Skip to main content

Edisi 15 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN NOMOR 146 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU KLIWON, 15 JANUARI 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Mesin Sayap Wings Air Meledak

MU Vs Liverpool

Klopp Tidak Takut Liverpool – Manchester United tengah dalam performa terbaiknya menghadapi Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu malam (15/1). Rentetan hasil bagus ‘‘Setan Merah’’ tak membuat Jurgen Klopp gentar saat harus melawat ke Old Trafford. MU saat ini sudah mengantongi sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi. Statistik mencatat, tidak pernah sebelumnya sejak 2008/2009 The Red Devils merangkai kemenangan beruntun sebanyak itu. Kemenangan demi kemenangan yang didapat MU adalah kabar buruk buat Liverpool, yang malam nanti akan bertamu ke Old Trafford. Jika MU sedang oke-okenya, Liverpool justru mulai goyah. Mereka gagal menang di tiga pertandingan terakhir, termasuk tunduk 0-1 di tangan Southampton pada ajang Piala Liga Inggris di tengah pekan ini. “Tidak ada yang perlu ditakuti. Apa yang membuat saya takut? Di momen ini, apa pun bisa terjadi. Mungkin saja MU tidak berada di level terbaiknya pada pertandingan nanti, tak ada yang tahu soal itu,” ucap Klopp Sabtu (14/1) kemarin. Hal. 19 Sangat Antusias

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

BPM/ant

TABUR BUNGA - Para korban dan relawan memperingati setahun Bom Thamrin. Mereka menggelar doa dan tabur bunga di sekitar pos polisi Jl. MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (14/1) kemarin.

Palu (Bali Post) Dunia penerbangan nasional kembali tercoreng. Setelah kasus pilot mabuk, kini sayap pesawat Wings Air dari Palu menuju Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mengalami kecelakaan Sabtu (14/1) kemarin. Mesin sayap pesawat Wings Air tipe ATR 72-500 dengan nomor penerbangan IW 1156 didengar penumpang meledak. Pesawat berpenumpang 64 orang itu terpaksa mendarat kembali setelah lepas landas selama kurang lebih dua menit di udara. Pesawat lepas landas dari Bandar Udara Mutiara SIS Aljufrie Palu pukul 06.05 wita. Sejumlah penumpang mengaku mendengar suara ledakan lalu terlihat api dari mesin sebelah kanan. Ledakan dan percikan api itu sontak membuat seluruh penumpang panik. Bahkan, seorang penumpang ingin melompat dari pesawat. “Saya lagi baring-baring, tiba suara ledakan dan keluar api dari mesin sebelah kanan, dan saat itu baling-baling pesawat bagian kanan tidak berputar dan pesawat sempat miring, kami penumpang sudah pasrah saat kejadian. Untungnya pramugari dan pilot tetap tenang,” kata Viktor, penumpang tujuan Manado. Penumpang lain, Selfi Kalangi, nyaris pingsan bahkan memaksa pramugari membuka pintu darurat untuk melompat dari atas. Dia melihat percikan api saat itu sangat panjang. Hal. 19 Semua Panik

’’Presidential Threshold’’

PDI-P Ngotot 20 Persen, Parpol Gurem Nol Persen Jakarta (Bali Post) -

Pro dan kontra syarat mengajukan presiden masih berlanjut. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ngotot mengusulkan ambang batas untuk pencalonan presiden atau presidential threshold 20 persen dalam draf RUU Pemilu Presiden 2019. “Itu usulan yang disampaikan pemerintah menurut kami sangat rasional, sudah teruji dan sudah diimplementasikan,” kata politi-

kus PDI-P Arteria Dahlan di Jakarta Pusat, Sabtu (14/1) kemarin. Arteria berpendapat ambang batas 20 persen tidak akan menyingkirkan partai politik (parpol)

kecil atau gurem di Indonesia. “Kami masih melihat bahwa presidential threshold ini bukan memberangus. Ini Adalah instrumen kelembagaan, tidak hanya di Indonesia, tapi di

beberapa negara melakukan itu,” katanya. Arteria mengakui, memang dengan usulan ambang batas 20 persen itu, ada yang khawatir nantinya muncul capres tunggal. Tapi dia menepis ambang batas tersebut akan memunculkan calon tunggal. Wacana ambang batas 20 persen bertujuan agar demokrasi di Indonesia lebih baik.

Parpol di parlemen mulai angkat suara soal ambang batas presiden dalam pembahasan RUU Pemilu Presiden 2019. Beragam usulan disampaikan. Fraksi Partai Gerindra mengusulkan wacana ambang batas presiden nol persen. Wacana ini mulai mengemuka di DPR. Hal. 19 Tak Tersingkirkan

Kenaikan Biaya STNK dan BPKB

Memberatkan Masyarakat MASYARAKAT Bali biasanya menerima apa adanya alias pasrah. Demikian juga dalam penerapan tarif baru Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) per 6 Januari 2016 ini diterima dengan pasrah oleh masyarakat di Tabanan. Ada juga yang berusaha menikmati tarif lama di detik-detik terakhir atau sehari sebelum diberlakukan tarif baru sehingga masyarakat pada Kamis (5/1) lalu tampak berbondong-bondong ke Kantor Samsat Tabanan meski STNK-nya belum jatuh tempo. Kebanyakan warga pasrah dan mengikuti saja tarif baru PNPB yang ditetapkan pemerintah. Seperti yang diungkapkan Made Heri Sutarmana (31). Warga asal Tabanan ini mengaku memiliki tiga sepeda motor yang perpanjangannya jatuh pada April dan bulan Mei. Meski dia tahu ada kenaikan tarif, tetapi ia tidak melakukan pengurusan di awal sebelum tarif diberlakukan. Ia hanya bisa pasrah meski keberatan terhadap kenaikan tersebut. ‘’Kalau sudah pemerintah yang menentukan, mau bagaimana lagi,’’ ujarnya. Hal yang sedikit berbeda diungkapkan I Wayan Budiarta (31), warga Marga Tabanan. Meski ia pasrah menerima tarif baru PNBP tersebut, tetapi ia menganggap kenaikan yang diberlakukan terlalu tinggi dan menyusahkan masyarakat kecil. ‘’Selain itu seperti tidak ada sosialiasi. Tahu-tahu sudah naik saja,’’ ujarnya. Hal. 19 Untuk Usaha

Kenaikan pada Saat Ekonomi Lesu KENAIKAN Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terhadap STNK dan BPKB adalah sebuah kebijakan publik yang memang kewenangannya pemerintah pusat. Tentunya dalam hukum, kebijakan publik menjadi hal yang wajar kalau terjadi kenaikan atau penurunan. Kenaikan atau penurunan adalah sebuah kebutuhan bagi pemerintah atau masyarakatnya. “Yang menjadi pertanyaan adalah apakah sudah tepat kenaikan tersebut dengan nilai yang lebih dari 100 persen serta di tengah perekonomian yang lesu seperti saat ini,” ujar praktisi hukum Made Somya Putra Sabtu (14/1) kemarin. Hal. 19 Kebijakan Publik

BPM/mud

KENAIKAN PNBP – Masyarakat antre mengurus kenaikan tarif PNBP di Samsat Buleleng.

Tak Dinikmati Daerah Pemberlakuan Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 2016 per 6 Januari lalu banyak menuai kritik. Baik itu menyangkut kenaikan biaya administrasi untuk lembaran BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor), STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor). Pejabat di pusat pun saling lempar pernyataan tanpa sosialisasi.

KENDARAAN - Volume kendaraan di Bali kian padat hingga sering menimbulkan kemacetan.

BPM/dok

Suara Mahasiswa

Biaya STNK dan BPKB Harus Digratiskan Pada Jumat (6/1) lalu, pemerintah telah mengeluarkan PP nomor 60 tahun 2016 yang berisi daftar tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP), seperti pengurusan STNK dan BPKB. Selain itu direncanakan pula kenaikan biaya tarif dasar listrik (TDL) yang mencapai 242,5 persen. Kenaikan biaya TDL dan tarif pengurusan STNK dan BPKB tersebut mendapat reaksi dan komentar dari beberapa mahasiswa. Salah satunya adalah I Wayan Kuntala. Mahasiswa IKIP PGRI Bali semester tujuh ini menilai kebijakan pemerintah tersebut sangat memberatkan masyarakat kecil dan tidak pro terhadap rakyat kecil. Apalagi, kondisi ekonomi nasional saat ini sedang lesu. Ironisnya, kenaikan tarif tersebut dilakukan secara tiba-tiba tanpa adanya sosialisasi

I Wayan Kuntala

BPM/win

terlebih dahulu, tentang apa tujuan dan sasaran kenaikan tarif tersebut. Seharusnya, pemerintah juga harus meminta saran dari berbagai pihak terkait adanya kenaikan tarif tersebut.

BPM/win

I.B. Anggapurana Pidada

“Tentu kenaikan tarif dasar listrik dan STNK dan BPKB ini memberatkan masyarakat kecil, terutama pengguna kendaraan. Hal. 19 Kelas Bawah

ANGGOTA Komisi II DPRD Bali, A.A. Ngurah Adhi Ardhana, di Denpasar mengatakan dewan ingin semua peraturan ini sebelum diterapkan atau diberlakukan, seharusnya disosialisasikan dulu. Menurutnya, masyarakat harus mengetahui kontribusi dari kenaikan biaya administrasi kendaraan bagi mereka. Mengingat pemberlakuan PP tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia itu terkait dengan retribusi, yang tentunya disertai dengan pelayanan. “Kalau biaya administrasi STNK naik dua kali lipat bahkan lebih, tentu masyarakat bisa menuntut waktu pengurusannya tidak lama atau bisa sekali jadi, begitu misalnya,” jelasnya. Hal. 19 Masuk Pusat


DAERAH

2

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

Rem Blong

Rekonstruksi Kasus Pemerkosaan ABG Digelar

Sedan Terguling di Padangbulia Singaraja (Bali Post) Sebuah mobil sedan Toyota Soluna DK 249 FL mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di ruas jalan Singarja-Bedugul, tepatnya di Kilometer (Km) 5-6 Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada Sabtu (14/1) kemarin. Mobil nahas yang dikemudikan oleh Gst. Noyman Oka Arnaya (42) asal Mengwitani, Badung ini terguling akibat rem kendaraan tidak berfungsi. Akibatnya, salah satu penumpang Gusti Ayu Made Indri Arsianti (7) mengalami luka robek pada telinga sebelah kiri. Kapolsek Sukasada Kompol Gede Arya Wibawa membenarkan pihaknya mendapat laporan kejadian lakalantas tersebut. Kompol Wibawa mengatakan, hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, lakalantas itu murni akibat out of control (OC). Pengemudi saat itu datang dari arah selatan menuju Singaraja. Sepanjang perjalanan, pengemudi masih bisa mengendalikan kendaraan dengan baik. Namun, ketika memasuki lokasi kejadian, tiba-tiba rem kendaraan tidak berfungsi alias blong. Pengemudi saat itu berusaha mengendalikan kendaraannya. Karena medan jalan menurun, sehingga kendaraan tidak bisa dihentikan dan akhirnya menabrak pagar besi pengaman tikungan di pinggir jalan. Kendaraan terguling hingga terhenti di sebuah ladang milik warga. Akibat kejadian ini kendaran ringsek karena berbenturan. Sementara pengemudi dan seorang penumpang di dalam mobil Indri Arsianti mengalami luka ringan pada telinga. “Murni karena faktor rem kendaraan tidak berfungsi sehingga terjadi lakalantas. Bangkai kendaraan sudah dievakuasi dan akibat kejadian ini seorang luka ringan dan kerugian meteriil sekitar Rp 20 juta,” jelasnya. (kmb38)

Kapolres Harapkan Tak Terulang

BPM/eka

PERTANIAN - Beberapa buruh tani beristirahat di gubuk lahan pertanian di Canggu, Badung yang di sekitarnya telah menjadi vila. Sektor pariwisata yang menggiurkan membuat banyak lahan pertanian di kawasan ini beralih fungsi menjadi akomodasi pariwisata.

Petugas TNBB Gagalkan Aksi Perburuan Liar Empat Kijang Mati Negara (Bali Post) Petugas Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Sabtu (14/1) dini hari kemarin, menggagalkan aksi perburuan liar di kawasan Hutan Taman Nasional Bali Barat. Lima pelaku kabur saat hendak ditangkap petugas. Dari informasi, Sabtu sekitar pukul 00.30 wita, ada laporan dari petugas jaga malam kantor/seksi pengelolaan TNBB wilayah 2 Buleleng, kepada petugas Polhut yang berjaga di daerah Tegal Bunder. Ada mobil APV nopol DK 573 IS yang mencurigakan masuk di wilayah hutan Resort Prapat Agung. Personel Polhut sebanyak 4 orang kemudian berjaga di portal pintu keluar di daerah Tegal Bunder.

Pada pukul 03.00 wita, mobil yang dimaksud datang dan dihentikan serta dilakukan pemeriksaan. Setelah penumpang yang berjumlah 5 orang disuruh turun, ternyata memang benar ditemukan barang bukti berupa 2 pucuk senjata api rakitan kaliber 5,5 mm, 4 ekor kijang (Muntiacus Muncak) yang telah mati, 1 buah pisau bayonet, 1 buah lampu senter. Ketika akan dimintai keterangan,

BPM/dwa

PUPUK - Pencurian pupuk dengan bobot hingga 1 ton tersebut bisa digagalkan.

Babinsa Desa Kamasan Gagalkan Pencurian 1 Ton Pupuk Semarapura (Bali Post) Pendistribusian pupuk ke Subak Kacang Dawa, Tempek Minggir, Desa Kamasan sebesar 12 ton bermasalah. Penyebabnya, pupuk tersebut diterima oleh I Kadek Mertana dengan jumlah yang kurang. Mengetahui hal tersebut Babinsa Desa Kamasan I Nyoman Sukrata melakukan penelusuran hingga akhirnya ditemukan 20 sak pupuk dengan total berat 1 ton di rumah Imam Saebudin (32) sopir yang mengantar pupuk tersebut. Pengiriman pupuk dari distributor dilaksanakan Jumat (13/1) pukul 16.00 wita ke Subak Kacang Dawa Tempek Minggir Desa Kamasan Klungkung sebanyak 12 Ton. Setelah sampai di tempat dan dihitung oleh klian subak Kadek Mertana, jumlahnya menjadi 11 ton berkurang dari yang seharusnya 12 ton. Hal tersebut disinyalir ada pencurian pupuk sebanyak 1 ton. Babinsa Desa Kamasan Klungkung didampingi klian subak langsung melakukan penelusuran sekitar pukul 16.00 wita. Penelusuran dilakukan pada jalur pengiriman pupuk urea dari Gudang Pupuk Sri Sedana Bakas sampai ke Subak Kacang Dawa. Saat dicek di gudang hasil pengecekan jumlahnya cocok. Selanjutnya pada pukul 20.00 wita Danramil dan Babinsa melaksanakan interogasi terhadap sopir yang mengangkut pupuk. Dari hasil interogasi didapat bahwa pupuk dicuri oleh sopir tersebut. Ternyata pupuk tersebut disimpan di rumah Imam saebudin yg rencananya akan dijual. Tindakan lebih lanjut Danramil dan Babinsa serta klian subak menggeledah rumah kontrakan supir tersebut di Jalan Kenyeri, Klungkung dan ditemukan pupuk 20 sak yang digelapkan. Pupuk dapat diamankan oleh Danramil dan Babinsa didampingi oleh klian subak dan langsung diserahkan ke Subak Kacang Dawa. Dengan kejadian ini Danramil 01/Klungkung serta Babinsa dapat menggagalkan pencurian pupuk sebanyak 1 ton. Keberhasilan Babinsa Desa Kamasan menggagalkan pencurian ini pun mendapatkan apresiasi dari Subak Kacang Dawa. Masyarakat sangat berterima kasih terhadap pendampingan pertanian yang dilakukan oleh Kodim 1610/Klungkung. Sementara pelakunya diserahkan ke Polsek Klungkung dengan barang bukti pupuk 650 kg, uang Rp 700.000, KTP, dan truk. (dwa)

BPM/kmb

BARANG BUKTI - Petugas TNBB ketika mengamankan barang bukti empat ekor kijang dan senjata api rakitan.

para pelaku langsung melarikan diri di kegelapan dan masuk hutan. Para petugas Polhut sempat melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali namun pelaku sudah menghilang ke semak-semak di kegelapan malam. Saat ini masih dilakukan pencarian terhadap pelaku di dalam hutan. Lima orang pelaku ini awalnya masuk kawasan hutan TNBB dengan alasan melakukan persembahyangan di sebuah pura yang terletak di TNBB. Kasubag TU TNBB Wiriawan mengaku saat hendak dimintai keterangan lima orang pelaku berhasil kabur. “Mereka kabur mengindikasikan benar perburuan liar dan kami mau meminta keterangan kepada pelaku namun belum sempat kami mintai keterangan pelaku lari. Kami sudah berusaha mengejar dan melakukan dua kali tembakan peringatan namun pelaku berhasil kabur di kegelapan. Hingga kini, kami juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” jelasnya. Dikatakan aksi perburuan ini sangat meresahkan dan bisa mengancam ekosistem hewan yang ada di TNBB. Kasus ini akan diserahkan penanganannya kepada Polres Buleleng mengingat lokasi kejadian berada di kawasan TNBB yang masuk wilayah hukum Polres Buleleng. Aksi perburuan liar katanya telah melanggar UU No. 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda maksimal Rp 100 juta. (kmb/kmb26)

Negara (Bali Post) Pascadibekuknya pelaku pemerkosaan Gusti Putu Ariawan alias Alit alias Gus Ade (25) dari Banjar Tegalasih Desa Batuagung Jembrana terhadap seorang ABG Ni Made MJA (18), polisi menggelar rekonstruksi. Rekonstruksi digelar Jumat (13/1) sore di lokasi kejadian, yakni jalan desa dekat GOR Kresna Jvara, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana. Rekonstruksi tersebut langsung menghadirkan pelaku dengan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Sedangkan korban perannya digantikan oleh anggota Reskrim Polres Jembrana. Ada 14 adengan dalam rekonstruksi tersebut. Dua adegan merupakan adegan inti yang menggambarkan terjadinya kasus pemerkosaan terhadap korban yang didahului oleh ancaman kekerasan. Adegan tersebut merupakan adengan keempat, di mana tersangka memarkir sepeda motornya di pinggir jalan desa yang di kanan kirinya terdapat persawahan. Kemudian korban duduk di atas motor pelaku dan pelaku berdiri di belakang korban, kemudian pelaku mencekik leher korban dari belakang. Sementara pada adengan ke- 11 tergambar, pelaku menidurkan korban di jalan dengan posisi korban

telentang dan pelaku melepas celana korban hingga lutut serta menaikkan baju korban hingga kelihatan payudara korban. Pelaku kemudian menindih korban dari atas dengan menggoyangkan pantat naik turun berulang-ulang hingga pelaku puas menyetubuhi korban. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai seizin Kapolres Jembrana mengatakan rekonstruksi itu dilakukan untuk mengetahui jalannya kejadian pemerkosaan tersebut secara jelas. Nantinya hasil rekonstruksi tersebut akan dilampirkan dalam berkas perkara. Rekonstruksi juga perlu dilakukan karena dalam kasus asusila dalam hal ini kasus pemerkosaan minim saksi, sehingga perlu dilakukan rekonstruksi untuk menguatkan perbuatan tersebut memang terjadi. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo berharap kasus seperti ini tidak terulang lagi. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Jembrana untuk perlunya sinergisitas semua komponen dalam upaya penanggulangan/pencegahan. Menurut Kapolres Jembrana, tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian karena jumlah rasio polisi dengan masyarakat masih jauh dari cukup. Namun perlu kebersaan pengawasan secara berkesinambungan. (kmb)

BPM/wan

OGOH-OGOH - Sejumlah orang tua menunggui anakanaknya yang sedang asyik bermain di dekat kerangka bambu dan kayu yang nantinya dijadikan ogoh-ogoh di Banjar Kaja Waturenggong, Panjer, Denpasar Selatan, Sabtu (14/1) kemarin. Warga sudah mulai melakukan persiapan menyambut Hari raya Nyepi tahun caka 1939, (28/3) mendatang.

Project Sweet Tooth

Tradisi Berujung Kegiatan Mulia Denpasar (Bali Post) Berawal dari tradisi menjadi aksi sosial yang mulia. Mungkin kalimat ini pantas diberikan pada tiga bersaudara Madeline, Olivia DAN Beatrice Safavi. Ketiganya biasanya mendapatkan banyak permen dari tetangga dan kerabat mereka di hari “Halloween”. Mereka ingin berbagi permen tersebut dengan anak-anak lain yang tidak seberuntung mereka. “Kami tidak mungkin makan semua permen itu. Jadi, kami ingin memberikannya pada anak-anak lain yang mungkin belum pernah diberikan permen oleh orang lain,” kata Madeline ketika ditemui Jumat (6/1) lalu. Aksi sosial yang diberi nama “Project Sweet Tooth” itu pada awalnya hanya diikuti oleh beberapa anak. Namun kini, seluruh siswa di sekolah tempat ketiganya bersekolah di Singapura turut berpartisipasi. “Sebagian besar anak yang berusia di bawah 15 tahun ikut menyumbangkan permen. Jumlahnya sekitar 1.000 orang,” imbuh Madeline. Menurutnya, permen merupakan simbol dari hal yang sangat disukai anak-anak. “Dengan berbagi hal yang paling berharga bagi kita maka empati kita akan muncul dan kita akan bersedia

berbagi apa pun dengan orang lain. Sebaliknya, bagi mereka yang menerima tentunya akan sangat berarti karena menerima sesuatu yang berharga untuk mereka,” jelas Madeline. Sedangkan Olivia menjelaskan bahwa permen tersebut disumbangkan ke beberapa tempat dan salah satunya adalah panti asuhan yang berada di Bali. Ketika ditanya kenapa memilih Bali, Olivia menyatakan bahwa sejak pertama kali datang ke pulau ini, dia kerap melihat anak-anak kecil yang telantar. “Saya sedih melihat kenyataan tersebut dan ingin berbagi, meskipun hanya permen karena barang itulah yang kami miliki saat ini,” imbuhnya. Selain di Singapura dan Bali, pada tahun 2015 Project Sweet Tooth memutuskan untuk mengirim permen-permen dalam jumlah besar ke Jerman untuk diteruskan kepada anak-anak pengungsi perang Suriah. Inisiatif tersebut mendapatkan banyak pujian, bahkan, Kanselir Jerman Angela Merkel pun secara khusus mengirimkan surat ucapan terima kasih. “Kami sangat senang. Apalagi ketika melihat wajah-wajah gembira anak-anak yang sedang menikmati permen,” kata Bea-

trice, si bungsu. Untuk tahun 2017 ini, salah satu panti asuhan di Bangli menjadi pilihan mereka. Puluhan paket permen dibawa khusus dari Singapura untuk dibagikan di sana.

“Kami berharap makin banyak orang yang terinspirasi oleh kegiatan ini. Tidak harus menyumbangkan permen tapi apa pun yang dimiliki dapat disumbangkan untuk meringankan

beban anak-anak yang kurang beruntung ini,” kata Madeline. Project Sweet Tooth yang telah berjalan selama 10 tahun sudah menyumbangkan lebih dari 100 ribu permen. (ad1428)

BPM/kmb33

BERBAGI - Tiga bersaudara Madeline, Olivia, dan Beatrice Safavi saat berbagi permen di sebuah panti asuhan di Bangli melalui Project Sweet Tooth beberapa waktu lalu.

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha zPemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata zRedaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana zSekretaris Redaksi: Sugiartha zRedaktur Eksekutif: Parwata zRedaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika zAnggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto zKantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, zAlamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

DAERAH

3

CSR ’’Honda untuk Bali” Beli Black Diamond Solitaire 1 Karat ke SLB/C Tabanan Rp 1,999 Juta Dapat HP Android Hanya di Felice Jewellery

SETELAH sukses dengan pameran-pameran sebelumnya, FELICE Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Minggu (15/1) hingga Rabu (18/1) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 karat. “Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 karat kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,” ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Sabtu (14/1) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 karat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. “Kami juga memberikan harga promo untuk berlian Fashion Rp 9,999 juta, Men’s Ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999,” imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain.

CINCIN - Cincin Black Diamond seharga Rp 1,999 juta. Selain itu, dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas

dan renew seperti baru lagi,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi, yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (ad1425)

Indosat Ooredoo Gelar IM3zing untuk Tim SMA BASKET merupakan olah raga dengan rating peminat tertinggi di kalangan pelajar. Bali memiliki banyak talenta atlet basket yang mampu menembus level nasional. Untuk itu, dengan niat untuk turut mengembangkan dunia basket di Bali termasuk didalamnya menumbuhkan bibit baru atlet basket Bali, Indosat Ooredoo menyelenggarakan IM3zing Duel Basket antar pelajar SMA/SMK. Event ini diikuti oleh sepuluh sekolah yang berlokasi di Badung dan Denpasar, dengan system home–away pada babak penyisihannya. Peserta IM3zing Duel Basket kali ini adalah SMAN 7 Denpasar (SISMA), SMAN 6 Denpasar (SIXSMA), SMKN 3 Denpasar (TRISKA), SMA Dyatmika, SMAK Soverdi, SMK Pariwisata Dalung (PRADA), SMAN 1 Kuta Selatan (OSAKA), SMKN 1 Kuta Selatan (SMEKSA), SMA Tunas Daud dan SMA Jembatan Budaya (JB Shool). Setelah melalui proses penyisihan yang telah diselenggarakan pada bulan Desember 2016, terpilih lima sekolah yaitu SMKN 3 Denpasar (TRISKA), SMAK Soverdi, SMA Jembatan Budaya (JB Shool), SMA Tunas Daud dan SMAN 7 Denpasar (SISMA), mengikuti babak grand final dengan menggunakan sistem setengah kompetisi.

SEBAGAI perusahaan yang peduli dengan Pedidikan, Astra Motor Bali melalui Program Coorporate Social Responsibility (CSR) Honda untuk Bali melakukan kunjungan dan bersilaturahmi ke sekolah luar biasa (SLB/C) Kemala Bhayangkari Tabanan di Desa Sembung Gede, Kerambitan. Kegiatan yang dilakukan Jumat, 13 Januari 2017 diikuti oleh perwakilan dari Astra Motor Bali yang diterima langsung oleh pembina Yayasan Kemala Bhayangkari dan Kepala Sekolah SLB/C. Dalam kunjungan tersebut juga sekaligus dilakukan penyerahan bantuan kepada anak-anak panti asuhan di bawah yayasan Kemala Bhayangkari. SLB/C Kemala Bhayangkari Tabanan merupakan SLB swasta yang berada di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari Tabanan, didukung oleh Kepolisian Resort Tabanan, yang khususnya mendidik anakanak bangsa yang memiliki kelainan tunagrahita, yaitu anak-anak yang memiliki intelegensi di bawah rata-rata dan ketidakmampuan dalam beradaptasi. Kunjungan sosial ini diawali dengan acara penyambutan terhadap rombongan dari As-

tra Motor berkeliling melihat– lihat kondisi asrama siswa dan anak-anak panti asuhan, ruang kelas tempat proses belajar mengajar, kemudian melihat hasil karya kerajinan tangan seperti keset, lukisan, taplak meja dan berbagai asesoris yang semua itu di kerjakan oleh siswa-siswi SLB di sela-sela waktu belajarnya. Hasil karya tersebut biasanya di display pada saat ada kunjungan dari tamu swasta maupun pemerintah yang datang kesekolah ini. Dalam sambutan Kepala Sekolah SLB/C Kemala Bhayangkari I Ketut Yarta, S.Pd., M.Pd, sangat berterima kasih atas kepedulian dari pihak Astra Motor kepada anak-anak didiknya yang memiliki keterbatasan. Semoga kunjungan ini dapat menjadi agenda berkesinambungan untuk membantu siswa-siswi dalam proses belajar mengajar. Sekolah Luar Biasa (SLB/C) memiliki empat ruang kelas yang dihuni oleh 120 siswa, yang terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA, dengan didukung 14 tenaga pengajar yang setiap hari mengajarkan pendidikan formal dan extrakulikuler. Elva Marsdianto, selaku

CSR - Penyerahan dana bantuan kepada SLB/C Kemala Bhayangkari yang dilakukan Astra Motor Bali melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR) Honda untuk Bali. k e t u a Y a y a s a n K e m a l a kari yang selanjutnya di terBhayangkari menyampaikan uskan ke pihak sekolah. apresiasinya terhadap Astra “Kami berharap bantuan Motor yang sudah bersedia ini dapat bermanfaat, dan datang mengunjungi anak- pada prinsipnya di mana anak SLB/C. Semoga dengan pun instansi Astra berada bantuan yang telah diberikan harus memberikan manfaat dapat mendukung operasional bagi lingkungan sekitarnya. kelancaran di sekolah ini. Sesauai dengan butir perUsai beramah-tamah, di- tama filosofi Catur Dharma lanjutkan dengan penyerahan Astra, yaitu menjadi milik bantuan berupa dana tunai yang bermanfaat bagi bangsa sebesar Rp 10.000.000 dari dan negara,” ungkap Gede Program CSR Honda untuk Legawa selaku penanggung Bali Astra Motor kepada jawab Program Honda Untuk Yayasan Kemala Bhayang- Bali. (bns1)

Operasi Pasar Turunkan Harga Cabai Denpasar (Bali Post) – Melonjaknya harga cabai di seluruh Indonesia membuat masyarakat banyak yang mengeluh. Untuk membantu masyarakat mendapatkan harga cabai yang lebih murah. Pemerintah Kota Denpasar melalui Disperindag Kota Denpasar, Tim Pemantau Inflasi Daerah Kota Denpasar bekerja sama dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia menggelar operasi pasar di Pasar Kreneng, Jumat (13/1) lalu. General Manager PT PPI Imam Supingi mengatakan, operasi pasar ini dilakukan untuk membantu masyarakat bisa membeli harga cabai dengan harga murah. Selain itu, kegiatan ini untuk mengantisipasi harga cabai mengalami kenaikan terlalu lama. Dalam operasi pasar ini pihaknya

menyediakan sebanyak 100 kg cabai rawit. Harga cabai rawit di pasaran mencapai Rp 100 ribu per kg, sedangkan masyarakat bisa membeli cabai rawit dalam operasi pasar ini dengan harga Rp 70 ribu per kg. Dalam operasi pasar ini pihaknya bisa berikan dengan harga murah karena PT PPI memasok langsung dari Kota Malang. ‘’Dengan menggelar operasi pasar ini, harga cabai di pasaran sudah mengalami penurunan menjadi Rp 90 ribu hingga Rp 95 ribu per kg,’’ ujarnya. Dalam operasi pasar ini pihaknya juga menyediakan 1 ton beras super dan 1 ton gula pasir. Dimana beras per 5 kg dijual Rp 50 ribu dan gula pasir dijual Rp 12.500. Sementara Kabid Kerja sama dan Perlindungan

Disperindag Kota Denpasar Jarot Agung Iswayudi mengatakan, dalam operasi pasar masyarakat bisa membeli cabai dengan lebih murah dibandingkan di pasaran. Operasi Pasar ini juga telah dilaksanakan pada tanggal 6 Januari. Dengan Operasi ini, dari hasil pemantauan yang dilakukan Disperindag setiap hari harga cabai sudah ada penurunan dari harga Rp 100 ribu menjadi Rp 90 ribu hingga Rp 95 ribu per kg.‘’Dengan operasi pasar ini kami harapkan masyarakat ada pilihan untuk membeli cabai rawit yang lebih murah,’’ harapnya. Selain itu, dengan operasi pasar ini ia juga mengharapkan harga cabai mengalami penurunan lagi untuk harihari berikutnya. Agar tidak ada permainan harga, dari

para pedagang pihak Disperindag Kota Denpasar akan terus melakukan pemantauan setiap harinya. Dari pemantauan dilakukan setiap harinya ia juga berharap mengalami penurunan di Kota Denpasar meskipun harga pasokan cabai di seluruh Indonesia mengalami kenaikan yang diakibatkan cuaca. Salah satu pembeli, Ibu Ida mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar ini. Menurutnya ia bisa membeli cabai dengan harga Rp 70 ribu per kg. Harga tersebut lebih murah dari pedagang lainnya. Tidak hanya cabai, dalam operasi pasar ini ia juga bisa membeli beras dan gula dengan harga murah. Untuk itu ia berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. (kmb12)

Pugar Pura Kahyangan Tiga FOTO BERSAMA - Pemenang kedua IM3zing Duel Basket berfoto bersama. Grand final ini diseleng- Denpasar sebagai juara 2 dan garakan pada 11-13 Januari SMAN 1 Kuta Selatan sebagai 2017 di GOR Ngurah Rai juara 3. Dan untuk supporter Denpasar. Tidak hanya kom- terbaik dimenangkan oleh petisi bola basket saja, ke SMKN 1 Kuta Selatan (SMEsepuluh sekolah peserta juga KSA). mengirimkan team cheerleadKomitmen IM3 untuk meners dan supporter-nya untuk dukung pelajar selain melalui diadu di grand final IM3zing event ini juga diwujudkan ini. Sepuluh peserta menun- dengan memberikan harga jukkan kebolehan berkreasi khusus untuk Freedom Combo cheerleaders dan kekompakan paket M yang seharusnya supporter-nya. seharga Rp 59.000 menjadi Dalam grand final IM3z- Rp 50.000 dan paket Freedom ing Duel Basket ini, sekolah Combo paket L menjadi Rp SMAN 7 Denpasar (SISMA) 70.000 dari harga aslinya akhirnya menjadi juara 1, Rp 99.000 khusus selama diikuti oleh SMAK Soverdi event ini. Diharapkan dengan sebagai juara 2 dan SMKN 3 diadakannya event ini dapat Denpasar (TRISKA) sebagai semakin meningkatkan kualijuara 3. Sedangkan untuk tas perbasketan di kalangan kompetisi cheerleaders di- pelajar pada khususnya dan menangkan oleh SMKN 3 di kalangan nasional pada Denpasar, disusul SMAN 7 umumnya. (bns2)

Tradisi ’’Nganten Bareng” Ditunda Bangli (Bali Post) Tradisi unik yang selama ini rutin digelar setiap tahun oleh krama Desa Pakraman Pengotan, Bangli salah satunya seperti nganten bareng. Namun kini tidak bisa dilaksanakan sejak beberapa bulan terakhir. Penyebabnya karena di desa setempat kini sedang berlangsung pemugaran pura kahyangan tiga secara besar-besaran. Desa Pakraman Pengotan baru bisa menggelar tradisi tersebut setelah proses pemugaran pura rampung beberapa bulan ke depan. Bendesa Pakraman Pengotan Jero Kopok, menuturkan pemugaran besarbesaran di Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Pengotan sudah dilaksanakan sejak enam bulan terakhir. Sejak dimulainya proses pemugaran

parahyangan tersebut, Desa Pakraman Pengotan tidak bisa menggelar sejumlah tradisi dan upacara agama seperti nganten bareng, ngusaba dangsil maupun ngaben masal yang selama ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Tak hanya itu, selama proses pemugaran krama juga tidak bisa membangun rumah dan ngodalin di pura dadia yang menggunakan sarana daging babi. “Selama pemugaran berlangsung tidak ada tradisi yang bisa dilaksanakan. Kalau istilahnya seperti di Pengotan, krama saat ini sedang meyasa kerti,” terang Jero Kopok saat diwawancara belum lama ini. Dia mengatakan, untuk tradisi nganten bareng yang biasanya dilaksanakan saat sasih kapat dan kedasa

saat ini masih belum bisa dilaksanakan. Sebab dalam tradisi tersebut beberapa prosesinya ada yang harus dilaksanakan di areal pura yang kini sedang dalam proses pemugaran. “Sebelum pemugaran dilaksanakan, kami sudah sampaikan kepada seluruh krama. Bagi krama yang ingin menikah diberi waktu sebelum pemugaran dimulai, atau dilaksanakan setelah proses pemugaran rampung,” jelasnya. Sesuai perencanaan, proses pemugaran pura Khayagan Tiga di Desa Pakraman Pengotan baru akan selesai sekitar tujuh bulan mendatang. Setelah nantinya pemugaran selesai, maka seluruh tradisi yang selama hampir setahun tidak bisa digelar akan dilaksanakan seperti semula. (kmb40)

Kadin Minta Pelindo III Cabang Benoa Rangkul Pengusaha Lokal Denpasar (Bali Post) – Keberadaan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) Cabang Benoa memiliki potensi yang cukup besar dalam penanganan proyek-proyek fisik. Selama ini pengusaha lokal belum pernah terlibat dan ikut berperan dalam pengerjaan proyek di lingkungan Pelindo III Cabang Benoa. Ke depan diharapkan jajaran Pelindo III bisa merangkul pengusaha lokal, agar tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri. Hal ini terungkap saat sosialisasi pengadaan barang yang dilakukan Pelindo III dihadapan para pengurus Kadin Bali di Pelabuhan Benoa, Jumat (13/1) lalu. Sosialisasi ini dipimpin Senior Manajer Pengadaan Barang dan Jasa Pelindo III, Warsilan. Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Kadin Bali A.A.Ngurah Alit Wiraputra, S.H., MH., Ketua Kadin Kabupaten/ Kota se-Bali, serta wakil-wakil ketua di organisasi pengusaha tersebut. Ketua Kadin Badung I Made Sujana dalam kesempatan tersebut berharap pihaknya bersama rekan-rekannya di Kadin Bali tidak menjadi penonton di tanah sendiri. Karena itu pihaknya berharap kepada Pelindo III Cabang Benoa bisa melibatkan pengusaha lokal dalam pengadaan barang atau pengerjaan proyek yang digarap. Mengingat sampai saat ini sudah banyak anggota Kadin di Bali yang cukup profesional dalam mengerjakan proyek, baik dalam skala kecil, menengah, maupun besar. Hal senada juga disampaikan Ketua Kadin

Denpasar Nugra Arthana. Ia menyampaikan sangat susah masuk ke Pelindo III untuk ikut melakukan pengerjaan proyek-proyek yang dilakukan. Nugra juga mengakui ada masa lalu yang kurang baik dalam hal pengadaan barang di Pelindo III. Karena itu pihaknya berharap ke depan jajaran Kadin Bali bisa ikut berperan aktif ketika ada proyek yang digarap. Terhadap sejumlah usulan itu, Senior Manajer Pengadaan Barang dan Jasa Pelindo III, Warsilan menyampaikan pihaknya sangat terbuka dengan pengusaha lokal saat ada proyek di lingkungan Pelindo III. Buktinya, sejumlah persyaratan yang sebelumnya dinilai memberatkan kini sudah dipermudah. Bahkan,syarat yang mudah ini sempat disampaikan rekanan dari Surabaya yang ikut tender proyek di Bali. Syarat yang lebih mudah ini tujuannya agar pengusaha lokal bisa ikut terlibat. Hanya untuk bisa masuk dalam proses lelang di Pelindo III harus melalui e-procurement. Warsilan mengatakan, pengusaha lokal yang ingin ikut lelang proyek harus terdaftar dulu di e-procurement Pelindo III. Karena pola pengumuman juga dilakukan melalui info di website Pelindo. Bahkan untuk bisa masuk program penawaran lelang, pihaknya juga melakukan sosialisasi untuk bisa ikut melakukan penawaran. “Kami sangat konsen dengan pengusaha lokal, sehingga beberapa syarat yang sebelumnya cukup sulit, kini sudah direvisi. Misalnya saja dalam hal keuangan sudah sangat mudah,” kata Warsilan. (kmb12)

NGANTEN - Tradisi nganten bareng yang digelar krama Desa Pekraman Pengotan beberapa waktu lalu.

BPM/kmb


4

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

Membaca Niwatakawaca

Raja Manimantaka dalam ”Kakawin Arjuna Wiwaha” ARJUNA Wiwaha sebagai karya sastra kakawin, selalu menyediakan ruang untuk dimasuki. Pengunjung yang masuk ke dalamnya, mesti bersiapsiap dengan kejutan-kejutan yang disajikan. Kejutan dalam sastra lebih menegangkan daripada kejutan sebagai hadiah ulang tahun, atau hadiah-hadiah lainnya yang waktu dan tanggalnya telah pasti. Ada rasa yang “dimainkan” di dalam sastra. Meskipun telah banyak orang yang masuk ke “candi kata” Arjuna Wiwaha ini, namun tetap saja menyediakan hal-hal yang menarik untuk dipikirkan kembali. Sebab, tidak ada yang benar-benar selesai jika kita membicarakan perihal sastra. Masuklah ke dalam sastra, maka temuilah berbagai kemungkinan-kemungkinan yang patut dipikirkan. Apa sesungguhnya yang dimaksudkan? Arjuna adalah tokoh yang menjadi poros perhatian ketika membaca Kakawin Arjuna Wiwaha, terutama proses yang dialaminya untuk mendapatkan anugerah dari Siwa berupa Pasupatishastra, juga setelah anugerah itu didapatkan. Perhatian manusia, memang sangatlah tendensius, sebab keinginan manusia itu selalu mengutamakan yang mendapatkan kemenangan. Sesuatu yang menang, atau dimenangkan menawarkan keindahan-keindahan, anugerah, kesenangan, dan segala hal yang berkaitan dengan kepuasan. Sesuatu yang dimenangkan dalam sastra patut diapresiasi dan dijadikan contoh, sementara yang dikalahkan dalam shastra perlu dipikirkan dan dipahami sebagai titik terendah yang mungkin dialami manusia. Artinya, yang dikalahkan pun menyediakan sesuatu untuk dipikirkan kembali. Oleh karena itu, mari pikirkan juga yang dikalahkan di dalam sastra, tidak hanya yang menang. Niwatakawaca adalah salah satu tokoh yang patut diperhatikan dalam membaca Arjuna Wiwaha. Bukankah konflik yang dikemukakan dalam Arjuna Wiwaha terjadi akibat kegalauan Batara Indra atas kesaktian yang dimiliki Niwatakawaca? Bahkan Bagawanta surga yakni Bagawan Wrespati menyatakan bahwa Niwatakawaca adalah raja raksasa yang cerdas, sakti dan juga bijaksana (mwang ikang Niwatakawacatisaya nipuna sakti nitiman). Niwatakawaca juga raksasa yang teguh dalam tapanya. Ia bertapa di sebuah gua yang terletak di gunung Himawan,

yang dipujanya adalah Siwa dalam wujud Rudra (rudra radhana nirmala satata). Akibat tapanya itulah ia kemudian dianugerahkan tidak dapat dibunuh oleh dewa, yaksa dan asura. Sebagai raja yang bijaksana di negara Manimantaka, Niwatakawaca berhasil menjadikan negaranya disegani oleh negara lainnya, bahkan mengalahkan surga sepuluh kali lipat lebih indah (dumadasa guna ng suralaya halepnya). Tidak diragukan lagi bahwa Niwatakawaca adalah raja yang hebat. Kehebatan serta kemasyuran yang didapatkannya bukan berdasar melecehkan atau pun melakukan trik-trik politik seperti era kekinian. Niwatakawaca mendapatkannya dengan cara kekunoan. Kehebatan Niwatakawaca juga terlihat ketika ia berperang melawan pasukan Indra. Niwatakawaca menunjukkan kesaktian yang ia miliki, banyak senjata yang muncul dari setiap helai bulunya. Jenis senjata yang muncul dari bulu di badan juga matanya ialah senjata panah dan musala. Pasukan raksasa yang telah diporakporandakan oleh pasukan Indra, berhasil dibangkitkan kembali keberaniannya oleh Niwatakawaca. Formasi perang yang disiapkan oleh Indra pecah menjadi empat bagian akibat serangan yang dilakukan oleh Niwatakawaca. Saat itulah Arjuna merapalkan Sang Hyang Pasupatastra Mantra, muncullah tujuh juta raksasa lengkap dengan senjata dari ujung panahnya. Kalahlah pasukan Niwatakawaca. Niwatakawaca kemudian memuja Batara Bherawa (siddhi sri manimantakadipa manusmarana

wara bhatara bherawa), lalu muncul pasukan raksasa dari mulutnya yang memiliki kekuatan sepuluh kali lipat dari sebelumnya. Pasukan para Dewa ketakutan karenanya, lalu berlari mundur dari medan perang. Sampai di sana, kekuatan Niwatakawaca tidak dapat diragukan lagi. Ia adalah seorang raja yang teguh dan pemberani. Keberanian Keberanian Niwatakawaca terlihat dengan jelas dari caranya menghadapi musuh-musuh. Niwatakawaca tidak segan-segan menghadapi musuhmusuhnya secara langsung. Bahkan ketika ia sesungguhnya telah mengetahui bahwa yang akan dilawannya adalah Arjuna, yang konon akan mengalahkannya. Juga setelah ia mengetahui bahwa Arjuna telah bekerja sama dengan Suprabha untuk memperdaya dirinya, agar mengatakan letak kelemahannya. Niwatakawaca masih dengan gagah berani menghadapi Arjuna dan pasukan Indra. Pertanyaannya kemudian, adakah yang belajar membaca keberanian Niwatakawaca? Ataukah kebanyakan orang dan orang kebanyakan hanya sibuk menyalahkannya hanya karena ia raksasa dan mendapat anugerah dari Siwa. Ternyata banyak orang yang hanya melihat dari sudut pandang Dewa dan manusia, kemudian menafikan sudut pandang raksasa. Padahal raksasa, manusia dan Dewa diyakini berada di dalam satu tubuh. Antagonis Niwatakawaca adalah tokoh an-

”High Heels”, Penampilan Vs. Kesehatan BAGI kaum hawa, penampilan fisik adalah keharusan saat keluar rumah, terutama saat berkumpul dengan teman baik di acara formal maupun santai. Berawal dari persepsi itulah, perempuan berusaha untuk menutupi kekurangan fisiknya. Mereka selalu menggunakan make up untuk menjadikan wajahnya rupawan, baju agar terlihat glamor dan elegan, serta perlengkapan penunjang, yakni sandal maupun sepatu. Khusus alas kaki, para wanita menggunakan sepatu/sandal hak tinggi untuk mempertegas tinggi badan. Ini dipertegas dengan hasil penelitian yang mengungkapkan tiga per empat perempuan di Indonesia pernah atas suka memakai sepatu/sandal hak tinggi. Dari jumlah itu, 30 persen penggunaannya untuk urusan kantor. Sementara sisanya yang sepertiga tidak pernah dan tidak mau menggunakan alas kaki yang berhak tinggi itu. Biasanya, perempuan akan lebih percaya diri melihat tubuhnya tinggi semampai. Maka, tak jarang banyak lawan jenis adam itu menopang tinggi badannya dengan high heels. Oleh karena itu, semua model juga selalu menggunakan-

nya agar terlihat lebih tinggi. Namun, sebenarnya tindakan mereka menggunakan alas kaki dengan hak tinggi itu membahayakan kesehatannya tidak? Bahaya Bahaya sandal sepatu high heels bagi kesehatan yang tidak diketahui orang. Banyak wanita mengaku menggunakan high heels agar terlihat modis dan gaya. Padahal, sebuah studi menunjukkan adanya bahaya yang disebabkan karena menggunakan high heels. Dikutip dari Ezine Articles (14/8) sebuah studi di Australia menyebutkan adanya bahaya yang disebabkan menggunakan high heels. Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti asal Australia ini melibatkan dua kelompok perempuan yang menggunakan high heels dan tidak dalam kurun waktu 2 tahun. Hasilnya cukup mengejutkan, yakni pemakai high heels ditunjukkan adanya perbedaan otot pada bagian betis. Hal ini disebabkan otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari high heels. Akibatnya, otot menjadi lebih pendek dan tegang. Hasil ini berbeda dengan wanita yang jarang menggunakan high heels.

Serba-serbi Panu PENYAKIT panu merupakan “penyakit rakyat” yang dapat menyerang semua orang pada semua golongan umur. Penyakit panu yang dalam bahasa kedokteran disebut Pitiriasis Versikolor atau tinea versikolor yang disebabkan oleh jamur dalam genus Malassezia dan sebagai spesies tunggal disebut sebagai Malassezia furfur. Penyakit jamur kulit ini adalah penyakit yang kronik dan jarang menimbulkan gejala biasanya ditandai oleh bercak putih sampai coklat yang berskuama halus. Penyakit ini umumnya menyerang badan dan daerah yang menghasilkan banyak keringat kadang-kadang terlihat di ketiak, lipat paha, tungkai atas, leher, muka dan kulit kepala. Gambar 1

Konsekuensinya, jika terjadi peregangan yang berlebihan pada bagian betis maka akan terjadi pemendekan otot pada betis. Seorang biomechanicts mengatakan bahwa wanita yang menggunakan high heels lebih memungkinkan terserang kejang otot. Selain itu, high heels juga akan membuat seorang wanita mudah cedera karena posisi sepatu yang tak seimbang. Sepatu Pemakaian sepatu berhak tinggi yang terus-menerus juga dapat meningkatkan risiko radang pada ibu jari, kerusakan tulang telapak kaki dan meningkatkan risiko jari yang melengkung. Hak yang terlalu tinggi juga membuat kaki merosot ke bagian depan sepatu karena beban tubuh tertumpu pada jarijari kaki. Bila sepatu Anda model tertutup, jari-jari tentu akan sakit mengenai dinding sepatu. Beberapa bagian dari tubuh Anda yang juga akan terserang adalah lutut. Postur yang dihasilkan saat berjalan dengan high heels menambah paksaan pada bagian belakang lutut, daerah umum dari osteoarthritis. Menurut sebuah studi, tekanan sendi lutut meningkat sebanyak 26

Jamur Spesies jamur malassezia furfur sebenarnya merupakan flora normal yang ada pada kulit setiap manusia. Penyebab jamur ini menjadi penyakit karena perubahan kes-

eimbangan flora normal kulit. Yang mempengaruhi keseimbangan flora normal adalah faktor lingkungan, faktor suseptibilitas atau imunitas individual (misalnya penyakit yang mempengaruhi imunitas, malnutrisi, penggunaan obat-obatan yang menurunkan imunitas dan adanya kecenderungan genetik), hormonal, ras, paparan matahari dan peradangan kulit. Akibat kondisi tersebut, malassezia furfur akan berkembang menjadi bentuk miselial yang bersifat patogenik (penyakit). Gejala-gejala yang sering muncul bersamaan dengan penyakit ini adalah timbul bercak putih atau kecoklatan yang kadang-kadang gatal bila berkeringat. Bisa pula tanpa keluhan gatal sama sekali, tetapi penderita mengeluh karena malu oleh adanya bercak tersebut (berhubungan dengan kosmetik). Gambaran

Gambar 2

Gambar 3

Penyakit ini ditemukan diseluruh dunia (kosmopolit) terutama di daerah tropis yang beriklim panas dan lembab. Di Indonesia frekuensinya masih tinggi. Penyakit ini menyerang semua ras, tidak terdapat perbedaan frekuensi pada laki-laki maupun perempuan. Menyerang semua umur terutama dewasa muda, sedangkan umur < 1 tahun sangat jarang ditemukan. Penularan panu terjadi bila ada kontak dengan jamur penyebab oleh karena itu kebersihan pribadi sangat penting.

Gambar 1. Bercak hipopigmentasi pada orang kulit berwarna Gambar 2. Bercak berwarna kecoklatan ataupun kemerahan orang yang berkulit putih. Gambar 3. Bercak dapat bergabung membentuk gambaran seperti pulau yang luas.

tagonis yang dikatakan sakti dan beristana di bagian selatan gunung Mahameru. Ia juga dikatakan telah berhasil mengalahkan seluruh jagat (dunia). Semua itu didapatkannya berkat tapa (pemanasan) dan juga brata (pengekangan) yang telah ia lakukan. Artinya, ia mendapatkannya setelah memanaskan dan mengekang. Arti lainnya, bahwa Niwatakawaca mendapatkan segalanya karena usaha. Tetapi, Niwatakawaca ketika dihadapkan pada keinginannya untuk menguasai surga, ia kalah oleh keinginannya sendiri. Disebutkan dengan jelas bahwa Niwatakawaca ingin merusak surga. Juga terhadap keinginannya untuk memperistri salah satu bidadari surga yakni Suprabha, ia kalah. Ada persamaan di antara kedua hal yang menjadi latar belakang perang antara Niwatakawaca dengan pasukan para Dewa, yakni keinginan atas surga. Surga adalah godaan yang dihadirkan pada siapapun yang memperoleh anugerah. Jika surga adalah representasi dari kebahagiaan, maka kebahagiaan itu merupakan godaan. Jika bahagia itu godaan, apakah penderitaan adalah anugerah? Anugerah atau pun godaan, keduanya sulit dibedakan. Lalu apa penyebab Niwatakawaca dapat dikalahkan oleh manusia sakti yakni Arjuna? Jawabannya ada pada anugerah yang diberikan kepadanya ialah sebagai berikut “akan tetapi jika manusia sakti berhati-hatilah kau, demikian ucapan Batara kepadanya”. Ada dua hal yang patut mendapatkan perhatian yaitu manusa sakti dan

hati-hati. Artinya jika Niwatakawaca memiliki sikap hati-hati terhadap manusia sakti, maka ia memiliki harapan untuk tetap hidup. Manusia dari jenis manakah yang dimaksud dengan manusa sakti? Arjuna dinobatkan sebagai manusa sakti karena mendapatkan anugerah dari Siwa yaitu cadu sakti berupa panah yang disebut Pasupatisastra. Cadu sakti itu terdiri dari empat kekuatan yaitu wibhu (menyusup tanpa disusupi), prabhu (mengendalikan tanpa dikendalikan), jñana (maha tahu) dan kriya (maha karya). Anugerah itulah yang didapatkan oleh Arjuna sehingga disebut manusa sakti. Niwatakawaca adalah jenis raksasa yang sakti, sedangkan Arjuna adalah jenis manusia sakti. Sakti pada akhirnya bertempur sesama sakti, pertempuran yang diakibatkan oleh anugerah. Sekali lagi anugerah macam apa yang menyebabkan pertempuran? Sampai pada tahapan itu, anugerah bertindak sekaligus sebagai godaan. Godaan atau pun anugerah keduanya masih sulit dibedakan.

persen ketika wanita mengenakan high heels. Postur. High heels mendorong pusat massa pada tubuh ke depan, membuat pinggul dan tulang belakang tidak lagi sejajar dari samping tubuh akan terlihat melengkung. Tekanan. High heels mungkin saja membuat kaki tampak lebih jenjang. Namun, semakin tinggi hak sepatu Anda, semakin tinggi pula tekanan pada kaki bagian depan (pada jari-jari). Saat Anda mengenakan sepatu berhak 2,5 cm, tekanan akan bertambah 22 persen, sedangkan sepatu berhak 7,5 cm akan menambah tekanan sebanyak 76 persen. Betis. Otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari high heels. Akibatnya, otot menjadi lebih pendek dan tegang. Tumor jinak. Tinggi hak sepatu dan bagian depan sepatu yang sempit dapat menimbulkan penebalan jaringan saraf antara jari ketiga dan keempat, yang dapat menimbulkan rasa sakit dan mati rasa pada jari. Achilles tendon. Ketika bagian depan kaki bergerak ke bawah sesuai arah haknya, urat keting akan menegang. Semakin tinggi haknya, semakin pendek uratnya, menciptakan sakit pada tumit.

berapa jenis sepatu dan kenakan high heels hanya pada momenmomen tertentu saja. 2. Pilih high heels di bawah 1 inchi agar lebih aman dan nyaman di kaki. 3. Saat berada di luar momen penting, kenakan flat shoes atau sandal agar kaki dapat lebih relaks dan beristirahat. 4. Lakukan terapi pada kaki, hal ini bisa dilakukan dengan berjalan di atas batu-batuan bulat atau di atas pasir pantai yang hangat. 5. Pijat dengan rutin kaki Anda agar peredaran darahnya menjadi lebih lancar.

Solusi 1. Pastikan Anda memiliki beklinis Pitiriasis versikolor sangat khas sehingga mudah didiagnosis. Berupa lesi bercak yang berbatas tegas disertai dengan skuama halus (sisik–sisik halus), bercak tersebut mempunyai ukuran, bentuk dan warna yang bermacam-macam. Hal ini sesuai dengan namanya yaitu ”pitiriasis” yang berarti penyakit dengan skuama halus seperti tepung dan ”versikolor” yang berarti berbagai macam warna. Warna Warna lesi mulai dari putih atau hipopigmentasi, merah muda, kuning kecoklatan, coklat muda atau hiperpigmentasi. Variasi warna tersebut tergantung dari pigmen kulit penderita, paparan sinar matahari dan lamanya penyakit. Pada orang kulit berwarna, lesi yang terjadi tampak sebagai bercak putih (hipopigmentasi), tetapi pada orang yang berkulit pucat maka lesi bisa berwarna kecoklatan ataupun kemerahan. Pada kasus yang lama tanpa pengobatan, bercak dapat bergabung membentuk gambaran seperti pulau yang luas. Folikulitis Merupakan bentuk klinis yang lebih berat, Malassezia furfur dapat tumbuh dalam jumlah banyak pada folikel rambut dan kelenjar sebasea. Secara klinis bercak terlihat eritem (merah), terdapat benjolan (papula folikular) atau benjolan kecil yang ujungnya terdapat penumpukan

Anugerah Hati-hati (yatna) juga ditekankan oleh Siwa pada anugerah yang diberikan kepada Niwatakawaca. Pada tahapan inilah Niwatakawaca mengalami kegagalan. Niwatakawaca gagal hati-hati terhadap keinginannya sendiri untuk menguasai surga, juga untuk mendapatkan Suprabha. Keinginannya untuk menguasai surga menyebabkan para Dewa dan juga Resi di surga mengadakan rencana untuk mengetahui kelemahan

Niwatakawaca. Keinginannya untuk mendapatkan Suprabha menyebabkan ia mengatakan letak kelemahannya. Keduanya sama saja, akibat dari keinginan yang gagal dikendalikan. Niwatakawaca gagal menyelamatkan hidupnya, sebab ia tidak hati-hati. Terutama pada dirinya sendiri. Tempat rahasia yang berada di mulutnya gagal ia jaga, karena terlalu senang merasa menang melawan Arjuna. Niwatakawaca tidak sadar bahwa Arjuna telah mempersiapkan panah utama yang disebut Naracastra, yakni panah pengikat tubuh. Niwatakawaca menyerang Arjuna dengan senjata tombak, Arjuna mengepitnya lalu berpura-pura jatuh dari kereta. Niwatakawaca sangat senang, sehingga mulutnya terbuka, maka kelihatanlah kelemahannya yang selama ini ia sembunyikan. Seketika itu Arjuna membidik dan melepaskan panah utama, maka matilah Niwatakawaca. Niwatakawaca mati di medan perang, maka ia adalah raksasa ksatria utama. Mpu Kanwa menuliskan “rereb kuwung kuwung awilet ring ambara, anila nila jalada manghemu hudan, rawi prabha kalanganiranisih katon, wisesa cihna sang adikara yan pejah; gerimis juga pelangi melengkung di langit, mendung berwarna hitam menahan hujan, matahari sinarnya hanya terlihat setengah, sangat baik ciri ia yang penuh wibawa ketika meninggal”. Penggambaran kematian yang indah untuk raja raksasa dari kerajaan Manimantaka: Niwatakawaca. zI Gde Agus Darma Putra jung pada tindakan operasi masih sangat jarang. Keluhan biasanya meliputi nyeri dan kaku. Belum mengarah pada tindakan operasi. Untuk itu demi kesehatan dan kenyamanan batasi penggunaan pemakaian high heels. zdr. Christian Harnat Marbun, S.Ked.

Perlu Operasi Tulang belakang sang pemakai juga bakal merasakan dampak penggunaan alas kaki itu. Di antaranya tulang belakang akan terasa kaku dan nyeri. Kemungkinan juga dalam jangka waktu lama akan berubah fisiologi/bentuknya. Pasalnya, di dalam tulang belakang terdapat syaraf, otot, dan sumsum. Jika tulang belakang mengalami pergeseran, maka otomatis diisi oleh otot syaraf serta sumsum yang akan menyempit. Dengan kata lain, otot tulang belakang akan terjepit. Ini yang berbahaya dan harus dilakukan operasi untuk mengembalikan bentuknya seperti semula. Hanya saja, kasus pemakaian high heels yang berunanah (pustula) dengan ukuran 2-4 mm, distribusinya dipunggung, dada kadang-kadang dibahu, dengan leher dan rusuk. Bentuknya yang lebih berat disebut Acneifonn folliculitis. Dacriosis obstructif. Malasezia furfur dapat membentuk koloni pada kelenjar lakrimalis, menyebabkan pembengkakan dan sumbatan. Pada beberapa kasus terjadi peradangan (inflamasi) dan mengganggu produksi air mata. Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan langsung dengan KOH 10-20%. Bahan-bahan kerokan kulit diambil dengan cara mengerok bagian kulit yang mengalami lesi. Sebelumnya kulit dibersihkan, lalu dikerok dengan pisau bedah steril dan jatuhannya ditampung dalam lempeng-lempeng steril pula atau ditempel pada selotip. Pada pitiriasis versikolor hifa tampak pendek-pendek, lurus atau bengkok dengan banyak spora bergerombol sehingga sering disebut dengan gambaran spaghetti and meatballs atau bacon and eggs. Pemeriksaan dengan sinar wood. Dapat memberikan perubahan warna pada seluruh daerah sehingga batas bercak lebih mudah dilihat. Daerah yang terkena infeksi akan memperlihatkan fluoresensi warna kuning keemasan sampai orange. Pemeriksaan ini memungkinkan untuk melihat dengan lebih jelas

perubaha pigmentasi yang menyertai kelainan ini. Pengobatan Pitiriasis versikolor dapat diobati. Pakaian, kain sprei, handuk penderita harus dicuci dengan air panas. Kebanyakan pengobatan akan menghilangkan bukti infeksi aktif (skuama) dalam waktu beberapa hari, tetapi untuk menjamin pengobatan yang tuntas pengobatan ketat harus dilanjutkan beberapa minggu. Perubahan pigmen lebih lambat hilangnya. Daerah bercak putih (hipopigmentasi) belum akan tampak normal sampai daerah itu menjadi coklat kembali. Sesudah terkena sinar matahari lebih lama daerah-daerah yang hipopigmentasi akan coklat kembali. Meskipun terapi nampak sudah cukup, penyakit dapat kambuh lagi, tetapi selalu ada respons terhadap pengobatan kembali. Pengobatan dapat dilakukan secara topikal dan sistemik. Topikal terutama ditujukan untuk lesi yang minimal. Lotion atau salep antijamur dapat digunakan sebagai pengobatan topikal pitiriasis versikolor ini. Pengobatan sistemik digunakan pada kondisi tertentu yaitu adanya resitensi terhadap obat topikal, lesi yang luas dan sering kambuh. Untuk pengobatan lebih lanjut dapat dikonsultasikan ke dokter. zdr. Putu Gede Hari Wangsa, S.Ked.


5

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

Resensi Buku

Hakikat Desa Pakraman Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: Seputar Desa Pakraman dan Adat Bali : I Wayan Surpha : Pustaka Bali Post : 2012 : 279 halaman

MEMAHAMI Bali sesungguhnya kita juga harus memahami keberagaman dalam bentuknya yang “tulus” beragam perbedaan di Bali sesungguhnya adalah kekayaan bagi yang paham akan arti seni, budaya, dan agama. Buku minggu ini ditulis oleh seorang tokoh mumpuni Bali, yang memahami arti sesungguhnya menjadi manusia Bali. Mana agama Hindu, dan mana adat Bali, penulis memaparkan bahwa bagi sebagian orang itu adalah pertanyaan dan teka-teki. Begitu pula tentang hukum adat dan hakikat desa pakraman, perlu dipublikasikan, sehingga umat Hindu di Bali dapat lebih memahami dan bersikap lebih arif dalam berinteraksi baik internal, maupun eksternal. Buku ini tidak saja memaparkan adat, hukum adat dan desa pakraman, juga dilengkapi dengan keputusan seminar kesatuan tafsir terhadap aspek-aspek agama Hindu dan Perda tentang desa pakraman. Menarik untuk dibaca dan dipahami kembali. (osi)

Film

Keindahan Sepotong Cinta Judul Film Sutradara Artis

: The Light Between Oceans : Derek Cianfrance : Michael Fassbender, Alicia Wikander, dan Rachel Weisz FILM mengisahkan tentang seorang pria yaitu Tom Sherboune (diperankan Michael Fassbender). Tom memutuskan pulang ke Australia dan bekerja sebagai seorang penjaga mercusuar yaitu di daerah di Janus Rock. Ia juga membawa serta Istrinya, Isabel (diperankan Alicia Vikander). Isabel masih mengalami sebuah trauma, yaitu satu kali gagal atas kelahiran anaknya serta dua kali mengalami keguguran. Padahal mereka sangat mendambakan seorang anak. Pada suatu hari, Isabel mendengar ada suara tangisan seorang bayi pada sebuah kapal yang terdampar di dekat tempat ia tinggal. Di dalam kapal itu membawa seorang anak bayi yang masih hidup, dan juga seorang lakilaki, namun laki-laki yang berada di dalam kapal tersebut sudah meninggal. Isabel sangat bahagia dan histeris. Ia ingin sekali segera memiliki dan mengasuh bayi tersebut. Akan tetapi, lain halnya dengan Tom, ia ingin segera memberi tahukan peristiwa tersebut kepada tim penyelamat. Dikarenakan istrinya, akhirnya Tom mau mengadopsi anak bayi tersebut dan kemudian memberinya nama Lucy. Film ini memiliki gambar yang bagus. Dialog minim. Dan menyentuh. Layak untuk ditonton. Durasi 2 jam, tidak membuat kita beranjak dari layar. (osi)

Mata yang Menyalak

CERPEN

Oleh Gede Aries Pidrawan “ANAK-anak adalah pemberi keceriaan pada setiap musim yang berganti. Terkadang mereka juga menjadi peri, tubuh-tubuh orang dewasa bisa melayang dibuatnya,” begitu katamu padaku sembilan bulan lalu, di suatu petang saat kau datang meminangku. Sebelumnya, kita memang pernah bertemu. Namun, sepintas lalu. Saat itu kita tak tukar-tukar nomor pribadi, kartu-kartu, bahkan nama atau identitasmu. Namun, keseriusanmu kata-katamu tentang peri-peri itu, tentang anak-anak itu, tentang senyum setiap musim yang kau janjikan pada anak-anakku, aku trenyuh. Ini adalah pertemuan yang aku impikan: seorang lelaki datang dengan cintanya, kemudian menawarkan bahu tempat bersandar bagi anak-anakku. Aku membuka ruang hatiku setelah kau tunjukkan berjuta mainan bagi anak-anakku. Di tembok rumah kau pajang beratus kupu-kupu kertas. Bersama anakku, kau juga sulap halaman rumah dengan warna-warni bunga mawar. Kepada tangan mungilnya, kau ajarkan mereka mencintai alam. Kita menikah setelah kau perbolehkan anak-anakku berkunjung ke rumah renunganmu. Di rumah renunganmu, kau tuangi celah otak anak-anakku dengan wejangan-wejangan kehidupan. Kau ajarkan mereka bagaimana menggerakkan nurani, melangkahkan kaki dengan bijak, dan mengutarakan buah pikiran dengan santun. Aku berdesir. Lelaki pengayom seperti inilah yang kucari. Padahal, selepas kegagalan pernikahanku yang kedua, sempat aku mengira bahwa di dunia tak ada lagi lelaki baik. Pernikahan bagiku tak lebih dari perkara birahi. Aku bahagia menjanda. Namun, kini kau hadir membawa perbedaan. Kau adalah pelindung, bagiku dan juga anak-anakku. Luas hatimu tak dapat kujangkau. Maka kuserahkan anak-anakku padamu. Di luar itu, aku pun merajut mimpi bersamamu. Kau menerbangkanku setiap malam, menjadikanku dewi istana yang di setiap detikku kau basuh aku dengan kemanjaan. Kau selalu desirkan syair-syair cinta kenamaan. Kau gubah bisik cinta Kahlil Gibran menjadi darah, mengalir di tubuhku. Jiwaku pun terbang, kebahagiaan membumbung melayang. “Anak-anak adalah peri yang siap menghadirkan keceriaan pada setiap musim yang berganti,” itu adalah kata yang terus terngiang dan membekas lembut di hatiku. Tentang anak-anak kecil, yang merupakan peri-peri mungil itu, aku paling suka saat kau menceritakan bagian awalnya. “Sayang kau tahu bahwa pada awalnya dewa di surga mencipta sepasang peri mungil dan menganugrahkannya pada sepasang manusia paling bijak? Peri itu kemudian terlahir dan menjadi anak kecil mungil, sangat lucu, sangat jujur sehingga kelucuan dan kejujurannya mampu menggetarkan dunia. Semula dunia ini adalah dunia yang rapuh. Namun, kelucuan peri mungil itu meluluhkan kerapuhan itu.” Hingga di akhir cerita kau berkata, “Aku berharap dewa juga menganugrahkan peri di perutmu, bukankah kita juga adalah pasangan yang bijak.” Hanya saja, belakangan ini aku bermimpi aneh. Peri-peri mungil tumbuh di rahimku bukanlah peri mungil yang seperti kau gambarkan. Kulit tubuhnya tak halus, tetapi bersisik. Binarnya matanya sayu, bukan menyala seperti yang sering kau ceritakan. Apa mungkin ini pertanda? Dan jika nanti benar mimpi itu terwujud, peri mungil yang dianugrahkan dewa bukanlah peri mungil seperti yang kau ceritakan, apakah kau tetap akan mencintainya? Apa kau akan memperbolehkannnya berkunjung ke rumah renunganmu? Apa kau juga akan menuangi celah otaknya dengan wejangan kehidupan?

Apa kau akan tetap mengajarinya menggerakkan nurani, melangkahkan kakinya dengan bijak, dan mengajarkannya cara mengutarakan buah pikiran dengan santun? Aku takut, karena ia berbeda, kau akan memperlakukannya dengan cara berbeda. Ini adalah bulan kesembilan kehamilanku. Si mungil telah berontak dalam perut. Agaknya ia akan segera hadir menyapa dunia. Dan kau, tetap setia di sampingku, seperti dahulu, membisikkan kata-kata penyemangat hingga kekalutanku hilang. Namun, ketika kuingat kembali mimpi tentang seorang peri yang ada dalam perutku, aku kalut kembali. Sebab dalam mimpi, peri itu tidak seperti peri dalam ceritamu. Peri itu tubuhnya berisisik, bukan mulus seperti ucapmu. Peri ceritamu, seperti yang kau ceritakan saban sore, selalu menarik perhatian ibu-ibu untuk bercanda dengannya. Ia adalah peri yang lucu, peri yang selalu memberi keceriaan pada setiap orang. Sedangkan, dalam mimpiku, peri yang kukandung terlahir sebagai peri yang buruk rupa. Mereka yang memandangnya akan muntah atau berteriak geli. Tak ada orang mendekat untuk sekadar bercanda dengannya. Lihat. Setelah beberapa lama bergulat, anakku lahir. Dokter tersenyum, bidan tersenyum, dan kau pun tersenyum. Mungkin bagimu, kini peri memang terlahir dari rahimku, serupa dengan peri yang kau ceritakan. Kaki mungilnya meronta-ronta, tangisnya

menggema. karenanya dari mulumutmu doa syukur menggema. Entah, tidak demikian bagiku. Putih mulus kulit bayi yang kau bisikkan, tampak begitu bersisik di mataku. Tangisnya yang menggelegar, gelegar yang ajaib, begitu katamu, di telingaku terdengar menjadi rintihan. Kamu terus memujinya sebagai peri yang diharapkan. Kau katakan padaku bahwa peri itulah yang akan menjadi peri yang dicintai dunia. Peri yang akan dicintai oleh semua ibu di dunia. Kelak, seperti katamu, peri itu akan tumbuh menjadi peri dewasa, menjadi rebutan dan tumbuh pada setap hati lelaki. “Peri kita sayang,” begitu katamu. Matamu berbinar sambil mengecup kening bayi mungil yang kini hadir di pangkuanmu. Namun, melihat binar matamu, entah mengapa, aku melihat api amarah yang menjilat-jilat. Aku tak kuasa melihatnya, api itu serasa mau membakar. “Kenapa menatapku begitu sayang,” suaramu lembut, tetapi serasa menakutkan di telingaku. Aku takkuasa menjawab. Kembali binar matamu itu keluar bagai jilatan api. Menatap jilatan matamu, aku dibangunkan pada ingatan itu. Ingatan pada sebuah hotel berbintang di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Saat itu gerimis. Aku berjalan pelan. Keraguan menghantui. Telah kukatakan pada Mami Tun bahwa aku telah berhenti. Namun, ia tetap

memaksa. “Sri, sekali ini saja. Mas Wawan hanya mau denganmu,” katanya datang ke apartemenku. “Aku sudah berhenti Mi. Anakanakku butuh kasih sayang. Kasian mereka saban malam kutinggalkan.” “Trus, apa yang bisa kau kerjakan? Anak-anakmu butuh uang.” “Dagang Mi. Sudah kuhubungi teman-teman di cafe dulu, mereka mau menolong. Sekarang mereka juga sudah berhenti kerja gituan.” “Datanglah sekali ini saja. Mami sudah janji. Apa Mami perlu sebarkan foto-foto bugilmu agar anakmu tahu?” “Jangan...jangan.” Aku menatap anak-anakku: Rega, Yuni, dan Egar. Rega adalah buah perkawinanku dengan Wawan, suami pertamaku. Pernikahan be accident itu hanya berjalan dua tahun. Di tahun ketiga ia tak tahu rimbanya. Yuni dan Egar adalah berkah di perkawinanku yang kedua. Ayahnya, Sudip, seorang politisi muda. Pertama kali bertemu di kafe di Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur tempatku bekerja. Awalnya Sudip adalah langganan di cafe itu, hanya minum kopi. Berikutnya, meminta dilayani khusus olehku. Selanjutnya, jalan bersama, bercumbu, membina hubungan, dan menikah. Pernikahan tak bertahan lama sebab ternyata ia sudah beristri. Sempat aku sambangi ke rumahnya. Namun, para preman datang mendamprat. Tampaknya ia sudah jadi bupati. Apa jadinya jika mereka tahu pekerjaan ibunya selama ini? Aku katakan iya pada Mami. “Ini yang terakhir,” kataku. Mami kemudian pergi. Aku menyiapkan diri. Di hotel Putri kamar 205, Wawan mencumbuku dengan buas. Aku masih ingat dengan kasar Wawan melampiaskan hasrat lelakinya. Sakit rasanya. Lebih-lebih di hatiku sebab dalam setiap sentuhan Wawan dengan jelas dapat kulihat Yuni, Rega, dan Egar seolah-olah datang. Tatap matanya menyerangku. Dari mulutnya bertumpahan ludah-ludah, melompat ke wajahku, kemudian pergi. Aku masih ingat pergulatan itu sangat lama. Seluruh tubuhku seperti remuk. Selepas Wawan selesai dengan hasratnya. Aku merapikan diri dan beranjak ingin pergi. Pada saat itulah, gerombolan masuk kamar, mungkin empat sampai lima lelaki. Kukira itu penggerebekan. Namun, setelah kulihat Wawan terkekeh, jelaslah tampak bahwa itu telah direncanakan. Dengan beringas pula empat sampai lima lelaki itu menjilatiku kulitku. Aku berontak. Melihat sebuah celah, aku berlari ke luar hotel. Dengan pakaian setengah telanjang ku stop setiap mobil. Tak ada yang berhenti. Sampai akhirnya mobilmulah yang berhenti. Kau bawa aku ke rumahmu. Selama hampir dua hari kau merawatku. Kau memberiku dorongan-dorongan hingga aku dapat dengan cepat melupakan kejadian malam itu. Kau juga merawat anakku. Setelah tenang, aku pergi dari rumahmu. Dengan tenang kau mempersilakan, tanpa pertanyaan: siapa kamu. Beberapa hari kemudian, kau yang datang kepadaku, meminangku. Aku terkejut sebab kau tentu tahu siapa aku. Namun, kau keburu menutup mulutku saat ingin kukatakan aku.....“Siapa kamu, itu tak penting. Yang jelas aku ingin bersamamu, menciptakan peri mungil yang mampu menggetarkan dunia,” katamu. Kini setelah peri mungil itu benarbenar hadir di hadapanmu, akankah kau akan mengungkit-ungkit siapa aku? Aku masih melihat binar matamu yang menyalak itu.

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Reki Eko Rohdiyanto

Adi Wiryadarma

Y. Anang Jatmiko

Windhu Segara

Wied. N

W.G. Sumarta


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Capricorn Peruntungan: Kesuksesan ada di tangan Anda sendiri apalagi peluang sudah nampak di depan mata sehingga sangatlah disayangkan jika akhirnya terbuang percuma. Karier: Tak perlu takut untuk bisa lebih berimprovisasi. Kesehatan: Sekilas badan nampak terasa sehat, akan tetapi akan bisa terganggu jika Anda tidak bisa menjaganya dengan berpola hidup yang benar. Keuangan: Tak perlu mengharapkan janji orang lain, karena hanya akan bikin kecewa saja. Asmara: Tetap ceria dan cukup hangat, sehingga minggu akan terasa cepat berlalu. Aquarius Peruntungan: Buat apa terus memikirkan omongan dan gunjingan orang, itu hanya akan bikin sakit hati. Ada baiknya Anda terus menatap ke depan tanpa perlu tengok kanan kiri. Karier: Apa yang menurut Anda baik ternyata belum tentu akan diterima orang lain dengan baik juga untuk itu jangan keburu takabur dulu. Kesehatan: Anda tak perlu sangsi dengan kondisi badan karena masih tampak segar dan prima. Keuangan: Tampak baik dan pemasukan tetap lancar dan bisa diharapkan untuk dapat memenuhi segala kebutuhan yang ada. Asmara: Suasana yang merenggang ini sebaiknya bisa diselesaikan dengan suasana kedamaian, tanpa perlu dengan kata-kata yang terkadang sangat menusuk hati. Pisces Peruntungan: Suasana masih terbilang cukup baik terutama untuk memulai hal-hal yang masih baru bagi diri Anda. Tak perlu terpengaruh oleh keadaan berat yang lagi Anda alami di minggu ini. Karier: Hadapilah segalanya dengan optimis, yakinlah bahwa segalanya pasti ada jalan jika di situ ada kemauan. Kesehatan: Aktivitas tinggi dan pekerjaan setumpuk harus diimbangi dengan kondisi badan yang benar-benar prima, untuk itu manfaatkan waktu istirahat yang tersedia sebaik mungkin. Keuangan: Agak berat untuk meraih keuntungan besar di minggu. Asmara: Apa gunanya selalu membikin sakit hati dirinya,apa bukan lebih baik Anda hiasi suasana kisah asmara Anda dengan kemesraan dan keharmonisan. Aries Peruntungan: Kesempatan baik yang sudah terbentang di depan mata sebaiknya benar-benar bisa ditindaklanjuti, tak perlu terpengaruh oleh kegagalan yang pernah anda alami di waktu lampau. Karier: Ingatlah bahwa kegagalan bukanlah kehancuran, selama diri Anda masih mau bangkit maka masih ada kesempatan bagi Anda untuk meraih kesuksesan. Kesehatan: Jangan percaya diri dulu bahwa kondisi badan Anda sudah benar-benar fit, karena penyakit itu datangnya sewaktu-waktu apalagi jika tidak ada upaya untuk menjaga kesehatan. Keuangan: Walaupun income masih belum memuaskan akan tetapi diri Anda masih harus bersyukur karena di masa sulit ini masih ada saja pemasukan. Asmara: Jangan hiasi waktu-waktu Anda dengan percekcokan, karena itu akan membuat asmara Anda tak ada tenang-tenangnya. Taurus Peruntungan: Cobalah untuk bisa bekerja serileks mungkin, agar rencana dapat berjalan dengan lancar dan tidak terganggu. Karier: Rongrongan yang muncul dari orang lain, sebaiknya biarkan saja, tak perlu terlalu ditanggapi. Kesehatan: Jangan berhenti untuk selalu mengkonsumsi air putih, apalagi Anda sering banyak duduk akhir-akhir ini. Keuangan: Jangan terlalu mengobral dana yang ada untuk beli barang yang kurang begitu penting, sadarilah bahwa saat ini Anda masih memerlukan dana yang cukup banyak untuk dapat terlepas dari resesi ini. Asmara: Tampak mulai goyah karena kurang adanya pengertian dan rasa saling percaya, maka dari itu segera instropeksi diri Anda. Gemini Peruntungan: Peluang yang muncul, sebaiknya dipelajari dengan hati-hati. Perlu konsentrasi tinggi untuk menjawab berbagai tantangan dan permasalahan yang muncul di minggu ini. Karier: Omongan sumbang dari luar sebaiknya ditanggapi dengan hati dingin tidak perlu terlalu menuruti maksud mereka. Kesehatan: Biasakan untuk berbicara dengan benar juga dengan intonasi yang wajar, agar kebiasaan Anda yang selalu berbicara dengan berapi-api tidak sampai mengganggu faktor kejiwaan Anda. Keuangan: Pemasukan masih lumayan lancar dan hampir tidak ada gangguan yang terlalu berat. Asmara: Hubungan yang agak merenggang ini sebaiknya bisa disikapi dengan hati yang sabar dan perasaan yang selalu mengalah. Cancer Peruntungan: Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan orang lain, ada baiknya anda concern saja dengan urusan yang lagi dihadapi. Agar bisa tepat pada sasaran dan hasilnya bisa memuaskan hati. Karier: Terhadap orang yang mencari kesalahan Anda, sebaiknya tak perlu ditanggapi. Kesehatan: Cukup baik dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, walau pekerjaan tampak cukup banyak dan melelahkan. Keuangan: Walau dana tersedot cukup banyak untuk suatu urusan, akan tetapi pemasukan masih cukup lancar untuk dapat mendongkrak keuangan Anda. Asmara: Jangan selalu menyakiti hatinya, karena itu akan menjadi bumerang buat Anda sendiri. Leo Peruntungan: Suasana di minggu ini cukup berat dan banyak menguras pikiran serta tenaga, maka dari itu jangan tambah stres Anda dengan berbagai rencana baru yang belum waktunya untuk dikerjakan sekarang. Karier: Berbagai tawaran yang datang, sebaiknya jangan diterima dulu. Kesehatan: Jika terasa ada keanehan dengan kondisi badan Anda, maka jangan segan-segan untuk segera membawa ke dokter. Keuangan: Selama Anda tenang dan tidak bersikap grusa-grusu, maka keuangan Anda akan tetap tenang dan tidak terganggu. Asmara: Agar suasana bisa kembali harmonis dan mesra maka Anda harus temukan solusi yang tepat. Virgo Peruntungan: Suasana masih cerah dan lancar, suasananya juga sangat menyenangkan walaupun posisi sebenarnya sudah bergeser dan sudah tidak semujur minggu kemarin. Karier: Jauhi hawa malas yang tampak terus merongrong Anda. Kesehatan: Cepat Anda lupakan persoalan yang pahit, agar suasana hati bisa tetap damai dan tenang selalu. Keuangan: Berhatihatilah dalam memberikan janji-janji, jangan asal omong walaupun keuangan Anda masih relatif stabil dan tenang. Asmara: Jangan sering berkeluh kesah bila berada di sampingnya, agar sidia tidak bertambah pusing saja. Libra Peruntungan: Di minggu ini cari selamatnya saja. Karena jika dipaksakan akan percuma saja hasilnya, bisa-bisa malah akan membikin rugi dan pusing. Karier: Urusan yang membosankan sebaiknya tetaplah dijalani dengan biasa-biasa saja, jangan sampai Anda biarkan begitu saja. Kesehatan: Jangan memforsir diri terlalu berat, cobalah Anda jalani dan selesaikan segala tugas dengan terorganisir. Keuangan: Tak perlu terlalu mengharap janji orang lain, itu hanya akan bikin kecewa saja. Asmara: Jangan suka membesar-besarkan masalah, semua itu tidak ada untungnya lebih baik memandang suatu permasalah dari sisi baiknya saja. Scorpio Peruntungan: Tak perlu berputus asa dalam menghadapi berbagai rintangan yang tiba-tiba datang menghadang di minggu ini, hadapi dengan tenang dan penuh semangat. Karier: Usulan dari luar sebaiknya jangan cepat diterima mentah-mentah begitu saja, ulas dan pertimbangkan dulu sebelum melaksanakannya. Kesehatan: walau agak batuk-batuk akan tetapi kondisi badan relatif masih lebih baik dan terjaga. Keuangan: Bila ada peluang jangan ragu untuk memanfaatkannya. Asmara: Suasana di minggu ini tetaplah ceria dan hamper tidak ada gangguan yang harus dikhawatirkan. Sagitarius Peruntungan: Tidak perlu memaksakan diri, bila perlu Anda mengambil inisiatif mengalah demi kemenangan, itu adalah langkah yang tepat dan harus dipikirkan di minggu ini. Karier: Patuhi dan jalankan semua perintah atasan, tak perlu Anda menentangnya. Kesehatan: Usahakan Anda selalu tidur dengan tenang tak perlu terus memikirkan persoalan Diasuh Oleh dan permasalahan yang lagi Anda Putri Wong Kam Fu hadapi saat ini. Asmara: Bila hubunBerlaku gan lagi memanas jangan keburu ambil 15-21 Januari 2017 keputusan ekstrem.

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

WEDA WAKYA

Berlindung pada Dosa Versus Berlindung pada Kebajikan Agnido garadas caiva Sastra-panir dhanapahah Ksetra-daraharas caiva sadete atatayinah (Vasistha Smrti 3.19) “Dia yang membakar, meracun, memegang senjata tajam di tangan lalu membunuh yang tidak berdosa, yang merebut harta orang lain, yang merampas tanah orang lain, memperkosa, -- keenam ini dinamakan Atatayinah, yaitu mereka yang melakukan kejahatan besar.” KATA atatayinah berasal dari kata atatayi yang menunjukkan single, untuk menyebut satu orang pelaku, sedangkan atatayinah artinya jamak untuk menyebut banyak pelaku. Kitab Dharma Shastra di atas menyebut Sad Atatayi karena jumlah pelaku Atatayi itu ada enam, maka dipergunakan kata Sad Atatayinah. Kata Atatayinah juga dapat dijumpai dalam kitab suci Bhagavad-gita (nihatya dhartarashtran…hatvaitan atatayinah) -- Wahai Janardana, kesukaan apa yang akan kita peroleh dengan membunuh putra-putra Dhrtarastra, membasmi para pembunuh ini kita hanya akan mendapatkan dosa-dosa. Kita mengenal istilah Sad Atatayi yang diajarkan oleh guru agama di sekolah-sekolah. Sad Atatayi terdiri dari kata Sad (enam), dan atatayi (kejam, sangat jahat). Sad Atatayi artinya enam jenis kekerasan, teror, kekejaman, atau kejahatan besar. Atatayi artinya dosa besar, yaitu membunuh, memperkosa dan lain-lain. Ada dosa-dosa yang dikelompokkan sebagai dosa kecil, dosa menengah, dosa besar. Sad atatayi ini termasuk dosa besar. Sebagai catatan, kata Sad di sini bukan kata Sat yang artinya kebenaran melainkan Sad yang berarti enam. Sad atatayi berarti enam jenis penjahat kelas kakap. Atatayi artinya penjahat. Atatayinah artinya para penjahat. Di dalam Bhagavadgita,

Redaktur Khusus WEDA

WAKYA Darmayasa Arjuna berkeluh kesah kepada Krsna, “Wahai Janardana, nihatya dhartarashtran, setelah membunuh putra-putra Dhrtrastra ini, -- ka pritih syaj, kesenangan apa yang akan kita dapatkan? Papam evasrayed asman, kita hanya akan papa eva, hanya pada dosa, ashrayed, berlindung?” Pada zaman Kali Yuga, orangorang kebanyakan berlindung pada dosa-dosa (Bhagavadgita 1.36). Pada zaman Veda, orangorang berlindungnya pada kebenaran, perbuatan-perbuatan punia (mulia), atau pada sat dharma, sat karma. Di sanalah orang-orang berlindung. Sebaliknya zaman sekarang ini orang-orang berlindungnya pada dosa-dosa (papam evasrayet), S embahyangnya berlindung kepada Tuhan, tetapi action (perbuatan) berlindungnya pada dosa-dosa. Ketika orang berbuat salah atau dosa, mereka akan mengemas kalimat-kalimat, alasan-alasan supaya dirinya tidak disebut bersalah atau berdosa. Akan diusahakan sekuatnya untuk mencarikan ayat-ayat atau pasal-pasal pembenaran dari segala kesalahan atau dosa yang dilakukan. Orang-orang berlindungnya ke sana. Orang-orang mencari pekerjaan pun sekarang ini sering berlindungnya pada dosa-dosa (papam evashrayet), berlindung pada “pasal-pasal”. Ada pasal 450, artinya untuk mendapatkan pekerjaan jenis tertentu orang harus membayar sekian ratus juta rupiah. Ada “pasal” 175, ada pula pasal “50”. Untuk bisa dagang di Kantin orang harus kena “pasal” 25, artinya harus membayar 25 juta rupiah barulah bisa berdagang di kantin. Dan orang sangat senang mendapatkan kesempatan un-

tuk “berlindung” pada dosa-dosa (papam evashrayet). Pada zaman dahulu, kesadaran orang sangat bersih dan suci sehingga mereka teguh berlindung pada Sat Dharma, Sat Karma. Pada zaman sekarang, “lampu penerang” orang zaman Kaliyuga ini ini adalah “lampu kegelapan”, sehingga orang menemukan terang dalam kegelapan. Mereka hidup ceria meriah dalam kebohongan, merampas harta orang, tanah orang diukur lalu dimasukkan ke tanahnya, gaji orang “diukur” lalu dimasukkan ke rekeningnya, dan lain-lain. Orang-orang zaman Kaliyuga berlindung pada kegelapan (papam evashrayet). Kegelapan Sapta Timira akhirnya melahirkan “anak-anak” sebanyak “enam orang” yang dinamakan Sad Atatayi, yang menurut Manu Smrti adalah Agnida (membakar; rumah orang dibakar, mobil orang dibakar, bahkan membakar orang hidup-hidup), Visada (meracuni termasuk dengan Sianida, menyakiti orang), Atharva (ilmu hitam, black magic), Sastraghna (mengamuk memakai senjata tajam, membunuh orang dengan senjata tajam, bom dan lain-talin kekerasan terror, Gratikrama (memperkosa), Rajapisuna (memfitnah, adu domba). Atatayi, merupakan dosa besar. Para atatayi pada umumnya berusaha mengumpulkan segala kekayaan, popularitas dan mencapai jabatan dengan berlindung pada papam evasrayet. Mereka yang berada di dalam “papam evasrayet”, lama-lama akan melakukan kekerasan tanpa merasa bahwa apa yang dilakukan tersebut adalah kekerasan. Ketika di dalam melaksanakan tugas pekerjaannya mereka harus membunuh, maka mereka tidak merasa hal itu sebagai perbuatan jahat atau dosa. Para pekerja di perusahaanperusahaan pengelolaan daging kaleng misalnya, mereka sudah “mati rasa” melihat binatang hidup-hidup dimasukkan ke tempat pembantaian. Ngeri jika orang menonton videonya di Youtube; binatang hidup-hidup dimasukkan ke mesin pembunuhan, digiling, dan akhirnya

binatang-binatang tersebut mati menggelepar-gelepar. Merampas harta dan uang orang lain juga termasuk dosa besar atatayi. Para koruptor merampas uang negara, uang rakyat tanpa merasa bersalah dalam mengakali kuitansi dan lain-lain. Mereka menciptakan sebuah sistem untuk berlindung pada dosa-dosa demi keuntungan pribadi. Karena mendapat tawaran hidup nikmat, mewah, nyaman, enak, maka mereka menjadi lupa diri. Mereka berlindung pada kebohongan dan kejahatan tetapi tidak merasa ada sesuatu yang aneh pada dirinya atau pada apa yang sedang dilakukannya tersebut. Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa apa yang mereka sedang lakukan adalah merupakan kegiatan atatayi (melakukan dosa berat). Orang baik-baik akan dengan patuh berlindung bukan pada dosa-dosa (papam evasrayet) melainkan berlindung pada Dharma (dharmam evasrayet), demi kemuliaan hidup lahir batin, sakala dan niskala. Semua orang memang memerlukan uang untuk hidup yang lebih baik. Akan tetapi, mereka yang menentukan berlindung pada Dharma tidak akan sampai terpancing ke arah papam evasrayet. Umat Hindu Dharma mengetahui sepenuhnya bahwa banyak cara yang dianjurkan oleh pustaka-pustaka suci Veda untuk dapat hidup dengan baik, damai, berkecukupan lahir batin dalam hidup di dunia ini. Orang tidak perlu harus menempuh jalan tidak baik atau berlindung pada “jaringan” dosa-dosa demi hidup yang tenang damai di dunia ini. Perlindungan pada Dharma merupakan pelindungan yang sangat indah dan pasti untuk memperoleh segala kemuliaan hidup di dunia ini. Ketika orang berlindung pada dharma, maka dharma itu sendiri yang akan melindungan mereka. Dharma melindungi orang yang berlindung padanya. “Dharmam raksati raksitah – Dharma atau kebajikan melindungi orang yang berlindung pada kebajikan dharma. Hanya saja, bagaimana berlindung pada Dharma, banyak yang masih belum memahaminya.

MIMBAR AGAMA

Beda Agama dan Bela Agama Redaktur Khusus MIMBAR

HINDU I Gusti Ketut Widana “LIHAT kebunku penuh dengan bunga, ada yang putih dan ada yang merah, setiap hari kusiram semua, mawar melati semuanya indah”, demikian sebait lagu anak-anak yang ternyata baru disadari mengandung nilai-nilai penghargaan terhadap perbedaan. Termasuk perbedaan agama, yang dianalogikan seperti kebun atau taman yang justru semakin indah dengan hadirnya beragam aneka warna bunga. Bayangkan kalau kebun itu hanya ditumbuhi bunga kamboja, asosiasi orang kebanyakan pastilah mengingatkan pada keberadaan kuburan, seram menakutkan. Lagi pula, sejarah “kelahiran” atau kehadiran agama-agama memang sudah sedemikian rupa keberadaannya, melekat dengan label perbedaan. Kesemua perbedaan agama itu adalah kehendak Tuhan, sebagai berkah anugrah di atas segala bentuk, rupa dan nama yang berbeda-beda. Di dalam kitab Bhagawadgita, VII. 21, dengan jelas dinyatakan : “Apapun bentuk kepercayaan yang ingin dipeluk oleh penganut agama, Dengan bentuk apapun keyakinan yang tak berubah itu sesungguhnya Aku sendiri yang mengajarkannya. Untuk itu, di dalam kitab Bhagawadgita, IX.3 diingatkan,: “Manusia tanpa keimanan, yang mengikuti jalan ini, tidak mencapai Aku, dan kembali ke jalan dunia kematian, menderita”. Artinya, setiap umat, apapun agamanya yang sama-sama berisikan ajaran Tuhan, tinggal melaksanakan segala perintah sekaligus menghindari larangan-Nya. Tidak perlu, bahkan tidak penting lagi mempersoalkan perbedaan nama, isi, “sosok” yang dipuja, dan lain sebagainya yang sebenarnya memiliki substansi kebenaran yang tunggal, sebagaimana keesaan Tuhan itu sendiri. Jika kemudian agama dengan kebenaran absolutnya dipandang, bahkan dengan “pongah” dinilai salah atau sesat oleh umat dengan keyakinan berbeda, tentu ini sebuah bentuk pengingkaran atas kebenaran ajaran Tuhan. Apalagi kalau kemudian, dengan mengatasnama-

kan kebenaran agama sendiri, selain menjustifikasi juga hendak menghegemoni keberadaan agama minoritas, jelas hal itu semakin menggambarkan betapa karakteristik keimanan umat tersebut semakin jauh dari sikap religius yang humanis. Sejatinya agama, apalagi Tuhan Yang Serba Maha, menurunkan agama yang berbeda bukan untuk dibela, apalagi dengan cara-cara yang justru bertentangan dengan kebaikan dan kebenaran ajaran-Nya. Sebab, Tuhan dalam ajaran-Nya sudah membuatkan hukum (Rta), yang dengan sendirinya mengatur seluruh kehidupan dengan segala konsekuensinya. Dharma raksatah raksitah, demikian dinyatakan yang artinya, barang siapa membela dharma maka dia akan dibela dan dilindungi oleh dharma itu sendiri. Membela dharma, sama artinya dengan membela agama atau sebaliknya membela agama sama juga maknanya dengan membela dharma – kebaikan dan kebenaran. Hanya saja, manakala hendak membela dharma, maka cara-cara dharma jugalah yang sepatutnya digunakan. Bukan sebaliknya, bermaksud membela dharma/agama tetapi dilakukan dengan cara-cara adharma (kekerasan atau kejahatan). Cara dan tujuan seharusnya selaras. Karena, cara itulah yang akan menentukan pencapain dan hasil dari tujuan yang di dapat. Kalau dilakukan dengan cara baik tentu kebaikan yang akan di dapat. Kebalikannya jika menggunakan cara-cara tidak baik dan tidak benar, maka keburukan yang akan diperoleh, setidaknya pahala yang didapat akan sesuai dengan cara yang digunakan. Makanya di Bali ada petuah luhur yang menyatakan : ala gawe ala tinemu, ayu kinardi ayu kapanggih, bahwa apabila kita melakukan kejahatan maka keburukan yang akan ditemui, dan kalau kita melakukan kebaikan dan kebenaran maka kerahayuan pula yang akan didapat. Itulah hukum Rta yang di dalam konsep Hindu disebut dengan “karmaphala”. Hukum Tuhan yang bergerak atas dasar hubungan sebab akibat. Bahwa setiap ‘sebab’ akan menghasilkan ‘akibat’, dan apapun ‘akibat’ yang di dapat adalah karena adanya suatu ‘sebab’. Karmaphala ngaran ika phalaning gawe hala hayu, begitu kitab Slokantara 68 menyebutkan bahwa karmaphala itu artinya akibat (pahala) dari suatu sebab perbuatan baik buruk. Dikaitkan dengan situasi

perkembangan belakangan dalam kasus bela agama dalam konteks penistaan agama, sesungguhnya sah-sah saja. Tetapi ketika kemudian berkembang dan terkontaminasi dengan kepentingan beraroma politik untuk menjatuhkan nama baik seseorang, apalagi dengan cara kekerasan dan memaksakan kehendak, tentu patut dipertanyakan tingkat religiusitasnya sebagai insan agama yang katanya cinta damai dan selalu membawa berkah anugrah bagi semesta alam. Sejatinya, secara filosofis (tattwa) Tuhan dan agama yang diwahyukan tidak pernah meminta pembelaan. Karena berTuhan atau beragama adalah

pilihan keyakinan pribadi yang paling asasi yang tidak boleh dibenturkan dengan keyakinan lainnya yang pada hakikatnya “sama-sama benar”. Tuhan adalah “Maha Kuasa”, semua yang ada sudah “teratasi” oleh kemahakuasaan-Nya. Jadi tidak perlu ada pembelaan atas diri Tuhan atau agama. Satu hal yang justru patut dan penting dilakukan semua umat beragama adalah “membenahi” diri dengan selalu berjalan di jalur dharma bukan berkubang terus di muara adharma. Caranya dengan membela kepentingan umat, sesama dan segenap makhluk agar semuanya dapat hidup semakin sejahtera dan bahagia:sarve sukhino bhavantu.

PERMATA HATI

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)

Kamis, 8 Desember 2016 telah lahir anak ke-2 dari pasangan I Nyoman Soma Partama dan I Kadek Fitriani yang diberi nama I Kadek Dehan Danu Marta.


Redité Kliwon, 15 Januari 2017

Bali L E M B A R

7

B A S A

B A L I

Bencingah I Komang Wartaya

Durung Becik Katami PIKOBET sané mapaiketan ring tradisi miwah budaya tetamian panglingsir wantah sapunapi kawéntenanipun riwekasan. Duaning mautsaha mangda budaya sané katami setata ajeg miwah kukuh nénten dangan. Sangkaning punika, alit-alit miwah yowanané patut kayun nglestariang seni budaya duéné. I Komang Wartaya, angga Sekaa Jégog Sekar Taji maosang, pikayunan taler pisarat alit-alit miwah yowana magambel jégog déwasané mangkin sampun nedunang. Pinaka conto, dané sampun saking alit magambel jégog, sakéwanten kantos mangkin durung wénten angga sekaa sané alitan jaga ngentosin dané masekaa jégog miwah nami kasenian punika. “Kantos mangkin durung wénten angga sekaa anyar utawi yowana sané meled nyarengin magambel jégog. Mawinan manut titiang, kasenian puniki durung becik katami olih yowanané,” baos dané sané embas ring Pergung, 21 Maret 1974 puniki sada sebet. Katlatarang, sané mautama sajeroning nabuhang jégog wantah gegebugan jégognyané patut Ngrampak pantara pangumbang taler pangisep. Mawinan makasami angga sekaa patut apal ring sajeroning tabuh sané kasolahang mangda prasida becik katabuhang. “Pinih becik yéning tetabuhan inucap sampun prasida “di luar kepala” sinah nénten malih sledatsledet tatkala magambel. Yukti, jégog wantah gambelan sané pinih rimit,” dané sané meneng ring Br. Pergung Dauh Pasar, Désa Pergung, Jembrana maosang. (was)

Dwi Septian Cahyadi

Kirang Uratian BUDAYA miwah seni tetamian panglingsir jakti patut setata kalestariang, duaning sios saking “kekayaan intelektual” Bali sané luwih taler wantah pisarat utama ring pariwisata Bali. Sakéwanten, kahanané mangkin sayan akéh budaya tetamian sané nénten sumeken kauningin tur satmaka nyantosang galah punahnyané kémanten. I Made Dwi Septian Cahyadi, S.Pd.B., angga Sekaa Jégog Sekar Taji taler Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Jembrana puniki maosang, kawéntenan budaya minakadi budaya jégog sampun sayan nguredang duaning kirang becik kasinahang. Dané maosang beciknyané kasenian cihna Jembrana punika kaicén akéh selah “promosi” mangda wisatawan sayan nguningin. Yéning sampun asapunika sinah prasida ngamedalang income sané becik majeng para penabuh tur majanten seni jégog prasida kalestariang. “Yéning sakadi manah tiang, pemréntah patut ngamargiang promosi sané kasarengin antuk pelaku pariwisata inucap. Duaning masané mangkin, jégog taler seni siosan ring Jembrana arang kasinahang, sajabaning wantah ri kala nampek kawéntenan acara minakadi festival kémanten,” baos Tamatan IHDN Denpasar warsa 2013. Kabaosang malih, kawéntenan jégog kakasorang antuk rindik kolaborasi sané yukti ngulangunin. Sangkaning punika, pisarat krama ring kasenian jégog sayan nedunang, napi malih kawéntenan kasenian ring Jembrana nénten banget kapikayunin. “Akéh kasenian Jembrana sané nénten molihang uratian kantos kawéntenanipun satmaka ical. Sakéwanten nampek acara minakadi féstival Kabupaten Jembrana, kasenian kuno sané kocap punah punika wawu prasida kapanggihin mawinan akéh krama rumasa angob,” baos dané makenyem. (was)

(60)

BPM/dok

JEGOG – Pinaka sinalih tunggil kasenian saking Kabupaten Jembrana, Jégog wantah kasenian sané patut kalestariang.

Gambelan Jégog Abarung

Kasenian Kabupatén Jembrana SOANG-soang wewidangan janten madué cihna sané matiosan. Kahanan sakadi asapunika taler ketah kapanggih ring Bali sané saking nguni kasengguh “Pulau Dewata” utawi “Pulau Seribu Pura” taler kasub antuk kalewihan palemahan taler makéh wangun seni budayanyané. Ngeninin indik seni budaya minakadi sané marupa gambelan, majanten kawéntenannyané kapanggihin ring sajebag Jagat Bali. Sakéwanten wangunipun durung majanten pateh, sakadi ring Jembrana wénten piranti tetabuhan sané dados cecihna saking kabupaten inucap, inggih punika Jégog. Mangku Ketut Sindya pinaka sinalih tunggil krama panglingsir ring Désa Pergung Jembrana maosang, jégog wantah kasenian saking Jembrana sané ngawi-

gunayang bebilahan tiing sané kaakit tur ngamedalang suara sané macihna pisan. Gambelan sané kamargiang ri kala wénten piodalan, féstival miwah kaupah sajeroning upacara pawiwahan puniki taler ketah kanggén ngiringang makudang-kudang sesolahan. Pikayunan sané pateh taler katlatarang I Komang Wartaya, angga Sekaa Jégog Sekar Taji Désa Pergung Jembrana. Dané maosang, parikrama nabuh jégog ketah kadagingin antuk sesolahan minakadi Joged Bumbung, Pusparesti, Belibis, Cendrawasih miwah Makepung cihna saking Kabupatén Jembrana. Jégog taler prasida kanggén ngiringang utawi nabuhang sesolahan tapel. Katlatarang malih, daweg dumun jégog taler kanggén ngambelang sesolahan drama gong, mapencak silat utawi cabang.

Ngeninin indik tabuh sané kamargiang minakadi; Tabuh Tegak, Tabuh Lembar Iswara, Tabuh Doplangan miwah tabuh kuno minakadi Tabuh Gendéran, Tabuh Bali, Tabuh Jalak Putih taler Tabuh Tangis Alit. “Ri kala ngawitin nabuh utawi mungkah sabda, sané katabuh wantah Tabuh Truntungan. Wusan punika wawu kalanturang antuk tabuh siosan. Yéning féstival, sané katabuhang wantah tabuh anyar sané mawasta Tabuh Kulkul Banjar,” baos Wartaya. Wartaya malih maosang, sajeroning gambelan jégog abarung sami pirantinipun madué aran soang-soang antuk soroh miwah genahnyané ritatkala katabuhang. Minakadi sané tetiga genahnyané pinih arep kawastanin antuk Barangan, ring ungkurnyané malih te-

tiga kawastanin antuk Kancil utawi Kancilan. Malih tetiga ring ungkuran kawastanin antuk Suwir. Pangapit ring kiwa-tengen Suwir kawastanin antuk Kuntung utawi Celuluk. Malih siki sané pinih ageng ring ungkur kawastanin antuk Jégogan tur pangapitnyané ring kiwa miwah tengen kawastanin Undir. Dadosné akéh piranti gambelan wénten pat belas bungkul, yéning kadagingin malih antuk jejangkepannyané minakadi tawa-tawa, kendang lanangwadon, céngcéng miwah suling, akéhnyané kirang langkung siangolas piranti. Sajeroning nabuhang jégong abarung taler matiosan. Minakadi ring Barangan, asiki panggul kanggén ngebun tur malih siki nguncang tan. Gege-

bugan ring Kancilan miwah Suwir kawastanin makét miwah nyelangkit, tangan ring kenawan miwah kebot ngebug niri-niri. Ring Kuntung gegebuganipun kawastanin ngiing miwah ngicig. Ring Undir miwah Jégogan wantah ngicig kémanten. Sios punika, dané nyantenang yéning nabuhang jégog ngaptiang ulengan pikayun sané becik ring soangsoang gambelan sané kagambel. “Parikrama nabuh ring jégog macihna pisan duaning tangan kenawan miwah kebot patut ngambel panggul tur ngamargiang gegebugan sané mabinayan nanging adung ring tabuhnyané. Pateh sakadi ngrindik, tangané wénten sané ngebun miwah wénten sané ngoncang,” asapunika dané nartayang. (was)

Tapel Rangda, Pepayasan miwah Taksu Gambelan Jégog Abarung SAKADI sané ketah kauningin, gambelan jégog wantah kasenian Kabupaten Jembrana sané prasida kapanggihin ring makudang-kudang upacara minakadi pawiwahan, piodalan miwah féstival. Wangunipun kakaryanin saking bilah-bilahan tiing satmaka cihna sios saking gambelan puniki. Yadiastun masaih sareng rindik, nanging bilahbilahan tiing ring jégog doh agengan tur suarannyané taler mabinayan. I Made Dwi Septian Cahyadi maosang, tuuh tiing sané kanggén makarya jégog nénten prasida kapastikayang, yéning sampun wayah sinah prasida kapunggel tur kagenahang sinambi kaangin-anginin kirang-langkung limang bulan mangda jakti tuh. Risampuné tuh becik wawu kagarap kanggén jégog. Parindikan pateh taler kabaosang I Komang Wartaya, tiing sané kanggén jégog patut kajantenang tuh utawi dayuh-

nyané. Parikrama ngetuhang tiing inucap sané nelasang galah akéh, mawinan makarya gambelan jégog prasida nelasang galah awarsa. Ngeninin indik tiing sané kanggén, boya makasamian soroh tiing, sakéwanten wantah tiing gesing utawi sané kawastanin tiing lepung utawi petung ring wewidangan Badung miwah Tabanan. “Sios punika bilahan tiing ring gambelan jégog, bungkilanipun majeng ka arep tur tutuknyané majeng kuri. Matungkalikan sakadi bebilahan ring gambelan rindik,” baos dané. Sios ring pepasangan, akéh bebilahan tiing taler mabinayan saihang ring rindik. Ring rindik, akéh bebilahanipun kantos solas bungkul. Yéning ring gambelan jégog wantah kutus bungkul. Makasami pateh minakadi ring Barangan, Kancilan, Suwir, Kuntung, Jégogan miwah Undir. Ngeninin indik suara sané kamedalang sajeroning gambelan jégog, makakutus

punika jaga ngamedalang suara ndong, ndéng, ndung miwah nding tan pawénten suara ndang. Ngeninin indik akéh bilahanipun sané akutus bungkul punika wantah nyinahang pahan suaran jégog inucap dados kalih, inggih punika ndong, ndéng, ndung miwah nding ring suara pangumbang miwah ndong, ndéng, ndung tur nding ring pangisep. Sané taler ketah kapanggihin sajeroning gambelan jégog abarung wantah payasan tapel rangda utawi boma sané kapanggih ring barangan pinih tengah miwah ring jégogannyané utawi ring gambelan pinih ungkur. Yadiastun kapanggih sakadi pepayasan kémanten, sujatiné tapel rangda wantah taksu saking gambelan jégog abarung. Kawéntenan inucap kabaosang olih Mangku Ketut Sindya. Payasan Boma wantah taksu saking bebarungan jegog, sangkaning punika tapel inucap pastika kapanggih ring bebarungan sekaa jégog

TIMPALNÉ siosan kagiat santukan bénjang nénten libur. “Nah lamun kéto yadiapin Budiana sing ada, melah masi masalahé bahas malu. Yén suba pada cumpu mani tinggal nakonin ia dogén,” baosné Ngurah Jelada negesang. “Sujatinné masalah napi niki?” Gedé Pandé lan Luh Candri matakén sérius pisan. “Yén dados antosang ja pang sadu arep sareng Madé Budiana,” baosné Sudiari alon. “Yén niki jaga membahas masalahné Dék Budiana, tiang setuju mangkin rembugang malu. Mani tinggal nakonin ia pinaka calon terdakwa. Sira nawang terdakwa biasané ngalih selah ngilangang alat bukti,” pajarné Ketut Pajar kadi omongan pokrol bambu. “Kénkén Dék, orahang nak’é masalahé ané alamin Sudiari apang timpalé nawang.” “Bééh Tungurah ja nerangang apang ten ngalor-ngidul,” pasaurné Sudiari jengah. “Nah, isi singkatné kéné. Ibi

suud ulangan umum Madé Sudiari baanga ngidih manisan dadua tekén Madé Budiana. Lantas daara mara abesik. Tiang masih baanga dadua, nanging déréng bakat daar. Madé Budiana ajak Tut Pajar lan Gedé Pandé malunan mulih. Tiang siduri pesu lan napetang Sudiari ngepil di bucu. Mara takonin ngorang ulanganné jeblok, saha bayunné uwon nagih atehang mulih ka kosné. Terpaksa tiang ngatehang ia malu nganggon motorné. Teked jumah ia ngoraang sakit sirah. Mara pecikin jeg malah ngorahang nafsu birahinné ngrudeg nagih ....aaah, nagih ...... manuan. Baah bahaya yén kéné, sangsaya yén ia kena manisan misi obat perangsang lantas ajak tiang ka RSU. Ditu manisané ka etés di Lab. Mabukti saja misi obat perangsang. Madé Sudiari suntika lan baanga obat penenang mara nyak tenangan. Lantas teked di kos nyak masaré kalahin tiang. Sujatiné apa tujuanné ia maang tiang obat perangsang ajak Sudiari yén sing madasar jahat? Yén kanti

tiang ajak Sudiari aor salulut, kanti ketara utawi beling, sing ké ngawinang tiang ajak Sudiari salah, mahukum, kapaksa ngantén ngawinang suud masekolah? Adan iragané, sekolahé, désan iragané kayang SMP Rendang asal sekolah iragané lakar rusak? Maksud tiangé lakar ngurus ia malu ajak timpalé padidi. Yén sing ngaku mara lakar laporang tiang ka Kepala Sekolah utawi yén perlu ka Kantor Polisi apang pisan-pisan bubar, ia mapecat,” kénten baosné Ngurah Jelada ring timpal-timpalné sané sami bengong kadeep-deep. “Béh, tong madaya tekén Dék Budi ngelah daya corah kekéto,” Ketut Dangin nyelag. “Buina ia malaksana tan papikir ngrusak timpal padidi ané sesai ajak medem bangun malajah. Yén sampun lengkap bukti-bukti lan saksi korbané jeg laporang tendasné ka Kepala Sekolah apang pecata timbang ngelah timpal sing dadi ajak manyama braya,” Luh Candri masaur gregetan santukan Madé

BPM/was

TAPEL – Ring sajeroning babarungan gambelan jégog majanten jaga kapanggihin tapel rangda wiadin boma. Tios dados pepayasan, tapel punika taler kajantenang pinaka taksu saking soang-soang sekaa jégog. sané kagenahang ring barangan pinih tengah miwah ring jégogannyané. “Tiang nyantenang yéning taksu saking jégog kamedalang saking tapel inucap, sangkaning punika tapel rangda sané ketah kaseng-

guh Boma ring jégog sekaa tiangé puniki karyanin tiang kekereb tur kanggén tatkala jégog nénten kamedalang utawi kagambelang. Sios punika nyabran rerainan taler aturin tiang canang,” baos Mangku Sindya. (was)

Budiana sering malali ka kosné nyelék-nyelékang timpal. “Badah, niki sampun katerlaluan. Buin mani yén kari ten ngaku melahan iraga ané menahin bungutné baan gemelan, apang nawang kapok,” raosné Gedé Pandé brangti. “Nggih, mani sanjané iraga ajak nemnem langsung kumahné Madé Budiana, apang tawanga masih tekén misanné Wayan Sudiana kénkén tingkah polahné,” Madé Sudiari tan sida ngempet yén paningalanné paketéltél. “Oh Tungurah lek pesan tiang dadi buah bibih.” “Lamun kénten nunas tulung langsung kumahné Dék Budi jam lima soré biar masalahé niki cepet pragat, napi ia nyak ngakuin kapelihanné? Yén ten lakar terusang ka Kantor Polisi,” baosné Ngurah Jelada saha nyilahang timpalné ngwédang ngraris bubaran. Kari Gusti Ngurah Jelada ngampil-ngampilang bukunné sakakedik ranjinganga ka dusé mangda tan mabrarakan ring méjané. Rencananné pindah ka SMA

Bangli sampun nyantep mangda nénten malih keni pisuna masawitra sareng jatma corah jela culika ring timpal. Bénjangné semengan ring sekolahan kawéntenané ramia maosang ulangané sambil mabresih-bresih mecikang tetamanan, nanging Madé Budiana nénten kanten ngranjing. Siang wau Ngurah Jelada polih gatra saking Dék Sudiari yén Madé Budiana sampun rauh, mawinan raganné malih SMS timpalné mangda jam lima durus kumahné Madé Budiana. Ngurah Jelada sareng timpalné jam lima sampun sami rauh, terimana ring Madé Budiana kadi biasa grahgah-gréhgéh sarwa blancuk, nyaru-nyaru kadi tan wénten masalah. “Pidan teka Dé? Ibi antiang sing teka, ituni masih sing masuk, kirimin SMS masih tusing ngwales. Madé kija dogén malali?” Ngurah Jelada matakén sada teges sasekenan. (Masambung)


Upacara

8

Redité Kliwon, 15 Januari 2017

Bebantenan

Sanggah Turus Lumbung

Tetuek Amor ring Acintya

Madué Teges Nyengker miwah Ngicén Kahuripan

AMOR ring Acintya wantah wacana sané sampun nénten tawah malih kapiragi. Napimalih majeng umat Hindu ring Bali. Kruna puniki lumrahnyané kanggén ri kala wénten krama sané padem. Lumrahnyané ring krama maosang “Dumogi Amor ring Acintya”. Kruna Dumogi mateges semoga. Amor mateges masikian utawi ical. Acintya mateges nénten prasida kapikayunin. Sajeroning konteks filsafat kapatehang sareng suksma miwah sunya. Teges Dumogi Amor ring Acintya wantah dumogi masikian sareng “Yang Maha Suci Yang Maha Tak Terpikirkan”. Munggah sajeroning Sastra Jawa Kuna maosang mapaiketan sareng kruna ring ajeng. Puniki kutipan saking naskah kidung miwah kakawin Jawa Kuno: Amor ring Widhi wénten sajeroning Kidung Sunda kabaos ‘san wus amor in widi’. Amor ring Śiwātmaka wénten sajeroning naskah Wangbang Wideha, ‘agya ni nwan amor in Śiwātmaka’. Amor ring Déwata wénten sajeroning Kidung Harsa-Wijaya: ‘san wus amor in dewata; san wus amor in dewa; san wus amor i widi’. Indiké punika katujuang majeng para raja, utawi anak suci, sané kabaosang ‘san wus amor in dewata’ (beliau yang telah kembali ke alam kedewataan’, wantah ida dané sané suci, sané kaajiang, ‘memenangkan kehidupan ini’ miwah mawali ka alam kedewataan. Yéning meled mawali ka alam kedewataan, majanten iraga patut madué bobot kadewataan dumun. Ring Bali iraga nami lontar-lontar mabasa Jawa Kuno sané dados dasar sajeroning nincapang kahanan déwék iraga. Lontar-lontar inucap minakadi: Aji Kadyatmikan, Aji Kamoksan, Aji Putus, Dharma Sunya, Dharma Patanjala, Wrhaspati tattwa, miwah sané tiosan. ‘Amor ring Acintya’ sajeroning lontar-lontar punika madué padanannyané minakadi: suksma miwah sunya. Amor ring Acintya wantah tetujon pinih utama saking samian naskah-naskah inucap. Ring sinunggil naskah Wrhaspati tattwa kabaosang dalil kawit iraga katelebin yéning iraga meled ka kawit iraga, alam kadewataan. Logikanyané: yéning rauh ring tetujon iraga patut uning pamargi. Yéning nénten uning margi sapunapi ngaptiang rauh ring genah sané katuju? Kabaosang, sesampun paletan punika paripurna kalintangin wawu minab prasida rauh ring genah sané katuju (Amor ring Acintya) Sajeroning buku Samsara, pamargin atma ring alam kematian mamargi olih energi sané pateh sareng energi sané ngwentuk pikayunan. Pikayunan lumrahnyané sané nénten becik pacang ngiringang iraga nuju alam-alam sané peteng tur sawaliknyané. Dadosné pikayunan utawi kahanan raga ring sajeroning kahuripan miwah sapunapi kawéntenané ring galah sadurung lampus manados dasar tatkala kalampusan inucap. Duaning punika sané jagi nedehang pamargin Sang Atma. Jadma sané tatkala lampus durung misadiang raga, nénten lascarya nilarin mercapada, abot antuk rasa sakit napi malih madaging antuk pikayunan utawi ambek karaksasan. Sujatiné puniki sané kawastanin mati Salah Pati. Sangkaning punika patut nunggilang pikayunan taler ngamargiang manah sané ning lan santi. Sangkaning punika taler para Yogi, Mpu, Dang Hyang, Maharsi mawacana, parikrama sané patut kamargiang ring sajeroning manusa tatkala ngamargiang kahuripan wantah ngicalang Sad Ripu tur nincapang parikrama asah-asihasuh taler maparilaksana sané becik. Tatkala galah lampus wiadin padem punika rauh, sinah iraga sampun sadia tur lascarya nyanggra antuk manah sané santi. (Ida Rsi Bhagawan Smerti Kusuma Wijaya Sebali)

PAMEKAS ring Bali, makehan soang-soang pakarangan madaging palinggih utawi wangunan suci Agama Hindu. Wangunan suci sané wénten ring wewidangan karang kulawarga marupa sanggah kamulan sané kawangun antuk “rasa seni” sané nganutin dresta utawi adat ring wewidangan désa utawi karang inucap. Sané taler ngangobin manah, ring Bali majeng krama sané durung mrasidayang ngwangun genah suci utawi sanggah kamulan sané permanén, sinah krama inucap makarya sanggah antuk taru dapdap sané kawastanin Sanggah Turus Lumbung sané kadadosang Sanggah Kamulan. Sanggah turus lumbung kakaryanin saking taru dapdap duaning sakadi sané sampun kauningin olih krama Hindu Bali, taru dapdap inucap pinaka taru sakti. Turus lumbung punika taler madué teges “Nyengker miwah Nguripang sang sané madué sanggah”. “Turus utawi turus dapdap inucap pinaka pralambang saking tameng utawi perisai inggih punika piranti sané kanggén nyengker miwah nyagra padéwékan ring payudan. Yéning lumbung tegesnyané gemuh miwah kerta raharja, sios punika taler pinaka genah panyimpenan padi sané prasida nguripang krama sané madue,” baos I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H., Sekretaris Lembaga Konsultan Upacara

UNHI Denpasar. Satria malih maosang, krama sané durung mrasidayang ngwangun sanggah sané becik tur permanén punika, patut pisan krama inucap makarya sanggah turus lumbung pinaka genah sané kasuciang. “Tiang/saka/ tampul pangayatan Ida Bhatara Hyang Guru patut nganggén punyan kayu dapdap majeng ring para krama Hindu Bali sané durung madué merajan utawi sanggah pepaetan,” baosnyané nugesang. Yéning panglimbak kahanan ekonomi sampun becik tur sampun prasida makarya wangun palinggih permanen, sinah kadadosang sampun ngwangun sanggah permanen. Antuk sapunapi suéné nganggén turus lumbung nénten wénten kapatutanipun, duaning ajahan agama Hindu punika luwes tur nganutin kahanan miwah kawéntenan saking soang-soang krama. Punika taler indik prasida utawi néntennyané krama ngaryanin sanggah permanén. Taru dapdap sané ketah kanggén inggih punika soroh taru dapdap tis, Satria maosang wénten tetueknyané. Yéning ring pakarangan sampun madaging sanggah turus lumbung saking taru dapdap tis, sinah kahanan pakarangan inucap becik tur tis. Kénten taler yéning dapdap tis inucap kanggén pagehan, pateh jagi ngawinang tis pakarangané. (uma)

BPM/dok

TURUS-Turus dapdap sané kanggén sanggah turus lumbung madué teges utawi pralambang saking taméng pinaka piranti sané kanggén nyengker utawi nyagra padéwékan ring payudan. Yéning lumbung tegesnyané gemuh taler pinaka genah panyimpenan padi.

Dapdap Akéh Wiguna,

Banget Kabuatang Krama

BPM/net

DAPDAP - Kawéntenan I Taru Sakti utawi dapdap katah pisan wigunannyané, prasida kanggén sarana Usada kantos kanggén pinaka sarana sajeroning sakatah upacara majeng Umat Hindu Bali. Sangkaning akéh wigunannyané, gumanti taru dapdap becik pisan kaupapira tur kalimbakang kawéntenannyané.

KRAMA Hindu ring Bali sampun janten pastika nénten prasida lepas saking kawéntenan taru dapdap. Taru sané lumrah kawastanin taru sakti puniki, saking taru, daun/don, kantos ka muncuk (tunas) dahat mabuat majeng krama Hindu. Manut I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H., Sekretaris Lembaga Konsultan Upacara UNHI Denpasar, kawastanin taru sakti santukan taru (batang) saking taru dapdap prasida tumbuh muncuk anyar (tunas baru), yadiastun bongkol taruné nénten nganteg tanah utawi kataném. “Sangkaning kawigunannyané punika ngawinang taru dapdap kasengguh pinaka taru sakti antuk sakatah wiguna sané banget kabuatang krama, inggian pinaka tamba taler pinaka sarana upacara,” baosnyané. Manut penelitian sané sampun kalaksanayang olih sakatah ilmuwan, don dapdap madué komposisi alkaloid, eritradina, eritrina, eritramina, hipaforina, miwah erisovina. Daun dapdap madué rasa sané pait, sakéwanten ngametuang rasa tis tur prasida pinaka pembersih darah/rah. Ring Bali wénten makudang-kudang soroh taru dapdap, minakadi dapdap oong/wong, dapdap canging, miwah dapdap tis. Dapdap oong madué cihna tarunyané sané madui tur nénten dados kanggén sarana upakara. Dapdap canging pateh madui, nénten dados kanggén serana upakara, nanging prasida kanggén jangan pinaka tamba panuun tensi, utawi tamba sungkan jantung. Dapdap sané lumrah kanggén sarana upakara olih krama Hindu wantah dapdap tis. Yéning selehin indik kawén-

tenan taru dapdap ring widang pengobatan, taru dapdap madué makudang-kudang kawigunan, inggih punika pinaka tamba cacingan miwah disentri, rematik, sungkan ring weteng, kebus dingin, nepasin kruron (keguguran), melancarkan ASI, miwah nifas ring ibu-ibu sané wusan ngembasang putra. Kahanan punika sané ngawinang taru dapdap banget mawiguna majeng krama pamekasnyané krama Hindu ring Bali. Tios kawigunayang pinaka tamba sakadi sané kabaosang iwawu, taru dapdap taler kawigunayang makarya sanggah sané ketah kawastanin “Sanggah Turus Lumbung”. Tios punika, taru dapdap

pamekasnyané dapdap tis taler kawigunayang ri kala wénten krama ngamargiang Wayang Lemah. Dalang sané ngamargiang ilén-ilén pawayangan inucap pastika ngawigunayang dapdap tis pinaka saranannyané. Taru dapdap tis taler kawigunayang pinaka sarana upakara mabyakaonan pinaka pamegat. Sajeroning makarya banten prayascita taler ngawigunayang muncuk taru dapdap pinaka piranti panyangkep simbol kekuatan utawi kasaktian taler pabersihan. Sangkaning dapdap mabuat pisan majeng krama, sampun pastika kawéntenan I Taru Sakti puniki pacang becik kaupapira tur kalimbakang kawéntenannyané. (uma)

Satua

Urip I Punyan Kendal Olih : Madé Taro TAWAH pesan! Tatuné ané borok prajanian ilang. I Gedé ngusapusapang limané sig batisné ané matatu. Saja, tatuné ané borok suba was, ilang. Sahasa ia menekang batisné makadadua lantas majalan adéng-adéng. Malaib lantas Ia nuju punyan nyuh ané nampek uli kubonné sambilanga nyledét punyan kendal ané ada di samping punyan nyuhé. Ia lantas mongkod punyan nyuh lan ngalap kuud tur aturanga ring Ida Sang Pandita Wasal. Sang Pandita nginum yéh kuudé kantos wadih. Prabawanidané sumringah. “Suksma, Gedé!” pangandikané ring anak ané mara segeranga. “Pangidih Bapa suba isinin Cening, kéto masih Bapa suba nulungin Cening. Jani tatu ané ada di batis ceningé bakal mawali sakadi jatimula. Padalem punyan kendalé ento.” Miragi bebaosang Ida Sang Pandita, nadaksara I Gedé ngeling. Terus ia nyumbah Sang Pandita apanga tatu borokné tusing buin ada di batisné. “Ampura Ratu! Titiang nunas mangda seger. Titiang angayubagia tatu borok tiangé was, titiang masemaya pacang jemet makarya.” Ulian ngugu aturné I Gedé, pandita ané suci lan sakti ento ngandegang kayuné ngwaliang tatu borok ento ka batisné I Gedé. Uli sekat ento, I Gedé seleg magaé. Ia nagih ngarap tanah ané katumbuhin punyan kendal ané misi borok ento. Punyan kendal ento sayanganga pesan tekén I Gedé muah cucu-cucunné. Padalem I Punyan Kendal ané borok ulian I Gedé. Borok ento sanget pesan, mawanan kanti ngaé punyan kendalé bolong. (Puput)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU KLIWON, 15 JANUARI 2017

9

Australia Terbuka 2017

Murray dan Kerber Jadi Unggulan Teratas HAL 12

Lima Pertandingan nT Terakhir erakhir Liverpool: 12/01/17 Southampton ton n 1-0 Liverpool (EFL Cup) 0 Plymouth (FA Cup) 08/01/17 Liverpool 0-0 02/01/17 Sunderland 2-2 Liverpool (Premier League) Leag gue) 01/01/17 Liverpool 1-0 (Premier 0 Manchester City (P Prem mier League)

Perkiraan Susunan na an Pemain: ed (4-2-3-1): De Gea; Manchester United Valencia, Jones, Sm Smalling, Carrick, malling, Blind; Carric ck, Herrera; Pogba, Mk Mkhitaryan, khitaryan, Rooney; Ibrahimovic. viic. Liverpool (4-3-3): M Mignolet; ignolet; Clyne, Lovren, Klavan, av van, Milner; Can, Wijnaldum, La Lallana; allana; Firmino, Sturridge, e, Origi.

Pogba Cetak Sejarah Menjadi Emoji di “Twitter”

Manchester – Megabintang Manchester United, Paul Pogba mencatatkan sejarah baru. Il Polpo kini menjadi pesepak bola pertama yang dibuatkan emoji sendiri oleh jejaring sosial Twitter. Emoji Pogba ini dirilis jelang laga super big match antara Setan Merah versus Liverpool di Old Trafford malam nanti. Emoji unik ini bergambar sisi kiri wajah Pogba dengan gaya rambut khasnya yang eksentrik. “Terima kasih Twitter telah membuat emoji saya, mari bersenang-senang di #pogba” kicau Pogba tentang emoji dirinya ini, Sabtu (14/1) kemarin. Tak berapa lama setelah dirilis, emoji Pogba ini pun lantas menjadi trending topic worldwide di Twitter. Sebagai informasi, emoji ini bisa diaktifkan di Twitter dengan mengetik hashtag #Pogba mulai saat ini hingga laga Manchester United kontra Leicester City pada 5 Februari 2017. Prestasi ini membuat Poga mengalahkan dua superstar lapangan hijau saat ini yaitu Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Twitter pun menjelaskan mengapa Poga dipilih untuk dijadikan emoji. Perwakilan Twitter UK, Iain Liddle mejlaskan Pogba merupakan pemain sepak bola ikonik yang sedang marak dibahas. “Manchester United selalu inovatif dalam penggunaan Twitter,” tutur Liddle. Reaksi mayoritas pengguna Twitter terhadap emoji Pogba begitu masif. Saat artikel ini ditulis, “#pogba” sedang menduduki world trends nomor satu di Twitter. Pogba direkrut Manchester United dari Juventus pada musim panas 2016. Ia dibeli dengan harga 89 juta poundsterling (Rp 1,4 triliun). Harga transfer itu menjadikan Pogba sebagai pemain termahal dunia, mengalahkan rekor transfer Gareth Bale dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid. Sejauh ini Pogba sudah menorehkan 27 penampilan bersama Manchester United. Dari seluruhnya, dia sukses mencetak enam gol dan empat assist. (kmb33/rtr)

Duel Duo Merah Manchester –

Duel dua tim identik dengan warna merah akan terjadi di Old Trafford malam nanti. The Red Devil akan menjamu The Reds dalam lanjutan Premier League. Kedua tim kini tengah berada di papan atas, sehingga kedua peracik startegi harus berpikir tentang strategi terbaik untuk menang.

Jose Mourinho diyakini J akan memanfaatkan agresivitas Liverpool untuk memperbesar perbesa Manchester United menang. M MU akan menunggu sampai Liverpool menurun. men Terlepas dari fakta f bahwa MU sedang dalam performa tterbaik yang dibuktikan dengan rangkaian sembilan kemenangan beruntun, Mourinho Mour diprediksi bakal bermain cerdas. Mantan bek MU Gary Neville meyakin meyakini Mourinho tak punya alasan untuk meladeni mel permainan terbuka Liverpool sejak a awal. Liverpool dik dikenal sebagai tim yang bermain dengan gaya menyerang dengan kombinasi counter-pressing. Skuat Juerge Klopp akan berusaha besutan Juergen perm menguasai permainan sejak awal dan pres melakukan pressing dengan agresif saat bola kehilangan bola. Gaya ini me memang akan merepotkan lawan, tapi di llain sisi akan menguras tenaga. Celah ini yang diduga Neville akan coba dim dimanfaatkan Mourinho di Jik berhasil membuat LivOld Trafford. Jika erpool frustrasi dalam dua fase pertama, MU dinilainya p punya kans bagus karena di fase akhir L Liverpool bakal menurun staminanya. “Mourinho a akan bersikap pragmatis. Dia akan tahu bahwa Liverpool bakal menekan jauh k ke area MU dan menekan dengan agresif. Dan dia tahu bahwa itu akan memudar seiring jalannya laga,” ujar Neville, Sab Sabtu (14/1) kemarin. “Kalau mereka bisa melewati satu jam pertama, dia akan mereka bahwa peluang dan momen-momen mereka bakal tiba momen-mom dan Liverpool akan melakukan kesalahankesalahan bertahan,” imbuhnya. bertaha diuntungkan fakta bahwa MU juga diun Liverpool punya waktu istirahat yang lebih pendek. A Anak-anak Merseyside baru bermain m melawan Southampton pada Kamis (12/ (12/1) dini hari kemarin. Sementara MU su sudah lebih dulu bermain melawan Hull Ci City, yakni pada Rabu (11/1) dinihari. Menurut Neville, salah satu pemain yang akan menjadi kunci dalam laga nanti adalah Mkhitarya Mkhitaryan sebenaHenrikh Mkhitaryan. rnya bukan pemain y yang diperkirakan akan menjadi andalan Jose Mourinho pada musim sem ini. Mkhitaryan sempat diragukan setelah diparkir cukup lama oleh The Special One. Namun belakanga belakangan ini pemain ini sukses membuktikan bahw bahwa mereka layak untuk Manch memperkuat Manchester United di bawah B asuhan Mourinho. Bahkan tak jarang man-

Statistik Kedua Tim Head to Head: 18/01/16 Liverpool 18/03/16 Manchester United 11/03/16 Liverpool 17/01/16 Liverpool 12/09/15 Manchester United

0-0 1-1 2-0 0-1 3-1

Lima Pertandingan Terakhir Manchester United: 11/01/17 Manchester United 2-0 07/01/17 Manchester United 4-0 03/01/17 West Ham 0-2 31/12/16 Manchester United 2-1 26/12/16 Manchester United 3-1

tan pemain Borussia Dortmund ini menjadi penentu kemenangan Setan Merah belakangan ini. Neville sendiri percaya bahwa kedua pemain ini benar-benar pemain yang menyulitkan, sehingga ia meminta Liverpool untuk ekstra pada keduanya pada laga ini. “Jose Mourinho benar-benar dimanjakan dengan pilihan pemainnya dalam skuatnya. Ia punya beberapa pemain yang sudah matang pada waktu yang tepat,” katanya. “Henrikh Mkhitaryan kemungkinan akan menjadi kunci permainan MU di sektor sayap. Jesse Lingard lebih bertugas sebagai pelari, dan memainkannya berarti sedikit beresiko kehilangan bola.” “Mkhitaryan punya pertimbangan yang lebih baik dan mereka punya kaki yang lebih lincah sehingga mereka bisa mengatasi masalah ketika hanya diberi ruang dan waktu yang sedikit dari Liverpool. Dan saya rasa anda akan lebih cepat capek untuk mengejar pemain yang bisa mengendalikan bola dengan sangat baik.” tutup mantan bek kanan tersebut. Hal senada diungkapkan Pelatih Liverpool Juergen Klopp. Klopp mengakui pemain yang akan dia waspadai adalah gelandang serang Armenia, Henrikh Mkhitaryan. Kehadiran Mkhitaryan dikatakannya membuat permainan United sangat berbeda dibandingkan awal musim lalu. Klopp mengatakan Mkhitaryan dapat menjadi penentu dalam pertandingan. “Henrikh Mkhitaryan menggabungkan kemampuan dalan tempo tinggi. Pencetak gol yang bagus, punya sikap bagus, serta pekerja yang bagus juga,” tutur Klopp. Klopp sendiri dinilai sebagai pelatih yang sangat hafal dengan permainan Mkhitaryan. Sebab keduanya pernah bekerja sama saat masih membela Dortmund. Menurut pelatih asal Jerman itu, Mkhitaryan juga memiliki kemampuan adaptif yang sangat tinggi. Sebab kapten tim nasional Armenia mampu ditempatkan dalam posisi berbeda. “Dia bisa bermain di posisi berbeda dan dia adalah pemain kelas dunia, itu tidak diragukan,” tegasnya. Klopp berharap pulihnya Joel Matip dapat menghentikan pergerakan Mkhitaryan. Klopp sudah mengetahui pola serangan apa yang akan dia terapkan saat melawan United di Old Trafford nanti. “Umpan kami harus lebih cepat dan lebih dulu mengambil inisiatif. Kalau tidak dapat berjalan dengan baik kami harus berpikir tentang itu, kami tahu apa yang harus kami lakukan,” tutupnya. Laga ini memang menjanjikan pertandingan seru yang menarik untuk disaksikan. (kmb33/ap/rtr)

Manchester United (Premier League) Liverpool (Liga Europa) Manchester United (Liga Europa) Manchester United (Premier League) Liverpool (Premier League) Hull City (EFL Cup) Reading (FA Cup) Manchester United (Premier League) Middlesbrough (Premier League) Sunderland (Premier League)


BOLA MANIA

10

Sevilla Vs Madrid

Klasemen Sementara Liga Inggris Pos Tim 1 Chelsea FC 20 2 Liverpool FC 20 3 Tottenham Hotspur FC 20 4 Manchester City FC 20 5 Arsenal FC 20 6 Manchester United FC 20 7 Everton FC 20 8 West Bromwich Albion FC 20 9 AFC Bournemouth 20 10 Southampton FC 20 11 Stoke City FC 20 12 Burnley FC 20 13 West Ham United FC 20 14 Watford FC 20 15 Leicester City FC 20 16 Middlesbrough FC 20 17 Crystal Palace FC 20 18 Sunderland AFC 20 19 Swansea City AFC 20 20 Hull City AFC 20

P M S K GM GK+/- Pts 16 1 3 42 15 +27 49 13 5 2 48 23 +25 44 12 6 2 39 14 +25 42 13 3 4 41 22 +19 42 12 5 3 44 22 +22 41 11 6 3 31 19 +12 39 8 6 6 28 23 +5 30 8 5 7 28 24 +4 29 7 4 9 29 34 -5 25 6 6 8 19 25 -6 24 6 6 8 24 32 -8 24 7 2 11 22 31 -9 23 6 4 10 23 35 -12 22 6 4 10 23 36 -13 22 5 6 9 24 31 -7 21 4 7 9 17 22 -5 19 4 4 12 30 37 -7 16 4 3 13 19 37 -18 15 4 3 13 23 45 -22 15 3 4 13 17 44 -27 13

Liga Italia Pos Tim 1 Juventus FC 18 2 AS Roma 19 3 SSC Napoli 19 4 SS Lazio 19 5 AC Milan 18 6 Atalanta Bergamasca Calcio19 7 FC Internazionale Milano 19 8 Torino FC 19 9 ACF Fiorentina 18 10 Udinese Calcio 19 11 AC Chievo Verona 19 12 Genoa CFC 19 13 UC Sampdoria 19 14 Cagliari Calcio 19 15 Bologna FC 1909 18 16 US Sassuolo Calcio 19 17 FC Empoli 19 18 US Città di Palermo 19 19 FC Crotone 18 20 Delfino Pescara 1936 18

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

P M S K GM GK+/- Pts 15 0 3 39 14 +25 45 13 2 4 40 18 +22 41 11 5 3 42 22 +20 38 11 4 4 33 21 +12 37 11 3 4 28 20 +8 36 11 2 6 31 22 +9 35 10 3 6 30 22 +8 33 8 5 6 36 27 +9 29 7 6 5 28 24 +4 27 7 4 8 25 26 -1 25 7 4 8 20 24 -4 25 6 5 8 21 23 -2 23 6 5 8 22 26 -4 23 7 2 10 27 43 -16 23 5 5 8 17 25 -8 20 5 3 11 24 33 -9 18 4 5 10 11 26 -15 17 2 4 13 16 36 -20 10 2 3 13 14 33 -19 9 1 6 11 14 33 -19 9

Pertarungan Klub Teratas Madrid –

Raksasa Spanyol, Real Madrid bertekad untuk mengamankan posisi puncak klasemen La Liga pada akhir pekan ini. Untuk itu kubu Los Blancos akan mengincar kemenangan saat mereka kembali menyambangi Ramon Sanchez Pizjuan Stadium, markas Sevilla pada hari Senin (16/1) dini hari nanti. Real Madrid sendiri saat ini berada dipuncak klasemen sementara La Liga dengan perolehan 40 poin. Pesaing terdekat mereka, Sevilla berada diperingkat kedua dengan raihan 36 poin. Jika mereka memenangkan laga ini, maka jarak dengan peringkat kedua akan semakin melebar dan peluang mereka untuk memenangkan gelar La Liga di akhir musim nanti semakin terbuka. Untuk itu mereka akan melakukan segala cara agar menang pada Jornada ke-18 ini. Lawatan mereka ke Ramon Sanchez Pizjuan pada akhir pekan ini merupakan kali kedua mereka menyambangi markas Sevilla di minggu ini. Pada Jumat (13/1) kemarin mereka baru saja memainkan laga leg kedua babak 16 besar Copa Del Rey, di mana pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor 3-3. Hasil tersebut membuat El Real berhasil memastikan lolos ke perempat

final dengan agregat 6-3. Dua pertemuan dalam waktu yang berdekatan membuat Zidane mulai mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan skuat asuhan Jorge Sampaoli tersebut. “Kami kembali menjalani laga yang berat ketika bertemu dengan Sevilla. Mereka adalah lawan yang berat. Bukan suatu kebetulan kalau mereka bisa menempati posisi kedua di klasemen sementara La Liga. Mereka mendapatkan posisi tersebut karena kerja keras yang mereka lakukan,” ujar Zidane, Sabtu (14/1) kemarin. “Saya tidak yakin apa yang akan terjadi pada laga nanti, yang pasti kami harus berusaha sangat keras untuk bisa mencuri poin dari kandang mereka,” imbuhnya. Sebuah catatan yang perlu diperhatikan Zidane pasca pertandingan leg kedua babak 16 besar Copa Del Rey adalah Stadion Ramon Sanchez

Pizjuan masih keramat bagi El Real. Hal ini dikarenakan dari enam lawatan terakhir Madrid ke markas Sevilla tersebut, mereka hanya mampu menang dua kali saja. Tiga laga sisanya dimenangkan oleh tuan rumah, dan satu laga terakhir berakhir dengan hasil seri. Oleh karenanya kubu Los Blancos harus mengeluarkan usaha yang ekstra agar mengamankan kemenangan di akhir pekan nanti. Pada laga ini Zidane kembali dipusingkan dengan absennya sejumlah pemain karena cedera. Tercatat Isco, Luka Modric dan James Rodriguez dipastikan masuk ke ruang perawatan Madrid karena cedera menyusul Pepe dan Gareth Bale yang sudah terlebih dahulu berada di sana. Dengan jeda pertandingan yang cukup singkat, Zidane kemungkinan akan melakukan sejumlah perubahan pada komposisi pemainnya pada laga ini,

P M S K GM 12 4 0 45 14 11 3 3 36 21 10 5 2 42 17 9 4 4 31 14 8 6 3 26 12 9 2 6 28 25 8 3 6 22 19 6 6 5 27 24 7 3 7 28 32 6 5 6 22 22 5 8 4 21 23 5 7 5 15 17 5 6 6 26 29 6 3 8 20 29 4 5 8 23 28 4 4 9 13 29 3 4 9 24 32 3 3 11 17 34 1 6 10 14 38 1 5 11 16 37

GK+/- Pts +31 40 +15 36 +25 35 +17 31 +14 30 +3 29 +3 27 +3 24 -4 24 +0 23 -2 23 -2 22 -3 21 -9 21 -5 17 -16 16 -8 13 -17 12 -24 9 -21 8

BPM/rtr

Conte ”Hattrick” Gelar Manajer Terbaik London – Manajer Chelsea, Antonio Conte terpilih sebagai Manajer Terbaik Liga Inggris edisi bulan Desember. Conte tiga kali beruntun menyabet penghargaan ini sejak Oktober. Conte sukses mengalahkan para pesaingnya, yakni tenham (Mauricio manajer Tottenham Pochettino) dan manajer Livgen Klopp). erpool (Jurgen silan Conte menKeberhasilan h terbaik pada jadi pelatih tu, sekaligus menakhir 2016 itu, amanya sebagai catatkan namanya g sukses mencetak pelatih yang tuk penghargaan hattrick untuk yang sama. Keberhasilan Conte mencetak hattrick tidak terlepas dari ri kesuksesannya iego Costa dkk. memoles Diego lan The Blues Keberhasilan 3 kali kemenanmencatat 13 a Inggris cukup gan di Liga kti bahwa Conte menjadi bukti yak menyandang memang layak but. gelar tersebut. ngat bangga. “Aku sangat h kehormaIni sebuah uatku. Tapi tan besar buatku. aku ingin berterima a semua pekasih kepada fku dan klub. mainku, stafku mi memenangi Karena kami n bersama-sama. penghargaan enting untuk terus Sekarang penting ngan sangat baik bekerja dengan ma,” kata Conte bersama-sama,”

dilansir situs resmi tim, Sabtu (14/1) kemarin. Diakui Conte, menjadi pelatih di Liga Inggris memiliki tantangan tersendiri. Namun demikian, dia mengaku cukup menikmati sekaligus tertantang untuk bisa lebih baik lagi pada periode selanjutnya. Conte memang mampu membawa Chelsea memenangi semua pertandingannya pada bulan Desember. Bulan lalu Chelsea menjalani enam pertandingan, memenangkan semuany a dengan catatan 13 gol dan hanya tiga kali kebobolan. Dengan penghargaan kali ini, Conte menjadi pelatih pertama yang bisa meraih penghargaan itu tiga kali beruntun sepanjang sejarah Premier League. (kmb33/rtr)

Real Madrid (4-3-3): Navas; Marcelo, Ramos, Varane, Carvajal; Kovacic, Casemiro, Kroos; Ronaldo, Benzema, Asensio

Real Madrid (Copa Del Rey) Sevilla (Copa Del Rey) Sevilla (UEFA Super Cup) Sevilla (La Liga) Real Madrid (La Liga)

Lima Pertandingan Terakhir Sevilla (M-M-K-M-S) 18/12/16 Sevilla 4 - 1 Málaga (La Liga) 22/12/16 Sevilla 9 - 1 Formentera (Copa Del Rey) 05/01/17 Real Madrid 3 - 0 Sevilla (Copa Del Rey) 08/01/17 Real Sociedad 0 - 4 Sevilla (La Liga) 13/01/17 Sevilla 3 - 3 Real Madrid (Copa Del Rey)

BPM/ap

GANTI - Gelandang asal Kroasia Mateo Kovacic akan mengemban tugas berat, yakni menggantikan kompatriotnya Luca Modric di lini tengah Real Madrid menghadapi Sevilla.

Lima Pertandingan Terakhir Real Madrid (M-M-M-M-S) 15/12/16 América 0 - 2 Real Madrid (CWC) 18/12/16 Real Madrid 4 - 2 Kashima Antlers (CWC) 05/01/17 Real Madrid 3 - 0 Sevilla (Copa Del Rey) 07/01/17 Real Madrid 5 - 0 Granada (La Liga) 13/01/17 Sevilla 3 - 3 Real Madrid (Copa Del Rey)

Sevilla Minta Ramos Dihukum Madrid – Partai leg kedua babak 16 besar Copa del Rey 2016/17 antara Sevilla vs Real Madrid masih menyisakan masalah. Laga ini berbuntut panjang gara-gara hinaan sekelompok supporter Sevilla terhadap bek Madrid Sergio Ramos yang merupakan mantan pemain mereka. Sevilla menilai gesture Ramos ke arah tribun Pizjuan setelah mencetak gol penalti ala Panenka pantas ditindak. Masalah ini berawal

Antonio Conte

paoli bisa dikatakan cukup efektif sebelum akhirnya Real Madrid bisa menyamakan kedudukan di 7 menit terakhir. Oleh karenanya Sampaoli kemungkinan tidak akan merubah skema permainannya kendati ia akan memasukkan sejumlah pemain intinya pada laga ini. Kembali menggunakan skema 3 bek, Sampaoli akan memasang Adil Rami, Nicolas Pareja dan Gabriel Mercado di lini pertahanannya. Sedangkan Sergio Escudero dan Pablo Sarabia akan membantu dari sektor sayap. Penampilan apik Stevan Jovetic pada pertandingan dini hari tadi membuat ia kemungkinan besar akan kembali menjadi starter pada laga ini, di mana dia akan duetkan dengan Wissam Ben Yedder di lini serang Sevilla. (kmb33/rtr)

Perkiraan Susunan Pemain Sevilla (3-5-2): Rico; Rami, Pareja, Mercado; Escudero, N’Zonzi, Iborra, Vitolo, Nasri; Jovetic, Ben Yedder

Statistik Kedua Tim Head to Head 13/01/17 Sevilla 3-3 05/01/17 Real Madrid 3 - 0 10/08/16 Real Madrid 3 - 2 21/03/16 Real Madrid 4 - 0 09/11/15 Sevilla 3-2

Liga Spanyol Pos Tim 1 Real Madrid CF 16 2 Sevilla FC 17 3 FC Barcelona 17 4 Club Atlético de Madrid 17 5 Villarreal CF 17 6 Real Sociedad 17 7 Athletic Club Bilbao 17 8 UD Las Palmas 17 9 Real Club Celta de Vigo 17 10 SD Eibar 17 11 Espanyol 17 12 Deportivo Alavés 17 13 Málaga CF 17 14 Real Betis 17 15 Deportivo de La Coruña 17 16 CD Leganés 17 17 Valencia CF 16 18 Sporting Gijón 17 19 Granada CF 17 20 Osasuna 17

di mana ia akan menurunkan pemain-pemain yang absen di leg kedua kemarin. Di sektor penjaga gawang Keylor Navas akan masuk menggantikan Kiko Casilla, sedangkan Karim Benzema akan menjadi starter di posisi penyerang tengah, didampingi Cristiano Ronaldo dan Marco Asensio di sayap. Di lini tengah Mateo Kovacic diprediksi akan mengisi tempat yang ditinggalkan Luka Modric dan Isco yang mengalami cedera semenjak awal laga. Di kubu tuan rumah, pelatih Jorge Sampaoli tidak punya tambahan pemain cedera di ruang perawatannya. Tercatat hanya Daniel Carrico, Carlos Fernandez, Benoit Tremoulinas dan Michael Krohn-Dehli yang masih harus absen karena mengalami cedera. Pada leg kedua kemarin, strategi yang diturunkan Sam-

ketika Ramos sukses mengeksekusi penalti ketika Madrid bertandang ke markas Sevilla dalam laga leg kedua perdelapan final Copa del Rey. Ia kemudian merayakan gol di hadapan pendukung tuan rumah dengan tangan di kuping. Gesture perayaan gol seperti itu membuat pendukung Sevilla marah. Atas dasar itu pula Sevilla akhirnya melayangkan surat ke LFP dan meminta agar LFP menghukum Ramos.

“Sevilla FC telah memutuskan untuk secara resmi meminta Football League Profesional (La Liga) dan melapor kepada Komite Kompetisi dan Komisi Anti-Kekerasan RFEF karena gesture yang dibuat oleh Sergio Ramos saat merayakan gol dalam pertandingan Copa del Rey karena bisa merupakan pelanggaran Kode Disiplin RFEF. Pada saat yang sama, Sevilla FC ingin membuat jelas bahwa klub ini mengutuk penghinaan bahwa pemain yang diterima, yang tidak dapat dibenarkan atau dilindungi dalam hal apapun, dan kami tegaskan bahwa penggemar Sevilla harus menghilangkan penghinaan untuk kedua klub dan pemain lawan. Ini adalah sesuatu yang membuat buruk citra klub dan dapat membawa sanksi serius. Seperti setiap pertandingan di stadion mereka dan sebelum kunjungan Real Madrid akhir pekan ini, Sevilla FC ingin fans mereka untuk menikmati sepak bola dalam pertandingan dan suasana yang unik dari Sanchez Pizjuan, tapi selalu dengan hormat dan toleransi terhadap lawan-lawan mereka.

Sebelumnya Ramos mengaku melakukan hal itu karena geram diejek oleh pendukung Sevilla. The Sevillistas terus mengejek namanya dan membawa nama sang ibunda yang membuat bek berusia 30 tahun itu marah. Sevilla sepertinya menganggap kalau selebrasi Ramos tersebut telah memprovokasi mereka dan itu melanggar regulasi yang ada. Tak hanya itu, Sevilla juga menyerukan agar para supporter-nya tidak lagi berbuat demikian. Sevilla berharap segala bentuk chants yang tujuannya mengintimidasi lawan bisa dihentikan, kar-

ena bertentangan dengan komitmen mereka dalam memerangi rasisme maupun kekerasan. Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane membela anak asuhnya dan mengaku kecewa dengan sikap supporter tuan rumah. “Saya kecewa dengan perlakuan dari para supporter. Namun hal itu bisa kami hindari,” ujar Zidane. “Dia tidak melakukan apapun. Dia cuma bertanding. Tentu Ramos kecewa karena dia pernah bermain di Sevilla dan berasal dari sini,” tutur Zidane. Ramos memang pemain jebolan akademi Sevilla. Dia

BPM/rtr

TERBANG - Sebuah botol terbang dan nyaris menghantam Sergio Ramos setelah kapten Real Madrid tersebut mencetak gol ke gawang Sevilla di ajang Copa del Rey, Jumat (13/1) kemarin.

Piala Afrika Dimulai

Berimbas ke Kompetisi Eropa Libreville – Pekan ini Piala Afrika resmi berlangsung. Laga pertama kejuaraan se-Afrika akan dibuka dengan pertandingan antara Republik Gabon melawan Guinea-Bissau. Kompetisi tertinggi sepak bola bagi negara-negara di Afrika ini akan berlangsung hingga awal Februari nanti. Itu pun hanya bagi negara yang memastikan tiket ke semifinal. Laga final akan berlangsung pada 6 Februari 2017. Perebutan juara ketiga dilaksanakan s e -

tercatat sebagai anggota tim utama klub asal Andalusia itu pada Juli 2003. Dua musim berseragam Sevilla, Ramos kemudian memutuskan untuk hengkang ke Real Madrid. Saat itu Ramos diboyong dengan harga 27 juta euro. Seiring berjalannya waktu, karier Ramos pun meroket. Ia sukses meraih berbagai gelar bersama Real Madrid, hingga akhirnya dipercaya menjadi kapten klub. Sejauh ini Ramos sudah mencatatkan 494 pertandingan bersama Real Madrid. Dari seluruhnya ia sanggup menorehkan 64 gol dan 35 assist. (kmb33/rtr)

hari sebelumnya. Gelaran Piala Afrika ini mau tak mau menyedot perhatian sepak bola Eropa dan dunia. Seb Sebab, banyak pemain di tim-tim elite Eropa harus mudik untuk membela negaranya selama hampir sebulan. Liga Primer Inggris, Liga Seri A Italia, Ligue 1 Prancis, Bundesliga S Jerman, dan La Liga Spanyol ikut ha merasakan dampak hajatan yang berlangsung di Gabon. Manchester Manc United, Liverpool, Manchester City, Stoke City, dan Crystal P Palace sampai Borussia Dortmund haru harus merelakan pemain kunci mereka p pulang demi nasionalisme. Sebagian klub memilik memiliki pengganti, ber tetapi sebagian lain bertumpu pada ak pemain Afrika yang akan berlaga Manche di Piala Afrika. Manchester United haru merelakan misalnya, mereka harus bek andalannya, Eric Bailly untuk mendatang sebulan mendatang. ‘’Saya tahu saya kehilangan

Bailly untuk sebulan dan saya masih memiliki Smalling, Rojo, dan Jones untuk sekitar delapan laga,’’ tutur Jose Mourinho, Sabtu (14/1) kemarin. Pantai Gading difavoritkan mempertahankan gelar juara. Skuat mereka hampir sama dengan saat mereka merebut juara dua tahun lalu. Mereka diisi pemain-pemain berkualitas dunia yang bermain untuk tim-tim elite di Eropa. Selain Pantai Gading, Aljazair juga datang ke Gabon dengan kepercayaan diri penuh seusai mengantarkan pemainnya, Riyad Mahrez sebagai pemain terbaik Afrika. Mahrez menjadi pemain yang dinilai paling sukses musim lalu setelah mengantarkan klubnya, Leicester City menyabet gelar Liga Primer Inggris. Saat ini Mahrez dan Islam Slimani masih masuk dalam skuat the Foxes yang berlaga di Liga Champions Eropa. Tim-tim yang tergabung dalam satu grup bersama Aljazair memang tim kuat, tetapi Senegal dan Tunisia belum pernah menang di pertemuan terakhir mereka melawan Aljazair.

Bersama pemain terbaik Afrika, Aljazair diprediksi makin percaya diri menatap gelar juara kedua kali setelah mereka rebut pada tahun 2000 lalu. Namun mereka harus melewati babak penyisihan grup terlebih dahulu. Mesir yang juga berhasil menggenapkan gelar menjadi tujuh kali pada gelaran tahun 2010, juga tetap ingin mengulang manisnya menjadi negara peraih gelar terbanyak. Bahkan Mesir sesumbar tidak takut berada satu grup dengan tim kuat. Turnamen ini memang mengundang perhatian dari seluruh dunia. (kmb33/ap) Juara Piala Afrika Terbanyak: Mesir 7 kali Ghana 4 kali Kamerun 4 kali Nigeria Republik Demokrati Kongo Pantai Gading Tunisia

3 kali 2 kali 1 kali 1 kali

Sudan Aljazair Maroko Afrika Selatan Zambia Kongo

1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali


Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

11

GELANGGANG

Komwil SMI Cup

Pesilat Putra Perwira Tantang Nanda di Final Denpasar (Bali Post)Pesilat Made Putra Perwira dari SDN 11 Padangsambian menantang lawannya Putu Nanda Yoga Pratama dari SDN 14 Padangsamban pada Kejuaraan Satria Muda Indonesia (SMI) Cup III/2017 se-Kota Denpasar, antar siswa SD dan SMP di padepokan SMI Bali, Jalan Kalimutu, Minggu (15/1) ini. Di semifinal, Sabtu (14/1) kemarin Putra Perwira mengalahkan Komang Avian Prasetiawan (SDN 10 Padangsambian), sedangkan Putu Nanda menaklukkan Komang Andre Raynata (SDN 11 Padangsambian). Di kelas B, final mempertemukan Gede Leo Sinatria AS (SDN 11 Padangsambian) melawan Made Gunawan Widi P (SDN 5 Pedungan). Di kelas C, Kadek Andi Prayoga (SDN 14 Padangsambian) bertemu Made Sumerta (SDN 10 Padangsambian). Untuk putri kelas C, finalisnya mempertemu-

kan Ni Putu Melinda Pratiwi (SDN 1 Padangsambian) bertemu Meil Zalva Wihelmina (SDN 5 Pedungan). Di kelas D, final antara I Gusti Agung Eka Rasya SP (SDN 1 Padangsambian) melawan Firdarma Mutsia Dewa (SDN 11 Padangsambian). Ketua Komda SMI Bali Nengah Sukama menerangkan, kejuaraan yang digelar sejak, Jumat (13/1) lalu dan berakhir, Minggu (15/1) ini diikuti 255 pesilat dari sembilan SD, serta delapan SMP. Sukama menjelaskan, event ini sebagai ajang pemanasan bagi pesilat SMI yang akan berlaga pada Porsenijar. Selain itu, para pesilat sejak dini yakni usia SD dan SMP perlu ditanamkan jiwa kemandirian, spiritual, mental, belajar, disiplin tinggi, serta bela diri. ‘’Silat merupakan warisan bela diri nenek moyang dan leluhur yang wajib dilestarikan agar tak punah,’’ pesan Sukama. (022)

BPM/022

REBUT- Pesepak bola Kundalini (kiri) berebut bola dengan lawannya dari Pemecutan Kaja (Peka), dalam lanjutan turnamen Piala Wali Kota Denpasar di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (14/1) kemarin.

BPM/ist

KOMWIL CUP - Suasana kejuaraan silat Satria Muda Indonesia (SMI) Komwil Cup III/2017, antar SD dan SMP se-Kota Denpasar di padepokan SMI Bali, Jalan Kalimutu, Sabtu (14/1) kemarin.

Loco Latih Porprov Badung Wakil Badung Utara Mangupura (Bali Post)Kadek Loco Ediana merupakan satu-satunya pelatih tim Porprov Badung asal Badung Utara, persisnya dia menangani tim Putra Angkasa Kapal. Loco merasa tak canggung menangani tim bersama dua seniornya, yakni Nyoman Oka Triana (dari Pesanku Kuta, Badung Tengah), serta Nyoman Sujata (dari Putra Perkanthi Jimbaran, Badung Selatan). Loco di Kapal, Badung, Sabtu (14/1) kemarin menuturkan pihaknya tetap bekerja sama dengan dua pelatih seniornya. ‘’Kami bekerja melatih tim Porprov Badung ini bahu-membahu,’’ ucapnya. Untuk tahap awal, seleksi pemain di Badung Utara dijadwalkan rampung, Minggu (15/1) sore ini. Dikemukakan, sistem seleksi tim Porprov Badung road-show, mulai Petang, Blahkiuh, Sobangan, dan Mengwi. Pascaseleksi pemain di Badung Utara, bakal dilanjutkan

ke Badung Selatan. ‘’Kami seleksi menjaring pemain, tetapi untuk definitif mungkin hanya 22 pemain,’’ ucap Loco. Yang jelas tim Porprov Badung mematok target harga mati harus mendulang emas. Karier Loco sendiri pernah menangani tim CCFC dan Pespa Padangsambian. Ia pun sering mendampingi AAK Bramastra. (022)

BPM/ist

Kadek Loco Ediana

BPM/ist

Cok Istri Sanistya Rani (kanan) bersama pelatih Putu Deddy Mahardika (tengah), dan Dwi Puspita Sari yang meraih perunggu di kelas -61 kg pada PON di Jabar.

Karateka Pelatnas SEA Games Coky Hengkang ke Klungkung Denpasar (Bali Post)Karateka Pelatnas SEA Games asal Bali, Cok Istri Sanistya Rani yang sebelumnya membela Jembrana pada ajang Porprov Bali mengajukan surat hengkang ke Klungkung. Bidang Hukum dan Etika KONI Bali, Fredrik Billy membenarkan satu-satunya karateka Bali di PON yang mendulang emas di kelas -55 kg ini telah mengurus surat pindah ke Bumi Serombotan. ‘’Memang benar Coky hijrah dari Jembrana ke Klungkung. Surat tembusannya ada di meja KONI Bali,’’ ungkap Billy. Informasi yang dihimpun Bali Post, Sabtu (14/1) kemarin menyebutkan Coky

pindah karena memang asal leluhurnya dari Desa Nyalian, Banjarangkan, Klungkung. Karena itu wajar saja jika Coky ingin memperkuat Klungkung pada Porprov Bali di Gianyar, September nanti. Pelatih PON Bali Putu Deddy Mahardika yang dikontak kemarin membenarkan karateka asuhannya memilih mutasi dari Jembrana ke Klungkung. Deddy mengakui dirinya melatih Coky sejak kecil di Dojo Mahakerti Negara, dari perguruan Inkai. ‘’Saya memang mendengar Coky pindah ke Klungkung. Cuma soal surat administrasinya sudah beres atau belum saya kurang tahu,’’ kilah Deddy Mahardika. (022)

Kundalini Tekuk Peka

Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Kundalini sukses menekuk lawannya Pemecutan Kaja (Peka) dengan skor 2-1 (1-0), dalam lanjutan turnamen Piala Wali Kota Denpasar di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (14/1) kemarin. Gol pembuka kemengan Kundalini diciptakan kapten Azmi di menit ke-35, setelah lolos dari jebakan offside Azmi mencocorkan bola ke gawang dan gagal diantisipasi kiper Peka Suka Wirata Delem. Hingga turun minum Kundalini unggul 1-0. Paruh kedua baru bergulir semenit, bomber Kushedya Hari Yudo meggandakan. Lagi-lagi Hari Yudo yang luput dari perangkap off-side tinggal berhadapan dengan kiper Peka Suka Wirata, dan tinggal menyontekkan bola ke gawang, dan tak bisa ditangkap kiper Suka Wirata. Tertinggal 0-2, Peka mulai bangkit dan ingin mengejar ketinggalan. Alhasil, Agus Wiranata di menit ke-84 sukses menjebol gawang Kundalini yang dikawal Casala Pratama. Berawal dari umpan Kawi Jaya dari sektor kiri. Dengan tendangan kaki kiri melambung, bola di mulut gang disongsong tandukan Agus Wiranata hingga memperdaya kiper Kundalini Casala. Sampai wasit Deddy Wahyudi meniup peluit panjang, skor akhir Kundalini

menang tipis 2-1. Usai pertandingan, pelatih Kundalini Arif Rizal menyatakan kunci kemenangan timnya karena merombak pola dari 4-4-2 menjadi 4-32-1, dengan menempatkan ujung tombak tunggal Hari Yudo, yang disokong Agung Teguh dan Rio, dan di babak kedua Agung Teguh dengan Galih Angkasa. ‘’Strategi ini cukup jitu untuk meredam serangan lawan, sekaligus

mencetak gol ke gawang lawan,’’ ucap Arif Rizal. Pada bagian lain, pelatih Peka Made Subandi mengakui dua gol yang membobol gawang Peka semestinya tak perlu terjadi. ‘’Hal ini mutlak kesalahan pemain belakang yang miskomunikasi,’’ kilah Subandi. Oleh sebab itu, ke depan pihaknya membenahi koordinasi lini belakang, termasuk kerja sama antarlini (022)

Mangupura (Bali Post)Bupati Badung Nyoman Giri Prasta diminta turun tangan, guna mencarikan solusi PS Badung, utamanya menyangkut dualisme kepengurusan. Pasalnya, PS Badung juga dituntut melakoni kompetisi divisi utama nasional yang rencananya digulirkan April mendatang. Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana di Kuta, Badung, Sabtu (14/1) kemarin menjelaskan upaya mengikuti kompetisi di kancah divisi utama tidak boleh didanai APBD, sebab dianggap tim semipro dan harus memiliki bidang usaha, maka dibentuklah

PT Sepak Bola Badung Bali. Akan tetapi, lanjut Graha, yang perlu diingat PS Badung merangkak dari divisi II promosi ke divisi I, hingga promosi lagi ke divisi utama. ‘’Selama mengikuti kompetisi amatir, tim PS Badung ini pelat merah dan murni dibiayai hasil jerih payah APBD,’’ ungkap pria yang akrab disapa Koming ini. Koming berharap Bupati Badung Giri Prasta bisa memanggil pihak terkait, sehingga bisa dicarikan solusi terbaiknya. ‘’Kami ingin masalah yang membelit PS Badung tidak berlarut-larut dan secepatnya bisa tuntas,’’ jelasnya. (022)

Klasemen Piala Wali Kota 1. Pespa 2. Kundalini 3. Peka 4. P. Kesiman 5. Wistra 6. P. Tresna

1 2 2 1 1 1

1 1 1 0 0 0

0 0 0 1 1 0

0 1 1 0 0 1

2-1 3-3 2-2 2-2 2-2 0-1

3 3 3 1 1 0

Jadwal Minggu (15/1) Putra Tresna vs Putra Kesiman

Zulkifli Syukur Merapat ke PSM Makassar (Bali Post)Manajemen PSM menyatakan kemungkinan sekitar empat pemain baru sudah mengikuti latihan perdana tim Juku Eja persiapan kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai Senin (16/1) besok. Media Officer PSM Ramli Manong di Makassar, Sabtu (14/1) kemarin menyatakan para pemain itu terdiri atas pemain lokal dan asing yang diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya agar bisa disodori kontrak memperkuat PSM Makassar. “Kemungkinan jumlahnya ada empat pemain termasuk asing. Kami berharap para pemain yang baru bisa fokus,

Bupati Diminta Turun Atasi Kisruh PS Badung

sehingga mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di depan pelatih,” katanya. Mengenai siapa saja pemain yang rencana bergabung di Makassar, dirinya belum bersedia memberikan biodata secara pasti. Manajemen hanya meminta untuk melihat secara langsung, saat para pemain telah bergabung bersama Rizky Pellu dan kawan-kawan. Jika melihat perkembangan terkini, maka satu nama yang akan hadir di Makassar, yakni Zulkifli Syukur. Sebab pemain asal Mitra Kukar itu memang sebelumnya telah menyatakan sudah sepakat memperkuat tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan tersebut. Namun pihak manajemen

Zulkifli Syukur

BPM/ist

juga masih memilih untuk merahasikan dan meminta untuk menunggu tentang nama-nama pemain yang akan bergabung dalam latihan perdana PSM Makassar. Pihaknya juga terus fokus merampungkan komposisi tim, agar bisa lebih siap menghadapi persaingan. Termasuk diantaranya tetap melakukan aktivitas perburuan pemain untuk melengkapi komposisi pemain yang ada. Sementara itu, Media Officer PSM Ramli Manong menyatakan Pelatih Kepala PSM Robert Rene Alberts telah memutuskan mengumpulkan para pemain lebih awal dalam latihan pascaliburan, sebagai persiapan menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017. Pelatih asal Belanda itu, kata dia sudah menghubungi manajemen untuk menyiapkan segala sesuatunya sebagai persiapan latihan perdana dari awalnya 20 Januari dimajukan ke 16 Januari. Ia menjelaskan, pelatih yang kini berada di Malaysia itu memang sengaja mengumpulkan pemain lebih cepat, karena ingin memiliki waktu lebih banyak sebelum berangkat melakukan pemusatan latihan di Bali, 23 Januari 2017. “Robert Alberts ingin agar semua pemain menjalani latihan ringan dulu selama beberapa hari di Makassar, sebelum melaksanakan TC di Bali. Kami minta seluruh pemain sudah masuk pada 15 Januari ini,” sebutnya. (ant)

BPM/dok

MERANGKAK - Eksisten PS Badung yang merangkak mulai dari divisi II, diketua Ketut Sudikerta yang kala itu menjabat Wabup Badung, dan Ketua Harian Dewa Putu Manik. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta diharapkan turun tangan, guna menuntaskan persoalan yang membelit PS Badung.

17 Pemain Cricket Ikuti Seleknas SEA Games Gianyar (Bali Post)Tercatat 17 pemain cricket Bali, terdiri atas putra (10) dan putri (7) dipanggil mengikuti seleknas SEA Games. Mereka adalah Gung Ita Baskari, Nanda Sakarini, Putu Apridayanti, Yuk Man, Ola Fridayanto, Kadek Swandewi (Gianyar), serta Sari (Badung). Sedangkan di sektor putra, pemain yang dipanggil seperti Gamantika, Ketut Arya, Umbu, Wayan Suwandi, Bayu Nusantara, Gede Darma, Gede Darmawan, Wayan Budiarta, Dewa Kisawa, serta Sudarsa. Ketua Harian Pengprov PCI Bali Made Erawan di Gianyar, Sabtu (14/1) kemarin menjelaskan, para pemain yang dipanggil masih berstatus seleknas. Namun Erawan berharap pemain Bali bisa mendominasi pada skuad SEA Games yang akan berlaga di Malaysia. ‘’Kami harap pemain cricket Bali bisa tembus masuk skuad SEA Games, sebab mereka bisa menambah pengalaman dan jam terbang di ajang hajatan multievent dua tahunan se-Asia Tenggara tersebut,’’ ungkap Erawan yang juga pelatih cricket. Dikemukakan, seleknas SEA Games menerapkan sistem berjalan. Artinya, para pemain yang dipanggil seleknas mengikuti program try-out ke mancanegara, seperti ke Singapura dan Malaysia. ‘’Pada intinya, anak-anak siap berlaga ke luar negeri dan seminggu menjelang keberangkatan, para pemain dikumpulkan dan berlatih di pelatnas dulu,’’ sebut Erawan.(022)

Made Erawan

BPM/dok


LAGA

12

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

Australia Terbuka 2017

Murray dan Kerber Jadi Unggulan Teratas Melbourne – Petenis nomor satu dunia putra dan putri: Andy Murray dan Angelique Kerber menempati unggulan teratas Australia Terbuka 2017. Duel Roger Federer dan Rafael Nadal berpeluang terjadi lebih dini. Murray untuk pertama kalinya menjadi unggulan teratas di Grand Slam, setelah merebut peringkat satu dunia dari tangan Novak Djokovic di akhir tahun lalu. Petenis Skotlandia itu tengah mencari gelar perdana di turnamen ini setelah gagal di lima final sebelumnya.

“Ini akan menjadi turnamen yang sulit, tapi saya akan tetap berjuang dan berusaha. Saya yakin tahun ini akan menjadi tahun terbaik saya,” ujar Murray, Sabtu (14/1) kemarin. Sedangkan Djokovic akan tampil sebagai unggulan kedua. Juara enam kali Australia Terbuka itu mena-

Berikut Daftar Unggulan Australia Terbuka 2017 Tunggal Putra: 1. Andy Murray (GBR), 2. Novak Djokovic (SRB), 3. Milos Raonic (CAN), 4. Stan Wawrinka (SUI), 5. Kei Nishikori (JPN), 6. Gael Monfils (FRA), 7. Marin Cilic (CRO), 8. Dominic Thiem (AUT), 9. Rafael Nadal (ESP), 10. Tomas Berdych (CZE) Tunggal Putri: 1. Angelique Kerber (GER), 2. Serena Williams (USA), 3. Agnieszka Radwanska (POL), 4. Simona Halep (ROM), 5. Karolina Pliskova (CZE), 6. Dominika Cibulkova (SVK), 7. Garbine Muguruza (ESP), 8. Svetlana Kuznetsova (RUS), 9. Johanna Konta (GBR), 10. Carla Suarez Navarro (ESP).

tap sejarah untuk menjadi petenis dengan gelar terbanyak di turnamen ini. Yang akan membuat menarik adalah situasi Federer dan Nadal. Seiring melorotnya peringkat mereka, Federer menempati unggulan 17 sedangkan Nadal sebagai unggulan kesembilan. Dua petenis legendaris itu pernah delapan kali berjumpa di final Grand Slam, serta tiga semifinal dan belum pernah bertemu di babak yang lebih awal. Akan tetapi, kali ini pertarungan Federer dan Nadal memungkinkan terjadi di babak ketiga. Pasalnya, dalam lima tahun terakhir pertemuan unggulan 17 dan sembilan di babak ketiga telah terjadi tiga kali, yaitu pada 2012, 2014, dan 2016. Di kelompok putri, Kerber akan mencoba mempertahankan gelar juaranya sekaligus meraih dua titel Grand

Slam berturut-turut usai di akhir tahun memenangi AS Terbuka. Pada tahun lalu petenis kidal Jerman itu mengalahkan juara enam kali Serena Williams dalam pertarungan epik sepanjang tiga set 6-4, 4-6, 6-4. Di sisi lain Serena akan kembali berusaha menciptakan rekor baru. Dengan 22 titel Grand Slam yang sudah dikantonginya, petenis veteran Amerika Serikat ini tinggal meraih satu titel lagi untuk memecahkan rekor titel Grand Slam Steffi Graff. Finalis Wimbledon Agnieszka Radwanska dan finalis AS Terbuka Karolina Pliskova ditempatkan sebagai unggulan ketiga dan kelima, dipisahkan oleh finalis Prancis Terbuka Simona Halep di urutan keempat. Akan ada sejumlah petenis putri top yang absen yakni Petra Kvitova (cedera tangan), dua kali juara Australia Terbuka Victoria Azarenka (pasca melahirkan) dan Maria Sharapova (masih menjalani hukuman doping). (kmb33/ap/rt) PM/rtr

Spurs Kalahkan Lakers San Antonio – San Antonio Spurs terhindar dari kekalahan kedua beruntun. Menjamu Los Angeles Lakers, Kawhi Leonard memimpin Spurs menang telak dengan skor 134-94. Pada pertandingan di AT&T Center, Jumat (13/1) waktu setempat, Leonard membuat 31 poin meskipun hanya duduk di bangku cadangan selama kuarter empat. Pau Gasol mengemas 20 poin, sementara LaMarcus Alridge dan Tony Parker sama-sama menambahkan 13 poin. Kemenangan ini merupakan respons Spurs setelah di pertandingan sebelumnya dipermalukan Milwaukee Bucks dengan skor tipis 107109. “Anda tidak pernah ingin kalah untuk kedua kalinya beruntun. Anda selalu ingin tampil dan memperlihatkan usaha yang lebih baik dan mentalitas yang lebih baik dari pada yang anda punya di laga sebelumnya,”

ujar Leonard. Spurs langsung tancap gas dengan memimpin 36-24 atas Lakers di kuarter pertama. Tim tuan rumah kembali tampil baik di kuarter kedua dan mendulang angka yang sama untuk unggul 72-54. Small forward Lakers Julius Randle mencetak 22 poin. Dua pemain cadangan Lakers Jordan, Clarkson dan Louis Williams masingmasing menyumbangkan 14 poin dan sepuluh poin. Bagi Lakers ini adalah kekalahan dengan selisih 40 poin. Ini merupakan yang terburuk bagi mereka di musim ini. Sebelumnya Lakers digilas Golden State Warriors dengan margin yang mencapai 43 poin pada 23 November silam. “Kami terlalu cepat menyerah. Kami menyerah seolaholah ‘Ah, ini akan sangat sulit bagi kami pada malam ini’, sikap semacam itu tidak diterima,” kata pelatih Lakers Luke Walton. (kmb33/rtr)

BERLATIH - Petenis nomor 1 dunia, Andy Murray berlatih jelang digelarnya Turnamen Australia Terbuka, Sabtu (14/1) kemarin.

Ducati Siap Hadapi Balapan

BPM/ap

LEWATI - Pemain San Antonio Spurs Kawhi Leonard mencoba melewati hadangan dua pemain LA Lakers, Tarik Black (28) dan Brandon Ingram.

Kyvat akan Bangkit Musim Depan Faenza – F1 musim 2016 berjalan kurang menyenangkan untuk Daniil Kyvat. Oleh sebab itu, pebalap asal Rusia itu bertekad bangkit di musim yang baru. Musim lalu merupakan tahun kedua Kvyat membalap untuk Red Bull Racing setelah dia finis posisi ketujuh di musim pertamanya. Segalanya berjalan baik untuk Kvyat, setidaknya di awal musim 2016. Meski gagal start di seri Australia, Kvyat mencatatkan podium ketiga di seri China. Sayangnya Kvyat gagal mempertahankan penampilannya di Rusia karena hanya finis posisi ke-15. Performa buruk di seri itu lantas berujung petaka untuk Kvyat ketika manajemen Red Bull memutuskan mengirimnya ke tim Scuderia Toro Rosso untuk bertukar tempat dengan Max Vetstappen. Vertasppen malah tampil oke di musim debutnya bersama Red Bull, dengan lang-

sung memenangi balapan pertamanya yakni di GP Spanyol. Setelahnya Verstappen mampu tujuh kali finis di podium dan menun-

Daniil Kyvat

BPM/rtr

taskan musim di posisi kelima dengan 204 poin di atas Kimi Raikkonen. Sementara Kvyat kesulitan tampil oke bersama Toro Rosso dan hanya menambah empat poin di 17 balapan tersisa. Wajar dengan performa Verstappen yang sangat baik, akan sulit bagi Kvyat untuk kembali ada di balik kemudi Red Bull. Hal ini jelas sudah membuat Kvyat kecewa dan menyesali performa buruknya di musim lalu “Banyak hal yang terjadi selama jeda musim Agustus lalu. Saya punya waktu istirahat yang cukup di musim panas, dan saya katakan pada diri saya untuk tampil sebaik mungkin. Jadi saya mencoba tampil sebaik mungkin setelah jeda musim panas. Tentu saja sebelum jeda itu saya hanya di trek dan membalap, tidak melakukan hal lainnya,” ujar Kvyat, Sabtu (14/1) kemarin. “Saya kembali dengan dedikasi 120 persen, bekerja

dengan detil lagi, mencoba mengeluarkan kemampuan maksimal dengan mobil yang saya punya dan memulai tampil lebih baik lagi,” imbuhnya Menyambut musim baru yang akan berlangsung Maret mendatang, Kvyat hanya berharap dia bisa tampil lebih oke lagi demi menghapus musim lalu yang buruk. “Libura musim ini sedikit melegakan, karena anda tahu di sinilah anda memulai segalanya. Bertahan dengan Toro Rosso itu sangat bagus. Kami sudah tahu sama tahu, jadi kami hanya perlu terus bekerja keras. Kami harus mempersiapkan sebaik mungkin,” tutup Kvyat. (kmb33/rtr)

Bologna – Motor anyar Ducati, Desmosedici GP17 diklaim sudah siap tampil pada seri pembuka MotoGP 2017 di Sirkuit Losail Qatar, 26 Maret 2017. Bahkan Claudio Domenicali selaku perancang motor Desmosedici GP17 optimistis Ducati bisa merebut gelar juara dunia musim depan. “Kami mempunyai tim di Bologna yang siap memberikan motor terbaik untuk musim depan. Jadi saya yakin kami sudah siap melakoni seri pembuka MotoGP di Qatar,” ujar Domenicali, Sabtu (14/1) kemarin Kehadiran Jorge Lorenzo ke Ducati pada MotoGP 2017 juga menjadi alasan mengapa Domenicali begitu yakin performa pabrikan asal Italia tersebut bakal lebih baik musim depan. “Lorenzo gaya membalap yang sangat unik sehingga kami sedikit harus mengadaptasi motor dengan gaya membalapnya. Kami melihat ada harapan untuk menjadi

juara dunia, jika melihat apa yang telah kami lakukan sejauh ini. Musim depan kami akan lebih banyak mendapat kesenangan pastinya,” lanjut Domenicali. Lorenzo didatangkan Ducati untuk mewujudkan ambisi mereka meraih gelar juara dunia. Pemegang tiga gelar juara dunia MotoGP itu akan berduet dengan pebalap lama Ducati, Andrea Dovizioso. X-Fuera bakal resmi diperkenalkan sebagai pebalap Ducati pada 20 Januari 2017. Acara presentasi itu akan digelar di kantor pusat Ducati, Bologna, Italia. Balapan perdana MotoGP 2017 akan digelar di Qatar pada 26 Maret mendatang. Di Sirkuit Losail, Ducati punya catatan yang cukup oke lewat Andrea Dovizioso yang finis runner-up di dua musim terakhir dan Casey Stoner yang jadi juara pada 2007-2009. MotoGP Qatar juga akan menandai debut Jorge Lorenzo bersama Ducati di balapan resmi. Direktur olahraga Ducati

Jorge Lorenzo

Paolo Ciabatti memprediksi juara dunia tiga kali itu bisa langsung naik podium teratas. Tapi Domenicali menegaskan bahwa tidak ada tekanan pada timnya untuk menang di Qatar. Dia menyatakan bahwa Ducati akan menghadapi balapan tersebut sama seperti dengan balapan-balapan lainnya. “Tidak ada tekanan. Kami tahu masih ada pekerjaan rumah, tapi kami tahu kami sudah melakukan banyak hal,” ujar Domenicali. “Ini seperti ketika Anda sudah belajar untuk menghadapi ujian, masih ada rasa takut akan adanya kejutan. Tapi kami tahu kami sudah melakukan yang terbaik, jika seseorang tenang, tidak ada tekanan. Kami tidak akan menghadapinya dengan pikiran menang atau tidak sama sekali. Ini akan seperti balapan-balapan lainnya. Jika berjalan dengan baik, maka bagus; tapi jika sebaliknya, kami akan menebusnya di balapan berikutnya,” tutupnya. (kmb33/rtr)

BPM/rtr


Sastra

Redité Kliwon, 15 Januari 2017

I Kaki Dengkil

Giri Brata MAWACANA, nganika, mabaos, nutur, mamunyi, sinah dangan pisan. Wantah nyuksmayang kamanten sané dahat abot. Napi malih nglaksanayang, minab ngabotang malih. Jagi sayan abot wantah madaging ngabot. Maosang babrataan, beh... pascaté kabinawa. Kawanten napi mawasta brata sujatiné Ipun nénten uning. Nénten ké wantah jatma urip patut ngelarang brata? Sapunapi pamargin bratané punika, wénten kaucap mungguh ring sajerning pustaka suciné. Naler ring sajeroning yadnyané. Ring sajeroning Naimitika Yadnya tur Nitya Yadnyané. Punika nyihnayang, bratané punika karangsukang ngraina. Siosan ring punika, wénten naler brata sané karangsukang manut swadharmané soangsoang. Sané dados dagang ngrangsukan brata waisya. Asapunika naler para wikuné, Sang Angawaraté, Sang Sangging, Sang Dalang, tur sané siosan. Punika nyihnayang indik bebratané punika linggah pisan tetueknyané. Baat pisan rasaanga paningalan I Kaki Dengkilé, kebut-kebut bunbunané ngamanahang indik bratané punika ring wengi peteng ibut nuju Tilem Sasih Kanemé puniki. “Ané kéné bakat ibukang? Suba seken uling pidan panampén panglingsiré cara kéné. Uripé ené tuah abesik tetujoné, nyalanang sucita brata. Nyalanang urip suci. Sadina-dina ngutsahayang mabrata apang nincap buin aklamaran bawang uripé suci ento!” Asapunika I Kaki Dengkil ngrémon sakadi nuturin déwékné padéwékan. Kenjekan mecik-mecikin sirahné sané sengkaonanga kebut-kebut punika, masruét pangélingan I Kaki Dengkilé indik sané sampun lintang. Mapangenan Ipun ngamanahang solah wargi Tepisiringé sané naan piragina tur sané panggihina. Engsek manahné, ngamanahang wantah sujatiné akéhan sané nilar pabratané punika. Dawegé ngamargiang brata Siwaratri, kocap akéhan sané maplayan. Akéhan wargi Tepisiringé sané maceki, matrui, makeles, macong, tur sané siosan. Nyiwaratri ring balé banjar sampun nénten naan panggihina malih sakadi sané riin-riin. Ngamargiang brata Siwaratri ring balé banjaré sambilanga mabasan nepasin sesanti mahawakya Kawi Wiku sané katamén. Nénten wénten malih sané ngalaksanaang brata jagra sakadi rihiné. Napi malih ngamargiang mona brata, mamegeng sambilanga jagra awengi bétél. I Kaki Dengkil naler sangsaya arang sané ngamargiang brata upawasa. Piragina alit-alité matakén ring reramané sané iteh masajengan sambilanga maceki. “Koné di Siwaratriné apang upawasa tur jagra apeteng, lamun nyidayang ngamona brata, to Bapa ngudiang nuukin indria mamunyah tur maplayan?” Napi pasaut bapanné? Wantah kedék kabilbil sambilanga iteh matuakan matimpal saté kablet. Asapunika naler daweg Panyepiané. Waluya marginé dawegé punika mangmung nénten wénten montor nglintang, pamuputné ring jumaan, ring balé danginé nampyak pancasilané. Nénten kamanten ring raina Panyepiané, nanging kantos wenginé kantun jemet maceki nganggé damar sentir utawi lilin kenyit-kenyit. Amati lelungané kamanten margianga, amati karya, amati geni, tur amati lelangoné nénten prasida kalaksanayang. Pakaryan macekiné ambila, asapunika naler ngenjit sundar sambilanga kalangen maplayan marginina. I Kaki Dengkil sané ngraina sakadi mabrata urip néwék ring kubuné reot. Napi Ipun sujatiné sampun mabrata? Nénten wénten sané purun ngwilangin. Minab jejeh jagi kabatbat wantah matakén sakadi punika. Sambilanga nungadah ngwilangin wintang wenginé puniki, I Kaki Dengkil éling wénten lengkara giri brata. “Nah... né koyanga. Patutné wargi Tepisiringé ngamanggehang giri brata. Teguh tusing makéséran ri kala masadu muka tekén meseh-mesehé. Meseh ané teka uling déwéké padidian tur ané teka uling sor déwéké! Apang nu kekeh jelegé waluya angin nglinus ngampehang!” Asapunika I Kaki Dengkil ngrémon padéwékan sakadi nuturin awakipuné padéwékan. Laku giri bratané punika, kocap mangda karangsukang antuk sapusira ugi. Nénten kamanten antuk Sang Angawaraté. Waluya ja nyansan negehang swadharmané, sayan baret sayongé jagi ngampehang. Kawanten, sakadi baos sastrané, Sang Nata nénten jagi prasida néwék amuter tutur pinahayu, nanging mangda kasarengin antuk balané. Nénten ké wénten baos Nata tan pa Bala sirna. “Bagus... bagus... Cening bagus waluya suba maraga Sang Angawarat, lamun lémpas tekén giri brata, sinah lakar énggal kaampehang meseh, mesehé ané teka uli déwéké padidi tur uli sor déwéké!” Asapunika I Kaki Dengkil nutur, sakadi wénten sané tuturina sambilanga ngrékék kedék padéwékan ring Tilem Sasih Kaenemé puniki. (Jelantik)

Malajah Nuutin Jaman Made Suar-Timuhun WAYAN Sukajaya lan somahné, Madé Asih atehanga malukat ka Tirta Sudamala ajak timpalné ané uli Bangli. Ia meled ngasanin masorsor uli pancorané ané tegeh marérod di abing purané. Yéhné nyeng lan ning ngaé bayuné seger kala malukat. Yéh pancorané membah ngelodang nutug embahan yéh tukadé ané ada di betén dauhné. Yéh tukadé masih kedas. Kahanan tukad, pancoran, lan Pura Tirta Sudamalané ngelangenin ati. Suud malukat lan ngaturang sembah bakti, Wayan Sukajaya lan somahné lantas singgah sig umah timpalné, Ketut Suma ané ngatehang malukat ento. Kabenengan tumbén jani barengan liburné, ento makada tumbén nyidayang bareng-bareng malali. Di jumahné Ketut Suma, Wayan Sukajaya lan somahné kasanggra melah baan Luh Sénti, somahné Ketut Suma. Ditu baanga ngidih kopi lantas baanga ngidih nasi. “Tut kéto masih Luh Sénti, suksma pesan suba maang ngidih magenepan.” “Aa suksma Beli Tut muah Mbok Luh, tiang ajak dua suba ngrépotin mai,” Madé Asih milu

nimpalin munyin kurenanné. “Ah Wayan cara ngajak nyén dogén, jeg biasaang dogénan. Sakewala kanggoang kéné adané.” “Iraga suba makelo matimpal, sing perlu kimud-kimudan. Apa ja ada jeg kanggoang lan gelahang bareng. Masih tumbén malali mai, méh pepesnan Beli Tut Suma ané malali ka umah Beli Wayané. Pepes koné masih ngidih nasi ditu, masakanné Dé Asih jaen-jaen koné, pasti dueg Madé masak aa?” Luh Sénti ngimbuhin pasaut kurenanné. “Ah tiang sing bisa masak Mbok Luh. Beli Tut sing nawang, di jumah tiang tuah nglebengang nasi dogén, darang nasiné makejang baan meli. Dagangé sujatinné ané dueg masak Mbok Luh.” “Hahaha....” Barengang masuryak kedék ingkel-ingkel. “Sing kéné sing kéto, mapan suryané ngancan séndéh kauh tiang lakar mapamit jani Tut.” “Adi gegéson kéto Yan, dini ja malu nongos!” “Kéné Beli Tut, kéto masih Mbok Luh, mumpung tondén peteng apang maan masih tiang singgah ka kampung nengokin

13

ipah muah keponakané di Klungkung.” Madé Asih banban nlatarang. “Aa Tut, Luh, makelo suba sing maan mulih ka kampung. Apang maan masih nelokin adiné jumah, biasanné rainan dogén maan mulih,” Wayan Sukajaya nyekenang. “Nah yén kéto legaang nyén Yan, kéto masih Madé Asih. Eda kapok-kapok malali mai. Cara tiang ané sing taén kapok malali sig umah Wayané di Dénpasar.” “Ooh pantesan Beli pepes mulih magaé peteng-peteng, dong Beli misi singgah sig umahné Beli Wayan kéto?” “Aa Luh yén nuju kiap iseng singgah ngidih kopi. Sing padalem Luh, Beli ngajag sesai uli Bangli ka Sanur. Mulih magaé yén matan Beliné kiap, lantas paksaang Beli ngaba motor, Luh sing jejeh yén Beli ulung?” “Jejeh sih jejeh, nanging elekang naé atiné eda bas sesai ngidih kopi kemu. Yén kiap, kanggoang meli kopi di warung sisin jalanné! Eda pedih nah Dé Asih! Kurenan tiangé mula pongah juari, mula calep uli cerik.” “Béh santé gén mbok Luh, Beli Tut sing ja sesai singgah, a bulané paling liu ping pindo.” “To dingeh, suba dingeh Luh! Ketut Suma marasa kendel krana kaélonin baan Madé Asih. “Yén kéto mani puan buin jumin Tut, Luh, jani tiang ajak dua lakar majalan, kalahin nah! Salam ajak panak-panaké.” “Nah, adeng-adeng Yan! Durinan tiang ané lakar malali ka Klungkung.” Pajalan sepéda motorné Wayan Sukajaya gasir nganginang nuju désanné di Klungkung. Neked jumahné dapetanga adinné negak di ampik umahé mabalih panakné ané sedek maplalianan. “Adi suba sanja mara mulih Beli?” Madé Sukarata nyapatin Belinné. “Mara kadung singgah di Bangli sig timpalé, sambilang malukat ka Tirta Sudamala Dé.” “Ohh kadén ja mabuaka mulih suba sanja. Tu mai malu kejep, né Pak Yan lan Mé Adé teka!” Madé Sukarata ngaukin panakné ané iteh maplalianan selodor ngajak timpal-timpalné di betén punyan nyambuné ané sedek mabunga. Putu Susila teka nyagjagin. “Gedé Oka adi sing ajak mulih Pak Yan? Kan hari Minggu jani?" “I Gedé sing taén ngelah waktu libur Tu, ajak mulih jeg kéweh baana. Diapin hari Minggu ia tetep sibuk malajah. Ajakin mulih sing nyak, ngaku malajah kelompok ngajak timpal-timpalné.” “Ooh malénan sajan ngajak muridé dini. Tiang kal maplalianan malu Pak Yan, to suba antianga tekén timpal-timpalé.” Putu Susila buin maplalianan selodor ngajak timpal-timpalné. “Dé, somahé seger? Dija jani

sing ngelah pipis, Beli ja maang pipis anggo meliang I Putu HP, laptop, lan ané lénan. Yén unduk ngawasin panaké malajah, Beli sing pati maan, Beli tungkul sibuk magaé. Pokokné Beli percaya tekén panaké, I Gedé sing pati tepukin Beli maplalianan, jeg setata sérius tepuk malajah. Panak Madéné kéto maplalianan dogén gaénné, nyak maan ranking di sekolahné?” “Nah ajanian, astungkara uli kelas satu kanti menék ka kelas lima, I Putu maan dogén ranking satu. Mén I Gedé pasti terus juara umum aa Beli, apa buin malajah gén gaénné?” “Mirib ulian di désa muridé bedik Dé, sing bas liu sainganné, aluhan ngalih ranking. Yén di kota muridé liu pesan, sinah sainganné masih liu. Paling aget I Gedé maan ranking dasa.” “Mih kéné suba kapah-kapah matemu, jeg nyantep sajan tepuk ortanné uli paon.” Nyoman Suci teka uli paon nyelag ortanné Wayan Sukajaya ngajak adinné. Ia ngaba naré misi kopi petang gelas muah teh nem gelas. Uli duri Madé Asih nutug ngaba ingka misi jaja gabin muah via kacang ijo. “Aa kadung nyambung ortané Man.” Wayan Sukajaya makenyem nyautin munyin ipahné. “Né inem malu kopiné Beli mungpung nu kebus. Kanggoang makelo ngantiang mara kadung bakat iteh masih napinin baas. Iseng makelo sing maan nutur, budi nélpun HP-né sing pati misi pulsa.” “Nah sing kenapa, mai bareng negak dini, bareng-bareng cobakin kopi Bangliné Man.” “Nah Beli Yan, mai Mbok Dé bareng negak dini.” Mara maan nyiup kopi a gerosan, HP-né Wayan Sukajaya mamunyi, ada anak nélpun. “Om Suastiastu.” “Om Suastiastu. Maaf, apa benar saya sedang berbicara dengan Bapak Wayan Sukajaya?” “Ya benar, ini dari siapa ya?” “Maaf Bapak Wayan, kami dari kepolisian. Baru saja kami melakukan razia di warnet, kebetulan anak Bapak yang bernama Gedé Oka Sukanta kedapatan menonton vidéo orang déwasa, video porno bersama teman-temannya.” “Apa?” Wayan Sukajaya makesiab, prajani muanné barak. “Benar Bapak Wayan, anak Bapak masih di bawah umur, tidak sepantasnya menonton video seperti itu. Penjaga warnétnya juga sedang kami mintai keterangan. Silakan Bapak segera ke kantor polisi untuk mengurus anak Bapak!” Basangné Wayan Sukajaya grimutan, kenehné benyah latig, prajani mantigang HP, kuciwa pesan kenehné, sing madaya tekén laksanan panakné buka kéto. “Gedé Oka..., dong kéné paplajahan cainé uli pidan?” -0-

Saking Langit Bali

Aswamédha Parwa

Atma sané Mautama

Matoh Pati

Olih : I K. Satria, S.Ag Sané mangkin pacang kelanturang ring pirantipiranti sané tiosan. Makekalih cokore wantah pinaka sarana sané mepaiketan pisan sareng kaniskalan pikayunané, sakemaon yéning mepaiketan sareng pirant-piranti ring jagate ngawetuang sami pacang nagingin kahuripan sekalané. Indike punika sané banget kagunadikayang sangkaning polih pengraksi Ida Bhatara Wisnu. Dwaning kahuripané sané kasengguh olih Apanané punika wantah setata memargi ke sor, Yéning mepaiketan ring kaniskalan kawéntenané puniki wantah nénten sida lempas ring kawéntenan piranti-piranti sané sepatutnyané kalepasang olih pengraksan apanané punika. Ritatkala punika raris polih waranugrahan Ida Bhatara Mitra. Taler kelanturang ring pariindikan nislakaning urip wantah sida nyekalaang kawéntenan baga miwah purus sané kawigunannyané kanggén ngelanturang sentana. Kelanturang yéning sampun molihang kahuripan sangkaning punika wantah pacang prasida molihang kawisesan saking Ida Hyang Prajapati sané pacang ngicenin kahuripan. Makekalih tangané wantah setata mapaiketan ring makesami piranti sané wénten ring kahuripané, silih sinunggilnyané wantah pangutsaha ngedohang sekancaning piranti saking kahuripané. Sané banget ngicenin waranugraha ritatkala puniki wantah kawéntenan Ida Bhatara Indra. Pinaka panguntat, sané wénten paiketannyané sareng suksma sarira malih wantah suara sané madué paiketan sareng pengraksa para dewatané. Sami punika wantah ngamedalang suara sané maosang makesami piranti sané wénten ring jagate. Sané ngicenin pemargine sekadi asapunika wantah Agni. Kawéntenan punika taler medal sangkaning mepaiketan sareng panca maha bhutané ring jagate, ring niskala taler wénten paiketannyané. Sané ngawinang wénten ketah sekadi mangkine inggih punika indik kaweruhan saha penglaksana mental. Yéning sampun sekadi asapunika wantah sida pacang molihang waranugrahan Ida Bhatara Chandrama. Sané mapaiketan sareng suksma sarira wantah pemargi sané eling ring angga sarira tur sida ngawinang becik. Pemargine punika yéning sampun mapaiketan sareng piranti kahuripan sané ngawinang metu pemargi mulat sarira ring angga sarira raris polih waranugrahan Ida Sang Hyang Rudra. Sané siosan sané mepaiketan sareng suksma sarirané punika wantah panca maha bhutané sekadi sané kesatwayang sadurungnyané. Yéning paiketang raris indike punika majeng ring sedaging jagate pacang dados sekancaning prekanti sané prasida pacang katelebin kawéntenannyané ring jagate minekadinipun indik kaweruhan punika. Dewatané sané ngunadikayang kawéntenané puniki wantah Ida Bhatara Brahma. Yéning selehin malih wénten tetiga genah ring jagate sané ngutamayang kawéntenan piranti kahuripané ring jagate puniki. Genahe sané kaping empat sayuwakti nénten pacang wénten. Tetiga punika inggih punika pertiwi, toya, miwah akasa. Lianan ring punika sampun kaloktah wénten patpat sané pinaka pawetuan daging jagate inggih punika, Metu saking genahe nuju

ia, adi sing ada ngenah?” Madé Asih nakonang kurenanné Madé Sukarata. “Seger Mbok, mara nak di teba napinin baas. Muh kemu alih mbok, sambilang orahin ngaénang kopi!” “Oh nah Dé, sedeng melaha né mara di Bangli Mbok maan ngidih kopi a kilo. Ajaka jani cobakin bareng-bareng.” Madé Asih lantas ka teba ngalih ipahné. “Men kénkén I Gedé di Badung, seger Beli? Men mara Beli ngorahang I Gedé sesai sibuk sing pati maan libur, sing kenyel raganné malajah dogén terus?” “I Gedé ajanian seger, sing ja taén ngaku kenyel ulian malajah. Yén panak Madéné mirib ia kenyel, kenyel maplalianan buka kéto, laib-laiban sing karuan apa.” “Idup di désa kanggoang plalian tradisionalé lestariang Beli.” “Aa Dé, di kota ngajak di désa mula joh malénan. Sing joh ngalih conto, to panak Madéné nu maplalianan di tanahé cara jaman iraga pidan. Panak Beliné di kota makejang serba nganggo internét. HP setata maselet di kantongné, di kamarné laptop suba sadia, tondén buin di sisi bisa malajah kelompok di warnét.” Wayan Sukajaya prajani marasa sombong mara idup di kota. “Tiang nawang unduk ento Beli. Yadiastun di désa, tiang anak nawang masih perkembangan jaman. Tiang bisa masih mainternétan. Yén unduk panaké enu maplalianan cara jaman iraga mula tiang ané ngorahin. Plalianan lénan cara matajogan, kapal-kapalan, macingklak, malayangan, muah ané lénan nu tetep ajahin tiang. Kala sing ada gaé, tondén luas ka carik, tiang nak bareng masih nimpalin panaké maplalianan.” “Adi cai milu cara anak cerik Dé? Lekang atiné bedik awak suba tua!” “Aa iraga dadi anak tua ané urati tekén panak adanné Beli. Nyidaang iraga ngawasin, nyidaang iraga ngotrol parilaksanan panak iraga kala maplalianan. Ditu iraga nyidaang sambilang nuturin, sambilang ngajahin apa suksman plalianané ento. Malajah manyama braya, malajah gotong royong, malajah makeneh melah, malajah mamunyi, muah ané lénan. Plalianané ento masih ngaé cerik-ceriké séhat, krana suba cara anak olahraga. Dadinné maplalianan maan, malajah maan, olahraga masih maan. Yén unduk maplalianan nganggo HP, laptop, muah game online ané lénan, tiang mula nu ngwatesin Beli. Manian yén suba kelihan, sing perlu ajahin pasti bisa. Mén di kota, Beli suba seken maan ngawasin I Gedé malajah?” “Mih liu masih tutur cainé Dé. Pokokné pangidih Beliné, uli jani ajahin panaké ma-internétan. Beli sing demen ngelah ponakan belog, katrok, kuna. Lamun Madé

ngunggahang, nembusin pertiwine, wénten medal saking bacin, taler wénten embas saking pamobotan. Punika wantah pangembas sekancaning kahuripané. Punika taler ngawinang akeh genah maurip daging jagate inggih punika wénten maurip ring pertiwine, duwuring pertiwi miwah ring akasané. Saluiring beburone sané embas sangkaning taluh minekadinipun beburon sané yéning memargi nganggen tangkah. Beburon sekadi sarwa balang miwah uled wantah medal saking sekancaning baacine. Punika mawinan beburone sané medal saking bacin punika kabaosang sané embas tur madué pangkedan sané pinih nista utawi sor. Wénten taler mauripe sané medal saking pertiwine sané tumbuhnyané ngunggahang. Kawéntenané sané sekadi asapunika prasida maurip sangkaning sampun suwe wénten ring tengahing pertiwine. Sarwaning beburon sané madué tangan lan cokor wantah sané embas sangkaning pamobotan. Ring sejabaning sané embas sangkaning pamobotan puniki silih sinunggilnyané manusa, wantah manusa sané cedangga, sané nénten madué pengrasa sané kabaosang kahuripan sané nista. Pamobotan sané langgeng wantah kawéntenan brahmané sané kawéntenannyané langgeng tur ngurip sekancaning mauripe. Wénten kekalih ceciren indike punika minekadinipun tapa miwah karma becik sané wénten ring jagate puniki. Sekadi asapunika sané kaceritayang olih sang sané wicaksana tur madué kepradnyanan nguningin indike punika. Indik karma punika akeh pisan kawéntenannyané. Silih sinunggilnyané ngemargiang yadnya miwah medana punia lianan ring punika wantah pemargi-pemargi sané ngawinang prasida ngemargiang yadnya, ngemargiang karma marupa swadharma ring jagate, pemargi sané ngawinang kelanduhan ring jagate miwah negdegang kautamané punika, nelebin rahasyajnana indik jagate wantah pinaka karma sané patut memargi ring jagate puniki. Indike punika taler sané banget kasaratang ring kahuripané saking riin. Sang sané waged ring kawéntenané puniki wantah sujana sané mautama sané pacang ngawinang kelanduhan jagate, dané sampun waged ring pemargin yoga tur jadmané sané sekadi asapunika pacang prasida ngasorang saha ngawesa dewek ring sekancan dosa miwah krodané. Kadi asapunika sampun ketlatarang indik kasuksman susastra Adhyatma. Keaptiang pisan sami para Rishi sané sampun waged ring kedyatmikan nyobyahang majeng ring kahuripan para janané gumanti sumangdene prasida ngemolihang rahayu. Antuk nunggalang sekancaning indria nyujur kautaman sastra wantah pibnaka sarana utama sajeroning nyegjegang kahuripan utama ring jagate puniki. Yéning sami sekancaning jnanané sané mautama kapolihang saha katelebin sinah pacang sida ngawetuang tan keni rajaning pinulah miwah pengraksan panca indriané pacang kasor. Kawéntenan sané sampun putus saking kawéntenan jagate punika sané kabaosang olih para wicaksanané kaluwihan sané sujati. (Masambung)

Duk kapan Jeroné malih nglintang driki Meduri suci ambu wangi saksat gandarwi Kadi busungé amputang nyapuh pretiwi Nastas saluir kekurung pangkéng wesi Semara sané lami padem mapatri ring ati Mangipi raris atangi ring tengahing latri Kabanda tali-tali tan pagigi angulat rasmi Kadi srati nuntun pedati nglintangin titi Alon abot mamargi muat brana rajapèni Rerepi sané katur tan wénten mawali Mangajap mangda sida dados padmi Jeroné dahat naut kadi wesi wresani Diastu kawarni antuk wisti Titiang misadia matoh pati Nala Antara

Semaya Semayané pidan Buin majlawatan Malinderan Mapuut-puutan Munyi tekén laksana, mimpas Semayané ampehang angin Anyudang blabar Matanem Dalem Béh Liu ortané i malu Jani buka luu Wireh tuara ada payu Guyu Seneb déwék Tekén ané ngaku-ngaku I Komang Alit Juliartha


Kruna

14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

puupu;du(m, Pupuh Durma

5.esb)tæisn/, Sébet pisan, \ur;sib)tnßz\áË, Ngurah Sibetan manyanggra, mdêenrrisÐsmãit/, madiané raris kasambit, hulu*r&pbinn/, ulung ring pabinan, winhê±ecokÞimk)sêb/, Winahyu Cokli makesiab, w)dnenk)cudСn&, wedanané kecud kuning, wwumetolihn/, wau matolihan, rkensenm\bin/. rakané sané mangabin. 6.kdisw*, Kadi sawang,

Ni Wayan Erawati

Mabuatnyané Kawagedan Tata Rias RASA senengnyané ring profesi guru uru sané sampun kalaksanayang dasaan asaan warsa, ngawi Ni Made Erawati, ati, S.Pd., setata marasa durung jangkep angkep antuk napi sané sampun kaicén aicén majeng siswannyané. Guru SMPN MPN 1 Payangan, Gianyar puniki pamuputnyané amuputnyané molihang selah ngicén gicén kawagedan tata rias miwah busana usana adat Bali. Majeng Ni Wayan Erawati, rawati, kawagedan napi manten mabuat pisan kaplajahin olih siswa, sajeroning ajeroning nyawis tantangan zaman riwekas. iwekas. Sajabaning prestasi ring bidang ang akademis, seni miwah olah raga. Kacunduk sesampun ngicén pelatihan elatihan majeng 25 diri siswa, iswa, alumnus SPGN Singaraja araja puniki nyaritayang sampun ampun lami meled ngicén bekel kawagedan majeng siswannyané. Mangda prasida ngicén én siswa kawagedan, dané ané patut pinih riin nelebin elebin kawagedan inucap. nucap. Seneng ring bidang idang tata rias miwah ah busana adat Bali, anak nak istri sané embas ring ng Karangasem,16 Mei 1965 puniki mautsaha ngolah galah alah nyarengin kursus ursus gumanti prasida rasida nelebin kawagedan awagedan inucap. ap. “Titiang meled alit-alit madué kawagedan nyawis tantangan riwekasan sané jangkep antuk kompetitor. ompetitor. Aget get tiang m a d u é kawagedan awagedan ring ng widang

kyuenrsmly*,

tata rias, alit-alit sané seneng s kapupulang saha k kaicén pelatihan,” baos penata p Agung, rias jebolan LKP A Dénpasar. kelih ring Embas saha keli kapatukulawarga sané ka mangtang kerja keras m nglanturang da prasida nglant kuliah, sekolah miwah k ngawi ibu kalih pianak keras. puniki biasa kerja k Setata wénten sané kakarya ka sajeroning nglintangin pasermapikenoh ainan gumanti mapi miwah majeng angga m anak tios. Eling ring mabuatkawagenyané ka dan ring biinformadang inf tika, Erawati Er katah malajah otodidak midida wah sareng ring Lembaga Lem miwah Kursus Keterampilan am T a t a R i a s miwah Busana Adat Bali Ada Agung, DéAgun npasar. Istri Drs. Ketut madué Sujana puniki m prinsip meled ssetata ngicén kawageda kawagedan majeng anak tios sané muatang. Madué tata rias kawagedan tat miwah busana adat Bali, ngawi dané ngurukang siswanngaptiang nyané. Dané ngap mabekel kawagedan

Kruna

kayuné rasa malayang, hulu*t)\h&jur&,

BASA BALI

AKSARA BALI

ulung tengahing juring,

1. empas

1.

h)mæs/,

1. kura-kura

mksu(hmã)\n/,

2. empehan

2.

h)mæ)hn/,

2. keju

makasur ambengan,

3. getap

3.

g)tp/,

3. penakut

mp)p)d)kuæ(ws)k(,

4. gabeng

4.

gb%,

4. ragu

ma pepedek sarwa sekar,

5. gangsar

5.

g\uæ(,

5. cekatan

6. gatra

6.

gtÉ,

6. berita

klilitádu*ksÓ¡ri, kalilit gadung kasturi,

BAHASA INDONÉSIA

7. gelis

7.

g)lis/,

7. cepat

8. geruh

8.

g)ru;,

8. kasar

9. gerit

9.

g)rit/,

rsenkdim\ipi.

9. paceklik

rasané kadi mangipi.

10. gipih

10. gipi;,

r&hw*hw*, ring awang-awang,

Redité Kliwon, 15 Januari 2017

10. bersemangat

inucap, siswannyané prasida malajah ngajiang galah. Kakawitin lulusan Diploma ring IKIP Singaraja, dané dados guru. Eling mabuatnyané kawagedan ring widang komputer, dané setata latihan. Asilnyané dané taler madué kawagedan widang informatika. Tuntutan mangda dané madué ijasah S-1, pinaka persyaratan sertifikasi, Erawati nglanturang kuliah ring Universitas Terbuka jurusan Geografi. Mangkin Ni Wayan Erawati sampun ngalap asil kerja kerasnyané. Kalih pianaknyané sampun manggih kasidan. Pianaknyané sané kapertama makarya ring bidang modeling, mangkin sampun madué usaha. Mungguing pianak salanturnyané kantun kuliah ring PTS ring Kota Dénpasar. “Tiang angayubagia antuk napi sané sampun polihang tiang salami puniki. Tiang marasa sampun galahnyané ngicén bekel kawagedan majeng siswa miwah anak tios ring wewidangan tiang,” baosnyané. Erawati taler madué obsesi ngir-

ingang alit-alit panti asuhan latihan tata rias miwah busana adat Bali. Utamannyané alit-alit sané seneng saha meled nelebin widang punika. Pinih nénten sampun madué kawagedan inucap, alit-alit punika nénten malih meratin krama. Sawaliknyané dados sumber daya manusia sané mapikenoh majeng déwék miwah anak tios. Kawagedan tata rias ring Bali kabuatang pisan. Bali sané mayoritas penduduknyané maagama Hindu, tambis-tambis sawilang raina kawagedan punika kawigunayang. Napimalih yéning wénten upacara adat, sané ring Bali nénten naen sepi saking parikrama punika. Dané ngaturang suksma majeng pimpinan SMPN 1 Payangan, sané sampun ngicén selah majalaran program pengembangan diri aminggu apisan, siswannyané molihang kawagedan widang tata-rias. “Titiang boya ngiringang siswa mapikayunan bisnis, nanging kawagedan punika prasida kanggén manyamabraya ring banjar adat miwah ring désa adat,” weweh dané. (ast/yan)

Isin Gumi Akéh Duratmaka, Patut Yatna ri kala Ngawigunayang ATM DURATMAKA sané mapaiketan sareng ATM sayan ngakéhang kawéntenané, yadiastun sampun akéh sané katangkep. Sakadi mangkin malih marak duratmaka sané mapi-mapi ngwantu ri kala nasabah Bank méweh narik jinah ring ATM. Yéning nasabah tan urati saha yatna majeng jadma sané wénten ring wewidangan genah ATM napi malih durung kakenal sinah pacang dados korban. Sampun akéh ngawinang korban kantos ngawi pocol yutaan rupiah. Parindikan inucap kabligbagang sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Buda, 11 Januari 2017 lintang. Surya Putra, Lovina Pinaka nasabah yéning ngamolihang kaméwehan ri kala ngambil jinah ring ATM, napi malih sampun kantos ping tiga sapatutnyané pindah ka ATM lianan. Minab ATM punika usak utawi kartu duéné usak. Gung De, Jl. Ngurah Rai Singaraja Yéning nénten bas kepépét pisan, becikan ngrereh ATM sané wénten ring Bank. Sakadi mangkin nyabran Bank sampun wénten ATM-nyané dados asiki sareng kantornyané. Irika pastika sampun kajaga olih satpam sané

prasida katakénin yéning wénten pikobet. Kaki Dukuh, Seririt Ketah ring soang-soang ATM sampun kacantumang nomer telepon Bank. Sapatutnyané nasabah mangda nguratiang nomer telepon Bank sané dados hubungin yéning manggihin pikobet. Sampunang ngugu majeng jadma sané mapi-mapi kayun nulungin napi malih durung kenal. De Agus, Jl. Gajah Mada Singaraja Minab, akéhnyané penipuan ring ATM kawinang jaman sayan canggih. Asapunika taler para duratmaka sayan canggih nglaksanayang aksinnyané. Sadurungné sampun taler akéh pelaku katangkep. Mawinan tunas titiang kapungkur hukumnyané mangda lewih berat saihang ring sané sampunsampun. Bu Luh, Dencarik Becikné yéning prasida soang-soang ATM mangda madaging petugas utawi satpam. Santukan kadi mangkin para duratmaka sayan dueg lan nekat pisan. Sakadi orti dumunan, akéh ATM ring makudang genah sida kabobol ngawinang kerugian Bank kantos panyatusan yuta rupiah. (ama)


15

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

Tujuh Lapis Semesta Diri

Penyandingan Terang dan Gelap

z Hakikat Maknawi Pituning Pitu (4)

KONSEPSI kategorial banyak tradisi memaknai angka tujuh (pitu, sapta) ini berkaitan dengan lapis-lapis kesemestaan. Bali Tradisi, misalnya, mengenal konsepsi kategorial tujuh lapis dalam tiga susunan vertikal: tujuh alam bawah (sapta patala), tujuh lapis energi dalam tubuh manusia (sapta cakra), hingga tujuh lapis kesadaran spirit (sapta sunya), yang berpuncak pada 7 lapis inti-hakikat ke-NYATA-an ke-ITU-an (sapta OM-kara, sapta tattwa). DALAM VISI kesadaran puncak Bali yang mempersamakan Semesta Raya Jagat Agung dengan Semesta Diri Jagat Alit, dikonsepsikan ada 7 gunung utama (sapta parwata atau sapta giri) sebagai 7 lingga (sapta lingga), 7 aliran sungai utama (sapta gangga), yang bermuara pada 7 samudra (sapta samudra, sapta arnawa). Selain ada pula konsepsi 7 pulau (sapta dwipa). Bali tidak sendirian memahami semesta kehidupan dalam kategori 7. Sebelum Columbus menebarkan kuasanya atas Amerika, suku Maya juga mengkonsepsi-

kan ada 7 lapis langit dan menganggap angka 7 sebagai angka penjuru mata angin. Tradisi lampau China kerap menghubungkan angka 7 dengan kehidupan kaum gadis yang diyakini mulai mempunyai gigi susu pada usia 7 bulan dan pada usia 7 tahun, lalu dalam 2 x 7 tahun berikutnya energi yin mulai membuka ketika ia mencapai masa pubertas. Terakhir pada 7 x 7 (= 49) tahun datanglah masa menopause. Bahkan, Siddharta Gautama pun diyakini saat baru dilahirkan langsung sanggup berjalan 7 langkah. KONON, kalangan Kristen Koptik di Mesir pada abad ke-14 silam merayakan 7 pesta besar dan 7 pesta kecil di gereja, sebagai simbolik 7 pesta kesenangan dan 7 pesta kesedihan Bunda Maria yang selaras dengan irama Heptadik. Itulah yang disebut-sebut dikaitkan dengan musik Renaissance yang mengenal sejumlah lagu dengan 7 suara—yang biasanya dipersembahkan kepada Perawan Maria atau berkaitan dengan 7 pahala Roh Kudus. znirta ks

Beban Ekstra, Guru Kemana Pigi… zDefinisi Kultural, Kearifan Universal

SEORANG GURU ITU kata orang Manggarai, orang yang bias kemana pigi. Ini hanya sebuah kiasan dalam bahasa Indonesia popular yang berlaku di Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Bermaksud menggambarkan adanya ‘’beban ekstra’ dan ‘tanggung jawab ekstra’ yang diemban seorang berstatus guru. Saya pertama sekali mendengarnya dari seorang guru sekolah menengah di Ruteng. Menurut sumber saya pertama sekali mendengarnya dari seorang guru sekolah menengah di Ruteng. Menurut sumber saya itu, orang Manggarai cenderung menganggap guru sebagai sosok yang tahu segala hal dan karenanya kerap diminta mengajarkan banyak hal. Jadi menjadi guru di daerahnya memang perlu kesiapan ekstra, wawasan ekstra, waktu ekstra dan perasaan ikhlas yang ekstra pula. Karena seringkali porsi ekstra yang dituntutkan kepada seorang guru tidak dibarengi dengan imbalan material yang memadai. TAK LAIN TAK BUKAN, anggapan guru bisa kemana pigi itu, dilatarbelakangi antara lain oleh adanya faktor kekurangan guru di Manggarai. Tragis sekali memang, sementara pemerintah membangun sekolah sekolah berbiaya mahal di pulau Jawa dan Indonesia bagian barat, di bagian timur, masyarakat kekurangan gedung sekolah, kekurangan guru. Namun sungguh luar biasa, karena dalam bolong-bolong

kerja pemerintah di bidang pendidikan itu, masyarakat masih memiliki rasa percaya yang tinggi dan definsi ideal terhadah sosok guru. ALIH-ALIH BERHARAP pemerintah bakal menyelesaikan problem ini, masyarakat Manggarai lebih memilih mengantisipasinya sendiri. Yakni dengan memberikan status ‘’istimewa’’ pada seorang guru melalui kiasan tadi. Dengan cara demikian, masalah kekurangan tenaga pengajar sedikit terantisipasi berkat adanya sosok yang bisa kemana pigi. Karena dalam proses ini, satu orang menggantikan peran dan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan banyak orang. Tetapi sekali lagi, yang hikmah yang bisa diteladani dari fenomena ini adalah masih terpeliharanya imajinasi akan sosok guru yang bisa kemana pigi itu. Suatu definisi kultural yang menghubungkan orang Manggarai dengan kearifan universal dalam budaya masyarakat prokolonial kita belahan Nusantoo yang lain. Yaitu budaya masyarakat yang sekarang kita identifikasi sebagai masyarakat tradisi, yang tatanan pengetahuannya sangat memuliakan guru sebagai Manusia Masyarakat, bekerja untuk masyarakat, bersedia menerima beban ekstra yang dipercayakan masyarakat kepadanya. Bukan Manusia Strata yang bekerja untuk spesialisasi, gaji, dan pangkat. zRiki Dhamparan Putra

zSigit Susanto

zSigit Susanto

Gemuruh Hati

Pergi

SEJAK BEBERAPA BULAN berlalu hati yang sejuk dak lapang itu tersemai sebuah ajakan pulang ke kampong halaman sejak itu pula berhamburan petasan kecil berbau kentut dan bunga meledak di sekujur tubuh siang dan malam bagai lahan tak bertepi raga di sini namun loncatan angan telah nongkrong di rumah tetangga sedang bercanda di tepi jurang sembari memandang kupu-kupu malu hingga mencuri madu di kuncpu bunga ketika kupu-kupu dan burung kebun itu sirna kunang-kunang memancarkan sorot diskotek kerlap-kerlip di antara dahan-dahan dan uap air kali disusul kor katak-katak di sawsah pertanda malam sudah tiba dengan gemilang dan gemuiruh hati terus bergelegar hingga fantasi berbaring ke dalam gelap.

AKU HARUS PERGI usia lebaran ini tak tahan dengan suara-suara berseliweran kadang suara yang hingga dibawa angin begitu ringan namun sebenarnya beban lebih dari dua karung goni berisi jagung aku harus hengkang tak tahan rongrongan dari dalam membaca naluri alam batinku yang meronta aku harus meninggalakan tempat ini yang sudah kuakrabi sejak aku bias melihat bumi termasuk adik-adikku semua saudara kembar mereka ditanam di tanah ini tidak begitu lama akan harus tinggalkan menunggu hitungan hari aku tidak tahan bukan ada orang yang mendesak namun panggilan hari pergi dan pergi saja entah ke mana aku masih belum punya gambaran pasti tapi pergi dari tempat ini itu sudah pasti aku dekap erat bumi

zSigit Susanto

zSigit Susanto

Perjalanan Malam

LELAKI TUA ITU terhenti pada langkah ke 16 ia menoleh ke belang sembari menghitung jarak yang telah dia lewati ia ingat hari itu tahun ke 16 ia pertama kali mencium gadis di bawah pohon mangga. Lelaki tua itu terhenti pada langkah ke-27 ia sadari sejenak di usia 27 tahun hadir cinta dengan gadis bertahi lalat di pipi kiri. Lelaki tua itu terhenti pada langkah ke-29 ia masih meratapi ketika beranjak usia 29 tahun lampu kamar indekosnya menyala dan si gadis sudah masuk lewat jendela. Lelaki tua itu terhenti pada langkah ke-32 merenungkan butiran pasir malam di pantai ia tergolek di usia 32 tahun dengan gadis manca. Lelai tua itu setahun lagi melangkah di jalan raya setelah lampu lalu lintas member kode warna hijau untuk berjalan selamanya.

Empat (4) Sajak

zCitra C Sasmita Sanur- Tabanan PP Mata Air Mata Panas Puisi adalah mata air Maka hiduplah selama panas bumi Tetap mengalir ke ceruk-ceruk ragawi Menjadikan nafasku seirama dengan Dengus uap asam di lambung gunung

Mujair Nyatnyat Dalam kekayaan bumbu Kita membenamkan diri Menghayati aroma dan hangat rempah Merembes dan merasuk ke daging kita Menjadikannya selembut tahu Dalam lubuk setiap rempah Tiap rasa mengungkapkan sejarahnya Seperti pedas masa silam Yang menghinggapi ingatan nelayan-nelayan Tak pernah selesai Mengurai kusutnya jarring-jaring pancar Ikan telah bermigrasi ke laut merah Namun kita bermukim Pada muara yang menjadi kebahagiaan Orang-orang lapar yang menyantap kepala kita Kita terkoyak dalam palung ingatan Tanpa sempat memahami ketiadaan Meski bait-bait sajak Menjadi pemujaan Memuliakan sirip-sirip kita Yang bermandikan tanaman surga

Lembaran Malam

MALAM MENGANTUNG begitu berat tanpa angin menyuela di kening yang sudah payah menyangga beban. Ada jalan lurus tak bertepi dan tak berujung, tetapi itu bukan jalan satu-satunya menuju istana anak-anak cadel mengeja mantra. Malam dalam siluet yang murni tak akan lahir kembali hanya sekali itu sekali itu saja dan sekali untuk selamanya. Petani pulang memanggul bulan yang ia pungut dari pematang ia taruh di atas jerami agar bumi terbakar sehebat kelebat loncatan belalang di ujung daun pisang. Tidur malam adalah petaka yang sia-sia, sebenarnya sisa malam masih perlu perenungan akan jejak-jejak lampau yang masam.

Kisah Batu Magma Tak ada yang mati Meski jasad-jasad lava menebal Membikin rumput semak hidup sebentar Suri dalam celah-celah pasir Yang bungkam dan pejal Namun angin membikin ia mendengung Mengantar musafir ingat akan sesatnya Lalu hanyut dalam bisik alam; Jangan tinggalkan gunung Sebelum hatimu berdenyut Telah lama bibirnya mengerak Oleh dahaga yang tak kunjung punah Dahaga, adalah ketekunannya untuk menyangkal Kata-kata yang membawanya ke mana saja Halaman demi halaman Pada musim kering ini

Kabut Gula Seperti gula, anak-anak Songan Telah tercipta dari kabut Gunung Batur Yang turun dari puncak matahari Kemudian mencipta senyum Yang tak kalah renyahnya Dengan gemericik air di ulun danu Mereka tak mampu membendung laut Hanya sepetak kolam air panas Yang diracik bersama musim Dingin angin pegunungan Dan larutan magma Lalu diaduk Dalam panik penuh sayur pucuk lagu Tiak kali mereka bergembira Kabut gula menyeruak Dari celah kawah Mengusik anak-anak batu Yang tekunm menyimak waktu

z Hakikat Maknawi Pituning Pitu (6)

Simbol Struktur Kosmik

z Hakikat Maknawi Pituning Pitu (5) PENYUSURAN TEKUN DAN MENDALAM ahli numerologi Anne Marie Schimmel dalam The Mystery of Number mengungkapkan, bahwa surah pertama Al-Quran, yaitu Al-Fatihah, mempunyai 7 ayat. Kalimat sahadat dalam Laa Ilaaha Ilaa Allah, Muhammad Rasul Allah terdiri dari 7 kata. AL-QURAN menegaskan, Tuhan menciptakan Langit dan Bumi menjadi 7 lapis. Thawaf mengelilingi Ka’bah di Mekah juga dilakukan sebanyak 7 kali, demikian juga dengan lari-lari kecil (Sa’i) antara Shafa dan Marwah. Pada akhir Haji, dekat Mina, setan dilempar dalam 3 kali masing-masing dengan 7 buah kerikil kecil yang lazim disebut melempar Jumrah. Terdapat pula 7 surah dalam Al-Quran yang diawali dengan kalimat Tasbih (Mahasuci Allah) yaitu Al-Isra’, Al-A’la, At-Taghabun, Al-Jum’ah, Ash-Shaff, Al-Hasyr, Al-Hadid.

MENARIK mencermati cara Bali Tradisi memahami kedalaman hakikat energi angka 7. Manakala kebanyakan tradisi memvisikan 7 dalam kaitan dengan struktur energi kosmik yang mengasosiasikan terang, guru, keteladan, Bali malah juga mengkonsepsikan 7 dalam kaitan dengan gelap atau kegelapan. KONSEPSI 7 kegelapan pikiran sadar maupun bawah sadar (sapta timira) karena 7 kelebihan—rupa, harta, cakap, keturunan, muda, berani, kepahlawanan—justru dipersandingkan dengan konsepsi 7 yang mengasosiasikan terang itu. Demikianlah, misalnya, deretan konsepsi 7 lapis kesadaran jiwa (sapta atma), 7 terang (sapta dewata), 7 aksara suci (sapta aksara), hingga 7 kebenaran (sapta dharma), 7 guru agung (sapta rsi), bahkan 7 yang diharapkan langgeng (sapta wreddhi) bersanding dengan konsepsi 7 kegelapan (sapta timira). Penyandingan 7 terang di satu sisi den-

gan 7 gelap di sisi lain, kiranya setara dengan penerimaan Bali Tradisi atas terang purnama di satu titik dengan gelap tilem di titik lain. Begitu pula terang siang dengan gelap pekat malam. Keteguh-tinggian gunung di hulu dengan keluas-dinamisdalaman samudra di hilir. Tak terkecuali pula dengan fajar duaja sebagai momentum perubahan dari gelap malam ke terang gelap maupun sebaliknya, sandyakala sebagai momen peralihan dari terang siang ke gelap malam sama-sama diterima dan dimuliakan. Tak hanya tanah Ibu Bumi Pertiwi di bawah telapak kaki yang nyata menghidupi kehidupan dipuji Bali Tradisi, bahkan ketakterbatasan langit Bapa Angkasa Raya yang tak terbayangkan di atas kepala pun dimuliakan. Kehadiran 7 terang diterima, keadaan 7 gelap pun tiada diingkari sebagai kenyataan yang memang ada dalam maharuang kehidupan. znirta ks

TAK MENGHERANKAN bila kemudian Anne Marie Schimmel menyimpulkan angka 7 sebagai “pilar-pilar kearifan”. “Angka 7 telah mempesona manusia sejak zaman dahulu kala,” simpul Anne. Dalam studi mendalam yang kemudian dituangkan dalam Seven: The Number of Creations, Desmond Varley, bahkan meringkas segala sesuatu yang ada di dunia ini dengan angka 7 sebagai akumulasi atas kategori trivium (serba ngka 3) plus quadrinium (serba 4). BAGI PARA PENYELAM samudra kedalaman makna kehidupan, angka 7 sebagai akumulasi atas kategori trivium (serba 3)

plus quadrinium (serba 4) tampaknya memang disepakati sebagai angka struktur kosmik. Trivium (serba 3) mewakili energi yang langgeng abadi, sedangkan quadrinium (serba 4) mewakili unsur material yang dinamik. PERIODISASI pun dikaitkan dengan angka 7, entah sebagai penanda satu oktaf dalam musik yang terdiri atas 7 not, maupun dalam susunan kimia. Bahkan kalangan sains pun menjadikan 7 sebagai dasar konsepsi akumulasi angka yang tak terhitung jumlahnya, mulai dari 7 atom, 7 partikel terkecil, dan seterusnya. znirta ks

Sidemen Singarsa, Salampah Laku Kidung Pisacarana z

Proses Penyadaran Ruang Kontemplasi

SIDEMEN boleh dikatakan sebagai tempat melahirkan sastrawan besar untuk Bali. Salah satu karya sastra yang lahir dari seorang Pedanda adalah Kidung Dyah Tantri. Kidung ini secara tersirat menggambarkan penyadaran seorang tokoh Eswaryadala yang memerlukan seorang perempuan Tantri sebagai pencerahnya. Menarik sekali nama perempuan yang dipilih pengarang, Tantri. Jika disukukatakan menjadi tan-tri. Tan bias bermakna tidak, tri bermakna tiga. Apakah pengarang ingin mengungkapkan satwam rajas, tamah dalam ceritanya karena triguna inilah yang selalu tumbuh subur di hati umat manusia hanya kadarnya yang berbeda-beda. Bisa satwam-nya yang dominan hingga titik kesadaran budhinya semakin sempurna, ataukah rajas yang dominan hingga ambisi dan jiwa penggeraknya lebih menonjol ataukah tamas yang menojolkan kemalasan. Tapi itulah pengarang, yang biasanya memilih nama dengan perenungan yang mendalam. Kata Eswaryadala juga unik jika dipilah bias menjadi eswarya-dala. Eswarya bias bermakna luas, mendalam, iswara, dala bias bermakna bilah-bilah daun. Atau pengarang memaknai dengan daun-daun yang disinari karena ada swar di dalam kata eswarya. Dan suku kata ‘ya’ bisa dimaknai dengan Siwa. Siwa berada di tengah dalam bilah padma bhuwana. Inilah uniknya seorang pengarang ada yang disembunyikan di da-

Empat (4) Sajak

zIGA Komang Wiliani Sukasada - Sudaji PP Pertanyaan Hari Ini Ketika membeli sebuah buku, Seorang gadis kecil diserang pertanyaan Apa yang kau telan Ketika makan di depan televisi? Apa isi doamu sehari-hari? Mengapa kadang kau menengadah Ketika meludah, mengenal wajah Mengapa kau percaya Hidup berputar seperti roda? Berita tentang apa yang kau tunggu Di headline surat kbar? Mengapa harus menjadi penumpang bus, Menjadi kerumunan Saling mencium aroma keringat, Tak mengenal satu sama lain. Lalu pergi ke sisi yang berbeda

Digugat Kata Suatu waktu Anak-anakku akan merebut Pena kepunyaanku Menggambar sampah, Kata-kata yang sering aku buang Waltu menulis puisi Mereka menuntut hak Untuk kembali Ke bait-bait puisi

Nguing Jangan membacaku keras-keras Aku ini puisi kamar Yang berumah dalam hati Cukup hidupkan lentera Agar sunyi terjaga, Dan denyut nadi terbaca Lalu biarkan saja. Nyamuk menguing Di kamar miskinku Malam demi malam Memakan isi lambung Menjadikannya jentik mimpi Menguat, bersayap Lalu pergi

Di Kota Lama Di kota lama, udara begitu kering Keadaannya seperti puncak stress Begitu diam Mirip bangunan tersesat Terlempar waktu Sedang kiniku dan kini tuhan Jelas-jelas berbeda Mungkin baginya Ia hanya perlu Menjelma belalang kuning Yang melenting seketika Ke puncak menara Sambil mengingat si jantan Yang lumat di mulutnya

lam kata yang dipilih hingga pembaca yang terus ingin mencari hakikat inti makna yang mendekatinya. Kemampuan pengarang seperti ini akan membuat pembaca ingin tahu, ingin menggali yang akan disampaikan oleh pengarang. Ada istilah engkeb-engkeban kawi dalam dunia pengarang Bali klasik hingga sebagai penikmat diberikan ruang untuk menafsirkannya. TOKOH-TOKOH binatang yang dilukiskan pengarang seperti penggambaran sifat-sifat kebinatangan dalam diri. Katakanlah sifat ingin berkuasa (Sang Mong) sifat pura-pura suci (Baka), perilaku maling (Batur Taskara), sifat cepat marah (langsang-langsing) dan banyak lagi pelukisan sifat-sifat yang mendapatkan sebuah kontemplasi. Perempuan Tantri hadir sebagai wahana dari sang pengarang (Ida Pedanda Gde Pidada dan Ida Pedanda dan Ida Pedanda Nyoman Pidada) – Pedanda yang memberikan pencerahan lewat karya sastra. Sebuah karya klasik yang hidup dan memberi inspirasi pagi pengarang sesudahnya. Katakanlah Cok Sawitri, pengarang yang juga lahir di Sidemen dengan Tantri Perempuan yang Bercerita. KITA SIDEMEN sering dipadankan dengan kata singarsa yang bermakna tidak suka’ atau tidak senang’. Pengarang besar Bali abad ke-20, Ida Pedanda Made Sidemen sering memakai kata singarsa yang semakna dengaan sidemen. Padanda yang ber-Nabe di Geria Mandara Sidemen juga mengisahkan perjalanan sucinya dalam Salampah Laku juga melahirkan Kidung

Seorang Buta Selumbar di dalam matanya Tlah kau gubah menjadi bait-bait requiem Seperti pangeran berbaju zirah Kau tebarkan stigma Di setiap lintasan dada Yang paling debut Dan kau garap bekas luka Menjelma sehimpun badai mengerak Di pembuluh darah Buku catatan kematian kau tulis Bagai ksatria Yang merencanakan peperangan Setelah semadi di gunung Kau percaya akan melahirkan kemenangan Dari selumbar matanya Sesungguhnya balok dalam matamu Adalah luka usia Yang terhidang dalam piala-piala anggur Kau enggan mengakuinya Mulut hatimu terkunci Hingga lupa jalan pulang Suatu saat kau kan bertanya Tentang zirah yang mengabut Di sekujur tubuhmu Atau pecahan hosti Yang terkulum dalam alunan ampunan Jika demikian, Mungkinkah seorang buta Membimbing orang buta?

Pelangi

Aku menemukanmu Dalam kerangka sunyi Memendar cahaya Membebaskan diri Dari akar cadas pucat Membebaskan diri Dari legenda kali mati Ke arah lengang pintu moksa Melintasi hitam putih Sedang aku menemukan diriku terpaku Dalam bongkahan karma Mencari-cari pesanmu di kerucut hari Menghalau asing akar-akar laut Yang bersembunyi di bulu pori tumpukan debu angkara Bagai awan lapuk leleh di ujung lidah Dan berusaha menyemayamkan senyum Dalam degup dada Kita pasti bertemu di tanah terjanji Memilih kisah-kisah yang jauh Dari perasanm air mata atau bunyi bising Mungkin kisah buloan Yang setia pada malam Atau kisah mentari Yang terjaga meniup sekumpulan nyeri Di kelompok jiwa Mungkin pula pelangi agustus Yang bebas dari jelaga Puing-puing waktu silam

Pisacarana. Sidemen tentulah tidak hanya melahirkan karya-karya besar juga melahirkan orang-orang suci yang menginspirasi jagat Bali dan jagar sastra khusunya. KIDUNG Dyah Tantri sebuah karya sastra yang paling sering dilantunkan saat upacara metatah. Upacara yang diyakini mengurangi sifat-sifat marah (kroda), keinginan yang tiada batas (kama), kelombaan (loba), kemabukan (mada), Kebingungan (moha), iri hati (Matsarya). Enam musuh (Sad ripu) ini perlu proses penyadaran hingga bias mengurangi sifat-sifat yang kurang sehat ini. Kidung Tantri masuk dalam hati setiap penikmatnya. Ternya ta musuh-musuh dalam diri perlu proses penyadaran hingga mengurangi sifat-sifat negatif yang memang suka mengganggu jiwa yang sedang mencari kesadaran sejati. SIDEMEN memberikan inspirasi bagi dunia kreativitas hingga melahirkan karyakarya sastra monumental yang member ruang kontemplasi bagi jiwa. Suasana sejuk dengan bentangan sawah, suara desau air gemerisik air member nuansa berkreativitas. Para penikmat karya klasik tentulah akan bersyukur karena bias membaca dan merasakan keindahan Kidung Dyah Tantri. Karya pencerah bagi jiwa dan hati nurani. zIBW Widiasa Keniten

Empat (4) Sajak

zRai Sri Artini Kerobokan – Tegaljaya PP Rindu

Rinduku lahir Dari bentangan jarak dan waktu Ia merangkak perlahan Ke tubuh semesta Menggenang di lipatan musim Kau bilang waktu terlalu bijak Untuk diingkari Katamu tanah terlalu tabah Untuk didustai Dan langit terlalu tulus Untuk dimaki Lama-lama kita Membangun harapan masing-masing Di atas deburan ombak Ketika asin laut mewarnai jejak kita Kita sepakat meninggalkan suatu masa Dimana api menari-nari di luang matamu Dan lindap risau diam-diam membunuh sahaja Dalam dadamu Kita tlah sepakat berlalu Dari gemerutuk keluh kesah Mengganti himpitan tekanan Dengan kebebasan laksana udara. Meski berliku, rindu tetap hadir di sini Di tiap butir-butir hujan Rintu memang misteri Meski aku mengusirnya, Ia kerap mengikutiku Dan aku terjebak dalam bayangmu Sering aku bersembunyi di kolong langit, Namun senyummu selalu rajin Menyambangi kediamanku dan Menganyam sunyiku Menjadi senyap yang paling

Esok Bagaimana kita sepenuhnya Mengerti tentang cuaca Yang memutuskan pergi Memberontak dan tak lagi memilih setia? Karena kita selalu kehilangan waktu Untuk menetaskan rindu Atau menajamkan cinta Dalam setiap langkah kaki Kita selalu berpacu Dengan deru debu jalanan Berllari di sepanjang lorong Tersesat di lipatan dasi dan jas Bagaimana kita sepenuhnya Paham tentang waktu Yang membuka rahasia musim-musim Lalu menggiring luka Dan keringat pada pintu sunyi Puisi-puisi terdampar sia-sia Bagaimana kita mengerjakan cinta Karena kita tak lagi mencintai kedamaian Gelap dan lapar Menjadi ilalang sepi merambati Pembuluh darah Kita tersesat dalam bayang-bayang esok Apakah esok masih milik kita?


NASIONAL

16

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

Ghatotkacha Kemudian Hadapi Karna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Tiga Puluh Tiga)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA berkata, setelah Ghatotkacha membantai Alayudha, Putra Bhima dan Hidimva itu menjadi penuh kepuasan. Dia pun berdiri di depan bala tentaranya. Ghatotkacha mulai mengeluarkan berbagai macam teriakan-teriakan rakshasanya. Setelah mendengar raungan-raungan yang membuat gajah-gajah gemetaran dan ketakutan besar, Oh baginda, memasuki hati dari prajurit-prajurit paduka. Setelah menyaksikan putra perkasa Bhimasena itu terlibat dengan Alayudha, Karna yang berlengan perkasa itu menyerbu melawan keluarga Panchala. Dia menyerang Dhrishtadyumna dan Sikhandin, masing-masing dengan 10 batang panah yang kuat dan lurus, dengan busur yang ditarik sampai rentangan paling penuh. Dengan sejumlah panah kuat lainnya, putra Suta itu kemudian menyebabkan Yudhamanyu dan Uttamauja, prajurit kereta hebat serta Satyaki gemetar. Busur-busur dari prajurit-prajurit itu Oh raja ketika mereka terlibat menyerang Karna dari segala sisi, terlihat ditarik menjadi lingkaran-lingkaran. Suara

dentingan tali-tali busur pada malah itu dan suara deritan roda-roda kereta mereka itu bercampur bersama menjadi keras dan dalam. Tampak seperti raungan awan-awan pada penutupan musim panas. Pertempuran malam hari itu Oh baginda menyerupai sebuah kumpulan awan. Suara dentingan tali busur dan suara deritan roda-roda kereta itu merupakan raungannya. Busur-busur para prajurit itu merupakan kilasan petirnya. Hujan-hujan panah-panah membentuk curahan air hujannya. Dengan berdiri tanpa gerak seperti sebuah bukit memiliki kekuatan, adalah pangeran gunung-gunung. Penggiling musuh-musuh itu putra Vikartana Karna Oh raja, menghancurkan hujan anak-anak panah menakjubkan yang ditembakkan kepadanya. Setia kepada kebaikan putra-putra paduka, putra Vikartana yang berbudi luhur itu, mulai menyerang musuh-musuhnya dengan kekuatan halilintar. Panah panah itu diasah dilengkapi sayapsayap emas yang indah. Segera banyak tiang bendera dihancurkan dan ditumbangkan oleh Karna.

Rombongan lainnya diserang dan dirobek-robek oleh putra Suta itu dengan anak-anak panah tajam. Segera beberapa dari mereka kehilangan sais kereta, kuda-kuda mereka disengsarakan putra Suta itu dan banyak dari mereka memasuki pasukan Yudhishthira. Setelah melihat mereka dihancurkan dan dipaksa mundur, Ghatotkacha menjadi mabuk dengan kemarahannya. Sambil menaiki keretanya yang sangat baik, yang dihiasi emas dan permata-permata, Ghatotkacha mengeluarkan sebuah raungan singa. Putra Hidimva itu, mendekati putra Vikartana. Tanpa banyak menunda waktu, Karna, menyerang nya dengan panah-panah yang dilengkapi kekuatan petir. Kedua dari mereka mulai menutupi langit dengan anak-anak panah berkait dan juga anak-anak panah bermuka kodok, Nalika, Danda, Asani. Ada juga anak-anak panah yang menahan kepala-kepala seperti gigi-gigi anak sapi, tidak sedikit kuping babi hutan berkepala lebar. Panah-panah yang berujung tajam itu seperti duri-duri menahan kepala-

kepala seperti pisau cukur itu. Langit benar-benar ditutupi hujan anak-anak panah sangat lebat. Kelihatannya, sebagai akibat panah-panah bersayap emas itu kemegahannya berkobar, ketika melintas secara horizontal melalui itu. Panah-panah yang dilepaskan itu seolah-olah digantungi kalung bunga-bunga yang indah. Masing-masing ksatria utama itu dilengkapi keberanian setara lainnya. Mereka menyerang masing-masing dengan senjata-senjata

yang sangat kuat. Tak seorang pun dalam pertempuran itu menemukan sesuatu tanda keunggulan dari salah satu pahlawan-pahlawan yang sangat baik itu. Sungguh, pertarungan antara putra Surya dan putra Bhima itu, ditandai hujanhujan senjata-senjata tebal dan sangat berat. Kelihatannya sangat indah, dan menghadirkan hampir pemandangan tidak ada bandingannya. Pertempuranya sangat dahsyat, seperti antara Rahu dan Surya di angkasa. (bersambung)

Sloka 11.44 Tasmat pranamya pranidhaya kayam Prasadaye tvam aham isam idyam Piteva putrasya sahheva sakhyuh Priyah priyayarhasi deva sodhum. Dengan tubuh yang membungkuk dan menunduk, aku bersujud dan memohon karunia-Mu, oh Tuhan Yang Kukagumi! Tunjanglah Daku, ibarat seorang ayah yang menolong putranya, ibarat seorang sahabat yang menolong sahabatnya, ibarat seorang kekasih yang menolong yang dikasihinya!

Harga Cabai di Banyuwangi Mulai Turun Banyuwangi (Bali Post) -

Melonjaknya harga cabai sepertinya tak berlangsung lama. Di Banyuwangi, Jawa Timur, harga komoditas ini berangsur turun. Bahkan, anjlok hingga 40 persen. Salah satu pemicunya, operasi pasar besar-besaran yang digelar Bulog. Sebelumnya, harga cabai di kabupaten tetangga Bali ini sempat tembus Rp 150.000 per kilogram. Di tingkat pedagang, harga cabai sudah turun menjadi Rp 80.000 per kilogram. Meski masih mahal, warga sedikit sumringah menyambutnya. “Hari ini sudah turun menjadi Rp 80.000 per kilogram. Sebelumnya Rp 100.000 lebih,” kata Titik, salah satu warga usai belanja di pasar induk Banyuwangi, Sabtu (14/1) kemarin. Wanita ini berharap, harga cabai terus normal. Sebab, meski sepele, cabai sangat dibutuhkan seharihari. Dia juga kaget, ada operasi pasar yang digelar Bulog Banyuwangi menawarkan cabai. Apalagi harganya lebih murah. “Kalau di Bulog, cabai dijual Rp 50.000 per kilogram. Ini cukup murah,” ujarnya. Meski tak bisa mem-

beli dalam jumlah banyak, menurutnya, cabai murah Bulog membuat para ibu terbantu. Sementara itu, Kepala Sub-Divre IX Bulog Banyuwangi¸ Raden Guna Darma Nugrahawan menjelaskan sejak 20 Desember 2016 pihaknya sudah menggelar operasi pasar di sejumlah titik di Banyuwangi. Salah satu komoditas yang ditawarkan adalah cabai. “Sejak harga cabai melambung, kita langsung operasi pasar. Cabai kita tawarkan lebih murah dari pasar umum,” katanya di sela-sela operasi pasar, kemarin. Setiap hari, kata dia, digelontor 1 kuintal cabai. Komoditas ini dibungkus dalam kemasan setengah kilogram dan 1 ons. “Masyarakat hanya boleh membeli maksimal 2 kg,” jelasnya. Rupanya, operasi pasar cabai ini mulai berdampak. Buktinya, harga cabai berangsur turun setip hari. Operasi pasar ini kata

dia memutus mata rantai peredaran cabai agar harga tak dipermainkan tengkulak. Operasi ini akan terus digelar hingga harga cabai kembali normal. Pasokan cabai yang dijual di bawah pasar ini, kata Raden diambil langsung dari petani di Banyuwangi. Kualitasnya terjamin. Operasi pasar digelar pagi, saat jam pasar buka. Lalu, petugas akan keliling lagi ke permukiman padat penduduk. Selain cabai, ditawarkan juga bahan pokok lain. Harganya juga lebih murah. Seperti, beras premium hingga medium, minyak goreng, terigu dan gula putih. (kmb30)

CABAI - Warga memburu cabai murah yang digelontor Bulog Banyuwangi di pasar induk Banyuwangi, Sabtu (14/1) kemarin. BPM/udi

Bangli Pemasok Sangkar Burung Bambu SEBAGAI tempat penghasil bambu, membuat masyarakat di Kabupaten Bangli terus berpikir kreatif untuk memaksimalkan bambu untuk dijadikan sebagai kerajinan. Selain kerajinan anyaman bambu, masyarakat juga mengolah bambu untuk dijadikan sebagai kerajinan sangkar burung. Salah satunya perajin sangkar burung bambu yang digeluti Sang Gede Jati dari Banjar Peninjoan, Desa Peninjoan, Tembuku Bangli. Karena sudah ada bambu yang dimiliki, Sang Gede Jati akhirnya menyulam bambu menjadi sangkar burung. Saat dikunjungi di kediamnya, Sang Gede Jati mengatakan usaha ini sudah dirintis sejak puluhan tahun yang lalu. Pria jebolan SMA TP 45 Bangli ini sudah sering melanglang buana bekerja khusus di bidang bambu. Sebelum menggeluti kerajinan sangkar burung, dia sempat kerja sebagai buruh pembuat kursi bambu di Denpasar. “Saya mulai menggeluti perajin bambu sangkar burung sejak 2002 silam. Awalnya, saya hobi dengan burung, sehingga dari sanalah saya mempunyai

ide untuk membuat sangkar burung dengan bambu,” ucap Sang Gede Jati. Gede Jati menambahkan, sangkar burung yang paling banyak dikerjakannya saat ini sangkar burung pleci. Pasalnya, sekarang ini pesanan yang lebih banyak dipesan sangkar burung pleci. Mengingat sekarang ini pencinta burung cenderung ke burung pleci, sehingga pesanan yang diterima hampir sebagian besar sangkar untuk burung pleci, sedangkan yang lain biasanya dipakai burung punglor, dll. “Belakangan ini, pesanan lebih banyak untuk sangkar burung pleci. Ukuran sangkar ini jauh lebih kecil. Karena biasanya, burung pleci ikut dilombangan, sehingga pesanan lebih banyak sangkar untuk burung pleci. Pesanan datang banyak dari Gianyar, Klungkung, Denpasar, sampai Tabanan termasuk di Bangli sendiri. Astungkara hasil dari kerajinan ini sangat membantu untuk menopang kebutuhan keluarga seharihari,” ucapnya. Dijelaskannya, untuk proses pengerjaannya untuk sangkar burung pleci sehari dirinya bisa mengerjakan

Pilkada Serentak Libatkan 12 Calon dari Dinasti Politik

sebanyak 2-3 sangkar burung. Sementara jika sangkar yang ukurannya lebih besar, sehari hanya dapat 1-2 sangkar burung. “Pengerjaannya sesuai dengan ukuran. Kalau ukurannya lebih kecil lebih banyak dapat mengerjakannya. Kalau lebih besar sedikit dapat mengerjakannya,” ucapnya sambil tersenyum. Untuk harga yang dipasang, Gita menyatakan sesuai dengan ukuran yang dipesan. Selain itu, juga tergantung motif sangkar yang dipesan. Mengingat ada beberapa tipe sangkar yang dibuat. “Untuk sangkar kecil untuk burung pleci saya hargai Rp 50 ribu. Kalau yang ukurannya besar Rp 125-150 ribu. Sedangkan motifnya lebih bangus bisa harganya bisa sampai Rp 180200 ribuan,” ujarnya. Ditanya soal bahan, semuanya berbahan bambu yang dimilikinya, tanpa harus membeli lagi. Untuk jenis bambu yang dipakai yakni bambu petung, tali, jajang, dan ampel. “Untuk bahan saya memang tidak membeli karena sudah memiliki bambu, tinggal dicari saja sehingga tidak pernah kekurangan bahan,” ucap Sang Gede Jati. (ina)

SANGKAR BURUNG - Sang Gede Jati, perajin sangkar burung bambu di Peninjoan.

BPM/ina

Jakarta (Bali Post) – Koalisi Pilkada Bersih menemukan setidaknya 12 calon kepala daerah di 11 daerah berasal dari dinasti politik dan akan mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2017. “Fenomena politik dinasti akan terjadi dalam pilkada serentak pada 15 Februari 2017. Sebanyak 12 calon kepala daerah di 11 daerah diketahui berasal dari dinasti politik yang telah terbangun di daerahnya masing-masing,” kata Almas Sjafrina dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (14/1) kemarin. Kedua belas calon pemimpin daerah itu adalah Andika Hazrumy (calon Wakil Gubernur Banten), Hana Hasanah Fadel (calon Gubernur Gorontalo), Dodi Reza Alex Noerdin (calon Bupati Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan), Adam Ishak (calon Wakil Bupati Mesuji, Lampung), Parosil Mabsus (calon Bupati Lampung Barat). Selanjutnya, Atty Suharti (calon Wali Kota Cimahi, Jawa Barat), Siti Rahma (calon Bupati Pringsewu, Lampung), Dewanti Rumpoko (calon Wali Kota Batu, Jawa Timur), Karolin Margret Natasa (calon Bupati Landak, Kalimantan Barat), Noormiliyani A. S. (calon Bupati Barito Kuala, Kalimantan Selantan). Kemudian Rahmadian Noor (calon Wakil Bupati Barito Kuala) dan Tuasikal Abua (calon Bupati Maluku Tengah). “Andika Hazrumy bahkan

memiliki hubungan kekerabatan dengan terpidana kasus korupsi yang saat ini masih menjalani masa tahanan, yaitu Atut Chosiyah,” ungkap Almas. Andika sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR 20142019 dicalonkan oleh DPD Partai Golkar Banten yang diketuai oleh Tatu Chasanah, adik kandung Atut Chosiyah. Sementara di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pasangan Noormiliyani dan Rahmadian Noor merupakan kerabat dari Hassanudin Murad, Bupati Barito Kuala yang sudah tidak dapat mencalonkan diri kembali karena telah menjabat dua periode jabatan. Noormiliyani merupakan istri Hasanuddin Murad yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Kalimantan Selatan, sedangkan Rahmadian Noor merupakan keponakan Hasanuddin Murad yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Barito Kuala. Keduanya dicalonkan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Selanjutnya Atty Suharti adalah petahana calon Wali Kota Cimahi yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus penerimaan suap sebesar Rp 500 juta terkait proyek pembangunan tahap dua Pasar Atas Baru Cimahi. Atty merupakan istri dari Wali Kota Cimahi 2002-2007 itu dicalonkan oleh Partai Nasdem, Golkar, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). “Persoalan utama dari

dinasti politik adalah penguasaan sumber daya dan dampaknya yang dapat melemahkan check and balance dalam pemerintahan terutama bila dinasti telah mencengkeram eksekutif dan legislatif. Persoalan tersebutlah yang membuat dinasti dekat dengan korupsi,” tambah Almas. Apalagi dinasti politik baik sebagai kepala daerah maupun anggota DPR atau DPRD membuat posisi tersebut dengan segala kewenangannya menjadi alat bagi dinasti untuk mengakses sumber daya ekonomi. “Dinasti politik pun membutuhkan dana besar untuk merawat kekuasaan dan jaringan di partai, ormas keagamaan, ormas kepemudaan dan simpulsimpul politik lainnya. Dua ini memicu potensi korupsi yang lebih besar untuk dilakukan anggota dinasti politik,” tegas Almas. Menurut Almas, satu-satunya cara untuk memutus dinasti politik adalah peran pemilih (voters) agar selektif dan cerdas dalam menentukan pilihannya dalam pilkada

mendatang. “Pemilih harus melihat rekam jejak kandidat dan termasuk rekam jejak keluarga yang terafiliasi dengan kandidat. Langkah ini dilakukan untuk melihat apakah dinasti politik yang maju dalam pemilu memiliki persoalan atau potensi untuk melakukan kejahatan korupsi atau tidak,” jelas Almas. Jika ada keluarga dari kelompok dinasti pernah atau sedang terlibat dengan kasus korupsi, maka sudah sepatutnya masyarakat untuk tidak memilihnya demi menyelamatkan demokrasi dan kepentingan publik yang lebih luas agar persoalan korupsi di daerahnya tidak lagi terulang. “Selain itu, untuk meminimalisasi dinasti politik pada pemilu selanjutnya, pencalonan oleh partai politik seharusnya tidak berada di tangan ketua umum tetapi diputuskan melalui rapat pengurus anggota melalui mekanisme yang demokratis serta mempertimbangkan kemampuan dan integritas calon,” ungkap Almas. (ant)


IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) Jakarta Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) Surabaya : (031) 5633456 Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA A5=@ D9A657565@=DCFG ;A5=@ 7CA &5L5B5B *9B;58H5B "* *=B 7 9 =F7CHBG /D GC *9A65L5E5B 8;B %5EGH %E98=G (# Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! Tarif iklan Mini/Baris

%-<0491 ,9FG5HE5BG &CC?=B; :CE CC? 15=GE9FF 5EG9B8E9FF 'HFG -D95? B;@=F< .9@D $@ *9G=G9B;9G '5=@ F5E8=B9 F5E8=B965@= 7CA

4/-<4 .B; *5EG.=A9 !HEH <F .>369 -G5: B; H "CG9@ !> .=B;;= /< %5EL5J5B 9ED9B;5@5A5B 5; #B;;E=F '5K .< " =F8=5?5B '9FF '95@ -9EI=79 &9;5@ *9B;HEHF5B #>=B 5; #. # *$- -LEG *;@A '5=BG9B5B79 65; 9F=;B !E5:=F %EA &5A ?9 >:84/ B998 8A=B -G5:: A=B 15G9E "95G9E @97GE=75@ $@ %5ADHF /BH8 (C $=A65E5B ;CC8 B;@=F< 'LC6 K79@ F9B8 *@HA6=B; -=D=@ " .9@D A5=@ A5B<E8 7I GC LH@=5 5GCA=7:A 5F=5 #

E9F9EI5G=CB ECL5@GHB>HB;65@= 7CA B=EA5@5FHD9EA5E?9G ;A5=@ 7CA # 4/-<4 '5E?9G=B; ,9BG5@ @5G # #

>3 -;E -G5: ?HBG=B; '5B5;9E 9E5G .EH? '5G9E=5@ %5EL5J5B /< 8A -*! %FE '5E?9G=B; CC? /< %ELJ5B H 5; -CD=E ?5EL5J5G= -#' "H6 ,9FGCE5B '5B5;9E *56E=? A5=@ .B; *EC8H?F= 15=G9E F %EA 0 H 5; 8A=B &H@HF5B -'% - 0 B9K?L ;A5=@ 7CA #

$@ ,L 9@H? 2 -?J 8=HGA?5B L; 69ED9B;@AB %EA # 4/-<4 5E=FG5 C::99 #

&5A 0 ?9 %5EG=?5 @9?GECB=? $@ -<4 -;E CBGEC@@9E *EC8H? -D5 15=G9E 85B .H?5B; '5F5? /< 8A -CD=E !H85B; &5A ?9 0 ,5L5 %HG5 .@D @95B=B;-9EI=79 15=GE9FF -CD=E %=E=A 0 :CGC G9E5?<=E ?9 .E=FG5E $@ 5E;C (C # "6 # 7C::99F<CD=B65@= ;A5=@ 7CA /< *,. 5=? @A (=?5< .8E @A #

/< CC? <=B9F9 ,9FG 8= -HBF9G 85 %.* H *E68= " # < 8AB +- *9@5?F . -=D=@ EG7 ,C58 0 K=5C7<H65@= ;A5=@ 7CA +83 =FA5 =7E '9?5B=? #

A5=@ A589485EB5 L5<CC 7C =8 # -HD=E -#' "H6 . /A5E /< *9;5J5= -5@CB L; 69ED9B;5

# /< E=I9E *E=658= 9ED9B;5@5A5B @5A5B E< DF "H6 DF .@D .>369 %ELJB G= F <F #B;;E=F #

#

G< 1=@ 5@= "D ' 5B85E=B 5 ?G=: & =F5B .H@=F5B D /<4 *,. '9B;=B5D #

/< *;5J5= F %5F=E *E5AHB=5;5 0 ?9 <E8 F95F5:5E=7EH=F9F 7CA "H6 /< !HEH <F #B;;E=F H (;5>5E "H6 .? %E=FB5 $@ !B 5GHE 2 # #

/< 15=GE9FF "CHF9?99D=B; *HE

&9F B5? - "H6 DF D 6> *ECD9EGL D;@AB G< !> 7<5F=B; A5K G< 6J 0 ?9 '5L5 #

#

?CA=F= /' FB E6 <E 9A5=@ 0 -5L5B; 0=@@5F $@ '9EG5F5E= (C .' /< "CHF9 %99D=B; H "CG9@ /< %EL = %CD 65; *=B>5A5B BHF5D9B=85@5B8 CHG@CC? 7CAN $@B ,5L5 -9AD=8= "H6 %C@9?GCE "H6 %9EC6C?5B .@D #

#

#

#

/< -;E -5@9F '5E?9G=B; '9AD -D8 'GE -9B8=E= "H6 @5B;FHB; ?9 !5GFH 5E5G #

/< -;E -5@9F -D5E9D5EG 85B -CD=E "H6 #

/< -CD=E -E6GB H %EA .6B; !5F 9F5E &;F ?9 $@ (HF5 %5A65B;5B DF #

/< -G5: 8A=B ,9F9DF=CB=F $@B /@HJ5GH *975GH %=E=A 0 ?9 =B:C 65@=A5=BG9B5B79 7CA #

/< -G9J5E8 CC? "9@D9E 0 GC 1E -C65G $@ *9B;H69B;5B %5H< %9EC6C?5B . #

/< .?; *CGCB; HG? !5EA9BG $@ *5G=< (5A6= "6 #

/< F9;9E5 ?5EL5G= EGF<CD GAG -' F 8 G< " 6F #B;;EF &C?-5BHE .5A6@=B;5B #

/< ,979DG=CB=FG ) "% *HE= F=< "G@ $@ *5BG5= %HG5 %HG5 #

4.>3 -9;9E5 '9?5B=? 'C6=@ .9@D 9A5=@ <A8 <E8 <5EGCBCACGCE 7CA 5GG9BG=CB 5HM5B #

4.>36-9 -5GD5A A5E?9G=B; 5B5 A=B -' "H6 *, -H585B5 $@ ,5L5 9@H? #

4.>36-9 15=GE9F @95B9E -5@9F %5F=E 7CHBG5BG *9E5;5J5B J5G= 6=F5 5<5F5 #B;;E=F <=B9FF9 %CE95B .9@D #

4.?>?36-9 -;E .B;5 !E5:=? 9F=;B G9B5;5 =B=F<=B; *9E

79G5?5B "H6 $@ !58HB; (C DF #

/< -G5: %5F=E 85B -*! -5BHE "H6 #

4/-<4 @@ *CF=G=CB $@B ,5L5 &9;=5B (C 5G5H <E8 ?HG5@5;CCBE9FCEG 7CA #

4/-<4 F=FG9B ,HA5< .5B;;5 9ED9B;5@5A5B 59E5< 'CB5B;

'5B=B; "H6 #

4/-<4 *,. .=B;;5@ 8@A "H6 #

4/-<4 .B; &5HB8EL EL @95B *9B;5@5A5B &C? DF !5>= CBHF "H6 #

4/-<4 ?5EL5J5B 5; *9B;=E=A5B '=B -'/ 85B -5@9F DEC>97G A=B - 9ED9B;5@5A5B %=E=A &5A5E5B ?9 A5=@ =B:C 75F5HA5<CA9;5@@9 EL 7CA .9@D

4.?>?36-9 .? $5<=G -96BL?BL5 H !5EA9BG 8= 5B;;H 9E5J5 "E #

%9E>5 $5A %E> FCE9 !> $G

$ 8= *C>C? -H8=EA5B A9A6G<?5B CBHF .", "H6 7CC? J5=G9E 8A . #

4/-<4 GH?5B; >5<=G F5AD9@ 85B GH?5B; FCEG=E :E99@5B79 F9;9E5 "H6 #

4/< -CD=E *B;@AB -#' @;FB; ?9 EH?C .6B *@5M5 %HG5 A5E899D897CE

%# ' '9EG<5F5E= .565B5B '9B75E= %5EL5J5B )D9E5GCE '=B -'/ '5K /AHE .< "H6 #

%-71= & * -'- 0 8DFD9EFCB5@=5 8=5ACB8 7C =8 #

%-71= ):=79 HEB=GHE9 )HG@9G " @5?= -'/ -<=G5 "CG9@ $=A F8< 585 '9E? G9E?9B5@ ;5>= A9B5E=? 65E5B 6EG ' A #

#

:>17 ,=>5F5 ;HB; 8= *5L5B;5B 75E= "CHF9%99D=B; J5B=G5 %=E=A 0 &5A5E5B F9;9E5 ?9 E=>5F55;HB;4<E8 L5<CC 7C =8 #

:. 8= ,HFF=5 6HGH< 15B=G5 >5;5 5B? .< 0=F5 ?9E>5 ;5>=

"H6 -'- 5>5 #

#-?0 8=-9A=BL5? '9A6HGH<?5B FFG .957<9E 77CHBG=B; *9B;5@5A5B E9F< !E58H5G9 <F #B;E=F 0 5FF=FGA9 ;A5=@ 7CA

#

#

#

&<:;4/ )795B -D5 8= (HF5 H5 '9B75E= .<9E5D=FG L5B; D9B;5@5A5B 5G5H L5B; 69@HA D9B;5@5A5B '9B85D5G?5B !5>= CBHF *$-

HG= .", "H6 #

&?6-92 $5<=G %CBI9?F= '9E89?5 ,9BCB !5>= )?9 #

-<4 -CD=E #79 E95A 15@@F $@B L *5FF (;HE5< ,5= 2 *9F5B;;5E5B .9@ #

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post &%'

*194- &= -=@I9E '@F F@= % =B;=B $G(; #

"!

$( .< '5G=7 '' *HG=< F@= % $G (; " #

$ ,

45?-7 '9E7L - .< "=G5A #FG=A9J5 "H6 #

%','

-<48?9 .< 'H@HF .9E5J5G "H6 #

%;7-=3

?<=E % -=@I9E #FGAJ ( -B8E= #

&%' %

#-51<: K998 .< *A? "=G5A )E=F=B=@ F@= 5@= #

#

@-9C- ! '. -=@I9E F@= % -<48?9 !2 -=@I9E FG=@C "GA F 5@= )EF '@F .;B E; .EJG " #

@-9C- 09@CM =E 5; *HG=< F@= % -DG 5EH #

57 /B=G .CLCG5 "# .< *G< #FGAJ #

#

?-7 EA< GB< & BG5FHE5 -H@= .@D

+-<4= ., *HG=< % 'B@ #FGJ (; $G ,9BCB

#

#

-@ E9 -58=B; -AD=8= . 5LH< . .HGH@ . *5B7=B;

#

&"+"&

45?-7 %=>5B; */ .< "H6

#( 2 "=G5A -8< 05E %B8=F= 2B- ., - .< "=G5A .;B &H5E @A -HD9E#FGJ '5BH5@ "H6 #

&"+"&

@-9C- ! -=@I9E .0 F 5@= $C? %H@=G '@F

57 DG I5BM5 %$@ 985<H@H ### "H6 #

>4:= 05@7C *HG=< '5BH5@ % 9BD5F5E %' ,=6H FHE5BF= '=@=? *E=658= $G (9;C

#

#

' & ! &93 $G (9;C $@B ,C85 *5F9?5B 5GHL5B;

#

' $' 45?-7 ,HA5< &G ## $@ -H6HE !; '=E5< "5G= # 'CB5B; '5B=B; "H6

#

&93 (9AD=@ $G $@ 9F5?=< *CB8C? =GE5 *AC;5B

#

#

57 ,A< &. A 5B8= %HB=B; 98H;H@ / "

D &C? 8= !@C;CE 5E=? (L5A5B FGE5G9;=F #

57 .B< & -GEG;F 8?G 0=@5 &=B; @=G9 E *9B;=@=5B !; B;;E9? ## 5@HB; #

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

ELEKTRONIK

SERVICE

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA

SALON

SERVICE

#

7 .B< E9 E9 $@ (5;5 F5E= *9B5G=< "H6 #

SERVICE

57 ,HA5< $@ 'H8HG5?= 0# %5I &. A & A .9;5@ $5L5 !5GFH 5E5G "H6 #

BIRO JASA

$83 'HE5< '=B=A5@=F &. A 5@HB; "H6 #

"%& :=> K97HG=I9 8= (H5BF5 #B85< -9@5G5B # H@H< #B85< :H@@L :HEB=F<98 5F @?D =E D5B5F 1=:= 56@9 .0 8@@ #

% ) ! &" " ?<-3 )I9E%CBGE5? .C?C F6@< '= %C69E 5GH6H@5B $G .< /? K A "H6

% ) ! ' ! ?0-92 85B .C?C $@B * 'CLC "H6 #

BIRO JASA

#

#

! ! % ) ! $' 47-92 'C6=@ %# ,#) '9E5< % 6><69 ,A< .=B;;5@ &G %. %' ) (C ,5B;?5 %( ( ' &. E9 &C? 5G5B;<5E= ,9F=89B79 *9A=@=? "58=5< " #

# % ) ! ( =A69 EA< A @?D %. ,' ,. (477- & &. :5F *CC@ .0 =E*5B5F ,9BCB !EF A6@ #

$'# $'# -9- & 5=E $A? *% -9EG=D=?5G .

#

% ! $

46:9> %A .=8HE $@ &=B;5 89?5G -*( -;E "H6 #

BIRO JASA

72 *% % 03 (C *% & ( *9@5DCE #

) ! -.<-0:< $GB 6@B -G6A >G =; CB9 $=A6 #

BIRO JASA


18

REKREASI

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

TTS Bali Post

Pertanyaan MENDATAR 1. Ilmu Pasti 4. Pentolan atau jagoan 7. Triwulan 8. Pegang erat-erat 10. Kerabat kerja 11. Obat Batuk Hitam 12. Remang-remang 14. Salah satu batu mulya 15. Selesma 20. Keadaan tubuh yang beruas-ruas 24. Bahan bangunan dari asbes 25. Maharsi dari india yang tinggal di Indonesia 27. Acute Myeloblastic Leukemia, sejenis kanker darah (Singkatan) 28. Inpres Daerah Tertinggal 29. Yang tahu sopan santun dan pandai bergaul 31. Hujan rintik-rintik 32. Perbuatan atau laku 33. Neokolonialisme

BULELENG DORONG PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA

MENURUN 1. Kemampuan menggugah rasa 2. Ukur (Bali) 3. Nama Pulau di NTT 4. Ombak 5. Lebah (Inggris) 6. Cenderung Mudah menangis 8. Teka-teki atau permainan tebak kata (Inggris) 9. Perkataan 13. Dibalik Dusta (Inggris) 16. Bentuk pemerintahan dimana beberapa Negara bagian membentuk kesatuan 17. Tes untuk mengetahui kemampuan murid 18. Kenangan manis dimasa silam 19. Gobang, uang tembaga dijaman Belanda 21. Secara besar-besaran atau padat (Inggris) 22. Dibalik : kekuatan negatif alam semesta 23. Masa Lima Tahunan atau panca warsa 26. Di balik : Selamat (Bali) 30. Rontok (Bali)

Ketentuan Menjawab Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 279 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 21 Januari 2017. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 29 Januari 2017. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 277 MENDATAR 1. 5. 8. 9. 10. 11. 12. 14. 15. 18. 20. 21. 23. 24. 26.

Dengar Alpine Udeng Buin Nail GSI Aksara Saf Walaka Inning Soak Surya SSB BAS Buaya

29. 30. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40.

Sori Isolir Tokcer Era Terror KIA Jala Daun Nyiru Seming Kaolin

MENURUN 1. 2. 3.

Deaneksasi Gaul Runggas

KABUPATEN Buleleng memiliki sejumlah objek wisata alam yang sangat populer. Selain air terjun, Buleleng juga memiliki wisata alam berupa pantai yang sangat menarik bagi wisatawan. Sebut saja Lovina, Penimbangan, serta pantai lainnya yang sangat eksotis, sehingga menjadi data tarik tersendiri bagi wisatawan. Kini, Dinas Pariwisata setempat mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya di daerah itu sebagai salah satu upaya melestarikan warisan kesenian Pulau Dewata. “Buleleng memiliki berbagai jenis kebudayaan menjadi daya tarik wisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata Buleleng I Nyoman Sutrisna, belum lama ini kepada Antara. Ia mengatakan, berbagai jenis kesenian khas Bali utara, seperti gong kebyar, bondres, dan berbagai kesenian lainnya menjadi daya tarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Pihaknya menambahkan berbagai jenis kesenian berbasis budaya tersebut juga selalu tampil dalam

Pemenang TTS No. 277

berbagai festival dan pementasan seni di kabupaten terluas di Pulau Dewata tersebut. “Gong kebyar, bondres, dan berbagai jenis kesenian lainnya tersebut selalu ditampilkan dalam berbagai pagelaran bidang kepariwisataan seperti Festival Danau Kembar di Buyan dan Tamblingan, Buleleng Festival dan juga Buleleng Bali D ive Festival, ” katanya. Ia mengatakan penampilan kesenian Bali secara seirama dapat melestarikan kesenian itu pada masa mendatang. Terlebih lagi pada kini kebudayaan memiliki dinas tersendiri. “Buktinya kini anak-anak sangat antusias berkesenian

ALAM - Salah satu wisata alam yang dimiliki Buleleng, ramai dikunjungi wisatawan.

4. 5. 6. 7. 9. 13. 16. 17. 19. 22. 25. 26. 27. 28. 31. 34. 36.

Bekisar Agrafia Persentase EBTA Biawas Ron Akselerasi Kuyu Gerilyawan Yoyo Sorban Brerong Ataksia Akuaduk SAE Tras Judo

tradisional. Salah satunya gong kebyar anak-anak,” katanya. Ia mengatakan pariwisata budaya menjadi fondasi keberadaan Bali sebagai

1. Ni Wayan Indrawati Jl. Dharmawangasa No. 28, Semarapura, Klungkung 2. Kadek Sudarma Dusun Delod Rurung, Desa Banjarasem, Kec. Seririt, Buleleng 81153 3. Ida Badung Bawa SDN 2 Gumbrih, Pekutatan, Negara, Jembrana 82262 4. I Kadek Agus Widiana Banjar Dinas Magetelu, Desa Tista, Kec. Abang, Karangasem 80852 5. Lalu Issugiono Kantor Lurah Bintaro, Jl. Kembung No.5, Ampenan, Mataram 83111 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : I Made Sudira Alamat : Br. Telanga, Desa Darmasaba, Kec. Abiansemal, Mangupura, Badung (80352) salah satu destinasi wisata terbaik di dunia. “Bali dikenal dengan budayanya yang adiluhung dan bukan karena yang lain,” katanya. (kmb)


19

Minggu Kliwon, 15 Januari 2017

12 Tersangka Perusak Markas GMBI

BPM/ade

DISKUSI - Politisi PDI-P Arteria Dahlan (tengah) saat diskusi bertemakan “RUU Pemilu & Pertaruhan Demokrasi” bersama anggota KPU Hadar Nafis Gumay (kanan) dan politisi Gerindra Ahmad Riza Patria di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/1) kemarin.

Tak Tersingkirkan Dari Hal. 1 Tanpa ambang batas artinya semua partai politik yang terverifikasi oleh KPU akan bisa mencalonkan presiden dan wakil presiden. Wacana ambang batas nol persen bertujuan agar parpol kecil tidak tersingkirkan. Ini didukung Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya mengusulkan ambang batas nol persen. Usulan itu disampaikan kepada Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Penyelenggaraan Pemilu yang sedang dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, mengatakan usulan nol persen presidential threshold itu bertujuan agar partai gurem yang akan ikut pesta demokrasi pilpres dapat mengusungkan calonnya. “Supaya parpol diberikan kesempatan sebagai (mengusulkan) capres dan cawapres. Artinya, harus diperkuat menyiapkan kaderkader terbaiknya untuk duduk di situ,” kata Riza Patria dalam diskusi ‘‘RUU Pemilu dan Pertaruhan Demokrasi’’ di Jakarta Pusat. Riza yang menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR itu menu-

turkan, wacana ambang batas nol persen presidential threshold bertujuan agar partai kecil tidak semakin tergerus dengan partai besar. “Kalau presidential threshold terlalui tinggi, partai polisi kecil kasihan, semakin tergerus,” ujarnya. Riza mengatakan, jika ketentuan ambang batas nol persen diterapkan dalam Pilpres 2009, maka tidak akan memakan anggaran biaya pemilu. “Kan TPS (tempat pemungutan suara) satu, apa yang memakan anggaran. Masalah kampanye menjadi beban dari parpol itu sendiri,” katanya. (kmb)

Kebijakan Publik Dari Hal. 1 Mengingat kenaikan BNPB tersebut adalah sebuah kebijakan publik, maka hendaknya diukur seberapa besar publik itu menginginkan kenaikan atau begitu pentingkah kenaikan tersebut bagi pemerintah yang ada. Dalam hal ini kenaikan PNBP seharusnya menjadi sebuah jawaban dari kebutuhan masyarakat, bukan menjadi sebuah pertanyaan bagi publik itu sendiri. Dalam teorinya kebijakan publik harus diterima apabila antara masyarakat dan pucuk pimpinan memiliki kesinambungan pemikiran, bukan malah menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Sosialisasi yang kurang dan kenaikan PNBP yang tiba-tiba, memperlihatkan bahwa pemerintah kurang akomodatif dan komunikatif tentang keadaan negara, sehingga mestinya hal-hal yang menyangkut tentang kehidupan rakyat banyak, wajib dituturkan dengan jujur terlebih dahulu kepada masyarakatnya barulah kemudian membuat produk hukum sebagai wujud sebuah kebijakan publik. “Masyarakat banyak yang salah tanggap karena kenaikan itu minim sosialisasi,” ujar akademisi Drs. I Made Ardana Putra, M.Si. Menurut Ardana, banyak terjadi kesalahanpahaman atas kenaikan itu. Kurangnya informasi terkait dengan aspek apa saja yang naik dan yang tetap. Hal ini yang tidak terinformasikan secara sempurna ke khalayak umum yang membuat kegaduhan sosial. Sebenarnya secara jelas dan tegas sudah ada pada dokumen STNK terdapat item yang dibayarkan. Saking banyak masyarakat yang kebin-

gungan, banyak pihak yang harus memberikan klarifikasi termasuk pihak istana melalui Kantor Staf Presiden. “Konon, pihak pemerintah akan mengembalikan lagi dana ini ke masyarakat untuk pelayanan publik, khusus yang terkait dengan pengurusan surat kendaraan bermotor dan peningkatan keamanan dan kenyamanan berkendaraan. Masyarakat sudah mulai melakukan kewajiban membayar dan sekarang masyarakat sudah mulai menunggu kualitas layanan serta peningkatan fasilitas dan sarana yang dijanjikan,” ujarnya. Ia berharap kalau ada kenaikan, tidaklah terburuburu diputuskan. Mesti disampaikan peruntukannya lebih transparan dan akuntabel. Kalau ada kenaikan, bisa dilakukan secara bertahap seperti arif listrik, sehingga masyarakat sudah mengantisipasi lebih awal lagi. Peningkatan Pelayanan Kebijakan pemerintah pusat menaikkan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Buleleng telah berjalan dan diterima masyarakat luas. Kendati peningkatan itu sedikit memberatkan, namun pengembalian dana tersebut fokus untuk kepentingan publik. Pengembalian ini melalui program strategis yang diusulkan daerah mendukung peningatan pelayanan. Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) AKP Adi Sulistio Utomo seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya Jumat (13/1) lalu mengatakan, sebagai lembaga pelaksana di lapangan semua keputusan atau kebijakan pemerintah pusat itu harus diikuti. Sejak disosialisasikan hingga diterapkan, secara

umum pemilik kendaraan menerima atas kebijakan tersebut. Bahkan, pada hari pertama pemberlakuanya, pemilik kendaraan tetap antusias untuk mengurus surat-surat kendaraannya. “Bagaimanapun ini kebijakan pusat kita di daerah harus mengikuti. Masyarakat sudah menerima dan waktu hari pertama pelayanan di samsat smapai pukul 21.00 wita,” katanya. Menurut AKP Sulistio, sejak kebijakan ini berlaku, pemerintah pusat menyebarkan informasi kepada publik terkait timbal balik kenaikan dengan meningkatkan mutu pelayanan dalam mengurus dokumen kendaraan. Dana yang hasil pungutan PNBP ini sepenuhnya disetor ke kas negara yang selanjutnya dikembalikan ke daerah-daerah untuk pendukung program pembangunan. Dalam hal ini, pihaknya tidak berdiam diri dan dalam waktu dekat akan koordinasi dengan instansi terkait untuk membahas masalah pengusulan program untuk pemanfaatan pengembalian dana pengutan dari PNBP tersebut. Jika daerah bisa mengusulkan, tentu hal ini akan menjadi peluang baik untuk memanfaatkan dana masyarakat yang terkumpul itu untuk menjawab kebutuhan masyarakat, sehingga sasaran meningkatkan mutu pelayanan itu bisa diwujudkan. “Kalau pemanfaatan kami juga menunggu perintas dari pusat. Tapi kami akan mencoba mengkomunikasikan dulu dengan pihak terkait kalau nantinya bisa mengusulkan program yang pantas tentu kita akan usulkan, sehingga pengembalian pungutan ini untuk menjawab kebutuhan publik di daerah,” jelasnya. (rah/mud)

Sangat Antusias Dari Hal. 1 “Saya tidak takut pada halhal semacam itu. Saya sudah menjalani banyak waktu di permainan ini untuk menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Saat ini saya 100% positif, benar-benar antusias menyambut pertandingan nanti,” lanjutnya. Dalam tren yang kurang baik, Liverpool setidaknya akan bisa mengandalkan kembali Philippe Coutinho yang dijadwalkan akan melakukan comeback setelah absen sejak November. Kapten Jordan Henderson juga berpeluang kembali bermain setelah mengalami cedera tumit. “Saya sudah mengalami banyak kekalahan dalam hidup saya, terutama sebagai pemain dan sebagai manajer juga, yang membuat saya tahu kalau kekalahan bukanlah masalah. Bagaimana reaksi Anda terhadap kekalahan adalah masalahnya. Kami punya waktu empat hari untuk bereaksi setelah sebuah pertandingan yang buruk dan menjelang pertandingan yang sangat penting. Saya menyukainya,” tambahnya lagi. Klopp kabarnya akan langsung memainkan Philippe Coutinho sebagai starter pada laga ini. Padahal sang pemain baru bermain 30 menit pada

laga melawan Plymouth setelah absen delapan pekan akibat cedera ligamen engkel. Mantan pemain muda Inter Milan tersebut belum bermain setelah 26 November 2016 lalu, ketika The Reds menang 2-0 atas Sunderland. Setelah itu, klub asal Merseyside ini sudah kehilangan tujuh poin. Kendati demikian, memainkan Coutinho, terlebih lagi sebagai starter bisa menjadi perjudian bagi Klopp. Jika bermain, Coutinho sudah pasti menjadi tumpuan di lini depan bersama Roberto Firmino, sementara Sadio Mane absen bela Liverpool. Pasalnya, pemain menyerang lain seperti Divock Origi masih terlalu muda untuk diandalkan, sedangkan Daniel Sturridge tampil buruk di pertandingan terakhir. Namun, Klopp juga tidak memiliki pilihan lain. Liverpool tidak bisa menunggu terlalu lama untuk kembali meraih tiga poin jika ingin memenangi Liga primer musim ini. “Kami tahu ada perbedaan antara fit dan pertandingan yang cocok, tapi tentu saja itu Phil. Kami memiliki tiga hari untuk mempersiapkan dirinya melawan United,” ujar Klopp, seperti dilansir situs resmi klub. Kehadiran Coutinho bagi

The Reds dalam laga penting nanti bisa menjadi pengganti Mane. Kecepatannya pun bisa diandalkan. Meski sebenarnya, karakter Mane dan Coutinho cukup berbeda di musim ini. Mane lebih memiliki tugas pokok dalam merusak pertahanan lawan dari kedua sisi sayap. Sementara itu, Pelatih MU Jose Mourinho meminta agar para pendukung MU untuk berduyun-duyun datang ke Old Trafford. Dia kini meminta dukungan spesial para suporter MU. Mou berharap dukungan suporter akan memberikan tenaga lebih untuk anak asuhnya. The special one merasakan para pendukung Liverpool menyemangati The Reds dengan cara yang amat luar biasa. Dia ingin hal itu bisa disajikan oleh para suporter MU di Theatre of Dreams. “Kehadiran para fans memberikan arti yang berbeda. Jika mereka hadir untuk mendukung kami, maka kami akan memiliki tenaga yang berlipat dan mudah-mudahan akan mampu membuat kami menang,” kata Mourinho. “Sekarang kami memainkan laga kandang, kami mempunyai persentase yang jauh lebih banyak pendukung dibandingkan fans Liverpool,” imbuhnya. (kmb33/rtr)

Bogor (Bali Post) – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bogor menetapkan 12 tersangka dari 20 orang yang diamankan terkait kasus perusakan markas organisasi masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Kecamatan Ciampea pada Jumat dini hari (13/1). “Dari 20 orang yang diamankan Jumat (13/1), Polres Bogor menahan 12 orang yang kita tetapkan sebagai tersangka, delapan orang lainnya sudah diperbolehkan pulang,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Bogor AKBP Andi Moch Dicky, Sabtu (14/1) kemarin Ia menyebutkan, dari 12 orang tersebut ada lima di antaranya masih berstatus di bawah umur. Mereka dikenai pasal 170 KUHP tentang Perusakan dan pasal 187 KUHP terkait pembakaran. Kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi sekaligus mengumpulkan barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP). “Aparat juga sudah melakukan gelar perkara, dan menetapkan tersangka Jumat malam tadi,” katanya. Adapun delapan orang yang diperbolehkan pulang, menurut Dicky, aparat kepolisian tidak menemukan bukti dan unsur tindak pidananya belum terpenuhi maupun tidak terbukti terkait peristiwa tersebut, sehingga dibolehkan pulang sejak Jumat malam. “Yang jelas delapan orang ini untuk sementara tidak memenuhi unsur dan tidak terbukti,” katanya. Terkait status 20 orang yang diamankan pascakejadian penyerangan dan pembakaran markas GMBI di Ciampea apakah anggota dari Front Pembela Islam (FPI) atau bukan, Dicky menyebutkan bahwa hal tersebut telah dijelaskan dalam pertemuan mediasi yang dihadiri kedua ormas. ‘’Seperti yang disampaikan dalam pertemuan kemarin oleh Ketua DPC FPI Kabupaten Bogor, KH Burhan, menyatakan bahwa yang melakukan penyerangan bukan anggota FPI, tetapi simpatisan. Dan, FPI tidak tahu-menahu permasalahan ini,” katanya. Dicky mengemukakan bahwa pihaknya tidak menyimpulkan apakah mereka yang diamankan adalah anggota FPI atau bukan, karena polisi lebih fokus pada penyelesaian masalah dan tegaknya hukum. “Siapa pun itu dari kelompok mana, ormas mana pun, kalau melanggar hukum akan kita proses dengan aturan yang berlaku,” katanya. Dalam laporan kepolisian, dinyatakannya, 12 orang yang ditahan ada tujuh orang dewasa dan lima di bawah umur. Mereka seluruhnya terdiri dari seorang guru, seorang tidak diketahui status pekerjaannya, dan sisanya adalah pelajar. Menurut Dicky, pihaknya terus melakukan pengembangan kasus, dan fokus kepada 12 orang yang sudah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Bagi tersangka berusia masih di bawah umur dan berstatus pelajar, menurut dia, diberikan pendampingan. “Anak-anak ini berani berbuat dan berani tanggung jawab. Mereka kooperatif dalam pemeriksaan, dan kita lakukan pendampingan,” katanya. Dicky menyebutkan, dari hasil pemeriksaan, mereka melakukan perusakan dan pembakaran karena tersulut emosi saat mendengar adanya salah seorang anggota FPI yang jadi korban dalam kasus lain di Bandung, Jawa Barat. “Mereka merasa simpati dan marah, kemudian melakukan perusakan, apalagi ada isu-isu yang tertusuk, ini yang membuat mereka cepat langsung terjadi pembakaran,” katanya. Markas GMBI di Kecamatan Ciampea dibakar sejumlah orang pada Jumat (13/1) pukul 02.51 WIB. Tidak ada korban jiwa, dan aksi berhasil diredam.(ant)

Untuk Usaha Dari Hal. 1 Selain motor, Budiarta memiliki satu unit mobil yang digunakan untuk usaha. Dengan kenaikan tarif PNBP ini, ia mengaku akan pikir-pikir dulu jika hendak membeli mobil untuk kepentingan pribadi. ‘’Kalau untuk ke-

pentingan usaha, tentu bisa tambah kalau ada rezeki. Tetapi untuk pribadi pikirpikir dulu,’’ ujarnya. Ia hanya berharap kenaikan tarif ini bisa dikaji ulang kembali dan dipertimbangkan kenaikannya sehingga tidak terlalu memberatkan masyarakat. (san)

Kelas Bawah Dari Hal. 1 Semestinya kenaikan tarif harusnya disosialisasikan terlebih dahulu dengan mempertimbangkan pendapatan masyarakat, bagi masyarakat menengah ke atas tentu tidak masalah, bagaimana dengan masyarakat kelas bawah,” kata mahasiswa kelahiran Nusa Penida, 1 Agustus 1993 silam tersebut, Sabtu (14/1) kemarin. Hal senada juga diungkap I.B. Anggapurana Pidada, S.H., mahasiswa S-2 Universitas Udayana. Ia mengatakan, kenaikan tersebut wajar saja apabila digunakan untuk pelayanan, sarana prasarana umum dan membangun pembangkit listrik di setiap daerah. Namun, jika dilihat dari kondisi masyarakat saat ini, sangatlah belum tepat waktunya. Apalagi, lesunya perekonomian pada tahun 2015 dan 2016 ini akan menyebabkan kenaikan harga yang sangat memberatkan masyarakat, terlebih harga listrik yang pasti akan berakibat pada kenaikan harga-harga secara keseluruhan di pasaran. Pihaknya juga menilai, pemerintah tidak memiliki alasan yang kuat mengapa harus menaikkan harga listrik di tahun 2017, mengingat tingkat inflasi pada tahun 2015 dan 2016 tergolong rendah yakni hanya 3.4% dan 3%. Bahan baku untuk STNK dan BPKB juga tidak terdapat kenaikan signifikan sehingga semakin tidak jelas alasan untuk meningkatkan harga yang cukup tinggi apalagi bahan baku yang digunakan tidak begitu banyak. Bahkan, seharusnya pemerintah memikirkan untuk menerapkan pengurusan STNK dan BPKB gratis dengan sistem STNK dan BPKB elektronik yang mana kini sudah gencar diterapkan pada surat tilang dan pada lembaga keuangan swasta seperti Polis Asuransi dan Perbankan. Pengiritan kertas dan pengiritan tenaga juga bisa dilakukan dengan kontrol secara online. “Tidak seharusnya pemerintah mengharapkan keuntungan lebih untuk pelayanan masyarakat karena pemerintah bukanlah lembaga bisnis. Tinggalkan kebiasaan lama yaitu mental mata duitan, menunggu

kenaikan harga baru akan melakukan peningkatan pelayanan. Seharusnya, peningkatan pelayanan bisa dilakukan dengan revolusi mental para oknum layanan masyarakat terlebih dahulu,” tandas I.B. Anggapurana Pidada. Sementara itu, pengamat pendidikan, Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H., melihat kenaikan TDL serta STNK dan BPKB dari beberapa perspektif. Dikatakan, dalam bahasa akademik, reaksi atas kenaikan tarif beberapa hal ini bersifat perspektifal dan tepat tidak tepatnya masih bersifat relatif. Namun, kebijakan harus dilaksanakan dan diterapkan. “Sejauh yang dapat kita pahami dari pandangan pemerintah selama ini dan juga disuarakan sebagian akademisi, subsidi tidaklah selalu membuat kita sehat. Atau dapat membuat kita manja dengan pola hidup cenderung konsumtif yang sesungguhnya membuat kita kurang kompetitif,” ungkapnya. Aksi BEM seluruh Indonesia yang keberatan terhadap kenaikan tarif tersebut, menurut Ketua Yayasan STIMI Handayani Denpasar ini hal yang wajar dan harus direspons dengan baik oleh pemerintah. Sebab, dalam demokrasi perbedaan pendapat adalah hal biasa, asalkan tidak memaksakan kehendak dengan kekerasan. Aksi ini juga edukasi bagi semua pihak untuk bisa mengomunikasikan berbagai hal secara efektif. Sehingga kekeliruan persepsi karena kurangnya komunikasi bisa dicegah. “Keberatan dari adik-adik mahasiswa memang perlu dilakukan, karena itu bagian dari pengawasan publik. Asalkan tetap dengan dasar objektivitas, keilmiahan yang memadai, serta untuk kepentingan masyarakat luas. Dan tentunya juga semoga bukan bermuatan politis dari para pihak yang anti pemerintah. Prinsip dasar yang harus tetap dijaga, dan tampaknya ini pula yang jadi kepedulian utama dari mahasiswa adalah agar penggunaan uang diawasi sehingga tetap akuntabel, transparan, dan tidak untuk memperkaya diri dari aparat atau pejabat negara,” ujarnya. (win)

Masuk Pusat Dari Hal. 1 Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali I Made Santha mengatakan, PNBP sepenuhnya adalah penerimaan negara yang masuk ke pusat, tidak masuk ke daerah. Ini berarti daerah tak menikmati penambahan pendapatan tersebut. “PNBP itu berarti ditangani oleh pemerintah pusat dalam hal ini kepolisian yang ada di Dispenda. Namun, pihak kepolisian tetap mensinergikan, berkoordinasi dengan kami di daerah terutama di Kantor Samsat,” ujarnya. Kendati PNBP masuk ke pusat, Santha mengaku tetap akan melihat pengaruhnya untuk daerah. Selama sepekan PP 60 diberlakukan, memang belum ada dampak yang dirasakan terhadap perolehan pendapatan daerah. Begitu juga terhadap kunjungan masyarakat wajib pajak untuk menyelesaikan urusan samsatnya. Setelah dua minggu, pihaknya baru akan meminta laporan dari masing-masing Kepala UPT Samsat yang tersebar di kabupaten/kota. “Kita lihat nanti, sampai saat ini kita belum tahu. Kalau berbicara pendapatan negara kemudian dialokasikan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) itu kan umum. Sektoral itu nanti PNBP itu bagaimana, nanti kita lihat. Mungkin ada rumusan baru, ya silakan,” jelasnya. Dir. Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana didampingi Wadir Sangkan AKBP Bonaparte Silalahi mengatakan Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 tahun 2016, sosialisasinya belum masif. Akibatnya, masyarakat mengira pajak kendaraan yang naik tiga kali lipat, padahal tarif PNBP yang naik. Dua pejabat ini juga tak memaparkan untuk apa saja hasil penerimaan ini bagi daerah. Bonaparte menegaskan, pihaknya hanya sebagai regulator atau pelaksana, sedangkan yang membuat PP itu pemerintah pusat. Oleh karena itu, apa pun produk

hukum dari pusat harus dilaksanakan. Meski baru dilantik, Dir. Lantas Anak Agung Made Sudana langsung mengambil langkah cepat untuk sosialisasi tentang PP tersebut. Di antaranya memasang banner dan spanduk terutama di kantor samsat. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan kepada masyarakat. “Daripada tidak sosialisasikan. Yang penting kami berupaya semaksimal mungkin. Tujuannya agar masyarakat Bali tidak salah persepsi tentang PP tersebut,” tambah Bonaparte. Mengenai sosialisasi di masyarakat, Santha menyebut itu sebagai ranah atau kewenangan pihak kepolisian khususnya Ditlantas. Namun, koordinasi kerja di internal dengan pihaknya sudah terbangun sangat harmonis. Katakanlah untuk pembayaran PNBP, telah dirancang agar bisa dilakukan pada satu bank saja sehingga masyarakat tidak perlu dua kali membayar di bank berbeda. “Nanti kemungkinan besar mengenai pembayaran PNBP itu akan dicantumkan di notice pajak juga sehingga masyarakat cukup membayar satu kali di satu tempat,” tandasnya. Perubahan tarif dalam PP 60 di antaranya pengurusan STNK baru atau pun perpanjangan untuk roda dua atau tiga naik dari Rp 50.000 menjadi Rp 100.000. Untuk roda empat atau lebih, biaya naik dari Rp 75.000 menjadi Rp 200.000. Penerbitan TNKB roda dua atau tiga naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 60.000, sedangkan roda empat atau lebih naik dari Rp 50.000 menjadi Rp 100.000. Kemudian, penerbitan BPKB roda dua atau tiga baru serta ganti kepemilikan naik dari Rp 80.000 menjadi Rp 225.000. Sementara roda empat atau lebih naik dari Rp 100.000 menjadi Rp 375.000. Selain itu, penerbitan surat mutasi kendaraan bermotor ke luar daerah roda dua atau tiga juga naik dari Rp 75.000 menjadi Rp 150.000, sedangkan roda empat atau lebih dari Rp 75.000 menjadi Rp 250.000. (rin/rah)

Semua Panik Dari Hal. 1 “Semuanya panik, ada yang teriak, ada yang menangis ketakutan. Kami berteriak agar pesawat segera balik ulang. Saat itu pandangan saya mulai gelap. Saya rasa seperti mau pingsan untung pramugari terus menenangkan kami,” kata Selfi. Menurut petugas Air Traffic Control (ATC) Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, pesawat Wings Air itu berangkat dari Palu menuju Luwuk pada pukul 06.12 wita. Pada pukul 06.14 wita, pilot menginformasikan kepada ATC bahwa ada masalah pada mesinnya. “Pilot memutuskan kembali ke Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu dan pukul 06.19 wita, pesawat mendarat dengan selamat,” kata Indriawan P. Nugroho. Semua penumpang pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1156 yang mengalami masalah mesin dan sempat terjadi ledakan dipastikan selamat. Sebagian mereka membatalkan pen-

erbangan dan dikembalikan uang tiketnya. Sebagian yang lain menjadwalkan ulang penerbangan dengan pesawat lain milik grup Lion Air. “IW 1156 membawa 64 penumpang, dan semua penumpang dalam keadaan selamat. Sebagian penumpang telah melakukan refund, reschedule, dan ada juga yang kami terbangkan dengan Batik Air dan Lion Air,” kata Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait, melalui keterangan tertulisnya. Edward menjelaskan, Kapten Pilot Djoko Sriyono melaporkan ada sesuatu yang tak beres sesaat setelah pesawat lepas landas kepada petugas Air Traffic Control (ATC) Bandara Mutiara SIS Aljufri di Palu. Pilot mendapati indikator yang menyala. Pilot memutuskan kembali ke Bandara Mutiara untuk keselamatan dan keamanan penerbangan serta pemeriksaan pesawat. “Saat ini, pesawat tidak diterbangkan untuk dilakukan pengecekan terlebih dahulu,” ujar Edward Sirait. (kmb)


balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU KLIWON, 15 JANUARI 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

”Igis-igis”, Mang Nanik dan Dek Enik Bentuk Duo Nik

Anggun Pukau Masyarakat Italia Jakarta (Bali Post) Anggun C. Sasmi menjadi tamu utama pada program TV di Italia “Concerto di Natale”. Ditayangkan pada jaringan TV terbesar di Italia, pada waktu prime time. Goodwill Ambassador PBB itu membawakan empat lagu yang diiringi Symphonic Orchestra of Roma. “Tampil di Italia selalu menjadi kegembiraan besar bagi saya. Program TV ini sangat bergengsi dan saya merasa sangat beruntung dapat menjadi satu-satunya artis Asia yang diundang di program ini,” kata Anggun dalam keterangan tertulisnya. “Bernyanyi dengan Symphonic Orchestra of Roma juga merupakan sebuah kehormatan besar. Italia sangat spesial di hati saya di mana benar-benar merupakan negara pertama yang membuat lagu “Snow on the Sahara” menjadi hit #1 kala itu,” sambung juri Internasional Asia’s Got Talent itu. Italia sendiri berada pada Top 10 pasar musik terbesar di dunia. Diperkenalkan oleh presenter TV sebagai “Ikon Indonesia”, dengan mengenakan adibusana haute couture yang dirancang oleh desainer legendaris Perancis Jean-Paul Gaultier, Anggun menerima pujian yang menakjubkan. Anggun merupakan satu-satunya artis Indonesia yang tampil pada program TV prime time di Eropa. Baru saja menyelesaikan turnya, Anggun saat ini tengah merekam album internasionalnya. Belum lama ini, Anggun juga telah meraih posisi #1 pada tangga lagu Billboard Dance di Amerika bersama ENIGMA. Hal tersebut menegaskan status sebagai artis wanita Asia terlaris dunia di luar Asia. (ant)

DEMI menarik perhatian masyarakat banyak, khususnya masyarakat pencinta musik Bali, berbagai upaya dan terobosan menarik dilakukan oleh para penyanyi pop Bali. Hal ini dilakukan agar hasil ciptaannya bisa tampil beda dan eksis melekat dalam benak masyarakat. Salah satunya adalah Mang Nanik dan Dek Enik.

Mang Nanik dan Dek Enik (Duo Nik)

BPM/win

Setelah sukses dengan single masing-masing yang dirilis pada tahun 2016 lalu yaitu “Jurus Andalan” dinyanyikan Mang Nanik dan Dek Enik lewat lagu “Sing Nyak Bangun”, kini keduanya mencoba tampil bersama dalam bentuk duo. Duo Nik itulah nama duo yang diambilnya dari nama belakang keduanya. Duo Nik ini pun mengawali kiprah Duo Nik ditandai dengan peluncuran single perdana “Igis-igis”. Mang Nanik dan Dek Enik saat dihubungi mengatakan, terbentuknya Duo Nik karena sering keduanya bertemu dalam satu panggung dan memiliki kesamaan yaitu

sama-sama terjun di dunia tarik suara, hingga tercetuslah untuk membentuk duo yaitu Duo Nik penggalan dari nama keduanya. “Terbentuknya Duo Nik yang jelas karena kita sama-sama suka lagu Bali dan karena kita sering juga ketemu saat kita manggung. Nah dari sana kita ngobrol-ngobrol hingga tercetuslah untuk membentuk Duo Nik,” ungkap Mang Nanik dan Dek Enik saat dihubungi belum lama ini. Terkait single perdana Duo Nik yang berjudul “Igis-igis” kini sudah mulai dipublikasikan ke radio-radio seluruh Bali yang dikordinir Godel

Kuta EO Artis Bali. Single “Igis-igis” diciptakan oleh Dewa Lenju dan diaransemen oleh arranger kawakan saat ini yaitu Dek Artha. Single “Igis-igis” menceritakan seorang penyanyi yang sedang menghibur para penggemarnya. Dengan lagu yang berirama pop dangdut mampu mengajak para penggemarnya berjoged. Dengan terbentuknya Duo Nik dan dirilisnya single perdana “Igis-igis”, Duo Nik berharap bisa diterima penggemar musik pop Bali serta masyarakat dan juga bisa meramaikan belantika musik pop Bali. (win)

Project Pop Ziarah ke Pusara Oon

Anggun C. Sasmi

BPM/ist

Jakarta (Bali Post) Para personel grup musik Project Pop ziarah ke pusara Mochamad Fachroni alias Oon di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/1) kemarin. Tika Panggabean, salah satu anggota Project Pop, mengunggah foto temantemannya di pusara Oon yang bertabur bunga. Dalam keterangan foto, Tika mengungkapkan rasa terima kasih atas doa dan

perhatian untuk almarhum. “Semuanya sangat berarti untuk keluarga Oon & kami. Sekarang Oon udah tenang,” tulis Tika dalam foto yang diunggah di akun Instagram. Tika berjanji akan terus berkarya bersama anggota Project Pop yang lain dengan membawa semangat mendiang Oon. Mochamad Fachroni meninggal dunia pada Jumat (13/1) pagi di Bandung set-

elah lama berjuang melawan diabetes. Kepergian Oon tidak hanya meninggalkan duka pada orang-orang terdekatnya, tetapi juga para penggemar grup musik parodi tersebut. Grup yang beranggotakan Oon, Tika Panggabean, Yosi Mokalu, Udjo, Gugum, dan Odie itu telah berdiri sejak 20 tahun silam dan tercatat telah mengeluarkan sepuluh album. (ant)

BPM/ist

ZIARAH - Project Pop berziarah ke kuburan mendiang Mochamad Fachroni alias Oon di Bandung, Sabtu (14/1) kemarin.

Ed Sheeran Pecahkan Rekor Spotify dengan Lagu Barunya

BPM/ist

Limau Terasi brolan bro br rolan an BALE BANJAR AR AR ARIDUS DARI rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, merupakan alunan awal ketika orang mendendangkan irama demokrasi. Persamaan, persaudaraan dan kebebasan adalah lirik berikut yang dijabarkan dalam bentuk propaganda. Nyatanya, bicara masalah demokrasi tak ubahnya seperti membincangkan soal keberadaan Tuhan, yang tak akan selesai bila dalam debat ikut pula penganut ateisme. Antara ada dan tiada menjadi inti perdebatan, malah akan menjadi cekcok tak henti-henti yang bukan tidak mungkin bermuara pada bentrokan fisik. Ironisnya, lirik Vox populi vox Dei atau suara rakyat adalah suara Tuhan terus bergema di tengah anomali demokrasi. “Demokrasi memang diakui

sebagai sistem atau tatanan perilaku politik dan pemerintahan terbaik di antara yang ada. Lawan demokrasi adalah otoriterisme dan totaliterisme yang berkembang menjadi fasisme dan nazisme. Karena kemuliaan makna persamaan, persaudaraan dan kebebasan, juga slogan ‘dari, oleh dan untuk rakyat’ yang dianut paham demokrasi, maka lahirlah ungkapan Vox populi vox Dei! Celakanya, sejak istilah demokrasi dipopulerkan di Yunani sekitar 2500 tahun silam hingga millenium ketiga, wujud demokrasi dalam praksis politik dan pemerintahan seperti dipropagandakan, sulit dipahami. Katakan saja di Yunani di zaman Socrates, Plato dan Aristoteles, slogan dari, oleh dan untuk rakyat ternyata yang dimaksud berbeda dengan definisi rakyat. Hak politik dalam menentukan kebijakan serta kekuasaan hanya untuk pria kelahiran asli Athena, berusia di atas 30 tahun dan bukan mantan nara pidana. Sedangkan wanita, masyarakat di bawah usia 30 tahun serta para budak yang mendominasi penduduk Athena, dianggap warga kelas dua yang kehilangan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan bernegara. Trag-

isnya, Socrates yang dalam hidupnya selalu aktif mengajarkan ikhwal kebenaran dicap meracuni pola pikir anak-anak muda, divonis mati,” papar Rubag. “Benar, dia lebih memilih minum racun hemlock daripada hidup dalam kemunafikan. Padahal menjelang hayatnya, Socrates banyak punya mantan murid yang telah jadi pejabat tinggi dan memberikannya kesempatan untuk melarikan diri, namun dia menolak. Alasannya, dia taat hukum kendati mahfum vonis yang dijatuhkan padanya jauh dari keadilan dan kemanusiaan, namun dia siap melaksanakannya. Sel penjara yang dibiarkan menganga dan tanpa pengawalan tidak dimanfaatkannya, agar kebenaran yang disebarkannya selama bertahun-tahun tidak ternoda oleh sikap pengecut yang takut bertanggung jawab. Socrates terkenal dengan ajaran kebenaran yang mengembangkan kepribadian dan kemampuan para muridnya, baik dalam intelektualitas maupun integritas. Karena itu, dalam mengajar dia lebih banyak melemparkan pertanyaan tanpa memberi jawaban dan menyerahkan jawaban pada masing-masing murid, dengan maksud mereka harus tetap berpikir dan mengembangkan nalar. Sebab, dia beranggapan setiap individu punya kebenaran sendiri

New York (Bali Post) Penyanyi pop Ed Sheeran pada Jumat (13/1), memecahkan rekor sepanjang masa di Spotify saat para penggemar bergegas mendengarkan dua lagu dari albumnya barunya. “Shape of You” menjadi lagu teratas pada pekan pertama di situs streaming terbesar di dunia tersebut, yang dimainkan 52.359.013 kali pada Kamis. “Shape of You” memecahkan rekor sebelumnya yang dicetak oleh rapper asal Kanada Drake dengan lagu “One Dance” pada Mei. Lagu yang dibawakan Sheeran itu juga memecahkan rekor streaming di minggu pertama yang dicetak Adele pada 2015 dengan lagu “Hello”. Baik “Shape of You” dan lagu baru Sheeran yang lain, “Castle on the Hill”, menduduki posisi pertama ketika ia merilisnya pada 6 Januari. Album baru tersebut, sama seperti dua album sebelumnya, dinamai dengan simbol matematika dan akan diluncurkan pada 3 Maret. Ia memenangkan Grammy pada tahun lalu lewat lagunya “Thinking Out Loud” yang berhasil memecahkan rekor Spotify. (ant)

dan orang yang menganggap diri sebagai guru tidak boleh memonopoli kebenaran. Kebenaran absolut bagi Socrates hanya dimiliki Tuhan! Mungkin cara berpikir Socrates diserap Immanuel Kant yang melahirkan tesis Das Ding an sich, kebenaran ada pada diri orang atau sesuatu sendiri, bukan ditafsir pihak lain,“ komentar Putu Bagia. “Rubuhnya penjara Bastille, 14 Juli 1789 sebagai kulminasi Revolusi Prancis yang dipelopori kelompok Jacobin dan Gerondin, merupakan gelombang berikut gerakan demokrasi. Teriakan ‘Liberte, Fraternite, Equalite‘ sebagai euforia demokrasi menggema di seluruh penjuru selama bertahun-tahun. Paradoks, selama teriakan yang bernuansa manusiawi tentang kebebasan, persaudaraan dan kesamaan tersebut, justru disertai pembantaian tanpa perikemanusiaan. Setelah menghabisi warga kerajaan dinasti Bourbon dan kaum aristokrat/ bangsawan, antara kelompok Jacobin saling tumpas dengan kaum Gerondin, menyebabkan kelompok kedua ludes. Kendati menang, justru para tokoh Jacobin saling bantai sehingga yang eksis tinggal Robespierre. Pemerintahan ini dikenal dengan sebutan Rezim Teror, sampai akhirnya Robespierre dieksekusi, membuat Revolusi Prancis ( 1789-1799) menelan sekitar 40.000 jiwa rakyatnya.

Agaknya, istilah kebebasan dalam trinitas demokrasi, mungkin ditafsir sebagai kebebasan untuk membunuh juga kan? Jangan-jangan kultur demokrasi menyimpan anarkisme sebagai langkah berikut bila kebebasan berbicara mengalami jalan buntu, sehingga kepalan dan senjata ikut bicara. Jadi, keganasan demokrasi bila dibiarkan berkembang hingga puncak kebebasannya, bisa melahirkan situasi homo homini lupus atau manusia adalah srigala bagi manusia lain dan bellum omnium contra omnes atau perang semua melawan semua,“ ujar Nyoman Sudiantara. “Amerika Serikat yang kita puji sebagai Mbahnya demokrasi saja tidak menerapkan kaidah sujati kebebasan, persaudaraan dan kesamaan, juga dari, oleh dan untuk rakyat. Diskriminasi ras, etnis, gender terus terjadi sejak Deklarasi Kemerdekaan, 4 Juli 1776, mungkin hingga kini. Penuturan Colin Powel saat pulang ke AS dari Vietnam tahun 1963, membuktikan diskriminasi kulit saat itu masih ada. Dia diharuskan menunggu hamburgernya di tempat parkir karena petugas resto cepat saji menganggapnya Negro, padahal dia pahlawan perang berpangkat perwira muda. Kisah ini tertuang dalam biografi berjudul ‘Colin Powell, Perjalanan seorang Amerika‘.

Jadi selain warga negara keturunan Anglo Saxon, seperti Afro Amerika, Hispanik, Asia dianggap warga kelas dua, kukira, wanita pun hanya diberikan hak untuk menjadi menteri luar negeri dan menteri pertahanan. Barack Obama adalah pengecualian bagiku, kendati ayahnya berasal dari Jamaika, mungkin karena ibunya berkulit putih, bisa jadi berdarah Anglo Saxon, dia berhasil jadi Presiden ke-44 AS selama dua periode. Anehnya, Donald Trump yang terkenal rasis dan diskriminatif justru berhasil mengalahkan Hillary Rhodam Clinton yang dalam debat selalu mendapat aplaus dari audien. Apa tidak mungkin karena dia hanya seorang perempuan atau ada alasan lain?“ tanya Wayan Sugita menutup argumennya. “Karena aku bukan warga Amrik, terpaksa aku asbun alias asal bunyi menjawab pertanyaanmu. Mungkin karena di Amerika, kata ganti Tuhan masih disebut ‘He‘ bukan ‘She‘! Sejelekjeleknya kita, Indonesia yang rakyatnya masih bingung memahami makna demokrasi, ternyata pernah punya presiden wanita, kendati sempat dipermainkan kelompok yang menyebut diri poros tengah. Sebenarnya kita memiliki warisan budaya untuk hidup berbangsa dan bernegara yang terkristalisasi di zaman Sriwijaya dan

Majapahit. Nilai-nilai seperti musyawarah, gotong royong, mufakat, toleransi berdasar saling asah, asih dan asuh, adalah intisari demokrasi Indonesia. Sayang, semua nilai tersebut dienyahkan awan gelap penjajahan selama ratusan tahun dan semua ini pernah diungkap Bung Karno dalam pledoinya di pengadilan Hindia Belanda tahun 1929/1930. Tragisnya, kini kita menyerap nilainilai demokrasi hibrida yang dipelajari dari dunia Barat, dimana prinsip demokrasi dikendalikan uang. Hedonisme dan konsumerisme yang melandasi perhelatan politik dalam perebutan kekuasaan, menyebabkan Vox populi vox Dei berubah menjadi Vox populi vox argentum atau suara rakyat adalah gemerincing uang. Karena itulah, cuma dalam pemilihan umum saja partisipasi rakyat sangat dibutuhkan demi legitimasi kekuasaan, setelah pemilu pihak atau kelompok pemenang meraup semua hasil. Inilah yang disebut Zero sum game, dimana pemenang dan peraih kekuasaan atau the winner takes all dan yang kalah termasuk rakyat hanya gigit jari. Karenanya, demokrasi lebih sering kubaca limau terasi, yang bila terlampau banyak dicampur ke adonan bikin kita mual dan muntah. Ya, limau terasi!“ ujar Nyoman Mardika. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 Januari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu