Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
rabu kliwon
20 HALAMAN
NOMOR 270 TAHUN KE 68
balipost (135 rb Like) http://facebook.com/balipost
,25 mei 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.126 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
OTT KPK
Amankan Ketua PN Kepahiang dan Hakim Tipikor Jose Mourinho
Louis van Gaal Merasa Bangga
Manchester Louis van Gaal mengeluarkan sejumlah pernyataan setelah dipecat sebagai Manajer Manchester United (MU). Manajer asal Portugal Jose Mourinho segera menggantikan meneer asal Belanda itu. Pernyataan van Gaal dimuat dalam laman resmi Manchester United. ‘’Satu kehormatan mendapat kesempatan untuk menangani klub sekelas Manchester United. Saya telah memenuhi keinginan dan ambisi yang selama ini berlangsung lama. Saya dengan bangga dapat membawa United meraih Piala FA untuk kali kedua belas dalam perjalanan sejarah klub. Saya bangga bahwa selama perjalanan karier, saya mampu meraih 20 trofi termasuk Piala FA. Semuanya ini terukir dalam catatan sejarah, yang senantiasa menjadi salah satu capaian istimewa sepanjang karier saya.’’ Kata van Gaal, sangat kecewa tidak dapat menyelesaikan rencana kontrak yang berdurasi tiga tahun. Hal. 19 Sukses Gemilang
Jakarta (Bali Post) – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang, Bengkulu, Janner Purba, tiba di gedung KPK Jakarta, Selasa (24/5) siang kemarin. Janner tiba sekitar pukul 12.26 WIB diantar dengan mobil Toyota Innova. Ia tampak dikawal sejumlah penyidik KPK. Bersama dengan Janner ada lima orang lagi yang dibawa oleh penyidik KPK. Salah satunya T (Toton) selaku hakim adhoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Provinsi Bengkulu. Janner yang mengenakan baju safari berwarna abu-abu itu tidak berkomentar apa pun mengenai penangkapannya dan berusaha untuk menghindari pertanyaan wartawan yang menunggunya. KPK melakukan OTT di rumah Kepala PN Kepahiang Janner Purba sekitar pukul 15.30 WIB. Janner langsung dibawa ke Markas Polda Bengkulu dan diterbangkan ke Jakarta dengan pesawat pukul 09.00 WIB. Sebelum ditangkap, Janner masih mengikuti persidangan hingga pukul 15.00 WIB terhadap empat terdakwa penusuk anggota KPU Kepahiang. Tim penyidik juga memboyong Toton (T) yang tertangkap tangan menerima
suap ke Jakarta, Selasa kemarin. Keduanya diterbangkan menggunakan pesawat dari Bengkulu setelah menjalani pemeriksaan di Markas Polda Bengkulu. Bersama dua hakim tersebut, penyidik KPK juga memboyong dua warga yang berperan sebagai kurir dan dua orang terdakwa dalam kasus yang ditangani kedua hakim tersebut. Hal. 19 Dugaan Korupsi
Penangkapan di Sejumlah Lokasi
Bali Post/ade
’’Kecenderungan pemimpin partai makin lama makin tidak demokratis ke dalam, perlu ada aturan yang membatasi kepengurusan partai politik. Partai nanti tidak sehat karena dipimpin oleh tokoh yang itu-itu saja, sehingga boleh jadi kreativitas internal tidak tumbuh.’’
Bali Post/ant
BARANG BUKTI - Penyidik KPK menunjukkan barang bukti senilai Rp 150 juta saat konferensi pers mengenai operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (24/5) kemarin.
TIBA - Ketua Pengadilan Negeri Kepahiang Bengkulu, JP, saat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/5) kemarin.
KPK telah melakukan OTT di Bengkulu, Senin (23/5) siang sampai malam. Dalam OTT tersebut lima orang diamankan. Salah satunya Janner Purba, Ketua Pengadilan Negeri Pakahiang. Ia juga sebagai hakim ketua pada sidang korupsi di RSUD M Yunus di Bengkulu. Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengungkapkan kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang, Bengkulu Janner Purba dan empat tersangka lain.
‘’Pada 23 Mei, petugas KPK menggelar OTT terhadap lima orang mulai pukul 15.30 WIB hingga pukul 20.45 WIB di beberapa lokasi di Bengkulu,’’ kata Yuyuk dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Hal. 19 Rumah Dinas OTT - Tersangka yang terjaring dalam OTT di Bengkulu tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/5) kemarin. Bali Post/ade
Tiga Kali Dikalahkan Kasus La Nyalla
Jaksa Agung Dorong Buat Sprindik Baru
Jimly Asshiddiqie
Jakarta (Bali Post) – Jaksa Agung HM Prasetyo mendukung Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menerbitkan sprindik baru untuk La Nyalla Mattalitti setelah Pengadilan Negeri Surabaya mengabulkan gugatan praperadilan untuk ketiga kali. ‘’Dengan demikian tidak ada jalan lain bagi Kejati Jatim untuk tidak mengeluarkan sprindik baru,’’ kata Prasetyo, di Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Prasetyo bertekad untuk mengeluarkan sprindik baru dengan tidak peduli berapa kali jumlah sprindik diterbitkan kejaksaan. ‘’Berapa kali kita dikalahkan, sekian kali juga kita akan mengajukan dan membuat sprindik yang baru,’’ kata Prasetyo. Dia mengaku tidak mempedulikan seberapa jauh hasilnya karena Kejati Jatim sudah memiliki semua hal untuk menjerat Ketua Kadin Jawa Timur itu, seperti bukti-bukti yang diperlukan untuk menyidik perkara itu. ‘’Ketika hakim yang
DKPP Berencana Batasi Periode Jabatan Pimpinan Parpol Jakarta (Bali Post) – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie berencana mereformasi struktur kelembagaan partai yang salah satunya membatasi periode jabatan pemimpin partai politik. ‘’Kecenderungan pemimpin partai makin lama makin tidak demokratis ke dalam, perlu ada aturan yang membatasi kepengurusan partai politik. Partai nanti tidak sehat karena dipimpin oleh tokoh yang itu-itu saja, sehingga boleh jadi kreativitas internal tidak tumbuh,’’ kata Jimly di Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Hal. 19 Dua Periode
BNNP Bali Mesti Ungkap Nama yang Terlibat Narkoba Denpasar (Bali Post) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali telah menegaskan ada satu anggota DPRD Bali yang memakai narkoba. Pengungkapan ini setelah BNNP melakukan tes urine di gedung dewan di Renon. Namun hingga kemarin tak satu pun fraksi yang mengakui kadernya terlibat narkoba. Bahkan mereka mendesak agar BNNP mengungkap nama anggota dewan yang terlibat sehingga tidak memunculkan saling curiga. Anggota Fraksi Gerindra DPRD Bali Nengah Wijana meminta BNNP segera mengumumkan identitas anggota dewan tersebut. ‘’Bila BNNP Bali berani melakukan tes urine, maka harus berani pula mengumumkan hasil tes tersebut ke publik. Jangan serahkan pada dewan,’’
ujarnya, Selasa (24/5) kemarin. Anggota Fraksi Gerindra lainnya, Wayan Tagel Arjana, mengatakan alat kelengkapan dewan seperti Badan Kehormatan dan Fraksi memang belum mengambil sikap terkait satu anggota dewan positif narkoba. Hal ini lantaran belum ada pernyataan resmi mengenai siapa anggota dewan tersebut. ‘’Tidak hanya kami (Fraksi Gerindra) semua fraksi pasti mengambil sikap yang sama,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Bali I Gusti Putu Sukarta berharap anggota dewan yang dimaksud bukanlah dari Partai Gerindra. Namun bila ternyata dari Gerindra, pihaknya akan menyerahkan kepada DPP. Hal. 19 Sangat Yakin
HM Prasetyo
berganti-ganti tetapi pendapatnya tetap sama, kita lihat nanti sampai ketemu hakim yang betul-betul memahami apa yang kita lakukan,’’ kata Prasetyo. Ia mengkritik pengadilan karena menerima permohonan praperadilan yang bukan diajukan sendiri oleh La Nyalla. ‘’Yang bersangkutan sendiri tidak ada di tempat, melainkan melalui pengacaranya (praperadilan kedua) namun dikabulkan,’’ katanya. Praperadilan ketiga diajukan oleh keluarga La Nyalla. ‘’Saya tidak tahu lagi nanti, habis ini siapa lagi yang mengajukan praperadilan atas nama La Nyalla,’’ katanya lagi. Pengadilan Negeri Surabaya, Senin kemarin, mengabulkan permohonan praperadilan Muhammad Ali Affandi atas penyidikan kasus korupsi dana hibah Kadin Jatim dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat ayahnya yakni La Nyalla Matalitti. Hal. 19 Cacat Hukum
Kasus Narkoba
Gerindra Pastikan Dipecat
Jakarta (Bali Post) Partai Gerindra memastikan anggota DPRD dari partainya yang terkena kasus narkoba dipecat, baik sebagai anggota DPRD maupun keanggotaannya sebagai kader partai. Ketentuan tertuang dalam AD/ART partai yang juga telah ditegaskan dalam beberapa kali kesempatan oleh pendiri sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. ‘’Dipecat dari jabatannya di DPRD maupun di partai. Itu sudah ditegas-
kan oleh Pak Prabowo dalam beberapa kali kesempatan. Segala sesuatu yang tertangkap tangan, ditindak tegas. Dan partai tidak akan melakukan pembelaan. Terutama kasus korupsi dan narkoba,’’ kata Ketua DPP Bidang Kaderisasi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Desmond J. Mahesa di Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Desmond menegaskan tindakan dan sanksi tegas terhadap kader partai yang terbukti melakukan pelanggaran sudah tertuang dalam aturan
baku partai. ‘’Dia harus bertanggung jawab penuh terhadap apa yang dia lakukan, karena mencoreng nama baik partai. Kami tak ingin memberikan kesan pembelaan terhadap pelaku korupsi dan narkoba,’’ ujarnya. Dalam banyak kesempatan, Pendiri yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah memberikan instruksi kepada seluruh kader partai, baik yang duduk dalam jabatan di eksekutif maupun di legislatif agar tidak melakukan pe-
langgaran terhadap konstitusi negara, peraturan perundangan maupun AD/ ART partai. Jika ada yang melakukan pelanggaran maka konsekuensinya tegas ditanggung sendiri oleh kader tersebut. ‘’Kita sudah tegas dalam korupsi, narkoba, itu prioritas. Sudah disampaikan Pak Prabowo berulang kali. Agar jangan sampai dilakukan, baik anggota DPR pusat, DPRD provinsi, kabupaten/kota,’’ kata Desmond. (kmb4)
Kalau Hanya Pengguna akan Direhabilitasi BNNP Bali telah melakukan tes urine terhadap lebih 4.250 orang selama 2015. Program tersebut terus dilanjutkan pada 2016. Terakhir BNNP mengumumkan hasil tes di DPRD Bali. Hasilnya, satu orang terlibat narkoba. Apa kelanjutan dari tes urine tersebut, Pimpinan DPRD Bali menyerahkan kepada BNN. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, Selasa (24/5) kemarin, menyatakan pengenaan
sanksi perlu diterapkan bagi pejabat atau pegawai yang positif narkoba. Tujuannya untuk mempercepat proses pemulihan. ‘’Di samping rehabilitasi dilakukan BNN, instansi bersangkutan harus ikut mendorong supaya cepat pulih,’’ ujarnya. Sanksi tersebut, lanjut Suastawa, bisa berupa sanksi administrasi, teguran dan dorongan untuk rehabilitasi. Selama 2015, BNNP Bali melakukan tes urine terhadap 4.250 orang dan 77
positif narkoba atau benzo. ‘’Ke depan kita tidak pilih kasih atau pandang bulu terhadap siapa yang dites urine. Apakah eksekutif, legislatif atau yudikatif. Karena itu sudah perintah Bapak Presiden harus bersih-bersih narkoba. Itu artinya instansi pemerintah, TNI, Polri, Aparat Sipil Negara (ASN) harus bersih-bersih diri dari narkoba, termasuk swasta,’’ tandas Suastawa. Jika hasil tes urine positif, yang bersangkutan menjadi klien BNNP
Bali untuk diasesmen Tim Asesemen Terpadu (TAT) terdiri dari tim hukum kejaksaan, kepolisian, penyidik yang menangkap, penyidik yang akan memeriksa, psikolog, dokter ahli jiwa. Terhadap pengguna narkotika tersebut akan dilakukan pendalaman oleh TAT, apakah benar penyalahguna narkoba atau terlibat sebagai pengedar dan bandar narkoba? Hal. 19 Kunjungi Keluarga
ng
DENPASAR
2
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Dua Gepeng Ditertibkan Denpasar (Bali Post) – Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Denpasar sulit diberantas. Meski sudah dilakukan penertiban oleh instansi terkait, gepeng masih saja ditemukan di kota berwawasan budaya ini. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) yang menangani persoalan ini, misalnya, kembali menertibkan dua gepeng yang sedang berkeliaran di kawasan Denpasar. Diprediksi, gencarnya aksi penertiban yang dilakukan instansi terkait bersama aparat penegak perda di Denpasar diprediksi berdampak terjadinya penurunan yang signifikan pada gepeng di Denpasar. Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Denpasar IGA Rai Anom Suradi didampingi Kasi Rehabilitasi Tunasosial I Made Sudana, Selasa (24/5) kemarin mengatakan, secara kuantitas jumlah gepeng yang masuk Kota Denpasar relatif mengalami penurunan. Baik gepeng lokal maupun gepeng asal luar Bali. ‘’Setelah kami melakukan pantauan di lapangan, ada kecenderungan menurun. Namun, operasi penertiban tetap dilaksanakan secara berkesinambungan,’’ ujar Anom Suradi. Sudana menambahkan, dua gepeng yang terjaring penertiban, semuanya berasal dari luar Bali. Keduanya sudah dibina dan selanjutnya dipulangkan melalui Dinas Sosial Provinsi Bali. Terkait adanya perubahan pola operasional gepeng yang belakangan cenderung menyasar rumah-rumah penduduk, Sudana mengatakan, hal ini sudah diantisipasi. Selain secara rutin melakukan penertiban dengan menerjunkan dua tim, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan aparat di tingkat desa dan kelurahan. ‘’Selama ini kawasan rawan gepeng tetap kami pantau. Sedangkan untuk yang ke rumah-rumah, kami harapkan peran serta masyarakat untuk melaporkan bila di lingkungannya ditemukan gepeng. Tim akan segera turun untuk menindaklanjutinya,’’ kata Sudana. Selama April hingga minggu ketiga Mei 2016 ini, pihaknya sudah menertibkan 32 gepeng. Dari jumlah tersebut, 21 orang merupakan gepeng lokal dan 11 orang asal luar Bali. (kmb12)
DENPASAR
& SEKITARNYA
Tabrak Anjing, Tewas Ditabrak Truk GARA-GARA menabrak anjing, pengendara motor I Wayan Sentung (59) jatuh di Jalan Raya Kampial, Nusa Dua. Nahasnya, dia langsung digilas truk hingga tewas dengan kondisi dada remuk dan kaki kiri putus, Selasa (24/5) kemarin. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Nyoman Nuryana menjelaskan, korban beralamat di Lingkungan Penyarikan, Benoa, Kuta Selatan ini mengendarai motor Honda Vario. Setibanya di TKP, tepatnya depan Kampus STPB Nusa Dua, pukul 08.50 Wita, korban menyalip dump truck yang mengangkut kapur. ‘’Korban dan truk sama-sama melaju dari utara,’’ ujar Nuryana. Setelah menyalip truk yang dikemudikan Deni Kristanto (20) asal Jember, tiba-tiba ada ajing melintas dan ditabrak oleh korban. Akibatnya, korban jatuh ke kiri dan tergilas ban truk sarat muatan tersebut. ‘’Luka korban sangat parah dan langsung meninggal di TKP. Kasusnya sedang kami tangani dan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,’’ tegas mantan Kasat Lantas Polres Jembrana ini. Korban merupakan pensiunan BTDC, Nusa Dua, meninggalkan dua orang anak serta seorang istri. Mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Kepala Bagian/ SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Ida Bagus Putu Alit, Sp.F., DFM. mengatakan, kedua kaki korban yakni betis kiri dan kanan putus hingga tulangnya. Luka memar dan lecet juga dialami pada wajah dan anggota gerak atas. (rah/may)
’’Hakim Hercules’’ Tinggalkan Denpasar
SETELAH setahun memangku jabatan sebagai Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Denpasar, Prim Haryadi akhirnya kembali ke Jakarta. KPN Denpasar ini dimutasi dan secara resmi meninggalkan Denpasar, Selasa (24/5) kemarin, untuk balik ke Jakarta. Dia dipercaya menjabat sebagai KPN Jakarta Selatan. Sebagaimana diketahui, Prim Haryadi adalah ketua majelis hakim yang menyidangkan kasus Hercules di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sedangkan di PN Denpasar, ketika dia menjabat malah muncul beberapa berkas kasasi yang hilang hingga dia harus bolakbalik Jakarta untuk mengecek berkas yang hilang tersebut. Alhasil, ‘‘hakim Hercules’’ itu menemukan berkas yang hilang. Setelah melakukan pengecekan, akhirnya berkas ditemukan walau ada yang masih tercecer. ‘’Sudah clear, semua sudah ditemukan,’’ ucap Prim Haryadi saat acara perpisahan di PN Denpasar, Selasa (24/5) kemarin. Acara yang dilakukan sederhana itu dihadiri Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar Susanto, jajaran Muspida Kota Denpasar dan Badung. KPN yang baru, Yanto, belum bisa meninggalkan jabatan lama sebagai KPN Sleman karena ada kesibukan. Posisi KPN Denpasar untuk sementara dijabat Edward Harris Sinaga yang sebelumnya menjabat sebagai Waka PN Denpasar. Sejatinya, Edward juga sudah menerima SK dan menjabat sebagai KPN Batam. Karenanya, dipastikan dalam dua minggu mendatang Dr. Yanto sudah bisa mengisi jabatan KPN Denpasar. Sementara Edward Harris Sinaga segera ke KPN Batam. Menurut Prim Haryadi, hasil pengecekan diketahui ada sekitar 80 berkas perkara kasasi yang menghilang. Dari jumlah tersebut, sekitar 74 berkas perkara kasasi di antaranya sudah ditemukan. ‘’Sudah ditemukan sekitar 70-an berkas dari 80 berkas yang sempat hilang. Sisanya 6 berkas lagi belum ditemukan,’’ kata Prim Haryadi. Kasus penghilangan berkas ini sempat menjadi perhatian Mahkamah Agung (MA) hingga dibentuk tim, baik dari PT (Pengadilan Tinggi) mupun MA. Menurut Prim Haryadi, enam berkas yang belum ditemukan itu berkas perkara kasasi tahun 1970 hingga 1980. Ia mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari siapa orang yang seharusnya bertanggung jawab atas hilangnya berkas ini. Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejari Denpasar soal berkas yang hilang. Atas adanya berkas kasasi yang hilang hingga kejaksaan tidak bisa melakukan eksekusi, maka salah satu PR baru bagi KPN yang baru Dr. Yanto adalah masalah administrasi perkara. Terutama, penyelesaian perkara terkait upaya hukum banding dan kasasi. ‘’Ya, pekerjaan utama adalah administrasi kasus kasasi dan banding,’’ ucap Prim Haryadi. (asa)
Bali Post/eka
NELAYAN Dua orang nelayan tradisional melintas di antara kapal-kapal besar di Benoa, Denpasar. Selain dimanfaatkan sebagai pelabuhan dan wisata air, sejumlah nelayan tradisional masih menggantungkan mata pencahariannya dengan mencari ikan di sekitar Teluk Benoa.
WNA Cuek dengan Lingkungan Sekitar Denpasar (Bali Post) -
Masih ingat kasus Amokrane Sabet, warga Prancis, yang dilaporkan sering bikin onar dan akhirnya tewas diberondong peluru setelah membunuh seorang anggota polisi? Barangkali, seperti itulah gambaran keberadaan warga negara asing (WNA) di Bali sekarang ini. Selain ada yang suka bikin onar seperti Amokrane, ada juga yang terlibat aksi kriminal. Yang paling dominan, mereka yang telah melengkapi data diri dan menetap di Bali cuek atau tak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Kenyataan ini paling tidak tergambar dari sidak terhadap WNA yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari unsur Imigrasi, Kepolisian, TNI dan instansi terkait yang dikoordinir Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar, Selasa (24/5) kemarin, di Desa Sanur Kauh dan Desa Pemogan. Maklum, di daerah ini banyak terdapat WNA yang tinggal menetap. Dari pantauan tim gabungan kemarin, ditemukan sejumlah WNA telah memiliki izin tinggal. Hanya, banyak WNA yang cuek terhadap lingkungan sekitarnya. Bahkan, tidak sedikit WNA ini sering ada ketidakcocokan dengan warga setempat. Sering WNA ini melakukan protes terhadap aktivitas warga setempat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Badan Kesbangpol Denpasar I Gusti Agung Putera Dhyana didampingi Kasubid Ketahanan Seni, Budaya, Agama dan Kepercayaan I.B. Andika Putra Manuaba. Putera Dhyana mengatakan, banyak WNA menganggap, dengan dilengkapi data diri maka mereka tidak perlu peduli terhadap lingkungan sekitar. Bahkan, sering mereka melakukan protes saat ada aktivitas masyarakat karena dianggap telah mengganggu ketenangannya. Padahal, imbuh Andika Putra Manuaba, setiap WNA yang tinggal di suatu daerah harus mematuhi aturan daerah tersebut. Untuk itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat guna
menyelesaikan permasalahan tersebut. Sekretaris Desa Sanur Kauh I Made Dana mengakui sering sekali WNA melakukan komplain terhadap kegiatan yang dilakukan masyarakat. Mereka menganggap kegiatan masyarakat mengganggu ketenangannya. Padahal, menurutnya, selama tinggal di wilayah Sanur Kauh mereka sama sekali tidak dikenai biaya apa pun. Saat ini jumlah WNA yang terdata di Desa Sanur Kauh mencapai 500 orang. Sementara itu Desa Adat Pemogan telah mengantisipasi setiap permasalahan seperti itu. Untuk itu, Desa Adat Pemogan telah membuat pararem (aturan) adat yang mengatur keberadaan WNA. (kmb12)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/ist
SIDAK - Tim gabungan saat melakukan sidak WNA di Sanur Kauh, kemarin.
Kasus Perdin di DPRD Denpasar Penilaian Kesehatan Koperasi Diharapkan Ada Tersangka Pekan Depan akan Berbasis ”Online” Denpasar (Bali Post) Dinas Koperasi dan UKM Denpasar melakukan penilaian kesehatan koperasi yang ada di wilayahnya. Kegiatan ini secara rutin dialakukan setiap tahun. Namun dalam perjalanannya, ditemukan banyak hambatan karena masih menerapkan sistem manual. Karena itu, kini Dinas Koperasi dan UKM Denpasar menerapkan sistem online. Sistem ini masih menyasar Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam (KSP-USP). Selama ini, penilaian dilaksanakan tim dan langsung turun ke lapangan. Dalam satu tahun, hanya mampu menilai 150 KSP-USP. Namun, saat ini, pemerintah akan merancang program penilaian berbasis online. Sistem penilaian kesehatan koperasi ini diadopsi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, S.E., M.Si., didampingi Kabid Binus IGA Yoni, Selasa (24/5) kemarin. Dikatakannya, program ini sudah disosialisasikan kepada 150 koperasi seDenpasar. Menurut Erwin, pelayanan masyarakat berbasis IT ini sangat diharapkan agar cepat memberikan pelayanan. Dengan sistem online, sasarannya koperasi dapat memberikan report kepada pemerintah. Kemudian, memudahkan penilaian dengan cepat
dan hasilnya valid dan dapat diakses pada koperasi masing-masing. “Seiring dengan program Smart City Pemkot Denpasar, semua SKPD diharapkan dapat memberikan pelayanan dengan cepat kepada masyarakat,’’ katanya sambil menyebutkan, penilaian sistem online ini sesuai dengan Permenkop No. 15. Koperasi di Denpasar pertama di Indonesia yang akan menerapkannya,” ujar mantan Kabag Humas Pemkot Denpasar ini. Erwin menegaskan, nantinya jika sistem penilaian kesehatan koperasi dapat dilakukan online, maka jumlah koperasi yang akan dinilai tak terbatas. Artinya, semua koperasi dapat mengajukan untuk dinilai. Sistem online sangat memudahkan, karena hanya dengan IT sudah dapat dilakukan penilaian. ‘’Kami selama ini menilai koperasi sehat, kurang sehat, tidak sehat, langsung ke lapangan sehingga perlu waktu lama. Kalau sistem online, penilaiannya dapat dilakukan di kantor. Dengan klik komputerisasi, sudah langsung dapat diketahui kinerja koperasi yang dinilai. Maka itu, pemerintah dapat menilai lebih banyak dari sebelumnya. Kemudian ke depannya, kami akan menjajaki program checking koperasi, layaknya program BI (BI Checking). Salah satu manfaatnya, untuk mengecek anggota yang nakal (blacklist),’’ jelasnya. (kmb12)
Denpasar (Bali Post) Setelah memastikan adanya kerugian negara mencapai miliaran rupiah, Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dalam waktu dekat yakni pekan depan diharapkan sudah bisa menetapkan seseorang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) di DPRD Kota Denpasar. Hanya, pihak kejaksaan masih menyembunyikan identitas tersangka dimaksud. ‘’Secepatnya dalam waktu dekat ini,’’ jelas Kasi Intel Kejari Denpasar Syahrir Sagir, Selasa (24/5) kemarin. Informasi lainnya, penetapan tersangka diharapkan sudah bisa mengerucut pekan depan. ‘’Ya, kami inginnya minggu-minggu ini kasus segera kelar. Tetapi, kami masih mengembangkan berbagai kemungkinan yang ada,’’ jelas Syahrir Sagir. Sebelum menetapkan tersangka, pihaknya menunggu data tambahan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bali, sehingga soal besarnya kerugian keuangan negara valid. Saat didesak siapa calon tersangkanya, Syahrir belum mau membuka. Yang pasti, katanya, calon tersangka adalah pihak yang paling tahu dan bertanggung jawab langsung terhadap agenda perdin anggota DPRD Denpasar. Walau sudah mengerucut, pihaknya akan melakukan ekspos di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sehingga jelas duduk perkara ini. Sebelumnya diberitakan, kasus perdin DPRD Kota Denpasar terus berkembang dan berimbas ke perjalanan dinas di instansi atau
SKPD lainnya. Walau penyelidikan hingga penyidikan memakan waktu cukup lama, bahkan sudah berjalan setahun lebih, namun hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Informasi teranyar, ternyata penyidik Kejari Denpasar mengembangkan kasus perdin itu selama setahun, yakni pada periode tahun 2014. Awalnya yang ditemukan adanya penyimpangan senilai Rp 300 juta lebih, sekarang sudah ditemukan kerugian keuangan negara di Pemkot Denpasar mencapai miliaran rupiah dari anggaran Rp 6 miliar lebih. Menurut Kasi Intel Kejari Denpasar Syahrir Sagir, khusus untuk perkara perdin Kota Denpasar, penghitungan kerugian keuangan negara sudah diketahui. ‘’Bukan lagi Rp 300 juta (rupiah) sekian, tetapi akumulasi selama tahun 2014 kerugian negaranya miliaran (rupiah). Angka pastinya saya tidak hafal,’’ ungkap Syahrir Sagir. Saat didesak berapa pastinya, Sharir mengatakan bahwa anggaran perdin itu sekitar Rp 6 miliar lebih. Sedangkan yang menjadi temuan setengahnya. Apakah itu artinya sekitar Rp 3 miliar? ‘’Ya, kira-kira seperti itu gambarannya,’’ ungkap Syahrir tanpa mau merinci. Sementara soal Rp 300 jutaan yang sebelumnya menjadi temuan, walau sudah ada pengembalian sekitar Rp 265 juta, menurutnya, itu tidak masalah bagi penyidik. Dengan menunggu turunnya hasil audit secara resmi, pihaknya bakal menentukan tersangkanya. (kmb37)
Cegah DBD
Kelurahan Peguyangan Bentuk ’’Self’’ Jumantik di Sekolah-sekolah ANGKA bebas jentik (ABJ) di Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, telah mencapai 95,7 persen. Meskipun demikian, kegiatan pencegahan berupa pemantauan jentik dan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) tetap dilakukan di kelurahan ini. Mengingat nyamuk dewasa yang membawa virus dengue akan melahirkan keturunan pembawa virus dengue, maka gerakan serentak (gertak) PSN terus digencarkan. ‘’Telurnya ini yang kita antisipasi, karena kalau dengan fogging hanya nyamuk dewasanya saja yang kita musnahkan,’’ ujar Lurah Peguyangan A.A. Gede Agung Darma Putra, S.IP., M.AP., belum lama ini. Masyarakat Kelurahan Peguyangan memang dititikberatkan pada 3M, yakni Menguras tempat-tempat penampungan air, Menutup rapat semua tempat penampungan air, Mengubur semua barang bekas yang ada di sekitar rumah yang dapat menampung air hujan. Kecuali, ditemukan kasus setelah dilaku-
kan penelitian epidemi oleh surveilans dari Dinas Kesehatan. Jika ditemukan jentik melebihi 5 persen ataupun minimal 5-10 kontainer positif jentik, baru dilaksanakan fogging oleh Dinas Kesehatan. Jika ditemukan jentik, pihaknya juga akan memanggil kepala lingkungan (kaling) di daerah itu, menginstruksikan untuk lebih meningkatkan kebersihan. ‘’Laporan gertak ada masuk ke kami dan kami jadikan acuan untuk tindakan selanjutnya,’’ ujarnya. Kepala Puskesmas III Denpasar Utara A.A. Ngurah Taruma Wijaya, SKM. melihat sebagian besar yang positif DB kebanyakan dari anak-anak sekolah. Karenanya, sekolahsekolah perlu dibangkitkan PSN dengan self jumantik (jumantik diri sendiri), melibatkan anak sekolah sebagai juru pemantau jentik (jumantik). ‘’Kelurahan Peguyangan sudah membentuk self jumantik berawal dari TK, SD, SMP, SMA/SMK yang berada di wilayah Peguyangan,’’ ujarnya.
Self jumatik bertujuan untuk mengetahui adanya jentik minimal di rumahnya dan di sekolahnya. Self jumantik tersebut telah disosialisasikan ke seluruh sekolah, yang mana terdapat 21 TK dan 23 SD, SMP, SMA di wilayah tersebut. Sedangkan jumlah jumantik yang ada di Kelurahan Peguyangan sebanyak 12 orang yang terdapat di masing-masing banjar. Setiap hari jumantik bekerja dari pukul 09.00 Wita mengunjungi 30 KK untuk memantau jentik. ‘’Setelah intervensi, dia menginformasikan ke masyarakat tentang pencegahannya,’’ imbuhnya. Bulan Mei ini terdapat 25 kasus DBD di Kelurahan Peguyangan dan tidak ada korban meninggal. Diakuinya, penanganan pasien DBD di Puskesmas III Denpasar Utara belum ada rawat inap, tetapi tersedia untuk pemeriksaan DL. ‘’Kalau positif DB, trombosit di bawah 100, kita rujuk untuk rawat inap di RSUD Wangaya,’’ imbuhnya. Menurut Direktur Yayasan Lembaga Perlindungan Kon-
sumen (YLPK) Bali I Putu Armaya, S.H., puskesmas di Bali perlu menerima pasien rawat inap. ‘’Pemerintah agar memberikan fasilitas rawat inap di setiap puskesmas yang ada di kabupaten/kota di Bali. Walau tidak semua puskesmas menerima rawat inap, tetapi mulai sekarang sudah harus dipikirkan untuk menata pelayanan puskesmas lebih baik lagi,’’ ujarnya. Hal itu, lanjutnya, didasari atas pengaduan konsumen yang banyak di seluruh Bali ketika tidak mendapatkan kamar saat
berobat di rumah sakit. Misalnya saat musim DB, jumlah pasien membeludak dan pengobatan rawat inap dilakukan di rumah sakit. ‘’Saking banyaknya pasien sehingga kamar tidak tersedia, pasien dirawat di lorong rumah sakit. Ini tidak manusiawi bahkan melanggar hak konsumen, hak atas kenyamanan, keamanan dalam mengonsumsi barang dan jasa,’’ paparnya. Saat ini, dari 120 puskesmas yang ada di Bali, baru 37 puskesmas yang memiliki layanan rawat inap. (may)
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : satu anggota dprd bali positif narkoba Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Badung
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Jadi ULP Percontohan
Bupati Diwawancarai Kanal KPK KEBERHASILAN Unit Layanan Pelelangan (ULP) Kabupaten Badung sebagai percontohan tingkat nasional oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP), menarik perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Selasa (24/5) kemarin, KPK mengirimkan empat orang stafnya untuk mewawancarai secara khusus Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengenai komitmennya dalam proses modernisasi pengadaan barang dan jasa melalui ULP sebagai center of excellent. Wawancara Bupati Giri Prasta didampingi Kabag Pembangunan A.A. Ngurah Bayu Kumara sebagai Ketua ULP Kabupaten Badung dengan staf KPK berlangsung di ruang kerja bupati. Dalam penyampaian testimoninya, Bupati mengatakan ULP sebagai center of excellent pengelolaan pengadaan barang dan jasa, dibebankan tanggung jawab yang besar untuk pengembangan diri dalam rangka memaksimalkan tata kelola proses pemilihan penyedia dengan harapan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi dan akuntabilitas. ‘’Dengan tata kelola yang baik, pengusaha yang bergerak dalam bidang pengadaan bisa berkompetisi dengan profesional dan mendapatkan perlakuan yang adil,’’ kata Bupati. Bupati Giri Prasta menjelas-
kan, saat ini ULP di samping melaksanakan pelelangan dengan memanfaatkan SPSE dari LKPP, juga sudah mengembangkan manajemen online system. Di mana pada proses pelelangan paket kegiatan saat ini, pemohon pelelangan tidak lagi memerlukan dokumen lelang secara manual. ‘’Semua proses by online system. Hal ini bertujuan untuk efisiensi dan menjaga akuntabilitas proses pelelangan secara keseluruhan,’’ terang Bupati. Ketua ULP Badung A.A. Bayu Kumara menjelaskan, wawancara khusus Bupati den-
gan staf KPK akan ditampilkan di kanal KPK. KPK, menurutnya, tertarik menampilkan profil Pemkab Badung khususnya mengenai ULP yang telah ditetapkan sebagai percontohan tingkat nasional oleh LKPP. ‘’KPK tertarik menampilkan testimoni Bupati mengenai upaya penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa secara profesional, kredibel dan akuntabel, yang selama ini telah dilaksanakan melalui ULP,’’ katanya. Setiap tahun anggaran ULP Kabupaten Badung rata-rata memproses 500 paket kegiatan. (ad1120)
Prioritaskan Program Sandang, Pangan, dan Papan
Ketua DPRD dan Bupati Teken MoU RPJMD 2016-2021
KETUA DPRD Badung Putu Parwata dan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menandatangani nota kesepahaman (MoU) soal Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Acara tersebut digelar di lantai tiga gedung Dewan, Selasa (24/5) kemarin. Saat penandatanganan tersebut, Putu Parwata didampingi dua wakilnya masing-masing Nyoman Karyana serta Made Sunartha, sedangkan Bupati Badung didampingi Wabup Ketut Suiasa. Acara tersebut juga dihadiri hampir seluruh anggota Dewan serta pimpinan SKPD di Pemkab Badung. Putu Parwata dalam sambutannya mengatakan, rancangan awal RPJMD 2016-2021 yang memuat kebijakan umum dan program prioritas yang disertai kebutuhan anggaran telah disampaikan dan diserahkan Bupati Badung, 16 Mei lalu. Beranjak dari pendekatan legislatif dan politis, DPRD Badung melaksanakan proses untuk membahas rancangan awal itu secara maraton melalui rapat kerja Pansus RPJMD bersama SKPD terkait pada 19 dan 20 Mei, sehingga MoU bisa ditandatangani oleh kepala daerah dan Ketua DPRD sebagaimana diatur dalam pasal 61 ayat 4 Perpres No. 54 Tahun 2010. ‘’Dengan begitu, penandatanganan MoU ini dapat dilaksanakan jauh lebih awal dari batas waktu yang ditetapkan yakni dua minggu sejak diajukan kepala daerah,’’ katanya. Usai penandatanganan, Bupati Giri Prasta mengucapkan terima kasih kepada DPRD Badung karena telah menjalankan amanat konstitusi. Menurutnya, RPJMD meru-
Cakupan Luas, Pemkab Diminta Cermat
Menurut Anom, pembangunan destinasi pariwisata tersebut cakupannya sangat luas. “Apakah usulan tersebut juga akan dibangun kawasan wisata atau resort hotel yang baru, atau hanya menambah objek dan daya tarik wisata yang baru sesuai potensi daerah,” ungkap Drs. Ec. I Putu Anom B.Sc., M.Par., Selasa (24/5) kemarin. Anom menilai, jika Dewan mengusulkan untuk membangun kawasan wisata yang baru di wilayah Badung, maka hal itu belum perlu dilakukan oleh Pemkab Badung. Sebab, saat ini Badung sudah mempunyai kawasan wisata yang sudah berkembang menjadi resort hotel di wilayah Kecamatan Kuta,
Kuta Utara dan Kuta Selatan dengan jumlah kamar yang sudah over supply. Ditambah lagi banyaknya rumah mewah yang belum mempunyai izin yang sudah disewakan kepada wisatawan, meskipun fasilitas dan manajemennya belum masuk kategori vila. “Kalau Pemkab Badung mengembangkan diversifikasi objek dan daya tarik wisata sesuai potensi daerah tertentu, itu masih sangat memungkinkan. Terutama, pengembangan desa-desa wisata yang ada di wilayah Badung Tengah dan Badung Utara, seperti wilayah Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan Petang, yang masih memiliki potensi wisata yang berpeluang untuk dikembangkan dengan lebih ban-
yak memberi peran kepada masyarakat lokal dalam bentuk usaha kecil dengan tidak banyak mengubah bentang alam,” ujar mantan Dekan Fakultas Pariwisata Unud tersebut. Anom berharap jika di wilayah Badung Selatan tahap demi tahap sudah berkembang potensi wisatanya dengan berbagai diversifikasi objek dan daya tarik wisata, tinggal Pemkab Badung yang harus cermat melakukan pembinaan dan pengawasan yang ketat untuk lebih dini bisa menanggulangi pelanggaranpelanggaran yang terjadi. Sebab, saat ini sudah banyak pelanggaran-pelanggaran yang terjadi, baik sempadan pantai, sempadan jurang/ tebing, jalur hijau, kawasan suci, dll. di wilayah Badung. Oleh karena itu, diharapkan Pemkab Badung dengan PAD yang banyak dari Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dengan APBD yang cukup tinggi, agar terus membenahi infrastruktur dan fasilitas umum terutama kebutuhan primer, seperti pendidikan dan kesehatan. Kalau memungkinkan, Pemkab Badung harus memban-
gun rumah sakit di Badung Selatan dan Badung Utara dan bisa membangun rumah sakit internasional untuk dipasarkan kepada wisatawan sebagai health tourism yang tentunya diawali dengan kajian yang matang. Bahkan, di wilayah Badung Utara pun sangat potensial dikembangkan wisata lansia. Sebab, ke depan diprediksi banyak wisatawan lanjut usia yang berkunjung ke Bali sehingga wisata lansia tersebut lumayan banyak menyerap tenaga kerja. ‘’Sekali lagi, kalau Pemkab Badung ingin mengembangkan destinasi wisata, tentu harus cermat. Sebagai contoh, bagaimana sikap dan kebijakan Pemkab Badung tentang Teluk Benoa yang sebagian besar wilayah tersebut masuk wilayah Badung. Perlu sikap tegas dan pasti yang harus dituangkan dalam dokumen resmi dan tidak cukup hanya diucapkan secara oral oleh pejabat-pejabat Badung, agar masyarakat mendapatkan kepastian. Apakah Pemkab Badung setuju atau menolak reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa tersebut,’’ pungkasnya. (win)
Vila Terbakar, Turis Dievakuasi
Mangupura (Bali Post) Karyawan LPD Legian, Selasa (24/5) kemarin, panik karena satu unit Vila The Island di Jalan Legian Gang Abdi, terbakar. Pasalnya, vila tersebut terletak di belakang LPD. Turis yang menginap di vila tersebut pun langsung dievakuasi ke tempat aman. ‘’Posisinya tepat di belakang LPD. Awalnya, dikira LPD yang terbakar. Setelah dicek
ternyata vila,’’ kata petugas Polresta Denpasar. Menurut Jhon Luan kepada petugas, saat akan ganti baju sekitar pukul 09.30 Wita, ia mendengar suara kerepetkerepet. Saat menoleh ke atas, ternyata atap alang-alang gazebo dilalap api dan sudah besar. Dibantu satpam Marcel Terok, Jhon membangunkan tamu agar keluar dan menyelamatkan diri termasuk men-
geluarkan barang-barangnya. ‘’Saksi bersama temannya itu menyemprotkan air pakai selang, tapi tidak bisa,’’ ujar petugas yang enggan disebut identitasnya ini. Marcel Terok mengatakan, si jago merah melalap gazebo lantai dua, ruangan hall dan ruang besar yang dijadikan mes sebanyak 12 tempat tidur. Beberapa menit kemudian, tujuh mobil pem-
adam tiba di TKP. Sekitar pukul 10.30 Wita, api dapat dipadamkan. Pemilik vila tersebut adalah Neil asal Australia dan pengelolanya bernama Sammy. Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara yang dimintai dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. ‘’Masih diselidiki penyebab pastinya. Anggota masih di lapangan,’’ tegasnya. (kmb36)
Sinergitas Promosi Pariwisata
MOU - Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan Bupati Giri Prasta menyepakati RPJMD 2016-2021. Kesepahaman ini ditandai dengan penandatanganan MoU. pakan roh dalam mengolah APBD. Setelah penandatanganan RPJMD, baru masuk ke rencana kerja tahunan. ‘’Ada program yang harus selesai pada 2017, 2018 atau 2020 melalui tahapan musrenbang dan renstra,’’ katanya. Pada kesempatan itu, Giri Prasta menekankan program yang menjadi skala prioritas berupa sandang, pangan, dan papan. Saat ini, Bupati mengaku sudah melakukan konsolidasi untuk memperoleh data valid. Soal pangan, pihaknya sudah mulai menghitung produksi beras per hari, minggu dan per tahun. Apakah sudah mencukupi, kurang atau surplus. Dalam membuat program, pihaknya memastikan program tersebut komprehensif dari sektor hulu, tengah dan hilir. Soal pakaian, Bupati memastikan sudah mencukupi. Terkait papan, katanya, masih ada 15.000 warga miskin yang perlu mendapat perhatian di sektor hunian ini. Untuk itu,
pihaknya akan menerapkan dua pola yakni bedah rumah dan rehab rumah. Bedah rumah akan dianggarkan Rp 50 juta dan tiap rumah memiliki dua kamar tidur, satu kamar tamu, satu ruang bebas, dapur serta kamar mandi. Jika dirancang 500 unit tiap tahun, anggaran yang dibutuhkan Rp 25 miliar. ‘’Pemkab masih mampu untuk melaksanakan,’’ tegasnya sembari menambahkan, rehab rumah tentu saja menyangkut bagian-bagian rumah yang rusak seperti plafon, atap dan sebagainya. Di sektor kesehatan, pihaknya akan menerapkan Kartu Badung Sehat (KBS). Semua kebutuhan kesehatan masyarakat ditanggung melalui satu kartu ini, hanya harus di kelas III sesuai ketentuan. Terkait infrastruktur, Bupati juga menyatakan telah memikirkan. Pembangunan ring road, shortcut dan underpass di Badung Selatan menghabiskan Rp 900 miliar. (ad1122)
Dialog Bupati dengan Pelaku UMKM
Pemerintah Siap Melindungi, Memfasilitasi dan Membantu Permodalan
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, Selasa (24/5) kemarin menggelar tatap muka dan dialog dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Kabupaten Badung di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung. Dalam pengarahannya, Bupati Giri Prasta menyampaikan tentang program Pemkab Badung dalam upaya meningkatkan daya saing UMKM di Badung. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Dekranasda Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ny. Putu Parwata, Ketua DWP Ny. Kompyang Swandika, pejabat terkait, Asperinda Badung serta 400 pelaku UMKM di Badung. Dalam pengarahannya, Bupati Giri Prasta menekankan bahwa Pemkab Badung sangat berkomitmen untuk dapat memberikan perlindungan dan memfasilitasi serta memberikan modal kepada UMKM di Badung. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut, Pemkab Badung telah melaku-
Soal Pembangunan Destinasi Pariwisata Baru
Mangupura (Bali Post) Usulan DPRD Badung untuk membangun destinasi pariwisata baru di wilayah Badung, mandapat respons dari Ketua ICPI (Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia) wilayah Bali, Putu Anom. Ia mengatakan, rencana tersebut sah-sah saja, tetapi pembangunan tersebut harus cermat dan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan, baik sesuai RTRWP Bali, RTRW Kabupaten Badung beserta RDTRW, Ripparda Badung yang telah ada, dengan tujuan pembangunan tersebut memang diperuntukkan bagi perkembangan pariwisata. KPK - Bupati Giri Prasta secara khusus diwawancarai KPK terkait keberhasilan ULP Kabupaten Badung sebagai percontohan tingkat nasional oleh LKPP.
3
kan kerja sama dengan lembaga pendidikan yakni Universitas Prasetya Mulya Jakarta. ‘’Kebijakan kami nanti adalah untuk bantuan penyertaan modal, dana bergulir dan hibah serta peralatan maupun barang sesuai kebutuhan UMKM,’’ jelasnya. Karena itu, Disperindagkop Badung diminta untuk melakukan inventarisasi dan mengklasifikasikan UMKM ke dalam berbagai bidang usaha. Karena’, UMKM merupakan pilar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menurunkan angka kemiskinan serta menumbuhkan perekonomian masyarakat. Bupati Giri Prasta mengakui, salah satu kendala yang masih dihadapi UMKM adalah dari segi pemasaran. Untuk itu, ke depan Badung akan menggunakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berenca (PPNSB). ‘’Melalui PPNSB ini, Pemkab Badung akan memikirkan terkait akses pasar. Ini tugas kita untuk mengalokasikan
dan memfasilitasi akses pasar tersebut agar betul-betul hasil produksi UMKM diterima oleh pasar,’’ tegasnya. Giri Prasta mengatakan, Pasar Latu yang saat ini belum maksimal akan dijadikan pasar agro industri dan paling lambat tahun 2017 dapat terealisasi. Sementara untuk di wilayah JAS (Jagapati, Angantaka, Sedang)’, akan dibangun pasar seni seperti Pasar Sukawati. Selainn itu, Pemkab juga mengambil kebijakan yang disebut pasar tradisional modern. ‘’Tradisional adalah pelakunya masyarakat lokal kita, modern adalah higienis, terjaga kebersihannya, bila perlu pake AC silakan,’’ imbuhnya. Giri Prasta menambahkan, di era MEA sekarang, untuk mampu bersaing di pasaran, UMKM dituntut harus bisa berbenah khususnya dari segi kemasan produk. ‘’Jangan resah, kehadiran MEA itu bukan tantangan, namun kita harus berbenah, mungkin dari segi tampilan produk agar lebih
Pemkab dan BPPD Gandeng Industri Pariwisata ke Australia
MENYADARI promosi pariwisata merupakan salah satu bentuk investasi yang amat strategis dalam menjaga image serta citra destinasi dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam sepekan ini melakukan Sales Mission di Australia. Sales mission ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Badung bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung dengan menggandeng industri pariwisata serta maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia. Sales mission kali ini dipimpin langsung Sekda Badung Kompyang R. swandika, S.H., M.H. didampingi Kadiparda Badung Cokorda Raka Darmawan, Kepala BPPD Badung yang juga Ketua PHRI Kabupaten Badung I GN Surya Wijaya serta industri pariwisata di Kabupaten Badung. Kadiparda Badung Cokorda Raka Darmawan melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Badung A.A. Gde Raka Yuda, Selasa (24/5) kemarin menjelaskan, sales mission di tiga kota di Australia ini dilaksanakan selama sepekan dari 22 hingga 28 Mei 2016 mendatang.
Menurutnya, kegiatan sales mission ini diawali dengan melakukan table top di Hotel Pan Pacipic Perth Australia. Konjen RI di Perth Ade Padmo Sarwono juga menyempatkan diri hadir bersama perwakilan Garuda Indonesia di Perth serta lebih dari 100 undangan business partner (travel agent di Perth, Australia). Selain di Perth, menurut Raka Darmawan, kegiatan promosi akan dilakukan juga di kota Melbourne dan Sydney. ‘’Diharapkan melalui kegiatan sales mission di tiga kota terbesar di Australia ini maka target kunjungan dalam tahun 2016 sebanyak 1 juta wisatawan akan tercapai,’’ katanya. Pada acara table top tersebut, Sekda Badung Kompyang R. Swandika yang juga mantan Kadisparda Badung ini di hadapan para peserta dan undangan sempat menyampaikan kondisi dan daya tarik kepariwisataan Kabupaten Badung karena keindahan alam dan budayanya. Kondisi Badung yang memiliki daya tarik serta tempat rekreasi dan hiburan umum yang sangat lengkap, mulai daya tarik keindahan pantainya, dapat dinikmati sepanjang tahun hingga tempat hiburan den-
DIALOG - Bupati Giri Prasta menggelar tatap muka dan dialog dengan pelaku UMKM Kabupaten Badung di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Selasa (24/5) kemarin. menarik konsumen,’’ katanya. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan tentang konsep smart city. Melalui smart city, produkproduk UMKM Badung dapat dibuatkan sebuah aplikasi sehingga memudahkan dalam melakukan conecting, contolling maupun monitoring dari UMKM.
Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Badung I Ketut Karpiana mengatakan, pertemuan pelaku UMKM dengan Bupati Badung ini baru pertama kali dilaksanakan. Diharapkan, melalui tatap muka dan dialog ini pemerintah bersama UMKM Badung dapat meningkatkan kesejahteraan masyaratkat. (ad1119)
SALES MISSION - Sekda Badung Kompyang R. Swandika didampingi Kadiparda Badung Cokorda Raka Darmawan, Kepala BPPD Badung yang juga Ketua PHRI Kabupaten Badung I GN Surya Wijaya menggelar Sales Mission di Australia. gan aksesibilitas yang cukup memadai. ‘’Dengan kondisi daya tarik pariwisata yang lengkap ini, saya berharap terjadi peningkatan kunjungan wisatawan asal Australia ke Bali dan Badung,’’ ungkapnya. Kepala BPPD Kabupaten Badung yang juga Ketua PHRI Kabupaten Badung I GN Rai Surya Wijaya menjelaskan, sales mission ini sangat efektif dan efisien dilaksanakan. Sebab, ada
kegiatan bertemu langsung dengan para buyers melalui meeting business dan table top yang dihadiri lebih dari 100 orang dari travel agent whole sales, retail agent dan mereka semuanya sangat antusias ‘ untuk menjual Bali sebagai destinasi yang prioritas untuk market wisatawan Australia. ‘’Kami optimis target kunjungan 1 juta orang wisatawan Asal Australia ini akan tercapai pada akhir Tahun 2016 ini,’’ ucapnya. (ad1121)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
OSN di Palembang
SMAN 4 Denpasar Raih Enam Medali
OSN - Siswa Foursma peraih medali dalam OSN di Palembang foto bersama dengan Koordinator Club Mata Pelajaran dan guru pembina. PESERTA Olimpiade Sain Nasional (OSN) dari SMAN 4 Denpasar (Foursma) tampil maksimal dalam OSN 2016 di Palembang, 15-21 Mei 2016. Dari sembilan siswa Foursma yang berlaga dalam OSN tersebut, enam orang berhasil meraih medali yakni satu medali perak dan lima medali perunggu. Hal itu disampaikan Kepala SMAN 4 Denpasar Dr. I Wayan Rika, M.Pd. didampingi Wakasek Kesiswaan Made Sudana, Wakasek Humas Ni Wayan Sasih Artini, Wakasek Sarana Prasarana Made Subawa, Wakasek Kurikulum IB Sudirga dan Koordinator Club Mata Pelajaran I Dewa Putu Ngurah, Selasa (24/5) kemarin. Siswa Foursma Kadek Jimmy Sardana, siswa kelas X2, yang tampil dalam bidang studi Matematika meraih medali perunggu, Cristhoper Thierry Wijaya XIA 6 (Kimia) meraih perunggu, I Made Krisna Dwitama X7 (Komputer) menyabet perunggu, Steven Kusuman XIA 8 (Komputer)
meraih perunggu, Yustika Sari XIA3 (Biologi) mendapat perunggu dan I Putu Prakasa Wiprayoga XIA6 (Biologi) memperoleh medali perak. Rika berterima kasih kepada para siswa atas capaian prestasi ini. Prestasi ini juga berkat motivasi dan pembinaan para guru, guru pembina, pegawai dan dukungan orangtua siswa. Pihaknya berharap ke depan prestasi seperti ini bisa ditingkatkan. Agar peserta OSN bisa tampil lebih maksimal, Rika berharap pelatihan di provinsi ditingkatkan. Koordinator Club Mata Pelajaran Foursma I Dewa Putu Ngurah menyampaikan rasa syukur karena siswa Foursma mampu menunjukkan kemampuannya secara maksimal dalam OSN. Prestasi ini tak lepas dari usaha siswa masing-masing dan motivasi dari Kepala SMAN 4 Denpasar beserta jajarannya, guru-guru, guru pembina, pegawai dan orangtua siswa. Namun, target medali emas belum berhasil dicapai.
”Tetapi hasil yang dicapai ini sudah cukup membanggakan. Hal ini menjadi evaluasi untuk kesuksesan OSN pada masa mendatang. Bagi mereka yang belum berhasil meraih medali, jangan berkecil hati. Sebab, sesungguhnya kemampuan kalian sudah baik, cuma faktor keberuntungan belum ada,” ujarnya. Di sisi lain, Wakasek Kesiswaan Foursma Made Sudana menyampaikan, selain di bidang akademik, Foursma juga berjaya dam bidang nonakademik. Terbukti dalam ajang PSR Kota Denpasar baru-baru ini, Foursma berhasil meraih juara umum. Kegiatan lain yang diikuti SMAN 4 Denpasar dalam memperluas wawasan dan meningkatkan mutu pendidikan adalah melakukan student exchange ke Affiliated High School of Korean National University of Education, Korea Selatan, minggu lalu. Sebanyak 20 orang siswa dan 4 guru pendamping mengikuti kegiatan tersebut. Selama di sana, Foursma mengikuti kegiatan akademik dan nonakademik. Dalam ajang seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Bali, 23 Maret 2016 lalu, Foursma berhasil meloloskan sembilan siswa untuk mengikuti OSN di Palembang, 15-21 Mei 2016. Jumlah peserta yang lolos tahun ini meningkat dari tahun lalu. Tahun ini, Foursma meloloskan 9 siswa -- 1 Matemika, 1 Fisika, 2 Kimia, 2 Biologi, 2 Komputer dan 1 Astronomi. Tahun 2015, Foursma berhasil meloloskan 7 siswa -- 2 bidang studi Biologi, 2 bidang studi Kimia, 1 Matematika dan 2 Komputer. (ad1123)
Universitas Mahendradatta Gelar Olimpiade Bahasa Inggris IV Tahun 2016
Wujudkan Generasi Muda ’’Go International’’ Dukung Visi Trisakti Jokowi UNIVERSITAS Mahendradatta bekerja sama dengan IndonesiaIndia Language Center (IILC) kembali menghadirkan pagelaran Olimpiade Bahasa Inggris IV Tahun 2016 tingkat SMP/SMA/SMK di sembilan kabupaten/kota se– Bali. Pagelaran yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini merupakan ajang bergengsi yang didukung oleh Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Komite III Bidang Pendidikan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E. (M.Tru), M.Si. Dukungan dari pemerintah pusat tentunya dapat berpengaruh bagi keberlangsungan pagelaran Olimpiade Bahasa Inggris ini dan merupakan sesuatu yang patut diperhitungkan di nasional maupun internasional. Tujuan dari pagelaran yang dilaksanakan dari tanggal 23 Mei hingga 1 Juni 2016 ini adalah menanamkan pola pikir dan paradigma baru dalam bahasa Inggris untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas dan berwawasan global. Universitas Mahendradatta Bali merupakan perguruan tinggi swasta di Bali yang telah mendapatkan QA (Quality Assurance) dari ASEAN University Network (AUN) dan juga pengalaman Unmar menjadi member di COMEP (World Private Educations Associations). Hal tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi peserta Olimpiade untuk bisa meraih cita-cita pendidikan bertaraf in-
OLIMPIADE – Foto bersama Finalis Olimpiade Bahasa Inggris ke-3 di Kampus Perjuangan Universitas Mahendradatta Bali. ternasional. Adapun tema dari generasi muda untuk terus belajar pagelaran Olimpiade Bahasa Ing- mengenai wawasan internasional,” gris IV tahun 2016 yakni ‘’ASEAN ungkap Ni Wayan Suarjati Yusni Community In President Jokowi’s yang merupakan Ketua Panitia Trisakti Vision’’. “Pengangka- Pelaksana Olimpiade Bahasa Ingtan tema tersebut merupakan gris IV Tahun 2016. suatu bentuk dukungan kepada Adapun jadwal pelaksanaan Presiden RI dengan visi revolusi Olimpiade yakni Kabupaten Jemmental, hal ini sesuai dengan era brana (23 Mei 2016 di SMPN 1 globalisasi saat ini di mana makin Negara), Kabupaten Buleleng (24 dituntutnya generasi muda Indo- Mei 2016 di SMKN 1 Singaraja), nesia untuk dapat menghadapi Kabupaten Tabanan (25 Mei 2016 ketatnya persaingan di dunia di SMKN 1 Tabanan), Kabupaten internasional. Ditambah dengan Karangasem (26 Mei 2016 di telah berjalannya masyarakat SMPN 1 Amlapura), Kabupaten ekonomi ASEAN yang mensyarat- Klungkung (27 Mei 2016 di SMKN kan bagi generasi muda Indonesia 1 Klungkung), Kabupaten Gianuntuk berkompetisi, titik fokusnya yar (28 Mei 2016 di SMA Dwijenada di komunikasi. Maka dari itu dra Gianyar), Kabupaten Bangli penting penguasaan 6 bahasa PBB (30 Mei 2016 di SMPN 1 Bangli), yang di dalamnya termasuk ba- Kabupaten Badung (31 Mei 2016 hasa Inggris. Tentunya pagelaran di SMAN 1 Mengwi) dan Kota olimpiade ini dapat memberikan Denpasar (1 Juni 2016 di SMA manfaat sekaligus dorongan bagi Dwijendra). (ad1125)
DPD-RI Dukung Pengadaan Unit Damkar di Ubud untuk Antisipasi Bencana
Wedakarna Minta Pemkab Gianyar Percepat Proses Revitalisasi Pasar Ubud
SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat meninjau Pasar Seni Ubud didampingi Dr. Tjok Gde Raka Sukawati, Lurah Ubud, Dinas PU Kabupaten Gianyar, Disperindag Gianyar dan Polsek Ubud. PENASARAN atas lambatnya masih saja dipunguti uang restriPemkab Gianyar dalam penanganan busi. Walau tidak besar, tapi ya… revitalisasi dua pasar di Gianyar tetap saja tega. Mereka mengeluh yakni Pasar Seni Sukawati dan sebagian penghasilan tidak sama Pasar Seni Ubud yang terbakar lagi. Apa lagi kalau hujan, dipastibeberapa bulan lalu, akhirnya mem- kan para pedagang ini akan kerebuat Senator DPD-RI Bidang Kesra potan dan kocar-kacir. Saya tidak Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Weda- paham kenapa bisa lama sekali karna MWS III turun ke lapangan. prosesnya. Ini yang mau saya cari Sejumlah temuan baru akhirnya tahu,” ungkap Gusti Wedakarna. menjawab rasa penasaran publik Ternyata dari hasil laporan diterkait kesan lambatnya birokrasi nas terkait di Ubud dan Gianyar, atas Pasar Ubud dan pedagang yang ditemukan fakta bahwa sampai saat menjadi korban kebakaran. ini proses pembangunan pasar baru Didampingi Panglingsir Puri sebatas perencanaan. “Dari wakil Ubud, Camat Ubud, Lurah Ubud, pemkab mengungkapkan bahwa Polri, Disperindag Gianyar, Dinas minggu ini baru turun hasil kajian PU Gianyar dan terkait, kunjungan tentang gedung yang terbakar. Dan Senator DPD-RI ini sempat mendap- ini sangat terlambat sekali. Saya atkan perhatian dari warga sekitar. tanya anggaran dari mana yang Seperti biasa, dalam kunker yang dipakai, juga belum jelas. Ternyata bersifat mendadak, Gusti Wedakarna belum ada pengajuan ke pusat dan langsung menemui kaum marhaen, ada kabar masih tunggu klaim asurpara korban pedagang akibat keba- ansi. Ini membuat saya khawatir, karan. ”Saya bertemu dan menerima bahwa jangan dibiasakan mental curhat dari para pedagang. Kasihan pemerintah berlama-lama tentang benar ya, pemerintah sepertinya abai urusan revitalisasi. Percepat dan kerdengan penanganan secara cepat. jakan segera, jangan biarkan rakyat Bahkan tenda paying pun harus menunggu. Harus dikasi kejelasan. pedagang yang membeli sendiri, tapi Syukur mental orang Ubud ini nrimo
nrimo. Kalau di Jawa sudah demo ini,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun menyatakan bahwa DPDRI siap mendukung dan mengawal jika nantinya anggaran bisa dibantu di pusat. “Saya dan kawan–kawan DPR akan kawal, demi Bali apalagi Ubud. Saya minta Pemkab segera tuntaskan kajian, proposal dan pengajuan sebelum Agustus di anggaran perubahan APBN atau APBD, agar proses bisa dimulai akhi tahun. Kalau terlambat ya risiko baru 2017 bisa dieksekusi. Harus percepat dan DPD-RI siap mengawal, seperti saya bantu bicara ke Menteri Perdagangan tempo hari terkait sukses anggaran Rp 60 miliar di Pasar Sukawati. Kita sinergi pusat dan daerah,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun meminta agar semua pedagang di Ubud bersabar, dan mengerti bahwa urusan yang sebenarnya sepele ini banyak mendapat tantangan di daerah. “Sabar kemanten. Sebenarnya ini urusan tidak besar, tapi saya kira terlalu banyak kepentingan, isu politik dan faktor mental saja. Kalau niat, tidak sampai 6 bulan beres sepertinya. Masalah aturan dan lain sebagainya kan bisa dicarikan solusi. Kalau mau jadi pemerintah yang harus bisa memerintah, bisa eksekusi cepat dan pasang badan, jika tidak bisa tegas ya tidak usah jadi pemerintahya. Tapi kita kasih kesempatan pada Pemkab dan jajarannya. Mudah–mudahan kehadiran tiang di sini bisa menunjukkan bahwa masalah Pasar Ubud bukan hanya masalah orang Ubud dan Gianyar, tapi juga masalah republik. Malu sama dunia urus gedung terbakar saja tidak beres,” ungkap Gusti Wedakarna yang merupakan pemenang pemilu peraih suara tertinggi DPDRI di Ubud dan seluruh Kabupaten Gianyar. (ad1128)
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Akademi Farmasi Saraswati Denpasar Teken MoU dengan Pemkab Karangasem SERANGKAIAN kegiatan 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Akademi Farmasi Saraswati Denpasar meneken MoU dengan Pemkab Karangasem. Naskah MoU ditandatangani Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Direktur Akademi Farmasi Saraswati Denpasar Drs. I Gede Made Saskara Edi, M.Psi., Apt., Selasa (24/5) kemarin. Penandatanganan dipusatkan di UPTD Pertanian, Kecamatan Rendang. Bupati saat itu didampingi Wakil Bupati Wayan Artha Dipa. Sementara I Gede Made Saskara Edi didampingi Wakil Direktur I Nyoman Gede Tri Sutrisna, S.Farm., M.Farm., Apt. bersama Ketua Tim Kerja Sama Ketut Agus Adrianta, S.Farm., M.Biomed., Apt. Acara juga disaksikan Sekda Karangasem bersama para asisten, pimpinan SKPD, unsur Muspida dan masyarakat setempat. I Gede Made Saskara Edi menjelaskan, MoU dengan Pemkab Karangasem menyangkut Tri Dharma PT yakni pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Ruang lingkup kerja sama menyasar seluruh UPTD Kesehatan di Kabupaten Karangasem. Dia mengatakan, kerja sama dengan Pemkab Karangasem baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya, Akademi Farmasi Saraswari Denpasar telah menjalin kerja sama dengan Pemkot Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita). Kerja sama ini dimaksudkan untuk saling bersinergis membangun SDM Bali. Akademi Farmasi Saraswati Denpasar sebagai bagian dari perguruan tinggi di Bali ikut berperan meningkatkan
kualitas SDM Bali khususnya di bidang kesehatan. Kedua, mahasiswa Akademi Farmasi Saraswati Denpasar yang berasal dari Karangasem bisa menentukan sendiri lokasi PKL di daerahnya sehingga lebih efektif dan efisien. Selain itu, sebagian mahasiswa Akademi Farmasi Saraswati Denpasar adalah pegawai (PNS) di Pemkab Karangasem. Mereka diyakini lebih memahami peta kondisi kesehatan di daerahnya sendiri. Setelah tamat diharapkan memberi nilai lebih bagi pembangunan daerah sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dalam jangka pendek, kata Saskara Edi, kerja sama ini akan diisi dengan menerjunkan mahasiswa PKL ke sejumlah UPTD Kesehatan. Ke depan, program pengabdian masyarakat dan penelitian Akademi Farmasi Saraswati juga diarahkan ke Karangasem. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menekankan, melalui Tri Dharma PT ini, Pemkab Karangasem berharap PT di Bali
ikut berkontribusi nyata mencerdaskan masyarakat dan akhirnya ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karangasem. Ini sesuai dengan visi Pemkab Karangasem yakni ‘’Karangasem cerdas, bersih dan bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana’’. Sementara itu, Kampus Akademi Farmasi Saraswati Denpasar dipadati calon mahasiswa baru, Selasa (24/5) kemarin. Menurut Saskara Edi, tahun ini pihaknya hanya merekrut 160 mahasiswa baru disesuaikan dengan rasio dosen dan demi mempertahankan predikat sebagai PT yang sehat dan berkualitas. Pendaftaran jalur reguler sudah dibuka dan ditutup 28 Juni 2016. Testing dilakukan 30 Juni 2016. Biasanya pada seleksi gelombang I saja Akademi Farmasi Saraswati sudah memenuhi kuota sehingga tak sampai membuka pendaftaran gelombang II. Untuk itu, Saskara Edi mengajak lulusan SMA/SMK yang ingin cepat kerja setelah tamat di bidang kefarmasian bergabung ke Akademi Farmasi Saraswati Denpasar. (ad2041)
TEKEN MoU - Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri saat meneken MoU dengan I Gede Made Saskara Edi.
Semiloka Kurikulum KKNI FH Unwar
Diterapkan 2016, Targetkan Akreditasi A pada 2019 FH Unwar mengundang sejumlah stakeholders untuk mematangkan penyusunan kurikulum baru berbasis KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT). Mereka terlibat dalam semiloka dua hari yang diadakan di luar kampus tepatnya di Resto Apung, Kedisan, Kintamani, Bangli. Ketua Panitia I Made Minggu Widyantara, S.H., M.Hum. menjelaskan, semiloka diikuti 62 orang dari unsur dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan dan pegawai FH Unwar. Sebelumnya, FH Unwar menerapkan KBK yang kini disempurnakan dengan pendekatan student centre. Semiloka dibuka Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., juga dihadiri Rektor Unwar diwakili WR I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. dan Bupati Bangli Made Gianyar. Di acara yang dipandu Dr. I Made Arjaya, S.H., M.H. itu tampil sebagai pembicara I Nyoman Kaca soal implementasi PIP Unwar, Ida Ayu Putu Widiati, S.H., M.H. bersama Luh Putu Suryani, S.H., M.H. soal kurikulum, silabus dan RPS Ilmu Hukum, Prof. Dr. I Made Arya Utama, S.H., M.Hum. (Unud) soal Kurikulum Prodi Ilmu Hukum berdaya saing global berlandaskan SNDikti dengan mengacu pada KKNI. Juga tampil Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. soal Rencana Operasional (Renop) dan Rencana Strategis (Renstra), Prof. I Made Suwitra soal penulisan hukum (skipsi), Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H. soal pedo-
man penyelengaraan pendidikan FH Unwar dan I Ketut Sukadana, S.H., M.H. soal pedoman KKL. Dekan FH Unwar Nyoman Putu Budiartha menegaskan, kurikulum berbasis KKNI dan SNPT ini akan diterapkan di FH Unwar mulai tahun ajaran 2016-2017. Untuk itu diperlukan kesamaan visi dan tindak menjalankan kurikulum baru ini. Ia mengaku bangga karena semiloka berjalan lancar, penuh masukan dan berjalan serius. Hal ini dilakukan untuk menjadikan FH Unwar sebagai institusi pendidikan yang berdaya saing tinggi guna mencapai tujuan akreditasi A pada tahun 2019. Di samping itu untuk mewujudkan Unwar sebaga PTS kelas dunia pada tahun 2039. Setelah sukses mengembangkan S-2 Ilmu Hukum, FH Unwar juga mengembangkan Prodi S-2 Kenotariatan. Budiartha mengatakan, dalam renstra FH Unwar menargetkan mampu membuka dua prodi baru yakni S-2 Advokat dan S-3 Ilmu Hukum. Untuk itu diperlukan pengua-
tan pelaksanaan penjaminan mutu internal dan eksternal. Soal KKL, Ketut Sukadana mengatakan, waktunya diperpanjang minimal dua bulan, lokasinya diperluas dan mendukung kompetensi disiplin ilmu hukum. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. memberi apresiasi positif semiloka yang berakhir Senin (23/5) lalu. Untuk itu, diperlukan kekompakan dan sinergisitas civitas akademika FH Unwar menuju fakultas berkelas dunia. Untuk mengimplementasikan kurikulum berbasis KKNI dan SNPT ini, katanya, diperlukan PBM berbasis SCL, silabus dan RPS, pedoman monitoring dan evaluasi PBM, pedoman pembuatan skrispi, KKL dan praktik lab sesuai kurikulum berbasis KKNI. Semua itu dilakukan untuk mencetak lulusan yang unggul dan berintegritas. Makanya, Wisnumurti mengatakan harus didukung oleh disiplin dan motivasi kerja civitas akademika FH Unwar. (ad204)
SEMILOKA - Ketua Yayasan A.A. Gede Oka Wisnumurti didampingi Dekan Nyoman Putu Budiarta, Bupati Made Gianyar dan WR I Nyoman Kaca saat semiloka FH Unwar.
Disperindag Denpasar Kembali Gelar ’’Petinget Rahina Tumpek Landep’’
PEMKOT Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar kembali menggelar ‘’Petinget Rahina Tumpek Landep’’ dengan tema ‘’Revitalisasi Peradaban Logam Menuju Denpasar Kota Cerdas’’ pada 31 Mei - 3 Juni mendatang. Untuk mempersiapkan kegiatan tersebut, dilakukan rapat persiapan dengan instansi terkait seperti DKP, PD Parkir, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, RPKD, Dinas Kebudayaan, Museum Bali dan lain-lain. Selain dari dinas, kegiatan petinget juga melibatkan dari luar instansi pemerintah seperti perajin keris, perajin emas, perak, batu permata, kuliner dan fashion. “Perajin keris melibatkan perajin keris Kota Denpasar, seluruh kabupaten yang ada di Bali ditambah dengan perajin dari Lombok dan Jawa. Selain itu juga melibatkan tim keris dan kurator keris,” papar Kepala Disperindag Kota Denpasar Drs. I Wayan Gatra, M.Si. didampingi Kabid Perindustrian Disperindag Kota Denpasar Nyoman Sudarsana, S.Sos., Selasa (24/5) kemarin. Petinget kali ini merupakan petinget ke-8 setelah sukses pada tahun 2009-2015. Ada yang berbeda dengan petinget kali ini karena juga dilakukan sertifikasi keris. Sertifikasi dilakukan mengingat banyaknya masyarakat yang memiliki keris secara turun-temurun namun tidak mengetahui spesifikasinya secara detail seperti luk, pamor, fungsi dan tahun pembuatannya. Sertifikat akan ditandatangani oleh Kurator Keris Nasional yaitu Tony Yunus. “Fungsinya untuk memberikan nilai tambah terhadap generasi berikutnya. Jadi, keris itu tidak hanya diketahui oleh orangtuanya atau leluhurnya, tapi generasinya juga tahu dengan sertifikasinya,” ujarnya. Selain sertifikasi keris, juga dilakukan kirab dengan tema ‘’Taksu
Spiritual Senjata Nawa Sanga Bali dan Nusantara’’, pameran keris, bursa keris, pameran kerajinan produk pande besi, emas, perak dan kerajinan lainnya, sarasehan dengan tema ‘’Kerajinan Logam, Ekonomi Kreatif, Digitalisasi, Representasi Denpasar Kota Cerdas’’ dan pementasan kesenian tradisional seperti penampilan Bondres Celekontong Mas, Bondres Dwi Mekar, Wayang Cenk Blonk, Bondres Gebeh Cakepuk. Hingga saat ini, diakui secara administrasi persiapan petinget telah mencapai 80-87 persen, sisanya tinggal persiapan teknis. Jero Bendesa Desa Pakraman Denpasar A.A. Putu Oka Suwetja, S.H., M.Si. menjelaskan, Petinget Rahina Tumpek Landep yang ke-8 ini merupakan suatu rangkaian pening-
katan dari yang pertama sampai ke-8. Pemkot Denpasar melihat sangat diperlukan peningkatan promosi dari kerajinan keris dan kerajinan lainnya yang berkaitan dengan logam seperti emas, perak dan sebagainya. Kegiatan ini juga merupakan bukti bahwa Pemkot Denpasar berusaha memberikan apresiasi keberadaan keris, sehingga kegiatan petinget setiap tahun ditingkatkan. “Pada Petinget ke-8 ini diadakan sertifikasi keris itu sendiri dengan memberikan ciri-ciri yang khas supaya pemilik keris ada kenang-kenangan yang betul-betul dirasakan. Tidak saja untuk yang bersangkutan tapi juga ahli warisnya, bahwa orangtuanya pernah menciptakan karya keris yang bermanfaat bagi kepentingan daerah, bangsa dan negara,” jelasnya. (ad1126)
PERSIAPAN - Rapat persiapan Petinget Rahina Tumpek Landep yang diselenggarakan Pemkot Denpasar.
Kesalahan Informasi
Pada berita Bali Post (BP, 24/5) terdapat kesalahan informasi yang disampaikan Humas DPD-RI B.65. Pada berita berjudul ‘’Desa Adat Kuta Laporkan Indikasi Tempat Ibadah Tidak Berizin, Wedakarna Minta Pengelola Asrama Muslim Hormati Keputusan Adat dan Penyanding’’. Dalam berita tersebut beberapa kali tertulis Desa Adat Kuta, seharusnya Desa Adat Kedonganan. Demikian pula dalam keterangan foto tertulis; Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didampingi Kesibanglinmas, Pemkab Badung, Camat Kuta, Lurah Kedonganan, Bendesa Adat Kuta di Kedonganan. Seharusnya; Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didampingi Kesibanglinmas, Pemkab Badung, Camat Kuta, Lurah Kedonganan, Bendesa Adat Kedonganan di Kedonganan.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Redaksi
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A
info seremoniAL
Unwar Teken MoU dengan BKKBN
’’Launching’’ PIK-M Yowana Warmadewa
UNTUK kali pertama Unwar Denpasar menjalin kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI. Naskah kerja sama ditandatangani Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana bersama Kepala BKKBN RI Dr. Surya Chandra Surapaty, MPH., Ph.D., Selasa (24/5) kemarin. Acara penandatanganan naskah kerja sama juga disaksikan para wakil rektor, dekan di lingkungan Unwar, Kepala BKKBN Provinsi Bali Ida Bagus Wirama, S.H., M.Kes. serta Bendahara Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Cok. Istri Raka Indrawati, S.E. Usai penandatanganan naskah kerja sama, Kepala BKKBN RI Surya Chandra Surapaty dan Rektor me-launching dan melantik Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK-M) Yowana Warmadewa. Yang membanggakan kampus Unwar menjadi kampus pertama di Bali yang memiliki pengurus PIK-M. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana merasa bangga karena mampu menjalin kerja sama dengan BKKBN. FKIK Unwar adalah fakultas (S-1) paling muda di Unwar dan telah mampu meluluskan perdana. Rektor menyambut baik kerja sama FKIK Unwar dengan BKKBN karena bermanfaat bagi sivitas akdemika bagi FKIK dan Unwar lainnya dalam meningkatkan karir dan kompetensi. Untuk itu Rektor siap mendukung program implementasi kerja sama FKIK Unwar dan BKKBN ini. Sementara itu, Kepala BKKBN-RI Surya Chandra Surapaty mengungkapkan rasa terima kasihnya karena tanpa bantuan pihak lain tugas BKKBN tak bisa dituntaskan. Apalagi tugas BKKBN adalah untuk mencetak dan membangun SDM Indonesia berkualitas. Kependudukan menyangkut empat hal
yakni mengendalikan kuantitas penduduk sebagai objek pembangunan. Kedua, meningkatkan kualitas penduduk sebagai subjek pembangunan. Kemudian mobilitas kependudukan yang harus dipelihara serta adanya data kependudukan yang akurat. Dalam pengendalian kuantitas penduduk hanya bisa ditekan angka kelahirannya dibandingkan faktor lain seperti mortalitas dan migrasi. Juga perlu kampanye penundaan kelahiran yakni sebelum umur 21 tahun. Hasil penelitian menunjukkan sebelum umur 21 tahun sel-sel tubuh belum siap berreproduksi secara sehat. Dia juga mengatakan BKKBN sedang mengampanyekan penjarangan kelahiran yang ideal minimal tiga tahun untuk melahirkan putra-putri yang sehat, cerdas dan kuat. ‘’Jangan sampai ada dua balita dalam satu keluarga agar kita fokus dalam mendidik anak-anak,’’ ujarnya. Ia juga menekankan memiliki anak cukup dua saja. Kalau di Bali dikatakan susah menerapkan dua anak, bagi dia tidak juga karena dua anak ini akan melahirkan dua cucu juga. Yang diutamakan adalah mencetak SDM yang berkarakter, jika tidak kita hanya akan menjadi bangsa kuli. Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngr. Anom Mhurdana, Sp.FK. menambahkan, kerja sama Unwar dan BKKBN akan lebih banyak diimplementasikan di FKIK Unwar. Kerja sama ini menyangkut Tri Dharma PT . Sebab, mahasiswa kedokteran memiliki tugas dan kewajiban yang relevan dengan program BKKBN seperti masalah reproduksi, kesehatan ibu dan anak serta lainnya. Makanya dia menilai keberadaan PIK-M Yowana Warmadewa ini selain sebagai garda terdepan dalam mengatasi masalah mahasiswa oleh mahasiswa juga melahirkan generasi remaja berencana (genre). (ad2043)
S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
5
BPD Bali Banknya Masyarakat Bali
Gelar Donor Darah Sambut HUT Ke-54 DALAM rangka menyambut HUT ke-54 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali yang jatuh pada 5 Juni mendatang, mengadakan serangkaian kegiatan seperti donor darah pada Selasa (24/5) kemarin. Pendonor datang dari karyawan BPD Bali yang ada seluruh cabang. Sebelumnya, BPD Bali juga melakukan kegiatan di seluruh cabang BPD di kabupaten/kota seperti fogging fokus, kunjungan ke panti asuhan, kunjungan ke pensiunan BPD Bali,dan lomba-lomba antar internal karyawan BPD Bali. Pada HUT tahun ini, BPD Bali mengambil tema “Inovasi Menuju Transformasi”. Sanjaya Caesar, Ketua Panitia, menjelaskan tema tersebut searah dengan amanat dari Bank Indonesia (BI) yaitu melakukan transformasi, sehingga semua kegiatan seperti HUT yang pada umumnya dilakukan secara meriah dan gegap gempita, kini dilakukan secara sederhana namun tidak mengurangi makna dan semakin menyatukan Bank BPD Bali dengan stakeholder-nya. “Demikian juga kegiatan yang dilakukan itu agar directly semakin dirasakan kehadirannya oleh masyarakat pada segala lapisan. Untuk menuju transformasi yang diamanatkan oleh pihak otoritas dan pemerintah, maka Bank BPD Bali harus menjadi bank yang berdaya saing tinggi dan kuat serta dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi daerah khususnya di Bali yang sustainable. Oleh karena itu kontribusi dan dukungan dari seluruh shareholder dan stakeholder baik materiil maupun imateriil
sangat diperlukan dalam proses transformasi. Peningkatan kemampuan bisnis dan pelayanan bank harus didukung dengan human capital dengan berlandaskan pada corporate culture sehingga diperlukan sinergi antara Serikat Pekerja dengan manajemen serta shareholder,” ujarnya yang juga sebagai Ketua Umum Serikat Pekerja Bank BPD Bali. I Wayan Sujana, S.E., Direktur Operasional BPD Bali, atas seizin Direktur Utama Bank BPD Bali mengatakan, dalam HUT BPD Bali yang ke-54 ini, pihaknya berusaha untuk mengikuti perkembangan sesuai dengan harapan masyarakat Bali karena pelayanan sekarang lebih banyak melalui digital, artinya ada teknologi di dalamnya sehingga pihaknya pun akan mengikuti hal itu. “Ada beberapa layanan yang memakai digital/teknologi, akan berusaha kita tingkatkan untuk meningkatkan daya saing yaitu dengan peningkatan kemampuan bisnis dan pelayanan, penguatan ketahanan kelembagaan serta yang tidak kalah penting yaitu dengan peningkatan kontribusi untuk pembangunan daerah,” ujarnya. Penguatan ketahanan kelembagaan wajib didukung dengan infrastruktur dengan berlandaskan pada Good Corporate Governance, sedangkan kontribusi pembangunan daerah harus didukung dengan kehandalan sistem dan prosedur dengan berbasis pada manajemen risiko dan kontrol baik internal dan eksternal,” tegasnya. Dalam waktu dekat Bank BPD Bali akan me-launching beberapa layanan seperti
DONOR DARAH - Kegiatan donor darah BPD Bali dalam rangkaian HUT ke-54 BPD Bali. LAKU PANDAI dan KUR. Di- penghasilan dan apa yang akui aplikasi tersebut telah didapat oleh BPD Bali akan disiapkan dan tinggal mohon dikembalikan kepada pendaizin ke Otoritas Jasa Keuan- patan asli daerah (PAD) yang gan (OJK). Termasuk juga kemudian akan didistribupelayanan pajak, PBB, BARI kan ke deviden seluruh Bali, juga telah ditingkatkan. “Itu mengingat pemegang saham yang kita akan kemas ke de- BPD Bali adalah pemerintah pan karena mau tidak mau provinsi, kabupaten/kota. bank ini harus memberikan “Otomatis hasilnya nanti pelayanan yang lebih cepat, kita akan berikan devidentepat dan tepat sasaran,” nya kepada daerah itu untuk tandasnya. meningkatkan PAD dan PAD Pihaknya juga sedang beru- itu otomatis akan diberikan saha mengembangkan pertum- kepada masyarakat di daerah buhan ekonomi masyarakat sehingga tidak ada alasan Bali terutama dengan melaku- kalau masyarakat Bali yang kan inovasi-inovasi pada pe- memiliki uang baik itu di layanan kredit UMKM seluruh daerah tidak disimpan di BPD sektor baik sektor pertani- Bali,” tukasnya. an, perdagangan, hotel dan Ia juga berpesan jika restoran, termasuk konstruksi. masyarakat Bali yang ingin “Kita tingkatkan kredit yang mencari kredit agar datang memberikan multiplier ef- ke BPD Bali karena BPD fect yang lebih luas kepada Bali adalah milik masyarakat masyarakat, kalau dulu diang- Bali, otomatis penghasilan gap hanya memberikan kredit akan dikembalikan kepada konsumen saja kepada PNS, masyarakat Bali dan pada tapi kesan itu sudah kita hil- akhir wawancara ini ia atas angkan,” tegasnya. Presentase nama Bank BPD Bali mengpenyaluran kredit komersial haturkan terima kasih kejuga ditingkatkan dari 18 pers- pada Masyarakat Bali atas en menjadi 43 persen. kepercayaan dan kesetiaan I a b e r h a r a p s e l u r u h telah selama 54 tahun dengan masyarakat Bali dapat ber- spirit bersama-sama memtransaksi di BPD Bali karena bangun Bali. (ad1129)
Ikuti Seminar Meraih Sukses dari Bisnis Lembaga Keuangan dan Properti
PELANTIKAN - Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty didampingi Rektor Dewa Putu Widjana saat melantik pengurus BIK-M Yowana Warmadewa.
Rayakan HUT Ke-11
BPR Padma ’’Launching’’ KUR BNI PT BPR Padma merayakan hari jadi yang ke-11, Senin (23/5) di Kantor Cabang Tabanan. Serangkaian perayaan HUT ke-11 BPR Padma melaksanakan beberapa kegiatan seperti Corporate Social Responsibility (CSR), Sabtu (9/4), melibatkan Perbekel Br. Pangkung Delod Peken Tabanan I Gede Komang Restan Wisnawa. Kegiatan CSR ini menyasar salah satu warga kurang mampu atau masyarakat miskin. Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai serta sembako. Pada saat bersamaan juga dilaksanakan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat sekitar lingkungan kantor BPR Padma dengan melibatkan karyawan/wati PT BPR Padma. Selanjutnya, puncak HUT BPR Padma dilaksanakan Senin (23/5) bertempat di Restoran Dewi Shinta, Jalan Tanah Lot Beraban, Kediri, Tabanan. Perayaan HUT mengambil tema “Melalui HUT PT BPR Padma Kita Tingkatkan Pelayanan dengan Edukasi dan Literasi Perbankan Berbasis Teknologi”. Pada HUT ke-11 ini PT BPR Padma tetap konsisten berada dalam 5 besar BPR dari 138 BPR yang ada di Bali. Ini berdasarkan dari sumber Laporan Publikasi BPR Triwulan IV per 31 Desember 2015, sampai dengan April 2016 PT BPR Padma sudah memiliki aset Rp 327 miliar, kredit yang disalurkan Rp 301 miliar. Sesuai dengan visi dan misi PT BPR Padma yaitu menerapkan Good Corporate Governance (GCG) PT BPR Padma bersama pemerintah bersinergi dalam rangka pelaksanaan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). BPR Padma telah melakukan penandatanganan MoU kerja sama bersama dengan PT Bank BNI (Persero) Tbk. Central Kredit Kecil untuk membantu masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya di sektor UMKM (kredit mikro). Situasi dan kondisi ekonomi nasional yang mengalami pelambatan, PT BPR Padma tetap selalu melakukan evaluasi,
pembenahan serta perbaikan diinternal dan eksternal dengan mengadakan berbagai edukasi di bidang pelatihan SDM dan edukasi marketing/promosi untuk selalu mengenalkan BPR Padma sehingga semakin mendekatkan diri dan menjaga hubungan baik terhadap seluruh masyarakat dan stakeholder selama ini. PT BPR Padma akan mampu menghadapi berbagai bentuk perubahan dan situasi ekonomi yang terjadi saat ini, dengan meningkatkan efektif, efesien, dan produktif di segala bidang yang berbasis pelayanan teknologi sehingga PT BPR Padma mampu bertahan selalu eksis. Sebagai rasa syukur dan terima kasih kepada nasabah PT BPR Padma yang sudah memberikan kepercayaan dan kesetiannya selama 11 tahun bersama PT BPR Padma, dan atas kepercayaan masyarakat, berbagai prestasi dan penghargaan sudah diraih selama 11 tahun operasionalnya. Penghargaan dari Majalah Info Bank dengan predikat sangat bagus tahun 2010, 2012, 2013, dan 2014 serta penghargaan lain dari Majalah Economic Review tahun 2013 sebagai peringkat I, bidang IT informasi teknologi, peringkat II bidang financial, dan risk management, peringkat III BPR terbaik dengan aset Rp 100 M Rp 500 M, dan penghargaan kembali dari Majalah Economic Review tahun 2014 sebagai peringkat I bidang IT informasi teknologi, peringkat II human capital, peringkat III 3 besar BPR swasta, peringkat III corporate communication. Dalam kesempatan ini, pemegang saham, Komisaris, Direksi dan Karyawan PT BPR Padma menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah setia PT BPR Padma sehingga bisa berprestasi seperti saat ini. Sesuai dengan tagline PT BPR Padma Tumbuh dan Berkembang Bersama. PT BPR Padma berkomitmen untuk selalu memberikan kontribusi terbaiknya untuk pembangunan perekonomian Masyarakat Bali khususnya. (ad2040)
JIKA anda selalu kehabisan modal untuk bisnis, saatnya anda punya lembaga keuangan sendiri! Bisnis lembaga keuangan, sebut saja (bank, BPR, BPD, koperasi) terbukti menjadi bisnis idaman dari banyak pengusaha besar, baik di Tanah Air maupun di luar negeri. Banyak pengusaha sukses di Indonesia yang berkembang cepat karena mereka didukung lembaga keuangan yang sangat bagus. Kita amati para konglomerat Indonesia. Kebanyakan dari mereka pasti punya lembaga keuangan sendiri. Hal ini wajar saja karena bisnis lembaga keuangan memiliki pasar yang sangat besar. Bahkan, semua bisnis pasti membutuhkan lembaga keuangan untuk memperlancar transaksinya dan sebagai partner dalam bisnisnya. Hal yang menarik adalah keuntungan yang bisa diraih dalam suatu bisnis lembaga keuangan juga sangat besar dan tak terbatas. Menarik bukan kalau anda sekarang bisa punya lembaga keuangan sendiri? Dan kabar baiknya anda bisa mempunyai hal itu. Dengan visi melahirkan lembaga keuangan baru di Indonesia. Kami akan mengadakan Seminar ‘’Meraih Sukses Dari Bisnis Lembaga Keuangan & Bisnis Properti’’. Seminar akan disampaikan Mr. Angkasa Wijaya, S.E., pengusaha sukses yang telah berpengalaman di bidang lembaga keuangan, salah satu founder dari KSU Artajaya yang telah berkembang dengan aset puluhan miliar dan pemilik
sekolah pramugari, sekaligus pengusaha properti. Dalam seminar ini anda akan belajar mengenai profit tersembunyi dari bisnis lembaga keuangan, strategi mendirikan lembaga keuangan pasti untung, cara mudah mendapatkan program bantuan pemerintah untuk lembaga keuangan, tips dan trik mengelola lembaga keuangan secara aman dan menguntungkan, cara mendapatkan modal miliaran, tanpa survei tanpa agunan, rahasia mengapa orang kaya memiliki lembaga keuangan sendiri, membangkitkan bisnis lembaga keuangan yang stagnan dan masih banyak lagi yang lainnya seputar lembaga keuangan & bisnis properti.
PERAYAAN HUT - Rangkaian acara puncak perayaan HUT ke-11 BPR Padma, Senin (23/5).
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Seminar akan diadakan di Kota Denpasar pada Jumat 27 Mei 2016, pukul 16.00–20.00 Wita di Hotel Aston Denpasar, Jalan Gatsu Barat 283. Tiket Rp 100.000/orang, dan Rp 250.000/3 orang, pembayaran bisa melalui transfer ke BCA 4610 3666 90 a.n. Dedi Hermanto (bukti transfer di tukar tiket saat seminar). Diskon 50% bagi pemegang kartu kredit Gold & Platinum dan gratis bagi nasabah prioritas dari bank mana pun. Untuk pendaftaran KETIK : DAFTAR LEMBAGA KEUANGAN/NAMA/KOTA kirim ke 0821-4000-4088 info lanjut bisa hubungi nomor tersebut. Sukses Buat Kita Semua. (br1127)
OPINI
6
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Menata Bangsa dengan Modal Kejayaan Masa Lalu KITA sepakat bahwa di bulan Mei ini merupakan saat merenung tentang reformasi yang terjadi tahun 1998 lalu. Jauh sudah tahun itu, lebih dari 15 tahun tepatnya 18 tahun. Secara sosial, seharusnya hal ini menjadi pembelajaran yang baik karena seharusnya akan membuat manusia itu bertambah kesadaran dan kebajikannya. Akan tetapi, seperti yang kita lihat sekarang, terlalu banyak yang menyimpang dari apa yang dicita-citakan semula. Kalau reformasi menginginkan rakyat kritis, ya kita memang kritis. Tetapi banyak yang kelewatan yang akhirnya merusak kekritisan tersebut. Di televisi dan koran kita lihat komentar orang yang justru mematikan pendapat pihak lain. Menyalahkan pendapat dan mengancam secara fisik mereka yang mengeluarkan pendapat, tentu mematikan ide, dan itu bukanlah cita-cita reformasi. Sebaliknya, reformasi justru ingin melahirkan banyak ide. Pada tingkat politik, baik mereka yang ada di partai politik maupun di tingkat pemerintahan, selalu bertengkar, memperebutkan posisi. Mereka menggunakan cara-cara yang tidak etis, bahkan tidak sesuai dengan budaya. Mematikan karakter orang yang kemudian menyuap orang-orang tertentu, ini bukanlah etika dalam berpolitik. Politik menginginkan perjuangan yang santun, seperti juga masyarakat mencoba santun untuk memberikan suara. Tetapi politisi banyak yang menyimpang dari perilaku tersebut. Korupsi seolah menjadi bagian dari kehidupan sosial, entah di bidang politik maupun kehidupan masyarakat lainnya. Di tingkat politik kita lihat banyak anggota parlemen yang memperkaya diri. Di tingkat masyarakat, kita lihat tabung gas banyak yang berkurang kapasitasnya. Juga ketika harus membayar uang parkir, kembalian uang recehan sering tidak diperhatikan. Ini membuktikan bahwa korupsi, baik yang terang-terangan maupun yang tidak kelihatan demikian marak, dari tingkat atas sampai bawah. Pasti hal itu membawa kerugian yang masif. Kualitas barang dan kualitas hidup menjadi menurun dan kualitas barang dagangan pun menjadi tidak layak. Kita toh tetap juga menggunakannya. Banyak yang mengeluh dan tidak mampu mengatasi persoalan ini, sehingga lambat-laun menjadi apatis. Di tengah sejumlah sikap yang tidak layak ini, kehadiran Brigadir Kepala Seladi memberikan harapan kepada banyak pihak bahwa di tengah berbagai tantangan hidup itu, selalu ada cara-cara untuk memperbaiki dan memenuhi keperluan hidup. Tentu yang dimaksudkan di sini adalah cara-cara yang positif. Seperti yang sudah sering diberitakan di media, Seladi adalah seorang polisi yang tidak mau disuap maupun disogok, tetapi memilih menjadi pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Mungkin cara ini terlalu ekstrem, tetapi memang diperlukan sebagai sebuah terapi sosial. Ini diperlukan agar masyarakat sadar dengan eksistensi kehidupan sosialnya. Ada yang menyebutkan, mungkin ini dibesar-besarkan. Akan tetapi, agar memang mempunyai efek yang meluas, tidak apa-apa memang hal seperti ini diketahui oleh orang banyak. Masyarakat Indonesia harus mampu memperbaiki dirinya. Bukan karena tantangan globalisasi saja, tetapi tantangan untuk budayanya sendiri. Masa lalu orang Indonesia hebat. Peninggalan-peninggalan sejarah itu memberikan gambaran kepada kita, betapa hebatnya sesungguhnya kita sebagai masyarakat. Indonesia mampu membangun Borobudur dan Perambanan, mempunyai konsepsi pembagian air seperti Subak, bertahan dan melawan penjajahan Belanda, lalu berani memerdekakan diri tahun 1945. Ini merupakan modal dasar yang harus menjadi kebanggaan bangsa. Jika kemudian hal ini diganggu oleh perilaku-perilaku puritan yang suka korupsi, memalak sampai menggertak seperti yang dilakukan preman, Indonesia tidak akan pernah jaya, tidak akan mampu menjiwai kebesaran masa lalunya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Menata dengan Manambah Pohon Lapangan Puputan Niti Mandala, Denpasar, setiap pagi dari pukul 04.00 Wita sudah ada masyarakat yang datang untuk olahraga ringan seperti lari-lari kecil, jalan kaki cepat, jalan kaki santai untuk berkeliling mengelilingi lapangan. Jika ada yang mampu mengelilingi lapangan sebanyak 4 kali, maka mereka sudah dapat menempuh jarak sebanyak 7,5 kilometer. Di samping berjalan dan berlari keliling lapangan, juga ada yang khusus untuk olahraga terapi berjalan kaki telanjang di atas batu kerikil. Batu-batu kerikil tersebut sengaja dibuat sedemikian rupa oleh pengelola tempat rekreasi di Lapangan Puputan Niti Mandala, Denpasar. Ini merupakan terapi yang sangat murah meriah yang hanya membayar karcis parker seribu rupiah setiap sepeda motor. Semua kegiatan tersebut di atas yang dilakukan oleh masyarakat hanyalah untuk mendapatkan kesehatan dan kekuatan. Semakin pagi sampai matahari terbit, semakin banyak kedatangan masyarakat untuk berolahraga sambil berkreasi dan bahkan tidak jarang ada kegiatan olahraga yang dikombinasikan dengan olahrasa atau pernapasan. Tidak ketinggalan para guru olahraga mengajak siswanya untuk berolahraga dengan bermacam–macam kegiatan olahraga, dan ada pula kegiatan lainnya seperti beberapa kelompok olahraga kebatinan atau spiritual. Di samping kelengkapan sarana olahraga, dan rekreasi seperti mainan anak-anak, juga disuguhkan dengan tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam jenis pohon ada tumbuh subur merupakan jantung dan paru-paru ibu kota Denpasar, maka tidak jarang para pelancong termasuk turis asing yang sengaja datang untuk menyaksikan keagungan bangunan Bajra Sandi yang menjulang tinggi ke langit mencirikan budaya umat Hindu yang ada di Bali. Sungguh menakjubkan. Meski demikian, bila ditambahkan dengan bermacam-macam jenis tumbuh-tumbuhan di antaranya pohon buni, kantulampa, sengapur, genitri dan lain-lainnya yang bisa berbuah dan termasuk segala jenis pohon yang berbunga. Hal ini maksudnya agar makhluk lainnya seperti burung-burung besar maupun kecil dan bahkan binatang lain seperti tupai yang kehidupannya hanya mengandalkan makanan yang ada di alam, akan menambah semaraknya Lapangan Puputan Niti Mandala, Denpasar. Untuk itu saya mengharapkan kepada pihak terkait di bidang ini, bisa menambahkan beberapa pohon yang juga dapat memberikan kehidupan makhluk lainnya, seperti pepohonan yang menghsilkan bunga dan buah. Ketut Desten Jl. Sedap Malam III, Gg. Ratna XIV
Memperbaiki Perilaku Menyimpang dari Aparat dan Politisi Brigadir Kepala Seladi, polisi jujur dari Malang, mendapat undangan bertemu dengan Ketua DPR Ade Komarudin beserta jajaran anggota beberapa lalu di Jakarta. Berbagai percakapan diungkapkan dalam pertemuan tersebut. Seladi adalah polisi jujur, yang diharap menjadi teladan bagi semua pihak. Dia memilih menjadi pemulung untuk menambah penghasilan keluarga, dan tidak mau disuap. Ini tentu saja berbeda dengan apa yang dilakukan oleh oknum-oknum polisi lainnya yang demikian kaya, meskipun jabatannya mungkin sama dengan Seladi.
Oleh I Nyoman Sudia iundangnya Seladi ke gedung parlemen dan berbicara dengan tokoh-tokoh politik, tentu amat menarik. Politik memang mempunyai banyak tafsiran, luas pengembaraannya termasuk juga ketika Seladi diterima oleh Ade Komarudin, Ketua DPR, yang baru-baru ini kalah dari Setya Novanto dalam perebutan ketua umum Partai Golkar di Nusa Dua, Bali. Karena itu, kehadiran Seladi di pusat pusaran politik di Indonesia ini amat penting dan diharapkan berpengaruh ke seluruh anggota DPR. Bagaimanapun, dengan kasus-kasus yang sering muncul di media massa, lembaga parlemen, termasuk di daerahdaerah, dapat dikatakan sebagai lokasi tempat berkumpulnya oknum-oknum politik yang suka tidak jujur, baik dalam menjalankan tugas maupun dalam hal mendapatkan uang. Oknum itu diharapkan sadar dengan kehadiran Seladi. Secara sosiologis, perilaku, sikap dan cara berpikir Seladi merupakan keperluan vital bagi masyarakat untuk memperbaiki kondisi yang sudah berlangsung berlarut-larut. Oknum polisi yang melakukan perilaku menyimpang sudah lama, bahkan mungkin mentradisi. Di masa lalu, masyarakat menjual tanah untuk mendidik anak-anaknya menjadi polisi. Padahal seharusnya sekolah seperti ini gratis, dan ketika kemudian praktik menjadi polisi, sering ada ‘’salam tempel’’. Karena sudah berlangsung terus-menerus, perilaku tersebut menjadi menginternalisasi, menjadi perilaku yang sudah diang-
D
gap biasa oleh pihak oknum, dan oleh masyarakat dipandang bahwa seperti itulah polisi itu (eksternalisasi). Internalisasi dan eksternalisasi seperti ini sangat berbahaya karena polisi adalah pengayom dan pelindung masyarakat. Secara struktural, polisi mempunyai kedudukan yang unik karena dia dapat berposisi sejajar berdampingan, tetapi pada sisi lain harus tegas. Dan karena ketegasannya itulah polisi berada di atas masyarakat. Dalam arti, dia harus mampu memperingatkan dan membimbing anggota masyarakat yang melakukan pelanggaran. Bahwa polisi berkedudukan sejajar, itu disebabkan karena polisi harus bersama-sama masyarakat memelihara ketertiban. Apabila kemudian perilaku polisi tersebut menyimpang, jauh dari fungsifungsi dasarnya (semisal membiarkan perempatan macet dan melarikan diri dari tugas), tidak akan mungkin posisi sejajar dan mampu memperingatkan masyarakat. Polisi akan dilecehkan dan justru masyarakat tidak akan bersedia tertib menjalankan perintah dan petunjuk mereka. Banyaknya pelanggaran di jalan raya dan pengguna jalan raya cenderung mengabaikan nasihat-nasihat polisi, amat boleh jadi disebabkan oleh perilaku-perilaku polisi yang menyimpang tersebut. Dengan demikian, perilaku dan sikap yang diperlihatkan oleh Seladi, akan mampu memberikan teladan kepada oknum-oknum polisi yang berperilaku menyimpang dari profesinya sendiri. Sikap dan perilaku Seladi diperlukan untuk membongkar eksternalisasi dan
internalisasi tersebut, yang dalam bahasa sehari-hari bisa disebut perilaku menyimpang yang sudah mentradisi. Kehadiran Seladi cukup tepat karena meskipun banyak oknum polisi yang berperilaku demikian, akan tetapi hal ini masih belum menjadi nilai. Dalam arti perilaku tersebut tidak menjadi nilai-nilai yang dipercaya mampu memperbaiki kualitas hidup. Apa yang dilakukan oknum itu hanyalah perilaku menyimpang yang mungkin dilakukan oleh banyak faktor yang mendorongnya. Dalam keadaan demikian, diperlukan sebuah langkah ekstrem sebagai efek kejut bagi ‘’komunitas’’ oknum polisi yang berperilaku menyimpang. Penyadaran memerlukan shock therapy agar orang tahu kekeliruan yang dilakukan. Brigadir Kepala Seladi boleh dikatakan melakukan langkah ekstrem, yakni menjadi pemulung di tengah pekerjaan formalnya sebagai polisi, abdi negara dan abdi masyarakat. Dua pekerjaan itu seperti bertolak belakang, baik secara sosial maupun secara profesi. Secara sosial, polisi (sempat) ditakuti masyarakat, sedangkan pemulung sampah (terkadang) dilecehkan. Tetapi Seladi justru mampu menggabungkannya, bahkan mungkin mencari pencerahan saat memilah-milah sampah. Pekerjaan polisi pun sesungguhnya harus mampu memilah-milah antara baik dan benar. Bukankah memilah sampah itu memilih antara sampah yang berguna dan yang busuk? Dan kemudian memanfaatkan yang busuk menjadi pupuk? Penyimpangan fungsi seperti yang
Suara Mahasiswa Mengembangkan UMKM sebagai Daya Tahan Perekonomian Desa SEKTOR UKM sering digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peranan penting dalam pembangunan di Indonesia karena sebagian besar kegiatan ekonomi bergerak di bidang usaha kecil dan menengah. UKM memberikan kontribusi yang signifikan pada pembangunan ekonomi antara lain penyerapan tenaga kerja, peningkatan ekonomi lokal dan peningkatan nilai ekspor. Ketika badai krisis moneter melanda Indonesia di tahun 1998, banyak investor dan pengusaha besar yang mengalihkan modalnya ke negara-negara lain, sehingga perekonomian Indonesia makin terpuruk. Usaha kecil dan sektor riil mampu bertahan dan menopang roda perekonomian bangsa Indonesia. Selain itu, UKM juga mampu mengurangi pengangguran di Indonesia karena menyerap tenaga kerja. Melihat peran vital UKM ini tentu bukan menjadi hal yang mengherankan apabila tahun 2011 UKM menyumbang 56% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Pemerintah seharusnya meningkatkan kinerja sektor UKM tersebut.
Oleh Kadek Susiawan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Indonesia telah mampu menghasilkan penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan usaha besar. Menurut Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Juni 2011 tercatat 233.346 UKM di Provinsi Bali. Dari 9 kabupaten/kota yang ada di Bali, Kabupaten Buleleng memiliki proporsi paling rendah di antara kabupaten lainnya. Kabupaten Buleleng dengan wilayah terluas di antara kabupaten lainnya memiliki proporsi UKM
terendah yaitu sebesar 3,8% dari total 233.346 UKM yang tersebar di wilayah Bali mengharuskan untuk upaya pengembangan lebih lanjut. Usaha kerajinan adalah suatu pilar perekonomian yang masih eksis menyangga kehidupan sebagian besar masyarakat Buleleng. Dengan demikian sektor kerajinan sampai saat ini tetap berpotensi dikembangkan. Desa Nagasepaha merupakan pusat berbagai kerajinan, seperti kerajinan perak, kayu, seruling, tenun dan sebagainya. Dari sejumlah kerajinan tersebut, kerajinan mote merupakan ciri khas yang unik dan sekaligus kerajinan andalan Desa Nagasepaha banyak diminati dan dipesan untuk hiasan dinding dan cenderamata. Untuk itu, ke depan UMKM bisa menjadi salah satu basis kebangkitan ekonomi pedesaan. Pemerintah pun mestinya menjadikan UMKM sebagai solusi untuk menekan terjadinya migrasi penduduk ke Bali Selatan. Dengan membangkitkan UMKM di pedesaan maka desa akan menjadi pilar pembangunan ekonomi. Mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja
diuraikan di atas, kini sudah sangat jamak dijumpai di kalangan oknum politisi. Tidak saja di tingkat pusat tetapi juga pada tingkat daerah. Peran politisi hampir sama dengan polisi. Yang membedakannya adalah bahwa dalam menjadi ketertiban sosial tersebut, politisi harus mampu membawa aspirasi masyarakat. Dengan demikian, politisi juga harus berkedudukan sejajar dengan masyarakat, bahkan harus terserap dalam kehidupan sosial. Dengan keterserapannya itulah politisi akan mampu mengetahui apa yang menjadi persoalan dan keperluan masyarakat. Kesejajaran diperlukan agar terjadi dialog dan diskusi yang jujur dan seimbang, sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat ditarik. Jika politisi berperilaku menyimpang, sangatlah berbahaya. Sebab, perilaku menyimpang tersebut justru akan terserap oleh masyarakat pada saat politisi itu sedang larut dan lebur untuk mencari aspirasi masyarakat tersebut. Jadi, hadirnya Brigadir Kepala Seladi di gedung parlemen, termasuk berdialognya dengan anggota dan Ketua DPR adalah simbol dari upaya untuk memperbaiki kinerja, sikap dan perilaku anggota DPR, terutama yang dinilai sudah jauh menyimpang dari idealisme yang sesungguhnya. Upaya simbolis ini diperlukan karena pengaruh-pengaruh penyimpangan tersebut sudah meluas ke seluruh Indonesia, dari berbagai tingkat. Masuknya Brigadir Kepala Seladi ke gedung DPR di Jakarta akan dilihat oleh seluruh anggota legislatif di seluruh Indonesia dan diharapkan akan mampu memberikan perubahan cara berpikir, bertindak dan bersikap dari para wakil rakyat tersebut. Mungkin ada pesan yang lain dari apa yang dilakukan oleh Ketua DPR Ade Komarudin itu, tetapi akan menjadi sah-sah saja apabila itu diperlukan untuk menyadarkan pihakpihak yang melakukan penyimpangan dan berguna bagi seluruh anggota masyarakat Indonesia. Di samping tindakan hukum, upaya sosial dan upaya simbolis diperlukan untuk meluruskan berbagai penyimpangan yang terjadi.
POJOK Kasus anggota DPRD terlibat narkoba, pimpinan DPRD Bali serahkan ke BNNP. - Berantas narkoba, dewan jangan hanya statemen. *** KPK kembali melakukan OTT dengan mengamankan dua orang hakim Tipikor. - Syukur penyadapan tak jadi dihapus. *** DKPP berencana membatasi periode jabatan pimpinan partai politik. - Pimpin partai sampai kakeknenek.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI
http://facebook.com/balipost
Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com
balipost (135rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.126 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost Baliposton onGadget Gadget
DIGEMBOK Sejumlah kendaraan kembali digembok petugas di Jalan Pulau Nias, Denpasar, Selasa (24/5) kemarin. Sebelumnnya, petugas Dishub Kota Denpasar juga menggembok sejumlah kendaraan yang diparkir di kawasan yang dilarang parkir tersebut. Bali Post/wan
www.iklanbalipost.com
rabu Kliwon, 25 Mei 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Pelamar Lelang Jabatan Paparkan Visi dan Misi
Singaraja (Bali Post) – Tim seleksi menggelar tes wawancara bagi pelamar lelang jabatan eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Buleleng, sejak Senin (23/5) hingga Selasa (24/5) kemarin. Selain menjalani tes wawancara, para pelamar memaparkan visi misi. Sebanyak 19 pelamar yang menjalani tes lanjutan yakni delapan orang melamar jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagprin). Sisanya 11 pelamar mengincar posisi jabatan Kepala Pelaksana BPBD. Informasi yang dikumpulkan di Pemkab Buleleng menyebutkan, materi tes wawancara dan visi misi menitikberatkan pada kemampuan dalam memimpin instansi teknis pemerintahan. Selain itu, menyangkut regulasi juga menjadi materi penting yang harus dikuasai masing-masing pelamar. Sedangkan terkait visi dan misi, pelamar dituntut merancang sebuah ide dan program yang menjadi terobosan baru sesuai bidang tugas yang dilamarnya tersebut. Sekretaris tim seleksi (timsel) yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Buleleng, Ni Made Rousmini, mengatakan, tes wawancara yang dilanjutkan dengan presentasi visi dan misi ini merupakan seleksi lanjutan sesuai regulasi yang mendasari proses lelang jabatan. Terkait hasil tes, Rousmini mengatakan timsel tidak akan mengumumkan hasil tes ini. Hal ini karena 19 orang pelamar masih mengikuti assessment di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional X di Denpasar. Setelah semua tahapan tes ini dilalui, timsel akan menetapkan ranking berdasarkan rekap seluruh nilai masing-masing pelamar. Penetapan ranking itu kemudian direkomendasikan oleh BKN Kanreg X dan disetujui Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk dipilih oleh pengambil kebijakan di daerah sebagai pejabat difinitif. “Masih ada proses lanjutan dan seluruh hasilnya akan diumumkan dan keputusan tetap menjadi kewenangan pimpinan di daerah. Timsel hanya melaksanakan tahapan seleksi mengikuti regulasi yang sudah ada,” jelas pejabat asal Desa Panji Kecamatan Sukasada ini. (kmb38)
Ni Made Rousmini
Bali Post/kmb38
Kasus CPNS, Oknum Dewan Diperiksa
Bali Post/ist
KUMPULKAN PEKASEH - Untuk membina dan memupuk sinergitas TNI dengan rakyat, Danramil 1611-01/Denpasar Timur Kapten Inf. I Putu Sukadana, Selasa (24/5) kemarin, mengumpulkan pekaseh Denpasar Timur dan Denpasar Utara sejumlah 20 orang di Makoramil. Selain itu, acara tersebut untuk mempererat hubungan antara Babinsa dengan pekaseh. Kapten Sukadana membagikan baju kaus sebagai ucapan terima kasih atas dukungan pekaseh selama ini.
Denpasar (Bali Post) Oknum anggota DPRD, BSW, memenuhi panggilan penyidik Sat. Reskrim Polresta Denpasar, Selasa (24/5) kemarin. BSW berstatus tersangka kasus penipuan CPNS ini menjalani pemeriksaan sejak siang. Hingga pukul 18.00 wita, pemeriksaan masih berlangsung. “Untuk menahan tersangka, kami masih mengumpulkan tambahan alat bukti. Informasi penyidik, tersangka membantah keterlibatannya dalam kasus tersebut,” tegas Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard. Penyidik, lanjut Reinhard, memeriksa BSW untuk dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). “Ini kan pemeriksaan pertama kali, jadi penyidik masih melakukan pendalaman-pendalaman,” ujarnya. Seperti diberitakan, setelah menerima laporan I Wayan Ariawan (31) terkait kasus penipuan CPNS, Sat. Reskrim langsung memprosesnya. Setelah melakukan penyelidikan dan mengantongi alat bukti kasus itu, penyidik menetapkan oknum anggota DPRD berinisial BSW sebagai tersangka. Atas kejadian itu, korban berprofesi jadi tukang ukir ini mengalami kerugian Rp 143.400.000. (kmb36)
KPK Minta Masyarakat Ikut Awasi Dana Desa
Denpasar (Bali Post) Sejak tahun 2015 lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melakukan pengawalan terkait pengelolaan dana desa. Hasilnya, KPK menemukan beberapa kelemahan yang berpotensi menimbulkan korupsi. Antara lain terkait dengan perencanaan serta pelaporan dan pertanggungjawaban dana desa. “Kan belum ada standardisasi pelaporan dan pertanggungjawaban. Dalam perencanaan misalnya itu juga masih lemah. Itu yang nanti kita benahi bersama-sama dengan Kementerian Desa dan Kemendagri terkait regulasinya, terkait dengan pengawasan dan pemeriksaannya,” ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, usai membuka acara Sosialisasi Pengawalan Bersama Pengelolaan Dana Desa di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (24/5) kemarin. Alexander tak menampik adanya kemungkinan penyimpangan dalam penggunaan dana desa. Hal ini tidak lepas dari keterbatasan kapasitas SDM yang mengelola dana tersebut. Namun, pihaknya bersama aparat penegak hukum lain dan juga pemerintah daerah tidak serta merta langsung
menindak penyimpangan itu. “Karena hal itu pasti akan menimbulkan ketakutan dan ketika ada ketakutan, kepala desa itu takut menggunakan. Akhirnya kan berhenti pembangunan desa itu,” jelasnya. Oleh karena itu, lanjut Alexander, KPK berinisiatif melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum yang lain, khususnya untuk menyikapi kalau terjadi penyimpangan. KPK sendiri lebih mendorong pada satu penyelesaian yang sifatnya administratif. “Kecuali kalau memang penyimpangannya itu kebangetan. Dana desa diambil semua, dibawa kabur. Nah itu baru kita tindak,” tegasnya. Alexander menambahkan, partisipasi masyarakat harus didorong agar penggunaan dana desa lebih efektif. Di antaranya dalam perencanaan, pelaksa-
naan, maupun pengawasannya karena bagaimanapun masyarakat setempat yang mengetahui penggunaan dana desa itu. Terlebih, aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah tidak mungkin setiap saat melakukan pengawasan secara langsung. “Sama juga KPK sebetulnya melakukan penindakan itu berdasarkan informasi dari masyarakat. Itulah yang kita dorong pertama,” jelasnya. Namun, Alexander meminta kepala desa agar tidak perlu khawatir menyalahi aturan. Sepanjang penggunaan dana desa direncanakan dengan baik dan memang digunakan untuk kepentingan masyarakat. Terpenting lagi, kepala desa memang tidak mencari keuntungan pribadi dan sepenuhnya melibatkan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan
Bandar Narkoba Kirim Pengedar ke Bali
Denpasar (Bali Post) Tak hanya pekerja yang didatangkan dari luar Bali, bandar narkoba pun mengirim pengedarnya untuk beraksi di Pulau Dewata ini. Seperti pengakuan tersangka BH (28) yang ditangkap pada Minggu (22/5) lalu, di Jalan Imam Bonjol Gang Air Mancur, Denpasar. Ia sengaja dikirim dari Bandung, Jawa Barat, untuk mengedarkan 300,38 gram sabu-sabu (SS). “Saya disuruh kerja ke Bali. Sudah dibelikan tiket pesawat, tempat kos, dan uang saku Rp 500 ribu. Saya tidak tahu orang yang menyuruh saya karena lewat telepon,” kata BH Selasa (24/5) kemarin. Terkait pengungkapan kasus itu, tim Sat. Resnaskoba dipimpin Kanit AKP Djoko Hariadi juga menangkap pengojek online, WE (35), saat hendak mengambil paket di TKP. “Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat. Kasus ini masih dikembangkan,” kata Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana saat didampingi
7
Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo. Awalnya, AKP Djoko bersama timnya melakukan penyelidikan di sekitar TKP. Pada Sabtu (21/5) pukul 23.00 wita, BH dipantau mengambil paket SS di Jalan Tukad Batanghari, Denpasar. Selanjutnya dibawa pulang ke kos. Beberapa menit kemudian, tersangka keluar dari kos lalu menempel paket SS seberat 80 gram di tiang listrik depan kos. Selanjutnya menempel paket SS seberat 200 gram di tiang listrik belakang mobil. “Jarak tiang listrik pertama dan kedua tidak terlalu jauh. Sedangkan paket sabu-sabu seberat 20 gram disimpan di rumahnya,” tambah Ganefo. Tersangka BH lalu sembunyi di semak-semak untuk memantau orang yang akan mengambil paket itu tak lain tersangka WE. Sebelum WE datang, polisi langsung menangkap BH. “Kami memantau BH, sedangkan BH juga memantau kedatangan WE. Barang bukti langsung kami amankan,” ujar Ganefo. Saat proses penangkapan
Bali Post/eka
NARKOBA - Wakapolresta Denpasar dan Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar menunjukkan barang bukti narkoba bersama tersangkanya di Mapolresta Denpasar, Selasa (24/5) kemarin. Narkoba jenis sabusabu seberat 300,38 gram dan 1,56 gram diamankan dari dua orang tersangka di Denpasar. BH, datanglah WE ke TKP. Selanjutnya, petugas menangkap dan menggeledah WE beralamat di Jalan Tukad Badung, Denpasar ini. Di tas pinggang WE diamankan satu paket SS seberat 1,56 gram. “Kedua tersangka ini disuruh orang yang beda. Dari
barang bukti yang diamankan tersebut, asumsinya bisa menyelamatkan 1.500 orang dari narkoba,” kata Artana. (kmb36)
Bali Post/kmb23
SOSIALISASI - Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK, memberikan sambutan pada acara sosialisasi pencegahan korupsi pengawalan bersama pengelolaan keuangan dana desa, Selasa (24/5) kemarin, di gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali. pengawasan. Khusus untuk Bali, Alexander menilai pelaksanaan serta penyerapan dana desa sudah termasuk sangat bagus. Sementara itu, Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa PDTT, Ahmad Erani Yus-
tika, mengaku sudah membuat regulasi mengenai pemanfaatan dana desa. Asalkan desa memanfaatkan dana desa berdasarkan Peraturan Menteri Desa No.21 tahun 2015 itu, pihaknya memastikan tidak akan ada masalah.(kmb32)
Dana Desa Termin Pertama Baru Cair 42 Persen
Denpasar (Bali Post) Tahun ini, Bali mendapat gelontoran dana desa Rp 416 miliar untuk 636 desa. Dana tersebut dicairkan dalam dua termin, masing-masing 60 persen pada termin pertama dan 40 persen pada termin kedua. Namun hingga pertengahan bulan Mei ini, transfer dana desa hingga ke Rekening Kas Desa pada termin pertama baru mencapai 42 persen. Padahal, seluruh dana dari pusat sudah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Target awal pun, dana desa tahap pertama sudah tuntas disalurkan April lalu. “Pencairan agak terlambat di Kota Denpasar, Kabupaten Karangasem, dan Klungkung. Dana desa baru masuk ke RKUD dari pusat, sehingga belum masuk ke Rekening Kas Desa,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BP-
MPD) Bali, I Ketut Lihadnyana, di Denpasar, Selasa (24/5) kemarin. Keterlambatan tersebut, kata Lihadnyana, akibat adanya perubahan tahapan pencairan dari tiga termin menjadi dua termin. Bupati dan wali kota harus mengubah Peraturan Bupati/Wali Kota sebelumnya karena pengalokasian dana untuk masing-masing desa/ kelurahan menjadi berbeda. “Desa juga harus membawa, menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan misalnya APBDesa-nya, setelah itu peraturan desanya,” imbuhnya. Menurut Lihadnyana, dana desa harus sudah ditransfer ke desa dalam waktu 7 hari setelah dana desa ditransfer oleh pemerintah pusat ke kabupaten/ kota. Sejauh ini, 85 persen dana desa di Bali dimanfaatkan untuk infrastruktur di desa. Seperti pembangunan jalan-
jalan desa, jalan ekonomi di desa, serta rehabilitasi pasar. Selanjutnya, dana desa termin kedua sebesar 40 persen akan dicairkan mulai bulan Agustus mendatang. Masing-masing desa kini menerima dana desa antara Rp 600 juta sampai Rp 800 juta. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, kriteria pembagian dana desa dari pemerintah pusat belum mencerminkan beban desa dan kondisi desa yang sesungguhnya. Pihaknya kini memperjuangkan agar Bali bisa mendapatkan otonomi asimetris sehingga dapat memiliki kewenangan untuk mengatur besaran dana desa. “Minimal ngatur itu, kita yang kasi tahu desa ini dapatnya sekian. Jangan diatur dari sana (pusat) semuanya. Tolong beri kesempatan Bali untuk mengatur,” ujarnya. (kmb32)
BANGLI
8
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Penataan Kota
Pedagang Pasar Senggol Segera Direlokasi
Bangli (Bali Post) Keberadaan pasar senggol yang selama ini mencaplok sebagian badan jalan di dekat Lapangan Kapten Mudita, Bangli akan segera dipindahkan dalam waktu dekat. Rencananya, para pedagang yang telah menempati areal tersebut sejak 2012 akan direlokasi ke areal terminal Loka Carana atau di sebelah selatan Pasar Kidul. Rencana pemindahan pasar senggol tersebut diungkapkan langsung Bupati Bangli I Made Gianyar saat ditemui, Selasa (24/5) kemarin. Dikatakan Gianyar, pemindahan pasar senggol dilakukannya dalam upaya penataan Kota Bangli. Di samping juga untuk mengembalikan fungsi jalan dan trotoar di sepanjang jalan tersebut. Sebagaimana direncanakan Gianyar, para pedagang pasar senggol yang selama ini berjualan dari pagi hingga malam hari itu akan dipindah ke tempat yang lebih layak. Ada dua tempat alternatif yang kini sedang dikaji bupati sebagai tempat relokasi pedagang yakni areal Terminal Loka Carana yang pernah menjadi tempat penampungan
korban kebakaran Pasar Kidul dan di sebelah selatan Pasar Kidul. ‘’Kita masih lakukan pengecekan dulu yang mana yang lebih cocok dipakai pasar senggol,’’ terangnya. Pengecekan terkait tempat tersebut, lanjut Gianyar, akan dilakukan pihaknya melalui Dinas Perhubungan dan Satpol PP sesegera mungkin. Sebab pihaknya menargetkan kawasan tersebut sudah bersih minggu ini. Sementara itu disinggung apakah Pemkab Bangli sejauh ini telah melakukan sosialisasi terkait rencana tersebut ke pedagang, pria asal Desa Bunutin, Kintamani ini mengatakan tidak perlu ada sosialisasi lagi. ‘’Pemindahan ini tidak akan ada sosialisasi lagi karena dulu mereka mengatakan sudah siap. Sekarang mereka siap tidak siap, ya akan kita pindah. Kalau tidak mau pindah, nanti petugas yang akan membongkar paksa,’’ tegasnya. (kmb40) PASAR SENGGOL - Pasar Senggol di dekat Lapangan Kapten Mudita.
Bali Post/ina
Masa Transisi Pemerintahan
Bali Post/ina
HUTAN - Areal hutan yang akan dijadikan tempat penampungan pedagang pasar Tumpah di Penelokan.
Pemindahan Pedagang Pasar Tumpah Ditargetkan Tuntas Juli Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli segera memindahkan para pedagang pasar tumpah di kawasan Penelokan ke areal hutan milik BKSDA yang ada di belakang Pasar Seni Geopark. Ditargetkan pemindahan pedagang pasar tumpah tersebut tuntas sebelum kegiatan revalidasi Geopark Batur yang berlangsung Juli mendatang. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Selasa (24/5) kemarin menjelaskan, luas lahan hutan milik BKSDA yang akan dimanfaatkan untuk menampung pedagang pasar tumpah di Penelokan tersebut yakni 41,09 Are. Sejauh ini lahan itu telah dipatok, ditata dan dikelilingi kawat berduri. ‘’Pemasangan kawat berduri ini diwajibkan oleh BKSDA. Karena kalau tidak dikelilingi kawat berduri, dikhawatirkan kawasan hutan yang dirambah akan meluas,’’ terangnya. Dalam upaya penataan areal hutan, Pemkab Bangli mengalami sejumlah kendala, salah satunya dalam meratakan jalan masuk ke lokasi pasar. Sebab di lokasi tersebut terdapat tonjolan batu yang sulit diratakan dengan tenaga manual. Sementara pihaknya mendapat larangan dari BKSDA jika meratakan areal hutan khususnya jalan masuk ke lokasi pasar dengan menggunakan eskavator. BKSDA khawatir pemakaian eskavator dapat merusak hutan. ‘’Sesuai aturan BKSDA, alat berat dilarang masuk ke hutan. Walau pun sudah kami sampaikan eskavator hanya untuk meratakan bagian depannya, tetapi tetap ditolak,’’ jelasnya. Meski demikian, pihaknya mengaku akan mengkoordinasikan hal itu lebih lanjut dengan pihak Polisi Hutan, BKSDA termasuk Desa Batur Tengah. Lebih lanjut dikatakannya, sebagaimana kesepakatan Pemkab Bangli dengan BKSDA, dalam pemanfaatan hutan tersebut nantinya tidak boleh ada penebangan pohon dan pembangunan dengan menggunakan beton. Saat berjualan pedagang hanya diperbolehkan menggunakan tenda. Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga kelestarian hutan. (kmb40)
Telepon Penting Bangli RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut
: 0366-9152 91002 : 0366-91062 : 0366-51004
Pemkab Batalkan Pemberangkatan Calon Transmigran
Bangli (Bali Post) Belasan KK calon transmigran yang akan diberangkatkan tahun ini ke beberapa daerah di Sulawesi Tenggara terpaksa gigit jari. Pasalnya, pemberangkatan dibatalkan pemkab dengan alasan masih suasana transisi masa pemerintahan. Menurut rencana, pemberangkatan baru akan dilakukan tahun depan. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Bangli I Nengah Sukarta, Selasa (24/5) kemarin mengatakan, penyelenggaraan transmigrasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1997 bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan daerah serta memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa. Di Bangli, pemberangkatan transmigran biasanya dilakukan pada tahun genap. Sementara untuk tahun ganjil dilakukan monitoring. Pada tahun ini pemberangkatan batal terealisasi. Alasannya karena masih ada transisi pemerintahan. ‘’Untuk tahun ini seharusnya ada pemberangkatan. Tapi
dibatalkan karena masih ada transisi pemerintahan. Bupati harus bertemu dulu dengan pemerintah daerah tujuan,’’ jelasnya. Lanjut dia, sesuai data yang telah disiapkan sebelumnya, calon transmigran yang seharusnya berangkat mencapai 15 KK dengan dengan tujuan Hamahola dan Arongo Sulawesi Tenggara. Pemberangkatan terbarunya direncanakan pada 2017 mendatang. ‘’Karena tahun ini tak ada pemberangkatan, maka waktu yang ada kami gunakan untuk monitoring transmigran yang sudah berangkat duluan,’’ terang Sukarta. Calon transmigran ini tidak seluruhnya tergolong RTM. Beberapa justru masuk kategori mampu. Hanya saja mereka tak
Antisipasi Protes Masyarakat
BLH Kaji Izin Lingkungan Peternakan Babi di Kubu
Bangli (Bali Post) Bekas peternakan sapi perah di Kelurahan Kubu, Bangli yang telah lama terbengkalai kembali dijadikan lokasi peternakan babi. Guna menghindari protes dari masyarakat sekitar, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bangli melakukan kajian izin lingkungan berupa UKLUPL peternakan tersebut. Kepala BLH Bangli I Made Alit Parwata, Selasa (24/5) kemarin menjelaskan, pengembangan peternakan babi di lokasi tersebut dilakukan pengusaha asal Surabaya. Permohonan terkait UKL-UPL pun telah diajukan. Sebagai tindak lanjut, pihaknya langsung melakukan pengkajian kembali. ‘’Permohonan UKL-UPL sudah mereka ajukan. Itu sedang kami kaji lagi,’’ terangnya. Disebutkan juga, pengembangan peternakan ini tak hanya diketahui oleh pemkab saja. Warga sekitar dan kelompok peternak juga telah diberikan sosialisisasi. Terkait kapan peternakan itu beroparasi, mantan Kepala Dinas Peternakan
Bali Post/sos
KANDANG - Bekas kandang sapi perah di Kelurahan Kubu yang dijadikan tempat usaha peternakan babi. dan Perikanan Bangli ini mengaku belum mengetahuinya dengan pasti. Hal itu kemungkinan baru dibicarakan dalam waktu dekat. ‘’Pemantauan sudah sering kami lakukan. Kami
Ketua Panwaslih Tegaskan Siap Serahkan SPJ Bangli (Bali Post) Ketua Panwaslih Bangli Nengah Sandiarta mengakui bahwa pihaknya belum menyerahkan surat pertanggungjawaban (SPJ) terkait penggunaan dana hibah sebesar Rp 3,3 miliar untuk kegiatan Pilkada 2015 lalu ke Pemkab Bangli. Namun, Sandiarta menegaskan bahwa SPJ penggunaan dana hibah untuk kegiatan pilkada tersebut sudah diselesaikan beberapa waktu lalu dan kini sedang diaudit BPKP. Pihaknya mengaku baru akan menyerahkan SPJ tersebut ke pemkab, jika Bupati Bangli I Made Gianyar sudah bersedia menerima permohonan audensi yang diajukan Panwaslih selama ini. Sandiarta didampingi dua anggotanya, A.A. Bagus Susila dan Nengah Purna serta Kepala Sekretariat Panwaslih Nengah Paum, Selasa (24/5) kemarin
memiliki lahan garapan. Supaya program ini tak sia-sia, sebelum warga bersangkutan resmi menjadi peserta, terlebih dahulu dilakukan survei lapangan oleh tim yang ada. Kondisi tempat tinggal serta kehidupannya sehari-hari didata secara detail. Sementara menjelang pemberangkatan, calon transmigran diberikan pendidikan mental dan pelatihan sejumlah keahlian tambahan oleh pemerintah provinsi dan pusat. Disinggung permasalahan yang kerap dihadapi transmigran, dia menyebut, transmigran masih sering kesulitan dalam melakukan alih fungsi lahan, pengurusan sertifikat kepemilikan dan luas tanah yang didapatkan. Supaya tak memunculkan keluhan berlanjut, persoalan itu diupayakan
sudah bisa terselesaikan tahun ini. ‘’Tentunya untuk menyelesaikan persoalan itu, kami perlu komunikasi dengan pemerintah di sana (daerah tujuan-red),’’ ucapnya. Berdasarkan data Disosnakertrans, transmigran yang berangkat pada 2010 sebanyak 31 KK dengan jumlah 108 jiwa. Tahun 2012 sebanyak 12 KK yang terdiri dari 42 jiwa dan 2014 sebanyak 10 KK dengan jumlah 39 jiwa. Sementara untuk daftar tunggu tahun ini mencapai 53 KK. Lahan yang didapatkan transmigran mencapai dua hektar. Rinciannya, lahan pertama seluas 25 are, lahan kedua 1 hektar dan lahan ketiga seluas 75 are. (kmb45)
menjelaskan, dalam laporan pertanggungjawaban keuangan yang dibuat secara umum dalam bentuk LPJ tersebut sudah sempat diserahkan ke Badan Kesbangpolinmas Bangli April lalu. ‘’Begitu kami disurati pertama oleh Kesbangpollinmas, kami sudah langsung serahkan LPJ tersebut,’’ terangnya. Hanya saja laporan pertanggungjawaban keuangan yang secara rinci yakni dalam bentuk SPJ diakuinya memang belum diserahkan ke Pemkab Bangli. Pihaknya mengaku baru akan menyerahkan SPJ tersebut jika Bupati Bangli I Made Gianyar sudah bersedia menerima permohonan audiensi yang selama ini diajukan Panwaslih. ‘’Kenapa harus kepada bupati, karena pada saat awal dulu di Panwaslih Bangli kami diberikan banyak fasilitas yang kami perlukan langsung oleh bupati. Dan setelah tugas kami selesai,
kami pun ingin menyerahkan laporan pertanggungjawaban sekaligus pamit dan mengucapkan terima kasih langsung ke bupati. Bukan ke Kesbangpollinmas,’’ terangnya. Sandiarta mengatakan, sejatinya sesuai dengan Permendagri 51 tahun 2015, Panwaslih Bangli tidak memiliki kewajiban mutlak untuk melaporkan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah pilkada tersebut ke Pemkab Bangli. Panwaslih hanya wajib mempertanggungjawabkan laporan penggunaan dana pilkada ke satuan kerja (satker) dalam hal ini yakni Bawaslu Provinsi. Sebagaimana laporan pertanggungjawaban yang telah dibuat Panwaslih Bangli, dari Rp 3,3 miliar dana hibah yang berikan, tersisa Rp 630.568.240 juta. Sesuai ketentuan, sisa dana tersebut dikembalikan ke kas daerah. (kmb40)
juga diundang untuk datang ke lokasi,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Kantor Perizinan Kabupaten Bangli I Komang Pariarta menyebutkan, izin prinsip untuk peter-
nakan tersebut sudah dikeluarkan. Izin prinsip merupakan langkah awal untuk mengurus izin lainnya yang diperlukan.
Dikatakan, pengembangan usaha peternakan babi itu tidak hanya untuk memaksimalkan potensi daerah tetapi juga menghadirkan peternak yang terintegrasi dan ramah lingkungan serta memberikan kontribusi riil bagi sektor pertanian. Usaha tersebut nantinya juga direncanakan akan menampung anak babi milik warga yang sudah disapih mencapai 50 sampai 150 ekor setiap minggunya. Selain itu, juga muncul wacana usaha ini digunakan untuk menampung hasil pertanian sekitar sebagai pakan ternak dan memproduksi pupuk asal limbah padat dan cair yang telah diproses. Digadang-gadang pula, usaha ini akan memberdayakan tenaga kerja lokal serta memanfaatkan lahan yang produktif. Disampaikan pula, usaha ini hanya fokus pada penggemukan saja dan daging babinya akan dipasarkan ke luar negeri dan pasar luar pulau Bali. (kmb45)
GIANYAR
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
9
Tak Berizin dan Dikeluhkan Warga
Bali Post/nik
PADAMKAN API - Petugas BPBD Kabupaten Gianyar bersama warga saat berupaya memadamkan api di Pura Dalem Guwang.
Pura Dalem Guwang Terbakar Api Diduga dari Pembakaran Sampah
Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan kebakaran di Pura Dalem Guwang, Selasa (24/5) kemarin. Api melalap atap bangunan bale piasan dan bale panegteg di lokasi tersebut. Kebakaran diduga terjadi akibat kelalaian warga yang membakar sampah beberapa meter dari lokasi. Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui Wayan Kisid sekitar pukul 10.00 wita. Lantaran melihat kepulan asap, bersama sejumlah warga, ia langsung mendatangi Pura Dalem Guwang. Di lokasi itu, ia sudah mendapati atap bale piasan dan bale paneteg sudah dilalap api. ‘’Bersama warga lainnya, saya berupaya memadamkan api dengana alat seadanya,’’ ucap Kisid. Setelah berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya, beberapa menit kemudian datang tiga unit mobil pemadam kebakaran. Hingga akhirnya pukul 11.00 wita, api sudah berhasil dipadamkan petugas. ‘’Tadi, saya dapat laporan dari perbekel sekitar pukul 10.20 wita. Dengan mengerahkan tiga armada pada pukul 11.00 wita, api sudah bisa dipadamkan,’’ kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, A.A. Oka Digjaya, usai memantau lokasi kebakaran. Menurutnya, api diduga berasal dari percikan api pembakaran sampah yang dilakukan salah seorang warga tak jauh dari Pura Dalem Guwang. Dari kondisi ini, Oka Digjaya kembali mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat membakar sampah. ‘’Kembali saya imbau semua masyarakat ikut waspada mengantisipasi kebakaran. Kelalaian kecil bisa berakibat fatal, terlebih di musim panas seperti sekarang,’’ ucapnya. Oka Digjaya mengatakan, kebakaran masih menjadi bencana yang paling sering terjadi. Berdasarkan data pada 2015 tercatat 119 kasus kebakaran. Bila dikalkulasikan, setiap dua hari sekali terjadi satu kasus kebakaran. ‘’Sementara pada 2016, hingga April ini kurang lebih terjadi sekitar 40 kasus kebakaran di Kabupaten Gianyar,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, dalam rangka meningkatkan pelayanan di wilayah Kecamatan Sukawati, Pemkab Gianyar berencana menyiapkan penambahan dua armada pemadam kebakaran di tahun 2017. Sementara saat ini, BPBD Gianyar memiliki 13 armada untuk menangani kebakaran. ‘’Kita berupaya menempatkan armada di lokasi strategis, seperti di Ubud. Tahun depan juga ada penambahan armada untuk ditempatkan di Sukawati, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat,’’ katanya. Bendesa Pakraman Guwang Wayan Dupa Dharma Yuda mengatakan, dari insiden kebakaran kemarin, hanya atap di dua bangunan yang terbakar. Sementara untuk pratima dan benda sakral lainnya dipastikan selamat. Meski demikian, secepatnya ia akan melakukan paruman dengan warga dan para pemangku, untuk prosesi upacara yang harus dilakukan pascakebakaran. ‘’Bagaimanapun ini tetap musibah. Dan musibah ini harus kita bersihkan kembali melalui upacara. Seperti apa upacaranya nanti kita bahas dalam paruman,’’ ucapnya. (kmb35)
Pemkab Hentikan Operasional Helipad di Taro
Gianyar (Bali Post) -
Badan Kesbangpollinmas Gianyar melakukan penghentian operasional helipad di Desa Taro Kecamatan Tegallalang. Tindakan ini dilakukan setelah merespons keluhan warga terhadap prasarana pariwisata tersebut. Selain itu, pengoperasian helipad yang berlokasi di Elephant Safari Park itu dipastikan bodong lantaran belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kepala Badan Kesbangpollinmas Gianyar Dewa Alit Mudiarta Selasa (24/5) kemarin, menegaskan, pihaknya sudah melayangkan surat pemberhentian tehadap pengoperasian helipad di Desa Taro. ‘’Kami mengeluarkan surat peng-
hentian operasional helipad yang berlokasi di Banjar Taro Kaja Desa Taro itu karena belum memiliki izin,’’ tegasnya. Penindakan ini berawal dari adanya surat Perbekel Desa Taro yang menyampaikan keluhan warga terhadap
Gianyar (Bali Post) Salah satu indikator terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA) yakni tersedianya ruang kreativitas atau ruang bermain ramah anak. Di setiap daerah, taman bermain untuk anak sebenarnya sudah banyak berdiri. Namun, belum semuanya memenuhi standar keamanan. Hal itu diungkapkan Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Lenny Rosalin, dalam sebuah kegiatan di Ubud, Selasa (24/5) kemarin. Lenny mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan kebijakan nasional dengan membuat sistem pembangunan berbasis anak. Program KLA merupakan jalan menuju pengembangan dalam upaya memberi perlindungan maksimal terhadap keberlangsungan hidup anak. Salah satu yang disasar berupa ruang bermain anak. Pihaknya mengaku telah menyusun konsep taman bermain yang aman dan nyaman bagi anak. Konsep ini dirumuskan dengan melibatkan peneliti dari 14 perguruan tinggi ternama di Indonesia. Diharapkan, semua daerah bisa mengaplikasikannya termasuk Kabupaten Gianyar. ‘’Gianyar adalah salah satu kabupaten yang sangat gencar mewujudkan KLA. Untuk itu, kami mempercayakan Gianyar untuk dapat nantinya mewujudkan areal bermain yang benarbenar ramah anak. Kami harap, Gianyar dapat memaksimalkan momentum yang sudah berjalan,’’ katanya. Sementara itu, Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar, Ketut Sutha, mengatakan, untuk mewujudkan KLA, pembangunan yang berpihak pada anak perlu diprioritaskan dalam berbagai kebijakan. Salah satunya melalui penyediaan ruang bermain ramah anak oleh masing-masing SKPD terkait. ‘’Penyediaan ruang bermain ramah anak ini sangat diperlukan. Saat ini, menurut standar kementerian, taman bermain yang ada belum sepenuhnya tergolong memenuhi standar tinggi kelayakan yang ditetapkan. Perlu perbaikan di beberapa aspek, agar benar-benar sesuai dengan keamanan bagi anak-anak,’’ katanya. Lebih lanjut, Sutha menyampaikan, Bupati Gianyar telah berencana membangun ruang bermain ramah anak. Diharapkan, rencana tersebut bisa terealisasi menjelang Konvensi Hak Anak 2016 yang akan berlangsung di Gianyar. (kmb25)
helipad yang berlokasi di Elephant Safari Park Desa Taro itu sudah ada sejak tahun 2002, namun sempat berhenti dioperasikan pascaBom Bali. Baru sejak Agustus 2015, helipad ini kembali dioperasikan. ‘’Meski sudah berdiri sejak 2002, tapi sampai sekarang helipad ini belum mengantongi IMB. Oleh sebab itu, sarana pariwisata itu kami tutup dahulu,’’ ungkap mantan Kadisdikpora Gianyar itu. (kmb35)
Bali Post/nik
HELIPAD - Helipad di Elephant Safari Park Desa Taro. Terlihat wisatawan turun dari helikopter.
Wujud Perjuangan Jaga Alam Bali
Pemuda Bona Pasang Tiga Baliho Tolak Reklamasi Gianyar (Bali Post) Aksi tolak reklamasi di Kabupaten Gianyar semakin meluas. Selasa (24/5) kemarin, puluhan pemuda di Desa Bona Kecamatan Blahbatuh memasang tiga baliho tolak reklamasi Teluk Benoa. Seperti perjuangan para pemuda lainnya di Bali, para pemuda di Desa Bona menentang adanya upaya pengurukan laut, serta berharap presiden mencabut Perpres nomor 51 tahun 2014. Koordinator Pemuda Desa
Wujudkan KLA
Belum Semua Taman Bermain Penuhi Standar Kementerian
keberadaan helikopter yang setiap hari terbang di atas Desa Taro. Warga mengeluhkan sejumlah masalah seperti suara bising, embusan angin yang merusak tanaman di persawahan dan perkebunan. Bahkan, sejumlah hewan ternak menjadi
beringas hingga mati akibat terkejut melihat helikopter terbang rendah. Tak hanya itu, helikopter yang setiap hari terbang rendah di atas Pura Pujung Sari Desa Pakraman Taro dinilai mengancam kesucian pura yang berada beberapa meter di selatan helipad tersebut. Dewa Alit mengatakan, semua keluhan tersebut selanjutnya dibahas dalam beberapa kali paruman bersama instansi terkait. Dari paruman itu diketahui
Bali Post/nik
TOLAK REKLAMASI Sejumlah pemuda Desa Bona saat menyiapkan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa, Selasa (24/5) sore kemarin.
Bona, Gusti Ngurah Agung Ari Sudiarta, mengatakan, pemasangan baliho ini dilakukan di tiga titik. Pertama, baliho besar berukuran 4,5 x 6 meter dipasang di depan Balai Banjar Bona Kelod. Selanjutnya, baliho ukuran 2 x 3 meter dipasang di simpang empat Setra Desa Bona. Terakhir, baliho ukuran serupa terpasang di perbatasan Desa Bona dengan Desa Belega. ‘’Ketiga baliho ini kami pasang sore tadi (kemarin -red) bersama puluhan pemuda lainnya,’’ ucapnya. Ari Sudiarta mengatakan, pemasangan baliho ini merupakan aksi awal tolak reklamasi oleh sejumlah pemuda di Desa Bona. Para pemuda yang tergabung dalam aksi ini berasal dari Banjar Dana, Banjar
Kebon, dan Banjar Bona Kelod. ‘’Di Desa Bona masih ada tiga tempekan yang belum bergabung bersama kami. Tapi dalam waktu dekat kami akan melakukan pendekatan untuk bersama-sama menjaga Bali melalui aksi menolak reklamasi,’’ ungkapnya. Dikatakannya, pemasangan baliho ini merupakan wujud perjuangan dalam menjaga Bali dari tangan rakus para investor. Ia juga sangat berharap Presiden Joko Widodo mau mencabut Perpres 51/2014 sehingga rencana pengurukan laut skala besar itu dapat dibatalkan. ‘’Ini perjuangan kami menjaga Bali dengan tidak membiarkan upaya perusakan alam serta Tri Hita Karana di Bali,’’ tandasnya. (kmb35)
Ambil Paket Sabu, Pria Asal Jakarta Dibekuk Gianyar (Bali Post) Puja Kesuma (30), asal Jakarta diamankan Sat. Narkoba Polres Gianyar. Dia diringkus setelah mengambil paket narkoba jenis sabu-sabu yang tertempel pada gardu listrik di Jalan Pudak Banjar Tegehe Desa Batubulan. Kasat Resnarkoba AKP I Gusti Putu Dharmanatha, Selasa (24/5) kemarin, mengatakan, pelaku diamankan polisi karena kedapatan membawa paket sabu-sabu seberat 0,20 gram. ‘’Pelaku kami tangkap setelah mengambil barang bukti narkoba di gardu listrik pinggir Jalan Pudak, tepatnya di sebelah timur Terminal Batubulan,’’ ungkapnya. Dharmanatha menerangkan, penangkapan pelaku pekan lalu itu berawal dari informasi masyarakat bahwa di lokasi tersebut sering terjadi transaksi narkoba. Beranjak dari informasi tersebut, Unit Operasional Resnarkoba Gianyar melakukan pemantauan. Setelah dilakukan pemantauan, terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hitam
mondar-mandir seperti sedang mencari alamat. ‘’Usai mondarmandir, pria ini lalu berhenti dan mengambil sesuatu di bawah gardu. Setelah itulah, kami langsung gerebek pelaku,’’ tuturnya. Saat diamankan polisi, tersangka sempat membuang potongan pipet berwarna kuning. Polisi pun meminta tersangka mengambilnya kembali. Saat dibuka, ternyata terdapat plastik klip berisi sabu-sabu. Pelaku selanjutnya digiring ke Mapolres Gianyar untuk menjalani pemeriksaan. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengaku memesan barang haram tersebut dari orang tidak dikenal. Pelaku juga men-
gaku akan mengonsumsi satu paket narkoba tersebut seorang diri. ‘’Saya sudah lama kecanduan sabu-sabu. Itu pun saya beli paket yang paling murah karena untuk konsumsi sendiri aja,’’ katanya. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini dijerat UndangUndang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun. (kmb35) TERSANGKA - Puja Kesuma berikut barang bukti saat diamankan di Mapolres Gianyar, Selasa (24/5) kemarin.
Bali Post/nik
KLUNGKUNG
10
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Januari hingga Mei
20 Warga Idap HIV Semarapura (Bali Post) – Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Klungkung terus berupaya menanggulangi penyebaran virus HIV/Aids di wilayahnya. Selasa (24/5) kemarin, Ketua KPA Made Kasta bersama Bupati I Nyoman Suwirta, dan Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi membagikan leaflet HIV kepada masyarakat yang melintas di depan Monumen Puputan Klungkung. Aksi dilakukan mulai pukul 07.30 wita melibatkan siswa peduli HIV/Aids dari SMA Pariwisata PGRI Dawan. Satu per satu kendaraan yang melintas di depan Monumen Puputan distop oleh petugas Dishub dibantu polisi. Setelah berhenti, sejumlah siswa membagikan brosur HIV kepada pengendara. Bupati, Wabup, dan Kapolres langsung menempel stiker bahaya HIV kepada setiap mobil yang melintas. Aksi sebar leaflet HIV oleh petugas KPA ini dilakukan karena kasus HIV di Klungkung sangat memprihatinkan. “Hampir setiap tahun kasus HIV di Klungkung terus meningkat,” kata Sekretaris KPA Klungkung Wayan Sumanaya. Kasus HIV yang terjadi tahun 2015 mencapai 261. Dari jumlah ini, 24 orang meninggal akibat virus mematikan tersebut. Kasus HIV tidak berhenti sampai di situ. KPA Klungkung menemukan ada 20 orang lagi warganya yang terjangkit virus HIV. Jumlah ini didapat Januari sampai Mei 2016. Kasus ini terjadi di Klungkung daratan dan Nusa Penida. Bahkan, ada warga yang sudah meninggal. Sumanaya menjelaskan, kegiatan bagi-bagi leaflet HIV di jalan dilaksanakan dalam rangka Malam Renungan Aids Nusantara (MRAN) yang digelar setiap Mei. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang sifat dasar dan bahaya HIV, prinsip HIV, sejauh mana bahaya HIV/Aids, dan cara menanggulanginya. Sementara itu, Bupati Suwirta berharap agar anak-anak muda tidak salah pergaulan. Slogan hidup sehat harus diterapkan oleh semua masyarakat. “Mari arahkan anak-anak kita hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus didik mereka mulai TK, SD, SMP, SMA dan seterusnya,” ungkapnya. (kmb)
Terbentur Kasus Hukum
GOR Nusa Penida Tak Bisa Digunakan Semarapura (Bali Post) –
Kasus tindak pidana korupsi proyek GOR Nusa Penida di Desa Batununggul, belum juga ada perkembangan alias mandek. Hal ini mendorong kalangan Dewan melihat kondisi bangunan yang menghabiskan anggaran hingga Rp 2,2 miliar itu. Pasalnya, akibat proses hukum yang masih berjalan di Kejari Klungkung masyarakat tidak bisa menggunakan GOR yang memiliki fasilitas lapangan bola voli di dalamnya tersebut. PANTAU - Komisi I DPRD Klungkung memantau lahan yang menjadi sengketa di Nusa Penida.
Komisi I DPRD Klungkung
Cek Kejelasan Status Tanah di Nusa Penida STATUS tanah di Desa Sakti dan Bunga Mekar yang digarap masyarakat Nusa Penida belum ada kejelasan sampai sekarang. Tanah itu masih menjadi sengketa antara masyarakat Nusa Penida dan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VIII Denpasar. Untuk mencegah permasalahan terus meluas, Komisi I DPRD Klungkung turun langsung ke Nusa Penida, Selasa (24/5) kemarin. Rombongan Komisi I DPRD Klungkung yang dipimpin Ketuanya I Komang Suantara alias Otal melakukan pengecekan lahan masyarakat di Desa Sakti yang terkena patok kawasan hutan lindung. Dalam rombongan hadir pula Ketua DPRD I Wayan Baru mewakili unsur pimpinan sebagai koordinator. Dari pantauan di lapangan diketahui banyak lahan yang saat ini digarap dan ditempati masyarakat belum memiliki status alias abu-abu. Untuk itu, Dewan mendorong Pemkab Klungkung untuk memperjelas lahan-lahan yang ada di Nusa Penida. Sebab, tidak sedikit lahan yang dimanfaatkan masyarakat kini diklaim sebagai hutan lindung seperti di Desa Bunga Mekar dan Desa Sakti. Di sisi lain, sejumlah warga kesulitan membuktikan lahan yang ditempati sebagai lahan miliknya karena tidak memiliki sertifikat. Tanah negara yang ada di Nusa Penida banyak yang digarap masyarakat sejak lama. Bila ini dibiarkan, terjadinya konflik di masyarakat akibat permasalahan status tanah amat tinggi. Seperti penolakan sejumlah masyarakat yang lahan garapannya terkena patok hutan lindung. ‘’Pemkab Klungkung harus memediasi agar permasalahan bisa segera selesai. Sementara untuk mencegah terjadinya kasus serupa Pemkab Klungkung mesti mendata lahan-lahan di Nusa Penida dan membuatkan sertifikat,’’ kata Wayan Baru. Ditambah lagi investasi pariwisata di Nusa Penida mulai gencar, namun banyak terkendala lahan tanpa status atau disebut tanah negara (TN) “Perlu peran pemerintah untuk memperjelas status lahan yang ada di Nusa Penida dengan melaksanakan Prona dan penyertifikatan tanah yang belum memiliki status,” tuturnya. Di tempat terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Luh Ketut Ari Citrawati menjelaskan, pihaknya masih memproses sengketa pematokan lahan yang digarap masyarakat oleh BPKH. Perbekel setempat tengah mengumpulkan bukti-bukti kepemilikan lahan yang dipegang masyarakat. “Kami telah berkoordinasi dengan perbekel desa setempat untuk mengumpulkan bukti kepemilikan lahan oleh masyarakat. Kami masih menunggu semuanya terkumpul,” ungkapnya. (ad1124)
Bali Post/dwa
MANGKRAK - Komisi I DPRD Klungkung mengecek GOR Nusa Penida yang mangkrak, Selasa (24/5) kemarin.
Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru merasa kecewa karena GOR Nusa Penida tidak bisa dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan olahraga. Seperti beberapa waktu lalu masyarakat setempat tidak dapat mengadakan kejuaraan voli di dalam GOR karena masih terbelit kasus hukum. Oleh karenanya, ia
mendorong Kejari Klungkung mempercepat penyelesaian masalah ini. ‘’Kasus GOR Nusa Penida sudah memakan waktu setahun, namun tanpa ada kejelasan siapa yang menjadi tersangka,’’ katanya dihubungi, Selasa (24/5) kemarin. Kejari Klungkung mulai melakukan penyelidikan ka-
sus GOR Nusa Penida pada awal 2015. Penyelidikan dilakukan sampai ke tingkat penyidikan Juni 2015. Hal ini membuat GOR Nusa Penida mangkrak dan tidak terawat. Menurut Wayan Baru, GOR harus memiliki kepastian hukum agar bisa dianggarkan untuk pembangunan selanjutnya. Apalagi GOR
satu-satunya di Nusa Penida ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal serupa disampaikan Ketua Komisi I DPRD Klungkung Komang Suantara yang melakukan pengecekan kondisi GOR Nusa Penida. Ia minta Pemkab Klungkung berkoordinasi dengan Kejari Klungkung untuk melanjutkan pembangunan GOR. Pasalnya, akibat dihentikannya kelanjutan pembangunan, GOR Nusa Penida menjadi terbengkalai. “Kami harapkan Bupati Klungkung bisa melanjutkan pembangunan GOR ini,” sebutnya.
Proyek GOR Nusa Penida yang dilaksanakan secara swakelola melalui dana hibah/bansos terindikasi menyebabkan kerugian negara Rp 1,5 miliar. Untuk mendapatkan angka pasti, diperlukan hasil pemeriksaan BPKP Klungkung. GOR Nusa Penida dibangun sejak 2009. Pembangunannya tidak hanya menggunakan dana pusat, namun juga dibantu Pemprov Bali dan APBD Klungkung dengan total dana sekitar Rp 2,2 miliar. Pemkab Klungkung menggelontorkan dana sekitar Rp 500 juta. (dwa)
Dihantam Ombak Besar, Puluhan Jukung Rusak Semarapura (Bali Post) – Pantai Kusamba, Dawan, Klungkung, diterjang gelombang setinggi lima meter, Selasa (24/5) dini hari kemarin. Puluhan jukung nelayan rusak, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Keganasan ombak di Pantai Kusamba sempat membuat warga yang tinggal di pesisir resah karena mengira ada tsunami. Apalagi gelombang datang secara tiba-tiba. “Gelombangnya sangat besar. Kami sampai begadang menunggu gelombangnya tenang,” kata Ketut Sendi, salah seorang nelayan setempat. Gelombang besar yang menerjang Pantai Kusamba terjadi antara pukul 24.00 dan pukul 02.00 wita. Nelayan tidak mengira akan ada kejadian seperti itu mengingat pada sore harinya situasi di tepi Pantai Kusamba sangat tenang. “Biasanya kalau akan ada gelombang besar ciri-cirinya bisa dilihat dari warna putih dari deburan ombak di ujung Pulau Nusa Penida. Tetapi gelombang yang kemarin datangnya tanpa diduga. Kami hanya bisa menonton jukung-jukung dihantam gelombang,” ujarnya. Nelayan lainnya Wayan Regeg asal Banjar Bingin, Kusamba, mengaku mendadak bangun setelah mendengar suara deburan ombak yang keras. Dia langsung lari melihat kondisi di tepi pantai. Oleh karena gelombang sangat besar, ia tidak berani turun menyelamatkan jukungnya. Dia hanya melihat jukungnya yang diikat di tepi pantai saling benturan dengan jukung nelayan lainnya dihantam gelombang. “Gelombang besar ini juga membuat tembok pondok menyimpan mesin di depan rumah jebol,” jelasnya. Amukan air laut membuat puluhan jukung nelayan rusak. Rata-rata nelayan mengalami kerugian Rp 1 juta sampai Rp 2 juta. Bagian jukung yang rusak kebanyakan katir dan cedik. Sementara jaring milik nelayan Nengah Lantir hanyut ke tengah laut. Pascaombak besar, sebagaian nelayan Kusamba terpakasa tidak melaut. Mereka gotong royong memperbaiki jukung yang rusak. Untuk mengantisipasi gelombang susulan, mereka mengikat jukungnya lebih kuat serta memarkir agak jauh ke tengah dan di loloan agar tidak terseret arus. (kmb)
Bali Post/kmb
IKAT JUKUNG - Nelayan di Kusamba memperbaiki dan mengikat jukung lebih kuat pascadihantam gelombang besar.
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
11
Sindikat Cengkeh Diringkus
SOSOK Kembangkan Partai MENJAMURNYA organisasi partai politik (parpol) di era reformasi ini, tak pelak memunculkan persaingan. Bagi parpol baru, situasi ini menjadi pekerjaan rumah (PR -red) agar programprogram serta kebijakan parpol bisa diterima di tengah masyarakat luas. Kunci kebijakan parpol bisa menyebar dan mendapat dukungan, mau tidak mau organisasi ini harus dikuatkan mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga desa atau kelurahan. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Buleleng, Ketut Wirsana, mengatakan, di tengah kompetisi merebut simpati warga, parpol harus mengembangkan organisasinya hingga ke akar rumput. Untuk mewujudkan hal ini keberadaan Pimpinan Anak Cabang (PAC) sangat diperlukan. PAC memiliki tugas dan peran sentral menguatkan roda organisasi. Karena itu, kualitas pengurus di kecamatan ini harus diutamakan. “Saya kira partai apa pun termasuk kami di Hanura pengembangan organisasi sampai ke akar rumput. Tanpa pengembangan yang baik, saya yakin program dan kebijakan partai pasti tidak terserap. Dampaknya, masyarakat tidak akan simpati dan mendukung partai kita,” katanya. Saat ini, kata Wirsana, Partai Hanura tengah merekrut calon pengurus yang nantinya ditempatkan di kecamatan. Untuk menjaring bakal calon (bacalon) PAC ini dilakukan secara transparan dan mengikuti regulasi partai. Pria yang menjabat Ketua Komisi IV DPRD Buleleng ini mengaku, tidak hanya merekrut kalangan kader partai, juga nonkader serta profesional muda. Semua elemen diberikan kesempatan mengikuti perekrutan ini. “Kami tidak semata mencari kader. Tetapi nonkader juga kami jaring sebagai wujud partai ini terbuka untuk semua lapisan masyarakat,” jelas Wirsana. (mud)
Didalami, Kasus Pengoplosan Elpiji
Singaraja (Bali Post) Aksi pengoplosan elpiji dari ukuran berat 3 kg ke tabung 12 kg bahkan 50 kg, kembali ramai di Buleleng. Jajaran Kepolisian Resor Buleleng menciduk pelaku SD yang diduga terlibat aksi pengoplosan gas secara ilegal tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan SD itu terjadi Kamis (19/5) pukul 05.00 wita di Banjar Dinas Kembang Sari Desa Panji, Sukasada. Polisi sudah mengamankan ND (33) yang berasal dari Banjar Dinas Dangin Pura Desa Panji, Sukasada. Polisi tengah mengungkap dugaan pengoplosan gas berdasarkan laporan dari masyarakat. Semula ada warga masyarakat mepersoalkan ada kasus pengoplosan. ‘’Kami langsung tindak lanjuti dengan pemeriksaan,” ujar Kasat Reskrim AKP Teuku Ricky Fadliansyah seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Selasa (24/5) kemarin. Pengecekan intensif dilakukan tim kepolisian. Akhirnya, ditemukan di pekarangan rumah pelaku terdapat aktivitas pemindahan gas 3 kg ke dalam tabung 12 kg. Saat itu, saksi KS dan terduga pelaku ND melakukan aksi pemindahan gas. “Jadi, status kasus ini masih kami dalami apakah ada unsur pidananya atau tidak. Kami tengah melakukan koordinasi bersama Kejaksaan Negeri Singaraja. Kami tidak ingin salah me-
BULELENG
netapkan ND sebagai tersangka termasuk pasal yang ditetapkan. Sejauh ini, ND masih sebatas sebagai saksi dan masih kami mintai keterangan menyangkut dugaan pengoplosan elpiji itu,” imbuhnya. Sejumlah barang bukti diamankan di antaranya 15 tabung gas ukuran 12 kg dengan 10 buah berisi gas dan 5 buah dalam keadaan kosong, berikutnya 98 buah tabung gas ukuran 3 kg. Masingmasing 40 buah berisi gas dan 58 kosong. Polisi sekaligus mengamankan 10 pipa besi, 2 tabung gas ukuran 50 kg, dalam keadaan berisi gas. Sebanyak 10 pipa besi panjang 15 cm yang diduga digunakan sebagai alat pengoplos gas 3 kg ke tabung 12 kg, 1 pipa besi ukuran panjang 17 cm untuk alat pengoplos gas 3 kg ke tabung 50 kg. Diamankan pula BB 1 buah palu, 1 pisau dapur, 1 paku panjang 10 cm, 1 gelas sil karet warna merah, dan 1 toples segel plastik bekas. (kmb34)
AKP Teuku Ricky Fadliansyah
Kabur, Enam Jadi Buronan
Singaraja (Bali Post) Tingginya harga cengkeh di pasaran memunculkan aksi pencurian bahkan muncul dengan sindikatnya -- jaringannya. Pencuri-pencuri itu beraksi di sejumlah wilayah dataran tinggi di Buleleng. Setelah melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat, akhirnya Sat. Reskrim Polres Buleleng berhasil meringkus tiga pencuri cengkeh yakni WK (56), PAS (22), dan GI (34). Sedangkan enam orang anggota sindikat pencuri cengkeh itu yakni WH, WS, WN, S, P dan M kabur. Mereka pun kini ditetapkan sebagai buronan Mapolres. Kasus itu terungkap dari laporan masyarakat di TKP Desa Pucak Sari, Busungbiu. Lama melakukan penyelidikan, akhirnya polisi menciduk WK, berikut 18 karung berisi cengkeh termasuk barang bukti satu unit mobil Suzuki pick up warna hitam nopol DK 9829 WP. “Pelaku mengambil 18 karung berisi cengkeh kering senilai Rp 150 juta. Cengkeh itu milik pelapor sekaligus korban Nyoman Paramarta. Sindikat itu beroperasi di wilayah Busungbiu,’’ ujar Kasat Reskrim Polres AKP Teuku Ricky Fadliansyah seizin Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Selasa (24/5) kemarin. Ricky menuturkan, kasus pencurian cengkeh ini sering juga terjadi di wilayah Desa Umajero, Busungbiu, dan Tejakula. Ia mengaku melakukan penghadangan sejak Januari 2016, tetapi diakui beberapa pencuri berhasil meloloskan diri. Penyelidikan berlanjut di Banjar Dinas Celagi Bantas Desa Bondalem Senin 28 Maret 2016 p u k u l 0 1 . 0 0
wita. Korbannya adalah Gede Anom Jaya. Melalui laporan tim di lapangan, kemudian terungkap barang bukti 13 karung berisi cengkeh seberat 60 kg. Cengkeh itu diangkut tersangka PAS dan GI menggunakan mobil Suzuki pick up warna putih bernopol DK 9893 VE. Pelaku sempat melawan ketika dihadang bahkan menabrakkan kendaraannya ke mobil polisi yang berusaha menahan. “Awalnya, dari laporan Kanit Reskrim Polsek Tejakula, ada aksi pencurian cengkeh. Mengatensi laporan itu, Reskrim Polres dengan seluruh personel Polres dan jajaran turun melakukan penghadangan 28 Maret 2016 pukul 01.00 dini hari, tapi mereka berhasil kabur,” papar Ricky. Mobilnya sempat ditabrakkan. Setelah diperiksa kemudian ditemukan barang bukti berupa satu buah linggis berdiameter 2 cm panjang 80 cm dan dua gembok gudang cengkeh dalam kondisi rusak. Di wilayah Tejakula diamankan 13 karung cengkeh kering
atau seberat 60 kg per karung dengan nilai jual Rp 360 juta. “Dari indentifikasi yang berisi barang bukti cengkeh itu, kami melakukan penyelidikan, akhirnya target tersangka PAS ditemukan. Setelah itu, tertangkap GI dan tiga DPO inisial S, P, dan M merupakan sindikat cengkeh wilayah Tejakula,” imbuhnya. Polisi melakukan gerakan silent sebab antara sindikat cengkeh wilayah Busungbiu dan Tejakula memiliki keterkaitan. Mereka sangat memahami seluk-beluk wilayah potensial di musim cengkeh itu. “Pencurian umumnya menyasar gudang cengkeh. Pencuri itu beraksi dengan cara mencongkel memakai linggis. Pencuri ini dikenakan pasal 363 ayat (1) ke 3e,4e dan 5e dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ujar Ricky. (kmb34)
Bali Post/kmb34
SINDIKAT - Tiga tersangka sindikat pencuri cengkeh diamankan Sat. Reskrim Polres Buleleng. Polisi berhasil mengamankan puluhan kilogram cengkeh kering yang hendak dijual ketiga tersangka, Selasa (24/5) kemarin.
Dewan Desak
Pengakuan Hukum Pegawai TU SD
Bali Post/kmb34
Dua Gadis Muda Korban Prostitusi
Singaraja (Bali Post) NR (24) dilaporkan sebagai muncikari prostitusi -- seks terselubung –. NR yang tinggal di Desa Tinga-tinga, Gerokgak, telah menjajakan gadis muda Komang AA (21) dan Luh SSD (21) kepada pria hidung belang melalui perantara SMS. Kasat Reskrim AKP Teuku Ricky Fadliansyah mengatakan prostitusi itu sungguh rapi karena dilakukan dengan strategi petak umpet. Polisi berhasil menangkap aksi gerilya muncikari itu Jumat (20/5) pukul 19.30 wita. TKP-nya di Pondok Wisata Jalan Singaraja-Seririt, Desa Temukus, Banjar. “Kami sedang melakukan pemeriksaan. Kami juga berkoordinasi dengan kejaksaan untuk menetapkan pasal yang dikenakan kepada NR,” ujar Ricky Selasa (24/5) kemarin seizin Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Dua korban muncikari itu adalah Komang AA (21) dari Seririt dan Luh SSD (21) dari Desa Bubunan. Terlapor NR diindikasi melakukan perbuatan mempekerjakan dua wanita untuk melayani tamu hidung belang. Pola pendekatan konsumen baru memanfaatkan HP dengan penawaran Rp 500 ribu sekali melayani. “Tarif dikenakan per oknum wanita mencapai Rp 500 ribu dan oknum korban bukan anak di bawah umur. Modus diawali seorang memesan (perempuan) dan membayar kepada muncikari setelah pemesan melakukan hubungan (seks). Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap muncikari selaku otak transaksi itu. Dia sudah diamankan,,” papar Ricky. Penjajakan korban kepada konsumen melalui online. Terakhir, muncikari ketahuan bertransaksi lewat HP. Pihaknya akan mengungkapkan lebih jauh kasus ini. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) – Menyusul desakan tenaga tata usaha (TU) di sekolah dasar (SD) agar bisa diangkat menjadi pegawai kontrak membuat lembaga dewan tak berdiam diri. Wakil rakyat terhormat di daerah ini kini mendesak eksekutif menyusun aturan hukum, agar keberadaan ratusan pegawai TU SD yang kini mengabdi bisa diakui dan layak diangkat menjadi pegawai kontrak. Bentuk pengakuan ini bisa saja melalui peraturan daerah (perda) atau menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati Buleleng. Ketua Komisi I DPRD Putu Mangku Mertayasa mengungkapkan hal itu di ruang kerjanya, Selasa (24/5) siang kemarin. Keberadaan pegawai TU SD di Buleleng belakangan ini kata Mertayasa, sangat membantu kepala sekolah mengelola sekolah yang dipimpinnya. Jika sebelumnya jasa pegawai TU SD tidak dianggap penting, tetapi belakangan ini jasa mereka sangat diperlukan. Apalagi, menyusul tuntutan pengelolaan SD berbasis komputerisasi (online -red), sehingga sangat memerlukan pegawai TU berkualitas. Kondisi ini dialami sekolah yang tidak dibantu pegawai TU, hal itu membuat kepala sekolah atau gurunya harus mengerjakan tugas-tugas tambahan di luar tugas sebagai pemimpin sekolah atau guru pengajar. “Kita lihat fakta kalau pegawai TU SD ini sekarang sangat diperlukan. Peran mereka bisa dibilang sentral. Di era teknologi informasi dan kebijakan pemerintah pusat, sehingga pengelolaan SD itu tidak bisa dilakukan oleh guru bersama kepala sekolah saja,” katanya. Mencegah kecemburuan sosial antara guru pengabdi yang dalam proses pengangkatan menjadi guru kontrak, politisi PDI Perjuangan alasan Desa Banjar ini meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah agar ke-
Putu Mangku Mertayasa beradaan pegawai TU SD segera diakui. Rencananya, sikap dewan ini disampaikan secara resmi melalui sidang paripurna nota pengantar rancangan peraturan daerah yang diajukan eksekutif 30 Mei 2016 ini. “Setelah kami sempat koordinasi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang kalau menyusun perda atau keputusan Bupati acuannya UU No. 23 Tahun 2014 itu. Kami dorong bagaimana hal ini secepatnya diselesaikan dan pemerintah akan bisa mengambil kebijakan untuk memenuhi harapan pegawai TU SD agar tingkat kesejahtraan meningkat dan sebanding dengan jasa pengabdian mereka,” jelas Mertayasa. Sementara itu, dua rancangan perda hak inisiatif lembaga dewan akhirnya diusulkan dibahas pada masa sidang kedua tahun 2016 ini. Dua ranperda inisiatif tersebut masing-masing ranperda ten-
Bali Post/kmb38
tang pengawasan peredaran minuman beralkohol (mikol) dan ranperda tentang ketenagakerjaan. Sementara dari pihak eksekutif mengusulkan tiga ranperda untuk dibahas yakni ranperda pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa dan ranperda tentang adminsitrasi kependudukan (Adminduk). Selain itu, juga dibahas pencabutan perda retribusi izin penebangan bambu dan pohon pada kawasan tertentu. Tim pakar DPRD Buleleng Wayan Rideng mengatakan, dua ranperda inisiatif dewan itu sudah disepakati dibahas bersama ranperda yang diajukan eksekutif. Alasan memilih dua ranperda inisiatif pengawasan peredaran mikol, karena pemerintah daerah saat ini memiliki kewenangan mengawasi peredaran mikol. Kewenangan ini sebelumnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan kini sudah dialihkan ke pemkab. (kmb38)
Bali Post/kmb34
DILIMPAHKAN - Pengungkapan kasus kematian Ketut Narinten (60) dilimpahkan ke Sat. Reskrim Polres, Selasa (24/5) kemarin. Pihak kepolisian masih menunggu hasil tes DNA dan barang bukti baru, kasus yang diduga pembunuhan itu.
Kasus Kematian Narinten Dilimpahkan ke Sat. Reskrim Singaraja (Bali Post) Perhatian masyarakat Desa Anturan, Buleleng terhadap kematian Ni Ketut Narinten (60) mengarah kasus pembunuhan. Sejauh ini, kematian Narinten masih misteri kendati banyak kejanggalan ditemukan di TKP. Hal itu membuat Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. meminta kasus yang menyita perhatian publik itu dilimpahkan ke Polres, yang sebelumnya ditangani Polsek Kota Singaraja. “Kasus pembunuhan yang ditangani Kapolsek Kota Singaraja itu sudah dilimpahkan ke Mapolres. Saat ini, kasus itu ditangani Reskrim Polres Buleleng. Kasus ini diatensi banyak pihak. Pertimbangan personel lebih lengkap secara rasional lebih baik ditangani Sat. Reskrim,” ujar Sukawijaya, Selasa (24/5) kemarin. Sudah dua pekan berjalan tes Deoxyribose Nucleic Acid (DNA) Laboratorium Forensik cabang Denpasar belum ada hasil signifikan, menyangkut bercak darah pada barang bukti bantal dan sarung bantal di kamar suami Narinten, Ketut Nurata (60). Sat. Reskrim Polres sejauh ini telah mengantongi data lengkap. Jadi, masih menunggu hasil DNA sehingga mendapatkan bukti baru sebagai kelengkapan berkas pengungkapan kasus itu. “DNA sudah dicek tinggal menunggu hasilnya saja. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan beberapa orang diduga (pelaku) tetapi belum
mengarah tersangka,” papar Kasat Reskrim AKP Teuku Ricky Fadliansyah. Sedikitnya 25 saksi diperiksa, namun belum mengarah pada tersangka siapa otak pembunuhan dalam kasus itu. Alasannya, barang bukti yang ditemukan di lapangan dinilai belum mampu menguatkan sebagai tersangka pembunuhan. “Karena itu, bukti di seputaran TKP akan kembali dicari. Apa yang masih kurang akan kami lengkapi dulu bukti-buktinya,” ucapnya. Polisi memeriksa di sekitar tegalan temuan jasad Narinten. Di sana memang tidak ditemukan ceceran darah. Dugaan sementara Narinten dieksekusi di lokasi berbeda, kemudian dibuang di areal tegalan itu. “Kami tetap tunggu hasil Labfor dan sampai sekarang belum tahu hasilnya, karena tes DNA itu cukup lama. Ditemukan (bercak darah) itu ada di sarung bantal dan bantal korban. Kami sudah melakukan gelar perkara, untuk mencari barang bukti baru. Sedangkan saksi-saksi kembali akan kami panggil,” kata Ricky. Ricky mengaku tidak mengalami kesulitan. Hanya polisi wajib memiliki bukti, data dan fakta riil di lapangan. Ia meminta masyarakat tetap bersabar untuk pengungkapan misteri kasus Narinten ini. “Kami menunggu hasil tes DNA, apakah hasil itu identik pada tersangka. Kami juga berusaha mencari motif kasus ini,’’ tandasnya. (kmb34)
PHDI Buleleng Data Sulinggih
Singaraja (Bali Post) – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Buleleng mulai berbenah menyikapi keberadaan sulinggih di daerah ini. Parisada di bawah kepemimpinan Dewa Nyoman Suardana ini hendak mendata keberadaan sulinggih di seluruh wilayah Buleleng. Langkah ini ditempuh karena belakangan ini santer beredar isu miring yang menyebut ada praktik sulinggih yang belum tercatat di PHDI. Ketua PHDI Buleleng Dewa Nyoman Suardana mengungkapkan hal itu di Singaraja, Selasa (24/5) kemarin. Menurutnya, umat tidak pernah sepi melaksanakan upacara agama atau yadnya lainnya. Menyusul situasi sulinggih yang dikenal menjadi panutan, dan juga bertugas ngalokapalasraya –mengantar prosesi upacara -- kian banyak bermunculan. Sejatinya situasi ini positif. Alasannya, semakin banyak sulinggih maka kewajiban setiap umat dapat dijalankan dengan lebih baik sesuai ajaran Hindu. Namun belakangan, pihaknya sering mendapatkan informasi kalau ada sulinggih yang belum tercatat di PHDI. Situasi ini pun mulai mengarah pada penilaian umat kalau sulinggih itu belum terdaftar. Hal itu dianggap kurang pas melayani umatnya. “Terus terang kami juga tidak enak saat mendengar informasi kalau sulinggih yang kita hormati dan sucikan ini disebut belum sah, lantaran belum tercatat di PHDI Buleleng,” katanya. Atas kondisi ini, Suardana telah menyiapkan program untuk mencoba mendata kembali keberadaan sulinggih di daerahnya. Pendataan ini dalam rangka menyempurnakan data yang sudah ada. Selain itu, sulinggih yang belum masuk di parisada akan diarahkan mengikuti aturan yang sudah ada. Dengan demikian, tidak ada lagi opini warga menyebut sulinggih tidak sah. Sesuai ketentuan yang ada, setiap walaka yang akan menjadi sulinggih harus memenuhi persyaratan sekala dan niskala. Persyaratan sekala itu seperti memiliki sisia (siswa) minimal 100
Bali Post/kmb38
Dewa Nyoman Suardana
orang. Selain itu, calon sulinggih memiliki nabe (guru) dan dinyatakan sehat jasmani, rohani. Setelah persyaratan ini dipenuhi, calon sulinggih ini baru melangsungkan upacara madiksa sesuai petunjuk nabe yang diikutinya, prosesi selanjutkan ngalinggihan weda lan mapulang lingga. Dalam proses diksa ini parisada akan mendaftarkan secara resmi status sulinggih yang bersangkutan. “Seperti itu prosesnya sehingga kalau ini tidak dilalui tentu parisada menganggap kalau sulinggih itu belum terdaftar di parisada,” jelasnya. Penyuluh Agama Selain mendata ulang keberadaan sulinggih, PHDI Buleleng mengusulkan kepada pemerintah agar Ketua PHDI di Desa atau Kelurahan diusulkan menjadi tenaga penyuluh agama. Upaya ini sebagai solusi penyuluh agama ke desa atau kelurahan masih minim. Sementara PHDI yang memiliki kepengurusan sama di lingkungan terbawah, sehingga pemerintah bisa saja memberdayakan kepengurusan PHDI desa, atau kelurahan ini menjadi penyuluh agama. Sebelum usulan program ini diajukan, Suardana berjanji mengumpulkan data terkait keberadaan pengurus PHDI desa atau kelurahan. “Bagi kami, ini sangat penting karena kita lihat penyuluh agama masih sedikit. Dan kami yang memiliki pengurus hingga di desa atau kelurahan, sangat baik kalau diberdayakan. Kami akan data dulu apakah semua desa atau kelurahan ada pengurus PHDI-nya,” imbuh Suardana. (kmb38)
JEMBRANA
12
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Gelar Komsos untuk Tingkatkan Wawasan Kebangsaan Negara (Bali Post) Jajaran Kodim 1617/Jembrana, Senin (23/5) lalu menggelar komunikasi sosial (komsos) dengan tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat di Kecamatan Mendoyo. Kegiatan ini dipimpin Pasi Ter Kapten Inf. I Wayan Yudana dengan narasumber Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Sansan Iskandar dan Pasi Inteldim 1617/Jembrana, Kapten Inf. I Nyoman Gede Andika. Letkol Inf. Sansan Iskandar, Selasa (24/5) kemarin mengatakan komsos digelar untuk meningkatkan wawasan kebangsaan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan. Pihaknya juga mengharapkan agar masyarakat Kecamatan Mendoyo menjaga keharmonisan, keseimbangan dan persatuan bangsa sehingga terjalin ika-
tan yang kuat dan tidak dapat terpecah belah. “Mari kita kembali ke jati diri bangsa kita yaitu Pancasila dan UUD 1945 untuk manangkal bahaya narkoba, pelecehan seksual dan teroris,” tegas Dandim Sansan Iskandar. Negara Indonesia, kata Dandim, sudah masuk dalam kategori darurat seperti narkoba, radikalisme dan darurat pelecehan seksual. Hal senada juga dikatakan Kapten Inf. I Nyoman Gede Andika. Ia mengatakan keutuhan keluarga kini harus dijaga sehingga tidak terkena imbas perkembangan zaman yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga. “Segala sesuatu yang terjadi belakangan ini muaranya ada di keluarga. Awasi anak-anak dan keluarga sehingga tidak terjerumus hal-hal negatif,” tandasnya. (kmb)
Abrasi di Pantai Pengambengan
Tengkorak Manusia Digulung Ombak, Diduga Korban Penjajahan Jepang
Bali Post/olo
RUTAN – Rutan Negara tempat ditahannya mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa.
Besok, Masa Hukuman Winasa Habis
Terkait Kelanjutan Penahanan, Kejari Tunggu Petunjuk Hakim
Negara (Bali Post) – Masa hukuman mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa dalam kasus korupsi pabrik kompos akan habis, Kamis (26/5) besok. Akan tetapi, Winasa kembali terlibat kasus korupsi beasiswa Perguruan Tinggi (PT) Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Jembrana (Stitna) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Jembrana. Bahkan, sidang untuk kasus Stitna dan Stikes ini akan digelar, Rabu (25/5) hari ini. Bali Post/kmb
KOMSOS -Kodim 1617/Jembrana ketika menggelar Komsos di Kecamatan Mendoyo.
Patung Siwa Mahadewa Di-”pelaspas”
Ikon Baru Wisata Gilimanuk
Negara (Bali Post) Pembangunan patung Siwa Mahadewa yang berlokasi di Teluk Gilimanuk diharapkan menjadi ikon baru wisata Jembrana, khususnya Gilimanuk sebagai pintu gerbang masuk Bali dari arah Jawa. Terlebih, letaknya yang strategis berdampingan dengan pelabuhan ASDP menyambut kedatangan masyarakat yang berkunjung ke Bali melalui jalur darat. Selain itu, keberadaan patung Siwa Mahadewa yang dalam kepercayan Hindu dikenal sebagai pamrelina (pemusnah hal negatif) diharapkan mampu menghilangkan aura negatif yang tak diharapkan masuk ke Bali. Patung Siwa Mahadewa sekaligus sebagai trademark atau ciri khusus yang mudah dilihat ketika orang luar memasuki Bali. Patung ini juga dilengkapi dengan areal taman dengan beberapa bangunan bale istirahat di tepi Teluk Gilimanuk. Harapan itu diungkapkan Bupati Jembrana I Putu Artha saat meresmikan patung Siwa setinggi 22 meter itu, Sabtu (21/5). Peresmian ditandai penandatanganan prasasti. Sebelumnya patung Siwa Mahadewa di-pelaspas atau diresmikan secara ritual oleh Pendeta Hindu dan persembahyangan bersama diikuti Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa bersama sejumlah Anggota Dewan, Kepala SKPD dan masyarakat Gilimanuk. “Saya berharap patung ini nantinya bisa menjadi ikon wisata baru di Gilimanuk sekaligus kebanggaan masyarakat Jem-
brana,” kata Artha. Bupati Artha menambahkan saat ini Pemkab Jembrana sangat serius menggarap potensi wisata yang dimiliki Jembrana termasuk di Gilimanuk. Hal ini, sejalan dengan dokumen perencanaan yang utuh dan terintegrasi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jembrana yang bersinergi dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, sebagaimana ajaran Tri Sakti Bung Karno yaitu berkepribadian di bidang Budaya. Selain patung Siwa yang baru saja diresmikan, Gilimanuk juga masih memiliki museum purbakala serta objek wisata karang sewu dengan hamparan pantainya yang menawan. “Ke depan kita juga akan lengkapi dengan pembangunan anjungan cerdas konservasi yang berlokasi di areal Taman Nasional Bali Barat, sehingga bisa menggabungkan konsep rekreasi dan edukasi,” paparnya. Artha juga ingin Jembrana yang selama ini hanya dilintasi wisatawan di jalur darat, bisa mulai merebut kue pariwisata yang tersedia. “Minimal mereka yang datang mau singgah berbelanja di sini tidak hanya lewat seperti selama ini,” cetusnya. Sementara itu, Kepala Kantor LHKP Jembrana I Wayan Darwin mengatakan patung Siwa Mahadewa ini diselesaikan dengan dua tahap. Tahap pertama pembangunan patung dan pondasi menelan anggaran Rp 783 juta. Sedangkan tahap kedua yaitu finishing dengan anggaran Rp 885 juta. (kmb26/k200)
Balipost/kmb26
PERESMIAN – Peresmian Taman Patung Siwa Mahadewa di Gilimanuk ditandati dengan penandatanganan oleh Bupati disaksikan Ketua DPRD, Wabup dan kepala SKPD.
Dengan demikian, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara masih menunggu petunjuk hakim terkait penahanan Winasa. Seperti diketahui, Winasa saat ini masih menjalani sisa hukuman terkait kasus korupsi pabrik kompos. Namun, masa hukuman dua tahun enam bulan penjara sudah dijalani dan akan berakhir besok. Kepala Kejari Negara, Anton Delianto, Selasa (24/5) kemarin mengatakan terkait penahanan itu, pihaknya masih menunggu putusan hakim pada sidang kasus korupsi beasiswa Stitna dan Stikes yang digelar Rabu ini di Pengadilan Tipikor Denpasar. Kejari juga sudah mengantisipasi terkait sudah habisnya masa tahanan Winasa dalam kasus korupsi pabrik kompos. Namun, Kejaksaan berharap agar yang bersangkutan tetap ditahan karena masih terlibat kasus Stitna dan Stikes bersama dua mantan Kadisdikporaparbud Jembrana. Dua mantan Kadis yang menjadi tersangka yakni Nyoman Suryadi dan AA Putrayasa saat ini juga ditahan di Rutan Negara. “Kami masih menunggu putusan hakim besok (hari ini red),” terangnya kepada wartawan. Sementara, Kepala Rutan Negara Arimin melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Nyoman Tulus Sedeng membenarkan pada Rabu (25/5) ini merupakan akhir masa hukuman
Winasa terkait kasus pabrik kompos. Sebelumnya, pihak rutan juga telah menerima surat dari Kejari Negara menanyakan kapan habis waktu penahanan Winasa. “Kami sudah menjawab dan pada dasarnya kami menunggu surat penahanan dari Kejari dulu. Apakah lanjut ditahan karena masih terkait kasus lain,” ujar Tulus. Apabila tidak ada surat tersebut, maka boleh keluar dari rutan karena telah menjalani hukuman. Winasa, menurutnya, telah menjalani hukuman penjara selama dua tahun enam bulan subsider tiga bulan penjara terkait kasus pabrik kompos. Namun, Winasa mendapat pengurangan kurungan selama tiga bulan saat remisi dasawarsa beberapa waktu lalu. “ Yang lainnya tidak dapat karena tidak membayar denda. Tidak bisa diusulkan, hanya remisi dasawarsa tiga bulan,” tambahnya. Menurutnya, penahanan Winasa kemungkinan besar akan berlanjut. Sebab, Winasa masih terlibat kasus lainnya. Seperti diketahui, Winasa telah menjalani masa hukuman selama dua tahun enam bulan. Selama menjalani hukuman itu, mantan Bupati Jembrana ini kembali terjerat kasus korupsi beasiswa Stitna dan Stikes yang ditangani Kejati Bali. Dua tersangka lain yang juga Kadisdikporabudpar semasa pemerintahannya juga sudah ditahan Kejati Bali. (kmb26)
Bali Post/olo
Parkir – Mobil parkir terlihat berjejer di sisi kanan dan kiri jalan di sepanjang Jalan Wijaya Kusuma. Kondisi ini dikeluhkan warga sekitar dan pengguna jalan lainnya.
Ganggu Pengguna Jalan
Mobil Parkir di Jalur Menuju RSUD Diminta Ditindak
Negara (Bali Post) – Kroditnya arus lalu lintas (lalin) di sepanjang Jalan Wijaya Kusuma, Baler Bale Agung kembali dikeluhkan warga. Pasalnya, jalur menuju RSUD Negara dinilai sangat krodit. Penyebabnya, di sepanjang jalur itu terdapat mobil parkir di kedua sisi jalan. Warga pun meminta supaya pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk turun tangan menertibkan parkir di sepanjang jalan tersebut. Ketua Forum Peduli dan Pemerhati Masyarakat Jembrana (FPPMJ) I Ketut Sutiawan, Selasa (24/5) kemarin mengatakan parkir di sepanjang jalan depan RSUD dan Rutan Negara itu sangat amburadul. Mobil yang parkir di kanan dan kiri jalan tersebut sebagian besar milik pegawai rumah sakit dan penjenguk pasien.
Kondisi itu menyebabkan jalan menyempit dan mengganggu pengguna jalan yang lain. Padahal, di sepanjang jalan tersebut juga terpasang rambu-rambu larangan parkir. Pihaknya menyayangkan adanya lahan parkir di belakang RSUD Negara yang cukup luas, justru tidak dimanfaatkan. Pemerintah cukup banyak mengalokasikan dana untuk pengurukan dan perluasan lahan RSUD yang salah satunya untuk areal parkir. B e l u m l a g i m a ra kny a pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang trotoar menambah semrawut jalan tersebut. “Kami sangat mendukung adanya Operasi Patuh Agung. Kami harap pelanggar parkir ini juga ditindak,” tandas Sutiawan. Pihaknya mengharapkan baik Dinas Perhubungan
maupun Polantas untuk menertibkan pelanggaran parkir tersebut. Sebelumnya, sejumlah warga juga mengeluhkan kondisi jalan yang amburadul itu. Selain jalan yang sudah sempit, juga penuh dengan kendaraan parkir. Ketut Gede, warga yang tinggal dekat Rutan Negara juga menyayangkan kondisi itu. Bukan hanya siang, saat malam hari arus lalin juga krodit. Warga yang melintas pun merasa terganggu. Dari pantauan kemarin, sepanjang jalan tersebut dipenuhi mobil yang parkir di kanan dan kiri jalan. Hanya di areal depan RSUD Negara yang diisi portal agar mobil tidak bisa parkir. Mobil justru parkir berjejer hingga di depan Rutan Negara. Bahkan hanya bisa satu mobil yang melintas lantaran jalan yang sempit. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Abrasi yang terjadi di pantai di Dusun Ketapang, Desa Pengambengan, Selasa (24/5) kemarin, membuat warga geger. Tak hanya takut karena rumahnya tergerus abrasi, namun warga juga kaget lantaran muncul sejumlah tengkorak manusia dan digulung ombak. Akan tetapi, kemunculan itu hanya sesaat dan hilang ditelan ombak. Kuat dugaan, tulang belulang dan tengkorak manusia itu merupakan korban saat penjajahan Jepang. Hal itu dibuktikan dengan cerita sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi. Pasalnya, pada zaman dulu, di kawasan pantai itu terdapat mercusuar yang dijadikan markas tentara Jepang. Beberapa bagian pondasi mercusuar yang berbentuk tong juga sempat terlihat sebelum terendam air laut. ”Kemungkinan itu tulang korban perang. Di sini (sekitar lokasi abrasired) dulu dijadikan markas,” cerita salah satu warga setempat, Amat. Sementara itu, Samsuri mengaku melihat tulang belulang dan tengkorak di laut. Namun, ia hanya melihatnya beberapa saat saja karena langsung ditelan ombak besar lalu hilang. Samsuri juga men-
gaku tidak berani mengangkat. Saat itu, deburan ombak masih tinggi. “Karena ombak cukup deras, kerangka manusia itu hanya terlihat beberapa saat saja. Akhirnya hilang tertelan ombak,” ujarnya. Mengetahui adanya informasi itu, sejumlah anggota Polres Jembrana sempat turun ke lokasi. Namun, petugas tidak bisa mengidentifikasi lantaran tulang belulang tersebut sudah hilang. Sementara itu, sejumlah warga yang tinggal di sekitar pantai yang kena abrasi mengungsi. Suena, salah satu warga yang rumahnya kena abrasi mengaku tak bisa bertahan lagi di sana. Suena memilih menumpang di rumah saudaranya. Bersama tetangga dan anakanaknya, rumah dari bambu dibongkar. Keluarga ini memilah bahan-bahan yang masih bisa dipergunakan untuk membuat rumah. Ahmad Ibrahim juga mengalami nasib serupa. Warga ini juga mengatakan menumpang di rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi. Ibrahim merasa was-was dengan deburan ombak yang semakin besar, bahkan sampai menggenangi bagian teras rumahnya. (kmb26)
Bali Post/olo
TENGKORAK – Sejumlah warga dan petugas kepolisian ketika mencari tengkorak yang sempat terlihat di pantai Pengembengan, Selasa (24/5) kemarin.
Gaji Belum Dibayar, Karyawan Perusda Bali Protes
Negara (Bali Post) Puluhan karyawan Perusda Provinsi Bali Unit Perkebunan Karet yang kini di bawah naungan PT CIPL (Citra Indah Prayasa Lestari) di Pekutatan, melakukan aksi protes. Pasalnya, gaji mereka belum dibayar, bahkan selalu terlambat. Perwakilan karyawan didampingi anggota DPRD Jembrana Nyoman Sudiasa, Selasa (24/5) kemarin mengatakan sejak lima bulan ini gaji karyawan yang berjumlah 190 orang disebut-sebut selalu terlambat. “Biasanya, gajian tanggal 3 atau 4. Namun, sampai sekarang belum dibayar. Setiap bulannya selalu begini,” kata seorang karyawan melalui Sudiasa. Atas kondisi itu, para karyawan pun sempat demo ke kantor perusahaan yang ada di Sumberemis. Selain karena masalah gaji, karyawan juga kecewa dengan fasilitas listrik yang sudah disegel oleh pihak PLN. Sebab, pihak PT CIPL belum membayar tagihan listrik. “Tadi malam (kemarin-red) karyawan sempat protes. Dan mereka menyampaikan permasalahan ini kepada kami,” jelas pria yang kerap dipanggil Dadab ini. Setelah menerima keluhan para karyawan, Sudiasa angkat bicara. “Pihak CIPL jangan cuci tangan terhadap permasalahan ini. Mestinya, direksi perusahaan daerah tetap bertanggung jawab dengan nasib semua
karyawan. Mana (Manajemen KSO CIPL) tanggung jawab Anda terhadap karyawan,” ungkapnya. Pihaknya berharap pihak CIPL lebih terbuka serta menghargai hak-hak karyawan. Apalagi, karyawan hanya digaji Rp 1,2 juta dan itu masih dibawah UMK maupun UMP. Menurutnya, jika pihak CIPL tidak mampu membayar hak karyawan, maka dikembalikan saja kepada Perusda Bali. Jangan memaksakan diri. Selain itu, ia juga menyayangkan kantor Perusda Bali Unit Perkebunan di Pekutatan, kini seperti tidak berpenghuni. Sementara karyawan lainnya mengaku sempat menemui manager perusahaan. Saat pertemuan itu dimediasi pihak kepolisian dari Polsek Pekutatan dan Dinas Tenaga Kerja. “Dalam mediasi tersebut, pihak perusahaan berjanji akan membayarkan gaji karyawan besok (hari ini - red). Tapi, jika besok tidak juga dibayar, maka kami akan kembali mendatangi kantor untuk menuntut janji perusahaan,” tutupnya. Di pihak lain, ADM PT CIPL Selamet saat dikonfirmasi membenarkan ratusan karyawannya sempat mendatangi kantornya untuk menanyakan gaji yang belum dibayarkan. “Kami mengakui, hingga hari ini perusahaan belum membayarkan gaji para karyawan. Sebab, kondisi perusahaan yang lagi kesulitan keuangan,” terang Selamet kemarin. Menurutnya, keterlambatan perusahaan membayar gaji karyawan bukan hanya terjadi saat ini. Tetapi juga terjadi setiap bulannya. Sebab, biaya produksi lebih besar daripada pendapatan perusahaan. “Penghasilan perusahaan tiap bulannya hanya Rp 100 juta. Sedangkan, gaji karyawan yang harus dibayar tiap bulannya mencapai Rp 300 juta lebih,” sebutnya. (kmb)
Nyoman Sudiasa alias Dadab
Bali Post/kmb
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
KARANGASEM
13
Terteran dan Gebug Ende akan Jadi Warisan Budaya Nasional
Bali Post/kmb31
MEMUKAU - Gebug Ende yang dimodifikasi menggunakan api cukup memukau pada setiap penampilannya di Karangasem.
Tak Kantongi Izin
Pengusaha Galian C Dituntut Hukuman Percobaan Amlapura (Bali Post) – Seorang oknum pengusaha galian C, I Nyoman Tunas, hanya dituntut pidana atau hukuman percobaan pada sidang pembacaan tuntutan oleh JPU, Selasa (24/5) kemarin. Tunas yang membuka galian C tanpa izin di wilayah Bukit Pawon, Desa Buana Giri, Karangasem itu dituntut pidana 10 bulan penjara dengan masa percobaan selama satu tahun. Selain hukuman pidana penjara, terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 1 juta subsider sebulan kurungan. Atas tuntutan itu, Tunas mohon keringanan hukuman. Dia mengakui bersalah, sebelumnya membuka galian C tanpa memiliki izin. ”Saya bersedia mengurus izin galian C. Kini, saya sudah mengurus izinnya,” katanya. Pada sidang mendengarkan keterangan saksi, JPU Made Santiawan antara lain menghadirkan saksi pejabat Dispenda Karangasem Nyoman Suwanegara serta saksi lain Putu Agus Budiana, Nyoman Sudariana, Made Madera, dan Ketut Sadya. Keterangan sejumlah saksi memberatkan atau mengarah bahwa terdakwa membuka galian C di lereng timur Gunung Agung tanpa memiliki izin. Padahal, untuk usaha galian C pasir dengan menggunakan alat berat seperti eksavator, wajib mengantongi izin usaha pertambangan (SIUP) serta izin penunjang lainnya seperti izin gangguan dan izin pemanfaatan ruang. Sebelumnya, usaha galian C terdakwa didatangi polisi sekitar dua bulan lalu. Saat terdakwa diminta menunjukkan izin-izinnya, terdakwa tak mampu menunjukkan. Terdakwa lantas dijerat JPU melanggar pasal 158 UU RI nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Jaksa Santiawan mohon kepada majelis hakim yang diketuai Putu Ayu Sudariasih agar menyatakan terdakwa bersalah melanggar UU RI No. 4 Tahun 2009 pasal 158. Selain menjatuhkan pidana penjara, juga barang bukti berupa uang Rp 2 juta yang merupakan hasil transaksi galian C dirampas untuk negara. Alat ayakan pasir, satu buku catatan kasir berisi transaksi penjualan pasir dirampas untuk dimusnahkan. Pasalnya, peralatan tersebut digunakan untuk kegiatan melanggar hukum. (013)
Bali Post/013
PINJAM PAKAI - Gedung DPRD Karangasem yang megah, ternyata tanahnya masih berstatus pinjam pakai.
Tanah Gedung DPRD Masih Pinjam Pakai
Amlapura (Bali Post) – Tanah yang dibanguni gedung megah DPRD Karangasem, statusnya ternyata masih pinjam pakai. Lahan seluas sekitar satu hektar itu merupakan aset Pemprov Bali. Kabag Perlengkapan Setda Karangasem Nyoman Dani, S.E. mengatakan hal itu, Selasa (24/5) kemarin. Selain tanah Gedung DPRD, kata Dani, tanah yang dibanguni Sekretariat PKK dan gedung bekas Dispenda Bali yang pernah dipakai tempat merawat pasien RSUD Karangasem, lahannya juga masih tercatat milik Pemprov Bali. Terkait tanah-tanah itu, statusnya pinjam pakai. Sebenarnya tak terlalu mengkhawatirkan bakal menjadi sengketa, karena sama-sama aset pemerintah. Sesuai ketentuan PP 27 Tahun 2014, tanah yang statusnya masih pinjam pakai, bisa diperpanjang satu kali. Jadi, pinjam pakai bisa sampai sepuluh tahun. Setelah itu, tentunya harus diproses, apakah mohon dihibahkan. ”Keinginan kami, tentu tanah-tanah aset pemprov yang sudah dipinjampakaikan ke Pemkab Karangasem agar dihibahkan oleh pemprov. Kami di pemkab tentu akan mengurus permohonan hibah tersebut,” katanya. Dani menambahkan, untuk gedung Wakil Rakyat Karangasem, masa pinjam pakainya masih cukup lama. ”Pinjam pakainya baru, mungkin baru setahun. Jadi, jatuh temponya masih sembilan tahun lagi,” jelasnya. Menurut Dani, di Karangasem masih cukup banyak lahan atau aset tanah milik pemkab yang belum diurus tuntas suratsurat atau sertifikatnya. Tanah sudah dibanguni bangunan pemerintah seperti sekolah, gedung puskesmas atau Pustu dan Polindes, tapi tanahnya masih banyak yang atas nama milik pribadi maupun tanah milik desa pakraman. Sesuai ketentuan, lanjutnya, aset itu mesti dituntaskan dan dicatatkan sebagai aset pemkab atau pemerintah. (013)
Amlapura (Bali Post) Dua kebudayaan khas Karangasem sebentar lagi akan menjadi warisan budaya nasional. Kepastian itu didapat setelah persyaratan administrasi dua budaya populer Karangasem yakni Terteran dan Gebug Ende itu terpenuhi di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Saat ini, proses selanjutnya tinggal verifikasi yang akan dilakukan tim pusat ke daerah terhadap kedua budaya tersebut. Kabid Seni dan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ni Made Suradnyani mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan kedua budaya khas Karangasem itu menjadi warisan budaya nasional ke pusat melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali sejak Januari 2016 lalu. Setelah dilakukan seleksi administrasi, kebudayaan di Desa Jasri dan Desa Seraya ini akhirnya dinyatakan lolos. Rencananya, proses verifikasi akan dilakukan Juni-Juli mendatang. “Jika keduanya lolos verifikasi, maka Karangasem akan punya tiga warisan budaya nasional yang
ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sebelumnya, kain Gringsing di Desa Tenganan sudah lebih dulu ditetapkan sebagai warisan budaya nasional tahun 2015. Namun, bedanya saat itu rekomendasi disiapkan langsung Pemprov Bali ke pusat,” kata Suradnyani belum lama ini. Selain Terteran di Jasri dan Gebug Ende di Desa Seraya, kata Suradnyani, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali sebenarnya juga merekomendasikan budaya Usaba Aci Sumbu di Desa Adat Timbrah, di mana di dalamnya ada persembahan ribuan babi guling. Namun, rekomendasi itu gagal lolos di tingkat pusat karena persyaratan administrasinya belum lengkap. Untuk melengkapinya, pihaknya berencana mencari kekurangannya di Balai Pelestarian Budaya Provinsi Bali. “Dokumentasinya sudah, kajiannya belum memenuhi syarat. Tahun depan, kami akan ajukan lagi,” kata Suradnyani. Suradnyani menambahkan, budaya di Desa Adat Timbrah itu akan diajukan
lagi ke pusat melalui rekomendasi Pemprov Bali bersama dengan budaya Geret Pandan di Desa Tenganan Pagringsingan dan budaya saat Usaba Dangsil di Desa Adat Bungaya. Sementara, dua budaya terakhir itu sedang dibuatkan kajian untuk melengkapi dokumen video yang sudah disiapkan. Penetapan budaya milik Karangasem ini perlu ditetapkan sebagai warisan budaya nasional untuk menghindari klaim yang bisa dilakukan daerah atau negara lain. Sebab, belakangan sangat marak ditemukan kasus klaim kebudayaan untuk mendukung sektor pariwisata daerah maupun negara tertentu. Selain itu, hal itu juga penting untuk pelestarian budaya itu sehingga tidak mudah punah dalam puluhan tahun ke depan. Dengan ditetapkan sebagai warisan budaya nasional, maka upaya mempertahankannya tidak hanya dilakukan warga setempat, tapi juga pemerintah daerah dan pusat tentu turut serta melestarikannya sebagai khazanah bangsa yang adiluhung. (kmb31)
teknologi yang kini mulai digemari masyarakat. Ariyasa mengakui, angka buta huruf di Karangasem sesuai data BPS Bali cukup tinggi. Dengan program ini, Disdikpora menargetkan dalam dua tahun sampai tiga tahun, angka buta huruf bisa turun 10 persen sampai 12 persen, dari angka buta aksara saat ini mencapai 21 persen dari jumlah penduduk. Disdikpora mengikat MoU dengan PT ini dalam jangka panjang atau selama beberapa tahun ke dapan dan akan dievaluasi serta diperpanjang setiap tahun. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menegaskan, angka buta aksara ini menjadi citra buruk kualitas pendidikan di Karangasem. Tingginya angka buta aksara menjadi cerminan bahwa
ada proses pendidikan yang dilupakan. Namun, program ini juga ingin membuktikan data angka buta aksara Karangasem sebenarnya. Sebab, angka 21 persen dari jumlah penduduk dinilai tidak masuk akal. Asumsi itu makin diperkuat saat BPS tak mampu menunjukkan data riil, siapa dan di mana saja orang-orang yang buta aksara tersebut karena saat turun ke Karangasem menggunakan sistem sampel. Oleh karena, pelaksanaan sensus pendidikan sangat diperlukan guna mendapatkan data yang lebih riil. Mas Sumatri juga mendesak Disdikpora Karangasem menjalin komunikasi dengan PT lainnya di Bali untuk bersama-sama mengatasi buta aksara dan problem pendidikan lainnya di Karangasem. (kmb31)
Sepuluh PT Pastikan Ikut Tangani Buta Aksara
Amlapura (Bali Post) -
Sepuluh perguruan tinggi (PT) memastikan diri bersedia menjalin kerja sama dengan Pemkab Karangasem dalam penanganan persoalan pendidikan. Salah satu yang menjadi fokus adalah penanganan angka buta aksara yang masih cukup tinggi di Karangasem. Kepastian itu diperoleh setelah sepuluh perwakilan PT menandatangani MoU dengan Pemkab Karangasem di Kantor UPTD Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kecamatan Rendang, Karangasem, Selasa (24/5) kemarin. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karangasem I Gede Ariyasa mengatakan, sepuluh PT itu meliputi Stikom Bali, Poltek Negeri Bali, Akpar Saraswati, Undiksha, Warmadewa, Undiknas, STKIP Agama Hindu Amlapura, STP Nusa Dua, STKIP Suar Bangli, dan Universitas Mahasaraswati Denpasar. “Sekarang baru sepuluh PT. Nanti kami jajaki PT yang lain di Bali. Saat ini, ada 51 PT di Bali. Kami ingin libatkan sebanyak
mungkin,” kata Ariyasa. Bentuk keterlibatan PT ini, kata Ariyasa, di antaranya adalah saat proses Kuliah Kerja Nyata (KKN) di mana mahasiswa ke desadesa mengabdikan ilmunya untuk membantu masyarakat bebas dari masalah buta aksara. Nantinya, desa-desa mana saja yang perlu disasar, akan ditentukan Disdikpora Karangasem melalui data sensus pendidikan. Data ini diperkirakan sudah selesai tahun depan, karena tahun
ini tim yang dibentuk Disdikpora bekerja sama dengan BPS Kabupaten dan Provinsi akan melakukan proses sensus pendidikan untuk mengetahui data riil angka buta huruf secara by name by address. Selain itu, juga ada bentuk keterlibatan lain, seperti memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan, sesuai kompetensi PT itu sendiri. Misalnya, di bidang pariwisata bagi PT yang bergerak di bidang itu maupun bidang
Terbatas, Daya Tampung SMP dan SMA/SMK Negeri Amlapura (Bali Post) – Daya tampung SMP dan SMA/SMK negeri di Karangasem pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini terbatas. Tiap sekolah sudah ditentukan jatah atau kuota penerimaan siswa barunya sesuai sarana dan prasarana yang dimiliki. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem Drs. Gede Ariyasa, M.Pd. mengatakan hal itu belum lama ini. Ariyasa menegaskan, pihaknya sudah merapatkan para kepala sekolah negeri terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB). Dari rapat itu sudah ditegaskan, baik SMP maupun SMA/ SMK negeri di Karangasem sudah disepakati jatah penerimaan siswa barunya. Yakni, disesuaikan dengan
daya tampung dan prasarana yang dimiliki masing-masing sekolah. Dia mencontohkan, total daya tampung SMA/ SMK negeri di Karangasem 3.828 orang. ”Kami sudah data daya tampung masingmasing sekolah negeri tersebut. Dengan cara itu, saya kira pengelola sekolah negeri tidak bakal bisa bermain atau menerima siswa melebihi daya tampung. Daftar daya tampung di SMP negeri juga sudah kita sepakati berdasarkan hasil rapat. Nanti, kami akan sempurnakan,” tegasnya. Sebelumnya, sejumlah kepala SMA dan SMK swasta di Karangasem meminta Bupati Karangasem memberikan perhatian kepada pengelola sekolah swasta. Perhatian itu dalam bentuk regulasi, jangan sampai sekolah negeri
Amlapura (Bali Post) – Gede Suardana alias Doglas (21) dituntut dua tahun penjara pada sidang dengan agenda pembacaan tuntutan JPU, Selasa (24/5) kemarin. Atas tuntutan itu, residivis kasus pencurian berstatus duda tanpa anak asal Banjar Pidpid Kelod, Karangasem itu meminta keringanan hukuman. Doglas dipolisikan kakeknya sendiri Nyoman Salin (55) ke Mapolsek Abang, tiga bulan lalu. Masalahnya, sepeda motor grand tua milik kakek Salin asal Kelakah, Pidpid itu dicuri Doglas. Bersama Ngurah, temannya asal Pidpid yang sudah duluan dihukum penjara, sepeda motor itu dijual di sebuah bengkel sepeda motor seharga Rp 800 ribu. Saksi pemilik bengkel yang membeli motor itu mengatakan, Doglas menawarkan sepeda motor itu Rp 1 juta. Akan tetapi, saksi hanya mau membeli Rp 800 ribu, karena kondisinya sudah tua. Doglas mengatakan, hasil penjualan sepeda motor kakeknya itu diberikan kepada Ngurah lebih dari Rp 150 ribu. ”Saya pernah juga memberi uang kepada Ngurah untuk
mengganti oli mesin sepeda motornya,” kata Doglas. Doglas sebelumnya mengaku pernah dihukum tiga bulan lebih 15 hari di Denpasar. Saat itu, dia mengaku mencuri HP. Di Karangasem selain mencuri sepeda motor kakeknya, dia mengatakan juga mencuri sepeda motor milik saksi korban dari Desa Tiyingtali. Sementara atas pencurian sebuah sepeda motor milik seorang korban di Desa Bugbug, dia juga diajukan ke pengadilan. Dua pekan lalu, Doglas pernah disidangkan dua kali dalam sehari di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura. Jaksa penuntut dari kejari Amlapura mengatakan, usai diputus dalam kasus pencurian sepeda motor di sejumlah tempat di Karangasem, Doglas sudah ditunggui kepolisian Bangli. Dia diduga telah mencuri sebuah mobil. Sementara sebelum sidang kemarin, duda itu membantah mencuri mobil di Bangli. “Saya menyewa mobil. Saya sudah bayar dengan uang saya sendiri. Saya menyewa mobil untuk berwisata ke Bangli bersama seorang teman,” katanya. (013)
Curi Motor, Residivis Dituntut Dua Tahun Penjara
menerima siswa baru pada tahun pelajaran 2016/2017 ini melebihi daya tampung. Kepala SMA Parisada Perhotelan Karangasem Drs. IGBK Wiradnya berharap pihak pengelola sekolah negeri tidak sampai mengorbankan kualitas out put dengan menerima siswa melebihi persyaratan. Apalagi, pertimbangannya semata agar sekolah negeri bersangkutan bisa mengangkat empat Wakasek atau agar semua guru bisa mendapatkan jam mengajar 24 jam per minggu untuk memenuhi syarat pembayaran sertifikasi guru. Persyaratan siswa per rombongan belajar (kelas), misalnya 32 sampai 40 orang, jangan dikorbankan. Jika pengelola sekolah
negeri menerima semua siswa lulusan SMP misalnya, tentu SMA/SMK swasta tak dapat siswa. ”Guru dan pegawai di sekolah swasta mau dibawa kemana? Kasihan mereka.
Mereka bukan kualitasnya lebih rendah atau di bawah, tapi karena nasib yang menyebabkan mereka tak pernah lolos saat melamar jadi guru PNS,” ujarnya. (013)
TABANAN
14 Tim KTR Temukan Asbak di Kantor Desa Tabanan (Bali Post) Tim Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kabupaten Tabanan gencar melakukan sidak untuk menertibkan warga yang masuk kawasan KTR. Selasa (24/5) kemarin, Tim KTR yang dipimpin Kasi Penyidik Satpol PP Wayan Kinten menyidak Desa Baturiti dan Desa Perean. Tim dibagi menjadi dua. Tim pertama menyisir Desa Baturiti, yaitu Kantor Camat, Kantor Puskesmas 1, Kantor Desa Mekar Sari, Kantor Desa Luwus, dan UPTD Dinas Pendidikan. Sementara tim kedua mendatangi Desa Perean, yakni Kantor Perbekel, Kantor Desa Perean Tengah, Kantor Perbekel Desa Perean Kangin, Puskesmas Baturiti 2, UPTD Puskesmas Baturiti 2, dan SMA Negeri 1 Baturiti. Tim pertama menemukan pelanggaran di Kantor Desa Perean dan Kantor UPTD Dinas Pendidikan Baturiti berupa asbak untuk tamu atau pengunjung yang datang ke kantor. Hal itu menunjukkan bahwa di tempat itu diperbolehkan merokok padahal termasuk kawasan KTR. ‘’Pelanggar akan dipanggil untuk mendapatkan sosialisasi dan monitoring pada 30 Mei di Kantor Satpol PP Kabupaten Tabanan,’’ kata Kinten. Sementara tim kedua tidak menemukan pelanggar yang merokok sembarangan di Desa Perean, sehingga hanya diberikan sosialisasi berupa pembagian stiker KTR. Kasatpol PP Tabanan I Wayan Sarba yang ikut serta dalam sidak di SMA Negeri 1 Baturiti memberikan arahan kepada siswa agar tidak merokok sembarangan. “Merokok merusak kesehatan perokok dan sangat membahayakan mereka yang menghirup asap rokok,” tegasnya. (kmb24)
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Polisi Ciduk Pasangan Pengguna Narkoba
Tabanan (Bali Post) Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba oleh jajaran Satuan Narkoba Polres Tabanan kembali membuahkan hasil. Dua tersangka masing-masing I Made Sub (43) asal Banjar Dinas Dauh Pangkung, Desa Tista, Kerambitan, dan Ari (43) dari Kupang yang tinggal di Desa Meliling, Kerambitan, diamankan oleh petugas, Kamis (19/5) lalu, karena kedapatan memakai narkoba jenis sabu-sabu (SS). Petugas berhasil meringkus I Made Sub di kamar nomor 15 Pondok Wisata Budaya Sari, Banjar Subamia Kelong, Tabanan. Dari tangan tersangka diamankan dua plastik klip berisi kristal bening yang diduga SS seberat 0,31 gram bruto, alat isap sabu (bong), dan satu bendel plastik klip yang disimpan dalam kompor gas. Setelah dilakukan pengembangan, tersangka mengaku masih menyimpan SS lainnya di sela-sela tanaman hias di jalan masuk pondok wisata tempat tersangka diamankan. “Setelah dilakukan pencarian ditemukan tujuh paket plastik klip yang berisi kristal bening yang diduga sabu-sabu dibungkus tisu dengan berat 2,11 gram bruto. Jadi, jumlah barang bukti sembilan paket dengan berat keseluruhan 2,73 gram bruto sabusabu,” beber Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu didampingi Kasat Narkoba AKP Maha Atmaja, Selasa (24/5) kemarin. Tersangka mengaku mendapat barang tersebut dengan cara membeli bersama teman wanitanya bernama Ari. Berdasarkan informasi tersebut, petugas kemudian melakukan pencarian terhadap Ari yang akhirnya diamankan di rumahnya di Perum Graha Candra Asri. “Kedua tersangka membeli sabu-sabu dari seseorang di daerah Denpasar dua minggu lalu. Mereka membeli paket seharga Rp 1,8 juta dan dipecah menjadi beberapa bagian kecil,” ucapnya. Disinggung apakah kedua pelaku merupakan pengedar, Maha Atmaja mengatakan status keduanya baru sebatas pemilik dan pengguna. Akan tetapi jika dilihat dari barang bukti semilan paket SS, kemungkinan ada indikasi pengedar. “Kami masih lakukan pengembangan,” jelasnya. Keduanya dikenakan pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara mininal 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar. (kmb28)
Bali Post/kmb28
TANGKAP - Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu merilis penangkapan dua pelaku penyalahgunaan narkotika, Selasa (24/5) kemarin.
Atasi Permasalahan Pendidikan
”Stakeholder” Tak Sinkron
Tabanan (Bali Post) –
Bali Post/kmb24
SIDAK – Tim KTR Kabupaten Tabanan melakukan sidak di wilayah Baturiti.
Suara Tabanan Perlu Jalan Baik
Tabanan mempunyai banyak potensi seperti wilayah Pupuan yang bisa dikembangkan untuk holtikultura, anggrek, dan buah agar pendapatan daerah bertambah. Di sini diperlukan modal dan kepintaran serta infrastruktur jalan yang baik. Budiada, Tabanan
Lintas Tabanan
Beragam permasalahan selama ini masih menjadi batu sandungan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tabanan. Pasalnya, belum ada sinkronisasi antara stakeholder terkait seperti Dinas Pendidikan, Dewan dan Klinik Pendidikan, serta Komisi IV DPRD Tabanan. Ketiganya terkesan berjalan sendiri-sendiri. Hal itu mencuat dalam rapat koordinasi Dewan dan Klinik Pendidikan dengan Komisi IV DPRD Tabanan di Gedung DPRD, Selasa (24/5) kemarin. Ketua Klinik Pendidikan I Wayan Kawi memaparkan, dalam perjalanan melaksanakan peran dan fungsi pihaknya melakukan pemetaan masalah pendidikan. Hanya, untuk mengatasi persoalan pendidikan tidak ada sinkronisasi. “Kami datang ke sini untuk
Sopir Travel Ditusuk
DIDUGA karena salah paham, sopir travel asal Gianyar, Gusti Ngurah Adi Putra (65), ditusuk rekannya sesama sopir travel. Kejadian tersebut berlangsung saat Adi Putra mengantar tamu ke Tanah Lot, Tabanan, Jumat (20/5) lalu. Akibat luka tusuk, Adi Putra dilarikan ke BRSUD Tabanan. Menurut Dirut BRSUD Tabanan dr. Nyoman Susila, pasien diterima sekitar pukul 18.30 wita dengan luka tusuk di perut kanan tengah sedalam 3 cm. Dari informasi, kejadian penusukan yang dialami Adi Putra berlangsung sekitar pukul 18.00 wita. Saat itu Adi Putra mengingatkan pelaku bernama Gusti Ngurah Ariana yang memarkir mini busnya di tempat parkir bus. Pelaku justru tersinggung dan marah-marah sambil membuka pintu mobil membawa belati. Pelaku langsung menyerang, sedangkan korban yang mencoba bertahan terus berjalan mundur hingga jatuh. Adi Putra kemudian lari ke Pos Satpam dan pelaku berhenti mengejarnya. Pelaku mengaku tersinggung karena dimarahi korban terlebih dahulu, padahal sudah memarkir kendaraan sesuai petunjuk tukang parkir. Ariana selanjutnya diperiksa di Polsek Kediri. (kmb24)
mengajak bersama memperbaiki pendidikan, karena selama ini ada kesan eksekutif, legislatif, dan Dewan Pendidikan berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya. Menurutnya, jika anggota Dewan yang tergabung dalam Komisi IV ingin mendapatkan informasi tentang pendidikan, cukup mencari informasi di Klinik Pendidikan. Dewan dan Klinik Pendidikan telah melakukan 17 kegiatan untuk
mengatasi masalah pendidikan. “Tetapi masih ada yang tertunda seperti peningkatan kemampuan guru BK dalam rangka pendidikan karakter pada siswa bermasalah dan kemampuan pengawas sekolah yang selama ini dianaktirikan,” kata mantan anggota Dewan itu. Permasalahan lainnya yang juga harus segera disikapi adalah banyaknya guru TK yang ditolak usulan kenaikan pangkatnya, karena harus mengajar di sekolah negeri. Padahal TK negeri di Tabanan hanya dua. Yang paling menyedihkan terkait pengangkatan kepala sekolah dan mutasi guru. “Ada sekolah yang kepala sekolahnya sudah enam bulan pensiun sampai sekarang belum
diganti,” kilah Kawi. Ketua Komisi IV DPRD Made Dirga mengatakan jajarannya telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait beragam permasalahan pendidikan belum lama ini. Kepala Dinas Pendidikan telah memberikan jawaban terkait permasalahan yang ada seperti sistem penerimaan siswa baru dan kasek yang sudah pension. “Untuk guru TK yang ditolak kenaikan pangkatnya karena syarat harus mengajar di negeri, kami tengah mengusulkan agar di tiap kecamatan minimal ada satu TK negeri. Bahan ini akan kami koordinasikan kepada Mendagri dalam waktu dekat. Intinya, kami jajaran Komisi
IV siap mengawal pendidikan di Tabanan agar lebih baik ke depannya,” ucapnya. Sementara itu, Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi minta segera dibuatkan perbup sebagai dasar hukum yang jelas. “Perda tentang pelaksanaan pendidikan di Tabanan sudah diketok palu tujuh tahun lalu, tapi sampai sekarang belum dibuatkan perbup. Ada apa ini sebenarnya?” ucapnya. Politisi asal Selemadeg itu juga mengharapkan Komisi IV DPRD membuat standarisasi. “Kalau memang ditemukan keganjilan, Komisi IV bisa buat rekomendasi ganti kadisdik, saya tanda tangani,” tegasnya. (kmb28)
Warung Global
Mobdin Baru Jangan Dipakai Gagah-gagahan
JIKA sudah ada mobil dinas baru yang lama pasti dilupakan. Kalau masih layak digunakan, sebaiknya tidak diganti dengan mobil baru. Fera di Tabanan mengungkapkan ini mengomentari topik ‘’Dewan Badung Bagi-bagi All New Innova’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Selasa (24/5) kemarin.
Fera melanjutkan, pembelian mobil baru hanya menghabiskan uang. Sebaiknya dipakai untuk hal-hal yang lebih penting yang berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat. Bekerja itu tidak harus memakai mobil baru.
Pengunjung perempuan lainnya Ayu di Petang berharap dengan mobil dinas baru kinerja anggota DPRD Badung bisa lebih ditingkatkan. Mumpung hanya lima tahun menjabat, jadi jangan disia-siakan kesempatan ini. Badung adalah kabupaten
KLB Demam Berdarah
Pembiayaan Diarahkan ke Jaminan Kesehatan Tabanan (Bali Post) – Pemkab Tabanan dalam hal ini Dinas Kesehatan telah melapor ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali terkait adanya kasus meninggal karena demam berdarah (DB) dan status KLB DB. Akan tetapi, tidak ada tindakan terbaru yang dilakukan Diskes dan pembiayaan untuk pengobatan dia-rahkan ke jaminan kesehatan yang sudah ada, yaitu JKBM dan JKN. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengutarakan, sebelum berstatus KLB, tindakan untuk DB sudah dilakukan seperti menangani kasus KLB. Oleh karena itu, saat ini tindakan yang dilakukan tetap dijalankan seperti biasa. Se-
mentara pembiayaan bagi pengobatan pasien DB diarahkan ke jaminan kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah. “Semenjak ada JKBM tidak hanya kasus DB yang gratis pembiayaannya, tetapi seluruh penyakit. Jadi, selama KLB atau tidak, semua layanan kesehatan telah dibiayai pemerintah melalui JKBM. Selain JKBM, ada asuransi pemerintah lainnya, yaitu Jaminan Kesehatan Nasional baik PBI (Penerima Bantuan Iuran) maupun non-PBI,’’ papar Suratmika, Selasa (24/5) kemarin. Dijelaskannya, fogging dan ULV tetap dilakukan sesuai jadwal dan pada lokasi yang terjadi kasus positif DB. Hal yang digalakkan dalam status
KLB adalah peningkatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Untuk itu, telah dibuat surat edaran dari bupati ke setiap puskesmas yang dikoordinasikan camat untuk rutin melakukan PSN di daerahnya setidaknya setiap satu minggu sekali. Fogging dan ULV tidak ditambah karena menggunakan zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan jika dilakukan terlalu sering. Meski ada kasus meninggal, jumlah pasien DB di Tabanan mengalami penurunan Mei ini. Puncak kasus terjadi pada Maret dan April. Berdasarkan data, kasus DB pada Januari 104, Februari 166, Maret 133, April 109, dan Mei 63. Total kasus DB hingga Mei tercatat 571 kasus. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) Pesta Kesenian Bali (PKB) yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tabanan setiap tahun merupakan ajang berkreasi dalam menampilkan kesenian yang dimiliki masingmasing kecamatan. Pada 2016 ini, Tabanan mengedepankan konsep mencintai tanah kelahiran atau karang awak dalam penampilannya. Kepala Bidang Kesenian dan Perfilman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tabanan I Wayan Muder saat rapat pleno PKB, Selasa (24/5) kemarin, mengatakan PKB kabupaten akan dilaksanakan selama dua hari, 3-4 Juni mendatang. Semua sekaa yang berasal
dari setiap kecamatan akan menyajikan berbagai kesenian unggulan yang dimiliki masingmasing daerah yang telah mendapatkan pembinaan baik dari tim kabupaten maupun provinsi. Khusus pada acara pembukaan bakal dipentaskan sekaa gong kebyar anak-anak dari Pupuan, sekaa gong kebyar dewasa dari Bajera, Selemadeg, dan sekaa gong kebyar ibu-ibu dari Desa Pakraman Tabanan. PKB dipusatkan di sekitar Gedung Kesenian I Ketut Maria dan Taman Kota Tabanan. ‘’PKB merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun dan pelaksanaan kali ini tidak jauh berbeda dari kegiatan
sebelumnya,” ujarnya. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM I Nyoman Sumartana menambahkan, karang awak artinya menghargai karya-karya generasi muda milik masyarakat Tabanan. Hal ini secara tidak langsung mempertahankan kearifan lokal Tabanan. “PKB kali ini bukan hanya ajang untuk menampilkan hiburan semata, namun bagaimana mengartikan makna yang terkandung di dalam berbagai tari, tabuh, lukisan, dan karya seni lainnya. Kesenian yang dimiliki Tabanan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang ada,’’ jelasnya. (kmb24)
PKB Kedepankan Konsep ”Karang Awak”
terkaya di Bali. Jadi, membeli mobil dinas yang baru adalah pekerjaan mudah mengingat PAD Badung yang sangat besar. Demikian menurut Gusti Sumardayasa di Denpasar. Namun, fasilitas yang didapatkan Dewan selayaknya berbanding lurus dengan kinerja yang telah dihasilkan. Selama ini rakyat belum merasakan transportasi umum yang lancar, aman, dan nyaman, tetapi anggota DPRD sudah memperoleh fasilitas mewah. Gung Raka di Gianyar sepakat dengan pendapat Sumardayasa.
Sebaiknya kerja yang baik dulu baru mendapat upah. Meskipun anggota Dewan periode ini sudah dua tahun mengabdi, buktikan dulu kinerja sehingga ketika menerima fasilitas baru tidak mendapat hujatan dari rakyat. Anggota DPRD sebaiknya tidak sering berganti mobil, jika mobdin yang lama masih layak pakai. Tidak mesti pakai mobil baru. Yang dipakai membeli mobdin itu adalah uang rakyat. Untuk itu, Wayan Agus di Nusa Dua, Armayani di Taiwan, dan Becik di Tuban mengingatkan agar
mobdin baru jangan dipakai gagah-gagahan. Dewan bertanggung jawab kepada rakyat, jadi bila perlu mobdin dilengkapi dengan stiker ‘’mobil ini dalam pengawasan rakyat’’. Mobdin hendaknya hanya dipakai saat berdinas, sehingga rakyat mudah mengawasi kinerja wakilnya. Sebaliknya, Febri di Denpasar melihat anggota Dewan berhak mendapatkan fasilitas itu. Tidak usah dipersoalkan. Di situlah letak keistimewaan sebagai anggota DPRD agar tampak berwibawa di mata rakyat biasa. (sikha)
16 15
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Lini Tengah dan Belakang Jerman Bermasalah
Berlin Timnas Jerman menuju Piala Dunia 2016 dengan menghadapi persoalan di lini tengah dan belakang setelah sukses menjuarai Piala Dunia 2014. Tim asuhan Joachim Loew itu tengah memburu trofi Benua Eropa setelah gagal dalam 20 tahun terakhir. Meski mempertahankan sejumlah pemain inti yang memenangi Piala Dunia, Loew dipaksa kerja keras membentuk tim yang solid terutama bila ingin mendongkel dominasi Spanyol yang berkuasa dalam delapan tahun terakhir. Sang pelatih juga perlu secepatnya mengintegrasikan kelompok pemain muda dan minim pengalaman internasional, termasuk Joshua Kimmich dan Julian Weigl dengan tim yang kompetitif. “Kami percaya diri namun tidak arogan. Kami kuat namun bukannya tidak tersentuh,” kata Loew menjelang pemusatan latihan di Italia. Hal yang paling memusingkan bagi sang pelatih adalah lini belakangnya. Pada pertandingan kualifikasi kerap memperlihatkan minumnya konsistensi. Jerman kemasukan lima gol pada empat pertandingan terakhirnya dan baru pada fase belakangan dapat memuncaki grup. Bek tengah Bayern Munich Jerome Boateng baru saja pulih setelah lebih dari tiga bulan absen karena cedera. Bek lainnya Benedikt Hoewedes juga absen lama dan baru kembali bermain beberapa pekan silam untuk Schalke. Loew memiliki masalah lain di depan pertahanan. Kapten Bastian Schweinsteiger berpacu dengan waktu untuk mengatasi cedera dan sesama gelandang bertahan Ilkay Gundogan dipastikan absen karena cedera tempurung lutut. “Cedera-cedera ini sedikit membuat saya cemas,” kata Loew. “Anda memiliki masalahmasalah ini sebelum setiap turnamen namun saya benar-benar berharap kami semua sekarang dapat kembali sehat.” Lini tengah Jerman, yang dibanjiri pemainpemain bertalenta, masih sangat menginspirasi. Mesut Ozil, Marco Reus, Karim Bellarabi, Lukas Podolski, dan Andre Schuerrle berkompetisi untuk mendapatkan tempat di tim inti, di samping para pemain inti Sami Khedira dan Toni Kroos. Thomas Mueller, yang menikmati musim paling terbaiknya di Bayern dengan koleksi 20 gol di liga, akan memimpin serangan. Lini depan Jerman juga dihuni Mario Gomez dan pencetak gol di final Piala Dunia Mario Goetze, yang tidak banyak mendapatkan kesempatan bermain pada musim ini di Bayern. Hanya sedikit pihak yang memperkirakan Jerman akan mendapat masalah saat menghadapi Ukraina, Irlandia Utara, dan Polandia, yang mengalahkan mereka satu kali di fase kualifikasi, di Grup C. (rtr/ant)
Bali Post/ap
Pelatih timnas Jerman Joachim Loew.
Raptors Imbangi Cavs
Toronto Kyle Lowry mencetak 35 poin dan DeMar DeRozan 32 poin ketika Toronto Raptors menaklukkan Cleveland Cavaliers 105-99 pada Game 4 final Wilayah Timur kompetisi bola basket NBA, Selasa (24/5) kemarin. Kedua tim mencatat skor imbang 2-2 dalam final yang memakai format best of seven games. Raptors pada kuarter kedua sempat unggul hingga 18 poin. Namun Cavaliers dapat mendekat hingga selisih satu poin pada awal kuarter keempat. Kejar-mengejar angka terjadi di antara kedua tim menjelang akhir laga. Lowry membuat layup pada sisa 22,5 detik, dan Raptors memimpin hingga enam poin. Bismack Biyombo, yang mencetak lima poin dan 14 rebound, kehilangan dua tembakan bebas dalam sisa 4,3 detik, namun tidak mempengaruhi keunggulan Raptors. DeMarre Carroll menambah 11 poin untuk Toronto. LeBron James memimpin Cleveland dengan sumbangan 29 poin dan sembilan rebound, sedangkan Kyrie Irving mencetak 26 poin. Cavaliers akan menjadi tuan rumah pada Game 5. (afp/ant)
Ronaldo Dipastikan Bugar di Final Liga Champions Bali Post/afp
PLAYOFF - Penyerang Eintracht Frankfurt Haris Seferovic (kiri) dikawal lawannya bek Nuremberg Georg Margreitter pada pertandingan playoff promosi/degradasi Liga Jerman, Selasa (24/5) kemarin.
Gol Seferovic Pertahankan Eintracht Frankfurt di Bundesliga
CEDERA - Tim medik Real Madrid membantu penyerang Cristiano Ronaldo berdiri setelah mengalami cedera pada latihan di Madrid, Selasa (24/5). Real Madrid akan menghadapi Atletico Madrid di final Liga Champions akhir pekan ini di Milan.
Madrid Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane, Selasa (24/5) kemarin memastikan bahwa striker Cristiano Ronaldo bugar untuk pertandingan final Liga Champions melawan Atletico Madrid pada akhir pekan ini. Ronaldo diketahui masih cedera otot paha. Zidane menambahkan, Ronaldo meneruskan pertandingan La Liga pada pekan lalu sebagai langkah pencegahan agar cederanya tidak parah. Peraih tiga kali trofi Pemain Terbaik Dunia itu hanya tampil setengah laga pada pertandingan akhir Liga Spanyol melawan Deportivo La Coruna 10 hari lalu. Pada laga itu Ronaldo mencetak dua gol yang membuat koleksinya menjadi 51 gol musim ini. ‘’Tak akan ada masalah. Dia merasakan sesuatu saat kami menjalani pertandingan Sabtu lalu lalu. Dia selanjutnya tidak bermain sebagai pencegahan,’’ tegas Zidane. ‘’Jadi dia siap untuk pertandingan Sabtu (Minggu) mendatang. Saya kira kami dalam kondisi fisik yang puncak,’’ tambah Zidane mengomentari kesiapan pemain-pemainnya. Sayangnya, perburuan gelar ke-11 bagi Los Galacticos itu tidak disertai bek Raphael Varane yang dipastikan cedera hamstring. Bek timnas Prancis itu dipastikan absen pada final Liga Champions nanti dan harus absen hingga tiga pekan.
‘’Saya berharap dia masih memiliki kesempatan untuk Piala Eropa,’’ sesal Zidane atas cidera yang dialami Varane. Kendati demikian, Varane tidak masuk dalam skuad inti Zidane. Lini belakang Real di final di Stadion San Siro, Milan nanti diisi oleh kapten Sergio Ramos dan Pepe. Zidane juga memastikan 11 pemainnya dalam kondisi bugar sejauh ini. Ronaldo akan didampingi partner utamanya Gareth Bale dan Karim Benzema dalam menjalankan serangan. Final Liga Champions ini juga menjadi prestasi tersendiri bagi Zidane. Mantan gelandang Real itu menjalani karier sebagai pelatih dengan mengoleksi 21 kemanangan dalam 26 pertandingan sejak mengisi menjabat pada Januari lalu setelah Real memecat Rafael Benitez. Bagaimanapun, Zidane yang mengantarkan Real juara Liga Champiosn 2002 dengan gol tendangan voli, mengaku bahwa dirinya masih perlu banyak belajar sebagai pelatih. ‘’Banyak hal yang harus saya pelajari tentang bagaimana menjadi pelatih yang baik dan penting di sepak bola,’’ tegasnya.
Kualitas Zidane sebagai pelatih akan diuji mitranya Diego Simeone. Pelatih Atletico Madrid itu juga mantan gelandang yang andal. Pria asal Argentina itu menjadi sosok yang membuat revolusi di Atletico hingga dua kali mencapai final Liga Champions dalam tiga tahun. Padahal dalam sejarahnya klub tersebut barui sekali saja mencapai level itu yakni pada 1973/1974. ‘’Di salah satu pelatih terbaik di dunia,’’ puji Zidane pada mitranya itu. Atletico juga dipuji dengan variasi serangannya. Kendati Los Rojiblancos itu lebih dikenal dengan sebagai tim dengan sistem pertahanan paling solid. Artinya gawang klub tersebut sulit sekali kebobolan. Tercatat, musim ini Atletico 35 kali clean sheet dalam 56 pertandingan. Bahkan dalam perjalannya ke final, pasukan Simeone mampu menggusur Barcelona dan Bayern Munich. Bahkan Antonie Griezmann dkk. mampu memetik kemenangan 1-0 di Santiago Bernabeu yang menjadi satu-satunya kekalahan Zidane di La Liga pada Februari lalu. (kmb39/afp)
Berlin Eintracht Frankfurt mempertahankan posisinya di Liga Jerman setelah memenangi laga playoff promosi/ degradasi, Selasa (24/5) kemarin, sementara Nuremberg kembali harus berkompetisi di strata kedua. Kesuksesan itu berkat gol tunggal Haris Seferovic memastikan kemenangan Frankfurt 1-0 atas Nuremberg. Gol penyerang Swiss itu di babak kedua membawa Frankfurt menang agregat 2-1 atas tuan rumah, yang hanya memerlukan hasil imbang tanpa gol untuk kembali ke kompetisi strata tertinggi Jerman setelah dua musim. Ini merupakan gol pertama Seferovic sejak November. Laga ini menjadi playoff kedelapan, yang mempertemukan tim peringkat ketiga dari bawah di Liga Jerman melawan tim peringkat ketiga di strata kedua, sejak sistem ini diperkenalkan pada musim 2008/2009. Untuk keenam kalinya tim Liga Jerman (Bundesliga) mampu selamat dari ancaman turun kasta. Nuremberg pada 2009,
dan Fortuna Duesseldorf pada 2012, merupakan timtim strata kedua yang saat itu berhasil menembus kompetisi strata tertinggi. Sebagaimana pada leg pertama yang dimainkan pada Kamis silam, Nuremberg, yang telah mengantungi gol tandang, memilih bermain bertahan dan berusaha menggedor pertahanan lawan melalui serangan balik. Frankfurt memecah kebuntuan pada menit ke-66. Mijat Gacinovic yang mencetak gol di laga pertama, membongkar pertahanan Nuremberg dan menyodorkan umpan kepada Seferovic, yang dengan mudah dapat menyelesaikan peluang dari jarak dekat. Niclas Fuellkrug menyia-nyiakan peluang bagi tuan rumah ketika ia gagal menyambar bola dengan sempurna dengan kaki kirinya dari jarak dekat, dan gagal mengarahkan bola ke gawang. Frankfurt sebelumnya terdegradasi pada 2010/2011 dan kembali masuk ke Liga Jerman pada upaya pertamanya. (afp/ant)
Ayestaran Tangani Valencia
Madrid Pako Ayestaran ditunjuk untuk melatih Valencia sampai 2018, kata klub Liga Spanyol itu melalui website resminya (www. en.valenciacf.com) pada Selasa (24/5) kemarin. Pria Spanyol berusia 53 tahun itu mengambil alih tim pertama sampai akhir musim, setelah mantan pemain internasional Inggris Gary Neville dipecat pada Maret. Ayestaran membawa Valencia finis di peringkat ke-12 di klasemen liga setelah sempat
terancam degradasi, memenangi tiga dari delapan pertandingan di bawah asuhannya. Ia sebelumnya melatih klub Israel Maccabi Tel Aviv, membawa mereka menjuarai liga domestik pada 2015. Perpanjangan Kontrak AC Milan memperpanjang kontrak kapten Riccardo Montolivo dan dua bek Luca Antonelli dan Davide Calabria sampai 2019, kata klub itu di website (www.acmilan.com). Gelandang Montolivo, yang melakukan 30 penampilan di
Liga Italia musim lalu, bergabung dengan Milan pada 2012 setelah lebih dari enam tahun membela Fiorentina. Pemain Italia berusia 31 tahun itu, yang telah 62 kali memperkuat timnas, masuk dalam daftar anggota skuad untuk Piala Eropa bulan depan meski terdapat keraguan mengenai kebugarannya. Antonelli, yang bergabung kembali dengan Milan dari Genoa pada 2015, mendapat ganjaran kontrak baru setelah mendapatkan tempat reguler di tim inti. (afp/ant)
Bali Post/afp
LATIHAN - Saat Cristiano Ronaldo konsentrasi menghadapi pertandingan final Liga Champions bersama Real Madrid, timnas Portugal memulai latihan Oeiras, Lisbon, Selasa (24/5) kemarin. Sejumlah pemain timnas Portugal termasuk penyerang Ricardo Quaresma (tengah) berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Eropa 2016 di Prancis bulan depan.
OLAHRAGA
16
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Tim Dayung Indonesia Gagal Tambah Kuota Olimpiade Jakarta (Bali Post) Cabor dayung Indonesia gagal menambah kuota Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil setelah tim yang dikirim ke kejuaraan prakualifikasi di Luzern, Swiss akhir pekan lalu hanya berada di posisi tiga babak “repechage” nomor LM 4 (empat pedayung). Berdasarkan data dari Satlak Prima di Jakarta, Selasa (24/5) kemarin, pada babak kualifikasi terakhir ini, tim dayung Indonesia menurunkan Ferdansyah, Hadid Tanzil, Ihram dan Isandi. Pada kejuaraan tersebut, andalan Indonesia itu hanya berada di posisi tiga dengan catatan waktu enam menit 15,86 detik. Posisi dua teratas dan berhak lolos ke final adalah tim Spanyol dan Jepang. Indonesia sebenarnya mempunyai peluang besar lolos, hanya pada babak penentuan belum beruntung. Meski belum mampu menambah kuota bagi Indonesia, tim dayung tetap mendapat apresiasi dari Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI). Pencapaian Hadid Tanzil dan kawan-kawan dinilai cukup bagus. “Saya pikir ini pencapaian yang sangat baik. Menembus semifinal itu sudah cukup bagus. Apalagi mereka harus bersaing dengan wakil negara-negara Eropa,” kata Wakil Ketua Umum PB PODSI (demisioner) Budiman Setiawan. Menurutnya, hasil yang diraih pada kejuaraan pra-Olimpiade diharapkan menjadi bekal untuk meraih hasil lebih baik lagi mengingat pencapaian ini merupakan program jangka panjang performa tingkat tinggi (HPP) yang telah dilakukan sejak lama. “Kami dan Satlak Prima akan terus memberikan yang terbaik lewat program performa tinggi. Hasilnya memang sudah mulai kelihatan,” katanya menambahkan. Indonesia sebelumnya telah meloloskan dua atletnya ke kejuaraan olahraga paling bergengsi di dunia itu. Adalah La Memo dan dan Dewi Yuliawati yang turun di nomor single sculls putra (M1X) dan putri (W1X). Keduanya lolos setelah masuk ke final Kejuaraan Dayung Asia-Ocenia di Korea Selatan beberapa waktu lalu. Pada Olimpiade Brazil, Indonesia dipastikan akan turun di cabang olahraga andalan seperti bulu tangkis dan angkat besi. Selain ini, panahan dan atletik. Kuota untuk tampil di kejuaraan empat tahunan ini sudah didapat. Bulu tangkis tetap menjadi andalan untuk merebut emas. (ant)
Wagub Sudikerta Apresiasi Bali Jadi Tuan Rumah Kejurnas Dansa
Denpasar (Bali Post) Jajaran Pengurus Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali, Selasa (24/5) kemarin bertemu dengan Wakil Gubernur Bali (Wagub) I Ketut Sudikerta guna melakukan audiensi terkait Bali bakal menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dansa Remaja yang bakal berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, 28 Mei nanti. Dalam audiensi tersebut, pengurus IODI menyampaikan beberapa hal kepada Wabub dengan harapan supaya orang nomor dua di Bali itu ikut membantu dan menyukseskan kegiatan nanti. Wagub Sudikerta sangat mengapresiasi Bali menjadi tuan rumah Kejurnas Dansa Remaja nanti. “Pak Wagub Sudikerta sangat mendukung sekali Bali menjadi tuan rumah Kejurnas Dansa Remaja ini. Karena baginya ajang ini sangat bagus sebagai tolok ukur atlet dansa PON Bali untuk terus mengasah kualitas mereka sebelum sebelum turun di PON,” ungkap Ketum IODI Bali Ni Made Suparmi saat dikonfirmasi, Selasa (24/5) kemarin. Suparmi yang mantan pesilat Nasional itu menambahkan, guna menyukseskan pelaksanaan kegiatan itu, Wabub juga meminta KONI Bali selaku induk olahraga untuk memperhatikan dan memberikan fasilitas terkait pagelaran ajang nanti. “Tak hanya dari sisi fasilitas saja, KONI juga diharapkan bisa membantu dari segi pendanaan untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan itu,” ucapnya sambil menyebut event itu diikuti ratusan atlet dari 9 provinsi. Ajang ini bakal mempertandingkan kelas U-16 kategori Latin yakni Novice, pre amateur, rising star, free for all cha cha,free for all samba, free for all jive, solo cha cha, solo jive, lady-lady, synchronised. Untuk standar ada novice, pre amateur, rising star free for all waltz, free for all tango, free for all slow fox, free for all quick step, solo waltz, dan solo quick step. Sedangkan Hip-hop meliputi dua dan grup (3-5 orang). Sementara di U-10 melombakan Jive dan lady-lady. (kmb41)
SPA
SPA
19 Klub Badung Tunjuk Graha dan Sugita
Bali Post/wan
SMASH BOLA - Pemain PON Bali berusha melakukan smash ke arah lawannya saat berhadapan melawan tim PON Kalimantan Selatan dalam pertandingan PON Mini yang berlangsung di GOR Ngurah Rai, Selasa (24/5) kemarin.
Tim PON Bali Gebuk Kalteng Denpasar (Bali Post) -
Tim voli PON Bali sukses menggebuk lawannya Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan skor 3-0 (25-20, 30-28, dan 25-19) dalam event PON Mini di GOR Ngurah Rai, Selasa (24/5) kemarin. Hasil lainnya, Bali All Star juga sukses menekuk Tim PON Papua 3-0 (26-24, 25-19, dan 25-20). Didukung sekitar 1.500 penonton yang memadati tribun GOR Ngurah Rai, Bali menurunkan kapten Julianta, IB Yumaneki, toser Kadek Irawan Bonces, Andi Gunawan, Edi Kumara, dan Sumaryanta saling kejarmengejar angka sejak set pertama melawan tim tamu. Sementara kubu Kalteng menerjunkan Ikhwal, Tega Margono, Aziz, Agus Siswoyo, Akmal, Malizy, dan Alamsyah mencoba mengimbangi. Akan tetapi, tim Bali mampu mengunci set perdana dengan skor 25-20. Pada set kedua, Kalteng bangkit dan memberikan perlawanan sengit. Bahkan,
Bali sempat tertinggal 6-8, kemudian imbang 15-15, dan kembali Bali tertinggal 15-17 hingga 16-18. Bali mulai membalikkan keadaan walaupun merangkak hingga unggul 20-19. Namun, Kalteng kembali menyamakan kedudukan 22-22, 23-23, sampai 24-24 dan akhirnya deuce. Saat skor kritis, Bali unggul tipis 27-26, lalu 28-27. Bahkan, pemain Kalteng melakukan protes sebab pemain Bali dianggap pengembalian bola pertamanya (reservice) dua kali menyentuh tangan alias doubel. Akhirnya, skor Bali unggul 29-28, dan Bali menyudahi dengan
30-28. Pada set ketiga, Bali makin panas dan menemukan jati diri permainannya, sehingga memimpin 7-2, 16-10, 20-14, 24-18, dan 25-19. Usai pertandingan, pelatih PON Bali Wayan Acong Wind Segara mengakui, di set kedua asuhannya banyak memberi kesemapatan lawan menyerang. Selain itu, pebola voli Bali banyak membikin kesalahan sendiri, misalnya service-nya keluar garis, atau menyentuh net.
Mangupura (Bali Post) Tercatat 19 klub anggota PS Badung dari total 26 klub, mengerucut menunjuk Nyoman Graha Wicaksana dan Wayan Sugita Putra untuk menjabat Ketua dan Wakil Askab PSSI Badung masa bakti 2016-2020 mendatang. Demikian terungkap dalam Pra-Muskablub PSSI Badung, di Dalung, Selasa (24/5) kemarin. Selain itu, klub juga mendesak digulirkannya kompetisi internal, pola pembinaan, termasuk dana bantuan kepada masing-masing klub. Muskablub PSSI Badung sendiri bakal dihelat di Puspem Badung pada Jumat (27/5) lusa. Usai acara, Graha Wicaksana menyatakan, pada Muskablub tetap digelar kembali pemilihan ketua dan wakilnya. Induk organisasi sepak bola di Badung juga terjadi peralihan atau transisi dari Pengkab menjadi Askab. ‘’Oleh karena itu, kami juga mengikuti AD/ART Askab PSSI,’’ terang pria yang akrab disapa Koming ini. Dijelaskannya, jika mengacu AD/ART Askab, maka ketua dan wakil otomatis menjadi exco, termasuk menambah empat anggota exco lagi. Selain itu, struktur keorganisasian juga mengikuti Askab. Disinggung apakah pengurus nanti bakal menghidupkan kembali PS Badung, Koming menegaskan, pihaknya bakal berembuk dengan pengurus termasuk kucuran APBD. ‘’PS Badung ini kan klub yang pendanaannya mengandalkan dana pemerintah. Selain itu, jajaran pengurus dipastikan wajah baru dan harus dilakukan penyegaran,’’ ucapnya. (022)
‘’Tangan pemain kami juga berkali-kali menyentuh net. Padahal, kesalahan ini tak perlu terjadi,’’ ungkapnya. Di sisi lain, pelatih Kalteng Supriyadi mengakui, berdasarkan protes yang dilakukan asuhannya, memang benar pengembalian bola pertama service pemain bola doubel. ‘’Namun, kami akui secara umum kinerja wasit netral dan fair-play,’’ kata Supriyadi. Diakuinya, tampil perdana asuhannya demam panggung dan beban, apalagi meladeni tuan rumah. ‘’Skuad kami pemain daerah Kalteng, sedangkan Bali diperkuat pemain Pro Liga,’’ kilah Supriyadi. (022)
Jadwal Rabu (25/5) PON Bali vs PON Papua (18.30) PON Sulut vs PON Kalteng (20.00)
Bali Post/dok
Nyoman Graha Wicaksana
Strategi ’’Pit Stop’’ Jadi Andalan Sean di Monaco Jakarta (Bali Post) Strategi pit stop akan dijadikan andalan bagi pembalap Indonesia yang memperkuat tim Pertamina Campos, Sean Gelael, untuk meraih hasil terbaik pada seri dua kejuaraan balap GP2 di Sirkuit Monte Carlo, Monaco, 17-18 Mei. “Strategi pit stop untuk balapan feature akan sangat krusial. Momennya harus tepat untuk menentukan kapan masuk pit. Kita tidak boleh kehilangan banyak waktu saat penggantian ban karena nantinya bisa terhambat saat masuk lintasan,” kata Sean Gelael dalam keterangannya, Selasa (24/5) kemarin.
BIRO JASA
BIRO JASA
Pembalap berusia 19 tahun yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia ini sedikit banyak sudah mengetahui karakter lintasan balap sirkuit jalan raya Monaco itu. Sean sebelumnya pernah merasakan ketatnya persaingan pada World Series Renault 3.5 2015 dan mampu finis di urutan kedelapan. Selain strategi pit stop, pembalap Pertamina Campos yang bertandem dengan Mitch Evans itu menegaskan jika kualifikasi juga akan menjadi kunci. Dengan hasil bagus pada kualifikasi maka akan menentukan peluang untuk meraih hasil terbaik menyusul sulitnya lintasan untuk menyalip pembalap di
depannya. “Di Sirkuit Catalunya pembalap punya kesempatan banyak menyalip mobil lain, di Monaco akan sangat sulit sekali. Ruang untuk menyalip sangat sempit. Kita juga harus konsentrasi penuh karena di sini sama sekali tidak boleh membuat kesalahan sekecil apa pun,” kata Mitch Evans. Dibanding sirkuit lainnya, lintasan balap di Monte Carlo memang paling menantang. Sudah menjadi pemandangan umum jika mobil pengaman atau safety car masuk lintasan atau balapan dihentikan karena adanya kecelakaan. Sirkuit sepanjang 3,340
SERVICE
SERVICE
kilometer ini memiliki tikungan tajam berkecepatan rendah. Sementara itu, dua pembalap yang juga didukung Jagonya KFC Indonesia, Philo Paz Patrick Armand dan Antonio Giovinazzi juga bertekad mendapatkan hasil yang lebih bagus di Monaco. Keduanya juga akan berjuang mencari posisi yang bagus pada babak kualifikasi nanti. Philo yang tergabung di tim Trident Racing dua pekan lalu dua kali gagal menyelesaikan lomba karena mobilnya bermasalah. Sementara Giovinazzi juga gagal mendapatkan poin setelah mendapat hukuman penurunan posisi akibat terlibat insiden dengan Raffaele Marciello di race pertama dan menabrak Sean di race kedua. “Saya cuma berharap kali ini mobil saya tidak bermasalah lagi. Evaluasi sudah dilakukan oleh tim dan persiapan sudah bagus. Fokus pertama tentu di babak kualifikasi,” kata Philo, pembalap Indonesia yang musim lalu juga tampil di World Series Renault bersama Sean dan berhasil mendapat satu poin di Sirkuit Monaco. (ant)
FOTO COPY AC
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
!!!Karyawati Min.SMA,Gaji Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran
B.BP.141.05.16.0001109
“Dbthkan Cust.Service(F), (S1),Good English, Max.30 yo, CV:info@balikiddy.com,8954991
B.BP.164.05.16.0001100
!!Dicari IT Berpengalaman Dcr Segera Karyawati untuk Therapist Hub.085792736425 untuk Restoran Minat Hub.Jl. A.BP.001.05.16.0002011 Danau Poso 35 Sanur atau Email Dicari PRT Wnta Berpengalainfo.hrd@putribintanggroup.com man Umur 30-40Th Tinggal Dalam Telp.085333470104/082144481161 Gaji 2Juta Hub:082146808888 B.BP.141.05.16.0001113 A.BP.001.05.16.0002038 PT.Fuji Home Japan Dibthkn: We need urgent Senior Business Marketing Brpnmpilan Mnarik & Development for Interisland manPeng.Proyek Brpnglman Min 3Th power PTE.LTD Singapore Bali Dibidgnya,Jujur & Teamwork. T: Office H.081238904433.Email: 4723564/info@fujihomejapan.com chefbaliinternational@gmail.com A.BP.001.05.16.0001940
A.BP.001.05.16.0001872
!!New Villa & Guest House in Berawa Urgently Required FO, English is a must Ph.03618444870
!!Dicari Restaurant Manager, Bth Pemetik Buah Australia,Gj. Asst.Manager Captain Berpenga32Jt,Biaya 5Jt,082247699000 A.BP.001.05.16.0001618 laman Kerja Min.3Th Lulusan Bth Sgr Tkg.Cukur Trampil Sesuai B.BP.166.05.16.0001117 Diploma/Sarjana, Bhs.Inggris Jaman, 08123950566/243130 *Cr Karywan Toko,Design Grafis Aktif Diutamakan Bisa Bhs. A.BP.001.05.16.0001952 Gaji 2Jt(GP+Bns) 085338424651 Mandarin Minat,Bisa Email ke: Bth Tkg Kirim Kue/Laki2.Jl.SaA.BP.001.05.16.0000511 Dcr Acc Pajak peng min 2Th L/P info.hrd@putribintanggroup.com kura 4 Gg.G No8 T:081999905311 Telp.085333470104/082144481161 A.BP.001.05.16.0002039 S1, utk Perusahaan ekspor di B.BP.141.05.16.0001111 CV.Dwipa Bali Solution,Grosir benoa kirim CV ke:hrd@balinusa Cr Cpt 2PRT+1B.Siter Gj1,8jt Tdr & Retail Elektronic cari: staff windumas.com hub:081338623037 Dlm 081999776071,082237496717 Admin,Sopir,Bag.Umum.Jl.Gn.BaB.BP.135.05.16.0001112 A.BP.001.05.16.0001861 Dicari Tukang Patrun & Cheker tukaru No.80 Dps. 081238235633 !!!All Jobs Available.Send CV Email:onedwipa@gmail.com Brpglmn u/Boutique 08113899556 mail@concordservices-bali.com A.BP.001.05.16.0001876 A.BP.001.05.16.0001829 Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm CV.Kreatif Design Cr.Pjht/Penge*Receptionist,SPV&SpaTherapist B.BP.004.05.16.0000939 pul/Checker/Ass Maintenance Reborn Spa Jl.Sunset Ph:766744 Sgr,Hub.085100024242/Dtg Lsg A.BP.001.05.16.0002023 ke Jl.Citra Soputan No.2 Dps A Busy Restaurant in Petitenget A.BP.001.05.16.0001533 is Looking for 1 Restaurant Cr Pemb RT KTP&Dom Bali urus Supervisor 2 Host both positianak & Rmh Drh Dps ons Require Excellent English & Hub.Bp.Gede 08174789678 Relevant Exp in Similar positi on send CV:info@bikubali.com
B.BP.166.05.16.0001116
Aust/Jepan Perkebunan ptg Gaji USA.Resto.Pabrik 087861843051
A.BP.001.05.16.0001871
Dcr Sgr Sopir,Waitress,Manager Asst.Manager,utk Bakery & Cafe Hub.SMS:081999057909 Email:breadbasket.id@gmail.com
A.BP.001.05.16.0001981
Dcr S1 Sipil SMK Infrmtika Mekanik H.0811398865
Dcr Tkg Sablon Garment Lk2 Jl. Patih Nambi 7A H:085103008088
Dcr SMK Pngolahan Pangan u/Buat Sosis, Dll.08123929167/439881
Dcr Tng Adm Wanita Tmtn SMU Bs Computer & Tng Gudang Pria Hub:CV.Sri Djaya Bali,Jl.Tkd Balian 146 Renon Tlp. 221666
A.BP.001.05.16.0001910
B.BP.004.05.16.0000997
Dcr SPG utk Butik di Legian B.Inggris,mnrik H.085100688688
A.BP.001.05.16.0001510
Dcr Sgr 2 FO u/Villa di Seminyak Hub.082247018273 A.BP.001.05.16.0002003
A.BP.001.05.16.0001988
A.BP.001.05.16.0001984
Dcr cepat waitress,kasir. Hub L.O.L. Bar & Restaurant,Monkey Forest, Ubud 08123622488
B.BP.120.05.16.0001110
Dcr Sgr Pembantu Rumah Tangga Dcr tng Therapist Spa berpglmn Pribadi bs Masak Hb:0361235700 Hub:0361-265491 / 085253990536 A.BP.001.05.16.0002005
A.BP.001.05.16.0001635
A.BP.001.05.16.0001813
B.BP.004.05.16.0001085
Dcr Guru Bhs.Inggris utk Kursus Hub.085237866176
A.BP.001.05.16.0002006
A.BP.169.05.16.0002004
Dcr PRT Wanita Tdr Dlm Lokasi Gatsu Minat Hub/SMS:0811380786 A.BP.001.05.16.0002024
Dcr QC/SPV Berpnglman u/Proyek Villa,427575/adhyara@gmail.com
B.BP.141.05.16.0001055
Looking for Acct,Good English min 3y Exp,Myob Exp, Send CV to mail@zuttion.com.au
Dicari tukang jahit pengalaman wanita/Pria Hub.082237569547
A.BP.001.05.16.0001982
A.BP.001.05.16.0002016
Dicari Staf Toko Wnt bhs Cina gaji Menarik Hub.083119954411
A.BP.001.05.16.0001950
Dcr Dr Umum&asisten apoteker Hb.RSIA HB,265532,T.Unda 1 Dps
A.BP.001.05.16.0000815
Looking House Keeping Villas Seminyak and Sanur082146581588
A.BP.001.05.16.0001999
Dicari trapis(Tukang Pijat) Toko di Sanur.Umur sampai 30 tahun. Tlp:08123869922 Good Massage Jl.Danau Toba No22 Sanur
Dcr Arsitek Br Lulus/Pngalaman Berapapun ok,087862207099
Dcr Sopir Sim A,T.SMA Gaji 1,6Jt Tgl di Dps 085100978198
A.BP.001.05.16.0001996
Dcr Sopir,Satpam/Waker dan OB. hub.BPR Pedungan Jl.P.Moyo No.1 Pesanggaran
A.BP.001.05.16.0001636
Dcr Supir Kanvas minuman SIM A di Bangli/Gianyar,081246666136 A.BP.001.05.16.0001995
Dibutuhkan Security&pembantu tidur diluar unk Villa Daerah Legian Hub.081237605389
A.BP.001.05.16.0002036
Dibth Mkt Mgr & Staf,Kirim ke Sugriwa Express Jl.By Pass Ngr Rai 550 Sanur Tlp.281078 A.BP.176.05.16.0001903
Dibutuhkan HK Perempuan usia 28-45 bisa Bhs Inggris,tidur dalam,Gaji+Service 1,6Jt Hub: 08157122211 Villa Karang Bali A.BP.001.05.16.0001973
Dibutuhkan Segera Sales Marketing Berpengalaman Dibidang Eksport Import Siap Utk Kerja Hub:03613700398 / 03614741755
A.BP.001.05.16.0001989
Looking For Female Reception CV:DailyGym/FitnessClub,Jl Petitenget,Krbkn,08123899308
Dicari Sopir Punya SIM A & B1 Peminat Hub: 081808830830
A.BP.001.05.16.0001987
B.BP.141.05.16.0001056
A.BP.001.05.16.0001955
Kerja Travel,Income Besar, Bisa Part Time,min.SMU, Perekrutan tgl.4 Juni, Daftar sekarang SMS 087885053600 Tempat terbatas.
Looking HRD.M/F 40-50yrs.Send CV to tracyjaznguyen@yahoo.com
Dicari segera Tk.Jahit Safari Berpengalaman Tlp.0361435503 Jl.Gunung Merapi No.6 Dps
A.BP.001.05.16.0001765
Dcr PRT Tdr Dlm Srius Krj Gaji Bsr,089618915995/081246640599
A.BP.001.05.16.0002002
Kary.JagaStandMinuman&Makan Kesiman/Sanur H.082247393551
Dicari Cook&Tukang Potong.utk Resto Chinese Food.Jl.Kartika Plaza No.120 GH.Mutiara Super.
A.BP.001.05.16.0001993
Dcr Admin Toko Bs Inggris&Komp Hub:427575/info@maitaru.com
B.BP.154.05.16.0001068
A.BP.001.05.16.0001948
Dicari Calon Manager, Marketing untk Ktr Keuangan,082145506231
Dicari Waiter/Waitris Hub: Rumah Makan Jik Elle, Jln.Tukad Irawadi No. 20 Panjer
A.BP.001.05.16.0001956
Dcr Kry Lk Adm Prod.bisa Komp. usia,max25Th,pengalaman tdk diutamakan,Min.D1, 085100480049
A.BP.001.05.16.0001997
Dibutuhkn Spv Kartu kredit BCA Hub.081337650059/081293663363
A.BP.001.05.16.0002009
Dbthkn:Guru Mtmatika&B.Inggris & PRT Pribadi Hub:08123983309
Dcr Kasir,u/Surya Mas MiniMart Jl.Legian Kaja 478/087862979641
Dibutuhkan staff Adm(P),Analis Kredit(L),OB(L)Bawa lamaran ke Indohome Finance Jl.Uluwatu II No.2 Jimbaran Tlp.0361-8471896
Dicr Supervisor Area Negara Lmrn ditujukan ke CV.Sumber Jasa Jln.Bungtomo 18 Tlp.0361 412216 Dps A.BP.001.05.16.0002018
Dist Alat Tulis Kiky Bth Tng Pemasaran Max30Th.H:0361427881 A.BP.001.05.16.0002007
Galuh Bali Spa. Dbthkan:Therapist max.30th(pengalaman/tdk), Operator Telepon, Receptionist. Wnt,H:750705,8464771/Sri/Wahyu A.BP.001.05.16.0001979
Hotel Sales&Operation Manager Gj 6-8 jt/Bln,SMS 08113888038
A.BP.001.05.16.0001766
A.BP.001.05.16.0001953
B.BP.004.05.16.0001096
A.BP.004.05.16.0001992
A.BP.001.05.16.0001978
B.BP.004.05.16.0001098
Looking for Guest Relation Officer,must be Expert in English Both in Written&Oral,Salary Start F.3.5Million 03619381372
A.BP.001.05.16.0001689
Looking shop Keeper fluent speak & writte English 081337188864
A.BP.001.05.16.0001902
Need Male Staff,Can Drive Car, Multitasking for private house in Seminyak.H.08123862077 E:devillas8@outlook.com
A.BP.001.05.16.0001954
Penghasilan tambahan Part time 2-3Jt/bl Serius H:081999093828 A.BP.001.05.16.0002008
SPG for Jewelry Shop.Kuta:0811 3866372;Sanur/Ubud:08113866371 B.BP.818.05.16.0000750
Simas Finance Membutuhkan Mkt,Collector Kirim Lamaran ke Jl.Tantular No.8 Renon Hub: 082145650111 A.BP.001.05.16.0001994
Spa Bth:Driver,Marketing, Clean Srv,Terapis,Admin Hub:8475903 A.BP.001.05.16.0001949
Yamaha Bisma Dicr 1.Mekanik (STM), 2.S1 Ek/SMA Hub:T.Umar 142 Dps A.BP.001.05.16.0001760
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL RUMAH Rmh Bagus Mnmls T65-1Are 3KT 2KM Jl.Siulan 087761638828 BUC
DAIHATSU
Feroza’95 VR10in Barang Kaleng Total Rp.50Jt H.087860002341
B.BP.141.05.16.0001114
A.BP.001.05.16.0001810
Jual Terios TX’2011 DK, Silver, Manual 087762624047
BUC Jl Rumah di Perum Bayu Segara Padang Galak H081337171703
A.BP.001.05.16.0001951
A.BP.001.05.16.0000996
Taruna CSX’2000 Biru Silver Ori 67Jt BUC 087861514739
Djl Rmh 1are Lok.Elit Sdap mlm dkt Renon 875Jt H.081236799088
A.BP.001.05.16.0002017
A.BP.001.05.16.0001634
Djl Rmh Mnmls 4KT,4KM,AC,Air Panas Grse,Ls Tnh 1,47mtr Hrg Rp.1Milyar Lok.Mutiara Kampial NusaDua H.082340844803 Pk.Dewa
HONDA
Jual Genio Th’1992 Warna Silver Hub.081558424242
B.BP.001.05.16.0001106
Jazz RS’Slv 08+CRV 2.4 AT’11 Htm,085102832128/081999456633
A.BP.001.05.16.0001962
Stream’03 Htm Mnual Ori 90JtNg P.Saelus2Kamboja7/085101850689
A.BP.001.05.16.0001990
TOYOTA
Rmh Br S.Huni Sdh Ada IMB Dlng Pegending 700Jt,T.082147454248
Yaris New E Manual’2013 Silver 155JtNg,Yudistira 30Dps
Tnh Kavling di Abianbase & Canggu Hub.081337141817
DISEWAKAN RUKO Dikont Ruko Ls 8mx8m Jln.Tegal wangi No.62 Hub:8423095
A.BP.001.05.16.0002028
Jual Tnh Murah di Goa Gong Jimbaran BUC,081337680729
A.BP.001.05.16.0000769
A.BP.001.05.16.0002030
DISEWAKAN TOKO Dikontrakkan Toko 8x7,5m2.4400 VA min 2Thn Jl.P.Moyo No.99X Hub.8422043
Djl Tnh Dalung Cempaka 2,5A Pinggir Jl,Slatan Market Harta Dewata 850Jt/A Hub.08123890466
B.BP.164.05.16.0001108
Tnh Kav 1,25A SHM Lok.Kwanji 525Jt Nego(Global),08123890466
A.BP.001.05.16.0002013
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakkan Gedung+Gudang Lokasi Mertanadi No.101 Krobkn LT/LB 3500/3900m2.08123812222
B.BP.164.05.16.0001107
!Tanah+Bangunan Jl.P.Yoni 104 Pemogan 0811398817 Pemilik BUC
A.BP.001.05.16.0002033
A.BP.153.05.16.0002020
DIJUAL RUKO B.BP.164.05.16.0001103 B.BP.001.05.16.0001102 A.BP.001.05.16.0002034 Fortuner G Lux’08 AT Hitam Rmh LT2 LT117m2 LB90M2 3KT,2KM Ruko-Rumah-Tanah murah-Jual saCRV Putih’10 Matic asliBali lah satu BU banget.08123617000 AsDK,081999456633-085102832128 Minibar Padang Udayana 1,7M A.BP.001.05.16.0001998 A.BP.001.05.16.0001961 SprOri Istw lowKM,081337562133 Nego H. 085238063577 A.BP.001.05.16.0001968 Avanza G’10 Silver asBali Mls A.BP.001.05.16.0001889 DICARI TANAH HYUNDAI Prbd,081933610070/082341251453 Rmh LT:140M2,LB:120M2,3KT,2KM Dicari tanah atau Bangunan utk B.BP.001.05.16.0001101 Hyundai AtozGLS Hitam05 126000 Gatsu Brt Hrg 1M ,081339250329 usaha produksi daerah Samsam & Avanza’13 25Jt Aja Sisa Teken KM Very Good Condition’ 65Jt A.BP.001.05.16.0001957 sekitarnya atau daerah Banjar J.P.Kawe 44A Dpn Alfamart NegoKerobokan085935135808(SMS) A.BP.001.05.16.0002019 B.BP.101.05.16.0001093 Sayan Mengwi Hub.0361-429715 DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.05.16.0001958 InovaV05 Pmk SlvGren AsDK 112Jt 1 unit Rumah Jl.Tukad Citarum SUZUKI DIJUAL TANAH P.Saelus2Kamboja7/085101850689 No.23 C Renon Dps H:0361982577 !!Dijual Cepat Splash’2010 Slv KONTRAKTOR A.BP.001.05.16.0002035 Tanah Pmk 2011 AsBali,Samsat Baru A.BP.001.05.16.0001959 Jasa!Arsitek+kontraktor+IMB+I. Jual Yaris’06 Merah mulus Hub.08113801511,085102844303 Kont Rmh Lt2 Komp.Swamandala Ush,vila,Rmh,Ruko,087761130180 Kavling Murah 185Jt@Are Pering B.BP.141.05.16.0001115 Hub:08123812260 VIII/1 Jl.KeboIwa Utr Dpn Bali A.BP.001.05.16.0001342 Tojan Gianyar Hub:081246613444 APV GX’13 Slvr+Ijin Prwst AsDK A.BP.001.05.16.0001976 B.BP.001.05.16.0001104 TV&Sek.Tunas DAUD,081999881954 Kond Bgs Prbdi H:081338009507 ARSITEKTUR Tnh Kav Gunaksa A.BP.001.05.16.0001870 DICARI MOTOR B.BP.101.05.16.0001091 Kont Rmh2Lt 3KT 2KM JlAkasiaXVI Desain-Bangun Rumah Minimalis Klungkung Jln.Paving+Got 7mtr 081338294465 JC Szk ST 160 Ftr99 Jl.P.Solor 6 /10 TjgBungkak Hp08123860052 Villa Hotel hub.081237777662 Hrg.100Jt/Are Hub:081246892834 Sanglh H:08123981401 Jm 9-12 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk A.BP.001.05.16.0002032
A.BP.001.05.16.0001977
A.BP.001.05.16.0001805
PELUANG BISNIS
INTERNET
FURNITURE
BENGKEL LAS
TIKET
INTERIOR
A.BP.001.05.16.0001967
ALUMINIUM
A.BP.001.05.16.0002031
Djl Tanah 14,50Are Lok.Petang Badung Pinggir Jln,08123890466
B.BP.164.05.16.0001105
Tnh 1,3A diMunggu Aspek Perum Tiggal Balik Nama 087860432230
A.BP.001.05.16.0002027
!!!Petitenget dkt Pantai 2A,5A Akomodasi Wisata 081338977777
A.BP.001.05.16.0001484
14A@Raya Pantai Ketewel,LD50m Hdp Tmr,8mtr Aspl 082147026666
A.BP.001.05.16.0000798
Dijl Tnh 2A Jl.Pl Galang Pemogan Blkg POM Bensin Imbo Hub.081999088666
RUPA-RUPA 3Jam Cair,BPKB 081999715172/082146758393.0,5%
A.BP.001.05.16.0001477
A.BP.001.05.16.0000217
Dijual Tanah Strategis dalung Akses Bagus TP 081339181884.
Mendesak Perlu Uang Hari Ini Kami Siap Membantu Gadaikan BPKB Mtr/Mbl H.4746968
A.BP.001.05.16.0001906
Dijual/Sewakan Tanah Seminyak Golden area TP 081339181884
B.BP.141.05.16.0001099
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
A.BP.001.05.16.0001904
Djl 22A Jl.5m Hotmix hook aspk Perumahan Lingk Villa Pembayaran bs dibicarakan lok.blakang Koramil BPG Hub:081805389458
A.BP.001.05.16.0001806
A.BP.001.05.16.0001970
Djl Tnh T.Balian 1,5A dpn Bali Arum H.625Jt/A,087861725494
A.BP.001.05.16.0001971
Jl Tnh Kav Lok.Pd-Bandung 280Jt Ng,085792086906/085792378714
A.BP.167.05.16.0001571
Jl.Tnh 38A Jl 3M Gerih Badung Hb.082237783084,082147414625
A.BP.001.05.16.0001859
Jual Tnh Tukad Bdg/Tb Timur H.950Jt/Are Hub:08123910612
A.BP.001.05.16.0002037
BU Mrh1,25A Cck u/Rmh,Cost,Gdn Jl.TunjungTuturDps085792224346
Kav 165/A Kmpus Bukit Goa Gong Brnd Bukit L.Vila 081337687000
A.BP.001.05.16.0002012
Kav Jl.Tk Bdg XXI (dpn Bl Arum) min.2,5A Hub:0361-246776
A.BP.001.05.16.0001963
MurahBUCTanah+Bngunan±11Are lok Kuta 1,5M/Are,081337846384
A.BP.001.05.16.0001892
T. Kav L.1,5 s/d 3,5 Ar sdh pondasi lok.Mengwi H:081246387368
A.BP.001.05.16.0001894
B.BP.101.05.16.0001092
Tnh Kavling Jl Juwet Sari&Tman Pancing Pemogan H:081337327078
A.BP.001.05.16.0002022
Tnh 1A,265Jt/Are BudukAbianbase Jl6m,081237666809/081238920022
BUC 60+90M2 Jl.Batuyang 260jt Ng 081236909637/085935245558 BUC 8,5A Berawa,Tandeg,625Jt/A Pmlk 081547123386/085105116161
A.BP.001.05.16.0001908
Tanah Kav 1 Are di Glogor Carik Dps Hub.0811399361 A.BP.001.05.16.0001916
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
PINJAMAN
DIJUAL MOBIL
PERCETAKAN
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.05.16.0002029
Diva Lestari Guest House Jl.Tk Batanghari XII/8 Dps menerima harian&bulanan fas:Hotel Hub. 0361-8464361, Hp.085238311111
A.BP.001.05.16.0001864
Djl Burung perkutut (titiran) 1 psng+sngkar 1JtNg,087861725494 A.BP.001.05.16.0001972
KEHILANGAN Hilang BPKB Spd Mtr Suzuki FD 110 DK 6901 P,Spd Mtr Suzuki FD 110 XC5D DK 6321 P,Minibus Suzuki Carry DK 1840 P A.BP.163.05.16.0001905
Hilang IMB No. 1060, Tahun 200 a.n: Espen Salberg A.BP.001.05.16.0001887
MESIN Memproduksi Semua Jenis Mesin Mie,Gratis Training.Bayoran Teknik,SidakaryaPerm.Calista PELUANG BISNIS Jual Pohon Kurma(Harga Grosir) Indah 157 Bali,Hb.082177375860 (Yayang)0817116897 (Erni) Hub:081337722499 Stock trbatas A.BP.001.05.16.0001991
Tnh 1H 20A @30Jt/A Kristal Bay View Laut DesaSakti, Nusa Penida 800m dr laut 081236296636 A.BP.001.05.16.0002021
RUPA-RUPA
A.BP.001.05.16.0001552
B.BP.031.05.16.0001087
RUPA-RUPA
SERVICE
DIJUAL MOBIL
KURSUS
SERVICE
DIJUAL MOBIL
KURSUS
SERVICE
SARANA JAYA STEEL Jln. Satelit 66X Denpasar Mengerjakan : Canopy Trindek, Spandek, Poly Carbonat Stainless Steel Railing Tangga, Railing Balkon Baja Ringan Konsruksi Gudang Pintu Harmonika Tangga Putar Aluminium, Daun Pintu Aluminium Pemasangan Gypsum
085 100 978 460 C.0000007-BKL
BENGKEL LAS
EKONOMI
18
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
Rupiah 13.609 Per Dolar Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (24/5) pagi melemah 36 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.609 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.573 per dolar AS. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan potensi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat yang ditargetkan Juni 2016 masih menjadi salah satu faktor yang menopang dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama dunia. ‘’Sinyal kenaikan suku bunga Amerika
Jelang Bulan Puasa
Harga Sembako Naik
Serikat (The Fed) membuat dolar AS bergerak menguat terhadap mayoritas mata uang utama dunia, termasuk rupiah,’’ katanya. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan, meski dolar AS menguat namun relatif masih terbatas menyusul data manufaktur Amerika Serikat yang mengoreksi harapan kenaikan suku bunga acuan AS. Di sisi lain, lanjutnya, pembahasan pengampunan pajak atau tax amnesty yang masih berlanjut, diharapkan dapat memberikan sentimen positif ke pasar keuangan domestik jika disahkan segera. (ant) Bali Post/010
INDUSTRI KEUANGAN - Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank I Otoritas Jasa Keuangan (IKNB-OJK) Edi Setiadi (kiri), Presdir PT Sun Life Financial Indonesia Elin Waty (kanan) dan Chef Bara Pattiradjawane sedang mendengarkan penjelasan teknologi Video Reality (VR) yang dipamerkan di Jakarta, belum lama ini.
Bali Post/ant
MELEMAH - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi melemah 36 poin.
Ditetapkan, Hasil Penjatahan SBR Rp 3,92 Triliun Jakarta (Bali Post) – Pemerintah menetapkan hasil penjualan dan penjatahan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR002 sebesar Rp 3,92 triliun, yang akan dipergunakan memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan APBN 2016. Demikian keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Disebutkan, penjualan SBR002 ini telah menjangkau 11.930 pemesan di 33 provinsi seluruh Indonesia. Masa penawaran penjualan SBR002 kepada individu maupun orang perseorangan WNI ini dilakukan melalui 24 agen penjual yang telah ditunjuk pemerintah, terdiri dari 18 bank dan enam perusahaan sekuritas. Jumlah pemesan terbesar berada pada kisaran Rp 5 juta sampai Rp 100 juta atau mencapai 51,3 persen. Dengan
jumlah pemesan di wilayah DKI Jakarta mencapai 48,4 persen dari total jumlah pemesanan. Sedangkan para pemesan di wilayah Indonesia Barat selain DKI Jakarta mencapai 44,3 persen serta di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur mencapai 7,3 persen dari total jumlah pemesanan. Berdasarkan kelompok umur, jumlah pemesan terbesar berada pada kelompok usia 40 tahun ke atas, yakni mencapai 77,5 persen dari total jumlah pemesan dengan volume pemesanan mencapai Rp 3,32 triliun atau 84,9 persen dari total volume pemesanan sampai penutupan masa penawaran sebesar Rp 3,929 triliun. Sedangkan profesi terbanyak yang memesan SBR002 pegawai swasta 18 persen, wiraswasta 12 persen, ibu rumah tangga 9 persen, PNS 6 persen, TNI/Polri 1 persen dan profesi lainnya 54 persen. (ant)
DPR Minta Klarifikasi Hilangnya Blok Karaengta
Makassar (Bali Post) – Hilangkah blok Karaengta, proyek kilang minyak itu, diminta untuk diklarifikasi oleh legislator asal Sulawesi Selatan Mukhtar Tompo pada pertemuan dengan Direktur Utama Pertamina di Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Anggota Komisi VII DPRRI Mukhtar Tompo mengatakan itu di Makassar, Selasa kemarin, pada pertemuan yang digelar Gedung Utama Pertamina, Jalan Merdeka Timur, Jakarta yang sekaligus membahas tentang Tata Kelola Migas dalam Upaya Mendukung Ketahanan Energi Nasional. ‘’Pada reses lalu, saya bertemu Bupati Jeneponto. Bupati meminta tolong menelusuri persoalan proyek kilang minyak Blok Karaengta, yang dirintis sejak tahun 1980-an di kawasan Jeneponto Lama, Kecamatan Binamu, Jeneponto
tahun 1986-1987,’’ katanya. Dalam pertemuan itu, dirinya juga menjelaskan jika berdasarkan informasi masyarakat, dulu banyak helikopter yang mondarmandir ketika dalam masa persiapan proyek. Bahkan kilang itu juga hampir produksi namun tiba-tiba hilang tanpa jejak. Sesuai UUD 1945, kata Mukhtar, seharusnya BUMN diberi berbagai hak istimewa, memegang hak monopoli alamiah. BUMN menguasai cadangan terbukti migas nasional yang mendapat dukungan modal dari APBN dan dikelola sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu dalam konteks pembahasan RUU Migas, hak pengelolaan migas nasional harus berada di tangan BUMN tunggal, yakni Pertamina, tanpa adanya BUMN lain. (ant)
50 Persen Masyarakat Belum Mengenal Asuransi
Jakarta (Bali Post) Masih banyak masyarakat Indonesia yang non-literate. Bahkan hampir 50 persen masyarakat Indonesia belum mengenal asuransi. Hanya sekitar 17,82 persen yang benar-benar mengerti tentang asuransi. Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Edi Setiadi mengatakan hal itu saat peluncuran Bright Advisor dan talk show yang diselenggarakan PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) di Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Dari jumlah yang mengerti asuransi, lanjut Edi, utilitasnya hanya 11 persen. Padahal, katanya, sektor perbankan utilitasnya sudah mencapai 57 persen. Rendahnya angka utilitas di asuransi ini, karena rendahnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait asuransi. Ia menyambut baik langkah PT Sun Life menghadirkan portal berisi informasi tentang asuransi, dan juga kampanye perlunya perencanaan keuangan di masa mendatang. ‘’Kegiatan ini sangat baik. Ini sejalan dengan misi OJK. Kami tidak sekadar ingin industri keuangan maju dari sisi keuangan dan menghasilkan profit. Tetapi kami ingin bagaimana mengedukasi masyarakat,’’ tuturnya. Edi melanjutkan, literasi keuangan jangan hanya dilakukan oleh regulator, tetapi semestinya industri asuransi juga melakukannya. Makanya, langkah Sun Life berkolaborasi dengan OJK untuk literasi keuangan merupakan hal yang baik.
Presdir PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) Elin Waty mengatakan, peluncuran Bright Advisor, portal internet digital ini untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara meraih kemapanan finansial dan persiapan pensiun. ‘’Masa pensiun yang aman dan nyaman menjadi impian setiap orang. Namun, hanya segelintir orang sadar bahwa hal itu membutuhkan perencanaan dan persiapan matang,” ujar Elin Waty. Melalui kampanye Sun Life Future Plan, Elin berharap dapat memotivasi masyarakat agar berpikir panjang dan sadar akan pentingnya perencanaan masa depan. ‘’Kami ingin ikut memberi edukasi pentingnya perencanaan keuangan sejak dini,’’ jelas Elin. Ia yakin, salah satu cara mewujudkan komitmen membangun Indonesia yang lebih baik adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat mulai mempersiapkan masa depan melalui perencanaan masa pensiun. Peluncuran Bright Advisor merupakan bagian dari program kampanye Sun Life Future Plan di sejumlah kota, seperti seminar, talk show, dan sajian teknologi Virtual Reality (VR). Untuk di Bali, katanya, akan diisi kegiatan pelatihan food photography dan melukis keramik. (010)
Amlapura (Bali Post) – Bulan puasa masih beberapa hari lagi, tetapi harga sembako sudah merangkak naik lebih dulu. Di sejumlah pasar di Karangasem, harga beras sudah naik. Demikian pantauan, Selasa (24/5) kemarin, di sejumlah pasar tradisional di Amlapura. Misalnya harga beras naik sejak seminggu lalu. Harga beras kualitas sedang sebelumnya Rp 222 ribu per zak berat 25 kg. Belakangan melonjak Rp 235 ribu per 25 kg atau naik Rp 13 ribu per zak. Di pedagang warung tingkat pengecer menjual beras Rp 10 ribu sampai Rp 11 ribu per kg. Itu untuk beras kualitas sedang. Sedangkan harga gula pasir naik sejak sebulan lalu. Harga gula pasir sempat naik dari sebelumnya Rp 11 ribu menjadi Rp 16 ribu per kg. Pernah turun tipis sekitar Rp 1.000 per kg dari Rp 16 ribu menjadi Rp 15 ribu. Namun sejak beberapa hari ini harga gula pasir kembali naik menjadi Rp 16 ribu. Bahkan lebih di tingkat pengecer. Kenaikan harga sembako tersebut dikeluhkan warga, terutama ibu rumah tangga. Masalahnya, belum mulai bulan puasa, harga sembako sudah merangkak naik. Warga khawatir nantinya memasuki bulan puasa dan Idul Fitri, harga kebutuhan pokok kembali melonjak. Atas keluhan warga itu, anggota DPRD Karangasem I Gede Dana mengaku merasakan kesulitan warga itu. Apalagi beras dan gula pasir merupakan kebutuhan pokok yang banyak diperlukan. Terlebih di desa, beras dan gula pasir itu diperlukan warga dalam jumlah banyak. Beras itu sebagai bandaran (bawaan) saat warga kundangan, melayat orang
meninggal atau keperluan suka-duka di masyarakat. ‘’Harga gula pasir melonjak tinggi. Hal itu sangat memukul masyarakat terutama kalangan menengah ke bawah,’’ katanya. Gede Dana minta eksekutif memperhatikan keluhan dan kesulitan masyarakat Karangasem. Dia meminta Bupati Karangasem mesti mengkajinya, dan paling tidak ada operasi pasar atau pasar murah sembako ke desa-desa. Utamanya komoditas beras dan gula pasir. ‘’Saya pantau, para petani sawah di Karangasem umumnya baru bertanam padi. Panennya masih cukup lama. Bisa jadi dua bulan lagi. Masyarakat di pedesaan mendesak perlu dibantu. Warga Karangasem yang tergolong miskin 29 ribu KK lebih. Nah... ini perlu alokasi dana dari pemerintah membantu mereka,’’ katanya. Mantan Ketua DPRD Karangasem ini menambahkan, apalagi di Karangasem sudah memasuki musim kemarau. Warga mulai krisis air bersih, akibat mata air mengecil. Pasokan air PDAM kerap seret. Sementara air dari proyek pipanisasi Telaga Waja yang telah lama ditunggu belum juga optimal mengatasi air bersih warga di desa tandus seperti Kubu, di Butus, Desa Pempatan, bahkan di Desa Antiga. ‘’Belum lagi bulan depan tahun ajaran baru. Perlu biaya ekstra, cari sekolah di perguruan tinggi, membeli pakaian anak, sementara mencari kerja sulit karena lapangan kerja terbatas,’’ tandas anggota Dewan yang membidangi Komisi Kesejahteraan Rakyat itu. (013)
Ditunda
Ratusan Rute Penerbangan Domestik
Jakarta (Bali Post) Sebanyak 105 rute dan 421 frekuensi penerbangan domestik dari lima maskapai ditunda paling lama selama satu bulan ke depan. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hemi Pamurahardjo di Jakarta, Selasa (24/5) kemarin, menyebutkan maskapai yang mengajukan penundaan pengoperasian rute penerbangan di antaran-
ya PT Lion Mentari Airlines, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Citilink Indonesia, PT Nam Air, dan PT Sriwijaya Airlines. ‘’Pengajuan penundaan ini sudah sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,’’ katanya. Dia mengatakan penundaan tersebut dinilai wajar, karena perusahaan bisnis penerbangan merupakan bisnis dengan margin rendah
Pesawat Lion Air
Bali Post/ant
(low margin). ‘’Harus punya intelligent market, harus bisa prediksi enam bulan ke depan, kemampuan pangsa pasarnya berapa, di rute ini berapa frekuensi,’’ katanya. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, rinciannya Lion Air (56 rute, 227 frekuensi), Garuda Indonesia (28 rute, 50 frekuensi), Citilink (satu rute, 14 frekuensi), Nam Air (11 rute, 64 frekuensi), dan Sriwijaya Air (sembilan rute, 66 frekuensi). Hemi mengatakan jangka waktu penundaan pengoperasian rute tersebut beragam dari satu minggu hingga maksimal satu bulan. Rute-rute yang mengalami penundaan, contohnya Jakarta-Ambon, Jakarta-Surabaya, JakartaSolo, Banjarmasin-Surabya dan lainnya. Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengatakan penundaan pengoperasian rute dan frekuenai tersebut dikarenakan menghadapi musim sepi atau low season menjelang Ramadan. (ant)
Bali Post/013
BELANJA SEMBAKO – Para ibu rumah tangga berbelanja sembako dan keperluan lain di areal parkir Pasar Amlapura Timur. Banyak pedagang yang merasa sepi di dalam los pasar, kemudian mereka sembari jongkok berjualan di luar.
19
Rabu Kliwon, 25 Mei 2016
DPR Minta Lion Air Tak Membela Diri
Bali Post/nt
PRAMUGARI - Sejumlah pramugari maskapai Lion Air mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi V DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Rapat tersebut untuk mendengarkan keterangan manajemen Lion Air terkait pembekuan izin ground handling oleh Kementerian Perhubungan sebagai akibat insiden penerbangan pesawat Lion Air JT 161 Rute Singapura-Jakarta pada 10 Mei lalu.
Sangat Yakin
Dari Hal. 1
‘’Mudah-mudahan bukan dari Gerindra-lah. Biasanya kalau kader Gerindra tersangkut narkoba atau korupsi langsung diputus pusat. Tindakan apa yang diambil, pusat yang memutuskan,’’ ujarnya. Berbeda dengan Sukarta, Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta justru merasa sangat yakin bila anggota dewan positif narkoba itu bukanlah kader Demokrat. Pasalnya, Demokrat menerapkan aturan yang sangat ketat. Pengurus saja mesti harus bebas narkoba dan menandatangani pakta integritas. Hal senada juga ditegaskan Sekretaris DPD Partai Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry. Pihaknya memastikan bila anggota dewan tersebut bukanlah
kader partai beringin. Kalaupun dari Golkar, maka sanksi akan mengintai kader tersebut. Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan Bali I Wayan Koster juga sudah memastikan bila anggota dewan positif narkoba bukan dari partainya. Seperti diberitakan sebelumnya, teka-teki siapa anggota dewan yang disebut positif narkoba sesuai hasil tes urine BNNP Bali masih belum terkuak. Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry mengaku sudah melakukan pertemuan dengan para pimpinan dewan lainnya terkait hasil BNNP tersebut. Menurutnya, pertemuan itu dilakukan di Jakarta saat para pimpinan dewan sama-sama tengah melakukan konsultasi ke pemerintah pusat. ‘’Sudah kita ketemu, diskusi dengan unsur pimpinan,’’
Rumah Dinas
Dari Hal. 1
Kelima orang tersebut JP (Janner Purba) selaku Ketua Pengadilan Negeri Kepahiyang Bengkulu, T (Toton) selaku hakim adhoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bengkulu, BAB (Badaruddin Amsori Bachsin) panitera Pengadilan Tipikor Bengkulu, ES (Edi Santroni) mantan Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD M Yunus Bengkulu, SS (Syafri Syafii) mantan Kepala Bagian Keuangan RSUD Bengkulu. Menurut Yuyuk, pada Senin (23/5) terjadi penyerahan uang dari Syafri kepada Janeer di jalan di sekitar PN Kepahiang. ‘’Seusai penyerahan, Jeneer kemudian pulang ke rumah, tim KPK bergerak di rumah dinas JP dan mengamankan uang sebanyak Rp 150 juta. Ini terjadi pukul 15.30 WIB,’’ tambah Yuyuk. Kemudian tim pun mengamankan Syafri yang merupakan terdakwa kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan
honor Dewan Pembina Rumah Sakit Umum Daerah Bengkulu yang sedang disidang di PN Bengkulu. ‘’Sekitar pukul 16.00, tim KPK mengamankan SS di Jalan Kepahiang Bengkulu. Tim KPK dengan bantuan Polda berturut-turut mengamankan BAB dan T di PN Bengkulu, selanjutnya tim mengamankan ES pada sekitar pukul 20.45 WIB,’’ jelas Yuyuk. Uang pemberian tersebut diduga terkait dengan penanganan perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan honor Dewan Pembina RSUD Muhamad Yunus Bengkulu tahun anggaran 2011 yang sedang disidangkan di PN Tipikor Bengkulu dengan terdakwa Eddi dan Syafri. ‘’Sebelumnya memang sudah ada penerimaan sebelumnya sejumlah Rp 500 juta pada 17 Mei lalu. Jadi totalnya Rp 650 juta untuk memengaruhi putusan perkara yang ditangani karena hari ini dijadwalkan sidang pembacaan putusan,’’ ungkap Yuyuk. Uang Rp 500 juta itu masih
ujarnya. Sugawa menambahkan, pertemuan hanya diikuti oleh tiga dari empat pimpinan dewan yakni Ketua Nyoman Adi Wiryatama serta dua Wakil Ketua yakni dirinya dan I Gusti Bagus Alit Putra. Sementara satu wakil lainnya yakni Jro Gede Komang Swastika (Fraksi Gerindra) tidak disebut mengikuti pertemuan itu. ‘’Saya tidak dapat info (mengenai ketidakhadiran Swastika - red),’’ jelasnya. Sugawa menjelaskan, para pimpinan dewan pada intinya menyerahkan tindak lanjut satu anggota DPRD Bali yang positif narkoba ke BNNP Bali. Pasalnya, BNNP Bali merupakan lembaga yang memang berkewenangan untuk itu. Sementara dewan hanya berlandaskan pada tata tertib (tatib) DPRD. (kmb32)
berada di lemari kerja Janner di PN Bengkulu dan akan segera diambil oleh penyidik KPK. Namun, Yuyuk belum menyebutkan sumber uang tersebut, termasuk apakah uang itu berasal dari Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah. ‘’Sampai saat ini belum ada info mengenai sumber uang tersebut, tetapi KPK akan mendalami tentang hal ini,’’ tambah Yuyuk. Perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan honor Dewan Pembina Rumah Sakit Umum Daerah Bengkulu Muhammad Yunus ditangani tiga orang hakim tipikor Bengkulu yaitu Janner Purba selaku hakim ketua, Toton sebagai hakim anggota I dan Siti Ansyiria sebagai hakim anggota II. Selasa kemarin adalah jadwal pembacaan putusan perkara dugaan korupsi yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 5,3 miliar dengan terdakwa Edi Santroni dan Sayafri Syafii yang dituntut masing-masing 3,5 tahun penjara. (ant)
Jakarta (Bali Post) Anggota Komisi V DPR Yoseph Umar Hadi meminta manajemen Lion Air tak perlu membela diri terkait berbagai kasus yang menimpa penerbangan yang dikenal dengan low cost tersebut. Terpenting dilakukan manajemen Lion Air adalah introspeksi melakukan pembenahan ke dalam untuk perbaikan ke depan lebih baik. ‘’Jangan sampai pembelaan Lion Air menutup untuk mengoreksi diri,’’ kata Yoseph Umar Hadi saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan jajaran manajemen Lion Air di ruang Komisi V DPR, Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Menurutnya, berbagai insiden yang menimpa maskapai penerbangan swasta berbiaya murah itu sejatinya tidak perlu terjadi apabila ada komunikasi yang baik. ‘’Saya hanya berharap penerbangan Lion Air ini tetap menjadi tamu di negeri sendiri. Regulator tak boleh arogan, tetapi bersama operator harus memilih menjadi tuan rumah di negeri sendiri,’’ kata Yoseph seraya meminta agar kejadian yang menimpa Lion Air ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis mengatakan, selain akan melakukan pengawasan pihaknya juga akan turun ke lapangan untuk melihat upaya perbaikan yang dilakukan Lion Air, baik berupa manajemen, ground handling maupun perbaikan sumber daya manusia.
Menyinggung tiga sanksi yang dijatuhkan oleh Kementerian Perhubungan terhadap Lion Air, Fary menegaskan, Komisi V akan mendengarkan dan mendalami apakah Kemenhub sudah melakukan investigasi. Jika sudah melakukan investigasi, diharapkan sudah ada rekomendasi yang fixed, bukan rekomendasi yang bersifat sementara. ‘’Kalau dari hasil investigasi ditemukan adanya kelalaian dari manajemen Lion Air, maka kita minta Kemenhub langsung jatuhkan sanksi tegas kepada Lion Air atau korban. Itu posisi kita sekarang,’’ katanya. Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprastyo pada Rabu lalu menjatuhkan tiga sanksi kepada Lion Air. Pertama membekukan ground handling atau pelayanan pengangkutan penumpang dari pesawat hingga ke dalam terminal Bandara Soekarno-Hatta. Kedua, pembekuan sementara 95 rute penerbangan baru Lion Air dan pelarangan penambahan rute penerbangan selama enam bulan ke depan. Sanksi dijatuhkan menyusul berbagai insiden lolosnya sejumlah penumpang asing maskapai Lion Air JT 161 rute Singapura-Jakarta pada 10 Mei 2016 lalu. Seharusnya, para penumpang asing itu dibawa ke terminal internasional untuk melakukan clearance imigrasi. Sanksi diberikan juga disebabkan berbagai keterlambatan penerbangan selama ini lantaran
Sukses Gemilang Dari Hal. 1
‘’Saya yakin bahwa dasardasar telah tertanam kokoh sebagai modal bagi klub untuk meraih kemajuan di masa depan dan mencapai sukses gemilang,’’ tegasnya. Ia berharap Piala FA ini mampu memberi dasar yang kuat bagi klub di musim depan agar mampu meraih sukses sesuai harapan fans di masa depan. ‘’Saya telah melatih di Belanda, Spanyol dan Jerman. Saya senantiasa berharap mendapat kesempatan berkiprah dalam sepak bola Inggris dan menjadi bagian dari kultur Inggris,’’ jelasnya. Mourinho diperkirakan
akan diumumkan sebagai manajer United hari ini menyusul hengkangnya Louis van Gaal. Diarra yang pernah bermain di bawah kepelatihan Mourinho di Chelsea dan Real Madrid, membuka opsi untuk bekerja kembali di bawah asuhan pelatih berusia 52 tahun itu. Di tengah tuntutan mengubah formasi skuad Setan Merah yang gagal masuk Liga Champions musim depan, siapa pun yang menggantikan van Gaal, peluang merekrut gelandang bertahan yang berpengalaman seperti Diarra dalam status bebas transfer pasti tidak akan dilewatkan. (ant)
Kunjungi Keluarga Dari Hal. 1
‘’Kita buktikan dia dari asesmen tersebut. Tim juga akan mengunjungi keluarganya, HP-nya dilihat siapa saja diajak komunikasi,’’ ujar mantan Karo Rena Polda Bali ini. Bila murni penyalahguna,
langsung direhabilitasi medis (pengobatan terpadu untuk bebaskan ketergantungan narkoba) dan sosial (pemulihan mental agar bisa kembali ke masyarakat). Kalau jadi anggota sindikat akan diproses hukum hingga pengadilan. (rah)
Cacat Hukum Dari Hal. 1
‘’Tidak diperiksanya La Nyalla sebagai calon tersangka dalam kedua kasus sebagai salah satu pertimbangan penetapan tersangka La Nyalla Mahmud Mattalitti tidak sah dan cacat hukum,’’
kata hakim. Hakim juga melarang Kejati Jatim untuk membuka lagi sprindik-sprindik baru yang berkaitan dengan perkara ini. ‘’Menolak eksepsi termohon, mengabulkan sebagian permohonan pemohon,’’ kata hakim. (ant)
pemogokan pilot. Pihak Lion Air kemudian menempuh jalur hukum atas keberatan penjatuhan sanksi tersebut. Dirut Lion Air Eduard Sirait mengatakan pemberian sanksi tersebut tidak adil karena tidak mempertimbangkan kemampuan maskapai dalam mengganti personel ground handling yang diberi waktu selama lima hari sebelum pembekuan. Oleh karena itu, dia mempertanyakan sanksi yang dijatuhkan Kemenhub kepada pihaknya apakah sudah sesuai ketentuan atau tidak. ‘’Jangan dikonotasikan kami melawan pemerintah. Yang kami minta adalah sanksi (kepada Lion Air - red) itu sudah sesuai prosedur? Tidak ada yang lain,’’ katanya. Eduard mengatakan pihaknya tidak melihat sanksi itu sepadan atau tidak dengan kesalahan yang diperbuat Lion Air. Lion Air datang ke komisi V DPR melakukan kroscek untuk melihat sejauh mana sanksi yang dijatuhkan Kemenhub telah memenuhi regulasi atau belum. ‘’Itulah tujuan kami datang ke sini. Ketua Komisi V berjanji akan menanyakan kepada Kemenhub dalam raker berikutnya. Jadi kita tunggu saja,’’ katanya tidak melihat sanksi itu sepadan atau tidak dengan kesalahan yang diperbuat Lion Air. Ditanya adanya pengurangan frekuensi penerbangan Lion Air, Eduard mengatakan hal itu disebabkan alasan komersial.. (kmb4)
Dua Periode Dari Hal. 1
Jabatan pemimpin partai yang tidak dibatasi juga bisa menyebabkan demokratisasi internal tidak berkembang, padahal partai diharapkan menjadi instrumen demokrasi dalam membangun negara. Oleh karena itu, Jimly mengusulkan masa jabatan pemimpin partai politik bisa dibatasi, misalnya hanya untuk dua atau tiga priode kepengurusan. Dia tidak memungkiri kenyataan bahwa jabatan pemimpin partai diperebutkan karena menjadi batu loncatan untuk menjadi calon presiden. Namun, dia yakin pemilihan umum legislatif dan presiden serentak dapat meminimalkan hal itu. ‘’Calon presiden
jangan ditentukan secara internal tertutup sehingga akan dicari tokoh dengan elektabilitas tinggi. Sebaiknya mulai sekarang kader partai rajin bertemu dengan rakyat daripada rebutan jadi pemimpin parpol,’’ katanya. Jimly juga mewacanakan mekanisme penyelesaian konflik internal partai yang sebaiknya diselesaikan oleh internal partai itu sendiri sehingga tidak mengganggu agenda negara. Jimly juga menginginkan aturan tegas mengenai dana partai dan sanksi untuk pelanggarnya. ‘’Supaya jangan ada modal di balik partai, kalau tidak berarti kedaulatan modal bahaya juga. Ini berlaku untuk semua parpol,’’ katanya. (kmb/ant)
Dugaan Korupsi Dari Hal. 1
Kepala Bagian Humas Pengadilan Negeri Bengkulu Jonner Manik mengatakan, kedua hakim yang ditangkap saat operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik KPK itu tengah menangani perkara dugaan korupsi di Rumah Sakit M Yunus, Bengkulu. ‘’Penyidik KPK juga menggeledah ruangan hakim di Kantor PN Bengkulu tetapi tidak menyita dokumen, hanya
menyegel meja hakim dan lemari panitera,’’ kata Jonner. Menurut Jonner, kedua hakim yang tertangkap tangan menerima suap itu seharusnya memimpin sidang putusan perkara dugaan korupsi di RSMY dengan kerugian negara mencapai Rp 5,3 miliar pada Senin (23/5). ‘’Sidang ditunda, tetapi terlebih dahulu dibuka oleh hakim anggota Siti Ansyiria,’’ katanya. (ant)
Rabu, 25 Mei 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif Perspektif dan Solusi 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali Ngusaba Dodol 11.05 BCTTV/Glimpse of The Island
11.30 Celah Kehidupan 12.00 Puja Trisandya 12.00 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Cakra Laksana (1) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Rimantaka dan Asri Kencana (1) 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Kids School
12.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 18.45 Giliran Anda 19.00 Dialog Interaktif: Prasasari 19.30 Orti Bali 20.00 Diolog Interaktif : SPP 21.00 Lintas Mancanegnara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Round up The World 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Calonarang Eranging Twas I Gede Basur ‘’Poh Gading’’ (1) 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Closing
Satyaki Bertempur Sengit dengan Duhsasana
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Tujuh Puluh Tujuh)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SANJAYA berkata, Sementara itu, oh raja, Duhsasana menyerbu menghadapi cucu Sini itu dengan menebarkan ribuan batang panah. Panah-panah itu seperti awan perkasa menuangkan aliran hujan. Setelah menyerang Satyaki dengan 60 batang anak panah, sekali lagi menggunakan 16 anak panah, Duhsasana gagal membuat pahlawan itu gemetar. Satyaki tetap berdiri kokoh pada pertempuran itu. Ksatria utama dari kubu Pandava itu tidak bergerak sedikit pun. Dia seperti Gunung Mainaka, ditemani serombongan kereta yang berasal dari berbagai kerajaan, orang utama dari keturunan Bharata itu menembakkan anak-anak panah yang jumlahnya tak terhitung. Panah-panah itu memenuhi seluruh tempat di arah mata angin. Terdengar raungan-raungan seperti awan-awan itu. Setelah melihat Kaurava itu datang ke pertempuran, Satyaki yang ber-
lengan perkasa itu menyerbunya. Dengan secepat kilat menyelimutinya dengan panah-panah andalannya. Demikian ditutupi hujan anak panah, mereka yang berada di depan Duhsasana itu semuanya melarikan diri dalam ketakutan. Kelakuan pengecut bagi seorang ksatria itu benar-benar ditunjukkan dalam pandangan putra paduka. Setelah mereka melarikan diri, oh baginda, putra paduka Duhsasana, oh raja, tetap tanpa takut-takut pada pertempuran itu. Dia mulai membuat menderita Satyaki dengan anak-anak panahnya. Setelah menyerang keempat kuda Satyaki menggunakan empat batang anak panah, juga pada sais keretanya dengan tiga serta Satyaki itu sendiri dengan 100 pada pertempuran itu, Duhsasana mengeluarkan sebuah raungan keras. Kemudian, oh baginda, Madhava yang meradang dengan
kemarahannya, segera membuat keretanya Duhsasana dan sais kereta, tiang bendera sehingga Duhsasana itu sendiri tidak kelihatan. Serangannya itu menggunakan anak-anak panah lurus. Sungguh, Satyaki menyelimuti sepenuhnya Duhsasana yang pemberani itu dengan anak-anak panahnya. Satyaki menekan lawannya seperti seekor laba-laba menjerat seekor nyamuk dalam jangkauannya, memakai benangbenang. Penakluk musuh-musuh itu dengan cepat menutupi Duhsasana dengan panah-panahnya. Kemudian Prabu Duryodhana setelah melihat Duhsasana ditutupi anak-anak panah, lalu mendesak agar rombongan Trigarta itu menuju kereta Yuyudhana itu. Para prajurit kereta Trigarta itu kelakuannya bengis, juga sempurna dalam pertempuran. Jumlahnya ada tiga ribu orang. Mereka itu dengan penuh se-
mangat meneruskan melawan Yuyudhana. Mereka bertekad bulat bertempur dan bersumpah tidak mundur. Semua dari mereka mengepung Yuyudhana dengan sebuah kumpulan banyak kereta. Segera, Yuyudhana menyerang lima ratus orang dari prajurit-prajurit utama itu. Mereka ditempatkan di depan pasukan ketika maju menyerang
pada pertempuran dharma itu. Menembakkan hujan-hujan anak panah yang sangat banyak kepadanya. Tetapi, dengan cepat dibantai orang-orang utama dari keluarga Sini itu menggunakan panah-panah tajam. Semuanya terjatuh. Seperti pohon-pohon tinggi, dari puncak gunung, yang ditumbangkan sebuah badai. (bersambung)
Sloka 7.21 Yo yo yam yam tanum bhaktah shraddhayarcitum icchati tasya tasyacalam shraddham tam eva vidadhamy aham Apa pun bentuk yang ingin dipuja oleh seseorang pemuja dengan kepercayaanya, maka kepercayaan tersebut akan keteguhan, tanpa ragu-ragu.
16 Pages
99 Number 8th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
ay, May 25,
Wednesd
2016
starts Greece s migrant moving at border camped facilities to state Page 6
to teach at ics Angelina Jolie ool of Econom London Sch conflict in on women y, May 25, Wednesda
2016
fires Man Unitedexpected Van Gaal, to appoint soon o Mourinh
oil sands flames 1,100 C Page 13
To face AEC
needs Balinese HR language to improve ethics skill and work
as sexual women, such U.N. ately affectspecial envoy for the Jolie, a
disproportion
conflict,” Jo- that said in a statement. and to learning violence in actress Angelina agency (UNHCR),to teaching own exof Economics refugee looking forward as to sharing my and the - Hollywood “I am LONDON the London School a new masters as well on the from the students, alongside governments professor lie is to join of working and security, a visiting visiting properiences (LSE) as women, peace LSE as a United Nations.” also be joining on Monday. course on become next year, Hague will Hague have sexual the school announced course, which starts to end be run by g actress and
fessor. said the and will which was The Oscar-winnin on campaigning The LSE its kind globally and Security of foreign an unlikely double-act in conflict. 2011 directois the first for Women, Peace Britain’s former against womensparked by Jolie’s that was violence was LSE Centre year by Jolie and and Honey” war how to last The partnershipLand of Blood1992-95 Bosnian to launched William Hague. the discussion on of the for crimes rial debut “In the believed secretary, that we broaden the backdrop women were end impunity “It is vital set against estimated 20,000 rights and an Sexual Violence in which raped. advance women’s action have been co-founded the Preventing to rally global of perpetrain 2012 The pair Initiative the numbers support for in Conflict better crimes, increase and ensure on such to justice on the tors brought conference the first global survivors. their They co-hosted underpin in 2014. would help the culture issue in London the new course to help tackle Hague said research work by developing (rtr) of impunity.
High United Nations ner for RefuSpecial Commissio gees (UNHCR) Jolie atEnvoy Angelina news conference a Syrian tends a as she visits camp refugee and Iraqi Turkish in the southernin Mardin Midyat June town of Turkey, province, 20, 2015.
REUTERS/Umit
Bektas/File
Photo
You can
ional Bali
find Internat
Post at:
ers Firefight s Canada’ protect battling
online: http://www.inte
FORECAsT WEATHER 23 - 32 DPs
Jl. D.Tamblingan Sanur
Jl. D.Tamblingan
Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
ul Pelissier
tourism development - Seeing the to continuously grow and DENPASAR it is predicted with their works in the future, busy people will need a break one time because logically travel will in the future to grow. activities experienced continue profesOn that account, and travel. that the trend will prepare our so be needed account, we have to Chairman of the “On that (HR),” said IGM Sudjana, resources (STPBI), are worried if sional human of Tourism people Bali Institute AEC, many in the competiInternational the enactment of particular will lose and producer and Bali in education provider the students recently. With Indonesia an prepared . the labor of his institution as sector has tion, whereas in the tourism his institucompete internationally resources programs fiveof human they will be able to educational United States at well so that the through the training in home from the training, For example, students for and foreign coming tion has sentfor a year. After attitude, work ethic workers is star hotels better in terms of number of Indonesian resources be the the human they will skill. In addition,countries so thatcountries and besiege language other other than to much greater will be working countries. in those of Indonesia Skill... the job opportunities on page 2 Continued
French Police Break Up Oil Refinery Blockade
REUTERS/Jean-Pa roads blocked workers hardline after striking with France’s and tyres 24, 2016 wood pallettes France, May branches, near Marseille, labour market reforms. remove r, against at Fos-sur-Me French gendarmes their stance oil refinery near the FO unions toughening CGT and
k Up lice Brea French Poery Blockade Oil Refin and fire workers.
CGT
and on the railways week on the national to be held a depots. subway soccer tournafuel distributionManuel Paris the Euro 2016 and out of Minister will beforeopens.(afp) French Prime further pickets suf- ment also be heard has said there are News can at Global
Valls the hardline insists by to hire Despite this, In protest, to put into action be cleared and were used fuel supplies. have partly or tear gas is trying at a number r refinery cannon andthe Fos-sur-Me Confed- union rolling strikesand railways. ficient petrol stations many full-scale refineries at LE - Water run dry. pushed MARSEIL to break up a picketunion. The General completely of ports, oil says all eight refineries government outside were bill a trade closed bestriking The French Labour reform a load or The union French policeaccording to are now and new said workers or vessels to in the countryindustrial actionby at through a month without having a in Marseille, trucks the Labour (CGT) to fall which sparked earlier this cause of is going eration ofaccess and not allowing in parliament,protests. that attempts that output are vote not blocking government would least half. at the Fos refinery of from the supplies marked Emmanuel to disrupt fuel Workers part in a number in of The standoff busloads tolerated. dispute over also taking blocking deliveries Union representative about 40 early be escalation in the which other pickets an Lepine said took part in an labour reforms, employers riot policeoperation “of unprec- planned it easier for would make morning warnings edented violence”. followed The clashes
unload.
street strikes number of also called for CGT has
in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba
balipost (135rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
RABU KLIWON, 25 MEI 2016
@balipostcom (4.126 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Setahun, Penderita TBC Paru Dapat Tulari 10-15 Orang
Denpasar (Bali Post) -
Harry Widianto
Bali Post/ant
Pengelola Museum Bertemu di Bali
KEPALA museum se-Indonesia akan bertemu di Bali dalam pertemuan nasional 2016 untuk membahas berbagai permasalahan museum pada 30 Mei - 2 Juni 2016. ‘’Museum di Indonesia ke depan harus berkembang dan lebih berkualitas agar dapat melayani masyarakat dengan baik dan menjawab tantangan museum di skala internasional,’’ kata Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Harry Widianto dalam konferensi pers di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (24/5) kemarin. Pertemuan nasional dengan tema ‘’Mewujudkan Ekosistem Museum yang Berkarakter dan Berkepribadian Nasional’’ tersebut diselenggarakan atas kerja sama Kemendikbud, Asosiasi Museum Indonesia, serta Pemerintah Provinsi Bali. Pertemuan tersebut akan membahas permasalahanpermasalahan museum yang ada dan mencarikan solusi dengan beberapa opsi seperti teknologi digital untuk pengembangan museum, peningkatan citra museum, dan pelibatan publik dalam pengembangan museum. Menurut Harry, manajemen museum perlu diperbaiki dan museum itu sendiri juga harus direvitalisasi apabila memungkinkan untuk menarik minat pengunjung. Dia mengatakan museum-museum yang dikelola oleh pemerintah harus bisa berkembang seperti museum yang dikelola pihak swasta untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Harry mencontohkan Museum Satwa dan Museum Angkut di Jawa Timur yang dipenuhi oleh pengunjung bahkan dengan tiket masuk yang mahal sekalipun. Dia berpendapat bahwa masyarakat tidak antipati terhadap museum, hanya perlu ada daya tarik lebih untuk membuat publik mengunjungi museum. Pertemuan Nasional Museum tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru dan bertukar pengalaman bagi kepala museum se-Indonesia. Selain itu pertemuan tersebut juga nenjadi forum bagi insan permuseuman untuk menyampaikan pendapat dan pandangannya mengenai bagaimana mengelola dan mengembangkan museum. (kmb)
Indonesia merupakan negara dengan pasien TBC (tuberkulosis) terbanyak ketiga di dunia. Setiap tahun ditemukan 0,5 juta penderita baru TBC di Indonesia yang menyerang kelompok usia produktif (15-54 tahun) dan kelompok ekonomi lemah. Bahkan, berdasarkan survei kesehatan rumah tangga (1995) menyatakan, penyakit TBC penyebab kematian terbanyak ketiga setelah penyakit saluran pernapasan dan jantung. ‘’Seorang penderita TBC paru dapat menularkan penyakit itu ke 10-15 orang dalam setahun. Jika tidak diobati, 50% penderita akan meninggal dunia,’’ ungkap Kepala Bidang Penyuluhan Perkumpulan Pemberantas Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Bali dr. I Made Astika, Selasa (24/5) kemarin. Astika menambahkan, TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman (baksil) Mycrobacterium Tuberculosis yang disebarkan kepada orang lain melalui batuk, bersin, dan meludah di sembarangan tempat dari se-
seorang yang menderita TBC. Selain menyerang hampir 80% paru-paru, penyakit TBC juga menyerang selaput otak, kelenjar getah bening, kulit, usus, tulang, dan lainnya. ‘’Bagi seseorang yang telah terkena TBC, dapat disembuh-
kan dengan pengobatan secara rutin dan teratur selama enam-delapan bulan secara gratis di puskesmas dan unit pelayanan kesehatan lainnya. Dan pengobatan tidak boleh putus, karena bila putus berobat akan menyebabkan kuman
agar terhindar dari penyakit TBC. Untuk mencegah penularannya, ia mengatakan dapat dilakukan dengan Imunisasi BCG (suntikan kekebalan terhadap TBC) sejak bayi lahir, menutup mulut pada waktu batuk atau bersin, tidak meludah di sembarang tempat, menjemur kasur dan bantal terutama di pagi hari dan mengusahakan sinar matahari dan udara segar masuk secukupnya ke dalam kamar tidur. ‘’Kami di PPTI Bali akan terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang apa itu TBC, bagaimana penyebarannya, dan bagaimana cara pencegahannya,’’ ujarnya. (win)
Joe Taslim Dinobatkan sebagai Jessica Iskandar ’’Warrior Tiger’’ Sumatera ’’Single Parent’’
MENJADI orangtua tunggal (single parent) rupanya tidak membuat Jessica Iskandar kerepotan mengurus anak semata wayangnya, El Barack Alexander. Artis yang akrab disapa Jedar itu pun mengaku tidak akan terlalu mengekang El. Sebagai seorang ibu, Jessica berharap agar dirinya selalu mengetahui keinginan dan karakter putranya. Meski El berbuat salah, Jedar tidak akan memarahinya. Kendati demikian, ia tetap akan memberikan pelajaran. ‘’Jessica mah ngurus El benar-benar gampang. Yang penting tahu anak kita maunya apa, seperti apa sifatnya,’’ ujar Jedar dalam tayangan ‘’Obsesi’’ belum lama ini. ‘’Mau
apa pun yang dilakuin El, misalnya numpahin minum, Jessica enggak marah cuma bilang be carefull, harus hatihati.’’ Sementara itu hubungan Jedar dan ayah biologis El, Ludwig Franz Willibald, belum lama ini mulai membaik. Ludwig p u n semp a t
memberikan komentar atas foto Instagram unggahan Jedar. Lantas, apakah keduanya akan kembali bersama dan membesarkan El? (pik)
Empat Perupa Jepang ’’Explorasi’’ di Borobudur
EMPAT perupa Jepang menggelar pameran seni rupa bertajuk ‘’Explorasi’’ di Galeri Banyu Bening, dekat Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hingga 30 Juni 2016. Pembukaan pameran mereka yang ditandai dengan pentas musik eksploratif dari Kelompok Bohemian Instrumental itu, di Borobudur, Senin (23/5) malam, oleh kolektor ternama Indonesia berasal dari Kota Magelang Oei Hong Djien. Mereka yang berpameran adalah Kentaro Yokouchi, Yasuyuki Ueda, Junko Hayakawa, Mami Kato. Mami Kato sejak 1987 tinggal di Indonesia dan menikah dengan budayawan Magelang Sutanto Mendut, serta mendirikan Studio Mendut, sekitar 100 meter timur Candi Mendut. Sebanyak dua perupa dari kawasan Candi Borobudur, yakni Arif Safari dan Asrul Sani, juga bersama mereka menggelar karya dalam pameran di galeri yang dikelola Suitbertus Sarwoko, persis di depan Pintu VII Taman Wisata Candi Borobudur itu. Sarwoko yang juga pelukis kawasan Candi Borobudur itu, mengatakan sekitar 60 karya dipamerkan oleh mereka dengan mengedepankan teknik berkarya yang baru dan media yang tidak konvensional, antara lain penggunaan mika, neon box, dan batik. Kalau umumnya perupa membuat karya lukis dengan cat air di kertas atau cat minyak di kanvas, katanya, untuk karya-karya yang mereka pameran berupa eksplorasi dari berbagai bahan itu, termasuk penggunaan batik sebagai media dan teknik melukis menggunakan dua tangan secara bersama-sama. Kolektor lukisan Oei Hong Djien menyatakan kagum atas karya para perupa Jepang dan kawasan Candi Borobudur yang berpameran selama sebulan ke depan di tempat itu. ‘’Karya-karya mereka sudah disebut karya seni bukan cat lagi. Mereka membuat hal yang biasa menjadi luar biasa melalui karya-karya itu. Memang seni adalah membuat yang biasa menjadi luar biasa, dan bahkan sering tidak setiap orang mengerti,’’ katanya kepada Antara. Tema pameran ‘’Explorasi’’, ujarnya, juga sebagai hal yang substansial dalam kehidupan di segala bidang yang memang sebagai usaha pencarian secara terusmenerus hingga menemukan sesuatu yang baru. (kmb)
kebal terhadap obat. Sehingga penyakit TBC paru akan kambuh kembali dan membutuhkan biaya yang mahal untuk mengobatinya,’’ jelasnya. Untuk itu, Astika berharap pola hidup sehat masyarakat harus tetap dijaga, terutama cahaya di ruangan tetap terkontrol. Sebab, kuman TBC hidup di ruangan yang lembab dan kumuh. Tidak kalah penting, masyarakat awam juga harus mengetahui dan paham tentang penyakit TBC, baik cara penularannya maupun cara pencegahannya. Sehingga masyarakat siap dan tangkas menghadapi atau melawan penyebarannya
AKTOR laga Indonesia yang kini merambah Hollywood, Joe Taslim, menyatakan bangga menjadi warrior harimau Sumatera yang dinobatkan oleh WWF Indonesia, agar bisa mengampanyekan pentingnya melestarikan hewan yang dilindungi tersebut. ‘’Saya terlibat menjadi Warrior Tiger Sumatera sudah hampir tiga tahun, namun baru ini perjalanan pertama saya yang terjun langsung ke situs harimau sebagai Tiger Warrior WWF. Kemarin saya dari kawasan hutan Bukit Rimbang Baling,’’ ujar Joe Taslim saat temu ramah dengan media di Lick Latte Cafe, Pekanbaru, Selasa (24/5) kemarin. Saat berada di Pekanbaru, ia sempat bercerita tentang pengalamannya turun ke kawasan hutan Bukit Rimbang Baling, Kabupaten Kampar, Riau tersebut. Katanya, ia senang bisa berkomunikasi dengan masyarakat yang ada pada desa tersebut. Dikatakannya, sebagai orang Sumatera, yang lahir di Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, ia merasa punya kewajiban untuk melindungi populasi tersebut, serta mengajak publik untuk ikut peduli agar hewan yang mulai langka itu tidak mengalami kepunahan. ‘’Dengan semakin banyaknya oknum-oknum yang melakukan perburuan dan perdagangan terhadap hewan yang dilindungi, maka akan mengurangi populasi hewan tersebut. Nah,
apalagi harimau Sumatera termasuk salah satu hewan yang cuma ada di daerah kita, tidak ada di negara-negara lain,’’ ucapnya. Joe Taslim sejak 2004 dipercaya sebagai Pejuang WWF, sebagai duta yang mengampanyekan perlindungan harimau. Kebetulan pria yang mahir bela diri judo itu juga berasal dari Sumatera, tepatnya Provinsi Sumatera Selatan. Menurut Joe, semua orang harus menjadi warrior satwa untuk mengampanyekan akan pentingnya melindungi hewanhewan yang langka untuk dilindungi. Katanya, hal tersebut bukan hanya kewajiban dari orang-orang yang dipilih oleh WWF Indonesia semata. (kmb)
’’Basement’’ Pasar Amlapura Timur Jadi Tempat Berjualan
HALAMAN parkir Pasar Amlapura Timur yang semula dipusatkan di basement, akhirnya harus ‘’mengalah’’ dengan para pedagang di sekitarnya. Setelah pedagang mengeluh tak punya tempat jualan, Pemkab Karangasem akhirnya mengeluarkan kebijakan dengan memanfaatkan basement sebagai tempat berjualan ratusan pedagang. Padahal basement itu sebenarnya untuk tempat parkir, bukan tempat dagang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Karangasem I Gusti Ngurah Suarta, Selasa (24/5) kemarin, mengatakan pedagang Pasar Amlapura Timur sedang ditata dengan membuat garis pembatas pada lantai basement. Setelah itu, pedagang akan dikelompokkan per komoditi yang akan dipusatkan di basement gedung tersebut. ‘’Nanti sore (kemarin - red) basement itu sudah kami buat garis pembatas. Setelah itu baru di tempat pedagang,’’ katanya. Namun, sebelum pedagang menempati tempat yang disediakan, nanti akan dilakukan proses pengundian agar tidak menimbulkan keributan. Sedangkan untuk areal pedagang di timur basement, Disperindag akan membongkar sekat-sekat yang dipasang sendiri oleh pedagang. Rencananya, areal timur basement itu akan dimanfaatkan untuk pedagang daging ayam. Pihaknya menjamin, proses ini tidak akan menimbulkan gejolak di kalangan pedagang. Sebab, keinginan untuk mengelompokkan pedagang per komoditi muncul sendiri dari kalangan pedagang. Rencananya, penataan ini sifatnya hanya sementara sambil memikirkan model pembagian tempat berdagang yang tepat, agar semua pedagang mendapatkan tempat jualan. Bagaimana dengan tempat parkir, karena basement diperuntukkan sementara untuk lokasi berdagang? Parkir sementara akan ditempatkan di luar gedung, baik dari barat maupun utara gedung. Disperindag berencana nantinya untuk proses penataan secara permanen, akan dibangun lapak-lapak kecil pada sebagian basement. (gik)
Bali Post/gik
Bali Post/pik
PEDAGANG - Salah satu pedagang di Pasar Amlapura Timur.