Skip to main content

Edisi 02 Desember 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 102 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu umanis, 2 desember 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Sepertiga Kawah Terisi Lava Tinggi Asap Terus Menurun

Amlapura (Bali Post) Aktivitas Gunung Agung, Jumat (1/12) kemarin, masih tetap tinggi. Erupsi efusif magmatik masih terus berlangsung. Magma juga terus keluar untuk mengisi permukaan kawah. Bahkan magma dalam bentuk lava yang terus naik ke permukaan sudah memenuhi sepertiga kawah gunung tertinggi di Bali itu.

Bali Post/edi

Agung terlihat CAHAYA - Kondisi Gunung merah, Kamis aya mengeluarkan asap dan cah (30/11).

Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG/BG KSDM I Gede Suantika mengungkapkan, sampai saat ini aktivitas dari Gunung Agung masih cukup tinggi. Erupsi efusif masih terus berlangsung. Itu artinya aliran magma dalam bentuk lava terus mengalir keluar untuk mengisi permukaan kawah Gunung Agung. ‘’Dengan keluarnya terus magma dalam bentuk lava, kita perkirakan sekitar sepertiga kawah sudah dipenuhi lava,’’ ucap Suantika. Dia menjelaskan, kepulan asap yang disertai abu pada 25 November lalu sempat mencapai ketinggian maksimum yakni 3.400 meter di puncak. Namun sejak dua hari belakangan ini kepulan asap sedikit mengalami penurunan kisaran 1.500-2.000 meter. Sementara untuk embusan abu vulkanik mengarah ke timur laut dan timur. ‘’Kepulan asap disertai abu mengalami penurunan, namun Gunung Agung masih kritis. Penurunannya masih fluktuatif atau naik-turun. Jadi sampai detik ini kita belum bisa menilai dan memastikan kalau Gunung Agung sudah aman,’’ tegas Suantika. Petugas asal Buleleng itu menjelaskan, hasil pantauan pada malam hari, masih terdapat sinar api pantulan dari aliran lava di dasar kawah. Akan tetapi laju mengisi lava di dasar kawah masih stabil. Belum ada pengisian lava terlalu besar. Ia belum berani memastikan kondisi ke depannya apakah kepulan asap akan tetap berada di kisaran 1.500-2.000 meter atau justru kembali lebih tinggi. Untuk itu, pihaknya terus memantau perkembangannya. ‘’Kita harus ikuti dengan data lainnya secara perlahan. Sampai detik ini statusnya masih awas,’’ pungkas Suantika. (kmb41)

Evakuasi Warganya dari Bali

Cina Kerahkan 13 Pesawat

Beijing (CAAC) mengerBadan Penerbangan Sipil Cina membantu peuk unt k esti dom wat pesa ahkan 13 itu setelah ara neg asal an taw mulangan para wisa i, dibuka Bal , Rai Bandara Internasional Ngurah China Southern am, mal 11) (29/ u Rab a kembali. Pad wat dari Guangzhou Airlines mengirimkan dua pesa na Eastern Airlines Chi an ngk seda en, nzh dan She t dar i Bei jing dan awa pes at men giri mka n emp is (30/11) malam Kam a Shanghai. Sementara pad girimkan tujuh men nya lain n nga erba pen maskapai ata. Dew armadanya ke Pulau Hal. 19 Enam Unit

Bali Post/edi

TERTUTUP - Kondisi aliran Tukad Yeh Sah, Karangasem masih tertutup oleh bekas aliran lahar dingin, bahkan banyak warga yang berfoto di kawasan tersebut, Jumat (1/12) kemarin.

Kapolda Tembus Pura Pasar Agung

Minta Kantor Polsek Selat ’’Balik Lagi’’ Nekat. Kata yang tepat ketika Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose menyusuri Kawasan Rawan Bencana (KRB) hingga mencapai Pura Pasar Agung, Sebudi, Selat, Karangasem. Jaraknya hanya 1,5 kilometer dari puncak Gunung Agung. Tujuannya hanya satu, memastikan bahwa di kawasan rawan bencana itu sudah tidak ada lagi warga yang nekat tinggal di rumahnya. Ke mana saja alur perjalanan mantan petinggi Densus 88 itu, Jumat (1/12) siang kemarin? Awalnya bertujuan ke lokasi galian C di Desa Sebudi Kecamatan Selat. Perjalanannya ini melanjutkan kunjungan sehari sebelumnya ke wilayah Desa Jungutan. Kali ini Kapolda ingin memastikan sudah tidak ada aktivitas apa pun di lokasi galian C, mengingat situasi sudah amat berbahaya. Peninjauannya ke lokasi juga merespons laporan warga bahwa galian C masih beraktivitas hingga beberapa alat berat di lokasi akhirnya tertimbun lahar dingin. Kapolda turun didampingi Karo Ops. Polda Bali, Dir. Reserse, Dir. Sabhara, Kabid TI, Dir Intel, Dir Lantas, Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana dan Koorspripim Polda Bali. Sebelum menuju lokasi galian C, Kapolda

pertama menuju Kantor Polsek Selat sementara di Pesangkan. Di sana Kapolda meminta agar posisi Polsek kembali ke lokasi semula. Sebab, masih banyak warga yang ada di sekitaran Polsek Selat. ‘’Kehadiran anggota di sana sangat penting untuk memberikan pelayanan dan melindungi masyarakat, bukannya polisi mundur (mengungsi),’’ katanya. Tak jauh dari Polsek Selat, Kapolda langsung menuju lokasi galian C di Desa Sebudi. Aktivitas galian sementara harus terhenti, untuk mengurangi risiko terjadinya korban jiwa. Selain itu juga untuk memudahkan proses evakuasi apabila ada warga masih belum mengungsi. Hal. 19 Lahar Dingin

Diskusi Problematika Pendidikan

Bali Post/kmb31

POHON TUMBANG - Kapolda Bali ikut membantu jajarannya membersihkan pohon tumbang di jalan menuju Pura Pasar Agung, Sebudi, Jumat (1/12) kemarin.

2-Habis

Tekan Pengangguran Intelektual, Ubah ’’Mindset’’ Mahasiswa Perguruan tinggi sejatinya berperan besar untuk bisa mengurangi angka pengangguran intelektual di Bali. IKIP PGRI Bali, misalnya, tidak hanya berkomitmen untuk mencetak guru yang profesional, juga mempersiapkan lulusannya menjadi wirausaha. Hal itu tercermin dari tambahan mata kuliah kewirausahaan agar lulusannya tidak menganggur pascadiwisuda. Demikian terungkap dalam diskusi Problematika Pendidikan yang digelar Bali Post bekerja sama dengan IKIP PGRI Bali di Warung 63, Jalan Veteran, Denpasar, Rabu (29/11).

Dewa Made Alit

Dewa Putu Juwana

Nyoman Waga

Wayan Adnyana

WAKIL Rektor II IKIP PGRI Bali Drs. I Dewa Putu Juwana, M.Pd. mengatakan, menyikapi agar lulusan tidak menganggur, IKIP PGRI Bali setiap dua tahun sekali mengubah kurikulum melalui tracer study-nya. Melalui tracer study, lantas muncul mata kuliah kewirausahaan untuk menjawab tantangan masa kini. Dengan kata lain, lulusan IKIP PGRI Bali tidak saja dipersiapkan menjadi guru tetapi juga menjadi seorang wirausaha. Hal itu didukung pula dengan kurikulum, pelatihan, serta unit-unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang mengarah pada kewirausahaan. UKM-UKM tersebut bahkan diberi ruang dalam setiap kegiatan yang digelar di kampus. ‘’Tidak ada gengsi mahasiswa mempraktikkan ilmu kewirausahaannya karena dia sudah dilatih, diberikan suatu pembelajaran, dan sudah diberikan

kurikulum yang mengarah ke sana,’’ jelasnya. Juwana menambahkan, tamatan IKIP PGRI Bali tidak saja berpeluang mengabdi sebagai seorang guru. Sebab, ada pula yang bekerja di dunia kesehatan terutama dari jurusan BK (Bimbingan Konseling), bekerja di bank, hotel, serta berwirausaha sesuai hobi masing-masing. Kendati demikian, lembaga tetap mempunyai peran untuk mempersiapkan mereka terjun ke masyarakat. Bicara jurusan BK, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) IKIP PGRI Bali Drs. I Nyoman Waga, M.Si. membenarkan jika lulusan dari jurusan itu tidak hanya sebatas menjadi guru BK. Sebab, tenaga mereka juga dibutuhkan untuk memberikan konseling di rumah sakit, khususnya rumah sakit jiwa. ‘’Tenaga BK banyak sekali dibutuhkan di rumah sakit. Di

IKIP PGRI Bali, kita bekali dengan pendidikan psikologi sosial dan kesehatan mental,’’ ujarnya. Menurut Waga, pengangguran intelektual sejatinya bisa ditekan jika sebuah perguruan tinggi mampu mengubah mindset mahasiswa. Utamanya agar mahasiswa tidak hanya terpaku pada satu bidang pekerjaan saja setelah lulus. Itulah mengapa IKIP PGRI Bali juga menyiapkan mata kuliah kewirausahaan untuk mencegah adanya lulusan yang menganggur bila tidak menjadi guru. Di samping mata kuliah komputer dan bahasa Inggris. Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) IKIP PGRI Bali Drs. Dewa Made Alit, M.Pd. mengatakan, kecerdasan intelektual saja hanya menentukan 20 sampai 30 persen keberhasilan seseorang. Hal. 19 Kecerdasan Emosional


denpasar

2

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

figur

Bali Post/dok

Layanan Warga Rentan Miskin

KEBERADAAN keluarga miskin di Kota Denpasar yang masuk database sudah mendapat pelayanan kesehatan dan beras kesejahteraan (rastra). Namun di luar yang terdata, masih ada ribuan warga yang perlu bantuan dalam pelayanan kesehatan dan pelayanan lainnya. Oleh karena itu, Dinas Sosial Kota Denpasar bersama beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar kini sedang mematangkan program layanan terhadap warga yang rentan miskin dan belum masuk database. ‘’Program yang digodok ini untuk memberikan beberapa layanan kepada masyarakat yang belum masuk database. Sementara itu, mereka sudah bisa disebutkan dalam kategori rentan miskin,’’ ujar Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar I Made Mertajaya, Jumat (1/12) kemarin. Menurut pejabat bertubuh jangkung ini, warga miskin yang sudah masuk database di Denpasar telah mencapai 1.116 jiwa sesuai data per 2016 yang digunakan untuk realisasi 2017 ini. Mereka yang masuk database ini sudah mendapatkan berbagai layanan, seperti kesehatan karena sudah tercatat sebagai pemegang kartu JKN, pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan melalui pemberian beras. ‘’Untuk penyaluran beras di Denpasar ini sudah lancar dan tidak ada yang tertunda,’’ kata mantan Kepala BPM Desa ini. Dari data semenatara yang ada, katanya, sedikitnya sudah tercatat sekitar 17 ribu warga yang akan masuk rentan miskin. Jumlah ini masih jauh dari persentase nasional yang diberikan, yakni 10 persen dari jumlah penduduk. Dalam program layanan yang akan diberikan, meliputi masalah kesehatan, pendidikan dan program bedah rumah. ‘’Data ini terus kami update bersama pihak desa serta instansi terkait lainnya,’’ katanya. Dikatakan, sebelumnya Dinsos juga sudah menggodok program Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) serta membentuk Unit Pelayanan Terpadu (UPT) yang akan menggarap masalah kemiskinan. UPT ini akan menangani masalah kemiskinan yang siap mengelola berbagai pelayanan bidang sosial di Kota Denpasar. Pematangan pembentukan UPT ini juga telah dibahas dalam bimtek beberapa waktu lalu yang melibatkan unsur desa/kelurahan di empat kecamatan. Nantinya, petugas-petugas desa/kelurahan yang sudah mendapatkan bimtek dapat melakukan persiapan penanganan berbagai permasalahan sosial di Kota Denpasar yang meliputi kemiskinan, disabilitas dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). ‘’Petugas desa/kelurahan ini nantinya melakukan pendataan PMKS di daerahnya masing-masing yang akan menjadi satu data dalam percepatan program tersebut,’’ tegasnya. (ara)

1.392 Penumpang dari Australia Batal ke Bali

SEBANYAK 1.392 penumpang dari Australia membatalkan kedatangannya ke Bali, Jumat (1/12) kemarin. Hal itu karena debu vulkanik yang memengaruhi kondisi penerbangan. Kepala Komunikasi dan Legal Section Bandara Internasional Ngurah Rai, Ari Ahsanurrohim, mengatakan ada delapan penerbangan yang membatalkan kedatangan ke Bali per 1 Desember kemarin, yakni meliputi enam jadwal penerbangan reguler dan dua extra flight. Menurut Ari Ahsanurrohim, penerbangan tersebut yaitu dari Adelaide sebanyak 176 penumpang, Sydney sebanyak 358 penumpang, Perth 78 penumpang dengan tujuan akhir Singapura, Brisbane sebanyak 348 penumpang, Queensland sebanyak 179 penumpang dan Darwin sebanyak 149 penumpang. Sedangkan extra flight yang membatalkan kedatangannya yaitu dari Perth sebanyak 67 penumpang dan dari Adelaide sebanyak 38 penumpang. (may)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : KEJAKSAAN AWASI PUNGUTAN DI DESA PAKRAMAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

MENCARI IKAN - Seorang nelayan berjalan ke tengah laut untuk mencari ikan. Selain membawa jaring, ia juga membawa ban dalam yang akan diguna kan untuk bantuan alat berenang untuk memasang jaringnya di perairan Pantai Sanur.

Dua Fraksi Soroti Perawatan LPJ

Denpasar (Bali Post) –

Keberadaan Lampu Penerangan Jalan (LPJ) di Denpasar menjadi perhatian serius jajaran DPRD setempat. Bahkan, dalam sidang paripurna yang membahas masalah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2018 juga mengemuka usulan agar instansi terkait melakukan perawatan serta pergantian LPJ dengan menggunakan lampu yang hemat energi. Perawatan LPJ dinilai penting untuk menghindari seringnya padam yang mengurangi keindahan kota di malam hari. Hal ini disampaikan Fraksi Hanura DPRD Kota Denpasar melalui ketuanya I.B. Ketut Kiana, S.H., Kamis (29/11) lalau. Dikatakan, hingga saat ini masih dijumpai LPJ yang tidak beroperasi maksimal. Bahkan keluhan tersebut sudah sering disampaikan hingga bertemu langsung dengan Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar.

Kiana mengungkapkan, pihaknya sudah sering mengusulkan kepada instansi terkait. Namun usulan itu belum terealisasi dengan maksimal. Bahkan beberapa tiang LPJ sudah tumbang karena di bawahnya karatan. Menurut Kiana, walaupun dalam Anggaran Dinas Perhubungan Tahun 2018 dijelas-

kan adanya program rehabilitasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana, namun perbaikan LPJ masih diragukan. “Kami berharap LPJ yang diprioritaskan karena sangat mendesak untuk diperbaiki,” tegasnya. Selain Fraksi Hanura, juga ada fraksi lainnya yang menyoroti LPJ. Seperti yang disampaikan A.A Susruta Ngurah Putra

SIDANG paripurna ke-10 masa persidangan III DPRD Kota Denpasar dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi atas tiga ranperda yang diajukan Wali Kota berlangsung Kamis (30/11) di ruang sidang DPRD Kota Denpasar. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede didampingi tiga wakilnya, juga dihadiri langsung Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda AAN Rai Iswara, Forkominda serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Dalam sidang tersebut, kelima fraksi yang ada di Dewan, yakni Golkar, Demokrat, Gerindra, Hanura dan PDI-P dapat menyetujui tiga ranperda, di antaranya APBD 2018, Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa menjadi perda. Dalam pandangan Fraksi Golkar yang dibacakan I Wayan Duaja, mengapresiasi terhadap kinerja dan capaian yang telah dikerjakan oleh Wali Kota beserta jajaran dalam menjalankan roda Pemerintahan Kota Denpasar. Hal ini terlihat dari IPM Kota Denpasar sebesar 82,24 yang meliputi empat komponen, yakni angka harapan hidup di Kota Denpasar mencapai 73,71. Rata-rata lama sekolah mencapai angka 10,96, indeks melek huruf 13,46 dan indeks pengeluaran per kapita di Kota Denpasar mencapai 18,65. IPM yang dirilis BPS ini merupakan angka tertinggi di Bali. Hal ini disebabkan karena program yang dirancang Pemkot Denpasar telah berjalan dengan baik, tidak terlepas dari partisipasi masyarakatnya sangat tinggi dalam proses pembangunan di Kota Denpasar. Sektor yang sangat menonjol

adalah bidang ekonomi kreatif yang langsung menyentuh pada masyarakat bawah, sehingga kebocoran ekonomi terus menurun. Demikian juga kami melihat bahwa loyalitas Wali Kota sebagai pimpinan pemerintah daerah adalah tegak lurus tanpa dipengaruhi oleh dimensi politik. Dari Fraksi Demokrat yang dibacakan oleh I Gede Semara, APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang disetujui oleh DPRD mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung aktivitas pemerintah daerah, serta merupakan suatu gambaran atau tolak ukur penting atas keberhasilan suatu daerah di dalam meningkatkan potensi perekonomian daerah. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini Fraksi Demokrat mengharapkan adanya koreksi kenaikan terhadap proyeksi pendapatan daerah pada RAPBD Tahun 2018 ini. Fraksi Demokrat juga mendorong pemerintah untuk menertibkan pungutan parkir liar tepi jalan yang dilakukan oleh perorangan, kelompok atau lembaga badan usaha, selain dilakukan oleh PD Parkir. Untuk tercapainya pembangunan Kota Denpasar sesuai dengan RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2016-2021, dalam peningkatan pelayanan RS Wangaya, Fraksi Demokrat mendukung pemerintah untuk melakukan pembangunan dan renovasi RS Wangaya, dan sepakat agar dikeluarkan rekomendasi atas peminjaman dana dari pihak ketiga. Kemudian dari Fraksi Gerindra yang dibacakan oleh I Kompyang Gede menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Wali Kota dan jajaran

Pemkot Denpasar atas beragam prestasi yang sudah dicapai tahun 2017. Fraksi Gerindra juga mendorong Pemkot Denpasar untuk terus berkarya sehingga nantinya diharapkan lebih berprestasi mendatang. Dalam kesempatan ini, Fraksi Gerindra juga memberikan saran, di musim penghujan ini di mana intensitas curah hujan yang sangat tinggi dan cuaca yang tidak menentu, di mana di luar daerah Pulau Bali sudah terjadi bencana alam seperti banjir dan angin puting beliung, Fraksi Gerindra mengingatkan agar Pemkot Denpasar melalui OPD terkait selalu waspada, tanggap dan siaga untuk mengantisipasi hal tersebut. Dari Fraksi Hanura yang dibacakan oleh I.B. Ketut Kiana memberikan saran dengan dialokasikan dan Belanja Langsung sebesar Rp 157 miliar lebih, sesuai program yang tercantum dalam nota keuangan salah satunya meningkatkan mutu pendidikan dan tenaga pendidik ini tidak dapat dipisahkan dengan kesejahteraan para pendidik. Hal tersebut sudah dilakukan pada tahun 2017 atas perjuangan guru honor, sehingga yang tadinya rata-rata mendapat nafkah honor sebesar Rp 1 juta ke bawah menjadi kurang lebih Rp 1,5 juta. Terakhir dari Fraksi PDI-P yang dibacakan oleh I Made Suweta memberikan saran dan masukan agar melakukan penggantian bahan lampu dari konvensional dengan lampu rendah daya listrik (lampu LED). Fraksi PDI-P mendukung program penataan ruang publik yang masih ada di Kota Denpasar agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi dan olahraga bagi masyarakat. Fraksi PDI-P juga mengapresiasi Dinas Pariwisata

dari Fraksi Demokrat. Fraksi Demokrat turut mempertanyakan tidak masuknya anggaran untuk LPJ di Kota Denpasar. Menurutnya, berdasarkan mandat dari Peremendagri Nomor 33 Tahun 2017 tentang Lampu Penerangan Jalan dijelaskan, bahwa LPJ wajib dianggarkan. Sedangkan untuk APBD Kota Denpasar Tahun 2018, justru tidak terlihat anggaran untuk LPJ. “Berdasarkan Permendagri Nomor 33 Tahun 2017 itu wajib, tapi di APBD 2018 tidak ada,” tanyanya. Apalagi, menurut Susruta, saat ini kondisi LPJ yang ada di Kota Denpasar memerlukan perawatan. Apabila itu tidak

dilakukan, tentu akan membuat penguna jalan menjadi kurang nyaman dan rentan terjadi kecelakaaan atau tindakan kriminal lainya. Menyikapi sorotan wakil rakyat tersebut, Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Denpasar I Nyoman Sustiawan ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Hingga APBD 2018 disahkan, katanya, anggaran terkait perawatan LPJ memang belum dianggarkan. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Dewan Setujui Tiga Ranperda Ditetapkan Menjadi Perda

RAPBD - Wali Kota dan Ketua DPRD Denpasar bersama wakilnya melakukan penandatanganan berita acara persetujuan dewan terkait dengan RAPBD 2018 yang disetujui menjadi perda. Kota Denpasar dengan telah dirampungkannya Rencana Induk Pengembangan pariwisata Kota Denpasar yang akan menjadi landasan berpijak bagi pengembangan kepariwisataan di Kota Denpasar. Sementara itu, Wali Kota Rai Mantra dalam kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota Dewan yang terhormat atas kesungguhannya dan kerja samanya, sehingga Rancangan APBD Tahun Anggaran 2018 dan dua ranperda dapat disepakati untuk ditetapkan menjadi perda. ‘’Kebersamaan ini perlu secara terus menerus ditumbuhkembangkan, karena kita menyadari bahwa tugas-tugas dalam penyelenggaraan umum pemerintahan di masa yang akan datang jauh lebih berat. Sedang-

kan di sisi lain tuntutan masyarakat dan permasalahan akan selalu lebih kompleks sejalan dengan dinamika masyarakat di berbagai bidang kehidupan, baik ekonomi, sosial budaya maupun ketertiban dan keamanan. Untuk itu, kebersamaan tersebut merupakan dasar dan komitmen kita bersama untuk secara berkesinambungan melaksanakan program-program pembangunan yang telah kita rencanakan. Kami sadar bahwa permasalahan di Kota Denpasar sangat kompleks, masyarakat yang heterogen, dinamis yang kesemuanya itu perlu dikelola dengan baik. Dalam pengelolaan tersebut memerlukan konsepsi serta kajian atas setiap permasalahan yang timbul, sehingga kita dapat mencari jawaban yang tepat serta bermanfaat bagi masyarakat,’’ tegasnya. (ad041)

pasar memperkenalkan berbagai keunggulan teknologi yang telah dikembangkan. Seperti teknologi Green Waste Underground atau tempat sampah yang ditanam. Hal ini menurut Rai Mantra telah diuji coba di beberapa TPS, dan akan diuji coba juga tahun depan di Lapangan Puputan Badung. Diharapkan dari langkah ini dapat melakukan penataan pengelolaan sampah, serta diharapkan dapat lebih rapi. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Denpasar I Dewa Made Agung, didampingi Ketua Panitia DTIK Festival Dewa Gede Rai mengatakan, DTIK Festival tahun ini mengusung tema “Think Smart”. Tema ini diharapkan dapat tercipta pengguna-pengguna teknologi yang semakin cerdas. Dari Think Smart juga diharapkan mampu menciptakan Smart People, yakni orang-orang cerdas dalam pemanfaatan teknologi, sehingga mampu mengantarkan Kota Denpasar menuju Smart City, yaitu kota yang cerdas dalam penggunaan teknologi. Kegiatan di DTIK Festival

menyasar anak-anak sekolah, karena hal ini disadari anak-anak sekolah lebih banyak bersentuhan langsung dengan teknologi. Sementara peserta pameran diikuti seluruh stakeholder di bidang IT, seperti perusahaan yang bergerak di bidang IT, perguruan tinggi. Sekolah-sekolah bidang IT, relawan IT serta komunitas IT. Di samping itu, peserta yang berpartisipasi meliputi siswa sekolah, universitas dan komunitas berjumlah 20 booth dengan lokasi di Jalan Mulawarman. Di samping berpameran, DTIK Festival juga menyelenggarakan kuliner dan food truck menyajikan masakan khas Bali menggandeng kelompok kuliner Denpasar. Workshop dan seminar juga akan diisi dalam bidang IT, yang didukung penuh oleh Tim TANYADev Bali, STD Bali dan dari Bamboomedia dengan materi di antaranya, seminar aplikasi Web ReactJS, Seminar POP UP YOUR Store dan Workshop Aplikasi Online to Offline untuk hotel dan restoran. Kegiatan perlombaan diisi dengan lomba mewarnai tingkat sekolah dasar dan lomba foto instagram. (ad042)

Rai Mantra Jadikan DTIK Festival Ajang Tunjukkan Perkembangan TIK

MEMBUKA - Wali Kota Rai Mantra membuka secara resmi DTIK Festival di Lapangan Lumintang Denpasar, Kamis (30/11) malam. DENPASAR Teknologi dan Komunikai (DTIK) Festival menjadi ajang tahunan Pemkot Denpasar. Berbagai pameran teknologi informasi dari kalangan universitas dan komunitas dapat dilihat di ajang DTIK Festival. Berlangsung selama empat hari

dari tanggal 30 November hingga 3 Desember, dibuka secara resmi Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Lapangan Lumintang Denpasar, Kamis (30/11) malam. Tampak pula kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama

Wakil Ketua Wayan Mariyana Wandhira, serta pimpinan OPD Pemkot Denpasar. Memasuki kawasan Lumintang Denpasar, kita dapat melihat booth besar bertuliskan DTIK Festival dihiasi lampu dan kain warna-warni. Deretan stan pameran teknologi informasi dan kawasan kuliner food truck Denpasar dapat dijumpai selama empat hari penuh. Apresiasi kepada insan kreatif Kota Denpasar juga diisi dalam acara pembukaan DTIK Festival. Penghargaan kepada para pemenang lomba foto dan vlog Joyful Denpasar diserahkan Wali Kota Rai Mantra. “DTIK Festival sebagai ajang tiap tahun agar masyarakat mengetahui perkembangan tentang masalah digitalisasi dan teknologi tepat guna, edukasi dan kegunaan teknologi di Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra. Lebih lanjut dikatakan, teknologi informasi dan teknologi tepat guna dengan edukasinya dapat memudahkan masyarakat dalam beraktivitas dan pemerintah dalam memberikan pelayanan. Sehingga dalam DTIK Festival ini para insan teknologi informasi Den-


BADUNG

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

3

INFRASTRUKTUR - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat kunjungan kerja ke sejumlah pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Badung, Kamis (30/11).

Wabup Suiasa Tinjau Pembangunan Infrastruktur Badung Tekankan Kualitas Bangunan dan Penyelesaian Tepat Waktu

Bali Post/kmb27

SAMPAH KIRIMAN - Jajaran DLHK Badung malakukan kerja bakti untuk membersihkan sampah kiriman yang diakibatkan cuaca ekstrem.

Meluas, Pantai Berstatus Darurat Sampah Kiriman Mangupura (Bali Post) -

Darurat sampah kiriman kini meluas hingga ke Pantai Kedonganan dan Kelan. Serbuan sampah sebelumnya hanya terlihat di Pantai Kuta dan Legian yang mencapai 50 ton per hari dari rata-rata lima ton per hari. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung Putu Eka Merthawan membenarkan adanya lonjakan sampah kiriman yang semakin meluas ke wilayah Kelan dan Kedonganan, Kecamatan Kuta. “Ya, kami tetapkan sebagai kawasan darurat sampah kiriman. Ini akibat siklun angin barat,” kata Eka Merthawan, Jumat (1/12) kemarin. Menurut Eka Merthawan, sampah kiriman di Pantai Kelan dan Kedongan didominasi sampah plastik. Sementara di Pantai Kuta hingga Legian sampah kiriman didominasi kayu dan ranting pohon. “Melihat sampah kiriman yang mulai menerjang Pantai Kelan dan Kedonganan, maka kami sudah tetapkan darurat sampah,” ujarnya. Guna mengatasi serbuan sampah, mantan Kabag Humas Badung ini mewajibkan seluruh jajarannya melakukan kerja bakti Jumat kema-

rin. “Walau tanggal 1 Desember libur, kami siap dan tetap kerja bakti, karena kondisi di lapangan darurat. Sampai kemarin saja sampah yang telah terkumpul mencapai 477 ton,” tegasnya. Eka Merthawan menambahkan, pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan, yakni Bupati Badung. Pihaknya juga akan mengerahkan 700 pesonel guna menangani membludaknya sampah kiriman tersebut. “Kami sudah laporkan kondisi ini (darurat sampah– red) ke Bapak Bupati, Bapak Wakil dan Bapak Sekda. Kami akan mengerahkan 700 orang untuk membersihkan gundukan sampah tersebut,” ujarnya. Menurut Eka Merthawan, sejumlah pantai seperti Pantai Petitenget, Seseh, Brawa, Canggu dan wilayah pesisir lainnya masih berstatus siaga satu. “Darurat sampah baru di wilayah itu saja sisanya tinggal menunggu

waktu,” katanya. Pejabat asal Sempidi, Mengwi ini memprediksi fenomena tahunan akibat siklun angin barat ini puncaknya pada Desember 2017 mendatang. Sampah kiriman yang dihempas gelombang hingga ke Badung didominasi batang kayu, ranting, kelapa dan sampah plastik. Dengan penetapan status tersebut, Eka Merthawan menginstruksikan jajaran Unit Reaksi Cepat (URC) stand by untuk melakukan langkah-langkah jika sewaktu-waktu sampah kiriman membeludak. Tim URC juga diminta menyosialisasikan kepada seluruh anggota, masyarakat, dan terutama para wisatawan, sehingga tidak terkejut dengan sampah kiriman yang tiap tahun terjadi. “Tim URC kami siagakan untuk mengamankan sampah kiriman sepanjang enam kilometer, dari Pantai Seseh hingga Pantai Jimbaran. Kami akan mengerahkan 30

kendaraan dan 700 personel guna mem-back-up enam zona penanganan,” paparnya. Eka Merthawan menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menakut-nakuti masyarakat. Namun bagian dari upaya antisipasi dini agar masyarakat paham bila pemerintah berupaya secara maksimal menanggulangi sampah kiriman. “Serbuan sampah kiriman merupakan fenomena alam yang rutin terjadi setiap tahunya. Kami sudah menyiapkan SOP khusus untuk mengatasi persoalan sampah kiriman tersebut,” pungkasnya. Berdasarkan catatan DLHK Badung, sejak sampah kiriman mulai menerjang kawasan pesisir di Badung, total kurang lebih 477 ton sampah telah dikumpulkan oleh seluruh petugas yang berjumlah 700-an orang. Di wilayah pantai se-Kuta Utara ada 76,5 ton, jumlah sampah kiriman pantai wilayah Kuta dan Legian sebanyak 378 ton, sedangkan di kawasan pesisir pantai ujung selatan kurang lebih 22,5 ton. Kendati begitu, baru sekitar 453 ton saja yang sudah diangkut ke TPA Suwung. (kmb27)

Satpol PP Gencarkan Penertiban Pelanggar Parkir Mangupura (Bali Post) – Satpol PP Kabupaten Badung bersama tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), kelurahan, LPM, desa adat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan semakin gencar melakukan penertiban pelanggar lalu lintas. Pasalnya, pelanggaran parkir di atas trotoar dan badan jalan menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan dan kekroditan lalu lintas (lalin) di wilayah Legian dan Kuta. Kepala Satpol PP Badung IGAK Surya Negara mengatakan, banyak pelanggar parkir di kawasan tersebut justru merupakan karyawan di tempat-tempat usaha

yang ada di sekitarnya. Pihaknya sangat menyayangkan kondisi tersebut, karena salah satu syarat tempat usaha adalah kepemilikan areal parkir. “Dasar yang kami pergunakan untuk menertibkan kendaraan yang melanggar tersebut adalah Perda Ketertiban Umum,” ujar Surya Negara, belum lama ini. Surya Negara menegaskan, parkir di badan jalan maupun di atas trotoar masuk ke dalam pelanggaran Perda Ketertiban Umum, karena menimbulkan keluhan warga dan membuat situasi menjadi tidak nyaman. “Pelanggaran parkir dengan menggunakan badan jalan tersebut

semakin mempersempit ruas jalan dan menambah beban jalan. Sementara untuk parkir di atas trotoar, sama saja merampas hak pejalan kaki,” katanya mengingatkan. Surya Negara mengatakan, penertiban untuk pelanggaran tersebut akan dilaksanakan setiap hari oleh anggota Satgas Linmas masing-masing kelurahan selaku perpanjangan tangan Satpol PP Kabupaten Badung. Sementara langkah terpadu bersama sejumlah instansi terkait, rencananya dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali. Bahkan kegiatan penertiban tersebut akan diback-up oleh Dishub Badung. (kmb23)

Buruh Tewas Tersetrum Listrik

Mangupura (Bali Post) Kecelakaan kerja yang mengakibatkan nyawa melayang terjadi di Restoran Red Rudy Jalan Raya Petiten-

gat, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Jumat (1/12) kemarin. Gara-gara tersetrum listrik saat memperbaiki talang air, Segar Santoso (43)

Bali Post/ist

TEWAS - Petugas menutupi jenazah Segar Santoso. Korban tewas setelah tersetrum listrik tegangan tinggi.

tewas di TKP. Sedangkan karyawan restoran tersebut, Martinus (40), masih sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUP Sanglah. Menurut petugas Polres Badung, kejadiannya sekitar pukul 11.30 Wita. Awalnya, I Made Putra Yasa (45), karyawan restoran setempat, memanggil korban ke TKP untuk memperbaiki talang restoran yang bocor. Talang air tersebut posisinya di bagian belakang bangunan restoran. Waktu itu korban dibantu Martinus. Korban naik ke atap restoran menggunakan anak tangga. Diduga ujung anak tangga tersebut menyentuh kabel listrik tegangan tinggi yang terbentang di atas atap bangunan restoran tersebut dan sempat mengeluarkan percikan api. “Korban lang-

sung terjatuh ke gang di sebelahnya,” tegasnya. Akibat kejadian itu, korban yang beralamat di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Jembrana ini langsung mengembuskan napas terakhirnya di TKP. Ia mengalami luka bakar di bagian kaki kanan serta mulut, hidung dan telinga mengeluarkan darah. Sedangkan Martinus masih sadarkan diri dan langsung dibawa ke RSUP Sanglah. Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Putu Ika Prabawa membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Inafis Polres Badung untuk melakukan olah TKP. “Penyebab pastinya masih kami selidiki,” tegasnya. (kmb36)

WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa, S.H. melakukan kunjungan kerja ke sejumlah pembangunan infrastruktur di wilayah setempat, Kamis (30/11). Ikut mendampingi orang nomor dua di Pemerintah Kabupaten Badung tersebut, Asisten II Dewa Made Apramana, Asisten III Cokorda Raka Darmawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) I.B. Surya Suamba, Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara, Staf Ahli Ni Luh Dessy Darmayanty dan sejumlah kepala bagian beserta staf. Beberapa proyek yang dikunjungi, di antaranya pembangunan rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Badung, berikut pembangunan gedung pertemuan dan penataan halaman setempat. Selanjutnya, pembangunan Gedung Pusat Teknologi dan Komunikasi Kabupaten Badung yang masih ada di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Sempidi. Beranjak dari Puspem, Suiasa beserta rombongan menuju ke lokasi pembangunan SMPN 2 Mengwi dan dilanjutkan ke pembangunan

Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Badung yang masih di wilayah Kecamatan Mengwi. Tak berhenti di situ, pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan tersebut melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan Pura Dalem Gede Abiansemal. Bertolak dari Abiansemal, kunjungan dilanjutkan ke lokasi pembangunan RKB, ruang UKS, ruang OSIS, laboratorium, ruang multimedia dan kamar mandi atau WC di SMPN 1 Petang. Berjarak sekitar 500 meter ke utara, Suiasa juga mengunjungi pembangunan Polsek Petang. Di sela kunjungan, Wabup Suiasa mengatakan pihaknya melakukan kunjungan tersebut dalam rangka monitoring dan pengawasan pembangunan di Kabupaten Badung yang menggunakan APBD Kabupaten Badung Tahun 2017. Diutamakan pembangunan yang menggunakan anggaran cukup besar, termasuk bangunan yang perlu arsitektur khusus. Diharapkan kualitasnya sesuai standar dan pengerjaannya selesai tepat waktu. ‘’Yang kami kunjungi adalah pembangunan yang dari sisi progres

dan waktu penyelesaiannya atau jatuh temponya agak mepet dari segi kontrak kerja,’’ ujarnya. Wabup Suiasa mengatakan, memang ada sejumlah pembangunan yang terdesak penyelesaiannya dari segi waktu. Alasannya, selain sempat terjadi pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru di awal tahun, juga karena kondisi alam belakangan ini. Apalagi adanya erupsi Gunung Agung yang membuat kendala dari segi material. ‘’Namun, kami tidak boleh menjadikan itu sebagai sebuah parameter suatu kendala formal. Dalam perjanjian kontrak kita tetap menggunakan prosedur, tatanan dan materi perjanjian sesuai dengan peraturan yang berlaku, yakni jatuh tempo paling akhir adalah Desember 2017 ini,’’ tegasnya. Dari kunjungan tersebut, rata-rata progres pembangunan sudah mencapai kisaran 80 persen. Sementara dari segi kualitas, kata dia sudah sesuai standar yang ditetapkan pihaknya. ‘’Dari segi kualitas sudah sesuai dengan standar kami,’’ terangnya. (ad040)

Gunung Agung Erupsi

APBD 2018 Tidak Dikoreksi

Mangupura (Bali Post) Erupsi Gunung Agung tidak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung pesimis. Kabupaten yang mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata ini tetap mempertahankan target APBD 2018 yang mencapai Rp 7,2 triliun. Optimisme tersebut mendapat dukungan penuh jajaran wakil rakyat di DPRD Badung. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mendukung capaian APBD 2018 tidak direvisi atau dikoreksi kendati dampak erupsi Gunung Agung telah dirasakan. ‘’Ini (APBD 2018 - red) sudah berdasarkan kajian dan masukan sejumlah ahli. Tugas kita adalah menjalankan kesepakatan itu. Kita ingin melihat mampu tidak Bapenda bekerja untuk bisa mencapai apa yang telah ditargetkan,’’ ujar Parwata, Jumat (1/12)

kemarin. Menurut Parwata, masih banyak potensi yang dapat digarap oleh eksekutif untuk menutupi penurunan pendapatan dari sektor pariwisata. ‘’Kami melihat masih banyak potensi yang belum tergarap, sehingga muncul angka itu atau target APBD Rp 7,2 triliun,’’ katanya. Apabila wisatawan asing turun, kata politisi asal Dalung ini, wisatawan domestik masih bisa untuk digarap. Begitu juga potensi pajak untuk restoran, potensinya cukup besar digarap. ‘’Itu semua bisa kita dapatkan. Tetapi, sekarang mampukah Bapenda melihat peluang itu,’’ tegasnya. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini menambahkan, untuk mendukung kinerja dari Bapenda dalam meningkatkan pendapatan, pihaknya di lembaga dewan juga telah mendukung ang-

garan sebesar Rp 10 miliar lebih untuk membeli alat dan pemasangan web service agar tidak terjadi kehilangan pendapatan pajak. ‘’Semestinya ini gratis diberikan oleh bank nasional dalam melakukan pencatatan transaksi, tapi sembari menunggu pihak Bapenda melakukan lobi kepada pihak bank, kita berikan stimulus anggaran tersebut,’’ tegasnya. Sebelumnya, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengaku sangat optimis target pendapatan 2018 dapat terealisasi. ‘’Kami optimis pencapaian APBD Rp 7,2 triliun tercapai di tahun 2018 nanti. Kami tidak akan mengoreksi lagi APBD 2018 karena sudah disepakati bersama,’’ ujarnya. Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini berharap setelah dilakukan verifikasi dari Provinsi Bali dapat segera dijalankan di tahun 2018 mendatang. (kmb27)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Hatten Wines Pino de Bali

Raih Penghargaan ’’Best Dessert Wine’’ dan ’’Sweet Fortified Wines’’

TROFI - Owner dan CEO Hatten Wines I.B. Rai Budarsa (kiri) menunjukkan trofi yang diraih bersama winemaker Hatten Wines, James Kalleske, yang membawa Hatten Wines Pino de Bali. SALAH satu produk dari Hatten Wines, yaitu Pino de Bali, mendapat trofi penghargaan sebagai Best Dessert Wine dari Asia Tenggara dan penghargaan berupa medali emas sebagai Sweet Fortified Wines dalam ajang Cathay Pacific Hongkong International Wine and Spirit Competition 2017. Bersaing dengan 33 negara, Hatten Wines mencapai puncak dari Asian Wines sebagai benchmark berkualitas dari beragam jenis wines. Dalam kompetisi itu, Hatten Wines tidak hanya mengirimkan satu jenis wine-nya. Ada empat jenis wine lagi yang diikutkan, yakni Hatten Wines Rose, Hatten Wines Alexandria, Hatten Wines Jepun Sparkling Rose dan Hatten Wines Tunjung Sparkling Brut

yang semuanya meraih penghargaan Bronze Medals. Founder and CEO Hatten Wines Ida Bagus Rai Budarsa menuturkan tentang ketatnya sistem penjurian sehingga hasil dari penilaian para juri tidak perlu diragukan. Juri berjumlah 49 yang merupakan orang-orang ahli di bidang wine dengan sistem penilaian double blind. ‘’Artinya yang menuangkan wine berbeda dengan orang yang mengantarkan ke tempat panelis, sehingga akurasi dari penilaian sangat akurat,’’ ujarnya. Pino de Bali dengan ciri khas rasa fruity, caramel dan madu yang tercipta dari prosess penyimpanan dalam barel kayu dan kandungan alkohol yang dibuat dari brandy disukai oleh semua

juri. Ia mengaku sangat menjaga kualitas wine-nya. ‘’Seperti fortified wine, harus berisi brandy dan brandy-nya pun kami buat sendiri menggunakan anggur lokal. Dari 1.000 kg anggur yang disuling hanya mendapat 70 liter dengan prosesnya sangat panjang,’’ jelasnya. Proses pematangan wine itu membutuhkan waktu lima tahun, disimpan dalam barrel yang terbuat dari kayu oak dan penutup yang rapat agar udara tidak masuk. Ia benar-benar menjaga kualitas karena ingin ketika orang mencoba wine Bali, memang wine berkualitaslah yang didapat. Rai Budarsa selama ini memasarkan wine-nya hanya untuk kebutuhan Bali dan Indonesia. Banyak permintaan untuk ekspor, namun ia masih fokus pada pemasaran dalam negeri. Sebelum Bom Bali, Hatten Wines pernah diekspor. Namun, setelah itu, Hatten Wines berhenti diekspor. ‘’Sebenarnya sudah ada permintaan ekspor tapi fokus kami belum ke ekspor. Tapi sekarang kami mulai melihat ekspor juga,’’ tuturnya. Permintaan ekspor semakin banyak setelah mendapat penghargaan ini. Apalagi setelah Hatten Wines memperoleh winery of the years untuk tahun 2017 dari Asian Wine Review. ‘’Itu juga memengaruhi, jadi memang banyak permintaan untuk ekspor sekarang,’’ imbuhnya. Rai Budarsa akan menambah varian produknya. Dalam jangka panjang pabriknya yang semula di Sanur juga akan dipindah ke tempat yang lebih representatif. (ad034)

Kegiatan Sosial Sekolah Taman Rama Program Bantuan Pendidikan Berkelanjutan Selama Lima Tahun

DALAM rangka memperingati HUT ke-148 Mahatma Gandhi dan Hari Anti-Kekerasan 2 Oktober 2017, Sekolah Taman Rama (TK, SD, SMP, SMA, CP & Cambridge) yang bernaung di bawah Yayasan Taman Mahatma Gandhi yang berada di Ubung, Jimbaran dan Asian Intercultural School di bawah Ahimsa Foundation, kembali melaksanakan kegiatan sosial. Kali ini berupa gerakan peduli pendidikan dengan berbagi kasih kepada siswa SDN 9 Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Acara dikemas dalam tema ‘’Program Bantuan Pendidikan Berkelanjutan Guna Pengentasan Pendidikan Dasar’’. Ini berkaitan dengan program PBB, yaitu United Nation’s Millennium Development, dalam bidang pendidikan anakanak di seluruh dunia dan menyukseskan program pemerintah untuk menuntaskan wajib belajar 9 tahun bagi seluruh anak Indonesia. SDN 9 Datah berada di daerah lereng Gunung Agung dalam kondisi keterbatasan air. Kondisi ini cukup berpengaruh terhadap sanitasi dan kebersihan lingkungan sekolah. Dari hasil pemantauan dan kunjungan pihak Sekolah Taman Rama langsung ke lokasi, menunjukkan sekolah ini masih jauh dari kelayakan standar minimal pendidikan. Masyarakat pendukung sekolah ini adalah petani dan buruh dengan kondisi lahan garapan yang kering. Banyak orangtua siswa merantau ke luar Karangasem untuk bekerja. Hal ini berdampak pada kondisi peserta didik yang memprihatinkan dan layak dibantu. Kegiatan peduli pendidikan terhadap sekolah-sekolah yang siswanya kurang mampu dilaksanakan Sekolah Taman Rama dari tahun ke tahun, didukung penuh oleh siswa, orangtua siswa, yayasan, guru dan komponen sekolah yang

BANTUAN – Para siswa SDN 9 Datah, Kecamatan Abang, Karangasem, mendapat bantuan pendidikan dari Sekolah Taman Rama Denpasar, Jimbaran dan Cambridge Jimbaran. lain. Berbeda dengan sebelumnya, bantuan tahun 2017 direncanakan berkelanjutan selama lima tahun demi terwujudnya sekolah binaan (model) dengan fasilitas selayaknya, sehingga siswa-siswi dapat belajar dengan nyaman, dalam suasana lingkungan yang layak serta fasilitas belajar yang lengkap dan memadai. Bantuan diberikan secara bertahap selama lima tahun dengan mengevaluasi kebutuhan setiap tahun lewat komitmen kedua belah pihak. Bantuan diserahkan langsung pada Sabtu (25/11) lalu oleh 21 orang perwakilan siswa, guru, kepala sekolah TK–SMA/Cambridge, yayasan dan komite sekolah. Bantuan total Rp 139.814.750 ini berasal dari orangtua siswa Sekolah Taman Rama melalui putra-putrinya yang dikumpulkan selama tiga minggu oleh seluruh siswa di Ubung dan Jimbaran. Bantuan dikelompokkan menjadi dua. Pertama, bantuan berupa

pembangunan fisik, yaitu pemavingan halaman belakang sekolah, pembangunan dua buah toilet, penyediaan tandon air, pembuatan dan pengecatan satu kelas model lengkap dengan sarana-prasarana pembelajaran seperti meja-kursi siswa dan guru, white board, papan absensi, lemari, LCD, jam dinding, gambar burung Garuda, Presiden dan Wapres RI, serta gorden di ruangan kelas. Kedua, bantuan langsung menyasar keperluan siswa berupa seragam putih dan rok merah 58 buah, seragam putih dan celana merah 58 buah, dasi dan topi 110 buah, sepatu hitam 110 pasang, kaos kaki 110 pasang, alat-alat tulis (buku tulis 10 buah, kotak pensil, pensil, penghapus dan penggaris 110 set), alat-alat kebersihan diri (odol, sikat gigi dan sabun mandi 110 set) dan paket snack 110 set. Selanjutnya bantuan langsung menyasar keperluan guru berupa seragam olahraga 10 buah. (ad037)

Mohon ’’Kerahayuan Jagat’’

Umat Hindu Gelar Upacara ’’Pakelem Alit’’

UNTUK memohon kerahayuan jagat Bali, 500 lebih umat Hindu di Bali menggelar upacara Pakelem Alit di Segara Pura Dalem Karang Tengah, Benoa, Jumat (1/12) kemarin. Upacara yang di-puput Ida Pedanda Agung dari Geria Agung Tegal, Iman Bonjol, Denpasar ini menggunakan wewalungan ayam dan bebek hitam sebagai sarana upakaranya. Upacara terlaksana berkat dukungan pasemetonan umat Hindu, PSN Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar, Desa Pakraman Pedungan, para pemangku dan pangayah pura, beserta aparat keamanan setempat. Panitia Upacara Jro Mangku I Made Yudiana, S.E. mengatakan, selain bertujuan memohon kerahayuan jagat Bali agar terus seimbang, upacara pakelem alit ini sekaligus memohon perlindungan kepada Tuhan agar Pilgub Bali 2018 berjalan aman, tenteram dan damai. ‘’Kami juga berdoa agar Gunung Agung yang saat ini berada pada fase kritis, tidak mengalami erupsi yang besar dan tidak memakan korban,’’ ujarnya. Jro Mangku I Made Yudiana

PAKELEM – Ratusan umat Hindu mengadakan upacara pakelem alit di Segara Pura Dalem Karang Tengah, Benoa, Jumat (1/12) kemarin. juga mengungkapkan, upacara yang digelar dilakukan secara tulus ikhlas tanpa memberatkan pihak mana pun, baik pemerintah maupun desa setempat. Dana upacara yang digunakan hasil dari punia yang diberikan secara sukarela oleh para pasemetonan dan pamedek. ‘’Antusias umat Hindu yang ikut pada upacara ini luar biasa. Mereka semuanya

ngaturang punia secara tulus ikhlas dan berdoa secara khusuk untuk kerhayuan jagat Bali,’’ tandasnya. Meskipun upacara pakelem yang dilakukan tidak terlalu besar, tidak mengurangi makna dari upacara pakelem yang sesungguhnya. Sebab, upacara dilakukan dengan ketulusikhlasan hati seluruh umat Hindu yang hadir. (win)

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

Apresiasi atas Jasa Guru-guru SMK Penerbangan Cakra Nusantara Pada HUT Ke-72 PGRI

HARI Guru Nasional dan HUT ke-72 PGRI menjadi hari peringatan atas jasa pahlawan pendidikan di Indonesa. Dalam sambutan Menteri Pendidikan Muhajir Effendy, guru merupakan sosok penting dalam dunia pendidikan serta sosok utama dalam satuan pendidikan dan memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olahhati, olahrasa, olahpikir dan olahraga. Guru dan tenaga kependidikan harus mampu mengelola kerja sama persatuan pendidikan, keluarga dan masyarakat untuk mengobarkan gerakan nasional revolusi mental. ‘’Pihak sekolah di bawah naungan Yayasan Pendidikan Cakra Cemerlang Internasional senantiasa menjadikan peringataan Hari Guru Nasional sebagai momentum penghargaan kepada guru agar dapat mendidik dan mengantarkan peserta didik menjadi taruna-taruni yang unggul, tangguh dan mandiri serta berkarakter, sehingga sukses di dunia usaha dan dunia industri,’’ Kepala SMK Penerbangan Cakra Nusantara Indra Gita Saragih, S.Pd. Peringatan Hari Guru Nasional di SMK Penerbangan Cakra Nusantara diisi pemberian penghargaan kepada tiga guru dengan kategori guru dengan kemampuan mengajar terbaik, guru menginspirasi dan guru paling berdedikasi menurut siswa. Guru dengan kemampuan mengajar

APRESIASI – Para guru SMK Penerbangan Cakra Nusantara mendapat apresiasi pada Hari Guru Nasional dan HUT ke-72 PGRI. terbaik dinobatkan kepada Agus Bayu Cahaya Dewata Emanthaka, S.E., pengajar Teknologi Perkantoran dan Gambar Teknik. Guru paling menginspirasi diberikan kepada Ni Putu Ririn Pramita Sari, S.Kom., pengajar mata pelajaran Simulasi Digital, Jaringan Utama dan Radio. Guru paling berdedikasi dinobatkan kepada Putu Agus Mahendra, S.Pd., pengajar Penjasosker. Tenaga pengajar di SMK Penerbangan Cakra Nusantara tidak hanya guru mata pelajaran umum dan kejuruan khusus. Tenaga pengajar juga berasal dari TNI Angkatan Udara. Apresiasi yang diberikan oleh siswa juga dalam bentuk musikalisasi puisi dan penyematan bunga sebagai rasa terima kasih secara simbolis kepada para guru.

Yayasan Sosial Cakra Cemerlang Internasional yang diwakili Manajer Operasional Ni Made Yuning Sari Parwati, S.Pd. memberikan kenangan berupa kain endek dan kalender SMK Penerbangan Cakra Nusantara. ‘’Melalui apresiasi yang diberikan, kami harapkan guru-guru lebih semangat dalam meningkatkan kualitas SMK Penerbangan Cakra Nusantara dan lebih merasa dihargai sehingga memiliki motivasi tinggi dalam mendidik taruna-taruni,’’ ujar Yuning Sari Parwati. Untuk menjadi taruna-taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang unggul, tangguh dan mandiri, dapat menghubungi nomor pendaftaran (0361) 4742600 atau bisa langsung datang ke Jalan Drupadi No.27 Renon, Denpasar. (ad036)

Samakan Persepsi tentang ’’Kramaning Ngaben Alit’’

Desa Adat Kerobokan Gelar Pasraman Serati DESA Adat Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, menggelar Pasraman Serati guna menyamakan persepsi terkait upacara ngaben. Kegiatan yang diikuti 200 peserta dari 50 banjar dipusatkan di Pura Desa dan Puseh setempat sejak Rabu (29/11) lalu. Kegiatan yang dibuka Camat Kuta Utara Anak Agung Ngurah Arimbawa dan dihadiri Ketua Parisada Badung, Camat Kuta Utara, Ketua Majelis Alit Kecamatan serta perangkat desa terkait mengangkat tema ‘’Menyamakan Persepsi tentang Kramaning Ngaben Alit’’. Ngurah Arimbawa dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Terlebih pada era globalisasi yang berpotensi mengikis adat dan tradisi masyarakat di Bali lantaran beban biaya yang tinggi. ‘’Adanya standar terendah dalam melaksanakan ngaben akan mengurangi beban masyarakat. Ini juga menepis opini menjadi orang Hindu sulit,’’ ujarnya. Menurutnya, persamaan persepsi tentang upacara ngaben alit akan meringankan beban masyarakat. Sebab, besar-kecilnya upacara ngaben yang dilaksanakan bukan jaminan mendapatkan surga. ‘’Jangan sampai saat hidup sudah sulit, meninggal pun masih beban. Aturan dalam awig-awig ini mesti didukung semua masyarakat supaya adat dan tradisi kita tidak luntur,’’ tegasnya. Ngurah Arimbawa mengharapkan penerapan standar terkecil dalam pelaksanaan ngaben menjadi contoh bagi desa adat lainnya di Kabupaten Badung. ‘’Tidak ada kata mule keto (memang begitu) lagi dalam melaksanakan ngaben, tapi tahu makna dan tujuannya,’’ ucapnya. Bendesa Adat Kerobokan A.A.

PESERTA - Bendesa Adat Kerobokan A.A. Putu Sutarja menyampaikan ucapan selamat datang kepada undangan dan peserta Pasraman Serati. Putu Sutarja menerangkan, Pasraman Serati yang dilaksanakan hingga Sabtu (2/12) ini berawal dari kecemasan lunturnya adat dan tradisi dalam melaksanakan upacara ngaben lantaran tingginya biaya yang diperlukan. ‘’Tujuan kami mengangkat keramaning ngaben alit, karena upacara pitra yadnya yang selama ini dilakukan jor-joran bisa ditekan. Sebab, menghabiskan biaya besar tidak menjamin dapat surga, karena semua tergantung pada karma perbuatan semasa hidup,’’ ungkapnya. Ia berharap dengan adanya kesepakatan ngaben alit, masyarakat khususnya menengah ke bawah tidak terbebani. ‘’Saya ingin di Desa Kerobokan yang tidak mampu bisa ngaben. Apalagi ada santunan kematian dari pemerintah Badung. Dengan dana itu ditambah dana duka sudah bisa melaksanakan ngaben,’’ katanya. Tak hanya dari sisi biaya, masyarakat juga dimudahkan dalam

melaksanakan upacara ngaben, karena didukung oleh seluruh warga banjar. ‘’Semua nanti dilakukan dan diambil oleh banjar. Pihak yang memiliki kedukaan cukup menyiapkan dana yang diperlukan. Dana itu pun bersumber dari santunan kematian dan dana duka, jadi tidak beban lagi,’’ paparnya. Putu Sutarja menyiapkan 21 serati yang berpengalaman untuk berbagi ilmu kepada ratusan peserta pelatihan. ‘’Kami libatkan serati senior yang mengerti upakara dari padudusan alit hingga agung seluruh bebantenan. Mereka ini warga kami,’’ sebutnya. Ketua PHDI Badung I Gede Rudia Adiputra menyatakan dukunganya terkait penyamaan persepsi ngaben alit. Terlebih di zaman global, generasi muda berpikir praktis. ‘’Anak-anak sekarang berpikir beda dan cepat saji. Ini sebagai upaya menjaga budaya kita di tengah kemajuan zaman,’’ imbuhnya. (k200)

Kawasaki Hadirkan W175 dan All New Ninja 250 di Bali

KAWASAKI menghadirkan dua motor produk terbarunya di Bali. Pertama, motor retro terbaru dari seri W yang sudah 50 tahun menjadi salah satu andalan Kawasaki, W175. Kedua adalah All New Ninja 250. Mengadopsi gaya British Naked Motorcycle, W175 diperuntukkan bagi pria masa kini penyuka gaya klasik retro. Menurut GM Duta Intika, Calvin Ghozali, motor ini cocok digunakan sehari-hari dan mampu bersaing dengan motor sport yang makin banyak ragamnya. ‘’W175 menghadirkan pengalaman spesial dalam berkendara. Tema yang diusung adalah absolute respect, karena respect merupakan hal penting bagi pengendara,’’ katanya. W175 cukup diminati di pasar Asia dan Eropa. Sebagai satu-satunya dan pertama yang mengusung konsep retro di kelasnya, W175 disebut Calvin sebagai motor yang mengangkat kualitas mesin dan performa unggulan. ‘’W175 hadir dengan dua varian, yaitu W175 standar dan special edition,’’ jelasnya. W175 menghadirkan standar warna Pearl Crystal White dengan harga OTR Bali Rp 32.960.000. Sementara W175 special edition tampil dengan warna Metallic Spark Black, Metallic Matte Covert Green dan New Silver, harganya Rp 33.930.000. Calvin juga menjelaskan bahwa Kawasaki merilis ulang Estrella dengan nama Kawasaki W250. Dengan hadirnya dua seri W ini, ia optimis Kawasaki bisa memantapkan diri di seri motor retro. Anang Heriyanto, Service Head Kawasaki Duta Intika, menambahkan W175 memiliki kapasitas

SERAHKAN - Owner PT Duta Intika Jurgen Limbunan (kiri) menyerahkan W175 pertama di Bali kepada pemiliknya dalam peluncuran W175 dan All New Ninja 250, Kamis (30/11). 177 cc single. Torsi mencapai 6.000 min, engine power hingga 7.500 min dengan 5 speed transmission. ‘’W175 menjadikan pengalaman berkendara nyaman, menyenangkan dan bebas dari vibrasi yang mengganggu,’’ paparnya. Kawasaki W175 menghadirkan mesin yang simpel dengan starter elektrik yang mudah dan nyaman. Dilengkapi karburator Mikuni VM24 yang berkontribusi dalam penggunaan torsi rendah dan sedang sehingga hemat bahan bakar dan rendah emisi. Sementara All New Ninja 250 mengalami perubahan total. Mesin yang diusung Ninja 250 terbaru ini lebih baik dari segi performa dan bobot yang ringan. ‘’Mesin berubah total sehingga bobot dan bodi juga berubah. Bisa dikatakan ini membuat dari 0 lagi dengan produk yang lebih enteng, bertenaga dan lebih

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

baik,’’ sebut Calvin. Hadir pada 2008 sebagai pionir di kelas 250 motor sport ber-fairing, Ninja masih menjadi andalan Kawasaki. All New Ninja 250 memiliki aura motor gede (moge) yang lebih terasa. Untuk market Indonesia tersedia tiga warna varian standar, dua varian special edition dan dua versi ABS SE. OTR Bali untuk varian standar berharga Rp 69.980.000, varian SE Rp 72.600.000 dan ABS SE Rp 78.870.000. Versi ABS SE juga menghadirkan fairing dengan teknologi magnetic design paint (MDP) yang memberikan efek 3D pada fairing. Tipe ini dijual Rp 79.580.000. Anang memaparkan, delapan fitur baru dihadirkan dalam All New Ninja 250. Salah satunya airbox yang lebih besar terletak di bawah tangki. Assist dan slipper clutch membuat pengoperasian kopling lebih ringan 20 persen. (bns1)


DAERAH

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

5

Si Bused, Aplikasi Bus Sekolah Pascasarjana Unhi Rayakan HUT Ke-15 Gratis Ciptaan Stikom Bali Proses Akademik Berkualitas Hasilkan SDM Berdaya Saing Untuk Pelajar di Kota Denpasar SEJAK 13 November 2017 lalu, Pemerintah Kota Denpasar meluncurkan bus sekolah gratis buat siswa SD sampai SMP se-Kota Denpasar. Untuk memanfaatkan fasilitas bus sekolah gratis ini, siswa dan orangtua harus memiliki aplikasi Si Bused yang dapat di-download secara gratis di playstore. Tahukah Anda siapa yang membuat aplikasi Si Bused itu? Ternyata ini adalah ciptaan tim Stikom Bali yang diketuai I Ketut Dedy Suryawan, S.Kom., M.Kom. bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Denpasar. Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/11) siang, Dedy Suryawan mengatakan, nama Si Bused diambil dari akronim Sistem Informasi Bus Sekolah Denpasar. Aplikasi Si Bused memiliki fitur seperti Trayek Bus, Video Streeming, Info Siswa, Info Bus, Galeri, Laporan dan Hubungi Kami. ‘’Aplikasi ini ada dua sistem, yakni berbasis android dan web. Android bermanfaat untuk pelajar dan orangtua, sedangkan berbasis web untuk operator,’’ katanya. Dedy menjabarkan, fitur Trayek Bus memudahkan siswa memonitor pergerakan bus. ‘’Jadi, fitur ini sama seperti kita memesan grab,’’ ungkap Kabag Pengembangan Sistem Informasi Stikom Bali ini. Menariknya, orangtua siswa dapat memonitor anaknya apakah sudah ada dalam bus atau tidak, dengan memanfaatkan fitur video streeming atau CCTV. ‘’Menu Info Siswa untuk mengetahui pelajar yang tak masuk sehingga tidak perlu ditunggu oleh si pengemudi. Info Bus untuk mengetahui siapa pramudi (sebutan untuk sopir) dan siapa pramujasa (kondektur). Lengkap dengan nomor telepon mereka, jadi kalau

SI BUSED - Aplikasi bus sekolah gratis Si Bused dan fitur-fiturnya. orangtua ingin tahu anaknya dalam bus, bisa berkomunikasi dengan pramudi atau pramujasa,’’ terang Dedy. Tak hanya gratis antarjemput, bus sekolah ini juga dilengkapi fasilitas lain yang serba gratis, yakni wifi, CCTV, full AC, multimedia, smart card, slot charger, air minum dan TV LCD. Lebih penting lagi, penumpang bus ini mendapat asuransi sehingga ada rasa nyaman bagi siswa dan orangtua. Saat ini pelajar SD-SMP di Denpasar sekitar 126.000 orang. Karenanya pengadaan bus sekolah ini secara bertahap. Tahun 2017 Pemkot Denpasar baru bisa menyediakan enam unit yang beroperasi di Denpasar Utara dan Denpasar Timur. Sedikitnya 574 pelajar sudah mendaftar untuk menggunakan bus sekolah ini. Kepala UPT Pelayanan Transportasi Darat Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Dewa Ketut Adi Pradnyana

menjelaskan, bus hanya menampung 25 orang, sehingga dari 574 pelajar yang mendaftar, baru dilayani 291 orang. Jam operasi mulai pagi hari pukul 05.30 hingga 19.30 Wita. Ada enam rute di pagi hari dan tujuh rute pada siang hari. Tahun 2018 akan ditambah empat unit bus, tahun 2019 ditambah 10 unit, tahun 2020 ada tambahan lima unit bus dan tahun 2021 ditambah 21 unit bus. Pada tahun 2021 total ada 46 bus untuk mengangkut seluruh pelajar SD-SMP di Denpasar atau untuk seluruh kecamatan, yakni Denpasar Timur, Denpasar Barat, Denpasar Utara dan Denpasar Selatan. Ketika melakukan simulasi uji coba, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, kehadiran bus sekolah gratis ini guna mengurangi kemacetan dengan target pelajar yang selama ini menggunakan kendaraan pribadi atau diantar oleh orangtuanya. (ad038)

Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa

Aqua Bersama Pihak Terkait Lepas Burung dan Tanam Pohon PELESTARIAN konservasi sumber daya alam di daerah hulu merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan keanekaragaman hayati, seperti flora dan fauna. Untuk itu, PT Tirta Investama (Aqua Mambal) bersama sejumlah pihak terkait dan masyarakat melepas liarkan burung dan menanam pohon di Banjar Jempanang, Belok Sidan, Petang, Badung, Kamis (30/11) lalu. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang diperingati tiap 5 November. Stakeholder Relations Manager Aqua Mambal Nyoman Arsana menerangkan, ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat. Ini merupakan kegiatan kedua kalinya yang diselenggarakan pada 2017 setelah yang pertama di awal tahun. Sebagai pelaksana kegiatan pendampingan masyarakat di daerah hulu daerah aliran sungai (DAS) Ayung, Aqua Mambal bekerja sama dengan Yayasan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali. Kegiatan yang dikembangkan berupa water access sanitation hygiene, konservasi terpadu, pertanian sehat ramah lingkungan dan keanekaragaman hayati. Berkaitan dengan upaya pelestarian keanekaragaman hayati khususnya satwa langka, Arsana menambahkan, dalam program Ayung Lestari dikembangkan kegiatan pendampingan untuk penangkaran burung curik Bali. Sementara untuk pengembangan flora, Aqua Mambal bersama sejum-

BURUNG - Kadis Pertanian Badung bersama Aqua Mambal, PPLH Bali, undangan dan masyarakat melepasliarkan burung di Jempanang, Belok Sidan, Petang. lah pihak dan masyarakat melakukan penanaman kayu dan tanaman endemik Bali yang berguna untuk upacara keagamaan. Selain itu, melakukan kerja sama dengan perangkat desa dan adat sehingga lahir Peraturan Desa (Perdes) Nomor 2 Tahun 2017 di Belok Sidan. Perdes ini tentang perlindungan satwa, tanaman endemik dan langka sebagai upaya menjamin kesinambungan sumber daya alam yang ada di desa. Pada kegiatan ini, sekitar 300 pohon untuk upacara ditanam dan 100 ekor burung endemik dilepas liarkan. Sejak 2012, Aqua Mambal telah menanam sekitar 60.000 pohon, 28 are penerapan pertanian sehat ramah lingkungan, membangun 15 unit biogas untuk energi alternatif, pemberian insentif pohon dalam bentuk beasiswa dan lainnya. Ini juga untuk mendorong dan membangun kesadaran masyarakat agar menjaga

kelestarian di daerah hulu. Direktur PPLH Bali Catur Yudha Hariani memaparkan, sejumlah tanaman upacara ditanam dan burung dilepaskan. Diharapkan pelepas liaran dan penanaman ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakan di sekitar Jempanang. Selain itu, mendapat dukungan dari masyarakat untuk membantu memelihara dan merawat keberlangsungan pohon yang telah ditanam. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Badung Putu Oka Swadiana menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi positif dan berharap kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan. Kegiatan tidak hanya terfokus pada pelepas liaran burung dan penanaman pohon, namun juga harus dimonitoring dan dievaluasi perkembangannya, serta manfaatnya bagi masyarakat desa setempat. (bns2)

Kuasai 14,99 Gram SS

Dituntut 10 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah menguasai narkotika golongan satu yang beratnya melebihi lima gram, terdakwa Apriyanto (26) dituntut hukuman penjara selama 10 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Tuntutan yang dibacakan JPU Harry Soetopo tersebut akan ditanggapi atau dilakukan pembelaan oleh terdakwa dalam sidang pekan depan. JPU dari Kejati Bali itu menjerat terdakwa yang beralamat di Jalan Teuku Umar, Denpasar, dengan Pasal 112 ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ‘’Menyatakan terdakwa Apriyanto telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan

tindak pidana narkotika,’’ tuntut jaksa. Harry Soetopo di hadapan hakim PN Denpasar menyatakan terdakwa secara tanpa hak dan melawan hukum menguasai narkotika golongan satu bukan tanaman, yakni berupa satu plastik klip yang di dalamnya berisi kristal bening mengandung narkotika jenis sabu-sabu (SS) seberat 15, 36 gram brutto atau 14,90 gram netto. Dalam perkara narkotika itu, terdakwa tidak sendirian. Ia beraksi bekerja sama dengan Agung Susilo. Namun, ketika hendak mengambil tempelan itu, Agung Susilo mengetahui kedatangan polisi dan kabur menggunakan Honda Vario. Polisi tidak mampu mengejar Agung Susilo. (kmb37)

PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) mengutamakan proses akademik yang berkualitas. Dengan demikian lulusan yang dihasilkan betul-betul bermutu dan berdaya saing. ‘’Pascasarjana Unhi tidak mengejar kuantitas semata, tetapi juga kualitas proses akademik, sehingga menghasilkan SDM yang bermutu, kompeten dan berdaya saing,’’ ujar Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel saat puncak perayaan HUT ke-15 Pascasarjana Unhi, Kamis (30/11) lalu. Upaya ini dilakukan agar kepercayaan masyarakat semakin besar terhadap program Pascasarjana Unhi. ‘’Selama ini kepercayaan itu tetap tinggi. Itu ditandai dengan student body Pascasarjana Unhi masih stabil,’’ kata Putu Gelgel. Saat ini mahasiswa Pascasarjana Unhi berjumlah 621 orang, meliputi mahasiswa S-2 sebanyak 495 orang dan mahasiswa S-3 tercatat 139 orang. Jumlah alumninya telah mencapai 1.865 orang, terdiri atas magister Ilmu Agama dan Kebudayaan 1.275 orang dan magister Pendidikan Agama Hindu 548 orang. Sementara lulusan Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan 25 orang serta Doktor Pendi-

dikan Agama Hindu 17 orang. Pascasarjana Unhi diperkuat oleh dosen tetap 27 orang, delapan di antaranya guru besar dan 19 dosen bergelar doktor. Menurut Prof. Gelgel, dalam upaya menghasilkan lulusan yang bermutu, di samping kuliah reguler, juga dilakukan kuliah umum dan seminar-seminar guna menambah wawasan akademik mahasiswa. Terkait penelitian, Pascasarjana Unhi pada tahun 2017 melakukan sembilan kali, baik kelompok maupun secara individu. Penelitian dibiayai dari hibah Dikti, Kemenag, RAB Unhi dan Pascasarjana Unhi. Penelitian diharapkan dipublikasikan ke jurnal nasional atau jurnal internasional. Tahun ini diterbikan empat buku. Ditargetkan setiap tahun minimal empat buku yang diterbitkan Pascasarjana Unhi. Selain itu, Pascasarjana Unhi memiliki Jurnal Dharma Smerthi yang terbit setiap enam bulan sekali yang diharapkan bisa ditingkatkan statusnya menjadi jurnal terakreditasi. Keempat prodi yang dimiliki Pascasarjana Unhi tahun 2018 habis masa akreditasinya. Borang keempat prodi ini sudah disiapkan. Pascasarjana Unhi memiliki empat

HUT - Rektor Unhi, Direktur Program Pascasarjana beserta jajaran dan dosen foto bersama usai perayaan HUT ke-15 Pascasarjana Unhi, Kamis (30/11) lalu. prodi, yaitu Prodi Magister Ilmu Agama dan Kebudayaan dan Prodi S-3 Ilmu Agama dan Kebudayaan, Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu serta Prodi S-3 Pendidikan Agama Hindu. Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu telah terakreditasi A dan yang lainnya B. Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika mengatakan, doktor dan magister yang dihasilkan Pascasarjana Unhi berjumlah 1.865 orang. Inilah kontribusi kepada negara dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya SDM Hindu. Ia berharap para stakeholder terutama instansi pemerintah ikut memajukan Unhi, dengan merekrut lulusannya

utamanya Ilmu Agama dan Kebudayaan seperti Hukum Agama Hindu. Ketua Panitia HUT ke15 Pascasarjana Unhi Dr. Gusti Lanang Jelantik menyampaikan, serangkaian HUT dilakukan beberapa kegiatan, seperti tirtayatra ke Pura Dalem Balingkang pada Senin (13/11), pengabdian masyarakat ke salah satu posko pengungsi erupsi Gunung Agung di Desa Sukahat, Sidemen, Karangasem (26/11), seminar hasil penelitian dosen (18/11), yoga massal dan cek kesehatan (25/11), serta stadium general Antropologi Pendidikan dengan menghadirkan pembicara Prof. Dr. I Gede Widja, Ph.D. (ad030)

HIV/AIDS di Bangli 347 Kasus

80 Persen Infeksi Usia Produktif Bangli (Bali Post) Jumlah komulatif kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bangli per September 2017 menembus angka 347. Yang memprihatinkan, 80 persen dari total kasus HIV/ AIDS yang dilaporkan menginfeksi usia produktif termasuk siswa sekolah dan remaja. Penularannya paling banyak melalui perilaku seks berisiko. ‘’Oleh karenanya saya minta kepala dinas pendidikan agar upaya penanggulangan AIDS di lingkungan sekolah dilakukan lebih terstruktur dan sistemik, dengan memasukkan materi HIV/AIDS dan Narkoba ke dalam kurikulum dan mengintegrasikannya ke beberapa mata pelajaran tertentu yang relevan. Dengan demikian materi HIV/ AIDS dapat diserap masif oleh seluruh siswa,’’ ujar Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Bangli yang juga Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Jumat (1/12) kemarin. Dikatakannya, seluruh pihak harus bersatu padu dan bekerja lebih keras lagi untuk menyetop laju epidemi HIV/ AIDS di Bangli. Tidak berpuas diri terhadap apa yang telah dicapai karena tantangan ke depan jauh lebih besar, meskipun kerja keras saat ini telah membuahkan hasil yang signifikan. Ia juga minta semua komponen yang terlibat dalam penanggulangan AIDS lebih giat lagi mengungkap kasus yang masih terpendam agar sedini mungkin

Sang Nyoman Sedana Arta dapat diberi pengobatan Anti-Retrovial (ARV). Dengan begitu kualitas hidupnya bisa lebih baik dan bisa bertahan, meskipun virus HIV tidak bisa dibunuh dengan ARV. ‘’Berikutnya yang perlu dilakukan bersama adalah menekan serendah-rendahnya infeksi baru atau kasus baru. Jika berhasil menekan kasus baru, saya yakin kenaikan kasus akan melambat tiap tahun,’’ terangnya. Menurut Sedana Arta, sikap empati dan simpati terhadap orang dengan HIV/

Cuaca Buruk

Nelayan Badung Disarankan Tak Melaut

Mangupura (Bali Post) – Para nelayan disarankan tidak melaut karena cuaca buruk yang melanda wilayah Kabupaten Badung dalam beberapa hari ini. Hal itu disampaikan Kadis Perikanan Badung Putu Oka Suwadiana usai acara penanaman pohon di Desa Belok Sidan, Petang, Kamis (30/11). November hingga Februari merupakan angin musim barat. Ketinggian gelombang laut bisa mencapai 2 meter. Namun, ia tidak memungkiri masih ada beberapa nelayan yang melaut. “Nelayan tahu sendirilah, kaBali Post/eka pan mereka harus melaut dan Putu Oka Suwadiana kapan tidak,” terangnya. Mengenai pasokan ikan laut, Suwadiana yang juga Kepala Dinas Pertanian Badung menjelaskan, ikan laut yang didaratkan di tempat pelelangan ikan Kedonganan dan Tanjung Benoa hampir tidak ada. Puluhan nelayan di Badung telah memiliki penampungan ikan atau coolstorage. Saat tangkapan nelayan melimpah, sebagian hasil disimpan dalam coolstorage. Pada kondisi paceklik ikan laut, simpanan tersebut dikeluarkan, sehingga Badung tidak mengalami kelangkaan ikan laut. Ikan yang ada di sejumlah pasar di Badung tidak semuanya dari nelayan kabupaten ini. Untuk memenuhi kebutuhan ikan yang tinggi, Badung memerlukan suplai dari daerah lain, seperti nelayan Pengambengan, Muncar dan Lombok. Kerja sama ini membuat pasokan tetap stabil. Begitu sebaliknya, saat tangkapan nelayan di Badung melimpah, mereka mengirimkannya ke daerah lain. Sementara itu, pasokan ikan darat di Badung masih lancar, meski kebutuhannya cukup besar. Seperti ikan lele yang masih kekurangan sekitar 3,5 ton dari kebutuhan 8 ton per hari, sehingga untuk pemenuhannya harus didatangkan dari Jawa. Kondisi ini menjadi acuan Dinas Perikanan Badung merintis sistem budidaya lele dengan bioflok menggunakan kolam berbentuk lingkaran dan skala rumah tangga. Ini dikarenakan banyak petani sekarang enggan ke sawah. Proyek percontohan budidaya ikan lele dengan bioflok berada di Umalas, Kerobokan Kelod. Budidaya baru ini rencananya diluncurkan tahun 2018. Sistem bioflok merupakan metode budidaya ikan lele dengan kolam bundar dan menggunakan zat bioflok. Air di kolam selalu berputar sehingga dapat diisi lele lebih padat dibandingkan metode kolam berbentuk persegi empat. Dengan sistem sebelumya dapat diisi 100-200, sedangkan melalui sistem terbaru ini mampu menampung 1.000-1.500 ekor per meter kubik. Terkait pemasaran, Suwadiana menyatakan telah ada beberapa pengepul yang siap mengambil berapa pun jumlah produksi budidaya ikan lele oleh masyarakat di Badung. (eka)

Bali Post/kmb40

AIDS (ODHA) juga harus ditunjukkan secara tulus. Dengan demikian, mereka yang terjangkit merasa lebih diterima, lebih kooperatif berinteraksi sosial, bebas dari rasa putus asa serta bebas dari perasaan terstigma dan diskriminasi. ‘’Implikkasi dari sikap empati kita ini akan menggugah para ODHA bertindak sebagai garda terdepan pencegahan, bukan sebaliknya sebagai penular seperti apa yang dikhawatirkan oleh banyak pihak,’’ imbuhnya. (kmb40)


OPINI

6

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menjaga dan Menciptakan Ketertiban Sosial KETIKA Bali bagian selatan diporak-porandakan oleh politisi yang tidak bisa berpolitik tahun 1999 yang lalu, masyarakat sangat shock, kecewa. Hanya gara-gara Megawati kalah, mereka yang mengaku politisi tersebut ribut dan menghancurkan sarana sosial. Ada bank yang rusak, kantor perikanan, pepohonan dibabat, palang jalan dihancurkan. Yang juga membikin kacau adalah kehidupan perekonomian sangat terhambat. Pasokan barang-barang kebutuhan manusia tidak terpenuhi dengan segera. Bahkan, orang sakit pun terlambat ke rumah sakit garagara jalan tertimbun pohon. Inilah masa lalu politik kelam Bali yang tentunya tidak boleh terulang ke depan. Para politisi Bali kini sudah dapat belajar banyak tentang bagaimana caranya berpolitik. Jika masyarakat terdampak erupsi Gunung Agung mampu memberikan contoh baik dengan tertib mengungsi dan tidak panik, politisi seharusnya belajar banyak dari mereka. Kita tidak ingin mengulangi terjadinya peristiwa seperti itu. Peristiwa politik memang dapat merambat ke peristiwa lain, dan sangat berpengaruh kepada ketertiban sosial. Politik yang gaduh tidak membuat nyaman masyarakat, memunculkan kekhawatiran dan ekonomi tidak dapat berjalan dengan baik. Katakanlah seperti yang terjadi tahun 1999 tersebut, para pebisnis akan berpikir dua kali lipat sebelum membuka usahanya karena takut dijarah, takut dihancurkan. Yang paling sederhana, para penjual buah di pinggir jalan pasti akan ketakutan berjualan jika barang dagangannya dihancurkan. Padahal, buah adalah makanan yang paling dubutuhkan untuk kesehatan masyarakat. Para politisi harus berpikir sampai ke arah ini. Jika mereka hanya memikirkan kemenangan, ini adalah politisi konyol yang hanya melihat kepentingannya pribadi. Padahal, politik adalah kepentingan umum, bukan kepentingan pribadi. Kini yang menjadi tugas besar para politisi adalah membangun kestabilan sosial. Ini adalah harga yang harus dilunasi sebagai pengimbang demokrasi di Indonesia. Sengaja kita garis bawahi Indonesia karena di negara kita, demokrasi itu identik dengan protes, unjuk rasa, pengerahan massa dan ujung-ujungnya adalah kekerasan. Tidak keliru kalau dikatakan kita sok demokrasi karena tidak mampu melaksanakannya dengan tertib. Demokrasi sudah tentu bukan sekadar unjuk rasa. Ia juga merupakan upaya untuk mempertahaknan dan menciptakan ketertiban sosial. Semua orang telah berhasil mengeluarkan argumentasinya yang dalam hal ini diperlihatkan melalui pencoblosan dalam pemilihan umum. Pencoblosan itulah merupakan cara kita untuk memilih dan menetapkan pililihan kita. Artinya, semua kebagian untuk memberikan pendapat dan suara. Jika kemudian kalah, ya tidak harus protes dan melakukan perusakan karena pendapat kita sudah tertampung. Bahwa hal itu kemudian menerima kekalahan, sudah seharusnya diterima dengan lapang dada. Jadi, ketertiban sosial meruapakan tujuan dari demokrasi juga. Jika kemudian dikaitkan dengan perekonomian di tanah air, ketertiban sosial ini merupakan kebutuhan yang memungkinkan pelaku ekonomi mampu menjalankan aktivitasnya. Dengan demikian, mereka akan dapat melaksanakan kegiatan agar semua kebutuhan rakyat terpenuhi. Tindakan ekonomi ini merupakan langkah awal untuk memenuhi kesejahteraan sosial. Dan itu akan dapat dilakukan secara lebih baik apabila politisi mengerti tentang perannya di hadapan publik. Marilah kita berjanji, kegiatan politik apa pun diselenggarakan di Indonesia, akan tetap mampu memelihara ketertiban sosial. Kita mesti belajar banyak dari negara-negara luar yang hanya karena tidak mampu memuaskan dirinya dalam perhelatan politik, kemudian menjadi rusuh kemudian perang saudara. Mari kita hindari hal itu.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Budaya Baca Koran

Tantangan media massa cetak ke depan cukup banyak. Untuk itu, tantangan ini harus dihadapi dengan segera membangkitkan minat baca pada generasi muda. Presiden RI Joko Widodo lewat TV kalau tidak salah tangkap pernah berucap, “Beberapa tahun lagi, surat kabar tidak ada yang akan baca.” Alasan Jokowi berkata begitu disebabkan kemajuan teknologi di bidang komunikasi informasi seperti perangkat internet yang canggih. Berita apa saja kita dapatkan di perangkat yang harganya dapat dijangkau tersebut. Keuntungan adanya koran atau surat kabar itu cukup banyak seperti warga dididik belajar membaca, tentunya banyak pengetahuan yang didapat, bagi warga yang suka menulis mereka bisa menuangkan idenya di surat kabar atau majalah. Dan banyak terbukti masyarakat hidupnya sukses sebelumnya mereka jadi wartawan di surat kabar. Berita yang penting bisa dikliping oleh warga yang memerlukan. Seperti yang saya alami di rumah. Pernah sejumlah siswa/siswi datang minta surat kabar katanya ditugaskan oleh gurunya untuk mengkliping tulisan tertentu untuk melengkapi pelajaran di sekolah. Oleh karena itu, saya berharap surat kabar tetap terbit. Artinya, kebutuhan terhadap media cetak tetap akan strategis sepanjang dunia pendidikan melakukan terobosan dalam menjaga dan menumbuhkan minat baca generasi muda. Anak didik harus dibudayakan membaca agar mereka tak tersandera teknologi. Ini juga akan menjadikan mereka bijak membedakan berita hoax dan berita yang valid. W. Beratha Yasa Kapal, Badung

Memisahkan Perilaku Politik dengan Perilaku Ekonomi Dalam sebuah kesempatan, Presiden Joko Widodo meminta para pengusaha untuk memisahkan antara politik dan ekonomi. Artinya, Presiden memberi anjuran kepada para pengusaha untuk langsung menggerakkan investasi dan usahanya, tidak menunggu perhelatan politik yang ada di Indonesia. Sejak reformasi di Indonesia memang banyak kegiatan politik, hampir setiap tahun mulai dari pemilihan bupati, gubernur, bahkan kepala desa, sampai dengan pemilihan presiden. Sejak kompetisi yang demikian ketat pada pemilu legislatif dan presiden tahun 2014, banyak pengusaha yang cenderung menunda investasinya menungu keadaan, stabilitas sosial setelah pemilihan. Malah, pemilihan Gubernur Jakarta beberapa waktu lalu yang juga kondisi kompetitifnya sengit, juga membuat penguasa harus hati-hati dalam menjalankan kegiatannya, menunggu keadaan normal. Akan tetapi, benar seperti yang dikatakan Presiden, jika pengusaha menunggu kondisi setelah kegiatan politik, tidak akan pernah selesai karena terus-menerus ada pemilu. Tahun 2018, pemilu kepala daerah serentak. Kemudian tahun 2019, pemilu presiden. Pemilu inilah yang sering diperkirakan akan kembali berlangsung sengit antarkandidat, yang diperkirakan kembali mempertemukan Joko Widodo dengan Prabowo.

Oleh GPB Suka Arjawa ari sisi praksis, teori dan tindakan, sesungguhnya antara politik dan ekonomi tidak jauh berbeda. Kedua bidang ini memakai strategi untuk mencapai tujuan. Yang paling sederhana, tindakan yang dilakukan politisi untuk menampilkan artis, tukang sulap, atau menyajikan menu makanan mewah di hadapan publik, tidak lain untuk menarik massa sebanyak-banyaknya. Di hadapan massa itulah kemudian politisi mengumbar janji manakala terpilih kelak menjadi pejabat. Masyarakat dibuat tersetrum untuk mendengarkan ajakan tersebut. Hal yang sama juga dlakukan oleh kelompok pebisnis demi mendapatkan pasar dan dagangannya laku terjual. Jika politisi kemudian dipandang sering berbohong dan berlebihan dalam melakukan kampanye itu, tidak adanya juga

D

bagi pelaku-pelaku ekonomi. Iklan yang ditampilkan di media massa, juga pidato pemasaran yang dilakukannya, sering tidak tepat dengan manfaat barang dagangan yang dijual. Banyak anggota masyarakat yang mengumpat kebohongan iklan produk ekonom seperti juga banyak yang mengumpat politisi yang tidak mampu memenuhi janjinya manakala kampanye dulu. Dilihat dari biaya sosial yang dikeluarkan, politisi maupun pelaku ekonomi juga demikian. Tidak jauh berbeda. Sudah jamak dilakukan jika politisi memberikan sumbangan kepada balai banjar atau balai RT serta tempat-tempat umum lainnya. Masyarakat mengatakan itu adalah sumbangan. Tetapi politisi sering “mengancam” bahwa sumbangan itu ada harganya, yaitu masyarakat yang diberikan sumbangan itu harus memilihnya menjadi anggota legislatif kelak. Pelaku ekonomi juga mempunyai

tindakan yang sama. Mereka membangun balai banjar tetapi di bawah tempat bangunan itu terpampang nama produk yang sejajar dengan nama balai banjarnya. Atau membuat rambu lalu lintas, tetapi pampangan nama produknya mengambil tempat sebagian dari rambu tersebut. Perilaku politik belakangan ini hampir sama dengan perilaku pelaku ekonomi, terutama dalam memasang iklan. Sejak dulu, ruang-ruang publik diisi oleh papan-papan reklame sehingga mengurangi pandangan umum. Belakangan ini, perilaku politisi malah lebih kejam. Tidak saja ruang publik yang disita, tetapi pohon digergaji dan ditusuk, semata-mata memasang tampang politisi yang hendak maju ke jenjang politik. Malah, pemasangan baliho sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum kampanye. Dari sisi ini pun, pelaku politisi sama dengan pelaku ekonomi. Jika pemerintah melarang memasang

baliho kampanye sebelum waktunya, politisi berkelit dengan mengatakan pemasangan baliho itu bukan kampanye karena tidak memasang kalimat ajakan, hanya gambbar poster calon politisi dan tulisan tentang tema kesejahteraan umum. Pada bidang ekonomi, jika pemerintah melarang pemasangan iklan rokok atau baliho rokok, yang muncul bukan rokoknya tetapi warna mondial dari rokoh bersangkutan. Tidak ada beda antara politik dengann ekonomi. Barangkali dari sisi idealis, kedua bidang itu mengaku sama, yaitu memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan keadilan kepada seluruh masyarakat. Ini hanya dalam tataran idealis yang dalam kenyataannya sukar untuk diwujudkan. Akan tetapi ranah politik dan ekonomi tetap mempunyai perbedaan, yang kalau diperhatikan, membenarkan pendapat presiden bahwa ekonom tidak harus menunggu perhelatan politik untuk bertindak menanam dan mengaktifkan aktivitas ekonominya. Politik berupaya mengendalikan publik (masyarakat) melalui variabel kebijakan dan elite. Sedangkan ekonomi berupaya mengendalikan publik melalui barang-barang dan jasa. Perbedaan ini semestinya mampu untuk menjalankan pesan Presiden agar ekonom tidak ragu-ragu melangkah. Politisi dapat mengendalikan, menciptakan, dan memelihara ketertiban apabila sang elite berkualitas dan mempunyai kemampuan mengatur massa. Artinya, apabila terjadi kekecewaan akibat kekalahan dalam bermain politik, maka elitelah yang mempunyai tanggung jawab untuk memelihara

Manusia di Antara Binatang dan Tanaman

Dalam konteks bhuana alit atau mikrokosmos, ada tiga kelompok makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan Sang Maha Pencipta yaitu: manusia, hewan/binatang, dan tumbuhan/tanaman. Dari ketiga kelompok mahhluk hidup itu, manusia merupakan makhluk hidup yang dikodratkan menyandang modal kodrati Tri Pramana di dalam dirinya yakni: bayu, sabda, idep. Dua kelompok makhluk hidup lainnya yaitu hewan/binatang dengan modal kodratinya berupa dwi pramana yang tanpa idep, hanya menyandang sabda dan bayu, sedangkan tumbuhan/tanaman hanya memiliki bayu (eka pramana) tanpa sabda dan tanpa idep di dalam dirinya. Walau modal kodrati pada tanaman/ tumbuhan hanya eka pramana, tetapi, keberadaannya menjadi penentu kelangsungan hidup bagi manusia dan hewan/binatang. Dan dari ketiga kelompok makhluk hidup tersebut, manusialah yang seyogianya paling menyadari betapa pentingnya keberadaan makhluk hidup yang disebut tumbuhan/tanaman. Karena manusialah yang memiliki modal kodarti yang lengkap yakni tri pramana untuk memikirkan dan mengatakan bahwa kelangsungan hidup manusia dan juga hewan/binatang tergantung dari keberadaan tumbuhan/tanaman. Atau dengan kata lain; tumbuhan/tanaman mutlak harus ada dalam kehidupan, tanpa keberadaannya maka akan terjadi kepunahan dalam kehidupan. Selain sebagai penentu kelangsungan hidup makhluk, tumbuhan/tanaman juga menjadi unsur dasar utama dan terutama bagi penyiapan sarana bhakti persembahan kepada Tuhan Sang Maha Pencipta, sebagaimana dipahami dari sloka IX.26 Bhagavad-Gita.

Oleh I Wayan Sariasa Dalam sloka tersebut, Tuhan, tidak minta persembahan yang lain kepada manusia ciptaan-Nya, kecuali hanya dari hasil bumi berupa pattram (dedaunan), pushpam (bunga), phalam (buah-buahan), toyam (air); semua itu merupakan hasil dari tanaman/tumbuhan yang ditumbuhkan-Nya di bumi. Dalam religi Bali, nilai sloka IX.26 Bhagavad-Gita tersebut diejawantahkan dalam wujud budaya bebantenan sebagai sarana suci menjalankan yadnya sembah bakti kepada-Nya. Jika diperhatikan, unsur-unsur dasar pembentuk bebantenan tersebut meliputi empat hal pokok, yakni: dedaunan, bunga-bungaan, buah-buahan, dan air. Sedangkan hewan/ binatang, oleh manusia dijadikannya sebagai persembangan utama bagi sang bhutakala sebagai caru atau pakelem, atau sebagai yadnya persembahan ke teben atau ke bawah bukan ke luhur atau ke atas. Jika dalam upacara yadnya, di mana manusia meramaikannya dengan kegiatan memotong babi atau berbagai jenis hewan ternak potong lainnya, itu hanya ditujukan kepada nikmat kepuasan sang bhutakala yang ada pada diri manusia sendiri. Bagi manusia, adalah normal-normal saja jika hewan/binatang berseteru dengan sesamanya; seperti dalam aduan ayam, aduan domba, atau anjing magarang, berebut tulang, dll tanpa peduli risiko baik-buruk, suka-duka, salah-benar, dll. yang menimpa dirinya; entahlah, apakah itu karena dirinya tanpa idep sebagaimana yang dimiliki oleh

manusia (!?) Jika demikian halnya, tapi kenapa pada tanaman/tumbuhan tidak pernah ada perseteruan dengan sesamanya, bukankah pada tanaman/tumbuhan juga tidak memiliki idep sebagaimana juga pada hewan (!?) Yang aneh itu manusia, memiliki modal kodrati lengkap selain bayu dan sabda, juga idep; tapi dalam sejarahnya sejak zaman dahulu justru manusia selalu berseteru dengan manusia sesamanya, bahkan perseteruannya melebihi binatang buas. Hal itu dapat dipahamai dari Itihasa Ramayana dan Mahabharata pada zaman tretayuga dan dwaparayuga hingga di zaman kaliyuga yang dikatakan sebagai akhir zaman dalam siklus mahayuga. Perseteruan antarmanusia pada zaman kaliyuga ini terus berlangsung sejak masamasa kekuasaan raja-raja, dilanjutkan pada masa kekuasaan bangsa-bangsa penjajah, hingga di zaman kemerdekaan oleh kepentingan kekuatan pribadi atau kelompok tertentu seperti suku, agama, ras, dan golongan lainnya. Perseteruan tersebut menjalar hingga ke dalam keluarga/saudara sendiri atau kekerabatan dalam ikatan sapinda, gotra, dan pravara sampai menimbulkan keretakan/ perpecahan di dalamnya. Dari semua itu, tak dapat ditampik bahwa manusia adalah faktor penentu dan titik sentral bagi terjadinya sebab akibat terhadap perkembangan ipoleksosbudhankamrata (ideology, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan kemananan rakyat semesta) dalam lingkungan hidupnya, apakah berkembangannya bernilai dharma atau adharma.

ketertiban dan keamanan sosial. Ini bisa dan pasti bisa dilakukan kalau elitenya pintar dan memnuhi kualifikasi politisi yang sesungguhnya, yaitu menciptakan ketertiban sosial. Di samping itu politisi, baik yang bertugas sebagai pejabat negara (semisal gubernur, bupati, atau menteri), mampu membuat kebijakan yang positif dan tidak timpang, pasti akan mampu mengontrol kestabilan sosial. Pada bidang ekonomi, kualitas barang dan jasa yang diciptakan oleh para ekonom akan dikejar oleh masyarakat di mana pun berada. Kegagalan politik bisa jadi akan terkontrol apabila kualitas barang-barang dan jasa yang diberikan oleh ekonomi, bagus dan benar-benar termanfaatkan. Kekecewaan sosial akibat kekalahan politik akan dibayar oleh kualitas barang dan jasa yang ditawarkan oleh ekonomi. Di Bali sudah biasa orang memburu kuliter (misalnya babi guling) di mana saja asal memang benarbenar enak. Bahkan di sini, para politisi yang saling berkompetisi dapat duduk bersama untuk mendiskusikan dan mencairkan suasana. Jadi, benar yang dikatakan Presiden, biarkan saja aktivitas politik itu berjalan dan aktivitas ekonomi tidak perlu menunggu lama untuk menunggu kondisi setelah perhelatan tersebut. Hanya, baik politisi yang bertarung maupun para aktivis ekonomi benar-benar mampu menjalankan misi dan tugasnya dengan baik dan profesional. Menunggu terlalu lama apabila ekonom menunggu aktivitas politik itu benar-benar usai. Penulis, staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Dirjen Pajak yang baru harus bangun kepercayaan. - Bukan ‘’bangunkan’’ Gayus lagi. *** Erupsi Gunung Agung, kontraktor harus diberi keringanan. - Rakyat jangan ditelantarkan. *** Kapolda Bali ingatkan aparat Polsek Selat jangan duluan ngungsi. - Hidup-mati bersama rakyat.

Penulis, pemerhati budaya Bali tinggal di Jakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

ANAK ANJING Sejumlah warga melihat beberapa anak anjing asli Bali ras Kintamani yang siap “diadopsi” tuannya yang baru. Anak anjing ini dijajakan di areal Pasar Beringkit, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Badung, Rabu (29/11).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

sabtu umanis, 2 desember 2017

Bali Post/wan

Antisipasi Keadaan Terburuk Erupsi

JAWAB SOAL - Pelajar dari

Tim Ambulans Lakukan Simulasi

Denpasar (Bali Post) Rencana kontijensi erupsi Gunung Agung telah dipersiapkan pula oleh instansi di bidang kesehatan. Salah satunya menyiapkan tim ambulans untuk mengantisipasi keadaan terburuk. Kegiatan simulasi bahkan sudah dilakukan agar tim ambulans siap melakukan evakuasi jika ada korban akibat erupsi. “Tim ambulans ini tidak hanya orang di Karangasem tapi dari seluruh Bali, kita sudah buat rencana kontijensi. Kita juga sudah lakukan table top exercise atau simulasi, nomor kontak juga sudah ada sehingga kapan pun begitu diminta evakuasi, mereka sudah siap,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya yang ditemui di Denpasar, belum lama ini. Suarjaya mengaku sudah menginstruksikan semua rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta untuk siaga satu. Rumah sakit wajib menerima semua korban dan pengungsi dari daerah terdampak erupsi Gunung Agung. Mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan mesti dilayani dan tidak boleh ditolak. “Masalah pembiayaan, khusus untuk masyarakat di 22 desa terdampak sepenuhnya ditanggung pemerintah. Baik itu BPJS Kesehatan yang menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Nasional, maupun dijamin pemerintah melalui BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana - red),” jelasnya. Menurut Suarjaya, masyarakat dari desa-desa terdampak bisa menunjukkan kartu pengungsi saat berobat. Kementerian Kesehatan nantinya akan memverifikasi apakah pemegang kartu pengungsi sudah ditanggung BPJS atau tidak. Jika tidak, maka seluruh biaya akan ditanggung BNPB. Di lokasi pengungsian, pihaknya telah membangun 7 posko utama yang didukung sejumlah posko tambahan dari kabupaten. “Dari provinsi saja ada 400 personel yang disiagakan di 7 posko utama. Mereka dibagi dalam dua shift untuk memantau 24 jam. Jadi, shift pagi-malam mulai jam 8 pagi sampai jam 8 malam dan shift malam-pagi dari jam 8 malam sampai jam 8 pagi,” imbuhnya. Suarjaya menambahkan, ketersediaan obat dan masker saat ini terbilang cukup. Terutama obat tetes mata karena banyak masyarakat yang mengeluh sakit mata terkena abu vulkanik. Stok obat tidak hanya dari provinsi, tapi juga dari kabupaten dan puskesmas. Pihaknya juga sudah meminta bantuan obat dari pemerintah pusat yang dikatakan siap membantu berapa pun kebutuhannya. “Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi keluar karena abu vulkanik mengandung mikro kristal dan zat-zat tertentu yang cukup berbahaya. Kalaupun harus keluar, pakai pakaian lengan panjang, kemudian kacamata dan masker,” tandasnya. Gubernur Keluarkan Surat Sementara itu, Gubernur Made Mangku Pastika mengeluarkan Surat Gubernur Nomor 361/12675/Set/BPBD tertanggal 29 November 2017 untuk Bupati/Wali Kota se-Bali. Para bupati dan wali kota diminta ikut ambil bagian dalam penanganan dampak erupsi Gunung Agung. Utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat Karangasem yang terdampak ancaman bahaya erupsi Gunung Agung dan saat ini telah ditampung pada posko pengungsian yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. “Bupati/wali kota diminta memenuhi kebutuhan dasar pengungsi secara layak serta memberi pelayanan lainnya yang dibutuhkan. Selain itu, bupati/wali kota juga diminta melakukan upaya untuk memulihkan atau menjaga kehidupan sosial ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan baik dan kondusif, sehingga dalam meminimalisasi risiko dan dampak negatif yang ditimbulkan erupsi Gunung Agung,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra. Menurut Dewa Mahendra, surat Gubernur kepada bupati/wali kota tersebut telah dikirim dan diharapkan bisa segera ditindaklanjuti. Di sisi lain, masyarakat juga diminta agar tetap mengikuti imbauan pemerintah. (kmb32)

Bali Post/ist

RAZIA - Kepolisian merazia penjual kembang api.

Jelang Nataru, Polda Sisir Penjual Kembang Api Denpasar (Bali Post) Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang hari raya Natal dan tahun baru (Nataru), kepolisian giat merazia penjual kembang api dan petasan. Saat ini, Polda Bali menggelar Operasi Cipkon II. Pada Kamis (30/11) lalu, Satgas II Ops Cipkon Agung II Polda Bali merazia toko penjual kembang api dan mercon yang ada di seputaran Kota Denpasar. Dari razia tersebut, disita berbagai jenis dan ukuran kembang api. Razia kali ini melibatkan 20 personel dipimpin Kasatgas II AKBP A.A. Rai Sukajaya. Setelah apel, petugas bergerak ke salah satu UD di Jalan Karya Makmur Denpasar. Kepada petugas, pemilik toko tidak dapat menunjukkan surat izin penjualan kembang api dan mercon. “Kami juga mengecek izin peredaran kembang api. Pemilik toko menunjukkan surat izinnya tapi masa berlakunya telah habis sejak Januari 2017,” kata Rai Sukajaya. Sesuai dengan UU Darurat No.12 Tahun 1951 tentang Handak (kembang api dan mercon), lanjutnya, dilakukan penyitaan barang bukti berupa kembang api. Dari operasi tersebut, petugas menyita barang bukti 3 batang kembang api shot delapan, 2 batang kembang api shot lima, 3 batang kembang api shot sepuluh, dan 1 buah kembang api bola-bola empat puluh. Selanjutnya, barang bukti diserahkan ke Satgas Gakkum Ops Cipkon untuk diproses lebih lanjut. Menurut perwira melati dua di pundak, selama operasi ini berlangsung, pihaknya melakukan kegiatan preventif hingga represif. Tujuannya agar tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (kmb36)

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Karangasem tidak kehilangan semangat untuk melanjutkan pendidikan, kendati berada di tempat pengungsian. Mereka masih bisa mengikuti penilaian akhir semester dengan menjawab soal di pengungsian. Seperti halnya di GOR Swecapura, Klungkung, Jumat (1/12) kemarin. Anak-anak generasi emas ini sibuk menjawab soal hanya beralaskan Bali Post/sos

rumput.

Erupsi Gunung Agung

KPU Siapkan Sejumlah Opsi Jelang Pilkada Serentak Denpasar (Bali Post) -

Erupsi Gunung Agung turut memengaruhi persiapan jelang pilkada serentak. Baik itu Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, Pilkada Gianyar, dan Pilkada Klungkung tahun 2018, maupun pemilu legislatif dan pemilihan presiden (pilpres) tahun 2019. KPU Bali bahkan sampai menyiapkan sejumlah opsi untuk mengantisipasi bila erupsi terus berlangsung hingga tahun depan. “Jika memang masih terjadi erupsi, tentu kami harus melakukan langkah-langkah antisipasi,” ujar Ketua KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi saat dikonfirmasi, Jumat (1/12) kemarin. Menurut Raka Sandi, langkah-langkah antisipasi bahkan telah dilakukan sejak Gunung Agung pertama kali dinyatakan naik ke level awas. Saat itu, segenap stakeholder termasuk KPU RI dan Bawaslu RI diundang ke KPU Bali untuk melakukan pembahasan. Pihaknya juga terjun langsung ke Karangasem untuk berkoordinasi dengan bupati dan wakil bupati setempat.

“Kami sudah menyiapkan opsi-opsi, nanti pada saatnya KPU RI yang akan memutuskan karena masalah regulasi dan kebijakan itu menjadi kewenangan KPU RI,” imbuhnya. Opsi yang dimaksud, lanjut Raka Sandi, antara lain melakukan pemutakhiran data pemilih dan membangun TPS di daerah pengungsian. Namun, KPU tidak bisa melakukan opsi itu sendiri. Komitmen pemerintah, peserta pemilu, partai politik, hingga tokohtokoh masyarakat juga sangat dibutuhkan. Seperti ketika KPU Sumatera Utara yang melaksanakan pemilu legislatif

saat Gunung Sinabung meletus. Pileg berhasil dilaksanakan di daerah bencana karena metode yang dipersiapkan telah melalui sosialisasi dan koordinasi. “Misalnya, bagaimana mengidentifikasi penduduk, dari mana mereka berasal, dan di mana mereka berada. Di sini tentu peran pemerintah sangat penting, kemudian setelah itu menyiapkan TPS bagaimana berkoordinasi dengan masyarakat agar pada hari H menggunakan hak pilih di situ,” paparnya. Raka Sandi menambahkan, masyarakat Karangasem yang memiliki hak pilih pada prinsipnya bisa memilih di kabupaten

”Kami sudah menyiapkan opsi-opsi, nanti pada saatnya KPU RI yang akan memutuskan karena masalah regulasi dan kebijakan itu menjadi kewenangan KPU RI.” Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi lain terkait Pilgub Bali. Akan tetapi, prinsip itu baru bisa dilakukan jika KPU RI sudah membuat aturannya secara tertulis. Aturan itulah yang nantinya dijadikan pedoman oleh KPU Bali agar tidak ada regulasi yang dilanggar. Selain itu, masyarakat juga harus berpartisipasi untuk menyuk-

seskannya. “Ada waktu sampai 27 Juni 2018, sekarang kan baru 1 Desember. Kami akan bekerja keras untuk mempersiapkan ini. Selebihnya kita lihat situasi saat itu,” jelasnya. Masalah lain, lanjut Raka Sandi, pada bulan Desember ini, ada tahapan verifikasi faktual keanggotaan partai politik untuk pemilu legislatif 2019. Sementara tidak tertutup kemungkinan anggota partai di Karangasem tidak berada di desanya karena masuk Kawasan Rawan Bencana Gunung Agung. “Pemilu ini sangat penting, tetapi secara teknis sangat kompleks. Apalagi ada bencana, kemudian cuaca ekstrem. Tentu saran dan masukan sangat diperlukan dari berbagai pihak, terutama agar ada solusi pada saatnya nanti,” tandasnya. (kmb32)

Masyarakat Mudah Terprovokasi Berita ’’Hoax’’ Denpasar (Bali Post) Kemajuan teknologi semakin canggih seperti sekarang ini sangat mudah dimanfaatkan kelompok tertentu untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satu caranya menyebar berita hoax. Parahnya lagi, masyarakat sangat mudah terprovokasi sehingga menimbulkan dampak sosial yang sangat besar. “Kalau kita cermati bersama fenomena yang terjadi di berbagai daerah saat ini ada kecenderungan sekelompok masyarakat sering membuat berita hoax. Di sisi lain, begitu mudahnya masyarakat terprovokasi oleh hal-hal yang sifatnya belum pasti kebenarannya sehingga menimbulkan dampak sosial sangat besar,”

kata Kepala Staf Korem (Kasrem) 163/Wira Satya Letnan Kolonel Inf. Ahmad Marzuki saat membacakan sambutan Komandan Korem (Danrem) Kolonel Arh. I Gede Widiyana, S.H. dalam kegiatan Simakrama Danrem 163/Wira Satya dengan insan media di Denpasar, Kamis (30/11) lalu. Dalam kondisi seperti itu, Kasrem menyampaikan, peran media massa melalui pemberitaannya sangat dibutuhkan dalam upaya membantu meredam setiap berita hoax tersebut. Dengan demikian, pengaruhnya di masyarakat bisa diminimalisasi sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar. Oleh karena itu, ia mengajak insan pers bersamasama membangun komunikasi

positif, melalui pemberitaan yang dapat menciptakan kondisi yang aman, nyaman, tenteram, dan damai. Jika kondisi tersebut bisa diwujudkan maka semakin mengangkat citra Bali sebagai daerah tujuan wisatawan domestik dan mancanegara. “Sedikit saja terjadi sesuatu yang negatif, maka gaungnya sampai ke dunia internasional. Saya juga berharap para wartawan sebagai pelaku utama dalam media komunikasi dan informasi dapat mempertahankan fungsi hakikinya sebagai media yang mengedepankan program edukasi, inovasi, dan rekreasi serta tetap menjunjung tinggi kearifan lokal,” ujarnya. Sementara terkait acara tersebut, dinilai sangat positif karena selain untuk

mempererat hubungan silaturahmi, juga merupakan sarana komunikasi sosial dalam rangka membangun kesamaan visi guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Bali. Mengingat peran media massa sangat besar dalam membangun dan menjaga stabilitas keamanan yang kondusif. “Media massa merupakan salah satu cerminan berbagai peristiwa di lingkungan masyarakat maupun dunia karena mampu merefleksikan segala berita sesuai fakta di lapangan. Untuk itu, media massa diharapkan mampu berperan dalam upaya turut merekonstruksikan kondisi dan realitas sosial masyarakat ke arah yang lebih baik,” harapnya. (kmb36)

Bali Post/rah

Kasrem 163/Wira Satya Letnan Kolonel Inf. Ahmad Marzuki.

PERAHU - Sejumlah perahu parkir di pantai kawasan wisata Candidasa, Karangasem. Foto diambil Kamis (30/11) lalu.

Bali Post/wan


BANGLI

8

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

Bali Post/ina

FOTO BERSAMA - Jero Gede Batur Makalihan, para pamucuk pura, serta masyarakat di Desa Pakraman Batur berfoto bersama di sela-sela prosesi puncak karya, Rabu (29/11).

Warga Batur Utara Gelar ’’Karya Melaspas’’ dan ’’Ngrsi Gana’’ Bangli (Bali Post) Warga Desa Batur Utara Kecamatan Kintamani menggelar karya melaspas, ngrsi gana, mendak ngenteg linggih dan mendem padagingan di Pura Padmasana lan Parhyangan Ida Batara Tapakan Desa Batur Utara. Puncak karya yang telah berlangsung pada Rabu (29/11), di-puput Ida Pedanda Gede Aan dari Geria Aan, Klungkung dan dihadiri Jero Gede Batur Makalihan serta para pamucuk pura di Desa Pakraman Batur. Ketua Panitia Karya yang juga Perbekel Desa Batur Utara Made Tasdinas didampingi Wakil Ketua Panitia Jero Wijaya mengatakan, karya tersebut dilaksanakan setelah proses pembangunan palinggih di pura setempat rampung. Adapun palinggih yang dibangun dan diupacari yakni palinggih Padmasana, Gedong Sari, Gedong Taksu, palinggih Ida Batara Sri Rambut Sedana, palinggih Pertiwi dan Bale Kulkul. ‘’Tujuan dari upacara ini untuk menyucikan bangunan palinggih yang baru dibangun,’’ jelasnya, Kamis (30/11). Sementara itu, Jero Wijaya menyebutkan, selain di-puput Ida Pedanda Gede dari Geria Aan, puncak karya juga di-puput Dane Jero Balian Pura Ulun Danu Batur, Jero Balian Pura Bukit Mentik dan Jero Balian Pura Tuluk Biyu Batur. Hadir sebagai upasaksi, Jero Gede Batur Makalihan, Jero Kajanan, Pamucuk Pura Tuluk Biyu Batur, Jero Singgih dan Jero Kawitan, Pamucuk Pura Bukit Mentik, Pamucuk Pura Pande, Pamucuk Pura Gunung Menak, Pamucuk Pura Kayu Selem, Pamucuk Pura Tampurhyang Batur, Prajuru Dadia Pura Kayuselem dan Prajuru Pura Gunung Menak. Dikatakan Jero Wijaya, sehari setelah dilangsungkannya puncak karya atau pada Kamis (30/11), dilaksanakan prosesi nganyarin. Hadir dalam prosesi tersebut, Bupati Bangli I Made Gianyar, Perwakilan Bupati Badung, jajaran OPD Pemkab Bangli, Perbekel se-Kecamatan Kintamani dan pengusaha di Kintamani. ‘’Pada tanggal 6 Desember mendatang akan dilaksanakan pujawali bertepatan dengan rahinan Buda Kliwon Pahang dan akan di-sineb pada tanggal 8 Desember,’’ imbuh Jero Wijaya. (kmb40)

Bali Post/ina

SIDANG PARIPURNA - Pimpinan DPRD bersama Bupati dan Wakil Bupati Bangli saat sidang paripurna, Kamis (30/11) lalu.

Tingkatkan Pembangunan, Pemkab Diminta Buat Terobosan Bangli (Bali Post) – DPRD Bangli menerima dan menyetujui Ranperda tentang APBD 2018 untuk ditetapkan menjadi Perda melalui sidang paripurna DPRD Bangli, Kamis (30/11) lalu. Dalam agenda tersebut, DPRD Bangli juga meminta eksekutif untuk memerhatikan berbagai masukan dan saran yang disampaikan dewan. Salah satunya, eksekutif harus membuat terobosan agar pembangunan di Bangli ditingkatkan. Dalam laporan gabungan komisi DPRD Bangli yang dibacakan anggota dewan I Wayan Subagan disampaikan bahwa Ranperda tentang APBD 2018 telah melalui proses pembahasan dalam rapat gabungan komisi-komisi dengan eksekutif. Dalam tahap pembahasan itu, terjadi silang pendapat dan adu argumen antara eksekutif dan legislatif. ‘’Tentu kita semua berharap apa yang telah kita lakukan bersama dalam pembahasan dapat menghasilkan sebuah keputusan yang dapat mempresentasikan seluruh kepentingan kita bersama,’’ katanya. Dijelaskan, tahapan penting setelah ini adalah implementasi. Dibutuhkan komitmen dari seluruh komponen untuk melaksanakan segala keputusan dalam bentuk kebijakan sehingga tidak terjadi kesenjangan antara kebijakan dengan implementasinya. Dalam rapat paripurna tersebut, dewan menyampaikan beberapa masukan dan saran, di antaranya meminta eksekutif untuk mengintensifkan potensi daerah dan mencari terobosan yang baru untuk meningkatkan pembangunan di Bangli. Terobosan dimaksud antara lain dengan menarik investasi sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah serta membuat regulasi terkait. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar dalam pendapat akhirnya menyampaikan, dengan telah ditetapkannya persetujuan bersama terhadap RAPBD 2018, maka pihaknya akan melanjutkan langkah berikutnya yakni menyampaikan Ranperda APBD 2018 beserta dokumen pendukung lainnya untuk dievaluasi dan diverifikasi Gubernur. Penyampaian dokumen harus dilaksanakan tiga hari setelah ditandatanganinya persetujuan bersama terhadap Ranperda tentang APBD 2018. ‘’Harapan kita semua tentu proses evaluasi dan verifikasi yang akan dilaksanakan oleh pemerintah provinsi tidak memakan waktu yang lama sehingga proses selanjutnya segera dapat kita laksanakan,’’ kata Gianyar. (kmb40)

Bali Post/ina

PLTS - PLTS di Dusun Bangklet Desa Kayubihi.

Listrik PLTS Mulai Resmi Dijual ke PLN

Bangli (Bali Post) –

Listrik yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Bangklet Desa Kayubuhi, Bangli kini sudah bisa dijual secara resmi oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Bhukti Mukti Bhakti (BMB) ke PLN. Hal itu menyusul telah dilakukannya penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) antara Perusda BMB dan PLN di Denpasar, belum lama ini. Direktur Perusda BMB Gusti Gede Satria Wiratanaya, Jumat (1/12) kemarin, mengatakan penandatanganan PJBL dengan PLN dilaksanakan di Denpasar pada Rabu (29/11) lalu. Turut hadir dalam acara tersebut, beberapa pimpinan OPD Pemkab Bangli terkait dan Kejari Bangli. Satria mengatakan, dengan telah adanya penan-

datanganan perjanjian itu, pihaknya secara sah sudah bisa menjual listrik yang dihasilkan PLTS ke PLN. ‘’Secara hukum sudah ada kepastiannya. Ini merupakan yang pertamakalinya di Indonesia menggunakan skema APBN,’’ terangnya. Dia menjelaskan, PLTS yang dikelola Perusda BMB mampu memproduksi listrik sebesar 1,2 juta kWh.

Produksi litrik dari PLTS, sangat tergantung pada kondisi cuaca. Sesuai Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 39 Tahun 2017, besaran tarif listrik yang dijual Perusda BMB ke PLN yakni Rp 750 per kWh. Dengan telah dilakukannya penandatanganan PJBL ini, biaya pemanfaatan listrik oleh PLN sudah mulai bisa ditarik

Perusda mulai bulan depan. ‘’Tahapan sekarang adalah menyiapkan prosedur-prosedur penagihan dan teknis penagihannya,’’ jelasnya. Menurutnya, produksi PLTS yang sudah dimanfaatkan PLN sejak 2013 lalu sebanyak 3,6 juta kWh. Namun, Satria mengatakan, pihaknya belum bisa melakukan penagihan untuk itu. Pihaknya masih menunggu fatwa dari BPK. Sebagaimana diketahui, proses menuju pengoperasian PLTS cukup panjang. Pascadihibahkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM beberapa

tahun lalu, pengelolaannya tak bisa langsung dilakukan Perusda BMB. Sejumlah hal masih harus dipenuhi, salah satunya IUPTLS. Satria Wiratanaya dalam wawancara sebelumnya mengungkapkan, setelah mengantongi IUPTLS yang diterbitkan Kementerian ESDM, Juli lalu, pihaknya juga harus melalui tahap negosiasi dengan pihak PLN terkait PJBL. Karena PJBL ini merupakan skema APBN pertama di Indonesia, tahap negosiasi antara Perusda BMB dengan PLN dibantu Kejati Bali dan Kejari Bangli. (kmb40)

Pemicu Pendangkalan

KJA di Danau Batur Perlu Dimodifikasi Bangli (Bali Post) Keberadaan keramba jaring apung (KJA) di Danau Batur, Kintamani dinilai perlu dikaji ulang. Masalahnya, keberadaan KJA selama ini turut menjadi penyebab terjadinya pendangkalan termasuk pencemaran di Danau Batur. ‘’Diperlukan inovasi dan modifikasi KJA agar lebih ramah lingkungan,’’ kata Bupati Bangli I Made Gianyar di Kintamani, Kamis (30/11). Lebih lanjut dikatakan Gianyar, selain inovasi dan modifikasi, tata letak dan zonasi KJA serta daya tampung Danau Batur akan keberadaan KJA juga harus dikaji ulang. KJA tidak boleh dibuat di sembarang tempat dan tidak beraturan. Selain itu juga harus diketahui kapasitas Danau Batur untuk pemanfaatan KJA sehingga Danau Batur sebagai sumber utama air di Bali bisa terjaga kelestariannya. Gianyar juga menekankan, modifikasi KJA yang ramah lingkungan diperlukan untuk mengurangi dampak pendangkalan maupun pencemaran air danau. Selama ini, sisa pakan dan kotoran ikan dari KJA langsung dibuang ke danau. Untuk itu, perlu dibuat KJA yang bisa menampung sisa pakan dan kotoran ikan

agar tidak langsung jatuh di danau. ‘’Seperti sangkar burung yang dibuatkan penyangga kotoran. Kalau bisa, KJA ini juga diisi penyangga agar sisa pakan dan kotoran ikan tidak langsung jatuh dan mencemari danau. Dari sisi ekonomis, ini juga bisa menekan biaya operasional produksi, karena makanan yang tidak dimakan ikan tidak hanyut terbawa air. Kita yakin dengan konsep KJA yang ramah lingkungan dan tata letak zonasi, bisa mengurangi pencemaran Danau Batur,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli Wayan Sukartana mengatakan, terkait pencemaran Danau Batur, pihaknya kini sedang melakukan kajian terkait dengan tata letak dan zonasi serta kapasitas Danau Batur yang bisa dimanfaatkan untuk KJA. ‘’Kita berharap dalam waktu dekat, kajian tentang zonasi dan kapasitas Danau Batur bisa segera rampung. Sehingga pengendalian terhadap pencemaran Danau Batur akibat aktivitas KJA bisa segera ditanggulangi,’’ ungkapnya. Mengenai pelaksanaan restoking yang bertujuan mengembalikan ekosistem Da-

Bali Post/ina

KJA - KJA di Danau Batur. nau Batur khususnya populasi ikan, Sukartana menyebutkan, pihaknya telah menebar 300 ribu benih ikan. Kegiatan restoking yang dilakukannya pada Kamis (30/11) merupak-

an yang ketiga kalinya digelar tahun ini. Benih ikan yang ditebar merupakan hasil produksi Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPDT) Balai Benih

Ikan (BBI) Sidembunut, Dinas PKP Bangli. Induk ikan yang dikembangkan adalah jenis induk nila nirmala yang didatangkan dari Sukabumi pada tahun 2016. (kmb40)

Dinilai Kurang Tepat, Penciutan Jumlah Komisioner KPU Bangli (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Kintamani, Kamis (30/11). Salah satu hal yang mengemuka dalam FGD tersebut yakni tugas berat yang akan dihadapi penyelenggara dalam melaksanakan tahapan pemilu serentak tahun 2019 mendatang. Di tengah ber-

jalannya tahapan pemilu serentak, sebagian besar masa jabatan Komisioner KPU di tingkat provinsi, kabupaten/ kota akan berakhir. Tak hanya itu, sesuai Undangundang Nomor 7 Tahun 2017, jumlah Komisioner KPU juga akan diciutkan dari lima menjadi tiga orang. FGD tentang sosialisasi UU Pemilu dan peningka-

FGD - Suasana FGD yang digelar KPU Bangli.

tan partisipasi pemilih itu dihadiri anggota DPD RI Dapil Bali Gede Pasek Suardika, akademisi yang juga mantan Ketua KPU Provinsi Bali Ketut Sukawati Lanang Perbawa dan mantan staf ahli KPU RI Ketut Udi Prayudi. Hadir pula dalam FGD tersebut, perwakilan parpol, komunitas perempuan, penyandang disabilitas, dan

Bali Post/ina

pemilih pemula di Bangli. Pasek Suardika mengatakan, UU Pemilu saat ini berbeda dengan UU sebelumnya yang dipisahkan antara pileg, pilpres, dan pilkada. Penyusunan yang dilakukan secara cepat itu meninggalkan aspek teknis karena mengedepankan aspek kolektif. Jumlah penyelenggara yang semestinya ditambah karena beban kerja tinggi, justru malah dikurangi. ‘’Akan ada lima jenis surat suara, meliputi surat suara DPRD kabupaten/ kota, DPRD provinsi, DPR RI, DPD RI, serta surat suara Presiden dan Wakil Presiden yang nanti diberikan kepada pemilih pada pemilu tahun 2019. Beban kerjanya luar biasa dan pertama kali akan dilaksanakan. Sementara, jumlah komisioner KPU kabupaten/ kota malah dikerucutkan dari lima orang menjadi tiga orang. Begitu juga dengan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dari lima juga akan berkurang menjadi tiga orang,’’ ujarnya. Hal senada dikatakan Ketut Sukawati Lanang

Perbawa. Dia mengatakan, proses pemilu yang tahapannya cukup panjang, menuntut kinerja penyelenggara secara profesional sesuai asas penyelenggara pemilu. Hal itu kontradiktif dengan realita pembatasan masa jabatan seorang penyelenggara tidak boleh lebih dari dua kali. Artinya, penyelenggara yang nanti tampil adalah orang baru yang belum memiliki pengalaman. Sementara itu, Ketut Udi Prayudi menyatakan pemilu 2019 adalah pemilu yang pertama dilakukan secara serentak dan menjadi satu dengan pilpres. Namun, persiapan instrumen UU-nya jauh lebih singkat dibandingkan pemilu 2014. Di samping itu, pergantian keanggotaan penyelenggara juga terjadi di tengah tahapan pemilu. ‘’Lima orang komisioner saja kelabakan, apalagi dikurangi. Idealnya, penyusunan tahapan dan pergantian komisioner dilakukan sebelum tahapan. Dengan perencanan yang tergesagesa, dapat berimplikasi terhadap pelaksanaan,’’ katanya. (kmb40)


GIANYAR

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

9

Nelayan Keluhkan Permainan Harga Tengkulak Gianyar (Bali Post) Di tengah cuaca ekstrem, para nelayan di Kabupaten Gianyar tetap memaksakan diri untuk melaut. Ironisnya, saat sudah memperoleh hasil, harga hasil tangkapan mereka justru dihargai rendah. Kondisi ini diduga akibat permainan harga yang dilakukan sejumlah tengkulak. Nelayan di Banjar Gumicik Desa Ketewel, Sukawati, Wayan Nonjor, Jumat (1/12) kemarin mengungkapkan permainan harga dari tengkulak kini membuat nelayan kelimpungan. Ia mencontohkan, bila nelayan datang melaut siang hari, hasil tangkapan dibeli lebih murah. Padahal sampai di pasar harga ikan tidak mengenal tangkapan pagi dan siang. ‘’Di pasar harganya tetap Rp 25 ribu/kg untuk Lemuru. Ya, ada permainan harga di sini. Kami seperti dipermainkan,’’ ungkap nelayan dari kelompok Merta Sandi itu. Walau begitu, Nonjor bersama nelayan lainnya tidak kehabisan akal. Mereka terkadang melaut lebih awal

yakni pada dini hari sekitar pukul 03.00 Wita, lalu pulang sekitar pukul 08.00 Wita. ‘’Minimal jam sepuluh sudah di pantai. Jadi, tidak ada alasan mempermainkan harga lagi,’’ jelasnya. Dia mengaku bersyukur masih bisa menangkap ikan tidak jauh dari pantai pada musim hujan dan angin kencang. Sebab, biasanya ketika cuaca seperti sekarang sangat sulit menangkap ikan. ‘’Seperti itu, masih bisa terlihat dari sini. Kami tidak jauh melautnya,’’ ujarnya sambil menunjuk teman nelayan yang masih tampak berada di tengah laut. Sebagai nelayan tradisional, hasil tangkapan tidak menentu. Paling minim, tangkapan lima kilogram ikan dalam sekali melaut. ‘’Paling banyak 50 kg. Kalau isian perahu kami ini sampai 100 kg,’’ ungkapnya. (kmb35) BERBENAH - Terlihat sejumlah nelayan sedang berbenah usai melaut di Pantai Ketewel, Sukawati, Jumat kemarin.

Kejaksaan Awasi Pungutan di Desa Pakraman

Gianyar (Bali Post) Tata kelola dan penggunaan keuangan desa pakraman, khususnya terkait pungutan kini mendapat sorotan kejaksaan. Bila tidak memiliki dasar yang jelas, pungutan tersebut bisa mengarah ke hukum pidana. Hal ini ditegaskan Kajari Gianyar Bayu Adhinugroho Arianto. Menurut Bayu, desa pakraman merupakan kesatuan masyarakat hukum adat di Bali yang mempunyai satukesatuan tradisi dan tata krama pergaulan hidup masyarakat secara turun-temurun dalam ikatan kahyangan tiga atau kahyangan desa yang mempunyai wilayah tertentu dan harta kekayaan serta berhak mengurus rumah tangga sendiri. ‘’Nah, terkait mengurus rumah tangga sendiri inilah yang paling sering terjadi kesalahpahaman yang berujung pidana,’’ katanya. Dia menerangkan, yang patut dipahami oleh para bendesa adalah terkait pungutan desa termasuk pungli atau tidak, serta parameter yang bisa digunakan untuk menilai pungutan liar (pungli). Parameter yang bisa digunakan dasar hukum yang memberikan kewenangan bagi desa pakraman untuk melakukan pungutan. Selain itu, ada ruang lingkup wilayah yang menjadi kewenangan desa pakraman untuk melakukan pungutan. Termasuk mengenai batasan waktu yang diberikan oleh awig-awig atau pararem untuk melakukan pungutan. ‘’Jika semua itu dijadikan patokan bagi para Bendesa dalam melakukan pungutan di desa, niscaya tidak akan terkena masalah pidana,’’ katanya. Bayu menjelaskan, dalam Pasal 10 (1) Perda No. 3 Tahun 2001, desa pakraman mempunyai sumber pendapatan sendiri yang bersumber dari urunan krama desa pakraman, hasil pengelolaan kekayaan, hasil usaha LPD, bantuan pemerintah dan pemerintah daerah, pendapatan lainnya yang sah dan sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat. Pengelolaan pendapatan desa pakraman juga sudah diatur dalam perda. Dalam pasal 9 ayat (2) dikatakan, pengelolaan harta kekayaan desa pakraman dilakukan oleh prajuru desa sesuai dengan awig-awig desa pakraman masing-masing. Saat ini kejaksaan tengah gencar mengadakan sosialisasi ke masyarakat sebagai suatu upaya pencegahan sebelum terkena kasus pidana. Dalam sosialisasi ini, pihaknya berharap para bendesa memahami tugasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

PLN - 947166

DPRD - 943144

Kodim 1616 Gyr - 943069

BPBD - 7844717/7844718

Koramil Gianyar - 942289

PMK - 943113

Koramil Blahbatuh - 941167

Kantor Satpol PP - 944436

Koramil Tegallalang - 974792

RSUD Sanjiwani - 943020

Koramil Tampaksiring - 901601

PDAM - 944225/943233

Koramil Sukawati - 297564

KPA Gianyar - 942184

Koramil Ubud - 975314

PMI Gianyar - 8958414

Koramil Payangan - 974793

KONI Gianyar - 947261

Siaga Lantas/

BNN Kab. Gyr. - 946122

TMC Gianyar - 945820

Bai Post/nik

Pariwisata Terpuruk

Sektor Lain Harus Serius Dikembangkan

Gianyar (Bali Post) -

Turunnya jumlah kunjungan wisatawan sebagai imbas erupsi Gunung Agung, menjadi bukti bahwa sektor pariwisata tak selamanya bisa dijadikan penopang ekonomi Bali. Sudah saatnya pemerintah maupun pengusaha berbenah dan serius mengembangkan sektor selain pariwisata. Hal itu diungkapkan Ketua Kadin Gianyar I Wayan Gede Arsania, Jumat (1/12) kemarin. Menurut Arsania, selama ini masyarakat Bali terlalu terlena dengan kemajuan pariwisata, sehingga sek-

tor lain tidak begitu dilirik. Ironisnya, masyarakat Bali lupa bahwa sektor pariwisata begitu rapuh dengan

Bali Post/nik

SAWAH - Sawah di Kabupaten Gianyar. Guna mengangkat perekonomian di tengah terpuruknya sektor pariwisata, sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang harus dikembangkan dengan serius.

khususnya di Kabupaten Gianyar disampaikan praktisi pariwisata dan pemerintah. Kadisparda Gianyar Ari Brahmanta mengkhawatirkan terjadinya krisis ekonomi daerah bila proses erupsi panjang hingga menyebabkan bandara ditutup dalam jangka waktu lama. Menurutnya, dalam situasi ini pengusaha akan berpikir antara menutup usaha atau efisiensi. Seperti yang terjadi saat ini, saat okupansi hotel dan homestay sudah terjun bebas hingga hanya berkisar 15 persen, pengusaha dipastikan sudah merugi. Terkait efisiensi, pengurangan tenaga kerja menjadi salah satu langkah yang memungkinkan dilakukan. Kondisi terburuk, diperkirakan terjadi PHK besarbesaran. ‘’Sekarang dengan okupansi 15 persen, pengusaha pariwisata sebenarnya sudah norok bayar gaji pegawai dan operasional. Belum lagi membayar kewajiban bank. Bisa-bisa nanti akan ada PHK besar-besaran,’’ terangnya. (kmb35)

dibawa Deluk sudah dikirim ke Labfor Polda Bali. Kini pihaknya pun hanya bisa menunggu hasil pemeriksaan untuk kelanjutan kasus ini. ‘’Menunggu Polda, apakah itu aktif, mainan atau bukan.

Saya sendiri belum pernah lihat model pistolnya. Setelah semua hasil lengkap, baik dari Labfor maupun hasil pemeriksaan penyidik, barulah ditetapkan langkah selanjutnya,’’ jelasnya. (kmb35)

Todongkan Pistol, Satpam Diamankan Polisi

Gianyar (Bali Post) Pengunjung di warung minum milik Nyoman Witawan di Jalan Raya Tebongkang, Desa Singakerta, Ubud, Jumat (1/12) kemarin dibuat geger dengan ulah I Made Wirya alias Deluk. Pasalnya, Deluk menodongkan pistol ke arah satpam di tempat tersebut. Polisi yang menerima laporan ini lantas mengamankan pria 33 tahun itu, beserta barang bukti diduga senjata api jenis FN Browning Power Automatic. Penangkapan terhadap Deluk berlangsung dini hari. Kala itu Deluk bersama temantemannya datang ke warung minum tersebut. Di tempat hiburan itu Deluk ditemani dua orang waitress, yakni Siti

Rohida dan Teti Sumiati. Di sela-sela pesta minuman keras, Deluk dan kawankawan naik ke panggung untuk joged. Setelah selesai Deluk kembali ke meja dan mengambil rokok. Saat duduk, pistol yang dibawa Deluk terjatuh. Hal ini pun membuat para waitress kaget. Mereka lantas ke luar memberitahukan hal tersebut ke satpam. Satpam dengan sigap mendatangi Deluk dan memberi penjelasan bahwa tidak boleh membawa senjata api ke dalam warung. Nasihat itu rupanya membuat Deluk yang juga berprofesi sebagai satpam itu emosi. Deluk malah menodongkan pistol ke arah satpam warung itu. Kejadian ini pun membuat

Bantu Penanganan Pengungsi di Klungkung

Polres Kerahkan 150 Personel penanganan pengungsi Gunung Agung di wilayah Kabupaten Klungkung. Tidak hanya penanganan di

Posko Gor Swecapura, para petugas ini juga difokuskan membantu pengungsi di belasan posko lainya. Kabag Ops Polres Gianyar Kompol I.B Dedy, Jumat (1/12) kemarin mengatakan total ada 150 personel yang disiapkan Polres Gianyar dalam membantu penanganan pengungsi. Mereka berasal dari berbagai satuan. ‘’Ada dari Sabhara, lalu lintas dan lainnya. Jadi ini memang gabungan,’’ katanya. Para personel dikerahkan secara bertahap sejak 27 November lalu. Demi mengoptimalkan pelayanan terhadap pengungsi, dalam satu tahap dikirimkan 50 personel. ‘’Kita tidak tahu perkembangan bencana ini seperti apa. Yang jelas kita kirim tenaga secara bertahap. Tetapi kalau dipandang darurat, mungkin akan kita kirim sekaligus,’’ ucapnya. Di samping ratusan personel itu, Polres Gianyar juga menyiapkan personel khusus membantu penanganan di Posko Lapangan Sutasoma, Bali Post/nik Sukawati. ‘’Di Sutasoma tetap kita APEL - Anggota Polres Gianyar saat apel kesiapan sebelum diberangka- siapkan personel, karena di sini juga tan ke Kabupaten Klungkung. ada pengungsi,’’ tegasnya. (kmb35) Gianyar (Bali Post) Polres Gianyar turut serta mengirimkan personel untuk membantu

isu sampai kejadian tak terduga. ‘’Sebab itu, samasama kita harus mulai berbenah melakukan efisiensi

serta membuka terobosanterobosan baru dengan peluang dan tantangan baru,’’ ucapnya. Tanpa bermaksud mengabaikan sektor pariwi sata yang selama ini telah menjadi bisnis utama di Bali, Arsania menyatakan seluruh komponen harus mulai membangun sektor lain. ‘’Maka dari itu, untuk tidak terjadinya keterpurukan semakin dalam, maka para pengusaha maupun pemerintah harus mulai melakukan antisipasi dengan kebijakan strategis,’’ ujarnya. Di sisi lain, untuk meminimalisir dampak bencana Gunung Agung saat ini, pemerintah bisa membantu meringankan beban pengusaha, salah satunya memberikan keringanan pembayaran kredit di bank agar pengusaha bisa tetap bertahan. Jangan sampai pengusaha yang tengah terpuruk justru dibiarkan tanpa ada kebijakan dari perbankan ataupun pemerintah. Kekhawatiran akan terpuruknya sektor pariwisata

pengunjung lainnya tegang. Setelah dilerai, akhirnya aksi penodongan pistol itu dilaporkan ke Polsek Ubud. Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu Hadimastika, petugas langsung mengamankan Deluk beserta barang bukti. Beberapa menit diperiksa polisi, Deluk mengaku membeli pistol itu pada April 2017 lalu seharga Rp 1,3 juta. Transaksi dilakukan di sebuah warung tuak di Banjar Bonjaka, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang. Kini polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut. Iptu Hadimastika menyampaikan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku asal Banjar Gentong, Tegallalang itu. ‘’Kami masih periksa secara intensif. Pelaku belum kami tetapkan sebagai tersangka,’’ ucapnya. Ditambahkannya, benda diduga senjata api yang

Bali Post/nik

PELAKU - Pelaku penodongan saat diamankan di Mapolsek Ubud.


JEMBRANA

10

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

Resah Terjadi Peralihan Manajemen

Karyawan Hotel Kelapa Retreat I Datangi Dewan Negara (Bali Post) – Sejumlah perwakilan karyawan Hotel Kelapa Retreat di Pekutatan, Kamis (30/11) lalu mendatangi Kantor DPRD Jembrana. Kedatangan mereka guna menyampaikan aspirasi terkait permasalahan hukum yang menimpa hotel tersebut. Karyawan resah dengan nasib pekerjaan mereka bilamana hotel disita. Pihak hotel bersama karyawan dan klian setempat diterima oleh Ketua Komisi B DPRD Jembrana I Nyoman S. Kusumayasa bersama anggota dan Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Ni Nengah Wartini. Karyawan yang diwakili HRD Hotel Kelapa Retreat H. Kastam mengungkapkan, kedatangan karyawan ini guna menyampaikan keresahan adanya gugatan perdata terkait Hotel Kelapa Retreat II. “Ada keresahan dari karyawan Hotel Kelapa Retreat I, karena objek sita jaminan dinilai tidak adil. Sebab, hotel tempat mereka bekerja sekarang juga masuk. Padahal sengketa objeknya Kelapa Retreat II,” ujar Kastam. Pihak hotel juga memaparkan permasalahan sejak awal hingga saat ini proses hukum Perdata di Pengadilan Negeri (PN) Negara. Karyawan mengharapkan adanya kepastian bahwa mereka nantinya apabila memang putusan inkrah, agar tidak dikurangi ataupun di-PHK. Sebab, hampir sebagian besar karyawan merupakan warga Jembrana, khususnya di Pekutatan. Terkait hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Jembrana I Nyoman S. Kusumayasa mengatakan, karena saat ini permasalahan sudah dalam proses hukum, dewan tidak bisa mencampuri. “Karena proses hukum kami tidak bisa masuk secara langsung,” tegas dewan asal Pekutatan ini. Namun terkait keresahan para karyawan bilamana ada peralihan manajemen, pihaknya menjamin agar karyawan tetap bekerja di sana. Begitu halnya dengan adanya penilaian ketidakadilan, pihaknya tidak mengetahui secara persis proses sejak awal. “Objek yang disengketakan yang merembet ke aset-aset lainnya kami tidak tahu. Namun kami berharap agar suasana di sana kondusif,” tambah Kusumayasa. Anggota lain, Gede Putu Suegardana Cita mengatakan, untuk tenaga kerja yang notabene masyarakat Jembrana menjadi perhatian dewan. Dan dewan akan berupaya agar mereka tetap bekerja dan secara umum hotel-hotel di Jembrana tetap hidup. (kmb26)

Bali Post/olo

CUACA - Suasana penyeberangan di Selat Bali. Penyeberangan pada Jumat siang kemarin sempat dilakukan penundaan, dikarenakan cuaca buruk di Pelabuhan Ketapang.

Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup Satu Jam

Negara (Bali Post) -

Akibat cuaca buruk di Selat Bali, penyeberangan Ketapang-Gilimanuk ditunda satu jam, Jumat (1/12) siang. Syahbandar memutuskan untuk menutup penyeberangan lantaran angin kencang yang terjadi di perairan Ketapang, Banyuwangi.

ASPIRASI - Sejumlah karyawan Hotel Kelapa Retreat I menyampaikan aspirasi ke DPRD Jembrana terkait keresahan mereka akan kasus yang menimpa tempatnya bekerja.

Tiga Ranperda Disetujui

Tunjangan PNS dan Kontrak Dinaikkan Negara (Bali Post) Tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) akhirnya disahkan menjadi perda dalam sidang paripurna, Kamis (30/11) lalu. Tidak seperti biasanya, pengesahan tiga perda ini ditandai dengan penandatanganan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Wakil Ketua DPRD Jembrana Wayan Wardana bukan Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa. I Wayan Wardana yang memimpin sidang tersebut menerima mandat dari Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa karena berhalangan hadir pada Sidang Paripurna IV Masa Persidangan I Tahun 2017/2018 dengan alasan kesehatan. Salah satu yang disepakati dan disahkan adalah terkait Perda APBD 2018 yang didalamnya terkait penambahan kesejahteraan perbekel, bendesa hingga prajuru adat. Di samping itu, juga peningkatan tunjangan kesejahteraan PNS di lingkungan Pemkab Jembrana bahkan perbaikan nafkah tenaga kontrak. Dalam laporan gabungan komisi yang dibacakan Ketua Komisi C Ida Bagus Susrama tersebut diungkapkan bahwa gabungan komisi sepakat menyetujui rancangan Perda APBD 2018 dengan gambaran akhir APBD 2018 pendapatan daerah sebesar Rp 1.104.028.756.359,43, belanja daerah sebesar Rp 1.151.395.196.629,03 dan defisit Rp 47.369.440.269,60. Dewan juga mengungkapkan adanya pembahasan secara intensif guna menumbuhkan kesepakatan di antaranya guru abdi di SD dan SMP serta tenaga tata usaha SD dan SMP diangkat menjadi guru/tenaga kontrak selanjutnya terhadap kebutuhan anggaran di tambahkan sebesar Rp 500 juta yang diambil dari pengurangan kegiatan penataan lapangan sekolah. Sidang yang dihadiri pula Wabup Made Kembang Hartawan, Wakil Ketua DPRD Jembrana I Kade Darma Susila, Anggota DPRD, anggota Forkopimda, Kepala OPD Pemkab Jembrana serta para perangkat desa/kelurahan ini disepakati untuk penggunaan material lokal dalam pembangunan infrastruktur. Selain Ranperda APBD, gabungan komisi juga menyetujui ranperda tentang pencabutan beberapa perda dan ranperda tentang perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan. Sementara itu, Bupati Artha menyampaikan harapan agar segenap aparatur pemerintah daerah terutama pengelola anggaran dapat meningkatkan optimalisasi pengelolaan keuangan daerah, dengan konsisten pada perencanaan dan penganggaran, serta melaksanakan kegiatan dampai pertanggungjawaban sesuai ketentuan. (kmb26)

Bali Post/olo

RANPERDA - Sidang paripurna penetapan tiga ranperda, di antaranya terkait APBD 2018.

Manajer Operasional ASDP Gilimanuk Heru Wahyono membenarkan adanya penundaan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk tersebut. Sejatinya cuaca di Gilimanuk saat penutupan memang cerah, tetapi di perairan Ketapang kondisi cuaca justru sebaliknya. “Angin kencang terjadi di Ketapang, sehingga penyeberangan ditunda selama satu jam,” terang Heru, kemarin. Kendati masih cerah, kondisi di Pelabuhan Gilimanuk dan Selat Bali, menurutnya,

bisa sewaktu-waktu berubah. Saat Syahbandar memutuskan untuk penundaan, maka kapal-kapal penumpang yang beroperasi diminta untuk bersandar di perairan pelabuhan terdekat. Penundaan akan diterapkan bila kondisi memang dirasa membahayakan bagi penyeberangan. Kepala TU UPP Klas III Ni Komang Yuliani membenarkan adanya penundaan pelayaran ini. Kecepatan angin saat sebelum penutupan 28 Knot di Pelabuhan penyeberangan Gilimanuk dan 25

Knot di Pelabuhan Ketapang. Terkait keselamatan, Syahbandar mengantisipasi dengan sidak atau pengawasan terkait laik kapal. Syahbandar juga memeriksa dokumen seperti Surat Persetujuan Berlayar (SPB), alat-alat keselamatan di kapal, kelayakan mesin dan pengikatan mesin di kapal. Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun jumlah kendaraan yang keluar Bali sejak Senin (27/11) lalu atau saat penutupan Bandara Ngurah Rai men-

galami lonjakan dibanding hari normal. Dari data yang ada, lonjakan yang terbanyak terjadi pada hari pertama penutupan Bandara. Di mana dibanding hari normal, jumlah penumpang naik hingga 79 persen dari 13.660 menjadi 24.430 penumpang. Begitu juga dengan kendaraan roda dua (R2) mengalami kenaikan 70 persen dan R4 (roda empat) 32 persen. Dalam sehari tersebut, R2 yang keluar Bali mencapai 2.176 naik dari 1.278 unit. Begitu juga dengan R4 naik dari 3.144 unit menjadi 4.122 unit. Di hari kedua penutupan bandara, jumlah penumpang juga mengalami kenaikan dibanding hari sebelumnya.

Dalam sehari pada Selasa (28/11) hingga Rabu (29/11) tercatat ada 35.154 ribu orang yang menyeberang atau naik 44 persen. 2.509 unit (naik 15 persen) dan R4 5.307 unit (naik 29 persen). Pola buka tutup pelabuhan ini berpeluang diterapkan sewaktu-waktu ketika cuaca memburuk. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa mengatakan, untuk lalu lintas kendaraan menuju pelabuhan cenderung landai dibanding hari sebelumnya. Jajarannya melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas selama masa peralihan transportasi udara ke darat beberapa waktu lalu. (kmb26)

Potret Mantan Sopir Selinder

’’Bongol’’, Tinggal di Rumah Nyaris Roboh

Bali Post/olo

TINJAU – Bupati Jembrana dan OPD terkait meninjau Pasar Gilimanuk yang sudah siap ditempati bagi para pedagang los.

Bupati Tinjau Proyek Penataan di Gilimanuk

Negara (Bali Post) – Sejumlah proyek pembangunan yang sedang berjalan dan sudah penyerahan di Gilimanuk ditinjau Bupati Jembrana I Putu Artha, Jumat (1/12) kemarin. Bupati Artha mengaku sengaja meluangkan hari libur ini guna memastikan proyek-proyek penataan di Gilimanuk sudah sesuai dan berguna bagi pengembangan Gilimanuk. Sejumlah proyek yang ditinjau di antaranya pembangunan rest area konservasi di Penginuman, Gilimanuk. Di areal yang masih dalam pengerjaan ini, Bupati Artha berharap agar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait segera melakukan koordinasi dengan pihak TNBB (Taman Nasional Bali Barat) agar tidak tertunda-tunda. Di lahan seluas kurang lebih lima

hektar ini nantinya akan menjadi sarana peristirahatan para pengguna jalan yang melintas dan para pamedek. Sekaligus mendapatkan informasi dan edukasi tentang konservasi di Bali, khususnya Bali Barat. Bupati juga meninjau Pasar Gilimanuk yang kini sudah rampung pengerjaan dan siap ditempati para pedagang los yang sementara berjualan di luar pasar. Dengan penataan ini, Bupati Artha berharap baik penjual dan pembeli bisa lebih nyaman bertransaksi. Pasar Tradisional menjadi lebih modern, bersih dan sehat. Jauh dari kesan kumuh dan jorok ketika hujan. Bupati Artha mengatakan pihaknya sengaja meluangkan waktu libur kemarin untuk memantau proyek-proyek, disamping memastikan pena-

taan Gilimanuk sesuai yang direncanakan, juga untuk memastikan kualitas terjaga. Salah satunya penataan di kawasan Patung Siwa dan Teluk Gilimanuk yang secara bertahap dilakukan. Kini kawasan di ujung perbatasan ini mulai tertata dengan baik. Kunjungan ke objek wisata ini saat hari libur juga mulai terasa, seperti yang terlihat kemarin. Tahun ini di Gilimanuk selain rest area konservasi dan Pasar Gilimanuk, juga dilakukan penataan untuk terminal barang di Penginuman dan pembangunan patung Makepung di Jineng Agung. Dengan penataan yang ditekankan pada ikon Jembrana dan Bali pada umumnya, diharapkan pintu masuk Bali ini kental dengan nuansa Bali. (kmb26)

POTRET keluarga miskin masih mudah didapati di pelosok desa-desa di Kabupaten Jembrana. Salah satunya keluarga Wayan Soken yang tinggal di Banjar Rangdu Desa Pohsanten Kecamatan Mendoyo. Pria kelahiran 1952 ini selain menjalani masa tuanya dengan gangguan pendengaran (bongol), juga menetap di rumah yang nyaris roboh. Soken merupakan satu dari ribuan warga Jembrana yang masih tercatat dalam buku merah (KK miskin). Ditemui disela-sela membuat kandang ayam pesanan, Kamis (30/11) lalu, Soken menceritakan riwayat hidupnya. Tak disangka Soken ternyata bertahun-tahun bekerja sebagai operator alat berat untuk pengaspalan (selender). Sejak tahun 1970-an Soken sudah berkeliling di setiap proyek pembuatan jalan di Kabupaten Jembrana. ‘’Dari Gilimanuk sampai Pengeragoan dan Asah Duren sudah pernah saya jelajahi. Saya juga punya sertifikat operator dari PU,’’ ujarnya sembari menunjukan secarik kertas sertifikat yang sudah usang. Namun, setelah berhenti menjadi operator beberapa tahun lalu, Soken bekerja serabutan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Walaupun kondisi pendengarannya yang terganggu, tak mengurungkan niat Soken bekerja serabutan. Dari membuat kandang ayam hingga

panjat kelapa dilakoninya. Pendengarannya menurun setelah lubang telinganya kemasukan air puluhan tahun lalu. ‘’Awalnya masih normal saat kerja sopir silinder, tapi setelah berhenti sudah sulit mendengar,’’ ujarnya Soken bersama istrinya, Sayu Putu Suhermi dan satu anaknya sehari-hari tinggal di rumah berdinding gedek. Saat hujan deras air sering masuk ke dalam kamar. Air bukan hanya tetesan dari atas genteng yang bocor, tetapi juga masuk dari sela-sela lubang dinding dari gedek yang tipis itu. Sejatinya dinding sudah ditembel dengan gedek lainnya yang ia peroleh dari pemberian tetangga. Namun, saat hujan angin tetap tak mampu menghalangi air masuk. Selain sudah bocor, pilar dari kayu di bagian belakang juga sudah miring. Usuk dan reng untuk kap genteng yang terbuat dari bambu juga di antaranya terlihat patah. Rumah ini sudah puluhan tahun ditinggali dan sesekali ditambal seadanya lantaran tidak ada biaya. Soken juga menunjukkan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Keluarga Sejahtera yang dimilikinya. Namun ia sendiri tak mengetahui untuk apa sejatinya kartu-kartu tersebut. Soken berharap rumah ini diperbaiki, namun terbentur biaya. Pendapatannya yang tak tentu hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. (olo)

Bali Post/olo

ROBOH – Keluarga I Wayan Soken, mantan operator silinder yang tinggal di rumah nyaris roboh.


Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

BULELENG

11

Bertahan di Daerah KRB

Dua Lansia Dievakuasi, Dititipkan di Panti Jompo Singaraja (Bali Post) – Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng mengevakuasi dua orang lanjut usia (lansia) yang nekat bertahan di daerah Kawasan Rawan Bencana (KRB) III atau berjarak tiga kilometer dari kaki Gunung Agung, Kamis (30/11) lalu. Dua lansia tersebut yakni Ketut Yaksi (71) dan Wayan Sari (60), warga Dusun Pucang, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Memprihatinkan, lansia ini mengalami cacat fisik. Sebelum evakuasi, rombongan Dinsos Buleleng bersama TNI memberikan penjelasan kepada dua lansia tersebut terkait situasi membahayakan kalau nekat bertahan di daerah yang berstatus KRB. Akan tetapi, kedua lansia tersebut bersikukuh tidak ingin dievakuasi. Keduanya berdalih, tinggal di rumah jauh lebih nyaman dibandingkan mengungsi. Menariknya, Yaksi dan Sari meminta kepada tim evakuasi agar cukup diberikan bantuan permakanan dan logistik saja. Mendapat hambatan evakuasi itu, tim tidak kehilangan akal. Tim berusaha membujuk, sehingga keduanya bersedia dievakuasi. Dari rumahnya di Dusun Pucang, Yaksi dan Sari dievakuasi ke posko pengungsi di Desa Les, Kecamatan Tejakula. Karena kondisi lansia dan mengalami cacat fisik, tim evakuasi menitipkan kedua lansia itu di Panti Jompo Jara Mara Pati, di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Kepala Dinsos Gede Komang mengatakan, evakuasi ini dilakukan karena prihatin dengan kondisi kedua lansia yang dalam kondisi cacat fisik. Selain itu, keduanya juga tinggal di daerah zona merah yang membahayakan di tengah situasi Gunung Agung yang memasuki fase kritis. “Ini dasarnya hanya kemanusian saja, sehingga kami dan TNI berusaha merayu agar lansia ini bisa tinggal di lingkungan aman dan kesehatannya terawat. Tadi memang sempat menolak dan hanya meminta bantuan. Kami tetap menawarkan tujuan baik, sehingga keduanya berhasil kami evakuasi ke panti jompo milik Pemprov Bali di Desa Banjar,” jelasnya. Sementara itu, kemarin sekitar pukul 07.45 Wita, tim SAR melakukan evakuasi warga yang sakit di Dusun Blong, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Warga itu bernama I Ketut Methe (60) yang kondisi badannya lemas dan kesulitan bernapas. Perempuan paruh baya itu dievakuasi ke Puskesmas Tejakula. (kmb38)

Bali Post/kmb38

TERBAKAR – Warung milik Dewa Made Oka, warga Dusun Kelod, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar terbakar Jumat (1/12) dini hari kemarin.

Warung Terbakar, Satu Tewas

Singaraja (Bali Post) Musibah kebakaran terjadi di Dusun Kelod, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Jumat (1/12) dini hari kemarin. Warung milik Dewa Made Oka (84) ludes terbakar. Seisi warung gagal diselamatkan. Bahkan, istri korban, Desak Ketut Mas (86), meninggal karena gagal menyelamatkan diri. Jasad korban ditemukan di kamar mandi. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng Gede Sugiartha Widiada mengatakan, kebakaran ini berlangsung cepat, pukul 01.15 Wita. Saat kejadian, korban dan istrinya sedang istirahat di dalam warung. Tidak disangka, api tibatiba membesar hingga meludeskan seisi warung dan perlengkapan rumah tang-

ga. Dewa Made Oka berhasil menyelamatkan diri sambil berusaha memadamkan api. Nahas, istrinya tidak ditemukan, hingga petugas pemadam berusaha memadamkan api dan melanjutkan pencarian korban. Api kemudian berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah kejadian. Dibant u wa r g a , p e t u g a s m e n -

erjunkan mobil pemadam kebakaran dari Pos Seririt, menghabiskan 12 tangki air. “Benar kami menerima informasi dari masyarakat bahwa terjadi kebakaran itu sekitar pukul 01.15 Wita dan api berhasil kami padamkan dua jam kemudian, hingga api tidak merembet ke bangunan lain,” katanya. Terkait korban jiwa, Widi-

ada menyebut hasil pemeriksan di lokasi kejadian, diduga korban Desak Ketut Mas terjebak di dalam rumah. Jenazah korban ditemukan di dalam kamar mandi mengalami luka bakar hingga 80 persen. Pihak keluarga dan polisi kemudian mengevakuasi jenazah korban untuk disemayamkan di rumah duka. “Penyebab kebakaran masih diselidiki kepolisian dan kemungkinan korban gagal menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi,” jelasnya. Sementara itu, Kapolsek Banjar Kompol Nyo-

man Surita seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya membenarkan pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut. Kompol Surita mengatakan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan melakulan pemeriksaan lapangan. Hanya, penyebab kebakaran yang merenggut korban jiwa itu masih diselidiki. Sementara korban yang tewas terbakar karena gagal menyelamatkan diri saat kejadian. “Kasus ini masih diselidiki untuk mencari penyebab kebakaran,” katanya. (kmb38)

Peduli Pengungsi Gunung Agung

Bali Post/kmb38

EVAKUASI – Dinsos Buleleng dan TNI mengevakuasi salah seorang lansia, warga asal Dusun Pucang, Desa Ban, Karangasem, Kamis (30/11) lalu.

Kemensos Cek Stok Logistik Singaraja (Bali Post) – Pengungsi erupsi Gunung Agung yang semakin bertambah mendapat perhatian serius Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Pemerintah pusat menjamin akan memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi. Untuk itu, Dinas Sosial (Dinsos) di daerah dituntut agar segera mengajukan tambahan, jika stok logistik mulai menipis. Demikian diungkapkan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI, Margoyuwono, saat meninjau stok logistik dan permakanan di posko logistik pengungsi Gunung Agung di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Jumat (1/12) kemarin. Ia didampingi Kepala Dinsos Buleleng Gede Komang. Di posko logistik, Margoyuwono bersama Kadisos Gede Komang melakukan pengamatan dengan serius dan sesekali berdialog dengan relawan terkait kondisi logistik untuk pengungsi. Dia sesekali terlihat memberikan semangat kepada relawan untuk tetap menjaga kesehatan, sehingga bisa maksimal dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusian. Margoyuwono mengatakan, situasi Gunung Agung yang dinyatakan kritis tidak bisa dipisahkan dari penambahan pengungsi. Pemerintah wajib menanggung kebutuhan logistik pengungsi selama di pengungsian. Untuk itu, Margoyuwono mengingatan agar Dinsos terus memantau stok logistik dan kalau persediannya mulai berkurang, pihaknya meminta agar Dinsos segera mengajukan permohonan ke Kemensos. Jika sudah ada permohonan, Kemensos RI langsung mendistribusikan ke daerah. Di samping itu, Margoyuwono menjamin stok beras baik reguler dan cadangan beras pemerintah (CBP) mencukupi jika sewaktu-waktu diperlukan. “Bila stok menipis segera minta ke Kemsos dan untuk beras reguler dan CBP cukup kalau sewaktu-waktu diperlukan,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinsos Gede Komang mengatakan, stok logistik secara umum masih mencukupi. Khusus untuk perlengkapan rumah tangga seperti tikar, terpal, pakaian, perlengkapan bayi, masker, obat-obatan, dan elpiji masih mencukupi. Demikian pula untuk permakanan sejauh ini masih tersedia cukup dan khusus beras pihaknya juga selain mengandalkan CBP, juga memanfaatkan beras bantuan dermawan atau donatur. Terkait proses distribusi, Gede Komang mengatakan, prosesnya berdasarkan permohonan melalui perbekel di mana pengungsi tinggal. Selain itu, pengungsi dibekali kartu kendali untuk mengawasi pendistribusian logistik. (kmb38)

Bali Post/kmb38

LOGISTIK – Logistik untuk pengungsi mendapat perhatian pemerintah pusat.

World Neighbors Indonesia Sumbang Dua Ton Beras

ERUPSI freatik dan magmatik Gunung Agung belakangan mulai mengundang simpati berbagai kalangan. Ini tidak lepas karena sejak erupsi itu, warga dari kawasan rawan bencana (KRB) mulai mengungsi. Salah satunya ke Buleleng. Data sementara menyebut ada sekitar enam ribu jiwa sekarang telah mengungsi di beberapa tempat penampungan di Buleleng. Untuk meringankan kebutuhan pengungsi di Bali Utara itu, World Neighbors Indonesia Kamis (30/11) lalu, menyerahkan bantuan logistik di posko logistik di Desa Les, Kecamatan Tejakula. Bantuan ini diserahkan oleh Koordinator Program World Neighbors Indonesia Ir. Putu Putra Suardika kepada Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng Gede Komang. Bantuan ini terdiri atas dua ton beras, mi instan, sayursayuran, masker, dan pembalut untuk remaja putri dan ibu-ibu rumah tangga. Koordinator Program World Neighbors Indonesia Putra Suardika mengatakan, bantuan ini merupakan hasil penyisihan dana yang dikelola oleh lembaganya. Alasan membantu pengungsi di Buleleng, karena kebanyakan

BANTUAN – World Neighbors Indonesia menyerahkan dua ton beras dan bantuan masker dan kebutuhan wanita untuk pengungsi erupsi Gunung Agung, Kamis (30/11) lalu, di posko logistik Desa Les, Kecamatan Tejakula. latar belakang ekonominya menengah ke bawah, di mana jumlah yang tercatat sementara mencapai enam ribu jiwa. Selain itu, pengungsian di Buleleng ini merupakan yang paling jauh dari pusat pemerintahan Provinsi Bali. Untuk membantu meringankan kebutuhan permakanan dan perlengkapan hidup, pihaknya memutuskan untuk menyerahkan bantuan ke posko pengugsian di Buleleng. “Kalau pertimbangannya memang jumlahnya lumayan banyak dan jauh dari

pusat pemerintahan Provinsi Bali. Kami juga lihat kalau kebanyakan pengungsi warga kurang mampu, sehingga dengan bantuan ini kami ingin meringankan kebutuhan permakanan dan logistik lain untuk pengungsi,” katanya. Selain menyerahkan bantuan, Putra Suardika mengaku telah diinstruksikan oleh pimpinannya melakukan pemantauan kondisi dan kebutuhan pengungsi pascaerupsi Gunung Agung. Pemantauan ini nantinya akan dijadikan bahan kajian untuk

dijadikan sasaran program kemanusian berikutnya. Hal ini dilakukan karena salah satu misi World Neighbors yang berkedudukan di Amerika Serikat (AS) ini berpartisipasi di bidang penanganan bencana di samping misi lainnya yakni bidang jaringan air bersih dan masalah pertanian. “Kami juga ingin mengetahui kondisi di pengungsian dan mengetahui kebutuhan yang bisa kita susun untuk program bantuan setelah pasca-erupsi yang bisa kita berikan untuk pengungsi,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinsos Buleleng Gede Komang mengatakan, partisipasi bantuan logistik untuk pengungsi diyakini akan membantu pemenuhan kebutuhan logistik untuk pengungsi yang sekarang sudah mencapai enam ribu jiwa. Penambahan jumlah pengungsi pasca-erupsi freatik dan magmatik harus didukung dengan persediaan stok permakanan yang memadai. Sebelum mendapatkan bantuan dari World Neighbors Indonesia, stok permakanan utamanya beras masih tersisa 8,4 ton. Beras itu diakuinya terbatas karena penambahan jumlah pengungsi. Beruntung, ada bantuan dua ton beras dari

World Neighboars Indonesia ini, sehingga cukup menambah persedian stok beras untuk satu minggu ke depan. “Tadinya, stok beras menipis karena pengungsi terus bertambah dan sekarang kami dapat bantuan beras dari Wolrd Neighboars, sehingga sangat membantu kebutuhan beras untuk pengungsi. Kami ikut mendoakan agar simpati dari World Neighboars mendapat balasan yang setimpal dan tetap maju dalam menjalankan misi sosial,” katanya. Di sisi lain, Gede Komang mengatakan upaya menambah stok beras untuk pengungsi terus dilakukan. Saat ini, Dinsos menunggu pengiriman usulan cadangan beras pemerintah (CBP) kepada Pemprov Bali sebanyak 17 ton. Selain itu, Dinsos juga menunggu kiriman 5 ton beras dari Pemkab Karangasem. Dengan tambahan beras sebanyak itu, Dinsos menjamin persediaan beras untuk satu minggu ke depan terpenuhi dengan baik. “Kalau ditotal sekarang kami punya stok beras sebanyak 25 ton dan untuk satu minggu ke depan kebutuhan beras pengungsi akan terpenuhi dengan maksimal,” jelasnya. (ad1542)

Komisi IV DPRD Sidak RSUD

Temukan Stok Obat Menipis Singaraja (Bali Post) – Stok obat di apotek RSUD Buleleng akhir-akhir ini m ul ai m eni pi s. B ahkan, beberapa obat-obatan dasar seperti penurun panas di rumah sakit pelat merah ini, kosong. Akibatnya, pasien yang menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus mengeluarkan tambahan biaya. Kondisi itu ditemukan ketika Komisi IV DPRD Buleleng melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Buleleng, Kamis (30/11) lalu. Romongan dewan diterima langsung Dirut RSUD Buleleng dr. Gede Airtana, M.Kes. bersama jajarannya. Saat melakukan sidak, rombongan dewan terkejut setelah mendapat keterangan dari pihak rumah sakit yang menyebut persedian obat-obatan mulai menipis. Bahkan, dewan dibuat tercengang lantaran di apotek tidak tersedia obat penurun deman dan obat mag. Dua jenis obat ini sejatinya sangat penting karena tergolong obat dasar yang seharusnya tidak sampai kosong.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya mengatakan, kondisi itu membuatnya prihatin. Pasalnya, pasien yang menggunakan klaim JKN semestinya tidak mengeluarkan banyak biaya, justru pasien harus mengeluarkan tambahan biaya. Pasien pun harus membeli obat di luar rumah sakit. “Kami prihatin sekali karena beberapa obat dasar paracetamol sirup tidak ada di apotek. Kita kashian kepada pasien karena harus mengeluarkan biaya tambahan untuk beli obat yang tidak ada di rumah sakit. Selain menemukan stok obat kosong, dewan juga menemukan kondisi ruang perawatan pasien yang kurang terjaga kebersihannya. Komisi IV meminta pihak manajemen memerhatikan kebersihan lingkungan di ruang perawatan. Menanggapi temuan dewan itu, Dirut RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana mengaku kalau stok obat dasar mulai berkurang. Wiartana mengatakan, beberapa jenis obat stoknya telah kosong.

Bali Post/kmb38

SIDAK – Komisi IV DPRD Buleleng menggelar sidak ke RSUD Buleleng, Kamis (30/11) lalu. Kondisi ini tidak saja terjadi di RSUD Buleleng, tetapi secara nasional rumah sakit mengalami hal yang sama. Menyusul situasi ini, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, selain mengarahkan keluarga pasien mencari sendiri obat tersebut.

Rumah sakit sudah berupaya semaksimal mungkin agar pasien tidak dikenakan biaya tambahan saat berobat. Hal ini khususnya untuk pasien yang menggunakan klaim BPJS dan JKN. “Pasokan dari distributor juga kosong dan

pembelian obat ini menggunakan e-katalog. Kami sudah meminta maaf kepada pasien karena memang situasi ini tidak saja di rumah sakit kita, tapi rumah sakit secara nasional juga mengalami hal yang sama,” jelasnya. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

Perbaikan Jaringan PDAM Terhambat Cuaca Bali Post/sos

Anak Agung Gede Anom

Wayan Baru

Bali Post/sos

PDI-P Tak Gentar ’’Dikeroyok’’

Gerindra Tetap Ingin Lawan Kotak Kosong

Semarapura (Bali Post) Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung, PDI-P telah menyatakan kukuh untuk mengusung calon sendiri. Ini sangat memungkinkan, karena mendapatkan tujuh kursi di legislatif. Jika itu terjadi maka peluang ‘’dikeroyok’’ sangat besar. Sebab, sederet partai, mulai dari Golkar, Hanura, NasDem dan Demoktrat merapat ke paket Suwirta-Kasta (Suwasta) yang telah tegas diusung Partai Gerindra. Di legislatif, lima partai ini memiliki 21 kursi. Situasi tersebut tak menciutkan nyali partai berlambang banteng moncong putih itu. Bahkan merapatnya sejumlah partai besar tidak membuat pusing. ‘’Sedikit atau banyak partai yang ikut di dalam mengusung, PDI-P tidak ada masalah,’’ ungkap Ketua DPC PDI-P Klungkung Anak Agung Gede Anom, belum lama ini. Mantan Ketua DPRD Klungkung ini menyatakan partainya berjiwa petarung. Soal kalah atau memang menjadi urusan belakangan. Menghadapi incumbent, ia menegaskan sudah merancang strategi sejak dulu. ‘’PDI-P kan sudah bergerak dari dulu,’’ katanya. Disinggung soal calon yang akan diusung, masih dirahasiakan. Yang dinyatakan hanya kemunculan orang itu akan menjadi kejutan dan tak disangka-sangka orang lain. ‘’Itu akan jadi kejutan. Lihat saja pertengahan Desember nanti. Dideklarasikan pada akhir bulan,’’ tandasnya. Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung I Wayan Baru, Jumat (1/12) kemarin, menyatakan menjelang hajatan politik lima tahunan ini pihaknya sudah berupaya untuk mengajak partai lain untuk bergabung mengusung incumbent, termasuk PDI-P. ‘’Kalau PDI-P menyatakan siap lawan, itu kan hak partai politik. Kan harus seperti itu. Kalau kalah menang kan urusan belakangan. Tetapi kami akan tetap mengajak untuk bergabung mengusung calon yang kinerjanya sudah menunjukkan pro-rakyat untuk bisa melanjutkan kembali. Kita kan melihat realita di lapangan sudah begitu luar biasa yang dilakukan Suwirta-Kasta. Tim Pemenangan akan saya perintahkan (lobi - red),’’ katanya. Adanya sejumlah partai yang menyatakan sikap untuk merapat ke Gerindra secara otomatis akan mempertebal kekuatan di legislatif. Namun, oleh politisi asal Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida ini, hal tersebut bukan modal utama. Namun masih perlu adanya amunisi baru untuk merebut kemenangan. ‘’Kami juga ucapkan terima kasih kepada partai lain yang sudah menyatakan sikap (mendukung - red). Mudah-mudahan tidak berubah. Dalam pemilihan kami tidak berani hanya mengandalkan jumlah kursi, tetapi lebih pada simpati masyarakat. Kalau sudah masyarakat menginginkan, ya… terpilih,’’ sebutnya. Terkait rekomendasi paslon, dinyatakan sudah keluar sebelum akhir bulan ini. Setelah itu, dilanjutkan dengan deklarasi. Ini pun juga menunggu pernyataan resmi dukungan dari partai lain. ‘’Sekarang partai lain kan baru lisan. Belum berupa rekomendasi,’’ tandasnya. (kmb45)

Semarapura (Bali Post) Krisis air bersih sebagai dampak putusnya jaringan distribusi di wilayah Rendang, Karangasem, akibat diterjang banjir lumpur yang membawa material Gunung Agung masih melanda warga wilayah Kota Semarapura, Klungkung hingga Jumat (1/12) kemarin. Menyikapi itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung turun melakukan perbaikan. Namun belum mampu berjalan cepat lantaran terkendala cuaca buruk yang mengakibatkan adanya banjir susulan. Direktur PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa mengatakan, sesuai pemantauan, jaringan yang putus berada di dua titik dengan total empat pipa dengan panjang masingmasing empat meter. Pascaitu, upaya perbaikan langsung direncanakan. Namun belum membuahkan hasil. Pipa yang telah terpasang kembali dihanyutkan banjir yang mengalir deras. Bahkan beberapa jaringan yang sebelumnya aman juga diterjang hingga melengkung. ‘’Dua pipa yang sudah dipasang kembali putus. Ada juga yang melengkung. Itu harus dilas. Tapi teknisi tidak memungkinkan bawa alat karena medan berat. Cuaca juga kurang mendukung. Hanya bisa bekerja sebelum jam dua sore,’’ terangnya didampingi Kabag Teknis Ketut Karnata. Jaringan itu, kata pejabat asal Nusa Penida ini, terpasang mengikuti bibir sungai. Mengingat upaya perbaikan sangat sulit dilakukan, pihaknya menempuh alternatif lain untuk bisa

mengalirkan air ke reservoar, yakni melalui jaringan yang terpasang di darat. Akibat lokasinya lebih tinggi dari pada sumber, air diangkat dengan pompa bertenaga listrik. ‘’Sekarang saya sedang di lokasi dengan petugas. Kami akan alirkan air dengan pompa. Tapi debit airnya hanya 40 liter per detik. Berbeda dengan teknik gravitasi sampai 120 liter,’’ bebernya. Memenuhi kebutuhan air masyarakat, perusahaan pelat merah ini masih melakukan droping dengan tiga unit mobil tangki. Selain itu, juga memanfaatkan air sumur bor di wilayah Desa Akah, Klungkung. ‘’Ini (mobil tangki - red) siap melayani 24 jam. Untuk sumur sudah dipasangi pompa. Layanan bergilir. Sekarang kami berupaya untuk melakukan perbaikan kerusakan,’’ katanya. Salah seorang warga Desa Kamasan, Nyoman Ope, mengharapkan perbaikan itu bisa segera selesai. Sebab, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan MKC, ia harus

Bali Post/ist

PDAM - Petugas teknis PDAM Klungkung melakukan perbaikan jaringan di wilayah Rendang, Karangasem, Rabu (29/11). Jaringan itu putus setelah diterjang banjir lumpur. mencari air ke sumur bor yang ada di Lapangan GOR Swecapura. ‘’Sehari bisa perlu lima jeriken besar,’’ tandasnya. Sementara itu, sesuai pantauan sejumlah warga

juga mencari air ke kantor Bupati Klungkung. Hal ini berlangsung sejak pagi hingga sore. Seperti diberitakan sebelumnya, jaringan PDAM pu-

tus pada Senin (21/11) pagi, bertepatan dengan adanya banjir lumpur. Hal ini mengakibatkan sedikitnya 15 ribu pelanggan di wilayah kota krisis air bersih. (kmb45)

Wujudkan Kabupaten Sehat

Pemkab Raih Penghargaan Swasti Saba Padapa

PENGHARGAAN - Kepala Dinas Kesehatan Klungkung Ni Made Adi Swapatni menyerahkan penghargaan Swasti Saba Padapa kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada perayaan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2017 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Kamis (30/11).

PEMERINTAH Kabupaten Klungkung meraih penghargaan tingkat nasional, Swasti Saba Padapa. Penghargaan di bidang kesehatan ini merupakan kerja sama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Penghargaan itu diterima Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Klungkung dr. Made Adi Swapatni di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (28/11). Penghargaan bagi kabupaten/kota sehat yang kali pertama diraih ini, kembali disampaikan kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada perayaan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2017 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Kamis (30/11). Adi Swapatni menyampaikan, penghargaan ini sebagai prestasi gemilang, tidak diraih begitu saja. Pemkab sebelumnya diharuskan men-

girim berkas administrasi atau dokumen ke pusat. ‘’Tim pusat selanjutnya turun untuk melakukan verifikasi di Kabupaten,’’ ujarnya. Ditambahkan, ada dua tatanan yang menjadi perhatian pusat. Di antaranya sarana dan prasarana permukiman serta tatanan mandiri sehat yang mencakup tentang perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat, pencegahan penyakit menular, angka kematian ibu dan bayi baru lahir serta beberapa komponen lainnya. Bupati Suwirta menyambut syukur penghargaan ini. Menurutnya, itu merupakan keberhasilan bersama dalam mewujudkan Kabupaten Klungkung menjadi kabupaten sehat. ‘’Keberhasilan ini berkat peran serta seluruh lapisan masyarakat,’’ ungkapnya. Ke depan Bupati asal Nusa Ceningan ini berharap masyarakat tetap mendukung program-program Pem-

kab, seperti aksi Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif (Gema Santi) sehingga penghargaan seperti ini bisa terus dipertahankan. ‘’Penghargaan ini tidak menjadi tanggung jawab satu dinas saja, tetapi dinas-dinas lainnya juga, termasuk seluruh lapisan masyarakat untuk tetap berkomitmen menjaga Kabupaten Klungkung menjadi Kabupaten Sehat,’’ harapnya. Untuk diketahui, pemberian penghargaan Swasti Saba dilakukan dua tahun sekali dalam rangka Hari Kesehatan Nasional. Ada tiga kategori penghargaan. Di antaranya, Swasti Saba Padapa diberikan kepada kabupaten atau kota sehat kualifikasi pemantapan, Swasti Saba Wiwerda bagi kabupaten atau kota sehat telah memenuhi kualifikasi pembinaan, serta Swasti Saba Wistara diberikan kepada kabupaten atau kota sehat memenuhi syarat pengembangan. (ad035)

Relawan Dapur di Pengungsian

Andalkan Menu 3T, Utamakan Gizi Pengungsi Bali Post/sos

BERMAIN - Anak-anak pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung bermain sepak bola, Jumat (1/12) kemarin.

Tangani Pengungsi

Pemkab Belum Keluarkan Dana Tanggap Bencana Semarapura (Bali Post) Arus kedatangan warga Karangasem untuk mengungsi ke Kabupaten Klungkung terus berlanjut hingga, Jumat (1/12) kemarin. Hal tersebut menyusul kondisi Gunung Agung, Karangasem yang masih mengkhawatirkan. Di tengah situasi itu, Pemkab Klungkung belum mengeluarkan dana tanggap bencana. Pemenuhan kebutuhan masih mengandalkan bantuan dan dana belanja dari Dinas Sosial. Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra menjelaskan, dana tanggap bencana yang disiapkan pemkab mencapai Rp 1,5 miliar. Itu dikeluarkan jika dana dari donatur yang jumlahnya sementara mencapai Rp 240 juta maupun dana belanja dinas sosial yang mencapai Rp 500 juta habis. Ini dipakai untuk memenuhi kebutuhan dapur. ‘’Sampai sekarang belum ada mengeluarkan. Pemenuhan kebutuhan masih bisa tercukupi dengan dana lain,’’ jelasnya. Jika diperlukan, pencairan dana itu tidak sulit. Hanya menunggu surat keputusan dari bupati. ‘’Dananya sudah ada. Kalau perlu, buatkan SK, bisa langsung keluar. Prosesnya tidak lama,’’ sebutnya. Berdasarkan data, sampai pukul 16.30 Wita jumlah pengungsi di Bumi Serombotan mencapai 9.131 jiwa, tertampung di 41 posko yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Dawan dan Banjarangkan. Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada menyatakan pasokan logistik dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan pengungsi yang terdiri dari berbagai usia itu. ‘’Untuk cadangan beras pemerintah sekarang masih 33 ton. Ada juga bantuan beberapa ton lagi. Kami pastikan logistik aman dalam dua minggu ke depan. Kalau kurang, bisa amprah CBP lagi,’’ tegasnya. Selain beras, kebutuhan lain seperti bahan lauk-pauk juga masih mencukupi. Ini pun banyak mendapatkan uluran tangan dari donatur. ‘’Untuk bantuan lain juga banyak datang. Sampai sekarang tidak ada persoalan,’’ pungkasnya. (kmb45)

KEHIDUPAN warga Karangasem yang mengungsi di Kabupaten Klungkung seiring erupsi Gunung Agung tak hanya bergantung pada pemerintah. Namun peran relawan juga sangat diperlukan. Itu tak hanya untuk menyiapkan perlengkapan tidur maupun barang lainnya. Tetapi juga dalam urusan masak-memasak di dapur. Dari tangan mereka terlahir berbagai sajian makanan yang tetap mengutamakan gizi dan kesehatan. Waktu menginjak pukul 07.30 Wita, suasana di GOR Swecapura mulai ramai. Ribuan pengungsi sudah beranjak dari tempat tidur. Baik anak-anak, dewasa hingga lansia. Mereka ada yang duduk di sudut teras maupun bersih-bersih. Pemandangan berbeda terlihat di sisi barat lapangan. Di beberapa tenda relawan tengah mempersiapkan peralatan masak. Ada yang menyalakan kompor, memotong berbagai macam sayuran. Mulai dari tomat, kol, hingga lainnya. Ada pula yang tengah membersihkan ikan laut yang masih segar. Udara panas berbaur dengan kepulan asap tipis menembus celah-celah kecil pada tenda. Suara nyala api pun mengiringi. Berkobar terembas angin. Sangat membara. Sungguh membuat yang ada di dalamnya langsung berkeringat. Itu semakin mengucur ketika mulai menggoreng berbagai jenis bumbu. Matanya pun sesekali terpejam. Disulut rasa perih. Tangan kanannya sibuk menghentakkan sendok. Tangan kirinya mengusap wajah yang sedikit memerah. Tak ada keluh kesah yang terlontar. Justru seluruhnya masih bisa tertawa, seolah tanpa beban mengambil pekerjaan itu. Mereka juga masing ingat mengucap kata “tolong” saat meminta bantuan kepada temannya. Itulah sekelumit gambaran dari kehidupan relawan. Salah satu relawan Putu Yudi Pasek Kusuma (42)

menuturkan, meski berada di pengungsian, warga yang meninggalkan tanah kelahirannya ini harus tetap diperhatikan. Mereka harus mengonsumsi makanan yang bergizi dan tetap baik untuk kesehatan. Sayur, tahu, telor dan tempe wajib ada setiap hari. Itu sebagai pengganti daging maupun ikan yang tak setiap hari tersedia. “Yang jelas tahu, telur dan tempe atau kami sebut 3T, tiap hari ada,” ungkapnya. Aktivitas memasak berlangsung dua kali sehari. Makanan yang disiapkan sekitar 1.500 bungkus. Ini seluruhnya untuk pengungsi yang tinggal di GOR. Untuk di pokso lain, memasak secara mandiri. Kebutuhan logistiknya langsung dibawakan. Menunya pun sama, juga sayur, tahu, tempe dan telor. “Kalau masak daging biasanya kalau ada bantuan,” ucap pria yang tergabung dalam Komunitas Peduli Klungkung ini. Pria kelahiran 15 Juni 1975 ini menyatakan, menjadi relawan di pengungsian tak dilakukannya sendiri. Namun juga bersama sejumlah temannya yang memiliki profesi berbeda. Ada yang jadi tenaga medis maupun pengusaha. Tak ada rasa keberatan untuk berbagi. Seluruhnya ingin meringankan beban pengungsi yang telah kehilangan pekerjaan. “Keluarga kami sangat mendukung. Ini menjadi hal rutin yang kami lakukan,” katanya.(sos)

MEMASAK - Relawan di pengungsian GOR Swecapura, Klungkung tengah memasak, Jumat (1/12) pagi.


Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

KARANGASEM

13

Polisi Bantu Percepat Proses Evakuasi di KRB Kondisi Gunung Agung yang masih kritis, mencemaskan aparat keamanan. Sebab, masih ada warga yang memilih berdiam diri di rumah yang berada di zona rawan. Untuk mencegah terjadinya korban jiwa, polisi turun tangan mempercepat proses evakuasi warga di sejumlah wilayah. Polres Karangasem ingin memaksimalkan perannya dalam misi kemanusian penanganan erupsi Gunung Agung ini. Salah satunya dengan cara memfasilitasi evakuasi warga di wilayah KRB (Kawasan Rawan Bencana) ke pengungsian. Sebab, melihat kondisi dan situasi di lapangan saat ini, tak ada alasan lagi untuk menundanunda pergi sementara dari wilayah KRB. Terlebih, alat seismograf PVMBG terus menunjukkan tremor yang menandakan letusan besar sudah semakin dekat. Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana mengatakan mempercepat proses evakuasi sudah menjadi instruksi pimpinan kepada seluruh jajaran polisi di tingkat Polsek, untuk memastikan lokasi KRB dalam keadaan steril. Ini terus dilakukan hingga Jumat (1/12) kemarin ke tempat-tempat yang masuk ada penduduk di zona awas. Kapolres menambahkan pihaknya juga sudah membentuk Satgas Penanggulangan Erupsi Gunung Api Agung. Satgas ini fokus menjalankan misi kemanusiaan polisi dalam bencana erupsi Gunung Agung ini. Selain itu, untuk menjaga kamtibmas Polres Karangasem juga secara rutin berpatroli di seputaran permukiman warga yang ditinggal mengungsi. ‘’Jangan sampai situasi ini dimanfaatkan maling. Kita tetap pantau,’’ jelasnya. Sementara itu Polsek Kubu, Rabu (29/11) sore hingga malam terus membantu mempercepat proses evakuasi warga Desa Ban ke pengungsian agar segera steril. Beberapa kendaraan dinas dikerahkan untuk mengantar warga ke pengungsian yang aman dari ancaman erupsi Gunung Agung. Kapolsek Kubu AKP I Made Suadnyana menyampaikan pihaknya mengerahkan beberapa kendaraan dinas agar proses evakuasi warga ini bisa lebih cepat selesai. Tidak ada yang bisa memprediksi kapan Gunung Agung akan meletus dahsyat. Tetapi, mencegah jatuhnya korban adalah langkah riil yang harus dilakukan segera. ‘’Yang penting mengungsi saja dulu, urusan kapan meletus, serahkan kepada gunungnya. Yang penting ada di tempat aman dulu,’’ tegasnya. (kmb31)

Bali Post/edi

FOTO DI SUNGAI - Kondisi Tukad Yeh Sah, Karangasem masih tertutup aliran lahar dingin. Walaupun aparat melarang warga untuk mendekati sungai, namun banyak yang berfoto di kawasan tersebut, Jumat (1/12) kemarin.

Bantu Evakuasi Warga

TNI Siapkan Ribuan Personel Amlapura (Bali Post) -

Tentara Nasional Indonesia (TNI) berpartisipasi aktif turun ke lapangan guna membantu pengamanan dan upaya evakuasi warga pengungsi yang berada di zona merah, Sebanyak 1.100 personel TNI telah disiapkan. Mereka disebar di sejumlah tempat pengungsian di seluruh Bali. Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh. Gede Widiana mengatakan hal itu saat ditemui di Pos Pemantau Gunung Agung, Desa Rendang, Karangasem, Jumat (1/12) kemarin. Dikatakannya, secara keseluruhan jumlah personel TNI di wilayah Bali mencapai 2.128 orang, namun yang disiagakan membantu memantau dan mengevakuasi

pengungsi sebanyak 1.100 personel. Seluruh personel itu tersebar di sejumlah kabupaten di Bali. Seperti Karangasem, Klungkung, Bangli dan Buleleng. Alasannya di daerah itu juga ada pengungsi yang terdampak Gunung Agung. ‘’Anggota kami sudah siap membantu pengungsi karena kami menurunkan personel

dengan kekuatan penuh. Saya berharap tidak ada korban jiwa,’’ ucapnya. Kolonel Widiana meminta kepada seluruh personel agar tetap berkomitmen kuat menjalankan tugas pengamanan di kawasan rawan bencana. Mekanisme pengamanan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Dia juga meminta anggotanya agar

tetap bersiaga 24 jam. Termasuk apabila kekurangan personel agar dilaporkan, sehingga anggota dari Wilayah Kodam IX/Udayana seperti di Lombok dan Kupang bisa ikut dikerahkan turun ke lapangan. ‘’Imbauan panglima kepada kami, apabila ada daerah yang ditetapkan sebagai kawasan rawan bencana, agar warga yang masih bertahan diminta secepatnya mengungsi. Mereka agar dibantu mobil milik anggota. Kita sudah menjalin kerja sama dengan seluruh stakeholder terkait

pengamanan pengungsi itu ,’’ tegasnya. Disinggung kekurangan tenda sepeti di Kabupaten Jembrana dan Karangasem serta Buleleng, kata Widiana, jika pihaknya sudah memasang tenda sesuai keperluan. ‘’Sebelumnya memang sempat ada laporan kekurangan tenda. Namun sudah kami komunikasikan dengan pemerintah daerah dan BNPB agar memasang tenda-tenda di tempat yang memerlukan. Sekarang sudah dipasang,’’ tegas Kolonel Widiana. (kmb41)

Berbahaya, Jangan Dekati Banjir Lahar Dingin Bali Post/kmb

POHON TUMBANG - Pohon bunut tumbang menimpa rumah warga di Jalan Lettu Alit, Lingkungan Karangsuwung, Amlapura.

Angin Kencang

Pohon Bunut Timpa Rumah Amlapura (Bali Post) Pohon bunut berusia ratusan tahun di Jalan Lettu Alit, Lingkungan Karangsuwung, Amlapura, tumbang akibat tiupan angin kencang, Jumat (1/12) siang kemarin. Pohon bunut itu kemudian menimpa rumah I Komang Suarjana (50). Beruntung pohon tumbang itu menimpa bagian belakang rumahnya, sehingga seorang nenek yang sedang duduk di teras rumah itu lolos dari maut. Saat kejadian sekitar pukul 13.30 Wita itu, Suarjana sedang tidak ada di rumahnya. Buruh bangunan itu sedang menggarap proyek warung milik tetangganya, di sebalah utara rumahnya. ‘’Datang angin kencang lalu tiba-tiba pohon bunut itu roboh,’’ ungkapnya. Pohon bunut yang tumbang itu berdiameter cukup besar, sekitar 1,5 meter. Pohon itu patah pada pertengahan batangnya. Diduga sudah lapuk termakan usia. Pohon itu persisnya berdiri di telajakan jalan, di pinggir sungai. Empasan pohon itu mengakibatkan rumah semipermanen berukuran 8x6 meter milik Suarjana itu rusak parah pada bagian belakangnya. Meski rumahnya rusak, Suarjana mengaku bersyukur karena bibinya, Ni Made Sekar (80), lolos dari petaka. Di sisi belakang rumah itu biasanya ditempati wanita tua Sekar. Namun kemarin, ketika terjadi pohon tumbang, Sekar kebetulan sedang duduk-duduk santai di teras rumahnya. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem yang turun ke lokasi kejadian itu mengatakan pohon tersebut tumbang karena sudah lapuk. Untuk meminimalisasi pontensi bahaya, masyarakat diharapkan menjaga kewaspadaan. Pasalnya, beberapa hari terakhir ini, kondisi cuaca kurang bersahabat. Petugas BPBD langsung membantu mengevakuasi pohon tumbang tersebut. Proses evakuasi juga dipantau Camat Karangasem Cokorda Alit Surya Prabawa. Pihaknya juga berharap masyarakat mengantisipasi cuaca buruk yang diperkirakan masih akan terjadi dalam enam hari ke depan. Pohon tumbang akibat empasan angin kencang juga terjadi di Jasri, Kelurahan Subagan. Malah pohon perindang yang tumbang itu menutup sebagian badan jalan Amlapura-Klungkung. Tak ada korban jiwa pada peristiwa itu karena saat kejadian jalan sedang sepi. (kmb)

Amlapura (Bali Post) Aktivitas Gunung Agung sudah berada di level IV (Awas). Beberapa fenomena peningkatan aktivitas Gunung Agung mulai terlihat, di antaranya kepulan asap tebal di puncak gunung dan aliran sungai yang tercemar abu vulkanik atau bekas aliran lahar dingin di beberapa wilayah. Beberapa fenomena alam itu justru dijadikan tontonan warga. Tanpa disadari aktivitas itu sebenarnya sangat berbahaya. Terkait hal tersebut, seluruh jajaran Polsek di Polres Karangasem bergerak memperingatkan masyarakat agar mawas diri. Warga harus mengutamakan keselamatan serta menjauhi beberapa wilayah yang terdampak erupsi Gunung Agung. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Rendang, Rabu (29/11) pagi, dipimpin Kapolsek Rendang Kompol I Nengah Berata, mendatangi sejumlah wilayah sungai yang tercemar abu vulkanik. Tujuannya mencegah atau menghalau serta mengimbau penduduk yang menonton agar menjauh dari wilayah tersebut. ‘’Fenomena alam ini berbahaya. Jika alirannya deras bisa saja menghanyutkan material besar bahkan merusak fasilitas sekitar aliran,’’ katanya.

Dikatakan, masyarakat ramai menonton ketika abu vulkanik itu mengalir deras. Itu sesungguhnya sangat berbahaya. Mencegah hal ini, petugas kepolisian mengingatkan warga. Tujuannya mengantisipasi adanya korban jiwa. Hal serupa juga ditekankan Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana. Pihaknya sudah memerintahkan seluruh jajaran Polres Karangasem agar mengimbau warga tidak mendekati aliran sungai yang tercemar abu vulkanik. ‘’Ini demi keselamatan warga,’’ tegasnya. Kapolres menambahkan, seluruh personelnya juga turun membantu membagikan sembako kepada para pengungsi. Sebab, rupanya masih banyak titik pengungsi yang belum memperoleh logistik. Pembagian sembako ini salah satunya dilakukan di lokasi pengungsi yang berada di Desa Sangkan Gunung, Desa Tangkup dan juga Desa Wisma Kerta, Kecamatan Sidemen. Pengungsi yang berada di ketiga desa tersebut mencapai 2.000 orang yang terdiri dari orang dewasa, anak-anak dan lansia. Logistik yang dibagikan sementara berupa mi instan, susu, dan air mineral dengan jumlah 200 dus. (kmb31)

Bali Post/kmb31

LAHAR DINGIN BERBAHAYA - Polisi saat turun memperingatkan warga agar jangan dekat dengan aliran sungai bekas terjangan banjir lahar dingin, karena sangat berbahaya.


TABANAN Gunakan Kompresor Atasi OPT Manggis

14

Bai Post/kmb24

MANGGIS – Buah manggis lokal Tabanan yang akan diekspor ke Vietnam.

Tabanan (Bali Post) Ditemukannya organisme pengganggu tanaman (OPT) pada manggis, menyebabkan negara tujuan eksportir seperti Vietnam menolak manggis dari Indonesia. Dinas Pertanian Tabanan meminta kepada bagian pengepakan manggis untuk menyemprot buah manggis satu per satu menggunakan angin dari alat kompresor. Cara ini dianggap ampuh menghilangkan OPT seperti kutu maupun semut. Ditemukannya OPT itu memaksa pemerintah melalui karantina melakukan proses

fumigasi. Hal itu dilakukan pada semua komoditi ekspor pertanian, termasuk manggis. Langkah fumigasi itu untuk mematikan OPT sehingga kepercayaan buyer terhadap kualitas produk ekspor dari Indonesia tetap terjaga. ‘’Sayangnya fumigasi itu justru membuat buah manggis menjadi rusak. Malah manggis menjadi kering. Hal itulah membuat pihak Vietnam kembali menolak buah manggis dari Indonesia,’’ ujar Kepala Bidang Pengembangan Produksi dan Hortikultura Dinas Pertanian Tabanan I Wayan Suandra, Jumat (1/12) kemarin. Menurutnya, pemakaian alat kompresor atau penyemprotan angin pada setiap buah manggis sebelum pengepakan diyakini salah satu langkah efektif yang diambil untuk mengurangi tindakan fumigasi oleh pihak karantina. Pihak karantina, kata Suandra, pastilah memperhatikan kualitas buah manggis dan kebersihannya terhadap OPT sebelum dilakukan proses fumigasi. ’’Kebijakan pemerintah melakukan fumigasi tidak bisa dihindari. Tetapi, jika dari bagian pengepakan tingkat bawah sudah melakukan pencegahan dini, tentu proses fumigasi yang diberikan bisa diminimalisir,’’ jelas Suandra. Langkah meminimalisir fumigasi itu dengan cara pengepakan yang baik di tingkat bawah. Hal itu dapat menentukan kualitas manggis nantinya sesampai di negara yang mengimpor komoditas itu. Pihaknya, kata Suandra, mengimbau bagian pengepakan manggis di Tabanan untuk selalu melakukan langkah penyemprotan angin. Diakuinya, di tahun 2017 ini Tabanan belum bisa memenuhi kuota ekspor manggis Bali. Pasalnya, cuaca buruk menyebabkan Tabanan mengalami gagal panen. Bahkan akhir tahun 2017 ini yang seharusnya pohon manggis berbunga hingga sekarang, kata Suandra, belum tumbuh bunga. ‘’Harusnya sudah muncul bunganya. Mungkin karena terus hujan, hal itu menyebabkan perkembangan bunga menjadi terhambat,’’ ujarnya. Ia juga khawatir jika hujan terus turun. Jika hal itu terjadi, pohon manggis yang sudah berbunga, bunganya menjadi rontok. Sudah pasti nantinya tidak muncul buah. Nah hal itulah membuat petani kembali gagal panen. Ia berharap cuaca di tahun 2018 bisa mendukung, sehingga Tabanan bisa kembali memanen buah manggis dan memenuhi kuota ekspor. (kmb24)

BUMDes Mengesta Produksi Kue Kering Beras Merah Tabanan (Bali Post) Beras merah adalah salah satu produk unggulan BUMDes Mengesta, Penebel. Produk yang dihasilkan tidak hanya memasarkan bentuk beras saja. BUMDes Mengesta juga membuat varian produk beras merah lainnya, seperti teh beras merah, malah berinovasi mengeluarkan produk kue kuning. Hal itu sebagai produk varian beras merah lainnya. Ketua Pengelola BUMDes Desa Mengesta Nyoman Mariadi, beberapa waktu lalu mengatakan, kelebihan kue kering berbahan beras merah ini tidak hanya membuat kenyang, tetapi menawarkan sensasi rasa khas. Tentunya produk beras merah itu baik bagi kesehatan tubuh. Ia melanjutkan, selama ini daerah Mengesta menjadi salah satu sentra pertanian tidak hanya komoditi beras merah,

juga beras hitam. Jumlah produksi meningkat utamanya saat musim panen tiba. Pihak BUMDes sendiri, sejauh ini berusaha mengembangkan hasil panen agar tidak sebatas menjual beras saja. Pihaknya melakukan pendampingan ke kelompok itu sebagai upaya menambah varian produk yang bisa dihasilkan dari beras merah maupun beras hitam. Dengan pendampingan itu diharapkan dapat meningkatkan nilai jual nya. “Salah satu tugas pendampingan adalah melakukan pengembangan produk teh beras merah. Malah sekarang berinovasi membuat kue kering,’’ ujarnya. Mariadi menjelaskan, proses pembuatan kue kering dari bahan beras merah, hampir sama seperti membuat produk sejenis lainnya. Cuma bedanya tepung yang digunakan pada

kue kering tidak seperti kue umumnya, melainkan digantikan tepung yang merupakan hasil olahan beras merah. Ke depan pengembangan atau inovasi produk, BUMDes Mengesta berencana membuat lulur beras merah dan juga beras hitam. Pemasaran produk beras hitam maupun beras merah dari Desa Mengesta sudah dikenal cukup luas. Harga beras hitam di banderol Rp 30.000 per kg. Sedangkan beras merah dibandrol Rp 25.000 per kg. Untuk kue kering berbahan beras merah ini dibandrol Rp 15.000- Rp 20.000. Hal itu tergantung ukurannya. Pengenalan produk kue kering beras merah ini sendiri telah dilakukan pihak BUMDes pada pameran yang digelar Kecamatan Penebel, serangkaian perayaan HUT ke-524 Tabanan beberapa waktu lalu. (kmb24)

Bai Post/kmb24

BERAS MERAH - Komoditi beras merah dan varian produk kue kering BUMDes Mengesta.

Bai Post/kmb28

DUA RANPERDA - Bupati Eka saat menandatangani penetapan dua ranperda menjadi perda dalam sidang paripurna, Kamis (30/11).

Legislatif dan Eksekutif

Sepakati Dua Ranperda Jadi Perda

Tabanan (Bali Post) -

Setelah melalui mekanisme dan pembahasan di gedung dewan, kalangan eksekutif dan legislatif Pemkab Tabanan akhirnya menyepakati dua buah rancangan peraturan daerah (ranperda) menjadi peraturan daerah (perda) Kabupaten Tabanan pada rapat paripurna ke-34 tahun 2017. Sidang paripurna yang dihadiri segenap OPD termasuk Bupati Eka Wiryastuti itu digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Kediri, Kamis (30/11). Dua buah Rancangan Peraturan Daerah tersebut yakni Ranperda Kabupaten Tabanan tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, dan Ranperda Kabupaten Tabanan tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Tabanan pada PT Penjamin Kredit Daerah Bali Mandara Provinsi Bali. Sidang Paripurna itu dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kab. Tabanan Ni Made Meliani. Bupati Eka mengatakan, pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah merupakan rencana tahunan keuangan daerah dalam alokasi seluruh anggaran program kegiatan pembangunan tahun 2018. Hal

Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan pada 2019 mendatang ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Kendati pesta multi-event itu masih setahun lebih, kesiapan daerah Lumbung Beras Bali mendapat atensi Ketua DPRD Provinsi Bali I N y o m a n A d i W i ry a t a m a beserta Komisi IV DPRD Bali pada acara program kunjungan kerja ke daerah, Kamis (30/11). Rombongan langsung diterima Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Hadir pada acara itu anggota DPRD Tabanan, OPD Tabanan dan KONI Tabanan. Jajaran dewan provinsi juga berkesempatan meninjau GOR Debes dan beberapa

ERUPSI Gunung Agung itu merupakan bencana alam. Itu sejatinya bersumber dari Sang Pencipta Hyang Widhi Wasa, pasti sudah ada solusinya. Sekarang ini sesungguhnya merupakan kesempatan berpikir dan introspeksi diri bagi kita selaku umat manusia. Memang kita ada pada domain berdoa. Mari mencakupkan tangan dengan ketulusan, keikhlasan. Namun, pemerintah juga harus tetap terus berinovasi dan mencari solusi efektif agar kondisi pariwisata di Bali ini bisa cepat pulih. Demikian opini peserta Warung Global yang membedah topik ‘’60 Persen Pekerja Sektor Pariwisata Terancam DiPHK’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Kamis (30/11). Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. sama-sama berdoa. Pasti akan pulih kembali pada waktunya. Karena itu jangan panik dengan kondisi ini. Melainkan tetaplah bersikap tenang dan berpikir optimis. Sebagai destinasi pariwisata dunia, Bali memang menjadi sorotan ketika pariwisata itu sepi. Dulu ada teror bom. Dampaknya tamu ke Bali menjadi sepi. Nyoman Mastra di Gianyar berharap semua pihak tidak khawatir berlebihan menyikapi kondisi ini. Dikatakan, erupsi Gunung Agung itu merupakan

dilakukan sesuai waktu yang ditentukan, sehingga penetapannya bisa dilakukan segera. Disebutkan juga, penerimaan daerah khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tabanan sebesar Rp 379,78 miliar. Namun total pendapatan daerah Rp 1,85 triliun lebih. Untuk belanja daerah Rp 2,08 triliun lebih. Itu berarti terjadi defisit Rp 225,52 miliar lebih pada RAPBD Tahun Anggaran 2018. Besarnya defisit tersebut direncanakan akan ditutupi dari rencana pinjaman daerah dan estimasi silpa tahun anggaran 2018. Bupati Eka menambahkan, selama ini masih terdapat kesenjangan kemampuan fiskal daerah dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk membiayai pelaksa-

Tinjau Kesiapan Tuan Rumah Porprov 2019

Pemerintah Harus Cari Solusi Pariwisata Bali Cepat Pulih

semua pihak berpikir positif. Logikanya bencana alam itu pasti akan menimbulkan dampak positif juga negatif. Apa pun dampak bencana alam itu pasti ada solusi atau jalan keluarnya. Wayan Darmaya di Singaraja juga mengajak semua pihak bukan hanya yang bekerja di sektor pariwisata, juga pekerja lainnya harus tetap optimis menyikapi kondisi tersebut. Febri di Denpasar menyikapi dampak erupsi Gunung Agung itu dengan apresiasi positif saja. Mari

itu telah dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, sesuai mekanisme yang berlaku. Dirinya juga menyampaiakan, sukses itu tidak terlepas dari tanggung jawab, komitmen, kesungguhan dan kerja sama yang baik dari Pimpinan dan seluruh anggota Dewan. “Suasana ini perlu dipupuk, bahkan dikembangkan dimasa akan datang. Dalam memantapkan pengabdian kita untuk peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Tabanan,” jelas Bupati Eka. Bupati Eka juga menjelaskan, setelah disetujui bersama kedua ranperda tersebut, maka tahapan berikutnya dilakukan evaluasi oleh Gubernur. Bupati berharap tahapan itu

naan program pembangunan. Namun tetap diupayakan melalui sumber dana yang ada, guna mewujudkan program-program pembangunan. Meskipun PAD relatif sangat kecil, pada sidang itu Bupati Eka menyerukan agar tetap mempertahankan kekompakan, semangat kerja sama dan suasana saling pengertian dari semua pihak. Hal itu demi suksesnya pelaksanaan program daerah tahun 2018. Mengenai Ranperda Kabupaten Tabanan tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Tabanan pada PT Penjamin Kredit Daerah Bali Mandara Provinsi Bali, Bupati Eka menyatakan hal itu merupakan upaya pemkab untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas dan efektivitas, pemanfaatan sumber dana yang ada. Sekaligus dalam rangka pemberdayaan perekonomian masyarakat. ‘’Hal itu memang wajib ditetapkan dengan Peraturan Daerah,’’ ungkapnya. (kmb28)

Ketua DPRD Bali dan Komisi IV Kunker ke Tabanan

Warung Global

Erupsi Gunung Agung sesungguhnya merupakan siklus alam yang tidak bisa kita hindari. Ketut Dawi dari Abiansemal mengatakan letusan itu memang berimplikasi pada kunjungan wisatawan anjlok. Fakta itu bukan terjadi di Gianyar saja, juga terdampak di Badung sebagai sentra pariwisata Bali. Kabupaten lainnya sudah pasti juga ikut terkena dampaknya. Implikasinya bisa-bisa dana hibah PHR Badung ke kabupaten lain di Bali terhenti. Untuk itu, ia mengajak agar

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

bencana alam. Hal itu sejatinya bersumber dari Sang Pencipta Hyang Widhi Wasa, pasti sudah ada solusinya untuk umatnya. Sekarang ini merupakan kesempatan berpikir dan interospeksi diri, bagi kita selaku umat manusia. Kita ada pada domain berdoa dengan ketulusan, keikhlasan. Walau demikian, pinta Sugik di Mambal, pemerintah tetap harus terus berinovasi dan mencari solusi efektif agar kondisi pariwisata di Bali ini bisa cepat pulih. (sikha)

venue (tempat pertandingan – red) lainnya di Tabanan. GOR Debes direncanakan akan menjadi pusat penyelenggaraan Porprov 2019 mendatang. Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama mengharapan Porprov 2019 di Tabanan akan berjalan sukses dan lancar. Karena itu, dirinya membawa Komisi IV bersamanya untuk membahas infrastruktur dan juga penganggaran agar pelaksanaan porprov kelak bisa berjalan maksimal. Menurut Adi Wiryatama, kesuskesan suatu acara ditentukan bagaimana pelaksanaannya bisa berjalan baik. “Bukan hanya tempat bagus saja menentukan. Sukses tidaknya event itu tergantung baik tidaknya penyelenggaraan acara. Karena itu, Tabanan harus siap dan semangat. Semua personil harus disiapkan agar porprov ini berjalan sukses dan lancar,” pintanya. Ketua Umum KONI Tabanan I Dewa Gede Ary

Bai Post/kmb28

KUNJUNGAN KERJA - Kunjungan kerja Ketua DPRD Bali dan Komisi IV ke Tabanan terkait kesiapan Porprov 2019 mendatang. Wirawan mengatakan, pihaknya akan mensosialisasikan Porprov 2019 di setiap kecamatan. Dengan suatu harapan, 2019 mendatang cabang olahraga yang diikuti bisa lebih banyak dan maksimal. “Kami akan mensosialisasikan porprov ke setiap kecamatan. Cabor juga diharap-

kan lebih banyak. Seperti misalnya voli pantai, karena di Tabanan sendiri banyak memiliki pantai. Sebelumnya di Debes juga sudah diselenggarakan kejuaraan petanque. Event itu sukses diikuti dan didatangi pengurus petangue pusat, termasuk seluruh daerah di Indonesia,” ungkapnya. (kmb28)


15

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (2/12) malam Barcelona vs Atletico Madrid vs Minggu (3/12) dini hari Sevilla vs Athletic Club vs Minggu (3/12) malam Leganes vs Getafe vs

Celta Vigo Real Sociedad

Ke BayArena Tanpa Aubameyang Berlin -

Deportivo Coruna Real Madrid Villarreal Valencia

Manajer Borussia Dortmund Peter Bosz dalam ancaman pemecatan saat membawa timnya menuju kandang Bayer Levekusen pada pertandingan Liga Jerman, Sabtu (2/12) ini. Dortmund menuju Stadion Bay Arena tanpa diperkuat dua pemain kuncinya: Pierre-Emerick Aubameyang dan Mario Goetze.

--------------- Liga Inggris ------------------------------------------Sabtu (2/12) malam Chelsea vs Brighton and HA vs Everton vs Leicester City vs Stoke City vs Watford vs West Bromwich vs Minggu (3/12) dini hari Arsenal vs Minggu (3/12) malam Bournemouth vs Manchester City vs

Newcastle United Liverpool Huddersfield Town Burnley Swansea City Tottenham Hotspur Crystal Palace Manchester United Southampton West Ham United

--------------- Liga Italia ---------------------------------------------Minggu (3/12) dini hari Torino vs Minggu (3/12) malam Benevento vs Bologna vs Fiorentina vs Inter Milan vs

Atalanta Bergamo AC Milan Cagliari Sassuolo Chievo Verona

--------------- Liga Jerman ------------------------------------------Sabtu (2/12) malam Mainz vs Bayer Leverkusen vs FC Bayern Munich vs TSG Hoffenheim vs Werder Bremen vs Minggu (3/12) dini hari FC Schalke vs Minggu (3/12) malam Hertha Berlin vs VfL Wolfsburg vs

FC Augsburg Borussia Dortmund Hanover RB Leipzig VfB Stuttgart Cologne Eintracht Frankfurt Moenchengladbach

--------------- Liga Prancis -----------------------------------------Sabtu (2/12) malam Strasbourg vs Minggu (3/12) dini hari Monaco vs ESTAC Troyes vs Lille vs Nice vs Stade Rennes vs Minggu (3/12) malam St Etienne vs Caen vs

Paris St Germain Angers SCO Guingamp Toulouse Metz Amiens SC Nantes Lyon

Tekanan pada Bosz makin meningkat setelah pekan lalu mencetak hasil tidak mengenakan. Dortmund membuang peluang meraih kemenangan telak setelah mampu unggul empat gol. Namun kemudian pasukan Bosz dipaksa bermain imbang 4-4 melawan tamunya Schalke. Hasil tersebut menempatkan Dortmund gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan beruntun. Ketua eksekutif Dortmund Hans-Joachim Watzke memberi peringatan keras pada Bosz agar segera mencari solusi secepatnya untuk mengatasi masalah yang ada di timnya. Pelatih asal Belanda itu kemudian menggelar sesi ekstra latihan pada awal pekan ini untuk menyiapkan pertandingan melawan Leverkusen, tim yang tengah menanjak prestasinya. Tetapi persiapannya diganggu dengan bakal absennya Aubameyang dan Goetze pada laga melawan Leverkusen nanti. Aubameyang menerima kartu merah pada pertandingan Schalke lalu, sedangkan Goetze harus istirahat setidaknya enam pekan akibat cedera engkel.

Hasil imbang melawan Schalke, menempatkan Dortmund di posisi kelima klasemen dengan raihan 24 poin, atau terpaut 5 angka dari sang pemuncak Bayern Munich. Sementara Leverkusen di posisi keenam dengan selisih 1 poin dari Dortmund. Leverkusen di laga pekan ke-13 membekuk tuan rumah Eintracht Frankfurt 1-0. Hasil ini menempatkan Leverkusen tak terkalahkan dalam delapan pertandingan berturut-turut. Tim ini ditangani oleh pelatih Heiko Herrlich yang sebelumnya menjadi bintang saat bermain di Dortmund. Tim yang menjalani musim dengan start lambat itu meroket prestasinya berkat penampilan gemilang striker Kevin Volland. Sepanjang November ini Volland selalu mencetak gol di tiga pertandingan hinggal koleksinya menjadi 8 gol. Penyerang Jerman Volland yang hanya menghasilkan enam gol musim lalu, tak perlu ekstra motivasi agar penampilan dilirik pelatih timnas Joachim Loew untuk Piala Dunia 2018. Penampilannya yang cenderung meningkat itu setidaknya menjadi garansi masuk skuat timnas.

Palembang (Bali Post) Sebanyak 12 provinsi mengikuti turnamen sepak bola Piala Pertiwi di Palembang, 2-14 Desember 2017 sekaligus menjadi ajang test event Asian Games XVIII 2018. Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Sumatera Selatan Musni Wijaya di Palembang, Jumat (1/12) kemarin mengatakan, pembagian grup sudah dilakukan yakni Grup A terdiri atas Kalimantan, Jambi dan Jawa Barat. Kemudian Grup B terdiri atas Sumsel, Sulsel dan Yogyakarta, Grup C terdiri atas Bengkulu, Papua dan Bali, lalu Grup D dihuni Banten, Babel dan Jawa Tengah. ‘’Test event ini untuk memantangkan kesiapan Sumsel selaku tuan rumah Asian Games tahun 2018. Oleh karena kami senang

sekali banyak provinsi yang mau ambil bagian,’’ katanya. Ia mengatakan untuk menggelar test event ini, PSSI Sumsel telah melayangkan undangan ke seluruh provinsi di Indonesia. Sumsel selaku tuan rumah akan diwakili Persimura karena pada 2014 lalu menjadi runner-up Piala Pertiwi. ‘’Seharusnya Numa FC, karena tim ini sudah bubar jadi yang juara kedua yang dipilih,’’ katanya. Terkait tempat bertanding, Musni mengatakan akan menggunakan lapangan rumput di Stadion Atletik Jakabaring karena Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sedang direnovasi. Selain itu digunakan Stadion Bumi Sriwijaya sebagai back-up mengingat jumlah peserta mencapai 14 tim.

Bali Post/rtr

ABSEN - Penyerang Borussia Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang absen pada laga melawan Bayer Leverkusen, Sabtu (2/12) malam ini akibat akumulasi kartu. ‘’Kami telah tunjukan sepanjang musim ini jika kami mampu fokus selama 90 menit dan terus tancap gas, kami bis amengalahkan tim manapun,’’ kata Volland. ‘’Namun yang kami perlukan adalah kerja sama dalam membangun konsistensi.’’ Sementara itu, Herrlich dalam menghadapi mantan timnya tetap waspada. Meski Dortmund terakhir kali menang pada September, na-

12 Provinsi Meriahkan Piala Pertiwi

‘’Penggunaan beberapa stadion ini untuk uji coba kesiapan panitia juga, karena jika peserta Asian Games mencapai 14 tim maka sudah barang tentu memakai dua stadion,’’ katanya. Asian Games XVIII tahun 2018 akan digelar di dua tempat yakni Jakarta dan Palembang. Khusus di Palembang akan dipertandingkan cabang olahraga yakni sepak bola, basket, tenis/soft-tenis, voli, kano/ kayak, dayung, menembak, triathlon, sepak takraw, panjat tebing dan boling. Sejauh ini Sumsel sudah menjalankan test event thriathlon, tenis lapangan, voli pantai, sepak takraw dan dayung. Dalam waktu dekat akan gelar juga test event sepak bola wanita dan menembak. (ant) Grup A : Rusia, Uruguay, Mesir, Arab Saudi. Grup B : Portugal, Spanyol, Iran, Maroko. Grup C : Prancis, Peru, Denmark, Australia.

Pelatih baru Everton Sam Allardyce.

Bali Post/rtr

Grup D : Argentina, Kroasia, Islandia, Nigeria.

Allardyce Dikontrak Everton Selama 18 Bulan

London Klub Liga Inggris Everton, Jumat (1/12) kemarin menunjuk mantan pelatih timnas Inggris Sam Allardyce sebagai manajer dengan ikatan kontrak 18 bulan. Allardyce menggantikan pria asal Belanda Ronald Koeman, yang dipecat pada bulan lalu setelah klub Merseyside itu menukik ke zona degradasi. ‘’Saya selalu berpikir bahwa Everton adalah klub hebat. Tentu saja, klub ini sedang melalui masa sulit dan mudahmudahan saya dapat membawa kami melampaui hal itu sesegera mungkin dan mulai kembali menatap ke atas,’’ kata Allardyce dalam pernyataannya. ‘’Sudah jelas, itu merupakan ambisi klub, ambisi pemilik dan Dewan, berkaitan dengan fakta itu adalah Everton dan sejarah fantastis, yang harus terbukti menjadi kunci bagi saya.’’ Allardyce (63) menyaksikan dari tribun penonton ketika Wayne Rooney mengemas tiga gol saat Everton menghancurkan West Ham United dengan skor 4-0 beberapa hari lalu dan mengambil alih klub Merseyside itu saat sedang menghuni peringkat ke-13 di klasemen, unggul lima poin di atas zona degradasi. Allardyce menganggur sejak meninggalkan Crystal Palace pada Mei. Menangani Palace menjadi pekerjaan pertamanya sejak mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Inggris dengan kesepakatan bersama pada 2016 setelah dua bulan menduduki posisi itu. Everton kalah tujuh kali dari 14 pertandingan liga musim ini dan tidak mampu lolos ke fase gugur Liga Eropa setelah hanya mendapatkan satu poin dari lima pertandingan mereka di Grup E. Penampilan buruk terjadi meski mereka telah menghabiskan lebih dari 140 juta pound pada transfer pemain musim panas lalu. Mereka yang direkrut termasuk pemain termahalnya Gylfi Sigurdsson, kiper Jordan Pickford, bek Michael Kane, dan gelandang internasional Belanda Davy Klaasen. Tugas Allardyce akan tertuju pada merestotasi stabilitas dan mengembalikan klub untuk dapat finis di tujuh besar seperti saat masih diasuh David Moyes pada 2004 sampai 2013, Roberto Martinez pada 2014, dan Ronald Koeman musim lalu. Manajer baru Everton akan menghadirkan pengalaman melatih enam klub Liga Inggris, yakni Bolton Wanderers, Newcastle United, Blackburn Rovers, West Ham United, Sunderland, dan Palace. Dia memiliki reputasi membangun tim lewat gaya bermain, solid saat bertahan, dan sukar dikalahkan. David Unsworth, yang mengambil alih tim setelah Koeman dipecat, akan meneruskan pekerjaannya sebagai manajer Everton U-23 dan direktur akademi kepelatihan. (rtr/ant)

Grup E : Brazil, Swiss, Kosta Rika, Serbia. Grup F : Jerman, Meksiko, Swedia, Korea Selatan. Bali Post/rtr

PIALA DUNIA - Pengundian pembagian grup putaran final Piala Dunia 2018 digelar di Moskow, Jumat (1/12) kemarin. Acara ini dibuka Presiden Rusia Vladimir Putin dan dihadiri sejumlah legenda sepak bola dunia termasuk Diego Maradona dan dipandu Gary Lineker serta Maria Komandnaya.

Grup G : Belgia, Inggris, Tunisia, Panama. Grup H : Polandia, Kolombia, Senegal, Jepang.

mun tim itu tak bisa dipandang sebelah mata. ‘’Kami akan menghadapi tim yang memulai musim ini dengan bagus dan mampu mencetak empat gol dalam 25 menit melawan Schalke,’’ ujar Herrlich. Pada pertandingan lain, Bayern Munich yang memimpin 3 poin dari peringkat kedua RB Leipzig, akan menjamu Hanover 96. Pelatih Jupp Heynckes tidak mentoleransi kekalahan seperti yang terjadi

pekan lalu saat kalah 1-2 saat bertandang ke Borussia Moenchengladbach. Kehadiran Thomas Mueller diharapkan bisa menambah daya dobrak Bayern. Apalagi Hanover tidak pernah meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan setiap bermain di Allianz Arena. Peringkat kedua RB Leipzig menjalani laga tandang melawan tim tangguh, peringkat ke-7, Hoffenheim. (kmb39/rtr)

TEZ Tennis Open 2017

Justin/Vijay Melaju ke Semifinal

Jakarta (Bali Post) Petenis Indonesia Justin Barki yang berpasangan dengan Vijay Sundar Prashanth dari India melaju putaran semifinal nomor ganda turnamen tenis internasional bertajuk TEZ Tennis Open 2017 seri dua selepas mengandaskan perlawanan wakil Australia Adam Taylor/Jason Taylor di lapangan tenis hotel Sultan, Jakarta, Jumat (1/12) kemarin. Unggulan teratas turnamen itu berhasil mengalahkan pasangan Taylor bersaudara dalam laga berdurasi 50 menit berkesudahan 6-1, 6-3 untuk memastikan langkah ke fase empat besar turnamen berlabel Indonesia F8 Men’s Futures tersebut. ‘’Kami bermain solid, tapi memang banyak memperoleh angka dari kesalahan lawan,’’ tutur Justin selepas pertandingan. Di putaran semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (2/12), Justin/Vijay akan meladeni tantangan unggulan keempat asal Jepang Kento Takeuchi/Soichiro Moritani yang menang atas wakil India Sidharth Rawat/Manish Sureshkumar 6-4, 6-7(5) [15-13]. ‘’Mereka bukan lawan yang asing bagi saya. Ketika berpasangan dengan Christo, saya masih unggul atas Takeuchi/Moritani

2-1, termasuk pertemuan terakhir pada semi final seri pertama TEZ Tennis Open, pekan lalu,’’ ucap Justin yang baru pertama kali tampil bersama Vijay tersebut. Sejauh ini, remaja kelahiran 26 Mei 2000 ini telah mengoleksi empat gelar juara ganda kejuaraan level ITF Men’s Circuit seperti yang digelar oleh TEZ Capital & Finance ini, seluruhnya berpasangan dengan Christopher Rungkat. Duetnya dengan petenis mancanegara, yaitu Yan Bai (Tiongkok), Ti Chen (Taiwan) dan Kittiphong Wachiramanowong (Thailand) selalu terhenti di putaran semi final. ‘’Bersama Vijay, saya yakin bisa mendapatkan hasil yang lebih baik karena tipe permainannya sangat mirip dengan Christo,’’ kata Justin yang kini bercokol di peringkat ganda ke-588 dunia. Justin Barki menjadi wakil semata wayang kubu tuan rumah Indonesia pada kejuaraan yang menyediakan hadiah total 50 ribu dolar AS atau sekitar Rp650 juta ini setelah Arief Rahman dan Sunu Wahyu Trijati harus mengakui ketangguhan duet gadogado, Arjun Kadhe (India)/ Francesco Vilardo (Italia) 1-6, 2-6. (ant)

Peserta AWS Boyong Pemain Muda

Banda Aceh (Bali Post) Empat kesebelasan yang tampil di turnamen internasional yang berlebel Aceh World Solidarty (AWS) yakni Indonesia, Kirgizstan, Mongolia dan Brunei Darussalam yang memboyong pemain muda bertekad memenangi event tersebut. Pada pertemuan dengan wartawan di media center Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Jumat (1/12) kemarin, para pelatih mengungkapkan mereka membawa pemain usia 19 dan 23 tahun, yang akan dipersiapkan untuk Asian Games 2018. Tim nasional Indonesia menjadikan turnamen AWS yang digelar 2-6 Desember 2017 juga sebagai rangkaian persiapan menghadapi Asian Games 2018. Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla mengatakan kejuaraan AWS menjadi ajang kompetitif bagi pemainnya di setiap posisi. Melalui event ini akan dicoba di semua posisi. Mantan pemain Real Madrid ini menyatakan para pemainnya berusaha memberikan yang

terbaik bagi Indonesia dalam kejuaraan ini dan memberikan hiburan bagi masyarakat Aceh melalui permainan terbaik. Timnya mengusung 24 pemain umumya pemian Timnas usia 23 tahun, di antaranya juga disisipkan tiga pemain senior yaitu Andritany Ardhiyasa (pen-

jaga gawang), Fachruddin Aryanto (belakang) dan Ilija Spasojevic (penyerang) dan seorang striker U-19 Egy Maulana Vikri. Menghadapi Brunei pada pertandingan kedua di hari pertama 2 Desember, Luis menyatakan para pemain sudah siap dan berusaha me-

Bali Post/ant

LATIHAN - Pelatih timnas sepak bola Kyrgizstan Aleksandr Krestinin (kanan) memberikan pengarahan kepada para pemain saat latihan menjelang turnamen internasional Aceh World Solidarity (AWS) di lapangan Lamreung, Aceh Besar, Aceh, Kamis (30/11). AWS yang berlangsung 2 - 6 Desember 2017 selain diikuti timnas Kyrgizstan juga diikuti tim sepak bola dari Brunei, Mongolia dan timnas Indonesia U-23.

metik kemenangan. Pelatih Brunei Stephen Nh Henh Senh yang didampingi Kapten tim Muhhammad Yusuf mengatakan sesuatu yang spektakuler bisa ikut kejuaraan AWS dan sudah melakukan persiapan menghadapi Indonesia di pertandingan pertama. Stephen menyebutkan, Brunei dalam turnamen ini membawa yunior dan lima pemain senior yang biasa bermain dalam kompetisi domestik di negaranya dan kejuaraan profesional di Singapura. Sementara itu pelatih Mongolia Weis Michael yang didampingi kapten tim Turbat Dagina mengungkapkan bahwa timnya membawa 23 pemain muda yang berusia 19 tahun. Para pemain yang dibawa ke Aceh juga dipersiapkan ke Piala Dunia 2018. Weis menyebutkan kejuaraan AWS merupakan kesempatan bagi pemain muda bermain di kejuaraan internasional. Timnya sudah dipersiapkan semaksimal mungkin sebelum berangkat dari negaranya. Sebutnya, tim Indonesia

dan Kirgizstan merupakan tim tangguh bagi Mongolia dalam kejuaraan ini. Begitupun timnya memasang target juara di Aceh. Mongolia siap menghadapi Kirgizstan dalam pertandingan pertama pada Sabtu. Sedangkan Kirgizstan juga mengusung 23 pemain muda berusia rata-rata 23 tahun yang dipersiapkan ke olimpiade. Pelatih Kirgizstan Rudrenko Igor yang didampingi kapten tim Baimatov Azamat mengungkapkan timnya sedikit amburadul, namun semua pemain dalam kondisi prima dan seluruhnya pemain muda. Tetap berupaya meraih yang terbaik di kejuaraan ini. Katanya, semua pemain berasal dari kompetisi lokal yang merupakan pemain terbaik. Melalui kejuaraan internasional ini menargetkan untuk persiapan timnya juga ke Asian Games. ‘’Para pemain kami akan tampil dengan permainan terbaik dan memberikan hiburan bagi pencinta sepak bola di sini,’’ tutur pelatih tim dari negara Asia Tengah ini. (ant)


olah raga

16 Pecatur Putu Luhur Juara U-16 di Malaysia Denpsar (Bali Post) Satu-satunya wakil timnas Merah Putih pada Kejuaraan Catur 18th ASEAN Age Group 2017, U-16 standar di Malaysia yakni Putu Luhur Apngal Kusuma keluar sebagai juara dengan raihan 7,5 poin, dari 8 babak yang harus dilakoninya. Pecatur asal Buleleng itu di babak ke-8 mengalahkan wakil tuan rumah Malaysia Safri Zulkarnain. Selama pertandingan hanya sekali bermain remis, ketika melawan Mohd. Saprin Amir Ghaazi (Malaysia), persisnya saat melakoni babak ketujuh. Dalam kejuaraan olahraga asah otak yang diikuti 23 pecatur dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Australia, Putu Luhur menempati posisi teratas (7,5 poin), disusul dua pecatur Filipina yang sama-sam meraup poin 6 yakni Daluz Christian Mark dan Palasigue Gal Brien, selanjutnya pecatur tuan rumah Negeri Jiran Mohd. Saprin Amir Ghaazi (5,5), Guna Balan Jagahthees (5), Tay Xiong Ze Darren Christoph (5), dan Safri Zulkarnain (4,5). ‘’Prestasi yang diukir Putu Luhur merupakan bukti betapa besar potensi atlet dari cabang asah otak. Secara internal Percasi Buleleng merupakan berkah dari menggeliatnya event catur yang digalang secara terprogram,’’ kata Pengurus Percasi Buleleng Made Marta, Jumat (1/12) kemarin. Keberhasilan Putu Luhur Apngal Kusuma, kata Made Marta, tidak hanya menjadi suksesnya Percasi Buleleng, namun juga Bali dan khususnya lagi nama Indonesia makin harum di kancah ASEAN. Ia berharap perjuangan Putu Luhur bisa menjadi inspirasi pecatur muda Bali lainnya untuk bisa berkiprah di kancah internasional. (022/r)

Bali Post/022

PIALA BERGILIR - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra (kiri) menyerahkan piala bergilir kepada Kontingen Kelurahan Pedungan yang keluar sebagai juara umum FORMI Kota Denpasar 2017, di aula SMPN 2 Denpasar, Kamis (30/11) lalu.

Kelurahan Pedungan Juara FORMI Kota Denpasar

Denpasar (Bali Post) Kelurahan Peduangan keluar sebagai juara Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Denpasar 2017, dengan menyabet 5 emas dan 1 perunggu, disusul juara umum II Kelurahan Dangin Puri dengan 2 emas, serta Desa Sanur Kauh yang meraih 1 emas dan 2 perak. Hajatan multi-event FORMI Kota Denmpasar digelar di Lapangan Kompyang Sujana, 24-29 November, dan ditutup langsung Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di aula SMPN 2 Denpasar, Kamis (30/11) lalu. Kelima medali emas Pedungan diperoleh pada cabor tarik-tambang putri, hadang sekaa teruna (ST) putri, duduplak putra dan putri, serta metajog putra, ditambah 1 perunggu cabor hadang PKK. Kelurahan Dangin Puri menyabet 2 emas pada cabor pencak silat seni tunggal putra dan putri, sedangkan juara III Desa Sanur Kauh mendulang 1 emas pada cabor tarik-tambang putra, ditambah 2 perak pada cabor dagongan putra dan deduplak putri. Ketua Umum FORMI Kota Denpasar IGNB Mataram menjelaskan, pihaknya berharap para juara tetap getol berlatih, sebagai persiapan untuk turun pada Fornas 2019 mendatang. Dikemukakan, pada Fornas di Banjarmasin, Kalsel, 20-24 Oktober lalu, kontingen FORMI Kota Denpasar meraih medali emas pada cabor terompah putra, yang diwakili atlet Desa Pemecutan Klod, serta perunggu dari cabor hadang putri yang diwakili atlet Desa Ubung Kaja. ‘’Calon tuan rumah Fornas 2019, antara Bandung dan Papua, dan keputusannya akan dibahas dalam rapat PB FORMI, pada 2018 mendatang,’’ kata Gusti Ngurah Bagus Mataram. Sementara itu, Ketua Panpel Raka Purwantara menyatakan, festival olahraga rekreasi di ibu kota Provinsi Bali ini memasuki penyelenggaraan yang kedelapan, sebab sebelumnya bernama Porkot. Ia berharap melalui proses seleksi atlet dari tingkat kelurahan dan desa, melalui Porsenides dan Porsenikel, berjalan baik dan melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat FORMI Kota Denpasar. (022)

Rebut Peringkat Delapan, Pebiliar Bali Meningkat Prestasinya di Kejurnas

Denpasar (Bali Post) Pebiliar Bali membawa pulang 3 medali perak dan 3 medali perunggu pada Kejurnas Biliar 2017 di Redball Billiard and Cafe, Cikarang, Jakarta, 18 November sampai dengan 1 Desember. Bali menempati peringkat ke-8 dan meningkat raihan medalinya dibandingkan tahun lalu. Ketiga medali perak dipersembahkan Desak Raka Kasih Ariati dan Irwan Limardi pada nomor bola-15, kemudian Edi Wirawan pada nomor snooker 15 red, sedangkan 3 perunggu diperoleh melalui atlet Made Marsel Tirta di nomor bola-15, Oei Kim Han di nomor snooker 15 red, dan Edi Wirawan di nomor snooker 6 red. Manajer Tim Willy Soedarno menyatakan Edi Wirawan yang tampil terakhir pada nomor snooker 6 red pada Kamis (30/11) lalu, kembali harus mengakui ketangguhan lawannya Rudy Sulaeman (DKI) dengan skor 1-4. Pengalaman dan jam terbang Rudy Sulaeman yang lebih unggul membuat Edi Wirawan tak berkutik. Kendati demikian, Willy mengakui penampilan pebiliar muda Bali, makin diperhitungkan di kancah nasional. ‘’Jadi, saya yakin dalam berbagai event ke depan, atlet bola sodok Bali makin mampu berbicaca di level nasional,’’ jelas Willy. Di sisi lain, Ketua Umum Pengprov POBSI Bali Njoo Daniel Dino Dinatha mengemukakan, perolehan 3 medali perak, dan 3 medali perunggu, menunjukkan peningkatan, mengingat pada event kejurnas sebelumnya Bali hanya kebagian 2 perak. Atas hasil ini, Bali menduduki peringkat delapan nasional di antara 16 provinsi yang ambil bagian. Prestasi biliar Bali, di bawah Sumut (3 emas, 1 perak, 5 perunggu), DKI (2-2-3), Papua (2-1-0), Kalsel (2-0-1), Jatim (1-1-2), Kalbar (1-0-2), dan Jabar (1-0-1). ‘’Namun, saya optimis ke depan prestasi pebiliar Bali lebih baik lagi, asalkan dilakukan regenerasi atlet,’’ ucap Dino Dinatha. (022)

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

Merpati Bali Tantang Surabaya Fever di Partai Puncak

Makassar (Bali Post) –

Merpati Bali di pertandingan semifinal kedua turnamen Srikandi Cup, Jumat (1/12) kemarin mengalahkan Merah Putih Samator Jakarta 64-32. Di partai puncak Merpati akan berebut gelar juara melawan Surabaya Fever yang di laga sebelumnya menundukkan Tenaga Baru Pontianak pada laga yang berlangsung di GOR Flying Wheel Makassar. Pemain Merpati Yusranies Assipalma menjadi top performer bagi timnya dengan catatan statistik 12 poin, enam rebound dan dua assist. ‘’Anak-anak sukses menjalankan target yang saya kasih. Defense mereka juga bagus dan game terkontrol dengan baik,’’ jelas pelatih Merpati Bali Bambang Asdianto Pribadi. Merpati Bali mengontrol pertandingan sejak awal dengan memimpin perolehan poin di kuarter pertama 17-9. Dominasi mereka tidak menurun dengan mengakhiri kuarter kedua dengan keunggulan 30-18. Demikian pula dikuarter selanjutnya 49-25 sebelum menutup pertandingan tanpa pernah terkejar oleh lawannya. ‘’Tadi kami memang kehilangan Mia akibat cedera di muka, tapi untungnya kami sudah mempersiapkan skema hal yang terburuk mulai dari game penyisihan pool, termasuk absennya Dita dan Ayu. Jadi kita sudah siap menghadapi babak final besok, meski Fever juga dalam skuad yang lengkap,’’ ulasnya. Dari kubu Samator Jakarta, Nina Yunita yang bertindak sebagai pelatih tim kepala mengemukakan timnya masih belum stabil dalam segi permainan. Di tambah lagi pada pertandingan tadi ia memuji defense yang diperagakan para pemain Merpati Bali. Menatap perebutan peringkat ketiga besok, ia mengatakan bahwa kedua tim memiliki kans yang sama, sebab

Tenaga Baru musim ini mendapatkan beberapa pemain yang mumpuni dan membuat kekuatan mereka bertambah. Pada semifinal sebelumnya Surabaya Fever memastikan langkah menuju babak final Srikandi Cup Seri pertama dengan mengalahkan klub asal Kalimantan Barat Tenaga Baru Pontianak dengan skor 83-59. Hujan tembakan tiga angka mengiringi kemenangan Fever atas Tenaga Baru Pontianak. Tercatat mereka mampu membuat 16 kali tembakan tiga angka dari 46 total pencobaan. Namun yang menjadi pusat perhatian pada pertandingan kali ini adalah kembalinya Astrid dalam pernampilan terbaiknya, yang pada pertandingan ini berhasil mencetak lima kali three point sekaligus mengemas total 15 angka dan lima assist. Cedera berkepanjangan (ACL) dua musim lalu kala bermain untuk Sahabat Semarang, sempat membuat ia putus asa untuk bisa berkiprah kembali di pentas basket nasional. Hanya ia akhirnya mampu bangkit dan kini secara perlahan ia mulai bisa menunjukkan permainan aslinya. Astrid yang bertindak sebagai jenderal lapangan Surabaya Fever tidak hanya memberikan rasa nyaman dengan menjaga ritme permainan timnya, ia pun menunjukkan kelasnya dalam urusan eksekusi lemparan jarak jauh. ‘’Meski menang, saya selalu tidak

Bali Post/net

FINAL - Pemain Merpati Bali Rani Palma (tengah) hendak melepaskan tembakan ke ring tim Merah Putih Samator pada pertandingan babak semifinal turnamen Srikandi Cup di Makassar, Jumat (1/12) kemarin. Merpati Bali menang 64-32 dan melaju ke babak final melawan Surabaya Fever. pernah merasa puas. Tapi saya memberikan apresiasi untuk tim saya yang sudah mulai bermain dengan padu, khususnya tembakan-tembakan dari perimeter luar. Saya juga memberikan kredit bagi Tenaga Baru, mereka semakin bagus di musim ini dan hanya kurang chemistry saja,’’ komentar pelatih Surabaya Fever Wellyanto Pribadi setelah pertandingan usai. Menanggapi kekalahan atas Fever, pelatih Tenaga Baru Ponti-

Kejar Target Dua Emas, Porlasi Gelar Uji Coba dan Kejurnas

Jakarta (Bali Post) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) mulai bergerak mematangkan persiapan Asian Games 2018 yang salah satunya menggelar uji coba yang pelaksanaannya bersamaan dengan Kejurnas Layar 2017 di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, 1-3 Desember. Atlet layar Indonesia ditargetkan menyumbang dua medali emas di Asian Games mendatang. Ketua PB Porlasi Laksamana Muda TNI-AL Darwanto dalam keterangannya yang diterima media di Jakarta, Jumat (1/12) kemarin, mengatakan pada uji coba Asian Games 2018 ini diikuti oleh atlet dari 12 provinsi di Indonesia serta perwakilan dari dua negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia. ‘’Selain untuk menguji persiapan Asian Games, kejuaraan ini kami harapkan untuk persiapan atlet untuk menghadapi kejuaraan itu. Tidak hanya itu. Harapan kami, kejuaraan ini juga bisa

menjaring atlet potensial,’’ kata Darwanto. Menurutnya, atlet layar Indonesia saat ini memang terus digodok dengan latihan rutin seperti melalui kejurnas dengan harapan bisa secepatnya memiliki daya sain yang tinggi dengan atlet dari negara lain. Khusus untuk Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Darwanto mengatakan jika PB Porlasi menargetkan Indonesia bisa masuk 10 besar atau minimal atlet layar mampu menyumbangkan dua medali emas. ‘’Kami targetkan masuk 10 besar atau sedikitnya dua emas untuk nomor laser dan windsurfing. Kami sedang meningkatkan pembinaan untuk bisa mencapai target itu,’’ katanya menegaskan. Porlasi saat ini memang tidak gentar untuk melakukan regenerasi. Hal ini dilakukan untuk berusaha melahirkan juara baru baik untuk level ASEAN, Asia maupun dunia. Untuk itu pihaknya tidak segan untuk terus menjaring potensi at-

let yang tersebar di seluruh Indonesia. ‘’Selain itu, proses regenerasi harus terus berjalan. Misal Oka Sulaksana yang saat ini sudah ada kadernya yang kebetulan putranya sendiri. Makanya kami terus memberikan dorongan,’’ kata pria Darwanto menjelaskan. Saat ini, katanya, sudah tercatat 450 atlet layar yang terdaftar. Mereka sudah dikelompokkan dalam beberapa kelas. Meski demikian, banyak pula kendala yang harus dihadapi PB Porlasi terutama dalam hal pembinaan dan peningkatan prestasi. ‘’Kendala kita terkait peralatan yang masih minim, dan juga latihan masih sendirisendiri. Kalau kita satukan dalam pelatnas juga memerlukan biaya besar,’’ kata pria yang juga menjabat sebagai Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur itu. Meski banyak kendala yang dihadapi pihaknya optimistis atlet Indonesia tetap mampu mengharumkan nama bangsa termasuk pada Asian Games 2018. (ant)

Jakarta (Bali Post) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengapresiasi penyelenggaraan turnamen uji coba atau test event bola basket tiga lawan tiga (3x3) internasional untuk Asian Games 2018 yang digelar di Senayan, Jumat (1/12) kemarin. Meski sebatas uji coba, namun mampu melibatkan delapan negara Asia. ‘’Alhamdulillah bagus bisa berjalan. Ini juga menjadi ajang untuk uji coba untuk panitia penyelenggara,’’ ujar Ketua Umum KOI Erick Thohir yang berkunjung ke lokasi test event 3x3 di Lapangan Tenis Outdoor, Senayan, Jakarta. Selain itu, Erick menilai

bahwa arena penyelenggaraan 3x3 Asian Games 2018 juga sudah siap, meski masih ada yang perlu dibenahi. Salah satu utama yang menjadi perhatian adalah akses masuk ke arena yang masih terganggu dengan bekas-bekas renovasi. Namun, soal ini tidak terlalu dikhawatirkan karena pembangunannya masih terus berjalan. ‘’Memang ini belum selesai semuanya, tetapi kan masih dalam pembangunan,’’ tutur Erick, yang mengaku kaget karena test event 3x3 diikuti oleh tim internasional. Adapun test event 3x3 yang bertajuk Asian Challenge diikuti oleh delapan negara Asia,

termasuk Indonesia. Di kategori putri, test event ini diikuti oleh Malaysia, Indonesia, Thailand dan Vietnam. Sementara untuk putra, tim peserta datang dari Indonesia, Sri Lanka, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Sampai pukul 16.55 WIB, timnas 3x3 putra Indonesia sudah menang dua kali dari dua laga yaitu kala melawan Vietnam dengan skor 19-14 dan menghadapi Sri Lanka dengan skor 16-11. Di waktu yang sama, timnas 3x3 putri Indonesia baru menjalani mencatatkan satu pertandingan dengan hasil sukses menundukkan Thailand dengan skor 15-13. (ant)

’’Test Event’’ Bola Basket 3x3 Libatkan Delapan Negara Asia

anak Irma Amelya mengaku sudah berjuang dengan maksimal dan kini tiamnya bersiap untuk berkonsentrasi dalam perebutan peringkat ketiga. ‘’Ini pertama kali kami masuk semifinal, mungkin agak sedikit nervous dan sesungguhnya mereka belum mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya. Kami akan coba evaluasi dari game ini untuk merebut peringkat ketiga besok,’’ kata Irma. (kmb39/net)

Bali Post/ist

TERHENTI — Bomber Persekaba Bali M. Ridwan (depan) menguasai bola, dikuntit lawannya dari Sakai Sambayan Lampung pada laga perdana babak play-off, Grup VII, Kompetisi Liga 3 Nasional. Langkah Persekaba Bali terhenti setelah menelan satu kemenangan dan satu kekalahan.

Persekaba Bali Terhenti di Babak ’’Play-Off’’

Mangupura (Bali Post) Langkah Persekaba Bali terhenti di babak play-off, Grup VII, setelah Persijam Jambi melawan Sakai Sambayan Lampung bermain seri tanpa gol pada laga terakhir di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jateng, Kamis (30/11) lalu. Dengan demikian, Persekaba Bali batal berlaga pada Kompetisi Liga 3 Nasional yang dimeriahkan 32 tim dari berbagai provinsi di Indonesia. Persekaba sendiri melakoni laga perdana dengan gemilang pascamenyikat Sakai Sambayan Lampung FC dengan skor 3-0, Selasa (28/11) lalu. Esoknya, IGB Alit Juniawan dan kawan-kawan tanpa istirahat (rest) kembali merumput dan harus menyerah saat meladeni Persijamb Jambi dengan skor 0-1. Kekhawatiran pelatih Nyoman Sujata

menjadi kenyataan, mengingat timnya dalam upaya lolos ke Kompetisi Liga 3 Nasional harus menggantungkan partai lain yang mempertemukan dua tim asal Sumatera yakni Persijam Jambi melawan Sakai Sambayan lampung pada laga terakhir. Alhasil, Sakai Sambayan Lampung FC mampu menahan Persijam Jambi 0-0. Atas hasil ini, satu tim yang juara grup berhak melenggang ke pentas Kompetisi Liga 3 Nasional, dan tiket tersebut diraih Persijam Jambi. Sebelumnya, Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana mengeluhkan jadwal pertandingan, tanpa adanya waktu istirahat, termasuk ketika laga perdana Persekaba melawan Sakai Sambayan Lampung, pelaksanaan kick-off harus molor satu jam. (022)

Klasemen Akhir Grup VII 1. Persijam Jambi 2 2. Persekaba Bali 2 3. Sakai Sambayan Lampung 2

1 1 0

1 0 1

0 1 1

1-0 3-1 0-3

4 3 1

Arena Asian Paragames 2018 Layak dan Penuhi Persyaratan Jakarta (Bali Post) Panitia Penyelenggara Asian Paragames 2018 (INAPGOC) optimistis sejumlah arena pertandingan di Jakarta masih layak dan memenuhi persyaratan dari perwakilan delegasi teknis federasi cabang-cabang olahraga disabilitas Asia. ‘’Kami mendapatkan banyak masukan dari para delegasi teknis yang mengikuti rapat delegasi teknis pertama pada November dan rapat delegasi teknis kedua pada pekan ini tentang sebagian besar arena yang layak digunakan,’’ kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Jumat (1/12) kemarin. Namun, para delegasi teknis itu masih mengharapkan perbaikan atau penyesuaian di sejumlah fasilitas maupun arena pertandingan Asian Paragames 2018. ‘’Kami berusaha

menilai kelayakan fasilitas dan arena pertandingan dari perspektif atlet terutama pengguna kursi roda, penonton, dan tamu-tamu penting,’’ kata Okto. Okto mengatakan fasilitas yang membutuhkan banyak penyesuaian adalah wisma atlet yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat. ‘’Lift di wisma atlet itu tidak mampu menampung empat kursi roda. Akses menuju lift juga tidak ramah bagi pengguna kursi roda. Kami sudah menyampaikan persoalan itu kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,’’ kata Ketua Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) itu. Selain akses bagi para pengguna kursi roda, Okto mengatakan kamarkamar di wisma atlet Kemayoran juga hanya mampu menampung satu

atlet berkursi roda selain toilet yang terlalu tinggi. INAPGOC, lanjut Okto, akan menyiapkan alternatif akomodasi bagi para atlet pengguna kursi roda yang mengikuti Asian Paragames jika wisma atlet Kemayoran belum layak bagi para difabel. Perwakilan delegasi teknis cabang tenis meja kursi roda menilai arena pertandingan di gedung latihan atlet Senayan lebih sesuai untuk pertandingan bola basket kursi roda karena luas arenanya. Sementara itu, perwakilan delegasi teknis cabang bola boling menilai arena boling di Ancol, Jakarta Utara masih layak sebagai lokasi pertandingan Asian Paragames 2018 meskipun harus ada penyesuaian toilet untuk pengguna kursi roda. Sekretaris Jenderal INAPGOC

Bayu Rahadian mengatakan arena pertandingan tenis kursi roda di Kelapa Gading, Jakarta Utara juga layak untuk Asian Paragames setelah mendapatkan kunjungan dari para delegasi teknis. ‘’Arena itu hanya butuh akses tambahan untuk memudahkan pengguna kursi roda,’’ kata Bayu. INAPGOC menggelar pertemuan delegasi teknis kedua pada 30 November hingga 2 Desember di Jakarta. Pertemuan itu diikuti perwakilan tujuh cabang olahraga yaitu Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Federasi Para Renang Dunia, Federasi Internasional Olahraga Tuna Netra, dan Fedarasi Internasional Bola Basket Kursi Roda. Kemudian, perwakilan dari cabang bola boling 10 pin, perwakilan cabang anggar kursi roda, dan perwakilan cabang tenis meja. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Cr Pmbntu u/Org Asing, Pglm,Tgl !Dicari tenaga berpglm utk: AccounDlm,Bs.motor, H.08123972084 Snr ting,Finance, Receptionist, B.BP.001.11.17.0001420 sopir. Lam ke Bali Pizza Cook, Waiter, SMK, Kasir info.hrd@putribintanggroup.com SMEA. Lamaran ke atau lgsg ke: balipizza18@gmail.com Jl.Danau Poso No.35 Sanur Ph. Jl.Danau Toba 7 Sanur G.01 087855967993/087861840710 B.BP.005.12.17.0000033 Bali Coffee Barista Yunior, Waiter, *Need House Maid English SpeakCook Baker, Kasir, Marketing. ing Text Only 081339561607 Lamaran Jl.Veteran 68 Denpasar B.BP.001.12.17.0000028 coffeebali18@gmail.com BPR.SEN mencr.AO,Kabag Kredit+ G.02 Dana.Hub:425207, Jl .Thamrin 23 Dibutuhkan Segera: India Food Cook, Waiter, Kasir. B.BP.001.11.17.0001484 Karyawan/Karyawati,Lam:Orange Lamaran ke Shankara Kuta Bakery Jl.Teuku Umar No.48 Dps Jl.Bakung Sari Komplek Kuta Square Blok D33 depan toko Nike. email: B.BP.141.11.17.0001574 shankaraindia18@gmail.com Dcr Tenaga bisa Buka Pasang G.03 Ban Mobil Umur Max 35Th.Bawa Tim Kreatif, Presenter, wartawati. Lamaran ke Jl.Buluh Indah 75 Lamaran ke Bali TV, Jl.Kebo Iwa 63A Dps (Toko Ban Goodyear) Denpasar LOWONGAN

B.BP.001.11.17.0001508

G.04

PT.Farmera Foods:Perusahaan Importir dan Distributor Makanan Berskala Nasional MembutuhkanSegera:Sales, CustomerService,Cashier, Driver dan Pembantu.Kirim Lamaran lengkap ke info@farmerafoods.com atau Jl.Sunset Rd No.101F, Bali Tel.0361 4754366/085211166655

Reporter, Litbang untuk media, domisili di Klungkung, Bangli, Gianyar, Tabanan, Negara, Singaraja dan Badung. Lamaran ke Bisnis Bali, Jl. Kebo Iwa63A Denpasar

B.BP.004.12.17.0000015

PRT Wnt Tgl dlm,Rjin,Jjr,KTP Gji 2Jt Brsih+THR,081287191221 B.BP.001.11.17.0001602

G.05

Public Relation Marcom tamat S1 atau masih kuliah. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar. G.06

SMK Elektro, arus lemah dan kuat. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar G.07

Satpam, Tenaga Kebersihan, CS. tamat SMP, SMTA. Lamaran ke Koperasi Tarukan Media Dharma, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar.

PT.Bali Paradise Citra Dewata Saat Ini 14 Kapal MSC,memerluG.08 kan Kandidat Posisi : Bellboy, Receptionis, Operator Telepon, Kicthen Utility,Asst.Cook&Cook Tata Rias. Lamaran ke Koperasi all position / Butcher,Pastry, Tarukan Media Dharma, Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar Bakery u/kebrangkatan awal2018 G.09 D1,pengalaman1,5th dibidangnya Cr: Suster Ngasuh Jompo Tgl Dlm CV: Jl.P.Ayu XIII No.3 T.238513 / E:info@baliparadisecrews.com Sabar,Gj2,5Jt&PRT,081999371348

B.BP.001.11.17.0001582

B.BP.001.12.17.0000032

SERVICE

Dcr Driver Max Umur 35Th Bawa Lamaran ke Banoto Jl.Buluh Indah 75 Dps (Toko Ban Goodyear)

B.BP.001.11.17.0001506

Dibutuhkan Segera Perawat Gigi, Pengalaman Tidak Diutamakan (Lulusan Baru/Lama), Bisa Berbahasa Inggris.Surat Lamaran Bisa Langsung Di bawa Ke Alamat: Jl.Drupadi No.37 Renon-Denpasar,Tlpn: 0361 4747112/082144915960

Dibthkan IT Menguasai Programmer Akuntansi/Perbankan Min S1 Hub.297837 BPR Suadana Jl.Raya Celuk - Sukawati- Gianyar

B.BP.001.11.17.0001476

Dicari SPG,Min SMU,Max 27thn penampilan menarik,rajin,jujur Gj 1,8jt penempatan Kuta&Nusa Dua. Hub Lusi 082144355655

B.BP.001.11.17.0001551

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOBIL TOYOTA

Avanza G17 Dp 24Jt Kredit 5Th Langsung A/N T.087762984309

B.BP.159.12.17.0000020 Dibutuhkan Admin Penjualan wa- Dicari Tenaga Serabutan Laki & BUC Alphard G’2012 AsDK Hitam nita Min SMU/sederajat Min PePerempuan. Hub:0811388142 B.BP.001.11.17.0001534 Simpanan bisa TT H.08124611999 ngalaman 1th Umur Max 35th, B.BP.164.12.17.0000030 Dicr Sgr Waiter/s & Juru Masak Gaji Menarik.CV kirim Jl Maruti Kjg LGX’02 Silver AsBali Smsat Berpengalaman.Hub:087860218818 No.33 Denpasar Up Sthevanus B.BP.001.11.17.0001618 Baru Mulus Trawat,085737180911 NoTelp:(0361) 426590 B.BP.164.12.17.0000029 B.BP.001.11.17.0000835 Gandhi School membutuhkan Staf ISUZU Maintenance,memiliki Keahlian Dibutuhkan Driver Dgn Syarat: B.BP.004.11.17.0001478 Dijual Dump Truk Isuzu akhir di bidang Listrik & AC. Email Berpengalaman, SIM B2.Umum, thn 2015 Hub.081236409915.BUC Lam ke:manager@gandhibali.org Berijazah.Hubungi PT.YPS atau B.BP.001.12.17.0000006 HP:08113595746/08113595748 /ayu@gandhibali.org atau Kirim B.BP.001.11.17.0001532 ke Jl.Tukad yeh Penet No.8A Dibutuhkan Sales untk Renon Dps.Telp:(0361) 239744 B.BP.001.11.17.0001537 perusahaan oli baru,sgr bwa Leading TO offering challenging CV ke alamt Jln Ulun Swi No.9 opportunities for qualified Jimbaran 0361701195 / reservation staff,fluent English e: ajr.lupromaxbali@gmail.com B.BP.004.11.17.0001617 Ms.office, good interpersonal Dibutuhkan Segera Pembantu Ruskill and able to work in mah Tangga(PRT)Tinggal didalam team,min.1 year experience at Gaji Rp 2 juta. Hub:08123982211 the same field,send cv to: B.BP.001.11.17.0001477 reservation@govacationDibutuhkan Segera Perush. indonesia.com Distribusi di Dps:Accounting & B.BP.001.11.17.0001624 Sales Beverage. Lmrn+CV+foto New Apartment in Sanur Looking ke:sales@gap-indo.com Telp: for:Receptionist,HK,Cook,Eng & 0812-3661-0053.(0361)9075914 Security with Min 1 year Exp B.BP.004.11.17.0001571 Dcr Salesman Kanvas Wil.Bali Dbthkn Mekanik Bengkel Spd Mtr HONDA in Same Position.Send CV to: Dicari Accounting & Sales SMU, max 35th krm Gn.Soputan Matic Hub:08568160614 Freed’13 single blow smst baru ayu@mentarisanur.com Ph.283286 B.BP.004.11.17.0000941 1/75 Denpasar Hub:08124648588 Marketing Untuk Beverage, B.BP.001.12.17.0000023 asuransi msh thn dpn asDK,Tgn1 B.BP.001.11.17.0001608 Dcr Accounting S1 Bali Ayu HoBs.Bhs .Inggris Pizza Hut Bali membutuhkan Kar- 195jt nego tipis 082144519337 Dcr Mandor/Pengawas Finishing tel Krm CV:dessy_msd@yahoo.com CV:meisindo@gmail.com B.BP.001.11.17.0001559 yawan/ti Berpenampilan Menarik Proyek Villa yg berpengalaman. B.BP.004.11.17.0001481 /Petitengget 99X.Telp:4731263 Freed PSD’10 AC Digital asBali Tinggi badan Pria Min.165CM,WaB.BP.001.11.17.0001619 Hub: 08113809949/087861864937 Dicari Resv & Asst Manager nita 155CM,Umur 18-22Thn.Gaji Tgn1 087862429910 Cepat,Pribadi B.BP.004.11.17.0001615 Dcr Admin,Wanita,SMK/SMA B.BP.001.11.17.0001579 Bhs Inggris unt Travel Agent Dcr Marketing untuk Ban Mobil Minimal 2,1Jt,Catering, Jamsosmax 23 thn,Hub:081283737100 E:info@goldenholidaysbali.com Umur Max.30.Bawa Lamaran ke tek,Asuransi Kesehatan & Bonus B.BP.001.12.17.0000004 DISEWAKAN TOKO H: 08123 696 0440 Banoto Jl.Buluh Indah 75 Dps Lamaran dibawa langsung ke Dibutuhkan Sgr Therapist utk B.BP.004.12.17.0000014 Over Kont Toko 5x20M, Jl.Raya (Toko Ban Goodyear) Pizza Hut Terdekat. Area Sanur.Hub:085739208981 Dicr Sles Mtr Unt Prd Rokok Di B.BP.001.11.17.0001507 Kerobokan 129 Br Taman,Depan B.BP.001.12.17.0000010 B.BP.001.11.17.0001419 Jembrana Gj,UM,UB, Insentif Bsr Dicari Pembantu RT Tidur dalam SMK Akunt Maks 25th Kasir Adm Bayus Cargo Sisa 4th,95jt/th Dicari Staff Admin Wanita Hub.081339367460 Hub:0818350332 Untuk Gatsu Dps Blm Nikah Hub.081236848899 Hub:081999111294/087761615777 gaji UMR + Bonus2 081339575278 B.BP.001.11.17.0001611

BIRO JASA

B.BP.001.12.17.0000019

BIRO JASA

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL,DLL

081236774491 C.0001510-Brj

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

B.BP.001.11.17.0001605

BIRO JASA

B.BP.001.12.17.0000005

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.11.17.0001141

SALON

Dswkn Toko(4x16) Jln.P.Moyo 35 Hub:082144736771-0361234430

B.BP.001.11.17.0001622

KONTRAKTOR AdityaDesign Mngrjkn R.Tinggal Vila Ruko Pool IMB081337099764

DIJUAL RUMAH B.BP.166.12.17.0000031 Dijl 2Rmh Baru Singaraja 3K/T DISEWAKAN RUMAH 72m2 Mezannine W/i.robe Garasi Romanbath 375Jt,Luxury Pkt A/C Dikont Rumah 3KT Jl.Gn.Lumut M/Cuci Kulkas TV Korden Kebun Gg.Kenari No.9 H.085237077978 Furniture Mejarias Plus 425JT B.BP.001.12.17.0000027 Hub:082146521993/085739015253 Dswkn rmh 2lt,3kmr,1dpr,2WC& B.BP.001.11.17.0001550 garasi Prm.Grahaliva-Biaung Djl Rmh tipe 85/100,lok.dekat Telp.085738288715 Waterboom Bukit Jati Gianyar, B.BP.001.12.17.0000009 Air PDAM,listrik 1300,Telkom Indihome 450jt Hub:08123828088 DISEWAKAN RUKO B.BP.004.11.17.0001614

Dikontrakkan Ruko Lt3 Jl. Mahendradata Hub.085237077978

B.BP.001.12.17.0000026

DIJUAL TANAH 6,8Are Gatsu Tmr/J.Sulatri (8m) Kesiman 465Jt 081239999747 SHM

B.BP.001.11.17.0001504

BUC Tnh+Rmh 221m2 Rp.860jt Jln Keboiwa Utara H.081999528628

B.BP.001.12.17.0000021

Djl Tnh Kav, Rmh Lks Sibang, Sempidi,Jimbaran,081337630666

B.BP.001.11.17.0001498

BUC Dijual Rumah di Sesetan Dps Selatan Hub:082144159825

Jual Murah/SHM/Jepun Pipil Gatsu=9,09A/Dewi Sri2 Kuta= 6,4A & SHGB/Trengguli-Gatsu= 41,9A=27 th/IB.Mantra=29A= 8000m2=26 th//WA:08113899108

B.BP.001.11.17.0001365

Tnh 80A Pinggir Jln Dps Gmanuk Djl Rmh LT 4A,SHM(2Ax2) pemlik Utara Jln60km drDps08124808910 B.BP.004.12.17.0000016 Gn.Salak Sltn 081338628439 TP B.BP.001.11.17.0001616 DISEWAKAN TANAH Dikont murahTnh 1,4A Jl.6M Pav YOGYAKARTA T.Buaji Tlp.081999836767 Djl RumahBaru Supermewah style B.BP.001.12.17.0000025 Bali di Yogyakarta,LT559, LB600 Bale Dangin, Bale Daja, Kolam KEHILANGAN Renang,FullFasility, Rp12M, Elit Hlg BPKB No.M01529354-O DK9710 /Nyaman di Pusat Kota (8 mnt ke UGM/Malioboro) H:087839410497 FW a.n Sri Wahyuni.Pick Up/2015 B.BP.001.11.17.0001444

B.BP.033.11.17.0001623

SPA

B.BP.001.11.17.0001609

BENGKEL LAS


EKONOMI

18

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

Dirjen Pajak yang Baru

Pakpahan Diminta Bangun Kepercayaan Jakarta (Bali Post) –

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktur Jenderal Pajak yang baru dilantik Robert Pakpahan untuk meningkatkan kapasitas otoritas pajak dan membangun kepercayaan dengan Wajib Pajak (WP). ‘’Membangun kepercayaan Wajib Pajak yaitu masyarakat dan dunia usaha dengan terus melayani dan memperbaiki sistem pembayaran pajak,’’ kata Sri Mulyani dalam acara pelantikan Direktur Jenderal Pajak di Jakarta, Kamis (30/11). Sri Mulyani mengatakan upaya tersebut harus dilakukan agar Wajib Pajak memiliki kesadaran dan kemudahan dalam membayar pajak serta tidak mencari alasan dalam menjalankan peraturan perundang-undangan. ‘’Kredibilitas, kompetensi dan kapasitas Direktorat Jenderal Pajak harus ditingkatkan agar menjadi institusi yang disegani, dihormati karena mempunyai tugas institusional penting dan menjalankan amanat negara,’’ tambahnya. Ia menjelaskan, meningkatkan kepuasan masyarakat kepada institusi pajak menjadi penting karena membangun

kepercayaan menjadi fondasi paling berharga dalam pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, Sri Mulyani meyakini Robert bisa melakukan tugas tersebut karena memiliki pengalaman dan pemahaman mengenai perpajakan dengan cukup memadai serta mempunyai kapasitas dalam pelaksanaan reformasi perpajakan. ‘’Kita percaya dengan pengalaman dan pemahaman perpajakan dalam kapasitas jabatan sebelumnya bisa menjadi bekal dalam menjalani tugas yang tidak mudah. Saya percaya kepemimpinan Robert akan efektif dan adil serta jujur dalam menjalankan

fungsi otoritas pajak yang sangat penting,’’ katanya. Sri Mulyani juga meminta Robert untuk menegakkan aturan dan disiplin pegawai agar tata kelola dan reputasi Direktorat Jenderal Pajak tetap terjaga dalam mengawal penerimaan pajak di 2017 dan 2018 tanpa mengganggu momentum pemulihan ekonomi. Secara keseluruhan, Sri Mulyani menginginkan Robert untuk menjaga semangat bekerja para pegawai, meneruskan kerja sama dengan lembaga legislatif serta menjalankan tanggung jawab penerimaan seusai pelaksanaan program

amnesti pajak. Robert Pakpahan terpilih sebagai Direktur Jenderal Pajak menggantikan Ken Dwijugiasteadi yang sudah memasuki masa pensiun. Meski merupakan pejabat yang memulai karier di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, namun dalam lima tahun terakhir, Robert mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko sejak 2013. Pada saat yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga melantik Luky Alfirman sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko menggantikan Robert Pakpahan. (ant)

Pasca-Erupsi Gunung Agung

Monkey Forest Ubud

Kontraktor Harus Diberi Keringanan Denpasar (Bali Post) – Pertumbuhan ekonomi Bali terkoreksi dengan adanya erupsi Gunung Agung. Bahkan selama penutupan bandara, sangat memengaruhi perekonomian Bali, terutama pariwisata. ‘’Karena erupsi ini orang yang datang berkurang. Akhir tahun biasanya high season, nanti kita akan lihat berapa Alit Wiraputra persen berkurang,’’ ungkap Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Kamis (30/11). Selain pariwisata, sektor properti juga berpengaruh. Jasa konstruksi akan anjlok. Untuk itu, ia berharap pemerintah memberikan tenggang waktu untuk menyelesaikan proyek. ‘’Paling tidak, tidak ada dendalah. Karena selama erupsi ini material utama berkurang,’’ harapnya. UMKM terutama di Kabupaten Karangasem tentu akan terganggu, karena ketidakpastian pendapatan mereka. Kebijakan keringanan cicilan sangat diharapkan. Hal itu pun telah dilakukan dengan memberikan waktu 6 bulan untuk menunda kewajiban membayar bunga dan cicilan. Namun waktu 6 bulan bagi UMKM tidaklah cukup. Butuh waktu satu tahun untuk memulihkan ekonomi para pelaku UMKM. Meski demikian, ia berharap, dari sisi konsumsi masyarakat tidak terganggu. Karena dikhawatirkan harga bahan baku bahan pokok naik. Kenaikan ini akan memicu inflasi yang dapat menurunkan daya beli masyarakat. Maka dari itu pemerintah harus mengantisipasi terutama ketersediaan dan kestabilan harga sembilan bahan pokok. (kmb42)

Robert Pakpahan

Objek ’’Kampung’’ dengan Manajemen Profesional

Bali Post/ist

DEMO MASAK - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga melakukan demo masak nasi goreng Tiwul didampingi Bupati Malang Rendra Kresna usai meresmikan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah (PLUTKUMKM), Pasar Tradisional, dan Kampung UKM Digital di Desa Kedung Pedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (30/11).

Denpasar (Bali Post) Monkey Forest, Ubud terus berbenah agar dapat memuaskan wisatawan dan bersaing dengan daya tarik wisata serupa di Bali. Monkey Forest yang menerapkan community based tourism (CBT) dalam pengelolaannya tetap mengutamakan manajemen yang profesional. Demikian disampaikan GM Monkey Forest, Ubud, I Nyoman Buana, Jumat (1/12) kemarin, saat menerima mahasiswa Program Studi Magister Kajian Pariwisata Fakultas Pariwisata Universitas Udayana. I Nyoman Buana menjelaskan, pendapatan dari Monkey Forest digunakan untuk pengelolaan/ manajemen, membayar pajak ke Pemerintah Kabupaten Gianyar 12,5 persen, dan selebihnya diserahkan kepada desa adat sebagai pemilik daya tarik wisata. ‘’Desa menggunakan untuk membiayai upacara, membantu warga melaksanakan kremasi, dan juga untuk beasiswa warga,’’ ujarnya. Monkey Forest mempekerjakan warga lokal sekitar 146 orang. Mereka diseleksi sesuai dengan kebutuhan dan keterampilan. ‘’Kami juga mendorong dan membiayai karyawan untuk belajar bahasa Inggris dan lainnya untuk kepentingan pelayanan,’’ tutur Buana yang merupakan alumnus Fakultas Pertanian Unud. Menurut sensus yang dilaksanakan Juli 2017, di lahan seluas 12,5 ha itu terdapat monyet seban-

yak 731 ekor. Monyet di Monkey Forest, termasuk monyet berekor panjang. Karena lokasinya yang strategis di daerah wisata Ubud, Monkey Forest memikat kunjungan banyak wisatawan. Ratarata kunjungan 3.000 orang/hari. Kalau musim ramai bisa 4.000 per hari, dan pernah saat liburan Lebaran dan Imlek yang datang mencapai 5.000 orang. Harga tiket masuk dibedakan menurut turis asing, domestik, turis lokal Bali, pelajar, dan anakanak. Untuk turis internadional dan domestik tiketnya Rp 50.000, anak-anak Rp 40.000, untuk pengunjung ber-KTP Bali Rp 30.000. Tiket tersebut sudah termasuk ongkos parkir, asuransi, dan semua jenis hospitalitas selama wisatawan berkunjung di Monkey Forest. Di dalam Monkey Forest tidak dibolehkan jasa fotografer keliling agar tamu tidak terganggu. ‘’Lagi pula turis sudah bawa kamera masing-masing,’’ ujarnya. Ketua Prodi Pariwisata Unud Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra mengatakan, meskipun Monkey Forest, Ubud dianggap objek wisata ‘’kelas kampung’’ dan dikelola masyarakat, namun dalam hal fasilitas, Monkey Forest tampak tampil prima dan berkualitas. Seperti bisa diamati dari lobi, ruang tiket, fasilitas toilet, dan fasilitas lain di dalam objek, serta pemandu yang profesional. (kmb42)

Ekspor Manggis

Perlu Teknologi Murah dan Mudah Diaplikasikan Denpasar (Bali Post) Penolakan ekspor mangg i s k e Vi e t n a m k a r e n a busuk, seharusnya bisa diantisipasi. Karena ada teknologi sederhana dan aman yang dapat digunakan untuk membunuh serangga pada manggis. Guru Besar Fisiologi dan Teknologi Pasca-Panen Universitas Udayana Prof. Ir. I Made Supartha Utama, M.S., Ph.D. mengatakan, treatment yang diberikan pihak karantina pada manggis yang berdampak pada busuknya manggis seharusnya dilakukan uji coba terlebih dahulu. ‘’Fumigasi

dengan menggunakan beberapa gas harus hati-hati dilakukan. Apalagi pada komoditas spesifik yang belum diuji coba sebelumnya. Berapa konsentrasi optimum yang bisa digunakan agar tidak rusak,’’ ujarnya. Karena gas yang diberikan secara berlebihan akan menjadi fitotoksin bagi tumbuhan itu sendiri, sehingga hal ini menyebabkan adanya kerusakan pada buah manggis. Berkaca dari pengalaman tersebut, menurutnya, perlu dikembangkan cara-cara yang lebih aman dibandingkan menggunakan bahan-

bahan kimia fumigan yang beracun bagi manusia. ‘’Kalau semut hitam, kupu-kupu putih, dan serangga lain bisa dihilangkan dengan sulfaktan yang merupakan bahan dasar detergen, dikombinasikan dengan bahan lainnya untuk membunuh serangga,’’ ungkapnya. Disadari kesulitan membersihkan serangga pada manggis adalah pada daun kuping manggis, tempat bersembunyinya serangga. Hal ini pun dapat diatasi dengan menggunakan jaccuzi. Jaccuzi, perendaman manggis pada suatu bak dengan air yang menggelembung,

menurutnya, dapat membuat serangga terangkat. Bisa juga dibantu dengan penyemprotan udara dengan bahan sulfaktan dan klorin. Dengan adanya sulfaktan, serangga dapat tercuci. Kalau dengan air saja agak sulit. Meski demikian, perlu diperhatikan juga takarannya, lama merendam, dll. Karena karakteristik buah berbedabeda mengingat buah sensitif terhadap bahan kimia tertentu. Penemuan ini telah dilakukan pada anak didiknya beberapa tahun lalu. Pada penelitian itu, menggunakan sulfaktan dan klorin berhasil

dengan baik membunuh semut. Penelitian ini pun telah dipublikasikan dan telah disampaikan ke pengekspor manggis. Namun, karena melihat saat itu, teknologi sederhana ini belum dibutuhkan sehingga para petani manggis dan pengekspor pun belum memanfaatkannya. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi

serangga. Perlu eksplorasi cara lain yang bisa diterima negara pengimpor. Karena serangga sering menjadi masalah, tidak boleh masuk ke suatu negara, dikhawatirkan memunculkan hama baru di negaranya. ‘’Hal yang begini ini diperlukan, sederhana, tidak terlalu mahal dan mudah diaplikasikan,’’ imbuhnya. (kmb42)

Made Supartha Utama


19

Sabtu Umanis, 2 Desember 2017

Bali Post/ant

LONGSOR - Pengendara melintas di jalur lintas selatan (JLS) Pacitan yang pinggiran jalannya longsor di ruas Desa Sidomulyo, Pacitan, Jawa Timur, Kamis (30/11). Bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi akibat dampak badai siklon tropis Cempaka.

Banjir Bandang Pacitan

Pasca-OTT di Jambi

1.709 Bangunan Rusak KPK Geledah Kantor Gubernur Pacitan (Bali Post) – Kodam V/Brawijaya akan mengerahkan Satuan Zeni untuk membantu rehabilitasi pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang merusak sedikitnya 1.709 unit rumah dan bangunan di Kabupaten Pacitan. ‘’Danrem akan mengajukan kebutuhan personel ke saya. Nanti saya akan mengirimkan Satuan Zeni khususnya, dan satuan lain ke sini,’’ kata Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Arif Rahman saat meninjau dampak dan penanggulangan pascabencana di Pacitan, Jumat (1/12) kemarin, setelah berkoordinasi dengan Gubernur Jatim Soekarwo, BPBD Jatim dan Pemkab Pacitan. Ia mengatakan, personel TNI yang dikirim akan ikut bergotong rotong membantu warga melakukan rehabilitasi, termasuk dengan polisi dan elemen-elemen masyarakat lainnya. Titik tanggul yang jebol menjadi prioritas utama untuk dipulihkan karena jika dibiarkan akan membahayakan ketika banjir bandang terjadi. ‘’Tadi saya dan pak gubernur melihat daerah yang tanggulnya jebol, banyak kerusakan di situ. Pertama, tanggulnya dulu, baru rumah-rumahnya,’’ katanya. Saat banjir bandang melanda Selasa pekan ini paling sedikit empat titik tanggul jebol. Dua titik di aliran Sungai Jelok dan dua lainnya di aliran Sungai Grindulu. Akibat banjir itu lebih dari enam desa dan kelurahan di Kabupaten Pacitan terendam air. Sedangkan lalu lintas dari dan ke arah kota Pacitan lumpuh. Soekarwo mengatakan rehabilitasi rumah rusak ringan, berat dan roboh/rusak total baru dilakukan setelah pendataan selesai dilakukan BPBD Pacitan. Soekarwo memprediksi, rehabilitasi pascabencana membutuhkan waktu kurang lebih sebulan. Dan berdasar data sementara, jumlah rumah atau bangunan yang rusak 1.709 unit. (ant)

Jambi (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah beberapa ruang kantor Gubernur Jambi dan kantor DPRD Provinsi Jambi berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap beberapa pejabat provinsi ini. Jumat (1/12) kemarin, beberapa penyidik KPK mendatangi kantor DPRD Provinsi Jambi di Telanaipura, Kota Jambi, di mana salah satu tersangka dalam kasus suap pengesahan APBD Pemprov Jambi 2018 adalah anggota Dewan Provinsi Jambi. Kemudian KPK menggeledah kantor Gubernur Jambi yang berada tepat di depan kantor DPRD Jambi. Di sini KPK menggeledah ruangan Gubernur Jambi Zumi Zola, ruangan Plt. Sekretaris Daerah Erwan Malik dan ruangan Asisten III Setda Provinsi Jambi Saipuddin, didampingi beberapa pejabat setempat. Ini juga berkaitan dengan telah ditetapkannya Erwan Malik dan Saipuddin sebagai tersangka kasus suap pengesahan APBD. Penggeledahan mulai pukul 13.30 WIB

di bawah kawalan puluhan polisi bersenjata lengkap. Awak media dilarang masuk. Sebelumnya KPK menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, kediaman pribadi Plt. Kadis PUPR Arfan yang juga ditetapkan sebagai tersangka, dan kediaman pribadi Erwan Malik, yang semuanya ada kaitannya dengan pengembangan kasus suap pengesahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018, yang melibatkan sejumlah pejabat Pemprov Jambi dan anggota DPRD. Sejumlah penyidik KPK membawa berkas dan dokumen dari tiga tempat penggeledahan itu. KPK telah menahan empat tersangka, terdiri dari tiga terduga pemberi suap; Erwan Malik, Saipudin dan Arfan, serta satu terduga penerima suap, Supriono, anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN. Dalam perkara ini KPK sebelumnya mengamankan Rp 4,7 miliar total uang dalam pengembangan (OTT) pada Selasa (28/11) yang diduga untuk pengesahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018. (ant)

Di lokasi galian C Sebudi ini, ditemukan ada alat berat yang sudah tertimbun lahar dingin dengan kedalaman 40 meter. Di sana, Kapolda berbincang dengan Ketua Pasebaya I Gede Pawana dan Sekretaris I Wayan Suara Arsana. Pasebaya ini adalah wadah para perbekel yang wilayahnya masuk zona rawan. Dibentuknya Pasebaya ini untuk memudahkan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat dan penanganan langsung mitigasi bencana di lapangan. Usai melihat langsung galian C, Kapolda nekat menerobos lebih dekat dengan puncak gunung untuk mengecek keberadaan masyarakat sepanjang jalur menuju Pura Pasar Agung, Sebudi. Sepanjang perjalanan yang dilalui, nihil ditemukan masyarakat yang masih berada di rumahnya. Namun akses jalan tertutupi oleh pohon tumbang dan lahar dingin. Tetapi, dengan mobil 4 WD-nya, Kapolda terus naik ke puncak hingga hanya berjarak 1,5 km dari puncak kepundan Gunung Agung. ‘’Kapolda ingin memastikan langkah-langkah yang di-

lakukan Polres Karangasem dalam menyelamatkan masyarakat sudah tepat,’’ kata Kapolres Karangasem. Pantauan Kapolda bersama Pasebaya sepanjang perjalanan itu, memperlihatkan kondisi alam yang mulai rusak. Sekretaris Pasebaya Wayan Suara Arsana mengatakan tanaman keras seperti kopi, cempaka, boni, sengon, manggis dan lainnya daunnya sudah berguguran. Bahkan ada yang mati akibat hujan abu. Rerumputan dari Desa Sogra yang jaraknya 5 km dari bibir kawah juga semua mengering. Beberapa ekor hewan seperti anjing yang ditinggal di rumah ada yang mati, akibat kelaparan atau tidak kuat menghirup bau belerang. Selain itu, monyetmonyet juga mulai kelaparan di parkir bawah akibat buah yang biasa dimakan sudah tidak ada lagi. Sementara itu jalan menuju Pura Pasar Agung penuh lumpur atau sisa debu vulkanik. Ini mengakibatkan jalan licin dan bisa menyebabkan kecelakaan apabila dilalui kendaraan. Bau belerang sangat keras yang mengakibatkan kepala pusing. (kmb31)

Dari Hal. 1

Sebanyak enam unit pesawat dari maskapai penerbangan milik pemerintah Cina tersebut telah memulangkan 2.700 wisatawan dari Bali. Selain itu, tujuh armada dari maskapai swasta telah membawa pulang lebih dari 1.000 wisatawan Cina dari Bali, demikian pernyataan CAAC yang dikutip Kantor Berita Xinhua, Jumat (1/12) kemarin. Pengerahan pesawat-pesawat Cina itu turut membantu 29 pesawat asing yang diperkirakan akan membawa pulang 5.596 wisatawan mancanegara. Kedatangan para wisatawan asal Cina di Bandara Shenzhen disambut haru para anggota keluarganya. Bahkan mereka berfoto bersama dengan membentangkan bendera Cina begitu turun dari tangga

pesawat China Southern yang membawanya pulang dari Bali, Kamis (30/11) malam. Cina merupakan penyumbang terbesar wisatawan asing ke Indonesia. Pada tahun lalu wisatawan asal Cina yang berkunjung ke Indonesia mencapai angka 1,5 juta orang. Pada tahun ini, Kementerian Pariwisata RI menargetkan 2,5 juta kunjungan wisatawan dari daratan Tiongkok tersebut. Bandara Ngurah Rai ditutup Senin (27/11) setelah Gunung Agung memuntahkan abu vulkanik hingga ketinggian kolom 3.000 meter lebih. Bandara terpadat kedua di Indonesia itu telah dibuka kembali pada Rabu (29/11) sore seiring dengan menurunnya aktivitas vulkanik di gunung berketinggian 3.142 meter dari permukaan laut tersebut. (ant)

Kecerdasan Emosional

Lahar Dingin Dari Hal. 1

Enam Unit

Dari Hal. 1

Bali Post/ant

GELEDAH - Sejumlah petugas KPK melakukan penggeledahan Kantor Gubernur Jambi di Jambi, Jumat (1/12) kemarin. Penggeledahan ini guna penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018. Usai penggeledahan aparat KPK membuat sejumlah dokumen yang dimasukkan dalam kopor.

Sabtu, 2 Desember 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagatdhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Pendidikan yang Menghasilkan Tenaga Profesional & Berkarakter (2) 06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat & Bugar 08:00 Bali Channel Tours TV 09:30 Belajar Menggambar Menggambar Rusa 10:05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV

11:30 Lejel Homeshopphing 12:05 Dharma Wacana Pendidikan yang Menghasilkan Tenaga Profesional & Berkarakter (3) 12:30 Mulat Sarira 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:05 Lejel Homeshopping 14:30 Yowana Magz Pesilat Berprestasi PD Tegallinggah Dps. 15:05 Parameter 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:00 Berita dan Bincang Terkini 16.05 Lila Cita

Sanggar Surya Candra (1) 17:05 Nangun Yadnya Karya Ngusaba Desa, Desa Pakraman Yeh Kuning–Jembrana 17:30 Lipsus : DPRD Gianyar 18.00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:30 Orti Bali 20:00 Satu Jam 21.00 Lila Cita Calonarang Tegalalang (1) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Lantang Bejuh Sesetan (1)

Sisanya yang banyak berperan justru kecerdasan emosional, sosial, dan spiritualnya. ‘’Orang yang pandai berkomunikasi dan pandai bersosialisasi lebih mudah mendapatkan pekerjaan dibandingkan yang selalu pendiam dan tidak berani mengeksplor potensi diri,’’ ujarnya. Menurut Alit, IKIP PGRI Bali selama ini selalu berupaya mengubah mindset mahasiswa agar lebih maju. Tidak saja melalui pengajaran dosen di kelas, juga mengundang narasumber dari luar kampus. ‘’Bagaimana agar mindset mereka berubah menjadi seorang job creator, bukan job seeker,’’ jelasnya. Di FPIPS, lanjut Alit, mahasiswa juga tidak dibiarkan hanya terpaku pada bidang ilmunya saja. Sebagai contoh mahasiswa di jurusan sejarah, diarahkan pula untuk bisa terjun di dunia pariwisata selain menjadi guru. Namun mereka tetap bisa mengaplikasikan ilmu sejarah yang didapat semasa kuliah. ‘’Terjun di dunia pariwisata, mau tidak mau kita juga harus mengerti sejarah dari masyarakat itu sendiri, sejarah tempatnya, dll,’’

jelasnya. Alit menambahkan, kualitas pendidikan, mindset lulusan, dan bagaimana situasi di masyarakat menjadi penentu angka pengangguran intelektual. Sebagai satu-kesatuan sistem, semuanya harus diperbaiki untuk menekan hal itu. Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Bali Dr. Drs. I Wayan Adnyana, M.M., M.Erg. mengatakan, konsep entrepreneur atau wirausaha di LPTK ini lebih ditekankan pada praktik. Setelah diberikan materi, mahasiswa dilepas ke lapangan untuk mencari permasalahan terkait wirausaha dalam bentuk penelitian. ‘’Kami tugaskan, mereka pecahkan masalah itu di kampus. Dari sana mereka bisa mengkaji bahwa dalam bisnis, ini yang diperlukan,’’ ujarnya. Di FPOK, Adnyana mengaku memiliki catatan mahasiswa yang sudah mengembangkan bidang-bidang usaha. Pihaknya menekankan agar bidang usaha yang ditekuni tidak hanya sebatas pada olahraga saja. Apalagi sudah ada penambahan dalam kurikulum FPOK terkait mata kuliah yang mendukung kepariwisataan. (kmb32)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu umanis, 2 Desember 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Trump Pertimbangkan Ganti Menlu AS

Washington (Bali Post) Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mempertimbangkan rencana mendepak Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson dan mengganti dia dengan Direktur CIA Mike Pompeo, menurut sejumlah pejabat tinggi pemerintahan, Kamis. Hubungan Tillerson dengan Trump telah menegang karena sikap Tillersonitu terhadap Korea Utara dianggap kurang keras. Ketegangan juga disebabkan beberapa perbedaan lain di antara kedua sosok itu. Tillerson dikabarkan akan diganti Pompeo dalam beberapa pekan ini di bawah rencana Gedung Putih untuk menjalankan perombakan staf, yang sejauh ini merupakan terpenting yang pernah dilakukan pemerintahan Trump. Pompeo dikenal sebagai

sosok yang loyal terhadap Trump dan memiliki sikap keras dalam kebijakan luar negeri. Senator Republik Tom Cotton yang merupakan salah satu pembela Trump paling setia di Kongres, disebutsebut akan menggantikan Pompeo di CIA, kata beberapa pejabat kepada Reuters. Pencopotan Tillerson dari jabatan menteri luar negeri sudah menjadi desas-desus lama. Pertentangan antara Tillerson dan Trump meningkat pada masalah-masalah seperti Korea Utara, juga tekanan menyangkut rencana pemangkasan anggaran Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Tillerson pada Oktober secara tertutup dikabarkan menyebut Trump sebagai orang tolol, namun kabar itu ditepis Tillerson. Kabar itu disusul dengan cuitan Trump, yang menga-

takan Tillerson tidak usah menghabiskan waktunya untuk berupaya berunding dengan Korea Utara menyangkut program nuklir dan rudal negara itu. Cuitan Trump itu dianggap berbagai kalangan sebagai tanda bahwa sang menteri luar negeri sedang disingkirkan. Menurut seorang pejabat tinggi AS, hubungan hambar antara Trump dan Tillerson sebagian besar disebabkan laporan soal penyebutan “orang tolol” itu, juga terkait pendekatan Tillerson yang kurang keras terhadap Korea Utara serta soal krisis Qatar. Ketika ditanya apakah ia menginginkan Tillerson tetap menjabat, Trump menyingkirkan pertanyaan itu dengan mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih, “Dia ada di sini. Rex ada di sini.” (ant)

Bali Post/afp

DIKAWAL - Siti Aisyah (tengah) dikawal polisi Malaysia saat persidangan kasusnya yang digelar di luar Kuala Lumpur, Senin (27/11).

Kim Jong-nam Simpan Hadirkan ”Hitz Terbaik” Penawar Racun Gas Saraf VX Tri Puspa

BERKARIER selama puluhan tahun di belantika musik Bali, barang tentu sudah mematangkan pengalaman seorang musisi. Salah satunya adalah penyanyi cantik asal Jembrana, Tri Puspa. Memulai karier di belantika musik pop Bali sejak tahun 2002, kini membuatnya kembali menghadirkan sebuah album kompilasi karyakarya terbaiknya untuk para penggemarnya. Album yang diberi judul “Hitz Terbaik” itu dikemas ke dalam format DVD yang sudah diedarkan sejak pekan lalu. Dalam album kali ini terdapat 12 lagu terbaik Tri Puspa yang materi lagunya diambil dari lagu-lagu yang pernah populer dan juga membawa nama Tri Puspa kian dikenal kala itu. Selai itu terdapat juga dua lagu baru seperti “Peneduh Hati” yang diciptakan Tunick Motifora dan “Muani Pilihan” yang diciptakan oleh Yan Tawan. Selain itu, dalam album ini, Tri Puspa juga didukung sang suami, Bayu Takur, dengan single-nya “Bojog Meenci”. “Album ini saya rangkum dari semenjak saya mulai berkarya. Lahirnya album ini juga berkat masukan temanteman yang akhirnya saya bisa luncurkan menjelang akhir tahun 2017. Ya bisa dibilang sebagai kado tahun baru,” ujar Tri Puspa saat dikonfirmasi Jumat (1/12) kemarin. Tri Puspa berharap bisa memberikan sesuatu yang baru bagi penggemar musik pop Bali. Ia pun berharap ke depannya terus bisa berkarya dan menghibur masyarakat Bali. “Semoga ke depan lagu berbahasa Bali semakin mendapat tempat di hati masyarakat dan juga semakin banyak hadir pendatang baru.

Kuala Lumpur (Bali Post) Kim Jong-nam, abang tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, yang dibunuh beberapa bulan lalu, ternyata menyimpan selusinan botol kecil berisi penawar racun gas saraf VX dalam tas gendongnya pada hari dia diracun. Kesimpulan ini terungkap dari proses peradilan Malaysia kasus tersebut pekan ini.

Tri Puspa Saya memiliki harapan ke depannya bisa segera merampungkan album kedua dan juga penjualannya bisa mencapai target bahkan lebih. Karena saat ini, penyanyi pop Bali mengeluarkan modal cukup besar dalam memproduksi satu buah album. Jadi, mari hargai seniman kita agar terus bisa memajukan industri musik Bali dengan salah satu gerakan “Say No To Gratis Sik”, imbuh perempuan yang lahir pada 7 Juli 1985 tersebut. Tri Puspa mengawali karier sebagai penyanyi pop Bali dan masuk dapur rekaman sejak tahun 2002 silam yang kala itu bergabung di Intan Dewata Record. Namun, lantaran saat itu masih sekolah dan juga terkendala jarak membuat dirinya tidak bisa fokus menjalaninya. Kala itu, Tri Puspa juga pernah berduet dengan penyanyi pop Bali De Balon. “Budaya dan seni sudah menjadi bagian hidup saya. Jadi, gak ada salahnya saya mencoba untuk melestarikan melalui seni tarik suara. Apalagi saya memang suka mageguritan dan makekawin sejak kecil,”

Bali Post/ist

tandasnya. Dalam berkarier, pasang surut sudah pastinya pernah dialami oleh Tri Puspa. Hal itu seperti ia sempat vakum dari dunia tarik suara dan baru di tahun 2007 mulai kembali aktif. Kala itu di album ‘’Ngurah Gita’’. Berikutnya pada tahun 2008 di albumnya ‘’Langlang Buana’’. Setelah itu, Tri Puspa merilis single “Muani Playboy” pada tahun 2009. Tahun 2011, Tri Puspa bergabung bersama Hartapro di album dedari.com volume 2 lewat lagu “Jantung Hati” dan “Celek Dogen”. Semakin ke depannya, ternyata karier Tri Puspa semakin bersinar, apalagi pertemuannya dengan Yan Tawan, seorang pencipta dan juga penyanyi pop Bali yang kini tinggal di Tolai, Sulawesi Tengah. Tri Puspa dipercaya membawakan lagu-lagu ciptaan Yan Tawan dengan ciri khasnya seperti “Tresna Pilar Utama”, “Sampun Polih Rejeki” atau “Tresna Pilar Utama 2”, “Kecampakang”, “Muani Pilihan”, “Singgah di Hati” dan yang terbaru “Beli Tusing Buat Tiang”. (win)

Stan Lee

Spiderman Hampir Tak Rilis

SALAH satu karakter buku komik paling sukses sepanjang sejarah, Spiderman, hampir tidak dirilis, kata penciptanya Stan Lee (94), Kamis (30/11). Lee mengatakan kepada wartawan di Tokyo bahwa dia menemukan ide untuk Spiderman saat melihat seekor lalat menempel di dinding dan ingin menciptakan superhero dengan kemampuan yang sama. “Entah bagaimana menyebut dia ‘flyman’ tidak terdengar cukup dramatis, apa

lagi yang bisa dia lakukan? Mosquito man? Lalu saya berkata: Spiderman. Dan kedengarannya sangat dramatis,” kata Lee. Lee memutuskan untuk membuat karakter ciptaan barunya adalah seorang remaja dan memberinya “banyak masalah pribadi’’. “Dia tidak akan memiliki cukup uang, dia tinggal dengan bibinya yang sakit dan membutuhkan obat-obatan dan dia harus menjaganya.

Stan Lee

Bali Post/ist

Dan dia juga harus melawan orang-orang jahat,” katanya. Dia membawa ide itu ke penerbitnya yang mengatakan, “Stan, itu ide terburuk yang pernah saya dengar.” Superhero harus dewasa dan tidak dapat memiliki masalah -- itulah mengapa mereka disebut superhero, kata atasannya. Dan satu hal lagi, “Orang membenci laba-laba sehingga Anda tidak bisa memanggil seorang pahlawan Spiderman!” Namun, Lee diizinkan untuk memasukkan cerita Spiderman ke dalam edisi terakhir sebuah buku dan kemudian menjadi sebuah hit. “Hanya untuk bersenangsenang, untuk mengeluarkannya dari pikiran saya, saya menempatkan Spiderman di edisi terakhir dan melupakannya,” katanya. “Sebulan kemudian, setelah semua angka penjualan masuk, atasan saya datang ke kantor saya dan berkata, ‘Ingat karakter Spiderman yang sangat kita berdua sukai, mari kita jadikan dia karakter reguler’.” “Dan begitulah kisah Spidey lahir,” kata Lee sambil tepuk tangan dan tertawa, demikian AFP. (ant)

Dua wanita, yakni WNI bernama Siti Aisyah dan Doan Thi Huong dari Vietnam, didakwa bersekongkol dengan empat buronan Korea Utara untuk melakukan pembunuhan dengan menggunakan gas saraf terlarang berkategori senjata pemusnah massal itu di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari. Botol-botol kecil itu berisi atropine, yakni penawar racun VX dan racun serangga, kata pakar racun Dr K. Sharmilah dalam persidangan kasus pembununan itu, Rabu waktu setempat, sebagaimana dilaporkan kantor berita Bernama. Akan tetapi setelah melakukan pemastian ulang kepada pengacara Aisyah, Gooi Soon Seng, Sharmilah tidak bisa memastikan apakah botolbotol itu ditulisi tulisan Bahasa Korea. Kim Jong-nam yang sebelum dibunuh tinggal di pengasingan di Macau, kerap mengkritik gaya pemerintahan dinasti keluarganya di Korea Utara. Para anggota legislatif Korea Selatan mengungkapkan bahwa oleh karena kritik itulah adik tiri Jong-nam yang berkuasa di Korea Utara memerintahkan pembunuhan

abang tirinya itu. Malaysia terpaksa mengembalikan jenazah Jong-nam dan membolehkan para tersangka pembunuhan yang bersembunyi di gedung kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur untuk kembali negerinya, demi membebaskan sembilan warga Malaysia yang dilarang Korea Utara meninggalkan Pyongyang. Kemarin, seorang polisi yang menjadi saksi berkata kepada pengadilan bahwa Huong sebenarnya punya waktu untuk membuang T-shirt dan rok yang dia pakai sewaktu dia menyerang Jong-nam. T-shirt bertuliskan ‘LOL’ dan rok itu dengan mudah ditemukan di tumpukan pakaian di kamar hotel di mana Huong menginap, kata sang saksi bernama Nasrol Sain Hamzah itu kepada pengacara Huong, Hisyam Teh Poh Teik. Belum lama pekan ini, Nasrol berkata kepada pengadilan bahwa dia membutuhkan Huong untuk menunjukkan pakaian yang disita ketika polisi menggeledah kamar hotel itu. Para pengacara Siti Aisyah dan Huong berkilah bahwa kliennya saat itu mengira tengah

Jeff Bezos

Pria 100 Miliar Dolar

PENDIRI Amazon, Jeff Bezos, kini mendapatkan julukan baru yaitu pria senilai 100 miliar dolar AS. Julukan ini disematkan pada Bezos karena keberhasilan situs belanja online Amazon membukukan penjualan 100 miliar dolar AS saat libur Thanksgiving. Majalah Forbes juga memosisikan Bezos sebagai orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan mencapai 100,3 miliar dolar AS. Sementara itu, pendiri

Microsoft, Bill Gates, menduduki posisi kedua dengan kekayaan sebesar 89,4 miliar dolar AS. Bezos memiliki saham 17 persen di Amazon, yang didirikan di garasi Seattle pada 1994 setelah ia berhenti dari pekerjaannya di dana lindung nilai untuk berjualan buku online. Menurut bursa saham, Amazon yang bermarkas besar di Seattle ini memiliki nilai pasar 576,3 miliar dolar AS. (iah/afp)

Jeff Bezos

Bali Post/afp

membuat adegan lucu-lucuan untuk acara reality-show televisi dan sama sekali tak tahu bahwa sebenarnya mereka

sedang meracun Jong-nam. Korea Utara membantah tuduhan Korea Selatan dan AS bahwa rezim Jong-un berada di balik pembunuhan itu. Peradilan kasus ini yang sudah berlangsung sebulan akan dilanjutkan pada 22 Januari, demikian Reuters. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 02 Desember 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu