Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Rangkaian Karya Panca Wali Krama di Penataran Agung Besakih
Hari Ini Upacara Melasti ke Watu Klotok
UPACARA melasti serangkaian Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Besakih akan dilaksanakan Sabtu (2/3) hari ini. Sebelum pamelastian, Jumat (1/3) kemarin dilaksanakan upacara nedunang pralingga Ida Batara di Pura Penataran Agung Besakih. Upacara nendunang Ida Batara di-puput pemangku di masing-masing pura. Ketua Panitia Karya Jro Mangku Widiartha mengatakan, upacara nedunang diawali di Pura Penataran Agung. Setelah itu semua pralingga Ida Batara akan berkumpul di Pura Penataran Agung. Ini sebagai simbol bahwa Ida Batara turun kabeh.
Kata Widiartha, sebelum pralingga Ida Batara memargi, lebih dahulu dilakukan upacara persembahya-ngan bersama. Rencananya upacara pamelastian dimulai pukul 10.00 Wita. Hal. 15 Secara Bergiliran
JALUR PAMELASTIAN UPACARA TAWUR AGUNG PANCA WALI KRAMA PURA AGUNG BESAKIH 2019 Sabtu
2 Maret 2019
Minggu
3 Maret 2019
Desa Pakraman Besakih Desa Pakraman Tegenan Desa Pakraman Menanga Desa Pakraman Rendang Desa Pakraman Nongan Desa Pakraman Pesabah Desa Pakraman Gembalan Desa Pakraman Cucukan Desa Pakraman Selat Desa Pakraman Akah Desa Pakraman Besang Desa Pakraman Bendul Desa Pakraman Meregan Desa Pakraman Galiran Desa Pakraman Jelantik Desa Pakraman Tojan Pura Penataran Agung Kelungkung (Mesandekan)
Desa Pakraman Paksebali Desa Pakraman Lebu Desa Pakraman Tohjiwa Desa Pakraman Talibeng Desa Pakraman Sukahet Desa Pakraman Tebola Pura Puseh Tebola (Mesandekan)
Senin
4 Maret 2019
Desa Pakraman Iseh Desa Pakraman Padang Tunggal Desa Pakraman Duda Desa Pakraman Selat Desa Pakraman Padang Aji Desa Pakraman Muncan Desa Pakraman Batusesa Pura Pesimpangan Besakih
Bali Post/kmb41
UPACARA NEDUNANG - Pelaksanaan upacara nedunang pralingga Ida Batara serangkaian upacara melasti ke Segara Watu Klotok yang akan dilaksanakan Sabtu (2/3) hari ini.
Lalui 29 Desa Pakraman, Dikawal Ratusan Polisi
Bali Post/eka
GUBERNUR BALI - Serangkaian Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Besakih, Jumat (1/3) kemarin dilaksanakan upacara nedunang pralingga Ida Batara. Upacara ini dihadiri ratusan krama. Ikut ngayah pada upacara tersebut Gubernur Bali Wayan Koster.
UPACARA pamelastian Sabtu (2/3) ini akan diikuti ribuan krama. Prosesi pamelastian serangkaian upacara Panca Wali Krama di Pura Penataran Agung Besakih akan dilaksanakan di Segara Watu Klotok, Klungkung. Pralingga Ida Batara akan kairing ribuan umat dengan berjalan kaki dari Pura Besakih ke Watu Klotok. Demikian pula sebaliknya dari Watu Klotok menuju Pura Besakih melalui jalur Pura Puseh Tobala, Kecamatan Sidemen. Selama tiga hari perjalanan tersebut, para pamedek akan melalui 29 desa pakraman di lima kecamatan di Klungkung dan Karangasem. Terkait acara tersebut, jajaran Satuan Lalu Lintas Karangasem menyiagakan ratusan personel gabungan untuk melakukan giat pengamanan pelaksanaan upacara melasti. Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti mengimbau para pengendara maupun truk pengangkut pasir agar tidak melewati dan parkir sembarangan di sepanjang jalur pamelastian dari 2-4 Maret. Dalam proses pengamanan selama karya dilibatkan 153 personel gabungan antara Polsek dan Polres. Nanti porsonel ini akan disebar di sejumlah titik yang telah ditentukan untuk bertugas mengamankan pelaksanaan melasti. Sementara itu, Polres Klungkung juga menggelar rapat koordinasi perihal pengamanan acara ini. Kabag Ops Kompol I Nyoman Suarsika menegaskan, terkait agenda melasti Panca Wali Krama ini, Polres Klungkung telah menyiapkan ratusan personel. ‘’Untuk mengamankan seluruh rangkaian upacara ini, Polres Klungkung menurukan 176 personel,’’ ujar Suarsika. (nan/gik)
DUDONAN TAWUR AGUNG PANCA WALI KRAMA 1 Maret 2019 Nedunang Pralingga Ida Batara 2 Maret 2019 Memargi Melasti 3 Maret 2019 Melasti 4 Maret 2019 Ida Batara Mawali ke Pura Agung Besakih 5 Maret 2019 Mapepada Tawur Agung Panca Wali Krama
6 Maret 2019 Puncak Tawur Agung Panca Wali Krama 7 Maret 2019 Panganyar 19 Maret 2019 Mapepada Batara Turun Kabeh 20 Maret 2019 Puncak Karya Ida Batara Turun Kabeh 12 April 2019 Panganyar/Panyineban
Kecil, Indeks Korupsi di Bali
’’Ewuh Pakewuh’’ dan Malas Bersaksi Jadi Penyebab
Bali patut berbangga karena indeks korupsinya kecil. Jauh di bawah kalau dibandingkan daerah lain. Apakah itu riil adanya? Banyak yang mempertanyakan. Sebab, karakter orang Bali berbeda dengan daerah lain. Di Bali orang lebih percaya karmapala, sehingga kalau ada orang korupsi mereka kurang peduli. Karena diyakini merekalah yang akan memetik hasil dari perbuatannya. Selain itu, rasa kekerabatannya juga kental, sehingga ada rasa ewuh pakewuh untuk melaporkan, apalagi menjadi saksi.
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Udayana Prof. Dr. I Ketut Rai Setiabudhi, S.H., M.S. mengatakan, unsur ewuh pakewuh menjadi faktor utama penyebab rendahnya laporan tindak korupsi di Bali. Ditambah lagi, masih ada keragu-raguan untuk melapor kepada pihak yang berwajib karena merasa belum memiliki cukup data. Padahal, laporan adanya indikasi korupsi saja sudah cukup menjadi pegangan bagi aparat untuk melakukan proses penyelidikan. ‘’Pertama, ewuh pakewuh masih kuat. Kedua, data yang dipegang itu dia belum percaya diri atas apa yang diperoleh dari data itu sehingga dia ragu-ragu. Seharusnya bukan begitu, kalau laporan itu tidak harus komplit datanya. Selain itu mereka juga malas menjadi saksi,’’ ujarnya, Jumat (1/3) kemarin.
Menurut Setiabudhi, peran serta masyarakat harus lebih ditingkatkan. Hal ini dapat membantu aparat penegak hukum untuk mengusut kasus korupsi di lapangan. Sebab, yang paling tahu keadaan di lapangan adalah masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, masyarakat harus punya keberanian untuk menyampaikan laporan bilamana ada indikasi korupsi. ‘’Kalau sudah ada indikasi, silakan lapor karena nanti ada yang bergerak untuk melakukan penyelidikan. Jangan alat bukti dulu, indikasi saja dulu,’’ jelasnya. Setiabudhi menambahkan, pengawasan juga menjadi kunci perbaikan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Bali. Ada pengawasan internal di instansi terkait, dan pengawasan eksternal di luar instansi seperti
oleh masyarakat dan DPRD. Namun, baik pengawasan internal maupun eksternal, kedua-duanya masih lemah. Termasuk pengawasan dari LSM sebagai wakil dari masyarakat yang kini tampak menurun kegiatannya. ‘’Inilah yang perlu ditingkatkan. Pengawasan memang menjadi variabel yang utama dalam menekan kasus-kasus tindak pidana korupsi. Itu yang paling sangat menentukan,’’ imbuhnya. Saat ini, lanjut Setiabudhi, indikasi korupsi cukup banyak muncul dari pemanfaatan dana desa bila melihat data secara nasional. Bahkan cenderung mengalahkan jumlah kasus korupsi yang ada di pemerintahan. Kendati di Bali, indikasi itu relatif masih rendah. Ini sesuai hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan mahasiswa Universitas Udayana
di desa, serta penelitian-penelitian terhadap pemanfaatan Dana Desa. Pengawasan yang dilakukan oleh mahasiswa memang sebatas untuk memastikan pengumuman anggaran pendapatan dan belanja desa sudah dipasang. Di samping melihat pula model pembukuan pertanggungjawaban. ‘’Dengan adanya pengumuman yang dipasang, masyarakat bisa mengontrol. Misalnya ada proyek infrastruktur dengan anggaran sekian, apakah sudah dilaksanakan atau belum. Apakah sudah cocok pelaksanaan dengan besar anggaran yang dialokasikan,’’ papar Ketua Pusat Studi Desa ini. Ditemui terpisah, Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya sepakat bila peran masyarakat termasuk LSM harus lebih ditingkatkan
untuk ikut memantau korupsi di Bali. Indikasi korupsi dapat dilaporkan ke kepolisian, kejaksaan, bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal yang sama juga diharapkan dari aparat penegak hukum agar lebih aktif turun melakukan pengawasan. ‘’Apalagi dana-dana yang besar di Bali, jangan hanya yang kayak Saber Pungli yang kecil-kecil atau yang melibatkan masyarakat lemah. Yang gede-gede juga kan harus dipantau maksimal,’’ ujar politisi PDI-P ini. Dari semua penegak hukum yang ada, Tama menyebut KPK yang paling jarang terdengar menangani kasus korupsi di Bali. Padahal, KPK sangat diharapkan untuk bisa membongkar kasus-kasus korupsi besar di Bali. Dengan demikian, IPK Bali dapat lebih ditingkatkan lagi dari sebelumnya. (kmb32)
DENPASAR
2
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
Bali Post/dir
MELASTI - Serangkaian perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1941, sejumlah krama Bali melaksanakan prosesi melasti di Pantai Padanggalak, Denpasar, Jumat (1/3) kemarin.
FIGUR
Perlu Regulasi Mengangkat Properti
Bali Post/ist
A.A. Ngurah Alit Wiraputra TAHUN 2019 ini dipercaya membawa angin segar bagi sektor properti. Meski tumbuh, namun tidak se-booming pada 2010-2012. Tentu ada kebijakan yang harus disesuaikan oleh pemerintah dalam rangka mengangkat sektor properti ini. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, properti yang lesu selama lima tahun terakhir ini yaitu tahun 2014-2019 berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Andai saja kondisi properti bagus, maka pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6,5-7 persen. Tapi selama ini
hanya tumbuh 6 persen. Untuk menggenjot sektor properti, kata dia kebijakan pemerintah harus berpihak pada konsumen. Properti yang bisa dikembangkan di Bali saat ini adalah properti yang high level. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah memberi ruang yang besar atau zonasi- zonasi untuk membangun properti kelas atas. Selain itu, untuk menggairahkan sektor properti, juga perlu dipikirkan tentang hunian vertikal untuk kalangan pekerja pariwisata, mengingat industri yang berkembang dominan di Bali adalah industri pariwisata. Diharapkan, para pekerja ini diberikan tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerjanya. Hunian ini bisa berkonsep hunian vertikal dengan empat lantai sehingga tidak menghabiskan lahan yang banyak. Selain itu juga dapat meminimalisasi alih fungsi lahan. Calon anggota DPR-RI dari Partai Gerindra ini berharap dibuatkan zonasi-zonasi untuk hunian vertikal, namun yang aksesnya dekat dengan tempat bekerja, seperti Kepaon, Sesetan, dan Imam Bonjol. Dengan begitu, para pekerja yang selama ini menempuh jarak panjang untuk
sampai di tempat kerja dapat mengurangi cost, traffic dan efisiensi dari pekerja tersebut. Pelayanan terhadap tamu atau turis juga bisa lebih maksimal. Pemerintah juga diharapkan memberikan subsidi, baik berupa subsidi pajak atau bisa dibuatkan regulasi yang berhubungan dengan pengalihan hak rumah vertikal dan sebagainya untuk para pekerja pariwisata ini. ‘’Mungkin pajaknya bisa disubsidi oleh pemerintah atau diberi keringanan oleh pemerintah dan juga zonasi-zonasi, di mana bisa membangun hunian vertikal, karena ini penting agar nantinya rumah ini bisa diwariskan pada anaknya,’’ katanya. Dengan kondisi yang terjadi saat ini, penduduk semakin padat, lahan semakin sempit, harus diikuti dengan perubahan pola hidup masyarakat Bali, yaitu menempati hunian vertikal. Mereka juga tidak seterusnya tinggal di rumah itu. ‘’Mungkin pada saat bekerja, Senin sampai Jumat mereka tinggal di hunian vertikal itu. Sedangkan Sabtu dan Minggu mereka kembali ke kampung. Tapi hunian ini berstatus hak milik sendiri,’’ tegas pria asal Badung ini. (may)
Cegah Gangguan Jelang Nyepi
Polresta Gelar Operasi Cipkon
Denpasar (Bali Post) Perayaan hari raya Nyepi tinggal menghitung hari. Untuk itu, upaya antisipasi gangguan kamtibmas terus dilakukan Polresta Denpasar. Salah satunya menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung I Tahun 2019 yang dimulai, Jumat (1/3) kemarin. Apel gelar pasukan Operasi Cipkon tersebut dipimpin
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan di halaman Mapolresta. Operasi Cipkon ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan kondisi aman dan kondusif. Kapolresta Ruddi Setiawan dalam amanatnya menyampaikan, dilaksanakannya apel tersebut merupakan wujud kesiapan Polri khususnya Polresta Denpasar dalam pelak-
Bali Post/ist
APEL - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Cipkon.
Topik :
sanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Cipkon Agung I 2019. Sasarannya yaitu penyakit masyarakat guna menciptakan situasi yang kondusif menyambut Nyepi tahun 2019, termasuk rangkaiannya mulai dari upacara melasti/makiis, Pangerupukan (Tawur Agung), Nyepi dan Ngembak Geni. Sedangkan operasi tersebut dilaksanakan selama lima hari (1-5 Maret). Operasi ini, lanjut mantan Kapolres Badung ini, dilaksanakan secara terpadu oleh Polresta Denpasar dan polsek jajaran yang dibantu instansi terkait serta mitra kamtibmas lainnya. “Yang dikedepankan adalah kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum. Didukung kegiatan intelijen untuk menjamin situasi yang kondusif sebelum, saat dan sesudah hari raya Nyepi,” ujarnya. Ia berharap personel yang telibat operasi ini agar selalu berkoordinasi dan tetap solid dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Dengan demikian, mampu mencegah dan menangkal kemungkinan gangguan-gangguan yang dapat timbul serta mampu menjaga situasi tetap kondusif. “Pada kesempatan ini saya menyampaikan beberapa pesan, yaitu jangan arogan dan jaga nama baik Polri dalam setiap pelaksanaan tugas. Tindak dengan tegas segala bentuk gangguan maupun tindak pidana yang timbul sebelum, pada saat dan sesudah hari raya Nyepi, tetap melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan tugas di lapangan untuk menghindari terjadinya halhal yang tidak diinginkan. Sebelum, selama dan sesudah pelaksanaan tugas, jangan lupa berdoa,” tegas Ruddi Setiawan. (kmb36)
Pelipatan Surat Suara Libatkan 130 Orang
Denpasar (Bali Post) –
Pelaksanaan Pemilu 2019 tinggal menghitung hari. Menyukseskan hajatan pesta demokrasi tersebut, KPU Kota Denpasar telah mempersiapkan sejumlah logistik yang akan digunakan pada hari H. Seperti keberadaan surat suara yang merupakan logistik terpenting dalam proses Pemilu. Bahkan kini KPU Denpasar telah melakukan pelipatan surat suara untuk DPR. Sedikitnya 130 orang yang dilibatkan untuk mempercepat penyelesaikan pelipatan. Dengan tenaga sebanyak itu, diperlukan waktu sekitar enam sampai tujuh hari. Menurut Ketua KPU Denpasar I Wayan Arsa Jaya, saat ini KPU Denpasar sudah menerima surat suara untuk DPR-RI dan pemilihan presiden dan wakil presiden masing-masing 473.415 lembar. ‘’Inilah yang sekarang dalam pelipatan yang akan disebar ke masing-masing TPS,’’ kata Arsa Jaya, Jumat (1/3) kemarin. Arsa Jaya mengatakan, pihaknya belum menerima surat suara untuk DPRD Provinsi dan DPRD Kota. Saat ini pihaknya masih menunggu kiriman dari percetakan. Selain itu, surat suara untuk DPD juga belum selesai. ‘’Kami memerlukan surat suara mencapai jumlah DPT ditambah dua persen untuk cadangan. Jadi, kita perlu surat suara per tingkat mencapai 474.099 lembar,’’ jelasnya. Arsa Jaya menambahkan, KPU Kota Denpasar juga telah melaksanakan kegiatan setting logistik kebutuhan per TPS. Karena logistik yang akan dikirim per TPS dipilah dan dimasukkan ke dalam kantong plastik kategori yang di dalam kotak dan diluar kotak suara. Kegiatan seting tersebut tetap dilaksanakan sambil menunggu kelengkapan logistik lainnya yang sementara ini belum lengkap diterima oleh KPU Kota Denpasar.
Arsa Jaya berharap pihak penyedia atau rekanan dapat memenuhi lebih awal dari waktu yang direncanakan, yaitu tanggal 11 Maret 2019. Hal ini memperhatikan kebutuhan waktu untuk proses sortir dan pelipatan surat suara untuk Kota Denpasar yang berjumlah 2,3 juta lembar. Berikut logistik lainnya berupa DCT dan DPC serta formulir termasuk salinan DPT juga masih menunggu pengadaan KPU. Untuk logistik kotak suara, KPU Kota Denpasar merencanakan menggunakan gudang
ruko di Jalan Noja Denpasar, untuk memenuhi kebutuhan Kecamatan Denpasar Timur, sedangkan tiga kecamatan lainnya akan ditempatkan di gedung lantai III Pasar Suci dan segera akan melakukan proses penyortiran dan perakitan di gudang tersebut. ‘’Kami berterimakasih kepada PD Pasar Denpasar dan Pemkot Denpasar karena telah diizinkan menggunakan lantai dua dan tiga Pasar Suci. Tempat ini saya rasa cukup representatif untuk mengelola logistik Pemilu tahun ini,’’ katanya.
Arsa Jaya mengatakan, ada beberapa pekerjaan tambahan yang diharapkan bisa dibantu dari pihak Pemkot, yakni pemasangan sekat pengaman. Ia berharap hal itu bisa segera direalisasikan, mengingat proses perakitan dan penyortiran kotak suara sebagai salah satu bagian Topik : akan segera diterpenting lakukan. Sampai saat ini, dengan memaksimalkan ruang yang ada di gudang Noja, KPU Kota Denpasar telah menyortir dan merakit sebanyak 1.190 kotak suara untuk memenuhi kebutuhan di Denpasar Timur 1.575 kotak suara. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Bali Post/kmb12
SURAT SUARA - Suasana pelipatan surat suara untuk DPR-RI di Kantor KPU Denpasar, Jumat (1/3) kemarin.
Saat Nyepi, Penggunaan Listrik di Hotel Diprediksi Turun 25 Persen Denpasar (Bali Post) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali memprediksi terjadi penurunan beban puncak (penggunaan) listrik saat Nyepi yaitu 35 persen hingga 40 persen. Sementara hotel yang merupakan industri dominan di Bali serta menggunakan listrik paling dominan juga mengalami penurunan sampai 25 persen. Maka dari itu, diprediksi beban puncak saat hari raya Nyepi pada Kamis (7/3) mendatang turun menjadi 538,6 Mega Watt (MW).
Deputi Manajer Komunikasi PLN UID Bali I Nyoman Swiranata mengatakan, pada Maret 2019 diprediksi beban puncak tertinggi mencapai 903 MW. Sementara sepanjang 2019, beban puncak diprediksi rata-rata mencapai 900,1 MW. Dilihat dari penurunan beban puncak tahun-tahun sebelumnya, kata Swiranata pada 2017 beban puncak saat Nyepi yaitu 506,9 MW. Sementara beban puncak tertinggi pada Maret di tahun tersebut mencapai 847 MW.
Pada 2018, beban puncak saat Nyepi tercatat 518,3 MW dan beban puncak tertinggi pada Maret pada tahun yang sama mencapai 850,9 MW. “Sementara beban puncak yang terjadi tahun 2017 rata-rata mencapai 851,5 MW dan 871,5 MW pada 2018,” ujarnya. Swiranata menjelaskan, penurunan beban puncak disebabkan oleh banyaknya kantor-kantor yang ditutup serta penggunaan penerangan di rumah tangga yang mati total terutama malam
hari. Termasuk di hotel-hotel penggunaan listrik juga menurun hingga 25 persen. Untuk menjaga keandalan, kata Swiranata pihaknya siaga di masing-masing unit, termasuk petugas PLN dari rumah masing-masing melakukan pemantuan dan siap siaga jika terjadi persoalan terkait kelistrikan. “Kami juga berkerja sama dengan para pecalang jika terjadi permasalahan mendesak, agar kami bisa melewati jalanan untuk meluncur ke lokasi,” katanya. (kmb42)
Komplotan Coblos Ban Dihukum 20 Bulan Denpasar (Bali Post) Tiga terdakwa kasus coblos ban yang spesialis menyasar orang asing, terdakwa Muhammad Abdul Musori (26), Seneri (35), dan Rizal alias Imam (33), masing-masing dihukum selama satu tahun delapan bulan penjara, Kamis (28/2) lalu. Putusan yang disampaikan majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. Jaksa sebelumnya menuntut supaya ketiga terdakwa dihukum selama dua tahun. Mereka dinyatakan terbukti secara sah dan meya-
kinkan bersalah melakukan tindak pidana mengatur pencurian yang dilakukan dengan cara bersekutu sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP. Atas putusan itu, ketiga terdakwa langsung menerimanya. Apalagi dalam sidang terbukti terdakwa berkali-kali melakukan aksinya di sejumlah tempat wisata di Bali. Sebelumnya dijelaskan, para terdakwa melakukan aksinya Rabu 23 Mei pukul 16.00 Wita di Jalan Raya Kerobokan, tepatnya di depan Warung Babi Guling Suri,
Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara. Siang itu terdakwa bersama tersangka Doel menyiapkan dua sepeda motor. Masing-masing motor dikendari Doel dengan membonceng Rizal, dan motor satunya dikendarai Musori dengan membonceng Seneri. Di Jalan Raya Kerobokan, terdakwa Musori melihat mobil Suzuki Karimun yang dikendarai dua turis asing asal Rusia. Salah satunya Arnold Aristarkhov alias Jero Arnold yang memang sudah fasih berbahasa Bali. Para terdakwa membuntuti mobil tersebut sampai di perempa-
tan traffic light Jalan Raya Kerobokan. Mobil Karimun korban berhenti karena lampu merah. Salah satu terdakwa mengambil paku lalu dijepit dengan ibu jari. Terdakwa berhenti di samping kanan mobil korban bagian belakang. Pelaku lainnya mendorong paku hingga terinjak oleh ban mobil sasarannya. Melihat paku sudah melekat pada ban, para terdakwa mengintai. Sekitar 100 meter melaju, ban mobil Karimun itu kempes. Saat itulah para terdakwa melakukan aksinya. (kmb37)
BADUNG
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
3
Bali Post/eka
PETANI - Seorang petani di Banjar Jempanang, Kecamatan Petang, tengah merawat tanaman ketimunnya, Jumat (1/3) kemarin. Kecamatan Petang merupakan daerah pertanian. Komoditas yang dibudidayakan cukup beragam, mulai dari kopi, asparagus hingga berbagai macam buah dan bunga.
FIGUR
Optimalkan SDM
BANYAKNYA guru yang pensiun secara periodik setiap tahunnya, tentu berdampak terhadap kebutuhan tenaga pendidik, terutama di sekolah negeri di Badung. Untuk mengisi kekurangan tersebut, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung menyampaikan usulan formasi CPNS untuk tenaga guru. Sambil menunggu formasi, Pemkab Badung menyikapi dengan pengadaan guru honorer yang gajinya dibayarkan dari APBD. Terkait hal tersebut, Kabid Tenaga Kependidikan Disdikpora Kabupaten Badung Nyoman Suardana mengharapkan Kepala Sekolah menyikapi supaya tidak terjadi kekosongan tenaga guru. Dijelaskannya, pascapenerimaan CPNS tahun 2018, hanya ada sebanyak 156 guru SD yang lolos. Mereka yang lolos ini tidak hanya dari kalangan umum, namun ada juga dari guru honorer yang sudah mengajar di beberapa sekolah. Dalam jeda waktu menunggu penempatan, mereka yang berasal dari guru honorer otomatis akan diputus pembayarannya karena sudah dinyatakan lolos CPNS. ‘’Selama menunggu pengisian formasi PNS, ini harus disikapi
dengan mengoptimalkan tenaga yang ada supaya tidak terjadi kekosongan di kelas,’’ ujarnya, Jumat (1/3) kemarin. Selama ini untuk guru di sekolah negeri kekurangan, terutama untuk guru PNS. ‘’Saat ini perbandingan guru PNS dengan honor di Badung sebanyak 55 persen guru PNS berbanding 45 persen guru honor,’’ ucapnya. (edi)
DPMD Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Desa Mangupura (Bali Post) -
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung mengawasi penggunaan anggaran di desa yang digelontorkan pemerintah pusat. DPMD bersama tim juga melakukan verifikasi terhadap pemanfaatan dana tersebut. Dana untuk desa tidak akan dicairkan apabila Pemerintah Desa tidak menyetorkan laporan bulanan. ‘’Kalau belum ada laporan, tahap selanjutnya tidak dicairkan. Dalam pelaksanaannya kami membina tiap bulannya. Penggunaan harus sesuai dengan perencanaan,’’ ujar Kepala DPMD Badung Putu Gede Sridana, Jumat (1/3) kemarin. Kendati telah melakukan pengawasan, pihaknya tidak dapat mengawasi setiap hari sehingga peran BPD di masing-masing desa sangatlah penting untuk ikut mengawasi. Begitu juga peran serta masyarakat agar tidak ada penyalahgunaan dana. ‘’Dana desa itu ada dari beberapa sumber. Nah, dari masingmasing sumber ada pola pengawasannya,’’
Aniaya Pelajar, Pemuda Asal NTT Ditangkap Mangupura (Bali Post) Kericuhan terjadi saat pesta ulang tahun di Jalan Muding Indah V, Kuta Utara, Badung, Minggu (24/2) lalu. Seorang pelajar berinisial KJS (14) dilempari botol bir dan batu hingga pergelangan kaki kanannya luka. Pelakunya Yustinus Mulianto Jegalut (21) asal NTT. Pelaku ditangkap di tempat tinggalnya, tidak jauh dari TKP. Kapolsek Kuta Utara AKP I Dewa Putu Anom Danujaya didampingi Kani-
treskrim Iptu Androyuan Elim, Jumat (1/3) kemarin mengatakan, sebelum kasus itu terjadi, korban menghadiri pesta ulang tahun di rumah temannya. Tiba-tiba datang pelaku b e r s a m a dua temannya. Padahal mereka tidak saling kenal. ‘’Mereka mencari korban. Padahal korban mengaku tidak kenal mereka dan alasannya mencari korban. Korban dan ketiga orang tersebut sempat adu mulut,’’ tegasnya.
Diduga pelaku keder melihat teman korban banyak di TKP. Pelaku bersama dua temannya bergegas meninggalkan TKP. Namun korban mengejarnya karena ingin menanyakan maksud kedatangan mereka. ‘’Beberapa kali ditanya maksud kedatangannya, tapi pelaku tidak menjawab,’’ ungkap Iptu Elim. Pelaku malah melempar korban menggunakan botol bir dan batu. Lemparan botol tersebut mengenai pergelangan tangan kanan
korban. Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Polsek Kuta Utara. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Kuta Utara dipimpin Panit 1 Ipda Made Galih Arta Wiguna melakukan penyelidikan dan olah TKP. Beberapa jam setelah kejadian, tepatnya pukul 05.00 Wita, pelaku berhasil ditangkap. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek guna diproses lebih lanjut. Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya. (kmb36)
jelasnya. Menurutnya, pemberian dana dari Pemkab Badung sesuai Surat Keputusan Bupati Badung No. 115/0419/ HK/2018 tentang Penetapan Bagi Hasil Dana Pajak Daerah dan Restribusi Daerah, Bagi Hasil Dana Perimbangan dan Dana Desa Kepada Pemerintah Desa di Kabupaten Badung Tahun 2019. ‘’Seperti Dana Desa bersumber dari APBN m ul a i d a ri p e re nca na a n ada pola, persentase dan lain sebagainya. Sudah ada petunjuknya dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,’’ ungkapnya. Birokrat asal Denpasar itu menyebutkan, dalam pelaksanaannya BPKP mengawasi penuh dan harus ada laporan tiap bulan. ‘’Kalau di luar Dana Desa yakni dari bagi hasil pajak, re-
tribusi daerah dan lainnya itu melalui mekanisme verifikasi tim gabungan Pemkab Badung. Kemudian disesuaikan dengan mekanisme program yang dibuat desa,’’ sebutnya. Pencairannya sesuai target realisasi pajak dan retribusi daerah. Yakni setiap realisasi bulanan, sebanyak 10 persen langsung dibagi untuk desa. Terakhir ditutup tahun anggaran, desa membuat laporan secara keseluruhan. Kalau belum ada laporan pertanggungjawaban setiap bulannya, dana untuk desa ini juga tidak bisa dicairkan. ‘’Nanti pengawasan berikut dari instansi pengawas dalam hal ini Inspektorat Badung baik pengawasan insendentil maupun secara sampele,’’ jelasnya. Sementara dari 43 desa di Badung, Desa Pelaga
mendapatkan alokasi dana terbesar mencapai Rp 21,7 miliar lebih. Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara juga mendapatkan dana yang besar yaitu Rp 21,5 miliar lebih. Sedangkan untuk alokasi dana terkecil diterima Desa Kuwum sebesar Rp 11,7 miliar lebih. Dalam pembagiannya ada mekanisme yang harus dipatuhi. Seperti dilihat dari jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah banjar dan desa adat, dan jumlah warga miskin. Desa Pelaga wilayahnya luas, desa adat banyak dan orang miskin masih tinggi. Sementara total dana untuk desa di Badung pada 2019 sebesar Rp 675.214.739.785. Angka ini meliputi penyisihan 10 persen Pajak Daerah sebesar Rp 561.188.431.928, penyisihan 10 persen Retribusi Daerah sebesar Rp 16.781.015.257, Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari dana perimbangan sebesar Rp 44.660.525.600 dan Dana Desa yang bersumber dari APBN sebesar Rp 52.584.767.000. (kmb27)
Cegah Penyebaran HIV, KPA Gencarkan Edukasi ke Masyarakat Mangupura (Bali Post) Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Badung cukup banyak. Berdasarkan data, hingga tahun 2018 pengidap HIV/AIDS di Badung mencapai 2.199 jiwa. Terkait kondisi tersebut, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung terus melakukan edukasi kepada masyarakat. Bahkan dalam pencegahan penyebaran penyakit mematikan itu, KPA melakukan sosialisasi ke masyarakat secara langsung. ‘’Selain sosialisasi kami juga memberikan pemahaman ke-
pada masyarakat untuk ikut memperingati Hari Anti Diskriminasi yang dideklarasikan dari UNAIDS,’’ ujar Koordinator KPA Badung Ayu Cempaka R., Jumat (1/3) kemarin. Menurutnya, UNAIDS awalnya mencanangkan Hari Anti Diskriminasi atau Zero Discrimination Day sebagai hari untuk menghapus diskriminasi terhadap mereka yang menderita HIV dan AIDS. Namun, seiring pergantian tahun, perayaan tersebut kini tak lagi hanya untuk mengkampanyekan stop diskriminasi terhadap pen-
derita HIV dan AIDS saja, melainkan untuk diskriminasi dalam bentuk apapun. ‘’Kami di sini mengajak swadaya masyarakat, tenaga kesehatan dan siswa-siswi yang peduli dengan AIDS dan narkoba di Kabupaten Badung,’’ katanya seraya menambahkan, akan berupaya mewujutkan target tiga program Three Zero pada 2030, yakni tidak ada penularan HIV, tidak ada kematian akibat AIDS, serta tidak ada lagi stigma dan diskriminasi pada ODHA. (kmb27)
”Pangerupukan”, Akses ke Pantai Kuta Ditutup Mangupura (Bali Post) Saat pangerupukan atau Rabu (6/3) mendatang, akses menuju Pantai Kuta akan ditutup untuk kendaraan. Penutupan ini dilakukan karena di kawasan Pantai Kuta akan dilaksanakan parade ogoh-ogoh. Terkait pengamanan kawasan, koordinasi dengan sejumlah komponen sudah dilaksanakan melalui rapat koordinasi Kamis (28/2) lalu. Dikonfirmasi Jumat (1/3), Camat Kuta I Nyoman Rudiarta mengatakan akses ke Pantai Kuta akan ditutup dari pukul 15.00 Wita hingga berakhirnya pawai ogoh-ogoh. Penutupan dimulai pada jam tersebut lantaran ogoh-ogoh dari masingmasing banjar sudah mulai dikeluarkan dan dikumpulkan. ‘’Di Kuta ada sebanyak
13 ogoh-ogoh yang akan diarak saat pangerupukan,’’ imbuhnya. Pihaknya mengimbau warga agar turut serta menjaga keamanan wilayah selama rangkaian hari raya Nyepi. Khusus saat melakukan pawai ogohogoh, masyarakat diharapkan mengedepankan persaudaraan, persatuan dan kesatuan. ‘’Tidak hanya masyarakat adat, namun masyarakat dinas maupun wisatawan agar ikut m enja ga ketertiban dan keamanan,’’ tegasnya. Untuk di Kelurahan Legian, dia menyampaikan, Lurah Legian juga sudah menyampaikan masih adanya kabel utilitas yang posisinya masih sangat rendah. Tentunya itu sangat mengganggu saat pawai
ogoh-ogoh. Untuk itu Lurah sudah bersurat kepada pemilik utilitas agar dilakukan penurunan kabel. ‘’Memang ada yang sudah melakukan action. Kalau sampai Minggu ini yang lain belum ada tindakan, kami kembali akan melakukan komunikasi dengan pemilik utilitas,’’ katanya. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau warga agar saat mengarak ogoh-ogoh tetap memperhatikan keberadaan utilitas. Khusus Kelurahan Kedonganan akan ada 30 ogohogoh yang akan diarak saat pangerupukan. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya akan dilombakan. Karena jumlah ogoh-ogoh yang cukup banyak, pihaknya akan mengatensi khusus masalah keamanan. Pihaknya
akan kembali melakukan koordinasi dengan Polsek Kuta dan Polresta Denpasar. ‘’Akan ada penambahan satu peleton dari Polresta Denpasar untuk melakukan pengamanan di Kedonganan,’’ sebutnya. Selain masalah keamanan, untuk atensi kesehatan akan disiagakan sejumlah petugas medis. ‘’Kami meminta kepada KBS masingmasing untuk siaga tidak hanya saat melasti, namun juga saat pangerupukan dan Nyepi, serta ngembak geni,’’ terang Rudiarta. Tim medis disiapkan di masing-masing Puskesmas Pembantu (Pustu) saat Nyepi. Jika ada kejadian yang insidental, tim medis akan siap membantu. Sementara untuk pecalang, seluruhnya akan dilengkapi
identitas khusus. ‘’Supaya tidak semua orang mengatasnamakan diri sebagai pecalang,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Badung I Wayan Wirya, SE., M.Si. mengatakan, saat pangerupukan biasanya konsentrasi masyarakat adalah di jalan raya. Hal ini membuat akses kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) akan mengalami hambatan. Untuk mengantisipasinya, pihaknya akan melakukan penyebaran kendaraan damkar di beberapa titik strategis, alias tidak hanya siaga di 11 pos Damkar Badung. Pihaknya akan menyiagakan 108 petugas Damkar dan mobil Damkar di semua kecamatan untuk
mengantisipasi kebakaran saat pangerupukan. ‘’Untuk pangerupukan akan disiapkan di tempat strategis, seperti bencingah Puri Mengwi, Abiansemal, Munggu, Kerobokan, Kuta, Jimbaran, Nusa Dua. Untuk kawasan yang berada dekat dengan pos Damkar tentu akan di-back up dari sana,’’ katanya. Sementara pada saat Nyepi, semua petugas akan disiagakan di 11 pos yang tersebar dari Badung Utara sampai Badung Selatan. Pos dimaksud yakni Pos Plaga, Petang, Abiansemal, Mengwi, Puspem Badung, Pos Induk, Dalung, Kunti, Majapahit, BPG dan ITDC. ‘’Dalam sati pos akan disiapkan minimal enam petugas. Mereka akan disiagakan selama 24 jam,’’
jelas Wirya. Secara umum, pada rangkaian Nyepi tantangannya yakni saat pangerupukan. Jika saat itu ada kejadian kebakaran terutama pada malam harinya, petugas Damkar akan mengalami kendala akibat ramainya masyarakat di jalan raya. Pihaknya berharap pada rangkaian Nyepi tahun ini tidak terjadi kebakaran seperti tahun lalu. Untuk itu dia mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Wirya yang juga Plt. Kepala BPBD Badung ini menambahkan, untuk mengantisipasi bencana, pihaknya juga akan menyiagakan tim reaksi cepat BPBD di masing-masing kecamatan. Petugas BPBD akan digabungkan dengan petugas di pos Damkar. (kmb23)
INFO SEREMONIAL
4
Dukung Bali Spirit Festival 2019
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
Wagub Cok Ace Optimis Berikan Dampak Positif bagi Perekonomian Bali
AUDIENSI - Wagub Bali Cok Ace menerima audiensi dari Panitia Bali Spirit Festival terkait event tahunan yang akan diselenggarakan pada 24-31 Maret 2019 di ruang kerjanya, Jumat (1/3).
WAKIL Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Jumat (1/3) kemarin di ruang kerjanya menerima audiensi dari Panitia Bali Spirit Festival terkait event tahunan yang akan diselenggarakan pada 24-31 Maret 2019. Dalam kesempatan itu, Pendiri Bali Spirit Festival dan Penghubung Budaya I Made Gunarta menyampaikan bahwa ini merupakan tahun ke-12 festival tersebut diselenggarakan, di mana awal pendirian tahun 2007 bertujuan untuk membuat sebuah desa komunitas global yang mengayomi keberagaman kreativitas dan spiritual melalui
Bentuk ’’Social Entrepreneur’’
yoga, musik dan tari. Ia menyampaikan bahwa festival tersebut setiap tahunnya berhasil menarik perhatian kurang lebih 8.000 pengunjung yang datang dari 60 negara untuk mengikuti kegiatan ini selama delapan hari. Di samping itu, 78 persen dari pengunjung festival setelah selesai acara tetap tinggal di Pulau Bali untuk berlibur. Hal itu berhasil menambah angka ekonomi di Bali lebih dari US$ 9.100.000 dalam lima tahun terakhir. Untuk itu, festival yang akan diselenggarakan di Bali Purnati tidak hanya menyajikan yoga, musik maupun tari, namun
juga menyuguhkan lebih dari 300 lokakarya, seminar, master class, hari cinta keluarga, dharma dair dan pasar malam. Made Gunarta yang didampingi Ketua Panitia Pelaksana I Made Andika berharap festival Bali spirit ke-12 ini dapat didukung oleh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan komponen masyarakat Bali, sehingga acara yang berlangsung tiap tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan tentunya memberikan dampak positif bagi perekonomian Bali. Menanggapi hal itu, Wagub Cok Ace sangat mengapresiasi
semangat dari para panitia yang tetap eksis dan konsisten menyelenggarakan event tahunan ini. Menurutnya, festival yang melibatkan unsur masyarakat internasional maupun domestik ini akan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan perekonomian Bali, khususnya masyarakat lokal setempat. Untuk itu, ia berharap panitia penye lenggara juga harus mampu merangkul masyarakat agar ikut berkontribusi dalam acara tersebut, sehingga dampak positif dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. (ad036)
Prodi Magister Manajemen PPs Unwar
Ikuti ’’2019 Innovation and Entrepreneurship CIP Unud Gelar Program’’ di CYCU Taiwan ’’Udayana Inspire Student Workshop’’ CENTER for International Program (CIP) Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan Udayana Inspire Student Workshop. Kegiatan ini berlangsung dua hari, tanggal 1–2 Maret. Tema yang diangkat yaitu ‘’Encouraging the Youth to be Creative and Innovative Social Entrepreneurs’’. Director of CIP Unud Ni Putu Sri Harta Mimba, Ph.D., M.Si., S.E.Ak., CA. mengatakan, Udayana Inspire Student Workshop dilaksanakan karena CIP Unud memenangkan project dari Erasmus+ dari European Union tentang upaya mendorong mahasiswa menjadi social entrepreneur. Social entrepreneur adalah
hal yang sangat penting untuk ditularkan kepada mahasiswa karena mereka adalah kaum intelektual yang harus lebih aware dan sadar bahwa banyak sekali masalah sosial di sekitarnya. Diharapkan para mahasiswa bisa menyelesaikan social problem itu dengan menjadi seorang yang kreatif dan inovatif, sehingga mereka bisa mendapatkan profit sekaligus bisa membantu masyarakat untuk menyelesaikan masalah sosial mereka. Contohnya, ojek. Dengan melihat problem kemacetan, kemudian mahasiswa menciptakan sesuatu untuk mengatasi masalah kemacetan tersebut. Untuk menjadi social entrepreneur, menurutnya, sangat mudah
WORKSHOP - CIP Unud menyelenggarakan ‘’Udayana Inspire Student Workshop’’ selama dua hari, tanggal 1–2 Maret.
karena setiap orang memiliki talenta untuk menjadi seorang entrepreneur, tinggal diasah. ‘’Workshop ini adalah upaya untuk mengasah dan mendorong mereka untuk menggali potensinya, sehingga mereka bisa menjadi seorang social entrepreneur,’’ jelasnya. Mereka harus menyeimbangkan antara menolong orang dan mendapat profit. Jadi tidak harus menunggu kaya untuk menolong sesama. ‘’Kita bisa dari awal, create something, melibatkan teman, dan hasilnya bisa untuk menolong sesama,’’ imbuhnya. Kunci ketiga selain profit dan social problem adalah sustainability. Mahasiswa diharapkan tidak hanya membantu sesama sekali saja tetapi terus-menerus. Pada workshop ini didatangkan langsung tutor dari salah satu universitas di Austria yaitu Lisa, seorang social entrepreneurship dari Eropa. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari salah satu persyaratan dari universitas yang mendapatkan penghargaan. ‘’Jadi CIP Unud kerja sama dalam konsorsium. Dalam kegiatan ini kami juga menggandeng Bali Tangi sebagai fasilitator,’’ ujarnya. Narasumber tersebut memiliki latar belakang bervariasi, mulai dari bidang ekonomi, hukum dan FIB, serta pengusaha. Namun syarat fasilitator sudah mengikuti ToT (training of trainer) yang dilakukan di beberapa tempat sebelumnya. (ad039)
DALAM upaya meningkatkan kapabilitas SDM dan kualitas institusi, Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (MM) Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) melakukan kunjungan ke Chun Yuan Christian University (CYCU) Taiwan. Kunjungan akademis tersebut telah dilakukan pada 21-27 Februari 2019, diikuti 27 orang dosen dan mahasiswa Prodi MM PPs Unwar. Program bertajuk ‘’2019 Innovation and Entrepreneurship Program’’ ini merupakan implementasi dan tindak lanjut MoU antara Unwar dan CYCU Taiwan. Tujuan utama program ini untuk menambah horizon tentang program startup, inovasi, dan kewirausahaan, serta inkubator bisnis (business incubator) di bawah asuhan CYCU yang merupakan universitas swasta terbaik di Taiwan. Lawatan seminggu di Taiwan itu diisi dengan berbagai program, seperti seminar, workshop, dan kunjungan ke industri-industri/inkubasi bisnis. Seminar internasional berte-
makan ‘’The Role of Local Wisdom in Supporting The Growth of SMEs in Bali’’ sukses dilaksanakan tanggal 23 Februari 2019. Sebagian peserta yang hadir dalam seminar tersebut adalah mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi S-1 - S-3 di berbagai universitas di Taiwan. Pembicara Unwar yang tampil pada seminar internasional tersebut terdiri atas Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E., M.Si. yang mempresentasikan makalah berjudul ‘’The Role of Social Capital on The Growth of SMEs in Bali’’, Dr. Ni Wayan Sitiari, S.E., M.M. yang menyampaikan hasil penelitiannya ‘’The Role of Local Wisdom on Entrepreneurial Orientation of Balinese Society’’, Dr. Drs. Anak Agung Gede Raka, M.Si. dengan topik ‘’Bali is Dressing Up’’ dan Dr. I Made Suniastha Amerta, S.S., M.Par. yang membawakan makalah ‘’The Cultural Tourism Development in Bali: Issues on Sustainability and Local Wisdom’’. Selain seminar, beberapa
IC Consultant Resmi Buka Kantor di Bali
Jembatani Kepentingan Pengusaha dengan Pamerintah PT Indonesia Consultindo Bali (IC Consultant) yang merupakan perusahaan jasa solusi keuangan dan bisnis terintegrasi, kini membuka kantor baru di Bali. Terletak di Jalan Mahendradata Selatan No. 01 Pemecutan Klod, Denpasar, ini merupakan kantor ketiga yang dibuka di Indonesia setelah di Jakarta dan Tangerang. Grand Opening ditandai dengan pemotongan pita dan potong tumpeng sebagai rasa syukur oleh Managing Director IC Consultant Ariawan Rahmat, S.E., M.Ak., BKP., CSRS., CSRA., CSP. Acara diawali dengan Tausiyah dan memberikan santunan kepada anak yatim yang dihadiri beberapa stakeholder. Di antaranya Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Bali, Sekretaris Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Perwakilan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali, Kepala Desa Pemecutan Kelod, rekan-rekan pengusaha dari Jabodetabek, Bali dan sekitarnya, pengamat perpajakan dari Universitas Airlangga, serta masyarakat lingkungan sekitar. Ketua Pelaksana Acara Drs. Agus Sosianto, M.M. mengatakan, tujuan dibukanya kantor IC Consultant di Bali adalah sebagai mitra strategis dalam menjembatani kepentingan pengusaha dengan pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak dan stakeholder yang lain. Kantor IC Consultant sejatinya telah dibuka sejak tahun 2014 di Jakarta, tepatnya di Menara Palma One Lt. 5 Jl. HR Rasuna Said Kav. 4 blok x-2, Setiabudi, Jakarta Selatan yang kini menjadi kantor pusat IC Consultant. Sedangkan kantor kedua dibuka di Tangerang pada tahun 2016. ‘’Kantor ketiga kami buka di Bali karena kami melihat di Bali masih b a n y a k p o t e n s i p a j a k y a ng masih banyak belum tergali, sedangkan jumlah konsultan
pajak masih sedikit dan terbatas. Tidak hanya di Bali, ke depan kami juga akan kembangkan ekspansi di daerah Sulawesi, tepatnya di Manado dan di Kalimantan Tengah yaitu Palangkaraya atau di Sampit. Hal ini dilakukan agar para wajib pajak semakin terdorong untuk membayar pajak kepada pemerintah,’’ ujar Agus Sosianto, Kamis (28/2). Managing Director IC Consultant Ariawan Rahmat menjelaskan bahwa IC Consultant merupakan perusahaan jasa solusi keuangan dan bisnis terintegrasi, khususnya di bidang konsultan pajak, bea cukai, accounting, appraisal, curator, audit, legal, CSR dan manajemen. Alasan dibukanya Kantor IC Consultant di Bali karena jumlah konsultan di Bali hanya 141 orang dan jumlah tersebut tidak sebanding dengan wajib pajak. Sehingga diperlukan konsultan pajak yang lebih banyak dengan tujuan agar orang-orang wajib pajak sadar untuk membayar pajak. Selain itu, dikatakan, Bali mempunyai budaya yang unik
di samping pesatnya pariwisata. Banyak investasi asing terjadi di Bali, sehingga penerimaan pajak dari investasi asing harus dimaksimalkan oleh pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakatnya. ‘’Inilah komitmen kami untuk menghubungkan orang-orang wajib pajak dengan pemerintah. Sebab, di Bali banyak investasi yang terjadi, sehingga ini harus dimaksimalkan oleh pemerintah, dan kami komitmen untuk itu,’’ tegas Ariawan Rahmat. Sekretaris Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Kismantoro Petrus mengapresiasi dibukanya Kantor IC Consultant di Bali. Sebab, negara maju seperti Jepang dan Jerman jumlah konsultan pajaknya lebih banyak dibandingkan jumlah orang wajib pajak. Sehingga kesadaran masyarakat untuk wajib pajak tersentuh. Sebab, orang-orang wajib pajak yang belum mengerti dan paham akan wajib pajak perlu diberikan sentuhan dari konsultan pajak, sehingga mereka paham, sadar dan terdorong untuk wajib pajak. (ad032)
GRAND OPENING - Sekretaris Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Kismantoro Petrus memotong pita sebagai tanda dibukanya Kantor IC Consultant di Bali, Kamis (28/2).
PROGRAM - Para dosen dan mahasiswa Prodi Magister Manajemen PPs Unwar saat mengikuti ‘’2019 Innovation and Entrepreneurship Program’’ di CYCU Taiwan dari 21-27 Februari 2019.
startup workshop bertajuk ‘’Incubatees Idea Exchange’’ inkubasi bisnis juga telah diikuti dan dikunjungi oleh tim MM PPs Unwar. Di antaranya Ultra High Sensivity Hall Effect Magnetic Sencors dari Conary Enterprise Co Ltd. Taiwan, Al Wearable and B2B Smart Bracelet dari Chylyng Co. Ltd. Taiwan, Culture and Creative Industry in Taiwan: Fantasy Story, Taoyuan Youth Commander, Taipe, Social Innovation Lab (Taiwan Air Force), Taipe, dan beberapa startup inkubasi lainnya. Berdasarkan hasil workshop yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa perguruan tinggi sangat berperan dalam menghasilkan startup-startup baru dan pihak pemerintah memfasilitasi dengan memberikan bantuan dana. Salah satu tempat berkumpulnya kaum milineal dalam menuangkan ide kewirausahaan, dengan bimbingan (mentoring) dari Universitas (CYCU) adalah Taoyuan Youth Commander. Tempat ini telah menghasilkan banyak entrepreneur muda yang sudah go international seperti Unique Monster game provider, Al Wearable and B2B Smart Bracelet, dan beberapa pengusaha muda lainnya yang bergabung dalam social entrepreneurship. Team Leader rombongan Unwar yang juga Ketua Prodi MM PPs Unwar Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E., M.Si. didampingi Sekretaris Prodi MM Dr. Ni Wayan Sitiari, S.E., M.M. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kesempatan yang telah diberikan oleh pihak Chun Yuan Christian University, sehingga program ini dapat dilaksanakan dengan baik dan sukses. ‘’Dalam waktu dekat, Prodi MM Unwar akan menindaklanjuti MoU dan KSO yang telah ada dalam bentuk program student exchange, lecturer exchange, joint research, dan program sinergis lainnya,’’ tandas Dr. Suyatna saat ditemuai di kampus, Jumat (1/3) kemarin. (ad035)
Menyambut Hari Raya Nyepi Çaka 1941
PMI Badung Gelar Bakti Sosial dan Sosialisasi Mitigasi Bencana PMI Kabupaten Badung tiap tahunnya memprogramkan kegiatan untuk menyambut hari raya Nyepi, sebagai bentuk dari kegiatan kemanusiaan dalam membantu sesama. PMI Kabupaten Badung dalam kesempatan ini menyerahkan 30 paket sembako kepada lansia, pelayanan kesehatan yang dibantu oleh Puskesmas 2 Petang serta penyerahan bubuk abate kepada jumantik Desa Belok Sidan. Masyarakat lansia yang memadati wantilan Banjar Bon Desa Belok Sidan antusias dengan pelayanan kesehatan yang diadakan di wilayah mereka. Klian Dinas Banjar Bon Wayan Dasta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran PMI Kabupaten Badung yang mengadakan kegiatan ini di Banjar Bon. ‘’Masyarakat kami selain mendapat bantuan kesehatan juga bantuan paket sembako,’’ ujarnya. Ketua Pengurus PMI Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika, S.H., M.H. yang hadir langsung untuk memantau kegiatan didampingi oleh Camat Petang dan Perbekel Belok Sidan juga menyampaikan bahwa kegiatan rutin yang diadakan PMI Kabupaten
Badung selain mengadakan bakti sosial juga menyosialisasikan tentang mitigasi bencana yang saat ini juga digencarkan oleh pemerintah dalam upaya mengurangi adanya korban jiwa saat terjadi bencana alam. ‘’Selain pelaksanaan baksos, pada kesempatan ini juga kami menyampaikan terkait mitigasi bencana, karena Kecamatan Petang merupakan wilayah rawan bencana. Maka dari itu masyarakat harus tetap waspada jika terjadi bencana alam,’’ katanya.
Penyerahan bubuk abate juga terkait dengan penyakit demam berdarah dangue (DBD) yang saat ini menyerang masyarakat di beberapa daerah di Indonesia. Maka dari itu dengan adanya kerja sama antara PMI Kabupaten Badung beserta jajaran petugas jumantik Desa Belok Sidan untuk membagikan bubuk abate kepada masyarakat, diharapkan dapat meminimalisir penyakit DBD menyerang warga di wilayah Kecamatan Petang, khususnya di Belok Sidan. (ad037)
BAKSOS - Menyambut hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1941, PMI Kabupaten Badung menggelar bakti sosial (baksos) dan sosialisasi mitigasi bencana.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
5
Beachwalk Shopping Center Smashin’ Beauty-March 2019 MERAYAKAN hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1941, Beachwalk menampilkan pertunjukan tradisional Bali pada 4–5 Maret 2019 di Fountain Stage level 1. Akan ada tari Kecak pada Senin, 4 Maret 2019 pukul 19.00–19.30, Parade Ogoh-ogoh dan tarian Bebali (Topeng Keras, Topeng Monyer, Jauk Manis) pada Selasa, 5 Maret 2019 pukul 19.00–20.00. Beachwalk juga menyediakan instalasi anyaman tradisional Bali di area Beach Gate. Spesial di hari raya Nyepi, Beachwalk memberikan program-program istimewa untuk customers. Yang pertama adalah Nyepi Giveaway; pengunjung mendapatkan kesempatan untuk memenangkan voucher menginap satu malam di The One Legian Hotel Bali hanya dengan berfoto di instalasi anyaman tradisional Bali, membagikan foto tersebut dan menandai akun @ beachwalk_bali di Instagram. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 25 Maret 2019 (*S&K berlaku). Program yang kedua adalah Instant Rewards Nyepi THR Program. Hanya dengan menunjukkan Corner’s Card dan KTP Bali kepada Customer Service, pengunjung akan mendapatkan voucher gratis parkir dan voucher Fish & Co, dan untuk member Corner’s Card dengan minimum pembelanjaan IDR 500.000 (maksimal 2 struk) akan mendapatkan THR untuk hari raya Nyepi. Berlaku hanya satu kali penukaran dalam sehari, dari tanggal 4 – 6 Maret 2019. Di samping itu, Beachwalk
Shopping Center juga mengadakan kegiatan reguler yang dapat dinikmati oleh pengunjung yang sedang berbelanja. Setiap hari Selasa dan Rabu, pengunjung dari mancanegara dan domestik dapat menikmati berbagai macam kesenian tradisional Bali seperti Bali Cultural Experience. Sebagai tambahan hiburan pengunjung dapat berfoto dengan Custome Play yang tersebar di beberapa area lokasi iconic tempat berfoto di Beachwalk Shopping Center. Beachwalk mengadakan tambahan acara reguler yakni ‘’Acoustic Eve’’ setiap Rabu - Senin pukul 17.30 untuk menambah suasana saat berbelanja. Acara ini berlangsung di area Fountain Stage Beachwalk lantai 1. Beachwalk Shopping Center meluncurkan kartu ‘’Corner’s Card’’ Oktober 2017, sebagai program kepada para pelanggan setia Beachwalk. Melalui program loyalitas ini customer dapat mengumpulkan dan menukarkan poin dengan berbagai macam hadiah serta voucher menarik. Cara mendapatkan ‘’Corner’s Card’’ sangat mudah, hanya dengan melakukan minimum transaksi di seluruh Tenant Beachwalk Shopping Center senilai Rp 50.000 dalam satu struk di hari yang sama customer dapat menukarkannya di Customer Service lantai 1. Kelebihan lainnya dengan memiliki ‘’Corner’s Card’ ini adalah customer dapat menggunakannya tidak hanya di Beachwalk Shopping Center namun di semua mall Management Cornerstone lainnya yakni FX Sudirman Jakarta dan 23Paskal Band-
ung. Selain itu bagi customer yang telah memiliki ‘’Corner’s Card’’ dapat berkesempatan untuk memenangkan lucky draw yaitu menginap semalam di Hard Rock Hotel Bali. Spesial di bulan Beauty Starts Here Januari, Februari dan Maret 2019 Beachwalk Shopping Center mengadakan program spesial khusus bagi para member ‘’Corner’s Card’’. Spesial di bulan Januari – Maret mengadakan WEEKDAYS SPECIAL ‘’BEAUTY DOUBLE POINTS’’. Dalam program weekdays specials ‘’BEAUTY DOUBLE POINTS’’ pemegang kartu ‘’CORNER’S CARD’’ yang berbelanja minimal Rp 300.000 (dalam 1 Struk) di Beauty & Health tenants yang ada di Beachwalk Shopping Center dengan meng-collect point dan otomatis mendapatkan double points di hari Senin – Kamis. Pada tanggal 1 Maret 2019, Beachwalk juga meluncurkan program khusus bagi turis asing, yaitu Tourist Wallet. Program ini menawarkan dua hak istimewa yang hanya bisa dinikmati oleh member Tourist Wallet di Beachwalk Shopping Center, di antaranya member Tourist Wallet bisa mendapatkan Instant Reward dengan belanja minimal IDR 300.000. Dan member Tourist Wallet bisa mendapatkan gratis tempat penitipan barang dengan belanja minimal IDR 500.000. Pendaftaran member Tourist Wallet ini dapat dilakukan di Customer Service, lantai 1 hanya dengan menunjukkan passport yang masih berlaku kepada Customer Service kami. (ad040)
Jelang Nyepi, BI Proyeksikan Kebutuhan Uang Kartal Rp 2,4 Triliun Denpasar (Bali Post) -
Menjelang hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1941 dengan libur panjang sampai lima hari, sejumlah bank menyediakan uang kartal, baik di kas bank maupun di ATM. Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali memproyeksi kebutuhan uang kartal menjelang Nyepi sebesar Rp 2,4 triliun. Bank BRI menyiapkan untuk kas Rp 152,4 miliar dan uang di ATM Rp 265,2 miliar. Sementara Bank BNI menyiapkan Rp 180 miliar uang tunai untuk operasional 521 ATM di Bali. Kepala BI KPw Bali Causa Iman Karana mengatakan, kebutuhan uang kartal Rp 2,4 triliun itu terdiri atas uang pecahan besar (UPB) dan uang pecahan kecil (UPK). ‘’Proyeksi kebutuhan UPB mencapai Rp 2,27 triliun dan UPK di kisaran Rp 126 miliar,’’ ujarnya, belum lama ini. Dengan proyeksi ini berarti ada peningkatan outflow 30% dari realisasi outflow pada Nyepi tahun lalu yang mencapai Rp 1,85 triliun. Kenaikan outflow itu dipengaruhi oleh beberapa hal di antaranya rangkaian hari libur Nyepi yang cukup panjang mencapai 5 hari, dimulai dari Rabu, 6 Maret 2019 sampai dengan
Minggu, 10 Maret 2019. Libur panjang ini juga berdampak pada pemenuhan uang di ATM, arus kas keluar dari Bali sebagai dampak adanya long weekend dan meningkatnya transaksi di masyarakat. Sementara itu, Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Operasional Kanwil BRI Denpasar Huru Priyono Ambarwito mengatakan, BRI setiap tahun selalu mempersiapkan agar selama libur yang panjang BRI tetap berjalan dengan baik agar kebutuhan kas bisa terpenuhi karena sebagian besar kantor tutup. Dalam rangkaian Nyepi ini, BRI mulai libur dari tanggal 6 – 8 Maret. Namun untuk kantor di NTT, NTB tetap buka. Untuk itu BRI mempersiapkan yang paling utama adalah uang kas sebesar Rp 152,4 miliar, sedangkan di ATM sebesar Rp 265,2 miliar. Persiapannya,
pada tanggal 5 Maret, ATM diisi full. ‘’Untuk persiapan hari raya Nyepi, tanggal 8 Maretnya di atas jam 6 pagi dan tanggal 9 – 10 Maret tetap melakukan pengisian,’’ ujarnya. Pada Rabu, tanggal 6 Maret, semua ATM dimatikan secara bertahap mulai pukul 12.00 Wita – 18.00 Wita. ATM efektif tidak beroperasi mulai pukul 18.00 Wita dan efektif mulai beroperasi kembali pada 8 Maret pukul 06.00 Wita. Jumlah ATM di seluruh jaringan kerja BRI ada 571 ATM. Selama libur, pada 6 dan 8 Maret yang merupakan libur khusus sehingga tidak ada layanan perbankan. Pada 7 Maret libur nasional sehingga tidak ada operasional BRI. Untuk itu BRI memberikan layanan weekend banking pada hari Sabtu dan Minggu, uker BRI buka yaitu Kanca Singaraja KCP Seririt pada 9 Maret, Unit
Pasar Anyar, Unit Seririt pada 10 Maret. Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT Suhardi Petrus menjelaskan, dalam menghadapi libur hari raya Nyepi tersebut BNI akan menyiapkan persediaan uang tunai sekitar Rp 180 miliar untuk menunjang operasional sebanyak 521 ATM Tunai yang tersebar di seluruh Bali. Kebutuhan uang tunai tersebut meningkat sekitar 38% dibandingkan saat libur tahun 2018 yang lalu. ‘’Peningkatan jumlah uang tunai tersebut disebabkan karena selain bertambahnya jumlah nasabah BNI dan jumlah mesin ATM juga karena durasi lamanya libur,’’ ujarnya. Pada Maret 2019 atau sehari menjelang hari raya Nyepi, mesin ATM BNI akan mulai off line (dimatikan) secara bertahap dimulai pukul 08.00 Wita. Namun, untuk melayani kebutuhan uang tunai masyarakat yang sifatnya mendesak, terdapat 6 lokasi ATM BNI yang akan beroperasi sampai dengan pukul 21.00 Wita. (kmb42)
Sambut Nyepi, Kepolisian Pabrik Aqua Mambal Perkenalkan Ekowisata Jempanang D’Alas Serentak ’’Mareresik’’ di Pura Denpasar (Bali Post) Menyambut hari raya Nyepi Tahun Çaka 1941, Polda Bali dan jajarannya serentak mareresik (bersihbersih) di beberapa pura, Jumat (1/3) kemarin. Seperti personel Polda Bali mareresik di Pura Uluwatu, Kuta Selatan, Polresta Denpasar di Pura Agung Jagatnatha dan Polsek Nusa Penida di Pura Penataran Ped. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja menyampaikan, kegiatan bakti sosial di Pura Uluwatu dipimpin Kepala Bagian Pengedalian Operasi (Kabagdalops), Biroops Polda Bali AKBP I Made Arnawa dan melibatkan 100 anggota Polda dan 96 personel Polresta Denpasar. Kegiatan diawali dengan melaksanakan persembahyangan, lanjut bersih-bersih di areal Pura Uluwatu. Selain menyambut Nyepi, lanjut Kabid Humas, kegiatan ini merupakan rangkaian pelaksanaan Dharma Santhi Nasional yang akan dilaksanakan di Art Center, 5 April mendatang. Sementara kerja bakti di Pura Jagatnatha Den-
pasar dipimpin Kabagren Polresta Denpasar Kompol Gede Genefo, diawali dengan sembahyang bersama. Aksi bersih-besih tersebut melibatkan ratusan personel Polri dan PNS dari Polresta serta Polda Bali. Tujuannya untuk menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan sehingga kebersihan khususnya tempat suci tetap terjaga. ‘’Saat ini kan kita sedang gencar-gencarnya memerangi sampah plastik. Dengan kegiatan ini mudah-mudahan masyarakat tumbuh kesadarannya untuk menjaga kebersihkan terutama mengurangi penggunaan plastik,’’ ujarnya. Sementara itu, Kapolsek Nusa Penida Kompol Nyoman Reka Sanjaya membersihkan areal Pura Penataran Ped. Selain anggota Polsek, acara ngayah mareresik itu melibatkan masyarakat setempat. Kerja bakti dilakukan hingga di areal Pura Segara. Hal ini dilakukan agar kebersihan areal pura tetap terjaga, apalagi beberapa hari lagi akan dilaksanakan upacara Melasti, Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni. (kmb36)
Bali Post/ist
MARERESIK - Personel Polsek Nusa Penida ‘’mareresik’’ di areal Pura Penataran Ped.
PT Tirta Investama pabrik Mambal (pabrik Aqua Mambal) bersama Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali memperkenalkan Try Out Ekowisata Jempanang D’Alas di Banjan Jempanang, Belok Sidan, Petang, Badung, Jumat (1/3) kemarin. Ekowisata ini menjadi rujukan bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata desa sarat dengan pesan pelestarian lingkungan dan kearifan lokalnya. Wisatawan diajak trekking menyusuri kawasan konservasi, mengunjungi bank sampah, green house pembibitan, penangkaran burung endemik, fasilitas panen air hujan, biogas, pembuatan gula aren secara tradisional dan lainnya. Jempanang D’Alas lahir dari program Ayung Lestari. Program Ayung Lestari merupakan implementasi inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) pabrik Aqua Mambal yang pelaksanaannya bekerja sama dengan PPLH Bali dari
2014. Lingkup kegiatannya meliputi Water Access Sanitation and Hygiene (WASH) yaitu kegiatan pendampingan pemenuhan air bersih di masyarakat. Kepala Pabrik Aqua Mambal Wahyu Wulandari mengharapkan Jempanang D’Alas ini mampu menjadi wadah edukasi bagi masyarakat, sekaligus para wisatawan yang berkunjung. ‘’Pendampingan yang kami lakukan bersama PPLH Bali telah membuahkan hasil dengan lingkungan yang terjaga baik oleh masyarakat dan kearifan lokalnya. Potensi tersebut menjadikan Jempanang sebagai salah satu tujuan ekowisata, kami akan terus mendorong kebaikan tersebut supaya bisa menginspirasi lebih banyak orang,’’ kata Wahyu Wulandari. Mewujudkan lingkungan yang mendukung ekowisata, pabrik Aqua Mambal telah memberikan pendampingan untuk peningkatan Sanitasi
Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang diwujudkan dalam 4 pilar. Tidak hanya itu, dari sisi konservasi telah terbentuk sekolah lapang konservasi. Di mana masyarakat dapat belajar tentang penanaman dan pemeliharaan pohon, mendapatkan manfaat dari jasa lingkungan, memperoleh beasiswa pohon, dan membangun fasilitas panen air hujan. Selain itu, masyarakat juga diajarkan sistem untuk dapat menahan laju air hujan dan meningkatkan resapan air ke tanah, pengolahan limbah ternak menjadi biogas dan pupuk, serta kegiatan pelestarian keanekaragaman hayati. Selaku pelopor berdirinya Jempanang D’Alas, Wayan Terima mengharapkan ekowisata Jempanang D’Alas akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga lingkungan tetap lestari. ‘’Kami belajar membentuk organisasi ekowisata Jempanang D’Alas dengan pelati-
EKOWISATA – PT Tirta Investama Pabrik Mambal bersama sejumlah undangan melihat fasilitas Bank Sampah Jempanang Lestari saat try out Ekowisata Jempanang D’Alas di Jempanang, Badung, Jumat (1/3) kemarin. han guiding, pemetaan paket eduwisata, dan pembangunan penangkaran burung endemik, dan monitoring flora fauna. Harapannya wisatawan tidak sekadar melihat indahnya pemandangan, tetapi bisa belajar bagaimana masyarakat menghargai dan menjaga alam dengan kearifan lokal yang kuat,’’ terangnya. Dalam Try Out Ekowisata
Jempanang D’Alas dengan jarak sekitar 5 kilometer tersebut turut hadir di antaranya tim PPLH Bali, BPDAS Unda Anyar, Dinas Pariwisata Badung, DLHK Badung, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Badung, Dinas Koperasi dan UMKM Badung, Pemerintah Kecamatan Petang, Pokdarwis Belok Sidan. (bns1)
Kenali dan Cegah Perawakan Pendek pada Anak MUNGKIN tidak semua orang akrab dengan istilah stunting. Padahal menurut Badan Kesehatan Dunia, Indonesia menempati urutan ke-4 dengan jumlah stunting terbanyak di dunia. Stunting adalah kondisi tubuh lebih pendek daripada anak-anak lain seusianya. Seorang anak dikatakan pendek jika tinggi atau panjang badan menurut usia lebih dari dua standar deviasi di bawah kurva tengah (median) kurva pertumbuhan anak Badan Kesehatan Dunia WHO. Tentu tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya bertubuh pendek (stunting). Sayangnya, tak semua orangtua menyadari bahwa kekurangan gizi dalam dua tahun pertama kehidupan anak dapat berkontribusi pada terjadinya stunting. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan salah satu aspek penting bagi kesehatan anak. Perawakan pendek atau stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang sebagian besar disebabkan oleh masalah nutrisi. Orangtua merupakan pihak yang sangat berperan dalam menentukan status nutrisi anak sehingga sangat penting bagi orangtua untuk mengetahui seputar perawakan pendek pada anak. Perawakan pendek disebabkan oleh faktor lingkungan dan genetik. Lingkungan merupakan aspek penting yang masih dapat diintervensi sehingga perawakan pendek dapat diatasi. Faktor lingkungan yang berperan dalam menyebabkan perawakan pendek antara lain status gizi ibu, pola pemberian makan kepada anak, kebersihan lingkungan, dan angka kejadian infeksi pada anak. Selain disebab-
kan oleh lingkungan, perawakan pendek juga dapat disebabkan oleh faktor genetik dan hormonal. Akan tetapi, sebagian besar perawakan pendek disebabkan oleh malnutrisi. Awal kehamilan sampai anak berusia dua tahun
(periode 1.000 hari pertama kehidupan) merupakan periode kritis terjadinya gangguan pertumbuhan, termasuk perawakan pendek. Pada periode seribu hari pertama kehidupan ini, sangat penting untuk dilakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara berkala dan tentu saja pemenuhan kebutuhan dasar anak yaitu nutrisi, kasih sayang, dan stimulasi. Apa yang dapat dilakukan orangtua untuk mengantisipasi perawakan pendek pada anak? Upaya tindakan antisipasi perawakan pendek sebaiknya dimulai dari masa kehamilan. Bagi ibu hamil, upaya yang dapat dilakukan yaitu melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, menghindari asap rokok dan memenuhi nutrisi yang baik selama masa kehamilan antara lain dengan menu sehat seimbang, asupan zat besi, asam folat, yodium yang cukup. Ketika anak sudah lahir, yang harus dilakukan selanjutnya adalah melakukan kunjungan secara teratur ke dokter atau pusat pelayanan kesehatan lainnya untuk memantau tinggi badan secara berkala sejak bayi sampai pubertas. Memberikan ASI eksklusif sampai anak anda berusia 6 bulan dan pemberian MPASI (Makanan Pengganti Air Susu Ibu) yang memadai serta mengikuti program imunisasi terutama imunisasi dasar untuk menurunkan kejadian infeksi. Jika penyebabnya adalah faktor hormonal diberikan hormon pertumbuhan dengan pengawasan dari ahli endokrinologi anak. l dr. Karuna Dhorayho Yasa
OPINI
6
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Berikan Bali Otoritas Kelola Pariwisatanya
PILPRES ternyata tak melulu propaganda masalah politik. Gagasan dan komitmen calon pemimpin bangsa dalam banyak hal juga mulai dan terus disuarakan. Mulai dari ekonomi syariah hingga pendekatn halal dalam pengelolaan pariwisata. Semua itu, dalam ruang kampanye tentu sah-sah saja. Yang penting adalah agar ide atau gagasan yang ditawarkan tak memancing konflik apalagi menimbulkan reaksi destruktif. Dalam kesempatan ini tentu layak juga kita cermati pernyataan Sandiaga Uno, calon wakil presiden yang menawarkan gagasan agar Bali mengembangkan wisata halal. Ide ini sontak diprotes dan ditentang banyak pihak di Bali. Umumnya, penentang gagasan ini di Bali berharap agar Sandiaga Uno sebagai calon wapres bisa lebih paham pariwisata Bali sebelum menawarkan gagasan. Biarkan Bali memiliki identitas pariwisata yang jelas yakni pariwisata budaya. Konsep pariwisata ini telah nyata-nyata membuat Bali tumbuh dan berkembang. Bahkan, tak berlebihan bila Bali tetap menjadi primadona pariwisata Indonesia. Tentu kita juga sadar bahwa keunikan Bali telah menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan ke negeri ini. Tanpa label pariwisata halal, Raja Arab Saudi justru betah di Bali. Itu artinya, pariwisata tak mesti dilabeli halal atau tidak halal. Pariwisata cenderung menjual kenyamanan dan di dalamnya terkandung kedamaian dan keindahan. Jadi, tentu sangatlah bijak jika pemimpin bangsa ini memberi toleransi yang jelas kepada Bali dalam hal pengembangan pariwisatanya. Otoritas dalam hal ini juga layak diberikan kepada Bali. Jangan menyeragamkan destinasi pariwisata dengan tujuan politik praktis. Pemimpin atau calon pemimpin hendaknya memperkaya diri dengan pemahaman sosiologi agar bisa beradaptasi dengan masyarakatnya. Testimoni warga non-Bali yang telah lama ada di Bali juga layak didengar. Untuk tahu tentang Bali sekali-sekali tinggalah di Bali barang setahun saja. Rasakan aura Bali. Napasnya, budayanya, adatnya dan keramahan masyarakatnya. Jangan cuma mampir berlibur sehari dua hari dan tinggal di hotel mewah. Jika ini dilakukan tentu kita akan punya pemahaman yang lebih jelas soal Bali. Pemahaman ini tentu bisa dijadikan kecerdasan berpikir sebelum menawarkan gagasan pariwisata halal mengubah konsep pariwisata budaya yng sudah menguntungkan banyak orang di Bali. Marilah kita rasakan ketenangan, kenyamanan, dan terutama kekentalan nilai-nilai luhur Indonesia yang terakit dalam adat dan budaya. Jangan terjebak kepentingan politik yang mengaburkan kebinekaan di negeri ini. Bali bukan sekadar pariwisata. Bali lebih sebagai penjaga budaya negeri ini, yang di banyak tempat sudah hilang tergerus modernisasi dan arabisasi. Mengagumkan. Membangun rasa cinta dan selalu menawarkan rasa rindu untuk kembali ke sana. Entah sudah berapa kali saya mendengar wacana Bali mau disyariahkan, dihalalkan dan entah apa lagi namanya yang ujungnya selalu membawa agama. Yang jelas, kami berharap jangan kaburkan kepentingan politik dengan agama. Pemimpin haruslh mengayomi bukan sekadar menarik simpati untuk didukung. Negeri sudah terlalu kuat untuk dihancurkan dengan paham-paham politik identitas. Biarkan Bali tumbuh dengan segala identitas budayanya jika kita memang punya rasa nasionalisme. Biarkan Bali mengelola alam budaya dan tradisinya, jangan dikaburkan dengan ambisi kekuasaan politik. Yang jelas sampai saat ini, penolakan terhadap gagasan membangun priwisata Bali dengan pebdekatan halal masih sangat kuat. Mohon jangan menebar konflik dengan wacana-wacana yang berpotensi merusak kenyamanan toleransi di Bali.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Libatkan Pemuda Tangani Sampah Selama ini, generasi muda cenderung dikaitkan dengan perkembangan teknologi dan idustri kreatif. Generasi muda yang akrab dengan teknologi diyakini lebih mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia ke depan. Edukasi dalam hal ini saya nilai wajarwajar saja. Mengharapkan generasi mudah cerdas dan tanggap teknologi memang perlu dilakukan. Namun sebagai generasi muda, saya juga berharap ada gerekan yang terukur dan berkesinambungan dari pemerintah untuk melibatkan generasi muda perang terhadap sampah plastik. Generasi muda Bali harus diajak peduli lingkungan. Ini penting karena sejak awal, generasi muda dilibatkan, peluang tumbuhnya budaya peduli lingkungan akan terbangun. Untuk itu, pemerintah kabupaten kota hendaknya bersinergi dengan sekolah menyukseskan gerakan peduli sampah plastik. I Made Artawan Tabanan, Bali
Menyambut Nyepi 1941 Menyambut perayaan Nyepi Çaka 1941, pemerintah saya harapkan mengimbau warga Bali termasuk semua penduduk yang ada di Bali untuk ikut menghormati perayaan ini. Toleransi umat hendaknya benar-benar dibangun. Tak hanya tidak keluar rumah, penggunaan media sosial hendaknya juga tetap beretika. Jangan lagi ada oknum yang melakukan postingan yang berpotensi menimbulkan gangguan stabilitas. Untuk itu, pemerintah lewat majelis umat yang ada di Bali agar melakukan komunikasi secara elegan. Mudahmudahan kedamaian Bali terbangun dengan menguatnya toleransi antar-umat beragama. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Perlukah Pariwisata Halal di Bali? Beberapa hari terakhir, ramai dibicarakan ide menjadikan Bali sebagai destinasi wisata halal. Ide ini langsung menjadi topik utama karena terlontar dari seorang tokoh politik yang saat ini memang sering tercatat menyampaikan berbagai ide untuk memperoleh sorotan dalam kontestasi mereka menjelang Pilpres 2019 yang akan dilakukan beberapa bulan lagi.
Oleh
I Wayan Nuka Lantara aling tidak ada dua argumen besar yang mendasari ide tersebut. Pertama, kesuksesan wisata Bali sebagai salah satu destinasi wisata utama dunia, yang dikenal toleran dan sesuai (ramah) terhadap wisatawan mancanegara dari berbagai penjuru dunia dengan latar belakang budaya masingmasing yang berbeda-beda, termasuk untuk wisatawan dari negara-negara Timur Tengah. Kunjungan Raja Salman tahun lalu juga memberikan impresi bahwa Bali juga sukses menjadi destinasi pariwisata bertema wisata halal. Kedua, beberapa negara lain seperti Thailand dan Jepang juga sudah membuka diri sebagai destinasi wisata halal, dengan menyediakan layanan dan infrastruktur yang sesuai dengan syarat-syarat objek wisata halal. Di samping itu, pusat investasi berbasis syariah yang perkembangannya bahkan mengalahkan potensi
di negara-negara pusat bisnis syariah di Timur Tengah, justru adalah London (Inggris) dan Malaysia. Mestinya Bali juga bisa meniru upaya tersebut. Tapi, dalam kenyataannya, ide yang disertai argumen tersebut justru sebagian besar memperoleh penolakan dari masyarakat dan pelaku pariwisata di Bali. Argumennya juga cukup kuat. Pertama, Bali selama ini dikenal dengan wisata alam dan budaya “khas Bali” dengan keunikannya sendiri yang justru menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai latar belakang budaya yang berbeda. Menurut data BPS, jumlah wisatawan mancanegara ke Bali hingga akhir 2018 mengalami peningkatan hingga 58% dibanding tahun 2017, dan tingkat hunian kamar hotel secara rerata juga melebihi 50%. Sebuah capaian yang cukup baik. Tanpa harus menghilangkan ciri khas bu-
daya Bali-pun, terbukti bahwa Bali tetap menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara, mengapa harus diubah? Kedua, dalam ilmu pemasaran paling dasar, dikenal istilah S-T-P (segmenting, targeting, dan positioning). Populasi yang beragam dipecah-pecah menjadi berbagai segmen sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing (segmenting), lalu dipilah dan dipilih lagi segmen-segmen yang dianggap paling potensial untuk dijadikan target (targeting), dan selanjutnya disusun program pemasaran sesuai kesan yang ingin diciptakan di benak segmen yang dijadikan target (positioning). Pertanyaannya sama lagi, jika selama ini positioning wisata Bali sudah terbukti sukses dengan proses pencarian dalam sejarah panjangnya, mengapa harus diubah lagi? Ketiga, salah satu upaya utama pemerintahan Jokowi adalah menambah pilihan des-
tinasi pariwisata, dengan cara membuka destinasi-destinasi wisata baru dengan keunikannya masing-masing, sehingga menambah pilihan bagi para wisatawan domestik dan mancanegara, dengan pembenahan objek wisata, perbaikan akses transportasi, akomodasi, dan komunikasi. Yang dibutuhkan justru adalah ekstensifikasi destinasi wisata baru di berbagai daerah di Indonesia, bukan intensifikasi destinasi wisata yang sudah terbukti mengalami pertumbuhan. Bukankah sudah ada destinasi yang memang mengambil positioning wisata halal seperti di di Lombok (NTB), atau beberapa daerah lain yang lebih cocok seperti Aceh atau Sumatera Barat misalnya, yang jika serius digarap justru akan memberi dampak yang lebih signifikan. Keempat, menjadikan Bali sebagai wisata halal juga membutuhkan upaya yang serius. Pada dasarnya, wisata halal disusun dengan dua pendekatan utama, negative screening maupun positive screening. Negative screening kira-kira bisa diartikan bahwa wisata halal seharusnya didukung upaya menghilangkan hal-hal yang bertentangan dengan prinsip halal, seperti diskotek, pantai tempat orang boleh berpakaian dan berbaur dengan
Gaji Kecil sebagai Pangkal Korupsi? Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, berjanji bakal menaikkan gaji pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) secara signifikan jika ia terpilih nanti. Hal itu disampaikannya dalam sesi debat Pilpres 2019 perdana, yang membahas masalah hukum, hak asasi manusia, korupsi, dan terorisme, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Menurut Prabowo, gaji kecil menjadi pangkal korupsi di negeri ini. Benarkah demikian? Korupsi merupakan masalah yang kompleks dan multidimensional. Secara demikian, korupsi bukan hanya bisa dilihat sebagai masalah struktur politik dan kekuasaan, tetapi juga bisa dilihat sebagai masalah struktur ekonomi, budaya, sosial atau pun moral kelompok dan moral perseorangan. Seperti halnya penyakit infeksi, korupsi juga menular. Artinya, virus korupsi bisa menyebar dari satu individu ke individu lainnya atau dari satu kelompok masyarakat ke kelompok masyarakat lainnya. Menurut Jaderick Pabico (2018), yang menulis makalah bertajuk ‘’Modeling Corruption as a Contagious Disease’’, penularan korupsi dimungkinkan dari adanya interaksi antara para koruptor dengan mereka yang -- karena sejumlah kondisi -- rawan berperilaku korup. Dalam konteks Indonesia, contoh nyata kasus penularan korupsi ini salah satunya adalah praktik suap yang melibatkan para terpidana korupsi dengan para petugas lembaga pemasyarakatan (lapas). Alih-alih mampu ikut menegakkan hukum dan keadilan, sebagian petugas lapas kita justru asyik berkolusi dengan para koruptor dengan
Oleh
Djoko Subinarto jalan menerima suap dari mereka. Sebagai imbalannya, mereka kemudian memberi kemudahan dan keistimewaan bagi para terpidana korupsi selama menjalani hukuman bui di lapas. Maka, tidak sedikit pihak menilai bahwa penjara kita bukan hanya tidak mampu membuat efek jera bagi para koruptor dan calon koruptor, tetapi juga malah menjadi lahan penularan virus korupsi sehingga menciptakan para koruptor baru. Akar penyebab korupsi adalah egoisme diri. Setiap individu sesungguhnya mempunyai kecenderungan untuk berlaku korup. Secara naluriah, kita memang cenderung untuk lebih mendahulukan kepentingan diri kita sendiri, keluarga kita, dan kelompok kita. Jika kecenderungan ini tidak bisa dikendalikan, maka akan dengan mudah kita terjebak pada berbagai perilaku korup terlepas dari besar-kecilnya penghasilan kita. Kajian yang dilakukan Elvadas Bakonis dkk. (2006) menyimpulkan, godaan untuk melakukan praktik korupsi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya konsumerisme dan menguatnya pandangan bahwa kesejahteraan pribadi jauh lebih penting daripada kesejahteraan umum. Di Indonesia, sebagian kalangan masih percaya bahwa penghasilan atau gaji kecil merupakan pendorong utama orang untuk melakukan korupsi. Persoalannya adalah: apakah ada garansi jika penghasilan semakin besar maka orang tidak korupsi? Jujur saja, diukur dari segi pendapatan.
Gaji pejabat dan ASN kita bisa dibilang lebih dari cukup untuk memenuhi standar kebutuhan keluarga Indonesia. Tidak sedikit pihak menilai bahwa penyebab pokok korupsi di Indonesia saat ini bukan semata-mata karena gaji yang dianggap kecil, tetapi karena dorongan keserakahan dan keegoisan diri, yang diperburuk dengan rendahnya moral dan integritas sebagian pejabat dan ASN kita, termasuk sebagian penegak hukum kita. Problem lainnya yang membuat semakin alot upaya pemberantasan korupsi di negeri ini adalah menyangkut soal penanganan hukum bagi para tersangka dan terpidana korupsi. Realitanya, meski sama-sama merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime), penanganan hukum terhadap pelaku korupsi dan terorisme di negeri ini, entah kenapa, menunjukkan hal yang agak berbeda. Tindakan represif hampir selalu dilakukan terhadap para pelaku terorisme, namun tidak bagi para pelaku korupsi. Dalam soal vonis hukuman, sejauh ini, vonis hukuman bagi para koruptor tergolong ringan. Perhatikan saja, jarang sekali terpidana korupsi di negeri ini yang menerima hukuman secara maksimal. Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat lamanya hukuman penjara terpidana korupsi rata-rata 26 bulan. Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkankan hasil pemantauan ICW terhadap 573 putusan kasus korupsi sepanjang tahun 2016 yang dikeluarkan pengadilan tingkat pertama, pengadilan tingkat banding dan Mahkamah Agung.
bebas, dan lainnya. Positive screening bisa diartikan harus dibangun daerah khusus yang sesuai dengan syarat wisata halal, seperti hotel khusus syariah, restoran dan tempat wisata halal, penyediaan SDM yang sesuai dan seterusnya. Dengan berbagai argumen di atas, pertanyaannya kembali sama dengan di bagian awal tulisan ini. Masih perlukah Bali memosisikan dirinya menjadi destinasi wisata halal, dengan segala konsekuensi ekonomi dan budaya yang nantinya akan muncul? Sudahkah dilakukan kajian costbenefit yang menunjukkan bahwa manfaat lebih banyak dibanding ongkos (moneter dan non-meneter) yang muncul jika Bali diubah menjadi destinasi wisata halal, pada saat daerah lainnya justru lebih berpotensi diubah atau malah sudah mendeklarasikan positioning sebagai destinasi wisata halal? Apakah pelaku pariwisata dan masyarakat di Bali sudah siap mendukung upaya-upaya penyediaan sarana-prasarana serta SDM yang memadai? Mohon maaf jika tulisan ini malah berujung pada pertanyaan yang tidak bermutu, karena penulis pun masih bingung dan masih mencari-cari jawabannya. Penulis, staf pengajar FEB UGM, Yogyakarta
POJOK Harga tiket pesawat naik, bisnis angkutan darat menggeliat. - Ada masa pasangsurut. *** Warga Bali ewuh pakewuh laporkan kasus korupsi. - Dharma dan hukum karma. *** Sabtu hari ini ribuan krama ikuti prosesi melasti ke Watu Klotok. - Dharma suci laksana.
Penulis adalah kolumnis dan blogger
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
7
TABANAN
’’Pangerupukan’’, Objek Wisata Tutup Lebih Awal Tabanan (Bali Post) -
Sehari sebelum Nyepi atau Pangerepukan, sejumlah objek wisata di Tabanan tetap beroperasi. Meski demikian, jam operasional lebih pendek dari hari biasa, dikarenakan kunjungan wisatawan diperkirakan turun drastis di hari tersebut.
Manajer DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana, Jumat (1/3) kemarin mengatakan, pada Pangerupukan DTW Tanah Lot tutup lebih awal. Biasanya buka hingga pukul 19.00 Wita, DTW Tanah Lot akan ditutup pada pukul 17.00 Wita. Tutupnya operasional lebih awal ini karena melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang jumlah kunjungan sudah sepi saat pukul 16.00 Wita. ‘’Wisatawan kebanyakan memilih kembali pada pukul 16.00 Wita untuk menghindari macet, sehingga jam segitu DTW sudah sepi,’’ ujarnya. Kunjungan wisatawan saat Pangerupukan pun diprediksi akan menurun signifikan dibandingkan hari biasa, sebab wisatawan enggan ke luar dari tempat menginap. ‘’Tetapi petugas keamanan tetap siaga 24 jam. Saat Ngembak Geni, tetap dibuka normal,’’ jelas Toya Adnyana. Ia juga mengimbau wisatawan agar pada Senin (4/3) nanti berkunjung sebelum pukul 14.00 Wita, atau setelah pukul 15.00 Wita untuk menghindari kemacetan. Sebab, pada waktu tersebut Desa Pakraman Beraban melakukan melasti. Namun, ia tidak memungkiri jika wisatawan pasti akan membeludak pada jam-jam tersebut, karena momen melasti menjadi magnet kunjungan dan sangat dinanti wisatawan. Hal serupa juga dilakukan DTW Ulun Danu Beratan. Menurut Manager DTW Ulun Danu Beratan Wayan Mustika, DTW tetap beroperasional normal di hari Pangerupukan. Namun diakui kunjungan akan mengalami penurunan di hari tersebut. Maka dari itu, pihaknya akan tutup sejam lebih awal. ‘’DTW akan ditutup pukul 18.00 Wita yang biasanya buka hingga pukul 19.00 Wita,’’ ujarnya. (kmb24) Bali Post/san
24 ASN Ditunjuk Jadi Penjabat Perbekel Pisah-Sambut Dandim 1619/Tabanan
Tabanan (Bali Post) Sebanyak 24 perbekel di Tabanan telah memasuki masa purnatugas per 25 Februari lalu. Hal ini berpengaruh pada pelayanan di desa, sebab pejabat pelaksana tugas perbekel tidak segera ditunjuk. Baru pada Jumat (1/3) kemarin, 24 ASN resmi bertugas sebagai penjabat (Pj.) perbekel. Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) Roemi Liestyowati mengatakan, SK untuk Pj. perbekel sebenarnya sudah selesai sepekan lalu. Namun karena menunggu ditandatangani pimpinan daerah, baru kemarin bisa diserahkan secara formal. Meski demikian, mereka yang telah ditunjuk sebagai Pj. perbekel sudah tahu akan penunjukannya sebagai Pj. perbekel pascaperbekel setempat selesai masa tugasnya. ‘’Sebelum SK diserahkan, para
Pj. perbekel di 24 desa ini sudah bertugas,’’ ucapnya. Penyerahan SK Pj. perbekel kali ini baru untuk 24 desa di empat kecamatan. Sementara untuk desa lainnya akan diserahkan bertahap sesuai berakhirnya masa jabatan perbekel terkait. Di Kabupaten Tabanan, pemilihan perbekel secara serentak tahun ini akan digelar di 98 desa. Reomi menambahkan, para Pj. perbekel juga diberikan penjelasan agar pemikiran mereka tidak negatif ataupun takut saat bertugas dalam mengelola Dana Desa (DD). Bahkan dalam penyerahkan SK juga dilibatkan Badan Pengawas Desa (BPD) untuk ikut membantu mensukseskan program desa. ‘’Saya tekankan tidak usah takut, kami akan bantu di pemerintahan. Jika belum jelas, silakan ke kantor,’’ tegasnya.
Tabanan (Bali Post) Meskipun tidak ada tambahan kuota untuk masingmasing agen dalam rangka hari raya Nyepi, kuota normal elpiji 3 kg di Tabanan mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan Tabanan memiliki satu agen resmi untuk elpiji 3 kg. Di samping itu, meski tidak ada peningkatan harga signifikan, Pemkab Tabanan melalui TPID yang bekerja sama dengan BUMDes Delod Peken tetap menggelar pasar murah. Ketua Pelaksana TPID Tabanan yang juga Kabag
Ekonomi Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Jumat (1/3) kemarin mengatakan, dalam menjaga kestabilan harga elpiji dan BBM pihaknya telah menggelar rapat koordinasi beberapa waktu lalu yang diikuti oleh tim pengendalian Elpiji dan BBM, para agen elpiji dan pengelola SPBU seKabupaten Tabanan. ‘’Pada prinsipnya semua pihak terkait siap mengamankan kestabilan harga BBM dan elpiji menjelang Nyepi. Bahkan sudah digelar pasar murah,’’ ujarnya. Pasar murah elpiji 3 kg
Bali Post/bit
SERAHKAN SK - Kepala DPMD Tabanan Roemi Liestyowati saat menyerahkan SK kepada Pj. perbekel. Roemi juga yakin mereka yang ditunjuk sebagai Pj. perbekel bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. ‘’Ini memang tugas tambahan yang cukup berat karena sebagai upaya membangun desa. Namun sesungguhnya tidak sulit,
apalagi sistem pengelolaan keuangan desa sudah menggunakan aplikasi bahkan ada pendamping dari kabupaten. Jika tidak paham, bisa terus komunikasi dan koordinasi, kami siap membantu,’’ pungkasnya. (kmb28)
dilaksanakan Kamis (27/2) lalu oleh BUMDes Delod Peken. Sebanyak 200 tabung elpiji 3 kg disiapkan dan dijual ke masyarakat sesuai harga HET yaitu Rp 14.500. Menurut Ekayana, pihaknya bersama instansi terkait siap menggelar pasar murah jika terjadi kenaikan harga. Sementara itu, Koordinator Gas Elpiji Tabanan I Gusti Ngurah Siwa Genta menambahkan, kebutuhan elpiji 3 kg di Tabanan masih tercukupi dengan kuota yang ada. ‘’Menjelang Nyepi memang tidak ada penambahan kuota di agen. Tetapi Taban-
an punya satu agen baru dan mendapatkan jatah sebanyak 1 Lo. Jadi ada penambahan kouta normal,’’ ujarnya. Meski tidak ada penambahan kuota, biasanya Pertamina akan memberikan kuota pengganti hari libur. Namun untuk kuota pengganti elpijisaat libur Nyepi, lanjut Siwa Genta, belum didapatkan tanggal yang pasti. ‘’Tetapi pasti ada. Kouta yang harusnya didrop saat hari Nyepi akan diberikan pada hari selanjutnya. Tetapi ini belum dipastikan jadwalnya kapan,’’ ujarnya. (kmb24)
Kuota Elpiji 3 Kg Bertambah
97 Persen Warga Petiga Budi Dayakan Tanaman Hias HAMPIR setiap desa di Kabupaten Tabanan memiliki pemandangan sawah yang asri. Seperti halnya Desa Petiga. Desa di Kecamatan Marga ini selain memiliki hamparan sawah, juga banyak memiliki sentra tanaman hias. Bahkan tanaman hias selalu ada di setiap rumah penduduk, sehingga wajar jika tanaman hias menjadi ciri khas Desa Petiga. Perbekel Petiga I Made Darmadiyasa, Jumat (1/3) kemarin mengatakan, desa ini memiliki penduduk sebanyak 1.780 jiwa. Sebagian besarnya atau sekitar 97 persen warga menggeluti budi daya tanaman hias. ‘’Ada yang menjadikan budi daya tanaman hias sebagai kerjaan pokok, ada juga sebagai pekerjaan sampingan,’’ ujarnya. Ciri khas tanaman hias ini juga bisa dilihat di setiap halaman rumah warga. Dari pantauan, tanaman hias jenis puring yang paling banyak dijumpai. Selain itu, ada tanaman jenis pisang-pisangan dengan bunga yang berwana kuning kemerahan, serta pohon dengan daun aneka bentuk dan warna. Awal mula tanaman hias berkembang di Desa Petiga dimulai di era 80-an. Waktu itu hanya segelintir warga Banjar
Petiga Semingan yang membudidayakan tanaman hias. ‘’Karena punya kemampuan bercocok tanam, beberapa warga mencoba mengembangkan tanaman hias,’’ ujar Darmadiyasa. Tanaman hias di Desa Petiga tidak langsung dikenal begitu saja. Baru pada tahun 1995 banyak warga luar mulai mengambil atau membeli tanaman hias di Desa Petiga. Karena memiliki potensi, dari segelintir orang, budi daya tanaman hias di Banjar Petiga Semingan kemudian meluas dan berkembang. Karena mengalami perkembangan yang baik, Banjar Petiga Semingan kemudian mendapat bantuan Rp 35 juta untuk membuat kelompok yang mengembangkan tanaman hias. Setelah berkembang,
TANAMAN HIAS - Desa Petiga tidak hanya memiliki potensi panorama hamparan sawah yang indah, tetapi juga tanaman hias. permintaan kemudian membeludak. Banyak pelanggan datang dari hotel maupun vila di Bali yang kemudian meluas hingga ke luar Bali seperti Jawa dan Sumatera. Saat ini sudah ada tiga kelompok budi daya tanaman hias di Desa Petiga. Jika awalnya yang dikembangkan hanya tanaman jenis puring, saat ini sudah merambah ke tanaman
yang lainnya, seperti andong, pisang-pisangan, kembang seribu, pucuk merah, dan tanaman hias lainnya. Budi daya tanaman hias tentu sangat membantu perekonomian masyarakat Desa Petiga. Darmadiyasa berharap, budi daya tanaman hias di Desa Petiga akan tetap dikenal dan lebih berkembang lagi ke depannya. (san)
Tabanan (Bali Post) Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan yang baru, Letkol Inf. Toni Sri Hartanto berkomitmen akan meneruskan program pejabat sebelumnya. Hal itu disampaikan saat acara pisah-sambut Dandim Tabanan yang digelar Jumat (1/3) kemarin, di Makodim 1619 Tabanan. Letkol Inf. Toni Sri Hartanto menggantikan Letkol Inf. Hasan Abdullah. Menurut Letkol Inf. Toni Sri Hartanto, bentuk konkret pelaksanaan tugas yang akan dilakukannya adalah terus bersinergi dengan Pemkab Tabanan serta unsur Forkompinda lainnya. ‘’Apa yang sudah dilaksanakan oleh komandan sebelumnya akan terus dilanjutkan dalam upaya bagaimana mewujudkan TNI yang solid, profesional dan dicintai rakyat,’’ tegasnya. Pihaknya ke depan akan selalu berkoordinasi dengan Forkompimda dalam bersama-sama membangun Tabanan sehingga masyarakat sejahtera bisa diwujudkan.
Sementara itu, Letkol Inf. Hasan Abdullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dalam rangka memberdayakan wilayah Kabupaten Tabanan. ‘’Hal ini tidak lepas dari sinergi yang terjalin baik selama ini. Kalau di Tabanan kita rasakan kondisi aman dan nyaman, tentunya suatu hal yang terjadi bukan begitu saja tapi itu terwujud dari kita semua. Bagaimana kehidupan bisa aman dan nyaman, makanya sangat penting menyadari sinergi itu,’’ jelasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengakui selama ini TNI bukan hanya bertugas untuk menjaga dan menciptakan keamanan, tetapi telah banyak berbuat dan turut serta bersama masyarakat dalam mensukseskan pembangunan dan kegiatan sosial. ‘’TNI bukan bicara keamanan saja, tapi juga turut serta dalam pembangunan di masyarakat. Di antaranya melakukan
program bedah rumah dan jamban sehat untuk masyarakat Tabanan. Gerakan TNI sangat membantu masyarakat. Saya sangat bangga kepada TNI khususnya di Tabanan,’’ ungkapnya. Dengan pergantian ini, kata Wabup Sanjaya, koordinasi yang sudah terjalin baik sebelumnya agar menjadi lebih baik lagi sehingga mampu menciptakan Tabanan yang Serasi. ‘’Tetap lanjutkan koordinasi ini dan dijaga. Apa pun program kami di Tabanan dalam rangka menuju Tabanan yang Serasi agar segera bisa diwujudkan. Bukan hanya tujuan, tapi hubungan kita ini di Forkompinda juga harus serasi dalam mewujudkan pembangunan Tabanan. Bagaimana menciptakan kesejahteraan, dan setelah kesejahteraan kami ciptakan keamanan, dengan itu prestasi pasti datang dengan sendirinya. Itu harapan saya, semoga kerja sama ini tetap terjaga kedepannya,’’ ucap Sanjaya. (kmb28)
Bali Post/bit
PISAH SAMBUT - Wabup Sanjaya saat memberikan kenang-kenangan pada Dandim Letkol Inf. Hasan Abdullah yang akan bertugas di tempat baru pada acara pisahsambut Dandim Tabanan.
BULELENG
8
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
Ingatkan Larangan Politik Praktis
Bupati PAS Instruksikan ASN Tetap Bekerja Profesional Singaraja (Bali Post) – Memasuki Pemilihan Presiden Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), “suhu” politik kian menghangat khususnya di Buleleng. Di tengah situas, itu Aparatur Sipil Negara (ASN) diinstruksikan agar memahami larangan terlibat politik praktis. Karena itu ASN sendiri dituntut bekerja profesional dan juga meningkatkan kinerja optimal melayani masyarakat. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menegaskan hal itu saat Apel Krida di Taman Kota Singaraja, Jumat (1/3) kemarin. Bupati menambahkan tahun ini banyak kegiatan politik di tengah masyarakat. Namun, dirinya tak ingin ASN itu terpengaruh aktivitas politik praktis tersebut. Saat ini banyak ASN memanfaatkan tahun politik saat ini untuk menyatakan dukungan kepada salah satu calon tertentu guna mendapatkan keuntungan tertentu pula. Meski demikian, kegiatan politik itu menjadi salah satu hal penting dalam proses penyelenggaraan pemerintahan. Apalagi, seorang kepala daerah yang berasal dari orang politik dan terpilih dari proses politik. “Saya minta tolong, jangan wilayah-wilayah politik itu dibaurkan dengan kinerja ASN yang mengusung profesionalisme,” katanya. Pada evaluasi kinerja ASN itu, kata Bupati, lebih banyak menggunakan indikator kemampuan kerja seorang ASN. Meskipun ada pertimbangan politis di dalamnya. Tetapi hal itu diakuinya tidak dominan. Penilaiannya menggunakan pendekatan profesional dan objektif dalam melakukan penilian kinerja itu. Termasuk ketika memberikan promosi pegawai. Untuk itu, segenap pegawai yang hadir pada kesempatan, itu idealnya menunjukan kinerja terbaik ketimbang masuk ke ranah politik praktis. Sehingga seluruh ASN tetap bisa fokus menyelesaikan tugas dan fungsinya dengan baik. “Ketika PNS itu bekerja profesional, bekerja dengan baik, maka (penilaian) perspektif politiknya pasti hilang. Tapi ketika PNS nya ikut-ikutan berpolitik, angel politiknya pasti dominan saya selesaikan,” tegasnya. Bupati juga meminta ASN tetap semangat bekerja, meskipun menjelang memasuki masa pensiun. Banyaknya pimpinan SKPD yang akan pensiun tahun, ini bisa jadi mulai ada kecenderungan kinerja SKPD menurun. Karena itu, kinerja jajaran staf semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus didorong mencapai target yang dicanangkan. Selain itu, dirinya mengaku masih mencari format yang baik untuk memberdayakan pegawai yang ada. OPD dituntut memberikan laporan kepada atasannya guna mendapatkan format yang baik dalam pemberdayaan PNS. Termasuk juga pegawai kontrak agar bisa berkinerja optimal. “Temanteman (pimpinan OPD - red yang mau pensiun tolong semangatnya jangan kendor. Penting semangat itu dijaga terus. Demikian juga bawahannya tolong didorong berkinerja yang baik,” pinta Bupati. (kmb38)
PENGAMANAN – Mengamankan prosesi Nyepi Tahun Çaka 1941, Polres Buleleng mengerahkan 686 personel polisi.
Bali Post/kmb38
131 Titik Rawan Saat Perayaan Nyepi
Pengamanan, Polres Kerahkan 686 Personel
Singaraja (Bali Post) – Perayaan Nyepi Tahun Çaka 1941 jatuh pada Kamis (7/3) pekan depan. Prosesi perayaan diawali pelaksanaan ritual melasti, upacara tawur kasanga, malam pangerupukan, dan juga pelaksanaan tapa brata panyepian. Untuk mengamankan semua prosesi itu, Polres Buleleng menyiagakan 686 personel untuk memberi atensi 131 titik rawan saat Nyepi itu. Selain itu, pengamanan juga dibantu personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan anggota pecalang. Satu prosesi yang memerlukan atensi spesial dari polisi adalah pada malam pangerupukan. Apalagi, di Buleleng ada 911 ogoh-ogoh yang akan diarak. Tidak menutup kemungkinan prosesi pawai ogoh-ogoh itu bisa jadi memicu permasalahan. Karena itu, perlu disiapkan langkahlangkah antisipasi pencegahan sejak dini. Demikian terungkap pada rapat koordinasi persiapan pengamanan Nyepi, Jumat (1/3) kemarin. Rapat ini dihadiri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama jajaran terkait. Kapolres Buleleng AKBP Suratno,
S.IK. diwakili Kepala Bagian (Kabag) Operasioal Kompol I Gede Wali, S.H. mengatakan, kekuatan pengamanan sebanyak itu ditugaskan untuk mengamankan ritual melasti yang dilaksanakan di masing-masing desa
pakraman. Pengamanan iring-iringan melasti ini menitikberatkan pada pengaturan arus lalu lintas, sehingga prosesi melasti itu bisa berjalan tertib dan lancar. Pada malam pangerupukan, Kompol Wali mengatakan, selain mengatur arus lalu lintas, juga pengamanan warga saat menggelar pawai ogoh-ogoh sesuai batas-batas wilayah desa pakraman bersangkutan. Khusus untuk malam pangerupukan itu, polisi telah mendeteksi adanya potensi daerah rawan. Setelah dipetakan ternyata ada 131 titik daerah rawan di Buleleng. “Untuk di internal, kami siagakan personel pengamanan. Mulai melasti dan pangerupukan pengamanan dilakukan dengan intens. Potensi rawan sudah kami petakan. Hal itu memerlukan atensi kita bersama agar
situasi tetap kondusif,” katanya. Karena itu, kata Kompol Wali, pengamanan prosesi Nyepi itu tidak cukup oleh polisi saja. Namun peran desa pakraman diharapkan menerjunkan pecalang. Hal itu efektif untuk membantu menjaga wilayahnya masing-masing. Selain itu, desa pakraman diharapkan memberikan imbauan kepada pihak terkait utamanya saat prosesi pawai ogoh-ogoh. Diharapkan harus mengikuti batas-batas wilayah yang ada. Ini penting karena bisa saja akan memicu persoalan, ketika pawai ogoh-ogoh itu melewati batas desa pakraman yang ada. “Pecalang juga kami harapkan ikut berperan optimal mengamankan wilayahnya. Saat pawai ogoh-ogoh, tidak sampai melewati batas-batas wilayahnya,” pintanya. (kmb38)
Diduga Tanpa Izin, Tower di Areal Gedung Teater Mudaria
Bali Post/ist
TOWER – Sebuah tower di atas mobil terpasang di bekas areal gedung Mudaria Teater, Jalan Ngurah Rai, Singaraja. Selain tidak jelas pihak yang bertangung jawab, pemasangan tower ini diduga belum berizin.
Singaraja (Bali Post) – Sebuah tower telekomunikasi belakangan ini mengundang pertanyaan warga dan aparat pemerintahan. Pasalnya, keberadaan tower itu masih belum jelas terkait identitas perusahaan, terutama yang memasang tower itu. Bahkan, pemasangannya diduga belum dilengkapi izin dari instansi berwenang. Terhadap fakta itu, aparat Kelurahan Astina, Kecamatan Buleleng bersama anggota Babinkamtibmas dan Babinsa, Jumat (1/3) kemarin melakukan pengawasan di lokasi itu. Dari pengawasan itu, tower dengan ketinggian sekitar 10 meter itu dipasang di areal bekas Gedung Teater Mudaria, Jalan Ngurah Rai, Singaraja. Tower itu dipasang dari atas mobil dengan nomor polisi (nopol) B 9950 SCB. Pada bagian depan mobil itu tampak stiker lambang provider seluler “XL”. Dari keterangan para teknisi di lapangan, disebutkan tower itu dipasang sejak 15 Februari 2019 lalu. Tower itu untuk mendukung kegiatan perayaan hari kasih sayang (Valentine -nred) yang telah lewat. Faktanya sampai kemarin, tower di atas mobil itu masih saja berdiri kokoh. Babinkamtibmas dan Babinsa serta lurah dan Kaling Astina, turun ke lokasi. Lurah Astina, I Ketut Alit Raiwaja, mengatakan keberadaan tower itu sejak beberapa hari terakhir ini mengundang pertanyaan terutama warga di sekitar lokasi tower itu. Pihaknya juga sudah berkali-kali melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan perusahaan yang bertanggung jawab terhadap tower tersebut. Dari pengawasan yang dilakukan, tower itu dipasang hanya untuk mendukung kelancaran perayaan hari Valentine yang sudah lewat. Setelah perayaannya itu, perusahaan se-
harusnya membongkar kembali tower tersebut, tetapi faktanya tower itu dibiarkan begitu saja. Atas kondisi ini, Raiwaja mengaku khawatir kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga warga di lingkungannya sendiri yang terdampak. “Kami sudah telusuri dan informasinya tower itu dipasang pada hari Valentine saja, tetapi sudah selesai malah masih terpasang. Kami khawatir hal-hal yang tidak diiinginkan malah terjadi. Seharusnya, perusahaan itu bertanggung jawab atas pemasangan tower itu,” katanya. Pihaknya sebetulnya sempat menghubungi petugas teknisi tower tersebut. Namun, kata Raiwaya, sejauh ini masih belum mendapat penjelasan yang berarti. Alasannya, yang bersangkutan masih tugas di luar kota. Sedangkan, petugas tadi menyebut kalau tanggung jawab tower itu diserahkan kepada staf yang lain. Ada informasi lainnya disebutkan tower itu dipasang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng. Setelah hal itu dikonfirmasi ke Dispar, ternyata kerja sama itu tidak benar. “Dengan siapa pun kerja sama, kami tidak mempermasalahkan. Namun, biar jelas tanggung jawabnya. Kami perlu tahu dan surat kerja sama atau izinnya ditembuskan ke kelurahan,” jelasnya. Salah seorang tim akuisisi vendor XL, Dewa Heriana, dalam pesan singkatnya mengakui awalnya provider XL menginformasikan pemasangan tower itu selama tujuh hari. Pemasangan tower itu untuk kepantingan Coverage Event Valentine. Dia mengaku sudah mengkonfirmasi ke kantor XL pusat, dan juga kantor penyedia di Bandung, Jawa Barat (Jabar). Sayangnya, konfirmasi itu hingga kemarin belum ditindaklanjuti. (kmb38)
Tunggu Realisasi PTSL
Warga Realisasikan Permohonan RSS Kayubuntil Masih ingat dengan permohonan warga untuk menguasai tanah dan bangunan Rumah Sangat Sederhana (RSS) di Lingkungan Kayubuntil Barat, Kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng? Untuk memuluskan perjuangan sekitar 98 kepala keluarga (KK), warga menguasai aset itu. Warga sekarang menunggu penyertifikatan melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL tahun 2019). Konon, dengan alasan hak berupa sertifikat hak milik (SHM), warga akan mudah memohon bangunan RSS yang dibangun pemerintah daerah tersebut. Lalu, sejauh manakah realisasi permohonan warga itu?
KEPALA Lingkungan (Kaling) Kayubuntil, Ketut Bukit, Jumat (1/3) kemarin, mengatakan perjuangan warga untuk memohon RSS menjadi hak milik saat ini terus saja begulir. Akan tetapi, bersamaan dengan hal itu, pemerintah pusat kembali menggulirkan penyertifikatan massal pada tahun ini. Mengetahui program pemerintah pusat itu, warga menyepakati ikut mendaftar sebagai peserta PTSL tahun ini. Nantinya, warga akan mendapat sertifikat atas tanah dan bangunan RSS itu. Maka bukti hak itu dijadikan dasar untuk memohon rumah yang kini ditempati warga itu untuk
dimohonkan menjadi hak milik. “Sebagian besar penghuni RSS itu telah mendaftar ikut PTSL. Setelah terbit sertifikatnya itu, tinggal melanjutkan memohon RSS itu,” katanya. Kepala Bidang (Kabid) Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng, Made Pasda Gunawan, mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan data dan informasi terkait keberadaan RSS yang dimohon oleh warga itu. Dari penelusuran itu terungkap, yang tercatat sebagai aset Pemkab Buleleng adalah bangunan RSS saja. Sedangkan keberadaan tanah di tempat sudah dibangun RSS itu tidak
tercatat sebagai aset pemerintah daerah. Dari hasil koordinasi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali disebutkan kalau tanah itu tidak tercatat sebagai aset pemprov. Selain menelusuri legalisasi aset, BKD juga melakukan penghitungan nilai bangunan seluruh unit RSS itu. Ke depan setelah warga sudah memiliki hak atas tanah milik, maka BKD Buleleng akan melakukan proses lanjutan sesuai regulasi yang ada. “Sejak ada permohonan menguasai RSS, kami sudah melakukan penelusuran. Tercatat sebagian aset kita hanya bangunan RSS. Tanahnya tidak tercatat
baik di kita maupun pemprov. Sementara warga penghuni mengikuti PTSL. Sedangkan realisasi permohonan ini masih menunggu program itu selesai,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga Lingkungan Kayubuntil, Kelurahan Kampung Anyar, menuntut janji pemerintah akan memberikan bangunan RSS yang mereka tempati itu menjadi hak milik. Hal itu sesuai SK Bupati Buleleng No. 560 Tahun 1994. Warga wajib mencicil RSS Rp 4.000 tiap bulan selama 20 tahun. Tahun 1996, Pemkab Buleleng menerbitkan surat pernjanjian dengan
warga penghuni. Pada perjanjian itu diatur setelah 20 tahun, warga penghuni bisa mohon RSS itu sebagai hak milik. Atas perjanjian itu, warga menuntut janji tersebut. Sayang, tuntutan itu belum bisa diproses. Pasalnya, warga sendiri belum membayar angsuran bulanan. Bukan karena tidak mampu membayar, tetapi karena tidak ada instansi yang ditugaskan memungut cicilan yang diakumulasikan sebesar Rp 960.000. Atas kondisi itu, pemkab mulai melakukan investigasi status aset RSS itu. Pemkab juga mengumpulkan dokumen bantuan RSS tersebut. (mud)
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
GIANYAR
Desa Diminta Alokasikan Anggaran Tangani ’’Stunting’’
9
Gianyar (Bali Post) -
Dana Desa yang dikucurkan oleh pemerintah terus meningkat setiap tahunnya. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Gianyar meminta 64 desa di Gianyar agar mengalokasikan anggaran untuk menangani kasus stunting atau masalah gizi pada anak. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Gianyar Dewa Ngakan Ngurah Adi mengatakan hal itu, Jumat (1/3) kemarin.
Bali Post/kmb35
PELATIHAN - Suasana pelatihan kader posyandu yang salah satu tugas pokoknya mencegah kasus stunting di Kabupaten Gianyar.
Komplotan Pencuri Kabel Diringkus Polisi
SOSOK
Batasi Toko Modern Berjejaring PENEGASAN awig-awig dalam menjaga lingkungan desa adat, menjadi salah satu solusi dalam mencegat gempuran toko modern berjejaring. Hal ini sudah dilakukan Desa Pakraman Padangtegal, Ubud dalam membatasi masuknya toko modern berjejaring. “Awig-awig untuk toko modern berjejaring memang kita atur khusus, Kami tidak mau terus tumbuh toko modern berjejaring di kawasan kami,” ujar Bendesa Pakraman Padangtegal I Made Gandra, belum lama ini. Namun, ia mengakui saat ini di wilayah Desa Pakraman Padangtegal memang sudah ada dua grup usaha toko berjejaring. Jumlahnya diperkirakan bawah 10 unit. “Saat ini memang ada yang sudah telanjur masuk, tapi itu sudah dibatasi hingga sisa masa kontrak. Setelah itu, tidak boleh perpanjang lagi. Bahkan kami sudah buatkan pararem terkait ini,” ujarnya. Diungkapkan, tawaran dari sejumlah toko modern berjejaring cukup banyak ingin masuk ke kawasan Desa Pakraman Padangtegal. Namun langsung ditolak oleh pihak desa adat. “Memang ada yang datang, tapi kami tidak mau,” tegasnya. Ia mengungkapkan, ada beberapa alasan penolakan tersebut. Salah satunya karena waktu operasi toko modern umumnya 24 jam, yang dinilai bisa memberi pengaruh negatif untuk generasi muda di kawasan Ubud. (nik)
Bobol ATM Rp 26 Juta
Petugas Servis Mesin ATM Dibekuk Polisi Gianyar (Bali Post) Polisi mengamankan pelaku bobol ATM, Enggal Dwi Saputra, yang beraksi di kawasan Ubud. Uniknya, pelaku berusia 30 tahun ini merupakan petugas servis mesin ATM bank di kawasan kampung turis tersebut. Kini pelaku asal Jawa Timur ini sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Ubud. Dikonfirmasi Jumat (1/3) kemarin, Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu Dewa Pramantara mengatakan, pelaku Enggal terakhir kali beraksi di salah satu bank di wilayah Kelurahan Ubud sekitar pukul 11.00 Wita, Rabu (27/2) lalu. ‘’Dia beraksi dengan cara mencongkel pakai obeng,’’ ujar Pramantara seizin Kapolsek Ubud. Melalui aksinya itu, pelaku berhasil mengambil uang tunai dari dalam mesin ATM sebesar Rp 26,1 juta. Usai beraksi, pelaku langsung kabur. Rupanya aksi pelaku diketahui pihak bank yang kemudian melapor ke polisi. ‘’Berdasarkan laporan terse-
Adi mengatakan, kira dananya Rp 20 tahun 2019 ini dana juta. Berbeda dengan desa yang turun di GiDesa Batubulan ada anyar sekitar Rp 350 sekitar 20 posyandu, miliar lebih. Seluruh itu bisa anggarannya dana tersebut dibagi sekitar Rp 120 juta,’’ ke 64 desa, sehingga ujarnya. setiap desa mengelola Adi menambahdana Rp 5,5 miliar kan, upaya penanlebih. ‘’Kalau sampai ganan stunting sudi desa tidak diangdah dilakukan dengarkan untuk penangan merekrut tenaga ganan stunting, itu pendamping posyankeliru. Sebab, intrukdu. Dikatakan, para si Menteri Desa supetugas ini memiliki dah jelas. Dana desa latar belakang ilmu tersebut bisa digunakesehatan. ‘’Sekakan untuk pemberrang mereka sedang dayaan masyarakat, bergerak melakukan Bali Post/kmb35 pendataan, terkait khususnya stunting,’’ Dewa Ngakan Ngurah Adi berapa sebenarnya jelasnya. Dari dana Rp 5,5 yang kena stuntmiliar lebih per desa itu, kata Adi, 30 ing, siapa dan di mana. Setelah persen digunakan untuk operasional mendapat data, kami akan segera kantor desa, dan 70 persen untuk bergerak dengan memprioritaskan infrastruktur dan pemberdayaan posyandu yang tercatat ada stuntmasyarakat. Ia mengaku sudah me- ing,’’ ujarnya. nyampaikan ke masing-masing desa Adi mengharapkan dukungan seagar dianggarkan khusus pada po- luruh komponen masyarakat untuk syandu untuk menangani stunting ini. menangani kasus stunting. ‘’Keluarga Besaran anggarannya tentu berbeda yang harus dikuatkan, sehingga otoper desa. Tergantung jumlah posyandu matis desa kuat. Sekarang di keluarga, di setiap desa. ‘’Seperti di Desa Bre- kalau ada kena stunting artinya masih sela, hanya ada tiga posyandu kira- lemah,’’ ujarnya. (kmb35)
but, Tim Opsnal Polsek Ubud langsung memburu pelaku ke kantor pelaku di Jalan Tukad Badung XIX Denpasar,’’ katanya. Berdasarkan hasil interogasi dan pemeriksaan para saksi, rupanya pelakunya mengarah ke salah satu teknisi. Saat itu pelaku Enggal bertugas menangani ATM di wilayah Kelurahan Ubud. Pelaku Enggal langsung ditanyai polisi. Ia memang sempat mengelak melakukan aksi pencurian itu. Meski lama berbelit-belit ketika ditanya polisi, akhirnya ia mengakui perbuatannya. Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena kekurangan uang akibat kerap main judi online. Pelaku Enggal akhirnya digiring ke Mapolsek Ubud untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Uang hasil kejahatannya tidak tersisa sama sekali. ‘’Uang Rp 26,1 juta itu habis semuanya. Tidak ada sisa,’’ kata Pramantara mengutip pengakuan korban. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Aparat Polsek Gianyar menangkap pelaku pencurian kabel listrik MUTIC sepanjang 500 meter. Ada lima orang pelaku yang mencuri kabel listrik senilai Rp 100 juta di depan Toko Basur, Jalan Ratna Banjar Tegaltugu, Desa Tegaltugu, Kecamatan Gianyar. Kini para pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Gianyar. Informasi yang dihimpun Jumat (1/3) kemarin, awalnya satu gulungan kabel listrik MUTIC dibawa ke depan Toko Basur Jalan Ratna, Banjar Tegaltugu. Kabel tersebut rencananya akan dipasang saat itu juga, namun ketika hendak bekerja, kabel listrik milik PLN wilayah timur itu sudah raib digondol maling. Kejadian ini lantas dilaporkan oleh pemborong, Supardi, ke Mapolsek Gianyar. Menerima laporan pencurian tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Gianyar yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Gianyar Iptu I Wayan Sujana, S.H., M.M. langsung
melakukan penyelidikan. “Penyelidikan terhadap target bermula dengan cara mempertajam keterangan para saksi serta menganalisa rekaman CCTV, dan dari keterangan para saksi,” jelas Kapolsek Gianyar Kompol Ketut Suastika. Selanjutnya, Rabu (27/2) pukul 23.00 Wita Tim Opsnal melaksanakan perburuan terhadap para pelaku yang berjumlah empat orang tersebut. Mereka berinisial Eko Santoso (30) asal Jember, Mochamad Alisabana (26) asal Banyuwangi, Luki Andriawan (30) asal Banyuwangi, serta Abdul Rochim (22) asal Malang. Selanjutnya proses penangkapan berlangsung di Jalan Kargo Kenanga V Gatsu Denpasar, Kamis (28/2) dini hari. Selain itu, ternyata ada dua pelaku lainnya. Dalam upaya pencarian, satu buronan Muhamad Malik berhasil diamankan polisi. Sedangkan satu lagi, sopir truk Khoiril masih buron. “Tersangka yang buron atas nama Muhamad Malik sebagai pelaku utama sudah berhasil kita
amankan. Sementara saat ini masih di-BAP. Yang lagi satu atas nama Khoiril, sopir truk masih dalam pencarian,” jelas Suastika. Dari hasil interogasi, keempat pelaku yang diamankan kemudian menunjukkan barang bukti pencurian kabel listrik dan truk merk Mit-
subishi. Pada Kamis (28/2) pukul 07.00 Wita, Tim Opsnal melakukan penggeledahan di rumah para pelaku yang beralamat di Jalan Kargo Kenanga V Gatsu Barat, Denpasar. “Akhirnya diketemukan BB tersebut,” ujarnya. Kemudian pelaku berserta
truk dan kabel listrik diamankan ke Polsek Gianyar untuk dilakukan pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. Mengenai motifnya, para pelaku hendak menjual kabel tersebut. “Motif ekonomi. Kesehariannya mereka salah satu vendor dari PLN,” kata Suastika. (kmb35)
Bali Post/kmb35
KABEL - Polisi menunjukkan kabel curian yang kini diamankan di Mapolsek Gianyar.
Kasus Tabrak Lari di Ketewel
Sopir Truk Belum Menyerahkan Diri
Gianyar (Bali Post) Sopir truk yang melindas tubuh korban I Nyoman Meja hingga tewas di By-pass I.B. Mantra, Desa Ketewel Kecamatan Sukawati, belum menyerahkan diri hingga Jumat (1/3) kemarin. Aparat kepolisian terus memburu pelaku kasus tabrak lari yang terjadi Rabu (27/2) dini hari tersebut. Kanit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polres Gianyar Ipda I Ketut Nariawan mengatakan, sejak korban ditemukan meninggal dunia, pihaknya terus memburu pelaku. Polisi terus melakukan penyisiran truk yang diduga menabrak korban berusia 64 tahun ini. ‘’Namun, sampai saat ini belum terdeteksi keberadaan sopir truk itu,’’ ujar Nariawan, Jumat kemarin. Nariawan mengakui pihaknya sudah memegang rekaman CCTV sebagai petunjuk awal. Hanya rekaman tersebut tidak menunjukkan pelat atau nomor polisi truk yang menggilas tubuh korban hingga tewas. Diungkapkan, sekilas truk itu mirip truk boks. Namun keterangan pekerja yang melihat truk itu melalui rekaman CCTV seperti truk pengangkut pasir atau pengangkut batu. ‘’Itu masih didalami, truk apa yang terlibat karena di CCTV tidak terekam pelat nomor polisinya,’’ katanya. Sementara itu, korban sempat terekam oleh CCTV di salah satu usaha tempat pembuatan ukiran batu untuk pura di jalur lambat, Jalan By-pass I.B, Mantra, Banjar Manyar, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati. Gede Budiarta, salah satu pekerja
di tempat usaha tersebut mengatakan, usaha di tempat dia bekerja itu mulai buka pukul 07.00 Wita. Dikatakan, saat malam di jalur tersebut memang sepi. Bahkan tempat usaha tersebut sering mengalami kasus pencurian. ‘’Karena barang sering hilang, makanya bos memasang empat kamera,’’ jelasnya. Dari empat CCTV tersebut, dua unit CCTV mengarah ke dalam areal tempat usaha. Sedangkan dua unit lainnya mengarah ke jalan raya, yakni mengarah timur dan mengarah ke barat jalan. Korban I Nyoman Meja terlihat dari CCTV berjalan seorang diri memakai sarung dan celana pendek. Korban berjalan di tengah jalan di jalur lambat tanpa baju dari timur ke barat. ‘’Di belakangnya langsung ada truk. Semestinya kalau lihat jalannya truk pelan, mestinya truk masih bisa menghindar atau paling tidak ngerem,’’ jelas pria asal Buleleng itu. Yang agak janggal, truk justru tetap melaju dan menabrak korban. Setelah ban truk melindas, baru truknya mengerem sesuai rekaman CCTV. ‘’Dalam rekaman terlihat lampu rem nyala habis melindas,’’ jelasnya. Budiarta merasa aneh karena sopir truk bukannya turun menolong korban, malah kabur begitu saja. Budiarta mengaku rekaman CCTV itu sedikit buram lantaran malam hari. ‘’Tapi rekaman aslinya, warna truk itu hijau,’’ jelasnya. Bak truk berwarna hijau dan bak bagian belakang berisi warna merah. Ia menduga truk tersebut bermuatan pa-
sir. Namun yang dirasa aneh bagi Budiarta, truk pasir berjalan di jalur lambat. Apalagi jalur lambat di daerah Banjar
Manyar itu terpotong-potong karena belum sepenuhnya tersambung. ‘’Kemungkinan sopir menginap di sana (tem-
pat usaha tetangga - red). Tapi tidak tahu juga, jam segitu kok sudah ada muatan pasir,’’ ujarnya. (kmb35)
JEMBRANA
10 SOSOK
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
Nyepi Suci PERAYAAN Nyepi Tahun Çaka 1941 ini lebih istimewa dari biasanya. Perayaan tahun ini bersamaan dengan Panca Wali Krama di Besakih, sehingga umat diharapkan benarbenar menjaga kesucian. Umat juga diimbau untuk mengikuti surat edaran baik itu terkait Nyepi maupun Panca Wali Krama. Hal itu disampaikan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Jembrana I Komang Arsana ditemui belum lama ini. Menurut pensiunan guru ini, beberapa karya berkaitan keduanya akan dilakukan b e r s a maan seperti Yeh Sukerti serta pacaruan yang akan dilaksanakan di tiap kabupaten. ‘’Dengan demikian kami sangat mengharapkan umat Hindu, khususnya di Kabupaten Jembrana harus benar-benar menjaga kesuciannya. Mari laksanakan Yeh Sukerti sebaikbaiknya, menjaga kesucian diri, kesucian alam,’’ ujar Komang Arsana. Selain itu, yang paling penting juga menurutnya secara kebetulan perayaan dilaksanakan pada tahun politik. Arsana mengharapkan pada tahun politik ini umat jangan sampai terkontaminasi dengan kegiatan-kegiatan politik di dalam pelaksanaan hari raya Nyepi. ‘’Kalau pribadi silakan sesuai aspirasinya, tetapi kami harapkan jangan sampai terkontaminasi,’’ pungkasnya. (olo)
TUTUP – Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup selama 30 jam saat perayaan Nyepi tahun Çaka 1941.
Saat Nyepi, Penyeberangan Selat Bali Ditutup 30 Jam
Bali Post/olo
Enam Jam Lebih Awal Dibandingkan Tahun Lalu Negara (Bali Post) –
Selama perayaan Nyepi di Bali, penyeberangan Gilimanuk-Ketapang yang menghubungkan Pulau Bali dan Jawa akan ditutup selama 30 jam. Mulai pada malam Pangerupukan pukul 00.00 Wita, Kamis (7/3) dini hari hingga Jumat (8/3) pukul 06.00 Wita. Penutupan ini lebih awal enam jam dibandingkan perayaan tahun-tahun sebelumnya, khususnya untuk kendaraan yang keluar Bali. Dimajukannya jadwal penutupan ini selain untuk menghormati perayaan Nyepi di Bali dan juga memberikan kesempatan anak buah kapal (ABK) di kapal-kapal yang merayakan Nyepi. Di samping juga agar kendaraan tidak mepet menyeberang menjelang waktu pelaksanaan Nyepi. Jadwal penutupan
penyeberangan ini disepakati dalam rapat antarinstansi dari Banyuwangi dan Jembrana yang digelar belum lama ini. Manager Operasional ASDP Gilimanuk Agus Supriyatno mengatakan, penutupan penyeberangan terkait Nyepi ini dilakukan secara bersamaan baik di Pelabuhan
Ketapang maupun Pelabuhan Gilimanuk. Berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana ada perbedaan selang waktu enam jam antara di Ketapang dan Gilimanuk. Dengan bersamaannya penutupan, untuk di Pelabuhan Ketapang pukul 23.00 WIB dan di Pelabuhan Gilimanuk ditetapkan pukul 00.00 Wita.
Karena penutupan lebih awal dilakukan, pihaknya mengimbau pengguna jasa baik yang hendak masuk ke Bali maupun keluar Bali agar memperhatikan waktunya, agar tidak terjebak saat pelaksanaan Nyepi. Tetapi karena ini keputusan baru, untuk penumpang pengguna jasa yang dari Bali menuju Jawa diberikan kelonggaran sampai satu jam atau pukul 01.00 Wita. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko juga mengimbau pengguna jalan
terkait jadwal penutupan saat perayaan Nyepi. Khusus untuk angkutan barang, pihaknya mengimbau agar menghindari keberangkatan saat Pangerupukan atau sehari sebelum Nyepi. Hal itu untuk menghindari terjebak di jalan karena adanya penutupan pelabuhan dan jalan saat Nyepi. Polisi akan mengarahkan kendaraan ke kantong-kantong parkir terdekat, apabila kendaraan masih terjebak waktu dan baru diperbolehkan melintas lagi setelah Nyepi, Jumat (8/3) pukul 06.00 Wita. (kmb26)
Hujan Deras Dua Jam
Bali Post/kmb
ROBOH - Rumah semipermanen KK miskin Wayan Sutama di Banjar Anyar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kamis (28/2) sore roboh. Karena itu, Wayan Sutama diberikan bantuan oleh BPBD Jembrana dan Dinas Sosial.
Diterjang Hujan Deras, Atap Rumah KK Miskin Ambruk
Negara (Bali Post) Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Kamis (28/2) sore lalu mengakibatkan rumah Nyoman Sutama (57) di Banjar Anyar Tembles Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana roboh. Dari informasi, atap rumah korban memang sudah lapuk. Karena terus diguyur hujan deras tiap sore beberapa hari belakangan ini, atap rumah korban ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya kerugian material Rp 50 juta. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo, Kamis malam mengatakan, begitu pihaknya mendapat informasi langsung ke lokasi memberikan bantuan juga kerja bakti pembersihan puing-puing reruntuhan atap rumah. Didampingi Camat Mendoyo Putu Nova Noviana dan aparat Desa Penyaringan, pihaknya juga melakukan assesment di lokasi kejadian dan membawa bantuan berupa satu buah paket sandang, satu paket perlengkapan makan dan satu buah matras. Menurut Eko Susilo rumah ukuran 5x6 meter itu semipermanen dan lapuk. Wayan Sutama merupakan KK miskin. Sementara Dinas Sosial Pemkab Jembrana diwakili Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Perlindungan dan Jaminan Sosial Nengah Suparta, Jumat (1/3) kemarin juga menyerahkan bantuan. (kmb)
Kawasan ”Civic Centre” dan Tegalasih Banjir Negara (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur selama dua jam, Jumat (1/3) sore kemarin, mengakibatkan sejumlah kawasan di kota Jembrana kebanjiran. Hujan deras terjadi mulai pukul 13.30 hingga 14.40 tersebut membuat kawasan Jalan Surapati, tepatnya di jalan sebelah barat Kebun Raya Jagatnatha yang merupakan kantor pusat pemerintahan (civic centre) terendam banjir. Demikian juga areal Taman Pecangakan, air hujan menggenangi areal taman cukup tinggi. Para pegawai yang lepas dari dinas harus menerobos genangan banjir. “Ini karena kurangnya resapan air di kawasan civic centre, sehingga air tidak mengalir. Jika ini dibiarkan lama-lama kawasan ini bisa tenggelam jika hujan lebih dari tiga jam,” kata Wayan Purwa, seorang warga di sekitar lokasi banjir. Sementara itu, banjir juga terjadi di Banjar Tegalasih Desa Batuagung, Jembrana. Kawasan yang dekat dengan
sungai, air masuk sampai ke dalam rumah dan menggenangi rumah warga hingga di atas mata kaki. “Jika hujan lebih dari tiga jam air bisa sampai sepinggang dan air sampai masuk ke kamar. Ini hujan baru 1,5 jam air sudah menggenangi halaman rumah,” kata Bu Jero, seorang warga. Banjir juga membuat rencana persiapan pemakaman Nenek Ketut Risti di rumahnya di Tegalasih tertunda karena air menggenangi halaman rumah. “Di wilayah ini memang jadi langganan banjir. Tadi di selatan air juga cukup tinggi,” kata Dek Bolo, seorang warga. Diharapkan ke depan di wilayah ini dibuatkan drainase yang representatif untuk penyerapan air sehingga tidak selalu banjir. Di sisi lain, dari pengamatan air sungai di Lingkungan Satria Kelurahan Pendem, Jembrana, airnya sangat besar. Akibatnya sejumlah sawah terendam air. Padi yang beberapa hari ke depan akan dipanen tampak roboh. (kmb)
Bali Post/kmb
Banjir - Salah satu rumah warga di Jembrana kebanjiran, Jumat (1/3) kemarin, setelah hujan deras melanda hampir dua jam lamanya.
Baru Diresmikan
Tata Letak Ruang Sidang Anak di PN Negara Diminta Dievaluasi
Bali Post/olo
PENINJAUAN – Peninjauan sejumlah ruang di PN Negara oleh Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung seusai peresmian yang digelar kemarin.
Negara (Bali Post) – Pengadilan Negeri (PN) Negara kini memiliki ruang sidang anak di gedung barunya. Ruang sidang yang memberikan kenyamanan dan perlindungan anak itu dikhususkan untuk peradilan anak. PN berstatus kelas II ini kini juga telah penuh menerapkan sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Namun gedung baru berlantai dua ini masih perlu dievaluasi terkait tata ruangnya. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung (MA) Dr. Herri Swantoro seusai peresmian Kantor PN Negara, Jumat (1/3) kemarin. Menurutnya, PN Negara sudah terakreditasi excelent atau memenuhi sertifikasi penjaminan mutu pelayanan pengadilan. Artinya, PN Negara telah mendapatkan peringkat SDM yang sudah siap memberikan pelayanan yang terbaik. Selain itu, PN Negara juga sudah mendeklarasikan zona integritas, memenuhi peraturan
Menteri PAN RB Nomor 52 Tahun 2014. “Sehingga bila wilayah birokrasi bersih melayani, harus clear tidak ada korupsi. Semua pelayanan harus di PTSP, memohon di sini selesai di sini, tidak boleh lagi ada di halaman atau diluar,” tegasnya. Sementara itu, dari hasil peninjauan ruang-ruang di dalam PN Negara, menurutnya, masih ada yang kurang ideal. Terutama terkait tata ruang. Ia mencontohkan Ruang Sidang Anak. Di bagian ruang tunggu anak yang bermasalah hukum (baik ditahan atau tidak) dan ruang saksi korban, semestinya tidak berdekatan apalagi berhadap-hadapan kendati ruangannya tertutup. “Ruangan itu semestinya diupayakan jangan sampai saksi korban bertemu. Ini bisa dibenahi, masih ada lahan yang kosong saya lihat tadi, bisa digunakan,” terangnya. Selain itu, yang menurutnya kurang sesuai adalah ruang tahanan yang masih berada dalam areal
kinerja. Semestinya terpisah untuk menghindari pelayanan kantor terganggu dengan sel tahanan. Menurutnya, konsep matang dalam membangun ruang pengadilan sangat diperlukan. Mulai tata ruang, konsep, pelayanan peradilan, persidangan diutamakan tidak bersinggungan dengan yang lain. “Tata letak, pembagian ruang, masih belum ideal. Mudahmudahan ada lahan di belakang bisa dibangun lebih ideal lagi,” tegasnya. Pihaknya juga meminta kepada masyarakat maupun luar Pengadilan bila mendengar fakta penyimpangan agar melaporkan, tentu dengan data-data. MA menerapkan whister blowing system yang dapat melaporkan langsung ke Badan Pengawasan MA. Dalam peresmian gedung baru PN Negara kemarin, juga dihadiri Ketua Pengadilan Tinggi Bali, jajaran PN di Kabupaten/Kota di Bali serta Muspida Kabupaten Jembrana. (kmb26)
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
Karangasem
11
Perajin Anyaman Bambu Sulit Berkembang Terkendala Permodalan dan Peralatan
Amlapura (Bali Post) Warga di Karangasem cukup banyak berkecimpung terutama menggeluti kerajinan khususnya bambu. Hanya, dalam mengembangkan usaha itu, para perajin masih mengalamai kendala permodalan. Selain itu, perajin juga ada masalah peralatan, sehingga ada sedikit keterbatasan membuat varian produk yang lebih kreatif dan inovatif. Hal itu diungkapkan perajin anyaman ate dari Desa Buana Giri, Karangasem, I Nyoman Wenten. Selama ini, kata Wenten, ada persoalan pada pengembangan usaha kerajinan itu. Antara lain terkait permodalan. Pasalnya, selama ini dirinya cukup kesulitan membeli bahan pengering bambu. Harga bahan pengering itu relatif mahal. Selain permodalan, dirinya juga mengalami kendala peralatan membuat varian produk yang kreatif. “Modal memang menjadi kendala utama pengembangan kerajinan. Termasuk kendala peralatan pengering bahan baku bambu. Pemasarannya masih bisa berjalan. Astungkara sampai saat ini pemesan masih cukup ramai,” ujarnya. Adanya keterbatasan peralatan, kata Wenten, membuat dirinya cukup kewalahan melayani pesanan yang datang. Pasalnya, mengerjakan pesanan itu masih secara manual alias masih menggunakan tangan.
“Bila pesanan banyak pengerjaannya cukup kewalahan. Untuk menyelesaikan pesanan itu, saya melibatkan keluarga terdekat,” paparnya. Dikatakan, dirinya menggeluti kerajinan anyaman bambu sudah cukup lama. Selama ini, ia kerap mendapat pelatihan-pelatihan membuat kerajinan ini mulai dari pelatihan yang digelar Dekranasda Karangasem, Dekranasda Bali. ‘’Saya sempat juga mengikuti pelatihan di Yogyakarta,’’ ujarnya. Setelah mendapatkan pelatihan itu, dirinya mulai menganyam keben atau tempat nanding banten. Selain itu, tempat pacanangan atau tempat sarana pamuspaan, tempat banten panyakcak. ‘’Motif anyaman yang kami kerjakan, baru sebatas motif Yogyakarta. Masih dominan pengaruh saat pelatihan dari instruktur di Yogyakarta. Memang, kami sadari agar varian produk lebih baik, perlu terobosan kreativitas dan inovasi,” jelas Wenten. (kmb41)
Terkendala Anggaran
Ratusan Lansia Belum Terima Dana ASLUT Amlapura (Bali Post) Ratusan warga lanjut usia (lansia) di Karangasem sejauh ini memang belum semua menerima dana asistensi sosial lansia usia telantar (ASLUT red). Mereka belum menerima ASLUT itu, karena Dinsos masih terkendala anggaran. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karangasem, Ni Ketut Puspa Kumari, mengatakan, jumlah lansia di Karangasem mencapai 800 orang. Dari jumlah tersebut kata Puspa Kumari ada sekitar 200 orang lagi yang belum menerima dana Aslut tersebut. Selebihnya 600 orang malah sudah menerima tahun 2018 lalu. “Kami belum berani memastikan kapan dana Aslut itu diberikan kepada 200 lansia yang belum menerima Aslut itu. Mereka para lansia itu memang masuk daftar tunggu,” ujarnya. Penyebab ratusan lansia itu belum menerima dana Aslut itu kata Puspa Kumari, akibat terkendala anggaran. Pasalnya, Dinas Sosial hanya menganggarkan untuk 500 lansia melalui APBD. Sedangkan 100 lansia melalui
pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial. Sedangkan bantuan yang diberikan setiap bulannya Rp 300 ribu. “Kami belum bisa memastikan kapan dana ASLUT itu akan diberikan kepada 200 lansia yang sudah masuk daftar tunggu,” terangnya lagi. Lansia yang masih belum mendapatkan dana ASLUT itu tersebar di sejumlah kecamatan. Seperti Bebandem, Kubu, Manggis, serta Abang. Banyaknya lansia yang telantar itu sebetulnya mereka memiliki keluarga. Banyak juga yang tidak punya anak, hingga saudara yang meninggal dunia, karena alasan itu, yang menyebabkan para lansia itu tidak diperhatikan. “Kami dari Dinsos bekerja sama dengan perbekel sudah mendata lansia yang telantar. Jika sudah ada data pasti, maka kita bisa mengusulkan bantuan ke pusat, provinsi, termasuk kabupaten,” tegas Puspa Kumari. (kmb41)
Ni Ketut Puspa Kumari
Bali Post/kmb41
Bali Post/kmb41
TERKENDALA MODAL - Warga Desa Buana Giri, Karangasem relatif banyak berkecimpung sebagai perajin sokasi. Aktivitas perajin ketika sedang melayani pembeli. Namun, mereka sulit berkembang lantaran terkendala modal.
Akibat Pensiun dan Meninggal
12 SD Tak Miliki Kasek Definitif Amlapura (Bali Post) Di Kabupaten Karangasem masih cukup banyak Sekolah Dasar (SD) hingga saat ini belum memiliki kepala sekolah (kasek) definitif. Sekolah tersebut belum memiliki kasek lantaran sebelumnya telah pensiun dan ada juga yang meninggal dunia. Namun di sekolah yang belum memiliki kasek itu kini hanya ditempatkan pelaksana tugas (plt). Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga (Disdikpora) Karangasem Gusti
Ngurah Kartika, Jumat (1/3) kemarin, mengatakan 12 SD sampai saat ini belum memiliki kasek. Hal itu disebabkan kasek yang menjabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Selain karena pensiun, tiadanya kasek itu juga lantaran ada yang meninggal dunia. “Sekarang ini sekolah yang belum memiliki kasek masih ditempati pelaksana tugas (plt),” ujarnya. Kartika mengatakan, ke12 SD yang sampai saat ini belum memiliki kasek itu meliputi SDN 3 Nongan, SDN
2 Sidemen, SDN 5 Bebandem, SDN 2 Peringsari, SDN 1 Macang, SDN 3 Dukuh, SDN 4 Bukit, SDN 4 Seraya Barat, SDN 4 Jungutan, SDN 1 Lokasari, SDN 4 Tianyar Tengah, dan SDN 4 Ababi. “Untuk sementara ini yang diserahi memegang manajemen sekolah itu adalah plt. Pejabat plt. itu dari SD terdekat. Hal itu sangat penting terkait mempercepat administrasi dan keperluan sekolah itu,” katanya. Disinggung kapan kasek definitif itu akan mengisi SD
tersebut, Kartika menjelaskan, pihaknya belum berani memastikan hal tersebut. Pasalnya, saat ini masih memproses nama-nama yang nantinya akan diberikan kepercayaan menjadi kepala sekolah di SD tersebut. “Memang belum bisa dipastikan. Namun, saya berusaha secepatnya menempatkan kasek definitif di sekolah itu,” tegasBali Post/kmb41 nya. (kmb41) Gusti Ngurah Kartika
BNN Minta Masyarakat Jauhi dan Cegah Penyalahgunaan Narkoba Amlapura (Bali Post) Badan Narkotika Nasional (BNN) Karangasem bekerja sama dengan BNN Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba. Agenda yang dilaksanakan Jumat (1/3) kemarin, ditujukan kepada kelompok masyarakat dan juga institusi pendidikan. BNN mengajak seluruh masyarakat menjauhi dan mencegah penyalahgunaan narkoba. Kepal a B N N K Kar angasem AKBP I Ketut Arta mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan pendidikan itu melibatkan
para kepala SMA/SMK. Selain itu, juga menggandeng Bendesa di Kabupaten Karangasem. Kegiatan itu dianggap penting dilakukan, lantaran peredaran narkoba telah merambah hingga ke seluruh lapisan masyarakat. Bahkan masuk ke pelosok-pelosok desa. Tentu saja hal itu harus menjadi perhatian spesial semua pihak. Karena itu perlu kontribusi nyata masyarakat di wilayah tersebut. “Penyebab masyarakat menjadi pengguna narkoba ada tiga factor, yakni faktor individu, faktor lingkungan, serta faktor kemudahan
mendapatkan narkoba itu sendiri. Jadi inilah yang harus diantensi serius,” pintanya. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa mengatakan, pihaknya mengajak semua peserta agar melaksanakan kegiatan pencegahan, pemberantasan, serta rehabilitasi. Dikatakan, peran serta masyarakat diharapkan optimal dalam upaya P4GN. Pasalnya, hal itu merupakan tantangan masyarakat Bali saat ini. Disebutkan ada 10 perubahan karakter masyarakat Bali. Perubahan itu yakni
dari mata pencaharian, etos kerja, nama, bahasa, busana, gaya hidup, pergaulan, orientasi dan pola pikir, etika, makanan dan minuman, serta agama. “Peran perangkat desa di masyarakat sangat diperlukan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba. Belakangan ini memang kian mengkhawatirkan saja. Perangkat desa kami harapkan mampu menjadi fungsi kesejahteraan. Kami harap dapat menggerakkan masyarakat dengan membuat komunitas menggerakkan kegiatan P4GN,’’ pintanya Selain itu, juga ada
kepedulian dan kesadaran bersama terkait mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Penting sekali hal itu dimulai dari lingkup terkecil, yaitu masyarakat. Perlu juga dibangun desain komunitas mencegah dan memberantas narkoba di lingkungan sendiri. Kedepannya peran aktif seluruh stakeholder dan masyarakat dalam mendukung program P4GN sesuai amanat UU No 35 tahun 2009 dan Inpres No. 6 Tahun 2018. Termasuk adanya implementasi kurikulum terintegrasi P4GN di lingkungan sekolah. (kmb41)
28 Desa Zona Merah di Karangasem
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah Kasus gigitan anjing rabies di Karangsem terus saja terjadi. Terakhir, seorang warga dari Lingkungan Susuan, Kelurahan Karangasem, digigit anjing rabies, Kamis (28/2) lalu. Guna mengantisipasi kasus gigitan anjing rabies itu terus meningkat, Dinas Pertanian semakin gencar melakukan vaksinasi massal maupun eliminasi terhadap anjing-anjing liar itu. Lalu, tindakan efektif apa yang harus dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya kasus rabies itu? KABID Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Karangasem I Made Ari Susanta, Jumat (1/3) kemarin, mengatakan kasus gigitan anjing positif
rabies di Karangasem angkanya terus bertambah. Selama dua bulan terakhir ini, khususnya periode Januari hingga Februari, jumlah kasus gigitan anjing rabies su-
dah mencapai sebelas kasus. Kemudian kemarin (Kamis - red), seorang warga kembali mengalami kasus gigitan anjing rabies. Dengan tambahan satu kasus, maka jumlah kasus gigitan anjing rabies menjadi dua belas kasus. Susanta menambahkan, dari 78 desa/kelurahan yang ada di Karangasem, ada 28 desa yang masuk zona merah. Zona merah itu artinya rawan terjadi kasus gigitan anjing rabies. Pertimbangan desa itu masuk zona merah rabies, karena selama ini di desa tersebut banyak terjadi kasus gigitan anjing. “Desa yang paling banyak
terjadinya kasus gigitan anjing positif rabies adalah Kubu, Rendang, dan Bebandem,” katanya. Guna menekan kasus gigitan anjing rabies, pihaknya telah gencar melakukan berbagai edukasi atau sosialisasi tentang bahaya rabies. Ditransformasikan juga pengetahuan bagaimana cara–cara efektif menghindari kasus gigitan anjing rabies itu. Selain itu, upaya– upaya spesifik mencegah penularannya. “Kita juga meminta kepada masyarakat supaya dapat memelihara anjing peliharaannya dengan baik.
Mengontrol kesehatan anjing itu secara berkala. Itu sangat penting untuk mencegah anjing itu terkena rabies,” ujarnya. Selain melakukan sosialisasi, pihaknya juga telah melakukan vaksinasi dan eliminasi massal sesuai adwal yang telah ditentukan. Termasuk mengimbau masyarakat yang memelihara anjing di rumahnya supaya melakukan vaksinasi. “Bila kita melakukan kegiatan vaksinasi, diharapkan warga agar menyiapkan anjing peliharaan mereka untuk divaksinasi,” pinta Susanta. (nan)
Bali Post/kmb41
VAKSINASI - Petugas Dinas Pertanian Karangasem saat melakukan vaksinasi anjing.
KLUNGKUNG
12
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
Persiapan di Watu Klotok Serangkaian Karya Panca Wali Krama
Damkar Bersihkan Wantilan, PDAM Siagakan Air Minum Semarapura (Bali Post) Setelah melakukan penataan sejak seminggu terakhir, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memastikan lokasi melasti di Pura Watu Klotok serangkaian Karya Panca Wali Krama di Pura Agung Besakih, Karangasem, Sabtu (2/3) ini, telah siap. Persiapan jelang prosesi tersebut mulai dari penataan areal parkir, menertibkan pedagang liar, membersihkan lingkungan pura, hingga menyediakan air bersih untuk kebutuhan minum para pamedek nanti. Pembersihan lingkungan pura sehari jelang kegiatan melasti melibatkan sejumlah pegawai Pemkab Klungkung. Pembersihan juga menerjunkan dua unit mobil Pemadam Kebakaran untuk melakukan penyiraman dan membersihan lantai wantilan pura yang dipenuhi debu. “Sejak awal, kami berulang kali turun ke Pura Watu Klotok, untuk memastikan kesiapan lokasi ini sebagai tempat melasti serangkaian karya Panca Wali Krama dari Pura Agung Besakih,” ujar Bupati Suwirta saat ditemui di Wantilan Pura Watu Klotok, Jumat (1/3) kemarin. Untuk kenyamanan pamedek yang tangkil atau ngiring dalam rombongan melasti, Bupati Suwirta telah menugaskan PDAM Klungkung mengirim mobil tangki untuk menyuplai kebutuhan air bersih. Selain itu, Bupati Suwirta juga menugaskan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertana-
han Klungkung menyiapkan petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan lingkungan pura. Untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih selain telah menyiapkan petugas kebersihan, Bupati asal Nusa Ceningan ini mengimbau pamedek untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Begitu pula kepada para pedagang, Bupati mengimbau untuk mematuhi aturan dan berdagang di tempat yang ditentukan. Petugas dari Dinas Perhubungan juga akan disiagakan untuk mengatur lalu lintas dan parkir. “Untuk kenyamanan pangiring atau pamedek kita juga akan siagakan sejumlah petugas Dinas Perhubungan di lapangan. Nanti, mereka bersinergi dengan petugas dari lembaga lain,” sebutnya. Polres Klungkung juga menggelar rapat koordinasi perihal pengamanan acara ini. Kabag Ops Kompol I Nyoman Suarsika menegaskan,
terkait agenda melasti Panca Wali Krama ini, jalur yang akan dilalui saat memasuki wilayah Klungkung adalah Pura Puseh Gembalan, Pasar Desa Celebong, Catus Patha Kerta Gosa, Catus Patha Desa Tojan, lanjut menuju Segara Watu Klotok (ngaturang tawur). Kemudian kembalinya pada jalur yang sama, di simpang empat Bendul ke timur menuju Pura Penataran Agung Klungkung di Sengguan (masandekan/ ngarerep awengi). Perjalanan melasti dilanjutkan Minggu (3/3) besok, sekitar pukul 04.00 Wita akan menuju Pura Puseh Tebola, melewati jalur Sengguan, simpang tiga Kali Unda belok kiri menuju Satria, depan Pasar Satria belok kiri menuju Desa Paksebali lanjut menuju wilayah jalur Karangasem. “Untuk mengamankan seluruh rangkaian upacara ini, Polres Klungkung menurunkan 176 personel,” ujar Suarsika. (kmb31)
SOSOK Nyepi dan Donor Darah CARA unik dilakukan jajaran Polres Klungkung dalam menyambut hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1941. Tidak dengan membuat ogoh-ogoh atau bentuk kegiatan semarak yang lain, melainkan dengan melakukan gerakan kemanusiaan untuk menjaga stok darah PMI. Jajaran Polres Klungkung melakukan aksi donor darah di ruang PMI RSUD Klungkung, Jumat (1/3) kemarin. “Donor darah sesungguhnya bentuk gaya hidup sehat. Sekaligus dapat membantu sesama,” kata Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana saat memimpin jajarannya dalam kegiatan itu. Menurut putra daerah asal Tulang Nyuh Klungkung ini, kegiatan donor darah sangat bermanfaat dengan tujuan membantu sesama serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya donor darah. Mantan Kasubdit III Reskrimum Polda Bali ini menegaskan dengan donor darah sekaligus untuk meningkatkan stok darah di PMI dan mendorong gaya hidup sehat masyarakat. Melihat komandannya antusias, polisi Mapolres Klungkung juga bersemangat menyumbangkan darahnya. Ini sekaligus dapat meringankan beban PMI dalam memenuhi stok darah, dengan salah satu fokus program ke depan adalah antisipasi penanggulangan bencana, khususnya pelayanan ketersediaan darah. Kapolres berharap aksi personel polisi ini bisa dilakukan secara rutin dan mampu menyadarkan masyarakat umum untuk secara rutin melakukan donor darah. Minimal tiga bulan sekali. Ini sesuai dengan imbauan PMI Klungkung untuk mencegah kekosongan stok darah PMI. Sebab, permintaan penggunaan darah kepada PMI Klungkung, dari pihak yang membutuhkan, setiap tahunnya mencapai ribuan stok kantong darah. (gik)
Ujian Praktik Kepariwisataan
Bali Post/kmb31
BERSIHKAN WANTILAN - Petugas Damkar saat menyemprotkan air untuk membersihkan wantilan di Pura Watu Klotok.
E-Retribusi Mulai Diberlakukan, Bupati Suwirta Pantau Petugas Pemungutan KEBIJAKAN E-Retribusi mulai resmi diberlakukan, Jumat (1/3) kemarin. Guna memastikan prosesnya berjalan lancar, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta melakukan pemantauan langsung proses pemungutannya oleh petugas di Pasar Umum Galiran. Dengan penerapan E-Retribusi ini, diharapkan tidak lagi terjadi kebocoran pendapatan. Kebijakan E-Retribusi ini lahir dari kerja sama pemerintah daerah dengan Bank Mandiri. Dalam penerapannya, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung Wayan Ardiasa mengatakan ada sepuluh petugas yang melakukan proses pemungutan dan disediakan
sepuluh mesin gesek. Per blok disiapkan dua petugas. Sementara petugas melakukan proses pungutan setiap hari sebesar Rp 5 ribu, untuk sekaligus membiasakan petugas pungut dengan kebijakan baru ini. Nantinya pada bulan depan, baru proses pungutan akan dilakukan sebulan sekali. Dalam penerapannya, para pedagang mendapatkan kartu ATM dan menabung seperti biasanya. Nanti secara otomatis mereka akan membayar retribusi melalui tabungan tersebut. Guna mempermudah pungutan, pihak Bank Mandiri bekerja sama dengan koperasi sebagai lembaga keuangan yang paling dekat dengan pedagang di Pasar Galiran. E-Retribusi memi-
liki beberapa manfaat, yakni untuk meningkatkan efisien waktu dan meminimalisir kesalahan pencatatan data, serta dapat meminimalisir kesalahan transaksi pembayaran ketika melakukan pembayaran retribusi pasar. ‘’Pemungutan E-Retribusi kepada para pedagang hari ini sudah mulai dilakukan. Bulan depan baru akan dilakukan setiap sebulan sekali,’’ ujarnya. Selain bekerja sama dengan Bank Mandiri, ke depan akan dilaksanakan kerja sama dengan koperasi guna mempercepat proses pembayaran pedagang. ‘’Petugas bank nantinya harus ikut membina dan memberikan pendampingan agar aplikasi ini bisa berjalan dengan sebaik-
SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung Cetak Lulusan Siap Kerja SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung kembali menggelar ujian praktik kepariwisataan, Jumat (1/3) kemarin. Ujian ini untuk memantapkan kompetensi para siswa sebelum lulus dan mandiri dalam dunia kerja. Sekolah ini memang dikenal selalu mencetak lulusan yang siap kerja setiap tahun, sehingga selalu menjadi pilihan mayoritas masyarakat Kabupaten Klungkung. Kepala SMA Pariwisata PGRI Dawan Ida Bagus Gede Parwita mengatakan, ada sebanyak 308 siswa di kelas XII dari jurusan IPA, IPS dan IPB yang mengikuti ujian praktik pengembangan diri kepariwisataan. Di antaranya untuk program Food and Baverage Production (FB Production) 162 siswa, FB Service 70 siswa, House Keeping 50 siswa, Soluse per Aqua (Spa) 20 siswa dan Front Office (FO) 6 siswa. ‘’Kami ingin memberikan bekal hidup (life skill), agar setelah lulus, kalau tidak melanjutkan lagi, bisa siap terjun ke dunia kerja. Biasanya sebelum lulus pun siswa kami sudah dicari, agar bekerja di tempat usahanya,’’ katanya.
Parwita menegaskan, sekolahnya banyak menghasilkan outcome bidang pariwisata yang terserap dalam dunia kerja, baik di Bali bahkan ke luar negeri. Sejak berdiri tahun 1984 dan pindah ke Jalan Plamboyan No. 57 Semarapura pada tahun 2000, SMA Pariwisata PGRI Dawan sudah 17 kali melaksanakan ujian kepariwisataan dan melahirkan lulusan yang siap bersaing dengan keterampilan. Selain itu, juga telah banyak melahirkan prestasi akademik maupun nonakademik. Dia berpesan agar siswanya ke depan berani berinovasi dan berkompetisi dengan keterampilan yang didapat di sekolah. Prestasi ini juga sebagai jawaban kepada para orangtua siswa bahwa mempercayakan pendidikan kepada SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung tidak keliru, sehingga para orangtua siswa pun diundang untuk melihat langsung kemampuan siswanya. Ini sebagai bentuk penguatan kompetensi keahlian untuk bidang aplikatif, yaitu pengembangan kurikulum yang diselaraskan dengan kebutuhan. ‘’Program plus pariwisata ini sudah terbukti
membuat banyak siswa berhasil. Jadi, bidang akademik siswa mampu berprestasi. Bidang nonakademik, setelah lulus juga berhasil,’’ tegasnya. Program pengembangan diri kepariwisataan ini memberi bekal keterampilan, sebagai upaya melawan tekanan, usaha meraih keberuntungan dan memiliki kepercayaan diri. Pengawas sekolah, IBW Widiasa Keniten, mengapresiasi program tambahan pariwisata dalam menyikapi tuntutan dan persaingan antar-output dan outcome antarpara siswa yang telah tamat. Bekal praktik kepariwisataan ini, menurutnya, sangat bermanfaat bagi siswa. Dengan bekal ini, setelah lulus, dia berharap siswa mampu memanfaatkan setiap kesempatan untuk maju dan terampil dalam dunia kerja. ‘’Pengetahuan yang dilengkapi dengan keterampilan akan membuat siswa itu ke depan lebih mandiri,’’ katanya. Para undangan semakin dimanjakan dengan hidangan dari peserta ujian praktik. Sejumlah undangan menilai keterampilan para siswa sudah layak bersaing dalam ketatnya dunia pariwisata saat ini. (ad033)
UJIAN PRAKTIK - Para siswa saat mengikuti ujian praktik program pengembangan diri kepariwisataan SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung.
E-RETRIBUSI - Bupati Suwirta saat turun langsung ke Pasar Umum Galiran menjelaskan langsung tujuan diterapkannya E-Retribusi ini.
baiknya,’’ harapnya. Sementara pengguna sistem E-Retribusi digunakan oleh para pedagang tetap yang memiliki kios/los yang berada di Pasar Umum Galiran. Ke depannya, sistem E-Retribusi akan diterapkan untuk pedagang musiman/lancuban yang melakukan transaksi perdagangan di Pasar Umum Galiran. ‘’Melalui E-Retribusi proses transaksi di Pasar Umum Galiran bisa menjadi lebih cepat, untuk menghindari kebocoran, optimalisasi pendapatan pasar dan mengajarkan para pedagang membiasakan diri menggunakan transaksi elektronik di tengah perkembangan teknologi informasi (TI). Dengan sistem ini, diharapkan segala hal dapat diefisiensi. Karena retribusi yang dilakukan secara manual, membutuhkan SDM, ketelitian, dan rawan human error sehingga rentan terjadi kebocoran retribusi. Sementara jika sudah menggunakan e-retribusi semua sudah tersistem dan masuk ke kas daerah dengan akurat. Tenaga yang ada, nanti akan dimaksimalkan untuk mengedukasi pedagang. Jumlah seluruh pedagang yang wajib retribusi di Pasar Umum Galiran 1.744 pedagang. Terkait penerapannya ke pedagang lancuban/musiman, Wayan Ardiasa mengatakan akan melakukan pendataan dan memberi para pedagang sejenis id card. Selain untuk memaksimalkan penerapan eretribusi, ini juga untuk mempermudah pengawasan bagi para pedagang. (ad034)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
TEKNIK
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA WAITER
Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818 G.01
Waiter Barista FB Staf . Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.02 COOK
Cook Indonesia, India, Western baru tamat SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.03
SMK Pariwisata Jurusan Boga untuk Staf Cook. Lamaran ke Warung 63 Jl. Veteran 86 Denpasar G.04 DRIVER
SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur G.08
Teknik Kamera STM , Diploma Elektronik,dll untuk produser FTV dan program. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar.email: sdm@balitv.tv G.12
Sarjana berbagai jurusan, Diploma untuk Manager Operasional, SDM, Akuntansi, Teknik dan Keuangan Surabaya TV. Lamaran hrdsurabayatv@gmail.com, HP/WA 08113962168 G.09
KASIR
Kasir SMEA/SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.06
Sarjanadiploma berbagai jurusan untuk Manajer Operational, Keuangan Akuntansi, produksi Semarang TV. Lamaran ke HP/WA 08113962168. email:sekretariat@semarangtv.tv
G.13
IT
Diploma IT untuk Medsos Portal e marketing. Lamaran ke Jl. Veteran 86 Denpasar Arowana Food Street G.07 JURNALIS
Jurnalis, Produser acara event. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv G.10 AKUNTANSI
Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818 G.05
SEKRETARIS
Sekretaris Purel Marcom, Protokol masih kuliah, sarjana berbagai jurusan, Sastra Inggris untuk sekretaris ajudan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv G.11 MARKOM
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan . Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id, telp. 081 802 411 818
G.14
Bth Sgr SPG & SPB Lmrn Bw ke Toko Bali Cenik Pert Udayana Kav A33 Jl.Letda Md Putra Dps B.BP.001.03.19.0000004
Bth Sopir ada mtr sndri SIM A +C KTP SKCK Tlp(0361 8464438/ dtg lgs ke Komp.Pertokoan Agung Raya Blok 11 Jl.T.Umar 200 Dps B.BP.004.03.19.0000020
Bth Tkng Patrun Bikini Pnglmn Min.2Th Area Dps 08112243233 B.BP.004.02.19.0000997
Dcr ART Bersih2 Tggl Dlm(Gatsu Brt),081287183808/087861361079 B.BP.164.02.19.0000977
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
DIJUAL RUMAH
Butuh Driver SIM A Min.SMA, Paling Lama 1 Minggu.Lamaran ke Wearnes Sudirman Agung C1-3 B.BP.001.03.19.0000001
Dbthkan Segera:(1)Staff Pajak yg menguasai Pajak,Brevet A, Brevet B,e-SPT,e-Faktur & Pph, (2)Staff Acc yg bisa membuat Lap.Keuangan,(3)Acc Spv, bisa Lap.Keuangan (Neraca,Pajak dan R/L):Min D3,Penglmn 1Th,Bawa Lamaran ke:BIT, Jln.Gatsu Barat 376 atau Email ke: bit.hrd.ga@gmail.com B.BP.004.03.19.0000018
Dbthkn Sgr Staf Akunting/Admin Wnt bs Kompt Word+Excel&Sopir Min SIM A.Pglmn Min1Th Dtmptkn di Dps&Tabanan.Fasilitas:Gapok Lembur,UM,Insentif,THR,BPJS. Hub:422235/0895700374023 B.BP.001.03.19.0000007
Dcr Admin Wnt u/Cargo bs Comp& Inggris.Lam bw lsg ke CV.Intan Sanggraha Int’l Jln.Padang Galak 2B Dps Phn.03614721455, HP: 08123878712 / 08123640476 B.BP.001.03.19.0000024
Dcr Cook/CDP pglm.Bw CV:Dungki Tales Cafe Jl.Labuan Sait 432 Pecatu. Hub.Tj 087859111140
Dcr Pembantu,tukang Kebun u/villa di Canggu Echo Beac berpengalaman Bhs.Inggris Hub.082144791014 B.BP.004.02.19.0000877
Dcr Waitress & Cook HSA Hotel Sanur Telp:(0361) 288446 B.BP.001.03.19.0000010
Dcr tukang Kebun serbaguna u/villa di Canggu Echo Beac berpengalaman Bhs.Inggris Hub.082144791014 B.BP.004.02.19.0000935
Dibthkan Quantity Surveyor u/ Kontraktor,Berpenglaman.Email: kadekon@gmail.com/0361-8476839 B.BP.001.02.19.0000533
Dibthkn Segera Dokter Umum Syarat : STR,HIPERKES. Krm CV: sanjay.purimedika@gmail.com Klinik Utama Bali Puri Medika 03618497715 B.BP.004.03.19.0000014
Dicari Adm,Lamaran CV Tristar ke Jl.Cargo No.24 Tlp.413324 B.BP.001.03.19.0000030
Dicari Marketing Ulet, Kreative Berpengalaman Min 1Th,Siap Target,Siap Bekerja Dalam Tim, Gaji UMK,Mes.WA:081339399291 B.BP.001.03.19.0000012
Dcr Housekeeping Sgr,Team Work Krm CV : rismasata@gmail.com
Dicari Salesman/Girl Bakery Min D3. Kirim Lamaran ke Jl. Gatot Subroto Barata No.336 C Telp:085100443973,085100801787
B.BP.001.03.19.0000031
B.BP.001.02.19.0000899
B.BP.145.02.19.0000936
Dicr Pelaksana/Pengawas Proyek & Pimpro.Hub:081999383145 B.BP.001.03.19.0000013
Dcr Sopir bs Bhs. Inggris 082147032628 B.BP.154.03.19.0000026
Villas in Seminyak,Urgent Looking for:Front Office, Reservation Ecommerce.Send CV to:ma_de@kembalivillas.com or to Jl.Saridewi No.14D Seminyak B.BP.001.03.19.0000029
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL
PROPERTY
TOYOTA
DIJUAL TANAH
!!!Dijual Innova G Automatic, 2013,Putih,Pribadi,08873318173
Jual Tanah 30Are Bukian Gianyar Hp.081933114884/085238234945
PROPERTY
B.BP.004.02.19.0000933
B.BP.001.02.19.0000984
DIJUAL RUMAH
Tanah 150m2 Jl.Cempaka Biru (Buluh Indah)Dps,Lebar Jln 9m Hrga 850Jt T/WA.081237549299
BU! Rmh Meliling Tabanan 250Jt Turun 170Jt Sgera 081235467777
PROPERTY
Dijual Rumah 2Lt,LB/LT 290m2 / 225m2 Imam Bonjol Indah Regency,SHM.Hub.0815-1116-5555
Dicari tanah untuk dikontak 10-12are 20th Hub.081217998891
Jual Cpt Rmh 2KT,1KM, Dapur, Ls:1 are Puri Gading F20 Jimbaran Hrg.515Jt Nego Hub.08121999722
PROPERTY
B.BP.001.03.19.0000025
B.BP.004.02.19.0000993
B.BP.001.02.19.0000966
Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944 G.04
PROPERTY DISEWAKAN TANAH
Dikontrakn Tanah 5Are Umalemek Klungkung.Hub:082227776866
B.BP.001.02.19.0000982
B.BP.154.03.19.0000027
DICARI TANAH
B.BP.001.02.19.0000834
DIJUAL RUKO
Jual Ruko Murah Dalung Permai Blok O3/30 bunderan08123949180 B.BP.001.02.19.0000939
PROPERTY DISEWAKAN APARTEMEN
Dikont 2 Kamar Apartemen Dekat Pantai Sanur.Hub:082227776866 B.BP.001.02.19.0000980
BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.02.19.0000578
Dikontrkan Tnh 1H Sblh Beverly Hill Hotel Hub:082227776866
KEHILANGAN
PROPERTY
Hilang BPKB DK 4129 GA AN: I Nengah Widana
B.BP.001.02.19.0000979
DIJUAL TANAH
Dijual tanah L.38 are, pinggir jln aspl,lok.Sangsit Singaraja Hub.087701851588
B.BP.004.02.19.0000988
Djl Tnh 1Are Jl.Batu Intan III Batubulan Hub.081338797212
B.BP.004.03.19.0000015
B.BP.001.03.19.0000023
Hilang Sertifikat Hak Milik No.3010 Atas Nama I Nyoman Rastono Hub.081353958286 B.BP.004.02.19.0000998
Hlg BPKB No.N02843955-O a/n Hur Sung Soon ,H.081353006763 B.BP.001.03.19.0000003
BANGLI
14
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
Terbengkalai, Toilet Darurat di Eks Pengungsian Tertutup Semak Bangli (Bali Post) -
Belasan unit toilet darurat yang dulu disediakan untuk para pengungsi Gunung Agung di areal bangunan mangkrak TK/SD Internasional, Kelurahan Kubu, Bangli, kini sudah tak lagi terpakai. Pascaditinggal pengungsi, keberadaan toilet tersebut dibiarkan terbengkalai hingga tertutup semak-semak. Berdasarkan pantauan di lokasi, belasan unit toilet yang berdiri di sebelah barat GOR, ada yang berbahan fiber dan ada yang berdinding semacam kain tebal. Dari belasan unit toilet yang ada, beberapa di antaranya kondisi luarnya masih terlihat bagus. Meski demikian, tak satu pun toilet yang ada bisa dimanfaatkan lantaran tertutup semak tinggi. Kepala Dinas Sosial Bangli I Nengah Sukarta saat dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan, toilet tersebut disediakan/dibangun menggunakan anggaran yang bersumber dari sejumlah relawan. Mengenai pem-
Bali Post/kmb40
Didukung, Warga Binaan Dilibatkan dalam TMMD Bangli (Bali Post) Rencana Kodim 1626 Bangli melibatkan sejumlah warga binaan Rutan Bangli dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di Desa Peninjoan, Tembuku, mendapat dukungan dari Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Bali Slamet Prihantoro. Hal itu diungkapkan Pasiintel Kodim 1626 Bangli Kapten Inf. I Made Yudha K., Jumat (1/3) kemarin. Kapten Yudha menyatakan, dukungan tersebut disampaikan Slamet Prihantoro di selasela kehadirannya saat acara Deklarasi Zona Integritas WBK/WBBM dan P4GN Lapassus Narkotika Bangli dan Rutan Bangli di aula Rutan Bangli, Kamis (28/2) lalu. Sebagaimana disampaikan Slamet, warga binaan yang berada di Rutan Bangli selama ini telah mendapat pelatihan sebagai bekal dirinya setelah keluar dari rutan. Dengan bekal itu diharapkan mereka dapat segera bersosialisasi dengan masyarakat di sekitarnya. “Bapak Kadiv Pemasyarakatan Bali menyatakan siap mendukung dengan memberikan bantuan berupa tenaga warga binaan dan telah menginstruksikan kepada para Kepala Rutan untuk mensosialisasikan setiap program yang
dimiliki yang dapat dikolaborasikan dengan pemerintah daerah,” jelas Yudha. Dalam kesempatan itu, Kadiv juga menyampaikan bahwa kegiatan TMMD yang dilaksanakan Kodim merupakan bentuk Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang harus dimiliki oleh setiap warga binaan. Sesuai rencana, jumlah warga binaan rutan yang akan dilibatkan dalam TMMD di Desa Peninjoan sekitar 10 orang. Warga binaan yang ikut dalam kegiatan fisik sudah memiliki kemampuan dan keahlian di bidangnya. TMMD ke-104 di Desa Peninjoan, Tembuku, dibuka secara resmi 26 Februari lalu. Sesuai agenda, pelaksanaan TMMD berlangsung hingga 27 Maret mendatang. Ada pun kegiatan yang dilaksanakan dalam program TMMD ini berupa fisik dan nonfisik. Untuk kegiatan fisik dilaksanakan pembukaan, pengerasan, dan pengaspalan badan jalan dari Banjar Tampuagan menuju Banjar Dukuh Penarukan sepanjang 1,5 kilometer dan lebar 5 meter. Dilaksanakan pula kegiatan fisik lainnya berupa pembuatan dinding penahan tanah/ senderan di sekitar lokasi dan bedah rumah. Untuk mendukung kegiatan pembuatan jalan terse-
TERTUTUP - Kondisi toilet darurat di bekas lokasi pengungsian yang kini tertutup semak belukar.
bongkaran atau pemindahan toilet pascaditinggal pengungsi, bukan kewenangan pihaknya, melainkan menjadi kewenangan BPBD. Dalam penanganan pengungsi, pihaknya di Dinas Sosial hanya mengurus kebutuhan logistik berupa makanan, minuman dan sembako lainnya. “Mengenai penyiapan tempat dan fasilitas itu kewenangan ada BPBD. Jadi, kami tidak bisa jawab soal pemindahan atau pembongkarannya. Yang bisa jawab dari BPBD,” terang Sukarta, Jumat (1/3) kemarin. Ditambahkannya, jika saja kewenangan itu ada di Dinsos, pihaknya tentu akan membongkarnya untuk kemudian dipindah. Dikonfirmasi terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa membenarkan bahwa fasilitas toilet sampai
sekarang masih berada di bekas lokasi pengungsian. Mengenai pembongkaran atau pemindahan, itu menjadi kewenangan pihak posko yang dikomandani Dandim. Sebab, sampai sekarang belum ada serah terima dari posko ke BPBD. Oleh karena itu, ia meminta wartawan untuk mengkonfirmasi ke Dandim. Sementara itu, Dandim 1626 Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto ketika dikonfirmasi mengaku belum sempat meninjau areal TK/SD Internasional Kubu pascaditinggal pengungsi Gunung Agung beberapa waktu lalu. Terkait masih adanya beberapa fasilitas yang tersisa di bekas lokasi pengungsian itu, pihaknya akan segera mengoordinasikannya dengan pihak terkait dalam hal ini Dinas Sosial dan BPBD. (kmb40)
Siswa SMPN 3 Bangli Buat Barong dari Koran Bangli (Bali Post) Sebagian besar masyarakat selama ini memanfaatkan koran bekas dengan cara dijual secara kiloan. Namun, tidak demikian bagi sejumlah siswa di SMPN 3 Bangli. Di tangan kreatif sejumlah siswa di sekolah tersebut, koran bekas yang sudah tak terpakai, diolah menjadi barang yang memiliki nilai seni tinggi yakni berupa barong. Belum lama ini, barong berbahan koran bekas buatan siswa SMPN 3 Bangli berhasil menarik perhatian sejumlah tamu asal Pringsewu, Lampung, saat melakukan kunjungan di sekolah setempat. Barong ditarikan oleh dua orang siswa diiringi gamelan. Meski berbahan kertas koran, barong buatan siswa SMPN 3 Bangli tersebut wujudnya tidak jauh berbeda dengan wujud barong pada umumnya. Koran bekas pada barong buatan siswa SMPN 3 Bangli dipakai sebagai bulu. Sementara hiasan lainnya pada kepala, punggung dan ekor barong menggunakan
but, Pemkab Bangli memberikan bantuan dana yang bersumber dari APBD Bangli Rp 1,4 miliar. Sementara untuk kegiatan nonfisik akan dilaksanakan kegiatan penyuluhan seperti penyuluhan bela negara, hukum, narkoba, KB, kesehatan, perpajakan, pertanian dan lain sebagainya. Jumlah personel yang dilibatkan dalam TMMD kali ini 150 orang dari TNI dibantu Polri. Kegiatan TMMD juga melibatkan masyarakat. Tujuan utama kegiatan TMMD ini bukan hanya menyasar terbangunnya fisik jalan, melainkan untuk memupuk semangat kebersamaan dan gotong royong. Jangan sampai semangat gotong royong di masyarakat luntur. Yang berbeda dari pelaksanaan TMMD sebelumnya yakni dalam TMMD kali ini Kodim 1626 Bangli akan melibatkan sejumlah warga binaan Rutan Bangli. Rencananya, warga binaan yang akan dilibatkan adalah yang memiliki kemampuan pertukangan dan masa tahanannya sudah hampir habis atau segera bebas. Dengan dilibatkan dalam pelaksanaan TMMD nanti, diharapkan para warga binaan tersebut bisa lebih siap mentalnya sebelum kembali ke masyarakat. (kmb40)
Bali Post/kmb40
KORAN BEKAS - Barong buatan siswa SMPN 3 Bangli berbahan kertas koran bekas.
bahan karton bekas. Kepala SMPN 3 Bangli Nengah Suardana mengungkapkan, barong berbahan kertas koran bekas itu dibuat sejumlah siswanya sekitar Desember lalu. Pembuatan barong itu murni inisiatif siswanya saat mengisi waktu luang di sekolah. “Tidak ada guru yang menyuruh. Mereka membuatnya atas inisiatif sendiri,” ungkapnya, Jumat (1/3) kemarin. Koran bekas yang dipakai siswa, didapat dari sekolah dan sebagian dari hasil mengumpulkan di rumah. Pihaknya mengaku cukup bangga melihat hasil kreativitas siswanya itu. Sebab, meski dibuat dengan bahan bekas, barong buatan siswanya memiliki wujud yang sempurna dan mempunyai nilai seni yang tinggi. Selama ini, barong berbahan koran bekas buatan siswa itu sudah beberapa kali dipentaskan dalam berbagai acara. Seperti saat acara lomba PKTP dan kunjungan dari MKKS Kabupaten Pringsewu, Lampung, belum lama ini. Selain digunakan untuk mengisi acara hiburan, barong buatan siswa itu juga dipakai sarana menyalurkan minat bakat siswa dalam seni menarikan barong. (kmb40)
Sedotan dari Bambu, Ramah Lingkungan KEBIJAKAN pemerintah mengurangi penggunaan plastik salah satunya sedotan (pipet), mulai diterapkan sejumlah rumah makan di Bali dengan menggantinya menggunakan sedotan berbahan ramah lingkungan seperti bambu. Selain mampu menekan penggunaan sedotan plastik, kebijakan tersebut secara tidak langsung mendatangkan rezeki bagi Made Putra Wisatawan, salah seorang perajin bambu di Bangli. Sejak beberapa bulan terakhir, perajin di Banjar Nyalian, Kelurahan Kawan ini kedatangan order untuk membuat sedotan berbahan bambu. Ditemui di rumah yang sekaligus menjadi tempat usahanya, Jumat (1/3) kemarin, Putra Wisatawan mengungkapkan mulai mendapatkan order untuk membuat sedotan bambu sekitar Januari lalu, tepatnya sejak penerapan Pergub yang mengatur tentang pembatasan penggunaan plastik. Orderan pertama kali datang dari salah seorang temannya di wilayah Ubud, Gianyar. ‘’Saya diminta membuat sedotan bambu untuk digunakan di restoran. Dia pesan sekitar 600 buah,’’ terangnya. Untuk memenuhi pesanan tersebut, ia mencari bahan baku bambu di wilayah Belega, Gianyar, karena bambu yang dijual kering dan sudah siap diolah. Proses pembuatan sedotan bambu cukup mudah. Pertama, bahan baku bambu yang akan digunakan dipilih dengan
ukuran diameter kecil sekitar 0,7 sampai 1 cm. Bambu kemudian dipotong dengan panjang sesuai yang di inginkan. ‘’Sesuai pesanan, ukuran panjangnya sekitar 20 cm,’’ jelasnya. Proses pemotongan harus dilakukan dengan hati-hati supaya tidak retak. Setelah selesai dipotong, proses dilanjutkan dengan membersihkan sisi luar sedotan menggunakan amplas dan bagian dalamnya menggunakan alat khusus. Karena terbilang cukup mudah, dalam sehari dirinya dibantu seorang pekerja
bisa memproduksi sedotan bambu 150 sampai 200. Per 20 pcs dijual seharga Rp 55 ribu atau sekitar Rp 1.500 per pcs. ‘’Memang sih agak lebih mahal dibanding sedotan plastik. T a p i
sedotan bambu ini ramah lingkungan dan bisa dipakai berulang kali, tinggal dicuci saja,’’ sebutnya. Sejauh ini penjualan sedotan bambu baru dilakukannya jika ada pesanan. Putra Wisatawan juga sudah mulai mencoba memasarkannya melalui media sosial facebook dan memasarkannya langsung ke beberapa ibu pejabat di Bangli. Selain memproduksi sedotan bambu, pria yang sudah membuka usaha kerajinan bambu sejak 2002 ini juga mencoba memproduksi gelas, mangkuk, sendok dan teko berbahan bambu. Ia berharap dengan adanya kebijakan pemerintah membatasi penggunaan plastik, masyarakat perlahan bisa beralih menggunakan alat dan perabotan rumah tangga yang bahannya ramah lingkungan seperti bambu. Selain meminimalisir limbah plastik, penggunaan alat dan perabot rumah tangga berbahan bambu juga secara tidak langsung akan berdampak positif pada menggeliatnya usaha kerajinan di Bangli. (ina) SEDOTAN - Made Putra Wisatawan memperlihatkan sedotan yang dibuatnya dari bambu.
Bali Post/kmb40
SAPI BALI - Beberapa ekor sapi Bali yang diternakkan peternak di Bangli dengan cara dikandangkan.
Genjot Populasi Sapi, Dinas PKP Kembangkan Rumput Indigofera
Bangli (Bali Post) – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli saat ini sedang mencoba mengembangkan rumput indigofera untuk pakan ternak sapi. Pengembangan rumput ini dilakukan sebagai salah satu upaya menggenjot populasi sapi Bali di Bangli yang sempat anjlok dua tahun lalu. Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli Wayan Sukartana, Jumat (1/3) kemarin, mengungkapkan jumlah populasi sapi di Bangli sempat mengalami penurunan drastis tahun 2017 lalu. Sesuai data yang dimilikinya, pada 2016 populasi sapi mencapai 74.793 ekor. Kemudian tahun 2017 jumlahnya menurun menjadi 64.754 ekor. Penurunan disebabkan pengaruh erupsi Gunung Agung di Karangasem. Akibat adanya paparan abu vulkanik,
banyak peternak khawatir sulit mendapatkan rumput sehingga memilih menjual sapinya. ‘’Setelah tahun 2017 populasi sapi kembali meningkat. Tahun 2018 jumlah populasi mencapai 66.994,’’ terangnya. Untuk menggenjot populasi sapi Bali di Bangli, pihaknya selama ini terus menggalakkan program Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab). Dalam program ini, potensi sapi indukan dimaksimalkan untuk menghasilkan anak dengan kawin suntik atau inseminasi buatan (IB). Di samping menggalakkan program Siwab, untuk menggenjot populasi sapi di Bangli, pihaknya sedang mencoba mengembangkan rumput indigofera. Rumput indigofera adalah jenis rumput yang berbeda dibanding rumput yang selama ini dijadikan pakan sapi oleh para
peternak. Rumput indigofera disebut memiliki kandungan protein yang relatif lebih tinggi, sehingga sangat baik untuk meningkatkan berat badan sapi. Selain itu, penggunaan rumput indigofera baik untuk meningkatkan kualitas daging sapi. Untuk mengembangkan rumput indigofera, Sukartana menyatakan sudah melakukan penanaman di beberapa kelompok, namun masih dalam skala kecil. Pengembangan rumput indigofera diakuinya cukup mudah yakni dengan cara distek. Penanaman bisa dan cocok dilakukan di lahan yang miring. Rencananya tahun ini pengembangan rumput indigofera akan dilakukan secara besar-besaran terutama di Kintamani. ‘’Saat ini kami sedang mohonkan bantuan bibitnya ke BPVet,’’ imbuhnya. (kmb40)
15
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
Eni Saragih Divonis Enam Tahun, Permohonan Jadi JC Ditolak
Eni Maulani Saragih Jakarta (Bali Post) – Anggota Komisi VII DPR Fraksi Partai Golkar nonaktif Eni Maulani Saragih menerima divonis enam tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. ‘’Majelis hakim yang mulia, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Insya Allah saya ikhlas untuk menerima keputusan majelis hakim yang mulia,’’ kata Eni usai pembacaan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat
(1/3) kemarin. Sementara itu, jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Vonis itu diberikan karena Eni terbukti menerima suap sebesar Rp 4,75 miliar dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo. Selain itu, Eni juga terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp 5,6 miliar dan 40 ribu dolar Singapura yang diperoleh dari beberapa direktur dan pemilik perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas. Hakim juga menghukum terdakwa Eni untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 5,87 miliar dan 40 ribu dolar Singapura, serta menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik terhadap Eni selama tiga tahun sejak terdakwa selesai menjalani pidana pokok. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU KPK yang menuntut Eni agar dipenjara selama 8 tahun ditambah denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan.
Selain menjatuhkan vonis, majelis hakim juga menolak permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan terdakwa Eni Maulani Saragih. ‘’Terhadap permohonan justice collaborator yang diajukan terdakwa, majelis hakim tidak sependapat,’’ kata anggota majelis hakim Anwar. Menurutnya, untuk dapat diberikan justice collaborator kepada seorang terdakwa harus sesuai ketentuan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2011. Pedoman untuk menentukan seseorang sebagai saksi pelaku yang bekerja sama atau JC, yakni yang bersangkutan merupakan salah satu pelaku tindak pidana tertentu sebagaimana dimaksud dalam SEMA tersebut. ‘’Mengakui kejahatan yang dilakukannya, bukan pelaku utama dalam kejahatan tersebut serta memberikan keterangan sebagai saksi dalam proses peradilan,’’ kata Anwar. Ia menyatakan bahwa JPU KPK di dalam tuntutannya menilai terdakwa Eni belum me-
menuhi syarat untuk dijadikan sebagai JC. ‘’Dan terdakwa sebagaimana yang telah majelis hakim pertimbangkan adalah merupakan orang yang berperan aktif dalam memfasilitasi pertemuan-pertemuan antara Johannes Budisutrisno Kotjo dengan Direktur Utama PT PLN maupun dengan pihakpihak lainnya demi menggolkan proyek PLTU Riau-1,’’ ucap hakim Anwar. Dengan demikian, kata dia, majelis hakim tidak dapat mempertimbangkan permohonan sebagai JC yang dimohonkan terdakwa Eni. Meskipun majelis hakim tidak dapat pertimbangkan permohonan JC yang diajukan terdakwa Eni, majelis hakim sangat mengapresiasi sikap terdakwa yang bersikap kooperatif dan jujur. ‘’Serta menyerahkan kembali uang yang diterimanya dan yang paling penting terdakwa mengakui dengan terus terang kesalahannya sehingga dengan demikian patut dijadikan alasan yang meringankan dalam penjatuhan pidana,’’ katanya. (ant)
Bunga The Fed Naik, Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (1/3) sore, melemah 51 poin menjadi 14.120 per dolar AS dari sebelumnya 14.069 per dolar dipicu kembalinya ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS, The Fed. Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi di Jakarta, Jumat kemarin, mengatakan pelemahan rupiah
masih dipengaruhi sentimen eksternal terutama terkait negosiasi perang dagang yang belum jelas dan juga penguatan indeks dolar. ‘’Setelah GDP Amerika semalam dirilis bagus, ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga tambah kuat. Setidaknya ada satu kenaikan lagi,’’ ujar Dini. Menurutnya, sentimen yang terkait dengan kebijakan moneter The Fed, memang sangat sensitif bagi negara-negara
berkembang termasuk Indonesia. Sepekan ini, lanjut Dini, nilai tukar rupiah memang belum mampu menembus lebih kuat lagi ke level di bawah 13.900, yang merupakan level terkuat sejak depresiasi tajam rupiah hingga 15.000 pada tahun lalu. Dari domestik, belum ada yang bisa menjadi katalis kuat untuk mendorong rupiah menguat lagi. ‘’Inflasi kita yang terjaga juga tidak bisa jadi katalis
Secara Bergiliran ‘’Diawali Ida Batara Catur Lawa yang merupakan linggih Ida Batara Ratu Bagus Pande, Ratu Pasek, Ratu Bagus Penyarikan dan Ratu Dukuh Segening. Setelah itu diikuti oleh pralingga Ida Batara yang lainnya yang urutannya sudah disesuaikan. Nanti saat Ida Batara memargi akan diiringi dengan tetanguran tabor, umbul-umbul/lelontek, mamas, bandrangan, payung pagut, dwaja dan pasepan,’’ kata Widiartha. Sekretaris Karya Aji Mangku Putu menambahkan, dalam upacara melasti diikuti krama di Desa Adat Besakih dan 13 Desa Adat Pragunung atau desa penyangga. Krama yang mundut Ida Batara dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal yang diperoleh masing-masing Pedarman. Menurut Mangku Putu, setibanya di Pantai Watu Klotok, Ida Batara katuran banten pasucian dan ayaban. Setelah itu, pralingga Ida Batara dilanjutkan memargi menuju Pura Penataran Agung Klungkung. Di Pura Penataran Agung Klungkung
akan makemit selama semalam. Minggu (3/3) sekitar pukul 05.00 Wita, pralingga Ida Batara kembali memargi menuju Pura Puseh Toh Jiwa lanjut menuju Pura Puseh Tebola, Sidemen. Di Pura
Tebola juga dilaksanakan pakemitan selama semalam. Menginjak Senin (4/3) pukul 05.00 Wita, pralingga Ida Batara kembali memargi menuju Pura Agung Besakih melalui jalur Toya Sah lewat lawangan agung. (kmb41)
Sabtu, 2 Maret 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih Br. Pengembungan Sari, Bongkasa, Abiansemal Badung (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar Zumba 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Kartun Ball Krishna (2)
09:30 Wita Belajar Menggambar Menggambar Kartun Naik Pesawat 10:05 Wita Galeri Musik 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih Br. Pengembungan Sari, Bongkasa, Abiansemal Badung (4) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Magz Tim KIR SMPN 3 Denpasar Raih Juara di Thailand
15:00 Wita Parameter 16:00 Wita Taman Sari TK Santayana Kumara 16:30 Wita Folk Song 17:00 Wita DW TV 17:30 Wita Kartun Ball Ganesh (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam Ulang Tahun Singaraja FM 21:00 Wita Classic Bali TV R & R dan Arta 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Sanggar Waringin Manik Suci (3) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song
penguat,’’ kata Dini. Nilai tukar (kurs) rupiah pada Jumat pagi, dibuka melemah 14.101 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran 14.101 per dolar AS hingga 14.130 per dolar AS. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi 14.111 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi 14.062 per dolar AS. (ant)
Harga Tiket Pesawat Naik, Angkutan Darat Menggeliat
Ketut Eddy Darma Putra Denpasar (Bali Post) Kenaikan harga tiket pesawat membawa angin segar bagi pengusaha jasa angkutan darat, baik angkutan pariwisata maupun angkutan umum. Pasalnya, ada peningkatan jumlah penumpang pada periode Januari-Februari, meski periode ini meru-
pakan periode low season. ‘’Kalau kita lihat Januari ke Februari terjadi penurunan, tapi penurunan ini tidak sedrastis pada periode yang sama tahun sebelumnya, karena dibantu dengan tingginya tiket pesawat ini,’’ kata Ketut Eddy Darma Putra, Ketua Organda Bali, saat musyawarah unit Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba). Peningkatannya diakui tidak terlalu signifikan. Nantinya pada Juni dan Juli, ia memprediksi ada kenaikan yang cukup berarti di angkutan darat ini. Peningkatan jumlah penumpang terutama terjadi dari Denpasar ke daerah sekitar Jawa Timur. Hal senada diungkapkan Ketua Pawiba I Nyoman Sudiarta. Angkutan darat saat ini sedang bagus terutama di Jawa. Ditambah dengan infrastruktur yang bagus, semakin menggeliatkan bisnis jasa angkutan darat. ‘’Saya
melihat dari Januari dengan kenaikan harga tiket pesawat, selisihnya banyak. Kemarin saya berangkat dari Denpasar-Jakarta dengan Rp 800 ribu. Dari JakartaDenpasar paling murah mulai Rp 1 juta, itu pun yang LCC, belum lagi dengan bagasi yang berbayar,’’ bebernya. Pengusaha angkutan terutama angkutan pariwisata dan AKAP di Jawa dikatakan saat ini berhitung durasi atau per jam. Misalnya dari Jakarta ke Yogya, karena sudah ada tol bisa lebih cepat daripada dengan angkutan udara yang mesti melakukan check in sejam sebelumnya, penerbangan kurang lebih 45 menit, bongkar bagasi satu jam. Dengan angkutan darat, seseorang bisa berangkat dari rumah dengan waktu yang sama. ‘’Memang sekarang fenomena angkutan di Jawa sedang bagus-bagusnya,’’ ungkapnya. (kmb42)
WARUNG GLOBAL
Kesejahteraan Bali Segera Terwujud INDEKS korupsi di Bali masih kecil dibandingkan daerah lain di Indonesia. Demikian penegasan Kapolda Bali Irjen Pol. Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose (BP, 1/3). Penegasan itu mendapat tanggapan para pengopini di Warung Global, Jumat (1/3) kemarin. Kenapa Bali kecil indeks korupsinya, menurut Ketut Dawi dari Abiansemal, karena orang Bali rasa malunya cukup tinggi. Jika namanya sudah tercoreng maka mereka cukup malu bahkan untuk menampilkan diri sekalipun.
Sementara Ayu di Petang menyampaikan semoga pernyataan ini benar adanya bahwa indeks korupsi di Bali kecil dibandingkan daerah lain. Meskipun demikian, tetap dilakukan pengawasan melekat, apalagi sekarang banyak bantuan keuangan,
semoga bisa dikelola dengan baik dan transparan. Sebenarnya kuncinya adalah transparan dan kejujuran. Jangan takut mengelola uang kalau sudah jujur. Begitu juga dengan Ari di Karangasem dan Fera di Tabanan. Jika indeks korupsi di Bali kecil, mereka sangat bersyukur itu sudah bagus artinya. Korupsi tidak ada, jadi kesejahteraan masyarakat bisa segera diwujudkan. (sikha)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Umanis, 2 Maret 2019
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Panjat Tebing Porprov Liga Utama Inggris di Denpasar Denpasar (Bali Post) Kabupaten Tabanan hingga kini belum memiliki papan lintasan panjat tebing untuk ajang Porprov Bali 2019, September mendatang. Oleh karena itu, pertandingan cabang olahraga (cabor) panjat tebing kemungkinan dipindahkan ke Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar. Hal itu dikatakan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi di Denpasar, Jumat (1/3) kemarin. Dengan demikian, ditambah panjat tebing maka sejauh ini tiga cabor Porprov Bali yang pelaksanaannya di luar Tabanan. Dua lainnya adalah tembak di Tohpati, Denpasar dan renang di Kolam Renang Blahkiuh, Badung. Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan mengakui pihaknya tidak memiliki venue panjat tebing untuk menggelar pertandingan Porprov Bali. Meski demikian, pembinaan panjat tebing di Tabanan termasuk menggeliat, bahkan menjadi cabor andalan. “Intinya, kami di KONI Tabanan siap berkoordinasi dengan pihak mana pun,” tuturnya. KONI Tabanan akan mengajak para Technical Delegate (TD) meninjau venues Porprov yang tersebar pada sembilan kecamatan pada 15 Maret nanti. Pihaknya minta masukan dari TD demi kesempurnaan fasilitas di venues. “Kami ingin venues Porprov memenuhi standar dan layak dipergunakan,” ungkap Ary Wirawan. (022)
Hafiz/Gloria Tantang Ganda Taiwan Jakarta (Bali Post) – Pasangan atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menantang Chi Lin/Cheng Chi Ya dari Taiwan pada laga perempatfinal turnamen Jerman Terbuka 2019 setelah mengalahkan sesama wakil Indonesia Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow pada laga kedua. Hafiz/Gloria seperti dipantau dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) di Jakarta, Jumat (1/3) kemarin, menang dalam dua game langsung 21-13, 28-26 selama 45 menit permainan. “Kami hanya perlu bermain tenang dan yakin seperti saat menghadapi ganda Owi/Winny. Kami akan berusaha menjaga ketenangan permainan pada pertandingan berikutnya,” kata Gloria dalam situs resmi PBSI. Hafiz/Gloria yang menempati unggulan keenam menjadi satusatunya wakil Merah-Putih pada nomor ganda campuran turnamen tingkat Super 300 itu. Sebelumnya pada laga kedua yang berlangsung Kamis waktu setempat, dua pasangan campuran lain Indonesia tersingkir sebagaimana Owi/Winny. Dua pasangan itu adalah ganda Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Alfian/Marsheilla kalah dari Seo Seung Jae/Chae Yujung (Korsel) 14-21, 11-21, sedangkan Rinov/Pitha ditaklukkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) 12-21, 16-21. Sebelumnya, pasangan ganda campuran Indonesia yang menempati unggulan ketujuh Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavinati kalah pada laga pertama. Praveen/Melati yang menempati peringkat 15 dunia ditaklukkan Robin Tabeling/Selena Piek (Belanda) 19-21, 14-21 selama 34 menit. Di nomor ganda putri, Indonesia meloloskan satu wakilnya ke perempatfinal. Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses menyingkirkan Li Wenmei/Zheng Yu (Cina) 21-16, 21-19. Greysia/Apriyani selanjutnya berhadapan dengan Du Yue/Li Yinhui (Cina). (ant)
Tottenham Tak Tertekan London – Perburuan gelar juara Liga Utama Inggris musim ini semakin ketat. Pada pekan ke-29, Sabtu (2/3) malam ini, Tottenham Hotspur yang berada di posisi ketiga menjamu Arsenal di Stadion Wembley, juara bertahan Manchester City bertandang ke Bournemouth dan Manchester United kedatangan Southampton.
Sementara Minggu (3/3) besok, pemuncak klasemen Liverpool melakukan perjalanan singkat melintasi Stanley Park untuk menghadapi Everton dan ranking keenam Chelsea merumput di kandang Fulham. Hasil laga-laga ini akan semakin memperjelas urutan klasemen di papan atas. Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino, mengakui bahwa mustahil bagi timnya untuk memenangkan gelar setelah kekalahan 0-2 di Chelsea pada Rabu lalu, sebab kini tertinggal 9 poin dari Liverpool dan 8 poin dari City. Apalagi sebelumnya Tottentam juga takluk 1-2 di Burnley yang membuatnya frustrasi. Pochettino menilai timnya telah bermain di bawah potensinya akhir-akhir ini, sehingga makin tertinggal dalam persaingan melawan Liverpool dan City. Untuk kembali mendekat, mereka perlu mengalahkan Arsenal yang tertinggal 4 poin di bawahnya setelah mengalahkan Bournemouth. ‘’Tekanan ada pada mereka, bukan hanya kami,’’ katanya, Jumat (1/3) kemarin. Manajer City, Pep Guardiola, meyakini masih banyak tikungan dan belokan yang harus dilewati pasukannya dan Liverpool sebelum mengang-
kat trofi Liga Inggris di akhir musim nanti. Itu dikatakannya setelah City hanya menang tipis 1-0 atas West Ham pada pertengahan pekan. ‘’Kami tahu dengan 10 pertandingan tersisa, banyak hal akan terjadi. Saya pikir kami akan kehilangan poin, Liverpool akan kehilangan poin. Jadi, kita akan melihat sampai akhir,’’ ujar Guardiola. Kepercayaan Gelandang Liverpool, Georginio Wijnaldum, menegaskan timnya tidak pernah kehilangan kepercayaan pada kemampuan untuk menumbangkan lawan. Setelah empat kali imbang dalam lima pertandingan, termasuk kebuntuan tanpa gol kontra Manchester United dan Bayern Munich, Si Merah makin tertantang untuk merebut mahkota Inggris pertama sejak 1990. Terlebih setelah tim asuhan Juergen Klopp mencetak kemenangan terbesar dalam hampir 12 bulan ketika menghancurkan Watford 5-0 di Anfield pada Rabu
lalu. Hasil yang membuat Liverpool tetap unggul satu poin di atas City yang berada di posisi kedua klasemen. ‘’Saya selalu punya perasaan bahwa itu akan klik. Kami yakin dan harus memastikan itu,’’ tegas Wijnaldum. Kekalahan dari Fulham akan menjerumuskan kembali Chelsea ke dalam krisis. Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, tengah berselisih dengan kiper Kepa Arrizabalaga akibat kekalahan dari City pada final Piala Liga Inggris. Namun, The Blues merespons dengan baik gejolak itu dengan menghasilkan salah satu penampilan terbaik musim ini ketika menaklukkan Tottenham 2-0. Fulham berharap pengangkatan Scott Parker sebagai pengganti sementara untuk manajer Claudio Ranieri yang dipecat dapat memicu upaya terakhir untuk menghindari degradasi. (afp/kmb) Harry Kane, striker Tottenham Hotspur.
Piala Presiden
Platje Bertekad Raih Hasil Positif
Harden Cetak 58 Poin Houston – James Harden mencetak lebih dari 50 poin ketika Houston Rockets mengalahkan Miami Heat dengan skor 121-118 dalam lanjutan kompetisi NBA yang disaksikan 18.100 penonton di Toyota Center, Jumat (1/3) kemarin. Harden menyelesaikan laga dengan 58 poin, 10 assist dan 7 rebound untuk Rockets harus sekali lagi bermain-main dengan daftar cedera. “Saya ingin menjadi agresif dan terus menyerang. Kami lemah dalam pertahanan, terutama di kuartal kedua. Mereka mendapatkan kepercayaan diri dan menjatuhkan tembakan. Mereka terlalu nyaman, jadi kami harus meningkatkan tekanan di babak kedua, menciptakan beberapa pergantian dan energi dengan pertahanan kami,” ujar Harden. Dia mendapat bantuan dari Austin Rivers (17 poin) dan Chris Paul. “Dia punya banyak poin. Dia luar biasa,’’ kata Rivers. Bulan lalu Harden mencetak rekor tertinggi dalam kariernya yaitu 61 poin dalam kemenangan 114-110 atas New York Knicks. Heat memiliki tujuh pemain yang mencetak angka ganda dengan Dragic dan Kelly Olynyk masing-masing mencetak 21 poin. Di tempat lain, Aaron Gordon mengumpulkan 22 poin dan 15 rebound ketika Orlando Magic mengakhiri kekalahan beruntun 11 pertandingan untuk mengalahkan Golden State Warriors 103-96. Terrence Ross mencetak 16 poin, D.J. Augustin mendapat 14 poin, Nikola Vucevic mengumpulkan 12 poin dan 13 rebound untuk membantu Magic mengatasi Warriors untuk pertama kalinya sejak Desember 2012. Stephen Curry mencetak 33 poin, Klay Thompson dan DeMarcus Cousins masing-masing memiliki 21 poin untuk Warriors yang mengistirahatkan Kevin Durant. Hasil Lengkap: Denver vs Utah 104-111, Oklahoma City vs Philadelphia 104-108, New York vs Cleveland 118-125, Houston vs Miami 121-118, Indiana vs Minnesota 122-115, Orlando vs Golden State 103-96. (afp/kmb)
Melvin Platje
KONI Gianyar Pelajari Pola Pembinaan Atlet Bandung
Bali Post/ist
STUDI BANDING - Jajaran pengurus KONI Gianyar, pengkab cabor, dan pelatih studi banding ke KONI Bandung, Jabar.
Gianyar (Bali Post) Jajaran pengurus dari 40 cabang olahraga (cabor) ditambah pelatih yang bernaung di bawah KONI Gianyar melakukan studi banding ke KONI Bandung, Jawa Barat, sejak Jumat (1/3) kemarin sampai Minggu (3/3) besok. Kegiatan ini bertujuan melihat dari dekat pola pembinaan atlet yang dilakukan KONI Bandung berikut fasilitas olahraga yang tersedia di Kota Kembang. Ketua Harian KONI Gianyar Wayan Rutawan mengajak pengurus KONI, pengurus cabor, berikut pelatih guna mempelajari pola pembinaan yang dilakukan jajaran KONI Bandung dalam meraih prestasi. “Kami ingin belajar dari KONI Bandung bagaimana kiat-kiat memajukan prestasi olahraga termasuk menyediakan sarana dan prasarana yang memadai,” tuturnya saat dikontak dari Gianyar. Pihaknya juga ingin melihat pemusatan latihan atlet termasuk besarnya uang saku untuk meningkatkan prestasi atlet Gianyar pada Porprov Bali 2019 di Tabanan, September
mendatang. Sepulang dari studi banding diharapkan para pengurus dan pelatih cabor mempraktikkan ilmu yang didapatkan dari KONI Bandung kepada atlet asuhannya. Pada bagian lain, Rutawan yang juga Dewan Penyantun Pengkab Perkemi Gianyar menjelaskan, pihaknya akan menyeleksi kenshi Porprov dari enam dojo yaitu Kebalian, SMAN 1 Sukawati, Calo Tegallalang, Delod Bangkung, Rudal, dan Mas Ubud. Pihaknya juga memantau para kenshi yang tampil di ajang Porjar pada 26 Maret mendatang. Perkemi Gianyar akan menggelar kejuaraan kempo Piala Bupati Gianyar di GOR Kebo Iwa pada 16 Maret. Kejuaraan memperebutkan Piala Bupati Gianyar ini bukan hanya melibatkan kenshi Gianyar, tetapi dari seluruh Bali. Dari ajang ini akan dijaring tim Porprov yang berkekuatan 27 kenshi. Kempo Gianyar meraup 6 emas dan menduduki juara umum II di bawah Denpasar yang mendulang 11 emas pada Porprov XIII/2017 di Gianyar. (022)
Bali Post/wan
Mangupura (Bali Post) – Penyerang Bali United, Melvin Platje, mengungkapkan persiapannya menjelang turnamen sepak bola Piala Presiden 2019. Pemain asal Belanda ini mengatakan persiapan timnya sudah cukup matang jelang laga perdana melawan Mitra Kukar di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Minggu (3/3) besok. Ditemui usai berlatih di Lapangan Tri Sakti, Legian, Kamis (28/2) sore, Platje mengaku sangat ingin membawa tim Serdadu Tridatu meraih hasil positif di Piala Presiden 2019. ‘’Saya bersama pemain lainnya sudah mempersiapkan diri dengan baik. Kami tentunya ingin fokus membawa tim ini meraih hasil positif dalam turnamen Piala Presiden kali ini,’’ ujarnya seperti dikutif dari situs Bali United, Jumat (1/3) kemarin. Disinggung mengenai kekuatan Mitra Kukar yang akan menjadi lawan pertama Bali United, Platje memilih fokus pada persiapan timnya. ‘’Saya tidak ingin fokus pada kekuatan atau kelemahan mereka (Mitra Kukar) dan tim lainnya. Saya hanya fokus tentang persiapan kami. Tim kami bermaterikan pemain berkualitas dan memiliki pelatih yang bagus. Kami juga terus berlatih untuk bisa lebih baik setiap harinya,’’ tambahnya. Melvin Platje merupakan pemain yang cukup produktif sejak bergabung dengan tim Serdadu Tridatu. Bersama Ilija Spasojevic, Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim dan pemain lainnya, ia sukses membuat lini depan Bali United semakin tajam. Bali United berada di Grup B turnamen Piala Presiden 2019. Tim Serdadu Tridatu bersaing menghadapi Mitra Kukar, Bhayangkara FC dan Semen Padang. Seluruh pertandingan digelar di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi. (kmb)