Skip to main content

Edisi Minggu 03 Maret 2019 | balipost.com

Page 1

12 HALAMAN

NOMOR 190 TAHUN KE 71

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

Minggu Paing, 3 Maret 2019

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Upacara ’’Melasti’’ KAPWK

Tiba di Segara Klotok Malam Hari Amlapura (Bali Post) Ribuan umat Hindu mengikuti prosesi melasti ke Segara Watu Klotok pada Sabtu (2/3) kemarin, serangkaian pelaksanaan Karya Agung Panca Wali Krama (KAPWK)di Pura Besakih. Dalam upacara melasti kemarin, ribuan pengiring sempat diguyur hujan lebat. Prosesi melasti baru selesai terlaksana malam hari sekitar pukul 19.00 wita.

BPM/gik

MELASTI - Iring-iringan melasti Karya Agung Panca Wali Krama Pura Besakih tiba di Segara Klotok malam hari.

Berdasarkan pantauan Bali Post kemarin, sejak pagi umat Hindu mengikuti upacara nedunang Ida Batara di Pura Besakih. Sekitar pukul 10.00 wita, semua pralingga Ida Batara di-pundut berjalan kaki menuju Segara Watu Klotok. Baru berjalan dua kilometer iring-iringan melasti diguyur hujan lebat hingga membuat pakaian pemundut basah kuyup. Kendati demikian, tidak menyurutkan niat tulus krama untuk ikut melasti ke Segara Watu Klotok. Pralingga Ida Batara

yang paling pertama memargi adalah Catur Lawa masingmasing Ida Batara Ratu Bagus Pande, Ratu Pasek, Ratu Bagus Penyarikan, dan Ratu Dukuh Segening. Setelah itu diikuti oleh jempana-jempana yang lainnya sesuai dengan urutannya. Ketua Panitia KAPWK, Widiartha menambahkan, makna dan tujuan dari upacara melasti ini adalah untuk menyucikan pralinggapralingga

Ida Batara untuk nyangra Puncak Tawur Agung Panca Wali Krama pada 6 Maret nanti. Termasuk sebagai ungkapan terima kasih kepada Ida Hyang Widhi atas anugerah yang diberikan selama ini. Iring-iringan pralingga Ida Batara tiba di Catus Pata, Klungkung sekitar pukul 16.30 wita. Sejumlah pangiring nampak kerauhan, karena ada sejumlah pamedek yang masih membandel berada di atas bale bengong yang posisinya berada lebih atas dari jalan raya. Hal. 11 Terbangkan Drone

Ogoh-ogoh Generasi Milenial Bali

Makin Kreatif dan Inovatif Ribuan ogoh-ogoh besar dan kecil akan diusung pada malam pangerupukan Rabu malam (6/3) mendatang. Ogoh-ogoh mewujudnyatakan gambaran terhadap kepribadian sang buthakala dengan wajah yang amat menyeramkan sebagai simbol kemungkaran dan kebatilan yang ada di dunia ini. Namun, seiring perkembangan zaman, wujud ogoh-ogoh sering pula digambarkan dalam bentuk makhluk-makhluk yang hidup di tribuana, di surge, dan di neraka. Seperti naga, gajah, dan widyadari.

PADA pawai malam pangerupkan Rabu malam, sebagian ogoh-ogoh didesain bergerak dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Masyarakat Denpasar selalu menantikan penampilan ogoh-ogoh dari STT Tainsiat Denpasar. Kali

ini STT setempat membuat ogoh-ogoh besar Kumbakarna yang bisa bergerak sendiri seperti robot dikendalilan menggunakan teknologi. Demikian juga di Sidakarya, banyak warga banjar membuat ogoh-ogoh yang inovatif, namun tetap

dalam bingkai buthakala. Praktisi Agama Hindu yang juga dosen Filsafat Unhi Denpasar, I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H., mengatakan, ada tiga dasar pemahaman dari ajaran Agama Hindu, yaitu satyam (kebenaran), siwam (suci/ke-

bijaksanaan), dan sundaram (unsur kesenian). Dalam pembuatan ogoh-ogoh, kata dia, dalam pembuatannya juga mengandung unsur satyam. Dalam proses pembuatannya, para pembuat ogoh-ogoh dalam hal ini para generasi muda milenial sejati mencari kebenaran. Sebab, ogoh-ogoh yang dibuatnya penuh dengan pemaknaan. Sehingga, tattwa para milenial masuk dalam berkesenian pembuatan ogoh-ogoh. Selain itu, dalam pembuatan ogoh-ogoh juga terdapat nilai-nilai kesucian/kebijaksa-

naan (siwam). S e b a b , dalam prosesnya ada tetimbang wirasa, sehingga menjadi ogoh-ogoh yang bagus. Sementara itu, dalam kreativitas ogoh-ogoh juga mengandung unsur sundaram. Hal. 11 Utamakan Kebenaran

Di Denpasar Dipusatkan di Desa Pakraman OGOH-OGOH identik dengan Nyepi. Mengingat, puncak kemeriahan hari raya Nyepi berlangsung sehari sebelumnya, yakni pada saat malam pangerupukan. Pada malam pangerupukan ini, Rabu (6/3) mendatang, akan dilakukan pengarakan ogoh-ogoh yang dilakukan oleh masing-masing Sekaa Teruna Teruni di masing-masing banjar, kelompok sekaa demen, yang mengakibatkan ribuah ogoh-ogoh diarak keluar mengelilingi desa. Sementara di Catur Muka akan dilalui oleh ogoh-ogoh banjar terdekat. Di Desa Pakraman Kesiman diatur lagi, tak lagi dipusatkan di pempatan By-pass Ngurah

Rai melainkan dibagi tiga yakni Kelurahan Kesiman di depan Kantor Camat Dentim, Desa Kesiman Petilan di pempatan agung Waribang- Sulatri-Supratman, dan Kesiman Kertalangu di pempatan By-Pass Ngurah Rai. Hal. 11 Imbauan kepada Warga

KUMBAKARNA - Ogoh-ogoh Kumbakarna Banjar Tainsiat dalam proses pengerjaan.

BPM/wan

Jangan Sampai Merusak APK Caleg BIASANYA setiap pawai ogoh-ogoh bersamaan dengan tahun politik, selalu ada warga yang menampilkan ogoh-ogoh bernuansa politik. Biasanya menjelang melasti ogoh-ogoh ini disembunyikan oleh pemiliknya, namun baru keluar saat malam pangerupukan. Namun, dari pantauan dan laporan masyarakat, selama ini belum ada yang melaporkan ogoh-ogoh bernuansa politik. Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, yang

dimintai konfirmasi Sabtu (2/3) kemarin, menegaskan, KPU dan Bawaslu Bali tetap menjadikan kemungkinan munculnya ogoh-ogoh bermuatan politik. Alasannya, ada saja yang membuat ogoh-ogoh menyenggol politik. Apalagi pemerintah daerah pun sudah menyampaikan agar ogoh-ogoh bertema pewayangan atau bhuta kala. Selain itu, pihaknya meminta masyarakat pada saat mengarak ogoh-ogoh untuk tidak merusak APK caleg

karena dapat dikenai tindak pidana pemilu. “Tolong pisahkan antara proses keagamaan dengan proses politik yang ada sekarang, lebih dewasalah dalam berpolitik,” tandasnya. Sementara itu, Senin (4/3) besok, umat Hindu di Bali akan melaksanakan prosesi melasti. Partai politik (parpol), tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden serta LO calon anggota DPD RI pada Pemilu 2019 diimbau untuk menurunkan alat

peraga kampanye (APK) di jalur pamargi pelelastian Upacara Tawur Agung Panca Wali Krama Pura Agung Besakih. Imbauan ini dikeluarkan oleh KPU atas permintaan Panitia Tawur Agung Panca Wali Krama dan Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih tahun 2019. Hal. 11 Telah Bersurat

GUNA mendukung pelestarian seni dan budaya, Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan Rp 24 juta dipotong pajak 15 persen menjadi Rp 20.400.000 per Sekaa Teruna (ST) yang membuat ogoh-ogoh. Jumlah Sekaa Teruna di Badung 536 Sekaa Teruna, namun yang mendapat dana motivasi hanya 535 Sekaa Teruna lantaran satu Sekaa Teruna tidak membuat Ogoh- ogoh karena terhalang perbaikan balai banjar.

Sementgara itu, Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung, Sabtu (2/3) kemarin, telah menetapkan pemenang lomba ogoh-ogoh 2019. Penetapan pemenang tiga besar dari enam kecamatan di Gumi Keris ini diawali dengan seleksi 18 besar di masing-masing kecamatan. Kadisbud Badung, Ida Bagus Anom Bhasma, mengatakan seleksi ogoh-ogoh di setiap kecamatan dari 535 Sekaa Teruna di Kabupaten Badung melibatkan enam juri

profesional. “Seleksi sudah dari Senin lalu hingga 28 Februari. Seleksi pertama akan kita tentukan 18 nominator di setiap kecamatan, setelah itu tim turun lagi untuk menentukan 3 nominator,” ujarnya. Menurutnya, dalam seleksi perdana, pihaknya memiliki sejumlah kriteria. Seperti, harus berwujud bhutakala, terbuat dari bahan ramah lingkungan, tidak bernuansa porno, SARA, tidak bermuatan politik, dan tidak membawa

pesan sponsor. Kendati dilakukan penilaian, birokrat asal Desa Taman, Abiansemal ini mengatakan pawai ogoh-ogoh akan dilakukan di masing-masing desa, sehingga keamanan saat malam pangerupukan sehari menjelang Nyepi tetap kondusif. “Kami tidak pusatkan pawai ogoh-ogoh di satu tempat, tapi dilakukan di masingmasing desa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. (par)

Di Badung, Tiap STT Dibantu Rp 20,4 Juta

Peraih 8 Besar di Denpasar Denpasar Timur

Banjar Tegal Kuwalon (85,875) Banjar Yangbatu Kangin (85,375) Banjar Ketapian Kaja (82,25) Banjar Abian Kapas Kelod (81,625) Banjar Kepisah (80,625) Banjar Abian Nangka Kelod (80,125) Banjar Abian Kapas Kaja (79,625) Banjar Lap-lap Arya (79,5)

Denpasar Utara Banjar Mertha Rauh Kaja (90,625) Banjar Tengah Ubung (90) Banjar Wangaya Kelod (87,875) Banjar Binoh Kelod (87,75) Banjar Belaluan Sadmerta (85,25) Banjar Tatasan Kaja (84,5) Banjar Wangaya Kaja (83,375) Banjar Belaluan (83,125)

Denpasar Selatan Banjar Dukuh Mertajati (90,625) Banjar Suwung Batan Kendal (88,125) Banjar Lantang Bejuh (86) Banjar Pegok (83,25) Banjar Bekul Panjer (82) Banjar Kaja Sesetan (81,875) Banjar Tengah Sidakarya (81,25) Banjar Tempekan Kubu Delod Tukad (80,75)

Denpasar Barat Banjar Jematang (87) Banjar Ekasila (84,625) Banjar Alangkajeng Gede (84,25) Banjar Padang Sumbu Kaja (80,625) Banjar Buagan Pemecutan Kelod (79,25) Banjar Pekandelan Pemecutan Kelod (78,875) Banjar Batukandik (77,5) Banjar Titih (76,75)


2

Minggu Paing, 3 Maret 2019

Perdagangan Daging Anjing Cederai Citra Pariwisata

Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing Dirancang Denpasar (Bali Post) -

Perdagangan daging anjing yang beberapa tahun sempat viral di media sosial menjadi sorotan pariwisata dunia, bahkan dapat merusak citra pariwisata Bali. Meski di Bali sendiri sudah terjadi penurunan kasus perdagangan daging anjing, namun permasalahan ini harus dituntaskan. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan merancang Peraturan Gubernur (Pergub).

BPM/ist

SATGAS - Kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan Satgas TMMD di Banjar Penarukan, Desa Peninjoan, Tembuku.

Satgas TMMD Gelar Penyuluhan Hukum Bangli (Bali Post) Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi salah satu materi yang diangkat dalam kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan Satgas TMMD di Balai Banjar Penarukan, Desa Peninjoan Tembuku, Jumat (1/3) malam. Menghadirkan Tim Asistensi dari Kejaksaan dan Polres Bangli, kegiatan penyuluhan hukum tersebut diikuti antusias oleh sekitar 150 warga setempat. Pasi Intel Kodim 1626 Bangli Kapten Inf. I Made Yudha K. mengatakan, penyuluhan hukum yang diberikan kepada warga merupakan salah satu bagian dari kegiatan nonfisik dalam TMMD ke-104. Tujuannya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Dijelaskannya bahwa dalam penyuluhan hukum tersebut Tim Asistensi dari Polres Bangli, Ipda Dewa Ketut Putra, meminta kepada masyarakat Banjar Penarukan untuk selalu menjaga lingkungan agar nyaman dan damai. Para orang tua juga diimbau untuk menjaga putra-putrinya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Saat hari pangerupukan

mendatang masyarakat diimbau untuk menjaga ketertiban, terutama dalam kegiatan mengarak ogoh-ogoh. “Masyarakat diingatkan untuk tidak melanggar aturan, tidak melewati batas masing-masing desa sehingga tidak terjadi kesalahpahaman antarmasyarakat,” kata Yudha. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan penyuluhan hukum tentang kasus KDRT yang dibawakan Mateus Mattulessy dari Kejaksaan Negeri Bangli. Dalam penyuluhan itu masyarakat diimbau untuk menghindari kekerasan dalam rumah tangga baik terhadap istri maupun anak. Sebab, apabila ada pengaduan kasus tersebut, terlapor akan dituntut dengan hukuman yang berat sesuai dengan pasal penghapusan KDRT tahun 2003. “Pemerintah sangat menaruh perhatian terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga. Adapun kasus yang sangat perlu dihindari yaitu kekerasan fisik, kekerasan seksual, dan kekerasan psikis,” jelas Yudha. Sebagaimana yang diketahui, TMMD ke-104 di Desa Peninjoan, Tembuku sudah dibuka secara resmi 26 Februari lalu. Sesuai agenda, pelaksanaan TMMD ber-

langsung hingga 27 Maret mendatang. Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam program TMMD ini berupa fisik dan nonfisik. Untuk kegiatan fisik, dilaksanakan pembukaan, pengerasan dan pengaspalan badan jalan dari Banjar Tampuagan menuju Banjar Dukuh Penarukan dengan panjang 1,5 kilometer dan lebar 5 meter. Selain itu, dilaksanakan juga kegiatan fisik lainnya berupa pembuatan dinding penahan tanah/ senderan di sekitar lokasi dan bedah rumah. Untuk mendukung kegiatan pembuatan jalan tersebut, Pemkab Bangli memberikan bantuan dana yang bersumber dari APBD Bangli Rp 1,4 miliar. Sementara untuk kegiatan nonfisik dilaksanakan kegiatan penyuluhan seperti penyuluhan bela negara, hukum, narkoba, KB, kesehatan, perpajakan, pertanian dan lain sebagainya. Jumlah personel yang dilibatkan dalam TMMD kali ini 150 orang dari TNI dibantu Polri. Kegiatan TMMD juga melibatkan masyarakat. Tujuan utama dari kegiatan TMMD ini bukan hanya menyasar terbangunnya fisik jalan, melainkan untuk memupuk semangat kebersamaan dan gotong royong. (kmb40)

Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Wayan Mardiana mengatakan, kejadian perdagangan daging anjing yang pernah diviralkan oleh wisatawan sempat mencederai pariwisata Bali. Terutama masyarakat Australia yang peduli akan binatang, sempat memberi imbauan untuk tidak mengunjungi Bali, jika perdagangan daging anjing masih dilakukan. “Tentunya hal ini menjadi permasalahan serius yang

Kurangi Penggunaan Plastik, Wabup Tabanan Bagikan Tas Ramah Lingkungan Tabanan (Bali Post) Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus untuk mengurangi penggunaan plastik sesuai Pergub No. 97 tahun 2018, Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Sabtu (2/3) kemarin, membagikan 500 tas ramah lingkungan di Pasar Tabanan. Disasarnya pasar dikarenakan penggunaan plastik di tempat ini masih terjadi dibandingkan toko modern yang sudah meniadakan pemberian kantong plastik kepada pembeli. Sanjaya mengatakan, kegiatan tersebut adalah salah satu gerakan pemicu dan sosialisasi agar masyarakat mulai sadar untuk membatasi penggunaan plastik. “Plastik seperti kita ketahui berbahaya bagi kelestarian lingkungan karena lamanya waktu yang diper-

lukan untuk teregradasi,” ujarnya. Ia melanjutkan gerakan pemberian tas ramah lingkungan kepada pengunjung Pasar Tabanan akan dilakukan secara berkesinambungan. “Ini adalah gerakan awal. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Akan disasar pasar-pasar lain yang ada di Kabupaten Tabanan,” ujarnya. Sanjaya melanjutkan selain membagi bagikan tas ramah lingkungan, dalam menangani permasalahan sampah terutama kebiasaan membuang sampah sembarangan seperti di sungai, pihaknya melakukan pendekatan khusus ke masyarakat. Menurutnya, setiap minggu ada kegiatan lomba memancing yang diadakan di

desa yang ada di Tabanan. Di sanalah pihaknya melakukan sosialiasi pada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga lingkungan. Disamping itu, Sanjaya juga mengajak desa dinas untuk membuat peraturan desa maupun desa adat dengan pararem-nya untuk mengatasi permasalah sampah. “Desa kita jadikan kekuatan untuk memerangi sampah. Kalau desa sudah bersih, otomatis Kabupaten Tabanan ikut bersih,” ujarnya. Mengenai Perbub pembatasan penggunaan plastik diakui Sanjaya, Tabanan belum memiliki. Namun saat ini sedang dalam proses penyusunan dan diharapkan bulan depan Tabanan memiliki Perbub mengenai pembatasan penggunaan plastik. (kmb24)

jing juga rentan terhadap penyeberan penyakit rabies. “Apalagi Bali yang sebagian besar masyarakatnya hidup dari pariwisata, akan sangat riskan terhadap persoalan ini. Wisatawan akan menganggap konsumsi daging anjing dilegalkan dan enggan datang ke Bali jika persoalan ini tidak ditangi dengan serius,” ujarnya. Jika suatu daerah memang tidak mengonsumsi daging anjing agar segera membuat peraturan di daerah masing-masing untuk melarang masyarakatnya mengonsumsi daging anjing. “Jika aturan dibuat di pusat akan terkendala yang itu berlaku secara nasional. Sedangkan beberapa daerah di Indonesia terbiasa masyarakatnya mengonsumsi daging anjing tersebut,” jelasnya. (kmb42)

Kurang Hati-hati Saat Berkendara, Mobil Terjungkal ke Jurang Singaraja (Bali Post) – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) akibat out of control (OC) terjadi di Jalan Seririt- Pupuan, Kabupaten Tabanan Km 40.600 wilayah Banjar Dinas Mandor, Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, Jumat (1/3) tengah malam. Mobil DK 1847 UW terjungkal ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 7 meter dari atas jalan raya. Beruntung, pengemudi dan seorang penumpang yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) selamat. Namun, dari kejadian ini, bagian depan mobil putih metalik itu mengalami kerusakan berat. Salah seorang warga yang mengetahui kejadian itu, Ketut Sutono (53), warga Desa Tinggasari, Kecamatan Busungbiu menuturkan, sebelum kejadian di lokasi dilanda hujan deras hingga tengah malam. Sabtu (2/3) kemarin, ketika melintas, saksi melihat mobil nahas itu terguling di lokasi kejadian. Di piggir jalan masih terlihat ada bekas roda mobil sebelum kendaraan terjun ke jurang dan terbalik di saluran irigasi sawah milik warga. Diduga, kendaraan berawal datang dari arah Denpasar menuju Singaraja. Di lokasi kejadian terjadi hujan dan jalan licin. Diduga pengemudi kurang hati-hati, sehingga kendaraan keluar jalur, sehingga terjadi lakalantas. Saksi menemukan, pengemudi dan

beberapa orang kerabatnya di lokasi kejadian sembari mencari tukang derek untuk menarik mobil dari lokasi kejadian. “Kejadiannya malam hari dan tidak tahu apa penyebabnya. Karena kejadiannya malam mungkin kurang hati-hati dan kendaraan terjun ke jurang,” katanya. Sementara itu, Kapolsek Busungbiu AKP Made Agus Dwi Wirawan seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, setelah menerima informasi kejadian, anggota Unit Lalu Lintas (Lantas) diterjunkan ke lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan sementara, mobil dikendarai Junawia (38) asal Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Sebelum kejadian, pengemudi dan istrinya Atmania (37) berangkat dari Denpasar menuju Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Pengemudi mengaku sering melintasi jalur Seririt – Pupuan. Namun karena nekat berkendara hingga tengah malam, diduga pengemudi korang konsentrasi, sehingga begitu masuk jalan agak menurun tiba-tiba kendaraan ke luar jalur. Pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan yang sudah menepi ke pinggir jalan. Kendaraan akhirnya terjungkal ke jurang sedalam 7 meter. Bagian depan mobil lebih awal mendarat di jurang dan saat bersamaan mobil terbalik,

sehingga posisi bagian depan mobil ke arah selatan. Setelah kejadian itu, pengemudi dan penumpang berusaha keluar dari dalam mobil. Pengemudi dalam kondisi sehat dan sang istri sempet mengeluh sakit dan diantar ke rumah sakit. Setelah diperiksa, penumpang dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang. “Kejadiannya tengah malam dan setelah ada laporan kami lakukan pemeriksaan. Hasil sementara, pengemudi menyebut

ngantuk, sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraan dengan baik. Kasus ini murni OC dan nihil korban jiwa,” katanya. Pascalakalantas itu, pengemudi dibantu kerabatnya yang datang menolong berusaha mencari tukang derek mobil. Menunggu mobil dievakuasi, warga di sekitar lokasi kejadian dan pengendara lain ramai mendatangi lokasi kejadian. Mereka menyaksikan kejadian itu dari atas jurang. (kmb38)

BPM/mudist

JURANG - Mobil DK 1847 UW terjungkal ke jurang dengan kedalaman sekitar 7 meter di jalan Seririt- Pupuan (Tabanan) Km 40.600 wilayah Banjar Dinas Mandor, Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu Jumat (1/3) tengah malam.

Lulusan SMK Widya Mandala Pilih Kerja Dulu Daripada Melanjutkan

BPM/kmb24

TAS - Wabup Tabanan, Komang Gede Sanjaya, saat membagikan tas ramah lingkungan kepada pengunjung Pasar Tabanan, Sabtu (2/3) kemarin, dalam rangka memerangi sampah plastik.

harus kita selesaikan dengan kita dorong melalui seminar untuk membuat kerangka acuan akademis terkait penanggulangan perdagangan daging anjing di Bali dalam bentuk Pergub,” ungkapnya. Pergub diharapkan bisa diselesaikan tahun ini. Nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga permasalahan daging anjing di Bali bisa dituntaskan. “Pergub dipersiapkan yang penting bisa mengakomodir semua kepentingan masyar-

akat serta tidak mencederai pariwisata Bali,” imbuhnya. Di samping itu, saat ini beberapa desa adat yang ada di Bali juga telah membuat pararem (peraturan adat) yang melarang perdagangan daging anjing. Hal ini diharapakannya juga bisa diikuti oleh desa adat lainnya untuk membuat pararem masingmasing. Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, drh. Syamsul Ma’Arif, M.Si. yang ditemui di Denpasar mengatakan, pihaknya mendorong pembuatan peraturan daerah yang mengatur soal konsumsi ataupun perdagangan daging anjing termasuk di Bali. Selain memberi dampak buruk terhadap pariwisata Bali, konsumsi daging an-

Denpasar (Bali Post) Pesatnya perkembangan pariwisata di Kabupaten Badung berdampak positif terhadap daya serap lulusan SMK di daerah ini. Di SMK Widya Mandala, Mambal, Abiansemal, Badung misalnya mampu menghantarkan 92 persen lulusannya bekerja di kawasan pariwisata Badung. Hal itu diungkapkan Kepala SMK Widya Mandala Mambal, Badung, I Wayan Sukadana, SPd., M.M., Sabtu (2/3) kemarin.

Mereka diterima bekerja sesuai dengan kompetensi keahliannya sesuai konsep SMK yakni melahirkan SDM siap kerja. Mereka diterima di restoran untuk Program Keahlian Tata Boga dan di hotel untuk program Perhotelan (PH). Bahkan, banyak siswa kelas XI yang sedang magang sekaligus menjadi tenaga kontrak lepas (DW). Sedangkan untuk program keahlian otomotif lima persen diterima bekerja di bengkel dan dua persen membuka usaha mandiri.

BPM/sue

SISWA - Siswa SMK Widya Mandala yang berprestasi di ajang SMK Skill Contest 2018.

Wayan Sukadana didampingi Wakasek Drs. I Wayan Wiahara Yoga, I Gusti Ngurah Gede Sugiarta, S.Sn., Drs. I Nyoman Balik, dan I Gusi Putu Ngurah Suarjaya, S.Pd., menambahkan, lulusannya umumnya mengejar untuk mendapatkan pekerjaan dulu, baru melanjutkan ke sarjana. Hal ini disebabkan sebagian besar siswanya berasal dari ekonomi kurang mampu. ‘’Soal melanjutkan itu urusan kedua. Bahkan, banyak guru yang mau menjadi donatur agar siswa miskin tak sampai putus sekolah,’’ tegasnya. SMK Widya Mandala di Mambal, Abiansemal, dikenal sebagai sekolah swasta favorit di daerah Badung. Sekolah ini tak hanya membentuk siswa yang cerdas dan terampil guna memasuki dunia kerja, namun mengutamakan pendidikan karakter. Pendidikan di SMK Widya Mandala penuh dengan nuansa ajeg Bali. Siswanya juga diajak gemar membaca lewat tabolid Wiyata Mandala, disiplin, dan

berbudi pekerti yang baik. Penguatan pendidikan karakter ini ditambah dengan penanaman kompetensi keahlian, kata dia, akan membuat lulusannya selain siap kerja di dunia industri juga menjadi insan mandiri dan bertanggung jawab di keluarga. ‘’Ini yang kami utamakan untuk sekolah di desa,’’ tegasnya. Sekolah ini dikenal sangat strategis dan nyaman sebagai lokasi belajar serta didukung fasilitas yang lengkap. SMK Widya Mandala memiliki tiga program keahlian yakni otomotif (teknik otomotif), akomodasi perhotelan (Perhotelan dan Jasa Pariwisata), dan Tata Boga (kuliner). Bahkan, lulusannya sudah dilengkapi dengan uji sertifikasi oleh LSP Perindo. Soal prestasi SMK Widya Mandala adalah gudangnya. Belum lama ini siswa SMK Widya Mandala meraih juara I di SMK Skill Contest Bluecore Yamaha Motor Show 2018 oleh Wahyu Santoso dan juara II oleh Putu Eka Putra. (025)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


3

Minggu Paing, 3 Maret 2019

Bupati Mahayastra Sambut Kunjungan Kerja Gubernur Koster BUPATI Gianyar I Made Mahayastra menerima kunjungan kerja Gubernur Bali Wayan Koster, di Balai Budaya Gianyar, Sabtu (2/3) kemarin. Dalam pertemuan tersebut kembali ditegaskan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang kini dijadikan komitmen untuk menjaga kesucian Bali secara skala dan niskala. Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengapresiasi kedatangan Gubernur Bali yang bertatap muka langsung dengan para perangkat desa dari penjuru Kabupaten Gianyar. Selain perangkat desa, pertemuan itu juga dihadiri jajaran

PAWAI - Suasana pawai ogoh-ogoh yang digelar anak-anak TK dan PAUD di Denpasar, kemarin.

Muspida. “Saya lihat hampir semuanya hadir untuk mendengar paparan bapak Gubernur Bali mengenai program yang dijalankan, agar kita semua di Kabupaten Gianyar khususnya mengetahui seperti apa gambaran arah pembangunan dari gubernur terpilih,” kata Mahayastra. Kabupaten Gianyar menurut Mahayastra sudah berkomitmen untuk mendukung program-program yang nantinya akan berjalan dengan konsep satu pulau, satu pola dan satu tata kelola seperti yang dicetuskan Gubernur dalam visinya. “Kami di Gianyar menyatakan

BPM/ist

Anak-anak TK dan PAUD Gelar Pawai Ogoh-ogoh Denpasar (Bali Post)Menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Çaka 1941, ratusan anak-anak TK dan PAUD di Denpasar menggelar pawai ogohogoh. Kegiatan yang dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, di Lapangan Lumintang Denpasar Sabtu (2/3) kemarin, diikuti ratusan puluhan TK dan PAUD. Nampak hadir dalam kesempatan itu Bunda Paud Kota Denpasar Ny.Selly Dharmawijaya Mantra, Ny. Antari Jaya Negara, Ny. Kerti Iswara, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Denpasar, Wayan Gunawan. Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Denpasar I.B.

Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan bahwa kegiatan pawai ogoh-ogoh ini diadakan setiap tahunnya guna memupuk konsep wawasan budaya kepada anak-anak dan mengembangkan kreativitas sejak dini, serta mengenalkan budaya Bali. “Kegiatan ini sangat positif, karena pesertanya anak-anak, tentu ini menjadi pengenalan budaya sedini mungkin agar mereka mencintai budayanya,” ungkap Rai Mantra. Lebih lanjut disampaikan, pendidikan karakter dalam hal ini sangat penting, selain mencintai budaya mengingat kegiatan dilakukan di tempat umum, maka wajib

untuk mencintai lingkungan. “Jangan sampai ada yang buang sampah sembarangan, apalagi itu sampah plastik, guru-guru dan orangtua wajib memberikan contoh kepada anak-anak didiknya untuk menjaga lingkungan kita,” ungkapnya. Nampak Rai Mantra turun langsung memberikan contoh mengajak masyarakat untuk memungut sampah yang terlihat di areal lapangan. “Saya kira masyarakat sudah mulai sadar, tinggal bagaimana kita terus berikan contoh yang baik mulai dari diri sendiri,” tambahnya. Hal tersebut disambut baik oleh Ketua panitia penyelenggara, sekaligus Ketua

Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar, Made Aryaningsih mengatakan, pesan khusus yang ingin disampaikan adalah pendidikan karakter dan penguatan budaya. “Peserta yang ikut datang dari 30 gugus, bersama orangtua kami bekerja sama untuk kelancaran acara ini dan agar tujuan bersama ini tercapai,” ungkapnya. Salah satu peserta Putu Nanda Wibawa mengatakan sangat senang bisa ikut acara ini. “Senang sekali karena bisa lihat banyak ogoh-ogoh mini dan ketemu banyak teman,” ungkapnya dengan gembira. (kmb12)

Tren Membuat Makanan Ramah Tubuh Denpasar (Bali Post)Jika di bidang lingkungan saat ini sedang tren menggunakan bahan ramah lingkungan, di bidang kuliner pun sedang tren makanan ramah tubuh. Restoran berlombalomba membuat makanan ramah tubuh, namun tetap enak. Board of Director Pramana Experience yang membawahi unit Food and Beverage I Wayan Partana menuturkan, saat ini ia sedang bereksperimen membuat makanan yang ramah tubuh. Makanan tersebut diraciknya berdasarkan daya cipta kreasinya, mengingat sudah 20 tahun ia berkecimpung di bidang kuliner. Melanglang buana dari beberapa hotel besar di Bali, membuatnya cukup berpengalaman menciptakan makanan dari berbagai negara. Dari bekerja di salah satu hotel dia belajar tentang ma-

sakan Italia, lalu pindah ke hotel lain ia belajar masakan Thailand. Hingga akhirnya ia bernaung di bawah Pramana Experience yang semakin membuatnya leluasa menciptakan kreasi masakan. Kini ia sedang mengkombinasikan makanan Thailand, Bali, Italia, dan Western. Tidak hanya sekadar perpaduan bahan makanan, tapi juga ada perpaduan budaya di dalamnya. Makanan ramah tubuh yang dimaksud yaitu dengan penggunaan bahan–bahan alami seperti keluwek, rempah–rempah, beras merah. Penggunaan beras merah selalu ada dalam setiap makanannya, karena beras merah kaya serat, kadar gula rendah. Selain itu, seperti biasa penggunaan bawang putih, daun kelor, daun bulun bawon, taoge, kemangi, dll. Proses memasaknya

juga dijaga. Ia semaksimal mungkin tidak menggoreng makanan. Kalaupun harus menggoreng, ia hanya menggunakan minyak sedikit yang dioles di wajan yang disebut dengan sautee. Ada satu makanan yang ia sajikan namun belum diberi nama. Makanan tersebut terdiri dari nasi beras merah, telor yang direbus dengan air hangat agar mengurangi penggunaan minyak, kerupuk hijau buatannya yang terbuat dari nori seaweed, kerupuk bumbu kuning dengan bahan dasar beras. Pada nasi beras merah itu juga dicampur dengan ayam yang diproses seperti membuat nasi goreng. Bumbunya dengan menggunakan bumbu base genep yang ditumbuk. “Kita kasih telur juga saat menggoreng nasi ini supaya engga lengket dan gurih,” ungkapnya saat sesi pemotretan makanan-

makanan kreasinya. Untuk mengesankan masakan Bali, pada porsi makanan itu juga ditambahkan sambal kecombrang. Ia selalu memegang prinsip bahwa setiap tumbuhan memiliki khasiat, maka tak heran segala jenis tumbuhan ia gunakan. Ia juga menambahkan sambal tauge, avocado, tomat cherry, cabai, air perasan lemon, sayur dan 2 tetes minyak. Prosesnya sama seperti membuat salad ala Western. “Nasi goreng kalau pakai acar kan sudah mainstream, makanya kita buat sambal ini,” tandas pria asal Guwang, Gianyar ini. Banyak jenis makanan yang ia ciptakan, seperti babi rujak. Babinya dicari bagian enak, bumbunya menggunakan bumbu ala Thailand. Selain itu ia menyajikan lasagna tempe, makanan dari olahan keladi, dll. (kmb42)

Kapolres Jembrana Imbau Toleransi Saat Perayaan Nyepi Negara (Bali Post)Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih, Sabtu (2/3) kemarin memimpin apel kesiapan pengamanan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1941 yang di gelar Polres Jembrana di halaman depan Polres Jembrana. Apel kesiapan pengamanan ini juga dihadiri oleh waka Polres Jembrana Kompol I Komang Budiartha, para kabag, para Kapolsek, para perwira, Kodim 1617/ Jembrana, Batalyon Mekanis Negara, Batalyon C Polda Bali, Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana, Satpol PP, Pecalang dan Banser Kabupaten Jembrana, diikuti oleh 485 orang personel dari anggota Polres Jembrana dan instansi terkait.

Dalam apel tersebut, Kapolres Jembrana menyampaikan, apel kesiapan pengamanan merupakan representasi kesiapan atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh rakyat Indonesia kepada institusi Polri dan aparat keamanan lainnya untuk menjamin keamanan ketertiban dan kelancaran demi suksesnya seluruh rangkaian kegiatan perayaan Hari Raya Nyepi tahun Çaka 1941. Kapolres juga menegaskan, perayaan hari raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 7 Maret 2019, yang rangkaian kegiatannya di mulai dari 4 Maret 2019 umat Hindu melaksanakan melasti, kemudian tanggal 6 Maret 2019 dilaksanakan

tawur agung kesanga (pecaruan) pada catus pata. Kemudian perayaan hari raya Nyepi tanggal 7 Maret 2019 yang pelaksanaan selama 24 jam hingga tanggal 8 Maret 2019 pukul 06.00 Wita dilaksanakan ngembak geni. Diharapkan agar seluruh pihak mentaati seruan bersama yang telah di tanda tangani sehingga pelaksanaan perayaan Hari Raya Nyepi dapat berjalan dengan aman, tertib dan khusyuk. Kapolres Budi mengaku bangga dengan toleransi berbagai kehidupan masyarakat, terutama toleransi beragama yang sangat tinggi di Kabupaten Jembrana. Hal ini dilihat pada setiap perayaan keagamaan maupun hari-hari tertentu di Jembrana yang

tidak pernah terjadi gesekan. Walaupun Jembrana dengan masyarakat yang hiterogen, hal yang sangat positif dan harus dipertahankan. Sementara terkait pelaksanaan arak-arakan ogoh-ogoh yang dilaksanakan di masingmasing desa pakraman, pihaknya sangat mengapresiasi sebagai pelestarian budaya. Namun pihaknya mengimbau kepada para tokoh adat, tokoh agama dan para pemuda agar waktu dan tempat dapat menyesuaikan untuk mencegah terjadinya gesekan antarbanjar. “Jangan mengkonsumsi minuman keras yang dapat menimbulkan hilangnya kesadaran, karena minum terlalu banyak dan dapat mengganggu kamtibmas,” tegasnya. (kmb)

BPM/kmb

APEL - Suasana apel kesiapan pengamanan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1941 yang di gelar Polres Jembrana di halaman depan Polres Jembrana.

KUNJUNGAN - Terlihat Bupati I Made Mahayastra berfoto bersama saat kunjungan kerja Gubernur Bali Wayan Koster didampingi sejumlah instansi terkait, Sabtu (2/3) kemarin.

siap, bergeliat melangkah maju bersama serta tak meninggalkan ciri khas masyarakat kami yang aman, tentram dan santun,” tegasnya. Bupati Mahayastra juga mengapresiasi pemaparan Gubernur Bali terkait visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”. Visi tersebut agar menjadi komitmen bersama untuk menjaga kesucian dan keharmonisan sekala lan niskala yang telah turun temurun menjadi kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang di Bali. “Ini program bapak Gubernur tentu akan dijalankan dengan baik,” katanya. Sementara pada kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi penyambutan dari Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Gubernur Koster juga menegaskanan Bali yang meliputi sekala dan niskala merupakan warisan leluhur orang Bali yang membedakannya dengan daerah lain. “Bukan hanya secara lahiriah tapi juga secara batiniah, arah kebijakan yang juga menyentuh pendekatan niskala adalah keunggulan Bali yang tidak dimiliki daerah lain,” kata Koster dihadapan ratusan perangkat desa, perbekel serta klian se-Kabupaten Gianyar dalam Kunjungan Kerja Gubernur Bali di Balai Budaya, Gianyar. (ad074)

Tampil dengan Wajah Baru, ”New Honda CB150” Verza Semakin Macho

NEW Honda CB150 Verza tipe Cast Wheel (pelek sporty) kini mendapatkan warna baru, yakni Macho Matte Black, ditemani dengan dua warna lain yakni Masculine Black dan Bold Red. Sementara itu, versi Spoke Wheel (pelek jari-jari) mendapatkan warna Masculine Black. Warna-warna tersebut dipadu dengan stripping (sticker) baru yang merepresentasikan kesan berani serta tegas (bold). Sticker baru ini tersemat pada tangki bagian bawah, tersambung dengan bahu (shroud) dan disempurnakan dengan penggunaan stripping pada bodi samping belakang. New Honda CB150 Verza merupakan generasi kedua dari Honda Verza yang hadir dengan desain bodi baru. Model ini dilengkapi lampu depan berbentuk bulat yang memberi kesan modern dan tak lekang oleh waktu. New Honda CB150 Verza tetap mengusung mesin 150cc berpendingin udara yang tangguh, responsif, efisien, serta ramah lingkungan untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk berkendara jarak dekat maupun jarak jauh. Region Head Astra Motor Bali Wahyudi Saputra, mengatakan pilihan warna baru dan stripe semakin memperkuat karakter desain bodi New Honda CB150 Verza yang berkonsep tangguh, maskulin, namun tetap compact demi mendukung gaya hidup di segala aktivitas harian konsumen. ”New Honda CB150 Verza adalah perwujudan komitmen

kami untuk menghadirkan sepeda motor sport yang dapat diandalkan untuk menemani kegiatan sehari-hari. Kami yakin penyegaran dan pembaruan Honda CB150 Verza ini akan semakin memberikan kebanggaan dan kepercayaan diri para pemiliknya,” ujar Wahyudi.

Desain dan Performa Dari sisi desain, Honda CB150 Verza mempunyai lampu depan bulat yang modern, serta lampu belakang dengan smoke. Cover knalpot, shroud, dan tutup tangki bensin didesain untuk menampilkan kesan kekar. New Honda CB150 Verza tetap mempunyai fitur menarik dan fungsional, seperti panelmeter full digital yang informatif serta secure key shutter. Posisi duduk tegak dan ergonomis, menjadikannya tetap nyaman untuk berkendara sehari-hari. Kenyamanan berkendara juga didukung sistem suspensi

ganda kuat dan tangguh, yang dapat disesuaikan kelembutannya sesuai dengan keinginan pengendara. Di sektor penopang tenaga, sepeda motor ini disokong mesin 150cc silinder tunggal, 4-Langkah, SOHC, dengan transmisi 5-percepatan. Sistem suplai bahan bakar menerapkan tekologi PGM-FI Honda yang sudah diimprovisasi. Mesin ini bertenaga, responsif, ramah lingkungan, serta menghasilkan konsumsi bahan bakar terhemat di kelasnya, yaitu 43,5 km/liter (EURO III) berdasarkan hasil metode ECE R40. Honda CB150 Verza mampu berakselerasi 0-200 m dengan waktu 11,41 detik berdasarkan hasil tes internal. New Honda CB150 Verza dipasarkan dengan harga on the road (OTR) Bali Rp 21.100.000 untuk tipe Cast Wheel, dan Rp 20.400.000 untuk tipe Spoke Wheel. (bns1)

Besar, Peluang Kembangkan Produk Aplikasi di Dunia Pariwisata Denpasar (Bali Post)membangun feature dan layanan yang tepat, Peluang untuk membuat dan mengembang- maka platform ini akan semakin mampu memkan produk aplikasi di dunia pariwisata sangat bantu UMKM pengguna Tokoin untuk memiliki besar. Apalagi industri yang berkembang domi- reputasi bisnis yang kredibel. nan di Bali adalah industri pariwisata. Ia ingin agar UMKM termasuk didalamnya “Sebenarnya sangat besar peluang untuk industri pariwisata bisa memiliki reputasi bismembuat dan mengembangkan produk aplikasi nis dalam bentuk valuable assets. Maka dari pendukung dunia usaha pariwisata. Karena itu, Tokoin menyediakan layanan yang disebut pengguna dalam hal ini pelaku bisnisnya sandengan Digital Business Identity dan gat luas,” kata Surya Sudarmadi, Digital Ledger yang berfungsi kreator aplikasi pendukung untuk mencatat dan memmanajemen bisnis pariwisata, validasi transaksi. Sehingga GuestPro, Sabtu (2/3), saat pencatatan tersebut bisa roadshow nasional Tokoin. berfungsi sebagai valuable Tokoin adalah platform asset bagi UMKM itu senddigital berbasis teknologi iri. Teknologi blockchain blockchain. dapat memberikan harapan Peluang besar untuk baru dalam mengembangkan mengembangkan produk bisnis model masa depan. aplikasi tidak hanya ada Sehingga dapat meningkatdi Bali, tapi juga seluruh kan bisnis pariwisata khuIndonesia. Jika potensi susnya wisata Pulau Bali. pariwisata bisa didukung Dengan jumlah lebih dengan reputasi dari para dari 59 juta unit UMKM pelakunya, maka kesempatan yang dimiliki Indonesia, ia untuk berkembang bisa semakin ingin agar UMKM Indonesia maksimal. dapat go digital dan mengemProject Manager Tokoin Mutia bangkan bisnisnya secara lebih Rachmi mengatakan, sangat maksimal. Maka melalui mungkin untuk indusroadshow ini Tokoin tri pariwisata bisa berharap agar semengembangkan makin banyak usahanya dan UMKM yang memendirikan nyadari pentreputasi ingnya literasi dengan teknologi unbantuan tuk berakselplatform erasi di pasar BPM/may berkembang. teknologi. Mutia Rachmi Dengan (kmb42)


4

Minggu Paing, 3 Maret 2019

Kenali Penyakit Gagal Ginjal Kronik Faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya gagal ginjal adalah pasien dengan penyakit kronik lain seperti hipertensi, diabetes mellitus, obesitas, berumur lebih dari 50 tahun serta penderita dengan riwayat diabetes mellitus, hipertensi, penyakit ginjal pada keluarga. Penyebab terjadinya gagal ginjal seperti tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, diabetes mellitus, adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor), kelainan autoimun, dan kelainan ginjal. Mengenali Penyakit Gagal Ginjal Kronik Gejala yang tampak pada penderita stadium terminal adalah mual muntah, kelainan pada mata, kelainan pada kulit seperti merasakan gatal-gatal, biasanya kulit penderita cend-

Penyakit gagal ginjal kronik merupakan penurunan fungsi ginjal secara bertahap yang berlangsung selama 3 bulan.

erung kering dan bersisik serta didapatkan timbunan kristal urea pada wajah (urea frost), kelainan neuropsikiatri seperti emosi labil, delusi, insomnia, dan depresi cukup sering dijumpai pada penderita gagal ginjal kronik. Untuk mengetahui stadium gagal ginjal dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium. Dari pemeriksaan tersebut untuk mengetahui faal ginjal yang meliputi ureum, kreatinin serum, dan asam urat serum. Pemeriksaan urine rutin, kimia darah serta elektrolit dan penunjang USG juga perlu dilakukan. Upaya pencegahannya adalah dengan pengendalian tekanan darah, gula darah, lemak darah, penghentian kebiasaan merokok, peningkatan aktivitas fisik serta mencegah adanya obesitas.

Penanganan Dalam penangannya, terdapat terapi konservatif yang meliputi peranan diet dengan melakukan diet rendah protein, menjaga kebutuhan kalori, menjaga kebutuhan cairan, serta menjaga kebutuhan elektrolit dan mineral. Terapi simptomatik, hingga terapi pengganti ginjal yang dilakukan pada penderita gagal ginjal

kronik stadium 5 yaitu dengan LFG < 15ml/menit, yaitu dengan melakukan hemodialisa atau cuci darah yang tidak boleh terlambat dilakukan guna mencegah gejala toksik azotemia dan malnutrisi. Selain hemodialisa, ada juga dialysis peritoneal, dan pilihan terakhir adalah transplantasi ginjal. ldr. I Made Dedy Kusnawan

Tetap Fit Sepanjang Tahun Demam Berdarah Dengue Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post, Jl. Kepundung 67 A Denpasar (80232) atau hubungi Adolfina Grace Tangkudung, Sekolah Senam Lala Studio, Jl. Veteran 66E, Puri Satria Denpasar, telp. 08123843259. Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

Sehat dan bugar milik kita semua. Betapa tidak, hanya dengan melakukan latihan ringan setiap pagi sebelum berangkat beraktivitas maka kebugaran tubuh tetap terjaga dari waktu ke waktu. Cukup dengan menggerakkan otot lengan, kaki, pinggang, dan betis dengan hitungan semampunya serta diiringi musik pilihan

yang sedang ngetren agar latihan jadi mengasyikkan. Janganlah menghentakkan gerakan agar terhindar dari cedera, namun lakukan dengan rileks bersama keluarga. Baiklah ikuti contoh peragaan berikut ini bersama Instruktur Yuli, lulusan Lala Studio yang telah memiliki sertifikat kompetensi.

2

1

Gb. I : Posisi berdiri tegak dengan kedua kaki dibuka dan kedua lengan lurus ke atas sambil menarik napas sedalam mungkin, lalu turunkan kedua lengan sambil men geluarkan napas. Lakukan beberapa kali hingga terasa oksigen sudah cukup untuk tubuh.

4

Penyakit DBD penyerang semua usia mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga orang yang sudah tua. DBD lebih sering terjadi pada anak. Secara teoritis, seseorang dapat mengalami infeksi dengue lebih dari satu kali, karena virus dengue mempunyai empat serotipe. Infeksi virus dengue dapat menimbulkan kerusakan dinding pembuluh darah dan perembesan plasma darah. Manifestasi klinis DBD sangat luas, yaitu dari infeksi tanpa gejala, gejala ringan, sampai gejala berat bahkan kematian. Hal yang berbahaya dari DBD adalah perdarahan yang berat dan renjatan yang dapat menimbulkan kematian. Orang tua disarankan membawa anaknya berobat ke fasilitas kesehatan jika mengalami hal berikut: demam berlangsung lebih dari 3 hari yang tidak turun setelah pemberian obat penurun panas; demam disertai bintik-bintik merah di kulit yang tidak hilang dengan penekanan; demam disertai perdarahan spontan dari mulut, hidung atau tempat lain yang tidak biasa; demam yang disertai penurunan kadar trombosit, penurunan kadar leukosit, dan peningkatan hematokrit; anak yang kemungkinan mengalami renjatan yaitu cenderung tidur dan sulit dibangunkan, meracau, ujung – ujung jari teraba dingin saat bebas demam; dan demam yang disertai dengan tanda bahaya DBD seperti muntah-muntah yang sering, sakit perut hebat atau buang air kecil yang berkurang atau tidak ada dalam 4-6 jam terakhir. Anak sebaiknya segera dibawa

berobat jika mengalami hal tersebut untuk mencegah anak jatuh dalam kondisi yang lebih berat. Cairan Sebelum dibawa berobat, anak dapat diberikan cairan rumah tangga sebanyak yang anak mampu. Cairan yang dianjurkan untuk penderita DBD adalah cairan yang mengandung mineral (cairan isotonik, air putih dengan garam dan gula, atau oralit). Pemberian jus jambu, angkak, atau kurma untuk penderita DBD belum terbukti bermanfaat secara ilmiah Perlu diperhatikan bahwa pada anak yang sedang sakit, pemberian minum yang bercitarasa tajam dapat memancing muntah. Muntah yang berlebihan dapat memperburuk kondisi anak. DBD dapat dicegah dengan penggunaan kelambu saat tidur dan lotion anti-nyamuk, pemberantasan sarang nyamuk, pemeriksaan jentik nyamuk di bak mandi, penyemprotan cairan insektisida (fogging), dan gerakan 3 M (mengubur barang bekas, menutup tempat penampungan air, dan menguras bak air).Saat ini, vaksin DBD sudah dibuat dan sedang dievaluasi keamanannya. Dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya infeksi DBD, keikutsertaan masyarakat dalam usaha pencegahan, dan adanya vaksin, maka diharapkan angka kesakitan dan kematian anak akibat DBD di Indonesia dapat diturunkan. ldr. Karuna Dhorayho Yasa

Gb. IV : Dengan posisi yang sama dengan gb. Ill, kedua lengan ditekuk dan jari-jari saling berkaitan lalu tarik kedua siku lengan ke arah kanan hingga terasa tarikan pinggang kiri setelah itu lakukan arah kebalikannya yaitu tarikan pinggang kanan. Lakukan bergantian kanan dan kiri pada beberapa kali hitungan.

Gb. III : Untuk lengan dan paha, kedua kaki tutup rapat dan sedikit ditekuk, sedangkan lengan kanan lurus ke samping kiri dan siku lengan kiri ditekuk dan menahan lengan kanan. Tahan pada 1x8 hitungan setelah itu rileks sebentar dan ulangi hingga beberapa kali.

Kupon

Gb. II : Tetaplah berdiri tegak namun dengan berat badan bertumpu pada kaki kiri, sedangkan kaki kanan lurus menyerong ke arah kiri dan kedua siku lengan ditekuk depan dada. Gerakkan kaki kanan ke arah samping kanan, setelah itu kembali ke posisi semula dan ulangi gerakan hingga 2x8 hitungan setelah itu lakukan juga pada kaki satunya dengan hitungan yang sama pula.

Setiap tahunnya saat memasuki musim hujan, Indonesia mengalami peningkatan drastis penderita demam berdarah dengue (DBD). Penyakit DBD merupakan penyakit akibat infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2014, DBD dapat ditemukan di seluruh provinsi di Indonesia.

3

Kisara

Dengan melakukan gerakan yang sederhana namun dilakukan dengan rutin dan rileks maka kebugaran tubuh tetap jadi milik Anda serta salam bugar dari Lala Studio.

Tips Hilangkan Aroma Tak Sedap Saat Menstruasi

“Kak, aku tuh kalau lagi menstruasi suka risih, soalnya gak nyaman dan ada aroma yang tidak sedap. Seharusnya apa yang harus kita lakukan pas menstruasi biar nyaman dan gak ada aroma yang tidak sedap ya Kak? Thanks Kak!” Putu, 16 tahun Hai Putu, terima kasih sudah bertanya pada Kisara ya! Saat menstruasi tentu saja akan keluar darah dari vagina secara berkala selama 3-7 hari, tergantung lama periode masing-masing orang. Darah menstruasi tentu berbeda dengan darah pada umumnya karena berasal dari luruhan dinding rahim. Uniknya, darah menstruasi jika dicuci lebih mudah untuk

hilang daripada darah biasanya. Nah, darah menstruasi ini baunya juga berbeda dengan darah biasa, darah menstruasi memiliki aroma yang khas, Sahabat Kisara. Darah menstruasi sifatnya lebih basa, sedangkan vagina sifatnya asam. Kalau vagina kamu aromanya agak amis, itu terjadi karena ada perubahan pH di vagina kamu yang jadi lebih basa.

Apabila kelembapan vagina kamu menjadi basa, bakteri jahat akan sangat menyukai vagina kamu untuk berkembang dan bakteri yang normalnya ada di vagina kamu gak bisa melawan. Hal inilah yang kemudian menimbulkan aroma amis atau tidak sedap saat kamu menstruasi. Nah tapi tenang saja, Sahabat Kisara, aroma amis tersebut bisa diminimalisir, kok. Berikut adalah cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk merawat vagina kamu tetap sehat dan tidak berbau amis menyengat: Gantilah pembalut kamu maksimal 4 jam sekali atau gantilah setelah buang

air kecil/buang air besar. Hal ini berfungsi untuk mencegah bakteri vaginosis (bakteri jahat) untuk berkembang di vagina kamu. Darah menstruasi mengandung bakteri vaginosis, jadi harus diganti maksimal 4 jam sekali supaya bakterinya gak berkembang biak. Selalu bersihkan vagina kamu setelah buang air kecil. Nah ini wajib banget dilakukan. Terkadang jika kita tidak membersihkan vagina dengan baik saat menstruasi, ada darah menstruasi yang tersisa di vagina sehingga tidak baik untuk kesehatan vagina kamu. Hindari menggunakan sabun atau pem-

bersih vagina untuk membersihkan vagina. Sabun pembersih vagina tidak baik untuk vagina kamu karena bisa merusak kadar kelembapan normal vagina. Pola makan dan pola hidup sehat. Ini sangat penting karena makanan yang kamu makan juga akan berdampak pada kesehatan vagina kamu. Minumlah air putih yang banyak saat menstruasi serta makan sayur dan buah-buahan. Ingat juga untuk olahraga, ya!

Jadi, itulah kenapa bisa muncul bau tidak sedap pada vagina kamu. Eits tenang saja, kamu bisa menjaganya tetap sehat dengan cara-cara di atas, kok! Semoga berhasil!


5

Minggu Paing, 3 Maret 2019

Capricorn Posisi perbintangan Anda di minggu ini tampak pada posisi yang bagus dan menguntungkan sehingga tak heran jika banyak muncul order-order baru yang tak Anda sangka sebelumnya. Pemasukan yang Anda harapkan dapat terealisasi di minggu ini. Asmara: Apa gunanya mempercayai ucapan dari luar sana sedangkan kebenarannya belum tentu bisa dipegang. Aquarius

Saat ini perbintangan Anda ibaratnya lagi melalui jalan yang berliku-liku yang kanan kirinya adalah jurang yang sangat dalam. Ini pertanda bahwa Bintang Aquarius harus bisa menahan diri, jangan menuruti emosi biarkan segalanya berjalan apa adanya. Asmara: Si dia sangat menarik hati dan pikiran Anda, sehingga wajar saja jika sulit untuk menghilangkan bayangbayang wajahnya. Pisces Perbintangan Anda di minggu ini masih mujur dan beruntung, yakinlah dengan suara hati yang muncul, tak perlu ragu jika hati sudah merasa pas dan optimis. Mengenai keuangan, tak terlalu memusingkan karena memang ada dana berlebih yang bikin hati tenang dan damai. Asmara: Tak perlu berdebat terus hanya karena omongan yang tak prinsip dan tidak ada untungnya itu. Aries Masih ada kerikil-kerikil tajam yang cukup mengganggu perjalanan Anda. Untuk itu sekalipun di atas kertas rencana Anda dapat berjalan dengan mulus sebaiknya Anda juga mengantisipasi faktor x yang mungkin bisa timbul secara mendadak. Asmara: Cintanya cukup tulus, untuk itu positive thinking sajalah dan hilangkan segala pikiran buruk mengenai dirinya. Taurus Karier terus merangkak naik, tinggal tergantung bagaimana kepintaran Anda saja dalam melobi kepada atasan. Di minggu ini keuangan masih lancar-lancar saja dan tidak ada hambatan yang memusingkan, bila ingin spekulasi juga tidak ada masalah. Asmara: Binalah komunikasi sebaik mungkin agar kemesraan tetap terjalin dengan baik. Gemini Jangan menyepelekan persoalan yang muncul di minggu ini, ada baiknya segera diselesaikan jangan sampai kemakan waktu yang tentu saja akan semakin sulit untuk diselesaikan. Optimislah bahwa Anda akan bisa meraih hasil lebih di minggu ini. Asmara: Debat mulut masih sulit untuk dihindari dan itu semua kembali kepada diri Anda, mau tidak mengalah agar hubungan bisa terjalin mesra lagi. Cancer Perlihatkan mental juara Anda, buat apa takut menghadapi tantangan sekalipun itu cukup berat. Maju terus pantang mundur, yakinlah bahwa hanya dengan kerja keraslah maka kesempatan Anda untuk meraih sukses tetap terbuka lebar. Asmara: Dekati keluarganya agar hubungan Anda dengannya tetap terjalin aman-aman saja. Leo Jangan frustasi! Langkah Anda ke depan masih jauh dan cukup banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan. Tetaplah optimis dan yakin bahwa langkah Anda telah benar dan sesuai dengan prosedur yang ada. Di minggu ini ada saja pengeluaran yang harus Anda lakukan sekalipun income masih cukup tinggi. Asmara: Jika si dia lagi ngomel sebaiknya Anda diam saja, tak perlu menanggapinya agar suasana bisa mencair kembali. Virgo Bersikaplah tegas dan tak perlu memberi toleran kepada orang yang jelas-jelas menginjak harga diri Anda. Tak perlu takut akan risiko yang akan Anda tanggung, untuk itu belajarlah mandiri dengan tidak terlalu menggantungkan harapan pada orang lain. Mengenai keuangan meski lagi tersendat tetapi itu bukan berarti seret. Asmara: Apa ruginya berkorban demi kebahagiaan si dia selama itu tidak menyalahi dari norma-norma ketimuran. Libra Rintangan masih tetap saja menghambat laju karier dan bisnis Anda. Pertahankan motivasi Anda jangan sampai mengalami penurunan karena bagaimanapun juga langkah Anda ke depan masih sangat panjang dan penuh dengan liku-liku. Di minggu ini pemasukan masih terbilang lancar walaupun kebutuhan cukup tinggi. Asmara: Jangan lari dari kenyataan yang ada, terbuka saja kepadanya. Scorpio Pertahankan langkah dan metode yang telah Anda pergunakan selama ini, karena kenyataannya cukup sesuai dengan kondisi sekarang ini sehingga sangatlah disayangkan jika Anda memakai metode baru yang tentunya harus dimulai dari awal lagi. Mengenai pemasukan masih stabil dan tidak sampai memusingkan. Asmara: Jangan terus menerus memarahinya dengan omongan yang keras bahkan menjurus kasar. Sagitarius Jangan keburu nafsu untuk mendapat keuntungan besar, semua itu ada temponya yang harus dijalani dengan kesabaran dan ketenangan. Sedikit banyak keuangan Anda akan terganggu karena munculnya kebutuhan mendadak yang tak Anda sangka sebelumnya, meskipun income masih lumayan lancar. Asmara: Jagalah keharmonisan percintaan Anda berdua dengan selalu berbuat yang terbaik dan menyenangkan bagi kedua belah pihak.

Diasuh Oleh : Putri Wong Kam Fu Berlaku : 3 - 9 Maret 2019

Kumbhamela dalam Keramaian ”Sepi” Yagah sarva-tirthebhyah prabhavatyadhikam vibho Sravanat tasya tirthasya nama-samkirtanadapi Mrttikalambhanadvapi narah papat pramucyate (Mahabharata 3.83.74-75) “Wahai Maharaja, Prayag adalah tempat suci yang paling utama. Orang akan mendapatkan pembersihan dari dosa-dosa hanya dengan mendengarkan keagungan tempat suci Prayag, memuji-muji nama Prayag, dan mengoleskan lumpur suci Prayag pada tubuhnya.” Prayag adalah tempat penyelenggaraan Kumbhamela terbesar dengan area terluas dibandingkan dengan tempat lainnya. Area Kumbhamela Prayag membentang luas lebih dari 2.500 hektar dengan 300-kilometer panjang jalan, dan 5-kilometer memanjang tempat permandian suci di sekitar pusat permandian suci Triveni. Literatur Veda menjelaskan keistimewaan dan kemuliaan tempat suci Prayag. Berasal dari kata yaj (yag) yang berarti yajna atau persembahan suci, Prayag merupakan tempat melaksanakan “Yajna Agung” dan yajna-yajna lainnya. Disebutkan, setelah menciptakan alam semesta, Dewa Brahma mengadakan Yajna Agung di tempat ini. Karena itulah tempat ini dinamakan Prayag. Pada masa kekuasaan Sultan Akbar, tahun 1575 nama Prayag diubah menjadi Allahabad. Tahun lalu (2018), Yogi Adityanath, Menteri Utama Negara Bagian Uttar Pradesh, India Utara, mengembalikannya ke nama semula, Prayag. Mengingat kesucian Prayag yang luar biasa (prabhavatyadhikam vibho) dan merupakan tempat suci terpenting di antara yang terpenting maka Prayag menjadi tempat pelaksanaan yajna besar dan penting seperti Kumbhamela. Prayag mempu-

Redaktur Khusus weda

WAKYA Darmayasa

nyai daya penyucian luar biasa untuk mengangkat roh-roh para leluhur. Oleh karena itu, Prayag juga menjadi pusat kunjungan orang-orang untuk melakukan upacara leluhur (Pitra Yajna). Kumbhamela 2019 dinilai sangat berbeda dari pada yang sebelum-sebelumnya terutama dalam hal kerapian dan kebersihan. Selain tempat pembuangan sampah yang memadai, penyelenggara juga menerapkan disiplin ketat kepada para petugas kebersihan. Jika penyelenggara menemukan jalan, gang dan terutama toilet umum dalam keadaan tidak bersih maka petugas kebersihan langsung dipecat. Universitas Harvard pernah menyebutkan penyelenggataan Kumbhamela jauh lebih baik dari penyelenggaraan FIFA World Cup. Presiden India, Ram Nath Kovind merupakan Presiden India kedua yang mengunjungi Kumbhamela setelah Presiden Rajendra Prasad pada tahun 1953. Presiden Kovind dalam pidato Kumbhamelanya (17/1) mengatakan, “Saya mendapat kehormatan bahwa setelah Presiden Pertama India, Shri Rajendra Prasad, saya mendapatkan kesempatan untuk datang ke Kumbhamela. Festival Kumbhamela adalah pertemuan umat manusia terbesar di dunia. Kumbhamela memberikan visi dan harapan untuk kesatuan dunia. Ia memiliki daya tarik luar biasa dan menarik orang dari seluruh dunia. Ia adalah magnet sraddha bhakti yang menarik tidak hanya peziarah manusia tetapi juga burungburung dari Siberia datang tepat pada waktu yang menguntungkan dan sangat istimewa ini.” Perdana Menteri India Narendra Modi melakukan mandi suci Kumbhamela serta

persembahan Api Suci Aarati Kumbhamela pada Minggu (24/2). Perdana Menteri India kemudian melakukan apa yang dunia tidak pernah bermimpi melihatnya yaitu seorang Perdana Menteri mencuci kaki para pencuci (baca: pembersih) toilet. Menurut Perdana Menteri Modi, Kumbhamela merupakan reformasi sosial. Walau tidak tampak kemegahan material, tetapi dalam Kumbhamela orang mendapatkan suka cita serta kedamaian batin di dalam diri. Melalui keriangan dan kedamaian batin di dalam diri orang dapat mengukir jalan hidupnya ke depan. Kumbhamela 2019 berlangsung selama 55 hari, dimulai dari hari suci Makara Sangkranti pada tanggal 15 Januari 2019 akan berakhir pada hari Maha Shivaratri tanggal 4 Maret 2019 mendatang. Secara tradisi turun temurun, mandi suci didahului oleh iringan-iringan para Naga Baba, Yogi, Guru-Guru spiritual. Pada Kumbhamela zaman dahulu, pengaturan mandi suci para Yogi, Pendeta, dan GuruGuru spiritual tidak diatur dengan baik sehingga sempat terjadi ketegangan sesama kelompok atau perguruan para Naga Baba. Pengaturan mandi suci untuk para Naga Baba dan Guru-Guru spiritual mulai ditata pada masa penjajahan Inggris. Iring-iringan dan mandi para Naga Baba serta perguruan-perguruan spiritual lainnya diatur berurutan satu per satu sehingga tidak terjadi lagi gesekan-gesekan sesama perguruan. Penulis melihat perselisihan kecil sempat terjadi pada Kumbhamela tahun 1998 di Haridwar, dimana sejumlah polisi memukuli para Naga Baba dengan tongkat rotan. Para Naga Baba berhamburan lari ke sana ke mari. Biasanya, jumlah perguruan yang masuk urutan pengaturan mandi suci ada 13 perguruan banyaknya. Mereka dinamakan Akhara. Hanya setelah ke tiga belas Akhara mandi suci barulah publik diizinkan mandi di pusat permandian yang tidak terhitung jumlahnya. Publik

bebas mandi suci kapan saja sesuai keinginan. Mereka yang memahami waktu baik “Muhurta” biasanya memilih mandi suci pada detik-detik Muhurta penuh karunia untuk mandi suci Kumbhamela. Ghat-ghat (tempat permandian) mandi suci dibuatkan sepanjang tepi sungai suci Ganga dan Yamuna mampu menampung jumlah pengunjung yang kali ini diperkirakan 100 juta lebih. Pada puncak mandi suci tanggal 10 Februari lalu diperkirakan sekitar 35-40 juta orang pengunjung yang hadir hanya dalam satu hari. Selain masalah kebersihan dan kerapian pengaturan, Kumbhamela 2019 juga “menuliskan” sejarah baru dengan diterimanya Akhara (perguruan spiritual) baru serta diberikan kesempatan ikut dalam urutan mandi suci setelah Akhara ke13. Akhara baru yang diterima dalam iring-iringan, dari 13 Akhara menjadi 14 Akhara dinamakan Kinnar (Kinnara) Akhara. Kinnara adalah sebutan untuk para lelaki yang berpakaian dan bertingkah laku seperti wanita. Mereka berbeda dengan kelompok Gay atau para homoseksual. Para gay tertarik mengadakan hubungan seksual dengan sesama jenis laki, sedangkan Kinnara adalah lelaki yang tertarik berpakaian serta bertingkah laku seperti wanita. Kelompok inilah yang membuat perguruan baru, guru sucinya juga seorang Kinnara dengan sebutan Maha Mandaleshwara, sama seperti sebutan-sebutan para Akhara lainnya. Keputusan penerimaan para Kinnara ke dalam kelompok Akhara serta mendapat hak yang sama dalam mandi suci di Triveni (pertemuan Ganga, Yamuna, dan Saraswati), mendapat sorotan publik terutama media cetak dan elektronik. Penulis sempat menemani kawan wartawan berkelilingkeliling mewawancarai para Naga Baba, pendeta, dan yogi. Diantara mereka semua masih terjadi pro dan kontra, walaupun secara resmi Akhara Kinnara sudah diterima dalam iring-iringan mandi suci Kumbhamela.

Ada keistimewaan yang bisa diamati dalam Kumbhamela. Mengingat Kumbhamela adalah sebuah festival, maka orang tidak akan menemukan suasana sepi “suwung” melainkan keramaian dan kadang “terkesan” hiruk-pikuk, terutama oleh kehadiran pengeras suara dari setiap perkemahan. Hampir tidak ada perkemahan yang tidak ada pengeras suaranya. Bayangkan jutaan tenda dengan pengeras suaranya. Namun, karena semua melaksanakan praktik spiritual maka keriuhan, keramaian dan hiruk-pikuk tidak mempengaruhi sama sekali. Tentu saja, satu dua kasus terjadi mengingat kehadiran dari ratusan juta umat dari berbagai kalangan dan latar belakang. Justru yang aneh adalah jika tidak ada permasalahan. Seperti di suatu pagi, ketika penulis sedang lelap dalam meditasi, tiba-tiba dengungan pengeras suara menggema sampai menggetarkan daun pintu ruangan tempat tinggal, tetapi akhirnya segera dimatikan setelah didatangi petugas. Praktik-praktik spiritual seperti puja, sembahyang, meditasi, Yoga, Agnihotra, pembacaan kitab suci Veda dilakukan dengan sungguh-sungguh menyebabkan keramaian tidak berpengaruh sama sekali. Semua memasuki “ruang sepi” di dalam diri sehingga suasana festival menjadi “Pesta Sepi”. Terutama sekali bagi para Kalpavasi, yaitu orang yang bertapa khusus selama Kumbhamela, sama sekali tidak merasa kehadiran orang lain selain dirinya dan Tuhan. Mereka menjadikan pesta Kumbhamela sebagai pesta sang diri, karena Kumbhamela memang adalah pesta Amerta Sanjivani di dalam sang diri. Kesucian tempat, kehadiran jutaan Yogi, Resi dan para Guru Suci, pembacaan kitab dan mantra-mantra suci Veda, termasuk Agnihotra menciptakan getaran spiritual luar biasa. Semua itu membantu orang mengarahkan diri pada “sepi” di dalam diri. Memasuki alam sepi memungkinkan orang membawa kesadarannya pada alam “Sunya”, tempat dimana “isi” dari alam kosong “Sunya” berada, yang leluhur mengatakan “Puyung Maisi”.

MIMBAR AGAMA dakannya menjadi salah. Sebuah kesalahan yang, jangan heran jika kemudian melahirkan hal-hal yang negatif, seperti kampanye hitam (black campaign), saling menghujat, hingga melakukan tindakan-tindakan pengerusakan. Persaingan yang tidak sehat pun tidak jarang mewarnai konstelasi politik praktis yang ada. Dampak negatif dari persaingan yang yang tidak sehat itu, memang bisa terjadi di mana pun di muka bumi ini, juga di Indonesia yang kita cintai ini. Tentu saja kita kita menjadi prihatin apabila antarsaudara yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini terlibat konflik, permusuhan dan gontok-gontokan “hanya” lantaran perbedaan pilihan politik. Dalam pergaulan antarmanusia dalam bidang apa pun, termasuk dalam dunia politik praktis, sebagaimana ditegaskan oleh Allah SWT dalam Sutrah Al Hujurat ayat 11 itu, kita dilarang saling mengolok-olok satu sama lain. Namun yang terjadi, tidak jarang orang begitu entengnya saling mengolok-olok satu dengan lainnya. Allah SWT melarang kita agar tidak saling mencela. Tapi yang terjadi, justru celaan kepada

yang dianggap sebagai “lawan”, malah bertebaran di berbagai penjuru. Begitupun soal larangan agar jangan saling memberi gelar atau julukan yang buruk, malah julukan-julukan yang buruk itu begitu mudah diucapkan (juga ditulis) oleh mereka yang tidak sepaham dalam urusan politik. Julukan-julukan buruk, seperti kampret maupun cebong, sempat marak diucapkan orang diberbagai tempat dan kesempatan. Sebuah pelanggaran dari aturan yang ditetapkan oleh Allah SWT yang justru banyak dilanggar orang dalam kegiatan politik praktis di negeri ini, sebuah wujud dari belum dewasanya diri kita dalam berpolitik. Kedewasaan dalam berpolitik, sebenarnya telah dicontohkan oleh para pendiri Negara Kesatuan yang kita cintai ini, seperti Bung Karno, M. Yamin dan The Founding Father kita lainnya. Mereka bisa menggebrak meja saat berdiskusi manakala ada perbedaan yang tajam di antara mereka. Namun persahabatan dan persaudaraan selalu mereka utamakan ketimbang perbedaan pilihan politik yang ada waktu itu. Sungguh, dalam hal memberi teladan yang baik kepada anak-

anak kita, generasi pelanjut kita itu, mestinya ada tanggung jawab yang besar dari kita, agar mereka pun dapat tetap mengutamakan persaudaraan, bukan mengorbankannya hanya demi kepentingan sesaat, atau demi egoisme kita dalam dunia politik yang mungkin begitu berlebih-lebihan. Terjalinnya persahabatan dan persaudaraan yang kokoh di antara segenap komponen bangsa, adalah kepentingan kita semua, baik saat ini maupun di masa depan demi tegak dan jayanya NKRI untuk kesejahteraan anak-anak cucu kita. Alangkah memprihatinkannya manakala kepentingan pokok ini dikorbankan begitu saja hanya karena kepentingan politik praktis yang ada, atau hanya karena egoisme elite politik yang hanya memikirkan kepentingannya sendiri saja. Kini, mampukah kita meneladani Bung Karno dan para perintis kemerdekaan lainnya dalam berpolitik, yakni lebih mengutamakan pertemanan dan persaudaraan, ketimbang perbedaan? Mampukah kita bersikap bahwa yang berlawanan dengan diri kita dalam dunia politik itu sebenarnya bukan musuh namun kompetetitor? Ya, kompetitor yang sekaligus juga mitra dalam membangun dan memperbaiki negeri tercinta ini!

tidak boleh sesumbar. Sebab katakata yang kita lontarkan dengan emosi meledak karena egoisme dan kesombongan , sering menjadi bumerang. Padahal setiap menjelang usainya pertemuan dan persembahyangan, kita sering mengujarkan prama shanti, Om Shanti,Shanti,Shanti, Om. Kalau tidak keliru itu bermakna, damai di hati, damai di dunia dan damai di akhirat!“ ujar Rubag. “Ironisnya, ada yang menganggap perbuatan bebotoh seperti yang kamu tuturkan, manusiawi. Alasannya, bekal lahir manusia yang bersemayam di hati, selain cinta dan kasih sayang, juga ada benci dan marah. Itu melahirkan empat sekawan, terdiri dari suka, duka, lara, pati! Ini alasan yang terkesan membenarkan tindakan sendiri dan cenderung menyalahkan pihak lain, namun mengabaikan julukan manusia yang disandangnya. Manusia atau di Bali disebut ‘manusa‘, berasal dari kata Sanskerta ‘manu‘ dan bahasa Latin ‘mens‘ berarti makhluk yang berakal budi. Bahkan Rene Descartes menelorkan ungkapan ‘cogito ergo sum‘ atau ‘karena berpikir aku ada‘. Artinya, bila tidak

pernah berpikir, mungkin belum cocok menyebut diri manusia. Tindakan bebotoh seperti yang kau tuturkan, memang memprihatinkan dan mengkhawatirkan. Leluhurnya yang sudah hidup di alam berbeda ikut disalahkan dan disuruh bertanggung jawab atas kesalahannya sendiri. Aku jadi teringat judul sebuah buku ‘Jika ada Tuhan, mengapa ada kejahatan‘. Sekilas judulnya seakan meragukan keberadaan Tuhan, namun isi buku tersebut justru membela Tuhan sebagai Maha Pencipta dan Maha Adil! Kitab ini merupakan hasil percikan renungan filsuf dan fisikawan Alfred North Whitehead, yang kecewa karena manusia selalu menyalahkan Tuhan atas penderitaan, musibah, bencana dan kemalangan yang menimpanya. Padahal semua masalah justru akibat ulah manusia sendiri, yang egois, arogan dan mementingkan diri sendiri. Mungkin karena keyakinan tidak sama seperti kita, Whitehead tidak mengulas masalah karma phala,“ papar Nyoman Sudiantara. “Kalau tidak terlalu munafik, hidup dan kehidupan di dunia ini

hakikatnya perjudian yang diistilahkan kompetisi dan kontestasi Bukan hanya otak dan keahlian, juga harta bahkan nyawa dipertaruhkan untuk memenangkan persaingan.Yang sukses dan berjaya disebut pemenang, sedangkan yang kalah dipanggil pecundang. Karenanya bangkai ayam yang dibawa pulang oleh pemenang judi tajen di Bali disebut cundang. Tragisnya bebotoh kalah, tidak jarang bersikap kasar pada isteri atau anak di rumah, tatkala disapa baik-baik setiba dari tajen, karena dianggap mengejek. Nuansa perjudian kini kian mencolok terlihat di ranah kontestasi politik. Tidak sedikit yang bersikap dan berperilaku seperti bebotoh kalah dalam kancah perebutan kekuasaan. Anehnya ada yang mengancam dan mengultimatum Tuhan, bila dalam kontestasi dia dan kelompoknya dikalahkan. Akan berhenti menyembahnya, begitu kira-kira ancamannya. Sebenarnya aku ingin terbahak menonton di Youtube, namun takut dosa, terpaksa tersenyum dikulum saja, hmmm,” komentar Made Surjanegara sembari mendehem.

Politik, Persaudaraan, dan Permusuhan H. Kusnadi Musthofa “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok itu) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok). Dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok) lebih baik dari perempuan (yang mengolokolok). Dan janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan panggilan yang buruk. Seburukburuk panggilan adalah panggilan yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim” (Al Hujurat [49]: 11). Nampaknya seiring dengan semakin dekatnya pemilihan presiden dan pemilu legislatif serentak yang akan digelar bulan April mendatang, “tensi politik” cenderung semakin memanas. Itu wajar saja terjadi di negaranegara demokrasi. Yang tidak

”Bebotoh Kalah” PADA 1960’an pernah ada peristiwa yang memprihatinkan. Seorang bebotoh tajen atau penjudi sabungan ayam merusak sanggah kemulan atau pemujaan leluhurnya. Itu lantaran, kalah berturut-turut dalam perjudian, bahkan ayam jago yang dipelihara sejak kecil dan diunggulkan akan menang, juga keok dalam aduan. Malah sebelum berangkat berjudi, dengan nada mengancam di depan sanggah kemulan dia menggumam, “ Kalau hari ini saya kalah, tempat suci ini akan saya robohkan!“ “Kelakuan yang gelap mata seperti itu dalam bahasa Bali disebut temah pitera atau dikutuk leluhur. Dalam kehidupan selanjutnya, dipercaya, kesialan dan penderitaan akan mengikuti langkahnya. Kecuali dia betulbetul bertobat dan mohon ampun lewat ngaturang guru piduka atau menghaturkan sesajen khusus buat minta maaf pada hal-hal niskala. Sebab di Bali, leluhur dianggap Tuhan sekala atau nyata yang pernah hidup di dunia dan

wajar, jika perselisihan, konflik dan permusuhan di arena politik itu sampai mencederai dan merusak persaudaraan di antara kita. Dalam hal-hal tertentu, sebenarnya dunia politik sama dengan dunia olahraga. Di kedua bidang kehidupan itu ada persaingan, ada pula lomba atau pertandingan yang aturan mainnya telah disepakati bersama. Namun yang dimaksudkan dengan lawan, baik dalam dunia olahraga maupun dalam dunia politik, jelas bukan musuh! Lawan, dalam dunia olahraga maupun dalam dunia politik adalah pesaing atau kompetitor, dan bukanlah musuh. Sedang musuh, lajimnya digunakan dalam dunia peperangan. Tentu saja,perang yang dimaksud tidak semata-mata perang yang menggunakan senjata pembunuh, bias perang dalam bentuk lain, seperti perang melawan narkoba, atau perang menumpas pornografi. Begitu seseorang atau sekelompok orang salah dalam mengartikan lawan di dunia politik, misalnya lawan dianggap sebagai musuh dan bukan dianggap sebagai kompetitor yang negatif, maka akibat salah persepsi itu pun menjadikan sikap dan tin-

brolan BALE BANJAR ARIDUS berkatnya lah prati sentana atau keturunan dilahirkan. Leluhur atau pitera pula yang membantu membuka pintu rezeki dan kebahagiaan, sebaliknya juga menyetop bila keturunannya bersikap kurang ajar. Bali dengan ke-Baliannya akan tetap eksis, selama sanggah kemulan dan taksu tetap ada dan diperhatikan dengan baik dan ikhlas. Para orang tua sering menasihati anak-anaknya agar tidak kurang ajar dan melontarkan kata-kata kotor, apalagi mengancam leluhur, seperti bebotoh itu. Ila-ila dahat, demikian wanti-wanti mereka yang berarti


Bali

6

Redité Paing, 3 Maret 2019

Rerainan Nyepi

Ngawi Jayanti Citta saking Klesa antuk Catur Brata Panyepian NYEPI wantah sinalih tunggil rerainan sané kadruénang tur kamargiang olih krama nusantara sané magama Hindu, inggian ring Bali wiadin ring dura désa. Pidabdabnyané macihna pisan, kamargiang antuk parikrama sané sepi tur sunya arahinané inucap. Mabinayan sareng pidabdab rerainan tiosan minakadi Galungan lan Kuningan sané kasinahang ramia. Sangkaning punika, sampun majanten ring raina Nyepi nénten jagi kapanggihin kawéntenan gegambelan sané katabuhang wiadin pidabdab krama sami marerod jagi ka pura ngaturang sembah pangubhakti miwah ngaturang upakara utawi banten. Sios punika, rerainan sané rauh ring pananggal apisan sasih Kadasa puniki wantah rerainan sané kawigunayang pinaka patinget wanti warsa Icaka warsa. Sujatiné raina Nyepi inucap wantah raina kanggén nyepiang sekancan pikayunan taler indria sané sujatiné prasida ngasorang pikayunan. Manut katattwan Samkya lan Yoga Darsana, jadmané embas wantah pepadonan saking Purusa miwah Pradana sané raris ngamedalang kalih parindikan. Inggih punika Daiwi Sampad

utawi parisolah jadma sané melah tur nganutin saking para Déwata miwah Asuri Sampad utawi parisolah jadma sané kaon tur ngawinang kramané maparilaksana corah. Makekalih punika nénten prasida lémpas saking kawéntenan pikayunan Citta sané jagi ngamedalang pikayunan déwata utawi melah miwah Klesa sané ngamedalang pikayunan kaon utawi karaksasan. Sekancan parisolah Klesa inucap dagingnyané Awidya utawi kapetengan sangkaning nénten tatas uning ring sekancan kaweruhan suci, Asmita utawi ajum saha ngutamayang padéwékan pedidi kémanten, Raga utawi parisolah sané ngawinang jadmané momo angkara, Dwesa utawi parisolah sané gelis kroda, bendu tur gedeg, miwah Abhiniwesa utawi solah sané ngawinang jadmané mategul tur takut ring indik-indik ring mercapada minakadi sakit tur padem. Punika makasami matetujon mangda Citta nénten prasida nglimbak tur nincap. Dagingnyané inggih punika Dharma utawi kasujatian, Jnyana utawi parisolah nincapang kaweruhan, Wairagia utawi solah sané ngawinang kramané lascarya, miwah Aiswarya utawi solah

Bencingah

Ngalitang Upacara lan Upakara NYEPI wantah rainan sané kamargiang antuk parikrama sané sepi tur sunya malarapan antuk pidabdab Catur Brata Panyepian. Sakéwanten krama Hindu Bali taler madue kapatutan ngamargiang makudang-kudang upacara yadnya tios saking yadnya sané kamargiang ring rainan inucap. Minakadi upacara matelubulan wiadin piodalan sané minab naenin kamargiang krama ring raina Nyepi. Ida Pinandita Drs. I Ketut Pasek Swastika., Wakil Ketua PHDI Bali Bidang Agama lan Kesulinggihan maosang yéning upacara punika prasida kamargiang antuk ngalitang parikrama upacara wiadin kawéntenan upakara sané kawigunayang. Minakadi ring upacara matelubulanan utawi nyambutin anak alit, sinah upakara sané kanggén wantah pangresikan, ayaban miwah sesayut tigang sasih antuk parikrama saha upacara sané nénten ageng. Manawita punika nénten ngawinang sang sané madué yadnya dados lega pikayunannyané antuk parikrama upacara sané kasinahang alit, sinah prasida katincapang malih parikrama yadnya miwah upakaranyané ring upacara nganem bulan utawi otonan anak alit inucap. Yéning upacara piodalan sinah ngawigunayang upakara sakasidan tur kaalitang inggih punika antuk upakara banten pejati kémanten miwah tumpeng pitu, tumpeng solas miwah siosan taler ayabannyané nganggén prani lan gebogan. Upakara inucap raris kaaturang tur wawu kamargiang pamuspan sakéwanten pejati punika nénten kasurud. Benjangnyané ring raina ngembak geni wawu piodalan kasineb antuk parikrama mubung, pejati i wawu kadagingin antuk canang sari sinambi nglebar panyepian. Irika kamargiang malih pamuspan raris kalanturang antuk nyurud, mareresik kantos puput makasami. “Sakéwanten sané patut taler kaélingang, parikrama ri kala Nyepi inucap kautsahayang mangda sampun wusan kamargiang ring jam 06.00 Wita. Asapunika taler upacara matelubulanan mangda gelisan wus kamargiang tur nénten kasinahang ngulgul parikrama Nyepi,” Ida Pinandita nartayang. (was)

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1. berag

1. b)rg/,

kurus

2. beréd

2. b)erd/,

lecet

3. berek

3. b)Ïk/,

busuk

4. berit

4.

keriting

5. bersih

5. b$si;,

bersih

6. berud

6. b)rud/,

lecet

7. beruk

7. b)ruk/,

kendi tempurung

8. beseg

8. b)s)g/,

lembab

9. besil

9. b)sil/,

bengkak

10. besus

10.b)sus/,

cemberut

b)rit/,

BAhAsa INDONESIA

sané ngawinang krama nincapang kasucian ring angganyané soang-soang. Punika mawinan agama Hindu ngwéntenang pidabdab mangda kramané ngamargiang makudang-kudang parikrama madaging antuk tattwa, susila miwah upacara. Sinalih tunggilnyané marupa Nyepi punika. Tetujon ipun nénten ja tios mangda kramané prasida “nyiksik bulu” saha nincapang pikayunannyané sajeroning maparikrama mangda Citta prasida jayanti saking Klesa raris kapolihang kauripan sané becik. Ring pamargin Nyepi, panca indria kareredang antuk manah lan budhi sané jagi ngawinang indriané makasami prasida becik ring parikrama nincapang kahanan kauripan malarapan antuk ngélingang malih padéwékan antuk pikayunan sané becik tur ning. Yéning sampun prasida asapunika, sinah prasida éling ring sekancan kaiwangan sané sampun kamargiang raris kauripan kalanturang antuk parikrama sané kadasarin antuk pikayunan suci ning nirmala mamargi nuju Dharma. Sané patut kaélingang, rerainan Nyepi patut kamargiang antuk pidabdab

Catur Brata Panyepian sané dagingnyané amati geni utawi nénten ngidupang api miwah sané siosan, amati karya utawi nénten ngamargiang pakaryan, amati lelungan utawi

nénten lunga maidehan tur amati lelanguan utawi nénten ngamargiang parikrama maliang-liang. Daging-daging catur brata panyepian inucap sané patut kamargiang olih

krama Hinduné sané tetujonipun wantah ngélingang raga soang-soang mangda prasida kapolihang kauripan sané suci tur madasar antuk Dharma. Sakéwanten yéning

krama sané sampun ngamargiang parikrama mapaurukan indik kasidhian, sinah prasida ngamargiang Nyepi antuk parikrama tapa, brata, yoga lan samadhi. (was)

NYEPI – Pinaka sinalih tunggil rerainan ring sajeroning Agama Hindu, Nyepi wantah rerainan sané macihna pisan. Duaning punika kamargiang antuk pidabdab sané sepi lan sunia pisan utamanipun ring margi-marginé

Upacara Melasti

Ngamedalang Pidabdab Becik Ngamargiang Kauripan RAINAN Nyepi wantah rainan sané kamargiang awarsa apisan. Rainan Nyepi kamargiang antuk makudang-kudang paletan. Minakadi kadulurin antuk melasti sané raris kalanturang antuk parikrama nyejer miwah Tawur Kasanga sané kamargiang ring raina

Tilem sasih Kasanga utawi kawastanin Pangrupukan. Upacara melasti boya wantah parikrama ngiringang palawatan saking prawatek déwata ka pasih wiadin ka genah toya suci kémanten, nanging wénten tetuek sané lewih sajeroning upacara inucap.

MELASTI – Sinalih tunggil parikrama sané mabuat pisan ring sajeroning dudonan rerainan Nyepi inggih punika upacara Melasti. Tatkala punika sakancan pratima miwah patapakan Ida Bhatara kairing lunga ka genah-genah minakadi pasih wiadin danu saha kamargiang upacarané irika

Dura désa

Upacara melasti ketah kamargiang tigang raina sadurung Tawur Kasanga. Palawatanpalawatan Ida Bhatara marupa pratiwa utawi pacanangan saking sajebag wewidangan banjar utawi désa adat kapendak tur kalinggihang ring Pura Desa sané raris kairing nuju genah toya suci minakadi pasih, tukad, danu miwah toya klebutan. Irika genah unteng upacara melasti kamargiang antuk pidabdab ngaturang sembah pangubhakti sané katur ring Ida Bhatara Baruna saha nunas tirtha wangsuh pada pinaka niyasa saking tirtha amertha kamandalu sané kapolihang ring tengahing segara. Upacara melasti raris kamargiang antuk ngiterin margi désa wiadin paumahan antuk tetujon nyuciang samian wewidangan. Punika taler kamargiang malarapan antuk ngamedalang pratima miwah palawatan suci tiosan sané kajantenang jagi ngicénin iusan becik ring krama. Upacara melasti wantah niyasa saking parikrama nyuciang bhuwana agung lan bhuwana alit mangda prasida kapolihang kauripan sané melah tur

prasida nglimbakang sekancan pikayunan sané becik utawi sané kawastanin antuk Sreya Karma tur ngreredang Wisaya Karma utawi pikayunan kaon tur momo angkara. Ring Lontar Sunarigama kabaosang, tetujon melasti wantah “Ngambil sari-sari kauripan saking tengahing segara.” Sakéwanten ring Lontar Aji Swamandala kabaosang yéning “melasti wantah nincapang bhakti ring Ida Sanghyang Widhi Wasa, saha ngicalang sekancan kaletehan jagat miwah kasengsaran jadma.” Saking makekalih bebaosan daging lontar inucap kauningayang tetuek sané becik pisan pinaka unteng tetujon upacara inucap kamargiang. Ring Lontar Aji Swamandala malih kabaosang, upacara melasti ngamedalang pidabdab becik ngamargiang kauripan puniki antuk petang parikrama. Inggih punika ngiring prawatek dewata sané teges ipun ngwangun kauripan sané setata madasar antuk sraddha lan bhakti saha nganutin sekancan tetuek saking para déwata miwah déwa pitara. Sané kaping kalih anganyutaken

laraning jagat inggih punika ngamargiang upacara inucap nincapang tur ngulengang pikayunan jadma jagi nincapang “spiritualitasnyané” saha ngicalang sekancan laraning jagat taler pakraman sekala miwah niskala. Sané kaping tiga anganyutaken papa klesa utawi ngicalang sekancan solah klesa ring krama mangda kauripan prasida ngamecikang tur sayan nampekin sunaran Hyang Widhi. Yéning sané kaping pat wantah anganyutaken letuhing bhuwana utawi ngicalang kaletehan jagat mangda prasida malih dados lestari, nénten leteh sekala niskala utawi mangda prasida dados Bhuta Hita sakadi sané munggah ring Sarasamuscaya. Bhuta kaepah dados lelima inggih punika pertiwi, apah, bayu, teja lan akasa sané raris dados lelima kahanan jagat sané patut pisan kalestariang kahananipun. Sangkaning punika upacara melasti wantah kanggén nelebang daging-daging tattwa mangda samian kramané kayun ngamargiang kauripan tur parikrama sané becik ring jagaté puniki. (was)

Segara Mustika

”Destinasi Wisata” sané Ngulangunin SEGARA ring sisi Kelod Banyuwangi, Jawa Timur nénten wantah kasub sangkaning kaluwihannyané. Nanging, akéh madué carita mistis. Sinalih tunggilnyané sakadi Segara Mustika ring Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Kocap, pasisi puniki naan kasimpangin penguasa laut selatan, Kanjeng Ratu Kidul. Sané mangkin, segara antuk toyannyané sané ning puniki kadadosang destinasi wisata sané ngulangunin. Carita mistis Segara Mustika dados keyakinan kuat majeng krama ring wewidangan pasisi. Manut carita, ri kala Ratu Kidul simpang ring pasisi Segara Mustika, senjata pusaka utawi mustika sané kabakta magumana kakutang irika. Pamuput, wénten sinalih tunggil krama sané manggihin senjata inucap. Krama inucap uning, mustika punika wantah duén Ratu Kidul. Senjata punika nénten kabakta budal, nanging kasabatang ka tengahing segara

antuk pangapti Ratu Kidul prasida malih manggihin mustika inucap. Mawit parindikané punika, pasisi puniki kasub kasengguh Segara Mustika. “Punika mawinan pasisi puniki kawastanin Segara Mustika,” baos Masmudi, sinalih tunggil krama sané sedek madolan ring pasisi, wawu puniki. Segara Mustika kantun majajar sareng Pulo Merah. Dohnyané kirang langkung limang kilo ngauhang. Margi nuju pasisi taler sampun becik, mulus. Mobil taler sampun prasida parkir ring pasisi. Ketah, krama wiadin wisatawan sané pacang malancaran ka Segara Wedi Ireng, pastika nglintangin Segara Mustika. Kaasrian Segara Mustika nénten sandang sangsayain malih. Ombaknyané degdeg, biasnyané alus mawarna putih. Santukan ombaknyané nénten ageng, Segara Puniki becik kawigunayang pinaka genah nglangi. Genahnyané kantun asri tur bresih santukan kantun arang krama sané

rauh irika. Ring wewidangan segara, kahanané kalintang asri. Jéjéran taru kelapa becik kanggén genah masayuban. Ring sampingnyané madaging kursi kayu. Krama sané rauh prasida mararian irika sinambi nginum toya kuud. Genah segara puniki taler dangan karereh. Krama sané rauh wantah naur parkir, wus punika krama prasida malilacita. Saking pasisi, krama sané rauh prasida ngaksiang kahanan palemahan ring Segara Mustika sané ngulangunin saking kadohan. Pulo antuk jimbar 3 hektar puniki nyinahang panorama dinding tebing sané ngulangunin. Warnanipun coklat. Nénten wantah pasisi, ring wewidangan Segara Mustika taler wénten keindahan bawah laut. Terumbu karang miwah sekancan soroh ikan hias dados daya tarik tersendiri. Para pengunjung taler dados snorkling. Para pemancing taler dados ngrereh ulam ring wewidangan segara puniki. Sinalih tunggil biota sané

Balipost/ist

Pantai Mustika ring Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Pesanggaran, Banyuwangi. tawah sané wénten ring segara puniki wantah ular laut. Kocap ring Segara Mustika wénten benteng masa penjajahan Jepang. Nampek saking Segara Mustika, wénten pulo alit. Krama ngwastanin pulo inucap, Pulo Bedil. Wentuknyané sakadi bedil.

Daya tarik Segara Mustika boya wantah palemahané sané asri tur bresih. Kasumuyuban krama ngemit karesikan pasisi patut molihang apresiasi sané becik. Nyabran ngaminggu, krama setata mareresik ring wewidangan pasisi. (udi/uma)


Nyastra

Redité Paing, 3 Maret 2019 ADA uling aminggu ipian tiangé setata jelék. Bapan tiangé masih nyambatang ipiané buka kéto. Di ipian, tiang lan kulawarga anyudang blabar. Dikénkéné tiang ngipi sakulawarga ulung ka pangkungé. Tusing taén banat ipiané. Bapan tiangé jejeh ipiané ngambahin. Yadiastun ipiané kasambat bungan sirep, nanging tetep bakat kenehang. Ipian paling serem dugas sirep lemahné. Di pangipian tiang ngempu I Kocong sambilang ngalap manggis di teba. Uling duri ada odah nyimbuhin. Tiang nyidaang ngelidang I Kocong apang tusing kena simbuh. Dugas tiang makelid masa bangkiangé kena ampehan angin. Céléng tiangé kena simbuh kanti ngemasin mati. Tiang nyagjagin lakar nyagur odah ané nyimbuh céléngé kanti mati. Nanging odah kaliwat sakti, sakadi ngelah ajian sayong petak, prajani ilang. Soléh, yén sambatang ngipi, paningalan tiangé tusing ngidem. Yén orahang tusing ngipi, tiang maan masriep sangkaning kiap. Mirib baan ipiané bakat kenehang, saja céléng tiangé mati. Mirib mati kena virus. Sanjané ento céléngé kal tanem di teba. Pedalem mémén tiangé suba limang sasih ngubuhin céléngé ento. Kayang Penampahan Galungané ukuna tampah ajak sekaa mapatungé. Katarka céléngé mabaat apikul lebih. Jani pasaran céléngé aji Rp 35 tali rupiah akilo. Amonto mémén tiangé rugi. Satondén tiang nanem bangkén céléngé ada sodagar teka nagih meli céléngé. Tagih bayaha aji limang atus tali. Tiang tusing ngadep, ngudiang bangkén céléng adep. Nyanan bangkén céléng olaha tur adepa di tenten, sinah kramané ngajeng bé céléng mati. Disubané mulih sodagaré, bangkén céléngé kal tanem di teba. Suud nanem bangkén céléng tiang lantas manjus. Nyaluk jam pitu peteng tiang ngidupang komputer, mragatang pasuh, geginan tiangé buku. Kéto masih nyemak pasuh pengetikan. Dugas ento mara endang. Dedaluné bek teka. Tiang magaé uyak dedalu. Iseng nyemak bokoran isinin yéh anggon nuduk dedaluné, anggon baneh mancing nyalian. Dedalu ané mapunduh di bokorané kapotrék. Potrékanné kal upload di facebook. Liu timpalé di facebook maosin potrékan dedaluné. Suud masang potrékan di facebook prajani bangkiang tiangé sakit. Kanti bungker naenang sakit. Nadak sajan sakité teka, kéweh baan maangkihan. Somahé ané mara teka uling makuli lantas nyagjagin. Ngurut bangkiangé aji lengis kayu putih. Sakitné ngancan nyangetang. Tiang plaibanga ka dokter umum. Dokteré narka kolik. Celepanga ubad uling song silité. Yén buin ajam sakité tusing empah apang énggalang aba ka UGD. Teka uling dokter tiang nyagjagin pedeman. Sakité ngancan nyangetang. Kanti telung jam sakité tusing empah, tiang ajaka maubad ka rumah sakit. Di UGD perawat jegég nyuntik lengené. Asukanga ubad injéksi. Ngancan makelo ngancan ilang sakité. Perawaté masih nyedot getih lan nundén nginceh. Tiang enjuhina klopok, tundéna ngisinin klopoké inceh. Getih lan inceha turéksaina di lab. Hasilné,

Lelipi Ipian I Madé Sugianto tusing ada ngenah sakit di getihé nanging di incehé misi getih, katarka di ginjal ada sakit. Dokteré ngrujuk apang marontgen lan ma-USG. Hasilné, di ginjal tengawan misi batu. Dokter spesialis urologi nundén operasi. Tiang nulak, boya sing bani maoperasi, nanging tusing ngelah pipis Rp 35 yuta rupiah. Tiang milih ngencak batuné nganggon loloh don kecibling. Sawatara jam telu das lemahé, tiang dadi mulih uling rumah sakit. Demen atiné tusing kanti ngamar di rumah sakit. Neked jumah dapetang I Kocong ngangseg. Angkihanné nguik-nguik. Yén suba kéné angkihané I Kocong tusing nyidang segerang aji lengis apun. Plaibang ka rumah sakit apang maan nébo. Nanging pianak tiangé tusing nyak ka rumah sakit yén sing milu bapané. Yadiastun enu ngrasayang sakit bangkiang, tiang ngatehang pianaké ka UGD. Tangkejut dokteré ané ngubadin tuni kerana tiang buin teka. Tepukina pianaké ngangseg, dokteré becat nyemak nébo. Andus néboné sedote tekén pianaké. Ngangsegné ilang. Pianaké dadi mulih. Dugas majalan mulih, ipiané bakat inget-ingetang. Nyak patuh ipiané tekén sakité nibénin. Céléng mati kena simbuh. Bangkiang tiangé sakit, di pangipian kena angin dugas odah nyimbuhin I Kocong. Kéto masih I Kocong ngangseg. Mirib ento sipta tiang ajak pianaké kena sakit. Bakat campahin ipiané. Tiang enu

ngasanang sakit, aget I Kocong tusing enu ngangseg. “Tumbén ipiané mirib ajak pajalan idupé. Apa ento maadan nerabang sawang, ngipi kéwala paningalané kedat? Dumadak tusing buin nepukin buka kéné,” pangaptin tiangé. I bapa nelokin ka pedemané. Tiang enu ngrasayang sakit, sing nyidaang magaé. Kéto masih I Kocong tusing masekolah krana kiap. I bapa nyambatang ibi sanja ngipi jelék. Balé ané tongosin tiang ajak pianak somahé ajur tomplok blabar. Balé delod ané tongosina tekén i bapa ajak i mémé selamet. Nanging reraman tiangé tusing nyidaang nulungin pianak, mantu, lan cucu. Krana ada lelipi gadang maikut barak malingkeh di malun jelanané. Sabilang mukak jelanan, lelipiné nagih nyototin. Ento makrana tusing nyidaang pesu uling kamaré lakar nundun pianak, mantu, lan cucu apang énggal makisid tongos krana yéh ujané maluab dadi blabar. “Mirib lelipiné ento ané nylametang mémé ajak bapa. Yén drumuk pesu mirib milu anyudang blabar,” kéto tiang masaut. “Ulian lelipiné ento, pianak, cucu, mantu anyudang blabar. Grimutan basangé tekéning lelipiné ento. Ukuna lanteg, nanging tusing ada gegitik di sampingé, tungkedé masih sing tepuk,” pasaut i bapa. Masantulan papineh tiangé ajak i bapa dugas ngomongang lelipiné. Yén

tiang narka sipta melah krana ulian lelipiné i mémé ajak i bapa selamet tusing anyudang blabar. Umahé masih tileh, tusing usak. Nanging i bapa ngorahang ipiané jelék. Mabukti pianak, somah, lan mantu ngemasin mati anyudang blabar. Nirguna idupné tan papianak, mantu, lan cucu. “Aget tuah ipian,” ucapné. Sakit bangkiangé ngancan ngendukang. Tiang nyidaang bangun tur klicak-klicak di natahé. Nyidaang masih ka paon nyemak nasi padidi. Nanging kéweh ngelekang nasiné. Pait karasayang. Nginem yéh masih kéto. Gigis kenehé madaar lan nginem yéh. Sajaba loloh don kecibling kal engsehang nginem. Pangaptiné batu ginjalé encak. Nginceh parus tur tusing sakit. Buwung ngajeng tiang lantas mabahan di pedemané. Enu marasa kiap krana ibi sanja sing karuan maan sirep. Lemah bétél magadang, mulih uling rumah sakit buin ka rumah sakit ngateh pianaké ngangseg. Mirib sangkaning kiap, tiang engsap, maimbuh ngipi. Di pangipian tiang tongosina tekéning lelipi gadang maikut barak. Ngejer, yadiastun tusing tagih cotota, titiang jejeh. Krana uling cerik enyeh nepukin lelipi, yadiastun lelipi jali ané awakné cerik, titiang tusing bani. Da ja lelipi seken, gambaran lelipi di tiviné bakat jejehin. Plalianan lelipi masih kal takutin. Ulian ngetor, jejeh nepukin lelipi titiang ngrajang bangun. Lakar makisid sirep, tegarang di balé delod, enyén nawang sirepé etis tur tusing mangipi. Mara menékang di undag balé delodé, tiang tangkejut. Lelipi gadang maikut barak malingkeh di malun jelanan kamaré ané kal ojog. Tungked i bapa ané nylélég di sendi kal jemak. Lelipiné kal panteg kanti mati. Bangkéné kal entungang di teba. Teka uling teba, dapetang i bapa daah duuh di kamarné. Ipun ulung uling pasaréan. Tusing nyidang bangun padidian. Balinin tunduné beseh, ngenjol gedé. Mirib makaplag tunduné di plangkahanné. I bapa masih tusing nyidaang majalan padidian. Titiang ngelurin i mémé apang ningting i bapa ka dipané. Tiang tusing nyidaang ningting padidian krana bangkiangé sakit tur jangkeh. Pedalem i bapa tusing nyidaang naenang sakitné. Nepukin kurenané, pianak, lan cucuné sakit, i mémé ngelah keneh ngwacakang. Nunas baos baas sig jero dasaran. Jero dasaran nundén ngaturang segehan, aturang di tongos lelipiné katanem. Sujatiné lelipiné ento mapitulung, nyengker umah lan kulawarga apang tusing kencanin désti. Tiang mineh-minehang munyin mémén tiangé. Napi pelih tiangé, nguda déstiné nyakitin. Mirib liu anak tusing demen lan kuciwa kapining tiang. Liu anak ngidih tulung, nanging sing makejang nyidang tulungin. Ada ngidih tulung apang pianakné maan sekolah negeri, ada ngidih tulung apang maan gegaén, ada masih ngidih tulung apang palasang masomahan. Terus bakat kenehang, kanti sirahé kebut-kebut. Makleteg tiang inget, désti apa Résti ané nyakitin? Pidan Résti taén ngajakin mademenan nanging katulak. -0-

I Nyoman Wijaya

Satua

Nyinahang ”Pengalaman” Urip Majalaran Lukisan

I Sigir Jlema Tuah Asibak (5) Kaketus saking Satua-satua Bali (I) LANTAS ngandika Ida Bhatara, “Saja bapa ngrupaka cai. Krana kéné lekad cainé tuah asibak, ané malu mémén cainé salah nunggingin nira sedek majalan di ambarané. Wiréh ia sebet busanbusan nuunang menékang padinné bakal jemuha sing maan ai, kaselag-selag baan ujan. Ento krana ia kajamah baan téjan bapané kilidin gulem, wastu beling lekad kéné cai asigar. Da cai nyebetang, jani suba cai teka nunas panyupatan. Nah jani bapa nglukat cai, kema cai mandus mabresih di pasiraman bapané, ento ditu kemu laku. Ditu ada pancoran Sinduratna, kema ditu panjusang ibané. Lamun suba kelés kules cainé ené, duduk aba mai!” Nah suba jani kéto gelisang satua, énggal koné kema ia mandus sig pasiraman Ida Bhatara Surya. Sig pancoran telung dasa telu liunné tur luih-luih sendangné. Magenepan, ada ban mas, slaka, tembaga, kekuningan sekancan totonan tur pada bungah masoca inten mirah manik tur sekancan socané ada ditu. Buina yéhné mawarna éndah pada ening pesan. Ento koné pepeda uli tanggu kauh baana mandusin, telah teked tanggu ba dangin. Pragat ia mandus napi kelés kulesné, genep cara-caraning manusa ukudané jani tur bagus alep buka rejunané. Toliha awakné suba melah, suba genep, duduka kulesné abana mulih ia nangkil ring Ida Bhatara. “Nah ento sing lung suba cai? Kema jani cai ka lemah! Lamun cai predoma baan mémén cainé, édéngang kules cainé! Jani apang melah cai mabikas, sing buungan cai sadia. Kema cai ngortaang pangandikan bapa, mani-mani yén ada anak luh langgana buin akéto nungging-nunggingin kena sapa ia baan Déwa. Wastu ngelah pinaka salah, salah wetu, salah rupa, malapataka. Yan ada anak luh kalaning camah, ngulungang ngutang camahné di marga agung, kena sapa baan Bhatara Surya. Wastu sing dadi menyah, kasakitan baan raré. Patutné anaké luh camah, yatna ngutang camahné. Pang da sing jalan-jalan manongos, ngawé punah di gumi.” (Masambung)

KAWENTENAN buron sampi nénten prasida lémpas saking kauripan I Nyoman Wijaya, sinalih tunggil pelukis kasub ring Bali. Daweg alit, saraina geginanipuné wantah ngangon sampi mangda prasida nagingin pabuatné saraina taler asil saking ngadol sampi sané kangonang kanggén prabéa masekolah. Kala punika, ipun ngangonang sampi sareng timpal-timpal sayusané sinambi maplalianan. Geginané punika sané ngarad kayunipun dados pelukis, pamekas nglukis indik buron sampi. Asil lukisanipuné ketah kasinahang malarapan antuk ngamargiang pameran ring Bali wiadin ring dura Bali. Akéh taler lukisanipuné katumbas tur kadruénang olih para koléktor saking dura Negara. Ring lukisan sané kakaryanin, lanang sané embas ring Tabanan, 28 November 1971 puniki akéhan ngamedalang makudang-kudang kahanan indik beburon sampi ring kanvas sané ageng antuk cat minyak. Antuk media sané ageng sakadi punika, sinah nénten ngentukin tatkala ngamedalang “ekspresi” taler gambar sampi inucap prasida sayan janten kasinahang pinaka buron sané kuat. “Kahanan tiang daweg alit ngawi tiang bagia. Pinaka pianka petani, saraina tiang ngangonang sampi sané ketah kanggén matekap ring carik. Sampi punika taler sané dados timpal tiangé maplalianan, duaning lepas saking sekolah tiang setata ngangonang sampi. Daweg punika, tiang sareng timpaltimpalé setata maplalianan saha ngawi makudang-kudang parindikan ngeninin indik sampi. Bagia idup ring désa,” baos Wijaya makenyem. Mapaiketan ring kawagedan nglukis sané kaduénang kurenan Putu Kariani puniki, ipun maosang nénten pisan naan malajah ring sekolah seni rupa. Kawagedan punika kaduénang sangkaning ipun ketah mabalih para seniman lokal tatkala makarya lukisan. Ipun taler ketah nyingakin para pangling-

sir tatkala ngambar wayang ring témbok pura, ngukir wewangunan ring désa kantos mangamel miwah masesolahan. Samian parindikané punika ngawinang Nyoman Wijaya kadaut malajahin. Sangkaning teleb malajahang raga yadiastun preragan, kawagedan inucap kaduénang, samaliha kalimbakang mawinan ipun prasida sakadi mangkin. “Tiang nyaratang pisan mangda sida nglukis, mawinan tiang prasida nyinahang kahanan tiang daweg alit majalaran lukisan. Yadiastun nénten masekolah seni, nanging tiang naen malajah drawing anatomi nyabran raina Soma miwah Wraspati ring sanggar sané magenah ring Sanur. Parindikané punika mamargi saking warsa 1998 kantos 2003. Tiang taler akéh matimpal sareng seniman lan akademis sané ketah ngajak tiang nyarengin paméran,” baosnyane. Ipun sané meneng ring Banjar Carik Padang, Désa Nyambu, Kecamatan Kediri, Kabupatén Tabanan puniki maosang naen nyarengin paméran “Treasure ” ring Griya Art Gallery Sanur. Sadurungnyané taler naenin ngamargiang paméran ring makudang-kudang “galléry” ring Bali kantos ring Jakarta. Wénten taler makudang-kudang lukisannyané sané kadruénang utawi ka-koléksi olih para tamiu. Sios punika ipun taler naen nyarengin paméran ring Akili Muséum Jakarta saha kajudi dados finalis Akili Muséum Art Award. Sios saking kadruénang olih koléktor lokal, makéh taler pakaryannyané sané kasenengin tur kadruénang olih krama dura negara minakadi saking Inggris, Jerman, Singapura Malaysia miwah Dubai. “Tiang seneng mat et im b a ng tur mabebaosan sareng para sawitra indik lukisan sinambi nincapang kawagedan. Tiang taler akéh ngwacén buku-buku taler melajah saking para seniman senior,” baosnyané. (kmb)

7 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;s)mrnÑn. Pupuh Semarandana 46.eynæuniksomæunÀsi;,

Yén punika sampun asih, wwu\u\uæienútÓm,

wawu ngungsi né utama, bÉteyogs)maien, brata yoga semadhiné, \ultiemok×r&h\á,

ngulati moksa ring angga, \wnwsmtp,

ngawana wasa matapa, ydênÓnÞ¡\kgunu*, yadian tan lunga ka gunung, r&ps(zunêsrir. ring pasar nyunia sarira.

Saking Langit Bali Tresna Mamaling Melukpuk andus ngumbara Ngawé sangsara Doh ring telenging manah Morbor dumilah Panes kekebang Andus ngulayang Nyujur tresna awang Sida tuara gelahang Bayang-bayang nerawang Merem kedatang Rauh tan paundang Ngurip i wayang gadang Bhuta ngrangsuk patapan Sahasa nyarah padruwénan Ngepah patunggilan Puponin tiban-tibanan Semaya kasiksa Unteng kayun kaparikosa Tumuli ngawé neraka Ngulah sahananing déwa I Gede Suwartama

Redaksi nerima sesuratan sastra (Cerpen & Puisi) miwah reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia. Naskah mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


8

Minggu Paing, 3 Maret 2019

PELIH

TRESNA I MEME

Deweke suba ngancan kelih Mara marasa liu ngelah pelih Ipidan sakancan kenehe tusing luih Munyine tuara lung pesu uli bibih Tutue tusing nganutin sor singgih

Sajak-sajak I Nyoman Nuadiana, S.Pd., S.Si.

Laksanne tusing ada tata linggih Ne jani mungpung enu angikih-angkih Jumunin lan melahang mamilih Dewek ngangsan kelih Pajalane ane melah patut alih

N Y E P I Nyepi utawi sepi… Nyepi wantah ring Jagat Bali Rahina nyiwi Hyang Widhi Ten dados ngendihang api Peteng detdet tan kapanggih napi Catur Brata Penyepian patut mamargi Ten dados magae utawi makuli Napi malih majudi Sekadi sprit lan maceki Ngiring irage mabhakti Mangda rahayu sareng sami

Ento tuah anggon sundih Sakancan ane jele bang kampih Eda merasa teken dewek ririh Idupe madasar baan nyilih Apang idupe sida bagia tanda sedih

TUKAD

DEWA RATU Tukulang tityang ngidem Tukulang titian seleg Tukulang titian demen Tukulang titian kangen Dewa Ratu… Wawu titian kedat Saget sampun bungah Dumun titian bes lemenah Dewa Ratu… Wawu kerasa antuk titian Sujatine ipun wong corah Ngalih gae ulian mamongah Dewa Ratu… Uli pidan tan parungu Tan wenten sane mapaungu Kantos jagat kanggen care Dewa Ratu… Kudiang titian mangkin Jagate banyah latig Pejabate saling tigtig Dewa Ratu… Ngudiang tong nawang kimud Lagute nongos di muncuk Patute ngemang conto

Yehe kutek buka ubek Dini ditu masi kutek Ebene pada keselek Tuah luwu sane ebek Idupe kerase rangsek

Wong mancanegarene ngon Ngantohang gumi Baline mati Wyakti tanpa naeen Jagat Bali wantah sakti Astungkara Hyangin Widhi

Kumuh suba dadi damuh Tusing ada sane embuh Dini ditu jani kumuh Tusing ada malaad Budayane ane malu

Peteng detdet maimbuh gulem Gumine ucem langite selem Tan pasangkan saget endih kenyit-kenyit Nyander langite peteng detdet Titian ngadeg negtegang manah Klipekane sada marengang Matandang cara dagang Endihe sayan paek Jejeh kenehe jan sinipi Paningalane ngidem prajani Dumadak kasuecanin Hyang Widhi Sapunika titian mangiwi Sesampune kedat galang Wantah kunang-kunang anarung sasih

LEGONG Tanjek sledetan ageman pragina Pilesan lan wewingselan raga Madasar budaya Bali mula Sesolahan nyagaraga Kaloktah ring mancanegara Makadi pangiring upacara Kanggen pangilacita Bakti ring Ida Betare

RERAMA Rerama… Sane sampun miara irage Sane sampun ngicenin bhoga Sane sampun ngicenin pangweruh Sane nundun yening titian pelih Rerama………… Titian tan purun alpaca guru Titian tan purun tulah idup Titian tan purun langgah langgana Titian tan purun ring karma phala Rerama……….. Aksamayang titian Wantah ampura meme bapa Wantah suksma meme bapa Sane prasida kaucap malih

KUNANG-KUNANG

Ane malu makejang takut Japituwi tuara ada nuntut Nagging kimud teked dadi uyut Who laksanane ada ane nut

Uli pusuh ngantos mangkin Meme stata nyanyangin tityang Peteng lemah meme ngalih gae Tuah anggon tiang masekolah Magantung bok akatih Meme ngelekadang tityang Ampurayang dewek tiange Tan sida ngewales tresnan meme Mogi meme tan meseselan Ngelah pianak buka tiang Wantah suksma sane katur Mogi meme nemu bahagia

MALAYANGAN Semengan bangun kepupungan Nyemak blakas Nyebit tiing engsap masugi Siaga lakar malayangan Ngajak timpal-timpal sami Makta layangan maliang-liang Wenten ane ngerod bantang Wenten ane ngulang tali Wenten sane matimbang-timbang Sakadi layangan ngindang Ngiring bareng maguyang Nyiriang pada girang Ritatkala lomba Wenten layangan majanganan Layangan bebean Taler nyiriang seni lan budaya Punika sami pada medal

Nganggen payas, badong, miwah gelungan Mananah tur ngamedalang rasa Sebeng tekek ageman pragina

runalong deepSMSoliloquy ... in the longrun longsilent..., run, sail

Legong nyregseg dikalangan Tukang kendange mapaspas Cirin Bali mabudaya Ngwee ngoon sang ngatonag

Coming on Age in Balidwipamandala...

16 Agustus 2019

l CUKUP 3 Baris Puisi Besar SP-1928 untuk 90 tahun membelai dan dibelai Nafas Kita... l Spirit

16 Agustus 2020

Ruh Bangsa, Tes Ke-Indonesiaan Raya Kita

CAKRA Yadnya EDUKASI (H) Cinta Nusantara 2019 l

JKPemerdekaan-109, Pijakan Start Ke-rasadiri-an

Januari-Rememberance 53 in 61…, 61 in 53

l Sangkan Paraning Dumadi, yang Terpanggil Sepenanggungan Road to Homecoming 230 Years Old Denpasart! Langsung Aktif menghubungi Wajengki Sunarta dkk via Facebook dua(2) Minggu sebelum KOMUNITAS ANDA wentenplay di JKP-109 dr. Ketut Ngurah

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

I Wayan Nuriarta

Afrizal

dr. Ketut Ngurah

Fotografi

Kreatif Memotret Pawai Ogoh-ogoh MENJELANG hari raya Nyepi, Bali dipadati dengan kegiatan seni dan budaya yang sangat fotogenik sehingga momen itu sangat sayang untuk dilewatkan oleh para fotografer. Selain prosesi melasti yang digelar mayoritas desa pakraman di Bali, pawai ogoh-ogoh di malam Pangerupukan juga merupakan momen istimewa yang wajib “diburu”. Kemeriahan atraksi mengarak boneka besar berwajah menyeramkan sebagai visualisasi wujud bhuta kala keliling

Informasi pertama yang wajib diketahui tentunya rute atau titik-titik yang akan dilewati pawai ogoh-ogoh. Dengan mengetahui jalan-jalan yang akan dilalui para peserta pawai, fotografer dapat menentukan dengan cepat spot atau titik pengambilan gambar yang menarik untuk menjepret arak-arakan ogoh-ogoh tersebut. Spot menarik tersebut, misalnya latar belakang gedunggedung atau bangunan yang ikonik atau bisa juga kerumunan penonton. Dengan mengetahui rute, fotografer juga dapat memastikan rute alternatif bila terjebak kepadatan penonton atau ingin pindah spot.

Bergerak Dinamis Memotret pawai ogohogoh yang pesertanya cenderung bergerak dinamis memerlukan kepiawaian teknis yang matang. Sebab, memotret objek yang berjalan atau bergerak tentu lebih sulit daripada memotret objek Bersama Melestarikan Tradisi karya I Wayan d i a m . S e l a i n itu, momen Sumatika berjalan begitu wawengkon desa pakraman ini cepat, mendadak dan biasanya tidak hanya diminati fotografer di luar perkiraan. Kemampuan lokal Bali semata, namun juga lensa juga sebisa mungkin mammenjadi “buruan” fotografer di pu menjangkau sudut lebar, seluruh Indonesia bahkan man- tele hingga detail. Penggunaan canegara. Namun, bukan perkara lensa sapujagat seperti lensa mudah untuk mendapatkan foto dengan focal lenght 28-300 mm ogoh-ogoh yang unik dan atraktif. sangat direkomendasikan karena Selain penguasaan teknik-teknik mempunyai tiga kemampuan itu dasar fotografi, kreativitas juga sekaligus. Alternatif lainnya, menjadi hal yang mutlak agar foto Anda bisa membawa dua bodi kaogoh-ogoh yang dihasilkan tidak mera. Satu kamera dengan lensa terjebak menjadi karya fotografi sudut lebar dan satu kamera lagi yang biasa-biasa saja. Berikut dipasangi lensa tele. tips praktis yang bisa dijadikan Kemampuan teknis juga sanpanduan saat hunting pawai gat diperlukan guna mengantisiogoh-ogoh! pasi perbedaan cahaya (exposure).

Festival Ogoh-ogoh karya I Wayan Sumatika Misalnya, iring-iringan pawai ogoh-ogoh dari jalanan dengan cahaya menyengat tiba-tiba terkena bayangan pohon atau gedung yang gelap. Kondisi ini tentu membutuhkan kecepatan mengantisipasi perbedaan tersebut, bisa dengan merubah ISO atau memperbesar diafragma. Umumnya, pawai ogoh-ogoh di Bali digelar dalam rentang waktu yang panjang. Mulai sore ketika sinar matahari masih terik hingga menjelang tengah malam dalam kondisi yang low light sehingga fotografer harus menyikapi kondisi tersebut sejak awal dengan menyiapkan peralatan fotografi yang tepat. Sebisa mungkin, buatlah fotofoto ogoh-ogoh yang dinamis, variatif dan tidak membosankan. Artinya, fotografer dituntut merekam event tersebut secara maksimal, tidak hanya terfokus pada satu angle saja. Ingat, suasana dan hiruk-pikuk penonton yang menyaksikan pawai ogoh-

ogoh juga bisa dimasukkan ke dalam frame untuk mempermanis dan memperindah foto. Tantangan yang paling sulit dalam memotret pawai ogoh-ogoh adalah bagaimana fotografer menghindari pengulangan dan keluar dari adegan yang membosankan. Tidak bisa dipungkiri, suasana pawai ogoh-ogoh yang bersifat event tahunan akan terlihat begitu-begitu saja dari tahun ke tahun. Solusinya, kreativitas wajib terus diasah sehingga fotofoto yang dihasilkan tidak monoton atau terlihat seragam dari tahun ke tahun. Foto-foto kreatif itu bisa diciptakan dengan melihat berbagai literatur dan karya foto orang lain tahun-tahun sebelumnya, kemudian dikembangkan sesuai karakter dan kreativitas masing-masing. Hal ini penting untuk mencari inovasi baru sehingga mampu menciptakan foto ogoh-ogoh yang lebih unik dan menarik. Akhirnya, selamat hunting ogoh-ogoh! (ian)

Mengarak Ogoh-ogoh karya Tjandra Hutama Kurniawan


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Paing, 3 Maret 2019

9

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA WAITER

Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818 G.01

Waiter Barista FB Staf . Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.02 TEKNIK

Teknik Kamera STM , Diploma Elektronik,dll untuk produser FTV dan program. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar.email: sdm@balitv.tv

Sarjanadiploma berbagai jurusan untuk Manajer Operational, Keuangan Akuntansi, produksi Semarang TV. Lamaran ke HP/WA 08113962168. email:sekretariat@semarangtv.tv G.13 DRIVER

SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur G.08 COOK

Cook Indonesia, India, Western baru tamat SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448

G.03

SMK Pariwisata Jurusan Boga untuk Staf Cook. Lamaran ke Warung 63 Jl. Veteran 86 Denpasar G.04

G.12 AKUNTANSI

SEKRETARIS

Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818

Sekretaris Purel Marcom, Protokol masih kuliah, sarjana berbagai jurusan, Sastra Inggris untuk sekretaris ajudan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv

G.05

Sarjana berbagai jurusan, Diploma untuk Manager Operasional, SDM, Akuntansi, Teknik dan Keuangan Surabaya TV. Lamaran hrdsurabayatv@gmail.com, HP/WA 08113962168 G.09

G.11

G.10 IT

Diploma IT untuk Medsos Portal e marketing. Lamaran ke Jl. Veteran 86 Denpasar Arowana Food Street G.07 MARKOM

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan . Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id, telp. 081 802 411 818

G.14

Dicari PRT Tinggal Dalam Pngalaman Gj2,5Jt 081236975895

B.BP.001.03.19.0000073

Dcr Admin,Bag.Gdg Bs Compt Brpglmn,Tng Srbutn,Sopir.Cargo Saridana V/8,Sgr.087860180816

B.BP.001.02.19.0000892

Bth Tkng Patrun Bikini Pnglmn Min.2Th Area Dps 08112243233 B.BP.004.02.19.0000997

Butuh Driver SIM A Min.SMA, Paling Lama 1 Minggu.Lamaran ke Wearnes Sudirman Agung C1-3

B.BP.001.03.19.0000001

KASIR

KasirSMEA/SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.06

DIJUAL RUMAH

SERVICE

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

JURNALIS

Jurnalis, Produser acara event. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv

DIJUAL RUMAH

Cocobistro Intl Restaurant need: Restaurant Manager,GRO. Send CV to:corp-hrm@tropicalgroupba li.com/WA:081238309255 B.BP.101.03.19.0000069

Cr Reception & Housekeeping E: theapartmentscanggu@gmail.com B.BP.001.02.19.0000963

Dbth Tng Produksi u/Percetakan LAki2.Hub.Diponegoro 51,228872 B.BP.001.02.19.0000864

Dcr Tenaga Kirim Air Area Jimbaran Hub.08124623330 B.BP.154.03.19.0000028

Dcr Waitress & Cook HSA Hotel Sanur Telp:(0361) 288446 B.BP.001.03.19.0000010

Dicr Supervisor,Staf, Sopir Hub.(0361) 4719434 B.BP.001.03.19.0000060

Dicari Adm,Lamaran CV Tristar ke Jl.Cargo No.24 Tlp.413324 B.BP.001.03.19.0000030

Urgent!! Looking for Housekeeping (English Influence and Multitasking)for 4 Units Villa in Seminyak.Send CV Details to: info@graniabalivillas.com B.BP.004.03.19.0000016

Urgently! Corporate Office Need:General Affair,Legal supervisor.Sales&Marketing Mgr,Sales executive, Pengawas Proyek, Purchasing staff,Acct Staff,Pls CV to:corp-hrm@tropicalgroupbali. com/WA:081238309255 B.BP.101.03.19.0000070

Dicari karyawati Artshop di Legian bs Bhs Ing.081916556996 B.BP.001.03.19.0000059

Looking for Staff, Basic English,Age 18-25 Male,Salary up to 6 Million.Contac MPG Tour Phone 08113888129

B.BP.001.03.19.0000063

Villa Seminyak Security Malam pengalaman SMS 081999882123

B.BP.004.03.19.0000056

Padi Handycraft store&Reflexology Nusa2 Needs:Opr,Spv,Visual Marchandise,GRO,therapist.Replexology.Send:corp-hrm@tropical groupbali.com/WA:081238309255 B.BP.101.03.19.0000068

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOTOR

PROPERTY

YAMAHA

DICARI TANAH

AlNew Mio Soul GT Th2017 Tgn prtamaSptBaruHp081238169620TP

Dicari tanah untuk dikontak 10-12are 20th Hub.081217998891

Yamaha Vixion’14, Jl.Gn. Lebah Gg.IV B22 Hp.08123957050

PROPERTY

B.BP.001.03.19.0000072

B.BP.004.03.19.0000064

HONDA

AlNew Brio MT Th2014 FVar Tgn1 AsBali FVar Htam H081238169620 B.BP.001.03.19.0000071

HRV Hitam 2016 Tukad Badung Hub.081338411112 B.BP.167.03.19.0000065 MITSUBISHI

Djl Outlander’12 akhir PX Htm +Asurnsi KM60 Tg1 085101413428 B.BP.001.02.19.0000942 SUZUKI

Dijual Splash th 2011 (081937261372) B.BP.004.03.19.0000055 TOYOTA

!!!Dijual Innova G Automatic, 2013,Putih,Pribadi, 08873318173 B.BP.004.02.19.0000933

DIJUAL RUKO

Dijual Ruko Lt3 Perum Dalung Rp.1M,081315832747/08123949180

PROPERTY

B.BP.001.02.19.0000193

DIJUAL RUMAH

Rumah 115M2 Hrg 375Jt Unggasan Tnh 2A Hrg175Jt/A.081337899618 B.BP.001.02.19.0000983

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.02.19.0000834

Rumah Lt2 Perum Buana Permai Blok F/2,Rmh LT1 Marlboro XV/2 dan Dikontrakan Ruko Lt2, Jln. Marlboro I/2.Hub:0811398350

B.BP.001.02.19.0000897

Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944 G.04

PROPERTY DIJUAL TANAH

Jual Tanah 30Are Bukian Gianyar Hp.081933114884/085238234945 B.BP.001.02.19.0000984

Tanah 150m2 Jl.Cempaka Biru (Buluh Indah)Dps,Lebar Jln 9m Hrga 850Jt T/WA.081237549299 B.BP.154.03.19.0000027

Dijual Ruko di Jln.Gajah Mada Tabanan kota Hub.087861855599

B.BP.001.02.19.0000904

Jual Ruko Murah Dalung Permai Blok O3/30 bunderan08123949180

B.BP.001.02.19.0000939

KEHILANGAN BPKBNo.A2147024-ODK1223DAn. Bdn Pmerdyan Msyrkt Daerh Bali

B.BP.001.03.19.0000053

Hilang Sertifikat Hak Milik No.3010 Atas Nama I Nyoman Rastono Hub.081353958286

B.BP.004.02.19.0000998

Hlg BPKB No.4421640-O DK 1940 IP An.PT.Arta Boga Cemerlang

B.BP.001.03.19.0000002

HlgBPKBNo.H05655361-ODK9873 DA An.Amang Trilaksono B.BP.001.03.19.0000052

BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.02.19.0000579


10

Minggu Paing, 3 Maret 2019

Mendatar: 1. Derajat ; Taraf 5. Telah mengikuti atau tamat dari suatu sekolah atau perguruan tinggi 8. Salah satu instrument gamelan bali 9. Sel-sel ini ada di sistem susunan syaraf 10. Universitas di Riau 11. Pacar 12. Tempat tinggal sekelompok orang untuk sementara waktu 14. National ignition facility 15. Ahli pikir 18. Kemanusiaan ; Manusiawi 20. Paku (Inggris) 21. Pujaan 23. Jajan 24. Warga negara asing 26. Perbandingan suatu gambar dengan aslinya 29. Yang bermakna suatu aliran/paham 30. Dibalik ; Sri …….., Sekretaris PDIP Jatim 32. Muda, belum menjadi pendeta (Bali) 33. Salah satu jenis irama musik 34. Warisan ; Harta benda peninggalan 35. Daftar orang tercela 36. Ayah ; Bapak 37. Tidak waras 38. Menciptakan ketakutan ; Kengerian 39. Pengguguran kandungan 40. Bunga berwarna putih

Keputihan Tak Selalu Perlu Obat KEPUTIHAN adalah setiap pengeluaran cairan tubuh yang bukan darah dari kemaluan perempuan maupun pria. Khususnya pada perempuan dalam keadaan tertentu, keputihan dirasakan sangat mengganggu terlebih disertai rasa gatal dan berbau, bahkan terkadang disertai nyeri perut bagian bawah (sisikan). Sebaliknya, ada juga yang merasakan keputihan tapi tidak berbau, tidak gatal, tidak nyeri. Keputihan dapat dijumpai mulai kehidupan bayi sampai lanjut usia, beberapa hari menjelang sampai beberapa hari setelah menstruasi, sewaktu kontak seksual, ibu hamil, ibu menyusui, dan masa subur tanpa disertai rasa gatal, bau, apalagi nyeri perut bawah yang disebut keputihan normal. Keputihan ada yang dirasakan setiap waktu disertai gatal, bau, dan nyeri perut bagian bawah di kenal sebagai keputihan patologis atau tidak normal. Keputihan normal berkaitan dengan adan-

ya perubahan sistem hormonal tubuh, sedangkan keputihan yang patologis berkaitan dengan adanya infeksi, bisa virus, bakteri, jamur, bahkan parasit. Faktor-faktor risiko/pemicu keputihan antara lain: hubungan seksual di usia muda kurang dari 20 tahun, berganti-ganti pasangan (multipartner sexual), pasangan pria berisiko tinggi, merokok, penggunaan kontrasepsi oral dalam jangka waktu lama lebih dari dua tahun. Keputihan ada yang berkaitan dengan perubahan hormonal tubuh, ada juga karena penyebab infeksi. Keputihan tidak selalu memerlukan pengobatan, tergantung faktor penyebabnya. Keputihan abnormal/patologis tentu diobati sesuai penyebabnya. Cara mengetahui penyebab keputihan dengan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang. Pemeriksaan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, seperti: Rumah Sakit, Klinik, Praktek Dokter, dan atau Laboratorium Klinik. Hasil pemeriksaan fisik dapat memberi gambaran awal kecurigaan, penyebabnya untuk memastikan dilakukan pemer-

iksaan penunjang. Adapun pemeriksaan penunjang untuk mendeteksi faktor-faktor penyebab keputihan, di antaranya pap’s smear untuk deteksi dini kanker mulut rahim. kanker ini di tahap awal dapat memberi gambaran keputihan berulang. Penyebabnya infeksi virus (human papilloma virus). Ada juga pemeriksaan IVA (inspeksi visual asam asetat), sedangkan untuk mengetahui penyebab keputihan dari sumber bakteri, jamur, parasit dapat menggunakan pemeriksaan usapan/swabbing lendir keputihan yang ada di vagina. Dengan mengetahui sumber penyebab secara spesifik, maka dapat diketahui terapi yang tepat. Terapi yang ideal dan penanganan optimal adalah sesuai penyebabnya. Pada yang belum terjangkit, mencegah tentu lebih baik. Jika sudah terjangkit, maka perlu pengobatan (jika dimungkinkan), karena tidak ada penyakit yang di garansi untuk sembuh. Semakin dini diketahui sumber penyebabnya mencegah perburukan atau komplikasi. Berbagai metode Pencegahan umum dapat dilakukan dengan menjaga organ intim tidak lembab dengan jalan selalu mengering-

Menurun: 1. Salah satu tanda adanya gangguan jiwa 2. Sungai kecil 3. Turun-temurun 4. Komunikasi dan informasi 5. Tidak mampu menulis karena gangguan pada otak 6. Melebihi kecepatan suara 7. Peradaban kuno yang terletak di Peru 9. Lukisan pasang surut suatu keadaan 13. Kurang 16. Yang melukis gambar hias untuk majalah, buku, dan lain-lain. 17. Kampung ; Desa ; Pedalaman 19. Campur tangan 22. Kerang berbentuk kerucut 25. Balai-balai tempat menaruh banten (Bali) 26. Nama belakang istri Alan Budi Kusuma 27. Tanpa selaput dara 28. Makhluk yang suhu tubuhnya mengikuti suhu lingkungannya 31. Rancangan undang-undang 34. Salah satu alat tulis 36. Mati rasa kan kembali dengan handuk bersih setiap selesai buang air besar/kecil, cara cebok yang tepat tangan mengusap dari arah depan ke belakang, menggunakan celana dalam berbahan katun, pembalut (pantiliner) hanya atas indikasi/prosedur penggunaan yang tepat dan tidak dipakai berlebihan, tidak dianjurkan pencucian organ intim (douching) dengan berbagai alasan, apalagi alasan kosmetik (agar harum, segar, dsbnya). Justru cara-cara tersebut mengundang keputihan abnormal. Pada vagina terdapat kuman-kuman baik (doderline/lactobasilus) yang akan menjaga derajat keasaman vagina (pH) tetap normal, jika dilakukan douching dapat merubah pola pH sehingga vagina mudah terinfeksi atau dimasuki kuman-kuman jahat, baik yang bersumber dari

Ketentuan Menjawab

Jawaban ditulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 388 dan cantumkan identitas lengkap serta nomor telepon/ HP. Kirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 9 Maret 2019. Pemenang diumumkan pada Koran Bali Post Minggu 17 Maret 2019. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang (@Rp.200.000,-) dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos. Jawaban TTS No. 386 Mendatar: 1. PAKPUNG 2. BRILIAN 7. OMA 8. CAIR 9. HEDONIS 11. OKTANA 13. LONG 15. DON 16. MEA 17. AMOI 19. FITNAH 22. PRASADAM 23. NITROGEN 25. GARNIS 28. NICA 29. ILL 30. ELU 31. ACAP 33. BESTEK 35. IMPRESI 36. TREK 37. ROI

38. ANDESIT 39. PERFUSI Menurun: 1. PACUL 2. PIROGEN 3. GODA 4. BAHADIR 5. INDONESIA 6. NISTAGMUS 10. NOMADEN 12. TRAH 14. OBI 18. OPINI 19. FUNGISIDA 20. TOTOLEP (PELOTOT) 21. ADOLESENS 24. ENUBIRT (TRIBUNE) 25. GAET 26. REAKTIF 27. INA 32. PAKSI 34. STIP

yakni para peneliti telah berhasil menemukan perbedaan dari mMaleo jantan dan Maleo betina. Perbedaan jenis kelamin Maleo ini terlihat dari bentuk tubuhnya, yang betina menonjol simetris dengan leher, tetapi yang jantan menonjol dan agak melebar. Ia menjelaskan, saat akan kawin Maleo jantan dan betina sama-sama mengeluarkan suara khasnya. Kemudian Maleo jantan mengais pasir secara cepat sambil berputar mengelilingi Maleo betina. Selang beberapa saat, Maleo betina akan duduk tegak, kemudian Maleo jantan naik ke atas punggung betina dan secara cepat jatuh ke kanan saat terjadi perkawinan. “Duduk tegak Maleo jantan naik ke punggung betinanya dan memegang leher betina dengan paruh lalu terjadilah perkawinan,” terangnya. Terkait kemungkinan Maleo akan diternakkan seperti unggas lainnya, ia mengaku belum bisa dipastikan meski sudah ada Maleo yang bertelur di penangkaran. Ia mengatakan, pihaknya masih terus mempelajari berbagai hal dan kelakuan dari Maleo yang ada di penangkaran sebagai tambahan materi penelitian. (ant)

1. I Wayan Sadia

Br.Sembung, Desa

Tembok, Kec.Tejakula,

Kab.Buleleng

(HP:081-338-872-XXX)

2. Ni Luh Sukarmi

Jl.Nangka Utara No.5,

Denpasar Utara

(HP:085-333-492-XXX)

3. Ni Wayan Suryani

Jl.Tunjung Tangi, Kab.

Gianyar

(HP:085-792-442-XXX)

4. I Made Sudarma Yadnya

Kantor BMKG Wilayah III

Denpasar, Kab.Badung

(HP:082-144-845-XXX)

5. Ni Wayan Suwati

Jl.Veteran Gg.B No.3, Kab.

Karangasem

(HP:085-333-898-XXX)

1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : Ni Ketut Tariyani Alamat :Br.Kubur, Desa Ketewel, Kec.Sukawati, Kab.Gianyar (HP:081-338-733-XXX)

sekitar kulit area kemaluan, maupun kuman yang bisa di bawa oleh pasangan seksual yang mengakibatkan infeksi menular seksual (IMS). Pencegahan primer keputihan yang disebabkan virus dengan vaksin kanker serviks, Pencegahan sekunder dengan IVA atau pap’s smear. Pencegahan tersier ketika telah terjangkit adalah tatalaksana sesuai stadium penyakit. Tatalaksana keputihan berdasarkan sumber penyebab. dr. I Gusti Ngurah Made Bayuningrat, Sp.OG(K)., M.M. Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan (Konsultan Obginsos) Founder BBM, BincangBincang Medis

Burung Maleo di Penangkaran Sempat Berhasil Bertelur PENANGKARAN burung Maleo milik PT DSLNG yang dikelola bersama BKSDA Sulteng dan Universitas Tadulako Palu, akhirnya berhasil membuat burung endemik Pulau Sulawesi bernama latin “Macrocephalon Maleo” itu sempat bertelur. Hal itu diungkapkan Dr. Ir. Mobius Tanari MP, peneliti satwa endemik Maleo dari Universitas Tadulako yang mengelola penangkaran PT DSLNG di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, belum lama ini. Ia menjelaskan, bahwa dari 16 ekor burung Maleo dewasa yang ada di penangkaran pernah ditemukan satu di antaranya bertelur. “Sayang telurnya pecah karena terlambat ditemukan petugas,” katanya. Meski begitu, ditemukannya Maleo bertelur di penangkaran merupakan satu pertanda baik. Sebab, selama ini Maleo dewasa tersebut baru sekali bertelur dan belum diketahui apa penyebab mereka susah bertelur di penangkaran. “Semua masih kita pelajari, apakah itu karena faktor lokasi atau asupan protein yang menjadi kebutuhan dari Maleo sendiri,” paparnya. Kabar baik lainnya yang disampaikan Mobius Tanari,

Pemenang TTS No. 386

IBP/ant

BURUNG - Burung Maleo (Macrocepalon Maleo) dikandangkan di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah di Palu. Satwa endemik Sulawesi yang masuk dalam daftar Endangered oleh IUCN Red List dan CITES Appendik 1 yang dilindungi oleh PP No 7/1999.

Kawanan Monyet Makin Resahkan Petani di Tapanuli Selatan HAMA monyet yang semakin merajalela membuat resah para petani di Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, karena bukan sekadar mengancam hasil panen, tapi juga sudah berani memasuki pemukiman warga. “Perkembangan hewan itu cukup tinggi. Dua tahun terakhir ini sudah semakin ramai, terutama di daerah pertanian warga di Lembah Tor (gunung) Sibohi dan Tor Sibual-buali,” jelas Pengurus Forum Petani Sipirok Herman Harahap, di Sipirok, belum lama ini. Tanaman para petani, seperti buah-buahan, sayur-mayur, cabai, ubi, coklat, bahkan padi dan kopi, apalagi pisang, di lahan di lembah kedua gunung itu sudah rata-rata rusak akibat hama monyet. “Warga petani Desa Sumuran, Desa Parsorminan, Desa Paran Dolok, Desa Huta Baru, Desa Padang Bujur, Desa Mandura dan lainnya sudah hampir putus asa bercocok tanam di lembah tersebut, karena trauma hama monyet,” paparnya. Ia mengatakan cukup ban-

yak kerugian yang diderita warga sebagai dampak kerusakan tanaman akibat serangan monyet itu. Sebenarnya, kata dia masyarakat ingin menghabisi hama monyet tersebut, tetapi tidak tahu caranya. “Meski sudah diracun tidak berdampak, diusir malah melawan, pakai senapan takut kena sanksi, monyet memang licik,” lanjutnya. Sekarang, kata dia, kaum ibu banyak yang takut pergi berkebun atau berladang ke lembah apalagi sendirian. Mereka khawatir serangan monyet yang secara tiba-tiba, apalagi sebagian monyet badannya besar. Untuk itu petani di Sipirok mengharapkan instansi terkait dapat turun tangan guna meminimalisir puluhan bahkan ratusan monyet tersebut. Apalagi, tambahnya, sekawanan monyet tersebut belakangan ini sudah mulai memasuki permukiman warga, diduga karena sudah kehabisan makanan yang ada di areal kebun maupun pertanian. (ant)


Minggu Paing, 3 Maret 2019

BPM/wan/eka

OGOH-OGOH - Sejumlah ogoh-ogoh akan meramaikan malam pangerupukan di Denpasar, Rabu (6/3) nanti.

Imbauan kepada Warga

Dinas Kebudayaan Kota Denpasar telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga agar pada malam pangerupukan kondisi tetap berjalan kondusif. Imbauan ini tertuang dalam surat Keputusan Bersama antara beberapa komponen, seperti Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP), Sabha Upadesa, Dandim 1611/Badung, Kapolresta, dan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.

Minggu, 3 Maret 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Agung mamungkah, Ngenteg Linggih Br. Pengembungan Sari, Bongkasa, Abiansemal- Badung (4) 06:35 Wita Bali Channel Tourist TV 07:00 Wita Klip Anak 07:35 Wita Sehat & Bugar Zumba Party 08:00 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 09:00 Wita Kartun Ball Ganesh (1) 09:30 Wita Belajar Menggambar Berkreasi dengan Kaleng Purna Pakai 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV 10:30 Wita Mahadewi Senam Kebugaran Indonesia 11:00 Wita Bali Channel Tourist TV 11:300 Wita Folk Song 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Agung mamungkah, Ngenteg Linggih Br. Pengembungan Sari, Bongkasa, Abiansemal- Badung (5) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Wirasa Ketut Dapet 13:30 Wita Lejel Homeshopping 14:30 Wita Tembang Bali 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Harmoni Bali Kenali Kanker Ovarium 17:00 Wita Inovator 17:30 Wita Kartun Ball Ganesh (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Banjar Bali Quis 19:30 Wita Kris 20:00 Wita Samatra Artis Bali Ulang Tahun Singaraja FM 21:00 Wita Parade Band Indie Tama 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Sanggar Waringin Manik Suci (4) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:30 Wita Folk Song

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Mataram, mengatakan dalam keputusan bersama itu terdapat sebelas poin yang diatur terkait pelaksanaan Nyepi mendatang. Salah satu poin yang utama, yakni melarang penggunaan mercon pada saat mengarak ogoh-ogoh. Demikian pula bentuk ogohogoh agar berupa bhuta kala, raksasa, pewayangan, pamurthian, dan tidak mengandung unsur politik, pornografi dan tidak mengandung unsur SARA. Ogoh-ogoh tidak menggunakan styrofoam dan bahan lain yang tak ramah lingkungan. Pengarakan ogoh-ogoh dilakukan di desa pakraman masing-masing. Sementara itu, Satpol PP Kota Denpasar telah mematangkan persiapan agar prosesi malam pangerupukan dan perayaan hari raya suci Nyepi berjalan dengan aman dan damai. Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Sayoga, mengaku sudah melakukan pertemuan

dengan kepolisian, TNI, tokoh masyarakat serta kepala desa/ lurah se-Kota Denpasar. Dilombakan Kasi Pelestarian Adat Tradisi Masyarakat Dinas Kebudayaan, Ngurah Jalanjana, menyampaikan ogoh-ogoh yang telah terdaftar di Dinas Kebudayaan yang mengikuti lomba sebanyak 163 ogoh-ogoh dari empat kecamatan. Dari jumlah tersebut hanya dipilih 8 besar (per kecamatan) ogoh-ogoh yang akan mendapat penghargaan. Untuk prosesi pengarakan ogoh-ogoh, pihaknya menyerahkan sepenuhnya di lingkungan desa masing-masing. Dari keseluruhan peserta yang terdaftar, 47 ogoh-ogoh berasal dari Kecamatan Denpasar Timur, 44 ogoh-ogoh berasal dari Kecamatan Denpasar Utara, 37 ogoh-ogoh berasal dari Kecamatan Denpasar Barat dan 35 ogoh-ogoh berasal dari Kecamatan Denpasar Selatan.

Utamakan Kebenaran Sebab, para pembuat ogoh-ogoh mengutamakan kebenaran dan kesucian/ kebijaksanaan, sehingga unsur seninya muncul dalam pembuatan ogoh-ogoh tersebut. “Dengan memahami seni sebenarnya generasi muda itu sudah berangkat untuk mulai mempelajari kebenaran dan kebijaksanaan,” tandas Kadek Satria Sabtu (2/3) kemarin. Sementara itu, Ketua III Bidang Pawongan Paiketan Krama Bali, I Made Dwija Suastana, S.H., M.H., mengatakan, kreativitas seni anak-anak muda yang tergabung dalam STT di Bali dalam membuat berbagai macam rupa ogoh-ogoh patut diapresiasi. Kendati demikian, para prajuru desa

hendaknya senantiasa mengawal dan mengarahkan agar kreativitas tersebut tidak melenceng dari filsafat yang terkandung dalam ogoh-ogoh sebagai wahana nyomia sang butha dalam diri umat manusia. Diakuinya fungsi kontrol prajuru desa, bahkan sampai pejabat daerah dalam mengarahkan kreativitas prosesi ogoh-ogoh ini sudah berjalan dengan memfasilitasi mereka dalam bentuk materi dan lomba, namun karena rutin digelar tiap tahun menjelang hari raya Nyepi, alangkah baiknya dibuat semacam prosedur tetap tertulis di setiap desa pakraman yang isinya menyepakati dan mengatur tentang pelaksanaan kreativitas seni ogoh-ogoh. Mulai dari persiapan pembuatan, pendanaan, prosesi, dan pascapawai ogoh-ogoh yang memerhatikan berbagai

Salah seorang tim Lomba Ogoh-ogoh yang juga Ketua Sabha Upadesa Denpasar, Wayan Meganada, mengatakan, pada penilaian lomba ogoh-ogoh ini memerhatikan tiga unsur pokok, yakni kreativitas, ekspresi, dan komposisi. Pada unsur ekspresi akan dilihat sinopsis, filosofi, karakter, bentuk atau wujud dan agem. Meganada mengatakan, filosofinya yakni nyomia butha kala. Karena saat itu, sasih yang paling riskan terhadap gangguan-gangguan niskala. Karena itu, dilakukan kegiatan macaru dengan berbagai perlengkapan pendukung. Seperti prakpak (daun kelapa kering yang dibakar), mesui, yang dimaknai sebagai musuh. Artinya, musuh harus dihentikan. Demikian pula ada kesuna (bawang putih) yang diartikan sebagai tanda dengan istilah pisuna. Kemudian ada jangu, yang diidentikkan dengan bengu (bau). Ini harus dimusnahkan. (ara)

aspek nilai kearifan lokal seperti estetika, etika, dan moral yang bertujuan memperkuat makna catur bratha panyepian itu sendiri. Dijelaskannya, ogoh-ogoh memiliki makna filosofis sebagai simbol prosesi penetralisasian kekuatan-kekuatan negatif atau kekuatan bhuta (kekuatan alam). Ogoh-ogoh yang diarak dalam rangkaian tawur kesanga sehari sebelum umat Hindu melaksanakan catur bratha panyepian ini merupakan perwujudan bhutakala, yakni perwujudan makhluk yang besar dan menyeramkan. Ogoh-ogoh merupakan cerminan sifat-sifat negatif pada diri manusia. Sehingga, ogohogoh diarak keliling desa bertujuan agar kekuatan negatif yang ada di sekitar desa menjadi netral dan harmoni kembali. (win/sue)

Telah Bersurat

John Dermawan men gatakan, panitia di Besakih memang telah bersurat kepada KPU dan Panwaslu di Kabupaten Karangasem dan Klungkung. KPU dan Panwaslu di dua kabupaten tersebut diminta untuk menurunkan APK seperti baliho dan spanduk paling lambat 28 Februari 2019 karena ada pamelastian Ida Batara pada 2, 3, dan 4 Maret. KPU khususnya lantas menindaklanjuti dengan mengeluarkan imbauan ke-

pada parpol, tim kampanye, dan LO calon DPD RI agar menurunkan APK di jalur melasti untuk menghormati proses pamelastian. “Ini kan terkait wilayah, Klungkung dan Karangasem. Kita juga koordinasikan dengan DPD karena prosesnya ada di provinsi, kita sudah sampaikan ke DPD,” ujar mantan Ketua KPU Kota Denpasar ini. Menurut Jhon, penurunan baliho tidak dilakukan pada jalur melasti di tujuh kabupaten/kota lainnya karena memang tidak ada permintaan dari panitia

Terbangkan Drone Demikian juga para pamedek lainnya, ada yang masih berdiri ketika pralingga Ida Batara memargi. Selain itu, ada pula dipergoki pecalang pamedek yang nekat menerbangkan drone. Pralingga Ida Batara baru tiba di Segara Watu Klotok sekitar pukul 18.30 wita dan prosesi melasti selesai dilaksanakan pukul 19.00 wita. Saat itu, Ida Batara katuran ayaban dilanjutkan masucian di Segara Klotok. Setelah melaksanakan proses upacara masucian seluruh pralingga Ida Batara di Segara Klotok, iring-iringan melasti ini menuju Pura Penataran Agung Klungkung. Di sana, pralingga Ida Batara masandekan/makemit sehari. Kemudian, perjalanan melasti dilanjutkan Minggu (3/3) ini sekitar pukul 04.00 wita, menuju Pura Puseh Tebola, melewati jalur Sengguan. Tiba di Pura Puseh Tebola, pralingga Ida Batara kembali masandekan sehari. Perjalanan melasti kembali dilanjutkan Senin (4/3) besok. Pertama menuju

simpang tiga Desa Bambang Biaung, melewati Pasar Desa Selat, simpang tiga Desa Umacetra, simpang tiga Desa Padangaji, Pura Puseh Desa Muncan, Pura Pasimpangan Besakih lanjut katuran pamendak alit. Tiba di ambal-ambal Pura Agung Besakih, baru katuran pamendak agung, sekaligus mamendak Ida Batara Tirtha.

Steril APK Sementara, sepanjang jalur yang dilalui iring-iringan melasti ini di Klungkung, juga nampak steril dari APK (alat peraga kampanye), baik APK untuk Pemilu Presiden, Pemilu DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, dan DPD RI. Ini sesuai dengan imbauan prawartaka karya Tawur Agung Panca Wali Krama Pura Agung Besakih yang disampaikan langsung melalui surat kepada peny-

karya maupun PHDI. Baliho yang diturunkan di Klungkung dan Karangasem pun bisa dipasang kembali saat prosesi pamelastian Ida Batara berakhir. Lantaran hanya bersifat imbauan, tidak ada sanksi yang diberikan jika imbauan itu tidak diikuti. Sanksi baru diberikan kalau peserta pemilu memasang APK tidak pada titik-titik pemasangan sesuai keputusan KPU. Namun, KPU tetap memantau proses penurunan baliho. ‘’Ini kan menghormati kegiatan agama. Jadi, perlu ada kesadaran,” jelasnya. (rin)

elenggara pemilu, baik kepada KPU Klungkung maupun Bawaslu Klungkung. Ketua KPU Klungkung, Gusti Lanang Mega Saskara, dihubungi Sabtu (2/3) kemarin, mengatakan setelah menerima surat dari prawartaka karya, pihaknya mengaku langsung meneruskannya kepada masing-masing tim kampanye calon presiden, maupun caleg dan calon DPD. Agar, sementara mereka mau menurunkan sendiri APK tersebut, sebelum pelaksanaan melasti Karya Tawur Agung Panca Wali Krama, Sabtu (2/3) kemarin. “Meski APK itu secara aturan pemasangannya sesuai zonasi, tetapi untuk menghormati permintaan panitia karya, sudah kami imbau kepada para tim kampanye untuk sementara menurunkan APK di sepanjang jalur melasti,” kata Gusti Lanang Mega Saskara. (kmb41/kmb31)


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Minggu PAING, 3 MARET 2019

”Derby Merseyside”

The Reds Wajib Waspada

PIALA - Kepala SMK Widya Mandala Wayan Sukadana menerima piala dari pebulutangkis Sang Ayu Maharani, Dira Pramesti dan Dandi Pratama Putra.

Bantu Pelanggan Baru 300 Wiyata

SMK Widya Mandala Miliki Pebulu Tangkis Nasional

Denpasar ( Bali Post)SMK Widya Mandala, Mambal, Badung, selain mencetak tenaga kerja siap pakai, ternyata juga memiliki pebulu tangkis nasional. Tiga siswanya sering meraih juara di beberapa event regional dan nasional yakni Sang Ayu Trisma Maharani, Nyoman Dira Ayu Pramesti dan I Putu Dandi Pratama Putra. Ketiga siswa ini mempersembahkan piala kepada sekolah setiap mapel bendera. Di ajang Porjar Badung, ketiganya mempersembahkan medali. Medali emas diraih di ganda putri oleh pasangan Sang Ayu Putu Trisma Maharani dan Nyoman Dira Ayu Pramesti. Medali perak diraih di tunggal putri oleh Sang Ayu Putu Trisma Maharani dan medali perunggu tunggal putri oleh rekannya Dira Ayu Pramesti. Sementara, I Putu Dandi Pratama Putra meraih perunggu di tunggal putra. Sang Ayu Putu Trisma adalah pebulu tangkis andalan Bali di ajang nasional. Dia meraih juara I tunggal remaja putri tingkat nasional Kejurkot PBSI Jakarta Barat, juga juara I ganda remaja campuran di Jarum Sirnas Premier, Li-Ning Jatim Open 2018. Sang Ayu juga juara I ganda remaja putri di Wali Kota Surabaya International Victor Open 2018, juara I tunggal remaja putri di Sirkuit Kota PBSI Jakarta Barat. Siswa kelas X –PH ini juga meraih juara III ganda remaja putri Jarum Sirnas Premier Li-Ning Bali Open, juara II ganda remaja campuran Sirnas Premier Li-Ning Sulsel Open. Sementara itu rekan sekelasnya, Nyoman Dira Ayu Pramesti pernah meraih juara II Yuzu Banyumas Open 2018 di ganda remaja putri tingkat nasional. Kemudian meraih juara III 2018 di Daihatsu Hastec Open di ganda putri. Sabtu (2/3) kemarin kedua pebulu tangkis andalan SMK Widya Mandala tersebut dilepas ke Jakarta oleh Kepala SMK Widya Mandala Mambal, I Wayan Sukadana, S.Pd., M.M., didampingi Wakasek Drs. I Wayan Wiahara Yoga, I Gusti Ngurah Gede Sugiarta, S.Sn., Drs. I Nyoman Balik dan I Gusi Putu Ngurah Suarjaya, S.Pd., guna mengikuti pemusatan pelatihan untuk persiapkan kejurnas. Para siswa berprestasi ini juga menerima beasiswa bebas SPP secara bervariasi. Putu Sukadana mengaku bangga karena sekolah sukses membentuk karakter siswa tidak saja menguasai kompetensi keahlian, namun juga di bidang lain. Akumulasi prestasi ini, kata dia akan menjadi kunci sukses mereka memenangkan persaingan di dunia kerja. ‘’Banyak perusahaan yang merekrut naker yang juga atlet berprestasi,’’ tegasnya. Kedua, prestasi ini berkat pembinaan yang intensif di sekolah lewat penyediaan lapangan bulu tangkis dengan guru ekstra dari luar. Di samping itu, mereka juga dipoles lewat klubnya masing-masing. Yang terakhir adalah berkat dukungan orangtua siswa. Makanya saat apel bendera para orangtua siswa berprestasi juga diundang guna memberi motivasi bagi siswa lainnya untuk berprestasi. Sementara prestasi lainnya, siswa SMK Widya Mandala juga meraih juara I di SMK Skill Contest Bluecore Yamaha Motor Show 2018 oleh Wahyu Santoso dan juara II oleh Putu Eka Putra. (025)

Pra-PON Petanque di Jakarta Denpasar (Bali Post)Agenda pra PON cabor petanque, diputuskan digelar di Lapangan Petanque Cendrawasih Jakarta Barat pada 26-31 Agustus mendatang. Selain itu, pra PON di sepakati mempertandingkan 11 nomor. Demikian hasil keputusan Rapat Koordinasi (Rakor) PB Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) di Jakarta, Sabtu (2/3) kemarin. Ketua Umum Pengprov FOPI Bali Nyoman Yamadhiputra yang dikontak kemarin, menyatakan kesebelas nomor yang dipertandingkan yakni, tunggal putra putri, ganda putra putri, ganda campuran (mix), triple putra putri, triple campuran (2 putra, 1 putri), triple campuran (1 putra, 2 putri), shooting putra dan putri. Yamadhiputra menambahkan, tiap kontingen provinsi diperbolehkan maksimal mengirimkan tujuh pemain putra dan tujuh pemain putri, tiga pelatih dan satu official. “Pengiriman nama atlet atau entry by name paling lambat 25 Juli dan tidak boleh diganti nama atlet lain,” ujar Yama. Dikemukakan, provinsi yang meraih tiket ke PON peringkat I sampai dengan VII jika terdapat perolehan medali yang sama, maka akan ditentukan dengan pertandingan ulang nomor ganda campuran. Sebagai persiapan, kata dia FOPI Bali akan mengerahkan tim pemandu bakat untuk memantau prestasi atlet. Selama ini atlet yang menghuni pelatda tercatat 25 atlet putra dan putri, ditambah atlet yang potensial dari Pengkot dan Pengkab FOPI se-Bali. “Rencananya atlet yang akan mewakili Bali ke pra PON bakal melakukan try out ke Thailand mengingat persaingan antar-provinsi makin ketat,” jelas Yama. (022)

Everton–

Liverpool akan menghadapi partai akbar malam nanti. Mereka akan mengunjungi markas Everton untuk melakoni partai Derby Merseyside di Goodison Park. Liverpool sendiri punya catatan bagus saat menghadapi Everton di partai Derby ini. Mereka tidak terkalahkan di tujuh partai Derby Merseyside mereka di semua kompetisi. Meski punya catatan yang bagus, bek Andrea Robertson meminta timnya untuk tampil serius pada laga tersebut. “Kami tahu bahwa pertandingan ini bukanlah sebuah laga yang mudah,” ujar Robertson, Sabtu (2/3) kemarin. Sejak partai Derby Merseyside di bulan Desember kemarin, Everton tengah mengalami kemerosotan. Mereka yang pada saat itu berada di peringkat enam klasemen sementara EPL, terpaut enam poin dari posisi empat. Namun saat ini mereka terlempar ke peringkat 9, di mana mereka terpaut 20 poin dari peringkat empat saat ini. Everton memang sempat terpuruk, sampai harus menelan tiga kekalahan beruntun di Premier League (1-3 vs Wolverhampton, 0-2 vs Manchester City, 0-1 vs Watford). Namun Everton bangkit tepat sebelum derby, dengan menumbangkan tuan rumah Cardiff City 3-0 lewat dua gol Gylfi Sigurdsson dan satu gol Dominic Calvert-Lewin tengah pekan kemarin.

Sigurdsson pun menjadi top scorer sementara Everton di Premier League musim ini dengan torehan 11 golnya. Dia bakal menjadi salah satu ancaman terbesar bagi Liverpool di laga nanti, selain Richarlison yang sudah punya 10 gol atas namanya. Everton pasti merasa cukup percaya diri. Namun Everton juga tak boleh lupa kalau rivalnya ini adalah pemimpin klasemen sementara dan tak sekalipun bisa mereka kalahkan dalam 18 bentrokan terakhir. Manajer Everton Marco Silva, optimis bahwa Everton bisa menaklukkan Liverpool. “Jika kami bisa tampil pada level yang kami lakukan melawan Liverpool pada Desember lalu, maka akan sangat bagus. Itu berarti kami akan sangat dekat untuk memenangi laga. Kini merupakan periode musim yang berbeda tapi kami harus menjadi diri kami sendiri,” ucap Silva Tengah pekan kemarin, setelah dalam dua laga sebelumnya selalu imbang 0-0 melawan Bayern Munchen dan Manchester United, Liv-

erpool menghabisi Watford 5-0 di Anfield. Sadio Mane dan Virgil van Dijk masing-masing menyarangkan dua gol, sedangkan satu gol lainnya dicetak oleh Divock Origi. Tak kalah impresif, Andrew Robertson merancang dua assist, sementara Trent Alexander Arnold memborong tiga assist. Mohamed Salah belakangan ini memang melempem, hanya mencetak satu gol dalam enam penampilan terakhirnya untuk Liverpool di semua ajang. Namun sang manajer Jurgen Klopp tetap bisa tersenyum, karena Mane mampu ‘menggantikan’ tugas rekannya itu mengoyak gawang lawan. Mane mencetak enam gol dalam enam penampilan terakhirnya untuk Liverpool di Premier League. Mane juga telah mencetak 14 gol dalam 26 penampilan, yang menandai musim terproduktifnya di liga tertinggi Inggris. Liverpool sudah sangat siap untuk derby ini. Namun sanggupkah mereka meraih tiga poin untuk mengamankan posisi puncak dari ancaman City? (kmb33/afp)

Tim Softball SMAN 2 dan SMAN 8 Juara Denpasar (Bali Post)Tim softball putra SMAN 2 Denpasar keluar sebagai juara dalam turnamen Piala Wali Kota 2019, di Lapangan Renon yang berakhir Sabtu (2/3) kemarin. Sementara tim softball putri SMAN 8 Denpasar juga keluar sebagai juara. Di sektor putra, juara II direbut SMAN 5 Denpasar, dan juara III diraih SMKN 3 Denpasar. Di bagian putri, juara II direbut SMAN 5 Denpasar dan juara III diraih SMAK Santo Yoseph Denpasar. Ketua Umum Pengkot Perbasasi Kota Denpasar Made Suartana, kemarin menyatakan

turnamen Piala Wali Kota ini digelar sejak Rabu (27/2) lalu. Kejuaraan tahun ini melibatkan peserta putra enam regu, sedangkan kontestan putri dimeriahkan empat regu. “kami hanya menggelar kejuaraan softball tanpa baseball, sebab mengacu pada pelaksanaan Porprov Bali dan PON XX/2020 di Papua,” ungkap Suartana. Dijelaskannya, melalui ajang Piala Wali Kota ini pihaknya berniat menjaring tambahan pemain softball untuk Porprov Bali, sedangkan tim softball Kota Denpasar sudah memiliki skuad putra dan putri. Menurut

suartana, prestasi softball Kota Denpasar pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar untuk tim putra merebut medali perak, sedangkan tim putri meraih perunggu. Kendati demikian, untuk Porprov Bali XIV di Tabanan September mendatang, pihaknya optimis tim softball putra putri Kota Denpasar bakal mengawinkan medali emas. “kami optimis tim softball Kota Denpasar mendulang emas, mengingat pada porprov sebelumnya pemain porprov Kota Denpasar terpencar dan membela beberapa kabupaten lain,” kilahnya. (022)

Manchester– Manchester United sudah mantap untuk mempermanekan Ole Gunnar Solskjaer. Pasalnya, Solskjaer muncul di iklan tiket musiman Manchester United 2019/2020. Pada awalnya, Solskjaer diplot sebagai manajer interim sampai musim 2018/2019 berakhir, sementara Manchester United

diyakini membidik Mauricio Pochettino, peracik taktik Tottenham Hotspur. Namun, kabar terakhir menyebutkan bahwa Solskjaer kini menjadi kandidat terkuat manajer permanen Manchester United di atas Pochettino. Solskjaer telah meyakinkan manajemen Manchester United setelah memperli -

untuk finis empat besar pun masih terbuka lebar. Selain hasil menjanjikan di atas lapangan, Solskjaer turut memperbaiki atmosfer ruang ganti Manchester United. Ruang ganti MU sempat retak karena Mourinho punya hubungan buruk dengan sejumlah pemain senior. Mantan Striker Manchester United itu pun dipuji karena berhasil mengeluarkan performa terbaik dari Paul Pogba, Anthony Martial, serta Marcus Rashford. Solskjaer mengungkapkan, bahwa dirinya sudah selesai melakukan pengambilan gambar untuk promosi tiket pertandingan Manchester United musim depan. Sinyal Solskjaer akan dipermanenkan. “Saya sudah melakukan syuting video untuk tiket musiman. Jadi saya meminta fans untuk membeli tiket musiman,” ungkap Solskjaer, Sabtu (2/3) kemarin. “Anak-anak saya, kalau mereka melihat sebuah iklan di mana saya ada di dalamnya, dan saya pulang ke Norwegia, maka itu akan aneh,” imbuhnya. “Ini cuma bagian dari pekerjaan saya di sini dengan melakukan syuting iklan. Begitupun dengan pemain. Kemudian tiba-tiba Anda tidak di sini lagi, dan Anda melihat gambar Anda,” tutup pemilik julukan Baby Face Assasin itu. (kmb33/afp)

Solskjaer akan Dipermanenkan

hatkan kinerja yang melebihi ekspektasi. Di bawah tangan dingin Solskjaer, Manchester United bangkit dengan memenangi 12 dari 15 pertandingan di seluruh kompetisi. Kini Setan Merah cuma berjarak satu poin dari Arsenal (4) dan lima poin dari Tottenham (3). Dengan demikian, peluang

JUARA - Tim softball juara Piala Wali Kota 2019.

Bpn/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Minggu 03 Maret 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu