Skip to main content

Edisi Senin 1 April 2019 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 217 TAHUN KE 71

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha

Bali Post

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Umanis, 1 April 2019

Di Hadapan Bendesa Se-Bangli, Gubernur Koster Janji Bangun Bangli sebagai Wilayah Konservasi DI MASA kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat ini, arah kebijakan pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Bali didasarkan pada visi-misi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Visi-misi ini sudah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Semesta Berencana maupun Rencana Pembangunan Daerah Jangka Menengah Semesta Berencana, sehingga arah pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Bali dan Pemkab/Pemkot se-Bali harus sejalan. Hal ini sebentar lagi akan dibahas dalam Musrenbang guna mengharmoniskan dan menyinkronkan Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah antara Pemprov dan Pemkab/Pemkot se-Bali sesuai konsep ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera dan bahagia. Demikian penegasan Gubernur Bali Wayan Koster saat tatap

muka bersama elemen perangkat desa se-Kabupaten Bangli di Wantilan Desa Penglipuran, Bangli, Minggu (31/3) kemarin. Dalam sambutannya, Koster yang juga Ketua DPD PDI-P Provinsi Bali ini menyampaikan pembangunan Bangli yang dilihat dari segi geografis memiliki keunggulan dari segi alam. Jadi arah kebijakan pembangunan yang dilaksanakan yakni mengutamakan perlindungan terhadap alam, dan mengembangkan sektor-sektor lain agar bisa menjadi unggulan yang berkembang, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan daerah maupun mendukung perekonomian masyarakatnya. ‘’Sesuai konsep kami, Bangli akan kami kembangkan sebagai kawasan konservasi, karena Bangli memiliki keunggulan alam yang juga mendukung kabupaten lain semisal sumber air dan lainnya. Jadi harus dipastikan kawasannya tetap terjaga, jangan sampai pembangunan merusak alam. Sektor-sektor yang harus dikembangkan yakni sektor pertanian, kami ingin menjadikan Bangli sentra pertanian dan kami pun akan mendukung

pemasaran hasil produksi pertaniannya. Berikutnya sektor pendidikan, kami ingin Bangli menjadi pusat pendidikan di Bali, masyarakat kabupaten/kota lain di Bali melaksanakan pendidikan di Bangli, karena itu kami mendukung IHDN yang saat ini sedang berproses menjadi Universitas Jaya Pangus dan izinnya masih dalam proses. Alam yang sejuk dan menyehatkan juga menjadi peluang pembangunan sarana olahraga, kita akan rancang sarana cabang olahraga apa yang cocok dibangun di sini, sehingga bisa dimanfaatkan saat ada event besar skala nasional maupun internasional,’’ cetus Koster yang kala itu turut didampingi Ny. Putri Suastini Koster. Guna mendukung pembangunan di Bangli, Pemprov Bali, menurut Koster, juga akan memikirkan pemberian insentif yang akan dimanfaatkan pengembangan sektor-sektor tersebut maupun pengembangan Bangli secara menyeluruh. ‘’Jika Bangli menjadi kawasan konservasi tentu tidak bisa sembarangan membangun, jadi kita harus pikirkan pemberian insentif agar

bisa mendukung pengembangan sektor lainnya di Bangli,’’ ujarnya seraya melanjutkan pemaparan visi-misi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ secara rinci satu per satu yang disambut aplaus dari para peserta. Sejak dilantik, Gubernur Koster terus menunjukkan keseriusannya membangun Bali melalui visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Hal ini dibuktikannya di masa jabatannya yang baru sekitar 6 bulan, 6 pergub sudah berhasil disahkan bersama legislatif yang keseluruhannya sangat menyentuh dan mendukung pembangunan masyarakat Bali. Sementara itu, Bupati Bangli Made Gianyar menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Gubernur Bangli yang sejak dilantik sudah berkali-kali turun untuk menghadiri kegiatan yang dilaksanakan Kabupaten Bangli maupun melaksanakan dan memusatkan kegiatan Pemprov di Bangli. Lebih jauh, Made Gianyar menyampaikan permasalahan yang dihadapi Bangli saat ini di antaranya perlindungan sumber mata air. Hal. 15 Sedikit Kontribusi

Gubernur Bali Wayan Koster

TNI Jangan Diremehkan

PAMEDEK DI pura BESAKIH

Gowa (Bali Post) – Calon presiden petahana Joko Widodo mengaku mendapat dukungan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) terkait pernyataannya mengenai kekuatan militer Indonesia dalam debat capres. ‘’Ya, karena tadi pagi banyak yang menyampaikan utamanya dari unsur TNI bahwa memang TNI kita kekuatan terbesar di ASEAN. Nomor satu di ASEAN, jangan keliru,’’ kata Joko Widodo seusai menyampaikan orasi dalam kampanye terbuka di Lapangan Kalegowa, Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (31/3) kemarin. Dalam debat capres keempat pada Sabtu (30/3) malam yang mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah kritik mengenai pertahanan keamanan Indonesia. ‘’Pak Jokowi tolong penasihat militernya, bukannya saya tidak percaya sama TNI. Kapal selam berapa yang kita miliki, jenis apa, kemampuannya berapa. Pesawat berapa, kita negara seluas Eropa, berapa skuadron fighters yang kita punya,

Tidak akan Pernah Putus Ribuan umat ngaturang bhakti di Pura Agung Besakih, Minggu (31/3) kemarin, serangkaian upacara Ida Batara Turun Kabeh. Sejak Sabtu (30/3) hingga Minggu kemarin para pamedek tumpah ruah, sehingga menimbulkan kemacetan berkilo-kilometer, baik dari arah Klungkung maupun dari arah Pura Batur, Kintamani.

peluru kendalinya berapa,’’ kata Prabowo. Prabowo berpendapat Indonesia tidak bisa mempertahankan core national interest jika ada negara asing mengirim pasukan pada saat ini juga ke salah satu wilayah Indonesia. ‘’Di bidang pertahanan keamanan kita terlalu lemah, anggaran kita terlalu kecil, ini akan kita perbaiki,’’ kata Prabowo. Menurut Jokowi, kekuatan militer Indonesia berada di posisi ke-15 di dunia dan paling besar di negara-negara Asia Tenggara (ASEAN). Jakarta (Bali Post) Berbeda dengan debat pertama Pilpres 2019, pada debat keempat yang samasama menghadirkan debat antarcalon presiden, capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bukan hanya saling memberi apresiasi, lebih dari itu saling memberi pujian. Di akhir debat, Jokowi meyakinkan bahwa persahabatannya dengan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak akan pernah terputus. ‘’Saya senang

‘’Kita nomor 15 di dunia. Ya… kita bangga dengan itu. Artinya jangan diremehkan TNI kita. Jangan dikecilkan TNI kita. TNI kita besar. Nomor satu di ASEAN. Nomor satu di ASEAN,’’ ungkap Jokowi. Ia berkeyakinan TNI dapat menjaga wilayah teritorial Indonesia. ‘’Saya percaya akan TNI. TNI mampu jaga teritorial Indonesia. TNI mampu menjaga teritorial Indonesia sudah dibuktikan sejak kolonial. Jangan coba-coba invasi negara kita karena akan berhadapan dengan TNI dan rakyat,’’ tegas Jokowi. (ant) naik sepeda dan seringkali rantainya putus, Pak. Tapi percayalah, persahabatan kita, rantai persahabatan saya dan Pak Prabowo yang indah tidak akan pernah putus,’’ ujar Jokowi. Sementara Prabowo juga mengungkapkan hal yang tidak jauh berbeda. ‘’Memang saya juga bersahabat kalau kita berbeda tentang kenegaraan kan begitu. Inilah demokrasi yang kita inginkan, debat,” kata Prabowo. Hal. 15 Semua Sahabat

Puncak HUT Ke-415 Kota Singaraja

7.289 Penari Rejang Renteng Pentas Massal di Jalan Raya PUNCAK Hari Ulang Tahun (HUT) ke-415 Kota Singaraja, Sabtu (30/3), berlangsung meriah. Warga kota Singaraja dan warga dari pelosok desa tumpah ruah datang ke kota untuk menyaksikan pementasan tari Rejang Renteng massal. Sepanjang Jalan Ngurah Rai (depan Tugu Singa Ambara Raja) hingga simpang empat Jalan Diponegoro tercatat 7.289 penari unjuk keterampilan dan keserasian geraknya. Tidak heran di sepanjang jalan tersebut, sejak siang sampai sore berubah menjadi lautan manusia. Selain diabadikan oleh sejumlah pencinta fotografer, pementasan ini juga dinikmati oleh wisatawan yang berkunjung di Bali Utara. Penari Rejang Renteng ini merupakan wakil dari desa dan kelurahan di Buleleng. Pementasan ini pun yang pertama kali bertepatan dengan HUT ke-415 Kota Singaraja. Sebelum pentas, sekitar pu-

kul 18.00 Wita dilaksanakan pacaruan dan matur piuning ke beberapa pura seperti Pura Dalem Ped di Kabupaten Klungkung, Pura Gedong Suci Dinas Kebudayaan (Disbud), Pura Padma Bhuana, Tugu Singa Ambara Raja, Pura Kandikan Paras, Palinggih di Lapangan Taman Kota, dan Pura Jagatnatha. Upaya niskala ini untuk memohon keselamatan dan dihindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan pada saat pementasan. Kepala Dinas Kebudayan (Disbud) Buleleng Gede Komang mengatakan, alasan mementaskan tari Rejang Renteng karena pada HUT Kota Singaraja tahun ini untuk memberikan pemahaman sekaligus mengedukasi masyarakat untuk mengerti dan bisa menari Rejang Renteng. Ini penting, karena sesuai Tattwa Hindu, Rejang Renteng merupakan tari sakral atau tari wali yang dijadikan rangkaian pelaksanaan upa-

cara yadnya. Selain itu, pengalaman yang sudah didapat ribuan penari ini ke depan akan tetap ditingkatkan melalui pembinaan. Dalam proses ini, ia pun mengingatkan agar pakempakem asli dari tarian ini wajib dipertahankan, sehingga tariannya tetap mataksu. ‘’Ini bagian pembinaan sekaligus menggalakkan tarian di masyarakat, sehingga di setiap desa atau kelurahan ketika menggelar upacara yadnya, penari Rejang Renteng tidak akan sulit didapat, dan sekaligus kesempatan ini untuk edukasi dan pelestarian warisan kesenian,’’ jelas mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng ini. Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, penari antusias mulai latihan sampai pementasan. Hal. 15 Beri Keselamatan

REJANG RENTENG - Puncak perayaan HUT ke-415 Kota Singaraja, Sabtu (30/3), dimeriahkan pementasan tari Rejang Renteng dengan peserta terbanyak yakni 7.289 orang.


2

Senin Umanis, 1 April 2019

FIGUR Lomba Pasar Desa SERANGKAIAN pelaksanaan penilaian Lomba Pasar Desa se-Kota Denpasar yang telah dilaksanakan sejak 11 Maret hingga 20 Maret lalu, telah ditetapkan pemenangnya. Pasar Kertawaringin Sari Desa Penatih menjadi yang terbaik untuk kategori I, yakni pasar yang sudah mendapat penataan dan revitalisasi. Sedangkan Pasar Desa Ubung menjadi yang terbaik untuk kategori II, khusus pasar desa yang belum mendapatkan revitalisasi. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan hal itu, Minggu (31/3). Menurut pejabat asal Sanur ini, pelaksanaan lomba pasar desa ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh DPMD kota Denpasar sebagai upaya keberlanjutan dan sinergitas atas program monitoring dan evaluasi yang telah dilaksanakan. Sehingga setiap tahunnya DPMD Kota Denpasar memiliki database yang jelas tantang perkembangan pasar desa di Kota Denpasar. “Ini merupakan program berkelanjutan guna mengetahui perkembangan pasar desa di Kota Denpasar,” jelasnya. Dijelaskan, dengan adanya monitoring dan evaluasi serta lomba pasar ini, tentunya sangat efektif dalam mendorong peningkatan tata kelola pasar yang profesional. Sehingga prinsip pasar rakyat yang segar, bersih dan terpercaya dapat diwujudkan dengan maksimal. Pihaknya juga menjelaskan, lomba ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan untuk menginventarisasi pasar mana yang perlu dilakukan pembinaan. “Nantinya para pemenang ini akan kami usulkan untuk mendapatkan SNI, seperti yang telah diraih Pasar Agung, Pasar Nyanggelan, dan Pasar Poh Gading,” jelasnya. (ara)

Pengusaha Menahan Diri Lakukan Ekspansi PADA kuartal pertama (q1) ini, pelaku usaha tampak menahan ekspansinya. Ini karena pelaku usaha melakukan pemanasan, melihat data dan kebijakan baru, APBN pemerintah yang baru teralokasikan, hingga kondisi global. Direktur Konsumer Bank BRI Handayani mengatakan hal itu di selasela kunjungan dan penanaman pohon di Bali Spirit Festival di Gianyar, Minggu (31/3) kemarin. Handayani mengatakan, bank optimis kinerja pada triwulan I 2019 ini masih bertumbuh meski ada kecenderungan pelaku usaha maupun masyarakat melakukan wait and see serta menahan diri untuk melakukan ekspansi bisnis mereka. “Kinerja optimis tumbuh karena di kalangan industri masih menunjukkan pertumbuhan yang positif,” ujarnya. Ia mengatakan, pelaku usaha menahan ekspansi pada triwulan I merupakan sesuatu yang umum saat memasuki awal tahun, karena biasanya setiap tahun pada q1 mereka masih membutuhkan pemanasan, melihat data dan kebijakan baru, APBN pemerintah yang baru teralokasikan hingga kondisi global. “Kondisi global tidak bisa dipungkiri turut mempengaruhi kondisi ekonomi di dalam negeri,” imbuhnya. Meski demikian, Handayani meyakini kinerja bank BUMN ini masih menunjukkan tren yang positif dan on the track untuk masing-masing segmen. Itu terlihat dari pertumbuhan kredit konsumen yang terdiri dari segmen kredit tanpa agunan, KPR, kredit kendaraan dan kartu kredit selama 2019. Untuk pertumbuhan kredit KPR, ia optimis di atas 20 persen sesuai janji BRI yang akan mendukung pertumbuhan KPR 20 – 22 persen. Selanjutnya pertumbuhan kartu kredit di kisaran 1820 persen, kendaraan 20-22 persen dan kredit tanpa agunan 6-7 persen. “Harapan kami q1 dan q2 pertumbuhan kinerja akan sesuai target yang telah ditetapkan pada akhir tahun,” jelasnya. Handayani menambahkan, pihaknya optimis target bisa tercapai mengingat pemerintah terus mendorong industri bertumbuh dengan baik khususnya di sektor UMKM dan mikro. Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya terus melakukan peningkatan pelayanan dan makin mendekatkan diri dengan berbagai kegiatan ekonomi. Salah satunya ikut mensponsori festival yoga yang telah terlaksana selama 12 tahun di Ubud dan mampu mendatangkan 10 ribu wisatawan ke agenda ini. “Ini menjadi agenda sangat baik karena dapat menunjang pariwisata. Kegiatan ini juga sesuai tujuan BRI untuk berada di tengah-tengah masyarakat dan sesuai visi bank untuk membantu bergeraknya ekonomi khususnya di pedesaan,” ujarnya. Bagi bank, kata dia dukungan tersebut tidak hanya melihat dari timbal balik dari finansial semata. Namun bagaimana pengembangan bisnis di masyarakat bisa dikelola dengan baik. Penduduk membutuhkan bantuan finansil, sementara bank bisa menyediakan bantuan mulai KUR mikro maupun payment lain. “Termasuk transaksi uang elektronik yang diterapkan pada festival ini, di mana juga memberdayakan pelaksanakan inkusi keuangan,” tegas Handayani. (may)

Bali Post/kmb36

NARKOBA - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan merilis pengungkapan kasus narkoba di depan Patung PRG, Lapangan Puputan Margarana, Renon, Minggu (31/3) kemarin.

Terlibat Kasus Narkoba Anggota Ormas Ditangkap Denpasar (Bali Post)Polresta Denpasar kembali menggelar press conference saat car free day di depan Patung Padarakan Rumeksa Gardapati (PRG), Lapangan Puputan Margarana, Renon, Minggu (31/3) kemarin. Kali ini 20 tersangka kasus narkoba dengan tangan dan kaki dirantai ditunjukkan di depan warga yang sedang berolahraga. Salah satu pelaku adalah anggota ormas, Dana (36) yang ditangkap di Jalan Gunung Gede, Denpasar Barat. Para pelaku tersebut, menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan merupakan bandar dan kurir narkoba. Rinciannya, pelaku dari Jawa 11 orang, Sumatera Utara tiga orang dan Bali enam orang. “Ini merupakan pengungkapan kasus narkoba selama Maret 2019 oleh Satresnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas

Bali Post/may

Topik : Kepatuhan Membayar Premi BPJS Kesehatan

di Jalan Mega Sari, Kuta, Bensazar (27) di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Ivan (28) dan Mikky (29) di Jalan Sunset Road, Kuta, Togu (31) di Jalan Temacun, Kuta, Derry (22) di Jalan Taman Ambengan Kuta Selatan, Mudita (45) di wilayah Banjar Benoa, Kuta Selatan dan Sukandi (45) di wilayah Banjar Ben, Kuta Selatan. Jumlah barang bukti yang diamankan yakni sabu-sabu (SS) 167,44 gram, ekstasi 95 butir, ganja 1.357,01 gram dan happy five 15 butir. “Motif para pelaku melakukan tindak pidana narkoba karena faktor ekonomi, ingin mendapatkan keuntungan dan biar cepat kaya. Kami melakukan press conference ini di depan Patung PRG Lapangan Puputan Margarana, Renon, untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat saat olahraga agar tahu bahaya narkoba. Masyarakat juga tahu bandar dan kurir yang selama ini beraksi di Bali,”

tegas Kasatgas CTOC Polda Bali ini. Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialiasi agar masyarakat juga paham jenis-jenis narkoba, seperti SS, ganja, ekstasi dan lainnya. “Kalau kita lihat satu bulan lalu kita press release di tempat ini dibandingkan dengan sekarang, untuk bandar dan kurir narkoba dari warga lokal sudah berkurang. Sekarang hanya enam orang, mayoritas dilakukan pendatang,” kata mantan Kapolres Badung ini. Mantan Wadir Reskrimsus Polda Bali ini me-warning para pendatang yang ingin beraksi di Bali. “Saya akan tunggu pelaku pendatang masuk Bali. Saya akan melakukan tindakan tegas. Kalau ditemukan lagi, saya akan tangkap. Jika melawan akan ditembak karena sudah berbahaya sekali untuk generasi muda, khususnya di wilayah Denpasar,” ujarnya. (kmb36)

76 Persen, Tingkat Kepatuhan Membayar Premi BPJS Kesehatan

Denpasar (Bali Post) Tingkat kepatuhan membayar premi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan baru mencapai 76 persen. Tingkat kepatuhan ini menjadi perhatian untuk mengurangi defisit biaya yang dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk membayar klaim peserta. Kepala BPJS Kesehatan KC Denpasar dr. Parasamya Dewi Cipta mengatakan, tingkat kepatuhan ini dikarenakan beberapa hal. Di antaranya, ada peserta yang mampu membayar tapi lupa membayar. Ada juga karakter peserta, jika tidak menggunakan kartu maka tidak melakukan pembayaran iuran. “Jadi, masih begitu banyak masyarakat yang hanya melakukan pembayaran ketika butuh pelayanan kesehatan. Jadi, kalau sehat, tidak melakukan pembayaran, masih ada yang seperti itu,” ujar Parasamya Dewi Cipta, belum lama ini. Menurut Parasamya Dewi Cipta, upaya yang dilakukan

PENANAMAN POHON - Direktur Konsumer Bank BRI Handayani dengan Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Denpasar Dedi Sunardi bersama masyarakar melakukan penanaman pohon.

CTOC Polda Bali. Salah satu bandar tersebut yaitu Dana, dia bebas tahun 2015 karena kasus pengeroyokan. Dia residivis dan juga anggota ormas,” kata Ruddi Setiawan yang didampingi Kasatresnarkoba Kompol Aris Purwanto. Selain menangkap tersangka Dana, polisi juga meringkus Andri (27) di Jalan Gunung Gede Denpasar, Mahaguna (41) di Jalan Antasura, Denpasar Utara, Taman (44) di Jalan Kerta Negara, Ubung, Febriyanta (25) di Jalan Gunung Fujiama, Denpasar, Yogi (31) dan Agung (31) di Jalan Taman Pancing, Denpasar, H. Fariz (24) di Jalan Pulau Galang, Denpasar, Catur (40) di Jalan Pulau Galang, Denpasar, Imron (26) di Jalan Pulau Moyo, Denpasar dan Marsono (44) di Jalan Raya Pemogan, Denpasar. Petugas juga meringkus tersangka Bagus (29) di Jalan Pemogan, Denpasar, Gregorius (47)

yaitu menelepon peserta dan kader JKN untuk mengingatkan peserta yang tunggakannya di atas lima bulan dengan cara mengunjungi peserta tersebut. Kartu JKN tidak aktif, jika dalam waktu satu bulan ke atas tidak melakukan pembayaran premi. Namun bisa diaktifkan kembali setelah membayar tunggakan. “Ketika sudah aktif, masih bisa dipakai karena tidak perlu ganti kartu,” tegasnya. Tidak hanya peserta mandiri, badan usaha pun ada yang tidak patuh membayar premi. Tercatat di BPJS KC Denpasar selama 2018 ada 40 badan usaha yang tidak patuh. BPJS Kes-

ehatan kemudian melakukan proses penagihan. Dalam penagihan itu masih ada kendala, maka ia menyampaikan kepada Wasrik (pengawas dan pemeriksaan) dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali. “Kalau masih belum patuh juga, kita limpahkan ke Kejaksaan,” ujar Parasamya Dewi Cipta. Setelah melalui proses itu, kata dia ada 34 perusahaan yang akhirnya patuh dan enam perusahaan lagi masih belum patuh. Sehingga dilakukan treatment lagi oleh Kejaksaan. Jika tidak patuh, maka akan dikenakan sanksi dengan sanksi terberat sesuai UU adalah membayar denda Rp 1 miliar. Ketidakpatuhan ini membuat biaya yang dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk membayar premi masih lebih besar dari yang diterima. Namun pemerintah pusat terus memberikan suntikan dana kepada BPJS Kesehatan

untuk membayar klaim ke rumah sakit. Menurut Parasamya Dewi Cipta, perlu adanya kesadaran masyarakat tentang prinsip gotong royong yang dianut oleh BPJS Kesehatan. “Memang masih perlu digaungkan filosofi tentang gotong-royong ini,” ujarnya. Menurut Parasamya Dewi Cipta, tahun 2019 ini pemerintah menargetkan seluruh penduduk Indonesia sudah memiliki JKN, seperti di luar negeri. “Nanti tinggal masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan, tinggal masuk ke IGD dan menyebutkan nomor kartu bisa langsung diproses,” ujarnya sembari menyebut cakupan kepesertaan JKN di Bali telah mencapai 98 persen. Untuk semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses JKN, kata Parasamya Dewi Cipta, BPJS Kesehatan telah mengembangkan fasilitas Mobile JKN.

Dalam aplikasi ini dapat dilakukan aktivitas-aktivitas seperti merubah data, merubah faskes tingkat 1, sehingga tidak harus datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Pada aplikasi ini juga bisa melakukan pendaftaran secara online dan merubah alamat atau pindah domisili. “Karena aplikasi ini nge-link juga ke Dukcapil. Jadi, lebih memudahkan, tidak perlu antre lama-lama di Kantor BPJS Kesehatan. Bahkan tidak perlu menunjukkan fisik kartu pada saat berobat atau menerima pelayanan kesehatan, cukup dengan memperlihatkan nomor kartu pada aplikasi tersebut,” ujarnya. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Perampok Asal Rusia Diprediksi Masih di Bali Denpasar (Bali Post) Perburuan perampok asal Rusia masih berlangsung, meskipun hingga saat ini tempat persembunyiannya masih gelap. Polresta Denpasar telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi, Kapolres Gilimanuk dan Kapolres Karangasem untuk memperketat pemeriksaan. Perampok sadis yang identitasnya masih ditutup rapat-rapat ini diprediksi masih berada di Bali. “Ada satu orang masih kami kejar. Kami juga berkoordinasi

dengan Imigrasi, Angkasa Pura. Semua kami libatkan agar kasus ini cepat terungkap,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, Minggu (31/3) kemarin. Menurut Ruddi Setiawan, pihaknya juga bersinergi dengan kapolres lain supaya memperketat pintu keluar Bali. Dengan demikian, tidak ada akses pelaku untuk melarikan diri. Apakah mobil yang dibawa kabur sewaan? “Masih kami selidiki,” tegas mantan Kapolres Badung

ini. Kasatgas CTOC Polda Bali ini enggan menjelaskan lebih detail terkait perkembangan perburuan perampok tersebut. “Pokoknya kami masih kejar,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan merilis pengungkapan kasus perampokan money changer yang melibatkan warga negara Rusia, Rabu (20/3) lalu. Dari pengungkapan tersebut, tim gabungan Polresta Denpasar, Polsek Kuta, Polsek Kutsel dan Sat-

gas CTOC Polda Bali menembak mati tersangka Alexei Korotkikh (45). Sedangkan pelaku lainnya, Georgeii Zhukov (39) dan Robert Haupt (41) berhasil ditangkap hidup-hidup. Terkait salah satu barang bukti yang diamankan yaitu magazen yang identik dengan yang dibawa anggota Brimob Brigadir I Bagus Suda Suwarna. Senpi SS1-V1 dibawa Suda dirampas saat tugas di Hotel Ayana Resort Jimbaran, Kuta Selatan, pada Agustus 2017. (kmb36)


BADUNG

Senin Umanis, 1 April 2019

3

Pemkab Harapkan Aturan Terkait Desa Adat Tak Tumpang Tindih Mangupura (Bali Post) -

SERAHKAN HIBAH - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah untuk Pura Kawitan Kayu Selem di Desa Songan, Kintamani, Bangli di Balai Serbaguna Desa Pakraman Metra, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli, Sabtu (30/3).

Dukung Pembangunan Pura Kawitan Kayu Selem Songan Bangli

Bupati Giri Prasta Serahkan Dana Hibah Rp 3 Miliar

PROGRAM Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, ‘’Badung Angelus Buana’’, Badung berbagi dari Badung untuk Bali kembali digulirkan. Kali ini Pura Kawitan Kayu Selem di Desa Songan, Kintamani, Bangli dibantu dana hibah sebesar Rp 3 miliar. Saat ini pura tersebut sedang di-pugar dan diperluas. Pemugarannya sudah berlangsung sejak tahun 2012 dan diperkirakan menghabiskan anggaran mencapai Rp 8 miliar lebih. Dana hibah yang diserahkan Bupati Giri Prasta diterima Ketua Warga Kayu Selem Bangli Jro Susila, bertempat di Balai Serbaguna Desa Pakraman Metra, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli, Sabtu (30/3). Kehadiran Bupati Giri Prasta didampingi Kabag Humas Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta disambut Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata serta anggota DPRD Bali Dapil Bangli I Nyoman Adnyana, anggota DPRD Bangli Wayan Subagan, Camat Tembuku, masyarakat setempat, Bala Bali Mula (BBM), Warga Kayu Selem Gwasong Songan se-Bali. Ketua WKS Bangli Jro Susila beserta Manggala Utama Warga Kayu Selem Ida Mpu Nila Dharma Wreksa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung dan jajaran atas bantuan hibah yang diberikan tersebut. ‘’Kami atas nama WKS mengucapkan terima kasih, melalui bantuan hibah dari Bapak Bupati Badung kami Warga Kayu Selem merasa sangat terbantu sekali dalam mewujudkan sradha bhakti kepada Ida Bhatara Kawitan dan semoga Bapak Bupati beserta jajaran selalu diberikan kerahajengan, sukses dalam

melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pemimpin di Kabupaten Badung,’’ ucapnya. Sementara itu, Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta merasa berbahagia melihat hubungan pasemetonan Warga Pasek Kayu Selem yang begitu kental. ‘’Ini membuktikan pakilitan pasemetonan keluarga besar Kayu Selem se-Bali kompak dan bersatu,’’ ungkapnya. Apresiasi dan rasa bangga juga disampaikan kepada Bupati Badung yang telah hadir di tengah-tengah warga Kayu Selem untuk memberikan hibah sebesar Rp 3 miliar, guna mendukung pembangunan Pura Kawitan Kayu Selem Songan Bangli. ‘’Saya merasa berbangga sekali karena baru pertama kali semenjak saya menjabat Wakil Bupati Bangli, ini merupakan bantuan hibah dengan nilai yang luar biasa. Tidak berhenti sampai di situ, tahun ini di anggaran induk kami warga Bangli juga dibantu Rp 21 miliar lebih. Ini membuktikan ketulusan dan bares-nya Bupati Badung bukan hanya dari APBD yang dimiliki tetapi dari kemampuan pribadinya juga Beliau telah buktikan. Terima kasih kami sampaikan atas nama masyarakat Bangli kepada Bupati Giri Prasta karena kerja nyata yang telah dirasakan oleh sebagian besar masyarakat di pulau Bali khususnya kami di Bangli,’’ imbuhnya. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di sela-sela acara menyampaikan, bantuan ini merupakan komitmen Badung berbagi dari Badung untuk Bali dengan berlandaskan Tri Hita Karana. Komitmen ini dipegang teguh untuk meringankan beban pribadi serta komunal masyarakat. ‘’Salah satu wujud nyata yang kita lakukan khususnya kepada sameton Kayu

Selem Gwasong ini, kita berikan bantuan Rp 3 miliar untuk membangun pura kawitan yang ada di Songan yaitu Songan balik bukit. Ini adalah milik seluruh krama khususnya sameton Kayu Selem di wilayah Pulau Bali,’’ jelasnya. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan dan membantu warga Pasek Kayu Selem Gwasong dalam melaksanakan sradha bhakti kepada Ida Bhatara Kawitan. Dengan tagline ‘’Badung Angelus Buana’’ Bupati Giri Prasta ingin menjalankan program Presiden Jokowi yaitu membangun Indonesia dari pinggiran. Program inilah yang ingin diimplementasikan Bupati Giri Prasta dari Badung membangun Bali dari pinggiran. Dengan mulai merealisasikan pembangunan 2.000 rumah sehat layak huni untuk enam kabupaten di Bali, dengan anggaran Rp 100 miliar. Berawal di Buleleng, diserahkan 450 unit yang diterima SCTPB (Sidetapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa dan Banyuseri) dan Desa Gerokgak. Di Tabanan 300 unit dan Jembrana 300 unit. Untuk di Bangli akan mulai dari Desa Songan balik bukit dan setelahnya akan dilaksanakan di Desa Terunyan. Begitu pula selanjutnya untuk Karangasem dan Klungkung. Setelah program bedah rumah tuntas, akan berlanjut dengan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada setiap keluarga untuk membuat usaha dengan bantuan Rp 15 juta. Dalam kesempatan itu, Bupati Giri Prasta juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp 80 juta kepada panitia acara I Wayan Suyasa, guna mendukung pelaksanaan penyerahan bantuan dana hibah Bupati Badung untuk Warga Kayu Selem. (ad1019)

Mangupura (Bali Post) Setelah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebanyak 20 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Badung akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (1/4) hari ini. Sejumlah persiapan sudah dilakukan dan diharapkan ujian dapat berlangsung lancar. Mata pelajaran yang diujikan hari ini berupa Bahasa Indonesia. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Badung Putu Jaya Kusuma, Minggu (31/3) kema-

rin mengungkapkan, seluruh sekolah sudah siap mengikuti ujian. Hal ini lantaran persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari. Pihaknya juga telah melakukan simulai dan gladi bersih, guna memastikan UNBK dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dengan upaya tersebut, diharapkan satu hari menjelang pelaksanan UNBK tidak ada laporan dari para kepala sekolah adanya kendala dalam persiapan pelaksanaan UNBK. ‘’Tidak saja di SMA negeri, swasta pun sama, semua siap. Biasanya listrik tetap menjadi

momok dalam pelaksanaan UNBK. Sebab saat aliran listrik tiba-tiba mati dapat mempengaruhi jalannya ujian,’’ sebutnya. Meski demikian, pihak sekolah disarankan untuk menyediakan genset sebagai antisipasi bila terjadi pemadaman listrik. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masingmasing sekolah. ‘’Kami sudah menyampaikan hal ini kepada pemerintah provinsi, tidak harus sekolah menyiapkan genset, karena biayanya mahal,’’ katanya. (kmb27)

20 SMA Gelar UNBK

Pemkab Badung berharap Ranperda Provinsi Bali tentang Desa Adat tidak tumpang tindih dengan peraturan lainnya. Hal itu terungkap dalam kunjungan kerja Pansus DPRD Bali tentang Ranperda Desa Adat, Minggu (31/3) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menyatakan menyambut baik adanya masukan untuk revisi di beberapa pasal dalam ranperda. Masukan tersebut sangat penting agar ranperdaa bisa betul-betul relevan dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Meski demikian, pihaknya tetap berharap peraturan ini tidak mengalami tumpang tindih. ‘’Kami tidak ingin ada tumpang tindih regulasi. Apalagi Ranperda tentang Desa Adat ini bagus sekali rohnya,’’ ungkap Bupati Giri Prasta. Guna memperkuat keberadaan Ranperda terse-

but, politisi PDI Perjuangan ini meminta pihak terkait dalam hal ini Pansus mencarikan legalitas ke pusat. ‘’Setelah selesai nanti harus mendapatkan legal standing dari pemerintah pusat. Legal standing ini guna mengikat setiap desa adat yang memiliki dresta, perarem dan

awig-awig, urusan berkenaan dengan APBD dan APBN,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Pansus I Nyoman Parta menyampaikan, masukan yang telah ditampung ini akan dibawa ke rapat internal di dewan, sebelum dilaporkan pada rapat paripurna. ‘’Memang ada beberapa hal yang menyangkut kemungkinan terjadinya tumpang tindih. Kita akan coret dan harmonisasikan,’’ jelasnya. (kmb27)

Bali Post/edi

EARTH HOUR - Suasana selebrasi Gerakan ‘’Earth Hour Indonesia 2019’’ di Tugu Mandala, Kawasan ITDC, Nusa Dua, Sabtu (30/3).

”Earth Hour” Jangan Sekadar Jadi Simbol Hemat Energi

Mangupura (Bali Post) Earth Hour yang merupakan gerakan kampanye global yang saat ini telah diikuti oleh lebih dari 100 negara di dunia dan telah berjalan sejak tahun 2007, merupakan simbol hemat energi. Tahun ini simbol hemat energi selama 1 jam yang ditandai dengan angka 60, diubah menjadi 60+. Tanda plus berarti saat ini kampanye ini tidak hanya untuk hemat energy, melainkan melakukan berbagai gerakan untuk menjaga sumber daya alam di bumi. Salah satunya seperti komitmen yang telah dilakukan Pemprov Bali dalam menerbitkan peraturan pengurangan sampah plastik. ‘’Kami berharap kampanye ini tak hanya sekadar simbol belaka melainkan menjadi gaya hidup sehari-hari,’’ kata

Direktur Program Kelautan dan Perikanan WWF Indonesia Imam Musthofa Zainudin, saat selebrasi Gerakan ‘’Earth Hour Indonesia 2019’’ di Tugu Mandala, Kawasan ITDC, Nusa Dua, Sabtu (30/3). Pemprov Bali membuat surat edaran nomor 660/2505/Dlh/Bid.I/2019 tentang Earth Hour Indonesia 2019 pada Sabtu (30/3) kepada semua pihak yang ada di Bali untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik selama satu jam. Peringatan Earth Hour tahun ini difokuskan pada peningkatan kesadaran serta tindakan untuk menginspirasi penurunan emisi gas rumah kaca. Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi sekadar kampanye, melainkan menjadi gaya hidup sehari-hari dan diikuti juga dengan gaya hidup

yang ramah lingkungan. Seperti yang disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, kegiatan ini diharapkan dapat menggetoktularkan kepada para wisatawan yang ada, bahwa Bali sangat konsisten dalam menjalankan aksi global menjaga bumi dan sumber daya alam di dalamnya. ‘’Untuk itu saya harap kegiatan ini tidak hanya sebagai momentum hemat energi saja, namun juga sebagai gerakan yang ramah lingkungan seperti lebih menggalakkan Pergub pengurangan sampah plastik yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,’’ harapnya. Managing Director ITDC I Gusti Ngurah Ardita dalam kesempatan tersebut menyampaikan, kampanye switch off tersebut tidak hanya dilakukan pada

hari ini saja. Melainkan telah dilakukan berbagai rangkaian acara kegiatan, seperti menjalankan Pergub anti sampah plastik yang sudah diteruskan kepada pihak-pihak hotel di Bali khususnya di daerah ITDC. Kegiatan tersebut dilakukan demi menjaga Pulau Bali agar tetap bersih dan sejuk, sehingga memberikan dampak posotif bagi alam selain juga akan memberikan dampak positif bagi keberlangsungan industri pariwisata di Bali. ‘’Kami berharap kegiatan kampanye ini juga akan memberikan vibrasi positif bagi masyarakat Bali, karena tidak hanya dalam momentum Nyepi masyarakat hemat energi selama 24 jam, namun ke depannya masyarakat diharapkan lebih bijak dalam penggunaan energi,’’ ucapnya. (kmb23)

Pengembangan Bisnis Digital Perlu Strategi Khusus

Bali Post/kmb

SEMINAR - Suasana seminar ‘’Strategi Memulai dan Mengembangkan Bisnis Digital.’’

BISNIS digital membutuhkan strategi khusus agar bisa bertahan dalam derasnya arus persaingan. Untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya pengusaha berbasis digital, Harian Bisnis Bali bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung dan Stikom Bali menggelar seminar bertajuk ‘’Strategi Memulai dan Mengembangkan Bisnis Digital’’, Sabtu (30/3) lalu di aula kantor Camat Abiansemal, Kabupaten Badung. Bupati Badung yang diwakili Kepala Diskominfo Wayan Weda Dharmaja saat membuka seminar menyampaikan, Pemkab Badung sangat mengapresiasi seminar yang diprakarsai Bisnis Bali bekerja sama dengan Stikom Bali tersebut. Tema yang diusung adalah wirausaha berbasis online, yang sedang tren di dunia sehingga setiap pengusaha untuk bisa berkembang harus menguasai teknologi tersebut. ‘’Seminar ini sejalan dengan tujuan Pemkab Badung untuk mendorong para pelaku UMKM dan pengusaha di

Badung khususnya, agar bisa berkembang dengan memanfaatkan jejaring bisnis online. Makanya Pemkab menyediakan infrastruktur berupa wifi gratis di setiap banjar, untuk memudahkan para pengusaha kecil di Badung mengakses internet dan berbisnis secara online,’’ terang Weda Dharmaja usai membuka kegiatan. Untuk mensukseskan program tersebut, tidak hanya menyiapkan infrastruktur, namun setiap UMKM di Badung telah dikelompokkan di masing-masing desa sehingga bisa berjualan online melalui website yang sudah disediakan di masing-masing desa. ‘’UMKM di masing-masing desa dibina oleh desa dan difasilitasi oleh Kim untuk bisa berjualan online dengan fasilitas wifi yang sudah disiapkan Pemkab Badung,’’ tegasnya. Sementara itu, seminar menghadirkan dua pembicara dari Stikom Bali yaitu I Made Sarjana, S.E., M.M. dan I Made Marlow, MWB.B.Bus., I Made Sarjana selaku Komisa-

ris Utama PT MBC mengatakan, seminar merupakan roadshow ke-3 tahun ini ke seluruh Bali. ‘’Roadshow ini kami beri nama for better Bali, jadi menuju Bali yang lebih baik. Jadi kita ingin meningkatkan bargaining, posisi tawar Bali melalui kabupaten,’’ paparnya. Melihat perkembangan wirausaha di Bali yang perlu ditingkatkan adalah motivasi dan memberikan inspirasi bagi para pelaku bisnis maupun calon pelaku bisnis untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses di era revolusi industri 4.0. ‘’Karena kita melihat bahwa di era revolusi industri 4.0 ini tantangan bisnis sangat luar biasa. Kita sering sekali melihat bahwa perusahaan banyak yang begitu cepat besar, dan cepat juga rontok. Itu yang mau kita inspirasi kepada pengusaha dan calon pengusaha di Bali agar mereka siap hadapi derasnya arus persaingan pasar global,’’ jelasnya. Pembicara lain, I Made Marlow, memaparkan kerja

sama Bisnis Bali dan Stikom Bali sudah berjalan bertahuntahun, sebagai pengabdian masyarakat yang dilakukan Stikom Bali terutama berbagi ilmu kepada masyarakat luas khususnya tentang kemajuan teknologi. ‘’Bagi Bali yang punya budaya unik, teknologi ini punya peran penting yang harus dimanfaatkan oleh generasi muda. Kita harus berpikir, bagaimana agar kita di Bali tidak lagi hanya sebagai konsumen tetapi juga berperan sebagai produsen,’’ ujar Wakil Ketua Yayasan WDS tersebut. Generasi muda Bali bisa menjadi produsen dari kontenkonten unik yang bisa melambungkan nama Bali. ‘’Selain itu, bagi generasi muda, bagaimana mereka bisa memanfaatkan teknologi ini untuk kepentingan berinternet yang sehat. Jadi mereka harus memahami bahwa berbagi itu tidak selalu menguntungkan, apalagi kalau yang dibagi itu adalah berita palsu, ujaran kebencian dan juga radikalisme,’’ katanya. (kmb)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Meningkat 10 Persen

Ujian Sipenmaru Gelombang I FKIK Unwar Diikuti 219 Peserta TAHUN Akademik 2019/2020, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) kembali menerima mahasiswa baru sebanyak 120 orang mahasiswa. Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) Gelombang I pun digelar Minggu (31/3) kemarin. Peserta ujian Sipenmaru Gelombang I tahun 2019 ini meningkat 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu diikuti sebanyak 219 orang peserta. Ujian Sipenmaru ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada Sabtu (30/3) lalu berupa tes psikologi. Sementara tahap kedua yang dilaksanakan Minggu kemarin berupa tes akademik dengan sistem CBT (Computer Based Test) dan tes kesehatan yang berlangsung di Gedung FKIK Unwar. Pelaksanaan ujian Sipenmaru ini dipantau langsung oleh Dewan Pembina Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali beserta anggota, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. beserta para Wakil Rektor, Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, SP.FK. dan juga Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengatakan minat calon mahasiswa baru untuk menempuh pendidikan dokter di FKIK Unwar setiap tahun terus mengalami peningkatan. Jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar secara online pada Sipenmaru Gelombang I Tahun 2019 sebanyak 227 orang dan yang mengikuti tes ujian Sipenmaru sebanyak 219 orang peserta. Jumlah ini meningkat 10 persen dari tahun sebelumnya. Tes dilaksanakan dua tahap dengan analisis yang mendalam untuk menentukan lulusan

TINJAU UNJIAN - Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. bersama Wakil Rektor II Unwar Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. saat meninjau ujian Sipenmaru Gelombang I Tahun 2019 FKIK Unwar, Minggu (31/3) kemarin. yang kredibel dan layak untuk kuliah di FKIK Unwar. Untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan saat ujian Sipenmaru berlangsung, dikatakan, tes dilaksanakan dalam ruangan khusus dengan sistem CBT dan soal untuk masing-masing calon mahasiswa berbeda dan diacak. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan input yang bagus dan berkualitas, guna menghasilkan output lulusan yang berkualitas dan berdaya saing global, serta mampu memenangkan kompetisi. Dengan hasil output yang berkualitas, dikatakan, akan mampu mencapai visi Unwar untuk menjadi perguruan tinggi bermutu, berwawasan ekowisata, dan go global tahun 2034. ‘’Kalau input sudah bagus, prosesnya sudah bagus, output pasti bagus pula. Buktinya lulusan UKM PPD kita selalu di atas rata-rata nasional, bahkan tertinggi di kalangan perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia, yaitu 88 persen,’’ tandas Prof. Widjana, Minggu (31/3) kemarin.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengatakan meningkatnya calon mahasiswa baru yang ingin kuliah di FKIK Unwar tidak terlepas dari sejumlah prestasi yang telah dicapai FKIK Unwar selama ini. Baik dari segi penyelenggaraan pendidikan maupun dari segi kreativitas mahasiswa. Salah satunya adalah tim mahasiswa FKIK Unwar berhasil meraih juara I tingkat nasional pada ajang ‘’Lomba Esai Aesculapius 2019’’ di Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya pada 20-23 Maret lalu yang menyisihkan tim dari Universitas Indonesia (UI) dan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Pihaknya berharap melalui tes ujian Sipenmaru ini bisa berjalan objektif dan menghasilkan mahasiswa yang benar-benar berkualitas sesuai dengan standar KKNI dan Kemenristekdikti, sehingga lulusan yang dihasilkan FKIK Unwar berkualitas dan mampu berdaya saing dalam dunia global. (ad1003)

Senin Umanis, 1 April 2019

Senator RI Rapatkan Kisruh Transportasi di Angkasa Pura

Wedakarna Kunjungi ’’Driver’’ Konvensional di Ruang Tahanan Polsek KP3 Udara SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memenuhi janjinya hadir menyambangi Wayan Mertayasa dan Ketut Sumarda, tersangka kasus dugaan presekusi akibat kisruh antara driver konvensional dan driver online di Airport Ngurah Rai, beberapa waktu lalu. Dalam junjungan ke Polsek dan juga ke airport, Senator Arya Wedakarna (AWK) diterima Iptu Agung Suantra (Kanitreskrim), Haruman Sulaksono, S.E., S.SIT. (General Manager AP), Rahmat Adil Indrawan (Co GM Commercial) serta dihadiri sejumlah organisasi koperasi transportasi konvensional yang telah bekerja sama dengan airport. Dalam kunjungan di Polsek, Senator AWK mencari informasi dua arah terkait dengan kasus hukum yang dialami semeton Bali asal Kubu, Karangasem dan Tuban, Badung yang dilaporkan karena dugaan presekusi. ‘’Saya hadir karena amanat UU MD3 Tahun 2018 terkait dengan aspirasi masyarakat Bali. Kami sebagai anggota DPD menghormati proses hukum yang sudah dijalankan, karena sudah merupakan tupoksi petugas kepolisian. Saya memeriksa tentang pasal yang dikenakan, juga terkait dengan hak tersangka untuk mengajukan penangguhan yang telah diajukan seminggu lalu tapi belum direspons hingga hari ini. Termasuk kronologi di TKP dan meminta pandangan terkait rencana rakyat menggugat balik serta proses praperadilan. Ini semua hak korban sesuai konstitusi dan UU. Nanti selanjutnya DPD akan bawa masalah ini ke pusat, termasuk akan masuk agenda kerja DPD di masa sidang terdekat dengan Mabes Polri. DPD tentu tegas tidak mengintervensi dan justru bersinergi serta menghargai proses hukum yang sudah dijalankan,’’ kata Gusti Wedakarna yang juga bagian dari Komite I DPD-RI Bidang Hukum dan Hubungan Pusat

MARHAENISME – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyambangi semeton Bali di tahanan Polsek Bandara dan saat rapat dengan Angkasa Pura. Daerah ini. Usai menyambangi semeton Bali di ruang tahanan, Senator AWK juga menggelar rapat terbatas dengan jajaran manajemen Airport Ngurah Rai membahas tentang kejadian di TKP yang berdampak pada masalah hukum. ‘’Sesungguhnya masalah ini tidak perlu terjadi jika pihak airport sigap menyiapkan aparat keamanan. Logikanya semeton Bali ini kan bernaung di bawah koperasi/organisasi yang memiliki MoU, ada kewajiban membayar surcharge ke aiport dan sebagai mitra airport. Artinya mereka patut untuk dilindungi dan mendapatkan haknya. Dan terkait oknum driver taksi online yang membuat masalah, hari ini saya tanya bagian Business Unit Center (BUC) Airport bahwa tidak ada kerja sama dengan taksi online. Ya… artinya online ilegal toh. Kalau memang ilegal, silakan airport dengan aparat Avsec harus melarang keberadaan taksi online untuk menaikkan penumpang di wilayah airport. Saya beri waktu 60 hari untuk segera membenahi hal ini secara teknis. Kasihan rakyat Bali yang bekerja keras, ngetem berjam-jam dan bayar kontribusi ke

airport cukup banyak, tetapi tidak mendapatkan hak perlindungan. Kunci ada di manajemen airport. Apalagi kita dapat berita buruk jika peringkat Airport Ngurah Rai dari I terbaik di dunia, sekarang turun keperingkat ke-11,’’ terang Senator AWK. Sejumlah rekomendasi yang diberikan DPD-RI selain hal di atas, di antaranya meminta kuota 900 taksi konvensional di bawah MoU dengan airport dipertahankan, mengevaluasi terkait kebijakan sistem argometer dan fixed price, mendukung usulan Airport Ngurah Rai untuk membuat aplikasi online khusus untuk anggota taksi konvensional yang sudah ter-MoU dengan airport. Di samping itu, AWK tetap menolak taksi online mengambil penumpang di airport walau Senator masih mentoleransi jika ada taksi online hanya mendrop penumpang di kawasan bandara. ‘’Intinya hari ini, sikap saya tetap status taksi online di Airport Ngurah Rai adalah ilegal. Saya kunci di sana agar tidak muncul lagi masalah,’’ tambah Gusti Wedakarna yang juga Sarjana Tranportasi Udara lulusan STMT Trisakti Jakarta ini. (ad1021)

Universitas Dwijendra Kerja Sosial Desa Adat Kerobokan Gelar Dharma Shanti Nyepi Peduli Lingkungan Bebas Sampah Plastik Jaga Kerukunan dan Persatuan Krama

DESA Adat Kerobokan, Kuta Utara, Minggu (31/3) kemarin menggelar Dharma Shanti Nyepi Tahun Çaka 1941 di Wantilan Pura Petitenget. Kegiatan yang digelar pertama kali ini juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung, PHDI Badung, Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa, Lurah dan Perbekel se-Desa Adat Kerobokan, Bendesa Adat Keroboka A.A. Putu Sutarja serta Panglingsir Jero Kelodan dan Kajanan Kerobokan. Ketua Panitia Pelaksana Dharma Shanti Nyepi Desa Adat Kerobokan mengungkapkan pihaknya berterima kasih kepada para tokoh di Kabupaten Badung atas kedatangannya dalam acara tersebut. ‘’Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempertahakan adat dan budaya yang kita miliki. Kegiatan ini adalah runtutan dari kegiatan hari suci Nyepi. Tema yang diangkat dalam Dharma Santi Nyepi tahun ini adalah ‘Melarapan Antuk Ngrmargian Dharma Shanti Nyepi Çaka 1941 Preside Nincapang Sradha Bhakti ring Sajeroning Nyangra Upacara Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini’,’’ ujarnya. Bendesa Adat A.A. Putu Sutarja didampingi Penyarikan Desa Adat Kerobokan A.A. Putu Sudarma mengatakan selain untuk mepertahankan adat dan tradisi agama, kegiatan ini juga bagian dari tujuan Desa Adat Kerobokan mempererat dan mempersatukan pasemetonan. ‘’Kami berusaha dulu dengan kegiatan kecil, nanti di tahun-tahun berikutnya bisa ditingkatkan dengan kegiatan lebih besar dengan mengundang sekitar 5.000 KK,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini dilakukan untuk men-

DHARMA SHANTI - Kegiatan Dharma Shanti Nyepi Tahun Çaka 1941 Desa Adat Kerobokan yang dilaksanakan di Wantilan Pura Petitenget, Minggu (31/3) kemarin. jalankan Sad Dharma sehingga menemukan shanti (kedamian). ‘’Dharma Santhi Nyepi ini juga dimaksudkan untuk mengikat tali persatuan, persaudaraan sehingga terwujud Desa Adat Kerobokan yang aman. Dalam kegiatan ini kami juga ingin menyosialisasikan upacara keagamaan yang akan kami gelar pada Juli 2019 yakni Karya Mamungkah Ngentig Linggih, Taur Balik Sumpah, Ngusaba Desa, Ngusaba Nini hingga Karya Segara Kerthi,’’ paparnya. Kepala Dinas Kebudayaan Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan pihak Desa Adat Kerobokan. ‘’Ini sangat bagus dan sekaligus tantangan dari Parisada untuk memberikan sosialisasi agar

umat menjalankan agama berdasarkan sastra satra agama. Kegiatan ini juga sejalan dengan program Pemkab Badung, salah satunya agama, adat dan budaya. Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap bidang ini sehingga masyarakat Badung diringankan. Tapi kami harapkan masyarakat melakukan gotong royong dan dalam pengajuan bantuan agar rasional,’’ terangnya. Di akhir kegiatan Dharma Shanti Nyepi, Desa Adat Kerobokan mengundang dua narasumber untuk memberikan dharma wacana terkait kegiatan keagamaan Hindu di Bali. Pembicara pertama Ketua PHDI Kabupaten Badung Gede Rudia Adiputra dan pembicara kedua Prof. Dr. Made Surada dari Guru Besar IHDN Denpasar. (ad1004)

UNIVERSITAS Dwijendra melaksanakan kerja sosial sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Banjar Anggabaya, Kelurahan Penatih, Denpasar Timur pada Sabtu (30/3) lalu. PKM dengan nama kerja sosial ini bertemakan ‘’Peduli Lingkungan Bebas Sampah Plastik’’. Plt. Rektor Universitas Dwijendra Dr. Ir. Putu Gde Ery Suardana, M.Erg., IAI. didampingi Ketua Panitia Dr. I Made Wahyu Chandra Satriana, S.H., M.H. mengatakan kerja sosial atau bakti sosial merupakan salah satu kegiatan untuk mendekatkan Dwijendra kepada masyarakat. Tema peduli lingkungan bebas sampah plastik ini diambil sebagai wujud dukungan Universitas Dwijendra terhadap program Pemerintah Kota Denpasar terbebas dari plastik. Kegiatan yang dilakukan berupa bersih-bersih sampah plastik di lingkungan Banjar Anggabaya. Selain itu, juga dilakukan edukasi masyarakat tentang ancaman dan kebijakan pemerintah menanggulangi sampah plastik. Dilihat dari dukungan pemda yaitu pergub dan perwali sudah ada upaya mengurangi sampah plastik dengan dikeluarkannya Pergub 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbunan sampah plastik. Ia berharap terjadi pengurangan penggunaan sampah plastik di masyarakat dengan keterlibatan tokoh masyarakat di Banjar Anggabaya. Diharapkan kerja sama pemerintah dan perguruan tinggi dapat mencari solusi pengganti plastik yang ramah lingkungan, murah, dan mudah didapat. Hasil survei dari potensi desa 2018, baru 37 persen atau 266 desa/kelurahan dari 716 desa/kelurahan yang memiliki kegiatan pelestarian lingkungan. ‘’Jadi masih sangat kecil sekali,’’ ujarnya. Selain itu, sebesar 22

SERAHKAN PLAKAT - Plt. Rektor Universitas Dwijendra menyerahkan plakat kepada Camat Dentim. persrn atau 156 desa/kelurahan dari 716 desa/kelurahan yang memiliki kegiatan pengelolaan dan daur ulang sampah. Dua tahun terakhir sampah plastik (anorganik) meningkat hampir 60 persen, dari 616,25 meter kubik pada 2016 menjadi 982 meter kubik pada 2017. ‘’Kita harapkan di sini adanya unit atau kelompok masyarakat yang bisa melakukan kegiatan daur ulang sampah,’’ ungkapnya. Dengan adanya kegiatan kersos di Anggabaya, bisa dibentuk kelompok yang peduli terhadap lingkungan. Pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti hanya di Banjar Anggabaya, tetapi juga akan dilakukan di tempat lain. Di samping sebagai diseminasi hasil-hasil penelitian juga dapat mempererat hubungan civitas akademika. Mahasiswa diharapkan dapat mengimplementasikan teori atau ilmu yang didapat di kampus atau perguruan tinggi di lapangan atau di masyarakat. Camat Denpasar Timur Wayan Herman, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada yayasan

Biduran (Kaligata, Urtikaria) BIDURAN adalah sebuah kondisi medis di mana kulit memiliki bentol-bentol yang akan sangat gatal dan bisa menyebar ke berbagai bagian tubuh. Penyakit ini tidak mengenal usia, bisa menyerang anak kecil hingga dewasa. Bentolbentol ini sangat gatal sehingga mengganggu aktivitas. Selain itu bentol-bentol ini juga bisa timbul dan bertahan hingga berjam-jam lamanya, terkadang ada yang timbul hingga berhari-hari. Bagaimana biduran bisa muncul pada kulit? Penyebab dari biduran adalah karena alergi. Alergi ini bisa disebabkan makanan, gigitan serangga, suhu, dan sebagainya. Pada kebanyakan kasus biduran bisa disebabkan oleh makanan seperti telur, ikan, kacang-kacangan, atau seafood. Selain itu, biduran juga dapat dipicu oleh beberapa

bahan makanan tambahan, termasuk pewarna buatan dan pengawet. Bentol-bentol juga dapat muncul akibat gigitan serangga atau paparan serbuk sari bunga. Namun, yang sering tidak disadari adalah biduran juga bisa disebabkan oleh paparan sinar matahari, suhu dingin, atau angin kencang. Apa yang harus kita lakukan bila terkena biduran? Tindakan pertama, jangan digaruk supaya tidak timbul luka dan menyebabkan infeksi pada kulit. Kompres bentol dengan es batu yang dibungkus kain untuk meredakan rasa gatal. Usahakan untuk menggunakan sabun bayi, biasanya sabun jenis ini tidak berbau dan tidak menggunakan banyak bahan kimia lainnya yang dapat memicu iritasi. Hindari memakai pakaian

ketat yang membuat kulit terasa makin gatal, bahkan iritasi karena kulit tertekan dengan baju yang anda kenakan. Selain itu, pilih baju dari katun yang menyerap keringat untuk menghindari kelembapan berlebih. Lingkungan yang lembab membuat bakteri di kulit semakin berkembang dan kulit pun jadi semakin gatal. Jika terkena gejala biduran, kita bisa memeriksakan kondisi ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kita tidak bisa menyepelekan biduran sebagai penyakit gatal-gatal biasa karena biduran bisa jadi menjadi gejala penyakit angiodema atau bahkan anafilaksis. Penyakit angiodema adalah kondisi di mana lapisan kulit yang lebil dalam mengalami pembengkakan, sementara penyakit anafilaksis adalah kondisi di mana terdapat

reaksi alergi yang sangat parah dan bahkan jika dibiarkan bisa mengancam nyawa. Hindari bahan yang menyebabkan alergi. Mengonsumsi pil antihistamin sebagai obat biduran menjadi cara efektif untuk mencegah gatal-gatal. Losion dengan kandungan calamine membantu meredakan gatal dengan cara memberikan efek dingin pada kulit. Obat minum Kortikosteroid dapat membantu mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan gatal. Penting bagi anda untuk mengetahui penyebab biduran. Misalnya apakah karena alergi makanan, debu, udara, obat, atau karena gigitan serangga. Dari situ, anda pun bisa menghindari pemicu yang menyebabkan kondisi gatal-gatal ini muncul. l dr. Made Sanitca Indah

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Dwijendra karena telah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Banjar Anggabaya, Penatih, Dentim. Tema yang diangkat ini sangat bagus yaitu berupaya mengurangi sampah plastik melalui wali kota sudah memberi atensi dengan dikeluarkannya Perwali 36 Tahun 2018. Tidak hanya slogan dan perwali tetapi pemerintah juga melakukan aksi nyata dengan membagikan tas pengganti tas plastik di pasar-pasar serta sosialisasi pada masyarakat. ‘’Dari hasil survei yang dilakukan wali kota dengan yayasan untuk meneliti seberapa sih sampah plastik ini berkembang di masyarakat,’’ ungkapnya. Hasil penelitian yang dilakukan di sungai kecil di Peguyangan, sampah plasti yang paling banyak ditemukan adalah sedotan/ straw, pampers, botol kemasan, dan kantong kresek. Itulah empat besar sampah plastik yang terbanyak dalam suatu penelitian di suatu sungai kecil. Oleh karena itu, dia berharap mahasiswa Universitas Dwijendra untuk menggemakan Perwali 36 Rahun 2018 ini ke seluruh masyarakat. (ad1013)


Senin Umanis, 1 April 2019

INFO SEREMONIAL

Safari Kesehatan IIK Medika Persada Bali di Banjar Oongan

Tunjukkan Komitmen Ingin Dekat dan Peduli Lingkungan INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali kembali melaksanakan safari kesehatan. Kali ini safari kesehatan dilakukan di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja pada Minggu (31/3) kemarin. Safari kesehatan belakangan rutin dilakukan IIK Medika Persada Bali dengan menyasar banjar-banjar yang ada di Kelurahan Tonja setiap minggunya. Sudah ada tujuh banjar yang diberikan pelayanan safari kesehatan, ke depan akan dilakukan di tiga banjar lagi. Ketua Yayasan Anugrah Husada Bali Dr. Drs. I Nyoman Astina, M.Pd., CHA., Cht. Mengatakan, sesuai keinginan kita agar masyarakat di Kelurahan Tonja ini sehat dan sejahtera, berbudaya berdasarkan Tri Hita Karana, maka dari itu ia mengaplikasikannya dengan program safari kesehatan yang sudah berlangsung dari beberapa minggu yang lalu. Ada 10 banjar yang akan disasar, tinggal tiga banjar lagi yaitu Oongan yang dilaksanakan pada hari itu, Banjar Batanancak dan Banjar Kedaton. ‘’Kami ingin memberikan pelayanan kesehatan pada keseluruhan banjar di Kelurahan Tonja karena sesuai mimpi kita itu agar masyarakat sehat dan sejahtera. Sehingga kita memanfaatkan institusi yang kita miliki untuk menjadi institusi yang mengabdikan dirinya pada Banjar Oongan,’’ jelasnya. Kegiatan ini dikatan semacam rancangan atau pemula bagi IIK Medika Persada Bali untuk memberikan layanan kesehatan. Kegiatan ini tidak akan berhenti, akan terus dilakukan agar masyarakat sehat dan sejahtera. IIK Medika Persada Bali berada di wilayah Kelurahan Tonja, maka sudah sepatunya IIK memberikan sumbangsih pengabdian kepada masyarakat Kelurahan Tonja. ‘’Karena IIK berada di Kelurahan Tonja maka kita akan selalu menjaga

SAFARI - Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali ketika melaksanakan safari kesehatan. hubungan baik dengan masyarakat, termasuk kami juga memberikan kesempatan pada masyarakat yang asli Tonja untuk mengenyam pendidikan di IIK Medika Persada Bali dengan memberikan diskon 50 persen untuk pembayaran SPP,’’ imbuhnya. Dengan demikian image yang ingin dibangun adalah IIK yang peduli terhadap masyarakat dan ingin mendekatkan diri pada masyarakat Kelurahan Tonja. Kepala Prodi Administrasi Rumah Sakit dr. AA Sarawasti mengatakan pemeriksaan kesehatan ini meliputi pemeriksaan laboratorium, gula darah, asam urat. Di samping pemeriksaan laboratorium, juga dilakukan cek fisik dari dokter dan diberikan obat sesuai dengan keluhan yang dialami. ‘’Kami juga memberikan kacamata, khusus untuk kacamata baca,’’ ujarnya. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya mendekatkan diri pada masyarakat. Mengingat perguruan tinggi memiliki Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). PKM ini dituangkan dalam bentuk pelayanan kesehatan. ‘’Khususnya dalam bulan-bulan ini

kita lakukan di Kelurahan Tonja, karena memang lokasi IIK di Kelurahan Tonja supaya masyarakat mengenal bahwa ada IIK Medika Persada Bali di lingkungannya,’’ tandasnya. Selain itu, IIK juga peduli terhadap masyarakat di Kelurahan Tonja khususnya terkait masalah kesehatan. Selanjutnya IIK Medika Persada Bali juga akan kembali melakukan PKM, namun dalam bentuk penyuluhan terkait dengan DBD, sistem rujukan di era JKN, pemeriksaan jentik nyamuk ke rumahrumah penduduk. Kepala Lingkungan Banjar Oongan Kelurahan Tonja Nyoman Suandita mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh IIK Medika Persada Bali karena telah memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat di Banjar Oongan. Kesempatan yang baik ini sudah disampaikannya pada masyarakat bahwa sangat penting menjaga kesehatan masyarakat dengan upaya preventif seperti ini. Masyarakat pun sebagian besar sudah mengetahui keberadaan IIK Medika Persada Bali berada di wewidangan Kelurahan Tonja. (ad1005)

RAT KSP Crea Bali

Per 31 Desember 2018, Total Aset Mencapai Rp 15 Miliar Lebih KOPERASI Simpan Pinjam (KSP) Crea Bali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2018 di Denpasar, Sabtu (30/3). RAT diikuti 100 anggota koperasi di Denpasar, dari total 658 anggota di seluruh Bali. Khususnya anggota yang memiliki simpanan berjangka dan simpanan harian. Di awal Januari lalu juga telah digelar Pra-RAT diikuti 38 anggota yang merupakan para pendiri koperasi. Agendanya sama dengan RAT yakni pemaparan laporan keuangan dan laporan pengawas. Dalam paparannya, Manager KSP Crea Bali I Dewa Gede Yusub Teja menyampaikan total aset koperasi per 31 Desember 2018 sebesar Rp 15.888.308.367. Total aset ini meningkat bila dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp 9.448.826.247. Total liabilitas meningkat dari Rp 8.951.376.913 di tahun 2017 menjadi Rp 13.513.666.467 di tahun 2018. Total ekuitas meningkat dari 497.449.334 di tahun 2017 menjadi Rp 2.374.641.900 di tahun 2018. Sisa hasil usaha setelah pajak meningkat dari Rp 211.696.283 di tahun 2017 menjadi Rp 602.379.221 di tahun 2018. Sementara kas akhir Rp 1.994.505.887. ‘’Koperasi ini sebetulnya koperasi keluarga, sudah berdiri dari tahun 1982 dan sudah ada AD/ART. Cuma badan hukumnya baru diproses pada tahun 2014. Sebelum itu kita pra-koperasi karena internal, tidak mengambil anggota dari luar,’’ ujarnya. Pascaberbadan hukum di tahun 2014, lanjut Dewa, barulah KSP Crea Bali mencari anggota di luar keluarga. Mayoritas berada di Denpasar sebanyak 500 lebih anggota, kemudian di Tabanan, Badung, dan Gianyar. Peluang untuk menjadi anggota koperasi masih terbuka, lantaran setiap peminjam harus terdaftar sebagai anggota. Siapa pun boleh menjadi anggota sepanjang WNI, serta menyetor simpanan pokok Rp 1 juta (satu kali

RAT - Suasana RAT KSP Crea Bali. - red) dan simpanan wajib Rp 100 ribu per bulan. Kalau anggota berhenti atau meninggal dunia, semua simpanan itu akan dikembalikan. ‘’Kalau latar belakang dari usaha ini, kebetulan dari keluarga, ayah saya sendiri yang mengelola koperasi ini dulu. Itu tujuan awalnya adalah membantu keluarga yang sekolah di Denpasar dan bekerja di Denpasar, karena pada tahun itu (1982 - red) keuangan kan sulit sekali. Koperasi ini membantu pendanaan untuk sekolah, untuk mencari kerja, sampai mereka bisa mengembalikan dana itu,’’ jelasnya. Dewa berharap koperasi ini ke depan bisa berkembang lebih jauh lagi. Mengingat, tujuan awal berdirinya koperasi adalah membantu masyarakat kecil dengan segmen menengah ke bawah terutama yang mikro. Pihaknya berusaha membantu masyarakat yang ekonominya masih tertinggal dan bukan bankable atau tidak memiliki akses ke perbankan. ‘’Itu yang banyak kita bantu, banyak nasabah kita dari Nusa Penida, Karangasem, untuk pinjaman yang kecil. Ada yang tanpa

jaminan tapi maksimal Rp 4 juta dengan mereka masuk menjadi anggota, atau dengan jaminan BPKB sepeda motor. Kita ikut membantu mereka biar ekonomi mereka terangkat,’’ paparnya. Dewa melihat perkembangan koperasi masih bagus ke depannya. Kendati ada kendala NPL karena situasi ekonomi yang tidak mendukung saat ini. Problem lain, menyangkut struktur permodalan dan koperasi yang umumnya memberikan dana deposito dengan bunga tinggi. Oleh karena itu, pinjaman yang dilepas tidak bisa dengan bunga yang kompetitif. Ini menjadi tantangan yang sulit diatasi, kecuali anggota mau aktif dan mau menyimpan dana untuk menekan suku bunga pinjaman. ‘’Kalau peran pemerintah sudah bagus, seperti kami yang mendapat izin dari Kodya. Sudah ada diklat untuk peningkatan SDM dari manajer, kepala cabang, kepala bagian, sampai teller dan kasir. Jadi menambah wawasan dan kemampuan mereka untuk menghadapi situasi ini. Tanpa SDM yang bagus, koperasi tidak akan bisa berkembang,’’ tandasnya. (ad1023)

5

’’Open House’’ TK Hindu Widya Kerthi

Membentuk Karakter SDM Bali Berwawasan Budaya Hindu Sejak Dini YAYASAN Pendidikan Widya Kerthi sebagai penyelenggara pendidikan tinggi Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar tidak hanya melaksanakan swadharma untuk menciptakan lulusan SDM Bali yang berwawasan budaya Hindu. Namun, SDM Bali diberikan penguatan pendidikan karakter berbasis budaya Hindu sejak dini. Hal ini dibuktikan dengan dikembangkannya sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Hindu Widya Kerthi yang berlokasi di areal Kampus Unhi Denpasar sejak beberapa tahun lalu. Untuk memperkenalkan TK Hindu Widya Kerthi ke tengah-tengah masyarakat Bali, Yayasan Pendidikan Widya Kerthi menggelar ‘’Open House TK Hindu Widya Kerthi’’, Sabtu (30/3). Kegiatan yang mengundang seluruh orangtua murid ini dihadiri Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. didampingi Sekretaris Yayasan Kol. (Purn) Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil.H., Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S., Sekretaris Camat Denpasar Timur, dan tamu undangan lainnya. Berbagai jenis kegiatan dan hiburan yang diperankan murid sekolah TK Hindu Widya Kerthi ditampilkan. Mulai dari Tri Sandhya, matanding canang, menyanyi, gemelan barong, fashion show, mewarnai, ngulat tipat dan yoga. Sebanyak 51 orang murid dilibatkan, yang terdiri dari 16 orang TK A, 20 orang TK B1 dan 15 orang TK B2. Kepala Sekolah TK Hindu Widya Kerthi Komang Sri Suasmini, S.E., S.Pd.Aud. mengatakan seiring dengan pembentukan karakter anakanak, sekolah ini menampilkan pola pendidikan yang terintegrasi. Yaitu dengan memformulasikan secara proporsional sistem stimulasi atau menarik minat belajar terhadap pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta

FOTO BERSAMA - Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. bersama Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. berfoto bersama pengurus dan murid Sekolah TK Hindu Widya Kerthi pada acara ‘’Open House Sekolah TK Hindu Widya Kerthi’’, Sabtu (30/3). rohani anak-anak. Hal ini dilakukan agar anak-anak memiliki kesiapan dalam memasuki tahapan selanjutnya, yaitu pada level pendidikan dasar/sekolah dasar. Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan karakter generasi muda Bali yang berwawasan budaya Bali dan berbasis agama Hindu sangat penting dipupuk sejak usia dini. Sebab, karakter dengan nilai-nilai budaya Hindu Bali yang dimiliki sejak dini akan mengantarkan para generasi muda untuk bisa bersaing secara kompetitif, tanpa kehilangan identitas. ‘’Di sekolah ini sudah ditanamkan nilai-nilai Tri Kaya Parisudha dan agama Hindu lainnya tidak dalam bentuk teori. Tetapi bagaimana anakanak mempraktikkan dengan sesama temannya, gurunya, termasuk juga nanti dengan masyarakat,’’ tandas Prof. Damriyasa. Untuk lebih meningkatkan karakter generasi muda, pihaknya ke depan akan mengembangkan sekolah TK plus. Di mana, sekolah TK akan dikombinasikan dengan Pratama Widya Pasraman. Dengan demikian apa yang menjadi program Kementerian Agama

bisa dikombinasikan di Yayasan Pendidikan Widya Kerthi. ‘’Yang terpenting adalah kalau kita ingin melestariakn budaya Hindu Bali, maka dimulai sejak usia dini. Apalagi saat ini ada degradasi moral pada generasi muda, sehingga karakter generasi muda Bali harus ditumbuhkembangkan sejak usia dini,’’ ujarnya. Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. mengatakan meskipun nilai-nilai pendidikan yang diberikan melalui bermain pada tingkat TK, namun penekanan pendidikan karakter berbasis Hindu tetap secara kuat dikembangkan. TK Hindu Widya Kerthi menghasilkan siswa-siswi berkarakter yang memiliki nuansa budaya Bali dan berbasis agama Hindu. ‘’Kita di Unhi benar-benar mulai dari tingkat yang paling dasar untuk menghasilkan kualitas dan kuantitas pendidikan yang berkarakter berbasis budaya Bali. Hal ini kami lakukan untuk mendukung program pemerintah Bali dalam mengajegkan budaya Bali, namun tetap berwawasan global untuk kesejahteraan,’’ pungkasnya. (ad1002)

Yudisium Perdana Program Sarjana IIK Medika Persada Bali

Lulusan Sebagian Besar Terserap di Dunia Kerja

INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali menggelar yudisium perdana untuk Program Studi (Prodi) Sarjana (S-1) Farmasi Klinis dan Teknologi Laboraturium Medik di Kampus IIK Medika Persada Bali, Sabtu (30/3). Di tahun akademik 2019-2020, kedua prodi tersebut melepas sebanyak 38 mahasiswa, yang terdiri dari Prodi S-1 Farmasi Klinis 33 mahasiswa dan Teknologi Laboratorium Medik 5 mahasiswa. Nantinya para lulusan tersebut akan diwisuda pada April 2019 mendatang. Mahasiswa yang diyudisium ini menyelesaikan perkuliahannya selama lima semester. Hal itu dikarenakan mahasiswa tersebut merupakan alih jenjang dari program D-3 yang melanjutkan ke S-1. Yudisium perdana ini merupakan hal yang membanggakan, baik bagi institusi IIK Medika Persada Bali maupun tentunya bagi mahasiswa. Hal ini disampaikan Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.-K.Hom. Menurutnya, di bidang akademis, institusi telah berusaha secara maksimal memberikan pendidikan profesional pada mahasiswa yang sesuai dengan standar dari Dirjen Dikti. Tidak hanya itu, mahasiswa juga dididik dan dibimbing dosendosen yang telah berpengalaman di bidangnya. Dengan proses pendidikan yang makin baik, diharapkan di masa mendatang minat lulusan SMA maupun SMK juga makin meningkat untuk melanjutkan perkuliahan di IIK Medika Persada Bali. Hal itu karena IIK Medika

YUDISIUM - Prosesi Yudisium perdana Program Sarjana IIK Medika Persada Bali di Kampus IIK Medika Persada Bali, Denpasar, Sabtu (30/3). Persada Bali telah memiliki delapan prodi unggulan, yakni S-1 Administrasi Rumah Sakit, S-1 Farmasi Klinis, S-1 Fisioterapi, S-1 Psikologi, S-1 Manajemen Informasi Kesehatan, S-1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja, S-1 Teknologi Laboratorium Medik, dan D-4 Teknik Elektromedik. Untuk sementara ini, dari delapan prodi tersebut, peminat terbanyak masih pada Prodi Farmasi Klinis, Administrasi Rumah Sakit dan Teknologi Laboratorium Medik. Rektor IIK Medika Persada Bali menambahkan, dari para lulusan ini, sebagian besar telah terserap di dunia kerja. Mereka terserap di sejumlah apotek, puskesmas, rumah sakit, dan laboratorium

kesehatan. Di masyarakat para lulusan diharapkan mampu bekerja dengan baik sesuai standar profesi yang telah diperoleh. Tidak hanya itu, lulusan juga diharapkan mampu memberikan nilai positif bagi perkembangan kesehatan masyarakat, dan tentunya tetap berupaya menjaga nama baik almamater. ‘’Lulusan ini diharapkan dapat bekerja di tengah-tengah masyarakat sesuai dengan standar profesi yang mereka dapatkan. Sehingga dapat memberikan nilai positif bagi perkembangan masyarakat. Dengan demikian juga akan membawa nama IIK Medika Persada Bali di tengahtengah masyarakat,’’ harap Prof. Bakta. (ad1015)

Beri Cihna Nama ’’Rama Sinta’’ Bayi Kembar Buncing

Berpotensi Hukum, Arya Wedakarna Minta Tradisi ’’Manak Salah’’ Dihapus dari ’’Gumi’’ Bali MENINDAKLANJUTI aspirasi masyarakat Bali sesuai dengan amanat UU MD3/2018, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III menyambangi keluarga Gede Sadia, warga Buleleng di Desa Padang Bulia, Sukasada, Buleleng terkait dengan kasus Manak Salah. Keluarga Gede Sadia diungsikan dekat kuburan (setra) akibat memiliki anak kembar laki dan perempuan (kembar buncing). Demi mendapatkan klarifikasi yang jelas, Senator Arya Wedakarna (AWK) langsung menggelar pertemuan di kantor desa dengan menghadirkan Perbekel, Majelis Madya Desa Adat (MMDP) Buleleng, Bendesa Adat, BPD dan sejumlah prajuru. Usai pertemuan, Senator AWK langsung menyambangi rumah semipermanen yang terletak di dekat kuburan yang telah didirikan atas biaya desa adat setempat. ‘’Begini ya, kita mengacu pada UU positif. Tradisi Indonesia apa pun

itu bisa dan dilestarikan, tapi harus mengacu pada hak yang paling asasi dari manusia Indonesia, yakni hak untuk sehat, hak untuk hidup dan hak untuk mendapatkan perlindungan. Apa yang saya saksikan ini sudah tidak sesuai dengan zaman. Walaupun kata bendesa, ini ada permintaan sendiri dari orangtua yang bersangkutan. Logikanya, siapa sih warga desa yang berani melawan keputusan adat dan mau diusir dari desa karena menentang aturan? Apalagi dari jejak rekam sudah ada kasus serupa di wilayah ini. Jujur, ini sangat berlawanan dengan semangat Pancasila menciptakan generasi Indonesia yang sehat. Lagi pula sudah ada keputusan PHDI terkait dengan manak salah ini dan sudah lama dihapus. Harusnya malu ya karena mayoritas desa-desa adat di Bali sudah menghapus aturan ini. Lagian jangan sedikit-sedikit dihubung-hubungkan dengan niskala, dengan dresta kuno, Raja Purana atau hal-hal gaib. Ini NKRI, warga negara berhak untuk

mendapat perlindungan,’’ kata Gusti Wedakarna. Ia merasa jika ini dibiarkan maka pihak pengambil keputusan bisa dianggap melanggar hukum Indonesia. ‘’Ingat, di Indonesia ada UU Perlindungan Anak, UU Hak Asasi Manusia, UU Anti Diskriminasi. Jika si anak misalkan sakit dan mati karena kondisi lingkungan yang tidak layak, maka yang membuat aturan termasuk yang mendukungnya bisa dijerat dengan UU Pidana dengan pasal kelalaian menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Ini tidak sesuai dengan ajaran Tri Sakti Bung Karno. Sangat memprihatinkan,’’ jelas AWK. Ia merasa prihatin, karena bayi merah yang baru dilahirkan harus tinggal di bangunan semipermanen dengan kondisi terbatas. ‘’Saat saya hadir, di sini banyak nyamuk, lampu korslet, panas, gerah dan tidak sehat. Kamar mandi (MCK) jadi satu dengan kamar tidur. Walau kata bendesa sudah ada tenaga kesehatan tiap hari memeriksa, tapi apa men-

jamin kesehatan bayi yang rentan? Apalagi semalam ada hujan angin,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Lalu apa solusi yang ia berikan pada desa? ‘’Begini saja, jika pihak desa adat tetap ngotot dengan keputusan ini, tentunya akan terikat pada hukum positf. Silakan tradisi tidak dihilangkan sepenuhnya, tapi dilaksanakan sesuai simbolis saja. Misalkan ke depan jika ada hal ini terjadi, cukup tradisi pecaran. Dibangun gubuk dan cukup keluarga dan bayi simbolis hanya menempati selama beberapa jam saja. Setelah itu ya di-pralina. Jangan seperti saat ini, si bayi sampai diminta tinggal hingga 3 bulan (tiga tilem) di lokasi dekat kuburan. Setelah saya tanya mana bukti hukum, bukti lontar dan juga dasarnya malah tidak bisa menunjukkan kepada pihak DPDRI. Kami sebagai pengawas UU dan pembuat UU jadi bingung juga karena tradisi hanya berdasarkan gugon tuwon,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang di akhir kunjungan memberikan panugerahan berupa cihna

MARHAENIS – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat hadir di Desa Padang Bulia, Sukasada, Buleleng. nama kepada dua bayi kembar ini yakni ‘’Kadek Rama Sadiaputra’’ dan ‘’Ni Kadek Shinta Sadiaputri’’ yang ternyata si anak merupakan warga

Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK), di mana Ratu Gusti Wedakarna adalah panglingsir-nya. (ad1022)


OPINI

6

Senin Umanis, 1 April 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Deklarasi Damai Lawan Hoaks PEMILU damai tak hanya menjadi harapan KPU sebagai penyelenggara, juga seluruh rakyat Indonesia mengharapkan hal yang sama. Ini tercermin dari deklarasi yang diadakan partai politik, pendukung partai politik maupun aparat seperti TNI dan Polri. Semuanya berharap rangkaian pemilu berjalan tertib. Harapan terakhirnya adalah akan terpilih para pemimpin dan wakil rakyat yang betul-betul mengerti keinginan rakyat serta mewakili kepentingannya di dewan perwakilan rakyat. Seperti yang terjadi pada acara deklarasi pemilu damai di silang Monas, Minggu, enam bulan lalu. Acaranya berlangsung sangat meriah dengan parade baju adat yang kompak. Tak hanya dikenakan para pemimpin parpol, juga para pendukungnya. Ini mencerminkan harapan yang sama, agar pemilu berjalan sukses di seluruh daerah di Indonesia. Deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum dinilai masyarakat sebagai langkah tepat di tengah kegaduhan politik jelang pilpres terutama di media sosial. Aksi ini memang sudah seharusnya dilakukan, selain itu aksi kampanye damai juga bisa dilakukan melalui media sosial agar masyarakat maya memahami makna dan fungsi dari kampanye damai untuk menjaga kestabilan nasional. Selain itu, deklrasi damai yang sampai saat ini terus berlanjut merupakan salah satu bentuk melawan hoaks, yang sampai saat ini masih berseliweran di dunia maya. Sungguh serangannya sangat hebat. Kalau tidak dilawan dengan kesadaran bersama untuk mewujudkan kedamaian dalam hajatan lima tahun ini, tentu akan berdampak pada keamanan. Bahkan bisa menimbulkan suasana yang tak kondusif. Tentu ini tidak menjadi keinginan kita bersama. Sebab kita sadari gangguan yang timbulkan saat-saat menjelang pemilu akan sangat berpengaruh pada jalannya demokrasi di negeri ini. Syukur kesadaran ini sejak awal telah dimiliki para pemimpin dan rakyat. Demikian pula TNI dan Polri secara terpadu, bersi-nergi dan berkolaborasi mewujudkan keamanan bagi seluruh masyarakat. Di Bali tentu ini lebih dikuatkan lagi. Terlebih Bali terkenal pariwisatanya, maka keamanan sangat diperlukan. Tanpa keamanan dan kenyamanan maka sulit mendatangkan turis. Inilah yang selama ini menjadi kesadaran masyarakat Bali. Untuk mewujudkan hal tersebut peran pemimpin partai sangatlah penting. Mereka harus menempatkan kepentingan daerah dan negara di atas kepentingan pribadi. Mereka harus mengedepankan rasa segilik, seguluk, subayantaka daripada rasa persaingan yang berakibat bersinggungannya masa akar rumput. Para pemimpin di pemerintahan juga tak bisa tinggal diam. Mereka harus memberi teladan untuk menciptakan suasana yang nyaman. Misalnya tidak berpihak pada calon. Atau memberikan keadilan kepada semua calon untuk melakukan sosialisasi. Demikian pula tokoh adat. Mereka berperan sangat besar. Karena semua wilayah Bali adalah wewengkon desa adat. Jadi jangan sampai ada ruang untuk berbuat keributan di wilayah desa adat. Terakhir adalah peran aparat keamanan. Mereka harus terus berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu dan pengawas pemilu untuk mencegah sedini mungkin pelanggaran yang bisa merusak tatanan di masyarakat. Demikian pula kecenderungan penyebaran berita bohong, fitnah yang punya kepentingan politik harus sedini mungkin dicegah. Jangan sampai meluas. Upaya preemtif harus dilakukan. Salah satunya dengan memberi peringatan kepada pengguna media sosial untuk bijak membuat atau menyebarkan konten yang berbau politik. Kedua tentu penindakan. Mereka yang terbukti membuat kegaduhan harus segera ditindak. Tanpa tindakan tegas tersebut, maka penyebaran kebohongan, fitnah dan kampenye hitam akan terus terjadi di dunia maya.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Medsos Berpengaruh pada Karier Senangnya kita saat ber-chating ria dan berinteraksi di media sosial untuk menjawab, merespons atau hanya sekadar memamerkan kegiatan berupa gambar/foto-foto kita kepada teman-teman bahkan ke publik, ternyata sedikit banyak dapat memengaruhi karier kerja kita. “Ke depan pengecekan akun medsos akan menjadi tren bagi perusahaan saat akan menerima karyawan. Sehingga kalau medsos kita enggak benar, itu bisa mengganggu perjalanan karier kita,” ujar Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri, beberapa waktu yang lalu. Saat ini HRD (Human Resources Department) di beberapa perusahaan besar khususnya di bidang HR recruitment telah menerapkan kebijaksanaan untuk mengintip aktivitas candidate (calon pekerjanya) di medsos, karena perusahaan ingin mengetahui sejauh mana kegiatan atau responsnya di bidang kerja yang bersangkutan, sosial, politik dan lainlain. Hal ini dibutuhkan karena perusahaan ingin mengetahui seutuhnya karakter dan sikap seorang calon pekerja sebelum bergabung dan diterima menjadi seorang karyawan. Selain seleksi standar yang konservatif seperti interview, alat tes psikologi dan pengecekan references ke perusahaan-perusahaan tempat kandidat bekerja sebelumnya. Berhati-hatilah dalam merespons medsos, baik itu berupa gambar maupun hanya berupa katakata, sekalipun itu hanya berinteraksi dengan sahabat dan keluarga terdekat kita. Sementara bagi kita yang sedang bekerja dan berkarier tetaplah kontrol dan bijaksana dalam ber-chating di medsos, karena teman-teman bahkan orang kantor (atasan/ bawahan) kita akan turut mengintip respons Anda di medsos. Ini sedikit banyak berpengaruh pada karier Anda. Adrid Indaryanto, S.H., M.M. Denpasar, Bali

Menyoal Kampanye Hitam dalam Demokrasi Masa kampanye merupakan fase menarik dalam rangkaian pelaksanaan pemilu. Apalagi dalam Pemilu 2019, untuk kali pertama dalam praktik demokrasi di Indonesia pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) akan digelar serentak. Dalam rentang waktu yang sama, mulai dari 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019, publik tidak hanya disuguhi janji-janji para caleg, melainkan juga pasangan capres-cawapres. Dinamika yang berkembang tentu akan berbeda dibandingkan sebelas pemilu yang pernah berlangsung sejak 1955.

Oleh Priyo Handoko, S.AP., M.A.

U

U Pemilu No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pada pasal 267 ayat 1 menyebutkan bahwa kampanye pemilu merupakan bagian dari pendidikan politik masyarakat dan dilaksanakan secara bertanggungjawab. Pasal-pasal berikutnya menjabarkan aturan main dan batasan-batasan pelaksanaan kampanye bagi setiap peserta pemilu. Termasuk sanksi atas pelanggaran. Baik yang dilakukan pelaksana kampanye, tim kampanye maupun peserta kampanye. Sanksinya mulai dari penghentian pelaksanaan kegiatan kampanye hingga pidana. Meskipun telah diatur bahwa kampanye harus dilakukan dengan cara yang sopan, tertib, mendidik, bijak, beradab, dan tidak bersifat provokatif, potensi terjadinya pelanggaran tetap terbuka. Misalnya, pemasangan alat peraga kampanye tidak pada lokasi yang telah ditetapkan, kampanye yang diselingi bagi-bagi uang (money politics), maupun pembagian bahan kampanye yang nilai rupiahnya

melampaui batas ketentuan Rp 60 ribu. Persoalan lain yang turut membayangi masa kampanye adalah merebaknya kampanye hitam (black campaign). Gelombang pasang media sosial (medsos), dalam konteks ini membantu penyebaran materi kampanye hitam dengan lebih cepat dan luas. Istilah kampanye hitam sering disubstitusikan dengan kampanye negatif (negative campign). Seolah-olah keduanya sama. Padahal secara konsepsi berbeda. Kampanye hitam misalnya, bertujuan untuk menjatuhkan dan melakukan pembunuhan karakter (character assassination) seorang calon dengan memaparkan isu yang tidak benar dan tidak didukung bukti. Sebaliknya, kampanye negatif berusaha untuk membuka sisi-sisi minus seorang calon dengan referensi data yang kuat. Substansi materi kampanye hitam juga cenderung mengandung unsur fitnah. Bahkan tanpa beban moral sampai menyentuh wilayah yang paling privasi dari diri seorang calon. Sementara itu, kampanye negatif lebih

selektif. Ia hanya menggugat hal-hal tertentu dari diri seorang calon yang dinilai memiliki signifikansi besar dengan persoalan tata kelola pemerintahan dan kemasyarakatan. Yang terakhir, model kampanye hitam biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Tidak jelas sumbernya. Sedangkan kampanye negatif dikerjakan secara terbuka dan jelas siapa yang menjadi penanggungjawabnya. Tegasnya, black campaign bersifat menyesatkan, membangun keresahan dan membodohi. Keberadaannya sejajar dengan berita atau kabar hoax. Mereka ini kontraproduktif dengan demokrasi. Berkebalikan dari itu, negative campaign justru bersifat mencerahkan dan turut mendinamisasi proses demokrasi. Dalam praktik kepemiluan di Indonesia, istilah kampanye hitam pernah muncul dalam UU No 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi UU. Persisnya pada bagian penjelasan pasal

69 huruf c. Pasal itu sendiri menyatakan bahwa dalam kampanye dilarang menghasut, memfitnah, mengadu domba partai politik, perseorangan, dan/atau kelompok masyarakat. Dalam bagian penjelasannya kemudian dikatakan bahwa ketentuan dalam pasal 69 huruf c tersebut merupakan kampanye hitam atau black campaign. Dalam UU Pemilu UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum tidak dikenal istilah kampanye hitam. Namun dilihat dari substansi atau isi materinya, maka praktik kampanye hitam bisa dipandang melanggar dua ketentuan di dalam UU No. 7 Tahun 2017. Yaitu pasal 280 ayat 1 huruf c dan d. Huruf c menyebutkan bahwa dalam berkampanye dilarang menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/ atau peserta pemilu yang lain. Sedangkan huruf d menambahkannya dengan klausul menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat. Pelanggaran atas larangan ini merupakan tindak pidana. Menurut pasal 521, sanksinya berupa pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta. Jangan Teperdaya Selama masa kampanye masyarakat akan dibanjiri dengan beragam informasi mengenai peserta pemilu. Mulai visi, misi, dan program parpol, caleg, sampai pasangan capres dan cawapres. Ada opini yang baik, ada opini yang buruk. Ada yang meluruskan fakta, ada pula

Memuliakan Bahasa Ibu OKTOBER 2018 meniupkan angin segar. Sebab, ada tiga kelahiran penting, yaitu Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, Instruksi Gubernur Bali Nomor 2331 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali, dan Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. Penggunaan busana adat Bali dan bahasa Bali dilakukan serentak pada 11 Oktober. Selanjutnya, bahasa Bali dan busana adat Bali digunakan tiap Kamis, hari Purnama, Tilem serta hari jadi Provinsi Bali dan hari jadi kabupaten/kota. Busana adat Bali digunakan oleh pegawai di lingkungan lembaga pemerintah, pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik serta pegawai di lembaga swasta. Pemakaian busana adat Bali ini hendaknya dimaknai sebagai rasa syukur terhadap kekayaan budaya yang kita miliki. Hanya perlu pembiasaan agar merasa nyaman, lebih-lebih untuk pegawai yang ngantor dari pagi hingga sore. Bulan Oktober sebelumnya telah menjadi bulan bahasa secara nasional, mestinya tambah bermakna dengan ditetapkannya pula bulan Bahasa Bali pada Februari mulai 2019. Tentu saja ditetapkannya bulan bahasa sangat penting bagi sebuah bahasa, khususnya bahasa Indonesia dan bahasa Bali. Sebuah program yang bagus karena sesuai dengan kebutuhan saat ini. Asal keberadaan bulan bahasa ini tidak berhenti pada seremonial saja. Bangga berbusana adat Bali dan berbahasa Bali tentu menjadi

Oleh I Wayan Esa Bhaskara implementasi nyata bagi jargon ajeg Bali yang didengung-dengungkan sejak lampau. Gerakan ini tentu bukan cerminan anti bahasa asing, apalagi Bali sebagai destinasi wisata dunia. Jangan sampai kecintaan terhadap adat budaya Bali menjadi terkikis hanya karena kita mengutamakan pariwisata di segala aspeknya. Di lain sisi, sebagian warga asing malah begitu tertarik mempelajari budaya dan bahasa Bali. Sudah saatnya bahasa Bali menjadi tuan rumah di rumah sendiri. lahirnya Peraturan Gubernur tersebut hendaknya dilihat sebagai upaya memuliakan bahasa ibu. Tentu saja langkahlangkah baik semacam ini perlu dukungan secara kolektif dari berbagai lapisan. Misalnya dalam penggunaan busana adat Bali perlu peran penting orangtua dalam membangun pemahaman anak. Contoh lain terkait sastra dan aksara Bali, perlu peran saling mendukung antara lembaga pemerintahan, guru, serta sastrawan. Banyak karya telah lahir namun pembacanya masih langka. Ditambah lagi ketidakpedulian pemerintah dan guru sehingga hadirlah ketidaktahuan siswa. Dari siklus ini saja sudah bisa terlihat begitu berjaraknya bahasa, sastra, dan aksara Bali tersebut di hadapan masyarakat. Perlu disadari oleh semua, ini tidak hanya perihal implementasi visi dan misi gubernur baru. Namun sebuah tanggung jawab bagi seluruh masyarakat Bali untuk mencintai adat budayanya sendiri,

termasuk bahasa dan aksara Bali yang dimiliki. Hendaknya kita mengingat bahwa Badan Bahasa sampai mengeluarkan jargon “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing”. Diresmikannya papan nama dengan aksara Bali di kantorkantor pemerintahan dan fasilitas publik di Bali, cukup memantik rasa cinta terhadap bahasa dan aksara Bali. Selain sebagai sebuah penegasan komitmen, penguatan rasa cinta tentu mulai diupayakan muncul sejak di lingkungan keluarga hingga masyarakat. Pembelajaran bahasa dan aksara Bali perlu dibuat menarik sehingga generasi muda Bali yang melalui proses pendidikan sekolah, mulai tingkat dasar hingga tinggi semakin mencintai bahasa daerahnya. Faktanya, sebagian siswa malah tidak fasih berbahasa Bali, padahal mereka orang Bali. Mereka lebih fasih berbahasa Indonesia atau Inggris, karena lebih sering digunakan tatkala berkomunikasi. Saat pelajaran membaca dan menulis aksara Bali, bahkan menjadi mimpi buruk bagi sebagian siswa. Perlu adanya upaya mendekati siswa terhadap bahasa Bali dari segala sisi. Sehingga gairah mempertahankan bahasa Bali mulai muncul sejak bangku sekolah. Langkah yang paling mungkin dilakukan untuk saat ini ialah mengajak siswa seringsering menggauli bahasa dan aksara Bali. Dengan catatan, guru turut menfasilitasi bahkan

menjadi tonggak bagi proses tersebut. Melalui langkah membaca, menonton, serta berdiskusi teks-teks berbahasa Bali, seorang anak diharapkan makin mencintai bahasa Bali. Sesekali di sekolah perlu mengadakan diskusi buku-buku berbahasa Bali yang sesungguhnya ada banyak di Bali. Sayangnya tidak banyak yang peduli. Buku-buku berbahasa Bali bernasib sama di mana pun berada, tidak di perpustakaan atau di toko buku. Peminatnya pun relatif sedikit, paling banter hanya debu dan rayap. Pernah suatu kali mendengar pengakuan seorang teman yang merupakan seorang guru bahasa Bali. Beliau mengatakan, saat ini sangat sedikit siswa bisa membaca aksara Bali. Teks-teks berbahasa Bali pun juga jarang diminati oleh para siswa. Sesungguhnya ini merupakan pekerjaan rumah yang lain. Selain pemeliharaan terhadap teks-teks kuno seperti lontar, perhatian yang sama besar harus diberikan terhadap fenomena buta aksara Bali ini. Melihat penyelenggaraan bulan bahasa Bali pada Februari 2019, masyarakat harus optimis. Setelah perhelatan perdana, hendaknya semua pihak sudah mulai bisa mengevaluasi keefektifan kegiatan atau memikirkan, tahun depan fokus arah kegiatan akan kemana. Harapannya, tentu kegiatan seperti ini tidak hanya ramai pada seremonialnya saja. Namun harus dimaknai dengan begitu dalam, sebab langkah memuliakan bahasa ibu telah dimulai dengan relatif baik.

yang menjungkirbalikkannya. Ada kampanye negatif, ada pula yang tergolong kampanye hitam. Semua arus informasi ini selain dapat memicu keresahan dan konflik horizontal, juga berpotensi untuk memperdaya calon pemilih. Lantas, bagaimana menyikapinya? Pertama, masyarakat harus lebih jeli dalam menanggapi setiap informasi dan isu yang berkembang. Baik yang bersumber dari medsos, selebaran, koran dadakan, maupun cerita yang berkembang dari mulut ke mulut. Jangan langsung atau cepat percaya tanpa melakukan proses klarifikasi terlebih dahulu. Kedua, setiap indikasi adanya kampanye hitam hendaknya diselesaikan melalui jalur atau mekanisme formal. Misalnya, dengan melaporkannya kepada panitia pengawas pemilu (panwaslu) di tingkat kecamatan dan kelurahan atau desa. Dalam pelaksanaan kampanye, semua peserta pemilu bersama tim kampanye harus senantiasa mematuhi aturan. Kembangkan kultur kampanye yang elegan. Silakan jual gagasan-gagasan pembangunan yang brilian dan berpihak pada kepentingan rakyat banyak. Ironis sekali, momentum strategis demokrasi lima tahunan hanya menjadi ajang untuk saling menghasut, menghujat, menyebarkan fitnah dan mengadu domba sesama melalui berbagai bentuk kampanye hitam. Penulis, Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Riau periode 2018-2023

POJOK Bendungan terbesar di Bali segera dibangun di Bangli. - Astungkara. *** Sebanyak 76% peserta JKN-BPJS di Bali patuh bayar premi. - Astungkara. *** Ribuan umat ngaturang bhakti ke Pura Besakih dan Batur mohon kerahayuan jagat. - Astungkara waranugraha Ida Sang Hyang Widhi.

Penulis, Guru Bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Senin Umanis, 1 April 2019

Serapan Beras Hitam Belum Maksimal

Tabanan (Bali Post) -

Tidak hanya beras merah, Tabanan memiliki produk beras hitam yang saat ini mulai dikembangkan. Sayangnya meski tidak kalah manfaat dan nilai gizinya dengan beras merah, serapan beras ini di pasaran belum maksimal. Di samping minat masyarakat belum banyak, hal ini dikarenakan jumlah produk masih terbatas.

Bali Post/san

BERAS HITAM - Pengemasan beras hitam di PDDS Tabanan.

”Melaspas lan Mendem Padagingan” di Pura Penenjoan Tabanan (Bali Post) Pangempon Pura Pucak Penenjoan Desa Apuan, Baturiti-Tabanan menggelar upacara Melaspas Palinggih lan Mendem Padagingan, Minggu (31/3) kemarin. Prosesi itu digelar serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mapadudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah Madya di pura setempat yang puncaknya pada Buda Kliwon Ugu, 10 April mendatang. Kemarin juga dilangsungkan upacara ngeratep Ida Sesuhunan Ratu Alit dan dilanjutkan dengan nunas yasa kerti tengah malam. Sehari sebelum melaspas palinggih digelar prosesi mapepada. Upacara tersebut dipuput Ida Pedanda Gede Giri Purna Sandhi dari Griya Kemenuh Purnawati, Banjar Kalibalang, Marga-Tabanan. Manggala Karya I Ketut Wardana didampingi Bendesa Adat Apuan I Ketut Cakra, Sekretaris Karya I Made Cendoarsa dan Penyarikan Pura Penenjoan I Wayan Suartana Yasa menyampaikan, seusai melaspas palinggih dilanjutkan dengan upacara nunas tirta pamuput di sejumlah pura dan melaspas bagia pulakerti pada Selasa (2/4) besok. Prosesi selanjutnya adalah Tawur Balik Sumpah pada Kamis (4/4), dilanjutkan melasti ke Segara Batubolong, Canggu. Memben atau melaspas banten karya lan membanten sumping keladi dilangsungkan Selasa (9/4). Puncak karya Pedudusan Agung lan Ngenteg Linggih pada Rabu (10/4), selanjutnya nganyarin sampai Kamis (18/4). Upacara nyegara gunung di Pura Ulun Danu Beratan pada Jumat (19/4) pagi hari, dilanjutkan sorenya dengan prosesi maguru piduka, ngeluhur, nuek bagia pulakerti. (08)

Salah satu petani yang mengembangkan beras hitam adalah I Made Merta Suteja. Dia mengembangkan beras ini sejak empat tahun lalu. Awalnya dia sempat ragu untuk mengembangkan beras hitam karena pasaran saat itu belum ada dan belum pasti. Namun ternyata ada dorongan dari Dinas Pertanian untuk mengembangkan beras hitam dan beberapa petani mau ikut untuk mengembangkan beras ini sehingga Suteja memilih untuk terus jalan. ‘’Penanaman awal selain saya ada

sekitar 20 petani lain di Desa Bengkel. Kami menanam padi hitam di tanah seluas 5 hektar,’’ ujarnya. Awalnya pihaknya bisa memanen padi 5 ton. Namun sekarang meningkat menjadi 6,5 ton. Peningkatan produksi disebabkan, petani sejak setahun lalu menerapkan sistem tanam yang berbeda yakni dengan menyeleksi ketat bibit serta melakukan pola tanam yang baik sehingga menghasilkan kualitas beras yang baik. Panen dilakukan setiap enam bulan sekali. Setelah dikeringkan dan diolah, dari

5 ton hasil panen akan menghasilkan 3 ton beras hitam. Harga beras hitam yang sudah dikemas Rp 30 ribu per kg, sedangkan untuk yang curah seharga Rp 25 ribu per kg. Pasar saat ini yang dominan di Denpasar. Pihaknya juga sudah diajak bekerja sama oleh Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) Tabanan dalam hal penjualan beras hitam. Meski diakui Suteja beras hitam mulai ada peminat, namun pihaknya belum berani mengembangkan beras hitam di lahan yang lebih

luas. ‘’Belum berani banyak stok karena pasarnya belum pasti. Tetapi untuk mengembangkan pasar, setiap ada pameran kami selalu ikut untuk memperkenalkan dan memasarkan beras hitam ke pasar yang lebih luas,’’ paparnya. Sementara itu, Direktur PDDS Tabanan Putu Sugi Dharmawan, Minggu (31/3) kemarin mengatakan, di antara tiga jenis beras kategori khusus yang dipasarkan PDDS, serapan beras hitam yang paling sedikit. Jika beras merah permintaannya 1 ton hingga 1,5 ton per bulan dan beras wangi mentik susu 2 ton per bulan, beras hitam masih di kisaran 250 kg hingga 300 kg per bulan. Berdasarkan data penjualan beras hitam di PDDS

selama 3 bulan penjualan, untuk Januari mencapai 251 kg, Februari sebanyak 288 kg dan Maret sebanyak 255 kg. Penjualan beras hitam ini selain lewat PDDS Tabanan juga telah didistribusikan ke outlet-outlet yang bekerja sama dengan PDDS Tabanan. Guna meningkatkan angka penjualan beras hitam, PDDS telah mendaftarkan beras hitam Tabanan untuk mendapatkan sertifikasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) bersama beras merah dan beras wangi mentik susi. Sertifikasi PSAT ini juga sudah turun. Dengan adanya sertifikasi ini maka penjualan beras hitam akan bisa masuk ke toko modern, karena salah satu syarat dijual di toko modern adalah adanya sertifikasi PSAT. (kmb24)

Tak Ada Anggaran Pemeliharaan

Dua Mobil Operasional BLK Terbengkalai Tabanan (Bali Post) Tidak adanya anggaran pemeliharaan kendaraan operasional, menyebabkan dua dari empat mobil bantuan pemerintah pusat untuk mendukung program Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tabanan ‘nganggur’ di garasi kantor setempat. Bahkan dua kendaraan jenis pick up yang berfungsi untuk kegiatan pelatihan di luar itu dalam kondisi rusak dan tidak layak jalan. Dari pantauan di lapangan, dua kendaraan Unit Pelatihan Kerja Keliling, Departemen Tenaga Kerja RI dengan nomor pelat DK 8000 GX dan DK 8003 GX terlihat penuh debu. Sejumlah bagian sudah rusak. Selain dua kendaran tersebut, ada pula minibus berwarna biru yang diparkir di tempat yang sama. Hanya saja kondisinya masih cukup bagus. Terkait hal itu, Kepala UPT BLK Tabanan I Gede Nengah Sugiarta, saat dikonfirmasi Minggu (31/3) kemarin menjelaskan, dua kendaraan roda empat tersebut memang merupakan bantuan dari Pemerintah pusat untuk pelatihan bergerak atau mobile training unit. ‘’Kalau ti-

Bali Post/bit

RUSAK - Dua mobil operasional BLK yang rusak berat dan sudah tidak layak digunakan. dak salah bantuan ini sudah sejak tahun 1997 silam dan sekarang dari empat unit yang ada, dua di antaranya memang sudah rusak dan

tidak layak jalan,’’ ucapnya. Kerusakan sudah terjadi sejak tahun 2000-an. Lantaran lama terbengkalai, mobil tidak bisa lagi

digunakan untuk kegiatan latihan ke luar atau ke desa-desa. ‘’Mobil ini lengkap berisi tenda dan sarana pendukung pelatihan di luar

lainnya,’’ terangnya. Tidak adanya anggaran pemeliharaan serta sparepart yang sudah tidak bisa ditemukan lagi di pasaran, membuat kedua kendaraan ini terpaksa tidak difungsikan lagi. Sementara untuk kendaraan jenis minibus untuk program transmigrasi, dikatakannya masih berfungsi. ‘’Masih berfungsi tetapi tidak begitu normal, dan jarang dibawa ke luar karena memang sudah tidak layak jalan, tidak ada yang berani mengendarai,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tabanan Putu Santika mengatakan, mobil operasional itu masih tercatat sebagai bantuan pusat sehingga biaya pemeliharaannya tidak bisa dialokasikan di APBD Tabanan. ‘’Khusus untuk kendaraan keliling Departemen Tenaga Kerja, sedang proses pengalihan aset ke daerah,’’ ucapnya. Sementara untuk kendaraan roda empat lainnya yang sparepart-nya tidak ada di pasaran, Santika menyatakan akan dilelang. ‘’Jika sudah tidak bisa digunakan lagi ya langsung lelang,’’ katanya. (kmb28)

Kredit Perbankan Didominasi Sektor Perdagangan

Bali Post/08

UPACARA – Upacara mapepada yang digelar di Pura Pucak Penenjoan, Sabtu (30/3).

Tabanan (Bali Post) Tidak hanya Kredit Usaha Rakyat (KUR), kredit perbankan secara umum masih didominasi usaha perdagangan. Serapan kredit perbankan di luar kredit bantuan pemerintah menyumbang hingga 50 persen penyaluran kredit saat ini. Kepala Bank BRI Cabang Tabanan Anditya Mahendra Krishna, Jumat (29/3) kemarin mengatakan, serapan kredit ke sektor perdagangan tahun ini mendominasi. Rata-rata plafon mencapai Rp 3,5 miliar. Berbeda dengan serapan kredit ke sektor properti, tahun ini masih sepi dan tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun

sebelumnya. ‘’Terkecuali untuk rumah second, serapan kredit untuk transaksi tersebut masih tumbuh saat ini,’’ tuturnya. Secara umum dari pertumbuhan penyaluran kredit di luar progam KUR cukup tinggi. Tahun politik tidak berpengaruh pada pelaku bisnis. Sebab usaha mereka ratarata sudah stabil, terutama bagi debitur yang tidak memanfaatkan kredit program pemerintah seperti KUR. Tidak berpengaruhnya tahun politik terhadap usaha perdagangan tak hanya dilihat dari serapan kreditnya, tetapi juga terjaganya NPL pada periode yang sama.

Terbukti hingga kini posisi NPL Bank BRI Cabang Tabanan hanya mencapai 1,2 persen. ‘’Pencapaian tersebut diupayakan dengan menjaga komunikasi, pembinaan, dan pendampingan kepada para nasabah. Setiap pengajuan kredit oleh nasabah, kami akan jelaskan di awal A-Z tentang kewajiban terkait kredit yang diajukan tersebut. Apabila nasabah sudah paham, baru kemudian nasabah bersangkutan teken kontrak,’’ ujarnya. Selain itu, dalam perjalanan kredit ketika sudah dicairkan, minimal setiap tiga bulan sekali dilakukan kunjungan ke nasabah, seka-

ligus mendampingi nasabah apabila menemui kendala atau permasalahan dalam usaha. Dari kunjungan ke nasabah tersebut akan diketahui, apakah nasabah bersangkutan perlu diberikan penambahan modal atau malah dikurangi, atau juga dilakukan restrukturisasi. Tingginya serapan kredit ke sektor perdagangan di Kabupaten Tabanan ini juga diungkapkan Kepala Bidang Ekonomi Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana. Menurutnya, KUR yang disalurkan oleh sejumlah perbankan memposisikan sektor perdagangan menyerap kredit dengan porsi yang dominan.

Dominannya sektor perdagangan karena keuntungan dari sektor ini bisa didapatkan setiap hari. Di sisi lain, untuk sektor produksi seperti pertanian yang KUR tahun ini diarahkan, keuntungannya tidak setiap hari atau hanya enam bulan sekali saat mulai panen. ‘’Kalau perdagangan kan setiap hari modalnya berputar dan keuntungan didapat. Sementara kalau pertanian menunggu masa panen dulu. Itu menunggu kurang lebih enam bulan. Itu sekaligus menjadi alasan mengapa serapan KUR untuk sektor produksi ini masih rendah di awal 2019,’’ jelasnya. (kmb24)


BULELENG

8

Senin Umanis, 1 April 2019

Wisuda Ke-58 Undiksha, Lulusan Didorong Berkarakter UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha), Jumat (29/3) lalu menggelar wisuda ke-58. Acara yang berlangsung di auditorium kampus setempat itu diikuti 441 wisudawan. Rinciannya, 1 orang dari jenjang pendidikan doktor, 51 orang jenjang magister, 385 orang pendidikan sarjana (S-1), dan 4 wisudawan jenjang pendidikan ahli madya. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. mengharapkan, ketika terjun ke masyarakat, para lulusan tersebut semakin berkarakter dan berdaya saing. Ditegaskan, Undiksha sebagai salah satu pendidikan tinggi yang bersandar pada keluhuran nilai-nilai pendidikan, sejak awal telah menjadikan pendidikan karakter sebagai bagian terintegrasi dari pengembangan kelembagaan. Hal ini tercermin dari visi

dan misi yang mengolaborasi ajaran Tri Hita Karana dalam pembangunan program dan kegiatan. Keseluruhan napas dari pengembangan akademik kampus diarahkan pada penanaman dan implementasi pendidikan karakter sebagai tujuan pembangunan pendidikan nasional. Realisasi dari hal tersebut dapat dilihat pada pelaksanaan Tri Dharma di lingkungan kampus. “Dalam kurikulum pengembangan di semua program studi diarahkan pada elaborasi nilai-nilai budaya Bali dan elaborasi ajaran Tri Hita Karana, yang disesuaikan dengan karakteristik keilmuannya, sehingga pada implementasinya dalam pembelajaran diharapkan terwujud way of thinking, attitude, dan habitly yang mencerminkan, menunjukkan nilai-nilai karakter ke-

Indonesiaan,” katanya. Sementara itu, dalam penelitian dan pengabdian dilakukan dengan mengacu pada Rencana Induk Penelitian (RIP) yang juga sejalan dengan pengembangan dan penemuan model serta materi pendidikan karakter kebangsaan, yang diwadahi oleh pusat penelitian dan pusat layanan. Dari sisi kegiatan kemahasiswaan, disebutkan kolaborasi dan implementasi nilai-nilai karakter dengan tegas dan nyata dilakukan melalui serangkaian program khususnya yang bersentuhan dengan pembentukan mentalitas sosial dan ekonomi mahasiswa, sehingga diharapkan akan lahir lulusan yang kompeten. “Dalam kebijakan dan iklim akademik, dinyatakan pada buku pedoman studi serta kebijakan akademik. Dalam buku pedoman terse-

WISUDA – Rektor Undiksha memindahkan tali togadalam wisuda ke-58, Jumat (29/3) di auditorium kampus setempat. but dengan tegas diatur tentang budaya antiplagiasi dan pengembangan aktivitas pembelajaran yang berbudaya akademik tinggi,”

tegasnya. Bagi Undiksha, sambung Jampel, penanaman nilainilai kebaikan dan kebijaksanaan sebagai inti dari pen-

didikan karakter wajib untuk dilakukan dan jauh lebih tinggi nilainya dibanding dengan melahirkan lulusan yang kompeten namun tidak berkarakter. “Jika sudah berkarakter, pembangunan nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang universal akan terealisasi dengan optimal,” sebutnya. Rektor asal Kuta Selatan, Kabupaten Badung ini menambahkan menghadapi era revolusi industri 4.0, para lulusan juga diharapkan bisa semakin meningkatkan kualitas diri. Selain itu, juga didorong tak hanya sebagai pekerja. Tetapi beralih menjadi entrepreneur. “Lulusan Undiksha sudah banyak yang jadi pengusaha. Kami yakin lulusan sekarang bisa bersaing,” imbuhnya. Pada wisuda ini, ditetapkan empat lulusan berprestasi pamuncak tingkat

universitas di setiap jenjang pendidikan. Mereka adalah Dr. Made Hery Wihardika Griadhi, Program Studi Ilmu Pendidikan, Program Doktor, IPK 3,65, predikat Sangat Memuaskan. Ni Made Sastri Dwisarini, M.Pd., Program Studi Pendidikan IPA, Program Magister, IPK 3,83, predikat Sangat Memuaskan, tidak dengan Pujian karena masa studinya melampui lima semester. I Ketut Radiasta, S.H., Program Studi Ilmu Hukum, IPK 3,98, predikat Pujian karena masa studinya tidak melampui delapan semester, dan I Gusti Agung Ray Padmayoni Dewantari, A.Md.Keb., Program Studi Kebidanan, IPK 3,84, predikat Sangat Memuaskan karena masa studinya lebih dari enam semester. Sampai wisuda kali ini, alumni Undiksha mencapai 56.583 orang. (ad1020)


Senin Umanis, 1 April 2019

GIANYAR

9

Made Urip Rangkul Ribuan Krama Banjar Jasan

Satu Jalur Menangkan Jokowi dan Paket PDI Perjuangan

Bali Post/kmb35

MENATA - Wayan Renteb saat menata barang dagangannya di pasar sementara di Lapangan Sutasoma, Minggu (31/3) kemarin.

Tempati Pasar Sementara di Lapangan Sutasoma

Pedagang Harapkan Ada Pengamanan Ekstra Gianyar (Bali Post) Pantauan di pasar sementara di Lapangan Sutasoma, Minggu (31/3) kemarin, hampir seluruh blok di bangunan tersebut sudah diisi dengan lemari dan meja milik para pedagang Pasar Seni Sukawati. Namun, mayoritas pedagang belum ada yang membawa barang dagangan ke pasar ini, kecuali I Made Renteb yang sudah membawa lukisannya ke lokasi tersebut. “Sudah sejak Sabtu saya membawa lukisan ke sini. Setelah pindah dari Pasar Seni, langsung saya bawa barang ke sini,” ujar Renteb. Menurut Renteb, di pasar sementara ini ia mendapat dua blok untuk menempatkan ratusan lembar lukisannya. Guna melindungi lukisan dari hujan, saat malam lukisannya itu hanya ditutup menggunakan terpal. “Sekarang memang sering hujan saat malam. Saya tutup dengan terpal saja. Astungkara lukisan tidak ada yang rusak,” kata pria asal Karangasem yang sudah bertahun-tahun berjualan di Pasar Seni Sukawati ini. Disinggung terkait kekhawatiran banyak pedagang karena petugas jaga belum beroperasi di pasar sementara itu, Renteb mengaku pasrah dengan hal tersebut. Namun, ia berharap pemerintah memastikan keamanan barang dagangan di pasar itu. “Kami ini warga yang sedang pindah, tidak punya tempat lain. Kalau masih manusia, tentu tidak akan tega mencuri barang dagangan kami,” katanya. Renteb juga berharap ada pembeli yang datang ke pasar sementara di Lapangan Sutasoma ini. Ia sendiri menjual lukisan dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp Rp 700 ribu per lembar. “Di sini saya menyimpan lebih dari 50 lukisan. Mudah-mudahan, nanti ada yang beli,” ujarnya. Mayoritas pedagang yang sudah pindah ke pasar sementara ini hanya membawa meja dan lemari. Beberapa pedagang yang sudah angkat kaki dari Pasar Seni Sukawati justru mengaku membawa barang dagangannya ke rumah. “Barang dagangan saya simpan di rumah dulu, mumpung di sini juga masih persiapan. Di sampaing itu petugas keamanan juga belum ada terlihat,” kata Wayan Edi. Pria asal Klungkung ini berharap pemerintah memberikan keamanan ekstra di Lapangan Sutasoma. Tambahan petugas keamanan itu bisa dengan cara menerjunkan petugas Satpol PP Gianyar, khususnya untuk berjaga saat malam. “Kami harap pemerintah menjamin keamanan barang dagangan kami di sini,” tegasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166

RIBUAN krama Banjar Jasan, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Sabtu (30/3) tumpah ruah menyambut kedatangan Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. didampingi Ketua DPC PDI-P Gianyar yang juga Bupati Gianyar I Made Mahayastra beserta Caleg DPRD Bali Dapil Gianyar I Kadek Diana dan Caleg DPRD Gianyar Dapil Payangan dan Tegallalang Nyoman Kandel, S.H. yang dihadiri para manggala adat, panglingsir dan sesepuh Banjar Jasan. Kehadiran anggota Komisi IV DPR-RI empat periode itu langsung merangkul ribuan krama untuk menyukseskan Pemilu 17 April 2019 dengan satu jalur untuk memenangkan calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan khususnya memilih Jokowi jadi presiden sekali lagi. Pada kesempatan itu, Kelian Adat Banjar Jasan Wayan Tangsi Asrama mengucapkan terima kasih atas perhatian Made Urip bersama jajaran PDI Perjuangan, termasuk Bupati Mahayastra, yang telah

TATAP MUKA - Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. selaku Caleg DPR-RI Dapil Bali dari PDI Perjuangan nomor urut 1 saat bertatap muka dengan ribuan krama Banjar Jasan. banyak memberikan bantuan selama ini. Karena itu, seluruh krama Banjar Jasan siap memberi dukungan dan doa restu agar kembali terpilih menjadi wakil rakyat. ‘’Programnya Pak Urip sangat menyentuh, khususnya bagi petani sehingga kembali mendukung agar terpilih di Senayan. Termasuk Pak Kadek Diana dan Pak Nyoman Kandel yang selalu ikut mengawal aspirasi masyarakat. Khusus untuk

calon presiden akan menentukan pilihan untuk Pak Jokowi sekali lagi,’’ tegasnya. Di sisi lain, Made Urip juga sempat mengucapkan terima kasih sudah dibukakan pintu lebar-lebar dan bahkan hampir 90 persen suara untuk Koster-Ace saat Pilgub Bali 2018. Sebagai petugas partai memberikan apresiasi, apalagi kembali ditugaskan menjadi Caleg DPR-RI untuk kelima kalinya, sehingga meminta

DEKRANASDA Kabupaten Gianyar turut ambil bagian dalam ajang fashion terbesar se-Indonesia, yakni Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) yang berlangsung selama lima hari, 27-31 Maret. Indonesia Fashion Week diselenggarakan oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dengan mengangkat tema “Cultural Values“. Tahun ini, IFW menitikberatkan budaya dari Borneo (Kalimantan) yang menjadi inspirasi perayaan budaya dan ikon program pada pergelaran IFW 2019. Pameran IFW dibuka oleh Presiden IFW Poppy Darsono. IFW adalah trade event yang bertujuan mengembangkan seluruh potensi dunia fashion Indonesia sekaligus mendorong kemajuan perkembangan industri kreatif nasional dan sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pada ajang bergengsi ini, Dekranasda Kabupaten Gianyar yang ambil bagian dalam pameran mengikutsertakan perajin dan desainer binaannya, yakni desainer muda Dika Saskara dan Perajin Tenun Warna Alam serta CV Tarum Bali Sejahtera. Dekranasda Gianyar memamerkan tenun warna alam, tenun songket pucuk dan baju-baju rancangan

Dika Saskara. Dekranasda Gianyar patut berbangga karena pada kesempatan tersebut, stand pamerannya dikunjungi Presiden IFW Poppy Darsono dan desainer Musa Widiatmodjo. Poppy Darsono tertarik dengan tenun pucuk yang merupakan ciri khas dari endek Gianyar. Ketua Dekranasda Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, mengikuti pameran IFW ini sangat bermanfaat bagi perajin dan desainer Gianyar. “Melalui ajang nasional ini, kita dapat mempromosikan potensi daerah terutama kerajinan di bidang fashion, juga untuk mengasah kreativitas perajin dan desainer serta mengenalkan inovasi baru pada produk kerajinan yang diciptakan,” terangnya. Ny. Surya Adnyani Mahayastra menambahkan, mengikuti ajang ini memastikan perajin dan desainer mendapatkan info persaingan. Dengan mengikuti event ini dapat diketahui beragam informasi dari pesaing seperti harga jual, produk unggulan, peralatan yang mereka gunakan dan berbagai inovasi yang mereka lakukan sehingga kita tidak jauh tertinggal dari persaingan. Selain itu, ajang pameran nasional ini bisa dimanfaatkan untuk riset trend pasar, dalam pameran dapat diketahui informasi trend pasar

yang sedang digemari masyarakat dengan melihat minat pengunjung terhadap produk yang ada pada pameran tersebut. Dengan begitu, perajin dapat memperkirakan strategi apa yang diperlukan untuk dapat lebih mengembangkan produk kerajinan yang dikembangkan. Terakhir, ajang ini juga sebagai bahan evaluasi SDM, dengan mengikuti pameran dapat dievaluasi sejauh mana kualitas kerja dari sumber daya yang dimiliki. Dengan melibatkan desainer dalam ajang pameran IFW 2019, Dekranasda Gianyar berharap dapat memberi wawasan yang luas baik dari segi mode, promosi, pangsa pasar saat ini dan dapat bertemu dengan perancang-perancang nasional sehingga dapat dikembangkan di Kabupaten Gianyar. Apalagi, saat ini Gianyar sudah membentuk Asosiasi Perancang Busana Muda Gianyar sehingga dengan adanya wadah seperti ini mereka bisa berkumpul dan mengembangkan bakatnya masing-masing di bidang fashion. Ketua Dekranasda Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, pada April ini para desainer muda Gianyar akan tampil dalam fashion show atau Busana Festival Gianyar serangkaian acara penerimaan penghar-

dukungan agar fokus satu jalur untuk paket PDI Perjuangan. ‘’Karena tidak semua partai politik bisa memenuhi ambang batas 4 persen ke Senayan. Kalau PDI Perjuangan dari survei akan memenangkan Pemilu 2019. Karena itu, sesuai arahan untuk Caleg DPRD Gianyar cari Pak Kandel nomor 8, dan untuk Caleg DPRD Bali cari Pak Kadek Diana nomor 1 dan untuk DPR-RI cari Made Urip nomor urut 1. Khusus calon presiden pilih nomor 01 Bapak Jokowi,’’ beber wakil rakyat sejuta traktor ini. Sebagai Caleg newcomer, Nyoman Kandel mengakui ditugaskan berpaket satu jalur untuk bersama-sama membina krama Banjar Jasan, sekaligus diberikan instruksi untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. ‘’Kita ke sini dipaketkan satu jalur bersama Pak Kadek Diana dan Pak Made Urip sekaligus datang memohon dukungan doa restu masyarakat. Kita ucapkan terima kasih masyarakat Jasan selalu bersatu membulatkan tekad mendukung PDI Perjuangan,’’ imbuhnya.

Sementara itu, selaku Ketua DPC PDI Perjuangan, Bupati Mahayastra menegaskan sepak terjang kader paling senior asal Tabanan Made Urip tidak perlu diragukan lagi dan terbukti seluruh petani pasti kenal dengan Made Urip. ‘’Karena itu, kalau dulu berapa pun suara Pak Koster, untuk pemilu sekarang seluruhnya untuk Pak Urip. Semua bantuannya sudah terbukti,’’ bebernya. Sementara Nyoman Kandel sebagai caleg yang baru maju dikenal sangat royal di masyarakat. ‘’Jadi tidak akan menyesal. Saya jaminannya untuk Pak Urip dan Pak Kandel. Karena di Jasan ini penduduknya sangat besar. Karena itu, kembali nunas (minta - red) minimal 90 persen untuk Pak Urip, termasuk Pak Kadek Diana dan Pak Kandel. Bahkan, sekarang kalau perlu harus 100 persen, khususnya untuk pilpres sebagai pertarungan ideologis. Jadi untuk Pak Jokowi kan sudah jelas dan saya tidak perlu lagi berkampanye, karena yang membela Pancasila adalah PDI Perjuangan,’’ tutupnya. (ad1014)

Dekranasda Gianyar Ikuti Pameran IFW 2019

IFW - Dekranasda Kabupaten Gianyar turut ambil bagian dalam ajang fashion berbesar se-Indonesia yakni Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC). gaan World Craft City (WCC) yang diserahkan Ketua Umum Dekranas Hj. Mufidah Jusuf Kalla. “Tanggal 20-22 April, Gianyar menerima penghargaan World Craft City, serangkaian acara itu akan digelar

fashion show rancangan para desainer muda Gianyar dan workshop busana dengan narasumber desainer Musa Widiatmodjo,” pungkas Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra. (ad1011)


JEMBRANA

10

Senin Umanis, 1 April 2019

Pujawali Pura Rambut Siwi ”Labda Karya” Negara (Bali Post) Pujawali Pura Dangkhayangan Rambut Siwi diakhiri dengan nyineb pada Minggu (31/3) kemarin. Meskipun digelar secara sederhana, pelaksanaan pujawali berlangsung labda karya. Pelaksana Harian Ketua Pangempon Pura Dangkhayangan Rambut Siwi I Gusti Made Sedana menjelaskan, pujawali di Pura Dangkahyangan Rambut Siwi sejak tanggal 27 - 31 Maret tahun ini telah memenuhi ciri atau syarat-syarat Satwika Yajna, seperti apa yang tersurat dalam Kitab Bhagavadgita. Sementara itu, Jro Mangku Suardana, Pemangku Pura Tirtha Lan Segara Dangkahyangan Rambut PERSEMBAHYANGAN Suasana persembahyangan di Pura Dangkhayangan Rambut Siwi saat pujawali yang diakhiri dengan nyineb Minggu kemarin.

Abrasi Pebuahan Makin Parah

Usaha Lesehan Hancur Terpaksa Hidup Jadi Buruh Negara, (Bali Post) Abrasi yang menerjang wilayah pesisir Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara belakangan ini benar-benar semakin parah. Belasan rumah tinggal dan rumah makan lesehan hancur. Warga yang menjadi korban harus mengungsi ke rumah kerabatnya. Sutrisno, pemilik Lesehan Bu Lina, Jumat (29/3) mengatakan, sudah beberapa kali lesehannya diterjang abrasi. Tahun 2014 juga pernah diterjang abrasi. Bahkan dia sampai membuat pemecah ombak di mana batu-batu disusun dan dipasang jaring di pinggir lesehannya. Namun, ombak lebih dahsyat menerjang sehingga abrasi yang terjadi, Sabtu (23/3) lalu membuat lesehan dan tempat tinggalnya hancur lebur. Kini dia mengungsi ke rumah yang ada di timur jalan yang juga ditempati orang tuanya dan sudah tidak bisa lagi membuka lesehannya. Untuk bisa bertahan hidup, Sutrisno men-

jadi buruh. “Jika cuaca bagus kadang saya melaut. Kalau tidak cari kerjaan lain jadi buruh,” katanya. Sementara itu sejumlah warga Minggu (31/3) mengharapkan agar pemerintah segera menangani abrasi di Pebuahan. “Kami jangan terus diberikan janji. Mohon dibuktikan. Di wilayah lain yang tidak banyak penduduknya malah sudah dibangun senderan duluan,” kata warga. Kadus Pebuahan Kanzan juga mengharapkan agar pemerintah pusat bisa segera merealisasikan bantuan senderan di wilayah pesisir Pebuahan yang sudah hancur karena abrasi. (kmb)

Bali Post/kmb

HANCUR - Abrasi yang menerjang pesisir Pebuahan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara membuat belasan rumah dan lesehan hancur.

Siwi menjelaskan bahwa pelaksanaan pujawali telah digelar dengan labda karya (sukses). “Berdasarkan pengalaman selama kami ngayah menjadi Pemangku di Pura Tirtha Lan Segara Dangkahyangan Rambut Siwi, pujawali mesti ditandai turunnya hujan walau pelaksanaan pada musim kemarau sekalipun. Inilah salah satu pertanda suksesnya sebuah Yajna” ujarnya. Hal senada juga disampaikan oleh Mbah Maekin, asal Jawa. Umat Hindu asal Jawa Timur yang berdomisili asli asal Alas Purwo sengaja jauh-jauh datang untuk ngayah dan melakukan persembahyangan bersama saat pelaksanaan pujawali di Pura Dangkahyangan Rambut Siwi. “Karena kami yakin pelaksanaan pujawali di setiap pura manapun merupakan salah satu pembumian dan pelestarian ajaran Weda demi tetap tegaknya Dharma di muka bumi ini,” kata Mbah Maekin. (kmb26)

Hujan Empat Jam Sejumlah Rumah Terendam Banjir Negara (Bali Post) – Hujan deras yang mengguyur Sabtu (30/3) malam, mengakibatkan sejumlah wilayah di Jembrana kebanjiran. Dari pengamatan, banjir melanda wilayah Barat, tepatnya Kecamatan Melaya dan Negara. Seperti permukiman di Candikusuma, Tuwed dan Banyubiru. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun hingga Minggu (31/3) kemarin, sejumlah titik masih tergenang air. Seperti di Banjar Moding Kaja Desa Candikusuma Melaya, sedikitnya lima KK (Kepala Keluarga) rumahnya kebanjiran. Sejumlah warga yang terdampak banjir itu mengaku pasrah. Hujan yang mengguyur selama kurang lebih empat jam telah merendam rumah mereka dan merusak perabotan dalam rumah. Seperti yang dialami Made Sedana (65), salah seorang warga yang terkena dampak banjir. Ia pun rugi hingga sekitar Rp 5 juta lantaran dagangannya seperti beras, kopi dan lain-lain rusak terendam banjir. Ia tak menyangka hujan deras Sabtu malam lalu, mengakibatkan banjir yang masuk ke toko kelontong miliknya. Ketinggian air menurutnya hingga sekitar 100 cm. Dan kebetulan, sejumlah barang dagangan toko ditaruh di bawah. “Ya banyak yang terendam, terutama beras. Sudah gak mungkin digunakan karena basah,” keluhnya. Hal serupa juga dialami Nengah Usadi (50). Warga yang rumahnya juga kebanjiran hingga setinggi lutut orang dewasa ini juga tak menyangka air akan naik. Sekitar pukul 20.00 Wita ia melihat air sudah mulai masuk ke rumah. Namun, yang paling parah sekitar pukul 23.00 Wita. “Hujan sempat reda. Tapi malamnya besar lagi sampai air naik lagi,” ujarnya. Antisipasi agar tidak terjadi kerusakan, sejumlah perabot elektronik dicabut dari sambungan listrik. Ia juga sempat memukul kentongan agar warga lain juga waspada. Naiknya air itu juga berdampak pada tembok penyengker miliknya jebol. Kepala Kewilayahan Banjar Moding Kaja, Ketut Dwi Antara membenarkan adanya banjir itu. Dan di lokasi itu masuk wilayah rawan banjir lantaran berada di lokasi yang rendah. Untuk mengantisipasi itu, warga dan banjar rencananya akan membuat jalan air (got). Sehingga air tidak tertahan dan bisa mengalir ke tempat yang lebih rendah. Selokan itu nantinya juga langsung mengarah ke sungai. (kmb26)

Pascabanjir, Petugas Normalisasi Saluran Air

MARI WUJUDKAN

PEMILU DAMAI Kepada Yth. Bapak/ Ibu Warga Kab. Badung di Tempat Om Swatyastu Saya DRS. PANUDIANA KUHN, MM Calon anggota DPRD Provinsi Bali Partai Golkar, Nomor Urut 6, Dapil Badung, mengajak bapak/ibu dan anggota keluarga yang memiliki hak pilih untuk menyukseskan Pemilu 2019. Pada tanggal 17 April 2019 nanti, luangkan waktu sejenak untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Pilih wakil-wakil terbaik untuk menyuarakan aspirasi bapak/ibu sekalian. Demikian himbauan kami. Semoga bapak/ibu sekeluarga sehat dan selalu diberikan kerahayuan. Om shanti, shanti, shanti, 0m... Hormat Saya, DRS. PANUDIANA KUHN, MM C.0000673-RPA-01

Banjir yang terjadi di wilayah Candikusuma, Kecamatan Melaya, Sabtu (30/3) malam selain merendam puluhan rumah warga hingga Minggu (31/3), banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur. Dari informasi hingga Minggu sore sejumlah permukiman masih tergenang. Adanya luapan air yang menggenangi permukiman ini, warga bersama aparat dari instansi terkait, Minggu (31/3), berusaha melakukan normalisasi saluran air di sekitar permukiman. Data yang diperoleh pada Ruang Pusat Pengendalian Operasi (Rupusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana tercatat tiga banjar di Kecamatan Melaya yang tergenang air. Ketiga banjar yang merupakan kawasan permukiman penduduk tersebut masing-masing Banjar Tetelan dan Banjar Tirta Kusuma, Desa Candikusuma serta Banjar Pangkung Tanah, Desa Melaya. Perbekel Candikusuma

I Wayan Bagia Yasa dikonfirmasi mengaku dua wilayah permukiman warganya yang tergenang luapan air itu posisinya paling rendah lantaran lokasinya di hilir. Menurutnya kondisi ini diperparah oleh saluran drainase yang tidak berfungsi optimal serta meluapnya air sungai akibat tingginya debit air dari hulu. Dikatakan, setiap hujan deras di wilayah itu memang tergenang karena rendah. Saluran drainase juga banyak tersumbat, apalagi Sabtu malam air sungainya meluap. Di Tirta Kusuma ada sekitar 20 KK tapi Minggu pagi sudah surut. Menurutnya di Tetelan ada sekitar 20 KK tapi sampai Minggu sore masih ada yang tergenang. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana I Ketut Eko Susila dikonfirmasi mengatakan, selain merendam permukiman warga, luapan air juga menyebabkan kerusakan infrastruktur. (kmb)


KARANGASEM

Senin Umanis, 1 April 2019

11

Ribuan ’’Pamedek Tangkil’’ ke Pura Besakih

Kemacetan hingga Bukit Jambul dan Waringin

Amlapura (Bali Post) Masyarakat memanfaatkan hari libur untuk melakukan persembahyangan ke Pura Agung Besakih. Minggu (31/3) kemarin ribuan pamedek yang tangkil untuk melakukan persembahyangan ke Pura Agung Besakih serangkain Karya Agung Panca Wali Krama dan Ida Batara Turun Kabeh. Membeludaknya pamedek yang tangkil membuat jalan padat, macet, bahkan kali ini menimbulkan kemacetan panjang hingga belasan kilometer. Terpantau, banyaknya umat yang tangkil membuat kemacetan hingga Bukit Jambul, yakni perbatasan Karangasem dan Klungkung (jalur selatan) dan hingga Waringin jalur dari Kintamani. Berdasarkan pantauan kemarin, pamedek yang akan melakukan persembahyangan ke Besakih tidak pernah putus. Sejak pagi warga terus berdatangan. Pintu masuk dari sisi barat maupun timur penuh total. Sehingga para pamedek harus berdesakdesakan dan antre berjamjam agar bisa masuk ke Pura Pasek maupun Pura Penataran Agung. Pun pantauan dari Kintamani menuju Besakih. Arus lalu lintas juga macet total sampai di Waringin, Desa Pempatan, Karangasem. Mereka yang mengetahui jalur alternatif memilih jalur permukian. Di mana dari arah Kintamani pamedek melewati jalur Suukan yang nantinya tembus di Terminal Kedungdung. Termasuk kendaraan yang dari arah Klungkung juga melewati jalur tersebut. ‘’Macet total, Pak. Dari arah Batur Kintamani juga macet. Kendaraan harus merayap akibat membeludaknya pamedek. Termasuk dari arah Klungkung juga tambah parah. Saya kebetulan datang

dari Klungkung, macetnya sampai Bukit Jambul,’’ ucap salah seorang warga yang hendak tangkil ke Besakih. Dia juga berpendapat bahwa ramainya pamedek yang tangkil memanfaatkan hari libur. Ketua Panitia Karya Jro Mangku Widiartha mengatakan, pamedek mulai ramai tangkil sejak pagi buta. Pintu masuk di sebelah timur dan barat Pura Penataran Agung sesak. Pamedek harus berdesak-desakan agar bisa masuk ke Pura Penataran Agung maupun Pura Pasek. Termasuk pintu masuk utama di Gelung Agung juga penuh. Jro Mangku Widiartha mengakui bila pamedek yang tangkil untuk melakukan persembahyangan serangkaian karya sangat membeludak. Bahkan pamedek harus antre berjam-jam sampai bisa masuk ke Pura Penataran Agung. Juru parkir I Nengah Sukarsa mengatakan, hampir semua kantong parkir yang ada di Besakih dipenuhi kendaraan pamedek. ‘’Di sini

penuh kantong parkirnya. Di parkir lainnya juga kayaknya penuh. Hari ini pamedek yang tangkil sangat membeludak,’’ ujarnya. Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti mengakui jika arus lalu lintas di Besakih padat merayap. Kata dia, dalam pengaturan arus lalu lintas di Besakih, pihaknya bersinergi dengan Polsek Rendang. Bahkan pihaknya melakukan ploting personel di simpangsimpang pintu masuk dan keluar Besakih. Sejak kemarin (Sabtu - red) pamedek yang tangkil padat merayap. Karena masyarakat memanfaatkan hari libur untuk bersembahyang. ‘’Atas kondisi ini, kita sudah melakukan peralihan arus lalu lintas. Bahkan kita alihkan pamedek ke kantongkantong parkir di Ulun Setra Besakih, Kedungdung dan Manik Mas. Termasuk kantong-kantong parkir pribadi milik masyarakat setempat. Untuk pintu keluar kita alihkan ke Batusesa,’’ ucap Anne Parwisti. (kmb41)

Bali Post/kmb41

SIMULASI - KPU Karangasem melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Balai Banjar Dinas Papung, Desa Bungaya, Bebandem, Karangasem, Minggu (31/3) kemarin.

Bali Post/kmb41

MACET - Arus lalu lintas menuju Besakih padat merayap. Pamedek membeludak tangkil untuk melakukan persembahyangan di hari libur.

Bupati Mas Sumatri Salurkan Bantuan kepada Pengungsi Warga Dusun Pucang BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri rela meninggalkan dua kegiatan di Jakarta untuk mengunjungi langsung warga Dusun Pucang, Jumat (29/3) malam. Warga Dusun Pucang Desa Ban sebelumnya dikabarkan mengungsi akibat erupsi Gunung Agung yang terjadi pada Kamis 28 Maret lalu. Dalam kunjungannya itu, turut mendampingi Staf Ahli Bidang SDM, Plt. Asisten I, Camat Kubu, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kepala BPBD Karangasem, Kabag Kesbangpol, Satpol PP, Damkar serta Perbekel Desa Ban. Bupati Mas Sumatri menyempatkan diri berbaur dan mendengar langsung keluh-

kesah masyarakat. Ia tetap mengimbau agar warga tidak panik namun tetap waspada serta mengikuti instruksi dari BPBD. Kata dia, bantuan yang diberikan berupa sembako, pakaian, roti, obatobatan dan biskuit untuk para balita. Mas Sumatri langsung menyalurkan bantuan tersebut kepada warga. ‘’Saya harap kehadiran saya bisa menguatkan bapakibu serta anak-anak di sini dalam melewati bencana ini. Semoga bantuan yang kami berikan bisa dimanfaatkan dengan baik,’’ ucapnya. Perbekel Desa Ban Nyoman Potag mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang dibawakan langsung oleh

Bupati kepada masyarakatnya yang kemarin sempat bergerak ke kantor perbekel untuk mengamankan diri dan keluarganya. Erupsi Gunung Agung kemarin membuat warga waswas untuk tetap berdiam diri. Jadi warga memilih melihat situasi hingga Jumat (29/3) pagi, sebelum memutuskan kembali ke rumah mereka masing-masing. Saat itu, katanya, warga memilih mengungsi karena ketakutan akibat dipicu suara dentuman dan gemuruh yang keluar dari kawah Gunung Agung. Selain itu, hujan lebat bercampur pasir juga membuat warga semakin khawatir akan kondisi yang ada. ‘’Kami sudah berupaya menenang-

kan warga agar tidak panik dengan kondisi ini. Kami juga sudah membagikan masker kepada warga untuk melindungi pernapasan mereka. Enam kepala keluarga atau 25 orang bergeser ke kantor desa untuk mengungsi,’’ kata Potag. Sementara itu, Kalak BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa menyampaikan, pengungsi yang didata berjumlah 24 orang yang terdiri dari anak-anak delapan orang, balita dua orang, bayi satu orang sisanya dewasa. Spesifikasinya laki-laki 16 orang dan perempuan delapan orang. Pengungsi seluruhnya dari Desa Pucang radius 5 km dari puncak Gunung Agung. (ad1016)

KPU Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Amlapura (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem terus melakukan persiapan jelang Pemilu 17 April mendatang. Minggu (31/3) kemarin, KPU melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang dilaksanakan di Balai Banjar Dinas Papung, Desa Bungaya, Bebandem, Karangasem. Kegiatan ini dilakukan sebagai ajang sosialisasi serta sebagai ajang evaluasi pelaksanaan pemilu. Ketua KPU Karanagsem I Gede Krisna Adi Widana mengatakan pemungutan dan penghitungan suara ini dilakukan secara riil sesuai pada 17 April mendatang, baik jumlah DPT maupun

kotak suara. Hanya untuk surat suaranya menggunakan nama buah dan partai buah. ‘’Simulasi ini dimulai dari pendaftaran DPT, pemberian surat suara, pencoblosan, memasukkan surat suara ke kotak suara, hingga mencelupkan jari ke dalam tinta. Kita harap dengan simulasi ini ada titik poin menjadi pedoman atau evaluasi untuk pelaksanaan pada 17 April nanti,’’ ungkapnya. Krisna menambahkan, dalam pelaksanaan pemilu nanti, pihaknya menargetkan partisipasi masyarakat untuk memilih sebesar 80 persen dari jumlah warga yang terdaftar, yakni mencapai 380.195 jiwa. ‘’Pemilu tahun ini kita target 80 persen. Tar-

get ini meningkat dari pemilu lima tahun lalu. Di mana kala itu partisifasi masyarakat hanya 77,8 persen. Kita harap dengan upaya sosialisasi yang kita lakukan selama ini, target 80 persen bisa tercapai,’’ jelasnya. Salah seorang warga, I Nyoman Budiarta, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan simulai ini. Kata dia, pemilihan kali ini dinilai sedikit susah. Hal itu diakibatkan surat suara yang dicoblos begitu banyak. ‘’Sedikit susah. Membutuhkan waktu yang lama untuk mencoblos semua surat suara. Tapi, dengan adanya simulasi seperti ini, maka sedikit terbantu,’’ ujarnya. (kmb41)

KUNJUNGI - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat mengunjungi warga di Dusun Pucang, Desa Ban, Kubu yang sempat mengungsi akibat erupsi Gunung Agung, beberapa hari lalu.

Jl. Gunung Agung 173B Denpasar Bali, Telp. (0361) 415159, Fax. (0361) 416466

EXPANDA DOOR 1/2 PLAT

EXPANDA DOOR TYPE 103

EXPANDA DOOR TYPE 120

TANGGA LIPAT SERBAGUNA

VERTICAL BLINDS

HORIZONTAL BLINDS

WOODEN BLINDS

ROLLER BLINDS

ROMAN SHADE

KASA NYAMUK FIBER DAN ALUMINIUM

KASA MAGNET FIBER DAN ALUMINIUM

KASA ALVIN

FOLDING DOOR PVC

PINTU PVC

PINTU PVC MURAKO

TRALIS ALUMINIUM

The Best Quality Product

L.0000645-BLS


12

KLUNGKUNG

Senin Umanis, 1 April 2019

Hujan Disertai Angin Kencang

Pohon Bunut Timpa Bale Gong Semarapura (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang kembali menimbulkan kerugian material, Minggu (31/3) dini hari. Pohon bunut besar tumbang menerjang sebuah Bale Gong Pura Subak Abian Sari Bhuana, Banjar Dinas Jurang Pahit, Desa Kutampi, Nusa Penida. Pohon berdiameter sekitar satu meter itu, seketika langsung menghancurkam atap bale gong itu.

Bali Post/kmb31

BALE GONG - Pohon bunut menerjang atap bale gong di Desa Kutampi.

Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada, Minggu kemarin, mengatakan sebelumnya BPBD Klungkung mendapat informasi dari Klian Banjar Dinas Jurang Pait, terhadap dampak hujan lebat disertai angin kencang itu di wilayahnya. Warga setempat kesulitan melakukan penanganan, karena pohon bunut berukuran cukup besar. Tim TRC

Masyarakat Diminta Mewaspadai Potensi Konflik Sosial Semarapura (Bali Post) Masyarakat diminta selalu mewaspadai setiap potensi konflik sosial. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan, untuk menghindari konflik sosial di tengah masyarakat, perlu ditanamkan rasa damai dalam diri dan menjauhkan anggapan bahwa orang lain selalu salah. Menurut Bupati, pemicu terjadinya konflik sosial masyarakat memang banyak. Salah satunya, yang menjadi sumber konflik di zaman milenial saat ini adalah media sosial. Demikian disampaikan Bupati Suwirta saat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) Kabupaten Klungkung melakukan sosialisasi, di Balai Banjar Mergan, Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung, belum lama ini. Sosialisasi digelar di setiap desa/kelurahan di empat kecamatan, yakni Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. Sosialisasi dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama anggota Tim PKS Kabupaten Klungkung. Sosialisasi diikuti puluhan tokoh masyarakat, karang taruna dan masyarakat Kelurahan Semarapura Klod. Bupati Suwirta menegaskan, Kabupaten Klungkung dengan spirit Gema Santi atau Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif, mengandung pesan setiap programnya, menggemakan kedamaian menjadi salah satu cara mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat. “Dengan spirit ini kita berharap masyarakat Klungkung selalu menanamkan rasa damai dalam diri,” ujar Suwirta. Bupati Suwirta meminta masyarakat selalu bijak menggunakan akun media sosialnya. Bijak dalam memilah informasi, melakukan share, maupun bersikap terhadap setiap persoalan. Salah satu isu paling mencemaskan belakangan ini, terkait hoax, juga muncul di media sosial yang sulit terkontrol dan dipertanggungjawabkan. Dia mengajak masyarakat, melawan hoax. Bukan malah menjadi bagian di dalamnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Wayan Sujana menyampaikan, sosialisasi digelar untuk mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat. Mengingat tahun ini adalah tahun politik, dimana akan diselenggarakan Pemilu serentak perlu diwaspadai akan munculnya isu-isu yang bisa menimbulkan konflik sosial di masyarakat. “Untuk itu, kami bersama tim melakukan sosialisasi ini agar konflik itu tidak muncul di masyarakat,” ujar Sujana. Menurutnya, beberapa faktor yang menjadi sumber timbulnya konflik sosial ini seperti bidang ekonomi, pendidikan, politik dan faktor lainnya. Untuk itu, masyarakat perlu mewaspadai faktorfaktor tersebut agar konflik itu tidak sampai terjadi. (kmb31)

Bali Post/kmb31

SOSIALISASI - Bupati Suwirta saat melakukan sosialisasi bersama Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS).

BPBD Klungkung langsung menuju lokasi melakukan penanganan. Ada sebanyak lima anggota TRC BPBD Klungkung dan dua TRC Balawista BPBD Klungkung Pos Nusa Penida serta Perbekel Desa Kutampi bersama sejumlah warga setempat. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada mengatakan, awalnya Sekaa Gong Bangsing Bunut dari

Banjar Dinas Jurang Pait melakukan latihan sebagai kegiatan rutin, persiapan untuk mewakili Klungkung dalam ajang PKB (Pesta Kesenian Bali) Tahun 2019, Sabtu (30/3) malam. Usai latihan, sekitar pukul 23.00 Wita, terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Sekitar pukul 00.00 Wita, tiba-tiba terjadi puting beliung. Seketika terdengar suara keras

di sekitar atap mengagetkan warga sekitar. Warga berhamburan mendatangi pusat suara dan ditemukan batang pohon telah menimpa serta merobohkan atap bangunan itu. Karena situasi dan peralatan tidak memadai untuk melakukan penanganan, maka warga sepakat melaporkan kejadian tersebut pada keesokan harinya kepada BPBD Klungkung. Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Atap bangunan tersebut nyaris ambruk. “Kami pastikan tidak ada korban jiwa,” katanya. (kmb31)

Personel BPBD Dikerahkan Bongkar Sumbatan Irigasi Subak

Semarapura (Bali Post) Persoalan sumbatan saluran irigasi subak yang berdampak pada tiga subak besar di Kecamatan Dawan, akhirnya terkuak. Saluran utama irigasi subak ini tertutup sejumlah batang pohon besar dan dahan bambu. Wakil Bupati memimpin langsung aksi bersih-bersih saluran irigasi tersebut dengan mengerahkan personel BPBD Klungkung, Minggu (31/3) kemarin. Bersama puluhan anggota subak, Wabup Made Kasta yang didampingi Kadis Pertanian Klungkung IB Juanida dan Camat Dawan A.A Gede Putra Wedana berupaya memotong dan mengangkat dahan pohon dengan alat seadanya. Upaya pembersihan pun berjalan lambat, mengingat banyaknya kayu besar dan batang bambu yang menutupi saluran air. Mengatasi hal tersebut, Wabup Made Kasta lantas berinisiatif menerjunkan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung untuk membantu aksi ini. Selanjutnya 5 orang anggota BPBD yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Putu Widiada, dengan berbekal mesin potong chainsaw akhirnya mempercepat proses pemotongan kayu-kayu besar dan ratusan batang bambu tersebut. Beraksi selama sekitar 30 menit, saluran air pun menjadi semakin lancar. “Aksi pembersihan yang kami lakukan dengan dukungan BPBD Klungkung telah mampu memperlancar saluran air ini, semoga Subak Dawan yang berada di sisi utara jalan Bypass Prof. Ida Bagus Mantra di Kusamba tidak lagi tergenang dan para petani pun dapat kembali menanami lahannya,” ujar Wabup Kasta. Sementara itu, Klian Subak Dawan Wayan Sumerta menyampaikan apresiasinya kepada Wabup Made Kasta bersama BPBD Klungkung yang telah membantu dalam aksi pembersihan saluran irigasi ini. Sebelumnya, para petani di Kecamatan Dawan,

khususnya Subak Dawan dan Subak Pesinggahan, dibuat pusing dalam dua tahun terakhir. Masalahnya, saluran irigasi areal sawah setempat tersebut tersumbat secara misterius. Sebab, petani setempat tidak tahu, dimana titik sumbatan dan apa penyebabnya. Akibatnya, puluhan hektar lahan pertanian setempat menganggur. Karena praktis para petani tidak bisa melakukan penanaman padi maupun palawija, lantaran areal pertanian mereka terus menerus terendam air. Klian Subak Dawan Wayan Sumerta mengatakan, tersumbatnya aliran irigasi ini berakibat sebanyak delapan hektar sawah di Subak Dawan dan Subak Pesinggahan yang berada di samping aliran irigasi, tepatnya di sebelah utara jalan Bypass Prof. Ida Bagus Mantra ini terendam. Demikian juga 60 hektar sawah yang akan memasuki masa tanam akhir bulan ini, juga terdampak. (kmb31)

Bali Post/kmb31

IRIGASI - Wabup Kasta saat memimpin penanganan perbaikan saluran irigasi subak di Kecamatan Dawan.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Umanis, 1 April 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Prshn Motorparts di By Pass Ngurah Rai 46 Sanur,0361288686 butuh Sales, pglmn min.1th, bersedia tgs luar kota. Krm lamaran lengkap ke alamat tsb diatas. B.BP.001.03.19.0000983

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.03.19.0000996

Dcr Adm Online,Sopir B1, Teknisi.Gj+Bns+Kms+BPJS. Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7,Dps. B.BP.821.03.19.0000866

Puravida Dibutuhkan Staff Adm Stock Wanita SMA/D1/D3 Max.30 CV 03614735705, 08123853981

Dicari Segera Cleaning Service u. di Rumah Pribadi/Residence Krm CV : hrdbali2019@gmail.com

B.BP.001.03.19.0000757

B.BP.001.03.19.0000984

BIRO JASA

Dicr tng kirim Lele (pake spd mtr)H.081246682139/0818503603 B.BP.004.03.19.0001001

!!Serabutan Rmh Kost,Tgl .Dlm, Pria,Jujur,Rajin 082359098881 B.BP.001.03.19.0000701

*Job Australi Korea Jpang WA: 08563925015 FB: Kadek Kizuna Bali B.BP.166.03.19.0001008

*Dicari Tenaga Serabutan Pny SIMC Max.25th H: 08563925015 B.BP.166.03.19.0001009

Cr Sopir srbt bs matik+PRT wnt bs masak tdr dlm 085238127777

Dbthkn Staf Toko Lam:Audiotone T.Umar 74XX / CSO:08158907240 B.BP.004.03.19.0000979

Dcr Drafter Arsitektur SMK / ArsitekPeng1th.WA081339078146 B.BP.001.03.19.0000994

Dcr Karyawati Artshop Jewelry Bs Bhs Inggris Hb.081933003401 B.BP.164.03.19.0000977

Dcr pembantu Gj .1,8 yg anter dpt 500 T.085222555444/487706

B.BP.004.03.19.0000999

SERVICE

RUPA-RUPA

B.BP.001.03.19.0001000

DIJUAL MOBIL TOYOTA PROMOSI Diskon s/d 45 JUTA

AVANZA DP

30

JT-an Angsuran 3 Jt-an

INNOVA DP

50

JT-an Angsuran 5 Jt-an

Aksesoris & Hadiah langsung

HUBUNGI

SANTI

BIRO JASA

BAHAN BANGUNAN

BIRO JASA BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

BIRO JASA

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

087888229156 089657803589 C.0000641-MBL

DIJUAL RUMAH

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Djl Rmh Jl.Jalak Puri Gdg 1Are WA:083198860888 Tnp Perantara

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Djl Tnh ex Pabrik Mnyk Klp ada Sengon 1000 Phn & Jati L.94are pinggir jln utama Dps Glmnk Ds Tuwed Bali Hub .087760055121 B.BP.159.03.19.0000644

B.BP.001.03.19.0000872

PROPERTY DIJUAL TANAH

BUCRmh/GdgSHM2,5APrmTaman Sari Jagapati, Kav:2A+1,5A SHM Hrg.160Jt/A Hub.081338437957 B.BP.001.03.19.0000997

DIJUAL RUMAH

KEHILANGAN HGB 00065 Sidakarya an:Yayasan WisataTaruna,2000m.08118881179 B.BP.001.03.19.0000995

Hilang BPKB No.M11368817-O DK 4468 QR An.Luh Putu Ernawati B.BP.001.03.19.0000908

KEHILANGAN Hlg BPKB DK 1526 XH No.5836143 H AN : Ida Bagus Samba B.BP.167.03.19.0000980

BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.03.19.0000753

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.03.19.0000705


BANGLI

14

Senin Umanis, 1 April 2019

Bendungan Terbesar Segera Dibangun

Bupati Usulkan Tak Pakai Nama Belok Sidan Bangli (Bali Post) –

Bupati Bangli I Made Gianyar menyatakan, tak sepakat jika bendungan terbesar di Bali yang rencananya dibangun di antara tiga kabupaten yakni Bangli, Gianyar dan Badung, dinamakan Bendungan Belok Sidan. Made Gianyar mengusulkan agar bendungan itu nantinya diberi nama Bendungan Sungai Ayung sesuai nama sungai tersebut. Usulan itu disampaikan langsung Bupati Made Gianyar kepada Gubernur Bali Wayan Koster saat acara tatap muka Gubernur Bali bersama seluruh komponen masyarakat Bangli di Wantilan Penglipuran, Minggu (31/3) kemarin.

Bali Post/kmb40

TATAP MUKA - Bupati Made Gianyar bersama Gubernur Bali Wayan Koster saat acara tatap muka dengan seluruh komponen masyarakat Bangli di Penglipuran, Minggu (31/3) kemarin.

Gianyar mengatakan, pada prinsipnya sangat mendukung pembangunan bendungan terbesar yang akan menelan dana Rp 900 miliar itu. Pihaknya mengaku telah meminta masyarakat di tiga desa di Bangli yang lahannya terkena pembebasan agar tak rewel dan memberikan lahannya dibanguni bendungan. “Tiga desa di Bangli yang kena pembebasan lahan, yakni di desa saya, Bunutin, Langgahan, dan Mengani. Sementara di Gianyar ada satu desa yang kena dan Badung satu desa,” ungkapnya. Namun, pihaknya tak sepakat dengan rencana penamaan bendungan itu dengan nama bendungan

Belok Sidan. Mengingat pembangunan bendungan itu lokasinya mencaplok tiga kabupaten. Pihaknya tidak ingin penggunaan nama wilayah untuk bendungan itu akan menimbulkan persoalan di kemudian hari. Karena itu, Made Gianyar mengusulkan agar bendungan yang sumber airnya ada di wilayah Bangli itu nantinya diberikan nama yang lain. “Kalaupun namanya tidak Bendungan Bangli, mungkin bisa diberi nama Bendungan Sungai Ayung,” jelasnya. Kepada Gubernur Wayan Koster, Made Gianyar juga berharap nantinya ketika bendungan yang dibangun untuk pemenuhan air baku

di kabupaten lain itu rampung, Bangli sebagai pemilik wilayah sumber mata air bisa mendapat kompensasi. Pemerintah provinsi diharapkan bisa mengatur kabupaten/kota yang memanfaatkan air tersebut agar memberikan kontribusi ke Kabupaten Bangli. “Sehingga masyarakat Bangli tidak jadi masyarakat yang meminta-minta. Kita punya jati diri, kita punya kehormatan. Saya titip kepada Bapak Gubernur. Saya mendukung penuh kalau ada rencana pembuatan Perda perlindungan sumber mata air,” katanya. Selain air, ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Bangli selama ini juga

menjadi penghasil udara bersih di Bali. Udara itu dihasilkan dari hutan yang dipelihara masyarakat Bangli. Bupati asal Desa Bunutin itupun mengharapkan ke depannya ada perhatian pemerintah provinsi dan kabupaten lainnya terhadap Kabupaten Bangli. Menanggapi hal itu, Gubernur Wayan Koster menyatakan, akan menindaklanjuti semua usulan yang disampaikan Bupati. Khusus terkait usulan penggantian nama Bendungan Belok Sidan, Koster mengaku akan segera mengundang pihak Balai. Penggantian nama menurutnya masih memungkinkan dilakukan, terlebih memang tidak ada dasar bendungan itu dinamakan Bendungan Belok Sidan. “Rencananya peletakan batu pertama pembangunan bendungan dilakukan 4 April nanti. Jadi kalau bisa, usulannya disampaikan secepatnya, sebelum itu,” kata Koster. (kmb40)

Hari Ini, 6 SMA Gelar UNBK

Bangli (Bali Post) – Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dijadwalkan berlangsung serentak, Senin (1/4) ini. Di Kabupaten Bangli, UN akan diikuti 1.218 siswa dari 6 SMA. Sama seperti tahun sebelumnya, seluruh SMA di Kabupaten Bangli akan melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Bangli Ketut Ada, Minggu (31/3) kemarin mengatakan, sesuai jadwal, UN akan dilaksanakan selama empat hari, yakni pada tanggal 1,2,4 dan 8 April. Adapun mata pelajaran yang diujikan dalam UN hari pertama yakni Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir mata pelajaran pilihan. Disebutkan Ketut Ada, terdapat tiga mata pelajaran pilihan yang bisa dipilih peserta UN sesuai jurusan masing-masing. Untuk ju-

Bali Post/kmb40

Ketut Ada

rusan IPS, pilihan mata pelajarannya yakni Geografi, Sosiologi dan Ekonomi. Sementara IPA, yakni Biologi, Kimia, dan Fisika. Sedangkan jurusan IPB, peserta bisa memilih mata pelajaran Antropoligi, Sastra Indonesia dan Bahasa Jepang. “UN akan dilaksanakan selama dua jam mulai pukul 08.00

Wita hingga pukul 10.00 Wita,” kata Ada. Lanjut dikatakannya, tidak ada yang berbeda dalam pelaksanaan UN kali ini. UN yang dilaksanakan berbasis komputer, masih sama seperti tahun sebelumnya. Yang boleh masuk ruang UN nantinya hanya peserta, teknisi, proktor dan pengawas ruangan. “Semua sekolah menyelenggarakan UNBK di sekolah masingmasing,” ujarnya. Diharapkannya, pelaksanaan UNBK di enam SMA di Bangli bisa berjalan lancar. Semua sekolah yang melaksanakan UN diharapkan mengikuti prosedur yang ada. “Yang menjadi kekhawatiran dalam pelaksanaan UNBK adalah cuaca yang tidak menentu yang menyebabkan terganggunya koneksi internet dan aliran listrik. Kita harapkan tidak ada gangguan seperti itu. Pelaksanaan UNBK bisa berjalan lancar,” harapnya. (kmb40)

Bali Post/ina

TANAMAN HIAS - Berbagai jenis tanaman hias gantung yang diproduksi Sari Sekar Nurseri Penglipuran.

Tanaman Hias Gantung Sedang Ngetren

Bali Post/kmb40

PLAFON - Kondisi plafon gedung kantor Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli yang jebol dan brengbeng.

Plafon Gedung Diskop Rusak Bangli (Bali Post) Ged ung Kantor Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja d an Transmigrasi Kabupaten Bangli tergolong baru. Meski demikian, gedung berlantai dua itu saat ini sudah mulai mengalami kerusakan, terutama pada bagian plafon. Seperti yang terlihat pada plafon bagian depannya. Plafon yang terbuat dari triplek berwarna coklat itu tampak sudah jebol dan brengbeng (compang-camping) di beberapa titik. Jebolnya plafon kemungkinan disebabkan adanya genteng yang bocor lalu menembus plafon. Kondisi plafon yang rusak itu cukup merusak pemandangan kantor tersebut. Dibandingkan dengan kantor milik Pemkab Bangli lainnya, gedung kantor itu tergolong anyar. Gedung kantor yang berada di utara Kantor Disdikpora itu, selesai dibangun sekitar tahun 2013 lalu. Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli Ni Wayan Manik saat dikonfirmasi Minggu (31/3) kemarin, tak menampik kondisi itu. Diakuinya bahwa plafon pada atap gedung kantornya kini sudah mulai mengalami kerusakan sejak setahun belakangan. Mengenai apa penyebabnya, dia

mengaku tak tahu. “Mungkin karena kena angin atau bagaimana dulu rakitannya. Karena bahannya triplek kan memang rawan kena angin dan air,” ujarnya. Meski sudah mulai rusak dan brengbeng, Manik mengatakan hal itu tak sampai menyebabkan kebocoran

di dalam ruangan. Sebab yang rusak hanya bagian depan. Pada bagian dalam ruangan, plafon diakuinya masih bagus demikian juga plafon di bagian luar belakang. Rencananya perbaikan plafon itu akan dilakukannya pada tahun 2020 mendatang. (kmb40)

PERMINTAAN tanaman hias belakangan ini cukup tinggi. Sesuai tren sekarang, jenis tanaman yang paling banyak diminati konsumen yakni tanaman hias gantung, seperti petunia. “Selain itu, jenis tanaman gantung lainnya yang juga tren sekarang seperti tanaman lipstik, Wijaya Kusuma, sabrina, dan beberapa jenis tanaman gantung lainnya,” ungkap Wayan Syukur, pengelola Sari Sekar Nurseri Penglipuran saat ditemui, Minggu (31/3) kemarin. Dikatakan Syukur, permintaan tanaman hias selama ini banyak datang dari pemilik stand penjualan bunga hias di Renon, Denpasar dan Ubud, Gianyar. Tanaman

hias yang selama ini dihasilkannya di atas lahan seluas 40 are itu, banyak dibeli untuk hiasan kebun rumah, hotel maupun vila. Dalam seminggu, ia mengaku bisa mengirim tanaman hias ke Ubud maupun Denpasar hingga dua mobil pick-up. “Sebenarnya permintaan sangat banyak. Tapi saya belum bisa penuhi semua. Produksi belum bisa mengejar,” ujarnya. Pihaknya kewalahan memenuhi permintaan konsumen lantaran untuk memproduksi tanaman hias memerlukan waktu beberapa bulan. Menurut pria asli Penglipuran ini hawa sejuk yang dimiliki Kabupaten Bangli sangat cocok untuk pengembangan tanaman hias. Dia

bahkan mengklaim, tanaman hias yang diproduksi di Bangli memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dari wilayah lainnya. Selain karena hawa yang sejuk, bagusnya kualitas disebabkan media tanam yang digunakan yakni berupa tanah dan kompos. Secara ketahanan, media tersebut lebih bagus dibandingkan dengan sekam. “Kami punya kualitas lebih baik. Kalau yang didatangkan dari luar seperti Malang, kualitasnya kurang, mungkin karena didatangkan dari jauh. Karena kualitasnya bagus, konsumen mau beli walaupun lebih mahal sedikit,” katanya. Dia menyebutkan, untuk

tanaman hias gantung seperti petunia, dijual dengan harga berkisar Rp 25.000 sampai Rp 40.000. Tergantung ukuran tanaman. Sementara untuk tanaman hias lainnya yang ditanam dengan media pot duduk, harganya jualnya bervariasi. Mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu per potnya. Disampaikan Syukur untuk memelihara tanaman hias agar awet dan tetap segar, caranya cukup mudah, yakni dengan rutin menyiramnya dan memupuknya. Pada musim hujan, tanaman hias cukup rawan terserang penyakit busuk batang. Untuk menghindari penyakit itu, cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengontrol pola penyiraman. (ina)


OLAHRAGA

Senin Umanis, 1 April 2019

PASI Bali Loloskan Tujuh Atlet ke PON loskan Ni Nyoman Kerni di nomor lari 200 meter putri. ‘’Kami bangga melalui ajang Jatim Terbuka mampu meloloskan tujuh atlet ke PON Papua. Kami mengharapkan pada kualifikasi PON selanjutnya seperti Jateng Terbuka bisa meloloskan lebih banyak lagi atlet ke PON,’’ ujarnya. Yang menggembirakan, dua atlet loncat tinggi Bali, Gede Antara dan Ni Made Eppi Wilantika, mampu mengalahkan atlet pelatnas. Menurut pelatih loncat tinggi Bali Ketut Gede Widiana, Antara mampu meloncat setinggi 206 cm, sedangkan Ni Made Eppi 163 cm. Antara memperbaiki rekor 205 cm yang dicatatnya pada Kejurnas Atletik 2018 di Gelora Bung Karno, Jakarta, sedangkan

Bali Post/ist

Ni Made Eppi Wilantika

Denpasar (Bali Post) Kontingen atletik Bali mendulang 7 keping medali emas pada Kejurnas Atletik Jatim Terbuka sekaligus kualifikasi PON 2020 di Stadion Joko Samudro, Gresik, yang berakhir Minggu (31/3) kemarin. Dua emas dipersembahkan Maria Natalia Londa dari nomor lompat jauh dan jangkit putri, sedangkan lima lainnya dihasilkan Dewi Ayu Agung Kurniayanti (lari 400 meter putri), Dewa Mudiasa (lari 100 meter putra), Ni Ketut Cita (lari 800 meter putri) serta Ni Made Eppi Wilantika dan Gede Antara (loncat tinggi putri-putra). Pelatih Atletik Bali Nyoman Suteja yang dikontak dari Denpasar menyatakan, selain keenam atlet peraih emas tersebut, Bali juga melo-

Messi Lanjutkan Penampilan Luar Biasa Madrid –

Lionel Messi melanjutkan penampilannya yang luar biasa ketika dua golnya termasuk dari tendangan bebas, membawa Barcelona menang 2-0 atas Espanyol dalam lanjutan kompetisi La Liga di Nou Camp, Minggu (31/3) kemarin. Hasil ini memantapkan perjalanan Barca menuju gelar Liga Spanyol. Messi telah mencetak delapan gol dalam empat laga terakhirnya untuk Barca dan memimpin daftar pencetak gol La Liga dengan 31 gol. Ia unggul 13 gol atas rekan setimnya Luis Suarez. ‘’Saya tidak tahu dia akan mengenai (tendangan bebas) seperti itu. Messi adalah pemain yang sama, apa pun timnya. Kami sangat senang

prestasi Eppi Wilantika turun 4 cm dibanding yang diukirnya pada ajang yang sama. Atas pencapaian itu, Made Eppi dan pelatihnya diberi penghargaan berupa bonus oleh Ketua Umum PB PASI Bob Hasan. ‘’Bapak Bob Hasan salut atas prestasi atlet daerah yang mampu mengalahkan atlet pelatnas, utamanya Made Eppi yang berusia di bawah 20 tahun,’’ jelas Widiana. (022)

Empat Petenis Meja Bali Masuk Pelatnas

Bali Post/ist

Made Galung Kesuma (kiri), Galuh Prasasti, Made Sisca Pratiwi dan Deva Prasetia (kanan).

Senin, 1 April 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Yadnya di Zaman Now (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Kuru Setra Parwa (3) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Yowana Magz Juara Umum Tim Paskibra GRISDA Parameter Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Home Shopping Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Yadnya di Zaman Now (2) Berita Siang Klip Bali Ocydia Home Shopping Klip Bali Yowana Live Sang Juara dari SMK Prada Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Folk Song Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Taman Bagendra Sari Gerih - Badung Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Suara Kandidat Orti Bali Dialog Interaktif Nuansa Property Diabemed Taksu Barong Landung Tradisi yang Terlupakan Seputar Bali Terkini Lila Cita Sanggar Semana Bima Sakti, Calonarang Katundung Ratna Manggali (3) Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV

Denpasar (Bali Post) Empat petenis meja dipanggil masuk Pelatnas SEA Games 2019. Mereka adalah Made Galung Kesuma, Deva Prasetia, Made Sisca Pratiwi dan Galuh

15

Prasasti. Keempatnya lolos lewat Seleknas SEA Games yang digelar di HTC Solo Baru, Jawa Tengah, 30-31 Maret. Pelatih Tenis Meja Bali Gede Ardika yang dikontak di Denpasar, Minggu (31/3) kemarin, menjelaskan Kejurnas Tenis Meja U-18 2019 sekaligus ajang seleknas SEA Games diikuti 17 atlet dari DKI Jakarta, Jabar, Jateng, DIY, Bali, Sulteng, Banten, Sulut dan Gorontalo. Berdasarkan hasil seleksi, Galung Kesuma berada di peringkat kedua, Deva Prasetia di posisi keempat putra, Sisca Pratiwi di ranking ketiga dan Galuh Prasasti di tempat ketujuh putri. Menurut Ardika, penghuni Pelatnas SEA Games terdiri atas 16 atlet (8 putra dan 8 putri). Pelatnas dilakukan di Cina sekaligus mengikuti berbagai kompetisi di sana. Para atlet juga dijadwalkan melakoni uji coba ke beberapa negara. (022)

memilikinya dan suatu kemewahan bagi saya untuk melatihnya,’’ kata pelatih Barcelona Ernesto Valverde. Itu adalah cara yang tepat bagi pemain Argentina ini untuk menandai penampilannya yang ke-675 di Barca. Messi berada di atas Andres Iniesta yang turun ke urutan kedua dalam daftar sepanjang masa klub, tetapi masih terpaut 102 laga di bawah Xavi Hernandez. Barca tetap memimpin klase-

City Manchester City menundukkan tuan rumah Fulham 2-0 berkat gol Bernardo Silva dan Sergio Aguero dalam lanjutan kompetisi Liga Utama Inggris di Craven Cottage untuk naik kembali ke puncak klasemen. City sekarang telah memenangkan 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Pasukan Pep Guardiola kini mempunyai 77 poin, unggul satu angka atas Liverpool. Tim Juergen Klopp dapat merebut kembali posisi teratas jika menang atas Tottenham Hotspur yang berada di tempat ketiga. ‘’Cara kami memulai sungguh luar biasa. Setelah itu pertandingan sedikit lebih terkontrol, mereka tidak memiliki peluang yang jelas. Kami harus menang dalam setiap pertandingan jika ingin menjadi juara,’’ papar Guardiola. Pada partai lainnya, Manchester United menundukkan Watford 2-1, Brighton ditaklukkan Southampton 0-1, Burnley menang 2-0

penari yang antusias ngayah dalam perayaan HUT Kota Singaraja tahun ini. Sementara itu, dalam pementasan tari Rejang Renteng massal dihadiri peneliti tarian Ida Ayu Made Diastini. Ia pun memberikan apresiasi dan merasa bangga dengan langkah yang dilakukan Dinas Kebudayaan Buleleng. Menurut Diastini, tari Rejang Renteng ini telah dikukuhkan sebagai tari Wali saat pelaksanaan workshop di Taman Budaya Depasar bulan Februari 2019. Dengan pengu-

Sedikit Kontribusi Dari Hal. 1 Seperti diketahui Bangli memiliki banyak sumber mata air, dan tidak bisa dimungkiri alirannya dimanfaatkan oleh masyarakat kabupaten lain. Oleh karena itu, ia sangat berharap ada sedikit kontribusi dari kabupaten yang memanfaatkan air yang bersumber dari Bangli tersebut yang selanjutnya akan kembali dimanfaatkan untuk menjaga sumber mata air yang ada di Bangli. Made Gianyar juga menyampaikan permasalahan

atas Wolverhampton Wanderers, Crystal Palace unggul 2-0 atas Huddersfield, Leicester mengalahkan Bournemouth dan West Ham dipermalukan Everton 0-2. Borussia Dortmund yang tampil tanpa kapten Marco Reus meraih kemenangan dramatis 2-0 atas Wolfsburg berkat gol Paco Alcacer. Tambahan tiga poin membawa Dortmund kembali ke puncak Bundesliga. Dalam laga lainnya, Bayern Munchen ditahan 1-1 oleh Freiburg, sehingga tertinggal dua poin di belakang Dortmund. Direktur Olahraga Dortmund Michael Zorc sangat senang timnya kembali memimpin klasemen. ‘’Kami selalu percaya bahwa kami akan mencetak gol. Kami sedikit beruntung, tetapi itu menunjukkan kualitas yang kami miliki,’’ ungkap playmaker Dortmund Mario Goetze. Minta Maaf Kiper AC Milan Gianluigi Donnarumma meminta maaf setelah kesalahan awalnya membuat timnya takluk 0-1 dari Sampdoria di Serie A Liga Italia. Hasil ini merusak langkah mereka menuju Liga Champions. Milan sekaligus menderita dua kekalahan berturut-turut setelah sebelumnya ditundukkan Inter Milan 2-3. (afp/kmb)

Beri Keselamatan

Dari Hal. 1 Selain sebagai persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, pementasan ini memberi keselamatan dan kerahayuan. ‘’Pementasan Rejang Renteng memberi vibrasi dalam pelestarian budaya dan ke depannya saya ingin mereka mementaskan tarian lain,’’ pintanya. Menurut Bupati, penari yang berjumlah 7.289 orang tersebut merupakan peserta terbanyak di Bali. Meski demikian, pementasan ini tidak didaftarkan pada Museum Rekor Indonesia (Muri). Karena ide pementasan ini sebagai ketulusan dari para

men sementara La Liga, unggul 10 poin dari peringkat kedua Atletico Madrid yang mengalahkan Alaves 4-0. Gol-gol Atletico dihasilkan Niguez, Diego Costa, Alvaro Morata dan Partey. Dalam laga lainnya, Getafe ditundukkan Leganes 0-2 dan Celta Vigo mengatasi Villarreal 3-2.

pengembangan kawasan strategis yang diharapkan bisa dinilai ulang kembali oleh Pemprov, agar di beberapa kawasan Bangli juga bisa mengembangkan sarana akomodasi pariwisata. ‘’Di kawasan Gianyar boleh membangun hotel berbintang, sedangkan di daerah Guliang yang menjadi daerah Bangli dan hanya berbatasan sejengkal tidak boleh membangun. Semoga ini bisa dikaji ulang, sehingga di beberapa lokasi di Bangli bisa juga mengembangkan kawasan strategis,’’ ujar Made Gianyar. (ad1018)

kuhan itu, dia mengajak kaum ibu-ibu yang akan menarikan tarian ini untuk paham dan mengikuti aturan dalam tari Wali ini. Ini penting, karena tari Rejang Rentang telah memiliki pakem tersendiri yakni enam gerakan inti, pakaian, dan syarat penari. Dari sisi pakaian, tari Rejang Renteng menggunakan kostum yang sederhana, yakni menggunakan kebaya putih polos lengan panjang, selendang kuning, kain cepuk kuning, menggunakan tapih kuning, pusungan rambut tagel, sa-

sakan polos, menggunakan aksesoris sederhana berupa bunga jepun putih Bali, dan subeng sederhana. Sementara dari segi syarat penari, yang boleh menarikan tarian ini adalah perempuan yang sudah menikah, atau perempuan yang disucikan seperti jro mangku. ‘’Kalau tidak menaati pakemnya jangan menarikan tari Rejang Renteng. Sudah saya sampaikan agar diketatkan ke desa pakraman. Kalau memang mau menarikan, mari ikuti aturannya,’’ katanya. (ad1017)

Semua Sahabat Dari Hal. 1 Prabowo mengatakan bahwa dia menghormati Jokowi dan juga bersahabat dengan tokohtokoh lainnya. ‘’Pokoknya percaya pak saya juga demikian, saya hormat dengan bapak, saya baik dengan bapak. Saya juga yakinkan bapak saya

tetap bersahabat dengan tokohtokoh semua sahabat saya, Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri), Mbak Yenny (Yenny Wahid), Mas Pram (Pramono Anung). Kita pun tidak putus persaudaraan, kita berjuang untuk rakyat sama-sama, biarlah rakyat yang menentukan,’’ ucap Prabowo. (kmb4)


VVV

VVV VV

VVV VV VV VVV V VV

VV VVV VVVVV VVVV

H

IN

B

nderful onesia

SKandidat uara

VVVV VV V VVVV VVVVV VV V VVVVVVVVVV VVVVVVV VVVVVVV VVV

EK

AT UN

GGAL IKA

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Puspa Negara Tak Memberi, tetapi Lakukan Sesuatu

sur

at s uar a

VVV

VVV VVVVVV VV

VVV VVVVVVV

VVVV VVVV VVV

V V V V VV VV VVVVVV VV VV VV VV VV VVVVV VVVVV VVVVVVVV V VVV VVVVVVVV V

BH

INE

KA KA TUNGGAL I

I Nyoman Sugawa Korry

Persembahkan yang Terbaik untuk Bali

Politisi Partai Golkar Dr. I Nyoman Sugawa Korry, S.E., M.M., Ak.CA. merupakan tokoh yang dulu tegas menolak UU No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. UU itu menyebabkan permasalahan krusial di Bali karena mewajibkan semua usaha yang bergerak di bidang perbankan harus segera menyesuaikan badan hukumnya. Bisa memilih bentuk koperasi, BPR dan atau perusda. ‘’Saya selaku Ketua Komisi B (Bidang Perekonomian - red) tegas menolak, dan ini didukung oleh seluruh anggota Komisi B. Alasan kami adalah bahwa roh dan LPD itu ada di desa pakraman. Warga desa pakraman loyal kepada LPD karena eksistensi desa pakraman itu sendiri. Apabila badan hukumnya diubah, maka roh dan kekuatan LPD itu akan hilang,’’ kenang pria yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Bali ini. Sugawa Korry mendesak agar dilakukan penundaan sambil melihat perkembangan Lumbung Pitih Nagari di Sumatera Barat yang menyesuaikan badan hukumnya menjadi BPR. ‘’Dan ternyata, beberapa tahun yang lalu kami sempat berkunjung ke sana, dari 500 lembaga sekarang hanya tinggal beberapa buah saja, yang lainnya sudah tidak ada karena roh dan kekuatan mereka di Nagari atau di Bali di desa pakraman sudah tidak ada lagi,’’ jelas penerima Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI tahun 2006 ini. Selama menjadi anggota DPRD Bali, Sugawa Korry menginisiasi sejumlah ranperda inisiatif dewan. Di antaranya Ranperda tentang Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) pada 2011, Ranperda tentang Perlindungan Koperasi dan UMKM pada 2012, dan Ranperda tentang Buah Lokal pada 2013. Seluruhnya telah menjadi perda dan cukup mewarnai pembangunan daerah Bali

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Senin Umanis, 1 April 2019

VV V VV V VVV

Bali

balipost http://facebook.com/balipost

hingga saat ini. Tahun 1995, Partai Golkar menugaskan alumni program doktor Universitas Brawijaya ini sebagai Ketua Komisi B DPRD Bali. Sugawa Korry berkomitmen mendorong pembangunan pemberdayaan ekonomi rakyat. Hal itu terus digaungkannya sampai akhirnya Bali meraih predikat sebagai ‘’Provinsi Koperasi’’ pertama di Indonesia di tahun tersebut. Pada Pemilu 2019 ini, ia masih melanjutkan perjuangan dan komitmen mempersembahkan yang terbaik bagi Bali dengan menjadi Caleg DPRD Bali nomor urut 1 untuk Dapil 5 Kabupaten Buleleng. (rin)

Hotel, Villa dan Restoran

PUSPA Negara adalah sosok yang sangat sederhana, bersahaja, cerdas, bersih, jujur, energik dan berjiwa sosial. Ketika muda, Puspa Negara terbiasa menjadi pemimpin yang diawali dari Ketua Sekaa Teruna Jaya Dharma Banjar Legian Kelod berlanjut menjadi Ketua Pemuda Desa Manggala Wijaya, Desa Adat Legian, Ketua Karang Taruna Kanthi Pala, Kelurahan Kuta, Ketua AMPI Kecamatan Kuta, Ketua KNPI Badung, hingga menjadi Wakil Ketua di DPD Partai Golkar Badung. Selain itu, Puspa Negara dikenal sebagai praktisi pariwisata, serta dua kali menjadi anggota

Ukm

Dr. I Nyoman Sugawa Korry, S.E., M.M., Ak.CA., Caleg DPRD Bali Partai Golkar Dapil Buleleng nomor urut 1.

Kembangkan SDM Hapus Pengangguran

SE LAIN k e miskin a n , p e n gangguran m e n jadi masalah klasik yang dihadapi Bali, khususnya Kabupaten Badung. Masalah klasik ini seakan menjadi warisan dari tahun ke tahun. Untuk itu, I Wayan Suyasa, S.H., Calon DPRD Badung Dapil Mengwi, akan berupaya mengembangkan sumber daya manusia (SDM) guna menghapus angka pengangguran. Calon legislatif nomor urut 1 ini berpendapat dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung yang besar, program pengentasan pengangguran dapat dilakukan. Misalnya, mengembangkan skill masyarakat, sehingga dana yang banyak terarah. ‘’Anggaran yang besar itu agar terarah dan terukur. Contoh mau komputer kita kursuskan mereka, kalau ada yang perbengkelan kita kembangkan kemampuan perbengkelan. Nanti semua kendaraan baik motor, mobil milik pemerintah diarahkan (perawatan) ke sana,’’ terangnya. Cara-cara tersebut, kata Sekretaris DPD II Golkar Badung ini, selayaknya dilakukan oleh pejabat, baik di legislator maupun eksekutif. ‘’Siapa pun itu ketika sebagai wakil rakyat harus bisa mengayomi, bukan hanya sebagai petugas partai,’’ tegas DPDR Badung dua periode itu. Politisi asal Penarungan, Mengwi itu berpendapat, setelah duduk di pemeritahan, seorang politisi harus memperjuangkan aspirasi masyarakatnya. ‘’Masyarakat harus kita berikan kail bukan ikan agar mereka mandiri. Ini yang harus dilakukan bukan ngurusin golongan saja, apalagi partai,’’ pungkasnya. (par)

menyeluruh,’’ bebernya. Tokoh masyarakat Basangkasa, Seminyak, Nyoman Kudita, mengatakan Puspa Negara sangat sigap membantu masyarakat dalam berbagai persoalan dan masyarakat. Dengan moto kerja ‘’Bertindak cepat untuk rakyat’’, dia sangat dekat dengan masyarakat bawah, kapan pun dan di mana pun diminta untuk memfasilitasi warga. ‘’Puspa Negara selalu siap sehingga saya kagum akan kinerjanya saat di dewan dulu dan saat belum menjadi dewan,’’ tambah I Wayan Suwita, tokoh masyarakat Kedonganan. Hal ini ditimpali tokoh Kedonganan lainnya, Nyoman Sudarta (Pak Dadap). Menurutnya, Puspa Negara harus jadi karena

masyarakat membutuhkannya. Masyarakat juga menilai Puspa Negara cepat tanggap, sehingga menjadi kekaguman tersendiri bagi tokoh Kuta, Ketut Atmaja. Cokorda Pemecutan XI juga sangat mengapresiasi kembalinya Puspa Negara menjadi kandidat DPRD Badung. Hal itu ditandai dengan restu Raja Badung ini berupa pemberian bendera Kerajaan Badung. (kmb)

Oka Gunastawa

Minta Jembrana Jadi Garda Terdepan Kawal Pancasila

DENGAN beralaskan tikar, diiringi matahari terbenam di Pantai Gumrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, I.B. Oka Gunastawa, Ketua DPW Partai NasDem, membakar semangat para kader NasDem khususnya para caleg Jembrana pada Sabtu (30/3). Duduk sama rata membuktikan bahwa NasDem tidak memandang tinggi-rendah derajat seseorang, semua sama. Begitu juga dengan Oka Gunastawa duduk sejajar dengan kader lainnya, karena di Partai NasDem semua kader dididik untuk merakyat agar mampu melayani masyarakat tanpa pandang bulu. Dalam orasinya, Caleg DPR-RI Dapil Bali dari Partai NasDem nomor urut 1 ini menyampaikan, pertemuan di pantai tersebut merupakan penyatuan jiwa raga dengan bumi pertiwi. Ini memiliki makna bertemunya kekuatan Bhuana Agung dan Bhuana Alit, yang diharapkan memberikan suatu spirit perjuangan dalam rangka menghadapi pencoblosan pada 17 April mendatang. ‘’Menyatunya jiwa kita dengan pertiwi ini penting karena hari ini kita mendeklarasikan sebuah semangat, spirit perjuangan untuk Persada Indonesia. Kita mencintai Indonesia ini, kita mencintai

Kesehatan

Pendidikan

DPRD Badung. Dia pun pernah menyabet Indonesia Leader Achievement Award. Menurut panglingsir/tokoh masyarakat Legian Wayan Widana, Sabtu (30/3), Puspa Negara pantas dan layak menjadi wakil Kuta di DPRD Badung periode ini. ‘’Masyarakat Kecamatan Kuta harusnya semakin cerdas menentukan wakilnya. Jangan hanya karena tergiur pragmatisme (pemberian sesuatu), hoaks dan intimidasi, masyarakat menjadi goyah,’’ tegasnya. Widana menambahkan, Puspa Negara tidak pernah memberikan sesuatu, tetapi justru melakukan sesuatu untuk masyarakat tanpa pamrih dan tanpa pilih kasih. Itulah jiwa sosial tinggi yang sesungguhnya harus dimiliki seorang wakil rakyat. ‘’Hampir semua warga Kecamatan Kuta kenal dengan sosok Puspa Negara. Sekarang saatnya mantapkan jiwa dan memilih Puspa Negara demi kemajuan dan keberlanjutan pembangunan Kuta secara

tanah air kita dan kita mencintai bumi pertiwi kita. Karena itu kita tidak akan main–main dalam melakukan upaya pemenangan dan pencoblosan pada 17 April,’’ ujarnya dengan suara lantang. Dalam acara yang dikemas dengan konsep mengangkat kekayaan budaya Jembrana itu, Oka Gunastawa menyampaikan kebimbangannya akan masa depan Indonesia. Pada pemilihan presiden pada 2019 adalah pemilihan presiden yang

berbeda dengan sebelumnya. Dulu saat pemilu, masyarakat merayakan dan mencari cara untuk mendapatkan seorang pemimpin terbaik untuk negeri. Tetapi hari kini suasananya berbeda, seakan–akan hari ini kita tidak sedang lagi mencari seorang pemimpin negara, tetapi seolah–olah dihadapkan pada satu pertarungan ideologi. Ada kelompok–kelompok tertentu yang membidik proses perjalanan mencari presiden ini untuk memperjuangkan agar

SEMATKAN PIN - Oka Gunastawa menyematkan pin pada tim Jembrana yang bertugas mengawal kemenangan Capres Jokowi dan Cawapres Ma’ruf Amin.

ideologinya muncul dan diresapi masyarakat. ‘’Ini membuat hati kita sedih, membuat hati kita menangis dan saya yakin persada bumi pertiwi Indonesia juga merasakan kesedihan hati kita, karena Pancasila kembali dipertanyakan sebagai ideologi bangsa kita dan ini tidak boleh terjadi lagi,’’ tegasnya. Ia tidak ingin orang–orang kembali mendiskusikan ideologi bangsa kita karena itu sudah selesai puluhan tahun yang lalu. Baginya tidak ada cara apa pun untuk kembali mengusik dan mendiskusikan bahkan apalagi ada niatan, keinginan, dan upaya–upaya untuk mengganti Pancasila dengan ideologi lain. ‘’Jadi inilah warna pemilihan presiden kita kali ini dan inilah warna pemilihan para wakil rakyat kali ini. Oleh karena itu tidak ada tawar-menawar lagi, negosiasi apa pun bagi siapa pun yang berani menawarkan ideologi lain, sekaligus ingin mengganti Pancasila,’’ pekiknya. Maka instruksi Ketua Umum Partai NasDem, khususnya Kecamatan Pekutatan, Jembrana harus berani menjadi garda terdepan Pancasila, bahwa Pancasila adalah ideologi satu satunya dan tidak ada ideologi lain lagi di Indonesia ini. (may)

Ida Bagus Nyoman Rai

Banyak Penuhi Aspirasi Masyarakat Gianyar

LIMA tahun menjabat di Gedung DPRD Gianyar, Ida Bagus Nyoman Rai, S.H., M.H. sudah banyak memenuhi aspirasi masyarakat di Gumi Seni ini. Politisi asal Kelurahan Gianyar ini juga dikenal paling vokal terhadap eksekutif bila menyangkut pemenuhan hak dan kebutuhan masyarakat meliputi pendidikan, kesehatan, olahraga, infrastrukt u r serta penunjang kes-

ejahteraan lainnya. Saat di eksekutif, pria yang akrab sapaan Gus Rai ini pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, Kepala Kesbang, Asisten II Setda Ginyar, Asisten III Setda Gianyar, hingga terakhir kepala Bappeda Gianyar. Saat menjadi Kepala Bappeda Gianyar, Gus Rai menyukseskan program Paras Paros. ‘’Program waktu itu desa diberikan pagu dana, jadi mereka yang mengelola. Rata-rata waktu itu dua miliar rupiah per kecamatan,’’ terang Gus Rai. Khususnya di Desa Adat Gianyar, sejak lama Gus Rai mendapat kepercayaan dan dukungan penuh. ‘’Karena dipercaya masyarakat sebagai ketua panitia, jadi sejumlah pembangunan tempat suci sudah diselesaikan,’’ ucap Ketua Saba Desa Adat Gianyar ini. Sementara itu dalam bidang sepak bola, ia bekerja keras menakhodai pembangunan Stadion Kapten Wayan Dipta. Selain itu membawa Persegi melejit ke divisi utama. Gus Rai juga cukup lama menjadi Ketua Kalatnas Perisai Diri (PD) Cabang Gianyar. Ia bahkan sukses selama dua periode menjabat sebagai Ketua Harian KONI Gianyar.

Pengabdian lima tahun ke depan Caleg DPRD Gianyar dari Partai Gerindra Dapil I nomor urut 1 ini akan fokus dalam program pembangunan kualitas generasi muda. Hal ini dilakukan dengan mengalokasikan jatah bansos di beberapa OPD untuk pengembangan generasi muda. ‘’ Alokasi ini bisa diarahkan dengan program di Dinas Tenaga Kerja, atau OPD lain,’’ jelasnya. Gus Rai juga akan memberikan perlindungan terhadap pedagang di pasar tradisional, dengan kembali menyuarakan moratorium toko modern. Hal ini dilakukan agar lebih menggeliatkan ekonomi di desa, dengan mengangkat pasar tradisional di masing-masing desa. ‘’Makanya pasar desa ini akan diperkuat,’’ katanya. Sektor pendidikan, Gus Rai juga berencana menambah SMP negeri di Kecamatan Gianyar. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan pendidikan negeri untuk semua siswa. ‘’Di wilayah Kelurahan Beng ada salah satu sekolah dasar yang bisa diregrouping, untuk selanjutnya dijadikan SMP negeri yang baru,’’ tandasnya. (nik)

men, pemberangkatan utamanya tujuan negara Jepang (dimagangkan) selama tiga tahun lamanya. Martina Sumaryati, S.H. tidak berhenti sampai di sini. Untuk itulah ibu ini ikut sebagai calon DPRD Bali Dapil 9 Gianyar dari PDI Perjuangan nomor urut 6. ‘’Kami mohon dukungan dan doa restunya kepada halayak (masyarakat) apabila kami dipercaya menjadi DPRD Bali, kami memiliki programprogram yang akan diperjuangkan untuk masyarakat pada umumnya,’’ katanya. Program itu di antaranya menjadikan masyarakat sejahtera yang berkeadilan, memperjuangkan pendidikan, kesehatan, papan, sandang, pangan, dan bansos, memperjuangkan pendidikan milenial harus (S1) dari berbagai jurusan, memperjuangkan menyantuni penduduk Bali yang meninggal dunia sebanyak Rp 5.000.000 (lima juta rupiah). Selain itu, juga memperjuangkan menyantuni penganggur dewasa bergulir sebesar UMR setempat, namun setelah bekerja akan ditarik kembali dan digulir kepada yang lainnya, dan memperjuangkan pengiriman calon tenaga kerja ke luar negeri, utamanya Jepang, Australia, Inggris, dan lain-lain. (ara)

Martina Sumaryati, S.H., Caleg DPRD Bali Dapil Gianyar PDI Perjuangan nomor urut 6.

Martina Sumaryati: Bagaimana Cetakannya, Begitu Juga Hasilnya

M A RTI N A Sumaryati, S.H., mantan instruktur MTU aneka kerajinan BLK Denpasar, yang pernah juga bertugas di BLK Jambi dari tahun 1980 sampai sekarang di BLK Denpasar. Lingkup perannya dalam bidang kerajinan tangan baik menjahit maupun bordir maupun aneka kerajinan yang lain. Perihal inovatifnya tidak diragukan lagi, sebagai pengajar mencetak anak didik selalu berhasil dalam bidang yang diajarkannya. Selalu berpikir, belajar dan kerja untuk orang banyak bahkan di lingkungannya tinggal di Banjar Bunutan Desa Kedewatan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. Sekarang Martina bersama Drs. I Wayan Surim yang merupakan suaminya mendirikan Yayasan Dwipayana Cipta Karya. Pemuda-pemudi Bali dapat dididik di yayasan ini selama enam bulan lamanya. Setelah lulus dilanjutkan pengurusan doku-


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 1 April 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu