilayah itu, tambah warga lainnya, sering terjadi banjir dan bahkan jika banjir sampai masuk ke dalam rumah. Banjir setiap tahun makin parah. Diharapkan pemerintah jika membangun trotoar melakukan kajian yang lebih baik sehingga banjir tidak makin parah dan air berjalan lancar. Hal yang sama juga dikeluhkan warga di Jalan Danau Sentani, Kelurahan

Lelateng Negara. Trotoar di jalan dekat Hotel Bali Kwi tersebut katanya sudah lama jebol dan tidak ditangani. Diharapkan trotoar jebol tersebut segera diperbaiki. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Darwin dikonfirmasi membenarkan jebolnya trotoar di dua wilayah tersebut. Namun menurutnya perbaikan dilakukan bertahap. Untuk perbaikan trotoar di Jalan Danau Sentani Kelurahan Lelateng katanya dilaksanakan tahun 2019 ini. “Untuk yang di Tegalasih kami programkan tahun 2020,” kata Darwin melalui pesan WA-nya. (kmb)

Bali Post/kmb

JEBOL - Trotoar yang ada di jalan wilayah Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana yang jebol sudah cukup lama dan belum ditangani.


Karangasem

Jumat Pon, 3 Mei 2019

11

Nelayan Bugbug ”Grudug” Satpol PP

Minta Aktivitas Penambangan Pasir di Pantai Ditertibkan Amlapura (Bali Post) Kelompok nelayan di Desa Bugbug, Karangasem beramai-ramai mendatangi alias meng-grudug Kantor Satpol PP Karangasem, Kamis (2/4) kemarin. Mereka menyampaikan aspirasi bersama. Aspirasi itu diterima langsung Kepala Satpol PP Karangasem I Wayan Wage Saputra. Para nelayan meminta petugas agar menindak tegas aktivitas penambangan pasir dan batu ilegal di kawasan pantai. Alasannya, aktivitas itu mengganggu para nelayan karena dampaknya para nelayan tidak bisa lagi menaruh jukung. Perbekel Desa Bugbug I Gede Suteja mengungkapkan, kedatangan kelompok nelayan ini ke Kantor Satpol PP Karangasem guna menyampaikan aspirasi terkait aktivitas penambangan pasir dan batu ilegal yang sejatinya dilakukan sejumlah warga setempat. Adanya aktivitas penambangan ilegal itu, membuat para nelayan terganggu. Pasalnya, hal itu membuat pantai menjadi abrasi, sehingga membuat para nelayan tidak bisa menaruh jukung yang mereka miliki di bibir pantai. Sesungguhnya munculnya

permasalahan ini, kata Suteja, membuat pihaknya bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Camat sudah sempat memfasilitasi dalam membahas persoalan yang relatif pelik itu. Riilnya mempertemukan kelompok nelayan dengan warga yang melakukan aktivitas penambangan. Sesuai regulasi, kegiatan itu tidak diperbolehkan lantaran melanggar aturan. Pihaknya telah membicarakan untuk mencarikan solusi serius, agar mereka menghentikan aktivitas itu. Coba diberikan kesempatan mencari peker-

jaan lainnya. Namun, mereka tidak ada usaha mencari pekerjaan di tempat berbeda. Malah kemudian tetap ngotot melakukan penambangan di sana. “Kami jadi serbasalah. Sebab, semuanya warga kami. Makanya kedatangan saya dan kelompok nelayan ini untuk meminta solusi ke petugas Satpol PP,’’ ujar Gede Suteja sembari menambahkan, pihaknya meminta Satpol PP memberikan solusi terkait persoalan itu. Babinsa Bugbug Subadra menambahkan, berdasarkan

informasi yang dihimpun di bawah, sejumlah warga yang melakukan aktivitas itu sejatinya bukannya orang yang kurang pekerjaan. Bahkan, ada sejumlah warga anaknya bekerja di kapal pesiar. Itu artinya, dari segi perekonomian, mereka cukup punya. “Memang masalah itu harus segera dipecahkan. Supaya tidak ada yang diuntungkan maupun yang dirugikan,’’ harapnya. Bagaimanapun, pinta Subrada, petugas dari Satpol PP itu harus mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku. Kalau memang aktivitas itu melanggar, mau tidak mau harus ditertibkan. ‘’Karena itu, jangan dibiarkan begitu saja. Harus ada upaya mengambil tindakan tegas dalam kaitan memberikan efek jera,” katanya. (kmb41)

Bali Post/kmb41

DATANGI - Kelompok nelayan di Desa Bugbug, Karangasem mendatangi Kantor Satpol PP Karangasem untuk mengajukan aspirasi terkait aktivitas penambangan pasir dan batu ilegal di Pantai Bugbug.

Diguyur Hujan Lebat

Tak Ada Izin Menambang Pasir Pasar Rakyat Tukad Belatung Jadi Kolam Renang

SESUAI aturan, aktivitas penambangan pasir dan batu itu di laut itu memang tidak diizinkan. Pasalnya, hal itu sudah termasuk melanggar aturan. Penambangan ilegal pasir laut itu bukan saja dapat merusak ekosistem laut, juga menyebabkan abrasi pantai. Sudah pasti hal itu dapat mengganggu perumahan warga yang bermukim di dekat pantai. Kepala Satpol PP Karangasem I Ketut Wage Saputra mengatakan, selama ini pihaknya telah melakukan penertiban. Bahkan sudah berulang-ulang mengingatkan warga di sana. Malah sejumlah alat penambang seperti

sidi, sekop dan yang lainnya sudah diamankan. Pengecekan itu dilakukan berdasarkan laporan petugas dan juga masyarakat. Penambangan di timur yang sebelumnya marak itu, kini sudah tidak ada. Di sana dipasangi spanduk larangan melakukan aktivitas galian. Sedangkan yang di bagian barat belum berisi spanduk larangan. Maka dari itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak desa adat. Hal itu harus dilakukan supaya di barat juga dipasang spanduk larangan. Tujuannya, agar tidak ada lagi aktivitas penambangan itu. “Kita kembali lakukan tindakan persuasif lebih dulu.

Warga diberikan pemahaman agar mereka dengan kesadarannya tidak melakukan aktivitas penambangan, karena memang tidak diizinkan,’’ ujarnya. Sesuai aturan, ada surat peringatan sebanyak tiga kali. Memang setelah diberikan surat peringatan ketiga, toh juga tidak direspons, maka mohon maaf, kita akan ambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Perwakilan kelompok nelayan, I Wayan Sudiasa, mengatakan kalau aktivitas penambangan pasir dan batu itu sudah dilakukan warga sejak lama. Aktivitas itu memicu pasir banyak yang terkikis

habis, sehingga hal itu membuat pantai menjadi abrasi. Selain itu, para nelayan kesulitan menaruh perahu di bibir pantai karena sering diterjang gelombang. “Ketika air laut naik pasir terus dikeruk, maka jukung nelayan menjadi korban yakni rusak akibat diterjang gelombang tinggi. Dengan jukung rusak, maka kami tidak bisa melaut,’’ keluh Sudiasa. Untuk memperbaiki dan membuat perahu, memerlukan biaya yang lumayan besar. Semoga kedatangan petugas Satpol PP itu bisa memberikan solusi efektif menyelesaikan aktivitas penambangan yang dikelola warga itu. (nan)

Penyerahan SK CPNS Warnai Apel Hardiknas

Bupati Sumatri Minta Calon ASN Majukan Pendidikan di Karangasem BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri memimpin pelaksanaan apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang ke-111 di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Kamis (2/5) kemarin. Pada apel tersebut, Mas Sumatri langsung menyerahkan ratusan SK CPNS. Upacara Hardiknas itu dihadiri Kepala Kejaksaan, Sekda Karangasem, Forkompinda, Ketua Marcab LVRI, Ketua Organisasi di lingkungan Karangasem. Apel itu juga disinkronkan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-23 dan Hari Buruh Internasional May

Day tahun 2019. Agenda itu diwarnai penyerahan surat keputusan (SK) oleh Bupati Mas Sumatri kepada 199 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Karangasem. SK CPNS itu terhitung per 1 April 2019. Dari SK CPNS yang dibagikan itu, mayoritas tenaga guru yakni 147 orang. Sisanya 48 tenaga kesehatan, dan hanya 5 CPNS tenaga teknis. Bupati Mas Sumatri membacakan salinan sambutan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhajir Effendy. Menteri menegaskan 2 Mei merupakan momentum penting bagi pemangku pendidi-

kan. Peringatan Hardiknas itu, penuh makna, inspirasi, dan motivasi dalam grand design memajukan peradaban nasional. Sesuai tema apel “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”, maka pihaknya berpesan agar tekad menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan itu seyogianya dilandasi hati ikhlas dan kerja keras. “Hal itu sangatlah penting dijadikan fondasi untuk mendidik penerus bangsa. Mari kita satukan tekad untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan dengan disertai niat ikhlas serta usaha keras yang tidak kenal

SERAHKAN SK- Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyerahkan SK CPNS saat apel Hardiknas.

lelah, dalam mengabdi di dunia pendidikan khususnya,” ujar Mas Sumatri. Sumatri berharap, momen peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini bisa dijadikan sarana dalam meningkatkan pendidikan agar lebih berkualitas. Para calon tenaga pendidik yang baru menerima SK itu pun diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan melalui inovasi dan kreativitas lebih baik dalam mengajar. “Untuk peningkatan kualitas pendidikan di segala bidang, utamanya mengentaskan buta aksara di Karangasem. Diperlukan keseriusan dari semua pihak bukan saja mulai guru sebagai pendidik, termasuk orang tua dan masyarakat. Peningkatan mutu dan kualitas pendidikan itu bukan saja dari segi skill, tetapi agar tercipta pendidikan berkarakter. Hal itu harus jadi perhatian serius kita semua, “ imbuhnya. Kadisdikpora I Gusti Ngurah Kartika, menjelaskan rangkaian peringatan Hardiknas di Kabupaten Karangasem telah dilaksanakan sejak tanggal 26 April 2019 lalu. Beberapa kegiatan digelar dengan melibatkan seluruh komponen pendidikan dari TK, SD/MIN, SMP/MTs, SMA/SMK/MAN diramaikan dengan senam massal, pameran pendidikan, pawai budaya dan berbagai perlombaan. “Untuk parade budaya akan dipusatkan di Jalur Sebelas Padangkerta. Startnya dibuka Ibu Bupati di Taman Jagat Karana,” ucapnya. (ad132)

Amlapura (Bali Post) Sesekali wilayah Karangasem masih sering diguyur hujan lebat. Ketika turun hujan deras, hal itu justru membuat Pasar Rakyat Tukad Belatung di Desa Dlundungan, Kubu, Karangasem digenangi air sungai. Akibatnya, pasar rakyat itu seperti kolam renang saja. Pastinya, kondisi itu sangat mengganggu para pengunjung pasar. Realitas itu membuat Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri meminta pasar tradisional itu harus dibongkar total. Kemudian dibangun dengan fondasi lebih tinggi. Perbekel Ban I Wayan Potag mengatakan, setiap turun hujan lebat areal pasar seperti kolam renang akibat digenangi air yang masuk ke pasar. Air bisa masuk ke pasar lantaran aliran air sungai yang datang dari Gunung Agung cukup besar. Sedangkan aliran sun-

gai yang bisa dilewati air itu sudah rata jalan raya karena tertimbun material lumpur limpahan pasir Gunung Agung yang dibawa air sungai. “Setiap hujan lebat pasti air sungai masuk ke dalam areal pasar. Pasar jadinya sepeti kolam renang. Ini akibat air yang datang dari hulu besar sekali. Sedangkan aliran sungai sudah rata dengan jalan raya akibat tertimbun material lumpur dan pasir. Jadi, setiap hujan lebat melanda jalan itu pasti sulit untuk dilintasi akibat air mengalir sangat deras,” keluhnya. Atas kondisi itu, Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri meminta OPD terkait supaya pasar itu segera bisa dibongkar total. Kemudian pasar itu dibangun dengan fondasi lebih tinggi sehingga tidak terendam air. Pihaknya juga meminta dinas terkait agar bisa mengatasi air yang datang dari hulu Gunung

Agung itu. Dengan cara itu, bila hujan deras turun, air itu tidak masuk ke areal pasar. “Air sungai yang bisa lewat di jalan ini harus disedot dialihkan ke sungai yang lain. Kalau masih air itu lewat di sini ya pasti pasar kembali terendam,” jelas Mas Sumatri. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, jalan ini merupakan akses provinsi. Sebelumnya, jalan itu sudah sempat dibersihkan dari material pasir yang menumpuk akibat dibawa air sungai yang deras ketika hujan. “Jalan sudah sering dibersihkan dari provinsi. Tetapi ketika hujan jalan ini kembali dipenuhi lumpur dan pasir. Aliran sungai sudah tertimbun lumpur dan pasir. Itu harus dicarikan solusi supaya air yang datang dari Gunung Agung itu tidak lagi lewat di sini,” jelas Arimbawa. (kmb41)

Kisah Siswi SDN 6 Murniasih dari Lereng Bukit

Jalan Sendirian Lima Jam Bolak-balik ke Sekolah

SEMANGAT siswa SDN 6 Bugbug, Karangasem, Ni Ketut Murniasih, patut diacungi jempol dan ditiru siswa lainnya. Betapa tidak, untuk sampai ke sekolahnya, siswa kelas III itu harus menempuh perjalanan 2,5 jam, dengan berjalan kaki sendirian. Bukan saja setapak jalan datar harus dilewati, tetapi juga lereng bukit yang terjal bahkan masuk hutan seorang diri. Kendati sendirian, Murniasih tak pernah lelah apalagi takut. Kekurangan secara ekonomi tidak menjadikan Murniasih putus asa, malas bersekolah dengan jarak tempuh cukup jauh itu. Bayangkan, untuk tiba di sekolah, Murniasih harus berjalan hingga dua setengah jam. Jadi, pulang dan pergi, ia harus menempuh waktu lima jam. Ia pun melewati perkebunan, lerang bukit, bahkan hutan tanpa ditemani rekannya. Di kiri-kanan yang ramai justru monyet-monyet berkeliaran di lerang bukit Penijinengan. Hebatnya, ia tak pernah takut. Sebab, monyet-monyet itu justru dijadikan teman akrab. Anehnya, anak perempuan berusia 9 tahun itu tidak pernah terlambat sampai ke sekolah sejak tiga tahun sekolah di SD itu. Karena rumahnya jauh, sepulang sekolah Murniasih tidak

langsung bermain layaknya anak-anak seusianya. Ia harus cepat-cepat sampai di rumahnya. Setiba di rumahnya lalu pergi ke sebuah bak penampungan guna mengambil air. Air itu bukan saja digunakan untuk mandi, juga masak dan mencuci. Kendati air yang diambilnya berwarna cokelat, hal itu tidak masalah. Pasalnya, karena keadaan, tidak ada pilihan lain. Sejauh ini, tidak ada pasokan air dari pemerintah ke desanya. Bukan saja air bersih, listrik pun belum menyala di sana. Dengan tidak ada listrik, terpaksa ia pun harus mengerjakan PR itu sebelum gelap atau sesaat setelah mencari air. ‘’Sebab, malam hari tidak ada penerangan,’’ ujarnya. Selain mencari air, ia juga harus membantu orang tuanya mencari rumput untuk pakan ternak. Walau berat pekerjaan itu untuk anak seusia dia, tetapi Murniasih tak pernah mengeluh dengan kondisi ekonomi minim harus dijalani. ‘’Saya harus bekerja keras demi bisa mewujudkan impian kelak menjadi seorang guru,’’ harapnya. Kedua orangtuanya, Nengah Merta dan Ni Ketut Kantin, berharap anaknya tidak putus sekolah walau harus sekolah cukup jauh, lima jam pulang

pergi sehari. “Semoga anak saya bisa mengenyam pendidikan seperti ketiga kakaknya tamat sekolah dasar. Bahkan, kalau bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi. Anak saya sangat bersemangat bersekolah demi mewujudkan impiannya jadi seorang guru,” ujarnya. Cita-cita mulia anaknya itu, membuat Merta penuh semangat dan motivasi bekerja agar kelak bisa menyekolahkan anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga citacita anaknya tercapai. Kepala SDN 6 Bugbug I Gusti Nyoman Dewi mengatakan bangga dan salut siswinya itu tidak pernah terlambat, kendati ia harus berjalan sangat jauh. ‘’Malah sering lebih dulu datang dari teman-temannya yang jarak tempuhnya dekat,’’ ujar Nyoman Dewi. (nan)

Bali Post/nan

Ni Ketut Murniasih

BPJS Hentikan Program JKN RSUD Karangasem

Masa Berlaku Sertifikat Akreditasi RSUD Berakhir Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menghentikan sementara pelayanan Program JKN di RSUD Karangasem. Penghentian sementara pelayan ini diakibatkan masa berlaku Sertifikasi Akreditasi Rumah Sakit Karangasem itu telah berakhir. Lalu, bagaimanakah sejatinya mekanisme pengajuan perpanjangan Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit itu, sehingga sertitikat akreditasi baru pihak RSUD Karangasem itu justru belum turun? KADIS Kesehatan Karangasem I Gusti Putra Pertama membenarkan pihaknya telah menerima surat terkait penghentian sementara program JKN di RSUD Karangasem. Surat penghentian sementara program JKN itu diterima per Selasa (30/4). Terhitung pengh-

entian sementara program JKN itu per 1 Mei 2019. ‘’Untuk sementara RSUD tidak bisa memakai BPJS. Tetapi nanti ada rujukan online dari puskesmas. Sistem rujukan akan muncul di puskesmas ke mana pasien itu akan dirujuk,’’ ujarnya.

Dari puskesmas itu akan diberikan penjelasan ke mana pasien itu akan diarahkan terutama rumah sakit terdekat. Seperti ke RS Pratama Singaraja, Klungkung atau justru BaliMed. Putra Pertama menambahkan, sementara pihak RSUD Karangasem di-off. Pasalnya terkendala syarat utama kerja sama itu harus Sertifikat Akreditasi RSUD itu masih masa berlakunya. Pihaknya sejauh ini telah mengajukan aplikasi Akreditasi RSUD yang baru. Hal itu sudah dilakukan 22 April lalu karena sertifikat lama berakhir 24 April. Namun hingga saat ini sertifikat yang baru belum keluar. ‘’Kita baru beberapa hari mengikuti akreditasi itu. Jadi,

perlu waktu agar sertifikat akreditasi itu keluar. Sekarang masih ada proses di komisi akreditasi rumah sakit. Prosesnya tidak terlalu lama. Paling lambat dua minggu biasanya sudah bisa keluar,’’ jelasnya. Pihaknya juga akan memberikan surat edaran ke puskesmas, sehingga masyarakat tetap terlayani. Pelayanan juga tetap berjalan cuma di puskesmas, tidak di RSUD Karangasem. ‘’Kita sudah menggelar rapat terkait pembagian rujukan pasien ke mana pasien itu akan dirujuk, bila ada pasien yang memerlukan rujukan,’’ tegas Pertama. Dilakukan Pihak BPJS Sementara itu, Direktur

RSUD Karangasem I Wayan Suardana mengatakan penghentian sementara pelayanan program JKN di RSUD Karangasem itu dilakukan pihak BPJS. Penyebabnya adalah Sertifikat Akreditasi itu. Atas kondisi ini, pasien peserta JKN-KIS apabila berobat ke RSUD Karangasem untuk sementara tidak dilayani. ‘’Kita sudah melaksanakan akreditasi 22-25 April lalu. Kita masih menunggu terbitnya Setifikat Akreditasi itu. Semoga segera bisa diterbitkan,’’ harap Suardana. Kepala Cabang BPJS Klungkung Endang Triana Simanjuntak membenarkan BPJS menghentikan sementara program JKN di RSU Karangasem. ‘’Penghentian itu mulai berlaku

per 1 Mei 2019,’’ ujarnya. Simanjuntak menambahkan, penghentian sementara pelayanan Program JKN itu dikarenakan Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah Karangasem itu telah berakhir. Menurutnya, Sertifikat Akrediansi rumah sakit ini sangat penting. Pasalnya, sertifikat akreditasi itu merupakan bentuk perlindungan pemerintah dalam memenuhi hak setiap warga agar mendapatkan pelayanan yang layak dan bermutu. ‘’Sesuai UU Nomor 44 Tahun 2019 tentang Rumah Sakit pasal 40 bahwa upaya meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit itu wajib dilakukan akreditasi secara berkala minimal tiga tahun sekali. Pihak

rumah sakit sudah melakukan reakreditasi perpanjangan sertifikat itu. Tetapi sertifikatnya belum keluar. Karena belum terpenuhi, maka kami belum bisa memberikan kebijakan. Ranah itu ada pada Kementerian Kesehatan dan Komite Akreditasi Rumah Sakit,’’ ujarnya. Jika sertifikat itu keluar, kata Simanjuntak, maka pihaknya bisa kembali menjalin kerja sama itu. Pihaknya tidak berani menjamin rumah sakit tanpa akreditasi. Khawatirnya bila ada hal-hal yang berhubungan dengan kasus hukum. Sebab, tidak ada perlindungan hukum di dalamnya. Hanya, untuk kasus gawat darurat masih bisa dilayani melalui BPJS. (nan)


KLUNGKUNG

12

Jumat Pon, 3 Mei 2019

Kasus SMAN Satap Nusa Penida

DAK Diduga Digunakan untuk Kepentingan Pribadi Semarapura (Bali Post) Kejari Klungkung kini sedang melakukan pemberkasan dari kasus dugaan korupsi DAK Kemendikbud yang melibatkan tersangka Kepala SMAN Satap Nusa Penida, I Nyoman Beres. Setelah dijebloskan ke Rutan Klungkung, kini proses pemberkasan itu dikebut sebelum diserahkan kepada jaksa peneliti. Apabila sudah dinyatakan lengkap, maka tahapan selanjutnya dinyatakan P-21, sebelum dilimpahkan ke pengadilan. Kacabjari Nusa Penida Luga Harlianto, Kamis (2/5) kemarin, mengatakan pascapenahanan Beres, pihaknya tidak lagi melakukan proses pemeriksaan saksi. Proses tersebut dengan menghadirkan sekitar 25 saksi, sudah dirasakan cukup untuk menuntaskan kasus ini. Disinggung mengenai adanya dugaan keterlibatan pihak lain terhadap kasus

ini, dari bukti dan keterangan saksi-saksi, dikatakan belum ada mengarah pada tersangka lain. “Uang itu diterima sendiri dan dikelola sendiri. Jadi, sejauh ini tidak ada keterlibatan orang lain. Tetapi, meski demikian tidak menutup kemungkinan keterlibatan pihak lain ke depan itu ada,” tegasnya. Mengenai penggunaan anggarannya, ini sudah ter-

SOSOK Menangkan Persaingan PADA pemilu tahun ini, Partai NasDem mampu menjaga persaingan. Ini terlihat di Kabupaten Klungkung, NasDem berhasil menambah dua kursi, dari sebelumnya hanya satu kursi. Bahkan, NasDem menjadi satu-satunya partai, yang mampu menambah perolehan kursi di DPRD Klungkung, selain PDI-P. Sebab, rata-rata partai lainnya semua kursinya berkurang. Demikian disampaikan Ketua DPD NasDem Klungkung Ketut Sukma Sucita, Kamis (2/5) kemarin, menanggapi hasil positif yang diperoleh NasDem Klungkung tahun ini. Menurut Sukma Sucita yang juga caleg incumbent ini, tiga kursi tersebut diperoleh dari dapil Kecamatan Klungkung, atas nama dirinya sendiri, Dapil Banjarangkan Ida Ayu Made Gayatri dan Dapil Dawan Wayan Mudayana. Total NasDem tahun ini memperoleh 3.399 suara. Dia memastikan, capaiannya ini dijauhkan dari praktik money politics, yang disinyalir marak dalam persaingan beberapa hari menjelang pemilu. Sebab, penambahan dua kursi ini sebagai bentuk kejelian melihat peluang di tengah ketatnya persaingan antarcaleg maupun partai politik. “Kami tidak ingin menodai pelaksanaan demokrasi yang sudah semakin matang dengan cara-cara seperti itu,” tegas Sukma Sucita. Meski menjadi satu-satu partai politik yang mampu mengikuti jejak PDI-P, pihaknya mengaku tetap tidak puas. Sebab, dalam pemilu serentak tahun ini, NasDem Klungkung menargetkan bisa merebut empat kursi, ada di setiap kecamatan. Tetapi, target itu meleset karena NasDem gagal merebut kursi dari dapil Kecamatan Nusa Penida. “Target kami meleset sedikit di Nusa Penida. Tentu akan kami evaluasi lagi. NasDem tentu tetap konsisten dengan gaya politik tanpa mahar yang diusung dari pusat ke daerah. Pemilu berikutnya, tentu targetnya nambah lagi,” tegasnya. (gik)

tuang jelas dalam hasil audit BPKP. Selain dugaan adanya kekurangan volume pengerjaan dan pemalsuan, juga ada dugaan dananya digunakan untuk kepentingan pribadi. Tetapi, pihaknya enggan menjelaskan lebih jauh mengenai dugaan tersebut, seperti apa persis kesalahan fatal yang dilakukan tersangka, khususnya detail dugaan dananya ada digunakan untuk

kepentingan pribadi. Kepentingan pribadinya seperti apa, dia menegaskan akan menjelaskan seutuhnya ketika prosesnya sudah masuk dalam tahapan persidangan. Pihaknya khawatir, bila itu diungkap semua saat ini, akan ada upaya-upaya untuk mengaburkan keterangan maupun barang bukti. “Setelah tersangka ditahan, sejauh ini juga tidak ada permintaan penangguhan penahanan,” kata Luga. Sebagai upaya pencegahan terhadap terjadinya kasus serupa, pihaknya mengingatkan agar sekolah lainnya atau lembaga pemerintah daerah lainnya, bisa memanfaatkan

peran TP4D (Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah). Kalau ada proyek besar, kemudian awam dalam eksekusinya, bisa dikonsultasikan lebih dulu dengan TP4D. Luga menegaskan, tentu dengan koordinasi, nanti akan diberikan pendampingan agar tidak ada pelanggaran hukum. “Mengenai JPU (Jaksa Penuntut Umum), nanti juga ada tim dari Kejari Klungkung. Kami akan berkolaborasi,” tegasnya. Terhadap kasus Beres ini, pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti. Seperti dokumen-dokumen pencairan, proposal, gambar, denah, keterangan saksi-saksi.

Seluruh bukti-bukti itu dirasakan cukup untuk menyeret tersangka ke meja hijau. Seperti berita sebelumnya, Kepala SMAN Satap Nusa Penida I Nyoman Beres, akhirnya resmi ditahan pihak Kejari Klungkung di Rutan Klungkung, Selasa (30/4) lalu. Dia ditahan setelah hampir enam bulan menyandang status tersangka. Penahanan dilakukan dengan pertimbangan untuk memudahkan proses pemanggilan dan pemeriksaan, serta agar tidak ada upaya melarikan diri. Sebab, setelah jadi tersangka, Beres mulai sulit dihubungi, bahkan sudah lama tak ngantor. (kmb31)

”Uang itu diterima sendiri dan dikelola sendiri. Jadi, sejauh ini tidak ada keterlibatan orang lain. Meski demikian tidak menutup kemungkinan keterlibatan pihak lain ada.”

Luga Harlianto

Bupati Suwirta Percepat Keberangkatan Anak KK Miskin Bekerja ke Kapal Pesiar BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta membuka pelatihan tenaga kerja ke luar negeri, di ruang rapat Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, Kamis (2/5) kemarin. Kegiatan ini merupakan komitmen Bupati

Suwirta dalam menuntaskan KK miskin yang ada di Kabupaten Klungkung. Bupati Suwirta menegaskan komitmen itu segera diwujudkan dengan mempercepat proses keberangkatan anak KK miskin bekerja ke kapal pesiar. Acara tersebut dihadiri

Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali Dewa Gede Ngurah Byomantara serta Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Klungkung I Nyo-

PELATIHAN - Bupati Suwirta saat hadir dalam pelatihan anak KK miskin ke luar negeri, dan memberi dasar petunjuk agar siap bersaing dalam dunia kerja.

HUT Kodam IX/Udayana

man Suwirta menyampaikan kegiatan ini merupakan komitmennya dalam menuntaskan KK miskin yang ada di Kabupaten Klungkung. “Kegiatan pelatihan ini harus diikuti dengan sebaik-baiknya dan tentunya jangan nanti sampai ada yang tidak serius,” ujar Bupati Suwirta di hadapan para peserta pelatihan tenaga kerja ke luar negeri. Lebih lanjut, Bupati Suwirta berharap setelah nantinya selesai mengikuti proses pelatihan para peserta juga bisa ikut terjun langsung ke lapangan menyambut tamu yang datang berkunjung ke Kerta Gosa maupun Monumen Puputan Klungkung. Sambil belajar bahasa Inggris, untuk menyempurnakan kemampuannya. “Manfaatkan pelatihan ini dengan niat yang sungguh-sungguh agar perjuangan kalian tidak sia-sia,” harapnya. Bupati juga meminta kepada para peserta yang sudah lolos seleksi ini nantinya bisa selalu menjaga penampilan dan kerapian dalam mengikuti pelatihan. Jaga penampilan dan kerapian diri masing-masing dengan baik. Selain itu, Bupati juga menambahkan agar masyarakat yang berminat terutama KK

miskin segera bisa melapor kepada perbekel masingmasing untuk mendapat tindak lanjut dalam proses pendaftaran. “Saya sudah tugaskan dinas terkait agar bekerja sama dengan perbekel mengurus pendaftaran ketika masyarakat yang nantinya masih ada mengikuti seleksi,” tegas Bupati Suwirta. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya mengatakan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yakni untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja dan meningkatkan kualitas SDM melalui keterampilannya, agar bisa bersaing di dunia kerja. “Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 20 orang yang sudah lolos seleksi dari sebelumnya ikut mendaftar sebanyak 106 orang,” katanya. Pelatihan ini sepenuhnya diberikan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali yang nantinya memberikan pembekalan kepada para peserta tenaga kerja keluar negeri. “Para peserta akan mengikuti pelatihan di kampus selama 3 bulan setelah itu dilanjutkan ke hotel selama 2 bulan,” ujarnya. (ad128)

Operasi Keselamatan Agung

Bersih-bersih Sampah Plastik di Klotok Wakapolres Turun ke Sekolah

Semarapura (Bali Post) TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat kompak turun ke Pantai Klotok, Kamis (2/5) kemarin. Ini sebagai gerakan bersama dalam memerangi sampah plastik yang sudah kian mengancam kelestarian lingkungan, khususnya pantai. Upaya ini diharapkan bisa menjadi contoh, dalam upaya menanamkan kecintaan terhadap lingkungan dan upaya bersama menekan penggunaan plastik, sebagaimana upaya yang digagas Pemprov Bali. Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi. Paulus Joni Simbolon mengatakan, kegiatan karya bakti dalam rangka memperingati HUT ke-62 Kodam IX/Udayana, dapat dijadikan contoh oleh masyarakat untuk selalu hidup bersih dalam kesehariannya dan mengurangi penggunaan sampah plastik. Kegiatan ini selain mensukseskan program pemerintah daerah dalam memerangi sampah plastik, hal ini juga merupakan perwujudan dari kemanung-

galan TNI dengan rakyat untuk berpartisipasi menjaga kondisi lingkungan sekitar, agar bersih dan terbebas dari sampah plastik. “Mari kita tumbuhkan kesadaran tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan, serta mendukung pelaksanaan Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Selalu menjadi pelopor sehingga pelestarian lingkungan seperti kawasan suci Pantai Watu Klotok ini tetap terjaga,” tegas Letkol Paulus Joni Simbolon. Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota TNI/Polri, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung serta jajarannya dan masyarakat setempat. Sebelum pelaksanaan kerja bakti dimulai, terlebih dahulu dilakukan apel karya bakti bersama yang dipimpin oleh Dandim 1610 Letkol Inf. CZI. Paulus Joni Simbolon. Dihadiri Bupati Klungkung dan para

kepala satuan kerja polres dan pemda. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan bersih lingkungan dengan sasaran di areal Pura Watu Klotok serta bibir pantai, dan saluran air yang tersumbat. Kegiatan diharapkan dapat dilakukan secara rutin jangan pada waktu-waktu tertentu saja, agar Klungkung selalu bersih dari sampah plastik. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan, kegiatan aksi bersih sampah plastik sudah sering dilakukan di Klungkung. Namun, masyarakat belum menyadari bahayanya sampah plastik. Dia ingin masyarakat sadar tentang bahaya sampah plastik dimulai dari diri sendiri. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kodim 1610/Klungkung yang telah menggelar kegiatan karya bakti bersih sampah plastik. “Semoga kegiatan ini menjadi contoh dan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Bupati Suwirta. (kmb31)

Bali Post/kmb31

SAMPAH PLASTIK - TNI-Polri dan masyarakat saat bersih-bersih sampah plastik di Pura Watu Klotok dan pesisir pantai setempat.

Semarapura (Bali Post) Operasi Keselamatan Agung 2019 selama 14 hari dimanfaatkan jajaran kepolisian untuk menekankan kepada pengguna jalan agar mematuhi aturan berlalu lintas, khususnya kepada para siswa. Wakapolres Kkungkung Kompol Ida Bagus Dedi Januartha, langsung turun ke sekolah-sekolah. Seperti Kamis (2/5) kemarin, Wakapolres turun ke SMAN 2 Semarapura. Wakapolres Klungkung didampingi Kanit Keamanan dan Keselamatan, Satlantas Polres Klungkung Ipda Made Wirka, tak ingin menyia-nyiakan momen tersebut. Ia memanfaatkan kesempatan itu untuk bertatap muka dengan para siswa setempat. Menekankan kepada siswa agar sadar untuk mematuhi aturan berlalu lintas. Mengingat, Polres Klungkung sedang menggelar Operasi keselamatan Agung 2019 selama 14 hari dari 29 April sampai dengan 12 Mei nanti. “Kami ingin memaksimalkan pencegahan, menertibkan para pengendara atau pengguna jalan yang belum tertib berlalu lintas, agar mulai paham dan ikuti aturan.

Apalagi, kalangan pelajar paling rentan terlibat lakalantas,” katanya. Kepada siswa setempat, pihaknya menekankan agar tidak menggunakan kendaraan bermotor selama masih belum memenuhi syarat. Kalau sudah memenuhi syarat diminta untuk lebih berhati-hati saat berkendara, gunakan perlengkapan berkendara mulai dari helm berstandar SNI, spion lengkap, sepeda berstandar (bu-

kan modifikasi), serta lengkapi surat-surat berkendara mulai dari STNK dan SIM. “Terpenting tetap taati peraturan lalu lintas dengan selalu mengutamakan keselamatan diri saat berkendara,” tutur Wakapolres saat berkesempatan menjadi irup upacara di sekolah itu. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Taufan Rizaldi mengatakan, secara simbolis pelaksanaan perdana dimulainya Operasi

Keselamatan Agung 2019 ini dengan membagikan bunga ke pengendara motor di jalan. “Kita siapkan 100 bunga dan beberapa helm dibagikan kepada pengendara motor di jalan. Hal ini tanda apresiasi kami kepada pengendara yang sudah tertib lalu lintas. Misalnya, menggunakan helm bagi pengendara motor dan pengendara mobil menggunakan saft belt,” ujarnya Kasat Lantas. (kmb31)

Bali Post/kmb31

TURUN KE SEKOLAH – Wakapolres Klungkung Kompol Dedi Januartha saat turun ke SMAN 2 Semarapura.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Pon, 3 Mei 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Bth SPG/B Single min SMA/K Hub.Jl.H.Wuruk No.108

Dcr Karywn min 25th u/guest house d Tuban Kuta 087761426897

Dcr staf Konsultan Pajak S1 Akuntansi Hub:081353825166

Bth Sopir serabutan min.SIM A, biasa bw muatan H.081908070892

Dcr Krywti u/Laundry Gj.Menrik Bisa Tdr Dlm Hub:087861070289

Hotel di Sanur Membutuhkan Staff House Keeping & Food Beverage Hub:0361288446 Urgent

Cr 2 Karyawati u/kerja di Gudang Pakaian.Hb:08123927619/413291

Dcr Marketing P/W Berpengalamn Max3th dlm Bid.Pemasaran Hotel Bawa Lamaran ke Rosani Hotel Jl.Melasti Gg.Lebak Bene, Kuta Tlp:0361-761042/082147231199

B.BP.001.05.19.0000106

B.BP.004.05.19.0000105

Dibutuhkan Asisten Sekretaris Perusahaan Konsultan Arsitektur Min.D1 Email Lamaran & CV ke info@shl.asia/085792640052

B.BP.004.05.19.0000013

BVC Krj Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692

B.BP.001.04.19.0001113

B.BP.004.05.19.0000102

B.BP.001.05.19.0000097

Cr Sgr Senior Western & Indonesian Cook, 3 Waitress pglm Hub.WA 082359514166 B.BP.004.05.19.0000019

Cr Sopir Srbt bs matik+PRT Wnt Bs NaikMtr Tdrdlm 085238127777 B.BP.004.05.19.0000109

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818

B.BP.004.04.19.0000994

G.01

Bakery Bth SPG&Produksi,Wanita Min.SMAMax.30th,085101979497

Dcr Bag.Gdng,Adm bs Comp&srbtn Sari Dana V/8 Hub.087860180816

B.BP.001.04.19.0000970

B.BP.001.04.19.0001111

BIRO JASA

SERVICE BIRO JASA

BALI JAYA TEKNIK

BIRO JASA

KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

Service panggilan BERGARANSI

082331838863 C.0000936-SRV

B.BP.154.05.19.0000118

B.BP.001.05.19.0000100

B.BP.001.05.19.0000050

Dcr PRT Harian 60-75rb/Hr u/di Batubulan 081916746959 B.BP.001.05.19.0000012

Dcr Sopir u.proyek SIM A,Gaji+ Bonus.Blh tdr dlm 087861548333 B.BP.004.05.19.0000104

Dcr sgr Engineering u/di Hotel Hb. 08123631374/085792702328

B.BP.154.05.19.0000117

Dcr Admin Stock, min SMA laki bs Comp.Lam Jl.Gn Himalaya Slt 6 Dps Tlp.418531, 08124646409

B.BP.001.05.19.0000057

Garmen Bth Tng Srbtan Sbnyknya L/P Hub:087860964775,237757 B.BP.001.04.19.0001108

Sardine Restaurant Looking for Hostess, Waitress and Cook must speak English Jl.Petitenget 21 T.0361733617 Mail:sardine@sardinebali.com

B.BP.141.05.19.0000108

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

D.Grand Max 1.3 PU’17 Plat P Banyuwangi 82,5jt, 08123930093

B.BP.001.05.19.0000111

TOYOTA

Dicari Staff Wnt,jaga Toko Smnyk 5hr-2 Off Hub.081236241244

Innova GA/T Bensin Hitam 2016 AsDK 265Jt Ng Bgs 081936034598

DIJUAL RUMAH

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.05.19.0000114

B.BP.001.05.19.0000127

PROPERTY

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY

PROPERTY

DIJUAL RUMAH

DIJUAL TANAH

DIJUAL RUKO

Dijual murah Rumah/villa Terrace Pavilion Jimbaran, S.Pool Parkir 3 Mobil, Rp 2,3M Hp. 08128888867 (bisa Tukar Tambah)

Djl Tnh 92A daerah Tangguntiti Tbn.Hub:Pak Ketut 081353004000

Dijual Rko Sukasada Buleleng DP 10% Bunga Krd 0,83%/Bln Hub:087862017342/081805374433

B.BP.031.05.19.0000129

Rumah di Br.Bernasi Buduk,Luas Tanah 1,3 Are.Hub:085937089333

B.BP.001.05.19.0000101

PROPERTY DIJUAL TANAH

Dijual Murah 3,6M Kavling SHM 480m2 Taman Griya Jimbaran Nusa Dua.Hub Rini 08119707272

B.BP.004.04.19.0000943

Dijual Tanah Bersertifikat di Nusa Penida.Hub:081337542065 B.BP.001.05.19.0000053

Dijual Tanah pinggir Jln.Patih Nambi 2,35are Hub.081916745444 B.BP.004.05.19.0000110

B.BP.001.05.19.0000107

PROPERTY DIJUAL VILLA

Jual Murah Villa / Rumah di Jl.Raya Kampial Nusa Dua,Cocok utk Kantor/Usaha/Tempat Kost, Dekat Mulia Hotel, Pantai Pandawa.Rp1.2M.Hp. 08128888867 B.BP.031.05.19.0000116

Jual Murah Villa Mewah Bs 16 Unit (1 Unit Sudah Jadi) LT:20 are,IMB Sudah Jadi,Pagar Keliling Kampial Nusa Dua Dekat Mulia Hotel, Pantai Pandawa. Rp 7,8 M. Hp. 08128888867 B.BP.031.05.19.0000123

B.BP.004.04.19.0000554

Jual/Sewa cepat Ruko 2lt SHM 104/B.160 tepi jalan besar Cokroaminoto Nego Hub.087856227779

B.BP.004.05.19.0000112

PENGOBATAN Airan min sht sembuhkan Strok, Maag,Diabet,Tumor 081280288468

B.BP.004.05.19.0000103

KEHILANGAN Hlg BPKB No.H-09743633-O, DK 77LB. an.Anak Agung Gde Rai B.BP.001.05.19.0000054

Hlg BPKB No.D 1813620-O DK 3019 LC, A/N:I Nyoman Gosih B.BP.001.05.19.0000055


BANGLI

14

Jumat Pon, 3 Mei 2019

Buka Lomba Lagu Pop Bali RPKB FM

Sekda Giri Putra Nyanyikan ’’Suksma Bangli’’ untuk Semangati Peserta

PIALA - Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra menyerahkan piala kepada pemenang lomba lagu pop Bali yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi Radio Publik Kabupaten Bangli (RPKB) 102,4 FM ke-2 tahun.

MEMPERINGATI hari jadinya yang ke-2, Radio Publik Kabupaten Bangli (RPKB) 102,4 FM menggelar lomba lagu Pop Bali, Kamis (2/5) kemarin. Lomba yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra, M.M. diikuti 21 peserta dari perwakilan SMA/ SMK se-Kabupaten Bangli. Sebagai pembukaan lomba, Sekda Giri Putra tampil di atas panggung sebagai peserta istimewa, menyanyikan lagu ‘‘Suksma Bangli’’ untuk menyemangati peserta lomba. Sekda Giri Putra pada kesempatan itu mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena sangat sejalan dengan arahan Gubernur Bali dalam pelestarian seni dan budaya Bali. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif, apalagi dinilai oleh juri-juri yang sangat berkompeten di bidangnya. Ada Agung Wiradana, De Ama Dhyastha dan Tri Puspa yang tentu sudah sangat dikenal di kancah belantika musik Bali. Melalui lomba ini, Sekda Giri Putra juga berharap, baik peserta maupun pemenang lomba, bisa mengikuti jejak

para juri, menjadi artis lagu pop Bali masa depan. “Sekarang bernyanyi bukan sekadar hobi, tetapi sudah menjadi industri yang bisa memberikan pekerjaan dan kehidupan yang lebih layak. Mudah-mudahan pemenang bisa menjadi arti Bali berikutnya,” ucapnya. Sekda Giri Putra juga berharap, lomba lagu pop Bali tingkat SMA/SMK yang dilaksanakan kemarin, bisa menjadi ajang untuk mengasah bakat dan menemukan bibitbibit unggul, yang ke depan diharapkan bisa menjadi dutaduta Kabupaten Bangli, dalam perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB). “Saya yakin di Bangli banyak sekali bakatbakat penyanyi yang sangat potensial. Mudah-mudahan melalui ajang ini, akan bermunculan penyanyi-penyanyi baru yang diharapkan bisa menjadi duta Bangli dalam PKB mendatang,” harapnya. Di akhir sambutannya, Sekda Giri Putra juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada RPKB yang ke-2, dan Kota Bangli yang ke-815. Pihaknya berharap ke depan RPKB bisa semakin eksis

dan memberikan sajian yang menghibur dan ispiratif bagi masyarakat. Selain itu, RPKB juga diharapkan bisa menjadi media yang bisa menyebarluaskan program pembangunan yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemkab Bangli. Sehingga masyarakat Bangli khususnya, mengetahui apa saja yang sudah dikerjakan, sedang dikerjakan dan akan dikerjakan oleh Pemkab Bangli. Sementara itu Kabag Protokol Setda Kabupaten Bangli Cok Bagus Gede Gaya Dirga dalam laporannya menyampaikan, kriteria penilaian dalam lomba, meliputi teknik vokal/ intonasi, penghayatan lagu, gesture (ekspresi wajah), sikap dan pakaian. Selain untuk memeriahkan peringatan HUT ke-815 Kota Bangli dan hari jadi RPKB FM yang ke-2, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberi ruang bagi calon-calon penyanyi baru di kancah belantika musik Bali, serta untuk memupuk rasa cinta generasi muda, khususnya di Bangli pada budaya Bali melalui lagu pop Bali. Melalui kegiatan lomba lagu pop Bali ini, ia berharap RPKB

semakin dikenal dan dicintai oleh masyarakat. Melalui program Subali, sambung dia, RPKB FM juga sudah menyapa masyarakat dengan tembangtembang pop Bali ter-up to date. Selama ini program Subali sangat diminati oleh masyarakat. Terbukti, saat melakukan interaktif, tidak hanya masyarakat Bangli, tetapi banyak penelepon dari luar Bangli yang me-request lagu atau hanya sekadar berkirim-kirim salam. Pada kesempatan itu, Cok Dirga juga menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi KPID Bali terhadap RPKB. Pada perhelatan KPID Award 2018 lalu, RPKB FM masuk nominasi acara berita terbaik. Tentu ini sangat membanggakan dan bisa menjadi motivasi untuk terus berkarya. Dari hasil penilaian dewan juri, pemenang lomba lagu pop Bali tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Bangli, juara I diraih oleh Ni Putu Widda Ayudia dari SMAN 1 Bangli, juara II diraih oleh Luh Mila Febriyanti dari SMAN 1 Tembuku, dan juara III diraih oleh Kadek Ayu Sintya dari SMAN 1 Susut. (ad133)

sudah dianggarkan dalam APBD artinya sudah terinci kegiatan apa yang dilaksanakan dan anggarannya,” terangnya. Namun demikian jika pungutan sumbangan di kalangan pegawai dilakukan untuk membiayai kegiatan tambahan yang dirancang di luar anggaran APBD, maka menurutnya itu sah-sah saja dilakukan di internal eksekutif. “Itu bukan kewenangan kami. Kami sifatnya mengontrol APBD,” ujarnya. Dirinya juga menegaskan bahwa pihaknya di dewan tidak memiliki kewenangan untuk membolehkan atau tidak membolehkan eksekutif melakukan pungutan sukarela untuk merayakan HUT. “Itu terserah mereka. Kita tidak ada kewenangan untuk membolehkan atau tidak

membolehkan,” tandasnya. Sebagaimana yang diketahui perayaan HUT ke-815 Kota Bangli ramai dibicarakan masyarakat Bangli di media sosial. Bukan tentang agenda acara yang akan digelar, melainkan tentang adanya pengenaan sumbangan sukarela di kalangan pegawai di lingkungan Pemkab Bangli untuk mendukung pelaksanaan HUT Kota Bangli. Padahal seperti yang diketahui untuk merayakan HUT Bangli tahun ini Pemkab Bangli sudah menyiapkan anggaran yang nilainya mencapai hampir setengah miliar rupiah. Berdasarkan informasi, pengenaan sumbangan tersebut berdasarkan surat yang ditandatangani Bupati Bangli. Dalam surat yang beredar di grup media sosial

tersebut, tercantum besaran sumbangan sukarela yang nilainya bervariasi mulai Rp 2 ribu hingga Rp 125 ribu tergantung jabatan eselon dan golongan. Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra saat dikonfirmasi tak menampik adanya pengenaan sumbangan sukarela di kalangan pegawai Pemkab Bangli. Dia menjelaskan bahwa pengenaaan sumbangan sukarela tersebut bukan hal yang baru. Melainkan sudah dilaksanakan dari tahun ke tahun. Bahkan sebelum kepemimpinan Bupati Bangli I Made Gianyar. Dia juga menegaskan sumbangan untuk mendukung HUT Bangli ini sifatnya sukarela. Jika ada pegawai yang tidak berkenan menyumbang, tidak

masalah. Giri Putra mengatakan, sumbangan sukarela tersebut dikenakan sebagai bentuk bakti pegawai kepada daerah di samping untuk mendukung pelaksanaan HUT Kota Bangli. Diakui Giri Putra selama ini dana yang disiapkan untuk merayakan HUT Kota Bangli relatif kecil. Dengan adanya dana sumbangan sukarela tersebut nantinya bisa dipakai untuk menutupi kekurangan biaya kegiatan HUT. Dikatakan juga bahwa penggunaan dana sumbangan itu ada pertanggungjawabannya. Jika tersisa, maka akan disimpan di kas. “Kalau memang nantinya ini jadi persoalan maka akan kita evaluasi lagi,” imbuhnya. (kmb40)

Dipatok Angka, Dewan Sebut Sumbangan Tak Bersifat Sukarela

Bangli (Bali Post) -

Adanya pengenaan sumbangan di kalangan pegawai di lingkungan Pemkab Bangli untuk mendukung perayaan HUT ke-815 Kota Bangli mendapat beragam komentar termasuk kalangan dewan. Anggota DPRD Bangli Made Sudiasa menilai sumbangan yang dikenakan di kalangan pegawai tersebut sifatnya bukan termasuk sukarela. Sebab ada nominal tertentu yang dipatok bagi pegawai untuk ikut mendukung perayaan HUT. “Kalau sifatnya sukarela, ya mestinya beri kebebasan bagi pegawai untuk benar-benar berkeinginan menyumbang. Berapa mereka inginnya menyumbang,” kata Sudiasa, Kamis (2/5) kemarin. Menurut Sudiasa, untuk menggelar syukuran atau perayaan atas HUT Kota Bangli, Pemkab semestinya bisa mempersiapkannya dengan matang. Baik soal agenda acaranya maupun anggarannya. Jika memang Pemkab Bangli memiliki keinginan melaksanakan syukuran atau perayaan HUT Bangli, namun tidak bisa karena keterbatasan anggaran, maka pungutan sumbangan di kalangan pegawai

boleh-boleh saja dilakukan. Asalkan sifatnya sukarela. Bahkan tak hanya pegawai, menurutnya, Pemkab Bangli juga sah-sah saja jika meminta sumbangan kepada masyarakat Bangli. Dengan mengumumkan kondisi Bangli secara luas kepada masyarakat. “Itu andaikata memang tidak mampu. Tapi menurut saya Pemkab Bangli sangat mampu untuk itu (merayakan HUT). APBD kita Rp 1,3 triliun. Tergantung keinginan pemerintah

daerah saja. Ada gak, keinginan untuk menganggarkan dan memberikan kado istimewa ke masyarakat berupa hiburan seperti yang dilaksanakan kabupaten lain,” kata Sudiasa. Komentar juga disampaikan anggota DPRD Bangli Nengah Darsana. Menurut dia, jika memang perayaan HUT sudah teranggarkan dalam APBD, maka seyogyanya tidak perlu lagi ada pungutan sumbangan di kalangan pegawai. “Kalau

Demokrat Prediksi Kehilangan Satu Kursi

Bangli (Bali Post) – Perolehan suara partai Demokrat di Kabupaten Bangli dalam pemilu 2019 turun. Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara yang telah dilakukan di kecamatan, Partai Demokrat memastikan diri hanya mampu meraih tiga kursi di DPRD Bangli. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli Komang Carles saat ditemui, Kamis (2/5) kemarin, mengatakan, pada Pemilu 2014 partainya berhasil meraih empat kursi di DPRD

Bangli. Namun sayang jumlah kursi tersebut tak bisa dipertahankan dalam pemilu 2019. Sesuai hasil rekapitulasi di kecamatan, jumlah kursi yang didapat berkurang satu menjadi tiga kursi. Meski kehilangan satu kursi, Partai Demokrat dipastikan masih bisa membentuk satu Fraksi di DPRD Bangli. Sebab, sesuai ketentuan, pembentukan fraksi di DPRD Bangli bisa dilakukan jika partai peserta pemilu mampu meraih minimal 3 kursi. Menurut Carles ada beberapa hal penyebab turunnya perolehan suara Partai Demokrat di Bangli. Salah satu yang diakuinya yakni karena pengaruh Jokowi effect. Di samping itu, bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) karena adanya pemisahan Dapil BangliTembuku menjadi Dapil Bangli dan Dapil Tembuku, juga disebut menjadi

penyebab lain anjloknya suara Demokrat. “Suara Demokrat khususnya untuk Tembuku sekarang lima ribu. Dengan perolehan tersebut, untuk mendapatkan satu kursi, lebih, sedangkan untuk dua kursi, kurang. Jadi bisa dibilang perolehan suaranya tanggung. Kalau Tembuku digabung dengan Bangli bisa dapat 7 ribuan. Potensi empat kursi masih bisa bertahan,” jelasnya. Sebagaimana diketahui, sesuai hasil rekapitulasi perolahan suara di empat kecamatan, tak hanya Demokrat, perolehan suara beberapa partai lainnya juga turun. Bahkan lebih anjlok dari Demokrat. Beberapa partai tersebut di antaranya Gerindra, PKPI dan Hanura. Partai Gerindra dan PKPI yang sebelumnya bisa membentuk masing-masing satu fraksi di DPRD Bangli, kini hanya memperoleh masing-masing satu kursi. Sementara Hanura yang sebelumnya bisa mendapat dua kursi dalam pemilu 2014 saat ini diprediksi hanya bisa mendapat satu kursi. (kmb40)

Komang Carles

Satu Parpol Tak Setor LPPDK Bangli (Bali Post) Batas waktu penyetoran laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK) berakhir, Rabu (1/5) sore. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli mencatat, dari 12 partai politik (parpol) peserta pemilu di Kabupaten Bangli yang sebelumnya telah menyetorkan laporan awal dana kampanye (LADK), hanya 11 parpol yang datang ke kantor KPU untuk menyetorkan LPPDK. “Sementara satu partai yang tidak melaporkan yakni Partai Berkarya,” ungkap Komisioner KPU Bangli Gde P Roy Suparman, Kamis (2/5) kemarin. Roy mengaku tak tahu

secara pasti alasan parpol tersebut tak menyetorkan LPPDK-nya. Yang jelas, sebelum batas waktu berakhir pihaknya sudah bersurat ke seluruh parpol termasuk Partai Berkarya untuk mengingatkan kewajiban melaporkan dana kampanye. Hanya, tidak ada konfirmasi dari partai yang bersangkutan. Dia menjelaskan, penyetoran LPPDK merupakan kewajiban yang harus dipenuhi seluruh peserta pemilu, sebagai dasar keterbukaan penggunaan dana kampanye. Jadwal penyetoran LPPDK telah dibuka sejak 26 April hingga 1 Mei pukul 18.00 Wxita.

Roy mengatakan, parpol yang tak melaporkan LPPDK hingga batas waktu berakhir, terancam terkena sanksi. Sanksinya berupa tidak ditetapkannya calon terpilih dari partai tersebut. Sementara itu, pascaberakhirnya batas waktu penyetoran LPPDK, KPU Bangli, Kamis kemarin menyerahkan laporan yang disetorkan parpol tersebut kepada akuntan publik untuk dilakukan audit. Proses audit akan berlangsung hingga 30 hari ke depan. “Nanti di akhir bulan Mei, akuntan publik akan menyerahkan hasil auditnya dan selanjutnya kita akan umumkan,” kata Roy. (kmb40)

KWT di Desa Catur Buat Produk Herbal

Bali Post/kmb40

HERBAL - Produk kosmetik herbal buatan KWT Kenju Wana Sari.

Bangli (Bali Post) Sejumlah kelompok wanita tani (KWT) di Kabupaten Bangli cukup aktif dalam berinovasi mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai jual. Tak hanya berupa penganan, namun ada juga yang mengolah menjadi produk kosmetik. Seperti yang dilakukan KWT Kenju Wana Sari di Desa Catur, Kintamani. KWT yang beranggotakan 40 wanita tani tersebut sejak setahun terakhir membuat aneka produk herbal berupa minyak rambut, lulur, face oil, healing oil dan lainnya. Ketua KWT Kenju Wana Sari Sang Ayu Ketut Budianingsih mengungkapkan, bahan yang dipakai dalam membuat produk herbal di antaranya beras, gamongan, dan bahan alami lainnya yang mudah dijumpai di sekitar pekarangan rumah. Dia menuturkan ide awal mula wanita tani di desanya membuat produk herbal karena bahan alami yang dipakai untuk bahan baku banyak tersedia di rumah-rumah penduduk. Selanjutnya dengan sentuhan binaan dari salah satu perguruan tinggi, wanita tani di desanya yang tergabung dalam KWT kemudian mencoba membuat

produk-produk herbal tersebut. “Saat ini semua kelompok kita membudidayakan tanaman herbal,” terangnya. Selama ini produk herbal buatan KWT Kenju Wana Sari baru dijual terbatas di toko-toko lokal. Belum bisa tembus ke toko modern. Kendalanya karena belum mengantongi izin BPOM dan PIRT. Meski demikian, Budianingsih mengaku permintaan konsumen terhadap produk buatan KWT Kenju Wana Sari cukup banyak. Menurutnya itu karena sudah banyak konsumen yang membuktikan khasiat produk herbal buatannya baik untuk kesehatan. Mengenai harga jualnya, kata Budianingsih bervariasi tergantung jenis dan ukuran produk. Healing oil misalnya, untuk ukuran 100 ml dijual Rp 150 ribu. “Harganya berkisar puluhan hingga ratusan ribu,” ujarnya. Agar ke depan usaha yang dirintis KWT Kenju Wana Sari bisa semakin eksis dan berkembang, dirinya sangat berharap pemerintah dapat membantu memfasilitasi proses perizinannya. Termasuk membantu dalam hal promosi. (kmb40)


Jumat Pon, 3 Mei 2019

Liga Champions

Messi Tak Terhentikan

Barcelona – Luis Suarez menjebol gawang mantan klubnya dan Lionel Messi mencetak gol ganda saat Barcelona menundukkan Liverpool 3-0 pada laga pertama babak semifinal Liga Champions di Nou Camp, Kamis (2/5) dini hari kemarin. Itu merupakan gol ke-27 dan 47 kedua pemain tersebut di semua kompetisi musim ini. Bali Post/ist

DEBES - Laga Tabanan Generation A melawan SSB Akas Gilimanuk di Stadion Debes, Tabanan.

Tabanan Generation dan Putra Angkasa Melaju

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Tabanan Generation A dan Putra Angkasa Kapal memastikan diri melaju ke babak delapan besar dalam turnamen sepak bola Piala Menpora U-14 Rayon Bali. Enam tim berikutnya akan ditentukan pada laga yang dimainkan Sabtu (4/5) besok. Ketua Panpel Gede Made Anom Prenatha di Denpasar, Kamis (2/5) kemarin, menyatakan peserta Piala Menpora Rayon Bali mencapai 29 tim. Enam tim yang menyusul ke babak delapan besar diambil dari Badung Kutsel (2), Denpasar (2), dan Bali Timur (2). “Babak delapan besar digelar Juni nanti. Tim juara akan menjadi wakil Bali berlaga pada seri nasional di Solo, 25-30 Agustus mendatang,’’ ujarnya. Pertandingan Zona Tabanan, Jembrana, dan Buleleng digelar di Stadion Debes, melibatan tim Tabanan Generation A, B, C, dan SSB Akas Gilimanuk. Wilayah Badung Utara diputar di Lapangan Pratu Ketut Ridis diikuti Putra Angkasa Kapal, Badak Putra, Persebata Canggu, dan Jima Putra Dalung. Wilayah Badung Selatan A dipusatkan di Lapangan Yoga Perkanti Jimbaran mempertemukan Putra Perkanthi, SMPN 2 Kutsel, Putra Mumbul dan Purnama Putra Seminyak. Wilayah Badung Selatan B kontestannya Bali United, Putra Pemenang Bali, Sefo Fc Kuta dan MIFA. Wilayah Denpasar A diadakan di Lapangan Damar Cakti dengan peserta Guntur Hotel, Putra Pegok, Mandala United, dan Bina Putra. Wilayah Denpasar B digelar di Lapangan Damar Cakti, melibatkan Damar Cakti, Guntur Paradise, BBC, dan Guntur Banteng. Wilayah Bali Timur (Gianyar, Bangli, Klungkung, Karangasem) dihelat di Lapangan Blahbatuh, Gianyar, diikuti Singa FC, Porba Batubulan, Putra Tresna Celuk, Bebek Bengil, dan Semarapura United. (022)

Gol kedua Messi lewat tendangan bebas yang menakjubkan adalah golnya yang ke-600 untuk Barca. Manajer Liverpool Juergen Klopp hanya bisa tersenyum setelah tembakan melengkung pemain terbaik dunia lima kali itu bersarang di pojok atas gawang pasukannya. “Dia tak terhentikan. Sungguh pukulan yang hebat. Dia pemain kelas dunia tapi saya sudah tahu itu. Tidak mengherankan,” ujar Klopp usai pertandingan. Hasil ini sangat menguntungkan Barcelona kendati harus bermain di Anfield pada laga kedua nanti. Pasalnya, mereka sudah merebut gelar juara La Liga Spanyol. Pelatih Ernesto Valverde pasti akan mengistirahatkan pemain intinya saat melawan Celta Vigo akhir pekan ini. Sebaliknya, Liverpool yang satu poin di belakang pemimpin klasemen Manchester City di Liga Utama Inggris masih harus berjuang

penuh di Newcastle pada Minggu nanti. Kendati demikian, Valverde tetap mengingatkan tim asuhannya akan kebangkitan Liverpool di kandangnya pekan depan. “Mereka masih bisa membuat kami menderita. Hasilnya bagus untuk kami, tetapi peluang Liverpool masih terbuka,” ungkap Valverde. Messi juga memperingatkan rekan setimnya bahwa tempat Barcelona di final Liga Champions belum pasti meski mempunyai modal tiga gol kandang. “Akan lebih baik menang 4-0 daripada 3-0 tetapi itu adalah hasil yang sangat bagus. Kami akan pergi ke atmosfer yang sangat rumit, dengan sejarah yang hebat,” jelasnya. Kapten Barca dan Argentina itu menolak menerima semua pujian atas kemenangan ini dan tendangan bebasnya ke sudut atas gawang lawan yang dijaga Allison Becker. “Itu indah ketika masuk tapi saya berun-

tung bola bersarang di pojok sana. Kita harus lebih bersatu daripada sebelumnya, bersama-sama tim dan para penggemar. Kami mengatakan pada awal musim bahwa kami akan memenangkannya bersama,” tambah Messi. Liverpool mendapat peluang mencetak gol melalui Sadio Mane, J a m e s Milner, dan Mohamed Salah, tetapi penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen dan pemain belakang Barcelona sukses mengamankan jalanya dari kebobolan hingga akhir laga. (afp/kmb)

UTI Pro Bali Sabet Enam Emas Denpasar (Bali Post) Atlet Universal Taekwondo Indonesia (UTI) Pro Bali mendulang 6 keping medali emas, 3 perak dan 3 perunggu pada Kejurnas Taekwondo Piala Bergilir Kapolres Semarang, Jawa Tengah, baru–baru ini. Emas dipersembahkan taekwondoin senior dan junior. Atlet senior yang mendulang emas tercatat Dewa Agung Apri Miartha, Putu Arya Mas Adi dan I Made Krisna Dwipayana, sedangkan di kelompok junior adalah I Kadek Wahyu Cristian dan Ni Kadek Noviza Trinadewi. Satu emas lagi

diperoleh melalui perjuangan taekwondoin Nyoman Radhitya Febriangga pada kelas prajunior (ICTU). Medali perak diraih atlet senior Taruna Yalasena dan Ida Bagus Rai Artha serta Khalifa Putra Mustafa pada kelas ICTU. Medali perunggu disumbangkan atlet ICTU Nazela Salsandria Sinki dan Alexandra Majesty A. Core serta Annisa Irna Purbandari pada kategori senior. UTI Pro Bali menerjunkan 17 taekwondoin putra dan putri di Semarang yang berlaga pada kategori senior, junior dan prajunior (ICTU). (022)

yang ini enggak? Kalau sudah cukup, barulah melangkah pada yang dilaporkan. Sekarang kita tanya mana buktinya kalau merasa ditipu?’’ ujarnya. Andi Fairan mempertanyakan ada perjanjian antara pengadu dengan orang-orang yang diadukan atau tidak? ‘’Kalau dia (Alit Wiraputra - red) kan ada perjanjiannya dengan Sutrisno. Sekarang kita tanya apakah dia ada perjanjian dengan yang diadukan? Misalnya, ada perjanjian kamu bantu sekian saya bayar sekian. Kalau misalnya tidak tepati janjinya, itu berarti kamu tipu saya,’’

kata Andi Fairan. Apakah bukti transfer tidak cukup? Kalau bukti transfer, menurutnya, sudah didapatkan. Bukti transfer di laporan Sutrisno juga sudah didapatkan. ‘’Apakah bukti transfer itu ada kaitannya dengan penipuan? Itu kita kan belum tahu. Misalnya saya kirim uang kepada anda, apakah pengiriman uang tersebut ada unsur pidananya? Misalnya tolong bantu saya buat gambar, kalau yang disuruh sudah membuat gambar ya… clear,’’ tandasnya. Andi Fairan menegaskan,

bila perjanjiannya tersebut sifatnya lisan, harus saksi. Misalnya dalam pertemuan ada saksi mendengar bahwa yang bersangkutan sanggup mengurus izin, itu yang akan diminta penyidik. Sebelumnya, mantan Ketua Kadin Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra melalui pengacaranya, Gusti Randa, melaporkan penerima aliran dana yakni Sandoz, Jayantara dan Candra ke Ditreskrimum Polda Bali, Senin (29/4) lalu. Laporan tersebut masih dalam bentuk pengaduan masyarakat (dumas). (kmb36)

Untuk itu, dia setuju PPDB segera disosialisasikan. Salah seorang warga yang juga guru SMPN 2 Ni Nyoman Ayu Suka Asih mengaku masih bingung soal PPDB. Jika memakai sistem cepat-cepatan dipastikan siswa yang dekat dengan tembok sekolah bisa kehilangan kesempatan sekolah negeri, karena kalah cepat mendaftar. Ini perlu dicarikan solusi agar sekolah tak digembok warga. Kepala SMP Dwijendra Denpasar Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. mengingatkan pemerintah jangan cepat percaya kepada warga yang mengaku anaknya tak tertampung di sekolah. Buktinya, banyak siswa yang sudah

diterima di swasta ditarik lagi ke negeri setelah MOS. Ini yang dia sebut ‘’PPDB karet’’. Ini tak boleh terjadi lagi. Termasuk dia mengusulkan diperketat perpindahan siswa setelah satu semester. ‘’Kami perlu ketegasan dan kejelasan serta kepastian,’’ tegasnya. Waka Kurikulum SMP PGRI 5 Denpasar Ni Made Gamawati juga menyoroti usai PPDB masih ada perpindahan siswa swasta ke negeri. Ini artinya bolong-bolong di negeri masih bisa diisi, namun merugikan swasta. Untuk itu, dia minta izin membuat kontrak dengan calon siswa yang hijrah ke negeri agar swasta tak terus

menjadi pilihan kedua. Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi. sekalipun mendukung model PPDB kali ini, namun tetap geleng-geleng kepala. Apalagi di poin 7 Permendikbud yang tak lagi menggunakan NUN, menghilangkan nilai kompetitif dalam dunia pendidikan. Bagi dia, PPDB bertujuan mulia untuk pemerataan dan menghapus sekolah favorit, namun masyarakat tak bisa dibelokkan begitu saja. Mereka pasti membeludak memilih sekolah yang dianggap favorit. Namun, sebagai pelaksana di unit sekolah akan menjalankan aturan dengan baik. (sue)

Tes Fisik untuk Buat Program Latihan

Gianyar (Bali Post) – Setelah menggodok para pelatih, KONI Kabupaten Gianyar kini fokus pada kesiapan fisik atletnya yang akan mengikuti Porprov Bali 2019 di Tabanan. Sebanyak 651 atlet dari 41 cabang olahraga (cabor) diperiksa oleh 60 orang dari Tim Ganesha Sport Center FOK Undiksha di GOR Kebo Iwa selama dua hari. Menurut Ketua Tim Ganesha Sport Center FOK Undiksa Dr. I Ketut Iwan Swadeshi, M.Or., pihaknya melakukan 16 pengecekan kepada atlet. Pemeriksaan dimulai dari tensi, tinggi, dan berat badan, ketebalan lemak, kecepatan antisipasi, kecepatan reaksi, keseimbangan, kelenturan, kekuatan otot punggung dan tungkai, kekuatan genggaman, kekuatan mendorong dan menarik, situp, push-up, hingga kelincahan dan daya tahan. ‘’Cek fisik atlet disesuaikan dengan karakter cabang olahraganya,’’ katanya, Rabu (1/5). Dijelaskannya, tes fisik awal atlet ini bertujuan agar para pelatih bisa membuat program latihan. Kalau sudah mempunyai data kemampuan awal atlet, pelatih tidak akan meraba-raba jadwal latihan. ‘’Apabila sudah tahu kemampuan awal atlet, otomatis latihannya bisa terprogram,’’ ujarnya. Cek fisik akan dilanjutkan dengan pelatihan hingga dilakukan cek fisik kedua pada Juni mendatang. Hasil tes awal bakal dianalisis oleh tim yang dilanjutkan dengan pemberikan rekomendasi. ‘’Tim akan duduk bersama membaca hasil tes dan bersama-sama membuat program latihan selama tiga bulan hingga tes fisik kedua,’’ tambah Iwan. Sementara itu, Ketua Harian KONI Gianyar Rutawan mengatakan, lewat tes fisik ini akan dilakukan monitoring terhadap perkembangan atlet sebelum bertanding pada Porprov Bali di Tabanan. (kmb16)

SEMARANG - Atlet UTI Pro Bali yang tampil di Semarang.

Fokus Pengadu Setelah itu barulah dilakukan klarifikasi terhadap yang diadukan yaitu Sandoz, Jayantara dan Candra. ‘’Kami belum saatnya menyentuh yang diadukan. Kita masih fokus kepada pengadu. Kita akan memperdalam bukti-bukti, saksi dan dokumen dari yang mengadu. Kalau sudah cukup baru kita melangkah kepada yang diadukan,’’ ungkapnya. Setelah yang diadukan su-

dah diklarifikasi, dilanjutkan gelar perkara. Bila ditemukan tindak pidana maka pengaduan tersebut dinaikkan ke laporan polisi dan dilanjutkan proses penyidikan. ‘’Kalau misalnya tidak cukup bukti akan dihentikan,’’ tandasnya. Proses pengaduan ini tergantung pada yang mengadu. Bila pengadu cepat memberikan bukti, dokumen dan saksi-saksi, prosesnya juga lebih cepat. ‘’Misalnya pengadu melaporkan si A, ini buktinya. Polisi akan minta bukti yang lain, ada bukti

Akses Internet

Bali Post/kmb16

TES FISIK – Atlet Gianyar (kanan) menjalani tes fisik di GOR Kebo Iwa.

Pelayanan noken ini dilayani di sekolah asal atau sekolah yang dituju. Dengan sistem online mereka berlomba mendaftar di sekolah tujuannya saat jadwal yang ditetapkan. Risikonya siapa yang memiliki akses internet tinggi mereka akan menjadi pemenang. Kedua, Disdikpora mengakui surat domisili hanya bagi warga yang KK-nya luar Denpasar namun memiliki anak sekolah di Denpasar untuk memperebutkan jalur zonasi dan prestasi. Mereka tetap

Jumat, 3 Mei 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Darma Santhi (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Krishna Garuda (1) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Talk Show Merah Putih Menanti PLTSa di TPA Suwung 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah, Mepedagingan, Ngenteg Linggih lan Nila Pati (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Tembang Bali 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Solusi Alternatif Reiki Ling Chii 17:00 Wita Dialog Putra SBA

17:30 Wita Seputar Bali Malam 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Bali Now Kembang Layu Bali 21:00 Wita Ocydia Home Shopping 21:30 Wita Ajeg Bali Bali Darurat Sampah 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Pura Dalem Tanjung Denkayu (1) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:00 Wita Ocydia Home Shopping 23:05 Wita Bali Channel

DIKONTRAKKAN tanah kavling, jl Mahendradata, sebelah utara Bali Med, Lok. Jl. Padang Getas Maksimal 20thn langsung. Hub. 082 146 600 663, 081 997 673 488 BP.0000463-bp

diberi noken untuk mendaftar. Melihat potensi lulusan SD di Denpasar tahun ini yakni 14.900 siswa, sedangkan daya tampung di negeri 3.900 siswa, Gunawan yakin sisanya dipastikan diterima di sekolah swasta. Kepala SMPN 2 Denpasar Mercy Viktoria Gigir mengaku gembira dengan model PPDB dua jalur zonasi yang beda dengan tahun lalu. Artinya, beban sekolah makin ringan karena diatur oleh sistem terpusat. Hanya, dia khawatir krodit akan terjadi di seleksi prestasi dengan jatah hanya 4 persen. Artinya hanya 10 siswa diterima di jalur ini.

Bali Post/ist


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Jumat Pon, 3 Mei 2019

Denpasar (Balipost) Hasil pleno setiap kecamatan yang merupakan daerah pemilihan di Kota Denpasar, kini mulai terlihat perolehan suara para caleg dari partaipartai peserta Pemilu 2019. Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber dan hasil pleno kecamatan, dapat diprediksi jumlah kursi yang akan diperoleh setiap partai di DPRD Kota Denpasar. Komposisi sementara anggota DPRD Kota Denpasar lima tahun ke depan diprediksi masih didominasi oleh PDI-P. Bahkan, Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu pada Pemilu 2019 perolehan kursinya mengalami kenaikan dari pemilu sebelumnya. Jika pada Pemilu 2014 PDI-P Kota Denpasar memperoleh 18 kursi, dalam Pemilu 2019 ini meningkat 5 kursi menjadi 23 kursi. Selain PDI-P, partai yang memperoleh tambahan jumlah kursi pada Pemilu 2019 adalah Partai NasDem, dari satu kursi pada Pemilu 2014, kini menjadi 3 kursi. Namun nahas dialami oleh PKS Kota Denpasar. Tiga kursi yang diraih pada pemilu lima tahun lalu, pada pemilu tahun ini harus kehilangan semuanya. Beda dengan PSI yang merupakan partai pendatang baru justru berhasil meraih dua kursi. Sementara kenaikan jumlah kursi PDI-P dan NasDem, berdampak pada tergerusnya jumlah kursi di partai lainnya. Penurunan drastis dialami partai-partai lainnya, seperti Golkar dari 8 kursi menjadi 7 kursi. Gerindra dari 5 menjadi 4 kursi, Demokrat dari 6 menjadi 4 kursi, Hanura dari 4 menjadi 2 kursi. Sementara itu, Ketua KPU Denpasar I Wayan Arsa Jaya mengatakan, untuk pleno di masing-masing kecamatan telah selesai. Terakhir adalah rekap pleno di Kecamatan Denpasar Timur. (kmb16)

Nengah Wiratha Salip Ambara Putra di Posisi Ke-4

Denpasar (Bali Post) Rekapitulasi perolehan suara sementara pemilu serentak 2019 masih terus berlangsung. Hingga pukul 16.00 Wita, Kamis (2/5) kemarin, jumlah kecamatan yang sudah merampungkan rekapitulasi bertambah menjadi 49 dari total 57 kecamatan. Tampak ada perubahan perolehan suara bila dibandingkan Rabu (1/5) lalu. Terutama untuk calon anggota DPD, posisi keempat yang sebelumnya diduduki Gede Ngurah Ambara Putra kini digeser oleh I Nengah Wiratha. Komisioner KPU Bali I Gede John Darmawan mengatakan, rekapitulasi di tingkat kecamatan rampung Jumat (3/5) ini. Mengingat hanya tinggal 5 kecamatan saja. Selanjutnya akan dilakukan pleno di tingkat kabupaten/kota pada 5 dan 6 Mei. ‘’Pleno di KPU Provinsi rencananya tanggal 8,’’ imbuhnya. Data KPU Provinsi Bali, perolehan suara sementara tertinggi masih dipegang oleh Shri IGN Arya Wedakarna MWS dengan jumlah 579.207 suara. Posisi kedua dan ketiga juga masih ditempati Made Mangku Pastika dengan perolehan

Mangku Pastika

AWK

harus ditekankan, karena sekarang ini kompetisi dalam politik itu yang muncul justru dari internal. Kalau kemudian kompetisi internal ini nanti meletus ke depan, menurutnya, PDI-P mulai bisa dikatakan melemah, dalam konteks melemah tetapi masih kuat. ‘’Lemahnya karena konflik internal, dan kuatnya karena masih dominan PDI-P,’’ katanya, Kamis (2/5) kemarin. N a m u n d a r i s i s i n e g atif, Suka Arjawa juga mengatakan bahwa dominan yang terlalu besar itu juga tidak bagus, karena bisa memunculkan ‘’otoriter’’ atau kekuasaan yang seenaknya. Kelemahan PDI-P sebagai partai mayoritas, jangan sampai dimanfaatkan oleh partai-partai kecil untuk memperkuat basis dirinya. Kelemahan ini akan menjadi tantangan yang menarik

dan seksi bagi partai di luar PDI-P. Dalam melakukan fungsi kontrolnya di legislatif, Partai Golkar, Gerindra, NasDem, Demokrat dan partai lainnya yang duduk dalam legislatif harus kritis terhadap PDI-P dari sisi kebijakan terutama di parlemen. ‘’Jika benar menjadi partai ‘oposan’ mengkritisi PDI-P ini, dia bisa mencari nuansa dan perhatian masyarakat Bali, maka akan dapat menguntungkan partainya,’’ katanya. Partai-partai ini harus bekerja sama dalam diskusi, pembuatan kebijakan, dan sebagainya, sehingga dia menjadi kuat, dan hanya itu yang bisa menyeimbangkan politik di Bali nantinya. Artinya, ketika perwakilan di legislatif maupun cara pengungkapannya di masyarakat benar, dia akan bisa memberikan sinyal positif bagi pendukungnya. (kmb16)

Perolehan Kursi PDI-P DPRD Kab/Kota Se-Bali 30 25 20 15 10 5 0

2014

DPRD Bali

2019

33 24

2014

ba Ta

195.796

AA Gde Agung

102.129

Nengah Wiratha

Data berdasarkan rekap 49 dari 57 kecamatan se-Bali

PDI-P Diingatkan Jangan Jadi Kekuatan Otoriter

Denpasar (Balipost) Keberhasilan PDI-P pada Pemilu 2019 sebagai partai mayoritas yang akan menguasai kursi DPRD Bali lima tahun ke depan, menunjukkan bahwa PDI-P masih sangat kuat di Bali. Namun, PDI-P harus berhati-hati terutama dalam soal konflik internal yang bisa melemahkan. Selain itu partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini juga diingatkan jangan menjadi kekuatan otoriter. Hal tersebut disampaikan pengamat politik yang sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Udayana Dr. Drs. I Gusti Putu Bagus Suka Arjawa, M.Si. Ia menilai kekuatan PDI-P tersebut akan terjaga sampai lima tahun ke depan asalkan masing-masing dari anggota PDI-P ini bisa menjaga kohesivitas mereka semua. Itu

Prediksi Suara DPD 219.966

Kuasai Legislatif di Bali

Perkiraaan Komposisi DPRD Denpasar dari hasil rekap pleno PPK dan pengolahan data berbagai sumber. Dapil 1 (Denbar) l Drs. Anak Agung Putu Gde Wibawa – PDI-P l I Ketut Beji, S.E. – PDI-P l Drs. I Wayan Duaja – Golkar l I Gede Westra - Hanura l Drs. I Kompyang Gede – Gerindra l I Gusti Made Wira Namiartha, S.H. – PDI-P Dapil 2 (Denbar) l I Nyoman Karisantika, S.Sos. – PDI-P l Anak Agung Gede Mahendra, S.E., S.H. – PDI-P l Made Muliawan Arya, S.E., M.H. – Gerindra l I Nyoman Tananjaya Asmara Putra – PDI-P l Drs. A.A. Ketut Asmara Putra – Demokrat l Ida Bagus Ketut Wirajaya – PDI-P l I Putu Tjawi, S.H. – PDI-P Dapil 3 (Denut) l I Ketut Suteja Kumara, S.T. – PDI-P l I Wayan Sutama, S.Sos. – PDI-P l Putu Oka Mahendra, S.E. – Golkar l I Bagus Jagra Wibawa, S.H. – PDI-P l Ir. Eko Supriadi – PDI-P l I Nyoman Gede Sumara Putra, S.T. – PDI-P l I Wayan Suwirya, S.Sos. – Golkar l Agus Wirajaya, S.E., S.Ag. – PSI l I Nyoman Sumardika, S.Sos. – PDI-P l Drs. Ketut Sudana, M.Pd. – Gerindra l Ir. A.A. Susruta Ngurah Putra – Demokrat l A.A. Ngurah Gede Widiada – NasDem Dapil 4 (Dentim) l I Gusti Ngurah Gede, S.H. – PDI-P l Putu Metta Dewinta Wandy, S.H. – Golkar l Ir. Ketut Budha – PDI-P l I Made Sukarmana, S.H. – Demokrat l I Wayan Warka, S.S. – PDI-P l I Putu Gde Menala Wisnawa, S.H. – PDI-P l Drs. I Wayan Gatra, M.Si. – NasDem l IB Mayun Komala Putra, S.H. – Golkar Dapil 5 (Densel) l I Kadek Agus Arya Wibawa, S.E., M.M. – PDI-P l I Wayan Suadi Putra, S.T. – PDI-P l I Wayan Mariyana Wadhira, S.T. – Golkar l A.A Gede Putra Ariewangsa, S.S. – Demokrat l I Ketut Budiarta, Amd.Par., S.Sos. – Gerindra l Anak Agung Ketut Sujana, S.H. – PDI-P l I Nyoman Darsa – PDI-P l I Made Setiadi, S.E. – PDI-P l I Gusti Putu Mahaindra Yasa – PSI l I Wayan Sugiarta, S.E. – Golkar l Ida Bagus Ketut Kiana, S.H. – Hanura l I Made Yogi Arya Dwi Putra, S.H. – NasDem

219.966 suara dan A.A. Gde Agung dengan 195.796 suara. Gede Ngurah Ambara Putra yang sebelumnya menempati posisi keempat, kini turun ke posisi keenam dengan perolehan 95.627 suara. Posisi keempat sementara ini ‘’diambil’’ oleh I Nengah Wiratha dengan perolehan 102.129 suara. Tak bisa diabaikan, perolehan suara posisi kelima hingga ketujuh tercatat di atas 90 ribu. Di posisi kelima ada nama H. Bambang Santoso dengan perolehan 95.779 suara. Lanjut di posisi ketujuh ditempati oleh Ni Made Suastini dengan 91.653 suara.(kmb32)

579.207

na n en pa sa r Ba du ng G ia ny ar Bu le le ng Je m br an a Ba Ka ng ra l ng i as em Kl un gk un g

PDI-P dan NasDem Nambah, Milik PKS Direbut PSI

Penghitungan Sementara Suara DPD

D

Perolehan Kursi DPRD Kota Denpasar

2019

sumber : DPD PDIP Bali

Sanksi Oknum Bawaslu ’’Nakal’’ Tunggu Keputusan DKPP Denpasar (Bali Post) Proses sidang kode etik terhadap IKMD, oknum komisioner Bawaslu Karangasem yang diduga melanggar saat mekakukan tugasnya, dilanjutkan dalam sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), Kamis (2/5) kemarin, dengan agenda penyampaian kesimpulan. Namun kesimpulan yang disampaikan para pihak, baik pengadu maupun teradu, tidak dilakukan secara langsung dalam sidang, melainkan penyampaian kesimpulan itu dilakukan para pihak dengan surat elektronik atau email ke DKPP. Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Bali Wayan Wirka, S.H. mengatakan, dalam penyampaian kesimpulan, para pihak memang tidak wajib hadir. Kesimpulan dari pihak pengadu maupun teradu, cukup dikirim melalui email. ‘’Kesimpulan para pihak dikirim lewat email langsung ke DKPP. Para pihak tidak wajib hadir ke Tim Pemeriksa Daerah membawa kesimpulan, cukup dikirim melalui email ke DKPP,’’ katanya kepada Bali Post. Lebih lanjut, dari kesimpulan yang diajukan para pihak, DKPP selanjutnya

akan mengambil keputusan melalui sidang. ‘’Kapan dan di mana, nantinya akan ditentukan langsung oleh DKPP,’’ katanya. ‘’Dalam sidang DKPP, jika dugaan yang dilaporkan terbukti dan benar adanya, maka DKPP akan menjatuhkan sanksi kepada oknum Bawaslu yang nakal itu,’’ katanya menambahkan. Sebelumnya diberitakan, IKMD yang merupakan anggota Bawaslu Karangasem menjalani sidang kode etik di gedung Propam Polda Bali, Kamis (25/4) lalu. Sidang kode etik ini dilakukan Tim Pemeriksa Daerah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) terdiri dari Fritz Edwar Siregar, Ketut Udi Prayudi, Anak Agung Gede Raka Nakula. Dalam aduan terungkap bahwa anggota Bawaslu Karangasem IKMD saat menangani kasus pelanggaran pemilu di Karangasem meminta imbalan senilai Rp 2 juta dari seorang ASN yang sedang menjalani pemeriksaan di Bawaslu, karena tidak netral. Dari dugaan laporan itu, setelah dilakukan investigasi, Bawaslu Bali menemukan pelanggaran kode etik, sehingga dilanjutkan pada sidang kode etik oleh DKPP. (kmb16)

Fakultas Tertua di Unwar

FH Unwar Cetak SDM Berdaya Saing Global Pendidikan FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) merupakan fakultas tertua yang ada di Unwar. Berdiri sejak 17 September 1984, FH Unwar telah mencetak lulusan sumber daya manusia (SDM) sebanyak 5.243 orang. Bahkan, pada yudisium periode April 2019 lalu, jumlah lulusan yang dilepas 269 orang dan jumlah tersebut terbanyak sepanjang sejarah Yudisium FH Unwar. Sampi saat ini, FH Unwar memiliki jumlah mahasiswa aktif 1.731 mahasiswa. Dalam mencetak lulusan SDM yang bermutu, FH Unwar didukung tenaga dosen, tenaga pendidikan dan sarana-prasarana pembelajaran yang berkualitas, serta atmosfer akademik yang kondusif. Saat ini FH Unwar didukung oleh

tenaga dosen tetap sebanyak 58 orang, yang terdiri dari 3 orang guru besar, 25 orang doktor (S-3), 11 orang kandidat doktor, dan 19 orang dosen magister (S-2). Selain tenaga dosen tetap, juga didukung dosen luar biasa dari unsur Guru Besar Unud, birokrat Pemda Provinsi Bali, serta praktisi penegak hukum. Dari segi kurikulum, dalam proses pembelajaran telah dilaksanakan pembaruan melalui semiloka pada Mei 2016 lalu. Di mana, kurikulum yang dilaksanakan berbasis SN-Dikti yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang disebut Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT-Dikti). Apalagi, dengan diberlakukannya Kurikulum KPT-Dikti yang mengacu KKNI tahun

2016, para lulusan diwajibkan memiliki keterampilan kemahiran hukum yang profesional sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah. Seperti profesi advokat, pelatihan mediator, pelatihan legal drafting dan contract drafting sebagai pendukung kompetensi lulusan. Pelatihan legal drafting bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusan, khusunya dalam merancang peraturaan perundangundangan, dari peraturan pemerintah hingga peraturan desa. Di samping juga untuk meningkatkan kualitas lulusan sesuai dengan kurikulum, sehingga memiliki kompetensi khusus di bidang legal drafting dan mampu berdaya saing global dengan skill dan keterampilan khusus yang dimilikinya. Sementara pelatihan contract drafting untuk memberikan ilmu pengetahuan dan praktik kepada mahasiswa dalam membuat draf kontrak yang nantinya dapat digunakan dalam

memfasilitasi kontrak di bidang bisnis, pemerintahan, perjanjian, dan lain se b a g a iny a s e ca ra na si onal maupun internasional. Sehingga mahasiswa FH Unwar memiliki keahlian soft skill yang profesional dalam pembuatan kontrak, baik secara teori maupun praktiknya. ‘’Keterampilanketerampilan inilah yang kami berikan kepada mahasiswa, sehingga lulusan kami memiliki bekal yang lebih untuk bersaing di dunia kerja,’’ ujar Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H., Kamis (2/5) kemarin. Dalam upaya meningkatkan lulusan, di bawah kepemimpinan Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. dibantu Wakil Dekan I Ida Ayu Putu Widiati, S.H., M.Hum., Wakil Dekan II A.A. Sagung Laksmi Dewi, S.H., M.H. dan Wakil Dekan III I Ketut Sukadana, S.H., M.H., FH Unwar juga telah melakukan dan mengembangkan kerja sama dalam skala

FH UNWAR - Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. bersama Wakil Dekan I Ida Ayu Putu Widiati, S.H., M.Hum., Wakil Dekan II A.A. Sagung Laksmi Dewi, S.H., M.H. dan Wakil Dekan III I Ketut Sukadana, S.H., M.H. nasional maupun internasional. Dalam skala nasional, selain bekerja sama dengan Pemda Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota juga telah bekerja sama dengan Mahkamah Agung (MA) dalam melaksanakan pendidikan mediator, dengan Peradi/ AAI dalam melaksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan dengan Kemenkum HAM melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional dalam penyelenggaraan pelatihan legal drafting, serta dengan

Jimly School dalam pelaksanaan contract drafting. Kerja sama internasional telah menjalin MoU dengan Charles Darwin University Australia, Tripura University India, Maharishi University Amerika Serikat, Neigata University Japan, Thammasat University Thailand-Bangkok, University Teknologi Mara Malaysia, University Dili Timor Leste, kerja sama dengan empat universitas di Rusia, Hooge School dan Leiden University Belanda, Kun-Kuk Univer-

sity dan Younsang University di Korea, dan baru-baru ini dengan Vietnam National University di Vietnam dan Royal University Of Law And Economics di Cambodia. Tidak hanya itu, saat ini FH Unwar telah mengusulkan reakreditasi Prodi S-1 Ilmu Hukum agar bisa terakreditasi unggul (A). Di samping juga akan mengusulkan pembentukan Prodi Doktor (S-3) Ilmu Hukum. Bahkan, Prodi Profesi Advokat telah dalam proses pengusulan. (win)

Profile for e-Paper KMB

Edisi Jumat 3 Mei 2019 | balipost.com  

Headline : Pimpin Apel Hardiknas 2019, Gubernur Koster Komit Membangun SDM Bali Unggul

Edisi Jumat 3 Mei 2019 | balipost.com  

Headline : Pimpin Apel Hardiknas 2019, Gubernur Koster Komit Membangun SDM Bali Unggul

Advertisement