Skip to main content

Edisi 01 Februari 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 164 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (102rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Umanis, 1 Februari 2016

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Lagi, Desa Adat Kerobokan Deklarasikan Tolak Reklamasi

DESA Adat Kerobokan sejak 8 Desember 2013 telah menyatakan sikap menolak reklamasi Teluk Benoa. Pernyataan sikap tersebut berdasarkan hasil paruman 50 banjar yang ada di Desa Adat Kerobokan. “Surat pernyataan sikap itu ditandatangani 50 klian banjar,” tegas A.A. Putu Sutarja, S.H., Bendesa Adat Kerobokan.

Bali Post/ant

PELANTIKAN OKP - Polisi mengamankan seorang pria yang diduga membawa narkoba ketika akan menghadiri pelantikan organisasi kepemudaan (OKP) di Medan, Sumatera Utara, Minggu (31/1) kemarin. Pascabentrok antardua OKP pada Sabtu (30/1) yang mengakibatkan korban tewas, polisi memperketat pengamanan di sejumlah wilayah di Medan.

Novel Baswedan

Australia Terbuka

Djokovic Samai Rekor Emerson

Melbourne Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic menundukkan Andy Murray dengan straight set untuk menyamai rekor petenis Australia Roy Emerson juara enam kali Australia Terbuka dan sekaligus memperkuat cengkeramannya pada tenis putra dunia dalam final turnamen itu, Minggu (31/1) kemarin. Petenis Serbia itu menang 6-1, 7-5, 7-6 (7/3) dalam waktu dua jam 53 menit untuk membuat Murray menelan kekalahan kelima pada final Australia Terbuka. Djokovic menyamai rekor Roy Emerson yang menjuarai turnamen ini enam kali antara 1961 sampai 1967, pencapaian yang selama 49 tahun terakhir tidak pernah tersamai. Hal. 19 Urutan Kelima

Bali Post/ant

nolakan tersebut merupakan murni aspirasi dari masyarakat Desa Adat Kerobokan. “Kami bukan dengan niat diri sendiri, tetapi ini adalah niat dari masyarakat, tidak ada pengaruh dari orang lain, apalagi ada indikasiindikasi, permainan-permainan yang kami tidak tahu. Intinya kami di Desa Adat Kerobokan selaku perwakilan dari Desa Adat Kerobokan menolak reklamasi,” tegasnya. Ia berharap agar aspirasi tersebut didengar karena merupakan aspirasi masyarakat. “Kalau bisa urungkan niat untuk reklamasi Teluk Benoa supaya kami warga Bali khususnya di Kerobokan bisa selamat dari abrasi,” ujarnya. I Made Susila, Penggagas Anakanak Kerobokan (Anker) Bersatu, mengatakan sebelum uji amdal dilakukan, Desa Adat Kerobokan telah menolak reklamasi karena mengkhawatirkan terjadinya dampak lingkungan. “Kalau memang ini betul-betul niatnya revitalisasi, kenapa tidak dari ujung Karangasem sampai pesisir Sanur yang sudah terjadi abrasi, kenapa itu tidak direvitalisasi. Saya yakin, kalau betul-betul murni niatnya revitalisasi di kawasan Teluk Benoa, saya yakin dia akan tiarap,” tegasnya. (kmb42)

Sidang Novel 12 Februari Bengkulu (Bali Post) – Pengadilan Negeri Bengkulu menj adwal k an s i dang per dana pi dana umum untuk penyidik KPK Novel Baswedan dilaksanakan 12 Februari 2016. Humas Pengadilan Negeri Bengkulu, Immanuel, mengatakan sidang digelar paling lambat dua minggu setelah dakwaan dilimpahkan ke pengadilan. “Nanti hari Senin (1/2) sudah kita ketahui jadwal

pasti sidangnya,” katanya. Sementara itu, tim jaksa penuntut umum kasus hukum Novel Baswedan, Jabal Nur, mengatakan sudah menyerahkan surat dakwaan dan seluruh barang bukti untuk persidangan. “Untuk barang bukti ada tiga pistol, satu proyektil peluru, buku panduan penggunaan pistol dan lainnya,” katanya. Novel Baswedan menjadi tersangka perkara

penganiayaan berat terhadap pencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004, sewaktu menjabat Kasat Reskrim Kepolisian Resor Kota Bengkulu. Atas dilimpahkanya berkas Novel tersebut, sejumlah pegiat antikorupsi meminta agar aparat penegak hukum menghentikan kasus Novel. Sebab, sejak awal kasus ini mencuat, dinilai kental dengan kriminalisasi dan penuh kejanggalan serta rekayasa. Hal ini terjadi sejak Novel menyidik perkara kasus korupsi Simulator SIM di Korlantas Polri yang menjerat Irjen Pol. Djoko Susilo. ‘’Pilihan untuk menghentikan kasus ini ada di tangan kejaksaan (Jaksa Agung). Baik dengan menerbitkan Surat Keterangan Penghentian Penuntutan (SKP2) atau deponeering. Sudah seharusnya kasus yang penuh kriminalisasi ini dihentikan,’’ pinta Miko Ginting, pegiat antikorupsi dari Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Minggu (31/1)kemarin. Selain meminta agar kasus tersebut dihentikan, PSHK juga meminta agar pimpinan KPK yang baru mengambil sikap tegas perihal kasus yang membelit pegawainya. ’’Pimpinan KPK yang baru harus ambil sikap tegas terkait kasus ini. Ini bukan kasus yang bersifat personal tetapi institusional. Novel Baswedan dikriminalisasi ketika sedang menjalankan tugas dan wewenangnya sebagai penyidik aktif KPK,’’ imbuh Miko. (wnd/ant)

Dilaporkan, Pemukulan Oleh Oknum Anggota DPR Jakarta (Bali Post) Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu dilaporkan staf ahlinya, Dita Aditia Ismawati, ke Bareskrim Polri atas dugaan penganiayaan. Menanggapi kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota dewan tersebut, Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan pimpinan DPR tidak akan mengintervensi kasus hukum tersebut. Ade menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terkait proses hukum yang sudah bergulir. “Saya kira kalau ada laporan itu kan dugaan. Kita harus dalami dan salurkan kepada institusi dengan mekanisme yang berlaku,” kata Ade Komarudin di Gedung DPR, Jakarta, Minggu (31/1) kemarin. Sementara di internal DPR, pihaknya menyerahkan kepada Fraksi PDI Perjuangan sebagai fraksi yang mewadahi Masinton di DPR. Ade enggan menilai

Hasil dari paruman tersebut sebelumnya telah diserahkan ke Tim Amdal Universitas Udayana. Ia menegaskan, Desa Adat Kerobokan selama ini tidak pernah terpengaruh oleh orang lain karena pihaknya sudah menyatakan menolak reklamasi itu tanggal 8 Desember 2013. Pernyataan sikap tersebut kembali dideklarasikan pada Minggu (31/1) kemarin di Wantilan Pura Petitenget, Kerobokan, Badung. Deklarasi dihadiri Anak-anak Banjar dan Desa Adat Kerobokan (Anker), ForBALI, LPM se-Desa Kerobokan, klian yang ada di masing-masing banjar. Sebelum deklarasi itu berlangsung, telah dilakukan pemasangan baliho di enam titik yaitu Banjar Kancil, Kerobokan, perempatan Banjar Gede, Muding Mekar, Pengubengan Kauh, perempatan LP Banjar Taman, dan di Petitenget. Setelah deklarasi penolakan tersebut, pihaknya akan tetap membawa aspirasi masyarakat Desa Adat Kerobokan agar keinginan reklamasi tidak dilanjutkan, bahkan ditiadakan. Adapun alasan Desa Adat Kerobokan menolak reklamasi Teluk Benoa yaitu, dampak dari reklamasi di mana pun, khususnya di Pantai Petitenget, Kerobokan sudah terkena abrasi. Pe-

lebih jauh kemungkinan sanksi yang akan diterima rekan sejawatnya di lembaga parlemen tersebut. “Kami akan konfirmasi dulu ke fraksi yang dalam hal ini adalah PDI-P,” kata Ade yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu. Terkait laporan ini, Abraham Leo Tastidik (Abe), staf ahli Masinton Pasaribu, membantah bahwa atasannya tersebut telah memukul Dita Aditia Ismawati. Abraham menjelaskan, insiden yang menyebabkan Dita luka memar di bagian pelipis mata kanannya itu, karena ketidaksengajaan dirinya yang sedang membawa mobil sehingga mengenai wajah Dita yang duduk di kursi bagian depan di sampingnya. Saat itu, Kata Abraham, Masinton duduk di kursi bagian belakang, sedangkan Dita duduk di kursi mobil bagian depan bersamanya. Insiden terjadi pada 21 Januari 2016

atau sembilan hari setelah laporan ke Bareskrim. Menurut Abraham, insiden berawal ketika tiba-tiba dirinya menerima telepon dari Dita yang juga staf ahli Masinton. Ia meminta agar dijemput di sebuah kafe di kawasan Cikini karena tidak mampu membawa mobil akibat mabuk berat. Karena sudah malam, dia bermaksud baik untuk membantu mengantarkannya hingga ke rumah. Sesampainya di lokasi, sopir Masinton diminta membawa mobil Dita. Adapun mobil Masinton kemudian dikemudikan Abraham. Dita yang ketika itu dalam keadaan mabuk, tibatiba menarik setir sehingga mobil oleng ke kiri. “Dia sudah histeris, namanya mabuk, aku diam sajalah. Terus di sekitaran Jalan Otista, mobil oleng ke kiri. Ternyata setir ditarik sama dia. Aku langsung ngerem mendadak, tangannya (Dita) ditepis, terpental kena wajah-

nya,” kata Abraham dalam keterangan tertulisnya. Setelah kejadian itu, Dita langsung turun dari mobil. Masinton mengaku menyuruhnya untuk kembali naik ke dalam mobil dan menawarkannya untuk diantar berobat. Namun, Dita menolak dan mengatakan bisa berobat sendiri. Ia pun mengaku heran mengapa Dita kemudian mengaku dipukul oleh Masinton dan melaporkannya ke Bareskrim Polri. Sebelumnya, Masinton Pasaribu dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Polri atas tuduhan pemukulan terhadap staf ahlinya yang bernama Dita Aditia. Laporan ke Bareskrim disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino. Wibi berinisiatif melaporkan Masinton, karena kebetulan Dita merupakan kader DPW Partai NasDem DKI Jakarta. (kmb4)

Bali Post/kmb23

TOLAK REKLAMASI - Warga yang tergabung dalam Anak Kerobokan (Anker), Minggu (31/1) kemarin menggelar aksi damai dengan berjalan menuju Pantai Petitenget serta pemasangan baliho di sejumlah titik di kawasan Kerobokan, Badung. Ini sebagi bentuk penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa.

Soal Kawasan Suci Teluk Benoa

Suwedja Tanggapi Pernyataan Sumasa SAAT rapat uji amdal reklamasi Teluk Benoa berlangsung 29 Januari lalu, sempat mencuat pernyataan yang terkesan menyangsikan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Seperti yang diungkapkan perwakilan nelayan dari Tuban, Made Sumasa. Ia menyatakan nelayan di sana biasa mencari ikan di Teluk Benoa. Mengingat sidementasi yang tinggi, nelayan harus mendorong perahu untuk bisa melaut ke Teluk Benoa. Ia juga mengomentari soal kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. “Siapa bilang Teluk Benoa itu kawasan suci? Ketika saya tebar jaring, celana dalam yang terjaring,” tegasnya disambut tawa hadirin. “Saya tidak bermaksud melucu, tetapi itu kenyataannya. Kadang-kadang Softex (pembalut wanita) dan lainnya,” tegas Sumasa. Pernyataan Sumasa itu mendapat tanggapan tokoh masyarakat Kuta, Jro Mangku Made Suwedja, Minggu (31/1) kemarin. Ia menilai pernyataan ini sebagai bentuk penistaan terhadap agama. Seharusnya, pernyataan demikian tidak disampaikan pada kegiatan seperti uji amdal. “Pernyataan itu disampaikan tidak pada tempatnya. Apakah itu karena dia tidak mengerti atau bagaimana, saya juga tidak mengerti. Tetapi pernyataannya itu bisa dikategorikan sebagai penistaan terhadap agama,” ujarnya. Suwedja menambahkan, ada empat

hal yang dijadikannya pedoman sebelum mengkritisi pernyataan tersebut. Di antaranya, Bhisama Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat Nomor 11/ Kep/I/Phdip/1994 tentang Bhisama Kesucian Pura, Perda Provinsi Bali Nomor 16 Tahun 2009-2029 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali, Perda Kabupaten Badung Nomor 26 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Badung Tahun 2013-2033, serta Peraturan Presiden RI Nomor 45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Denpasar. “Mengacu pada bhisama, bahwa gunung, danau, campuhan, pantai, laut, diyakini memiliki nilai-nilai kesucian. Jadi ini jelas, bahwa itu adalah kawasan suci. Apakah bhisama itu tidak dilihat,” jelasnya. Suwedja menegaskan, status suci tidak bisa ditentukan dari fisik semata. Terlebih dalam agama Hindu disebutkan bila laut adalah tempat mem-pralina atau peleburan segala hal yang tidak baik. Menurutnya, PHDI semestinya segera meluruskan pernyataan itu. Termasuk mengingatkan umat mengenai konsep-konsep agama Hindu. “PHDI adalah pihak yang mestinya bergerak menyikapi fenomena ini,” tegasnya. Hal. 19 Posisi Duduk


DENPASAR

2

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Pelatihan Membuat Gebogan Janur

Bali Post/ist

DIPERIKSA - Tersangka I Made Kanta didampingi pengacaranya, Ahmad Hadiana, S.H., saat diperiksa penyidik.

Pembunuh Istri Siri Diduga Depresi

Denpasar (Bali Post) Hampir dua minggu kasus pembunuhan istri siri di Jalan Sidakarya, Denpasar Selatan. Tersangka I Made Kanta (57), pensiunan BUMN, ini masih menjalani pemeriksaan tambahan di Mapolresta Denpasar. “Kondisinya seperti orang stres dan depresi. Dia lebih banyak diam dan tatapan matanya jauh dan kosong,” kata pengacara tersangka, Ahmad Hadiana, S.H., Minggu (31/1) kemarin. Penyidik agak kesulitan saat memeriksa tersangka. Dia kebanyakan bengong saat ditanya penyidik terkait kasus pembunuhan tersebut. “Belum ada pemeriksaan psikiater terhadap tersangka. Prosesnya tinggal melengkapi berkas perkaranya dan tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP junto Pasal 351 KUHP,” ujarnya. Kepada penyidik, lanjut pengacara asal Kerobokan, Kuta Utara ini, tersangka mengaku membunuh Purwantini alias Titin karena spontanitas. Ia kalap karena curiga korban punya PIL (pria idaman lain). “Kemungkinan tersangka ada kelainan, tapi masih menunggu pemeriksaan psikiater dulu,” ucap Ahmad. Terkait pisau yang dipakai membunuh korban, menurut Ahmad, dari pengakuan tersangka, pisau itu sejak lama ditaruh di atas rak TV. Sementara korban sudah beberapa kali menikah dan keempat kalinya dengan tersangka. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan yang diminta konfirmasinya menyebutkan, pihaknya sudah bersurat ke RS Bhayangkara Trijata dalam rangka pemeriksaan kejiawaan tersangka. “Pasti kami periksakan kejiwaan tersangka. Saat ini tinggal pemberkasan saja dan menunggu waktu yang tepat untuk rekonstruksi,” tegasnya. Seperti diberitakan, kasus pembunuhan sadis terjadi di kos-kosan Jalan Sidakarya, Denpasar Selatan, Selasa (19/1) lalu. Purwantini alias Titin asal Banyuwangi, Jawa Timur, dibantai hingga tewas oleh suami sirinya, I Made Kanta (57), yang beralamat di Jalan Nusa Kambangan XXVIII Denpasar. Usai membunuh korban, pensiunan pegawai BUMN ini menyerahkan diri ke Polresta Denpasar. Saat ditemukan, korban dalam kondisi telanjang bulat dan tergeletak di lantai kamar. Selain itu, mayat korban bersimbah darah. Motif kasus itu, diduga karena tersangka cemburu kepada korban yang sudah dinikahi sekitar satu tahun lalu. (kmb36)

Soal Pengakuan Jaringan Narkoba

Divpas Lakukan Investigasi

Denpasar (Bali Post) Adanya pengakuan dari tersangka pengedar narkoba yang mengaku jaringan Lapas Kerobokan, disikapi pihak Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kanwil Hukum dan HAM Bali. Kepala Divpas Nyoman Putra Surya saat mendampingi Kakanwil Kemenkum HAM Bali Drs. Sulistiono, M.M. belum lama ini menyebutkan pihak lapas akan melakukan investigasi terkait pengakuan tersebut. Pascabentrok, Putra Surya mengatakan bahwa dia bersama Kalapas dan stafnya telah beberapa kali melakukan penggeledahan, namun hasilnya nihil. Meskipun demikin, pihaknya tetap akan melakukan penelusuran. Sebab, di satu sisi pihak Divpas juga harus meyakinkan apakah informasi itu benar atau tidak, sebagaimana disampaikan tersangka. Jangan sampai, Lapas Kerobokan dikambinghitamkan supaya jaringan mereka lepas atau tidak terdeteksi polisi. “Ya, jangan sampai alasan itu untuk melepaskan jaringan mereka. Apa benar jaringan lapas?” sambung Putra Surya. Terkait adanya usulan pemindahan lapas, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Sulistiono menganggap wacana itu positif. Hanya, hingga saat ini pembahasan ke arah sana yang lebih riil belum ada. Dikatakannya, jika memang ada rencana yang sudah pasti, pastinya pihaknya sudah membentuk tim untuk melakukan pembahasan-pembahasan mengenai pemindahan. Namun dirinya sebagai pimpinan belum pernah membentuk tim untuk pemindahan lapas. ‘’Kami saja belum bentuk tim,’’ ujarnya. (kmb37)

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : soal kesucian teluk benoa Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

DALAM rangka pemberdayaan perempuan khususnya perempuan Bali, Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) DPC Kota Denpasar bersinergi dengan PKK Sanur mengadakan kegiatan pelatihan membuat gebogan janur di Bale Banjar Bali Global Shankara, Sanur, Minggu (31/1) kemarin. FPPI DPC Kota Denpasar secara berkala akan terus melakukan kegiatan pemberdayaan perempuan khususnya bagi perempuan Bali, remaja putri, setiap bulannya. “Januari ini kita mulai dengan pelatihan membuat gebogan janur hiasan,” ujar Ketua FPPI DPC

Kota Denpasar Eva Listya. Ke depannya, ia akan bersinergi dengan pihak lain namun tetap fokus pada pemberdayaan perempuan. Pelatihan membuat gebogan dipilih karena gebogan janur merupakan suatu yang unik dan dapat menambah keindahan dalam upacara adat/agama. Di Bali kerap dilangsungkan berbagai kegiatan adat. Dalam menunjang kegiatan tersebut, biasanya diisi membuat sate, kue-kue, banten, dan masih banyak lagi. “Salah satu yang menarik adalah gebogan janur untuk keindahan,” katanya. Narasumber dari PKK Sanur Ni Made Damayanti dan

Ni Made Pustikawati mengaku kerap menerima pesanan gebogan janur untuk dekorasi. Dengan seringnya mendapat orderan, ia dapat lebih mengembangkan kreasi-kreasi baru yang lebih indah. Tentunya, kreasi baru tersebut sayang jika tidak dibagikan ke perempuan-perempuan lain di Bali untuk menunjang upacara adat. Namun, diakui, dari beberapa proses pembuatan gebogan janur tersebut, proses pada saat membuat tetuasan (semacam ukiran) yang sulit, karena memiliki tingkat kerumitan tertentu agar janur tersebut dapat menghasilkan bentuk yang indah. (kmb42)

Bali Post/wan

HIAS JANUR - Sejumlah anggota FPPI Kota Denpasar sibuk dan serius membuat hiasan dari janur untuk bahan gebogan di sela-sela acara Pekan UMKM Sunday Market di Bale Banjar Bali Global Shankara di Jalan Danau Toba No. 7 Sanur, Minggu (31/1) kemarin.

Pelantikan Paslon Terpilih Belum Jelas Pemkot Kembali Konsultasi ke Kemendagri Denpasar (Bali Post) –

Wacana seputar waktu pelantikan pasangan calon (paslon) kepala daerah terpilih, termasuk Wali Kota Denpasar, belum jelas. Wacana yang berkembang selalu berubahubah. Bahkan, hasil konsultasi Asisten I Pemkot Denpasar beberapa waktu lalu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dinyatakan pelantikan dilakukan Maret 2016 mendatang. Kini beredar lagi kabar, pelantikan akan dilakukan 17 Februari ini. Belum jelasnya jadwal pelantikan paslon terpilih, membuat tim Pemkot Denpasar berencana kembali akan konsultasi ke Kemendagri. “Kami sudah jadwalkan Selasa (2/2) ke Kemendagri lagi untuk menanyakan jadwal pasti pelantikan paslon terpilih,” ujar Kabag Tata Pemerintahan Pemkot Denpasar Dewa Gede Juliarta

Brata saat ditemui di ruang sidang DPRD usai paripurna istimewa pengumuman paslon terpilih, belum lama ini. Kedatangannya ke Kemendagri bukan saja untuk menanyakan kejelasan waktu pekantikan. Tim juga sekalian akan menyerahkan berkas hasil sidang paripurna istimewa yang dilakukan DPRD Den-

pasar. Karena sesuai aturan, hasil sidang ini harus disampaikan ke Kemendagri sebagai perlengkapan persyaratan pelantikan. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Denpasar I Gede John Darmawan yang dimintai konfirmasi, juga mengaku belum berani memastikan jadwal pasti pelantikan

paslon terpilih karena selalu berubah-ubah. “Kami belum mendapat informasi yang pasti. Mudah-mudahan hasil konsultasi ke Kemendagri nanti bisa mendapat informasi yang pasti. Kami juga menunggu informasi yang jelas,” kata John Darmawan. Sebelumnya sempat beredar kabar bila pelantikan dilakukan akhir Januari 2016. Ada pula yang menyebutkan pelantikan diperkirakan April 2016, kemudian berubah lagi menjadi Juni 2016 mendatang. Namun, hasil konsultasi ke Kemendagri menyebutkan pelantikan bagi kepala daerah terpilih yang

tanpa sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi(MK) akan dilaksanakan serentak pada Maret 2016 mendatang. Kini jadwal itu kembali berubah, karena informasi yang berkembang terbaru menyebutkan pelantikan dilakukan 17 Februari. “Ini semua belum jelas, kita tunggu saja informasinya setelah datang tim Pemkot dari Jakarta,” ujar John Darmawan. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Pelayanan Tak Maksimal

Diduga Culik Bayi 3 Bulan

Mantan Karyawan Spa Ditangkap Hari Ini Dewan Tinjau PDAM Denpasar (Bali Post) Jangan pernah percayakan anak pada siapa pun, termasuk teman dekat, apalagi sudah lama tidak bertemu. Hal ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, seperti kasus yang menimpa Wulan Silviani yang beralamat di Jalan Pulau Pinang Gang IV Denpasar. Dia melapor ke Polresta Denpasar karena bayinya berinisial Za dibawa kabur temannya, Lia Susanti (29), pada Sabtu (30/1) lalu. Disebutkan, awalnya Lia pura-pura ingin mengajak bayi perempuan usia 3 bulan itu ke rumahnya. Namun ternyata bayi Wulan Silviani itu dibawa kabur. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, Minggu (31/1) kemarin mengatakan, hasil pemeriksaan saksi-saksi, korban kenal dengan pelaku sejak 2013 saat bekerja di spa Jalan Raya Kuta. Beberapa bulan kemudian, pelaku berhenti bekerja dan sejak saat itu tidak pernah komunikasi dengan korban. Pada Sabtu lalu, tiba-tiba pelaku bersama pria tak dikenal datang ke rumah korban di Jalan Pulau Pinang Gang IV Denpasar. Setelah ngobrol, tiba-tiba pelaku ingin mengajak Za main ke rumahnya. Karena teman lama, korban tidak curiga dan langsung menyerahkan anaknya kepada pelaku. “Pelaku menyuruh korban menjemput anaknya sore hari. Pelaku mengaku kos di belakang Robinson, Denpasar,” tambah Reinhard. Selang 30 menit kemudian, korban menelepon pelaku den-

Bali Post/ist

DICULIK - Polisi mengamankan bayi korban penculikan, Za. gan maksud menanyakan kondisi anaknya. Namun, HP pelaku tidak bisa dihubungi, termasuk akun Facebook-nya sudah diblokir. Korban langsung mengecek ke kos pelaku di belakang Robinson, dan ternyata tidak ada yang kenal. “Sejak saat itu korban curiga kalau anaknya dibawa kabur,” kata mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Sekitar pukul 18.00 Wita, korban langsung melapor ke Polresta Denpasar. Berdasarkan laporan itu, tim Resmob Sat. Reskrim Polresta Denpasar melakukan pengejaran.

Pada Minggu pukul 14.30 Wita, polisi menggerebek kos-kosan di Jalan Pulau Moyo Gang Blupin, Denpasar. Di salah satu kamar tim Resmob dipimpin Kanit I Iptu Sulhadi menangkap Petrus (37) dan Lia asal Indramayu. Sementara Za diamankan dengan selamat dan selanjutnya dibawa ke Mapolresta Denpasar. “Motif sementara kasus ini, pelaku (Lia - red) ingin memiliki anak tersebut karena pelaku hingga saat ini belum punya anak. Kasus ini masih kami dalami, tidak menutup kemungkinan ada motif lain,” ujarnya. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Selama beberapa hari lalu, pelayanan PDAM Denpasar kepada pelanggannya dinilai tidak maksimal. Hal ini akibat keberadaan sumber air permukaan untuk memberikan pasokan ke pelanggannya terus mengecil. Misalnya dialami sejumlah pelanggan di kawasan Denpasar Utara (Denut) pertengahan Januari lalu. Kondisi tersebut mendapat perhatian jajaran DPRD Denpasar. Untuk mengecek kondisi sesungguhnya, para wakil rakyat dari Komisi II berencana melihat secara langsung sistem pengolahan air di Instanlasi Pengolahan Air (IPA) Blusung, Senin (1/2) ini. “Kami sudah menjadwalkan dalam rapat bersama anggota komisi untuk meninjau secara langsung pengolahan air PDAM,” ujar Ketua Komisi II DPRD Denpasar I.B. Kompyang Wiranata, Minggu (31/1) kemarin. Hal senada diakui anggotanya, Hilmun Nabi. Politisi PKS ini mengatakan, selama ini pihaknya mendengar banyak keluhan pelanggan terkait layanan PDAM yang sering macet. Karena itu, pihaknya ingin secara langsung mengetahui kondisi yang terjadi. Selain itu, beberapa waktu lalu PDAM baru saja melakukan pergantian direksi. Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk saling mengenal dengan direksi baru. “Waktu ini kan juga ada pergantian jajaran direksi. Kami juga ingin tahu, apa program mereka ke depan dan sebagai ajang untuk saling lebih mengenal,” ujarnya. Direktur Utama PDAM I.B. Gede Arsana yang dimintai konfirmasi, membenarkan para wakil rakyat ini akan berkunjung ke PDAM. Pihaknya menyambut baik kunjungan tersebut, sehingga para wakil rakyat ini mengetahui kondisi riil di lapangan. Dikatakannya, saat ini kondisi air permukaan yang dijadikan sumber air baku bagi PDAM sudah mengalami peningkatan. Namun, pasang-surut air permukaan tidak mungkin bisa diantisipasi karena menyangkut alam. “Kalau kondisi di hulu mengecil, kami di hilir pasti terkena dampaknya,” kata Arsana. Seperti diberitakan sebelumnya, Arsana mengatakan program ke depan PDAM Kota Denpasar tetap mengacu pada program awal yakni melakukan sinergitas program Sarbagita, yaitu antara Pemerintah Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan. Namun, pasokan belum optimal karena masih ada perbaikan sehingga aliran air belum sempurna. Apalagi, pasokan air dari Tukad Penet juga belum bisa mengalir dan dijadwalkan Agustus mendatang. Khusus air dari Tukad Petanu, sudah mengalir dan PDAM Kota Denpasar dijatah 125 liter per detik. Karena masih estafet, maka air baru mengalir 25 liter per detik. Karenanya, PDAM Kota Denpasar tidak berani membuka keran pelanggan baru karena pasokan air dari Tukad Petanu belum maksimal. (kmb12)

Musrenbang RKPD Tahun 2017 di Badung

Seluruh Kecamatan Gunakan Aplikasi E-Musrenbang BAPPEDA Litbang Kabupaten Badung terus berupaya meningkatkan kinerja dan kualitas perencanaan pembangunan daerah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), sehingga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan konsistensi dalam proses perencanaan sampai penganggaran. Hal tersebut dikemukakan Kepala Bappeda Litbang Badung I Wayan Suambara saat ditemui di Kantor Bappeda Litbang, Jumat (29/1) lalu. Suambara menjelaskan, mulai tahun 2016 terdapat perubahan mekanisme pengusulan program dan kegiatan pembangunan daerah dari sebelumnya dilaksanakan secara konvensional dan manual diubah menggunakan aplikasi emusrenbang secara online. Melalui e-musrenbang, hasil kesepakatan masyarakat yang sudah ditetapkan dalam berita acara hasil musrenbang desa/kelurahan serta kecamatan, wajib di-input ke dalam aplikasi e-musrenbang sehingga secara real time usulan program/kegiatan tersebut diterima oleh Bappeda Litbang dan SKPD pengampu program. Operator sistem dari desa/kelurahan, kecamatan serta seluruh SKPD, dapat mengakses aplikasi

tersebut sesuai kewenangannya masing-masing dengan account dan password yang sudah diberikan oleh admin utama (Bappeda Litbang). Bagi desa/kelurahan, kecamatan serta seluruh SKPD yang tidak meng-input usulannya melalui aplikasi e-musrenbang tersebut sampai batas waktu sesi input yang telah ditetapkan, maka tidak akan dibahas dan dianggap tidak menyampaikan usulan. Demikian sebalikanya bagi yang sudah menginput maka segera ditindaklanjuti, diverifikasi dan dikaji secara administrasi dan teknis oleh SKPD yang memiliki kompetensi di bidangnya. Keuntungan memanfaatkan aplikasi tersebut, yaitu sekali input menghasilkan berbagai output dokumen dan informasi eksekutif sehingga proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah berjalan secara efektif, efisien dan transparan. Suambara menjelaskan, untuk menjawab keluhan sebagian masyarakat selama ini yang menyatakan usulan program dan kegiatan pembangunan di masingmasing desa/kelurahan sering kali dieliminasi atau kegiatan yang muncul di luar prioritas hasil musrenbang, maka melalui aplikasi e-musrenbang ini lebih

Kepala Bappeda Litbang I Wayan Suambara transparan, sehingga memberikan kepastian terhadap tindak lanjut dari usulan-usulan masyarakat tersebut. Sepanjang usulan tersebut memenuhi syarat administrasi dan teknis, dirinya meyakinkan tidak akan dieliminasi. Demikian sebalikanya, yang tereliminasi dapat dipantau secara online melalui sistem yang telah memuat alasan atau pertimbangan tidak masuknya suatu usulan untuk dianggarkan melalui APBD. Sebagai contoh, terdapat usulan pembangunan gedung serbaguna, maka jika status tanahnya belum jelas atau dokumen DED-nya be-

lum siap sampai batas akhir yang ditetapkan oleh admin utama, maka usulan tersebut dikeluarkan dari list sistem. Untuk mengintegrasikan usulan masyarakat yang telah di-input dan diverifikasi melalui e-musrenbang, maka secara otomatis dimigrasi ke dalam aplikasi e-planning. Sistem terpadu tersebut bernama Best Planning (Badung e-government system & technology) yang merupakan grand design aplikasi terpadu dalam perencanaan dan penganggaran berbasis website. Melalui Best Planning, diharapkan terwujud konsistensi perencanaan dan penganggaran mulai dari musrenbang di tingkat desa/kelurahan sampai tingkat kabupaten, serta dalam tahapan penyusunan dokumen RKPD sampai dengan KUA-PPAS secara online. Penerapan Best Planning yang meliputi e-musrenbang dan eplanning, wajib diikuti oleh semua stakeholder pembangunan daerah termasuk bagi seluruh anggota DPRD Kabupaten Badung ketika mengusulkan program/kegiatan hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui reses. Oleh karena itu, secara resmi Sekretaris Daerah Kabupaten Badung telah menyampaikan surat edaran kepada seluruh pimpinan dan anggota

DPRD Badung serta seluruh SKPD yang menginformasikan bahwa pelaksanaan musrenbang tahun 2016 dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2017 wajib menggunakan aplikasi e-musrenbang dan penyusunan RKPD dan KUA-PPAS tahun 2017 menggunakan aplikasi e-planning. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi usulan yang muncul tanpa di-input melalui kedua sistem tersebut, serta tidak ada lagi statemen program/kegiatan siluman di luar mekanisme yang telah ditetapkan. Komitmen semua pihak untuk mengikuti mekanisme perencanaan dan penganggaran terintegrasi melalui Best Planning diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, efisien dan transparan. Semua pihak yang berkepentingan menyampaikan usulan program dan kegiatan diharapkan hadir pada saat musrenbang kecamatan yang dimulai tanggal 1 Februari (hari ini) di Kantor Camat Mengwi. Selanjutnya tanggal 2 Februari di Kecamatan Abiansemal, 3 Februari di Kecamatan Petang, 15 Februari di Kecamatan Kuta, 16 Februari di Kecamatan Kuta Selatan dan 17 Februari di Kecamatan Kuta Utara. (ad1592)


Senin Umanis, 1 Februari 2016

Badung

3

Kesal Tuntutan Tak Dipenuhi

Ratusan Warga Canggu Datangi Hotel Intercontinental

Mangupura (Bali Post) -

Ratusan masyarakat Desa Adat Canggu, Minggu (31/1) kemarin mendatangi Hotel Canggu Intercontinental yang berada di desa setempat. Kehadiran ratusan warga ini lantaran kesal dengan sikap investor yang mengabaikan tuntutan mereka. Warga mulai berkumpul sekitar pukul 07.30 Wita di Wantilan Pura Dalem Canggu guna melakukan persembahyangan bersama.

Bali Post/ist

AKSI - Ratusan warga Desa Adat Canggu, Kuta Utara, Minggu (31/1) kemarin menggelar aksi damai menuntut pihak Hotel Canggu Intercontinental memenuhi janji mereka untuk memangkas tembok pemecah ombak dan memberikan akses jalan menuju pura setempat.

Bantah Terima Rp 1,5 Miliar

Nasib Dodik di Tangan Polda Bali KABARESKRIM Mabes Polri Komjen Pol. Anang Iskandar beberapa waktu lalu mengatakan, untuk menindaklanjuti fakta sidang yang menyeret nama Dodik atau Wahyu Matondang, menunggu putusan majelis hakim. Kala itu sidangnya untuk terdakwa Wayan Pageh dalam kasus dugaan mark-up pengadaan tanah BP3TKI di Jalan Danau Tempe, Sanur. Namun pascadiputus, belum ada tindakan apa-apa. Bahkan untuk sidang dengan terdakwa Paramartha, Dodik dua kali mangkir dan akhirnya dia datang untuk panggilan yang ketiga kali. Namun dalam sidang tersebut, hakim yang diketuai Dewa Suarditha dengan jaksa yang dikomando Gede Arthana dan tim kuasa hukum terdakwa di bawah koordinator Suryatin Lijaya tidak mampu mengungkap keterangan saksi yang mengatakan dana diterima Dodik Rp 1,5 miliar di Hotel Grand Bali Beach. Juga, masalah Dodik menaikkan harga tanah dari Rp 4,5 miliar menjadi Rp 6,7 miliar sehingga mengakibatkan kerugian negara Rp 2,2 miliar. Berkali-kali hakim, jaksa dan penasihat hukum terdakwa mengatakan bahwa Dodik memberikan keterangan di bawah sumpah. Namun, Dodik ngotot tidak ada menaikkan harga dan tidak ada menerima Rp 1,5 miliar. Dia hanya mengaku sempat bertemu di warung Tekko dan menginap di Hotel Bali Beach karena dia sedang jalan-jalan berwisata. Jaksa yang dikonfirmasi perihal tindak lanjut permintaan hakim untuk memperhitungkan Dodik, mengatakan bahwa memang ada permintaan seperti itu. Jaksa pun sesuai fakta persidangan mengatakan para saksi telah mengakui bahwa Dodik-lah berperan dalam mark-up pengadaan lahan BP3TKI ini. Namun, jaksa tidak bisa berbuat banyak karena kewenangan penyidikan ada di tangan Polda Bali. “Kan Polda yang nangani. Petugas dari Polda Bali kan juga sudah nonton persidangannya. Kita tinggal menunggu saja,” sebut seorang jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Itu artinya, kini nasib Dodik berada di tangan Polda Bali. Sebelumnyan, Wahyu Matondang alias Dodik yang sempat dua kali mangkir memenuhi panggilan jaksa untuk menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Denpasar. Namun saat sidang atas dugaan mark-up BP3TKI dengan terdakwa pemilik tanah Paramartha, Dodik kembali membantah dan tetap mengatakan tidak ada menawar Rp 6,7 miliar dari harga sebenarnya Rp 4,5 miliar. Itu mengemuka saat sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (27/1) dengan majelis hakim diketuai Dewa Suardita dengan hakim anggota Wayan Sukanila dan Nurbaya Gaol. Dodik di depan jaksa penuntut umum (JPU) Gede Arthana juga membantah menerima Rp 1,5 miliar hasil korupsi pengadaan lahan di Jalan Danau Tempe, Sanur tersebut. Bahkan, kuasa hukum terdakwa, Suryatin Lijaya, menilai keterangan saksi tidak masuk akal, sehingga dia menyerahkan penilaiannya ke majelis hakim dan jaksa atas keterangan Dodik ini. “Anda jujur saja, fakta persidangan sebelumnya jelas. Semua saksi di luar anda, yang tahu proses itu menyebutkan yang masuk ke anda Rp 750 juta dua kali, atau total Rp 1,5 miliar,” kata Dewa Suardita. Atas pernyataan tersebut, Dodik yang disebut-sebut orang kepercayaan BP3TKI Pusat ini terus berkelit. Dia berdalih tidak menerima uang, namun mengakui ke Bali hanya untuk jalan-jalan. Soal menaikkan harga Rp 6,7 miliar, Dodik membantahnya, walau semua saksi mengatakan bahwa itu atas inisiatif Dodik. “Tidak ada itu. Tidak ada membahas itu, hanya makan saja,” kata Dodik. Soal ke Inna Grand Bali Beach dan memerintahkan menarik uang, Dodik juga membantahnya. Dia mengatakan sama sekali tidak ada mengambil uang. Jaksa Gede Arthana sempat bertanya ke Djumhur Hidayat, orang nomor satu di BNP2TKI, karena Dodik adalah staf khususnya. “Apa hubungannya proyek ini dengan Djumhur Hidayat?” tanya jaksa asal Singaraja ini. “Tidak ada kaitannya,” jawab Dodik. (asa)

Bali Post/wan

JUAL PENJOR – Sejumlah pekerja di salah satu tempat penjualan penjor di Jalan Kepundung, Denpasar, sibuk mempersiapkan bambu yang akan digunakan sebagai perangkat penjor menyambut hari raya Galungan, Minggu (31/1) kemarin. Pedagang penjor sudah mulai menyediakan stok bambu hingga 500 batang yang dijual seharga Rp 35 ribu per batang. Puncak pembelian berbagai sarana penjor diperkirakan ramai 3 hari menjelang hari raya Galungan.

Warga yang turut dalam aksi tersebut membawa atribut bertuliskan “Kembalikan Jalanku Seperti Semula. Jalan Tidak Pernah Dijual. Jalan Tidak Pernah Dikontrakkan”. Warga juga membentangkan spanduk yang berisikan lima poin tuntutan kepada investor. Lima poin yang ditegaskan warga dalam spanduk tersebut, investor diminta untuk menurunkan L Gater (pemecah

ombak) lantaran terlalu tinggi. Investor diwajibkan merelakan tanah di pinggir pantai untuk jalan setapak menuju pura. Agar dilakukan pengukuran ulang tanah supaya diketahui batas-batas kepemilikan investor. Kondisi jalan agar dikembalikan seperti semula, di mana view pantai dapat langsung ke laut. Gorong-gorong yang menyeberang jalan agar dibongkar.

Massa yang dikomandoi salah seorang Prajuru Banjar Adat Canggu, Wayan Winaya, bergerak menuju Hotel Canggu Intercontinental sekitar pukul 09.00 Wita. Massa berjalan sembari berteriak, investor berbohong. “Pihak investor telah berjanji akan memenuhi tuntutan warga. Tetapi, hingga saat ini tuntutan kami belum juga dipenuhi,” ungkap Winaya. Menurutnya, warga desa tidak akan menggelar aksi demo sepanjang tuntutan warga dipenuhi. Warga juga langsung meminta agar pihak investor membongkar jalan desa yang dibuat seenaknya. Pihak manajemen hotel akhirnya menerima perwakilan masyarakat, Bendesa Adat Canggu Wayan Suamba, Ca-

mat Kuta Utara A.A. Yuyun Hanura Eny. Dalam pertemuan tersebut, Bendesa Adat Canggu Wayan Suamba memberikan batas hingga tanggal 20 Maret mendatang untuk memenuhi semua tuntutan warga. “Jika sampai tanggal 20 Maret mendatang pihak hotel masih melakukan pekerjaan dan tidak memenuhi tuntutan warga, kami akan melakukan tindakan yang lebih besar. Maaf jika akses bapak terganggu,” tegasnya. Sementara perwakilan investor Intecontinental Bagus Heri Purwanto berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak direksi. “Pastinya kami akan sampaikan ke direksi,” ucapnya singkat. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

BEM Fisipol Unwar Gelar Seminar Internasional

FISIPOL - Rektor Unwar Dewa Putu Wijana berfoto bersama dengan narasumber dan panitia seminar internasional di Fisipol Unwar. BADAN Eksekutif Mahasiswa sanakan selain untuk Tri Dharma Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Perguruan Tinggi juga untuk men(BEM Fisipol) Universitas Warmade- jalin kerja sama yang baik dengan wa (Unwar) menyelenggarakan semi- lembaga lainnya secara berkelanjunar internasional dengan tema “Stop tan. Seminar dibagi menjadi dua sesi. Kekerasan dan Eksploitasi terhadap Sesi pertama mengambil tema “Stop Anak dan Perlukah Pendidikan Bela Kekerasan dan Eksploitasi terhadap Negara dan Wajib Militer di Indone- Anak” dengan pembicara dari LSM sia?“ Seminar sehari dipusatkan di Terre des Hommes from Netherland Gedung Auditorium Widya Sabha Dr. Ida Ayu Gayatri, S.Sn., M.Si. Utama Universitas Warmadewa, dan Ni Kadek Sri Deviyani, S.H., Sabtu (31/1), dan diikuti 460 orang dari Lembaga Perlindungan Anak peserta. Mereka terdiri dari unsur Provinsi Bali Ni Nyoman Masni, S.H. mahasiswa, dosen, aktivis anak dan dan dari Ditreskrimum Polda Bali organisasi kepemudaan. Kegiatan ini AKBP Fatmah Nasution, S.H., M.H. bekerja sama dengan LSM anak Terre Fatmah Nasution membahas des Hommes from Netherland, Lem- banyaknya kasus kekerasan anak baga Perlindungan Anak Provinsi yang terjadi di Bali, terutama yang Bali, Polda Bali, KNPI Provinsi Bali jadi sorotan adalah kasus paedodan DPRD Kota Denpasar. filia yang tidak hanya dilakukan oleh Ketua BEM Fisipol Unwar Imam warga negara asing tetapi banyak Supriadi G. mengatakan, acara ini juga dilakukan oleh warga negara merupakan acara pertama yang Indonesia. Selain itu, ketidaktahuan diselenggarakan oleh BEM yang me- masyarakat mengenai paedofilia juga libatkan banyak pihak. Diharapkan mengakibatkan banyaknya kasus ini. kegiatan serupa dapat terus dilak- Setelah diproses secara hukum cend-

erung diam di tempat saja karena kurangnya bukti dan saksi-saksi. Sesi kedua dengan tema “Perlukah Pendidikan Bela Negara dan Wajib Militer di Indonesia?” menghadirkan pembicara Ketua KNPI Provinsi Bali Nyoman Gede Anta Guna S.E., S.H., M.H. dan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar sekaligus Ketua Ormas Pemuda Bali Bersatu Made Muliawan Arya, S.E. Muliawan Arya membahas tentang pro dan kontra usulan mengenai kegiatan pendidikan bela negara dan wajib militer di Indonesia. Padahal, di Indonesia sangat diperlukan pendidikan bela negara bagi masyarakat khususnya kalangan pemuda, terutama melihat para pemuda dewasa ini kurang memiliki rasa nasionalisme terhadap negara. Sedangkan wajib militer sementara ini belum perlu dilakukan karena posisi Indonesia saat ini yang sedang tidak berperang. “Yang perlu dibenahi adalah pola pikir dan mental para pemuda kita guna lebih mencintai negara sendiri,” ujarnya. Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana menyambut baik seminar ini. Apalagi saat ini banyak terjadi kekerasan dan eksploitasi kepada anak, baik dalam bentuk kekerasan secara langsung maupun kekerasan secara mental. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. membenarkan adanya sikap proaktif mahasiswa terhadap masalah bangsa dicarikan solusi di seminar ini. Untuk itu insan Warmadewa diminta menjadi pasukan paling depan dalam hal pendidikan bela negara. (ad3469)

SMPN 3 Denpasar Gelar Spentri Vocal Competition

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Baksos HUT Ke-7 FKIK Unwar

Sasar Ibu Hamil dan Balita di Desa Puhu

SERANGKAIAN HUT ke-7 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar), keluarga besar FKIK Unwar menggelar bakti sosial (baksos) di Desa Puhu, Payangan, Gianyar, Sabtu (30/1). Baksos dipusatkan di Wantilan Dusun Puhu-Carik. Ketua Baksos I Made Maha Prasetya didampingi Wakil A.A. Ngurah Anindya Kusuma menjelaskan, baksos kali ini menyasar Dusun Puhu, Desa Puhu, Payangan, Gianyar. Baksos diisi dengan pemeriksaan ibu hamil, pemeriksaan antropometri yakni pengukuran panjang dan berat badan dan lingkaran kepala balita. Di samping itu, pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita. Pada pemeriksaan baksos itu diikuti 40 ibu hamil dan 100 balita. Desa ini dipilih sebagai objek baksos, kata Maha Prasetya, karena data menunjukkan Desa Puhu ditemukan angka kematian bayi yang cukup tinggi. Untuk itu perlu penanganan dan mencari masalah dan menemukan solusinya. Dengan demikian, sejak ibu hamil dibuatkan program sehingga bisa dipantau nutrisi dan kesehatannya selama dalam kandungan. Sementara program makanan tambahan untuk balita menyasar tiga dusun yakai Dusun Puhu, Dusun Kebek dan Dusun Carik. Kegiatan ini melibatkan 129 mahasiswa FKIK Unwar dan 35 tim dari Program Doktor Ilmu Kedokteran Unud. Di acara itu juga digelar talk show atau penyuluhan soal kesehatan ibu hamil dan balita menampilkan narasumber dr. I

Nyoman Arie Purwana, Sp.A., dr. I Ketut Suryanegara, Sp.OG., MARS., dr. Wayan Mustika, dr. Bagus Ari, Sp.JP., dr. Agus IW Harimawan, Sp.GK. dan Caecilian Nirlaksita, Sp.SI., M.M., Psi., CHT. Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngr. Anom Mhurdana, Sp.FK. memberikan apresiasi positif atas digelarnya baksos di Puhu. Dia berharap Desa Puhu dijadikan desa baksos secara berkelanjutan dan ditangani secara komprehensif. Baksos ini, katanya, sebagai bentuk peran serta FKIK Unwar dalam meningkatkan kesehatan oleh masyarakat sendiri. Sedangkan bagi mahasiswa bisa dijadikan ajang pembelajaran dalam menangani masalah kesehatan di masyarakat. Dia meminta program di Desa Puhu ini di-follow up karena angka kematian ibu hamil masih cukup banyak di Bali. Sebab, kesehatan ibu hamil dan balita menentukan nasib generasi bangsa. Ke depan COME (Commu-

SEBANYAK 380 mahasiswa kelas nonregeler dan 100 dosen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Warmadewa (Unwar) diterjunkan pada program pengabdian masyarakat “memerangi” sampah di Pura Goa Lawah, Klungkung, Minggu (31/1) kemarin. Mahasiswa diterima Perbekel Pesinggahan I Nyoman Suastika, S.H. dan Bendahara Bendesa Goa Lawah Putu Juliadi. Pengabdian masyarakat juga dihadiri WR II Ni Putu Pertamawati, WD I I Gusti Putu Lanang Tantra, WD II Ni Ketut Sariani dan WD III I Made Pulawan. Ketua Program Kelas Nonreguler FE Unwar A.A. Ketut Jaya Warsa, S.E., M.Si. mengungkapkan, pengabdian masyarakat ini merupakan program rutin tiap semester mahasiswa kelas nonreguler. Selain melaksanakan aksi kebersihan dan memungut sampah hingga ke Pura Pucak Sari dan pantai juga menanam pohon jepun, sandat dan penghijauan. Melalui kegiatan ini diharapkan warga FE Unwar makin meningkat sradha dan bhakti-nya kepada Tuhan, dekat di hati masyarakat dan selalu peduli lingkungan. Perbekel Pesinggahan Nyoman Suastika mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan turunnya mahasiswa FE Unwar kelas nonreguler ikut peduli memerangi sampah plastik. Bahkan, pihak desa sudah menyosialisasikan cara memerangi sampah plastik dengan sistem ekobrik yakni memasukkan sampah plastik ke dalam 50 botol minuman mineral sebagai kaki meja dan barang jadi lainnya. Dia mengatakan, wisman di Gola Lawah sangat respek dengan kebersihan, sementara kesadaran menjaga kebersihan bagi wisatawan

domestik masih perlu ditingkatkan. Namun dia mengacungkan jempol terhadap peran masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan Pura Goa Lawah yang dijadikan pusat Nyegara-Gunung di Bali. Kehadiran mahasiswa dan dosen FE Unwar ini bisa dijadikan motivasi oleh warga dan pangempon pura untuk terus meningkatkan kebersihan kawasan Goa Lawah. Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. mengaku sangat tepat Pura Goa Lawah dijadikan objek pengabdian masyarakat oleh FE Unwar. Selain pura ini secara spiritual sebagai kawasan suci untuk nyegara-gunung, juga menjadi kawasan wisata unggulan di Klungkung dan Bali. Sebagai sebuah destinasi wisata, kawasan ini harus terjaga kebersihannya. Pola ini harus dimulai dari warga dan semua stakeholder, bukan mengandalkan tukang sapu. Di samping itu, warga FE Unwar juga perlu memahami secara mendalam sejarah Pura Goa Lawah

nity Oriented Medical Education) FKIK Unwar akan menyasar ibu hamil dan balita di Bali. Ketua Yayasan Kesejahteraan Kopri Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. menekankan, baksos FKIK ini bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya ikut membantu program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Perilaku sehat, katanya, sangat penting bagi ibu dan bayi yang dikandungnya serta keberlangsungan keluarga bersangkutan. Kehadiran dokter dan mahasiswa calon dokter FKIK Unwar ini diharapkan membantu penyadaran masyarakat. Sedangkan bagi mahasiswa bisa dijadikan ajang pembelajaran di lapangan guna memecahkan problem kesehatan di masyarakat. Inilah dia sebut implementasi Sapta Bayu sebagai spirit Shri Kesari Warmadewa. “Unwar sebagai PTS terbesar di Bali akan selalu hadir di tengah masyarakat,” tegasnya. (ad3471)

BAKSOS - Warga Puhu, Gianyar saat mendapat pelayanan kesehatan ibu hamil dan balita pada baksos FKIK Unwar.

SD Saraswati 3 Denpasar Borong Juara I dan II Kelas Nonreguler FE Unwar ”Perangi” Sampah Goa Lawah

PIALA - Kepala SMPN 3 Denpasar Wayan Murdana menyerahkan piala dan hadiah kepada tim paduan suara SD Saraswati 3 Denpasar. EKSTRA Paduan Suara SMPN 3 Denpasar, Gita Suara Spentri, menggelar lomba paduan suara antarsiswa SD se-Bali, Sabtu (30/1). Lomba dibuka Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi. Di babak final tampil sembilan tim paduan suara. Tiap peserta menyanyikan satu lagu wajib ‘’Pada Pahlawan’’ dan satu lagu pilihan. Lagu pilihan antara lain ‘’Galang Bulan’’, ‘’Janger’’, ‘’Madokaran’’ dan ‘’Sigulempong’’. Sementara itu aspek penilaian meliputi penampilan, vokal, ekspresi, kekompakan dan musikalitas. Ketua Ekstra Paduan Suara SMPN 3 Denpasar Gita Suara Spentri Cokorda Laksmana Putra

Pemayun menjelaskan, lomba ini untuk memberi ruang berkreasi dan berkompetisi antarkelompok paduan suara di SD serta menumbuhkan bakat dan minat anak muda dalam bidang paduan suara. Lomba serangkaian HUT ke-37 SMPN 3 Denpasar ini juga untuk merekrut bibit baru di esktra paduan suara karena derigen terbaik akan langsung diterima di sekolah ini. Sedangkan juara I, II dan III diberi rekomendasi untuk ikut tes seleksi prestasi di SMPN 3 Denpasar. Selain rutin menggelar lomba tiap tahun, esktra Gita Suara Spentri (GSS), timnya juga wajib mengiringi upacara bendera tiap Senin dan upacara nasional. Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana memberi apresiasi

luar biasa bagi anak-anak Spentri di GSS yang sudah berpengalaman mengelola event lomba. Pengalaman ini juga bermanfaat bagi pengembangan diri siswa sesuai dengan implementasi Kurikulum 2013. Dia mengungkapkan, lomba ini sarat dengan pendidikan karakter bagi siswa SD yang segera memasuki bangku SMP. ”Paling tidak bisa mengembangkan sikap mental positif,” ujarnya seraya mengatakan, ajang ini juga dipakai menYosialisasikan keberadaan SMPN 3 Denpasar. Dia sengaja memilih lagu wajib ‘’Bela Bangsa’’ untuk menanamkan rasa bela negara dan patriotisme siswa SD. Sedangkan lagu wajib semuanya bernuansa gembira sebagai cermin dunia anak-anak Indonesia harus ceria dan bergembira. Soal prestasi, Wayan Murdana mengacungkan jempol atas kiprah GSS yakni sebagai juara I nasional 2015 dan juara lainnya di tingkat daerah. Selain itu, di sekolah anggota GSS SMPN 3 Denpasar mampu membangun karakter positif dan mengembangkan potensi anak SD dalam seni suara. Murdana berharap lomba ini diadakan terus di tingkat kabupaten/kota sehingga kelompok paduan suara di sekolah semakin berkembang. Setelah melalui penilaian alot, dewan juri penetapkan juara I diraih tim paduan suara SD Saraswati 3 A, juara II hingga Harapan masingmasing diraih SD Saraswati 3 B, SD Bali Public School A dan SD Bali Public School. Sementara derigen terbaik diraih SD Cipta Darma. (ad3472)

Kepala BKKBN RI Berikan Kuliah Umum ”Revolusi Mental Generasi Muda” di STIKI Indonesia

“KELUARGA berencana sudah waktunya, janganlah diragukan lagi. Keluarga berencana besar maknanya untuk hari depan nan jaya. Putraputri yang sehat, cerdas dan kuat kan menjadi harapan bangsa. Ayah ibu bahagia, rukun raharja rumah tangga tenteram sentosa”. Itulah penggalan lagu yang dinyanyikan seluruh mahasiswa STIKI Indonesia bersama dosen dan pejabat BKKBN dalam acara Kuliah Umum Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga bagi mahasiswa STIKI Indonesia. Dibawakan langsung oleh Kepala BKKBN Republik Indonesia Dr. Surya Candra Surapaty, MPH., Ph.D. Dalam kuliah umum yang digelar, Kamis (28/1) lalu, Surya Candra menyampaikan materi tentang ‘’Melakukan Revolusi Karakter Bangsa melalui Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga’’. Kuliah umum yang dimoderatori Ketua STIKI Indonesia I Dewa Made Khrisna Muku, S.T., M.T. ini menyedot perhatian kalangan mahasiswa dan dosen STIKI Indonesia. Surya Candra memaparkan, konsep pembangunan terdiri atas empat hal yaitu pembangunan berkelanjutan (sustainable development), pembangunan sumber daya manusia (human capital development), pembangunan manusia (human development) dan pembangunan berwawasan kependudukan (people centered development). Dalam mewujudkan konsep pembangunan tersebut, ada sembilan agenda prioritas pembangunan 2015-2019 (Nawa Cita) meliputi menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya,

membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya, meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, melakukan revolusi karekter bangsa serta memperteguh kebinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia. Dia juga menjelaskan, nation building tidak mungkin maju kalau sekadar mengandalkan perombakan institusional tanpa melakukan perombakan manusianya atau sifat mereka yang menjalankan sistem ini. “Sehebat apa pun kelembagaan yang diciptakan, selama ia ditangani oleh manusia dengan salah kaprah tidak akan membawa kesejahteraan. Revolusi mental dimulai dengan lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal serta lingkungan kerja dan kemudian meluas menjadi lingkungan kota dan lingkungan negara,” ujarnya.

Banyak sekali pengalaman dan pengetahuan yang tersirat dari ulasan yang disampaikan orang nomor satu di BKKBN RI tersebut. Ketua STIKI Indonesia I Dewa Made Khrisna Muku, S.T., M.T tak menampik hal ini. “Beliau memang luar biasa. STIKI Indonesia sungguh sangat beruntung dapat menyimak paparan kuliah umum dari beliau,” ujarnya saat menutup acara kuliah umum tersebut. Pada kesempatan itu, Surya Candra juga meresmikan organisasi mahasiswa yang untuk pertamakalinya di Bali di bawah koordinasi BKB–PP Kota Denpasar dan BKKBN Provinsi Bali. Organisasi mahasiswa yang dikenal sebagai Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa STIKI Indonesia ini memiliki kegiatan mengampanyekan dan menyosialisasikan program-program BKKBN seperti anti-free sex atau seks berisiko, anti-napza dan waspada HIV/AIDS. STIKI Indonesia telah berkomitmen membangun mental dan tekad generasi muda bangsa untuk ikut berjuang memberikan pengetahuan, pengalaman tentang generasi muda yang cerdas, sehingga mampu melakukan revolusi mental bagi Indonesia Raya. (ad3473)

KULIAH UMUM - Kepala BKKBN Republik Indonesia Dr. Surya Candra Surapaty, MPH., Ph.D. saat memberikan kuliah umum di STIKI Indonesia.

dan pentingnya kesadaran untuk melestarikan keasrian kawasan ini. Makanya, pengabdian masyarakat ini dia nilai sangat pas dengan tema pengabdian yakni mewujudkan keseimbangan dan keselarasan berlandaskan Tri Hita Karana menuju kesejahteraan bersama. Konsep ini selaras dengan pola pokok ilmiah Unwar yakni dalam lingkungan. Makanya konsep THK di pengabdian pada masyarakat ini tepat mengena sasaran yakni hubungan dangan Tuhan lewat persembahyangan bersama. Hubungan pawongan dengan berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya dan palemahan diisi dengan peduli dengan lingkungan berupa aksi kebersihan dan penanaman pohon penghijauan. Yang penting lagi, kata Made Sara, adalah mewujudkan sapta pesona dan mendekatkan dunia kampus ke masyarakat. Dengan demikian, Unwar tak hanya dicintai oleh mahasiswanya juga oleh masyarakat Bali. (ad3470)

BIBIT POHON - Dekan FE Unwar Made Sara menyerahkan bibit pohon kepada Perbekel Pesinggahan Nyoman Suastika saat pengabdian masyarakat di Goa Lawah.

FISIP UNR Gelar Seminar Nasional

’’Membangun Tata Kelola Pemerintahan Desa Menuju Good Governance’’ FAKULTAS Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ngurah Rai (UNR) bekerja sama dengan Indonesian Association for Public Administration (IAPA) Wilayah Jawa timur, Bali, NTB, NTT menggelar Seminar Nasional ‘’Membangun Tata Kelola Pemerintahan Desa Menuju Good Governance dalam Perspektif UU No. 6 Tahun 2014’’, Sabtu (30/1). Dekan FISIP UNR I Gede Wirata, S.Sos., M.AP. mengatakan, seminar seperti ini sudah kesekian kali dilakukan. Namun kali ini pihaknya mengusung tema yang sedang booming dan menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat, terutama di pemerintah desa. “FISIP UNR punya inisiatif mengangkat tema ini yaitu membangun tata kelola pemerintahan desa menuju good governance dalam perspektif UU No. 6 Tahun 2014,” jelasnya. Pembicara pada seminar yang diikuti kepala desa/lurah se-Kota Denpasar dan mahasiswa dari universitas lain ini meliputi Prof. Dr. Abdul Hamid, M.S., akademisi dari Universitas Islam Negeri Jakarta, membahas tentang urutan peraturanperaturannya, Drs. I Wayan Sudarsana, M.AP. membahas tentang pengelolaan keuangan dalam perspektif Permendagri No. 13 Tahun 2014 dan I Dewa Made Rai Adnyana, praktisi (Perbekel Desa Tamanbali, Bangli), yang bersentuhan langsung dengan peraturan itu sendiri. “Jadi, ada yang berbicara masalah peraturannya, ada yang berbicara bagaimana mengelola keuangan karena begitu besar dana yang dikelola pemerintah desa dan yang terakhir adalah dari perbekel itu problem apa sih yang ada di desa

ini,” papar Wirata. Mengingat peraturan tersebut masih baru, sehingga jika mengacu pada peraturan itu sendiri, sangat berat. Sedangkan di desa itu sendiri belum siap dari sisi SDM. Ia berharap agar tidak terjadi penafsiran-penafsiran yang berbeda-beda, lalu akan menyebabkan terjadinya kesalahan dalam mengelola keuangan itu dan akhirnya terjadi korupsi. “Jangan sampai korupsi yang tadinya terjadi di tingkat pusat berpindah ke tingkat desa. Itu latar belakang kenapa kami membuat seminar ini,” jelas Wirata. Dalam melakukan sesuatu, katanya, harus disesuaikan dengan aturan yang ada. Mengingat aturan itu banyak sekali, jika ingin nyaman dan aman, perbekel harus transparan sesuai dengan peraturan yang ada. “Belum lama berjalan aturan ini, sudah diganti aturan yang baru, sehingga saya yakin dan percaya di tingkat pemerintahan desa itu kebingungan. Satu belum selesai, sudah

ada peraturan yang baru, sehingga kami dari akademisi merasa kasihan dengan pemerintah desa terutama perbekel,” imbuhnya. Selain itu, perangkat desa harus lebih banyak belajar dan membaca peraturan-peraturan tersebut, sehingga dia pun yakin dan percaya tidak akan ada penyalahgunaan wewenang. Peningkatan kualitas SDM baik yang sudah ada maupun yang belum ada (perekrutan SDM baru) juga harus terus dilakukan. Nantinya juga akan ada sarjana pendamping yang bertugas memberikan arahan cara membuat pelaporan yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang ada. “Artinya, semua komponen di sana harus meningkatkan diri. Peningkatan kualitas SDM tidak hanya dilakukan perangkat desa, namun juga termasuk BPD karena sesuai dengan aturan, BPD diberikan kewenangan untuk mengawasi kinerja perbekel sesuai dengan amanat UU,” tegasnya. (ad3474)

SEMINAR – Suasana Seminar Nasional “Membangun Tata Kelola Pemerintahan Desa Menuju Good Governance” yang digelar FISIP UNR.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Umanis, 1 Februari 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

5

DPD-RI Dorong Penataan Kawasan Gilimanuk Bernuansa Hindu Menjadi Penyembuh Patung Siwa Mahadewa Simbol Penghancur Niat Jahat Pendatang ke Bali Penyakit Pikiran

CIRI–CIRI kebangkitan ramalan Sabdo Palon Nayogenggong terkait kebangkitan agama Siwa Budha Majapahit sedikit demi sedikit diselesaikan oleh para warih-nya. Salah satunya perjuangan masyarakat Hindu Budha Jembrana yang sukses mendirikan dua simbol kejayaan Hindu dan Budha yakni Patung Siwa Mahadewa. Kebahagiaan atas resmi berdirinya Patung Siwa Mahadewa di depan Pelabuhan laut Gilimanuk disampaikan oleh Senator DPD-RI Shri Gusti Ngurah Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa III saat kunker ke Pelabuhan Gilimanuk. Selain mengadakan pertemuan dengan manajemen PT ASDP sebagai pengelola Pelabuhan Gilimanuk milik BUMN, juga mengadakan sidak di pos pemeriksaan KTP dan meninjau Patung Siwa Mahadewa yang dibangun atas gagasan PHDI dan Pemkab Jembrana. “Saya apresiasi kepada Bupati Jembrana yang sudah menyetujui usulan umat Hindu. Ini sesuai dengan cita–cita umat Hindu, bahwa Patung Siwa Mahadewa ini menjadi simbol Hindu di Pulau Bali. Jika orang Bali menyeberang ke Jawa maka mereka akan disambut oleh masjid besar di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dan kini siapa pun yang menyeberang ke Bali akan disambut dua simbol Bali yakni Patung Siwa Mahadewa tertinggi

dan Patung Buddha tertinggi. Inilah toleransi Indonesia. Ini akan menjadi sejarah kebangkitan Majapahit. Seperti kata Presiden Soekarno suatu ketika, bahwa Majapahit tidak pernah hancur, tapi pindah dari Jawa ke Bali. Terima kasih pada semua yang telah mewujudkan hal ini. DPDRI akan membantu akses ke pusat untuk penyempurnaan penataan kawasan ini,” ungkap Shri Gusti Wedakarna. Lainnya, ia pun percaya bahwa kejadian runtuhnya jembatan di Jembrana beberapa waktu lalu adalah sebuah jawaban niskala dan leluhur atas teror ISIS yang baru–baru ini melanda Bali. “Di Bali itu tidak ada yang tidak kebetulan. Semua kejadian ada alasannya. Patung Siwa Mahadewa ini saya yakin berfungsi penolak bala, penghilang niat jahat kaum pendatang (tamiu) yang masuk ke Bali. Begitu juga runtuhnya jembatan di Jembrana, ya… itu wujud sayang leluhur pada Bali. Jika tidak runtuh, bisa saja teroris Islamic State (ISIS) sudah masuk ke Bali dengan bebas. Dan cita–cita saya tetap agar Jembrana bisa menjadi sentral pembangunan Hindu sebagaimana pada zaman maha rsi,” ungkap Shri Gusti Wedakarna yang merupakan tokoh kebanggaan asli Jembrana ini. Adapun sejumlah rekomendasi DPD-RI terkait penataan Taman

PATUNG MAHADEWA - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS didampingi pejabat di Pemkab Jembrana saat meninjau Patung Mahadewa di Gilimanuk. Siwa Mahadewa yakni Pembangunan altar pamujaan di depan patung Siwa Mahadewa; Penataan taman secara maksimal untuk memperindah kawasan; Perlu segera dipasangnya perangkat lampu (lighting system); Membuat papan nama (pelang) Patung Siwa Mahadewa yang ikonik; Mendukung penataan kawasan Pantai Teluk Gilimanuk

sebagai kawasan wisata kreatif. “Saya minta segera dianggarkan di APBD 2015, dan jika diperlukan bantuan pusat, kami bantu dari DPD-RI untuk mengawal anggaran. Inisiatif dari Pemkab terhadap tawaran DPDRI ini sangat diperlukan,’’ ungkap Shri Gusti Wedakarna yang peraih suara terbanyak di Pemilu DPD-RI tahun 2014 lalu. (ad1591)

Fakultas Teknik Unhi Bersihkan Tukad Bindu Lokasi Memesona dan Alami

MASYARAKAT Kota Denpasar belum banyak yang mengetahui bahwa di kawasan Denpasar Timur ada tempat wisata yang memesona, alami, bersih, dan juga sudah dilengkapi taman serta bisa digunakan olahraga jogging track, permandian umum dan juga lokasi mancing. Wisata terselubung itu adalah Tukad Bindu. Untuk memperindang serta membersihkan sungai selebar enam meter itu, Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi), Minggu (31/1) kemarin melakukan bakti sosial, penghijauan dan penebaran benih ikan dalam rangka pengabdian masyarakat. Selain dihadiri puluhan mahasiwa yang dikoordinir oleh Agus Ardika, hadir pula

Dekan FT Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T., Camat Dentim I Dewa Made Puspawan bersama Kades Kesiman Petilan I Wayan Mariyana, serta Kaling Banjar Ujung Kesiman sekaligus tokoh dan Ketua Komunitas Kali Bersih Tukad Bindu I Gusti Rai Ary Temaja, S.E. Pantauan sepanjang Tukad Bindu, memang sungai ini bersih, tertata rapi, pinggirannya sudah berpaving, sehingga anak-anak dan orangtua di sana tak segan-segan mandi, dan bersantai ria menikmati aliran sungai yang tampak tanpa sampah. Di ujung selatan, atau persisnya di samping dam pembuka, ada taman untuk anak-anak, tempat duduk santai dilengkapi dengan beberapa meja bundar yang view-nya aliran sungai,

TANAM POHON - Camat, Kades, Kaling dan Dekan FT Unhi melakukan penanaman pohon di pinggir Tukad Bindu, Dentim.

yang airnya mengarah ke Pantai Padanggalak dan juga ke Art Center. Akses menuju tempat ini bisa melalui Banjar Ujung Kesiman, yang jalan tangganya sudah dipoles dengan batu sikat, dan juga bisa melalui Banjar Abian Nangka Kaja, Kesiman Petilan. Yang menarik, jika lewat Abian Nangka Kaja, di sana akan melewati semacam goa kecil di tengah-tengah pohon bambu. Sehingga perjalanannya ke sana juga cukup unik dan menarik, karena alaminya wilayah tersebut. Dekan FT Unwar Dr. I Wayan Muka mengatakan, bakti sosial ini tujuannya adalah untuk melaksanakan tri dharma perguruna tinggi, yakni pengabdian masyarakat. Mengapa pilih Tukad Bindu? Wayan Muka mengatakan, Kota Denpasar merupakan kota provinsi yang concern dengan kota budaya. “Bukan hanya menjaga warisan budaya, namun juga menjaga dan melestarikan lingkungan yang ada,” sebutnya. Tukad Bindu adalah pilot project, yakni menjadi percontohan sungai yang terbersih di Kota Denpasar. “FT Unhi memberi sumbangsih yang nyata, yakni melakukan kerja bakti, penanaman pohon, dan menebar benih

ikan,” katanya. Sehingga tema yang diambil kemarin adalah “Menjaga Tukad Bindu Sungai Terbersih di Kota Denpasar”. Camat Dentim I Dewa Made Puspawan mengatakan sangat mengapresiasi FT Unhi yang melakukan penghijauan dan pembersihan. “Ini momen sangat bagus karena ada mahasiwa yang peduli lingkungan. Pihaknya sangat berharap pola seperti ini berlanjut, karena dalam waktu dekat akan ada penilaian Adipura,” tandas Puspawan. Dia berharap dengan adanya kepedulian mahasiswa ini, masyarakat juga terdorong turut serta ikut menjaga sungai lainnya, sehingga kali-

kali lainnya menjadi bersih. “Ini program dan ide Pak Rai Mantra dulu. Nanti kami akan bentuk forum kali bersih, sehingga kali-kali di tempat lain juga bersih seperti ini,” harap Puspawan. Sementara itu, Kaling Banjar Ujung Kesiman sekaligus Ketua Komunitas Kali Bersih Tukad Bindu I Gusti Rai Ary Temaja mengatakan bahwa penataan sungai atau kali ini sudah dilakukan sejak tahun 2010 lalu. Kuncinya untuk menjaga keasrian, serta kebersihan kali ini adalah koordinasi dengan masyarakat, penataan lingkungan. “Yang terpenting sadarkan masyarakat. Kita juga harus turun,” katanya. (ad3476)

PENELITIAN membuktikan bahwa hampir 80 persen penyakit disebabkan oleh pikiran. Cara termudah untuk menyembuhkan penyakit pikiran adalah dengan melakukan terapi yoga tertawa. Terapi yoga tertawa telah terbukti mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit akibat pikiran. Namun sayangnya sangat minim jumlah penyembuh penyakit model ini. Sementara jutaan masyarakat Bali terjangkit penyakit pikiran. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali akan instruktur terapi yoga tertawa, AmbarAshram menawarkan satu program yaitu pelatihan menjadi instruktur terapi yoga tertawa. Pelatihan ini langsung dipimpin oleh Made Suambara. Made adalah satu-satunya penyembuh Bali yang memolopori terapi tertawa di Indonesia. Made telah mencetak puluhan instruktur terapi yoga tertawa. Mereka pun telah membuka praktik sendiri dan sudah mampu menyembuhkan penyakit yang diderita oleh pasien-pasien mereka. Teknik penyembuhan ini sama sekali tanpa obat, tanpa energi dan tanpa sentuh. Ada beberapa manfaat mengikuti pelatihan ini antara lain: Anda akan menjadi ahli penyembuh penyakit pikiran yang sangat andal. Anda bisa mendeteksi penyakit hanya dengan pandangan mata. Anda mampu menyembuhkan ratusan pesien secara serentak. Anda mampu menyembuhkan pasien tanpa obat, tanpa energi dan tanpa sentuh. Anda mendapat sertifikat internasional dengan gelar MH (Mind Healer). Anda boleh buka praktik sendiri. Dan, Anda akan mendapatkan penghasilan tambahan. Pelatihan ini diadakan selama dua hari yaitu Sabtu 6 s.d. Minggu 7 Februari 2016 di AmbarAshram Banjar Nyuh Kuning, Mas, Ubud, Gianyar. Jangan lewatkan kesempatan emas ini…! Banyak orang membutuhkan Anda…! Bagi yang akan ikut silakan ketik nama-penyembuh lalu SMS ke 0813 3824 3824. Peta lokasi: Dari Patung Barong Batubulan lurus ke utara 8 km kalau sudah ketemu Pertamina di Desa Tebongkang belok kanan 1,5 km sehabis jembatan nikung belok ke kiri 700 meter depan Pura Ulun Carik. (ad3477)

SERENTAK - Made Suambara menyembuhkan ratusan pasien secara serentak.

Pelantikan PUK dan HUT FSP Par-SPSI Unit GWK

Milik Masyarakat Bali, Harus Dikembalikan kepada Masyarakat FEDERASI Serikat Pekerja Pariwisata (FSP-Par) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Unit Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park melaksanakan pelantikan Pengurus Unit Kerja (PUK) baru masa bakti 2016-2020 sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) VI pada Jumat (29/1). I Nyoman Suka Artha Negara, S.E., Ketua PUK Unit GWK masa bakti 2016-2020, mengatakan hasil musyawarah unit kerja kedua yang dilaksanakan tanggal 9 Januari 2016 beserta rekomendasi hasil musyawarah telah diserahkan kepada perbekel, pihak pemerintah (Disnaker Badung), serta Ketua PC FSP-Par SPSI Badung dan Bali. Hasil musyawarah tersebut pada intinya adalah memperjuangkan kesejahteraan anggota karena secara normatif, tataran kesejahteraan yang ada di GWK belum berjalan. “Makanya ini PR bagi kami selaku pengurus masa bakti 2016-2020, diberikan waktu empat tahun, ini harus clear,” ujarnya. Maka dari itu, acara juga dikemas dengan tatap muka dengan Bupati Badung terpilih, namun tidak bisa hadir karena alasan belum dilantik. Tetapi Bupati Badung terpilih telah siap menyelesaikan permasalahan yang ada di GWK. Tak hanya menyelesaikan masalah fisik, pembangunan, tetapi juga permasalahan internal. GWK adalah milik Bali, dan harus dikembalikan pada masyarakat Bali. “Roh ini harus dikembalikan,” imbuhnya. Selain itu, GWK dikenal memiliki konsep budaya, maka dari itu SDM dan pemimpinnya juga harus memahami konsep budaya tersebut. “Harus kembali ke jati diri, ini yang

harus kita perbaiki,” tegasnya. Terkait masalah kesejahteraan, perjanjian kerja bersama (PKB) yang telah dibuat belum selesai karena proses tersebut masih berada di tataran mediasi tingkat provinsi. Seharusnya pada hari itu juga dilakukan penyerahan nawa cita (9 keinginan) kepada 3 lembaga/ orang yang harus diberikan. “Satu sudah kita serahkan kepada Ketua PHDI yang diwakili oleh pinandita,” imbuhnya. Dalam nawa cita itu ada 9 poin keinginan serikat pekerja di antaranya tentang pekerja kontrak yang belum menjadi permanen, masih diterapkannya tenaga kerja harian, belum diberikannya bonus tahunan, uang jasa pelayanan yang tidak sesuai dengan perjanjian, dll. “Yang kami maksud adalah 9 keinginan yang mendasar yang harus diselesaikan, yang ada di GWK. Artinya proses tersebut harus kita minta bantuan kepada PHDI, Bupati Badung terpilih yang nantinya akan ditetapkan, kepada senator Bali (DPD Bali), namun berhalangan hadir. Lanjutnya, permasalahan GWK tersebut tidak diselesaikan secara internal mengingat GWK adalah milik masyarakat Bali. “Dan publik harus tahu apa yang terjadi di dalam. Artinya masalah kesejahteraan di pandangan kami tidak berjalan sesuai dengan aturan normatif dan ini harus diselesaikan,” tegasnya. Hal itu juga ditegaskan perwakilan PHDI yang hadir pada acara tersebut bahwa GWK adalah milik masyarakat Bali, sehingga harus dikembalikan pada masyarakat Bali. Selain itu, GWK yang mempunyai konsep budaya juga harus didukung oleh SDM dan pemimpin yang memiliki konsep tersebut. Putu Satyawira Marhaendra, Ketua PC FSP Par-SPSI Badung, berharap dapat terjalin hubungan yang harmonis antara serikat pekerja dengan manajemen GWK demi kemajuan GWK dan seluruh peserta serikat pekerjanya PELANTIKAN - Pelantikan PUK FSP-Par-SPSI Unit serta keluarganya. (ad3475) GWK sekaligus perayaan HUT VI.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Keberhasilan Koperasi Diukur dari Kontribusi Anggotanya BUNG Hatta, Bapak Koperasi Indonesia, pernah berkata: bukan koperasi namanya manakala di dalamnya tidak ada pendidikan tentang koperasi. Di negeri ini, kenyataan ini masih terjadi. Banyak warga bahkan anggota koperasi sekalipun belum begitu memahami benar apa itu koperasi, apa tujuan berkoperasi dan bagaimana koperasi itu dijalankan. Banyak pakar telah membuat difinisi koperasi. Salah satunya bahwa koperasi disebutkan sebagai asosiasi atau orang-orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar. Koperasi juga merupakan usaha yang dimiliki dan diawasi secara demokratis oleh anggotanya. Adapun tujuannya adalah menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibandingkan sebelum menjadi anggota koperasi. Untuk mencapai tujuan perlu diperhatikan adanya sistem manajemen yang baik, agar tujuannya berhasil dengan diterapkannya fungsi-fungsi manajemen. Manajemen koperasi mempunyai tiga unsur pokok yaitu rapat anggota pengurus dan manajer, badan pemeriksa. Rapat anggota merupakan unsur dalam manajemen koperasi, karena koperasi merupakan badan usaha milik para anggota. Dalam suatu koperasi anggota mempunyai kedudukan tertinggi, sesuai dengan prinsip demokrasi. Segala sesuatu yang berkaitan dengan tata kehidupan koperasi ditentukan dalam rapat anggota. Pengurus merupakan badan eksekutif dari koperasi, sedangkan pelaksanaan kegiatan sehari diserahkan kepada manajer yang bertanggung jawab langsung akan kelancaran dan keberhasilan koperasi. Badan pemeriksa melakukan pengawasan terhadap pengurus dan manajer dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Lalu bagaimana manajemen itu dijalankan. Sudahkah semuanya untuk kesejahteraan anggotanya. Ternyata belum. Di Indonesia, koperasi masih melakukan pendekatan keuntungan. Jadi besar-kecilnya keuntungan dijadikan patokan bahwa koperasi itu berhasil atau tidak. Padahal bukan demikian adanya. Semestinya keberhasilan koperasi dihitung seberapa besar peran serta atau kontribusi anggotanya dalam menjalankan roda ekonomi koperasi. Kalau dia koperasi perdagangan, sejauh mana anggota telah memanfaatkan usaha itu untuk memenuhi kepentingan keluarganya. Kalau dia simpan-pinjam, seberapa besar anggota telah menabung serta meminjam di usaha yang dimilikinya secara bersama-sama. Kalau kontribusi keduanya masih kecil, lembaga tersebut tentu harus dievaluasi. Sebab, anggota belum terlibat penuh dalam membesarkan koperasi atau kesejahteraan yang ditimbulkan masih sangat kecil. Sekalipun keuntungan yang diraih cukup besar. Sesuai UU 25/1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa. Atas fungsi itu maka koperasi dapat dibagi beberapa poin. Pertama, koperasi sebagai alat pendemokrasi ekonomi dan alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat. Kedua, membantu pemerintah dalam mengelola cabang-cabang produksi yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak. Sebagai sokoguru perekonomian nasional Indonesia (tiang utama pembangunan ekonomi nasional) maka koperasi diharapkan membantu pemerintah dalam meletakkan fondasi perekonomian nasional yang kuat dengan menjalankan prinsip-prinsip koperasi Indonesia.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Berjuang Menolak Reklamasi dengan Nurani Saya salut membaca komentar Ketua PLH Unud Made Wayan Sudarma, M.S. Sebagai orang Bali yang juga akademisi, isyarat yang disampaikannya membuat saya masih percaya di Bali masih ada akademisi yang siap membela kepentingan Bali. Saya harapkan komitmen ini didengar dan dilaksanakan oleh semua pihak, terutama penguasa yang sebenarnya memiliki kekuasaan terbatas mengelola Bali. Sebagai orang Bali saya tetap ingin Bali ini damai. Jadi apa pun yang kita rencanakan dan ingin kita lakukan di Bali hendaknya memperhatikan aspek lingkungan atau palemahan Bali. Jangan mentang-mentang berkuasa semuanya dianggap layak dan benar. Ingat, krama Bali sudah memiliki sejarah puputan melawan penjajah. Mestinya ini dijadikan pedoman juga sebelum berniat memaksakan reklamasi di Teluk Benoa. Hal lain yang ingin saya tanggapi adalah sikap wakil rakyat Bali yang terkesan tutup mulut dan membela kepentingan investasi. Coba lihat masyarakat Bali secara ikhlas datang ke Renon hanya untuk menyuarakan aspirasinya menjaga palemahan Bali. Ke mana wakil rakyat Bali? Apa penolakan lewat paruman desa adat tidak cukup mewakili untuk memosisikan bahwa reklamasi Teluk Benoa tidak layak dilanjutkan. Apa penolakan itu harus dilakukan lebih masif? Sebagai orang Bali saya juga menaruh aspirasi besar kepada tokoh-tokoh adat yang telah dengan gigih, ikhlas dan tak kenal lelah memperjuangkan aspirasi warganya. Langkah ini tentunya tak akan pernah padam karena lahir dari perjuangan yang didasari nurani. Kami krama Bali mendukung langkah ini. Agung Jagapati Badung, Bali

Sokoguru Ekonomi Indonesia Isu tentang sokoguru ekonomi Indonesia belakangan ini makin banyak dibicarakan orang pada berbagai kesempatan, baik dalam seminar atau lokakarya maupun pidato politik serta media radio, televisi dan cetak. Maraknya pembicaraan sokoguru ekonomi Indonesia makin sentral dan strategis perkembangannya di masyarakat.

Oleh Bambang Gede Kiswardi

I

nspirasi dan pemaknaan atas amanat dan cita-cita Pasal 33 yang merupakan salah satu pasal dari Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, yang paling banyak diperdebatkan. Ini tidak semata-mata karena pasal ini berbicara mengenai hajat hidup orang banyak melainkan pasal ini merupakan salah satu pasal yang paling sukar dipahami, baik karena cita-cita besar yang terkandung di dalamnya maupun karena muatan dan kepentingan politik yang dominan. Dalam perjalanan ekonomi Indonesia dari masa penjajahan sampai pada masa kemerdekaan telah banyak terjadi pergeseran menuju sistem ekonomi Indonesia yang benar-benar sesuai dengan cita-cita dan kehidupan bangsa Indonesia. Dari cita-cita yang dikandungnya Pasal 33 UUD RI 1945 adalah kristalisasi dari proses belajar yang sangat panjang. Bung Hatta yang bertindak selaku arsitek utama pasal ini tidak hanya telah menempuh perjalanan studi yang mendalam, tetapi telah menempuh pula suatu perjalanan hidup sebagai Bapak Bangsa yang sedang berjuang membebaskan diri dari belenggu penjajahan. Sehingga mudah dipahami bila cita-cita yang terkandung dalam pasal tersebut sangat sarat dengan gagasan besar, baik yang digali oleh Bung Hatta dari perjalanan studinya maupun yang dihayatinya dari perjalanan hidupnya. Pandangan praktis Bung Hatta bahwa politik perekonomian berjangka panjang meliputi segala usaha dan rencana untuk menyelenggarakan secara berangsur-angsur ekonomi Indonesia yang berdasarkan koperasi. Di lain pihak sudah menunggu tercapainya hasil politik perekonomian berjangka panjang ini, perlu ada politik kemakmuran berjangka pendek yang realisasinya bersumber pada bukti-bukti yang nyata. Sekalipun sifatnya berlainan daripada idealnya paham ekonomi masa

depan, apabila hasilnya nyata memperbaiki keadaan rakyat dan memecahkan kekurangan kemakmuran saat ini. Kondisi tersebut memiliki perbedaan yang harus diterima antara politik perekonomian jangka panjang dan politik jangka pendek, yang membolehkan siapa pun yang sanggup melaksanakannya. Perekonomian waktu itu merasakan sebagai membangun rumah keluarga bersama. Pandangan Bung Karno mengenai sistem ekonomi Indonesia tentang defisit dan inflasi yang besar, di mana suatu bangsa yang besar bekerja dengan angkaangka besar pula, bahwa kita harus menyelenggakan revolusi at all cost, yang bertentangan dengan prinsip ekonomi at least cost. Juga menekankan bahwa satu-satunya jalan bagi Indonesia untuk keluar dari kemelut ekonomi adalah bekerja lebih keras dengan disiplin yang tinggi. Semuanya itu merupakan salah satu ciri kebangkitan nasionalisme serta perjuangan kemerdekaan bangsa adalah upaya memperbaiki nasib ekonomi rakyat jelata. Dari pandangan Bung Karno mengenai sistem ekonomi Indonesia sudah sangat jelas memperhatikan semangat dan jiwa Pasal 33, yaitu demokrasi ekonomi, di mana produksi dikerjakan oleh semua, untuk semua di bawah pimpinan atau penilaian anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan, bukan kemakmuran orang-seorang. Sebab itu perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Dan bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi. Menurut Kwik Kian Gie meskipun Bung Hatta maupun Soeharto (Presiden RI yang ke-2) menggariskan bahwa hari depan sistem ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi koperasi, karena sistem ekonomi inilah yang dianggap akan menjamin pemerataan dan perwujudan keadilan sosial (bukan hanya keadilan ekonomi). Namun

dari analisisnya, tersimpul bahwa tidak mungkin koperasi menjadi satu-satunya sokoguru keadilan ekonomi, atau koperasi hanya sebagai salah satu sokoguru ekonomi. Berdasarkan argumentasinya, yang bertitik tolak dari kenyataan saat ini, di mana badan usaha milik negara (BUMN) maupun badan usaha milik swasta (BUMS) sudah mendominasi perekonomian Indonesia, dan sampai saat ini koperasi sangat kecil peranannya. Pandangan pidato politik Megawati Soekarnoputri (Presiden ke-5 RI) dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan dalam rangka hari ulang tahun ke-43 dan Rakernas I PDI Perjuangan yang bertemakan “Mewujudkan Trisakti Melalui Pembangunan Nasional Semesta Berencana untuk Indonesia Raya”. Di mana pola pembangunan nasional semesta berencana merupakan sebuah implementasi konkret dari Pasal 33 UUD RI 1945. Pola yang mengarahkan agar segala usaha dalam lapangan ekonomi dan keuangan dapat menuju kepada masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Pembangunan yang dirancang di dalamnya telah sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan bangsa Indonesia, yaitu “gotong royong dan asas kekeluargaan”. Berdasarkan amanat pasal tersebut Indonesia sudah semestinya bersandar pada “ekonomi sektor negara”. Inilah saat yang tepat agar cabang-cabang ekonomi yang vital, yang menguasai hajat hidup orang banyak dan menyangkut kepentingan umum kembali pada prinsip-prinsip “konstitusi yaitu dimasukannya kembali dalam ranah sektor ekonomi negara”. Konstitusi sendiri mengamanatkan bagaimana pentingnya peran badan usaha milik negara sebagai salah satu sokoguru perekonomian nasional. Karena itulah mengapa badan usaha milik negara memiliki fungsi dan menjadi alat negara untuk meningkatkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Kita sebagai anak bangsa dengan mengkaji pemikiran dan strategi tersebut di atas, di mana tokoh-tokoh dari gerakan koperasi sering merasa “tersindir” apabila masalah “sokoguru perekonomian” ini dipersoalkan dalam kondisi ekonomi nasional sekarang ini khususnya dalam kaitan peranan usaha besar (usaha-usaha para konglomerasi). Kesokoguruan koperasi ini banyak sekali dipertanyakan. Nampaknya justru usahausaha swastalah, khususnya swasta yang berhasil yang pantas disebut “sokoguru perekonomian Indonesia”. Benarkah per-

POJOK

Suara Mahasiswa Masyarakat Bali Waspadai Penipuan Berkedok Investasi

KASUS investasi bodong semakin marak bermunculan di tengah-tengah masyarakat Bali, sehingga kondisinya semakin meresahkan berbagai pihak. Penipuan berkedok investasi kini telah merambah berbagai macam sektor dengan menggunakan cara-cara yang kreatif dan menarik perhatian. Masyarakat diiming-imingi dengan janji keuntungan yang tidak masuk akal dengan cara memperoleh penghasilan yang tidak jelas. Penipuan berkedok investasi ini menggunakan sistem moneygame yaitu memberikan profit dari dana nasabah yang mengikuti belakangan, sehingga akan tercipta skema piramida yang akan sangat menguntungkan yang di atas. Pada awalnya memang memberikan keuntungan namun pada titik tertentu, sistem tidak akan sanggup lagi membayarkan bonus-bonus untuk nasabah sehingga akan ditutup dan nasabah pun gigit jari selamanya. Begitu banyak kasus yang terjadi sebelumnya, namun tampaknya masyarakat banyak yang masih polos sehingga belum mampu belajar dari pengalaman sebelumnya. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan kini sangat ketat dan tentunya tidak akan membiarkan investasi semacam ini bertahan lama. Masyarakat telah diimbau agar cerdas-cerdas dalam memilih tempat berinvestasi yang tepat. Investasi yang legal tentunya akan sangat menguntungkan masyarakat meskipun lambat akan tetapi akan sangat besar dan bermanfaat untuk masa depan anak atau keluarga, ter-

Oleh Ida Bagus Anggapurana Pidada, S.H. lebih telah dipersiapkan sejak dini. Minat masyarakat untuk mengikuti investasi yang legal tampaknya masih rendah berdasarkan survei AC Nielsen dan Citibank, hampir 90% masyarakat Indonesia terancam miskin di hari tua karena tidak punya tabungan masa depan. Banyak yang bergantung pada bisnis kecil namun begitu banyak yang mengalami kebangkrutan pada bisnisnya. Kondisi yang mengancam ini hendaknya menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah. Investasi sesungguhnya sudah menjadi kebutuhan pokok untuk masa depan. Apabila moneygame dibiarkan marak terjadi, lambat laut masyarakat semakin tidak percaya lagi dengan investasi sehingga hari tuanya semakin terancam. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan hendaknya berperan

soalannya demikian? Pernyataan koperasi sebagai sokoguru perekonomian ini sebenarnya diucapkan pertama kali oleh Bung Hatta sebagai “Bapak Koperasi” Indonesia. Dan tidak dimaksudkan sebagai cita-cita atau keinginan kosong tentang peranan koperasi di masa depan. Justru sebaliknya, Bung Hatta melihat kenyataan bahwa kekuatan ekonomi nasional yang berdasar kekeluargaan adalah merupakan “penyangga utama” ekonomi nasional adalah “sokoguru ekonomi Indonesia”. Dalam pengertian yang demikian, maka sebenarnya tidak ada alasan untuk mempersoalkan pengertian “satu-satunya atau salah satu sokoguru ekonomi Indonesia”. Bahwa munculnya istilah salah satu (sokoguru ekonomi Indonesia) dalam pidato para penguasa Negara Kesatuan Republik Indonesia (pada masa orde lama, orde baru dan orde reformasi) sebenarnya merupakan bukan fenomena yang baru. Karena pernyataan-pernyataan ini mengacu pada tiga pelaku ekonomi yaitu badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik swasta (BUMS), dan badan usaha milik koperasi (BUMK). Memang benar bahwa ketiga pelaku ekonomi masing-masing mempunyai peran dan fungsi yang sah dalam perekonomian Indonesia. Tetapi konsep sokoguru ekonomi Indonesia ala Bung Hatta sama sekali tidak menunjukkan pada pembagian peran dan fungsi antara pelaku-pelaku ekonomi, melainkan sebagai jiwa dan citacita Pasal 33 UUD RI 1945. Dilihat dari ruang gerak ekonominya, maka secara teoretis koperasi sebenarnya dapat bergerak di mana saja dalam ekonomi. Pasal 33 UUD RI 1945 menyatakan bahwa kekayaan alam harus dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dan diselenggarakan dengan susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan, dan koperasi adalah bangun usaha yang sesuai dengan susunan perekonomian seperti itu. Dengan keberadaan kondisi koperasi yang masih lemah sampai saat ini, bukan berarti koperasi tidak pantas menjadi sokoguru ekonomi Indonesia, kalau dibandingkan dengan pelaku ekonomi lainnya yang sudah cukup kuat. Karena koperasi secara jelas dan tegas mengemban amanat dan cita-cita Pasal 33 UUD RI 1945. Dengan demikian, koperasi diharapkan dalam politik perekonomian jangka panjang dapat berperan sebagai “Sokoguru Ekonomi Indonesia”.

aktif bekerja sama bersama kepolisian dalam menindak dalang-dalang dari penipuan ini. Masyarakat sebaiknya tidak jera dalam berinvestasi tetapi lebih cerdas dalam memilih tempat investasi yang tepat. Investasi yang kokoh bisa dilihat dari profile perusahaan investasi tempat mengelola keuangannya. Perusahaan investasi bisa dikatakan kokoh apabila perusahaan investasi yang sudah berdiri lebih dari 20 tahun atau setidaknya sudah berdiri minimal 10 tahun. Kantor perusahaan juga jelas hak dan kepemilikannya pastikan bukan mengontrak, apalagi kantornya tidak ada. Perusahaannya ada di berbagai daerah di Indonesia. Memiliki kerja sama-kerja sama dengan pemerintah dan pastikan dari sumber terpercaya. Izin perusahaan juga jelas, jika perusahaan keuangan seperti koperasi, perbankan dan asuransi tentunya terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Gali kebenarannya di website resmi milik pemerintah. Apabila perusahaan tersebut merupakan MLM pastikan MLM yang kokoh dan terdaftar di Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI). Kita patut waspada apabila investasi yang ditawarkan tidak memenuhi kriteria-kriteria di atas terlebih lagi kita menawarkan kepada keluarga atau sahabat. Jangan sampai kita justru menjerumuskannya. Cerdas investasi masa depan sejahtera.

Desa Adat Kerobokan kembali deklarasikan tolak reklamasi. - Jangan pernah henti berjuang. *** Gubernur bantah reklamasi Teluk Benoa proyek Mangku Pastika. - Buktikan dengan tindakan. *** Keputusan desa adat tolak reklamasi tidak diakomodir penguasa. - Beda dengan keinginan investor.

Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (102rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Hanya Legalisir

MASYARAKAT Ekonomi ASEAN (MEA) sebenarnya hanya untuk melegalisir yang dulunya sudah berjalan. Seperti arsitek luar Indonesia termasuk Asia Tenggara sudah memiliki beberapa proyek di Bali, namun banyak yang tidak tahu. Tapi bagi pemain atau pengembang vila pasti tahu kondisi ini sudah terjadi sejak lama. “Saya yakin arsitektur Bali tidak akan kalah dengan asing. Tapi kita harus mampu menjaga dan mendalami arsitektur Bali secara baik pasti bisa bersaing,” kata pengembang asal Karangasem, Gede Semadi Putra, Minggu (31/1) kemarin. Menurutnya arsitektur Bali itu unik dan tiada duanya di dunia. Dengan kata lain tidak ada yang seperti arsitektur Bali. “Sentuhan seninya dalam,” ucapnya. Hingga saat ini bangunan modern masih ada sentuhan Balinya, sehingga masih tetap terasa walaupun sudah bangunan modern seperti permainan batu alam, ukiran dan yang sekarang lagi tren pasangan bata merah. “Arsitek Bali punya ciri khasnya hingga jadi unggulan. Dengan demikian bangunan arsitektur Bali bisa dilestarikan,” ucap Semadi. (rah)

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Figur

Balipost Baliposton onGadget Gadget

KANDAS Salah satu perahu kandas di kawasan Benoa, Minggu (31/1) kemarin, karena air laut surut. Perahu lainnya pun tidak bisa dioperasikan karena air surut.

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Ribuan Duktang Masuk Bali Melalui Pelabuhan Benoa Denpasar (Bali Post) Meski tidak seramai Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai, Pelabuhan Benoa pintu masuk Bali yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain kapal ikan dan pesiar, pada Januari ini sekitar 4.267 penduduk pendatang (duktang) masuk Bali. Pengamanannya pun ekstra ketat sehingga banyak barang terlarang diamankan. “Setiap kapal Pelni atau penumpang nyandar, kami bersama stakeholder lainnya melakukan sweeping. Sebanyak apa pun penumpangnya tetap kami lakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek KP3 Benoa Kompol Nyoman Gatra, Minggu (31/1) kemarin. Dari data yang dihimpun Polsek KP3 Benoa, kapal penumpang yang nyandar di pelabuhan Benoa yakni KM Tilongkabila saat nyandar di pelabuhan tersebut menurunkan 495 penumpang, KM Awu 1.541 penumpang, KM Awu 3 penumpang, KM Ka-

limutu 32 penumpang, KM Tilongkabila 495 penumpang, KM Awu 1.126 penumpang, KM Awu 4 penumpang, KM Willis 94 penumpang dan KM Tolongkabila 477 penumpang. “Mungkin penumpang memilih kapal-kapal tersebut karena nyandarnya di Pelabuhan Benoa yang dekat dengan Kota Denpasar. Ribuan duktang masuk Bali dalam kurun waktu sebulan,” ujarnya. Tentu Kapolsek bersama jajarannya tidak mau kecolongan, apalagi sedang merebak ancaman teroris. Oleh karena itu, Polsek KP3 Benoa

bersama TNI dan instansi lain gencar melakukan sweeping setiap ada kapal penumpang merapat di pelabuhan itu. Selain itu pihaknya gencar melakukan operasi Cipta Kondisi (Cipkon) terhadap duktang yang berada di Pelabuhan Benoa. Alhasil selama bulan ini, terjaring 33 duktang tanpa kartu identitas Denpasar. “Kami berusaha meminimalisir warga tanpa identitas di Benoa ini. Kami ingin mereka patuh dan tertib administrasi kependudukan. ABK terus kami sasar,” tegas Gatra. (kmb36)

PASIR - Gundukan pasir yang berada di sebelah utara pintu masuk Pelabuhan Benoa terlihat lebih tinggi dari jalan masuk ke wilayah itu. Kawasan ini rencananya akan diperluas.

Pengawasan Diperketat

Antisipasi Kekerasan Perempuan dan Anak

AWAL tahun ini Bali digemparkan dengan kasus pedofilia. Jumlah korbannya baru terungkap 16 anak dan rata-rata berusia 10 tahun. Pelakunya warga negara Australia berinisial RA (70). Tak dipungkiri, wisatawan asing yang datang ke Pulau Dewata ini tidak sepenuhnya ingin menghambur-hamburkan uangnya, tapi ada maksud tertentu. “Pariwisata tidak hanya membawa efek positif bagi perekenomian Bali, tapi efek kriminal juga akan terpengaruh khususnya pada perempuan dan anak,” kata pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali I Made

Somya Putra, S.H., M.H., Minggu (31/1) kemarin. Beberapa kasus sebagai bukti diantaranya pedofilia yang dilakukan oleh orang asing, perkawinan WNA dengan wanitanya WNI yang akhirnya sang istri menjadi korban perceraian atau ditelantarkan. Melihat hal itu, penting bagi setiap komponen memperhatikan kaedah hukum dan norma-norma rentannya anak dan perempuan menjadi korban karena mengesampingkan aspek hukum. “Akibatnya, ketika terjadi permasalahan yang paling rentan menjadi korban adalah anak dan perempuan. Hal ini juga memicu kasus perceraian yang meningkat walaupun faktor lain juga mempengaruhi,” ujarnya. Oleh karena itu, efek negatif pariwisata bisa diminimalisir dengan pengetahuan hukum yang baik, penerapan norma

yang benar, teguh pada adat dan istiadat, serta budaya yang ada. “Jika paham akan filosofi undang-undang perkawinan dan budaya hukum adat Bali, saya yakin perkawinan WNI dengan WNA memperhatikan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan batin dan jasmani, bukan hanya untuk materi belaka,” ucap Somya. Hal itu juga diakui Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan. Menurutnya berdasarkan statistik kepolisian, khusus Polresta Denpasar kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan diklasifikasikan menjadi dua yaitu pertama, orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut baik korban, pelaku dan saksi Warga Negara Indonesia (WNA). Sedangkan klasifikasi kedua, yang terlibat semuanya WNA. Mengingat Bali

sebagai tujuan wisata dunia maka banyak juga WNA yang terlibat dalam kasus tersebut. “Selama saya menjabat sebagai Kasat Reskrim (kurang setahun-red) ada 10 kasus lebih yang melibatkan WNA. Ada WNA sebagai pelaku, korban dan saksi. Kasusnya ada kekerasan seksual, penganiayaan dan penelantaran anak,” ujarnya. Ada juga WNA menikah dengan WNI hingga melahirkan anak. Setelah itu hubungan mereka tidak jelas dan WNA tersebut pulang ke negaranya sehingga anaknya jadi telantar. “Di Bali kan banyak wanita menikah dengan pria asing. Kadang-kadang status mereka tidak jelas, sehingga rentan berpisah. Ujung-ujungnya si anak jadi korban,” tegas Reinhard. Polresta Denpasar yang paling banyak menerima laporan kasus tersebut, tegas man-

tan Kapolsek Kuta Utara ini, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan yaitu memberikan imbauan dan penyuluhan supaya jangan sampai semakin banyak predator anak di Bali. “Kalau kasus yang melibatkan WNI, dominan pelaku atau korbannya kerabat terdekat atau tinggal bertetangga. Yang paling rawan tinggal di satu kos-kosan karena sering bertemu. Ada juga pelakunya pengajar,” ucapnya. Dalam menangani kasus tersebut, menurut perwira melati satu asal Sumatera Utara ini pihaknya punya unit khusus yaitu Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Unit ini yang menangani kasus-kasus tersebut. Jika kasusnya besar akan di-back up unit lainnya. “Kami juga berkoordinasi dengan P2TP2A Denpasar, Komnas Anak, KPAID dan stakeholder lainnya. Selain menangani kasus secara profesional, kami juga ingin menegakkan hak-hak anak tersebut. Jika sinergi berjalan baik, maka penanganan kasusnya akan

7

Bali Post/kmb38

KAYU - Pascabanjir bandang, kayu gelondongan yang hanyut saat banjir bandang, Sabtu (23/1) lalu, mulai dievakuasi.

Pascabanjir Bandang

Kayu Gelondongan Mulai Dievakuasi

Singaraja (Bali Post) – Kayu gelondongan yang hanyut saat banjir bandang di wilayah Kecamatan Gerokgak, Sabtu (23/1) lalu, mulai dibersihkan. Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Provinsi Bali, Sabtu (30/1) lalu, mengizinkan warga untuk mengevakuasi kayu gelondongan itu. Warga bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng mulai memotong kayu tersebut. Pantauan Bali Post di lokasi, Minggu (31/1) kemarin, berbagai jenis kayu gelondongan ini berserakan di wilayah Dusun Tri Amerta, Desa Penyabangan. Selain berbentuk gelondongan, banyak ditemukan kayu yang masih utuh dengan batang hingga dahannya. Hal serupa juga terlihat di kawasan Pura Taman Blatung di Desa Banyupoh. Di lokasi ini kayu gelondongan volumenya jauh lebih banyak dibandingkan di Dusun Tri Amerta. Warga bersama petugas BPBD dan Personil Polisi Hutan (PLH) melakukan pembersihan. Mereka menggunakan gergaji mesin (senso-red) untuk memotong atau membelah kayu tersebut. Potongan kayu ini sebelumnya dievakuasi dengan bantuan alat berat agar memudahkan memotong atau membelah. Kadek Moleh salah seorang warga menyampaikan, kayu yang bisa diolah jenis kepelan, suren, kutat, dan beberapa jenis kayu lainnya. Kayu yang sudah dipotong itu nantinya akan digunakan untuk membangun fasilitas umum (fasum) yang rusak akibat banjir atau digunakan oleh warga yang akan membangun rumah. Senada diungkapkan Kadek Suar. Dia dan rekanrekannya secara sukarela mengevakuasi kayu gelondongan yang mengotori areal pura. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Ketut Nerda mengatakan kayu yang hanyut saat banjir bandang itu berasal dari kawasan hutan lindung. Selama ini pengawasan sepenuhnya dilakukan oleh KPH Provinsi Bali. Demikian pula untuk mengevakuasi kayu gelondongan pascabanjir bandang itu harus mendapat izin dari pihak yang berwenang. (kmb38)

Reinhard Habonaran Nainggolan lancar dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. Ke depan ia berharap pihakpihak yang menangani keberadaan WNA di Bali supaya lebih intens melakukan pengawasan dan pendataan. Paling tidak aktifitas mereka terpantau dan terkontrol, sehingga kasus kekerasan terhadap anak dan kriminal lainnya bisa diantisipasi. Sementara para orang tua, lanjut Reinhard,

I Made Somya Putra juga perketat pengawasan terhadap anak-anaknya. “Jangan anak diberikan kebebasan sebebas-bebasnya karena akan berdampak buruk. Apalagi salah pergaulan, itu yang bahaya. Kami berharap semua pihak peduli dengan kasus ini dan bersama-sama berusaha mencegahnya. Kalau semua orang peduli maka ruang gerak pelaku bisa dipersempit,” ujar mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (rah)


BANGLI

8

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Penilaian Adipura Terselubung, Pengawasan Kebersihan Diperketat Bangli (Bali Post) Memasuki penilaian lomba Adipura, Dinas Tata Kota Bangli memperketat pengawasan kebersihan, khususnya di lingkungan perkotaan. Tercatat, empat belas titik menjadi pusat perhatian. Pengawasan ini dimaksudkan untuk meng-antisipasi terulangnya pengalaman pahit tahun 2015 yakni gagal diraihnya trofi Adipura. Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Yudi Sutha, Minggu (31/1) kemarin, menjelaskan, penilaian tahap pertama lomba Adipura mulai berlangsung pada awal Februari ini dan sifatnya terselubung. Atas kondisi itu, pengawasan kebersihan pun diperketat. ‘’Pengawasan kebersihan diperketat. Yang mengawasi di lapangan juga diawasi lagi. Sifatnya berlapis,’’ katanya. Lanjut dia, pengawasan berlapis ini dimaksudkan untuk menjamin lingkungan kota benar-benar bebas dari sampah. Sementara saat disinggung jumlah petugas yang rutin memantau, disampaikan empat orang. Tercatat, empat belas titik yang menjadi wilayah pantauannya, yakni permukiman, jalan, pasar, toko, kantor, sekolah,

rumah sakit, hutan kota, taman kota, terminal, ruang terbuka, TPA, bank sampah dan TPST. ‘’Kalau ada masalah, petugas itu akan lapor ke kami. Hal-hal yang mengundang pengurangan nilai akan kami evaluasi. Langkah ini akan dilakukan sampai perhelatan lomba berakhir,’’ tegasnya. Mantan Kabag Ortal Setda Bangli ini juga mengakui bahwa pasar menjadi kendala paling berat dalam menghadapi ajang bergengsi ini terlebih di tengah-tengah musim hujan. Suasana kumuh sangat sulit dihindari. ‘’Untuk kebersihan pasar sudah kami koordinasikan dengan instansi lain. Laporannya kami saling sharing,’’ katanya. Ia pun mengakui, untuk meraih trofi itu sangat sulit.

Akan tetapi, jika masyarakat memberikan dukungan dalam bentuk tindakan nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan, kesempatan untuk mendapatkan trofi akan lebih terbuka. Dalam lomba tersebut, masyarakat bukan sebagai penonton, melainkan menjadi subjek. ‘’Jangan hanya pemerintah saja yang diminta berusaha. Masyarakat juga harus ikut,’’ tegasnya. Pejabat asal Desa Tamanbali, Bangli ini menambahkan, jika berkaca pada lomba 2015, nilai kabupaten Bangli hanya kurang 1,74 poin dari passing great yang ada, yakni 75. ‘’Ini bisa dijadikan motivasi. Rasanya kalau masyarakat juga aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, kami rasa peluang untuk mendapat trofi itu ada,’’ pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

KUMUH - Kondisi Pasar Kidul Bangli saat turun hujan. Kesan kumuh tak bisa dihindarkan. Hal ini menjadi tantangan berat dalam menghadapi penilaian Adipura.

Imbas Penataan Pasar Senggol

SOSOK

Sejumlah Pedagang Pilih Berhenti Jualan

Ditawari Masuk Akmil BAGI seorang siswa, punya prestasi di bidang olahraga khususnya pencak silat bisa jadi sebuah jembatan untuk meraih beasiswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Bahkan jika prestasi itu terbilang bergengsi, peluang lain pun bisa muncul. Seperti yang dialami I Dewa Ayu Mira Pradewi, siswi Kelas XI SMAN 1 Susut. Dia diberikan kesempatan masuk Akademi Militer (Akmil) tanpa dikenakan biaya sepeser pun. Siswa asal Banjar/Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli ini menekuni pencak silat sejak kelas V SD. Ia yang terlahir dari keluarga atlet awalnya hanya coba-coba menekuni olahraga tersebut. Akan tetapi, dalam perjalanan dirinya semakin dilirik sang pelatih untuk bisa mewakili sejumlah kompetisi. Hasilnya, hingga awal 2016 ini, 20 kejuaraan baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional berhasil diraihnya. Kepiawaiannya dalam bidang pencak silat tak hanya pada tataran pertarungan tetapi juga di bidang seni gerakan juga tak kalah. Prestasi gemilang yang diraih juga menjadi kebanggaan keluarga besarnya. Kebanggaan itu semakin muncul sejak dirinya diberikan kesempatan untuk masuk Akmil. ‘’Beberapa waktu lalu saya ditawari masuk Akmil. Setelah lulus SMA langsung ke sana,’’ ujarnya, saat ditemui Minggu (31/1) kemarin. Kesempatan berharga itu tak dilewatkan oleh anak pasangan I Dewa Gede Sukadana dan Ni Wayan Sukareni ini. Menariknya, untuk di Bali kesempatan itu hanya diterima olehnya saja. Tentunya hal ini semakin menambah kebanggaan dan semangat belajarnya. Apalagi masuk dalam dunia militer sudah m e n jadi cita-citanya sejak kecil. ‘’Ini cita-cita sejak kecil. Harus jadi angkatan,’’ tegasnya. Prestasi yang diraihnya ini tak lepas dari motivasi orang tua. Pengalaman yang didapatnya itu diharapkan bisa menjadi motivasi bagi orang lain. Dalam rangka menghadapi jenjang pendidikannya di Akmil nanti, gadis kelahiran 21 Juni 1999 ini harus benar-benar memperhatikan kesehatan. ‘’Persiapan untuk masuk ke sana sudah saya lakukan. Kesehatan harus terjaga,’’ pungkasnya. (sos)

Bali Post/ina

RUSAK - Kantor Disdikpora Bangli telah banyak mengalami kerusakan. Dalam waktu dekat, renovasi total akan dilakukan.

Kantor Disdikpora Segera Dibongkar

Bangli (Bali Post) Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli yang selama ini mengalami k er us ak an ber at p ada beberapa bagian, akan segera direnovasi secara keseluruhan. Untuk itu, bangunan tersebut menurut rencana akan segera dibongkar total. Kepala Disdikpora Bangli Nyoman Suteja, Minggu (31/1) kemarin, mengatakan, total jumlah bangunan kantor yang akan direnovasi sebanyak empat unit. Renovasi rencananya dengan melakukan pembongkaran total. Karena bangunan dibongkar total, maka selama renovasi berlangsung, pihaknya sementara waktu akan berkantor di SMK TP 45 Bangli yang berlokasi di LC Uma Aya. ‘’Di sana ada 10 ruangan yang kita pinjam,’’ terangnya. Meski renovasi belum dimulai, namun sejauh ini pihaknya mengaku sudah mulai memindahkan sejumlah file ke SMK TP 45 Bangli. File yang sudah dipindah utamanya adalah filefile yang selama ini tersimpan di ruangan Disdikpora yang rusak. Pihaknya baru akan mulai

berkantor di SMK TP 45 setelah proses tender pembangunan kantor dilaksanakan. Dijelaskannya, kerusakan pada kantor Disdikpora selama ini banyak terjadi pada bagian atap. Akibat kerusakan itu, setiap hujan deras mengguyur, para pegawai terpaksa memasang ember untuk menampung tetesan air hujan yang masuk ke ruangan. Menurut Suteja, kerusakan atap pada sejumlah ruangan kantor Disdikpora terjadi lantaran kantor tersebut memang belum pernah mendapat perbaikan. ‘’Sepengetahuan saya, semenjak saya bertugas di sini tahun 2011 memang belum pernah ada renovasi,’’ ujarnya. Sementara itu, berdasarkan pantauan di kantor Disdikpora Bangli, kerusakan atap sangat terlihat jelas di sebelah utara ruangan kantor Sekretaris Disdikpora. Kayu penyangga atap di bangunan tersebut terlihat sudah keropos. Beberapa plafon juga sudah ada yang jebol. Kondisi serupa juga terlihat jelas di bagian belakang bangunan yang sama. Bahkan beberapa gentengnya sudah ada yang terlepas. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Kebijakan pembatasan waktu dan penerapan sistem bongkar pasang tenda di pasar senggol seputar Lapangan Kapten Mudita kembali dikeluhkan para pedagang kaki lima. Sebagian besar pedagang kelimpungan lantaran tidak memiliki tempat penitipan gerobak. Bahkan akibat hal ini, beberapa pedagang terpaksa memilih berhenti jualan. Pada Minggu (31/1) kemarin, para pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Lettu Sobat - Lettu Lila, Bangli, mulai melakukan pembongkaran tenda permanen sesuai imbauan Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Bangli. Berdasarkan pantauan, aksi bongkar tempat berjualan itu mulai pukul 09.00 Wita. Sejumlah pedagang nampak membawa peralatan berupa linggis dan palu. Selain itu ada pula yang sibuk menaikkan barangnya ke mobil pick-up. Tak hanya itu, pedagang yang biasanya berjualan dari pagi hari juga nampak tak ada. Salah seorang pedagang, Jero Pitri menuturkan, pembongkaran lapaknya ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Disperindag Bangli yang menginginkan ruas jalan tersebut bebas dari warung permanen. Hal ini berkaitan dengan penilaian lomba Adipura. Untuk bisa berjualan, pedagang diminta menggunakan tenda bongkar pasang dan jam bukanya mulai pukul 14.00 Wita. Imbauan ini mulai berlaku hari ini (1/2). ‘’Kami diminta pakai tenda bongkar pasang. Jam jualan juga dibatasi. Itu mulai dari besok (hari ini-red),” katanya. Lanjut dia, adanya imbauan tersebut menyebabkan dirinya bingung. Tempat menitipkan gerobak tidak ada. Jika membawa dari rumahnya juga tidak memungkinkan lantaran jaraknya cukup jauh. Atas kon-

Warga Desa Tiga Kembangkan Jambu Kristal

Bangli (Bali Post) – Tingginya permintaan pasar terhadap buah jambu kristal membuat sejumlah warga di Desa Tiga, Kecamatan Susut Bangli berlomba-lomba mengembangkan jambu kristal. Minat warga membudidayakan jambu kristal makin tinggi mengingat harga jualnya yang cukup tinggi.

Seorang petani jambu kristal di Desa Tiga Kadek Budiartawan, Minggu (31/1) kemarin, mengatakan, permintaan pasar terhadap jambu kristal saat ini cukup tinggi. Permintaan tidak saja datang dari pasar tradisional namun juga pasar modern. Kondisi ini tidak terlepas dari tingginya kebutuhan masyarakat terhadap buah

terutama untuk keperluan upacara agama. Dikatakan Budiartawan, saat ini harga jambu kristal mampu menembus Rp 15-20 ribu per kilogramnya. “Untuk di Bali jambu kristal ini tergolong masih eksklusif karena baru sedikit petani yang membudidayakan jambu ini,’’ terangnya. Pria yang pernah menjabat

Bali Post/ina

JAMBU KRISTAL - Kebun jambu kristal milik salah satu warga di Desa Tiga.

perbekel Desa Tiga ini mengungkapkan, untuk membudidayakan jambu kristal sebenarnya cukup mudah. Jambu kristal merupakan tanaman adaptif yang mampu tumbuh di hampir semua wilayah. Dalam pembudidayaannya, tanaman jambu kristal tidak membutuhkan perawatan tinggi sebagaimana perawatan tanaman buah lainnya

disi ini, ia pun hanya bisa pasrah. ‘’Kalau tendanya bongkar pasang saya tak begitu keberatan. Tapi tempat titip gerobak yang sangat membingungkan. Tidak ada lokasi di dekat sini. Rumah juga jauh,’’ keluhnya. Pedagang nasi campur ini juga mengeluhkan jika jam berjualannya dibatasi karena secara otomatis akan menyebabkan pendapatannya turun. ‘’Kasian rakyat kecil. Kalau yang seperti ini pertama kenanya,’’ imbuhnya. Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Arif. Adanya sistem bongkar pasang ini menyebabkan pengeluarannya semakin besar. Dia harus kembali merogoh kocek untuk membuat rangka tenda. Di samping itu, ia pun mengaku bingung dengan tempat penitipan gerobaknya. ‘’Serba susah jadinya. Kalau buat bongkar pasang, tempat nitip gerobak gak ada. Ada juga yang bilang akan jualan di terminal, tapi itu simpang siur infonya,’’ katanya. Cok Istri Rai menuturkan, adanya kebijakan baru ini membuatnya terpaksa berhenti jualan. Dirinya yang sudah berusia lanjut ini mengaku

tak kuat mendorong gerobak dari rumahnya di Banjar Pule Kelurahan Kawan, Bangli. Jika menggunakan jasa pihak lain, biaya yang dikeluarkan juga cukup tinggi. ‘’Kalau bongkar pasang gitu, saya tak lagi jualan di sini. Hasilnya habis jadi ongkos persiapan saja. Bukan untung dapatnya, tapi rugi,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Disperindag Bangli I Nengah Sudibiya mengakui, tempat penitipan gerobak maupun rombong memang tak disediakan pemerintah. Pedagang diminta secara mandiri menyikapi kondisi itu. ‘’Kami memang tak menyiapkan lokasi penitipan barang mereka. Ini di awal sudah disampaikan. Pedagang perlu juga bersikap mandiri,’’ tegasnya. Pejabat asal Desa Penglipuran ini juga menegaskan, pembatasan jam berjualan dan sistem bongkar pasang tenda ini merupakan kebijakan dari Penjabat Bupati. Hal tersebut dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan kota yang bersih, terlebih dalam menghadapi lomba Adipura. ‘’Ini sudah menjadi kebijakan. Pedagang juga harus mengerti,’’ tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

BONGKAR TENDA - Pedagang kaki lima di Jalan Lettu Sobat-Lettu Lila membongkar tendanya, Minggu (31/1) kemarin.

seperti jeruk. Penyakit yang menyerang tanaman jambu kristal juga tidak terlalu banyak. ‘’Tanaman ini tidak mengenal musim,’’ tambahnya. Dia mengatakan, selama ini dari kurang lebih 100 pohon jambu kristal yang dibudidayakannya, hampir setiap harinya dirinya mampu memanen kurang lebih 50 kilogram. (kmb40)


GIANYAR

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Bedah Rumah Sasar 124 RTS

Dinas PU Verifikasi Calon Penerima

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar tahun ini mengalokasikan anggaran program bedah rumah bagi 124 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gianyar tengah melakukan survei ke lapangan dan ditargetkan program ini mulai direalisasikan Maret mendatang. Kepala Dinas PU Gianyar Ida Bagus Sudewa, Minggu (31/1) kemarin mengatakan, bedah rumah menyasar masyarakat tidak mampu di tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar. “Penyaluran program di masing-masing kecamatan ini fleksibel. Tergantung kondisi masyarakatnya,” kata Gus Sudewa. Menurutnya, penerima program bedah rumah sebenarnya sudah ditentukan berdasarkan data dari Dinas Sosial. Pendataannya telah dirampungkan tahun lalu. Namun, sebelum direalisasikan masih harus kembali dilakukan verifikasi ke lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran. “Jadi setelah ada data dari Dinas Sosial, kami kemudian lakukan survei lapangan. Survei ini sudah mulai kami lakukan sejak tahun lalu sampai sekarang. Survei untuk memastikan calon penerima memang berhak mendapatkan bantuan,” ujarnya. Tahapan survei tersebut menjadi sangat penting. Sebab adanya pergeseran data calon penerima sangat mungkin terjadi. “Saat survei ada saja yang seperti itu. Kalau ada yang menurut kami kurang layak diberikan, bantuan bisa ditunda. Demikian juga kalau saat survei ada yang kami temukan lebih membutuhkan, ya itu yang dibantu terlebih dahulu. Jadi tidak harus sesuai data Dinas Sosial. Kita harus menyesuaikan kondisi di lapangan,” jelasnya. Perubahan tersebut, kata Gus Sudewa sangat wajar terjadi. Hal ini dikarenakan banyak faktor yang bisa mempengaruhi kondisi perekonomian penduduk dalam kurun waktu tertentu. Belum lagi jika dihubungkan dengan indikator kemiskinan yang digunakan. “Contoh, ada masyarakat dalam data yang tergolong miskin, tapi saat kami cek ternyata rumahnya masih bagus. Jadi dalam hal ini kami di PU yang menjadi penentu akhirnya. Apakah masyarakat tersebut layak atau tidak diberikan bantuan tahun ini,” katanya. Lebih lanjut diutarakannya, setelah survei barulah kemudian program direalisasikan. Ditargetkan pembangunan mulai dilakukan Maret mendatang. Bantuan bedah rumah tahun ini senilai Rp 25 - 30 juta per unit. Proyek bedah rumah akan ditangani rekanan tanpa melalui proses tender, melainkan dipaketkan dalam beberapa unit. Bantuan ini berupa pembangunan unit rumah. Sudewa menyebut, meski sederhana, fokus program ini adalah membantu menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat. Itulah mengapa kamar mandi menjadi salah satu fasilitas rumah yang menjadi fokus pembangunan. “Pemerintah ingin rumah yang dibangun itu layak huni. Dengan demikian penerima bantuan lingkungannya bisa lebih sehat,” katanya. (kmb25)

Bali Post/ded

DOA BERSAMA - Puluhan pemangku, Minggu (31/1) kemarin, menggelar doa bersama di Pura Penataran Sasih. Selain memohon kerahayuan jagat, juga dalam rangka mendoakan agar pelaksanaan Panca Wali Krama berjalan lancar.

Doa Bersama di Pura Penataran Sasih

Harapkan Karya Panca Wali Krama Berjalan Lancar

Gianyar (Bali Post) Puluhan pemangku yang tergabung dalam Pinandita Sanggraha Nusantara Wilayah Bali, Minggu (31/1) kemarin, menggelar doa bersama di Pura Penataran Sasih, Pejeng. Selain memohon keselamatan jagat, doa bersama ini juga bertujuan mendoakan Karya Panca Wali Krama yang akan digelar di pura tersebut bisa berjalan lancar. Sekretaris Pinandita Sanggraha Nusantara Wilayah Bali Jero Mangku Ketut Arsa Wijaya mengungkapkan, kondisi keamanan di Indonesia belakangan ini cukup mengkhawatirkan. Salah satunya teror bom yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu. Sebagai pemangku mereka pun merasa terpanggil untuk mendoakan agar tragedi serupa tak terulang. Hal senada juga diungkapkan Ketua PHDI Gianyar I Gusti Agung Mangku Adiarta. Menurutnya selain memohonkan ketenteraman dunia, momen persembahyangan ini sekaligus untuk mendoakan seluruh rangkaian karya agung Panca Wali Krama di Pura Penataran Sasih dapat berjalan dengan baik. (kmb25)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati

- 943056

DPRD

BPBD

- 943144 - 7844717/7844718

PMK

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani PDAM

KPA Gianyar PMI Gianyar

- 943020 - 944225/943233

- 942184 - 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

Koramil Gianyar

- 942289

Koramil Blahbatuh

- 941167

9

Bendesa dan Perbekel Se-Kabupaten Gianyar

Satukan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Lewat Desa DESA Dinas dan Desa Pakraman se-Kabupaten Gianyar bersepakat untuk menyatakan komitmen bersama untuk berperan serta melestarikan adat dan budaya melalui dualitas desa, antara desa dinas dan desa pakraman di Kabupaten Gianyar. Komitmen bersama tersebut dituangkan dalam Prasasti Desa Budaya yang ditandatangani oleh Bendesa Madya, Majelis Desa Pakraman Kabupaten Gianyar Anak Agung Alit Asmara dan Ketua Forum Komunikasi Perbekel/Lurah Kabupaten Gianyar I Gusti Nyoman Gede Susila dengan disaksikan oleh Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata di Balai Budaya Gianyar, Minggu (31/1) kemarin. Dalam Prasasti Desa Budaya tertuang lima butir komitmen bersama yakni pertama, melestarikan adat dan budaya di masing-masing desa. Kedua, menjadikan pelaksanaan Undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa sebagai penguatan sinergitas, dulitas desa,

antara desa dinas dan desa pakraman dalam rangka mewujudkan desa yang berbudaya, desa mandiri secara ekonomi dan desa berdaulat secara budaya. Poin ketiga, menjaga dan melestarikan bahwa tanah ayahan desa (Ayds) dan Tanah Pekarangan Desa (PKD) adalah tanah ayah yang dikuasai desa pakraman, sehingga krama yang menempati atau menggarap berkewajiban memberikan ayahan berupa tenaga dan materi kepada desa pakraman. Poin keempat, desa berkewajiban mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) untuk mengelola dan melestarikan kewenangan yang merupakan hak asal-usul pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat adat atau pakraman, dalam pelaksanaannya dilakukan bersama dengan desa pakraman. Sementara poin kelima yakni men empatkan Program Siaga Desa Swatantra (PSDS) sebagai program inovasi daerah dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan

masyarakat adat. Acara pembacaan prasasti juga dirangkaikan dengan Sarasehan bertema “Memahami dan Melestarikan Tanah AYDS dan PKD Sebagai Penopang Tegaknya Desa Pakraman di Gianyar”. Sarasehan diikuti perbekel dan bendesa pakraman seKabupaten Gianyar. Sarasehan menghadirkan narasumber Prof. Dr. I Wayan P. Windia, S.H., M.Si. dengan materi “Pentingnya Mempertahankan Keberadaan Tanah Desa di Bali: Perspektif Budaya Bali”. I Wayan Koplog Antara, S.H., M.H. dengan materi “Sengketa Tanah Adat”. I Ketut Suteja Putra, S.P., S.H. dengan materi “Potensi-potensi Sengketa Tanah Adat”, dan Ir. I Kadek Suardika dengan materi “Hak dan Kewenangan Desa Adat-Dinas Dalam Menyikapai UU Desa”. Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata saat membuka kegiatan sarasehan menyampaikan pentingnya adanya kesepahaman antara bendesa pakraman, perbekel dan

PRASASTI - Penandatanganan Prasasti Desa Budaya yang disaksikan Bupati Gianyar Agung Bharata di Balai Budaya Gianyar, Minggu (31/1) kemarin. prajuru di desa dalam mengatasi berbagai persoalan yang menyangkut tentang tanah desa. Melalui adanya pemahaman, bersama ini diharapkan dapat meminimalisir konflik dan permasalahan yang kerap muncul. Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Sarase-

han I Gusti Ngurah Wijana menjelaskan, kegiatan yang diikuti oleh seluruh bendesa dan perbekel se-Kabupaten Gianyar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dalam upaya memperkokoh dan melestarikan desa pakraman di Kabupaten Gianyar. (ad1589)

kasi, sehingga pelanggan enggan ke pasar yang baru dan memilih pasar dadakan ini,” jelasnya. Meski demikian, ia kembali menegaskan bila sejak awal pedagang mendukung adanya perbaikan terhadap bangunan Pasar Umum Sukawati. Bahkan bila perlu mereka bersedia untuk mendanai sendiri perbaikan itu. “Hanya para pedagang ini tidak mau dipindah. Intinya mereka sangat mendukung adanya revitalisasi itu. Namun setelah dibangun mereka berharap kembali diberikan berjualan di sana,” tegasnya. Kader PDI-P asal Kebalian, Sukawati ini menjelaskan, dalam paruman itu ada empat poin yang dirangkum. Pertama, Desa Pakraman Sukawati dapat menyetujui rencana revitalisasi kedua pasar itu. Kedua, pedagang pasar umum menolak dipindahkan secara permanen ke lokasi yang baru, di mana pun lokasinya. Ketiga, untuk rencana pembangunan stage atau panggung pementasan, Desa Pakraman Su-

kawati sangat menghargai rencana itu sebagai wujud perhatian Pemkab Gianyar, mengingat Desa Sukawati merupakan daerah seni. “Rencananya di kawasan pasar umum ini akan dibangun stage di lantai dua dan pasar kuliner di lantai satu. Namun semua sepakat menolak, karena sulit dibayangkan adanya stage yang dipadukan dengan pasar. Apalagi dari rencana ini harus merelokasi pedagang di pasar umum,” jelasnya. Poin terakhir adalah prajuru Desa Pakraman Sukawati bersama sejumlah tokoh akan menyampaikan hasil paruman itu kepada Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. “Hasil paruman ini akan dikoordinasikan lebih lenjut kepada Bapak Bupati. Nanti seperti apa kebijakan beliau sebagai kepala daerah harus kita tunggu. Kita hanya berharap agar aspirasi para pedagang yang juga warga Desa Sukawati ini tetap dijadikan bahan pertimbangan, sehingga tak ada pihak yang merasa dirugikan,” tandasnya. (kmb35)

Pedagang Pasar Umum Sukawati Tegaskan Tolak Relokasi

Gianyar (Bali Post) -

Paruman krama desa kembali dilakukan untuk membahas pro dan kontra rencana revitalisasi Pasar Seni Sukawati. Pada paruman yang dilaksanakan di Wantilan Pura Desa Pakraman Sukawati, Sabtu (30/1) malam, para pedagang dari Pasar Umum Sukawati tetap tegas menolak direlokasi ke lokasi lain. Hasil paruman ini pun selanjutnya akan dilaporkan ke Bupati Gianyar. Kadek Diana, anggota DPRD Bali asal Sukawati yang ikut dalam paruman krama itu menyampaikan, saat pertemuan semua peserta paruman termasuk pedagang dari Pasar Umum Sukawati sangat mengapresiasi keinginan pemerintah merevitalisasi Pasar Seni dan Pasar Umum Sukawati. Terlebih mengingat Kementerian Perdagangan RI sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 60 miliar.

Namun para pedagang di pasar umum ini tetap menegaskan penolakan bila dalam rencana revitalisasi tersebut mereka harus direlokasi ke tempat baru. “Para pedagang di pasar umum tetap menolak jika nantinya mereka harus dipindahkan secara permanen ke lokasi yang baru di mana pun itu,” ungkap Kadek Diana, Minggu (31/1) kemarin. Dikatakannya, penolakan ini makin lantang disuara-

Pemkab Atensi Khusus Pohon Berpotensi Bencana Gianyar (Bali Post) Pascabencana angin kencang yang berakibat pada puluhan pohon tumbang beberapa waktu lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar kini meningkatkan sosialisasi ke masyarakat. Tak hanya itu, BPBD juga melakukan penyisiran pohon berpotensi bencana di seluruh Gianyar. Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya, Minggu (31/1) kemarin menjelaskan, jajarannya sudah memberikan sosialisasi serta imbuan mengenai ancaman pohon berpotensi bencana kepada warga di setiap kecamatan. “Pohon berpotensi ini dalam arti rawan tumbang karena besar, sudah rapuh dan dekat pemukiman warga. Kalau pun warga tidak bisa memangkas atau menebang langsung, bisa disampaikan kepada BPBD atau DKP Gianyar agar segera ditangani apalagi musim seperti sekarang,” terangnya. Oka Digjaya mengakui minat warga untuk melaporkan pohon berpotensi bencana seperti itu masih rendah, sehingga pihaknya sendiri harus turun ke lapangan jemput bola. Sepanjang 2014 hingga 2015, petugas BPBD Kabupaten Gianyar sudah menebang 60 pohon berpotensi bencana. “Untuk menebang pohon besar yang kita nilai berpotensi bencana seperti itu, kita harus minta izin juga kepada warga. Kalau diizinkan, ya kita langsung tebang seperti 60 pohon yang sudah ditebang pada dua tahun sebelumnya,” jelasnya. Dari kondisi ini ia kembali mengingatkan warga agar secepatnya mengambil tindakan terhadap pohon berpotensi bencana, khususnya yang dekat dengan pemukiman. Sebab memasuki awal Februari ini diprediksi curah hujan yang dibarengi angin kencang akan cukup tinggi. “Lebih baik kita mencegah sebelum terjadi pohon tumbang yang sampai menimpa dan merobohkan rumah. Yang paling penting agar tidak sampai jatuh korban lagi,” pesannya. Sementara untuk pohon di sepanjang jalan raya, ia juga mengingatkan agar pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan. Dikatakan BPBD Gianyar sudah bersinergi dengan DKP Gianyar untuk melakukan pemangkasan pohon perindang yang berpotensi bencana. “Kalau untuk pohon perindang milik pemerintah kita sudah antisipasi bersama DKP. Lebih lengkapnya silahkan konfirmasi ke DKP,” tandasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala DKP Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, dalam rangka kewaspadaan memasuki musim hujan dengan angin kencang, jajarannya sudah melakukan pemangkasan pohon perindang di seluruh Gianyar. Namun ditegaskannya, pemangkasan ini dilakukan tanpa mengurangi estetika sepanjang jalan protokol Kabupaten Gianyar. “Ya sebagai bagian dari tim kita sudah berupaya melakukan pemangkasan dalam rangka kewaspadaan. Tetapi tidak menghilangan keindahan dari keberadaan pohon itu, jadi pohon tetap rapi dan tidak membahayakan,” tuturnya. Di samping pohon perindang milik pemerintah, Kujus tidak menampik masih kesulitan kala melakukan pemangkasan terhadap pohon milik warga yang berada di pinggir jalan. “Kalau warga melarang, ya kita tidak bisa berbuat apa. Yang jelas kita sudah memberikan peringatan. Kalau pun itu sampai tumbang dan memicu kemacetan pasti akan langsung kita tangani bersama BPBD,” tegasnya. (kmb35)

kan para pedagang sebab lokasi baru pasar umum yang ditawarkan berada jauh dari jantung kota Sukawati. “Lokasinya masuk dalam wilayah geografis Banjar Gelumpang. Untuk diketahui Banjar Glumpang itu salah satu dari 13 banjar di Desa Sukawati yang letaknya paling timur. Dekat Pura Erjeruk, sekitar satu kilometer di selatan By-pass I.B. Mantra,” bebernya. Di lokasi yang ditawarkan tersebut para pedagang khawatir omzet mereka turun akibat kehilangan pelanggan. Para pedagang juga resah bila pemindahan pasar ini terealisasi justru akan muncul pasar dadakan di sejumlah banjar. “Paling dikhawatirkan ketika rencana ini diikuti munculnya fenomena pasar tenten atau pasar dadakan. Hal ini sudah biasa terjadi dalam suatu rencana relo-


KLUNGKUNG

10

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Lalui Jalan Alternatif

Truk Terguling di Bakas

Bali Post/dwa

ADU - Para skater beradu kehebatan dalam kejuaraan skateboard Piala Kapolres Klungkung.

Piala Kapolres

Atlet ”Skateboard” Minta Janji Bupati Semarapura (Bali Post) – Kejuaraan skateboard memperebutkan Piala Kapolres 2016 yang digelar Polres Klungkung, Minggu (31/1) kemarin, mampu menyedot antusias para peserta baik dari Klungkung maupun luar kabupaten. Kegiatan yang dilaksanakan di depan Mapolres ini berhasil membangkitkan motivasi para skater untuk semakin menggeluti olahraga ini. Para skater meminta komitmen Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang sebelumnya menjanjikan fasilitas skateboard. Pasalnya, hingga saat ini janji Bupati tidak kunjung direalisasikan. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengatakan, kejuaraan diikuti 27 skater. Kegiatan yang dilaksanakan selama sehari ini bertujuan mencari bibit atlet skateboard. “Diharapkan dengan adanya Kapolres Cup akan muncul atlet yang unggul dari Kabupaten Klungkung,” tuturnya. Kejuaraan skateboard Piala Kapolres baru pertama kali dilaksanakan Polres Klungkung sebagai upaya unutuk melaksanakan antiradikalisme yang mempunyai sasaran memajukan atlet dan mengembangkan minat para remaja agar mengarah ke hal positif. Keluar sebagai juara kategori game of skate open I Gusti Ngurah Tommy, kategori best trick on the box diraih I Gusti Made Ganda Mahardika, dan long olle dimenangkan I Kadek Christina Aditya Pratama. Para juara diberikan hadiah berupa piagam penghargaan dan piala. Ngurah Tommy mengaku berlatih skateboard sejak dua tahun lalu. Ia berlatih di jalan-jalan. Ia meminta komitmen Bupati Suwirta yang sebelumnya berjanji akan membuat arena skateboard di Kabupaten Klungkung. ‘’Kami harapkan janji bupati cepat terealisasi,” tuturnya. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Klungkung memastikan tidak ada proyek skateboard pada 2016. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya tidak mendapatkan tempat yang layak untuk membuat arena olahraga ini. (dwa)

Ni Kadek Diah Damayanti

Yatim-Piatu Juara Atletik

MESKI telah ditinggal kedua orangtuanya, Ni Kadek Diah Damayanti mampu meraih prestasi sebagai juara loncat tinggi dalam kejuaraan atletik antarklub kelompok umur Piala Bupati 2016. Prestasi akademiknya juga terbilang cukup bagus karena bisa meraih peringkat 10 besar. Siswa kelas VI SDN 2 Selat ini tidak memiliki ayah dan ibu lagi. Sang ayah Nengah Sutena meninggal dunia pada 2008 silam karena sakit, sedangkan ibunya pergi untuk selama-lamanya tiga tahun lebih awal. Damayanti bersama satu kakak laki-lakinya kini dirawat kakek dan neneknya. Sang kakek I Wayan Ranteb (64), seorang petani penggarap, sekarang ini sudah tidak bisa bekerja lagi karena sakit-sakitan (sesak). Sementara sang nenek Ni Nengah Gerayam (64) tidak bisa bekerja maksimal. Selama ini keduanya bekerja sebagai petani penggarap dan termasuk warga miskin. Damayanti sendiri dikenal rajin membantu kakek dan nenek yang mengasuhnya. Sepulang dari sekolah dia kerap menolong kakek dan neneknya memetik bunga pacah ke sawah. Dia juga dirawat bibinya Nengah Sutini (35) yang juga bekerja sebagai petani. Di luar itu, Damayanti yang yatim piatu kerap mewakili sekolahnya pada Porseni di tingkat kecamatan. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika mengunjungi Damayanti di Dusun Apet, Desa Selat, memintanya agar jangan sampai putus sekolah karena memiliki prestasi yang bagus. “Saya minta anak ini dikawal jangan sampai putus sekolah,” ujarnya. Kadus Apet, Katut Tantra, menilai kondisi rumah keluarga tersebut dinilai cukup layak huni meski termasuk keluarga tidak mampu. (dwa)

Semarapura (Bali Post) – Truk dengan nomor polisi P 9207 UE terguling di Jalan Bakas, Desa Bakas, Banjarangkan, sekitar pukul 06.00 wita, Minggu (31/1) kemarin. Truk yang membawa muatan polar pakan babi seberat 21 ton itu terguling akibat jalan yang dilaluinya jebol karena tidak mampu menahan beban kendaraan. Sopir truk bernama Ali (52) asal Desa Panji Kidul, Situbondo, Jawa Timur, mengaku melalui jalan Desa Bakas karena tersesat menempuh jalur alternatif menyusul jebolnya jembatan Tukadaya, Jembrana. Untung saja truk jatuh ke luar jalan sehingga tidak menghambat lalu lintas sekitar. Ditemui di lokasi kejadian, Ali bersama seorang kernetnya masih shock pascakecelakaan tunggal yang dialaminya. Ia mengaku mengambil haluan ke kiri untuk menghindari truk bermuatan pasir yang melaju dari arah berlawanan atau selatan. “Tiba-tiba saja truk oleng ke kiri dan terjatuh ke persawahan,” tuturnya. Ia melalui Desa Bakas akibat kesasar setelah melalui jalur alternatif dari Jembrana ke Karangasem. Saat berada di perempatan Tiingadi, Klungkung, Ali berbelok ke kanan menuju ke Gianyar. Rencananya, muatan pakan babi tersebut dibawanya ke Gianyar untuk dilakukan bongkar muat sebelum melanjutkan perjalanan ke Badung. “Seharusnya di perempatan Banjarangkan lurus, malah saya belok kanan sehingga tersesat,” imbuhnya. Jalan jebol dengan kedalaman hingga setengah meter. Senderan irigasi pertanian ikut jebol. Muatan polar tumpah di lahan pertanian yang ada di kiri jalan. Ali telah menelepon pemilik barang agar segera mendatangkan bantuan truk untuk mengangkut muatan. Setelah kosong baru nantinya truk bisa diderek. Kecelakaan tunggal ini tidak dilaporkan karena terjadi akibat out of control (OC). (dwa)

Reskrim Polres Belum Cek Semarapura (Bali Post) –

Warga Klungkung diresahkan dengan adanya aktivitas yang diduga pengoplosan tabung elpiji di Dusun Beneng, Desa Getakan, Banjarangkan. Tempat dugaan pengoplosan yang sudah beroperasi sejak 2015 tersebut tertutup, namun di dalamnya bisa dilihat adanya tabung gas 3 dan 12 kilogram. Warga sudah melaporkan hal ini ke pihak kepolisian, namun belum ditindaklanjuti olah petugas yang berwenang. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Johanes Nainggolan saat dihubungi Minggu (31/1) kemarin, mengungkapkan, pihaknya tidak mengetahui adanya pengoplosan di lokasi tersebut. Saat diminta untuk mendatangi

lokasi dimaksud, ia mengaku akan menanyakan anggotanya terlebih dahulu. “Saya tanya ke anggota dulu, karena kemarin bertugas sampai subuh,” tuturnya. Pantauan di lapangan, lokasi yang diduga tempat

pengoplosan itu memang tertutup dari luar. Akan tetapi setelah diintip, terlihat banyak terdapat tabung gas 3 dan 12 kilogram di sana. Padahal pada tempat yang menyerupai rumah ini tidak terpampang pelang

sebagai agen elpiji resmi. Hal inilah yang menimbulkan kecurigaan warga akan adanya aktivitas pengoplosan di dalamnya. Warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, setiap malam mendengar adanya aktivitas mencurigakan dari dalam rumah tersebut. “Sering terdengar adanya tabung gas yang diangkut. Suaranya terdengar jelas karena dilakukan pada malam hari,” katanya ditemui tidak jauh

dari lokasi yang diduga sebagai tempat pengoplosan elpiji tersebut. Menurut informasi yang diterima dari sejumlah warga, pengepul tabung elpiji tersebut sudah beroperasi sejak 2015 lalu. Pemiliknya diduga bertugas di Polres Gianyar. Wartawan tidak bisa melakukan pengecekkan lebih lanjut karena petugas di Polres Klungkung yang berwenang dalam kasus ini belum mendatangi lokasi tersebut. (dwa)

Suwirta Kunjungi Warga Cacat dan Miskin di Desa Selat Semarapura (Bali Post) – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan kunjungan di Desa Selat, Kecamatan Klungkung, Minggu (31/1) kemarin. Bedah rumah menyasar tujuh dusun, yakni Dusun Gembalan, Takedan, Payungan, Apet, Cucukan, Selat, dan Tabu. Bupati mengawali program turun ke bawah di SD I Atap Selat di Dusun Selat. Salah satu siswa di sekolah ini bernama I Gusti Lanang Rama Jagatdita (6) menderita cacat fisik pada kaki. Suwirta berjanji memberikan bantuan kursi roda. Di Dusun Gembalan, orang nomor satu di Kabupaten Klungkung itu mendatangi warga cacat Ni Kadek Juliantari, Ketut Raditya Rama (5) yang menderita gangguan pendengaran, Ketut Astina menderita kelainan jiwa, Ni Wayan Kamasan (75) yang mengalami lumpuh karena terjatuh, dan Ketut Sudarsana yang juga menderita gangguan pendengaran. Bupati langsung menyerahkan alat bantu dengar bagi penderita gangguan pendengaran. Di dusun ini juga terdapat sejumlah rumah tangga miskin. Dusun lainnya yang dikunjungi Bupati adalah Dusun Takedan dan Dusun Payungan, Cucukan, Apet, Selat, dan Tabu. ‘’Hari ini baru mulai. Tahun berikutnya kami harus memberikan hak mereka yang miskin dan yang cacat untuk mendapatkan pelayanan yang baik,” ujarnya Dusun-dusun itu juga mengantongi sejumlah rumah tangga miskin dan warga dengan keterbelakangan mental. Suwirta tidak melupakan masalah sampah yang belum bisa ditangani secara maksimal dan akan mengupayakan pembuatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Dari data yang didapat di lapangan, Bupati akan mengambil langkah-langkah skala prioritas dan sebagai bahan untuk menyusun perencanaan pembangunan ke depan di berbagai sektor. Untuk itu, kepala dusun dan perbekel diminta tidak menutupi realita yang ada dan membuka semua data yang ada di wilayah masing-masing. Terkait beberapa warga yang diusulkan mendapat bedah rumah, Suwirta mengimbau perangkat desa untuk mendata lebih lanjut dan membuat usulan. “Selain melalui anggaran di pemkab, kami juga upayakan bantuan melalui CSR,” sebutnya. (dwa)

kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida (0366) 5382838 RSUD Klungkung Bali Post/dwa

Bali Post/dwa

Warga Duga Tempat Pengoplosan Elpiji

Telepon Penting

DIKUNJUNGI - Ni Kadek Diah Damayanti (kiri) dikunjungi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

TERGULING - Truk terguling akibat jalan jebol di Bakas.

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

Bali Post/dwa

SELAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi penderita cacat dan warga miskin di Desa Selat.


Senin Umanis, 1 Februari 2016

BULELENG

11 Dua Hektar Tanah Dikapling

Rusak Lingkungan di Desa Petandakan

Singaraja (Bali Post) Proyek tanah kapling di Dusun Kawan, Desa Petandakan, Buleleng, menjadi sorotan Perbekel Petandakan Wayan Joni Arianto (36). Proyek itu berada di lahan seluas empat hektar di wilayahnya, saat ini baru dikapling dua hektar.

Bali Post/kmb34

LONGSOR - Tanah longsor di lahan kaplingan seluas dua hektar di Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng, Minggu (31/1) kemarin. Aparat desa setempat meminta pemilik lahan melakukan penyenderan fondasi untuk mencegah tanah tergerus ke arah Tukad Tangis.

SOSOK Putu Sadiarta

Bangkitkan UMKM PERKEMBANGAN sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Buleleng belakangan ini tumbuh baik. Hal ini tidak bisa dilepaskan adanya dukungan permodalan yang dikucurkan lembaga perbankan di daerah ini. Salah satu lembaga penyandang modal yang intens membantu permodalan ke pelaku UMKM adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Ketua Dewan Komisariat Persatuan Bank Perkreditan Rakyat Seluruh Indonesia (Perbarindo) Bali Utara I Putu Sadiarta mengatakan, di Buleleng saat ini tercatat ada enam BPR telah menjalankan usahanya Bali Post/mud sejak beberapa tahun silam. I Putu Sadiarta Selain menghimpun dana dari pihak ketiga (DPK), sektor UMKM menjadi sasaran BPR untuk menyalurkan kredit dengan suku bunga bersaing. Bukan hanya membuka kantor pusat, juga beberapa BPR membuka kantor cabang di Bali Utara. “BPR di Buleleng ada enam di antaranya ada kantor cabangnya di Singaraja. Saya kira situasi ini menunjukkan perkembangan BPR di daerah ini sudah baik dalam upaya membantu membangkitkan sektor UMKM,” katanya.Pria yang kini menjabat Direktur BPR Nur Abadi menambahkan, perkembangan industri BPR di daerahnya dipastikan terus bertambah. Hal ini terbukti adanya dua BPR baru yang akan beroperasi di Buleleng dalam waktu dekat ini. Pesatnya perkembangan industri BPR di Buleleng membuat Sadiarta yang sebelumnya menjabat Direktur PD BPR Bank Buleleng 45 berupaya meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM) agar lebih baik dalam segala segi. Selain SDM di antara sesama pelaku BPR diharapkan membangun koordinasi dan kerja sama yang baik. “Melalui wadah Perbarindo ini kita berusaha membangun kerja sama dan mengasah kinerja SDM sehingga potensi UMKM di daerah kita lebih baik lagi,” imbuh Sadiarta. (mud)

Sedan Nyungsep di Petak Sawah

Singaraja (Bali Post) Mobil sedan DK 398 YV nyungsep di tengah petak sawah di kawasan Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Buleleng, Minggu (31/1) pagi kemarin. Mobil ini sebelumnya digunakan untuk latihan mengemudi oleh AS, warga Jalan Ahamad Yani Barat, Singaraja. Diduga saat belajar berkendara AS gugup dan tidak sadar menginjak pedal gas, hingga mobil milik orangtuanya itu terjun bebas ke tengah petak sawah. Meski tidak ada kerusakan pada bagian mobil, padi milik petani yang baru berumur 35 hari itu rusak tertimpa bodi mobil. Seorang saksi yang juga sebagai petani penggarap sawah Ketut Wijana asal Desa Pemaron menceritakan, sebelum kejadian dirinya sedang menyabit rumput untuk pakan ternak di dekat TKP. Sekitar pukul 07.00 wita, dia melihat mobil sedan DK 398 YV masuk ke tengah tanah lapang di sebelah selatan sawahnya. Tanah lapang ini sejak lama sering dijadikan tempat latihan mengemudi. Mobil tersebut sempat melintas mengitari tanah lapang itu. Sementara satu orang penumpangnya berjalan kaki meninggalkan tanah lapang tersebut. Dari arah selatan, laju mobil terlihat cukup kencang hingga terjun bebas ke pematang sawah. Kejadian itu sontak membuat saksi terkejut. Roda kendaraan itu terjerembab pada tanah berlumpur. Ketika didekati, pengemudi keluar dari dalam mobil dengan kondisi selamat. Sementara padi yang berumur 35 hari itu rusak karena tertindih bodi mobil. Atas kerusakan padi itu, saksi meminta pemilik mobil mengganti rugi untuk mengupacarai padi itu. “Saya lihat mobil sempat berkeliling di lapangan, namun tidak lama mobil nyemplung di sawah. Tadi saya nyabit rumput di dekat lapangan itu, kalau saja di dekat lapangan itu saya tidak tau apa yang terjadi. Dulu juga pernah terjadi mobil Avanza dan Hardtop nyungsep di sawah setelah latihan di lapangan ini,” kenangnya. Pascakejadian itu, orangtua AS berusaha mencari tukang derek mobil. Tidak berselang lama, jasa derek tiba di lokasi kejadian. Mobil kemudian berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Dari keterangan orangtuanya, AS baru beberapa kali belajar dan sudah menguasai dasar-dasar mengemudi. Diduga karena gugup saat mengemudi, yang harusnya menginjak pedal rem namun pedal gas terinjak keras hingga mobil terjun bebas ke tengah sawah. “Karena AS sudah hafal makanya saya berani tidak mendampingi saat latihan. Mungkin gugup dan tidak sengaja terinjak pedal gas, hingga mobil masuk ke sawah. Namanya juga latihan wajar saja mengalami kejadian seperti ini,” ujar orang tua AS saat menjawab pertanyaan dari warga yang melihat kejadian itu. (kmb38)

Pemilik lahan itu adalah mantan Rektor Undiksha Prof. Nyoman Sudiana. Dia diminta aparat desa segera menyender tanah itu dengan fondasi yang kuat. Upaya itu penting dilakukan agar tanah tidak longsor ke Sungai Tangis, di perbatasan antara Desa Petandakan dengan Sari Mekar. Memperhatikan kepentingan umum di desanya, kata Perbekel Joni Arianto, Minggu (31/1) kemarin, pihaknya minta agar tanah itu segera disender, sebab kalau tidak tanah itu terus longsor ke Sungai Tangis. Terbukti tanah di sana sedikit demi sedikit sudah mulai tergerus sejak Desember lalu. “Sebelum terjadi pengurukan dan pengaplingan tanah di sana, pemilik tanah Nyoman Sudiana memang sudah berkoordinasi memasukkan alat berat. Secara aturan pihak desa me-

mang tidak bisa memberikan sanksi kepada pengapling, termasuk ketika memasukkan alat berat melewati lajur jalan umum milik desa,” terangnya, Minggu kemarin. Namun, situasi di lapangan, kaplingan lebih dulu mengalami longsor. Kondisi seperti itu mengancam keberadaan Tukad Tangis di areal bawah tanah kapling seluas dua are. Atas kondisi itu, mau tidak mau pengembang diminta memperhatikan lingkungan, agar tidak membahayakan warga. “Imbauan kami berikan supaya tidak mengganggu dan merusak lingkungan. Musim hujan sekarang ini air dari arah selatan persawahan mudah masuk memenuhi areal itu. Apalagi gorong-gorong tesumbat penggarap proyek. Eksavator merusak jalan desa. Di sekitar tanah proyek ada tukad, pangkung, dan telabah,

yang harusnya diisi fondasi atau panyengker, anehnya kok justru langsung dikeruk begitu saja,” paparnya. Setelah mengetahui kondisi lingkungan terancam rusak akibat tanah mulai tergerus, aparat desa meminta pengapling meninjau kembali lokasi yang sedang digarap. “Pengerukan itu relatif membahayakan lingkungan. Lebih lebih ada sawah di atas tanah datar kaplingan itu. Karena tidak ada saluran air sawah, lalu mau dibawa ke mana air tersebut,” tuturnya. Air sawah itu adalah aliran air telabah Subak Anyar dan Subak Padangkeling. Selain itu ada pula Tukad Tangis di perbatasan antara Petandakan dan Sari Mekar. “Janjinya sih akan dibuat fondasi kuat untuk panyengker proyek itu. Tetapi hingga sekarang belum terealisasi,” keluh Joni. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Tercatat 240 siswa yang terdiri dari SD, SMP dan SMA yang berasal dari Desa Musi, Penyabangan, dan Desa Banyupoh, Gerokgak, kehilangan perlengkapan sekolah. Pelajar di tiga desa ini merupakan korban banjir bandang yang menerjang wilayah mereka, Sabtu (23/1) lalu. Pascabencana itu, anakanak ini sempat mengalami trauma hingga beberapa di antaranya tidak masuk sekolah. Mereka rata-rata khwatir terjadi banjir susulan. Dari data dihimpun di lapangan, pelajar di Desa Musi itu kehilangan perlengkapan sekolah sebanyak 20 anak. Anak ini dominan siswa SD dan sisanya pelajar SMP dan SMA yang menempuh pendidikan di luar Desa Musi. Sementara di Desa Penyabangan siswa SDN 2 Penyabang sebanyak 130 anak kehilangan seragam, buku pelajaran, dan perlengkapan lainnya. Demikian pula di Desa Banyupoh tercatat 90 siswa mengalami hal serupa. Atas kondisi yang dialami pelajar di tiga desa itu, Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) Gerokgak melakukan upaya mengumpulkan sumbangan sukarela untuk membantu pelajar tersebut. Bantuan berupa uang tunai sudah terkumpul dari para guru, termasuk bantuan pemerintah daerah sebesar Rp 103 juta. Selain itu, 65 dus bantuan pakaian layak pakai untuk anak-anak maupun korban lainnya juga telah didistribusikan kepada korban

bencana. Kepala UPP Putu Suardika saat ditemui di Desa Musi akhir pekan lalu mengatakan, pascabencana ratusan pelajar korban banjir bandang itu sudah kembali bisa mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolahnya masingmasing. Anak-anak ini sempat tidak bersekolah dua hari pascabencana melanda. Hal ini karena anak-anak itu mengalami trauma akibat bencana dahsyat yang melanda wilayah mereka sebelumnya. Alasan lainnya, perlengkapan sekolah (buku-buku, baju, celana, dan sepatu) sudah tidak bisa diselamatkan. Akibatnya anak-anak tidak bisa sekolah. Saat ini anak-anak itu sudah kembali bersekolah dan mereka mendapatkan bantuan peralatan sekolah hasil donasi dari berbagai pihak yang simpati terhadap kejadian ini. Hari Senin (25/1) lalu, anakanak terutama di Musi dan Penyabangan memang tidak sekolah. Orangtua mereka waswas terjadi banjir susulan dan peralatan sekolah mereka hanyut. “Tetapi sekarang anak-anak sudah kembali ke sekolah dan peralatan sekolah bantuan dari berbagai pihak sudah diterima,” katanya. Di sisi lain, kata Suardika, dari sekian banyak bantuan untuk siswa korban banjir bandang itu tidak seluruhnya bisa dimanfaatkan anak-anak. Hal ini karena ukuran seragamnya banyak yang terlalu kecil. Dari sekitar 230 stel seragam yang

bisa dimanfaatkan, hanya 15 stel saja. Sayang sekali, lalu menghindari bantuan ini mubazir, pihaknya kini sedang mengupayakan mengalihkan bantuan ke sekolah yang lain. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi Pelaksana Harian (Plh) Disdik I Made Ngadeg mengatakan, bantuan para guru senilai Rp 103 juta ini diingatkan agar dikelola dengan baik, transparan dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan para siswa. Dana ini bisa dipergunakan untuk mengompensasi bantuan agar lebih tepat sasaran. Apalagi dari sekian banyak bantuan yang mengalir tidak bisa dimanfaatkan korban terutama siswa. “Disdik sudah menyampaikan kalau nanti dana bantuan uang ini dipergunakan untuk pembelian seragam sekolah, sepatu dan peralatan lainnya. Ukuran seragam atau sepatu juga dipastikan lebih dahulu dengan anak bersangkutan, sehingga bantuan ini menjadi tepat guna dan sasaran,” tegasnya. Sementara itu, Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB) menyerahkan sebanyak 30 karung pakaian layak pakai untuk korban bencana di Desa Musi dan Desa Penyabangan. Presiden KJB Ketut Wiratmaja didampingi perwakilan donatur Agus Juliandana mengatakan bantuan yang dihimpun ini sebagai rasa peduli pihaknya atas musibah atau bencana yang menimpa warga di sini. (kmb38)

Ratusan Siswa Korban Banjir Bandang Suantara Jalan Kaki Kehilangan Perlengkapan Sekolah Tinggal di Gubuk Bambu

4 Km ke Sekolah

Kemiskinan menimpa salah seorang warga di Banjar Dinas/Desa Sepang, Busungbiu. Putu Agung Suantara (10 tahun), siswa Sekolah Dasar ini harus berjalan empat kilometer ke SD yang berada di pusat desa. Sehari-hari ia tinggal bersama orangtuanya, Komang Syahrini (30) dan Kadek Danayasa (30), di atas Bukit Pejatu. Suantara saat ini masih duduk di kelas I SDN 5 Sepang. Ia tinggal di atas perbukitan, sehari-hari melewati jalan setapak selebar 50 sentimeter. Sepeda motor hanya bisa menembus 750 meter saja, sisanya dia harus berjalan kaki melintasi areal tanah perbukitan. “Saya pergi ke sekolah dengan jalan kaki menuruni bukit sejauh empat kilometer. Saat hujan jalan ini berlumpur. Saya memang tak pakai sepatu, pakai sandal jepit saja,” ujar Suantara. Dirinya tiap hari harus berjalan empat kilometer. Memang capek, apalagi jalanya naik-turun bukit. “Saya bermimpi bisa punya sepeda ontel, maksudnya agar lebih mudah dan cepat ke sekolah,” harap Suantara didampingi adiknya, Kadek Sukayana (3), Minggu (31/1) kemarin. Ibu Suantara bekerja memetik kopi. Ia berpenghasilan Rp 60 ribu per hari. Dengan uang segitu dirinya tidak mampu berbuat banyak. Apalagi membelikan anaknya sepeda. “Untuk hidup saja susah. Saya gak punya kerjaan lainnya. Kalau tidak ada panen kopi saya diam di rumah menunggu anak, apalagi sekarang musim hujan deras,” ungkap Syah-

rini. Suaminya bekerja serabutan. Karena itu penghasilannya juga tidak menentu. Saat kerja bisa memperoleh upah antara Rp 50 - 100 ribu per hari. Beragam pekerjaan dilakoni, berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya. Soal kebutuhan beras, mereka dibantu beras miskin 15 kilogram setiap bulan. Bantuan itu cukup berarti menunjang makan selama 10 hari. Keluarga kecil itu tinggal di rumah berukuran 3x3 meter. Rumahnya terbuat dari anyaman bambu. Tempat tidur, lemari penyimpan pakaian, dan dapur berada di satu ruangan itu. Dari masak, makan, sekalian di dalam kamar itu. “Sedangkan mandi di pangkung, berjarak satu kilometer dari rumah,” ungkap Danayasa yang berharap anak-anaknya bisa melanjutkan hingga ke perguruan tinggi. “Pendidikan itu sangat penting supaya anak-anak bisa mengubah nasib keluarga,” harapnya. Prebekel Sepang I Putu Agung Mahardika mengatakan bantuan bedah rumah telah diajukan untuk keluarga Danayasa. Bahkan pengajuan sejak empat tahun lalu ke Pemkab dan Pemprov. Sayang harapan rumah untuk keluarga Danayasa belum mendapat apresiasi pejabat terkait. “Kami akan ajukan di perubahan, semoga keluarga ini cepat mendapat bantuan. Dalam daftar ada 20 keluarga miskin kami ajukan untuk dapat bantuan rumah dari pemerintah,” terangnya. (dgk)

Mobil Patroli Dilempar Batu

Diburu, Pelaku Trek-trekan Liar

Singaraja (Bali Post) Mobil patroli milik Polsek Kota Singaraja jenis Mitsubishi nopol 2141-29 menjadi sasaran pelemparan batu oknum tidak bertanggung jawab. Kaca depan mobil di bagian sebelah kiri retak, polisi kini memburu pelaku. Pelaku diduga merupakan remaja penghobi trek-trekan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Sam Ratulangi, Penarukan, Sabtu (30/1) pukul 01.00 dini hari. Sontak hal itu membuat jengah Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Suarnata. Ia bersama anggotanya kini mengejar pelaku pelemparan dimaksud. Seizin Kapolres AKBP Harry Haryadi Badjuri, Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Suarnata menjelaskan, patroli terhadap trek-trekan liar itu dilakukan guna menekan kenakalan remaja di masyarakat. Karena itu, anggotanya berpatroli berkeliling kota Singaraja. “Setiap malam Minggu di kota Singaraja rutin dilakukan patroli. Upaya itu untuk mengantisipasi trek-trekan liar anak-anak di jalan,” jelasnya dikonfrimasi, Minggu (31/1) kemarin. Ketika menerima laporan masyarakat terdapat trek-trekan liar di seputaran wilayah

Bali Post/kmb34

Dilempar - Polisi dari jajaran Polsek Kota Singaraja menunjukkan mobil patroli jenis Mitsubishi nopol 214129, terkena batu dilempar oknum remaja tidak dikenal. Peristiwa terjadi sewaktu polisi membubarkan aksi trek-trekan liar, Minggu (31/1) kemarin. Jalan Sam Ratulangi gerombolan remaja pelaku trektrekan liar itu dibubarkan. Diduga merasa risi tiap kali melakukan trek-trekan selalu diganggu polisi, oknum pemuda tidak dikenal itu lantas melawan dan melempar mobil patroli polisi dengan batu lalu dia langsung kabur. Tindakan oknum remaja pelempar batu ke mobil patroli itu kini menjadi buronan polisi. Ciri-ciri pelaku sudah dikantongi polisi. Pelaku diminta menyerahkan diri guna

mengakui perbuatannya. Suarnata bekerja sama melibatkan pecalang adat, dan Sat Pol PP Buleleng menekan aksi trek liar. “Kami akan mencari akar permasalahannya. Tidak segan-segan kami lakukan tindakan tegas,” kata Kapolsek. Sementara dua motor terjaring pada aksi trek-trekan liar itu. Diantaranya jenis motor Honda Supra X warna hitam DK 5792 FB, dan Honda Beat warna putih biru DK 7388 VD. (kmb34)


JEMBRANA

12

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Diduga Asal-asalan

Areal Halaman Patung Siwa Tergenang Air Negara (Bali Post) Pembangunan dan penataan halaman patung Siwa tahap dua yang berlokasi di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, tepatnya di belakang Pos KTP Gilimanuk diduga sebelumnya dikerjakan asal-asalan, khususnya lantai atau halaman bawah patung. Lantai patung Siwa yang dibuat memakai batu sikat itu tergenang air di beberapa sisi dan dikhawatirkan akan cepat merusak pasangan batu sikat. Menurut salah seorang warga Gilimanuk yang biasa berada di pos pol Air Gilimanuk, Minggu (31/1) siang kemarin, air itu tergenang sejak dua hari lalu. “Mungkin dibuat asalasalan sehingga lantainya tidak rata sehingga air tergenang seperti itu,” kata lelaki yang minta namanya tidak disebut di media ini. Air tersebut katanya bekas air hujan dan diduga karena halamannya yang dibuat dengan batu sikat itu tidak rata sehingga airnya tergenang. “Harusnya dibuat agak miring dan dibuat ada lubangnya sehingga air bisa mengalir, tidak tergenang begitu,” jelas Made Ariani salah seorang pengunjung. Selain air tergenang, patung Siwa yang kini banyak dikunjungi itu juga

kini penuh dengan sampah berserakan di areal patung apalagi di sebelah balai bengong, padahal di sana sudah disediakan bak sampah. Demikian juga rumput kini tumbuh makin tinggi dan liar. Di sisi lain Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pengawas Zona Bahari Gilimanuk Slamet Harianto mengatakan pihaknya juga kini sedang mengawasi areal rest area Gilimanuk jangan sampai sepeda motor masuk ke dalam dan merusak areal patung dan taman. “Jangan sampai pedagang bersepeda motor juga jualan di dalam dan markir motor di telajakan dan trotoar,” jelasnya. Terkait sampah katanya sudah ditangani dan sampah yang ada di pantai merupakan sampah kiriman. Namun, terkait air tergenang dia membenarkan. Menurutnya itu kewenangan dari pihak rekanan yang mengerjakan. “Tidak tahu juga kenapa air bisa tergenang,” tandasnya. Dari catatan proyek pembangunan dan penataan patung Siwa tahap dua dikerjakan oleh pihak rekanan CV Tunas Muncul dengan anggaran dana Rp 885.121.000 bersumber dari APBD Jembrana. Sementara Kepala Kantor LHKP Wayan Darwin yang dihubungi di ponselnya tidak aktif. (kmb)

Bali Post/kmb

TERGENANG - Areal lantai patung Siwa di Gilimanuk yang terbuat dari batu sikat sejak beberapa hari tergenang air dan dikhawatirkan akan merusak batu sikat.

Tertahan Seminggu

Belasan Sopir Berharap Segera Bisa Melintas Negara (Bali Post) – Belasan sopir truk jurusan Lombok yang tertahan seminggu di halaman parkir salah satu rumah makan di Banyubiru akhirnya lega. Truk-truk yang mengangkut palen-palen ini akhirnya bisa melintas setelah jembatan Dangin Tukadaya bisa dilalui. Salah seorang perwakilan sopir, Fauzi (35) mengaku sudah seminggu belasan truk yang hendak ke Lombok tertahan akibat jembatan jebol. “Kami tidak berani lewat jalur utara, banyak yang sudah mencoba dan tidak kuat (menanjak), terpaksa kami bertahan,” tandasnya. Ia dan sejumlah sopir kemarin nampak di antara warga yang melihat proses uji coba jembatan sementara yang akan segera difungsikan itu. Bahkan Fauzi nampak bertanya langsung ke para petugas yang saat itu sedang berkumpul untuk memastikan nasib para sopir itu. Namun, permasalahannya, belasan truk yang tertahan itu menurutnya tidak membawa struk atau kitir dari jembatan timbang. Menurutnya beberapa jembatan timbang di Jawa

saat itu tutup, termasuk di Cekik, Gilimanuk juga tidak bisa menimbang. “Sekarang ini saya pastikan bisa lewat atau tidak, kalau beban truk rata-rata 30 ton,” terangnya. Tetapi para sopir ini masih menunggu kepastian hasil rapat yang akan dilakukan Senin (1/2) hari ini. Apakah diperbolehkan melintas atau tidak. Fauzi bersama beberapa rekannya sengaja mendatangi lokasi jembatan yang jebol ini setelah ada informasi beberapa truk sudah boleh jalan. Dan ternyata sejumlah truk yang bisa melintas itu diminta untuk ikut uji coba truk melintasi jembatan sementara itu. “Ternyata bisa, kami juga berharap truk-truk yang sudah terlanjur di sini agar juga bisa melintas,” tandas sopir lain. Akibat jembatan jebol dan jalan terputus ini, barang-barang yang hendak diantarkan ke Lombok mengalami keterlambatan hampir seminggu. Menurutnya ada sekitar 18 truk jurusan NTB yang tertahan di Jembrana. Mereka memilih menunggu hingga perbaikan agar selamat sampai ke tujuan. (kmb26)

Bali Post/olo

SUKSES – Truk dengan berat beban 35 ton sukses melintas di jembatan sementara saat uji coba kemarin. Namun, kepastian jembatan dibuka masih menunggu rapat.

Uji Coba Truk 35 Ton Berhasil

Keputusan Jembatan Dibuka Tunggu Rapat

Negara (Bali Post) – Jembatan Dangin Tukadaya yang putus Sabtu lalu, dipastikan akan bisa dilintasi dalam pekan ini sembari perbaikan di bagian tengah yang jebol. Bagian jembatan di pinggir kiri dan kanan yang sebelumnya terdapat trotoar telah difungsikan menjadi jalan satu lintasan. Dari uji coba yang dilakukan Minggu (31/1) kemarin, truk berbobot 35 ton bisa melintas dengan leluasa. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo bersama jajaran dan perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Bali, meninjau langsung uji coba jembatan tersebut. Dinas mengambil sampel sejumlah truk dengan bobot bervariasi dari terendah 15 ton hingga 35 ton untuk berjalan melintasi jembatan. Dari uji coba hingga petang kemarin, truk

yang berbobot 35 ton bisa melintas kendatipun saat di tengah dalam posisi berhenti mendadak (rem). “Dari uji coba tadi 20 ton, lendutannya (lengkungan jembatan saat dilintasi) sembilan millimeter, jauh dari batas toleransi maksimal 4 cm,” ujar Kepala Bidang Perhubungan Darat, Provinsi Bali Stanley Suwandi.

Sedangkan saat uji coba truk dengan beban muatan 35 ton, lendutan diperoleh 1 cm lebih. Uji coba sengaja dilakukan hanya di sisi utara yang merupakan jalur lintasan dari arah Gilimanuk (Pulau Jawa). Sedikitnya 12 truk dengan berbagai muatan diuji coba melintas. Sebagian besar truk dari Pulau Jawa beban muatannya paling berat. Dari

Razia Kenakalan Remaja

Polisi Berikan Hukuman Lafalkan Pancasila

Negara (Bali Post) Guna mencegah aksi kenakalan remaja dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Polres Jembrana melakukan razia malam minggu. Operasi dan patroli rutin dilaksanakan dengan menyasar anak muda yang melakukan trek-trekan (balapan liar) dan minumminuman keras. Razia dilaksanakan Sabtu (30/1) dinihari, dengan melibatkan belasan personel Pengendali Massa (Dalmas) Polres Jembrana. Personel Dalmas diterjunkan untuk menyisir tempat-tempat yang dianggap rawan konsentrasi masa dengan gangguan kamtibmas. Belasan personel Dalmas ini menghampiri tempattempat yang menjadi lokasi berkumpulnya anak muda seperti di Jalan Surapati, Belakang Kantor Bupati Jembrana, Jalan Ngurah Rai-Negara, Jalan Gunung

Agung-Negara, Lingkungan Awen Lelateng, Jalan Pulau Jawa menuju Seacorm, GOR Kresna Jvara. Beberapa pemuda yang berhasil digerebek saat akan beraksi dibariskan dan diberikan hukuman melafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Beberapa remaja yang didominasi oleh pelajar SMP dan SMA ini tampak gugup ketika disuruh melafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu perjuangan. Bahkan banyak di antara mereka yang tidak hapal Pancasila dan harus beberapa kali mengulanginya sambil tertunduk malu. Putu A (12) bersama belasan teman-temannya yang

masih duduk di bangku kelas VII SMP ini kedapatan nongkrong dan sambil minumminum, mereka mengaku baru kali ini terkena hukuman seperti ini dan mereka mengaku sangat malu. Demikian juga beberapa siswa lainnya. Bahkan setelah selesai dengan hukumannya, mereka harus mengucapkan janji tidak mengulangi perbuatannya lagi demi keselamatan mereka. Kabag Ops Polres Jembrana Kompol I Ketut Sukarta dikonfirmasi mengatakan pihaknya secara rutin melakukan oprasi selain mengantisipasi terorisme dan radikalisme juga kenakalan remaja baik yang suka mabuk-mabukan dan trektrekan. (kmb)

informasi pihak Balai, bahwa kekuatan jembatan beton di sisi luar itu sama. Lebar jalan satu ruas di atas jembatan masing-masing sekitar 3,5 meter. Tim dari Balai Jalan sengaja memasang payal di sisi dalam jalan tersebut untuk memandu truk melintas. Kendati dalam uji coba berhasil, tim mengaku tidak bisa langsung membuka jembatan. Hari ini dijadwalkan rapat melibatkan seluruh pihak terkait termasuk Balai Jalan Nasional dan perwakilan sopir. “Truk yang melintas ini nanti harus membawa struk dari jembatan timbang untuk

memastikan berat muatan,” tambah Stanley. Untuk yang dari arah barat, bisa menggunakan struk dari jembatan timbang di Jawa, begitupun sebaliknya dari arah timur juga harus melampirkan struk itu. Di sisi lain, Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Gede Sumadra Kerthiawan mengatakan untuk kendaraan barang nantinya akan diarahkan melintas jembatan itu satu-satu. Sedangkan kendaraan roda empat (mobil), kemungkinan akan diarahkan ke jalan pedesaan yang saat ini digunakan untuk jalur alternatif. (kmb26)

Jalan Alternatif akan Diperbaiki Negara (Bali Post) Sejumlah ruas jalan pedesaan di Kecamatan Jembrana yang rusak akibat menjadi jalur alternatif selama perbaikan Jembatan Dangin Tukadaya akan diperbaiki. Pihak Balai Jalan Nasional akan membantu memperbaiki jalan pedesaan sepanjang empat kilometer. Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha akhir pekan lalu. Bupati didampingi Wabup Made Kembang Hartawan berharap agar pengerjaan jembatan berlangsung lancar dan tidak ada permasalahan. Sehingga jalur Denpasar-Gilimanuk bisa normal kembali. Sejumlah ruas jalan pedesaan yang selama ini dilalui sementara untuk kendaraan roda empat dan mengalami kerusakan akan diperbaiki. “Ada empat kilometer panjang jalan yang akan diperbaiki,” terangnya. Namun pemerintah daerah berharap perbaikan lebih panjang lagi, mengingat ruas jalan pedesaan yang dilalui rata-rata juga sudah mulai mengalami kerusakan. Salah satunya di Samblong, Kelurahan Sangkaragung. Selama sepekan jalan terputus, arus lalu lintas khususnya kendaraan keluarga dialihkan ke jalan-jalan desa. Kendaraan dari arah barat sebagian melewati Batuagung dan sebagian ke arah Dauhwaru. Sementara dari arah timur diarahkan ke Sangkaragung tembus ke Dauhwaru. (olo)


Senin Umanis, 1 Februari 2016

KARANGASEM

13

Di RSUD Karangasem

Antrean Pasien Bedah Sampai Tiga Bulan Amlapura (Bali Post) – RSUD Karangasem saat ini sudah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Namun sampai kini ruang rawat inap untuk pasien kelas III masih kurang. Sementara antrean pasien operasi terencana masih panjang. Bahkan tidak jarang mereka harus menunggu sampai tiga bulan untuk mendapatkan giliran tindakan operasi. Hal itu disampaikan Direktur RSUD Karangasem dr. Wayan Suardana saat rapat kerja di DPRD Karangasem, belum lama ini. Suardana mengatakan saat pasien di kelas III membeludak seperti belakangan ini dan ketika ruang di kelas III sudah penuh, mereka terpaksa dirawat di ruang perawatan kelas II. Jika di kelas II juga sudah penuh, pasien diarahkan ke las I, bahkan sampai ke ruang VIP. Selain itu, ruang operasi juga sangat kurang. Ke depan kata Suardana, pihaknya fokus

membangun kamar operasi. Sampai kini pihaknya baru memiliki tiga kamar operasi dan itu masih sangat kurang, karena meningkatnya kasuskasus pasien yang mesti dilayani operasi. ”Pasien untuk layanan mata, THT, penyakit ringan, kulit dan kelamin juga kerap perlu tindakan operasi,” ujarnya. Suardana menambahkan, rentang waktu menunggu tindakan operasi terencana mencapai tiga bulan. Padahal standar layanan bedah terencana maksimal satu bulan. “Kasihan pasien usus buntu dan hernia lama menunggu mendapatkan tindakan operasi. Kini kami berupaya mengejar standar layanan minimal,” tegasnya. Di UGD, lanjutnya, juga belum ada kamar operasi. Sebenarnya dengan tipe C rumah sakit itu, SDM cukup. Namun dalam rangka memenuhi standar pelayanan yang baik dengan meningkatnya jumlah pasien, perlu tenaga lebih baik.

Jalan Basangalas ke Pura Kayu Sakti Hancur Amlapura (Bali Post) – Jalan dari Basangalas ke Pura Kayu Sakti, Kecamatan Abang, Karangasem, sudah lama hancur. Lapisan aspal sudah lenyap dan tinggal menyisakan jalan tanah. Warga setempat berharap jalan ke cagar budaya Pura Kayu Sakti itu secepatnya diperbaiki. Perbekel Desa Tri Buana Made Pasek mengatakan hal itu di sela-sela sosialisasi pembangunan di Kecamatan Abang belum lama ini. Menurut Pasek, jalan itu dulunya sudah pernah diaspal tetapi sudah lama rusak parah. Kerusakannya sepanjang sekitar satu kilometer. Padahal jalan itu merupakan jalan tembus ke Gamongan. “Kami berharap jalan ini secepatnya diperbaik. Apalagi di sana ada cagar budaya Pura Kayu Sakti,” ujarnya. Pura Kayu Sakti dimasukkan sebagai cagar budaya sejak beberapa tahun lalu. Tidak diketahui secara pasti, kapan pura ini dibangun. Namun diduga sejak orang menghuni desa di kaki Gunung Lempuyang itu. Di pura itu terdapat sejumlah palinggih, seluruhnya terbuat dari batu lempeng, serupa punden berundak. Soal Pura itu bernama Pura Kayu Sakti, kata penjaga pura yang karyawan Balai Cagar Budaya itu, ketika zaman dulu terjadi banjir besar dari Gunung Lempuyang. Semua pohon tumbang dan hanyut, tapi ada satu pohon yang hanyut tetap berdiri mengikuti aliran air. Sampai kini di sebelah pura itu memang ada sebuah sungai yang berhulu di Gunung Lempuyang. Di sana juga tumbuh banyak pohon enau (jaka). Kepala Bappeda Karangasem Ketut Sedana Merta dan Kadis PU Karangasem Nyoman Sutirtayasa menyampaikan, para perbekel/lurah hendaknya menginventarisasi mana jalan desa. Soalnya, dengan aturan baru semua status jalan mesti jelas aset milik siapa. Untuk ke depan, jika jalan belum tercatat atau diserahkan sebagai aset jalan pemerintah, misalnya menjadi aset kabupaten maka Dinas PU tak bisa mengusulkannya untuk mendapatkan anggaran pemeliharaan ataupun pengerasan. Guna menginventarisasi jalan-jalan di desa itu, pihaknya memang belum membuat form laporan yang disebarkan kepada pihak desa/kelurahan. Form itu nantinya akan dibuat dan disampaikan ke pihak desa. (013)

Wisman Diarahkan ke Tiga Gili

Kalangan Perhotelan di Jemeluk Kelimpungan Amlapura (Bali Post) – Pemkab Karangasem didesak segera menata kapal cepat yang beroperasi di wilayah Pantai Jemeluk. Masalahnya, selain diduga tanpa izin operasi, keberadaannya juga seringkali dikeluhkan kalangan perhotelan di kawasan wisata itu. Hal itu disampaikan sejumlah anggota DPRD Karangasem saat rapat gabungan Komisi dengan Kadishub dan Pemadam Kebakaran (Kadishub Damkar) belum lama ini. Ketua Komisi I Komang Sudanta mengatakan keluhan kalangan praktisi wisata terkait keberadaan boat cepat yang beroperasi di kawasan Pantai Jemeluk, dikhawatirkan merusak biota bawah laut. Padahal selama ini masyarakat setempat sudah berupaya keras melakukan penyelamatan dan pelestarian dengan beberapakali menenggelamkan tempat tumbuh terumbu karang, sekaligus rumah ikan berupa bola dunia maupun berbentuk kotak pos. Masyarakat yang peduli keindahan alam bawah laut juga mengkhawatirkan operator boat cepat mencuci atau membersihkan kapalnya di pantai. Hal itu tentunya berpotensi membunuh atau mengancam kehidupan ikan hias dan biota laut lainnya. Anggota Dewan lainnya Komang Sartika dan Nyoman Musna Antara mengatakan, ada keluhan kalangan praktisi pariwisata di kawasan itu. Di mana wisatawan mancanegara (wisman) yang berwisata atau menginap di hotel diarahkan ke Lombok atau tiga gili dengan iming-iming lebih indah dan lebih bebas. Akibatnya wisman yang telah menginap di kawasan itu pindah atau berkurang masa tinggalnya. “Dulu wisman bisa menginap empat sampai satu minggu. Kini hotel sepi karena wisman diarahkan ke gili,” ujar Sartika. Keadaan itu, kata Sartika, menyebabkan kalangan pariwisata dan Pemkab Karangasem makin tak mendapatkan apa-apa, selain ampas dan masalah jika nantinya ada kasus. Pasalnya, operasional pelayanan boat cepat itu tanpa izin, tanpa ada pengawasan, sementara manivest (registrasi) penumpang tak jelas. Tarif penyeberangan juga tak jelas dan tak pasti. “Kalau nanti ada kasus kecelakaan di laut menimpa penumpang wisman yang pertama kena getah dan dampaknya adalah Pemkab Karangasem dan aparat keamanan,” papar Sartika. Hal senada juga dilontarkan Nyoman Musna. Ditegaskan, operasional sejumlah boat cepat yang melayani wisman dari pantai Karangasem ke wilayah lain seperti NTB hendaknya ditata dan diawasi. Dari aspirasi warga atau kalangan pariwisata, penataan atau dermaga kapal boat jika perlu dibuat dan diarahkan ke pantai atau Teluk Peselatan. (013)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110

Dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan sudah cukup lima. Dokter anastesi ada dua, minimal perlu empat. Sementara dokter spesialis penyakit dalam dan bedah masing-masing dua serta baru mendatangkan dua dokter spesialis anak berstatus kontrak. Sedangkan dokter spesialis mata, THT, laboratorium dan rontgen masing-masing satu orang. Di lain pihak, Ketua Komisi IV DPRD Karangasem Wayan Sudira yang memimpin rapat kerja saat itu menyampaikan perlunya pihak RSUD meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih saat ini sudah ada rumah sakit swasta di Karangasem. Dengan makin ketatnya persaingan, RSUD Karangasem selaku rumah sakit pemerintah satu-satunya di Karangasem wajib meningkatkan pelayanan. “Harus diakui, sikap dan ketelatenan pelayanan masih perlu ditingkatkan,” tegasnya. (013)

MENUNGGU – Sejumlah pasien tampak sedang menunggu pelayanan dari pihak RSUD Karangasem.

Bali Post/013

Pascadiperingatkan

11 Toko Berjaringan Belum Selesaikan Izin Amlapura (Bali Post)-

Keberadaan toko berjaringan di Karangasem masih belum beres. Rupanya masih ada belasan toko waralaba yang berdiri tanpa izin. Sebelumnya ada 12 toko sejenis yang diperingatkan agar mengurus izin maupun memperbarui izin sejak diberlakukannya Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Namun sejak diperingatkan diketahui baru ada satu toko yang menyelesaikan proses izin. Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Karangasem I Ketut Sumarta mengatakan satu toko berjaringan yang sudah menindaklanjuti peringatan itu. Hanya toko yang berada di Desa Ababi. Tepatnya yang bersebelahan dengan SPBU Abang. “Sebenarnya banyak yang sudah mengurus, tapi syarat peralihan izin ke IUTM ini banyak. Setelah teguran, baru keluar satu izin untuk toko modern (berjaringan - red) di Ababi.

Kami masih terbuka agar toko lainnya segera menyelesaikan izinnya, asalkan pengusaha mampu memenuhi seluruh persyaratan izin KP2T Karangasem untuk memperoleh IUTM,” kata Sumarta belum lama ini. Ketika disinggung toko berjaringan mana saja yang masih bodong atau belum berizin, Sumarta menolak menjelaskan. Ia berdalih itu bukan kewenangannya, karena data toko moderen yang belum mengantongi

IUTM ada di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem. Sumarta menambahkan, sejak adanya teguran itu, Pemkab Karangasem menerapkan aturan ketat untuk mengeluarkan IUTM. Sejumlah toko sejenis lainnya yang hendak berdiri di kecamatan lain, seperti di Kecamatan Sidemen dan Rendang, ditolak pengajuan izinnya karena tidak menuhi syarat. Sumarta menambahkan, pemberlakuan IUTM ini

menyusul diberlakukannya Permendag RI Nomor 70/MDAG/PER/12/2013 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern sebagaimana diubah ke dalam Permendag RI Nomor 56/M-DAG/PER/9/2014. Sumarta berharap toko modern yang sudah berdiri namun belum mengantongi IUTM agar segera mengurusnya ke KP2T Karangasem. Namun, bila toko modern itu tetap tak memenuhi syarat, maka toko modern itu akan segera ditindak tegas Tim Yustisi Pemkab Karangasem. Kepala Disperindag Karangasem Gusti Ngurah Suarta mengatakan, pascadiperingatkan pihak pengusaha sudah mengurus proses

perizinannya. Namun sejauh mana peringatan Disperindag sudah ditindaklanjuti, pihaknya menegaskan hal itu kini berada di KP2T. “Data 12 toko modern yang sebelumnya diperingatkan ada di KP2T. Semua datanya ada di sana, mana yang sudah berizin dan mana yang belum,” tegasnya. Sebelumnya, Sumarta mengatakan saat ini di Karangasem toko modern berjaringan yang sudah mengantongi izin tersebar di Kota Amlapura sebanyak delapan toko modern, Kecamatan Manggis empat toko modern, Kecamatan Abang satu toko modern dan satu lagi segera menyusul di sekitar Tulamben, Kecamatan Kubu. (kmb31)

Survei Kinerja SKPD

Sampel Ombudsman Diperluas ke Kecamatan Amlapura (Bali Post) Hasil survei tingkat kepatuhan atau kinerja SKPD tahun lalu memberikan gambaran kinerja SKPD dan pelayanan publik pemerintah daerah kepada masyarakat. Meski ada enam SKPD dan sejumlah pelayanan publik yang diberi rapor merah, namun survei ini penting untuk melecut kinerja SKPD. Tahun 2016 ini, sampel penilaian Ombudsman akan diperluas hingga ke tingkat kecamatan yang sudah melayani Program Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) sejak 22 Juni 2015. Kepala Bagian Organisasi I Nengah Sutama mengatakan kecamatan mana yang akan dijadikan sampel masih dirahasiakan. Namun pihaknya meminta seluruh kecamatan manapun selalu siap. Ruang lingkup PATEN meliputi pelayanan bidang perizinan dan nonperizinan

untuk meningkatkan kualitas dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 4 Tahun 2010 tentang Pedoman PATEN. “Pelayanan publik di tingkat kecamatan biasanya melayani izin yang sifatnya mikro. Misalnya, mengurus izin toko kecil dan lain-lain,” kata Sutama, Minggu (31/1) kemarin. Dengan perluasan sampel penilaian ini, kata dia, setiap kecamatan dapat diukur tingkat kinerjanya sekaligus menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah. Sehingga, selanjutnya dapat dipikirkan lagi langkah apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja setiap kecamatan, agar masyarakat tidak merasa dirugikan. Proses penilaian tetap dilakukan seperti tahun lalu, antara rentang waktu Maret sampai Oktober. Sejauh ini, hasil survei Ombudsman menunjukkan hasil yang lebih

Bali Post/kmb31

I Nengah Sutama

baik dari tahun ke tahun. Hal itu terlihat dari jumlah SKPD dan bentuk pelayanan publik yang memperoleh rapor merah makin sedikit. “Kami berharap hasil survei Ombudsman hingga tingkat kecamatan, hasil-

nya nanti dapat memperbaiki kinerja kecamatan secara keseluruhan,” ujarnya. Selanjutnya, sampel objek survei tiap tahun akan terus diperluas hingga mencangkup seluruh SKPD. Total ada 42 SKPD di Pemkab Karangasem. Sedangkan, survei baru dilakukan hingga 26 SKPD. Selama ini survei menggunakan sistem sampel karena pihak Ombudsman masih kekurangan tenaga teknis. Ke depan, komitmen Ombudsman dengan pemerintah daerah sudah sama agar survei kinerja ini bisa dilakukan kepada seluruh SKPD. Seperti diberitakan sebelumnya, Ombudsman menilai ada enam SKPD dengan nilai merah. SKPD itu meliputi Dishutbun dengan nilai 490, Diskes (345), Inspektorat (325), DPKP (320), Diskop dan UKM (235) dan PDAM (150). Selain itu juga ada 10 SKPD dengan zona

kuning, yakni Satpol PP, KP2T, Dinas Sosial BPPKB, Disnakertrans, DKP, Disbudpar, Dishub PK, BLH dan BPBD. Sedangkan 10 SKPD lainnya masuk zona hijau meliputi Disdukcapil, Diskominfo, Disdikpora, Bappeda, Dispenda, RSUD, Disperindag, KPAD, BKD dan Dinas PU. Ombudsman juga melakukan penilaian terhadap 70 produk layanan publik di Pemkab Karangasem yang tersebar di 11 SKPD. Diantaranya di Disdikpora, Diskop dan UKM, Diskes, Dinas PU, Disdukcapil, Dishub dan Damkar, Distan TPH, DPKP, KPAD, Dinas Sosial dan KP2T. “Ratarata penilaian Ombudsman terhadap ini masih kuning. Paling parah di DPKP dari lima produk layanan ada tiga produk zona merah dan dua zona kuning,” kata Sutama terus terang. (kmb31)

Produksi Merosot, Petani Arak Sekarat NASIB produsen arak di Kecamatan Sidemen, Karangasem makin tak menentu. Setelah kerap jadi objek razia polisi, kini produksi arak terus merosot. Kondisi itu sebagai akibat cuaca panas berkepanjangan, sehingga mengganggu pertumbuhan buah pohon kelapa. Meski sesekali sudah turun hujan, tapi belum mampu mengembalikan kondisi pohon kelapa agar bisa diproduksi menjadi arak. Seperti yang dialami sejumlah produsen arak di Desa Tri Eka Bhuana, Sidemen. Mereka kini nampak kebingungan, salah satunya I Nyoman Masta. Biasanya dalam tiga hari ia dan kerabatnya bisa menghasilkan 14 botol arak (isi 10 liter). Namun belakangan hasil produksi jadi tak menentu. Kondisi demikian sudah terjadi dalam tiga bulan terakhir. “Cuaca panas terlalu lama membuat batok kelapa menjadi tak berkembang. Jadi, mau ambil bahan arak dari pohon kelapa sangat susah,” terang Masta. Kondisi demikian amat memengaruhi perekonomian masyarakat setempat. Sebab, desa ini termasuk penghasil arak terbesar di Karangasem. Sekitar 95 persen dari 600 KK

(sekitar 2.193 jiwa) di sana hidup dari penjualan arak. Itu sudah dilakukan turun temurun oleh masyarakat setempat. Menghadapi situasi ini, masyarakat setempat sangat kelimpungan. Ada yang memaksakan diri memaksimalkan lahan pertanian yang semula menjadi pekerjaan sampingan. Ada juga merantau ke kota untuk mengadu nasib menjadi buruh. “Banyak juga produsen arak yang mencari hutang untuk menjalankan usaha, sekarang jadi tak bisa bayar hutang. Masyarakat bingung, petani arak sekarat. Usaha para pengepulnya juga macet,” kata Masta yang pernah menjadi perbekel setempat selama dua periode. Petani arak lainnya, I Komang Budiana, mengaku khawatir. Langkanya keberadaan arak saat ini dimanfaatkan pihak-pihak tertentu di Bali untuk membuat arak oplosan. Jika ini terjadi, bisa membahayakan para konsumen yang biasa menkonsumsi arak asli produksi Desa Tri Eka Bhuana dan hasil produksi dari desa lain di Kecamatan Sidemen. Selain usaha petani arak macet karena cuaca, usaha produksi arak makin dibuat

sulit dengan adanya Peraturan Menteri Perdagangan No.06/M-DAG/PER/1/2015, tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. Peraturan ini membuat produsen minuman beralkohol jenis arak khawatir karena bakal mematikan pembuat arak. Tanpa adanya aturan itupun masyarakat setempat sudah merasakan susahnya menjual hasil produksi arak. Tak jarang harus kucing-kucingan dengan petugas kepolisian, karena hingga saat ini arak tak ada pasaran khusus. Selain itu, produksi arak untuk konsumsi juga tergolong daftar negatif investasi, sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 39 Tahun 2014. Aturan ini mengatur tentang badan usaha yang tertutup dan terbuka di bidang penanaman modal. Sehingga, usaha ini sebenarnya dilarang tetap berproduksi. Melihat peraturan itu, Masta dan petani arak lainnya di Desa Tri Eka Bhuana berharap ada solusi dari pemerintah daerah. Sebab selama ini sebagian besar warga di Kecamatan Sidemen hanya mengandalkan hasil dari produksi arak. (gik)

Bali Post/gik

ARAK - Warga di Desa Tri Eka Bhuana saat menunjukkan proses produksi arak yang dilakukan secara tradisional.


TABANAN

14

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Batasan Umur Dicoret

Perda Pilkel Terancam Dicabut

Tabanan (Bali Post) Keinginan masyarakat Kabupaten Tabanan memiliki calon perbekel yang muda dan energik sehingga bisa menghadapi beban kerja yang semakin berat, kandas sudah. Hal ini dikarenakan bertentangan dengan UU tentang Pemdes No. 6 Tahun 2014. Oleh sebab itu, klausul batasan umur calon perbekel maksimal 54 tahun akhirnya dicoret provinsi. Pemkab Tabanan kini hanya mempunyai dua opsi, yaitu merevisi perda pemilihan perbekel (pikel) tersebut atau mencabut diiringi pengajuan ranperda baru. Anggota Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani membenarkan kalau provinsi mencoret klausul batasan maksimal usai calon perbekel. Pencoretan dilakukan karena dinilai bertentangan dengan peraturan lebih tinggi, yakni UU 6/2014 tentang pemerintahan desa yang tidak mengatur batasan usia maksimal calon perbekel. Dengan demikian, tidak ada batasan usia maksimal calon pemimpin desa. ‘’Hanya ada batasan usia minimal dalam pencalonan,’’ ujarnya ketika diminta konfirmasinya, Minggu (31/1) kemarin. Awalnya batasan usia maksimal calon perbekel ditetapkan dengan harapan saat pensiun berumur maksimal 60 tahun. Selain itu, dengan usia yang lebih muda perbekel akan lebih gesit dalam melaksanakan tugas. Apalagi sesuai UU 6/2014, beban kerja perbekel semakin semakin berat karena harus membuat program mulai perencanaan, pelaksanaan sampai pelaporan setelah memiliki APBDes yang besar. Dengan adanya pencoretan, kini persolan diserahkan ke eksekutif untuk mekanisme selanjutnya. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) I G.N. Supanji dihubungi terpisah mengakui adanya pencoretan klausul batasan usia maksimal calon perbekel. Pihaknya harus segera mengambil langkah untuk pembenahan perda tersebut. Ada dua opsi yang bisa diambil pemerintah termasuk DPRD. Pertama, melakukan revisi khusus klausul yang menyebutkan batasan maksimal usia calon perbekel. Kedua, mencabut perda tersebut kemudian mengusulkan ranperda baru sesuai UU tentang pemdes. (kmb24)

PMI Laksanakan Sehati di Seltim

Tabanan (Bali Post) Merebaknya penyakit akibat virus seperti ISPA, demam berdarah, diare, dan kulit diawali dari lingkungan tidak sehat. Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak-anak untuk menghabiskan waktunya guna menimba ilmu. Untuk itu, menjaga kebersihan lingkungan sekolah sangat penting. Guna mendorong perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah, PMI Provinsi Bali melaksanakan program Sekolah Sehat Kami (Sehati) yang ditutup di SMP Negeri 2 Selemadeg Timur (Seltim), Tabanan, Jumat (29/1) lalu. Kepala Divisi Kelembagaan PMI Bali Taufan Kristanto mengatakan, program Sehati dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keaktifan PMR sebagai bagian dari PMI dalam mempromosikan dan memperbaiki PHBS siswa-siswi sekolah serta memenuhi fasilitas kebersihan, sanitasi, dan pelayanan pendidikan kesehatan yang baik. Kegiatan menyasar empat sekolah di empat kabupaten, yaitu SMP Negeri 2 Selemadeg Timur, SMP Negeri 1 Semarapura (Klungkung), SMP Negeri 2 Bangli, dan SMP Negeri 5 Amlapura (Karangasem). Beberapa tahapan program Sehati yang dilaksanakan masing-masing PMI kabupaten/kota antara lain sosialisasi, advokasi, promosi kesehatan, pembinaan PMR di sekolah, kampanye dan penyuluhan sekolah sehat, perbaikan fasilitas sanitasi, lomba mencuci tangan yang baik dan benar, serta peresmian sarana PHBS. Melalui program Sehati, siswa dan siswi yang telah mendapatkan informasi sekitar PHBS diharapkan dapat menerapkannya baik untuk dirinya maupun orang-orang sekitarnya. Mereka juga diminta menyebarkan virus-virus PHBS sehingga ke depan kasus dan kejadian yang disebabkan perilaku tidak sehat dapat diminimalisasi. (kmb24)

Bali Post/dok

FOGGING – Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melakukan fogging beberapa waktu lalu.

Kasus DBD Tinggi

Pemkab Jadwalkan 200 Kali ’’Fogging’’ kan, setiap daerah yang ditemukan kasus positif DBD akan mendapatkan jadwal fogging. ‘’Banjar Payangan sudah masuk daftar, hanya menunggu jadwal,’’ ujarnya. Dalam menangani kasus DBD, Pemkab Tabanan mengalokasikan dana untuk 200 kali fogging dari APBD induk. Jika diperlukan, di anggaran perubahan akan diusulkan lagi.

Dalam menetukan tempat dan jadwal fogging, harus ada laporan dari puskesmas bahwa ada kasus positif DB di daerahnya. Setelahnya pihak Dinkes akan melakukan penjadwalan. ‘’Untuk satu daerah dijadwalkan dua kali fogging. Antara jadwal pertama dan kedua jaraknya satu minggu,’’ tutur Suratmika. Menurut dia, jarak satu minggu dipilih dengan asumsi larva nyamuk menjadi nyamuk dewasa membutuhkan waktu satu pekan. Fogging pertama dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa, sedangkan penyemprotan kedua untuk membunuh nyamuk yang berkembang dari

lava. Untuk menentukan kasus DBD positif atau tidak, pihaknya membutuhkan waktu satu minggu dengan pemeriksaan laboratorium. Guna mempercepat ini, petugas juga melakukan pemeriksaan NS1 atau cepat virulogi, yaitu DBD bisa diketahui pada hari ketiga. ‘’Pemeriksaan ini sudah bisa dilakukan di puskesmas. Dengan pemeriksaan cepat, penanganan DBD bisa dilakukan lebih dini,’’ tegasnya. Berdasarkan data, sepanjang 2015 DBD di Tabanan mencapai 846 kasus. Terbanyak terjadi di Puskesmas Kediri III, yaitu 158 kasus, disusul Kediri I se-

banyak 152 kasus dan Tabanan I tercatat 99 kasus. Angka ini termasuk cukup tinggi karena seharusnya angka insiden DB adalah 55/100.000 penduduk. ‘’Jika dilihat dari jumlah penduduk Tabanan yang mencapai 400 ribu, harusnya total insiden kurang dari 228 kasus,’’ jelas Suratmika. Untuk menurunkan angka insiden ini, selain melakukan fogging dan pemeriksaan cepat, melaksanakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) adalah kunci utama. Petugas mengajak masyarakat melakukan PSN dan diharapkan diselenggarakan rutin setiap minggu. (kmb24)

PESERTA - Ratusan peserta mengikuti lomba mewarna merayakan HUT ke-3 RSU Kasih Ibu Tabanan, Sabtu (30/1).

MINAT dan bakat anak-anak di Kabupaten Tabanan dalam seni mewarnai sangat besar. Hal ini bisa dilihat dari peserta lomba mewarnai yang digelar RSU Kasih Ibu Tabanan, Sabtu (30/1), jumlahnya mencapai ratusan. Peserta berusia tiga hingga enam tahun bersiap sejak pagi mengikuti lomba yang dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-3 RSU Kasih Ibu Tabanan. Direktur RSU Kasih Ibu Tabanan dr. Gede Ngurah Buana, M.Kes., memaparkan, tema mewarna kali adalah rumah sakit. Diambilnya tema ini bertujuan mengenalkan rumah sakit secara dini kepada anak-anak. Lomba

dibagi dua kelompok, yaitu kategori A untuk anak usia tiga hingga empat tahun dan kategori B untuk anak usia lima hingga enam tahun. RSU Kasih Ibu Tabanan sebelumnya telah menggelar berbagai acara untuk menyambut HUT yang jatuh pada 25 Februari mendatang. Kegiatan tersebut di antaranya tirtayatra, baksos, dan seminar untuk tenaga medis. Menginjak usianya yang ketiga, RSU Kasih Ibu Tabanan tetap melakukan peningkatan layanan agar bisa menjadi RS rujukan untuk Bali Barat. Oleh karenanya, setiap tahun mereka terus melakukan inovasi dan penambahan layanan baru. ‘’Tahun ini

kami mengembangkan layanan laparoscopy dan operasi urolagi PCNL,’’ ujar Ngurah Buana. Selain dua layanan yang sudah terealisasi itu, RSU Kasih Ibu Tabanan yang juga melayani BPJS hendak menambah layanan cuci darah atau hemodialisanya. Saat ini RSU Kasih Ibu Tabanan memiliki 12 tempat tidur dengan 12 mesin HD. ‘’Kami akan menambah ruangan dengan kapasitas 14 tempat tidur dan penambahan mesin HD sehingga pelayanan HD mencapai 28,’’ jelasnya. Pelayanan unggulan RSU Kasih Ibu Tabanan lainnya adalah layanan SWL atau pemecahan batu ginjal dengan laser. (ad3478)

Tabanan (Bali Post) -

Kasus demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Tabanan pada 2015 termasuk tinggi. Sementara pada Januari ini sudah ada masyarakat yang terkena DBD, yakni di Banjar Payangan Tengah, Desa Payangan, Kecamatan Marga. Seorang warga di sana positif terkena DBD dan satu lagi baru gejala panas. Hal itu dikatakan salah satu warga Payangan Tengah Made Suryanatha, Minggu (31/1) kemarin. Meski ada kasus positif DBD, menurutnya, belum ada petugas yang datang untuk melakukan fogging di banjarnya. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika menyata-

Ratusan Anak Ikuti Lomba Mewarnai RSU Kasih Ibu

Kongres Tahunan Askab PSSI

Sepak Bola Tabanan Tak Mati

SEPAK bola di Kabupaten Tabanan masih terus bergairah. Meskipun terjadi konflik di tingkat nasional, hal ini tidak berpengaruh terhadap semangat Asosiasi Kabupaten Tabanan (Askab) PSSI Kabupaten Tabanan untuk menghidupkan pembinaan olahraga ini karena sepak bola adalah olahraga rakyat. Demikian diungkapkan Ketua Askab PSSI yang juga Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi saat memimpin Kongres Tahunan Askab PSSI Tabanan di Gedung DPRD, Minggu (31/1) kemarin. Hadir Ketua KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan sekaligus membuka kongres, para pelatih, dan anggota PSSI setempat. Suryadi berharap seluruh anggota Askab PSSI Tabanan selalu menjaga komitmen. Apa yang menjadi roh keluarga besar Askab PSSI Tabanan mesti ditumbuhkembangkan dan tetap menjaga kebersamaan dalam

bingkai kekeluargaan. “Menang kalah, baik buruk, milik bersama. Tidak ada pahlawan karena kita semua sama,” ujarnya. Pihaknya mengapresiasi semua pelatih yang sudah berusaha memotivasi para pemain. Askab PSSI Tabanan tidak boleh berhenti berkiprah dan tidak usah memikirkan prestasi nasional. Talenta dan potensi anak-anak di Tabanan tidak boleh diberangus oleh konflik persepakbolaan nasional. Untuk itu, harus tetap mengikuti berbagai kompetisi dan menunjukkan bahwa sepak bola di Tabanan tidak mati. “Di bawah kepemimpinan KONI yang baru saya menaruh harapan besar. Tingkatkan komunikasi. Seberapa hebat pun pemain bola apabila psikologisnya kacau tidak akan bisa berprestasi,” imbuhnya. Saat ini terdapat 26 klub anggota aktif yang mengikuti Liga Perst 2015 dan 34 klub anggota

pasif yang ambil bagian di Liga Perst 2013. “Kami juga tetap membina pesepak bola usia dini dan muda dengan memperkuat Asosiasi Sekolah Sepak Bola (SBB) Tabanan serta merevitalisasi kembali kepengurusan dan mensuport turnamen antar-SBB atau sekolah,” ungkapnya. PSSI Tabanan juga terus menggulirkan bantuan sarana dan prasarana dan berbagai kejuaraan untuk memotivasi para pemain agar bisa mencetak prestasi. Sementara itu, I Dewa Gede Ary Wirawan mengharapkan kongres ini bisa menghasilkan sesuatu yang segar bagi perkembangan sepak bola di Tabanan. ‘’Kami punya obsesi besar. Meskipun dari prestasi masih dipandang sebelah mata, kita masih punya semangat untuk maju,” tegasnya. Menurutnya, banyak pemain bola Tabanan tampil pada ajang bergengsi. Oleh karenanya, pent-

ing menghidupkan semangat para pemain dengan mendatangkan pelatih nasional. ‘’Kami akan berikan mereka sebuah wadah

agar semakin bangga terhadap Tabanan. Kita kembalikan lagi kejayaan sepak bola Tabanan,” tandasnya. (ad1950)

KONGRES - Kongres Tahunan Askab PSSI Tabanan di Gedung DPRD Kabupaten Tabanan, Minggu (31/1) kemarin.

Warung Global

Tim 9 PHDI Jangan Bersikap Abu-abu

Bali Post/kmm24

TUTUP – Acara penutupan program Sehati oleh PMI Provinsi Bali di SMP Negeri 2 Selemadeg Timur, Tabanan, Jumat (29/1).

Suara Tabanan Kabel Telkom Semrawut

Di seputaran Tabanan banyak kabel Telkom yang semrawut. Mohon dicek dan ditata penempatannya biar aman dan tertata rapi. Ardana, Tabanan

Jalan Sudah Bagus

Terima kasih kepada pihak terkait yang sudah memperbaiki ruas jalan Tegal LinggahRejasa-Klembang menuju Pura Luhur Batu Belig, Tabanan, sehingga sekarang telah bagus. Ugi, Kediri

SEBAGAI umat Hindu, Gusti Sumardayasa memberikan kepercayaan penuh kepada para sulinggih yang tergabung dalam Tim 9 PHDI, sebab beliau-beliau itu sudah paham betul dengan Bali dan umatnya. Ia memberikan pendapatnya ini dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ‘’Tim 9 PHDI Belum Bersikap’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, dan SWiB Amlapura FM, Sabtu (30/1). Para sulinggih, lanjut Sumardayasa, adalah orang yang terhormat, bisa bersikap dengan membaca dan merasakan apa yang terjadi, dan yang jelas sudah lepas oleh pengaruh keduniawian. Secara emosial mereka lebih jernih dan melihat dengan waras persoalan Teluk Benoa. Gung Derah di Denpsar, Fera

dari Tabanan, dan Ayu asal Petang mencurigai ada “kepentingan” politis yang tidak murni dalam memperjuangkan aspirasi umat Hindu yang menolak reklamasi menyusul belum bersikapnya Tim 9. Saat ini umat Hindu di Bali sedang galau dengan rencana reklamasi Teluk Benoa. Untuk itu, jangan menunggu

sampai deadline habis baru bersikap. Jangan bersikap abuabu. Harus sampai puputan demi Bali agar pulau ini tetap terjaga sampai masa depan nanti. Menurut Made Bukit di Jimbaran menyampaikan, tanpa peran aparat pemerintah terbawah, reklamasi tidak bakal berjalan. Bali memang masih tetap eksis untuk dikembangkan sebagai kawasan pariwisata, namun jangan lupa ada beberapa kawasan religius yang harus dihormati. Bila berbicara soal jaminan akan ada apa setelah reklamasi, kita semua pasti tidak tahu. Kepercayaan tidak bisa diukur dari jumlah atau waktu. Jadi, Wisarja di Tabanan berpendapat, meskipun diajak medewasaksi di Besakih, apa

bisa dipercaya? Jika diberikan deadline sampai 3 Maret, semua pihak mesti bersabar dulu. Tunggu saja bagaimana sikap Tim 9 PHDI. Werdha di Gianyar mengharapkan Tim 9 bersikap, berpengaruh atau tidak nantinya. Sebagai lembaga umat, tentukan sikap, jangan ragu-ragu. Umat Hindu jangan digantung seperti ini, sebab meminta pendapat dari para pencerah agama. Di bagian lain, Ketut Dawi di Abiansemal dan Nyoman Mastra dari Gianyar menyarankan Tim 9 PHDI lebih banyak lagi mengkaji dan merangkum aspirasi rakyat sampai 3 Maret mendatang. PHDI adalah pembela umat. Dalam hal ini jika PHDI menentukan sikap justru tidak

tepat sebab bukan di sana ranahnya. Kalau dimintai pendapat tentang kawasan suci atau tidak, cukup bersikap sesuai dengan bhisama yang ada. Reklamasi adalan urusan politis dan sangat pragmatis, sehingga tidak pas jika para sulinggih memberikan sikap. Sementara itu, Yasa di Jimbaran menilai bahwa persoalan reklamasi tidak lepas dari unsur politis, jadi PHDI tidak turut dalam urusan ini. Tim 9 PHDI mesti memberikan arahan dan pencerahan untuk umat yang pro dan kontra. Mengenai kawasan suci atau tidak, orang Hindu di Bali pasti sudah paham. Sebab, semua aturannya tidak lepas dari kitab suci yang dipercayai, yaitu Weda. (sikha)


15

Senin Umanis, 1 Februari 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Barcelona vs Atletico Madrid 2-1 Eibar vs Malaga 1-2 Getafe vs Athletic Bilbao 0-1 Villarreal vs Granada 1-0 Real Sociedad vs Real Betis 2-1 -------------------------------------------------------------1. Barcelona 21 16 3 2 54-17 51 2. Atletico Madrid 22 15 3 4 31-10 48 3. Real Madrid 21 13 5 3 58-20 44 4. Villarreal 22 13 5 4 29-18 44 5. Athletic Bilbao 22 10 4 8 33-30 34 Pencetak gol : 19 - Luis Suarez (Barcelona) Liga Jerman Mainz vs Borussia Mgladbach 1-0 Bayer Leverkusen vs Hannover 3-0 Borussia Dortmund vs FC Ingolstadt 2-0 Darmstadt vs Schalke 0-2 Augsburg vs Eintracht Frankfurt 0-0 Werder Bremen vs Hertha BSC Berlin 3-3 Stuttgart vs Hamburger SV 2-1 -------------------------------------------------------------1. Bayern Munich 18 16 1 1 48-9 49 2. Dortmund 19 14 2 3 52-24 44 3. Hertha BSC Berlin 19 10 4 5 29-21 34 4. Bayer Leverkusen 19 9 4 6 29-21 31 5. Schalke 19 9 3 7 26-26 30 Pencetak gol : 20 - Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund) Liga Prancis Marseille vs Lille 1-1 Angers vs Monaco 3-0 Ajaccio vs Montpellier 0-4 Lorient vs Reims 2-0 Bastia vs Lyon 1-0 Toulouse vs Guingamp 1-2 Troyes vs Nantes 0-1 -------------------------------------------------------------1. PSG 22 19 3 0 56-10 60 2. Monaco 23 10 9 4 33-28 39 3. Angers 23 10 7 6 24-18 37 4. Nice 22 10 6 6 37-26 36 5. Rennes 22 8 10 4 32-25 34 Pencetak gol : 17 - Zlatan Ibrahimovic (Paris St Germain) Liga Itali AS Roma vs Frosinone 3-1 Atalanta Bergamo vs Sassuolo 1-1 Carpi vs Palermo 1-1 -------------------------------------------------------------Piala FA Inggris Putaran IV Liverpool vs West Ham 0-0 Arsenal vs Burnley(II) 2-1 Aston Villa vs Man. City 0-4 Bolton Wanderers (II) vs Leeds Unit(II) 1-2 Bury (III) vs Hull City (II) 1-3 Crystal Palace vs Stoke City 1-0 Nottingham Forest (II) vs Watford 0-1 Oxford United (IV) vs Blackburn(II) 0-3 Portsmouth (IV) vs AFC Bournemouth 1-2 Reading (II) vs Walsall (III) 4-0 Shrewsbury Town (III) vs Sheffield Wednesday (II) 3-2 W.B.A. vs Peterborough Unit. (III) 2-2 Colchester United (III) vs Tottenham 1-4 Derby County (II) vs Man.United 1-3

Debut El Shaarawy Hasilkan Kemenangan Milan Penyerang pinjaman dari AC Milan Stephan El Shaarawy mencetak gol spektakuler pada debutnya untuk AS Roma saat tim ibu kota itu menang 3-1 atas rival regionalnya, Frosinone, pada pertandingan Serie A Liga Italia, Minggu (31/1) Bali Post/rtr kemarin. Sukses ini Penyerang baru AS juga menjadi kemeR o m a S t e p h a n E l nangan perdana bagi Shaarawy. pelatih baru klub Luciano Spalletti. El Shaarawy direkrut klub Liga Italia itu pada tengah pekan setelah klub Prancis AS Monaco yang meminjamnya, memilih untuk tidak membeli sang penyerang secara permanen. Roma mendapat keuntungan dari kondisi ini. Pemain berusia 23 tahun ini tengah berupaya untuk dapat kembali memperkuat timnas Italia pada Piala Eropa 2016 musim panas ini di Prancis. Untuk itu, ia berusaha tampil prima di setiap pertandingan. Itu ditunjukkan saat ia meneruskan operan Ervin Zukanovic untuk menaklukkan Nicola Leali pada menit ke-48. Radja Nainggolan membawa Roma memimpin pada menit ke-18. Namun, Daniel Ciofani mampu mengakhiri pergerakan bagus Frosinone dan menaklukkan kiper pinjaman dari Arsenal Wojciech Szczesny enam menit kemudian untuk menyamakan skor. Upaya spektakuler El Shaarawy menghapus ketegangan timnya beberapa saat setelah babak kedua dimulai. Miralem Pjanic menutup kemenangan tim tuan rumah melalui gol pada menit ke-84. Roma semestinya dapat menambah jumlah gol, melalui peluang yang dimiliki El Shaarawy dan Nainggolan pada fase akhir pertandingan, ketika tuan rumah mendulang kemenangan pertamanya dalam lima pertandingan. Tim ibu kota itu tetap menghuni peringkat kelima. Kekalahan ke-14 Frosinone membuat mereka tetap menghuni peringkat kedua dari bawah, terpaut tujuh angka dari zona aman. Pada pertandingan ini pemain veteran Francesco Totti masuk sebagai pemain pengganti setelah absen lama. Roma tidak diperkuat Alessandro Florenzi, Vasilis Torosidis, Lucas Digne, dan Iago Falque karena cidera sehingga Spalletti memilih untuk menggunakan formasi 3-5-2 yang kurang familiar. (afp/ant)

Juve Menang Beruntun 12 Kali Turin Juventus meraih kemenangan beruntun ke-12 di Liga Italia pada Minggu (31/1) kemarin dengan menggebuk tuan rumah Chievo 4-0 pada pertandingan Serie A Liga Italia. Alvaro Morata membuka jalur kemenangan Juventus dengan dua golnya pada babak pertama. Alex Sandro dan gelandang inspirasional Paul Pogba menambahi dua gol lagi pada babak kedua. Kemenangan ini membuat Juventus, yang mengincar gelar kelima di liga domestik secara beruntun, mengumpulkan 48 poin dari 22 pertandingan. Juventus hanya memerlukan enam menit untuk membuka keunggulan ketika umpan silang mendatar Stephan Lichtsteiner tertuju kepada Morata di tiang jauh dan pemain Spanyol itu memasukkannya dari jarak dekat. Morata, yang mencetak dua gol saat timnya menang 3-0 atas Inter Milan di Piala Italia pada pertengahan pekan lalu, memperbesar keunggulan Juve menit ke-40 setelah Paulo Dybala

dan Sami Khedira berkombinasi untuk membuka pertahanan Chievo. Start buruk Juve di awal musim ini, termasuk ditahan imbang 1-1 saat menjamu Chievo, merupakan kenangan yang dapat dilupakan ketika tim tamu terus mendominasi permainan setelah turun minum. Mereka menambahi gol ketiga pada menit ke-61 ketika Lichtsteiner memainkan operan satu-dua dengan Dybala dan mengumpankan bola kepada Pogba, yang meneruskannya ke jalur pergerakan Alex Sandro yang kemudian menuntaskan pergerakan itu dengan golnya. Pogba melengkapi kemenangan Juve ketika ia mendapat bola di luar kotak penalti, melewati dua pemain bertahan dan melepaskan tembakan mendatar melewati kiper Chie-

Bali Post/ap

SELEBRASI - Pemain-pemain Juventus melakukan selesbrasi di depan pendukungnya usai menaklukkan Chievo Verona di Stadion Bentegodi pada pertandingan Serie A Liga Italia, Minggu (31/1) kemarin. vo Albano Bizzarri. Pemain Prancis itu memiliki peluang untuk mencetak gol kedua

namun sepakannya terkena mistar gawang pada fase akhir pertandingan, setelah ia den-

gan cemerlang mengendalikan operan panjang dari area pertahanan. (afp/ant)

Aubameyang Tampil Maksimal

Berlin Mesin gol Borussia Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang tampil maksimal. Pemain Terbaik Afrika 2015 itu mencetak dua gol dalam 13 menit terakhir untuk membawa Borussia Dortmund menang 2-0 atas tim promosi Ingolstadt, Minggu (31/1) kemarin. Tambahan tiga poin ini memangkas selisih dengan pemuncak klasemen Liga Jerman Bayern Munich menjadi lima angka. Lagi-lagi, kemenangan ini ini ditentukan oleh aksi gemilang Aubameyang. Pemain yang menjadi incaran Liverpool itu melompat tinggi untuk menyambar umpan silang Lu-

kasz Piszczek dan mengarahkan tandukannya dengan akurat pada pertengahan babak kedua. Gol itu lahir setelah Dortmund dibuat frustrasi oleh pertahanan ketat Ingolstadt sepanjang pertandingan. Pencetak gol terbanyak di liga ini menambahi gol kedua melalui tembakan diagonal untuk membuat dirinya kini telah mengukir 20 gol, dan membawa Dortmund mengumpulkan 44 poin. Bayern, dengan 49 angka, bermain melawan Hoffenheim pada Minggu malam. â&#x20AC;&#x153;Pada hari-hari seperti ini, Anda dapat gembira dengan kemenangan yang buruk,â&#x20AC;? kata pelatih Dortmund Thomas Tuchel,

yang menurunkan pemain berusia 17 tahun asal AS Christian Pulisic pada babak kedua untuk mencatatkan debutnya di Liga Jerman. Tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan memiliki banyak peluang namun kesulitan menembus tim dengan pertahanan terbaik peringkat kedua di Liga Jerman. Meski tidak diperkuat pengatur permainan Ilkay Gundogan dan pemain sayap Marco Reus, yang keduanya absen karena infeksi virus, Dortmund melancarkan gempuran pada babak kedua namun harus menunggu sampai menit ke-77 saat pemain internasional Gabon Aubameyang

menjadi penyelamat. Beberapa menit sebelumnya, kapten Mats Hummels nyaris mencetak gol bunuh diri spektakuler ketika ia mengirim bola tinggi ke gawangnya sendiri dari jarak 30 meter, namun gol itu dibatalkan karena pemain Ingolstadt melakukan pelanggaran. Javier Hernandez juga dua kali mencetak gol ketika Bayer Leverkusen naik kembali ke peringkat keempat setelah menang 3-0 atas tim juru kunci Hanover 96. Stefan Kiessling membawa mereka memimpin menjelang turun minum, sebelum p e main Meksiko Hernandez

mengonversi penalti pada menit ke-62. Ia kembali menyumbang gol pada menit ke-87 untuk menjadi gol ke-12-nya musim ini. Leverkusen mengumpulkan 31 poin, tertinggal tiga angka dari tim peringkat ketiga Hertha Berlin, yang menyia-nyiakan keunggulan dua gol untuk kemudian bermain imbang 3-3 dengan Werder Bremen. Schalke 04 bangkit dari kekalahan dari Werder pada pekan lalu, untuk menaklukkan Darmstadt 92 dengan skor 2-0 melalui gol-gol dari Max Meyer dan Leroy Sane. Klub Lembah Ruhr itu menghuni peringkat kelima dengan 30 poin. (afp/ant)

Barca Kendalikan Liga Spanyol Barcelona Barcelona mengendalikan persaingan perebutan gelar juara Liga Spanyol, ketika gol dari Lionel Messi dan Luis Suarez menginspirasi mereka untuk bangkit dari ketertinggalan dan menang 2-1 atas Atletico Madrid, Minggu (31/1) kemarin. Koke membawa tim tamu unggul terlebih dahulu, namun Barcelona membalikkan permainan berkat dua gol dalam rentang waktu delapan menit sebelum turun minum melalui Messi dan Suarez. Harapan-harapan Atletico untuk mengamankan satu angka kemudian hancur ketika Filipe Luis dan Diego Godin diusir keluar lapangan karena pelanggaran-pelanggaran keras pada masing-masing babak. Pelatih Bartcelona Luis Enrique berang bukan kepalang menyaksikan Messi dan Suarez diterjang dengan kasar oleh pemain-pemain Atletico. Kedua pemain menjadi kunci serangan Barca dan terutama Messi baru sembuh dari cedera. Kemenangan ini membawa Barca unggul tiga angka atas Atletico di puncak klasemen dan mempunyai satu pertandingan yang belum dimainkan. Pertandingan antara dua tim peringkat teratas di Liga Spanyol ini menampilkan barisan penyerang paling ditakuti di Eropa melawan pertahanan terkuat, namun justru Atletico yang menggebrak terlebih dahulu.

Upaya Saul Niguez dapat dengan brilian digagalkan Claudio Bravo saat pertandingan baru berlangsung dua menit. Bagaimanapun, gebrakan lain dari Niguez menghasilkan gol pembuka delapan menit kemudian, ketika umpan silangnya dari sisi kanan dan disambar ke tiang jauh oleh Koke. Atletico bahkan berpeluang unggul lebih banyak ketika Augusto Fernandez melepaskan tembakan melebar saat Barca dipaksa untuk bermain bertahan. Sang juara Eropa sempat ditekan oleh Malaga dan Athletic Bilbao di babak pertama pada dua pertandingan sebelumnya, sebelum mereka bereaksi setelah turun minum. Namun pasukan Enrique menaikkan tempo pada 15 menit terakhir babak pertama untuk mengubah jalannya permainan. Suarez melepaskan tembakan peringatan yang masih dapat dijinakkan Jan Oblak ke tiang dekatnya. Catatan 483 menit tanpa kemasukan milik pemain Slovenia itu berakhir ketika Jordi Alba memperlihatkan ketenangannya untuk mengirim umpan silang mendatar menuju jalur pergerakan Messi, untuk dituntaskan pemain Argentina itu. Atletico kemudian terperangkap ketika bola panjang Dani Alves mengarah kepada Suarez. Selanjutnya penyerang asal Uruguay itu mengatasi hadangan kompatriotnya Jose Maria Gimenez,

sebelum kemudian menggulirkan bola melalui sela-sela kaki Oblak. Luis diusir akibat mengangkat kaki terlalu tinggi saat menjegal Messi di area pertahanan Barcelona jelang babak pertama usai. Meski kalah jumlah pemain, Atletico masih mampu mengawali babak kedua dengan lebih baik. Laju cepat Yannick Carrasco baru dapat dihentikan oleh hadangan terakhir dari Gerard Pique. Pemain Belgia itu kemudian mengirim umpan silang yang bagus untuk Anthonie Griezmann namun sepakan akrobatiknya dapat digagalkan dengan brilian oleh Bravo. Kegigihan Atletico dinodai kebodohan mereka sendiri 25 menit sebelum pertandingan usai, ketika Godin menerjang Suarez dan membuatnya mendapatkan kartu kuning kedua. (afp/ant)

Sanchez Inspirasi Kemenangan Arsenal London Arsenal tetap berada di jalur untuk meraih kesuksesan ketiganya di Piala FA secara beruntun, setelah Alexis Sanchez menginspirasi pasukan Arsene Wenger meraih kemenangan 2-1 atas tim strata kedua Burnley pada putaran keempat, Minggu (31/1) kemarin. Manchester City dan Tottenham Hotspur juga melaju, namun West Bromwich Albion harus memainkan pertandingan ulang melawan tim strata ketiga Peterborough United. Nasib serupa juga dialami Liverpool yang bermain imbang 0-0 dengan tamunya West Ham United. Kemenangan Arsenal di Stadion Emirates menjaga harapan mereka untuk menjadi tim pertama yang menjuarai Piala FA sebanyak tiga kali secara beruntun, sejak Blackburn Rovers, yang mengukir prestasi itu antara 1884 sampai 1886. â&#x20AC;&#x153;Kami akan senang melakukannya, namun masih panjang jalan yang harus ditempuh,â&#x20AC;? kata Wenger, yang memberikan kesempatan melakukan debut kepada gelandang Mesir Mohamed El-

Bali Post/ap

GOL - Penyerang Arsenal Alexis Sanchez (tengah) dikerubuti rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Burney pada pertandingan putaran IV Piala FA, Minggu (31/1) kemarin.

neny dan juga menyambut kembalinya gelandang bertahan Francis Coquelin. Tampil sebagai pemain inti untuk pertama kalinya setelah dua bulan absen karena cedera otot paha belakang, bintang Chile Sanchez memberi umpan kepada Calum Chambers untuk membuka gol pada menit ke-19 melalui tembakan menggunakan bagian luar kaki kanannya. Sam Vokes menyamakan kedudukan untuk Burnley pada menit ke-30 melalui sundulan kerasnya. Namun Arsenal, yang melakukan sembilan perubahan pada tim inti, mengamankan kemenangan pada menit ke-53 ketika Sanchez mengemas gol dengan mengakhiri pergerakan indah timnya. Bintang Nigeria Kelechi Iheanacho mengukir trigol ketika City menjaga impian mereka tetap hidup untuk meraih empat trofi melalui kemenangan 4-0 di markas Aston Villa, finalis musim lalu. Iheanacho membuka gol pada menit keempat dan penyerang 19 tahun itu menambahi gol kedua melalui penalti pada menit ke-24. Ia melengkapi tiga golnya saat pertandingan tinggal menyisakan 16 menit. Usai menerima dari mantan bek City Micah Richards, ia melesakan bola ke gawang tim tuan rumah. Raheem Sterling kemudian menutup pesta gol City. City berada di peringkat kedua di Liga Utama Inggris, mereka akan menghadapi Dynamo Kiev di 16 besar Liga Champions dan akan melawan Liverpool pada final Piala Liga yang dimainkan pada 28 Februari. Liverpool yang dilatih Juergen Klopp harus menjalani pertandingan ulangan di markas West Ham, yang telah dua kali mengalahkan mereka di liga. Melakukan sepuluh perubahan pemain inti, Liverpool mendominasi permainan di Anfield, namun tidak mampu menemukan cara untuk menaklukkan kiper West Ham Darren Randolph.(afp/ant)

MARAH - Pelatih Barcelona Luis Enrique marah kepada ofisial pertandingan setelah Lionel Messi dilanggar dengan keras oleh pemain Atletico Madrid, Luis.


OLAHRAGA

16

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Sanksi FIFA Diharapkan Berakhir Sebelum AG 2018

Jakarta Pihak Komite Olimpiade Asia (OCA) optimis permasalahan sanksi FIFA yang diberikan kepada sepak bola Indonesia akan segera berakhir sebelum perhelatan Asian Games (AG) 2018. Kepercayaan OCA kepada Indonesia tersebut didasari atas masa waktu yang masih berselang 3 tahun ke depan jelang AG. Menurut Wakil Dewan Kehormatan OCA Jizhong Wei dalam pertemuan OCA Coordination Committe Meeting 30-31 Januari 2016 di Hotel Fairmont, OCA tetap berpikir positif dan percaya permasalahan tersebut akan selesai. “Sanksi FIFA kepada Indonesia sifatnya tidak untuk selamanya, dan bisa diselesaikan. Tapi perhelatan AG masih tiga tahun lagi, tentunya kita berharap seluruh pihak di Indonesia bisa diselesaikan sebelum AG nanti,” ucap Wei kepada wartawan di Jakarta, Minggu (31/1) kemarin. Seperti diketahui, cabang sepak bola tetap disertakan OCA dalam 37 cabor yang akan dipertandingkan pada AG nanti, yang dipusatkan di Kota Palembang, dengan beberapa cabor lainnya. “Tentu sisa waktu yang ada, kita percaya Indonesia mampu menyelesaikannya, dan sanksi FIFA bisa dicabut,” tutur Wei. Selain sepak bola, tercatat OCA juga menentukan beberapa cabor lainnya yang dipusatkan di Palembang, kano, kayak, tennis, soft tennis, voly ball, rowing, shotting, triathlon, bola basket, sepak takraw, serta sport climbing. Menanggapi kepercayaan OCA, pihak Kemenpora yang diwakili juru bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengaku senang akan dukungan OCA. “OCA memberi kepercayaan kepada Indonesia untuk menyelesaikan ini semua, tentu kami senang, dan akan berusaha membayar kepercayaan ini,” papar Gatot. (pts)

Wali Kota Cup

Ajang Persiapan Menuju Porprov 2017

Bali Post/ant

LATIHAN - Atlet aeromodelling dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) cabang Banten berlatih di kawasan Bandar Udara Budiarto, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (31/1) kemarin. Para atlet tersebut dilatih berkala untuk kesiapan menyambut PON 2016 yang akan digelar bulan September di Jawa Barat dengan target 2 emas.

Bali Post/pts

Pukul Wasit, Pemain PSM Didiskualifikasi Makassar (Bali Post) Mantan pemain PSM U-21, Ahmad Johari, harus pasrah didiskualifikasi dalam turnamen sepak bola Sulsel Super League (SSL) U-21 setelah melakukan pemukulan terhadap wasit yang memimpin pertandingan yakni Saharudin. Ahmad Johari yang pada turnamen SSL U-21 memperkuat PS Persis Makassar tersebut juga harus mengubur impiannya kembali berkostum PSM dengan sikap tidak terpujinya pada laga Persis melawan Bosowa Semen di Lapangan Karebosi Makassar, Sulsel, Minggu (31/1) kemarin. Johari memukul wasit karena merasa tidak puas dengan keputusan pengadil yang pada dasarnya berjalan baik sepanjang laga. “Tindakan memukul wasit merupakan pelanggaran yang sangat berat. Makanya kita juga langsung memberikan sanksi yang juga berat yakni didiskualifikasi dari turnamen SSL U-21,” jelas Ketua Panitia Sri Syahril di Makassar. Dengan keputusan ini, katanya, maka pemain yang bersangkutan tidak lagi diperbolehkan memperkuat timnya sepanjang pelaksanaan turnamen yang digagas Forum Bersama (Forbes) Wartawan Olahraga Makassar tersebut. Selain itu, pihak penyelenggara juga akan berkoordinasi dengan Asosiasi PSSI Sulawesi Selatan khususnya komisi disiplin untuk memproses lebih jauh masalah ini. Pihaknya juga akan merekomendasikan agar pemain tersebut tidak diberikan kepercayaan memperkuat tim Pra-PON Sulsel karena perilaku atau emosi yang tidak terkontrol itu dikhawatirkan akan kembali mencoreng nama Sulsel di tingkat nasional. “Bagaimana jika ini kembali dilakukan di Pra-PON. Tentu Sulsel yang akan dirugikan. Makanya kita rekomendasi agar pemain yang bersangkutan jangan dulu dipanggil dalam tim Pra-PON,” katanya. Mengenai sikap tegas pihak panitia, menurutnya, juga sebagai bentuk peringatan bagi tim atau pemain mana pun untuk menghormati segala keputusan wasit. Selain itu, sambungnya, insiden pemukulan wasit juga tidak boleh terulang. Apalagi tujuan dari pelaksanaan turnamen SSL ini untuk mendapatkan pemain PSM yang bisa memperkuat U-21 atau tim senior di kompetisi nasional. “Kami juga tetap memperhatikan karier dari pemain yang bersangkutan. Jadi jika pada kemudian hari ada perubahan sikap yang ditunjukkan khususnya dalam menjaga emosi, tentu tidak ada masalah jika memang dibutuhkan,” ujarnya. Pelatih PS Persis Hamid Ahmad mengatakan tidak mempersoalkan keputusan diskualifikasi pemainnya dari turnamen SSL U-21. Ia juga mengaku menerima keputusan dari panitia karena masalah pemukulan wasit memang bukan pelanggaran yang ringan. “Kami dari tim pelatih menerima keputusan dari panitia termasuk msalah didiskualifikasi dari turnamen,” katanya. (ant)

sebanyak 35 cabang olahraga yang bernaung di bawah KONI Denpasar akan meramaikan gelaran Wali Kota Cup tahun ini. Untuk pembukaan Wali Kota Cup ini akan dibuka secara resmi usai hari raya Galungan. “Kejuaraan Wali Kota Cup nanti akan digelar usai hari raya Galungan. Menurut rencana akan dibuka secara langsung Wali Kota Denpasar. Diharapkan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan melahirkan atlet-atlet berkualitas,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, seluruh atlet yang boleh berlaga di ajang ini merupakan atlet murni berasal dari Denpasar. “Karena ajang ini untuk menjaring atlet asli Denpasar yang nantinya siap diterjunkan dalam event yang lebih tinggi seperti Porprov, Kejurnas, PON atau kejuaraan yang lainnya,” pungkas Dewa Rai. (kmb41)

Tabanan (Bali Post) Sederet pesepak bola Tabanan bertalenta yang ikut menyemarakkan turnamen antarklub di Denpasar dan Badung, dijamin mereka tak akan hengkang. Pasalnya, tenaga mereka masih diperlukan guna pembentukan tim Porprov. Itu dilontarkan Ketua Umum Askab PSSI Tabanan Ketut Boping Suryadi di selasela Kongres Askab PSSI Tabanan di Gedung DPRD Tabanan, Minggu (31/1) kemarin. Boping tak mempermasalahkan pesepak bola Tabanan mengikuti berbagai turnamen, karena ingin menambah jam terbang dan pengalaman. ‘’Akan tetapi, jika mereka ingin hijrah dan mengurus surat perpindahan atau mutasi, kami pasti tak memberikannya,’’ tegasnya. Bahkan, lanjutnya, Tabanan justru menggalakkan perekrutan pemain lokal Tabanan dalam membentuk skuad tim Porprov. ‘’Sejak dulu kami menggunakan tenaga local boy asli Tabanan,’’ tandasnya. Menurut Boping, Kongres

Askab PSSI ini mengevaluasi program yang telah berjalan, kemudian menyusun program ke depan. Sementara Sekum Askab PSSI Tabanan Putu Sugi Darmawan menjelaskan, pihaknya bangga pemain berbakat Tabanan bisa ikut seleksi di Bali United U-21 yakni Casala Pratama, Rio Andreawan, dan Bayu Ariawan. Sedangkan yang ikut seleksi Pra-PON Casala, Rio, dan Mega Adi Gunawan. Selain itu, seorang pesepak bola Tabanan Kadek Dwi Kurniawan ikut program Summer di klub Manchester United Inggris. Putu Sugi menambahkan, Askab PSSI Tabanan memiliki 26 klub anggota aktif, 34 klub anggota pasif, serta memiliki tiga asosiasi yakni wasit, futsal, dan SSB. Sedangkan lima klub dicabut hak keanggotannya absen mengikuti 2 kompetisi berturut-turut atau lebih. Kelima klub adalah Gallang FC Lalang Linggah, Mega Putra Megati, Porta Tangguntiti, Rajawali Penebel, dan Putra Tanah Lot. (022)

Praveen-Debby Sumbang Demi Tim Porprov, Tabanan Gelar India Open Tak Lepas Pemain Bertalenta Lucknow, India -

Indonesia meraih satu gelar juara di ajang India Open Grand Prix Gold 2016 lewat pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto, Minggu (31/1) kemarin. Kemenangan direbut Praveen/Debby usai menaklukkan Puavaranukroh Dechapol/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dengan skor 23-25, 21-9, 21-16.

Wakil Dewan Kehormatan OCA Jizhong Wei.

Denpasar (Bali Post) Selain sebagai pembinaan dan pembibitan atlet usia dini, event Wali Kota Cup 2016 yang akan digelar KONI Denpasar juga digunakan sebagai persiapan dalam pembentukan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017 mendatang. Event tahunan ini sekaligus untuk memeriahkan HUT ke-228 Kota Denpasar. Humas KONI Kota Denpasar Dewa Gede Rai di Denpasar, Minggu (31/1) kemarin mengatakan, event Wali Kota Cup 2016 ini sudah menjadi kalender tahunan KONI Kota Denpasar yang tahun ini sudah berjalan yang ke-7 kalinya. “Ajang Wali Kota Cup ini merupakan ajang yang cukup spektakuler karena semua cabang olah raga yang bernaung di bawah KONI Denpasar wajib menggelar kejuraan,” katanya. Dewa Rai menambahkan,

“Gelar pada awal 2016 ini akan menambah kepercayaan diri Praveen/Debby untuk tampil dalam All England mendatang,” kata pelatih ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Enroe Suryanto. “Memang pada poin-poin akhir game pertama, Praveen/Debby terburu-buru menyerang sehingga hilang kontrol dan shuttle cock agak lambat. Mereka butuh tenaga tambahan untuk melakukan serangan,” ujar Enroe. Pada game pertama, pasangan Indonesia sempat mencuri keunggulan 11-9 hingga 12-10. Tetapi, mereka tertinggal 15-16, 16-17, 17-20, hingga 23-25. Praveen/Debby mengejar kedudukan dengan merebut game ke dua setelah mencetak skor telak 21-9. “Pada game kedua dan ketiga, mereka dapat memegang kembali setiap reli poin dan bermain tanpa beban,” ujar Enroe.

Ganda campuran Merah-Putih itu berhak memperoleh tambahan 7.000 poin sehingga berpeluang naik ke peringkat tujuh dunia. Praveen/Debby pada pekan terakhir Januari 2016 menempati peringkat delapan besar dunia dan meraih total poin 64.422. Sedangkan peringkat tujuh dunia diduduki oleh pasangan Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock dengan total poin 67.574. Meskipun akhirnya naik podium juara, namun diakui Praveen/ Debby, kemenangan ini tidaklah mudah. Dechapol/Taerattanachai yang merupakan kombinasi baru, ternyata cukup merepotkan. Terbukti di game pertama, Praveen/ Debby dipaksa adu setting. “Kami tidak menerapkan strategi khusus, tetapi kami sudah bertanya kepada pelatih tentang cara main lawan,” ujar Debby. Gelar juara ini merupakan ge-

lar perdana bagi Praveen/Debby setelah meraih medali emas di SEA Games Singapura 2015. Sebelumnya, Praveen/Debby terhenti di babak final French Open Super Series 2015 dan Thailand Open Grand Prix Gold 2015. Penampilan Praveen/Debby memang akhir-akhir ini kian menunjukkan grafik yang meningkat. Tak heran jika keduanya menjadi kandidat kuat untuk mendampingi pasangan ganda campuran utama Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Praveen/Debby masih berusaha mengamankan posisi mereka menuju Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Jika ingin mengirimkan dua wakil di sektor ganda ke olimpiade, maka kedua pasangan ganda harus berada di peringkat delapan besar dunia. “Kemenangan ini membuat kami lebih percaya diri di turnamen berikutnya,” komentar Praveen soal gelar juara ini. (kmb39/ant)

Cabor Pilihan Diserahkan pada Satlak Prima dan Kemenpora Jakarta (Bali Post) Pihak KOI memastikan satu nomor cabang olahraga (cabor) yang akan diajukan untuk disertakan dalam perhelatan Asian Games (AG) 2018 nanti akan diserahkan kepada Satlak Prima dan Kemenpora. Langkah ini dilakukan, karena KOI tidak lagi bertugas sebagai penentu, melainkan hanya penyelenggara AG, serta membantu hubungan diplomasi. Tercatat Komite Olimpiade Asia (OCA) sudah menentukan ada 37 cabor yang akan dipertandingkan usai melakukan pertemuan OCA Coordination Committe Meeting 30-31 Januari 2016 di Hotel Fairmont, Jakarta. Dari 37 cabor, terdapat 28 cabor sport olimpik dan

8 cabor non-olimpik, sedangkan 1 cabor masih menunggu kepastian dari Indonesia, sebagai hak tuan rumah menentukan cabor yang dipertandingkan. Menurut Ketua KOI Erick Thohir, segala keputusan satu cabor dari Indonesia tersebut akan diserahkan kepada Satlak Prima dan Kemenpora. “KOI saat ini bertugas sebagai panitia penyelenggara AG di Indonesia, jadi kami tidak lagi fokus untuk menentukan cabor tersebut, melainkan menyerahkan kepada Satlak Prima dan Kemenepora,” papar Erick usai rapat pertemuan di Jakarta, Minggu (31/1) kemarin. Sejauh ini ada 4 cabor yang akan diajukan untuk menjadi nomor yang akan dipertandingkan, di an-

Garuda Bandung Pastikan Kemenangan di Babak Kedua

Jakarta (Bali Post) Tim basket Garuda Bandung berhasil menundukkan Hangtuah Sumsel 56-50 dalam pertandingan lanjutan Indonesian Basketball League di Malang, Jawa Timur. “Kredit buat para pemain saya yang pantang menyerah. Meski di babak pertama kami ketinggalan, namun di dua kuarter terakhir kami mampu bangkit dengan chemistry permainan Garuda,” kata Pelatih Garuda Bandung Fictor Gideon Roring melalui keterangan tertulis, Minggu (31/1) kemarin. Pada pertandingan ini, Garuda Bandung tampil dengan komposisi Diftha Pratama, Sigit Harun Nurman, M. Rizal Falconi, Wendha Wijaya dan kapten tim Galank Gunawan. Sementara itu, Richardo Uneputty, Andrie Ekayana, Yan Steven Pattikawa, Fadlan Minallah, serta Kapten Ary Sapto menjadi andalan pelatih Hangtuah Sumsel, Tondi Raja Syailendra. Pada awal permainan, jarak poin yang diciptakan tim kebanggan asal Sumatera Selatan itu hanya terpaut lima angka lebih tinggi dibandingkan Garuda Bandung, 20-15. Pemain Hangtuah Sumsel And-

rie Ekayana atau Yayan berhasil memberikan andil dengan sumbangan tujuh angka di kuarter pertama. Namun, ketertinggalan tersebut mampu dibalik Garuda Bandung pada kurter berikutnya. Pemain nomor punggung 12, Rizal Falconi berhasil menciptakan dunk di sisa 30 detik kuarter kedua, yang sekaligus mengubah keunggulan menjadi 28-23. Memasuki babak kedua, seperti pengakuan asisten pelatih Hangtuah Sumsel, Paul Mario, defensif rebound yang diterapkan timnya melemah. Selain itu, khususnya di awal kuarter ketiga dan kuarter keempat, Hangtuah juga tidak mampu mengatasi banyak serangan yang dilancarkan oleh pemain Garuda Bandung, sehingga tim asal Jawa Barat ini kemudian menutup permainan dengan perolehan 56-50. Dalam pertandingan kali ini, M. Falconi menjadi pencetak angka terbanyak bagi Garuda Bandung melalui 15 poin dan delapan rebound. Keberhasilan ini disusul oleh dua pemain GRB lainnya Diftha Pratama dan Sigit Harun Nurman yang sama-sama mencetak 12 angka. (ant)

taranya jetski, paragliding, bridge dan sepatu roda. “Kami serahkan kepada kedua lembaga tersebut, karena ini berhubungan dengan pundi-pundi medali yang akan diraih saat perhelaan AG,” ujarnya. Terkait pertemuan dengan OCA, Erick menjelaskan bahwa OCA puas akan pemaparan dan persiapan yang dilakukan Indonesia untuk AG, termasuk perkembangan pembangunan venue dan perkampungan atlet. “OCA melihat adanya perubahan yang terjadi dua hari rapat. Dari persiapan pembangunan venue dan athletes village yang segera dilakukan, OCA senang dengan dukungan pemerintah Indonesia yang memaparkan proses pembangunan tersebut,” tambahnya. (pts)

SERVICE

SERVICE

Ketut Boping Suryadi

SERVICE

BALI JAYA TEKNIK KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

AC Service panggilan BERGARANSI

082331838863 081999614179 C.0002546-SRV

SERVICE

Bali Post/022

SERVICE


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Umanis, 1 Februari 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) Jakarta Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) Surabaya : (031) 5633456 Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA Email: pembacabalipost@gmail.com Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Waitress Canang Resto Sanur Hub.087861690150

A.BP.153.01.16.0003466

Sardine Restaurant Looking for Hostess,Waitress, Female Bartendres,Gardener,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Mail: sardine@sardinebali.com/733617

B.BP.141.01.16.0001571

Dcr Peg.Roomboy Min.SMA Lam: IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur

A.BP.001.01.16.0003460

Dcr Security(Brsrtifikat)SMA IndiHotel Jl.DanauBuyan33 Sanur

A.BP.001.01.16.0003461

Bth Cpt! Merchandiser,Sales & Security,Gaji+Fas Bagus. Hub: PT.ASPP Bali/Kratingdaeng. Jl. Tunjung Kuning No.1 Dps/467518

Dcr Admin Komputer,SPG,Sopir/ Tng Krm Brg Hub. Sanidata Teuku Umar 24 Dps

A.BP.001.01.16.0003410

B.BP.001.01.16.0001523

Bth Sgr Kary Pria min SMU/SMK Krm CV&Lmrn Lkp ke PT.Jasa Satria,Perum Sesetan Residence No.A8, Jl.Piranha IIA / origin_indonesia@yahoo.com

Dcr Bny SPG Butik u/Kuta-Nusa2 TB/BB Baik,Max.28Th,U.Mkn+Bns+ Gj+++ H.081999677757/8446530

B.BP.004.01.16.0001529

Cr:Therapist Massage&Meni/Pedi P MinSMU(2,1Jt+16Rb/Jam,Instv) Pglmn Min.1Th Lam ke Bodyworks Spa Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget Tlp:735058

Admin Pria/Wnt D3 Brpengalaman Kirim CV Jl.Gn.Catur 37 Dps

Gudang&SMD Pasar TRD hub: Jl. Himalaya Sltn No.6 Dps T.418531

Bth Administrasi Min D1&Driver Lam to:Rafiro Group,Jl.Sekar Tunjung XII-11 Gatsu Timur Dps E.erna_rafiro@yahoo.co.id

Dcr Admin & Marketing Sembako di Dps/Gianyar 081337999971

A.BP.001.01.16.0002492

A.BP.001.01.16.0003388

A.BP.001.01.16.0003362

Dcr Segera Staff Freelance Checking(qc)&Cutter u/Garment A.BP.001.01.16.0003418 di Kerobokan Hub.081337149138 Dcr Bag.Kebersihan,Waker,untuk / Kirim CV ke Jl.Mertanadi Kantor di Densel,081339136229 No.73 Kerobokan

A.BP.001.01.16.0003235

Dcr Cleaner Send CV to:Galaxy Sports Bar Jl.Dhyana Pura No.9A Seminyak ph.730328

A.BP.001.01.16.0003242

Dicari Security & Garden u/Hotel Hub:0361736301/736305

A.BP.001.01.16.0002958

A.BP.001.01.16.0003462

Dcr Head Cook/Chef Untuk Yayasan Asing di Ubud,Kirim Lamaran ke E:arkapt@gmail.com Ph.085739348414

Dibutuhkan Sopir Punya SIM A/ B1 Usia Max35Th Hb:08123993219

Dcr Staff Wnt Sgl,Tggl dlm u/ Orang Asing Hub.081999306969

Dicari Guru PAUD(S1).Bawa CV Jl.Gatsu VI/46 Dps(SD Nandini)

A.BP.001.01.16.0003123

A.BP.001.01.16.0003403

A.BP.001.01.16.0003216

A.BP.001.01.16.0002982

Dcr Teknisi Listrik & Pipa Hub 0811393531 (PT Starfish Bali)

Dcr Tng Serbtn Suami Istri utk jg Rmh Domisl Bali081236780644

Quarzia Boutique Looking for SPG/SPB,Good English & Experience in Boutique.Call 736644 / dwi_quarzia@yahoo.com

Dcr Vila Manager u/Vila daerah Pantai Lebih,Gyr 0361-3468963

Kary Gudang Usia Max.27th.Gaji dll di atas 2Jt,H:085792770360

Dcr Waiter dan Barista Coffee Shop di Kuta Hub.081337999971

Kumon Dharma Giri Gyr cr B.Ing SMA/K/S1 Part&Full 08179752136

Dcr Waiter/ss yg berpengalaman Hub:Santafe Restaurant Jl.Camplung Tanduk 11A Seminyak 03617 31147 E:santafe_best@yahoo.com

Looking for Sales & Marketing min 2 years Experience, Fluent English,Hard Work.Send CV to rismasata@gmail.com

A.BP.001.01.16.0003356

B.BP.004.01.16.0001530

A.BP.001.01.16.0003301

A.BP.001.01.16.0003352

Dcr Karyawan Salon Hairdresser Stylist/Capster 081936074041

A.BP.001.01.16.0003402

A.BP.001.01.16.0003442

B.BP.154.01.16.0001577

Dcr Pembantu Rmh Tangga Usia Max 35Th gj Mnrik,082236810777

A.BP.001.01.16.0003446

Dcr Room Boy lls SMK/Sdrjt krm CV ke hrd@dbaliresidence.com

A.BP.001.01.16.0003440

Dcr Sales Kurir Sopir Lmr ke Tiki Jl.Kapten Regug No.I Dps

B.BP.120.01.16.0001535

A.BP.001.01.16.0003360

B.BP.154.01.16.0001581

Dcr u/Rentcar:2 Admin/Resv Bhs Inggris,Internet; 2 Driver CV:bhv@indo.net.id 411462 Dino

B.BP.004.01.16.0001474

Dibthkan:Mrkting,Wnt,Pglmn Dib.Mknan&Minuman u/Hotel & Resto Min.SMU Bs Bhs Inggris Kend.Sendiri.Lam:IstanaRegency Blok L-16 Jl.By Pass Ngr Rai Pesanggaran Dps,Tlp:722154

Dcr Staff Rsv utk Travel Agent Male/Female, Min.Pglm 1 Th, Bs Bhs.Ing + Comp. Kirim CV ke: bjctours@indo.net.id /T:723890

B.BP.120.01.16.0001420

A.BP.001.01.16.0003084

B.BP.004.01.16.0001466

A.BP.001.01.16.0002966

Dicari Kasir Min.D3.Lmr Bawa ke PBMC:Jl.H.Wuruk 240 Dps

A.BP.001.01.16.0003115

B.BP.145.01.16.0001546

!Job Luar Negri Resmi sbanyak2 nya Kebun Resto Gj36Jt Proses A.BP.001.01.16.0003065 Cpt bs lihat Pembrngkatn,PndiDbthkn Therapist Reflexiologi dikan Bebas Jl.Dewata 27C SidadiKuta.Gj Pkok,Bns,UMkn,Parkir karya081375409869,081337042299 Trans.5hari kerja,085100827100 B.BP.166.01.16.0001587 B.BP.154.01.16.0001578 *Receptionist,Admin&SpaTerapis Dcr Accounting Min SMEA Ak bs Reborn Spa, Jl.Sunset Ph:766744 Comptr,Sopir SIM B1/A,Helper A.BP.001.01.16.0003311

Dcr Bartender u/Tubes Rest Jl.Poppies 2 Hub:753510

Dcr Sopir Paham Area Bali Punya SIM A Bs Bhs.Inggris Rapi Hub:081337832036 Email:manik@escapehaven.com

Dcr sopir bujang KTP Bali Hub.082144118836 tidak SMS

A.BP.001.01.16.0003452

Dibthkan Adm Wanita Usia Max30 Th,SMK Akuntansi 081239691137

A.BP.001.01.16.0003215

Housekeeping Pria Pengalaman Canggu-Tanpa SMS-081916541105

A.BP.001.01.16.0003258

Lowongan Pekerjaan:Distributor Kaca & Aluminium Membutuhkan Tng Marketing 1.Pnya Kendaraan Sendiri 2.Penampilan Menarik Krm Lmrn/CV ke Jln By Pass Ngurah Rai No.30 Jimbaran,Tlp: (0361)703236/703263 Email ke aneka_dutakaca@yahoo.co.id

B.BP.004.01.16.0000976

Money Changer in Kuta seeks(1) Admin staff,age 25-33yo.Excel/ Word(2)Cust.service staff,English speaker/5 days a week.U.Mkn trans,bns,BPJS/081238211850

B.BP.154.01.16.0001576

Required Immediately Executive Chef 5 years Experience for Restaurant Group in Bali. soulinabowlcafe@gmail.com 085739056802

A.BP.001.01.16.0002867

Restau Kerobokan wnt Counter kasir Pria tkg Bakery/Pastry, Berpglmn/tanpa pglmn dilatih dg cr prfessional,087861378730

A.BP.001.01.16.0003170

Dicr SPG min SMU/Adm Hub Diamond HP Jl Teuku Umar 76 Dps Tlp.241512

A.BP.001.01.16.0003400

Dicari Cook Helper.CV dikirim ke Gubuk Makan Segara Bambu Tlp.410383 410384

A.BP.001.01.16.0003292

Looking for Sales & Marketing 2 years Exp Legal Company, Fluent English,Hard Work.Send CV to rudisata@gmail.com

A.BP.001.01.16.0003441

Turtle Rest in Poppies II Kuta Looking for Cook.Email :turtle restaurantandbar@gmail.com 081338702268

A.BP.001.01.16.0003173

B.BP.154.01.16.0001580

SPG For Jewelry Shop in Kuta Sanur-Jimbaran-Ubud. 08123816791

B.BP.812.01.16.0001519

Staf vila Canggu:Driver,Butler, Engineering. SMS:082339723711 Email: devillas8@outlook.com

A.BP.001.01.16.0003102

Taco Casa-Ubud,Seminyak,Canggu is Hiring Now Cook/Helper Waitress hard working. dedicated person, at least 1 year experience in the same field, max 26 y/o single CV:info@tacocasabali.com SMS: 0821 4524 5144

A.BP.001.01.16.0003349

Urgent Dcri Wanita bisa Masak utk Villa Pribadi di Canggu bs Bhs Inggris.087853750386

B.BP.004.01.16.0001532

Ymh Bisma Dicr:1.Sopir SIM B1, 2.S1 Ek/SMA/D1, 3.Mekanik Hub T.Umar 142 Dps

A.BP.001.01.16.0003390 SINGARAJA

The Damai Urgently needs:1 GSA more preferable female.have driving license.min.1 year experience in similar position min.D3 hospitality with good English & Have SKCK Send CV to : hrd@thedamai.com B.BP.009.01.16.0001300

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

Xenia Attivo’13 Putih,asDK,Tg1 VR17 KM14rb,Var,081999750009

A.BP.001.01.16.0003443

Xenia R Sporty’13 Putih AsBali Bs Tukar,087860856999 Pribadi

B.BP.141.01.16.0001568

Xenia’05(69)SamsungS4 90%(2,2) BB Bold 95%(1,9)H.081238238881

A.BP.001.01.16.0003451

HONDA

Arena GX’11 Akh Ijin Lkp Slver Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd

Hardtop Diesel Ori Hatchback super langka pgmr 081339538123

Arena GX’09Slv AsDK Ijin&SmstBr P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.01.16.0003467

Kjg Astra’91 short abu 5spd,As Bali ACdgn 36,5Ng 085100744020

A.BP.001.01.16.0003464

Vellfire Th2013 Hitam Mulus 16Rb KM Hub:085100496677

B.BP.141.01.16.0001574

Baleno pmk’97 abu asBali VR16 Ban br ACDgn 46,5,089651020005

Ertiga GX MT’15 Putih,Carry PU FD Htm’15 asli DK 087862200090 Estilo’2010 Hitam mulus samsat baru asli DK Hub.081337094777

KIA

Futura PU 1.5’12Biru Mlus 69Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689

B.BP.141.01.16.0001566

KIA Pregio 2005,Biru+Ijin Harga 95Jt-081338671524

A.BP.001.01.16.0003468

TOYOTA

MITSUBISHI !!Djl Kijang Inova Manual Mirage Exceed AT’14 Putih,GLX ‘2005 asli Bali, Hijau Metalik, MT Htm’14 asli DK 087862200090 Harga Nego Hub.085333470104/ A.BP.001.01.16.0003233 081353140235/085239115438 B.BP.141.01.16.0001572

SUZUKI

Escudo’2001 MT 2.0 Orisinil Gatsu I/085100748748 TT/Kredit B.BP.141.01.16.0001569

Karimun Th’2000 Coklat Muda Metalik Hub.085 333 124 554

Avanza G’2012 Hitam Mulus Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd B.BP.141.01.16.0001573

Hiace Commotra’14+Ijin Wisata Silver 085100530270 BisaKredit A.BP.001.01.16.0003459

B.BP.164.01.16.0001584

SPA

DIJUAL MOTOR

A.BP.005.01.16.0000544

A.BP.153.01.16.0003465

Djl Rmh+P55/120 Goa Gong Resident C1/1 hub.087761245991 081338555145

!!!Rumah Murah T50/125 450Jt Sibang Br.Pane 081999221305

B.BP.166.01.16.0001586

A.BP.001.01.16.0003379

Rmh Prm Cempaka Penamparan Bs TT Mobil/Bs Cicil, 085100856999

Rmh Baru TamanGriya Nusa2 Blok HH30 Tp70/50 630Jt Nego Tanpa Perantara 08123977300

B.BP.141.01.16.0001570

Yaris TRD Sportivo Htm Matic Th’14 Pribdi DK Hub:241472 A.BP.001.01.16.0003372

B.BP.101.01.16.0001579

B.BP.154.01.16.0001582

A.BP.001.01.16.0003463

A.BP.001.01.16.0003256

A.BP.001.01.16.0003234

HRV Prestige’2015 Putih AsDK 375Jt TT/Kredit H.08123688133

A.BP.001.01.16.0003447

Djl Rmh T36,T47,T75,Sisa 11 Unit Dati River Side Kediri Tbn (0361) 424133.418311

DIJUAL RUMAH Jual Rmh Mnls T50/80 Dalung Permai Harga Nego,081999378500

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi Motor Bks Sgl Merk

BUC!! Rumah Baru Sanggulan Tbn 50/75=330Jt 55/88=450Jt 70/100 =490Jt SiapHuni 0812-3635-9898

A.BP.001.01.16.0003456

Rmh Jual Cocok utk Bule LT.1,5 Are Lengkap.Br.Dukuh,Dalung. Hub:08123942759

A.BP.001.01.16.0002996

A.BP.001.01.16.0003450

Tnh Kavling Jl.Besakih Suwung Kauh H08123871809/081337569788

B.BP.141.01.16.0001567

KULINER

A.BP.001.01.16.0003394

BAHAN BANGUNAN

A.BP.001.01.16.0003139

A.BP.001.01.16.0003279

TIKET

DISEWAKAN TANAH Sewakan tanah lokasi Jimbaran Hub.08563734043

A.BP.001.01.16.0002807

DISEWAKAN RUKO !!Tnh dkt pantai Pererenan 47A Dikont.Ruko Jl.Kartika Plaza Akomodasi Wisata 087770077777 Dpn Htl Rada Bali,085792833416 A.BP.001.01.16.0003445 A.BP.001.12.15.0001632

**Tnh 2,8A Sng.Kerta-Ubud L. Villa Hub.085100054609 Murah

A.BP.001.01.16.0003408

1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP

A.BP.001.01.16.0000180

Djl Tanah 1,7A Jl.Tukad BatangDijl Perum Taman Giri-Nusa Dua A.BP.001.01.16.0003345 hari VI Panjer H.085339916000 L.132m2,L.125m2,LB.200m2,LB165 DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.01.16.0003422 Djl Perum Bukit Hijau-Jimbaran A.BP.001.01.16.0003458 m2 Tlp:(0361) 466840, Jual Tanah 1,25 Are di Trenggana “08123667168” 081934310335,081338791301 L.132m2 LB.100m2 Tlp:(0361)466 Tkd Yeh Aya IX,52B Renon 2KT Penatih Hub.082339191855 2KM 1RT Hal Luas,0361246776 A.BP.001.01.16.0003281 842,081934310335,085100919612 Beli Tinggi Motor Bekas Dijmpt A.BP.001.01.16.0003363 A.BP.001.01.16.0003375 A.BP.001.01.16.0003285 A.BP.001.01.16.0003247 Dijual rumah LT.112m2,LB.112m2 Jual/Dikont Tanah 24 Are Lok. Djl Rmh LT3Are, LB170m2, fslts Gastu I harga 1.575M KOST * 081248789760 * Petulu,Ubud.Hub:081337747599 Lgkp Jl.Gn Andakasa Gg Melati, A.BP.001.01.16.0003355 Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput hub.081933022895, 08123838674 Hrg.1,6 M. 08113889831 (TP) 2KT+Kmd+Dpr Jl.Krakatau 25 MM A.BP.001.01.16.0003338 1jt/bl bisaJualan,082146424194 Tnh 1,94A @Binoh Ubung Hrg 550 A.BP.001.01.16.0003448 A.BP.001.01.16.0003392 A.BP.001.01.16.0003455 Dp 50jt Rmh siap Huni di Kota Rmh 2Are Wijaya Kusuma3C19 Dps Jt/Are Akses Mobil,08123667168 DIJUAL MOTOR A.BP.001.01.16.0003248 Tbn KPR pasti Acc 081337380202 FulBangunan H1,7M 085100667702 DIJUAL TANAH HONDA A.BP.001.01.16.0003444 A.BP.001.01.16.0003449 SINGARAJA Dijl Tnh Pantai Purnama L. Vario Injeksi’2015 Pmk Biru Rmh Bru,Mrh 40/100,SHM,IMB,PnaDjl Tnh 3A,SHM, Jl.Sermakarma Rmh 3KT Indrajaya 200 mtr dr 22,65m2 Tlp.(0361) 466840, Mls 12,5jt.085100856999 Prbadi rungan,Badung,c/k 082342456858 Sgr Jln 6mtr H.081238507171 Jl.Cokro T.9005578 081934310335,085100919612

B.BP.154.01.16.0001575

DISEWAKAN GUDANG Dikontrakan Gudang Jl.Tkd. Barito No.34 Tlp:08123841576

A.BP.001.01.16.0003133

ARSITEKTUR Trm Gbr Arstk IMB Rmh, Interior Kitchen Set Sofa 081236231821

A.BP.001.01.16.0003365

RUPA-RUPA Dana Cpt Jmn BPKB/Srtfkt Hub.085100978067-081338577675

B.BP.164.01.16.0001583

Mendesak Perlu Uang Hari Ini Kami Siap Membantu Gadaikan BPKB Mtr/Mbl H.264014/226891

B.BP.141.01.16.0001565

Ahli Rmh Bocor Dak Dinding Atap Garansi Hub:Melki 085237357937

A.BP.001.01.16.0003454

A.BP.001.01.16.0003263

DIJUAL MOBIL

PINJAMAN

BIRO JASA

ATASI MAMPET MAMPET ATASI

SPA

Tnh 1A Jl.Kenyeri msk 20M Jl.Kaswari 1,5A 085101618117

WC GARANSI

RUPA-RUPA

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - TANPA BONGKAR

081236711931 XL 08175782707

Simp

C.0003316-brj

BENGKEL LAS C.0000485-MTR

ALUMINIUM

AC

KONTRAKTOR

TOUR

SERVICE MAMPET

WC

SALON KECANTIKAN

GARANSI

ALUMINIUM TOUR

ELEKTRONIK

RUPA-RUPA

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 A.BP.001.01.16.0003305

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.01.16.0003457

KEHILANGAN Hlg BPKB DK1326LS an:i Md Sudana almt:Br Tegehe,082145132118 A.BP.001.01.16.0003437

KERJASAMA Dibuka Kerjasama Keagenan Tiki Hub.Teguh 082247559221 A.BP.001.01.16.0003085

KURSUS Les Private Piano/Keyboard utk Anak2 Hub/SMS:085792333682 A.BP.001.01.16.0003348

HEWAN Jual Husky Beagle Mpom Stbm Betina Call/Wa 087760382821 B.BP.004.01.16.0001473

FURNITURE Trim Psn KitcenSet Almari Conter Bar Bedset Dll H082145931339 B.BP.135.01.16.0001585

BIRO JASA


ekonomi Presiden Minta Perguruan Tinggi Kalkulasi Untung-Rugi TPP

18

Yogyakarta (Bali Post) Perguruan tinggi diminta memberikan pertimbangan atau kalkulasi mengenai untung rugi Indonesia bergabung dengan forum-forum perdagangan internasional seperti Trans Pacific Partnership (TPP). Harapan itu disampaikan Presiden Joko Widodo.

Maksimalkan Penyaluran KUR 2016

BRI Gerebek Pasar Sabtu-Minggu

BRI sebagai bank BUMN terdepan dalam penerapan teknologi selalu melakukan inovasi dalam menjawab tantangan kebutuhan masyarakat dan pemerintah. Sebagai bank terbesar di Indonesia, Bank BRI kembali ditunjuk pemerintah sebagai bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekaligus bank penerbit Kartu Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK). Sukses menyalurkan KUR di tahun 2015, Bank BRI berkomitmen kembali meraih sukses di tahun 2016 di tengah tingginya target yang diberikan pemerintah dalam penyaluran KUR kepada masyarakat. Pada tahun 2016, Kanwil BRI Denpasar yang mewilayahi Provinsi Bali, NTB dan NTT diberikan target menyalurkan KUR sebesar Rp 4.427 miliar, dengan perincian KUR Mikro sebesar Rp 3.895 milyar dan KUR Ritel sebesar 532 milyar. Khusus Provinsi Bali, Kanwil BRI Denpasar ditarget menyalurkan KUR Mikro dengan jumlah plafon sebesar Rp 1.994 miliar, dengan 99.967 debitur dan KUR ritel dengan jumlah plafon Rp 269 miliar dan 1.347 debitur untuk satu semester ke depan. Dalam menghadapi tantangan tersebut, berbagai upaya dilakukan Kanwil BRI Denpasar. Di antaranya memanfaatkan waktu di hari libur untuk melakukan kegiatan pemasaran berupa gerebek Sabtu-Minggu yang dibarengi dengan pick-up service untuk nasabah yang ingin menabung saat pelayanan di bank tutup. Hal ini memungkinkan para

nasabah tetap dapat menikmati layanan perbankan serta mendapatkan informasi mengenai produk-produk perbankan saat hari libur Sabtu-Minggu. Hingga minggu ketiga di bulan Januari 2016, Kanwil BRI Denpasar khususnya di wilayah Bali telah melakukan gerebek di beberapa lokasi pasar. Salah satunya di Pasar Kumbasari/Badung. Dari keseluruhan kegiatan gerebek yang dilakukan, terdapat 3.269 calon debitur potensial yang siap dilayani BRI dengan potensi pinjaman sebesar Rp 48,644 miliar. Pada minggu terakhir di bulan Januari ini tepatnya tanggal 30 dan 31 Januari 2016, BRI wilayah Bali telah melakukan gerebek Sabtu dan Minggu di pasar-pasar seluruh wilayah Bali seperti Pasar Sukawati Gianyar, Pasar Kayuamba Bangli dan pasar-pasar potensial lainnya. Selain memanfaatkan momentum hari libur dalam pemasaran KUR, Bank BRI juga melakukan penambahan tenaga pemasar. Sampai saat ini, Kanwil BRI Denpasar telah melakukan penambahan tenaga pemasar sebanyak 109 orang, di mana sebanyak 62 orang ditugaskan memasarkan KUR di wilayah Bali. Dengan demikian, diharapkan percepatan penyerapan KUR oleh masyarakat dapat terlaksana. Dengan segala upaya yang dilakukan serta kerja keras seluruh insan BRI, Bank BRI optimis dapat kembali menjadi bank terbesar dalam penyaluran KUR di tahun 2016. (ad1588)

Warga Tiongkok Tetap Minati Indonesia

Beijing (Bali Post) Warga Tiongkok tetap berminat mengunjungi Nusantara pascaserangan bom teroris dan baku tembak dengan aparat di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, 14 Januari 2016. “Selama kami melakukan promosi di Wuhan, Shanghai dan Beijing, minat mereka tetap tinggi. Sangat positif tanggapannya,” kata Wakil Direktur Misi Penjualan untuk Asia Pasifik Kementerian Pariwisata Jordi Paliama di sela-sela Indonesia Direct Promotion di Beijing, 30-31 Januari 2016. Ia mengungkapkan, “Bahkan, sangat sedikit yang bertanya tentang peristiwa bom Thamrin. Namun, saat ada yang bertanya, kami jelaskan semua sudah ditangani aparat dan situasi keamanan di Indonesia sangat kondusif. Kami sampaikan pernyataan Kepala Polri bahwa Indonesia aman.” Manajer Umum Garuda Indonesia Beijing Hans Haliono mengatakan, “Memang ada pembatalan yang dilakukan sekitar 10-20 orang untuk melakukan penerbangan ke Jakarta, namun jumlah itu tidak terlalu signifikan. Tingkat isian untuk rute Beijing-Jakarta tetap sekitar 90 persen selama Januari.” Demikian pula penerbangan tidak berjadwal (charter flight)

Garuda Indonesia selama perayaan Tahun Baru Tiongkok yakni 21 Januari hingga 1 Maret 2016. “Penerbangan charter kami tetap diminati, bahkan tingkat isiannya mencapai 95 persen,” ungkapnya. Garuda Indonesia melayani penerbangan reguler Beijing-Jakarta (pp) selama tiga kali sepekan, dan Beijing-Denpasar (pp) selama empat kali sepekan. Selain itu, Garuda Indonesia melayani penerbangan tak berjadwal dari sepuluh kota di Tiongkok menuju Bali, selama liburan Imlek 2016. “Memang pascabom Thamrin dan beredarnya isu serangan teroris di Bali, banyak calon wisatawan bertanya-tanya tentang situasi keamanan di Indonesia, khususnya Jakarta dan Bali. Ya… kita jelaskan peristiwa hingga penanganannya, hingga situasi keamanan dapat dikendalikan dan dipulihkan kembali,” tutur Hans. Ia menambahkan, pihaknya rutin menjelaskan kepada para calon wisatawan melalui biro perjalanan wisata di Tiongkok tentang situasi di Indonesia. “Tidak ada masalah, mereka (calon wisatawan - red) dapat memahami,” ujar Hans. (ant)

Bali Post/ant

PUNGUT SAMPAH - Putri Pariwisata Indonesia Gorontalo dan Duta Wisata Gorontalo memungut sampah di antai Bolihutuo, Boalemo, Provinsi Gorontalo.

“Ini tugas perguruan tinggi, semestinya dikalkulasikan untung-ruginya. Jangan belum-belum sudah ngomong rugi,” kata Presiden Joko Widodo pada pembukaan Konferensi Nasional Forum Rektor Indonesia (FRI) 2016 di Universitas Negeri Yogyakarta, Jumat (29/1) malam. Bergabung atau tidak bergabung dengan forum-forum perdagangan internasional semacam Trans Pacific Partnership (TPP), European Free Trade Association (EFTA), kata Presiden, sama-sama memiliki risiko, sehingga harus dipertimbangkan secara mendetail. “Dalam waktu dekat akan saya putuskan masuk atau tidak masuk dengan kalkulasi detail untung-ruginya,” kata Kepala Negara. Dia juga berharap agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan, dengan ikut serta ke dalam forum-forum internasional itu akan merugikan Indonesia. “Waktu bertemu Presiden Obama saya sampaikan baru bermaksud bergabung TPP, belum memutuskan, tetapi di negara kita sudah ramainya minta ampun,”

katanya. Saat ini, kata Presiden, memang sudah memasuki era kompetisi, bukan hanya dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saja, melainkan sudah banyak blok persaingan lainnya seperti TPP serta EFTA tersebut. “Sekarang sudah masuk, hanya kita belum memutuskan saja,” katanya. Hingga saat ini, kata Presiden, sudah ada beberapa negara ASEAN yang telah memutuskan bergabung dengan forum perdagangan internasional seperti TPP, antara lain Brunei serta Vietnam. “Sehingga mereka bisa bersaing, dan kita belum bisa,” ka-

tanya. Selain memberikan kalkulasi mengenai untung-ruginya, menurut Jokowi, perguruan tinggi juga dapat membantu memperbaiki karakter atau mental masyarakat sebelum diputuskan bergabung dengan forum tersebut. “Begitu salah memutuskan di mana produktivitas serta etos kerja kita belum siap, kita bisa jadi pecundang dan sulit memenangkan kompetisi itu,” kata Presiden. (ant)

Bali Post/ant

Produksi Budi Daya Ikan Laut Ditarget Naik 5,4 Persen

Jakarta (Bali Post) Kelangkaan pangan yang terjadi di Tanah Air, menyebabkan Indonesia menjadi negara pengimpor pangan. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Marwan Jafar mengatakan hal itu di Jakarta, belum lama ini. “Perkiraan ancaman kelangkaan pangan itu semakin terasa, terutama bagi Indonesia sebagai negara agraris yang perlahan menjadi negara industri,” ujar Marwan, akhir pekan kemarin. Menteri Marwan menambahkan, potensi kelangkaan pangan tersebut telah menjadi ancaman serius. Maka ia pun berupaya membantu mengatasi hal tersebut, dengan membangun dan mengembangkan potensi pertanian di desa-desa. Dikatakan, pertanian adalah watak Indonesia. Mau tidak mau, pertanian harus terus dikembangkan. “Meskipun Indonesia menjadi poros maritim dunia, pertanian tidak boleh kita lupakan. Kita bisa memanfaatkan dana desa untuk membangun dan mengembangkan pertanian desa. Karena pertanian dan perkebunan ini kan sumbernya dari desa. Nah, kita bisa memanfaatkan dana desa untuk ini,” katanya. Dana desa dapat dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan sektor pertanian desa. Sehingga pertanian masyarakat desa tidak lagi terhambat oleh sedikitnya ketersediaan fasilitas pertanian. “Dana desa ini dapat dimanfaatkan untuk membangun irigasi misalnya, atau

infrastruktur lain yang dapat menunjang pertanian.” Menteri Marwan juga mengatakan akan melakukan kerja sama dengan Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia untuk berkolaborasi dalam membangun dan mengembangkan pertanian desa. “Kita bisa saling bekerja sama, bahkan saya harap peran para sarjana pertanian ini dapat memberikan inovasi dan kreativitas baru untuk pertanian Indonesia, khususnya di desa,” terangnya. Menteri Marwan juga berharap semakin bertambahnya sarjana dan ahli bidang pertanian untuk kembali ke desa. Ia meyakini, sinergi antara sarjana, industri, pemerintah, dan masyarakat akan dapat menghadapi ancaman langka pangan. Terdapat dua kunci pokok yang akan dilakukan Kementerian Desa PDTT dalam menghadapi kelangkaan pangan. Pertama, dengan membangun dan mengembangkan pertanian desa. Selanjutnya, memperkuat kelembagaan pertanian di desa. Saat ini luas lahan pertanian terus menyusut dari 9,1 juta hektar menjadi 7,1 juta hektar tahun 2015. Luas lahan ini jauh dari lahan sawah ideal yang direncanakan sebesar 15 juta hektar. “Penyusutan lahan ini bukan hanya karena adanya perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan. Namun alih fungsi lahan pertanian menjadi tempat tinggal, industri dan peruntukan lahan nonpertanian lainnya,” ungkap Menteri Marwan. (ant)

Semarang (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai Bank Perkreditan Rakyat (BPR) perlu menyiapkan infrastruktur untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2016. “Infrastruktur ini diperlukan ketika diterapkan sistem linkage dalam penyaluran KUR ini,” kata Ketua OJK Kantor Regional IV Jateng-DIY, Santoso Wibowo, di Semarang, Minggu (31/1) kemarin. Linkage merupakan program kerja sama bank umum dengan BPR yang dilandasi semangat kemitraan bersifat saling menguntungkan, dengan tetap berorientasi aspek bisnis. Penerapan sistem lingkage, kata Santoso akan dilakukan jika rekomendasi OJK, agar Bank Jateng dan BPD DIY dapat ikut menyalurkan KUR disetujui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Saat ini memang prosesnya masih ada di Menko Perekonomian. Dalam hal ini kami merekomendasikan dua BPD ini untuk bisa ikut menyalurkan KUR 2016,” katanya. Menurutnya, jika rekomendasi diterima, sehingga Bank Jateng dan BPD DIY dipersilakan ikut menyalurkan KUR, maka akan berat bagi bank bersangkutan. Karena itu, sistem linkage diterapkan untuk meringankan Bank Jateng dan BPD DIY. “Paling tidak linkage dengan BPR milik pemda, yaitu BKK dengan BKM, atau dengan lembaga keuangan lain. Karena itu, BPR di Jateng memang perlu persiapan dari infrastruktur,” katanya. Infrastruktur tersebut mulai dari teknologi hingga kesiapan sumber daya manusia. Jateng tahun 2016 diharapkan bisa menyalurkan KUR senilai Rp 10 triliun dari total KUR nasional mencapai Rp 120 triliun. (ant)

Diekspor, Puluhan Ton Karbon Aktif ke Korea

Bali Post/ant

PANEN BANDENG - Sejumlah petambak memanen ikan bandeng di areal tambak desa Karangsong, Indramayu, Jawa Barat. Kepala Bidang Budidaya Perikanan DKP Sulsel Sulkaf S Latief menjelaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis agar target tersebut dapat terpenuhi. “Kami melakukan pendampingan ke pembudi daya mengenai penggunaan bibit bersertifikat, cara budi daya perikanan yang baik, dan

pemeliharaan,” kata Sulkaf. DKP, lanjutnya, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk menjalankan berbagai program pendampingan dan pemberian bantuan benih berkualitas tersebut. “Kami juga akan membantu perbaikan saluran air dan pematangnya,” tambahnya. (ant)

Pemerintah Harus Sosialisasikan Alat Tangkap Ramah Lingkungan Pekalongan (Bali Post) Penggunaan alat tangkap ikan pukat hela (trawls) dan pukat tarik membuat para nelayan kebingungan karena belum mendapat sosialisasi dari pemerintah. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Wilanto, mengatakan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2/2015 padahal melarang penggunaan alat tangkap jenis tersebut. “Hampir semua alat tangkap nelayan dilarang sesuai permen itu, sehingga para nelayan bingung harus mengggunakan alat

Kelangkaan Pangan Sebabkan Impor

BPR Perlu Infrastruktur Salurkan KUR

Presiden Joko Widodo

Makassar (Bali Post) Produksi sektor budi daya kelautan pada 2016 ditarget naik sekitar 5,4 persen dari tahun sebelumnya. Demikian tekad Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). “Kenaikan target produksi memang tidak terlalu besar, dari 3,051 juta ton di 2015 menjadi 3,216 juta ton di tahun 2016 ini,” kata Kepala DKP Sulsel Iskandar di Makassar, Minggu (31/1) kemarin. Target produksi yang ingin dicapai tersebut di antaranya terdiri atas komoditi udang sebanyak 41,3 ribu ton dan 2,9 juta ton rumput laut. Target dari sisi kuantitas ini, kata Iskandar, memang tidak terlalu ambisius, namun yang paling penting bagaimana meningkatkan kualitas hasil produksi perikanan di Sulsel. “Sebenarnya yang penting bagaimana meningkatkan kualitas, dengan kualitas yang baik, akan ada penambahan nilai lebih menguntungkan bagi pembudi daya,” terangnya. Apalagi saat ini, katanya, produksi sektor perikanan dan kelautan Sulsel lebih diarahkan untuk pasar ekspor. “Tujuan besar kita kan bagaimana meningkatkan ekspor hingga tiga kali lipat,” ujarnya.

Senin Umanis, 1 Februari 2016

tangkap seperti apa karena belum ada kejelasan terkait alat diperbolehkan dan alat tangkap yang ramah lingkungan,” katanya. Dikatakannya, hingga kini para nelayan masih menggunakan alat tangkap ikan seperti arad, tancap, dan bondet. Alasannya, mereka belum mengetahui tentang alat-alat tangkap yang diperbolehkan dan spesifikasinya. “Para nelayan belum mendapat kepastian sehingga mereka menggunakan alat tangkap ikan berbeda-beda. Hanya, yang diperbolehkan berupa alat jaring,” katanya. Wilanto mengatakan,

selain melakukan sosialisasi, pemerintah juga hendaknya memberikan alat tangkap yang ramah lingkungan karena sebagian besar nelayan berkategori kecil. “Kami berharap pemerintah membantu pengadaan alat tangkap ikan sesuai jenis yang diperbolehkan pemerintah,” katanya. Ia mengatakan, para nelayan akan menerima peraturan tersebut apabila ada sosialisasi dan bantuan alat tangkap secara menyeluruh. “Jika bisa bantuan tersebut diberikan secara menyeluruh, jangan bertahap,” katanya. (ant)

Manado (Bali Post) Puluhan ton karbon aktif yang berasal dari bahan baku batok kelapa diekspor ke Korea. Itu dilakukan Provinsi Sulawesi Utara karena permintaan yang cukup banyak di awal tahun 2016. “Di awal tahun 2016 kami mengekspor 22 ton karbon aktif ke Korea dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 27.632 dolar Amerika Serikat (AS),” kata Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dusperindag) Provinsi Sulut Darwin Muksin, di Manado, Minggu (31/1) kemarin. Dia mengatakan, kinerja ekspor karbon aktif ke Korea cukup baik dan diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani dan pengekspor asal Sulut. Karbon aktif asal Sulut itu sangat diminati karena memiliki kualitas ekspor yang diakui di pasar internasional. Dia berharap karbon aktif turunan dari kelapa ini akan mampu merambah pasar dunia bukan hanya di Asia, namun bisa ke Eropa, Amerika dan Afrika. Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sulut Benny Nongkan mengatakan pihaknya akan meningkatkan kualitas karbon aktif di Sulut. “Tahun ini, kami akan memberikan pelatihan maupun pembinaan kepada pelaku usaha dan industri yang memanfaatkan batok kelapa menjadi karbon aktif,” kata Benny. Dia mengatakan, tahun ini ada bantuan pelatihan dan peralatan untuk meningkatkan hasil dari karbon aktif tersebut agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Jika nilai jual tinggi karena memiliki kualitas baik maka dengan sendirinya pasar akan mencari produk asal Sulut. (ant)

Pembuatan arang batok kelapa.

Bali Post/ant


19

Senin Umanis, 1 Februari 2016

Ade Tak Jamin Munaslub Bersih Politik Uang Bali Post/bud

SEMPROTKAN AIR - Petugas pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan api. Sementara warga sekitar membantu memindahkan sembako yang bisa diselamatkan dari gudang.

Gudang Sembako Terbakar Amlapura (Bali Post) Gudang sembako di Banjar Dinas Triwangsa, Desa Bungaya Kangin, Bebandem, Karangasem terbakar, Minggu (31/1) kemarin. Satu dari tiga lokal gudang ludes terbakar dan sebuah mobil pick-up hitam DK 9717 SR di dalamnya hangus. Penyebab kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian, karena dipastikan bukan karena arus pendek. Seorang warga sekitar, Bagus Wartama (44), mengatakan api sudah membesar menghanguskan satu lokal gudang dari sisi utara. Api yang membubung tinggi membuat warga sekitar panik dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Situasi semakin membahayakan setelah gudang sembako yang tepat berada di selatan toko Alfamart ini meledak sebelum petugas melakukan pemadaman. Seluruh isi satu lokal gudang ini ludes terbakar. Sumber ledakan diketahui berasal dari mobil pick-up yang terbakar di dalam gudang. “Di tengah api membesar, ada ledakan keras. Seperti-

nya dari mobil pick-up itu,” katanya. Pemadam kebakaran langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam. Sedangkan warga sekitar langsung membantu mengevakuasi sembako, seperti ratusan karung beras dari gudang di sebelahnya. Berselang 30 menit, api sudah berhasil dipadamkan regu pemadam kebakaran. Kabid Pemadam Kebakaran Dinas Perhubungan Karangasem, Gede Sukanta, mengatakan belum mengetahui dari mana sumber api ini berasal. Sebab, petugas PLN sendiri memastikan tidak ada konsleting listrik, karena saat kejadian lampu di sekitarnya masih menyala. “Kami belum berani pastikan apa penyebab kebakaran. Itu sedang diselidiki petugas kepolisian. Tugas kami padamkan api dulu,” katanya. Gudang sembako tepat di pinggir jalan ini diketahui milik warga setempat, Ida Bagus Sidemen. Saksi Bagus Wartama mengatakan, pemiliknya tinggal di Kota Denpasar. Gudang sembako itu selama ini digunakan untuk menyimpan ratusan

karung beras, dedak dan bahan rempah-rempah lainnya. Wartama mengatakan, beras di dalam gudang ini didistribusikan ke Denpasar dan juga ke Lombok. Klian Banjar Dinas Triwangsa Ida Bagus Ketut Sangka yang ditemui di lokasi juga membenarkan gudang sembako ini milik warganya, Ida Bagus Sidemen. Untuk mengetahui penyebab kebakaran ini, petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan. TKP kebakaran langsung dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Sedangkan barang-barang yang bisa diselamatkan, seperti ratusan karung beras langsung dievakuasi dengan mobil truk dari lokasi kebakaran ke gudang lain yang lebih aman dari lokasi. Belum diketahui kerugian material akibat kebakaran ini. Hingga pukul 23.00 Wita, penyelidikan masih berlangsung. Namun, melihat kondisi gudang dan material yang terbakar, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (kmb31)

Agenda Bali Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali”. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com Jumat, 12 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Mapepada Tawur Padagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. - Pukul 11.00 Wita Ngaturan Penuwur Ida Batara Sami di

Suang-suang Pura. Sabtu, 13 Februari 2016 - Pukul 16.00 Wita Ngerawuh Dilanjutkan dengan Melaspas Pedagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng.

Jakarta (Bali Post) Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang akan digelar AprilMei mendatang ditengarai rawan terjadi money politics, seperti yang dinyatakan KPK. Lembaga antikorupsi itu pun telah memberi peringatan dan menyatakan tidak akan segansegan menangkap apabila ada calon ketua umum maupun tim pendukungnya melakukan transaksi uang untuk pemenangan kandidat. Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Ade Komarudin, mengaku tidak bisa menjamin tidak adanya transaksi uang dalam proses pemilihan ketua umum dalam munaslub mendatang. Namun, dia mengingatkan kepada semua pihak, baik calon dan tim pendukungnya,

maupun peserta munaslub agar bersikap bertanggung jawab untuk menciptakan politik yang bersih. “Dalam politik enggak ada yang bisa menjamin, semua pihak harus ingat proses politik harus akuntabel,” kata Ade Komarudin di Gedung DPR, Jakarta, Minggu (31/1) kemarin. Ade yang juga Ketua DPRRI mengingatkan agar tidak ada persekongkolan jahat yang dilakukan semua pihak seperti menggunakan kekuatan uang untuk menyuap peserta demi mencapai tujuannya. “Politik harus akuntabel. Enggak boleh ada persekongkolan jahat,” imbuhnya. Kendati dia memahami keinginan KPK agar Munaslub Golkar bisa terselenggara dengan bersih tanpa ada permainan uang, Ade meminta

Dari Hal. 1

yang bisa menjadi figur pemersatu akibat konflik dualisme kepengurusan yang telah membuat partai ini menjadi tidak solid. “Ini kan munaslub, tidak boleh tercerai-berai, lalu bersatu karena munaslub, tidak boleh lagi ada batas penghalang,” tandasnya. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menengarai adanya permainan politik uang dalam pemilihan calon ketua umum Partai Golkar. “Kita menangkap sinyalsinyal (money politics) itu ada. Bahkan, kita tahu jumlahnya (uang) yang bakal beredar itu berapa. Itu saya ingatkan, kalau mau negara oini baik, marilah bersaing dengan sehat. Kalau enggak, kita tangkapin semua,” kata Saut, Jumat pekan lalu. (kmb4)

Posisi Duduk

Urutan Kelima Kemenangan ini adalah titel grand slam kesebelas Djokovic, dan dia kini samasama berada pada urutan kelima bersama Rod Laver dan Bjorn Borg di belakang juara 17 kali Grand Slam Roger Federer. Djokovic kini menjadi kekuatan paling dominan pada Australia Terbuka sejak memenangkan turnamen ini pertama kali saat mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga pada final edisi 2008, lalu mengalahkan Rafael Nadal pada final 2012, disusul kemenangan pada empat final yang semuanya melawan Murray pada 2011, 2013, 2015 dan kini 2016. Djokovic juga memperpanjang kemenangan berturutturutnya pada grand slam menjadi 21 pertandingan,

agar KPK justru tidak terjebak pada arena politik yang bukan menjadi ranahnya. Ade mengatakan, soal sinyalemen adanya permainan suap di dalam munaslub, hanya KPK yang tahu. “Bahwa apakah itu ranah yang perlu digeluti KPK, kan KPK sendiri menolak. Tentu KPK lebih tahu. Tanya Pak Saut (Wakil Ketua KPK Saut Situmorang),” ujarnya. Soal kandidat yang akan tampil, Ade menegaskan, dalam munaslub nanti sebenarnya syarat integritas yang tinggi merupakan syarat utama yang harus dimiliki seorang calon ketua umum. “Yang layak terpilih, kalau jelas konstitusi PDLT, sesuai AD/ART,” tegasnya. Dia mengatakan Golkar membutuhkan pemimpin

dan dia tidak pernah kalah pada turnamen besar sejak dikalahkan Stan Wawrinka pada final Prancis Terbuka tahun lalu di Roland Garros. Sebaliknya, Murray menjadi petenis kedua pada era terbuka pasca 1968 yang lima kali kalah pada lima final grand slam. Ivan Lendl, bekas pelatih Murray, kalah pada lima final AS Terbuka pada 1982-1984 dan 19881989, sebelum menjadi juara pada 1985-1987. Kemenangan melawan Murray adalah kemenangan besar lainnya Djokovic dari musuh-musuh besarnya setelah mengalahkan Rafael Nadal 6-1, 6-2 di Doha dan menyingkirkan Roger Federer pada semifinal Australia Terbuka 2016 ini, demikian AFP. (ant)

Dari Hal. 1

Selain itu, Suwedja juga mengkritisi posisi duduk para sulinggih dalam pelaksanaan uji amdal. Saat acara berlangsung, para sulinggih memang duduk sejajar dengan peserta uji amdal yang lain. Menurutnya, para sulinggih harus ditempatkan lebih di atas. “Beliau yang mewakili Parisada harusnya menyerahkan kepada walaka, karena tingkatan beliau sebagai sulinggih adalah sebagai pamuput.

Segala ucapannya adalah fatwa yang tidak boleh dibantah. Kalau kita melihat posisinya seperti itu, ya… saya miris. Bisa-bisa sulinggih saya itu didebat,” ujarnya. Suwedja melanjutkan, para sulinggih mestinya juga lebih memperhatikan umatnya yang menyampaikan aspirasi melalui desa adat. Sudah semua desa adat di pesisir Teluk Benoa menolak, maka reklamasi sudah pasti tidak layak dan tidak boleh dilanjutkan. (kmb32)

TELEPON PENTING

Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP) :(0361) 232472, 7800179, 263860 Fax :(0361) 263860 RUMAH SAKIT RSUP Sanglah : 227912-15

PMI/RSUP Sanglah RSAD Udayana RSU Wangaya RSU Manuaba RSUD Badung RSU Surya Husada

: : : : : : :

227911 228061 222141 426393 9006813 9006812 235041 233786

Minggu, 14 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Macaru Resi Gana dan Melaspasin di Pura Penataran Sasih, Pura Taman Sari, dan Pura Taman.

Senin, 1 Februari 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana Terhubung dengan Tuhan Melalui Jiwa Luhur (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Klip Bali GRB 08.05 Suluh Indonesia 08.35 BCTTV/Glimpse Of The Island 09.05 Dialog Interaktif Prita 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase 11.05 BCTTV/Glipse Of The Island

11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Terhubung dengan Tuhan Melalui Jiwa Luhur (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali/BCTTV 14.30 Yowana Live Menyambut Hari Kemenangan Dharma 15.30 Ista Dewata 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV, Inovator 17.30 Lila Cita

Sanggar Witonjaya (6) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Sila Cita Sanggar Miniarti (1) 21.00 Lintas Manca Negara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Suluh Indonesia 22.00 Seputar Bali Terkini 22.05 Lila Cita Tari Kecak Trijata Jaba Pura Desa Kutuh 23.00 Lila Cita Arja Penarungan (1) 23.30 Bali Channel Tourist TV 00.00 Closing

Arjuna Penuh Semangat Bantai Ksatria-ksatria Kuru

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Seratus Delapan Puluh Tiga)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Terompet-terompet kerang, terompet dari tanduk, kenongan-kenongan, anaka-anaka sekali lagi ditiup dan dipukul oleh prajurit-prajurit Kuru. Pasukan-pasukan paduka menyambut sangat gembira perang dharma itu. Suara-suara itu menjadi indah, karena dicampur suarasuara alat-alat musik lainnya termasuk teriakan prajurit, dan tepukan tangan mereka. Raungan singa dikumandangkan oleh para prajurit kereta yang hebat. Hal itu untuk memanggil dan menantang musuh mereka. Ketika hiruk-pikuk itu muncul di sana, sebuah kegemparan menambah ketakutan mereka yang penakut. Putra Pakasana, dari keluarga Dasarha, dengan perasaan senang menyapa pahlawan Pandava itu, lalu Arjuna menjawab dengan meminta Krishna memacu keretanya, ‘’Paculah kuda-kuda ini, oh Hrishikesa, ke tempat di mana Durmarshana itu berada. Dengan aku menyerbu melalui divisi gajah itu, aku berkesempatan menembus bala tentara yang bermusuhan itu.’’ Sanjaya melanjutkan, demikian disapa Savyasachin, Ke-

sava yang berlengan perkasa itu memacu kuda-kuda itu ke tempat di mana Durmarshana itu berada. Pertarungan sangat dahsyat dan menakutkan dimulai antara satu ksatria utama Pandava melawan banyak prajurit dari kubu Kuru. Dhananjaya benar-benar tanpa ampun menghancurkan banyak kereta, gajah-gajah dan juga ksatria-ksatria lawan. Kemudian Partha, yang menyerupai sebuah awan berlimpah itu, menutupi musuh-musuhnya dengan hujan panah. Serangan Arjuna seperti kumpulan awanawan menuangkan hujan di lereng sebuah gunung. Prajuritprajurit kereta berusaha menunjukkan kelincahan tangannya untuk menutupi dari serangan dahsyat Arjuna. Baik Krishna maupun Dhananjaya dengan awan anak-anak panah mendapat musuh-musuhnya, menjadi penuh kemarahan. Arjuna mulai memotong dengan anak-anak panah kepala-kepala dari prajurit-prajurit kereta itu dari batang-batang tubuh mereka. Bumi menjadi bertebaran dengan kepala-kepala ksatria yang dihiasi anting-anting, surban-surban,

bibir bawah digigit bibir atas. Muka-muka dihiasi mata dalam kemarahan. Sungguh, kepalakepala para prajurit itu bertebaran. Kelihatan gemerlapan seperti kumpulan bunga-bunga lotus tercabut dan hancur bertebaran di sekitar medan pertempuran. Baju-baju zirah keemasan, tercelup dengan darah tergeletak tebal di atas medan. Kelihatan seperti kumpulan awan-awan yang sarat dengan kilat. Oh raja, suara dari kepala yang terpenggal berjatuhan ke bumi. Suaranya menyerupai jatuhnya buah-buah pohon palmyra yang dipetik pada waktunya. Batang-batang tubuh muncul d imana-mana, beberapa dengan busur di tangan. Beberapa masih dengan pedang terhunus, diacungkan siap menebas. Para prajurit pemberani Kuru itu tidak mampu menggagalkan prestasi-prestasi Dhananjaya. Serangan Arjuna tidak mampu dibendung siapa pun. Arjuna yang berkeinginan sekali menaklukkan ksatria-ksatria yang menghadang di depan, terutama yang melindungi Jayadratha. Kepala-kepala prajurit itu dipenggal panah-panah sakti Arjuna.

Bumi menjadi ditebari kepalakepala, kuda, belalai-belalai gajah, lengan-lengan, kaki-kaki dari para prajurit gagah perkasa itu. Orang ini adalah Partha. Lalu di manakah Partha? Di sini Partha! Bahkan, oh raja, prajurit-prajurit dari bala tentara paduka menjadi penuh pikiran, hanya tentang Partha saja. Banyak ksatria itu kehilangan kesadaran mereka. Semua sesungguhnya digerakkan sang

waktu. Mereka menganggap seluruh dunia ini penuh hanya kehadiran Partha yang dilihat ada di mana-mana. Sangat banyak dari mereka langsung binasa. Mereka saling memukul satu dengan lainnya. Bahkan sudah tidak logis, justru memukul kawan mereka sendiri. Sambil mengeluarkan teriakan penderitaan, banyak sekali pahlawan berlumuran darah. Mereka kehilangan kesadarannya. (bersambung)

Sloka 5.3

Jneyah sa nitya-sannyasi yo na dvesti na kanksati nirdvandvo hi maha-baho sukham bandhat pramucyate Seseorang yang tidak membenci atau bernafsu – menginginkan segala sesuatu – adalah seorang sanyasin yang konstan. Karena seseorang yang telah lepas dari dvandas – dua rasa yang saling berlawanan – akan cepat lepas dari keterikatan duniawi, oh Arjuna.


16 Pages

26 Number 8th year

Price: Rp

A L O N A T I E R N I N T

3.000,-

lipost.co.id info_ibp@ba e-mail: alipost.com. internationalb

lipost.com.

ternationalba

A L O N A T I E R N I N T

rsity d dive ds ght’ an ‘Spotli at SAG Awar s winner Monday,

February

1, 2016

landed church, actors black the Catholic abuse in that also sawAwards, were in about sexual Guild Awards ant Academy of diversity ,” a drama the lack Screen Actors of the all-import sy over S - “Spotlight at the 22nd an as a bellwether LOS ANGELE Saturday amid a controver over for prize on The awards, seen taking place was passedhe presented the top wins. , as they were Elba, who at score major watched asnominees. the ceremony . Depp (Black Oscar nomination Johnny (Steve being closely Auditorium award during list of Oscar Fassbender (The an Angeles’s Shrine the award for (Trumbo), this year’s Los took home comthe prize Mass), Michael Redmayne

online:

WEATHER DPs

T FORECAs 23 - 32

, Februar Monday

y 1, 2016

http://www.in

storms Ranieri of English heights with er soccer rs Leicest outside Page 8

counts Report some 2,300 killed ists journal 25 years in past Page 6

ed to boost BTF expect

http://epaper.

ntial Preside crisscross ls hopefu of 1st Iowa ahead 2016 vote Page 13

rist visits Asean tou

Asia countries

in recent

Badung to 26 in June 22 held on (ant) heard to 125,910. 8.1 district. also be reached News can at Global contributed of ber of visits Image” 9.30 in “Bali number 96.5 from Both countries Radio FM am. Listen to to the overall 3,631,195 percent reaching until 10.00 FM at http://

Southeast from that 2016 is years has increased.Statistic Agency foreign tourists by 6.2 percent Central last year. ember 2015, people, up Fair (BBTF) Asia The Bali held for January-Novand Malaysia in the same period Southeast and Travel BBTF was DurBeyond markets in the “We will con- said during The annual from Singapore to Bali. R - Bali June 2014. tourism promote touriststhe top ten visitorsthe number of the first time in DENPASAexpand the touristpotential markets. BBTF to to period, Bali other Ketut were event, Indonesian around through expected in addition to During thatMalaysia visitingfourth ing the meet buyers from will be member, market 2016 the committee ASEAN countries, tourists from people and in The BBTF was operators target the BBTF 2016 the world. Singapore was 168,273 tinue to ’s tourism,” a and the position. Meanwhile, with the numcountries Indonesia position said. the seventh year. besides European Ardana from in States, this

Austrato him, China, Middle According as well as the market lia, and India are potential a took East countries Uzo Aduba actress in ce by a Jobs) and Eddie “Spotlight” as Suzanne outstanding /AP g performan the SAG Danish Girl). actress category, in for series for her role in Netflix’s Strauss/Invision outstandin Jordan motion picture, edy is In the bestwon for “Room,” cast in a of an Oscar. Nation,” young “Crazy Eyes” Warren for outstandma “Orangealso Larson the awardof No Nation” equivalent “Beasts of No soldier, Brie she plays a kidnappedwith her prison comedy-dra TV series year or room with captivity which child It bested Black.” The the press g role for “Beasts living in a TV movie about a the subthe New second consecutive Guild poses in actor in at the a drama Short,” about “Straight woman Actors Jan. ensemble. what Idris Elba actor in a supportin ng male won for the Screen son. most notable crisis, “The Big were the for best comedy stage, this is about the for outstandi 22nd annualHall on Saturday, But perhaps about ing male this prime mortgage a biopic d ceremony “Look at when we talk color, and the award“Luther” at the & Expo “Trumbo,” star-studde black actors honored for Outta Compton,” race, a fierce we talk about of Auditorium group, and screenin HBO’s ,” ac- miniseries the Shrine reels from -- different N.W.A raplife of acclaimed was the number for her role the blues Hollywood the lack of diversity diversitysexual orientation plays Awards at Los Angeles. who of or miniseries about the in who over Trumbo, during the as s. a biopic (afp) creed, while backlash told the 30, 2016, hunt nomination awards, “Bessie,” writer Dalton Laura Prepon, Smith. a witch With Murder,” in the Oscar scooped twoactor for tress Vause in the series, singer Bessie target of era. to the #Os- to Get Away won for outstandAlex Leonardo movie Idris Elba supporting referring . McCarthyacting honors, Nation,” best Queen Latifah a television award In the best actor Hugh one for “Beasts of Noa TV series audience, e controversy won best ing actress in won the in carsSoWhit meanwhile “How DiCaprio of fur trapper “The Netflix’s the Britfor best actor Viola Davis drama series thriller and one as a detective in legal for his portrayal for revenge the actress of “Luther.” for his role Glass in just ahead favorite ish crime drama diverse TV,” joked to Revenant.” 41, an Oscar long been beat in an interview “Welcome that he had Zayn said DiCaprio, survival story, teenagers, Cranston gritty “Pillowtalk” for the in West- the release of Direction. from Bryan in the band,” Muslims to in One to be thereApple’s Beats competition prominentreligious imagery unhappy really wanted DJ for the most uses “I never Lowe, the head for one of nt, Zayn at the he sings. squeaky ern entertainme theme. told Zane it was there we part of my Allah,” album he song’s reit a go because the direction on Friday further the - No longer -- my enemy, recorded the Ma- 1 radio. “I just gave when I realized -- with the music, Briton the producer Zayn Malik -- sexy with “Pillowtalk NEW YORK Direction, the pun with solo artist he said. with Frank time and then The 23-year-old clean One himself as a in -- pardon for me,” give his work in Los Angeles were goingrealized it wasn’t in, I couldn’t fit,” known for simply calling largely introducedvibe. input star, now solo album, lay, who is best the music it didn’t put my an urban boy band first influence, by urban I instantly that, because “I couldn’t on March Ocean. The former announced his on this or sign of Malay’s inspired come out released ” Zayn, In a likely ” is noticeably from the bubble- my opinion himself Mine,” which will November “Pillowtalk. Diand away mates in said. the A.M.,” “Mind of its first single,tracks of Oneand a on “Pillowtalk Louis after he Zayn’s former bandhim, “Made in R&B, moving innocent profanity member one year 25, and released from the sex, of One Direction. with American (afp) out exactly that emerged a first album without hiatus, with features A far cry gum pop a father. intimately will come band to an indefinite The album Direction, the contest in 2010 Zayn dances went on last week becoming rection, “Pillowtalk” One in which of undress. day,” acts. Tomlinson racy video Hadid in states to “be in bed all dirty Malik left X Factor” television world’s best-selling of screaming in the song is so pure, so war from “The model Gigi one of the that arenas full Zayn promises become “a place and it’s our to packing lover paradise Despite taking a raw.” “It’s our touch sings. and zone,” he In a striking lyrical

of tourists United The number

Global Radio listen2myglobalfmbali.streaming at or live video and http:// radio.com alfmbali.com m-bali. http://radioglobannel/global-f ustream.tv/ch

ation

Bay reclam

tely approxima Lasts for hours ten

EIA test

Benoa meeting for

BTF expected to boost Asean tourist visits

nt PlanDevelopmeAfri then San of the Regional (Bappeda). be suspended THE MEET- ning Boardthe meeting to However, discuss requested to at 13:30. ING to tal resumed leaders requested and was the environmen community to speak. analysis— was impact document, some a chance to speak ive be given opportunity EIA (Amdal)t plan (RKL) The first Loka, a representat He village. Seplan tal managemen given Wayan customary of environmen ntal monitoring Serangan he was a victim Benoa Bay the that and environme with thefor about ten of even without explained on and that plan, he already (RPL) associated plan, wentat Wiswa Sabha, rangan Island on Jalan reclamation 29th reclamation Januray congestiontraffic will Benoa Bay hours on Office. 08:30 with feels the traffic Rai. “This if it is true the Governor’s started at Ngurah Audit worse The meetingn of the Centralinitiator Bypass become far bring in 200,000 he said. EIA, the official definitely is a plan to an introductio there g project,” n for the of for the l that l aspects high-rankin Commissio workers that Bali Internationa and newIn terms of the socio-cultura of the project: Wahana people believe nature be Balinese of PT Tirta with the consultants introduction the project, is a sacred area. “Let it is better along (TWBI) of experts. The Bay capital, time none said. have some its team hours during which ves that Benoa is. If you Island,” he village, it as 2.5 representati Serangan lasted spoke. subto build onof Kuta customary that 17 are of the community to the meeting Audit ComChief asserted Bay were invite of the Central Dr. San Afri at Benoa Wayan Suarsa, Chairmanthe EIA Prof. said that tidal mounds (muntig) never overgrown for They are there is energy of mission led the meeting islands. he but be the part Awang who was meant to public and not mangroves, What happens, saand the meeting most open to thewas therefor withlife in the area. mounds often the sub-tidal People the processfrom the public often seen of asked, if was backfilled? like pakelem that input San Afri that would cred areas are rituals “The religious very important. explained. list of participants to speak. were an- performlocation, he customary village reading a the that at opportunity Kuta get the of the participants Deputy community of reject the reclamation to from were: Some of Repredecided to be heard nounced of the Bali House Sugawa has he said. 2 to page Chairman represented, NyomanIII, Team plan,” ... Continue sentatives with Commission of IndoStatement Korry along Dharma Council (DPD), Bali Adhiyasa IBP/Eka 9 of the Hindu Bali senators and Head analy(PHDI), (BLH), t Agency ntal impact ental nesia Environmen the environmeand environm to discuss plan (RKL)plan on Friday. n a meetingmanagement during ental ation Bay reclamatio , environm the Benoa held demonstr d with People (Amdal) document associate sis—EIA g plan (RPL) monitorin

balipost (102rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

SENIN UMANIS, 1 FEBRUARI 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

EKOWISATA - Ekowisata Subak Sembung yang terletak di Banjar Adat Pulugambang, Desa Pakraman Peguyangan, Denpasar Utara.Ekowisata Subak Sembung juga bisa menjadi tempat pendidikan bagi siswa-siswi sekolah, mengetahui lebih dalam tentang sejarah subak, sistem pengairan tradisional di Bali, filosofi temuku, temuku aya, bale subak, upakara mulain dari menanam hingga panen, dll.

Bali Post/kmb42

Ekowisata Subak Sembung

Wujud Nyata Pelestarian, Menghindari Alih Fungsi Lahan Denpasar (Bali Post) Ekowisata Subak Sembung yang terletak di Banjar Adat Pulugambang, Desa Pakraman Peguyangan, Denpasar, merupakan wisata lingkungan yang menawarkan pemandangan hamparan sawah di kota yang notabene mulai berkurang. Tujuan dibuatkan ekowisata tersebut adalah untuk mempertahankan agar lahan tersebut tidak beralih fungsi, selain juga sebagai resapan air di Kota Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) mendirikan Ekowisata Subak

Sembung pada 2013 setelah diikutkannya Subak Sembung mengikuti lomba subak se-Bali mewakili Kota Denpasar. “Dan terpilihlah Subak Sembung menjadi juara I,” terang Ketua Pengelola Subak Sembung I Made Suastika, S,E., Kamis (28/1). Dengan dibentuknya Subak Sembung menjadi ekowisata secara tidak langsung memotivasi krama subak (petani) untuk mempertahankan agar tidak terjadi alih fungsi lahan. “Dengan meningkatkan kesejahteraan petani itu melalui pariwisata,” imbuh Suastika

yang juga Klian Banjar Pulugambang tersebut. Selain itu, upaya untuk mendukung pertanian di Subak Sembung juga dengan menjual produk-produk pertaniannya dengan membuat peken carik (pasar sawah). “Setiap sabtu, minggu atau per event, semua produk pertanian yang ada di Subak Sembung kami jual, ada yang dipetik langsung dari pohonnya atau ada dijual yang sudah dipetik petani,” jelasnya. Ke depannya, ia akan membuat festival peken carik yang diadakan setiap bulan Maret, karena Maret adalah waktu

menjelang panen, padi mulai menguning sehingga pemandangan Ekowisata Subak Sembung pun semakin semarak. Ekowisata Subak Sembung juga bisa menjadi tempat pendidikan bagi siswa-siswi sekolah, mengetahui lebih dalam tentang sejarah subak, sistem pengairan tradisional di Bali, filosofi temuku, temuku aya, bale subak, upakara mulain dari menanam hingga panen, dll. Fasilitas jogging track juga disediakan dengan menanam tanaman herbal di sepanjang jalur jogging track seperti sereh, temulawak, rosella. Sehingga

Sekelumit Perjalanan ’’Seven Ceblock’’

SEVEN Ceblock adalah band yang terbentuk di Denpasar dan berasal dari Amlapura, Bali. Band ini terbentuk 1 Juli 2014 digawangi 4 pemuda yaitu Eko (vokal, gitar), Wah Cayok (gitar), Kody (bass) dan Agung Krisna (drum) yang memiliki tujuan berjuang dengan musik yang sama. Seven Ceblock yang dapat diartikan “70” filosofi. Angka 7 sering diartikan sebagai angka yang melambangkan keselamatan dan penopang, sedangkan filosofi dari angka 0 adalah alam semesta. “Tidak mungkin dapat ada dari sesuatu yang tidak ada. Seven Ceblock mengusung aliran “alternatif” berbahasa Bali yang kebanyakan bertema tentang alam,” ungkap Kody, sang Bassis Seven Ceblock, Minggu (31/1) kemarin. Dikatakannya, sejak terbentuk Seven Ceblock mencoba mengekspresikan diri dalam berkarya dengan racikan musik yang merupakan penyatuan dari pengaruh setiap personelnya. Sejak awal terbentuk

Seven Ceblock memutuskan untuk selalu membawakan lagu ciptaan sendiri di setiap event. “Berbagai respons dari pendengar, penonton dan teman-teman, baik positif maupun negatif menjadi makanan sehari-hari kami. Berbagai event kami ikuti untuk memperkenalkan lagu-lagu Seven Ceblock. Hal inilah yang membuat kami merasa lebih kuat dari waktu ke waktu,” tuturnya. Saat ini Seven Ceblock berevolusi ke jalur rock alternatif. Hal ini karena Seven Cablock ingin idealis yang realistis, dan mungkin juga akan berevolusi kembali dengan influence dari band-band seperti Ramones, Greenday, Nirvana, dan Blink 182. Seven Ceblock terus mencoba menelurkan karya yang sesuai dengan perkembangan musik yang ada dan berharap dapat diterima oleh khalayak. Selain hal bermusik, Seven Ceblock mempunyai misi, turut memberi kontribusi

terhadap perkembangan indie. Itu dilakukan dimulai dengan bekerja sama dengan pihak lain yang diharapkan menjadi wadah bagi band-band indie Bali lainnya untuk berkumpul, sebut saja CMB (Cinta Music Bali) pada tahun 2012, di mana tempat tersebut dijadikan wadah bagi Seven Ceblock dan band-band indie Bali lainnya untuk berkarya, menjalin silaturahmi, berbagi info, pengetahuan, pengalaman, yang saat ini telah menjadi markas beberapa komunitas musik baik online maupun offline. Harapan Seven Ceblock adalah semoga musiknya bisa diterima dan menjadi inspirasi dalam menjalani hidup bagi semua kalangan masyarakat. Seven Ceblock beranggotakan empat orang yang memiliki skill yang tidak begitu tinggi, namun semangatlah yang mendorong dan memotivasi untuk dapat berkarya dan berekspresi dengan cara sendiri. (winata)

selain berjalan-jalan, masyarakat dapat mengetahui fungsi dari masing-masing tanaman tersebut. Petani pemilik lahan pun tidak dikenai pajak oleh pemerintah karena sudah difungsikan sebagai jalur hijau. Meskipun Subak Sembung tidak dibantu secara langsung dengan bantuan dana tunai, namun subsidi pupuk, membantu fasilitas jalan usaha tani, dan bantuan fisik lainnya cukup membantu dalam mempertahankan lahan tersebut agar tidak dialihfungsikan. BLH melalui PPLH Unud juga memberikan pembi-

naan pemeliharaan, pelatihan manajemen, serta memfasilitasi pengelola untuk berkunjung ke objek wisata untuk studi banding. Subak Sembung yang memiliki luas lahan 115 hektar itu terbagi menjadi 6 munduk, yang mana masing-masing munduk dikelola oleh 12-20 petani baik petani penggarap maupun petani pemilik. “Satu petani rata-rata mengelola 50 are lahan,” jelasnya. Dengan sumber air subak dari Danau Beratan, Bedugul, sawahsawah di Subak Sembung teraliri air dengan baik.

Untuk memperkuat agar tidak terjadi pengalihfungsian lahan, Subak Sembung juga memiliki awig-awig subak yang mengikat para pemilik lahan. “Sawah ini tidak boleh dijual karena sudah ada di awig-awig subak tidak boleh menjual sawahnya itu, kalaupun dijual, lahan itu tetap sawah, tidak boleh ada bangunan,” tegasnya. Dari sejak berdiri tahun 2013 hingga kini minat masyarakat untuk mengunjungi Ekowisata Subak Sembung cukup baik terutama dari anak-anak sekolah TK, instansi pemerintahan, dan swasta. (kmb42)

CCTV Terkait Jessica Dirahasiakan untuk Proses Penyidikan

Jakarta (Bali Post) -

Bukti rekaman Closed Circuit Television (CCTV) terkait gerak-gerik tersangka pembunuh Mirna, Jessica Wongso, masih dirahasiakan pihak kepolisian guna proses kelancaran penyidikan. “Itu teknis penyidikan. Ini kan perang intelektual. Atur strategi, bagaimana pengacara tersangka, silakan. Mereka harus menghormati proses penyidikan polisi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal di Jakarta, Minggu (31/1) kemarin. Hal ini terkait permintaan penasaran publik dan kuasa hukum Jessica, Yudi Wibowo, untuk memperlihatkan hasil rekaman CCTV yang menjadi salah satu bukti kuat, agar fakta menjadi lebih jelas. Namun, Polda Metro Jaya tidak menanggapi permintaan pengacara hukum tersebut. Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya menahan Jessica Kumala Wongso (27), tersangka pembunuhan Wayan Mirna Salihin alias Mirna, usai menjalani pemeriksaan selama 13 jam. “Penyidik resmi menahan sejak Sabtu malam (31/1),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta. Krishna mengatakan penyidik kepolisian memeriksa Jessica mulai pukul 09.00 WIB hingga 22.15 WIB didampingi pengacara, selanjutnya tersangka menjalani penahanan. Krishna menuturkan polisi kembali memeriksa Jessica pada Minggu (31/1), saat ini tersangka beristirahat usai menjalani pemeriksaan intensif. Anggota kepolisian wanita (Polwan) Polda Metro Jaya menangkap Jessica di

Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara pada Sabtu (30/1) pagi. Wayan Mirna Salihin alias Mirna meninggal dunia usai meminum kopi es vietnamens di Restoran Olivia di West Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (6/1). Awalnya teman korban Jessica Kumala Wongso tiba lebih awal dibanding Mirna dan seorang rekan lainnya, Hani, di gerai terse-

but pada pukul 16.09 WIB. Jessica memesan minuman cocktail dan fashioned sazerac untuk dirinya dan Hani, sedangkan Mirna dipesankan es Vietnam kopi. Korban Mirna dan Hani datang ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB. Mirna menyeruput minuman es Vietnam kopi, namun korban kejang-kejang setelah minum sekali sedot. (ant)

Bali Post/ant

TERSANGKA - File foto Jessica Wongso saat menjalani pemeriksaan. Bukti CCTV terkait gerak-gerik tersangka pembunuh Mirna, Jessica Wongso, masih dirahasiakan pihak kepolisian guna proses kelancaran penyidikan.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 01 Februari 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu