16 HALAMAN
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
NOMOR 74 TAHUN KE 71
Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Membangun Bali, Koster Rangkul Mahasiswa
BERSAMA BEM - Gubernur Bali Wayan Koster foto bersama dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, Rabu (31/10) kemarin. Hadir dalam dialog tersebut di antaranya perwakilan BEM Unud, Undiknas, PNB, ISI dan Universitas Hindu Indonesia (Unhi).
GUBERNUR Bali Wayan Koster berdialog dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (31/10) kemarin. Dialog ini sekaligus memenuhi permintaan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bali untuk bertemu dengan Gubernur asal Buleleng ini. Dalam pertemuan itu Koster menyampaikan komitmennya untuk menggandeng kalangan perguruan tinggi dalam pembangunan Bali. ‘’Di dalam tataran pelaksanaan pembangunan ini, kami akan bersinergi dengan perguruan tinggi, baik perguruan
tinggi negeri maupun swasta,’’ ujarnya. Menurutnya, dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen dan mahasiswa di Bali bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali. Perguruan tinggi, sebutnya, memiliki berbagai macam fakultas dengan berbagai program studi yang bisa disinergikan dengan berbagai OPD yang ada di Pemprov Bali. Dalam dialog sekitar tiga jam itu, Gubernur Koster dan mahasiswa membahas berbagai bidang pembangunan Bali seperti bidang pariwisata, kesehatan, sosial, budaya, ekonomi dan infrastruktur. Mantan anggota DPR-RI ini
juga menggunakan momentum ini untuk menyampaikan program-programnya ke depan untuk mewujudkan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Seusai pertemuan, Koster mengaku senang bisa bertemu dan berdialog dengan perwakilan mahasiswa se-Bali. ‘’Saya kira ini proses interaksi yang sangat sehat karena mahasiswa pada umumnya memiliki idealisme yang lurus, kita harapkan bisa menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kebijakan dan melaksanakan program kita di lapangan ke depan,’’ ujarnya. Hal. 15 Terlalu Megah
Australia Larang Warganya Naik Lion Air
Menhub Segera Beri Penjelasan Menyusul jatuhnya pesawat Lion Air, 29 Oktober 2018, seluruh pejabat pemerintah Australia dan kontraktor diinstruksikan untuk tidak terbang menggunakan pesawat Lion Air atau maskapai lainnya di bawah perusahaan tersebut. Demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia pada situsnya.
Pemerintah Australia di ibu kota Canberra mengatakan larangan tersebut berlaku hingga hasil penyelidikan penyebab kecelakaan pesawat nahas itu diketahui. Anak perusahaan Lion Air di antaranya Batik Air yang beroperasi di Perth dengan penerbangan ke Australia dari Bali, dan Wings Air. Lion Air memang memiliki riwayat panjang kecelakaan. Dalam satu dekade terakhir, maskapai berbiaya murah itu
tercatat telah mengalami 16 kali kecelakaan yang sebagian besar diakibatkan tergelincir atau gagal mendarat. Menurut catatan dari laman Aviation Safety, Lion Air masuk dalam daftar maskapai yang dilarang melakukan penerbangan ke Eropa pada 4 Juli 2007. Pangkal masalahnya adalah maskapai itu dianggap tidak lolos dalam standar keamanan penerbangan. Namun, mereka lolos dari larangan itu pada 16 Juni 2016.
Terhadap hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berencana akan menemui pihak Australia terkait larangan warga negara kanguru ini menggunakan maskapai Lion Air jika hendak berkunjung ke Indonesia. ‘’Kita akan jelaskan, karena pihak luar telah memvonis kita. Mungkin besok atau lusa minta waktu bertemu,’’ kata Budi Karya di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (31/10) kemarin.
Lion Air Copot Direktur Teknik
179 Penumpang Diklaim Keluarga
Satu Sudah Teridentifikasi Jakarta (Bali Post) – Sebanyak 179 korban Lion Air JT-610 sudah diklaim keluarga yang memberikan laporan ke posko di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma. ‘’Semua 179 penumpang sudah diklaim keluarga mereka,’’ kata Asisten Manajer Lion Group Tri Siswoyo, Rabu (31/10) kemarin. Tri mengatakan, posko
Jakarta (Bali Post) – Manajemen Lion Air Group langsung mencopot Direktur Teknik Lion Air Muhammad Asif setelah dinyatakan dibebastugaskan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ‘’Lion Air akan melaksanakan arahan dan keputusan Kemenhub untuk merumahkan serta memberhentikan Muhammad Asif yang menjabat sebagai Direktur Teknik Lion Air saat ini,’’ kata Manajer Humas Lion Air Danang Mandala Prihantoro, Rabu (31/10) kemarin. Manajemen juga telah menunjuk Muhammad Rusli sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Teknik Lion Air. Hal. 15 Untuk Investigasi
krisis di Bandara Halim Perdanakusuma telah dialihfungsikan menjadi pusat logistik dan koordinasi distribusi personel sejak Rabu siang. Pusat pendataan dan informasi, menurut Tri, dialihkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan Hotel Ibis Cawang yang menjadi tempat keluarga korban menginap. Hal. 15 152 Sampel
Kotak Hitam Teridentifikasi
Pariwisata Bali Perlu Ditata Ulang DPRD Bali akhirnya mengundang stakeholder pariwisata di Bali. Atas pertemuan itu DPRD Bali pun mengeluarkan rekomendasi agar pariwisata Bali ditata ulang. Halaman 2 Museum Yadnya Mati Suri Museum Yadnya di Jalan Ayodya, Mengwi, Badung, nyaris terlupakan. Bahkan dewan menilai keberadaan museum yang terletak di sebelah barat Taman Ayun ini mati su Halaman 3 Warga Tanah Pegat Kembangkan Taman Wisata Desa Halaman 7
APBN 2019 Disahkan, Rupiah 15.000 Per Dolar Rapat Paripurna DPR-RI, Rabu (31/10) kemarin mengesahkan APBN 2019. Adapun postur APBN 2019 yaitu pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, inflasi sebesar 3,5 persen, dan tingkat suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tiga bulan sebesar 5,3 persen, serta nilai tukar rupiah 15.000 per dolar AS. Halaman 15
Menhub menjelaskan, pihaknya akan mengajak bicara dan meminta penjelasan terkait larangan terhadap warga Australia tersebut. Budi Karya mengakui bahwa larangan tersebut sebenarnya pengaruhnya kecil, karena Lion Group sedikit ke Australia, karena paling banyak ke Singapura dan Malaysia. ‘’Tapi bukan masalah itu, karena ini masalah reputasi, sehingga harus kita jelaskan,’’ kata Budi Karya. (afp/ant)
Bali Post/ade
CARI BARANG - Keluarga korban Lion Air mencari barang suaminya di posko utama di JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/10) Kemarin.
Jakarta (Bali Post) – Pencarian bangkai pesawat serta korban kecelakaan pesawat yang membawa 189 orang itu melibatkan sekitar 2.000 personel gabungan, yang terdiri atas tim selam, penyisir permukaan serta tim monitoring udara menggunakan helikopter. Pada hari ketiga jatuhnya pesawat berlambang kepala singa itu, tim SAR mendeteksi objek di dasar laut yang diperkirakan bagian besar dari pesawat Lion Air JT-610. Tim berjumlah 100 orang akan menyelam untuk memastikan objek terdeteksi sonar tersebut merupakan target yang dicari. Penemuan objek yang diduga kuat bagian besar pesawat tersebut menjadi titik terang, sehingga diharapkan proses evakuasi bisa berjalan lebih mudah. Hal. 15 Lima Titik
Gubernur Koster Harap ’’Bali Declaration’’ Bisa Selamatkan Lingkungan Laut dan Darat GUBERNUR Bali Wayan Koster menyampaikan sambutannya pada acara pembukaan 4th Government Review Meeting on the Implementation of the Global Programme of Action for the Protection of Marine Environement from Land-Based Activities, di Hotel Inaya Putri Bali, Nusa Dua, Rabu (31/10) kemarin. Dalam kesempatan itu, Gubernur berharap pertemuan yang akan menghasilkan berbagai rumusan yang tertuang dalam ‘’Bali Declaration’’ akan berisi tentang upaya terbaik bagi kemajuan pembangunan perlindungan dan pelestarian laut dari dampak negatif aktivitas di daratan. Apalagi, menurutnya, hal
itu sudah sesuai dengan program Pemprov Bali yang tertuang dalam visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ atau menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia. ‘’Program pemprov sudah tertuang dalam Segara Kerthi yaitu melindungi laut, Danu Kerthi melindunggi danau, serta Wana Kerthi melindungi hutan. Itu merupakan komitmen Pemprov Bali melindungi alam,’’ jelasnya. Selain itu, Koster juga mengapresiasi atas terpilihnya kembali Bali sebagai
tuan rumah perhelatan internasional. Ia yakin vibrasi dan keindahan alam Bali serta keramah-tamahan masyarakatnya akan memberikan inspirasi bagi seluruh peserta. Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar mengatakan, event ini merupakan pertemuan internasional negara-negara di dunia untuk perlindungan lingkungan laut dari aktivitas-aktivitas berbasis lahan. Pada konferensi lima tahunan Badan Lingkungan Hidup PBB (UNEP) ini, hadir sejumlah Menteri Lingkungan Hidup beserta perwakilan negara-negara
anggota UN Environment, NGO, para ahli, dan sejumlah anggota organisasi yang diakreditasi UN Environment Assembly. Pada acara pembukaan turut hadir Executive Director of UNEP dan Gubernur Bali. Menteri Siti Nurbaya menegaskan, Indonesia sangat berkomitmen dalam implementasi perjanjian global. Terlebih lagi ekosistem laut dan pesisir mengalami ancaman serius dari aktivitas berbasis laut dan darat, dan hingga 80 persen pencemaran laut berasal dari aktivitas manusia yang berbasis daratan. Hal. 15 Aksi Strategis
TUAN RUMAH - IGR-4 merupakan ajang badan dunia PBB bidang lingkungan atau UNEP, dan akan berlangsung hingga Kamis (1/11) ini. Tema yang diangkat IGR-4 yakni ‘’Pollution in Ocean and Land Connection’’. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah, setelah pertemuan IGR ke-1 yang diselenggarakan di Montreal, Kanada pada tahun 2001, pertemuan IGR ke-2 di Beijing, Cina tahun 2006, dan pertemuan IGR ke-3 di Manila, Filipina pada tahun 2012 dengan hasil berupa Manila Declaration.
DENPASAR
2
Kamis Kliwon, 1 November 2018
Ranperda Permukiman Kumuh Rampung Denpasar (Bali Post) – Setelah melalui pembahasan yang cukup alot, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan dan Permukiman Kumuh, akhirnya mampu dirampungkan. Ranperda ini akan segera diparipurnakan untuk disahkan menjadi perda. Rampungnya pembahasan ranperda ini sudah disampaikan Panitia Khusus (Pansus) XII pada sidang paripurna intern DPRD Denpasar, Rabu (31/10) kemarin. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede didampingi wakilnya Wayan Mariyana Wandhira juga mengagendakan penyampaikan hasil reses yang dilakukan masing-masing anggota dewan. Juru bicara Pansus XII I.B. Mayun Komala Putra mengungkapkan, pembahasan ranperda ini sudah dilakukan sejak Maret 2017. Selain melalui pembahasan secara intern di pansus, juga melakukan rapat kerja dengan pihak eksekutif. Dalam pembahasan tersebut, persoalan yang paling krusial yakni soal lahan yang ada permukiman kumuhnya. Mengingat lahan tersebut lebih banyak milik pribadi, pada pembahasan berikutnya juga mengemuka soal kewenangan pengawasan yang dalam rancangan juga melibatkan lembaga adat. Akhirnya, setelah dibahas cukup lama, Ketua Pansus XII I Wayan Suadi Putra, S.T. me-
ngatakan, pada intinya pansus sepakat penanganan permukiman kumuh di lahan sewa tidak menggunakan dana APBD. ‘’Kami sudah sepakati apa yang tertuang dalam ranperda. Bahwa permukiman kumuh di lahan sewa menjadi tanggung jawab pemilik lahan dan penyewa. Tapi tetap dapat dibantu melalui APBDes atau pihak ketiga. Nanti di perwali kita minta supaya dijelaskan mekanismenya. Termasuk memperketat jika pemilik lahan berencana mengontrakkan lahan, agar tidak tumbuh permukiman-permukiman kumuh baru,’’ kata Suadi Putra. Di sisi lain, selama 2018 ini sejumlah ranperda sudah masuk ke meja dewan. Namun belum semua ranperda berhasil dirampungkan. Beberapa ranperda masih dalam pembahasan yang dilakukan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di dewan. Dipastikan menjelang akhir tahun ini, beberapa ranperda diprioritaskan untuk segera dirampungkan. Ketua Bapemperda DPRD Denpasar A.A. Putu Wibawa mengatakan, tahun ini pihaknya sudah menerima beberapa ranperda dari eksekutif. Namun ada juga ranperda yang harus ditunda pembahasannya. Artinya, ranperda itu sudah sempat dibahas, namun akhirnya dikembalikan lagi ke eksekutif. Ranperda itu, yakni tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional. (kmb12)
AGENDA BALI Karya Agung Danu Kertih KARYA Agung Danu Kertih, Tawur Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung, Bhakti Pakelem ring Segara lan Pucak Gunung Batur, Mapeselang lan Mapedanan dilaksanakan mulai Rabu (10/10) sampai Minggu (18/11) mendatang. Berikut Dudonan/Aed Karya Agung Danu Kretih: Jumat (2/11), pukul 10.00 Wita: Ida Batara-Batari katuran bhakti pengodal, pengangsuh lan bakti panganyar. Sabtu (3/11), Pukul 08.00 Wita: Malasti ring Segara Watu Klotok (Tawur Rsi Gana ring Segara Watu Klotok lan Ngaturang Pakelem ring Segara Watu Klotok). Senin (5/11), pukul 10.00 Wita: ngadegang Bagia Pulakerti. Rabu (7/11), pukul 09.00 Wita Puncak/Ageng Karya - Tawur Labuh Gentuh - Ngiring Ida Batara-Batari ring Paselang - Pakelem ring Segara Danu lan puncak Gunung Batur - Ida Batara ring Pura Jati lan Ida Batara ring Segara katurang bhakti ayaban - Bhakti pedanan Kamis (8/11) pukul 07.00 Wita
: Nyepiang Karya
Jumat (9/11) - Sabtu (1711) : Bhakti panganyar Kabupaten/ Kota di Bali Minggu (18/11) pukul 10.00 Wita : Bhakti Panganyar Desa Pakraman Batur. Pukul 14.00 Wita : Bhakti Pepranian, Baris Perang-perangan, Metiti Suara Pukul 17.00 Wita : Bhakti Petetingkeb.
Sidak, Tim GDN Temukan Pegawai Tanpa Atribut dan Terlambat Denpasar (Bali Post) Tim Gerakan Nasional (GDN) Kota Denpasar yang dikoordinir Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kembali melakukan sidak terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Tim GDN yang terbagi dua tersebut dipimpin Sekretaris BKPSDM I Wayan Sudiana dan Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan AAN Oka Wiranata menyasar beberapa OPD di lingkungan Gedung Sewaka Dharma, Rabu (31/10) kemarin. Sekretaris BKPSDM I Wayan Sudiana mengatakan sidak ini akan terus dilakukan untuk meningkatkan disiplin ASN di lingkungan Pemkot Denpasar. Hal ini sesuai amanat PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawan Negeri Sipil. Pihaknya berharap pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar dapat menaati aturan tentang kepegawaian. “Pembinaan akan terus dilakukan melalui kegiatan sidak GDN, sehingga kami harapkan pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar tetap disiplin,” ujarnya. Untuk sidak yang dilakukan kali ini, kata Sudiana, masih banyak ditemukan pegawai tidak menggunakan tanda pengenal atau atribut lainnya. Padahal tanda pengenal tersebut sangat penting bagi pegawai sebagai identitas diri
saat memberikan pelayanan. Di samping itu, waktu kehadiran sesuai waktu kerja hendaknya juga menjadi perhatian pegawai mengingat masih banyak yang datang tidak tepat waktu. Dalam sidak yang melibatkan instansi terkait juga mengawasi etika pegawai mulai dari tata pakaian sehingga dapat menggunakan atribut pengenal yang lengkap. Hasil sidak ini akan langsung dilaporkan kepada pimpinan termasuk juga mengirim surat pada pimpinan OPD terkait untuk ditindaklanjuti hasil sidak tersebut. “Kalau memenuhi syarat untuk dikenakan tindakan disiplin, maka hal itu akan dilakukan. Sidak tersebut bukan untuk mencari kesalahan pegawai, namun bagaimana ASN di lingkungan Pemkot Denpasar harus menaati aturan yang telah ditetapkan,” tegasnya. Kabid Penilian Kinerja Aparatur dan Penghargaan AAN Oka Wiranata menambahkan, setiap selesai melakukan sidak hasilnya langsung dievaluasi. Sehingga hasilnya benar-benar ada manfaat untuk peningkatan disiplin ASN di lingkungan Pemkot Denpasar. “Kami dari tim GDN tidak hanya menyidak disiplin pegawai, namun juga memberikan pembinaan terhadap pegawai itu sendiri,” katanya dan menambahkan, untuk sidak-sidak mendatang tidak menutup kemungkinan akan menyasar lagi OPD yang telah pernah disidak. (kmb12)
Bali Post/eka
KUMUH - Keberadaan permukiman kumuh merupakan salah satu permasalahan krusial di Kota Denpasar yang wajib dientaskan secepatnya.
DPRD Bali Buat Rekomendasi
Pariwisata Bali Perlu Ditata Ulang Denpasar (Bali Post) -
DPRD Bali akhirnya mengundang stakeholder pariwisata, imigrasi dan perwakilan toko-toko jaringan Tiongkok di Gedung DPRD Bali, Rabu (31/10) kemarin. Pertemuan membahas permasalahan pariwisata di Bali, khususnya praktik bisnis yang melanggar dan tidak sehat itu juga dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati beserta OPD terkait. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama menyampaikan tiga poin kesimpulan rapat yang segera dituangkan menjadi rekomendasi dewan. Yakni, mengajak semua pihak untuk bertanggung jawab menjaga kelangsungan pariwisata Bali, eksekutif khususnya gubernur agar menegakkan aturan secara tegas, serta bersama-sama menata ulang pariwisata Bali secara menyeluruh. “Ke depannya karena sudah carut marut begini, kita harus duduk bareng, tata ulang pariwisata ini. Baik guide-nya, travel-nya, restorannya, semua jalanjalan sendiri saya lihat. Semau gue begitu saja. Kita sudah kacau begini, semua tidak ada yang bertanggung jawab,” ujarnya. Saat rapat berlangsung, Anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana
mengatakan, laporan terkait pariwisata murah sebetulnya telah masuk ke dewan sejak 2-3 tahun lalu. Termasuk mengenai wisata murah dari Tiongkok ke Bali sebesar Rp 600 ribu selama lima hari yang heboh beberapa pekan terakhir. Bali bahkan sampai dicap sebagai negara penipu oleh wisatawan Tiongkok. “Solusinya hanya penegakan hukum,” kata politisi PDI-P ini. Menurut Adhi Ardhana, wisata murah yang disponsori toko-toko jaringan Tiongkok berpotensi melanggar sejumlah aturan. Di antaranya undang-undang mengenai persaingan usaha, undangundang tenaga kerja, undang-undang pencucian uang, undang-undang PMA, serta Perda Provinsi Bali tentang Pramuwisata dan Perda tentang Jasa Perjalanan Wisata.
secepatnya, yang melanggar ditindak supaya ada efek jera. Jangan dibiarkan terus,” tegasnya. Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta mengaku kecewa dengan pelaku pariwisata yang tidak menghargai jerih payah masyarakat Bali dalam merawat kebudayaan sebagai pendukung utama pariwisata. Dikatakan, pelaku pariwisata seharusnya berada paling depan untuk melakukan itu. Hanya di Bali, wisatawan dapat melihat keindahan alam sekaligus keunikan budaya Bali yang bernapaskan agama Hindu. Termasuk suguhan kesenian yang tiada duanya, bahkan secara gratis. “Itu seluruhnya kontribusi rakyat Bali yang dia keluarkan uangnya dari kantong sendiri. Ini dirusak, kami marah, kami kecewa dengan para pelaku pariwisata,” ujar politisi PDI-P ini. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Kurir Narkoba Dituntut 13 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Aksi nekatnya menjadi kurir narkoba kini harus dibayar mahal oleh Ari Hendro Yanto. JPU Eka Lusiana Fatmawati di hadapan majelis hakim pimpinan IGN Putra Atmaja, Rabu (31/10) kemarin menuntut pria yang seharihari jualan nasi itu dengan hukuman pidana selama 13 tahun dan denda sebesar Rp 800 juta subsidair empat bulan kurungan. Jaksa dalam perkara ini
menjerat terdakwa dengan Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Yakni, terdakwa Ari Hendro Yanto telah melakukan tindak pidana secara tanpa hak atau melawan hukum yakni menguasai narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram. Atas tuntutan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya Fitrah Oktrah dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar akan
mengajukan pembelaan dalam sidang pekan depan. Terdakwa ditangkap polisi pada 25 Mei 2018. Dia diamankan petugas kepolisian di pinggir jalan di depan UD Dewa Bharata Jalan Gatot Subroto Barat, Padangsambian, Denpasar Barat. Ketika itu, di saku kiri celana yang dipakai terdakwa ditemukan satu buah dompet yang berisikan enam paket sabu dibungkus lakban warna merah, satu plastik klip berisi 30 tablet ek-
stasi, dan satu bungkus rokok berisi satu paket sabu-sabu. Petugas kemudian melakukan penggeledahan di kamar kos terdakwa yang beralamat di Jalan Bangsing, Banjar Mertha Gangga, Ubung, Denpasar Utara. Petugas menemukan satu tas selempang warna hitam yang di dalamnya terdapat 15 butir tablet ekstasi warna coklat, dua buah paket sabu-sabu, satu timbangan elektrik dan satu buah bong. “Sepuluh paket sabu-sabu dan
45 butir ekstasi itu terdakwa peroleh dari orang yang terdakwa tahu bernama Tendra. Terdakwa mengenal Tendra sekitar tiga bulan lalu, pada saat Tendra datang ke warung nasi milik terdakwa di Ubung Kaja,” beber Jaksa dalam surat dakwaannya kala itu. Terdakwa mengambil dan menempel sabu-sabu dan ekstasi tersebut sesuai perintah dari Tendra. Sekali tempel terdakwa menerima upah Rp 50.000. (kmb37)
Satu-satunya di Bali pada Kategori Komitmen Penerapan Standar LPSE 2014
Pemkot Denpasar Raih ”National Procureent Award 2018” PEMERINTAH Kota Denpasar melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Denpasar meraih anugerah National Procureent Award (NPA) 2018 kategori Komitmen Penerapan Standar LPSE 2014
dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI. Penghargaan yang diserahkan oleh Kepala LKPP RI Agus Prabowo itu diterima Asisten Administrasi Pembangunan Sekda Kota Denpasar Nyo-
819446 / 081337032965
Topik : Pariwisata Bali Perlu Ditata Ulang
“Kami tegas berharap kepada penegak hukum, penegak perda melakukan tindakan. Artinya, bukan hanya sidak tapi sidik. Setelah sidik, apabila terbukti diajukan ke meja hijau,” jelasnya. Sekretaris Komisi III DPRD Bali I Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, penertiban toko-toko jaringan mafia Tiongkok yang jumlahnya disebut 28 toko mestinya bukan pekerjaan sulit. Apalagi sudah ditemukan fakta bila aktivitas jaringan beberapa toko itulah yang mensubsidi wisata murah ke Bali. Kemudian wisatawan sesampainya di Bali dipaksa berbelanja di toko-toko tersebut. “Citra buruk ini dampak permainan orang Tiongkok yang membangun jaringan usaha di Bali, menipu saudara mereka sesama Tiongkok. Namun, citra Bali yang rusak,” kata politisi
PDI-P asal Buleleng ini. Kariyasa Adnyana menegaskan, perlu diusut tuntas siapa saja yang ikut bermain dalam masalah ini. Termasuk perizinannya, kejelasan barang-barang yang dijual, pajak penjualan, masalah tenaga kerja asing, hingga penggunaan lambang negara garuda untuk stempel. Selain itu, penertiban juga perlu dilakukan pada Biro Perjalanan Wisata ilegal yang membangun jaringan dengan toko-toko tersebut. “Tata kembali usaha seperti ini, dengan mengedepankan penjualan hasil UMKM masyarakat Bali. Buat regulasi kuat untuk menangkal aktivitas serupa ke depan,” katanya. Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya mengatakan, tantangan pariwisata Bali tidak ringan. Persaingan bisnis pasti akan terjadi, sehingga pariwisata harus diproteksi agar tidak bangkrut dan mampu menjadi pariwisata yang aman, berkualitas, persaingan sehat, maju dan bermanfaat bagi rakyat. “Langkah hukum harus dilakukan
AWARD - Asisten Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidartha saat menerima National Procureent Award 2018 pada rangkaian pelaksanaan Rakernas LPSE seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh LKPP-RI di Sabuga Center Institut Teknologi Bandung, Selasa (30/10).
man Ngurah Jimmy Sidartha pada rangkaian pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LPSE seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh LKPP RI di Sabuga Center Institut Teknologi Bandung, Selasa (30/10) lalu. Penghargaan ini berkaitan erat dengan pemenuhan standarisasi LPSE sesuai dengan ketentuan dari LKPP-RI. Untuk bisa menerapkan standarisasi tersebut, sebuah LPSE harus memenuhi 17 standarisasi yang terdiri dari berbagai komponen, baik itu kelengkapan dokumen legalitas kelembagaan, infrastruktur, Standar Operasional Manajemen (SPM), Sumber Daya Manusia (SDM), hingga alokasi anggaran. Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa National Procurement Award yang diterima Kota Denpasar tahun ini merupakan hasil kerja keras seluruh organisasi perangkat daerah pada Pemerintahan Kota Denpasar di bawah arahan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dengan dukungan semua ele-
men masyarakat. Terkait penghargaan ini, Asisten Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidartha didampingi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar Dewa Gede Juli Arta Berata, Kabag Pegadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar A.A. Gde Risnawan mengungkapkan, ini merupakan komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara di dalam penerapan electronic procurement dalam proses pengadaan barang/jasa Pemerintah dalam Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. “Tahun ini Pemkot Denpasar meraih National Procurement Award dari LKPP-RI. Ini merupakan komitmen serta arahan Bapak Wali Kota bersama Wakil Wali Kota di dalam penerapan e-Procurement di Kota Denpasar, karena memang telah terbukti dengan penerapan e-Procument kami dapat mengikis potensi penyimpangan dalam proses belanja barang/jasa daerah,”
ujarnya. Jimmy Sidartha mengatakan, penilaian ini telah dilaksanakan Direktorat Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang melakukan monitoring evaluasi serta penilaian on-site Standardisasi LPSE: 2014 di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Denpasar pada Mei 2018 lalu. Indikator penilaian ini merupakan pemenuhan 17 standarisasi yang telah dilaksanakan Pemkot Denpasar seperti kebijakan layanan, pengorganisasian layanan, SDM, pengelolaan anggaran, pengelolaan aset serta pengelolaan risiko. Selama ini Pemkot Denpasar telah memenuhi sebanyak 12 standarisasi, namun dengan kerja keras, evaluasi serta komitmen bersama dalam memenuhi 17 standarisasi yang menjadi indikator penilaian sehingga dapat memperoleh penghargaan tersebut. Di Bali adapun yang memperoleh standarisasi tersebut yakni Pronvinsi Bali, Universitas Udayana, serta Kota Denpasar. (ad1292)
Kamis Kliwon, 1 November 2018
Fungsi Museum Yadnya Belum Maksimal
BADUNG
3
Mangupura (Bali Post) –
Museum Yadnya di Jalan Ayodya, Mengwi, Badung, nyaris terlupakan. Bahkan dewan menilai keberadaan museum yang terletak di sebelah barat Taman Ayun ini mati suri. Museum ini menyimpan aneka perangkat yang digunakan dalam ritual-ritual keagamaan yang disebut Panca Yadnya yang diharapkan menjadi daya tarik pariwisata. Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra berharap museum tersebut dijadikan pusat pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan tata cara pembuatan bahan upacara dan upakara agama Hindu. ‘’Kami tentu terus mendorong agar Museum Yadnya berfungsi dengan baik. Selain sebagai pendukung pariwisata juga bisa memberikan edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan adat, budaya dan agama Hindu,’’ ungkapnya. Menyikapi masukan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengaku belum mampu memanfaatkan Museum Yadnya secara maksimal. Sebab, sejak dirintis hingga saat ini bangunan Museum Yadnya belum sepenuhnya tuntas.
‘’Kami sudah sempat membahas permasalahan ini dengan kalangan DPRD Badung. Intinya, kami mengusulkan agar bangunan Museum Yadnya ditata lagi. Lantainya biar dikeramiklah,’’ ungkap Anom Bhasma, Rabu (31/10) kemarin. Menurutnya, renovasi dapat dilakukan oleh instansi yang membidangi, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung. ‘’Jadi harapan kami untuk urusan gedung ini ditangani langsung oleh Dinas PUPR. Sebab, tugas kami hanya mengelola,’’ katanya. Selain sebagai penunjang pariwisata objek wisata Taman Ayun, pejabat asal Desa Taman, Abiansemal ini mengatakan Museum Yadnya juga sebagai wahana belajar bagi generasi muda dan masyarakat terkait dengan
urusan upacara dan upakara. ‘’Museum dibuka tiap Senin-Jumat, cukup ramai pengunjungnya. Pengunjung selain dari unsur wisatawan juga dari generasi muda dan siswa-siswi sekolah,’’ sebutnya. Dia berencana mengemas Museum Yadnya sebagai tempat melaksanakan kegiatan penyuluhan membuat banten, sehingga tambah hidup dan wisatawan yang berkunjung ke Taman Ayun bisa menyaksikan langsung seperti apa orang Bali membuat upakara. ‘’Sarana dan prasarana yang dipamerkan di museum itu cukup banyak, seperti sarana-prasarana ritual untuk upacara dan upakara keagamaan, kreativitas ogoh-ogoh sekaa teruna serta keperluan upacara secara Hindu lainnya,’’ jelasnya. (kmb27)
KARYA - Bupati Nyoman Giri Prasta bersama keluarga melaksanakan Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa lan Padudusan Alit di pamerajan keluarga, Rabu (31/10) kemarin.
Puncak ’’Karya Ngenteg Linggih’’ di Pamerajan Keluarga Bupati Badung KELUARGA besar Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melaksanakan Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa lan Padudusan Alit Madasar Caru Panca Rupa di pamerajan keluarga Bupati Badung Giri Prasta. Puncak karya dilaksanakan pada rahina Buda Wage Ukir, Rabu (31/10) kemarin. Ditemui di sela-sela karya di rumahnya di Desa Pelaga Kecamatan Petang, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta selaku Manggala Karya menjelaskan, karya ngenteg linggih ini digelar, di mana sebelumnya orangtua beliau meninggal dunia dan telah dibuatkan upacara atiwa-tiwa, atma wedana lan sawa prakerti, hingga upacara ngalinggihang ring rong tiga. ‘’Melanjutkan upacara tersebut, pada rahina Wage Ukir, 31 Oktober 2018, kami sekeluarga melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Wraspati Lalpa lan Padudusan Alit,’’ katanya. Ditambahkannya, puncak piodalan Ida Batara ngenteg linggih, ngingkup dan pengubengan dimulai pukul 09.00 Wita. Pada prosesi ini
di-haturkan upakara berupa tiga buah bebangkit dan pulegembal. Karya di-puput Ida Pedanda Istri Geria Agung Abiansemal dan Ida Pedanda Buda Geria Jadi Tabanan. Pada puncak karya juga dipentaskan tari wali Topeng Sidakarya, Rejang dan Pendet. Malamnya pukul 20.00 Wita dilanjutkan dengan upacara ngekeb yang mengikuti matatah dan tutug kelih. Juga ada hiburan Wayang Kulit Karbit. Lebih lanjut dijelaskan, rangkaian karya ngenteg linggih telah dimulai sejak 12 Oktober lalu dengan upacara mapekeling dan nanceb wewangunan. Pada 17 Oktober nunas tirta, 18 Oktober negtegan beras lan ngingsah dan 26 Oktober berupa tawur mapepada, 28 Oktober tawur, melaspas lan mendem padagingan. Kemudian pada 29 Oktober mendak siwi ring marga tiga, mendak Ida Batara Hyang Guru ring Merajan Bualu dan nangkil ring Pura Dalem. Pada 30 Oktober mapepada karya, ngemijiang Ida Batara ring Sudamala dan kemarin
puncak karya. Sehari setelah puncak karya, 1 November dilaksanakan upacara matatah, majaya-jaya dan nganyarin. ‘’Matatah ini diikuti lima orang yakni anak saya, anak kakak saya dan anak adik saya. Upacara telah sesuai dengan agama, dresta, awigawig dan tata cara, khususnya dresta dan sima di Desa Adat Pelaga ini,’’ jelasnya. Selanjutnya, pada 3 November dilangsungkan nyegara gunung, mapekelem ring Pura Beratan, panyenukan lan ngeluwur. ‘’Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Alit dan Wraspati Kalpa ini berisi panyugjug dan pangenteg. Karya di Pelaga ini tingkatannya tidak boleh lebih tinggi dari marajan kawitan yang ada di Bualu, Nusa Dua,’’ jelas Giri Prasta. Dalam kesempatan itu, Giri Prasta juga menyampaikan terima kasih kepada semua krama yang sudah mendukung pelaksanaan karya sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar, sida sidaning don lan labda karya. (ad1293)
Bali Post/ist
OPERASI ZEBRA - Satlantas Polres Badung melaksanakan Operasi Zebra di depan Terminal Mengwi.
Operasi Zebra, Puluhan Pelanggar Terjaring Mangupura (Bali Post) Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2018, tim gabungan Satlantas Polres Badung dan Dishub Kabupaten Badung, menggelar operasi di depan pintu masuk Terminal Mengwi, Rabu (31/10) kemarin. Alhasil, 23 pengendara terjaring dan langsung ditilang. Operasi tersebut melibatkan 30 personel dipimpin Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti. Selama operasi petu-
gas memeriksa 310 kendaraan. Dari jumlah tersebut, sepeda motor mendominasi yaitu 275 unit. Menurut Anne, Operasi Zebra Agung 2018 digelar mulai 30 Oktober hingga 12 November. Ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, yaitu pengemudi menggunakan HP, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, pengemudi di bawah umur,
tidak menggunakan helm SNI, menggunakan narkoba atau mabuk dan berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan. ‘’Kami mengimbau kepada masyarakat agar meningkatnya disiplin dalam berlalu lintas di jalan raya. Jangan melakukan pelanggaran,’’ harapnya. Dengan penegakan hukum terhadap sasaran prioritas tersebut, diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu meningkatnya disiplin
masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas. Selain itu, terwujudnya situasi kamseltibcar lantas menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 juga menjadi tujuan operasi. (kmb36)
Mangupura (Bali Post) Bali kini menjadi salahsatu destinasi favorit wisatawan asal Rusia. Hal ini terlihat dari jumlah wisatawan asal Rusia yang dilayani oleh Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai hingga September 2018 yang mencapai 80.975 orang. Angka ini meningkat 10,38 persen dari periode yang sama tahun lalu, yakni 73.359 orang. Tingginya tingkat kunjungan wisatawan Rusia membuat Pemkab Badung mengarahkan promosi ke negara tersebut. Pemkab Badung akan mengikuti Festival Indonesia (FI) ke-4 yang akan dilaksanakan sekitar Agustus 2019. Festival ini
akan diselenggarakan di Taman Krasnaya Presnya yang luasnya 16,5 hektar dan dihadiri lebih dari 135.000 pengunjung atau meningkat sekitar 43 persen dari tahun ini. ‘’Ajang ini perlu kita ikuti untuk memperkenalkan Bali khususnya dan Indonesia umumnya, karena pangsa pasar wisatawan dari Rusia masih terbuka. Apalagi saat ini sudah dibuka direct flight tiga kali seminggu ke Rusia,’’ ungkap Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Rabu (31/10) kemarin. Menurutnya, Bali merupakan ikon pariwisata di Indonesia. Karena itu kesempatan berpartisipasi dalam FI-4 harus direspons positif,
kerena dapat menjadi ajang promosi bagi Bali. ‘’Kami sudah menyiapkan untuk partisipasi FI-4 sekaligus sebagai sarana promosi untuk mendatangkan wisatawan Rusia ke Bali,’’ sebutnya. Dikatakannya, sekitar 81 ribu wisatawan Rusia datang ke Indonesia. Jumlah ini perlu ditingkatkan salah satunya dengan melakukan sales mission di Rusia usai FI-4 di Rusia. Sementara itu, Kepala Dinas Parwisata Badung I Made Badra menerangkan, terdapat pasar disklaim yang artinya negara-negara tersebut sempat tercatat sebagai negara dengan kunjungan wisatawan yang tinggi namun kini mulai
turun. Contohnya, Jepang, Korea, dan Rusia. Negaranegara itulah yang menjadi sasaran promosi pihaknya. ‘’Ini terus kita sasar sehingga jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat dan target yang ditetapkan pusat sebesar tujuh juta wisatawan untuk Bali bisa tercapai,’’ ujarnya. Menurutnya, pemerintah pusat menetapkan tujuh juta wisatawan untuk Bali dan di Badung sebesar 6,5 juta wisatawan. Kenapa Badung lebih banyak, karena infrastruktur lebih banyak di Badung. ‘’Kami optimis target tersebut dapat tercapai, jika rata-rata kunjungan per bulan mencapai 600 ribu,’’ katanya. (kmb27)
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Badung Lirik Pasar Rusia
Rencana Pembangunan Taman Baca
Pemkab Adopsi Taman Pintar Yogyakarta Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung berencana mendirikan taman baca guna meningkatkan minat baca masyarakat. Taman baca yang rencananya dibangun di sisi selatan Perpustakaan di areal Puspem Badung akan mengadopsi taman pintar yang ada di Yogyakarta. Kepala Bidang Pengembangan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Badung Wayan Sukerta mengatakan program taman baca ini untuk menunjang pelayanan
perpustakaan di Kabupaten Badung. Pembangunan taman baca akan diwujudkan tahun 2019. ‘’Kami akan ajukan pengadaan tanah untuk taman baca di Kabupaten Badung sebesar Rp 8 miliar lebih. Jika nanti FS menyatakan layak untuk dibangun, maka 2019 nanti dianggarkan untuk pengadaan tanah untuk taman baca di Badung,’’ ungkap Wayan Sukerta, Rabu (31/10) kemarin. Berdasarakan informasi, rencana tersebut saat ini baru tahap feasibility study
(FS) untuk menentukan layak dan tidak pembangunan tersebut di kawasan Puspem Badung. ‘’FS sudah dianggarkan pada APBD Perubahan 2018, yakni sebesar Rp 79 juta lebih,’’ katanya. Konsep taman baca yang akan dibangun Badung meniru taman pintar di Kota Yogyakarta. Akan ada ruang untuk edukasi, taman untuk swafoto dan lainnya. ‘’Mirip seperti taman pintar, sehingga masyarakat tertarik,’’ tegasnya. Tidak hanya itu, di tahun 2019 Dinas Kearsipan dan
Perpustakaan Badung mengajukan program pengembangan budaya baca. Seperti penataan ruang layanan perpustakaan sebesar Rp 1 miliar lebih, Gebyar Badung Membaca sebesar Rp 335 juta lebih, serta pengadaan bukubuku perpustakaan dengan rancangan anggaran Rp 335 juta lebih. ‘’Membaca sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Salah satu upaya peningkatan sumber daya manusia yaitu dengan mendorong tumbuhnya minat membaca,’’ katanya. (kmb27)
Satpomau Lanud Ngurah Rai Berbagi Kasih ke Panti Asuhan Mangupura (Bali Post) Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) merupakan salah satu fungsi teknis militer umum TNI-AU yang berperan menyelenggarakan bantuan administrasi kepada satuan-satuan jajaran TNIAU. Meski disibukkan dengan berbagai kegiatan sebagai perwujudan dan pembinaan melalui penyelenggaraan fungsi-fungsi Polisi Militer, Pomau juga selalu peduli dengan masyarakat sekitar. Dalam rangka menyambut HUT ke-72 Pomau, Satu-
an Polisi Militer Angkatan Udara (Satpomau) Lanud I Gusti Ngurah Rai berbagi kasih melalui anjangsana ke Yayasan Anak Yatim Piatu Darul Falah Kepaon dan Panti Asuhan Dharma Jati, Gatsu Timur, Denpasar, Rabu (31/10) kemarin. Komandan Satpomau Lanud I Gusti Ngurah Rai, Mayor Pom Agus Budi, didampingi istri dan staf Satpomau saat menyerahkan bingkisan kepada pengurus panti asuhan mengatakan ini adalah salah satu bentuk kepedulian ke-
pada mereka yang membutuhkan. Pihaknya berharap bantuan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. ‘’Memang bantuan ini tidak seberapa, tetapi ini akan ikut meringankan beban adikadik kita yang ada di panti asuhan ini sekaligus menjadi berkah bagi kita semua, baik itu pengurus panti asuhan, anak yatim piatu di panti ini, maupun kami jajaran Satuan Polisi Militer Lanud I Gusti Ngurah Rai,’’ ujarnya. Selain penyerahan bingkisan, kegiatan anjangsana
ini juga diisi tatap muka personel Satpomau Lanud I Gusti Ngurah Rai serta pengurus dan penghuni panti asuhan. (kmb23) SERAHKAN BINGKISAN Komandan Satuan Polisi Militer Lanud I Gusti Ngurah Rai, Mayor Pom Agus Budi, didampingi istri dan staf Satpomau menyerahkan bingkisan kepada pengurus panti asuhan, Rabu (31/10) kemarin.
Bali Post/edi
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Kliwon, 1 November 2018
Surveillance Audit ISO 9001:2015 Peneliti Material dari 20 Negara Komitmen Unwar Tingkatkan Kualitas Mutu Hadiri ICA-IUMRS 2018 Pendidikan Menuju Universitas Go Global
INDONESIA sebagai anggota baru dari The International Union of Materials Research Societies (IUMRS) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan 19th International Conference in AsiaInternational Union of Materials Research Societies (ICA-IUMRS), Rabu (31/10) kemarin di Kuta. Pada konferensi yang berlangsung dari tanggal 31 Oktober - 2 November ini, Unud dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan yang dihadiri peneliti material dari 20 negara. Menurut Peneliti BATAN sekaligus President MRS-Indonesia Prof. Evvy Kartini, konferensi ini dihadiri peserta dari 20 negara dengan 200 partisipan ditambah 40 pembicara dan panitia lokal dengan total 300 peserta. Pada konferensi ini, ada bebagai bidang ahli yang turut hadir. Seperti ahli material dari bidang energi, lingkungan, kesehatan, aplikasi nuklir dan sebagainya. Pada konferensi ini, katanya, juga akan dibahas terkait pengkombinasian material untuk dikembangkan dengan teknik canggih seperti teknologi nuklir. Sekarang yang sedang tren, katanya, yaitu electric vehicle (kendaraan listrik) dengan berbasis energi terbarukan dengan lithium batre. Bahkan teknologi masa depan terkait industri 4.0 yang dasarnya semuanya menggunakan sensor, robot dan sebagainya. ‘’Mimpi kita terkait pengembangan mobil listrik dengan menggunakan tenaga surya. Di negara lain baru beberapa negara yang memiliki. Indonesia juga bisa memulai pengembangan untuk penelitian tersebut. Kami harap bisa menjadi pionir di antara negara Asia lainnya,’’ pungkasnya. Ketua Wantimpres Prof. Dr. Sri Adiningsih, M.Sc. pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa ini adalah seminar yang penting. Karena, menurutnya, di dalam pembangunan saat ini di dunia dan juga di Asia ataupun Indonesia, pembangunan
DIBUKA - Pembukaan 19th International Conference in Asia-International Union of Materials Research Societies (ICA-IUMRS), Rabu (31/10) kemarin di Kuta. berkelanjutan dan green itu menjadi suatu keharusan. Bahkan, sesuai dengan yang tertuang pada Komitmen Paris yaitu mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 29 persen sampai tahun 2030. Tentunya rencana ini, kata Sri, perlu didukung oleh semua pihak. Indonesia, dikatakannya, sudah bekerja keras untuk itu. Tentu saja masyarakat material sains ini memang sangat penting sekali. Karena materi-materi yang selama ini digunakan, banyak yang tidak bersahabat serta merusak alam, seperti plastik. Pihaknya juga berharap bagaimana nantinya barangbarang material elektronik yang sudah tidak terpakai, bisa didaur-ulang untuk dijadikan materi baru yang lebih ramah lingkungan. ‘’Saya berharap pertemuan ini bisa mencipkatakan rencana kerja dan aksi konkret bagaimana green technology bisa dihasilkan pada seminar ini. Yang bisa menjadi komitmen masyarakat material sains untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan mengurangi emisi rumah kaca dan mengurangi merusak lungkungan,’’ harapnya. Kepala Badan Tenaga Nuklir
Nasional Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto yang turut hadir pada kegiatan ini mengatakan, banyak hal yang bisa ditekankan, secara implementatif dari kegiatan terhadap kaitan nuklir dengan material. Misalnya untuk batere, maupun magnet. Saat ini pihaknya juga mengembangkan smart magnet, untuk membantu TNI-AL dalam pengembangan kapal yang tidak bisa terdeteksi radar. ‘’Hal itu kita kenalkan terus kepada masyarakat termasuk bagaimana nanti pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN),’’ ujarnya. Sebagai tuan rumah pelaksanaan konferensi, Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). menyambut baik kegiatan konferensi ini. Hal ini merupakan kehormatan bagi Unud karena dipercaya untuk menyelenggarakan konferensi internasional. Dikatakan, konferensi ini akan membahas dan mendiskusikan terkait inovasi dan juga pengembangan material penelitian untuk green technology. ‘’Kami dari Unud sangat bangga, karena ada civitas akademika Unud yang ikut berpartisipasi sebanyak 10 paper pada kegiatan ini,’’ ucapnya. (ad1294)
Daihatsu Empat Kali Raih Penghargaan SSI JD Power DAIHATSU Indonesia untuk keempat kalinya meraih penghargaan dari JD Power Asia Pasific sebagai peringkat pertama untuk Sales Satisfaction Index (SSI) 2018, atau indeks kepuasan pelanggan saat penjualan. Penghargaan ini pernah diterima Daihatsu pada 2012, 2015 dan 2016. Daihatsu meraih peringkat tertinggi dalam kepuasan penjualan dengan skor 818. Studi Indeks Kepuasan Penjualan 2018 ini merupakan hasil analisis komprehensif tentang pengalaman pembelian dan pengiriman kendaraan baru. JD Power melakukan survei kepada 2.665 pembeli mobil baru Daihatsu pada periode Agustus 2017 hingga Juli 2018. Mereka kemudian melakukan studi pada Februari hingga September 2018. Indesk Kepuasan Pelanggan
terdiri atas lima faktor yang berkontribusi terhadap kepuasan pelanggan secara keseluruhan dengan pengalaman pembelian kendaraan baru. Faktor-faktor tersebut adalah Dealership Facility (23%), Dealer Sales Consultant (23%), Working out the Deal (19%), Delivery Process (19%), dan Paperwork Completion (16%). ‘’Pembeli kendaraan di Indonesia menghargai penjelasan tentang pembelian kendaraan baru, terutama dalam hal fitur baru. Penggunaan perangkat digital untuk menunjukkan fitur, juga membantu untuk lebih melibatkan pelanggan dengan produk dan meningkatkan pengalaman penjualan secara keseluruhan,’’ ujar Srabani Bandyopadhyay, Country Manager untuk J.D. Power Indonesia, belum lama ini.
Hasil studi juga menemukan bahwa 61% pelanggan menerima demonstrasi bagaimana mengoperasikan fitur kendaraan baru mereka selama proses pengiriman, menghasilkan tingkat kepuasan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan 39% pelanggan yang tidak menerima penjelasan. ‘’Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan, hal ini menjadi bukti atas kepercayaan masyarakat terhadap Daihatsu. Semoga penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik, serta menjadikan pelanggan lebih dekat dengan Daihatsu sesuai dengan tagline Daihatsu Sahabatku,’’ ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (bns1)
GUNA meningkatkan kualitas mutu lembaga pendidikan, Universitas Warmadewa (Unwar) melalui Badan Penjaminan Mutu (BPM) menggelar Surveillance Audit ISO 9001:2015 di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Unwar, Rabu (31/10) kemarin. Surveillance Audit ISO 9001:2015 menghadirkan Abdul Manan Aruli selaku Audit Leader dan Auditor Agung Sumantri dari TUV Rheinland Indonesia. Ketua BPM Unwar I Wayan Gede Merta, S.E., M.Si. menjelaskan Surveillance Audit ISO 9001:2015 merupakan konsekuensi dari Unwar dalam mempertahankan sertifikasi Internasional Standar Operation (ISO) 9001:2015 yang telah didapatkan. Oleh karena itu, sertifikasi tersebut setiap tahun harus direaudit (surveillance) untuk memastikan progres dan pertumbuhan budaya mutu lembaga pendidikan yang terjadi selama satu tahun terakhir. ‘’Kalau kita bisa mempertahankan, sertifikasi (TUV Rheinland Indonesia - red) terus kita pakai. Kalau tidak harus ada perbaikanperbaikan yang sifatnya meningkatkan mutu di Unwar. Jadi kita yang mendapatkan sertifikasi, kita harus siap mempertahankan mutu itu, baru berhak menggunakan logo atau tanda sertifikasi TUV Rheinland Indonesia,’’ ujar Gede Merta, Rabu kemarin. Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengatakan Unwar telah melakukan kerja sama selama tiga tahun dengan badan sertifikasi TUV Rheiland Indonesia. Selama perjalanannya, sertifikasi ini telah dirasakan manfaatnya, terutama dalam menjaga kualitas mutu pendidikan. Pihaknya berharap kerja sama ini bisa terus menggugah
ISO - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. (4 dari kanan) bersama Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. (tengah) beserta Wakil Rektor I, II, III Unwar dan para dekan di lingkungan Unwar berfoto bersama auditor dari TUV Rheinland Indonesia pada acara Surveillance Audit ISO 9001:2015, Rabu (31/10) kemarin. BPM Unwar untuk melakukan pembenahan agar siklus Quality Insurance terus membaik secara perlahan, sehingga kualitas mutu pendidikan Unwar terus mengalami peningkatan sesuai dengan visi dan misi Unwar untuk menjadi perguruan tinggi go global pada tahun 2034 mendatang. Selain itu, Surveillance Audit ISO 9001:2015 yang diberikan TUV Rheinland Indonesia ini juga diharapkan bisa memberikan inspirasi dan masukan-masukan kepada Unwar untuk bisa melaksanakan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang lebih baik ke depannya sesuai dengan apa yang direkomendasikan. Sehingga proses pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Unwar ke depan semakin sempurna. ‘’Dengam dilakukannya audit secara reguler ini perbaikan-perbaikan mutu terus meningkat sesuai dengan konsep yang dianut oleh
Badan Penjamin Mutu Unwar, yaitu quality insurance,’’ tukas Prof. Widjana. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengatakan Unwar merupakan perguruan tinggi pertama kali menggunakan sertifikasi ISO 9001:2015. Hal ini merupakan komitmen Unwar dalam melaksanakan dan meningkatkan kualitas mutu pendidikan. Bahkan, audit tidak hanya dilakukan oleh TUV Rheinland Indonesia yang merupakan audit eksternal, tetapi juga dilakukan secara internal secara terus-menerus di bawah pengawasan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. ‘’Ini merupakan salah satu komitmen kami dalam meningkatkan kualitas mutu untuk menjadikan Warmadewa menjadi universitas go global pada tahun 2034,’’ pungkas Wisnumurti. (ad1296)
Desa Pakraman Serangan Gelar Upacara Ngusaba Desa SERANGKAIAN Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama, dan Padudusan Agung di Pura Desa, Puseh, dan Bale Agung, Desa Pakraman Serangan, juga digelar ngusaba desa. Puncak upacara ini berlangsung Rabu (31/10) kemarin. Sedikitnya ada tujuh sulinggih yang muput pelaksanaan upacara yang berlangsung di Pura Bale Agung setempat. Menariknya, upacara ngusaba desa ini baru pertama kali digelar oleh krama Desa Pakraman Serangan. Ketua Panitia Karya I Made Yatna yang ditemui di sela-sela kegiatan upacara mengungkapkan, ngusaba desa ini merupakan satu-kesatuan rangkaian dengan upacara sebelumnya, yakni mamungkah, ngenteg linggih, tawur balik sumpah utama dan padudusan agung. Pada Senin (22/10) lalu, krama dari enam banjar adat se-Desa Pakraman Serangan telah melakukan upacara tawur balik sumpah utama. Serta pada Sabtu (27/10) digelar padudusan agung. Pada ngusaba desa ini sarana upakaranya berupa padudusan agung, catur mukti, dan pedatengan alit untuk yang di Bale Agung. Sedangkan di paselang, upakaranya nyatur rebah lantaran kebo. Dikatakan, tujuan upacara ngusaba desa ini adalah menyucikan wilayah desa pakraman. Melalui upacara ini pihaknya ber-
NGUSABA - Suasana upacara pangusaban desa di Pura Desa, Puseh dan Bale Agung, Desa Pakraman Serangan. harap krama desa bisa mendapatkan keselamatan dan kesejahteraan lahir dan batin. Pada pelaksanaan upakara ini di-puput oleh beberapa sulinggih. Seperti di lokasi pangusaban ada tiga sulinggih, yakni Ida Pedanda Putra Bajing, Ida Pedanda Putra Telaga, dan Ida Pedanda Budha Jelantik Giri. Di Paselang dipuput Ida Pedanda Budha dari Sukawati, Ida Pedanda Arimbawa dari Geria Tegal dan Ida Pedanda Istri Mayun serta Ida Pedanda Istri dari Geria Sibang. Sebelumnya, Bendesa Seran-
gan I Made Sedana mengatakan, sebenarnya upacara ini sudah direncanakan sejak 1991 lalu. Namun, baru kali ini bisa terealisasi. Upacara ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 4 miliar. Meski demikian, tidak memungut dari krama pangempon, karena sumber dananya berasal dari desa pakraman. Selain itu, ada juga punia dari para pengusaha yang ada di Serangan, serta punia dari berbagai pihak. Karena itu, krama pangempon yang berjumlah 682 orang tidak lagi kena iuran wajib. (ad1295)
Serahkan Prasasti Bale Beleq di Kampung Buddha Lombok Utara
Shri Arya Wedakarna Minta Segera Bangun ”Sanggar Kemalik” di Pura Penataran Rinjani MEMBERIKAN semangat kepada masyarakat Hindu Buddha di Lombok akibat gempa yang terjadi beberapa waktu lalu, akhirnya Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III turun ke sejumlah titik gempa yang terparah di Lombok, di antaranya meninjau korban gempa di Desa Pemenang, Lombok Utara dan juga sebagian wilayah Pura di Mataram, NTB sambil membawa bantuan yang digali dari berbagai acara penggalangan dana masyarakat Bali. Dengan menggandeng sejumlah lembaga yakni The Hindu Center Of Indonesia, Badan Dana Punia Hindu Nasional (BDPHN) dan BEM Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen) Denpasar, terkumpul dana sekitar Rp 61.900.000, pihak panitia penggalian dana diwakili oleh Nyoman Shindu Gautama, S.H. (THCI), Kadek Adi Swastika (BDPHN), dan Mertayasa (BEM Unmar) menyerahkan bantuan kepada pangempon Pura Penataran Agung Rinjani dan Wihara Buddha Lombok Utara.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh ratusan masyarakat di Dusun Jeliman Ireng Desa Pemenang Timur Kabupaten Lombok Utara Provinsi NTB, Senator Wedakarna disambut oleh tokoh adat dan sesepuh umat Buddha di Lombok, termasuk kehadiran Suliarna, S.Ag., M.Pd. (Pembimas Budha Kementerian Agama Provinsi NTB), Wayan Sukawan (Direktur The Hindu Center NTB), Metawadi, S.Ag. (Sanggar Seni Bodhi Dharma), dan puluhan tokoh Hindu dan Buddha lainnya. Dalam kesempatan di Desa Pemenang Timur, Senator Wedakarna menyerahkan Prasasti Bale Beleq yang merupakan simbol leluhur umat Buddha di Desa Pemenang, Lombok Utara sembari memberikan semangat kepada umat Buddha setempat. ‘’Dari laporan umat kepada saya, umat Buddha di Lombok Utara adalah mayoritas kedua jumlahnya dan umat Buddha di sini diyakini sebagai bagian dari suku Sasak asli. Ini aset bangsa yang luar biasa. Selama ini citra umat Buddha di Indo-
UPASAKSI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyerahkan bantuan perbaikan wihara ke umat Buddha dan perbaikan pura ke umat Hindu di Lombok.
nesia banyak yang dianggap keturunan Tionghoa, tapi ternyata ada suku asli Nusantara yang bertahan beragama Buddha. Semoga semangat umat Buddha dalam menjalankan agama tetap tinggi, walau banyak wihara Buddha yang hancur dalam gempa bumi Agustus silam. Saya dorong pemerintah pusat dan juga pemerintah di daerah memberikan perhatian setara untuk umat Buddha di sini,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Hal senada juga diungkapkan oleh Senator Arya Wedakarna saat bertemu pangempon Pura Penataran Agung Rinjani dan tokoh Hindu NTB di Wantilan Pura Gunung Sari Mataram. Dalam kesempatan usai menjadi upasaksi dalam penyerahan Bantuan Dana Punia kepada Pura Penataran Rinjani, Shri Arya Wedakarna menyampaikan sejumlah nasihatnya yakni 1) Agar pangempon Pura membangun ‘’Sanggar Kemalik’’ yang bertempat di Madyaning Mandala Pura Penataran Agung Rinjani, mengingat penghormatan terhadap leluhur
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
di Lombok adalah kewajiban termasuk hormat pada suku Bayan. 2) Wedakarna juga meminta agar 14 palinggih yang hancur di area Pura Penataran agar arsitekturnya disesuaikan dengan arstitektur lokal dan tidak menggunakan konsep kebali–balian. Penghargaan terhadap budaya lokal adalah bagian dari sikap Pancasilais. 3) Hancurnya Palinggih Ratu Subandar, diharapkan menjadi momentum untuk malinggih Dewi Anjani (Penguasa Gunung Rinjani). Wedakarna meminta agar ditempatkan Ista Dewata yang berstana di tanah Lombok sebagai prioritas. ‘’Dana punia ini agar dipakai untuk membangun Sanggar Kemalik di sana. Nanti Desember saya akan hadir untuk memeriksa kembali kondisi Pura Penataran Rinjani. Mohon pertanggungjawabkan dana umat dengan sebaik- baiknya. Semoga ini membantu umat Hindu yang ada di Lombok,’’ ujar Gusti Wedakarna yang juga Presiden The Hindu Center Of Indonesia ini. (ad1299)
Kamis Kliwon, 1 November 2018
Daerah
5
Musyawarah FKUB Tabanan ”Stempel Garuda’’ di Toko Jaringan Tiongkok akan Diusut Denpasar (Bali Post) Stempel garuda menyerupai lambang negara RI yang dipakai di toko jaringan Tiongkok akan diusut Polda Bali. ‘’Kami baru tahu, ini fakta yang pasti kami akan usut tuntas. Sampai–sampai simbol negara digunakan stempel toko,’’ ujar Wadir Reskrimum Polda Bali Sugeng Sudarso saat diundang dalam rapat kerja di DPRD Bali, Rabu (31/10) kemarin. Selain stempel garuda, Polda Bali juga akan menindaklanjuti adanya indikasi penipuan dan pemaksaan di toko-toko jaringan Tiongkok. Anggota Komisi I DPRD Bali Nyoman Tirtawan mengatakan, penggunaan stempel garuda jelas merusak dan melecehkan lambang negara. Apalagi, hal itu dilakukan untuk melegitimasi toko-toko jaringan Tiongkok sudah dikuatkan oleh Indonesia. ‘’Kami harap Polda Bali mengusut ini, usut tuntas secara pidana adanya stempel Garuda Pancasila,’’ tegasnya. Sementara itu, Kabid Trantib Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Sudarsana memastikan salah satu toko jaringan Tiongkok yang sebelumnya disidak tidak satu pun memiliki izin. Setelah dilakukan BAP, proses persidangan sudah mulai dilakukan di PN Denpasar, Rabu kemarin. Namun, sidang akhirnya ditunda lantaran toko jaringan Tiongkok itu hanya diwakili oleh kuasa hukumnya. ‘’Tidak boleh menggunakan kuasa hukum, dan harus yang bersangkutan (pemilik took - red) untuk hadir sehingga nanti keputusannya hari Jumat pemilik toko akan hadir mengikuti sidang di Pengadilan Negeri,’’ ujarnya. Perwakilan toko jaringan Tiongkok lain yang hadir dalam rapat dewan juga ada yang mengakui belum memiliki izin. Termasuk mengakui bila barang-barang yang dijual memang rata-rata berasal dari Tiongkok. (kmb32)
Kerukunan Fondasi Pembangunan Tabanan (Bali Post) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) merupakan organisasi lintas agama yang dianggap mampu menjaga tatanan nilainilai etika dan moral, serta tatanan sosial budaya masyarakat Tabanan. Organisasi ini diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan kerukunan umat beragama dari tingkat tokoh sampai ke tingkat paling bawah, sehingga kerukunan itu betul-betul dapat dirasakan oleh semua umat.
Hal ini dikatakan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menghadiri Musyawarah FKUB dengan agenda pemilihan pengurus masa bakti 2018-2023. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati I Komang Gede Sanjaya, Ketua FKUB Provinsi Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Ketua PHDI yang juga Ketua FKUB periode 2013-2018 Kabupaten Tabanan I Wayan Tontra, dan
Forkompinda Kabupaten Tabanan. Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan di era kesejagatan, ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat saat ini telah membawa kemajuan dalam kehidupan manusia. Tapi kemajuan itu hendaknya disertai dengan etika dan moral agar kemajuan itu dapat memberi kebahagiaan, kerukunan dan ketenteraman. Karenanya FKUB diharapkan dapat
menjaga dan meningkatkan kerukunan umat beragama. ‘’FKUB sebagai forum umat beragama, berkewajiban secara terus-menerus memberikan pembinaan tentang kerukunan kepada umat beragama yang ada di Tabanan,’’ ujarnya. Ketua Panitia I Made Sukadana mengatakan Musyawarah Antarumat Beragama IV FKUB Kabupaten Tabanan dilaksanakan karena masa bakti kepengurusan FKUB Tabanan periode 2013-2018 berakhir tanggal 8 Oktober 2018. Peserta musyawarah tercatat 90 orang yang berasal dari tokoh lintas agama, tokoh adat, tokohtokoh pemuda dan perempuan lintas agama. Ketua FKUB Provinsi Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet
Mahasiswi Unhi Ni Komang Dwi Marini
Ciptakan Aplikasi ”You Are Balinese’’
Api Pemanggangan Membesar
Gianyar (Bali Post) Wisatawan digegerkan dengan kebakaran pada Cafe Angsa di lingkungan Padangtegal Kelod, Kelurahan Ubud, Selasa (30/10) pukul 20.30 Wita. Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar tiba dengan cepat, sehingga api segera bisa dipadamkan. Informasi dihimpun, kebakaran itu bermula dari tiga karyawan restoran, Ni Kadek Suarti, Agung Manik, dan Ni Wayan Muryaningsih sedang memasak di dapur. Mereka menghidupkan tempat pemanggangan daging. Setelah selesai memasak ketiga karyawan bermaksud mematikan api pada pemanggangan. Namun api justru semakin membesar. Salah satu karyawan sempat memadamkan api menggunakan lap basah. Tapi usaha mereka sia-sia karena api kian membesar. Akhirnya, mereka minta bantuan kepada masyarakat. Bahkan, satu karyawan menuju pos pecalang memohon bantuan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar Cokorda Agusnawa yang membidangi Damkar langsung menerjunkan regu IV dengan satu unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Selang beberapa menit, api yang nyaris melalap bangunan restoran berhasil dipadamkan. ‘’Petugas langsung memadamkan api, sehingga tidak sampai mengenai bangunan lain,’’ katanya dikonfirmasi, Rabu (31/10) kemarin. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Ubud Kompol Raka Sugita mengatakan kebakaran itu terjadi kibat tetesan daging maupun minyak ke tempat pemanggangan daging. Beruntung kejadian itu tidak menyebabkan korban luka maupun korban jiwa. Pemilik restoran hanya menderita kerugian Rp 5 juta. ‘’Peristiwa itu juga tidak dilaporkan secara resmi ke Polsek Ubud, lantaran pemilik sudah merelakan kejadian itu sebagai musibah,’’ jelasnya. (kmb35)
Bali Post/ist
KEBAKARAN - Petugas memadamkan api saat kebakaran restoran di kawasan Ubud, Selasa (30/10) malam.
Cegah Pendanaan Terorisme Melalui Kerja Sama Antarnegara Denpasar (Bali Post) Terorisme bukan hanya masalah dari sebuah negara, namun masalah semua negara. Oleh karena itu antisipasi dan pencegahan dalam pendanaan terorisme melalui kerja sama yang baik antarnegara, mengingat uang adalah darah dari terorisme. Hal itu disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat sebagai pembicara pada kegiatan 10th International Conference on Financial Crime and Terrorism Financing 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (31/10) kemarin. “Bapak Kapolda Bali diundang khusus sebagai pembicara dalam konferensi tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja. Pada kesempatan tersebut, Irjen Golose didampingi Dir Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Anom Wibowo dan Kasat Brimob Polda Bali Kombes Pol. Yopi Indra Prasetya Sepang, kata Kabid Humas, menyampaikan selama tahun 2018 ada 21 serangan teror oleh Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dengan sebagian besar targetnya adalah Polri dan gereja. Polri diserang karena sejak tahun 2002 saat terjadinya Bom Bali I telah menangkap lebih dari 1.500 teroris. Jenderal lulusan Akpol tahun 1988 ini mengungkapkan, secara umum jaringan terorisme di Indonesia dibagi menjadi dua afiliasi yaitu, afiliasi dengan ISIS dan juga afiliasi dengan Al-Qaeda. Saat ini, Indonesia sedang menghadapi efek dari Negara Islam yaitu Frustated Traveler. Terkait pendanaan terorisme, Kapolda mengatakan bahwa setiap tahunnya ditemukan modus operandi yang berbeda. Divmana, dalam pendanaan tersebut ada perbedaan karakteristik antara Jemaah Islamiyah (JI) dan JAD yaitu dalam hal sumber dana, metode dan penggunaan dana tersebut. Mencegah pendanaan terorisme di Indonesia digunakan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2013. Undang-undang ini digunakan secara berkolaborasi oleh seluruh badan terkait di Indonesia. (kmb36)
Bali Post/ist
PEMBICARA - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose sebagai pembicara ‘‘10th International Conference on Financial Crime and Terrorism Financing 2018’’ di Kuala Lumpur, Malaysia.
mengatakan kerukunan adalah fondasi pembangunan. Kerukunan ini berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, serta kerukunan berdasarkan nilai agama. ‘’Jika terjadi krisis kerukunan maka bangsa terpecah belah dan taruhannya adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita bersyukur Pancasila yang menyatukan kita,’’ tegasnya. Ia melanjutkan, Tabanan adalah daerah yang menjadi rujukan kerukunan umat beragama di Bali dan bahkan rujukan kerukunan umat beragama untuk Indonesia yang mana dibuktikan dengan diraihnya Harmony Award untuk Kabupaten Tabanan. ‘’Harapan saya kerukunan ini akan terus dipelihara dan tentu ditingkatkan lagi,’’ tegasnya. (kmb24)
Bali Post/bit
UMKM - Pelatihan dan pembinaan yang dikemas dalam acara gebyar kewirausahaan ditujukan bagi pelajar dan puluhan UMKM di Kabupaten Tabanan.
Agar Bisa Bersaing dengan Toko Modern
Puluhan UMKM Dibina Tabanan (Bali Post) Selain pertanian, sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Tabanan dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Agar keberadaan UMKM bisa berkembang dengan baik, Dinas Koperasi terus melakukan pembinaan. Tahun ini pembinaan UMKM menggandeng PT HM Sampoerna Tbk. dan fasilitator Business and Export Development Organisation (BEDO), yang digelar Rabu (31/10) dalam kegiatan gebyar kewirausahaan serangkaian HUT Kota Tabanan, di Lapangan Tenis Alit Saputra, Tabanan. Diharapkan lewat kegiatan ini akan tumbuh para wirausahawan pemula. Program Manager Bedo Jeff Kristianto menyampaikan, setidaknya ada 30 UMKM dan 20 retail yang dibantu pendampingan dalam mengembangkan usaha di Tabanan. ‘’Yang kami bantu adalah usaha yang mandiri atau tradisional agar mer-
eka dapat bersaing dengan toko modern lainnya,’’ jelas Kristianto. Ke depan, ia ingin mendorong produk-produk UMKM Tabanan bisa dipasarkan ke swalayan dan supermarket, sehingga bisa mendapatkan nilai jual yang baik. ‘’Jajanan produk UMKM bisa masuk toko modern berjaringan. Namun catatannya, para pelaku UMKM harus siap melakukan pengemasan yang lebih menarik, higienis dan terdaftar izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) nya,’’ jelasnya. Menurutnya, untuk usaha mandiri, salah satu penyebab kurang diminati karena ketersediaan stok masih kurang, penataan produk dan pemasaran yang masih perlu pendampingan. Hal serupa disampaikan CSR Sampoerna Army Tanti, melalui gebyar kewirausahaan ini sekaligus menjadi pembukaan program Tourism Retail Entrepeneur Development (Trend) yang bertujuan membina kalangan usaha
Denpasar (Bali Post) Pertamina mengajak nelayan beralih dari bahan bakar minyak (BBM) premium ke elpiji (gas) untuk bahan bakar kapal karena dapat menghemat biaya operasional sebesar 62 persen. Untuk itu Pertamina membagikan paket konverter kit kepada nelayan. Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero) Mas’ud Khamid mengatakan, hari ini (kemarin - red) dibagikan 494 paket konverter pada nelayan di Pantai Bahak Tongas, Probolinggo, Jawa Timur. Pada tahun 2017, Kabupaten Probolinggo sudah mendapatkan paket bantuan konverter kit sebanyak 345 paket. Sementara di tahun 2018, rencana pembagian paket konverter kit di wilayah Pertamina MOR V yaitu sebanyak 6.740 unit dengan rincinan Jawa Timur (3.738 paket), Bali (1.081 paket), dan Nusa Tenggara Barat (1.921 paket). Angka 6.740 unit tersebut merupakan 27 persen dari total 25.000 paket konverter kit yang akan didistribusikan secara nasional. Kriteria nelayan penerima paket bantuan adalah nelayan yang memiliki kapal ukuran kurang dari 5 Gross Tonnage (GT), kapal yang dimiliki berbahan bakar bensin, memiliki daya mesin di bawah 13 Horse Power (HP) sesuai dengan Peraturan Presiden No. 126 Tahun 2015 tentang Penyediaan,
dari UKM produk maupun UMKM ritel di daerah tujuan pariwisata. Untuk di Bali, program Trend ini menyasar tiga kabupaten, yakni Tabanan, Karangasem dan Buleleng. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan Anak Agung Dalem Tresna Ngurah menjelaskan, dalam gebyar kewirausahaan ini generasi muda diharapkan menjadi wirausaha yang tangguh, dan mampu meningkatkan lapangan pekerjaan bukan hanya menjadi pencari kerja saja. Apalagi, diakui Dalem Tresna, berbagai cara promosi bisa dilakukan. Seperti dengan cara memanfaatkan media sosial. Karena dengan promosi lewat media sosial semua kalangan masyarakat bisa menjangkau. ‘’Contohnya Food Deso milik generasi muda di Tabanan meskipun tepatnya rumahan tetapi mampu menarik pembeli. Jadi di sini perlunya inovasi dan kreativitas terpenting adalah niat,’’ terangnya. (kmb28)
Pendistribusian dan Penetapan Harga Elpiji untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil. Adanya konversi ini sangat membantu para nelayan dalam meminimalisasi biaya operasional. Apabila menggunakan premium, per hari nelayan membutuhkan sekitar 7 liter atau sebesar Rp 45.150 untuk melaut. Namun, dengan penggunaan elpiji 3 kg dengan harga refill satu tabung yaitu Rp 17.000, nelayan dapat menghemat pengeluaran sebesar 62 persen. Satu tabung elpiji 3 kg biasanya dapat dihabiskan 2-3 hari penggunaan tergantung dari jauhnya lokasi yang ditempuh. Dengan adanya peralihan penggunaan bahan bakar dari BBM ke elpiji 3 kg, Pertamina senantiasa akan menyediakan kebutuhan elpiji 3 kg di wilayah setempat. Kabupaten Probolinggo sendiri terdapat empat agen dan empat pangkalan yang melayani di masing-masing titik pembagian. Yaitu Tongas, Sumber Asih, Gending Pesisir, dan Paiton. ‘’Masyarakat terutama nelayan tidak perlu khawatir bahwa kami akan jamin distribusi elpiji lancar,’’ ujar Mas’ud. Saat ini kebutuhan elpiji 3 kg di wilayah Kabupaten Probolinggo sebanyak 25.737 tabung/hari. ‘’Kebutuhan masyarakat tercukupi dan distribusi ke jalur resmi Pertamina lancar,’’ imbuh Mas’ud. (kmb42)
TEKNOLOGI dan informasi yang berkembang pesat telah memudahkan berbagai kegiatan manusia. Kecanggihan teknologi informasi ini dimanfaatkan sebagian orang untuk memperkenalkan suatu produk barang/jasa. Salah seorang mahasiswi Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar Ni Komang Dwi Marini memanfaatkan kemajuan teknologi informasi tersebut. Ia menciptakan aplikasi ‘’You Are Balinese’’ yang di-launching sejak Agustus lalu di bawah naungan Inkubator Bisnis (Inbis) Unhi Denpasar. Bahkan, aplikasi ‘’You Are Balinese’’ yang merupakan salah satu aplikasi tenant usaha jasa sewa pakaian dan rias Bali ini kini bisa diunduh melalui app store android. Ni Komang Dwi Marini menjelaskan, aplikasi ‘’You Are Balinese’’ menyasar konsumen wisatawan mancanegara (wisman) dan konsumen lokal. Dalam aplikasi ini terdapat dua pilihan, yakni ‘’I Am Tourist’’ dan ‘’Saya Orang Lokal’’. ‘’I Am Touris’’ disediakan untuk konsumen wisman dengan pilihan jasa rias tari Puspanjali dan tari Baris. Para wisman dimanjakan dengan tambahan layanan foto dan vidoe shooting layaknya mereka sedang menari sungguhan. Sementara opsi ‘’Saya Orang Lokal’’ disediakan untuk pelanggan lokal, berupa rias minimalis, pengantin dan seluruh rias tari Bali. Layanan jasanya bekerja sama dengan penata rias atau salon-salon yang ada di Bali. ‘’Harganya jelas bervariasi,’’ tandas Marini saat ditemui di kampus setempat, Rabu (31/10) kemarin. Dipilihnya tari Baris dan Puspanjali untuk wisman, karena kedua tari itu cukup familiar dan paling mudah dipaparkan historisnya di dalam aplikasi sebelum konsumen memutuskan untuk booking. Ke depan, ia bersama rekannya, Raka dan Gung Ina, akan menambah jenis jasa lainnya. Dosen pembimbing I Putu Feri Karyada tak menampik jika aplikasi ciptaan anak asuhnya masih memiliki sejumlah kelemahan. Salah satunya belum bisa menerapkan Down Payment atau uang muka kepada pelanggan yang telah booking, namun dibatalkan. Kendati demikian, ia meyakinkan akan segera melakukan perbaikan dan penyempurnaan dengan melibatkan pakar di bidang teknologi informasi. Ketua Inbis Unhi Denpasar IIA Yayati Wilyadewi mengaku bangga dengan kreativitas tenant yang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Apalagi, Kemenristekdikti memang mendorong jenis wirausaha berbasis teknologi. Meski belum banyak menggaet pelanggan wisman, mantan presenter ini optimis ke depan aplikasi ‘’You Are Balinese’’ akan menjadi salah satu pilihan para wisatawan asing yang berkunjung ke Pulau Dewata. Kreativitas kelompok mahasiswa ini telah memenangkan dana kewirausahaan dari Kemenrisetdikti RI. (win)
Bali Post/kmb42
KONVERTER KIT - Pertamina membagikan konverter kit pada nelayan di Pantai Bahak, Tongas, Probolinggo.
OPINI
6
Kamis Kliwon, 1 November 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Benahi Manajemen Keselamatan, Pemerintah Harus Tegas DUNIA penerbangan komersial negeri ini lagi-lagi berduka. Jatuhnya pesawat maskapai Lion Air menambah kelam sejarah dunia transportasi nasional. Khusus soal Lion Air, entah sudah berapa keluhan konsumen dicuatkan. Mulai dari jadwal terbang yang tidak tepat waktu, penumpang yang merasa ditelantarkan, sampai kecelakaan yang berujung maut. Tidak hanya maskapai ini, tetapi juga yang lainnya. Faktor delay yang kebanyakan jadi keluhan penumpang. Sebagai negeri kepulauan yang rentang wilayahnya luas, Indonesia memang sangat perlu moda transportasi massal. Apakah itu transportasi darat, laut, maupun udara. Tetapi sayangnya, banyak kita temukan armada transportasi yang tidak laik. Walaupun demikian, tetap saja digunakan sehingga fatal akibatnya. Tidak hanya kualitas armadanya, juga kuantitasnya. Dan jangan juga dilupakan kecelakaan transportasi yang terjadi di negeri ini terjadi akibat lemahnya pengawasan dan tidak disiplin. Dengan luas wilayah dan banyaknya jumlah penduduk, transportasi berbasis massal ini memang mutlak. Massal dan murah. Memang selama ini, baru ini kriteria yang setidaknya terpenuhi. Sedangkan kriteria nyaman dan aman, belum. Masih jauh dari harapan. Itulah sebabnya pemerintah sebagai regulator, jangan jadikan ini sebagai suatu dilema terus-menerus. Masyarakat memang perlu moda angkutan yang murah, tetapi jangan abaikan keamaman. Pemerintah mesti tegas menegakkan aturan ini sehingga masyarakat yang menumpang kendaraan di darat merasa aman, di laut, di danau, serta di udara. Setiap ada kecelakaan transportasi, selalu saja kita merasa kecolongan dan mestinya belajar dari pengalaman. Tetapi, kita sepertinya tidak pernah melakukan hal itu. Kecelakaan yang terjadi lebih banyak karena human error, tidak hanya karena kelalaian sopir, masinis, kapten kapal, pilot atau sebagainya tetapi juga kelaikan moda angkutnya. Penumpang juga ikut berperan dalam timbulnya sebuah kecelakaan. Tetapi di luar itu, sistem di mana pemerintah memegang otoritas sering kali tidak bekerja optimal.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Penambahan Lampu Penerangan di Lapangan Puputan Renon Semakin banyaknya pengguna Lapangan Puputan Renon menyebabkan perlunya penambahan fasilitas yang ada di area tersebut. Demikian pula pengguna lapangan basket dari hari ke hari semakin banyak, anak-anak sekolah, umum dll. berlomba untuk bermain basket, sehingga jika para pemegang kebijakan berkenan mohon untuk menambah satu lagi lapangan basket di bagian selantan dari yang sudah ada saat ini. Dan agar lapangan dapat dipergunakan lebih lama mohon juga lapangan yang ada sekarang dan jika nanti dibuatkan lagi yang baru, agar diberikan lampu penerangan sehingga dapat digunakan pada malam hari. I N Artayasa Jl. Pulau Sebatik No. 23 Dauh Puri Kelod Denpasar Barat
Prihatin dengan Musibah Kapal Jatuh Duka di negeri ini terkesan datang silih berganti. Tentu ini mengingatkan kita selalu waspada dan tetap bersama-sama untuk siap menghadapi bencana. Tetapi, musibah pesawat Lion Air jatuh di Teluk Karawang membuat kita prihatin. Kecelakaan ini telah merenggut banyak jiwa dan kita bersama merasakan duka keluarga yang ditinggalkan. Lewat media ini, saya warga Bali ikut berduka dan menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya banyak korban. Mudahmudahan ini menjadi pelajaran kita bersama untuk merefleksikan kuasa alam atas kehidupan kita. Mari banyak berdoa dan memohon alam bersahabat dengan kehidupan manusia. Kita sebagai umat manusia mestinya juga menjaga alam ini agar tetap seimbang agar nyaman untuk tempat kita hidup. Ni Puka Oka Muriani Tabanan, Bali
Aksi Penculikan Anak Kasus penculikan anak yang terjadi di Bali, mohon mendapat atensi serius dari jajaran kepolisian. Ini merupakan kasus yang berpotensi meresahkan masyarakat jika tak disikapi secara serius. Apa mungkin kini ada jaringan penculikan anak di Bali? Saya bersyukur dua kasus terakhir yakni yang di Sesetan, Denpasar dan di Karangasem bisa ditangani dengan cepat. Masyarakat juga harus waspada. Menjaga dan mengawasi anak-anak kita tampaknya perlu mendapat ruang dan waktu yang lebih. Mudah-mudahan pelaku kejahatan kemanusian semacam ini dihukum berat. Kejahatannya mengganggu stabilitas dan rasa nyaman para orang tua. Salut kepada polisi yang juga bertindak cepat dan tegas menangani kasus ini. Wayan Arsana Gianyar, Bali
Penderitaan Calon Penumpang Pesawat Terbang Apa lagi penderitaan yang harus dialami oleh para penumpang pesawat di Indonesia. Perjalanan penerbangan Indonesia sejak tahun 2014, selalu ada kecelakaan pesawat terbang setiap tahun, bervariasi mulai dari helikopter, hercules, pesawat baru, sampai dengan pesawat komersial macam Lion Air di perairan Karawang ini. Cerita itu saja sudah membikin perasaan tidak nyaman kepada calon penumpang. Kata “horor” sering kali muncul dari para calon penumpang terhadap maskapai penerbangan tertentu di Indonesia. Dari sisi lain, menjadi calon penumpang pesawat di Indonesia harus siap-siap menderita (dalam arti sebenarnya) sejak dari rumah. Peraturan memerintahkan penumpang untuk datang satu atau dua jam sebelum boarding di bandara. Karena ini merupakan ketentuan peraturan, calon penumpang menurut dan menepati waktu itu, meski ada perasaan menderita juga.
Oleh I Nengah Sulatra
A
kan tetapi, yang paling membikin menderita, adalah delay yang dilakukan oleh maskapai tersebut. Delay itu tidak hanya beberapa menit tetapi dapat sampai lebih dari dua jam. Bagi yang menghargai waktu, dua jam sebelum keberangkatan itu merupakan “pembuangan waktu yang ditoleransi” karena ketentuan penerbangan memang demikian. Tentu maksud kedatangan sampai dua jam sebelum keberangkatan dasarnya adalah agar penumpang tidak ketinggalan pesawat. Artinya, prinsip ketentuan peraturan ini adalah ketepatan waktu keberangkatan. Akan tetapi, yang terjadi dalam “era modern” penerbangan Indonesia, justru sebaliknya. Setelah penumpng datang tepat waktu, tiba-tiba maskapai “membunuh sendiri” ketepatan waktu itu dengan delay yang berjamjam. Delay setengah jam saja sudah membikin orang menderita, apalagi dua jam, bahkan tiga jam. Mohon maaf, dan jujur saja harus dikatakan, tidak saja maskapai Lion Air, Batik Air, Wings, Citylink, bahkan Garuda pun tidak
lepas dari acara delay ini. Bayangkan bagaimana tersiksanya penumpang dengan acara-acara delay seperti itu. Dari konteks delay ini, ada bermacam-macam sikap dan ungkapan para penumpang. Seharusnya, perusahaan besar yang mengoperasikan pesawat mampu menerjemahkan makna dan sikap penumpang guna memahami kondisi sosial dan perasaan mereka dan kemudian mengubah kebijakan perusahan. Yang pertama adalah membuat kepanjangan nama maskapai penerbangan tertentu yang dikaitkan dengan delay. Akronim ini tentu merupakan ungkapan sikap kesal penumpang kepada perusahan tersebut yang sudah berkali-kali dan membiasakan diri dengan delay tersebut. Akronim itu juga mempunyai makna protes diam dari penumpang dan mencoba menjadikan protes itu sebagai sebuah lelucon dan menyebarkannya kepada masyarakat. Penyebaran ini tentu saja guna menahan masyarakat agar tidak menumpang pesawat pada maskapai penerbangan itu. Akronim yang diungkapkan itu
juga dapat dimaknai sebagai sebuah protes masyarakat yang tidak mempunyai daya dan kekuatan atas kuasa maskapai tersebut yang seenaknya membuat kebiasaan atas kehendak sendiri. Maskapai bertindak semaunya sendiri mentangmentang mempunyai kekuatan dan kuasa (berupa armada yang banyak). Cara membuat akronim ini mirip dengan protes masyarakat kecil kepada negara. Yang kedua dengan memunculkan kata horror yang ditujukan untuk maskapai penerbangan tertentu karena cara kerja atau mungkin terbangnya tidak benar. Pilihan kata horror ini merupakan batas kengerian manusia saat menghadapi hal tertentu. Dalam hal penerbangan, pasti yang dimaksudkan adalah titik bahaya yang mengancam jiwa. Kata-kata horror ini juga sudah memasyarakat yang ditujukan kepada maskapai penerbangan tertentu. Maka jika sudah sampai muncul katakata seperti ini, seharusnya pihak yang tersindir itu mengetahui pola kerjanya kemudian mengaca pada maskapai sendiri tentang pola kinerjanya. Sudah tentu
apabila jelek, harus segera diperbaiki. Maskapai pesawat terbang jangan main-main dengan rasa yang telah diungkapkan oleh penumpang. Horror itu adalah sebuah pengalaman nyata dan karena itu sudah sepantasnya dipakai untuk melakukan introspeksi terhadap kinerja maskapai penerbangan. Yang ketiga, adalah kepasrahan dari calon penumpang. Saking demikian banyaknya delay yang dilakukan oleh maskapai penerbangan tertentu ini (bahkan oleh maskapai lain), calon penumpang atau penumpang ini sudah tidak mempunyai kekuatan lagi untuk melakukan tindakan apa pun. Artinya, mereka sudah pasti pernah protes dalam bentuk apa pun, juga sudah terlalu sering menggerutu. Akan tetapi, karena kebutuhan yang mendesak dan memaksa mereka, tidak bisa lain kecuali memilih maskapai penerbangan tersebut. Akan tetapi, dibawa menuju ranah politik, maskapai yang sering mendapat kritik itu dapat dikatakan sebagai maskapai yang terlalu berkuasa, otoriter, bahkan totaliter. Mereka melakukan tindakan seenaknya sendiri mumpung mempunyai sumber daya seperti armada pesawat yang banyak dan menguasai jalur penerbangan. Kesan ini muncul karena membiarkan masyarakat pengguna jasa pesawat terbang demikian menderita, delay berjam-jam tanpa berupaya mengetahui bagaimana perasaan dan kerugian yang dialami penumpang. Hal seperti ini, tidak ubahnya seperti penguasa negara atau pemerintahan yang praktiknya otoriter, berkuasa tanpa melihat nasib rakyat. Maka, tentu saja di tengah iklim demokrasi seperti sekarang dan mengaku sebagai penerbangan berbiaya murah, mengabaikan calon penumpang
Hegemoni Pers Jelang Pilpres
Panjangnya masa kampanye pilpres tahun depan seakan menjadi ladang yang empuk bagi pemilik media raksasa dalam membuka lapak iklan promosi untuk para kandidat yang bertarung pada Pilpres 2019 mendatang. Sementara dari sisi pemilih atau rakyat merupakan waktu yang cukup untuk mencermati berbagai ide dan gagasan politik dari masingmasing calon presiden dan wakil presiden dalam merebut kursi RI-1. Pemilih diharapkan dapat menonton maupun membaca sajian yang disajikan oleh para aktor politik dalam bentuk visi misi dan rencana strategi dalam pembangunan Indonesia lima tahun ke depan. Di balik manisnya kebanjiran iklan politik, terdapat tanggung jawab yang besar, yakni bagaimana pers atau media massa mampu memacu masyarakat untuk menyukseskan hajatan lima tahunan tersebut. Benyamin Constant (1767-1834) pernah berkata, “Dengan surat kabar, kadang-kadang muncul kericuhan, tapi tanpa surat kabar akan selalu muncul penindasan”. Karenanya, para pengelola media sering merasa tidak bersalah jika isi media penuh dengan kekerasan, konflik, fitnah, dan berbagai keburukan lainnya. Menurut mereka faktanya memang demikian, media hanya sebagai refleksi fakta, terlepas dari suka atau tidak suka. Padahal sesung-
Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi guhnya, angle, arah, dan framing dari isi berita diputuskan oleh para profesional media, dan khalayak tidak sepenuhnya bebas untuk mengetahui apa yang mereka inginkan. (McQuail:2000). Informasi yang salah dari media massa akan memunculkan gambaran yang salah pula terhadap objek sosial itu. Seperti kita ketahui bersama, karakter masyarakat kita hari ini mulai mengarah ke masyarakat informasi. Masyarakat yang bukan saja menunjukkan tingkat konsumsi yang luar biasa tinggi akan informasi, tetapi lebih dari itu, masyarakat informasi adalah masyarakat yang sebagian besar sendi-sendi kehidupannya dituntun dan digerakkan oleh informasi. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui United Nations Development Programs (UNDP) pernah menerbitkan laporan khusus yang menyimpulkan bahwa media pers terutama media penyiaran adalah instrumen yang sangat ampuh. Di tangan yang tepat ia akan turut mendorong upaya-upaya menuju perdamaian, keadilan dan rekonsiliasi, tetapi di tangan yang keliru ia bisa memicu konflik dan kekerasan. Untuk itu, media massa dituntut menyampaikan informasi
secara akurat dan berkualitas. Kualitas informasi inilah yang merupakan tuntutan etis dan moral penyajian media massa dengan berpedoman pada kode etik jurnalistik. Sayangnya media massa hari ini lebih banyak ditunggangi oleh kepentingan baik itu pemiliknya ataupun kepentingan koleganya yang sedang bertarung di dalam arena Pilpres. Jelas ini sangat merugikan masyarakat. Masyarakat terkadang tidak dapat membedakan mana informasi yang fakta ataupun yang hanya bersifat kamuflase. Kasus hoax Ratna Sarumpaet yang membuat geger satu tanah air merupakan salah satu bukti nyata yang dapat kita rasakan. Dalam kasus tersebut, mediamedia yang mengunggah ataupun menayangkan konferensi pers dari Ratna Sarumpaet dan kolega seharusnya memverifikasi fakta-fakta awal sebelum kabar tersebut disiarkan. Bukan malah latah dalam melihat isu yang lebih dahulu disajikan media lainnya. Yang dirugikan akhirnya masyarakat yang dibuat gaduh akan hoax semacam ini. Di sebagian media, baik itu media cetak ataupun media online, selalu berlindung pada regulasi yang menyatakan bahwa kedudukan dan posisi pers dilind-
ungi oleh hukum. Di situ terdapat kebebasan untuk mencari atau memperluas informasi secara luas. Namun, kebebasan itu kerap kali dalam praktik sangat liar dan keluar dari nilai-nilai redaksi yang independen itu sendiri. Dalam konteks di mana kekuatan-kekuatan media terfragmentasi dalam berbagai kubu kepentingan politik, maka kebenaran dalam arti yang susbstansial dan faktual bisa benarbenar lenyap. Semua kubu membentuk dan mengonstruksi versi kebenarannya masing-masing, yang selanjutnya memunculkan pahlawannya sendiri-sendiri untuk menjatuhkan lawan-lawannya. Dalam kasus semacam ini, media bisa bergeser dari sarana kebebasan publik menjadi sekadar corong kepentingan semata. Perlu disadari secara realistis, dalam konteks pers sudah menjadi industri, maka kepentingankepentingan yang bersifat privat tak dapat dibendung. Apalagi dalam konteks pers berkombinasi dengan politik dan bisnis. Walaupun berada di luar sistem politik formal, keberadaan pers memiliki posisi strategis dalam informasi massa, sekaligus menjadi alat kontrol sosial. Karenanya, kebebasan pers menjadi salah satu tolok ukur kualitas demokrasi di sebuah negara.
seperti itu jelas melanggar hak asasi, “menjajah” manusia dan kemanusiaan, dan mengekang dan menghalangi gerakan masyarakat. Sikap-sikap seperti ini adalah antidemokrasi dan sudah selayaknya pemerintah juga mempertimbangkan hal seperti ini dalam rangka menindak maskapai penerbangan seperti ini. Pemerintah tidak usah ragu-ragu terhadap perilaku buruk dari maskapai penerbangan tersebut. Maka, kecelakaan yang dialami pesawat Lion Air nomor penerbangan JT-610 di perairan Karawang itu merupakan puncak dari keabaian dari pengelola penerbangan. Ini bukan lagi puncak penderitaan tetapi sudah menjadi malapetaka. Tidak ada yang dapat mengganti nyawa mereka yang menjadi korban kecelakaan itu. Permintaan maaf saja kiranya tidak cukup lagi diutarakan. Harus ada tindak lanjut, yang kalau dibawa menuju ranah demokrasi adalah pilihan mundur bagi pejabat-pejabat di maskapai penerbangan tersebut. Perlu juga dipertimbangkan eksistensi maskapai penerbangan itu, apakah tetap diizinkan melanjutkan usahanya atau berhenti. Akan bagus apabila secara sukarela menghentikan kegiatannya dan mengganti seluruh manajemen yang ada. Peringatan juga bagi maskapai-maskapia lain. Tidak boleh meremehkan jiwa manusia. Pesawat harus secara regular diawasi dan diperbaiki, jangan dipaksa untuk terbang hanya demi tujuan kentungan tanpa memerhatikan jiwa manusia. Indonesia tetap perlu penerbangan berbiaya murah karena luas wilayah negara dan kemampuaan masyarakat kita seperti itu. Akan tetapi, janganlah kemudian mengabaikan keselamatan jiwa. Kita berduka atas kejadian ini.
POJOK Sejumlah kabupaten di Bali kekurangan dokter spesialis. - Ayo, peluang berkarya dan berbakti bagi Bali. *** Rekomendasi DPRD Bali, tata ulang pariwisata Bali. - Tidak dieksploitasi terus-menerus. *** Pascajatuhnya JT-610, Direktur Teknik Lion Air langsung dicopot. - Penumpang Lion masih waswas.
Penulis, alumni Magister Kenotariatan Universitas Udayana
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN Warga Tanah Pegat Kembangkan Taman Wisata Desa Kamis Kliwon, 1 November 2018
Tabanan (Bali Post) Dengan sentuhan kreativitas, lahan pribadi yang awalnya hanya tegalan kosong kini bisa berubah menjadi tempat menarik untuk dikunjungi. Seperti yang dilakukan salah seorang warga Banjar Tanah Pegat, Kecamatan Tabanan, I Gusti Putu Susila. Memiliki lahan pribadi seluas sekitar 12 are yang berlokasi dekat Sungai Yeh Empas, membuat dirinya mencetuskan ide untuk menyulap lahan itu menjadi taman wisata dengan konsep alamnya yang masih asri. Saat memasuki pintu masuk taman wisata ini, pengunjung akan dimanjakan dengan suasana asri yang tidak banyak berubah dari bentang alam aslinya. Sejumlah pekerja pun masih tampak melakukan penataan. Taman wisata ini digarap sejak 1,5 bulan lalu dan
diharapkan soft opening pertengahan November ini. Lebih ke dalam, pengunjung akan menjumpai sejumlah spot foto selfie yang sengaja dibuat untuk memanjakan penghobi swafoto. Bahkan sejumlah tempat yang cocok untuk melakukan pemotretan prawedding. Tak hanya sampai di sana, bebatuan di sungai pun diberi nuansa warna-warni yang menambah kesan suguhan tempat rekreasi yang menarik, unik dan spesial. Kawasan ini dilengkapi dua perahu karet yang nantinya dimanfaatkan untuk kegiatan arung jeram serta akan dirancang ayunan ekstrem untuk menguji adrenalin. ‘’Konsep awal sebenarnya ingin menjadikan tempat rekreasi yang bernuansa alam dan menarik masyarakat berkreasi ke desa, dengan nama Taman
Wisata Tanah Pegat,’’ terang Gusti Putu Susila. Pria yang sudah hampir 14 tahun bergelut di dunia panggung dan dekorasi ini melihat di Tabanan tempat rekreasi masih sangat kurang, apalagi yang menawarkan suasana asri, nyaman dan tenang. Di lahan yang tengah ditatanya ini, dulunya aliran sungainya merupakan tempat rekreasi yang ramai dikunjungi usai hari raya besar keagamaan. ‘’Dulu kata para tetua, sungai ini tempat rekreasi untuk bermain jukung saat hari raya. Ini yang coba saya kembangkan, bahkan awalnya dirancang sebagai lokasi memancing, namun ide-ide baru terus berkembang. Ini baru rampung 60 persen,’’ ucapnya. Taman Wisata Tanah Pegat sudah diusulkan ke desa su-
paya menjadi banjar wisata. Jika penataan sudah rampung, pihaknya berencana menggandeng kelompok komunitas khas Tanah Pegat dalam penyajian kuliner. ‘’Di sini ada menu khas seperti sup kakul, sate kakul dan lindung bejek. Intinya kami juga ingin mengangkat potensi yang ada di desa,’’ jelasnya. Untuk masuk ke taman wisata ini, nantinya pengunjung hanya dikenakan parkir saja. Taman Wisata Tanah Pegat saat mengadakan kegiatan memancing, ternyata sudah sangat dinanti oleh pengunjung. ‘’Sudah banyak yang mengatakan ingin datang ke sini, apalagi tempat ini banyak yang mengatakan cocok untuk kegiatan meditasi dan yoga. Tetapi karena masih dalam penataan, jadi memang belum kami buka,’’ katanya. (kmb28)
Taman Wisata Tanah Pegat
Bali Post/bit
BULELENG
8
Atasi Kerugian PD Pasar Rp 63,8 Juta Pengelolaan Gedung Idealnya dengan Sistem Kerja Sama
Singaraja (Bali Post) –
Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng merencanakan akan mengembalikan aset gedung pasar tradisional kepada pemerintah daerah. Permasalahannya, setelah pemerintah menyerahkan aset gedung pasar yang sudah direvitalisasi itu justru menimbulkan beban yang wajib ditanggung PD Pasar itu. Perusahaan Daerah itu harus menanggung biaya penyusunan aset gedung yang diserahkan itu. Awalnya, tercatat mendapatkan laba kotor Rp 7,045 miliar, setelah dikurangi operasional hingga penyusutan gedung jadi merugi Rp 63,8 juta. Rencana itu didukung
Komisi III DPRD Buleleng. Dewan meminta Bupati mengubah pengelolaan gedung pasar dari model penyerahan aset menjadi sistem kerja sama. Dukungan itu terungkap
ketika Komisi III menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Direksi PD Pasar Rabu (31/10) kemarin. Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Wayan Masdana, dihadiri Direktur Utama (Dirut) PD
Bali Post/kmb38
PENGELOLAAN ASET – Direktur PD Pasar Buleleng datangi kantor DPRD terkait pengalihan sistem pengelolaan PD Pasar Buleleng. Harapan itu mendapat dukungan Komisi III DPRD Buleleng.
Pasar Buleleng Made Agus Yudi Arsana. Dirut PD Pasar Made Agus Yudi Arsana mengatakan, belakangan ini pengelolaan perusahaan menunjukkan tren positif. Buktinya memasuki triwulan ketiga, total pendapatan laba kotor sempat naik menjadi Rp 7,045 miliar. Namun, dari seluruh pendapatan itu setelah dikurangi biaya operasional Rp 5,640 miliar, jadi perusahaan mendapat keuntungan hanya Rp 1,404 miliar. Celakanya, dari laba kotor sebesar itu harus dikurangi lagi biaya penyusutan bangunan gedung pasar sebesar Rp 1,468 miliar. Sehingga, di pembukuan tercatat merugi Rp 63,8 juta lebih. “Nilai penyusutan baru Pasar Banjar dan Pasar Seririt dan belum lagi pasar-pasar yang sudah direvitalisasi, dan akan direvitalisasi, sehingga kami yakin nilai penyusutan aset yang diberikan kepada kami terus akan bertambah,” katanya. Selama masih diberikan hak mengelola aset bangunan pasar, kata Yudi Arsana, pihaknya memastikan perusahaan tidak bisa mengumpulkan keuntungan yang nantinya disetor ke Kas Daerah. Alasannya, biaya penyusutan gedung itu harus ditanggung pihak PD Pasar, alias manajemen pengelola. Malah tidak tanggung-tanggung penyusutannya setiap tahun cukup besar. Hal itu
justru membebani pendapatan. Buktinya, sebelum tutup buku pada tahun 2018, PD Pasar sudah mencatat kerugian senilai Rp 63,8 juta. “Uangnya masih, tetapi kita tetap tercatat mengalami kerugian. Saya kira ini tidak baik. Hal itu tentu mengganggu pencitraan perusahaan daerah dan bisa saja dianggap tidak baik,” katanya. Atas masalah itu, anggota Komisi III, Putu Tirta Adnyana, menyarankan agar lembaga dewan dalam waktu dekat menerbitkan rekomendasi kepada Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS). Rekomendasi itu memerintahkan, agar aset bangunan pasar pengelolaannya tidak diserahkan kepada PD Pasar. Sebaliknya, aset bangunan pasar itu sistemnya dalam bentuk kerja sama dengan PD Pasar. Kalau semua aset bangunan pasar itu diserahkan kepada PD Pasar, maka selamanya PD Pasar tidak akan mampu memberikan PAD bagi daerah. Alasannya, PD Pasar itu sudah merugi. “Masalah ini akan kita kaji lagi. Pimpinan kita sarankan menerbitkan rekomendasi. Sebab, hal itu ranahnya pimpinan dewan dan bupati. Kita minta bupati mengambil kebijakan yang tepat untuk mengatasi kerugian yang dialami PD Pasar. Hal itu bisa saja membuat pandangan publik tidak baik,” katanya. (kmb38)
Kamis Kliwon, 1 November 2018
Seleksi di Kodam IX/Udayana Denpasar
Hari Pertama 38 Pelamar CPNS Gugur
Singaraja (Bali Post)– Hari pertama seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 untuk Kabupaten Buleleng diwarnai banyaknya peserta tidak hadir alias absen. Dari 4.424 orang pelamar yang lolos administrasi, hari pertama Rabu (31/10) kemarin sebanyak 1.800 pelamar mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Karena keterbatasan perangkat komputer, seleksi dibagi lima sesi. Masing-masing sesi sebanyak 360 pelamar harus menjalani seleksi dengan metode CAT. Dari jumlah itu, ada 38 pelamar dinyatakan absen. Merekapun dinyatakan “gugur” di tengah jalan. Ribuan pelamar yang ikut seleksi harus menjalani Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Gede Wisnawa mengatakan, apa alasan pelamar yang absen itu tidak diketahui pasti. Pihaknya tahu ada puluhan pelamar absen setelah mereka tidak ada di ruangan ujian yang dipusatkan di Makodam IX/Udayana Denpasar. Mereka yang tidak hadir sebelum seleksi dimulai secara otomatis dinyatakan gugur. Terkait akses jauh pelamar harus ke Denpasar, hal itu bisa jadi yang menyebabkan pelamar absen atau terlambat sampai di lokasi ujian, namun Wisnawa enggan mengemontari hal itu. Dikatakan, semua pelamar yang sudah dinyatakan lolos administrasi telah diinstruksikan lokasi seleksinya di Den-
pasar, sehingga harusnya peserta itu bisa datang lebih awal. Sesuai petunjuk teknis, panitia seleksi nasional (Panselnas) Rekrutmen CPNS Tahun 2018 dimulai, Rabu (31/10) sampai Jumat (2/11) besok. Setiap hari seleksi dibagi lima sesi, di mana setiap sesi ada pembagian waktu pelaksanaan ujian. Itu artinya peserta bisa mempertimbangkan waktu, sehingga tidak terlambat tiba di lokasi ujian. “Secara pasti kita tidak tahu apakah lokasi seleksi itu jauh, kami tidak tahu pasti. Namun, sebelumnya kita sudah umumkan bahwa seleksinya dibagi lima sesi setiap hari. Dan jeda waktunya harus diatur, sehingga tidak terlambat di lokasi ujian,” katanya. Hari pertama seleksi Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. bersama Ketua DPRD Gede Supriatna dan Kepala Inspektur Daerah Putu Yasa meninjau peserta seleksi CPNS. Setelah mengamati, Sutjidra menilai proses seleksi itu telah berjalan baik dan sesuai regulasi yang ada. Pihaknya berharap pelamar bisa berkompetisi dengan sehat, sehingga pelamar yang dinyatakan lolos adalah ia yang memiliki kemampuan dan skill yang diperlukan memangku tugas-tugas dinas di pemerintahan nantinya. “Seleksi sudah berjalan baik. Kami harap peserta bisa konsentrasi dan mempersiapkan diri dengan baik, sehingga yang lolos nanti adalah PNS yang memiliki skill dan mampu menyelesaikan tugastugas yang kita perlukan,” jelasnya. (kmb38)
Optimalisasi Pekarangan Belakang
Warga Didorong Tanam Cabai dan Hortikultura Singaraja (Bali Post) – Selama ini, pekarangan lebih difungsikan sebagai taman untuk mempercantik lingkungan. Namun, belakangan, ada gerakan mengoptimalkan lahan pekarangan rumah belakang. Caranya, warga didorong memanfaatkan tanah pekarangan itu dijadikan media menanam cabai, terung, sayur, dan beberapa jenis tanaman hortikultura lainnya. Pemanfaatan lahan pekarangan ini selain dapat memenuhi kebutuhan masingmasing warga, juga bisa dijual ke pasaran untuk menambah penghasilan keluarga itu sendiri. Mulai awal tahun 2018 lalu, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) melaksanakan program Penumbuhan Rumah Pangan Lestari. Program ini diimplementasikan dengan membentuk rumah contoh (RC-red) di sembilan kecamatan. Masing-masing RC itu telah memanfaatkan
lahan belakang rumahnya untuk menanam cabai, terung, dan tanaman hortikultura lainnya. Sembilan lokasi RC itu di antaranya Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Desa Titab, Kecamatan Busungbiu, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, dan Desa Pacung, Kecamatan Tejakula. Sembilan RC itu masingmasing dibantu bibit cabai, terung, dan tanaman hortikultura lain yang diproduksi di masing-masing kebun bibit desa (KBD). Budi daya tanaman di lahan pekarangan ini menggunakan polybag, sehingga lahan sempit sekalipun bisa ditanami minimal 20 pohon bibit cabai atau hortikultura lainnya.
Sejak program itu digulirkan, rata-rata produksi tanaman cabai setiap pohon menghasilkan 2 kilogram. Hasil itu dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga sendiri. Tentu kelebihannya bisa dijual ke pasaran, dapat menghasilkan pendapatan sampingan buat keluarga bersangkutan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Buleleng Drh. Nyoman Surya Temaja, Rabu (31/10) kemarin, mengatakan gerakan menanam cabai dan tanaman hortikultura itu memanfaatkan lahan pekarangan. Agenda ke depannya akan terus dikembangkan. Dari pengembangan tahap awal sudah menunjukkan hasil positif.
Kebutuhan Cabai Terpenuhi Mulanya warga ketergantungan membeli cabai atau sayur ke pasar tradisional. Dari hasil pemanfaatan lahan pekarangan itu, kebutuhan
cabai atau sayur-mayur bisa dipenuhi dari sana tanpa membeli lagi. Bahkan, dalam situasi tertentu saat hasil produksinya berlebih, warga dapat menjual hasil kebun pekarangan itu sendiri. “Bagaimana cabai atau sayur-mayur dipenuhi tanpa harus membeli ke pasar. Kelebihan produksi itu justru dapat dijual di pasaran. Apalagi, dari pengalaman menyebutkan kalau cabai itu memicu inflasi daerah, sehingga kalau komoditas ini produksinya stabil, maka kita bisa mencegah inflasi karena harga cabai itu kerap kali meroket,” jelasnya. Dengan hasil positif optimalisasi lahan pekarangan itu, kata Surya Temaja, tahun mendatang, program itu terus digulirkan bahkan ditambah banyak RC. Untuk menumbukan motivasi dan inovasi, masing-masing RC nantinya diikutkan lomba.
Operasi Zebra Agung Tindak 222 Pelanggar Dari Tanpa Surat, Sabuk hingga Gunakan HP
Operasi Zebra Agung tahun 2018 mulai digulirkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng. Hingga saat ini, Satlantas sudah melakukan dua kali operasi dari agenda yang ditentuakn sebelumnya. Dari dua kali operasi itu, 222 pengendara dijatuhi sanksi tilang. Jenis pelanggaran bervariasi, mulai tanpa surat-surat, pelanggaran bobot muatan, pemakaian sabuk pengaman, hingga pengendara di bawah umur. Selain itu, aksi warga yang menggunakan telepon seluler saat berkendara di jalanan. Bagaimanakah harapan Satlantas kepada warga untuk meminalisasi angka kecelakaan itu? K A S A T L A N T A S AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu (31/10) kemarin, mengatakan sesuai arahan pimpinan Operasi Zebra Agung tahun ini, digulirkan 30 Oktober sampai 12 November 2018. Target utama operasi ini adalah menekan angka vatalitas korban jiwa akibat kecelakaan di jalan raya. Selain itu, menyadarkan semua pengguna jalan agar tetap disiplin dan mematuhi segala bentuk tata tertib secara benar berlalu lintas. Selama masa Operasi Zebra Agung, pihaknya sudah
menentukan beberapa lokasi target operasi. Di samping itu, juga beberapa lokasi di luar target. Sebagai tahap awal, operasi menyasar target yang sudah ditentukan. Hasilnya, pengguna jalan yang terjaring razia tergolong beragam. Jenis pelanggarannya seperti dokumen kendaraan tidak lengkap, pengendara tanpa SIM. Pelanggaran menonjol lainnya yakni tidak menggunakan sabuk pengaman berkendara roda empat, beban muatan melebihi tonase. Kesalahan menonjol lainnya, masih adanya pengendara di bawah umur. Selain itu, perilaku pengendara yang
Sejak operasi ini mulai digulirkan, kita sudah dua kali menggelar operasi. Sekarang ini, masih berlanjut. Hasil operasi baru menjaring 222 pelanggaran dan seluruhnya dikenakan sanksi tilang, dan ada belasan diberikan teguran simpatik. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari
Bali Post/ist
OPERASI ZEBRA AGUNG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng menggulirkan Operasi Zebra Agung 2018. Lebih dari 100 pengendara terpaksa dijatuhi sanksi tilang karena ditemukan melakukan pelanggaran tata tertib berlalu lintas. nekat mengoperasikan ponsel pintar saat berkendara di jalan raya. “Sejak operasi ini mulai digulirkan, kita sudah dua kali menggelar operasi. Sekarang ini masih berlanjut. Hasil operasi baru menjaring 222 pelanggaran dan seluruhnya dikenakan sanksi tilang, dan ada belasan diberikan teguran simpatik,” katanya. Dalam operasi itu, anggotanya, kata AKP Kurniawandari, sudah menjatuhkan sanksi tilang, pengendara juga diberian teguran simpatik. Ini dilakukan khusus kepada pengendara di bawah umur, dan yang menggunaan ponsel pintar saat berkendara. Polisi mengingatkan para orangtua agar mengantar anaknya ke sekolah tanpa harus memberikan menggunakan kendaraan sendiri.
Untuk ponsel pintar saat berkendara, polisi mengingatkan kembali terkait bahaya berkendara sambil mengoperasikan ponsel pintar. Dari teguran simpatik itu, pihaknya berharap pengendara itu semakin paham dan sadar dengan keselamatan diri saat berkendara di jalanan. Dengan kesadaran terhadap faktor pencetus itu, dipercaya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum (wilkum) Polres Buleleng dapat ditekan. “Untuk angka kecelakaan khusus bulan ini turun dibandingkan sebelumnya. Semoga Operasi Zebra Agung ini bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas. Pengendara semakin sadar dengan keselamatan dan mematuhi tata tertib yang baik berlalu lintas,” jelasnya. (mud)
Bali Post/kmb38
GERAKAN MENANAM CABAI - Dinas Ketahanan Pangan Buleleng mengoptimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan dengan gerakan menanam cabai dan hortikultura lain. Siapa sebagai pengelola RC terbaik di kabupaten akan diumumkan. “Target besarnya semakin banyak lahan pekarangan
dikelola secara optimal, saya yakin akan mampu memproduksi cabai, sayur, dan hortikultura dalam jumlah banyak. Kita yakin
kalau kelebihan produksinya akan bisa memenuhi stok komoditas di pasaran dan inflasi daerah semakin terjaga,” jelasnya. (kmb38)
Kamis Kliwon, 1 November 2018
GIANYAR
9
Polisi Amankan Puluhan Liter Arak Oplosan
Gianyar (Bali Post) Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar menggerebek warung penjual arak yang beroperasi di Jalan Bukit Jati, tepatnya di depan SPBU Bukit Jati, Kecamatan Gianyar, Selasa (30/10). Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan puluhan liter arak oplosan. Sementara pedagang arak Ni Made Susilawati hanya dimintai keterangan polisi. Dikonfirmasi, Rabu (31/10) kemarin, Kasat Resnarkoba Polres Gianyar AKP Ida Bagus Dana Ginawa mengatakan, penggerebekan puluhan liter arak oplosan berbagai campuran itu dilakukan Selasa siang sekitar pukul 11.00 Wita. “Kami melakukan sweeping di seputaran Gianyar. Kami temukan ada pedagang arak tidak memiliki izin SIUP MB (Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol-red),” ujarnya.
Dana Ginawa mengatakan, ada tiga jenis arak yang disita polisi. Yakni, 7,6 liter arak dioplos dengan minuman orange atau dikenal dengan arak orange. Selanjutnya, ada 1,2 liter arak oplosan dengan sebutan blue ice. Ada juga arak biasa sebanyak 50 liter yang dikemas dalam dua jeriken ukuran 20 liter. “Arak ini sudah siap edar. Kami mengamankan guna meminimalisasi kejahatan yang ditimbulkan dari dampak
RSUD Sanjiwani Kekurangan Dokter Spesialis Mikrobiologi Gianyar (Bali Post) Direktur RSUD Sanjiwani dr. Ida Komang Upeksa memastikan jumlah dokter spesialis pada rumah sakit tipe B yang dipimpinnya mencukupi. Namun rumah sakit terbesar di Gumi Seni ini masih kekurangan dokter spesialis mikrobiologi. Upeksa mengungkapkan, saat ini sudah ada sekitar 51 dokter spesialis di rumah sakit yang beralamat di Jalan Ciung Wanara, Gianyar tersebut. “51 dokter spesialis itu cukup sesuai standar RSUD Kelas B Pendidikan dan Rujukan Regional. Ketersediaan dokter spesialis ini sudah mencukupi sesuai Permenkes 340 Tahun 2010,” ujar Upeksa, Rabu (31/10) kemarin. Menurut Upeksa, dokter spesialis yang mendominasi di RSUD Sanjiwani adalah dokter spesiails bedah, anak, internal, anastesi, kebidanan da kandungan, radiologi, ortopedi, urologi, neurologi, psikiatri, rehab medik, bedah mulut, patologi anatomi dan
psikologi. “Ini sudah cukup. Totalnya ada 51 dokter spesialis,” tegasnya. Upeksa mengatakan, saat ini yang belum ada hanya spesialis mikrobiologi. Dikatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan untuk dokter spesialis ini lewat BKD SDM Pemkab Gianyar. “Diajukan lewat BKD SDM Pemkab via bezeting Dinas Kesehatan dan RSUD,” katanya. (kmb35)
negatif mengonsumsi minuman keras,” tegasnya. Dari hasil pemeriksaan terhadap pedagang, arak yang dijualnya itu diperoleh dari Karangasem. Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan Perda Kabupaten Gianyar Nomor 13 Tahun 2012 tentang Izin Usaha Minuman Beralkohol. “Pedagangnya hanya kena tipiring (tindak pidana ringan-red),” katanya. (kmb35)
Bali Post/ist
PENGGEREBEKAN - Petugas saat melakukan penggerebekan di warung penjual miras oplosan di Jalan Bukit Jati, Gianyar.
Terjaring Operasi Zebra Agung
Ratusan Pelanggar Ditilang
Gianyar (Bali Post) Operasi Zebra Agung semakin diintensifkan oleh jajaran Polres Gianyar. Selama proses itu, tercatat 258 pelanggar yang terjaring. Para pelanggar ini langsung dikenakan tilang. Operasi ini dijadwalkan akan digelar hingga 12 November mendatang. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gusti Udayani Addi menjelaskan, razia ini sudah berlangsung sejak 30 Oktober lalu. Data terakhir, ada 258 pelanggar yang terjaring. Dari jumlah itu, 165 pelanggar merupakan pengemudi
umum, disusul mahasiswa sebanyak 25 orang dan pelajar sebanyak 68 orang. Dari data Operasi Zebra Agung, pelanggaran yang dilakukan didominasi pengendara motor yang tanpa helm, lalu pelanggaran Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNBK). Para pelanggar ini langsung diberikan tindakan langsung (tilang). “Pelanggar tidak hanya pelajar, masyarakat pengguna jalan yang lainnya juga banyak yang melanggar,” ujar Udayani Addi. Melalui razia ini, kata Udayani Addi, pihaknya ingin menekan angka kecelakaan lalu lintas. Apalagi sekarang akan menghadapi libur panjang serangkaian Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019. “Kami berharap hal ini bisa mengurangi kecelakaan lalu lintas,” katanya. Menurut Udayani Addi, kecelakaan lalu lintas biasanya berawal dari pelanggaran. Ada sejumlah pelanggaran
lalu lintas yang sangat potensial memicu kecelakaan, misalnya melawan arus, menerobos lampu merah dan menggunakan handphone saat berkendara. “Makanya pelanggaran ini yang banyak kami sasar untuk mengurangi angka lakalantas,” tegasnya. Selama gelaran Operasi
Zebra Agung yang melibatkan 90 personel kepolisian, Polres Gianyar sekaligus memberikan pembinaan terhadap para pelanggar. “Pada operasi ini memang lebih dikedepankan upaya penindakan, namun tidak mengabaikan kegiatan preemtif dan preventif kepolisian,” tandasnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
OPERASI - Suasana Operasi Zebra Agung yang digelar di By-pass Ida Bagus Mantra.
JEMBRANA
10
Kamis Kliwon, 1 November 2018
KSS dan Subak Abian Terima Bantuan Sarana Pertanian
Bupati Artha Minta Petani Kakao Lebih Bergairah
Bali Post/olo
DIAMANKAN – Komplotan pelaku gendam yang berjumlah tujuh orang kini diamankan di Polres Jembrana.
Komplotan Gendam Juga Beraksi di Banyuwangi dan Denpasar Miliaran Rupiah Disita Penyidik
Negara (Bali Post) -
Hal ini terungkap ketika Wakapolres Jembrana Kompol Komang Budiarta didampingi Kasat Reskrim AKP Yusak A. Sooai saat merilis kasus ini, Rabu (31/10) kemarin. Menurut Kompol Budiarta komplotan ini tergolong sudah profesional dalam menjalankan aksinya. Masing-masing tersangka ini memiliki peran tersendiri. Ada yang mengawasi, ada pula sebagai eksekutor dan lainnya. “Mereka ini sudah terbilang profesional,” kata Kompol Budiarta. Lebih lanjut dikatakan, dari ketujuh tersangka ini penyidik mengamankan barang bukti berupa uang tunai, mobil, ATM dan perhiasan emas senilai lebih
dari Rp 3 miliar. “Barang bukti ini merupakan hasil kejahatan yang dilakukan di Jembrana, Banyuwangi dan Denpasar. Untuk di Denpasar sasarannya adalah Toko Emas Sinar Mas. Kami masih terus dalami kasusnya. Apakah benar hanya beraksi di tiga lokasi itu atau ada TKP lainnya,” terangnya. Mengenai keberhasilannya mengungkap kasus menonjol ini, kata Kompol Budiarta, berawal dari adanya laporan dari korban Sulastri, pemilik Rumah Makan Sari Asih di Yehembang, Mendoyo. Dari pengakuan korban, dirinya ditipu oleh komplotan penjahat dengan modus gendam pada Kamis (25/10) lalu. Ia pun mengaku
mengalami kerugian uang Rp 650 juta dan sejumlah perhiasan. “Dari laporan itu, Satreskrim Polres Jembrana langsung menindaklanjuti,” ucapnya. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksisaksi serta pengecekan CCTV di sejumlah titik, terungkap ada satu mobil yang dicurigai dan diduga digunakan oleh para tersangka. Setelah didalami, mobil Toyota Rush tersebut bernopol W 1874 VJ. Bahkan hasil pengembangan itu mobil tersebut teridentifikasi berada di Jawa. “Nah, kami telusuri lagi, ternyata mobil itu ada di Karangasem. Para tersangka pun berhasil ditangkap di sebuah vila di Karangasem,” jelasnya. Dalam menjalankan ak-
sinya, para tersangka ini cukup cerdik. Buktinya mereka membawa nopol palsu. Salah satu mobil Toyota Rush yang nopol aslinya AA 9023 JC, diganti dengan nopol DK 1933 DG. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan jejak. “Nopolnya bisa secara otomatis terganti dengan hanya memencet tombol di dashbor mobil. Ini sudah dipersiapkan untuk mengaburkan identitas mobil. Makanya mereka ini cukup cerdik,” imbuh Kompol Budiarta. Saat menyasar korban Sulatri, tambahnya, komplotan ini datang ke Pasar Inpres Negara. Para tersangka ini berpura-pura mencari obat dan menawarkannya ke korban. Melalui bujuk rayu para tersangka ini korban rupanya terpana akibat gendam. Korban menyerahkan seluruh uangnya yang disimpan di bank. Uang dan perhiasan milik korban itu diganti dengan mi instan dan gula pasir. Setelah para tersangka kabur, korban baru sadar akan dirinya kena tipu. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Satpol PP Jembrana menjaring puluhan penduduk pendatang (duktang) yang melakukan pelanggaran kependudukan, Rabu (31/10) kemarin. Operasi yustisi yang dipimpin Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah I Made Tarma ini menyasar sejumlah tempat di Kecamatan Negara. Total ada 24 duktang yang tinggal kos-kosan, mes dan rumah kontrakan. Namun diketahui tidak mengantongi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS). “Ada beberapa yang tidak melaporkan diri, meskipun sudah tinggal dan bekerja di sini. Meskipun membawa KTP, mereka semestinya juga melaporkan diri dan memiliki SKTS,” ujar Tarma. Penertiban duktang ini dilakukan
rutin selain untuk ketertiban kependudukan juga melakukan pemantauan warga pendatang. Ada sekitar tiga tempat kos dan beberapa tempat tinggal sementara di Kecamatan Negara yang disasar petugas. Mereka yang diketahui tak memiliki SKTS dan selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP untuk didata dan diberikan pembinaan. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jembrana Nomor 3 Tahun 2015 tentang Administrasi Kependudukan, mereka harus melengkapi SKTS, mulai tingkat desa hingga kecamatan. Setelah diberikan pembinaan, mereka diminta membuat surat pernyataan untuk melengkapi SKTS. Petugas Satpol PP memberikan waktu hingga 15
hari guna mengurus surat keterangan yang dikeluarkan oleh kecamatan tersebut. “Kalau nanti kami temukan lagi belum juga mengurus, maka sanksi terberat yakni kami pulangkan,” ancam Tarma. Pihaknya juga me-
minta kepada pemilik kos, rumah kontrakan agar aktif melaporkan bila ada penghuni baru, apalagi sampai menetap. Paling tidak memfasilitasi untuk melakukan lapor diri dan mengurus SKTS mereka. (kmb26)
Penyidik Reskrim Polres Jembrana terus mengembangkan kasus pengungkapan komplotan pelaku penipuan dengan modus gendam atau hipnotis. Tujuh tersangka yakni MS alias Emma (39) asal Banyuwangi, DIH (38) asal Purworejo, Jawa Tengah, MU (33) asal Tanjung Pinang, TFK (27) asal Tangerang dan tiga warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yakni HP (37), CC (38) dan CA (31), telah ditahan. Hasil pengembangan sementara, komplotan ini rupanya tidak hanya beraksi di Jembrana, tetapi juga di Banyuwangi dan Denpasar.
Puluhan Duktang Tanpa SKTS Terjaring Operasi Yustisi
Dukun Cabul Divonis Lima Tahun Penjara
Negara (Bali Post)Terdakwa kasus dukun cabul I Komang Wawan alias Mang Pulu (42) akhirnya divonis lima tahun penjara. Dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Rabu (31/10) kemarin, Majelis Hakim yang diketahui Fakhrudin Said Ngaji menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 289 KUHP. Vonis lima tahun penjara ini lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni tujuh tahun penjara. Dalam pembacaan vonis tersebut, Majelis Hakim dengan dua anggota yakni Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan menyampaikan pertimbangan yang memberatkan dan meringankan. Hal yang meringankan terdakwa selama ini belum pernah dihukum. Sementara pertimbangan yang memberatkan, perbuatan terdakwa melecehkan harga diri korban serta membuat resah
masyarakat. Mendengar putusan tersebut, terdakwa mengaku menyesal. Terdakwa berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya serta menerima putusan tersebut. Terdakwa yang dikenal sebagai dukun ini sebelumnya diamankan Polsek Melaya. Pelaku melakukan pencabulan terhadap korban yang notabene pasiennya yakni NLW (32). Pelaku nekat melakukan pencabulan terhadap korban dengan imingiming agar korban bisa memiliki anak. Sebelumnya memang korban bersama suaminya sengaja datang ke pelaku dengan harapan bisa. Saat itulah korban menjalani ritual sesuai petunjuk dari oknum balian cabul itu. Korban diminta ke merajan, sementara suaminya diminta menunggu di dalam rumah. Di lokasi itulah korban diminta bersandar di pangkuan pelaku dan melakukan tindakan asusila. (kmb26)
Bali Post/olo
DUKTANG - Sejumlah duktang yang tak mengantongi SKTS diberikan pembinaan oleh petugas Satpol PP.
KOPERASI Kerta Samaya Samanya (KSS) yang berlokasi di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Rabu (31/10) kemarin menerima bantuan berbagai macam sarana dan prasarana alat sistem pertanian. Selain KSS, bantuan yang berasal dari Bank Indonesia (BI) juga diberikan kepada beberapa subak abian yang ada di Kabupaten Jembrana. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Putu Artha dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana di halaman kantor KSS, Desa Melaya, Kecamatan Melaya. Didampingi Sekda I Made Sudiada, Camat Melaya I Wayan Andy Anjasmara, Bupati Artha minta agar para petani kakao lebih bergairah. ‘’Dengan bantuan yang diterima berupa berbagai macam saranaprasarana sistem pertanian dari BI tentu kami harapkan para petani, khususnya petani kakao yang ada di Kabupaten Jembrana akan lebih bergairah dan lebih bersemangat untuk bertani, termasuk melakukan terobosan dalam upaya meningkatkan pendapatan untuk peningkatan kesejahteraan,’’ ujarnya. Ditambahkan Bupati
Bali Post/ist
BANTUAN – Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali Causa Iman Karana saat menyerahkan bantuan sarana pertanian untuk para petani kakao di Jembrana. Artha, biji kakao yang saat ini baru sampai di kegiatan biji kakao fermentasi, ke depan akan mampu menghasilkan produk olahan dalam berbagai bentuk turunan dalam upaya peningkatan mutu serta nilai tambah yang pada akhirnya dapat meningkatkan nilai jual di Jembrana. Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana mengaku bantuan yang diserahkan
itu dalam kerangka Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) sebagai tindak lanjut dari bantuan berupa bibit kakao. ‘’Untuk saat ini, bantuan dari BI kepada KS dan Subak Abian di Kabupaten Jembrana terdiri dari cultivator, alat pemotong rumput, handsprayer aki, gunting galah dan ranting, kereta dorong, peralatan quality control, timbangan elektrik, slst pengukuran pH tanah dan unsur hara,’’ pungkasnya. (ad1291)
PLN ULP Negara Bersama Kodim 1617/Jembrana
Serahkan Bantuan Bedah Rumah di Yehembang
MELALUI program CSR PLN Peduli, PLN ULP Negara bersama Kodim 1617/Jembrana menyalurkan bantuan bedah rumah kepada dua warga kurang mampu di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo. Program ini merupakan bentuk kepedulian PLN sebagai BUMN terhadap masyarakat sekaligus membantu program pemerintah. Penyerahan dua unit bedah rumah ini digelar, Rabu (31/10) kemarin di Desa Yehembang. Hadir dalam penyerahan tersebut, Manajer ULP Negara Ida Bagus Surya Respati bersama jajaran, Dandim 1617/ Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, Perbekel Yehembang I Made Semadi, Danramil 1617-02/Mendoyo Kapten Supeno serta perangkat desa di Yehembang. Dua bedah rumah dari PLN Peduli ini diterima I Ketut Sedra dari Banjar Pasar dan I Ketut Mudayana dari Banjar Bale Agung, Desa Yehembang. Dandim Jembrana dalam sambutannya menyampaikan, jajaran Kodim akan selalu siap membantu untuk kepentingan rakyat yang sangat dibutuhkan. Dalam pembangunan bedah rumah ini, personel Kodim khususnya Koramil 1617-02/Mendoyo dilibatkan. Mulai dari pembangunan pondasi hingga selesai dan kini telah siap diserahkan kepada penerima bantuan. “Saya (Dandim) akan bekerja sama dengan pihak manapun yang ingin membantu kepentingan masyarakat yang kurang mampu. Yang belum mempunyai rumah layak huni, termasuk bagi masyarakat yang belum mempunyai jamban. Intinya kami dari Kodim akan selalu siap membantu dan mengabdi kepada warga masyarakat,” terangnya. Menurutnya, selain terlibat membantu warga miskin, TNI juga senantiasa ada di tengah-
Bali Post/ist
BANTUAN – Penyerahan bantuan bedah rumah Program CSR PLN Peduli dari PLN ULP Negara bersama Kodim 1617/Jembrana. Bantuan bedah rumah diberikan untuk dua warga di Desa Yehembang. tengah masyarakat. Perbekel Desa Yehembang Made Semadi menyampaikan terima kasih kepada pihak PLN yang bekerja sama dengan Kodim 1617/Jembrana melalui program CSR PLN Peduli memberikan bantuan bedah rumah kepada masyarakat di Desa
Yehembang. Pihaknya berharap kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan. Serah terima ditandai dengan penyerahan kunci oleh Manajer ULP Negara Ida Bagus Surya Respati bersama Dandim dan Perbekel kepada dua warga penerima bantuan. (ad1302)
Kamis Kliwon, 1 November 2018
Delapan Ribu Lebih, Warga Buta Aksara di Karangasem Amlapura (Bali Post) Warga Karangasem yang mengalami buta aksara masih cukup tinggi. Dari data yang diperoleh di Disdikpora, jumlahnya mencapai delapan ribu lebih. Guna menekan warga buta aksara, setiap tahunnya pemkab melakukan program efektif untuk menuntaskan buta aksara itu. Kasi Kurikulum Pembinaan PAUD PNF Disdikpira Nengah Surita, Senin (29/10) lalu mengungkapkan, berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, jika jumlah warga yang mengalami buta aksara itu memang tergolong cukup tinggi. Hanya, setiap tahunnya sudah ada penurunan yang cukup signifikan. Seperti tahun 2015, kata Surita, jumlahnya mencapai 14.498, yang tersebar di delapan kecamatan. Ada penurunan pada tahun 2016 menjadi 12.998, 2017 (11.180). Sedangkan tahun 2018 ini menjadi 8.180 orang. ‘’Umur warga paling kecil yang buta aksara 15 tahun. Sedangkan paling tua umur 59 tahun. Mayoritas umurnya sudah tua lebih banyak daripada anak-anak. Karena sekarang hampir sebagian besar anak sudah bersekolah. Kalau orang tua zaman dulu mereka enggan sekolah. Itulah yang membuat angka buta aksara itu tinggi,’’ ucapnya. Banyak faktor yang menyebabkan warga mengalami buta aksara. Di antaranya, kata Surita, mereka tidak bersekolah dan putus sekokah. Warga zaman dahulu memang jarang bersekolah. Namun, sekarang hampir semua anak sudah sekolah. Jika ada anak tidak sekolah disebabkan karena faktor ekonomi keluarga. ‘’Faktor penyebab warga buta aksara banyak. Salah satunya akibat kemiskinan,’’ ujarnya. Untuk menekan warga buta aksara, dari tahun ke tahun pihaknya telah melakukan program untuk penuntasan dengan memberikan pelajaran membaca dan menulis. Dengan cara itu, angka warga buta aksara sudah mulai menurun setiap tahunnya. Tahun 2018 ini, targetnya 500 orang. Namun, di tengah perjalanan, bisa saja jumlahnya berkurang karena ada warga yang mengundurkan diri, sakit, dan juga faktor lainnya. ‘’Dana yang dipergunakan untuk program itu dari APBN. Materi pembelajarannya sudah menggunakan modul. Alat tulis seperti pensil, buku diberikan secara gratis,’’ jelas Surita. (kmb41)
KARANGASEM
11
Dua Kasus Korupsi di Rendang
Diduga Rugikan Negara Nyaris Rp 2 Miliar Amlapura (Bali Post) -
Dua kasus dugaan tindak pidana korupsi terjadi di Kecamatan Rendang. Masing-masing di Banjar Dinas Kunyit, Desa Besakih dan Banjar Dinas Kubakal, Desa Pempatan. Satuan Reserse Kriminal Polres mengungkapkan, dugaan korupsi di Banjar Dinas Kunyit itu dilakukan Ni Ketut Wartini alias Gebrod. Sedangkan di Banjar Dinas Kubakal, Desa Pempatan, pelakunya Ni Wayan Murniati alias Bebel. Dugaan korupsi yang dilakukan Wartini diperkirakan merugikan negara Rp 1.670.780.000. Dugaan korupsi Murniati menimbulkan kerugian negara Rp 292.637.000. Jadi, total keduanya nyaris merugikan negara hampir Rp 2 miliar. Kronologi kasus Ni Ketut Wartini alias Gebrod asal Desa Besakih yakni pada tahun 2015 dan 2016, tersangka mengajukan 25 proposal fiktif ke UPK Rendang. Proposal kelompok itu untuk meminjam uang di PNPM MPd SPP secara bergiliran yang tujuannya menambah modal
usaha masing-masing kelompok. Ada pun nama-nama yang diajukan pelaku itu yakni Kelompok Perempuan Kencana Wangi 2, Kelompok Kencana Wangi 3, Kelompok Kencana Wangi 4, dan Kelompok Kencana Wangi 5 dengan ketua kelompok atas nama tersangka. Kemudian ada Kelompok Mawar 1 sampai Mawar 12, kelompok Cemara 1 sampai 3. Kemudian ada juga nama Kelompok Putri Lestari 1 sampai 2 , kemudian Kelompok Perempuan Merta Sedana 1 sampai 2, Kelompok Perempuan Wanita Peternak 1 dan 2 dengan alamat
kelompok di Banjar Dinas Pempatan. Kronologi kasus korupsi yang dilakukan Ni Wayan Murniati alias Bebel asal Desa Pempatan yakni pada tahun 2014 dan 2015. Saat itu, tersangka mengajukan proposal tiktif sebanyak tujuh kelompok ke UPK Rendang untuk meminjam uang PNPM MPd SPP perguliran yang bertujuan penambahan modal usaha untuk masingmasing kelompok. Adapun kelompok yang diajukan tersangka itu adalah Kelompok Lang-lang Buana 1 Kelompok Lang-lang Buana 4, Kelompok
Lang-lang Buana 5, Kelompok Lang-lang Buana 7, Kelompok Lang-lang buana 8, Kelompok Lang-lang Buana 9, dan Kelompok Lang-lang Buana 10. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Karangasem AKP Losa Lusiono Araujo didampingi Kanit Tipikor Iptu I Gede Murdana dan KBO Kasat Reskrim Iptu I Gusti Suastawan mengatakan, jika kasus korupsi yang dilakukan Wartini asal Desa Besakih mengakibatkan kerugian negara Rp 1.670.780.000. Sedangkan kasus dugaan korupsi yang dilakukan Murniati asal Desa Pempatan menimbulkan kerugian negara Rp 292.637.000. Keduanya nyaris merugikan negara Rp 2 miliar. “Untuk tersangka Wartini dikenakan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 ayat 1 dan Pasal 3 ayat 1. Termasuk tersangka Murniati juga sama yakni
dikenakan tersebut,” ujarnya. AKP Lusiono Araujo menambahkan, jumlah anggota dari dua kasus korupsi ini sebanyak 320 anggota. Para anggota itu tidak tahumenahu kalau KTP-nya disalahgunakan oleh pelaku untuk kepentingan pribadi. “Keduanya memang pernah bekerja di UPK sebagai tim teknis,” ucapnya. Masing-masing memang tidak ditahan. Sebab, kewenangan penahanan itu adalah ranah penyidik. Tersangka tidak harus ditahan, namun dapat saja ditahan penyidik. Tidak ditahan, diyakini tersangka tidak lari dan menghilangkan barang bukti. “Kasus ini sudah masuk P-21 tahap dua. Kasus itu telah dilimpahkan ke kejaksaan. Nanti, penahanan dilakukan pihak kejaksaan,” tegasnya. (kmb41)
Raker Banggar Dewan - Eksekutif Pukul 21.30 Wita
Belanja Barang Tinggi, TAPD Diminta Rasionalisasi Rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Karangasem dilaksanakan Selasa (30/10) malam. Rapat nyaris gagal, sedianya rapat dimulai pukul 19.00 Wita, namun molor selama satu setengah jam lebih. Sebelum rapat dimulai, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri lebih dulu melakukan pertemuan intern dengan Ketua DPRD I Nengah Sumardi di ruang transit kantor dewan. Raker akhirnya berlangsung pukul 21.30 Wita. Bagaimanakah harapan dewan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) itu? SEBELUM digelar rapat kerja itu, Bupati didampingi Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang juga Sekda Karangasem Gede Adnya Mulyadi lebih dulu menuju ruang transit Ketua DPRD. Di ruang transit itu sudah menunggu jajaran pimpinan dewan, Ketua I Nengah Sumardi, dan tiga orang wakil ketua, I Made Wirta, I Nyoman Karya Kartika, dan I.B. Adnyana. Pertemuan antarpimpinan legislatif dan
eksekutif itu berlangsung hampir dua jam. Pertemuan internal itu baru selesai pukul 21.30 Wita, kemudian langsung dilanjutkan menggelar rapat kerja. Ketua DPRD I Nengah Sumardi yang memimpin raker itu mengatakan, pembahasan KUA-PPAS sudah dilakukan sebelumnya. Namun, ada beberapa hal yang belum dapat jawaban dari pihak eksekutif. Seperti anggaran barang dan jasa yang
dialokasikan dari awal 2018 ke 2019 peningkatannya cukup signifikan. Lonjakan kenaikan itulah yang perlu penjelasan memadai dari TAPD. “Silakan TAPD tentukan dulu mana yang termasuk skala prioritas mana tidak. Sebab, kenaikan anggaran barang jasa cukup signifikan,” ujar Sumardi. Selain anggaran barang dan jasa, kata Sumardi, pihaknya juga meminta agar TAPD mengurangi anggaran pada belanja modal yang saat ini tertuang di Rancangan KUA-PPAS. Pihaknya ingin angka pasti termasuk penjelasan TAPD, urgensi kegiatan yang dirancang di KUA-PPAS sejauh mana? Selain itu, sudah sesuai atau tidak kesepakatan badan anggaran, TAPD juga diminta penambah upah para kepala
lingkungan (kaling) yang masih kurang dari Rp 180 juta per tahun. “Kami minta TAPD memasukkan kenaikan upah kaling dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 2 juta per bulan,” ujarnya. Selain itu, Banggar juga meminta agar TAPD menambahkan anggaran untuk upacara pancawali krama di Pura Luhur Lempuyang. Penambahan anggaran upacara karya pancawali krama ini, Rp 1,5 miliar. “Kami tahu, tidak mungkin malam ini bisa menghitungnya. Namun, kami memberikan kesempatan TAPD menjelaskan hal itu Senin depan,” pinta Sumardi. Sementara anggota Banggar Wayan Suastika dan Nengah Suparta meminta TAPD menghitung secara benar, karena ada ketimpa-
ngan belanja barang dan jasa yang melonjak tinggi hampir mencapai Rp 20 miliar. Karena itu, pihaknya meminta TAPBD memberikan hitungan cermat. Hal itu penting, agar tidak ada yang dirugikan terutama di masing-masing OPD. “Silakan hitung dulu mana agenda yang termasuk urgent. Dan yang mana potensial menghambat belanja modal. Kami ingin tetap harus ada koreksi belanja modalnya turun. Sedangkan pembelian barang jasa naiknya tinggi,” ujar Suastika. Ketua TAPD I Gede Adnya Mulyadi mengatakan, terkait anggaran barang dan jasa, pihaknya masih mencermatinya. Kegiatankegiatan yang wajib tentunya sangat sulit dikurangi, begitu pula belanja modal. Namun, pihaknya berjanji
menyampaikan ke Badan Anggaran yang mana saja program-program yang akan dirasionalisasi. Sudah tentu program yang termasuk tidak terlalu urgent. Gede Adnya Mulyadi juga mengaku
setuju jika dua komponen dirasionalisasi. “Kami sepakat jika anggaran barang dan jasa dirasionalisasi. Untuk keperluan itu sudah pasti kami harus hitung kembali,” ujarnya. (eka)
Bali Post/kmb41
RAPAT BANGGAR - Suasana rapat Banggar DPRD dan TAPD berlangsung Selasa (30/10) malam pukul 21.30 Wita.
KLUNGKUNG
12 Dewan Turun ke Nusa Penida
Komisi I Desak Tingkatkan Penegakan Perda Semarapura (Bali Post) Jajaran DPRD Klungkung kompak turun ke Kecamatan Nusa Penida. Mereka melihat dari dekat pelaksanaan berbagai program agar dapat disempurnakan. Seperti Komisi I DPRD Klungkung mendesak adanya upaya penegakan perda. Sebab, realita di lapangan banyak terjadi pelanggaran, tetapi tak kunjung ditertibkan. Ketua Komisi I DPRD Klungkung Nengah Mudiana, Rabu (31/10) kemarin, menyampaikan saat melakukan rapat koordinasi di Nusa Penida belum lama ini, dia mendapat beragam fakta miris dalam upaya penegakan perda. Banyak terjadi pelanggaran, tetapi minim upaya penegakan. Salah satu contoh, upaya penertiban sempadan pantai. Setelah digali apa persoalannya di lapangan, rupanya dia melihat banyak masalah. Pertama, soal ketersediaan anggota Satpol PP yang hanya ada enam orang. Bahkan, semuanya hanya berstatus tenaga kontrak. Kedua, mengenai sarana di sana hanya ada empat sepeda motor. Malah yang berfungsi hanya dua. Belum lagi masalah biaya operasionalnya seharihari. Menurutnya, ini tak boleh terjadi. Padahal dua per tiga wilayah Klungkung adalah Nusa Penida. Mestinya urusan personel idealnya harus lebih banyak.
Minimal ada satu peleton petugas Satpol PP khusus di Nusa Penida. Atau paling tidak 16 personel. Melihat vitalnya peran Satpol PP di Kecamatan Nusa Penida, khususnya untuk menegakkan perda agar pembangunan tak kebablasan, idealnya di Nusa Penida dibentuk satu UPT Satpol PP. Sebab, tanpa ada UPT sebanyak apa pun personelnya tetap saja tidak punya wewenang melakukan penindakan. Sebab, personel yang ada saat ini berada di bawah kecamatan. Sebagai tindak lanjut setelah rakor, persoalan ini akan dibahas dalam rapat komisi. Demikian pula nanti akan disampaikan dalam rapat gabungan dengan eksekutif. Kepala Satpol PP Pemkab Klungkung Putu Suartha, Rabu (31/10) kemarin, mengakui selama ini kekurangan banyak personel dan sarana. Dia mengaku akan berupaya memenuhinya secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan daerah. Terkait masukan pembentukan UPT di Kecamatan Nusa Penida, menurutnya belum terlalu mendesak karena di sana sudah ada Kasi Trantib. Menurutnya, justru yang memang benarbenar mendesak adalah personel PNS dan penyidik PNS. ‘’Semoga ke depan, kami bisa penuhi itu di Kecamatan Nusa Penida,’’ tegasnya. (kmb31)
60 Persen Hotel dan Restoran Ngemplang Pajak
Baru Enam Pengusaha Bersedia Teken Surat Pernyataan Semarapura (Bali Post) -
Temuan BPK terkait penerimaan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) Pemkab Klungkung tahun 2017 belum disikapi serius para pengemplang pajak. Dari 60 persen hotel dan restoran pengemplang pajak, rupanya baru enam pengusaha yang bersedia meneken surat pernyataan untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak.
Cokorda Raka Sudarsana
Dipertanyakan, Penanganan Kasus Proyek Biogas Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Penanganan kasus proyek biogas di Kecamatan Nusa Penida kembali menjadi sorotan. Sebab, hingga akhir Oktober, progres penanganan kasusnya makin tidak jelas. Apa yang menghambat penanganan kasusnya juga tak jelas. Padahal, hasil penghitungan kerugian negara oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dalam kasus ini sudah dirilis cukup lama. Isu yang berkembang di tengah masyarakat, penanganan kasusnya diduga sengaja diulur-ulur korps Adhyaksa itu. Sebab, calon tersangkanya adalah sejumlah pejabat tinggi yang masih aktif berdinas di Pemkab Klungkung. Ada dugaan, pihak kejaksaan sengaja menahan-nahan penanganannya sambil menunggu calon tersangka itu pens i u n dini pada No-
vember ini. Ada juga yang menduga karena tekanan politik. Sebab, kasus ini juga diduga melibatkan keluarga oknum anggota DPRD Klungkung. Terkait isu tersebut, Kasi Pidsus Kejari Klungkung Kadek Wira Atmaja, Rabu (31/10) kemarin, membantah hal itu. ‘’Isu tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sabar, kami murni masih dalam proses penanganan,’’ kata Wira Atmaja. Dia juga menekankan, tak ada niat mengulur-ulur karena kasusnya melibatkan petinggi Pemkab Klungkung. Jelasnya, Kejari Klungkung bekerja sesuai aturan dan mekanisme. Sementara disinggung di mana letak kesulitan penanganannya, dia juga enggan menjelask a n . Dengan demikian, apa penyebab kasusnya terkesan terka-
Kamis Kliwon, 1 November 2018
tung-katung seperti sekarang juga tidak jelas. ‘’Mohon bersabar. Nanti akan saya infokan. Paling tidak akhir tahun ini sudah ada perkembangan,’’ ucapnya. Hasil audit BPK menunjukkan kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp 792.912.654, mendekati nilai proyek Rp 890 juta. Kerugian ini diduga muncul akibat adanya pengurangan spek proyek. Pejabat asal Denpasar ini menyatakan sejak penyelidikan dimulai dari akhir 2016, sejumlah pihak telah diperiksa, mulai dari pejabat pemkab selaku pengguna anggaran, pelaksana proyek, penerima bantuan, hingga konsultan perencanaan dan pengawas. Ada lebih dari 70 orang saksi yang digali keterangannya. Seperti berita sebelumnya, proyek energi terbarukan ini tersebar di Desa Kutampi Kaler, Sakti, dan Klumpu dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, ditambah 10 persen dana pendampingan dari APBD Klungkung. Sesuai hasil pengecekan dari 40 titik, yang dikerjakan hanya 38 titik dan seluruhnya mangkrak. Sementara sisanya lagi dua titik laporannya dibuat fiktif. Proyek yang berjalan tahun 2014 itu dikelola Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Keluarga Berencana (KB) yang kini menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan KB. (kmb31)
Bali Post/gik
Menurut Kabid Penagihan, Keberatan, Penelitian dan Pelaporan BPKPD Klungkung Cokorda Raka Sudarsana, Rabu (31/10) kemarin, proses tindak lanjut dari temuan tersebut sedang berjalan. Sejauh ini diakui respons pemilik hotel dan restoran untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak masih sangat minim. Untuk itu, pihaknya jemput bola guna menyasar langsung satu per satu. ‘’Permasalahan pajak ini beragam. Salah satunya laporan detailnya direkayasa. Misalnya, ada sewa kamar tiga dilaporkan dua. Ada lima sampai enam hotel dan restoran yang sudah kami datangi, khususnya yang sudah lama tidak bayar pajak,’’ katanya. Hotel dan restoran tersebut juga menyatakan siap menandatangani surat pernyataan untuk membayarkan sisa kewajibannya. Saat ini realisasi PHR hingga September 2018, khususnya untuk hotel sudah terealisasi Rp 10.447.771.826.
Sementara untuk restoran Rp 8.755.533.104. Jumlah realisasi ini sudah mendekati target masingmasing untuk hotel dan restoran, Rp 11 miliar. Berkaca dari capaian tahun lalu, pihaknya tetap mengaku optimis realisasinya hingga akhir tahun akan mampu mencapai target. Pada tahun 2017, Pemkab Klungkung berhasil merealisasikan penagihan pajak hotel Rp 10.328.352.583 dari target Rp 9.800.000.000. Sedangkan pajak restoran realisasinya Rp 10.329.979.595 dari target Rp 10.500.000.000. ‘’Sisa waktu kita lagi dua bulan, semoga sisa pendapatannya bisa terkejar. Kami tetap optimis bisa mencapai target,’’ kata Raka Sudarsana. Sekretaris PHRI Klungkung Wayan Sukadana menyampaikan pada dasarnya setiap akomodasi pariwisata berkomitmen membayar pajak. Tetapi realita di lapangan pemahaman pengelola pariwisata soal kewajiban membayar pajak berbeda-beda. Baik
tentang birokrasi maupun terkait teknis pelaporannya. Inilah yang perlu sosialisasi lebih lanjut. Sebab, dia yakin anggota PHRI tentu komitmen mengikuti aturan yang berlaku. Sebelumnya, BPK mencurigai wajib pajak (pemilik hotel dan restoran) merekayasa laporan penjualan mereka. Sehingga BPK pun merekomendasikan agar Pemkab Klungkung mengaudit laporan penjualan dari sejumlah hotel dan restoran, khususnya di Nusa Penida. Data tahun 2017 BPKPD Klungkung menunjukkan jumlah hotel sebagai wajib pajak 246 dan restoran 153. Dari total 399 hotel dan restoran, 60 persen (239) hotel kelas melati dan restoran, laporan penjualannya dicurigai direkayasa. Situasi itu jelas amat merugikan Pemkab Klungkung. Sebab, seharusnya dari total pendapatan, 10 persennya harus dibayarkan ke Pemkab sebagai PHR. Pihaknya berharap temuan BPK ini bisa menjadi perhatian bersama. Pengusaha hotel dan restoran, ke depan bisa berlaku jujur dan lebih taat bayar pajak. Pemerintah daerah juga menjadikannya sebagai bahan evaluasi secara menyeluruh untuk memaksimalkan sektor PHR untuk mendongkrak PAD Klungkung. (kmb31)
Jadi Narasumber di Kementerian Ketenagakerjaan
Bupati Suwirta: Jangan Anggap Penyandang Disabilitas sebagai Beban BUPAT Klungkung I Nyoman Suwirta mendapat kesempatan berharga dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Dia didapuk sebagai pembicara acara Seminar Inklusi Film Disabilitas dan Expo Produk Tenaga Kerja Disabilitas di Ruang Tri Dharma Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jalan Jenderal Gatot Sobroto Kav. 51 Jakarta Selatan pada 30 Oktober lalu. Kesempatan itu jadi istimewa karena Bupati merakyat milik Pulau Bali ini tampil sebagai satu-satunya bupati yang didaulat sebagai narasumber. Dalam kesempatan itu, Bupati Suwirta memaparkan materi bertajuk “Kepedulian Kabupaten Klungkung terhadap Penyandang Disabilitas Dalam Dunia Kerja”. Pada awal pemaparan, dirinya menyampaikan sudah bergelut dengan kehidupan disabilitas sejak tahun 1994. “Saya telah banyak mempekerjakan karyawan dengan kondisi disabilitas, sejak masih menjadi manajer koperasi. Kemudian setelah saya menjabat sebagai kepala daerah pada 2014, saya menduplikasi kebijakan di koperasi ke tingkat kabupaten. Penyandang disabilitas tetap memiliki potensi untuk hidup sejahtera. Jika pemerintah bisa mendorong semua sektor untuk mempekerjakan penyandang disabilitas, secara tidak langsung ini juga akan memengaruhi tingkat kemiskinan,” ungkap Bupati Suwirta. Sebagaimana Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, mengamanatkan perusahaan
swasta untuk mempekerjakan satu persen penyandang difabel dari total pekerjanya. Sedangkan perusahaan BUMN/ BUMD sebanyak dua persen. Aturan itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003. “Setiap bulan, kami rutin melakukan program pelatihan seperti kerajinan tangan, tekstil, komputer, multimedia dan sebagainya. Kami melakukan pemetaan terhadap penyandang disabilitas yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Pada tahun 2018, dari 1.640 penyandang disabilitas kami seleksi yang masih pada usia produktif. Lalu, kami beri pelatihan dan 19 di antaranya telah bekerja di lingkungan pemerintah dan sisanya kami dorong bekerja di sektor swasta,” tegas Bupati Suwirta. Perusahaan harus memberikan ruang kepada penyandang disabilitas untuk bekerja secara formal serta memiliki ikatan kerja yang jelas dengan perusahaan. “Sudah saatnya, semua pihak baik pemerintah maupun swasta memperkuat komitmen dan keberpihakan kepada penyandang disabilitas. Demi terwujudnya masyarakat inklusif tanpa melihat latar belakang apa pun, menyandang disabilitas atau tidak, mereka harus memiliki kesempatan dan ruang yang sama untuk bisa bekerja, berkarya, dan berkontribusi untuk negeri,” papar Bupati Suwirta. Untuk mewujudkan kesetaraan tersebut, diperlukan pelatihan untuk mendukung kemampuan penyandang disabilitas. Pemerintah Klungkung telah rutin melakukan
pelatihan dengan tujuan penyandang disabilitas memiliki daya saing, keunggulan, kompetensi yang bersifat soft skill dan hard skill. Agar dapat berkompetisi di dunia kerja, ke depannya, dia akan membuat program khusus disabilitas yaitu rumah disabilitas. “Rumah disabilitas adalah panti sosial. Kami memberikan pelatihan soft skill dan hard skill dalam industri kreatif kepada disabilitas. Kemudian produk hasil tersebut dijual. Semua pekerja di rumah disabilitas tersebut merupakan penyandang disabilitas mulai dari tukang kebun, cleaning service, satpam dan lain sebagainya,” ujarnya. Bupati Suwirta berpesan agar tetap tabah dan optimis. Dia juga menekankan bahwa penderita disabilitas bukanlah beban dan jangan dijadikan mereka itu beban. Menurutnya, penyandang disabilitas tetap memiliki potensi untuk berkem-
bang pesat di berbagai bidang. Dalam kesempatan yang sama Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri mengapresiasi program yang telah dilakukan oleh Bupati Suwirta. “Saya sangat mendukung langkah yang telah dilakukan oleh Bupati Suwirta, saya berharap kepala daerah lainnya bisa terinspirasi dan menduplikasi apa yang telah dilakukan oleh Bupati Suwirta terutama dalam pemberdayaan penyandang disabilitas,” ujar Hanif Dhakiri. Turut hadir dalam seminar tersebut yakni Dirjen Binapenta dan PKK Maruli A. Hasoloan, Dirjen Binwasnaker Sugeng Priyanto, Kepala Barenbang Khairul Anwar, Dirjen PHI Jamsos Haiyani Rumondang, Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Bappenas, dan 200 tenaga kerja disabilitas produktif. (ad1298)
Bali Post/ist
NARASUMBER - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat tampil sebagai narasumber yang dipercaya Kementerian Ketenagakerjaan dan berbicara tentang penanganan penyandang disabilitas.
Kamis Kliwon, 1 November 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Front Office for Hotel in Lembongan Island,Good English, mess Available Ph:081808728088 E : sales@bali-activities.com
B.BP.001.10.18.0001303
Cleaning Service Kantor,Cewek Freelance,Krobokan 08123816794
B.BP.166.10.18.0001290
*Segera Bth Waiter Pria&Wanita Pglmn/Tdk,Min.SMU,081999670006
B.BP.001.10.18.0001289
Admin Wanita,Tkang Las Listrik Sales Marketing : 085103167222
B.BP.001.10.18.0001172
Dcr Krywti u/Laundry Gj.Menrik Bs Tidur Dlm Hub.087861070289
B.BP.001.10.18.0001274
Dcr Sgr Therapist Spa Wnt di Canggu, Pengalmn / Tdk, Gaji+Bonus Mnrik,081239621123 Massaji SPA
B.BP.001.10.18.0000905
Dcr Spa Therapist u/Villa Jl.Tirta Akasa No. 25 Sanur, 270260 B.BP.001.10.18.0001287
Dcr Tng utk Tkg Potong Ayam + Sopir Serius Hub.085338422666 B.BP.001.10.18.0001263
Dicari Tukang Kebun Brpengalaman Gaji UMK,Gallery 101 Kerobokan,085333516555 B.BP.004.10.18.0001238
Dibutuhkan PRT Tinggal Dalam Gaji Memuaskan 081916616661
B.BP.001.10.18.0001276
Dibutuhkan Tenaga Kasir untuk Mini Market Hub.081999975122
B.BP.001.10.18.0001272
Dibutuhkan Wanita Multitalenta u/Front Office & Satpam dengan Ijazah Satpam,Sdh Brpnglmn Sbg Tng Satpam.Bawa Lmrn ke:Stikes Bali, Jl.Tkd Balian No.180 Dps
B.BP.001.09.18.0001159
Dicari Guru Bhs Inggris&Admin Lamaran:Sekolah Pelita Bangsa Mahendradatta 88 DPS.Tlp 490565
B.BP.001.10.18.0001231
Dicari Karyawati Utk Bersih2 di Villa Jln Pantai Berawa Br. Tandeg,Canggu 3 Jam Kerja 9-12 Siang,Gaji 800/Bulan Bisa Bhs Inggris.Hubungi:081952200394
B.BP.001.10.18.0001262
Dicari Kasir,Admin -D1 Pajak Hub.0818555988/087861507533 B.BP.001.10.18.0001229
Dicari SPG, Wnt Max 28Th Min SMU Penampilan Menarik.Penempatan Bali Collection Nusa Dua & Discovery Mall Kuta. Gaji 2,5Juta.Hub.Lusi (082144355655)
B.BP.001.10.18.0000732
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
G.02
Dicari Wanita Pembantu RT Tinggal dalam untuk Rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 2Jt SMS 0816571027
Dcr Tenaga Min. SMP mau belajar berkerja keras dan jujur untuk menjadi tenaga handal, Cleaning Service, Tehnik AC, Operator Air kemasan,Satpam, Tukang kebun Hydroponik , ikuti pelatihan sambil bekerja ikuti working space Bali Coffee Jl.Veteran 66 Denpasar sebelah Pasar BurungSatriaHub:0818621818
B.BP.004.10.18.0001247
Dicri Guru TK dan Kepsek TK yg bs B.Inggris Hub.0811398772
B.BP.001.10.18.0001281
PT.Fuji Home Japan cari Marketing Property Pnglaman min 1th brpnmln mnarik,Jujur,Disiplin& Team work (Gaji + Bonus) T.4723564 Email: info@fujihomejapan.com
G.01
Bekerja sebagai Presenter, Jurnalis, Produser program Bali TV ayo bergabung ikuti pelatihan kerja dan magang kerja tamatan Diploma sampai Sarjana berbagai jurusan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar
B.BP.001.10.18.0001256
Pelaksn Bang Sipil&Akunt D3/S1 Admin.E:made_darna@yahoo.co.id B.BP.001.10.18.0001273
Ymh Bisma Dicr:1.SMA/D1/S1 Ek 2.Supir Sim B1 Hub.T.Umar 142 Dps
G.03
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
Ayo kerja tidak tamat sekolah: sebagai Waiter, Tukang Masak, CS, dibidang kuliner. Lamaran ke Warung 63 Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar Hub:0818621818
G.05
G.04
B.BP.001.10.18.0001170
B.BP.001.10.18.0000900
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
BENGKEL LAS
Dcr SMK Teknik Elektro, Diploma Teknik untuk bekerja sebagai tenaga Produksi, kameramen, Transmiter. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar
Dicari Staf Admin,Gudang,Kurir Max 35th,Gj 2,5-5Jt,Bawa CV Ke Jl.Raya Uluwatu,Jimbaran Arcade 081360793789 Lisa
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL KIA
Jual Picanto 2013 Putih,Manual Tangan 1 Hub BUC 085333124554 B.BP.001.10.18.0001270
DICARI MOTOR *087860120877 WA 085100410850* Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput B.BP.001.10.18.0001268
DIJUAL TANAH Di Jual Tanah Luas 388m2 Lokasi dlm Lingk Villa Uluwatu Jln Belimbing Sari 1 (sblm Alila Villa Uluwatu).Harga 800Jt/Are Hub:081353352550 B.BP.004.10.18.0001284
Dijual Tnh 2 Are di Sanur,SHM Strategis Hub.0811398772 B.BP.001.10.18.0001280
T.10A SHM dkt Jln Utama&Pantai Soka Tbn Strategis085257539923 B.BP.167.10.18.0001282
DISEWAKAN BENGKEL Di kontrakan Bengkel Sepeda Motor sangat Strategis, Jln. AhmadYani DpsHub.08123636462 B.BP.001.10.18.0001288
DIJUAL RUMAH
KEHILANGAN Hlg BPKB No 106624871-O DK 2230 DG AN Made Ike Suseni Jl. Ayani G.II No.32 Dauh Puri Dps
B.BP.009.10.18.0001283
Hlg BPKB Senia DK 1318 WF,Nosin MB14093,An.Bambang Suyono
B.BP.001.10.18.0001278
Hlg Grosse Akte Asli Kapal Ulam Jaya No.1795 ttgl 7/4/09 A.n I Kadek Swastika Jaya,Dps B.BP.001.10.18.0001266
DIJUAL PERUSAHAAN Djl:Biro Perjalanan Wisata PT. Bali Cipta Bahari Tour&Travel Licence No.551.21/362/DIPARDA Jl.Benesari 19 Legian Kuta, Bali 80361 (Sudah Ber IATA) Hub:081337695702/081237070965 B.BP.001.10.18.0001271
DIJUAL RUMAH
BANGLI
14
Kamis Kliwon, 1 November 2018
Jelang ’’Karya Danu Kertih’’, Ratusan ASN ’’Ngayah Mareresik’’
NGAYAH - ASN di Bangli ngayah mareresik di areal Pura Jati, Desa Pakraman Batur.
Bali Post/ina
Rapat KUA-PPAS Kembali Dibatalkan Untuk kedua kalinya, rapat dengan agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2019 yang telah dijadwalkan DPRD Bangli batal dilaksanakan. Lagi-lagi, penyebabnya karena Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) belum siap membawakan draf Rancangan KUA-PPAS dengan struktur berimbang. Sesuai hasil koordinasi Badan Anggaran (Banggar) dengan TAPD, Rabu (31/10) kemarin, disepakati rapat pembahasan KUA-PPAS dilaksanakan mulai Senin mendatang. Rapat pembahasan KUAPPAS 2019 dijadwalkan berlangsung Rabu (31/10) kemarin, setelah pada Selasa (30/10) lalu rapat batal dilaksanakan karena TAPD belum siap dengan draf Rancangan KUA-PPAS. Namun hingga siang hari kemarin, rapat tak kunjung berjalan. Meski pada akhirnya, ada beberapa pejabat dari TAPD yang datang ke kantor dewan, namun sebatas melakukan koordinasi dengan pimpinan dewan di ruang Ketua DPRD. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata
mengungkapkan, dalam rapat koordinasi siang kemarin, TAPD mengaku telah menyelesaikan Rancangan KUA-PPAS yang diminta dewan. Namun, belum bisa disampaikan ke Banggar karena belum dikoordinasikan dengan pimpinan TAPD. Pihaknya pun kembali memberikan batas waktu ke TAPD agar draf Rancangan KUA-PPAS 2019 bisa segera dibawa ke DPRD untuk dibahas Senin mendatang. Dengan batalnya rapat pembahasan untuk yang kedua kalinya ini, Kutha Parwata kembali menyatakan
kekecewaannya. Pihaknya sejatinya sangat berharap KUA-PPAS bisa diserahkan lebih awal sehingga bisa dibahas dengan detail. Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles menambahkan, dirinya tak mengerti dengan alasan TAPD yang tak memasang program Gerbang Gita Santhi (GGS) dalam Rancangan KUA-PPAS 2019 yang telah dibuat sebelumnya. Dia menilai hal ini menandakan TAPD tak paham dengan visi dan misi Bupati. Carles mengungkapkan, dalam koordinasi kemarin,
PROYEK - Proyek peningkatan jalan di jalur Culali.
Bali Post/ist
Demi Kelancaran Proyek ’’Hotmix’’
Jalur Culali Ditutup Sementara Bangli (Bali Post) – Proyek peningkatan jalan hotmix di jalur Batur-Bubung Kelambu atau yang lebih dikenal sebagai jalur Culali masih berlangsung. Untuk kelancaran pengerjaan, aktivitas pengangkutan galian C di jalur tersebut ditutup sementara. Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUTR-Perkim) Kabupaten Bangli Ida Bagus Suandi, Rabu (31/10) kemarin, mengatakan penutupan lalu lintas pengangkutan galian C ke jalur Culali sudah dilakukan sejak Senin (29/10) lalu. Hal ini merupakan kesepakatan antara rekanan pelaksana proyek, pengelola galian C dan asosiasi sopir truk. ‘’Sesuai kesepakatan,
jalur itu ditutup selama dua minggu agar rekanan bisa mengampar AC BC, sejenis hotmix dasar,’’ jelasnya. Setelah proses pengamparan AC BC selesai dilakukan, nantinya jalur Culali akan dibuka kembali sambil menunggu persiapan pengamparan AC WC. Selanjutnya, saat proses pengamparan AC WC berjalan, jalur itu akan kembali ditutup selama sepekan. ‘’Kalau sesuai kesepakatan, aktivitas truk galian C libur. Sama sekali tidak ada aktivitas, kecuali truk yang melayani proyek,’’ ujarnya. Lanjut dikatakan Suandi, penutupan jalur Culali selama proses pengamparan memang perlu dilakukan. Tujuannya agar pengerjaan bisa berjalan lancar tanpa adanya hambatan dari lalu-lalang
truk. ‘’Memang tidak bisa. Kalau kita izinkan truknya lewat, proses pengerjaan akan menjadi terganggu. Makanya dengan itu disepakati ditutup untuk sementara waktu,’’ jelasnya. Suandi mengakui, pihaknya sempat meminta agar penutupan akses jalan itu dilakukan selama satu bulan. Namun, hal itu tidak memungkinkan bagi para pengelola galian C dan sopir truk. Dijelaskannya, proyek peningkatan jalan di jalur Culali sudah berjalan sejak tiga bulan terakhir. Sejauh ini, realisasi pengerjaannya mencapai 60 persen. Untuk memperbaiki jalan itu, anggaran yang dihabiskan Rp 6.250.000.000. Ditargetkan pekerjaan tuntas pada bulan ini. (kmb40)
Kertih,’’ kata Kabag Protokol Setda Bangli Cok Bagus Gde Gaya Dirga. Sementara itu, Jero Gde Batur Alitan menjelaskan, Karya Danu Kertih dilaksanakan dengan tujuan untuk memohon ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya sebagai Dewa Wisnu atau Dewi Danu, agar sumber-sumber air di Bali, khususnya di Danau Batur tetap terjaga. Selain itu, karya ini untuk memohon kesuburan. ‘’Melalui Karya Agung Danu Kertih, kita juga memohon ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar masyarakat Bali diberikan tuntunan, sehingga diharapkan muncul pemikiran-pemikiran yang positif,’’ kata Jero Gede Batur. Dikatakannya lebih lanjut, Karya Agung Danu Kertih wajib dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Ini termuat dalam Lontar Kusuma Dewa, Usana Bali dan Babad Batur Kelawasan yang tersimpan di Pura Ulun Danu Batur. Jika karya ini tidak dilaksanakan tepat waktu, disebutkan Bali akan mengalami musibah, baik
gempa bumi, serangan hama di lahan pertanian maupun percekcokan dalam rumah tangga maupun pasemetonan. Tahun 1955, debit air Danau Batur mengalami fenomena penurunan yang signifikan. Bahkan penurunannya mencapai tujuh meter. ‘’Ini dikarenakan Karya Danu Kertih tidak dilaksanakan. Saya masih ingat betul kejadian tahun 1955. Waktu itu, Karya Danu Kertih memang lama tidak dilaksanakan,’’ terangnya. Pelaksanaan Karya Danu Ketih, tambah Jero Gede Batur, bukan saja menjadi tanggung jawab masyarakat Batur melainkan seluruh masyarakat Bali, umat Hindu sedharma dan subak se-Bali. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh desa pakraman untuk ngaturang pejati baik melalui Pura Kahyangan Desa maupun pamerajan di masingmasing rumah saat puncak karya berlangsung. Tujuannya, mendoakan jagat Bali selalu aman dan dijauhkan dari semua bentuk bencana. (kmb40)
Maksimalkan Pemungutan Pajak ke Desa
TAPD Belum Siap
Bangli (Bali Post) -
Bangli (Bali Post) Berbagai persiapan terus dilaksanakan jelang Karya Agung Danu Kertih, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung yang puncaknya digelar 7 November. Seperti pada Rabu (31/10) kemarin, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangli ngayah mareresik atau bersih-bersih di areal Pura Jati, Desa Pakraman Batur, Kintamani. Ngayah bersama ini dilaksanakan sebagai salah satu wujud bakti para ASN ke hadapan Ida Batara yang berstana di Pura Jati. Dengan kegiatan ini, kebersihan pura dapat terjaga sehingga akan timbul keindahan dan keasrian yang akan melahirkan ketenangan untuk ngaturang bhakti ke hadapan Tuhan. ‘’Hari ini (kemarin - red), ASN di lingkungan Pemkab Bangli ngaturang ayah bhakti mareresik di Pura Jati Batur. Ada yang bawa sabit, ada yang bawa sapu. Semuanya kompak melaksanakan pembersihan di areal Pura Jati untuk menyukseskan pelaksanaan Karya Agung Danu
TAPD mengaku sudah menyusun KUA-PPAS dengan struktur berimbang serta sudah memasukkan program GGS dalam rancangan tersebut. Pihaknya berharap hal itu bukan sebatas pengakuan. ‘’Kalau Senin nanti rapat pembahasan batal lagi, saya tidak akan ikut membahas KUA/PPAS 2019. Silakan Bupati buat Perkada,’’ tegas Carles. Sebelumnya diberitakan, Banggar DPRD Bangli pada Selasa lalu benarbenar dibuat kecewa dengan kinerja TAPD. Pasalnya, meski sudah dua pekan lebih diberikan waktu untuk melakukan perbaikan terhadap draf Rancangan KUAPPAS 2019, TAPD belum bisa membawa draf rancangan sesuai yang diinginkan Banggar. Rapat dengan agenda pembahasan KUAPPAS 2019 itu pun batal dilaksanakan. (kmb40)
BKPAD Minta Tambahan Mobil Operasional Bangli (Bali Post) Jumlah kendaraan operasional Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli sangat minim. Khusus untuk mendukung pemungutan pajak ke desa-desa, OPD tersebut hanya bisa mengandalkan dua unit mobil. Minimnya kendaraan operasional menyebabkan pemungutan pajak dengan sistem jemput bola terhambat. Sekretaris BKPAD Kabupaten Bangli A.A. Trisnawijaya mengatakan, pemungutan pajak daerah selama ini lebih banyak dilakukan dengan sistem jemput bola. Tujuannya, memotivasi masyarakat agar mau memenuhi kewajiban membayar pajak tepat waktu. Salah satu jenis pajak yang dipungut dengan sistem jemput bola yakni PBB. ‘’Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih rendah, khususnya yang di perdesaan. Untuk itu, kita lakukan upaya jemput
bola ke desa-desa,’’ terangnya. Dalam upaya jemput bola, pihaknya hanya mengandalkan dua unit mobil operasional. Minimnya armada menyebabkan pihaknya tidak bisa memungut pajak secara maksimal. Pihaknya kerap menunda permintaan pemungutan pajak yang datang dari desa karena kendaraan yang terbatas. ‘’Kadang-kadang permintaan dari desa datangnya berbarengan, di hari yang
sama dan jam yang sama. Karena kendaraan terbatas, kita jadinya tidak bisa memenuhinya karena benturan jadwalnya, sehingga terpaksa salah satu kita tunda. Padahal, masyarakat siap dan menginginkan untuk membayar pajak hari itu,’’ jelasnya. Agar pemungutan pajak bisa maksimal, pihaknya membutuhkan tambahan mobil operasional sebanyak dua atau tiga unit. Pejabat asal Puri Kelodan Bangli ini mengatakan, tak hanya untuk pemungutan pajak, kendaraan operasional juga dibutuhkan untuk mendukung kegiatan di Bidang Keuangan dan Aset. Dalam rapat di DPRD belum lama ini, Trisnawijaya sudah sempat menyampaikan usulan penambahan kendaraan operasional itu ke dewan. ‘’Kita harapkan Bapak-bapak di dewan menjembatani kebutuhan kami. Kenapa, karena kita kan dipasangi target, jadi kita juga butuh dukungan sarpras untuk memenuhi target,’’ katanya. (kmb40)
Dewan Dukung Rencana Pembatalan Program UHC Bangli (Bali Post) Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles mengaku sepakat dengan keinginan Bupati Bangli I Made Gianyar membatalkan program Universal Health Coverage (UHC) di Bangli tahun 2019. Senada dengan Bupati, Carles juga mengakui sistem rujukan online berjenjang yang diberlakukan BPJS telah membuat masyarakat terhambat mendapatkan pelayanan kesehatan di RSU Bangli. Carles, Rabu (31/10) kemarin, mengungkapkan untuk mengikuti program UHC, Pemkab Bangli sejatinya sudah merancang anggaran Rp 27 miliar. Namun, karena sistem rujukan online berjenjang banyak menuai keluhan, pihaknya pun meminta agar Pemkab
menunda rencana untuk ikut program UHC. Anggaran yang sudah dirancang itu, menurutnya, lebih baik dialokasikan di Dinas Kesehatan untuk membiayai pengobatan masyarakat di RSU Bangli. ‘’Kalau memang BPJS tidak ada melakukan perubahan sistem rujukannya, ya… lebih baik rencana Bangli ikut UHC di-pending saja,’’ ujarnya. Menurutnya, jika memang sistem BPJS itu tetap dilaksanakan, dia pun mendukung rencana Bupati untuk menaikkan status puskesmas menjadi RS tipe D atau C. ‘’Intinya, harapan kita bagaimana masyarakat Bangli bisa mendapat pelayanan kesehatan dengan mudah,’’ imbuhnya. Lebih lanjut, Carles menjelaskan, sebagaimana
hasil koordinasinya ke Kemenkes belum lama ini, dalam Permenkes sejatinya tidak disebutkan adanya istilah rujukan berjenjang dari tipe D, C dan seterusnya. Yang ada adalah rujukan primer, sekunder, dan tersier. ‘’Waktu itu, dari pihak Kemenkes bilang katanya dalam tiga bulan ini akan ada revisi terhadap Permen itu, shingga tidak ada penafsiran yang meragukan,’’ kata Carles. Sebelumnya, Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan pihaknya akan membatalkan rencana mengikuti program UHC, jika BPJS tidak melakukan perubahan atas sistem rujukan online berjenjang. Pemkab Bangli memilih mengalihkan alokasi anggaran UHC untuk menang-
gung biaya berobat bagi masyarakat di RSU Bangli. Bupati beralasan batal ikut UHC karena pemberlakuan sistem rujukan online berjenjang itu telah membuat masyarakat Bangli yang ingin mendapat pelayanan kesehatan di RSU Bangli menjadi terhambat. Dengan adanya sistem rujukan online berjenjang, pasien yang butuh dirujuk saat berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama tidak bisa langsung dirujuk ke RSU Bangli yang memiliki klasifikasi atau tipe B. Pasien harus dirujuk terlebih dahulu ke fasilitas kesehatan lanjutan yang punya klasifikasi atau tipe C. Made Gianyar pun berharap BPJS dapat segera mengubah sistem rujukan ini. (kmb40)
15
Kamis Kliwon, 1 November 2018
APBN 2019 Disahkan
PEDULI palu Gempa dan tsunami telah mengguncang Palu, Donggala dan kabupaten lain di Sulawesi Tengah. Banyak korban luka-luka. Mereka memerlukan uluran tangan. Bali Post dan Bali TV menerima titipan sumbangan untuk saudarasaudara kita di daerah itu. Titipan bisa langsung dibawa ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer malalui DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000. Sekolah Bintang Mandiri, Jimbaran - Bali Rp 14.188.500 Bliss Hotel & Ananda Cottage, Sanggiran Ubud Rp 2.000.000 SLUA I Ubung Rp 1.000.000 I Wayan Sukiada Rp 500.000 Keluarga Pesanthian Acintya Puja, Denpasar Rp 500.000 Eka Wijaya Rp 300.000 I Wayan Hardita Rp 222.222 Desak Putu Martian Rp 100.000 Komang Tigana Rp 100.000 NN Rp 100.000 Jumlah penerimaan hari ini Rp 19.010.722 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 530.642.848 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 549.653.570 $ 2.500
BINTANG MANDIRI - Sekolah Bintang Mandiri, Jimbaran, Bali menyerahkan titipan sumbangan untuk korban gempa dan tsunami Palu sebesar Rp 14.188.500. Sumbangan diserahkan langsung ke Bali Post oleh Kepala Sekolah Ni Kadek Purnawati, S.Pd. didampingi pengurus OSIS Qiu Mattane, Nayla Aulia, dan Eleanora, Rabu (31/10) kemarin.
PEDULI PENGUNGSI GEMPA LOMBOK Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000.
I Wayan Hardita NN Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp
111.111 100.000
Rp 211.111 Rp 634.266.377 Rp 634.477.488
152 Sampel Sementara itu, hingga hari ketiga pascakecelakaan, Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur telah menerima 48 kantong jenazah. Tim Disaster Victim Identificafion (DVI) Mabes Polri masih melakukan identifikasi korban. Selain itu Tim DVI juga telah mengambil 152 sampel DNA keluarga korban untuk keperluan identifikasi jenazah. Petugas yang menangani identifikasi jenazah cukup banyak, yakni 15 orang lebih dokter forensik, 10 orang lebih dokter gigi, dan empat orang ahli DNA. Selain Rumah Sakit Polri, polisi juga
mengerahkan tim forensik dari Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, dan Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati. Sementara itu hasil pemeriksaan pada 24 kantung jenazah korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 yang tiba di Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, Senin (29/10), diumumkan Rabu malam. “Sampai saat ini sudah 48 kantung diperiksa dan direkonsiliasi, 24 di antaranya sudah selesai. Hasilnya kantung-kantung tersebut berisi potongan tubuh dan satu di antaranya sudah berhasil diidentifikasi,” kata Kepala Kapusdokkes Mabes Polri, Brigjen Polisi Arthur Tampi.(ant)
Terlalu Megah Presiden BEM PM Universitas Udayana Khosyi Rukito memberikan apresiasi atas diterimanya mahasiswa oleh Gubernur di awal masa jabatan. Menurutnya, Bali terlalu megah untuk dikelola tanpa melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa. Ia berharap pertemuan-pertemuan seperti ini bisa digelar kembali di masa mendatang. Tampak mendampingi Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made In-
dra, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali Dewa Mantera dan Kelompok Ahli Gubernur yang juga akademisi yakni Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. dan Dr. Putu Tuni Sakabawa Landra, S.H., M.Hum. Dari jajaran BEM hadir perwakilan BEM Universitas Udayana (Unud), Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), Politeknik Negeri Bali, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dan Universitas Hindu Indonesia (Unhi). (ad1304)
Nilai Tukar Rupiah 15.000 Per Dolar
Jakarta (Bali Post) Rapat Paripurna DPR-RI, Rabu (31/10) kemarin mengesahkan Rancangan Undang-undang tentang Anggaran Pendapatn Belanja Negara (APBN) Tahun 2019 menjadi undang-undang. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto yang memimpin rapat paripurna mengatakan pengesahan APBN 2019 telah mempertimbangkan pandangan seluruh fraksi dan Badan Anggaran (Banggar). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih untuk setiap proses penyusunan RUU APBN 2019 sehingga mendapatkan kesepakatan dan persetujuan DPR. ‘’Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh fraksi, komisi, Badan Anggaran DPR-RI yang telah melaksanakan proses pembahasan RUU APBN tahun 2019 dengan berbagai pandangan, masukan dan saran yang konstruktif, sehingga dapat dicapai kesepakatan APBN tahun 2019,’’ kata Sri Mulyani. A d a p un p o st ur A P B N 2019 yang disetujui yaitu pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,3 persen, inflasi sebesar 3,5 persen, dan tingkat suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tiga bulan sebesar 5,3 persen, serta nilai tukar rupiah 15.000 per dolar AS. Harga minyak mentah dipatok sebesar 70 dolar AS per barel. Sementara lifting minyak 775.000 barel per hari
‘’Untuk isu-isu pesisir dan laut, Indonesia telah mengembangkan dan menerapkan sejumlah kebijakan, strategi, dan program kerja nasional. Selain kebijakan nasional tentang agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan,’’ ungkap Menteri Siti Nurbaya. Terkait dengan pengurangan dampak dari kegiatan berbasis lahan, Presiden Jokowi telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 yang membahas rencana aksi strategis untuk memerangi sampah laut dari 2018 hingga 2025. Targetnya mampu mengurangi limbah
primer tahun depan juga ditargetkan akan lebih rendah dari tahun ini yaitu sebesar Rp 20,1 triliun. Begitu juga dengan defisit anggaran ditargetkan semakin mengecil di tahun depan yaitu sebesar 1,84 persen terhadap PDB. ‘’Pembiayaan APBN 2019 akan dilaksanakan secara hati-hati dan risiko yang terukur. Kesehatan dan kemandirian APBN 2019 dicerminkan dengan keseimbangan primer yang semakin kecil menuju nol, serta deflsit dan pembiayaan utang yang menurun, sehingga rasio utang terkendali dalam batas aman,’’ tegas Sri Mulyani. Sri Mulyani bahkan mengklaim p e m b i ayaan utang di tahun depan
Eksekusi Mati Tuti Tursilawati
Jokowi Menyesalkan, PBNU Minta Pemerintah Protes Arab Saudi
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyesalkan eksekusi mati terhadap tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia Tuti Tursilawati di Arab Saudi. ‘’Ya, memang itu patut kita sesalkan. Itu tanpa notifikasi (pemberitahuan),’’ kata Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (31/10) kemarin. Tuti Tursilawati dieksekusi oleh pemerintah Arab Saudi pada 29 Oktober 2018 di Thaif, Arab Saudi sebagai hukuman dalam kasus pembunuhan majikannya pada 2011 di Arab Saudi. Eksekusi itu dilakukan tanpa ada notifikasi kepada perwakilan pemerintah Indonesia sebelumnya. Arab Saudi memang tidak menganut kewajiban memberikan notifikasi kepada keluarga atau pemerintah terpidana hukuman mati, namun pemberitahuan tersebut dianggap penting untuk mempersiapkan mental keluarga terpidana. ‘’Saya dapat informasikan bahwa ada tenaga kerja kita, itu Bu Tuti dieksekusi 29 Oktober karena kasus pembunuhan ayah majikan pada Mei 2010 dan seperti yang lalu, KJRI kita tidak mendapat pem-
beritahuan awal tentang akan dieksekusinya Ibu Tuti,’’ tambah Presiden. Menurut Presiden, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah bertemu dengan Menlu Arab Saudi dan sudah memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama Mohammed Al-Shuaibi untuk menyampaikan protes karena tidak adanya notifikasi. ‘’Kemudian juga Kementerian Luar Negeri saya perintahkan untuk memberi fasilitas bagi keluarga Ibu Tuti Tursilawati untuk ke sana sebanyak tiga kali, sudah,’’ tegas Presiden. Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengecam keras eksekusi mati yang dilakukan pemerintah Arab Saudi terhadap Tuti Tursilawati, seorang tenaga kerja asal Indonesia. ‘’Tidak adanya notifikasi dan juga pemberitahuan resmi kepada pihak perwakilan RI di Arab Saudi merupakan persoalan yang harus disikapi dengan tegas dan serius,’’ kata Said Aqil di Jakarta, Rabu kemarin. Said Aqil berpendapat bahwa situasi tersebut menunjukkan kapada dunia internasional tentang adanya ket-
ertutupan informasi terkait berbagai pelanggaran HAM. ‘’Tidak transparan. Ada yang ditutup-tutupi. Inilah yang harus diungkap,’’ kata doktor lulusan Universitas Ummul Quro, Mekkah, ini. Said Aqil mengatakan pemerintah Indonesia harus segera mengambil langkahlangkah strategis-diplomasi guna melancarkan protes keras atas sikap pemerintah Arab Saudi. Ia menilai sikap Arab Saudi dari dulu tetap tidak berubah secara signifikan dalam konteks penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kepatuhan pada tata krama diplomasi internasional. ‘’Kami berduka dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita menyikapi persoalan ini. Ini persoalan yang sangat serius,’’ ujarnya. Terkait upaya penyikapan terhadap peristiwa tersebut, Said Aqil menyatakan PBNU akan mendorong dan mendukung pemerintah untuk mencari jalan keluar terbaik bagi persoalan ini. (ant)
dari Rp 3.866,45 triliun jika dibandingkan pada September 2017 setahun lalu. Utang tersebut terdiri dari pinjaman sebesar Rp 823,11 triliun dan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 3.593,26 triliun. Sementara itu, Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI Ahmad Rizki Sadig saat membacakan laporan hasil pembahasan di Banggar DPR menyebutkan penetapan nilai tukar rupiah sebesar 15.000 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya dalam RAPBN sebesar 14.400 merupakan pembahasan krusial. Rizki mengungkapkan hanya Fraksi Gerindra dan Fraksi PKS yang tetap menginginkan agar rupiah dipatok seperti dalam RAPBN 2019 sebesar 14.400 per dolar AS. Dua fraksi beralasan, sikap itu dipilih agar pemerintah bisa berjuang optimal menurunkan nilai tukar rupiah hingga ke titik ideal. (kmb4)
Beras Organik Bali untuk Korban Palu Denpasar (Bali Post) Beras organik Bali yang diproduksi PT Bali Sri Organik dikirim ke Palu untuk meringankan beban korban bencana. Donatur bantuan beras bagi korban bencana tersebut adalah Medco Foundation. Jumlah beras yang disalurkan dilepas oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali melalui penyosohan beras UD Padma Sari, Jalan Kebo Iwa Denpasar pada Rabu (31/10) kemarin. Beras yang dikirim sebanyak 40 ton yang dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. ‘’Suatu kebanggaan karena beras asal Bali dipilih sebagai beras berkualitas untuk disalurkan ke Palu. Padahal banyak produsen beras lain di luar Bali,’’ kata I.B. Wisnuardhana, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebun-
gan Provinsi Bali. Terpilihnya beras Bali juga kesempatan yang baik sebagai ajang promosi di tingkat nasional sebagai beras Bali yang berkualitas baik. Di samping misi kemanusiaan, pengiriman beras ini juga diharapkan dapat sebagai pintu masuk menjalin kerja sama pemasaran komoditi pertanian antarprovinsi. Produksi beras petani Bali dalam setahun mencapai rata-rata 525.000 ton. Sedangkan kebutuhan untuk lokal Bali dalam setahun rata-rata 450.000 ton, sehingga Bali dalam setahun surplus beras ratarata 75.000 ton. Kelebihan produksi ini berupa cadangan pangan keluarga dan sisanya diharapkan dapat dijual ke luar Bali, bahkan diekspor sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan daerah. (kmb42)
Lima Titik Direktur Kesiapsiagaan dan Latihan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Didi Hamzar mengatakan terdapat lima titik penyelaman yang berada di sekitar perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat. Kedalaman laut di area pencarian berkisar 30 meter hingga 35 meter.
Selain itu, Kapal Riset (KR) Baruna Jaya I milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menemukan indikasi sinyal kotak hitam (black box) dari pesawat Lion Air JT-610. ‘’Indikasi sinyal kotak hitam berdasarkan ping locator,’’ kata Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan (Teksurla) BPPT M Ilyas. Selain itu, tim Baruna Jaya juga telah menurunkan
peralatan Ultra-Short BaseLine (USBL) Transponder sejak dini hari. Selama misi ini Kapal Riset Baruna Jaya turut membawa pakar atau ahli pemetaan bawah laut, ROV, instrumentasi, serta tim dari KNKT. Kapal Baruna Jaya I ini dalam melakukan pencarian kotak hitam telah dilengkapi teknologi untuk mengidentifikasi lokasi dan titik koordinatnya. (ant)
Untuk Investigasi Keputusan ini berlaku efektif per 31 Oktober 2018 hingga pemberitahuan lebih lanjut. Sebelumnya, Menteri Perhubunagn Budi Karya Sumadi membebastugaskan Direktur Teknik Lion Air Muhammad Asif untuk kepentingan investigasi terkait
Aksi Strategis padat hingga 70 persen. Terkait dengan upaya penyelamatan lingkungan, ia menambahkan, Indonesia juga telah mendesak komitmen dari 156 perusahaan untuk mengurangi sampah plastik dan melakukan pembersihan pantai di 19 lokasi, serta rehabilitasi terumbu karang di 23 lokasi. Indonesia juga telah meluncurkan Rencana Aksi Nasional untuk mengurangi limbah plastik melalui berbagai kegiatan yang harus dilakukan oleh semua pemangku kepentingan. Akan ada beberapa sesi sidang selama dua hari penyelenggaraan IGR-4, menurut Siti Nurbaya. Nantinya perwakilan negara-negara
dan lifting gas 1,25 juta barel setara minyak per hari. Pendapatan negara ditargetkan sebesar Rp 2.165,1 triliun yang diambil dari penerimaan pajak sebesar Rp 1.786,4 triliun, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 378,3 triliun. Belanja negara ditetapkan sebesar Rp 2.461,1 triliun, berupa belanja pemerintah pusat Rp 1.634,3 triliun, yaitu belanja kementerian dan lembaga (K/L) Rp 855,4 triliun, serta belanja non-K/L menjadi Rp 778,9 triliun. Sri Mulyani juga memastikan pembiayaan utang tetap terkendali di tahun depan, meskipun ketidakpastian global masih akan memengaruhi perekonomian domestik. Pemerintah tetap menjaga rasio utang dalam batas yang aman, sesuai aturan undangundang (UU) yakni maksimal 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Pembiayaan utang di tahun depan sebesar Rp 359,3 triliun, lebih kecil dari outlook tahun ini yang sebesar Rp 387,3 triliun. Defisit keseimbangan
merupakan yang terendah selama lima tahun terakhir. ‘’Pembiayaan utang 2019 menurun dari tahun-tahun sebelumnya dan bahkan menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir, yang mencerminkan APBN yang semakin sehat dan mandiri,’’ katanya. Hingga September 2018, total utang Indonesia mencapai Rp 4.416,37 triliun atau naik sebesar Rp 549,92 triliun
akan menyepakati hasil review pelaksanaan program aksi di tingkat global, regional, dan nasional selama periode 2012-2017, Future of the Global Programme of Action pada periode 2018-2022, dan program aksi yang akan dilaksanakan pada periode 2018-2022. Kesepakatan IGR-4 selanjutnya akan dituangkan dalam Bali Declaration on the Protection of the Marine Environment From Land-Based Activities. ‘’Saya percaya bahwa forum IGR di Bali akan menghasilkan komitmen yang berguna untuk memecahkan masalah pencemaran laut yang berasal dari kegiatan berbasis lahan,’’ kata Menteri Siti. (ad1300)
jatuhnya pesawat JT-610 pada Senin (29/10). ‘’Hari ini kami akan bebas tugaskan Direktur Teknik Lion Air agar diganti dengan orang lain,’’ kata Budi. Ia menambahkan, bukan hanya direktur, melainkan juga teknisi yang turut terlibat dalam menerbangkan pesawat JT-610. Sementara itu, manajemen Lion Air mengatakan Kapten
Pilot Bhavye Suneje memiliki lebih 6.000 jam terbang saat menerbangkan JT-610 rute Cengkareng menuju Pangkalpinang. Sementara Co-Pilot Harvino telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 dan dinyatakan laik operasi.(ant)
Bali Post/may
BERAS ORGANIK - Beras organik Bali yang dikirim ke Palu untuk meringankan beban korban bencana. Donatur bantuan beras bagi korban bencana tersebut adalah Medco Foundation.
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Kamis Kliwon, 1 November 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
FIFA akan Tambah Peserta PD Kuala Lumpur – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kemungkinan menambah jumlah peserta Piala Dunia (PD) 2022 di Qatar. FIFA juga berencana menggelar pesta olahraga sepak bola empat tahunan itu di beberapa negara. Hal ini dikatakan Presiden FIFA Gianni Infantino di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (31/10) kemarin. FIFA pada awal tahun lalu berencana menambahkan jumlah peserta Piala Dunia 2026 yang akan digelar bersama oleh AS, Kanada dan Meksiko menjadi 48 negara dari sebelumnya 32 negara serta membuka pintu bagi penambahan jumlah peserta di Piala Dunia 2022 Qatar. ‘’Kami telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah negara peserta di putaran final Piala Dunia dari 32 menjadi 48 peserta dan ini akan terjadi pada 2026. Apakah penambahan itu akan terjadi pada Piala Dunia 2022, kita lihat saja. Jika memungkinkan bisa saja, kenapa tidak?’’ kata Infantino dalam kongres tahunan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Kuala Lumpur. Dengan adanya penambahan jumlah peserta, maka alokasi untuk Asia akan meningkat dari 4,5 menjadi 8,5. ‘’Kami harus melihat dulu kemungkinannya. Kami akan membicarakannya dengan rekan kita dari Qatar. Kita juga akan bicarakan dengan rekan-rekan dari wilayah lain dan kami berharap hal ini bisa terjadi. Jika tidak, kami telah berusaha. Kami akan berusaha karena kami selalu ingin mencoba melakukan hal-hal yang lebih baik,’’ jelasnya. Infantino juga menyampaikan keinginannya untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia AntarKlub yang akan digelar di UEA
pada Desember mendatang, dan menegaskan bahwa FIFA menginginkan sebuah kompetisi yang sesungguhnya. Piala Jerman Juara bertahan Bayern Muenchen harus bekerja keras sebelum dapat meraih kemenangan 2-1 atas tim amatir SV Roedinghausen untuk melaju ke putaran ketiga Piala Jerman. Klub Liga Jerman lainnya, Hertha Berlin dan VfL Wolfsburg, juga lolos setelah menaklukkan Darmstadt 98 dan Hanover 96. Muenchen kehilangan setengah lusin pemain inti karena sakit dan cedera sehingga berlaga jauh dari penampilan terbaiknya di kandang lawan. Gol-gol cepat dari Sandro Wagner pada menit ke-8 dan Thomas Mueller yang mengemas gol penalti lima menit kemudian membawa tim tamu memimpin. Tuan rumah mampu memangkas ketertinggalan di babak kedua. Linus Meyer mengungguli Rafinha untuk menyambar umpan silang yang memicu kegembiraan besar-besaran dari para penggemar tuan rumah. Gelson Martins membukukan gol pertamanya untuk Atletico Madrid guna membantu pasukan Diego Simeone menang 1-0 di markas tim strata keempat Sant Andreu pada pertandingan pertama putaran 32 besar Piala Raja Spanyol. Pemain sayap asal Portugal ini memecah kebuntuan pada menit ke-33.
Santi Mina mengemas dua gol saat kembali dari cedera untuk membantu Valencia menang 2-1 di markas CD Ebro. Ebro dari divisi ketiga membuka keunggulan melalui gol Jon Ander pada menit ke-60. Mina menyamakan kedudukan untuk Valencia pada menit ke-71 dan membuat gol kedua pada menit ke-80. Levante gagal mendulang kemenangan di markas tim strata kedua Lugo setelah ditahan 1-1. L e g a n e s bangkit dari tertinggal dua gol untuk bermain imbang 2-2 kontra Rayo Vallecano. Real Madrid akan menghadapi Melilla, sedangkan Cultural Leonesa menjamu Barcelona. (ant/rtr)
MODRIC - Luka Modric (kanan) berlaga dalam duel Real Madrid kontra Barcelona di Liga Spanyol. Modric menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2018 di Rusia.
Bali Post/afp
Petinju Denpasar Ikuti Selekda Denpasar (Bali Post) Lima petinju Pengkot Pertina Denpasar bakal mengikuti selekda Bali di Denpasar pada 10 November mendatang. Mereka adalah Kornelis Kwangu Langu di kelas layang (49 kg), Ferdinansu Seran (kelas terbang/52 kg), Julio Bria (kelas bulu/ 56 kg), Jekry Riwu (kelas ringan/60 kg) dan Gregorius Gheda Dende (kelas welter ringan/64 kg). Selekda juga melibatkan petinju dari Pengkab Pertina Klungkung, Badung dan Tabanan. ‘’Selekda ini sebagai persiapan pembetukan tim tinju Bali yang akan berlaga pada Kejurnas 2018 di Lampung, Desember mendatang,’’ jelas Gregorius yang akrab disapa Goris usai berlatih di Sasana Adi Swandana Boxing Camp (ASBC), Panjer, Denpasar, Rabu (31/10) kemarin. Gregorius yang masuk tim pelatnas 2 pada Asian Games 2018 lalu optimis lolos selekda dan mewakili Bali ke kejurnas. Ia juga mematok target mendulang medali emas dan di final meladeni rekannya di pelatnas 1, Libertus Ga asal NTT. ‘’Saya ingin bertemu Libertus di atas ring untuk membuktikan siapa yang lebih perkasa,’’ tegasnya. (022)
Purwata Lepas Jabatan Ketum PSSI Gianyar (Bali Post) Pande Made Purwata tak mau merangkap jabatan dan memilih lebih fokus pada pembinaan olahraga secara kesuluruhan. Untuk itu, Ketua Umum (Ketum) KONI Kabupaten Gianyar masa bakti 2018-2022 ini bakal melepaskan jabatannya sebagai Ketua Umum Askab PSSI Gianyar. Sesuai aturan, rangkap jabatan Ketua Umum KONI Gianyar dan Ketua Umum Askab PSSI Gianyar diperbolehkan. Hanya, dirinya merasa tidak Bali Post/022 enak sehingga memuPande Made Purwata tuskan menyerahkan jabatan ketum induk organisasi sepak bola dan futsal kepada pengurus PSSI Gianyar. ‘’Kami mau berkoordinasi dulu dengan pengurus Askab PSSI Gianyar. Jika mereka sudah siap, silakan gelar musyawarah kabupaten (muskab),’’ ungkap Made Purwata di Gianyar, Rabu (31/10) kemarin. Masa jabatan Ketua Umum Askab PSSI Gianyar sebenarnya berakhir September 2019 mendatang. Namun, pihaknya mempersilakan pengurus menggelar muskab supaya roda organisasi berjalan normal dan progam Askab PSSI Gianyar tetap bergulir. Menurutnya, program utama Askab PSSI Gianyat adalah mempertahankan medali emas cabang olahraga (cabor) sepak bola pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. PSSI Gianyar mempunyai modal untuk itu karena sejumlah pemain yang turun pada Porprov Bali XIII/2017 masih memenuhi syarat turun di Tabanan. Mereka tinggal ditambahkan beberapa pemain yang direkrut dari klub-klub anggota PSSI Gianyar. ‘’Kami punya 38 klub yang terdiri atas klub divisi utama (10), divisi I (10) dan divisi II (18),’’ jelas Made Purwata. (022)
Mudiana Juara Turnamen Boling Irving Cetak 31 Poin Mangupura (Bali Post) Made Mudiana keluar sebagai juara dalam turnamen boling yang diselenggarakan Bali Travel News (BTN), Bali Hotels Association (BHA) serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali di Paradiso Bowling and Billiard Centre, Kuta, Badung, Rabu (31/10) kemarin. Mudiana yang menjabat sebagai Executive Chef Tijili Benoa meraup poin 288. Posisi kedua direbut Patrict Le Provost (General Manager Tijili Benoa) yang meraih skor 283 dan peringkat ketiga disabet Oka (Executive Chef All Season Legian) dengan mengumpulkan nilai 250. Kejuaraan dibuka Director Sport and Culture BHA Gunawan Tjahya. Menu-
rutnya, peserta turnamen ini hanya level general manager dan para eksekutif hotel. Kejuaraan ini sifatnya fun dan sebagai ajang mempererat tali perssudaraan bagi kalangan eksekutif hotel. Government Relation and Event Manager BHA Andy menyebutkan, peserta kali ini berjumlah 22 orang sama seperti tahun lalu. Hanya, kontestan sekarang berasal dari berbagai kalangan sehingga lebih variatif. Oka merupakan juara tahun lalu dan kini harus puas menduduki tempat ketiga. Juara II tahun 2017 Gunawan (Manajer Bali Tropic Resort) tidak kebagian gelar karena mengumpulkan poin 173. Sementara ranking ketiga tahun lalu Kahar Salamun (General Manager Al Season Legian) absen akibat didera cedera. (022)
Boston – Bintang Boston Celtics, Kyrie Irving, mencetak 31 poin saat mengantarkan timnya membekuk Detroit Pistons 108-105 dalam laga lanjutan kompetisi bola basket NBA di TD Garden, Massachusetts, Amerika Serikat, Rabu (31/10) kemarin. Menurut situs resmi NBA, Irving juga menyumbangkan 5 rebound dan 5 assist bagi Celtics. Hasil tersebut membuat Celtics kini memiliki catatan lima kemenangan dan dua kekalahan (5-2), sedangkan Pistons (4-2) menelan kekalahan keduanya. Di kubu Pistons, Blake Griffin dan Andre Drummond kembali mencapai double-double masing-masing lewat 24 poin dan 15 rebound serta 17 poin 12 rebound. Toronto Raptors kembali ke jalur kemenangan dengan menaklukkan Philadelphia 76ers 129-112 di Scotiabank Arena, Ontario, Kanada. Raptors sebelumnya menelan kekalahan perdana musim ini di tangan Milwaukee Bucks. Kawhi Leonard memimpin perolehan poin Raptors dengan mengemas 31 poin, 7 rebound, 4 assist dan 4 steal. Di pihak Sixers, Joel Embiid dan Ben Simmons masingmasing membuat 31 poin dan 11 rebound serta 11 poin, 8 rebound dan 10 assist. Hasil itu membuat Raptors kini mencatatkan tujuh kemenangan dan satu kekalahan (7-1), sedangkan Sixers (4-4) menelan kekalahan keempat. Dua bintang Oklahoma City Thunder, Russell Westbrook dan Paul George, sama-sama mencetak 32 poin saat membawa timnya menghentikan perlawanan Los Angeles Clippers 128-110 di Chesapeake Energy Arena, Oklahoma. Danilo Gallinari memimpin dengan 27 poin untuk tim tamu. Hasil itu merupakan kemenangan kedua Thunder yang sebelumnya menderita empat kekalahan (2-4), sedangkan Clippers (4-3) menelan kekalahan ketiga. (ant)
Bali Post/ist
PESERTA - Peserta turnamen boling BTN, BHA dan PHRI di Paradiso Bowling and Billiard Centre, Kuta, Badung.
Piala Bupati Badung
Susila Putra Tantang Perssib Mangupura (Bali Post) – Kejuaraan sepak bola seKabupaten Badung memperebutkan Piala Bupati III/2018 dimulai Kamis (1/11) sore ini. Pada pertandingan pembuka Grup G yang dimainkan di Lapangan Ngurah Rai, Sibangkaja, Abiansemal, tampil tuan rumah PS Susila Putra menantang Perssib Blahkiuh.
Ketua Susila Putra, Ida Bagus Purnaya (Gus Pur), Rabu (31/10) kemarin, menyatakan PS Susila Putra di bawah asuhan pelatih Galung Setiadi dan kawan-kawan berharap bisa meraih prestasi yang lebih baik tahun ini. Tim Susila Putra dilepas oleh perbekel, bendesa adat, ketua BPD dan LPM didampingi
ofisial tim dan pengurus pada 28 Oktober lalu. Grup G dihuni oleh empat klub. Selain Susila Putra dan Perssib, pul ini juga ditempati Munggu dan Mengwitani. Pertandingan dan persaingan di grup ini dipastikan berjalan berimbang karena keempat kesebelasan memiliki kemampuan merata. (kmb)
Bali Post/ist
LEPAS – Acara pelepasan tim Susila Putra menjelang berlaga di Piala Bupati Badung III.
Kyrie Irving
Bali Post/afp
Tim Bulu Tangkis Junior Berlaga di Kanada Jakarta (Bali Post) – Tim bulu tangkis junior Indonesia bertolak ke Kanada dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Rabu (31/10) kemarin, guna bertanding dalam BWF World Junior Championships 2018. Tim berkekuatan 23 pemain putra dan putri yang akan berlaga di Markham Pan Am Venue, Ontario, 5-18 November. BWF World Junior Championships 2018 mempertandingkan dua nomor, yaitu beregu dan perorangan. Pertandingan beregu campuran digelar 5-10 November, sedangkan perorangan dihelat 12-18 November mendatang. Menjelang keberangkatan ke Kanada, tim bulu tangkis junior Indonesia dilepas Wakil Ketua Umum 1 PP PBSI Alex Tirta di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Senin (29/10) lalu. Ia memberikan semangat serta berharap para pemain Garuda Muda bisa mengeluarkan kemampuannya secara maksimal dan bertanding tanpa beban. ‘’Segala persiapan dan latihan sudah dilakukan dengan maksimal. Saya harap para atlet mampu mengeluarkan permainan terbaiknya. Keinginan untuk menang pasti ada, tapi jangan sampai membebani penampilan di lapangan. Saya yakin kalian bisa,’’ ujar Alex Tirta. (kmb)