Skip to main content

Edisi 17 April 2011 | Balipost.com

Page 1

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000

Bali Post

MINGGU KLIWON, 17 APRIL 2011

Pengemban Pengamal Pancasila

20 HALAMAN NOMOR 238 TAHUN KE 63 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Pura Segara Rupek

Memandang ”Seberang’’ dari Titik Paling Suci MENYUSURI jalan berbatu di tengah hutan yang rindang memang bukan sebuah perjalanan yang mudah. Tetapi jika jalan itu dinikmati sebagai satu rangkai dari sebuah perjalananan spiritual, maka batu-batu jalan dengan timpaan sinar yang teduh itu akan terasa seperti gerbang panjang menuju keindahan. Keindahan yang nyata maupun keindahan yang membuncah dalam ceruk batin paling dalam. Seperti itulah jalan menuju Pura Segara Rupek

yang berlokasi di pantai ujung barang laut Pulau Bali, tepatnya di kawasan Desa Sumberklampok Kecamatan Gerogak, Buleleng. Purnama Jesta, Minggu (17/ 4) ini, digelar pujawali di Pura Segara Rupek. Umat Hindu yang melakukan persembahyangan di pura ini bukan hanya umat dari wilayah Kecamatan Gerokgak, namun juga umat dari berbagai desa di Bali. Jalan menuju pura itu secara fisik memang tidak mudah, tapi secara batin jalan itu sung-

guh menyenangkan. Dari Jalan Singaraja-Gilimanuk di Desa Sumberklampok terdapat jalan ke utara melalui kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Karena berada di kawasan hutan, jalan itu memang tak boleh diaspal dan hanya dipadatkan dengan batu geladag. Saat menyusuri jalan berbatu itu, tampaknya pemandangan hutan yang rimbun di kiri-kanan jalan. Setelah melewati jalan beberapa kilometer, umat menyusuri

tepi pantai dengan suguhan pemandangan tepi laut yang masih dipenuhi semak belukar. Rasa senang akan lebih lengkap karena sesekali ada gerombolan kijang melintas jalan. Jalan berbatu itu memang layak disebut jalan spiritual. Apalagi, sebelumnya bertemu Pura Segara Rupek yang berada di ujung Pulau Bali, terdapat sejumlah pura lain di tengah hutan, salah satunya adalah Pura Prapat Agung. Jika melihat peta, lokasi

kawasan Segara Rupek ini tepat berada di ujung paling barat laut dari Pulau Bali. Wilayah inilah sesungguhnya wilayah yang memilik jarak paling dekat dengan Pulau Jawa. Jika berdiri di kawasan Segara Rupek ini umat akan melihat secara agak jelas sejumlah kegiatan warga di Pulau Jawa seperti kendaraan yang melintas di jalan jurusan Banyuwangi-Surabaya di sebelah utara Ketapang. Hal.19 Nyatur

BPM/dok

PURA - Pura Segara Rupek di Kecamatan Gerogak.

Pelaku Bom Mirip Sarif Jakarta (Bali Post) Kepolisian, Sabtu (16/4) kemarin, memublikasikan ciri-ciri pelaku pengeboman di Masjid Adz-Dzikro, Markas Polres Kota Cirebon, Jawa Barat, usai dilakukan penyelidikan terhadap jenazah berdasarkan scientific identification. Pelaku bom ini mirip Moch. Sarif tinggal di RT 03 RW 06, Astana Garib Utara, Pekalipan, Kota Cirebon. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Anton Bachrul Alam, mengatakan pelaku berjenis kelamin laki-laki, ras mongolid, golongan darah O, umur 25 tahun hingga 35 tahun, tinggi 181 sentimeter, berat 70 kilogram, kulit kuning langsat, dan nomor sepatu 43 (10 inci). Ciri-ciri khusus di dahi kiri ada bekas luka, gigi seri atas ada yang patah dan gigi bawah masih lengkap. Kuku jempol tangan kiri ada bekas luka dan berjenggot tipis. “Ciri-ciri khusus di dahi kiri ada bekas luka, gigi seri atas ada yang patah, dan gigi bawah masih lengkap. Kuku jempol tangan kiri ada bekas luka dan berjenggot tipis,” kata Anton di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (16/ 4) kemarin, didampingi Wakil

Kepala Bareskrim Polri, Irjen Matius Salempang, Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Brigjen (Pol.) A. Musadeq. Anton menambahkan wajah pelaku masih utuh, tidak terluka. Namun, kondisi perut bagian kanan hancur akibat bom yang ditaruh di bagian tersebut. Pihaknya berharap, masyarakat yang mengenali atau mengetahui informasi tentang pria tersebut dapat segera memberitahukan ke kepolisian terdekat. Beberapa orang mengaku Mochamad Sarif mirip dengan pelaku aksi bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikra di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. Hal.19 Giginya Beda

CIRI-CIRI PELAKU 3Golongan darah O 3Umur 25 - 35 Th 3Tinggi 181 Cm 3Berat 70 Kg 3 Kulit kuning langsat

3 Nomor sepatu 43 Ciri-ciri khusus di dahi kiri ada bekas luka, gigi seri atas ada yang patah dan gigi bawah masih lengkap. Kuku jempol tangan kiri ada bekas luka dan berjenggot tipis.

Sarif, Alumni Ponpes Ngruki BPM/ade

WAJAH PELAKU - Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Anton Bachrul Alam menunjukkan wajah pelaku pengeboman di Masjid Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, di RS Polri Soekamto, Jakarta Timur, Sabtu (16/4) kemarin.

TINJU

BPM/ant

TINJU - Petinju Chris John (kiri) bersama penantangnya Daud Yordan usai melakukan timbang badan.

Chris John Vs ”Cino’’Yordan

Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

Jakarta (Bali Post) Juara dunia tinju kelas bulu super WBA, Chris John, akan mempertahankan gelarnya melawan rekan senegaranya, Daud “Cino” Yordan, Minggu malam nanti (17/4). Pertarungan ini akan menjadi ajang untuk menjadi yang terkuat di Indonesia bagi keduanya The Moment of Truth tersebut. Pertarungan kedua petinju Indonesia itu akan digelar di JIEXPO Hall D, Kemayoran, Jakarta. Bagi Chris John, duel malam nanti merupakan pertarungan mempertahankan titelnya untuk yang ke-14 kali. Sedangkan buat Yordan, ini adalah kesempatan besar untuk menjadi seorang juara dunia. ‘’Terima kasih untuk Chris John yang memberi kesempatan pada saya. Cita-cita saya dari kecil sudah di depan mata, dan saya tidak akan melepaskannya. Mudahmudahan saya bisa menang,’’ ujar Daud Yordan dalam konferensi pers, Sabtu (16/4) kemarin. Petinju berusia 23 tahun tersebut adalah petinju peringkat lima badan WBA dan delapan WBO. Dari 28 kali naik ring, ia memenangi 27 kali termasuk 21 kali dengan KO/TKO. Hal.19 Kalah Angka

Jakarta (Bali Post) Kepolisian telah mengambil sampel darah beberapa warga dalam satu keluarga yang diduga keluarga pelaku pengeboman di dalam Masjid Adz-Dzikro di lingkungan Markas Polres Kota Cirebon, Jawa Barat. Sampel darah mereka dibawa ke Jakarta semalam.

‘’Kami mau mencocokkan dengan darah jenazah,’’ kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam, Sabtu (16/4) kemarin. Anton mengatakan, jika DNA jenazah dengan DNA sampel yang diambil cocok, keluarga tersebut dapat mengambil jenazah di Rumah Sakit Polri Jakarta

Timur. “Kalau cocok, besok kira-kira pukul 13.00 akan kami publikasikan di Mabes Polri,” kata Anton. Seperti diberitakan, pelaku pengeboman diduga bernama Muhammad Sarif. Dia tercatat bertempat tinggal di RT 03 RW 06 Astana Garib Utara, Pekalipan, Kota Cirebon.

Polri juga telah merilis ciri-ciri pelaku, yakni berjenis kelamin laki-laki, ras mongoloid, golongan darah O, umur antara 25 dan 35 tahun, tinggi 181 cm, berat 70 kg, kulit kuning langsat, dan nomor sepatu 43 (10 inci). Hal.19 Tak Mengenal Pelaku

Polri Cocokkan DNA Keluarga Sarif

Iptu Harsita Belum Sadar

Jakarta (Bali Post) Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Mathius Salempang, mengemukakan tidak ditemukan identitas khusus pada diri pelaku yang juga korban tewas dalam peristiwa bom bunuh diri di Masjid Polresta Cirebon, Jawa Barat. “Cuma selembar catatan (bon) habis bayar makan. Kartu identitas lain tidak ditemukan,” kata Salempang saat konferensi pers di Gedung Utama RS Polri Sukanto, Jakarta, Sabtu (16/4) kemarin. Oleh karena itu, kata dia, Polri belum berani berandaiandai mengenai motif dan latar belakang korban ataupun tentang kemungkinan pola baru sasaran pengeboman bunuh diri sebagaimana dikemukakan pengamat terorisme. “Soal kemungkinan pola baru sasaran ke pihak Polri, tanyakan ke pengamat yang mengatakannya,” kata Salempang. Kepala Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Musaddeq menjelaskan Polri memiliki data

Jakarta (Bali Post) Kondisi terakhir Iptu Harsita, salah satu korban yang terkena serpihan bom paku di Cirebon, belum sadarkan diri. Iptu Harsita telah tiga kali menjalani operasi sejak pukul 03.00 WIB, Sabtu (16/ 4) kemarin. Iptu Harsita berada di belakang pelaku bom bunuh diri di masjid Mapolresta Cirebon. Ia menderita luka parah di mata dan paha sebelah kanan. Menurut anak korban, Herman (25), kondisi ayahnya hingga saat ini belum sadarkan diri setelah menjalani operasi sejak pukul 03.00 dini hari tadi. Operasi tersebut diakuinya untuk mengangkat material serpihan bom yang berupa tiga buah baut yang bersarang di paha sebelah kanan dan satu lagi di mata. “Ini operasi ketiga, operasi pertama untuk mengangkat serpihan baut di dekat kornea mata. Operasi terse-

sidik jari dan DNA warga yang cukup lengkap untuk dicocokan dengan keluarga tersangka. “Sementara ini, dengan teknologi DVI (identifikasi korban), Polri sedang mengolah data yang ada dalam upaya mengungkap jati diri pelaku ini,” kata Musaddeq. Salempang mengatakan bahan bom yang ditemukan adalah paku, mur, dan baterai merek Energizer. Dari fakta lapangan tersebut, ia mem-

perkirakan bom yang diledakkan tergolong low explosive. “Namun, saat ini sedang dirangkai jenis bomnya seperti apa,” ujarnya. Ia menolak pernyataan bahwa kepolisian telah kecolongan karena ledakan terjadi di markas kepolisian. “Ini bukan kecolongan. Kalau orang mau salat di masjid kami, apa mesti dilarang atau diperiksa dulu,” ungkapnya. (kmb)

Minggu Ini Diumumkan Jakarta (Bali Post) Mabes Polri telah mengirim sampel darah keluarga M. Sarif, terduga pelaku bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikr, di lingkungan Mapolresta Cirebon. Polri saat ini masih meneliti apakah DNA keluarga dengan DNA jenazah sama. “Kalau DNA-nya cocok, besok Minggu (17/4) kirakira pukul 13.00 WIB, kami akan lansir di Mabes Polri,” ujar Kadivhumas Polri Irjen Pol. Anton Bachrul Alam saat dihubungi Sabtu (16/4) kemarin. Hal.19 Dianalisis

but sudah berhasil. Sisanya untuk mengangkat sisa serpihan di paha sebelah kanan,” katanya. Menurut dia, dari operasi tersebut tim dokter yang melakukan pengangkatan baut itu kesulitan pada operasi ketiga. Pasalnya, baut yang bersarang di kaki kanan Iptu Harsita berada di dekat tulang dan menempel pada saraf serta pembuluh darah korban. Jika diangkat kemungkinan ayahnya akan mengalami kelumpuhan total. Hal tersebut yang membuat keluarga korban panik dan meminta keterangan dari tim dokter Rumah Sakit Pelabuhan. Dia menambahkan, pihak keluarga khawatir dengan kondisi Iptu Harsita jika serpihan baut tersebut tetap bersarang di kaki kanannya. Pihak keluarga takut jika nantinya serpihan tersebut akan berkarat di kaki korban. Hal.19 Mengutuk Pelaku

Besok, UN SLTA Dimulai

Tak Semua Soal Disimpan di Polsek MULAI Senin (18/4) besok, siswa kelas III SMA/MA/ SMALB dan SMK mengerahkan kemampuan akademiknya untuk menaklukkan soal-soal ujian nasional (UN). Berbagai persiapan tentu telah dilakukan agar bisa mandiri mengerjakan soalsoal. Terlebih pada UN kali ini diberlakukan lima paket soal berbeda yang menuntut kemandirian penuh.

Rumus Nilai Kelulusan (NK)

NK =NS X 40 % + UN X 60% NS=rata-rata nilai rapor (NR) smt III,IV,V x 40% dan Rata-rata US X60% Dengan pemberlakuan lima paket soal berbeda dalam satu ruangan, peluang kerja sama tertutup rapat-rapat. Karena itu peserta UN mestilah menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya dengan belajar penuh konsentrasi, di samping perlunya ke-

siapan mental. Dengan penguasaan materi pelajaran dengan baik, betapa pun sulitnya soal, berapa pun diberlakukan paket soal, peserta UN pasti bisa menjajal soal-soal UN. Hal.19 Hari Pertama

BPM/edi

KETAT - Soal UN SMA/SMK saat tiba di Kantor Disdikpora Kota Denpasar, Sabtu (16/4) kemarin.


DAERAH

2

Minggu Kliwon, 17 April 2011

S EKITAR KITA

”Guru Piduka” di Pantai Selukat

Nabrak Truk, Tewas KECELAKAAN maut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Gelung Kori Gilimanuk, Sabtu (16/4) kemarin. Kecelakaan antara truk DR 8009 AA yang dikemudikan Irham Usman (45) dari Lombok dengan sepeda motor DK 3809 WV yang dikendarai Ali Nasron (40) dari Lingkungan Arum, Gilimanuk. Informasi di lapangan menyebutkan kejadian tersebut berawal dari truk DR 8009 AA parkir di badan jalan menghadap ke timur, kemudian ditabrak oleh sepeda motor DK 3809 dari belakang. Akibat kejadian tersebut, Ali Nasron mengalami luka berat dan meninggal dunia. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana didampingi Kanit Laka Ipda Dewa Gede Kartika seizin Kapolres Jembrana AKBP Irfing Jaya ketika saat dimintai konfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kini kasusnya ditangani di Polres Jembrana. (kmb26)

Perampok Kos-kosan Masih Misterius

Tabanan (Bali Post) Pelaku perampokan di rumah kos Banjar Taman Desa Gubug, Tabanan masih misterius. Polisi belum berhasil mengidentifikasi pelaku. Untuk mengejar pelaku, Polres Tabanan memperketat patroli, sekaligus razia di jalan raya. Kabag Ops. Polres Tabanan, Kompol I Ketut Wartana, menegaskan pihaknya sudah melakukan olah TKP perampokan. Hasilnya, ditemukan sejumlah bukti petunjuk dari pelaku. Namun, bukti tersebut belum bisa mengarahkan identitas dari pelaku. ‘’Kami juga masih melakukan pemeriksaan korban,’’ katanya melalui telepon Sabtu (16/4) kemarin. Kebetulan, korban melihat jelas wajah pelaku. Namun, identitasnya tak dikenalinya. Meski masih misterius, Kompol Wartana optimis pelakunya bisa ditemukan. Pascakejadian, pihaknya menginstruksikan seluruh jajarannya melakukan pengejaran ke sejumlah lokasi yang dianggap rawan. Hasil olah TKP, pelaku diduga berjalan kaki saat melakukan aksinya. Sesuai penuturan korban, pelaku berjumlah dua orang. Seluruhnya tak menggunakan cadar penutup maupun alas kaki. Polisi terus mendalami peristiwa itu. Sayangnya, bukti yang ditemukan di lokasi sangat minim. Saksi pun juga nyaris tak ada. Sebab, saat kejadian, kondisi tempat kos di pojok jalan perumahan itu sedang sepi. Bahkan, cuaca sedang gerimis. Sehingga, tak satu pun penghuni kos lain yang keluar rumah. Padahal, kala itu, seluruhnya sedang berada di kamar masing-masing. Menurut Wartana, kasus perampokan tempat kos menjadi pekerjaan rumah khusus bagi Polres. Muncul dugaan, pelaku perampokan tergolong pemain baru. Ini didasarkan dari aksi mereka yang belum profesional. ‘’Katanya saat dilarang mengambil HP, pelaku menurut. Berarti masih pemain baru,’’ tegasnya lagi. Seperti diberitakan sebelumnya, Melyani (29), gadis asal Karawang, Jawa Barat menjadi korban perampokan di tempat kosnya, Jumat (15/4) malam. Pelaku menodongkan sebuah pisau, lalu menggasak uang dan berhasil kabur. Pelakunya diketahui berambut keriting pendek dan masih muda. (udi)

BPM/edi

SEMBAHYANG - Beberapa siswa Sabtu (16/4) kemarin, melakukan persembahyangan di Pura Jagatnatha menjelang pelaksanaan Ujian Nasional yang akan dimulai serentak Senin besok.

Pelaku Pariwisata Keluhkan Jalan Rusak Denpasar (Bali Post) Para pelaku usaha sektor pariwisata mengeluhkan kondisi akses jalan menuju ke sejumlah lokasi wisata di Bali rusak parah. Jalan di kawasan Jatiluwih, Tabanan misalnya. Kondisi jalan yang berlubang berdampak terhadap minat wisatawan baik lokal maupun asing yang berkunjung ke destinasi tersebut. “Problem yang belum teratasi saat ini adalah jalan utama menuju tempat wisata yang banyak lubangnya, sehingga sangat mengganggu kendaraan yang lewat, bahkan dikhawatirkan menurunkan niat wisatawan berkunjung,” ujar Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali, Made Sukadana, Sabtu (16/4) kemarin. Menurutnya, akses jalan menuju sejumlah objek wisata di Bali kerap disampaikan kepada pemerintah. Namun respons pemerintah dirasakan kurang optimal mengatasi masalah tersebut. Pemerintah dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Tata Ruang untuk segera memperbaiki jalanjalan yang rusak tersebut. ‘’Seharusnya, kawasan wisata yang masih alami ini diimbangi dengan sarana jalan yang bagus. Karena dengan jalan mulus tentunya akan membuat wisatawan yang datang ke lokasi ini menjadi nyaman dan mau kembali,’’ sebutnya. Infrastruktur jalan-jalan menuju kawasan wisata yang rusak juga menjadi sorotan pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Tourism Board (BTB). Ketua BTB, I.B. Ngurah Wijaya, belum lama ini menyatakan kondisi fasilitas penunjang pariwisata di Bali masih memprihatinkan. Insfrastuktur jalan raya menuju objek-objek wisata di Bali masih memprihatinkan. ‘’Kami juga melihat promosi dengan kenyataan masih ada ketimpangan,’’ katanya. Ia berharap, dewan segera menyikapi persoalan tersebut. Pasalnya permasalahan tersebut akan berpengaruh terhadap kunjungan wisata ke Pulau Dewata. Terlebih persaingan wisata dengan negara tetangga kini cukup ketat.(par)

Pemadaman Listrik Senin (18/4): Br. Wanasari Kelod, Br. Wanasari Kaja dan sekitarnya. Br. Cinigansari, Jl. Diponegoro, Jl. Alas Arum, Tegal Wangi, Kampus Harapan, RSU Prima Medika, Jl. Tukad Yeh Biyu, Pasar Sanglah dan sekitarnya. Jl. Supratman, SD Saraswati, Balitex, Asrama Brimob, Siulan, Jl. Merak dan sekitarnya. Desa Kampial, Jl. Gunung Payung, Br. Kutuh Ungasan, Sawangan, Jl. Pantai Mengiat, Goa Gong, Unud MIPA, Perum Suandewi dan sekitarnya. Br. Bernasi, Perum Priskila, Br. Tengah, Br. Uma Candi Buduk, Pasar Buduk, Br. Kaja Buduk, Br. Gunung Buduk dan sekitarnya.

GURU PIDUKA - Suasana upacara guru piduka di muara Pantai Selukat.

BPM/kmb16

Gianyar (Bali Post) Aksi penimbunan yang dilakukan oleh investor terhadap muara Pantai Selukat mengundang keprihatinan dari berbagai warga. Sabtu (16/4) kemarin, bertepatan dengan rahinan purwaning (sebelum purnama), sejumlah warga yang tergabung dalam Forum Pelestarian Kawasan Suci Pancoran Solas dan Campuhan (Sekaha Ngayah) Keramas - Medahan, melakukan upacara guru piduka di pantai setempat. Ritual yang berlangsung pukul 16.00 wita ini berjalan khidmat. Upacara ini juga dihadiri sejumlah pemangku dari Desa Keramas. Ritual di tengah muara pantai yang tertimbun ini dipimpin Pemangku Pura Dalem Sakti Desa Pakraman Keramas. Adapun tujuan dari upacara yang diselenggarakan ini dalam rangka memohon keselamatan Desa Keramas yang selama ini sempat diterpa permasalahan soal penimbunan muara Pantai Selukat. Sementara terhadap aktivitas penimbunan, setelah ada keputusan dari pihak desa, forum meminta agar aparat desa mendesak investor segera mengembalikan fungsi campuhan sebagaimana sebelumnya. ‘’Beton buis dan tanah yang dipergunakan untuk menimbun agar segera dilakukan pembongkaran,’’ ungkap koordinator Forum Gusti Alit Lasmana Putra. Dihubungi terpisah, Perbekel Desa Keramas, Wayan Gede Bisma, mengatakan berdasarkan hasil pertemuan prajuru desa beberapa waktu lalu, pihaknya segera bersurat kepada investor untuk menyampaikan hasil pertemuan, dan meminta agar beton buis yang dipasang untuk kegiatan penimbunan segera dibuka. (kmb16)

Baliho, Rawan Timbulkan Gesekan Telusuri Pemilik Tower Bodong Semarapura (Bali Post) Masih terpampangnya baliho yang mengumumkan jadwal karya di Pura Dalem di Jalan Flamboyan, Klungkung, dikeluhkan warga Adat Budaga. Pasalnya, keberadaan baliho tersebut rentan menimbulkan gesekan. Di tengah masih adanya kesalahpahaman akibat saling klaim pura dan setra. ‘’Sedikit saja ada kerusakan pada baliho itu, pasti dicurigai warga Budaga-lah pelakunya. Meskipun sebenarnya tidak,’’ ujar warga Budaga, Ketut Mudita, Sabtu (16/4) kemarin. Menurut Mudita, sudah ada kesepakatan untuk menurunkan baliho tersebut dalam pertemuan antarklian tempek dan banjar yang dimediasi Bupati bersama unsur Muspida, Jumat (15/4) lalu. ‘’Makanya, kami warga Budaga meminta baliho tersebut secepatnya diturunkan. Sebelum menimbulkan gesekan,’’ katanya. Lebih-lebih kata Mudita, saat ini masih ada kematian seorang warga di Budaga. Sehingga pihak Budaga tidak memu-

ngkinkan mengikuti pertemuan untuk menyelesaikan kesalahpahan soal nama pura yang dijadwalkan Minggu (17/4) ini. Mengingat warga Budaga juga tengah sibuk untuk mepersiapkan upacara pengabenan salah seorang warganya yang meninggal tersebut. ‘’Kami juga berharap Bupati dan Muspida memantau terus soal keberadaan baliho itu,’’ tambahnya. Sebelumnya, Bupati dan Muspida menggelar pertemuan dengan klian tempek dan banjar adat pengempon pura dalem, pura prajapati dan setra. Namun, pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung itu, belum menemukan jalan keluar terkait

saling klaim pura dan setra tersebut. Persoalannya muncul setelah Adat Kemoning mengklaim pura dalem, prajapati, dan setra adalah pura dan setra adat Kemoning. Klaim itu terlihat terpampangnya baliho pengumuman karya yang menyebutkan karya yang digelar bulan Juli 2011 itu di Pura Dalem Kemoning. Klaim itulah yang memunculkan keberatan warga adat Budaga dan banjar adat lain yang merasa sebagai pengempon/pemilik sah pura dan setra. Mengingat pura itu sudah disepakati bernama Pura Dalem Khayangan Tiga yang di-empon empat tempek dengan sekitar sepuluh banjar adat. (kmb20)

Tunarungu Tak Menghambat Berkarya MENGHADIRI acara pelantikan Dewan Pengurus Cabang Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) Denpasar, Sabtu (16/ 4) kemarin, berbeda dengan acara yang biasa. Hampir sebagian besar peserta menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi. Meski sempat dibuat bingung, tetapi beruntung akhirnya ada penerjemah yang memberikan penjelasan kepada Bali Post mengenai acara tersebut. Ternyata meski mengalami keterbatasan fisik dalam hal ini tunarungu, bukan berarti menjadi hambatan untuk para anggota Gerkatin berkarya dan memenuhi kebutuhan hidup dengan tangan mereka sendiri. Hal ini tercermin dari pa-

meran kecil yang digelar usai pelantikan. Para anggota menunjukkan keterampilan dan hasil karya mereka sebagai penjahit, tukang kayu, sampai membuat kue. Salah satu anggota Gerkatin, Putu Pasek, mengaku sudah menjahit selama dua puluh tahun. Ia kemudian menunjukkan hasil jahitannya yang merupakan hasil desain sendiri. Kebanyakan anggota mendapatkan keterampilannya saat bersekolah di SLB, kemudian dipraktikkan hingga sekarang. Ketua DPC Gerkatin Kota Denpasar, I Gede Musantara Yuda, mengatakan total anggota yang bernaung dalam DPC Gerkatin Denpasar ada 80 orang. Untuk bisa mengumpulkan mereka, harus didatangi ke rumah masing-masing. Menurutnya, se-

lama ini, hasil karya para anggota dipasarkan sendiri. Dengan adanya DPC Gerkatin diharapkan pemasaran, modal, maupun peningkatan SDM bisa lebih ditingkatkan lagi. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Denpasar, Erwin Suryadarma Sena, S.E., M.Si., mengatakan pemerintah siap membantu segala kegiatan yang dilaksanakan DPC Gerkatin baik itu dalam hal penyaluran modal maupun penyularan hasil karya mereka. “Di Denpasar selalu ada event seperti Denpasar Kuliber maupun Denpasar Festival. Jadi ke depannya bisa difasilitasi untuk mereka mempromosikan atau menjual produk hasil karyanya di event tersebut,” ujar Erwin. (san)

Pemburu Burung Tewas di Dasar Jurang Singaraja (Bali Post) Hendak berburu burung, malah ditemukan tewas di dasar jurang. Begitulah nasib Sang Nyoman Widana (31), warga Desa Sepang Kecamatan Busungbiu, yang ditemukan tewas di dasar jurang di wilayah Desa Unggahan Kecamatan Seririt, Sabtu (16/4) kemarin. Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Sepang, Ketut Astika Wijaya Giri, mengatakan pada Jumat (15/4) lalu, Widana bersama empat temannya pergi ke wilayah perkebunan dan hutan dengan tujuan menangkap burung dengan cara mapikat. Di tengah hutan mereka berpencar. Sore harinya, empat temannya

pulang. Namun korban Widama ternyata tak pulang hingga malam hari. Situasi ini membuat pihak keluarga resah. Dengan dibantu warga, keluarga berusaha mencari ke lokasi korban menangkap burung. Namun, hingga larut malam korban tak berhasil ditemukan. Warga dan keluarga menyepakati untuk menghentikan pencarian. Waktu itu sudah malam dan korban tidak ditemukan, pencarian terpaksa dihentikan karena keterbatasan peralatan. Sabtu pagi kemarin, keluarga dibantu warga dan aparat polisi kembali melakukan pencarian. Sekitar pukul 10.00 wita, korban berhasil ditemukan. Saat

ditemukan korban sudah dalam keadaan tewas. Jasad korban ditemukan terkapar di dasar jurang yang sangat curam tak jauh dari lokasi korban menangkap burung. Keluarga dan warga kemudian mengevakuasi jasad korban dan langsung diantar ke rumah korban. Kapolsektif Seririt, AKP Putu Ariana, mengatakan korban tepatnya ditemukan di jurang Pangkung Gadung Desa Unggahan. Korban diduga jatuh ke dalam jurang setinggi 30 meter itu saat sedang asyik mencari burung. Pihak keluarga tak mau dilakukan otopsi dan mayat korban dibawa pulang untuk langsung diupacari. (kmb15)

Mangupura (Bali Post) Komisi A DPRD Badung akan menelusuri pemilik serta motif pembangunan tower yang tak berizin alias bodong yang saat ini menjamur di taman median di Jalan By-pass Ngurah Rai. “Sejauh ini kami belum mengetahui secara pasti mengenai siapa pemilik tower-tower tersebut (tower di median Jalan By-pass Ngurah Rai, red). Untuk itu, kami akan menelusurinya, termasuk tower bodong di kawasan lainnya,” ujar Ketua Komisi A, I Nyoman Satria, Sabtu (16/4) kemarin. Satria mengaku heran dengan pemilik tower-tower itu yang dinilainya nekat membangun tanpa berkoordinasi dengan pihak terkait di Badung. Apalagi, Kabupaten Badung telah memiliki perangkat hukum yang jelas berupa Perda No. 6 tahun 2008 yang mengatur pembangunan tower. “Kami heran mengapa bisa nekat membangun tanpa izin dan tanpa melihat aturan yang ada. Apakah ada semacam permainan atau bekingan orang kuat. Ini yang harus ditelusuri. Jadi agar semua bisa lebih jelas,” tegasnya. Untuk itulah, kata Satria, Komisi A akan berkoordinasi dengan instansi terkait khususnya Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Badung. Pihaknya juga mendesak sekaligus memberikan dukungan pada instansi terkait dalam menegakkan Perda, yang dalam hal ini menindak tegas keberadaan tower bodong di Badung. Seperti diberitakan sebelumnya, Kadishubinfokom Badung, I Made Sutama, menyatakan pihaknya mengantongi data tower bodong khususnya tower monopole alias berbentuk tiang dengan ketinggian antara 10 hingga 12 meter, yang terbanyak ditemukan di sepanjang Jalan By-pass Ngurah Rai dengan jumlah enam unit. Di kawasan lainnya juga ada yakni masing-masing satu unit di Jalan Wana Segara Kuta dan di Jalan Pantai Kuta. (kmb25)

Ulat Telanjur Disemprot, Warga Menyesal Amlapura (Bali Post) Ulat bulu yang menyerang jambu mete, mangga, kedondong, dan tanaman lain di Karangasem ternyata merupakan ulat sutra emas yang masih liar jenis Cricula sp. Hal itu berdasarkan hasil pengamatan ahli tekstil asal Denpasar IGN Arsawan, Sabtu (16/4) kemarin di wilayah serangan ulat bulu, Banjar Biok Desa Tumbu, Karangasem. Ikut meninjau serangan ulat, Kadis Pertanian Tanaman Pangan Bali, Ir. I Made Putra Suryawan, dan sejumlah staf termasuk Kabid Perlindungan Tanaman Pangan Ketut Polih, SP. serta Kasi Pengendalian Hama Distan Karangasem. Arsawan mengatakan sebaiknya ulat bulu itu tak dibasmi, tetapi dibiarkan. Soalnya, ulat berbulu kepala, pantat dan kaki merah itu tak membahayakan. Ulat bulu abu-abu itu tak menyebabkan gatal kalau mengenai kulit. Bahkan, tanaman yang daunnya habis dimakan ulat tak bakal mati. Hanya daunnya dimakan ulat, setelah daunnya habis, ulat menjadi kepompong dan kemudian dari kepompong keluar kupukupu yang di Bali disebut kupu-kupu barong berwarna indah. ‘’Pada musim berbuah, pohon mete atau kedondong kembali berbunga bahkan buahnya bisa lebih lebat,’’ kata Arsawan. Hal itu dibenarkan seorang warga Tumbu Ni Wayan Ririg. Dia mengatakan sengaja membiarkan ulat bulu yang menyerang pohon kedondong besar yang sedang berbuah lebat. Soalnya, kata Ririg dia merasa kehadiran ulat yang memang pada serangan kali ini begitu banyak bakal mendatangkan rezeki baginya. Ririg mengatakan, serangan ulat itu sudah biasa, namun memang tahun ini dirasakan jumlah ulat lebih banyak. Kadistanpan Putra Suryawan mengatakan, di Yogyakarta, ada pengusaha sutra sengaja mengembangkan ulat jenis itu seluas puluhan hektar. Kepompong ulat sutra emas bisa dipintal menjadi benang sutra emas, karena warnanya keemasan dengan harga yang mahal. Kepompong ulat itu juga bisa dibuat hiasan penjepit rambut yang harganya cukup mahal. Sejumlah warga di Tumbu, kemarin setelah mendapatkan informasi seperti itu merasa rugi dan kasihan karena ulat itu malah sudah dibasmi dengan penyemprotan. Bahkan ada yang sudah dibakar sampai ludes sekaligus dengan pohon metenya. ‘’Kami tak tahu, ternyata kehadiran ulat itu bisa jadi berkah, bukannya musibah,’’ ujar warga yang menyesal telah bertindak gegabah membakar ulat itu.(013)

Dharma Ashram di Ashram Gandhi Puri

Gali Potensi Kepemimpinan Generasi Muda Semarapura (Bali Post) Kesehatan badan dan pikiran sangat dibutuhkan, terutama oleh generasi muda. Pikiran yang kuat adalah pikiran yang tidak menjadikan kehidupan sebagai suatu masalah. Apa pun yang terjadi, hanya sebuah situasi yang bisa dihadapi dengan senyum. Demikian dikatakan Swami Mitrananda saat memberi ceramah spiritual di hadapan pemuda Bali di antaranya KMHDI, siswa-siswi SMA di Klungkung, dan beberapa elemen masyara-kat lain dalam kegiatan Dharma Ashram di Ashram Gandhi Puri Paksebali, Klungkung, Sabtu (16/4) kemarin. Ceramah spriritual juga di-

ikuti 22 pemuda dari berbagai kampus di India yang tergabung dalam sebuah organisasi, Chinmaya Mission. Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Klungkung, Tjok. Gde Agung. Ke-22 pemuda asal India mengikuti berbagai kegiatan sejak Rabu (13/4) lalu hingga Selasa (19/4) mendatang. Di antaranya seminar, workshop, yoga, meditasi, doa/puja, pengenalan budaya (sharing) dengan sejumlah generasi muda di Bali hingga pertukaran pengetahuan. Di samping itu, rombongan dari India itu juga meninjau desa di sekitar ashram, tirtayatra ke Pura Besakih, Pura Batur dan perjalanan ke beberapa objek

wisata di Bali. ‘’Intinya, dharma ashram ini untuk saling tukar pengetahuan antara generasi muda Bali dengan mereka yang dari luar (India). Sehingga menambah pengalaman,’’ tandas pengasuh Ahram Gandhi Puri, Br. Indra Udayana. Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung, Tjok. Gede Agung, mengaku menyambut baik kedatangan pemuda dari India. Kegiatan ini sangat positif bagi pemuda untuk mengenal lebih jauh spiritualitas dan budaya masingmasing negara. Tjok. Agung berharap, kegiatan seperti itu digelar rutin dan tak hanya mendatangkan pemuda dari India, tetapi juga negara lain. (kmb20)

BPM/kmb20

DHARMA ASHRAM - Dharma Ashram di Ashram Gandhi Puri Paksebali, Klungkung.

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha z Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata zSekretaris Redaksi: Sugiartha z Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata. Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 35.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 40.000 per mmk, >100 mmk Rp 45.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 30.000 per mmk. Advertorial Rp 22.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 65.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Minggu Kliwon, 17 April 2011

SEREMONIAL

3

Guru dan Karyawan Dwijendra Berpeluang Jadi Pemimpin Denpasar (Bali Post) Yayasan Dwijendra Denpasar memiliki cara lain dalam menjaring calon pemimpin. Lewat diskusi panel ‘’Manajemen pengelolaan pendidikan menengah pada sekolah swasta sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar’’, Sabtu (16/ 4) kemarin, para kasek menyampaikan makalahnya soal pengelolaan pendidikan. Tiga kasek masing-masing Nyoman Sukendra (SMP), I.B. Alit Bajra Manuaba (SMA) dan Ketut Widia (SMK) secara bergiliran memaparkan gagasannya. Acara kemarin dipandu Wayan Kotaniartha dengan tiga penyanggah yakni Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar Putu Rumawan Salain, Dr. I.B. Sedawa (pengawas yayasan) dan I Made Sutika. Diskusi tersebut menurut Ketua Panitia Wayan Abdi Negara, diikuti 150 guru dan karyawan. Tujuannya untuk mengantisipasi persaingan dalam menajemen pendidikan sekolah swasta guna memberi pelayanan terbaik bagi anak did-

ik. Di samping meningkatkan kinerja kasek di Dwijendra. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Drs. Ida Bagus Gede Wiyana mengungkapkan diskusi panel ‘’langka’’ ini dalam rangka mempersiapkan Dwijendra lebih maju dan memenangkan persaingan ke depan. Di antaranya mampu menjadikan diri sebagai sekolah unggulan, menghasilkan lulusan yang siap kerja termasuk bagi siswa SMP dan SMA. Terakhir, memiliki character building yang kuat dan mampu menunjukkan keunggulan yang ia sebut high performance in education. Ia mengatakan agenda ini diadakan dekat UN, sebagai bentuk ujian bagi guru dan kasek selalu siap bekerja sesuai dengan tuntutan zaman ke depan. Ia ingin menanamkan tonggak sejarah dari tukang sapu hingga guru memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki jabatan/ pemimpin di bidangnya. Makanya ia menyebutkan diskusi panel ini sebagai test and proper test bagi semua kasek, guru dan pegawai di Yayasan Dwijendra

untuk menjadi pemimpin. Syaratnya, yakni profesional (termasuk menguasai iptek). Kedua, independen yakni tak bisa dicampuri pihak lain, termasuk yayasan. Ketiga, memiliki dedikasi tinggi dan loyalitas terhadap lembaga. Yang terpenting, kata dia, adalah tak tercela. Ini menjadi prioritas di Dwijendra karena lembaga ini bernuansa religius dan budaya Bali. Ida Bagus Gede Wiyana pun memberikan pencerahan agama

tentang maya (mimpi) yang harus dihindari. Untuk bisa menjadi pemimpin, kita harus lepas dari Sukta Maya yakni mengangkat keluarga menjadi pemimpin tanpa melihat profesionalisme. Jika maya atau ketiduran itu terjadi, ia yakin Dwijendra semakin cepat hancur. Kedua, Raga Maya yakni tercela, tanpa dedikasi dan terakhir Pranamaya yakni tak bisa dinasihati dan tak mau berubah. (025)

BPM/025

DISKUSI - Ketua Yayasan Dwijendra Ida Bagus Gede Wiyana, I.B. Sedawa dan Rumawan Salain saat diskusi panel.

STIBA Saraswati Gelar Lomba ’’Story Telling’’ Smansa dan SMAN 4 Singaraja Juara I Denpasar (Bali Post) Pertama kalinya Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA) Saraswati Denpasar menggelar lomba story telling bahasa Inggris dan Jepang tingkat SMA/SMK se-Bali, Sabtu (16/4) kemarin. Lomba dibuka Ketua STIBA Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., memperebutkan piala tetap dan hadiah pembinaan. Lomba story telling menurut Ketua Panitia Meidariani, diikuti 13 peserta masing-masing 76 peserta di bidang bahasa Inggris dan 56 orang di bidang bahasa Jepang. Yang menarik, pada ajang itu peserta lomba juga diajak berpartisipasi secara sukarela lewat kantin Jepang. Hasilnya, sepenuhnya disumbangkan untuk membantu warga Jepang yang terkena musibah tsunami dan gempa bumi. Made Sukamerta mengungkapkan belajar bahasa asing harus diikuti dengan praktik. Untuk itu ia mengatakan jangan malu- malu menggunakan bahasa asing karena tujuan berbahasa asing yang utama untuk berkomunikasi, bukan hanya belajar grammer. Makan-

ya trend pengajaran bahasa asing saat ini yakni student learning centre. Model inilah, kata dia, diterapkan di STIBA Saraswati sehingga lulusannya yakin mampu berbahas asing baik verbal dan nonverbal. STIBA Saraswati yang membuka program S-1 Bahasa Inggris dan S-1 Bahasa Jepang selama ini dikenal paling berkualitas di Bali. Ini dibuktikan banyaknya mahasiswa luar STIBA justru belajar dan meneliti di kampusnya. Bukti lainnya, jumlah mahasiswanya tiap tahun terus bertambah. Ia mengkritisi pola pembelajaran bahasa asing di sekolah cenderung teoritis, padahal ilmu ini harus sering kita pergunakan. ‘’Yang penting adanya keberanian. Jangan belajar bahasa asing di otak saja,’’ ujarnya. Ia menambahkan jangan merasa takut salah dalam belajar dan berkomunikasi bahasa asing karena memang orang belajar bahasa asing pasti melewati fase teoritis menuju praktis. Makanya ia mengaku sangat senang peserta lomba membeludak sebagai bentuk kepedulian anak-anak remaja bergairah

mempelajari bahasa Inggris dan Jepang. Lomba story telling ini, kata dia, bisa dipakai sebagai media pembelajaran menggali pengalaman. Di samping untuk memotivasi para siswa menggunakan bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi SDM ke depan, kata dia, harus menguasai bahasa asing. Tanpa itu, kata Sukamerta, kita gagal memenangkan persaingan. Bagi para juara I, II, III hingga rank-

ing 10, kata dia, disiapkan kursi gratis jika ingin melanjutkan studi ke STIBA. Sedangkan semua peserta diberi bebas biaya pendaftaran. Untuk bahasa Inggris juara I, II dan III diraih Parameswari (Smansa), Laura (Smasta) dan Anindita (Foursma). Di bahasa Jepang juara I, II dan III diraih Anna Sherly (SMAN 4 Sgr), Miraheni (SMAN 1 Kuta Utara), dan Audrey Christina (SMK Santo Yoseph). (025)

U.0007779-adv

INFO SELULAR Pertanyaan 1 :

BPM/025

BUKA LOMBA - Ketua STIBA Saraswati I Made Sukamerta saat membuka lomba ‘’story telling’’ bahasa Inggris dan Jepang.

Tampil sebagai ’’Keynote Speaker’’ di IHDN Denpasar

Gubernur Tegaskan Perda RTRWP Harus Dilaksanakan INSTITUT Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar bekerja sama dengan Veda Poshama Asrham dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali menggelar seminar ‘’Ketahanan dan Pemberdayaan Krama Bali dalam Implementasi Kawasan Suci Menuju Bali Santi dan Jagadhita’’ di Aula IHDN Denpasar, Sabtu (16/4) kemarin. Seminar yang direspons positif kalangan akademisi, agamawan, pejabat eksekutif dan legislatif serta pengusaha di Bali ini menampilkan Gubernur Bali Made

Mangku Pastika sebagai keynote speaker sekaligus membuka secara resmi seminar tersebut. Juga tampil sebagai narasumber Dharma Adyaksa PHDI Pusat Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa, Ketua Sabha Walaka PHDI Pusat Drs. Ketut Wiana, M.Ag. dan perwakilan dari Polda Bali, Kodam IX/Udayana dan Universitas Udayana. Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika memaparkan urgensi keberadaan Perda Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana

BPM/ian

SEMINAR - Gubernur Made Mangku Pastika menerima piagam dari Ketua PHDI Bali IGN Sudiana seusai tampil sebagai ‘’keynote speaker’’ pada seminar di IHDN Denpasar, Sabtu (16/4) kemarin.

Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Bali Tahun 2009-2029. Mantan Kapolda Bali ini tidak menampik bahwa ada sejumlah pihak yang ingin menghadang pemberlakuan perda tersebut dengan melayangkan permohonan judicial review ke Mahkamah Agung (MA) yang akhirnya ditolak oleh MA. Dia menegaskan, Perda RTRWP Bali yang di dalamnya juga memuat klausul tentang kawasan suci di Bali harus dilaksanakan mengingat kelahiran perda itu dilandasi semangat untuk menyelamatkan alam dan lingkungan Bali secara keseluruhan. ‘’Kita wajib melaksanakan peraturan itu secara konsisten dan konsekuen. Sejatinya, para leluhur manusia Bali telah mengingatkan kita semua untuk menyelamatkan alam dan lingkungan Bali itu lewat Prasasti Besakih. Jadi, nilai-nilai yang terkandung dalam Perda RTRW itu sudah ada sejak lama,’’ katanya dan menegaskan, keberadaan Perda RTRW yang di dalamnya salah satunya mengatur item radius kesucian pura itu sangat vital dalam konteks penyelamatan Bali baik dari sisi pelestarian alam Bali maupun hal-hal yang menyangkut spiritualitas.

Gubernur Mangku Pastika menegaskan, tahun 2011 merupakan tahun penegakan hukum. Siapa pun yang berani melabrak aturan yang ada, maka siap-siap saja menanggung risiko alias dijatuhi sanksi hukum. Para pemimpin di Bali juga tidak bisa mengelak dari risiko itu jika berani melabrak ketentuan peraturan yang ada. ‘’Daripada kita kehabisan energi untuk berdebat, mari kita laksanakan Perda RTRWP itu. Siapa yang berani melanggar, maka siap-siap saja berurusan dengan hukum dan masuk penjara,’’ katanya mengingatkan. Sementara itu, Ketua Panitia I Made Suasti Puja, S.E. mengatakan pelaksanaan seminar itu bertujuan untuk mendapatkan masukan dan ide-ide dalam proses pemberdayaan kawasan suci demi kesejahteraan krama Bali tanpa melanggar aturan yang ada. Nantinya, pemikiranpemikiran konstruktif dan strategis yang mengemuka dalam seminar itu akan dirangkum untuk selanjutnya disampaikan kepada pihak eksekutif dan legislatif dalam perencananan pembangunan Bali ke depan dengan tetap berlandaskan pada filosofi Tri Hita Karana sehingga Bali tetap ajeg lestari. (ian)

Ketua MPW PP Bali Made Ariandi:

Soal Sampah, Bukan Berarti ’’Krama’’ Bali Malas Denpasar (Bali Post) Merebaknya beraneka sampah di Pantai Kuta sebagaimana diberitakan malajah Time baru-baru ini, bukan mencerminkan kalau krama (masyarakat) Bali malas bersih-bersih, melainkan sematamata akibat semi-bencana berupa global warming (pemanasan glo-

bal) dan iklim barat. Demikian dijelaskan Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Bali, Made Ariandi, menjelang Rakorwil Bali di Denpasar, Sabtu (16/4) kemarin. Menurutnya, sampah menumpuk di sejumlah pantai di Bali sejak dulu memang sudah ada, teru-

BPM/kmb

JELANG RAKORWIL - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Bali, Made Ariandi (No. 3 dari kanan) didampingi Korwil PP Bali-NTB-NTT Henry Dunants (duduk No. 2 dari kiri) dan Bintang Prabowo, S.H. (duduk paling kiri) menjelang Rakorwil PP Bali, Sabtu (16/4) kemarin.

tama saat angin barat datang. Ketika itu sejumlah pohon dan sampah-sampah di beberapa pantai di Pulau Jawa tergerus air laut yang meninggi, kemudian dihembuskan angin dari barat menuju Pulau Dewata. Ariandi didampingi Korwil PP Bali-NTB-NTT Henry Dunants dan Bintang Prabowo, S.H. menambahkan, sampah yang bertebaran di objek wisata Kuta selama ini bukan dibiarkan begitu saja, tapi datang lagi setelah dibersihkan. Bahkan jumlahnya semakin banyak, dan tak terkendali bertepatan dengan wartawan Time melaksanakan liputan di Bali. ‘’Sampah-sampah semacam ini sudah dari dulu ada, dan sudah dibersihkan. Kejadian semacam ini tak bisa dibendung manusia, tapi memang kehendak alam,’’ tegasnya. Ariandi mencontohkan, Jepang yang begitu maju dalam teknologi pun tak mampu sepenuhnya membendung sampah, karena ini memang bencana kecil yang sulit ditangani umat manusia. Karenan-

ya, berilah kesempatan kepada Pemprov Bali dan Pemkab Badung mengatasi sampah-sampah tersebut secara bertahap, sehingga Pantai Kuta kembali bersih seperti sedia kala. Begitu pun masyarakat mesti turut serta menjaga lingkungan, sehingga sampah tidak lagi menjadi beban bagi kehidupan manusia. Begitu pun mengenai upaya pemerintah memecahkan kemacetan lalu lintas di Kuta Selatan, hendaknya didukung seluruh masyarakat Bali. Ariandi mengisyaratkan, supaya masyarakat memberikan kesempatan kepada pemerintah membangun jalan di atas rawa maupun membangun underpass (jalan bawah tanah), mengingat semua itu bertujuan memperbaiki transportasi publik. ‘’Kalau terlalu banyak orang yang ngomong dan mengritik seenaknya, nanti Bali bisa seperti pasar burung. Banyak berkicau tapi tak ada apaapanya,’’ tegas Ariandi. Menurut dia, biarkan dulu pemerintah membangun infrastruktur jalan tersebut secara tuntas.

Aplikasi Capture Screen ? Apakah yang dimaksud dengan aplikasi capture screen ? dan bagaimana cara penggunaannya ? dimana bisa saya dapatkan ? terimakasih. (robbxyxxx@ymail.com) Jawab : Untuk melakukan rekaman gambar foto di home screen biasanya kita memerlukan sebuah aplikasi untuk melakukanya. Di blackberry juga terdapat aplikasi untuk melakukan capture screen tersebut. Sama halnya di semua smartphone yang menonjolkan komunikasi data biasanya terdapat aplikasi untuk versi os nya. Capture screen pada prinsip nya adalah untuk melakukan rekaman terhadap gambar dilayar handheld kita dan di simpan ke dalam memori. Hasil foto layar ini biasanya dalam bentuk file.jpg yang terbukti ringan dan kecil besaran bytenya. Bagaimana cara penggunaannya ? penggunaan aplikasi ini sebenarnya cukup mudah. Yaitu setelah kita instalasi aplikasi tersebut, kita tinggal setting allow semua permissionnya dan jika secara otomatis kita akan mendapatkan tambahan fitur perintah capture (sesuai nama aplikasinya biasanya) di setiap menu yang muncul dilayar. Jadi sewaktu-waktu kita membutuhkan untuk rekam gambar layar tinggal tekan menu di blackberry kita dan pilih fitur capture tersebut. Jika belum jelas silakan daftar ke milis dengan alamat seperti diatas untuk diskusi lebih lanjut. Pertanyaan 2 : Berbahayakah menggunakan asesoris di bb ? Mohon penjelasannya tentang penggunaan assesoris untuk blackberry. Apakah ada pengaruh buruk terhadap hh ?. Terimakasih. (davisxxxx@gmail.com) Jawab : Setiap perangkat komunikasi saat ini biasanya akan disertai dengan beberapa asesoris untuk menunjang kinerja dari handheld tersebut. Asesoris mungkin terbagi dari beberapa jenis. Ada asesoris yang sifatnya bawaan seperti headphone, kabel data dan terkadang pouch atau dompet. Namun terdapat juga asesoris yang sifatnya tambahan dari beberapa produsen pihak ketiga seperti silicon case, gel case, hard case, otterbox, screen guard atau screen protector dll. Semua sifatnya melindungi handheld dari benturan fisik dan menambah kecantikan penampilan dari handheld tersebut. Beberapa case yang digunakan mempunyai bahan yang sifatnya lentur dan ada yang keras. Yang perlu diperhatikan adalah beberapa bahan yang sifatnya keras biasanya mempunyai peluang merusak bodi luar dari handheld kita. Oleh karena itu perlu diperhatikan bahwa setelah lama digunakan biasanya membekas karena gesekan antara case tersebut dengan handheld. Jika ingin lebih aman saya sarankan menggunakan gel case yang agak kaku tapi tidak merusak bodi handheld kita. Jika sifatnya lunak rata-rata tidak masalah. Untuk lebih detil diskusi tentang hal ini silakan bergabung dalam komunitas seperti alamat email diatas. Salam. Adv.0008148-adv

Jika suatu saat nanti ada penyimpangan, maka saat itulah dikritik bersama-sama. ‘’Belum ada apaapa, jangan main potong begitu saja,’’ tutur Ariandi. Mengenai Rakorwil PP Bali, Ariandi menyebutkan, bertemakan ‘’Melalui Rakorwil, Mari Kita Mantapkan Konsolidasi Organisasi dan Militansi Kader’’ serta diikuti Majelis Pimpinan Cabang (MPC) delapan kabupaten/kota se-Bali. Rakorwil ini merupakan tuntutan organisasi menuju program ‘’From Zero to Hero’’. Ditanya tentang jumlah anggota PP Bali, Ariandi menyebutkan sebanyak 12 ribu orang yang tersebar di seluruh kabupaten. ‘’Tinggal menunggu kartu tanda anggota (KTA) dari Pusat,’’ tandasnya. Sedangkan Korwil PP BaliNTB-NTT Henry Dunants menyebutkan, jumlah anggota PP di seluruh Indonesia sekitar 6 juta. Bahkan tahun 2004 lalu anggotanya pernah mencapai 8 juta. ‘’Misalnya kalau ada apel akbar di Jakarta, anggota kami yang hadir bisa mencapai 25 ribu. Bayangkan, bagaimana cara mengatur orang sebanyak itu,’’ tandas Henry. (kmb)

U.0008102-low


JENDELA

4 CERPEN ENAM tahun lalu ketika kami berkenalan aku sungguh tak suka pada perempuan ini. Sangat bukan tipeku. Terlalu lemah lembut dan peragu. Persis mencerminkan perempuan khas asal sukunya. Dan sangat feminim. Tapi dua sahabatku yang lain, Tias dan Salya ''memaksaku'' akrab dengannya. Mereka berdua kerap mengajak perempuan bernama Wanda itu bergabung diacara jalan-jalan kami. Ketika akhirnya pada semester tiga di universitas kami bergabung dalam satu kelas, aku punya banyak waktu mengenal Wanda. Kami berempat, aku, Tias, Salya dan Wanda selalu duduk pada satu deret kursi paling depan. Tepat di depan meja dosen. Saling membisiki jawaban jika satu diantara kami kesulitan menjawab dosen. Wanda pandai pada mata kuliah Bahasa Jepang, mata kuliah yang paling tak aku gemari. Alasan itu yang mau tak mau memaksaku semakin dekat dengannya. Lebih hemat belajar dengannya daripada aku harus mengambil kursus tambahan Bahasa Jepang. Dan bukankah terlalu berlebihan jika aku sampai harus mengambil kursus untuk hal yang tak aku gemari sama sekali. Ditahun ketiga, perempuan lemah lembut itu memaksaku sekali lagi menoleh padanya. Ketika suatu sore dia melapor pada kami bertiga, dia telah memilih berpacaran dengan lelaki dari suku yang sama dengan kami bertiga. Bagi dua sahabatku hal itu biasa saja, tidak bagiku. Nyalinya kala itu mengusikku. Teringat lagi kala aku akhirnya menyerah memperjuangkan hubungan dengan seorang lelaki cinta pertamaku, tapi berbeda suku denganku. Restu orangtua tak kunjung tiba, dan aku memilih meninggalkannya. Memutuskan tetap berlalu meninggalkan lelaki berbeda suku itu meski dia terus-menerus meyakinkan kami pasti mampu memperjuangkan restu itu. Dan kini Wanda datang menghadirkan masa lalu itu. Bagaimana bisa dia menempuh perjalanan sesulit itu. Wanda yang lemah lembut, peragu sekaligus rapuh, sedang aku yang merasa tangguh tak sanggup keluar

W a n d a Oleh Putu Pertiwi

Eko Bayu Saputra (2011)

dengan kemengangan. “Kamu tau ini bukan keputusan sederhana Wanda,” aku menyela ceritanya. Tias dan Salya yang semula memusatkan perhatian mereka pada Wanda, beralih padaku. Wanda menghela nafasnya panjang, dia tak membalas tatapanku. “Aku kan tak akan menikah besok Sekar. Aku cuma bilang, aku akan coba menjalani hubungan ini. Toh ada kalian yang bisa aku tanyai tiap saat tentang kultur pacarku,” argumennya mantap. Aku menyerah kala itu. Bukan aku tak mau mendukung Wanda. Hanya saja

barusan kusadari aku telah mengasihi sahabat perempuanku ini. Kasih yang sama besarnya pada Tias dan Salya yang lebih dulu aku kenal. Sungguh mana bisa aku biarkan satu dari sahabatku akan mengalami luka yang sama dengan yang sudah pernah aku kecap. Perjalanan cinta yang mesti kandas karena alasan konyol, perbedaan suku dan agama yang berakhir tanpa restu orangtua. Mana boleh sahabatku terjatuh di kubangan yang sama yang pernah membuatku dulu terperosok. Hari-hari sesudah percakapan sore itu Wanda membuktikan pada kami

Minggu Kliwon, 17 April 2011

dia begitu yakin dengan pilihannya. Setiap kami berkumpul bersama saban akhir pekan, dia selalu datang dengan hal baru tentang lelakinya. Aku pun menyadari Wandaku telah jauh berjalan dengan kedewasaannya. Dia masih tetap lemah lembut, namun tak lagi peragu. Setidaknya dia menenangkan hati kami, dia menikmati pilihannya. Hari wisuda itu datang pada kami. Kami akan berpisah setelahnya. Setelah sekian hari kami melakukan banyak hal bersama. Ada disaat kami saling menjaga jarak, sejenak menjadi pribadi yang lain dari yang kami kenal. Tapi selalu pada akhirnya kami kembali utuh pada persahabatan ini. Kami masih duduk di deret bangku yang sama siang itu, pada sebuah ballroom hotel ternama di Bali. Teman-teman lain sibuk berfoto ria, termasuk tiga sahabatku. Aku meladeni saja permintaan berfoto bersama mereka. Tapi tak mampu aku tepis rasa kehilangan mengikatku kuat-kuat. Tidak saja membayangkan perjuangan yang sesungguhnya mulai menanti, tapi lebih sendu membayangkan telah tiba masanya kami berjalan sendiri-sendiri dengan pilihan kami. Bekerja ditempat pilihan masing - masing tanpa boleh tergantung satu sama lainnya. Mencari bentuk hidup, bertaruh atas nominal belasan juta rupiah yang sudah kami habiskan untuk masa-masa kuliah ini. “Sekar, kamu bengong lagi,” ganggu Salya sembari membetulkan letak toganya. “Kita pisah ya setelah ini?” aku mulai menitikkan air mata, sambil menjaga agar maskara dan riasan wajahku lainnya tak luntur. Giliranku maju ke podium masih seperempat jam lagi. “Astaga jangan drama queen , masih bisa janjian ketemuan tiap saat,” Salya menahan tawanya sambil mencubit lenganku. “Eh habis ini kita pada cari kerja dulu kan ya? Tidak ada yang buru - buru mau nikah dong ya,” Tias bergabung dengan Salya dan Aku. Aku tersenyum, “Mana bisa nikah, pacar aja diriku belum dapet,” kataku. “Siapa ya dari kita yang ambil nomor antrean paling awal buat nikah?” tanya Tias lagi. Aku dan Salya menggeleng bersamaan. “Yang pasti bukan aku,” jawabku. Wanda hanya diam saja tersenyum mengamati obrolan melankolis kami. Ia patuh mendengarkan nama wisudawan yang satu persatu dipanggil maju. Tiba giliran kami, lagi berbaris di barisan yang sama. Wanda paling depan bertu-

rut turut setelahnya aku, Salya lalu Tias. “Ssstttt antrean buat nikah kita nanti disamakan saja ya dengan antrean ini,” kata Wanda sambil tersenyum geli. Kami bertiga serentak menoyor lengannya. *** Kami berempat telah sama-sama berusia 24 tahun hari ini. Dewasa, matang, memiliki karier, dan telah menemukan pelengkap hati masing-masing. Aku berbangga untuk kami berempat, disaat perempuan seusia kami, temanteman semasa kuliah saling berlomba menikah karena terlanjur hamil, kami berempat masih menjaga keutuhan perempuan kami pada tempatnya. Kami masih punya waktu berlena dengan rutinitas karier. Dan Wanda masih teguh pada tempatnya, mencintai lelaki lain sukunya. Mereka semakin intim hari ke hari. Dia pernah tiba-tiba menelponku kala jam makan siang hanya untuk berbagi indahnya Pura Besakih yang ia kunjungi. Atau bagaimana ia akhirnya bisa mengecap nikmatnya menyantap Siobak Singaraja atau Nasi Be Guling Bu Oka. Tiap kali dia bercerita, aku ketakutan. Tidakkah Wanda terlalu jauh mengenal lelakinya, sedang orangtua Wanda masih kukuh pada argumennya. Wanda hanya boleh menikah dengan lelaki satu suku dengan mereka. Bayangan kegagalan masa lalu dengan cinta pertamaku akan datang bersamaan dengan pikiran itu. Akankah Wanda merasakan pahit itu. Pahit yang sama manakala perpisahan itu akhirnya harus aku pilih. Karena aku menghargai dan terlampau takut melawan orangtua. Aku yang sebengal ini, masih pula menyisakan rasa takut pada marahnya orangtua. Lalu bagaimana Wanda? “Jangan terlalu ekstremlah kau,” nasehatku pada suatu kali pada Wanda. “Aku sudah memilih Sekar, lelaki ini sudah kupilih jadi suamiku,” keteguhannya bukan meyakinkanku tapi justru membuatku makin takut. Wanda tahu dia punya orangtua yang keras soal calon suami anak perempuannya. Sampai akhir jaman, Wanda menyadari tak akan turun restu dari orangtuanya terhadap lelaki pilihannya ini. Dan dia telah memilih memperjuangkan cintanya, hal yang gagal aku lakukan dulu. Wanda mempersiapkan hatinya, ia memilih kawin lari. Meski bersamaan

dengan itu hati orangtuanya akan sakit. Wanda meyakini, kebahagian adalah mutlak mesti ia perjuangkan seorang diri. Orangtua hanya akan jadi bagian dari masa lalu, sedangkan lelaki pilihannya akan membawanya pada cerita masa depan. Suatu sore kala itu di rumah Tias, Wanda menggenggam tangan kami bertiga. Kami lalu membentuk lingkaran, seperti yang kerap kami lakukan di masa-masa lalu kala ingin berbagi cerita. Beberapa menit kami hanya diam, terbata membaca kelanjutan jalan cerita Wanda. “Aku jalan duluan, aku ambil antrean pertama. Sama seperti yang aku bilang sebelum kita naik podium saat wisuda,” Wanda buka suara sembari menatap kami bergantian. Kami bertiga masih diam, terlebih aku. Takjub akan kesungguhannya. Aku memaki hati, telah meragukan Wanda pada awal dia mulai memilih dulu. Sahabat perempuan lemah lembut, peragu dan rapuhku akhirnya meneruskan cerita percintaan lain suku yang aku tinggalkan lantaran tak bernyali melawan orangtua. Aku bersyukur tak ada kepahitan yang akhirnya berlari padanya. Ia telah memilih pada akhirnya. Hari dimana aku melihat Wanda paling cantik, adalah saat pernikahannya. Meski hanya dengan kebaya putih sederhana, hadiah dari kami bertiga. Raut wajahnya sungguh sangat lega. Ia melewati seluruh rangkaian upacara pernikahan adat kami dengan hati lapang. Tidak ada saksi pernikahan oleh orangtua yang amat ia kasihi, juga tak ada adik - adiknya atau keluarga lainnya. Hanya ada kami bertiga. Menemani dan melihat semua prosesi, dengan pikiran masing-masing sembari mendoakan Wanda akan berbahagia dengan pilihannya. Aku berbangga untuk Wanda, hari ini ia telah pada akhirnya setuju pada hatinya untuk memilih jalur berbeda dari yang orangtuanya atur. Ia telah sukses mengejar kebaikan dan kebahagiaan bagi hati dan jiwanya. Aku juga berbangga pada diriku telah melewati sekian tahun bersama ketiga sahabat perempuan hebat ini, terutama Wanda. Aku ingin pada akhirnya kami bertiga selamat pada pilihan masing-masing dan tersenyum bahagia. Sebahagia Wanda yang kini tersenyum setelah resmi ''berganti nama'' sama seperti kami.

Kota Denpasar

Lonceng Belanda Versus Patung Catur Muka SEBUAH jam besar (street clock) telantar di halaman Museum Bali. Dulu jam itu berdiri tepat di posisi Patung Catur Muka, di sebelah Kantor Wali Kota Denpasar sekarang. Karena berdentang tiap jam, dan mengeluarkan suara seperti lonceng, masyarakat Denpasar menyebutnya lonceng. Tahun 1972, lonceng dibongkar dan diganti dengan ''simbol mitologi Hindu'' yaitu Patung Catur Muka. Ketika itu pemerintah Bali memang sedang giat-giatnya membangun infrastruktur kepariwisataan: Bali Beach Hotel mulai dibangun pada tahun 1969, Airport Ngurah Rai tahun 1969, dan kawasan Nusa Dua pada tahun 1971. Tidak mau ketinggalan, di tengah merebaknya pembangunan fisik sarana kepariwisataan tersebut, team perumus Catur Muka (yang terdiri atas para budayawan) ingin mendirikan landmark kota yang berdasar pada nilai dan filosofi Bali. Patung yang sarat simbol filosofis itu pun dibangun tepat di perempatan agung jantung Kota Denpasar, dengan membongkar lonceng tua tersebut. “Denpasar harus dibangun dengan berbasis filsafat Bali”, barangkali demikian tekad para budayawan dan pemegang pemerintahan tahun 1970-an. Jam ini dulu di Pempatan Agung Denpasar, sekarang di halaman Museum Bali, Restorasi Identitas atau Simbol Pertarungan? Peter J.M. Nas (1995), dalam laporan penelitiannya, menyinggung sekilas tentang dibangunnya patung Catur Muka sebagai usaha menjadikan usaha membangun simbol tradisional sebuah kota (the tradisional symbol of the centre of the city). Juga simbol restorasi identitas (the symbol of the restoration of Balinese identity). Pendapat Nas cukup menarik, tetapi apa yang dia maksud sebagai “simbol restorasi identitas” tidak diurai lebih lanjut.

Bila kita lihat konteks yang lebih luas, dalam rentetan peristiwa-peristiwa di masanya (pembangunan Bandara, Nusa Dua dan Bali Beach Hotel), kita diajak bertanya: Bisakah dikatakan Patung Catur Muka sebagai “simbol restorasi identitas”? Identitas yang bagaimana? Saya “memaknai” peristiwa dibongkarnya loceng Belanda, bukan sebagai “simbol restorasi identitas Bali”, tetapi justru sebuah visualisasi “pertarungan waktu” dan visualiasi “pertarungan pemaknaan atas ruang”. Lonceng adalah “jejak kolonial” , meminjam ungkapan Ackbar Abbas how colonial space control desire (During, 2003: 149). Dengan “mematok” jam di tengah kota (Denpasar), pemerintah (colonial) dengan halus melakukan control of desire warga kota, mengatur masyarakatnya dengan “waktu modern”, mengatur siklus dan waktu kota, menawarkan “mekanisme keteraturan” dan “disiplin”. Denpasar Hilang Kendali? Dengan melihat peristiwa dibongkarnya lonceng (bukan diservis atau diperbaiki) dan diganti dengan Patung Catur Muka, di sini tertangkap kecenderungan umum orang Bali lebih tertarik dengan dialektika mitis dibanding mengikuti “disiplin waktu”. Pembangunan Catur Muka lebih jauh membuka pada kita niat bawah sadar manusia Bali untuk kembali pada suasana kota yang bertumpu pada alam niskala (nis = tanpa atau di luar, kala = waktu). Niat untuk merujuk pada yang niskala telah “mencabut” kekuatan pengaturan dan disiplin waktu yang ingin ditegakkanolehlocengtersebut. Pertarungan itu kelihatannya dimenangkan oleh niat menuju niskala. Namun, arena dan pertarungan tidak selesai di situ. Seiring waktu, setelah era 1970-an, terlihat Denpasar melupakan minatnya pada basis dan konsepsi niskala, selanjutnya tam-

pak lebih terobsesi pada pembangunan fisik kasat mata (sekala). Kemudahan perijinan membangun ruko dan mall, serta dibuatnya jalan raya memotong dan menggilas areal persawahan di Denpasar (setelah era dibangunnya Catur Muka), salah satu bukti Denpasar mengabaikan “dunia niskala”. Denpasar tergerus kekuatan modal yang tidak berbasis pada pemahaman filosifis (Hindu-Bali). Denpasar lebih doyang kemajuan yang tercerai berai. Pura Subak dan Pura Ulun Suwi di kawasan Denpasar masih berdiri tegak, tapi tak ada lagi sawahnya. Kita menyaksikan tugu Ulun Suwi (altar suci Dewi Sri) di Simpang Enam, meringsek terjepit waralaba Dunkin’Donuts dan jalan raya. Sudah cukup tegaskan city planning Denpasar, yang katanya berwawasan budaya dan filosofi Bali? Hypermarket, mall, McDonald, ruko, jalan raya, tumbuh mewabah. Dinas yang membawahi penataan kawasan dan perizinan kelihatan kewalahan; masih cukup energikah mereka dalam menegakkan penataan kawasan? Punyakah nyali untuk mengatakan ''tidak'' pada kekuatan uang (baca: investor)? Di beberapa kawasan di Denpasar, kita sering pangling alias bingung, setengah tak percaya kalau kita sedang menginjakkan kaki di Pulau Dewata. Denpasar, engkau mau ke mana? Panitia Perumus dan Makna Filosofis Patung Catur Muka Ide pembuatan patung Catur Muka lahir setelah disahkan Lambang Daerah Kabupaten Badung oleh DPRD dengan SKP tanggal 18 Juni 1971. Sebagai realisasinya, diterbitkan SKP tanggal 28 Desember 1971 untuk penugasan membuat gambar Pra Rencana Monumen di Perempatan Agung Denpasar. Dalam brosur atau buku kecil yang berjudul: Patung Empat Muka, Bupati I Wayan Dhana, tertanggal 30 Mei 1973,

Bali Post/ist

Sket dalam brosur berjudul: Patung Empat Muka (1973).

Jam ini dulu di Pempatan Agung Denpasar, sekarang di halaman Museum Bali.

menegaskan: ''Untuk menghindari adanya salah tafsir maka sehari-hari agar dipergunakan nama Patung Empat Muka, (karena tidak dibuatkan upacara keagamaan Widhi Widhana) yang dasar ceritanya dan filosofinya diambil dari lontar-lontar yang berhubungan denga hal tersebut.'' Artinya, patung ini dibuat untuk penyebaran nilai-nilai filosofis dan konsepsi kepemimpinan, bukan untuk disembahyangi. Semula ditegaskan bahwa patung ini bernama Patung Empat Muka, sekarang lebih popular disebut Patung Catur Muka. Disebutkan lontar-lontar panduan dalam perancangan dan dasar filosofisnya adalah: Lontar Widdhi Sastra, Ge-

dong Wesi, Siwa Gama, Ramayana, Garuda Carita, Babad Bali, Usana Bali, Brahma Tatwa, Siwa Sesana, Niti Sastra, dan Kertha Tatwa. Panitia perumus konsepsi filosofis diketuai oleh Drs. I Wayan Mertha Sutedja, B.A., anggotanya: I Nyoman Swetja Atmanadi, B.A., Drs. I Gusti Agung Mayun Eman, I Gusti Agung Kepakisan, S.H. Dalam rumusnya dipaparkan: “Patung Empat Muka yang berdiri di atas bunga Teratai/Tunjung/Lotus/Padma adalah reinkarnasi-Nya guru, dalam bentuk perwujudan Catur Gophala. Dengan mengambil perwujudan Empat Muka adalah simbolis pemegang Kekuasaan Pemerintahan yang diluk-

Bali Post/ist

iskan dalam keempat buah tangannya”. Catur Gophala memegang Aksmala/genitri, bermakna bahwa pusat segalanya adalah kesucian dan ilmu pengetahuan. Cemeti dan Sabet mengandung arti ketegasan dan keadilan harus ditegakkan oleh pemerintah. Cakra artinya barangsiapa yang melanggar hukum dan peraturan harus dihukum. Sungu artinya pemerintahan berpegang pada penerangan atau undang-undang. Tali pada badan simbol reinkarnasi, artinya mengetahui keadaan sebelum dan sesudah. Catur Muka berwajah empat menghadap ke empat penjuru mata angin: Menghadap ke timur (purwa) wajah Sanghyang Iswara, bermakna keputusan kamoksan atau kebijaksanaan. Sanghyang Brahma, menghadap ke arah selatan (daksina) menjaga ketenteraman (menghilangkan segala kejahatan, penyamun, menegakkan keamananan dan ketertiban). Sanghyang Mahadewa, menghadap ke barat (pascima), dikenal juga sebagai Dewa Asung yang mengkaruniakan kasih sayang. Sanghyang Wisnu, menghadap ke arah utara (uttara), mempunyai kekuatan untuk menyucikan jiwa manusia sahanning ras lara roga musna (segala cacat yang menggangu di dunia termusnahkan), rakyat menjadi bersukaria, negeri aman, manusia gemar menjaga kesucian dan keindahan, negeri sejahtera sentosa. Mengingat generasi sekarang, warga kota yang tiap hari melewatinya, termasuk para pejabat pemerintahan yang berkantor di areal patung ini, umumnya tidak lagi paham dan menangkap makna serta nilai-nilai tersebut, filosofi Catur Muka menjadi penting untuk kembali disebarluaskan, direvitalisasi untuk dijadikan pilar filosofis kewargaan dan pengembangan Kota Denpasar. Sugi Lanus pemerhati budaya

BUKU

Mencoba Memahami Kahlil Gibran Judul Buku

: Indonesia Memahami Kahlil Gibran

Tebal

: 104 halaman

Penerbit

: Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI), Indonesian Heritage Trust.

Cetakan

: Indonesia Heritage Trust, Jakarta,2011

TERBITNYA dan Peluncuran buku “Indonesia Memahami Kahlil Gibran” diselenggarakan di Pura Pejeng, Wantilan, Gianyar dalam acara World Heritage Day, yang bertepatan dengan Peringatan Seribu Tahun Samuan Tiga. Buku yang diterbitkan oleh Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) itu berisi lebih dari 50 karangan dari berbagai penjuru tanah air. Isinya tentang bagaimana masyarakat Indonesa membaca, menafsirkan, memahami dan salah paham pada Kahlil Gibran. Pujangga Amerika yang menulis dalam bahasa Arab dan lahir di Lebanon pada tahun 1883 itu memang menjadi ikon kesusasteraan dan filsafat. Karya-karyanya banyak digemari dan selama bertahun-tahun menjadi best seller di Amerika maupun Eopa. Indonesia mulai mengenal karya Gibran dari terjemahan bahasa Belanda pada tahun 1920-an, sebelum

penyair terkenal itu wafat di New York 1931. Nama Kahlil Gibran muncul bersama Iqbal, Rumi, dan Rabindranath Tagore. Gibran tidak pernah memenangkan hadiah Nobel, tetapi karyanya tercatat paling laris. Hanya kalah laris dengan kitab Injil, begitu kata kritikusnya. Buku yang diluncurkan di Gianyar ini menunjukkan bagaimana karya Gibran dikagumi di negeri ini. Banyak orang Indonesia memberi nama anaknya Muhamad Gibran, Chairil Gibran, dan Abel Gibran atau semacamnya. Hal itu menunjukkan bahwa Gibran disukai oleh kaum muslim, meskipun dia Kristen Maronit. Seorang guru sekolah dasar di Cianjur, Jawa Barat, bernama Miraj Dodi Kurniawan, mengagumi Gibran karena pandai bergaul untuk merukunkan berbagai umat.

Nabi Banyak pendapat juga mengatakan Gibran adalah nabi untuk semua agama, dan patriot untuk semua negara. Gibran mengajar pembacanya untuk mencintai dengan benar negara, agama dan keluarga. BPPI melakukan peluncuran itu sebagai bagian dari peringatan Seribu Tahun Samuan Tiga. Konsep kerukunan beribadat, bernegara dan berbudaya yang dirintis di Budulu, Bali, sejak seribu tahun yang lalu (1011 Masehi) ternyata juga menjawab pentingnya toleransi, pluralisme dan multibudaya yang dikembangkan dewasa ini. Rupanya ada paralelisme dan kesamaan antara cita-cita hidup rukun yang dikembangkan oleh Mpu Kuturan di Bali dengan Kahlil Gibran, untuk tanah airnya, Lebanon. Kedua hal ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada dunia. Buku “Indonesia Memahami

Kahlil Gibran” merupakan volume kedua setelah “Kahlil Gibran di Indonesia” yang tebit Januari 2011 untuk memeriahkan hari lahir Gibran. BPPI memanfaatkan berbagai kerja sama untuk menyebarluaskan pendidikan cinta pusaka kebudayaan. Selain mempromosikan pelestarian budaya tak-ragawi seperti sastra, musik, tari, kuliner, tradisi dan adat-istiadat, BPPI juga mengampanyekan pelestrian budaya ragawi (candi, monumen, dst) Sebagai penutup disebutkan bahwa Samuan Tiga merupakan pertemuan perdana, semacam parlemen agama-agama sedunia, yang dirintis dan dikembangkan oleh Father Maximilian Mizzi, setelah Deklarasi Asisi di Italia. Pemikiran Kahlil Gibran serta tradisi Samuan Tiga di Bali telah bersama-sama memberikan inspirasi kepada dunia. Eka Budianta, Anggota Dewan Pakar BPPI, dari Jakarta.


P

E R N IK

Minggu Kliwon, 17 April 2011

’’De Quervain’s’’ DE QUERVAIN’S tendinitis dapat terjadi ketika tendon pada dasar ibu jari tangan mengalami iritasi (inflamasi). Akibat dari iritasi tersebut dapat menyebabkan penebalan pada selubung (synovium) pembungkus tendon. Lebih tepatnya terjadi penebalan yang reactive pada selubung tendon extensor pollicis brevis dan tendon abductor pollicis longus yang berada di dalam bagian ekstensor pertama pergelangan tangan. Akibat dari penebalan tersebut mengakibatkan tendon tidak dapat bergerak sebagaimana mustinya. Hal ini dapat disebabkan oleh aktivitas pergelangan tangan yang berlebih atau dapat terjadi secara spontan, sering muncul pada wanita paruh baya dan kadang selama kehamilan. Penebalan dari tendon tersebut dapat menekan saraf di sekitar tendon sehingga menimbulkan rasa nyeri dan akan terasa lebih sensitif di daerah sisi ibu jari pergelangan tangan. Rasa nyeri akan timbul terutama apabila tangan melakukan gerakan menggenggam benda, atau ketika menekuk pergelangan tangan. Tanda klinis adalah sebagai berikut: rasa nyeri terutama dirasakan di sisi ibu jari dari pergelangan tangan, rasa nyeri dapat muncul bertahap atau mendadak terutama saat melakukan gerakan kuat mengambil benda atau memutar pergelangan tangan. Rasa nyeri dapat menjalar dari pergelangan tangan sampai ke lengan bawah. Bengkak tampak pada sisi ibu jari pergelangan tangan dan selubung tendon pada sisi ibu jari pergelangan tangan terasa kaku dan keras. Rasa tertarik dapat terjadi apabila menggerakan ibu jari tangan. Keadaan mati rasa kadang dapat dirasakan pada ibu jari dan jari telunjuk hal ini disebabkan karena terjadi penekanan saraf tepi yang berada di sekitar selaput tendon yang mengalami pembengkakan. Tanda paling khas adalah dengan Finkelstein Test, hasil tes positif apabila rasa nyeri yang sangat pada saat dilakukan tes. Finkelstein Test

5

Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses dalam Kegiatan Belajar-Mengajar YANG melandasi penerapan pendekatan keterampilan proses dalam kegiatan belajar-mengajar. Dengan alasan anak-akan lebih mudah memahami konsepkonsep yang rumit atau yang abstrak. Dengan penerapan keterampilan proses, anak dapat mempraktikkan sendiri, menemukan konsep sendiri, melalui mengamatan bendabenda secara nyata, pada prinsipnya anak mempunyai motivasi untuk belajar, karena didorong oleh rasa ingin tahu, motivasi ini dapat ditumbuhkembangkan oleh guru. Anak-anak dapat belajar dengan baik jika prakarsanya ditampung dalam kegiatan belajarmengajar. Jean Piaget mengatakan, ‘’Untuk mengetahui suatu objek tak lain adalah dengan memperlakukannya.’’ Pada dasarnya esensi pengetahuan adalah kegiatan aktivitas, baik fisik maupun mental. Tugas seseorang guru di sini adalah menyiapkan anak untuk mengamati, mengadakan eksperimen, sehingga menemukan fakta dan konsep sendiri, untuk menemukan

ume, dan sebagainya. Guru dapat melatih anak-anaknya agar terampil mengukur, pertama mereka diarahkan untuk membanding-bandingkan satu benda dengan benda lain, lama-lama mereka akan mengenal satuan ukuran, seperti sentimeter, kilogram, liter, dan lain sebagainya.

itu anak perlu dilatih untuk selalu berpikir kritis, dan mengusahakan kemungkinan jawabannya. Dalam proses belajar-mengajar perlunya pengembangan konsep yang berkaitan dengan pengembangan sikap dan nilai dalam diri anak. Keterkaitan ini akan mengakibatkan intelektualitasnya akan tumbuh subur. Cara ini akan mengarah pada Cara Belajar Siswa Aktif. Dengan penerapan pendekatan keterampilan proses adalah sebagai dasar kerja ilmiah. Adapun langkah-langkah keterampilan dasar kerja ilmiah yang perlu ditanamkan pada diri anak. Mengamati Mengamati adalah memilahmilah mana yang penting atau tidak penting, dalam hal ini bertujuan untuk memungsikan semua alat indra yang dimiliki anak seperti melihat, mendengar, merasakan, mengecap dan mencium. Kadang-kadang anak-anak melihat beraneka ragam tanaman dan binatang di sekitarnya, tetapi anak tidak mengamati, dalam hal ini anak sebatas melihat bukan mengamati, tanpa memperoleh suatu makna. Guru perlu melatih anak-anaknya agar terampil dalam mengamati berbagai jenis makhluk atau benda

BPM/ist

ANAK - Ketrampilan mengklasifikasikan atau menggolong-golongkan, mengarahkan anak untuk mengenal perbedaan dan persamaan antara benda yang satu dengan benda yang lain. Klasifikasi menyangkut: ciri khusus, tujuan, atau kepentingan tertentu. yang ada di sekitarnya. Menghitung Keterampilan menghitung, anak dilatih dan dibina melalui pelajaran matematika, dan dalam ilmu-ilmu sosial lainnya juga dapat dikembangkan. Anakanak dilatih dalam menghitung kelereng, kerikil, kancing baju,

ayam, rumah, luas meja dan lain sebagainya. Hasil penghitungan ini dapat dikomunikasikan atau dituangkan dalam bentuk tabel, grafik, atau histogram. Pengukuran Dasar dari pengukuran adalah pembandingan. Untuk membandingkan luas, kecepatan, suhu, vol-

Mengklafisikasi Keterampilan mengklasifikasikan atau menggolong-golongkan, mengarahkan anak untuk mengenal perbedaan dan persamaan antara benda yang satu dengan benda yang lain. Klasifikasi menyangkut ciri khusus, tujuan, atau kepentingan tertentu. Guru hendaknya melatih anak-anaknya agar terampil dalam membuat klasifikasi, misalnya mengelompokkan berbagai macam jenis daun-daunan menurut bentuk, warna, berduri tidaknya, berbulu tidaknya, corak tulang daun, mengelompokkan berbagai jenis burung menurut bentuk paruh, kaki, jenis makanan, dan cara hidupnya, dan lain sebagainya. Dalam membuat klasifikasi untuk menguji kecermatan anak dalam mengamati. z I Nengah Konten Guru Agama dan Bahasa Bali

Senam Bugar Indonesia (3) DI PAGI yang cerah ini marilah kita lanjutkan berlatih Senam Bugar Indonesia dengan gerakan memutar pinggang yang bertujuan melemaskan otot samping kiri dan kanan tubuh serta melatih otot dada, lengan, punggung, dan pergelangan tangan. Baiklah ikuti peragaan berikut ini bersama instruktur Komang Alit Malini di Monas Jakarta. Kupon

Goal terapi dari De Quervain’s adalah menghilangkan rasa nyeri oleh karena iritasi dan pembengkakan tersebut. Pada kasus awal dapat diberikan terapi oral berupa anti inflamasi (NSAID) atau memberikan suntikan kortikosteroid pada selaput tendon, dan kadang dapat dikombinasi dengan penggunaan splintage. Pada kasus yang sudah lama atau parah dapat dilakukan tindakan operasi dengan tujuan membuka tekanan (compartment) pada selaput tendon sehingga dapat memberi ruangan yang lebih luas bagi tendon yang mengalami iritasi. Pasca-operasi tersebut maka tangan dapat digunakan kembali secara normal dan akan terasa kembali nyaman dan kuat seperti sediakala. Ahli bedah orthopaedi dapat memberikan saran dalam penanganan terbaik untuk setiap kondisi penderita. z dr Nyoman Gde Aditya GB

Dress Mini

TJOK ABI, saya Maya, umur saya 17 tahub, saya masih duduk di SMA kelas III. Bulan Desember nanti akan ada acara tahun baru di salah satu hotel di Kuta yang diadakan teman-teman saya semuanya. Saya bingung mau pakai baju apa. Saya ingin pakai dress mini tetapi tidak tahu model apa yang cocok untuk seum u r a n saya ini. Mohon saran. Terima kasih Maya-Kuta

Rubrik “Mode” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki hobi desain atau punya problem seputar busana. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Tjok Abi de Galuh Boutique Jl. Moh. Yamin VII/19 Renon - Denpasar Fax: (0361) 242187 Telp.: (0361) 7891147

KUPON

Saya coba buatkan mini dress dengan style semi-baby dolls. Bagian dada dikerut, kemudian dari batas breast line tersebut ke bawah diberi potongan A-Line seperti tampak pada skets ini bagian dada atas buatlah dari bahan sutra polos, juga bagian dalam dari ALine dress ini. Tumpuk dengan bahan organdi sutra yang bermotif kerah di atasnya tetapi panjangnya 5 atau 7 cm di atas bagian dress yang polos di dalam seperti tampak pada skets ini. Beri hiasan batu-batuan dan payet di bagian tengah dada yang berkerut. Semoga berkenan.

Gb. I Buka kaki kiri sambil memutar badan, serong kiri sambil menekukkan lengan kanan dan arahkan kepalan tangan kanan ke bahu kiri (hitungan 1, 3, 5, 7) lalu ke arah serong kanan (hitungan 2, 4, 6) dan hitungan 8 kedua kaki tutup rapat dan rentangkan kedua lengan serta lanjutkan dengan gerakan gb. II.

Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

Gb. II Putar badan ke kiri sembari menekukkan lengan kanan 90 derajat depan wajah sedangkan lengan kiri tetap lurus ke samping kiri (hitungan 1) lalu rentangkan dan lakukan gerakan kebalikan (hitungan 2) dan ulangi hingga 8 hitungan. Setelah itu ulangi gerakan gb. I dan gb. II lalu lanjutkan gerakan gb. III.

Gb. III Tekukkan kedua siku lengan ke atas kepala, lengan kanan di depan lengan kiri (hitungan 1, 3, 5, 7) lalu tekukkan ke samping membentuk 90 derajat dan kedua lengan setinggi bahu, lalu lakukan arah kebalikan (hitungan 2, 4, 6) dan hitungan 8 kedua kaki tutup rapat dan lanjutkan gerakan gb. IV.

Gb. IV Rapatkan kaki kanan ke kaki kiri sambil silangkan kedua lengan depan dada (lengan kanan di depan lengan kiri) dan mengepal hitungan 1, 3, 5, 7 dan lakukan gerakan kebalikan hitungan 2, 4, 6, 8 setelah itu ulangi gerakan gb. III dan gb. IV.

Selamat berlatih Senam Bugar Indonesia ini, dan salam bugar dari Lala Studio.

Mengenal Osteoartritis OSTEOARTRITIS merupakan radang sendi yang bersifat kronis dan progresif disertai kerusakan tulang rawan (kartilago) sendi berupa integrasi (pecah) dan perlunakan progresif permukaan sendi dengan pertumbuhan tulang rawan sendi (osteofit) di tepi tulang. Tulang rawan (kartilago) adalah bagian dari sendi yang melapisi ujung dari tulang, yang memudahkan pergerakan dari sendi. Kelainan pada kartilago dapat menyebabkan tulang bergesekan satu sama lain, yang menyebakan kekakuan, nyeri dan pembatasan gerakan pada sendi. Osteoartritis biasanya terjadi pada orang yang berusia di atas 45 tahun dan dapat terjadi pada sendi engsel mana pun di sekujur tubuh kita, tetapi sendi engsel yang biasa terkena antara lain pada siku tangan, lutut, pinggang dan pinggul. Apa Penyebab Osteoartritis? Osteoartritis biasanya bermula dari kelainan pada sel-sel yang membentuk komponen tulang rawan, seperti kolagen (serabut protein yang kuat pada jaringan ikat), dan proteoglikan (bahan yang membentuk daya lenting pada tulang rawan). Akibat dari kelainan pada sel-sel tersebut, tulang rawan akhirnya menipis dan membentuk retakan-retakan pada permukaan sendi. Rongga kecil akan terbentuk di dalam sumsum dari tulang di bawah tulang rawan tersebut, sehingga tulang yang bersangkutan menjadi rapuh. Tubuh kita akan berusaha untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Tetapi perbaikan yang dilakukan oleh tubuh mungkin tidak memadai, mengakibatkan timbulnya benjolan pada pinggiran sendi (osteofit) yang terasa nyeri. Pada akhirnya permukaan tulang rawan akan berubah menjadi kasar dan berlubang-lubang

sehingga sendi tidak lagi bisa bergerak secara halus. Semua komponen yang ada pada sendi (tulang, kapsul sendi, jaringan sinovial, tendon, dan tulang rawan) mengalami kegagalan dan terjadi kekakuan sendi. Penyebab pasti dari terjadinya semua kelainan ini sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti. Tetapi ada beberapa faktor risiko yang memungkinkan seseorang untuk menderita osteoartritis, yaitu: 1. Umur. Osteoartritis biasanya terjadi pada usia lanjut, jarang dijumpai penderita osteoartritis yang berusai di bawah 40 tahun. Kemungkinan seseorang mengidap osteoartritis makin bertambah seiring dengan bertambahnya usia seseorang. 2. Kelamin. Wanita memiliki kecenderungan menderita osteoartritis lebih besar dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini diduga karena bentuk pinggul wanita yang lebar dapat menyebabkan tekanan yang menahun pada sendi lutut. 3. Berat badan. Makin tinggi berat badan seseorang, makin besar kemungkinan seseorang untuk menderita osteoartritis. Hal ini disebabkan karena seiring dengan bertambahnya berat badan seseorang, beban yang diterima oleh sendi pada tubuh makin besar. 4. Trauma pada sendi atau penggunaan sendi secara berlebihan. Orang-orang yang pekerjaannya berhubungan dengan aktivitas yang membutuhkan pengulangan gerakan secara terus-menerus, seperti atlet, operator mesin, mempunyai risiko tinggi untuk menderita osteoartritis. 5. Kelemahan pada otot. Kelemahan pada otot-otot di sekeliling sendi dapat menyebabkan terjadinya osteoartritis. 6. Penyakit lain yang dapat mengganggu fungsi dan struktur normal pada tulang rawan seperti rematoid artritis, hemokromatosis, gout, akromegali, dan sebagainya Apa Saja Gejala Osteoartritis Itu? Gejala pada osteoartritis tim-

bul secara bertahap. Awalnya kelainan berupa nyeri dan kekakuan pada sendi. Sendi-sendi jari tangan, pangkal ibu jari, leher, punggung sebelah bawah, jari kaki yang besar, panggul dan lutut adalah bagian yang paling sering terkena osteoartritis. Nyeri dapat bersifat ringan, sedang, atau berat hingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bila penyakit berlanjut maka makin lama sendi akan makin sulit untuk digerakkan dan pada akhirnya akan terhenti pada posisi tertekuk. Pertumbuhan baru dari tulang rawan dan jaringan lainnya dapat menyebabkan membesarnya sendi, dan tulang rawan yang permukaannya kasar akan menyebabkan timbulnya suara (krepitasi) pada saat sendi digerakkan. Pada beberapa sendi, ligamen (yang mengelilingi dan menyokong sendi) dapat teregang sehingga sendi menjadi tidak stabil. Menyentuh atau menggerakkan sendi ini bisa menyebabkan nyeri yang hebat. Osteoartritis yang terjadi pada sendi-sendi di leher atau punggung dapat menimbulkan gejala mati rasa, kesemutan, nyeri dan kelemahan pada lengan atau tungkai, jika pertumbuhan tulang berlebihan menekan persarafan yang ada di sekitarnya. Kadang dapat terjadi penekanan pada pembuluh darah yang menuju ke otak bagian belakang, sehingga dapat timbul gangguan penglihatan, vertigo, mual dan muntah. Pertumbuhan tulang yang terjadi di sekitar leher juga dapat menyebakan gangguan pada proses menelan. Bagaimana Mendiagnosis Osteoartritis? Diagnosis dari osteoartritis dapat ditegakkan berdasarkan gejala penyakit dan dengan melakukan pemeriksaan tambahan. Pemeriksaan tambahan yang dimaksud dapat berupa: Foto Roentgen Tulang Dengan pemeriksaan ini dapat diketahui kerusakan atau perubahan-perubahan yang terjadi

pada tulang rawan atau tulang yang mengindikasikan adanya osteoartritis. MRI (Magnetic Resonance Imaging) Pada MRI dapat pula dilihat kelainan-kelainan yang terjadi pada tulang rawan dan tulang dengan detail yang lebih baik daripada pemeriksaan r÷ntgen tulang. Aspirasi Sendi (arthrocentesis) Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengambil sedikit cairan yang ada di dalam sendi untuk diperiksa di laboratorium berkenaan dengan adanya kelainan pada sendi. Pengamatan dengan Kamera (Artroskopi). Artroskopi adalah alat kecil berupa kamera yang diletakkan dalan sendi engsel tulang. Dokter akan mengamati ketidaknormalan yang terjadi pada sendi tersebut. Bagaimana Pencegahan dan Penatalaksanaan Osteoartritis? Penatalaksanaan pada penderita osteoartritis berfungsi untuk mengurangi nyeri dan mem-

pertahankan fungsi dari sendi yang terkena. Ada tiga tujuan utama yang ingin dicapai dalam proses terapi osteoartritis, yaitu untuk mengontrol nyeri dan gejala lainya, untuk mengatasi gangguan pada aktivitas seharihari, dan untuk menghambat proses penyakit. Pilihan pengobatan dapat olahraga, kontrol berat badan, perlindungan sendi, terapi fisik, dan obat-obatan. Bila semua pilihan terapi tersebut tidak memberikan hasil, dapat dipertimbangkan untuk dilakukan tindakan operasi pada sendi yang terkena. Pencegahan osteoartritis dilakukan dengan mengeleminir faktor predisposisi di atas. Halhal yang perlu dilakukan untuk menghindari sedini mungkin atau menghambat kekambuhan osteoartritis yaitu dengan; menjaga berat badan, olahraga yang tidak banyak menggunakan persendian, aktivitas olahraga sesuai kebutuhan, menghindari perlukaan pada persendian, minum suplemen sendi, mengonsumsi makanan sehat, memilih alas kaki yang tepat dan nyaman, lakukan relaksasi dengan berbagai teknik. z dr. Putu Mega Wiyastha


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Sesuatu yang baru akan mendatangkan kemajuan, keuntungan dan Anda jadi terkenal. Luaskan dan kembangkan usaha Anda, bakat Anda dan rencana-rencana Anda. Jangan bimbang ragu, sebab akan mendapat sambutan yang menggembirakan. Keluarga ikut senang, bisa diterima ideidenya. Asmara: Bicarakan dengan orang tua, kapan bisa diresmikan dalam pernikahan. Cobalah meluangkan waktu, merenung, introspeksi dan evaluasi. Mungkin ada langkah yang keliru, terdorong emosi atau nafsu yang membuat kekecewaan. Perekonomian seret, keuangan hanya cukup untuk makan. Kesukaran keluarga belum bisa diatasi, harap sabar dan prihatin. Asmara: Membuat pusing tujuh keliling, jengkel dan sakit di hati. Persahabatan, kerja sama dan perbuatan sosial, akan mendatangkan kemajuan dan tambah pengalaman. Rencana perjalanan jauh bisa dilaksanakan. Rencana mandiri juga bisa dilanjutkan. Bintang kemujuran menyertai Anda. Keluarga pun ikut gembira, karena keinginannya terkabul. Asmara: Membuat hati riang gembira, menambah semangat kerja. Semua masih bisa diatur, bisa diatasi dengan baik. Mintalah pertolongan orang-orang yang berkompeten, punya wewenang di bidang tersebut. Kejujuran, kesabaran dan kebaikkan Anda akan mendapat balasan yang setimpal. Keluarga yang sederhana, bisa merasakan hidup sejahtera. Asmara: Mintalah saran, pendapat dan ikuti apa yang dikatakan doi. Anda akan mendapat tugas berat, membutuhkan konsentrasi ekstra dan manajemen yang akurat. Ukurlah dengan kemampuan yang Anda miliki. Jangan suka dipaksakan sebab tenaga dan pikiran Anda terbatas. Kebutuhan keluarga juga banyak, makan pikiran. Hindari perselisihan. Asmara: Sedang banyak problem, jagalah kesehatan supaya tidak merepotkan orangtua. Minggu ini masih dalam perjalanan menuju banyak sukses. Jangan lupa balas budi serta beramal. Tidak terlupakan juga rajin sembahyang. Kebutuhan yang tidak terpikirkan akan terjadi, harus punya tabungan. Keluarga jangan arogan atau sombong. Mesti pandai bergaul dan berbuat kebaikan. Asmara: Adakan perbaikan, perubahan dan variasi supaya lebih romantis. Meskipun banyak yang mendukung atau memberi saran, nasihat, Anda jangan sampai lengah. Jangan mudah percaya omongan orang-orang baru yang belum terbukti. Minggu ini harus selalu hati-hati dan waspada sebab ada yang irihati. Keluhan dan kebutuhan keluarga harus diperhatikan. Asmara: Mungkin ada kecemburuan, sehingga terjadi perselisihan dan salah paham. Dengan perlahan, tetapi pasti, semua urusan dan kebutuhan segera berakhir. Keuntungan dan kemajuan juga mulai terasa, walaupun hanya sedikit. Jangan bercita-cita atau punya keinginan terlalu tinggi. Terimalah apa adanya, keluarga harus banyak sabar dan mendoakan. Asmara: Bersahabat, kenalan dulu, jangan janji-janji, sebab bisa sakit hati. Akan ada berita yang menggembirakan, mendapat pertolongan dari orang yang lebih tua usianya. Dengarkan nasihatnya dan apa yang direncanakan. Kemudian laksanakan dengan rajin, tekun dan optimis. Penghidupan keluarga juga terjamin. Kalau ada yang mau berkarya, bisa untung. Asmara: Kenalan baru akan menghibur dan saling jatuh cinta. Apa yang menjadi kehendak yang bersifat positif, laksanakan saja. Berjuanglah dengan gigih, tekad yang bulat, niscaya harapan Anda akan terwujud. Banyak kemajuan, keuntungan dan menarik perhatian. Kewajiban atau tanggung jawab kepada keluarga, membuat Anda kurang gembira. Asmara: Yang Anda kira putus, ternyata malah sayang penuh pengertian. Bintang keberuntungan berpihak pada Anda, oleh sebab itu jangan malas. Mesti lebih bersemangat, kreatif dan aktif, pasti hasilnya sangat memuaskan. Banyak untung, banyak pegang uang, tetapi jangan lupa daratan. Selalu kontrol, keluarga jangan dimanja, ajarilah bekerja. Asmara: Dewa Fortuna memancarkan cahayanya. Namun rayuan gombal jangan diterima. Untuk mencapai apa yang dimaksud, memang memerlukan pengorbanan dan kerelaan. Namun jangan berlebihan. Pikiran masih kacau, hati belum tenang. Untuk melaksanakan rencana harus diperhitungkan masakmasak. Keluarga diajak berunding, agar tidak tambah ruwet. Asmara: Sedang kacau, banyak rintangan dan perselisihan. Jangan suka emosi.

Diasuh Oleh

Putri Wong Kam Fu Berlaku:

17 s.d. 23 April 2011

Minggu Kliwon, 17 April 2011

WEDA WAKYA

Jaga Kebersamaan Dalam Persatuan

Yasmin sarvani bhuutaani Atmaivaa bhuud vijaanatah Tatra ko mohah kah soka Ekatvam anupasyatah. (Yajurveda.XL.7). Maksudnya: Jagalah kebersamaan dalam persatuan dengan cerdas di seluruh dunia. Dengan kebersamaan segala keterikatan dan malapetaka akan lenyap. RAPUHNYA kebersamaan dalam berbagai pesatuan di berbagai belahan dunia karena kebersamaan itu tidak dijaga dengan cerdas. Munculnya ambisi dari mereka yang ada dalam persatuan itu adalah hal yang wajar. Tetapi jika ambisi itu ditata dengan cerdas justru akan mendatangkan berbagai gagasan positif yang dinamis. Gagasan yang berasal dari berbagai ambisi itu akan bermanfaat kalau didekati dengan cerdas dengan analisis yang rasional dan berhati nurani. Ambisi yang menimbulkan kerunyaman dalam persatuan karena didekati dengan cara yang emosional dan penuh pamerih. Emosi yang penuh gejolak disertai pamerih dan ingin berkuasa, salah satu sumber dari runyamnya kebersamaan dalam berbagai bentuk persatuan di dunia ini. Ambisi atau usul, pendapat dan berbagai perbedaan yang ada dalam suatu persatuan hendaknya dikelola dengan manajemen horizontal dan vertikal. Manajemen horizontal maksudnya bahwa dalam persatuan itu setiap orang merdeka berpendapat sebelum ada kesepakatan bersama. Tetapi kalau sudah ada kesepakatan bersama setiap orang yang dalam persatuan itu wajib menaati kesepakatan tersebut. Hal inilah yang dimaksudkan manjemen vertikal. Artinya ada hierarki dalam melaksanakan kesepakatan bersama lewat struktur organisasi. Semua isi alam semesta ciptaan Tuhan berada pada kondisi sama dan sekaligus berbeda. Semua makhluk hidup ciptaan Tuhan ada unsur purusa (jiwa) dan ada unsur pradana-nya (badan jasmaninya). Kuantitas dan kualitas purusa dan pradana itulah yang berbeda-beda di antara sesama manusia. Perbedaan itu meliputi keberadaan fisik dan mental psikologis. Perbedaan dan persamaan manusia bisa menjadi sumber kekuatan dan bisa juga menjadi sumber kelemahan dalam kehidupan bersama. Karena sama orang bisa berbeda, bahkan bisa bermusuhan dan bisa berperang. Karena berbeda orang bisa bersama, bersatu dan bisa bekerja sama mengatasi berbagai persoalan hidup. Di sinilah dibutuhkan kecerdasan mengelola persamaan dan perbedaan. Misalnya ada orang yang sama-sama bertujuan menjadi pemimpin. Dalam merebut kursi yang sama itulah mereka bisa berbeda. Kalau tidak cerdas mengelola persamaan, bisa berkembang menjadi permusuhan. Ada yang berbeda tetapi dalam perbedaan itu ada potensi membuat mereka bersama bahkan bekerja sama. Ada orang yang memiliki modal tetapi tidak punya keterampilan berbisnis. Ada yang punya skill berbisnis tetapi tidak punya modal. Kalau cerdas caranya mengelola perbedaan itu mereka bisa membangun suatu usaha bisnis yang sukses. Perbedaan dan persamaan itu harus dimanajemen dengan cerdas agar perbedaan dan persamaan itu menimbulkan potensi yang positif memajukan kehidupan

Oleh I Ketut Wiana bersama yang dinamis, harmonis dan produktif. Kehidupan bersama akan dinamis positif apabila ada kesetaraan, rasa persaudaraan dan kemerdekaan mengeksistensikan fungsi dan profesi masing-masing. Kalau di dalamnya ada kelompok penekan dan ada kelompok yang ditekan, kalaupun ada keharmonisan, itu pasti semu. Untuk membangun kondisi sosial yang setara, bersaudara dan merdeka memang tidak mudah. Sebab, tipe manusia berbeda-beda. Dalam Pustaka Wrehaspati Tattwa 3 misalnya ada dinyatkan lima tipologi manusia yang lahir mengisi dunia ini. Tipologi Dewa Yoni yaitu manusia yang sudah memiliki pembawaan sebagai manusia religius. Widyadara Yoni yaitu tipologi manusia cerdas, suka belajar mengembangkan ilmu. Daitya Yoni manusia dalam kelahiranya tampil cerdas meyakinkan, berwibawa tetapi dalam hatinya berkecamuk niat jahat. Masyarakat sering terjebak mempercayai tipologi Daitya Yoni ini sebagai pemimpin. Raksasa Yoni adalah tipologi yang keras dan kasar, baik dalam hatinya maupun dalam penampilan. Tipologi inilah kalau tidak mendapat perhatian yang baik, benar dan tepat bisa menjadi preman yang brutal dan sadis. Naga Yoni adalah tipologi manusia yang tidak punya pendirian, suka mencla-mencle. Manusia bertipe Naga Yoni sulit diajak berjuang menegakkan dharma karena mereka hidup terlalu fragmatis. Dalam berbagai pustaka Hindu banyak sekali dinyatakan adanya tipologi manusia yang mengisi kehidupan bersama ini. Demikian juga adanya berbagai perbedaan keadaan alam lingkungan amat memengaruhi kehidupan bersama. Keadaan tipologi dan keadaan alam yang berbedabeda itulah sebagai kendala yang cukup berarti dalam membina kebersamaan yang ideal. Meski demikian, kalau cerdas kita menata kebersamaan itu berbagai permasalahan kehidupan bersama dapat diatasi. Keanekaragaman yang ada dalam kebersamaan itu hendaknya diupayakan dengan cerdas dan bijaksana agar menjadi keanekaragaman yang komplementatif atau keanekaragaman yang saling melengkapi. Pada zaman dahulu dalam kehidupan agraris upacara Yadnya umumnya dikerjakan bersama-sama. Saat itu setiap orang umumnya memperlihatkan watak, minat dan bakatnya dalam mengerjakan berbagai keperluan upacara yadnya. Umumnya umat sangat serius mengekspresikan minat dan bakatnya karena untuk keagungan Tuhan. Dari penyelenggaraan upacara yadnya itulah kita bisa kenal berbagai watak, tabiat, minat dan bakat banyak orang. Dari pengenalan itulah para pemimpin seyogianya dapat merumuskan dengan cerdas dan bijak penataan kebersamaan dalam suatu kesatuan berstruktur. Kalau benar dengan cerdas kebersamaan itu ditata maka berbagai masalah dapat diatasi, bencana kehidupanpun akan dapat dicegah lebih awal. Dalam kehidupan industri dewasa ini semakin dibutuhkan peningkatan kecerdasan menata kehidupan bersama itu karena untuk memahami watak, minat dan bakat orang semakin banyak kendala.

MIMBAR AGAMA

Pendidikan Membangun Kuatnya Keyakinan Diri bahwa Tuhan itulah sesungguhnya sebagai ‘’Sutradara Agung’’ kehidupan umat manusia di bumi ini. Keyakinan MIMBAR diri yang kuat ini akan HINDU membawa orang selalu bersikap konsisten pada HAKIKAT pendidiprinsip hidup yang beDrs. I Ketut Wiana nar. Dalam hal-hal kan adalah mengembangkan berbagai poyang prinsip akan tensi dalam diri manusia. Pengembangan senantiasa konsisten dan kuat pada pendipotensi itu agar senantiasa berfungsi se- rian. Sedangkan dalam tatanan aplikatif suai dengan posisinya. Manurut senantiasa bersikap fleksibel. Kuatnya Bhagawad Gita IV.34 yang pertama-tama sraddha dan bhakti itu bukan berarti bercarilah ilmu pada Tuhan sebagai sumber sifat kaku. Dalam hal cara atau metode dari segala sumber ilmu pengetahuan. mencapai prinsip hidup itu dapat saja berDengan penyerahan diri secara tulus pada jalan zigzag, yang penting tujuan itu dapTuhan kita mohon agar ilmu pengetahuan at dicapai. Inilah perlu pendidikan untuk kebenaran dialirkan pada diri manusia. menguatkan keyakinan diri, tidak mudah Dalam Bhagawad Gita dinyatakan Prani terombang-ambing oleh dinamika zaman yang senantiasa berubah sangat fluktuaPatena. Penyerahan diri bukan berarti kemala- tif. san, tetapi upaya untuk memahami sabPendidikan harus dijalani dengan da Tuhan dalam kitab suci. Karena itu mencerahkan kesadaran budhi untuk dalam tradisi Hindu di Bali belajar diawa- membangun karakter mulia. Dengan karli dengan prosesi ritual pawintenan Saras- akter mulia seseorang tidak mudah terwati. Ini artinya pendidikan itu dimulai pancing emosi dalam dinamika hidup berdengan menguatkan keyakinan diri bah- sama. Dengan pengembangan kesadaran wa Tuhanlah sumber segala ilmu yang dis- hati nurani, dinamika jiwa senantiasa cerebut jnyana. Selanjutnya ilmu kebijaksan- ah terkendali. Penyelenggaraan pendidiaan itu diproleh dengan bertanya-tanya kan untuk mencerahkan hati nurani bupada mereka yang dianggap tepat untuk kanlah pekerjaan yang mudah. Hal ini menyangkut keseimbangan yang sinergis itu. Dalam Bhagawad Gita tersebut dinya- peran tiga pusat pendidikan yaitu pendidtakan pari prasnena yang artinya mencari ikan informal, nonformal dan pendidikan ilmu dengan bertanya-tanya. Selanjutnya formal. Pendidikan kesadaran budhi numencari ilmu kebijaksanaan melalui rani adalah pendidikan yang menyangkut sewanam atau pengabdian dalam kehidu- pembangkitan kesadaran jiwa bukan kecpan sehari-hari sesuai dengan swadhar- erdasan intelektual semata. Pendidikan ma masing-masing. Proses pencarian ilmu membangun kesadaran jiwa membutuhpengetahuan yang disebut jnyanam, den- kan berbagai pengembangan kebiasaan gan tiga tahapan itu untuk menguatkan hidup. Pengembangan kebiasaan hidup itu keyakinan diri agar memiliki sikap hidup dari kebiasaan makan, gaya hidup dan keyang konsisten atau ketetapan hati dalam biasaan membangun sistem kesehatan jasmani dan rohani. melaksanakan kebenaran (dharma). Hidup ini untuk melaksanakan dan Kesadaran budhi nurani akan semakin membela kebenaran (dharma). Bhagawad kuat apabila SDM bersangkutan sudah Gita II.33 menyatakan bahwa dosa bagi mantap mengomsumsi makanan yang satmereka yang tidak melaksanakan dan vika sebagaimana diajarkan dalam membela kebenaran. Pada kenyataannya Bhagawad Gita.VXII.8. Demikian juga melaksanakan dan membela kebenaran kesadaran rohani sulit dicapai kalau masih bukanlah pekerjaan yang mudah. Berb- hidup dengan gaya hidup yang hedonis agai hambatan dan tantangan akan senan- mengutamakan kenikmatan indria lepas tiasa menghadangnya. Karena itu dibu- dari kontrol kecerdasan pikiran. Hidup lebtuhkan keyakinan diri yang kuat dan kon- ih mengutamakan gengsi dari fungsi. sisten. Hal itu wajib diperhatikan dalam Mengembangkan Meta menyelenggarakan pendidikan. Sebagai langkah awal pendidikan, perTujuan pengembangan bakat ini untuk tama-tama mesti menanamkan keyaki- membangun SDM yang terampil dan ahli. nan diri sedalam-dalamnya pada peserta Mengapa Swami Satya Narayana menyadidik, agar memiliki sikap hidup yang kuat takan pengembangan meta atau bakat ini akan keyakinan dirinya dalam melaksan- menjadi urutan ketiga. Karena orang yang akan dan membela kebenaran (dharma). terampil apalagi ahli bisa membuat orang Sejalan dengan makna yang terkand- mabuk kalau tanpa karakter. Di lain piung dalam arahan Bhagawad IV.34 terse- hak SDM terampil dan ahli dalam berbbut Swami Satya Narayana menyatakan agai aspek kehidupan amat dibutuhkan. pendidikan itu hendaknya diawali dengan Tetapi keterampilan apalagi keahlian dapengembangan sraddha kemudian baru pat membuat orang mabuk lupa diri kapenegembangan kesadaran budhi selan- lau tidak kuat keyakinan dan hati nuranjutnya barulah mengembangkan meta inya. Meta adalah mengembangkan ketatau bakat pembawaan. erampilan dan keahlian dalam berbagai Penguatan sraddha yaitu penguatan bidang kehidupan. Kehidupan ini membukeyakinan diri dengan pendekatan diri tuhkan jasa dari SDM yang terampil dan pada Tuhan melalui sraddha dan bhakti ahli. Kalau keterampilan dan keahlian itu yang mendalam. Artinya, sraddha dan dimiliki oleh SDM yang memiliki keyakibhakti tidak sekadar percaya dan berbak- nan yang kuat serta kesadaran budhi yang ti pada Tuhan yang bersifat formalistik. cerah maka keterampilan dan keahlian itu Sraddha dan bhakti itu berdaya guna tidak membuat orang mabuk atau gelap menguatkan kayakinan bahwa Tuhan itu hati. Setiap orang yang hidup di bumi ini Mahakuasa dan Maha Adil dan Maha membutuhkan barang dan jasa yang diMengetahui. Tuhan akan senantiasa hasilkan oleh pendidikan yang mengemmelindungi umatnya yang kuat berpegang bangkan meta atau bakat. Orang bisa pada dharma. Sraddha dan bhakti ini mabuk kalau tanpa sraddha dan kesadadapat membawa orang pada keyakinan ran budhi. Orang yang selalu ragu-ragu dalam hidupnya akan hancur. Samsayamatma vinasyati, demikian Sri Krisna menyatakan dalam Bhagawad Gita IV.40.

Redaktur Khusus

Hikayat Seni Budaya Berkeadaban dari Bongkasa ANGIN berdesir sejuk melintas di sudut Desa Bongkasa Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung. Hujan baru saja reda pada Senin (11/4) sore itu. Dari sebuah merajan terdengar denting suara genta yang ditingkah gemerincing lembut gamelan gender wayang. Seorang pria yang mengusung banten dengan takzim memasuki pekarangan Geria Bongkasa itu. Dalam bahasa Bali halus yang terpatah-patah, lakilaki itu menyampaikan maksud kedatangannya, mohon pada pedanda memberi petunjuk hari baik untuk menyelenggarakan ritual keagamaan. Sesaat kemudian datang pula seorang seniman muda menghadap pendeta, mengonsultasikan tentang seni pedalangan. Sembari duduk di kursi, ida pedanda dengan penuh semangat memberi contoh aspek-aspek estetik dan tata artistik teater wayang kulit. Peristiwa itu mengalir natural, sesuatu yang sehari-hari berlangsung di kediaman pendeta di Bali. Akan tetapi kenapa keseharian itu tampak dikerumuni penonton? Itu adalah awal adegan seni pertunjukan bertajuk ‘’Hikayat dari Bongkasa’’ karya seorang koreografer muda, Ida Bagus Gede Surya Peradantha, S.Sn. Seni pertunjukan yang disajikan di Geria Bongkasa itu merupakan pentas ujian akhir tingkat master (S-2) Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Dua orang penguji, Prof. Dr. Sri Hastanto, S.Kar. dan Prof. Dr. Pande Made Sukerta, S.Kar., M.Si., tampak mencermati garapan seni yang mengambil arena pentas di seluruh pekarangan dan ruang geria itu. Di antara penonton undangan, tampak pula Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A. ‘’Hikayat dari Bongkasa’’ berkisah tentang sebuah nilai

BERKESENIAN Garapan seni pertunjukan ‘’Hikayat dari Bongkasa’’ karya Ida Bagus Gede Peradantha, S.Sn. bertutur tentang atmosfer kedamaian berkesenian yang bermartabat dan berkeadaban di Geria Bongkasa, Abiansemal, Kabupaten Badung.

Bali Post/suartaya

budaya Bali yakni nilai-nilai seni yang dilestarikan secara alamiah dan ditransmisikan di sebuah keluarga dan atau komunitas. Geria Bongkasa dikenal oleh lingkungannya telah melahirkan tokoh-tokoh seni yang mumpuni dalam hampir segala bidang kesenian. Almarhum Ida Pedanda Gede Putra Singarsa, Ida Bagus Made Raka, dan Ida Bagus Karang Arnawa sangat disegani masyarakat sebagai seniman yang tangguh. Karang Arnawa, misalnya, yang meninggal tahun lalu, dikenal oleh masyarakat Bali sebagai penari yang tak ada duanya memerankan tokoh Duryadana dalam sendratari kolosal Pesta Kesenian Bali. Di masa lalu, proses berkesenian masyarakat Bali dimulai dari lingkungan keluarga. Regenerasi bergulir turun-temurun. Identitas atau ciri khas keseniannya dikawal ketat. Demikianlah

yang terjadi di keluarga Geria Bongkasa. Seperti yang disajikan Surya Peradantha dalam garapannya, beragam ekspresi seni, wayang, tari, dan karawitan digeluti dengan nikmat segenap keluarga. Simaklah, setelah tokoh Pedanda Gede Putra Singarsa menularkan kepiawaiannya dalam seni pedalangan, adegan selanjutnya bergeser ke natah belakang geria. Di sana dilukiskan para anggota keluarga belajar dan mengajar seni tari dan karawitan vokal alias tembang. Seorang ibu melenggang sambil mengumandangkan tembang, belajar teater Arja. Sementara itu digambarkan pula seorang bocah digojlok tari Baris oleh Ida Bagus Made Raka dan Ida Bagus Karang Arnawa. Betapa harmonis dan damainya suasana berkesenian di tengah keluarga Geria Bongkasa itu. Namun takdir harus meng-

gerus kedamaian dan keasyikan mereguk madu seni itu. Ini dilukiskan lewat adegan pilu keluarga Geria Bongkasa saat meninggalnya Ida Bagus Made Raka dan Ida Bagus Karang Arnawa. Topeng berwarna putih yang dibuat mirip dengan kedua almarhum mengguncang rasa duka keluarga dan penonton. Pertunjukan dan realita jadi kabur tetapi menyatu. Anggota keluarga yang menyajikan adegan ini menangis sesungguhnya — mungkin karena rasa sayang kepada almarhum. Namun tangis sesenggukan itu menggiring pertunjukan jadi terasa menggetarkan dan mencekam, diiringi rintih gamelan Angklung, mengundang haru biru penonton. Adegan terakhir adalah semangat pewarisan nilai-nilai luhur seni oleh generasi muda keluarga Geria Bongkasa. Mengambil adegan di halaman mer-

ajan geria, seorang penari muda (diperankan Surya Peradantha) meneruskan kiprah pendahulunya berasyik-masyuk dengan jagat seni. Sepotong topeng yang berwajah tampan dengan senyum tersungging dikenakan dan kemudian dibawakannya dengan tata gerak halus agung. Inilah topeng Arsawijaya, figur raja atau pemimpin dalam dramatari Topeng. Dalam teater Topeng, tokoh protagonis yang juga disebut Dalem ini adalah pengayom rakyat dan penegak dharma, termasuk kasihnya menyayangi keindahan seni. Pada masa kejayaan kerajaan Bali, raja atau keluarga bangsawan adalah pengayom seni yang karismatik. Tetapi ketika kolonialisme mengebiri kekuasaan dan keistimewaan keluarga puri, kehidupan kesenian Bali diambil oleh masyarakat, termasuk kaum brahmana. Geria Bongkasa, salah satunya, selain menjadi kiblat spiritual, rupanya tumbuh sebagai persemaian seni budaya panutan masyarakat lingkungannya seperti yang terbingkai dalam garapan ‘’Hikayat dari Bongkasa’’ karya Peradantha, alumnus ISI Denpasar tersebut. Namun, walaupun hingga kini atmosfer berkesenian masih menggeliat di Geria Bongkasa — mungkin juga di geria-geria yang lainnya — pengayoman tulus dari penguasa masa kini dibutuhkan di era globalisasi ini. Kasih ‘’Arsawijaya’’ atau ‘’Dalem’’ pemerintahan republik sangat diharapkan memompa denyut nadi seni di tengah masyarakat pada umumnya. ‘’Hikayat dari Bongkasa’’ telah mengabarkan bahwasannya kesenian menciptakan kedamaian, tenggang rasa dan kepedulian antarsesama, dan prakarsaprakarsa bermartabat dan berkeadaban. zKadek Suartaya


Minggu Kliwon, 17 April 2011

OLAH RAGA

F IGUR

7

Arsenal Vs Liverpool

Adu Tajam Penyerang Maut

Toni Ingin Menang Melawan Fiorentina Turin Setelah sekian lama pergi meninggalkan Fiorentina, akhirnya Luca Toni kembali ke Artemio Franchi, markas Fiorentina. Kedatangannya malam nanti, berstatus sebagai lawan karena dirinya kini milik Juventus. Bianconeri datang melawat La Viola dengan misi meraih poin penuh untuk menembus zona Liga Champions di akhir musim nanti. Toni mengaku secara pribadi gembira untuk bisa kembali ke kandang tim yang membesarkan namanya tersebut. ‘’Akan terasa manis bisa kembali ke Franchi, di mana saya akan melawan tim yang telah membuat saya mencetak banyak gol,’’ paparnya, Sabtu (16/4) kemarin. Dirinya mengaku siap menghadapi ejekan fans Fiorentina karena pilihannya membela Juventus. Baginya, semua itu adalah hal yang harus dilewati demi meraih tiket ke Liga Champions. ‘’Hasil positif di sana akan menambah gairah kami demi memperjuangkan apa yang telah kami katakan, hingga akhir musim,’’ tambah penyerang gaek Italia, yang baru mempersembahkan dua gol bagi Bianconeri. Juve saat ini menghuni peringkat ketujuh klasemen sementara Seri A dengan 51 poin dari 32 laga. Mereka terpaut enam poin dari Lazio yang bertengger di peringkat keempat, posisi terakhir untuk lolos ke Liga Champions. Untuk bisa menyalip Lazio, Bianconeri masih punya enam partai tersisa. Mereka wajib meraih hasil maksimal dalam keenam laga tersebut sambil berharap Lazio, juga Udinese dan AS Roma, terpeleset. (gie/afp)

Luca Toni

London Arsenal akan menghadapi big match malam ini melawan Liverpool. Namun, arsitek Arsenal Arsene Wenger harus menghadapi masalah cedera pemain dalam laga krusial tersebut. Wenger pun sangat menanti kesembuhan beberapa pemain pentingnya termasuk Johan Djorou dan Wojciech Szczesny.

BPM/ist

Persebaya ke Puncak Usai Tundukkan Semarang United Semarang Persebaya 1927 memetik kemenangan tipis dengan skor 1-0 saat melawat ke Semarang United. Tiga poin dari laga tersebut mengantar skuad besutan Aji Santoso memuncaki klasemen sementara. Bertanding di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (16/4) kemarin, Semarang United (SU) sesungguhnya tampil lebih dominan di awalawal laga. Skuad besutan Edy Paryono mendominasi penguasaan bola, meski masih sulit menciptakan peluang bikin gol. Peluang terbaik pertama SU datang saat laga masuk menit 18. Dari luar kotak penalti sepakan keras Amancio Fortes masih bisa ditepis ke luar lapangan oleh kiper Persebaya. Persebaya langsung bereaksi atas ancaman tersebut. Beberapa menit berselang, Andrew Barisic punya peluang matang membawa tim tamu unggul saat tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Yoga Arif Wahyu. Namun kesempatan tersebut terbuang percuma. Sebelum turun minum, Barisic kembali mendapat peluang yang nyaris sama. Namun kembali gagal melewati hadangan Yoga Arif dalam posisi satu lawan satu. Pertandingan masuk menit 60 saat Persebaya akhirnya bisa membuka keunggulan. Tendangan bebas John Tarkpor dari sisi kanan berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Majkl Cvetkovski, yang berdiri tanpa kawalan. Persebaya 1 Semarang United 0. Semarang United kemudian berupaya mencari gol penyama. Namun serangan yang mereka lancarkan lebih sering putus bahkan sebelum sampai ke kotak penalti lawan. Sebaliknya, Persebaya malah punya tiga peluang beruntun di menit 87. Namun kegemilangan kiper Yoga Arif yang memblok dua tembakan, plus satu upaya lain yang terhalang tiang gawang, membuat tak ada gol tercipta pada momen tersebut. Hingga akhirnya laga tuntas skor 1-0 untuk keunggulan Persebaya tak berubah. Tambahan tiga poin dari kemenangan ini mengantar Persebaya 1927 sementara memuncaki klasemen dengan poin 30 dari 13 pertandingan. Mereka unggul satu poin atas Persema Malang yang baru berlaga 12 kali. (ant)

BPM/ist

SERANGAN - Cesc Fabregas akan menjadi motor serangan Arsenal saat menjamu Liverpool di lanjutan Liga Utama Inggris, malam nanti.

Djorou adalah pemain penting di lini belakang sedangkan Szczesny tampil cukup baik di bawah mistar the Gunners. Meski keduanya tidak tampil dalam laga nanti, namun Arsenal masih memiliki skuad yang cukup mumpuni untuk meladeni perlawanan Liverpool. Kendati masih bergelut dalam perburuan gelar juara Premier League namun Wenger tak berambisi menyapu bersih laga tersisa. Pelatih asal Prancis itu pun tidak menekankan timnya harus mengamankan tiga angka di Emirates Stadium malam nanti. Saat ini, The Gunners memang masih tertahan di posisi runner-up klasemen sementara Premier League, tertinggal 7 angka dari pemuncak klasemen Manchester United. Namun, armada London Utara masih mengantongi keunggulan satu laga dibanding skuad Sir Alex Ferguson. Sejatinya, Cesc Fabregas dan kawan-kawan memiliki peluang menyalip perolehan nilai United. Laga melawan The Reds tentu menjadi kesempatan berharga The Gunners. Anehnya, sang pelatih enggan membebani pasukannya dengan kemenangan di kandang. ‘’Kami tidak memandang laga dengan mental seperti itu. Kami hanya berpikir ini sebagai sebuah kesempatan yang ingin kami manfaatkan,’’ tutur Wenger, Sabtu (16/4) kemarin.

Atletico Madrid Lepas David De Gea Madrid Atletico Madrid sepakat melepas David De Gea ke Old Trafford, setelah menyatakan setuju dengan nilai transfer 17,8 juta dolar yang disodorkan Manchester United. Sportsmail, Sabtu (16/4) kemarin, memberitakan De Gea akan meneken kontrak lima tahun bersama Red Devils. Ia akan tiba di Old Trafford akhir musim ini untuk menjalani tes kesehatan, dan terlibat dalam tur pramusim. Penjaga gawang berusia 20 tahun itu akan mengisi tempat yang ditinggalkan Edwin van der Sar. De Gea belum mendapat tempat di timnas Spanyol, tapi dipastikan akan menjadi pengganti Iker Casillas di masa depan. Bukan kali pertama De Gea dikabarkan akan bermain di Old Trafford. Ketika terdengar kabar De Gea mencari rumah di Manchester, pers Spanyol menciumnya sebagai indikasi penjaga gawang dipastikan bermain di Old Trafford. Terakhir, ketika terdengar kabar agen De Gea berada di London, pers Spanyol sekali

lagi memberitakan hal yang sama. Kedua kabar itu dibantah Miguel Angel Gil Marin, chief executive Atletico Madrid. Namun dalam kesempatan wawancara dengan sebuah radio lokal, Gil Marin mengakui dirinya mendapatkan tawaran untuk De Gea dari Manches-

ter United dan Chelsea. “Kami ingin De Gea bertahan, tapi tidak bisa memutuskan masa depannya. De Gea berhak menentukan masa depannya,” ujar Gil Marin. Alex Ferguson tidak ingin lagi mengulang kesalahan yang dibuat ketika kehilangan Peter Schmeichel. Saat itu, Fergie menolak nasihat Schmeichel untuk segera memboyong Edwin van der Sar, dan lebih suka

melirik pemain lain. Akibatnya, Fergie harus gonta-ganti penjaga gawang. Mulai dari Mark Bosnich, Massimo Taibi, Fabien Barthez, Roy Carroll, Ricardo, dan Tim Howard. Fergie sadar membeli De Gea dengan harga 17,8 juta dolar adalah ‘perjudian besar’. Namun hal itu harus dilakukan karena statistik memperlihatkan De Gea lebih baik dibanding Manuel Neuer yang merumput bersama

David De Gea

BPM/ist

Schalke, Kiper Inter Milan Julio Cesar, dan Maarten Stekelenburg, penjaga gawang Ajax. Owen Hargreaves Sementara itu, Owen Hargreaves hampir pasti tidak

Casquero Yakin Getafe Bertahan Madrid Kapten Getafe Javi Casquero meminta kepada rekan-rekannya untuk menunjukkan sikap pertarungannya yang sengit kala menghadapi Sevilla di laga akhir pekan ini, sekaligus berharap bisa mempertahankan posisinya di kancah La Liga dan tidak terdegradasi. Pada musim 2010 lalu,

Getafe sempat mengejutkan tim-tim La Liga lainnya, namun sejak beralih ke tahun 2011, segala sesuatunya berubah dan bahkan mereka hanya mampu meraih delapan poin dari kemungkinan 45 angka. Hal ini yang membuat tim asuhan Michel tersebut jadi terpuruk dari urutan ketujuh turun menjadi 16 di klasemen

‘’Ini merupakan salah satu laga, di mana bisa mengantarkan kami menuju target yang kami inginkan. Jadi, kami melihatnya sebagai salah satu jalan positif,’’ jelas The Professor. Lebih lanjut, Wenger menyadari laga di Emirates akan berlangsung sengit. Terlebih, kontribusi duo penyerang anyar tim arahan Kenny Dalglish, yakni Andy Carroll dan Luiz Suarez semakin menunjukkan ketajamanya. ‘’Ya, kami juga memiliki tim penyerang sebaik mereka. Jadi, laga ini dijamin akan berlangsung menarik.’’ Arsenal akan mengandalkan Theo Walcott dan Robin Van Persie di lini depan disokong oleh Samir Nasri serta Fabregas di lini tangah. Lini belakang sendiri akan dikomandoi oleh Laurent Koscielny akibat Bacary Sagna dan Thomas Vermaelen tidak bisa tampil karena cedera. Sementara itu, Liverpool kini tengah bersemangat mengejar posisi lima besar demi lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Makin padunya Luis Suarez dan Andy Carroll di lini depan membuat pelatih Kenny Dalglish punya kans besar untuk mengakhiri rekor lima tahun tak pernah menang di Emirates Stadium. The Reds kini tampil semakin trengginas dan hanya berselisih 5 poin dari Tottenham yang berada di peringkat ke-5 setelah menumbangkan Manchester City 3-0 pekan lalu. Caroll yang mencetak 2 gol di pertandingan tersebut menyatakan akan kembali mencetak gol guna menumbangkan Arsenal. “Saya yakin kami akan mampu memetik poin penuh sebab kami tengah bermain sangat baik dan kami semakin padu,” ujar mantan pemain Newcastle tersebut. Satu-satunya masalah yang dihadapi the Reds adalah absennya sang kapten Steven Gerrard yang menjadi motor di lini tengah. Posisi yang ditinggalkan Gerrard akan diisi oleh pemain Portugal Raul Mireles. Partai seru yang patut disaksikan akan tersaji di Emirates Stadium malam nanti. (gie/rtr/afp)

sementara, dan membuat perbedaan empat angka dengan tim yang menghuni zona degradasi. Casquero menyadari bahwa tekanan kini dihadapi oleh timnya, namun ia berharap bisa mengakhiri serangkaian hasil negatif tersebut. “Pertandingan akhir pekan ini menjadi final bagi kami. Ini pertandingan

penting. Kami harus mengakhiri serangkaian hasil buruk dan kami membutuhkan kesatuan tim untuk meraihnya. Siapa pun yang ada di klub ini harus bisa memberikan peran yang positif di ruang ganti,” ujar mantan punggawa Sevilla tersebut, Sabtu (16/4) kemarin. “Siapa pun yang memiliki keragu-raguan akan tim ini,

akan lebih baik bila menjaga jarak dengan kami semua, karena mereka tentu tidak akan memberikan kontribusi yang maksimal. Sebagaimana harapan pendukung, kami harus memiliki tujuan mulia di akhir musim ini, yaitu tetap bertahan di kancah La Liga musim depan,” ujarnya. (gie/net)

akan bermain lagi buat Manchester United. Mengingat riwayat cederanya, pensiun mungkin bisa jadi opsi yang tepat buat dia. Hargreaves sering sekali dibelit cedera sejak didatangkan MU dari Bayern Muenchen tahun 2007. Hampir empat musim berada di Old Trafford, pemain 30 tahun itu cuma tampil 39 kali. Pada akhir musim ini, kontrak Hargo di MU bakal habis dan ‘Setan Merah’ sepertinya tidak berniat untuk menawarkan perpanjangan. “Kontraknya akan habis pada akhir musim ini. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi,” tutur manajer MU, Sir Alex Ferguson. Cedera terbaru yang mem-

belit Hargreaves adalah cedera bahu. Cedera yang membuat pemain kelahiran Kanada itu nyaris pasti tidak akan bisa bermain lagi di sisa musim ini. “Saya tidak melihatnya, mungkin itu cedera bahu. Itu bisa membuat musimnya berakhir. Dia seperti dinaungi nasib sial selama di sini. Saya cukup yakin dia tidak akan bermain lagi musim ini,” kata Fergie. Selain cedera bahu, Hargo juga terus dibelit cedera di lututnya. Artinya, bila nanti dilepas MU, secara realistis sulit berharap ada klub yang mau menampungnya. Bila demikian, bukan tidak mungkin pensiun menjadi pilihan terbaik buatnya. (gie/rtr)


OLAHRAGA

8

Bali Devata

Minggu Kliwon, 17 April 2011

Minangkabau FC

Konsentrasi 90 Menit Denpasar (Bali Post) -

Bali Devata wajib tampil habis-habisan sepanjang pertandingan melawan Minangkabau FC Padang pada lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu (17/4) sore ini. Gede Jeno Wilyantara dan kawan-kawan harus bermain dengan semangat puputan jika tidak ingin dipermalukan di depan pendukung sendiri.

Bali Post/eka

FOKUS - Pemain belakang Bali Devata, Nengah Sulendra (kiri), harus fokus meladeni Minangkabau FC di Stadion Dipta, Gianyar, Sabtu (17/4) sore ini.

Tim besutan trio pelatih Willy Scheepers, Petar Segrt, dan Made Sony Kawiarda itu telah tiga kali menerima kenyataan pahit kecurian gol pada lima menit terakhir. Dijamu Semarang United, gawang Ngurah Komang Arya Perdana kemasukan pada menit ke-87, di kandang Persema Malang kecolongan menit ke-88 dan menjamu Tangerang Wolves pada awal April lalu kebobolan menit ke-85.

Ngakan Tony Andalan Denpasar Denpasar (Bali Post) -

Juara biliar Piala Wali Kota, Ngakan Tony Cahaya Putra, menjadi andalan Denpasar untuk merebut emas pada Porprov Bali X/2011 di Jembrana. Tony yang kini sedang menjalani prajabatan PNS, diproyeksikan pada nomor bola 10. ‘’Kami berharap Tony bisa memberikan yang terbaik untuk daerah di Jembrana nanti,’’ ujar pelatih putra Putu Pasek Swastawa, S.E. di Denpasar, Sabtu (16/4) kemarin. Tony mendapat jatah 1 emas lantaran cabang biliar diberi beban 3 emas oleh KONI Denpasar. Pada Porprov Bali IX/2009 lalu, biliar Denpasar hanya

menyumbang 2 emas melalui Avan Parasola di nomor bola 9 putra dan Eva Septianti di nomor bola 9 putri. ‘’Dari mereka bertiga kami berharap bisa memenuhi target tiga emas tersebut,’’ tambahnya. Tim biliar Denpasar yang dimanajeri Ketut Sugiata, melakukan latihan di Leading Biliar Centre (LBC) Renon sejak Februari lalu. Pelatihan digulirkan empat kali seminggu. Selain mereka, masih ada Steven Wu di bagian putra, Dolla Sabrina dan Made Rika Rahmawati (putri). Denpasar juga akan mengirim dua atlet nomor snooker, yaitu Ketut Erawan dan Ketut Gunawan. Mereka dipoles Pasek Swastawa bersama Emanuel dan Muzaini.

Setelah menjalani pelatihan rutin, para atlet dinilai perlu melakukan uji coba ke luar Bali. Sejauh ini baru Ngakan Tony Cahaya Putra yang ambil bagian pada kejuaraan nasional di Solo yang melibatkan atlet-atlet terbaik di Tanah Air. Tony mampu masuk babak delapan besar dari 128 kontestan yang turun. Usulan untuk mengikuti uji coba sudah disampaikan ke KONI Bali, namun sampai sekarang belum mendapat jawaban. ‘’Uji coba tidak boleh dianggap sepele. Ambil bagian pada satu turnamen sangat bermanfaat karena faktor mental memegang kunci penting buat sukses tidaknya seorang atlet,’’ ungkap Pasek Swastawa. (kmb11)

Berdasarkan fakta itu, manajer tim Made Raymond minta pasukannya terutama pemain tengah dan belakang waspada serta bertanggung jawab pada daerahnya dan lawan terdekat hingga wasit meniup peluit akhir. ‘’Pemain Bali Devata harus konsentrasi selama 90 menit. Hal ini sangat penting untuk menghindari kecolongan pada menit-menit akhir. Kasihan perjuangan all out sebelumnya jika pada akhirnya ga-

wang kami kemasukan,’’ ujar Raymond di mes Bali Devata, Renon, Denpasar, Sabtu (16/4) kemarin. Selain semangat pantang menyerah dibebankan buat pemain tengah dan belakang, Raymond juga mengharapkan para pemain depan produktif memanfaatkan peluang sekecil apa pun menjadi gol. Dalam hal ini ia menanti kontribusi maksimal dari Ilja Spasojevic, Nyoman Armawan dan Jun Hee Bok.

Dikatakannya, Minangkabau termasuk tim yang solid dan padu. Untuk mendobrak pertahanan mereka, perlu kerja keras, kesabaran dan kejelian para ujung tombak Bali Devata plus dukungan dari lini tengah. Bali Devata kemungkinan besar tanpa pemain naturalisasi asal Belanda, Raphael Maitimo. Menurut Raymond yang diperkuat asisten pelatih Made Sony Kawiarda, Raphael ada masalah pada kakinya sehingga tidak bisa berlatih pada latihan pagi. Posisi Raphael akan dipercayakan kepada pemain muda asal Jimbaran, Gede Jeno Wilyantara. Pemain muda jebolan tim

PON XVII/2008 itu mempunyai mobilitas tinggi dan pandai berimprovisasi di lapangan tengah. Ia hanya perlu jam terbang untuk mengimbangi kelebihan pengalaman pemain lainnya. ‘’Dari segala segi, Gede Jeno sangat layak menjadi starter,’’ ujar Raymond. Bali Devata sudah menuntaskan 13 kali pertandingan dengan meraup 21 poin hasil dari enam kali menang, tiga seri dan empat kalah. Tim Laskar Dewata berada di peringkat ketujuh klasemen. Sementara Minangkabau bercokol di posisi ke-12 dengan mengumpulkan 14 poin dari 12 kali turun hasil tiga menang, lima seri dan empat kalah. (kmb11)

PASI Bali Berjuang Tambah Tiket PON Denpasar (Bali Post) Meski telah meloloskan 15 atlet, Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bali masih terus berjuang menambah jumlah atletnya yang tampil pada PON 2012 di Riau. Tiket tersebut akan coba direbut pada Kejurnas Atletik di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Juni mendatang. Khusus nomor estafet 4 x 400 meter putri, tim Bali sudah mengantongi tiket PON, namun perlu turun lagi untuk mencari atlet cadangan. ‘’Atlet yang sudah lolos adalah Ker-

ni, Swantari, Kurnia dan Arsiani, sedangkan cadangannya disiapkan Ketut Cita dan kawan-kawan,’’ ungkap Ketua Harian Pengprov PASI Bali Drs. Ida Bagus Diptha di Denpasar, Sabtu (16/4) kemarin. PASI Bali juga mengincar tiket PON dari nomor estafet 4 x 100 meter putra dan putri. Sementara atlet yang sudah melangkah ke PON adalah Maria Natalia Londa (lompat jangkit dan lompat jauh putri), Sukariata (lompat jangkit putra), Agung Satriawibawa (lompat tinggi putra), Nita (tolak peluru putri), Esase Bol-

ing (lari 800 meter), Kadek Suwantari, Nyoman Kerni, Agung Kurniayanti, Nyoman Arsiani (estafet 4 x 400 putri), Gede Septiawan, Wayan Arsana, Dewa dan Taufiq (400 x 4 putra), Ayu Sukarini (lari 5.000 meter putri) dan Thomas (lari 10 ribu meter putra). Dipta menambahkan, Pengurus Besar (PB) PASI mengubah format kategori atlet yang berhak lolos ke PON XVIII/ 2012. Kalau sebelumnya memakai metode entry by number, namun sekarang lewat entry by name. Dengan metode yang baru, siapa dan

berapa atlet yang bertarung pada satu nomor di PON sudah diketahui jauh-jauh hari. Seperti pada nomor lompat jangkit putri, sejauh ini baru dua atlet yang bisa melewati limit jarak yang ditentukan, yakni 11,95 meter. Atlet tersebut adalah Maria Natalia Londa yang mampu melompat sejauh 13,30 meter, dan seorang dari Jawa Barat. ‘’Jika pada beberapa kejurnas atau Pra-PON berikutnya tidak ada lagi atlet yang melewati limit jarak itu, otomatis yang bertarung di PON dua altet itu saja,’’ jelas Dipta. (kmb11)

Tabanan Jadi Pioner Futsal Selat dan Galaxy Unggul Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan ingin menjadi pioner cabang olahraga futsal di Bali. Demikian harapan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ketika menghadiri pelantikan pengurus PSSI Cabang Tabanan sekaligus membuka kejuaraan futsal putri Piala Kartini I di Champ Futsal Dukuh, Kamis (14/4) lalu. Eka merasa bangga melihat antusiasme serta semangat para ibu mengikuti pertandingan futsal. Ini berarti kaum perempuan mampu memberikan kontribusi bagi dunia olahraga Tabanan. ‘’Untuk ibu-ibu yang mengikuti pertandingan, saya ingatkan jangan pernah berhenti bermimpi untuk meraih prestasi. Semangat yang kalian tunjukkan menandakan kaum perempuan di Tabanan tidak bisa dipandang sebelah mata,’’ katanya didampingi Wabup Tabanan Komang Gede Sanjaya, Sekkab Nengah Judiana dan Wakil Ketua PSSI Bali IGG Wirasana. Di bagian lain, Bupati berharap kepengurusan PSSI Cabang Tabanan yang baru mampu mengharumkan nama Tabanan di bidang sepak bola di tingkat provinsi hingga nasional. ‘’Dengan olahraga kita mampu membangun Tabanan yang lebih baik, karena bisa membentuk jiwa dan mental yang sehat,’’ ujarnya. Ketua PSSI Cabang Tabanan Ketut Suryadi yakin apabila mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik itu kepala daerah maupun masyarakat pencinta, prestasi yang diraih sepak bola akan meningkat. ‘’Saya ingin menjadikan Tabanan sebagai matahari sepak bola di Bali. Saya ingatkan kepada seluruh pengurus yang terpilih, mari bersama-sama membuktikan bahwa kita bisa menumbuhkan kembali geliat persepakbolaan di Tabanan,’’ paparnya. (kmb)

Mangupura (Bali Post) Klub BRSI Selat dan Galaxy Sunya sama-sama memetik kemenangan pada lanjutan pertandingan kejuaraan bola voli putra memperebutkan Piala Putra Abadi IV/ 2011 di Lapangan Banjar Cabe, Darmasaba, Abiansemal, Badung, Sabtu (16/4) malam kemarin. BRS Selat menundukkan Putra Kencana Tegal, Darmasaba, dengan skor telak 3-0. Pada set pertama Selat unggul cukup mudah, yaitu lewat kemenangan 25-16. Di dua set berikutnya para pemain Putra Kencana bangkit memberikan perlawanan yang cukup menyulitkan anak-anak Selat. Kendati demikian, Selat tetap lebih baik dengan merebut dua set ini 25-23 dan 25-23. Pada laga kedua, perjuangan Galaxy Sunya untuk mengalahkan Porkam sedikit lebih ringan. Para pemain Gal-

axy menyudahi perlawanan lawannya dengan skor di bawah 20. Pada set pertama Galaxy berjaya 25-19, set kedua dimenangi 25-17 dan set ketiga lebih mudah lagi dengan skor 25-16. Pada pertarungan Jumat (15/4), tuan rumah Putra Abadi mengatasi Putra Mina Peraupan 3-1, POR Sedang menang atas EDC Kancil 3-0 dan MPC Poh Manis mengalahkan POR Topa Bongkasa 3-0. Sementara Kamis (14/4) lalu, Poras Slingsing unggul atas Tria Sundari Jagapati dengan skor 3-2, Colombia Penatih menaklukkan Corona Babakan Canggu 3-0 dan EDC Banpas Siban dipecundangi Putra Roket Tegal Gundul 1-3. Pada pertandingan Minggu (17/4) malam ini mulai pukul 20.00, turun Bruna melawan PBC pada sesi pertama dan Pormas Mambal meladeni Delta Lukluk pada partai kedua. (052)


Bali

Redit é Kliwon, 17 April 2011 Redité

L E M B A R

B A S A

9 B A L I

Bencingah

Bali Pulo Ruko ISWAHYUDI (45) gumanti gargita pisan riantukan polih galah malih melancaran ka Bali. Sampun wénten kirang langkung 15 warsa sané lintang Iswahyudi polih malila citta ka Bali. “Sangat sulit mencari tempat wisata senyaman dan seindah Bali, méweh pisan ngrereh genah malila citta sané ngulangunin makadi Bali,” baos Iswahyudi, krama saking Bogor. Sakéwanten, risampuné rauh ring Bali, Iswahyudi rumasa kuciwa pisan. Duaning, napi sané kaaptiang sampun matiosan pisan. Bali nénten malih ngwetuang rasa kelangenan. Sané wénten, ring Bali para wisatawané rumasa pateh sakadi ring Jakarta. Ring margi sampun macet pisan. Asapunika taler krama Baliné sané madolan sampun nénten sakadi dumun. Mangkin makéhan ngerereh bati kémanten, nénten ngamanahin indik wisatawané. Sané ngawinang Iswahyudi kesiab, duaning makéh pisan kekantenang wénten toko utawi rumah-rumah toko ring selantang margi ring Bali. Ring dija ja wénten margi ageng, i rika pastika sampun majéjér wénten toko utawi ruko. Ngantos ring désa-désa taler sampun ngelimbak wénten ruko. Yan dumun, manut Iswahyudi, rikala ngelintangin marginé ring Bali kantun kapanggihin karang suwung utawi umah-umah krama sané asri. Mangkin sané kapanggihin wantah genah madolan. “Teman saya sudah mengingatkan saya soal ini, bahwa Bali bukan lagi Pulau Seribu Pura tetapi Pulau Sejuta Ruko. Timpal tiangé sané naenin ka Bali sampun mapatinget sareng tiang, Bali mangkin sampun nénten malih pinaka Pulo Seribu Pura sakéwanten sampun dados Pulo Sejuta Ruko,” baos Iswahyudi. Napi sané kabaosang Iswahyudi gumanti nénten iwang. Indayang selehin mangkin ring Badung, Dénpasar ngantos ka Tabanan miwah Gianyar, ring selantang pamargi sané kapanggihin gumanti wantah toko miwah ruko. Wénten ruko sané sampun payu, wénten taler sané kantun puyung, durung payu. Kahanan Bali Pulo Ruko sayuwaktiné sampun saking sué dados pabligbagan para sujana miwah nayaka prajané. Kahanan ruko sane makéh ring salantang marginé ring Bali nénten ja ngawinang pekantenan Baliné nénten becik, taler nénten becik majeng panglimbak kasukertan Baliné. Manut prajuru Majelis Utama Désa Pakraman (MUDP) Propinsi Bali, I Ketut Madra, krama Baliné patut ngeyatnain indiké puniki. Manut I Ketut Madra, yaning krama Baliné wantah mrasidayang ngewangun toko utawi ruko raris kaséwaaang majeng anak siosan, sinah krama Baliné kasuén-suén pacang kaon. Duaning, peluang sampun kambil olih anaké siosan. Krama Baliné wantah dados tukang séwaang genah. “Krama Baliné sapatutnyané ngaryaning peluang ngeraga,” baos I Ketut Madra. Ketut Madra ngaptiang pemréntah ring Bali sapatutnyané nangiang pidabdab mangda krama Baliné madué rasa jengah turmaning madué rerincikan ngelimbakang utsaha. Sampunang krama Baliné wantah nyicipin asil saking kontrakan kémanten. “Yan baos mangkiné, jiwa wirausahané patut katangiang tur kalimbakang,” baos Ketut Madra. Mangda jiwa wirausaha krama Baliné prasida ngelimbak, pemréntah Bali patut mapitulung ngeninin indik modal utawi kemulan anggén mautsaha, ijin usaha sané nénten méweh miwah nangiang pidabdab mangda asil utsaha krama Baliné punika prasida kadol. “Pidabdabé punika dados kamargiang maprakanti sareng LPD sane wénten ring soangsoang désa pakraman. Mawit i rika i raga midabdabin ékonomi, adat lan budaya Baliné,” tuges Ketut Madra sané taler pinaka Manggala LPD Désa Adat Kedonganan. (aya)

Putu Rumawan Salain

Kélangan Rasa Jengah

BO/dok

Idup Saking Ngontrakang Toko WAYAN SADRA (40) —nénten ja wastan sujatinnyané—gumanti sampun nénten méweh pisan ngemanahin jinah bulanan malih. Yadiastun nénten dados pagawé negri utawi pagawé swasta, Wayan Sadra mrasidayang nyanggra pabuaté ngesasih sakadi pagawé negri miwah pegawé swasta. Méh-méhan, asil sane kamolihang Wayan Sadra lintangan ring pagawé negri miwah pagawé swasta. Ngawit warsa 2005, Wayan madué tetiga toko ring Jalan Téuku Umar Barat, Dénpasar. Toko kawangun ring tanah warisannyané. Soang-soang toko kakontrakang Rp 15 juta awarsa. Duaning madué tetiga, Wayan po-

(4)

lih Rp 45 juta ngetigang warsa. Yén pah 12 sasih, sinah asasih Wayan polih kirang langkung Rp 3.750.000. “Yan dados pagawé durung majanten polih amunika,” baos Wayan. Minab sangkaning magengnyané asil sané kabuatang saking ngontrakang toko, Nyoman Dangin (37) taler ngwangun toko ring Sempidi. Nyoman polih ngontrak tanah limang are salami 10 warsa. Ring tanahé punika Nyoman marencana pacang ngwangun 10 toko. Soang-soang toko pacang kakontrakang Rp 10 juta-Rp 12 juta asasih. “Mangkin ngwangun toko gumanti becik pisan porspéknyané yaning genahé becik. Ring Sempidi mangkin sampun sayan ngelimbak, sinah makéh sane pacang mautsaha i rika. Nika mawinan ngwangun toko pacang becik i riki,” baos Nyoman. Kawéntenan krama Baliné sane idup saking ngontrakang toko dumunan sampun ngelimbak ring Kuta, Legian m i w a h Seminyak. I r i k a m a k é h kramané s a n e madué g e n a h wantah ngwangun toko utawi ruko raris kakontrakang. Soangsoang toko gumanti ajin kontrakannyané gumanti maal pisan. “Asiki toko sané jimbarnyané 3 X 3 méter,

Sanjané ento sada ramé di tenten dukuh Goliang Arum. Anaké liu ané pesu mablanja meli jukut wiadin kacang. Di rompok tentené sig dagang Mén Semprugé liu anaké maserung meli jukut maurab. Ragané masi ngadep pésan tlengis, lindung kéto masi bréngkés. Madé Néri suba natad ungkusan lawut nuju ka dagang kembang rampéné meli lengis bok. “Béh Luh suba maluan dini,” nyempléng Madé Néri mara ia nepukin Luh Rasini majujuk di diapan dagang kembang rampéné. “Bes kéto ramé maserung kanggoang malu mai meli bunga cempaka,” Luh Rasini milihin bunga cempaka putih. “Eda onyanga Luh,” Madé Néri bareng masi ngosék bunga cempakané. “Moné liun bungan iwané telah baan Madé bakal nyumpangang, tiang duén meli limang katih,” Luh Rasini nyeledét sing timpalné. “Tiang masi meli limang katih kéwala ané kuning bakal beli tiang apang sing nyén paling blin Luhé,” Madé Néri makenyem. “Eda ja timpalé anggona onékang orahang ja totonan,” Luh Rasini nyubit timpalné kanti Madé Néri makaik. “Kénkén ené makerah ajaka dua,” dagang bungané kedék demen nepukin anak bajang saling guyonin. “Sing ja makerah Mé magarang tulang,” Luh Rasini masi kedék tur nyerahang bungané sig dagangé apang kaputa bareng ajak lengis kembang rampéné. “Binjahan ingetang nyén Luh eda belad kayang aliha.” “Aaa yén aliha,” polos Luh Rasini masaut. “Ngudiang sing aliha anak ngalih tiang malu suud kéto mara bareng-

bareng ngalih luh, sing nyandang Luh suba nuga mara tiang bareng-bareng ajahan, sing ja mabuaka ada anak ngalih tiang. Yén sing ké tiang nulungin ragané tur demen nepukin Luh nyak adung ajak dua sing duga baan tiang ngalih gaé mamocol,” Madé Néri nyéngcéng. “Dadi nyéngcéng Madé?” “Ngudiang sing lek jeg enu duén lek-lek kéwala bayu ada,” Madé Néri nyemak kaputang ané baanga tekén dagang kembang rampéné. “Nah kénkén ja keneh Madéné tiang bakal meli jukut malu,” lantas Luh Rasini makaad sasubané mayah belin bunga cempakané nuju ka dagang jukuté. “Nah nyanan ingetang Luh?” “Karuan tiang suba meli bunga cempaka ngudiang engsap,” pongah masih Luh Rasini masaut. Enu masi ramé anaké maserung di dagang jukuté. Luh Rasini milu masi masusuk meli jukut. ***. Suba nyaluk sanja parekané ajak penyeroané gati ngenyitang sémbé. Ida Dalem Di Madé sedeng malinggih di gedong sareng rabin ida Ratu Ayu dedari sakéng Lempuyang luhur. “Bli Agung dados sungsut rasané cingakin titiang prabawan ratuné,” Ida Ratu maakin rabin idané sané nyentéyéng malinggih ngaksi langité bedauh barak ngakak nyihnayang sang surya sampun surup. “Menawi wénten sané sungsutang Bli Agung menawi sampun nampek petang tiban titiang ngiring durung prasida titiang ngaturang putra ring anggan beli agung,” matur subakti pisan ida ring rakan ida sané kantun sungsit prabawané. Ida Dalem makéséran nampekin rabin idané

ajinnyané Rp 45 juta asasih. Sakéwanten wénten taler toko sané ajinnyané mudahan. Ajin kontrakané nganutin genahé. Yaning ring Jalan Legian miwah Jalan Pantai Kuta, soang-soang toko ngantos Rp 200 juta asasih,” baos I Nyoman Sarjana, sinalih tunggil krama ring Legian. Manut Nyoman Sarjana, makéhan kramané ring Kuta miwah Legian idup saking ngontrakang toko. Nika mawinan, Nyoman Sarjana taler rumasa jejeh, pungkuran krama Kuta lan Legiané pacang sayan-sayan kaon. Duaning mertha sané mesambeh ring Kuta lan Legian wantah prasida kasanggra malarapan antuk ngontrakang toko. “Yaning anaké sane rauh ke Kuta mresidayang ngontrak toko Rp 200 juta asaih, nika nyihnayang anaké punika molihang lintangan ring Rp 200 juta. Sapatutnyané i raga sané mrasidayang molihang asil sané mageng punika. Boya ja saking ngontrakang toko kémanten,” baos Nyoman Sarjana. Manut Nyoman Sarjana, kawéntenan krama Baliné sané sayan-sayan makéh wantah idup saking ngontrakang toko nyihnayang krama Baliné nénten bani ngambil risiko utawi nénten madué jiwa wirausaha. Kahanané punika taler nyihnayang krama Baliné sayan-sayan nincap manahé ngamolihang jinah makéh sakéwanten nénten makarya sane abot pisan. Nika mawinan, Nyoman Sarjana miteketin mangda krama Baliné sayan-sayan nincapang kaweruhan lan kawagedannyané mangda prasida ngelimbakang jiwa wirausaha. Dados kémanten krama Baliné ngaryanin toko raris kaséwaang, sakéwanten taler patut mapidabdab mangda madué rerincikan utsaha anggén ngulati kasukertan. (aya)

ngambel tangané. “Ratu ayu sampunang adi nuga sané nénten patut panjangan malih, bli tuah setata nunas sica ring Ida Sang Hyang Prama Kawi apang énggal i raga kaicén anak alit apang ada bungan puri sané wangun sarengsareng adi. Ento suba ada Kuda Penandang Kajar anggo penandan pinunas adi, pinunas bli dumadak énggal. Mangkin ané sebetang bli ené baan unduk rakan bli di Linggarsana Pura di Samprangan,” Ida Dalem sanget ocem pisan. “Punapi malih wénten parebat Bli Agung sareng i raka,” rabiné sanget pisan matakén. “Nénten naanang bli marebat, ené buin ada panjak matur mai uling Samprangan rakan bli ngancan-ngancan mangkin ida mahias sareng rabin ida dedari kelab-kelab sakéng tan hana, arang pisan tur méweh para patih mantriné nangkilin ida?” “Dados kénten Bli Agung?” “Wawu sampun bli midartayang rakan bliné kéweh pesan katangkilan ida seneng masuluh duén, ajrihin bli yén kéto ngancan-ngancan ada nyén patih ané ngrampas puriné ngaé biuta krana sang nata tan parungu ring guminé.” “Yén asapunika kasayuwaktiné méweh pacang kedadian jagaté niki. Pantes sampun Bli Agung sungsut kayun ring paindikan niki yén sapunapi paweweh jagaté taler Bli Agung masi pacang keni.” “Niki sampun ané ngranayang bli agung méweh, yén bli agung matur ring rakan bli rasané méweh ida suba sing aged marep tekén bli.” “Yén bli agung meneng rasané nénten becik, yadiastun bli agung nénten seneng nyeneng nata,” Ida Dalem sungsut kayuné. masambung (masambung masambung)

KRAMA Baliné mangkin sampun sayansayan keni aab jagat utamané ngeninin indik ambek laksana dot élah tur gelis. Manahé ngamolihang asil sane makéh sakéwanten mangda nénten makéh makarya. Yan dados mangda nénten makarya. “Yan madué tanah 1 héktar ring Bukit Badung mangkin, sinah prasida gejir-gejir. Duaning majalaran antuk ngontrakang kémanten sampun molihang jinah makéh. Nénten perlu makarya malih. Kadi punika mangkin aab jagaté,” baos Putu Rumawan Salain, dosén Fakultas Téknik Univérsitas Udayana. Baliné mangkin sampun sakadi Pulo Ruko, nénten ja malih Pulo Seribu Pura. Manut Putu Rumawan, yaning tata ruang Baliné nénten becik sinah pacang mapaiketan sareng kahanan sosial lan budaya krama Baliné. Asapunika taler kahanan sosial-budaya krama Baliné mapaiketan sareng kahanan tata ruangé. “Nika mawinan, tata ruang punika patut kapagehin pisan. Duaning yaning tata ruang usak, nénten ja pekantenan Baliné kémanten usak, kahanan sosial budaya krama Baliné taler pacang usak. Sinalih tunggilnyané krama Baliné sayan-sayan mamanah gelis tur élah, nénten bani ngambil risiko,” baos Putu Rumawan. Yaning krama Baliné wantah idup saking ngontrakang toko kémanten sinah nénten becik ring galahé pungkuran. Budaya jengahé pacang ical lan krama Baliné pacang sayan-sayan ical ring genahnyané. Duaning Baliné dados genah siat kémanten, krama Baliné nénten polih napi-napi. Duaning asapunika, Putu Rumawan ngaptiang mangda pemréntah Baliné mikayunin kahanané puniki. Patut katangiang saking mangkin pidabdab nyelehin kahanan Baliné 20 miwah 50 warsa sane jagi rauh. Asapunika kawéntenan palemahan, parahyangan lan pawongan Baliné. (aya)

Napi Orti Alien Maévolusi Alon-alon? Napiké makhluk luar angkasa (ET) maévolusi alon-alon? Silih tunggil kawéntenan évolusionér indik alien sané ngilis sané nyawis sakancan pitakén sané nungkalik, napiké i raga mangkin pinaka manusa patut ngédéngang raga? Sakadi sané kanikayang antuk fisikawan Enrico Fermi duk warsa 1950, siosan ring évolusi hidup ring guminé sané ngangobin, pastika wénten akéh jadma maurip sané wikan sané wénten i rika, doh ring luar angkasa. Dados ipun nénten katélpun tur nénten selehin i raga? Indiké punika sané kanikayang antuk Adrian Kent saking Institut Perimeteri Waterloo, Ontario, Kanada, pinaka parisolah sané yakti-yakti nungkalik. Anggén mabaran parisolah nungkalik puniki Fermi, Kent nguningang indik séléksi alam lan mabarang indik évolusi punika minabang mamargi alon-alon sangkaning kawantu antuk alien. Dané nganikayang, minab yakti manut ring wiwéka, indik yuda ngrebutin sumber daya ring sajeroning buana agung sané ngranayang évolusi majeng soroh utawi spésiés-spésiés alien ring planét-planét. Spésiés sané wikanan, umpaminé meled nguasayang lan ngawigunayang planét siosan anggén ngulur kauripannyané. Yéning kadi asapunika, bhuana agung wantah genah sané biut, lan seléksi évolusionér minab nyaruang ipun sané madué tetujon idup sané bawak utawi spésiés sané belogan utawi sané nénten ngamanahang kauripan oka, putu lan sentanané pungkuran. (ant/ita)

Kacang Komak Pengamanan naskah Ujian Nasional (UN) ring Bali, kajaga magilir, magembok kalih.

-Péh jeg serem, aéngan ring ngaja pratima manten. *** Kasus ieg SemanaAmbengan, prajuru nunas mangda kramané kabébasang. -Petugasé nunas mangda iegé kapuputang! *** Toya Danu Buyan meliah, pejabat tan rungu, perékonomian rumpuh. -Dong rumpuh, yéh!


10

Sabha Tetuek

Ruko Soléh Olih Mas Ruscitadéwi Pawangunan ring Dénpasar sayan maju lan ramé. Pinaka ibu kota provinsi lan daérah tujuan wisata, ring kota Dénpasar taler sayan akéh kawangun swalayan lan toko miwah umah sané masikian sareng toko sané kabaos rumah toko (ruko). Kawéntenan puniki tan prasida kakelidin, duaning krama sané meneng lan maasal saking sawengkon Dénpasar sakadi tan prasida makiba, yéning nénten nyarengin pamargin jagat. Pola-pali sané mamargi ring pasar-pasaré, sinah ring dija ja anaké ramia, sinah becik katangiang pasar, duaning kawéntenan ramia punika wantah unteng pasaré. Pasar i riki boya ja wantah genah sang madolan sané kajangkepin antuk barang adol-adolanné lan karauhin sané sekala, ring Dénpasar taler metu pasarpasar niskala, sané wantah marupa rumah toko kémanten lan sang sané numbas dados matumbasan saking purinné, saking telponné miwah internét. Sané kaadol ring ruko-ruko punika boya ja wantah basa-basa, sanganan, ajengan lan wenda-wenda siosan, taler kaadol pakaryan, paplalianan, télpon miwah sané lianan.

Duaning pangarsan jagaté lan genahé sané ramia mawinan panglimbak kota Dénpasar pinaka kota ruko tan prasida katambengin. Wantah patut kapidabdabin becik mangdané prasida ngwetuang pikolih majeng krama sané nuenang karang tanahé inucap. Duaning akéh krama Baliné sujatinné nénten madué anléh madagang, mawinan ruko-ruko sané kawangun seringan udu. Siosan ring punika, parisolah krama Baliné sané kantun mabekel parisolah saking tradisi agraris mawinan, ri kala madolan, makarya ruko taler katah makarya ruko sané pateh. Napi ja sané kakaryanin antuk anak ring banjarné, raris sané siosan sareng maadolan kadi punika. Ngadol ajengan, sami ngadol ajengan, ngadol bénsin, sami ngadol bénsin, ngadol pulsa lan hp sami mukak toko pulsa lan hp. Punika awinan arang sané prasida maju lan mabati. Boya ja tan wénten sané numbas, sakéwanten duaning sang sané dumas sampun kadum-dum sareng akéh. Punika awinan yéning jagi makarya ruko tur madolan, patut makarya ruko sané soléh, sané ngadol sané mabinayang sareng anak siosan.

PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.utawi bali_orti@yahoo.com

Bungklang Bungkling

Redit é Kliwon, 17 April 2011 Redité

Lumut-lumut Watulumbang (118)

Selagan Raos

Raos nyelag adané yén ada raos apit raos. Yén ada anak nyelag raos anak sedeng mabebaosan, anaké ané nyelag ento orahanga megat raos. Koné raosé maembah cara embahan tukad suluk. Yén lakar megat tukad-raos ané suluk, sing dadi sing nunas ampura. Nyén megat-megat raos, patuh koné tekén megatmegat pamargin Hyang Saraswati. Ila-ila koné ento. Liu anak kapastu sing mataksu munyiné, ulian sai-sai megat raos.

Olih IBM. Dharma Palguna Kéto ané madan Selagan Raos? Sing. Sing kéto. Ento madan raos nyelag-nyelag. Lén ento tekén Selagan Raos. Hyang Saraswati koné malinggih di Selagan Raos. Yén ada bongkol raos matemu lawan tungtung ing raos, ditu koné tongos singit ané madan Selagan Raos. Dija ento tongos ané madan Selagan Raos? Alih di raosé sing tepuk. Alih di bongkol layahé masih sing ditu. Telektekang di muncuk layahé sing ngenah. Apa buin di tengahan layahé seliksik, sing karuan lakar tawang. Ané madan Selagan Raos sing di layah. Sing masih di bibihé. Sing di kolongané. Sing di raosé. Dija kadén. Kéwala ané madan Selagan

BO/ita

Raos ento mula saja ada. Sastrané nuturang buka kéto. Sastra nak sing taén linyok. Liu panyungsung raos suba muktiang kaluwihan Selagan Raosé ento. Kewala liu masih ané enu iteh tungkul ngulik raos, puputné sing nawang rasan Selagan Raos. Kéto koné ané madan Selagan Raos. Lén koné ento tekén raos nyelag. Anak ané ngraos nyelag-nyelag pasti ketara, cara maengkeb di galangé. Anak ané nongos di Selagan Raos, sing kena ban ngraosang, cara nyilem di dalemé. Sukeh yén pineh-pinehin. Aluh yén suba ngresep. Pepinehé ento madan jalan sukeh. Pangresepé ento madan jalan aluh. Kéwala sing lakar tepuk jalan aluhé, yén sing bani nuluh jalan sukeh. Nyén

nawang Selagan Raos, ia nawang suksmaning raos. Nyén nawang suksmaning raos, sing liu mesuang raos. Ia nongos di selagan nawang tekén sing nawang. Di alas raosé liu ada raos makutang-kutang. Paselengkat-paselungkit cara saang tuh. Di taman sari raosé sing ada raos makutangkutang. Raos ané pesu uli di tengah pasti mulih ka tengah. Sing ada raos pesu uli di sisi mulih buin ka sisian. Yén ada raos pesu uli di tutuk (bungut), mulih raosé nuluh kuping. Kéwala yén ada raos pesu sing uli di tutuk, orahanga ento madan raos tan pasuara. Sing kuping ané ningehang. Raos tan pasuara ento pesu uli di Selagan Raos, masih ditu tongosné mulih di Selagan

Raosé. Péh, dawa sajan satuan raosé. Apa sing ené madan pepesan puyung. Munyiné cara tenget, cara bek misi rahasia, kewala patuh cara bawang yén pelutin sing ada lénan tekén kulit isiné. Bah! Yén raosé suba neked di puyungé, buin nyukeh-nyukehang. Kadén puyung ento madan Selagan Raos. Kadén bek ento madan Selagan Raos. Sing dadi ngadénngadén. Selagan Raosé ento sing dadi kadén-kadén. Kéwala musti rasa-rasanin. Mula sing bisa ngraosang rasa. Uli di bongkol ka tungtung duluh. Yén bongkolné di langit, tungtungné di awak. Yén di awak bongkolné, tungtungné di langit.

Djangér Makadang Sareng Dancer? NGULANGUNIN pisan miragiang gending jangér: sing singing sing sing jangér, saréré nyoman nyényorin, kelap-kelap ngalap bunga, langsing lanjar pamulunné nyandat gading. Duh, kadudut manahé, kadudupang, kadi miragiang suaran tadah asih ri kala prabhata kala, ngasmaranin, ngrumrum, mawastu tan marasa med ring manah miragiang gending jangér puniki. Kadék Suartaya, sinalih tunggil pangurati lan panyeleh (peneliti) sesolahan Bali maosang, kocap jangér embas pantaraning warsa 1950, ring jagat Liligundi Buléléng. Mawiwit saking i rika, jangéré werdi miwah nyelusup ka dura Buléléng. Warsa pitung dasaan, jangéré kasub, nglimbak ring sawewengkon jagat Bali. Ring dija-dija, ring suang-suang désa wénten sekaa jangér. Sesolahan miwah gending jangér prasida ngarad pra trunané, para jejakané, ngebrasang semangat patriotismé, nasionalismé, mawastu pramangkin mara-

sa masikian manahé mabéla ring Ibu Pertiwi, napi malih risampuné jangéré kaimbuhin lelampahan, sayan-sayan bangga manahé ring kawéntenan jangér, sesolahan Bali puniki. Gending-gending jangéré lumrah mabasa Bali. Kémawon disapunapiné kaselagin antuk basa Indonésia sané ngawinang pakantenanné gagah, dueg makata. Dueg mabasa Indonésia duk punika kabaos dueg makata. Akidik ja dagingin basa Indonésia, mawastu polih andupan tangan. Yén éling ring Bapa Sadru sang sampun madihyang, sané dados punta ring Arja Bon Bali, sané dahat kasub riin, ri tatkala maswawacana (bermonolog) miwah maantawacana (berdialog) nganggé basa Indonésia, raris kaselagin aklepitan nganggé basa Indonésia (makata), pasti suryaké makuus, ngajumang kawikananné makata. Asapunika taler ring sesolahan jangér, dagingin basa Indonésia akruna-duang kru-

na, pasti kapuji kabaos gagah, modérn. Pirengang niki: Slamat malam slamat datang kami ucapkan, titiang jangér saking Selat rauh meriki. Sakadi vetsin madaging akecritan ngeranayang jaen. Duk pangawit embas jangéré, minab torisé sampun wénten langkah-langkah masesanjan ka Bali. Uning mabasa Inggris duk punika, sampunang ja akéh, akidik ugi, sampun dados ngon-ngonan krama Bali. Yén sesolahan sané wawu embas puniki susupin antuk bahasa toris, pasti kabinawa gagahné. Kamanah antuk titiang, sesolahan sané wawu embas puniki pangawitné, olih sang sané uning mabasa Inggris duk punika, kawastanin “Dancer”, sané raket mapaiketan ring sesolahan. Aksara C (wacen se), duk punika arang manggé ring penyuratan basa Indonésia. Aksara sané masuara ce duk punika kasurat antuk tj. Duaning wangun aksara C mirip ring aksara G, mawinan kruna “Danc-

er” kawacén “Danger”, kasuén-suén dados “Djanger”. Sing singing sing sing janger artosnyané ngiring magending, ngendingang gending jangér. Dagingin basa Indonésia dogén akruna-duang kruna sampun aéng mageremné, napi malih dagingin basa Inggris yadiastun akecritan, tan kodag-kodag gagahné, kabinawa, sayan ngangobin, sayan nudut, sayan ngulangunin. Jangér boya ja bajang (jang) begér (er) sané artosne bajang perlénté sane buduh mapayas, sané tan rungu ring swadharma kabajangannyané, kemawon mawit saking “Cancer”, pragina-pragina truna-truni, bajang sané égar, sané sadia nyikiang kahyun nglaksanayang dharma agama dharma negara. Minab, “Djanger” makadang sareng “Dander”. Sané aturan titiang puniki, wantah panarka. Yén jagi ngruruh sané patut, patut selehin malih mangda keniang patuting patut. Ampura pang banget. Agung Wiyat S. Ardhi

Arabisasi Kota Olih I Wayan Juniarta Ba telung wai ujané sing pegatpegat. Kliad-kliud krama sekaa tuaké ngalih anget di warungé. “Yén sing krana bas kaliwat doté gén tuak, asli luwungan jumah medem,” kéto abetné I Wayan Geris Geris. Krama ané lénan sing ada ngemang koméntar. Yén ba ujan-ujan, mula sing ada ané makita mamunyi. Luwungan jeg tuaké gén inem, kacang kulité sapu. Nanging konyangan matolihan pas ada ané ngerosok macelep. Sing misi kéné, sing misi kéto, jlema to jeg langsung nyemak tuak apucung tur dongdonga. “Aruuuh, telah bayuné kemamai sing masi bakat alamatné. Sing ngadén Dénpasar ba calah kéto jani,” kéto abetné I Madé Jadul Dusun. I Madé nak sing taén kija-kija. Paling joh ka tukadé mandus, atau ka wantilané mabalih tajén. Taén ka Dénpasar dugas cenik dogén, ajakina kén méméné ngadep séla tur uyah. Tuni tumbén ia kema, orahina ngaba undangan bazzar baang krama banjaré ané mlaga di Dénpasar. “Mih, mara ked cang di gumi Monang-maning jeg matepuk cang jak danu ané linggah sajan. I pidan nak carik gén ditu, jani jeg yéh gén dija-dija. Ajum krama Dénpasaré, liu sajan ané maumah di tengah danuné,” kéto abetné. Bungker-bungker krama sekaa tuaké. Asli sing nawang unduk I Madé. Sing ba tawanga krama Dénpasaré boya ja maumah di ten-

gah danuné, nanging nak mula langganan banjir mula. “Maan cang liwat di Buagan, Jematang, Beraban, Pengiasan, Tulangampian, Kerobokan, mih padalem krama né ditu. Liu sajan ané ngoyong di umah matingkat calah umah dara. Pules ditu, magaé ditu, meju ditu, nyemuh pantingan ditu. Inih opekné to.” Kikik-kikik kramané. Ulesné I Made sing nawang Ruko (rumah toko) lan Rukan (rumah kantor). Sing nawang yén modéren to artiné bani éfisiénsi, yén kota modéren to artiné harus liu gedung matingkat saling seksek saling pategehin. “Sajaan jlema gunung Ci De. Tong nguda jlema Dénpasaré padalem Ci? Yén ba kanti ngelah umah dara, ngoyong di Ruko, artiné ba jlema sugih to. Ajin rukoné nak kanti ratusan yuta to. Yén ba ngelah ruko artiné pengusaha ba to, asli liunan ngelah pis kén Ci,” I Wayan nuturin. Bengong I Madé. Sing kapineh baana ada jlema sugih nyak maseksek di umah darané. “Mih, yén cang asli nyeh ngoyong di umah dara calah kéto. Yén ada linuh kija laku malaib, yén ada kebakaran asli dadi guling jak makejang. Apabuin yén terus ngeliunang umah dara ruko lan rukanné asli lakar enced tanahé. Yén ba keto éngkén lakar dadiné gumi Dénpasaré?” Engsap ia I Madé. Yén enced ruko lan rukané, sinah lakar ngeliunan krama Dénpasaré ané maumah di tengan danuné.

Dugasé ilu minab nénten wénten wang Indonésiané sané ngaukin timpal ipuné “énté” lan ngaukin déwéknyané “ané”, taler wénten masih sambatanga “bahlul” lan sané kadruwénang olih wang saking genah lengisé. Ketah kasambat gumi Arab, nak kocap raosanga i rika genah palekadan utawi panumadian wang sané ngorahang “énté”, “ané”, “bahlul” lan “fulus” ento. Mangkin minab sampun ngansan- ngansan maakang ius Arabisasiné ento ka wewengkon Indonésiané. Tegarang tilikin akédik, térorisé dogén samian polih maguru i rika ring timur tengahé ento. Taler samian somah terorisé ento makrudung mecadar, sinah miriban masaih ngajak ninja Nipon Jepangé; nanging malénan agisgisninja Arabé. Nganti ring sinetroné

mangkin akéhan nganggén arabisasi basa, “énté”, “ané”, “fulus”, “bahlul”, lan sané lianan. Napikéh akéhan anaké ring Indonésiané ené nénten ngrungu budaya Indonésia? Ngudiangkéh akéhan anaké minuutin budaya arabé ento? Napikéh budaya “énté”, “ané”, “bahlul”, ento patut sakadi budaya sané kabuat ring Pancasilané? Apabuin pemimpin agamané sané keni arabisasiné ento jag pragat nyambatang “haram”, “musrik”, nyabran wai. Mare kéné lan kéto agisgisan dogén, suba ba raosanga “haram”, raosanga kafir, kufur, lan sané booné arab ento. Tusingkéh éling lan ngresepang para pemimpiné i riki ring Indonésia, nak sampun akéh anak bangsané sané mekuli ka gumi arabé ento, kaparikosa, kasakitin ditu;

sinah i raga i riki nampi kapelihan dogén, nénten wénten utsaha mabuat sané sida miriban anggén nyelametin panyaman i ragané i rika? Salingkéh utsaha, jag pragat mecik manggis dogén geginan pemimpin wang sané agamané mayoritas ring Indonésiané ené merika; nunas kapelihan utawi nunas iwang; napikéh iwangé ento? Ah beneh, jakti jakti beneh, miriban karmapalané majalan, mangkin suba kasambatang keni kebrebehan gumi Arabé ento, ngansan wai, ngansan dina, jag wénten dogén konplik konplik irika; sané dumunan akéhan pemimpin pemimpin wang sané agamané mayoritas iriki nyembah nyembah tata budaya lan tanah Arabé i rika sekadi jagat utawi genah sané setata suci; suci minab, nanging pari-

solah wang Arabé i rika minab akéhan sané mabading nungkalik. Nempa sih nempa, dadi sih dadi, nanging napikéh sané tempa punika sampun maciri Indonésia? Sampun maciri Pancasila sané anggén i raga sami titi pangancan, anggén nuntunin wang Indonésiané mangda tetep jejeg sakadi Indonesia? Ah salingké ngitungang ané kéto to, jag pragat ngraosang “énté”, “ané”, “bahlul”, “musrik”, “haram” pragat “haram¦”. Sangkala bedik bedik ngaé bom, miriban nak kadéna padidiana ngelahang guminé ené, pang tetep buka cara pangandika Arabé dogén, sané lénan tekén ento sinah sambatanga kafir. Luungan suba sareng sareng ngujarang, “Say no to Arabisation in I Madé Suwitra Indonesia”.


Sastra

Redit é Kliwon, 17 April 2011 Redité

Mara Inget Olih I Gdé Darna

SUBA limang tiban embuh dua bulan, Madé Jati makurenan ngajak Nyoman Asih, kondén masi ngelah pianak. Yan alih pangenahné tusing pantes ia buka kéto, sawiré kaluargané Madé Jati kéto masi kaluargané Nyoman Asih saling peliunin ngelah pianak. Madé Jati menyama ajaka nemnem, muwani tatelu luh masih tatelu. Nyoman Asih matugelan ajaka lima, muwani dadua luh tatelu. Nampi paundukané buka kéto mailehan I Madé Jati ajaka Nyoman Asih nakonang déwékné. Tatelu Dokteré sané suba tekaina makejang ngorahang déwékné ajak kurenanné pada seger tur lakar dadi ngelah pianak. Nyoman Asih pang kuda kadén ngelimpunang déwékné, masi tusing mintulin. Timpal-timpalné Madé Jati, yadian ané bareng magaé di kantor Camat, kéto masih timpal-timpalné di sisi pepes nyandain déwékné orahanga Pan Bekung, sakéwala Madé Jati nampi aji kenyem. Ada masi timpalné nundén I Madé ngalih kurenan buin, anggon nyatiang déwékné tusing bekung. Sakéwala Madé Jati tusing taén obah kenehné makurenan ngajak Nyoman Asih, sawiréh setata ia inget tekén subaya lakar makurenan seenun idupné. Ento ané makerana ia pageh pesan ngaba déwék, tusing taén obah sayang tur asihné ngajak somah. Kéto masi Nyoman Asih, yadiastu ia pepes pedingehin tekén timpaltimpalné paundukan kurenanné, ada ngorahang I Madé Jati mademenan buin ngajak timpalné di kantor Camat, ada ané

Tain Belék Tain Blenget:

Sadéréng Keni Kaon, Kayunin Ragané! Wewangsalan ring ajeng sampun sering kaucapang olih i pretakjana ring Bali. Yén selehin artosipun sayuakti becik tur mabuat pisan anggén gegambelan ri tatkala niténin kauripan gumanti prasida manggih karahajengan. Rahajeng ka sunia (niskala) kalawan sekala. Yén sampun becik yasa kértiné majeng ring Ida Sasuhunan (ring luhur miwah ring tebén), prasida paras-paros sareng sameton taler lingu ring natah palemahan, pastika kaimpasang saking wicara sané kaon, nénten nyelsel padéwékan ulian iwang malaksana. Pariselselé setata ring ungkur, sapunika anaké wikan maosang. Yukti sayuakti asapunika, duaning kantos mangkin nénten wénten anak nyelsel ring ajeng. Ring Bali, sampun tingas pisan bakaosang olih agamané, yén malaksana, patut mituut daging trikaya, minakadi pikayunan, bebaosan, miwah panglaksana sané becik. Yén sampun prasida mapikayun sané becik, mabebaosan sané ngawinang tis arsan sang sané mirengang, turmaning malaksana manut darmaning agama miwah darmaning negara wau kabaosang trikaya sané molihang parisuda. Méweh pisan nata pikayunan gumanti mangda nulus. Asapunika taler mabaos sané prasida nayuhin i pretakjana, miwah malaksana sané patut ka pungkur urip, majanten méweh kamargiang. I gegodan setata nyantulin parilaksanan i manusa. Yukti ké asapunika? Ring dija genah i manusa ngramang nangkepin i gegodan? Inggih, niki patut pikayunin sareng sami gumanti nénten gelis makelid ring wicara sané wénten, raris maosang i gegodan sané dados pangrabda. Mabaos, sayuakti danganan ring malaksana miwah mapikayun. Yén asapunika, majanten laksana punika sané pinaka bukti sakala i manusa prasida nangkepin i gegodan. Yén upamiang i gegodan punika mis utawi leluu, duhkapan i manusa pacang prasida mresihin i leluu yén sampun ring pikayunan nénten marawat pacang niténin i leluu mangda nénten mikobetin i manusa kawekas. Salingké pacang prasida malaksana mresihin utawi ngupapira i leluu mangda dados mawiguna, mapikayun sampun nénten mampuh, pastika bencana pacang kapangguh. Nata kauripan nénten ja méweh yén sampun prasida niténin i gegodan madasar tegep ring trikayané punika. Untengnyané nénten dados ngramang nangkepin i gegodan, duaning ipun sané ngawinang kaoné sajeroning kauripan. Telat méngkasin, sinah sampun kaon wau mapikayun. W. Suardiana

ngorahang imaluan dugas bajangné I Madé Jati kual kereng ngalih sundel sangkam jani bekung, sakéwala Nyoman Asih tusing nyimpen ortané buka kéto di kenehné. Sedek rainan Anggar kasih Dulungwangi, piodalan di sanggahné, Nyoman Asih itep majejahitan di ampikné disubanné suud magarapan di paon. Sawetara pukul setengah satu, I Madé Jati mara teka, terus negak di samping kurenanné. Kondén melah tegakné Nyoman Asih suba matakon, “Adi tumbén tengai mara mulih beli?” Madé Jati masahut, “mara gati teka uli ngiring Pak Camat rapat di Bhuwana Kertha ajak Perbekel. Klian Adat lan para Kelian Banjar Désa Panjiné ané ada di sawewengkon rurungé gedé ka Monumén Perjuangan Bhuwana Kertha. Sawireh buin pitung dina jani raina Pawetonan Bhuwana Kerthané ané ka 62 warsa.” Nyoman Asih buin nyambung aji patakon,”adi tumbén Pak Camat ngrapatang indik perayaan Bhuwana Kerthané, biasané kadén makejang pragat di Kabupaten. Pak Camat bantas ngorahin Perbekelé sumangdénné ngorahin masyarakaté apang masang bendéra Merah Putih.” Madé Jati masahut,”ulesné nguringurihang jani, masyarakaté buka kelangan semangat masang bendéra. Buktiné Nyoman kadén taén ngrengkeng yan nyanggra pawetonan jagat Proklamasi 17 Agustus, jeg medikang dogén masyarakaté ané masang bendéra mérah putih, kéto masi ané mayasin

11 warung-warung lan toko-toko ané ada di rurungé. Yan pradéné Pemerintahé tusing ngeh tekén paundukané cara jani apa lakar dadin guminé mani poan. Korupsiné tusing empad-empad, para penegak hukumé liunan cara kélangan sepat, makejang ngalih camilan. Pedalem gati yadnya para Pahlawané mabéla pati sumangdén jagat Indonésiané merdéka cara jani.” Nyoman Asih masahut, “cara tusing ada artinné Monumén-monumén Perjuangané ané kawangun, kéto masi tonggak-tonggak sejarah ané ada di désa-désa.” I Madé Jati buin nyambung, “inget beli tekén pidatoné Bapak Presidén kapertama RI Bung Karno ané mamurda JAS MERAH, ‘Jangan Sekali-sekali Melupakan Sejarah.’ Sawiréh sejarahé ento nyimpen kawinan ané lintang maguna. Engsap tekén sejarah, utamané sejarah bangsa maarti tusing nyak malajah. Anaké tusing demen malajah pastika belog. Belogé ento punyan lacuré, tur nyen ja belog pastika élah kabelog-belog.” I Madé Jati seken pesan mamunyi. Mara pegat munyinné Madé Jati. Nyoman Asih cara tangkejut mamunyi, “yé dadi gati pesan nutur, beli kadén kondén madaar?” I Madé Jati masaut kenyem, “suba di Bhuwana Kertha maan nasi bungkus. Beli lakar masugi malu terus lakar masuk.” I Madé Jati bangun, I Nyoman Asih terus nutugang jejahitan.

Saking Langit Bali

Olih IBW Widiasa Kenitén

Wahya Santosa

Wantah ring geguritan Bagus Diarsané Betara Indra tedun dados gegéndong nuréksain sang sujati mapitulung punapi nénten. Sané mangkin, nénten Bhathara Indra nyuti rupa dados gegéndong. Gumanti jati-jati sang nénten nué, sang kapaksa ngagegéndong. Ipun katah nglincak ring margi-marginé, ring lampu setopané, ring séngol, ring objék wisata, taler genah sané lianan. Sira sané patut mapitulung? Janten nénten Pemda kémanten, taler sang sané uning ring parindikan nuréksain sang dados gegéndong yan turah mangkin LSM sané urati ring gegéndong. Gegendongé janten ngawetuang pikobet santukan nyihnayang durung antar pamargin kauripané. Kantun wénten pabinaan sané embangné linggah pisan. Sané sampun becik kauripané, yan mrasidayang wetu jagi mapitulung ring sang dados gegéndong. Pitulungé punika midep antuk pamargi, pikayunan utawi parindikan sané becik mangda sayan nguredang kawéntenan gegendongé. Marupa guna gina (lapangan pekerjaan) sané antes olih ipun. Gegéndongé méh sampun ping kuda-kuda katangkep, kakepung, kantos wadih sang dados tukang kepung gegéndong. Punapi malih karuntutin ambun ipuné sané andih. Janten pacang ngawetuang duleg ring pikayunan. Duleg santukan nénten med-med ipun dados gegéndong. Magegéndong sampun dados pakaryan. Yan dumun, anaké murupmurup ( barter), wénten makta sekar raris kagentosin antuk beras. Kocap berasé punika anggéna yadnya. Dadosné sané murupin taler sareng mayadnya. Lian wantah dados

manahin ring sajeroning pikayunan, pamargin kauripan parajanané ring jagaté puniki, yéning imbayang sakadi kawéntenan kerétané. Napi mawinan kaimbayang sakadi keréta? Inggih punika, duaning kapiambeng utawi nénten kapiambeng pamargin kerétané, banget pisan sané ngawinang wantah kawéntenan kerétané sané katumpangin.

Ring sajeroning keréta punika wénten pahan-pahané sané banget mapaiketan upaminné; kawéntenan kerétané, kawéntenan kusirné, kawéntenan tali kendaliné, lan kawéntenan margi sané pacang kamarginin, makasami sané kawédar punika banget pisan ngawinang antar utawi nénten antar pamargin kerétané. Sinalih tungguh pahanpahan punika kawéntenané nénten becik majanten sampun pamargin kerétané pacang kapiambeng. Srana-srana sajeroning keréta sané kasurat kadi punika, wantah kasurat ring sajeroning cakepan suci Katha Upanishad, I.3, sané kabaos: “Atmanan rathinam widdhi, sariram ratham tu, buddhim tu saradim widdhi, manahpragraham évaca.” Sané mateges, “kauningayang Sang Pribadi utawi Sang Atma, wantah tuanné utawi sané nuénang kerétané, angga sarira wantah sang keréta, kawijaksanan wantah kusirné, lan pamineh wantah tali kendalinné. Sang Pribadi utawi Sang Atma matatujon mangda presida kapanggih banget kaiket ring

ngitung agama lan suku, kaperah kasambat Révolusi Nasional. Artin nasionalé ento ané kapatutang wangunné marupa Monumén. Baos Monumén kajemak uli basa Inggris ané maarti ‘’Tugu Peringatan’’, artiné painget tekén révolusi 17 Agustus 1945né. Tur adan Bhuwana Kerthané maarti ‘’Jagaté Santi’’ anut tekén pangacep perjuangan révolusiné, ané ngaredanaang tusing ada buin tingkah manusa nindes manusa. Jagaté kerta lan raharja. Suud kemahé ento yan ping kuda kadén I Madé Jati ajaka Nyoman Asih ka tugu Perjuangan Bhuwana Kerta di Désa Panji. Di pangipian inget ia sedek purnama kapat sanja, maturan ia ajaka dadua ka Bhuwana Kertha, tur dugasé ento ia majanji lakar maturan bendéra Merah Putih malakar ban sutra ané halus. Mara nganteg ditu ipianné jam témbokné maklénéng mamunyi ping papat. Ngéncolang ia enten, bangun tur bengong negak di samping kurenanné ané enu pules. Lantur dunduna kurenanné. Di subanné bangun, Madé Jati nuturang ipiané, utamané sesanginné yan sida makurenan ajak Nyoman Asih lakar maturan bendéra Mérah Putih. Ajaka dadua kendel pesan di kenehné sawiréh mara inget tekén sesanginné. Dumadak di subanné naur sesangi sida kapaica sentana. Sajaan suba buin pitung dinané nyanjaang tanggal 17 Januari 2008 rikala ngaturang piodalan, I Madé Jati ajaka Nyoman Asih tangkil ke Bhuwana Kertha naur sesanginné.

Gegéndong

gegéndong, ipun natakang lima ring sapunapiné ngambis utawi ngasih-ngasihin mangda ngicénin jinah. Wénten malih nénten nyak icénin beras mangda jinah. Kocap wantah jinah dados tumbasanga sané lianan. Yan beras, ipun kantun ngadol utawi nyakan. Duég taler gegéndongé. Pikayunané praktis ékonomis. Indayang nikain ipun mabersih ring pakarangané wantah ka paumahan ngagendong, pastika nénten nyak. Sané banget ngobetin anak alit sané antesné ngranjing raris dados gegéndong. Saking alit, sampun kaajahin mangda ngagegéndong. Sayan kelih sayan cacep dados gegéndong, sayan biasa ngagéndong. Nénten nyak ngarumasayang méwehné ngrereh pangupajiwa.Nénten kaweruhan sané rereha dumun. Samaliha sang dados gegéndong katahan anak istri sareng anak alit-alit. Arang panggihin anak lanang truna utawi sané tuanan malih kidik. Minab sampun kapikayunin wantah anak alit, anak istri ngidihngidih wetu jagi mapitulung. Taler nyihnayang sang mangga istri dadosanga sarana mangda dangan ngrereh jinah. Punapi mangda gegendongé sayan nguredang punika sané patut wilangin? Minab patut epah sang dados gegéndong.

Pertama, wénten ngagegéndong gumanti jati-jati nénten madué jagi ajenga. Pingkalih, ngagegéndong gumanti lengit makarya santukan ngantosang pikolih dados petani suéan. Kaping tiga, gegéndong sané karencanayang mangda dados gegéndong. Wénten sané dados pamucuk gegéndong. Mangda gelis nguredang gegendongé, sang dados manggala praja becikné ngawéntenang genah ring pangrauh gegendongé. I rika genahang balai rehabilitasi utawi genah ngicénin kaweruhan. Icénin guna gina ( keterampilan) raris tumbas pakaryan sang ngagegéndong. Sampunang icenina jinah pracuma. Désa adat sané dados pangrencana utawi nuréksain guna ginan ipunné taler ngaturang ring manggala praja pikobeté wantah kapanggih. Paiketanané becik désa adat, manggala prajané tampek sareng kramané. Wantah mrasidayang unggahang ring awig désa, kramané nénten dados ngagegéndong. Sampunang emed-emed ngarunguang sang dados gegéndong. Santukan bénjangan wantah teléman, sayan sué midep daos kabiasaan ipunné. Sayan mikobetang nuréksain. Sang ngagegendong taler manusa nué rasa, patut turéksain.

Keréta Yéning bangetang manah-

Suud maturan di sanggah sawetara pukul sia peteng, I Madé Jati ajaka kurenanné Nyoman Asih tusing cara biasanné mabalih TV, suud masalin terus macelep jumahan meten. Ulesné ulian ban kenyel. Mara cekolanga déwékné di kasuré, suba ngengkis pulesné ajaka dadua. Petengé ento Madé Jati ngipi. Ngipiang déwékné matepuk ajak kurenanné Nyoman Asih dugasé enu pada dadi murid SMA kemah di Bhuwana Kertha. Sesukat ento sayan leket demenné ajaka dadua. Di pengipian enu terang ngenah dugas maan ceramah uli Jero Mangku ané ngiring di Bhuwana Kertha, ané kaperah masih adanné Pura Republik. Jero Mangku kabenengan pesan anggota Véteran Pejuang, ané bareng dugas upacara ngaturang janji pejuang Buléléng tgl. 17 Januari 1948 ring ajeng Ida Sang Hyang Widhi. Isin sumpahé/ janjiné: ‘’Bila RI Menang, Nanti di Tempat Ini Akan Dibangun Sebuah Pura Républik’’. Eédan acaranné kelanturang nanem Punyan Bingin dadua pinaka simbul Sang Dwi Warna Mérah Putih. Selanturné Jero Mangku nerangang, adi Pura Républik ané lakar kawangun tusing Monumén. Dané nerangang Pura Républik Indonésia tusing lén maarti Monumén Bangsa, ané dadi kapuja olih bangsa, pinaka praciri perjuangan Bangsa Indonésia ngalaksanaan révolusi fisik mabéla lan ngukuhang Kemerdékaan Bangsa Indonésia. Révolusiné kelaksanaang olih bangsa Indonesiané tusing

kawéntenan kerétané, napiké becik utawi nénten becik. Kawéntenan kusirné napiké nénten wijaksana. Kawéntenan tali kendaliné utawi paminehné mawiwéka napi nénten mawiwéka. Cutetang malih maosang indik kawéntenan kerétané, kusirné mangda banget wijaksana, lan paminehné mangda mawiwéka. Salanturnyané lanturan malih maosang indik kawéntenan sloka Katha Upanishad I.4, i riki taler kabaosang taler sakadi puniki, “Indriyani hayam ahur, wisayanis tesu gocaran, atmanendriya mano yuktam, broktety ahur mamisinah,” sané mateges, indria punika wantah kabaos kudan keréta, sorah indria wantah margi sané pacang kamarginin, sang Pribadi utawi sang Atma sajeroning punikli kaimbayang angga sarira, indria lan pamineh wantah sané pacang mikolihang asilné, asapunika parajana sané sampun pawikan kanikayang. Embas dados jadma ring jagaté, sajeroning cakepan suci maosang wantah kabaos mahluk sané pinih

Nada Sunariné Nada Sunariné rempuh Karasa joh uli kuping né mamireng Ngaé luluh bayuné makaon Joh ngengkebang semitané metalang Telah selah angkihané pegat kaplaibang

Rasa Né Ngulayang Ada rasa Lekad mekaad tan pasarat Ngaba keneh makeber ngindang Kambang di angin angen ngulayang Rasané macanda mangiterin lata Buka tambulilingané ngempok atiné uyang Liang kadi manerawang sawang Nadaksara ilang Rasané buka tan paajiang

Ngalih Lawat Maaji Nguda dadi sing merawat Ilang lawaté sing sida ulapin Muane mesawang pelung Kadi Tunjungé tan pawarih Sepi idepé dot makelo ngaresepang Apa sujatiné ané dadi dasar Tatakan basangé mesuang wirasa Nguda setata kandapan Idepé maguyang di natah bimbang Tuara maan ngadungang rasa Pragat nyag mauyak corah Kalabak olih solahé ané gedénan kruak Ané mekada setata pelih Matilesang awak Dot jani ngalih bekel kenyemané Ane uli i pidan bungah masawang di pipiné Apang ngelah masi déwéké galah Ngalih lawat né maaji

mautama, kawéntenan sakadi puniki mangdannyané kauningayang srana-srana sané wénten sajeroning kerétané. Sané nuénang kerétané jagi prasida santi sajeroning pamargi, risampuné makasami sranasrana sajeroning keréta punika mawiguna. Sang Pribadi utawi Sang Atma mangda madué tetujon sané tatas turmaning mangda terang, punika prasida kapanggih mangda angga sarirané séhat, kawijaksanan mangda cemerlang, pamineh kabaos tali kendali mangda kuat sajeroning ngendaliang indriané sané setata ngusak asik, yéning imbayang sakadi kuda. Tetujon indriané punika mangda becik, mangda sampunang kausak asik kawéntenané. Asapunika kawéntenan kauripané dados jadma, puniki sané patut anggé gagelaran kauripané utawi anggé parenungan sajeroning angga sarira, mangda napi sané dados tatujon urip mangda presida kapolihang sajeroning urip puniki utawi sajeroning urip sané pacang rauh. I Nengah Konten

ATUR PIUNING Om Swastyastu Atur Piuning titiang ring warih Ida Batara Manik Angkeran mungguhing Karya Piodalan Ring Pemerajan Penataran Pusat Agung Sidhiman ring Sidemen - Karangasem Jaga kemargiang sekadi dudunan ring sor puniki : 1. Rahina Redite Kliwon Watugunung tanggal 17 April 2011 - Nuur Ida Batara Tirta ring Pura Jati Sidemen jam 10.00 wita - Nuur Ida Batara - Puncak Pujawali 2. Rahina Coma Umanis Watugunung, tanggal 18 April s.d 19 April 2011 - Ngaturang Penganyar 3. Rahina Buda Pon Watugunung, tanggal 20 April 2011 - Ida Betara Katuran Masineb Asapunika atur piuning titiang mangdane ida dane sane ayat pedek tangkil presida tetes uning, tur tan lali titiang ngaturang suksemaning manah Om Shanti, Shanti, Shanti Om Sidemen, April 2011 Pengelingsir Pemerajan Penataran Pusat Agung Shidiman ttd (I Gusti Lanang Geria)


12

Kruna

Redit é Kliwon, 17 April 2011 Redité

Agus Ariwijaya

Persaingan Sayan Abot Sué makarya ring widang musik, Made Agus Ariwijaya, S.Sos., ngrasayang suka dukanyané. Napi malih raganné wantah mapidabdab ring Singaraja, genah dané embas, ngawi anak lanang sané ketah kasambat Dék Agus puniki nénten banget ngipi. Pidabdabnyané ring musik kocap wantah mamargi lan masenengseneng. Pemusik sané mlajah musik praragan puniki nénten pripit ring kawikannnyané, dané setata kayun ngajahin alit-alit lan anomanomé sane kayun mlajah. Alumnus STIA Malang puniki mautsaha ngiringang alit-alit lan anom-anomé sané makipu ring musik nénten ngipiang sané dohdoh, sakéwanten wantah makarya lan mautsaha. “Napi malih ring daérah, ring Jakarta kémanten jagat musik kadi mangkinné kadi macladukan, akeh saingan,” baos dané.

Kacunduk duk magending ring silih tunggil acara pawiwahan ring Singaraja, suami saking Déwi puniki ngangken polih madué ipian sané ageng, sakéwanten dané uning molihang ipian punika nénten sakadi malikang tapak lima. Siosan ring magending ring Singaraja, Dék Agus naenang makarya ring Sanur, lan pinaka drummer grup music Labarong. Dané taler naenang kuliah ring ISI Yogya, sakéwanten manah dané pinaka pemusik kadi tan prasida kategul, mawinan dané raris mararian tur makarya pinaka pemusik. Pimpinan Radio Labarong Singaraja puniki raris ngawi radio entertainment. “Persaingan mangkin sayan abot, mawinan yening mamanah maju i raga patut jemet mautsaha, sampung kantos enyat idéné,” kénten dané mapinunas. (ast/ita)

Ida Ayu Puniadhi

Seneng ring Anak Alit Yadiastun sampun pensiun dados pagawé negeri lan sampun mayusa 53 warsa. Ida Ayu Putu Puniadhi kantun seneng magending gendingan raré. Ring asing acara sané karauhin antuk anak istri sané embas ring Gianyar, 24 Januari 1958 punika katah kadagingin dané antuk magending, napi malih yéning sané rauh alit-alité. “Titiang seneng ring anak alit, napi malih titiang wantah silih tunggil anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali, sané wusan matuga bulan April warsa 2011 puniki,” kénten ida ngandika saha maangen-angen. Dayu Puniadhi kénten dané ketah kasambat, nganikayang ragané salami puniki akéh midabdabin pikobet sané nibénin alitalite, minakadi kasus kekerasan pada anak, penelantaran, lan kasus anak-anak sané keni hukum sané sujatinné boya ja pinaka pelaku sakéwanten wantah pinaka korban. Dané taler midabdabin anak alit sané maparilaksana

kaon, sakadi sané magegéndong, mamaling, mamaksa, majaguran, sané nénten kayun masekolah lan sané wusan masekolah. “Ring KPAID titiang sareng anggota sami taler midabdabin anak alit sané mobot sadurung marabian, taler anak alit sané kaadol antuk reramannyané,” kénten ida nerangang. Sadurung dados anggota KPAID istri saking Ida Bagus Namayuda puniki naenang dados guru, pengawas sekolah lan sané siosan. Ida taler pinaka anggota pramuka, mawinan seneng pisan ri kala polih galah marasan-rasan sareng krama siosan, utaminé sareng anak alit. Mangkin ida nedeng saet mautsaha nambengin pikobet parikosa ring anak alit sane nibénin anak alit sane mayusa 8 kantos 10 tiban. “Akehan sané marikosa anaké alit wantah kulawarga lan nyama braya sané nampek ring anaké alit,” kénten Dayu Puniadhi. (ita)

I Wayan Adnyana

Ngambar wantah Maseneng-seneng

I G. N. ”Rahtu” Budiartha

Bingung Ngrereh Aran Naenang bingung ngrereh aran anggén grup band dané wentuk pitung tiban lintang. Pamuputné grupnyané kawastanin XXX, sané karasayang banget micayang panugran majeng dané. Panugran pinih ageng kocap karasayang antuk I.G.N Budiartha sané ketah kasambat Rahtu ri kala kajudi pinaka bintang iklan nasional. Duk magending ring Jakarta, dané sareng grupnyané sané taler sameton dané, band XXX prasida ngibur para penonton ring makudang-kudang genah ring Jakarta. Minab tan wenten sane uning, ri kala grup band punika katangiang dané lan sameton-semeton dané bingung ngrereh aran, napi malih dané kocap tan naonang ngaptiang pacing madué grup band sané anggotanyané makasami sameton dané. Aran XXX kocap dané polihin duaning eling ring gatra ring koran-koran indik identitas anak sané tan kauningin sané kawastanin Mr.X. “Duaning sané magending sareng tatiga, mawinan raris grup band dane kawastanin XXX, titiang angayubagia pisan ma-

jalaran antuk musik titiang sareng tiga prasida magilikan, nedeng becika titiang sareng tiga pateh-pateh seneng musik,” kénten Rahtu nyarita. Rahtu sane kasub pinaka penyanyi rap mabasa Bali puniki kakatonin seneng ring pidabdab sané dané margiang mangkin. Anak lanang sané embas ring Klungkung, 23 Februari 1972 puniki nénten nulak yéning pidabdab ring widang musik dangan mapikobet, utaminé indik manah lan tetujon para anggota sané masiosan. Kéwanten dané pastika grup band dané pacang prasida nglimbak duaning anggotanyané masemetonan. “Kimud rasané yéning maiegan sareng sameton néwék. Sané kabaos jadma punika sayuwakti masiosan, sakéwanten yéning kabligbagang sinah pacang molihang pamargi,” baos Rahtu saha kenyung. Sané banget prasida negul kawentenan band XXX manut anak lanang sané naenang ngranjing ring Universitas Brawijaya Malang puniki wantah kawéntenan sametonnyané Rahman sané pinaka manajer XXX. (ast/ita)

Isin Gumi Bali Kaserbu Uled Bulu Sayan ngakéhang kémanten mrana ring duur jagaté puniki lianan ring bikul lan mrana wereng sané nyerang tetanduran padi para petaniné, pungkuran puniki Bali “kaserbu” mrana uled bulu. Paindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM rahina Sukra, 15 April 2011.

Agung, Jl.G.Rinjani Singaraja Panampén titiang paindikan punika kaawinang olih cuaca kadi mangkin sané terus kémanten tedun sabehé. Sané ngawinang uled punika sukéh pisan mrosés déwéknyané dados kupu-kupu. Tiosan punika taler kaawinang parilaksanan para janané sané seneng morosin kawéntenan kedisé antuk katémbak, ngawinang sayan arang pisan lan tan wénten sané neda uledé. Kadék Berata, Buana Sari Tunas titiang antuk kahanan kadi mangkin jagaté mangda aparat désa adat nunas ring para sulinggih, mangda sida kalaksanayang upacara upahupahan utawi napi luiré. Riantukan i raga wantah maagama

Hindu Bali sané madué kepercayaan antuk kawéntenan mrana sakadi punika. Darsana, Seririt Minabang samian punika kaawinang sané kabaos cuaca ékstrem pungkuran puniki. Uled-uled punika tan prasida gelis memétamorfose ngawinang katahnyané sayan ngakéhang kémanten. Sinah sampun indik puniki ngawinang warga marasa jejeh riantukan yéning keni bulunnyané ngawinang genit-genit. Dinas sané wenang gelis tedun nabdab indik puniki. Gus Puma, Banjar Patut i raga pinaka krama Bali mulat sarira utawi introspéksi napi-napi sané sampun naenin i raga laksanayang,

napiké iwang utawi patut. Yéning sampun janten malaksana tan patut mangda gelis kabecikang, utamané sané mapaiketan sareng kelestarian jagaté puniki. Kadék Buras, Panji Anom Minabang titiang kahanan puniki pinaka pakéling saking Ida Hyang Widhi mangda i raga sareng sami nguratiang lan miara jagat miwah sadagingnyané. Riantukan wantah para janané sané prasida nyaga lan miara makasamian punika. Yéning kantos para janané ngusak asik kawéntenan ring jagaté sinah pacang muali sané keni kadadosané wantah i raga pedidi taler. Minakadi blabur agung utawi banjir lan sakadi mangkiné kawéntenan uled bulu sané sampun gelis pisan ngalimbak. (ama)

Wénten sané sios sané kamargiang ring Sanggar Jepun Putih druén I Wayan Adnyana, S.Sn. puniki. Sanggar ngambar sané magenah ring wawengkon jalan Turi Denpasar puniki nénten ja wantah genah alit-alité muruk ngambar, taler kawigunayang pinaka nglimbakang bakat anaké alit. Wayan, kénten dané ketah kasambat, mabekel antuk pengalamanné dados guru TK Srikandi Dénpasar, dané raris mapidabdab nangiang sanggar gambar. Sanggar puniki dané tangiang duk tanggal 10 September 2002 lintang. “Titiang tan naenang ngamanahang sané tidong-tidong, titiang wantah mautsaha maparilaksana becik sané maguna majeng alit-alité,” baos dané. Kacunduk duk acara pangruwak paméran ring Museum Bali, Redite, (20/2) lintang, alumnus jurusan seni rupa STSI Denpasar puniki mapiteges indik kawéntenan anak alit sané sujatinné merluang genah pinaka jalaran nyinahang raga, silih tunggilnyané wantah pidabdab ngambar. Manut anak lanang sané embas ring Denpasar, tanggal 10 September puniki akeh pisan carita sané ngadautin sané dané rasayang ri kala ngremba anak alit ring sanggarnyané. Punika awinan Wayan nganikayang raganné nénten kayun negul arsan anake alit antuk soroh gambar sané sampun katah kauningin, sakéwanten ngaturang kamardikan majeng anake alit mangdané seneng ngambar. “Pangrawuh anaké alit ka sanggar titiangé taler titiang bebasin, wantah rahina Redite sanggar titiang matutup,” kénten suami saking Ni Madé Handayani puniki nerangang. Wayan Adnyana uning pisan ring kawentenan alit-alite mangkin sané kasesekin antuk lés-lés, punika awinan dané nénten kayun mamaksa rahina anaké anggén muruk ngambar. “Ngambar punika wantrah maseni-seni, maseneng-seneng sané prasida ngawi garjita, kamargiang antuk manah santi, nénten dados mapaksa,” dané nyarita. (ast/ita)

Ceraken Kidung Gaguritan Brayut Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja

Ri tepengan mangkin anggé galah nembang miwah muruk nyurat basa Bali; mawit saking Perpustakaan Lontar Fakultas Sastra, Universitas Udayana.

134.elnßkdi j*u eynÑy iË , enentmr&ll u \ u di /, puja(meß nme\oeho, wi2tãsd*u d* g * n) siÑ /, myurúk^kwi, elnßw2i tÉer, c\áj¡ gulw¡Ó lnÀenom/, t)kn&kZÇÿi lßswu ,i ps^gnu ,*u plupy/jrumnÀtt/. 135.elnßkdi m*u nukb, pZéÿi W(ÿgáwes*sri, hdmt)mp*ã luegon/, se\vmhi[l\it/, elnÀd\Ùg ( sá ri, ]Éni nÑwi ri mU nßg ) tÐ,*¡ elnlislisei jo, pÉhg i l ) l Ð wnÙs;i , d&dp* \Ð,(¡ sieNÿmÞnm)Ó l *ã gr*, 136.sliynu diÐ eu \m)l;, liynu nuæb u mm(g,i

134. Lén makidung Jayéndriya, Né né tama ring lulungid, Puja dharma né mangoo, Wilet basung dangdang gendis, Mayura ukir kawi, Lén mawilet raré, Canggu jagul tuwa lan anom, Teka ning kancil masuwi, Pasir gunung, Palupia jaruman hatat. 135. Lén makidung Manukaba Panji Wargawaséng sari Ada matembang Palugon Sangébhamahisa langit Lén ada nguargasari Srinandi wiruman megat kung, Lén alis-alis ijo, Praigel kalawan wasih Dingdang pangkur Sinom lan tembang lagarang. 136. Saliyun kidungé melah, Liyunan suba mamargi,


Minggu Kliwon, 17 April 2011

OLAHRAGA

13

Liga Super Indonesia

Deltras Kembali Kalah di Kandang Sidoarjo (Bali Post) Tuan rumah Deltras Sidoarjo menelan kekalahan keduanya secara beruntun, setelah takluk dari Pelita Jaya dengan skor 0-2, pada lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (16/4) petang kemarin. Pada laga sebelumnya Selasa (12/ 4), tim asuhan Pelatih Mustaqim itu dipermalukan tim papan atas Semen Padang dengan skor telak 0-3. Dua gol kemenangan Pelita Jaya masing-masing dicetak Dedi Kusnandar pada menit ke-55 dan pemain pengganti Joko Santoso menit ke-66. Lima menit sebelum gol kedua Pelita Jaya, tuan rumah sebenarnya punya kesempatan menyamakan skor. Namun, penyelesaian akhir Cristiano Lopez ketika Jadwal Minggu (17/4) Persela Persisam Sebastian Vettel (tengah), Lewis Hamilton (kiri) dan Jenson Button.

Bali Post/afp

Grand Prix F1 Cina

Vettel Start Terdepan Shanghai -

Pembalap Jerman Sebastian Vettel menempati posisi start terdepan pada lomba balap mobil Formula Satu (F1) Seri Grand Prix Cina di Shanghai, Minggu (17/4) sore ini (15.00 wita). Juara dunia dari tim Red Bull tersebut meraih pole setelah menjadi yang tercepat pada babak kualifikasi terakhir, Sabtu (16/4) kemarin.

POSISI START GP CINA 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Sebastian Vettel Jenson Button Lewis Hamilton Nico Rosberg Fernando Alonso Felipe Massa Jaime Alguersuari Paul Di Resta Sebastien Buemi

(Jerman) (Inggris) (Inggris) (Jerman) (Spanyol) (Brazil) (Spanyol) (Inggris) (Swiss)

Red Bull McLaren McLaren Mercedes Ferrari Ferrari Toro Rosso Force India Toro Rosso

Jenson Button (McLaren) dari Inggris yang merupakan juara di lintasan ini tahun lalu saat Vettel juga meraih posisi pole, start pada baris kedua menggeser rekan setimnya Lewis Hamilton di tempat ketiga dan pembalap tim Mercedes, Nico Rosberg, di posisi keempat. Duo Ferrari, Fernando Alonso dan Felipe Massa, menempati baris ketiga pada grid kelima dan keenam. Pembalap Australia Mark Webber, rekan setim Vettel, terpuruk di posisi ke-18 setelah mobilnya kembali mengalami masalah pada sistem pemulihan energi kinetik (KERS) yang kemudian diperparah dengan kesalahan dalam memilih ban. Ini adalah posisi pole Vettel yang ke-18 sepanjang kariernya, dan yang keempat secara berturut-turut jika dirunut dari musim lalu. Hal ini memberinya kesempatan lebih besar untuk meraih kemenangan kelimanya secara berturut-turut dan menjadi pembalap pertama yang menjuarai GP Cina dua kali. Pembalap berusia 23 tahun itu mendominasi dua seri balapan sebelumnya pada musim ini, yaitu pada GP Australia dan GP Malaysia, kedua-duanya dari posisi terdepan. Oleh karena itu, dia berhak atas poin maksi-

mum 50. “Kami berhasil lagi, tetapi saya selalu mengingatkan diri saya sendiri dan tim bahwa keadaan akan semakin sulit dari waktu ke waktu. Keberhasilan ini tidak diperoleh begitu saja,” kata Vettel yang mencatat waktu lap terbaik 1 menit 33,706 detik, meninggalkan Button 7 per sepuluh detik di belakangnya. Webber seharusnya bisa lolos dari sesi kualifikasi pertama (Q1) seandainya pada putaran terakhir memakai ban tipe lunak, bukannya tipe keras sebagaimana yang dipasangkan pada mobilnya ketika temperatur lintasan sedang dingin dan cuaca mendung. “Saya pikir waktu yang saya raih cukup untuk lolos ke sesi selanjutnya, ternyata tidak. Saya harus terhenti,” ujarnya bermuram durja. Bos Red Bull, Christian Horner, mengakui bahwa timnya telah melakukan kes al aha n. “S ungguh hari yang menyedihkan bagi Mark hari ini. Dia mengalami masalah kelistrikan di mobilnya pagi hari dan kami berusaha keras untuk membuat mobilnya bisa siap lagi sorenya,” ungkapnya. Sesi kedua (Q2) terpaksa dihentikan ketika babak kualifikasi kedua tinggal dua menit dua detik lagi karena pembalap Rusia Vitaly Petrov (Renault) tibatiba terhenti di tengah lintasan akibat masalah gearbox sehingga sulit untuk didorong. “Saya tidak tahu apa yang telah terjadi. Setelah tikungan kedua atau ketiga terasa ada sesuatu yang tidak beres pada mobil, mungkin giginya ada yang rusak,” sebut Petrov yang harus puas berada di posisi ke-10. Salah satu dari pembalap yang dirugikan karena insiden itu adalah juara dunia tujuh kali Michael Schumacher (Mercedes) yang gagal lolos ke sesi kualifikasi berikutnya dan harus puas berada di grid ke-14. (ant/rtr)

vs Semen Padang vs Persijap

tinggal berhadapan dengan penjaga gawang M. Rahman menyamping tipis dari mistar. Sekitar 10 menit menjelang laga usai, giliran Indra Setiawan yang mengancam gawang Pelita Jaya, tetapi kiper Pelita dengan cekatan memblok tendangan kerasnya. Usaha Danilo Fernando dan kawan-kawan untuk mengejar ketinggalan selalu kandas, karena buruknya penyelesaian akhir dan rapatnya pertahanan Pelita Jaya. Dua kekalahan beruntun di kandang ini, tidak lepas dari menurunnya motivasi tanding sebagian pemain akibat berbulan-bulan belum menerima gaji. Dengan hasil ini, Pelita Jaya meneruskan tren positif dalam lawatannya ke Jatim. Sebelumnya (13/4), tim asuhan Pelatih Misha Radovic ini juga sukses menahan imbang tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 1-1. Posisi Pelita Jaya di klasemen sementara juga naik tiga tingkat ke peringkat 10 dengan nilai 23, meng-

gusur Persijap Jepara (23), Deltras (22) dan PSPS Pekanbaru (21). Pertandingan Deltras melawan Pelita Jaya sempat molor lebih dari setengah jam, karena beberapa sisi lapangan tergenang air akibat guyuran hujan deras. “Kondisi lapangan sangat berat dan permainan kedua tim tidak bisa maksimal. Kami bersyukur bisa meraih kemenangan,” kata Radovic. Sriwijaya Pada pertandingan lainnya, Sriwijaya Football Club sukses mengungguli Bontang Football Club dengan skor 4-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. Budi Sudarsono membawa Sriwijaya memimpin 10 pada menit ke-13. Tujuh menit kemudian Bontang berhasil membalas melalui sundulan kepala Kenji Adachihara. Dua gol lagi untuk SFC dihasilkan Ponaryo Astaman pada menit ke-55 dan Oktovianus Maniani menit ke-59. (ant)

Liga Primer Indonesia

Semarang Dipermalukan Persebaya Semarang (Bali Post) Tuan rumah Semarang United (SU) gagal meraih angka setelah dipermalukan tamunya Persebaya 1927 Surabaya 01 (0-0) pada laga lanjutan kompetisi sepak bola Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (16/4) petang kemarin. Kekalahan ini merupakan yang kedua kali diderita SU saat tampil di kandang sendiri. Pada pertandingan sebelumnya (26/3), Komang Mariawan dan kawan-kawan ditaklukkan Medan Chiefs dengan angka sama. Pertandingan yang disaksikan sekitar 12 ribu penonton yang sebagian besar adalah suporter Persebaya, Jadwal Minggu (17/4) Bali Devata vs Real Mataram vs Manado United vs Medan Chiefs vs

Minangkabau FC Batavia Union Persema Solo FC

Bonek, berlangsung dalam tempo lamban. Kedua tim lebih banyak memperagakan permainan umpan-umpan pendek. Tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan karena terus mendapat tekanan dari tim tamu. Satu-satunya gol kemenangan Persebaya dicetak Michael Cuetkovoski pada menit ke-58. Gol tersebut bermula dari tendangan bebas yang dilakukan kapten tim John Tapkor. Bola lambung yang cukup tinggi disambut dengan sundulan kepala oleh Michael yang gagal diantisipasi kiper dan pemain belakang SU. Sementara itu, Aceh United berhasil mengalahkan Bandung FC 2-0 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Gol perdana tercipta dari eksekusi penalti lewat tendangan Alain Nkong pada menit ke-2 dan yang kedua dibuat Yum Dong Jin menit ke-62. Hadiah penalti didapat tuan rumah setelah pemain Bandung FC, Kim Sang Duk, menjatuhkan Yosi di area kotak terlarang. Alain Nkong yang menjadi eksekutor

menjalankan tugasnya dengan baik, sedangkan Sang Duk dihadiahi kartu kuning oleh wasit Aleksandar Velickovic. Tim tamu makin pincang setelah kehilangan Yudo Prasetyo yang mendapat kartu merah. “Kami sangat menyesalkan tindakan wasit di lapangan, bukan karena kartu merah untuk pemain Bandung FC, tapi karena kepemimpinannya yang tidak tegas,” ujar pelatih Bandung FC, Budiman Yunus. Bermain dengan sepuluh pemain, Bandung FC sempat membuat Aceh United ketarketir. Bandung FC langsung mendobrak pertahanan tuan rumah begitu peluit babak kedua ditiup. Agustiono hampir mengancam gawang Aceh United lewat tendangan kerasnya, tetapi sang kiper Ruly Yasin masih mampu menyelamatkan gawangnya. Gol tambahan Aceh United terjadi pada menit ke-62. Setelah menerima umpan terobosan dari Alain Nkong, Yum Dong Jin memperbesar kemenangan tuan rumah menjadi 2-0. (ant)

David Ferrer ke Final Monte Carlo Unggulan keempat David Ferrer mengakhiri langkah Jurgen Melzer 6-3, 6-2 untuk mencapai final turnamen tenis Monte Carlo Master, Sabtu (16/4) kemarin. Petenis Spanyol tersebut pada final akan menghadapi pemenang pertandingan antara juara enam kali Rafael Nadal dan unggulan ketiga Andy Murray. Ferrer mengakhiri langkah Melzer asal Austria yang pada perempatfinal secara mengejutkan menumbangkan Roger Federer. Ferrer bermain di empat besar untuk kedua kalinya secara beruntun, sedangkan Melzer merupakan petenis Austria

pertama yang dapat mencapai semifinal turnamen itu sejak Thomas Muster memenangi gelar 15 tahun lalu. Melzer sudah memenangi dua pertemuan terakhir dengan Ferrer. Sementara itu, petenis peringkat tiga dunia Vera Zvonareva membuat Rusia unggul 1-0 atas Italia pada semifinal Piala Federasi setelah mengalahkan Sara Errani 6-0, 6-2 di Moskow. Zvonareva (26) membukukan kemenangan keempatnya atas Errani dalam waktu 56 menit pertandingan di lapangan tanah keras arena tertutup Megasport. Juara Wimbledon dan runner-up AS Terbuka tahun lalu itu mengenda-

likan permainan sejak awal dengan mencuri poin dari servis lawannya tiga kali untuk merebut set pertama hanya dalam waktu 25 menit. Pada set kedua, Errani berusaha keras bangkit, namun gagal mengamankan pertandingan karena Zvonareva kembali mencuri poin dua kali untuk menandai dominasinya dan memenangi set dan pertandingan. Pertandingan tunggal kedua mempertemukan juara Grand Slam dua kali Svetlana Kuznetsova dari Rusia dan petenis Italia Roberta Vinci. Partai tunggal silang dan ganda dijadwalkan berlangsung Minggu (17/4). (ant/afp)

Jakarta Electric Menang Solo (Bali Post) Tim putra Jakarta Electric PLN berhasil mengalahkan Jogja Yuso Gunadarma empat set langsung dengan skor 3-1 (25-13, 1925, 25-13, 26-24) pada lanju-

tan kompetisi bola voli Proliga 2011 di GOR Sritek, Solo, Sabtu (16/4) malam kemarin. Kemenangan tim putra Jakarta Electric PLN di Solo ini, merupakan pertandin-

gan balas dendam, karena pada putaran ketiga dikalahkan Jogja Yuso Gunadarma dengan skor 2-3. Pelatih Jogja Yuso Gunadarma, Putut Marhaento, mengaku sengaja menurunkan pemain lokal, karena pemain asing yang dimiliki belum bisa memberikan yang terbaik. Kendati demikian, timnya pada pertandingan selanjutnya di Solo ini akan menampilkan permainan lebih maksimal. Pelatih Jakarta Electric PLN, Viktor Laiyan, mengatakan, timnya pada putaran sebelumnya sempat dikalahkan Jogja Yuso dengan skor 2-3. Asuhannya ditekankan untuk bermain hati-hati terutama melayani pemain lokal Jogja yang lebih berbahaya. Timnya masih kecolongan pada set kedua akibat pemainnya meremehkan lawan. Pada pertandingan sebelumnya, tim putri Jakarta Electric PLN berhasil mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-2 (2519, 18-25, 25-29, 13-25, 15-6). Tim putri Gresik Petrokimia melawan Bandung Alko masih berlangsung dengan kedudukan sementara 1-2 (22-25, 27-25, 20-25) untuk Bandung Alko. (ant)


OLAH RAGA

14

Minggu Kliwon, 17 April 2011

Madrid Puji Raul Madrid Direktur Umum Real Madrid, Jorge Valdano, menilai mantan pemain Madrid yang kini membela Schalke, Raul Gonzalez, profesional sejati yang mampu mempertahankan permainannya di level tertinggi. Nama Raul kembali menjadi pembicaraan setelah ia memimpin rekan-rekannya menggilas juara bertahan Liga Champions, Inter Milan, 2-1 pada leg kedua babak perempatfinal Liga Champions, Kamis (14/ 4) lalu. Raul tampil elegan dengan menyumbangkan satu gol dan satu assist di laga tersebut. Hasil itu membuat “The Royal Blues” unggul agregat 7-3 dan mereka berhak ke semifinal. “Dia memiliki musim yang luar biasa. Ini adalah sesuatu yang biasa kami lihat darinya, tetapi dia selalu melebihi harapan. Kami harus mengangkat topi kepada dia untuk segala yang dia lakukan, terutama untuk Real Madrid dan sepak bola Spanyol pada umumnya,” puji Valdano, Sabtu (16/4) kemarin. Musim ini Raul telah mengoleksi lima gol di Liga Champions. Gol-golnya itu menambah keseluruhan koleksi golnya di Eropa menjadi 71. Ini adalah angka tertinggi dalam sejarah kompetisi Eropa. “Dia selalu profesional dan tetap fit. Dia adalah pemain hebat,” tutup Valdano. Di semifinal nanti, Raul akan memimpin rekan-rekannya menghadapi klub unggulan, Manchester United. Schalke akan menjadi tuan rumah pada leg pertama, 26 April mendatang. Sepekan kemudian giliran MU yang akan menjamu Raul dan kawan-kawan di Old Trafford. (gie/rtr)

Roma Resmi Dikuasai Pemilik Asing

BPM/rtr

TENDANGAN - Pemain Borussia Moenchengladbach melakukan tendangan bebas yang dihadang oleh pagar betis pemain Mainz 05 dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (16/4) dini hari kemarin.

Boston Sebuah perusahaan yang baru diresmikan yang dipimpin oleh pengusaha Amerika Serikat Thomas Di Benedetto akhirnya secara resmi menjadi penguasa baru di AS Roma. Setelah melalui beberapa hari demi menyelesaikan segala detail pengambilalihan saham, kini Di Benedetto telah resmi menjadi pemilik baru klub asal ibu kota tersebut. Dia menyatakan telah resmi membeli 67 persen saham Roma dari tangan keluarga Sensi. Untuk menyelesaikan proses pengambilalihan tersebut, pengusaha asal AS itu harus merogoh kocek sebesar 70,3 juta euro. Kepastian ini sekaligus menjadi akhir dari dinasti Sensi dengan perusahaan utamanya, Italpetroli yang telah berkuasa selama bertahun-tahun di tubuh I Lupi. Keluarga Sensi sepakat menjual saham miliknya kepada Di Benedetto melalui Bank UniCredit setelah mengalami masalah finansial sejak dua tahun terakhir. “Semua hal yang baik tak datang dengan mudah. Saya tak pernah berpikir untuk menyerah dalam proses ini. Dan saya berterima kasih atas dukungan semuanya,” ujar Di Benedetto dalam jumpa pers, Sabtu (16/4) kemarin. Kendati menguasai 67 persen saham Roma, termasuk ASR Real Estate dan Brand Management, namun pembagian dalam konsorsium tetap 60 persen milik Di Benedetto, serta 40 persen milik UniCredit. Pihak konsorsium pun siap membagi 33 persen saham untuk dijual kepada publik. Benedetto merupakan salah seorang pemilik Boston Red Sox, partner dari Fenway Sports Group atau yang sebelumnya dikenal sebagai New England Sports Ventures, sebuah perusahaan yang kini menguasai saham mayoritas Liverpool. “Saya tahu seberapa penting sepak bola di Italia, dan di Roma. Dan itulah salah satu alasan saya menjalankan proyek ini. Saya tak pernah bermain sepak bola, tapi saya selalu tertarik dengan olahraga ini,” tandasnya.(par/rtr)

Raul Gonzalez

BPM/ap

Mainz Tumbangkan Moenchengladbach

Mainz Mainz berhasil menundukkan Borussia Moenchengladbach dengan skor tipis 1-0. Pada pertandingan itu, Gladbach harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain. Bermain di kandang sendiri, di Stadion am Bruchweg, Sabtu (16/4) dini hari kemarin, Mainz harus berterima kasih kepada gelandangnya, Andre Schuerrle, yang mencetak gol tunggal di laga ini. Gol Schuerrle ini tercipta pada saat pertandingan tinggal tersisa tiga menit. Dengan sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti, Schuerlle membobol gawang Gladbach yang dikawal Marc-Andre ter Stegen. Sebelumnya, pada menit 53, Gladbach harus bermain dengan 10 orang setelah Mike Hanke diusir wasit akibat menerima kartu kuning

kedua usai melanggar Eugen Polanski. Bagi Mainz, kemenangan ini membuat mereka mantap berada di posisi kelima dengan 48 poin dari 30 pertandingan. Jarak mereka dari Bayern Muenchen yang ada di posisi empat tinggal empat angka tapi Bayern baru bermain 29 kali. Sedangkan bagi Gladbach, kekalahan ini membuat

mereka tetap terpuruk di posisi juru kunci dengan nilai 26 dari 30 laga. Ancaman degradasi pun makin tersasa bagi tim asuhan Lucien Favre tersebut. St Pauli Sementara itu, DFB batal menghukum St Pauli laga tanpa penonton usai klub tersebut mengajukan banding. Sebagai ‘’gantinya’’, St

Pauli harus menjalani laga usiran di musim depan. St Pauli dikenai sanksi menggelar laga tanpa penonton, menyusul pelemparan yang dilakukan penonton saat menjamu Schalke 04 di Millerntor-Stadion, 1 April silam. Pelemparan yang dilakukan penonton tersebut mengenai hakim garis. Wasit selanjutnya menyetop laga sebelum waktu normal berakhir. St Pauli melakukan banding atas sanksi yang mereka terima. Seperti diberitakan AFP, Sabtu (16/4) kemarin, usaha klub yang berada di zona degradasi klasemen se-

mentara Bundesliga tersebut berhasil. Setelah menjalani dengar pendapat dengan DFB selama tiga jam, diputuskan bahwa St Pauli tetap bisa didampingi suporternya saat menjamu Vfl Wolfbsurg akhir pekan ini. Namun sebagai gantinya, St Pauli harus menjalani partai usiran di pertandingan kandang pertamanya musim depan. Klub berjuluk Freibeuter der Liga harus bermain di lokasi yang berjarak setidaknya 50 kilometer dari kota mereka dan kapasitas stadion yang digunakan pun maksimal 12.500 penonton. (gie/rtr/afp)

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya

HANDPHONE

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

Jl Sony P1 1,2Jt,Flexi Samsung lyr sentuh 650 Hb:081236448444

Djl cepat Rmh 2LT,LB200 LT392, 4KT Fullfurnish,shm H.660jt Lok Griya Asri Penyalin Tabanan Hub.89564774/08123954703

Rmh T55/90 2KT,2KM,RT,RK,Dpr Jl.Gunung Fujiyama III B.Indah Hub:081805368107/2131445

104.04.11.0007938

MESIN Jl Genzet 4000 Watt 95% Baru& Mesin Penggemukan Hub:8542920 FO.04.11.0007904

HEWAN Djl Anak POM STB,Vksn putih & Cream 08990103630/225890 FO.04.11.0008063

Jl.Anakan Mini Pom jantan umur 2bln Hub.8544288/081353346533 141.04.11.0007929

Jual Pitbull Ank Kingkong BTN 4,5Bln, Hub.085738454443 FO.04.11.0007774

M.Pincer,Pom,Labr.Trm,pmck:M. Pincer,tkel,herder,pom.7902382 FO.04.11.0007861

DIJUAL RUMAH ! 50/97 Tkd.Petanu Panjer Hrg Nego sisa 1 unit H.2758227 FO.04.11.0007909

*! Rmh br sdg dbangun T120/128 Tkd Badung XIA,7400035/9256972 FO.04.11.0007812

1 unit T.45,50/100M2 Biaung Dps H.081999104084 FO.04.11.0007840

BUC 10A=275Jt pgrJln dkt Kebun Raya Bedugul, 081916165755 135.04.11.0007987

BUC Dlung Permai Blk HR&Kresek Singaraja Hub:087861575094 TP FO.04.11.0007180

Dalung Permai LT 1,8 Are Lt II elite (ngantong 1,5M) Hub: 08123929162 Tlp.438937 TP FO.04.11.0007848

Dapatkan 1 Spd Mtr u/pembelian 1 rmh T50/122 H.460Jt Jl.Jepun Pipil Gatsu Timur 0817555444 FO.04.11.0007980

Dijual Rumah 2lt Type 70/100 3 K.Tidur,1K.mandi,Garase, Pasekan Batubulan Hub: 9192162 FO.04.11.0007069

Dijual Rumah Min.Jl.Dalung Permai Blok VV 149 Luas 1Are,2Km Tdr Garase Mbl Rp.365Jt Nego FO.04.11.0007831

Djl Cpt Rmh LT220/LB180,5KT, shm Lok.Jl.Tukad Badung XII Renon Harga Bagus Hub.7485563 FO.04.11.0007798

Djl Rmh 3KT,KM Baktube,garase& aman.H.395Nego 087861601166 TP FO.04.11.0007855

Djl Rmh Fslts Lngkp Lokasi stratgis LT204 Jl Gunung Sari A6 Pdng Sambian Hub:8724098 FO.04.11.0007937

Djl Rmh minimalis Sltn GOR Dewara BTN Sanggulan H.275jt Bonus Vario 03617929198/03612186602

FO.04.11.0007794

Djl rumah 55M2 di Pesanggaran Tnh 1Are Hub.0361-9249684 102.04.11.0007974

Hunian Elite T.120/120m2 Jl.Se kar Tunjung Dps H:081330355627 FO.04.11.0007209

Jl Rmh mungil T70,250jt Nuansa Hijau Ubung 085857442601 TP FO.04.11.0008091

Jl Rmh baru T60/118 Pegending Permai Dalung hub:08123859713 101.04.11.0008133

Jl Rmh baru T71/105 Puri Gading Jimbaran hub:08123859713 101.04.11.0008131

Jl Rmh minimalis 2Lt/109m2 3KT 2KM Lok.Pnamparan,081937778898 141.04.11.0007947

Jl Rmh minimalis 45/85 Pesona Gaji Dalung,7830737 strategis 120.04.11.0007857

Jual Rmh 2/L Kuta Hotel Harris Ujun T.082145875774/751545 FO.04.11.0007801

Jual Rmh 2Lt,LT:2Are Hrg@1M nego,Lok.Buana Kubu 081936077741 FO.04.11.0006399

KPR T37&T45 Ls Tnh116M2 Nangka Utr/Astasura I,Hp:0361-8216908 FO.04.11.0007825

Kos2an 9KT LT316M Lt1 BUC770jt Jl.KenArok III/1 Ubung 8882223 FO.04.11.0007917

Mdrn M’lis T45/72,T115/95,Ruko Jl.Dewisri Btbulan,08123944350 FO.04.11.0007129

Perm Taman Jimbaran hny 4 Kav hrg mulai 350jtan lok.blkng MDC Hub:082138444374 033.04.11.0007692

Rmh 2Are,4KT,2KM,Luas,B.Bulan 370 ng, 087860313289/8863456 FO.04.11.0007765

Rmh Lt2 4Km 2KMd,LT 100M2 List 1,3 SmrBor 650jt, 081805343232 FO.04.11.0007147

Rmh Style Bali Ls 3A Hrg 1,2M Jl.A.Yani Hub:087860031777 FO.04.11.0007951

Rmh T.140/80 Jl.Patih Nambi.P. Gria Nambi III/20, 085738347136 FO.04.11.0007858

Rmh T166/157,3Unit T.140 Buluh Indah H:081703385549/8781616 FO.04.11.0002750

Rmh Tmn Priskila Buduk Lt125M2 L.bngn.66m2,370Jt,081338150424

FO.04.11.0007753

FO.04.11.0007245

Sedang dibangun Rumah 2Lt minimalis 4KT,3KM di Sidakarya Hrg.975jt Call:7671162/7969726 141.04.11.0007977

Segera dibangun Rmh 40/90 bs KPR max 15th Jl.Buana Shanti Hub:0811386293 FO.04.11.0007869

Siap bngn T57/116 di Pd.Kartika CashBack Plus 0361 3090000 FO.04.11.0008048

DISEWAKAN RUMAH DKont Perum Sunset Garden Blok A/18 4KT, 3KM+Kuta Family .Fas Lengkap H:9202168/081802516868 FO.04.11.0004303

Dikont Rmh Cocok Usaha/Kantor lokasi Jl Nangka H:08123645564 FO.04.11.0007978

Dikont Rmh Jl.Seruni Gg Arya IV No.1 H.081230334545 FO.04.11.0006493

Dikont Rmh Max2Th.Jl Gn Karang Hub:081338155543 FO.04.11.0007824

Dikont Rmh+Kios PR.Bina Mulia No.9, Hub.087861417272,5Jt/thn FO.04.11.0007793

Dikont Rmh,Jl.Keboiwa dpn Bali TV,cck u/Kantor,08123894909 FO.04.11.0005638

Dikont.Rmh 4KT Jl.Setiaki II/6 Dps Hub.0818564464/0361-222332 FO.04.11.0007882

Disewakan Rmh 20Jt/Th Sanur Min.5Tahun Hub:08179713071 FO.04.11.0007720

Dkontrakan Rumah lokasi Siulan Hub.0361-241163/08123639558 FO.04.11.0007891

Rmh 4KT,4KM F.Furnis AC,TV,WH, Kulkas,Jl.Mertasari08123673024 FO.04.11.0007921

Rmh Jl.Gn Karang 50,2KT+AC,2KM Hal Luas 3,5Are Hub:8522559 FO.04.11.0006945

Rumah 1,5A 3KT 2KM,Telp,PAM, Green Kori Ubung. 0818559588 FO.04.11.0006948

DIJUAL RUKO Ruko 2Lt Jl.Bedugul Sidakarya 1,245M Call:7969726/7871162 141.04.11.0007979

Yg Serius Ruko 2Lt Gn.Rinjani Hub:8731858/081338026369 BUC FO.04.11.0007908

FO.04.11.0007842

Rmh bagus siap huni LT2,5A 4KT Jl.Anyelir 26D HP.08179754189 FO.04.11.0006459

Rumah Baru minimalis Jl.Noja Type 55/116 3KT,1KM H:8831818 FO.04.11.0007010

155.04.11.0006923

Djl Rumah Tp 90/55 P.Singkep Fas.komp.7948471-081999212219

Cepat Laku

RUPA-RUPA AD BALI POST

Cepat Laku

Sdg Di Bangun Rmh T63/115, Gatsu Brt,Hub:7477255,7466106 FO.04.11.0006720

KONTRAKTOR Borong pengaspalan,kos2an,vila PradaPura,strktur,087862390934 102.04.11.0007975

DISEWAKAN GUDANG Dkntrk Gudang 200M2 Jl.Kaswari Gg.Sukla 1,6Jt/Bl Hub:8083456 172.04.11.0007868

RUPA-RUPA !!!7465080/2077000 Bng 0% u/Mtr/Mbl L.Cair 141.04.11.0007954

!!!2077000 Pembiayaan Bng Ml 0% Berlaku utk Mbl/Mtr L.Cair 141.04.11.0007955

Ban+Velg33MT6Bh Hrtop 6,5Jt Ng Ban+Vlg Szk Swift 2,6Jt 8623517 FO.04.11.0007809

Bordir Kebaya-NangkaPermai C13 Terima Order 1Pc, 081337473789 172.04.11.0007871

Katalog Baru Sophie Telah Terbit berlaku mulai 18 April 2011 segera Hub.BC Emi Widyawati Jl.By Pass Ngurah Rai 85 B Kelan-Tuban,Hub.0361-2111908 156.04.11.0007802

Dibeli LCD TV Berbagai Merk Cash Hub:08123926370 FO.04.11.0007829

Dicari koran,kertas,kardus bekas.Hub:7422695 FO.04.11.0007755

Dijual Shower Box + Hot Water Ac 2Pk (Ex Spa) Hub 8229262 FO.04.11.0007232

Jl.Gebyor Antik Lebar 2.7Meter Hub:2106870 FO.04.11.0007792

Jl.Kulkas,Show Case&Romb.Es teler Kond.95% bgs 085239062040 FO.04.11.0008066

Joglo,utk Villa,Jati,mrt,7x5m, udh psng,75Jt, 081916598211 FO.04.11.0006954

Menyewakan Gaun Pesta & Jas Anak Hub.0361-7845758 FO.04.11.0007820

Pak Anam. Pemborong Krj Bangunan Hub:082145711435 FO.04.11.0007881

Usaha Fotocopy MsnDigital 45jt Nego Lok Strategis.08123830554 FO.04.11.0007709

KURSUS Les Semua Pelajaran TK,SD,SMP, SMA Guru KeRmh 8097724,9105258 FO.04.11.0007508

KOST #Kost Mewah&Baru Fslts.LCD TV, AC,Kulkas,S.Bed,Furniture,Dpr, K.Tamu,Parkir,Luas087771771727 FO.04.11.0007254

Kost AC non AC Jl.G.Catur 31 Gatsu Brt,Fas Lkp,Hub.225965 FO.04.11.0007136

Kost Baru/KM/Dpr dalam/Murah Jl.Tukad Buaji,Panjer, 7945711 FO.04.11.0007708

DIJUAL TANAH !!Tnh 3,5 are lok Perum Bkt Hijau Jimb. 081338549410 101.04.11.0008145

!Kavbaru2-3A 65jt/A BayPas Mantra Pering8781386/081999484326 105.04.11.0006627

1,5 Are Jln Dewi Sri Gg Jeruk Bt.Bulan Hub.081558295570 FO.04.11.0007897

DIJUAL TANAH

DIJUAL TANAH

FURNITURE

10A@550jt-Jl.Cendana Dewi Sri Seminyak TP 081353149420 BUC

Tnh 1,5A Jl.A.Yani Gg.Kenumang TP Hub:8577786,085935017939

Trm psn kitcen(1,1)Almari(950) Counter dll, 241741 /7488500

FO.04.11.0007032

31A,46A Pinggr Pntai Dkt Villa Babar,Tgal Mengkeb 0811392051 FO.04.11.0007028

57A Prerenan 400M dr Pantai Tnh Pertanian 80j/A, 7447448/9153377 102.04.11.0007540

BUC Tnh 3Are Lok dpn Pujamandala Nusa Dua TP Hb.085792174878 FO.04.11.0007157

Dijl Tnh 50Are Lokasi Unggasan Kuta Sesetan Hub.081337303559 004.04.11.0008120

Dijual Tanah 2,17Are lok Perum Gn Sari Kebo Iwa Hub:9192162 FO.04.11.0007070

Dijual segera Tanah 63 Are di pinggir Jln aspal Kayu Putih Banyuatis (Buleleng) H.0361 2744858/081934349671 (Pemilik) 155.04.11.0008107

Djl Tanah Kavling di Dalung H.135Jt/Are Hub:085237174414 119.04.11.0008146

Djl Tanah Penuh Jati 170A Pgr Jln,Lok Negara,Hb.082144796167 FO.04.11.0007816

Djl Tnh 45A Lk.Sbl Alila Htl Manggis P.Pntai80m081338745515 104.04.11.0006593

Djl Tnh&bgnan di Asah Gobleg 8 6,3Are HUb:Taufan 0361 9207773 FO.04.11.0005945

Jl Tanah 4Are Pering/Perang Sada Komplek GSM Tlp:727590 FO.04.11.0007964

Jl Tanah kav di Padma Indah Penatih 9223021 110.04.11.0008114

Jl Tnh 1Ha+3000 Phn Jati Umur 2,5 thn,@3,750Jt di Melaya, Jembrana, Hub.081558100208 FO.04.11.0006947

Jl.Tnh Kav/Rmh Jl.5M.Aspal,BTN Satra Klungkung,08123930018 FO.04.11.0007984

Jual Tanah 1,48Are DiPetanahan Lestari Jimbaran,087860259049 141.04.11.0008070

Jual Tanah Kavling di By Pass Ketewel, 08123657631,9286962 FO.04.11.0003632

KavKesiman Kertalangu Dps±100 M By pas 8866136/087860024569 FO.04.11.0006715

T.Kvl 1Are Jl.Pulau Moyo 1 Pedungan aspek Perumahan, 9271987 FO.04.11.0008086

Tanah 18Are View Sungai 33Jt/A BisaTT Mobil, 081916188062 Ubud 141.04.11.0008024

Tanah 4Are Jalan Suradipa Peguyangan Hub:08123804539 FO.04.11.0007023

Tanah Kapling 2Are Dekat Taman Burung Jalan 6 Mtr,08174713487 141.04.11.0008018

Tnah Kapling 2A Dkat Htel Maya Ubud 65Jt/A,081999028648 Ubud 141.04.11.0008027

FO.04.11.0007912

Tnh 208m2 SHM 430Jt Ng dkt By Pass Ngr Rai Hub.081337221131 102.04.11.0008023

Tnh 3 are 10,5x27m2 di By Pass Saba (Utr Jln) Hub:08124688802 FO.04.11.0005897

Tnh 3Are Jl.Imam Bonjol sltn Putsalgoal 08123871809/7831888 FO.03.11.0003187

Tnh 8A LB24,bs4A 255jt Tk.Ba dung XX1B LC8M,081237866666 Ng 135.04.11.0008129

Tnh Kav Ls 300M2 Ds.Munggu Kec Mengwi Kab Badung 081236068398 FO.04.11.0007748

Tnh Kav Siap Bangun Sblh Timr SMPN3 Gyr 081805591663/8505473 120.04.11.0007179

Tnh Kebun Kopi Selemadeg Tgh L.1,93A 3,5Jt/A 081338665134 FO.04.11.0008071

Tnh Lok Singaraja cck utk Vila View pantai Hub:085237725874 FO.04.11.0006474

Tnh Ls 210m2 Jl.Cekomaria (Prm Kopertis).081338087208/7893331 FO.04.11.0007741

Tnh di Danau Tempe I,L.1,50Are hrg 255jt semua H.8514020 FO.04.11.0008004

Tnh siap bgn Anggungan,Mengwi Badung lgsg.Hub:Pemilik TP Luas 2 Are di Tel.0361-8852006 FO.04.11.0007835

Tnh+Kos Sunset Road @600Jt dkt Sunset Garden,085792172266 154.04.11.0008003 JEMBRANA

Jl Tnh Kebun 1,56H di Negara 2,5Jt/A TnhSawah 4,375m2/4, 421 m2 @15Jt/A081236292626,7861697 166.04.11.0008112 TABANAN

Dijual sawah/prdktif 62,66,21, 5Are lok Kelating antara Villa Jepang-Villa Alilla Tabanan bagus U/Invest Hub:08124613250 FO.04.11.0005908

DISEWAKAN TANAH Dikont.Tnh 80/60A pgrjlnbsr view bgs cckusgl H7818788/9910480 FO.04.11.0007889

Dikont Tanah 17,60are,Jl.Sunset Road 081338722844 / 2150604

135.04.11.0008056

BIRO JASA Sda PRT & BSitter siap krj pglm, 8856344 Ijin Resmi 102.04.11.0008028

Bantu urus sertifikat tnh,roya pengukuran,NIB,Aspek H:2103066 FO.04.11.0007509

Dnda SPT TH1jt!Jgn tguMret bnt Lpr SPT Th,SIUP, 081338344155 FO.04.11.0006071

PROPERTY Mau Cari Rumah apartemen.tanah ruko? cari di www.rumah123.com 031.04.11.0007738

APARTEMENT Depan Villa Kost/Apartement Komplit,mewah,swimingpool,Free wifi,bersih,private.Jl.Tukad Badung X/27 Renon tlp/fax : 8956474/08123954703 FO.04.11.0007795

PENGOBATAN Bantuan Paranormal Mslah Pacar ,RT,Hutang,Dll,085717274558 141.04.11.0006118

DISEWAKAN TOKO Dikontrakkan Toko 6x7M Jl.Raya Ubud +Mezanin; Jual Rmh/Toko BTN Alam Sukawati L:145M2 Hub 08174757100 TP FO.04.11.0006469

Dikontrakn Toko Jl.Raya Dalung Permai,Hub.03613338472-3454179 FO.04.11.0007715

OverKont Toko Jl Sutomo Sisa 1Thn 7Bln 14,5Jt Semua,7497710 FO.04.11.0007995

SUPPLIER Pusat Grosir kacang disco 85000 /5kg extra pedas manis.3667489 FO.04.11.0007778

DISEWAKAN CAFÉ Ov.Kont Cafe, dpn Ritz Carlton Ayana Jimb.sdh jln, 08123943830 101.04.11.0008140

DISEWAKAN VILLA Kontrak 6,5+2,5A dpn Macro, vila 1/2 jadi B.Clif 0818343001 110.04.11.0008128

154.04.11.0008012

Ov.Ktrk Tnh+Bgn kos2n B.K luas 3A B.Hari IV,Nego.08123833200 FO.04.11.0006748

Over Kontrak Tanah 11Are Abian Tuwung Kediri Sisa 9,5th, 2,5jt/are Hub:8649253 FO.04.11.0007967

COMPUTER CPU P4+LCD H.1,6Jt nego Jl.Cok A.Tresna Renon, 081805514843 161.04.11.0007757

ARSITEKTUR Bali Modern arsitektur Bgn+renov rmh vila free dsgn 03618506197 120.04.11.0007958

CATERING Catering Karyawan, Rapat, Pesta, dll. Nasi Yasa, Jenggo, Indonesia, Chinese Food, dll. Wilayah Kuta-Jimbaran 7562981, Denpasar 247443 G.04


15

Minggu Kliwon, 17 April 2011

Menggoda Diri Sendiri... zBulatan Inti Meditasi...

TENTU ANDA masih ingat mitologi kelahiran Kala. Mitologi itu menyisakan banyak pertanyaan. Salah satu pertanyaan itu berbunyi: bagaimana mungkin Shiwa sebagai dewa tertinggi berhasil digoda oleh Kama yang statusnya sebagai dewa bawahan? MUNGKIN saja! Pertanyaan itu langsung dijawab oleh tattwa, bahwa memang ada potensi Shiwa digoda oleh Kama. Karena tattwa yang ada menyebutkan bahwa Shiwa itu tiada lain adalah Mahakama. SHIWA sebagai Mahakama berarti Shiwalah yang mengadakan Kama, atau Shiwalah yang menjadi Kamanya Kama. Itulah sebabnya Shiwa bisa digoda oleh Kama, dengan penjelasan tambahan bahwa Shiwa sejatinya menggoda dirinya sendiri untuk mengadakan ciptaan. UNTUK LEVEL MANUSIA (karena Shiwa dan Kama ada di dalam diri manusia) bisa dikatakan bahwa manusia pun sejatinya menggoda dirinya sendiri untuk mengadakan ciptaan, alias berkembang-biak. Dengan demikian, bila ada manusia mengatakan bahwa dirinya digoda oleh Kama, oleh Smara, oleh cinta, oleh libido, maka perkataan itu berarti bahwa manusia itu telah berhasil menggoda dirinya sendiri. HEBATNYA, ternyata jarang sekali ada manusia yang gagal menggoda dirinya sendiri. Kebanyakan manusia dari waktu ke waktu berhasil menggoda dirinya. Ia buat pikirannya merindukan objek-objek asmara. Ia ajak tubuhnya mencari objek-objek asmara itu. Ia simpan kenangan manis asmara itu di dalam sanubarinya yang tersembunyi. Dan ia beritahu dirinya bagaimana cara membangkitkan kenangan manis itu pada saat ia memerlukannya. Ia nikmati kenangan indah itu, tak tahu kalau kenangan itulah yang sedang ‘’memakan’’ dirinya.

BEGITULAH Kama kecil di dalam tubuh manusia berhasil menggoda Shiwa kecil di dalam pikiran manusia. Cerita para dewa sejatinya tidak beda dengan cerita bangsa manusia. Paling-paling cerita dewa agak disakralkan, sedangkan cerita manusia sedikit diprofankan. SEORANG PEMBACA yang telah terlatih insting narasinya, tidak gampang lagi ditipu. Pembaca seperti itu tahu kelemahan wacana pada umumnya. Teks memperlihatkan apa yang mampu dikatakan dan sebaliknya menyembunyikan apa yang tidak mampu dikatakan. Yang tidak mampu dikatakan itulah yang disebut rahasia, yang tidak sembarang orang boleh tahu. BEGITULAH, sebuah mitologi memberi tahu kita bahwa penciptaan dimulai dari godaan. Dalam pikiran banyak orang, kata penciptaan mengandung gagasan yang besar, yaitu mengadakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada. Sebaliknya dalam pikiran banyak orang, kata godaan mengandung gagasan negatif, yaitu menggagalkan proses penciptaan yang dianggap besar itu. TERNYATA PANDANGAN kolektif itu tidak selalu benar. Karena mitologi di atas memberitahu bahwa godaan itulah yang memulai adanya penciptaan. Jangankan manusia yang memang lahir karena godaan untuk berkembang-biak, Dewa Kala saja sebagai penguasa Waktu juga lahir dari godaan. MODUS GODAANNYA seperti berikut ini. Mahakama menggoda dirinya untuk mengadakan ciptaan, maka ‘’dimodifikasilah’’ Kama sedemikian rupa sehingga akhirnya lahirlah Kala, yang kemudian dikalahkah oleh Mahakala. Siapakah sebenarnya Mahakala yang mengalahkan kesaktian Kala itu?

S I A P A LAGI kalau bukan Shiwa itu sendiri. Jadi, Ia adalah Mahakama yang bisa menggoda dirinya sendiri untuk mencipta, dan Ia adalah juga Mahakala yang bisa menggoda dirinya sendiri untuk menghancurkan ciptaannya. Menurut mitologi itu, penciptaan dan penghancuran ternyata dimulai dari godaan pada diri sendiri oleh diri sendiri. MANUSIA nampaknya juga seperti itu. Manusia pun bisa menggoda dirinya sendiri untuk menghancurkan. Dan ternyata manusia jarang gagal bila menggoda diri untuk ‘’menghancurkan’’ dirinya sendiri. Manusia bukan hanya seorang Kama kecil, manusia adalah juga seorang Kala kecil. Sebagai Shiwa kecil manusia senang bermain ‘’Kama-Kala’’ di dalam tubuh dan di dalam pikirannya. Permainan apakah permainan ‘’kama-kala’’ itu? ITULAH PERMAINAN yang intinya adalah menghancurkan dan menciptakan. Seperti permainan anakanak pantai membuat istana dari pasir. Datang ombak, istana hancur. Dirikan lagi, ombak datang lagi. Begitu seterusnya sampai malam tiba. Anakanak pulang karena mereka harus tidur agar bisa bermimpi dan kemudian bangun lagi esok harinya untuk membuat istana pasir lagi yang akan dihancurkan lagi oleh ombak. Siapa sebenarnya yang paling menikmati permainan kama-kala seperti ini, selain Shiwa, Kala, Kama, dan Anak Kecil itu? Siapa yang paling merasa diuntungkan? Siapa sebenarnya yang pantas disebut pelaku? Siapa sesungguhnya yang pantas disebut korban? zibm. dharma palguna

Klungkung Simpul Religiusitas Martabat Diri zMenuju Puputan Klungkung yang ke 103

DALAM MEMAHAMI hidup ini terlalu banyak yang perlu direnungkan. Mulai dari keseharian perjalanan hingga simbol-simbol sebagai kehendak dan kuasa alam. Ibarat bangunajn mungkin inilah sendi-sendi kehidupan yang menjadi dasar keteguhan jiwa dalam melakoni dinamika kehidupan. Sayangnya dewasa ini kita telah dimanjakan dengan berbagai prilaku, berbagai produk budaya, teknologi sehingga jiwa kita tenggelam dalam modernisasi intelektual yang konsumtif, bahkan enggan mereproduksi produk lama yang telah dicap ketinggalan dan telah terkubur oleh masa lampau yang kelam. Kita lupa bahwa masa kini ada karena masa lampau, dan masa kini akan membawa menuju masa depan yang diharapkan lebih baik dari sebelumnya. Semangat keseharian masa lampau penuh perjuangan hidup yang harus diwariskan ke generasi demi generasi kendati untuk menyiasati masa kini yang penuh kemudahan dan kemanjaan. Di zaman Raja Ida Dalem Waturenggong, pernah terjadi tuntutan rakyat Bali Aga yang menginginkan Pura Besakih lebih dihargai, untuk dijadikan tempat

zRaudal Tanjung Banua SAMPIT di sampit, orang-orang pernah merayakan pikiran sempit, kota yang lapang menjadi sempit ketika kudatang kudengar suara enggang menjauh di bukit-bukit, jauh di sebalik hamparan sawit lengang mengapung di ladang tambang, lengang mengepung pikiran dengan jelaga hitam kenangan : parenggean, pasar terbakar, kuburan raya di batas kota hingga pelabuhan sungai mentaya belum seluas cakrawala, belum sebatas lupa SYUKURLAH, cara menemukan inspirasi untuk bergerak menuju perbaikan (dan pencerahan) makin banyak jumlahnya. Sengaja datang ke toko buku untuk menikmati hangat chicken soup dan melahap novel-novel powerful, atau mencari buku terbaru para motivator favorit tentu sudah banyak menjadi pilihan. Pun datang pada para tokoh spiritual, atau menyisihkan waktu untuk menonton talk show tokohtokoh inspiratif yang telah bergumul dalam perjuangan memperjuangkan kehidupan lebih baik (tentu saja tak hanya untuk dirinya sendiri). Cara tirtayatra juga banyak ditempuh, berupaya mencari damai lalu mengendapkannya menjadi inspirasi. Harapan para penempuh jalan ini, pastilah tubuh dapat tumbuh meninggi ke arah lebih positif. Dalam alam pikir saya, semua cara tersebut dimaksudkan dapat berujung pada perubahan inspirasi menjadi motivasi untuk memperkokoh fondasi jiwa dan hati. Bagi jiwa, agar ia tak terbiasa jumawa. Bagi hati, agar ia biasa untuk berhati-hati dan berbagi. KALI INI saya menemukan inspirasi itu dari sebuah baliho. Apakah fungsinya baliho yang sudah beberapa tahun ini didesain secara digital sehingga dapat lebih menarik tampilannya? Dengan ornamen sangat colorful, foto-foto yang sudah diedit dapat terpasang sempurna, bagus untuk kampanye individu, pro-

persembahyangan umum, karenanya beliau memprakarsai perluasan Pura Besakih sehingga menjadi pusat persembahyangan umat Hindu Bali. Beliau juga memberi berkembangnya budaya Islam Jawa yang semula berkehendak mengislamkan raja namun gagal, dan hingga kini kesenian rudat masih berkembang di Kampung Gelgel. Di bidang kerohanian beliau menerima ajaran pendeta Dang Hyang Nirarta, yang semuanya memperkaya khazanah budaya budaya Bali waktu itu tanpa kehilangan identitas dirinya. Semua ini tentu karena rasa saling memerlukan, dan keikhlasan. Segala sesuatu yang dilakukan dengan ikhlas akan mendatangkan kebahagiaan. DALAM BIDANG BUDAYA, setelah zaman Gelgel, Klungkung dahulu adalah pusat adat-istiadat Bali. Aturan keagamaan dijalankan betapa mestinya di bawah kendali Kerajaan Klungkung, sebagai penerus dinasti Swecapura. Hukum ditegakkan atas dasar kejujuran dan keyakinan hidup. Balai Kerta Ghosa dengan Taman Gilinya menjadi saksi keagungan adat dan budaya di masa lampau. Bahkan tak kurang hasil bumi rakyat pun dapat diketahui lewat Balai Kerta Ghosa ini. EKSISTENSI Klungkung sejak Kerajaan Swecapura di Gelgel, dan berlanjut di Semarapura merupakan simpulsimpul religiusitas yang mesti dipelihara semangatnya hingga dewasa ini, karena tindakan yang dilakukan cenderung lebih memberi penghargaan kepada kehendak rakyat, upaya pencapaian keadilan dan kedamaian seperti yang disampaikan dalam tuntunan dalam bentuk tontonan pengejawantahan kitab itihasa seperti Mahabharata, Ramayana, dan kitab Niti Sastra lainnya. Kejayaan Klungkung berakhir dengan perang puputan tahun 1906. Puputan menjadi pilihan karena kata-kata telah kehilangan kekuatannya. Orang sudah tidak mau lagi mendengar dengan telinganya, orang sudah tidak mau lagi melihat dengan matanya. Telinga dan mata telah kehilangan rasa. Maka badan sebagai penyangga sang jiwa harus merasakannya. Inilah yang membuat

mosi lembaga dan acara-acara tertentu. Untuk keperluan komunikasi optimal— apalagi menjadi sesuatu yang dapat menggugah jiwa— tentu saja tak hanya selera mata yang harus terpuaskan melalui desain cantik, tetapi juga rangkaian kata yang perlu bicara pada publik. Apalagi ketika baliho dijadikan sebagai sarana komunikasi dari pemerintah dan rakyatnya, media untuk menyampaikan kebijakan dan ajakan. Idealnya, kebijakan dan ajakan dalam tema apa pun harus disampaikan dalam kalimat yang efektif. Kalimat itu bicara singkat, tepat namun dapat melekat bagi yang melihat. SEBELUM LEBIH KHUSUS pada inspirasi lewat rangkaian kata, saya seringkali kehilangan konsentrasi di jalan raya karena dua kebutuhan. Pertama, kebutuhan untuk mendapat informasi tentang kegiatan-kegiatan khusus yang inspiratif. Kedua, kebutuhan untuk analisis linguistik dan fenomenanya. Mengamati pajangan foto yang menjadi refleksi kegiatan para pemimpin dalam visi dan misinya membangun adalah wujud kebutuhan pertama saya. Dari presentasi lewat cetakan besar di jalan-jalan itu, saya menaruh apresiasi pada usaha seorang pemimpin yang ingin menjadikan dunia lebih hijau dan sejuk, meningkatkan perhatian pada orang-orang terabaikan dan tak terpikirkan. Mencermati makna di balik semboy-

adu fisik terjadi. Di tengah kehidupan yang makin kompleks dan makin syaratnya kepentingan, setelah 103 tahun kisah puputan terlewati, dan 66 tahun kemerdekaan Republik ini, apakah kita telah menemukan jati diri. Apakah kita telah menemukan apa yang kita cari, atau setidaknya telah tahu apa

MITOLOGI KELAHIRAN Kala bisa dibaca dengan cara berbeda. Bacaannya kurang lebih seperti berikut ini. SHIWA adalah manusia biasa yang disibukkan oleh urusan batin yang kedalamannya tanpa dasar, dan keluasannya tanpa tepi. Shiwa-manusia itu juga akan marah kalau keasyikannya diganggu. Ia juga bisa membiarkan pikirannya teringat dan kemudian mengenang-ngenang kenangan indah. Ia juga tergoda untuk mengulangi peristiwa yang memberinya perasaan indah dan perasaan manis itu. Ia juga seperti kebanyakan orang yang merasa sakit aneh di dalam hatinya ketika sedang sangat merindukan lawan jenisnya. Seperti orang kebanyakan, ia menjunjung libidonya ke mana-mana. Menurut cerita lobido itu dibawa serta ke gunung, ke laut, ke sungai, ke jurang, ke kali. Menurut kesaksian libido itu dibawa ke sekolah, ke kantor, ke pasar, ke pertemuan-pertemuan dan bahkan di bawa ke pura. Ia juga bisa salah menanamkan benihnya. Ada benih yang ditanam di karang suwung, di karang anyar, di karang daha, di karang buncing, di karang bajang. Banyak orang yang tanpa sadar menciptakan bayi Kala untuk dilawannya sendiri di kemudian hari. BEGITULAH Shiwa dan begitulah orang. Seperti yang diajarkan oleh tradisi, godaan tidaklah kita terima begitu saja. Kita sudah dilatih untuk mencurigai setiap godaan. Secara naluriah kita sudah terbiasa melakukan yang kita cari? Konon agama mengajarkan bahwa semasa hidup kebahagiaan dunia adalah tujuan, atau masyarakat adil dan sejahtera seperti diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945. Sesungguhnya apakah kita memahami yang bagaimana rupa dan rasa kebahagiaan atau masyarakat adil dan sejahtera itu, karena ternyata selama hidup tak pernah berhenti dengan gejolak. Gejolak-gejolak itu timbul karena kita berbuat, karena kita punya keinginan dan ini suatu keharusan. Itu sebuah cita-cita. Bahkan bagi Vivekananda menyatakan: ‘’Jikalau manusia dengan cita-citanya membuat seribukalikesalahan,makamanusiayang tanpa cita-cita akan membuat lima puluh ribu kesalahan. Oleh sebab itu lebih baik orang mempunyai cita-cita’’. Ini sebuah renungan. Memiliki cita-cita, mengetahui diri sendiri adalah jiwa yang luhur.

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2010

16 Agustus 2012

Selama Menempuh Ujian Nasional Besok 18 April zPara Pecinta, Aktivis APRESIASI dimana saja menempuh UN... Merahnya Kacang Merah Nusa Mbok Dusun Kutampi ... zMungkinkah akan Ada Acara di Klungkung, denpasar Evakuasi... masih ada Kung, masih ada sinara mbok, jadi bisa saja Sanggar BINDUANA dan Sanggar TUTUR berduet bikin Acara di Banjar Pekandelan, suasana hujan hujanan terasa sangat membantu kita semua dalam beraktivitas seni... Nyegara Gunung Keliling Bali 2011, Mungkin Baris Biru... zSrombotan Menu Gizi Inti Alami, Kita Nyebrang Nusa Penida KLUNGKUNG April - BANGLI Mei BULELENG Juni JEMBRANA Juli KARANGASEM Agustus BADUNG September BULAN BAHASA Oktober TABANAN November IBUNDA-SR Desember Rarejarresure... (Intens - Beh) di Kampung SEBUD Snerayuza... zMenimbang Kota Berwawasan Budaya Sekali Sebulan 27... Mungkin dari Jalan Ternate NANG NING NUNG Banjar Titih, kita bisa menyusuri jantung Pasar Badung, Jalan Gunung Kawi, Pasar Kumbasari Simbol Penaklukan, Megahmendung Zona Misteri dan Ancaman... z17.000 pulau/nusa besar/kecil, Terluar dan Terdepan. Pengembaraan bathin yang mencoba menjelajah Perairan Pelosok Nusantara yang menyambut dan melayani 2011 dengan SAGARA Revolusi Biru GIRI. Selamat datang SD Maritim bagi mereka yang terpanggil/terpilih... ASSA Tiga Baris Puisi itu ASAS, Anacaraka Benih Gagasan... zPercikan MONOLOG Permenungan Mengukur Bumi Nusantaragung TIGA (3) Alinea Catatan Kecil CAKIL, TIGA (3) Lempuyang menyapa Prosapuisi, CERMIN (Cerita Mini) Lirisprosa VS CAKIL tetap menjadi PRIORITAS Kita ke depan ini.

Inspirasi Dari ’’Sewaka Dharma’’... zMotivasi Bagi Hati yang Ingin Berbagi...

an, slogan, jargon, pengumuman dan ajakan yang sekiranya menyentuh ranah publik adalah aktualisasi kebutuhan kedua saya. Maka, hipotesis saya kira-kira berbunyi begini: makna mendalam ‘’sewaka dharma’’ yang saya lihat dalam sebuah baliho merupakan sebuah inspirasi. Inspirasi yang dapat saja bertransformasi menjadi motivasi. MENDENGUNGNYA ‘’sewaka dharma’’ di telinga saya berawal dari sebuah baliho, di pertigaan jalan yang biasa saya lewati saat pulang kantor. Walau tak di jalan utama, pesan yang disampaikan pada publik itu dapat terlihat dengan cukup mencolok karena diletakkan di tempat agak tinggi. Alhasil, baliho itu menjadi sangat eye-catching. Banyak baliho yang karena alasan tertentu menarik perhatian saya. Bila dijabarkan secara khusus, alasan ketertarikan itu adalah karena tulisan dan angka-angka yang bombastis, gelaran acara yang relevan dengan kesenangan dan hobi saya, atau karena kata-kata yang menginspirasi. Kali ini, alasan saya untuk sangat tertarik adalah bersandingnya ‘’Sewaka Dharma dan Tri Kaya Parisudha’’.

‘’MELAYANI ADALAH merupakan sebuah kewajiban’’. Makna inilah yang sangat penuh oleh inspirasi. Di tengah udara panas dan cuaca yang tak lagi mudah diprediksi, tekad untuk memberi pelayanan akan membawa kesejukan dalam dua wujud. Hal ini sungguh akan berbuah sempurna bila sewaka dharma didasari kesadaran bahwa sesungguhnya seva (melayani) adalah swadharma (kewajiban) siapa saja. Keinginan mewujudkan sewaka dharma menjadi nyata dapat menjelma jadi angin sejuk dalam gerah udara yang sering terasa dalam perubahan cuaca amat cepat kini. Atmosfir segar di tengah makin panasnya suhu bumi, dan makin meningginya panas jiwa di jagat kaliyuga. Maka tentu saja inspirasi sewaka dharma akan menjadi motivasi bagi orangorang yang mendambakan perbaikan diri lewat kesadaran bahwa menempatkan kemuliaan orang lain adalah membuat kemuliaan pribadinya menuju tempat lebih tinggi. BERSANDINGNYA sewaka dharma dan tri kaya parisudha, kalau boleh dianalogikan sebagai sebuah langkah penelitian, untuk menguji hipotesis dan menjawab masa-

Menolak Godaan... zSiapa Pelaku Siapa Korban

perlawanan terhadap godaan. Godaan itu kita sebut setan atau bhuta. Hanya saja, tradisi mungkin lupa memberitahu kita, bahwa godaan adalah awal penciptaan baru. Godaan adalah awal peristiwa yang segera akan terjadi. Dan ternyata peristiwa-peristiwa itulah yang menyebabkan terjadinya perubahan. Baik perubahan diri, perubahan alam, maupun perubahan sosial. Barangkali juga perubahan-perubahan lainnya. Peristiwa itu terjadi bermula dari godaan. LALU APA ARTINYA menolak godaan? Sesuai perkataan di atas, menolak godaan berarti mencegah terjadinya peristiwa yang akan membawa perubahan-perubahan. Perubahan sering menakutkan di awal. Namun demikian, menolak godaan bisa juga diartikan menolak satu godaan tapi memilih godaan yang lain. CONTOHNYA, menolak godaan badan, akhirnya mendapat godaan batin. Seperti pertapa ekstrem yang mematikan godaan badannya, lalu sibuk dengan godaan batinnya. Kita jarang mematikan godaan batin, karena berpikir bahwa hidup ini adalah batin. Tapi sebaliknya, yang diajarkan adalah mematikan godaan badan. SEPERTI ITUKAH pembacaan lain dari mitologi Kama dan Kala? Itu baru salah satu, atau salah dua, dari model-model pembacaan. Contoh pembacaan lainnya masih banyak. Apalagi setiap orang boleh membaca dengan caranya sendiri-sendiri untuk kepentingannya sendiri pula. Sebuah model pembacaan yang dilembagakan dan di-

paksakan lama kelamaan akan mengikat pikiran orangorang. Ikatan itulah salah satu ciri tradisi yang mengikat. MEMBACA adalah godaan. Mengikatkan pikiran adalah peristiwa. Pengertian adalah perubahan dari dalam. Perubahan perilaku muncul dengan sendirinya di belakang hari, cepat atau lambat. Maka nasihat agar rajin membaca adalah nasihat untuk menerima godaan. Dengan sendirinya, pesan agar menyongsong peristiwa yang akan membawa perubahan. AKANKAH PEMBACAAN berbeda dari mitologi-mitologi akan menyebabkan perubahan pada perilaku agama orang-orang? PERTANYAAN ini klasik. Sudah dari dulu kita mendengar pertanyaan seperti itu. Kenyataannya, jangankan orang-orang yang ditanyai, orang-orang yang bertanya itu pun tidak membuat pembacaan berbeda. Mereka tidak membuat pembacaan berbeda untuk dirinya. Tidak juga mereka membuat pembacaan berbeda untuk orang banyak. JADI, janganlah terlalu mencurigai godaan. Pilih-pilih dan pilah-pilahlah. Karena penciptaan dan penghancuran dimulai dari godaan. SHIWA menghancurkan tapanya sendiri dengan sarana Kama sehingga lahir Kala. Shiwa sendiri kemudian sibuk mengalahkan Kala agar dirinya kembali menjadi Mahakala. Tentang apa peristiwa-peristiwa itu? Berputar mengelilingi bulatan sendiri itukah inti meditasinya? zibm. dharma palguna

Tanda kebaikan yang ada pada setiap orang, yang dapat memberi kebahagian pada setiap orang dan pada diri sendiri inilah yang membedakan manusia dengan pohon-pohon dan batu-batu yang menemani kehidupan manusia. Tak akan ada kebahagiaan tanpa usaha dan perbuatan. Betapa sulitnya memang memberi arti bahwa tantangan hidup itu adalah sebuah kebahagiaan, karena sebagian besar kita mengartikan tantangan itu adalah ujian yang terus-menerus yang terasa tiada pernah memberi hasil akhir sebuah kebahagiaan. Hidup ini hanyalah perjalanan, seperti halnya bumi yang terus berputar dalam dirinya mengikuti garis edar yang diatur. Manusia mengenal baik dan buruk, mengenal salah dan benar, mengenal pikir dan rasa, dan cara-cara kehidupan itulah yang menjadi cirri-ciri manusia yang membedakannya dengan makhluk lainnya di bumi ini.

Peringatan puputan adalah ciri pemberian penghargaan kepada sang perwira yang telah mengorbankan jiwa raganya demi ibu pertiwi dan martabat diri. Kehidupan manusia Bali memang lebih menghargai spiritual daripada kebendaan. Kitab-kitab suci menyiratkan bahwa kehidupan di alam baka lebih utama daripada alam maya. Seorang ksatria yang menang perang akan puas menikmati kekuasaan, keuntungan dan keberaniannya, namun penghormatan yang dipersembahkan kepadanya jauh lebih terasa setelah wafatnya. Oleh karenanya tak ada alasan kita berpikir bahwa peringatan puputan adalah peringatan kekalahan. Semangat puputan harus menjadi simpul pengukuhan martabat diri, dan martabat bangsa. Kesetiaan dan kesadaran jiwa kepada Ibu Pertiwi yang telah memberi kehidupan. Selamat dan Semangat Hari Puputan Klungkung ke-103. zI B G Parwita

Dhyana...

DULU, barangkali belum masanya. Diam dimengerti hanya sebagai sebuah kewajiban dengan kesadaran pada permukaan. Jadilah ia siksa, berenang-renang saja tanpa kejelasan arah. Tidak ada keluhan, memang. Apresiasi pun tak matang. Rasanya bak sayur tanpa tabur garam. Seperti juga foto-foto yang dicetak, tanpa album untuk dijadikan kenangan. Juga tanpa pigura yang kemudian digantung di tembok sehingga ia dapat ‘’lebih berbicara’’ pada yang melihat. Maka, diam saat itu menjadi sangat kosong. Tanpa perekat antara tubuh dan jiwanya. Dhyana. JALAN PANJANG. Dari berkobarnya api semangat, luka-luka yang terbaca, kosong, hampa, hilang, gelisah, tak berpusat, sampai pada titik nadir kejenuhan. Ketidakyakinan membola. Kembali lagi pada diam. Tanpa apaapa. Sampai dimanakah sudah? Usahlah ditanyakan, dijalani saja dalam sederhana. KINI, mungkin sudah masanya. Diam, meski masih sering ditawartawar sudah punya motivasi. Jadilah ia semacam narkotika dengan harapan ta hanya hangat pada saat tahun-tahun pertama merambatnya keluluhan hati, tetapi seterusnya. Nafas dijiwai oleh dhyana, di tengah hiruk pikuknya pasar pagi, siang dan malamnya kehidupan. Di tengah transaksi tiada henti, dan sejenak mengalirkan kembali serapan kegelapan. Membawanya menuju terang meski setetespun perlu jalan panjang. zSri Jayantini lah yang dimunculkan, sang peneliti memerlukan alat untuk membuat penelitiannya berada dalam kerangka pemikiran akademis. Dalam wujudnya sebagai inspirasi dan motivasi, sewaka dharma dapat dilandaskan pada tiga fondasi kebaikan. Tri kaya parisudha menjadi alat untuk mewujudkan keinginan dan inspirasi itu. Berpikir, berkata dan berbuat baik adalah sejatinya tri kaya parisudha yang tak sedikit pun lepas dari jiwa memberi pelayanan dan melaksanakan kewajiban (dengan baik tentu saja). Tiga pilar ini menjadi kontrol agar setiap pribadi tak menyia-nyiakan kesempatan selalu melayani, dengan menjaga pikiran, menata kalimat agar terdengar santun, perbuatan yang didasari keikhlasan untuk membangun hidup penuh harmoni. LANTAS, saya ingat beberapa rekaman peristiwa yang menghuni salah satu sudut memori otak saya. Setiap kali berurusan dengan berkas-berkas keperluan administrasi sebagai warga negara, berhadapan dengan orang yang ditakdirkan jadi pelayan masyarakat, atau katakanlah juga para customer service di tempat-tempat pelayanan publik, saya selalu menaruh harap. Mudah-mudahan urusan cepat beres dan dilayani dengan ramah. Itu tentu tak saja menjadi harapan saya, tetapi juga banyak orang yang berstatus jadi client, customer, pelanggan, pembeli dan sebagainya. Benang merah

zRaudal Tanjung Banua PULANG PISAU pulang pisau, tanah gambut sejuta hektar, bertahun tidur terlantar; jembatan rawa tumbang nusa ujungnya menghunus kota dan kampung-kampung merana; seberangkan kita ke tempat asing peta kelana langit merah saga, cakrawala kuning telur pecah dierami sayap enggang, letih pulang waktu mengulur; api dan asap kini menari; mengepung huma dan lanting di air dan lumpur kuning - kuning telur cakrawala... lalu karet dan sawit berjuta hektar bangkit di hamparan tanah hitam bekas terbakar; orang-orang ingin pulang tapi tajam pisau kenyataan mengiris mimpi menikam harapan, kandas hingga ke tulang! kini ke mana mereka pulang selain ke pisau; dua patah kata pegangan kita di kota dan kampung-kampung yang merana. sewaka dharma dan tri kaya parisudha terletak pada upaya memberi pelayanan sebagai suatu kewajiban dengan cara menjaga pikir, kata dan laku kita. Dengan sinergi antara sewaka dharma dan tiga pilar kebaikan, pikiran seseorang yang hendak dilayani menjadi positif dan menjadi aura baik bagi yang melayani. Dilandasi sewaka dharma, perkataan yang bernada tinggi, bentakbentak, setengah hati, diksi kata yang tak berkenan hati semakin kecil frekuensinya. Senyum dan gerak tubuh yang komunikatif terbangun dalam rasa saling membutuhkan. Bila begitu, gerah siang hari mungkin tak setajam biasanya. Mendung musim hujan barangkali pula tak sepenuhnya gelap dan hitam. DEMIKIANLAH. Ketika kemudian setelah dari baliho, saya lihat lagi ‘’sewaka dharma’’ tertulis besar di dinding sebuah kantor pelayanan publik, harapan saya makin mekar. Mekar untuk dua hal. Pertama, pelajaran bagi diri sendiri bahwa pelayanan dalam tri kaya parisudha akan membagi energi pada setiap usaha memasuki pintu pencerahan hati. Kedua, harapan untuk merasakan suasana dengan senyum yang ditabur, kata-kata tertata dan pikiran yang lebih bersinergi positif dalam segala situasi benar-benar menemukan wujudnya. zSri Jayantini Dosen STIBA Saraswati Denpasar


IKLAN MINI

16

Minggu Kliwon, 17 April 2011

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris

: Rp 35.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura z Iklan Peluang Emas : Rp 750.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 63 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop

Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan

VISA

z Jakarta z Mataram z Denpasar z Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456

KARIER AD BALI POST Dcr cpt PRT wnt u/brsih2 gj. Oke Bos baik 081805457989tdr dlm 135.04.11.0008061

Therapist require for spa at Petitenget.Send Complete application to freshlegsbali@gmail. com (experience not require) 164.04.11.0007374

!!!Ingin ke Kapal Pesiar? Bergabunglah Di Balindo Paradiso. Contact Langsung Dengan Owner MSC Cruise Ship.Dibuka Prog Br Setara D1 Perhtln prog Cook/Tt Boga:setara D2 Prog Butler Utk Persiapan Kpl Pesiar baru MSC hub:info@baliparadisecrews.com Jl.Kerthapura VIII No.21 Teuku Umar Brt Dps Ph.238513/485823 169.04.11.0008085

!!!Kapal Pesiar!!!Royal CariBB Ean&Celebrity cruise.Mbth Cook, Cabin Stwrd,Waiter/Ess,Bar, Galley.Intvw Mei/Fainal Juni.Bw CV ke PTC-Centina/LP2B Jl.Kebo Iwa 21 Gry 943671/08174748323 E:lp2b.kapalpesiar@gmail.com /Dps:264696/Negara;03654731558 120.04.11.0006921

!!Dcr Karyawati+5or Tng Angkat ada mes,gaji lmyn,cck lsg krja ada u.mkn,gaji lmyn Hub.Toko Besi Murah Jl.T.Umar Barat 17 Malboro Dps,Sblh Cuci Mbl C3 141.04.11.0007997

!!Pick Up Taxi Membutuhkan Banyak Sopir SIM A H:081917335337 FO.04.11.0008001

!!Sopir2Sales3 orang karyawan/ Ti SIM B1,A,C Hub:081999463188 FO.04.11.0007851

!Cr sgr PRT/B.Sit G600-1jt tdr dlm,081933110201/085239268658

***Looking for Pembantu,Speak English,Umalas Tlp:08123621415 FO.04.11.0007679

**Dcr pengiriman Admin Teknisi Sales Toko Komputer T.239915 135.04.11.0007991

**Dibthkan CS Wnt,Min SMU,Max 27th,single,penampilan menarik bs B.Inggris Hub:730118 (Ratna) FO.04.11.0008078

3 Karyawan u/Dealer Motor Hub. Lanang Mtr Jl.Nangka Utr 248X 141.04.11.0007952

9 Spa Therapist (Female) min experience 2 yrs, max age 30 yrs. Febris Hotel, Jl.Kartika Plaza, Kuta. Tel: 754575 for interview. Permanent status 004.04.11.0007876

A Leading 5* Villas needs some positions:FrontOffice Mgr,Chef De Partie,Housekeeping Spv,Reservation,Waiter/ss,Guest Service Agent,Daily Worker in Housekeeping,Dailly Worker in FB Service&Kitchen. Send CV to :hrd@oceanbluehotelbali.com FO.04.11.0008081

FO.04.11.0007195

Bth cpt wnt sbg SPG,Kasir,CS u/BB Shop.Jl.Teuku Umar 9B / geamahardika88@rocketmail.com Bawa Lmrn Langsung Interview FO.04.11.0007764

FO.04.11.0007705

Bth: Llsn SMA/SMK u/dilatih di salon Gratis,lsg kerja H.254929 031.04.11.0007807

Cari Cook Chines Food Hub: 08123943830 101.04.11.0008136

Cari sales counter&kasir, bs komputer Min SMA,Lam ke Warung Desain Raya Kuta 151-Kuta 154.04.11.0007561

Cari: Tenaga Administrasi,Wnita D1/D3,Komp,Jl Tkd Musi 7X Dps FO.04.11.0007860

Cr 2PRT/B.siter tdrdlm G1,2jt, 081916718747 lsg krj djpt FO.04.11.0008013

Cr Accounting/Pajak,Marketing/ Mandarin,Londry,CS,Controller, Kasir,Hub:723593/723637 FO.04.11.0005523

Cr Cook Helper,Waitris Mai-Mai Rest Bali Collection ND/773859 101.04.11.0007550

Cr Eng FO,FBS,Adm,Sopir bs tari u/Hotel Resort diPayangan Email:internal808@yahoo.com

AA IT Consultant Bth Webdesign Bs PShop,Php&Wpress Krm CV Ke hrd@balifeatures.com

Cr Mrketing Interior&Tk Gambar 3DMax Gatsu IV/5 bsWeb 8504725

FO.04.11.0007237

FO.04.11.0008035

Accounting basic exp English: operation@de-lighting.com 141.04.11.0006626

Accounting needed for villa in Seminyak,experience min 1 year English.Email to: rubel@downtownbali.com FO.04.11.0007822

Akunting cewek lulus SMK punya mtor Jl.Ken Arok III/9H,411444 FO.04.11.0007916

FO.04.11.0008014

***Kapal Pesiar Star Cruise need Cashier,good performance PT.Cahaya Persada 7440423

Ast Apoteker/Apt Pendamping/Pagi/Dalung/081337771888/7485458

Bar/di Legian perlu Greeter,Wnt menarik,bs bhs Inggris.Hubungi 08170667199, 081353062706 034.04.11.0007610

Bth sgr mrkting staff,Bs Ingrs Komp,Pglmn dibid mrktng min2Th 30Th,excutive chef bs mskn Ind &western.Management,pglmn Min 2Th,max30Th bs comp,Cook staf max30Th,Send Lam:izatta_bali@ yahoo.com,Sblm tgl20April 2011 FO.04.11.0003070

104.04.11.0006055

Cr SPG B.Eng min 160cm max24th u/Discovery Mall Kuta T:751125 FO.04.11.0007805

Cr tkg las pintu & trali Renon 7857611 & 081338676873 Hadi W 135.04.11.0007983

DH SpaBali looking for an experienced Spa Manager send CV to: sales@dhspabali.com 101.04.11.0008122

Dbth:Design Grafis,bs Coreldrw Photoshp,Ilustrator,bs Inggris (lisan & tulisan). CV ke Jl.Gn.Kalimutu XI/7 T.488271 FO.04.11.0007914

Dbthkn1)Staff Di Private Villa (Sanur,Bkrja Sbg Houskeeping Dll,Lngsng Tdr DiVilla)&Office Staff(Sminyk)Sbg 2)OB/OG 3)Adm (Sales Asst)Staff.Punya SIM C (1,2,3),Bs Pakai PC&Ilum Accnting3)CV Dkrm Hr_section_busine ssmanagement@yahoo.co.id Atau Jl.Sekar Waru, Gg.Graha Kencana 10H Sanur. FO.04.11.0007893

Dbutuhkn Kolektor untk Wil.Dps &Sekitarnya Syrt:Pria,Max.25Th SLTA/Sdrjat,Sim C,Pglmn tdk diutamakn Lam Krm ke PO BOX 3805 FO.04.11.0006958

Dcari Arsitek Pnglmn.Landscape Kirim PO Box 3872 FO.04.11.0007111

Dcari Marketing Alat Kesehatan Laki2 Jl.Sarigading No.17 Dps FO.04.11.0007742

Dcr Acct Senior(single) brpglmn jujur&serius kerja Hub.Essence SPA Tlp.8725588/7442441 FO.04.11.0006670

Dcr Admin Tmt SMU/Wnt Max 25th Jl.Cempaka Biru 25/416023 FO.04.11.0007200

Dcr Admin,Accounting,Design Grafis dan Designer Lam lgs ke CV.Padilla,Jl.P.Moyo 40A Dps FO.04.11.0007187

Dcr Assisten Siap Diajak kluar Kota & Admin Hub:08179713071 FO.04.11.0007718

Dcr Cook,Cashier purchasing wanita, bs B.Ing ph.758075 145.04.11.0007944

Dcr FO & Terapis Berpengalaman utk SPA Kirim CV Ke Zensation Tlp.765399/088802648527 FO.04.11.0007029

Dcr Karyawati Salon/Spa Hub: 087863047787 di Sukawati FO.04.11.0007845

Dcr Kry Wnt mnrik Admin gj bgs lamaran lgsg ke Bengkl Tarakan Mtr, Jl.P.Tarakan 40 Dps FO.04.11.0007878

Dcr Manager Marketing,manager Akutansi,Admin,Tkng Acc min bs Jarit,Krm ke Jl.Laksamana 4A Oberoi/syang_gallery@yahoo.com Telp.730650 FO.04.11.0007823

Dcr PRT+Kry Lk u/bengkel Hub. 08123966406 Tarakan No.6 Dps 102.04.11.0007970

Dcr Peg Salon Hub:0361-9962323 /081936007444 FO.04.11.0007796

RUPA-RUPA

Dcr Peg Salon utk di Tkd.Bilok Diutamakan berpengalmn 3090000 FO.04.11.0008043

Dcr Pegawai Notaris berpengalaman Hub:08123883666 FO.04.11.0007806

Dcr Pegawai utk showroom motor bekas Pria/Wnt blm berkeluarga gaji nego Hub.0361-8852006 FO.04.11.0007834

Dcr Pembantu Rmh Tangga,mkn+ tdr dlm,gj tinggi+bonus.424249 FO.04.11.0007865

Dcr Pgw Laundry Penglmn Gj+Bns Di Monang-Mng Sgr,08179722943 FO.04.11.0007915

Dcr Rst Mngr u/Ananda(Tgs Ubud P.081338971869 F975376 F975375 104.04.11.0006598

Dcr Security Brsertifikat Dtmp tkn Di Wil Pecatu,Tlp:9291279 FO.04.11.0007930

Dcr Sgr Sales(P) min SMU Hub: 422908 Jl.Gunung Agung 173A FO.04.11.0007818

Dcr Sgr Therapist Wnt Exp Max 30Th Gaji Bagus,Cool SPA Seminyak Hub:7871494 FO.04.11.0004990

Dcr Sgr Tng Admin u/MM Jl. A.Yani Gg.Merak T:03619103451 FO.04.11.0007363

Dcr Staf Acct Paham Pajak min D2 Wnt max 25th.Sales Markting min D1 Laki2 max 25th.Lamaran Kirim Ke PO Box 3125 FO.04.11.0007170

Dcr Staff Engginering,Soundman Lam ke Inul Vizta Discovery Shopping Mall Tlp.769541/42 034.04.11.0007615

Dcr Staff Part Time Lks Ubud area Wnt single mhr komptr&Bhs Ingrs Dsr Acc Lmr Hrp di Email ke alexandraketut@yahoo.co.id 120.04.11.0008118

Dcr Teknisi Listrik & Manager Wanita usia min 30th.CV to Zanzibar Rest Jl.Arjuna-Pantai Legian-Kuta 145.04.11.0006892

Dcr Terapis bw lam lgs intervw ke Kiu-Kiu Hub.0361 9225499 FO.04.11.0007734

Dcr Tk Overdex Kaos Tk Jahit Rayon Asstn Tk Potong.9179405 FO.04.11.0006437

Dcr Tk.Jahit,harian+Borongan Sequin H:081805669552/8475429 FO.04.11.0006944

Dcr Tng Acct llsn D1,D3,SMA 19-23th single lgsg interview. Jl.Bulu Indah X99 Dps T.03613627539/414967+Sales llsn SMA 20-27 single spd mtr sndri. Dbthkn cpt sampai bln 4 2011 004.04.11.0007458

Dcr Tng Wnt utk Salon kecntkn sebanyak2nya Hb.428893 FO.04.11.0007828

Dcr Trainer unt sekolah Spa gaji memuaskan Hub.081558203606 110.04.11.0008126

Dcr Waiter,bisa B.Inggris; Warung Indonesia;Popies II;Gg. Ronta-Kuta Telp:085238166496 154.04.11.0008135

Dcr bbrp wnt Therapis Spa/pijat traditional yg pglmn,u/dit4kan diluar pulau. Gaji,bonus,mess. (spa for women),085299242888 004.04.11.0007994

Dcr cpt Kryawan Pria-Wnta sgra Hub.081953211885 (Bp.Arya) 120.04.11.0007667

Dcr cpt Kryawan Pria-Wnta sgra Hub.085792111529 (Bp.Anto) 120.04.11.0007666

Dcr freelance/mahasiswa mahir bhs Inggris pnya internet ckup krj 2 jam sehari 085738284887 FO.04.11.0008088

Dcr karyawati Butik sebanyakbanyaknya Lok Ubud Jl.Monkey Forest Hub.971154/081338476692 FO.04.11.0007754

Dcr pgwai salon wnt bs ptg rambut Hub.081999110142 135.04.11.0007989

Dcr segera Waitress,Cleaning Service,Steward.168 Japanese Rest,Jl.Sunset Road Tlp:762258 FO.04.11.0007924

Dcr sg karyawan/ti salon & spa 082144841894 154.04.11.0006120

Dcr sgr Plaksana Proyek S1/STM Sipil bs komptr H:081237175758 FO.04.11.0007892

RUPA-RUPA

KURSUS

ANGGREK

RUPA-RUPA

KURSUS

FOTOCOPY

Dcr sgr Reception+Terapis wnt pengl tdk utm,Hub.764738 Tuban 154.04.11.0006906

Dcr sgr Sls to Amdk lam lgs Jl. Keboiwa Sltn33 Hb:081220023357 122.04.11.0007676

Dcr sgr Waitress untuk Cafe Jl.Petitenget HUb:081337230944 FO.04.11.0008074

Dcr.Markt Outbound,Pria,min D2 Lam.kirim ke PO BOX 3316 FO.04.11.0006531

Dcr.Mrktg Property/Peng2Th SIM C/english/info@avanivillas.com FO.04.11.0007819

Dcr:Tkg potong berpengalaman Jl.P.Belitung 35B Ph:723778 102.04.11.0007971

Dcri Ass Advocat Sh Pny Ijin Wnt Blm Mnikah CV,Bawa Ke Jln Surapati 115 Sgrj 0811398606 009.04.11.0007859

Dibthkan Tenaga Terapis SPA Di Kuta Hub:08123813734 FO.04.11.0007289

Dicari sales Mandarin, Kasir, PRT, Hubungi 701548 156.04.11.0007800

Dicr Karyawan STM BAngunan,S1 Tehnik Sipil,SMU Hub:8751534 FO.04.11.0007266

Dibthkan Sgr Scrty P/W+Sopir Lsg Interview Gratis Jl.Dewi Sri No.1 Kuta Tlp:0361-768082 FO.04.11.0007813

DibthkanStaff teknisi komputer, Administrasi & OB/CS kirim lamaran & CV ke RTC I Lt 1 No.30 Jl.Diponegoro 136 Dps-Bali Tlp. 081315547418 FO.04.11.0007244

Dibutuhkan Pegawai Salon Hub:0361 7856971/085936102817 FO.04.11.0006435

Dibutuhkan Restaurant Manager untuk di Ubud area. Pls call 0811386293 FO.04.11.0007866

Dibutuhkan segera Admin bisa Computer dan Jurnal,Sales,MD untuk ditempatkan di Denpasar dan Karangasem H.087860850234 FO.04.11.0007040

Dibutuhkan segera:Crew Pastry, Kitchen,Bakery,Waiter/ess & SPG Lamarn kirim ke The Orange Fresh Baked,Teuku Umar 48 Dps 141.04.11.0007950

Dicari 4 Pegawai Salon gaji 800+mes Gianyar 081933002686 120.04.11.0007856

Dicari Acct,Admin,OB utk Tour & Travel CV kirim ke Jln Mohamad Yamin V No.7 Renon Dps FO.04.11.0007830

Dicari Adm wanita max 27th,Inggris aktif dan komp0361-728255 110.04.11.0008137

Dicari Administrasi single T.Umar Barat No.18, 486962 102.04.11.0007981

Dicari Cashier,Waitress,Penddk SMA pengalman Hub:Amsterdam Bakery&Cafe Diponegoro 140 Dps FO.04.11.0007135

Dicari Engeneering max 35tahun Hub:081934387478 FO.04.11.0007711

Dicari Engineering Spv mengetahui MEP, pool & komputer min exp: 3yrs dan Pool Attendant, Email:reservation@thekozyvil las.com atau Telp.0361-736255 005.04.11.0007853

Dicari Hairdrasser salon,berpengalaman,segera Hubungi 081934612165 FO.04.11.0007204

Dicari Housekeeping,male Speak English,min.SMU, Ph.0818790541 FO.04.11.0007707

Dicari Karyawan P/W bisa Computer Hub:082147599545 FO.04.11.0007015

Dicari Karyawan untuk HRD Hub:0361-8822999 FO.04.11.0007230

Dicari Serabutan Wnt,Tdr Dlm Gj s/d 1Jt Lam:0361-247239 FO.04.11.0007352

Dicari Staff Admin Wanita min SMU lam krm ke Buana Raya No.88W Dps Tlp.480500 FO.04.11.0007727

Dicari segera gardener.Kirim CV ke Athena Villa Jl.Athena II No.3 Pdg.Sumbu Fax.738760 FO.04.11.0008079

SALON

Dicari Sopir Pribadi Antar Sekolah, Hub.427907 FO.04.11.0007767

Dicari tukang patrun Hub PT. Bali Balance, 703272 154.04.11.0006222

Dicr Operation Staff Dutamakan pria&berpglmn (Motivated,Efficient&Accurate,fluent in Engl. Written&Spokn),Pls Send Applic /CV to yanti@govacation-indone sia.com or fax to 0361-285684 FO.04.11.0006566

Distributor Komputer cari Tenaga u/Posisi Accounting, Adm, Marketing & Teknisi,Syarat: Pria/Wnt usia max.27thn,Pendidikan min.D3,jujur & bertanggung Jwb,lamaran bw lgs ke Jl.Diponegoro No.135-137 Kav 3 Dps,Telp.0361-244642/8728307 FO.04.11.0007206

Hotel Bintang4 dikuta mmbthkan SPA Therapis & Receptionist krm lam ke PoBox1024 TBB 80362 FO.04.11.0007259

Interior Arstk Senior,Supervisi Produksi,Gbr kerja,drafter, presentasi,mnjmen waktu,detail ,punya Laptop,Fulltime.8508228 e:malo.design.comp@gmail.com FO.04.11.0005915

Japanese Rest.Open New Outlet, Need:Store SPV(SS)M/F,24-30yrs Old,D3/S1 fr rptble univ.Major in Htl Mngmt, Eng.Bartender, Send to:PT.Bali Food Lestari (Sushi Tei)Jl.Sunset Road No. 99 Kuta,(Mon-Fri.9 am-4 pm) FO.04.11.0005964

Jpn Rest.yg berkmbng perlu: Waitress,Waiter,cook helper, bushboy,Bartender,Bawa CV ke Sushi Tei,Jl.Sunset Road No.99 Kuta.(Mon-Fri.9 am-4 Pm) FO.04.11.0005966

Karyawati Bag Admin,Hub. Jl.Tukad Gangga No.26 FO.04.11.0007759

Lebake bth:Sales Exce,Storeman Cook&Pastry help.lam Istana Kuta Galeria Blok RS9/7408424 FO.04.11.0007262

Looking for Secretarist Acct www.balivillaserenity.com 0361-7474625 FO.04.11.0007760

Looking for commercial staff/f S1,English dept.work in shift send CV:meetra_biz@yahoo.com FO.04.11.0008090

Looking:Waitress&Bar,for Italian Rest.BringYour CVat Rustica Jl.BatuBelig No.1 Krbkn,737812 FO.04.11.0007281

Lwgn Adm/Ksr-Wnt,Coll/CMO,Dpl max 25,Bw Lmr Lgsg ke PT Bumi Finance, Jl Setiabudi 14 Dps FO.04.11.0007751

Need Employee High School Graduate for Small Store 2765100 FO.04.11.0006362

PMA in furniture urgently require: Inventory Admin (D3, Comp), Sales (F, English, experienced) Send to: bali.recruitment@ymail.com 145.04.11.0007650

PT Bregwin Indonesia.Vacancy S Stookeeper,Requirements:Experience with computer use & dataentry,detail and able to take intended procedural actions,ex perience,good English & Indonesian both in oral & written. Please send your CV to: lanny@bregwinsilver.com FO.04.11.0004927

PartTime.Hasil puluhan juta/bl bkn mlm/jual produk H.9223368 FO.04.11.0007922

Penjahit Sample,Patroon,Gudang SPV.Jahit,PA Hub: Bp.Yoga 08123705931(HRD) FO.04.11.0006440

Perusahaan Bsr sdang membthkan Karyawan berpnglaman:1.Cashier (26-35tahun)Menguasai komputer 2.OB berpnglman,3.Staff gudang 4.Sales Marketing berpengalaman 5.Asisten Keuangan.Dibutuhkan secepatnya Hub.087882235777 141.04.11.0007956

Urg:Waitress&steward exp, bring apl to Blue Ocean Rest, Jl. Double Six Legian - Kuta 154.04.11.0008020

SALON

Prshn Consumer Goods yg sdg brkmbng mmbthkn:Sopir,Motoris, Merchandiser,Kolektor&SPG ditmkn brpnglmn&mngrti wilayah CV. ditjkn:Jl.Uluwatu II No.88 Jimbaran Tlp.8472122/ Bp.Richard: 087862264077 FO.04.11.0006678

Reception,Therapist wnt max 25th ada ijasah, smrt bgs u/ disiplin, niat krj lgs dtg ke Cozy Spa Sunset Road s/d tgl 20/04 FO.04.11.0007850

Restaurant Kerobokan Looking For Experienced Female House Keeper Must Speak English Good Salary 733617 P.Aris FO.04.11.0006524

Restaurant di Ubud membutuhkan 4 Waiter/is Hub PoBox 153 Ubud 104.04.11.0007646

Sales Counter Polo di Airport Wanita,SMA,English, penampilan menarik Hub.760282 FO.04.11.0006467

Sopir Sim B1,pglm bs lembur gaji min 1,5jt Hb:085738003293 145.04.11.0007652

Spv Administrasi pglm S1 Akuntansi bs komp,teliti,tegas.Krm dpspersonalia@diamond.co.id 145.04.11.0007651

Sunset Garden,Perumahan yang sedang berkembang,membutuhkan Estimator S1 Teknik Sipil IPK min 2,75.Lamaran dikirim ke Marketing Sunset Garden Jl. Pura Mertasari-Sunset Road (sblm Sushi Tei)9904369 Email: balimitrainvestama@gmail.com FO.04.11.0007815

Trvl Agent need Resv staff:F/M 2Yrs,Exp Quotation,English,D3 send CV to info@kbatur.com FO.04.11.0007141

Urgent req.experienced Admin Female must be excellent English both written/spoken&computr skills email:pa@indohomes.com 145.04.11.0007905

Urgently Needed for Resort In Seminyak:1.Sales Mgr:Target motivated,Guest Orientation,Excellent Eng.Min.3yrs exp in same position.2.FO officer:preferable female,guest orientation,able to operate comp,min1yrs exp in same position.Send CV to: hrdvillabali@gmail.com FO.04.11.0006368

Urgently need Accounting staff female, max 25th, S1/D3 fax.732930 Email: accounting@balisuzuya.co.id 145.04.11.0005047

Urgently required Sales. Sales and Marketing,Male/Female, age 25-30th education min D3, fluent in English 1year exp in the same field communication and negotiation skills.Please submit your CV/resume to career@mas-indo.com 004.04.11.0007690

Villa in Sanur looking for Butler,HK,Masseuse,Villa Mgr M/F max 26 yo account@dive-damai.com FO.04.11.0006818

Warisan Rest.Accept appl for: Bartendrs,waitress,goodEnglish good prsntation,fine dine exp, good attitude,3-5 yrs exp. Cooks:grill,cold&pasta kitchen Motivated,energic,team work 3 yrs exp.Email to: info@warisanrestaurant.com FO.04.11.0006202

Web Designer you need strong web design background, great portfolio of work to show have exellent English working in nice office environment with excinting projects.Send resume along with your website URL samples and your expected monthly pay to:honey@live.com.au 034.04.11.0006643

Web Programmer&Designer Needed Contact hendra@baliorange.net FO.04.11.0006423

Work intervw New Rest in Sanur Cook 286225,18/4 Monday 10.00Am FO.04.11.0007903

DIJUAL MOBIL


17

IKLAN MINI

Minggu Kliwon, 17 April 2011

MOBIL - MOTOR AD BALI POST BMW

BMW 02 325i face leaf biru as DK TgI asuransi 7924449 148.04.11.0008111

BMW 318 th’01 Biru Asli STNK Baru velk 18 BUC, 08123909868 135.04.11.0007988

BMW 320’06/’07 bln 10 Grey Plat B 330jtNg.081337008822 FO.04.11.0007788

BMW 323i’00 slvr Velg19 samsat br 137jt Ng Jl.Sdkry 84/8813099 141.04.11.0007928 CHEVROLET

*Opel Blazer’96 Hijau Metalik Asli DK H:03619113485 FO.04.11.0007890 DAIHATSU

**Xenia Li Sporty’09 Hitam Tangan 1 Asli DK,H:08123968138 FO.04.11.0007885

Daihatsu Charade’85 Hitam,AC, Tape Hub:0361-9954832 Nego FO.04.11.0007898

Daihatsu Zebra’2002 Pick up as Bali cash kredit Hub:8612485 FO.04.11.0007918

Dijual cepat Xenia Sporty’09 & Kjg LGX’01 Hub: 08123980066 101.04.11.0008117

Ferosa’95 hijau met Audio istimewa mulus 7851093 Pribadi FO.04.11.0008019

Feroza Sporty’1997 asli Bali Ban 31 mulus 081337000059 FO.04.11.0007920

Feroza’95 BiruMet AsDK,Ors B33 V.Cbr12.50Aud 57Jt081339489936 FO.04.11.0007945

Frz’95 VR SmstBr F.Audio Biru Jl.WR.Supratman 144 BRI Ksiman FO.04.11.0007925

Jl Taruna Merah Sil Th’99 Hrg 87 Ng Hub.085865142288 P.Dewa 120.04.11.0007965

Jual Xenia Li 2008 Silver tgnI 1400Km H:114Jt Ng,081338542836 FO.04.11.0007756

Luxio X th’09 Wrn silver Mercy 140 Th 2000 Hub:8227571 119.04.11.0008144

Ovr Krd Luxio M”Ock 09 DP Murh sisa 2,5th serius 081338337487 FO.04.11.0008076

SVan’99 W Merah 1.6 Jl.Gn Karang III Gg.Kupu2 No6,MM,7973033 FO.04.11.0008008

TaftLong87 4x2msn,AC,pstr,prbd 37jt,tdk kcwa Tk.Batanghari10A 164.04.11.0008068

Taruna Biru Silver’99 Mulus Pribadi(BU) Hub:08123929027 FO.04.11.0006950

Taruna CL’2000 Mls Audio 73Jt bs krdt Nangka Utara 7872260 FO.04.11.0008106

Taruna CSX Th’2000 DVD Hub.0361-7889910 FO.04.11.0007941

Taruna CSX’00 Hijo slvr Origl Br.Pengilian Dalung No.2 Pmake 164.04.11.0008095

Taruna CSX’00 Merah Slvr OrCat Terawat Audio CD,7415565 Prbdi 141.04.11.0008047

Taruna CSX’00 mulus 0852370185 66 Jl.Tkd Mawa Gg.VA No.16 Pjr 110.04.11.0008130

Taruna CSX’02Efi Mirah Slv ors Cat BanBaru2 siap Pake 9241070 FO.04.11.0007992

Taruna CX Th’2001 slver T.0361 8553857/081999212729 Ubud 164.04.11.0008089

BIRO JASA

Taruna CX’2002 Silver Original Mulus,T:7411222 Aura Auto

Jazz’05 IDSI MT Slvston Vlg 17 Gg.Kertasari 2 Sltn SPBU Ayani

141.04.11.0008032

TarunaCL’02 Biru orisinil Asli Bali T.03618732737 pribadi

141.04.11.0007946

Xenia Li VVTi’2007 aqua blue istimewa Hub.081558295570

141.04.11.0008064

FO.04.11.0007874

New Civic VTiS’02 Htm asDK MT Kond.bgs.7826667 TT/Krd UM20% New Civic Vtis’01 AsDK Silver V18 Full Audio H:081999882692 141.04.11.0008057

Over kredit AllNew CRV 10 full Var Merah Maron Hub.7922966 132.04.11.0007949

Ford LynxRS’05 Sedan Automatic Sunroof istimewa Hub:8517799 141.04.11.0008036 HONDA

**Honda City Vtec’2007 Silver Stone AsDk H:08174767009,148jt 102.04.11.0007969

Acord83Rpm5SpedTape VR Kondisi Baik Irit 16,5Jt/TTMtr 8623517 FO.04.11.0007810

All New CRV 2.4 Silver Stone DK999 Th’07 H.8513377 bs Krdt 141.04.11.0008092

CRV AT01 AsliDK silver metalik 118Jt nego Hub.0361-7407026 FO.04.11.0007836

CRV New Slver’03 Istmw 150jtNg T/T Krmun krdit km68Rb.7890534 FO.04.11.0007766

Djl Honda Accord SV 4GN th’95 silver Hub.081338631242 141.04.11.0007943

Genio’92 hijau met Audio vul terawat Telp.0361-2071115 BUC FO.04.11.0007899

Grand Civic”91 Pribadi 46jt Ng Hub:08123681558 FO.04.11.0008077

Grand Civic’91 Terawat Silvr List Utuh Hub:8507763 Tabanan FO.04.11.0008108

Grand Civic’91 hitam BU. Hub:081805555599 FO.04.11.0007887

H.Prestise’86 abu2,Jimny’87 hitam smua istw H.082147238711 141.04.11.0007948

H.Stream’02 Silver Audio VR20 Jl.Ry Kedewatan 085237468800 120.04.11.0008141

Jazz RS’08 M/T,Merah VR17,Jok Klt,AsBali,Spr Istw,8566200 TT 141.04.11.0008053

Jazz Rs’09 AT Lw KM Putih Asli DK Tgn 1 Mulus Ori 8682147 120.04.11.0008121

Jazz VTech’08 putih orscat as. Bali fulvar 158Jt, 081338306970 101.04.11.0008119

Jual Civic Maestro’91 36Jt+Civic Nopa’88 35Jt+Carry Pick Up’ 01+’95+’88+’89+Espass Pick Up’ 97+’00+’01 H:081999266662 Gyr 141.04.11.0008034

MODIFIKASI

NISSAN

Jimny’92 Hitam,VR,Jok Klt, kaleng.H:34,5Ng 08174788871

FO.04.11.0007000

Nsn.Terano’96 Spr Istmw Silver FVar+BMW’94 320i Hub:8955554 141.04.11.0008067

ISUZU

Panther’04 Hitam VR+B.Baru/Ful Var 87JtNg H.0817569311 Mengwi 164.04.11.0008101

Terano Grandroad’01 Biru Donkr Jl.Tk Petanu G.Walet/19,727590

FO.04.11.0007902

Karimun’2000 fulvar,silver, istimewa Hub.082 144 899 292

164.04.11.0008099

X-Trail ST Th’2003 Hitam Hub:8200919 Bisa TT

164.04.11.0008058

Krmn Estilo 2010 akhir As DK Hitam Tlp:082147145749

141.04.11.0008049

Ceroke’97 Limited Low Km Biru Hub.Gatsu I Gg.VII No.4 153.04.11.0007814

OPEL

Blazer’96 Dohc birutua metalik Pribadi Hub.081916128855 FO.04.11.0007776

KIA

Carnival’01 abumet bsKrd Dp 20jt, Xenia Dp8jt Hub.7407425

Bleser’98 orgi luar dlm silver asBali 54 nego,8430497 BUC FO.04.11.0008050

164.04.11.0008062

Dijual KIA Picanto Th’2006 Hrg 85Jt Hari Ini T:085237065239 141.04.11.0008051

Kia Carens DK’02 Hitam Terawat samsat Baru 0361 3662404 FO.04.11.0008104

Kia Picanto’2004 Silver mulus Tlp.721959 Gg.Penyu No.4 Pegok 102.04.11.0007973

Pregio 2001 Cat Asli DK.Par. Hub:081338666410 FO.04.11.0007417 MERCEDEZ

3 Bus Mercy OH Th’91 40 Set Pariwisata hub:08124625966 FO.04.11.0007888

BUC,Mercy’74mulus,TV+Audio,jrg pakai 40Jt Nego, 085792172266 154.04.11.0008005

Mercy Th.2000 Biru A140 82,5Jt Mulus, Istimewa.Hub:7446161 FO.04.11.0006559

MercyE320’90 65Ng+Tnh dkt pantai Mlaya Negara,087862038426 101.04.11.0008143 MITSUBISHI

Dijual Mitsubhisi Isuzu Mikrobus-2005, Putih Samsat Baru Harga Rp.100.000.000,-(Nego) Hub:0361-755676 FO.04.11.0007389

L300Up Th’86 Solar DK.Smst/Ban Cat Baru Hub:08179727477 FO.04.11.0007879

Lancer GTi’89 DK AC VR DVD Aki Baru 33Jt Nego,081936006969 FO.04.11.0007826

Jual TS Pick Up’97 Casis Baru Hub:Jln Ken Arok 2X Denpasar

SUZUKI

APV Arena GX’10 Htm As.Bali 133Jt Ng,BU,087876153428,Ubud 148.04.11.0007953

APV ArenaGX’2010 DK 88,Jazz MT 05 Slvston,P.Blitung 18Pdungan 141.04.11.0008087

APV X’05 Silver Pribadi,106 ng Perum Graha Antasura No.11 Hp.0361-2074988 FO.04.11.0007783

APV X’05 Silver-Mlus Jok Kulit Full Var-Nego,7409871 Gianyar 141.04.11.0008060

Aerio 2003 Silver,Asli Bali Cepat, 081338398854 Original 156.04.11.0007797

Arena GX’2008 Hitam,Taman Jimbaran XI/11 Hub.0361-3452111 154.04.11.0007996

Baleno’00 Biru Orisinil luar dalam asDK VR16 H75Ng H.7421589 FO.04.11.0008055

Baleno’2000 Manual silver asli bagus Hub.8089858 141.04.11.0008016

Baleno’97 Hijau Metalik Origin Velk 16 081338031636 Pribadi FO.04.11.0007046

Carry Futura P.Up th2007 Hitam AsBali tgn I, 63Jt Hub.7949823 128.04.11.0008142

Carry Pick Up Extra Th’88 Mulus 28,5Jt Hub:081338474152 141.04.11.0008029

Cery10 PU’90 Biru Sasih utuh 5 Sped Rem Cakram Ok.03613092289 FO.04.11.0007986

141.04.11.0007926

SERVICE

FO.04.11.0007772

Sidekick’96 hitam metalik original spr istimwa 081353168363 FO.04.11.0008021

Suzuki Aerio’03 silver samsat baru,Blahkiuh Hub.082144529869 141.04.11.0007927

Swift’09 slvr Vlg17crom Asrnsi dpn Br.Bersih Darmasaba bs TT 141.04.11.0007933

X-Over A/T Slver’07 Tgn1 Audio JBL Original Tlp.081 236 05780

Inova G’05 abu met Jl.Batuyang I/6 Prm BatuBln Privat Rsidnce 141.04.11.0007936

Inova’06 Green Metalik,Pribadi AsDK Hub.081338799965,7803285 FO.04.11.0007761

Jenis/Model:Toyota/Vellfire 2.4 AT th 2009, Warna Hitam Hub.082145875758

Dijual Escudo;94 Hijau Tua Metalik hub:081353018987 Dps FO.04.11.0007862

SERVICE

PENGOBATAN

FO.04.11.0007781

Jl Truc Rino 94 bak hrg 36jt Hb. 0818556870 110.04.11.0008123

Jual Kijang G Extra’95 Hub:081337774992

164.04.11.0008033

FO.04.11.0007747

K.N.LGX EFi 1.8’03 KM80rb Slv asDK+02 Slv asBali+Nsn Navara AT’09 Htm asBali, 7433787 Krd

127.04.11.0007934

Kijang Astra 5Speed Th’90 AsDK Istw Jl.Drupadi No.15 Dps BU 141.04.11.0008045

Kijang LSX 2000 AsBali Abu met 081558289750 / 081558764738

164.04.11.0008084

Kijang Rover’93 Shot Abu-Abu Kaleng, Hub.7841755 BU 153.04.11.0007817

KijangLGX’98 As Bali’87Jt Nego Hub:085237088489 BU Cpt Kj.Super’91 Shot 5spd Msk Gren Pwrstering AsBali Hong 8880530 149.04.11.0008052

102.04.11.0007976

Avanza G’05 hitam,mulus,DK,istimewa Hub.0361-7832876

Kjang Rover’90 abu Mulus Shot AsBli B.Baru 085239189501.38jt 119.04.11.0008138

164.04.11.0008065

Avanza G’07 Slv trima DK Jl.P. Panjang 1/1,08873624575 bs Krd

Kjg Kapsul’04 Pmk Hitam AsBali As Cet Power AC Full, 7856446 148.04.11.0007957

141.04.11.0007985

Avanza G’09 Htm Tgn1 DK 140jt, Batanghari XIV A/11 T.8885352

Starlet SEG1.3 Slv,Perum Prima Graha E2,Gn.Sangiang Krobokan 141.04.11.0008080

141.04.11.0007935

Avanza G’09, hitam as Bali + asuransi Full Var 081933095801 FO.04.11.0007872

Avanza’04 Akhir Silver Orignal Luar Dalam Ganteng Skl,8043936 141.04.11.0008072

BUC Hari Ini Jual Kijang G 96 Hub:0361-9105792 Abiansemal FO.04.11.0007777

Corola DX’81,super istimwa kas penggemar AC,23jt,BUC,7965563 164.04.11.0008037

Fortuner 2.7 Glux A/T’08 hitam FaceLift FulVariasi,0817356809 164.04.11.0008109

Furtuner Htm’2007,G.27 A/T Audio TV,DVD,Smst Br 087771771727 FO.04.11.0007257

Gret Crl’92 SEG abu orsnl lis intr uth VR17 Audio CD/7973638 141.04.11.0008054

Hardtop’79 akhir Biru ban 33, audio CD 7881177 Mambal Hardtop’81 L.Green original terawat Hub:081236739188 FO.04.11.0008075

TLandcruiser VxR Matic’97 AC/T /CD/TV/DVD+Camera/Parksensor/H ID/Org istimewa Hb:03618591263 FO.04.11.0007160

Tyota Twimcam’90 BluMet 1600cc Var Istimewa,081337225227 Prbd 164.04.11.0008082

Vios G th’10 Silver Jl.Maluku II Gg.I/2,8537537/082144063631 FO.04.11.0008105 TIMOR

Jl.Mobil Timor Th’2000 Hub: 08155726164 FO.04.11.0007841

DISEWAKAN MOBIL !!Sw mbl murah,Fortuner,Livina Elf,Trios,APV,dll 085888133211

BIRO JASA

FO.04.11.0007849

DIJUAL MOTOR HONDA

Kharisma’05 Biru Mls smst br, Pendidikan Baja 7,081337491239 102.04.11.0007972

Supra Fit’04 Hitam Merah Hub.0361-7430510/081337805010 FO.04.11.0007803

Supra Fit’06 akhir cakram Tgn1 H.6,2jt Nego,081805442202 FO.04.11.0008010

Supra Fits Htm Pribadi Mls DK Thn’2007 Hub:7481467 FO.04.11.0007968

Vario’06 CW Accu Ban Baru Hub: Gatsu I/VII No.3C T.3139146 FO.04.11.0008030

VarioCW’08 pink+09 Htm terawat Hub.7415189/083119542834 149.04.11.0008044 KYMCO

Jual Mtr Kymco th2006,5Jt/nego Kondisi Ok.BU Hub.081999208211 156.04.11.0007799 RUPA-RUPA MOTOR

BSA 350cc 1952 BPKB STNK Hidup Hub.081999158589 FO.04.11.0007808

FO.04.11.0005961

SUZUKI

Thunder’08 akhir Mulus T:7945048 FO.04.11.0007750 YAMAHA

Jual YamahaVixion’2009 Agustus H.282436 / 08123997560 135.04.11.0007990

Jupiter MX CW’08 kopling trwt mulus H.10,7jt Ng,03618505447 FO.04.11.0008007

Jupiter Z New CW’10 Tgn1,Prbdi orsnl H.9,6jt Nego,03613650707 FO.04.11.0008009

Mio’05 H:081236065945,Tunjung sari/MenuriII/11 Pdng Sambian FO.04.11.0007854

Scorpio’05 modif trill kaki2 TS125 Hub.08123942428 FO.04.11.0007894

Vega ZR 2010 Htm & Vega Merah 2008 kondisi bagus,3667878 154.04.11.0008002

Yamaha Vixion’2010 Hitam 081338722844 / 2150604 154.04.11.0008006

Ymh Vixion CW’10 model terbaru ban besar mulus,081805544411 FO.04.11.0008011 HARLEY DAVIDSON

Fatboy+R’glide’99+Sposter’08 BPKB,CircleK,SMPN1 Dps keTiara 141.04.11.0008039

Merk:Harley Dav Type:Flhrc 1584cc th2010 warna silver Hub.082145875758 FO.04.11.0007784

DIJUAL MOTOR

Anda mau transpot murah?AlpardCamry Inova&Prego T.7830668 FO.04.11.0006036

DICARI MOBIL *Cr Minibus&Sedan Jpg/Korea dibawah 100jt T/SMS:081999902599 164.04.11.0008041

PELUANG BISNIS

TRANSPORT

DIJUAL MOBIL

TOUR

DIJUAL MOBIL BIRO JASA

Dicari motor bekas sgl Merk dijemput ***Hub.0361-8229873**

154.04.11.0007998

Kijang New LSX’2003 Slver asli Bali Dalung Permai AA/74 Blk HR

FO.04.11.0007864

Avanza G’04 Silver AsBali Ors istw PMisol XII/15Brt simp6Krd

FO.04.11.0007790

DICARI MOTOR

141.04.11.0007960

K.Rover91 Sot 5spd 5pt asDKMrh Istw H.Bidan Sekar,3631973 Gyr

TOYOTA

128.04.11.0008139

004.04.11.0007789

Mit.Triton Exeed 4x4’09 asBali KM11rb orsnl total Hub.7947017

FO.04.11.0007993

141.04.11.0008038

Karimun’01 silver as Bali DVD mulus pribadi Hub.081338549364

FO.04.11.0007962

X-Trail 2.5 ST’04 Akhir Hitam Ful Asesoris mulus,0811386252

JEEP

141.04.11.0008040

Innova V,matic’2005,silver, jarang pakai H.081236023999

FO.04.11.0008046

Jimy Long Doble Cabin’91 JVC A udio+HartopKanpas,081338503866

Dcr bus/truk Mercy dibawah th 1985 Hub:081999857920

FO.04.11.0007880

Innova G’05 Silver,OrsCat,Spr Istw,Tnp Lct,081337725558 Prbd

141.04.11.0007931

New Xtrail’09 Akhr MT Abu Tua Met.TgnI Trwt mulus 0818356160

HYUNDAI

Atoz’2000 Hitam Orisinil Hub. Pulau Misol 98C, 08124645163 102.04.11.0008025

141.04.11.0008042

FO.04.11.0007863

Futura 1.3’96 hitam barang bgs hanya Rp.43,5jt Hub.8776999

141.04.11.0007982

FORD

Ford Double Cabin XLT’09 Hitam VR20 Full Variasi,08123870770

FO.04.11.0007713

Forsa’89 GLX merah,Pribadi samsat baru.Hub.0361-757122

164.04.11.0008059

FO.04.11.0008069

Zebra Bd Tek’94 OrsCat Kerta R Rahayu 2B Swng Kangin Sidakarya

Escudo’96 pribadi jok kulit + Audio Hub:087862017555

New Civic VTi02 ors ist,Laksmana 5X,H.Wuruk Sltn Danamon BU

FO.04.11.0008073

Xenia Xi’2005 merah asli Bali Hub:081338543823 Tegal Buah

141.04.11.0007999

154.04.11.0008147

FO.04.11.0008103

Xenia Xi VVTi’2009 Merah Marun Hub:082145253838

Escudo’96 asBali Tgn1 istw, BTN Priskila Tgl Buah 07 T.8722124

New City 2005 Vtec hitam Plat B-125Jt-0817746802

141.04.11.0007961

Xenia Xi Spt’07 Htm asDK Smsat baru,Jl.Gatsu Tmr 14 T.9112163

FO.04.11.0007883

FO.04.11.0007837

FO.04.11.0007896

Xenia Li’06 Htm asBali BUC u/ pedagang ok, P.Kawe 52/7448700

Djl Escudo’94 Merah 100% Orgnl Batas Dukuh Sari G.Curik No.9 Sesetan Hub:7803586,7431891

LX’89 Silver Full Var Siap Pakai Ph:8703211 Pribadi

141.04.11.0007932

Hartop’76 bensin terawat,AC,CD Jl.Gn.Sangiang 123,0811397874

FO.04.11.0008083

Jazz’05 IDSI Manual DK Hitam Istw Audio 127JtNg,8812390 Dps

FO.04.11.0008094

TarunaCSR’00 Htm+Baleno’97 Slv Jl.Kali Mutu 10 No.9 T.7920935

Dijual Karimun’05 Gold 90Jt nego Hub.7405610

KOMPUTER DIJUAL MOBIL

SERVICE KOMPUTER BIRO JASA DIJUAL MOBIL DISEWAKAN MOBIL BAHAN BANGUNAN

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL


18 Naysila Mirdad

Fokus Kuliah dan Karier ADIK Nana Mirdad, Naysila Mirdad (23), selalu mengelak jika ditanya soal pacar. Padahal, Nay sudah menjalin hubungan dengan Jenda selama tiga tahun. ‘’Aku enggak mau bicara soal pacar. Lebih baik soal karyaku saja,’’ elak Nay dalam peluncuran layanan konten video hiburan Lipstick TV di Dragon Fly, Jakarta, belum lama ini. Memang, karier Nay belakangan terus bersinar. Selain itu, Nay juga ingin menyelesaikan kuliahnya. ‘’Aku ingin kuliah selesai dulu, baru mikiBPM/pik rin soal pacar,’’ jelas Nay yang saat ini berbisnis butik pakaian dan aksesoris kaum wanita. Maklum, sang pacar bergerak di bidang bisnis. (pik)

Alam Rekam Lagu Tuyul PEDANGDUT Alam memuji kemunculan Briptu Norman Kamaru di televisi dan dunia maya. Briptu Norman mengangkat dunia musik dangdut yang terpuruk. ‘’Dia hebat dan saya salut,’’ puji Alam di Senayan, Sabtu (16/4) kemarin. Menurut adik penyanyi Vetty Vera ini, cara nyanyi Briptu Norman penuh penghayatan. ‘’Nyanyinya biasa, tapi pas dan sangat menjiwai. Enggak seperti penyanyi dangdut sekarang yang biasa ngumbar goyang. Dia sopan dan enak dilihat,’’ imbuh Alam. BPM/pik Peraih 17 penghargaan ini mengatakan kalitas suara Brtiptu Norman natural sekali. ‘’Kental penghayatan. Wajar, tidak di-make up pun dia sudah menyihir banyak orang. Demam Briptu Norman ini benar-benar sehat dan fenomenal,’’ lanjut Alam. Setelah hampir sembilan tahun bertapa, Alam yang melejit lewat lagu metal dangdut ‘’Mbah Dukun’’ kini turun gunung. Album keduanya berisi 7 lagu baru saja diluncurkan, dengan hits ‘’Tuyul’’ dan ‘’Batu Karang’’ dan beberapa lagu ciptaan Vetty Vera, Alam dan karibnya, Yono. Lagu ‘’Tuyul’ dibuka dengan kalimat,’’ Tuyul, where are you... come to papa, huahahahaha. peace’’ dan ditutup dengan ‘Tuyul kau memang profesional/tuyul tapi kau tidak sportif/tuyul beleguk siah. He he he.’’ ‘’Lirik lagunya kocak, parodi politik. Sindir sana-sindir sini, kritik para koruptor dan penjahat ekonomi yang bersekutu dengan tuyul....,’’ tukas Alam yang menyukai alam mistis dan olahraga petualangan seperti berburu di hutan ini. (pik)

G YA HIDUP

Minggu Kliwon, 17 April 2011

Mengenal Sakit Kepala KITA pasti pernah merasakan sakit kepala. Bahkan, seringkali menganggapnya sepele. Tetapi, sesungguhnya sakit kepala hebat yang muncul mendadak, bisa jadi pertanda bahaya. Sakit kepala sebetulnya merupakan gejala penyakit yang sangat luas. Ia bisa berdiri sendiri atau gejala dari penyakit lain. Secara umum, sakit kepala dibagi dua, yakni sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala primer biasanya tidak diketahui penyebabnya dan tidak ditemukan kelainan di tempat lain. ‘’Contohnya migren dan tension headache (sakit kepala tipe tegang),’’ kata dokter spesialis saraf dari salah satu rumat sakit di Jakarta, dr. Alifa Dimanti, Sp.S., baru-baru ini. Tension headache akan sering sekali berulang pada orang yang pernah mengalaminya, karena salah satu penyebab yang belum diketahui adalah kontraksi atau spasme otot di daerah leher atau bahu. Ini juga berkaitan dengan stres fisik dan emosional, serta posisi tubuh (posisi duduk di kantor, posisi menyetir, posisi tidur, dan sebagainya). Sementara migren adalah sakit kepala yang rasanya berdenyut, disertai mual dan muntah, keluar air mata, takut melihat cahaya, atau menjadi lebih irritable ketika mendengar suara dan sebagainya. Sakit kepala primer lainnya adalah cluster, yang lebih banyak menyerang kaum pria. Cluster mirip migren, cuma bentuk serangannya biasanya dalam kelompok-kelompok. Kalau migren, tergantung pencetusnya juga, biasanya dalam beberapa jam hilang. Cluster jarang timbul, bisa 6 bulan atau setahun sekali, tapi sekali muncul gejalanya lebih hebat daripada migren. Serangannya berlangsung sekitar 30 menit, tapi dalam sehari bisa

C.0007251-rpa

muncul 8 kali serangan dan sangat hebat. Sakit kepala sekunder biasanya muncul karena ada kelainan pada organ-organ di sekitar wajah atau kepala. Misalnya gangguan di leher, sakit gigi, sakit mata, atau pakai kacamata yang tidak tepat, yang akhirnya memicu sakit kepala. Bisa juga karena adanya resistruktural di otak, seperti adanya tumor, infeksi di otak, atau adanya kecurigaaan ke arah tumor. Jenis sakit kepala lainnya adalah vertigo. Vertigo ini bisa primer ataupun sekunder. Ia merupakan sakit kepala akibat gangguan keseimbangan. Gangguan keseimbangan bisa dipengaruhi misalnya oleh gangguan organ keseimbangan di telinga. Ada juga vertigo nonvestibular atau vertigo bukan dari telinga. Beberapa jenis makanan juga bisa memicu sakit kepala, terutama migren. Misalnya alkohol, beberapa orang juga sensitif terhadap cokelat, kejukejuan dan sebagainya. Khusus untuk kafein, ternyata justru baik, bahkan beberapa jenis sakit kepala ternyata diterapi dengan kafein. Tetapi, memang harus diatur asupan kafeinnya. Orang yang biasa minum kafein dan kemudian diputus tiba-tiba, bisa sakit kepala. Tetapi, orang yang tidak biasa minum kafein, kemudian diberi kafein dalam dosis tinggi juga bisa sakit kepala. Obat-obatan diet juga bisa

menimbulkan sakit kepala karena mengandung penahan nafsu makan, mengecilkan pembuluh darah, dan sebagainya. Bagaimana mengatasi sakit kepala? Penderita migren biasanya sudah tahu tandatanda migrennya akan muncul. Nah, mereka bisa minum obat analgetik biasa yang dijual bebas (obat-obatan OTC). Prinsipnya, untuk menangani segala jenis nyeri adalah memakai obat yang paling rendah efikasinya. Tidur tidak teratur juga bisa bikin sakit kepala. Jadi, dengan istirahat cukup dan minum obat-obatan analgetik, sakit kepala biasanya akan hilang. ‘’Cuma, untuk sakit kepala berulang, seperti tension headache harus hati-hati dan jangan terus-menerus minum obat-obatan bebas. Kadang-kadang overused medicine bisa menyebabkan sakit kepala juga,’’ kata Alifa. Jika 1-2 hari minum obat OTC tak sembuh juga, sebaiknya segera ke dokter supaya bisa dilakukan pemeriksaan yang lebih intens dan diberi obat yang efektivitasnya lebih tinggi. Kecuali jika terjadi red alarm, sebaiknya dibawa ke dokter sesegera mungkin. Wanita hamil juga harus hati-hati minum obat-obatan sakit kepala yang dijual bebas. Tidak boleh sembarangan dan sebaiknya ke dokter. Jika sakit kepala terjadi akibat kontraksi otot yang berlebihan di sekitar leher atau bahu, bisa dibantu dengan obat-obatan relaksan, atau yang paling simpel adalah dengan melakukan massage atau kompres air hangat untuk mengurangi kontraksi otot di sekitar leher dan bahu. Kalau pencetusnya stres, bisa dilakukan stress management yang baik. Yang tak kalah penting adalah melakukan stretching secara berkala, apalagi bagi mereka yang sibuk atau duduk di depan komputer dalam waktu lama. (net)

’’World Heritage Day 2011’’ dan 1.000 Tahun Samuan Tiga DALAM rangka peringatan World Heritage Day 2011 dan 1.000 Tahun Samuan Tiga, maka BPPI mengadakan acara berupa:” A Tribute to Kahlil Gibran” 18 April 2011 15.00-18.00 wita Ancak Saji — Wantilan Puri Pejeng, Gianyar, Bali. Susunan Acara: Sambutan oleh, Pemerintah Kabupaten Gianyar, Royal Foundation Puri Agung Pejeng, I Gde Ardika, Ketua Dewan Pimpinan BPPI. Doa bersama dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa (Dharma Adhyaksa, Parisada Hindu Dharma Indonesia) Ida Pedanda Gde Nyoman Jelantik Dwaja (Budakeling, Bali). Sesantian Sutasoma oleh Sanggar Bajra Sandhi pimpinan Ida Wayan Oka Granoka (Budakeling, Bali) dan A Tribute to Kahlil Gibran , pembacaan puisi Kahlil Gibran, sastra religius Kristiani, Hindu, dan Buddhis Dilanjutkan diskusi oleh Romo Mudji Sutrisno, Ida Pedanda Arimbawa, Ida Wayan Oka Granoka dan moderator Eka Budianta. Tari tradisional India oleh Shreya Singh (India), tari topeng Bali oleh Ni Wayan Sekariani dan I Made Djimat (Sanggar Seni Tri Pusaka Sakti dari Batuan, Bali). Seni tari ritual oleh I Made Sidia (Sanggar Paripurna dari Bona, Bali). Penutup acara oleh Eka Budianta dan Catrini P. Kubontubuh (kmb)

Minggu, 17 April 2011 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05

06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 09.30

10.00 10.30 11.30 12.00

12.30 13.00 13.15 13.30 14.30

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Swadarmaning Pemangku lan Uparengga Bag.2 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Yoga Taman Sari Belajar Menggambar Membuat Prakarya Dragon Drap Boga Dewata Pelangi Kehidupan Dunia Otomotif Dharma Wacana Satukan Hati untuk Negeri bag.2 Global 3000 Klip Bali Klinik Totok Perut Lila Cita Renungan Gede Prama Pelayanan Sebagai Persembahan Bag.5

15.00 Jacko Fitnes Health 15.30 Nangun Yadnya Karya Pediksan Ida Bhawati I Komang Sidemen di Br. Payungan Desa Selat - Kab. Badung 16.00 Harmoni Bali Topik: Infertilitas Narasumber: dr. Wayan Kesumadana, Sp.OG. 17.00 Sekilas Berita 17.05 Olah Raga 17.30 Dharma Wecana Satukan Hati untuk Negeri Bag.3 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 18.30 Klip Bali 19.00 Dokumenter Nusantara 19.30 Bisnis Bali 20.00 Mari Berdendang 21.00 Lintas Manca Negara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Bali Makedekan 22.00 Sekilas Berita 22.05 Kris 22.30 Dunia Kita 23.00 VOA Fearless Music 23.30 Selingan Musik

Adv.0008096-rpa


19

Minggu Kliwon, 17 April 2011

Ketua PC FSP Par - SPSI Badung

Lantik PUK FSP Par Unit Bali Mandira Beach Resort & Spa Mangupura (Bali Post) Pengurus Cabang (PC) Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FSP Par) - SPSI Badung, Kamis (14/4) lalu melantik dan mengukuhkan kepengurusan baru Pengurus Unit Kerja (PUK) FSP Par Unit Bali Mandira Beach Resort & Spa masa bakti tahun 2011-2014 bertempat di meeting room hotel setempat. Ketua PC FSP Par-SPSI Badung Putu Satyawira Marhaendra melantik I Nyoman Rumada sebagai Ketua PUK FSP Par Unit Bali Mandira Beach Resort & Spa masa bakti tahun 2011-2014 yang didampingi Wakil Ketua I, II, III masing-masing I Made Adhi Jaya Atmaja, I Nyoman Suarta dan I Wayan Hendra Domanik, Sekretaris Sang Putu Arnawa, Wakil Sekretaris I, II yakni I Wayan Siarda, A. Agung Putu Puspita Dewi, Bendahara I Kadek Citarsa dan Wakil Bendahara Ni Luh Padmi Wati. Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan PC FSP Par-SPSI Badung nomor Kep. 06/PAR/A/IV/2011 tentang Pengukuhan Komposisi dan Personalia PUK FSP Par Unit Bali Mandira Beach Resort & Spa masa bakti 2011-2014 oleh Sekretaris PC FSP ParSPSI Badung Ni Wayan Cici Suriastini. Pelantikan tersebut dihadiri oleh Kadisosnaker Badung Drs. Tjok Ngurah Bagus Agung

FOTO BERSAMA - Putu Satyawira Marhaendra, Ketua PC FSP Par-SPSI Badung (No. 3 dari kiri) bersama Sekretarisnya Ni Wayan Cici Suriastini (No. 7 dari kiri) mendampingi Kadisosnaker Badung Tjok. Ngurah Bagus Agung (No. 4 dari kiri) foto bersama dengan Ketua PUK FSP Par Unit Bali Mandira I Nyoman Rumada (No. 5 dari kiri) beserta jajarannya dan Direktur Bali Mandira Agus Pribadi (No. 6 dari kiri). beserta jajarannya. Selain didampingi sekretarisnya tampak pula hadir mendampingi Ketua PC FSP Par -SPSI Badung, Waka I, II, III, IV yakni Slamet Suranto, I Nyoman Yasa Putra, Putu Muliani, Putu Gunanta Yadnya, Waben I, II yaitu I Made Darmawan dan IGA Ketut Budiasih, Direktur Bali Mandira Beach Resort & Spa Agus Pribadi beserta jajaran manajemen, PUK FSP Par Unit se-Badung serta anggota PUK FSP Par Unit

Hari Pertama Dari Hal. 1 Berdasarkan data Disdkipora Provinsi Bali, jumlah siswa SMA/ MA di Bali yang mengikuti UN 2011 tercatat 24.367 orang, SMALB 24 orang dan peserta SMK 18.318 orang. Pada Senin (18/4) besok jam pertama, peserta UN SMA dari Program IPA, Program IPS dan Program Bahasa sama-sama berhadapan dengan soal-soal mata pelajaran bahasa Indonesia. Sedangkan pada jam kedua peserta UN Program IPA berhadapan dengan Biologi, Program IPS berhadapan dengan Sosiologi dan Program Bahasa berhadapan dengan Sastra Indonesia. Selasa (19/4) peserta UN semua program, berhadapan dengan Matematika. Rabu (20/4) kemampuan semua peserta UN dijajal soal-soal bahasa Inggris pada jam pertama, dan jam kedua mata pelajaran Kimia (IPA), Geografi (IPS) dan Sejarah Budaya/Antropologi (Bahasa). Sedangkan Kamis (21/4) peserta UN SMA Program IPA berhadapan dengan Fisika, siswa program IPS (Ekonomi) dan Program Bahasa (Bahasa Asing). Sedangkan peserta UN SMK pada Senin (18/ 4) berhadapan dengan soal-soal bahasa Indonesia, Selasa (19/4) Matematika dan Rabu (20/4) bahasa Inggris.

Pelaksanaan UN diawasi oleh tim pengawas UN dari perguruan tinggi. Menurut Rektor Unud Prof. Made Bakta, khusus untuk wilayah Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Bangli dan Klungkung, pelaksanaan UN diawasi tim pengawas dari Unud, ISI Denpasar, IHDN Denpasar, dan Politeknik Negeri Bali. Sebanyak 361 dosen diterjunkan untuk menjalankan tugas itu. Satu sekolah ditempatkan seorang pengawas. Sedangkan untuk wilayah Jembrana, Buleleng dan Karangasem tim pengawas UN berasal dari Undiksha Singaraja. Tim ini sudah bekerja mulai dari pengiriman master soal, proses penggandaan naskah UN, pengiriman naskah dari Jatim ke Bali, penjagaan naskah di gudang percetakan di Bali, pendisribusian naskah soal ke kabupaten/kota hingga pengawasan pelaksanaan UN. Pemindaian (scanning) lembar jawaban ujian nasional (LJUN) dilaksanakan tim pengolah hasil ujian nasional. Untuk SMA/MA dan SMK dilaksanakan tim scanning Universitas Udayana. Naskah UN SMA/MA/SMALB dan SMK sudah didistribusikan ke kabupaten/kota Sabtu (16/4) kemarin. Yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan UN kali ini yakni tentang kreteria kelulusan. Kelulusan peserta didik ditentukan berdasarkan nilai

Kalah Angka Dari Hal. 1 Satu-satunya kekalahan diderita dari petinju Panama, Celestine Cabelero di Florida, pada April 2010. Kala itu Daud kalah angka dari lawannya. Sebaliknya, Chris John berlabel petinju yang tidak terkalahkan. Pria kelahiran Banjarnegara, Jawa Tengah, 14 September 1979 itu sudah naik ring 46 kali dengan hasil 44 menang (22 KO) dan dua kali seri. Di waktu dan tempat yang sama dengan Daud Yordan mengalahkan Marchiano, petinju berjulukan ‘’The Dragon’’ itu mengalahkan Fernando Saucedo asal Argentina dengan angka dalam pertarungan 12 ronde. Chris John berjanji tidak

hanya menampilkan pertarungan menghibur, tetapi juga menarik saat meladeni kompatriotnya tersebut. Chris bahkan sudah memasang target saat meladeni juniornya itu. Tidak tanggung-tanggung, dia mengaku akan menjatuhkan Daud Yordan dalam lima ronde. “Target saya dalam lima ronde memukul jatuh, tetapi kalau tidak bisa lima, setidaknya tidak akan sampai sepuluh ronde,” ujar Chris dengan optimistis. Pihak promotor pun yakin pertarungan kedua petinju akan berlangsung seru dan menarik meski kedunya berasal dari Indonesia. Saat timbang badan, bobot Chris John tercatat 57,0 kilogram, sedangkan Daud Yordan 57,1 kg. (gie/net)

Tak Mengenal Pelaku Dari Hal. 1 Terduga pelaku bom di Masjid Ad-Zikra di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Mochammad Sarif dikabarkan pernah mengenyam pendidikan di pesantren di Solo, Jawa Tengah. Namun Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, di Ngruki, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah belum bisa memastikan apakah Sarif pernah menimba ilmu di tempat tersebut. “Secara pribadi saya tidak kenal dengan Sarif. Foto yang beredar di media saya juga tidak pernah kenal, tapi pengelola ponpes sedang mengcross check,” ujar salah satu ustad di Ponpes Ngruki, Abdul Rohim Ba’asyir. Menurut anak kandung Ustad Ba’asyir ini, Sarif hanya disebutkan pernah di pesant-

ren Solo, tetapi hal tersebut belum tentu dari Al Mukmin, Ngruki. “Tetapi sedang kami cek ke pengelola pesantren,” terangnya. Pria yang akrab disapa Iim ini juga tidak bisa memastikan apakah Sarif masuk dalam Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Cirebon. Hal ini dkarenakan JAT Cirebon sedang ada masalah. “JAT Cirebon ada masalah. Kami agak sulit menghubungi mereka. Kami belum bisa memastikan apakah Sarif itu anggota JAT Cirebon,” imbuhnya. Di mata tetangga, terduga pelaku bom di Masjid Ad-Zikra di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Sarif, dulu gemar bergaul. Namun, setelah mengenyam pendidikan di pesantren di Solo, Jawa Tengah, sikap Sarif berubah. (kmb)

Bali Mandira Beach Resort & Spa. Dalam sambutannya, Putu Satyawira Marhaendra mengatakan menjadi pengurus bukanlah tugas yang mudah dan ringan. Untuk itu, seluruh anggota wajib memberikan dukungan penuh dan nyata dalam tindakan agar I Nyoman Rumada selaku Ketua PUK FSP Par Unit Bali Mandira Beach Resort & Spa beserta jajaran yang mendampingi dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya akhir yang diperoleh dari gabungan nilai sekolah (NS) dengan nilai UN dengan bobot 40% NS dan 60% UN. Peserta UN dinyatakan lulus jika nilai rata-rata dari semua nilai akhir mencapai paling rendah 5,5 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0. Misalnya, nilai rapor (NR) siswa rata-rata 8 dan nilai ujian sekolah (US) rata-rata 7, berapa nilai rata-rata minimal UN yang mesti dicapai siswa? Dengan perolehan angka NR dan US seperti itu, Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. Nyoman Muditha, M.Pd. menjabarkan sebagai berikut: NS = 0,4 x (rata-rata rapor semester III,IV dan V) + 0,6 x (US) => 0,4 x 8 + 0,6 x 7 = 3,2 + 4,2 = 7,5 (nilai sekolah). Nilai lulus = 0,4 x NS + 0,6 x UN (0,4 x 7,5 = 3,0)+ (0,6 x UN) = nilai lulus (sedangkan nilai lulus rata-rata minimal 5,5). Karena itu nilai UN yang harus dicapai minimal 4,2 => (4,2 x 0,6 = 2,52), sehingga nilai kelulusannya mencapai 5,52 yang merupakan gabungan dari 3,0 (NS) + 2,52 (NUN). ‘’Jadi, dengan perolehan NR 8 dan nilai US 7, minimal siswa harus mencapai nilai rata-rata UN 4,2,’’ katanya. Mulai Didistribusikan Soal Ujian Nasional (UN) SMA/MA, SMALB dan SMK didistribusikan ke masing-masing kabupaten/kota se-Bali, Sabtu (16/ 4) kemarin. Proses pendistribusian soal UN ke kabupaten/kota yang dilepas langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali Drs. Ida Bagus Anom, M.Pd. itu dikawal ketat oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap dari Brimob Polda Bali dengan menggunakan sembilan mobil boks. Menurut Ida Bagus Anom, pengawalan pendistribusian soal UN yang ekstra ketat itu merupakan prosedur yang tidak bisa ditawar-tawar mengingat soal UN berstatus dokumen penting yang masuk kategori rahasia negara. Dikatakan, pada setiap mobil boks yang mengangkut naskah soal

dengan baik. “Jangan jadikan PUK sebagai selebriti dadakan, yang hanya dikenal dan dicari saat kenaikan gaji, bonus, THR, atau saat punya masalah. Kalau mau PUK kuat, besar dan maju, anggota mesti aktif terlibat dalam kegiatan PUK dan buang jauh-jauh mental parasit tersebut,” tegas Putu Satyawira. Dia mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Direktur Bali Mandira Beach Resort Agus Pribadi karena baru kali ini pelantikan PUK Bali Mandira Beach Resort & Spa dihadiri oleh pemilik hotel langsung. Semoga dengan kehadiran pemilik memberikan motivasi bagi PUK untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan kebersamaan yang telah berjalan baik agar perusahaan tetap eksis dan semakin maju. Sementara itu, Kadisosnaker Badung Drs. Tjok Ngurah Bagus Agung dalam sambutannya mengatakan, kalau pengurus yang dilantik dengan manajemen Bali Mandira mampu berkomunikasi dengan baik, tepat dan jelas sesuai dengan situasi dan kondisi maka jalan memajukan Bali Mandira Beach Resort & Spa akan lebih mudah, sehingga keuntungan perusahaan meningkat dan kesejahteraan pekerja dapat ditingkatkan. (r) UN disiagakan masing-masing satu orang aparat kepolisian, satu orang tenaga pengawas dari Unud, dua orang dari Disdikpora Bali dan dua orang petugas dari PT Percetakan Jasuindo Tiga Perkasa selaku pihak yang mencetak soal UN tersebut. Begitu diserahterimakan kepada Disdikpora kabupaten/kota, soal-soal UN itu kembali disimpan di kantor polisi. ‘’Soal-soal UN baru didistribusikan kepada SMA/MA, SMALB dan SMK yang siswasiswanya tercatat sebagai peserta UN tahun pelajaran 2010/2011 pada hari H pelaksanaan UN, Senin (18/4) besok,’’ katanya. Berdasarkan pantauan Bali Post, soal UN SMA/SMK tiba di Disdikpora Denpasar sekitar pukul 09.30 wita. Penyimpanan soal UN untuk wilayah Denpasar Selatan disimpan di Polsek Densel. Sementara untuk wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Timur, soal UN yang semestinya disimpan di Polsek Denbar dan Polsek Dentim kini disimpan di Disdikpora Kota Denpasar. Ini disebabkan kedua Polsek tersebut terkendala ruangan penyimpanan naskah UN. Guna menjamin keamanan soal ujian yang disimpan di Disdikpora Kota Denpasar, penjagaan ketat dilakukan selama 24 jam oleh aparat kepolisian dari kedua polsek tersebut. Menurut Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Supartha, M.Pd., soal UN itu baru didistribusikan ke sekolah-sekolah penyelenggara UN beberapa jam sebelum UN berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Pengawalan ketat juga dilakukan saat lembar jawaban komputer (LJK) dikembalikan ke sub-rayon. ‘’Kami semua, termasuk pengawas maupun siswa baru melihat soalnya hari itu juga. Dengan pengamanan ekstraketat seperti ini, peluang kebocoran soal dinyakini bisa di tutup rapat-rapat,’’ ujarnya. (lun/ian)

Giginya Beda Dari Hal. 1 Namun, gigi Sarif berbeda dengan pelaku yang kini masih misterius. Iis, kakak ipar Sarif terkejut saat diperlihatkan foto pelaku bom bunuh diri. Iis merupakan kakak dari Sri Maliha, istri Sarif. “Memang sih mirip. Tetapi, giginya beda. Kalau yang ini giginya sedikit keluar, kalau Sarif

Mengutuk Pelaku Dari Hal. 1 Pihak keluarga mengutuk tindakan pelaku yang meledakkan dirinya di Masjid AdZikra dan melukai banyak orang. Namun, keluarga pasrah apa pun yang terjadi dangan kondisi Iptu Harsita. Iptu Harsita merupakan salah satu dari delapan pasien yang menjalani operasi di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat. Dari delapan pasien tersebut tiga di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Walet untuk menjalani operasi dengan menggunakan alat khusus (Siam) untuk mengeluarkan benda asing di tubuh mereka. (kmb/net)

tidak,” kata Iis yang mengenakan jilbab ini saat ditemui di kediaman orang tuanya di Gang 30 Bata RT 3 RW 1, Dusun Senen Desa Panjalin Kidul Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu kemarin. Iis mengaku Sarif sudah dua minggu tidak pulang. “Enggak tahu ke mana. Kalau di rumah juga jarang keluar dan jarang mengobrol dengan keluarga lainnya,” ujarnya. Kepala Dusun Senen, Toto Sunato, mengatakan hal yang sama. “Mirip 60 persen. Bedanya gigi di foto itu maju. Kalau gigi Sarif tidak,” kata Toto. Menurut dia, Sarif kesehariannya sering mengenakan baju koko. “Kadang warna putih, warna hitam. Di lingkungan tetangga, dia tertutup tidak pernah bersosialisasi dengan tetangga sekitar,” ujarnya. Toto mengatakan Sarif sudah tinggal di rumah mertuanya sejak setahun lebih. “Jarang ngobrol dengan Sarif. Dia mengaku kerja di tempat sablon. Pernah juga nyebut kerja di warnet. Saya tidak pernah melihat dia ikutan majelis taklim dan tidak ada catatan buruk di lingkungan sekitar,” papar dia. Hingga kini polisi belum bisa dimintai konfirmasi terkait Sarif. (kmb/net)

Kebijakan ’’Down-Top’’ DENPASAR, yang kini jadi nama kota dan ibu kota Provinsi Bali, bukanlah sebuah kata tanpa arti. Konon, nama tersebut berarti kerajaan di sebelah utara pasar karena kata den berarti di sebelah utara. Seperti halnya Denbukit, nama Buleleng tempo dulu, lantaran kabupaten tersebut terletak di sebelah utara bukit atau pegunungan. ‘’Agaknya, pasar dianggap sebagai pusat kehidupan atau axis mundi dalam kosmologi Hindu yang diyakini masyarakat Bali, sejak zaman kerajaan dulu. Bahkan ada yang berpendapat pasar, puri atau kerajaan dan pura atau tempat suci, sebagai tiga pilar utama yang menjaga roh kebudayaan Bali sehingga bisa bertahan sampai sekarang. Malah nama banjar atau wilayah pun ada yang disebut Dangin Peken dan Delod Peken, karena peken adalah sinonim dari pasar. Meskipun aktivitas pasar didominasi kegiatan jual-beli, namun sakralitas pasar tetap dijaga dengan didirikannya pelinggih atau pura di hampir semua pasar di Bali. Yang disembah di sana, selain Batara Rambut Sedana adalah Ratu Melanting, dengan harapan agar para pedagang dan pembeli dikaruniai keharmonisan tanpa keributan akibat praktik tipu-menipu. Di samping sebagai pusat kehidupan dan pilar kebudayaan, pasar dengan segala kegiatannya adalah barometer kesejahteraan. Makmur atau tidaknya suatu wilayah, bahagia atau melaratnya masyarakat tolok ukurnya adalah pasar. Karena itulah di zaman kerajaan dulu, lokasi pasar tidak jauh dari istana juga berdekatan dengan pura besar atau Kahyangan Tiga. Raja atau penguasa akan tahu kalau rakyatnya sejahtera atau merana dengan melihat suasana pasar dan pura,’’ tutur Rubag. ‘’Wah jadi kedengaran masuk akal kalau Denpasar diterjemahkan sebagai kerajaan yang berlokasi di sebelah utara pasar. Namun, kudengar, pasca-Puputan Badung tahun 1906, yakni setelah Kerajaan Denpasar dihancurleburkan kolonialis Belanda, selain istana atau puri dipindahkan ke Jalan Veteran, pasar yang menjadi penanda puri juga digusur ke lokasi Pasar Badung sekarang. Bahkan setelah kemerdekaan, sistem monarki juga berganti sistem presidensial berbentuk republik, pasar tidak lagi menjadi barometer kesejahteraan. Sekarang, justru pasar-pasar modern beristilah hyper, super dan mini market mengepung pasarpasar tradisional seperti yang kau ceritakan. Celakanya, banyak generasi sekarang yang cenderung berbelanja ke pasar-pasar modern dengan berbagai alasan, sebagai tuntutan gaya hidup dan gengsi. Aku khawatir, pasar tradisional akan jadi nostalgia yang hanya bisa dituturkan, seperti orang-orang Yunani bercerita masalah demokrasi, Socrates, Plato dan Aristoteles sekarang,’’ tukas Lonjong. ‘’Sebagai orang yang selalu membanggakan kebudayaan Bali, tidak peduli ada

pula orang Bali yang melecehkannya, aku juga punya obsesi serupa. Agar orang Bali tidak bernasib seperti bangsa Yunani, yang wruh ring aran tan wruh ring rupa, sebelum terlambat mari kita selamatkan pasar-pasar tradisional! Aku setuju pendapat bahwa pasar adalah sumber kehidupan dan salah satu pilar kebudayaan masyarakat Bali. Kalau puri tidak lagi punya kekuasaan seperti tempo dulu, sebaiknya peran puri dan raja untuk menyelamatkan kebudayaan Bali harus diambil alih para birokrat dan pejabat publik di daerah ini. Toh mereka yang paling santer meneriakkan slogan ajeg Bali, baik saat berorasi maupun berdiskusi di media massa. Misalnya, mengarahkan masyarakat dan memberi contoh untuk kembali ke pasar tradisional, tentunya dengan mengimbau sanak keluarga terdekat melakukan itu,’’ tambah Gading. ‘’Ya, agar tidak seperti babakan pule, mengimbau orang lain bisa tapi untuk diri dan keluarga sendiri tidak berdaya. Kritik yang sering dilontarkan pada pasar tradisional biasanya bertolak belakang dengan pujian terhadap pasar modern, yang bersih, rapi, ruangan ber-AC, harga-harga tercantum di tarif, pembayaran dengan uang tunai atau kartu kredit di kasir-kasir tertentu, pelayan toko banyak yang cantik dan selalu senyum. Nah, ini semua berkaitan dengan gaya hidup, yang diserap dari film-film Barat dan pengalaman mereka yang sering ke luar negeri atau pergi ke kota-kota besar di Indonesia. Namun sering tidak disadari kalau di pasar modern, perilaku manusia mirip seperti robot, karena nyaris tidak ada komunikasi di sana. Baik antara pembeli dengan pembeli maupun antara pembeli dengan pedagang, sebab mereka cuma berkomunikasi dengan tarif. Itu hanya ruang kuasi publik, tanpa opini dan komunikasi. Malah sering kuamati, tidak semua orang yang datang ke pasar modern untuk berbelanja, tidak sedikit yang hanya jual tampang, malah yang bicara satu sama lain adalah busana dan aksesori yang mereka kenakan,’’ argumen Bleteng. ‘’Pas! Kalau tadi ada yang khawatir dan berkesan prihatin atas masa depan pasar tradisional, aku justru optimis. Memang benar pasar tradisional lebih kotor dan kadangkadang becek kalau hujan, namun kulihat ada suasana bernuansa Timur di sana. Kekerabatan, tenggang rasa, kedek pakenyung masih menjadi ciri khas, bahkan berita sedih atau gembira juga cepat beredar di pasar tradisional. Malah kalau ada pembeli yang kehabisan uang sementara beberapa kebutuhannya belum terbeli, tidak jarang pedagang yang menjadi langganannya menyilakan mereka mengambil dulu tanpa membayar dengan

kata-kata, nah kayangne bayah, jemak malu apa ane perluang! Jangan harap suasana seperti itu terjadi di pasar-pasar modern, yang punya motto, tidak ada uang tidak ada barang, meski pembeli mengantongi kartu langganan sebendel. Dari pengalamanku hampir setiap hari ke pasar untuk membeli bunga buat sembahyang, kulihat pasar tradisional makin hari kian ramai, apalagi menjelang hari suci,’’ kata Rubag. ‘’Benar! Di sini belum pernah ada kabar tentang pasar tradisional yang ditutup gara-gara kalah bersaing dengan pasar-pasar modern seperti di Jakarta. Buktinya, Pasar Badung kian membeludak pengunjung dan pedagangnya, sehingga Pemkot Denpasar kelabakan menampung dan kewalahan menyediakan lahan parkir. Program menjadikan Jalan Gajah Mada sebagai kawasan pedestrian dan bebas parkir terus tertunda. Syukur, ada tokoh yang menyarankan agar Terminal Angkot Wangaya Kelod difungsikan sebagai pasar di siang hingga petang untuk menampung para pedagang yang sering berhamburan ke Jalan Gajah Mada dan Jalan Sulawesi, menimbulkan kemacetan lalu lintas. Kebetulan pula krama Banjar Wangaya Kelod mendukung ide tersebut dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban, juga mengatur lalu lintas Jalan Kartini, tempat pasar alternatif tersebut berlokasi. Ternyata, para pedagang yang kebanyakan dari Badung Utara yang awalnya enggan pindah, kini tampak betah, karena para pelanggannya datang ke sana,’’ ulas Lambot. ‘’Wah, pantas kemacetan di Jalan Gajah Mada dan Jalan Sulawesi berkurang bahkan hampir tidak terjadi lagi. Kalau pasar sementara Wangaya Kelod bisa ditetapkan jadi pasar permanen, itu namanya kebijakan down-top, bukan topdown. Ide dan aspirasi yang lahir dari bawah dan diserap serta diterima secara arif oleh penguasa, karena memang saling menguntungkan. Bukan ide yang mengada-ada tapi fenomena faktual yang harus segera dicarikan jalan keluar. Nah, kalau Pemprov Bali juga meniru kearifan itu, dengan menerima usul warga masyarakat Kesiman Kertalangu untuk membangun pasar di bekas lahan PD Balitex, polemik antara Gubernur Bali dan warga serta pemuka masyarakat tidak akan terjadi. Apalagi lahan tersebut konon bekas Kerajaan Kertalangu yang di sebelahnya terdapat Pura Dalem Muter Jagat Kesiman, kukira, arwah kebudayaan Bali akan menyatu di sana. Kalau kebijakan itu ditempuh, seperti naik perahu, sekali gayung dua tiga pulau terlampaui. Artinya, masyarakat berhenti ribut, Gubernur akan tenang memerintah dan kemacetan lalu lintas di Denpasar pun akan berkurang. Karena masyarakat Denpasar Timur tidak perlu lagi ke Pasar Badung untuk berbelanja sebab di wilayahnya ada pasar yang memadai,’’ imbuh Kondra. aridus

Nyatur Dari Hal. 1 Klian Pangempon Pura Segara Rupek, Putu Sedana, mengatakan pujawali di pura tersebut jatuh pada purnama jesta. Untuk purnama Minggu ini, pujawali digelar secara lebih besar dengan upacara nyatur. Rangkaian upacara ini sudah dilakukan sejak Kamis (14/4) dengan upacara negem dewasa lalu melasti Sabtu (16/ 4), Minggu (17/4) puncak upacara dan nyineb dilakukan 27 April pukul 05.00 wita. Pura Segara Rupek adalah tempat berstana Ida Bhatara Hyang Siwa Baruna Geni. Keberadaan pura ini tak bisa dilepaskan dengan perjalanan Dang Hyang Siddhi Mantra di Bali. Dang Hyang Siddhi Mantra memiliki putra tunggal Ida Dang Hyang Bang Manik Angkeran. Ketika putranya menetap di Besakih, Dang Hyang Siddhi Mantra berjalan ke barat menuju Pulau Jawa. Dalam perjalanan tibalah beliau di daerah yang bernama Gading Wani, di sebuah lorong sempit pada jalan setapak dari Bali menuju Jawa. Pada saat itu, Dang Hyang Siddhi Mantra ingat akan keberadaan masyarakat di Pulau Jawa yang sedang dimasuki sikap kali segara, jiwa panas, arogan, cenderung bermain judi serta

Kerajaan Kediri bermusuhan dengan Pasuruan. Pada saat yang sama, Dang Hyang Siddhi Mantra juga ingat putranya yang ditingal di Besakih dengan tugas mempertahankan kesucian dan mengatur pembersihan di Perahyangan Besakih. Untuk itu, timbul niat Dang Hyang Siddhi Mantra menggelar brata yoga semadi. Tujuannya mendoakan dan memohon agar masyarakat Pulau Jawa dan Pulau Bali selelu dimasuki jiwa sabar, saling menyayangi dan bersatu. Di daerah itu Dang Hyang Siddhi Mantra tiga kali berpindah tempat semadi. Lalu terakhir beliau bersemadi di tempat paling sempit antara Pulau Jawa dan Bali. Ketika itu Dang Hyang Siddhi Mantra mendengar suara dari Sang Hyang Baruna Geni. Suara itu menyebutkan bahwa yoga Dang Hyang Siddhi Mantra menyebabkan Pulau Jawa bertaksu, berwibawa, jayeng satru, menang mengalahkan musuh, menguasai nusantara dan Pulau Bali suci tempat para Dewa. Dang Hyang Siddhi Mantra dititahkan untuk menggoreskan tongkat beliau tiga kali ke tanah, tepat di daerah paling sempit antara Pulau Jawa dan Bali. Akibat goresan itu air laut pun terguncang dan daratan Bali pun terpisah dari

tanah Jawa yang semula jadi satu. Lautan itu sekarang dinamakan Selat Bali. Dengan begitu, Segara Rupek bisa disebut sebagai titik atau tempat suci untuk memandang jauh ke seberang, baik seberang secara sekala maupun seberang dalam pandangan niskala. (ole)

Dianalisis Dari Hal. 1 Anton menjelaskan Mabes Polri telah membawa sampel darah keluarga M. Sarif ke Jakarta. Pernyataan ini sekaligus menepis kabar pihak keluarga M. Sarif diboyong ke Jakarta. “Bukan orangnya, orangnya masih di Cirebon. Kami mau mencocokkan dengan jenazah. Kalau cocok, baru mereka boleh melihat dan mengambil jenazahnya di sini,” jelas mantan Kapolda Jatim ini. Sampel darah keluarga M. Sarif nanti dianalisis dan dicocokkan dengan jenazah. Puslabfor saat ini masih melakukan penelitian. “Sampel darah itu nanti ada bidang kedokteran yang mencocokkan, sehingga bisa diketahui DNA-nya cocok atau tidak. Kalau terbukti cocok, nanti dibolehkan dibawa pulang,” tambahnya. (kmb/net)


MINGGU KLIWON, 17 APRIL 2011

Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

ADA APA Cabut Kebijakan Visa Moskow Rusia dan Turki mencabut kebijakan visa pada Sabtu (16/4) kemarin. Hal ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan antarkedua negara yang ditandatangani di Ankara pada Mei lalu, yang berlaku pada 16 April 2011 ini. Visa tidak diperlukan untuk kunjungan selama kurang dari 30 hari. Sebelumnya, warga Rusia yang berkunjung ke Turki, tujuan yang murah dan popular untuk wisawatan Rusia, harus membayar sebesar 20 dolar Amerika Serikat untuk mendapatkan visa Turki. Tahun lalu, lebih dari 3,1 juta wisatawan Rusia mengunjungi Turki, dan pihak berwenang negeri tersebut memperkirakan arus pengunjung dari Rusia meningkat 30 persen tahun ini. (ant/net)

Tuntut Pemilu Dipercepat Beograd Partai oposisi yang paling berpengaruh di Serbia melakukan unjuk rasa antipemerintah Sabtu (16/4) kemarin. Unjuk rasa itu digelar dengan harapan dapat memaksa pemerintah menyelenggarakan pemilu sebelum tahun 2012. Koalisi pro-Uni Eropa yang memerintah Serbia sejak tahun 2006, tetapi kesulitan ekonomi yang terus terjadi dan frustrasi dengan lambatnya integrasi pada Uni Eropa menyebabkan banyak orang kecewa. Pada Pebruari sekitar 70.000 orang berunjuk rasa secara damai di tengah kota Beograd untuk mendukung Partai Progresif Serbia (SPP) yang korservatif dan sekutu-sekutunya. Pemimpinnya Tomislav Nikolic mengatakan unjuk rasa terbaru ini bahkan lebih besar. “Apabila kami selesai besok, (Presiden Boris) Tadic tidak akan memiliki opsi selain menyelenggarakan pemilu yang dipercepat. Keangkuhannya akan sirna begitu juga masa depan politiknya,” kata Nikolic. Tadic, yang bertemu dengan Nikolic, Kamis (14/4) lalu mengatakan tidak mungkin untuk menetapkan tanggal pemilu sebelum Serbia mendapat status kandidat bagi keanggotaan Uni Eropa, yang diusahakannya tahun 2010. Ia juga menegaskan partai Nikolic siap bagi aksi kekerasan. ‘’Ultimatum-ultimatum, ancaman-ancaman dan spekulasi-spekulasi tentang tanggal pemilu itu sama sekali tidak pantas,” kata kantor Tadic dalam satu pernyataan. “Saya mengerti ketidak sabaran dan kegelisahan dari sejumlah partai oposisi, tetapi Serbia memerlukan stabilitas. Bukannya ketidak stabilan dan ancaman-ancaman terbuka aksi kekerasan,” kata Tadic yang juga ketua Partai Demokrat yang berkuasa. Nikolic mengatakan partainya yang memimpin aliansi dari beberapa partai lebih kecil menurut rencana akan ikut serta dalam unjuk rasa itu, menuntut pemilu dipercepat, kenaikan gaji dan tindakan keras terhadap korupsi dan reformasi pro Eropa. “Tadic secara terbuka mengancam ia akan mengumumkan kami musuh negara jika Serbia kalah dalam pencalonannya bagi keanggotaan Uni Eropa karena kita. Kami dimotivasi oleh kepentingan Serbia dan posisi internasional ke depan,” kata Nikolik. Sementara itu penilaian Milan Karagaca, pengamat dari kelompok gerakan Eropa mengatakan, masalah penting adalah bahwa rakyat kurang dan tidak percaya pada partai-partai yang kini memerintah karena dianggap tidak satu partaipun bebas dari korupsi, kejahatan yang terorganisasi dan nepotisme. (ant/rtr)

BPM/afp

NUKLIR - puluhan orang melakukan demonstrasi sambil memegang spanduk yang berisikan kritikan tentang pembangkit listrik bertenaga nuklir di Fukushima, Jepang, Sabtu(16/4) kemarin.

BPM/afp

NAMA - Pemberontak Libya menggunakan mesiu untuk menuliskan nama-nama mereka di aspal sebelum berangkat menuju Ajdabijan, sebelah timur Libya, Jumat(15/4) lalu.

Diserang Taliban, Empat Tewas Afghanistan -

Satu serangan bunuh diri terhadap pangkalan militer di Afghanistan Timur menewaskan empat orang dan mencederai delapan lainnya, Sabtu (16/4) kemarin. “Empat korban tewas dan delapan yang cedera dibawa ke rumah sakit kami,” kata Baz Mohammad Shairzad, kepala rumah sakit provinsi itu. Seorang juru bicara Taliban, Zabibullah Mujahid dalam percakapan telepon mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. ‘’Penyerang meledakkan bom-bom di satu pangkalan

militer Afghanistan di daerah Gambiri dekat kota Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar,’’ kata Mohammad Nooman Hatifi, juru bicara militer Afghanistan untuk Afghanistan Timur.

Pemilu Kashmir

Pejuang Bunuh Kandidat Perempuan India Pejuang Muslim diduga menembak hingga mati seorang kandidat perempuan dalam pemilihan umum tingkat desa di wilayah rawan Kashmir India, kata pejabat polisi, Sabtu (16/4) kemarin. Haseena Akhter, perempuan berusia 40-an tahun, turut serta dalam pemilihan umum di desanya, Pakherpora, 35 kilometer dari ibu kota Kashmir, Srinagar. Panchayat atau pemilihan badan lokal, yang dimulai pada 13 April, dilakukan dalam dua tahap di wilayah penuh gejolak berpenduduk mayoritas Muslim setelah kekosongan selama sepuluh tahun. “Akhter dipaksa keluar oleh beberapa orang bersenjata api yang menerobos masuk rumahnya pada Jumat malam, lalu membunuhnya di wilayah perumahannya dalam jarak dekat,” kata seorang petugas polisi senior yang meminta identitasnya dirahasiakan. Para pemimpin kelompok separatis politik dan pejuang yang telah menyerukan untuk memboikot pemilihan desa itu menyatakan bahwa hal tersebut merupakan upaya India agar memperkuat kekuasaannya di Kashmir. Perlawanan pejuang telah mengamuk terhadap kekuasaan New Delhi di Kashmir India selama 20 tahun terakhir. Serangan para pejuang umumnya meningkat setelah musim dingin berakhir di kawasan Himalaya. Pembunuhan Akhter terjadi sehari setelah komandan tinggi angkatan bersenjata mengingatkan kemungkinan upaya baru oleh pejuang untuk menyusup dari negara tetangga Pakistan saat salju mulai meleleh di jalan setapak pegunungan. Negara bersenjata nuklir India dan Pakistan, yang pernah bertikai dalam dua dari tiga perang atas kedaulatan Kashmir, masing-masing mengambil sebagian wilayah Kashmir tetapi mengakui sebagai wilayah tersebut sepenuhnya. Sekurangnya 47.000 orang tewas akibat perlawanan di wilayah militerisasi tinggi Kashmir India, menurut catatan resmi, di antaranya anggota pasukan keamanan, pemimpin politik dan warga sipil. (ant/afp)

Hatifi mengatakan lokasi itu kini ditutup. “Ada serangan bunuh diri di satu

pangkalan militer Afghanistan di Jalalabad,” kata pernyataan pers kementerian pertahanan tanpa merinci lebih jauh. Serangan itu terjadi pada hari setelah komandan polisi provinsi Kandahar di Afghanistan Selatan tewas akibat se-

rangan bom bunuh diri oleh Taliban. Serangan-serangan bom bunuh diri, satu taktik utama Taliban akhir-akhir ini meningkat di Afghanistan, dengan pihak berwenang melaporkan sembilan kali dalam berapa hari belakangan ini. (ant/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 17 April 2011 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu