No. 35 tahun V
8 Halaman
Selasa, 22 Februari 2011
Free Daily Newspaper www.bisnis-jakarta.com
Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021 - 5357602 (Hunting) Fax: 021 - 53670771
PLN Diwajibkan
Beli Listrik Panas Bumi JAKARTA - Pemerintah mewajibkan PT PLN (Persero) membeli listrik dari pembangkit listrik tenaga panas bumi dengan harga ditetapkan maksimal 9,7 sen dolar AS per kWh. Kewajiban tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM No 2 Tahun 2011 tentang Penugasan kepada PT PLN Melakukan Pembelian Tenaga Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dan Harga Patokan Pembelian Tenaga Listrik oleh PLN dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yang salinannya diperoleh di Jakarta, kemarin. Dalam permen yang ditandatangani Menteri ESDM Darwin Saleh pada 16 Februari 2011, disebutkan, pembelian tenaga listrik itu baik dari hasil lelang wilayah kerja pertambangan panas bumi, maupun pemberian kuasa atau izin pengusahaan panas bumi sebelum UU No 27 Tahun 2003 tentang Panas Bumi. Harga maksimal 9,7 sen dolar AS per kWh berlaku pada pembelian tenaga listrik di sisi tegangan tinggi. Kewajiban PLN membeli listrik dari PLTP sesuai harga lelang tersebut bersifat final dan tanpa negosiasi. Terhadap hasil lelang panas bumi sebelum Permen ESDM 2/2011 yang harga tenaga listriknya di bawah 9,7 sen dolar AS per kWh, dinyatakan tetap berlaku dan menjadi harga pembelian tenaga Iistrik oleh PLN yang selanjutnya dituangkan dalam perjanjian jual beli. Sedangkan hasil lelang yang harganya melebihi 9,7 sen dolar AS per kWh, maka wajib dilakukan negosiasi berdasarkan harga perkiraan sendiri PLN dan harus disetujui Menteri ESDM sebelum dituangkan dalam perjanjian jual beli. Dalam penugasan pembelian tenaga listrik dari PLTP tersebut, Menteri ESDM menerbitkan surat penugasan kepada PLN dengan tembusan Menteri BUMN. Surat punugasan itu berlaku sebagai persetujuan penunjukan langsung pembelian tenaga listrik panas bumi hasil lelang oleh PLN dan persetujuan harga pembelian tenaga listrik oleh PLN untuk selanjutnya dituangkan dalam perjanjian jual beli. (ant)
G-20 Sepakat Perkuat Sistem
Moneter Internasional JAKARTA - Negara-negara anggota G-20 menyepakati program kerja di 2011 terkait penguatan sistem moneter internasional yang mencakup langkah-langkah penanganan aliran modal yang berpotensi menimbulkan ketidakstabilan di masing-masing negara maupun secara regional atau global. Siaran pers Bank Indonesia yang diterima di Jakarta, Senin, menyebutkan Pemerintah Indonesia dalam pertemuan di Paris, Perancis 18 - 19 Februari lalu itu diwakili oleh Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Republik Indonesia Agus D. Martowardojo. G-20 juga menyepakati perbaikan pengelolaan likuiditas secara global untuk meningkatkan kemampuan pencegahan dan penanganan krisis baik di tingkat negara maupun regional dan global. Dalam pertemuan itu, para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G-20 menyampaikan tekad untuk merespon tantangan yang ada secara konsisten dan terkoordinasi, mengatasi akar penyebab krisis, serta memulihkan pertumbuhan ekonomi global dan Indonesia mendukung upaya tersebut yang telah dimulai pada Washington Summit 2009 yang lalu. (ant)
Ekspektasi Pertumbuhan Ekonomi
Kuatkan Rupiah JAKARTA - Ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2011 yang akan melebihi pertumbuhan dari tahun sebelumnya yang sebesar 6,1 persen memicu kurs mata uang dalam negeri kembali melanjutkan penguatan. Kurs mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot antarbank Jakarta pada Senin sore kembali menguat sebesar 13 poin ke posisi Rp 8.842 dibanding sebelumnya yang sebesar Rp 8.855. Analis Asjaya Indosurya Securities Reza Priyambada di Jakarta, Senin mengatakan, mata uang rupiah pada pekan ini masih diminati investor untuk menempatkan dananya dipicu oleh ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan terus tumbuh. “Naiknya rupiah memberi indikasi prospek pertumbuhan Indonesia terus naik,” ujar dia. Mata uang dalam negeri pada awal pekan ini melanjutkan rally yang sudah selama sepekan kemarin, penguatan berada di level Rp 8.800an terpicu oleh kembali masuknya dana asing ke dalam negeri. “Dana asing yang masuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, masuknya dana asing ditandai oleh nilai beli bersih yang dicatatkan pada bursa saham Indonesia senilai Rp307,134 miliar,” kata dia. Selain itu, , AS yang akan menaikkan investasinya di Indonesia, akan memicu investor asing lainnya akan masuk kedalam negeri untuk menempatkan dananya di Indonesia. Melemahnya dolar AS terhadap rupiah juga disebabkan dengan adanya prospek kenaikan harga konsumen pada Januari di AS yang memberi sinyal inflasi disana akan tinggi. Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah menguat 13 poin ke posisi Rp8.845, sebelumnya rupiah berada di posisi Rp8.858. (ant)
Bisnis Jakarta/ist
JAUH DARI HARAPAN – Kinerja Bulog dalam menyerap beras petani yang baru 1,7 persen hingga akhir Februari ini dinilai masih jauh dari harapan.
Kinerja Bulog Dipertanyakan JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR (bidang pertanian) Ma’mur Hasanuddin mempertanyakan kinerja Bulog dalam menyerap gabah petani karena hingga akhir Februari ini, baru 60 ribu ton beras dari target 3,5 Juta ton beras petani pada 2011. Menurut Ma’mur di Gedung DPR Jakarta, kemarin, kinerja Bulog dalam menyerap beras petani masih jauh dari harapan. “Dengan minimnya serapan beras petani hingga saat ini, mengindikasikan bahwa Bulog
terkesan lebih suka cari untung dari proses impor dibanding bekerja membeli gabah/beras petani,” katanya. Ma’mur menjelaskan bahwa produksi beras petani dalam negeri selama satu tahun, 70 persennya dihasilkan di awal semester. Artinya hingga akhir juni nanti, Bulog harus sudah dapat menyerap beras petani sebesar 2,45 Juta ton. Namun pada kenyataannya, Bulog baru menyerap 60 ribu ton, yang artinya baru 1,7 persen beras
petani yang diserap dari amanat yang diberikan pemerintah. Pada masa panen raya sekarang ini, tantangan bagi Bulog adalah benarkah lembaga ini pro petani dalam negeri atau petani luar negeri. Menurut dia, Bulog harus mampu menghapus stigma publik bahwa Bulog adalah berpihak kepada petani, dan bukan hanya sekedar mencari selisih keuntungan dari hasil impor. “Petani kan pihak paling lemah dalam penentuan harga, jika Bulog
Kasus Mandala Biasa
Dalam Industri Penerbangan JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Penerbangan Niaga Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) menilai kasus yang dialami maskapai penerbangan swasta Mandala Airlines merupakan hal biasa dalam industri penerbangan. “Apa yang dialami Mandala adalah hal biasa. Maskapai melakukan restrukturisasi itu sudah sering. Garuda pun juga pernah mengalaminya,” kata Ketua Umum INACA Emirsyah Satar kepada pers di Jakarta, kemarin. Menurut Emirsyah, apa yang dialami Mandala dengan mengajukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) ke pengadilan juga terjadi di negara maju seperti Amerika Serikat dikenal den-
gan istilah Chapter 11. Chapter 11 merupakan penyelesaian masalah keuangan dengan mengajukan PKPU dan restrukturisasi utang. Dalam UU kebangkrutan AS, lanjut Emirsyah, Chapter 11 merupakan kebalikan dari Chapter 7. Chapter 7 mewajibkan adanya pailit dan likuidasi. Dengan demikian, jika sebuah perusahaan mengajukan Chapter 11 maka akan ada restrukturisasi kewajiban dan term pembayaran (semua kreditur bisa mendapatkan pembayaran). Namun jika perusahaan mengajukan Chapter 7 maka perusahaan tersebut akan dipailitkan dan asetnya dijual untuk membayar kewajiban kepada kreditur. Urutan pem-
bayaran kewajiban menurut Chapter 7 adalah secured creditor (prioritas 1), unsecured creditor (prioritas 2), terakhir, investor. “Semua pihak diharapkan bisa memahami dan itulah proses yang harus dilalui. Jika maskapai yang bersangkutan punya semangat untuk bangkit dan ada dukungan krediturnya maka persoalan akan selesai secara bertahap,” katanya. Emirsyah menyebutkan, sudah banyak contoh melalui restrukturisasi tersebut sejumlah maskapai dunia bisa bangkit kembali seperti Continental Airlines (CA) yang berdiri pada 1934 dan menempati posisi nomor lima maskapai dengan jumlah penumpang terbesar di Amerika Serikat. (ant)
KURS RUPIAH 8.845
8.500
8.977 8.858
9.000
9.500 Bisnis Jakarta/ant 16/2
17/2
20/2
MENGUAT TIPIS - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kemarin ditutup menguat tipis di Rp 8.850 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.860 per dolar AS.
tidak berpihak kepada petani, maka tengkulak akan mempermainkan mereka,” ujarnya. Sebelumnya pemerintah telah menyiapkan anggaran cadangan risiko fiskal sebesar Rp2 triliun tahun 2011 untuk mendukung kebijakan pangan. Selain itu, Bulog juga diberi keleluasaan untuk membeli beras petani bagaimanapun kualitasnya. “Jadi tidak ada alasan lagi bagi Bulog untuk tidak mampu menyerap beras petani,” kata Ma’mur. “Semester pertama di
tahun 2011 ini sebagai ajang pembuktian kepada Bulog yang dihadapkan pada panen raya, apakah lembaga ini berpihak kepada petani atau tidak,” ia menambahkan. Pembuktian ini akan terlihat pada seberapa besar serapan beras petani hingga akhir juni nanti. Serapan beras petani oleh Bulog mendekati 70 persen dari 3,5 juta ton, atau jauh dari angka 70 persen akan menjadi bukti keberpihakan Bulog kepada petani atau pro beras impor. (ant)
Dukung MP3EN
Disiapkan Investasi Rp 836 Triliun JAKARTA - Kementerian BUMN siap mengalokasikan belanja modal (capex) hingga Rp 836 triliun selama 20112014 dalam rangka program menjalankan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Nasional (MP3EN). “Untuk mempercepat dan memperluas pembangunan nasional BUMN menyiapkan investasi Rp836 triliun, dari semula Rp383 triliun, atau melonjak sekitar Rp453 triliun,” kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar, di Jakarta, kemarin. Dalam keterangan persnya, Mustafa menuturkan, peningkatan investasi BUMN tersebut akan disampaikan dalam Rapat Kerja yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyonpo bersama Menteri-Menteri bidang Ekonomi, para Gubernur seluruh Indonesia dan para Direktur Utama dari 67 BUMN. Dalam raker tersebut dibahas peran BUMN yang sangat signifikan dalam pembangunan nasional, baik secara langsung terhadap anggaran, pengembangan sektor usaha, maupun dukungan terhadap kegiatan pro rakyat. Menurut Mustafa, peran BUMN terkait program pro rakyat, antara lain dilakukan melalui dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Public
Service Obligation (PSO) yang mencapai Rp201,3 triliun pada tahun 2010, dan penyaluran dana Program Kemitraan Rp14,1 triliun dengan 750.000 mitra binaan serta program Bina Lingkungan Rp4,3 triliun. Program Kemitraan dan Bina Lingkungan tersebut merupakan akumulasi sampai dengan target 2011 yang penyalurannya disesuaikan dengan bentuk kebutuhan masyarakat seperti pengembangan pedesaan (Kampung BUMN), revitalisasi perkebunan rakyat, pengembangan kewirausahaan dan penghijauan kawasan. Meski menyanggupi investasi hingga Rp836 triliun hingga tahun 2014, namun Menteri BUMN mengharapkan adanya dukungan pemerintah untuk mewujudkan “equal level of playing field” bagi BUMN untuk menjalankan usaha. “Dengan adanya unsur kesetaraan dalam menjalankan usaha tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan kontribusi BUMN terhadap negara,” ujarnya. Mustafa membeberkan, saat ini terjadi kesenjangan peraturan antara BUMN dengan Swasta. BUMN diwajibkan untuk mematuhi ketentuan yang jumlah dan lingkupnya lebih banyak daripada swasta. (ant)
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Suja Adnyana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Kontributor Bekasi : Muhajir, Nendi Kurniawan, Safa Aris Muzakar, Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602, Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI
Wartawan Bisnis Jakarta membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
Ek bis
Bisnis Jakarta, Selasa 22 Februari 2011
2
INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA
INFRASTRUKTUR
PERTANIAN
-759.038 -100
0
PERTAMBANGAN
-1981.172 -100
0
INDUSTRI DASAR
-3096.3181 -100
0
0
KONSUMEN
-357.538 -100
SAHAM KENAIKAN TERBESAR BEI Last Done
Previous Price
Total Volume
+/-
+/-%
MREI IGAR EMTK ABBA SCMA KOIN CENT ELTY-W PTSP WICO IDKM APIC ADHI TMPO MBAI GGRM BMTR FASW JTPE SMAR LPCK PTSN ELTY PBRX-W SRSN CKRA ROTI WINS SSIA AISA INDF ETWA PBRX MIDI KBLV BIPI LAMI MDLN KAEF BAYU
590 475 1.340 181 3.800 205 135 30 320 99 1.010 275 800 80 12.200 37.550 840 3.150 1.440 5.250 405 81 140 435 58 88 2.475 335 1.120 770 4.825 205 1.640 415 870 88 178 235 144 245
510 415 1.180 165 3.500 189 125 28 300 93 950 260 760 76 11.600 35.750 800 3.000 1.380 5.050 390 78 135 420 56 85 2.400 325 1.090 750 4.700 200 1.600 405 850 86 174 230 141 240
36.000 22.938.500 742.000 11.513.500 912.500 500 500 44.750.000 21.500 1.716.000 19.420.500 500 16.173.500 1.102.000 500 3.583.000 28.481.000 4.462.000 8.636.000 17.500 242.500 268.500 215.569.000 28.000 1.217.500 169.000 762.000 4.742.000 3.596.500 4.671.000 11.910.500 263.500 6.218.000 672.500 946.500 3.593.500 2.500 543.000 2.338.000 85.500
80 60 160 16 300 16 10 2 20 6 60 15 40 4 600 1.800 40 150 60 200 15 3 5 15 2 3 75 10 30 20 125 5 40 10 20 2 4 5 3 5
15,69 14,46 13,56 9,70 8,57 8,47 8 7,14 6,67 6,45 6,32 5,77 5,26 5,26 5,17 5,03 5 5 4,35 3,96 3,85 3,85 3,70 3,57 3,57 3,53 3,13 3,08 2,75 2,67 2,66 2,50 2,50 2,47 2,35 2,33 2,30 2,17 2,13 2,08
NoCode TMPI-W DART AKKU KDSI JKON FREN-W MDRN PNBN BTON PRAS AGRO-W AMRT JECC INDR TMAS EPMT GIAA EXCL TOWR SKYB FISH MEDC BDMN BNII BUDI LPIN MIRA ENRG-W SIPD AHAP BBKP TRIO FORU RIGS BRPT BSIM RMBA BRNA NIKL AGRO
Last Done
Previous Price
Total Volume
+/-
3 195 150 210 750 21 2.150 1.220 305 78 16 2.600 520 1.750 178 900 540 5.450 11.000 495 1.810 3.150 6.350 660 220 2.275 240 25 54 110 550 640 97 670 1.010 345 710 1.440 365 147
4 245 180 250 850 23 2.350 1.330 325 83 17 2.750 550 1.850 188 950 570 5.750 11.600 520 1.900 3.300 6.650 690 230 2.375 250 26 56 114 570 660 100 690 1.040 355 730 1.480 375 151
407.000 286.039.000 7.500 2.000 100.000 2.585.000 50.000 920.500 373.000 150.500 1.057.500 1.000 32.500 7.500 296.500 1.000 80.005.500 1.095.000 3.000 25.000 153.500 42.015.500 9.389.500 4.400.500 161.000 34.500 46.486.500 11.092.500 17.009.500 7.000 33.438.500 101.500 1.500 70.000 508.500 496.000 83.000 46.500 3.113.000 328.000
-1 -50 -30 -40 -100 -2 -200 -110 -20 -5 -1 -150 -30 -100 -10 -50 -30 -300 -600 -25 -90 -150 -300 -30 -10 -100 -10 -1 -2 -4 -20 -20 -3 -20 -30 -10 -20 -40 -10 -4
SAHAM BROKER BEI Code
Name
Value
YP eTrading Securities 273.724.384.500 PD Indo Premier Securities 150.198.821.500 ZP Kim Eng Securities 315.695.993.000 KK Phillip Securities Indonesia 105.226.321.000 DR OSK Nusadana Securities Indonesia195.108.019.000 NI BNI Securities 140.044.172.500 CP Valbury Asia Securities 92.142.427.000 OD Danareksa Sekuritas 186.539.940.000 EP MNC Securities 86.552.730.000
+/-% -25 -20,41 -16,67 -16 -11,76 -8,70 -8,51 -8,27 -6,15 -6,02 -5,88 -5,45 -5,45 -5,41 -5,32 -5,26 -5,26 -5,22 -5,17 -4,81 -4,74 -4,55 -4,51 -4,35 -4,35 -4,21 -4 -3,85 -3,57 -3,51 -3,51 -3,03 -3 -2,90 -2,88 -2,82 -2,74 -2,70 -2,67 -2,65
ASII
500.037,73
20.425
2.102
49.500
800
5
49.450
49.500
3
BMRI PGAS ASII BBRI TLKM MEDC GGRM LSIP BUMI ADRO LPKR ITMG INDY MNCN PTBA DART UNTR BORN BDMN INDF BBCA TRAM BBNI GIAA INTP SMGR KLBF BJBR JSMR ANTM ELTY BBTN PTPP ICBP BMTR INCO CPIN IDKM SGRO BBKP AALI BTEL
717.927,33 228.609,04 165.514,44 150.678,02 146.342,04 137.576,11 133.837,59 122.036,28 121.314,80 113.513,92 110.417,82 102.882,03 70.139,69 67.754,54 65.984,67 65.511,32 64.580,42 60.841,38 60.071,77 56.846,94 53.950,98 53.082,25 47.525,45 44.122,06 41.830,11 41.652,06 39.132,53 38.898,70 37.151,75 35.156,98 30.063,66 29.975,75 29.320,55 29.040,84 24.048,13 20.385,21 19.245,53 19.235,25 19.109,20 18.275,79 16.840,68 16.546,59
241.449 119.961 6.309 61.729 38.919 84.031 7.166 22.620 86.612 92.797 370.357 4.297 36.596 137.056 6.698 572.078 5.544 76.683 18.779 23.821 17.413 168.898 26.948 160.011 5.461 9.606 26.459 68.192 23.897 31.914 431.138 43.848 96.932 13.128 56.962 8.230 24.378 38.841 14.082 66.877 1.530 123.637
2.883 3.774 1.478 1.458 1.322 818 1.766 755 1.330 1.234 1.252 1.503 715 2.069 1.099 30.197 997 1.034 721 1.366 784 168 817 2.080 957 462 633 971 286 885 1.642 908 245 404 647 609 745 788 556 652 459 153
6.000 3.775 52.050 4.900 7.600 3.150 37.550 11.000 2.775 2.475 600 47.950 3.775 1.000 19.700 195 23.450 1.580 6.350 4.825 6.250 630 3.550 540 15.300 8.700 2.950 1.150 3.150 2.225 140 1.380 610 4.425 840 4.975 1.560 1.010 2.750 550 22.050 275
100 -100 -950 25 150 -150 1.800 50 -50 50 10 750 -50 20 50 -50 350 -10 -300 125 100 0 0 -30 -350 -50 25 0 50 25 5 20 0 25 40 -25 -30 60 0 -20 0 5
1.334 29.002 62 3.678 5.293 148 36 2 7.663 1.778 32.355 9 2.315 6.013 36 3.840 38 3.495 3.056 660 3.408 3.451 2.452 29.666 20 7 2.756 6.751 44 1.972 1.923 1.095 21 625 30 448 2.073 2.561 65 25.474 17 11.538
5.950 3.750 52.050 4.875 7.550 3.125 37.400 10.950 2.775 2.450 590 47.900 3.750 990 19.650 195 23.400 1.570 6.300 4.800 6.200 620 3.525 530 15.300 8.700 2.925 1.140 3.125 2.200 139 1.370 600 4.400 840 4.950 1.560 1.000 2.725 540 22.050 270
6.000 3.775 52.300 4.900 7.600 3.150 37.550 11.000 2.800 2.475 600 47.950 3.775 1.000 19.700 196 23.450 1.580 6.350 4.825 6.250 630 3.550 540 15.350 8.750 2.950 1.150 3.150 2.225 140 1.380 610 4.425 850 4.975 1.570 1.010 2.750 550 22.100 275
7.676 7.053 15 3.864 2.825 1.431 19 690 2.534 16.450 19.983 19 82 20.106 126 139 364 1.458 2.152 1.693 2.520 2.438 1.587 6.516 100 967 1.222 11.700 1.915 11.372 17.585 2.516 3.665 730 4.340 179 1.375 2.447 552 3.015 80 35.318
REKAPITULASI BEI Volume 362.648.500 205.130.000 167.353.000 145.618.000 181.256.500 127.567.500 151.377.000 192.417.000 131.026.000
Frequency 21.927 11.646 10.445 9.661 7.929 6.646 6.489 5.941 5.487
Papan
Volume
INDEKS INTERNASIONAL BEI (ASIA PASIFIK) Value
Regular Perdagangan Rights Perdagangan Warrants
2.577.763.500 2,427,204.000 150.144.125
Total
2.991.403.885
3.205.119.226.941
474.498.587 403.643.087 70.855.500
1.400.890.830.925 1.094.424.943.925 306.465.887.000
Asing Beli Asing Jual Transaksi Asing Netto
-176.979 -100
0
SAHAM TERAKTIF BEI (REGULER)
SAHAM PENURUNAN TERBESAR BEI
NoCode
-980.954 -100
0
SAHAM KENAIKAN DAN PENURUNAN TERBESAR BEI
PROPERTI
3.230.770.374.000 2.349.740.009 3.940.153.375
Nama Indeks
Simbol
Value
+/-
+/-%
Hang Seng Index Kuala Lumpur Composite Index Seoul Composite Index Tokyo Nikkei 225 Manila Composite Index Stock Exchange of Thai Tokyo SE Index Taipei Weighted Index Australia All Industrial Index
HSI.X KLCI KOSPI NI225 PHSC SET TOKS TWI XAI
23.485,4199 1.525,8500 2.005,3000 10.857,5303 3.837,4399 995,6700 1.725,2400 8.839,2197 1.226,4900
-109,8203 8,2899 -7,8400 14,7305 -13,8000 0,1000 0,0000 -4,6201 0,0000
-0,4654 0,5463 -0,3894 0,1359 -0,3583 0,0100 0,0000 -0,0522 0,0000
Updated Senin, 21 Februari 2011 Senin, 21 Februari 2011 Senin, 21 Februari 2011 Senin, 21 Februari 2011 Senin, 21 Februari 2011 Senin, 21 Februari 2011 Senin, 21 Februari 2011 Senin, 21 Februari 2011 Senin, 21 Februari 2011 Last Update 21/2/2011
Aksi Lepas Saham Lemahkan IHSG JAKARTA - Pelaku pasar domestik yang melakukan aksi lepas saham membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ini melemah tipis kembali ke level 3.400 poin. IHSG BEI Senin melemah 3,85 poin atau 0,11 persen ke posisi 3.497,64 poin. Namun pelemahan indeks tidak diikuti oleh kelompok 45 saham-saham unggulan (LQ45) yang bergerak menguat 1,37 poin (0,22 persen) ke level 620,17 poin. Analis Asjaya Indosurya Securities Reza Priyambada di Jakarta, Senin mengatakan, indeks BEI melemah disebabkan oleh pelaku pasar masih melakukan posisi ambil untung (profit taking) terutama dilakukan oleh investor lokal. “Investor lokal ambil
posisi profit taking dan memicu pelemahan indeks BEI,” kata dia. Namun, tambah dia, pelemahan indeks BEI lebih dalam tertahan oleh investor asing yang mencatatkan posisi beli saham pada sahamsaham di bursa Indonesia. Tercatat pada perdagangan saham BEI hari ini, asing membukukan beli bersih (foreign net sell) senilai Rp307,134 miliar. Ia memprediksi, untuk perdagangan selanjutnya, Selasa (22/2), indeks BEI akan bergerak datar (flat) dengan kecenderungan melemah tipis berda dalam suport (batas bawah) 3.468 dan resistance (batas atas) diposisi 3.515 poin. Perdagangan saham di BEI hari ini ditutup dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 2,703 mil-
iar dengan total nilai Rp3,234 triliun dari 110.877 kali transaksi. Saham yang menguat sebanyak 88 saham, 121 saham tertekan, dan 85 saham tidak bergerak harganya (stagnan). Saham-saham yang mengalami pelemahan antara lain saham Garuda Indonesia turun Rp30 ke Rp540, Astra International (ASII) turun Rp950 ke Rp52.050, Bumi Resources turun Rp50 ke Rp2.775. Sementara itu, bursa regional bergerak berfluktuasi layaknya di Hang Seng melemah 109,82 poin (0,47 persen) ke level 23.485,42, Indeks Nikkei-225 naik 14,73 poin (0,14 persen) ke level 10.857,53, dan Indeks Straits Times melemah 16,32 poin (0,53 persen) ke level 3.070,60. (ant)
Pemerintah Tambah Aset Penerbitan Sukuk JAKARTA - Pemerintah berencana meminta persetujuan DPR untuk penambahan barang milik negara senilai Rp30,2 triliun yang akan digunakan sebagai “underlying asset” bagi penerbitan surat berharga syariah negara atau sukuk negara 2011. “Kami ajukan BMN senilai Rp30,2 triliun untuk dimintakan persetujuan DPR guna tambahan underlying asset penerbitan SBSN,” kata Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto di Jakarta, kemarin. BMN yang akan dijadikan underlying asset penerbitan SBSN tidak untuk dijual, dijaminkan, ataupun dijadikan kolateral. BMN yang menjadi underlying asset itu hanya dialihkan hak manfaat saja dan secara hukum masih menjadi milik pemerintah Indonesia. “Seandainya gagal bayar pun, aset-aset itu tetap milik negara,” ungkapnya. Kemenkeu mencatat, saat ini dari Rp10,5 triliun aset BMN yang dijadikan underlying asset penerbitan SBSN, sudah terpakai sekitar Rp7 triliun untuk underlying asset Sukuk Ritel SR003, sehingga masih ter-
sisa senilai Rp3,4 triliun yang masih bisa digunakan. “Jumlah itu digunakan untuk penerbitan reguler sambil menunggu persetujuan dari DPR,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pembiayaan Syariah Ditjen Pengelolaan Utang Dahlan Siamat mengungkapkan bahwa pemerintah berencana menerbitkan sukuk berbasis proyek. Dahlan menyebutkan, terdapat dua jenis sukuk yang termasuk dalam sukuk itu yaitu sukuk yang digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang telah ada dalam APBN, dan proyek tersebut menjadi underlying asset untuk penerbitan sukuk itu sendiri. “Pertama proyek yang memang sudah masuk APBN yang nilainya cukup besar. Kami sebut istilahnya sukuk proyek underlying,” katanya. Mengenai kapan sukuk proyek dapat diterbitkan, Dahlan menyatakan saat ini tinggal melalui satu langkah lagi yaitu harmonisasi dengan Kementeraian Hukum dan HAM. “Pada dasarnya kami menunggu jadwal harmonisasi rencana pemerintah bersama Kemhukham,” katanya. (ant)
Ek bis
Bisnis Jakarta, Selasa 22 Februari 2011
Tekan Impor
Produksi Beras Digenjot JAKARTA - Pemerintah berusaha menggenjot produksi beras supaya tahun ini bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa harus mengimpor dalam jumlah besar dari negara lain. “Dalam tahun 2011 menggenjot produksi supaya sesuai target sehingga tidak perlu impor,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Gunaryo usai menghadiri pelantikan pejabat eselon dua Kementerian Perdagangan di Jakarta, kemarin. Pemerintah, berharap target produksi beras pemerintah bisa tercapai meski iklim cen-
derung berubah sehingga Perum Bulog bisa mengoptimalkan pembelian beras dari dalam negeri untuk pengadaan stok beras nasional sebanyak 3,5 juta ton. Pemerintah menargetkan produksi gabah kering giling pada 2010 yang menurut angka ramalan ketiga Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 65,98 juta ton bisa naik menjadi menjadi 70 juta ton pada 2011. Dalam hal ini produksi beras sama dengan 56,65 persen dari produksi gabah kering giling. Kementerian Pertanian telah menyiapkan skenario khusus untuk mengantisipasi dampak
perubahan iklim supaya target produksi beras tahun ini tercapai. Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Udhoro Kasih Anggoro sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan rencana penanganan risiko dan intervensi untuk mempertahankan produksi beras pada musim hujan maupun kemarau. Pemerintah juga menyiapkan beberapa skema untuk membantu petani mengoptimalkan produksi lahan tanaman padi mereka, termasuk diantaranya penyediaan informasi iklim, paket teknologi bu-
didaya, dan alat pemrosesan pascapanen. Kalaupun ternyata produksi padi tidak sesuai dengan target dan perkiraan, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh mengatakan, pemerintah akan memberikan izin impor bila pembelian beras dari luar negeri memang dibutuhkan untuk menjaga stok beras nasional. Ia juga menilai perkiraan Departemen Pertanian AS (United States Department of Agriculture/USDA) bahwa Indonesia pada 2011 butuh mengimpor 1,75 juta ton beras
atau naik 800 ribu ton dari tahun sebelumnya sebagai hal yang wajar. “Kalau produksi tak sesuai perkiraan, tak cukup untuk konsumsi kan tetap saja perlu dikeluarkan (izin imporred), perlu untuk melengkapi Bulog, mungkin perlu impor
sebanyak itu,” katanya. Lagipula, perkiraan kebutuhan impor beras tersebut hanya sekitar lima persen dari kebutuhan konsumsi beras dalam negeri yang menurut prognosa Kementerian Pertanian sekitar 33,42 juta ton pada
3
2011. “Sebenarnya kalau 1,7 juta ton itu kan baru beberapa persen dari kebutuhan. Lima persen impor masih bisa dikatakan swasembada karena 95 persennya dipenuhi dari dalam negeri, artinya ketahanannya masih ada,” kata dia. (ant)
Aprindo Minta Insentif Program Ramah Lingkungan JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia meminta pemerintah memberikan insentif berupa pemotongan pajak bagi peritel yang melakukan program ramah lingkungan. Ketua Harian DPP Aprindo Tutum Raharta di Jakarta, kemarin mengatakan, program ramah lingkungan yang dilakukan peritel yaitu penggunaan kantong plastik organik mudah urai (biodegradable) dan program pengurangan penggunaan kantong belanja plastik. “Seharusnya pemerintah bisa memberikan insentif kepada produsen kantong plastik biodegradable, “ kata Tutum. Dengan pengurangan pajak, produsen bisa menjual kantong plastik biodegradable dengan harga lebih murah kepada para peritel. Sebagian besar anggota Aprindo menggunakan kantong plastik biodegradable dan melakukan program pengurangan peng-
gunaan kantong plastik. “Anggota Aprindo ingin mengurangi penggunaan kantong plastik dengan berbagai programnya,” lanjutnya. Pada kesempatan yang sama, Deputi IV KLH Bidang Pengelolaan B3, Limbah B3 dan Sampah, Masnellyarti Hilman mengatakan sudah semestinya pemerintah memberikan insentif kepada produsen kantong plastik biodegradable. “Pasal 14 dalam draft PP sampah menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah memberi insentif kepada mereka yang berusaha mengurangi produksi sampah dan kantong plastik,” katanya. Selain insentif, Nelly mengatakan produsen juga mempunyai kewajiban dan tanggung jawab dalam pengelolaan, dan pengurangan sampah sesuai pasal 14 dan 15 UU No.18/ 2008 tentang Pengelolaan Sam-
pah. Kepala Biro Hukum dan Humas KLH Inar Ichsana Ishak mengatakan pemerintah sedang mengkaji kemungkinan untuk memberikan pita cukai kepada produsen kantong plastik dan KLH bisa menerapkan pita cukai dengan alasan pengelolaan lingkungan. “Pita cukai itu juga insentif. Bila produsen bisa menghasilkan kantong plastik biodegradable, tidak akan ditarik pita cukai,” katanya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Asosiasi Riset Sampah Indonesia (Indonesian Solid Waste Assosiation) bakal memberikan penghargaan kembali kepada pelaku ritel yang ramah lingkungan. Ketua Inswa Sri Bebassari mengatakan pelaku ritel yang bakal mendapat penghargaan yaitu yang menggunakan kantong plastik berbahan organik cepat urai (biodegrad-
able) dan telah melakukan program pengurangan penggunaan kantong plastik. Pemprov DKI dan Inswa bakal memberikan penghargaan kepada lebih dari 60 peritel anggota Aprindo. “Ada lebih dari 60 peritel yang telah melakukan program tersebut, 90 persennya merupakan peritel modern,” kata Sri. Sebelumnya Pemprov DKI dan Inswa memberikan penghargaan kepada 23 ritel yang telah menggunakan kantong plastik biodegradable. Data dari Aprindo menyebutkan terdapat 1,8 juta pengguna plastik di Indonesia dan dalam satu tahun satu orang menggunakan 350 kantong belanja plastik. Padahal plastik membutuhkan waktu hingga 1.000 tahun untuk bisa terurai secara alami dan keberadaan plastik juga mengganggu ekosistem dan daur lingkungan. (ant)
Jika ingin mengirimkan CV lengkap Anda, maka kirimkan ke alamat PT. CENTURY FRANCHISINDO UTAMA Jl. Limo No. 40 Permata hijau Senayan Jakarta 12220 Telp. 021-7200981 Ext. 238/209 UP. REVI/RINI Website : www.century-pharma.com Email : recruitmentcfu@pharos.co.id (dengan format Ms. Office 2003 atau PDF versi 7 )
APPLY VIA SMS (Format pengiriman) Posisi _Nama lengkap_Tmpt/Tgl Lahir_Pendidikan Terakhir/BJ Contoh : OS_Bunga Lestari_Jakarta/18/11/86_S1 Kesehatan Masyarakat/BJ Kirim ke 081 11 334 276 atau Anda bisa menghubungi 0858 111 77 414 untuk informasi langsung dijadwalkan PSIKOTES
KESEMPATAN EMAS UNTUK BERKARIR PT. Century Francisindo Utama Bergerak Di Bidang Retail Apotik Yang Terus Berkembang Pesat Dengan Membuka Banyak Cabang Baru.dengan Itu Kami Akan Memberikan Kesempatan Bagi Tenaga-tenaga Muda Yang Energik, Mandiri Dan Memiliki Keinginan Kuat Untuk Belajar, maka Bergabung Bersama Kami Sebagai : Assistant Manager Purchasing (ASM Pur)
Accounting / Finance Supervisor (Fin Spv)
~ Wanita, Maks 28 Tahun ~ S1 Segala Jurusan ~ Mampu Mengelola Tim Kecil ~ Memiliki Pengalaman Min. 1-2 Thn Di Bidang Yang Sama
~ Wanita Single ~ Maks. 27 Tahun ~ S1 Finance / Akuntansi / Ekonomi ~ Memiliki Pengalaman Min 1 Thn Di Bidang Yang sama ~ Mampu Mengelola Tim Kecil
Purchasing Supervisor (Pur Spv)
Logistic Staff (LS)
~ Wanita, Maks. 26 Tahun ~ S1 Segala Jurusan ~ Mampu Mengelola Tim Kecil ~ Memiliki Pengalaman Min. 1 Thn Di Bidang Yang Sama
~ Wanita, Single ~ Maks. 26 tahun ~ S1 segala jurusan ~ Cekatan, Ulet, teliti dan sistematis ~ Area kerja di Jakate, Tangerang
Assistant Manager Programmer (AS Prog) ~ Pria / Wanita Single, Maks. 29 Tahun ~ S1 Tehnik Informatika / Manajemen Informati ka / Sistem Informasi ~ Mampu Mengelola Tim Kecil ~ Memiliki Pengalaman Min. 1-2 Thn Di Bidang Yang S Sama ~ Mampu Mengoperasikan Visual Basic dan SQL Server / Ms. Access ~ Lebih Disukai Menguasai Fox. Pro
Administration Logistic (AL) ~ Wanita, Single. ~ Maks. 23 tahun. ~ SMU sederajat segala jurusan. ~ Area kerja di Jatake Tangerang
Apoteker (Apt) ~ Wanita, maks. 28 tahun ~ S1 Profesi Apoteker ~ Memiliki SP Apoteker ~ Mampu menjalani aktifitas Apoteker dengan waktu penuh (Full Time)
Programmer Supervisor (Prog Spv)
Asisten Apoteker (AA)
~ Pria / Wanita, Single, Maks. 27 Tahun ~ S1 Tehnik Informatika / Manajemen Informati ka / Sistem Informasi ~ Mampu Mengelola Tim Kecil ~ Memilik Pengalaman Min 1 Thn Di Bidang Yang Sama ~ Mamapu Mengoperasikan Visual Basic dan SQL Server / Ms. Access ~ Lebih Disukai Menguasai Fox. Pro
~ Wanita, Single. ~ Maks. 24 tahun. ~ SMF / D3 jurusan farmasi. ~ Pengalaman kerja tidak diutamakan.
Programmer Staff (Prog) ~ Pria / Wanita, Single, Maks. 27 Tahun ~ S1 Tehnik Informatika / Manajemen Informati ka / Sistem Informasi ~ Terbuka Mengoperasikan Visual Basic dan SQL Server / Ms. Access ~ Lebih Disukai Menguasai Fox Pro
Internal Contol Staff (IC) ~ Wanita, Single ~ Maks. 25 tahun. ~ D3 / S1 Segala Jurusan. ~ Bersedia di tempatkan di Jatake, Tangerang. ~ Cekatan, Cermat, dan teliti
Data Analyst Staff (DA) Pria / Wanita, Single Maks. 25 tahun. D3 / S1 Tehnik Informatika / Manajemen Informatika / Sistem Informasi. Mampu mengoperasikan Visual Basic dan SQL Server / Ms.Access. Lebih disukai menguasai Fox Pro. Accounting / Finance Staff (Fin) Wanita, Single Maks 25 tahun. S1 Finance / Akuntansi / Ekonomi Cekatan, cermat dan teliti Opertaion Coordinator Wanita, Single Maks 26 tahun. S1 Segala jurusan (diutamakan Farmasi/ Apoteker). Mampu Mengkoordinasi aktifitas Apotek. Mampu bekerja dalam tim. Operation Supervisor Wanita, Single. Maks. 25 tahun. S1 segala jurusan. Memiliki jiwa pemimpin, komunikatif, dinamis & mandiri. Area penempatan berdasarkan domosili (JABODETABEK)
Operation Staff Wanita, Single. Maks. 24 tahun. D3 segala jurusan. Mampu bekerja sama dalam tim. Area penempatan berdasarkan domosili (JABODETABEK) Operation Officer Wanita, Single. Maks 23 tahun. SMU / D1 segala jurusan. Cekatan, cermat dan teliti Area penempatan berdasarkan domisili (JABODETABEK)
Logistic Supervisor (L Spv) Pria / Wanita, Single. Maks 26 tahun. S1 segala jurusan (Lebih disukai lulusa Apoteker) Mampu mengelola tim kecil *) Keuntungan Yang Anda Dapatkan :
Status Karyawan Tetap, Gaji Pokok, Uang Makan, Uang Transportasi, Insentif, Tunja ngan Pengobatan, Bimbingan Karir Secara Intensif dan Jenjang Karir Yang Terbuka, Serta Training Dasar Dan Training Lanjutan Yang Berkesinam bungan (Biaya Perusahaan) *) Tergantung Posisi Yang Dilamar
PT. CENTURY FRANCHISINDO UTAMA Seiring dengan bertambahnya penduduk Indonesia yang mencapai +240 juta jiwa, maka kebutuhan akan obat dan kesehatan dirasakan sangat penting. Hal tersebut membuka peluang yang sangat besar terhadap bisnis apotek oleh karena itu kami hadir dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan obat yang berkualitas, aman dan terjamin keasliannya. Dengan menggunakan brand image dan sistem jaringan apotek yang kuat dengan nama Apotek Century Pharma atau Apotek Century Healthcare, maka outlet kami terus tumbuh secara periodik dan terus berkembang untuk menyehatkan masyarakat Indonesia. Sesuai dengan Visi dan Misi perusahaan, maka kami hadir untuk menjadi pemimpin dari jaringan farmasi diseluruh Indonesia,serta menyediakan produk-produk yang berkualitas dan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk membantu program pemerintah dalam memberikan jasa pelayanan kesehatan yang terjangkau oleh masyarakat Indonesia. Seiring dengan berkembangnya pertumbuhan apotek kami, maka kami membutuhkan tenaga professional yang enerjik, berkomitmen tinggi, Smart worker, dan Hard worker untuk bisa senantiasa menampilkan perfoma yang terbaik di Apotek Century Pharma.
Bisnis Jakarta, Selasa 22 Februari 2011
4
Bisnis Jakarta, Selasa 22 Februari 2011
5
M nitor
Bisnis Jakarta, Selasa 22 Februari 2011
6
Sinopsis Film Tebus
Bisnis Jakarta/ant
REGULASI FILM IMPOR - Direktur Teknis Kepabeanan Dirjen Bea dan Cukai Heri Kristiono (kanan), dan Direktur PPKC Dirjen Bea dan Cukai Koshari Supriyanto (kiri) menjelaskan tentang peraturan bea masuk film impor di Kantor Dirjen Bea dan Cukai, Jakarta, kemarin.
Aturan Pajak Film Impor Dipersoalkan DPR ANGGOTA Komisi XI DPR RI Vera Vebyanthy mempertanyakan dasar dari diterbitkannya peraturan mengenai pajak film impor. “Komisi XI tidak pernah dijelaskan mengenai rencana penerapan PPh baru ini. Seharusnya ‘kan disampaikan ke DPR karena ini berdampak terhadap masyarakat. Apakah rencana ini dilakukan setelah melewati kajian atau belum,” kata anggota Fraksi Partai Demokrat itu di Jakarta, kemarin. Ia merujuk pada Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak nomor SE-3/PJ/2011 tentang Pajak Penghasilan (PPh) atas Penghasilan Berupa Royalti dan pemberlakuan PPN atas Pema-
sukan Film Impor yang berdampak diboikotnya Indonesia dari peredaran film-film Hollywood. Melihat ramainya tanggapan masyarakat atas keputusan Dirjen Pajak ini, terutama setelah MPAA (Motion Picture Association of America) mengancam memboikot peredaran film Hollywood di Indonesia, Vera menduga pemerintah belum melakukan kajian menyeluruh atas dampak dari pemberlakuan keputusan itu. “Seharusnya ‘kan dikaji dampakdampaknya, sebab kalau film Hollywood dan film-film asing tidak mau masuk ke Indonesia, maka bioskop-bioskop yang ada akan kehilangan penonton dan bisa ditutup. Kalau bioskop ditu-
tup pajak dari pemasukan bioskop yang cukup besar justru jadi hilang,” katanya. Selain itu, jika bioskop-bioskop itu tutup maka dampaknya akan sangat besar dengan munculnya pemutusan hubungan kerja para karyawan bioskop, yang menurut Vera bisa mencapai 100.000 orang di seluruh bioskop jaringan “21 Theater” di seluruh Indonesia. Tutupnya bioskop-bioskop itu, juga akan berdampak terhadap industri film nasional yang tak memiliki tempat untuk penayangannya. Belum lagi jika memperhitungkan dari berkurangnya pendapatan mal-mal besar jika bioskop yang ada di mal tutup dan menu-
Pemerintah Siapkan
Paket Keringanan Pajak Film PEMERINTAH melalui Kementerian Kebudayan dan Pariwisata sedang mempersiapkan kebijakan keringanan pajak terhadap film nasional serta pajak film impor menjadi satu paket. “Paling lambat 30 Maret (kedua kebijakan pajak) bisa diumumkan bersamaan karena kita akan mengemasnya menjadi satu paket, dan 30 maret sesuai dengan momentum Hari Film Nasional,” kata Menbudpar Jero Wacik di Jakarta, kemarin. Tiga instansi yaitu dirjen pajak, dirjen bea cukai, dan dirjen Nilai Budaya Seni dan Film (NBSF) tengah mengkaji persentase pengurangan PPN untuk pembuatan film lokal. Semula PPN
film ditetapkan sebesar 10 persen serta bea masuk barang impor plus PPh dan PPn sebesar 23,75 persen, di mana pajak itulah yang berlaku saat ini. “Kebijakan ini semata-mata untuk mendorong perkembangan industri film nasional, namun juga tidak mematikan film-film impor, jadi kita akan memelihara karena film impor yang bagus-bagus bisa membuat film Indonesia ikut menjadi kreatif,” ujar Menbudpar. Jika pengurangan pajak juga diberlakukan bagi film impor, diharapkan pihak importir harus bersedia berkomitmen untuk ikut mendukung penciptaan iklim yang lebih kondusif bagi perfilman nasional. Ia mencon-
tohkan, importir idealnya turut serta membantu menambah layar yang saat ini hanya tersedia sebanyak 600 layar di dalam negeri. Imbal balik yang saling menguntungkan tersebut, menurut Menteri akan sangat fair dan membantu mendorong kemajuan perfilman Tanah Air. “Bisa saja kita berikan bea masuk sebesar nol persen kepada film impor, tapi apa timbal baliknya kepada industri film nasional. Tapi itu semua mungkin saja jika mereka (importir) mau menambah layar sekitar 400 layar per tahun, jadi sama-sama fair,” demikian Menbudpar. (ant)
Sonny J-Rocks Project
JANNU Dengan Single Kedua ‘Wajahnya’
SETELAH sukses berkarir bersama J-Rocks, Sony sang Gitaris J-Rocks ini mencoba menguji kemampuannya untuk menggarap album ‘Free My Soul’ milik JANNU sebagai Music Director. Berbekal pengalamannya di dunia musik lahirlah suatu karya kolaborasi yang baru dan segar untuk blantika music tanah air. Sony mencoba menuangkan talenta musiknya sebagai produser musik. Berkolaborasi dengan artis pendatang baru dengan
suara berkarakter membuat Sony bisa menyalurkan pengalaman musiknya bersama JRocks dan menuangkannya dalam sebuah kolaborasi berbobot dengan Jannu. Ku sudah tak percaya cinta.. Hingga kulihat wajahnya.. Aku sudah berputus asa.. Lalu kutatap matanya.. Patah hati karena cinta memang sangatlah menyebalkan. Tapi apakah setelah itu cinta berhenti bekerja? Seseorang bisa saja kembali meluluhkan hatimu… Itulah yang mencoba disampaikan Jannu dalam single keduanya bertajuk ‘Wajahnya’. “Tembang bernuansa akustik ini sangat pas dalam mengekspresikan cinta. Bisa membuat siapa saja berangan-angan akan sosok yang paling mereka cintai,” ungkap vokalis ganteng kelahiran 13 Januari 1987 ini. “Easy listening tentu saja. Cinta itu mudah dirasakan, begitu juga dengan lagu ini. Aku tidak lagi melafalkan lirik yang ‘nakal’ seperti di single perdana,” tambah Jannu. Seperti diketahui di single
pertamanya, Jannu hadir dengan lirik-lirik nakal menggoda penuh percaya diri khas anak muda lewat lagu ‘Cinta Tak Cukup Satu’. Jangan sepelekan “katakata ajaib” berbalut karakter vokal Jannu yang manis namun lugas dalam sentuhan musik Sony J-Rocks di single kedua ini. Di single Jannu yang kedua, Sony J-rocks mengisi bagian interlude-nya dengan iringan melodi yang “menggigit” dan dinamis, menambah indah suasana jatuh cinta. “Karakter suara Jannu membuat aku geregetan dan tertarik untuk membantunya mewujudkan impian. Karena sudah lama kenal Jannu, ini memudahkan aku untuk mengeksplor kemampuan vokalnya. Dan aku bisa leluasa pula dalam menuangkan idealisme musik yang berbeda dengan J-Rocks,” jelas Sony. “Love will find the way to make it happen..” Begitu juga dengan terjadinya lagu ini.Cinta membuat Jannu menemukan notasi ceria dan centil untuk lagu ini. Kala itu dalam remang Jannu memandangi foto gadis cantik di layar ponselnya. Akhirnya semua nada-nada indah itu pun keluar mengalir dari imajinasinya. (pik)
runkan jumlah pengunjung. “Jadi Dirjen Pajak jangan mencoba menangkap paus tapi dampaknya ikan teri yang sudah dijaring justru lepas. Ini coba dikaji lagi dan sebaiknya dicabut saja ketentuannya,” katanya. Mengenai pertimbangan pemerintah yang mengeluarkan aturan ini agar sepadan dengan pajak yang dikenakan terhadap film-film nasional, Vera mengatakan justru pajak terhadap film nasional harus dihapuskan. “Kalau pertimbangannya karena pajak film nasional, hapuskan saja pajak film nasional karena sekarang juga perkembangannya tidak terlalu bagus. Nanti setelah semakin maju, bisa
dikenakan pajak secara bertahap,” katanya. Sebagai bagian dari masyarakat, Vera juga mengkhawatirkan hilangnya film asing di Indonesia yang mengurangi hak masyarakat sebagai konsumen untuk memilih tontonan atau hiburan yang disukainya. “Apa masyarakat mau nonton film nasional yang kebanyakan horor dan komedi yang tidak menarik itu,” katanya bernada tanya. Komisi XI DPR RI akan segera memanggil Dirjen Pajak serta instansi terkait mengenai kebijakan ini yang lebih banyak negatifnya daripada keuntungannya. (ant)
RONY Danuatmaja (Tio Pakusadewo) adalah seorang pebisnis sukses yang sangat mengagungkan kebesaran nama keluarganya. Bagi Rony, nama Danuatmaja adalah segalanya. Sesuatu yang patut di jaga meski harus berkorban darah dan nyawa. Namun suatu ketika, Alaric (Revaldo), anak sulung sekaligus calon penerus satu-satunya kerajaan bisnis Danuatmaja ditemukan tewas di kamarnya karena overdosis. Terpukul karena kejadian itu, Rony, Sisca (Chintami Atmanagara) bersama kedua anaknya yang lain, Ludmilla (Sheila Marcia) dan Karissa (Luna Sabrina), kemudian pergi ke villa mereka untuk menenangkan diri. Namun harapan mereka ternyata jauh dari kenyataan. Di vila tersebut, keluarga Danuatmaja justru dihadapkan pada terror yang menanti dan membuat nyawa mereka lalu berada di ujung tanduk. Apakah yang sebenarnya terjadi? Siapa yang menginginkan kematian mereka? (*)
Jurnalis Kecewa Kaset Liputan Iron Maiden Dirampas JIMBARAN - Jurnalis yang meliput konser Iron Maiden di Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, kawasan Nusa Dua, Bali, dibuat kecewa oleh sikap panitia yang melakukan penyisiran dan langsung merampas kaset serta “memory card” kamera foto para wartawan. Pada konser yang berlangsung sejak Minggu (20/2) malam hingga Senin dini hari itu, hanya beberapa fotografer yang lolos dari penyisiran dan perampasan, sedangkan kameramen dari berbagai stasiun televisi harus rela tanpa gambar hasil liputannya. “Setelah mengambil gambar, ada panitia yang mengaku ‘security’ Iron Maiden langsung merampas kaset liputan saya dan temanteman kameramen lainnya,” kata Putu Setiawan dari SCTV. Meski dia telah menyampaikan berbagai argumentasi, namun petugas keamanan berperawakan pendek gemuk itu tetap ngotot meminta kaset liputan yang terpaksa harus langsung diambil dari kamera video tersebut. “Dengan terpaksa saya dan kawan-kawan menyerahkan kaset hasil liputan tersebut.
Kami sangat menyesalkan tindakan perampasan yang tanpa didahului pemberian penjelasan. Sungguh tidak menghargai tugas jurnalis,” kata Wawan, panggilan akrab Putu Setiawan. Penyesalan atas sikap panitia yang dianggap tidak menghargai tugas jurnalis, juga disampaikan oleh Murya, kameramen SunTV, yang kaset hasil liputannya juga dirampas oleh panitia. Sementara fotografer Harian Radar Bali, Miftahuddin Halim, juga tak bisa lepas dari aksi perampasan memory card kamera foto miliknya oleh petugas keamanan dari grup band asal Inggris itu. Ketatnya pengamanan dalam konser itu membuat konser yang diawali penampilan grup metal Rise To Remain Band, juga membuat para pengunjung sulit mengabadikan konser langka tersebut. Sejak di pintu masuk, semua penoton diperiksa dan dilarang membawa makanan, minuman maupun kamera. Semua makanan dan minuman bawaan penonton dirampas, hingga terlihat menumpuk di lokasi sekitarnya. Namun khusus untuk jurnalis, tetap diperkenankan masuk den-
gan membawa kamera foto maupun kamera video. Namun begitu usai mengambil gambar, langsung diminta menyerahkan semua hasil rekaman/jepretan mereka. Ketatnya pengamanan terasa sejak kedatangan grup Iron Maiden di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Sabtu (19/2), sehingga wartawan juga sulit mendapat akses informasi maupun untuk keperluan mengambil gambar sang vokalis Bruce Dickinson dan lima personel lainnya. Tidak ayal mereka kesal terlebih tidak ada informasi secara jelas yang bisa diakses, termasuk pengurusan kartu identitas peliputan yang dinilai cukup sulit. Sebelum konser dimulai, tak ada informasi atau pemberitahuan dari panitia yang disampaikan kepada media tentang ketentuan atau hal-hal yang boleh dilakukan oleh para peliput. Sebelumnya sempat ada informasi, bahwa menjelang konser diberikan penjelasan kepada awak media. Namun hingga acara berlangsung, tidak ada panduan atau informasi apapun dari panitia yang disampaikan kepada para wartawan. (ant)
Deddy Mizwar
Acara TV // Selasa, 22 Februari
2011
Melalui Satelit Palapa C2/ Telkomvision 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 10.00 10.30 11.00 12.05 12.30 13.00 13.30 14.00 14.30 15.30 16.00 17.00 17.30
22.00 22.05 23.00 23.30
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Seputar Bali Pagi Bali Channel Lintas Mancanegara Lejel Home Shopping Halo Kamtibmas Ruang Prupa Jaco Surabaya Lejel Timur Home Shopping Dharma Wacana Berita Siang Lejel Timur Home Shopping Klip Bali Jaco Surabaya Lila Cita Gita Shanti Upakara Nangun Yadnya Dharma Wacana Meningkatkan Srada Bakti Kehadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa Bag.4 Puja Trisandya Seputar Bali RTRW/ Diskusi Tata Ruang Orti Bali Lila Cita Lintas Mancanegara Sekilas Berita Wirasa Raibnya Daya Tuk Melangkah Di Panji Sekilas Berita Lila Cita Suluh Indonesia Bali Channel
06.30 07.00 08.00 08.30 09.00 09.30 10.00 10.30 11.00 12.00 12.30 13.00 13.30 14.00 14.30 15.00 16.00 16.30 17.00 17.30 18.30 19.00 20.00 20.30 21.30 22.00
Seputar Bandung Raya Klip Parahyangan Lintas Mancanegara Warisan Nusantara Dunia Kita Cooking Star FB Dangdut Non Stop Hits+JatisIklan Sekar Manis Klip Parahyangan Cooking Star Tanggara Pasundan Cooking Star Midang Happy Holly Kids BKKBN Klinik Totok Perut Dunia Kita Cooking Star Klip Parahyangan Seputar Bandung Raya Dialog Interaktif Music Holic Balad Persib RE-Aksi Lintas Manca Negara
18.00 18.10 19.00 19.30 20.00 21.00 21.35 21.35
Minta Keadilan SINEAS Deddy Mizwar meminta pemerintah agar tidak mau ditindas importir film asing dalam hal pajak film asing yang beredar di Tanah Air. “Saya lihat pajak film asing di Thailand lebih mahal daripada di Indonesia. Di negara gajah putih itu, pajak untuk satu paket film asing sebesar Rp 30 juta dan tidak masalah. Di Indonesia, yang hanya Rp 2 juta, mereka keberatan,” lontar Deddy Mizwar di kantor Kementerian Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, baru-baru ini. Sutradara film ’Naga Bonar Jadi Dua’ ini menegaskan, sineas Tanah Air meminta keadilan jika memang pajak terhadap film asing masih terlalu murah. ”Kita jangan mau ditindas importir film Amerika. Masih banyak kok film asing non-Amerika yang berkualitas, seperti dari
Eropa, India dan Mandarin dan film yang diimpor itu film bagus,” ungkap Deddy. Deddy heran ada agenda apa sehingga mereka menekan Indonesia. ”Dulu ketika ada isu monopoli, Amerika menekan kita dan tak mau menerima kayu
lapis dan garmen. Sineas Indonesia enggak mau boikot MPAA meski mereka mendominasi peredaran film impor di seluruh dunia, tapi kita minta keadilan yang wajar,” cetus Deddy lagi. Sebagai negara berdaulat, setiap warganegara Indonesia wajib bayar pajak. “Tapi mereka keberatan dan berteriak pajaknya terlalu tinggi. Ini kan menyesatkan. Karena mereka bisa mengadu pemerintah dengan masyarakat film Indonesia,” jelas Deddy. Deddy yakin bioskop di negara kita tak akan mati, meski pasokan film dari Hollywood tidak ada. ”Kita butuh film-film bagus dari Eropa, Iran dan China yang terus terang, mutu ceritanya lebih bagus daripada film-film Hollywood,” tegas Deddy. (pik)
Cerem nial
Bisnis Jakarta, Selasa 22 Februari 2011
7
Pemerintah Bangun
15 Jalan Tol Di Jatim
SURABAYA - Pemerintah bakal membangun 15 ruas jalan tol di Provinsi Jawa Timur dalam kurun waktu 20 tahun. “Rencana itu tertuang dalam draf Raperda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Jatim periode 2009-2029,” kata Sekretaris Pansus Raperda RTRW DPRD Jatim Irwan Setiawan, di Surabaya, kemarin. Beberapa jalan bebas hambatan yang dibangun dalam periode itu meliputi ruas Solo (Jateng) hingga Mantingan (Jatim), Mantingan-Ngawi, Ngawi-Kertosono, KertosonoMojokerto, Mojokerto-Surabaya, Aloha-Wonokromo-Tanjung Perak, Bandara JuandaTanjung Perak, Gempol-Pandaan, Pandaan-Malang, Gempol-Pasuruan, PasuruanProbolinggo, ProbolinggoBanyuwangi, Gresik-Tuban, dan Demak (Jateng)-Tuban (Jatim). Proyek lainnya yang masuk dalam draf Raperda RTRW itu adalah ruas jalan tol PorongGempol, yang merupakan relokasi dari jalan tol yang rusak terkendala semburan lumpur panas PT Lapindo Brantas. “Yang menjadi persoalan sampai sekarang adalah masalah pembebasan lahan,” kata Irwan. ZKarena itu, ia minta pemerintah pusat, Pemprov Jatim, dan pemerintah kabupaten/kota harus melakukan koordinasi secara intensif terkait dengan pembebasan lahan tersebut. Pansus Raperda RTRW dalam pembahasan nanti akan meminta penjelasan kepada pihak terkait mengenai persoalan tersebut. “Saat ini saja, pembangunan jalan tol Surabaya-Mojokerto dan pengganti tol PorongGempol masih terkendala pembebasan lahan,” katanya. Sejauh ini di Jatim sudah terdapat beberapa ruas jalan bebas hambatan, yakni Surabaya-Porong, Surabaya-
Gresik, Waru-Bandara Juanda, dan Jembatan SurabayaMadura (Suramadu). Dalam draf Raperda RTRW termuat rencana sistem jaringan transportasi darat, laut, dan udara. Rencana pengembangan sistem jaringan transportasi tersebut dimaksudkan untuk mengembangkan sistem transportasi yang mengintegrasikan antarpusat pengembangan, antarpulau, pendukung perdagangan ekspor komoditas unggulan, dan pembuka akses wilayah tertinggal terutama di wilayah selatan Jawa Timur dan Kepulauan Madura serta pembuka akses wilayah terisolasi di pulaupulau kecil. Rencana pengembangan sistem jaringan transportasi darat meliputi jaringan jalan, jaringan kereta api, dan akses jalan menuju transportasi sungai, danau, dan penyeberangan. Sistem jaringan jalan terdiri atas prasarana jalan umum yang dinyatakan dalam status, fungsi, dan sistem jalan. Menanggapi hal itu, Ketua Harian DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKT) Jatim, Yusuf Husni, menyatakan keprihatinannya karena pembangunan jalan tol semakin mempersempit lahan pertanian. “Lahan pertanian di Jatim mengalami penurunan hingga 40 persen setiap tahunnya. Penyebabnya adalah pembangunan infrastuktur terutama jalan tol. Kalau ini dibiarkan, maka petani akan gulung tikar,” katanya. Ia menyebutkan 3.800 hektare lahan pertanian di Jatim terkonversi menjadi lahan nonpertanian tiap tahunnya sejak 2004. Sebagian besar adalah lahan sawah yang luasnya mencapai 2.798 hektare. Lahan pertanian itu tersebar di kawasan lumbung pangan, yakni di lembah Bengawan Solo dan kawasan Malang. (ant)
Bisnis Jakarta/ade
PRODUK KREATIF - Pengunjung menghadiri pameran produk kreatif dalam acara Frenchise Expo yang digelar di Kalibata City, Jakarta Selatan. Pameran produk kreatif ini bertujuan untuk menggiatkan usaha produk kerajinan asal Jakarta.
Industri Teh Indonesia
Belum Berkembang JAKARTA - Industri teh Indonesia belum berkembang karena orientasi produsen lokal masih untuk ekspor dalam bentuk bahan baku sehingga marginnya tidak optimal, kata Direktur Pemasaran dan Promosi Dewan Teh Indonesia Andrew T Supit. “Produsen lokal teh hingga saat ini masih berorientasi ekspor dalam bentuk bahan baku. Ironisnya, masuk kembali ke Indonesia dalam bentuk kemasan dengan harga jauh lebih mahal dibanding teh lokal,” kata Andrew T Supit kepada pers di Jakarta, kemarin.
Bisnis Jakarta/ant
LAYANAN AIR BERSIH - Petugas PT Aetra Air Jakarta (kiri) melayani pelanggan mendaftar pemasangan baru layanan air bersih, di Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) Aetra Gudang Air, Pasar Rebo, Jakarta, kemarin.
Pemerintah Kembangkan
Biogas Untuk IKM
PEMERINTAH akan meningkatkan pengembangan teknologi biogas sebagai sumber energi khususnya untuk kalangan industri kecil dan menengah (IKM).
Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Euis Saedah di Jakarta, kemarin mengatakan, penerapan biogas bisa menjadi solusi dalam penggunaan energi yang efisien bagi sektor IKM untuk menopang proses produksi. “Pengembangan Biogas belum diarahkan kepada dukungan terhadap pemenuhan eksistensi dan peningkatan 3,8 juta IKM , Padahal pengembangan Biogas sangat sesuai dengan karakter IKM yang terpisah-pisah pada skala kecil dan berdiri sendiri,” katanya dalam Seminar Series on Green Productivity Theme: Biogas is the best renewal energy alternative for Indonesia. Jumlah IKM saat ini lebih dari 3,8 juta unit usaha yang menyerap sekitar 8,75 juta tenaga kerja, yang mana 90 persen adalah industri kecil dan sisanya industri menengah dengan pengelompokan sektor pangan, kimia, bahan bangunan, sandang, kerajinan dan logam serta elektronika. IKM sub-sektor pangan, kimia bahan bangunan dan log-
am merupakan kelompok IKM yang pemakaian energi atau BBM dalam kapasitas besar. Adapun jenis energi BBM yang banyak digunakan oleh IKM adalah minyak tanah, batu bara, elpiji dan kayu bakar. Langkah substitusi minyak tanah ke gas dan batubara telah dilakukan mulai tahun 2008 dan diikuti penyesuaian teknologi dan investasi. “Secara khusus, IKM belum mengggunakan biogas untuk produksi, masih dalam penggunaan keperluan rumah tangga. Penggunaan biogas oleh IKM lebih mudah diterapkan pada sentra IKM di pedesaan dengan populasi ternak sebagai pasokan bahan baku biogas”, tambahnya. Di sentra IKM produk sapi dan olahan daging sapi yaitu abon, dendeng dan susu dapat menggunakan biogas hasil olahan kotoran ternak sapi di Bandung dan Boyolali. Sentra penyulingan minyak atsiri biasanya di daerah pedesaan dapat menggunakan biogas dari kotoran ternak di sekitar lokasi Garut, Kuningan dan
Banyumas. Sementara itu Ketua Kamar Dagang Indonesia, Suryo Bambang Sulisto menyatakan, pemerintah perlu memberikan insentif dalam rangka upaya mengembangkan energi biogas di Indonesia. “Pemberian insentif ini diperlukan agar masyarakat dapat beralih ke energi alternatif,” katanya. Ditegaskannya, sejak dikembangkan dari 20 tahun lalu, saat ini tercatat baru sebanyak 14 ribu unit alat pengembang biogas yang berada di Indonesia. “Kadin memiliki target untuk memasang sebanyak satu juta unit hingga tiga tahun mendatang,” ujarnya. Menurut dia, pengembangan biogas belum optimal dilakukan di Indonesia, karena penerapan energi ini masih bersifat proyek percontohan dan belum ada dukungan yang konkret dari pemerintah seperti kebijakan subsidi. Hambatan lainnya yang dihadapi, lanjutnya, masih tingginya biaya pembuatan biogas bagi kalangan rumah tangga maupun usaha kecil menengah yang merupakan target utama dalam pengembangan biogas. Pembuatan satu unit teknologi biogas diperkirakan menelan dana sekitar Rp10 juta. (ant)
Padahal, yang paling ideal adalah mengekspor teh dalam bentuk kemasan sehingga nilai jualnya lebih baik ketimbang mengekspor bahan baku. Harga ekspor bahan baku teh saat ini sekitar 2,5 dolar AS per kg. Untuk itu, diperlukan kesadaran semua pihak agar mata rantai industri teh mulai dari penyiapan lahan hingga memasarkannya dalam bentuk kemasan, industrinya bisa tumbuh sehingga akan berujung pada tingkat kesejahteraan pelaku hulu-hilir. “Apalagi, sebagian besar pasar Indonesia sudah cukup akrab dengan kata teh hingga menja-
di minuman. Jadi, potensinya luar biasa untuk dikembangkan industrinya,” katanya. Ia berpendapat, banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi teh, salah satunya revitalisasi dan memperluas kebutuhan lahan perkebunan teh. “Sekalipun revitalisasi teh tidak terjadi dan luas lahan teh tidak bertambah, hal ini bisa diantisipasi dengan diversifikasi teknologi,” katanya. Hingga saat ini, produksi teh Indonesia tersentralisasi di Jawa Barat, totalnya mencapai 77 persen dari seluruh hasil produksi yang ada secara na-
sional. “Artinya, produksi teh sebenarnya masih memiliki kesempatan berkembang di provinsi lainnya dan ini adalah kesempatan bagi para investor dalam negeri,” katanya. Selain itu, perlu ada sosialisasi tersendiri untuk meningkatkaan produksi dan juga konsumsi teh nasional. “Kegiatan sosialisasi ini perlu melibatkan banyak komponen terkait dengan industri teh termasuk pemerintah untuk dapat menggerakkan kejayaan teh Indonesia yang dulu sempat masuk peringkat tiga besar produsen teh dunia. Mulai dari
petani teh hingga ke pelaku industri harus segera bersinergi,” katanya. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, produksi teh nasional 2010 mencapai 150.342 ton dengan areal tanam seluas 124.573 hektare. Jumlah panen pada 2010 ini lebih rendah ketimbang produksi 2009 yang mencapai 157.000 ton dengan total luas areal tanam 123.506 hektare. Kementerian Pertanian mematok target produksi teh nasional sebanyak 171.000 ton. Sedangkan, luas areal tanam diupayakan bisa bertambah menjadi 130.000 hektare. (ant)
Metro Bekasi
Bisnis Jakarta, Selasa 22 Februari 2011
8
PT LSG Belum Bayar Pesangon
Pembangunan Perumahan di Jakasampurna Disoal BEKASI –Rencana pembangunan perumahan milik PT Artha Debang Development yang berlokasi di RT 09 RW 01, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat disoal sejumlah warga. Pasalnya, surat pernyataan tetangga yang telah ditandatangani oleh Lurah Jakasampurna dan sejumlah saksi dinilai tidak relevan dan cacat hukum. Demikian dikatakan Ketua RT 09, Adi Suryadi, kepada Bisnis Jakarta (21/2). Adi Suryadi Adi mengaku sebagai ketua RT setempat tidak dilibatkan oleh pihak kelurahan terkait surat pernyataan tidak keberatan para tetangga sebagai salah satu syarat untuk pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB). “Saya tidak dilibatkan dan sampai saat ini saya tidak pernah menandatangani surat pernyataan tetangga yang akan digunakan untuk mengurus IMB,” tegasnya. Keengganan menandatangani surat pernyataan itu, kata Adi, disebabkan persoalan tanah jalan sepanjang 60 meter dan lebar 3 meter yang menjadi jalan lingkungan (Jaling) tanpa ada ganti rugi dari pihak pengembang. Padahal, jalan itu masih sah milik keluarganya. “Jalan itu untuk kepentingan warga, namun jika jalan lingkungan itu digunakan untuk perumahan dan menjadi ajang bisnis, tentunya harus ada kompensasi untuk warga,” paparnya. Adi mengaku hingga tahun 2009 lalu, pihaknya masih membayar PBB untuk tanah keluarganya yang dijadikan jalan lingkungan bagi warga. “Jalan itu masih sah milik keluarga saya, karena saya masih membayar pajak hingga 2009 lalu,” ungkapnya. Terkait kompensasi, diwilayah tersebut terdapat 32 kepala keluarga (KK) yang menuntut sebesar Rp15 juta per KK. Sedangkan pemilik lahan menuntut kompensasi sewa lahan sebesar Rp100 juta pertahun. “Ya, kami memang meminta kompensasi kepada developer sebesar itu,” katanya. Selain masalah jalan, Adi mengungkapkan, pembangunan perumahan itu juga akan terganjal oleh lahan yang digunakan sebagai pembuangan air milik warga bernama Amar. “Saluran air yang digunakan itu milik Bang Amar dan yang bersangkutan juga meminta ganti rugi sebesar Rp100 juta,” pungkasnya. (ars)
Pasang Iklan Disini gak Ada Ruginya Hubungi Marketing Iklan Kami:
Telp (021) 37867330 (021) 92961649
doc: bjbekasi
PENGUSUTAN: Tim dari Inspektorat wilayah I, saat memberikan form surat pernyataan bagi para pengurus rumah ibadah.
Inspektorat Belum Temukan Pemotongan Dana Hibah BEKASI – Janji Wakil Walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang akan menuntaskan isu pemotongan dana hibah untuk pembangunan rumah ibadah dibuktikan. Tim kecil dari inspektorat langsung turun kelapangan mengusut isu pemotongan yang sempat mencoreng citra Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Tak kurang dari empat personil petugas inspektorat wilayah I yang dipimpin Dadang Ginandjar diterjunkan di Kecamatan Bekasi Barat. “Kami ditugaskan untuk mengusut isu pemotongan dana hibah dan kami tidak mengintervensi kasus tersebut,” ujar Dadang membuka dialog dengan para pengurus rumah ibadah di Aula Kecamatan Bekasi Barat, Senin (21/2). Dijelaskan Dadang, Jika dalam pengusutan dana hibah itu ditemukan pemotongan, pihaknya akan melaporkan ke Wakil Wa-
Hasanaat, Jalan Bintara 8 sebesar Rp19 juta, Masjid Attaqwa Harapan Baru Regency sebesar Rp47,5 juta dan tersisa Rp22,5 juta dan Masjid Al-Mujadid, Kota Baru Bekasi sebesar Rp47 juta. “Untuk diwilayah Kecamatan Bekasi, pihak Kesos tidak memproses dua proposal dengan total anggaran Rp37 juta,” bebernya. Pada pertemuan denga para pengurus itu, pihak Inspektorat Kota Bekasi membagikan form pernyataan yang diisi dan ditandatangani para pengurus rumah ibadah yang hadir. “Form itu diisi sesuai dengan kondisi saat diterimanya dana hibah yang masuk kerekening. Jika ada pemotongan oleh oknum, isi saja, karena form itu akan menjadi acuan untuk bahan laporan ke wakil walikota,” tegasnya. Dari pertemuan itu, tidak ada satupun pengakuan para pengurus masjid dan majelis taklim yang
merasa dana bantuan dari Pemkot Bekasi dipotong oleh oknum yang mengatasnamakan Wakil Walikota Bekasi. “Diwilayah kami mengajukan tiga proposal. Dana bantuan untuk dua proposal sudah turun dan tidak ada pemotongan, sedangkan satu proposal untuk Majelis Taklim Rhodatul Mu’taalimin di pending oleh Bagian Kesos Kota Bekasi,” ujar Ketua RW 011, H Sayuti. Sementara, Pengurus Masjid Daarul Mutaqien, Harapan Baru, Kota Baru, Ramli Razak juga mengaku dana hibah yang ditransfer Pemkot Bekasi tidak dipotong. Namun demikian, ia didatangi oleh A yang mengaku suruhan oknum dewan yang meminta fee sebesar 10 persen. “Atas kesepakatan para pengurus masjid, A kami beri Rp1 juta sebagai uang jasa,” ungkapnya. (ars)
Oknum DKM Dituding ‘Sunat’ Dana Hibah BEKASI – Pengusutan isu pemotongan dana hibah untuk bantuan pembangunan sarana ibadah oleh Inspektorat Kota Bekasi di Aula Kecamatan Bekasi Barat mulai menemui titik terang. Setelah para pengurus masjid dan majelis taklim tidak ada yang mengaku telah terjadi pemotongan oleh oknum Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan anggota dewan, muncul nama baru oknum pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM) di Kelurahan Jakasampurna yang diduga menggunakan dana hibah itu untuk kepentingan pribadi. Hal itu dika-
Menyelenggarakan Program: • Manajemen MKP dan Akutansi • Sistem Pembelajaran - Komunitas - Tutor Visit - Distance Learning • Syarat PAUD & TK, SD & SMP SMU IPA/IPS Sekretariat & Tempat Pendaftaran KTC Hypermall, Kelapa Gading Jalan Boulevard Barat Raya lt 1 Blok D 17 No 03-05 Jakarta Utara Telp (021) 458 59079
likota Bekasi. “Kami akan langsung melaporkan ke wakil walikota jika pada pengusutan ditemukan pemotongan dana hibah,” paparnya. Menurutnya, pada saat pencairan dana hibah, pengurus Masjid diminta membuat surat pernyataan yang diantaranya bersedia diaudit oleh pihak berwenang dan bersedia membuat laporan. “Kami berharap para pengurus menyebutkan siapa saja yang memotong dana hibah itu agar terbuka untuk umum dan tidak menimulkan fitnah dikemudian hari,” katanya. Diungkapkan Dadang, berdasarkan data Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kota Bekasi, ada empat majelis taklim yang di pending pencairan dana bantuan itu. Keempatnya adalah, Majelis Taklim Rhodatul Mu’taalimin Kampung Pulo Gede, Jakasampurna sebesar Rp19 juta, Azziyadatul
• • • • • • •
takan Ketua DKM Darurrahman, MA Djumli, usai pertemuan dengan Inspektorat Kota Bekasi, Senin (21/2). Berdasarkan bukti transfer bank oleh Pemkot Bekasi ke nomor rekening DKM Darurrahman terkait bantuan dana hibah pembangunan rumah ibadah adalah sebesar Rp10 juta. Namun, hingga saat ini, pihak DKM belum menerima dana bantuan itu. “Hingga saat ini, dana bantuan itu belum bisa digunakan untuk pembangunan masjid karena memang dana itu gak ada,” ungkapnya. MA Djumli mengaku, proses
Tehnik Komputer Tehnik Mesin Tehnik Sipil Tehnik Arsitektur Tehnik Elektro Manajemen MKP Akuntansi
Sekretariat Kampus B Gedung Miradz Graha Lt2 Jalan Dewi Sartika No 317 Cawang II - Jakarta Timur Telp (021) 808 70781, 982 90259
DISTRIBUTOR PULSA INDONESIA
Melayani Pendaftaran : Chip Multi Operator ( Harga Murah , Transaksi Wahhh ) Mkios, Sev, E-Axis , Fkios, isiEsia, E-Smart, FrenEvo Dll
Harga Terjamin & Pelayanan Memuaskan Segera Kunjungi Outlet kami di : Jalan Mekar Sari No 10 B (Pinggir Rawa) Bekasi Telp (021) 880 7652, 9383 7999, 883 58305
pencairan dana bantuan itu diurus oleh Wakil Ketua DKM berinisial AA. Namun anehnya, dana bantuan hibah yang sudah keluar bukti transfer dari bank tersebut tidak ada. “Saya pernah menanyakan kepada AA, ia menjawab uang itu habis dibagi-bagikan kepada sejumlah orang,” bebernya seraya mengaku tidak tahu kepada siapa saja dana itu dibagikan.
Dengan tangan gemetar, pria uzur berumur 81 tahun itu menandatangani surat pernyataan dari Inspektorat Kota Bekasi. Dalam form surat pernyataan itu, Djumli mengisi dana bantuan sebesar Rp10 juta dan dana yang diterima sebesar Rp4 juta. “Saya mengisi apa adanya, karena memang seperti ini kenyataannya,” pungkas MA Djumli. (ars)
MA Djumli saat menunjukkan surat pernyataan yang ia buat
BEKASI - Mediasi antara perwakilan manajemen PT Lestari Santika Garmen (LSG) dan beberapa mantan karyawan yang menuntut uang pesangonnya dibayar menemui jalan buntu. Mediasi yang difasilitasi oleh Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi tersebut membuat kecewa mantan karyawan yang mengaku belum dibayar sejak 2008 lalu. “Kami sejak tahun 2008 sampai sekarang belum diberikan pesangon dari perusahaan, alasan yang dikemukakan, karena kondisi perusahaan sedang bangkrut dan tidak ada uang untuk membayar hak kami itu,” ujar Sa’anah yang mengaku sudah bekerja di PT LSG selama 13 tahun, kepada Bisnis Jakarta, Senin (21/2). Anehnya, kata Sa’anah, saat ini PT LSG kembali beroperasi dan merekrut karyawan baru. “Aneh satu sisi kami yang bekerja sudah belasan tahun di PHK dengan alasan perusahaan sedang bangkrut, dilain sisi perusahaan merekrut karyawan baru, ini jelas manajemen PT LSG telah melakukan kebohongan,” katanya. Sementara, Kepala Human Resourch Development (HRD) PT LSG, Hardoyo mengaku perusahaan tidak mempu membayar pesangon 407 karyawan yang di PHK karena kesulitan keuangan. “Kami tidak bangkrut, tapi kami sedang kolaps dan kesulitan keuangan,” kelitnya. Menyikapi hal itu, anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Demokrat, Arwis Sembiring langsung menghentikan pertemuan tersebut karena utusan dari manajemen PT LSG tidak dapat menjawab tuntutan mantan karyawannya itu. “Pertemuan terpaksa dihentikan karena pihak perusahaan tidak bisa memberi kepastian soal pembayaran uang pesangon itu,” tandasnya. Agar tidak berlarut-larut, Komisi D akan memanggil pemilik perusahaan. “Kami akan undang lagi dalam pertemuan berikutnya, dan pemilik PT LSG harus hadir dan jangan diwakilkan kepada bawahannya, karena mereka itu kan pekerja juga yang tidak tahu secara detail kondisi keuangan perusahaan,” pungkasnya. (nen)
PMT Gizi Buruk Hanya Rp 1500 CIKARANG – Alokasi dana bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) sebesar Rp1500 per hari dan per anak selama 90 hari di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi dinilai tidak memadai karena hanya mampu meng-cover 50 persen dari total penderita gizi buruk diwilayah setempat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Puskesmas Kecamatan Babelan, Alamsyah usai sidak yang dilakukan Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi, ke 2 orang anak penderita gizi buruk, yakni Abdul Faih (10) dan Priska Zalianti atau Dea (4) serta penderita tumor Linda Putri (11), kemarin. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Babelan yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah dan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Sebelumnya, berat badan Abdul Faih, buah hati pasangan Ahmad (42) dan Nenti (38) hanya sekitar 15 kilogram jauh dibawah berat normal anak seusainya. Sementara Dea, Putri pertama pasangan Rosidi (28) dan Saini (26) berat badannya hanya sekitar 6,4 kilogram. Selain itu, kedua kaki dan tangannya kaku. Sementara Linda Putri (11) menderita tumor dibagian bokongnya. Akibat penyakit tersebut Linda tidak bisa mengeyam bangku sekolah. Alamsyah menjelaskan berdasarkan data yang ia miliki jumlah penderita gizi buruk dan kelainan di daerahnya cukup tinggi. Meski tak dapat menyebutkan secara detil jumlah penderita yang terdata ia mengungkapkan alokasi PMT yang tersedia hanya bisa diberikan pada 50 persen penderita. Artinya ada 50 persen penderita gizi buruk di wilayah tersebut yang tidak tertangani selama ini. “Hanya setengahnya yang bisa kami beri PMT selama 90 hari. Sementara sisanya belum bisa kami berikan bantuan karena keterbatasan alokasi yang ada,” ujarnya. (ars)