Skip to main content

Edisi 27 Mei 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 272 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (135 rb Like) http://facebook.com/balipost

jumat paing, 27 mei 2016

Dua Ormas Bentrok, 10 Orang Diamankan

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.126 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Denpasar (Bali Post) Dua ormas yang diduga Laskar Bali dan Baladika kembali bentrok, Kamis (26/5) kemarin. Lokasinya di Jalan Sudirman, Denpasar. Bentrok ini terjadi sebelum sidang pembunuhan anggota ormas di PN Denpasar. Tak ada korban jiwa dalam bentrokan ini. Sementara itu polisi dan TNI mengamankan puluhan senjata tajam, mobil, dan belasan sepeda motor yang ditinggalkan anggota ormas. Polisi juga mengamankan 10 orang karena membawa senjata tajam. Suasana panas sebenarnya sudah terlihat sejak seminggu lalu. Ketika itu digelar sidang serupa yang rencananya menghadirkan saksi-saksi. Mengantisipasi ketegangan itu, Kamis kemarin sidang dijaga ratusan polisi. Mereka berjaga di sekitar PN Denpasar. Bahkan ratusan polisi yang dipimpin Kasat Samapta dan Kapolsek Denpasar Barat turun langsung mensterilkan PN Denpasar dari kedua ormas tersebut. Namun bentrok terjadi di lokasi lain. Ketegangan terjadi di tiga lokasi. Pertama di belakang pertokoan Ramayana. Kedua di sekitar perumahaan TNI di kawasan Sudirman dan ketiga di depan pusat perbelanjaan Robinson. Pada sidang Kamis kemarin, sejumlah anggota Laskar Bali duduk sebagai terdakwa dan juga ada sebagai saksi. Sedangkan pihak Baladika Bali ada yang dipanggil menjadi saksi atas kematian rekannya di Jalan Teuku Umar, Denpasar.

Majelis hakim sempat menyidangkan terdakwa Gung Iwan dan Pak Is (Laskar Bali) dan saksi sudah diperiksa. ‘’Tetapi sidang dengan terdakwa lain, dengan saksi dari Baladika Bali ditunda, karena saksinya diambil (diajak) oleh temannya,’’ sebut Humas PN Denpasar Acmad Peten Sili. Informasi lainnya beredar, bahwa kasus antar-ormas ini bermula akan dilangsungkan persidangan Susanto dkk. dan Dewa Jebir. Agenda sidang bersamaan akan melaksanakan pemeriksaan saksi korban dari pihak Baladika Bali atas nama Decky Ramon dan Made Suriata. Ketika hendak sidang, ada bentrok kecil antara Baladika Bali dan massa Laskar Bali di belakang Ramayana Bali Mall, atau depan rumah dinas kejaksaan. Massa yang jumlahnya lebih kecil melarikan diri. Mereka bergabung dengan temannya yang berkumpul di depan Robinson. Hal. 19 Depan Robinson

Bali Post/eka

DIAMANKAN - Dua anggota ormas diamankan aparat saat terjadi ketegangan di kawasan Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis kemarin.

Sembunyi di Bak Sampah KETEGANGAN dua ormas di belakang Ramayana berlanjut di depan Robinson rupanya menjadi pemicu bentrok, Kamis (26/5) kemarin. Ketika itu ada kelompok ormas lewat di depan Robinson dan diserang oleh kelompok ormas lainnya. Mengetahui hal itu, puluhan polisi berpakaian preman dan dinas kemudian berlarian ke lokasi eks Denpasar Moon tersebut. Atas penyerangan itu sejumlah kendaraan roda dua ditinggalkan pemiliknya di tengah jalan. Sedangkan sejumlah massa lengkap

dengan senjata tombak, parang, sangkur, pisau, dan senjata lainnya ngumpul di gang kompleks Perumahan Korem 163/ Wirasatya. Karena jumlahnya banyak dan sejumlah orang memegang senjata, polisi pun beberapa kali meletuskan tembakan ke udara. Tembakan peringatan tersebut menyebabkan sejumlah orang melarikan diri. Bahkan ada yang masuk ke rumah penghuni asrama TNI. Polisi berpakaian preman mengejar sekelompok orang tersebut hingga ke asrama TNI. Polisi dan TNI terus masuk ke asrama dan mencoba mengejar mereka yang kabur dengan membawa senjata tajam. Hal. 19 Lampu Merah

CELURIT - Satu celurit yang diamankan polisi pascabentrok, Kamis kemarin. Bali Post/rah

Ada Fortuner Angkut Tombak dan Pedang

LIMA mobil tanpa diketahui pemiliknya diamankan polisi, pascabentrok ormas di Jalan Sudirman. Satu dari mobil yang diamankan tersebut, ternyata ‘’mengangkut’’ pedang dan tombak. Selain itu polisi juga mengamankan 10 orang yang diduga anggota ormas. Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa sangat menyayangkan

kejadian tersebut. ‘’Harus percaya dengan proses hukum yang sedang berlangsung. Kalau mikir balas dendam saja, enggak akan selesai-selesai,’’ ujarnya. Ia mencontohkan konflik horizontal di Poso, Sampit dan di tempat lainnya, ujungujungnya semua jadi korban dan rugi. Danrem khawatir saling balas akan terus terjadi. ‘’Kalau tidak percaya penegak hu-

kum, nanti bisa bahaya. Masyarakat mesti percaya proses peradilan,’’ ucap Cantiasa. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Anak Agung Sudana menyayangkan terjadinya kasus tersebut. ‘’Sekarang kan masih proses penegakan hukum, biarkan saja. Jangan ajak teman, enggak usah seperti itu. Ajak teman untuk beri support tetapi jadinya seperti ini (ricuh - red),’’

ungkapnya. Terkait jumlah anggota ormas yang diamankan, Kapolresta didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard menegaskan, 10 orang. Selain itu, disita lima mobil yaitu Fortuner, Innova, Feroza, Grand Vitara dan Karimun Estilo. Hal. 19 Tiga Tombak

Gareth Bale

Bale Merasa Bahagia di Real

Madrid – Setelah dua musim di Santiago Bernabeu, Gareth Bale akhirnya merasa nyaman bersama Real Madrid dan memimpikan hal-hal besar masih akan datang. Pemain internasional Wales itu akan memainkan final Liga Champions keduanya dengan Real dalam tiga musim di Milan pada Sabtu. Bale, yang pindah ke Real dari Tottenham pada September 2013, mengangkat trofi Eropa pada tahun pertamanya bersama raksasa Spanyol itu. ‘’Saya merasa jauh lebih nyaman pada tahun ini, itu benar,’’ kata Bale kepada surat kabar Marca. Hal. 19 Lebih Menantang

Teroris Juga Dibiayai dari Dalam Negeri

Jakarta (Bali Post) – Peneliti Pusat Kajian Terorisme dan Konflik Sosial Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Solahudin, mengatakan sumber dana untuk aksi terorisme di Indonesia tidak hanya berasal dari luar negeri. ‘’Mereka tidak tergantung pendanaan dari luar (negeri) saja,’’ kata Solahudin dalam acara bertajuk ‘’Penguatan Perspektif Korban Dalam Peliputan Isu Terorisme bagi Insan Media’’, di Jakarta, Kamis (26/5) kemarin. Menurutnya, ada banyak kaum muhsinin (orang-orang kaya) yang bersimpati pada pergerakan mereka dan bersedia mendanai kegiatan para jihadis. Hal. 19 Pelatihan Militer

Bali Post/eka

TOMBAK - Polisi membawa puluhan tombak, pedang dan celurit yang ditinggalkan anggota ormas setelah polisi melepaskan tembakan peringatan.

Focus Group Discussion Wonderful Indonesia (1)

Pemerintah Belum Serius Kelola Pariwisata

SEKTOR pariwisata menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) Bali. Bahkan, pariwisata juga menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Namun masih banyak yang perlu ditangani untuk bisa mewujudkan pariwisata berkualitas agar bisa bersaing dengan negara lainnya. Pemerintah saat ini sudah mulai mencoba untuk menciptakan branding untuk pariwisata Indonesia. Namun, sebelum meraih tujuan itu, pemerintah semestinya lebih fokus dalam perbaikan infrastruktur di dalam negeri. Terutama infrastruktur yang berkaitan dengan sektor pariwisata. Demikian terungkap dalam Focus Group Discus-

sion Wonderful Indonesia yang diselenggarakan Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) di Warung Kopi Bali 63, Denpasar, Kamis (26/5) kemarin. Hadir dalam diskusi tersebut, sejumlah general manager hotel termuka di Bali, lembaga sertifikasi di bidang pariwisata, serta organisasi pariwisata lainnya. Diskusi ini bertemakan ‘’Peran dan Sumbangsih Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) untuk Menguatkan Wonderful Indonesia yang Berbasis Budaya Demi Pariwisata Berkelanjutkan Dalam Menghadapi MEA’’. Corporate General Manager Puri Saron Hotels Dr. Gusti Kade Sutawa, S.E., M.M., MBA. mengungkapkan, IHGMA ingin memberikan sumbangsih kepada pemerintah terkait dengan peningkatan kualitas sektor pariwisata ini. Selaku praktisi pariwisata, ia menilai bila sektor ini dikelola dengan baik, maka akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal. 19 Negara Tetangga

Reza Sunardi

Gusti Kade Sutawa


denpasar

2

Jumat Paing, 27 Mei 2016

Belasan Pelanggar KTR Diciduk

Denpasar (Bali Post) Sebanyak 13 orang pelanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) ditangkap pihak Satpol PP Kota Denpasar, Kamis (26/5) kemarin. Kasat Pol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana yang ditemui di sela-sela penertiban pelanggar KTR di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung mengatakan, pelanggar yang tertangkap sedang merokok tidak pada tempat yang telah ditentukan sebanyak 13 orang yakni enam di Lapangan Puputan Badung dan 7 orang pelanggar ditangkap di RSUP Sanglah. Menurut Alit Wiradana, 13 orang pelanggar KTR tersebut sudah disidik dan akan diproses melalui tipiring (tindak pidana ringan) di Pengadilan Negeri Denpasar, Jumat (27/5) hari ini. ‘’Kami mengambil tindakan tegas kepada masyarakat pelanggar KTR untuk memberikan efek jera sehingga mereka tidak lagi merokok di tempat terlarang,’’ ujarnya. Alit Wiradana mengemukakan, jika masih ada ditemukan masyarakat yang melanggar Perda KTR, merokok tidak pada tempatnya, akan mendapatkan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang ada. Sebab, Pemkot Denpasar jauh sebelumnya sudah melakukan sosialisasi dan pemasangan spanduk serta papan informasi tentang Perda KTR di tempat-tempat umum, perkantoran, sekolah hingga menyasar banjar dan fasilitas umum lainnya. ‘’Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menaati aturan yang ada dan tidak merokok di sembarang tempat karena dapat merugikan kesehatan masyarakat lainnya,’’ ujarnya. Pemkot Denpasar telah menetapkan Perda No. 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dalam menjaga dan melindungi kesehatan masyarakat akan bahaya asap rokok. Penerapan Perda KTR ini agar masyarakat yang ingin merokok diharapkan pada tempat-tempat yang telah ditentukan. Di puskesmas, rumah sakit, sekolah, perkantoran, fasilitas umum seperti Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung dan Taman Kota Lumintang, telah terpampang besar tulisan Perda KTR yang juga dilengkapi kawasan khusus bagi masyarakat yang ingin merokok. (kmb12)

Bali Post/kmb23

PENGURUKAN - Sebuah alat berat melakukan pengangkutan material untuk proyek pengurukan pantai di kawasan Pantai Sawangan, Kuta Selatan, Kamis (26/5) kemarin.

Diprotes, Proyek Pengurukan di Pantai Sawangan

Denpasar (Bali Post) Proyek pengurukan sekitar 100 meter dari bibir Pantai Sawangan, Kuta Selatan, menuai protes. Pasalnya, proyek yang berada selatan Hotel Nikko ini mengganggu aktivitas wisatawan yang setiap harinya berselancar di pantai berpasir putih tersebut. Protes warga negara asing (WNA) tersebut diunggah di media sosial. Protes ini disampaikan Michael Shaw pada akun facebooknya. Keluhan yang menyatakan keberadaan proyek tersebut telah merusak lingkungan yang selama ini menjadi lokasi atau sport surfing ini diunggah pada 21 Mei pukul 09.25 Wita. Postingan ini juga dilengkapi sejumlah foto kondisi pantai saat ini. Setelah ditelusuri, Kamis (26/5) kemarin, masyarakat

sekitar menyebutkan proyek pengurukan pantai ini merupakan bagian dari proyek pembangunan akomodasi yang tepat berhadap-hadapan. Sayangnya, tidak ada papan proyek yang terpampang di areal tersebut. Proyek tersebut juga diawasi sejumlah security yang mengintai dari kejauhan. Sementara itu pihak dinas terkait yakni Kepala Dinas Cipta Karya (DCK) Badung

Ni Putu Dessy Darmayanti mengaku sempat melakukan pengecekan ke lapangan. ‘’Kami sudah turun dan langsung menanyakan kepada pelaksana, apakah sudah memiliki izin,’’ ungkapnya. Dari penjelasan pelaksana proyek pemecah gelombang tersebut, kata Dessy, telah mendapatkan izin dari pusat dengan rekomendasi dari Balai Besar Wilayah Sungai BaliPenida. ‘’Untuk proyek itu (break water) kami pemerintah kabupaten tidak memiliki kewenangan. Izin-izinnya dari pusat atas rekomendasi balai (Balai Besar Wilayah Sungai Bali-Penida - red),’’ ucapnya. Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Pe-

Wali Kota Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri 2016

Bali Post/ist

DICIDUK - Satpol PP Denpasar menciduk para pelanggar Perda KTR di Lapangan Puputan Badung dan RSUP Sanglah, kemarin.

Suara Denpasar & Badung Ranperda Usia Kendaraan Menurut saya, ranperda tentang batas usia kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan untuk kendaraan usia 25 tahun, sebaiknya dilakukan secara bertahap. Untuk awal sebaiknya usia kendaraan yang 30 tahun, kemudian 5 tahun berikutnya baru kendaraan yang usianya 25 tahun. Walau usia kendaraan tua tapi kalau kondisinya bagus dan layak pakai, agar diberikan beroperasi di jalan. Kecuali, untuk angkutan umum karena untuk pelayanan dan keselamatan masyarakat banyak. Ranperda tentang batas usia kendaraan yang beroperasi untuk usia 25 tahun ini kurang bijaksana. Sebaiknya diperbolehkan, namun untuk jalur tertentu tidak diizinkan. Kalau tujuannya untuk mengatasi kemacetan, kendaraan luar Bali yang beroperasi d Bali perlu ditertibkan karena tidak ada kontribusinya. Pekak Walek, Denpasar Febri, Denpasar Berata Yasa, Sangeh

SERIUS - Wali Kota Rai Mantra tampak serius mengikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2016 Angkatan II di Gedung F Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri, Jakarta Selatan, Kamis kemarin. WALI Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2016 Angkatan II. Angkatan I sudah diadakan pada bulan April 2016 lalu oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Pembekalan ini ditujukan bagi bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali kota terpilih hasil pilkada serentak tahun 2015 lalu. Pembekalan kepemimpinan ini dibuka Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kamis (26/5) kemarin di Gedung F Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri RI, Jakarta Selatan. Pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan demokratis, memunculkan para pemimpin yang memiliki karakteristik kepemimpinan yang berbeda.

Di sisi lain, kepemimpinan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah harus sepenuhnya mengacu pada proses kebijakan umum. Untuk itulah para kepala daerah terpilih ini perlu memiliki pemahaman tentang kepemimpinan penyelenggaraan pemerintah daerah. Makanya, pembekalan kepemimpinan pemerintah dalam negeri ini perlu diberikan. Demikian disampaikan Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya. Penyelenggaraan pemerintahan daerah saat ini akan semakin dinamis, di mana masyarakat semakin cerdas, terbuka dan kritis dalam pemenuhan pelayanan. Hal inilah yang perlu difokuskan oleh pemerintah daerah dalam mendesain sebuah kebijaksanaan yang mementingkan masyarakat untuk terciptanya kesejahteraan. Apalagi dengan masuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN

(MEA) yang memunculkan persaingan global, diperlukan para penyelenggara pemerintah daerah yang dapat bersaing dengan menerapkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik. Kepala Badan Diklat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri, Teguh Setia Budi dalam arahannya mengatakan, adapun pokok pikiran pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri 2016 ini guna meningkatkan peran strategi penyelenggara pemerintahan daerah dalam mewujudkan Nawa Cita. Dengan sasaran, para penyelenggara pimpinan daerah ini memiliki intergritas dan semangat kebangsaan serta mampu berkoordinasi secara efektif, mampu mengambil keputusan dan mampu menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik. Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Angkatan II diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 26 sampai 28 Mei 2016 dengan jumlah peserta 102 orang, terdiri atas 13 wali kota dan 89 bupati. Wali Kota Rai Mantra mengikuti pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam degeri dengan serius dan seksama bersama peserta lainya dalam pelaksanaan pembekalan angkatan II ini. ‘’Saya akan mengikuti pembekalan ini dengan serius dan seksama dengan rekan-rekan bupati/ wali kota lainnya. Pembekalan ini memang sangat perlu bagi kami dikarenakan sangat berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam melaksanakan tugastugas daerah dengan semangat pengabdian,’’ ujar Rai Mantra saat ditemui usai pembuakaan diklat. (ad1212)

Sanksi Wisman Bikin Onar Wisman yang tingkah lakunya tidak baik atau suka bikin onar di Bali agar diberikan sanksi oleh pihak terkait. Tut Dawi, Abian Semal

085 100 400 391, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : ormas bentrok lagi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/kmb23

KUNJUNGAN - Jajaran Tokopedia, Kamis (26/5) kemarin melakukan kunjungan ke kantor Bali Post di Jalan Kepundung No. 67 A Denpasar. Tokopedia merupakan salah satu mall online di Indonesia yang mengusung model bisnis market place dan memiliki visi untuk membangun Indonesia yang lebih baik lewat internet. Tokopedia memiliki program untuk mendukung para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan perorangan untuk mengembangkan usaha mereka dengan memasarkan produk secara online.

merintah Kabupaten Badung I Made Badra mengakui segala sesuatu yang terkait dengan pengurukan pantai sekarang sudah jelas diatur pada Pasal 27 dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. ‘’Kewenangan itu (pengelolaan pantai - red) sudah ditarik dari kabupaten menjadi ke provinsi. Terhadap pengendalian, monitoring, perizinan, semua sekarang sudah ada di provinsi,’’ tegasnya. Disinggung kalau ada warga yang komplain, katanya, keluhan itu tentu akan direspons oleh Satpol PP karena penertiban perda, penegakan hukum, itu tanggung jawab Satpol PP. ‘’Sebelumnya memang kewenangan ada di kabupaten,

jadi ya... saya punya tugas pokok untuk itu (mengawasi red). Tetapi sekarang kewenangan ada di provinsi, siapa pun yang melakukan aktivitas atau ingin memanfaatkan pantai atau laut harus minta izin ke provinsi, itu ketentuan hukumnya,’’ pungkasnya. Sementara pihak Balai Besar Wilayah Sungai BaliPenida belum dapat diminta konfirmasinya terkait proyek pengurukan Pantai Sawangan tersebut. (kmb27)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446

PELATIHAN - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Denpasar saat usai menyematkan tanda peserta pelatihan pada pembukaan kegiatan tersebut, kemarin.

Tingkatkan Motivasi Kerja Pengelola Koperasi

Diskop dan UKM Gelar Pelatihan ’’Achievement Motivation’’

MOTIVASI merupakan kekuatan yang mendorong dan mengarahkan tujuan organisasi koperasi. Pendekatan motivasi berprestasi adalah bagian pencapaian aktualisasi diri dari seorang pimpinan koperasi sehingga mampu menjadi sosok yang bertanggung jawab, toleran, menjadi mitra kerja yang baik dan sederet perubahan positif lainnya. Beranjak dari kekuatan motivasi tersebut, Kamis (26/5) kemarin Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Kota Denpasar menggelar Pelatihan Achievement Motivation yang melibatkan pimpinan koperasi se-Kota Denpasar bertempat di Hotel Golden Tulip Denpasar. Pelatihan dibuka Kadis Koperasi dan UKM Kota Denpasar Made Erwin Surya Dharma Sena, S.E., M.Si. mewakili Wali Kota Denpasar yang juga dirangkaikan dengan launching sistem online terintegrasi profil kinerja koperasi, termasuk penilaian kesehatan KSP/USP online. Menurut Erwin, pelatihan achievement motivation bagi pimpinan koperasi se-Kota Depasar sebagai pengembangan diri, meningkatkan motivasi kerja mencapai produktivitas kerja yang tinggi dalam melaksanakan perubahan pengelolaan koperasi. Mengingat, pengelolaan koperasi melalui pendekatan inovasi, kreativitas yang nantinya mampu mencapai prestasi dalam pengelolaan koperasi. Erwin mengatakan, Wali Kota Denpasar mengharapkan pelatihan ini dapat dilanjutkan yang memberikan pelatihan kepada karyawan/karyawati koperasi sehingga seluruh pengelola koperasi memiliki standar yang sama dalam meningkatkan kualitas, kinerja,

dan profesionalisme. ‘’Intinya, konsep diklat achievement motivation ini adalah memotivasi diri sendiri agar menjadi lebih produktif, menguatkan self confident, meningkatkan kemampuan inter personal skill, menumbuhkan sikap positif, berkemampuan dan keterampilan diri,’’ ujar Erwin. Di samping melaksanakan pelatihan ini, pihaknya juga melaksanakan launching sistem online terintegrasi profil kinerja koperasi. Aplikasi ini atas dorongan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar dalam mewujudkan Denpasar Smart City. Nantinya, aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien dalam menampilan profil kinerja koperasi. ‘’Aplikasi ini tidak semata-mata untuk penilaian kesehatan koperasi, namun juga dapat dimanfaatkan untuk program aktivasi lainnya,’’ ujar Erwin. Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Koperasi UK dan M Kota Denpasar I Gst. Ayu Yoni mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk mendorong peningkatan pencapaian prestasi kerja dan kinerja lembaga koperasi dan meningkatkan kapasitas pengelola koperasi agar memiliki kemampuan mengembangkan fungsi manajemen. Pelatihan berlangsung dari tanggal 26 Mei sampai 1 Juni, diikuti 30 orang pimpinan koperasi yang merupakan pengurus ataupun manajer koperasi di Kota Denpasar. Narasumber dari pelatihan ini yakni I Wayan Dipta dengan materi ‘’Kebijakan dan Program Strategis Menuju Koperasi Berprestasi’’, Dewi Setiowati dengan materi ‘’Mindset Change serta Kepemimpinan’’, Hengki Setiawan dengan materi ‘’Key to Succes’’ serta melibatkan moderator Gede Santanu. (ad1211)


Badung

Jumat Paing, 27 Mei 2016

3

Dewan Tuding Banyak Reklame Liar

Mangupura (Bali Post) Keinginan Kabupaten Badung untuk menata perwajahan dari reklame liar, belum terwujud. Wakil rakyat di DPRD Badung menuding masih banyak reklame berdiri di luar master plan yang telah ditentukan. Seperti halnya reklame jenis billboard raksasa yang berdiri di tengah taman bunderan patung Ngurah Rai, Tuban.

Bali Post/ist

REKLAME - Billboard yang berdiri di area Taman Ngurah Rai. Sesuai aturan, kawasan ini merupakan zona bebas reklame, kecuali bersifat insidental untuk kepentingan pemerintah setempat.

Musrenbang RPJMD Semesta Berencana Badung 2016-2021

Komit Wujudkan Infrastruktur, Layanan Kesehatan, dan Pendidikan Berkualitas

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung melaksanakan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana (RPJMD SB) tahun 2016-2021, Kamis (26/5) kemarin, di ruang Kertha Gosana Puspem Badung. Musrenbang RPJMD SB dibuka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta serta dihadiri Ketua DPRD I Putu Parwata, Wakil Ketua I Nyoman Karyana dan I Made Sunartha beserta anggota DPRD Badung, anggota DPRD Bali Daerah Pemilihan Badung, pimpinan partai politik, SKPD Badung serta pemangku kepentingan pembangunan di Badung. Kepala Bappeda Litbang Badung I Wayan Suambara melaporkan bahwa tahapan yang dilakukan dalam penyusunan RPJMD SB meliputi persiapan penyusunan RPJMD, penyusunan rancangan awal, penyusunan rancangan RPJMD, pelaksanaan Musrenbang RPJMD, perumusan rancangan akhir RPJMD dan penetapan peraturan daerah tentang RPJMD SB Kabupaten Badung yang diharapkan rampung sebelum 17 Agustus mendatang. Rancangan awal RPJMD SB ini yang memuat kebijakan umum, program pembangunan jangka menengah daerah, serta indikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaan, telah disampaikan secara resmi kepada DPRD Badung pada 16 Mei lalu. Selanjutnya, telah pula dibahas oleh pansus DPRD serta seluruh anggota DPRD. Berdasarkan hasil pembahasan tersebut, pada 24 Mei 2016 Ketua DPRD Badung bersama Bupati Badung telah menandatangani kesepakatan Rancangan RPJMD SB yang selanjutnya akan disempurnakan menjadi rancangan RPJMD yang akan dibahas melalui

sidang kelompok setelah pembukaan Musrenbang ini. Suambara menambahkan, tujuan Musrenbang RPJMD ini yaitu dalam rangka penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan. Dengan harapan, RPJMD yang telah disusun yang di dalamnya mencakup sasaran pembangunan jangka menengah daerah, strategi dan sinkronisasi arah kebijakan pembangunan jangka menengah daerah dengan pendekatan atas ke bawah dan bawah ke atas, sesuai dengan kewenangan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Selain itu, mencakup kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah daerah dengan visi-misi dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah. Indikasi rencana program prioritas pembangunan jangka menengah daerah yang disesuaikan dengan kemampuan pendanaan. Capaian indikator kinerja daerah pada kondisi saat ini dan akhir periode RPJMD. Komitmen bersama antara pemangku kepentingan untuk mempedomani RPJMD dalam melaksanakan

pembangunan daerah. Sinergi dengan RPJMN, RPJMD daerah lainnya maupun RPJMD Provinsi Bali. Bupati Giri Prasta menekankan bahwa RPJMD SB ini pola pikirnya adalah menyeluruh dan terencana/terpola. Penyusunan RPJMD Badung didasari oleh enam landasan yakni Pancasila, Landasan Konstitusional, Hukum, Operasional, Tri Sakti Bung Karno dan Nawacita Jokowi. RPJMD SB 2016-2021 ini memuat visimisi pemerintah daerah dengan 17 program unggulan. Dari program tersebut, terdapat 5 program yang menjadi skala prioritas, di antaranya pemenuhan kebutuhan masyarakat akan sandang, pangan dan papan, kesehatan dan pendidikan, pariwisata, perlindungan sosial dan ketenagakerjaan, pelestarian adat, agama dan budaya. Dalam melaksanakan program-program tersebut, akan didukung oleh kecanggihan teknologi melalui konsep smart city. Hal ini dalam upaya memberi pelayanan yang cepat, tepat dan murah kepada masyarakat. (ad1213)

RPJMD SB - Bupati Giri Prasta didampingi Ketua DPRD I Putu Parwata membuka Musrembang RPJMD SB tahun 2016-2021, Kamis (26/5) kemarin, di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung.

Sidang Gugatan Disel terhadap PDI-P

Pemecatan Dinilai Tidak Mendasar dan Sepihak Mangupura (Bali Post) Setelah pihak tergugat dalam hal ini DPP PDI-P, DPD PID-P Bali dan DPC PDI-P Badung mengajukan jawaban atas gugatan Wayan Disel, dalam sidang Kamis (26/5) kemarin pihak Disel yang memberikan tanggapan. Replik pun dibagi dua, yakni untuk DPP dan DPD PDI-P Bali. Melalui kuasa hukumnya, I Nyoman Karsana, dkk., penggugat menyatakan menolak seluruh eksepsi yang dilakukan tergugat dalam sidang sebelumnya. Poin utama yang ditanggapi yaitu pemecatan terhadap Disel sebagai kader PDI-P yang disebut tidak mendasar dan dilakukan secara sepihak oleh para tergugat. Sebelumnya, tergugat I DPP PDI-P telah mengakui secara tegas bahwa penggugat belum pernah disidangkan secara internal oleh Mahkamah Partai. ‘’Jadi, belum ada putusan atau penetapan yang

menyatakan penggugat bersalah dan melanggar kode etik dan disiplin partai sehingga penggugat harus mendapat sanksi berupa pemecatan dari PDI-P,’’ tegas Karsana. Pada jawaban lainnya, Karsana menyatakan bahwa Disel membantah dirinya membelot dalam Pilbup Badung dengan mendukung Sudiana dan Sutrisno. Namun sebaliknya, dia memenangkan paket Giri Prasta-Suiasa. Terbukti, di wilayah dapil penggugat di kawasan Ungasan, Kuta Selatan, Badung, penggugat berhasil memenangkan paket PDI-P dengan memperoleh suara sangat signifikan yaitu 4.834. ‘’Lantas, di mana letak pembangkangan atau pelanggaran disiplin partai yang dituduhkan tergugat,’’ tanya Karsana. Apalagi, lanjutnya, pihak DPP PDI-P juga sudah tegas mengakui dalam eksepsi sebelumnya yang menyatakan

penggugat baru diminta klarifikasi saja oleh Bidang Kehormatan Partai dengan tidak dilanjutkan dalam sidang kode etik dan disiplin partai. Oleh karenanya, lanjutnya, sangatlah naif jika hanya berdasar klarifikasi saja DPP PDI-P langsung menerbitkan surat pemecatan kepada tergugat. Pun soal adanya rencana PAW (Penggantian AntarWaktu) sebagai anggota DPRD Bali, juga ditolak penggugat. Sebelum adanya salinan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, kata Karsana, usulan PAW anggota DPRD Bali atas nama penggugat tidak bisa diproses secara hukum. Sehingga dia memohon kepada majelis hakim untuk menolak eksepsi tergugat seluruhnya. Selain itu, Disel minta kedudukannya sebagai anggota DPRD Bali periode 2014-2019 dikembalikan. (kmb37)

Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) No. 80 Tahun 2014, kawasan tersebut termasuk kawasan penyelenggaraan reklame kendali ketat, kecuali penyelenggaraan reklame insidental untuk kepentingan pemerintah dan/atau pemerintah daerah. Ketentuan ini diatur dalam pasal 2 ayat (3) Perbub No. 80. Anggota Komisi I DPRD Badung I Made Ponda Wirawan mengatakan, Peraturan Bupati (Perbup) Badung No. 80 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kabupaten Badung, sebenarya telah mengatur titik-titik di mana saja boleh terpasangan reklame. ‘’Penataan reklame terkesan berhenti di tengah jalan. Penertiban lebih banyak pada reklame-reklame kecil,

sedangkan billboard yang ukuran raksasa dibiarkan berdiri, meskipun berdiri di kawasan larangan,’’ ungkap Ponda Wirawan, Kamis (26/5) kemarin. Karena itu, Ponda Wirawan meminta Satpol PP yang kerap melakukan penertiban reklame tidak tebang pilih, sehingga penertiban reklame di Kabupaten Badung tidak hangat-hangat tai ayam. ‘’Ini karena pembangunan reklame, billboard dan sejenisnya yang di luar master plan terus menjamur,’’ kata politisi PDI-P Badung ini. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Badung I Made Sutama yang dimintai konfirmasi terpisah menjelaskan, penataan reklame di Badung sudah diatur berdasarkan Per-

bup 80 Tahun 2014, termasuk master plan pemasangan reklame. ‘’Kalau memang tidak termasuk dalam master plan, ya… harus ditertibkan. Namun untuk reklame di Taman Ngurah Rai, kami akan cek dulu,’’ tegasnya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan mengakui telah melakukan pembongkoran terkait reklame yang berada pada bundaran Taman Ngurah Rai. ‘’Yang kami turunkan adalah reklame yang menutupi patung I Ngusti Ngurah Rai dan bertentangan dengan Perda Kebersihan Umum,’’ katanya. Terkait billboard, kata mantan Kabag Humas Pemkab Badung ini, adalah ranah pihak Satpol PP. Sebab, secara fisik itu permanen, itu sudah ada izinnya dan tentu itu akan dianulir karena bertentangan dengan perda. ‘’Demi asas keadilan, kami akan bersurat ke Satpol PP Badung dan BPPT untuk meninjau ulang reklame tersebut,’’ pungkasnya. (kmb27)

Kasus Korupsi Penyewaan Tanah Pemprov

Dua Terdakwa Divonis Setahun

Mangupura (Bali Post) Dua terdakwa kasus dugaan korupsi penyewaan tanah Pemprov Bali divonis minimal. Terdakwa Ida Bagus Nyoman Sukadana dan Nyoman Pasek Sumerta, Kamis (26/5) kemarin, hanya divonis setahun penjara oleh majelis hakim pinpinan Edward Harris Sinaga. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah termasuk terbukti memalsukan tanda tangan Bupati Gianyar A.A. Gede Agung Bharata terkait penerbitan Surat Izin Menggarap (SIM).

Vonis yang dijatuhkan pada terdakwa yang kemarin didampingi salah seorang pengacara, Ahmad Hadiana, memang lebih rendah dari tuntutan jaksa. Jaksa penuntut umum (JPU) sebelumnya menuntut supaya majelis hakim yang menyidangkan perkara ini menghukum terdakwa selama setahun dan enam bulan penjara. Selain hukuman fisik, kedua terdakwa juga dijatuhi pidana denda masing-masing Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan. Menurut hakim, kedua terdakwa yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS)

di Pemkab Gianyar ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut. Keduanya dijerat Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Hukuman tambahan yang diberikan hakim adalah diwajibkannya mereka membayar uang pengganti. Untuk I.B.

Nyoman Sukadana diwajibkan membayar uang penganti Rp 8,5 juta, karena telah mengembalikan uang senilai Rp 10 juta. Sedangkan terdakwa Nyoman Pasek Sumerta diwajibkan membayar uang pengganti Rp 18,5 juta. Apabila para terdakwa tidak membayar dalam tenggang waktu satu bulan setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dilelang dan jika tidak mencukupi maka dipidana selama satu tahun penjara. Atas putusan itu, JPU menyatakan pikir-pikir, begitu juga pihak terdakwa. (kmb37)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Jumat Paing, 27 Mei 2016

Jumat Ini, Rektor Southern Cross University Bertemu Rektor Undiknas TK Candra Kasih Wakili Bali di Lomba UKS Tingkat Nasional Dosen Muda Undiknas Wajib S-3 di Luar Negeri

PROGRAM Pascasarjana (PPS) Undiknas selama setahun melakukan perekrutan calon mahasiswa baru setiap empat bulan sekali. Untuk periode Mei-Agustus 2016, PPS Undiknas menerima 55 mahasiswa baru. Welcome student angkatan ke-45 MM dan angkatan ke-27 MAP dibuka Direktur PPS Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA., Kamis (26/5) malam. Penerimaan mahasiswa baru ditandai dengan pengenaan jas almamater Undiknas University. Wakil Direktur Dr. AAN Eddy Suryadinata Gorda, S.E., M.M. mengatakan, dari 55 mahasiswa baru periode Mei-Agustus, sebanyak 45 orang dari Magister Manajemen dan 10 Magister Administrasi Publik (MAP). Kini PPS Undiknas mengelola tiga program studi. Dua telah meraih akreditasi A yakni Prodi Magister Manajemen (MM) dan Prodi Magister Administrasi Publik (MAP). Sedangkan Prodi Magister Ilmu Hukum kali ini memasuki angkatan pertama. Mahasiswa baru ini ditargetkan paling cepat menyelesaikan studi dalam waktu kuliah 16 bulan dengan beban 48 SKS. Mahasiswa MM aktif saat ini mencapai 264 orang dan alumni 631. Sedangkan mahasiswa aktif di MAP sebanyak 68 orang dengan alumni 252. Direktur PPS Undiknas Prof. Gede Sri Darma didampingi Kaprodi MAP Dr. I Nyoman Subanda, M.Si. mengungkapkan, target tiap angkatan sudah tercapai. Setiap angkatan dipilih tiga besar (top three) untuk memotivasi mahasiswa selalu meningkatkan pengetahuan dan berkompetisi. Bahkan, di MAP diikuti tenaga ahli DPR-RI IB Gede Surya Pradipta dan dari Konjen Timor Leste Teresa Maria de Carvalho. Gede Sri Darma mengatakan, MM yang masuk business school Undiknas kini menjadi membershif

MAHASISWA BARU - Direktur PPS Undiknas Prof. Gede Sri Darma saat mengenakan jas almamater kepada mahasiswa baru. the Aliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow in 21st Century (ABEST21). Jumat (27/5) ini, Rektor (Vice Chancellor) Southern Cross University, Sydney, Australia, Prof. Chriss Patton, akan bertemu dengan Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma sekaligus mengunjungi Kampus Undiknas. Keduanya membicarakan soal tantangan MEA dan belajar tentang kearifan lokal Bali. Undiknas yang banyak memiliki dosen muda akan fokus kuliah di Australia. Di samping membicarakan soal pertukaran mahasiswa dan penelitian bersama. Dia menegaskan, para dosen muda Undiknas wajib menempuh S-3 di luar negeri. Mereka dibebaskan memilih kampus mana saja yang ada di Prancis, Inggris dan Australia. Sebab, para dosen ini jika mau menjadi dosen tetap Undiknas sudah menandatangani pakta integritas selambat-lambatnya tiga tahun sejak mereka

diterima menjadi dosen Undiknas. Mengingat Undikans tak hanya mencetak anak bangsa lokal, kini berpikir berkompetisi dengan PT asing dalam mencetak anak-anak bangsa kelas dunia. Rekrutmen dosen muda Undiknas, katanya, selain memiliki TOEFL yang dipersyaratkan juga memiliki kompetensi sesuai levelnya. Risikonya dalam waktu tiga tahun tak melanjutkan studi ke luar negeri otomatis dikeluarkan dari Undiknas. ‘’Saatnya Undiknas meninggalkan budaya permisif atau kanggoang amone dogen,’’ ujarnya. Sri Darma yang juga Ketua Bidang Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Aptisi Pusat ini juga mengkritisi banyaknya kampus berbau luar negeri. Mereka mementingkan marketing daripada kualitas untuk pendidikan mencerdaskan anak bangsa. Semestinya, mereka mengutamakan dosen berkualitas, kurikulum terbaik dan sarana yang memadai. (ad2232)

STIKI - Kegiatan mahasiswa STIKI dalam Lab Microcontroller dan Robotika. SEBAGAI perguruan tinggi (PT) dunia usaha, dunia industri). Sedanswasta di bawah naungan Koper- gkan karya kreativitas adalah suatu tis Wilayah VIII, STMIK Stikom karya yang lebih mengedepankan Indonesia (STIKI) terus-menerus penerapan suatu bidang ilmu. Karya melakukan pembenahan dan meleng- yang masuk dalam kategori kreativikapi struktur kelembagaan, dengan tas diharapkan dapat menjadi suatu tujuan terjaminnya pelaksanaan temuan akademis yang memperkuat manajemen yang profesional, serta pengetahuan bagi dosen maupun secara substansi dapat mewujudkan mahasiswa STIKI yang akan bertri dharma PT. Keseriusan ini dibuk- dayaguna suatu saat nanti. tikan dengan dibentuknya Lembaga Dalam melaksanakan peran dan Pengembangan Inovasi dan Kreativi- fungsinya, LPIK STIKI mengelola tas (LPIK) yang berfungsi untuk sejumlah laboratorium (lab) seperti menghasilkan karya-karya inovasi Lab e-Government and Enterprise dan kreatif di lingkungan STIKI. System (LEGASSI), Lab Visual, Lab Karya inovasi yang dimaksud Server dan Jaringan Komputer, Lab adalah suatu karya yang memiliki Microcontroller dan Robotika, Lab nilai ekonomis (memiliki value) bagi Mobile Application dan Lab Kompihak luar (instansi pemerintah, puter. Pengelolaan yang dimaksud

adalah dengan menyelenggarakan kegiatan mulai dari kegiatan praktikum perkuliahan sehari-hari, kegiatan riset mahasiswa, riset dosen maupun kolaborasi mahasiswa, dosen dan alumni dalam menjalankan suatu proyek. Menurut I Dewa Made Adi Baskara Joni, M.Kom. selaku Kepala LPIK STIKI, dirinya percaya bahwa mahasiswa yang unggul dan siap menjawab tantangan global adalah mahasiswa yang mampu memahami permasalahan dalam dunia nyata, bukan ketika mereka lulus, namun sudah terbiasa menghadapi permasalahan bahkan menyelesaikannya dengan suatu solusi berbasis TI (Teknologi Informasi) ketika mereka masih menjadi mahasiswa. Ketua STIKI I Dewa Made Krishna Muku, M.T. menambahkan, jauh sebelum LPIK STIKI didirikan, STIKI sudah memiliki banyak pengalaman dan karya yang bermanfaat bagi instansi swasta maupun pemerintah. Namun kendalanya adalah dalam hal pengelolaan lintas wewenang dan fungsi di dalam organisasi STIKI. Hal tersebut mengakibatkan sumber daya yang dikeluarkan kurang efisien dan hasil kegiatan yang sulit dinilai efektivitasnya. Keresahan untuk siap dalam menghadapi tantangan global agar dapat menghasilkan mahasiswa yang unggul dan memiliki kemampuan praktis juga menjadi cikal bakal didirikannya LPIK STIKI. (ad2235)

’’Concern’’ Kembangkan Inovasi dan Kreativitas, STIKI Bentuk LPIK

Bali Combined Clinical Meeting VI

Bahas ’’Perinatal Medicine as Preventative Medicine’’

KOLABORASI antara Surabaya-Denpasar-Malang (SuDeMa) Maternal Fetal Medicine Trigonum and Australia menyelenggarakan Bali International Combined Clinical Meeting (BICCM) VI di Sanur Paradise Plaza Hotel. BICCM yang berlangsung dari tanggal 2628 Mei itu mengangkat topik ‘’Perinatal Medicine as Preventative Medicine’’. Kegiatan ini dibuka Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah dr. I Gusti Lanang Suartana Putra, M.M., MARS., Kamis (26/5) kemarin. Prof. Dr. dr. IGP Surya, Sp.OG. (K), pembicara dalam acara itu, mengatakan BICCM ini berawal dari tahun 1998, Prof. Jon Svigos yang datang ke Bali ingin melakukan pendekatan untuk melakukan pendidikan kebidanan. Pada tahun 2000, kongres obstetri dan ginekologis diadakan dan sejak saat itulah memutuskan untuk melakukan kerja sama. “Awalnya beliau (Prof. John Svigos) yang datang ke mari, lalu kami yang datang ke Adelaide, Australia untuk mengetahui kondisi dan situasi dunia obstetri dan ginekologi di sana baik penanganannya, bagaimana pelayanan pasien di sana dan mekanisme pemeriksaan,” paparnya. Setelah itu, tenaga medis di Indonesia diberikan kesempatan untuk orientasi ke Adelaide. Selain itu, setiap tahun Prof. John Svigos juga memberikan sharing ilmu kepada tenaga medis di Indonesia dalam bentuk kegiatan BICCM tersebut. Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah dr. I Gusti Lanang Suartana Putra, M.M.,

BICCM VI - Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah membuka BICCM VI yang ditandai dengan pemukulan gong. MARS. mengapresiasi kegiatan pasien pascamendapat penaganan tersebut karena memberikan oleh dokter. “Di RSUP Sanglah manfaat yang sangat besar bagi tidak bisa lepas dari bidan karena RSUP Sanglah untuk bersiap perawatan pascapenanganan oleh menjadi pusat rujukan nasional. dokter itu tentu di-maintenance “Profesionalisme para tenaga oleh bidan,” imbuhnya. dokter dengan kolaborasi ini tentu Porsi bidan dalam penanganan memberikan manfaat yang sangat di faskes I juga berbeda dengan di besar terutama dalam memberi- rumah sakit sehingga antara bikan pelayanan pada maternal dan dan dan dokter obgin telah memiperinatal, termasuk di dalamnya liki porsi tugas masing-masing. intensive care untuk maternal dan “Bidan dan dokter spesialis tidak perinatal,” ujarnya. bisa lepas dalam penanganan unDalam seminar tersebut, be- tuk bersama-sama memberikan berapa tenaga kesehatan di bi- pelayanan kepada pasien-pasien dang maternal dan perinatal maternal dan perinatal, tentu terlibat seperti bagian obstetri dan dalam penanganan perinatal juga ginekologi, bidan, bagian perinatal ada perawatnya, sehingga yang anak, bagian anestesi. Profesi- hadir dalam acara ini juga ada profesi tersebut berkolaborasi da- perawat dan bidan,” tandasnya. lam hal penanganan pasien-pasien Prof. John Svigos, Head of Madengan status sebagai rujukan di ternal Fetal Medicine Women and level 3, terkait dengan kapasitas Children Hospital Adelaide, mendan kemampuan rumah sakit yang gatakan antara bagian anak dan sudah seharusnya hanya melayani kebidanan bekerja bersama-sama kasus maternal, perinatal pada dalam penanganan ibu dan anak, level 3. Pada faskes lanjutan yaitu sehingga tidak bisa dipisahkan. rumah sakit, bidan menangani (ad2233)

SETELAH menjuarai Lomba UKS tingkat Provinsi, Taman Kanak-kanak (TK) Candra Kasih mewakili Provinsi Bali untuk lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Nasional. TK Candra Kasih yang berlokasi di Kecamatan Denpasar Utara tersebut, dinilai tim pusat yang beranggotakan satu orang dari Kementerian Kesehatan, dua dari Kementerian Agama dan dua dari Kementerian Pendidikan. Tim penilai yang dipimpin Agus Suharyanto diterima langsung Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Karo Kesra Provinsi Bali AA Gede Geriya, Ketua DPRD Kota Denpasar IG Ngurah Gede, Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Sri Armini, Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra, Wakil TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara, serta instansi terkait lainnya di TK Candra Kasih, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (26/5) kemarin. Ketua Tim Penilai Pusat Agus Suharyanto mengatakan lomba sekolah sehat merupakan program pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan siswa. Lomba terdiri dari dua kategori, yakni Kategori The Best Perfomance dan The Best Acitment yang diikuti 24 provinsi, 79 kabupaten/kota, 93 sekolah dari seluruh Indonesia. Ada tiga indikator penilaian, yakni kelengkapan

dan ketersediaan serta fungsi sarana prasarana, langkah-langkah inovasi dari program UKS dan perilaku siswa terhadap budaya bersih dan kesehatan. Khusus untuk TK, indikatornya lebih menekan safety dari pada alat-alat bermain mereka, serta sarana prasarana yang digunakan. “Menurut saya, TK Candra Kasih ini sudah memenuhi kriteria, serta unsur-unsur yang dinilai juga memenuhi syarat,” ujarnya. Kepala TK Candra Kasih Ni Ketut Ayu Cahyani mengatakan untuk menanamkan program-program UKS pihaknya telah melakukan sosialisasi intensif, dengan harapan dapat meningkatkan taraf hidup sehat anak-anak didik, pemahaman dasar UKS dilakukan dengan mendidik prilaku hidup bersih dan sehat

di kalangan anak-anak didik. “Saat di sekolah, anak-anak diajarkan cara hidup sehat, termasuk untuk prilaku sehari-hari,” ujar Ayu. Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, TK Candra Kasih sangat memperhatikan kesehatan lingkungannya. Salah satunya dengan adanya sarana dan prasarana UKS yang cukup memadai. Berbagai program inovasi telah dilaksanakan untuk menanamkan program UKS yang dilaksanakan di sekolah agar mendidik anak untuk selalu hidup mandiri. “Semua ini diharapkan dapat menunjang pelaksanaan program UKS di sekolah, sekaligus mendidik karakter anak agar selalu sopan santun, serta mendidik anak untuk selalu hidup bersih dan sehat,” ujarnya. (ad1210)

MENINJAU - Tim Penilai Pusat Agus Suharyanto (kanan) saat meninjau lingkungan TK Candra Kasih, Kamis (26/5) kemarin.

Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Unwar

Dari Menulis Tingkatkan Minat Baca UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) tidak hanya memacu hard skill mahasiswanya, tetapi juga soft skill-nya. Oleh karena itu, berbagai kegiatan mahasiswa terus digenjot supaya mahasiswanya memiliki soft skill tinggi, salah satunya Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Unwar menggelar Pendidikan dan Pelatihan Junalistik bagi Mahasiswa yang diikuti ratusan peserta dari semua jurusan, Kamis (26/5) kemarin. Menurut Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. usai membuka kegiatan tersebut, kegiatan pendidikan dan pelatihan jurnalistik memang penting untuk mahasiswa. Pihaknya berharap ke depan mahasiswa tidak saja dibekali dengan hard skill, harus dibekali juga soft skill. “Yang menyangkut hard skill adalah bidang keilmuannya. Kalau bidang keilmuan diisi oleh program studi (prodi) melalui proses pembelajaran. Diolah di prodi sehingga bagaimana kita menghasilkan lulusan yang bagus. Itu prodi punya tugas, baik dari segi perencanaan, pembelajaran sampai evaluasi pembelajaran selama satu semester,” ujarnya. Selain itu, lanjut Nyoman Kaca, Unwar juga terus berupaya meningkatkan soft skill mahasiswa. Mahasiswa memiliki kecerdasaran emosional dan sosial. Pasalnya, orang sukses tidak hanya ditentukan oleh hard skill-nya, tapi lebih banyak ditentukan soft skill yang mereka dapatkan melalui beberapa kegiatan di luar prodi. Melalui Unit

Kegiatan Mahasiswa (UKM) di tingkat universitas dan fakultas, diharapkan menumbuhkan sikap tersebut. Apalagi menyangkut jurnalistik. “Kami punya majalah yang melibatkan mahasiswa. Kami berharap mahasiswa terangsang untuk menulis, mengeluarkan ideidenya sehingga dengan demikian informasi disajikan itu bisa ditangkap seluruh mahasiswa, terutama yang berkepentingan,” ucap Wakil Rektor asal Gianyar ini. Dengan menyajikan hal-hal menarik untuk dibaca, minat baca mahasiswa akan meningkat. Karya jurnalistik bisa dalam bentuk tulisan, pesan dalam bentuk gambar, grafik

atau pesan lain untuk menyampaikan informasi tentang universitas, sehingga mudah dipahami dan informasinya sampai ke seluruh mahasiswa. Terutama harus objektif, bertanggung jawab, kadar ilmiahnya tinggi, sehingga menjadi sumber belajar dari seluruh mahasiswa. “Kegiatan pelatihan jurnalistik ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Apalagi jurnalistik itu memerlukan keahlian khusus. Seperti saya, andaikan kalau wadahnya bagus tetapi kalau isinya tidak bagus, juga tidak menarik. Bagaimana mengemas seperti masakan piringnya bagus bersih, isinya menarik untuk dimakan. Itu harapan kita,” ujarnya. (ad2234)

PELATIHAN - Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Junalistik bagi Mahasiswa.

DPD-RI Dukung Pergantian Nama Perumahan Menjadi Batu Asri

Wedakarna Minta Warga Pendatang Hargai Keputusan Desa Adat Batuaji KEKUATAN sebuah media sosial sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat masa kini dan ini terlihat bagaimana kekuatan medsos yang dimiliki oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat tim humas DPD-RI memposting status hasil audiensi Pemuda Batu Keprok yang merupakan kumpulan pemuda yang berasal dari salah satu perumahan yang terletak di wilayah Desa Adat Banjar Batuaji, Sukawati, Gianyar. Karena postingan itulah akhirnya menyebabkan adanya kesalahpahaman antarpemuda adat dengan pemuda pendatang (tamiu) dan syukurnya bisa diselesaikan oleh aparat dan prajuru desa. Atas hal ini, Dr. Arya Wedakarna akhirnya mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Camat, Polsek, Perbekel setempat di Kantor Camat Sukawati. ‘’Saya ingatkan bahwa siapa pun berhak mengadu dan bertemu dengan wakil rakyat yakni DPD-RI. Kenapa? Karena menyampaikan pendapat dilindungi oleh UU. Jadi saat saya menerima Pemuda Batu Keprok saya menerima banyak aspirasi dan semua dicatat oleh tim ahli. Mulai dari rencana acara kesenian, rencana meminta bantuan DPD-RI sampai curhat masalah Kipem dan Sarin Taun. Semua ada catatan dan saksinya. Jelas saya tampung dulu semua aspirasi karena apa pun aspirasi harus didengar secara dua arah. Tetapi sebagai wakil rakyat, saya tidak boleh menolak siapa pun yang akan menghadap DPD-RI. Itu dulu yang harus dipahami. Dan ternyata sebelum bertemu pihak adat sudah lebih dulu ada bentrok fisik. Tapi syukurlah Kapolsek, Danramil dan Muspika Sukawati sudah proaktif. Jadikan ini pelajaran,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang merupakan bagian dari Komite III DPD-RI Bidang Pemuda. Terkait dengan hasil kesepakatan yang dicapai pada 26 April 2016, berdasarkan laporan resmi Kapolsek Sukawati ke DPD-RI yakni: 1) Warga Batu Keprok membuat peraturan perorangan sebagai bukti akan mengikuti segala aturan adat. 2)

Warga Batu Keprok dikenakan upacara Pengupah Ayu berupa pacaruan. 3) Apabila warga yang tinggal di Batu Keprok mengulangi kesalahan serupa akan dikeluarkan dari wilayah Desa Adat Batuaji. 4) Pencabutan laporan yang disampaikan ke Polsek Sukawati agar tidak berkembang jadi masalah lebih besar. 5) Digantinya nama Batu Keprok menjadi Batu Asri. Terhadap hal ini, Gusti Wedakarna menyatakan dukungannya pada keputusan bersama tersebut. ‘’Saya ingatkan bahwa kewibawaan desa adat harus dijaga oleh siapa pun. Seyogianya setiap masalah di internal desa, baik antara warga adat dengan krama tamiu (Hindu) dan krama dauh tukad (non-Hindu) agar diselesaikan di internal dulu. Termasuk jika ada keberatan tentang jumlah nominal Kipem atau jumlah sarintaun. Silakan sampaikan ke bendesa adat dan klian adat secara baik. Ngiring mulat sarira dan ambil hikmahnya karena sekarang sudah berganti nama dari Batu Keprok jadi Batu Asri. Nama dalam budaya Bali itu sangat berarti, jadi harapan saya tidak saling beradu (keprok) lagi. Umat Hindu harus bersatu,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Lalu bagaimana tanggapan DPDRI terhadap masalah aspirasi Kipem atau Sarintaun yang sering masuk ke Komite III DPD-RI? ‘’Sudah hampir dua tahun saya jadi DPD-RI

dan masalah Kipem di Badung, Denpasar, Tabanan dan Gianyar memang paling banyak aduannya. Ini sebenarnya wilayah adat dan siapa pun tidak bisa intervensi adat. Kipem ini jadi kebablasan sejak Bom Bali I dan II saat Bali panik dan overselektif dengan pendatang termasuk mencurigai sesama umat Hindu. Anak muda sekarang harus tahu sejarah Bom Bali 14 tahun lalu. Prinsipnya Kipem dan Sarintaun itu harus ada dan belum perlu dihapuskan, karena itu cara desa memfilter pendatang. Tapi seyogianya tidak memberatkan warga Hindu yang datang merantau, selain juga prajuru desa harus menunjukkan rasa simpati dan ramah pada sesama orang Bali dan Hindu saat menagih Kipem, tapi harus waspada dan curiga pada pendatang. Rata–rata rakyat tidak keberatan, tetapi jumlahnya jangan sampai memberatkan dan juga harus ada rasa keadilan. Contohnya, biaya Kipem dan Sarintaun warga pendatang Hindu harus lebih ringan daripada warga non-Hindu karena beban adat umat Hindu sangat berat. Saya rasa sila kelima Pancasila Keadilan Sosial ini yang harus dilaksanakan oleh para prajuru desa di seluruh Bali. Nanti saya akan bereskan hal ini. Intinya, saat ini mari hormati desa adat dan banjar adat,’’ ungkap Gusti Wedakarna peraih suara tertinggi Pemilu DPD-RI 2014 ini. (ad1209)

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Camat Sukawati, Kapolsek Sukawati, Danramil Sukawati saat meninjau Perumahan Batu Keprok (kini Batu Asri) di Sukawati.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Jumat Paing, 27 Mei 2016

5

Tiga Pasangan Kembar Diyudisium, Dekan Harap Menjadi Sarjana yang Sujana

Bali Post/ist

RAMPOK - Gudang rokok di Rogojampi, Banyuwangi yang disatroni kawanan perampok, Kamis (26/5) kemarin.

Gudang Rokok Dirampok, Dua Satpam Diikat

FAKULTAS Sastra dan Budaya Universitas Udayana kembali meluluskan 75 mahasiswa yang terdiri dari delapan program studi. Sebagai tanda kelulusan, mereka dilakukan yudisium atau pelepasan calon sarjana bertempat di lantai enam Gedung Widya Sabha Mandala Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Kampus Fakultas Sastra dan Budaya du Jalan Pulau Nias, Denpasar. Yang menarik dalam pelepasan calon sarjana ini, selain memberikan kado dan kenang-kenangan untuk lulusan dengan predikat terbaik untuk I Dewa Ayu Satria Dewi, juga ada tiga mahasiswa kembar yang bakal diwisuda. Mereka adalah Made Jaya Maharani & Nyoman Jaya Mahaswari, Gowinda Prasada & Gopala Prasada dan pasangan kembar Luh Komang Tri Pradnyani dan Luh Gede Dwi Pradnyandari. Atas kondisi itu, Fakultas Sastra dan Budaya menilai yudisium yang ke-117 ini adalah wisuda yang spesial.

Sementara Dekan Fakultas Sastra dan Budaya Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. mengatakan cukup bangga dengan nilai kelulusan 75 calon wisudawan ini. Apalagi, ada mahasiswi Jurusan Sastra Inggri Dewa Ayu Satria Dewi bisa menempuh studi 3,8 tahun dengan IPK 3,90 (lulus dengan pujian). Meski demikian, dia berharap ke depannya mahasiwanya bisa lebih baik lagi dan terus meningkatkan prestasinya dan nilai yang diraih rata-rata di atas 3,4. Kali ini, kata Dekan, secara keseluruhan persentas kelulusan tahun ini 42,67% lulus cumlaude, dan 57,33% dengan sangat memuaskan. Prof. Luh Sutjiati Beratha berharap tahun depan angka tersebut bisa berbalik, yakni 57,33% cumlaude dan sisanya sangat memuaskan. Data yang diterima Bali Post, dari 75 calon sarjana, kemarin kebanyakan yang wanita. Yakni jumlahnya 59 dan sisanya lelaki. Jadi, Fakultas Sastra dan Budaya sudah mewisuda 7.492 orang

hingga 2016. Harapan ke depannya, pada tamatan jurusan Program Studi Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Bali, Arkeologi, Sejarah, Antropologi, dan Sastra Jepang, mereka menjadi sarjana yang sujana. ‘’Tugas sarjana tidak hanya sampai di sini. Melainkan prestasi yang anda raih merupakan awal dari karier anda,’’ jelas Prof. Luh Sutjiati Beratha. Oleh karena itu, dia meminta pada anak didiknya untuk terus belajar menimba ilmu, untuk menghadapi persaingan yang makin kompleks. Kunci sukses, katanya, bukan karena semata-mata gelar sarjana, dan kepintaran bukan menduduki peringkat pertama. ‘’Namun integritas seperti tidak boleh mementingkan diri sendiri, kejujuran tidak KKN, empati (tidak boleh punya perasaan emang gue pikirin) adalah acuan sukses,’’ kata Dekan dalam wejangannya. Intinya, katanya, bahwa tetap belajar sepanjang massa (long life education). (ad2236)

Pelakunya Lebih dari 10 Orang Banyuwangi (Bali Post) -

Kawanan perampok beraksi di gudang rokok di Dusun Kebalen Kidul, Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jatim, Kamis (26/5) dini hari. Dua satpam gudang sempat terlibat duel dengan para pelaku. Akibatnya, keduanya diikat dan mengalami luka lalu dilarikan ke rumah sakit. Diduga, pelaku berjumlah lebih dari 10 orang. Belum diketahui berapa kerugian akibat insiden ini. Dua satpam yang terluka masing-masing Edo dan Joko. Saat kejadian keduanya sedang piket malam. Informasi di lapangan, aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Salah satu warga di dekat lokasi, Wagini (56), mengaku melihat dua mobil sejenis Toyota Avanza hitam berhenti di depan gudang. Sejurus kemudian, wanita ini mendengar suara gaduh, termasuk suara mirip pecahan kaca. Karena curiga, Wagini bergegas bangun, lalu mengintip dari kaca jendela rumahnya. Saat itu, dia melihat dua mobil keluar dari arah gudang. ‘’Saya tak berani keluar rumah. Saya lihat ada dua mobil keluar gudang,

lalu satu mobil lagi parkir di barat gudang,’’ kata Wagini. Kejadian ini, katanya, berlangsung cepat. Sementara itu, salah satu karyawan gudang yang enggan menyebut namanya mengaku jumlah pelaku cukup banyak. Mereka bergerak cepat dan rapi. Begitu masuk, para pelaku melumpuhkan dua satpam jaga. Kedua satpam ini sempat melawan hingga lengannya terluka akibat sabetan pisau pelaku. ‘’Pelaku seperti sudah mengenal kondisi gudang,’’ kata karyawan ini. Usai beraksi, pelaku langsung kabur dengan cepat. Aksi perampokan ini diketahui warga setelah ada

teriakan minta tolong. Saat didatangi, dua satpam gudang dalam kondisi terikat. Keduanya langsung dilarikan ke RSU Muhammadiyah, Rogojampi. Polisi langsung melakukan olah TKP setelah mendapat laporan. Sayangnya, proses olah TKP berlangsung tertutup. Belum ada keterangan resmi berapa kerugian akibat kejadian ini, termasuk barang apa saja yang berhasil digasak pelaku. Kapolsek Rogojampi Kompol Toha Choiri belum berani memberikan keterangan secara detail. Alasannya, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan. ‘’Masih tahap penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi,’’

kata Kapolsek. Kejadian perampokan ini dengan cepat menyebar. Hingga sore, warga masih ada saja yang berusaha melihat gudang yang menjadi korban perampokan. Gudang di pinggir jalan lintas kabupaten ini adalah milik perusahaan rokok terkenal di Kediri, Jatim. Aksi perampokan ini seolah menjadi kado bagi Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto yang baru smeinggu menjabat. (kmb30)

PELEPASAN - Pelepasan sarjana Fakultas Sastra dan Budaya Unud yang ke-117.

Warga Sekitar Kawah Ijen Dilatih Tiga Bahasa Asing Banyuwangi (Bali Post) Kawasan wisata Kawah Ijen, Banyuwangi makin dikenal publik. Kunjungan wisatawan terus meroket setiap tahun, termasuk turis asing. Menghadapi serbuan turis asing, warga pelaku wisata di sekitar lereng Ijen mendapatkan pelatihan bahasa asing, Kamis (26/5) kemarin. Tak tanggung-tanggung, mereka mendapatkan pelatihan tiga bahasa sekaligus, bahasa Inggris, Jerman dan Prancis. Warga yang mendapat pelatihan yang selama ini serius menjadi pelaku wisata di Kawah Ijen. Mulai guide lokal, penambang, pengelola homestay/vila, pelayan rumah makan, pedagang, buruh perkebunan, hingga sopir travel. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan di sekitar lereng Ijen, seperti Licin, Glagah, Giri dan Kalipuro. Pelatihan yang digelar Pemkab Banyuwangi ini menggandeng salah satu sekolah pariwisata di Nusa Dua, Bali. Total sebanyak 19 ahli bahasa dikerahkan. ‘’Dengan pelatihan bahasa ini harapannya masyarakat di sekitar kawasan wisata bisa menjadi guide profesional. Dan, yang paling penting, semua masyarakat di sini bisa berpromosi potensi wisata kepada setiap tamu yang ditemui,’’ kata Plt. Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Banyuwangi MY Bramuda. Menurutnya, pelatihan digelar dua hari, Rabu (25/5) hingga Kamis (26/5) kemarin. Ditambahkan, kemampuan bahasa asing sangat mendukung pelayanan pariwisata. Karena itu, pihaknya bersama sekolah pariwisata menggelar pelatihan ini. Sebelumnya, kata Bramuda, warga juga dilatih membuat berbagai menu Barat, hingga proses penyajian makanan. Sehingga ketika banyak turis asing dan lokal berkunjung ke Ijen

bisa merasa betah. Bahkan, akan kembali lagi berwisata ke Ijen. Sebab, warga lokal sudah piawai melayani turis dengan bahasa asing yang

mumpuni. ‘’Ini sesuai konsep kita yang ingin memberdayakan warga lokal dalam pengembangan pariwisata,’’ pungkas Bramuda. (kmb30)

Bali Post/ist

PELATIHAN - Warga di sekitar kawasan wisata Kawah Ijen, Banyuwangi dilatih bahasa asing, Kamis (26/5) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Jumat Paing, 27 Mei 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Pentingnya Keberadaan Lembaga KPK REFORMASI memberikan harapan yang positif kepada masyarakat, karena mempunyai tujuan untuk memperbaiki berbagai sektor kehidupan. Akan tetapi, yang muncul di benak masyarakat lebih banyak pada pembenahan perilaku para politisi. Kita tidak dapat membantah cara pandang ini, karena di masa lalu perilaku-perilaku politisi inilah yang dipandang paling merugikan. Di samping memelihara status quo kepada kroni-kroni dan keluarganya, para politisi di masa itu juga dinilai sering melakukan penyimpangan yang menyangkut keuangan negara. Maka mereka-mereka itulah yang dipandang sebagai pihak yang menanam gaya budaya korupsi di Indonesia. Sebagai sebuah gaya hidup, korupsi sering dipraktikkan, bahkan dipakai sebagai pembicaraan. Sering juga dikaitkan dengan kepercayaan, jika tidak melakukan korupsi orang tidak dapat melakukan apa-apa. Dan sebagai sebuah budaya, korupsi tersebut diturunkan kepada generasi berikut. Mungkin hal yang terakhir inilah yang terjadi di zaman reformasi sekarang, di mana korupsi masih menjalar dan tidak bisa ditekan, apalagi dibasmi secara tuntas. Jika dilihat usia reformasi itu telah mencapai 18 tahun, ini tidak boleh dianggap enteng. Katakanlah misalnya ketika reformasi itu terjadi tahun 1998, seseorang masih berumur 20 tahun. Dengan perjalanan waktu hingga sekarang, maka usia mereka sudah mendekati kematangan dan kesadaran. Bahwa kemudian para pelaku korupsi itu masih ada, jelas praktik ini telah dipelajari. Ditetapkannya dua hakim tipikor di Bengkulu sebagai tersangka korupsi mungkin dapat dikatakan sebagai model tersebut. Delapan belas tahun yang lalu, pastilah hakim ini masih muda dan bukan tidak mungkin idealis. Mereka juga kemungkinan tahu arah reformasi. Tetapi pada kenyataannya, justru melakukan penyimpangan terhadap tujuan reformasi. Di sinilah persoalan yang harus ditangkap dari masih maraknya korupsi di Indonesia. Kita sepakat kalau dikatakan bahwa reformasi di bidang peradilan telah gagal. Banyaknya muncul aparat peradilan yang melakukan korupsi mengindikasikan kegagalan tersebut. Kita tentu boleh kecewa karena aparat penegak keadilan seharusnya menjadi pelopor dan berada pada garda paling depan dalam hal pemberantasan korupsi. Justru terjadi anomali kalau kemudian aparat penegak keadilan ini yang melakukan tindakan keliru tersebut. Dari konteks itu, keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi memang semakin penting kita pertahankan. Lembaga ini harus ada dalam perjalanan negara Indonesia ke depan, tanpa harus dibatasi jangka waktunya. Waktu 18 tahun reformasi memperlihatkan bahwa tidak mudah melakukan perbaikan perilaku dan sikap yang sudah membudaya. Korupsi adalah perilaku sekaligus sikap, bahkan pikiran. Ketika masyarakat sulit mendapat penghasilan untuk memenuhi kehidupannya, maka yang muncul adalah bagaimana mencontoh mereka yang berhasil melakukan korupsi. Kecenderungan ini adalah sikap dan muncul dari pikiran. Mengubah ini tentu sangat berat. Itulah yang membuat lembaga super untuk memberantas korupsi itu perlu. Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai mampu melakukannya. Di masa lalu ada pemikiran untuk membubarkan lembaga ini 12 tahun setelah undangundangnya ditetapkan. Jika saja waktu 18 tahun masih belum cukup untuk memberantas korupsi, apalagi 12 tahun! Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang mempunyai kesadaran untuk melakukan pemberantasan ini. Kesadaran ini penting karena mampu menangkap dua hal. Yang pertama, akan ikut mendorong pihak lain menekan korupsi melalui imbauan, kritikan, bahkan melaporkan kepada pihak yang berwajib. Yang kedua adalah menekan korupsi itu melalui sikap dan idealismenya sendiri. Dengan cara itulah kita mencoba memperbaiki Indonesia menuju masa depan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Soal Batasan Umur Kendaraan

Berita Bali Post, Kamis (19/5) lalu, halaman 7 dengan judul Ranperda LLAJ, bahwa umur kendaraan akan dibatasi. Pendapat Ketua Pansus LLAJ bahwa tidak semua kendaraan yang usianya 25 tahun tidak layak pakai itu benar adanya. Sehingga tidak selalu benar kendaraan 25 tahun membuat macet. Alasannya antara lain, kemacetan bisa terjadi akibat kendaraan atau mobil selalu bertambah akibat pembelian mobil baru. Yang mampu membeli mobil baru pada umumnya yang kaya atau ekonominya bagus, atau pemerintah pada kurun waktu tertentu. Yang memiliki kendaraan atau mobil 25 tahun ke atas adalah masyarakat yang ekonominya masih sangat terbatas, karena mereka tidak mampu membeli kendaraan atau mobil baru. Kendaraan yang mereka miliki selalu dipelihara dengan baik, sebab sering digunakan untuk pergi sembahyang, mengajak keluarga sakit ke rumah sakit atau kegitan sosial lainnya. Oleh karena mereka memiliki mobil hanya itu saja, maka harapan mereka adalah jangan dilarang memakai atau jangan dibatasi umurnya. Made Suweda Br. Teges

Gianyar Terang tetapi Gelap Belum lama ini saya pulang dari kota Gianyar menuju rumah di Desa Kapal (Badung). Saat itu sekitar pukul 7 malam. Dari Setra Blahbatuh menuju ke barat sampai di patung bayi di Sakah jaraknya sekitar 2 km, keadaan di jalan raya remang-remang dan nyaris gelap, padahal ada lampu penerangan jalan (LPJ). Sinar lampu yang sebenarnya cukup terang itu tidak bisa menerobos jalan raya, disebabkan oleh tanaman perindang di pinggir jalan terlalu rapat dan cabang-cabang pohon yang daunnya lebat tersebut menghalangi sinar LPJ dan juga menutupi rambu-rambu lalu lintas. Cabang-cabang pohon itu perlu dipangkas. Bukan saja di Gianyar, di daerah lain seperti di Badung juga sama. Yang lebih tragis, hampir saya nabrak pantat truk yang parkir di pinggir jalan yang gelap tersebut. Untung saya tak ngebut dan memang tak pernah ngebut seperti anak muda. Jalanan gelap dan juga bedag belakang truk berwarna gelap (dicat hitam). Saya imbau sebaiknya warna cat bedag belakang truk dicat dengan warna terang, seperti warna putih/kuning. Apabila parkir di pinggir jalan raya, terutama di malam hari agar bisa dilihat jelas oleh pengendara. Karena sering kita dengar pengendara yang kurang hati-hati tewas gara-gara nabrak pantat truk. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung

Penyimpangan Sosial dan Kenikmatan Hasil Korupsi Ditetapkannya dua hakim tindak pidana korupsi di Bengkulu sebagai tersangka akibat korupsi beberapa hari lalu. Disebut-sebut sebagai wujud kegagalan reformasi di peradilan. Mungkin karena momen tertangkapnya tepat pada bulan Mei, maka nuansa kegagalan reformasi itulah yang muncul ke depan. Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima uang suap sebesar Rp 650 juta. Tahun 2015, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menangkap tiga hakim Pengadilan Tata Usaha Negara, Medan, akibat korupsi dan telah menjebloskannya ke penjara.

Oleh GPB Suka Arjawa ikaitkannya fenomena korupsi di badan peradilan tersebut dengan reformasi, tentu saja merupakan pikiran yang pantas. Karena keinginan untuk mengubah bentuk perilaku sosial tersebut tidak hanya pada bidang politik dan kebijakan, tetapi seluruh segmen sosial. Badan peradilan merupakan satu segmen tersebut, dan dalam konteks kemasyarakatan menempati posisi struktural yang lebih terpandang. Dalam sistem struktural masyarakat, lembaga peradilan berada di garis paling depan, karena menjadi penjaga utama lurus tidaknya norma sosial, bahkan sistem nilai itu berjalan. Nilai dan norma menjadi dasar dari keberlangsungan tertib sosial. Hancur dan menyimpangnya tatanan sosial dimulai dari dilanggarnya norma dan nilai tersebut. Segala macam penyimpangan sosial, berakar dari dilanggarnya norma-norma sosial itu. Biasanya dimulai dari hal yang paling kecil. Mahasiswa yang suka menyontek setelah bekerja cenderung melakukan penyimpangan dalam berbagai bentuknya. Jika ia sebagai pedagang, maka kualitas barang yang dijual akan terpotong sebagian. Anak yang dalam masa pertumbuhannya dibiarkan berandalan, setelah besar cenderung bergabung dengan kelompok-kelompok berandalan juga, semisal ormas. Ada dua hal yang dapat menghentikan penyimpangan tersebut. Yang pertama adalah hukuman yang setimpal dan kedua kejutan peristiwa. Hukuman yang setimpal akan menyadarkan oknum penyimpang itu dari pelanggaran-

D

pelanggaran yang dilakukan. Seperti juga proses peningkatan kualifikasi penyimpangan tersebut, hukuman ini bisa berproses. Artinya, manakala penyimpangan itu dilakukan kecil dan masih dalam pemula, maka hukuman dini akan mampu memberikan efek jera. Psikologi perkembangan manusia akan mampu memberikan pembelajaran tentang makna dan rasa hukuman itu kepada yang bersangkutan. Lingkungan pergaulan dan masalah mental juga sangat memengaruhi. Jika hukuman itu terjadi saat remaja, kemungkinan penyadarannya akan lebih berhasil karena lingkungan pergaulan yang akan menghentikan mereka. Di sinilah pentingnya penegak hukum yang jujur dan berintegritas. Namun, apabila kemudian hukuman itu terjadi pada saat telah dewasa, persoalannya bisa jadi berbeda. Penyimpangan berupaya dilegitimasi atau dipaksakan untuk dikendalikan. Dalam arti, orang yang telah dewasa mempunyai kemampuan penafsiran dan dialog yang lebih tinggi dibanding dengan mereka yang masih muda. Dapat saja hasil korupsi dikatakan sebagai sebuah hadiah dengan berbagai penafsiran yang dimiliki. Orang dewasa juga mempunyai hubungan kerabat (jaringan) yang lebih tinggi. Jaringan ini bukan saja membantu legitimasi, tetapi juga akan mampu membuat perlindungan kepada para penyimpang ini. Apalagi misalnya jaringan tersebut sama-sama mempunyai ‘’profesi’’ yang sama. Orang-orang yang tergabung dalam satu organisasi sering membela kesatuan organisasinya itu, meskipun masyarakat kerap

menyebut sebagai organisasi yang suka membikin takut masyarakat, suka membikin onar. Di sini yang terjadi adalah upaya mencari legitimasi hukum dan kemudian diperkuat lagi oleh anggota jaringan untuk membelanya. Diakui atau tidak, secara sosial hal inilah yang sering membuat aparat sulit memberantas penyimpangan sosial, termasuk juga korupsi. Sekaligus juga menjadi faktor yang menyulitkan untuk melakukan pemberantasan korupsi tersebut. Hal kedua, penyimpangan sosial dapat berhenti karena satu peristiwa besar yang mengubah psikologis pelaku. Peristiwa seperti ini biasanya mampu menumbuhkan penyadaran dan menghentikan penyimpangan tersebut. Pada masyarakat Bali sangat terkenal dan masih melekat pada sebagian masyarakat Hindu Bali tentang hukum karmaphala, yang causa primanya dipandang langsung bersumber dari kekuatan yang tidak kelihatan. Sakit keras, bencana yang menimpa rumah, kerusakan infrastuktur keluarga, ketidakseimbangan keluarga, bisa dikaitkan dengan perilaku menyimpang yang pernah disadari dilakukan sebelumnya. Hal seperti ini akan mampu menumbuhkan penyadaran, sehingga penyimpangan sosial bisa dihentikan secara total. Hukuman yang tepat pun akan mampu memberikan penyadaran ini. Namun harus diakui, untuk mencapai penyadaran tersebut cukup sulit dan jarang terjadi. Karena itu proses yang pertamalah yang harus dilakukan, yaitu dengan menerapkan hukuman yang pantas. Ada satu hal yang mesti dipertim-

Suara Mahasiswa Ancaman Kemacetan dan Pembiaran Pemerintah SEBUAH penelitian dan survei yang dilakukan oleh Dinas Infokom dan Perhubungan Provinsi Bali menyebutkan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Pulau Dewata mencapai 5,1 juta unit. Tingginya jumlah kendaraan ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Sebab, dampak yang sudah mulai terasa belakangan ini adalah kemacetan di sejumlah ruas jalan, khususnya di kawasan selatan Bali. Kondisi ini diperparah dengan tingkat pertumbuhan jalan yang tak seimbang dengan laju pertumbuhan kendaraan bermotor. Selain rendahnya tingkat pertumbuhan jalan, kebiasaan masyarakat untuk memarkir kendaraan di sembarang tempat juga memberi andil bagi kekroditan arus lalu lintas, terutama di wilayah Denpasar dan Badung. Tengok saja beberapa ruas jalan di Kota Denpasar, seperti Jalan Diponegoro, Jalan Teuku Umar, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Plawa, Jalan Kenyeri, Jalan Seroja, dan lainnya, yang bahkan separuh badan jalan justru dimanfaatkan oleh pemilik kendaraan sebagai tempat parkir kendaraan. Ini sungguh ironis, karena ada semacam pembiaran dari pemerintah terhadap kondisi ini. Pertama, pemerintah membiarkan masyarakat memarkir kendaraan di sembarang tempat. Padahal Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan maupun Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan sudah secara tegas mengatur larangan tentang parkir di badan/bahu jalan.

Oleh Enjoh Dewi Kedua, peraturan tersebut secara umum mengamanatkan bahwa pada dasarnya setiap orang dilarang memanfaatkan ruang manfaat jalan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan. Terganggunya fungsi jalan ini, misalnya parkir kendaraan untuk keperluan lain selain dalam keadaan darurat. Memang ada fasilitas parkir yang memanfaatkan ruang milik jalan, namun hanya di jalan-jalan yang ditentukan oleh pemerintah daerah setempat berdasarkan kawasan (zoning) pengendalian parkir. Bagi pengguna fasilitas parkir di luar jalan yang ditentukan tersebut, dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Pertanyaan kritisnya kemudian, mengapa pemerintah daerah seperti kehilangan ‘’taring’’ untuk menegakkan aturan yang ada? Ketiga, pemerintah masih menutup mata terhadap pembangunan pusat perbelanjaan hingga fasilitas publik yang justru tidak dilengkapi dengan fasilitas parkir kendaraan bermotor. Padahal kondisi ini

dapat diantisipasi dini oleh pemerintah dengan mencermati perencanaan pembangunan sebelum mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB). Keempat, pemerintah juga terkesan tak acuh dengan keberadaan dealer kendaraan, khususnya terkait syarat kepemilikan kendaraan. Di satu sisi, dari sektor bisnis dealer jelas diuntungkan ketika semakin banyak masyarakat yang membeli kendaraan. Demikian halnya dengan pemerintah, karena semakin tinggi pertumbuhan kendaraan bermotor, maka semakin tinggi pula proyeksi penerimaan daerah, khususnya dari sektor pajak. Namun di sisi lain, pemerintah melupakan perannya selaku pengambil kebijakan, utamanya dalam mengatur kepemilikan kendaraan bermotor. Padahal jika ada niat, pemerintah dapat memberikan semacam edaran kepada seluruh dealer kendaraan bermotor agar disyaratkan kepada para pembeli kendaraan, khususnya kendaraan roda empat untuk memiliki areal parkir di rumah. Mencermati kondisi ini, maka sudah waktunya bagi pemerintah untuk berbenah. Bahwa benar tingginya jumlah kendaraan akan berdampak baik bagi penerimaan daerah, namun jangan sampai pemerintah lupa tentang dampak lain yang justru mengancam masa depan pariwisata Bali. Satu hal yang perlu disadari, Bali adalah daerah pariwisata. Dan kemacetan bisa saja menjadi bumerang bagi masa depan pariwisata Bali. Penulis, mahasiswa Universitas Dwijendra, Fakultas Ilmu Komunikasi, Denpasar-Bali

bangkan pula dalam hal pemberantasan korupsi. Secara sosial, dari sisi hasil yang didapatkan mempunyai akibat langsung yang menopang kehidupan pelaku, bahkan kehidupan yang mendasar. Korupsi mampu mengubah secara sekejap orang yang berpenghasilan pas-pasan menjadi memiliki barang mentereng. Atau hasil korupsi bahkan mampu menjadikan pelaku mempunyai rumah tinggal, menyekolahkan anak, bahkan membiayai anggota keluarga yang sakit. Inilah yang membuat para koruptor mampu merasakan kenikmatan sekaligus mempunyai tantangan tersendiri untuk melakukannya. Dengan bertambahnya peraturan dan undang-undang tentang korupsi justru menjadi tantangan tersendiri untuk menyiasati peraturan tersebut. Secara sosial para pelaku akan berusaha melakukan kontak dengan pihak lain (membangun jaringan), bahkan belajar lebih serius untuk menemukan siasat itu. Maka keberhasilan korupsi dengan metode seperti ini justru mampu menambah wawasan pengetahuan dan bahkan menambah persahabatan kepada rekan yang telah membantu. Maka tindakan korupsi justru mampu mempererat persahabatan. Dengan konteks ini, maka hukuman yang dijatuhkan kepada para koruptor tidak boleh hanya dilakukan secara sendiri-sendiri saja, tetapi harus mampu menangkap jaringan tersebut. Langkah selanjutnya adalah memadamkan dan memutus tali persahabatan (jaringan) tersebut. Menghadirkan seluruh anggota jaringan, dan membiarkan saling bantah di antara anggota jaringan itu, akan mampu meredam tindak korupsi ini. Kehadiran anggota jaringan saling bantah di ruang pengadilan dapat dipandang sebagai upaya meredam korupsi, karena dengan demikian persahabatan mereka bisa jadi terputus. Harus ada berbagai cara untuk menghentikan korupsi yang sudah merajalela di Indonesia. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Dua ormas di Bali bentrok lagi, sepuluh orang diamankan. - Bentrok lagi, sepakat lagi. *** Kata Kapolresta, bentrok ormas harus disikapi Pemprov Bali. - ‘’Pejabatnya’’ mesti juga bersikap. *** Pemerintah belum serius mengelola pariwisata. - Pariwisata hanya untuk investor.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (135rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.126 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PEDAGANG BERMOBIL Sejumlah pedagang bermobil memarkir kendaraannya di kawasan Jalan Gunung Raung, Denpasar, Kamis (26/5) kemarin.

Balipost Baliposton onGadget Gadget

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

Jumat Paing, 27 Mei 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Akan Dideportasi

Turis Duduk di Atap Hotel Mangupura (Bali Post) Setelah diselidiki pihak Imigrasi Kelas I khusus Ngurah Rai, ternyata turis yang duduk di atap Hotel Inna Grand Kuta di Jalan Pantai Kuta, Kele R. Sanele berasal dari New Zealand (bukan Australia). Akibat perbuatannya itu, Kele akan dideportasi karena dinilai melanggar Pasal 75 Undang-undang Kemigrasian No. 6 Tahun 2011, terkait mengganggu ketertiban umum. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I khusus Ngurah Rai Yosep HA Renung Widodo, Kamis (26/5) kemarin. Menurut Widodo, saat ini Kele masih diamankan di Polsek Kuta dan baru sadar dari kondisi sebelumnya, seperti mabuk. Informasi yang didapat pihak Imigrasi, Kele datang ke TKP bersama seorang wanita. “Apakah wanita itu is-

tri atau pasanganya, itu belum jelas. Mereka tidak menginap di hotel itu,” imbuhnya. Mereka tiba-tiba bertengkar dan Kele lari ke luar hotel, lalu diduga minumminuman keras dan akhirnya naik ke atap hotel. Awalnya dia mengaku orang Australia. Diduga karena dalam pengaruh alkohol. “Dia datang dari Bandar Sri Begawan naik pesawat

Bali Post/kmb36

INTEROGASI - Kapolsek Kuta Utara Kompol Arta Ariawan menginterogasi tersangka AI dan Ar terkait kasus bobol villa.

”Transgender” Sekongkol Bobol Vila

Mangupura (Bali Post) Diduga jarang diorder kencan oleh turis, seorang transgender berinisial AI (34) bersekongkol bobol vila. Pria yang berganti alat kelamin ini menyatroni sejumlah vila kosong di wilayah Kuta Utara dan Kuta, bersama temannya Ar (39). Akibat perbuatannya itu, kedua tersangka ditangkap pada Sabtu (21/5) lalu di Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat. Kapolsek Kuta Utara Kompol I Wayan Arta Ariawan, Kamis (26/5) kemarin mengatakan kedua tersangka ini merupakan residivis dan dua kali masuk penjara dalam kasus bobol vila di wilayah Kuta Utara dan Kuta. Setelah mereka bebas dari Lapas Kerobokan dua bulan lalu, ternyata beraksi lagi. “Mereka ini kelompok Makassar. Komplotan ini khusus menyasar vila kosong,” ujar Kompol Arta. Terungkapnya kasus tersebut, lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini, berawal dari laporan kasus pencurian di Villa Bata di Jalan Pengubengan Kauh, Gang Warung Taulan, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Jumat (20/5) malam. Dari laporan itu dilakukan pe-

nyelidikan dan olah TKP. Saat petugas mengecek rekaman CCTV, ternyata aksi mereka terekam dan ciri-ciri pelaku diketahui petugas. Selain menangkap kedua tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya sejumlah uang, barangbarang elektronik, dompet dan dokumen-dokumen milik korban. “Modusnya pelaku masuk ke vila saat penghuninya sedang jalan-jalan. Komplotan ini tergolong profesional, karena tahu mana vila kosong dan tidak. Hasil curian biasanya dikirim ke Makassar dengan paket. Kasus ini masih kami kembangkan,” ujarnya. Tersangka AI sambil menangis berdalih terpaksa mencuri karena ibunya sakit parah dan butuh biaya pengobatan. Sedangkan belakangan ini dia jarang diajak kencan turis asing. “Biasanya saya mencari bule (turis asing-red) di tempat hiburan malam di Kuta. Saya bisa hidup dari sana,” tegas AI. Terkait aksinya, AI mengaku masuk vila dari belakang dengan cara loncat tembok. Selanjutnya mereka mencongkel jendela vila pakai obeng. (kmb36)

Rusak Sejak Lama

Kini Pustu Panji Dibangun Ulang

Singaraja (Bali Post) – Gedung Puskemas Pembantu (Pustu) di Banjar Dinas Bangah, Desa Panji, Kecamatan Suaksada, rusak parah sejak lama. Tahun ini pustu tersebut dibangun kembali sesuai usulan pemerintah desa setempat tahun 2014. Pemkab Buleleng mengalokasikan anggaran Rp 200 juta untuk membangun ulang pustu tersebut. Pantauan Bali Post, Kamis (26/5) kemarin, pustu ini dibangun di atas lahan sekitar 1,5 are. Sejumlah tukang bangunan membongkar bangunan pustu itu sejak seminggu lalu. Selain mengganti rangka dan atap, ruangan untuk pelayanan di pustu ini diperluas dari ukuran sebelumnya. Dengan demikian, fasilitas ini akan jauh lebih representatif dari kondisi sebelumnya. Apalagi aktivitas di pustu ini tergolong ramai, karena lokasinya yang mudah dijangkau oleh sebagian besar warga di Desa Panji. Perbekel Desa Panji I Nyoman Sutama ketika ditemui di kantornya kemarin mengatakan sejak kerusakan terjadi, pemerintah desa telah mengusulkan

bantuan perbaikan kepada pemkab. Saat mengusulkan itu, pihaknya juga merencanakan untuk memindahkan lokasi pustu ke sebelah selatan dan berbatasan dengan kantor perbekel. Pemkab sempat setuju dengan syarat setelah dibangun, aset tanah dan gedung pustu yang baru menjadi milik pemkab. Lantaran lokasi yang baru itu merupakan aset desa, pihaknya tidak menyetujui jika tanah desa itu diambil alih pemkab. Akhirnya pemindahan lokasi pustu batal. Sejak itu rencana perbaikan sempat mandek. Setelah lama terkatung-katung, usulan perbaikan itu baru disetujui tahun 2016 ini. Sementara itu bidan Desa Panji Emi Relawati mengatakan, sejak bertugas 2014 lalu kondisi pustu sudah rusak dan sangat tidak representatif. Saat itu kaca jendela pecah, tembok lapuk, hingga ruangan pelayanan sempit. Menunggu upaya perbaikan, pihaknya melakukan pemeliharaan seadanya. Kini ia bisa bernafas legas, karena pemerintah sudah membangun ulang pustu yang rusak berat tersebut. (kmb38)

Brunei Darussalam Airlines flight 1758,” tegas Widodo. Kapan Kele diproses oleh Imigrasi? “Setelah kepolsian bisa menyadarkannya. Setelah itu kami akan proses deportasinya,” tandasnya. Pihaknya punya kewenangan jika ada wisatawan mem-

buat onar akan diambil paspor dan dicabut izin tinggalnya. Namun terkait pendeportasian harus ada yang membiayai, diantaranya oleh Konsul yang bersangkutan. Di sisi lain, Widodo mengakui dalam sistem pengawasan Imigrasi masih ada kelemahan. Sejak diberlakukannya bebas visa, pihaknya tidak bisa melakukan pengecekan berbagai hal detail tentang wisatawan yang masuk ke Indonesia, terkait tempat menginap, berapa

lama dan ke mana saja dia selama di Indonesia. Sebelumnya warga Kuta dibikin geger oleh Kele R. Sanele. Diduga mabuk Kele naik dan duduk di atas atap Hotel Inna Grand Kuta di Jalan Pantai Kuta, Rabu (25/5) lalu. Empat jam bertengger di sana membuatnya kepanasan dan lelah. Turis tatoan ini lalu berjalan di atas tembok lantai dua hotel. Sempat teriak-teriak, akhirnya ia tertidur di atas tembok tersebut. (kmb36)

Bali Post/kmb23

KETERANGAN - Pihak Imigrasi kantor Kelas I khusus Ngurah Rai, Kamis (26/5) kemarin memberikan keterangan terkait wisatawan mabuk yang melakukan aksi nekat naik ke atap hotel di Kuta.


BANGLI

8

Diduga Hanya Incar Bantuan

SOSOK

Belasan Koperasi Terancam Dibubarkan

Bangli (Bali Post) Belasan koperasi di Kabupaten Bangli terancam dibubarkan. Selain karena tak rutin menggelar Rapat Akhir Tahunan (RAT),

Bali Post/sos

Ukur Kemampuan Diri

PESERTA sebuah kompetisi kerap memandang pentingnya menjadi juara. Selain menjadi kepuasan tersendiri, hal itu dianggap mampu meningkatkan nilai tawar di mata orang lain. Akan tetapi, bagi Gede Angga Yudi Askara, mengikuti kompetisi tidaklah harus mengantongi juara. Tujuan utama ikut kompetisi justru untuk mengukur kemampuan diri. ‘’Ikut kompetisi tak harus dapat juara. Tapi kita bisa tahu kemampuan diri,’’ ujarnya belum lama ini. Kemampuannya yang terus diasah membawanya menjadi Runner-up I Bagus Bangli 2015. Untuk meraih predikat tersebut tak semudah membalikkan telapak tangan. Tantangan dan saingan yang cukup berat pun dihadapi. Dengan prestasi yang cukup membanggakan itu, remaja kelahiran 8 September 1998 ini tak menjadi besar kepala. Keinginan untuk menambah wawasan malah semakin besar. ‘’Prestasi yang telah diraih bisa dijadikan jalan untuk menjadi orang Bali yang sejati,’’ tuturnya. Ikut serta dalam kompetisi juga mampu melatihnya untuk belajar berinteraksi dan belajar dengan orang lain. (sos)

Telepon Penting Bangli

RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku

Jumat Paing, 27 Mei 2016

: 0366-9152 91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484

Bali Post/sos

I Dewa Gede Suparta

pendirian koperasi-koperasi tersebut diduga hanya dijadikan kedok untuk mendapatkan bantuan yang digelontorkan pemerintah. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bangli I Dewa Gede Suparta, Kamis (26/5) kemarin menyampaikan, berdasarkan data terakhir, jumlah koperasi di Kabupaten Bangli mencapai 144 unit. Akan tetapi, yang wajib melaksanakan RAT mencapai 229 unit. Dalam evaluasi setiap tahunnya, diketahui 16 koperasi tidak rutin melaksanakan RAT ke-16 koperasi tersebut pendiriannya juga ditengarai hanya digunakan untuk mengeruk bantuan yang digelontorkan pemerintah. Lantaran diduga hanya dijadikan kedok, wacana pembubaran 16 koperasi itu pun digulirkan.

‘’Koperasi itu seperti merpati. Kalau ada yang ngasih makan, baru bangkit. Hanya dimanfaatkan untuk mencari bantuan saja. Kami rencanakan itu dibubarkan,” tegas Suparta, tanpa merinci koperasi-koperasi dimaksud. Dalam perkembangannya, belasan koperasi tersebut belum didukung sumber daya manusia yang memadai. Oleh karenanya, baru berdiri selama beberapa tahun sudah tergolong sakit. Guna menghindari lahirnya koperasi abal-abal lainnya, ke depannya juga direncanakan akan ada pembatasan pendirian koperasi di setiap daerah. Namun, hal tersebut masih memerlukan kajian. ‘’Itu baru sebatas rencana. Nanti akan kami kaji dulu. Kan perlu dilihat jumlah anggotanya kalau mau mendirikan

koperasi,’’ terangnya. Mantan Kabag Humas Setda Bangli ini menegaskan, pendirian koperasi seharusnya berorientasi pada pengembangan potensi yang ada di masing-masing daerah. Jangan sampai di tengah getolnya pemerintah menggelontorkan bantuan, pendirian koperasi dijadikan sebagai alat untuk meraup keuntungan yang sifatnya sesaat. Terkait koperasi yang sudah melaksanakan RAT tahun ini, Suparta menyebut baru 152 dari total koperasi 229 wajib RAT. Ditegaskan, sebagai daerah penggerak koperasi, seluruh kabupaten/kota di Bali membuat kesepakatan dengan pemprov bahwa RAT harus terselenggara paling lambat akhir Maret. Untuk koperasi yang belum menggelar RAT, pelaksanaannya akan kembali

mengacu pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi yang salah satu isi di dalamnya, RAT dilaksanakan selambat-lambatnya enam bulan sebelum tutup buku. ‘’Untuk yang belum RAT, masih diberikan waktu sampai Juni mendatang. Kalau untuk pembubaran, kami jadwalkan sekitar September atau Oktober,’’ sebutnya. Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangli ini menambahkan, dari penelusurannya, koperasi yang belum melaksanakan RAT akibat adanya kesibukan dari anggota maupun pengurus. Supaya hal tersebut tak terulang, pembinaan pun akan diberikan. ‘’Kami lakukan pembinaan dulu. Kalau tidak ada perubahan, maka akan dibinasakan,’’ tandasnya. (kmb45)

Kasus UP PBB Pertambangan

Dua Mantan Kadispenda Jadi Tersangka Bangli (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli telah menetapkan dua mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Bangli sebagai tersangka dalam kasus upah pungut (UP) PBB pertambangan. Rencananya kedua mantan Kadispenda tersebut akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan, Rabu (1/6) mendatang.

Kasi Pidsus Kejari Bangli Bagus Putra seizin Kajari Ida Ayu Retnasari, Kamis (26/5) kemarin mengungkapkan, dua mantan pejabat Dispenda Bangli yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut yakni Bagus Rai Dharmayudha dan A.A. Gede Alit Darmawan. Bagus Rai Darmayudha yang kini sudah pensiun pernah menjabat sebagai Kadispenda pada tahun 2006-2008. Semen-

tara Alit Darmawan yang saat ini menjabat sebagai Asisten II Setda Bangli sempat menjabat sebagai Kadispenda periode 2009-2010. Bagus Putra mengatakan, kedua mantan Kadispenda tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka pada Oktober 2015. Sebagai tindak lanjut dari penetapan tersebut, kedua tersangka rencananya akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan Rabu

mendatang. ‘’Hari ini surat pemanggilan keduanya sudah kita kirim. Kita minta mereka datang hari Rabu,’’ terangnya. Ditanya apakah dalam pemanggilan tersebut kedua tersangka akan langsung ditahan, Bagus Putra belum bisa memastikan. Dia mengatakan, terkait rencana penahanan pihaknya akan melihat kondisi Rabu mendatang. Sebagaimana diketahui, ka-

sus UP ini mulai ditangani Kejari sejak 2015 lalu. Penanganan kasus ini sempat molor lantaran adanya pilkada. Dalam penanganan kasus ini, Kejari Bangli telah memeriksa sejumlah pejabat yakni mantan Kadispenda, mantan Sekda, termasuk beberapa pejabat yang pernah kecipratan dana tersebut. Dalam penanganan kasus ini Kejari juga sempat meminta keterangan beberapa saksi ahli. Pihak Kejari Bangli menargetkan penanganan kasus ini bakal tuntas Juni mendatang. (kmb40)

Krisis Air di Subak Umatai Makin Parah Sejumlah Petani Kehilangan Mata Pencaharian

Bali Post/sos

KRISIS AIR - Kondisi lahan pertanian di Subak Umatai Kelurahan Bebalang, Bangli yang mengalami krisis air.

Bangli (Bali Post) Sejumlah petani di Subak Umatai, Kelurahan Bebalang, Bangli kehilangan mata pencaharian. Pasalnya, lahan persawahan yang selama ini menjadi penopang hidup, sejak setahun lalu tak lagi bisa ditanami padi. Hal ini sebagai imbas dari krisis air yang semakin parah. Salah satu petani setempat I Ketut Alot, Kamis (26/5) kemarin mengatakan, guna bertahan hidup, selama ini dirinya hanya mengandalkan penghasilan dari bertani. Hasil panen yang didapatkan sebagian dijual untuk dibelikan kebutuhan lain. Bahkan, bisa dikatakan sektor pertanian telah menjadi

mata pencaharian satu-satunya. Akan tetapi, berbagai kendala terus dihadapi petani. Air yang menjadi pendukung utama mulai dari pengolahan tanah hingga penanaman padi, sejak setahun lalu debitnya mengecil. ‘’Saya tak bisa lagi mengolah tanah. Air tak ada mengalir. Mata pencaharian hilang,’’ tuturnya. Petani lanjut usia ini mengaku sudah sempat melakukan pengolahan tanah. Biaya operasional dan pembelian pupuk sebesar Rp 1,5 juta sudah dikeluarkan. Namun sayang, usahanya itu tak membuahkan hasil. Menghadapi kondisi itu, ia pun hanya bisa pasrah. ‘’Perbaikan saluran irigasi sudah ada. Tapi

Pedagang Pasar Senggol Diputuskan Pindah ke Terminal

Bangli (Bali Post)Pemkab Bangli akhirnya memutuskan memindahkan pedagang pasar senggol ke los Terminal Loka Carana. Lokasi terminal dipilih karena kondisinya lebih memungkinkan untuk menampung pedagang dibandingkan di Jalan Blimbing. Sesuai rencana, pemindahan pedagang pasar senggol ditargetkan tuntas pekan ini. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli Nengah Sudibya saat ditemui di selasela pengecekan lokasi los, Kamis (26/5) kemarin mengatakan, awalnya para pedagang senggol yang selama ini berjualan di pinggir jalan dekat Lapangan Kapten Mu-

dita sempat direncanakan dipindah ke jalan Blimbing, selatan Pasar Kidul. Namun karena lokasinya cukup krodit dan ada penolakan dari warga Banjar Pule, pihaknya akhirnya memutuskan untuk memindahkan ke los terminal. ‘’Jadinya di terminal. Kebetulan di sini juga sudah ada bangunan los. Dari segi kondisi sangat memungki nka n. Pedagang tidak harus membawa pulang rombongnya setelah selesai berjualan,’’ terangnya. Sebelum pemindahan dilakukan, pihaknya mengaku akan melakukan koordinasi kembali dengan para pedagang. Di samping itu pihaknya hari ini (27/5)

juga akan melakukan kegiatan gotong royong bersama untuk membersihkan los terminal sehingga siap ditempati. ‘’Setelah dibersihkan, pedagang sudah mulai bisa pindah ke sini. Hari Senin depan kami targetkan sudah tidak ada lagi pedagang yang berjualan di dekat lapangan,’’ jelasnya. Jumlah pedagang pasar senggol yang akan dipindah sekitar 47 orang pedagang. Di terminal, para pedagang akan memanfaatkan dua unit los yang ada. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangli Ngakan Kutha Parwata yang pada kesempatan kemarin ikut melakukan pengecekan lokasi bersama Dis-

perindag Bangli menilai, untuk sementara bangunan los di terminal yang kini akan dipakai sebagai pasar senggol memang lebih representatif dibandingkan di Jalan Blimbing. Pihaknya berharap dalam upaya penataan ini, koordinasi lintas aparat bisa tetap terjalin. ‘’Harapan saya untuk kepentingan daerah, jangan sampai melukai pedagang dan masyarakat,’’ ujarnya. Karena los di terminal kini masih akan dimanfaatkan untuk pasar senggol, pihaknya berharap rencana penghapusan aset los tersebut bisa dilakukan belakangan sambil menunggu perbaikan ruko Pasar Kidul rampung. (kmb40)

air tetap saja kecil,’’ keluhnya. Lanjut Alot, dampak krisis air juga dirasakan petani lainnya di Subak Umanyar yang berada di Selatan Subak Umatai. Tak sedikit yang membiarkan lahannya terbengkalai hingga ditumbuhi semak belukar. Di tengah ketersediaan air yang semakin sulit, sejumlah petani ada yang memberanikan diri untuk menanam padi. Namun apa daya, saat padi akan berbuah, kekeringan melanda. Buntutnya, hasil panen anjlok hingga 80 persen. ‘’Biasanya dapat 20 karung, kini hanya enam karung,’’ tuturnya. Sebelumnya, Klian Subak Umatai Gusti Made Wirya menuturkan,

debit air yang semakin kecil, mengakibatkan belasan petani terpaksa mengembalikan lahan garapan ke pemiliknya. Hal lain yang juga menjadi penyebab yakni biaya operasional yang dikeluarkan semakin meningkat. Di sisi lain, penghasilan petani cenderung mengalami penurunan. Jika permasalahan ini tak kunjung terpecahkan, jumlah petani dipastikan terus berkurang. ‘’Saat dipantau, sejumlah petani mengembalikan garapannya. Itu akibat krisis air dan biaya operasional pertanian yang semakin meningkat. Biasanya sawah 30 are butuh biaya Rp 800 ribu. Kini bisa Rp 1,5 juta. Sementara hasilnya tak seberapa,’’ terang Wirya. (kmb45)


GIANYAR

Jumat Paing, 27 Mei 2016

9

Sosok

Pembentukan Karakter Anak

GURU TK memiliki peran besar dalam pembentukkan karakter anak. Namun dalam mengoptimalkan pembentukkan karakter positif tersebut harus ada sinergitas dengan orang tua, serta lingkungan. “Tidak bisa guru TK bekerja sendiri tanpa dibantu orang tua. Intinya harus ada sinergi. Jadi usai mendapat pendidikan karakter di Taman Kanak-kanak, harus juga ada peran aktif orang tua,” ucap Ketua IGTKI Provinsi Bali Dra. Tjok Istri Mas Minggu Wathini, M.Pd. pada sebuah acara di Bali Post/nik Tampaksiring belum Tjok. Istri Mas lama ini. Dikatakan Minggu Wathini orang tua memiliki peran penting dengan meneruskan apa yang dipelajari anak di sekolah, untuk dijabarkan dengan baik di lingkungan keluarga. “Misalnya di sekolah diajarkan pengucapan salam Om Swastyastu, sampai di rumah ini harus diteruskan agar nyambung,” katanya. Dia menambahkan, untuk membentuk karakter anak sebenarnya sudah bisa dilakukan saat masih dalam kandungan, yakni dengan memperdengarkan musik. “Saat masih di dalam perut, pendidikan karakter anak sudah bisa diberikan seperti dengan musik klasik, karena anak dalam kandungan sudah bisa mendengar,” tandasnya. (nik)

Bali Post/nik

LINMAS - Bimtek anggota Linmas desa/kelurahan bertempat di Balai Pelatihan UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM, Desa Bedulu.

Terkesan Mati Suri

Satuan Linmas Kembali Diberdayakan Gianyar (Bali Post) -

Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang ada di desa/kelurahan selama ini terkesan mati suri. Kondisi ini terjadi karena ada kesenjangan tugas pokok, fungsi dan peranan aktifitas di desa yang dominan telah diambil pacalang. Melihat kondisi ini, Badan Kesbangpollimas berupaya memberdayakan kembali Satuan Linmas. Salah satu langkah awal yakni dengan menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi anggota Linmas desa/kelurahan. Kepala Badan Kesbangpollinmas Kabupaten Gianyar, Dewa Gede Alit Mudiarta, Kamis (26/5) kemarin, menerangkan selama ini Linmas hanya terlihat saat pelaksanaan pemilihan umum, sementara aktifitas di desa lainnya dominan sudah diambil alih pacalang. “Hal ini terjadi karena kesenjangan tugas pokok,

fungsi dan peranan, di mana selama ini hanya terbatas pada pelaksanaan pemilihan umum,” jelasnya. Dikatakan, dari kondisi itu Pemkab Gianyar melalui Badan Kesbangpollinmas berupaya mengambil langkah inovasi mengaktifkan kembali Satuan Linmas guna mendukung keberhasilan pe-

nyelenggaraan pemerintahan di desa. “Satuan Linmas harus kembali diberdayakan dalam menjaga keamanan lingkungan, membantu penanganan bencana, serta ikut terlibat dalam kegiatan yang bersifat lokal maupun Nasional, terutama penyelenggaraan pemilihan umum,” terangnya. Dewa Alit Mudiarta menjelaskan, pemberdayaan Satuan Linmas telah ditetapkan dalam Perbup Nomor 18 Tahun 2014. Perbup ini mengandung nuansa harmonisasi antara pacalang dengan Satuan Linmas di desa/kelurahan. “Dalam salah satu ayat, menyatakan ketika menjadi

anggota satgas Linmas desa/ kelurahan, maka secara tidak langsung menjadi anggota pacalang. Hal itulah yang memberikan harmonisasi antara desa dinas dengan desa pakraman dalam mengambil peran, fungsi, tugas dan tanggung jawab sebagai masyarakat,” imbuhnya. Salah satu langkah awal untuk memberdayakan Satuan Linmas adalah menggelar bimtek bagi anggota Linmas desa/kelurahan. Bimtek mulai digelar kemarin dan berlangsung selama dua hari. Bimtek ini diikuti Satuan Linmas dari seluruh Gianyar. Hari pertama diikuti anggota Satuan Linmas Kecamatan Sukawati, Blahbatuh

Sentra Kerajinan Patung Garuda

Pakudui Dicanangkan sebagai Desa Wisata

Bali Post/nik

RAPAT PLENO - Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra memberikan penjelasan usai rapat pleno KPU, Kamis (26/5) kemarin.

Keputusan Rapat Pleno KPU

Wayan Ekayana Penuhi Syarat PAW

Gianyar (Bali Post) Setelah menggelar rapat pleno verifikasi persyaratan Calon Pengganti Antar Waktu (PAW), anggota DPRD Gianyar periode 2014-2019 dari PDI-P, Kamis (26/5) kemarin KPU Gianyar akhirnya menyatakan I Wayan Ekayana memenuhi syarat menggantikan Ngakan Putu Tirta Pramono. Selanjutnya berita acara pleno akan disampaikan ke Ketua DPRD Gianyar untuk proses berikutnya, termasuk menentukan jadwal pelantikan. Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra menjelaskan, penentuan calon PAW tersebut diambil dari Nomor Urut Daftar Calon, seperti yang termaktub dalam form BB PAW DPRD Gianyar yang disesuaikan dengan Daftar Peringkat Perolehan Suara Sah Calon Anggota DPRD Gianyar/Calon Pengganti Antar Waktu pada Pemilihan Umum Tahun 2014. “Dalam agenda rapat pleno tersebut, KPU melakukan verifikasi terhadap kelengkapan persyaratan calon PAW atas nama Ngakan Putu Tirta Pramono dari daerah pemilihan Gianyar 5 (Payangan-Tegallalang) yang digantikan oleh Wayan Ekayana,” katanya saat ditemui usai rapat pleno. Diungkapkan, setelah dilakukan verifikasi, Wayan Ekayana dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon PAW dari dapil 5. Putusan ini didasarkan pada peringkat suara sah nomor 2 dengan 4.502 calon suara atas nama Ngakan Putu Tirta Pramono harus digantikan peringkat suara sah calon terbanyak berikutnya yakni nomor 4 dengan 4.249 calon suara atas nama I Wayan Ekayana. “Jadi, berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Ekayana memenuhi syarat calon PAW,” tegasnya. Pria yang akrab disapa Gung Putra ini juga menyatakan, dokumen persyaratan PAW sudah terpenuhi seluruhnya dan disetujui oleh peserta rapat pleno. Selanjutnya berita acara pleno bernomor 140/BA/V/2015 tersebut akan disampaikan ke Ketua DPRD Gianyar untuk proses berikutnya, termasuk jadwal agenda pelantikan. Nantinya surat itu akan ditembuskan ke Bupati Gianyar untuk diajukan ke Gubernur Bali. Secara terpisah Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta menyatakan, untuk proses selanjutnya surat dari KPU Gianyar akan diteruskan ke Bupati Gianyar untuk selanjutnya diteruskan ke Gubernur Bali. Selain itu, pihaknya juga akan menggelar rapat Badan Musyawarah (Banmus) untuk menentukan jadwal pelantikan, sembari menunggu surat keputusan gubernur. “Kami akan segera menggelar rapat Banmus terkait agenda pelantikan, sembari menunggu turunnya surat dari gubernur. Kami target awal Juni ini sudah bisa pelantikan,” jelasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Desa Pakraman Pakudui Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kamis (26/5) kemarin dicanangkan sebagai desa wisata dengan nama Desa Wisata Garuda Village Pakudui. Pencanangan ini diharapkan mampu memperkuat jati diri Desa Pakraman Pakudui sebagai sentra pembuat kerajinan patung garuda. Penjabat Perbekel Kedisan I Wayan Darmayasa mengatakan pencanangan Desa Wisata Garuda Village Pakudui oleh Bupati Gianyar yang diwakili Kadisparda tersebut merupakan inisiatif masyarakat setempat. Dijelaskannya, inisiatif itu muncul mengingat hampir 90 persen warga Desa Pakraman Pakudui merupakan perajin patung garuda. “Dengan begitu pendapatan sebagian besar warga berasal dari kegiatan membuat patung,” katanya. Selain perajin patung, warga juga hidup sebagai petani. Mereka biasanya bertani di sela-sela kesibukan membuat patung. Darmayasa memaparkan, kemampuan warga dalam membuat patung garuda didapatkan secara turun-temurun. Sementara Pakudui mulai terkenal sebagai sentra kerajinan patung garuda sekitar 50 tahun lalu. Awalnya kerajinan patung garuda mulai diperkenalkan ke wilayah sekitar dan ke dunia luar oleh seniman I Made Ada. Kemampuan I Made Ada yang kini berusia 75 tahun sudah

diketahui dunia. Bahkan dia sudah beberapa kali menggelar pameran ke luar negeri, termasuk membuat museum. “Museum ini terkait patung garuda. Isinya berbagai hal yang ada hubungannya dengan patung garuda,” imbuhnya. Lebih lanjut Darmayasa mengatakan, guna memperkuat posisi Desa Pakraman Pakudui menjadi sentra kerajinan patung garuda di Bali, maka pencanangan desa wisata ini dinilai sangat strategis oleh masyarakat. Diharapkan melalui hal ini potensi yang bisa digali dari Desa Pakraman Pakudui lebih bisa dimaksimalkan demi pelestarian budaya

dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Kadisparda A.A. Dalem Jagadhita menyampaikan, Pemkab Gianyar akan selalu memberikan dukungan agar masyarakat bisa berdaulat dalam berbagai bidang. Diharapkan masyarakat bisa mengembangkan daerahnya sendiri dan potensi yang ada bisa berguna bagi masyarakat sekitar. “Kami berharap terjadi pemerataan pariwisata di Gianyar dan 30 desa wisata bisa berkembang. Pendampingan dari pemkab akan selalu dilaksanakan agar desa bisa mandiri,” tegasnya. (kmb25)

Bali Post/ist

MUSEUM - Museum Ada Guna di Desa Pakraman Pakudui. Museum ini adalah salah satu potensi pariwisata kawasan setempat.

dan Gianyar. Masing-masing kecamatan mengirim satu peleton atau 31 orang anggota Linmas. Tahap berikutnya dilanjutkan empat kecamatan lainnya. Satuan linmas dalam bimtek mendapat pelatihan pengetahuan keamanan dan ketertiban, serta keterampilan penanggulangan bencana. “Dari bimtek ini kita harap anggota Linmas lebih mengerti akan tugas pokok, fungsi, peran, hak dan kewajiban, serta tanggung jawab anggota Satlinmas desa/kelurahan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya di wilayahnya masing-masing,” tandasnya. (kmb35)

Tolak Reklamasi

Hari Ini Banjar Peninjoan Gelar Deklarasi Gianyar (Bali Post) Tidak hanya desa pakraman, lingkup banjar kini juga mulai mendeklarasikan diri menolak reklamasi Teluk Benoa. Seperti Banjar Peninjoan, Desa Adat Batuan yang akan menggelar acara deklarasi hari ini (27/5). Meski hanya deklarasi tingkat banjar, namun menurut rencana acara tersebut akan diikuti seluruh pemuda dari Desa Batuan, Sukawati serta krama Bali lainnya yang selama ini gencar berjuang menolak reklamasi Teluk Benoa. Ketua STT Widyatmika Komang Adyaksa Putra, Kamis (26/5) kemarin mengatakan, menurut jadwal deklarasi tolak reklamasi Teluk Benoa akan dilaksanakan sore ini. “Masyarakat akan berkumpul dulu di Lapangan Sutasoma. Setelah itu berjalan kaki ke arah utara menuju Bale Banjar Peninjoan,” ucapnya. Dikatakan, di depan Bale Banjar Peninjoan akan dilakukan pemasangan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa oleh STT Widyatmika Banjar Peninjoan. Selanjutnya dibarengi dengan deklarasi. “Seluruh STT dari Desa Adat Batuan dan Sukawati, ditambah para pemuda yang selama ini gencar berjuang pasti besok (hari ini-red) turun untuk berpartisipasi,” ungkapnya. Disinggung pernyatan sikap dari Desa Adat Batuan, Adyaksa mengatakan saat ini sudah ada enam dari delapan banjar yang menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa. “Kalau Desa Adat Batuan belum, di sinilah kami mengawali. Mudah-mudahan nanti diikuti oleh banjar yang lain, termasuk desa adat,” jelasnya. Ditegaskannya, semangat perjuangan ini dilakukan hanya untuk untuk menjaga Bali. Ia juga sangat berharap presiden mau mencabut Perpres Nomor 51 Tahun 2014, sehingga rencana pengurukkan laut skala besar itu dapat dibatalkan. “Ini perjuangan menjaga Bali dengan tidak membiarkan upaya pengrusakan alam serta Tri Hita Karana di Bali,” tandasnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Jumat Paing, 27 Mei 2016

Terumbu Karang Rusak

UPT KKP Nusa Penida Intensifkan Patroli Semarapura (Bali Post) – Terumbu karang di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida amat melimpah, sehingga menjadi titik favorit untuk melaksanakan snorkeling dan kegiatan olahraga laut lainnya. Di sisi lain, terumbu karang di kawasan setempat mulai mengalami kerusakan akibat faktor alam dan wisatawan yang beraktivitas di sekitarnya. Untuk mencegah semakin parahnya kerusakan terumbu karang, UPT KKP Nusa Penida makin rutin melaksanakan patroli dan memberikan sosialisasi kepada pelaku pariwisata agar mengedepankan keselamatan kekayaan laut tersebut. Hasil pantauan Kamis (26/5) kemarin, di wilayah perairan Nusa Penida tepatnya 100 meter dari hutan mangrove, Desa Jungutbatu, terlihat banyak wisatawan melakukan snorkeling. Jarak antara permukaan air dan tempat terumbu karang di wilayah ini hanya setengah meter. Kondisi ini membuat pengunjung dengan mudah menyentuh terumbu karang yang ada di dasar laut. Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang tidak sengaja menginjak terumbu karang hingga mengalami patah di sejumlah bagian. Kondisi itu, menurut Kepala UPT KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan, menyebabkan sejumlah terumbu karang memutih, rusak, dan akhirnya mati. ‘’Inilah salah satu faktor penyebab rusaknya terumbu karang, tidak hanya di Nusa Penida, namun di seluruh dunia,’’ katanya. Kerusakan juga terjadi akibat aktivitas manusia di sekitar terumbu karang baik yang ilegal seperti memancing di zona inti hingga kegiatan di bawah air seperti diving dan seawalker. Berbagai upaya telah dilakukan KKP

untuk mencegah kerusakan batu karang, salah satunya dengan mengintensifkan pelaksanaan patroli. Tahun 2016 pihaknya mendapatkan jatah patroli tiga kali dalam setahun. Luas Melihat kondisi KKP yang luasnya 20.057 hektar, minimal harus dilakukan patroli dua kali sebulan. Untuk mengakalinya, UPT KKP Nusa Penida bekerja sama dengan Coral Triangle Center (CTC) dalam melaksanakan patroli. “Kami mengadakan patroli rutin dan sidak bila ada laporan pelanggaran,” tutur Karyawan. UPT KKP Nusa Penida juga melakukan sosialisasi kepada pelaku pariwisata agar memerhatikan wisatawan yang melaksanakan kegiatan di sekitar terumbu karang. Jangan sampai kehadiran wisatawan yang amat tinggi di KKP Nusa Penida mengganggu perkembangan terumbu karang. Terkait terjadinya pemutihan karang yang terjadi di sejumlah titik terumbu karang, pihaknya mengalami kesulitan mengatasinya mengingat diduga disebabkan oleh pemanasan air laut. “Kami baru mendata terumbu karang yang mengalami pemutihan. Ini terjadi secara global. Belum ada tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegahnya,” ungkapnya. (dwa)

Ranperda IMTA Menggantung

Disosnakertrans Tak Bisa Pungut Retribusi Semarapura (Bali Post) – Meski telah rampung dibahas di DPRD Klungkung pada 2015 lalu, nasib rancangan perda (ranperda) retribusi perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) masih menggantung. Pasalnya, ranperda yang berada di tangan Kementerian Ketenagakerjaan RI tersebut belum ada kabarnya alias menggantung. Kondisi itu membuat rencana pemungutan retribusi tenaga asing tahun 2016 ini gagal dilaksanakan. Bila nasib ranperda tersebut tidak jelas hingga akhir 2016, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Klungkung tidak bisa memasang anggaran untuk melaksanakan kegiatan retribusi IMTA. ‘’Ranperda IMTA masih ada di pusat dan tidak jelas hingga kapan berada di sana. Kami tidak mengetahui penyebab lamanya proses penyelesaian,” jelas Kepala Disosnakertrans Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana, Kamis (26/5) kemarin, seraya mengaku telah berkoordinasi dengan Bagian Hukum Pemkab Klungkung terkait nasib Ranperda IMTA. Tanpa adanya Ranperda IMTA, pihaknya tidak memiliki dasar dalam melaksanakan pemungutan retribusi tenaga asing. Selain itu, kegiatan pemungutan retribusi tidak bisa dianggarkan pada APBD induk 2016 ini. Meski begitu, Disosnakertrans masih dapat menganggarkan untuk kegiatan pendataan tenaga asing pada anggaran perubahan 2016. Sesuai data yang dimiliki Disosnakertrans, sebanyak 58 tenaga asing bekerja di Klungkung. Mereka banyak ditemui di wilayah Desa Lembongan dan Desa Jungutbatu, Nusa Penida. Meski telah mengetahui keberadaan tenaga asingi, pihaknya belum memiliki kewenangan untuk menarik retribusi dari perpanjangan IMTA yang dilaksanakan tiap tahun. Retribusi dari perpanjangan IMTA dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Klungkung. Selain itu, dengan diberikannya Klungkung mengurus perpanjangan IMTA, dapat mengontrol keberadaan tenaga asing di wilayahnya. Pendapatan dari retribusi IMTA dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas SDM lokal agar tidak kalah bersaing dengan tenaga asing. (dwa)

PATROLI - UPT KKP Nusa Penida melakukan patroli untuk mencegah kerusakan terumbu karang.

Diterjang Gelombang, Satu Hektar Padi Rusak

Semarapura (Bali Post) – Makin luas saja wilayah pesisir Kabupaten Klungkung yang diterjang gelombang besar. Setelah sebelumnya merusak puluhan jukung dan menghantam boat milik nelayan di Pantai Pesinggahan, gelombang pasang juga menerjang lahan persawahan milik petani di Subak Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan. Akibatnya, sekitar satu hektar lahan padi milik petani yang siap panen rusak. Wayan Suardana, salah seorang petani di Dusun Lepang, menyatakan gelombang tinggi di Pantai Lepang sudah terjadi sejak seminggu dan yang paling besar Selasa (24/5) lalu. Gelombong setinggi lima meter naik sampai ke jalan, menerjang dan merendam lahan persawahan yang berada dekat dengan bibir pantai. “Saat itu air laut naik sampai 150 meter ke jalan dan merusak tanaman padi,” katanya, Kamis (26/5) kemarin. Kejadian tersebut menyebabkan petani

gagal panen dan mengalami kerugian sekitar Rp 200 ribu per are. Soalnya, tanaman padi yang siap dipanen rebah dan rusak. Belum lagi lahan pertanian dipenuhi sampah kiriman. “Bisa dilihat, bulir padinya sudah kosong akibat terendam air laut,” ujarnya. Gelombang pasang juga membuat tembok warung makan lawar Kasiku yang berada di dekat pantai jebol dan tertimbun pasir. Pemilik warung dan tiga karyawannya harus lari tunggang langgang ketika gelombang pasang datang. “Saat itu air laut sampai naik ke jalan. Kami sampai lari karena takut ikut terseret gelombang,” ungkap Ketut Sari, pemilik warung. Sari mengaku hanya bisa pasrah. Dia akan tetap membuka warung di tepi pantai karena warung tersebut merupakan satu-satunya sumber penghasilannya. ‘’Saya masih ketakutan. Untungnya saat gelombang terjadi belum ada pembeli yang datang,” jelasnya. (kmb)

kLUNGKUNG (0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida

(0366) 23180 (0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Bali Post/kmb

STOK BERAS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek stok beras lokal di salah satu KUD, Kamis (26/5) kemarin.

Masyarakat Diminta Beli Beras Lokal

Semarapura (Bali Post) – Harga beras naik di Kabupaten Klungkung dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan harga kebutuhan pokok ini mendapat perhatian Bupati I Nyoman Suwirta dengan turun mengecek stok beras lokal yang ada di sejumlah Koperasi Unit Desa (KUD). Tiga KUD di Klungkung, yakni KUD Jaya Werdhi Takmung, Banjarangkan, KUD Panca Satya Dawan, dan KUD Artha Wiguna Gelgel menjalin kerja sama dengan Pemkab Klungkung untuk mendistribusikan beras kepada PNS. Di KUD Jaya Werdi Takmung, bupati melihat stok beras lokal masih aman dan memiliki gabah kering 37 ton. KUD ini mendistribusikan beras lokal 13,763 ton setiap bulan. Suwirta berharap pengurus KUD membeli gabah dan mendukung gerakan atau program yang berguna bagi para petani. Orang nomor satu di Kabupaten Klungkung juga minta masyarakatnya membeli beras yang dihasilkan petani setempat untuk meningkatkan kesejahteraan para petani melalui program penguatan ketahanan pangan. “KUD merupakan badan usaha berbadan hukum yang selama ini langsung dinaungi Dinas Koperasi, jadi bisa diatur. KUD adalah badan usaha yang mementingkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Sementara itu, harga beras lokal yang dibeli dari petani untuk PNS di Pemkab Klungkung turun Rp 200 per kg. Sebelumnya PNS membeli beras lokal Rp 9.800 per kilogram, namun sejak Jumat (20/5) lalu, turun menjadi Rp 9.600 per kg Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) I Wayan Durma membenarkan hal itu. Penurunan harga beras untuk PNS sudah sesuai kesepakatan bersama dan harga pasar. Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Klungkung I Gede Kusumajaya menambahkan, harga tersebut mengacu dari hasil survei tim di lapangan. Program membeli beras lokal merupakan terobosan Pemkab Klungkung yang diluncurkan April 2016. Beras yang diberikan kepada PNS jenis medium (standar). Sebelum didistribusikan ke PNS, gabah petani dibeli oleh KUD yang menjalin kerja sama dengan pemkab. Pembayaran kepada KUD dilakukan melalui rekening masing-masing KUD. PNS wajib membeli beras tersebut 10 kilogram sebulan. (kmb)

Telepon Penting Polres Klungkung

Bali Post/dwa

Bali Post/kmb

RUSAK - Lahan pertanian di Subak Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, rusak akibat diterjang gelombang tinggi, Kamis (26/5) kemarin.


BULELENG

Jumat Paing, 27 Mei 2016

Tangani Kerusakan Hutan, Dua Desa Bersihkan Tanaman Nonkayu

SOSOK

Putu Mangku Budiasa Perjuangkan Polhut PERHATIAN pemerintah terhadap Polisi Hutan (Polhut) belakangan ini masih minim. Khususnya di Buleleng, sebaran personel Polhut tidak sebanding dengan areal hutan yang harus diawasi. Selain itu, dukungan sarana dan prasarana operasionalnya juga kurang. Karena itu, tak heran Polhut pun harus berjibaku mengawasi aksi pengerusakan kawasan hutan. Politisi PDI-P Putu Mangku Budiasa mengaku prihatin melihat Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) kondisinya seperti itu. Mantan Perbekel Desa Selat, Sukasada ini tercengang mengetahui ribuan hektar areal hutan negara di Buleleng hanya diawasi dua orang personel. Dia juga kaget setelah mengetahui sarana operasional yang digunakan Polhut itu adalah sebuah mobil dinas sudah tua. PDI Perjuangan mengusulkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali lebih serius memperhatikan institusi Polhut di Buleleng. Pemprov harus mengambil langkah cepat menambah anggota Polhut baru. Penambahan ini tidak mesti dilakukan sekaligus, tetapi bisa bertahap disesuaikan dengan kondisi keuangan pemerintah. Dengan cara itu, bendahara DPC PDI Perjuangan Buleleng ini optimis tugas-tugas pengawasan hutan bisa dilakukan lebih optimal. “Jangan salahkan kalau Polhut belakangan ini kewalahan melaksanakan tugasnya. Personil mereka terbatas. Satu-satunya cara ya … mau tidak mau menambah anggota Polhut baru, sehingga jumlahnya memadai dan pengawasan bisa lebih baik,” imbuhnya. (mud)

Singaraja (Bali Post) – Desa Sepang dan Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu sepakat merehabilitasi kerusakan hutan negara di wilayah dua desa terebut. Warga bersama Polisi Hutan (Polhut) dan instansi terkait secara bertahap membersihkan tanaman nonkayu yang belakangan marak ditanam di dalam di kawasan hutan itu secara liar. Tanaman seperti kopi, kakao itu nantinya akan dipotong, dan kemudian ditanam berbagai jenis kayu. Keptusan ini terungkap saat pertemuan dua desa, Kamis (26/5) kemarin menyikapi maraknya aksi pencurian kayu dan perambahan liar di kawasan hutan Bali Barat di Desa Sepang, Busungbiu. Pertemuan ini menghadirkan Ketua Komisi II DPRD Putu Mangku Budiasa bersama anggotanya, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Barat Ir. Nyoman Serakat, M.Si., Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Bali Ir. I Made Natia, Perbekel Desa Sepang Agung Mahardika, Perbekel Desa Sepang Kelod Gede Witra, dan sejumlah tokoh masyarakat dari kedua desa. Pertemuan ini digagas Camat Busungbiu Made Sudama Diana Kepala KPH Bali Barat Nyoman Serakat mengatakan, aksi pencurian kayu hutan terutama yang berbatasan dengan Desa

Sepang dan Sepang Kelod, memang belakangan ini masih terjadi. Penguasaan oleh oknum masyarakat yang menanam tanaman non kayu di kawasan hutan ini juga belum bisa distop. Bahkan dia mengakui kalau dari tanaman nonkayu, seperti kopi dan kakao (cokelat-red) telah berproduksi lumayan. Dari pengawasan yang dilakukan selama ini, petugas kesulitan menemukan dan memproses pelanggaran yang dilakukan oknum warga tersebut. Hal ini bertambah parah dengan sulitnya barang bukti (BB-red) yang ditemukan di lokasi, sehingga pelaku sulit ditindak. Saat petugas melakukan patroli, tidak ditemukan oknum warga di dalam hutan. Sebaliknya petugas hanya menemukan tanaman kopi atau kakao yang tumbuh subur. Tokoh masyarakat Putu Setiawan mengatakan, penguasaan

Bali Post/kmb38

PERTEMUAN BERSAMA - Pihak Kecamatan Busungbiu melakukan pertemuan bersama Desa Sepang dan Desa Sepang Kelod, menyikapi aksi perambahan hutan di dua desa tersebut, Kamis (26/5) pagi kemarin. hutan dengan menanam tanaman non kayu itu seperti dibiarkan saja. Alasannya karena pengawasan sangat lemah. Situasi ini mulai bertambah parah dengan semakin luasnya areal hutan ditanami kopi dan juga kakao. Hasilnya cukup menggiurkan. Petugas penjaga hutan diminta tegas menerapkan aturan, sehingga ada efek jera dan pelanggaran dapat dihindari. Ketua Komisi II DPRD Putu

Gede Komang, M.Si., mengatakan pemerintah pusat membantu disabilitas dengan tambahan dana UEP kepada 46 KK senilai Rp 5 Juta per KK. Anggaran itu disalurkan melalui rekening. Penguatan tim pendampingan penanganan disabilitas dilakukan dari awal program berjalan. “Kami sekarang lakukan penguatan terhadap tim yang sudah pernah dilatih sejak 2015, lalu menata kelola organisasi

penyandang disabilitas tuna rungu, wicara dan rungu wicara. Bantuan penyandang disabilitas diperoleh dari APBN dan APBD Buleleng,” ujarnya, Kamis (26/5) kemarin, di gedung Dekopinda Kota Singaraja. Tercatat di Desa Bengkala ini, penyandang disabilitas tuna runggu dan tuna wicara ada 56 orang. Mayoritas usia mereka tergolong produktif. “Mereka diberi ketrampilan membuat ingke lidi dan setiap

Di Sangalangit Cacat fisik dialami Ketut Sudarma (12) bersama kakaknya Kadek Ardika (15). Keduanya merupakan anak dari Nyoman Katon, warga Dusun Wanasari Desa Sangalangit, Gerokgak. Karena kesulitan dan hidup serba kekurangan, mereka tidak mampu meniti pendidikan seperti anak-anak seumurannya. Sehari-hari berdiam diri di rumah akibat kelumpuhan dialami sejak kecil dengan kepala, gigi dan tubuh tidak bisa berkembang normal. Fisik Sudarma sangat kecil. Bahkan terpaksa dipapah untuk sekadar pergi ke halaman rumah. Tulang dan kulit Sudarma hampir menyatu membuat dia tidak bisa berdiri atau berjalan normal. Dia memilih merebahkan diri tanpa mampu beraktivitas. Kondisi cacat fisik juga dialami kakaknya I Kadek Ardika (15), dia lebih beruntung karena bisa duduk di kursi roda dan belajar berjalan perlahan menggunakan tongkat ketiak. “Kami berencana akhir minggu ini melakukan kunjungan melibatkan Sekaa Demen Buleleng Sosial Comunnity (BSC) dan Komunitas Taman Hati (KTH),” ujar kordinator Sekaa Demen BSC Eka Tirtayana, dikonfirmasi Bali Post, Kamis (26/5) kemarin. Kepala Dinas Sosial Drs. Gede Komang, M.Si. mengklarifikasi postingan di media sosial mengenai kondisi Ketut Sudarma-Kadek Ardika. Pemerintah diakui sudah menggelontorkan dana bantuan bulanan kepada keduanya. “Mereka sudah dibantu pemerintah sejak tahun 2010, melalui bantuan Asistensi Sosial Dengan Kecacatan dari Kementrian Sosial RI dan juga menerima BLT setiap bulan Rp 300 ribu,” ujar Gede Komang. (kmb34)

Bali Post/kmb34

Disiapkan Anggaran Rp 3,5 Miliar Singaraja (Bali Post) – Kesulitan air bersih dialami warga Dusun Kembang Sari, Desa Pangkung Paruk, Seririt. Pemkab Buleleng memberi respon positif. Tahun 2017 mendatang akan dibangun ulang jaringan pipa air bersih dari sumber air hingga ke rumah penduduk. Untuk pembangunan jaringan pipa air dialokasikan Rp 3,5 miliar. Menunggu realisasi proyek itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng ditugaskan memasok air tangki ke wilayah ini secara rutin. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) I Ketut Suparta Wijaya, Kamis (26/5) kemarin mengatakan, sejak keluhan warga muncul di media masa pihaknya bersama BPBD dan PDAM melakukan survei ke Desa Pangkung Paruk. Pasokan air bersih di desa ini sebetulnya bersumber dari sumber air di wilayah Yeh Selem dan kawasan hutan lindung Pondok Batu. Dari kedua sumber air ini, jaringan pipa dibuat kemudian air ditampung ke bak penampungan. Dibuat keran umum di pinggir jalan sesuai standar pelayanan air minum. Manejemen pengelolaan oleh kelompok masyarakat yang masih sederhana. “Kami sudah cek ke lapangan dan persoalan yang kita temukan

hari mampu menghasilkan uang. Kalau ternak diperlihara mereka bisa menghasilkan uang setiap enam bulan atau setahun sekali. Ada 46 orang penerima, termasuk produktif,” ucapnya. Perbekel Desa Bengkala I Made Arpana menaruh apresiasi kepada pemerintah pusat dan kabupaten atas dukungan diberikan. Bantuan berdampak positif untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. (kmb34)

SEMANGAT - Warga kolok di Desa Bengkala Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, semangat bekerja bersama tim pendampingan.

Krisis Air Barsih di Pangkung Paruk adalah pengelolaan tidak bagus. Pemasangan pipa tidak memenuhi standar pelayanan air minum. Akibatnya warga sendiri-sendiri memasang pipa. Hal ini membuat air lebih banyak terbuang karena keran dibiarkan terbuka, sehingga wilayah lain tidak mendapat air,” katanya. Sekretaris Dinas PU menambahkan, debit air di Yeh Selem tercatat sekitar 3,1 liter per detik. Debit sebesar ini dimanfatkan warga Dusun Kembang Sari dan Dusun Lebah Sari. Debit air yang kecil dan ditambah pipa yang tidak terpasang dengan baik membuat air bersih tidak lancar. Ada satu sumber air di kawasan hutan lindung di wilayah Pondok Batu. Debit-

nya jauh lebih besar, mencapai 10 liter per detik. Sumber air ini sebenarnya mencukupi untuk kebutuhan lebih banyak lagi warga, namun karena jaringan pipa yang tidak bagus, sehingga distribusinya menjadi tidak merata. Suparta Wijaya menambahkan, Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) sudah menginstruksikan agar persoalan krisis air bersih di daerah ini ditangani dengan membangun ulang jaringan pipa dari kedua sumber air hingga ke rumah penduduk. Saat ini dokumen Detail Enjenering Desain (DED) sudah disiapkan. Dan tahun 2017 sarana air bersih dipastikan dibangun dengan anggaran Rp 3,5 miliar. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KESULITAN AIR - Warga di Dusun Kembang Sari, Desa Pangkung Paruk, Seririt kesulitan air bersih sejak musim kemarau tiba.

Mangku Budiasa, mengatakan kesepakatan membersihkan tanaman nonkayu itu akan dilanjutkan rehabilitasi hutan. Hal itu merupakan langkah positif memperbaiki kondisi hutan dari aksi pelaku illegal loging dan juga aksi perambah menanam kopi atau kakao. Untuk mengoptimalkan proses rehabilitasi, Budiasa mengusulkan agar pemerintah provinsi (Pemprov) Bali bisa membagi kewenangan dengan

pemkab, walaupun regulasi yang terbaru menyebut kalau pengelolaan hutan ini kewenangan provinsi. Selain itu, pihaknya juga mengusulkan bagaimana hutan di Sepang dan Sepang Kelod ini bisa diusulkan mendapat izin Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD). Langkah ini diyakini akan bisa menghentikan aksi pencurian kayu atau perambahan hutan untuk dijadikan kebun kopi atau kakao. (kmb38)

Diselamatkan

Dibantu, 46 KK Disabilitas

Singaraja (Bali Post) Pemerintah pusat memberi bantuan penyandang disabilitas rungu, wicara, dan rungu wicara. Bantuan itu melalui penguatan tim pendampingan di Desa Bengkala, Kubutambahan. Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 46 Kepala Keluarga (KK) yang tergolong produktif itu menunjang kemandirian perekonomian masyarakat. Kadinsos Buleleng Drs.

11

Penyelundupan 29 Ekor Penyu Hijau Singaraja (Bali Post) Nyaris 29 ekor penyu hijau yang mulai langka di Bali diselundupkan. Beruntung aparat bergerak cepat, sehingga berhasil menyelamatkan aksi penjualan illegal melalui jalur perairan laut. Aparat Sat Pol Air Polres dan juga Polsek Tejakula mengamankan penyu itu berkat laporan warga dari seputaran perairan pesisir Desa Tejakula. Kemudian diatensi dengan cepat. Nyaris tiga puluh penyu hijau yang sudah dalam kondisi terikat tali rabik. Penyu itu ditemukan warga, Rabu (25/5) lalu sekitar pukul 24.00 Wita. Mereka kemudian melaporkan kepada aparat kepolisian, Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Polisi sebelumnya berupaya melakukan penggerebekan terhadap pelaku penyelundupan penyu, tetapi mereka tidak berada di tempat. Mereka lebih dulu melarikan diri melalui jalur laut. “Semua tangan dan kaki penyu dalam kondisi terikat tali ketika ditemukan. Sudah sempat kami lakukan penyisiran, tetapi mereka gagal ditemukan,” ujar Kapolsek Tejakula, AKP I Putu Mangku Yasa, S.H., Kamis kemarin. Temuan puluhan penyu itu merupakan pelajaran aparat agar lebih memperketat sidak sekaligus pengamanan di pesisir laut utara ini. “Penyelundupan itu digagalkan karena pelaku keburu ketahuan dan petugas kepolisian cepat turun ke TKP. Petugas hanya sempat melihat perahu boat melaju kencang ke tengah laut,” imbuhnya. Kanit Patroli Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres

Bali Post/kmb34

PENYU HIJAU DISELAMATKAN - Sebanyak 29 ekor penyu hijau diamankan polisi dari aksi penyelundupan illegal. Puluhan penyu dari lapangan Polres langsung dibawa ke Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut di Kecamatan Gerokgak, Kamis (26/5) kemarin. Ipda Dewa Nyoman Sadnyana. mengatakan temuan penyu hijau diperkirakan selundupan dari wilayah Pulau Sapeken menuju Buleleng. Beruntung kesigapan tim Sat Polair Polres dibantu anggota Polsek Tejakula berhasil mengagalkan aksi penyelundupan secara illegal. Populasi penyu belakangan mulai menurun, sehingga pemerintah memperketat aturan melalui UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati melindungi penyu hijau dari kelangkaan. Sadnyana menambahkan,

para penyelundup itu dikatakan sudah mengetahui kedatangan anggota polisi, sehingga lebih dulu kabur di tengah gelap malam melalui jalur laut. Polisi berusaha mencari pelaku, tetapi mereka melarikan diri lebih cepat. Wilayah perairan Tejakula sering diintai polisi sebagai wilayah strategis pengiriman hasil laut illegal. Penyu itu kemudian dibawa ke habitat penyu di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut di Dusun Gondol, Desa Penyabangan, Gerokgak, menggunakan truk untuk menghindari kepunahan. (kmb34)


JEMBRANA

12

Terkait Gaji Tak Dibayar

SOSOK Potensi Pasar Desa

DESA Ekasari yang lokasinya di Kecamatan Melaya memiliki potensi wisata yang cukup diminati. Desa yang berbatasan dengan hutan ini kini berpenduduk 5.175 jiwa. Kendati jauh dari jalan raya, namun perekonomian di desa yang terdapat Bendungan Palasari ini cukup dinamis. Selain permukiman yang tertata dan kehidupan masyarakat yang harmonis, juga terdapat potensi pasar desa. “Sudah menjadi harapan kami memiliki pasar desa. Di sini ada potensi. Ada sejumlah kios, warung dan pedagang pasar pagi,” terang Kepala Desa Ekasari Gede Puja. Kades yang sebelumnya menjabat klian ini mengatakan para pedagang tak hanya berjualan siang hari, tapi juga malam. Namun, kondisi pasar ini belum tertata. Sebab, bangunan pasar sudah tua. Ke depan diharapkan ada perbaikan pasar ini. Jika sudah tertata, maka akan semakin memperkuat eksistensi pasar desa. Desa Ekasari pernah mewakili Bali dalam lomba desa tingkat nasional. Dengan sejumlah potensi yang sudah ada, di antaranya pembangunan desa yang berkelanjutan dan kerukunan antar-umat beragama, desa ini berhasil masuk 10 besar tahun 2014 lalu. Desa yang sebelumnya kering, kini terlihat asri dan permukimannya tertata rapi. (olo)

Bali Post/olo

RAZIA – Razia yang digelar di Jalan Sudirman (sekitar Civic Center) menjaring puluhan pegawai Pemkab yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Gelar Operasi Patuh, Puluhan Pegawai Pemkab Ditilang

Negara (Bali Post) Operasi Patuh Agung 2016 yang digelar di jalan Sudirman, Kamis (26/5) pagi kemarin menjaring puluhan pelanggaran. Para pelanggar tersebut kebanyakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Puluhan pegawai Pemkab Jembrana, baik PNS maupun tenaga kontrak ditindak dengan sanksi tilang. Operasi gabungan yang melibatkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) ini sengaja dimulai pada pagi hari saat para pegawai masuk kerja. Selain pengendara sepeda motor, mobil dan truk yang melintas di jalan nasional itu juga diperiksa. Selama dua jam operasi, ratusan kendaraan yang melintas diperiksa. Ratusan pegawai yang hendak masuk kantor tak luput dari pemeriksaan. Sejumlah pegawai nampak kaget mengetahui adanya operasi gabungan tersebut. Bahkan, banyak yang mengaku lupa membawa surat-surat seperti SIM, STNK. Dari data yang dihimpun Satlantas Polres Jembrana, polisi mendapati 66 pelanggaran. Para pe-

Jumat Paing, 27 Mei 2016

langgar itu dikenai sanski tilang. Di antaranya, 42 pelanggaran SIM, 13 pelanggaran STNK, serta satu truk yang menyalahi peruntukan. Truk tersebut digunakan untuk mengangkut orang. “Selain itu, ada dua pelanggaran TNKB yang tidak terbaca (pelat nomor tak terbaca) dan helm tak standar SNI,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Gede Sumadra Kertiawan seizin Kapolres Jembrana. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor sebanyak 13 unit. Satu di antaranya motor operasional (pelat merah) Honda Karisma DK 2389 C. Sumadra menambahkan pelaksanaan operasi ini menyasar pelanggaran lalu lintas. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi dan mentaati peraturan berlalu lintas. Juga menjadi pelopor dalam ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, selama 11 hari pelaksanaan operasi Patuh Agung 2016 di Jembrana, ada 550 pelanggaran dan 15 unit kendaraan roda dua diamankan sebagai barang bukti. (kmb26)

Komisi B Datangi Perusahaan, Pertanyakan Nasib Para Karyawan Negara (Bali Post) – Kisruh terkait gaji karyawan belum dibayar pihak perusahaan PT CIPL di Pekutatan terus berlanjut. Selain karyawan setempat yang terus menuntut haknya, kini giliran Komisi B DPRD Jembrana mendatangi perusahaan sekaligus melakukan sidak, Kamis (26/5) kemarin. Dipimpin Ketua Komisi B I Nyoman S. Kusumayasa, mereka mempertanyakan nasib para karyawan yang bekerja di perkebunan tersebut. Ia mengatakan, sejak awal adanya kerja sama terkait perkebunan karet ini, pihak DPRD Jembrana sudah berulangkali mempertanyakan hal itu. Kendati perkebunan ada di wilayah Jembrana, tetapi tidak pernah memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah. Justru yang muncul permasalahan, seperti ketika karyawan yang notabene masyarakat Jembrana tidak diberikan haknya. “Kemarin puncaknya. Kami sudah sering mendengar kalau gaji karyawan dibayar terlambat dan tidak sesuai UMK maupun UMP,” ujar Kusumayasa. Mestinya, kata pria yang akrab dipanggil Suheng ini perusahaan memperhatikan nasib para karyawan. Sebab, sepengatahuannya bahwa perusahaan tersebut cukup besar. Selama ini perusahaan juga tidak memberikan kontribusi kepada pemkab. Padahal, di dalam areal perkebunan terdapat aset milik pemerintah daerah seperti jalan. Jalan itu setiap hari dipergunakan lalu lalang kendaraan untuk kepentingan perkebunan.

Anggota Dewan lainnya, I Ketut Suastika juga mempertanyakan apa dasarnya perusahaan mengaku rugi. Seharusnya ada audit dan menyampaikan hasilnya kepada para karyawan. Hal itu dilakukan supaya karyawan tidak dikorbankan begitu saja tanpa ada komunikasi. Salah satu karyawan yang sudah bekerja sejak 1983, Ketut Sudarma asal Manistutu membeberkan keluhan karyawan lainnya. Selain keterlambatan gaji, sejak dikelola PT CIPL, kesejahteraan karyawan justru semakin menurun. “Dulu kami dapat beras, lalu diuangkan Rp 8.000. Sekarang harga beras sudah Rp 9.000. Kami sudah puluhan tahun kerja di sini. Mana janji perusahaan saat merangkul kami dulu,” sergahnya. Selain itu, pihak manajemen juga tidak pernah mau menemui atau mengumpulkan karyawan selama hampir 10 tahun. “Bagaimana ada semangat kerja kalau selama 33 tahun gaji selalu di bawah UMK?,” keluhnya. Sudarma juga mempertanyakan sistem

Bali Post/olo

DATANGI CIPL – Komisi B DPRD Jembrana mendatangi Kantor CIPL di Pekutatan. Mereka mempertanyakan permasalahan perkebunan dan nasib para karyawan. penggajian yang menurutnya kurang transparan. Ada pegawai lain yang baru dan lebih muda, gajinya lebih tinggi. Sementara itu, Adm. PT CIPL Pekutatan Selamet Sugiyono memaparkan bahwa perusahaan saat ini sedang mengalami masalah keuangan. Bahkan hasil produksi di perkebunan pekutatan ini pada bulan lalu mengalami kerugian. Dari jumlah produksi sekitar 6 ton menghasilkan Rp 100 juta, tetapi biaya produksi mencapai Rp 200 juta. Selaku karyawan juga, pihaknya sudah menyampaikan keluhan

Jelang Puasa, Disperindagkop Sidak Sembilan Pasar

Negara (Bali Post) Guna mengetahui stok sembako menjelang bulan puasa dan Idul Fitri, pihak Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Jembrana melakukan sidak di sembilan pasar, Kamis (26/5) kemarin. Dalam sidak tersebut petugas mendapati beberapa komoditi sembako mengalami peningkatan harga. Sebaliknya ada juga komoditi yang harganya turun. Beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga yakni telur. Sejak seminggu lalu, harga telur mengalami kenaikan Rp 100 per butir. Sebelumnya, harga telur Rp 1.100, kini menjadi Rp 1.200 per butir. Sedangkan, untuk minyak goreng, harganya turun Rp 100 per liter. Seminggu lalu, Rp 11.200.

Tetapi, kini menjadi Rp 11.100 per liter. Kemudian, harga tepung terigu masih normal yakni Rp 7.500. Sementara itu, harga beras naik Rp 100 per kilogram, dari Rp 9.000 menjadi Rp 9.100 per kilogram. Harga bawang merah turun dari Rp 36.000 menjadi Rp 32.000 per kg. Bawang putih harganya tetap yakni Rp 30.000 ribu per kg. Komoditi lainnya yakni harga cabai merah besar dan kecil menjelang bulan puasa masih normal yakni Rp 20.000 sampai Rp 23.000 per kg. Para pedagang sembako di pasar umum Negara mengaku kenaikan harga paling mencolok terjadi pada gula pasir, dari Rp 14.000 menjadi Rp 16.000 per kg. Made Suwindra, salah satu pedagang sembako mengaku memang ada ke-

Bali Post/kmb

SIDAK - Pihak Disperindagkop Jembrana ketika melakukan sidak pasar.

naikan harga pada beberapa komoditi seperti gula pasir. “Hanya gula pasir saja yang harganya melonjak,” jelasnya. Sementara, salah seorang pembeli, Putu Kana mengaku keberatan dengan kenaikan harga tersebut. Dia berharap semua komoditi harganya bisa normal kembali. Selain harga sembako, harga daging ayam dan sapi menjelang puasa dan Idul Fitri juga mengalami peningkatan. Harga daging sapi, Kamis (26/5) mencapai Rp 120.000 per kg. Sejak seminggu ini harganya meningkat Rp 25.000. Sedangkan, harga daging ayam melonjak Rp 4.000 per kilogram, dari Rp 28.000 per kg menjadi Rp 32.000 per kg. Kadis Perindagkop Made Sudantra mengatakan meski harga sembako dan daging menjelang puasa dan Idul Fitri mengalami peningkatan, namun pihaknya menjamin stok sembako masih aman. Pihaknya akan terus memantau stok dan harga sembako guna mengantisipasi aksi pedagang nakal yang kerap menaikkan harga sembarangan. (kmb)

karyawan ke atasan. Selama ini perkebunan juga menerapkan sistem jam kerja hanya 5 jam sehari. Selama satu tahun terakhir ini, memang mengalami keterlambatan gaji karena masalah itu. Perusahaan justru berharap dengan hadirnya DPRD ini bisa memberikan solusi. Paling tidak menyampaikan permasalahan ke Provinsi. Dewan meminta sejumlah dokumen termasuk MoU, baik dengan karyawan maupun perusahaan daerah. Dewan juga akan menyampaikan permasalahan ini ke provinsi.

Sekadar diketahui, perkebunan ini sudah ada saat penjajahan Belanda. Sebelum perusahaan perkebunan ini melakukan kontrak di lahan Perusda Bali selama 20 tahun, seluruh lahan merupakan perkebunan kelapa. Namun sejak diambil alih tahun 2007 lalu, seluruh tanaman kelapa dibabat dan digantikan dengan karet. Diperkirakan pada tahun 2016 ini sudah merasakan hasil produksi karet. Namun, selama hampir 10 tahun kontrak, justru perusahaan menyatakan mengalami permasalahan. (kmb26)

Tinggi, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Polres dan Pemkab Bentuk Satgas

Negara (Bali Post) Banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak–anak di Jembrana mengundang keprihatinan berbagai pihak. Selama setahun, ada 74 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Guna mencegah serta meminimalisir kasus tersebut, Polres dan Pemkab Jembrana mendeklarasikan untuk membentuk satgas pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Apel deklarasi pun telah digelar di halaman Mapolres Jembrana diikuti muspida, TNI/Polri, PNS, dharma wanita dan para SD hingga SMA. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo mengatakan satgas ini akan disebar hingga ke desa/kelurahan. Nantinya, bersama aparat desa akan melakukan pencegahan dan melaksanakan penjangkauan terhadap perempuan dan anak yang mengalami permasalahan. Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha

mengaku sangat mendukung dibentuknya satgas ini. Tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini disebabkan berbagai faktor. Di antaranya, kurangnya pengawasan, pendampingan orangtua, faktor lingkungan, ekonomi dan kurangnya pembelajaran norma dan etika. Bupati Artha meminta seluruh pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi wanita, PKK melalui dasa wisma guru dan orangtua agar meningkatkan peran dan partisipasinya. Dalam hal ini, membantu pendampingan terhadap putra–putrinya melalui pendidikan secara internal dalam keluarga dan kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami tindakan kekerasan. Selain itu, ia juga menegaskan peran Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) agar dioptimalkan. (kmb26)


Jumat Paing, 27 Mei 2016

Menipu, Sarjana Teknik Diancam Empat Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – Terdakwa Prama Dinda Fianda Restu (30), diadili pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Kamis (26/5) kemarin. Sarjana Teknik yang beralamat di Surabaya ini didakwa menipu dua saksi korban dalam kasus pengadaan mesin pendingin ruangan atau air condisioner (AC) untuk Bandara Ngurah Rai Bali. Dia terancam pidana penjara empat tahun. Atas surat dakwaan JPU Putu Gede Juliarsana pada sidang kemarin, terdakwa menyatakan tidak menyampaikan bantahan. Dia menyatakan maju sendiri. Majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih juga menyatakan majelis tak perlu memberikan pendampingan penasihat hukum, karena ancamannya hanya empat tahun penjara. Jaksa Juliarsana mendakwa pada 20 Maret tahun lalu, terdakwa menemui saksi korban Gede Pande untuk bekerja sama dalam pengadaan mesin AC untuk Bandara Ngurah Rai. Pande diajak membantu permodalan Rp 50 juta dengan janji setelah enam bulan modal dan keuntungan bakal diberikan kepada korban. Senin (20/4) tahun 2015, korban Pande menyerahkan uang Rp 50 juta di rumah saksi Ketut Putra di Banjar Antiga Kaler, Karangasem. Terdakwa tak hanya mengajak kerja sama saksi korban Pande, namun juga menemui saksi korban lainnya, Nyoman Sumerta. Saksi diajak kerja sama serupa dan dijanjikan setelah enam bulan modal pokok dan keuntungannya bakal diberikan. Saat ditemui, Sumerta tak langsung menyerahkan uang. Saksi beralasan uangnya belum cair. Akhirnya Sumerta menyerahkan uang tahap pertama Rp 86 juta. Dengan alasan kekurangan modal Rp 60 juta, saksi Pande memberikan uang kepada terdakwa. Sumerta juga memberikan modal kepada terdakwa sampai total ratusan juta. Namun sampai jatuh tempo enam bulan, saksi korban meminta uang modal dan keuntungan seperti yang dijanjikan terdakwa. Namun terdakwa mengatakan belum memiliki uang. Akibat kejadian itu, saksi korban Pande menderita kerugian Rp 50 juta dan Sumerta menderita kerugian Rp 186 juta. “Perbuatan terdakwa diancam sesuai Pasal 378 KUHP jo Pasal 65 KUHP,” ujar Jaksa Juliarsana. (013)

Terkait Kasus DB

Bali Tak Perlu Tetapkan KLB Amlapura (Bali Post)Tingginya kasus demam berdarah tahun ini ditanggapi serius Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya. Meski kasusnya tinggi, katanya, Bali belum perlu menetapkan status kejadian luar biasa (KLB). Sebab, syarat KLB sebagaimana Pemenkes 1501 Tahun 2010 tidak terpenuhi. Menurut Suarjaya, penetapan KLB setidaknya harus memenuhi beberapa indikator. Seperti jumlah kasus dalam periode tertentu, kasus tahun ini dibandingkan tahun lalu, hingga jumlah korban dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, yang benar-benar dipertimbangkan Dinas Kesehatan Provinsi Bali adalah dampaknya terhadap keberlangsungan pariwisata Bali, jika statusnya ditetapkan jadi KLB. “Kalau dibandingkan tahun lalu, memang jumlah korban tahun ini meningkat. Tapi tak perlu ditetapkan KLB,” kata Suarjaya, belum lama ini. Dia memaparkan, ada tujuh kriteria KLB dalam Permenkes 1501 Tahun 2010. Antara lain, timbulnya suatu penyakit menular tertentu yang sebelumnya tidak ada atau tidak dikenal pada suatu daerah. Peningkatan kejadian kesakitan terus-menerus selama 3 (tiga) kurun waktu dalam jam, hari atau minggu berturut-turut menurut jenis penyakitnya. Peningkatan kejadian kesakitan dua kali atau lebih dibandingkan dengan periode sebelumnya dalam kurun waktu jam, hari atau minggu menurut jenis penyakitnya. Jumlah penderita baru dalam periode waktu satu bulan menunjukkan kenaikan dua kali atau lebih dibandingkan dengan angka rata-rata jumlah per bulan dalam tahun sebelumnya. Rata-rata jumlah kejadian kesakitan per bulan selama satu tahun menunjukkan kenaikan dua kali atau lebih dibandingkan dengan rata-rata jumlah kejadian kesakitan per bulan pada tahun sebelumnya. Selain itu, angka kematian kasus suatu penyakit (case fatality rate) dalam satu kurun waktu tertentu menunjukkan kenaikan 50 persen atau lebih dibandingkan dengan angka kematian kasus suatu penyakit periode sebelumnya, dalam kurun waktu yang sama. Angka proporsi penyakit (proportional rate) penderita baru pada satu periode menunjukkan kenaikan dua kali atau lebih dibanding satu periode sebelumnya dalam kurun waktu yang sama. Sayangnya Suarjaya belum bisa memberikan data riil angka kasus demam berdarah terakhir. Laporan yang masuk ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali, demam berdarah terparah terjadi di Kabupaten Gianyar, menyusul Kabupaten Buleleng, Badung, Tabanan, Karangasem, Jembrana, Denpasar dan Bangli. “Sementara tetap lakukan PSN di setiap kabupaten. Intensitasnya harus ditingkatkan. Gubernur Bali sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kabupaten/kota agar menggerakkan semua masyarakat melakukan PSN serentak setiap Sabtu dan Minggu berturut-turut,” tegasnya. Namun, surat edaran tersebut tidak banyak ditindaklanjuti oleh kabupaten. Dari pengamatan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, di Kabupaten Gianyar ternyata 50 persen rumah mayoritas korban demam berdarah di sana, penuh dengan jentik-jentik nyamuk. Itu artinya, kurangnya kesadaran masyarakat setempat melakukan gerakan PSN. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem I Gusti Made Tirtayana juga sependapat tak perlu ditetapkan status KLB. Terlebih dirinya mengklaim kasus demam berdarah, khususnya di Karangasem sudah menurun memasuki periode akhir Mei ini. “Di rumah sakit dan puskesmas saya cek terakhir sudah ada beberapa kamar yang kosong. Berarti jumlah penderita demam berdarah sudah menurun,” katanya. (kmb31)

KARANGASEM

13

Cegah Peredaran Narkoba

Digeledah, Penumpang ’’Boat’’ Padangbai-Gili Trawangan Amlapura (Bali Post) -

Peredaran gelap narkoba antarpulau kini menjadi sorotan Polres Karangasem. Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) dikerahkan untuk melakukan patroli ke tengah laut, Kamis (26/5) kemarin. Bahkan untuk memastikan barang haram itu tidak masuk ke Karangasem, petugas Sat Polair menggeledah setiap boat berikut barang bawaan penumpang yang mayoritas wisatawan asing tersebut. Patroli gabungan ini juga melibatkan Sat Narkoba Polres Karangasem dan Polisi Bidang Satwa Polda Bali dengan mengerahkan dua anjing pelacak. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama, mengatakan patroli gabungan ini dipusatkan di kawasan laut Padangbai yang menjadi pelintasan penyeberangan boat dari Gili Trawangan, Lombok menuju Padangbai, Karangasem. “Kami cegat dan geledah di tengah laut. Dengan begitu tidak ada peluang untuk menghilangkan barang bukti,” kata Wartama. Setiap boat yang melintas langsung dipaksa berhenti. Setelah boat Polair merapat, petugas gabungan yang terdiri dari sekitar 15 orang langsung menggeledah isi di dalam boat, termasuk barang bawaan penumpang. Sebagian penumpang yang mayoritas adalah turis asing, cukup kaget dengan upaya polisi mencegah peredaran narkoba antarpulau ini. Mereka juga nampak tak bisa berkutik dan membiarkan petugas menggeledah tas mereka

satu per satu. Setidaknya ada tiga boat yang menjadi sasaran petugas gabungan ini, yakni Blue Water Fast Boat, Gili-Gili Fast Boat dan Ganggari Fast Boat. Danpal Patroli Sat Polair Gede Nuada menambahkan, selain menyasar narkoba, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap berbagai kelengkapan dokumen resmi boat, seperti Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang dikeluarkan pihak Syahbandar, fast boat kapal, passanger list penumpang dan crue list. Dari ketiga boat yang digeledah dan diperiksa kelengkapan dokumennya, belum ditemukan adanya barang bukti. Demikian juga dokumen penyeberangannya juga dinyatakan lengkap. Proses penggeledahan setiap boat dilakukan dengan cepat dan sangat hati-hati agar tidak mengganggu ke-

Bali Post/kmb31

PENGGELEDAHAN - Petugas Sat Polair Polres Karangasem, Sat Narkoba dan Polisi Bidang Satwa saat melakukan pengeledahan barang-barang penumpang Blue Water Fast Boat, Kamis (26/5) kemarin. nyamanan turis asing. Tidak lebih dari 15 menit, petugas memastikan setiap boat tidak terlibat dalam peredaran gelap narkoba antarpulau. “Hari ini kami sudah geledah tiga boat di tengah laut yang akan merapat ke Pelabuhan Padangbai. Hasilnya belum ditemukan adanya sasaran kami, berupa narkoba. Patroli ini dilakukan rutin untuk

mencegah penyelundupan dari laut,” tegasnya. Wartama memastikan patroli ke tengah laut akan terus dilakukan dengan sasaran berbeda-beda. Belakangan, setelah Sat Polair Polres Karangasem rajin turun melakukan patroli ke tengah laut, berbagai aktivitas masyarakat yang merusak laut mulai tiarap. Seperti pencurian ikan dengan

menggunakan bom ikan, kapal besar maupun penyelundupan berbagai satwa dilindungi, seperti penyu. Penyelundupan penyu ini sudah berhasil dicegah sebanyak lima kali dalam setahun terakhir. Ini memperlihatkan patroli laut memberikan dampak cukup besar terhadap keamanan wilayah perairan di Karangasem. (kmb31)

Dewan Minta Pimpinan PDAM Secepatnya Diisi Amlapura (Bali Post) – Ketua Komisi III DPRD Karangasem Gusti Agung Dwi Putra meminta Bupati Karangasem secepatnya mengisi jabatan pimpinan PDAM Karangasem. Hal itu dinilai urgen, agar PDAM tidak mengalami kekosongan pimpinan dalam waktu lama. Dengan begitu PDAM bisa berkosentrasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para pelanggan yang akhir-akhir ini banyak mengeluhkan distribusi air PDAM sering ngadat, alias kecratkecrit. Dihubungi, Kamis (26/5) kemarin, Dwi Putra mengatakan distribusi air PDAM belakangan ini sering ngadat, bahkan mati total. Dia mencontohkan di lingkungan Galiran Kaler,

dua hari lalu air PDAM mati. Sempat hidup beberapa jam dan kemarin pagi aliran air mengecil dan siang harinya sudah mati. “Saya sebagai anggota Dewan terus ditelepon masyarakat dan tetangga karena tidak ada aliran air PDAM,” paparnya. Lantaran terus menerus ditelepon, kata Dwi Putra, dirinya wajib menyalurkan aspirasi masyarakat yang krisis air tersebut. Selanjutnya dia menelepon Kabag Ekonomi Setda Karangasem Nyoman Sutrisna. Saat itu disampaikan pasokan air ke Galiran ngadat karena ada pengurasan kolam Tirtagangga oleh pemilik kolam taman wisata itu. Sementara saat pengisian kolam, memerlukan air yang banyak dan

jangka waktu cukup lama sampai beberapa jam. Otomatis mata air di kaki Bukit Tirtagangga itu lebih dahulu dimanfaatkan untuk mengisi kolam oleh pihak pengelola kolam Tirtagangga. Menurut Dwi Putra, kekosongan pimpinan PDAM ini paling tidak untuk sementara dijabat seorang pelaksana tugas (Plt) atau pelaksana harian (Plh) sesuai ketentuan yang berlaku. Solusi itu bisa ditempuh selama menunggu proses hukum Direktur PDAM Karangasem Baktiyasa di Pengadilan Tipikor yang saat ini berstatus tersangka kasus dugaan gratifikasi. “Saya pikir perlu ditunjuk seorang Plt. Siapa tahu nanti Pak Baktiyasa terbukti tidak bersalah dan dibebaskan, tentu dia bisa

menjabat kembali,” katanya. Menurut Dwi Putra, nantinya Direktur PDAM dan pimpinan badan pengelola untuk objek wisata yang selama ini ada kerja sama dengan Pemkab Karangasem hendaknya ditentukan secara transparan. Bila perlu Direktur PDAM diangkat setelah melalui proses seleksi yang ketat, termasuk melalui uji kelayakan dan kepatutan. Dengan seleksi ketat ini, diharapkan tidak mengulang kasus sebelumnya, di mana Direktur PDAM sampai dijerat masalah hukum. ”Sudah banyak contoh, seperti di Pemkab Klungkung, jabatan BUMD berdasarkan lelang jabatan. Saya kira itu bagus dan layak ditiru. Jabatan penting seperti di BUMD

jangan karena kepentingan politik,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengatakan pihaknya bakal membahas soal pengisian Direktur PDAM tersebut. Namun kapan dan siapa pengisi jabatan Direktur PDAM itu, Bupati Mas belum menyampaikannya. Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur PDAM Karangasem Gede T. Baktiyasa menjadi tersangka dan ditahan penyidik Kejari Amlapura sejak, Jumat (20/5) lalu. Dia disangkakan menerima suap atau pemerasan dalam pengangkatan empat karyawan PDAM dari semula statusnya pegawai kontrak menjadi karyawan tetap PDAM. (013)

Kadisdikpora Tepis Isu Pungli Kenaikan Pangkat Guru Amlapura (Bali Post) Banyaknya guru yang gagal naik pangkat tahun ini memunculkan berbagai isu tidak sedap di kalangan guru. Di balik kegagalan itu, beredar isu lantaran para guru tersebut menolak pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum pejabat di Disdikpora Karangasem. Angka dugaan pungli itu cukup besar, mencapai Rp 8 juta per guru. Namun, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karangasem I Gede Ariyasa menepis adanya pungli tersebut. Ditemui di ruangannya, Kamis (26/5) kemarin, Gede Ariyasa menegaskan, proses kenaikan pangkat tidak dipungut biaya apapun dari Disdikpora Karangasem. Dalam proses kenaikan pangkat guru, hanya ada sejumlah persyaratan dokumen yang harus dipenuhi. Salah satunya guru yang bersangkutan harus membuat karya ilmiah. Hasil karya ilmiah inilah yang selanjutnya

Bali Post/kmb31

I Gede Ariyasa

harus diseminarkan. Seorang guru harus memiliki setidaknya empat karya ilmiah yang harus diseminarkan, dengan syarat peserta mininal sebanyak 30

orang dari tiga sekolah. Untuk kenaikan pangkat, ada dua kelompok tim penilai. Pertama, adalah tim penilai daftar usul penepatan angka kredit guru. Kedua, tim penilai karya ilmiah. Dari kedua penilaian tersebut, karya ilmiah guru wajib memenuhi nilai 12. Ariyasa memastikan tidak ada istilah pungli dalam proses kenaikan pangkat guru. Apalagi penentuan kenaikan pangkat kini sudah ada di kabupaten, beda dengan sebelumnya yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Banyaknya guru yang gagal naik pangkat diduga karena karya tulis ilmiah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai syarat administrasi tak memenuhi syarat. Oleh karena itu, Ariyasa meminta para guru tidak khawatir soal adanya isu harus ada setoran hingga Rp 8 juta setiap guru. “Kenaikan pangkat sekarang tidak sesulit

sebelumnya, mengingat kewenangan kenaikan pangkat ada di kabupaten. Tidak mungkin ada pungli,” tegasnya. Setelah menjadi kewenangan kabupaten, proses kenaikan pangkat para guru sekarang dikatakan jauh lebih mudah. Bahkan Disdikpora menyatakan siap membantu para guru yang akan naik pangkat. Salah satunya dalam penyelenggaraan seminar memakai biaya dari APBD yang telah dianggarkan. Ia meminta para guru yang belum berhasil agar bersikap tenang dan mempersiapkan diri lagi guna mencoba peruntungan tahun depan. Guru harus mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk menghadapi para penguji karya ilmiah. Mereka terdiri dari 11 orang dari kalangan guru dan pengawas senior yang tergabung dalam Forum Ilmiah Guru (FIG).

Tahun ini sebanyak 361 guru dari jenjang SD, SMP dan SMA/SMK dari 1.201 guru dinyatakan gagal memperoleh kenaikan pangkat. Para guru yang gagal naik pangkat didominasi dari golongan III/b ke III/c dan dari golongan III/c ke III/d. Data di Disdikpora Karangasem memperlihatkan yang lulus murni tercatat sebanyak 840 guru, lulus tapi masih perbaikan 173 guru dan tidak lulus atau tidak bisa perbaikan sebanyak 188 guru. Sehingga total yang gagal sebanyak 361 guru. Para guru yang gagal ini tersebar di delapan kecamatan. Tercatat paling banyak di Kecamatan Karangasem sebanyak 92 guru, disusul Manggis 66 guru, Bebandem 63 guru, Kubu 39 guru, Abang 35 guru, Sidemen 33 guru, Selat 19 guru dan Kecamatan Rendang 14 guru. (kmb31)


TABANAN

14 Pendanaan PKB Dibantu Masyarakat Tabanan (Bali Post) – Pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) Tabanan 2016 dianggarkan Rp 1,4 miliar lebih. Angka ini jauh dari yang dibutuhkan. Untuk memenuhi kekurangannya, masyarakat Kabupaten Tabanan bahumembahu mencari tambahan baik dengan menyumbang maupun mengadakan bazar atau menjual kupon. Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tabanan Wayan Adnyana, tahuntahun sebelumnya kebutuhan dana yang ideal untuk pelaksanaan PKB Rp 2 miliar lebih. Contohnya untuk dana kerja sama sekaa kesenian gong kebyar dewasa, dana yang diberikan Rp 210 juta, namun kenyataannya yang dikeluarkan Rp 300 juta. ‘’Dana tersebut untuk persiapan sampai pementasan selama empat bulan,’’ ujarnya, Rabu (25/5). Kekurangan dana ditutupi oleh masyarakat lewat sumbangan atau melakukan penggalian dana. Jika tidak ada dukungan dari masyarakat Tabanan tentu tujuan PKB untuk mempertahankan dan menggali potensi budaya tidak tercapai dan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, dari 25 kategori kesenian yang ditetapkan provinsi, Tabanan hanya bisa memenuhi 20. Kepala Bidang Kesenian dan Perfilman I Wayan Muder menambahkan, kategori yang tidak bisa diikuti Tabanan adalah kesenian berkembang seperti musik kontemporer, tarian kontemporer, dan film dokumenter. Jumlah kesenian yang ditampilkan pada PKB tahun ini lebih banyak daripada 2015 yang berjumlah 17 kategori. Ia memuji tingginya kesadaran masyarakat Tabanan dalam melestarikan budaya dan menggali potensi yang ada. Hal ini terbukti dari tetap berjalannya PKB meski mendapat dana terbatas dari pemerintah. ‘’Satu penari saja mendapatkan honor Rp 800 ribu untuk empat bulan atau sama dengan Rp 200 ribu per bulan. Tidak seberapa jumlahnya tetapi mereka tetap semangat,’’ jelasnya. Peserta PKB bukanlah sekaa yang sama, tetapi digilir per kecamatan. ‘’Misalnya, untuk sekaa gong kebyar dewasa, tahun lalu diwakili Baturiti, sedangkan tahun ini ditunjuk Selemadeg,’’ paparnya. Meski begitu, Muder tetap yakin seniman Tabanan mampu menampilkan yang terbaik bahkan bisa menjadi juara pada kesenian yang dilombakan. (kmb24)

Kader Posyandu Harus Efektif

Tabanan (Bali Post) – Sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat diharapkan terlaksana secara efektif dan efisien. Hal ini tentu membutuhkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader terutama kader posyandu yang merupakan ujung tombak dalam layanan kesehatan berbasis masyarakat. Untuk itu, 320 orang kader posyandu yang tersebar di Kabupaten Tabanan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD) di Gedung Maria, Rabu (25/5). Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, krisis multidimensi yang menimpa bangsa saat ini memberikan dampak negatif terhadap fungsi dan kinerja posyandu yang akhirnya menurunnya status gizi dan kesehatan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 411.3/1116/SJ tanggal 13 Juni 2001 tentang revitalisasi posyandu. “Revitalisasi adalah upaya untuk meningkatkan fungsi dan kinerja posyandu. Salah satu strategi pemerintah untuk mencapai tujuan revitalisasi tersebut melalui bimtek bagi kader posyandu,” jelasnya. Sanjaya juga mengungkapkan keprihatinan atas maraknya kasus demam berdarah yang terjadi di Kabupaten Tabanan saat ini. Ia meminta semua pihak melakukan pencegahan sedini mungkin serta menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih. “Pencegahan dimulai dari yang terkecil, yakni diri sendiri. Tidak harus menunggu dan mengandalkan fogging, tapi perhatikan gaya hidup bersih dan sehat,” paparnya. Wabup berharap penyelenggaraan bimtek dapat meningkatkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan dedikasi para kader posyandu, serta bisa menaikkan kualitas dan kuantitas pelayanan. Sementara itu, Kepala BPMD I Gusti Ngurah Supanji dalam laporannya menyatakan, tujuan diselenggarakan bimtek adalah untuk mensosialisasikan kedudukan dan peran fungsi posyandu dalam pelayanan dasar kesehatan. Salah satu yang menjadi fokus pada bimtek kali ini adalah pembekalan mengenai administrasi. Saat lomba kader posyandu tahun lalu, kelemahan ditemukan dalam hal administrasi. ‘’Administrasi memang terlihat sederhana, namun penting diperhatikan. Kami harap dengan belajar dari kekurangan itu, tahun 2017 nanti bisa mendapat hasil yang lebih baik,” ucap Supanji. (kmb24)

Telepon Penting

tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049 Puskesmas Kerambitan I 0361-8943982 Puskesmas Kerambitan II 0361-814027 Puskesmas Selemadeg 0361-8943636 Puskesmas Selbar 0361-815181 Puskesmas Pupuan I 0362-71233 Puskesmas Pupuan II 08113856736

Jumat Paing, 27 Mei 2016

odgj Pulang dari Bangli, Kamarnya ”Dibedah”

TEROBOSAN Dinas Sosial Kabupaten Tabanan untuk memulihkan mental orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) usai mendapatkan perawatan di RSJ Bangli lewat program bedah kamar akhirnya terealisasi tahun ini. Sepuluh unit kamar ODGJ mendapatkan program ini dengan anggaran Rp 10 juta. Salah satunya Ida Bagus Midarsa (56) alias Beton, warga Banjar Dukuh, Desa Nyambu, Kediri. Kegiatan bedah kamar dilaksanakan Kamis (26/5) kemarin, dikomandoi Kadisos Tabanan Gede Nyoman Gunawan dan diapresiasi Ketua K3S Tabanan Nyonya Rai Sanjaya. Midarsa hidup sebatang kara sejak orangtuanya meninggal. Lelaki paruh baya ini tinggal di rumah kecil yang masih merupakan karang adat. Untuk kebutuhan makan dan minum, ia dibantu saudaranya yang tinggal berdekatan dengan rumah yang dihuninya sekarang. Kepala Dinas Banjar Dukuh Gusti Made Suriana, tidak tahu persis sejak kapan Midarsa mengalami gangguan jiwa. Pasalnya, jika dilihat secara kasat mata, ia layaknya orang yang sehat dan nyambung diajak berkomunikasi. “Cuma saat kambuh kadang jalan sendiri, bahkan pernah sampai di By-pass Nyanyi,” katanya. Hal senada dikatakan Gusti Ayu Made Padmi (44), kerabat Midarsa. Kaur Kesra di kantor Desa Nyambu ini mengakui pengobatan Midarsa putus karena pasien tidak mau diajak berobat ke puskesmas. Sebelumnya ada petugas dari RSJ Bangli, tetapi sekarang tidak lagi. Terkait pengobatan Midarsa, Kepala Puskesmas Kediri II Kabakaba, drg. Made Puja Ariana akan mengintensifkan kunjungan ke rumahnya. Dua minggu sekali kondisinya akan diperiksa. “Pasien ini awalnya rutin ke puskesmas, tapi belakangan tidak lagi karena gangguan penglihatan. Ia juga enggan diajak berobat,’’ ujarnya. Kadisos Tabanan Nyoman Gede Gunawan didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial Driana Rika Rona mengatakan, kondisi tempat tinggal Midarsana memprihatinkan bahkan hampir tidak terlihat karena dipenuhi semak belukar. Bahkan, MCK dilakukan di kamarnya. Rika Rona menambahkan, Disos menargetkan tidak ada lagi pasung bagi ODGJ pada 2017 mendatang. Saat ini dua pasien masih dipasung di Desa Tibu Biu dan di Desa Luwus. Pihaknya sudah berulang kali melakukan pendekatan, namun keluarganya tidak mengizinkan membawa ke RSJ Bangli. (bit)

Bali Post/bit

BERSIHKAN - Kadisos dan Camat Kediri berbaur bersama staf membersihkan rumah Ida Bagus Midarsa di Banjar Dukuh, Nyambu, Kediri.

Naredradiningrat Diaben

Lomba Desa Harus Digelar

Prosesinya Disederhanakan

Tabanan (Bali Post) – Korban meninggal demam berdarah (DB), Anak Agung Ngurah Jaya Narendradiningrat (7) asal Kediri, Tabanan, diaben Kamis (26/5) kemarin. Pihak keluarga tampak tegar mengantarkan siswa SD Immaculata ini ke tempat peristirahatan terakhirnya. Ayah Narendra, A.A. Ngurah Manik, berharap kematian anaknya menjadi pelajaran bagi pihak terkait terutama BRSUD Tabanan agar lebih hati-hati lagi menangani pasien anak-anak. ‘’Semoga tidak akan ada korban lagi. Cukup anak saya saja,’’ ujarnya. Ia terus memantau pemberitaan mengenai anaknya di media. Dari sana dirinya tahu bahwa demam berdarah pada anak-anak lebih sulit diprediksi. ‘’Saya harap jangan melihat fisiknya yang sehat. Lakukan cek darah untuk memastikan apakah anak-anak terserang DB atau tidak,’’ katanya. Manik menambahkan, apabila ada layanan kesehatan yang tidak ditanggung BPJS seharusnya diinformasikan ke pihak keluarga. Misalnya jika cek lab tidak ditanggung setiap hari atau ada persyaratannya, mohon diinformasikan. Jadi, keluarga bisa menempuh cara lain misalkan lewat jalur umum atau membayar sendiri. Seperti diketahui, Anak Agung Ngurah Jaya Narendradiningrat meninggal karena demam berdarah pada Minggu (22/5) dini hari setelah sempat dirawat di ICU BRSUD Tabanan selama beberapa jam karena kondisinya menurun dan mengalami shock. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) -

Wacana penghapusan lomba desa oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, mendapat tanggapan dari sejumlah kalangan. Di Tabanan, ide tersebut ditolak oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Gusti Ngurah Supanji dengan alasan lomba selama ini digunakan acuan untuk melihat perkembangan potensi sekaligus bahan evaluasi sejauh mana program desa dilakukan. Lomba desa harus tetap digelar, hanya prosesinya disederhanakan. Mantan Camat Marga itu mengatakan, wacana penghapusan lomba desa sudah ada sejak era reformasi. Alasannya, desa yang ditunjuk harus mengeluarkan anggaran yang cukup tinggi yang memberatkan masyarakat. “Harus dilihat dulu mana yang memberatkan dan mana manfaatnya. Saya pikir lomba desa justru penting sebagai bahan evaluasi tata pemerintahan desa,” ujarnya, beberapa hari lalu. Supanji sependapat selama ini ada kecenderungan pelaksanaan lomba desa selalu diisi dengan kegiatan seremonial yang berlebihan. Mulai dari memasang penjor, PKK dengan seragam yang sama, mendatangkan sekaa gong, hingga menggelar santap siang dengan gaya prasmanan bagi tim penilai. “Seremonial yang wah inilah yang memberatkan karena setelah lomba justru banyak utang. Manfaat lomba desa pun akhirnya terlupakan,”

jelasnya. Seremonial lomba desa pernah hilang, tetapi belakangan kembali seremonial berlebihan. Bahkan, desa yang bisa menampilkan seremonial besar-besaran acap kali menjadi juara. “Ini tentu menjadi patokan desa lain jika ingin menjadi juara. Inilah yang keliru dan harus dievaluasi,” tegasnya. Suami dari Camat Tabanan itu menyarankan agar ke depan tim penilai kabupaten, provinsi atau nasional lebih konsisten. Jika perlu desa yang menampilkan seremonial berlebihan dikurangi nilainya. Esensi lomba desa mesti dilihat dari data. Hal yang harus meningkat harus meningkat, dan yang menurun harus menurun. Contohnya kematian bayi dan kriminal, presentase penduduk melek huruf, dan masyarakat memiliki jamban. Dalam lomba desa seharusnya

Bali Post/kmb28

Gusti Ngurah Supanji tiga indikator yang menjadi acuan nilai yang diutamakan, yakni bidang/ aspek pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan. “Kalau tidak ada lomba, apa yang saya pakai target untuk membuat para kepala desa jengah membangun wilayahnya,” kilahnya. Apalagi sekarang pelaksanaan lomba desa telah mengacu pada Permendagri 81/2015 tentang evaluasi pengembangan desa dan kelurahan. Permen ini baru diterimanya dua bulan lalu. Pemenang lomba desa tidak diberikan uang tunai melainkan program pengembangan. (kmb28)

Bali Post/kmb24

PROSESI - Prosesi pengabenan Anak Agung Ngurah Jaya Narendradiningrat, Kamis (26/5) kemarin.

Warung Global

Benahi Moral Penegak Hukum

PENEGAK hukum melanggar hukum membuat malu rakyat. Adanya kasus hakim tertangkap tangan menerima suap berarti aparat penegak hukum melanggar hukum itu sendiri. Jadi, kepada siapa lagi rakyat percaya. Hukum mestinya tidak pandang bulu. Meskipun aparat hukum harus dihukum berat. Fera di Tabanan menyampaikan ini mengomentari topik ‘’Bermasalah, Lembaga Penegakan Hukum di Indonesia’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Kamis (26/5) kemarin.

Febri di Denpasar melihat ada tiga faktor yang menyebabkan aparat penegak hukum sering terlibat dalam korupsi atau perbuatan melanggar hukum lainnya di antaranya moral yang buruk, penghasilan, dan payung hukum yang lemah. Jika hal ini

tidak dibenahi, moral aparat tidak akan berubah. Bila perlu sanksinya hukuman mati. Pendapat di atas dibantah oleh Nonok di Tabanan. Ia tidak sependapat alasan kesejahteraan kurang yang membuat oknum penegak hukum men-

erima suap. Tidak jaminan, ada hakim yang sudah kaya juga menerima suap. Lembaga hukum di Indonesia bermasalah, menurut Becik di Tuban, indikasinya sudah banyak. Padahal hakim sebagai benteng terakhir penegakan hukum di negeri ini, sehingga rakyat tidak mempercayai lagi. Penegakan hukum harus objektif. Sanksinya harus lebih berat dari rakyat biasa karena aparat sudah paham betul soal hukum. Ayu di Petang dan Wayan Agus di Nusa Dua menilai justru karena aparat sudah paham hukum akhirnya mudah melanggar. Sebab, mereka tahu celah-celah yang bisa dilanggar

dan bisa menyelamatkan diri. Mereka yang membuat, mereka sendiri yang melanggarnya. Gelar yang disandang para penegak hukum dipertanyakan oleh Gung Raka di Gianyar dan Arya di Denpasar. Apakah sudah benar atau belum dalam artian dulu membeli atau bagaimana, sebab sekarang sedang tren gelar sarjana bisa didapat dengan mudah. Jadi, inilah akibatnya. Saat memutuskan sidang mudah disuap. Rekrutmen hakim dan penegak hukum lainnya patut diawasi. Harta sebelum dan sesudah menjabat juga perlu dicek dan dicurigai. Yang bermasalah, versi Gusti Sumardayasa di Denpasar,

adalan oknumnya, lembaganya sudah benar. Jadi, oknum yang harus diperbaiki. Ia setuju cara memperoleh kekayaann itu yang harus ditelusuri. Menurut Ketut Dawi di Badung, sejak KPK ada, kasus-kasus korupsi di negeri ini banyak terbongkar. Termasuk korupsi di dalam tubuh lembaga penegakan hukum. Ia berharap hukumannya lebih berat. Teken di Sesetan menyampaikan, jika sudah ada hasrat atau keinginan, semua bisa dilakukan tanpa mengenal apakah seorang penegak hukum. Ugi di Kediri menambahkan, kalau sedang tidak beruntung atau apes pasti kena kasus juga. (sikha)


14 15

Jumat Paing, 27 Mei 2016 Jadwal Pertandingan Internasional Jumat (27/5) malam Slovakia vs Georgia Sabtu (28/5) dini hari Rep. Ceko vs Malta Kroasia vs Moldova Inggris vs Australia Irlandia Utara vs Belarus Rep. Irlandia vs Belanda Sabtu (28/5) pagi Argentina vs Honduras Uruguay vs T’dad & Tobago Chile vs Jamaika Sabtu (28/5) malam Swiss vs Belgia Meksiko vs Paraguay Liga Champions FINAL Minggu (29/5) dini hari Real Madrid vs Atletico Madrid

Bali Post/ap

PROMOSI - Polisi Italia mengawal trofi Liga Champions dalam acara promosi di kota Milan, Italia, Kamis (26/5). Final Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid vs Atletico Madrid digelar di Stadion San Siro, Milan, Minggu mendatang.

Goetze Tak Masuk Tim Inti Bayern Munich Berlin Gelandang Bayern Munich Mario Goetze dipastikan tidak mendapat tempat di tim inti klub juara Liga Jerman itu pada musim 2016/2017. Pada saat bersamaan sang pemain justru tidak ingin pindah klub. Pemain internasional Jerman yang mencetak gol penentu kemenangan pada final Piala Dunia 2014, gagal merebut tempat di tim inti sejak pindah dari klub rival Borussia Dortmund pada 2013. Ia kerap dikait-kaitkan dengan peluang kepindahan ke Liverpool. Pemain 23 tahun itu berkata pada awal musim lalu bahwa ia ingin bermain lebih sering di Bayern. Ia menegaskan pada awal pekan ini bahwa dirinya ingin menyelesaikan kontraknya yang baru akan habis pada 2017 dan tidak sabar untuk menjalani musim depan di bawah pelatih baru Carlo Ancelotti, yang menggantikan Pep Guardiola. Tetapi Bayern lebih dahulu menegaskan bahwa Goetze harus lapang dada bila terus bertahan di Allianz Arena. Ia dipastikan akan duduk di bangku cadangan musim depan. “Saya telah berbicara dengan dia (Mario) dan Ancelotti. Mario tahu pikiran-pikiran Bayern,” kata Ketua Bayern Karl-Heinz Rummenigge kepada majalah Kicker, Kamis (26/5) kemarin. “Semuanya sudah jelas dan dipaparkan dengan serius kepada Mario.” “Dia tahu apa yang dipikirkan klub dan tahu apa yang dipikirkan sang pelatih baru. Mario harus mengevaluasi dirinya sendiri perihal apakah dia ingin bermain konstan.” Goetze, yang sempat disanjung sebagai pemain Jerman paling berbakat di generasinya, baru kembali bugar pada Januari menyusul absen lima bulan karena cedera. Musim kemarin ia hanya 11 kali memperkuat tim inti Bayern di Bundesliga dengan koleksi tiga gol. Goetze masuk dalam timnas sementara Jerman yang berisi 27 pemain untuk Piala Eropa 2016. (afp/ant)

Ujian Penentuan bagi Rashford Sunderland Pertandingan internasional antara Inggris vs Australia di Stadium of Light, Sabtu (28/5) dini hari, menjadi ujian penentuan bagi Marcus Rashford. Inilah kesempatan emas bagi penyerang muda Manchester United itu untuk memperlihatkan penampilan terbaiknya sebelum Inggris memilih 23 pemain yang akan diterjunkan di Piala Eropa 2016. Rashford menjadi pesaing terbaru dalam barisan penyerang timnas Inggris di turnamen Piala Eropa bulan depan. Pemain berumur 18 tahun itu menunjukkan penampilan terbaiknya di Liga Eropa dan akhir musim kompetisi Liga Utama Inggris lalu. Pemunculannya membuat pelatih timnas Roy Hodgson menghadapi tantangan berat sebelum mengumumkan 23 pemain yang akan dibawa ke Prancis. Penyerang yang dijamin masuk adalah mesin gol Leicester City Jamie Vardy. Tetapi Vardy melangsungkan pernikahan dan Rashford akan diberi kesempatan memainkan debut internasionalnya di Stadium of Light, Sabtu dini hari nanti. “Saya tidak tahu apa yang diharapkan dari dia,” ungkap Hodgson yang tak mau membebani pemain tersebut. “Jangan lupa, Rashford tidak beruntung. Karena terlalu singkat bagi kita mengenal dia.” Rashford menderita cedera lutut saat memainkan pertandingan final Piala FA MU melawan Crystal Palace akhir

pekan lalu. “Saya tidak ragu memasukan namanya di tim sementara yang dipenuhi banyak pemain bertalenta ini,” jelas Hodgson yang juga memuji penampilan Rashford saat MU mengalahkan Palace di Piala FA itu. Sejumlah pemain Liverpool dan MU absen saat timnas Inggris membekuk Turki 2-1 awal pekan ini. Hodgson kini menggunakan laga melawan Australia sebagai tes pamungkas seluruh pemainnya. Penyerang Wayne Rooney juga siap tampil. Di MU ia berperan sebagai gelandang dan Hodgson yang senang menggunakan pola 4-2-3-1, belum memastikan peran Rooney sebagai gelandang atau penyerang. Jika sebagai penyerang, Rooney akan bersaing dengan Vardy dan juga peraih Golden Boot Harry Kane (Tottenham Hotspur) di posisi ujung tombak. Kane yang mengoleksi 25 gol di Liga, telah menghasilkan lima gol dalam 11 pertandingan internasional. Dia mencetak gol pembuka saat

melawan Turki namun gagal saat mengeksekusi penalti. Vardy kemudian muncul sebagai pahlawan kemenangan dengan gol kedua Inggris. Laga di Sunderlnad ini menjadi pertemuan pertama kedua tim setelah di Upton Parka pada 2003 yang dimenangkan Socceroos 3-1. Australia yang tengah memainkan kualifikasi menuju Piala Dunia 2018, minus gelandang Tim Cahill. Pelatih Ange Postecoglou akan memainkan sejumlah pemain baru termasuk Milos Degenek, Jamie Maclaren, Stefan Mauk dan Craig Goodwin. “Ini kesempatan bagi mereka menunjukkan diri menghadapi lawan besar dan menikmati pengalaman rivalitas,” tambah Postecoglou. (kmb39/rtr)

AS Diselamatkan Gol Kemenangan Keluarga Bianchi Tuntut F1 Jelang Akhir Pertandingan

Texas Tuan rumah AS meraih kemenangan tipis 1-0 atas Ekuador pada pertandingan pemanasan jelang Copa America Centenario, Kamis (26/5) kemarin. Gol tunggal pertandingan di Frisco, Texas itu dicetak penyerang kelahiran Liberia Darlington Nagbe jelang akhir pertandingan. Nagbe yang menempati gelandang serang di klub juara MLS Portland Timbers, untuk pertama kali menyumbang gol untuk timnas. Pemain berusia 25 tahun itu mendapatkan kewarganegaraan AS pada September tahun lalu dan menjalani debut di Tim Stars and Stripes dua bulan kemudian. Gol tersebut tercipta setelah rekannya Bobby Wood memenangkan duel udara di kotak penalti dan mengarahkan bola pada Nagbe. Bola sempat dikontrol sejenak sebelum dilesakkan dengan sepakan keras kaki kanan menerobos kiper cadangan Esteban Dreer. Ekuador memasukkan Dreer setelah penjaga gawang utamanya Alexander Dominguez cedera

pada babak pertama saat hendak melakukan tembakan bebas. Nagbe yang masuk menggantikan Kyle Beckerman pada babak kedua, baru berusia 5 bulan saat dibawa ibunya ke AS akibat perang sipil di negaranya. Ia mengikuti jejak babaknya yang menjadi pemain sepak bola di Prancis sebelum pindah ke Yunani dan Swiss dan akhirnya ke AS. Kemenangan kemarin memperbaiki rekor bertarung AS menjadi 3-5 dengan 5 pertandingan berakhir seri. AS memimpin dengan 3-1 dan 2 seri menghadapi Ekuador sejak 2001. AS yang sebelumnya menang 3-1 ats Puerto Riko di pemanasan lainnya, akan menantang Bolivia, Sabtu besok. Laga tersebut menjadi pemanasan terakhir sebelum memainkan pertandingan pembuka melawan Kolombia pada 4 Juni di Santa Clara, California. Pada pertandingan lainnya Grup A, AS akan menghadapi Kosta Rika dan Paraguay. Ekuador memainkan Copa America Centenario dengan menantang Brazil, Peru dan Haiti di Grup B. (kmb39/ap)

Monaco Keluarga almarhum pembalap Formula 1 Jules Bianchi berencana menuntut badan otomotif internasional (FIA), tim Marussia dan Group Formula One Bernie Ecclestone. “Kami menginginkan keadilan untuk Jules, dan ingin membangun kebenaran mengenai keputusan-keputusan yang memicu kecelakaan putra kami di Grand Prix Jepang pada 2014,” kata ayah Jules Bianchi, Philippe, dalam pernyataan yang dikeluarkan firma Stewarts Law asal Inggris, Kamis (26/5) kemarin. “Sebagai keluarga, kami memiliki begitu banyak pertanyaan yang tidak terjawab dan merasa bahwa kecelakaan dan kematian Jules semestinya dapat dihindari jika serangkaian kesalahan tidak dilakukan.” Bianchi (24) meninggal dunia di rumah sakit di kampung halamannya, Nice, pada Juli silam. Ia menderita cedera kepala serius akibat menabrak traktor pengangkut mobil di Sirkuit Suzuka pada balapan yang berlangsung pada Oktober 2014. Ia menjadi pembalap F1 pertama yang meninggal karena luka-luka yang diderita pada balapan, sejak juara dunia tiga kali asal Brazil Aryton Senna pada 1994. Stewarts Law, yang mewakili pihak keluarga di sistem hukum Inggris, mengatakan surat-surat pra-tindakan formal mengenai tuntutan itu telah dikirimkan pekan ini menjelang Grand Prix Monaco. Pihak-pihak yang dituju adalah Federasi Otomotif Internasional (FIA), bekas timnya Marusia yang kini membalap di bawah kepemilikan baru den-

gan nama Manor, dan Group Formula One. Para stewart mengatakan kesalahan-kesalahan terjadi dalam perencanaan, pengaturan waktu, organisasi, dan etika balapan dan pihak keluarga merasa bahwa salah satu atau lebih tindakan-tindakan dari pihak-pihak yang disebutkan di atas telah berkontribusi terhadap kecelakaan fatal. “Keluarga Bianchi bertekad bahwa proses hukum ini semestinya memeriksa mereka yang terlibat untuk memberikan jawaban-jawaban dan untuk bertanggung jawab atas kegagalan apa pun,” kata mitra Stewarts, Julian Chamberlayne. “Ini merupakan hal penting jika para pembalap saat ini dan masa yang akan datang memiliki keyakinan bahwa keselamatan di olahraga ini akan menjadi hal utama. Jika hal ini diterapkan di Suzuka, Julian Bianchi akan tetap hidup dan berkompetisi di olahraga yang dia cintai hari ini.” Belum ada respons dari FIA, yang pada laporannya mengenai kecelakaan itu mengatakan bahwa pembalap Prancis itu tidak melambat meski bendera-bendera peringatan telah dikibarkan sebelum terjadinya tubrukan. Laporan FIA menyebutkan bahwa mobil Bianchi menubruk traktor dengan kecepatan 126 km/jam, dan pihak medis tidak bersalah dalam proses penyelamatan. Chamberlayne mengatakan bahwa kesimpulan FIA itu amat mengejutkan dan menyedihkan bagi keluarga Bianchi. Terlebih terdapat klaim sejumlah menyalahkan Jules. (afp/ant)

Paris Unggulan kedelapan asal Swiss Timea Baczinszky menghentikan petenis Kanada Eugenie Bouchard pada putaran kedua grand slam Prancis Terbuka, Kamis (26/5) kemarin. Baczinszky mampu melewati start yang sulit sebelum menang 6-4, 6-4. Bacsinszky, yang mencapai semifinal di Roland Garros pada tahun lalu, tertinggal 1-4 saat runner-up 2014 Bouchard mengeluarkan segenap kemampuannya. Namun, Bacsinszky mampu memenangi sepuluh game

beruntun ketika lawannya yang menghuni peringkat 47 dunia terpuruk di Lapangan Philippe Chatrier. Bouchard, yang juga mencapai final Wimbledon 2014 dan sempat naik ke peringkat lima dunia, bangkit dan meraih keunggulan 5-0 pada set kedua. Namun, Basinszkylah yang akhirnya mampu mengamankan kemenangan. Bacsinszky selanjutnya akan menghadapi Paulie Parmentier pada putaran ketiga setelah petenis Prancis itu mengalahkan petenis AS Irina Falconi 6-3 6-1. (afp/ant)

Langkah Bouchard Terhenti di Putaran Kedua

Bali Post/ap

TEMBAKAN - Penyerang timas AS Clint Dempsey (kiri) melepaskan tembakan di depan pemain Ekuador pada pertandingan internasional di Frisco, Texas, Kamis (26/5) kemarin.

Ricciardo Tercepat di Latihan Kedua

Bali Post/rtr

Gelandang Bayern Munich Mario Goetze (depan).

Monaco Juara dunia Lewis Hamilton mencatat waktu tercepat di sesi latihan pertama Grand Prix Formula 1 Monaco, Kamis (26/5) kemarin. Tetapi di sesi kedua giliran Daniel Ricciardo yang tercepat. Ricciardo melahap trek berliku di pinggir pelabuhan itu dengan waktu 1 menit 14,607 detik. Pembalap Red Bull itu lebih cepat 0,606 atas Hamilton yang di sesi pagi hari menduduki puncak daftar tercepat dengan waktu 1 menit 15,537 detik. Rekan setimnya di Mercedes Nico Rosberg di posisi ketiga dengan waktu 1 menit 15,506 detik. Hamilton yang menabrak Rosberg di balapan di Spanyol dua pekan lalu, berusaha menghentikan kemenangan keempat Rosberg di Monaco ini. Kenyataannya Roicciardo menjadi lawan lain yang patut diperhitungkan. Red Bull telah menargetkan kemenangan di balapan jalan raya ini. Seri sebelumnya, Red Bull membuat kejutan saat Max Verstappen menjadi juara di debutnya bersama tim itu. Verstappen menduduki posisi keempat di latihan kemarin.

Sesi latihan kemarin juga diwarnai dengan kecelakaan yang menimpa Sebastian Vettel. Mobil Ferrari-nya tergelincir di tikungan Mirabeau dan menghajar pagar pembatas. Tak kurang tiga kali safety car turun ke trek mengamankan latihan. Felippe Massa (Williams), Esteban Gutierrez (Haas) dan Jolyon Palmer (Renault) juga mengalami insiden. (kmb39/rtr)

Hasil Latihan II GP F1 Monaco 1. Daniel Ricciardo (Red Bull) 1:14,607 2. Lewis Hamilton (Mercedes) 1:15,213 3. Nico Rosberg (Mercedes) 1:15,506 4. Max Verstappen (Red Bull) 1:15,571 5. Daniil Kvyat (Toro Rosso) 1:15,815 6. Carlos Sainz Jr (Toro Rosso) 1:15,981 7. Kimi Raikkonen (Ferrari) 1:16,040 8. Sergio Perez (Force India) 1:16,120 9. Sebastian Vettel (Ferrari) 1:16,269 10. Jenson Button (McLaren) 1:16,325

Petenis Kanada Eugenie Bouchard .

Bali Post/ap


OLAHRAGA

16

Jumat Paing, 27 Mei 2016

KOI Promosi Asian Games Lewat Pameran

Tangerang Selatan (Bali Post) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) gencar melakukan sosialisasi pelaksanaan Asian Games (AG) 2018 Jakarta dan Palembang yang salah satunya melalui pameran internasional Indonesia Sport Expo & Forum di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (26/5) kemarin. Demi memaksimalkan sosialisasi, KOI juga membuat stan yang di dalamnya berisi sejarah perjalanan Asian Games hingga persiapan yang dilakukan Indonesia dalam menghadapi kejuaraan empat tahunan itu. Selain KOI juga ada stan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). “Kami ingin terus mengenalkan Asian Games kepada masyarakat. Salah satunya melalui pameran-pameran seperti ini. Yang jelas, sosialisasi akan terus kami lakukan mengingat Asian Games 2018 tidak lama lagi,” kata Sekjen KOI Dodi Iswandi. Menurutnya, proses sosialisasi dilakukan dengan berbagai cara. Selain melalui pameran internasional seperti Indonesia Sport Expo & Forum (ISEF) sosialisasi juga dilakukan dengan terjun langsung ke masyarakat. Sosialisasi juga tidak hanya dilakukan di Tanah Air, namun juga dilakukan di luar negeri. Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Indonesia jelas akan melakukan pembangunan sarana dan prasarana olahraga. Dengan demikian, momen ISEF yang diselenggarakan oleh PT Debindo-ITE ini akan dijadikan sebagai media untuk saling bertemu para pemangku kepentingan. “ISEF 2016 bertujuan menjadi salah satu media pertemuan para pemangku kepentingan untuk serta pihak yang berkaitan dengan pembangunan fasilitas olahraga khususnya terkait teknologi dan bahan bangunan,” kata Direktur Utama Debindo ITE, Effi Setiabudi. Menurutnya, ISEF yang baru pertama kali digelar ini diharapkan menjadi jembatan antara pemangku kepentingan dengan penyedia teknologi terkini baik dari dalam dan luar negeri yang terdiri dari bidang arsitektur, struktur hingga lapangan olahraga dengan standar internasional. Sementara itu, perwakilan KONI Pusat yaitu Inugroho menjelaskan jika Indonesia tidak hanya menggelar Asian Games 2018. Namun, banyak lagi kejuaraan yang pelaksanaannya harus didukung penuh dengan sarana dan prasarana yang memadai atau standar. “Tahun ini ada PON 2016 di Jawa Barat. Berikut ada PON Remaja 2017 di Jawa Tengah. Semuanya butuh dukungan. Dan Gongnya adalah Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018,” katanya.(ant)

Bali Post/wan

SMASH - Pemain PON Bali All Star melepaskan smash ke arah lawannya dalam pertandingan PON Mini menghadapi tim PON Sulawesi Utara di GOR Ngurah Rai, Kamis (26/5) kemarin.

Bali All Star Tundukkan Sulut

Denpasar (Bali Post) Tim voli Bali All Star berhasil menundukkan lawannya skuad PON Sulawesi Utara (Sulut) dengan skor 3-0 (25-19, 25-15, dan 25-20) dalam turnamen PON Mini di GOR Ngurah Rai, Kamis (26/5) kemarin. Atas hasil ini, Bali All Star mencatat kemenangan dua kali sama seperti tim PON Bali. Sebaliknya, tim PON Sulut menderita dua kali kekalahan karena sebelumnya dikalahkan Kalimantan Tengah (Kalteng). Skuad Bali All Star menurunkan pemain PON pantai Putu Juniartha Wibawa bersama Made Vandim Sanjaya Putra, Putu Sidemen, Kalepo, libero Ida Bagus Mahendra, dan tosser Erwin Rusni cukup merepotkan tim PON Sulut. Tim PON Sulut bermaterikan

R. David Jonathan, Kevin Sangkilawang, Sandro Telah, Fransischo Louis Thomas, Soni Setiawan, Erick Larantu, dan Miquel Mantiri, mencoba mengimbangi permainan. Namun, umpan matang, akurat, dan terukur yang disuguhkan tosser Erwin mampu dituntaskan dengan smes yang mematikan dilakukan Juniartha, dan Kalepo, hingga menyudahi set pertama dengan skor 25-19.

Tomang Sakti Merpati Bali Kehilangan Game 1 Jakarta (Bali Post) Tim basket putri Surabaya Fever, Jawa Timur, menang 58-42 atas Tomang Sakti Merpati Bali pada pertandingan final WIBL Game 1 di Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (26/5) kemarin. Meski kehilangan Game 1, Tomang Sakti Merpati Bali masih mampu memperlihatkan keunggulannya dalam rebound kendati mengalami masalah pada serangan di babak kedua. Surabaya Fever menurunkan para pemain utama yakni Gabriel Sophia, Sumiati Sutrisno, Annisa Widyarni, Mega Nanda Putri, dan kapten tim Henny Sutjiono. Sementara itu, Tomang Sakti Merpati Bali mengandalkan Agustin Retong, Kadek Citta Dewi, Paulin Ananta, Anne Inessa, dan kapten tim Yenny Zeng. Surabaya Fever lebih dahulu membuka keran skornya lewat aksi Mega Putri, tidak lama Tomang Sakti menyamakan kedudukan melaui Agustin Retong dan unggul pada kuarter pertama 12-11.

INTERNET

Memasuki kuarter kedua Tomang mampu menjaga ritme permainan mereka. Tetapi Surabaya Fever tidak terbendung lagi dan mencetak 17 poin secara kolektif sehingga berbalik unggul dan menutup babak pertama 29-20. Permainan tim asal Surabaya itu meningkat tajam di kuarter ketiga dan menjaga margin keunggulan 44-31. Meski pemain Tomang berusaha mengejar ketertinggalan pada kuarter akhir, tetapi Surabaya Fever pada akhirnya berhasil memenangkan pertandingan dan sekaligus mengamankan keunggulan G a m e 1 babak final yang menggunakan format the best of three. Usai pertandingan, pelatih Surabaya Fever Wellyanto Pribadi mengatakan bahwa para pemain terlambat panas dan lawan mengetahui skema permainan timnya yang unggul di posisi center. “Untuk itu, saya mengganti skema permainan dengan bermain lebih sabar dan mengandalkan para pemain luar kami,” tuturnya.

PINJAMAN

INTERIOR

Di set kedua, dominasi tim Bali All Star berlanjut dan menutup set kedua, dengan skor 25-15. Memasuki set ketiga, tercatat beberapa kali service sambil melompat (jump smash) yang diperagakan Juniartha Wibawa mampu merebut poin. Pada set ketiga ini, Bali All Star unggul 25-20. Usai pertandingan, pelatih Bali All Star Nyoman Sudiantarayana Mangkok mengakui, asuhannya

Selain itu, dia menginstruksikan kepada pemain untuk mempersulit passing point guard Tomang Sakti Agustin Retong. Sementara itu, asisten pelatih Tomang Sakti Farhan Muflih menilai lawannya unggul dalam urusan rebounds (56 berbanding 34). Ia juga mengakui terdapat masalah serangan di kuarter ketiga dan keempat. “Jika penyerangan kami gagal, imbasnya akan ada pada masalah pertahanan. Hal lainnya, visi permainan para pemain muda kami masih belum matang dibanding Fever,” katanya yang akan akan menganalisis Game 1 itu untuk menyiapkan strategi menghadapi Game 2. (ant)

SPA

AC ALUMINIUM

DIJUAL RUMAH

tara tim-tim lain seperti Papua, pemusatan latihan sejak Januari lalu,’’ terang Tengku. Ia menilai PON Mini sebagai ajang dan try-out, dan setibanya di Sulut pihaknya langsung mengevaluasi. ‘’Kelemahan kami pada defensif dan blok, sedangkan ofensif atau penyerangan berimbang’’ ungkapnya. Hasil lainnya, tim PON Kalteng mencukur PON Papua 3-0 (25-23, 25-21. dan 25-18). (022) Jadwal Jumat (27/5) PON Sulut

vs PON Papua (18.30) Bali All Star vs PON Bali (20.00)

PSG Gandeng Sponsor Asal Indonesia

Jakarta (Bali Post) Juara Liga Prancis (Ligue 1) musim 2015/2016 Paris Saint-Germain (PSG) kembali menggandeng sponsor dari Indonesia. Setelah bekerja sama dengan produk minuman, kini salah satu merek ban asal Indonesia, Achilles Corsa, menjadi sponsor mereka. CEO PT Multistrada Arah Sarana Pieter Tanuri mengatakan, bola merupakan sarana terbesar untuk melakukan promosi. Apalagi dengan klub sebesar PSG ini, di mana prestasi yang mereka torehkan luar biasa banyak dalam beberapa musim terakhir. ‘’PSG memiliki prestasi yang luar biasa meski usianya masih muda, jika dibandingkan dengan klub yang lain. PSG telah meraih empat kali juara Ligue 1 empat kali secara

berturut-turut,” kata Pieter di Jakarta, Kamis (26/5) kemarin. Menurut Pieter, salah satu wujud kerja sama yang akan dijalankan kedua belah pihak adalah dengan mendirikan akademi sepak bola di Indonesia. Dia menambahkan, kerja sama ini akan berlangsung selama tiga musim yang dimulai 2016. Sementara itu, Director International PSG Sebastien Wasels mengatakan, kerja sama dengan Achilles Corsa ini merupakan yang pertama bermitra dengan PSG secara global. Kerja sama ini akan dimulai saat PSG melakukan laga pramusim di Amerika Serikat. ‘’Ini adalah sponsor yang kedua asal Indonesia. Namun yang pertama secara global. Dengan produk minuman kami bekerja sama secara regional saja,” ujar Wasels. (010)

Mangupura (Bali Post) Materi pesilat Bali pada PON Riau 2012 silam lebih berkualitas hingga keluar sebagai juara umum dengan mendulang 6 keping emas. Sementara skuad pesilat Bali untuk PON 2016 Jabar mendatang perlu ditempa lebih keras lagi. Mereka harus berlatih mulai nol lagi, bahkan ditambah jumlah pelatihnya. Manajer tim silat Bali di PON Riau Putu Sugiartha yang kini menjabat Binpres Pengprov IPSI Bali, di Kerobokan, Badung, Kamis (26/5) kemarin menjelaskan, para pesilat laga dikembalikan kepada perguruannya masing-masing. Mereka yang lolos PON di nomor tarung yakni Ni Ketut Novi Arianti (A), Ni Kadek Sutiani (B), Ni Luh Putu Ristya (C), Komang Widya Mahardika (D), Komang Harik Adiputra (E), Ni Made Sri Wahyuni (E), Wayan Sumertayasa (H), Nyo-

man Ardika Saputrawan (I). ‘’Tercatat tujuh pesilat dari PSPS Bakti Negara berlatih di Padepokan Batu Makaem, sedangkan seorang dari Kelatnas Perisai Diri yakni Sumertayasa,’’ jelas Sugiartha. Menurutnya, saat berlatih di perguruannya Sumertayasa ditangani Gede Nyeneng. Sementara tujuh pisilat BN dipoles pelatih kepala Bagus Ketut Dani Suparta didampingi Kadek Satra, Bagus Jagrawinata, Mardi, Ketut Suwena, Putu Sudarta, Wayan Suaba serta Nuana Putra. ‘’Jadi, seorang pesilat ditangani seorang pelatih,’’ ujarnya. Khusus pesilat tunggal, ganda, regu (TGR) yang memoles Wayan Selamat bersama sang putri Luh Putu Sepyanawati. ‘’Kami berlatih mulai penggenjotan fisik, teknik, strategi sampai mengasah mental bertanding,’’ kata Sugiartha. (022)

Materi Pesilat PON Riau Lebih Berkualitas

DIHADANG - Pebasket putri Surabaya Fever Mega Nanda Putri (kiri) berusaha memasukkan bola dengan dihadang pemain Tomang Sakti Merpati Bali Anne Inessa (kanan) .

BAHAN BANGUNAN

dipasang sesuai dengan posisi aslinya. Misalnya tosser Erwin Rusni, libero IB Mahendra, termasuk spiker dan pemain serba bisa (all-round). Agenda Jumat (27/5) ini, tim Bali All Star meladeni PON Bali. Menurut Mangkok, timnya tetap akan tampil all-out, sehingga apa pun hasilnya tetap bisa diterima, kemudian melakukan evaluasi. ‘’Walaupun tim menang atau kalah tetap perlu evaluasi,’’ tuturnya. Pada bagian lain, pelatih Sulut Tengku Langi berkilah, kekalahan asuhannya lebih disebabkan persiapan yang mepet. ‘’Kami baru berlatih tiga pekan, semen-

FOTO COPY

SPA

PERCETAKAN

PELUANG BISNIS

BENGKEL LAS

SPA

DIJUAL MOTOR

KURSUS

BENGKEL LAS SARANA JAYA STEEL Jln. Satelit 66X Denpasar Mengerjakan : Canopy Trindek, Spandek, Poly Carbonat Stainless Steel Railing Tangga, Railing Balkon Baja Ringan Konsruksi Gudang Pintu Harmonika Tangga Putar Aluminium, Daun Pintu Aluminium Pemasangan Gypsum

085 100 978 460 C.0000007-BKL


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Paing, 27 Mei 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!!Cari Lulusan SMK Kes/A,Gizi.Pin BB:51A3EEA1

Dcr Marketing Brpnglmn CV.Smart Technic 0361-9071888

!!!Karyawati Min.SMA,Gaji Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran

Dicari Mekanik Mobil Hub.081338580709

A.BP.001.05.16.0002189

B.BP.141.05.16.0001155

“Dbthkan Cust.Service(F), (S1),Good English,Max.30 yo, CV:info@balikiddy.com,8954991

B.BP.164.05.16.0001147

Dcr Segera Karyawati untuk Therapist Hub.085792736425

A.BP.001.05.16.0002011

B.BP.004.05.16.0001134

B.BP.135.05.16.0001208

Dicari PRT Wnta Berpengalaman Umur 30-40Th Tinggal Dalam Gaji 2Juta Hub:082146808888

A.BP.001.05.16.0002124

Cr FO/Cashier Wanita, Bhs Ing CV:DailyGym(FitnessClub),Jl. Petitenget,Krobokn,08123899308

B.BP.004.05.16.0001177

Dbthkn marketing Berpengalaman Waiter/Waitress&CookHelper lamrn: Sea Safari Cruise, Jl.Pel. Benoa/hrd@seasafaricruises.com

A.BP.001.05.16.0002129

Dcr staff F.O,Sales brpengalaman dan H.K (tamat SMK), English speaking u/vila hub.081999409249 CV:yanthiptbali@gmail.com

B.BP.004.05.16.0001140

!!!Butuh Cepat! Terapis Pria/ Wanita SPA di Canggu,Tempat Esclusive,Gaji Menarik+Bonus+ lembur+THR Tlp.9002588-9002599

A.BP.001.05.16.0001587

!!!Job Luar Negri Resmi Tnp DP Proses Cpat Kebun Resto Pabrik Bth Bnyak Hub.Bali Visa Consultan 085953774417,081337685598 B.BP.166.05.16.0001205

!!Dcr 2PRT TglDlm Gj 1,3Jt 081237903622/087861412911jmput B.BP.135.05.16.0001207

!Cr PRT/B.Siter G.1Jt-1,5Jt TdrDlm H.085239268658 LgsKrj B.BP.135.05.16.0001206

!Dcr Therapist H:Yoga Bali Spa Jl.Melasti Kuta 081337093766

*Cr Karywan Toko,Design Grafis Gaji 2Jt(GP+Bns) 085338424651

Cr Pembantu Gj1,5 yg anter dpt 500 T.487706/488315 Lgs Kerja

*Receptionist,SPV&SpaTherapist Reborn Spa Jl.Sunset Ph:766744

Cr sgr Security Wanita u/Hotel Daerah Nusa Dua H:0361-481340

Bth Dokter Umum,Dokter Gigi, Perawat/Bidan utk Clinic 24Jam Hub:0361-733301/085100572089

Dbthkn Drafter u/Design Interior Hub.8463609, 087860102232 nuansabali1@yahoo.com

Bth Pengajar,Wnt Max26Th,SMU, SMK,S1 Semua Jurusan Fulltime E:bimba.sarigading@yahoo.com Hub:0852.0557.6571

Dbthkn Segera Cook Helper, Waitrer/ss,Cashier min SMK Purchasing officer(Diploma) CV to hrdkzu@gmail.com

CV.Dwipa Bali Solution,Grosir & Retail Elektronic cari:staff Admin,Sopir,Bag.Umum.Jl.Gn.Batukaru No.80 Dps. 081238235633 Email:onedwipa@gmail.com

Dcari bbrp Krywn/ti,Admin & kasir Hub.081999251555

A.BP.001.05.16.0000511

A.BP.001.05.16.0002023

A.BP.001.05.16.0002148

A.BP.001.05.16.0002147

A.BP.001.05.16.0001876

Cari sopir SIM A Bujang Hub. 087862847770-081239237200

A.BP.001.05.16.0002175

Cr Krywan Butler u/Orchid Villa 087862052546 Petitenget

B.BP.154.05.16.0001200

Cr Pemb RT KTP&Dom Bali urus anak&Rmh Drh Dps Hub.Bp.Gede 08174789678

A.BP.001.05.16.0001956

B.BP.166.05.16.0001203

A.BP.001.05.16.0002200

A.BP.001.05.16.0002137

A.BP.001.05.16.0002050

B.BP.004.05.16.0000154

A.BP.001.05.16.0002195

Dcr Acc Pajak peng min 2Th L/P S1,utk Perusahaan ekspor di Benoa kirim CV ke:hrd@balinusa windumas.com hub:081338623037

A.BP.001.05.16.0001861

Dcr Acct,Adm Pjk,Spr,Gdang,Ksr SPM,Srbtn,Sales.081236373899

A.BP.001.05.16.0002187

Dcr PRT Wanita Tdr Dlm Lokasi Gatsu Minat Hub/SMS:0811380786

Dibutuhkan Pembantu Rumah Krywn/ti,AdmminSMA,SpeedyMart Tangga Tinggal dalam untuk Kartika Plza dpn Centro Kuta A.BP.001.05.16.0002024 A.BP.001.05.16.0002073 Orang Asing Hub:0822-375-36507 B.BP.154.05.16.0001202 Dcr PRT Wanita Tgl Dlm,Jujur Dcr Tng Cetak Offset:Oliver 52 B.BP.004.05.16.0001179 Looking HRD.M/F 40-50yrs.Send Pribadi Tlp.081353352376 Dps &Toko 82&Sopir,081338576310Sgr CV to tracyjaznguyen@yahoo.com Dicari Apoteker,Apotik sudah A.BP.001.05.16.0002178 A.BP.001.05.16.0002221 A.BP.004.05.16.0001992 jalan Hub.08123920550 Dcr SMK Pngolahan Pangan u/Buat Dcr Waiter/ss u/Tubes RestauLooking House Keeping Villas A.BP.001.05.16.0002183 Sosis,Dll.08123929167/439881 rant Hub.760063/081999544432 Seminyak and Sanur082146581588 Dicari Karyawan Pengolahan B.BP.004.05.16.0000997 B.BP.145.05.16.0001149 Daging Babi SMS.085739253902 A.BP.001.05.16.0001978 Dicari Wanita pembantu RT&Koki Dicr Delivery Boy u/Rest di Looking for Acct,Good English A.BP.001.05.16.0002174 Tinggal Dalam untuk Villa Canggu&Waitress(DW 3Bln)CV Via min 3y Exp,Myob Exp, Send Dicari Kasir untuk Toko di di Imam Bonjol Dps E:mutiatrattoria@hotmail.com CV to mail@zuttion.com.au Tabanan hubungi 08123835395 A.BP.155.05.16.0002220 B.BP.004.05.16.0001098 Gaji Menarik sms.0816571027 Tlp:735593 Dicari PRT utk Daerah Kuta Looking for Guest Relation OffiB.BP.004.05.16.0001137 A.BP.001.05.16.0002181 Berpengalaman Tinggal dalam cer, must be Expert in English Gaji 1,5Jt SMS 0811399739 Both in Written&Oral, Salary B.BP.154.05.16.0001201 Start F.3.5Million 03619381372 Dicari Sales Gaji 3Jt/Bln + A.BP.001.05.16.0001689 Bonus SMS.085739253902 PT BTTP butuh Spa Therapist A.BP.001.05.16.0002173 buat kapal baru MV Dream Cont Dicari Staf Toko Wnt bhs Cina 087861844721 or 03618461758 gaji Menarik Hub.083119954411 Email: info@bttpservice.com A.BP.001.05.16.0001993 A.BP.001.05.16.0002165 Dicari sgr Security utk Hotel SPG for Jewelry Shop.Kuta:0811 Daerah Seminyak H:081936265315 3866372;Sanur/Ubud:08113866371 A.BP.001.05.16.0002138

Dcr Adm(Wnt),Design Grafis(P) Hub:484042, 087861340445

A.BP.001.05.16.0002194

Dcr Admn MinD3,Office Boy/Girl 427575/hrd.dadijaya@gmail.com

B.BP.001.05.16.0001195

Dcr Arsitek Br Lulus/Pngalaman Berapapun ok, 087862207099

A.BP.001.05.16.0001813

Dcr Beautician utk Praktek Dokter Kulit Hub:08976778714

A.BP.004.05.16.0002092

Dcr Cook Wnt u/Vila Tbn 085737 675816 E:medoribali@gmail.com

A.BP.001.05.16.0002071

Dcr D1 Segala Jur.u/Optik.Lk Fresh Graduate.081999086999 A.BP.001.05.16.0002055

Dcr Kry Lk Adm Prod.bisa Komp. usia,max25Th,pengalaman tdk diutamakan,Min.D1, 085100480049 A.BP.001.05.16.0000815

Dcr karyawati Bag.Admin bs Komputer Lmran dbwa Lgs ke Jl.Suradipa 98A Hp.082145368071 A.BP.001.05.16.0002222

Dcr Tk Jahit Wnt berpengalaman Gj Bulanan Hub: 081238133666

Dcr Sgr 2 FO u/Villa di Seminyak Hub.082247018273 A.BP.001.05.16.0002003

Dcr Sopir Pariwisata Hub.081999700234 B.BP.154.05.16.0001160

Dcr Supir Kanvas minuman SIM A di Bangli/Gianyar,081246666136 A.BP.001.05.16.0001995

Dibutuhkan sgr FO Bhs Inggris dan Gardener kirim CV&Lam anda ke info@liyerhouse.com,974092

B.BP.818.05.16.0000750

Dicr Sgr Karyw/ti u/Rest Jl. SPG u/Hardy’s Kuta&Gatsu min. Marbhoro.Laurenc,081252395376 SMA H.Dunia Anak085792337985 A.BP.001.05.16.0002182 A.BP.001.05.16.0002139 Dicr Waitress,Cook,Security Sales (L/P) & Supervisor Sales Bw CV Ke Arena Pub&Rest.Jl.By ke Toko&Suprmarket 08123920058 Pass Ngr Rai 115 Sanur 287255 A.BP.001.05.16.0002067 A.BP.001.05.16.0002157 Sopir&Sales Sepeda Mtr Wil Dps Dicr:Cost Control,QS,Skretaris, & Badung Hub.081805412118 Adm HRD,Acc Spv Min:S1(ST/ArsiA.BP.001.05.16.0002155 tek/Sipil),PelaksanaMin:STM Tanah Merah Resort in Ubud is Bang/Msn Ex.Min:3Th u/Persh Kon- looking for A Good Experience traktor Hb:082339930603 Email English Speaking Driver medjien.mataharibali@gmail.com Pls Send CV to: Dibthkan Cleaning Service Wnta A.BP.001.05.16.0002164 info@tanahmerahartresort.com Domisili Gianyar Hub:297837 Fabulous Staff Required for A.BP.001.05.16.0002191 A.BP.001.05.16.0002062 Cafe in Krobokan Good English, Urgent:Accounting,Male,3years Dibthkan tenaga Design Grafis 2Yr Ex.Cheef,Cook,CV to: Hotel Experience,Good English Hub Percetakan Pelawa Sari Jl. info@housewivesonfire.com MYOB,Acc School Background, Antasura No.33 Tlp.08123812738 A.BP.001.05.16.0002180 A.BP.001.05.16.0002145 Hotel Sales&Operation Manager Send Email:wiwi@rhrgroup.co.my A.BP.001.05.16.0002051 Dibutuhkan Instruktur Bahasa Gj 6-8 jt/Bln,SMS 08113888038 We urgently need Supervisor/SP Inggris,Cook,HK,Bar dan F&B A.BP.001.05.16.0001953 G/SPB for shop Berawa Good Eng Service untuk Sekolah Monarch Perusahan Food Procesing &computer Email:iputusurya@yah Dalung.Hub.(0361-9003675) Membutuhkan Sales/Marketing E: marketing@monarchdalung.com Hub:0361 8445532/085106872020 oo.com/eka@kubu-trading.com

B.BP.001.05.16.0001169

A.BP.001.05.16.0002193

B.BP.804.05.16.0001174

A.BP.001.05.16.0002142

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Lelang 350Jt Rumah 1km Sltn By Pass Tabanan H.081337380202

TOYOTA

Kjg LGX’97 BiruMet VR17 Mlus Full Variasi 75jt, 081239600292

A.BP.001.05.16.0002214

Lt2 1,5A BJA Jl.Akuntansi 104 dkt Kampus&GWK Hub085100512965

A.BP.001.05.16.0002225

Yaris S Lmtd’12 Putih asBali Matic Smst Br,085101581600Prbd

A.BP.001.05.16.0002209

Rmh Baru Lt2 4KmTdr Kerta Dalem Strategis H:082125452478

B.BP.001.05.16.0001189

Agya 1.0 G.MT’14 Putih TRD Tg1 Jl.Turi No.12,Hub:082236596462

A.BP.001.05.16.0001863

Jl Rmh 2Lt,Tnh 150m2,bgn 200m2 5KT,4KM,Dpr,Carport,nyaman Griya Nirmala A6 Penamparan H.2,25 milyar Nego H.08123618696 TP

A.BP.004.05.16.0002085

Agya G’14+Mirage’14/105Jt+Swif GT3 Th’10 Bs TT,085100871119

B.BP.001.05.16.0001191

Agya’14 Putih Doble AirBag Spr Istmw Rp.109Jt Ng 087861681168

B.BP.001.05.16.0001172

Rmh Kos Lt2 Jl.Tkd Badung XX/2 10 kmr bisa TT Rmh Tinggal/Tnh seputaran Dps TP 085953863904

A.BP.153.05.16.0002231

DAIHATSU

Jual Taruna Limited Thn 2000 Wrn Abu2 Metalik,081337798611

A.BP.001.05.16.0002144

Jazz RS 2013 Putih-Matik-Asli DK-Orisinil Hub.081338623521 A.BP.001.05.16.0002215 JEEP

Alphard ASG Thn’06 Facelift Hitam Hub.081805424884

A.BP.001.05.16.0002203

Alphard V300’07 Htm asDK OrCat Mbl Simpnan&Istw H.08124680888

B.BP.164.05.16.0001180

Tnh1A,265Jt/Are BudukAbianbase Jl6m,081237666809/081238920022

A.BP.001.05.16.0001991

SINGARAJA

A.BP.001.05.16.0002202

Tnh 3,75A Jl.Bukit Indah IV Timur RS Pramasidi 0811398154

1.45A Abianbase 1.30A Munggu SHM 087860432230 1.25A K.Iwa

A.BP.001.05.16.0002197

A.BP.001.05.16.0002163

DIJUAL HOTEL Djl Hotel di Tuban Hrg.Murah Style Barat Hub:082145346430

14A@Raya Pantai Ketewel,LD50m Hdp Tmr,8mtr Aspl 082147026666

A.BP.001.05.16.0000798

6Are di By Pass Tbn Perm Citra Nirwana Regency H:085100512965

A.BP.001.05.16.0002048

A.BP.001.05.16.0002208

BU! Tnh 1,5A Sari Jimbaran Hub. 081237676665-085100733818-Deal

B.BP.101.05.16.0001182

Djl Tnh 50Are 25Jt/Are Tabanan cck Invest/Villa 081936563888

DISEWAKAN TOKO Dikont.Toko u/Usaha apa saja Jln 8m Hub.082144399633

A.BP.001.05.16.0002201

BUC 8,5A Berawa,Tandeg,625Jt/A A.BP.001.05.16.0002152 DICARI TEMPAT DIJUAL RUMAH Rmh LT2 LT117m2 LB90M2 3KT,2KM Pmlk 081547123386/085105116161 Djl Tnh Murah Di Padang Galak Ubud Dcri Tmpat u/Usaha Mulai Rmh Baru Minimls Dalung Bwh A.BP.001.05.16.0001908 Minibar Padang Udayana 1,7M LT.20 Are Hub:082145346430 50m2,Strategis 081916332020 Pasaran BU Segera,082147454248 Dijual Cepat Tanah Glogor A.BP.001.05.16.0002049 Nego H. 085238063577 A.BP.001.05.16.0002107 B.BP.164.05.16.0001188 Carik 2,5are 600Jt/are A.BP.001.05.16.0001889 Djl Tnh TP.269A Sumberkima Rmh Bagus Mnmls T65-1Are 3KT DIJUAL RUKO Rmh LT:140M2,LB:120M2,3KT,2KM Hub.085336182892-08123800244 Singaraja Hub:082145987078 2KM Jl.Siulan 087761638828 BUC A.BP.001.05.16.0002118 A.BP.001.05.16.0001556 Djl Ruko 2Lt Pgr Jln Utama Jl. Gatsu Brt Hrg 1M, 081339250329 A.BP.001.05.16.0001810 Dijual Tanah 30A TP A.BP.001.05.16.0001957 Jl Tnh 7,5Are+Ls Bngunan 500m2 A Yani Abiantuwung081337473738 Dijl sgr Perum Tedung Sari-Abian Plaga Hub:082145987078 A.BP.155.05.16.0002219 Lt2, Jl.Tkd Badung Utama Hrg DISEWAKAN RUMAH Base Gianyar LT.6,5 Are,LB. A.BP.001.05.16.0001557 Jual Ruko 2Lt LT.400m2 di.Jl 8,5M Global Hub.085237652025 350m2 Tlp.0361-466840, 2KT,RT,Grs, 18jt/th Jl.Turi Gg. Dijual Tnh 1,5A Mahendradata A.BP.001.05.16.0002206 Tantular Renon Hp.0811397490 081338791301, 081934310335 Beji 14 Dentim (08123611993) 800Jt Global BUC,081936563888 A.BP.001.05.16.0002158 Jual tnh Jl.Sunset Road Utama A.BP.001.05.16.0002171 A.BP.001.05.16.0002176 A.BP.001.05.16.0002151 Hub.081338676017 TABANAN Dijual Rmh baru Jimbaran Blkg Kont Rmh 2Lt 3KT 2KM dgn Perabot Djl Murah Tnh 1,5A,di Gg.Lebak A.BP.001.05.16.0002058 890Jt Ruko 2Lt Dkt Pasar Strgs KFC 2Lt,3Kmr,2KM Ala Villa AC+ Noja Indah A4 085230016396 Agung K.Iwa Sltn,2,17A Jl.SuraMurah 4-5-10A Jl.Ry Sakah Gyr A.BP.001.05.16.0002070 Kediri-Tbn Hub.081936277155 KtchenSet.1,7M Ng 081805523125 dipa II Peguyangan,1,2A di Tkd cck u/ sgl ush.087862397978 A.BP.001.05.16.0001466 A.BP.001.05.16.0001663 Pancoran Sading H.08123996316 DISEWAKAN RUKO A.BP.001.05.16.0002190 Djl Perum Bukit Hijau-Jimbaran A.BP.001.05.16.0002192 DISEWAKAN TEMPAT Tnh 1Are Pandak Gede Tbn 240Jt L.132m2,LB.100m2 T.0361-466840 Dikontrakan Ruko 3 18:01:15 di Djl Tanah @Renon & Rmh @Raya Tirtagangga,TmptYoga,SPA, Jl.Tk.YehAya Renon083119913036 Ng Serius 081999081551 TP 081934310335, 081338791301 Puputan.Hub:08123835473.TP A.BP.155.05.16.0002218 Handycraft,Resto,Vila,KulinerLokal A.BP.001.05.16.0002168 A.BP.001.05.16.0002154 A.BP.001.05.16.0002169 LuasArea:45Are Hub:08124663130 Tnh 31Are Murah cck Villa Desa KOST Djl Tanah di Puri Gading, Luas: Djl Rmh Kost Jl.Anyelir G.Rama A.BP.001.05.16.0002106 Gn.Salak Tabanan 08124662822 2A Hub:081338771156 Kost di Kalimas Residence, III No.31 Hub:08123812260 A.BP.001.05.16.0002162 A.BP.001.05.16.0002026 DIJUAL VILLA A.BP.001.05.16.0001975 Jimbaran. Bersih, Furniture Tnh 3Are+Rmh Kos Jl.P.Saelus Villa Central Kota Banyuwangi Djl Rmh+Tnh di Jl.Kubung Batu komplit & lokasi strategis. Gg.Melati I/7X H.0818347473 081337541584 / 081239579291 III Jimbaran Hub.085792005556 Telp: 081-338-653-510 A.BP.001.05.16.0002184

Sirion AT’11 Putih asBali Istw B.BP.001.05.16.0001197 ******OTO 89///0811398989***** Avanza G’09 Silver AsDK Kond. KM55Rb Full Orsnl,085100849067 *Wrangler Sport 4Door’12 Hitam B.BP.001.05.16.0001199 Spr Istmw Tgn1 Hub.08123997130 Terios R’15+Adv’13,G.Livina’11 *Wrangler Sport 2Door’15 Merah B.BP.164.05.16.0001198 *Wrangler YJ Sahara’95 Biru*** Avanza G’10 VVTi Hitam DKDps InovaG’11+E’12 Setiabudi 52Dps *CRV 2.0 A/T Facelift’15 Hitam A.BP.001.05.16.0002226 TV DVD Audio Prbdi085100979567 *G.Fortuner TRD A/T VNT’14 Htm Xenia R Deluxe’12 Putih asBali B.BP.166.05.16.0001204 Hartop’78 Bensin dpn Br.BatanSmst Br Istw,085101581600 Prbd *CRV 2.4 Prestige’2012 Putih** B.BP.001.05.16.0001193 *Alphard S Audio Jpn’10 Hitam* buah Kaja TanahLot 081337940538 Xenia Xi Family’04 Velg Racing A.BP.155.05.16.0002216 *****KreditHargaMurah******* InovaG’07 Slvr AsDK BanBr 133Jt B.BP.164.05.16.0001181 Ban Baru 79Jt H.087860002341 B.BP.001.05.16.0001192 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 MITSUBISHI Xenia’12 15Jt Aja Sisa Teken A.BP.001.05.16.0002229 Djl/Over Krdt Outlander Sport NewAvanzaG’11 Putih asBali Mls Jl.P.Kawe 44A Dpn Alfamart Putih’2015 Baru Pakai 5Bln, A.BP.001.05.16.0002205 Prbd,081933610070/082341251453 Hub:081338724400/08155745566 B.BP.001.05.16.0001185 HONDA A.BP.001.05.16.0002149 Toyota Nav1 V Matic Putih’15 Dijual HR-V S Manual Putih SUZUKI AsBali KM Rendah 08170942000 Hub.087862130930/081238508184 A.BP.001.05.16.0002150 Arena GX’2011 Silver Asli Bali A.BP.153.05.16.0002230 Yaris E AT’08 Silver Original Honda Freed PSD Putih’2012 Terawat Istimewa 081338593219 A.BP.001.05.16.0002223 Body Spr Istimewa, 08123970347 asBali Jok Kulit,081999418841 A.BP.001.05.16.0002211 B.BP.001.05.16.0001194 Karimun’02Ptih Full AudTV 60Jt Yaris New’15 KM4Rb Mnual Putih Jazz I VTec Htm Matic’13 Plat P.Saelus2Kamboja7/085101850689 B.BP.004.05.16.0000216 asBali Bs Tukar, 085100856999 A.BP.001.05.16.0002131 A.BP.001.05.16.0002227 asDK Bali 168Ng,081246073194BU B.BP.001.05.16.0001190 B.BP.001.05.16.0001187 Katana GX’02 Dpn Br.Batanbuah Djl Rmh/Kav Kebo Iwa Utr & Ns DIJUAL TANAH Jazz VTec’05Silver Manual Ori MERCEDEZ Dua(Nego):082144776565/243007 Kaja Tanah Lot 081337940538 Tanah Istmwa 109Jt 08123964757 BUCpt A.BP.001.05.16.0002063 A.BP.155.05.16.0002217 Mercy S350’2008 Htm asDK OrCat Kavling Murah 185Jt@Are Pering A.BP.001.05.16.0002224 Jl Rmh Br.Semer Perum Puri Mbl Simpnan&Istw H.08124680888 R3 GL’12Slvr AsDK Ori 133Jt/TT *Mobilio pth’14 matic TgI asDK B.BP.001.05.16.0001196 Wahana LT.1,5Are 081337292028 Tojan Gianyar Hub:081246613444 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 B.BP.001.05.16.0001104 LowKM,jrg pke,trwt08113858989 A.BP.001.05.16.0002185 A.BP.001.05.16.0002228 DICARI MOTOR Tnh Kav Gunaksa A.BP.001.05.16.0002177 Splash GL Th’2011 Terawat Biru * 087860120877 / 081239337600* Jl Rumah Ls.Tnh 1Are Jl.Dw Madri Klungkung Jln.Paving+Got 7mtr Jazz IDSi’08 Silver asDK Low KM Renon 081 246 62822 BU Hrg.100Jt/Are Hub:081246892834 Mbl Cdangan 112Jt,081916500009 DK Tgn I,Hub.081 236 05780 Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput B.BP.001.05.16.0001186

Villa Resort Full View 1,7M Tnh Kavling Villa 900Jt Hotel Surfer 9Kmr 10m GWK 0361704567 Owner P.Mangku

A.BP.001.05.16.0002207

A.BP.001.05.16.0002161

A.BP.001.05.16.0002031

A.BP.001.05.16.0002140

Tnh Kav Abiansemal 100Jt/A Jl. 4m Bs Dicicil Hub:08970204698 A.BP.001.05.16.0002136

Tnh Kav di Bantas Meliling,Tabanan 085100804676/081338665599 Tnh 1H 20A @30Jt/A Kristal Bay View Laut DesaSakti, Nusa Penida 800m dr laut 081236296636

A.BP.001.05.16.0002198

Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & Kvl 170Jt/A bs kredit 087862450004 A.BP.001.05.16.0001878

A.BP.001.05.16.0002021

DIJUAL MOBIL

SERVICE BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

A.BP.001.05.16.0002160

RUPA-RUPA Mendesak Perlu Uang Hari Ini Kami Siap Membantu Gadaikan BPKB Mtr/Mbl H.4746968 B.BP.141.05.16.0001184

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 A.BP.001.05.16.0001806

Kaca Film Spectrum 80% Htm Termurah Mulai 500Rb 087853836999

A.BP.001.05.16.0002159

Simpanan Koperasi 50Jt Selama 4Th dapat Scoopy 081337380202

A.BP.001.05.16.0002213

KEHILANGAN Hlg:BPKB Mbl Swift’08 Abu Met DK:1617SA A/N I Md Hadi Susila SE No Rnk:MHYEZC21S8J-109219 No BPKB:F3385633-O(Spt ImboNusaDua H:08124606414(Sudarta) B.BP.101.05.16.0001183

BIRO JASA Menerima Desain,Renovasi Bangunan,087861314007/trujadi.com A.BP.001.05.16.0002143

PELUANG USAHA InvesForex FEE3%/Hr,MdlMli65rb -)SMS”MINAT”081247821355-08537 8066191 www.swissforexint.com B.BP.004.05.16.0001135


EKONOMI

18

Jumat Paing, 27 Mei 2016

Tak Masalah

Bali Ditarget 8 Juta Wisman

Bali Post/ant

MENGUAT - Nilai tukar rupiah menguat.

Rupiah Menguat 42 Poin

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (26/5) sore bergerak menguat sebesar 42 poin. Rupiah menjadi 13.570 dibandingkan posisi sebelumnya 13.619 per dolar AS. “Harga minyak mentah dunia yang meningkat menjaga mata uang di negara-negara penghasil komoditas, salah satunya rupiah bergerak menguat terhadap dolar AS,” kata analis pasar uang Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 0,63 persen menjadi 49,87 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,74 persen menjadi 50,11 dolar AS per barel, pada hari ini (Kamis, 26/5 - red). Ia menambahkan, penguatan nilai tukar rupiah juga diperkirakan adanya intervensi dari Bank Indonesia dalam rangka menjaga optimisme pasar, sehingga

tidak mengganggu laju perekonomian domestik. Kendati demikian, lanjutnya, penguatan rupiah masih cenderung terbatas di tengah penantian pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen pada sebuah acara panel yang diselenggarakan oleh Harvard University pada pekan ini serta pengumuman data revisi pertama Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I/2016. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan, dolar AS melemah merata di pasar Asia menyusul kembalinya tren kenaikan harga minyak mentah dunia, sehingga menjaga sentimen penguatan rupiah pada perdagangan hari ini (Kamis, 26/5 - red). Selain itu, lanjutnya, optimisme pemerintah bahwa pengampunan pajak atau tax amnesty bisa dilaksanakan Juli 2016, nanti sedikit mengurangi ketidakpastian yang ada di pasar keuangan di dalam negeri. (ant)

Denpasar (Bali Post) Target kunjungan wisatawan 20 juta tahun 2019 dinilai realistis. Apalagi target itu tidak Bali yang memikul semuanya, tetapi seluruh wilayah di Tanah Air. Bali sendiri dibebankan jumlah kunjungan 8 juta wisatawan. Banyak pihak tidak mempermasalahkan hal itu, kendati moratorium belum dicabut. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang ditemui belum lama ini menyatakan optimis. Sikap percaya diri Cok Ace itu beralasan. Karena Bali juga didukung usaha-usaha dari pemerintah pusat, khususnya Kemenpar. Sehingga, ia optimis target tersebut bisa tercapai. Jujur diakui, infrastruktur, airport dan jalan perlu ditingkatkan. Jika dihitung kunjungan wisawatan tahun 2015 sebanyak 4.001.064 saja sudah mengalami persoalan sangat besar. Seperti kemacetan lalu lintas, khususnya di Denpasar dan Badung. “Jadi 8 juta ini akan tercapai apabila ada perbaikan-perbaikan objek atau destinasi. Kemudian juga harus ada peningkatan infrastruktur,” pintanya. Jika hal itu bisa diperbaiki, ditambah promosi dengan anggaran besar, dirancang pemerintah pusat, ia optimis target itu bisa tercapai. Terkait belum dicabutnya moratorium hotel, hemat Cok Ace, tidak ada masalah terhadap target kunjungan wisawatan. “Target 8 juta kunjungan wisatawan ke Bali tak soal sepanjang ada pembenahan dan

juga perbaikan infrastruktur. Bali paling siap menerima kunjungan, Bali memiliki jumlah 130.000 kamar,” tandasnya. Jika dihitung setahun 360 hari, kemudian length of stay-nya 3 hari, menurutnya Bali bisa mengakomodasi di atas 14 juta per hari ini. “Kalau kita melihat okupansinya 100 persen, 80 persen saja terisi masih mampu kok,” tegasnya. Persoalan moratorium itu bukan ada pada domain keseimbangan supply and demand hotel saja, moratorium perlu dimaknai sebagai satu kesiapan, kapasitas Bali, baik dari segi objek atau pun dari segi infrastruktur. “Jadi bukan sematamata ketersediaan kamar hotel saja yang menyebabkan kita melakukan moratorium. Justru moratorium ini lebih didorong peningkatan infrastruktur. Percuma promosi besar-besaran kalau akhirnya pesawat tidak ada landing, selain itu jalan macet,” bebernya. (kmb42)

Tahun Depan

Pertumbuhan Ekonomi Lebih Optimis Jakarta (Bali Post) Perekonomian Indonesia 2017 masih bisa tumbuh lebih optimistis, dari usulan yang diajukan pemerintah pada kisaran 5,3 - 5,9 persen. Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Hamka B. Kady mengatakan hal itu di Jakarta, Kamis (26/5) kemarin. Menurutnya, kinerja pertumbuhan ekonomi bisa didukung dari peningkatan realisasi penerimaan pajak. Hal itu bisa menambah kontribusi kepada belanja modal dan mendorong kemajuan sektor investasi secara tidak langsung. “Penerimaan pajak bisa didorong dari ekstensifikasi, terutama Wajib Pajak Orang Pribadi. Selain itu, pemerintah juga bisa memperlebar ruang defisit untuk mendorong belanja modal,” katanya. Juru bicara Fraksi PKB Cucunahmad Syamsurijal menambahkan, pertumbuhan ekonomi 5,3 - 5,9 persen berada pada tingkat yang moderat. Indonesia berpeluang tumbuh lebih baik didukung bonus demografi dan peningkatan kelas menengah. “Kami masih melihat kuatnya bonus demografi dan kelas menengah bisa mendukung pertumbuhan, serta komitmen pemerintah menjaga defisit

anggaran meskipun ada belanja yang ekspansif,” ungkapnya. Namun beberapa fraksi menilai asumsi pertumbuhan ekonomi 2017 terlampau tinggi, seperti Partai Gerindra dan PAN yang hanya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,0 - 5,5 persen karena perekonomian global masih mengalami perlambatan. Sebelumnya pada rapat paripurna DPR-RI, Jumat (20/5) lalu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyampaikan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2017, yang didalamnya mencakup sejumlah proyeksi asumsi ekonomi makro. Proyeksi dasar ekonomi makro ini selanjutnya menjadi basis penyusunan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal 2017 dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017. Selain itu, asumsi tersebut telah mempertimbangkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi perekonomian nasional yaitu terbatasnya kapasitas produksi dan daya saing akibat kendala infrastruktur, sumber daya manusia maupun inovasi teknologi, serta isu kesenjangan ekonomi dan kedaulatan pangan. (ant)

Jalur kereta api.

Bali Post/ant

Tunggu Presiden

Revitalisasi KA Jakarta-Surabaya Jakarta (Bali Post) – Revitalisasi kereta api (KA) lintas Utara Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya masih menunggu arahan Presiden Joko Widodo. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono menyatakan hal itu, di Jakarta, Kamis (26/5) kemarin. “Tunggu Presiden pulang, Pak Menteri belum bilang apa-apa soal ini,” kata Prasetyo. Menurutnya, apabila Jepang jadi memberikan pembiayaan untuk merevitalisasi lintas tersebut diharapkan dapat segera berjalan. Namun, dia mengaku hal itu bukan merupakan prioritas dalam rencana strategis (renstra) 2015-2019 pembangunan kereta api. “Prioritas pemerintah itu tidak di Jawa, harus ke timur, kemudian pinggiran-pinggirannya. Makanya kita mau

Trans Sumatera dan Trans Sulawesi dulu selesai secepat mungkin,” katanya. Presiden Joko Widodo tengah menghadiri pertemuan kenegaraan dalam Group of Seven (G-7) di Jepang pada hari ini (26/5 - red). Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan salah satu yang dibahas dengan Jepang soal pembiayaan Pelabuhan Patimban, yakni pengganti Pelabuhan Cilamaya, namun belum dipastikan membahas soal revitalisasi lintas Jakarta-Surabaya. Ditemui terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamurahardjo juga belum bisa memastikan dokumendokumen revitalisasi lintas Jakarta-Surabaya turut dibawa dan dibahas dalam pertemuan kenegaraan tersebut. “Saya belum pegang datanya, mungkin saja,” katanya. Jepang sebelumnya telah

menyatakan minatnya untuk merevitalisasi kereta Lintas Utara Jawa dengan meningkatkan kecepatannya dari 80 kilometer per jam menjadi 150 kilometer per jam. Dirjen Perkeretaapian Kemenhub sebelumnya menyatakan bahwa Jepang sudah berminat terkait revitalisasi lintas Utara Jawa tersebut. Awalnya Jepang ditawarkan untuk pembiayaan Trans Sumatera dan Sulawesi, namun Negara Sakura tersebut lebih memilih meningkatkan kecepatan laju kereta lintas Utara Jawa karena dinilai bisa menonjolkan unsur kecanggihan teknologi yang dimiliki. Apabila kecepatan kereta lintas tersebut meningkat menjadi 150 kilometer per jam, maka Jakarta-Surabaya bisa ditempuh hanya dalam waktu lima jam. (ant)

Ditolak, Penjualan Karet Seluruhnya di Bursa Medan (Bali Post) – Gabungan Perusahaan Karet Indonesia atau Gapkindo menolak rencana pemerintah yang akan mewajibkan penjualan Standar Indonesian Rubber atau SIR seluruhnya melalui Bursa Fisik Karet Indonesia. “Alasan penolakan, karena kalau kebijakan itu diterapkan maka sekitar 60 persen konsumen utama dunia tidak lagi dapat membeli karet Indonesia karena permintaan khusus yang diinginkan pembeli tidak tersedia di bursa fisik,” kata Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut, Edy Irwansyah di Medan, Kamis (26/5) kemarin. Secara garis besar, permintaan khusus para konsumen utama adalah marking khusus untuk label kemasan, jenis ke masan (metalbox/shrinkwrap), menggunakan metalbox jumbo, dan tanpa palet (loose bale). Kemudian untuk pelabuhan tujuan tertentu, shipping term CY/ CY, pengapalan tanpa kontainer (breakbulk) dan umumnya pabrik ban meminta spesifikasi khusus dengan standar yang lebih baik dari SNI. “Pemaksaan penjualan SIR melalui bursa fisik akan menimbulkan penurunan devisa, iklim usaha yang tidak sehat, serta adanya potensi konsumen utama akan melaporkan Indonesia ke WTO,” katanya. Gapkindo mendukung pendirian Bursa Fisik Karet di Indonesia menyusul adanya Regional Rubber Market yang sudah di-soft launching oleh International Tripartite Rubber Council dengan anggota Indonesia, Ma-

laysia, dan Thailand. Namun, ujar Edy, Gapkindo tidak setuju kalau ada kewajiban seluruh penjualan karet dilakukan di Bursa Fisik Karet yang direncanakan segera dibentuk. Regional Rubber Market itu didirikan bertujuan agar jenis, mutu dan kemasan yang diperdagangkan di tiga negara sama. “Kalau sebagian besar konsumen tidak bisa lagi membeli sesuai spesifikasi yang diinginkan, maka bukan saja pengusaha dan petani merugi dengan turunnya permintaan, tetapi juga mengurangi drastis devisa Indonesia dari karet,” katanya. Kondisi itu akan merugikan secara nasional dan negara lain, seperti Vietnam yang akan diuntungkan karena pembeli akan beralih ke eksportir negara itu. Selain Vietnam, dua negara produsen utama lainnya yakni Malaysia dan Thailand juga akan diuntungkan karena meski sudah punya bursa fisik, di negara itu juga tidak ada kewajiban menjual seluruh produknya di bursa sehingga eksportirnya masih bisa bebas menjual sesuai keinginan pembeli. Tidak adanya kewajiban menjual di bursa pada negara Malaysia, Thailand, dan Vietnam itu juga menimbulkan potensi dilaporkannya Indonesia ke WTO dengan tuduhan menghambat perdagangan. “Pemerintah jangan tergesa-gesa seperti memberlakukan kepada komoditas timah. Karet beda dengan timah,” katanya. (ant)


19

Jumat Paing, 27 Mei 2016

Pimpinan DPR Dukung Perppu Kebiri Jakarta (Bali Post) Pimpinan DPR memberi sinyal menerima Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Perppu tentang Perlindungan Anak atau Perppu Kebiri resmi berlaku setelah ditandatangani Presiden Joko Widodo dan masih ditunggu oleh DPR untuk mendapat persetujuan Dewan. Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon meyakini mayoritas fraksi di DPR akan menerima perppu tersebut, karena pemerintah dianggap telah merespons baik atas fenomena kejahatan seksual terhadap anak yang makin mengkhawatirkan. ‘’Apakah kami terima atau tolak, tapi saya yakin mayoritas anggota DPR akan menerima perppu ini, kalaupun ada satu dua koreksi,’’ kata Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/5) kemarin. Fadli menjelaskan, dalam konteks hukuman kebiri, hukuman kebiri yang diberikan kepada pelaku kejahatan seksual terhadap anak bukanlah melakukan tindakan bedah dengan

menghilangkan kesuburan pelaku secara permanen, melainkan hanya memberikan suntikan yang efekknya bersifat sementara. ‘’Kebiri di sini bukan dipotong tapi disuntik. Masih manusiawi,’’ ucap Fadli. Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah mengatakan kebijakan Presiden Jokowi yang menerbitkan perppu. Namun, dia mengingatkan m u a t a n penc egahan bukan hanya didasarkan atas pengebirian organ seksual pelaku, tetapi juga mengubah pola pikir pelaku kejahatan dari yang salah ke arah yang benar. ‘’Riset modern mengatakan bahwa alat kelamin yang paling besar itu adalah otak. Jadi yang paling harus kita bunuh agar masyarakat tidak salah tingkah terhadap seks itu adalah menyembuhkan otak manusia. Oleh karena itu, perppu itu juga harus mencakup adanya tindakan pencegahan yang masif,’’ kata Fahri Hamzah. Dia juga meminta pemerintah dapat menyosialisasikan perppu ini secara luas dan benar agar tidak terjadi salah persepsi di masyarakat. ‘’Pemerintah harus menyosialisasikan secara masif kar-

ena ini harus memiliki daya tekan sementara,’’ ujarnya. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan memastikan DPR akan segera menindaklanjutinya setelah menerima perppu dari pemerintah. Dia juga menegaskan pembahasan yang akan dilakukan dewan sesuai dengan mekanisme yang ada. ‘’Melihat urgensinya sangat penting buat bangsa dan negara untuk perlindungan perempuan dan anak. Sesegera mungkin akan diputuskan setelah melewati mekanisme-mekanisme,’’ kata Taufik. Sesuai mekanisme, perppu dari pemerintah akan dibahas di Badan Musyawarah (Bamus) DPR, kemudian diumumkan di paripurna untuk mendapat persetujuan. ‘’Nantinya pasti ada paripurna, sesegera mungkin,’’ ujarnya. Taufik mengatakan untuk disahkan dan ditetapkan menjadi undang-undang, tergantung dari sepuluh fraksi yang ada di DPR. ‘’Dinamisasinya tergantung pandangan setiap fraksi. Semakin sama pandangan setiap fraksi, semakin cepat mengambil keputusan,’’ katanya. (kmb4)

Lampu Merah Dari Hal. 1

Di sebuah gang, persisnya di selokan atau di belakang rumah dinas perwira TNI, polisi menemukan belasan senjata berupa tombak dan parang. Sekitar pukul 13.15 Wita, polisi bersama TNI kembali menemukan tiga anggota ormas. Mereka ditangkap di gang asrama Korem 163/ Wirasatya, persisnya gang sebelum lampu merah Jalan Sudirman, Denpasar. Mereka sempat dijambak oknum aparat yang kesal. Menurut salah seorang anggota TNI, mereka diamankan karena ditemukan membawa senjata tajam dekat Perumahan Kasdam IX/Udayana Jalan Slamet Riyadi Denpasar. Penggeledahan dilakukan bersama polisi dan Den Inteldam IX/Udayana, Tim Intelrem 163/WSA dan unit intel 1611/Badung. Mereka kemudian diangkut dengan menggunakan mobil Honda Jazz oleh polisi dikawal patroli Polresta Denpasar. Tak berselang

lama, giliran pihak tentara menemukan dua orang anggota ormas yang sembunyi membawa senjata di sebuah bak sampah, dekat rumah seorang tentara. Mereka kemudian diamankan tentara dan kemudian diserahkan ke polisi. Masih di seputaran Jalan Sudirman, Kapolresta Denpasar Kombes Agung Sudana diiringi puluhan pasukannya menuju Robinson. Namun sebelum ke sana, Kombes Agung sempat bertemu dua anggota ormas yang gagal kabur. Sebelum diangkut dengan mobil Kijang Innova, Kombes Agung meluapkan kemarahannya. ‘’Jangan kau hancurkan Bali seperti ini. Ini Bali. Kalian mau apa. Apa gunanya senjata seperti ini. Jangan bikin situasi seperti ini. Kalian tidak menghargai keamanan, kalian tidak menghargai polisi. Borgol dan bawa mereka ke kantor Polres,’’ teriak Kombes Agung. Selain mengamankan anggota ormas, polisi juga mengamankan tujuh mobil

yang ditinggal sekelompok ormas. ‘’Ya, siapa pun punya mobil ini akan kita cari. Sekarang bawa dulu mobil ini ke kantor,’’ perintah Kombes Agung Sudana. Saat ditanya apa pemicu bentrok tersebut, mantan Kabid Provam itu mengaku akan mengkaji dan mengevaluasi terlebih dahulu. ‘’Kita evaluasi dulu, siapa yang mendahului kejadian ini,’’ kata perwira melati tiga di pundak tersebut. Meski demikian, dia sangat menyayangkan kejadian ini, dan pemerintah dalam hal ini Kesbanglinmaspol Pemprov Bali mestinya sudah bersikap. ‘’Kalau sudah seperti ini, polisi selalu dibebankan. Polisi selalu direpotkan. Mestinya pemerintah daerah sudah bersikap karena ini menyangkut keamanan Bali,’’ kata Kombes Agung. Hanya, dia tidak berani mengambil suatu tindakan pencabutan izin ormas, karena itu kewenangan dan legalitas ada di tangan Pemda Bali. (kmb37)

Negara Tetangga Dari Hal. 1

Diakuinya, pemerintah belum serius mengelola pariwisata. Hal ini bisa dilihat dari belum adanya blue print (master plan) kepariwisataan nasional secara detail. Bukan hanya itu, manajemen kepariwisataan nasional juga belum jelas. Berbeda dengan kondisi yang ada di negara tetangga, seperti Singapura dengan Singapore Tourism Boardnya, Thailand dengan Tourism Authority of Thailand, Malaysia dengan Malaysia Tourism Board. Mereka ini telah memiliki perwakilan di sejumlah negara untuk mempromosikan destinasi di negaranya. ‘’Kita di Indonesia belum memiliki yang seperti itu,’’ ujarnya. Di bidang infrastruktur juga menjadi perhatiannya. Ia menilai keinginan pemerintah Bali untuk mendatangkan wisatawan sebanyak 6 juta, perlu disikapi dengan bijak. Karena infrastrukturnya belum memadai. Misalnya saja, bandara yang ada dengan kapastitas satu run way, sangatlah sulit untuk mendatangkan wisatawan dengan jumlah itu. Untuk itu, diperlukan sumber daya manusia yang berkompeten duduk di unsur pimpinan dalam pemerintahan, khsusunya dalam bidang pariwisata. Sementara itu, Ketua DPP IHGMA Reza Sunardi menilai apa yang dilakukan pemerintah dalam mempromosikan pariwisata belum optimal. Padahal, produk yang dimiliki

cukup berkualitas. Namun, akibat promosinya yang disebutnya masih nyungsep, perkembangan sektor ini masih kalah dengan negara lainnya. Terkait dengan upaya pemerintah dalam menciptakan branding untuk sektor ini, sah-sah saja. Karena sebuah branding akan memberikan dampak yang sangat positif dalam menggaet kunjungan wisatawan. Hanya perlu disadari, branding yang tanpa diikuti dengan infrastrutur yang memadai, produk yang bagus, destinasi yang oke, maka tidak akan mampu mencapai apa yang diharapkan. ‘’Konsep 4 P dalam membangun sektor ini jangan diabaikan, yakni produk, promosi (branding), price, palace,’’ ujar General Manager Padma Resort Ubud ini. Di sisi lain, Ramia Adnyana, S.E., M.M., General Manager Hotel Sovereign Bali, mengatakan semua orang bisa ngomong. Namun, untuk kemajuan pariwisata Bali serta Indonesia secara umum diperlukan action. Harus dengan kerja, kerja, dan kerja. Tunjukkan dulu hasilnya. Berkontribusi dengan jelas. Karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi SDM. ‘’Kami di IHGMA ingin menguatkan tagline Wonderful Indonesia. DPD Bali ingin menguatkan pariwisata budaya agar tidak tergerus oleh budaya pariwisata. Terlebih, produk kita sudah bagus. Premium product, the best destination, the best island,’’ katanya. (ara)

Lebih Menantang Dari Hal. 1

Setelah mencetak gol penyama kedudukan di final Liga Champions pada 2014 di Lisbon, di mana Real menang 4-1 atas Atletico melalui masa perpanjangan waktu, Bale mendapati musim keduanya lebih menantang. Cedera dan penurunan penampilan membuat pemain sayap itu mengakhiri musim dengan 17 gol dalam 48 pertandingan untuk Real. Sebagian pihak mengkritik klub yang dianggap mengeluarkan terlalu banyak uang dalam transfer 91 juta euro untuk mendatangkan dirinya. ‘’Memang benar bahwa saya menjalani masa sulit di sini, namun semuanya telah berubah,’’ kata Bale (26).

Tiga Tombak

Bale kembali diganggu sejumlah cedera namun kali ini kontribusinya telah bertambah. Meski hanya tampil sebanyak 30 kali di semua kompetisi untuk Real, ia telah mengemas 19 gol dan membukukan sepuluh assist. ‘’Menurut saya penampilan saya sangat bagus pada musim ini, namun saya masih dapat berkembang banyak,’’ tuturnya. Mengenai rencana jangka panjangnya, sebagaimana dilaporkan Reuters, Bale berkata, ‘’Saya sangat bahagia di Madrid dan saya memiliki tiga tahun tersisa di kontrak saya. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, namun ide saya adalah terus berada di sini karena saya berbahagia.’’ (ant)

Dari Hal. 1

Di mobil Fortuner hitam saat dilihat dari kaca jendela ada tiga tombak dan pedang. Pemilik mobil itu kabur saat polisi melakukan sweeping. Mobil tersebut diangkut mobil derek. Sedangkan di mobil Feroza ditemukan celurit. ‘’Mereka diamankan terkait sajam. Kalau mau jadi supporter ngapain bawa senjata tajam? Pasti kami tindak,’’ tegas mantan Kabid Propam Polda Bali ini. Selain itu, Kapolresta memerintahkan satuan intelijennya membuat laporan analisis dan telaah terkait ormas tersebut. Selanjutnya laporan itu disampaikan kepada pimpinan Pemerintah Daerah Bali, termasuk Kesbangpolinmas dijadikan adopsi penilaian, dan evaluasi keberadaan ormas tersebut. ‘’Kesbangpolinmas kami harapkan bisa mengambil langkah-langkah terkait rentetan kejadian yang melibatkan ormas itu. Kasihan Bali

ini,’’ ucapnya. Ia mengingatkan ormas tersebut menghormati kesepakatan damai yang diprakarsai Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto, 18 Desember lalu. Di hada pan petinggi Kodam IX/ Udayana, Kesbangpolinmas dan instansi terkait, dari Laskar Bali diwakili Sekjen I Ketut Putra Ismaya Jaya dan Baladika diwakili Sekjen I Ketut Sukarta menandatangani kesepakatan damai. Isi kesekapatan itu di antaranya kasus bentrok di Lapas Kerobokan dan Jalan Teuku Umar diselesaikan secara hukum. Melakukan konsolidasi internal dan mengimbau anggotanya tidak terprovokasi isu yang bisa meluasnya kejadian tersebut. Menjaga stabilitas keamanan Bali. Dengan kesadaran sendiri menyerahkan senjata tajam atau senjata api ke Polda Bali. Jika perjanjian itu dilanggar maka mereka siap bertanggung jawab di muka hukum. (kmb36)

Depan Robinson Dari Hal. 1

Tak lama berselang, lewat di depan Robinson sekelompok ormas lainnya dan langsung diserang. Demikian pula di sejumlah gang di kawasan itu dipenuhi massa dari ormas lainnya. Bahkan mereka berbekal senjata tajam. Ketegangan inilah yang kemudian membuat polisi dan TNI bersikap hingga mengeluarkan tembakan beberapa kali ke udara. Sementara itu Humas PN Denpasar Acmad Peten Sili mengatakan untuk saksi dari Baladika terpaksa sidangnya ditunda karena ada musibah seperti ini. Dia berharap pimpinan ormas bisa mengendalikan

anggotanya. Dia kembali mengingatkan adanya kesepakatan damai antarormas yang sudah diteken pimpinan ormas. Seharusnya kesepakatan damai itu bisa diwujudkan, sehingga keamanan di tengah masyarakat, dan persidangan bisa kondusif. Jika kondisi persidangan terus terjadi ketegangan, maka jalan terakhir yang akan diambil oleh pengadilan adalah memindahkan lokasi sidang ke wilayah yang lebih aman. ‘’Ya, pilihan terburuk dan terakhirnya persidangan dipindahkan ke tempat yang aman,’’ katanya sembari mengaku akan terus berkoordinasi dengan polisi atas kasus ini. (kmb37)

Pelatihan Militer Dari Hal. 1

‘’Ada dokter di Banten yang membiayai operasi pelatihan militer di Aceh, ada juga pengusaha Bekasi menyumbangkan Rp 200 juta untuk pelatihan militer di Aceh,’’ katanya. Selain dana dari kaum muhsinin, Solahudin mengatakan para teroris juga mendapatkan dana dari fai atau merampok. ‘’Aksi per-

ampokan sangat disukai untuk menggalang dana,’’ katanya. Pihaknya mencatat aksi perampokan teroris pada 2012-2013 lebih dari 10 kali dengan sasaran utama perbankan milik pemerintah. Selain mendapatkan dana dari dalam negeri, penyandang dana dari luar negeri juga tetap ada. ‘’Dana-dana dari luar (negeri) masih ada,’’ katanya. (ant)

Jumat, 27 Mei 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Klip Bali GRB 08.05 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Banjar Bali Quiz 09.30 Lejel Home Shopping 10.05 Agrobisnis 10.30 Taksu

11.05 BCTTV 11.30 DW TV, Inovator 12.00 Puja Trisandya 12.00 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 10.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Tembang Bali 15.30 Folk Song 16.05 Solusi Alternatif Reiki Ling Chii 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari : TK Sai Prema 12.00 Puja Trisandya

18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Serial Buddha Episode Ke-50 21.00 Lintas Mancanegnara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Wirasa 22.00 Sekilas Berita 22.05 Solusi Alternatif Teh Mayang 23.00 Seputar Bali Terkini 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Closing

Drona Tumbangkan Vrihatkshatra

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Dua Ratus Tujuh Puluh Sembilan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA berkata, Pada sore hari itu, oh raja, terjadi pertempuran menakutkan. Perang itu ditandai suara raungan-raungan seperti awan-awan. Perang itu sekali lagi terjadi antara Drona melawan keluarga Somaka. Yang utama dari manusia itu, Drona, naik ke keretanya yang warna kuda-kudanya merah. Dia langsung menyerbu melawan para Pandava dengan kecepatan sedang-sedang saja. Putra Bharadwaja yang gagah berani yang lahir dari sebuah priok itu sangat loyal dalam hal menyenangkan paduka. Oh Bharata, banyak prajurit utama dengan anak-anak panah terasah dan dilengkapi sayap-sayap indah, kelihatannya bermain-main pada pertempuran dharma itu. Kemudian prajurit kereta perkasa keluarga Kaikeya, Vrihatkshatra, yang tak tertahankan menyerbu melawan Drona. Setelah menembakkan banyak anak panah tajam, dia menyengsarakan sang Guru Drona, seperti sebuah kumpulan awan-awan perkasa menuangkan aliran hujan di Gunung Gandhamadana. Kemudian Guru

Drona, oh raja, digairahkan kemarahannya. Putra Baradwaja itu lalu melepaskan kepadanya 10 batang panah yang diasah di atas batu. Panah itu dilengkapi sayap-sayap emas. Pangeran Kekaya itu dengan senangnya memotong setiap panah, yang ditembakkan Drona. Serangan itu menyerupai ularular sedang marah. Panah itu berbisa dan mematikan. Setelah melihat kelincahan tangan yang ditunjukkan Vrihatkshatra. Banteng di antara para brahmana itu kemudian melepaskan kepadanya delapan batang panah lurus. Melihat panah-panah yang ditembakkan dari busurnya Drona, dengan cepat melesat menuju Vrihatkshatra dalam perang itu menahan mereka dengan panah-panah tajam sebanyak kepunyaannya. Melihat prestasi sangat sulit dicapai Vrihatkshatra. Pasukan-pasukan paduka, oh raja, dipenuhi keheranan. Kemudian Guru Drona, oh baginda, menyambut baik Vrihatkshatra. Putra Rishi Baradwaja itu memanggil kehadiran senjata yang tidak dapat ditahan. Drona lalu terpaksa

menggunakan senjata surgawi bernama Brahma. Pangeran Kekaya setelah melihat senjata itu dengan cepat ditembakkan Drona. Dengan cekatan juga serangan itu digagalkan menggunakan senjata Brahma miliknya sendiri. Setelah serangan Drona itu digagalkan Vrihatkshatra, oh Bharata, menyerang brahmana itu dengan 60 batang panah yang diasah di atas batu dan dilengkapi sayap-sayap emas. Drona kemudian terus menyerang pangeran Kekaya itu dengan sebuah panah kuat. Panah Drona itu mampu menembus melalui baju zirah bagian belakangannya. Panah itu lewat melalui tubuhnya lanjut memasuki bumi. Seperti seekor kobra hitam menembus sebuah bukit serangga. Bahkan panahpanah itu masuk ke bumi, setelah menembus melalui tubuh pangeran Kekaya itu. Terluka parah, oh baginda, dengan panah-panah serangan Drona itu. Pangeran Kekaya it, dipenuhi kemarahan. Dia kemudian memutar-mutar matanya yang indah lalu menyerang Drona menggunakan 70 batang anak panah yang diasah di atas batu

dan dilengkapi sayap-sayap emas. Dengan anak panah lain, dia membuat sais keretanya Drona benar-benar menderita karena terkena pada bagian-bagian vital tubuhnya. Drona lalu menembakkan hujan-hujan panah tajam ke arah keretanya pangeran Kekaya itu. Akibat bombardier Drona, prajurit kereta perkasa Vrihatkshatra kehilangan ketenangannya sehingga Drona dengan empat batang anak panah bersayap membantai keempat kudanya. Dengan anak panah lain, dia menumbang-

kan sais keretanya Vrihatkshatra, melalui ruang depan keretanya. Selanjutnya menumbangkan ke bumi menggunakan dua batang anak panah lain, tiang bendera dan payung-payung musuhnya. Banteng di antara para brahmana itu, dengan sebuah anak panah ketiga ditembakkan dengan baik dari busurnya lalu menembus Vrihatkshatra itu sendiri pada bagian dadanya. Selanjunya panah menusuk dadanya dan dia jatuh di bawah keretanya. (bersambung)

Sloka 7.23 Antavat tu phalam tesam tad bhavaty alpa-medhasam devan deva-yajo yanti mad-bhakta yanti mam api Tetapi orang-orang yang berpikiran pendek ini hanya mendapatkan hasil yang bersifat sementara saja. Mereka ini pemuja para dewa, akan pergi ke dewa-dewa, tetapi yang memuja-Ku, akan datang kepada-Ku.


16 Pages

101 Number 8th Year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

post.co.id e-mail: info_ibp@balilipost.com. nternationalba

post.com.

L O N A A T I E R N I N T

Friday, May

27, 2016

http://epaper.i

ernationalbali

online: http://www.int

WEATHER DPS

T FORECAS 23 - 32

Friday, May

27, 2016

union leads French orm new anti-ref seeks to protests, momentum maintain Page 6

Cast member Johnnyhis Depp and wife actress Amber Heard the arrive for of premiere the British film “Black LonMass” in don, Britain 11, October

ons League Champi trophy would Simeone complete revolution

world Syria the us most dangero health place for WHO : workers Page 13

To create brand, must improve infrastructues

2015.

ard files Amber He from e for divorc pp -media Johnny De ne Plunkett/Files

TPX IMAGES

OF THE

Group DiscusThe Focus Indonesion Wonderful Coffee on in Bali sia held Among May 26. Thursday, are (1) Reza the speakers Kade (2) Dr.Gusti .,(3) Sunardi, .,MM.,MBA Sutawa,SE E.,MM. Ramia Adnyana,S

DAY

REUTERS/Suzan

document

A magistrate last July. conviction for no

order to in April filed for divorce face has filed marriage, judge but issued a formal a month or Heard of Amber Heard trouble for - Actress after just 15 months stay out of ($767) fine. y. apology by A$1,000 LOS ANGELES Johnny Depp on Wednesda Depp a A videoed deadpanoffense, gleedating after for the from husband outlets reported and The pair beganlongtime partner, Depp and Heard “war on terrier” several media Depp media, petition from his dubbed the

split Vanessa Paradis.of two fully by the Australian filed the divorce Heard, 30, “terriergate” court on Monday, French actressare the parents girl. viral. the late a Paradis in a Los Angeles ble differences” a boy and global later went gained fame in popular A-list and Depp in the citing “irreconcila Depp, the of the teenage children, Heard made ran after appearingStreet” and later Depp and year when they “Pirates with the 52-year-old of their 1980s ” and last starred in “21 Jump headlines trouble for bringing Boo, TV series actor who according to a copy Scissorhands stars online ” Depp uploaded starred in “Edward into legal terriers, Pistol and Caribbean,” the in Wonderland. TMZ. was filming the court documents y Yorkshire as Depp Caribbean” “Alice sequel, “Alice Through news website in theaters the in the by celebritycould not independentlfor into Australia “Pirates of country’s tight Looking Glass,” released ves Reuters the latest the in report. Representati emails appeared Friday. movie, breaching verify the not return calls or two on Heard most recently laws. Girl.” (rtr) biosecurity was charged with pets the two did the “The Danish in FebruHeard seeking comment. importing a false the film got married The couple after meeting when counts of illegally producing year the 2011 and one count of ary of last together in they appeared Diary.” Rum Jl. D.Tamblingan film “The

tional Bali

find Interna

Post at:

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

d, must s te bran To crea infrastructure e improv

IBP/Yudi

p Discu

the sector becomes is The tourism for Bali. TourismInof main income the backbone there However, also becoming to economy. donesian adjustment is needed quality are some it can have the be done so with other countries govto compete Currently, the a to make in the world. already triesthe tourism ernment for certain branding before reaching t must first sector. However, the the governmen in improving the goal, the one focus themselves tures especially infrastrucconnected with tourism.

esia ---(1)

erful Indon

ssion Wond

Karnaedi

Focus Grou

Board, Tourism and Malayhas Singapore Authority to manage Singapore culture for Thailand had Tourism Tourism Board also have based with countries Indonesia has Malaysia their facing MEA”.Corporate sia tourism sector. The ing Wonderful to promote of tourism in their es abroad that kind sustainable the speakers, The Hotel Dr.Gusti many representativ doesn’t have One of Puri Saron ., stated that tourism. “Indonesia Sutawa said. not adin Kade General Manager ,MM.,MBA s, Bali is the government As institutions,”of infrastructuremany tourists. The Kade Sutawa,SE. sector. In terms e too want to assist must be IHGMA the qulity of the tourismif the sector to accommodat tourists a year s need he said that increase the equate to get 6 million increasing infrastructureNgurah target because the then it can I Gusti tourism practitioner, properly in the island. reconsidered For example, so it only can is managed For one runway that the govern- to be improved. Indonesia welfare of the people tourism. Rai Airport only has number of flights. he also stated in the Wonderful compeheld by However, serious in managing to have the which was the lack of accommodate limited It was revealed is Association ment is not too can be seen from Discussion there is a needthe government. Not only in Focus Group General Manager Street 63, that reason, in detail. This condition Hotel of tourism tent human resources for tourism Indonesia in Bali Coffee on Veteran In the discussion master plan management system completely (IHGMA) Thursday, May 26. from hotels that but the This condition is countries. with Denpasar on General Managers clear. not neighboring also institutions the other present several Hotel General different with Bali and tourism of Indonesia throughout “The Role (IHGMA) in strengthenthe theme Manager Association

balipost (135rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat Paing, 27 Mei 2016

Dede Yusuf

@balipostcom (4.126 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Bali Post/pik

Dede Yusuf

Beri Kesempatan PRT Istirahat

YUSUF Macan Effendy alias Dede Yusuf (49), Ketua Komisi IX DPR-RI, mengemukakan PRT (pembantu rumah tangga) adalah bagian dari keluarga kita. ‘’Makanya, berilah kesempatan libur dan istirahat bagi mereka. Tiap manusia membutuhkan libur. Mereka telah bekerja selama 20 jam sehari,’’ lontar Dede Yusuf dalam talkshow dengan para penggiat anti-human trafficking (perdagangan manusia) yang diadakan oleh International Organization for Migration (IOM) di Jakarta, baru-baru ini. Komunikasi yang baik antara majikan dengan PRT adalah cara terbagus yang tak bisa dihilangkan. PRT juga manusia. Jadi, hargailah hak asasi mereka. ‘’Jangan salah sedikit saja’, terus kita marahmarah, malah ada majikan yang memukul mereka. Kalau ada kesalahan, tegurlah mereka dengan sopan dan terarah. Pasti ada solusinya,’’ ungkap pemain film ‘’Catatan Si Boy’’, ‘’Reinkarnasi’’ dan ‘’Perwira dan Ksatria’’ ini. Dijelaskannya, hak libur dan cuti ada pada setiap PRT yang telah bekerja untuk majikannya, baik di Indonesia maupun di luar negeri. ‘’Sudahkah kita menjalankan dan memberikan hak cuti kepada PRT dengan baik dan benar? Pemerintah kita pun sudah berkali-kali mendukung aturan ini namun masih banyak majikan terutama di luar negeri yang belum menjalankannya,’’ keluhnya. Seperti diberikan contoh oleh dirinya, Anggun Merdekawati, seorang pekerja domestik dari Indonesia yang bekerja selama dua tahun di Malaysia telah kembali ke Indonesia, karena ikut kompetisi Dangdut Academy di salah satu televisi swasta di Jakarta. ‘’Majikan Merdekawati memberikan izin agar ikut kompetisi. Bahkan sampai masuk 8 besar. Dan sekarang pun, Merdekawati tetap berkomunikasi dengan baik dengan majikannya di Malaysia,’’ urai Dede. Yang jelas, sebagai anggota dan pimpinan DPR-RI, Dede Yusuf terus akan memperjuangkan hak-hak libur dan cuti bagi PRT domestik kita, baik yang bekerja di dalam negeri maupun di luar negeri. (pik)

Bali Post/eka

PUNIA WIRASA - Bertepatan dengan syukuran HUT ke-14 Bali TV, Kamis (26/5) kemarin, diserahkan punia wirasa kepada tiga orang penyandang disabilitas. Punia wirasa juga diberikan kepada anak-anak Panti Asuhan Yayasan Gayatri Widya Mandala, Tabanan. Diserahkan pula bantuan biaya pembuatan pratima kepada Klian Banjar Robokan, Padangsambian Kaja, serta bantuan pembangunan Pura Ulun Danu Songan. Punia wirasa tersebut diserahkan mantan Pangdam IX/Udayana Wisnu Bawa Tenaya dan mantan Gubernur Bali Dewa Made Beratha.

Sophie Navita Mercy Band Segera Generasi Muda Rampungkan Album Ketiga Ajak Sadar Lingkungan

SEMPAT booming lewat single ‘’Tresna Tegangan Tinggi’’ membuat nama Mercy Band menjadi idola baru bagi pecinta musik Bali. Bergabung dalam album kompilasi ‘’Baduda Idol’’ di bawah naungan sang produser Nanoe Biroe. Kala itu Mercy Band diikat kontrak dari 2008 hingga 2009 oleh Nanoe Biroe selaku President Of Baduda. Setelah selesai masa kontrak, pada tahun 2010 Mercy Band memutuskan untuk berkarya sendiri. Album pertama yang bertajuk ‘’Virusvirus Tresna’’ yang dirilis tahun 2010 mendapat respons positif dari para penggemarnya. Setelah sukses pada album perdananya, Mercy Band yang beranggotakan Yanto (vokal), Tut Adi (gitar rythem), Yantel (gitar melody) dan Pangus (drum) kembali merilis album kedua yang berjudul ‘’Paling Buduh’’ pada tahun 2013. Bagi Mercy Band yang terbentuk pada tanggal 14 Februari 2007 itu, berkarya dan menjaga kekompakan sangatlah diutamakan, apalagi semua personelnya sama-sama dari Sukawati,

Gianyar. ‘’Setelah album perdana, kita kembali merilis album kedua pada tahun 2013. Lewat album itu, kita ingin buktikan bahwa kita bisa terus berkarya dan menjaga solidaritas band,’’ ungkap Yanto, sang vokalis Mercy Band, saat dikonfirmasi belum lama ini. Berselang dua tahun, tepatnya pada tahun 2015 lalu, Mercy Band kembali merilis single yang berjudul ‘’87’’. Single ini dirilis dengan tujuan untuk mengobati rasa kangen para penggemarnya. Menurut Mercy Band yang mengusung aliran rock revolusi itu memilih mengeluarkan single sambil merampungkan album ketiganya yang kini sedang dalam proses penggarapan. ‘’Kami sebenarnya sedang mempersiapkan album ketiga. Nah, di tahun 2015 lalu kita sudah keluarkan single yang berjudul ‘87’ sambil menunggu album ketiga kita selesai. Jadi, semoga single itu bisa mengobati rasa kangen penggemar kita, ya ditunggu aja album ketiga kita yang akan segera dirilis,’’ pungkasnya. (win)

Mercy Band

Bali Post/win

SOPHIE NAVITA ikut terlibat dalam pelepasan tukik di Pantai Saba, Gianyar, belum lama ini. Kelangkaan penyu merupakan bagian masalah yang terlihat. Masih banyak masalah alam lainnya yang belum mendapat perhatian seperti sampah, polusi laut, dll. “Yang bisa kontrol untuk masalah penyu ini adalah telurnya selamat. Perkara dia bisa kembali ke dalam laut, biarlah alam yang memilih, ada yang namanya istilah seleksi alam kan, kita lepaskan pada alam,” ujar istri personel Jikustik, Pongki, init. Untuk menghindari telur penyu dimakan anjing dan biawak -- mengingat telur penyu ditemukan di Pantai Saba -- maka penduduk sekitar yang tergabung dalam tim Saba Asri memungut dan menanam telur penyu selama 45 hari. Setelah menetas menjadi tukik, akan dilepaskan kembali ke laut. Sophie yang diundang Bali Zoo dalam pelepasan tukik tersebut merasa bangga menjadi bagian dari Bali Zoo, karena selama ini ia memang sedang mencari lembaga yang peduli terhadap alam. “Memang dari dulu ingin bergabung, tapi ndak ada yang ngajakin, eh tahunya Bali Zoo nelepon ngajakin, jadi saya bilang langsung mau,” ujarnya bersemangat. Melepas tukik baginya seperti memberangkatkan anak merantau. “Saya cuma bisa memberangkatkannya. Biarkan alam yang berbicara karena lebih bijak daripada kita untuk menentukan siapa yang tetap bisa hidup dan yang mana yang tidak,” tandasnya. Dengan kegiatan melepas tukik tersebut, ia mengajak generasi muda lebih sadar dan ngeh terhadap lingkungan. (may)

Tetap Primadona

Atraksi Lumba-lumba di Lovina

Iwan Fals

Bali Post/pik

Iwan Fals

Hukuman Kebiri Tak Cukup

PENYANYI balada Iwan Fals (54) menilai hukuman badan atau hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan seksual tidak cukup. ‘’Ini enggak membuat jera dan kapok. Mereka harus dihukum mati,’’ ujar Iwan, belum lama ini. Menurutnya, setelah keluar penjara, pelaku akan melakukannya lagi. Iwan memang menyadari, usulnya ini melanggar hak asasi manusia. ‘’Namun, berapa lagi kita menunggu kabar akan banyak anak-anak dan perempuan Indonesia diperkosa atas kasus kekerasan seksual. Lihat kasus Yuyun dan yang lain, kita jengkel dibuatnya. Berguguran anak-anak penerus bangsa. Kita harus tegas terhadap pelaku kejahatan seksual,’’ kata Iwan. Bahkan, beberapa petinggi kepolisian dan pengamat sosial mengatakan, Indonesia darurat kekerasan seksual. ‘’Tapi memang, sebagai negara hukum, kita harus mengedepankan hukum. Pelaku kejahatan seksual harus disidang terlebih dahulu dan baru dijatuhi vonis pidana mati,’’ imbuh pelantun tembang ’Bento’ dan ‘’Bongkar’’ ini. Iwan menambahkan, kita bisa tegas terhadap pelaku pembunuhan berencana dan pelaku terorisme sampai mereka dihukum mati. ‘’Masak sih terhadap pelaku kejahatan seksual, kita sangat lemah dan membiarkan peristiwa ini berlalu begitu saja,’’ tandas Iwan Fals. (pik)

ATRAKSI wisata lumba-lumba atau dolfin di pesisir Lovina, Buleleng, tetap menjadi primadona bagi kalangan wisatawan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M., Rabu (25/5) lalu sempat memantau perkembangan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara di sana, di tengah situasi low session. ‘’Kami melihat langsung atraksi lumba-lumba atau dolfin di Pantai Lovina, sungguh sangat mengasyikkan. Atraksi tersebut memberi manfaat ekonomi tinggi bagi masyarakat dari kunjungan tamu lokal dan mancanegara,’’ ujar Sutrisna. Dikatakannya, setiap pagi, sebanyak 325 orang wisatawan menyaksikan atraksi dolfin. Mereka berangkat pukul 05.30 Wita dan menyaksikan kebolehan lumba-lumba hingga 09.00 Wita. Mereka dikenakan biaya per orang Rp 100 ribu. Sutrisna mengimbau pemandu wisata dan

masyarakat di areal pesisir Lovina menjaga kebersihan lingkungan pantai dan mengedepankan kenyamanan tamu. Pasalnya, salah satu usaha untuk peningkatan pendapatan dari sektor pariwisata adalah dengan menjaga keamanan dan kebersihan di tempat wisata. ‘’Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Lovina harus dijaga keamanan dan kenyamanannya saat mereka menikmati atraksi dolfin serta liburan di tempattempat wisata,’’ imbuhnya. Sementara itu, Perbekel Kalibukbuk, Lovina, Ketut Suka, mengatakan pihaknya mengatur ketertiban kelompok nelayan lewat awig-awig di Desa Kalibukbuk. Di tengah musim sepi kunjungan, pihaknya menekankan tidak boleh membanting harga. Pun, saat mengantar tamu untuk menyaksikan atraksi lumba-lumba, jukung

yang digunakan tidak boleh melebihi muatan. ‘’Kami sudah mengedepankan peran awig-awig kepada pemandu wisata dolfin. Sebab, selama ini aktraksi dolfin mampu memberi penghidupan kepada masyarakat. Tamu yang datang menyaksikan lumba-lumba kebanyakan tamu domestik. Sedangkan tamu mancanegara berasal dari Eropa dan Australia,’’ ujar Suka. (dgk) ATRAKSI - Atraksi wisata lumba-lumba di Lovina diminati wisatawan domestik dan mancanegara.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 27 Mei 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu