Skip to main content

Edisi Sabtu 1 Pebruari 2020 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

12 HALAMAN

NOMOR 165 TAHUN KE 72

Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

Sabtu paing, 1 Februari 2020

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

‘’Fogging’’ Swadaya

Hujan Lebat Videotron Mati

Tersangka Ganja Dikirim ke RSJ

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai meningkat di wilayah Gianyar. Warga kesulitan untuk memperoleh layanan fogging. Seperti di Banjar Dentiyis, Batuan, warga setempat harus melakukan fogging secara swadaya untuk mengantisipasi merebaknya wabah penyakit tersebut.

Para pengunjung Monumen Puputan Klungkung tak dapat menikmati media promosi program pemerintah daerah, yang selama ini ditayangkan dalam layar LED videotron. Sebab, setelah diguyur hujan, videotron tersebut mati.

Satu dari delapan tersangka kasus ganja dilayar ke Rumah Sakit Jiwa Bangli. Tersangka I Gede Juliada Negara (31) asal Desa Dangintukadaya, Jembrana itu mengalami depresi berat sehingga mendapatkan penanganan khusus.

GIANYAR | HAL. 6

Karya Agung Pangurip Gumi

Jembatan pun Harus ’’Dibersihkan’’ dari PEngiring

KLUNGKUNG | HAL. 7

PAMELASTIAN serangkaian Karya Agung Pangurip Gumi, Jumat (31/1) kemarin memasuki hari ketiga. Rute yang ditempuh dari Pura Pusah Tabanan sampai Pura Bale Agung Tengkudak, Penebel. Ada peman-

dangan menarik ketika iringiringan melewati Sungai Yeh Empas. Ketika itu pamundut Ida Batara tak mau mamargi. Ternyata penyebabnya banyak krama pengiring yang menonton dari atas jembatan. Ketika jembatan itu ‘’dibersihkan’’

JEMBRANA | HAL. 11

dari krama, prosesi pun menjadi lancar kembali. Memasuki hari ketiga pamelastian serangkaian Karya Agung Pangurip Gumi di Pura Luhur Batukau, Jumat kemarin, berjalan lancar dan aman. Antusias krama pangiring seakan tidak pernah luntur. Mer-

eka tetap ngaturang ayah, mengingat karya agung ini memang tidak ada jadwal khusus kapan bisa kembali digelar, karena semua ini atas pawuwus Ida Batara Sesuhunan di salah satu Pura Sad Kahyangan Jagat di Bali. Hal. 11 Tetap Bersih

PANGURIP GUMI - Prosesi pamelastian serangkaian Karya Agung Pangurip Gumi, di Tabanan, Jumat (31/1) kemarin.

Kembangkan Vaksin Anti-Corona

Tiongkok Gandeng Moskow Moskow Lebih dari 200 orang meninggal akibat virus Corona di Wuhan, Tiongkok. Selain korban meninggal, ada 9.000 lebih warga yang diduga terpapar virus tersebut. Untuk menghentikan penyebaran virus tersebut, Rusia dan Tiongkok sedang bekerja sama mengembangkan vaksin. Beijing pun telah menyerahkan genom virus tersebut ke Moskow, sebuah misi diplomatik Rusia di Tiongkok mengatakan Rabu

(29/1). ‘’Para ahli di Rusia dan Tiongkok telah mulai mengembangkan vaksin,’’ demikian disampaikan Konsulat Rusia di Provinsi Guangzhou dalam pernyataan resminya, Rabu lalu. Pengembangan vaksin tersebut masih belum jelas apakah dikerjakan secara bersama atau terpisah, karena konsulat di Guangzhou belum dapat dimintai keterangannya. ‘’Tiongkok telah menyerahkan genom virus Corona ke Rusia,’’ kata Konsulat Rusia. (ant)

Harian Bisnis Bali Soal SPBU Curang Konsumen Pilih Diam Belum lama ini media sosial digegerkan dengan video viral kecurangan yang dilakukan petugas sebuah SPBU di Gianyar. Video tersebut kemudian mendapat tanggapan dari khalayak, lantaran memang kerap dialami oleh banyak orang. Kenapa konsumen memilih diam? www.bisnisbali.com

Harian DENPOST Kloset di Samping ’’Palinggih’’ Seorang warga di Kelurahan Kawan, Bangli, membangun kloset jongkok di samping palinggih Padmasana. Apa alasan pemilik membangun kloset di samping palinggih lengkap dengan bak airnya.

www.denpost.id

WNI di Wuhan Dijemput Hari Ini

Tiba di Indonesia Dikarantina 28 Hari

Ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang ada di kota Wuhan dan kota lain di Provinsi Hubei, Tiongkok rencananya akan dijemput Sabtu (1/2) hari ini. Setibanya di Indonesia, mereka tidak bisa langsung pulang untuk bertemu keluarga. Mereka akan dikarantina selama 28 hari untuk memastikan kesehatan mereka dan mencegah penularan virus Corona tipe baru.

U

ntuk proses penjemputan tersebut, Presiden Jokowi langsung memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengirimkan prajuritnya menjemput WNI yang berada di Kota Wuha n, P ro v insi H ub e i, Tiongkok. Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan opsi untuk proses evakuasi tersebut rencananya akan menggunakan pesawat milik TNI sejenis Hercules untuk sekali pemberangkatan, atau menggunakan pesawat sipil yang membutuhkan lebih dari satu kali pemberangkatan. Hal. 11 93 Mahasiswa EVAKUASI - Warga Prancis berada di atas pesawat evakuasi sebelum keberangkatan dari Bandara Wuhan, Jumat (31/1) pagi kemarin.

I Gusti Bagus Sugriwa

Menguatkan Vibrasi Membentuk SDM Hindu Unggul

Sang Peradaban Hindu di Bali

FIGUR I Gusti Bagus Sugriwa begitu melekat di relung hati masyarakat Hindu Bali dan Indonesia. Sosok yang dikenal luas sebagai tokoh panutan dan Bapak Peradaban Hindu ini memiliki rekam jejak yang patut dibentangkan dalam lembaran sejarah. Berpenampilan sederhana, dengan cita-cita melestarikan bahasa daerah dan agama Hindu di Bali menjadi karakteristik dari tokoh panutan kelahiran Bungkulan, Buleleng pada 4 Maret 1900 ini. Di Indonesia, I Gusti Bagus

Sugriwa merupakan sosok di balik diakuinya secara resmi agama Hindu oleh pemerintah. Perjuangan ini tentu bukanlah pekerjaan yang mudah. Berbagai aral ia hadapi hingga peradaban Hindu mendapat pengakuan resmi pemerintah Indonesia. Berbekal ilmu otodidak, I Gusti Bagus Sugriwa merambah dunia pendidikan dengan mengajar pada Sekolah Dasar di Desa Bungkulan, Buleleng. Kiprahnya di dunia pendidikan berlanjut dengan menjadi guru di Sekolah Rakyat di Desa

Jinengdalem, Buleleng pada 1921. Lalu menjadi Kepala Sekolah Vervogcshool di Kubutambahan pada 1935 dan sempat mengajar bahasa Jepang di sejumlah sekolah. Setahun pasca-Indonesia memproklamirkan Kemerdekaan, pada 1946 I Gusti

Bagus Sugriwa menjadi angota Dewan Perjuangan Republik Indonesia. Kepeduliannya terhadap kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah membuat dirinya ditangkap oleh Belanda pada 1948. Hal. 11 Anggota DPD

PENETAPAN Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar sebagai Universitas Hindu Negeri menjadi catatan sejarah penting bagi umat Hindu di Indonesia. Setelah menunggu cukup panjang, harapan umat Hindu untuk memiliki universitas negeri akhirnya terpenuhi. Memiliki universitas negeri berarti momentum meningkatkan kualitas dan intelektualitas sumber daya manusia umat Hindu. Muaranya adalah manusia Hindu yang memiliki keunggulan dalam persaingan global saat ini. Rektor IHDN Denpasar Prof.

Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengaku bahagia dan bersyukur. Sebab, IHDN Denpasar dapat meningkat statusnya menjadi universitas. Perpres Nomor 20/2020 yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi ini menjadi momen bersejarah bagi umat Hindu untuk memiliki Universitas Hindu Negeri pertama di Indonesia. Tentu ini menandakan bahwa Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus kepada lembaga pendidikan Hindu di Bali untuk meningkatkan kualitas SDM-nya. Hal. 11 SDM Bali

Perguruan Tinggi Agama Hindu Negeri di Indonesia

Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa

STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Bali

STAHN Tampung Penyang Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Instititut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Gde Pudja Mataram, Nusa Tenggara Barat


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

FIGUR Mesti Disepakati DUGAAN adanya pemotongan upah pungut di salah satu OPD di lingkungan Pemprov Bali, mendapat respons dari anggota Dewan. Yang namanya pemotongan memang itu salah. Kecuali pemotongan yang dilakukan berdasarkan adanya kesepakatan. Kesepakatan yang dimaksud adalah antara pemotong dengan pihak dipotong. Tidak saja di OPD, pemotongan penghasilan juga terjadi di lingkungan DPRD Bali. Mulai dari pemotongan dana fraksi, dana arisan, suka duka, termasuk dana lainnya. Yang jelas pemotongan tersebut dilakukan berdasarkan kesepakatan. Demikian disampaikan anggota DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, ST., Jumat (31/1) kemarin. Terkait dengan adanya pemotongan upah pungut, yang menjadi ramai saat ini mungkin saja dikarenakan pola pemotongannya terindikasi tidak transparan. Dikatakannya, mestinya dana hak pegawai ditransfer utuh dulu ke setiap rekening, kemudian diberikan surat pemberitahuan atas pemotongan, kemudian mereka membayar dengan sendirinya. ‘’Jadi hal itu resmi pemotongannya,’’ katanya. Adhi Ardhana menilai kasus pemotongan ini sebenarnya suatu hal yang umum berlaku. Cuma karena pola pemungutannya yang berbeda sehingga menjadi kesalahan. (dar)

’’Running Text’’ Imigrasi Diserang ’’Hacker’’ Porno Denpasar (Bali Post) Running text Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Jumat (31/1) kemarin diduga diserang hacker. Runing text yang sebelumnya bertuliskan tentang pelayanan di Imigrasi, kemarin malah muncul tulisan tidak senonoh. Pantauan Bali Post, hingga pukul 12.00 Wita running text dengan kata-kata jorok itu masih menyala. Hacker itu mengaku bernama Evans. ‘’Loo Ko**** semua hehehe, Ko**** Hacked by Evans,’’ itulah tulisan elektronik berjalan di atas pintu masuk Imigrasi Denpasar. Pihak Imigrasi mengetahui running text-nya diserang hacker sekitar pukul 10.00 Wita. Pada pukul 11.56 Wita, teks itu masih menyala dan tulisan porno itu banyak dilihat masyarakat yang mengurus paspor. ‘’Tidak pantas kata-kata itu. Jorok,’’ jelas Elsa ditemui di deretan kursi pengunjung. Sementara pihak Imigrasi sekitar pukul 12.01 Wita sudah mematikan running text tersebut. Pihak Imigrasi tak habis pikir, hacker memasukkan kata porno dalam layar elektronik berjalan di atas pintu masuk pelayanan Imigrasi. Kata-kata itu baru diketahui sekitar pukul

10.00 Wita. Kasi Teknologi dan Informasi (Tikim) Rahmat Gunawan didampingi Kabag TU Agus Sudarsana mengatakan pihaknya sedang menyelidiki siapa itu Evans yang mengaku sebagai hacker. Selain penyelidikan internal, pihaknya juga akan membentuk tim guna menguak kasus hacker ini. Pihak Imigrasi juga berencana akan melaporkan kasus ini ke polisi. ‘’Tapi kita akan berkoordinasi dulu dengan pimpinan kami. Yang jelas, kami akan bentuk tim,’ jelas Rahmat Gunawan. Pihaknya belum bisa menjelaskan, apakah pelakunya orang dalam atau pihak eksternal. ‘’Yang jelas video hoax itu mengganggu dan meresahkan masyarakat. Entah bagaimana oknum itu bisa membuat kata-kata porno di running text,’’ ucap Agus Sudarsana. Sebelumnya di running text bertulis berjalan dengan kata ‘’Kami melayani dengan hati’’. Kasi Tikim Rahmat Gunawan meminta waktu untuk menguak siapa Evans tersebut. Termasuk melibatkan pihak eksternal. ‘’Kami akan rapatkan. Kami akan bentuk tim. Ini sudah pencemaran,’’ tegasnya. (kmb37)

Bali Post/rah

GARIS POLISI - TKP kebakaran dipasangi garis polisi. Kebakaran tersebut mengakibatkan satu orang tewas.

Dapur Terbakar Perempuan Disabilitas Tewas

Denpasar (Bali Post) -

Warga Jalan Gunung Kapur, Denpasar Barat, Jumat (31/1) kemarin pukul 07.00 Wita panik. Pasalnya, sebuah dapur warga di kawasan tersebut terbakar. Tragisnya, dalam kebakaran itu, karyawan usaha kue dan siomay, Nurul Khotimah (36), tewas terpanggang. Dia tidak bisa menyelamatkan diri karena salah satu kakinya tidak normal. ‘’Informasi karyawan lain bernama Roy, kaki kiri korban tidak normal. Tempat usaha itu milik Piter Lonator, umur 32 tahun,’’ kata sumber di TKP. Keterangan Nyoman Candrawati (40), karyawan di TKP, saat sedang memasak siomay

di dapur ternyata elpiji habis. Selanjutnya gas tersebut diganti oleh Hosibah. Saat itulah tercium bau dan tiba-tiba ada semburan api. ‘’Saat itulah datang korban dan langsung berupaya mengambil tabung gas untuk dimatikan,’’ ujarnya.

Hal sama disampaikan Hosibah (48). Saat dia mengganti tabung gas 3 kilogram ternyata bocor dan menyemburkan api. Korban datang mengambil tabung tersebut dengan maksud dipadamkan. Sedangkan karyawan lain me-

I.B. Gede Sidharta Putra

Bali Bisa Belajar dari Ceko Denpasar (Bali Post) Tahun 2019, sebanyak 20.000 wisatawan Ceko berkunjung ke Bali. Negara di Eropa Tengah ini juga kedatangan sekitar 100 juta turis dari berbagai negara. Dari sisi gross domestic product (GDP), Ceko juga mampu tumbuh 4-5 kali lipat. Bahkan dalam hal investasi keuangan, Ceko juga cukup baik, sehingga Bali bisa belajar dari Ceko. Demikian disampaikan Konsul Kehormatan Ceko untuk Bali dan Nusa Tenggara, I.B. Gede Sidharta Putra, Kamis (30/1) saat makan malam dengan Deputy Minister of Foreign Affairs of The Czech Republic Martin Smolek di Gria Gede Keniten. Pengukuhan sebagai Honorary Consul Ceko akan dilakukan Maret mendatang. Acara makan malam ini merupakan lanjutan dari peninjauan ke Kantor Konsulat Kehormatan Republik Ceko untuk Bali, NTB, dan NTT, di kawasan Resort Griya Santrian. Konsul Kehormatan Ceko yang juga Ketua Perhim-

punan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Denpasar, I.B. Gede Sidharta Putra, mengatakan dinobatkannya sebagai Honorary Consul Ceko pihaknya memiliki kewajiban menjaga hubungan baik antara dua negara, Ceko dan Indonesia khususnya Bali. ‘’Ada kesamaan antara Ceko dengan Bali. Kita samasama konsen dengan budaya. Budayanya sangat terproteksi dengan baik. Kita bisa belajar dari sana,’’ ujarnya. Ada 100 juta visitors ke Ceko, sedangkan ke Indonesia kurang dari 20 juta. Menurutnya, kunjungan wisata ini bisa dipromosikan bersama. Selain itu, investasi atau manajemen keuangan di Ceko juga bagus. ‘’Ini bisa menjadi challenge kita untuk bisa kita lakukan untuk UKM-UKM kita,’’ ujarnya. Sementara kunjungan wisatawan Ceko ke Bali tahun 2015 hanya 9.000, kemudian meningkat pada tahun 2019 menjadi 20.000 orang lewat Bandara Ngurah Rai. Dengan kemudahan orang Ceko ke Indonesia, khususnya ke Bali, ditambah GDP Ceko 4-5

kali lebih besar daripada Indonesia, potensi spendingnya untuk berwisata juga akan besar. Maka wisatawan Ceko bisa menjadi potensi pangsa pasar baru untuk Bali. ‘’Apalagi rata-rata lama tinggal orang Ceko 11-12 hari. Itu juga bisa kita edukasi bahwa mereka bukan 3-4 hari di sini, seperti regional market Singapura, Malaysia. Dari spending dan length of stay mereka adalah prospek dan emerging market yang harus kita garap,’’ bebernya. Deputy Minister Foreign Affairs of Czech, Martin Smolek, menyampaikan konsul kehormatan sangat dibutuhkan untuk menjaga hubungan baik antarnegara. Selain itu karena ada banyak kunjungan dari Praha ke Indonesia, begitu juga dari Indonesia ke Praha. Jumlah orang Ceko di Bali cukup tinggi. Lebih dari 20.000 orang yang datang langsung ke Bali. Dengan besarnya jumlah orang Ceko, sehingga ia memutuskan untuk mengundang konsulat kehormatan yang ada di wilayah

nyelamatkan diri. Api langsug besar dan membakar tubuh korban hingga tewas. Korban asal Sidoarjo, Jawa Timur ini, kerja di tempat usaha siomay sejak enamtahun. ‘’Baru satu tahun pindah ke sini (TKP). Korban tinggal di TKP,’’ ucapnya. Petugas Pemadam Kota Denpasar bergerak cepat memadamkan api. Dengan demikian api tidak merembet ke rumah lantai dua milik majikan korban. Si jago merah hanya melalap isi dapur. Mayat kor-

ban langsung dibawa ke rumah sakit. Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muh. Nurul Yaqin menyampaikan kasus ini ditangani Polsek Denbar dan masih dalam penyelidikan. (kmb36)

ini. ‘’Karena lebih banyak orang berarti lebih banyak kesulitan, kadang-kadang dalam melakukan perjalanan kerap mengalami ketidaknyamanan, sehingga bisa melayani warga kami,’’ ujarnya. Pada November tahun lalu saja ia memiliki sekitar sepuluh komite bersama antara Republik Ceko dan Indonesia. Di Ceko Republic, perdagan-

gan terus tumbuh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ‘’Jadi kita melihat Indonesia berpotensi besar dengan banyaknya perdagangan yang memungkinkan untuk terjalinnya bisnis, terutama Bali menjadi favorit di Republik Ceko. Tidak ada yang tahu bahwa Bali milik Indonesia tetapi setiap orang tahu Bali,’’ ungkapnya. (kmb42)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Bali Post/kmb42

FOTO BERSAMA - Dari kiri: Hermawan Kartajaya, Konsul Kehormatan Republik Ceko untuk Surabaya, Bali dan Nusa Tenggara Barat, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Deputy Minister Foreign Affairs of Czech Martin Smolek, Ketua PHRI Denpasar sekaligus Konsul Kehormatan Republik Ceko, Ambassador of the Czech Republic foto bersama.

Bali Post/kmb37

KETERANGAN - Kasi Tikim Rahmat Gunawan didampingi Kabag TU Agus Sudarsana memberikan keterangan pers, terkait hacker running text.

Tiga Tahun, Penerimaan PKB Tembus Rp4,2 Triliun

Denpasar (Bali Post) – Realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Bali selama tiga tahun terakhir mencapai Rp4,2 triliun lebih. Penerimaan PKB ini selama periode 2017 hingga 2019. Setiap tahunnya realisasi PKB terus mengalami peningkatan. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali I Made Santha melalui Kepala Subid Pajak Daerah I Ketut Sumardika, Jumat (31/1) kemarin, mengakui realisasi penerimaan PKB selama tiga tahun belakangan mengalami peningkatan. Dari data yang ada, tercatat ada 7 juta lebih kendaraan yang bayar pajak kendaraan selama tiga tahun.

Dari jumlah itu, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp4,2 triliun. UPT Denpasar realisasi PKB-nya mencapai Rp1,6 triliun dari 2,3 unit kendaraan. Disusul UPT Badung Rp1,01 triliun dari 1,5 juta kendaraan. Selanjutnya, UPT Klungkung Rp110 miliar dari 234 kendaraan, dan UPT Gianyar Rp420 miliar dengan 752 kendaraan. Sementara UPT Tabanan realisasi PKB-nya sebesar Rp351 miliar dengan 675 kendaraan. Selanjutnya UPT Karangasem Rp175 miliar dari 380 kendaraan. UPT Jembrana Rp148 miliar dari 332 kendaraan, dan Buleleng Rp 319 miliar dari 703 kendaraan. (kmb21)

Topik : CETAK SDM HINDU UNGGUL

Puncak HUT Ke-11 FKIK Unwar

Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang I FAKULTAS Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) kini telah memasuki usia 11 tahun. Puncak peringatan HUT ke-11 yang mengusung tema ‘’Melalui HUT Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa XI, Kita Tingkatkan Kualitas Kreativitas dan Eksistensi FKIK Unwar’’, akan dirayakan Sabtu (1/2) malam ini. Sebelumnya, serangkaian acara telah dilakukan. Di antaranya pembukaan HUT yang diisi dengan kegiatan senam, bazzar, dan Sport and Art Tournament (SPARTA) yang melibatkan seluruh civitas akademika FKIK Unwar pada Sabtu (18/1) lalu. Kegiatan dilanjutkan dengan Open House yang mengundang siswasiswi SMA se-Bali beserta orangtuanya pada Minggu (19/1) lalu, yang dihadiri kurang lebih 250 peserta. Saat itu para peserta diajak berkeliling melihat situasi pembelajaran di FKIK Unwar. Tujuannya untuk memperkenalkan FKIK Unwar kepada masyarakat, terutama kepada masyarakat yang memiliki minat untuk melanjutkan studi anaknya

di kedokteran. Selain itu, pada Senin (20/1) hingga Rabu (29/1) dilakukan berbagai pertandingan internal, seperti basket, voli, catur, tenis meja, game online (mobil legend), modern dance, musikalisasi puisi, band, dan tari tradisional. ‘’Puncak HUT akan kami lakukan Sabtu malam ini mengundang seluruh stakeholder yang mendukung

pembelajaran kami di FKIK Unwar. Istimewanya, kami ingin menampilkan kesederhanaan, namun tidak mengurangi makna eksistensi FKIK Unwar, karena tujuan utama kami kebersamaan,’’ ujar Ketua Panitia HUT ke11 yang juga Wakil Dekan II FKIK Unwar dr. Agus Santosa, Sp.THT-KL., MARS., Kamis (30/1). Ketua Promosi Peneri-

FKIK UNWAR - Dekan FKIK Unwar dr. IGN Anom Murdhana, Sp.FK. (2 dari kiri), didampingi Wakil Dekan I dr. I Wayan Darwata, MPH. (2 dari kanan), Wakil Dekan II FKIK Unwar dr. Agus Santosa, Sp.THTKL., MARS. (kanan) dan Wakil Dekan III FKIK Unwar dr. I Made Sarmadi, MARS.

maan Mahasiswa Baru FKIK Unwar yang juga Wakil Dekan III FKIK Unwar dr. I Made Sarmadi, MARS. mengatakan, setelah puncak HUT ke-11 FKIK Unwar membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru gelombang I tahun ajaran 2020/2021. Pendaftaran dibuka mulai 3 Februari 2020 hingga 21 Maret 2020. Ujian seleksi akan dilaksanakan 28 Maret 2020 berupa tes CBT & Kesehatan, 29 Maret 2020 tes psikologi, 11 April 2020 tes wawancara dan hasilnya diumumkan pada 16 April 2020. Sementara pendaftaran gelombang II akan dibuka pada 20 April 2020 - 24 Juni 2020. Tes seleksi CBT & Kesehatan akan dilaksanakan 27 Juni 2020, tes Psikologi pada 28 Juni 2020, tes wawancara pada 3 Juli 2020 dan hasilnya diumumkan pada 10 Juli 2020. Pendaftaran bisa dilakukan secara online di website: www.kedokteranwarmadewa.ac.id. ‘’Kuota kami tahun ini 150 orang mahasiswa baru, karena FKIK Unwar telah terakreditasi B. Nantinya mahasiswa baru akan menempati gedung FKIK Unwar baru

yang lebih representatif,’’ tandas dr. Made Sarmadi. Wakil Dekan I FKIK Unwar dr. I Wayan Darwata, MPH. menambahkan bahwa tingkat kelulusan first taker PSDP-FKIK Unwar dalam Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) dalam tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2017 sebesar 76,86 persen, tahun 2018 sebesar 83,01 persen, dan tahun 2019 sebesar 93,67 persen. Angka tersebut lebih tinggi dari persentase rata-rata nasional. Sedangkan khusus untuk OSCE (objective structured clinical examinaion) tingkat kelulusan dalam tiga tahun terakhir, yaitu 98,28 persen (2017), 98,11 persen (2018), dan 100 perseb pada tahun 2019 lalu. Persentase ini jauh di atas angka rata-rata nasional. Hingga saat ini FKIK Unwar telah memiliki 294 alumni dokter. ‘’Tingginya angka kelulusan tersebut tidak terlepas dari proses penerimaan mahasiswa baru yang seleksinya sangat ketat untuk mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas,’’ pungkasnya. (ad819)


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

Belajar Penerapan PPNSB

DPRD DKI Jakarta Kunjungi Badung

MENERIMA - Wabup Suiasa saat menerima DPRD DKI Jakarta serangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Badung, Jumat (31/1) kemarin.

SEBANYAK 20 anggota lintas komisi DPRD DKI Jakarta mengunjungi Kabupaten Badung, Jumat (31/1) kemarin. Kunjungan ini dalam rangka mendapatkan informasi dan masukan di bidang pemerintahan, perekonomian, keuangan, pembangunan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi A DPRD Provinsi DKI Gembong Warsono, S.IP., M.M. ini diterima di Ruang Pertemuan Nayaka Gosana III Puspem Badung. Kedatangan para wakil rakyat dari ibu kota negara RI tersebut disambut langsung oleh Wabup Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, I Made Ponda Wirawan,

Ni Putu Yunita Oktarini, beserta Forkopimda Kabupaten Badung. Gembong Warsono mengatakan, kedatangan timnya ke Badung untuk menimba ilmu kepada Kabupaten Badung di segala bidang. Mulai penataan infrastruktur, manajemen keuangan daerah, pendidikan, kesehatan, hingga kerukunan umat beragama. ‘’Jakarta duitnya gede, tapi tidak bisa seperti Badung yang PAD-nya jauh di bawah kita, kok enggak ngerti saya,’’ ujar Gembong. Gembong mengatakan, karakter Jakarta dan Badung secara sosiologis kurang lebih sama. Jakarta dan Badung sama-sama daerah yang menitikberatkan sektor jasa untuk PAD. Kedua daerah itu juga

sama-sama multikultur dan multietnis. Setelah mendapat ilmu dari Badung, para wakil rakyat itu akan menyampaikan kepada Pemerintah DKI. ‘’Kami ingin Jakarta bisa sesukses di Kabupaten Badung dalam menyejahterakan masyarakat, misalnya soal penataan utilitas terpadu, jaminan pendidikan, kesehatan, sosial maupun penerapan sistem penyimpanan pangan menggunakan teknologi CAS,’’ pungkas Gembong. Sementara itu, Wabup Suiasa memaparkan berbagai inovasi yang dijalankan Pemkab Badung merupakan penjabaran dari konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Dengan menetapkan kebi-

jakan unggulan yang asas kemanfaatannya sudah dirasakan secara maksimal oleh masyarakat Kabupaten Badung. Badung memang dikenal sebagai pelopor penerapan kebijakan PPNSB di Indonesia. Dimulai dari tahun 2016, masyarakat Kabupaten Badung mengalami perubahan yang signifikan, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan publik. Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Badung selalu terbuka untuk menerima kunjungan daerah lain dalam rangka studi komparatif terkait kebijakan maupun strategi pembangunan daerah guna meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. Pihaknya terbuka untuk memberikan

informasi terkait tata kelola pemerintahan, baik dari proses perencanaan penganggaran sampai tahap pelaksanaan atau eksekusi. Yang mana keberhasilan Kabupaten Badung dalam menerapkan konsep PPNSB yang berlandaskan Tri Hita Karana sudah diakui secara nasional dengan parameter yang jelas, sehingga banyak mendapatkan apresiasi. ‘’Untuk itu, kita mencoba menularkan semangat PPNSB ke daerah lain. Bagaimana Badung secara PAD jauh lebih kecil dari DKI Jakarta tetapi kita mampu lebih efektif dan efisien dalam hal pengelolaannya, sehingga kemanfaatannya sebesar-besarnya kita arahkan untuk menyejahterakan masyarakat,’’ jelas Suiasa. (ad837)

Nelayan yang Hilang di Perairan Nusa Dua Belum Ditemukan Mangupura (Bali Post) Pencarian nelayan yang hilang di perairan Nusa Dua dilanjutkan Jumat (31/1) kemarin. Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian sesuai dengan rencana pencarian dan pertolongan. Namun hingga sore kemarin korban belum berhasil ditemukan. Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada, S.E., M.AP., pencarian pada hari kedua kemarin tidak hanya dilakukan di tengah laut. Namun juga dilakukan penyisiran di sepanjang pantai yang ada di kawasan Pulau Serangan. Peralatan yang diturunkan untuk pencarian, yakni dua unit Rapid Deployment Land Sar Unit, satu unit truk angkut personel, satu unit Rib, satu unit speedboat

Polair Polda Bali dan peralatan komunikasi. Adapun unsur yang terlibat di hari kedua ini, yakni 14 personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bersama Dit. Samapta Polda Bali sebanyak empat personel, dari TNI-AL sebanyak dua orang, serta dukungan empat orang personel Polair Polda Bali dan Babinsa Desa Adat Tanjung Benoa, serta bantuan dari kelompok nelayan dan warga setempat. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang nelayan asal Desa Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Mohdar (62), dilaporkan belum kembali dari melaut. Ia pergi memancing gurita pada Rabu (29/1), sekitar pukul 08.00 Wita. Ia menggunakan sampan dengan dua kantir berwana putih biru menuju Perairan Nusa Dua. (kmb23)

SOSOK Jangan Panik SEBAGAI daerah pariwisata, Bali sangat riskan terhadap isu-isu kesehatan. Termasuk wabah virus Corona yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok. Namun masyarakat Bali diminta tidak panik berlebihan. Sampai saat ini Pulau Dewata terhitung masih sangat aman dari penyebaran virus tersebut. “Kemarin kan ada berita simpang-siur bahwa di Bali sudah terjangkit wabah Corona. Ini harus diluruskan, bahwa di Bali masih tahap sangat aman sekali. Di Indonesia satu pun sampai saat ini tidak ada positif virus Corona. Jadi, masyarakat jangan panik,” ujar anggota Komisi IX DPRRI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, saat mengecek kesiapan RSUP Sanglah mengantisipasi wabah virus Corona, Jumat (31/1) kemarin. Kendati demikian, wakil rakyat asal Buleleng ini meminta masyarakat wajib menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Misalnya, jika sedang batuk atau pilek agar memakai masker. Selain itu, mengonsumsi makanan sehat dan banyak minum air putih untuk mencegah virus. Secara teknis, Provinsi Bali dari Dinas Kesehatan, RSUP Sanglah dan Bandara Ngurah Rai sudah sangat siap menghadapi wabah virus Corona. “Simulasi-simulasi untuk antisipasi ke depan, ini juga sudah dilakukan oleh RS Sanglah menghadapi segala bentuk bencana. Baik menyangkut penyakit infeksi seperti Corona maupun menyangkut bencana-bencana yang lain sehingga RS Sanglah sangat siap,” tegasnya. Ia menambahkan, tidak banyak rumah sakit yang mau membuat ruangan khusus untuk isolasi penyakit menular, seperti Ruang Nusa Indah di RSUP Sanglah. Pasalnya, biayanya sangat mahal mencakup perawatan alat, pengolahan udara sebelum dibuang, biaya robot, hingga cuci tangan yang berbeda dari ruangan biasa. “Ini yang harus dikoordinasikan, bila perlu pemerintah daerah juga membantu. Walaupun ini RS vertikal, tapi yang dirawat kan orang Bali sehingga perlu perhatian juga,” jelas politisi PDI-P asal Busungbiu, Buleleng ini. (rin)

RUSAK - Kondisi salah satu ruangan di SDN 2 Tibubeneng yang mengalami kerusakan karena diterjang puting beliung.

Diterjang Puting Beliung

Plafon dan Atap SDN 2 Tibubeneng Rusak rusak. Pihaknya berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung segera melakukan kajian serta perbaikan. ‘’Yang perlu segera diperbaiki adalah lab serta Sanggar Pramuka karena ruangan tersebut untuk kegiatan lomba mewakili Bali di tingkat nasional.

Sukerti menambahkan, siswa yang sebelumnya menempati ruangan yang rusak untuk sementara digabung ke kelas lain, yakni di kelas VI B dan VI C. ‘’Mereka di sana dibagi separuh siswa yang di kelas VI A dibawa ke kelas VI B dan VI C. Saya rasa itu cukup untuk keadaan darurat seperti sekarang ini,’’ ujarnya. Camat Kuta Utara Putu Eka Permana yang ditemui saat meninjau lokasi mengakui pihaknya telah mel-

aporkan peristiwa tersebut. Bahkan pihak BPBD Badung telah melakukan pengecekan terhadap kerusakan yang terjadi. ‘’Dari pengecekan yang kami lakukan, sejumlah atapnya ada yang rusak. Kerusakan terparah di ruang belajar kelas VI A dan pihak sekolah telah mengambil langkah-langkah evakuasi siswa dan siswa dipindah sementara ke kelas lain yang dinilai aman untuk belajar,’’ tegasnya. (kmb27)

gunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, namun anggota DPRD asal Payangan Gianyar ini mengakui hal itu masih sebatas wacana. Di Bali banyak pegawai kontrak. Jika itu dihilangkan, tentu akan menimbulkan dampak yang tidak bagus bagi masyarakat. ”Jelas hal ini akan menimbulkan persoalan baru lagi,” katanya. Menurut Rai Warsa, pensiunan PNS setiap tahunnya mencapai ratusan orang. Jumlahnya hampir mencapai

enam ratusan orang. Hal ini patut dipertimbangkan kembali yang bisa diisi sementara oleh pegawai kontrak sebelum ada penggantinya. Dikatakan, tentunya hal itu harus melalui proses evaluasi terlebih dahulu. “Badan Kepegawaian harus melakukan evaluasi sesuai dengan kebutuhan. Kalau hasilnya mereka mempunyai standarisasi dan kemampuan, kenapa tidak dilakukan pertimbangan menjadi PNS/ASN. Mereka itu telah mengabdi dan

satu sisi kemampuan juga ada,” jelasnya. Terkait kesan pegawai kontrak yang ada kebanyakan titipan, Rai Warsa mengakui hal itu memang susah dihilangkan. Namun demi perubahan, hal itu harus berani diubah dan semuanya harus terbuka. Baik dalam melakukan penjaringan pegawai kontrak atau pegawai dengan nama lainnya yang mana pembayaran honornya diambil dari anggaran daerah. (kmb16)

Mangupura (Bali Post) – Angin puting beliung menerjang Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Kamis (30/1) lalu. Bencana alam yang diperkirakan terjadi pukul 17.30 Wita ini mengakibatkan plafon dan atap sekolah rusak. Kepala SDN 2 Tibubeneng Ni Nengah Sukerti mengungkapkan angin kencang disertai hujan deras terjadi usai para siswa pulang sekolah, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. ‘’Saat itu hujan lebat dan angin bertiup kencang. Syukurnya muridmurid sudah pulang seko-

lah pada pukul 15.00 Wita, sedangkan kami para guru pulang pukul 16.00 Wita,’’ ujar Sukerti, Jumat (31/1) kemarin. Menurut Sukerti, bencana alam tersebut mengakibatkan dua ruangan kelas, yakni ruang belajar kelas VI A dan lab, serta Sanggar Pramuka

Susah Hilangkan Pegawai Kontrak Denpasar (Bali Post) Menghilangkan pegawai kontrak di lingkungan pemerintahan daerah sangat susah. Keterbatasan anggaran daerah dan kekurangan tenaga berstatus CPNS, menjadi salah satu pertimbangan se-

hingga masih adanya pegawai kontrak di sejumlah OPD. Anggota DPRD Provinsi Bali I Made Rai Warsa mengatakan hal itu, Jumat (31/1) kemarin. Meskipun ada wacana penghapusan pegawai kontrak dari Menteri Pendaya-

Dirut RSD Mangusada Jelaskan Pembagian Jaspel Sesuai dengan Perbup BERKAITAN dengan jasa pelayanan (jaspel) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung, Direktur Rumah Sakit Daerah Mangusada dr. Ketut Japa, Jumat (31/1) kemarin menjelaskan riwayat pemberian jaspel di hadapan awak media di Puspem Badung. Didampingi Kabag Humas Setda Kabupaten Badung Made Suardita serta dari manajemen RSD di antaranya Kabid Pelayanan dr. Made Nurija, Ketua Tim Remunerasi dr. Wayan Suda, Sp.B., Sekretaris I Suka Duka Tahun 2018-2021 I Ketut Buana Yasa, Sekretaris I Suka Duka Tahun 2015-2018 I Ketut Astawa, Komite Keperawatan Oka Wasuda serta Kasubag Sunprog Keuangan dan Akuntansi Ketut Indrawan. Dokter

Japa memaparkan kronologi sistem pembagian jasa pelayanan telah dirumuskan oleh Tim Remunerasi RSUD Badung dan sudah berjalan sejak lama, yaitu tahun 2011 dengan landasan yuridis berupa Peraturan Bupati Badung Nomor 54 Tahun 2011 tentang Sistem Remunerasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Badung yang mengatur distribusi jaspel untuk direktur, manajemen, dan fungsional. Selanjutnya, dikatakan, seiring penerapan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), di mana Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Program JKN dalam lampiran halaman 39, disebutkan besaran jaspel di Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat Lanjut berkisar 30-50

persen. Lebih lanjut disampaikan dalam Perbup Badung Nomor 54 Tahun 2011, Bab IV pasal 8 sudah disebutkan distribusi dari jaspel tersebut, baik untuk direktur, manajemen, serta staf fungsional, dan diperbarui dengan kesepakatan bersama antara manajemen dengan staf fungsional, serta kepala ruangan tanggal 13 Februari 2014 untuk me-review distribusi dari jaspel tersebut, dan diberlakukan mulai saat itu. Selanjutnya, tanggal 4 Juli 2014 keluar keputusan Direktur RSUD Badung yang menetapkan besaran jaspel JKN adalah sebesar 40 persen dari besaran pendapatan JKN. Hasil review kesepakatan pada tanggal 13 Februari 2014, diperkuat dengan Perbup Nomor 72 Tahun 2019 tentang Remunerasi RSD

Mangusada. Terkait dengan adanya potongan pada jaspel terhadap pegawai, dr. Japa mengatakan bahwa hal tersebut berdasarkan kesepakatan melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) Suka Duka Pegawai RSUD Kabupaten Badung pada hari Selasa tanggal 23 Desember 2014, di mana waktu itu salah satu kesepakatannya berbunyi, untuk kegiatan suka duka, selain dana awal maka akan ada kontribusi secara rutin salah satunya dari jasa pelayanan (jaspel) rumah sakit. Kontribusi secara rutin dari jaspel rumah sakit kepada pegawai besarannya tidak mengikat tapi berdasarkan data sebesar Rp1.500 setiap keluarnya jaspel. ‘’Dengan teknis pencairan, daftar penerimaan disusun ses-

JASPEL - Direktur Rumah Sakit Daerah Mangusada dr. Ketut Japa didampingi Kabag Humas Setda Kabupaten Badung Made Suardita menjelaskan riwayat pemberian jaspel di hadapan awak media di Puspem Badung, Jumat (31/1) kemarin. uai perbup dan ditandatangani oleh masing-masing penerima selanjutnya dipotong baru kemudian ditransfer ke rekening masing-masing. Hasil pemotongan disetor ke Bendahara Suka Duka,’’ jelas dr. Japa seraya mengatakan, potongan Rp1.500 itu semua ada bukti yang dipergunakan untuk suka-duka, seperti dana kematian, orang menikah dan lainnya. Terkait dengan jumlah jas-

pel yang diterima berasal dari tiga sumber, yakni jaspel dari JKN dengan nilai lebih besar dari Rp3 miliar, dari KBS yang dibagi dalam 6 bulan dengan besaran Rp1 miliar lebih, serta jaspel umum per bulan rata-rata Rp500 juta - Rp600 juta yang dibagi kepada 1.063 pegawai. Ke depan, dr. Japa mengatakan, berdasarkan rapat antara manajemen dengan fungsional yang dilaksanakan

beberapa hari yang lalu, disepakati dua hal, yaitu pertama membentuk tim remunerasi baru dan yang kedua melaksanakan studi banding ke rumah sakit lain tentang hal-hal rumah sakit yang perlu diperbaiki dan dipertahankan. Dengan demikian, dr. Japa berharap pembagian jaspel ke depan tidak menimbulkan polemik serta diterima secara adil dan proporsional. (ad838)


Sabtu Paing, 1 Februari 2020 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Masyarakat Harus Mampu Mandiri KITA prihatin mendengar dunia demikian terguncang oleh merebak virus Corona jenis baru yang mematikan. Virus Corona baru ini menyebar mulai dari Wuhan, Tiongkok dan dalam waktu singkat sudah mencapai Kanada dan Prancis. Asia Tenggara seperti Thailand dan Malaysia sudah terkena. Indonesia masih belum, sejauh apa yang diutarakan oleh pemerintah. Kita harapkan agar virus ini tidak menyebar di Indonesia. Lebih bagus lagi kita harapkan agar segera ada vaksin untuk mengobati mereka yang terjangkit oleh virus jenis baru ini. Konon menurut pemberitaan, virus ini bermula terjangkit pada hewan dan menular antarhewan saja. Tetapi karena perubahan lingkungan, tiba-tiba saja menyebar dari hewan menuju manusia dan akhirnya menyebar antarmanusia. Manusia benar-benar terancam oleh virus ini dan semakin banyak saja penyakit dari hewan yang dapat menyebar kepada manusia. Sebelumnya adalah flu burung yang menyebar dari unggas. Indonesia sudah kena penyebaran ini dan bahkan Bali juga sudah terkena. Jika dilihat dari sisi filosofi, seharusnya manusia yang mendiami bumi sudah harus paham dengan kondisi ini. Mereka tidak harus lagi berperang, saling berebut lahan, apalagi kemudian saling mengusir orang. Manusia tidak boleh lagi merasa unggul, baik dengan alasan ras, agama maupun golongan tertentu. Kenyataannya virus sudah menyebar dan tidak dapat ditangkal oleh kemampuan otak manusia. Di masa lalu, penyakit AIDS telah mengguncang manusia, merenggut banyak nyawa termasuk para pesohor. Alangkah lamanya ditemukan obat untuk menangkalnya, bahkan hingga sekarang sekitar empat dekade setelah AIDS ditemukan, masih juga belum ada obat untuk menyembuhkan. Juga ada virus ebola yang mengguncang dunia sekitar setengah dekade yang lalu. Toh semuanya itu masih belum mampu ditemukan obatnya oleh manusia. Karena itulah seharusnya perang dan konflik itu dihentikan dan digantikan dengan kolaborasi untuk membuat obat dan menghentikan berbagai penyakit baru tersebut. Kembali kepada konteks virus Corona tipe baru ini, kita apresiasi sikap dan tindakan pemerintah Indonesia yang cepat mengambil tindakan. Kita apresiasi dipersiapkannya rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia, juga dengan diperbaikinya fasilitas untuk pasien. Juga kita lihat sigap dengan petugas di bandara. Semua ini merupakan sikap sigap yang memang harus dilakukan oleh pemerintah untuk meindungi masyarakat. Tugas pemerintah salah satunya adalah melindungi warga Indonesia. Namun, memberikan beban terlalu banyak kepada pemerintah tidaklah adil. Sudah waktunya masyarakat mempunyai inisiatif mandiri demi mencegah penularan penyakit ini. Konon kalau dilihat dari berbagai pemberitaan di media massa, termasuk media sosial, pencegahan itu memerlukan disiplin dan konsistensi diri. Tidak lain untuk itu adalah kebersihan lingkungan dan kebersihan keluarga. Diharapkan, masyarakat haruslah mampu menyimak berita itu dan kemudian melaksanakannya tanpa harus menunggu perintah dari pemerintah. Di samping itu, tentu saja juga ada tindakan ilmiah untuk mengetahui perkembangan virus ini. Maka, perguruan tinggi haruslah membuat langkah maju untuk melakukan penelitian. Tidak usah terlalu mengejar target muluk-muluk. Satu penelitian yang mampu mengungkap misteri penyebaran virus Corona tipe baru ini, pasti akan membuat nama perguruan tinggi meroket.

POJOK Kasus DB merebak, warga di Gianyar lakukan fogging secara swadaya. - Terlambat kalau tunggu APBD. *** Kurang anggaran, penyemprotan kandang babi belum maksimal. - Lagi-lagi soal APBD. *** Presiden Jokowi perintahkan TNI jemput ratusan warga di Wuhan, Tiongkok. - Jangan tunggu anggaran.

Awasi Ketat Dana Desa Adat

PENCAIRAN bantuan Pemprov Bali senilai Rp300 juta untuk masing-masing desa adat sudah dilakukan. Bahkan per 28 Januari lalu, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah terbit untuk 682 dari 1.493 desa adat di Provinsi Bali. Tentu saja wujud komitmen Gubernur Wayan Koster dalam memperkuat peranan desa adat ini disambut positif krama Bali. Sebab, dengan adanya peningkatan bantuan, peluang pemberdayaan desa adat akan lebih besar. Potensi yang selama ini belum tergarap baik di bidang parahyangan, palemahan dan pawongan, bisa mulai mendapat perhatian serius. Namun di balik itu semua, ada kekhawatiran jika dana sebesar itu tidak dapat dikelola dengan baik. Netizen mengungkapkan kekhawatiran tersebut di postingan berita terkait di akun Facebook @balipost. Netizen berharap prajuru desa adat bisa profesional mengelola dana. Pemanfaatan dana agar tepat sasaran dan sesuai perencanaan. Dalam hal ini, krama desa adat diharapkan berpartisipasi aktif dalam mengawasi dari perencanaan hingga penggunaan dana. Tentu saja aparat penegak hukum dan pemerintah mengambil peranan penting dalam hal pembinaan hingga penindakan. Berikut beberapa komentar netizen. Made Gandi Dana desa adat sudah cair semoga bisa dipergunakan untuk kepentingan adat itu sendiri dan meringankan beban masyarakatnya. Putu Wardana Semoga bersih dari korupsi. Lourenzo Rihulay Hati-hati biar tepat sasaran, jangan lirik kiri-kanan, jalan lurus menuju masa depan. Ketut Darmika Semoga diproduktifkan. Dewa Ardana Benar, semua tahu.

masyarakat

harus

Yandee Suarjana Semoga tidak ada yang namanya OTT lagi. Kadek Sena Dana cair tapi masih ada memungut sumbangan. Bagaimana kalau begini? Supaya bisa dilaporkan. Widarta Made Sekarang sudah boleh desa adat melakukan pungutan. Itu bukan pungli. Jika desa adat kekurangan dana, mari kita bersama-sama membantu. Mengenai dana yang sudah cair, itu sudah ada pos-posnya. Biasanya kalau ada pungutan, itu sudah diputuskan di paruman sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Kalau tidak ada keputusan paruman adat, itu biasanya pungli. Subamia Wayan Semakin maju desa dan semakin banyak punya deposito, tentu semakin sejahtera

Yan Alih’e Semoga tidak korupsi.

warga adatnya. Tentu tidak akan ada lagi keserakahan dan ketidakadilan kerena kepentingan. Beban yang dirasakan masyarakat akan mulai terbantu. Tut Wid Dana desa adat sudah cair, kami berharap ada pengawasan yang ketat tentang penggunaan dana desa adat tersebut. Jangan pengawas hanya memeriksa laporan di atas kertas. Pengawas harus turun mengecek secara rutin kegiatan yang dibiayai dengan dana desa adat. Jangan sampai masyarakat hanya dengar berita ada dana, tapi begitu ada kegiatan di masyarakat masih tetap mapeturunan. Sangat berharap sekali pengawas lebih proaktif untuk mengecek kegiatan yang diselenggarakan. Ada asap pasti ada api, ada komen pasti ada kejadian. Nyoman Jhonny Kalau menurut saya, sulit melakukan

pengawasan apalagi oleh masyarakat. Sebab, masyarakat tidak punya data mengenai kapan, tanggal berapa, jam berapa, tahun berapa dan berapa jumlah uang yang diterima oleh bendesa. Yang punya itu kan cuma bendesa saja. Mana masyarakat bisa ikut mengawasi. Coba berani sibuk lagi sedikit, setiap desa yang dapat dana ada tim yang memasang baliho. Di baliho itu ada data berapa dana diterima dan keterangan lainnya, baru bisa masyarakat ikut mengawasi. Kadek Sena Kalau dana desa sudah cair tolong diberitahukan kepada masyarakat desa setempat. Selenggarakan rapat dan undang tim Saber Pungli. Krama desa supaya tahu untuk apa saja dana sebesar itu. Sekalian supaya masyarakat tahu yang mana saja yang namanya pungli. Adi Kusuma Bagus Mantap, desa adat dibesarkan.

Pendidikan

Rektor Unud Luncurkan Mata Kuliah Online ’’Digital Society’’ MENJAWAB tantangan era digital ini, Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). meluncurkan mata kuliah online atau daring yaitu mata kuliah ‘’Digital Society’’, Jumat (31/1) kemarin. Acara peluncurannya berlangsung di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran. Mata kuliah ini diharapkan akan memberikan suasana baru kepada mahasiswa, di mana mahasiswa bisa belajar di mana saja, kapan saja, dengan berbagai ragam media pembelajaran, serta materi yang bervariasi dalam bentuk video, teks, slide, online book, dan sebagainya. Menurut Rektor Raka Sudewi didampingi Wakil Rektor Unud Bidang Akademik Prof. Dr. Nyoman Gde Antara, ‘’merdeka belajar’’ akan melahirkan kemerdekaan berpikir mahasiswa Unud. Terutama dalam menghasilkan kreativitas dan inovasi mereka dalam bentuk proyek sederhana yang menjawab target dari Sustainable Development Goals (SDGs) PBB dan relevan dengan bidang studi mereka. ‘’Melalui mata kuliah online ini, kami berusaha memberikan pengalaman belajar baru kepada mahasiswa Unud yaitu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bahagia yang sejalan dengan konsep Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yaitu ‘Merdeka Belajar’ di kampus,’’ kata Rektor di sela

peluncuran didampingi Koordinator Digital Society Ir. Linawati, M.Eng.Sc., Ph.D. Dikatakannya, inovasi proyek ini dikerjakan berkelompok dari berbagai disiplin ilmu, untuk melatih mahasiswa mampu berkolaborasi dalam memecahkan masalah. Melalui mata kuliah ‘’Digital Society’’ ini, diupayakan mahasiswa memiliki skill baru yang diperlukan oleh industri di era digital seperti kemampuan menganalisis kritis, dan kemampuan berpikir komputasi. ‘’Kami percaya bahwa mata kuliah ini juga akan memberikan dampak kepada mahasiswa Unud yaitu membekali mereka dengan literasi digital, literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia. Karena mahasiswa akan mempelajari 12 topik yang dibutuhkan di masa depan, seperti budaya digital, komunikasi digital, coding dan pemrograman, internet, cloud computing, internet of things, artificial intelligent, big data, cyber security awareness, digital ethics, digital policy, dan digital leadership. Dengan demikian diharapkan akan melahirkan talenta-talenta digital di Unud,’’ harapnya. Oleh karena online maka monitoring dan evaluasi mampu dilakukan dengan mudah dan cepat oleh sistem. Dengan demikian standar dan mutu pembelajaran akan bisa ditingkatkan. Ruang kelas konvensional sudah tidak diperlukan, karena mata kuliah ini akan diikuti oleh 2.000 mahasiswa

Digital Society - Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K., (tiga kiri) saat meluncurkan mata kuliah online atau daring yaitu mata kuliah Digital Society, Jumat (31/1) kemarin. dari 3.500 pendaftar pada Februari 2020 (OASE) yaitu http://oase.unud.ac.id. Diskusi ini. Semester berikutnya, mata kuliah ini dan tatap muka tetap dilaksanakan, namun ditargetkan akan diikuti 7.000 mahasiswa melalui sarana video conference yang bisa baru Unud. diakses oleh seturuh mahasiswa secara Mata kuliah ini bisa diakses pada portal serentak melalui gadget masing-masing. Online Academic Service for Elearning (ad826)

Prodi Manajemen FEBP Unhi Gelar Debat Antarperguruan Tinggi Se-Bali UNTUK pertama kalinya Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (FEBP) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar lomba debat antaruniversitas se-Bali. Tujuannya untuk meningkatkan dan memperluas jaringan, serta edukasi khususnya dalam manajemen marketing. Lomba yang mengambil tema ‘’Improving Marketing Strategis as a Manifestasion of The Industrial Revolution 4.0 to Face Global Competition and Strengthening the National Economy’’, Jumat (31/1) kemarin diselenggarakan di lantai tiga Aula Unhi Denpasar. Kaprodi Manajemen FEBP Unhi I Wayan Suartina, S.E., M.M. menjelaskan, acara dimaksud adalah Unhi Economy Management Competition Tingkat Perguruan Tinggi se-Bali. ‘’Salah satu tujuan debat ini adalah bagaimana teori yang didapatkan mahasiswa itu di pergu-

ruan tinggi, khususnya ilmu manajemen, mampu diaplikasikan dalam kenyataan kehidupan sehari-hari,’’ ujar Wayan Suartina. Dia menambahkan, atas dasar itulah Prodi Manajemen FEBP Unhi berinisiatif mengundang perguruan tinggi se-Bali untuk turut serta dalam kompetisi ini. Dalam lomba ini, ada sekitar 10 universitas dengan 20 tim (kelompok) yang ikut andil dalam debat marketing tersebut. ‘’Ya, yang kita garap adalah soal pemasaran atau marketing, terutama 4.0. Karena penekanan kita di dunia nyata,’’ tegasnya kembali. Secara teknis, sambung Suartina, pihaknya juga sudah mengumpulkan para dosen yang mempunyai keahlian di bidangnya. Dosen inilah diharapkan membina tim, sehingga ilmu yang mereka dapat betul-betul bisa diaplikasikan di masyarakat. Ke depan, selaku pimpinan

prodi, Suartina berharap para dosen yang membidangi, atau mempunyai keahlian, ikut berkesinambungan membina mahasiswa, sehingga di masyarakat nantinya mereka bisa diterima. Artinya antara teori dan aplikasi di lapangan bisa dikompetensikan. Selain melibatkan akademisi internal, dalam lomba debat ini Kaprodi FEBP juga melibatkan praktisi. ‘’Jadi, tujuan yang kita harapkan antara teori dan praktik menjadi nyambung,’’ katanya kembali. Ke depan, selaku Kaprodi, dia berharap acara debat marketing ini bisa dilakukan secara berkelanjutan, sehingga antarmahasiwa bisa tukar pikiran dan adu argumen menuju pemikiran yang berkualitas. ‘’Sehingga prodi manajemen, khususnya bidang pemasaran kita dapat tingkatkan. Ke depan, juga bisa lakukan debat, tentu dengan tema berbeda,’’ tandas Suartina. (ad820)

Kaprodi Manajemen FEBP Unhi I Wayan Suartina, S.E., M.M.

Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita. Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Diah Dewi Redaktur Eksekutif: Parwata Koordinator Liputan: Nyoman Winata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

Sepanjang Jalur ’’Budal Melasti’’ Warga Persembahkan Canang dan Konsumsi

Tabanan (Bali Post) – Umat Hindu di sepanjang jalur budal prosesi Pamelastian Karya Agung Pangurip Gumi mempersiapkan canang meraka. Persembahan canang meraka itu dihaturkan untuk menyambut Ida Batara yang rauh saking melasti. Canang meraka ini disiapkan tiap-tiap KK dan ditempatkan di sanggah penjor di depan rumah masing-masing. Seperti di Banjar Buruan Klod, Desa Buruan, Kecamatan Penebel, selain canang, warga juga menyiapkan konsumsi untuk pangiring melasti. Warga

setempat, Gusti Ayu Murtiani, Jumat (31/1) kemarin mengungkapkan, sebelumnya atau saat Ida Batara mamargi melasti, warga telah ngaturang pejati untuk manguningang Karya Pangurip Gumi. Semua persembahan yang dihaturkan itu untuk ritual sekaligus keperluan pangiring saat melasti. Warga dengan tulus ikhlas menghaturkan persembahan itu. ‘’Warga penuh suka cita ngayah demi kesuksesan Karya Agung Pangurip Gumi di Pura Luhur Batukau,’’ ujar Gusti Ayu Murtiani. (eka)

MENYIAPKAN - Seorang warga menyiapkan canang di sanggah penjor.

Alami Patah Tulang

Ekonomi RAT KPN Pradnya Kerthi

Salurkan Kredit Melanjutkan Studi dengan Bunga Minimal KOPERASI Pegawai Negeri Pradnya Kerthi LLDikti Wilayah VIII melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), Jumat (31/1) kemarin. Ribuan anggota koperasi hadir mengikuti RAT tahun buku yang berakhir 31 Desember 2019. Ketua KPN Pradnya Kerthi Prof. Dr. Ida Bagus Gede Udiyana, S.E., M.Si.Ak. mengatakan, RAT adalah wadah pertanggungjawaban kepada anggota yang saat ini jumlahnya meningkat secara signifikan terutama dari dosen yayasan. Pada RAT itu dibahas tentang kinerja keuangan KPN Pradnya Kerthi tahun 2019. Selain itu, pengurus juga menyampaikan program kerja terkait kepentingan anggota. ‘’Strategi kita sekarang bagaimana kepentingan anggota itu diutamakan. Bukan hanya terkait kepentingan laba saja, tetapi kepentingan anggota selain menyangkut kesejahteraannya termasuk juga pendidikannya,’’ jelasnya. Program kerja tersebut perlu dilakukan, mengingat saat ini dosen harus minimal berpendidikan doktor (S-3), karena jenjang pendidikan tertinggi menentukan karier dosen selanjutnya. Bendahara KPN Pradnya

Kerthi Dr. Putu Kepramareni, S.E., M.M. menambahkan, program kerja ke depan tidak hanya menghasilkan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang tinggi. Tetapi juga peningkatkan kesejahteraan anggota yang notabene lebih banyak dosen. ‘’Jadi, dalam program kerja ini kami memberikan kredit dengan bunga rendah untuk membantu para dosen nanti melanjutkan studi atau pengembangan kompetensinya yang lain,’’ bebernya. Dengan demikian, KPN Pradnya Kerthi tetap fokus memberikan pinjaman dana dengan suku bunga yang seminimal mungkin. Tahun buku 2019, ia bersyukur tetap mampu meraih kinerja yang baik. Laba yang diperoleh tahun 2019 sebesar Rp688 juta dengan aset mencapai Rp10 miliar. ‘’Untuk SHU kami mempunyai rancangan berbeda. Kami sangat memperhatikan dosen pada akhir masa pensiun mereka. Karena itu SHU kami kumpulkan dulu di KPN ini. Kemudian SHU kami bagikan ketika para dosen pensiun, sehingga ada bekal mereka saat pensiun nanti,’’ jelasnya. Pembina KPN Pradnya Kerthi LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. Drs. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. meminta anggota berkontribusi aktif

dalam memajukan koperasi. Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian adalah jumlah dosen yang akan pensiun tahun 2022–2023 yaitu sebanyak 400 orang. Sehingga jumlah anggota yang saat ini berjumlah 1.640 orang, menjadi berkurang nyaris sepertiganya. Untuk itu anggota perlu memikirkan strategi mencari anggota baru. Bahkan datang ke setiap kampus di Bali menawarkan menjadi anggota KPN Pradnya Kerthi. Strategi kedua yang ia cetuskan untuk memajukan koperasi adalah menurunkan suku bunga agar peminatnya semakin banyak. ‘’Toh juga milik kita,’’ tandasnya. Potensi pertama yang bisa disalurkan adalah kredit untuk seluruh dosen-dosen muda yang jumlahnya mencapai 8.000-an. Tentunya mereka ingin melanjutkan ke jenjang sekolah lebih tinggi, sehingga kredit bisa disalurkan pada market ini. ‘’Visi misi koperasi ini kan menyejahterakan anggota. Jadi impact-nya harus secara langsung dan jelas,’’ harapnya Perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar mengumumkan KPN Pradnya Kerthi termasuk kategori sehat dengan skor 81,75. (ad348)

Pengiring Melasti Karya Pangurip Gumi Dioperasi Tabanan (Bali Post) -

Pengiring melasti Karya Pangurip Gumi, Wayan Sugandi (54), yang mengalami patah tulang saat mengikuti prosesi melasti di Pura Luhur Tanah Lot pada Kamis (30/1), menjalani operasi di BRSU Tabanan, Jumat (31/1) kemarin. Secara umum kondisi pasien baik dan sadar. Pasien mengalami patah tulang pada pangkal paha kiri dan juga pergelangan tangan kirinya. Wadir Pelayanan Medis BRSU Tabanan dr. Ni Luh Gede Sukardiasih mengatakan, saat tiba di rumah sakit kondisi kesadaran pasien baik. Untuk patah tulangnya memerlukan operasi penyambungan dan pemasangan pen. ‘’Jadi tidak bisa ditangani hanya menggunakan gips saja. Harus operasi untuk menyambungkan kembali tulangnya yang patah. Tetapi secara umum kondisi pasien bagus. Tidak ada cedera kepala dan perdarahan dalam akibat jatuh,’’ ujarnya. P ut r i p e r t a m a W a y a n Sugandi, Handayani (30), saat ditemui di depan ruang operasi BRSU Tabanan mengaku tidak terlalu tahu detail kejadian jatuhnya sang ayah tercinta saat

prosesi melasti berlangsung di Pura Luhur Tanah Lot itu. ‘’Saya dapat telepon dari paman kalau ayah saya jatuh dari tebing ketinggian sekitar tujuh sampai delapan meter,’’ ujarnya. Sugandi sendiri merupakan Panyunggi di Pura Pucak Kedaton dan sudah ikut iringan melasti sejak tanggal 29 Januari, atau saat rombongan berangkat awal dari Pura Luhur Batukau. ‘’Sempat pulang saat iring-iringan tiba di Pura Puseh Tabanan. Kemudian besok paginya ikut lagi ngiring sampai di Pura Luhur Tanah Lot,’’ ujar Handayani. Sugandi sempat dilarikan ke RS Nyitdah dan kemudian dirujuk ke BRSU Tabanan, Kamis (30/1) malam.

Bali Post/san

MENUNGGU - Keluarga Wayan Sugandi (54) saat menunggu di depan ruang operasi BRSU Tabanan, Jumat (31/1) kemarin. Handayani mengatakan ayahnya menderita patah tulang pada bagian paha kiri dan pergelangan tangan kiri. ‘’Kalau di pergelangan tangan patahnya ada dua,’’ ujarnya.

Saat ditemui, lanjut Handayani, kondisi ayahnya sadar dan bisa diajak berkomunikasi. Sugandi kemudian masuk ruang operasi Jumat (31/1) pada pukul 08.00 Wita. (san)

Almarhum Bripka Made Arya

Anggota Sat Polair Dikenal Sangat Disiplin

ARAHAN ANGGOTA KOPERASI - Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar memberikan arahan pada anggota koperasi didampingi pengurus KPN Pradnya Kerthi.

Tangani Kasus Kematian Babi

Distan Rancang Anggaran Pembelian Disinfektan KEMATIAN babi berjumlah ratusan ekor di Kabupaten Tabanan dalam beberapa minggu terakhir ini menyebabkan Dinas Pertanian (Distan) Tabanan mengambil beberapa langkah antisipasi. Selain sosialisasi dan pembinaan ke peternak, Distan juga merancang anggaran pembelian disinfektan sebanyak 1.200 liter. Jumlah disinfektan ini dihitung sesuai kebutuhan ternak babi yang ada di Tabanan. Lalu bagaimanakah cara efektif untuk mengeliminir sebaran virus mematikan yang menyerang babi itu? Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana saat ditemui, Jumat (31/1) kemarin, mengatakan sebenarnya pihak Distan telah merancang anggaran pembelian disinfektan sebanyak 36 liter. Anggaran itu akan cair April 2020 mendatang. ‘’Anggaran ini dirancang sebelum adanya wabah, sehingga kami percepat pencairannya dari awalnya April 2020 menjadi dua minggu lagi,’’ ujarnya. Namun jumlah 36 liter disinfektan itu ternyata tidak mencukupi populasi babi yang ada di Tabanan. Saat ini populasi babi yang ada sebanyak 74.854 ekor. ‘’Dari hasil rapat dengan Komisi II DPRD Tabanan, kami disarankan mengajukan anggaran pembelian disinfektan ke pemda sesuai kebutuhan. Perhitungan sesuai kebutuhan sebanyak 1.200 liter dengan

anggaran sebesar Rp183 juta. Komisi II berjanji memperjuangkan ini,’’ ujar Budana. Sambil menunggu realisasi anggaran pembelian disinfektan sebanyak 1.200 liter ini, untuk mencegah terjadinya penularan penyakit lebih luas lagi, hemat Budana, pihaknya telah mengirimkan surat edaran ke setiap kecamatan. Surat edaran itu diteruskan ke masing-masing desa untuk menyosialisasikan cara pencegahan penularan dan penyebaran penyakit yang menyerang babi itu. Budana mengatakan agar peternak selalu menjaga kebersihan kandang babi. Jangan membuang bangkai babi ke sungai, tetapi babi yang mati itu baiknya dikubur. Kemudian orang keluar-masuk ke kandang harus juga dibatasi. Kebersihan kandang harus dijaga dan kesterilan bangsung-nya

serta jangan pernah menjual babi sakit. ‘’Ternyata masih ada peternak yang menjual babi yang kurang sehat. Harganya lebih murah dari babi sehat hidup yaitu Rp20.000 per kilogram dari harga Rp25.000 sampai Rp26.000 per kilogram hidup,’’ ujarnya. Dari data terakhir, diketahui sebanyak 537 ekor babi mati. Babi–babi yang mati itu dari Kecamatan Tabanan, Selemadeg, Kediri, Marga dan Penebel. Sementara babi yang dijual dalam kondisi kurang sehat sebanyak 244 ekor. Untuk babi yang mati semuanya memiliki ciri-ciri sama yaitu timbul bintik pada tubuh dan telinga bewarna biru keunguan dan kemudian keluar darah dari hidung serta kemaluan. Jarak sakit hingga kematian itu cuma dalam rentang tiga hari. Hingga saat ini penyebab kematian babi di Tabanan itu masih belum pasti. Sampel babi yang mati ini sudah dikirim dan diperiksa di Medan. ‘’Kami belum berani simpulkan penyebab kematian babi ini. Sampel masih dikirim ke Medan dan belum ada hasilnya,’’ ujarnya. (san)

MENINGGALNYA Bripka I Made Arya saat menunaikan tugas pengamanan melasti Karya Pangurip Gumi, Kamis (30/1) di Pura Luhur Tanah Lot, menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerja yang ditinggalkan. Dimata keluarga, Made Arya dipandang sebagai kepala keluarga pekerja keras dan sayang kepada keluarga dan kerabatnya. Di mata rekan kerjanya, almarhum Made Arya merupakan seorang anggota Sat Pol Air yang penuh dedikasi dan disiplin tinggi. Karena sifat inilah Made Arya tidak pernah menunjukkan jika dirinya menderita sakit, sehingga banyak yang terkejut ketika almarhum sakit dada kemudian terkena serangan jantung, usai menolong pangiring yang terpeleset dari tebing. Ni Luh Murtini (50), istri almarhum, ditemui di rumah duka di Banjar Malmundeh Desa Pandang Badung Kecamatan Kediri, mengatakan selama hidup suaminya tidak

Suasana rumah duka.

pernah mengeluh sakit dada apalagi sakit jantung. ‘’Selama ini suami saya terlihat sehatsehat saja. Sakitnya pun hanya paling batuk, pilek atau demam. Sama sekali tidak pernah mengeluh kepada saya kalau dadanya sakit, apalagi bilang jantungnya bermasalah,’’ ujar Murtini tampak sedih. Bisa jadi bapak tiga orang anak ini, kata Murtini, adalah pribadi sangat bijaksana, yang tidak ingin anak dan istrinya terbebani masalah pribadinya. Mungkin ini menjadi salah satu alasan Arya tidak mengeluhkan sakitnya. Keseharian Arya bekerja sebagai anggota Sat Polair. Sebelum bertugas di Bali, ia pernah menjadi anggota Sat Polair di Kalimantan Timur selama 12 tahun. ‘’Pertama kali tugas di Bali tahun 2008 di Pelabuhan Benoa. Kemudian dipindahkan ke Tabanan. Dia kadang bertugas di Bedugul atau di Tanah Lot. Jadwalnya berganti-ganti,’’ papar Murtini. Selain bekerja menjadi anggota Sat Polair,

Made Arya juga bekerja membuat batu bata di rumahnya, serta beternak ayam dan bebek. Sebelum berita duka itu dia terima, Murtini didatangi pertanda mulai tingkah laku sang suami yang memberikan uang pada anak lain. Hal itu lain dari kesehariannya. Dan sempat juga ada petir melintas di depan pintu dapur. ‘’Biasa sebelum pergi pasti ngasi bekel ke anak-anak. Ini tumben seperti mengkeb ngasinya. Kamis sore jam setengah enam ketika hujan lebat ada petir melintas di pintu dapur,’’ tutur Murtini. Pada pukul enam sore, Murtini mencoba menelepon Made Arya namun tidak diangkat. Ia menelpon jam itu karena biasanya sang suami sudah pulang. Namun tidak ada kecurigaan terlintas dan berpikir Made Arya masih sibuk menjaga keamanan jalannya melasti. Sampai pukul 21.00 Wita ia mendapatkan kabar suaminya meninggal dunia. ‘’Saya dan anak-anak shock

sekali. Terlebih anak-anak sangat manja dengan bapaknya,’’ ujar Murtini sedih. Rencananya Made Arya diaben Selasa (4/2) mendatang. Rekan kerja Made Arya, Dewa Nyoman Widnyana, mengatakan Made Arya adalah orang yang disiplin. Namun dia juga jenaka dan senang bercanda. Widnyana mengakui jika beberapa kali Made Arya mengeluh sakit pada dadanya. Teman-teman sekerja telah menyarankan untuk periksa ke dokter. Tetapi almarhum memilih dengan cara pijat tradisional. Pada Jumat (31/1), Kapolres Tabanan AKBP Agus Tri Waluyo., S.IK., M.H., datang melayat ke rumah duka. “Kami turut berduka cita sedalamdalamnya. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan dan keikhlasan menerima cobaan ini,” ujar Kapolres AKBP Agus Tri Waluyo. (san)


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

Kapolres Tekankan Pentingnya Latihan Beladiri

Gianyar (Bali Post) Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Adnyana, menekankan pentingnya latihan beladiri bagi anggota Polri. Bahkan perwira melati dua di pundaknya ini menggelar Beladiri Shorinji Kempo di GOR Kebo Iwa, Jumat (31/1) kemarin. Kegiatan itu diikuti 148 personel Polres

Gianyar. Ditemui usai latihan Shorinji Kempo, Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Adnyana menyampaikan kegiatan ini digelar untuk mengimplementasikan Commander Wish Kapolda Bali. Dikatakan, Polres Gianyar membuat terobosan kreatif dengan model 3B (Belajar, Berlatih dan

Bekerja). Ia juga menjabarkan pentingnya latihan beladiri bagi anggota Polri khususnya untuk menjaga k esehatan. “Selain menjaga kesehatan, beladiri juga berguna untuk melindungi diri dan orang lain khususnya dari ancaman kejahatan,” ujarnya.

Selain latihan, pada kesempatan itu juga diisi dengan pengenalan sejarah dan asal beladiri Shorinji Kempo, teknik beladiri Shorinji Kempo hingga pemberian materi dasar Beladiri Shorinji Kempo oleh Shinsei I Made Madiyasa selaku Dewan Guru Shorinji Kempo Pemprov Bali. (kmb35)

Bali Post/kmb35

BELAFIRI - Personel Polres Gianyar melakukan latihan beladiri di GOR Kebo Iwa, Jumat (31/1) kemarin.

DBD Merebak

Warga Gelar ’’Fogging’’ Secara Swadaya Gianyar (Bali Post) Memasuki musim hujan, kasus demam berdarah dengue (DBD) mulai meningkat di wilayah Gianyar. Ironisnya, warga justru kesulitan untuk memperoleh layanan fogging. Seperti di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Jumat (31/1) kemarin warga setempat harus melakukan fogging secara swadaya untuk mengantisipasi merebaknya wabah penyakit tersebut.

Bali Post/kmb35

FOGGING - Pelaksanaan fogging secara swadaya yang dilakukan di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Jumat (31/1) kemarin.

Tertimpa Pohon Tiang Listrik Roboh Gianyar (Bali Post) Hujan lebat yang terjadi, Kamis (30/1), memicu sejumlah bencana pohon tumbang. Salah satunya, pohon tumbang menutup akses jalan dan menimpa dan merobohkan sejumlah tiang listrik di Desa Kelusa, Kecamatan Payangan. Petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) Gianyar yang menerima laporan ini langsung melakukan penanganan hingga Jumat (31/1) dini hari kemarin. Manajer Unit Layanan Pengadaan (ULP) PLN Gianyar Billy Ramadhana membenarkan adanya pohon t um b a n g y a n g m e n i m p a

tiang listrik di Desa Kelusa. Dikatakan, jajarannya langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan. ‘’Untuk yang di Kelusa, kebetulan itu saya kawal hingga Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 Wita,’’ katanya. Menurut Billy Ramadhana, di lokasi tersebut ada satu tiang listrik yang patah tertimpa pohon dan dua tiang listrik miring. Penanganannya, pihaknya mengganti dua tiang listrik. ‘’Dua tiang dilakukan penggantian, karena satu tiang yang lama retak dan satu tiang dilakukan penyempurnaan,’’ katanya. Ia menegaskan, penan-

pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan abatisasi. Dikatakan, dua hal itu menjadi upaya yang paling efektif dalam memberantas sarang nyamuk. ‘’Peran serta masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk sangat diperlukan,’’ ujarnya. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Gianyar A.A. Anom Sukamawa menambahkan, petugas Puskesmas Sukawati sudah diminta untuk melakukan PE ke Banjar Dentiyis, Desa Batuan. ‘’Terkait kasus DBD di Banjar Dentiyis, sudah saya sampaikan kepada petugas puskesmes untuk PE terlebih dulu, lalu kita lihat jentiknya kepadatan berapa, di sekitar sana ada orang panas lagi atau tidak. Itu SOP penanganan DBD,’’ jelasnya. Apabila hal itu sudah dilakukan, katanya, hasil penyelidikan epidemologi itu kemudian diserahkan ke Diskes Gianyar. ‘’Atas dasar itu, apabila memenuhi persyaratan, Diskes akan menyiapkan jadwal fogging,’’ tegasnya. (kmb35)

OSIS SMK PGRI 4 Denpasar

ganan tiang listrik yang tertimpa pohon tumbang itu sudah selesai 100 Persen. Sementara di daerah lain belum ada tiang PLN yang terdampak akibat bencana pohon tumbang. ‘’Jaringan PLN yang terdampak hanya di Kelusa, daerah lain belum ada terdampak,’’ tegasnya. Akibat kejadian pohon tumbang itu, akses Jalan Raya Kelusa, Kecamatan Payangan sempat tertutup. Sebab, pohon itu tumbang hingga merobohkan tiga tiang listrik. Sejumlah pengendara yang saat itu berada di sekitar lokasi tidak berani melintas dan memilih untuk memutar arah. (kmb35)

Bali Post/nik

KREATIF - Siswa SMKN 1 Mas Ubud memanfaatkan botol plastik untuk pembuatan sofa dan produk kreatif lainnya. buatan produk kreatif dari bahan sampah plastik. Mulai dari plastik habis pakai, botol bekas dan plastik pembungkus kopi. Dikatakan, upaya penanganan sampah plastik mulai dari sekolah ini dinilai efektif untuk mendidik dan melatih generasi muda serta mengingatkan mereka terkait bahaya sampah plastik terhadap lingkungan. “Mulai dari sini kami bisa menumbuhkan kreativitas anak-anak untuk menyulap limbah plastik menjadi barang yang bermanfaat. Salah satunya adalah sofa yang menggunakan botol minuman plastik. Khusus pembuatan sofa, kemarin kami membuatnya pas liburan yang menghabiskan 80 sampai ratusan botol,” paparnya.

yang berjumlah 135 KK. Di samping fogging, pihaknya juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan. Termasuk menerjunkan kader jumantik untuk mengecek keberadaan jentik di rumah warga. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Gianyar dr. Ida Ayu Cahyani Widyawati mengaku segera melakukan pengecekan terkait kesulitan warga memperoleh pelayanan fogging. ‘’Segera akan saya cek,’’ katanya. Menurut Cahyani Widyawati, pihaknya hanya melakukan fogging jika ada indikasi DBD. Dikatakan, kasus yang positif tersebut harus didukung hasil Laboratorium Penyelidikan Epidemiologi (PE). Apabila ketentuan itu terpenuhi, maka dipastikan pihaknya akan melakukan fogging. ‘’Kalau memang ada indikasi, tanpa permintaan pasti akan kami fogging,’’ tegasnya. Cahyani Widyawati mengingatkan warga agar proaktif melakukan pencegahan DBD melalui kegiatan

Pendidikan

Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Bermanfaat

SISWA-SISWI Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Mas, Ubud mencoba menuangkan ide kreatif dengan memanfaatkan dan mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat. Mereka menyulap ragam sampah plastik menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi seperti sofa, meja, hingga tas belanja. Salah satu siswa, Ni Putu Eka Noviyantari, mengatakan pembuatan satu produk sofa berbahan sampah plastik membutuhkan waktu cukup lama. Bahkan dari pengumpulan bahan plastik memerlukan kurang lebih satu bulan, dan perakitan selama satu minggu. Selama proses itu, ia dibantu puluhan temannya. “Untuk proses pembuatan sofa kami di kelas XII Akuntansi 1 memerlukan waktu satu minggu untuk perakitan,” ujar Eka Noviyantari, Jumat (31/1) kemarin. Siswi yang juga ketua kelas ini menambahkan, proses perakitan sampah plastik itu membutuhkan ketelitian. Hal ini penting dilakukan agar perakitan antarbotol kuat dan seimbang. “Untuk perekatnya kami gunakan lakban bening untuk sofa. Selain sofa juga ada. Siswa-siswi dari kelas XII Akuntansi 2 membuat meja, dan kelas XII Akuntansi 3 membuat kursi. Semuanya menggunakan bahan limbah plastik,” ujarnya. Guru Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan Produktif Akuntansi SMKN 1 Mas, Ni Putu Erna Surim Virnayanthi, S.E., M.Pd., menerangkan di sekolahnya memang ada pem-

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus DBD sudah merebak di Banjar Dentiyis, Desa Batuan sejak beberapa pekan lalu. Bahkan empat warga banjar setempat secara beruntun terserang virus DBD. Keempatnya sempat dirawat di sejumlah rumah sakit terdekat. ‘’Kini kondisinya mulai membaik,’’ ujar Klian Banjar Dentiyis I Wayan Dira. Menurut Dira, pascadiketahui ada warga yang positif terjangkit DBD sudah dilakukan pengajuan fogging ke puskesmas. Namun hingga kini tidak kunjung terealisasi. Guna meredakan kekhawatiran warga, banjar setempat secara swadaya melakukan fogging Jumat pagi kemarin. ‘’Sejatinya kami sudah ajukan permohonan fogging ke puskesmas, tapi belum ada tanggapan. Akhirnya kami sepakat pelaksanaan fogging dibiayai secara swadaya,’’ jelasnya. Menurut Dira, fogging dilakukan mulai pukul 05.00 Wita dengan menyasar seluruh rumah warga

Selain sofa, kata Erna, juga ada produk kreatif lainnya yang diciptakan oleh anak didiknya. Mulai dari meja hingga tas belanja yang berbahan pembungkus kopi. Selain untuk dijual bagi pemesan, produk yang telah jadi kerap dipamerkan pada event tertentu. Salah satunya saat HUT Kota Gianyar. Menurut Erna, upaya ini akan terus dikembangkan, terlebih dapat mendukung program pemerintah saat ini yang mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Makanya para siswa yang mendapatkan mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan Produktif Akuntansi diarahkan membuat sebuah produk dari sampah plastik. (nik)

Gelar Fourgriska IT Competition Ke-11 dan Education Expo SATU-SATUNYA sekolah yang ajeg dan berkelanjutan menggelar lomba IT se-Bali adalah OSIS SMK PGRI 4 Denpasar alias Fourgriska. OSIS di sekolah ini kembali menyelenggarakan Fourgriska IT Competition (FITC). Jumat (31/1) kemarin, FITC ke-11 dibuka Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. bersama Ketua Kota PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. dan pengurus Komite Drs. I Ketut Antara, M.Ag. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar I Ketut Suarya mengungkapkan FITC tahun ini selain melombakan kategori word, exel, power point juga ada lomba story telling, serta digelar pameran pendidikan atau education expo yang diikuti 20 perguruan tinggi. Dikatakan, jumlah peserta terus mengalami kenaikan. Tahun ini FITC melibatkan 201 siswa dari 31 sekolah se-Bali. Makanya agenda ini selain untuk mengevaluasi pembinaan IT di SMP juga untuk memperkenalkan kampus Fourgriska yang berlokasi di Jalan Kebo Iwa Selatan. Menurut Suarya, Fourgriska IT Competition merupakan agenda OSIS SMK PGRI 4 Denpasar untuk memotivasi kreativitas dan minat generasi muda dalam mengaplikasi-

kan software, menuangkan gagasan, ide kreatif bidang IT. Penguatan bidang IT ajeg dilakukan di SMK PGRI 4 Denpasar, sebab ia meyakini untuk bisa bersaing di era global harus menguasai IT dan bahasa asing. Apalagi menghadapi dunia pendidikan di era revolusi industri 4.0. Di era ini negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat. Ia menambahkan, lomba story telling diadakan guna memperkuat kompetensi bahasa asing SDM Bali. Dua kompetensi ini, yakni menguasai IT dan bahasa asing kunci sukses SDM Bali memenangkan persaingan. Bahkan hal itu menjadi amanah mantan Gubernur Bali I.B. Mantra (alm). Suarya menegaskan, FITC ini sepenuhnya dikelola OSIS SMK PGRI 4 Denpasar bersama Fourgriska Technology Club. Peserta juga diperkenalkan lab hotel, laundry dan house keeping dari tiga program keahlian yang dibuka sekolah ini, yakni Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga, dan Multi Media (MM). Para juara disiapkan kursi gratis di sekolah ini. Selain itu, kata Suarya, sekolahnya juga terbuka digunakan oleh masyarakat Padangsambian baik untuk kegiatan pemuda maupun kegiatan PKK dalam bentuk

FITC - Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiadnyana didampingi Ketut Suarya dan Ketut Antara menyerahkan piala bergilir guna diperebutkan di FITC. pelatihan jasa boga. Hal ini dilakukan karena SMK PGRI 4 Denpasar juga menjadi milik masyarakat. Di usia ke-20 tahun, SMK PGRI 4 Denpasar sudah terakreditasi A. Tahun 2010, SMK PGRI 4 Denpasar sukses menjadi sekolah aliansi. Bahkan, sekolah ini dipercaya menjadi sekolah rujukan nasional dan sekolah kemitraan keluarga nasional. FITC ini diapresiasi positif oleh Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. Bahkan, dia mengatakan FITC menunjukkan SMK PGRI 4 Denpasar semakin meningkat kualitasnya. Ini berdampak pada lulusan yang profesional. SMK PGRI 4 Denpasar,

katanya, telah membuka ruang untuk berkompetensi. Untuk itu, jadikan event ini untuk mengukur kemampuan diri dan menjadi yang terbaik. Makanya dia menilai kreativitas warga SMK PGRI 4 Denpasar ini adalah bagian untuk mempersiapkan masa depan anak muda. ‘’Lomba IT ini pas digelar di era revolusi 4.0. Anak-anak yang pintar di IT dan Bahasa Inggris adalah jendela guna berkompetensi di dunia,’’ tegasnya. Ketua Komite SMK PGRI 4 Denpasar Drs. IGN Wiadnyana, M.M., M.Si. menambahkan, lomba ini adalah hasil kreativitas. Untuk itu, dia setuju ajang ini sarat dengan pendidikan karakter. (ad821)


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

Sidak Swalayan

Bupati Suwirta Ingatkan Pengelola Patuhi Aturan BUPATI Klungkung, I Nyoman Suwirta, bersama seluruh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Klungkung serta instansi terkait lainnya melakukan sidak ke swalayan. Sidak itu dilakukan sekaligus di tiga Kecamatan Klungkung daratan. Sidaknya bukan saja menyasar Indomaret juga ke Supermarket Inti, Cahaya Melati, Clayndys, Alfamart termasuk Pasar Umum Galiran, Jumat (31/1) pagi. Tujuan sidak tersebut, terkait melakukan cek berSIDAK - Bupati Suwirta saat sidak ke sejumlah toko modern di Klungkung.

bagai ketertiban iklan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), penjualan produk lokal, izin usaha harga penjualan barang, persediaan kebutuhan pokok, tas belanja dan juga ketertiban pemungutan sampah. Pada kesempatan itu, setelah keliling meninjau swalayan yang ada di Klungkung, menurut Bupati, keseluruhan swalayan dikatakan hampir sudah mematuhi peraturan yang diterapkan. Seperti penertiban Perda Iklan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan juga izin usahanya sebagian besar sudah diurus dengan baik. “Setelah saya keliling mengecek, rata-rata semua

swalayan sekarang sudah mematuhi peraturan penertiban iklan KTR ini. Namun sayangnya masih ada swalayan yang belum menjual produk lokal. Seperti beras dan saya sudah tugaskan agar masingmasing pengusaha ke depannya agar langsung menjual produk lokal,” tegas Bupati. Lebih lanjut, Bupati Suwirta menambahkan, selain itu agar masing-masing swalayan bisa mengisi label harga masing-masing barang yang dijual. Bupati juga mengingatkan para pedagang selalu menjaga kebersihan dengan baik. Terutama di depan swalayan harus disediakan tempat pemungutan sampah. “Mari bersama-sama selalu men-

jaga kebersihan ini dengan sebaik-baiknya,” harapnya. Terkait harga cabai lokal di pasar, sudah menurun karena ada cabai luar lebih murah. Namun harga bawang merah dan bawang putih mulai naik. Hal ini disebabkan sekarang ini mulai musim hujan. Menyikapi hal tersebut pihaknya terus berupaya lebih lanjut berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk menstabilkan harga barang. Bupati juga mengimbau agar para pedagang yang berjualan di pasar itu, bisa mematuhi peraturan, terutama pedangan yang berjualan memakai mobil pick-up, agar jangan sampai ada berjualan di areal parkir. (ad843)

PKK Dirikan Koperasi Konsumen Semarapura (Bali Post) Setiap lembaga di Kabupaten Klungkung memiliki banyak cara untuk memberdayakan masyarakatnya. Bahkan, lembaga seperti Tim Penggerak PKK juga tergerak memberdayakan masyarakat melalui gerakan koperasi. Tim Penggerak PKK membentuk Koperasi Konsumen. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, memimpin langsung pembentukan koperasi konsumen Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung. Ini sebagai pembentukan koperasi tercepat menurut Bupati yang 27 tahun berkecimpung di dunia perkoperasian ini. “Ini adalah pembentukan koperasi tercepat dan langsung memilih pengurusnya,” ujar Bupati Suwirta di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Jumat (31/1) sore kemarin.

Koperasi yang dibentuk ini, kata Bupati, tidak bergulat di bidang simpan pinjam, tetapi merupakan koperasi konsumen. Pihaknya ingin PKK Klungkung bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan untuk mengelola kolam ikan yang ada di sana. Dalam hal pemasaran hasil panen ikan, PKK juga diharapkan bisa melakukan kerja sama dengan pemilik rumah makan atau chatering di Kabupaten Klungkung. “Saya ingin PKK Klungkung mempunyai kelebihan dari koperasi yang lain. Koperasi ini saya harap dikelola orang-orang profesional,” pintanya. Ke depan, setelah mengelola kuliner, Bupati Suwirta berharap koperasi PKK bisa mengembangkan sayapnya dengan mengelola usaha yang lain. Seperti pengelo-

laan sampah plastik. Ini dilakukan bersama-sama dengan pemerintah menanggulangi permasalahan sampah khususnya sampah plastik di Kabupaten Klungkung. “Ke depan PKK harus berani keluar dengan mengelola usaha lain,” tambahnya seraya menyebutkan, mengelola koperasi itu diperlukan pengorbanan dan ketekunan. Kepengurusan koperasi konsumen PKK Kabupaten Klungkung dipegang langsung pengurus TP PKK Kabupaten Klungkung, seperti ketua, wakil ketua, sekretaris dan bendahara. Sementara manajer koperasi dipercayakan kepada salah satu anggota Pokja PKK Kabupaten Klungkung. Modal awalnya, semua anggota TP PKK Kabupaten Klungkung menyepakati mengeluarkan urunan sesuai kesepakatan bersama. (kmb31)

TAK BERFUNGSI - LED Videotron di depan Monumen Puputan Klungkung nampak tak berfungsi.

Hujan Lebat, Videotron Setengah Miliar Mati Semarapura (Bali Post) -

Para pengunjung Monumen Puputan Klungkung tak dapat menikmati media promosi program pemerintah daerah, yang selama ini ditayangkan dalam layar LED videotron. Sebab, setelah sepanjang hari diguyur hujan lebat, Kamis (30/1), layar besar yang menghadap ke timur tersebut mati total sejak Jumat (31/1) pagi kemarin. LED seharga setengah miliar ini pun sementara tidak bisa berfungsi. Pasalnya, harus diperbaiki pada bagian software-nya.

Bali Post/kmb31

PEMBENTUKAN KOPERASI - Anggota Tim Penggerak PKK saat hadir dalam pembentukan koperasi.

Bali Post/kmb31

Akibatnya, promosi kegiatan pemerintah daerah sementara tidak bisa dinikmati masyarakat. Pada hal, LED ini sangat efektif karena dapat dinikmati dari jauh, karena disokong layar cukup lebar. Setelah menjadi sorotan, Kadis Komunikasi dan Informasi Kabupaten Klungkung Wayan Parna sempat mengeceknya. Setelah dicek, penyebab LED videotron itu mati

karena ada perangkat lunaknya rusak. Perangkat lunak itu rusak gara-gara basah terkena air hujan. ‘’Ada kerusakan pada software timer-nya. Sekarang sedang diperbaiki. Masih diupayakan dicarikan alatnya, agar videotronnya kembali normal,’’ kata mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Klungkung ini. Pejabat asal Dusun Sidayu Nyuhaye, Desa Tak-

mung, Kecamatan Banjarangkan ini mengatakan, kerusakan seperti itu menjadi hal biasa, karena faktor dari luar. Dia mengatakan, sebelumnya LED videotron ini juga beberapa kali sempat mati, namun tidak lama karena bisa langsung diperbaiki. Kerusakan karena hujan lebat itu dikatakan perlu dicarikan solusinya, agar setelah diperbaiki, tidak kembali rusak. Meng-

ingat musim hujan masih akan berlanjut hingga akhir Februari nanti. Selama itu LED videotron itu difungsikan sebagai media sosialisasi tentang program-program pembangunan Pemkab Klungkung. LED videotron ini mulai dipasang di jantung kota Semarapura sejak tahun 2016. Total, videotron yang juga kerap dimanfaatkan untuk nonton bareng event tertentu ini, dipasang dengan menelan anggaran sebesar Rp550 juta lebih. ‘’Videotron ini satu-satunya yang ada di Klungkung. Belum ada rencana dipasang di tempat lain,’’ katanya. (kmb31)

Tuntaskan Paket Pekerjaan Fisik

Bupati Suwirta Minta OPD Jangan Takut Kerja BUPATI Klungkung, I Nyoman Suwirta, bergerak cepat memastikan seluruh sistem paket pekerjaan tahun 2020. Dia langsung mendatangi Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Klungkung. Bupati merasakan selama ini banyak OPD masih ‘’mencari aman’’ karena ketakutan berlebihan, sehingga banyak paket pekerjaan yang belum maju. Karena itu, Bupati mendorong agar OPD terkait tidak takut bekerja. Asalkan sudah sesuai regulasi yang mengaturnya. Lalu bagaimanakah kiat-kiat kinerja ideal harus dilakukan seorang pejabat penentu kebijakan di OPD agar agenda program yang didesain bisa optimal? Kehadiran Bupati Suwirta disambut Kabag Pengadaan Barang/Jasa, Ida Bagus Wirawan Adi Putra, dan seluruh anggota Kelompok Kerja (Pokja). Bupati mengingatkan Kabag Pengadaan

Barang/Jasa agar senantiasa berkoordinasi, baik dengan OPD terkait maupun pimpinan. Sehingga, apapun yang menjadi hambatan supaya segera tertangani dan pekerjaan yang direncanakan

dapat dikerjakan dan berjalan dengan baik. Bupati Suwirta membenarkan sejumlah kegiatan fisik di lapangan belum maju. Alasannya, memang harus konsultasi dengannya. Mengingat proyek tersebut merupakan murni ide Bupati Suwirta. Akibatnya, banyak dari pihak perencana harus berkonsultasi langsung kepada Bupati untuk proses pematangan lebih lanjut. Contohnya proyek Panggung Ceningan, Pelabuhan Segitiga Emas, Perbatasan Pesinggahan-Wates, dan beberapa proyek lainnya.

Bali Post/gik

PENGADAAN - Bupati Suwirta saat mendatangi Bagian Pengadaan Barang/Jasa.

‘’Februari ini sangat singkat. Untuk itu saya ingatkan agar secepatnya melakukan koordinasi dan konsultasi baik kepada saya, pihak perencana maupun OPD. OPD jangan justru cari aman,’’ ujar Bupati Suwirta, Jumat (31/1) kemarin, seraya mengingatkan agar berhati-hati terhadap rekanan yang sudah di-blacklist. Ida Bagus Wirawan mengatakan, tercatat 89 pa-

ket pekerjaan terdata pada SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) per hari Kamis (30/1). Paket pekerjaan yang sudah masuk ke Pokja ada 8 paket. Di antaranya 2 paket sudah ditandatangani dan 6 paket lainnya masih proses. Empat paket sudah berproses di antaranya paket Aula Polres Klungkung dan paket tempat berhias di lapangan Klungkung, paket Jalan

Tanglad – Wates serta DED Pasar Semarapura Blok D. Untuk pembangunan TK Gema Santi masih terkendala kekurangan lahan. Sehingga Januari belum masuk. Sedangkan paket pekerjaan penataan perbatasan Klungkung - Karangasem di Pantai Belatung, juga belum maju karena masih terjadi perbedaan persepsi letak tapal batas kabupaten. Beberapa pa-

ket pekerjaan juga dilaporkan belum maju karena menunggu koordinasi dan persetujuan langsung dari bupati. Contohnya, paket pekerjaan Pelabuhan Segitiga Emas dan Panggung Ceningan. Dia juga berharap seluruh kendala yang masih menghambat, segera dapat tertangani, sehingga seluruh paket pekerjaan fisik dapat segera dikerjakan. (gik)


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

Distan Kekurangan Anggaran Pengadaan Desinfektan

Penyemprotan Kandang Babi Belum Maksimal

Amlapura (Bali Post)Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Karangasem masih kekurangan anggaran untuk pengadaan desinfektan. Akibatnya, pelaksanaan penyemprotan kadang babi di sejumlah peternakan di wilayah Karangasem belum maksimal. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Karangasem, I Made Ari Susanta, mengatakan hal itu, Jumat (31/1) kemarin.

Bali Post/kmb41

BERSIHKAN KANDANG - Petugas Distan membersihkan kandang babi untuk mengantisipasi penyebaran virus ASF.

Menurut Ari Susanta, ketersediaan bahan spraying (penyemprotan) di Distan pada tahun anggaran 2020 ini memang masih terbatas, karena keterbatasan anggaran. Stok tahun lalu juga terbatas. “Kami mengimbau peternak babi

melengkapi dulu secara swadaya, di samping kami tetap memohon desinfektan. Pemkab Karangasem masih berupaya minta bantuan desinfektan ke Pemprov Bali,” ujarnya. Ari Susanta menambahkan, sampai saat ini belum

ditemukan adanya penyebaran virus Africa Swine Fever (ASF) di wilayah Karangasem. Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada seluruh peternak babi agar memperhatikan kebersihan kandang dan tidak sembarangan memilih

pakan untuk ternak babi. “Penyemprotan terus kami lakukan melalui petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di tiap kecamatan untuk mencegah kasus ASF ini. Kami juga meminta para peternak meningkatkan keamanan masing-masing. Para peternak diimbau tidak memasukkan babi baru yang diambil dari daerah terjangkit virus guna mencegah penyebaran virus ASF,” tegasnya. (kmb41)


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

PHDI Terima Laporan ’’Palinggih’’ Disandingkan dengan Kloset

Bangli (Bali Post) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bangli menerima laporan dari warga, terkait keberadaan bangunan palinggih yang disandingkan dengan kloset di dalam satu areal. Suatu yang aneh dan tak biasa itu dilaporkan berada di wilayah Kelurahan Kawan, Bangli dan Desa Bantang, Kintamani. Ketua PHDI Kabupaten Bangli Nyoman Sukra, Jumat (31/1) kemarin mengatakan, laporan tersebut sudah diterimanya beberapa waktu lalu. Dalam laporan tertulis itu, seorang warga menyatakan keberatan sekaligus prihatin dengan adanya penempatan kloset di samping palinggih. Warga tersebut menilai hal itu merupakan bentuk pelecehan simbol agama Hindu. Kare-

nanya warga meminta PHDI Bangli menyadarkan umat terutama mengenai simbolsimbol Hindu yang harus tetap dijaga kesuciannya. Sebagai tindak lanjut laporan itu, Sukra mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dan melakukan kajian bersama tim pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat (pakem). Tim Pakem terdiri beberapa lembaga, yakni Kejaksaan, Kepolisian, TNI, Badan Kesbangpol dan Departemen Agama. ‘’Kami teliti dan kami kaji apakah itu bentuk salah satu aliran. Ternyata belum tercatat,’’ ungkap Sukra. Bersama tim mengecek kebenaran informasi dari laporan tersebut di lapangan. Selain itu pihaknya mendata di mana saja hal seperti itu ada serta men-

cari tahu apa yang mendasari penempatan kloset di samping palinggih itu. Pihaknya bersama tim juga telah turun ke lapangan melakukan pendekatan dengan pemilik palinggih tersebut. ‘’Jadi kita tidak bisa ujugujug mengambil sikap. Kita harus bicara dulu. Karena kalau urusan agama kan ada kebebasannya, tetapi tidak bisa sebebas-bebasnya,’’ ujarnya. Berdasarkan hasil pendekatan yang telah dilakukannya, diketahui penempatan kloset di samping palinggih itu dilakukan pemiliknya atas dasar adanya pawisik. Penempatan kloset di samping palinggih itu merupakan bagian menjalankan sebuah aliran kepercayaan. Pemiliknya mempercayai penempatan kloset di samping palinggih itu merupakan sumber rezeki dan kemakmuran. Sukra mengatakan, secara etika agama Hindu, penempatan kloset bersanding dengan bangunan palinggih itu sangat tidak cocok. Dan hal itu tidak dibenarkan. Karena itu ia bersama tim telah meminta pemiliknya membongkar kloset tersebut dan menggantinya dengan barang lain yakni payuk. ‘’Etikanya dan estetikanya itu sudah melanggar dan menyinggung perasaan umat. Walaupun secara filosofi sesuai penjelasannya. Namun hal itu merupakan sesuatu yang luar biasa. Karena dianggap di sanalah sumber kehidupan, amerta, rezeki,’’ terangnya. Untuk meredam ketersinggungan orang lain, maka klosetnya diminta dibongkar diganti barang lain yang tidak menimbulkan ketersinggungan atau pelecehan. Sebagai tindak lanjut adanya hal aneh itu, pihaknya bersama tim Pakem kini sedang turun ke lapangan guna mengecek dan melakukan pendataan. Selanjutnya mereka itu diberikan pembinaan. ‘’Ini baru tindakan awal. Nanti ada tindakaan lanjutannya,’’ janji Sukra. (kmb40)

HUTAN pinus di wilayah Gelagahlinggah, Desa Kintamani kini menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kabupaten Bangli. Keindahan hutan dengan tumbuhan pinus berukuran besar itu, mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun turis mancanegara yang datang ke Bangli. Bagaimanakah ekspektasi kepada masyarakat petani khususnya yang mencari pakan sapi dalam upaya ikut bertanggung jawab menjaga hutan itu dengan baik?

itu. Setelah berkeliling meninjau potensi wisata di hutan tersebut, Bupati meminta OPD terkait mengenali dan mempromosikan hutan yang belakangan ini banyak dikunjungi wisatawan. Made Gianyar mengatakan pihaknya selama ini sangat mendukung kehadiran destinasi wisata baru di Kabupaten Bangli. Seperti hutan pinus di Gelagahlinggah ini. Menurutnya, untuk menjadi destinasi wisata yang bisa mendatangkan banyak wisatawan, tentu harus diimbangi peningkatan infrastuktur, seperti jalan-jalan setapak di sekitar hutan. Penambahan wahana anjungan di sekitar hutan, menurutnya, juga perlu ditingkatkan. Idealnya disesuaikan dengan minat wisatawan. Namun tetap harus memperhatikan kelestarian hutan. Desa adat dan desa dinas diharapkan menjalin sinergi dengan pihak kehuta-

nan, sehingga pengembangan hutan jadi destinasi wisata bisa dilakukan dengan baik. Kepala UPT KPH Bali Timur, I Made Warta, yang ikut hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi masyarakat Kintamani yang telah bersamasama menjaga hutan. Hutan merupakan sumber kehidupan. Terlebih lagi ketika hutan dimanfaatkan sebagai destinasi wisata. Tentunya akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar dan masyarakat Kabupaten Bangli secara umum. Made Warta juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga hutan itu tetap lestari. Masyarakat bisa saja menyabit rumput di hutan, asal jangan ada merusak hutan itu sendiri. Apalagi menebang pohon dijadikan bahan bangunan. “Karena jika merusak hutan itu ada pidananya. Pastinya bagi masyarakat yang menebang pohon di hutan,” tegasnya. (ina)

Bali Post/ist

KLOSET - Sebuah kloset ditempatkan di samping bangunan palinggih.

Bupati Ajak Pimpinan OPD Masuk ke Hutan Pinus

Rupanya tak hanya wisatawan, Bupati I Made Gianyar pun tertarik berkunjung ke hutan tersebut. Pada kegiatan Jumat Nikmat, Jumat (31/1) kemarin, Bupati mengajak sejumlah pimpinan OPD menikmati keindahan hutan pinus

Bali Post/ist

MASUK HUTAN - Bupati Bangli Made Gianyar mengajak sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Bangli masuk hutan pinus di Gelagahlinggah, Kintamani.

Kandungan Amonia dan Fosfat Tinggi

Penyebab Air Danau Batur Berubah Warna

Bangli (Bali Post) -

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli telah menguji sampel air Danau Batur dari beberapa titik, menyusul terjadinya perubahan warna air danau beberapa hari lalu. Dari hasil pengujian itu diketahui bahwa perubahan warna air danau itu disebabkan karena tingginya kandungan amonia dan fosfat pada air danau. Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli, Wayan Sarma, Jumat (31/1) kemarin mengatakan, perubahan warna air Danau Batur menjadi hijau secara fisik mulai terlihat Senin (27/1) sekitar pukul 09.00 Wita. Perubahan warna yang terjadi merata. Perubahan itu nyaris di seluruh permukaan danau. Kondisi itu, diakuinya, jarang terjadi di Danau Batur. ‘’Meski berubah warna. Namun tidak tercium bau belerang sebagaimana fenomena yang hampir terjadi setiap tahun, sekitar Juli-September,’’ kata Sarma. Atas adanya fenomena tersebut, dikatakan Sarma, beberapa jam setelah terjadinya perubahan warna danau, pihaknya kemudian mengambil tiga sampel air di tiga titik. Masing-masing di wilayah Seked, Buahan, dan Kedisan. Dari hasil uji lab, didapat hasil bahwa perubahan warga air terjadi karena kandungan amonia dan fospat tinggi. Secara teoretis, fosfat dan amonia itu merupakan nutrisi

yang dapat memicu tumbuhnya plankton (alga). Sehingga terjadi blooming alga yang mempengaruhi warna air menjadi hijau. Alga bersifat mengingat oksigen, sehingga pada kondisi yang lebih parah, dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen dalam air. Hal itu bukan saja dapat mengakibatkan kematian pada ikan, termasuk biota air. Sarma mengatakan hingga pagi kemarin, warna air Danau Batur belum normal. Namun kondisi itu disebutkan tidak menyebabkan kematian ataupun perubahan perilaku ikan di danau. Untuk mengantisipasi adanya kerugian yang dialami pembudi daya ikan

akibat fenomena itu, Dinas PKP Bangli telah mengimbau seluruh kelompok pembudi d a y a ikan

di Danau Batur. Para pembudi daya ikan itu diminta mewaspadai potensi semburan belerang dan overtun (upwelling) masa air pada dasar perairan menuju ke permukaan. Terutaama pada puncak musim hujan bulan Februari dan puncak musim dingin Juni hingga Agustus dengan cara meminimalisir kegiatan di KJA atau jika mungkin melakukan percepatan panen. (kmb40)

Pasar Seni Geopark Batur Diaktifkan Jadi Tempat Promosi IKM Bangli (Bali Post) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli memberikan sebagian bangunan pasar di lantai atas Pasar Seni Geopark Batur kepada Badan Pengelola Pariwisata Batur Unesco Global Geopark (BUGG) untuk dimanfaatkan sebagai kantor. Bekerja sama dengan Badan Pengelola, Disperindag berencana mengaktifkan pasar itu sebagai tempat promosi produk industri kecil menengah (IKM). “Untuk perencanaan itu kami mohon bantuan badan pengelola pariwisata Kintamani ikut mempromosikan produk IKM Kabupaten Bangli. Nanti bersama-sama badan pengelola, kami akan mencari produk ke pengerajin, melakukan pendekatan dengan teman-teman pengerajin supaya mau mempromosikan produknya di sana,” harap Kepala Disperindag Kabupaten Bangli, I Wayan Gunawan, Selasa (28/1) lalu. Terkait rencana tersebut saat ini diakuinya telah dilakukan persiapan-persiapan. Sebagaimana pantauan

Bali Post/kmb40

MEMBUAT SEKAT - Beberapa pekerja tampak sedang membuat sekat di lantai tiga Pasar Seni Geopark Batur, Kintamani. siang kemarin, bangunan lantai atas Pasar Seni Geopark Batur itu mulai dilakukan perbaikan dan disekat-sekat. Rencana Disperindag kata Gunawan, mempromosikan produk IKM di Pasar Seni Geopark Batur itu, bekerja sama dengan Badan Pengelola Pariwisata. Sejatinya rencana itu sudah ada sejak lama. Namun, aktionnya baru bisa terlaksana sekarang. Adapun produk IKM yang akan dipromosikan

di pasar itu, seperti aneka kerajinan bambu, kopi, dan lainnya. “Selama ini promosi produk IKM Bangli baru bisa dipromosikan lewat pameran di PKB, pameran di HUT Kota Bangli. Ke depan diharapkan bisa secara kontinuitas produk IKM Bangli bisa dipamerkan di sana,” jelasnya. Sebagaimana diketahui Pasar Seni Geopark Batur di Penelokan, Kintamani itu, dibangun Pemkab Bangli

dengan dana miliaran rupiah. Namun sejauh ini belum termanfaatkan secara optimal. Sejak beroperasi enam tahun lalu, keberadaan pasar itu sepi, hanya ada beberapa pedagang berjualan di lantai satu pasar itu. Sedangkan di lantai dua dan tiga pasar itu tampak kosong, sehingga pasar itu terkesan tidak terawat. Hal itu terlihat pada kondisi lantai pasar yang kotor dan berlumut. (kmb40)


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

Diproses, PAW Perbekel Desa Celukan Bawang

Bali Post/kmb38

DISERAHKAN - Puluhan balok kayu sonokeling yang diduga hasil pencurian di hutan lindung Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk diserahkan ke penyidik Satreskrim Polres Buleleng, Jumat (31/1) kemarin.

Kasus Pencurian Kayu Hutan

Barang Bukti Diserahkan ke Polres

Singaraja (Bali Post) -

Setelah dititip di Kejari Buleleng, barang bukti (BB) puluhan balok kayu sonokeling yang diduga ditebang di hutan lindung Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt diserahkan ke Polres Buleleng, Jumat (31/1) kemarin. Penyerahan BB dilakukan karena dugaan pencurian kayu hutan sudah dilaporkan ke Polres Buleleng. Selain melakukan penyelidikan, polisi sekarang fokus mengejar dua orang terduga pelaku yang dilaporkan. Kasubag Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa mengatakan barang bukti kayu ini diserahkan oleh Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf. Muhammad Windra Lisrianto. Penyerahan ini karena sesuai prosedur hukum dan perundang-undangan pihak Polri berwenang menindak pelaku. Selain itu, penyitaan barang bukti oleh anggota Kodim 1609/Buleleng bersama aparat desa, prajuru desa adat dan pecalang, sebagai bentuk sinergi semua stakeholders dalam menegakkan aturan bagi pembabat hutan lindung. ‘’Ini sinergi kita dengan instansi lain. Ka-

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Cari Staff bersih2&memasak, ada Motor sendiri,bisa kerja jam pendek.Sanur, 0821 4618 1808 B.BP.001.01.20.0000831

Cari Therapsit & Spa Hub.087860600877 B.BP.154.01.20.0000832

Dcr Admin Pengalaman Jln. Sehati No.9A Hub.0361-723777 B.BP.001.01.20.0000823

Dbthkan sgr Driver Box berpglm di area Bali Hub.083114396414 Jl.Teuku Umar Barat No.370 B.BP.001.01.20.0000748

LOKER

SERVICE

sus ini sudah ditindaklanjuti setelah dilaporkan. Barang bukti ini akan menjadi penting uuntuk proses pemeriksaan lebih lanjut,’’ katanya. Terkait tindak lanjut dua terduga pelaku yang dilaporkan, Gede Sumarjaya mengatakan, penyidik sejauh ini mencari kedua terduga pelaku, masing-masing Ketut WD dan Kadek AT di rumahnya. Hanya, yang bersangkutan tidak berada di rumahnya. Selain berusaha mencari terduga pelaku, penyidik sudah memeriksa empat orang saksi, di antaranya Perbekel Desa Pangkung Paruk Ketut Sudiarsana, Ketua Pecalang Desa Pangkung Paruk Made

Sudarma, Bendesa Adat Pangkung Paruk Gede Arta Wijaya, serta salah seorang warga yang diduga melihat pencurian kayu hutan tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota TNI Kodim 1609/Buleleng bersama aparat desa dan pecalang menggerebek aksi pencurian kayu hutan pada Senin (27/1) tengah malam lalu. Petugas gagal menangkap pelaku, karena berhasil melarikan diri. Sementara puluhan balok kayu sonokeling dan lima unit sepeda motor diduga milik para pelaku disita dari lokasi kejadian. Barang bukti ini kemudian dititip di Kejari Buleleng. (kmb38)

Dcr PRT untuk bersih rumah dan masak, 08124617612

Dicari Staff Analis Kredit Laki-laki min SMK Akunting Hub.081337613731

B.BP.004.01.20.0000836

Dcr;Adm Wnt.Sopir SIM B1,Sales Man/Girl,Lam:Bedahulu 4 No12Dps email:gemilang_bali@yahoo.com B.BP.004.01.20.0000830

KJA Cari SR/JR Akuntan, S1 Akuntansi, bs Lap.Keuangan(8-9 th) bs kerja team,mahir Myob & Xero,Bhs.Engglish Pengalaman Perpajakkan.CV/WA: 08123890554 corry@globaloneservice.com B.BP.001.01.20.0000813

Butuh Segera pembantu RT serius, jujur, Hub. 082144277772 B.BP.001.01.20.0000845

B.BP.004.01.20.0000536

Dicari Wanita Pembantu RT tinggal dalam utk Rumah.Gj 2,5Juta SMS WA 0816571027 B.BP.004.01.20.0000828

Dicr Pembantu u/Villa Legian Penglmn Housekeeping,KTP,Surat Sehat.Hubungi:0821-4665-3897 B.BP.001.01.20.0000750

Dicr Sgr PRT, Tinggal Dalam, Rajin & bisa masak, gaji awal 1,7 bersih. Lok.Kerja Jl.Subur, Hub/WA: 085838399110

B.BP.004.01.20.0000846

Singaraja (Bali Post) Pascadivonis bersalah dalam tindak pidana korupsi, Perbekel Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Muhammad Ashari, telah diberhentikan dari jabatannya. Dinas PMD Buleleng telah memproses pengisian pejabat perbekel. Ditargetkan Maret 2020 ini perbekel pengganti sudah ditetapkan, sehingga tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di desa tersebut. Kepala Dinas PMD Made Subur beberapa waktu lalu mengatakan, pengisian jabatan Perbekel Celukan Bawang melalui proses Musdes, karena pengisian tersebut merupakan pergantian antar waktu (PAW). P r o s e s p e m i l i h a n d i l a ksanakan Badan Permusyaratan Desa (BPD) Celukan Bawang. Meski BPD Celukan Bawang memiliki waktu maksimal enam bulan untuk melaksanakan tahapan

pilkel sejak SK pemberhentian terbit, namun pihaknya menargetkan pilkel tuntas Maret 2020. “SK Pemberhentian itu sudah di Bagian Hukum, menunggu ditandatangani Pak Bupati. Kalau sudah turun, proses PAW itu sudah bisa diproses oleh BPD,” katanya. Menurut Subur, proses pemilihannya sendiri, akan berlangsung melalui Musdes. Panitia Pemilihan Perbekel PAW yang dibentuk juga membuka pendaftaran bagi calon. Jumlah calon minimal 2 dan maksimal 3 orang. Siapa saja yang bisa ikut dan memiliki hak suara dalam Musdes itu, nanti BPD dan Pemerintah Desa akan menunjuk pemilik suara. “Nanti proses pemilihannya ada dua, musyawarah mufakat, atau secara voting. Votingnya juga bisa dilakukan dua cara, voting terbuka dan voting tertutup,” jelasnya. Birokrat asal Desa

Banyuatis, Kecamatan Banjar ini menambahkan, proses PAW itu diperkirakan hanya berlangsung seminggu. Sehingga pihaknya menargetkan, awal Maret nanti sudah ada perbekel terpilih Desa Celukan Bawang pengganti Ashari. Muhammad Ashari, terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Kantor Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, resmi menjabat Perbekel Celukan Bawang, periode 2019-2023. Ashari dilantik bersamaan dengan 30 perbekel terpilih lainnya, pada 17 Oktober 2019 lalu. Meski resmi sebagai Perbekel Celukan Bawang, Ashari tidak langsung bisa bertugas. Karena Ashari langsung diberhentikan sementara karena kasusnya. Setelah menjalani proses persidangan, Ashari dinyatakan bersalah dan divonis 15 bulan penjara. Ashari terseret

kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Gedung Kantor Desa Celukan Bawang dengan kerugian sekitar Rp194.000.000. (kmb38)

Bali Post/kmb38

Made Subur

Oknum Siswi Magang Pungli Nomor Antrean di Disdukcapil Singaraja (Bali Post) Oknum siswi yang sedang magang nekat melakukan dugaan pungli kepada warga yang mengurus administrasi kependudukan di Disdukcapil Buleleng. Oknum siswi berinisial K tersebut menjual nomor antrean kepada seorang warga yang mengurus adiminstrasi kependudukan. Kejadian ini dialami seorang warga dari Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar NA, Jumat (31/1) kemarin, ketika mencetak e-KTP. Ia datang ke kantor Disdukcapil sekira pukul 09.00 Wita. Nomor antrean untuk percetakan e-KTP saat itu telah habis. Tiba-tiba NA mengaku dihampiri oknum siswi magang tersebut, kemudian mengajak NA keluar kantor. Oknum siswi itu langsung mengeluarkan nomor antrean untuk percetakan e-KTP. Nomor antrean itu dihargai Rp30.000. “Katanya nomor

Loker Amerika, fish processor, gaji US$ 3.800/bln, info WA 081291616474 B.BP.031.01.20.0000829

Dicari Pegawai Salon yg sudah berpengalamanHub:081338370284 B.BP.001.01.20.0000844

Urgent Dicr Staf Produksi bisa Jahit tangan Gaji & Jam kerja Menarik,085100574646 (no SMS) B.BP.001.01.20.0000736

PROPERTY DIJUAL TANAH

1A,1,25A Abianbase,1,5 Subak Dlm,1,3Gatsu Brt, 085937089333 B.BP.001.01.20.0000817

antrean masih ada, tapi berbayar Rp30.000. Karena saya jauh, kerja di Denpasar, daripada bolak-balik, akhirnya saya ambil nomor antrean itu dan saya bayar,” katanya. Setelah membayar nomor antrean itu, NA dapat mencetak kembali eKTP. Namun kemudian ia langsung melaporkan kasus itu kepada salah satu petugas. Hingga akhirnya NA dimintai keterangan oleh Sekretaris Disdukcapil Buleleng, Dewa Ketut Mudita. “Saya dimintai keterangan oleh Pak Dewa dan K dipanggil. Tapi K ini tidak mengaku telah menjual nomor antrean itu kepada saya. Pak Dewa mengaku akan segera mencari rekaman CCTV dan akan segera ditindaklanjuti. Ini bukan masalah nominal uangnya. Tapi saya menyayangkan pungli ini,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Disdukcapil, Putu Ayu Reika Nurhaeni, men-

PROPERTY

gatakan pihaknya sudah memintai keterangan kepada oknum siswi magang tersebut, termasuk berkoordinasi ke sekolahnya. “Masalah ini masih kami dalami. Sampai saat ini kami belum mendapatkan titik temu. Banyak alat bukti yang kami sinkronkan untuk bisa menjawab masalah yang dilaporkan, dan kami akan cek juga CCTV,” katanya. Di tempat terpisah, Kepala SMK TI Global Singaraja Ketut Widi Astawan mengaku terkejut dugaan pungli yang dilakukan oleh salah satu siswinya. Dia menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada Disdukcapil dan Inspektorat Buleleng untuk melakukan penyelidikan apakah benar peserta didiknya itu melakukan pungli atau tidak. Bila saja benar terlibat pungli, Astawan mengaku akan memberikan pembinaan terhadap K. (kmb38)

PROPERTY

DIJUAL TANAH

DIJUAL TANAH

2ASHMSakah-SukawatiWA:08214 4078092, Dewa 085338520517.TP

Tnh Lok.Sedang L.38,5Are cocok u/villa 75Jt/A Ng 082144122299

B.BP.004.01.20.0000808

Dijual Salah satu.3Bidang Tanah di Ibukota baru.6HA,4HA&0,8HA SHM. Kec Sepaku Kab.Penajam Kaltim Hub.081347640122 B.BP.033.01.20.0000841

Tanah 8 Are Goa Gong&disewakan 7 Are di Jimbaran.081236778899 B.BP.001.01.20.0000745

Tnh 3,5A Tk.Badung Renon,±35A Ubud-Tegalalang.Hp:0811394712 B.BP.001.01.20.0000707

B.BP.001.01.20.0000833

Dijual Sebidang Tanah SHM Luas 20Are/2000M2,Lokasi di Ungasan Belakang Patung GWK. Hub.Kadek 081916362573/081338332768.TP B.BP.001.01.20.0000812 SINGARAJA

Tnh: Jl.Lingga Banyuasri SHM, 1 Are, 1,5A & 2A Hp:0811398154 B.BP.001.01.20.0000835

DISEWAKAN RUMAH

DkontRmh:3KT,1RT,1RK,2Dpr,2KM Hub.412514, Jl.Gatsu I/51 Dps B.BP.001.01.20.0000811

KEHILANGAN

Hlg Sertifikat No.HM.00206 Danin Puri Kaja Luas 1.803m2 AN:I Nyoman Ruda,Ni Wayan Samprig, Ni Wayan Wenten Hub.085337000491 B.BP.001.01.20.0000809

BIRO JASA

Sy Siap Bantu bayarkan,Laporkn Pajak Hotel & Restaurant,Toko NPWP,SIUP. HP:081.338.344.155 B.BP.001.01.20.0000815


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

Polio, Penyakit Lumpuh Layu yang Mulai Terlupakan Oleh : dr. AAA Karina Damayanti, S.Ked. KEMUNCULAN tiga temuan positif virus polio di Papua pada April 2019 merupakan kondisi yang mengejutkan setelah Indonesia dinyatakan bebas dari virus polio oleh WHO tahun 2014. Indonesia dulu juga sempat dinyatakan bebas polio tahun 1995, namun kembali ditemukan 303 kasus dan 8 kematian akibat polio pada tahun 2005 di Jawa Barat. Ancaman meluasnya penyebaran virus polio ini diperparah dengan menurunnya cakupan imunisasi polio pada 2013-2018 sebesar 9,4% pada balita di Indonesia. Poliomielitis atau lebih dikenal polio adalah penyakit yang menyerang sistem saraf dengan manifestasi klasik berupa ke-

lumpuhan permanen, sehingga juga dikenal sebagai penyakit lumpuh layu. Polio disebabkan oleh infeksi virus polio yang sangat menular. Penyakit ini mayoritas menyerang balita dan anak-anak, namun juga dapat menyerang orang dewasa. Penularan virus ini terjadi melalui rute fekal-oral. Virus polio dapat masuk ke tubuh seseorang melalui kontak dengan tinja penderita atau makanan dan minuman yang terkontaminasi virus polio. Setelah masuk ke rongga mulut, virus kemudian akan menyebar ke seluruh tubuh dan merusak sel saraf manusia. Gejala penyakit polio bervariasi tergantung keparahan penyakit. Mayoritas penderita

93 Mahasiswa ‘’Dilakukan setelah rapat terbatas (ratas) tadi malam. Sejak merebaknya kasus tersebut KBRI telah menyampaikan kepada Menlu selalu berkoordinasi dengan WNI di Hubei terutama yang berada di kota Wuhan. Meski masih di-lockdown, TNI siap dikerahkan untuk menjemput tapi belum ada keputusan apakah akan menggunakan pesawat TNI atau sipil,’’ kata Fadjroel, Jumat (31/1) kemarin. Sebanyak 243 WNI dilaporkan berada di kota Xianing, Huangxi, Xiangian, dan Xian, Provinsi Hubei. Sementara itu, Persatuan Pelajar Indonesia Tiongkok yang berada di Kota Wuhan mengklaim 93 orang mahasiswa dan WNI masih berada di Kota Wuhan. Meski diklaim tidak terdeteksi virus Corona, Presiden menginstruksikan seluruh kementerian terkait untuk meningkatkan kemampuannya dalam merespons pencegahan dan mendeteksi wabah penyakit pandemik global melalui teknik nuklir, biologi, dan kimia. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan bahwa keberangkatan pesawat bersama tim yang akan menjemput WNI dari wilayah terdampak virus Corona di Provinsi Hubei, Tiongkok, akan dilakukan kurang dari 24 jam. ‘’Pesawat yang akan digunakan adalah pesawat ber-

badan lebar agar semua WNI yang bersedia dievakuasi dapat diterbangkan langsung tanpa melalui transit,’’ kata Menlu Retno, Jumat sore kemarin. Tanpa menjelaskan lebih lanjut pesawat jenis apa yang akan digunakan, Menlu menyebut bahwa tim aju (advance) dari KBRI Beijing telah masuk ke Provinsi Hubei untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat. ‘’Pagi ini saya bertemu dengan Dubes Tiongkok di Jakarta. Beliau menyampaikan clearance pendaratan dan pergerakan pesawat untuk evakuasi WNI dari Hubei,’’ kata Retno. Sebelumnya, Kemenlu menyatakan bahwa setibanya di Tanah Air, WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei harus dikarantina selama 28 hari untuk memastikan kesehatan mereka dan mencegah penularan virus Corona tipe baru. ‘’Ini kan tidak semata-mata bahwa warga pulang, membaur, tetapi juga ada proses karantina,’’ ujar Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu Desra Percaya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR-RI, di Jakarta, Kamis (30/1). Menurut data Kemenlu per Jumat (31/1) pagi, WNI yang berada di Provinsi Hubei berjumlah 245 orang, dan 100 orang di antaranya berada di Kota Wuhan. Namun, Kemenlu tidak menyebut jumlah pasti WNI yang bersedia dipulangkan ke Tanah Air. (ant)

Anggota DPD

Pada 16 Oktober 1950, bapak dengan 11 orang anak ini dipilih sebagai anggota Dewan Pemerintah Daerah Bali (DPD Bali). Dia juga pernah menjadi pimpinan redaksi majalah Damai, yang diterbitkan oleh Yayasaan Kebhaktian Pejuang di Denpasar. Juni 1957, Sugriwa ditunjuk dan diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai anggota Dewan Nasional yang dibentuk sebagai lembaga penasihat kabinet presiden dan anggota DPA perwakilan Hindu Bali. Bergulirnya waktu, pada awal tahun 1970-an, sosok I Gusti Bagus Sugriwa mulai mengajar mawirama (menyanyi lagu kerohanian), mengajar di lembaga pendidikan Dwijendra, Perguruan Rakyat Saraswati, Pendidikan Guru Agama Hindu Negeri (PGAHN) yang kini menjadi IHDN Denpasar.

Tak dapat disangkal bila ketekunan I Gusti Bagus Sugriwa belajar secara otodidak telah membentuk karakternya untuk lebih memahami bahasa, ketatanegaraan, agama, politik dan ilmu sosial lainnya. Dalam dirinya juga melekat sebagai sosok dalang, penari, rohaniwan, penggerak angkatan muda dan pengurus majelis agama. Banyak buku yang telah ditulis dan menjadi abadi hingga kini. I Gusti Bagus Sugriwa mengembuskan napas terakhir pada Selasa, 22 November 1973. Sebagai bentuk penghargaan yang tak berbilang, patung batu I Gusti Bagus Sugriwa pun dipahatkan dan berdiri persis di sebelah kampus IHDN yang kini telah menjadi Universitas Hindu Negeri, di Jalan Ratna, Kota Denpasar. Sebuah simbol bahwa pemikiran I Gusti Bagus Sugriwa tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan. (Nyoman Winata, dari berbagai sumber)

polio tidak menunjukkan gejala namun tetap dapat menularkan virus polio. Beberapa menunjukkan gejala ringan berupa demam, lelah, sakit kepala, mual, dan nyeri tenggorakan yang akan sembuh dalam satu minggu. Sebagian kecil penderita dapat mengalami kekakuan pada leher, tulang belakang dan kaki yang membaik dalam 10 hari. Bentuk paling berat disebut polio paralitik yang menimbulkan kelemahan pada kedua kaki. Kondisi ini diawali dengan keluhan ringan dan disertai nyeri pada tulang belakang dan kedua kaki namun dalam waktu 7-10 hari akan terjadi kelumpuhan pada kaki. Kelumpuhan dapat bersifat sementara dan fungsi anggota gerak akan kembali normal apabila terjadi kurang dari 12 bulan. Lebih dari itu, kelumpuhan biasanya permanen dan

menimbulkan disabilitas pada penderita. Kelumpuhan dapat mengenai saraf pernapasan yang bersifat fatal dan mengancam nyawa. Saat ini belum ada pengobatan untuk menyembuhkan penyakit polio, sehingga upaya eradikasi masih bergantung pada pencegahan. Pencegahan polio dilakukan dengan imunisasi. Imunisasi polio merupakan bagian dari imunisasi dasar yang wajib diberikan pada balita. Terdapat dua bentuk vaksin polio, yaitu tetes mulut (OPV) dan suntik (IPV). Pemberian OPV pertama diberikan pada bayi baru lahir sesaat sebelum dipulangkan dari fasilitas kesehatan. Pemberian vaksin kemudian dilanjutkan sebanyak 4 dosis, yakni saat berumur 2, 3, 4 bulan dan satu dosis booster atau penguat. (ad822)

PT CIPL Janji Bayar Gaji Karyawan

Negara (Bali Post) – Benang kusut permasalahan Perusda Bali unit perkebunan karet yang dikelola PT CIPL di Pekutatan akhirnya menemui titik temu. Dari hasil pertemuan PT CIPL dan Perusda Bali dengan Komisi I dan Komisi II DPRD Provinsi Bali, Kamis (30/1) lalu, muncul kesepakatan terkait gaji para karyawan dan pesangon mereka yang akan dibayarkan.

Bali Post/ist

GAJI KARYAWAN - Mediasi di Dinas Tenaga Kerja Jembrana beberapa waktu lalu terkait persoalan gaji karyawan Perusda di unit perkebunan Pekutatan.

07:35 Wita 08:00 Wita 08:30 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 10:30 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Samskara Sarira (1) Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Sehat & Bugar Aerobik dan Body Language Pemula Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Kalung Omkara Belajar Menggambar Menggambar Sunset Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Kalung Omkara Galeri Musik Indonesia Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Bali TV Shop Kalung Omkara Bali Channel Tourist TV Bali TV Shop Lutut Parameter Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Yowana Magz

15:00 Wita 15:05 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita

17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:30 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita 00:00 Wita

Dojo Tulip, Lahirkan Atlet Karate Berprestasi Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Kalung Omkara Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Agrobisnis Budi Daya Jamur Tiram di Kota Denpasar Bali TV Shop Kalung Omkara Nangun Yadnya Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih Lan Pedudusan Agung Desa Adat Bantiran, Kec. PupuanTabanan Bali TV Shop Kalung Omkara Puja Trisandya Seputar Bali Malam Orti Bali Satu Jam Romy Tunju Dk. Bali TV Shop Kalung Omkara Classic Bali TV Bali TV Shop Kalung Omkara Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali TV Shop Kalung Omkara Inovator

terkait keberlangsungan kerja sama dalam pengelolaan lahan Perusda ini. Di mana setelah gaji terbayarkan, PT CIPL dan Perusda Bali akan membicarakan kembali status karyawan dari pegawai tetap menjadi pegawai borongan. Termasuk menyelesaikan pesangon yang harus dibayarkan. Dengan pembagian pembayaran hak tersebut, 50 persen oleh PT CIPL dan 50 persen Perusda Bali. Sedangkan terkait investor baru dan hal lainnya akan dibicarakan kedua pihak. ‘’Kami harapkan keduanya konsisten melaksanakan ini. Sejak awal kita perjuangkan agar gaji karyawan terbayarkan dan laporan dicabut,’’ ujar Diah Srikandi. Seperti diberitakan sebelumnya, permasalahan di unit perkebunan karet ini muncul lantaran para karyawan tidak digaji selama beberapa bulan hingga berujung pada ketidakpuasan karyawan. Permasalahan itu sempat meletup dan menyulut emosi para karyawan hingga terjadi protes di kantor perkebunan. Karyawan menuntut agar gaji yang menjadi hak mereka serta pesangon agar dibayarkan. (kmb26)

Depresi, Satu Tersangka Ganja Dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Negara (Bali Post) Satu dari delapan tersangka kasus ganja ekstrak yang diungkap jajaran Satnarkoba Polres Jembrana dilayar ke Rumah Sakit Jiwa Bangli. Tersangka I Gede Juliada Negara (31) asal Desa Dangintukadaya, Jembrana itu mengalami depresi berat sehingga mendapatkan penanganan khusus. Hal tersebut diketahui saat pelimpahan berkas dan tersangka kasus dengan barang bukti 1,9 kilogram ganja itu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Jumat (31/1) kemarin. Tujuh tersangka lainnya yang merupakan lintas provinsi yakni Muhammad Diansah (20), Richard Wahyu Pradyantono (21), Petrus Ridanto Busono Raharjo (42), I Gede Dody Suhendra (37), Muhamad Ali Nurdin (27), Mahmul Arbiansyah Gulton (20) dan I Ketut Anugraha (49)

diserahkan oleh penyidik ke jaksa untuk proses selanjutnya. ‘’Sudah kita terima surat keterangan dari dokter tersangka mengalami depresi,’’ ujar Kasi Pidum Gede Gatot Hariawan saat ditanya terkait satu tersangka yang dilayar ke Bangli. Dari keterangan itu, disebutkan tersangka sudah mengalami depresi sejak akhir 2019 lalu dan selanjutnya menjalani pengobatan. Tersangka selama menjalani penahanan di Rutan Kelas II B Negara sebelum dilayar sering berbicara sendiri. Karena mengalami depresi itu, berkas tersangka dipisah dan belum pelimpahan tahap II. Namun, meskipun demikian proses hukum akan dilanjutkan setelah tersangka sehat. Selain tujuh tersangka dan berkas perkara, barang bukti berupa ganja kering seberat 1,9 kilogram dan 66 gram

ganja ekstrak juga diserahkan penyidik ke Kejari Jembrana. Diberitakan sebelumnya, delapan tersangka dibekuk jajaran Sat ResNarkoba Polres Jembrana lantaran diketahui menyimpan dan memakai ganja. Para tersangka mengekstrak ganja kering menggunakan alat rice cooker menjadi semacam dodol untuk dikonsumsi. Ganja ekstrak ini digunakan tidak dengan dibakar, tetapi dimakan dengan diletakkan di lidah. Para tersangka yang di antaranya berasal dari Sumatera dan Yogyakarta ini dijerat Pasal 111 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 dan Pasal 127 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman untuk kasus narkoba ini penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan denda maksimum Rp8 miliar. (kmb26)

Bali Post/olo

TERSANGKA GANJA - Tujuh dari delapan tersangka kepemilikan ganja kering dan ekstrak dilimpahkan ke Kejari Jembrana, kemarin. Satu tersangka diketahui depresi dan dilayar ke Rumah Sakit Jiwa Bangli.

SDM Bali

Sabtu, 1 Februari 2020 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita

Anggota DPRD Provinsi Bali Diah Srikandi, Jumat (31/1) kemarin mengatakan, sesuai dengan nota kesepakatan yang disetujui baik Perusda dan PT CIPL mengatur sejumlah poin. Terutama yang berkaitan dengan nasib karyawan Perusda Bali di Unit Pekebunan tersebut, seperti gaji dan pesangon pegawai. ‘’Akhirnya berdasarkan dari kesepakatan itu, PT CIPL mau beriktikad baik,’’ ujar Dewan dari daerah pemilihan Jembrana ini. Kader PDI Perjuangan ini menyebutkan, sejak awal persoalan muncul hingga dilakukan mediasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan menyampaikan ke Wakil Gubernur Bali, persoalan itu bisa ditindaklanjuti hingga menemui titik temu. ‘’Sekarang ini kami berharap PT CIPL fokus melunasi tunggakan gaji karyawan. Setelah itu terkait KSO (kerja sama) akan dikaji lagi,’’ terang Diah Srikandi. Dari empat poin nota kesepakatan itu, disebutkan, selain PT CIPL diminta membayar gaji karyawan yang belum terbayarkan tiga bulan pada paling lambat pekan depan, juga mencabut laporan kepolisian terhadap karyawan yang telah dilaporkan. Selanjutnya dua poin terakhir, menyepakati

‘’Oleh karena itu, momen ini harus kita maknai bersama sebagai vibrasi menuju SDM Bali unggul ke depannya,’’ ujar Prof. Sudiana. Memiliki perguruan tinggi negeri berbentuk universitas merupakan perjuangan panjang dan tidak mudah bagi umat Hindu. Jumlah umat

Hindu di Indonesia sekitar 4 juta orang atau hanya 1,7 persen dari total penduduk. Sebagai minoritas, diakui atau tidak, kebijakan pemerintah pusat tidak selalu memberikan porsi memadai kepada kepentingan umat Hindu. Termasuk dalam hal kebijakan bidang pendidikan. Peningkatan status dari institut menjadi universitas negeri tentu akan berdampak

luas pada kemajuan bidang pendidikan umat. Status sebagai universitas akan memberi ruang lebih luas melakukan kajian-kajian akademik sebagai bagian penting peningkatan intelektualitas umat Hindu. Pengembangan kajian akademis dapat melalui pendirian fakultas-fakultas yang tidak hanya dari satu rumpun ilmu saja. Berbeda dengan institut yang pendirian fakultasnya

lebih terbatas. Lebih penting lagi, dengan universitas, penelitian-penelitian yang berkaitan dengan upaya memajukan keumatan dapat dilakukan lebih luas. Muaranya adalah peningkatan posisi tawar umat Hindu di antara umat agama lainnya di Indonesia. Tantangan yang dihadapi ketika perguruan tinggi sudah dalam bentuk universitas

adalah peningkatan kualitas akademik. Ini berarti, jajaran tenaga pengajar dan administrasi termasuk mahasiswa yang ada terus melakukan upaya perbaikan kualitas pendidikannya. Kualitas akademik yang memadai akan menjadikan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa sebagai motor penggerak utama kemajuan umat Hindu di masa depan. (win/ata)

lancar sesuai dengan harapan kita bersama. Karya ini puncaknya pada tanggal 20 Februari dan selama tiga hari ini adalah proses pamelastian yang akan berlangsung hingga Sabtu (1/2),’’ ujar Sanjaya. Prosesi Karya Agung Pangurip Gumi, menurut Sanjaya, penuh dengan nilai-nilai spiritual yang sangat tinggi. ‘’Krama juga begitu semangat dengan penuh rasa bakti kepada Ida Batara Sesuhunan, tanpa mengenal lelah dalam kondisi panas dan hujan angin kencang. Tetapi itulah bagian

dari karya,’’ ujarnya. Pamelastian yang berlangsung selama empat hari tersebut menempuh perjalanan sekitar 90 kilometer (PP). Jalur yang ditempuh setidaknya melewati 12 desa adat di Tabanan. Rute ini sesuai dengan rute pamelastian di tahun 1993 silam atau saat Pujawali Ngenteg Linggih di Pura Luhur Batukau. Begitupun dalam pamelastian akan melewati tiga sungai yakni Sungai Yeh Ho, Sungai Yeh Empas dan Sungai Yeh Panahan. (san)

Tetap Bersih Tidak hanya krama pangiring, krama Tabanan yang rumahnya dilalui rombongan pangiring juga antusias ikut serta. Mereka menghaturkan berbagai jenis minuman sampai makanan bagi krama pangiring sepanjang perjalanan. Walaupun demikian jalan yang dilalui tetap bersih. Terbebas dari sampah. Selain di sepanjang jalan disediakan tempat sampah, juga kesadaran krama pangiring yang tetap menjaga

kebersihan. Di hari ketiga, Jumat kemarin, iring-iringan pamelastian berangkat dari Pura Puseh Kota Tabanan yang menjadi tempat marerepan selama semalam setelah melakukan upacara pamelastian di Segara Tanah Lot, Kamis (30/1) sore. Iring-iringan berangkat melanjutkan perjalanan budal dari Pura Puseh Kota Tabanan ke Pura Luhur Batukau pukul 08.00 Wita. Iring-iringan ini sempat simpang di Pura Bale Agung Penatahan, dan kemudian marerepan di Pura Bale

Agung Tengkudak. Selanjutnya pada Sabtu (1/2), iring-iringan pamelastian akan kembali mamargi dari Pura Bale Agung Tengkudak budal ke Pura Luhur Batukau. Tiba di Pura Luhur Batukau akan katuran Pamendak Agung. Ketua Umum Karya yang juga Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya mengatakan, prosesi Karya Agung Pangurip Gumi selama tiga hari ini berjalan lancar dan sesuai yasa kerti. ‘’Astungkara selama tiga hari ini berjalan


Sabtu Paing, 1 Februari 2020

Dharma Wacana Ida Pedanda Gede Giri Dwijaguna

Puncak Karya di Banjar Gumasih Digelar 29 Februari 2020

Bali Post/iah

CENDERAMATA - GM PT Sejahtera Indobali Trada Isbowo Priyo Haryono menerima cenderamata dari Pimpinan Bali Post Satria Naradha di Kantor Bali Post, Jumat (31/1) kemarin.

Sejahtera Indobali Trada akan Hadirkan XL7 di Bali

Denpasar (Bali Post) –

Meningkatnya permintaan Sport Utility Vehicle (SUV) direspons Suzuki Indomobil Sales (SIS). Dalam waktu dekat, pemegang merek Suzuki Mobil ini akan meluncurkan produk baru yang menyasar segmen SUV.

GM Sejahtera Indobali Trada (SIT) Isbowo Priyo Haryono, Jumat (31/1) kemarin, membenarkan hal itu. Ia pun mengatakan produk terbaru Suzuki ini akan diluncurkan di Bali pada Februari ini. ‘’Yang jelas kita akan keluar generasi SUV medium di 22 Februari. Namanya XL7,’’

sebutnya saat berkunjung ke Kantor Bali Post. Ia pun mengatakan saat ini permintaan konsumen terhadap jenis SUV makin tinggi. Hal ini membuat Suzuki akan lebih fokus mengeluarkan produk bertipe ini di 2020. ‘’Tapi tidak total SUV karena konsumen inginnya juga un-

tuk keluarga dan lebih untuk digunakan di perkotaan,’’ ungkapnya didampingi GM Sales SIT, Hadis Furqon. Ia menjelaskan, XL7 ini masuk di kelasnya S-Cross. Bedanya XL7 terdiri atas tiga baris, sedangkan S-Cross hanya dua baris. Belum lama Suzuki juga

melakukan ubahan minor pada salah satu produk andalannya, yaitu Suzuki All New Ertiga. Ubahan tersebut terletak pada tampilan interior baru Suzuki Ertiga 2020 yang membuatnya terlihat semakin mewah serta hadirnya pilihan warna baru. Disebutkan Hadis, Ertiga sejak diperkenalkan pada 2012 cukup diminati di Bali. Pada 2019, penjualan mobil ini mencapai 1.592 unit. (kmb18)

SERANGKAIAN Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mendem Padagingan, Padudusan Alit, Wraspati Kalpha Balai Banjar Gumasih pada Rahina Saniscara Kliwon, Wuku Kuningan, Sabtu (29/2) mendatang, krama Banjar Tempekan Gumasih, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Badung menggelar dharma wacana, Kamis (30/1). Bertempat di Balai Banjar Gumasih, dharma wacana dengan tema ‘’Makna Upacara Yadnya’’ dipaparkan oleh Ida Pedanda Gede Giri Dwijaguna dari Geria Giri Sari Uma Ngenjung, Angantaka. Ketua Panitia Karya Ida Bagus Oka Singarsa, S.H. mengatakan Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mendem Padagingan, Padudusan Alit, Wraspati Kalpha Balai Banjar Gumasih merupakan karya pertama yang puncaknya akan digelar pada 29

Februari 2020 mendatang. Kendati demikian, berbagai rangkaian upacara telah dilakukan sejak Desember 2019 lalu. Mulai dari matur piuning, nancep tetaring, metanding, nunas tirta, dan berbagai rangkaian upacara lainnya, hingga digelar dharma wacana. Tujuan digelarnya dharma wacana untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya krama Banjar Tempekan Gumasih tentang makna upacara yadnya yang dilaksanakan. Sehingga krama paham dan mengerti secara sistematis makna sesungguhnya dari upacara yadnya yang dilakukan. Dikatakan, Balai Banjar Gumasih dibangun pada tahun 2017 dan selesai pada tahun 2018 oleh 27 KK pangempon. Namun, secara keseluruhan jumlah penduduk Banjar Gumasih kurang lebih

300 orang dari 97 KK. ‘’Dengan digelarnya upacara ini kami berharap warga kami mendapat keselamatan, kerahayuan, dan kesejahteraan. Tidak kalah penting, dengan upacara karya ini krama kami mengerti makna dari upacara yadnya yang dibangun saat ini yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita nantinya,’’ ujar Ida Bagus Oka Singarsa, Kamis (30/1). Setelah dharma wacana, berbagai dudonan karya juga akan dilakukan. Di antaranya pada 2 Februari akan dilakukan upacara Nyujukin Surya, setelahnya makarya sanganan Catur, nunas Tirta Sidakarya, mendak Ida Batara, melasti, puncak karya, nganyarin, nyegara gunung, dan berakhir pada 3 Maret 2020. Puncak karya akan dipuput oleh dua sulinggih Siwa Budha yakni Ida Pedanda Gede Giri Dwijaguna dan Ida Pedanda Budha. (ad818)

DHARMA WACANA - Ida Pedanda Gede Giri Dwijaguna saat memberikan dharma wacana tentang makna upacara yadnya di Balai Banjar Gumasih serangkaian puncak ‘’Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mendem Padagingan, Padudusan Alit, Wraspati Kalpha’’ pada 29 Februari mendatang.

Virus Corona

Bambu Tabah Perlu Diwaspadai Berpotensi Zoonosis Penyelamat Ekosistem Air

MENINDAKLANJUTI laporan kasus pneumonia (radang paru-paru) berat di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok beberapa waktu yang lalu dan dikonfirmasi sebagai infeksi Coronavirus jenis baru (2019-nCoV), Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyampaikan perlunya langkah-langkah kewaspadaan di Indonesia. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Drh. I Ketut Diarmita mengatakan bahwa analisis genetik dari virus ini menunjukkan adanya kedekatan kekerabatan dengan Coronavirus yang ditemukan pada kelelawar. Meski demikian, ia menegaskan bahwa masih perlu investigasi lebih lanjut untuk dapat mengonfirmasi bahwa hewan menjadi sumber penularan ke manusia. ‘’Sampai dengan saat ini, rute penularan yang dianggap paling berisiko adalah penularan dari manusia ke manusia,’’ ujarnya di Jakarta, baru-baru ini. Berdasarkan hasil investigasi sementara menunjukkan hasil analisis genetik virus 2019-nCoV memiliki kedekatan dengan penyebab penyakit pernapasan yang sebelumnya mewabah yaitu SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS-CoV (Middle East respiratory syndrome-related coronavirus). Sehingga perlu diwaspadai adanya indi-

kasi bahwa penyakit ini berpotensi zoonosis, yaitu penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Oleh karena itu, ia menyampaikan beberapa langkah penting dari aspek kesehatan hewan di Indonesia sebagai kewaspadaan dini terhadap ancaman virus ini, yaitu agar setiap orang segera melapor jika terjadi peningkatan kasus penyakit pada hewan dan satwa liar, terutama jika berkaitan dengan adanya dugaan kasus 2019-nCoV pada manusia. Pihaknya juga meminta agar unit pelaksana teknis (UPT) Kementan yaitu Balai Veteriner di seluruh Indonesia untuk melakukan investigasi terhadap laporan kasus penyakit pada hewan dan satwa liar yang berkaitan dengan ka-

sus dugaan infeksi 2019-nCoV pada manusia. Menurutnya, selama ini Balai Vereriner sudah memiliki kemampuan untuk deteksi virus-virus yang baru muncul seperti Coronavirus, karena secara aktif telah bekerja sama dengan sektor kesehatan dan satwa liar dalam melakukan surveilans di satwa liar yang kontak dengan ternak dan manusia melalui pendekatan one health. Dalam penanganan pencegahan dan pengendalian penyakit zoonosis kita selalu kerja sama dengan Kemenkes, sesuai prinsip one health. Pengetatan pengawasan lalu lintas hewan dan produk hewan oleh Karantina sudah dilaksanakan sejak tahun lalu karena kebetulan kita juga sedang terancam penyakit ASF. Jadi, pengetatan juga dalam rangka mencegah Corona. (kmb)

Chris John Bertekad Cetak Putra Bali Jadi Juara Tinju

Chris John

Bali Post/022

Denpasar (Bali Post) Mantan petinju juara kelas bulu (57,1 kg) versi WBA Chris John bertekad mencetak petinju juara dari warga Bali asli alias local boy. Caranya, ia akan membidik petinju cilik Bali yang berbakat dan bertalenta untuk diasah skill-nya menjadi petinju tangguh. Selanjutnya, petinju warga Bali asli ini diharapkan mampu merebut gelar juara. Itu dilontarkan Chris John saat berkunjung ke KONI Bali, Jumat (31/1) kemarin. Dia menilai Bali punya potensi besar caloncalon petinju yang bisa diorbitkan sampai ke jenjang profesional. Dia mencontohkan, dirinya berlatih tinju sejak usia 5 tahun, yang dipoles sang ayah Djohan Tjahjadi. ‘’Saya dilatih ayah yang juga mantan petinju di Banjarnegara, Jateng,’’ ucap petinju kelahiran Jakarta, 14 September 1979 ini. Chris John sukses mempertahankan gelar juara WBA 18 kali sejak tahun 2003 sampai dengan 2013. Chris John juga berniat membangkitkan olahraga adu jotos ini di Pulau Dewata,

yang merupakan daerah kedua setelah Surabaya. Ia juga siap menampung atlet berbakat yang kurang tersalurkan, atau petinju amatir yang prestasinya mentok. ‘’Saya juga siap menggelar laga tinju di Bali, sebab saya juga seorang promotor,’’ tuturnya. Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengapresiasi keinginan icon petinju Indonesia ini. Ia setuju jika pembinaan olahraga dimulai sejak usia dini, serta didukung peran orangtua dan pelatih yang berkualitas. Suwandi menyebutkan mantan pesepak bola Bali Made Pasek Wijaya sukses memoles putranya, Made Andika Wijaya, yang kini memperkuat Bali United. ‘’Jadi, upaya mencetak atlet harus didukung peran orangtua, berikut pelatih yang mumpuni,’’ jelasnya. Suwandi juga berpendapat, atlet Bali umumnya berprestasi di nomor perorangan seperti judo, silat, dan selancar. ‘’Saya kira tinju ini juga cocok dikembangkan di Bali,’’ sebutnya. (022)

KRISIS air bersih terutama air tawar sedang melanda Bali. Hasil riset yang dilakukan Yayasan Idep Selaras Alam Bali menunjukkan kondisi tersebut. Koordinator Yayasan Idep BWP (Bali Water Protection) Sayu Komang, Jumat (31/1) kemarin mengatakan, salah satu upaya yang ditawarkan untuk mengatasi krisis air ini adalah menanam bambu tabah. Karena salah satu keunggulan bambu sebagai tanaman konservasi lingkungan adalah kemampuannya dalam menjaga ekosistem air. Sistem perakaran tanaman bambu sangat rapat. Akarakarnya menyebar ke segala arah, baik menyamping ataupun ke dalam. ‘’Lahan yang ditumbuhi rumpun bambu

biasanya menjadi sangat stabil, tidak mudah terkena erosi. Oleh karena itu, air juga lebih mudah menyerap ke dalam tanah yang ditumbuhi tanaman tersebut,’’ ujarnya. Penggunaan bambu sebagai tanaman konservasi air dan tanah sudah dilakukan di negara-negara lain seperti Tiongkok dan India. Mereka telah berhasil memanfaatkan tanaman bambu untuk kepentingan konservasi air dan tanah. Sebuah penelitian yang terbit di Tiongkok menyebutkan bahwa bambu mempunyai kemampuan menyimpan air tanah lebih banyak hingga 240 persen jika dibandingkan dengan tanaman pinus. Bambu merupakan teknologi kapiler dari alam yang pal-

ing canggih sebagai peresap dan menyimpan air. Buktinya di setiap kerimbunan hutan bambu pasti terdapat mata air yang keluar konstan dan stabil walaupun di musim kemarau. Bambu mampu melepas 35 persen oksigen dan merupakan tumbuhan yang sangat berguna dalam menghijaukan tanahtanah yang tidak produktif atau telah terdegradasi. Perkebunan bambu juga memberikan manfaat yang luas dan tumbuh cepat. Bambu dapat menjadi panel, lantai, biofuel, furnitur. Kebun bambu itu sendiri dapat menjadi lokasi carbon catchment yang memiliki nilai ekonomis. Bambu memiliki image sangat bagus yaitu bamboo is the best green material. (may)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook