Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Perubahan Ketinggian Bangunan
Tambah Beban Kota Denpasar, Klungkung Ingin Fleksibel
Caleg Eks Koruptor Ditempel di TPS Jakarta (Bali Post) Partai Golkar memiliki caleg eks koruptor terbanyak yakni delapan orang, berdasarkan data yang dirilis KPU. Disusul Partai Gerindra yakni enam caleg. Sementara itu KPK meminta caleg eks koruptor ditempel di TPS. KPU menyatakan ada 49 caleg eks koruptor pada Pemilu 2019 yang berasal dari 12 parpol dan caleg DPD. Golkar memiliki 8 caleg eks koruptor untuk tingkat DPRD provinsi dan kabupaten/kota atau terbanyak di antara parpol lain. Tercatat caleg eks koruptor di Partai Berkarya 4 orang, Hanura (5), PDI-P (1), Demokrat (4), PKS (1), PBB (1), Garuda (2), Perindo (1), PAN (4) dan PKPI (2). Caleg eks koruptor juga ada di calon DPD. Komisioner KPU Ilham Saputra mengungkapkan, dari 49 caleg itu, 9 merupakan caleg DPD, 16 caleg DPRD provinsi, dan 24 caleg DPRD kabupaten/kota. Ilham mengatakan, berdasarkan ketentuan Pasal 182 dan Pasal 240 UU Nomor 7 Tahun 2017, caleg mantan terpidana disyaratkan mengumumkan statusnya
secara terbuka ke publik. Pengumuman dari KPU ini ditanggapi dingin oleh Golkar. Golkar menyatakan tidak keberatan atas publikasi KPU tersebut. ‘’Pada prinsipnya Golkar mengikuti keputusan KPU dan tidak ada keberatan. Kami siap saja dengan aturan KPU. Yang penting caleg-caleg tetap turun dan berkomunikasi dengan masyarakat. Pilihan akhir ya… ada di masyarakat,’’ kata Ketua Bappilu Golkar Meutya Hafid di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1) kemarin. Meutya tak khawatir caleg eks koruptor itu bakal berimbas terhadap elektabilitas partai. Alasannya, Meutya menegaskan tak ada caleg eks koruptor di tingkat DPR. ‘’Tidak ada kekhawatiran, ya. Karena kami merasa di level DPR-RI tidak
ada satu pun (eks koruptor). Kalau kabupaten/kota atau provinsi mungkin karena saat itu waktu tidak cukup, sehingga tidak terkawal dengan baik dari pusat,’’ ujarnya. Dia juga tak menyoal KPU yang memutuskan mengumumkan nama-nama caleg eks koruptor pada Pemilu 2019. Meutya menegaskan Golkar memang menginginkan perubahan. ‘’Semangatnya kami membawa perubahan. Jadi kalau KPU waktu itu mau ngasih tanda ya, juga enggak apaapa,’’ kata Meutya. Diumumkannya 49 caleg eks koruptor oleh KPU dinilai positif oleh KPK. Kebijakan KPU itu dinilai baik karena membuat masyarakat tahu latar belakang para caleg, sehingga pemilih dapat mengetahui latar belakang caleg yang sedang bertarung. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Kamis (31/1) kemarin, mengungkapkan daftar itu bermanfaat bagi masyarakat. KPK, menurut Syarif, berharap masyarakat tak memilih para mantan koruptor. ‘’KPK
berharap masyarakat tidak memilih mantan koruptor,’’ ucapnya. Selain Syarif, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata juga menyambut positif kebijakan KPU itu. Dia meminta masyarakat memilih caleg yang jujur dan tak pernah terlibat korupsi. ‘’Bagus dong, artinya apa, supaya masyarakat itu bisa memperoleh penerangan untuk nanti wakil-wakil yang dipilih itu supaya yang bersih, yang jujur, jangan yang pernah terlibat korupsi,’’ ucap Alexander. Dia juga menyatakan bisa saja KPU membuat pengumuman soal sosok caleg eks koruptor dan ditempel di TPS. Menurutnya, hal itu bukan mempermalukan caleg karena KPU hanya menyampaikan fakta. ‘’Ya… mungkin, koruptor dari dapil mana, ya… di situ ajalah di TPS-nya, ditempelinlah di situ caloncalonnya di TPS berapa dan di dapil berapa, nanti disebutkan di situ dengan tanda kurung mantan terpidana kasus korupsi,’’ jelas Alexander. (kmb)
Gerindra Tantang KPK, PDI-P Suruh Caleg Mundur Jakarta (Bali Post) Setelah dinyatakan enam calegnya eks koruptor, Partai Gerindra menantang KPK mengumumkan partai politik yang kadernya paling banyak terlibat korupsi. Hal itu dilakukan agar masyarakat mengetahui mana parpol yang komitmen terhadap pemberantasan korupsi. ‘’Kami mendesak agar KPK juga turut mengumumkan partai politik peserta Pemilu 2019 yang kadernya banyak terlibat dengan korupsi,’’ ujar anggota Badan Komunikasi Gerindra Andre Rosiade dalam keteran-
Proyek RS Nyitdah Gagal Tender Proyek pembangunan RS Nyitdah di Kediri kembali mengalami gagal lelang. Apa sebabnya?
gan pers, Kamis (31/1) kemarin. Andre menjelaskan pentingnya publikasi tersebut. Tujuannya agar masyarakat dapat lebih mengerti mengenai rekam jejak parpol dan tak salah menentukan pilihan pada Pemilu 2019. Selain itu, parpol dengan kader koruptor terbanyak juga akan mendapat sanksi sosial lantaran tidak mampu mengurus kadernya hingga jadi pesakitan di KPK. Misalnya seperti PDI-P. Hal. 15 Pro Wong Cilik
Pangdam Terima Penghargaan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyerahkan penghargaan kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto terkait pengamanan Annual Meetings IMF-WB 2018 berlangsung aman dan sukses.
Halaman 15
Rai Mantra
Nyoman Suwirta
Pansus DPRD Bali dapat merumuskan itu, sehingga pada intinya Suwirta ingin regulasi yang ada ke depan lebih fleksibel untuk mendukung percepatan pembangunan di Klungkung. Bupati Suwirta menegaskan, Klungkung tidak mematok ketinggian bangunan pada kawasan tertentu harus ditetapkan berapa meter. Klungkung menginginkan agar dari perubahan batas maksimal ketinggian 15 meter itu, kabupaten agar diberikan kelonggaran atau kebebasan, khususnya di kawasan tertentu yang dimaksud itu, agar jangan sampai ruang terbuka hijau semakin habis. Sekarang, menurutnya, yang perlu diperjelas adalah detail dari tempat-tempat tertentu itu, supaya regulasinya jelas dan implementasinya juga jelas di lapangan. Ketua Tim Pansus DPRD Bali Kariyasa Adnyana saat sosialisasi pembahasan Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 16 Tahun 2009 tentang RTRW Provinsi
Bali tahun 2009-2029 di Ruang Rapat Praja Mandala, belum lama ini, sempat membahas isu pemberlakuan ketinggian bangunan melebihi 15 meter pada kawasan/zona tertentu ini. Menurutnya, ini menjadi pemikiran dan rencana yang sangat realistis untuk mengantisipasi kebutuhan perumahan dan akomodasi wisata. Seiring meningkatnya jumlah penduduk di Bali pada umumnya dan Klungkung pada khususnya, dengan tetap memperhatikan estetika budaya Bali. Ini belum menjadi bagian pasal yang direvisi dalam Perda 16 Tahun 2009, namun terus menjadi dinamika yang membutuhkan intervensi dalam Pemerintah Provinsi Bali. Klungkung menjadi kabupaten terkecil di Bali. Luas wilayahnya hanya 31.500 hektar atau hanya 5,59 persen wilayah Provinsi Bali. Wilayah yang sudah terkecil, kini juga diperparah dengan semakin menyusutnya wilayah Klungkung. Hal. 15 Akibat Abrasi
NYAMUK MENGGIGIT MANUSIA
MENULAR LEWAT NYAMUK AeDES aegypti
2018
VIRUS DENGUE
Badung Klungkung Buleleng Denpasar Gianyar Jembrana Tabanan Bangli Karangasem JUMLAH
Januari 2019 : : : : : : : : : :
129 36 44 307 114 64 36 147 9 886
tempat penyimpanan air
Badung Denpasar Klungkung Bangli Tabanan Buleleng Gianyar Jembrana Karangasem JUMLAH
: : : : : : : : : :
46 40 25 12 6 89
tempat penampungan air
Gejala awal Demam tinggi mendadak, Nyeri pada otot, Sakit kepala parah dan sakit pada bagian belakang mata, Mual dan muntaH
barang bekas yang dapat menampung air
Bali ’’Uyak’’ Kasus DBD
MEMASUKI musim pancaroba, Bali diuyak kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). RSUP Sanglah banyak menampung pasien DBD dari berbagai daerah. Pada Januari ini kasus DBD di Bali terbanyak ditemukan di Badung yakni 46 kasus, disusul Kota Denpasar 40 kasus. Dua daerah ini selalu menjadi langganan DBD karena banyak memiliki permukiman yang kumuh dan penduduk pendatang. Sedangkan daerah lainnya berkisar antara 6-10 kasus. Di Bangli (12) dan Klungkung (21). Di Badung tercatat kasus DBD hingga 2018 mencapai 324 kasus. Namun angka ini
menurun dibandingkan tahun lalu. Di Kecamatan Kuta terjadi 15 kasus, Kuta Utara (70), Kuta Selatan (52) dan meninggal stau orang, Mengwi 118 kasus, Abiansemal (59) dan Petang 10 kasus. Kini Kota Denpasar di-uyak kasus DBD. Bahkan pada Januari 2019 ini terdapat 40 kasus DBD. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Jumlah ini meningkat dibangdingkan tahun lalu pada periode yang sama. Karena tahun lalu pada Januari tercatat hanya terjadi 20 kasus DBD. Hal. 15 Masalah Nasional
Denpasar (Bali Post) Tahun 2019 merupakan siklus tiga tahunan, pascaledakan kasus Demam Berdarah (DBD) tahun 2016 lalu. Ledakan kasus diprediksi akan terjadi di empat kabupaten di Bali yaitu Tabanan, Gianyar, Klungkung, dan Singaraja. Keempat kabupaten tersebut setelah dilakukan penelitian masih terdapat banyak jentik. Bali merupakan tolok ukur kasus DB di Indonesia karena Bali masuk lima besar kasus DB tertinggi. Hal itu diungkapkan akademisi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Udayana Sang Gede Purnama,
S.KM., M.Sc., Kamis (31/1) kemarin. Diperkirakan bulan Februari dan Maret akan terjadi ledakan kasus DB. ‘’Mulai bulan Februari itu kan musim hujan deras, justru bulan itu lebih diwaspadai kalau mau mencegah agar demam berdarah tak meledak,’’ bebernya. Dia mengatakan, tahun ini potensinya besar untuk meledak. Terutama di bulan Februari yang diperkirakan menjadi puncaknya. ‘’Kemungkinan besar akan tinggi kasusnya kalau tidak ada upaya yang masif,’’ imbuhnya. Hal. 15 Upaya Pencegahan
Empat Kabupaten Rawan Ledakan DBD
Halaman 7 Angin Puting Beliung Terjang Jembrana Angin puting beliung menerjang Jembrana, Kamis (31/1) dini hari. Akibatnya belasan rumah warga di Desa Cupel Kecamatan Negara rusak tersapu angin. Halaman 10
Denpasar (Bali Post) Wacana tentang usulan perubahan batas ketinggian bangunan ditanggapi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Menurutnya, dari segi wilayah, Denpasar tidak terlalu luas, namun kepadatan penduduknya yang mencapai 7.000 orang lebih per kilometernya sudah sangat sesak. Bila sekarang ada usulan untuk mengubah ketentuan batas ketinggian bangunan, dinilai kurang tepat. ‘’Kalau memang alasan karena lahan terbatas, maka harus dikembangkan ke luar Denpasar. Jangan terfokus di Denpasar yang kepadatan penduduknya sudah tinggi,’’ kata Rai Mantra singkat. Sementara itu, di tengah gelombang penolakan terhadap rencana perubahan batas ketinggian bangunan di Bali, Klungkung konsisten pada usulannya kepada Tim Pansus DPRD Bali. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (31/1) kemarin, mengatakan Klungkung mendorong adanya perubahan regulasi batas ketinggian bangunan 15 meter, namun khusus pada kawasan maupun zona tertentu, bukan pukul rata. Usulan ini dulu disampaikan setelah melihat kondisi Klungkung, sebagai kabupaten terkecil di Bali, secara keseluruhan semakin kehilangan jalur hijau dan menyusutnya wilayah. Zona tertentu yang dimaksud Bupati Suwirta, misalnya tempatnya tentu jauh dari kawasan suci pura dan kawasan di sekitar lembah yang banyak ada di Nusa Penida. Asalkan dari hasil kajian Dinas Perizinan, pembangunannya memungkinkan. Secara detailnya, dia meminta Tim
Hasto Kristiyanto
DENPASAR
2
Jumat Paing, 1 Februari 2019
FIGUR
Media Promosi Pariwisata
A.A. Ngurah Alit Wiraputra DENGAN masuknya marketplace Cina terbesar, Alibaba, ke Bali dalam hal menjadi pemandu wisata berbasis aplikasi merupakan peluang bagi Bali. Karena secara tidak langsung mempromosikan Bali ke dunia internasional, khususnya Cina sendiri. Apalagi market wisatawan Cina sangat besar. Ada 100 juta wisatawan Cina yang outbound ke luar negaranya sehingga ini potensi yang bisa ditangkap Bali dan Indonesia. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, Alibaba sebelumnya telah melakukan penjajakan ke Kadin Bali. Menurutnya, dengan bekerja sama dengan Alibaba, maka akan menjadi media promosi pariwisata yang bagus ke Cina. Selain bekerja
sama dalam hal pemandu wisata berbasis online, Alibaba dengan produknya Alipay akan menjajaki sistem pembayaran di Indonesia. ‘’Alipay ini akan memberikan dampak yang positif bagi wisatawan. Wisatawan tidak perlu banyak-banyak bawa uang cash, cukup dengan barcode dari Alipay, kemudian masuk ke bank kita yang di Indonesia, sehinggga inilah yang membuat wisatawan tidak ragu lagi untuk berbelanja,’’ tandasnya. Selain itu, Alipay juga akan berpotensi memberikan peluang spending money turis yang besar di Bali. Karena dengan pembayaran berbasis barcode yang akan dikembangkan, akan memudahkan turis berbelanja. ‘’Mereka akan berbelanja tanpa batas. Sehingga mereka bisa membeli apa pun keinginan mereka tanpa khawatir uangnya kurang,’’ ujarnya, Kamis (31/1) kemarin. Meski demikian, Alipay ini harus melakukan kerja sama dengan bank nasional atau lembaga switching lokal untuk bisa masuk dalam sistem pembayaran di Indonesia. ‘’Bank Indonesia juga sedang menggodok peraturan terkait sistem pembayaran ini,’’ ungkapnya. Caleg DPR-RI Dapil Bali ini mengatakan, ini merupakan peluang yang cukup bagus untuk Bali. Karena dengan adanya Alipay yang bekerja sama dengan bank nasional, tentu aliran dana yang masuk akan lebih besar. Caleg dari Partai Gerindra ini berharap Alipay sudah bekerja sama dengan bank nasional, sehingga ke depannya bisa dikontrol. Sektor pariwisata pun dapat tumbuh dengan pesat dengan adanya kerja sama ini. Ia tak khawatir dengan dampak kunjungan wisatawan Cina yang besar ke Bali, yang berpotensi menjadi mass tourism. Karena customer atau pelanggan Alipay adalah orang-orang menengah ke atas atau wisatawan berkualitas. Sehingga Bali yang menjadi mitra Alipay juga akan terpromosi pada orang-orang tersebut. (may)
Aniaya Pengendara Motor, Dibui Empat Bulan Denpasar (Bali Post) Fitono alias Dolar asal Jember, Jawa Timur, Kamis (31/1) kemarin dihukum selama empat bulan penjara. Majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada mengatakan, terdakwa menganiaya korban. Dalam surat dakwaan yang disampaikan jaksa sebelumnya, menerangkan bahwa penganiayaan yang dilakukan terdakwa terjadi pada 1 Oktober 2018 malam, sekitar pukul
21.00 Wita di timur HCS 2, Jalan Taman Sari, Kelan, Tuban, Kuta. Sebagai korban adalah I Gusti Putu Lila, profesi Satpam. Korban saat itu mengendarai sepeda motor. Kebetulan di depannya ada terdakwa yang juga sedang mengendarai motor. Kala itu dari belakang korban mengklakson dan mendahului terdakwa. Namun bunyi klakson yang dibunyikan korban sambil
mendahului itu membuat terdakwa tersinggung. Terdakwa kemudian memacu gas motornya, menyusul dan menghentikan perjalanan korban. Terjadilah penganiayaan. Kejadian itu tak berlangsung lama karena ada warga melihat. Antara korban dan terdakwa sebelumnya tidak ada masalah apapun. Penganiayaan ini berakhir di pengadilan dan terdakwa dinyatakan bersalah. (kmb37)
SAMPAH - Petugas tengah menurunkan sampah dari motor gerobak sampah di TPS Kereneng.
Bali Post/eka
Pembangunan TPS di Desa/Kelurahan Terkendala Lahan Denpasar (Bali Post) – Kebijakan Pemkot Denpasar yang menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri ke desa/kelurahan, belum sepenuhnya bisa berjalan dengan baik. Persoalannya, belum semua desa/kelurahan yang ada di Denpasar memiliki tempat pembuangan sementara (TPS). Rencana pembangunan TPS di sejumlah desa masih terkendala lahan. Hal ini ditegaskan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat ditemui usai membuka konsultasi publik RKPD 2020 di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Kamis (31/1) kemarin. Rai Mantra mengatakan, kebijakan yang diterapkan ini untuk membuat desa mandiri dalam pengelolaan sampah. ‘’Kami dorong untuk ke tingkat itu, namun sampai di mana kemandirian masing-masing desa,’’ ujarnya. Terhadap apa yang terjadi selama ini, kata Rai Mantra pihaknya tetap akan melakukan evaluasi. Mengingat kemam-
puan desa belum sama. Ada yang sudah memiliki infrastruktur lengkap, namun ada juga yang belum memiliki TPS. ‘’Bila seandainya kemampuan desa belum ada, maka tetap harus dibantu tenaga DLHK,’’ jelasnya. Selain persoalan TPS di masing-masing desa, saat ini pengangkutan sampah juga masih terkendala, karena kon-
disi TPA Suwung. Terlebih kewenangan pengelolaan TPA bukan lagi berada di pemerintah Sarbagita. Sekarang pusat sudah melakukan penataan di TPA, dan juga berdampak pula pada luasan lahan untuk membuang sampah. ‘’Ini artinya infrastruktur yang ada belum dikelola dengan maksimal,’’ katanya. Sebelumnya, salah satu petugas sampah swakelola Desa Dangin Puri Kaja, Made Rugig, mengakui kesulitan untuk membangun TPS di masing-masing desa. Kondisi ini akibat terbatasnya lahan, serta penyanding susah menerima TPS di dekat rumahnya. Karena itu, keberadaan TPS biasanya dipakai oleh beberapa desa. Seperti diberitakan sebelum-
nya, perubahan penanganan sampah di Denpasar ini mengacu pada Perwali Nomor 11 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengelolaan dan Pembuangan Sampah di Kota Denpasar. Pengelolaan Topik :sampah kini mewajibkan dilakukan oleh masyarakat yang tergabung dalam kelompok swakelola yang dikoordinir oleh desa/lurah. Sehingga penanganan sampah yang dimulai dari hulu ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemilahan, pengelolaan dan pemanfaatan sampah. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
”Go-Food Festival” Hadir di Bali Dilakukan Bersamaan, Upacara ”Nyiramin’’ Jenazah Area Kuliner Sekaligus Wadah Berkreasi Komunitas Gung Danil dan Pamannya Denpasar (Bali Post) Jenazah I Gusti Ngurah Agung Danil Yunandha Yudha, cucu pertama I Gusti Ngurah Rai, diberangkatkan dari rumahnya di Jalan Kenyeri Denpasar menuju Puri Carangsari, Petang, Badung, Kamis (31/1) kemarin. Sekitar pukul 12.30 Wita, iring–iringan jenazah mulai beranjak ke Puri Carangsari. Jenazah almarhum dibawa dengan mobil ambulans TNI dengan pengawalan tentara. Sementara jenazah putra kedua I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Nyoman Tantra, telah berada di Puri Carangsari. Sabtu, 2 Februari, akan dilakukan upacara nyiramin kedua jenazah. ‘’Nyiramin berbarengan karena satu puri,’’ kata I Gusti Ngurah
Agung Donal Jogani, anak keempat I Gusti Ngurah Alit Yudha. Kemudian pada tanggal 4 Februari dilakukan upacara ngaturang panileman saji. Pada 7 Februari dilakukan upacara nyekeh. Sedangkan palebon dilakukan pada bulan April. Namun tanggalnya belum dipastikan oleh pihak keluarga. ‘’Kemungkinan setelah tanggal 12 April, setelah panyineban karya di Pura Besakih,’’ imbuhnya. Nantinya kedua jenazah almarhum akan di-palebon sekaligus diupacarai semimiliter. Selain itu juga dilakukan apel persada. Seluruh anggota Pemuda Panca Marga (PPM) Bali akan datang saat palebon dan juga Ketua Umum PPM Pusat Haji Lulung. (kmb42)
”AKHIRNYA! Finally, GoFood Festival hadir di Kota Denpasar,” ucap District Head Gojek Bali Nusra Leo Ariffin mengawali sambutannya dalam acara peresmian GoFood Festival di Level 21 Mall, Denpasar, Kamis (31/1) siang. Mengingat Go-Food Festival di Denpasar merupakan titik ke30 diadakannya acara ini pada 18 kota di seluruh Indonesia. Sedikitnya ada 23 merchant pilihan dari total 7.000 lebih merchant UMKM Go-Food di Bali. Pengunjung pun siap dimanjakan dengan ragam cita rasa kuliner, mulai dari kuliner lokal khas Bali hingga kuliner unik dan kreatif lainnya. “Di Gojek, di Go-Food yang kami percayai adalah misi kami dalam mendukung sektor informal dan UMKM. Kenapa ini penting? Karena kita rasa ini adalah investasi strategis untuk kemajuan ekonomi. Sektor ini tahan krisis dan memiliki daya amplifikasi,” ujar Leo Ariffin. Go-Food yang hadir di aplikasi Gojek sejak 2015, lanjut Leo Ariffin, saat ini menjadi layanan pesan-antar makanan terbesar di Asia Tenggara. Tentunya yang membanggakan, layanan ini dilahirkan dari perusahaan penyedia layanan on-demand dan pembayaran berbasis aplikasi milik anak bangsa. Di Bali sendiri Gojek sudah ada sejak
tiga tahun terakhir dan terus berjuang menjadi brand yang dicintai masyarakat Pulau Dewata. “Ketika kita memulai GoFood Festival, idenya kita ingin menghadirkan satu alternatif (kuliner, red) bagi masyarakat kota tersebut. Di Bali sendiri kita percaya kuliner adalah bagian dari pariwisata, terutama di kalangan anak-anak muda,” imbuhnya. Menurut Leo Ariffin, GoFood Festival tidak hanya sekadar memberikan pengalaman kuliner. Tapi juga memiliki misi besar untuk membentuk suatu komunitas. Oleh karena itu, festival ini mengusung konsep pujasera disertai dengan kegiatan yang melibatkan komunitas-komunitas lokal. Ketika komunitas terbangun, pendapatan para merchant diharapkan turut meningkat. “Ujung-ujungnya kita bisa membantu merchant-merchant yang sudah bekerja sama dengan kita, yang saat ini di seluruh Indonesia jumlahnya 300 ribu lebih. Kebanyakan bersifat lokal, UMKM, dan yang sangat terbuka akan kemajuan ekonomi digital Indonesia,” jelasnya. VP Sales & Marketing Go-Food Festival Cassandra Aprilanda mengatakan, GoFood Festival hadir untuk menjembatani pecinta kuliner dengan mitra-mitra merchant
FESTIVAL - Suasana Go-Food Festival di Level 21 Mall, Kamis (31/1) kemarin. Go-Food di satu tempat dengan ragam pilihan kuliner serba nikmat. Selain makanan enak, pihaknya juga menyediakan tempat gratis bagi komunitas yang ingin mengadakan acara di areal Go-Food Festival. “Komunitas yang mau kopdar, nongkrong bareng, selama kegiatannya positif pasti kita akan bantu dan kita sediakan areanya untuk teman-teman komunitas. Bisa juga untuk workshop, seminar, kelas fotografi, macam-macam,” katanya. Menurut Cassandra Aprilanda, ada banyak hadiah dan
promo seru di Go-Food Festival. Di antaranya, cashback dari GoPay sebesar 50 persen dan promo gratis ongkos kirim hingga jarak 4 kilometer untuk pemesanan Go-Food di merchant Go-Food Festival. Tak hanya untuk masyarakat, pihaknya juga tidak menarik biaya sewa tempat kepada merchant yang terlibat. “Ini merupakan salah satu bentuk upaya dari GoFood Festival untuk membantu mitra-mitra merchant Go-Food mengembangkan bisnisnya,” jelasnya. VP Corporate Affairs Gojek Rosel Lavina mengatakan, Go-
jek banyak menggunakan big data untuk memahami habit dan kegemaran konsumen. Di tahun 2018, menu kuliner yang paling banyak dipesan adalah kategori ayam, paket nasi, mie, kopi, dan minuman manis. Paket ayam bahkan sudah dipesan 90 juta kali. Uniknya, masyarakat justru paling banyak memesan makanan antara pukul 21.00 sampai 23.00. Ke depan, makanan sehat dan makanan unik diprediksi paling sering dicari dan akan menjadi tren. “Sebentar lagi kami akan menghadirkan fitur baru, tunggu tanggal mainnya. Pokoknya itu akan terus menjadi solusi buat para teman-teman pengguna. Apalagi buat orang-orang yang ingin mengekspresikan rasa kasih sayangnya nanti. Clue-nya itu dulu, nanti selengkapnya di Februari ini,” tandasnya. Go-Food Festival yang dihadiri Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Denpasar I Made Saryawan dibuka secara unik. Yakni dengan pemasangan apron kepada salah satu perwakilan merchant, serta pemukulan teflon. Saryawan yang hadir mewakili Wali Kota Denpasar mengatakan, Go-Food juga merupakan mitra UMKM untuk meningkatkan pelayanan, khususnya dari segi transaksi non-tunai. (kmb32)
Songsong Generasi Indonesia Emas 2045
Antisipasi Narkoba di Kalangan Mahasiswa Gencar Dilakukan
Bali Post/wan
PURI CARANGSARI - Jenazah I Gusti Ngurah Agung Danil Yunandha Yudha, cucu pertama I Gusti Ngurah Rai, diberangkatkan menuju Puri Carangsari, Petang, Badung, Kamis (31/1) kemarin.
Topik : empat kabupaten rawan ledakan dbd
Denpasar (Bali Post) Indonesia mempersiapkan diri menyongsong Generasi Indonesia Emas 2045 dan berhubungan erat dengan generasi muda. Untuk itu, BNNP Bali gencar melakukan sosialisasi dan deseminasi informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), mangantisipasi peredaran narkoba di kalangan mahasiswa. ‘’Tahun 2045 Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yang akan dimulai dari tahun 2020-2045. Bonus demografi ini menyebabkan penduduk Indonesia akan didominasi oleh penduduk yang memiliki usia tergolong produktif,’’ kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. saat menjadi narasumber talkshow deseminasi P4GN di Aula Perdiknas, Panjer, Denpasar, Kamis (31/1) kemarin. Di hadapan puluhan mahasiswa, Suastawa menegaskan tantangan mahasiswa dalam
program P4GN adalah dapat menjadi insan yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk menjadi agent action BNN. ‘’Minimal dapat menjadi agen pencegahan narkoba di lingkungan keluarga,’’ ungkapnya. Generasi muda, lanjut jenderal bintang satu di pundak ini, adalah generasi ideal yang mampu menjadi lokomotif pembangunan bangsa. Adanya globalisasi membuat generasi muda Indonesia mendapatkan tantangan yang sangat luar biasa. Sebab, globalisasi tidak hanya berdampak positif saja, tetapi berdampak negatif pula. ‘’Satu sisi generasi muda Indonesia dapat lebih terbuka terhadap perkembangan dunia luar karena adanya akses internet. Namun di sisi lain, hal ini akan membuat generasi muda Indonesia mendapatkan pengaruhpengaruh dari budaya luar yang belum tentu sesuai dengan budaya bangsa Indonesia,’’ ujar mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. Dampak negatif globalisasi
salah satunya yakni terkikisnya esensi adat budaya bangsa, sehingga muncul kecenderungan para generasi muda dapat melakukan pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. ‘’Peran generasi milenial atau para mahasiswa sebagai pihak yang mendorong terjadinya transformasi dunia ke depan, ke arah yang lebih baik melalui efektivitas, perbaikan dan tentu saja menjauhi hal-hal yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan, salah satunya yaitu menjauhi narkoba,’’ tandasnya. Aplikasi nyata peran mahasiswa, katanya, dapat membentuk organisasi kemahasiswaan yang peduli tentang bahaya narkoba secara aktif, inovatif dalam berkarya, berjiwa mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat luas serta berani menolak ajakan teman yang bersifat negatif. Kegiatan ini disambut baik oleh Ketua Perdiknas Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H. Bahkan, ia berharap kegiatan Perdiknas dapat disink-
Bali Post/ist
DESEMINASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa saat menjadi narasumber talkshow deseminasi P4GN. ronkan dalam kurikulum, khususnya program P4GN. Sebab, hal ini adalah tanggung jawab kita bersama sehingga dapat merubah paradigma oleh mahasiswa, khususnya menjauhi dan membentengi diri dari pengaruh narkoba. Apalagi seorang mahasiswa memiliki andil dalam
mengawal perubahan sosial yang terjadi. ‘’Sebagai mahasiswa apakah mampu menjadi pembaharu peradaban atau hanya sekadar menjadi penonton dari dinamika peradaban tersebut? Saat ini para mahasiswa dikategorikan sebagai generasi milenial,’’ ujarnya. (kmb36)
BADUNG
Jumat Paing, 1 Februari 2019
3 Spesialis Bobol Rumah Kosong
Mantan Anggota Ormas Ditembak Polisi Tim Opsnal Satreskrim Polresta Denpasar menangkap maling spesialis rumah kosong, Riski Andi Selamet Rahayu (21), Rabu (30/1) lalu. Saat polisi menggeledah kamar kosnya di Jalan Imam Bonjol Gang 100, Denpasar, petugas menemukan topi isi logo ormas. Tersangka Riski berdalih dulu sempat menjadi anggota ormas tersebut. Kaki kirinya ditembak petugas karena melakukan perlawanan. ‘’Di dada pelaku juga ada tato logo ormas tersebut,’’ kata Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana didampingi Wakasatreskrim AKP Nyoman Darsana, Kamis (31/1) kemarin. Penyelidikan kasus pencurian ini dilakukan setelah korban Nyoman Purna (28) yang kos di Jalan Gunung Salak Utara, Denpasar melapor kemalingan. Pelaku masuk ke kamar kos korban dengan cara mencongkel pintu menggunakan pahat. ‘’Korban kehilangan HP dan dompet berisi uang Rp 1,2
Bali Post/eka
PENCURIAN - Tersangka kasus pencurian rumah kosong digelandang polisi di Mapolresta Denpasar, Kamis (31/1) kemarin.
juta,’’ ujarnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Resmob dipimpin Kanit I Iptu Made Yudistira melakukan penyelidikan. Hasil olah TKP, polisi memperoleh informasi bahwa pelaku memakai sepeda motor Suzuki Satria FU DK 7168 UD. Polisi langsung melacak pemilik motor tersebut. Kemudian pada Rabu (30/1) petugas mengamankan barang bukti berupa HP milik korban. Ternyata HP curian itu dijual kepada Dwi Novian. Dwi mengaku membeli HP itu dari temannya, Riski, dan polisi langsung menangkapnya. Karena melawan saat diajak pengembangan kasus, petugas terpaksa menembak kaki kirinya. Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku beraksi di kos-kosan di Jalan Gunung Kalimutu, Jalan Pura Demak, Jalan Pulau Moyo dan Jalan Gunung Salak. Terkait kasus ini, diamankan barang bukti tujuh HP, pisau, pahat, helm, jaket, topi hitam isi logo ormas, tab, kamera, Go Pro dan vape. Untuk sepeda motor yang digunakan pelaku beraksi, tiga hari setelah kejadian langsung dijual untuk menghilangkan barang bukti. (kmb36)
22 Ribu Anak Belum Kantongi KIA
Mangupura (Bali Post) -
‘’Anggaran untuk pengadaan blangko ini kurang lebih senilai Rp 175.000.000. Anggaran bersumber dari APBD induk Kabupaten Badung tahun 2019,’’ ujar Putu Suryawati, Kamis (31/1) kemarin. Menurutnya, dari enam kecamatan di Kabupaten Badung pencetakan KIA paling banyak dilakukan di Kecamatan Mengwi, mencapai 26.500 kartu. Disusul Kecamatan Abiansemal sebanyak 24.915 kartu, Kecamatan Kuta Selatan 18.628
kartu, Kecamatan Kuta Utara 16.664 kartu, Kecamatan Kuta 8.172 kartu, dan Kecamatan Petang sebanyak 6.919 kartu. ‘’Berdasarkan data yang ada, anak-anak berumur di bawah 17 tahun yang belum memiliki KIA sekitar 22.211 orang. Ini yang akan kami lanjutkan tahun ini,’’ katanya. Disebutkan, proses pengadaan blangko sudah masuk dalam tahap tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Tender
dimulai Senin (28/1) lalu, dan ditutup pada Sabtu (2/2) besok. Anggaran yang disediakan mencukupi untuk pengadaan sekitar 35.000 keping blangko. Awal 2019, pihaknya juga disibukkan dengan perekaman e-KTP. Dari 353.411 penduduk yang wajib KTP di Badung, yang sudah melakukan perekaman sebanyak 352.492 orang, sedangkan yang belum merekam 919 orang. ‘’Kami melakukan jemput bola dengan mendatangi warga
lanjut usia dan warga yang sakit langsung ke rumahnya,’’ katanya. Upaya yang telah diterapkan sejak lama itu bertujuan untuk mempercepat proses perekaman. Dengan berbagai terobosan, pihaknya menargetkan perekaman untuk warga yang tercecer bisa segera rampung. Seperti diketahui, warga yang belum melakukan perekaman data kependudukan akan diblokir. Dengan diblokirnya data kependudukan ini, maka warga yang belum melakukan perekaman otomatis tidak akan mendapat semua pelayanan kependudukan. Hanya saja pemblokiran bersifat sementara, sepanjang warga yang bersangkutan belum melakukan perekaman. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) Rencana pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Suwung menjadi sumber energi alternatif, dipastikan akan segera terwujud. Adalah PT Indonesia Power yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) ini. Pembangunan PLTSa akan dimulai tahun ini dan ditargetkan rampung pada 2021. Menurut Direktur Utama Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani, TPA Sarbagita Suwung menjadi yang keempat dari 10 program di Indonesia yang sedang didorong untuk pengembangan PLTSa. Bali dipilih setelah Surabaya, Jakarta dan Solo. ‘’Kami mempunyai kewajiban untuk meningkatkan jumlah produksi listrik yang dihasilkan dari sampah. Bali dengan TPA Sarbagita, itu kami diminta untuk segera pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah,’’ katanya saat ditemui di Kuta, Kamis (31/1) kemarin.
Dijelaskannya, penugasan untuk mengelola PLTSa ini sudah diterima pada triwulan IV tahun 2017. Pada 2018 sudah dilakukan pembahasan. Mengenai pengelolaannya nanti, Sripeni menjelaskan, yang menjadi acuan akhir nanti untuk mekanismenya adalah Perpres No. 35 Tahun 2018 yang merupakan perubahan dari peraturan menteri sebelumnya. Rencana pembangunan PLTSa ini mendapat dukungan dari sejumlah kementerian, di antaranya Kemenko Maritim, Kemenko Perekonomian, Kementerian LHK, Kementerian ESDM, dan BUMN. Penugasan datang dari Kementerian ESDM, sedangkan dari Kementerian LHK terkait teknologi dan efek sampingnya, termasuk limbah. ‘’Mudahmudahan ini bisa diselesaikan dalam waktu dua tahun dari rencana pembangunan dimulai tahun 2019,’’ ujarnya. Saat ini sudah dilakukan prastudi kelayakan yang dilanjutkan untuk detail FS
dan tahapan selanjutnya. Sementara untuk teknologi akan menggunakan insinerator atau teknologi pembakaran. Sedangkan limbah yang dihasilkan diharapkan bisa diolah menjadi limbah biasa sehingga tidak perlu diangkut. Limbah hasil pengolahan juga dapat dimanfaatkan untuk kompos. Anggaran pembangunan PLTSa diperkirakan sebesar 1.200 USD per KW. Dengan total daya yang akan dihasilkan yaitu sebesar 9-10 MW, total dana yang dibutuhkan adalah sekitar 120 juta USD. Sementara untuk tarif yang akan dijual ke PLN, pihaknya mengatakan sudah ditetapkan pada Perpres No. 35 Tahun 2018. Diperkirakan harga jual listrik sekitar Rp 1.700 per kWh. ‘’Meski harga ini lebih besar dari harga jual PLN yaitu Rp 1.200 per kWh, namun PLN tidak masalah. Karena ini sebagai bagian dari kontribusi manfaat yang diberikan dari pengelolaan lingkungan,’’ pungkasnya. (kmb23)
Mangupura (Bali Post) Berbagai persoalan membelit Dermaga Watu Nunggul, Kedonganan. Selain belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh nelayan, pelanggaran parkir juga marak terjadi. Banyak pemancing yang memarkir sepeda motor di dermaga, padahal sudah ada pelang larangan parkir di kawasan tersebut. Pantauan di lokasi, sebenarnya di depan dermaga sudah ada tempat parkir representatif untuk parkir kendaraan roda dua. Bahkan sudah dijaga oleh seorang juru parkir. Sayangnya beberapa pengendara tidak mengindahkannya. Mereka nekat masuk ke dalam dermaga dan memarkir kendaraannya di sana. Tukang parkir yang bertugas seolah tidak bisa berbuat banyak akan kondisi ini. Bendesa Adat Kedonganan Wayan Merta mengakui kondisi tersebut. Dia memaparkan, untuk parkir
Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Badung terus digenjot. Tercatat anak yang telah memiliki kartu identitas tersebut sebanyak 101.789 orang di 2018 dari total wajib KIA sekitar 124.000 orang. Artinya, saat ini yang belum mengantongi KIA mencapai 22.211 orang. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung Putu Suryawati mengungkapkan, pihaknya melakukan pengadaan 35.000 blangko KIA. Pengadaan ini untuk melanjutkan pencetakan KIA tahun ini.
Pembangunan PLTSa Suwung Ditargetkan Rampung 2021
Bali Post/asa
TRAINING - Suasana in house training agen perubahan yang digelar Kejati Bali di aula Puspem Badung.
Kejati Siapkan Pelopor Perubahan Mangupura (Bali Post) Setelah meraih penghargaan unit kerja pelayanan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan telah menerima penghargaan dari Kemen-PAN RB pada 10 Desember 2018, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali yang dipimpin Dr. Amir Yanto terus berbenah guna memberikan pelayanan publik yang maksimal. Salah satunya dengan merumuskan langkahlangkah percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
di depan dermaga memang dikelola desa adat bekerja sama dengan Dishub Badung. Pihaknya pula yang memasang tanda larangan parkir di dalam dermaga. Memang diakuinya penataan di kawasan dermaga baru dimulai secara bertahap. Karenanya, pihaknya terus akan melakukan evaluasi dan pembenahan. Dia menceritakan, awalnya kendaraan yang parkir di dermaga itu terjadi ketika kondisi di areal depan parkir pada pagi hari cukup ramai karena ada penurunan ikan. Namun lambat laun yang parkir di sana justru semakin banyak sehingga mengundang keluhan dan sorotan. Atas kondisi itu, pihaknya memasang tanda larangan parkir. Namun sejauh ini langkah tersebut belum efektif. Untuk itulah pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar kondisi di dalam dermaga
Atas komitmen itu, Kajati Bali Amir Yanto, Kamis (31/1) kemarin mengumpulkan seluruh jaksa di aula Puspem Badung guna melaksanakan in house training agen perubahan bagi para pejabat dan kejaksaan seluruh Bali. Setidaknya ada 325 orang pejabat diikutsertakan, dengan tujuan agar pejabat dan seluruh jaksa menjadi pelopor dan inspirator perubahan yang senantiasa menebar virus-virus kebaikan sehingga lebih cepat menuju WBBM. ‘’Ada tiga instansi dari
Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi yang diundang dalam acara ini, yang nanti akan dijadikan role model agent perubahan. Ini untuk dijadikan panutan baik integritas maupun kinerjanya di wilayah masing-masing,’’ ucap Amir Yanto. Menurutnya, in house training agen perubahan diselenggarakan dalam rangka membekali dan memberikan pemahaman kepada para pegawai dan perlunya mengubah pola pikir dan budaya kerja dalam zona integritas di Kejati Bali. (kmb37)
Tanda Larangan Parkir Dermaga Watu Nunggul Tak Digubris
Bali Post/kmb
LANGGAR ATURAN - Para pengendara sepeda motor nekat melanggar aturan parkir meski sudah ada tanda larangan parkir di kawasan Dermaga Watu Nunggul. benar-benar tertib. Apalagi kawasan tersebut sedang ditata untuk areal mina wisata. Diungkapkannya lebih lanjut, pihaknya sudah bersurat ke Dinas Perikanan Provinsi Bali terkait peman-
faatan dermaga tersebut. Sebab sejauh ini dermaga hanya bisa dipakai oleh kapal yang mengangkut es sebagai pendingin ikan. Sedangkan kapal lainnya tidak ada yang bersandar di dermaga ini. (kmb)
Sekda Adi Arnawa Buka Penilaian Potensi dan Kompetensi JPTP
PENILAIAN - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa membuka penilaian potensi dan kompetensi ASN JPTP Kabupaten Badung di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Puspem Badung, Kamis (31/1) kemarin.
SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, S.H. membuka acara penilaian potensi dan kompetensi ASN Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Kabupaten Badung, Kamis (31/1) kemarin, di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Puspem Badung. Selaku asesor pada penilaian yang berlangsung selama dua hari ini adalah Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kepala BKPSDM Badung diwakili Kabid Pengembangan SDM Agus Suantara melaporkan, sesuai dengan amanat UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN, implementasi manajemen ASN yang ber-
tujuan agar pejabat memiliki integritas, kompetensi dan mampu mengelola segala perbedaan budaya, latar belakang suku, agama, serta seluruh kepentingan elemen bangsa. Salah satu upaya mencapai hal tersebut dilakukan penilaian kompetensi JPTP dengan sistem assesment center. Kegiatan ini menjadi sumber data dalam menunjukkan potensi dan kompetensi ASN. ‘’Kegiatan ini adalah untuk menggali potensi dan kompetensi para peserta sehingga dapat dimanfaatkan oleh instansi untuk perkembangan individu yang bersangkutan maupun perkembangan instansi,’’ jelasnya. Sekda Badung Adi Arnawa atas nama Pemkab Badung
menyampaikan terima kasih kepada LAN atas kerja samanya, terutama dalam penyelenggaraan penilaian potensi dan kompetensi JPTP di lingkungan Pemkab Badung. Adi Arnawa menilai pelaksanaan penilaian ini merupakan salah satu persyaratan dalam pengembangan karier ASN, khususnya yang memangku jabatan tinggi pratama. Diharapkan para peserta serius mengikuti dengan assesment penilaian ini meskipun tidak ada istilah lulus maupun tidak lulus. ‘’Yang paling penting ini adalah menjadi pertimbangan dalam rangka menentukan jabatan yang cocok buat jabatan pimpinan tinggi pratama,’’ jelas Adi Arnawa. Sementara itu, Kabid
Pemetaan, Kompetensi P4KASN LAN Zulfikar mengatakan, pemetaan kompetensi ini berlaku selama dua tahun. Setelah dua tahun akan dilakukan kembali. Pemetaan kompetensi menjadi salah satu prasyarat jabatan dalam pengembangan karier. Berdasarkan Permen-PAN RB No. 8 Tahun 2017 untuk kompetensi manajerial ada 8 kompetensi manajerial yang diukur dan satu kompetensi sosiokultural. Kedelapan kompetensi manajerial tersebut meliputi, kompetensi integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, mengelola perubahan dan pengambilan keputusan. (ad1237)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Jumat Paing, 1 Februari 2019
153 Siswa SMK PGRI 1 Denpasar Ikuti Simulasi UNBK Mahasiswa Stikes Wira Medika Bali Jadi Sekolah Binaan Yamaha dan Kawasaki Dinobatkan sebagai Pemenang Pro Bali Ambassador BABAK Grand Final Pro Bali Ambassador (Duta Pembangunan Provinsi Bali) tahun 2019 yang diselenggarakan pada 9 Januari 2019 dan bertempat di Grand Mutiara Ballroom Hotel Nikki Denpasar. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, dalam hal ini selaku pembinaan terhadap seluruh finalis Pro Bali Ambassador 2019. Rangkaian kegiatan pemilihan Pro Bali Ambassador 2019 dilaksanakan dalam beberapa tahap. Di antaranya diawali dengan seleksi peserta yang diikuti seluruh kabupaten/kota se-Bali yang menghasilkan 9 pasang finalis Pro Bali Ambassador. Selanjutnya 9 pasang finalis yang telah terpilih akan menjalani proses pra-karantina, photoshoot and videoshoot, masa karantina hingga malam Grand Final Pro Bali Ambassador 2019. Pada malam puncak Grand Final Pro Bali Ambassador 2019, I Made Wahyu Aditra dinobatkan sebagai pemenang juara I Pro Bali Ambassador 2019. I Made Wahyu Aditra yang masih tercatat aktif sebagai mahasiswa semester III Jurusan Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan Stikes Wira Medika Bali ini menuturkan sangat senang dan bangga biasa meraih gelar juara I Pro Bali Ambassador 2019 sekaligus bisa membawa nama baik kampus tercinta. Wahyu Aditra sebagai the winner Pro Bali Ambassador akan mengemban tugas selama satu tahun masa jabatan sebagai Duta Pembangunan Provinsi Bali yang peduli dan berperan aktif terhadap sektor pembangunan daerah Bali yang akan bekerja sama dengan jajaran Pemerintah Provinsi Bali. Ketua Stikes Wira Medika
JUARA - Malam puncak Grand Final Pro Bali Ambassador 2019, I Made Wahyu Aditra dinobatkan sebagai pemenang juara I Pro Bali Ambassador 2019. Bali Drs. I Dewa Agung Ketut Sudarsana, M.M. sangat mengapresiasi prestasi yang telah diraih Wahyu Aditra sebagai juara I Pro Bali Ambassador 2019. Ajang ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi para generasi muda dalam mengekspresikan seluruh ino-
vasi dan kreativitasnya dalam berkarya untuk kemajuan Bali ke depan. Diharapkan nantinya prestasi serupa juga datang dari seluruh mahasiswa/i Stikes Wira Medika Bali yang mampu menorehkan prestasinya, baik tingkat nasional maupun internasional. (ad1235)
SMK PGRI 1 Denpasar yang berlokasi di Jalan Seroja dikenal sebagai sekolah yang benarbenar kejuruan. Setiap tahun lab praktik siswa diperbanyak dan PBM-nya sarat dengan pendidikan vokasi guna mengantarkan lulusannya siap kerja. Yang luar biasa, kini SMK PGRI 1 Denpasar menjadi sekolah binaan Yamaha dan Kawasaki. Sebanyak 153 siswa kelas XII sejak Senin lalu mengikuti simulasi UNBK secara mandiri. Dari jumlah itu 79 dari Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (otomotif) dan sisanya dari TI, Multi Media, Teknik Pendinginan, Bangunan, Audio Video. Ketua Jurusan TKR Agus Ambara Aditya Jaya mengungkapkan simulasi menggunakan tiga lab komputer dengan 25 unit tiap kelas dibagi dua sesi. Simulasi berlangsung hingga Kamis (31/1) kemarin, sedangkan UKK TKR dilakukan 18 Februari mendatang. Kepala SMK PGRI 1 Denpasar Drs. IGN Wiratha, M.M. mengungkapkan simualsi UNBK dikondisikan seperti UNBK sebenarnya. Siswa wajib melepas alas kaki dan mengumpulkan HP. Sementara proktor (server) UNBK dijaga sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan server dibuat sendiri sebanyak empat unit, satu dipakai cadangan. IG N W iratha didampingi Waka Kurikulum yang juga Ketua Panitia UN Triono Doni Wijaya, S.Kom. menambahkan, SMK PGRI 1 Denpasar sejak tiga tahun lalu menjalani UNBK secara mandiri. Semua komponen pendukung dibuat sendiri sehingga biaya lebih murah, namun dijamin keandalannya. Keunggulan lainnya, sekolah ini merupakan binaan Yamaha dan Kawasaki. Di sini terdapat tiga kelas
SIMULASI - Kepala SMK PGRI 1 Denpasar IGN Wiratha memantau pengumpulan HP siswa saat simulasi UNBK di sekolah tersebut. Yamaha dan tiga kelas Kawasaki. Siswanya mendapat bimbingan langsung dari instruktur dunia industri dengan materi teknologi terkini. Lulusan di kelas ini, kata IGN Wiratha, selain mendapat ijazah juga menerima sertifikat kompetensi dari Yamaha dan Kawasaki. Dengan demikian peluang kerjanya lebih terbuka di dunia industri. IGN Wiratha mengungkapkan keunggulan ini relevan dengan daya serap lulusannya. Hampir 100 persen lulusannya diserap cepat di dunia kerja. Sisanya 3 persen melanjutkan studi sambil bekerja. ‘’Bekerja itu jangan dikonotasikan jadi PNS saja, bisa usaha mandiri dan bekerja di tempat lain,’’ tegasnya. Diakuinya, banyak dunia industri untuk jurusan MM, Bangunan, PPTU, Kawasaki dan Yamaha langsung ke SMK PGRI 1 Denpasar melamar siswa terbaik. Sampai-sampai lulusan MM kehabisan stok
memenuhi permintaan SDM dapodik di sekolah. Tahun ini SMK PGRI 1 Denpasar, menurut IGN Wiratha, akan menerima 250 siswa baru semua jurusan. Calon siswa boleh memilih Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (otomotif), Program Keahian Teknik Pendinginan dan Tata Udara (TPTU), Program Keahlian Teknik Bangunan dan Program Keahlian Audio Video (Elektro) serta Program Keahlian Multi Media (MM) . Selain itu juga membuka Program Keahlian Akuntansi sudah dibuka sejak tahun lalu. Siswa berprestasi diberikan beasiswa dengan model pelayanan berkualitas dengan dua lab otomotif, empat lab MM dan lab lainnya. Sekolah memberikan keringanan diskon 20 persen bagi warga Tonja dan lulusan SMP PGRI di Denpasar. Sedangkan gurunya kebanyakan guru produktif yang menguasai keahlian bidang teknik. (ad1233)
Libatkan Pramuka, Indonesia Power Inisiasi RUPS Laporkan Kinerja Baik Gerakan ’’Coastal Clean-up’’ Pantai Kuta Aset BPR Lestari Bali Tumbuh Rp 657,4 Miliar
PT Indonesia Power bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menginisiasi gerakan Coastal Cleanup di Pantai Kuta, Kamis (31/1) kemarin. Ratusan pegawai dan undangan dikerahkan untuk bersama-sama melakukan pembersihan sampah di sekitar Pantai Kuta. Pada event kali ini Indonesia Power juga melibatkan 100 anggota Pramuka yang merupakan icon pemuda agar menjadi pelopor kampanye mengurangi sampah plastik. Menurut Direktur Utama Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani, PT Indonesia Power (IP) sebagai salah satu anak usaha PT PLN (Persero), berhasil meraih penghargaan Proper Emas tahun 2018 dari KLHK. Tentunya IP secara konsisten memprioritaskan gerakan cinta lingkungan memerangi kebiasaan membuang sampah tidak pada tempatnya dan meminimalisir membuang sampah plastik. Dikatakannya, sebagai rangkaian dari acara Coastal Cleanup ini dilanjutkan dengan sharing session pengelolaan kinerja Lingkungan berbasis Proper tahun 2018 bersama dengan tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Pullman Bali Legian Beach Hotel. Sharing session ini dirasa sangat penting untuk lebih menajamkan kinerja lingkungan
AKSI BERSIH - Jajaran manajemen Indonesia Power bersama ratusan pramuka saat berfoto bersama usai melakukan aksi bersih sampah di Pantai Kuta, Kamis (31/1) kemarin. Indonesia Power sebagai peraih Proper Emas. Raihan Proper Emas ini sangat membanggakan sebagai peringkat tertinggi penilaian proper dan merupakan bukti upaya berkelanjutan Indonesia Power dalam bidang lingkungan, efisiensi energi serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Artinya, perusahaan telah menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Menurut Sripeni, dengan penghargaan ini, pihaknya berkomitmen yaitu untuk senantiasa menyelenggarakan bisnis pembangkitan tenaga listrik
dengan aman, bersih, hijau, andal dan efisien. ‘’Rangkaian kegiatan Coastal Clean-up dan Sharing Session terkait pengelolaan lingkungan ini merupakan aksi nyata untuk mewujudkan concern kami terhadap pengelolaan lingkungan. Diperlukan kerja keras dan konsistensi untuk mengawal program ini. Kami beserta seluruh jajaran manajemen dan karyawan Indonesia Power akan selalu mengedepankan aspek continuous improvement dan inovasi dalam segala hal termasuk pengelolaan lingkungan ini, sehingga melebihi dari yang dipersyaratkan oleh pemerintah,’’ pungkas Inten. (ad1234)
RAPAT Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Lestari Bali diselenggarakan pada Sabtu (26/1), bertempat di The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Dalam rapat tersebut, dilaporkan perkembangan kinerja usaha di tahun 2018 oleh Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari Bali. ‘’Tahun 2018 kondisinya tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya. Masih sulit, namun kami bersyukur karena BPR Lestari Bali tetap menunjukkan tren positif dengan aset tumbuh Rp 657,4 miliar dari posisi tahun lalu. Kami tutup tahun dengan pencapaian aset Rp 5,13 triliun,’’ kata Pribadi. Pertumbuhan aset ini masih didorong oleh kinerja penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 18,70% dari angka Rp 3,17 triliun di tahun 2017 menjadi Rp 3,76 triliun di akhir tahun 2018. Kinerja yang memuaskan juga ditunjukkan di sisi penyaluran kredit yang berhasil mencatat angka Rp 2,92 triliun di akhir tahun 2018, naik 13,62% dari angka Rp 2,56 triliun di tahun 2017. Pertumbuhan penyaluran kredit ini diikuti dengan terjaganya kualitas kredit ditunjukan dari NPL yang berada di posisi 1,55%, lebih baik dari akhir tahun 2017 sebesar 1,96%. Saat ini posisi rasio kecukupan modal atau Capital Ad-
RAPAT - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Lestari Bali yang diselenggarakan pada Sabtu (26/1), bertempat di The Westin Resort Nusa Dua, Bali. equacy Ratio (CAR) berada di angka 13,26%. Bila dilihat dari return terhadap modal, Return on Equity (RoE) BPR Lestari Bali tercatat sebesar 36,66%, sementara Return on Asset (RoA) sebesar 3,94%. ‘’Modal kami cukup kuat dan sehat, bisa dilihat dari angka-angka kinerja keuangannya,’’ tambah Pribadi. Kinerja positif ditunjukkan juga oleh afiliasi BPR di bawah naungan Lestari Group di Pulau Jawa. Setelah dua tahun diakuisisi total aset dari lima BPR saat ini berhasil mencapai Rp 516,8 miliar. Terdapat 5 afiliasi BPR di
bawah naungan Lestari Group di Pulau Jawa antara lain BPR Lestari Jatim (Malang), BPR Lestari Jateng (Solo), BPR Lestari Jabar (Bekasi), BPR Lestari Banten (Tangerang) dan BPR Lestari Jakarta (Jakarta Barat). ‘’Pertumbuhan bisnis beberapa BPR kami di Pulau Jawa cukup menggembirakan. Banyak peluang yang bisa dicapai di sana. Visi kami adalah menjadi perusahaan lokal Bali yang hadir di pentas nasional, National Presence,’’ tutup Alex P Chandra, Chairman Lestari Group. (ad1236)
Pemuda Jembrana Antusias Hadiri Peresmian Posko GARDA AWK
Banyak Anak Muda Merantau, Wedakarna Minta Umat Hindu Jembrana Lestarikan KB Bali Empat Anak SEJAK bertahun-tahun yang lalu, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III terus mengampanyekan pentingnya melestarikan salah satu budaya leluhur Bali yakni membangun keluarga dengan empat anak di Bali (Gede/Putu/Wayan, Made/ Kadek/Nengah, Komang/Nyoman, Ketut) alias ‘’Save Nyoman Ketut’’. Adapun tujuannya adalah agar komunitas Hindu Bali tidak musnah ditelan zaman dan persaingan global. Maka dari itu, di setiap kesempatan Arya Wedakarna (AWK) meminta agar desa-desa di Bali, khususnya desa adat dan banjar adat menolak program KB Nasional 2 Anak. Demikian diungkapkan AWK saat hadir di acara peresmian posko GARDA AWK dan kunjungan kerja ke Banjar Pangkung Jelati, Mendoyo, Desa Banyubiru, Jembrana. Hal ini disampaikan AWK saat mendapati kondisi di Jembrana, khususnya dari sisi pertahanan kedaulatan budaya Bali dan kependudukan yang dirasa semakin terkikis akibat globalisasi. ‘’Hampir
setiap tiang hadir ke desa-desa di Jembrana, agak jarang bisa bertemu dengan anak muda. Mungkin sebagian besar merantau keluar Jembrana untuk mencari pekerjaan. Hal ini cukup mengkhawatirkan karena saat ini lebih banyak orang tua yang ada di desa. Jika tidak diantisipasi, maka ke depan tidak banyak SDM yang bisa menjaga Pura-pura kita di desa yang cukup banyak. Belum lagi sawah kebun di Jembrana yang cukup luas. Kalau tidak ada regenerasi anak muda, siapa yang akan menjaga? Dan saatnya warga Jembrana mulai ke jati diri sendiri yakni melestarikan KB Bali 4 anak, agar krama adat di Jembrana bertambah secara kualitas dan kuantitas. Dan saya yakinkan memiliki anak lebih dari dua tidak melanggar ajaran Hindu karena ajaran kita mengenal Punarbhawa Samsara (kelahiran kembali),’’ kata Gusti Wedakarna. Selain menyoroti masalah kependudukan, AWK juga menyoroti masalah maraknya alih fungsi lahan di Bali yang semakin memengaruhi ketahanan
ekonomi orang Bali. Generasi muda milenial harus paham bahwa dalam sejarah agama Hindu disebut sebagai agama Tirta. Budaya Hindu di Bali muncul dari budaya sawah (subak), sehingga eksistensi lahan di Jembrana menjadi hal yang sangat krusial bagi eksistensi budaya Bali. ‘’Jembrana akan menjadi sasaran dari pembangunan kapitalis ke depan, dan ini perlu diproteksi. Maraknya alih fungsi lahan terutama dijadikannya tanah sawah sebagai lahan perumahan, tentu ini memprihatinkan. Ini akan kita antisipasi ke depan dengan regulasi, khususnya menguatkan peran desa adat dan banjar adat. Pemerintah kabupaten jangan sampai mudah memberikan izin ini dan itu demi mengejar PAD. Semua harus dijalankan dengan perhitungan. Dan rakyat Jembrana harus mulai bersuara atas hal ini. Jangan diam, jangan sampai membuka keran pembangunan, tapi yang mendapatkannya bukan dari krama adat sendiri,’’ ujar AWK. Dalam pertemuan di Mendoyo dan Negara, AWK juga
memberikan semangat kepada kaum muda Jembrana agar bisa menjadikan Pemilu 2019 ini sebagai ajang pendidikan politik. ‘’Saya senang dengan diresmikannya Posko GARDA AWK di Jembrana. Artinya anak muda Bali ingin Jembrana berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya. Posko ini akan menjadi wadah untuk berkomunikasi, bergaul, saling membantu gotong royong antarsesama anak muda. Yang penting sebagai tempat konsolidasi pemenangan di Pemilu 2019. Jadi pemilu adalah proses untuk melatih kepemimpinan organisasi pemuda,’’ imbuh AWK yang merupakan cucu dari tokoh besar Jembrana I Goesti Ngoerah Ketoet Soeyasa ini. Selanjutnya, Ketua Garda Jembrana I Gusti Suka Arsana menyatakan pemuda Garda Jembrana di lima kecamatan siap mendukung program-program AWK karena sudah terbukti sebagai satu-satunya wakil rakyat di pusat yang getol berbicara tentang ketahanan adat dan Bali (Satyagraha). (kmb)
SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat peresmian Posko GARDA AWK dan simakrama di Jembrana.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Jumat Paing, 1 Februari 2019
Gubernur Bali Mengundang Kaum Milenial Bali Ikut Berkompetisi di Ajang E-Sport Piala Presiden GUBERNUR Bali Wayan Koster mengundang anak muda milenial yang ada di Bali untuk ikut berpartisipasi pada kegiatan e-Sport yang memperebutkan Piala Presiden pada Maret 2019. Hal itu disampaikan Koster saat menerima audiensi Staf Presiden Aditya Syarief di ruang kerjanya, Rabu (30/1). Koster menambahkan, hal ini merupakan ajang yang sangat bagus untuk menyalurkan kreativitas para anak muda yang suka main game elektronik biar tidak terbuang cuma-cuma. ‘’Akan bagus kalau hobi main game bisa disalurkan ke hal-hal positif seperti e-sport ini, daripada main game yang tidak karuan yang menghabiskan waktu dan pulsa,’’ tegasnya. Lebih lanjut dia meminta semua anak muda yang sudah tergabung dalam tim-tim agar segera mendaftar melalui website yang sudah disediakan panitia. Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Bali Nyoman Sujaya yang turut mendampingi Gubernur saat audiensi menyampaikan eSport Piala Presiden ini adalah wujud nyata pengembangan talenta generasi muda dari pemerintahan. Lomba ini akan melewati beberapa tahapan, untuk pendaftaran sudah dilaksanakan sejak 28 Januari 2019 melalui website: iespl.id/ pialapresiden dengan syarat peserta adalah tim dengan anggota 7 orang, 5 orang tim inti, 1 orang cadangan dan 1 orang manajer. Lomba tingkat regional akan
AUDIENSI - Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi Staf Presiden Aditya Syarief di ruang kerjanya, Rabu (30/1). dilaksanakan di tempat-tempat sebenarnya e-sport bukan yang sudah ditentukan yaitu kegiatan yang baru. AsoPalembang, Denpasar, Manado, siasi ini sudah melaksanakan Solo, Surabaya, Makassar, lomba-lomba seperti ini sejak Pontianak dan Bekasi, den- tahun 2016 antarkomunitasgan jadwal yang berbeda. Di komunitas yang ada di Bali. masing-masing regional akan Tetapi, ia sangat antusias dipilih 8 tim, sehingga di selu- dengan kegiatan kali ini karruh regional akan ada 64 tim. ena Piala Presiden ini meruUntuk lomba di Bali akan pakan apresiasi pemerintah dilaksanakan pada 9 dan 10 terhadap kegiatan anak-anak Februari 2019 bertempat di muda, khususnya yang suka Mall Galleria Kuta, Badung. game elektronik. Tim pemenang dalam lomba Ia sangat mendukung dan ini akan menjadi perwakilan akan segera menginformasiBali di Piala Presiden yang kan ke seluruh anggotanya. akan berlangsung mulai 27 Ia juga menginformasikan hingga 31 Maret 2019. Pe- kepada masyarakat bahwa menang di tingkat nasional IESPA merupakan organisasi (Piala Presiden) akan men- yang berada di bawah FORMI gantongi hadial total Rp 1,5 yaitu Federasi Olahraga Remiliar. ‘’Untuk informasi de- kreasi yang sudah ada di Bali tail bisa menghubungi web- sejak 2016. ‘’Kebetulan IESPA site: iespl.id/pialapresiden,’’ saat ini juga mendapat tugas pungkasnya. untuk menyiapkan yang ada Ketua Indonesian E-Sport karena e-Sport akan dimasukAssociation (IESPA) Provinsi kan pada pertandingan di Bali Gustaf yang ditemui se- SEA Games di tahun 2019,’’ cara terpisah menyampaikan ucapnya. (ad1245)
Dari Pelatihan UP2K PKK di Kecamatan Busungbiu
IT Percepat Pemasaran Produk UMKM dengan Jangkauan Luas
DUNIA dalam genggaman. Demikian semboyan untuk zaman yang sudah canggih seperti sekarang ini. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini tidak hanya menjadi suatu yang penting juga menjadi suatu yang sangat dibutuhkan oleh setiap individu. Tidak hanya anak muda di perkotaan, pelaku UMKM yang tergabung dalam kelompok PKK desa juga memerlukannya. Teknologi modern dapat mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dan inovatif di bidang entrepreneurship. Dukungan teknologi yang sudah modern dan canggih menjadi salah satu dukungan untuk dapat memulai dan mengembangkan bisnis di era digital, sehingga dapat bersaing dalam industri pasar global. Strategi cerdas itu juga yang sedang digaungkan di seluruh Bali melalui Pelatihan Kewirausahaan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK Desa. Salah satunya adalah di Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng. Melalui roadshow yang diadakan Harian Bisnis Bali yang bekerja sama dengan Stikom Bali dan Pemkab Buleleng pelatihan kali ini diharapkan mampu menciptakan jiwa kreatif, cerdas dan inovatif dalam menciptakan atau memasarkan produk oleh kaum wanita khususnya ibu-ibu PKK, sehingga mampu memberikan income bagi keluarga tidak terkecuali desa di Kecamatan Busungbiu. Acara yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Subuk Kecamatan Busungbiu, Kamis (31/1) kemarin, dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng, Camat Busungbiu dan seluruh ibu PKK se-Kecamatan Busungbiu. Hadir sebagai narasumber Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan, I Made Marlowe, MWB., B.Bus., Wakil Ketua Yayasan WDS, I Made Sarjana, S.E., M.M., Komisaris Utama PT MBC. Dalam kesempatan itu juga diserahkan suvenir oleh Stikom Bali kepada Camat
5
Senator Resmikan Taksi Bali Transport di Legian Kuta
Dr. Wedakarna Terima Ratusan ’’Driver’’ Konvensional di Istana Mancawarna Tampaksiring KURANG lebih 300 profesional driver transportasi konvensional hadir menemui Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Mereka diberi kehormatan dan diterima di Istana Mancawarna Tampaksiring untuk menyampaikan aspirasi terkait dengan permasalahan yang dialami para driver. Turut mendampingi Senator DPD-RI yakni Gunawan (Dinas Perhubungan Provinsi Bali) dan Dewa Rustina (Dinas Komunikasi,Informatika dan Statistik Provinsi Bali). Tampak hadir sejumlah pentolan driver konvensional yakni Nyoman Suwendra, Ketua Bali Transport Bersatu (Induk Organisasi Driver Konvensional), Ida Bagus Putra (Ketua Semeton Driver Kuta Bersatu), Putu Alit Sandi (Ketua Wenara Petak Trans Ubud), Yoga Mercy (Ketua CBD), Nyoman Mandra (Ketua Padang Sumbu Trans), Mangku Karma (Ketua PTKN - Persatuan Taxi Konvensional Nusa Dua) dan Ketut Sumantra (Ketua Pratama Transport). Dalam kesempatan itu, para driver menyampaikan aspirasinya yakni terkait dengan terancamnya penghidupan mereka pascamerajalelanya bisnis transportasi online di Bali yang akhirnya menimbulkan permasalahan di kalangan sopir taksi konvensional (tradisional). Selain keberadaan taksi online dianggap tidak mewakili representasi semeton Bali karena dianggap tidak banyak mengakomodir pekerja Bali, di samping banyak sopir online tidak memahami nilai-nilai budaya Bali dalam menjalankan pekerjaannya. Terhadap hal ini, Senator Arya Wedakarna (AWK) memberikan tanggapan yang tegas bahwa secara regulasi seharusnya semua pihak mengacu pada peraturan dan
perundang-undangan. ‘’Tiang ingin menjelaskan kepada semeton sopir konvensional bahwa di republik ini hanya pengadilan yang berhak menentukan sebuah perusahaan nike boleh beroperasi atau tidak dan permintaan untuk menolak taksi online nike bisa dimasalahkan secara UU. Mari kita tata transportasi di Bali dengan menegakkan aturan hukum. Tiang paham, sejak tahun 2014 tiang sudah terus menemani perjuangan semeton untuk menolak keberadaan transportasi online. Bahkan DPRD Bali dan Gubernur Bali di tahun 2016 sudah mengeluarkan surat resmi yang intinya menyikapi tentang keberadaan taksi online. Nah, sekarang kita tinggal menunggu aksi dari pemerintah di Bali, apakah beliau-beliau mau membela semeton Bali yang konvensional atau sebaliknya. Dan nike tugas DPD-RI untuk menjembatani. Masalah terletak di Gubernur Bali, yening beliau mendukung, ya… selesai urusan ini, karena nike wewenang eksekutif. Semoga Pemprov bisa tegas seperti pemerintah di Yogyakarta,’’ kata Gusti Wedakarna. Selain itu, AWK juga memberikan informasi bahwa nanti pada Juni 2019, Peraturan Menteri Perhubungan No. 118/2018 akan mulai berlaku termasuk pengaturan tentang tarif atas dan bawah. ‘’Akar masalah sebenarnya terletak pada kesenjangan dan disparitas tarif. Memang tidak adil rasanya, dan jika ini dipertahankan maka taksi tradisional akan mati. Kita juga tidak boleh lupa dengan sejarah (Jas Merah) bahwa para driver konvensional ini sangat berjasa saat membangun pariwisata Bali di zaman sulit. Teknologi boleh saja, tapi jika teknologi itu menghilangkan nilai-nilai budaya,
Denpasar (Bali Post) Turis asing mengamuk kembali terjadi di Denpasar. Kali ini warga negara Swiss Peter Hugo (68) mengamuk di Kantor Konsulat Switzerland di Jalan Ganetri No. 9 D, Denpasar Timur (Dentim), Kamis (31/1) kemarin. Pelaku merusak isi kantor dan menganiaya staf konsulat. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Dentim Kompol Nyoman Karang Adiputra membenarkan adanya kejadian tersebut. ‘’Setelah menerima laporan kejadian itu sekitar pukul 12.20 Wita, saya perintahkan anggota ke tempat kejadian,’’ ujarnya. Dari keterangan Staf Kedutaan Switzerland, Ulrike Keller (52), seminggu lalu pelaku datang ke konsulat melaporkan kehilangan paspor. Ulrike Keller menyarankan pelaku untuk melaporkan ke Kantor Pusat Konsulat Switzerland di Jakarta dan di sana berkoordinasi lebih lanjut terkait proses pembuatan paspor baru. ‘’Beberapa hari kemudian, saksi (Ulrike Keller red) ditelepon pihak Kantor Konsulat Switzerland Pusat dan diberi tahu pelaku ada di sana. Di sana pelaku diberi tahu proses pembuatan paspor baru butuh waktu dan sesuai prosedur. Tapi pelaku tidak sabar dan sempat ribut,’’ ujarnya. Dua hari sebelum kejadian, istri pelaku pernah datang ke TKP dan mengatakan paspor suaminya masih ada di rumahnya di Buleleng. Selain itu, pelaku dibilang depresi. Pada Kamis kemarin, pelaku lagi datang ke TKP dan diterima Ulrike Keller. Dia mengeluh tidak punya uang untuk pengurusan paspor. Ulrike Keller menyarankan pelaku sabar dan tenang. Tiba-tiba pelaku langsung keluar dengan alasan mencari makan. Berselang beberapa menit kemudi-
an, pelaku kembali datang dan masuk ke ruangan staf minta dibuatkan kopi kepada salah satu staf konsulat. Selanjutnya Ulrike Keller duduk dekat pelaku. Saat itulah kepala Ulrike Keller disiram kopi oleh pelaku. Tak itu saja, pelaku juga mendorongnya. ‘’Saksi lari menyelamatkan diri. Pelaku langsung mengejarnya,’’ ucap Kompol Karang. Pelaku lalu melemparkan lonceng ke dalam ruangan hingga pecah dan mengenai lemari arsip. Dia juga mengombrak-ambrik barang-barang yang ada di ruang staf. Ulrike Keller langsung menelepon staf konsulat yang lain, Gerhard L. Nutz, saat itu berada di luar kantor. Beberapa menit kemudian Gerhard tiba dan membujuk pelaku agar tidak mengamuk lagi, namun pelaku malah memukul wajahnya. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung masuk ke dalam
MARHAENIS – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat peresmian BTB di Kuta dan menerima organisasi asosiasi driver konvensional di Istana Mancawarna Tampaksiring. maka kita wajar menolak. Ini yang harus diperhatikan pemerintah sebagai regulator,’’ ucap Gusti Wedakarna. Adapun sejumlah hal yang diperhatikan dalam pertemuan di Istana Mancawarna yakni AWK mendukung eksistensi Bali Transport Bersatu (BTB) sebagai organisasi pengayom dan memberikan dukungan resmi pada BTB. Kemudian AWK mendukung pertemuan segera antara BTB dengan Gubernur Bali dan mendesak mengeluarkan kebijakan pro-taksi konvensional selama tidak melanggar aturan dan UU termasuk memperbarui surat Gubernur 2016. Selain itu, AWK mendukung adanya tindakan hukum jika ada oknum driver online yang menghina awig-
awig adat terkait dukungan desa adat di kawasan bebas online. AWK juga meminta agar jajaran pemerintah tegas melaksanakan PP 118 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus dan Penertiban Taksi Online. Selanjutnya AWK meminta kepada PHRI se-Bali agar memberikan prioritas terhadap pangkalan driver konvensional. Sebab, hampir seluruh driver konvensional adalah krama adat Bali. Terakhir, meminta kepada aparat untuk menertibkan sejumlah perusahaan PT yang diduga sebagai agen untuk pendaftaran driver online yang diduga melanggar aturan termasuk juga maraknya peredaran taksi online dengan pelat luar Bali. (ad1244)
Mengamuk, Warga Swiss Aniaya Staf Konsulat
PELATIHAN - Kegiatan pelatihan kewirausahaan di Gedung Serba Guna Desa Subuk antusias diikuti PKK se-Kecamatan Busung Biu, Kamis (31/1) kemarin. Busungbiu. Dr. Dadang Hermawan, Ketua Stikom Bali, mengatakan melalui pelatihan kewirausahaan ini, bagaimana memberikan sosialisasi atau pemahaman kepada ibu PKK untuk memanfaatkan digital atau TIK bagi kemajuan masyarakat khususnya para UKM dan UMKM. Mereka yang tergabung dalam anggota TP PKK yang sudah mampu menciptakan berbagai macam produk, melalui IT atau di era digital saat ini dapat makin lebih ditingkatkan. Menurutnya, jantung dari suatu usaha adalah bagaimana mampu meningkatkan omzet dan pelanggan. ‘’Jadi melalui pemanfaatan IT ini, pebisnis atau pemilik usaha akan lebih gampang memasarkan produknya karena jangkuan sangat luas berbeda dengan media konvensional,’’ terangnya. Pihaknya berharap, setelah pelatihan ini para UKM bisa mempercepat pemasaran dari produk mereka dengan trik memanfaatkan IT. ‘’Ini menjadi tugas kita bersama untuk bersama membesarkan melalui pelatihan atau pendidikan bagaimana pendapatan mampu meningkatkan kesejateraan melalui penggunaan IT,’’ imbuhnya. Hal senada juga diungkapkan Komisaris Utama PT MBC Made Sarjana, S.E., M.M. Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara roadshow ke desa-desa dan kecamatan, bagaimana menuju Bali menjadi lebih baik dengan mulai menggeliatkan UMKM melalui bisnis berbasis teknologi.
Pihaknya berharap pelatihan yang diberikan kepada ibu-ibu PKK menjadi inspirasi untuk mereka khususnya ibu-ibu PKK yang sedang atau akan mengembangkan bisnis, sehingga ekonomi bertumbuh seiring dengan kesejahteraan masyarakat. ‘’Intinya kemakmuran suatu bangsa ditentukan oleh seberapa banyak pengusaha yang ada,’’ jelasnya. Sementara itu, I Made Marlowe, MWB., B.Bus., Wakil Ketua Yayasan WDS, mengungkapkan wanita memiliki peran penting dalam memajukan industri rumah tangga usaha kecil atau mikro. Dengan begitu, pelatihan kewirausahaan ini menjadi kesempatan untuk saling berbagi membawa pentingnya pemanfaatan IT dalam pengembangan usaha mereka. ‘’Seperti sekarang ini ada banyak sekali produk dan jasa yang dipamerkan oleh PKK diharapkan dengan IT produk tersebut bisa makin dikenal luas,’’ terangnya. Harapan senada juga disampaikan Camat Busungbiu I Gede Putra Aryana, S.Sos., M.AP. Pelatihan bisnis ini menjadi bentuk peningkatan ekonomi keluarga, sehingga diharapkan dapat bermanfaat bagi usaha yang dikembangkan di Kecamatan Busungbiu. ‘’Kepada PKK yang ada di desa dan kecamatan mudah-mudahan melalui pelatihan ini dapat bermanfaat bagi keluarga dan desa di Kecamatan Busungbiu serta dapat terlaksana dengan baik dan bermanfaat untuk kemajuan kita bersama,’’ tuturnya. (kmb)
Bali Post/eka
MENGAMUK - Satpol PP Kota Denpasar masuk ke salah satu bangunan di Jalan Ganetri, Denpasar, Kamis (31/1) kemarin, untuk menangani seorang warga negara asing yang mengamuk. kantor konsulat dan menangkap pelaku. Agar tidak ngamuk lagi, tangan pelaku diikat. Setelah itu datang anggota Polsek Dentim, termasuk Satpol PP Kota Denpasar, dan BPBD Denpasar.
Selanjutnya pelaku dibawa ke RSUP Sanglah. ‘’Diduga pelaku depresi. Kerusakan material hanya pot bunga dan pelangkiran (tempat sembahyang),’’ ungkapnya. (kmb36)
OPINI
6
Jumat Paing, 1 Februari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Relawan Gerakan Literasi Pedesaan
HUBUNGAN antara terbangunnya banyak perpustakaan dengan tingkat kecerdasan masyarakat memang tak selalu berkorelasi positif. Mungkin pada era ini, pertumbuhan perpustakaan tergolong bagus. Ini terbukti terbangunnya ruang baca dan koleksi buku di tingkat desa. Bangkitnya perpustakaan desa ini mungkin salah satu indikator pembangunan pedesaan. Lalu, apakah perpustakaan desa sudah dimanfaatkan oleh masyarakat desa untuk menumbuhkan kecerdasan dan wawasan? Jawabannya meragukan. Korelasi antara perpustakaan yang tumbuh dengan tumbuhnya minat baca tetap pincang. Di banyak desa, perpustakaan desa hanyalah pelengkap ruangan dan struktur administrasi pedesaan. Perpustakaan desa memang memiliki ruang dan koleksi bukunya relatif banyak. Namun, jika kita lihat tingkat kehadiran masyarakat ke kantor desa hanya untuk membaca buku, jawabannya mungkin memprihatinkan. Sangat jarang ada masyarakat desa yang meluangkan waktunya untuk membaca di perpustakaan kantor desa. Ini membuktikan ada hal lain yang harus segera digaungkan dan dibudayakan untuk membiasakan masyarakat desa membaca, sebagai sebuah gerakaan literasi pedesaan. Jika dulu ada kelompok pembaca dan pemirsa (Kelompencapir) namun kini kelompok ini tak bergaung. Kelompok ini mestinya bisa dihidupkan kembali dengan merekrut tokoh-tokoh desa untuk membaca. Atau setidaknya membuat sebuah gerakan dengan inisiator tokoh desa untuk mengajak masyarakat pedesaan juga gemar membaca. Tapi harapan ini tampaknya sangat sulit diwujudkan. Kini, masyarakat pedesaan sudah terjebak pada kebiasaannya masing-masing. Sedangkan untuk mengajak generasi muda sebagai pelopor gerakan literasi pedesaan juga relatif sulit. Generasi muda dengan identitasnya sebagai generasi milenial juga menghabiskan waktunya dengan handphone-nya. Tak ada ruang bagi mereka untuk jalan-jalan ke kantor desa apalagi untuk duduk membaca. Ini adalah tantangan nyata membangun literasi pedesaan sebagai sebuah gerakan transformasi sosial. Gerakan menuju dan mengondisikan masyarakat desa gemar membaca hendaknya dimulai dengan berbagai strategi menarik, tak sekadar menghadirkan perpustakaan desa. Harus ada terobosan nyata dalam hal ini. Dan umumnya untuk menuju gerakan ini direspona publik, haruslah ada relawan gerakan literasi pedesaan. Strateginya pun harus diubah. Gerakan budaya atau pelibatan sanggar-sanggar seni untuk mengedukasi masyrakat gemar membaca memungkinkan lebih efektif. Yang pasti, tantangan untuk menuju gerakan leterasi sukses amatlah berat. Kita tak boleh melakukan kamuflase angka-angka kunjungan untuk sekadar menunjukkan gerakan ini sukses. Literasi janganlah dijadikan semacan ikon semata tetepi harus terjabarkan dalam bentuk respons publik. Jika gerakan literasi di sekolah memungkinkan dilakukan dengan pengondisian jam membaca, maka di tingkat pedesaan gerakan ini juga harus ada pengondisian. Di sinilah pentingnya ide kreatif dan inovatif untuk menjadikan gerakan membaca menarik untuk diikuti. Mungkin saat-saat upacara keagamaan yang berbasis massa, tokoh desa bisa menyelipkan gerakan literasi ini. Yang pasti, tanpa upaya nyata untuk menumbuhkan minat baca untuk menjadikan masyarakat desa beraksara lewat gerakan literasi, maka semua wacana akan tertelan angin. Kita perlu gerakan terukur dan implementasi yang jelas untuk menuju literasi pedesaan.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
”Nunas Tirta’’ Tanpa Plastik Saya sebagai masyarakat Bali mendukung gerakan Bali menuju bebas sampah plastik. Gerakan ini merupakan wujud bakti kita pada alam Bali, yang telah memberikan kita kehidupan. Mudah-mudahan, gerakan ini terus bergulir bukan sebatas gerakan temporer yang tujuannya hanya untuk kepentingan pencitraan. Gerakan ini harus berlanjut dan setidaknya desa adat di Bali harus mendukung. Mudah-mudahan, gerakan ini lancar dan efektif untuk menekan tumpukan sampah plastik di Bali. Untuk itu, sebagai salah satu usulan saya adalah agar desa pakraman segera menjabarkan program ini dengan meminta krama adat untuk tidak menggunakan kantong plastik saat nunas tirta ke pura. Ini harus disosialisasikan ke tingkat banjar dan dilakukan rutin. Sebagai gantinya krama adat yang tangkil ke pura hendaknya membawa tempat tirta dari rumah masing-masing, baik itu terbuat dari bambu, kuningan atau botol atau toples. Ini akan menekan penggunaan plastik untuk kegiatan upacara keagamaan. Selain itu, bendesa adat juga harus proaktif mengingatkan warga adatnya untuk membiasakan diri memungut bunga atau dupa pascapersembahyangan di pura. Ini hendaknya menjadi kebiasaan, agar jangan setelah sembahyang umat langsung berdiri dan meninggalkan canang-nya atau dupanya. Hendaknya disiapkan tempat sampah dari keranjang bambu dan tempat menancapkan dupa di sejumlah sudut pura. Ini juga untuk menekan tumpukan canang di areal pura. I Gede Suparthayana Gianyar, Bali
Desa Literasi Menuju Masyarakat Beraksara Gerakan literasi telah sedemikian populer dan sangat menarik banyak minat, baik perseorangan maupun komunitas, terpanggil menyelenggarakan aksi nyata. Namun, bagi para pegiat literasi, gerakan ini memberi satu kesadaran mengenai hambatan besar masyarakat untuk berubah secara fundamental.
Oleh
Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. aka yang mendasar dari literasi adalah basis kultur suatu masyarakat yang terentang dalam sejarah yang panjang, apakah masyarakat hidup dalam alam keberaksaraan atau kelisanan. Para pegiat gerakan literasi berhadapan dengan kultur masyarakat keberaksaraan semu karena sering dikaburkan oleh terjadinya modernisasi. Pendidikan modern yang dikembangkan dalam sistem nasional negara, yang menggunakan buku, membaca, dan menulis, ternyata tidak pernah sanggup mengubah basis kultur lisan masyarakat. Keberaksaraan dalam dunia pendidikan mendapat porsi yang sangat sedikit dan karena itu tidak penting sehingga para lulusan pendidikan dari segala jenjang sangat sedikit yang benar-benar mengalami perubahan radikal transformasional atas dirinya, dari pribadi berkultur lisan menjadi pribadi berkultur aksara. Dalam kondisi inilah semakin urgen gerakan literasi yang dipelopori oleh sekolah-sekolah dalam Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang sudah sangat terkenal. Namun, hanya menjadi kegiatan hiasan di sekolah dengan rutinitas membaca buku nonpelajaran selama 15 menit. Para guru yang diharapkan menjadi ujung tombak gerakan ini juga tidak bisa berbuat lebih selain menjadi bagian rutinitas. Sekolah pun diam-diam menyepakati GLS dipandang sudah selesai atau dapat berjalan dengan baik jika siswa sudah membaca selama 15 menit, secara massal di halaman-halaman upacara.
Tujuan gerakan literasi, demikian pun GLS adalah untuk melakukan transformasi sosial pada diri setiap siswa agar mereka lewat atau dalam kerangka mengikuti pendidikan negara, mengalami transformasi sosial, pada akhirnya menjadi pribadi yang literasi, menjadi bangsa yang literasi sepuluh tahun yang akan datang. Di luar sekolah juga muncul berbagai gerakan literasi, seperti terbentuknya kampung-kampung literasi di berbagai wilayah Indonesia, terbentuknya desa literasi, seperti Desa Literasi Batungsel yang diprakarsai dan dirintis gerakannya oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Universitas Pendidikan Ganesha, yang mana gerakan ini bertujuan untuk melakukan transformasi sosial dalam bidang keberaksaraan masyarakat atau literasi dalam arti yang lebih tinggi, bukan lagi soal pemberantasan buta huruf, seperti yang dulu terjadi dalam pembangunan nasional pada masa awal kemerdekaan atau kegiatan baca buku selama 15 menit. Desa literasi sebagai suatu gerakan literasi yang tumbuh, berbasis, dan menyasar masyarakat yang sangat heterogen, jauh lebih sulit ketimbang GLS yang walaupun secara mekanik dan rutin masih tetap bisa berjalan, sehingga memungkinkan di antara ratusan siswa akan ada yang mencapai tahapan transformasi literasi dalam dirinya. Tetapi gerakan desa literasi di sebuah desa yang warga desanya sibuk bekerja dan kegiatan sosial, gerakan ini sangat sulit
dijalankan. Kehidupan mereka jauh dari buku dan membaca. Bisa dimaklumi karena mereka menjadi generasi penerus kultur masyarakat lisan. Maka gerakan desa literasi harus mampu memotong arus sejarah sosial ini dan memulai dengan pembangunan kultur masyarakat beraksara. Tulisan ini bermaksud membagi pengalaman dalam melakukan gerakan desa literasi yang mungkin bermanfaat bagi para pegiat literasi di desa-desa di Bali, pemerintah daerah, parusahan-perusahan, kalangan kampus, atau pemerintahan desa. Idealnya, desa literasi harus bisa menggerakkan aktivitas keberaksaraan warga desa yang secara sosial dan demografik sangat heterogen. Namun, hal ini sangat sulit karena sejumlah alasan yang mendasar, seperti kesibukan warga bekerja yang hampir seluruh waktunya habis; terpinggirkannya partisiapai masyarakat dalam berbagai pembangunan desa. Karena itulah tumbuh satu paradigma dalam masyarakat desa bahwa segala bentuk pembangunan telah tersedia dana dan tenaga kerja bisa dibeli. Dalam pembangunan SDM desa juga demikian, warga tidak merasa perlu lagi menjadi sasaran pembangunan dalam bidang ini karena masyarakat berpikir bahwa berbagai bentuk pembangunan SDM yang dapat berupa berbagai pelatihan keterampilan, dinilai tidak bermanfaat apa pun atau tidak banyak berkontribusi secara ekonomi bagi kehidupan mereka. Akhirnya, banyak pembangu-
nan desa berjalan tanpa partisipasi masyarakat atau bahkan tanpa “sepengetahuan masyarakat”. Aparatur pemerintahan desa bekerja sendiri, dari merencanakan, melaksanakan, hingga peresmian hasil pembangunan. Warga desa hanya menerima hasil atau produk pembangunan yang sudah jadi. Di dalam kondisi ini, sejalan dengan penglaman dalam bidang literasi yang menyasar kehidupan masyarakat desa, yang ingin membawa gerakan ini ke dalam kehidupan di luar dunia sekolah, maka perlu diperhatikan kelompok warga masyarakat yang masih bebas dari tanggung jawab sosialekonomi (bekerja). Maka pilihan akan jatuh pada warga desa usia sekolah (PAUD/TK-universitas). Mereka harus dapat disasar dan diberdayakan, dengan satu catatan bahwa mereka dipandang bukan sebagai siswa tetapi sebagai warga desa usia sekolah. Hal ini akan lebih masuk akal secara sosial karena mereka kelak akan menjadi warga desa, sebagai mana warga desa dewasa, seperti para orang tua mereka saat ini. Kelak, merekalah yang menjadi penerus desa bersangkutan. Maka berpikir gerakan desa literasi sebagai pembangunan SDM desa dan melakukan transformasi sosial masyarakat dalam bidang keberaksaraan, dapat dimulai sejak hari ini dari warga desa usia sekolah. Maka dengan paradigma ini, yang dikembangkan oleh Tim P2M LPPM Universitas Pendidikan Ganesha, dapat menjadi perhatian aparatur pemerintahan desa-desa di seluruh Bali dalam kerangka pembangunan SDM desa melalui gerakan desa literasi. Dengan demikian, gerakan desa literasi mendapat dukungan yang kuat dari pemerintahan desa, yang mana dari segi keuangan, gerakan desa literasi tidak banyak membutuhkan dana, apalagi dapat menggalang kemitraan dengan berbagai pihak yang bergerak dalam bidang ini.
Menghitung Kontribusi Wisatawan Cina untuk Bali Perdagangan Indonesia dan Cina secara nasional menunjukkan defisit untuk Indonesia, sehingga upaya-upaya untuk mengurangi defisit terhadap negeri kita harus segera dicarikan solusi. Cina telah menjadi negara maju dan secara global bersaing dengan Amerika Serikat. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Bali perlu mengambil profit lebih besar dari pihak Cina, karena kita adalah tuan rumah dan memiliki sumber daya alam yang indah serta SDM (sumber daya manusia) Bali yang perlu kita beri kesempatan lebih besar daripada SDM Cina. Pada sektor ketenagakerjaan pada hubungan Cina dan Bali bila akan dibentuk lembaga khusus, maka wajib kita pertimbangkan sbb: (1). Tenaga kerja Bali wajib lebih banyak terlibat/dipekerjakan di setiap unit bisnis Cina yang akan beroperasi di Bali minimal 90% dari total pekerja, 9% tenaga kerja luar Bali, 1% tenaga kerja Cina untuk posisi setara manajemen saja. (Besaran persentase tersebut hanya ilustrasi, dapat berubah, setelah didiskusikan oleh pihak terkait/pemangku kepentingan Provinsi Bali). (2) Semua produk yang akan dijual kepada tamu Cina harus dihasilkan oleh masyarakat adat asli Bali. Kita wajib menolak produk impor dari Cina untuk masuk di toko oleh-oleh Bali. Sistem pembayaran yang
Oleh
Adrid Indaryanto, S.H., M.M. terkontrol untuk kepentingan pajak, dll. (3). Perusahaan Cina wajib tunduk pada UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Indonesia. (4). Gaji karyawan sebesar dua kali lipat UMK daerah Provinsi Bali, karena perusahaan Cina adalah PMA. Karyawan wajib diikutsertakan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. (5). Tenaga kerja Bali diharapkan mendapat kesempatan training (pelatihan) dan bekerja di Cina. (6). Setiap unit bisnis Cina yang akan dijalankan di
Kita terima tamu/wisatawan Cina dengan senang hati, namun untuk bisnis pariwisata dan pengelolaan ketenagakerjaannya, kita masyarakat Bali yang memimpinnya.
Bali, harus dimiliki sahamnya minimal 51% oleh nasyarakat adat Bali. (Besaran persentase hanya ilustrasi, dapat ditentukan setelah didiskusikan oleh pihak terkait Provinsi Bali) Keuntungan lebih besar untuk masyarakat Bali sangat penting. Ini yang harus diperjuangkan. Kita jangan takut ditinggal oleh investor yang tak memberikan kontribusi terhadap ekonomi Bali. Pihak kita yakini Cina telah memiliki margin keuntungan besar dari yang kita duga baik dari promosi pariwisata dan dari multiplier effect dari bisnis ikutannya. Kita terima tamu/ wisatawan Cina dengan senang hati, namun untuk bisnis pariwisata dan pengelolaan ketenagakerjaannya, kita masyarakat Bali yang memimpinnya. Alibaba Group yang baru datang bertemu Wagub Bali Cok Ace untuk membuat aplikasi panduan wisata (Bali Post, 29/1), kelihatannya akan cukup membantu bisnis pariwisata. Namun, kita harus selalu menempatkan kepentingan lebih besar untuk semeton Bali. Ada ribuan tenaga kerja kita yang membutuhkan pekerjaan dan penghasilan yang layak.
Di samping paradigma tersebut, hal lain yang sangat penting dalam gerakan desa literasi adalah keberlanjutan agar kegiatan ini tidak terputus. Karena warga desa usia sekolah dipandang sebagai warga desa sehingga siswa mungkin merasa tidak wajib ikut kegiatan ini, maka pegiat gerakan desa literasi harus bisa bergandengan tangan dengan pihak sekolah. Pihak sekolah atau guru-guru bisa dilibatkan dalam rangka menyadarkan anak-anak untuk mengikuti kegiatan desa literasi, yang sangat penting bagi pengembangan wawasan warga desa. Alangkah strategis jika guru-guru bisa dilibatkan sehingga akan terjadi integrasi dan penguatan gerakan literasi dalam dua basis yang berbeda, yakni di desa atau di dalam masyarakat tempat siswa hidup dan di dalam lingkungan sekolah. Pelibatan sumber daya desa juga sangat penting karena desa literasi seharusnya bertumpu pada kehidupan sosial desa dalam arti yang sangat luas. Pegiat desa literasi harus dapat menjalin kerja sama dan melibatkan SDM-SDM desa, misalnya para petani, tukang bangunan, pemilik UKM, pekerja di kapal pesiar, dokter, pemangku, seniman, dan lainalin, sehingga terjadi sirkulasi pengetahuan di antara warga desa. Hal ini perlu ditegaskan mengingat inti gerakan desa literasi adalah menjadikan warga desa belajar sepanjang hayat. Penulis, dosen Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Bali
POJOK Caleg eks koruptor ditempel di TPS. - Silakan pilih. *** Pembangunan TPS terkendala lahan. - Pasti ditolak di mana-mana. *** Perubahan ketinggian bangunan bebani Kota Denpasar. - Beban bagi kehancuran Bali.
Penulis, pemerhati bidang ketenagakerjaan
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Jumat Paing, 1 Februari 2019
Lagi, Proyek RS Nyitdah Gagal Tender
PMI Targetkan 5.500 Pendonor Tetap
Tabanan (Bali Post) -
Proyek pembangunan RS Nyitdah di Kecamatan Kediri, kembali mengalami gagal lelang. Ini adalah kali kedua proyek tersebut gagal lelang. Kegagalan kali ini dikarenakan total harga penawaran melebihi harga perkiraan sendiri (HPS) sehingga dinyatakan gugur. Akibat gagal tender, pengerjaan fisik RS berstandar internasional ini akan molor dari perencanaan awal. Kepala Bagian Humas Setda Tabanan I Putu Dian Setiawan, Kamis (31/1) kemarin mengungkapkan, OPD terkait dalam hal ini Dinas PUPRKP akan melaksanakan pengkajian ulang terhadap perencanaan proyek tersebut. ‘’Setelah itu barulah nanti akan dilakukan tender ulang, karena prosesnya lama, termasuk penyesuaian harga,’’ terangnya. Menurutnya, gagal tender terjadi akibat total harga penawaran dari PT PP (Persero) Tbk, setelah koreksi aritmatik melebihi nilai total HPS. Jumlah penawaran sebesar Rp 200.550.662.504,28. Sedangkan setelah koreksi aritmatik sebesar Rp 207.590.500.529,36. ‘’Jumlahnya melebihi HPS dengan perbandingan 103,3 persen dan dinyatakan gugur,’’ ungkapnya. Lebih lanjut pejabat asal Penebel ini menyebutkan, gagal tender tersebut diketahui lewat surat nomor 027/053/ Pokja Pemilihan 1/LPBJ/2019 tertanggal 9 Januari 2019 prihal pemberitahuan tender paket pekerjaan pembangunan
RSUD Tabanan dari Pokja Pemilihan 1 Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Tabanan. Diterangkan lebih rinci, proses tender pembangunan RS Nyitdah dengan pagu anggaran sebesar Rp 201.000.000.000 ditangani oleh Pokja Pemilihan 1 pada Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Tabanan melalui beberapa tahap. Tahap dimaksud di antaranya, pengumuman pra kualifikasi, pendaftaran, klarifikasi, evaluasi kualifikasi, pembuktian kualifikasi penepatan dan pembangunan hasil prakualifikasi, download dokumen pemilihan, pemberian penjelasan, upload dokumen penawaran, pembukaan dan evaluasi penawaran file dan pengumuman peringkat teknis serta pembukaan dan evaluasi penawaran file. Kemudian dari tahapan tersebut, lanjut Dian Setiawan, pada berita acara hasil tender tentang kriteria evaluasi jumlah penawaran yang dinyatakan memenuhi syarat
Bali Post/dok
RS NYITDAH - Kelanjutan pembangunan RS Nyitdah belum bisa dilaksanakan segera lantaran proyek tersebut mengalami gagal tender. adalah PT PP (Persero) Tbk. PT tersebut menempati peringkat 1 dengan nilai 96,13. ‘’Setelah diproses kembali oleh tim Pokja 1 melalui proses artimatik terhadap penyediaan barang dan jasa yang telah memasuki penawaran harga yang sesuai dengan ketentuan dokumen, ternyata PT PP (Persero) Tbk melebihi HPS,’’ terangnya. Seperti diketahui, Pemkab Tabanan berupaya mengoperasikan RS Nyitdah yang telah berdiri sejak lama. Saat ini RS
Nyitdah masih berupa Unit Pelayanan Teknis (UPT) di bawah Dinas Kesehatan. Terdapat dua gedung yang telah rampung dan satu gedung dalam tahap penyelesaian. Untuk bisa menjadi RS tipe C, masih dibutuhkan empat gedung lagi. Untuk itu, Pemkab Tabanan melakukan pinjaman daerah multiyears ke PT SMI senilai Rp 201 miliar. Namun karena kenaikan harga mechanical, electrical dan plumbing (MEP) akhirnya
dilakukan perubahan MoU yang menyatakan, anggaran hanya bisa untuk pembangunan tiga gedung (C, F dan G), penunjang dan saniter serta penataan halaman. Pembangunan ditargetkan rampung tahun 2020. Sementara kegagalan tender pertama terjadi pada September 2018. Saat itu penyebabnya adalah tidak adanya rekanan yang memenuhi kualifikasi. Padahal ada 40 rekanan yang mendaftar. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Standar ideal pemenuhan kebutuhan darah adalah dua persen dari jumlah penduduk di suatu daerah harus menjadi pendonor darah tetap. Dengan jumlah penduduk 445.795 jiwa, Tabanan idealnya memiliki 8.915 pendonor darah tetap. Untuk mencapai ini, PMI Tabanan setiap tahunnya secara bertahap memasang target. Tahun 2018 ditargetkan 5.000 orang pendonor tetap dan realisasinya 5.018 orang. Kepala Unit Transfusi Darah PMI Tabanan dr. I. N. Gede Sumardika, Sp.PK., Kamis (31/1) kemarin mengatakan, jika dibandingkan tahun 2017, pencapaian 2018 tentu sangat menggembirakan. Pada 2017 ditargetkan 5.000 orang, namun yang tercapai hanya 4.450 pendonor. ‘’Tahun 2019 kami targetkan 5.500 jumlah pendonor tetap di Tabanan,’’ ujarnya. Namun diakui Sumardika, 5.018 pendonor tetap yang tercatat ini tidak semuanya warga Tabanan. Ada yang tercatat sebagai warga Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. ‘’Sebab, untuk donor darah tidak dibatasi harus PMI di daerah tersebut yang melayani. Jika di Badung misalkan PMI-nya tidak bisa, maka bisa dilayani PMI Tabanan. Ini yang dinamakan jejaring,’’ ujarnya. Agar bisa mencapai target pendonor darah tetap sebanyak 5.500 orang di tahun 2019, menurut Sumardika, selain mendorong OPD di Tabanan yang belum melakukan donor darah rutin, pihaknya akan menyasar sekaa teruna serta mengajak pendonor yang belum tetap agar rutin melakukan donor darah. ‘’Berdasarkan surat edaran Bupati, setiap OPD diharapkan melakukan kegiatan donor darah rutin. Beberapa OPD sudah melaksanakan. Untuk yang belum ini akan kita dorong di tahun 2019,’’ ujarnya. Guna membiayai kegiatan tahun 2019, PMI Tabanan menggelar bulan dana. Pencapaian bulan dana tahun 2018 yang dilaporkan atau ditutup kemarin mencapai Rp 162 juta. Selain bulan dana, untuk membiayai operasional, PMI Tabanan juga mendapatkan dana hibah APBD sebanyak Rp 250 juta. Meskipun masih minim tapi dana-dana ini dikelola dengan baik oleh PMI sehingga bisa membiayai operasional selama satu tahun. (kmb24)
’’Incident Rate’’ DBD Tabanan di Bawah Nasional
RAT - Ketua Dekopinda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa bersama pengurus dan anggota KPN Abdi Praja dalam acara RAT, Kamis (31/1) kemarin.
RAT KPN Abdi Praja, SHU Naik 6,59 Persen KOPERASI Pegawai Negeri (KPN) Abdi Praja memenuhi kewajibannya dalam menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). RAT digelar Kamis (31/1) kemarin dan dirangkaikan pemilihan pengurus baru. Dalam RAT terungkap peningkatan SHU KPN Abdi Praja sebanyak 6,59 persen dari tahun sebelumnya. Pengurus baru KPN Abdi Praja yakni Ketua I I Made Yasa, Ketua II Gusti Agung Rai Dwipayana, Sekretaris I I Gusti Putu Ekayana, Sekertaris II Desak Putu Yastini dan Bendahara I Wayan Wiasa. Sementara di jajaran Pengawas diketuai I Nengah Arimbawa dengan anggota masing-masing I Putu Gede Wirawan dan Komang Yudiani. Ketua I KPN Abdi Praja I Made Yasa usai acara RAT melaporkan, KPN Abdi Praja Tabanan memperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 804.423.448,42 di tahun 2018. Angka ini naik 6,59 persen dari SHU 2017 yang sebesar Rp 754.667.358,49.
Tidak hanya itu, laporan pertanggungjawaban yang diaudit oleh akuntan publik juga meraih opini Wajar. Sementara keanggotaan KPN Abdi Praja mengalami penurunan sebanyak 90 orang. Hal ini disebabkan pada 2018 terdapat 105 anggota yang berhenti karena pindah atau pensiun, namun ada juga penambahan 15 anggota baru sehingga anggota KPN Abdi Praja yang pada tahun 2017 tercatat 2.375 orang menjadi 2.285 orang di tahun 2018. Untuk jumlah simpanan, ada yang mengalami penurunan dan peningkatan. Penurunan jumlah simpanan terjadi untuk simpanan pokok yang tahun 2018 tercatat Rp 22.850.000 dari Rp 23.750.000 di tahun 2017. Sementara peningkatan terjadi untuk simpanan wajib. Tahun 2018 tercatat Rp 8.870.845.000 dan tahun 2017 tercatat Rp 6.736.183.500. ‘’Peningkatan juga terjadi pada simpanan sukarela dan Sijakop,’’ jelas Yasa.
Ketua Dekopinda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa memberikan apresiasi kepada manajemen KPN Abdi Praja karena telah melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan posisi masing-masing. Pihaknya juga mengapresiasi opini Wajar yang didapatkan KPN Abdi Praja. ‘’Wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang benar. Artinya, semua proses transaksi yang dijalankan dengan benar sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi dan bisa dipertanggungjawabkan. Jadi jangan ragu untuk terus meningkatkan kinerja ke depan,’’ ucapnya. Dia berpesan agar pencapaian ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan di masa-masa mendatang. ‘’Pertahankan dan tingkatkan pencapaian ini. Jadilah koperasi terbaik dan contoh bagi koperasi lainnya. Diharapkan bagi yang belum bergabung menjadi anggota agar segera bergabung,’’ imbuhnya. (ad1232)
Tabanan (Bali Post) Insident rate Demam Berdarah Dengue (DBD) di Tabanan tahun 2018 ternyata di bawah rata-rata nasional. Di tingkat nasional, incident rate sebesar 217, sementara Tabanan 195. Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tabanan dr. Desiana K. Dewi, Kamis (31/1) kemarin, mengatakan incident rate yang berada di bawah rata-rata nasional, artinya tindakan promotif, preventif dan kuratif yang dilaksanakan di Tabanan
berjalan dengan baik. ‘’Kalau angka incident rate-nya di atas nasional artinya kasus DBD masih tinggi. Karena tahun ini di bawah nasional berarti usaha yang dilakukan selama ini berhasil,’’ ujarnya. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika menjelaskan, dari laporan untuk kasus DBD di Tabanan awal tahun ini masih tergolong wajar. Tercatat enam kasus DBD pada Januari. Beberapa tahun terakhir, kasus DBD di Tabanan mengalami penu-
Tabanan (Bali Post) Sebanyak 55 orang Relawan Demokrasi dikukuhkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan, Kamis (31/1) kemarin. Relawan inilah yang nantinya akan menjadi ujung tombak KPU dalam sosialisasi program Pemilu 2019. Sebelum mengemban tugas yang diberikan, seluruh relawan dari 11 basis masyarakat ini juga langsung diberikan bimbingan teknis. Materi yang diberikan meliputi pemahaman terkait pemilu, tahapan-tahapan pemilu dan komunikasi efektif. 11 basis masyarakat yang akan disasar oleh Relawan Demokrasi seperti penyandang disabilitas, perempuan, agama, pemilih pemula, pemilih muda, netizen dan kelompok marginal. Ketua KPU Tabanan Putu Gede Weda Subawa menerangkan, keberadaan Relawan Demokrasi ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelaksanaan pemilu. Selain itu, dengan terjun langsung ke masyara-
kat, mereka diharapkan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat saat hari pencoblosan. Pada Pemilu 2019, KPU Tabanan menargetkan partisipasi pemilih sebesar 85 persen. Para relawan akan bekerja selama tiga bulan atau hingga April, menjelang pencoblosan. Terjun di masyarakat, para relawan ini nantinya juga membantu sosialisasi mengenalkan lima warna dan bentuk surat suara, yakni surat suara Presiden dan Wakil Presiden, DPD-RI, DPR-RI, DPD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. ‘’Selain itu kita juga menjelaskan cara mencoblos yang benar dan kerugian apabila tidak memilih,’’ jelasnya. Relawan demokrasi juga bertugas menjelaskan contoh surat suara yang rusak dan tidak rusak. Salah satu pemberi materi yang juga Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia, Ketut Udi Prayudi mengatakan, Relawan Demokrasi ini memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan
runan secara signifikan. Tiga tahun lalu kasusnya mencapai 800 kasus. Namun kemudian menurun menjadi 160 kasus di 2017 dan tahun 2018 hanya tercatat 44 kasus DBD. ‘’Dari pasien suspect atau yang ada gejala seperti DBD, hanya 44 dinyatakan positif dari pemeriksaan lab. Sisanya karena penyakit lain atau panas biasa,’’ jelas Suratmika. Penurunan kasus DBD dari tahun ke tahun ini menunjukkan keberhasilan tindakan pencegahan di
tingkat masyarakat. Saat ini Dinas Kesehatan melalui puskesmas merekrut satu orang petugas Jumantik untuk satu desa yang bertugas memantau perkembangan jentik nyamuk vector penyebar DBD. Selain memantau tempat sampah, genangan air di lingkungannya serta selokan, petugas Jumantitk juga ke rumah-rumah. Apabila di rumah warga ditemukan jentik, petugas langsung meminta warga untuk membersihkan sekaligus mensosialisasikan cara pencegahan DBD. (kmb24)
Relawan Demokrasi Berperan Penting Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Bali Post/bit
RELAWAN DEMOKRASI - Sebelum bertugas selama tiga bulan ke depan, Relawan Demokrasi dibekali sejumlah materi terkait tahapan pemilu. KPU dalam memberikan informasi yang kemungkinan belum diketahui oleh sejumlah masyarakat. Misalnya saja ada yang tidak terdaftar dalam DPT, pemilih masih bisa menggunakan haknya. Di sisi lain, mereka juga ikut membantu mengin-
formasikan terkait surat suara sehingga masyarakat mereka lebih tahu mengenai hal tersebut. Apalagi dalam Pemilu 2019 akan ada lima surat suara. ‘’Mereka ini memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas pemilih,’’ tegasnya. (kmb28)
Pohon Tumbang, Arus Lalin Denpasar-Gilimanuk Tersendat Tabanan (Bali Post) Hujan disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Tabanan kembali mengakibatkan pohon tumbang. Kali ini terjadi di Kecamatan Selemadeg Barat. Dua pohon perindang di jalur Denpasar-Gilimanuk,
Bali Post/ist
TUMBANG - Petugas saat membersihkan dahan pohon yang tumbang.
Kamis (31/1) kemarin tumbang ke arah badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas (lalin) di jalur utama tersebut sempat terganggu selama beberapa saat. Arus lalin kembali lancar setelah petugas dan masyarakat melakukan pembersihan. Beruntung saat pohon tumbang tidak ada kendaraan yang melintas sehingga tidak menimbulkan korban. Pohon tumbang terjadi
di dua tempat berbeda. Di wilayah Banjar Selabih Pangkung Kuning, Selabih, Selemadeg Barat, sebuah pohon trembesi tumbang ke arah jalan. Setengah badan jalan tertutup batang pohon yang cukup besar. Hal tersebut membuat hanya satu jalur saja yang bisa dilalui. Petugas Polsek Selemadeg Barat melakukan sistem buka tutup arus lalin sampai pohon berhasil dipindahkan.
Pohon tumbang juga terjadi di Banjar Mekayu Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat. Pohon jenis panggal buaya berukuran cukup besar ini tumbang ke arah jalan dan menutup sebagian badan jalan. Ini juga membuat arus lalin tersendat. Petugas juga melakukan sistem buka tutup lalin. Petugas Polsek Selbar dibantu masyarakat bergotong royong memotong dan memindahkan batang pohon
ke pinggir jalan. Setelah bekerja cukup lama, semua batang dan dahan pohon yang menutupi jalan berhasil dipindahkan dan arus lalin pun kembali normal. Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Made Budhiarta mengatakan, petugas Polsek Selemadeg Barat dibantu masyarakat telah melakukan pembersihan pohon-pohon yang tumbang tersebut. ‘’Jalur sudah lancar,’’ katanya. (kmb28)
BULELENG
8
Jumat Paing, 1 Februari 2019
SOSOK Genjot Potensi Wilayah KECAMATAN Sukasada dikenal memiliki potensi perkebunan yang bagus dengan ditandai aneka produksi melimpah. Di antaranya, perkebunan cengkeh dan kopi. Budi daya stroberi juga sudah punya nama besar. Selain itu, beberapa jenis sayur-mayur. Daerah yang disokong topografi berbukit ini sejatinya menyimpan objek wisata alam. Sebut saja objek wisata Danau Buyan di Desa Pancasari dan objek Air Terjun Gitgit. Camat Sukasada Made Dwi Adnyana mengatakan, dua potensi besar di daerahnya itu sekarang ini terus digenjot. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang fokus pada pertanian. Kebijakan itu coba dijabarkan dengan mengombinasikan pengembangan pertanian dengan sektor pariwisata. Nantinya, pengelolaan dua potensi itu diwujudkan dengan pengembangan wisata agro ecotourism. “Sejalan kebijakan pimpinan dua potensi ini menjadi modal besar kami dalam menggenjot melalui pengembangan agro ecotourism itu,” katanya. Birokrat kelahiran Jembrana 28 Desember 1976 ini menambahkan, khusus potensi wisata, beberapa desa di daerahnya belakangan ini serius mengelola wisata alam. Dicontohkan di Desa Gitgit yang sudah tersohor dengan air terjun, kini muncul pengembangan wisata baru berupa air panas. Sedangkan, di Desa Pegadungan juga mulai diperkenalkan wisata air terjun. Air terjun di desa itu tidak ada yang melirik. Dengan modal promosi dari mulut ke mulut dan memanfaatkan jejaring media sosial (medsos), air terjun itu mulai ramai dikunjungi wisatawan. “Beberapa desa sudah mulai bergerak untuk mengembangkan potensinya. Promosi akan terus kami galakkan,” jelasnya. Jebolan SPDN itu menambahkan, potensi yang dimiliki ke depan akan dikelola secara saksama di bawah satu lembaga, yakni Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pengelolaan ini selain menciptakan lapangan kerja untuk warga di desa bersangkutan, juga dipercaya menjadi aset desa yang keuntungannya akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan. “Desa juga kita dorong membentuk BUMDes. Apa pun nanti pengelolaan potensi desa itu manajemennya satu lembaga yakni melalui BUMDes itu sendiri,” jelasnya. (mud)
Ribuan Kacamata Dibagikan Gratis Singaraja (Bali Post) – Lebih dari 3.000 buah kacamata dibagikan secara gratis kepada warga yang benarbenar membutuhan. Penerima kacamata gratis itu ada di lima kecamatan berbeda yakni di Kecamatan Tejakula, Sawan, Banjar, Seririt, dan Kecamatan Gerokgak. Selain masyarakat umum, kacamata gratis itu juga diberikan kepada siswa dan anak yatim piatu. Penyerahannya dilakukan secara simbolis di Kantor Perbekel Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kamis (31/1) kemarin. Pembagian kacamata gratis itu merupakan gerakan sosial yang dilakukan bersama Perkumpulan Netra Permana Jakarta dan pihak ketiga lainnya. Koordinator Pasemetonan Buleleng (Poleng) Jakarta Nyoman Wiadi Kori didampingi Ketua Umum Perkumpulan Netra Permana Waluyo Sukadiman mengatakan, kegiatan itu
terlaksana berdasarkan keprihatinan kepada masyarakat yang memiliki kondisi penglihatan yang kurang baik. Apalagi, dari pemeriksaan yang dilakukan, pihaknya menemukan sekitar 3,6 persen masyarakat menderita gangguan refraksi atau yang populer dengan istilah rabun. Bahkan, persentase warga rabun itu dinilai mengkhawatirkan. Dengan kacamata itu khususnya warga kurang mampu atau siswa, atau anak yatim piatu, bisa menjaga kesehatan indra penglihatan dengan lebih baik. Pemeriksaan kesehatan mata juga dilakukan untuk mencegah gangguan kelainan mata sejak dini, sehingga dapat menekan terjadinya kasus kebutaan. “Kita berikan kacamata untuk membantu masyarakat, para pelajar agar bisa melihat dengan lebih jelas,” katanya. (kmb38)
Cegah Longsor Susulan
BPBD Bersama Warga Buat Senderan Darurat Singaraja (Bali Post) – Personel Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, polisi, TNI, Satpol PP, aparat desa dan warga Kamis (31/1) kemarin, bergotong royong di lokasi tanah longsor di Dusun Sangker, Desa Mengening, Kubutambahan. TRC membuat senderan darurat untuk mencegah longsor susulan di rumah yang ditempati Nyoman Dania (78) dan istrinya Wayan Siari (75). Tanah terjal bekas longsor itu ditutup dengan terpal. Hal itu dilakukan untuk mencegah kikisan air kalau hujan deras. Dari pantauan di lokasi, gotong royong kemarin, dimulai sekitar pukul 09.00 Wita. Dengan menggunakan cangkul, personel TRC, warga, dan relawan bencana Desa Mengening tampak bahu-membahu membuat senderan darurat di tanah terjal yang longsor dan menimbun satu keluarga hingga meninggal dunia Selasa (22/1) lalu. Senderan ini dibuat dengan menumpukkan karung berisi tanah. Sekitar 250 buah karung berhasil diisi tanah dan ditumpuk guna mencegah jangan sampai terjadi tanah longsor susulan. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana di sela-sela gotong royong mengatakan, situasi pascabencana di lokasi kejadian masih hujan. Hanya, intensitasnya tergolong rendah. Selain itu, senderan bekas longsor itu mengakibatkan dapur dan kamar mandi milik Nyoman Dania mengalami retak. Dikhawatirkan tanah yang labil itu mudah longsor bila tergerus hujan. Atas kondisi di lapangan itu, pihaknya kemudian menginstruksikan melakukan penanganan emergency dengan membuat sen-
deran darurat. Untuk penanganan pascatanggap darurat, Suadyana menyebut, saat ini BPBD masih berkoordinasi dengan dinas teknis di kabupaten. Santunan untuk Ahli Waris Santunan duka dari BPBD Provinsi Bali untuk korban masih dikoordinaskan, sehingga dalam waktu dekat ini, bisa diserahkan kepada ahli waris korban almarhum Ketut Budi Kaca (33) dan keluarganya. Pemilik rumah disarankan kalau hujan agar beristirahat di rumah kerabat yang lebih aman. Sebab, tidak menutup kemungkinan kalau hujan deras kembali terjadi, bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal itu harus dilakukan untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa. “Kami bawa 250 karung dan itu diisi tanah untuk senderan darurat. Kalau hujan bisa saja air menggerus sisa tanah yang longsor itu, apalagi tanah ini terjal hampir 90 derajat. Jadi, sangat membahayakan,” katanya. Rumah Almarhum Dibongkar Rumah semipermanen yang dibangun almarhum Ketut Budi Kaca (33) kemarin, dibongkar keluarga dan kerabat. Orangtua almarhum Budi Kaca, Nyoman Dania, mengatakan, keputusan meratakan seluruh sisa bangunan rumah yang merenggut empat korban jiwa itu karena keluarga almarhum tidak ingin terus teringat kejadian memilukan itu. Apalagi, lokasi bangunan rumah itu berbahaya, sehingga keluarga almarhum tidak ingin hal serupa terulang. Karena itu, bangunan rumah beratap seng dan dinding batako itu dibongkar total. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PETANI NEKAT MENCURI – Terbelit utang di rentenir membuat seorang petani nekat mencuri perhiasan emas dan menggelapkan sepeda motor.
Berusaha Lunasi Utang di Rentenir
Nekat Curi Perhiasan Emas dan Gelapkan Motor
Singaraja (Bali Post) – Terbelit utang dari rentenir, membuat seorang petani IKAWN alias Lekok (24) nekat mencuri di tempat majikannya. Pria asal Desa Titab Kecamatan Busingbiu itu bukan saja mencuri perhiasan emas, juga menggelapkan sepeda motor. Belum sempat melunasi utangnya, pria yang sehari-hari bertani itu sekarang harus berurusan dengan hukum. Bahkan, karena melawan ketika ditangkap, dia harus mengerang kesakitan setelah didor. Pasalnya, bagian betis bawahnya ditembus timah panas polisi. Penangkapan tersangka itu berawal ketika korban Putu Wenten (70), warga Desa Uma Jero Kecamatan Busungbiu, melapor kehilangan perhiasan emas pada 20 Januari 2019 lalu. Barang berharga milik korban itu dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah untuk bersembahyang ke Pura Besakih. Selain itu, polisi juga menerima laporan penggelapan sepeda motor DK 6412 AC milik Gede Subrata (41), juga warga Desa Uma Jero. Menindaklanjuti pengaduan tersebut Unit Reskrim Polsek Busungbiu melakukan penyelidikan dengan cara mengumpulkan ket-
erangan saksi-saksi. Dari upaya itu, polisi mencurigai pelaku mengarah pada IKAWN. Kapolsek Busungbiu AKP Made Agus Dwi Wirawan seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Kamis (31/1) kemarin, mengatakan, dari penyelidikan jejaring media sosial (medsos) milik rekannya, tersangka berhasil ditangkap. Awalnya ada informasi pelaku itu bersembunyi di Desa Banjar, Kecamatan Banjar. Namun setelah dibuntuti, tersangka tidak ditemukan. Terakhir, polisi memburu tersangka yang bersembunyi di Pekutatan, Jembrana. Kali ini, tersangka
tidak berkutik dan berhasil ditangkap pada 27 Januari 2019 lalu. Saat ditangkap, tersangka melawan dan sempat ingin melarikan diri, sehingga polisi melumpuhkan dengan cara menembak kaki pelaku. “Tersangka itu sangat licin. Buktinya, setelah korban melapor kehilangan, tersangka langsung bersembunyi ke rumah temannya. Bahkan, untuk menghilangkan jejak dengan cepat berpindah-pindah lokasi. Kami terus telusuri lewat jejaring medsosnya,’’ ujarnya . Melawan Didor Setelan informasinya A1
alias pasti, kemudian yang bersangkutan kita tangkap. Memang saat ditangkap ada perlawanan, kemudian dilakukan tindakan terukur dengan cara didor, menembak kaki pelaku. Tersangka, kata AKP Wirawan, tidak saja mencuri perhiasan emas berupa gelang 3 gram seharga Rp 4 juta, uang Rp 2,5 juta milik korban Ketut Sarini (38), juga menggelapkan sepeda motor DK 6412 AC milik Gede Subrata warga Desa Uma Jero. Tersangka melakukan aksinya dengan berpura-pura menjadi peternak sapi dengan sistem kadas. Korban sama sekali tidak curiga, sehingga memberi pekerjaan bahkan mempersilakan tinggal menumpang di rumah korban. Sayangnya, bukan bekerja menjadi peternak yang baik, tetapi pelaku melakukan aksi kejahatan. “Sebelum ditangkap,
tersangka bekerja di sebuah vila di Denpasar. Kemudian berhenti setelah mencuri uang di wilayah Seminyak, Kuta. Dari sana, kabur ke Uma Jero. Selanjutnya, beraksi kembali pada kasus berbeda,” jelasnya. Sementara IKAWN sendiri, mengakui telah mencuri perhiasan dan menggelapkan sepeda motor itu. Emas hasil curiannya dikatakan dijual ke salah satu toko perhiasan emas di Seririt. Uang hasil kejahatannya rencananya digunakan untuk melunasi utang-utangnya di rentenir. Namun, belum sempat melunasi utang-utangnya itu, dia sekarang harus meringkuk di sel tahanan polisi. “Saya benar-benar menyesal. Saya terpaksa mencuri untuk melunasi utang di rentenir,” ujarnya sembari menundukkan kepala. (kmb38)
Pembobol ATM BNI Diringkus Bermodal Lem G dan Stiker ’’Call Center’’ Palsu
Pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Negara Indonesia (BNI), Faisal (36) asal Sumatera Selatan, akhirnya diringkus Satuan Reskrim (Satreksrim) Polres Buleleng. Tersangka dibekuk setelah polisi mendapat laporan dari korban nasabah BNI asal Desa Dencarik, Kecamatan Banjar. Hebatnya, tersangka malah sudah beraksi di 17 lokasi kejadian dengan empat lokasi ATM di Buleleng. Modusnya memasang alat agar ATM tertahan di dalam mesin dan menempelkan nomor call center palsu. Bagaimanakah desain pelaku secara sistematis memperdayai korban-korbannya? KASAT Reskrim AKP Mikael Hutabarat didampingi Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Kamis (31/1) kemarin, mengatakan kasus ini berawal ketika korban Luh Suyeni (45) asal Desa Dencarik melaporkan ATM BNI-nya dibobol orang tidak dikenal. Saat itu dia bertransaksi di counter ATM di Lovina, 20 Desember 2018 lalu. Korban yang tidak curiga langsung memasukkan kartu ATM-nya ke dalam mesin. Belum sempat menekan nomor PIN, kartunya justru tertahan di dalam mesin. Korban berusaha membatalkan transkasi. Justru kartu ATM-nya tidak bisa keluar dari mesin. Korban didatangi tersangka dan menyarankan menghubungi nomor call center BNI yang ditempelkan di pintu counter ATM. Setelah menghubungi call center itu, korban telanjur memberi nomor PIN. Setelah menghubungi petugas call center, korban terke-
jut mengetahui uangnya diambil pelaku. Kejadian itu kemudian dilaporkan dan tersangka ditangkap di sebuah rumah kos di Jalan Pulau Moyo, Denpasar, 24 Januari 2019. Tersangka sempat berusaha melawan dengan cara melarikan diri ketika hendak ditangkap. Khawatir kehilangan jejak setelah melarikan diri, polisi kemudian menembak bagian kaki, sehingga tersangka berhasil dibekuk. ‘’Kasus itu sudah lama dilaporkan. Dari hasil penyelidikan, kami baru bisa mengungkap pelakunya. Korban didatangi pelaku dan meminta menghubungi nomor call center yang diduga palsu. Dari sana, pelaku mendapat PIN ATM dan mengambil uang korban,’’ katanya. Menurut AKP Hutabarat, tersangka baru sekitar dua bulan datang ke Bali menjalankan aksinya membobol ATM. Dalam waktu relatif singkat, tersangka sudah beraksi di 17 lokasi. Tersangka membobol ATM
milik korban di empat lokasi di Bali Utara. Tersangka mengaku beroperasi dengan temannya di Jakarta. Pasang Alat Khusus Tesangka mengaku menjalankan aksinya dengan cara memasang alat khusus agar ketika kartu ATM itu dimasukkan tertahan di dalam mesin. Setelah memasang alat khusus itu, tersangka menempel stiker di pintu counter ATM berisi nomor call center bank. Pelaku mengawasi dari kejauhan dan saat melihat korban panik arena kartu ATM tertahan di dalam mesin, pelaku meminta korbanya mengubungi call center palsu itu. Setelah mendapatkan nomor PIN, tersangka merusak mesin kemudian mengambil ATM milik korban. Saat itu juga menguras habis uang milik korbannya. ‘’Di tempat memasukkan kartu ATM itu sengaja dipasangi plastik mika berisi perekat lem G. Tujuannya saat kartu dimasukkan akan menempel dan tidak bisa dikeluarkan. Tersangka ini juga menempel stiker nomor call center palsu untuk mendapatkan nomor PIN. Setelah mendapat nomor PIN kartu ATM korban, tersangka langsung menarik semua uang milik korban,’’ katanya. Tersangka Faisal mengakui telah melakukan pembobolan ATM itu bekerja sama dengan temannya yang mengendalikan dari Jakarta. Setiap beraksi dan
berhasil menguras isi ATM korbannya, dia mengaku mendapat bayaran Rp 3 juta. Sisa uangnya diserahkan kepada temannya di Jakarta. Uang hasil kejahatannya itu, digunakan untuk biaya hidup seharihari. ‘’Saya mengawasi dan ada teman yang menelepon untuk mengambil kartu ATM yang sudah tertahan di mesin. Uang langsung ditarik dan saya dikasi upah Rp 3 juta,’’ katanya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sekarang tersangka menghuni sel tahanan Polres Buleleng. Dia dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Semen-
tara, polisi masih mengembangkan kasus ini karena ada pengakuan tersangka dikendalikan temannya di Jakarta. Polisi juga mengingatkan nasabah bank kalau kartu ATM tidak bisa keluar dari mesin jangan menghubungi call center. Namun, melaporkan langsung ke bank resmi. Selain itu, nomor call center perlu diperhatikan karena umumnya call center itu tidak sebanyak nomor HP. Tips lainnya, polisi menyarankan nasabah agar mencari mesin ATM yang terbaru, sehingga tidak mudah dipasangi alat tertentu oleh pelaku kejahatan. (mud)
Bali Post/mud
BOBOL ATM - Satuan Reskrim Polres Buleleng meringkus tersangka pembobol ATM yang beraksi di 17 lokasi dan empat di antaranya di Buleleng.
GIANYAR
Jumat Paing, 1 Februari 2019
9
SOSOK Mengisi Kekosongan MEMASUKI tahun 2019, akan ada 29 perbekel yang masa jabatannya berakhir. Bahkan di awal Januari ini sudah ada empat pimpinan di desa yang berakhir masa jabatannya. Pemkab Gianyar sudah menunjuk penjabat perbekel untuk mengisi kekosongan tersebut. Selanjutnya, puluhan desa ini akan menyelenggarakan pemilihan perbekel serentak pada tahun 2020. Adapun empat perbekel yang berakhir masa jabatannya ini, Perbekel Desa Tegallalang Dewa Gede Rai Sutrisna, Perbekel Pejeng Kaja Dewa Gede Artha Putra, Perbekel Ketewel Cokorda Rai dan Perbekel Petak Kaja I Nyoman Payu. Empat Perbekel ini berakhir masa jabatanya per 21 Januari. “Ada juga Perbekel Batubulan Kangin yang seharusnya berakhir masa jabatannya Januari ini, namun beliau lebih dulu mundur karena maju dalam pemilihan legislatif,” ujar Kabid Bina Pemerintahan Desa I Wayan Gede Subayasa, Kamis (31/1) kemarin.Mengisi kekosongan itu, kata dia serah terima penjabat perbekel juga sudah diselenggarakan di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Adapun empat orang yang ditunjuk sebagai penjabat perbekel. Dewa Gde Agung Purnawan sebagai Penjabat Perbekel Desa Tegallalang, I Nyoman Negara Penjabat Perbekel Desa Pejeng Kaja, I Nyoman Maba Penjabat Perbekel Desa Petak Kaja dan I Nyoman Sarwaedi Penjabat Perbekel Desa Guwang. Sementara itu, memasuki Februari ini akan ada dua perbekel yang berakhir masa jabatannya, yakni Perbekel Desa Batuan I Nyoman Netra dan Perbekel Melinggih Kelod I Nyoman Suwardana. Kekosongan jabatan pemimpin di dua desa ini juga akan diisi oleh penjabat perbekel. “Selanjutnya pemilihan perbekel serentak akan dilaksanakan pada 2020,” tegasnya. (nik)
TUMBANG - Petugas sedang membersihkan pohon perindang yang tumbang di areal parkir Objek Wisata Goa Gajah, Kamis (31/1) kemarin.
Bali Post/kmb35
Pohon Tumbang Timpa Dua Sepeda Motor Tak Ada Korban Jiwa
Gianyar (Bali Post) Warga dikejutkan dengan pohon tumbang di areal pura sebelah barat Objek wisata Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kamis (31/1) kemarin. Pasalnya, pohon tumbang tersebut menimpa dua unit sepeda motor yakni Honda Supra X 125D plat merah nopol DK 5773 F dan Yamaha Mio Soul nopol DK 2854 AO milik salah satu petugas kebersihan setempat. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan, pohon yang tumbang tersebut jenis suar. Panjangnya sekitar lima meter dengan diameter sekitar 15 centimeter. Pohon itu tumbang diduga akibat hujan deras disertai angin kencang. Kerugian diperkirakan menca-
pai Rp 2,5 juta. “Kami kerahkan anggota TRC BPBD beserta armada dan perlengkapan ke lokasi kejadian. Pukul 08.24 Wita, pohon tumbang sudah dapat di bersihkan,” jelasnya. Koordinator Objek Wisata Goa Gajah Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar I Wayan
Sering Ngamuk, Ayu Biyang Diciduk Satpol PP Gianyar (Bali Post) Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ) I Gusti Ayu Biyang asal Kecamatan Tampaksiring diamankan petugas Satpol PP Gianyar, Kamis (31/1) kemarin. Wanita berusia 50 tahun ini sering mengamuk sehingga meresahkan warga setempat. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa mengatakan, penangkapan Gusti Ayu Biyang atas permintaan suaminya I Gusti Made Widana (52). “Atas laporan itu, saya langsung memerintahkan anggota untuk mengamankan Ayu Biyang,” katanya. Menurut Agusnawa, enam orang petugas dikerahkan untuk proses pengamanan, dengan dipimpin petugas Satpol PP Gianyar Wayan Nasta. Saat diamankan petugas, Ayu Biyang mengamuk dan meronta-ronta. Didampingi pihak keluarga, Ayu Biyang langsung digiring ke RSJ Bangli dengan mengendarai kendaraan patroli Satpol PP Gianyar. “Ini baru pertama kali dia diamankan petugas dan di bawa ke Bangli,” kata Nasta. (kmb35)
Sweta mengaku sebelum kejadian sempat ke lokasi untuk memantau petugas kebersihan. “Saya rutin pagi-pagi ke sini buka pintu sekaligus melihat petugas kebersihan, sekitar pukul 06.00 Wita. Tadi pagi pas saya ke sini, pohon itu masih berdiri tegak. Pas saya sampai
Sukawati ini. Sementara untuk pola tanam tembakau menggunakan sistem tumpang sari dengan tanaman cabai. Tembakau yang sudah ditanam biasanya dipetik setiap 105 hingga 112 hari atau sekitar tiga bulan. “Berkat sistem tumpang sari, ketika memetik tembakau, tanaman cabainya sudah mekar,” ujar suami Ni Wayan Kama ini. Setelah proses pemetikan, kata Sukaidep, tembakau disimpan selama delapan hingga 12 hari. Di rumahnya ia menyiapkan tempat khusus untuk menyimpan tembakau, agar tidak terkena sinar dan angin. “Usai 12 hari, barulah masuk dalam tahap pemotongan tembakau, kemudian lanjut dijemur selama maksimal 15 hari,” katanya seraya menambahkan, dalam seluruh rang-
Tak Kuat Menanjak, Truk Terjun ke Sungai Gianyar (Bali Post) Sebuah truk yang sarat muatan terjun ke jurang aliran Sungai Wos, Kamis (31/1) kemarin. Kecelakaan yang terjadi di perbatasan Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud dan Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati ini lantaran truk warna kuning itu tidak kuat menanjak. Sementara sopir truk Agus Tri Pamungkas sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun dipastikan tidak mengalami luka serius. Berdasarkan informasi di lapangan, truk yang dikemudikan pemuda berusia 23 tahun asal Banyuwangi itu melaju dari arah selatan dari Desa Lodtunduh, setelah melintasi jembatan lalu hendak menanjak menuju utara Desa Singapadu. Namun karena tak kuat menanjak, mesin tiba-tiba mati. Seketika itu roda belakang truk bergerak mundur. Sialnya, di belakang truk terdapat aliran Sungai Wos sedalam sekitar 18 meter. Seketika muatan truk berjatuhan hingga dasar sungai. Termasuk truk dan sopirnya ikut terjun bebas. Menurut I Nyoman Landuh, warga asal Banjar Gelogor, Lodtunduh yang ikut mengevakuasi sopir truk, awalnya ia mendengar suara gemuruh seperti tebing longsor. “Sekitar pukul 10.00 Wita saya yang sedang ngayah sambil ngempu di pura mendengar suara gemuruh,” jelasnya. Beberapa menit kemudian Landuh mendapat informasi bahwa suara gemuruh tersebut bersumber dari truk yang terjun ke sungai. Ia langsung menuju TKP. Bersama warga, Landuh mencari jalur untuk turun ke lokasi. “Kami harus memutar ke timur sekitar 50 meter, lalu
Bali Post/kmb35
TRUK - Warga sedang mengecek truk yang terjun ke sungai di perbatasan Desa Lodtunduh dengan Desa Singapadu. turun jalan lagi sekitar 100 meter, baru bisa sampai di lokasi,” jelasnya. Saat itu sopir truk tidak bisa dievakuasi dengan mudah. Sebab, posisinya berseberangan. Sehingga Landuh berinisiatif mengikat korban Agus Tri dengan kamben dan tali. Setelah berhasil dievakuasi ke jalan, korban Agus Tri langsung dilarikan ke RS swasta di Desa Batubulan. Warga lainnya, I Ketut Sumardika,
Kabupaten Gianyar bersama pasukan hijau DLH Kabupaten Gianyar dalam waktu singkat sudah berhasil membersihkan areal, sehingga wisatawan yang berkunjung tidak terdampak atas kejadian pohon tumbang tersebut. Guna meminimalisasi kejadian pohon tumbang di objek wisata tersebut, Sweta mengaku telah mengajukan permohonan untuk memangkas dahan pohon yang dinilai membahayakan dan rawan tumbang. (kmb35)
Tembakau Produksi Petani Sukawati Didistribusikan ke Seluruh Bali Gianyar (Bali Post) Subak Ageng Sukawati yang berada di Desa Sukawati merupakan salah satu kawasan pertanian yang memproduksi tembakau. Produksi tembakau dari desa ini diedarkan oleh tengkulak ke seluruh Bali. Hal ini diungkapkan Pekaseh Subak Ageng Sukawati I Made Sukaidep, Kamis (31/1) kemarin. Menurut Sukaidep, Subak Ageng Sukawati terdiri dari 13 subak. Yakni, Subak Palak, Bubun, Sanga, Sudah, Somi, Laud, Abasan, Langge, Juuk, Babakan, Cau Duur, Cau Beten dan Subak Lebo. Untuk sistem pertanian, Subak Ageng Sukawati dibagi lagi dalam tiga kelompok. “Pembagian ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan air irigasi,” ujar bapak tiga orang anak asal Banjar Palak, Desa
DIRINGKUS - Petugas Satpol PP saat meringkus I Gusti Ayu Biyang.
di rumah, dapat telepon ada kejadian ini,” jelasnya. Menurut Sweta, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 Wita. Terkait dua unit sepeda motor yang tertimpa pohon, salah satunya milik petugas kebersihan setempat. Sedangkan sepeda motor plat merah tersebut milik salah satu pedagang. Selain menimpa dua kendaran, ranting pohon juga merusak papan informasi DTW Goa Gajah. Tidak ada korban jiwa dari musibah ini. TRC BPBD
menambahkan jalur perbatasan antara Desa Lodtunduh dan Desa Singapadu itu sejatinya hanya bisa dilalui sepeda motor. Bahkan mobil sekelas pick up jika mengangkut muatan berat dilarang masuk oleh warga. “Hanya saja memang tanda larangan masuk tidak permanen, sehingga kendaraan roda empat yang bermuatan berat kerap nyelonong,” katanya. Sumardika menambahkan, jembatan
ini awalnya hanya berupa titi bambu. Kemudian tahun 2006 mulai dibeton dan tahun 2008 baru dipermanen dan dipagari besi. Selama 11 tahun hingga kini jembatan tersebut tidak pernah diperbaiki. Selain itu, pihaknya juga khawatir karena jembatan di lokasi itu sangat riskan roboh, karena kondisinya labil. “Jalur tersebut menjadi alternatif jalan pintas yang dilalui ratusan sepeda motor setiap hari,” ujarnya. (kmb35)
kaian proses ini, pihaknya mengerahkan belasan buruh. Namun dalam beberapa hari ini, para petani kesulitan menjemur tembakau, karena musim hujan yang tak kunjung henti. Apabila sudah dikeringkan, tembakau tersebut disimpan kembali di areal terbuka khususnya saat malam. Setelah proses itu, barulah tembakau dibungkus. Untuk 16 bungkus tembakau disebut satu kelongkong. Apabila tanaman tembakau tumbuh dengan baik, dalam lahan satu bit atau 30 are, bisa mendapat 10 atau 12 kelongkong. “Harga per kelongkong itu bisa Rp 4 juta. Jadi, untuk lahan satu bit kurang lebih bisa dapat Rp 40 hingga Rp 48 juta,” kata pria kelahiran tahun 1961 ini. Menurut Sukaidep, tembakau yang diproduksinya sering diambil oleh tengkulak
kemudian didistribusikan ke seluruh kawasan Gianyar, termasuk ke sejumlah kabupaten/kota di Bali. (kmb35)
Bali Post/kmb35
Made Sukaidep
JEMBRANA
10
Jumat Paing, 1 Februari 2019
Oknum Satpol PP Pelaku Pungli Hanya Dinonjobkan Negara, (Bali Post)Adanya dua oknum pegawai Satpol PP Jembrana yang tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) membuat Bupati Jembrana I Putu Artha merasa gerah dan ingin melakukan pemecatan. Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan karena adanya aturan. Bupati Artha yang mengaku sudah mendapat gambaran umum mengenai kasus pungli tersebut hanya mungkin melakukan kebijakan menonjobkan oknum Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Satpol PP Jembrana tersebut. Hal tersebut disampaikan Bupati Artha, Kamis (31/1) kemarin. Selain itu, ia mengatakan pihaknya selama ini sudah mewanti-wanti agar PNS/pegawai melaksanakan tugas dan pelayanan dengan baik. Jangan pernah melakukan pungli. Bupati Artha mengatakan, untuk pemeriksaan terhadap kedua oknum Satpol PP itu masih ditangani Inspektorat Jembrana. Rekomendasi terhadap hasil pemeriksaan kasus pungli itu rencananya diserahkan, Jumat (1/2) hari ini. “Saya sudah minta agar segera dibuatkan laporan. Tadi pagi dibahas Inspektorat. Dia nanti dinonjobkan, dan kita pindahkan, tidak di Satpol PP lagi,” kata Bupati Artha. Didampingi Sekda Jembrana I Made Sudiada, Bupati Artha mengatakan, oknum Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Satpol PP Jembrana, I Komang Putra Astika alias Kelemong, sebelumnya menjabat Kasubag Rumah Tangga pada Sekretariat DPRD Jembrana. Kemudian dipindahkan ke Satpol PP sekitar setahun lalu. Dikatakan oknum tersebut memang memiliki track record buruk. Dikatakan sejatinya, Bupati Artha mengaku ingin memberikan sanksi berupa pemecatan terhadap yang bersangkutan. Namun, mengingat tidak bisa sembarangan melakukan pemecatan, akhirnya diputuskan sanksi non job yang termasuk hukum disiplin berat kategori sedang. “Kalau Bapak boleh pecat, ya pecat orang itu. Tetapi kan tidak boleh sembarangan. Makanya minimal sanksi berat non job. Tetap kita pertimbangkan secara manusiawi,” katanya. Terkait ke mana kedua oknum tersebut akan dimutasi nanti akan dikaji melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana. Saat melakukan non job, juga akan dilakukan proses rapat hukuman disiplin melibatkan Sekda, Kepala BKPSDM, dan Inspektur pada Inspektorat. Bupati Artha juga berharap kejadian pungli yang sudah berulang kali melibatkan oknum Satpol PP, ini merupakan kejadian terakhir. Sebagai upaya mencegah kasus serupa terulang kembali, pihaknya memastikan sudah berulang kali mewanti-wanti jajarannya di Pemkab Jembrana bekerja dengan baik. Begitu juga mengkhusus di internal Satpol PP. Diberitakan sebelumnya Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Satpol PP Jembrana, I Komang Putra Astika, (47), diduga menjadi otak pungutan liar (pungli) terhadap penduduk pendatang (duktang) di salah satu tempat kos kawasan Jalan Bimasena, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana, Sabtu (28/1) lalu. Oknum tersebut melakukan perbuatannya bersama anggota Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Jembrana I Nyoman Darmada ( 54,) yang ikut terlibat dalam kasus pungli tersebut. (kmb)
RUSAK RUMAH - Rumah warga di Desa Cupel Kecamatan Negara yang rusak karena angin puting beliung.
Angin Puting Beliung Menerjang
Belasan Rumah Rusak, Bangunan Pura Ambruk Negara, (Bali Post) Angin puting beliung menerjang Jembrana Kamis (31/1) dini hari. Akibatnya belasan rumah warga di Desa Cupel, Kecamatan Negara rusak tersapu angin. Kerusakan rumah warga terjadi pada bagian atap dimana genteng berhamburan diterjang kencangnya angin puting beliung. Meski banyak rumah warga yang rusak tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Angin puting beliung juga merobohkan balai lantang atau bale yadnya Pura Dalem Pangyangan Kecamatan Pekutatan.
Jelang Pemilu, Tim Penanganan Konflik Gelar Rakor Pohon Timpa Beberapa warga yang menjadi korban angin puting beliung Kamis pagi sudah mulai memperbaiki atap rumah mereka yang rusak. Dari data Bhabinkamtibmas Desa Cupel
ada 15 rumah yang rusak. Di antaranya rumah Moh Ramli, Muhlis, Andre Rosadi, Hasani (masuk keluarga miskin), H. Nasrun, Riki Ardiansyah, Ardiman, H. Hanafi. (asbes),
Mahdi (asbes), Mustakin, Edi Rahman, Bahrahmah, Jamhari, Rusmini dan Saiful Bahri. Moh Ramli mengatakan saat kejadian, angin sangat kencang dan disertai hujan lebat. Genteng rumahnya langsung beterbangan. Klian Banjar Kembang Desa Cupel Abdul Hamid mengatakan, selain rumah warga banyak yang rusak juga ada pohon yang tumbang dan sudah ditangani. Terdata ada enam batang pohon yang tumbang, di antaranya pohon genitu, mangga, ketapang, dan bayur. Hingga saat ini pihak desa masih mendata
kerusakan akibat angin puting beliung. Untuk membantu warga yang menjadi korban angin puting beliung, pihak desa akan mempergunakan dana kebencanaan yang tiap tahun dianggarkan sebesar Rp 5 sampai 6 juta pada APBDES. Bangunan Pura Roboh Sementara itu akibat angin puting beliung, bale lantang atau bale yadnya Pura Dalem Pangyangan Kecamatan Pekutatan roboh. Adapun bangunan yang rusak adalah bangunan tanpa tembok dengan atap ukuran 6 x 21 meter,
ditaksir kerugian mencapai Rp 60 juta. Diperkirakan, kejadian pukul 04.00 wita dan saat ini kondisi bangunan sudah rata dengan tanah akibat diterjang oleh angin kencang. BPBD Kabupaten Jembrana juga sudah datang ke lokasi. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila Pramana dikonfirmasi membenarkan bencana angin puting beliung tersebut. Pihaknya juga sudah langsung turun ke lokasi. Diharapkan masyarakat waspada dalam kondisi cuaca buruk belakangan ini. (kmb)
Atap Gedung KPU
RAKOR- Tim terpadu penanganan konflik sosial Jembrana menggelar rapat koordinasi (rakor) Kamis (31/1). TIM terpadu penanganan konflik sosial Jembrana menggelar rapat koordinasi (rakor) Kamis (31/1) kemarin. Hal utama yang dibahas adalah persiapan pelaksanaan Pemilu 2019 serta langkah-langkah menjaga kondusivitas di Jembrana. Turut hadir dalam rakor tersebut Bupati Jembrana I Putu Artha, Kapolres Jembrana AKBP Budi S Saragih, Sekda Jembrana I Made Sudiada, Ketua KPU I Ketut Gede Tangkas Sudiantara, Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Mulyawan, bersama tim lainnya. Dalam rakor tersebut, Artha menekankan pentingnya menjaga situasi aman dan tertib serta kondusif menjelang pileg dan pilpres di Jembrana. Pelaksanaan rakor juga untuk menerima masukan, laporan dari seluruh anggota tim. Bupati Artha mengatakan menjelang Pileg dan Pilpres, pihaknya berharap seluruh tim terpadu serta KPU dan Bawaslu, selalu berkoordinasi untuk menjaga keamanan, ketertiban maupun proses pengawasan sampai saat pelaksanaan Pemilu nanti. Selain itu Bupati Artha mencontohkan kesuksesan pelaksanaan pemilukada gubernur tahun lalu. Dimana Jembrana diapresiasi karena tidak ada gejolak dan sukses penyelenggaraan bisa dipertahankan. “Tinggal bagaimana kita mengawasi agar apa yang menjadi kesepakatan bersama bisa terus ditegakkan. Contohnya terkait pemasangan alat peraga kampanye. Mana yang boleh dan tidak harus dipatuhi. Sosialisasinya juga terus dijalankan,” ucap Artha. Menurutnya, menjelang pemilu dihadapkan suasana perayaan Nyepi di Bali. Se-
hingga harus lepas dari unsur politis. Untuk itu diharapkan keamanan dari pihak keamanan dan pengawasan dari Bawaslu. “Perlu disampaikan kepada masyarakat agar pelaksanaan Nyepi nantinya bisa terhindar dari unsurunsur politis yang tentunya akan merugikan masyarakat terutama dalam pembuatan ogoh-ogoh agar tidak adanya unsur politis dalam pembuatannya,” imbuh Artha. Kapolres Jembrana Budi P Saragih menyambut baik imbauan Bupati Artha dalam upaya pengamanan menjelang Pemilu. “Kami akan selalu menjaga keamanan menjelang pemilu di Jembrana. Tentu akan terus berkoordinasi dengan Bawaslu maupun pemerintah,” kata Kapolres Budi Saragih. Guna mewujudkan pemilu damai dan situasi yang kondusif, Kapolres juga menekankan perlunya sosialisasi yang terus menerus Dalam hal ini Bawaslu dan KPU terkait sosialisasi yang dilakukan caleg, parpol maupun pemasangan APK. Tempat mana saja yang boleh dan tidak agar tidak terjadi benturan di bawah. “Jangan sampai situasi yang sudah kondusif dimanfaatkan oknum tertentu dengan membesarbesarkan masalah. Membuat gaduh sehingga menjadi viral sehingga merusak keamanan ketertiban,” kata AKBP Budi P Saragih. Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Mulyawan mengatakan, terkait menjaga kondusivitas jelang pemilu 2019. Pihaknya terus berupaya melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pileg dan pilpres di Jembrana agar tidak terjadi kecurangan ataupun hal- hal yang tidak diinginkan nantinya. (ad1239)
Selain merusak belasan rumah di Cupel dan bangunan pura di Pekutatan, angin puting beliung juga merobohkan banyak pohon. Salah satunya pohon di areal Kantor KPU Jembrana yang mengakibatkan kerusakan atap hingga membuat air masuk dan merusak komputer. Dari data BPBD Jembrana terjadi pohon jati tumbang di Gumbrih Pekutatan dan menimpa dapur rumah warga. Di Kelurahan Pendem, pohon jenis trembesi menimpa gudang toko bangunan. Di Desa Batuagung, Bale Sari milik rumah warga ambruk dan di Kelurahan Dauh Waru, atap rumah warga ambruk. BPBD yang menerima laporan pohon bertumbangan telah langsung melakukan pembersihan. Sementara itu kejadian
di kantor KPU Jembrana, yakni pohon palem setinggi sekitar 10 meter yang ada di depan kantor KPU Jembrana tumbang. Akibatnya atap kantor milik KPU mengalami kerusakan. Atap genteng gedung tersebut rusak sehingga air hujan masuk ke dalam ruangan. Gusti Kade Suparsa, satpam KPU Jembrana mengatakan, tumbangnya pohon palem itu Kamis (31/1) pukul 03.00 dini hari saat hujan deras disertai angin kencang. Kejadian itu langsung dilaporkan ke BPBD. Kayu palem tersebut kemudian dievakuasi oleh anggota BPBD dengan cara memotong kayu yang menimpa atap kantor. Selain merusak atap gedung, barang inventaris milik KPU seperti dua unit komputer basah terkena air hujan. (kmb)
Bali Post/kmb
KANTOR KPU — Petugas dari BPBD sedang membersihkan kayu palem yang menimpa atap gedung KPU Jembrana yang mengakibatkan kerusakan.
Nekat Melaut, Jukung Tenggelam Dihantam Gelombang Suratno Berhasil Diselamatkan
Negara, (Bali Post)Meskipun cuaca buruk masih membayangi, Surtano (45), nelayan dari Banjar Munduk Desa Pengambengan Kecamatan Negara nekat melaut, Rabu (30/1) malam. Pada Kamis (31/1) pukul 02.30 Wita dini hari Surtano mengalami kecelakaan laut setelah jukungnya terbalik lalu tenggelam pascadihantam gelombang. Dari informasi korban pergi
melaut menggunakan jukung warna pink tanpa nama. Suratno kemudian menangkap ikan di perairan selat Senggrong wilayah perairan Jawa. Ketika sedang asik menjaring ikan menggunakan jaring kambang dan sedang memancing pada Kamis (31/1) pukul 02.30 Wita, tiba-tiba datang angin kencang. Jukungnya dihantam gelombang hingga terbalik dan korban tenggelam.
Bali Post/kmb
SEMPAT TENGGELAM - Jukung warna pink milik Suratno, nelayan yang sempat tenggelam dihantam gelombang laut.
Beruntung Suratno berhasil diselamatkan oleh rekan nelayan lainnya dan yang saat itu juga melakukan aktivitas memancing di lokasi kejadian. Korban dibawa pulang ke pesisir pantai Pengambengan dalam keadaan sehat dan selamat. Kemudian pada pukul 07.00 Wita dilakukan pencarian terhadap jukung yang tenggelam. Jukung berhasil ditemukan dan dapat ditarik ke pesisir Pengambengan. Akibat kejadian itu HP dan jenset merek Dailo milik Suratno hilang. Korban mengalami kerugian Rp 2.500.000. Kasat Pol Air Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian laka laut tersebut. Pihaknya, begitu mendapat informasi mendatangi korban dan mengecek sampan milik korban Suratno dan melakukan pendataan terhadap barangbarang milik korban yang hilang. “Korban dalam kondisi sehat tidak ada luka-luka,” jelas Eddy Waluyo. Pihaknya mengharapkan kepada para nelayan yang menggunakan jukung/sampan untuk menunda untuk melaut dulu jika cuaca buruk dan berhati-hati. (kmb)
Lima Mobil Travel Bodong Ditahan Tim Gabungan
Negara, (Bali Post)Tim gabungan yang melibatkan petugas dari Ditlantas Polda Bali, Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) wilayah XII Bali, NTB, Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan Jembrana melaksanakan operasi, Rabu (30/1) sore hingga Kamis (31/1) pagi. Sebanyak lima mobil travel tanpa izin (bodong) ditahan. Koordinator Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik I Katut Iriana Waskita, dikonfirmasi Kamis kemarin mengatakan, operasi tidak hanya kendaraan yang keluar namun juga yang masuk Bali. Dari 54 kendaraan angkutan orang yang diperiksa, sebanyak 26 kendaraan ditemukan melanggar dan ditindak. Pelanggarannya yakni pengemudinya tidak membawa SIM atau STNK, tanpa buku KIR atau tidak memiliki izin trayek. Iriana mengatakan tim juga menindak lima travel bodong. Mobil travel ditahan dan penumpangnya diturunkan lalu dipindahkan ke angkutan lainnya yang resmi. Setelah itu kelima mobil itu ditahan. Menurut Iriana, operasi angkutan ini dilakukan untuk menertibkan angkutan umum karena terindikasi masih banyak angkutan umum baik Bus AKAP, travel maupun pariwisata dan angkutan sewa yang belum mengantongi izin atau yang kondisinya tidak laik jalan. Dikatakan, penertiban angkutan ini untuk mengecek amgkutan umum yang laik jalan dan kelengkapan administrasinya terutama menjelang arus mudik. Kondisi angkutan katanya sangat penting karena menyangkut keselamatan dan keamanan penumpang. Operasi menyasar semua kendaraan angkutan orang baik bus AKAP, travel serta angkutan sewa keluar Bali termasuk AKDP. Kendaraan yang melintas diarahkan masuk ke jembatan timbang untuk diperiksa surat-surat dan kelengkapan lainnya. Tim gabungan ketika menemukan angkutan yang tidak lengkap surat-suratnya melakukan tilang. Baik kendaraan yang tanpa KIR atau KIR-nya sudah habis masa berlakunya serta yang tidak memiliki izin operasi. Saat ditilang petugas, berbagai alasan disampaikan oleh sopir angkutan yang melanggar aturan itu seperti buku KIR ketinggalan atau masih ditahan atau surat-suratnya masih dalam proses. (kmb)
Karangasem
Jumat Paing, 1 Februari 2019
11
Longsor Timbun Akses Jalan ke Pura Penataran Agung Nangka Amlapura (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang kembali memicu bencana tanah longsor di Karangasem. Kali ini, tanah longsor itu menimbun akses jalan menuju Pura Penataran Agung Nangka, Desa Bhuana Giri, Bebendem, Kamis (31/1) kemarin. Atas kondisi itu, aktivitas warga setempat sempat terganggu akibat material longsoran itu hampir menutup seluruh badan jalan. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa, Kamis (31/1) kemarin mengungkapkan, longsoran yang terjadi itu cukup besar. Akibat bencana itu, aktivitas warga setempat terganggu. Kendaraan roda dua dan roda empat, kata I.B. Arimbawa, tidak dapat melintas. Pasalnya, material longsoran itu menutup seluruh badan jalan. “Setelah menerima laporan itu, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk meminjam alat berat. Alat berat itu dipergunakan untuk membersihkan material longsoran. Sekarang, arus lalu lintas sudah kembali normal,” ujarnya. Kendati material longsoran itu sudah dibersihkan,
Bali Post/kmb41
TANAH LONGSOR - Bencana tanah longsor yang terjadi di jalan menuju Pura Penataran Agung Nangka, Desa Bhuana Giri, Bebendem, Kamis (31/1) kemarin.
Kerja Sama dan Penyebaran Informasi ke Media
Humas DPRD Studi Tiru Humas DPRD Klaten dan Sleman JAJARAN Sekretariat Humas DPRD Karangasem melakukan studi tiru ke Sekretariat DPRD Klaten dan Sleman Yogyakarta. Studi tiru ini dilakukan dalam upaya menjalin komunikasi dengan media, memaksimalkan peliputan serta penyebarluasan informasi kepada masyarakat, pada setiap kegiatan yang dilakukan. Dalam studi tiru itu, rombongan yang dipimpin langsung Sekwan DPRD Karangasem I Wayan Ardika itu diterima Sekwan DPRD Klaten H. Edy Hartanto, S.H., M.M. didampingi Kasubag Humas dan Protokol Drs. Sidik Sujendro, M.Si. Ardika mengatakan, tu-
juan pelaksanaan studi tiru ini dalam rangka tukar informasi terkait pengelolaan kerja sama dan penyebaran informasi dengan awak media. Selama ini, pihaknya banyak dibantu awak media untuk penyebaran informasi di setiap kegiatan yang dilakukan dewan. Selain itu, pihaknya juga ingin mengetahui terkait mengelola kehumasan. Sebab, kalau dilihat SDM utamanya terkait pengetahuan tentang kehumasan masih kurang. Pasalnya, selama ini orang-orang yang duduk di humas itu belajar sendiri. Namun karena sudah sering beradaptasi, seiring berjalannya waktu, keberadaan SDM kehumasan saat ini sudah
lumayan bagus. “Kita harap lewat studi tiru ini bisa sharing informasi terkait masalah pengelolaan kehumasan antara Humas DPRD Karangasem dengan Humas Klaten. Sehingga nantinya apa yang didapat dalam kunjungan ini bisa diterapkan di Humas DPRD Karangasem, khususnya pemberitaan anggota dewan,” katanya. Sekwan DPRD Klaten H. Edy Hartanto didampingi Kasubag Humas dan Protokol Sidik Sujendro menjelaskan, jika pengelolaan kehumasan serta kerja sama dengan awak media itu sudah sangat bagus. Setiap kegiatan yang dilakukan dewan selama ini
CENDERAMATA - Sekwan DPRD Karangasem I Wayan Ardika saat menyerahkan cenderamata kepada Sekwan DPRD Klaten H. Edy Hartanto, S.H., M.M.
kita selalu dibantu dari sisi penyebaran informasinya ke masyarakat. Baik penyebaran ke media cetak, TV, maupun online. “Kita juga selalu memberikan informasi kepada wartawan di setiap hasil kunjungan kerja yang dilakukan komisi. Apa yang didapat dari kunjungan itu kita akan sampaikan ke wartawan. Kemudian kita bahas secara bersama,” katanya. Hartono menambahkan, untuk menjalin komunikasi yang baik dengan wartawan, pihaknya juga mengadakan coffee morning, agar kesannya lebih santai. Pada coffee morning itu disampaikan progres atau capaian kinerja yang dilakukan. Khusus anggaran ke media, memang masih minim. Tahun ini anggaran pemberitaan sebesar Rp 300 juta. Pemberitaan di media dilakukan secara bergiliran. “Jika kita lihat anggaran itu masih minim. Karena sifat pemberitaannya lebih banyak nasional, maka media nasional diutamakan. Bagi media lokal mereka mendapatkan pada triwulan pertama, jika tidak pada kesempatan berikutnya,” jelasnya. Sekwan DPRD Sleman Retno menambahkan, kalau selama ini kerja sama dengan awak media berjalan bagus. Termasuk saat ada hari raya seperti Iduf Fitri, pihaknya mengajak para wartawan bersilaturahmi. “Mungkin hampir sama cara pengelolaan kehumasan di DPRD Sleman, dengan DPRD Karangasem. Yang pasti kerja sama dengan wartawan berjalan dengan baik,” ujarnya. (ad1240)
Tingkatkan Kualitas SDM
Pimpinan Pratama Diberikan Uji Kompetensi Uji kompetensi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilakukan Pemkab Karangasem di Wantilan Kantor Bupati, Kamis (31/1) kemarin. Kegiatan itu dikondisikan dalam rangka meningkatkan pengetahuan, kemampuan, potensi, dan kualitas para Pimpinan Tinggi Pratama di Gumi Lahar. Apakah sejatinya tujuan utama uji kompetensi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini jika dikaitkan dengan efektivitas dan efisiensi tugas? SEKDA Karangasem I Gede Adnya Mulyadi mengatakan Uji Komptensi dan Potensi atau Tallen Pool Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, didasarkan pada Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, dan Peraturan Men-PAN RB Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan
Pimpinan Tinggi secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah. Uji kompetensi itu dilakukan, tambah Adnya Mulyadi, untuk meningkatkan kompetensi dan potensi para Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Karangasem. Sudah pasti, hal ini berkorelasi dengan kualifikasi sumber daya manusia (SDM) secara holistik alias menyeluruh. ‘’Memang, banyak aspek sebagai parameternya pada
uji kompetensi itu,’’ tambahnya. Tujuan utama digelarnya uji kompetensi ini adalah meningkatkan kinerja berdasarkan nilai dasar, kode etik dan kode perilaku, komitmen, integritas moral, dan pelayanan publik. ‘’Selain itu, untuk meningkatkan kompetensi pada bidang tugas, yaitu pada kompetensi teknis, kompetensi manajerial dan kompetensi sosial kultural serta profesionalitas jabatan,” tambahnya. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menjelaskan, kegiatan ini merupakan implementasi Manajemen Aparatur Sipil Negara yang berbasis Merit. Hal itu sesuai dan mengacu isi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang merupakan bagian reformasi birokrasi. Uji kompetensi ini memiliki nilai strat-
egis untuk meningkatkan pengetahuan masing-masing aparatur, dan jabatan pimpinan tinggi (JPT). “Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan pengetahuan para pimpinan. Tujuannya tiada lain, untuk pendayagunaan jabatan pimpinan tinggi dengan sistem rotasi dan seleksi terbuka,” tandasnya. Mas Sumatri menambahkan, pihaknya mengimbau agar para pimpinan selalu melaksanakan tugas dengan ikhlas tanpa pamrih, selalu membantu sesama hingga masa purnatugas. Senantiasa lakukan tugas tugas pokok dan yang menunjang dengan efektif dan efisien. “Kami harap para pimpinan senantiasa melaksanakam tugas dengan ikhlas, tanpa pamrih hingga purnatugas. Sehingga sasaran kerja bisa tercapai secara maksimal,” tegas Sumatri. (nan)
pihaknya meminta kepada masyarakat yang melintas di jalan itu supaya tetap waspada. Alasannya, tebing itu rawan longsor. Termasuk pengendara sepeda motor diminta berhati-hati, saat melintas karena jalan masih licin akibat sisa-sisa tanah bekas longsoran menempel di aspal. “Kami minta pengendara hati-hati. Jalan masih licin akibat tanah tebal tersisa di aspal. Ekstra hati-hati perlu, agar tidak terjatuh ketika melintas. Kami harap supaya turun hujan, sehingga tanah yang masih menempel itu bisa hanyut dibawa air hujan,” jelas Arimbawa. Se la in b e nca na t a na h longsor, kata Arimbawa, hujan lebat disertai angin ken-
cang juga mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah titik. Pohon tumbang itu menimpa vila milik Ella Brand di wilayah Jasri, Kelurahan Subagan. Pohon tumbang juga terjadi di Banjar Dinas Kecicang Bali, Desa Bungaya Kangin, Bebandem. Pohon itu menimpa kabel milik PLN. Fakta itu jelas membahayakan pengguna jalan raya. Saat ini, penanganan sudah dapat dilakukan. Dan akses jalan sudah kembali normal. “Penanganan sudah kami lakukan. Kerugian material pemilik vila mencapai jutaan rupiah. Penanganan di Jasri juga sudah dilakukan. Sekarang, arus lalu lintas kembali normal,’’ tegas Arimbawa. (kmb41)
’’Pick-up’’ Terjun Bebas ke Parit Amlapura (Bali Post) Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Karangasem, Kamis (31/1) kemarin. Sebuah mobil pick-up terjun bebas ke parit di Jalan Raya Sidemen menuju Klungkung tepatnya di tikungan depan Vila Fatal Kikian, Banjar Kikian, Desa Sinduwati, Sidemen. Kejadian itu mengakibatkan sopir menderita luka-luka. Berdasarkan informasi, lakalantas itu terjadi pukul 08.30 Wita. Pick-up nopol DK 8221 SW dikemudikan Ni Komang Sudiartini da-
tang dari arah selatan. Sesampainya di TKP, mobil yang dikemudikannya itu tibatiba oleng ke kiri. Entah apa penyebabnya, mobil pick-up itu langsung terjun bebas ke parit sedalam kurang lebih lima meter. Salah seorang warga, I Wayan Yasa, yang melihat kejadian itu mengatakan saat itu dirinya sedang berada di rumahnya persis di sebelah timur TKP. Setelah ia mendengar ada suara terjatuh, ia sempat melihat sekilas. Ternyata mobil yang terjun bebas di sana.
‘’Setelah saya lihat justru mobil pick-up terjun bebas ke parit itu. Saya lihat korban/ pengemudinya keluar dari dalam mobil dalam keadaan selamat,’’ ujarnya. Kasat Lantas AKP NI Luh Putu Anne Parwisti mengatakan, akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di tangan kanan karena terkena pecahan kaca. Mobil pick-up itu sudah dievakuasi dari parit menggunakan mobil derek. ‘’Kerugian materiil diperkirakan mencapai lima juta rupiah,’’ jelasnya. (kmb41)
Bali Post/ist
TERJUN BEBAS - Mobil pick-up terjun bebas ke parit sedalam lima meter.
Jadi Tersangka, Rumana Belum Diganti Amlapura (Bali Post) Polres Karangasem telah menetapkan Perbekel Sinduwati I Nengah Rumana sebagai tersangka terkait kasus dugaan melakukan kampanye di salah satu masjid di Karangasem. Kendati sudah menyandang kasus tersangka, Rumana masih belum diganti. Artinya, dia masih berstatus sebagai Perbekel Sinduwati. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karangasem I Komang Agus Sukasena menjelaskan, jika pihaknya memang menerima surat pemanggilan Rumana yang dilayangkan Polres Karangasem ke Dinas DPMD. Hanya, pihaknya tidak tahu apakah surat pemanggilan itu terkait Rumana sebagai tersangka atau yang lainnya. “Kami kurang tahu itu. Karena isi suratnya pemangggilan terhadap yang bersangkutan. Kami juga belum tahu apakah yang bersangkutan sudah ditetapkan jadi tersangka atau belum,” ujar Sukasena. Karena keputusannya belum inkracht (berkekuatan hukum tetap) makanya pihaknya belum mengambil sikap. Kalau memang nantinya sudah inkracht atas kasus yang bersangkutan, baru bisa diganti. “Untuk pergantian itu akan disesuaikan. Jika memang masa jabatannya kurang dari satu tahun, maka cukup diganti pejabat plt. Tapi kalau masa jabatannya lebih dari setahun, maka akan dilakukan PAW. Sistem PAW-nya melalui mekanisme lewat musyawarah desa,” jelasnya.
Disinggung apakah dengan status Rumana sebagai tersangka tidak akan mengganggu aktivitas di kantor perbekel itu. Namun, Sukasena menegaskan, kalau sekarang ini dinilai belum mengganggu. “Tetapi untuk sekarang ini rasanya belum perlu ada penggantinya,” tegas Sukasena. Dari berita sebelumnya, Rumana membenarkan jika dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan dirinya sebagai tersangka setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan di Polres Karangasem. “Ya, sudah tersangka. Saya akan hadiri sidang dengan status tersangka ini. Sesuai jadwal saya akan menjalani sidang Senin (4/2) mendatang,” ujar Rumana. (kmb41)
Bali Post/kmb41
I Komang Agus Sukasena
KLUNGKUNG
12
Jumat Paing, 1 Februari 2019
Kasus DB Bulan Januari
37 Orang ”Suspect”, 21 Dinyatakan Positif
LONG MARCH - Massa dari insan pers saat long march di sekitar Catus Pata menuju Lapangan Puputan Klungkung.
Desak Remisi Susrama Dicabut, Insan Pers Bali Timur Siap ”Puputan”
Semarapura (Bali Post) Aksi damai penolakan pemberian remisi terhadap Nyoman Susrama, terpidana otak pembunuhan sadis wartawan AA Gede Bagus Narendra Prabangsa, kian meluas di Bali. Setelah berlangsung di Denpasar, aksi damai kali ini dilakukan di Monumen Puputan Klungkung, Kamis (31/1) kemarin. Insan Pers dari empat kabupaten, Klungkung, Karangasem, Gianyar, dan Bangli, menyatukan sikap untuk puputan mendesak Presiden RI Joko Widodo, segera mencabut remisi terhadap Susrama. Aksi damai diisi orasi dan long march di sekitar Catus Pata hingga Lapangan Puputan Klungkung. Monumen Puputan Klungkung dipilih sebagai tempat orasi karena merupakan simbol bahwa insan Pers juga siap Puputan, demi mendesak remisi segera dicabut. “Tidak ada alasan remisi ini keluar untuk otak pembunuh wartawan Bali. Ini sangat mencederai kebebasan pers. Monumen ini saksi kami insan pers, puputan mendesak remisi dicabut,” ujar salah satu Jurnalis Bali dari
Karangasem, I Ketut Parwata. Aksi damai ini sebagai bentuk perjuangan para kuli tinta di Bali agar remisi kepada Susrama dibatalkan. Sebab, mereka menilai remisi kepada Susrama mencederai rasa keadilan yang sudah dijatuhkan oleh majelis hakim, berupa hukuman vonis seumur hidup kepada terpidana Susrama. Koordinator Lapangan (Korlap) aksi damai Gede Juliarsana menyatakan, remisi kepada Susrama selain mencederai rasa keadilan, juga bisa menjadi ancaman bagi kebebasan pers yang bertanggung jawab. “Remisi ini tanda ancaman bagi kebebasan pers. Harus segera dicabut,” teriak Juliarsana dalam orasinya. Menurutnya, Monumen Puputan Klungkung menjadi spirit perjuangan insan pers, bahwa jurnalis Indonesia akan terus berjuang sampai remisi kepada Susrama benar-benar dicabut. Aksi damai selain diisi orasi juga pembagian bunga mawar hitam kepada warga sebagai simbul pers Indonesia sedang ‘berduka’. Para jurnalis juga membubuhkan tanda tangan di selembar kain hitam, sebagai
tanda petisi dukungan seluruh jurnalis empat kabupaten, mendukung remisi itu dicabut. Pernyataan sikap dan petisi ini, nantinya akan disampaikan langsung ke Kementrian Hukum dan HAM RI. Aksi diisi long march mengelilingi Catus Pata (simpang empat) Klungkung, menuju Lapangan Puputan Klungkung. Dengan membentangkan spanduk dan properti lainnya yang bertuliskan tuntutan mencabut remisi Susrama, massa terus meneriakkan seluruh isi tuntutannya. Peserta aksi damai lainnya, Nengah Arianta menyatakan, negara harus konsisten mengakui peran Pers sebagai pilar pembangunan bangsa. “Kalau negara konsisten, bagaimana bisa remisi diberikan kepada pelaku pembunuhan wartawan secara sadis?” tandas Arianta, salah seorang anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali ini. Pernyataan sikap dari komunitas jurnalis di 4 kabupaten di wilayan Bali Timur ini, lalu diserahkan ke Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk dilanjutkan ke pihak-pihak terkait. (kmb31)
Soal Cabut Remisi Susrama
Semarapura (Bali Post) Penderita demam berdarah (DB) di Klungkung cukup tinggi di awal tahun 2019. Sepanjang Januari saja, RSUD Klungkung mencatat ada sebanyak 37 orang suspect DB dan 21 orang lainnya positif DB. Data ini memperlihatkan pemerintah daerah dan masyarakat perlu ekstra waspada terhadap mewabahnya DB, agar tidak ikut tertular. Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma, Kamis (31/1) kemarin, mengatakan setelah mendapat penanganan serius di RSUD Klungkung, seluruh pasien ini sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. “Sekarang masih ada yang dirawat di RSUD Klungkung sebanyak tiga orang. Kondisinya sudah semakin membaik,” katanya. Angka penderita DB di bulan Januari ini tergolong tinggi. Padahal, pada bulan yang sama tahun lalu, penderita DB hanya delapan orang. Total, tahun 2018, ditemukan sebanyak 85 kasus DB. Sebelumnya, dr. Nyoman Kesuma mengatakan fenomena DB saat ini, belum termasuk KLB (Kejadian Luar Biasa). Sebab, sebaran pasien penderita DB masih merata di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Klungkung, Dawan dan Banjarangkan. Jika penderita DB ngumpul dalam satu wilayah dan terus meluas, ini bisa mendekati KLB. Sehingga, sebelum dampaknya kian meluas, upaya-upaya pencegahan harus semakin intensif dilakukan di sekitar wilayah rumah pasien DB. Kepala Dinas Kesehatan dr. Ni Made Suapatni
mengatakan, sebagai tindak lanjut dari mewabahnya DB ini, pihaknya sudah bergerak cepat melakukan fogging, khususnya di sekitar rumah pasien DB. Merebaknya demam berdarah ini, sudah terjadi secara nasional. Dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ini, diminta seluruh kepala dinas kesehatan provinsi maupun kabupaten, untuk siaga menghadapi kasus BD. Setiap daerah diimbau untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengimbau masyarakat terkait situasi musim hujan ini, bahwa siklus demam berdarah selalu ada, walaupun mengalami puncak pada lima tahun sekali. Sesuai program pemerintah, yakni 100-0-100, salah satunya 100 persen sanitasi harus dibereskan segera dan 0 persen kawasan kumuh harus dituntaskan, sehingga nantinya tidak ada ruang bagi nyamuk penyebab DB berkembang biak. “Saya minta dinas terkait, agar melakukan identifikasi terhadap tempat-tempat
yang sanitasinya kurang bagus, kawasan kumuh dan yang penting lagi sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus sering
diberitahukan ke kepada masyarakat, untuk mempersempit ruang gerak virus demam berdarah ini,” katanya. (kmb31)
PASIEN DB - Salah satu pasien DB yang sempat dirawat di RSUD Klungkung. Angka penderita DB di bulan Januari ini tergolong tinggi. Padahal, pada bulan yang sama tahun lalu, penderita DB hanya delapan orang. Total, tahun 2018, ditemukan sebanyak 85 kasus DB.
Penangkaran Tanpa Izin
Bupati Suwirta Siap Teruskan Sudiarnawa Tersangka, Puluhan Burung Diamankan Polisi Pernyataan Sikap Jurnalis BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta menerima pernyataan sikap dari aksi damai yang digelar para insan pers dari empat kabupaten, Klungkung, Bangli, Gianyar, dan Karangasem, di Kantor Bupati Klungkung, Kamis (31/1) kemarin. Pernyataan sikap tersebut berisi poin penting yakni membatalkan remisi yang diberikan kepada Nyoman Susrama, otak pembunuh jurnalis Bali tahun 2008, A.A Gede Bagus Narendra Prabangsa. Pernyataan sikap diserahkan oleh Koordinator Lapangan (Korlap) aksi damai Gede Juliarsana. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai menerima pernyataan sikap tersebut, menyampaikan bahwa aksi damai harus digarisbawahi, dilakukan dengan niat tulus, tidak ada kaitannya dengan politik. Apalagi, kalau dikaitkan dengan Pilpres. Bupati Suwirta juga menyampaikan bahwa pihaknya akan meneruskan dan menyampaikan kepada Gubernur Bali maupun ke pihak-pihak penentu kebijakan lainnya. “Satu pesan penting yang saya ingat dari orasi tadi adalah bahwa aksi damai ini tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik. Saya tentu menerima pernyataan sikap ini, dan segera saya akan sampaikan ke Gubernur Bali, hingga sampai ke pihak-pihak penentu kebijakan, seperti ke Kemenkum HAM,” tegasnya. Bupati Suwirta mengaku sangat memahami situasi yang terjadi dalam insan Pers setelah adanya remisi Susrama ini. Pihaknya bersyukur aksi damai yang dipusatkan di Monumen Puputan Klungkung berlangsung dengan damai dan lancar. Namun, Bupati Suwirta berpesan agar insan Pers untuk aksi damai selanjutnya, sedikit berhati-hati dalam menggelar aksi damai menuntut remisi ini dicabut. Agar jangan sampai ditunggangi kepentingan politik lain di tengah situasi politik dalam negeri yang kian memanas dalam menyambut pelaksanaan Pilpres. Sebelum pernyataan sikap diserahkan ke Bupati Klungkung, para jurnalis yang tergabung dalam empat komunitas wartawan Bali Timur, yakni Komunitas Wartawan Bangli, Komunitas Jurnalis Gianyar, Komunitas Jurnalis Klungkung dan Komunitas Wartawan Karangasem bersama sejumlah komponen masyarakat, sempat menggelar aksi damai di depan Monumen Puputan
Klungkung. Aksi damai ini sebagai bentuk perjuangan para kuli tinta di Bali agar remisi kepada Susrama dibatalkan. Sebab, mereka menilai remisi kepada Susrama mencederai rasa keadilan yang sudah dijatuhkan oleh majelis hakim kepada
terpidana Susrama. Pernyataan sikap ini juga, akan diteruskan ke kepala daerah lainnya untuk ikut sama-sama memperjuangkan aspirasi dari kuli tinta di Bali, menuju Kemenkum HAM RI dan Presiden RI Joko Widodo. (ad1238)
PERNYATAAN SIKAP- Bupati Klungkung Nyoman Suwirta saat usai menerima pernyataan sikap dari aksi damai, menuntut remisi Susrama dicabut.
Semarapura (Bali Post) Puluhan burung dilindungi diamankan Satreskrim Polres Klungkung dan Resort BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Klungkung dari rumah I Nengah Sudiarnawa (41), warga Banjar Pande, Desa Dawan Kelod, Kecamatan Dawan. Warga ini rupanya melakukan penangkaran tanpa izin, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Mirza Gunawan, Kamis (31/1) kemarin, mengatakan awalnya polisi menerima laporan warga, bahwa ada warga yang memelihara banyak burung dilindungi. Burungburung tersebut dibeli dari sejumlah tempat sejak lama dan dikembangbiakkan di rumahnya. Padahal, pelaku tahu bahwa puluhan burung ini, hewan yang dilindungi. Polisi pun melalui unit 4 Sat Reskrim Polres Klungkung, bersama Resort BKSDA Klungkung turun ke rumah pelaku di Banjar Pande, Rabu (30/1) lalu, sekitar pukul 11.30 wita.
Di sana, polisi menemukan puluhan burung dilindungi dalam sejumlah sangkar penangkaran pelaku. Di antaranya, 23 ekor burung Jalak Putih (Acridoteres Melanopterus), 1 ekor burung Kakak Tua Putih Jabul Kuning (Cacatua Sulfhurea), 2 buah sangkar yang terbuat dari besi dan tangkringan burung kakak tua terbuat dari besi. Polisi lantas mengintrogasi terkait kepemilikan satwa tersebut. Namun, yang bersangkutan tidak mempunyai izin atau sertifikat penangkaran. Ini menandakan pelaku melakukan penangkaran secara ilegal dan harus berurusan dengan hukum. “Dari hasil penangkaran itu, pengakuannya belum ada yang dijual. Tetapi, kami masih menyelidiki seluruh pengakuannya,” kata Mirza Gunawan. Atas perbuatan pelaku Sudiarnawa, polisi langsung menetapkannya sebagai tersangka. Sementara, burung satwa yang dilindungi tersebut langsung diamankan ke Polres Klungkung, selan-
jutnya dititipkan ke Kantor Seksi SKW II Gianyar. Demikian juga tersangka Sudiarnawa, digelandang ke Polres Klungkung, guna dimintai keterangan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku diduga telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 21 ayat 2 jo Pasal 40 ayat (4) UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Di sana diatur dengan jelas, barang siapa karena kelalaiannya melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 33 ayat (3), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp 50 juta. “Tersangka tidak ditahan, karena ancaman hukumannya kurang dari dua tahun,” tegas Mirza Gunawan. (kmb31)
DIAMANKAN- Salah satu burung dilindungi yang diamankan polisi dari rumah tersangka I Nengah Sudiarnawa (41), warga Banjar Pande, Desa Dawan Kelod Kecamatan Dawan.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Paing, 1 Februari 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN !!!Butuh 5 Org Karyawati min SMA dpt u.makan, Gaji Tinggi Hub.Toko Besi Murah Jln.Teuku Umar Barat No.17 (sebelah) Warung Buleleng)
B.BP.004.01.19.0001213
Dcr PRT Wanita, tdr dalam belum nikah. Hub:085102119966
B.BP.001.01.19.0001226
!Interview February Nstyle Spa Dubai.USD550++Makan,Akomodasi 081936200063 www.spadibali.com
B.BP.821.01.19.0001161
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.01.19.0000966
Bth Karywati Toko Sunset Road SMS:081239995037 B.BP.001.01.19.0001148
Cari Sopir Srbt bs Matik + PRT Wnt Tinggal dlm 085238127777 B.BP.004.01.19.0001219
SERVICE
Cr: Adm Lulusan D3/S1 Akuntansi GajiMnrik 081558096445/4745296 B.BP.001.01.19.0001133
Dbthkn sgr Pria/Wnt llsan SMK Jursan Akuntansi, Perbankan, Bisnis Manajemen yg berpnglm menarik untuk menjadi karyawan Koperasi di daerah Denpasar. Segera kirim CV anda ke Kompas Kamboja.Hub:081936231076/ 087861515169
B.BP.001.01.19.0001206
Dcr 3 Tk Msk 3 Tk Kbn 2 Sopir 2Satpam.Hub Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Krbkn.4731979 B.BP.154.01.19.0001222
Dcr Karyawati Laundry Jl.Kayu Aya 7A Oberoi T.081933110424 B.BP.001.01.19.0001195
Dcr PRT & Tkg Bersih,Tdr Luar Kerobokan Hp.081236700700 Gj++ B.BP.001.01.19.0001119
Dcr Spv, Aktg,Lk/Pr, Mks 35th S1 Akunting, Pnglmn 1th Email: hrd@emabali.com B.BP.001.01.19.0001063
Dcr Sgr Therapist Spa Pria & Wanita bersedia ditempatkan di Canggu/DenpasarKota.Pengalamn diutamakan,Gaji&Bonus Menarik Hub.081239621123(Massaji Spa)
B.BP.001.01.19.0000960
Hotel Supplier di Tuban membutuhkan Supir,Punya SIM A Lamaran di email ke direktor@kristalbali.com
B.BP.001.01.19.0001207
Dcr Supervisor pekerja alat berat Hub.08123640554
B.BP.004.01.19.0001215
Dibutuhkan PRT Cewek u/Rumah di Sanur SMS:08123877799
B.BP.001.01.19.0001169
Dibutuhkan Staf Admin,Laki/PerempuanPendS1,Berpengalaman, Menguasai Komputer(Ms.Word/ Exel/Offc).Gaji 3,8-6Jt,Penempatan Jimbaran 0361-4465228
B.BP.001.01.19.0000702
Dicari:Supir,SIM B1,Max.28Th Krm CV ke Jl.Dewi Sri 100C & D Kuta.Telp:082144018211
B.BP.004.01.19.0001220
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA DIJUAL RUMAH
BIRO JASA
Dcr Sopir SIM B1 Penglmn Domisili Denpasar Langs Interview ke Yamaha Hasanudin No.78 B.BP.001.01.19.0001120
Dicari Design Grafis menguasai Corel, Ilustrator,Potoshop, Animator.Hub:085333175402 / Email:monton-sari@hotmail.com
B.BP.001.01.19.0001228
Int’l Restaurant Seeking for English Speaking Waitress 4 Sanur Call/WA/SMS082247478200 B.BP.004.01.19.0001039
Kargo Cr Admin MinSMA bs Cmptr B.Ing&SopirHub/WA08123803706 B.BP.004.01.19.0001186
Dicari unt. Staf Pembukuan syrt : Pddk Sarjana Akuntansi, umur maks 25 th, belum berkeluarga. Lam lengkap sgr dikirim ke Jalan Kepundung 67A Dps (isi kode Pembukuan) G.01
Staf Akuntansi Diploma paham pajak. Lamaran SDM Bali TV, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.02
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Over Kredit Xenia’17 Manual Putih Asli Bali, 081239311389
B.BP.001.01.19.0001223
HONDA
Mobil HR-V’2018 Tipe 1.5 S manual,hitam,kondisi baru,hadiah undian bank, harga miring, bisa survey. Hub:0816571027
B.BP.004.01.19.0001124
SUZUKI
Ertiga GX2015 Akhir NewModel Slvr Jl.Seruni24 08123968148WA B.BP.001.01.19.0001227
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DISEWAKAN RUMAH
DISEWAKAN RUKO
Dkntrkn : Rmh Lt2, Jl.Tukad Gangga Dps. Hub.0361 228667. HP. 085100509554
Dkntrkn 2 unit Ruko Lt3, di Grand Sudirman Blok A No.39 sama No.40 Dps. H.0361 228667. Hp. 085100509554
B.BP.004.01.19.0001211
DISEWAKAN TOKO OverKntrak Toko Psr Lokitasari /Wisata Lt2.HB:085792323523 B.BP.001.01.19.0001185
DIJUAL RUKO BUC Sewa/Jual Murah Ruko 2Lt SHM 104/170 Tepi Jalan Besar Cokroaminoto460.WA087856227779 B.BP.033.01.19.0001224
DIJUAL RUMAH Dijual Rmh Kuta Residencel Lt2. Jl.Bay Pass Ngurah Rai, Pesanggaran,Dps.H.0361 228667. Hp .085100509554 B.BP.004.01.19.0001214
Djl Rmh LT1.08 3KT Grs2mbl Knpy Dalung Suryabuana 085936154997 B.BP.166.01.19.0001231
Dijual Ruko di Jl.Merdeka Tbn DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub.085792654757/081805374433 B.BP.004.01.19.0000842
B.BP.004.01.19.0001212
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.01.19.0000764
KEHILANGAN Hlg IMB No.58/bppt/IMB/2016 An.I Nyoman Alit Wijaya B.BP.001.01.19.0001205
Hlg! Sertifikat Tnh No:AG545705 A/N Lie Boen Siong Br:Kmb Sari Satera,Kintamani H:08786145860 B.BP.101.01.19.0001221
DIJUAL TANAH
BIRO JASA
Djl Tnh Kavling & Sawah di Dps Hub.0811398086 / 0361-245460
Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409
B.BP.001.01.19.0001017
B.BP.001.01.19.0001033
BANGLI
14
Jumat Paing, 1 Februari 2019
Ratusan Tenaga Honorer Berpeluang Ikut Seleksi P3K Dewan Minta BKD Segera Buat Anjab Bangli (Bali Post) –
Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kabarnya akan segera dibuka dalam waktu dekat. Terkait itu, Komisi I DPRD Bangli, Kamis (31/1) menggelar rapat kerja dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Bagian Ortal untuk membahas kejelasan mengenai mekanisme rekrutmen termasuk jumlah kebutuhannya. Sesuai hasil rapat kemarin, sekitar 700 lebih tenaga honorer di Kabupaten Bangli berpeluang untuk mengikuti seleksi P3K tersebut. Ketua Komisi I DPRD Bangli Satria Yudha didampingi Sekretaris Komisi I, I Nengah Darsana, mengatakaan rapat kerja kemarin digelar untuk mengetahui secara jelas terkait proses atau mekanisme rekrutmen P3K, kebutuhannya termasuk siapa saja yang bisa mengikuti rekrutmen tersebut. Pasalnya di masyarakat, informasi mengenai rekrutmen P3K sudah
beredar luas namun masih simpang-siur. Dikatakan Satria Yudha, sesuai PP No. 49 pasal 4, sebelum rekrutmen dilakukan, harus ada kejelasan mengenai analisis beban kerja (anjab). Sementara saat ini anjab tenaga honorer di Bangli belum ada. Karena itu, dalam raker kemarin pihaknya telah meminta kepada BKD untuk segera menuntaskan anjab sebelum
juklak-juknis turun dari Kementerian Menpan-RB. “Dengan anjab itu, diketahui berapa kebutuhannya,” terangnya. Sesuai janjinya BKD akan menyelesaikan anjab ini secepatnya, satu hingga dua hari mendatang. Lanjut dikatakannya bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) yang diikuti BKD Bangli, rekrutmen P3K tahap pertama ini bisa diikuti pegawai
fungsional seperti tenaga guru (GTT) dan tenaga kesehatan dan K2 yang tercecer serta penyuluh pertanian. Berdasarkan hitungan sementara dari BKD, jumlah pegawai honorer yang bisa mengikuiti seleksi P3K di Kabupaten Bangli sebanyak 718 orang pegawai. “Jumlah ini belum pasti, karena baru hitungan-hitungan kasar. Jadi BKD harus menuntaskan persyaratan agar tidak simpang-siur,” katanya. Terkait rekrutmen P3K tersebut, BKD juga rencananya akan bersurat ke Bupati Bangli. Sama seperti rekrutmen CPNS, keputusan untuk melakukan rekrutmen P3K ada di tangan Bupati. “Apakah
”Jumlah ini belum pasti, karena baru hitungan-hitungan kasar. Jadi BKD harus menuntaskan persyaratan agar tidak simpang-siur.”
nanti akan disetujui atau tidak, itu tergantung Bupati,” jelasnya. P3K setara dengan PNS. Haknya pun sama dengan PNS. Yang tidak didapatkan P3K hanya tunjangan pensiun. Pihaknya mengupayakan ke depan rekrutmen P3K pada tahap berikutnya akan bisa menyerap semua pegawai honorer (PTT) yang dimiliki Pemkab Bangli. Harapannya agar beban daerah untuk menggaji PTT dan GTT tersebut bisa berkurang. “Untuk biaya rekrutmen P3K tahap pertama sudah disiapkan BKD. Anggarannya tidak begitu besar sekitar Rp 50 juta lebih,” imbuh Satria Yudha. (kmb40)
Bali Post/kmb40
Ketua Komisi I DPRD Bangli Satria Yudha
Wajan Bolik Permudah Masyarakat Demulih Akses Internet
Bali Post/kmb40
SEMINAR - Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat menghadiri seminar dengan tema “Meningkatkan dan Mempererat Hubungan Budaya Masyarakat Bali dan Cina” di Museum Geopark, Batur, Kintamani, Kamis (31/1) kemarin.
Balingkang Kintamani Festival Libatkan Lima Ratus Seniman Bangli (Bali Post) – Balingkang Kintamani Festival 2019 digelar Rabu (6/2) mendatang. Festival yang dikemas dalam parade budaya alkulturasi Bali-Tiongkok tersebut akan melibatkan lima ratus orang seniman dan dihadiri lebih dari seribu turis Cina. Serangkaian dengan pelaksanaan Balingkang Festival Kintamani, Kamis (31/1) kemarin, diselenggarakan seminar dengan tema “Meningkatkan dan Mempererat Hubungan Budaya Masyarakat Bali dan Cina” di Museum Geopark, Batur, Kintamani. Acara seminar dibuka Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan dihadiri perangkat daerah di Kabupaten Bangli, tokoh adat, pelaku pariwisata. Seminar menghadirkan empat orang narasumber yang memaparkan tentang hubungan historis antara Bali-Tiongkok. Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, Balingkang Kintamani Festival ini diselenggarakan untuk meleng-
kapi daya tarik pariwisata di Bangli. Ide penyelenggaraan festival ini sejatinya sudah muncul cukup lama, sejak empat tahun lalu. Menurutnya, dalam menarik minat wisatawan, tidak bisa hanya menyajikan alam. Namun juga dilengkapi atraksi budaya sehingga berbeda dengan di tempat lainnya. Dengan mengangkat kisah Balingkang yakni historis percintaan Raja Jayapangus dan Kang Cing Wie, Wagub mengatakan, bahwa Balingkang Kintamani Festival tidak saja menujukkan kepada wisatawan Cina soal kedekatan Bali dengan Cina dalam konteks pariwisata. Namun lebih dari itu, juga dalam konteks sejarah. Melalui penyelenggaraan festival budaya ini, diharapkan dapat semakin mengikat hubungan antara Bali dengan Cina. “Ini juga sekaligus sebagai ungkapan terima kasih kita. Embrio kita sebagai warga Bali yang memiiki kemampuan entrepreneur, tidak terlepas dari pengaruh Cina,” terangnya. Wagub menambahkan Balingkang Kintamani Fes-
tival dirancang dihadiri lebih dari seribu wisatawan Cina. Ke depan Wagub merancang akan melaksanakan acara sebulan penuh yang dikemas dalam Suksma Bali mulai dari Imlek dan berakhir hingga Tilem Kesanga. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Balingkang Kintamani Festival Ida Bagus Agung Parta Adnyana mengatakan, acara festival akan dihelat di depan Pura Ulundanu Batur, Kintamani. Dalam acara festival tersebut akan ditampilkan atraksi parade budaya alkulturasi budaya Bali-Cina yang melibatkan kurang lebih lima ratus ribu seniman. Sebelum menyaksikan parade budaya yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 11.00 Wita, wisatawan Cina terlebih dahulu akan diajak ke Pura Ulundanu Batur untuk meninjau tempattempat pemujaan yang ada di areal pura tersebut. “Parade budayanya akan berlangsung selama dua jam,” terangnya. Balingkang Kintamani Festival 2019 dirancang dihadiri 1.500 hingga 3.000 turis Cina. (kmb40)
Simpan SS di Lemari, Diamankan Polisi Bangli (Bali Post) Seorang warga Banjar Surakarma, Desa Kintamani berinisial I Wayan AD (38) diamankan pihak kepolisian lantaran kedapatan menyimpan narkotika jenis sabusabu (SS) di rumahnya. Saat diamankan polisi, pelaku mengaku sudah mengonsumsi barang terlarang tersebut sejak setahun terakhir. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Kamis (31/1) kemarin mengatakan, AD ditangkap di rumahnya di Banjar Surakarma Desa Kintamani pada Senin (28/1) malam sekitar pukul 21.30 wita. Penangkapan terhadap pria yang kesehariannya seorang wiraswata itu dilakukan polisi, berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa pelaku sering mengonsumsi sabusabu di rumahnya. “Berdasarkan informasi itu polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian. Pada Senin lalu, pelaku berhasil diamankan di rumahnya,” kata Sulhadi. Dalam penggeledahan yang dilakukan di rumah pelaku, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa satu paket sabu-sabu seberat
Bali Post/kmb40
DIAMANKAN - AD, warga Banjar Surakarma, Desa Kintamani diamankan aparat Satresnarkoba Polres Bangli lantaran menyimpan sabu-sabu di rumahnya. 0,16 gram bruto yang disimpan dalam sebuah kotak kecil di lemari pakaiannya. Saat diinterogasi petugas, pelaku mengaku mendapatkan barang terlarang itu dari seseorang yang mengaku berasal dari Singaraja. Sabu-sabu itu didapatkan dengan membeli seharga Rp 300 ribu. Barang bukti sabusabu yang diamankan merupakan sisa pakai. “Berdasarkan pengakuannya, pelaku
sudah memakai sabu-sabu sejak satu tahun terakhir,” terangnya. Oleh petugas, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bangli. Atas perbuatanya, AD disangkakan melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta melanggar pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jenis sabu. (kmb40)
SEBUAH inovasi dikembangkan Desa Demulih, Susut untuk memudahkan masyarakat mengakses internet. Inovasi itu yakni berupa pemasangan wajan bolik di rumahrumah penduduk. Inovasi yang dikembangkan sejak akhir 2017 itu juga mampu mengantarkan Desa Demulih menjuarai Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi 2018 lalu. Perbekel Desa Demulih I Nyoman Wijana, Kamis (31/1) kemarin mengungkapkan, pengembangan wajan bolik ini dilatarbelakangi dari adanya aspirasi masyarakat yang menginginkan pelayaan online di desa bisa diakses secara gratis dari rumah, tanpa harus mengeluarkan kuota internet. Untuk menjawab aspirasi masyarakat itu, pihaknya mencoba mencari solusi dengan mengembangkan wajan bolik. Wa-
jan bolik yang dipasang di rumah penduduk ini memiliki cara kerja sebagai penangkap sinyal wifi yang dipancarkan dari kantor desa. Dengan pemasangan alat itu, wifi yang ada di kantor desa bisa dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat dari rumah. Didampingi Kaur Keuangan I Kadek Galiarta, dia mengatakan pengembangan wajan bolik ini, pihak desa awalnya belajar melalui internet. Selain juga berkonsultasi langsung dengan tenaga teknis pemasang tower pemancar di sekitar desa. Sesuai namanya wajan bolik dibuat menggunakan wajan atau penggorengan. Di tengahnya dipasangi sebuah pipa paralon berisi rangkaian kabel dan sebuah alat penangkap sinyal. (ina)
Bali Post/kmb40
Perbekel Desa Demulih I Nyoman Wijana didampingi Kaur Keuangan I Kadek Galiarta.
Berkinerja Baik dalam Program Pamsimas, BSPS dan Sanimas
Bupati Made Gianyar Serahkan Penghargaan kepada Tiga Desa
BUPATI Bangli I Made Gianyar menyerahkan penghargaan kepada tiga desa berkinerja baik dalam pelaksanaan program Pamsimas, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas). Tiga desa yang menerima penghargaan tersebut, yakni Desa Katung, Lembean, dan Belancan. Penghargaan diserahkan Bupati Bangli di Wantilan Desa Pakraman Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kamis (31/1) kemarin. Acara penyerahan penghargaan dihadiri Koordinator Pamsimas III Provinsi Bali Efendi Tahir, PPMU Pamsimas Provinsi Bali Kadek Sutika, Satker Pamsimas Provinsi Bali Putu Purnawati, Kepala Dinas PUTRPerkim Kabupaten Bangli Wayan Lawe, camat serta perbekel se-Kabupaten Bangli. Bupati Bangli I Made Gianyar pada kesempatan itu mengatakan, sejatinya banyak kemajuan telah dicapai dalam pembangunan di Kabupaten Bangli saat ini. Kemajuan ini telah dinikmati masyarakat, hampir tidak ada perbedaan antara desa dan kota. Contohnya soal air bersih. Saat ini air telah mengalir ke rumah-rumah penduduk. Warga tak perlu lagi susah
mencari air, melainkan tinggal memutar kran. Kondisi sekarang berbeda dangan dulu, di mana untuk mendapatkan air bersih masyarakat masih harus mengambil ke sungai atau sumber-sumber mata air terdekat. Tak hanya itu, dalam hal pelayanan masyarakat Bangli juga telah diberi kemudahan. Made Gianyar mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah sukses melaksanakan program-program pemerintah di Kabupaten Bangli. Diharapkan apa yang telah dicapai ini agar dipertahakan. “Dan, program yang telah diberikan pemerintah agar dirawat dengan baik sehingga bermanfaat lebih lama,” harapnya. Ketua Satker Pamsimas Kabupaten Bangli I Wayan Sudarsana mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk ucapan dan penghargaan kepada masyarakat atas peran serta dan kolaborasinya bersama pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan di daerah. Lebih lanjut disampaikannya, melalui kegiatan stimulan dan pemberdayaan, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan peran sertanya sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Dikatakan bahwa program
PENGHARGAAN - Bupati Bangli I Made Gianyar menyerahkan penghargaan kepada tiga desa berkinerja baik dalam pelaksanaan program Pamsimas, BSPS dan Program Sanimas di Wantilan Desa Pakraman Penglipuran, Kamis (31/1) kemarin. Pamsimas tahun 2018 dilaksanakan di 15 desa. Sebanyak 12 desa di antaranya di Kecamatan Kintamani dan 3 desa di Kecamatan Susut. Program Pamsimas di 15 desa didanai Rp 3.279.052.500, yang bersumber dari APBN Rp 2.581.817.00 dan APBD Bangli Rp 715.235.500. Untuk kegiatan program bantuan
Stimulan Rumah Swadaya (BSPS) Tahun 2018 dikerjakan sebanyak 349 unit, tersebar di 10 desa. Kegiatan tersebut didanai Rp 5.540.000.000. Sedangkan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) kegiatannya mencapai 8 unit dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 5.795.000.000. (ad1242)
15
Jumat Paing, 1 Februari 2019
Mendikbud Minta Pemda Hentikan Pengalihtugasan Guru Bangka Belitung (Bali Post) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta pemerintah daerah (pemda) menghentikan pengalihtugasan guru yang berstatus pegawai negeri sipil ke bidang lain.
Bali Post/ist
PENGHARGAAN - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyerahkan penghargaan kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto di Mabes TNI, Jakarta Timur.
Pangdam Udayana Terima Penghargaan dari Mabes
DI SELA-SELA pelaksanaan Rapim TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyerahkan penghargaan kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Rabu (30/1) lalu. Penghargaan tersebut terkait pengamanan Annual Meetings IMF-WB 2018 berlangsung aman dan sukses. Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G. dalam siaran persnya pada Kamis (31/1) kemarin menyampaikan, penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pangdam dalam memimpin pelaksanaan pengamanan Annual Meetings IMF-WB pada Oktober 2018 diikuti 189
negara dan dihadiri 13 kepala negara termasuk Presiden RI, Sekjen PBB, Sekjen ASEAN, Presiden Bank Dunia, Direktur IMF serta 20 ribu delegasi dari mancanegara. Semua agendanya berjalan dengan lancar, aman, damai dan sukses. ‘’Suksesnya pelaksanaan Annual Meetings IMF-WB tersebut tidak lepas dari sumbangsih, kerja keras dan kesungguhan unsur pengamanan yang tergabung dalam Satgas Pam IMF-WB,’’ ujarnya. Di samping itu, penghargaan ini juga sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan negara terhadap keberhasilan pelaksanaan IMF-WB secara langsung sudah dapat mengangkat citra, kepercayaan dan nama
baik Indonesia di mata internasional. Sementara Rapim TNI itu sendiri berlangsung dari tanggal 30-31 Januari 2019 mengangkat tema ‘’Dilandasi Profesionalisme, Loyalitas dan Kemanunggalan dengan Rakyat, TNI Siap Melaksanakan Tugas Pokok’’. Rapim TNI ini merupakan sarana bagi pimpinan TNI untuk menyamakan persepsi dan interpretasi dalam rangka menghadapi tantangan tugas di tahun 2019. Termasuk menghadapi tahun politik dengan potensi terjadinya konflik dalam penyelenggaraan rangkaian dan tahapan pemilu legislatif maupun presiden 2019 yang sewaktuwaktu dapat terjadi. (ken)
BNN Sita Ganja 1,5 Ton Milik Napi Jakarta (Bali Post) Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita 1,5 ton ganja milik narapidana (napi) di Lapas Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat. Napi tersebut bernama Parman. ‘’Menurut tersangka, pemilik narkoba dan yang menyuruh mereka seorang napi Lapas Kebon Waru Bandung atas nama Parman,’’ ujar Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari kepada wartawan di Jakarta, Kamis (31/1) kemarin. Penangkapan dan penyitaan 1,5 ton ganja dilakukan pada Rabu (30/1). BNN
bergerak setelah mendapat laporan dari masyarakat. Setelah itu, BNN bekerja sama dengan Bea-Cukai melakukan pengintaian dan pengejaran dari Aceh hingga ke Bogor. Hasil penangkapan itu, BNN menahan tiga pelaku. ‘’Seluruh barang bukti dan tersangka saat ini sudah dibawa ke Kantor BNN Cawang untuk disidik,’’ ungkap Arman. Saat penangkapan, beber perwira polisi bintang dua ini, sopir pembawa ganja itu berniat meninggalkan truknya dan menitipkan ke tukang parkir di wilayah
Bogor. Namun, sebelum dia lolos, BNN berhasil menangkap para pelaku penyelundupan. ‘’Tiba di TKP, truk akan ditinggal oleh sopir dan kunci dititip kepada tukang parkir pada saat itu anggota BNN melakukan penangkapan,’’ imbuhnya. Sopir berupaya mengelabui petugas dengan menghilangkan barang bukti. ‘’Ganja disembunyikan di dasar truk dengan dibuat kompartemen khusus yang ditutup dengan pelat besi. Sebagian ganja dikirim menggunakan kargo udara,’’ tegasnya. (kmb4)
WARUNG GLOBAL
Penanganan Narkoba Harus Luar Biasa ACARA dialog interaktif Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, cukup sering membahas topik narkoba. Ini membuktikan bahwa peredaran narkoba begitu masif, sehingga pemberantasan sulit dilakukan. Kali ini BNNP Bali melakukan sosialisasi di wilayah Tabanan. Dalam kegiatan tersebut wilayah Tabanan yang rawan disusupi narkoba adalah Baturiti dan Penebel. Di samping itu pemberantasan narkoba juga sudah melibatkan relawan sampai ke desa pakraman. Lalu apa yang sebenarnya terjadi kenapa mata rantai peredaran narkoba ini sulit diberantas? Apakah karena sanksinya yang kurang berat atau penyebab lain? Berikut komentar Kawan Global yang disiarkan langsung Global 96,5 FM, Kamis (31/1) kemarin. Dari sejak kecil Beratayasa di Sangeh sudah mendengar masalah narkoba serta bahayanya. Tetapi masih saja ada sampai saat ini. Apakah karena sanksinya kurang berat? Apakah kira-kira penyebabnya? Untuk itu, ia mengusulkan agar BNN rutin menggelar lomba-lomba pemberantasan narkoba di Bali misalnya lomba poster dan sebagainya. Selain itu anggaran untuk pemberantasan narkoba harus diprioritaskan. Menurut Adi di Tabanan, efek dari mengonsumsi obatobatan salah satunya menimbulkan ketergantungan dan efek buruk lainnya. Apalagi disertai dengan mengonsumsi miras. Ia berharap aparat juga memberantas peredaran miras ini. Bukan hanya Baturiti
dan Penebel, bahkan Indonesia sudah darurat narkoba, demikian Werdha di Gianyar menambahkan. Sanksi berat juga sudah dijatuhkan. Jika tak berhasil membuat jera para pedagangnya, coba dari segi pembelinya. Jika tak ada yang beli maka perusahaan akan bangkrut. Ia juga tak setuju jika pengguna narkoba yang secara sadar mengonsumsi narkoba direhabilitasi, sebaiknya dipenjara saja. Kejahatan narkoba merupakan kejahatan luar biasa, penanganannya pun harus luar biasa. Beberapa hal yang membuat kenapa narkoba sudah menjalar ke mana-mana, dari anak-anak hingga orang dewasa, menurut Febri di Denpasar dan Suardana di Tabanan, karena faktor keluarga, eko-
nomi yang sulit, pergaulan yang salah, teknologi yang tidak bisa dipergunakan dengan baik. Atau bisa juga karena dampak pesatnya pariwisata. Bali pulau kecil, narkoba bebas masuk. Untuk itu pintu masuk Bali harus dijaga ketat, sehingga peredaran narkoba bisa ditangani dengan cepat. Selain itu, Nyoman Mastra di Gianyar mengajak seluruh masyarakat mulai dari keluarga berperan aktif dalam pemberantasan narkoba ini dengan mendidik anak-anak kita sehingga bermental kuat. Dengan demikian tidak akan mudah menjadi sasaran bagi para gembong narkoba. Begitu juga dengan Raka Ayu yang menyampikan komentar melalui facebook, semua harus waspada dengan peredaran narkoba ini. (sikha p)
Jumat, 1 Februari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita
06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:05 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Agung Tawur Balik Sumpah, Melaspas Ngenteg Linggih Mupuk Padagingan lan Penilepatian (4) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Aranyaka Parwa (1) Bali Channel Tourist TV Dialog Merah Putih Nasib Buah Lokal
11:05 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita
Bali Channel Tourist TV Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Agung Tawur Balik Sumpah, Melaspas Ngenteg Linggih Mupuk Padagingan lan Penilepatian (5) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Tembang Bali 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Lila Cita Janger PKK Br. Tengkulak Kelod (1) 17:05 Wita Dialog Interaktif
18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:05 Wita
Putra SBA Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Bali Now Cover Lagu (Selegram) Lila Cita Arja Lawak Balian Batur , Tapak Gangsul (3) Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Dalem Ped Nusa Penida (5) Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel
‘’Masih banyaknya guru honor di seluruh daerah, salah satunya karena pemerintah daerah selama ini sering mengalihkan tugas guru PNS dalam bidang lain,’’ katanya saat meresmikan unit sekolah baru milik SMP Muhammadiyah Muntok, Bangka Belitung, Kamis (31/1) kemarin. Dia mengatakan sampai saat ini masih ada pengalihantugasan guru pegawai negeri sipil menjadi tenaga pengawas, kepala pasar, camat, petugas Kantor Urusan Agama, dan pemangku jabatan yang lain. Sementara itu banyak guru pegawai negeri sipil sudah masuk usia pensiun dan rekrutmen guru pegawai negeri sipil sempat dihentikan dalam beberapa tahun. ‘’Kondisi demikian mengakibatkan jumlah guru honor semakin bertambah, bahkan saat ini di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai lebih dari 630.000 orang,’’ katanya. Karena anggaran pemerintah
daerah untuk menggaji guru honor terbatas, para guru honorer mendapat gaji yang tidak sebanding dengan beban kerja mereka, yang hampir sama dengan guru pegawai negeri sipil. Guna mengatasi permasalahan guru honor, pemerintah sedang menyiapkan pola tata kelola perekrutan guru pegawai negeri sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemerintah menyiapkan regulasi perekrutan PPPK untuk mengakomodasi guru honor. ‘’Dengan pola tata kelola yang sedang disiapkan itu, ditergetkan pada 2023 seluruh permasalahan tenaga honor segera terselesaikan dan kesejahteraan guru menjadi lebih baik,’’ katanya. ‘’Setelah semua selesai pada 2023, pemerintah akan melakukan pola rekrutmen guru CPNS dengan standar kualitas seperti yang sudah dijalankan demi meningkatkan mutu pendidikan nasional,’’ ujarnya. (ant)
’’Masih banyaknya guru honor di seluruh daerah, salah satunya karena pemerintah daerah selama ini sering mengalihkan tugas guru PNS dalam bidang lain.’’ Mendikbud Muhadjir Effendy
Pro-Wong Cilik ‘’PDI-P selama ini kan selalu merasa pro-wong cilik. Tapi kadernya paling banyak jadi tersangka KPK, paling banyak maling duit rakyat,’’ katanya. ‘’Jika partai sekali ikutan kayak PSI tentu tak punya rekam jejak di KPK karena bukan karena bersih, tapi
memang tidak punya wakil di parlemen,’’ imbuhnya. Pada kesempatan itu, Andre juga mengingatkan kembali bahwa partainya ke depan tidak akan mentolerir setiap perbuatan yang merugikan rakyat seperti halnya korupsi. Dia pun meminta masyarakat melihat rekam jejak Gerindra dalam soal pemberantasan korupsi.
‘’Silakan lihat rekam jejak partai kami di KPK. Dan kembali saya tegaskan, Pak Prabowo ketum partai kami berjanji akan menjebloskan sendiri kadernya yang terlibat korupsi ke penjara,’’ pungkas Andre. Mundur Sementara itu, PDI-P juga mengambil sikap terhadap caleg eks koruptor. Caleg PDI-P
untuk DPRD Papua Barat, Abner Reinal Jitmau, masuk dalam daftar eks koruptor yang dirilis KPU. PDI-P meminta Abner segera mundur dari pencalegan. ‘’Ya… kita minta untuk mengundurkan diri karena kebijakan partai tidak mencalonkan yang pernah bermasalah,’’ kata Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, Kamis kemarin. (kmb)
Akibat Abrasi Sesuai data hitung spasial atau data BIG, kini luas wilayah Klungkung hanya 31.393 hektar atau berkurang 107 hektar. Menyusutnya wilayah Klungkung, didominasi karena faktor abrasi yang amat parah. Seperti yang terlihat di Kecamatan Nusa Penida, seluruh tanggul rusak parah
diterjang gelombang pasang. Demikian juga wilayah pesisir Klungkung di Pulau Bali, juga sebagian besar terkikis abrasi. Guna mencegah dampak lebih parah, dia ingin mempercepat proses perbaikan tanggul-tanggul tersebut. Ini sesuai dengan aspirasi masyarakat pesisir, yang melihat penomena alam ini sudah semakin sulit diprediksi. Pihaknya mengaku sudah
berkomunikasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Bali Penida soal penanganan tanggul ini. ‘’Kami juga meminta dukungan DPRD Bali untuk mengawal ini, agar wilayah kami yang sudah paling kecil, tidak semakin menyusut,’’ kata Bupati Suwirta. Sebagaimana data pemerintah daerah, proporsi daratan hanya sepertiga di Pulau Bali, berbanding dua pertiga di kepulauan.
Wilayah kepulauan ini, di antaranya ada tiga pulau berpenghuni (Nusa Gede, Lembongan dan Ceningan) serta 17 pulau kecil lain di sekitarnya yang tidak berpenghuni. Kecamatan Nusa Penida mewilayahi 64,39 persen wilayah Klungkung, disusul Kecamatan Banjarangkan 14,52 persen, Kecamatan Dawan 11,87 persen dan Kecamatan Klungkung 9,22 persen. (kmb12/kmb31)
Upaya Pencegahan Maka dari itu, ia mengimbau masyarakat dan pemerintah dari sekarang untuk melakukan upaya pencegahan. Seminggu sampai dua minggu musim hujan pasti akan terjadi peningkatan kasus. Karena dalam waktu 7 - 14 hari, jumlah jentik akan menjadi banyak, sehingga jika nyamuk Aedes Aegypti mendapat virus, akan dengan cepat menyebar. Prediksi ini ia peroleh berdasarkan penelitian dengan menggunakan Maya Index. Dengan Maya Index, kita bisa memprediksi daerah mana yang akan terjadi wabah. ‘’Dengan Maya Index kita akan tahu tempat potensial breeding place (tempat perkembangbiakan
nyamuk). Kalau breeding place banyak ditemukan di suatu tempat, kemudian ada jentik, maka akan ada ledakan kasus di tempat-tempat itu,’’ ungkapnya. Dengan adanya jumantik di Kota Denpasar, ia memprediksi jumlah kasusnya stagnan. Namun untuk Kabupaten Gianyar, Tabanan, Klungkung, Singaraja rawan ledakan kasus DB. ‘’Karena di kabupaten tersebut setelah ada kasus, baru melakukan pemeriksaan. Karena anggaran untuk jumantik tidak ada. Kalau tidak ada KLB dia tidak akan menganggarkan untuk pencegahan DB,’’ ungkapnya. Dalam penelitiannya, ada dua indikator yang digunakan untuk menentukan breeding place, yaitu higiene risk index
dan breeding risk index. Dengan higiene risk index dapat diketahui jumlah kontainer yang potensial menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Sedangkan breeding risk index, mengkaji tentang seberapa banyak kontainer di dalam ruangan. ‘’Kalau semakin banyak kontainer yang potensial, maka daerah tersebut akan menjadi high risk untuk ledakan kasus. Sebelum ada kasus, dengan maya index kita bisa prediksi,’’ pungkas peneliti nyamuk ini. Seperti di Klungkung dan Gianyar bisa ia tebak. Di sana banyak jentik, namun tidak ada kasus. Tetapi begitu ada virus di daerah tersebut, maka akan terjadi ledakan kasus. Hampir tiga tahun terakhir, empat kabupaten tersebut menguasai data DB yang
rawan, dibandingkan Kota Denpasar. Tahun 2018 memang kasus DB tidak terlalu tinggi, bahkan di seluruh Indonesia juga demikian. Tahun 2019 merupakan siklus tiga tahunan, sehingga akan terjadi ledakan kasus. Sementara siklus lima tahunan, yaitu tahun 2021 diprediksi akan terjadi ledakan kasus lebih besar lagi. Bali pun dikatakan masuk jajaran teratas kasus DBD. ‘’Kalau Bali enggak ada kasus, Indonesia turun kasusnya,’’ tandasnya. Sementara dari sisi virus, di Denpasar kasus DB terbanyak disebabkan oleh virus Dengue 3. Virus Dengue 3 ini sifatnya jika sekali masuk ke dalam tubuh nyamuk Aedes Aegypti akan cepat merebak dan menyebabkan wabah. (kmb42)
Masalah Nasional Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes., Kamis (31/1) kemarin mengungkapkan, penyakit DBD sudah menjadi masalah nasional karena jumlah penderita dan kematian yang diakibatkan cukup tinggi, sehingga dapat menimbulkan keresahan masyarakat terutama di kota-kota besar, termasuk Kota Denpasar. Penyakit DBD merupakan penyakit yang bersifat endemis. Oleh karena itu, upaya strategis yang terbukti efisien dn efektif dalam pemberantasan penyakit tersebut adalah
melalui Gerakan Mandiri Pemantau Jentik (Gema Petik) yang terus dicanangkan Kota Denpasar. Dinas Kesehatan Kota Denpasar telah melaksanakan pencanangan Gerakan Pembrantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M (menguras, mengubur, dan menutup) barang bekas yang dapat menampung air hujan. Gerakan ini dilakukan Sebelum Musim Penularan (SMP) kasus DBD yakni November 2018 lalu. Di Bawah Nasional Sementara itu, kasus incident rate DBD di Tabanan tahun 2018 di bawah ratarata nasional. Di mana untuk
nasional incident rate-nya adalah 217, sementara Tabanan 195. Sementara dari kasus DBD positif tercatat 44 orang di tahun 2018. Sedangkan kasus bulan Janjuari sebanyak 6 kasus. Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tabanan dr. Desiana K. Dewi, Kamis kemarin, mengatakan angka incident rate kasus DBD Tabanan tumben yang lebih rendah dari Nasional. Artinya tindakan promotif, preventif dan kuratif yang dilakukan Tabanan berjalan dengan baik. ‘’Kalau angka incident rate-nya di atas Nasional artinya kasus DBD masih tinggi. Karena tahun ini di
bawah nasional berarti usaha yang dilakukan selama ini berhasil,’’ ujarnya. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika membenarkan kasus DBD di Tabanan pada Januati 2019 masih dalam tahap yang wajar dan tidak ada peningkatan. Tercatat enam kasus DBD di bulan Januari 2019. Ia melanjutkan, beberapa tahun terakhir kasus DBD di Tabanan memang mengalami penurunan secara signifikan di mana tiga tahun lalu kasusnya mencapai 800 kasus. Namun kemudian menurun menjadi 160 kasus dan tahun 2018 lalu hanya tercatat 44 kasus positif DBD. (kmb12/kmb24)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Paing, 1 Februari 2019
Bali Post/wan
ANDAL - I Made Andhika Wijaya (kiri) sangat diandalkan Bali United saat melawan Blitar United di Stadion Dipta, Gianyar, Jumat (1/2) malam ini.
Piala Indonesia
Bali United Bertekad Menang
Gianyar (Bali Post) – Bali United sudah mengantongi modal kemenangan 3-0 atas Blitar United pada laga pertama babak 32 besar Piala Indonesia di Blitar pekan lalu . Tim Serdadu Tridatu giliran menjamu lawan yang sama pada laga kedua di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (1/2) malam ini mulai pukul 20.00 Wita. Bermain seri bahkan jika kalah dua gol pun, Bali United tetap melenggang ke babak 16 besar. Akan tetapi kubu tuan rumah tetap bertekad merebut kemenangan di depan pendukung setianya. “Pastinya kemenangan menjadi tekad kami. Tapi bakal ada perubahan susunan pemain dibanding tim yang turun di Blitar lalu. Pemain yang tidak turun di laga pertama akan kami tampilkan di markas kami,” tegas pelatih Bali United Stefano Cugurra dalam konferensi pers di Stadion Dipta, Kamis (31/1) malam kemarin. Akan tetapi pelatih asal Brazil yang akrab disapa Teco itu tak menyebutkan nama-nama pemain yang bakal diberikan kepercayaan berlaga sejak menit pertama. “Pemain yang kami turunkan adalah yang benar-benar siap, memiliki motivasi kerja keras tinggi serta tak meremehkan lawan,” ungkapnya didampingi bek tengah Gunawan Dwi Cahyo. Di pihak Blitar United, pelatih Bonggo Pribadi tidak mau menyerah begitu saja. “Meski kami kalah di kandang sendiri, bukan berarti kami sudah lempar handuk. Berbekal hasil evaluasi, kami pasti memberikan perlawanan yang menyulitkan lawan. Kami tahu Bali United merupakan tim berkualitas dengan materi bagus. Berbeda jauh dengan kami yang hanya bersiap tiga kali latihan sebelum turun di Piala Indonesia,” tuturnya. Menurutnya, para pemainnya sangat bersemangat apalagi pemain asing Bali United juga tergolong memiliki kualitas di atas rata-rata. “Itu menjadi tantangan tersendiri bagi pemain muda kami. Terpenting jangan sampai kalah tiga gol seperti sebelumnya,” tegas Bonggo. Lilipaly Di bagian lain, Stefano Lilipaly akhirnya bergabung kembali bersama rekan-rekannya. Pemain yang tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di ajang Asian Games 2018 ini sudah mengikuti sesi latihan tim Bali United, Rabu (30/1) sore. Lilipaly menyebut fisiknya saat ini dalam kondisi yang cukup bagus dan siap menjalani berbagai pertandingan tahun 2019. “Selalu senang rasanya saat bisa kembali ke lapangan untuk berlatih setelah libur kompetisi. Kondisi saya cukup fit dan siap menjalani musim 2019 bersama tim,” ujarnya seperti dikutip dari situs Bali United. Mengenai sosok pelatih Teco, ia sangat berharap kehadirannya bisa memberikan energi positif untuk tim Serdadu Tridatu. “Semua orang sudah tahu pencapaiannya musim lalu. Mudah-mudahan pelatih Teco bisa memberikan energi positif untuk tim. Saya pribadi memiliki keyakinan bila kehadirannya bisa membawa kami kembali ke papan atas tahun ini. Saya juga senang dengan kehadiran pemain baru. Semoga kehadiran mereka bisa memberikan sesuatu yang lebih baik untuk tim,” imbuhnya. (kmb)
Karl-Anthony Towns (tengah)
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Sarri Mengaku Salah
Bournemouth – Chelsea mengalami kekalahan kedua berturutturut yang membuat upayanya lolos ke Liga Champions di bawah ancaman berat. Usaha The Blues untuk finis di empat besar diguncang oleh kekalahan memalukan 0-4 dari tuan rumah Bournemouth pada pekan ke-24 kompetisi Liga Utama Inggris di Vitality Stadium, Kamis (31/1) dini hari kemarin. Ini menjadi kekalahan terbesar Chelsea di Liga Inggris dalam 23 tahun terakhir, sebaliknya Bournemouth memastikan kemenangan kandang pertama sejak September 1988. Dua gol tuan rumah diborong Josh King, sedangkan dua lainnya dihasilkan David Brooks dan Charlie Daniels. ‘’Kami bereaksi sangat buruk. Kami berhenti menjadi tim. Semua orang berusaha menyelesaikan masalah dengan cara individual. Saya tidak bisa mengerti mengapa setelah babak pertama yang bagus. Mungkin ini salahku karena tidak bisa memotivasi kelompok pemain ini. Aku tidak tahu kenapa. Aku harus segera mengerti,’’ kata manajer Chelsea, Maurizio Sarri, usai pertandingan. Chelsea yang hanya menang sekali dalam empat pertandingan liga terakhir, turun ke posisi kelima klasemen dengan koleksi 47 poin di bawah Arsenal (47) yang unggul selisih gol dan di atas Manchester United (45) di urutan keenam. Liverpool masih di puncak mengumpulkan poin 61 ,disusul Manchester City (56) di ranking kedua. Dalam pertandingan lainnya, Liverpool menyianyiakan kesempatan mengambil kendali penuh atas perburuan gelar usai ditahan Leicester 1-1 di Anfield. Sadio Mane menggeliat melewati pertahanan tim tamu dan mencetak gol ke-11 musim ini. Bek Leicester, Harry Maguire, menghukum kecerobohan Virgil van Dijk melalui sundulan Ben Chilwell. ‘’Kami menempatkan Leicester di bawah tekanan tetapi kami kurang beruntung dengan gol di detik terakhir sebelum babak pertama. Anda harus menerimanya seperti itu,’’ ujar Juergen Klopp, manajer Liverpool. Dalam laga lainnya, Tottenham Hotspur mengalahkan Watford 2-1 berkat gol Son Heung-Min
dan Fernando Llorente. Juventus Juara bertahan empat kali Juventus tersingkir dari Piala Italia menyusul kekalahan 0-3 dari Atalanta di perempatfinal oleh Atalanta. Gol kemenangan Atalanta dibukukan Devan Castagne, Duvan Zapata dan Timothy Castagne untuk lolos ke semifinal melawan Fiorentina. Pukulan dari Atlanta merupakan kekalahan pertama Juva di kompetisi domestik musim ini. ‘’Adalah manusia biasa untuk tidak selalu menjadi yang teratas. Sekarang mari kita lupakan hal ini dan pikirkan pertandingan Serie A berikutnya melawan Parma,’’ ungkap pelatih Juve, Massimiliano Allegri. Sebelumnya, Federico Chiesa mencetak hattrick ketika Fiorentina menghancurkan AS Roma 7-1. ‘’Saya kecewa dengan tim, tidak ada alasan. Memalukan, tetapi saya tidak akan berhenti,’’ tegas pelatih Roma, Eusebio Di Francesco. ‘’Ini adalah hari tersulit dalam karier saya. Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini. Kami hanya bisa meminta maaf kepada semua penggemar Roma,’’ tambah Direktur Olahraga Roma, Monchi. Pemain baru yang dikontrak Krzysztof Piatek mencetak dua gol saat AC Milan mengalahkan Napoli 2-0 di San Siro. Milan akan menghadapi Inter Milan atau Lazio di babak empat besar. (afp/kmb)
PSSI Badung Jaring Pemain Porprov Mangupura (Bali Post) – Askab PSSI Badung tengah menjaring pemain untuk pembentukan tim sepak bola yang akan diterjunkan pada Porprov Bali 2019 di Tabanan, September mendatang. Duet pelatih Nyoman Sukadana dan Nyoman Sujata menyeleksi pemain hingga ditetapkannya tim bayangan yang diperkuat 30 pemain pada akhir Februari mendatang. Setelah terbentuk tim bayangan, seleksi pemain dilakukan dengan sistem promosi dan degradasi sampai mendapatkan tim definitif. ‘’Semua itu merupakan wewenang penuh tim pelatih. Kami tidak mengintervensi hasil seleksi,’’ tegas manajer tim Porprov Badung Gede Wirawan di Mangupura, Kamis (31/1) kemarin. Menurutnya, tim definitif idealnya dihuni 22 pemain.
Jumlah ini akan memudahkan pelatih saat memimpin latihan karena para pemain bisa dibagi menjadi dua tim saat melakukan game. Akan tetapi jumlah ini masih menunggu kuota atlet yang ditentukan KONI Kabupaten Badung untuk cabang olahraga (cabor) sepak bola. Di sisi lain, posisi asisten pelatih tim Porprov Badung masih lowong karena Ida Bagus Mahayasa yang ditawarkan jabatan ini ternyata memilih melatih tim sepak bola Pra-PON Bali. ‘’Kami membutuhkan asisten pelatih. Untuk menentukan siapa nantinya yang mengisi posisi itu, kami masih menunggu keputusan rapat Askab PSSI Badung,’’ tambah Wirawan. (kmb)
SESAL – Striker Oliver Giroud menyesali kekalahan Chelsea dari Bournemouth di Liga Utama Inggris.
Towns Menangkan Timberwolves
Bali Post/afp
Minnesota – Karl-Anthony Towns melakukan tembakan sambil melompat pada detik terakhir untuk mengangkat Minnesota Timberwolves menjadi pemenang atas Memphis Grizzlies dengan skor 99-97 lewat perpanjangan waktu pada lanjutan kompetisi NBA, Kamis (31/1) kemarin. Towns melepaskan bola dari sisi kanan jaring untuk membawa Timberwolves memenangkan pertandingan keenam secara berturut-turut. Rekan-rekan setimnya langsung berlari untuk menyambutnya. ‘’Saya hanya ingin berada di sana untuk rebound ofensif. Saya senang ketika tim sangat membutuhkan saya, saya membuat tembakan,’’ ujarnya. Towns mencetak 16 poinnya di babak kedua dan menambahkan 10 rebound. Jerryd Bayless memiliki 19 poin dan 12 assist untuk Timberwolves. Mike Conley mengoleksi 26 poin dan 8 assist untuk Memphis yang kalah untuk ke-12 kalinya dalam 13 pertandingan tandang di depan kerumunan 13.000 yang diumumkan di Target Center. Di tempat lain, Jaylen Brown membuat 24 poin dan 10 rebound ketika Boston Celtics menghancurkan Charlotte Hornets 126-94. Jayson Tatum mencetak 20 poin, Marcus Morris mencetak 15 poin, Al Horford meng-
umpulkan 14 poin dan Gordon Hayward 12 untuk Celtics yang menang untuk ketujuh kalinya dalam delapan pertandingan. Kemba Walker memimpin Hornets dengan 21 poin, jauh dari 43 poin yang dia berikan dalam kemenangan kandang 117-112 atas Celtics pada November lalu. Bradley Beal dan Jeff Green membuat 48 poin ketika Washington Wizards menggunakan serangan seimbang untuk mengalahkan Indiana Pacers 107-89. Beal mencetak 25 dan Green menambahkan 23 poin. Thaddeus Young mencetak 13 poin untuk Pacers. Damian Lillard mengumpulkan 36 poin dan 11 assist untuk memimpin Portland Trail Blazers menang 132-105 atas Utah Jazz. Guard CJ McCollum menyumbang 30 poin dan Donovan Mitchell mengumpulkan 22 poin untuk Jazz. Hasil lengkap: Washington Wizards vs Indiana Pacers 107-89, Portland Trail Blazers vs Utah Jazz 132-105, Boston Celtics vs Charlotte Hornets 126-94, Miami Heat vs Chicago Bulls 89-105, New York Knicks vs Dallas Mavericks 90-114, Sacramento Kings vs Atlanta Hawks 135-113, Minnesota Timberwolves vs Memphis Grizzlies 99-97, New Orleans Pelicans vs Denver Nuggets 99-105. (afp/kmb)
Enam Pemain Gianyar Ikuti Seleksi Pra-PON Gianyar (Bali Post) – Pengprov Perbasi Bali memanggil puluhan pemain bola basket dari seluruh kota dan kabupaten untuk diseleksi guna membentuk tim definitif PraPON. Pengkab Perbasi Gianyar menyumbang pemain terbanyak yaitu enam pebasket putri. Keenam pemain putri Gianyar tersebut adalah Dewa Ayu Sriartha, Putu Eka Febri Ananda, Sanis Jisancegi, Pande Natalia, Theresia Joi dan Nila Nia Angela. Dewa Ayu dan Putu Eka memperkuat tim nasional 3 x 3 Indonesia pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Ketua Pengkab Perbasi Gianyar Made Purwita optimis semua pe-
mainnya bakal lolos seleksi. Keyakinan ini berdasarkan pertimbangan keenam atletnya berkualitas dan pengalaman bertandingnya tidak disangksikan lagi. ‘’Sepertinya pebasket putri Gianyar yang paling banyak dipanggil. Sebagian besar pemain kami memiliki jam terbang level nasional bahkan internasional,’’ ungkapnya, Kamis (31/1) kemarin. Soal di mana mereka nantinya ditempatkan, apakah di basket 5 x 5 atau 3 x 3, pihaknya menyerahkan semuanya kepada tim pelatih Pra-PON Bali. Purwita hanya berharap keenam pemainnya lolos seleksi dan nantinya membela Bali di ajang kualifikasi PON 2020. (kmb)
Bali Post/dok
BALI – Tim basket putri Bali (kiri) ketika berlaga dalam suatu kejuaraan.
13 Klub Berebut Gelar Superliga Jakarta (Bali Post) – Sebanyak 13 klub bulu tangkis dalam dan luar negeri akan bersaing dan memperebutkan gelar juara dan hadiah total Rp 4,25 miliar dalam kejuaraan beregu Djarum Superliga 2019 yang akan berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, 18-24 Februari. Ketua Panitia Penyelenggara Djarum Superliga Badminton 2019 Achmad Budiharto di Jakarta, Kamis (31/1) kemarin, menyatakan pihaknya menambah jumlah hadiah tahun ini menjadi 300 ribu dolar AS atau sekitar Rp 4,25 miliar dibanding penyelenggaraan pada 2017 sebesar 250 ribu dolar AS atau sekitar Rp 3,5 miliar demi menyemarakan persaingan. Pemilihan Kota Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan menyusul minat masyarakat Kota Kembang yang tinggi untuk menyaksikan pertandingan bulu tangkis secara langsung. ‘’Turnamen internasional sudah lama tidak digelar di kota itu. Kami ingin membangkitkan lagi gairah masyarakat Bandung terhadap bulu tangkis dengan mendatangkan pemain-pemain papan atas dari dalam dan luar negeri,’’ katanya. Sekretaris Jenderal PP PBSI itu mengungkapkan, pemilihan Sabuga sebagai lokasi pertandingan Djarum Superliga Badminton 2019 karena gedung itu menjadi arena yang paling baik dan nyaman bagi penonton dengan daya tampung sekitar 1.500 orang. Panitia Penyelenggara juga menambah subsidi dana bagi seluruh klub yang ikut dalam kejuaraan beregu nasional dua tahunan itu. Setiap klub mendapatkan subsidi dana Rp 60 juta atau meningkat Rp 10 juta dibanding penyelenggaraan Djarum Superliga 2017. Kuota maksimal satu tim adalah 12 pemain dalam negeri dan luar negeri. Djarum Superliga Badminton menjadi ajang bagi pemain lokal Indonesia untuk bertanding dan menghadapi pemain peringkat atas dunia. ‘’Secara struktural, pemain lokal tidak secara langsung dapat bermain dalam turnamen-turnamen tinggi dunia. Kesempatan mereka bertemu pemain peringkat atas dunia juga kecil,’’ sebut Budiharjo. Klub bulu tangkis yang bersaing dalam Djarum Superliga Badminton 2019 terdiri atas Djarum Kudus, Jaya Raya Jakarta, Berkat Abadi, Musica, Daihatsu Astec, Mutiara Cardinal, Jatim United, Tiket.com Champion Klaten, Sports Affairs (Malaysia), Samurai Japan Reptiles (Jepang), SaishunkanUnisys (Jepang), Hitachi (Jepang) dan Granular (Thailand). (ant)