20 HALAMAN NOMOR 251 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com
TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
E-mail: balipost@indo.net.id
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (124 rb Like) http://facebook.com/balipost
RABU WAGE, 4 MEI 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
Acharya Yogananda Bantah Bergerilya Cari Tanda Tangan Denpasar (Bali Post) Ida Acharya Agni Yogananda membantah door to door mencari tanda tangan para Wakil Dharma Adhyaksa terkait keputusan Pesamuhan Sabha Pandita tanggal 9 April 2016. Acharya mengaku hanya mendampingi Ketua Sidang yakni Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba mencari tanda tangan itu. Ini dikarenakan Sekretaris Sabha Pandita dan staf yang mestinya melakukan tugas tersebut sudah tidak aktif. Pihaknya tidak mau dibantu oleh Sabha Walaka karena tidak ingin diintervensi. Apalagi menurut Anggaran Dasar, Sabha Walaka hanya bertugas menyiapkan bahan dan mendampingi pandita. ‘’Pimpinan sidang Ida Bang Buruan Manuaba ikut mencari tanda tangan, kita hanya mendampingi. Mohon diluruskan, bahwa tidak ada istilah gerilya. Supaya ini cepat selesai. Kalau toh ada kekeliruan, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya sesuai ketentuan yang berlaku,’’ ujarnya, Selasa (3/5) kemarin. Acharya Yogananda menjelaskan, draf keputusan yang disodorkan pimpinan sidang membahas KSPN Besakih dan kawasan Teluk Benoa atau tidak secara frontal memutuskan kawasan suci Teluk Benoa. Keputusan ini disesuaikan dengan SK Sabha Pandita untuk Tim 9 yakni mengkaji KSPN Besakih dan kawasan Teluk Benoa. Inilah yang kemudian dibahas dalam pesamuhan sehingga keputusannya harus disesuaikan. Terlebih saat pesamuhan, Sabha Pandita juga telah menerima kajian Tim 9 dengan mendrop poin b dan c pada halaman 8. ‘’Kalau tidak dibaca utuh kelihatannya tidak ada kata-kata suci, (padahal) ada. Kajian Tim 9 di kawasan Teluk Benoa itu ada banyak tempat suci dan beberapa kawasan suci. Kawasan laut, kawasan teluk, kawasan pantai, loloan, campuhan, dan sebagainya. Banyak malahan, tidak hanya satu,’’ jelasnya. Hal. 19 Tempat Suci
@balipostcom (4.088 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Dharma Adhyaksa Minta Wiana Tak Perkeruh PHDI PERNYATAAN Ketut Wiana yang menyebutkan Sabha Walaka keliru dalam menyalin keputusan Pesamuan Sabha Pandita, disorot Dharma Adhyaksa Parisada Ida Pedanda Gde Ketut Sebali Tianyar Arimbawa. Dharma Adhyaksa sangat menyesalkan pernyataan Ketut Wiana juga duduk di Pengurus Harian Parisada Pusat, yang mempersempit pengertian ‘’kesucian’’ dalam tataran yang pragmatis.
Bali Post/dok
Ida Acharya Agni Yogananda
Ida Pedanda Sebali sangat menyesalkan sekaligus menegur dan minta Ketut Wiana lebih hati-hati membawa status sebagai ketua di Parisada Pusat, agar tidak memperkeruh Parisada dan menambah kebingungan umat Hindu. Sebab, menurut Dharma Adhyaksa, jangankan Teluk Benoa, bahkan seluruh alam Bali ini suci dan harus dijaga kesuciannya. Dharma Adhyaksa juga menyesalkan sikap Ketut Wiana karena melampaui kewenangan yang diatur dalam Anggaran Dasar Parisada. Sebab, menurut Anggaran Dasar, yang ditugaskan dan diberi kewenangan menyiapkan bahan dan mendampingi Sabha Pandita adalah Sabha Walaka, bukan porsi Ketut Wiana sebagai Pengurus Harian masuk pada substansi. Soal apakah Keputusan Sabha Pandita menentang penguasa seperti dikeluhkan Ketut Wiana, Dharma Adhyaksa menegaskan, Keputusan Sabha Pandita itu jelas pada ranah kesucian semata, tidak masuk pada masalah pro-kontra reklamasi. ‘’Soal pemerintah mau mereklamasi dan mengabaikan keputusan ini, Parisada tidak punya otoritas untuk menghentikannya, tetapi pemerintahlah yang akan menerima konsekuensinya kalau keputusan ini tidak diperhatikan sama sekali. Hal. 19 Aspirasi Umat
Hal. 19 Hal. 19 Pulau Pudut Rekomendasi
Kasus Suap Reklamasi
Ketua DPRD DKI Akui Temui Aguan Jakarta (Bali Post) – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengakui pernah menemui bos PT Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan selaku mantan atasannya. ‘’Sebetulnya silaturahim kan tidak masalah, saya kan salah satu bekas karyawan beliau (Aguan),’’ kata Prasetyo usai diperiksa di gedung
Prasetyo Edi Marsudi
KPK, Jakarta selama sekitar delapan jam, Selasa (3/5) kemarin. Prasetyo dalam perkara menjadi saksi untuk Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja. Ariesman adalah tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pemberian hadiah terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pantai Utara
Jakarta. ‘’Sekali bertemu,’’ tambah politisi PDI Perjuangan itu singkat. Pernyataan Prasetyo berbeda dengan keterangan Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik yang juga diperiksa KPK, kemarin. Taufik membantah pernah bertemu dengan Aguan di rumah Aguan.
Padahal pengacara Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta M Sanusi, Krisna Murthi, menyebut kliennya sempat ditelepon oleh M Taufik untuk datang ke rumah Aguan untuk menjelaskan tentang teknis ranperda. Pertemuan itu terjadi pada Januari 2016. Hal. 19 Tidak Pernah
Bali Post/ade
Pemberian VoA Harus Selektif
Lawan City, Ronaldo Dipastikan Turun
Mangupura (Bali Post) – Dibunuhnya anggota Polri A.A. Putu Sudiarta oleh Amokrane Sabet, warga Prancis, menyita perhatian banyak pihak. Pasalnya, bukan kali ini saja warga asing terlibat kriminalitas di Pulau Dewata. Di Ubud juga ada wisatawan asing mencuri. Demikian pula di Kuta, wisatawan asing mengeroyok manajer restoran. Demikian pula belasan wisatawan asing melakukan kejahatan online, termasuk pembobolan ATM. Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali Ngurah Wijaya menegaskan keterlibatan warga asing dalam aksi kriminalitas di Bali bukan lantaran pariwisata Bali yang dijual murah, melainkan merupakan perilaku oknum. ‘’Orang asing yang kaya pun ada yang melakukan tindak kriminal. Bahkan, ada wisatawan merupakan buronan Interpol, jadi bukan karena pariwisata murah. Pariwisata murah itu dampaknya pada kualitas destinasi yang menurun,’’ tegas Ngurah Wijaya, Selasa (3/5) kemarin. Hal. 19 Perilaku Negatif
Madrid – Real Madrid berharap Cristiano Ronaldo yang telah kembali bugar dapat memimpin mereka menuju final Liga Champions, meski mitranya di lini depan Karim Benzema masih diragukan dapat tampil pada pertandingan Rabu (Kamis diri hari WIB) melawan Manchester City. Ronaldo menyelesaikan sesi latihan penuh pada Senin untuk pertama kalinya sejak mengalami cedera otot paha belakang saat melawan Villarreal pada 20 April, dan ia diharapk a n dapat tampil pada leg kedua semifinal melawan City yang m a m p u menahan imbang 0-0 pada pertandingan leg pertama. Benzema, yang juga diganggu masalah otot paha belakang, hanya da-
Munaslub Golkar
Tommy Terjegal Jakarta (Bali Post) Penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang semula dijadwalkan 23-26 Mei 2016 dimajukan pada 15-17 Mei 2016. Ketua Steering Committee (SC) Munaslub Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan keputusan memajukan penyelenggaraan Munaslub akan ditetapkan dalam rapat pleno Golkar hari ini (Rabu 4 Mei 2016). ‘’Insya Allah Munaslub dimajukan menjadi tanggal 15 sampai 17 Mei 2016 di Bali,’’ kata Nurdin Halid di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (3/5) kemarin. Nurdin menegaskan tidak ada motif politik tertentu dalam perubahan jadwal Munaslub tersebut. ‘’Ini hanya persoalan teknis mengenai kesiapan jadwal Bapak Presiden. Tidak ada faktor politis dan lain-lain,’’ kata Nurdin. Sementara itu, Wakil Ketua Komite Etik Munaslub Partai Golkar Lawrence Siburian memastikan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) tidak dapat mencalonkan diri sebagai bakal calon ketua umum Golkar. Hal itu karena putra mantan Presiden Soeharto itu tidak lolos syarat pencalonan. Hal. 19 10 Tahun Penjara
Pengakuan Sandera Abu Sayyaf
Berpindah-pindah, Tidur Beralaskan Tanah WENDI Rakhadian, korban penyanderaan Abu Sayyaf yang telah dibebaskan belum lama ini, menceritakan pengalamannya selama dalam penyekapan kelompok radikal di Filipina itu. ‘’Selama disekap itu setiap harinya saya beserta teman yang lain tetap diberi makan nasi. Sistemnya, kami makan jika diberikan, kadang tiga kali sehari, kadang kurang dari itu,’’ tutur Wendi di Padang, Selasa (3/5) kemarin.
Tidak Terbit Terkait dengan hari besar Kenaikan Yesus Kristus dan Isra Mirad Nabi Muhammad SAW yang juga merupakan hari libur nasional, maka Bali Post pada tanggal 5 dan 6 Mei 2016 tidak terbit. Bali Post terbit kembali seperti biasa mulai Sabtu (7/5). Untuk itu kepada pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit
pat melakukan latihan lari pada Senin. Juara Eropa sepuluh kali itu meraih kemenangan 1-0 di markas Real Sociedad di Liga Spanyol pada Sabtu, tanpa kehadiran dua pencetak gol terbanyak mereka. Bintang Portugal Ronaldo tidak ambil bagian pada pertandingan pekan lalu di Manchester, sedangkan penyerang Benzema ditarik keluar lapangan saat turun minum. Meski Real memiliki peluang-peluang yang lebih baik, namun lini depan mereka tumpul pada babak kedua. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi klub, Ronaldo, telah membukukan 47 gol di semua kompetisi pada musim ini. Trigol pada leg kedua perempatfinal melawan VfL Wolfsburg membalikkan defisit dua gol dari pertandingan pertama, yang sempat berpotensi mengeliminasi pasukan Zinedine Zidane. Manajer City Manuel Pellegrini melakukan delapan perubahan terhadap timnya saat melawan Southampton pada Minggu, sebagai persiapan untuk lawatan ke Madrid, namun rencananya menjadi senjata makan tuan sebab mereka kalah 2-4. Hal. 19 Pertandingan Penting
Bali Post/ant
Untuk porsi makanan, katanya, juga diberikan secukupnya, namun dikonsumsi dalam keadaan cemas serta waswas. Saat ditanyai kegiatan yang dilakukannya selama penyekapan itu, ia mengatakan sehari-harinya hanya duduk di tempat mereka dikumpulkan (disandera). ‘’Kami 10 orang itu dikumpulkan pada satu tempat, dan tidak boleh menjauh dari tempat itu. Kami tidak berani berbuat macam-macam, karena selalu diawasi oleh beberapa orang yang menggenggam senjata laras panjang,’’ jelasnya. Wendi juga mengatakan tempat yang ditempati olehnya itu tidak menetap pada satu titik karena penyekap selalu berpindah-pindah lokasi sesuai penilaian situasi. Hal. 19 Tidak Aman
DENPASAR
2
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Sebelum Tewas Ditikam Amokrane
Brigadir Sudiarta Ingin Pindah RUMAH tua almarhum Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta di Jalan Gunung Talang 2, Denpasar Barat, tidak terlalu ramai. Pasalnya, jenazah Sudiarta masih dititipkan di ruang janazah RSUP Sanglah karena masih ada upacara Mamukur. Pantauan di rumah duka, tampak melayat rombongan Polsek Kuta Utara dipimpin Kapolsek Kompol Wayan Arta Ariawan. ‘’Ada upacara Mamukur di Jero Gede Padangsambian. Jenazahnya baru bisa dibawa pulang tanggal 20 Mei dan pelebon-nya tanggal 23 Mei,’’ kata kerabat almarhum, Anak Agung Astawa, yang saat ini tugas di Polsek Denpasar Selatan. Astawa menambahkan, almarhum merupakan anak sulung dari empat bersaudara. Adik laki-lakinya kerja di Pelindo, Benoa dan dua adik wanitanya sudah menikah. Ia mengaku jarang bertemu dengan Sudiarta karena kesibukan masing-masing. ‘’Dia tidak pernah bilang mau jadi polisi. Saat saya pindah tugas dari Brimob, dia masuk (usai pendidikan Brimob - red),’’ ujarnya. Selama tugas di Sat. Brimob Polda Bali, Sudiarta ditugaskan ke daerah konflik seperti di Aceh, Timor Timur (Timtim), Kalimantan dan Jakarta. Sebelum jadi polisi, dia sempat kerja di DKP Denpasar. Sebelum meninggal, Sudiarta sempat bilang ingin menghadap karena mau pindah. ‘’Dua hari lalu dia bilang gitu. Enggak tahu maksudnya, pindah tugas atau gimana? Saat dapat kabar dia meninggal, saya tidak bisa bilang apa-apa,’’ ujar Astawa. Ayah almarhum, Anak Agung Made Sujaya, mengaku ikhlas karena anaknya meninggal saat tugas. ‘’Hari Minggu sempat jalan-jalan ke Taman Ujung, Karangasem, bersama istri, anak nomor satu dan nomor tiga. Dia lalu malukat di Tirta Gangga. Tumben dia malukat,’’ ujarnya sembari menyebutkan anaknya nomor dua Anak Agung Made Depa Ari Gangga (16) tidak ikut. Seperti diberitakan, anggota Buser Polsek Kuta Utara Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta tewas dibacok Amokrane Sabet (49) asal Prancis di Jalan Pantai Brawa, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Badung, Senin (2/5). Akibat ulahnya itu, Amokrane yang dilaporkan sering membuat onar itu tewas diberondong peluru petugas. (rah)
Bali Post/eka
SAMPAH - Salah seorang petugas anggkut sampah menurunkan sampah dari gerobak di Depo Sampah Pedungan, Denpasar. Pemkot Denpasar berencana menerapkan pengelolaan sampah berbasis lingkungan.
Lahan TPS Ganjal Penanganan Sampah Berbasis Lingkungan Denpasar (Bali Post) –
Rencana penanganan sampah berbasis lingkungan yang dirancang Pemkot Denpasar, masih banyak yang perlu dikaji. Terlebih, apa yang direncanakan tersebut belum mendapat kajian yang mendalam terutama untuk kendalanya. Misalnya, masalah keberadaan tempat pembuangan sementara (TPS) yang masih menjadi kendala utama. Sebab, tidak semua desa atau banjar memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan untuk itu. Anggota Komisi III DPRD Denpasar Wayan Suwirya yang ditemui di kantornya, Selasa (3/5) kemarin, mengaku khawatir dengan program penanganan sampah berbasis lingkungan tersebut. Mengingat, kendala utama yang dihadapi yakni tidak tersedianya lahan untuk TPS. ‘’Meski tidak banyak memerlukan lahan, tetapi kalau
lahannya sudah tidak ada, mau apa lagi,’’ ujar politisi Golkar ini. Hal serupa juga diungkapkan anggota Komisi IV, Wayan Sugiarta. Ia mencontohkan depo di Jalan Pulau Kawe sudah sering dikeluhkan masyarakat. Namun, tidak bisa dipindahkan karena terkendala lahan. ‘’Masalah utama nanti adalah
lahan untuk TPS atau depo,’’ ujarnya. Anggota Dewan lainnya yang juga pengelola depo sampah di Peguyangan Kaja, Wayan Sutama, mengatakan diperlukan lahan sekitar 5 sampai 10 are untuk pengelolaan sampah. Lahan seluas ini diperlukan bila di TPS tersebut juga dilakukan pengolahan seperti pemilahan
sampah plastik dengan sampah organik. Namun, tidak demikian bila hanya untuk transit saja. Artinya, sampah dari masyarakat ditempatkan di TPS dalam beberapa waktu, kemudian diangkut oleh petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Kalau polanya seperti ini, tidak perlu lahan terlalu banyak. Sebelumnya, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar I Ketut Wisada mengungkapkan, dalam waktu dekat penanganan sampah berbasis lingkungan akan segera diberlakukan. Bahkan, kini pihaknya sudah merancang Perwali untuk
Pedagang Pasar Badung Tempati Eks Tiara Grosir
memberikan kewenangan kepada masing-masing desa mengelola sampah di wilayah tersebut. ‘’Jadi setelah ini efektif, sampah tidak lagi ada yang menumpuk di pinggir jalan. Sampah tetap ditaruh di rumah dan akan diambil oleh petugas dari depo atau swakelola di masing-masing wilayah. Petugas DKP akan bertugas untuk mengangkut sampah dari depo ke TPA,’’ jelas Wisada. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Kasus Korupsi Aset Pemprov
Dishub Evaluasi Pengalihan Arus Lalin Dua Kali Dipanggil, Bupati Gianyar Tak Hadir Bali Post/rah
MELAYAT - Kapolsek Kuta Utara Kompol Wayan Arta Ariawan bersama anggotanya melayat ke rumah tua Brigadir A.A. Putu Sudiarta yang tewas ditikam warga Prancis yang dilaporkan sering membuat onar, Amokrane Sabet.
DENPASAR
& SEKITARNYA
NTP Bali Turun NILAI Tukar Petani (NTP) di Bali pada April 2016 tercatat 104,81 persen, menurun 0,05 persen dibanding bulan sebelumnya (Maret 2016) yang tercatat 104,86 persen. ‘’Meskipun NTP Bali menurun, namun masih lebih tinggi dibanding NTP tingkat nasional pada bulan yang sama yang tercatat 101,22 persen,’’ kata Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Nyoman Subadri kepada wartawan Antara di Denpasar, Selasa (3/5) kemarin. Ia mengatakan, dari sisi indeks yang diterima petani mengalami penurunan 0,44 persen yakni dari 126,93 persen pada bulan Maret 2016 menjadi 126,37 persen pada bulan April 2016. Sementara dari sisi indeks yang dibayar petani, mengalami penurunan 0,39 persen dari 121,04 persen menjadi 120,57 persen. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan dan daya beli petani di daerah perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian terhadap barang dan jasa yang diperlukan petani untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk biaya produk pertanian. (kmb)
Suara Denpasar & Badung Jangan Istimewakan Orang Asing Sebaiknya kita tidak mengistimewakan dan bekerja sama dengan orang asing. Banyak turis menyewa vila kemudian disewakan lagi. Apakah petugas pajak sudah mengetahuinya? Orang asing yang tak mempunyai izin agar ditertibkan. Tidak semua orang asing ke Bali beriktikad baik. Kalau memang tidak semestinya mendapat izin, jangan diberikan izin. Yan De, Berata Yasa, Denpasar
Hukuman Mati Langgar Pancasila Penerapan hukuman mati untuk kurir narkoba melanggar UU dan dasar negara Pancasila, yakni sila I, II dan IV. Sebaiknya mereka dihukum seumur hidup. Agung Jaya Negara, Denpasar
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : DEWAN MINTA EKSEKUTIF DENGAR SUARA RAKYAT Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Denpasar (Bali Post) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar beberapa waktu lalu melakukan pengalihan arus lalu lintas (lalin) di seputaran kawasan Jalan Cokroaminoto, Ubung. Dari pengalihan arus lalin tersebut, ada sejumlah masukan dari masyarakat, karena di beberapa titik terjadi kepadatan. Karena itu, Dishub berencana melakukan evaluasi dengan melakukan beberapa perubahan pada beberapa titik. Salah satunya yakni pembebasan parkir di Jalan Ahmad Yani. Demikian ditegaskan Kepala Dishub Denpasar I Gede Astika saat dihubungi, Selasa (3/5) kemarin. ‘’Setelah diterapkan perubahan lalin selama ini, memang sudah ada beberapa masukan sehingga kami kembali akan melakukan rekayasa untuk mengurangi kepadatan di beberapa titik,’’ ujar Astika. Salah satu saran yang diterima Dishub, yakni adanya desakan agar jalur Jalan Ahmad Yani dibebaskan dari parkir. Mengingat, jalan ini terutama dari simpang empat Gatsu - Ahmad Yani sampai simpang tiga Jalan Maruti akan dipadati kendaraan, karena sewaktu-waktu arus lalin dari arah Gatsu Timur juga diarahkan ke jalur ini. Karena itu, jalur tersebut harus terbebas dari parkir kendaraan. Selain itu, Dishub juga melakukan perubahan kembali arus lalin di Jalan Gambuh. Yang sebelumnya ditutup dari arah
barat, kini akan kembali dibuka. Pembukaan ini untuk menghindari adanya penumpukan kendaraan di beberapa titik yang melewati jalan tersebut. Sedangkan untuk mengatasi kekroditan di simpang empat Jalan Gatsu – Jalan Cokroaminoto, Dishub akan melakukan perubahan pada nyala lampu. Artinya, perubahan yang dilakukan bukan pada arus, tetapi waktu nyala lampu yang akan diatur dan disesuaikan dengan kondisi setempat. Seperti diberitakan sebelumnya, pengalihan lalin di sejumlah ruas jalan di sekitar eks Tiara Grosir tersebut dilakukan dalam upaya memberi kenyamanan serta keamanan bagi pengguna jalan di Kota Denpasar terkait relokasi pedagang Pasar Badung. Sebab, pasar sementara di eks Tiara Grosir tersebut telah beroperasi mulai 1 Mei lalu. Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Denpasr I Nyoman Sustiawan mengatakan, pada tahap awal memang masih banyak masyarakat yang bingung dan belum tahu adanya pengalihan arus lalu lintas. Pengalihan arus lalu lintas ini ada beberapa perubahan, yakni Jl. Cokroaminoto ditutup dari simpang Jl. Cokroaminoto - Jl. Gatsu sampai simpang Jl. Maruti - Jl. Cokroaminoto. Simpang Jl. Cokroaminoto - Jl. Maruti ke selatan tetap diberlakukan dua arah. Di depan eks Tiara Grosir Jl. Cokroaminoto dilarang parkir di sisi barat dan sisi timur dari sepanjang Jl. Sutomo sampai sepanjang Jl. Maruti. (kmb12)
Denpasar (Bali Post) Harapan majelis hakim Tipikor Denpasar dan kuasa hukum terdakwa kasus korupsi aset Pemprov Bali untuk menghadirkan Bupati Gianyar A.A. Bharata, tidak tercapai. Setelah dua kali dipanggil, orang nomor satu di Kota Gianyar tersebut tidak hadir di Pengadilan Tipikor Denpasar. Dalam sidang dengan pemeriksaan ahli dan saksi, Selasa (3/5) kemarin, terkait pentingnya kehadiran Bupati Gianyar A.A. Bharata kembali diulas. Mengingat tanda tangannya dipalsukan. ‘’Kamu tetap minta kehadiran Bapak Bupati (Gianyar) karena keterangannya sangat dibutuhkan. Katanya tanda tangannya dipalsukan. Dengan ketidakhadiran Bupati walau sudah dua kali dipanggil, ini patut diduga bahwa Bupati Gianyar tidak taat hukum. Padahal, beliau sebelumnya mengaku siap hadir jika dipanggil. Buktinya, jaksa dua kali memanggil, tidak hadir dengan alasan sibuk. Kami serahkan sepenuhnya masalah ini ke majelis hakim,’’ ucap kuasa hukum terdakwa, Ahmad Hadiana. Sementara jaksa mengatakan pihaknya sudah dua kali melayangkan surat panggilan ke Bupati. Namun, yang bersangkutan tidak bisa hadir. ‘’Sudah dua kali dipanggil, namun beliau (Bupati) sibuk. Sedangakan
alasan tidak hadir kali ini, karena ada peresmian kebun raya di Payangan dan juga ada kunjungan Komisi V DPR-RI,’’ sebut jaksa penuntut umum (JPU) Herdian Rahardi. Karena dua kali tidak hadir, jaksa yang juga menjabat Kasipidus Kejari Gianyar itu tidak akan melakukan upaya panggil paksa. Bahkan, menurut JPU, tidak akan dilakukan pemanggilan ulang. ‘’Pertimbangannya, keterangan saksi sudah cukup. Yang dibutuhkan kan keterangan Bupati itu bahwa tanda tangannya dipalsukan. Namun fakta persidangan, sudah diakui terdakwa. Alat buktinya juga sudah mendukung,’’ ucap Herdian Rahardi. Majelis hakim pimpinan Edward Harris Sinaga akhirnya mengatakan, jika memang tidak ada pemanggilan Bupati dan jika dirasa keterangan saksi sudah cukup, maka agenda sidang berikutnya akan dilakukan dengan pemeriksaan terdakwa. Sedangkan dalam sidang dengan terdakwa Ida Bagus Nyoman Sukadana dan I Nyoman Pasek Sumerta, kemarin, JPU menghadirkan sejumlah saksi dan ahli. Di antaranya adalah kesaksian Anak Agung Gede Saputra selaku mantan Kabag Pertanahan Gianyar, Kabiro Aset Provinsi Bali Ketut Adiarsa, Satker Metropolitan Denpasar M. Ali Duhari dan ahli dari auditor Rika Suliastini. (kmb37)
FGD Denfes Ke-9
Siap Gemakan Khazanah Kreativitas Masyarakat DENPASAR Festival yang di kalangan masyarakat tren dengan sebutan Denfes yang diselenggarakan Pemkot Denpasar pada setiap pengujung tahun, telah menjadi ikon festival bagi masyarakat. Di samping itu, kemeriahan dan kesuksesan pelaksanaan Denfes dengan animo tinggi masyarakat menghadiri setiap event yang digelar, telah mampu menginspirasi daerah lain. Hal ini membuktikan Denfes yang digagas Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota I G.N. Jaya Negara telah terbukti memberikan manfaat, baik sosial, ekonomi dan budaya maupun edukasi kepada masyarakat. Dampak kasat mata adalah semakin berkembangnya kreativitas kuliner Bali yang mampu bersaing di tengah gempuran kuliner daerah lain. Di samping itu, semakin bertumbuhnya kerajinan endek yang telah memasyarakat serta handicraft yang manfaatnya semakin digandrungi. Tentunya, pelaksanaan Denfes juga memberikan dampak terus bertumbuhnya kreativitas dan inovasi masyarakat dalam menangkap peluang ekonomi yang nantinya tumbuh menjadi ekonomi kreatif serta mampu mengurangi kebocoran ekonomi. Dengan terus tumbuhnya kreativitas masyarakat, Pemkot Denpasar terus memberikan ruang dan waktu lewat berbagai kebijakan. Perpaduan antara kebijakan Pemkot Denpasar dengan sambutan masyarakat, mengantarkan Kota
Denpasar sebagai peraih Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 81,79 yang merupakan IPM tertinggi di Bali dan telah melewati batas standar internasional. Beranjak dari keberhasilan ini, Wali Kota Rai Mantra minta perhelatan Denfes ke-9, Desember mendatang, harus direncanakan lebih baik, lebih cermat dan akomodatif. Sehingga unsur kreativitas, inovasi, edukasi dan informatif dalam mengakomodir perpaduan dengan masing-masing art yang humanis, mampu menginspirasi masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Rai Mantra saat menerima Tim Kreatif Denfes Ke-9 yang dipimpin Kayun Semara Cipta didampingi Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar I Made Saryawan, Senin (2/5). Menerjemahkan arahan Wali Kota Rai Mantra, tim telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan menyaring aspirasi masyarakat guna merumuskan tema Denfes tahun ini. Tentunya dari FGD yang telah dilakukan tahun ini, rencana tema Denfes difokuskan pada kontemplasi merayakan kembali Denfes sebagai khazanah kreativitas masyarakat yang tumbuh dan berkembang di seluruh Denpasar. Dari FGD, komunitas kreatif yang ada, dengan perkembangan kekinian dan sinergi tradisi serta modern, mampu memberikan ciri khas tersendiri menjadi sebuah branding event khas Kota Denpasar. (ad127)
KULINER - Wali Kota Rai Mantra berbaur bersama masyarakat di stan kuliner mencicipi beragam kuliner yang disajikan pada kegiatan Denpasar Festival.
BADUNG
Rabu Wage, 4 Mei 2016
3
Pemkab Wajibkan Klinik Hewan di Badung Utara Bali Post/ist
KUNJUNGAN - Komisi IV DPRD Badung yang diketuai AAN Ketut Agus Nadhi Putra melakukan kunjungan lapangan ke Puskesmas Abiansemal.
Dimediasi Dewan
Kisruh Puskesmas Abiansemal I Akibat Miskomunikasi Mangupura (Bali Post) – Persetruan antara kepala puskesmas dengan staf di internal Puskesmas Abiansemal I, menemukan titik terang. Konflik yang berawal dari surat mosi tak percaya dan berujung pada pengaduan ke Wakil Bupati Badung itu, terjadi akibat komunikasi yang tidak terjalin dengan baik (miskomunikasi). Hal itu terungkap saat Komisi IV DPRD Badung melakukan kunjungan lapangan ke puskesmas tersebut. Ketua Komisi IV AAN Ketut Agus Nadhi Putra saat dimintai konfirmasi, kemarin, mengatakan perselisihan yang selama ini terjadi karena tersumbatnya komunikasi antara staf dengan pimpinan. ‘’Perseteruan antara Kepala Puskesmas Abiansemal I dengan stafnya lantaran kurangnya komunikasi antara kedua belah pihak. Kami sudah turun ke lapangan. Di sana sudah terbuka semua, dan staf berbicara unek-uneknya, termasuk kepala puskesmas,’’ terangnya. Nadhi Putra mengharapkan peristiwa seperti serupa tidak terulang kembali. Terlebih, sampai muncul ke publik sehingga sampai memengaruhi pelayanan kepada masyarakat. ‘’Kadis Kesehatan selaku atasan saya sudah minta untuk rutin memberikan pembinaan,’’ imbuhnya. Terkait pengadaan alat-alat kesehatan untuk meningkatkan pelayanan, Nadhi Putra mendesak Dinas Kesehatan (Diskes) segera memrosesnya. Termasuk tenaga medis agar gedung mewah Puskesmas Abiansemal I segera bisa difungsikan. ‘’Sangat mubazir gedung megah namun belum berfungsi. Seharusnya saat perencanaan pembangunan juga dipikirkan pengadaan alat-alat kesehatan serta tenaga medisnya. Tetapi menurut Pak Kadis Kesehatan, pengadaan alat-alat kesehatan sedang dalam proses pelelangan,’’ katanya. Diberitakan sebelumnya, Senin (25/4) lalu tiga pegawai puskesmas yang berlokasi di Desa Blahkiuh ini langsung mendatangi Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Mereka adalah dr. I Gede Dwija Negara dan dua perawat atas nama I Gede Nara Swara dan G.A. Eka Parwati. Ketiga pegawai berseragam putih itu datang menemui Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa tanpa sepengetahuan Kepala Puskesmas Abiansemal I dr. I Made Sukadana. Di hadapan Wabup Suiasa, mereka membeberkan boroknya kondisi puskesmas. Salah satunya, masalah kekurangan SDM. ‘’Padahal dari tahun 2012 kami sudah mengusulkan penambahan tenaga medis, tetapi belum juga terpenuhi. Dampak dari terbatasnya SDM ini, layanan di puskesmas 24 jam ini tidak bisa berjalan maksimal,’’ kata mereka. (kmb27)
Kasus ’’Mark-Up’’ di Undiksha
Pembacaan Tuntutan Berlangsung Kilat Denpasar (Bali Post) Sidang kasus dugaan mark-up untuk Kampus Fakultas Olahraga dan Keguruan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja dengan terdakwa I Wayan Suarsa sebagai Ketua Panitia Pengadaan Lahan dan pemilik tanah Nyoman Mustiara, Selasa (3/5) kemarin, berlangsung kilat. Tak sampai lima menit, jaksa penuntut umum (JPU) Wayan Suardi membacakan tuntutan untuk kedua terdakwa. Namun sebelum membacakan pertimbangan fakta hukum dan kesimpulan, JPU dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali itu menerangkan ke majelis hakim bahwa terdakwa sudah menitipkan uang sebagai akibat kerugian negara Rp 2.724.750.000. Atas pertimbangan ini pula jaksa dalam surat tuntutannya mempertimbangkan niat terdakwa sebagai pertimbangan yang meringankan hukuman terdakwa. ‘’Menyatakan terdakwa Nyoman Mustiara bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan Wayan Suarsa, Gusti Putu Sugiwinata, Nengah Nawa dan Dewa Komang Indra (penuntutan secara terpisah), melakukan atau turut serta melakukan perbuatan dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan atau kesempatan yang ada padanya,’’ tuntut JPU Wayan Suardi. Dalam perkara ini, terdakwa Mustiara yang lebih dahulu dibacakan tuntutannya, dijerat dengan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang tipikor sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Selain menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama setahun enam bulan (1,5 tahun), dalam sidang yang dipimpin hakim Dewa Suardhita itu, terdakwa juga dituntut denda Rp 150 juta subsider enam bulan kurungan. Karena sudah menitipkan uang pengganti Rp 2.724.750.000, kata jaksa, maka terdakwa Mustiara tidak dibebankan membayar uang pengganti. Sementara untuk terdakwa Wayan Suarsa, JPU menuntut terdakwa selama setahun enam bulan. Bedanya dengan Mustiara, Suarsa didenda Rp 100 juta dan subsider empat bulan kurungan. Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi masing-masing penasihat hukumnya diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan. Pembelaan pun akan super epat, karena majelis hakim memberikan waktu sehari, yakni Rabu (4/5) hari ini untuk memberikan kesempatan melakukan pembelaan. Sidang supercepat ini diharapkan berakhir sebelum 15 Mei mendatang, sebagaimana tenggang masa penahanan terdakwa. Lahan yang menjadi sengketa adalah lahan yang sedianya Kampus Fakultas Olahraga dan Keguruan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja di Desa Jineng Dalem, Buleleng. Diduga akibat terjadi mark-up, negara dirugikan Rp 3,7 miliar. Ada lima terdakwa yang diadili dalam perkara ini. (kmb37)
Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mewajibkan adanya klinik hewan yang menjadi kebutuhan di wilayah Kabupaten Badung, khususnya Badung Utara. Kebijakan ini dicetuskan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dalam Deklarasi Sentra Peternakan Rakyat (SPR), Selasa (3/5) kemarin. ‘’Dengan adanya deklarasi SPR, diwajibkan untuk disediakan klinik hewan yang merupakan kebutuhan di wilayah Kabupaten Badung, khususnya Badung Utara, yang akan diproteksi dan urusan ke depannya dengan pola pembangunan Nasional Semesta Berencana,’’ terangnya. Menurutnya, deklarasi SPR betul-betul akan mendapatkan sebuah nilai tambah potensi yang ada di wilayah Kabupaten Badung, sekaligus akan meningkatkan perekonomian masyarakat. ‘’Kami Pemkab Badung akan memenuhi kebutuhan sentra untuk meningkatkan perekonomian tersebut,’’ ujarnya. Pemkab Badung, katanya, juga akan membuat aplikasi untuk peternakan. Dengan begitu, para petani ternak tahu harga daging yang sebenarnya dan dengan pasaran menjadi koneks, sehingga permainan para tengkulak menjadi hilang. ‘’Untuk memotivasi para anggota SPR sapi potang Jaya Giri, saya menyerahkan bantuan sebesar Rp 10 juta,’’ katanya. Kadis Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Badung Made Badra melaporkan, SPR Jaya Giri terbentuk berdasarkan Akta Notaris Luh Gde Ranita Nagoyawati No. 14 tanggal 21 Desember 2015 yang beranggotakan 9 kelompok dari 9 banjar yang ada di Desa Belok Sidan. Keberhasilan SPR
diharapkan mampu mendorong kinerja pembangunan peternakan dan kesehatan hewan yang telah digariskan dalam rencana strategis pembangunan peternakan dan kesehatan hewan yang mencakup peningkatan produksi, peningkatan daya saing dan peningkatan kesejahteraan peternak. ‘’Dengan tercapainya sasaran program pemenuhan pangan asal ternak dan agribisnis peternakan rakyat, akan menyokong kedaulatan pangan nasional yang tertuang dalam Nawa Cita dan Pembangunan Semesta Berencana. Sekaligus, mempersiapkan usaha peternakan di Kabupaten Badung dalam menghadapi MEA,’’ jelasnya. Anggota Komisi IV DPR-RI I Made Urip menyampaikan, Deklarasi SPR sangat strategis yang merupakan program baru di Kementerian Pertanian. Badung telah memelopori serta sangat tepat memilih tempat di wilayah Badung Utara yaitu Kecamatan Petang, yang merupakan basis pertanian yang sesuai dengan tata ruang Kabupaten Badung. (kmb27)
Bali Post/eka
PEMULUNG - Beberapa pemulung tengah mencari logam bekas di puing-puing toko di Pasar Badung, Denpasar, Selasa (3/5) kemarin. Logam yang telah mereka kumpulkan tersebut nantinya dijual ke pengepul dengan harga sekitar Rp 2.000 per kilogramnya.
Gelar PIP ke Surabaya dan Bandung
Lewat Aplikasi, Siap Berangus Spekulan
PIP - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana saat pembukaan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) di press room Pemkab Badung, Selasa kemarin. MELALUI aplikasi pintar di Dinas Pertanian (Distan), Badung siap memberangus para spekulan yang selama ini merusak harga produk pertanian. Hal ini dikemukakan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. saat memberikan pengarahan terkait Pekan Informasi Pembangunan (PIP) yang mengambil tema ‘’Lewat e-gov tingkatkan kualitas pelayanan melalui smart city’’ di press room Pemkab Badung, Selasa (3/5) kemarin. Selain Bupati, acara dihadiri Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana serta sejumlah pimpinan SKPD
terkait seperti Kadispenda Wayan Adi Arnawa, Kepala BPPT Made Sutama, Kadishub Wayan Weda Dharmaja,
Kabag Pembangunan A.A. Bayu serta Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda. Acara juga dihadiri puluhan wartawan media cetak dan elektronik yang akan menjadi peserta PIP. Dengan aplikasi ini, kata Giri Prasta, petani dan pertanian akan memperoleh proteksi mulai hulu hingga hilir. Di hulu, petani akan memperoleh bantuan bibit dan pupuk. Di tengah, petani memperoleh proteksi teknologi dalam rangka meningkatkan hasil produksi pertanian. Di hilir, petani memperoleh proteksi dalam bentuk pascapanen dan stabilisasi harga produk. Lewat aplikasi pertanain ini, tegasnya, harga-harga produk pertanian akan mun-
cul. Misalnya, harga kedelai Rp 15.000 per kilogram. Jika di lapangan harga di bawah itu, pemerintah akan turun tangan dengan memberikan subsidi. Tujuannya, untuk bisa memberangus para spekulan yang selama ini mempermainkan harga produk pertanian. Dengan harga stabil, masyarakat pun bangga menjadi petani. ‘’Kuncinya tentu saja teknologi,’’ katanya. Tak hanya di sektor pertanian, teknologi juga akan diterapkan di semua sektor seperti kesehatan, pendidikan dan yang lainnya. Tiga hal yang sangat diperlukan terkait penerapan teknologi ini berupa konekting, kontroling, dan monitoring. Bupati
sangat berharap media bisa berperan aktif dalam pembangunan di Badung. Ini bisa berupa ide-ide segar yang muncul dalam pemberitaan. ‘’Peran aktif media bisa menjadi role models ke depannya,’’ tegas politisi PDI Perjuangan asal Petang tersebut. Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda menyatakan, PIP merupakan wahana pelibatan jajaran pers terkait ide-ide atau saran kreatif dalam pembangunan Badung. Setelah pembekalan, PIP akan diisi dengan studi banding ke Surabaya dan Bandung. Kedua kota ini dinilai layak menjadi objek kunjungan karena sudah menjalankan smart city. (ad126)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
INFO SEREMONIAL
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Bandara I Gusti Ngurah Rai Salurkan MKKS SMP Kota Denpasar Bertekad Bantuan Modal Usaha Tahap I Jadi Model UN Berintegritas PT Angkasa Pura I (Persero), Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa (3/5) kemarin menyalurkan bantuan modal usaha untuk tahap I tahun 2016. Bantuan yang disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kali ini diberikan kepada 19 pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Trikora Harjo, di kantor setempat. Menurut Trikora Harjo, kegiatan CSR ini merupakan salah satu bagian dari program kemitraan Angkasa Pura yang bertujuan untuk memperkuat potensi usaha lokal di daerah-daerah, khususnya para penggerak UMKM. ”Kami memiliki keinginan untuk menumbuhkembangkan semangat entrepreneurship masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang merintis usahanya agar dapat terus berkembang dan menjadi usaha yang sehat dan kuat, baik secara modal maupun manajemen kewirausahaan,” kata Trikora Harjo. Mitra binaan yang menerima pinjaman modal usaha ini antara lain bergerak di sektor perdagangan, industri, jasa dan peternakan yang tersebar di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar dan Tabanan. Jumlah pinjaman yang diberikan sebesar Rp 30 juta sampai dengan Rp 75 juta. “Untuk tahap I tahun 2016 ini, total nilai dana yang disalurkan mencapai Rp 820 juta,” jelasnya. Trikora Harjo menambahkan,
BANTUAN - General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Trikora Harjo, bersama jajaran berfoto bersama di sela-sela penyerahan bantuan modal usaha. program berkelanjutan yang sudah berjalan sejak tahun 1992, sampai dengan saat ini telah berhasil merangkul 1.499 mitra binaan dengan total dana yang terealisasi mencapai Rp 38 miliar. Melalui program ini pihaknya percaya dengan makin kuatnya UMKM, maka akan makin kuat pula perekonomian masyarakat. Hal tersebut juga memicu lapangan pekerjaan, khususnya di daerah-daerah akan makin bertambah. ”Dengan makin kuatnya perekonomian masyarakat, maka tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat juga akan makin meningkat,” harapnya. Putu Juniartha perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Badung sangat menyambut baik adanya jalinan
kemitraan dengan Angkasa Pura I. Ke depan pihaknya berharap program seperti ini bisa terus berlanjut demi membantu pelaku UMKM. “Kami juga punya beberapa program yang mungkin bisa dikerja samakan, sehingga nantinya bisa meningkatkan taraf hidup anggota UMKM,” ungkapnya. Suharto yang merupakan salah seorang perwakilan mitra binaan menyampaikan terima kasih kepada pihak Angkasa Pura I. Dengan adanya bantuan seperti ini, dia mengumpamakan seperti orang sedang kepanasan yang tiba-tiba disiram air, rasanya segar sekali. Demikian juga halnya para pengusaha yang memang membutuhkan modal usaha merasa sangat terbantu dengan diberikannya bantuan modal usaha. (ad125)
Hari Ini, LPPM Unud Gelar Seminar Bhakti Desa II
KETERANGAN PERS - Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD. didampingi Ketua LPPM Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng. (kiri) dan Ketua Tim Pengelola Pusat Studi Desa Prof. Dr. I Ketut Rai Setiabudhi, S.H., M.S. saat memberikan keterangan pers, Selasa (3/5) kemarin. LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unud, Rabu (4/5) hari ini akan menggelar seminar Bhakti Desa II Tahun 2016. Kegiatan yang digelar di Auditorium Widya Sabha Unud ini rencananya akan dihadiri Menko Polhukam-RI Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar. Hal tersebut disampaikan Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PDKEMD. didampingi Ketua LPPM Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. dan Ketua Tim Pengelola Pusat Studi Desa Prof. Dr. I Ketut Rai Setiabudhi, S.H.,
M.S. saat memberikan keterangan pers, Selasa (3/5) kemarin. Menurut Suastika, seminar tahunan ini mengambil tema ”Membangun Negeri dari Desa” yang mana sesuai dengan cita-cita dari negara ini adalah bagaimana membangun bangsa ini dimulai dari desa. Selama ini masyarakat memang tidak banyak diberdayakan dalam membangun. Sehingga kesannya lebih banyak penerapan kebijakan dari top down, tidak dimulai dari bawah dalam hal ini adalah desa. Suastika menambahkan, setiap desa di Indonesia memiliki ciri masing-masing. Sehingga dengan beraneka ragam ciri, maka tidak
bisa diterapkan kebijakan top down yang sama untuk menyelesaikan masalah di masing-masing desa. Untuk itu, bila ingin membangun dari desa, permasalahan dari masing-masing desa harus dikuasai terlebih dahulu. Misalnya, ciri khas, keunggulan dan potensi desa, harus dikuasai dulu. Sehingga keinginan pemerintah dengan dana yang akan diberikan ke desa bisa tepat sasaran. “Di sini betulbetul desa itu diharapkan bisa membangun desanya dan inilah pembangunan desa-desa yang jika dikumpulkan bisa menjadi pembanguna bangsa dan negara melalui desa,” ujarnya. Sementara itu, Ketua LPPM Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. mengharapkan seminar ini nantinya mampu memberikan pemahaman tentang pengelolaan manajemen penggunaan dana desa, mekanisme penyusunan RPJM desa, pemahaman RKP desa serta menumbuhkan potensi pemberdayaan sumber daya desa. Ketua Tim Pengelola Pusat Studi Desa Prof. Dr. I Ketut Rai Setiabudhi, S.H., M.S. menambahkan, seminar ini juga diharapkan bisa memberikan informasi yang sangat penting terhadap desa-desa di Bali. Dalam hal ini, bagaimana menguatkan budaya Bali melalui pembangunan di desa tersebut. (ad255)
Stikes Wira Medika PPNI Bali Gelar Pelatihan BTCLS TUNTUTAN masyarakat terhadap pelayanan di berbagai sektor menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi oleh pemerintah, masyarakat dan stakeholder atau pemangku kepentingan, termasuk institusi pendidikan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Wira Medika mempunyai peran dan tanggung jawab untuk meluluskan mahasiswa yang berkualitas dan bisa berguna di masyarakat. Bali secara geografis merupakan ring of fire yang mempunyai potensi terjadinya gempa bumi, tsunami dan kejadian kegawatan lainnya. Selain itu, peningkatan sosial ekonomi yang begitu pesat sehingga berdampak pada konflik horizontal. Pertambahan jumlah sarana transportasi yang meningkat, menyebabkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa, Stikes Wira Medika PPNI Bali melaksanakan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) di Bapelkes Provinsi Bali, Minggu (24/4) lalu. Di mana kegiatan yang bekerja sama dengan Jakarta Medical Service and Training 119 ini diakhiri dengan pelaksanaan simulasi penanganan kegawatdaruratan pasien kecelakaan. “Kegiatan yang sudah kami laksanakan empat kali ini bekerja sama dengan Jakarta Medical Service and Training 119, karena mereka telah memiliki legalitas sesuai standar kompetensi pelatihan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” ujar Ketua PPNI Bali yang sekaligus Ketua Stikes Wira Medika PPNI Bali Drs. Dewa Agung K. Sudarsana, M.M. di sela-sela simulasi. Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut, katanya, karena keterampilan di bidang kegawatdaruratan merupakan kompetensi wajib bagi setiap tenaga keperawatan, khususnya dalam menempuh pendidikan ners. ”Selain itu, kegiatan ini kami berikan kepada mahasiswa agar nantinya setelah
PARA kepala sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Denpasar, Selasa (3/5) kemarin menggelar pertemuan khusus dengan Ombudsman-RI Perwakilan Bali terkait pelaksanaan UN berintegritas. Pertemuan dipusatkan di SMPN 8 Denpasar dihadiri Ketua MKKS SMP Kota Denpasar Drs. A.A. Gede Rimbya Temaja, M.Ag., Plt. Kadisdikpora Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, Kabid Dikmen I Wayan Supartha, Kabid Dikdas I Made Raka dan Sekretaris MKKS SMP Kota Denpasar Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. Ketua MKKS SMP Kota Denpasar A.A. Gede Rimbya Temaja mengungkapkan, MKKS SMP Kota Denpasar bertekad menjadi model atau contoh pelaksanaan UN yang berintegritas. Para anggotanya yang berjumlah 63 sekolah sudah memiliki komitmen untuk bersama menjunjung pelaksanaan UN SMP mendatang, mengutamakan kejujuran namun tetap mengejar prestasi. Berbagai bentuk kelemahan yang ditemukan Ombudsman pada UN tingkat SMA dan SMK dijadikan bahan kajian untuk tak terjadi di UN SMP. Sebab, MKKS SMP berkepentingan UN berjalan berintegritas. Tidak boleh ada pengawas membaca koran, siswa membawa HP atau bentuk pelanggaran SOP UN. “Dengan demikian kita bersama mendukung Denpasar sebagai kota UN berintegritas. Apalagi nilai UN bukan penentu kelulusan. Mari kita junjung kejujuran yang utama,” tegasnya. Dia menjelaskan, UN SMP akan dimulai 9-12 Mei mendatang. Di Denpasar pelaksanaan UN dikoordinir oleh 10 subrayon
MKKS - Ketua MKKS SMP Kota Denpasar A.A. Gede Rimbya Temaja bersama Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Al Khattab, Wayan Suparta, Made Raka dan Gede Wenten Aryasuda saat membahas soal UN. di Kota Denpasar. Semua naskah UN disimpan di subrayon. Bahkan, Rimbya Temaja yang juga juara I Guru Ajeg Bali Provinsi Bali ini bertekad tahun depan dipastikan ada anggotanya menyelanggarakan UNBK. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Al Khattab meminta para kepala sekolah untuk menjadikan masa tugasnya sebagai momentum terbaik memajukan pendidikan. Termasuk momentum menjalankan UN secara berintegritas. Dia ingin pada UN mendatang Denpasar nihil dari temuan. Ini bisa terjadi kalau ada komitmen bersama menjalakan tugas secara profesional. Dia juga mengkritik pengawas Disdikpora yang bertugas selama ini hanya ke sekolah minta tekenan SPPD. Makanya, tahun ini UN SMP akan dipantau Ombudsman di 40 sampel, sedangkan sebelumnya hanya 13 sampel. Menurut Ombudsman, hal-hal yang perlu diperhatikan yakni tidak boleh menutup ruang UN dengan korden, pengawas baca ko-
ran dan main HP atau siswa bawa HP ke ruangan. UN tujuannya untuk melahirkan generasi yang berkarakter, jujur dan sopan. Makanya dalam pertemuan kemarin disepakati pengawas bisa menggunakan telepon sekolah untuk keperluan penting keluarga. Plt. Kadisdikpora Jimmy Sidharta mengungkapkan banyak hal yang perlu disinergikan dalam bidang pendidikan. Dia menyambut baik pertemuan MKKS dengan Ombudsman Bali sebagai bentuk evaluasi UN sekaligus mendukung Denpasar sebagai kota cerdas, atau smart city yang menjadi dambaan semua negara di dunia. Dia menegaskan, kerja sama dengan Ombudsman adalah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Sebab, jika kita salah menanam di sawah, hanya satu-dua petak yang rusak. Namun jika kita salah mendidik manusia, satu generasi akan rusak. Untuk itu, dia meminta kasek dan guru bertanggung jawab secara moral menjalankan UN berintegritas. (ad258)
SMAN 2 Amlapura Lepas 286 Siswa 27 Siswa Berprestasi Diberikan Penghargaan
PELEPASAN - Kasek Nengah Miyasa dan perwakilan Kadisdikpora serta pejabat lain saat pelepasan 286 siswa. SMAN 2 Amlapura, Selasa (3/5) kemarin melespas 286 siswa kelas XII. Kepala SMAN 2 Amlapura Drs. Nengah Miyasa dan perwakilan Kadisdikpora Drs. Ketut Sudana menyampaikan kebanggaannya, karena 27 di antara siswa itu berprestasi. Atas prestasinya selama ini yang sudah mengharumkan nama sekolah baik prestasi di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun mewakili Bali, mereka diberikan penghargaan. Ketut Sudana yang mantan guru di SMAN 2 itu menyampaikan, siswa berprestasi Lidya Stephanie Sentosa baru pulang dari mengikuti pertukaran pelajar bina antarbangsa di Alaska, AS. Dia di sana sekitar tujuh bulan. Sementara rekannya, Putu Febry Krisna Pertiwi, dua periode berturut-turut menjadi Ketua Forum Anak Nasional dan
prestasi lainnya di antaranya juara III debat hukum antarpelajar dan mahasiswa se-Bali. Siswa berprestasi lainnya, meliputi peraih juara I masing-masing untuk Kabupaten dan Provinsi pada lomba nyastra mengarang cerpen Bali modern putri tahun 2015, NP Ary Wulandari, juara II Kabupaten mengarang cerpen serupa bagian putra Ketut Agus sarjana Putra, juara I Nasional lomba poster digital ilmiah tingkat SMA/SMK se-Indoensia tahun 2015, Angelica Naomi Tjoantara, Ni Made Wina Sanjiwani juara II festival dan lomba seni siswa Nasional tahun 2014, serta Ni Made Sri Anggraini juara III lomba debat dan diskusi parade cinta tanah air. Sementara seorang guru setempat, Mardiana baru pulang dari berguru di Jepang. Mardiana
yang baru pulang belajar dari Negeri Matahari Terbit diharapkan mampu lebih memberi warna dan menjadi motivator dalam meningkatkan prestasi siswa dan guru setempat. Ketua Panitia Pelepasan Siswa Kelas XII Drs. Nyoman Sutama, M.Pd. menyampaikan, dari 286 siswa yang dilepas, 20 dari jurusan Ilmu Pengetahuan Bahasa, 190 dari IPA dan 76 dari jurusan IPS. Pengumuman kelulusan akan dilaksanakan, Sabtu (7/5) mendatang. Kepala SMAN 2 Nengah Miyasa mengaku bangga karena dari tiga SMP, SMA dan SMK yang masuk kategori sekolah berintegritas di Karangasem, salah satunya SMAN 2 Amlapura. Kendati begitu, sertifikat sekolah berintegrasi dari Presiden Jokowi itu belum dipajang, sebelum nantinya tiap ujian semesteran dan tiap test siswa setempat benar-benar jujur, tidak ada yang menyontek dan tak ada yang membuka HP. Miyasa asal Pesedahan itu mengatakan, kejujuran mesti dipupuk terus-menerus sehingga nantinya menjadi kebiasaan yang baik dan membudaya. “Mengubah mental menjadi baik atau revolusi mental itu tak bisa sekejap dan hasilnya tak bisa secara instant,” paparnya. Prosesi pelepasan siswa kelas XII kemarin berlangsung sederhana. Namun, momen ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kreativitas siswa dan guru, serta menumbuhkan semangat dan motivasi. (ad256)
SMK Dwijendra Perpanjang Kerja Sama dengan Zomvliet College
SIMULASI - Pelaksanaan simulasi penanganan kegawatdaruratan pasien kecelakaan di akhir pelatihan BTCLS yang dilakukan mahasiswa Stikes Wira Medika PPNI Bali. lulus mereka punya kemampuan, pengetahuan untuk menangani pasien kegawatdaruratan seperti saat ini dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. Sebelum melakukan simulasi penanganan pasien kecelakaan tersebut, 268 mahasiwa semester VIII ini mendapatkan teori dan praktik di dalam kelas. Sebelumnya, mahasiswa tersebut juga sudah sempat mendapatkan mata kuliah dalam penanganan kegawat daruratan. Untuk menjaga kualitas pelatihan maupun lulusan, tambah Sudarsana, pihaknya akan selalu melakukan evaluasi baik itu dalam pelatihan maupun pemberian teori yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan atau kedokteran. Hal senada diungkapkan dr. Udi Suhono yang merupakan narasumber dari Jakarta Medical Service and Training 119. Ia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar materi atau teori yang pernah diberikan di kampus bisa diterapkan pada praktik lapangan. Sehingga apabila nantinya menemukan pasien dalam kondisi kegawatdaruratan dapat
segera diberikan bantuan. Udi Suhono menambahkan, era Masyarakat Ekonomi ASEAN ini menjadi salah satu tantangan tersendiri, sehingga pihaknya menyiapkan SDM yang sesuai standar kompetensi agar bisa masuk ke fasilitas kesehatan. ”Dengan kesiapan yang sudah dilakukan ini, kami berharap kepada pemangku kepentingan yang membuat kebijakan agar dapat memprioritaskan SDM yang sudah kita miliki sebelum mempersilakan orang luar masuk,” tegasnya. Adapun proses simulasi dalam penanganan pasien tersebut diawali adanya tabrakan antara dua mini bus serta sejumlah sepeda motor, sehingga berjatuhan banyak korban baik mengalami pendarahan, luka-luka, patah tulah dan lainnya. Pada kesempatan itulah mahasiswa Stikes Wira Medika PPNI Bali berperan sebagai petugas kesehatan menangani pasien dengan sigap. Turut pula menyukseskan kegiatan simulasi tersebut, yakni PMI Denpasar, aparat kepolisian serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali. (ad259)
SETELAH dua siswa asal Zomvliet College, Belanda belajar di SMK Dwijendra Denpasar, akhirnya Zomvliet College memperpanjang kerja sama dengan Yayasan Dwijendra. Tahun depan pihak Belanda kembali mengirim dua siswa terbaiknya belajar di SMK Dwijendra Denpasar. Hal itu terungkap pada pertemuan Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar dengan pihak Zomvliet College, Belanda di ruang Yayasan Dwijendra, Selasa (3/5) kemarin. Juga diputuskan, bahwa program ini dinilai sangat bermanfaat bagi kedua lembaga. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar M.S. Chandra Jaya saat itu didampingi Pembina Yayasan dr. Ketut Karlota dan Sekretaris Yayasan Ir. I Wayan Abdinegara, M.Si. Sedangkan pihak Zomvliet Collage dipimpin langsung Managing Director P.J.G. Stelten. M.S. Chandra juga memaparkan kepada tamunya, bahwa Juli nanti SWK Dwijendra akan pindah dan menempati gedung baru di Jl. Suradipa, Peguyangan. Dia juga memaparkan, dua siswa Belanda yang sejak 9 Februari lalu belajar iptek dan budaya sampai 29 Juni 2016 nanti merasa senang berada di Bali . Mendengar hal itu, perwakilan dari Belanda mengangguk-angguk karena pengakuan serupa dia juga terima dari kedua siswanya. Usai pertemuan, tamu dari Belanda ini mengunjungi gedung baru SMK Dwijendra di Peguyangan dan saling menyerahkan cenderamata. Kepala SMK Dwinjendra I Ketut Widia, M.Si. menjelaskan
CENDERAMATA - Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya didampingi pengurus dan Kasek Ketut Widia menyerahkan cenderamata kepada Managing Director Zomvliet College P.J.G. Stelten. saat ini pihaknya sedang melakukan seleksi peserta program pertukaran guru dan siswa ke Belanda. Dwinjendra akan mengirim dua siswa dan seorang guru September nanti. Selama tiga bulan di Belanda, mereka selain belajar TI di kelas dengan pengantar bahasa Inggris, mereka juga belajar soal budaya Belanda. Hal yang sama dilakukan siswa asal Belanda di SMK Dwijendra Denpasar. Hal itu juga diungkapkan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar M.S. Chandra Jaya. Menurutnya, peminat ke Belanda sangat besar, namun mereka terkendala besarnya biaya hidup di Eropa. Sedangkan peserta dari Belanda menanggung biaya hidupnya sendiri. Syukurnya, katanya, hasil pertemuan Selasa kemarin pihak
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Zomvliet College berjanji akan mencarikan sponsor selama dua siswa dan seorang guru SMK Dwijendra berada di Belanda. “Kami menyadari biaya hidup dan nilai tukar rupiah dengan euro jelas jauh berbeda, makanya kami tawarkan biar ada sponsor di Belanda yang mau menerima peserta dan tinggal di rumah salah seorang warga setempat,” tegasnya. Dia menegaskan, kerja sama ini akan terus berlanjut, sekalipun banyak menghadapi hambatan. Selain sharing soal teknologi dan ilmu TI, siswa dan guru SMK Dwijendra juga akan banyak tahu soal Belanda serta disiplin masyarakatnya. Apalagi dunia teknologi dan informasi terus berkembang, memerlukan kerja sama dengan negara maju. (ad257)
A K T I V I T A S
The Sukarno Center Tanggung Pendidikan Putri Almarhum hingga S-2
Wedakarna Ingatkan Warga Bali Jangan Selalu Terkesima dengan Orang Asing
DEKLARASI - Anggota Komisi IV DPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. (nomor 2 dari kiri) didampingi Bupati Badung ikut mendorong terwujudnya Deklarasi SPR Badung.
S E Made Urip Dorong Pembentukan SPR Badung R Jadi Lembaga Produktif E M di Sektor Peternakan O A N G G O T A K o m i s i pusat khususnya dalam mendukung pengembanDPR dari Fraksi PDI bidang peternakan lebih g a n S P R . D e n g a n d e N IV Perjuangan Drs. I Made khusus lagi mengenai mikian, masyarakat peM.Si. tak ada hen- SPR ini agar mendap- ternak siap mengemban I Urip, ti-hentinya terus aktif atkan kemudahan dari amanah yang diberikan mendorong berbagai lem- pusat dan juga dapat oleh pemerintah dalam A baga produktif untuk memberikan imbas ke- p e n g e m b a n g a n S P R . sektor per- pada pendirian SPR di ‘’Pengembangan SPR harL memajukan tanian dalam arti luas, seluruh Kabupaten di us dilaksanakan secara C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I
5
INFO SEREMONIAL
Rabu Wage, 4 Mei 2016
termasuk di bidang peternakan. Salah satunya dengan ikut men-support pembentukan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di Kabupaten Badung bersama Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Selasa (3/5) kemarin. Pendeklarasian SPR Badung ini juga dihadiri Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Badung dan Provinsi Bali serta Dekan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan Unud beserta Kades Belok Sidan dan Camat Petang. Lembaga tani bernama SPR Jaya Giri ini adalah sentra dari 9 kelompok peternakan di Desa Belok Sidan yang di komandani oleh seorang manager SPR. Sementara yang dikelola oleh SPR berupa 1.500 sapi betina produktif dan 100 pejantan dengan 72 pedet. Pada kesempatan itu Made Urip yang sangat concern untuk segera mendeklarasikan SPR ini, karena sangat sesuai dengan bidangnya di Komisi IV DPR-RI. Ia berharap agar peserta SPR taat pada juklak dan juknis yang sudah ditentukan. Selain itu, Made Urip akan memperjuangkan regulasi-regulasi di
Bali. “Kita di Dewan akan terus mendorong agar SPR ini bisa berbuat untuk kemajuan pertanian di Badung,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan. Dipertegas Made Urip, SPR Badung ini juga sebagai salah satu agenda Nawa Cita yakni mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik yang selanjutnya diterjemahkan oleh Kementerian Pertanian berupa, Nawa Cita Kedaulatan Pangan. “Peternakan sebagai bagian dari pertanian secara luas telah menargetkan swasembada daging dan susu. Jadi untuk meraih target dimaksud, Pemkab Badung juga harus berkomitmen mendukung program tersebut dengan melaksanakan kegiatan pembangunan peternakan,” jelasnya. Program SPR ini juga harus melaksanakan sinergi bersama Dinas Keswan Provinsi dengan melibatkan berbagai instansi terkait seperti perbankan dan akademisi. Salah satunya agar bisa segera menyukseskan program SPR ini. Pemkab Badung juga dianggap paling siap
terencana dan menyangkut kebersamaan para peternak dalam sentra pengembangan ternak,” tegasnya. Disebutkan wakil rakyat empat periode ini, SPR adalah Pusat Pertumbuhan Komoditas Peternakan dalam suatu kawasan yang dikelola dengan model Sekolah Peternakan Rakyat. Sekolah Peternakan Rakyat merupakan instrumen atau model pembelajaran secara terus menerus, baik aspek teknis maupun non teknis kepada peternak di SPR sampai akhirnya terbentuk perusahaan kolektif berbasis koperasi. “Dalam membentuk SPR ini, prinsip dasarnya peternakan menjadi satu manajemen, kuat dalam pelayanan dan kelembagaan, SDM mumpuni, bisa menyediakan berbagai produk dan komoditas. Pada gilirannya akan memiliki produksi dan komoditas yang berdaya saing sehingga kesejahteraan peternak meningkat. Itulah sebabnya, pengembangan SPR di Bali khususnya di Badung harus didukung oleh inovasi, rekayasa sosial dan SDM yang andal,” imbuhnya. (ad129)
KESABARAN orang Bali, khususnya umat Hindu, diuji kembali. Usai pembunuhan empat pemuda Bali dalam kerusuhan ormas yang diduga dilakukan oleh oknum krama dauh tukad beberapa waktu lalu, kini kasus serupa terjadi di Canggu. Seorang polisi asal Bali yakni A.A. Putu Sudiarta harus bersimbah darah ditikam oleh Amokrane Sabet, orang asing yang diduga keturunan Arab Afrika (Aljazair) berkebangsaan Prancis. Dukacita dan simpati terhadap gugurnya Putu Sudiarta pun marak diungkapkan semeton Hindu di media sosial. Dengan gerak cepat di sela-sela kesibukannya, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyambangi kediaman rumah duka di kawasan Padangsambian, Denpasar. Dalam pertemuan yang mengharukan itu, Gusti Wedakarna menyampaikan rasa dukacita dan juga nasihat pada keluarga, terutama pada istri almarhum yakni Ni Made Ayu Larasati. ‘’Atas nama lembaga DPD-RI saya sampaikan dukacita. Jujur saya kecewa dengan tidak maksimalnya SOP di lapangan yang dilakukan oleh satuan Polri, padahal ini masalah kecil. Tidak pantas nyawa putra Hindu Bali hilang hanya untuk menghadapi preman macam begini. Tetapi bagaimana pun usaha Polri sudah maksimal dan saya minta Kapolri evaluasi internal nanti. Termasuk kritik kinerja jajaran Imigrasi di Bali yang tidak bisa cepat tanggap terhadap status orang asing ini. Inilah akibat pembiaran, efek bebas visa dan saya yakin Bali
SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menyambangi rumah duka polisi A.A. Putu Sudiarta (alm) didampingi istri dan anak almarhum. ke depan akan dipenuhi kasus macam begini jika tidak introspeksi. Sudahlah, sekarang fokus agar upacara ngaben berjalan dengan baik. Semoga amor ring acintya,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun memberikan nasihat pada warga Bali agar tetap waspada pada kaum pendatang sekalipun berkedok turis. ‘’Bali ini kurang waspada. Banyak orang Bali menganggap semua orang asing atau bule itu kaya dan bawa manfaat bagi Bali. Mulai saat ini, kurangi rasa tergantung pada orang asing dan orang Bali harus percaya diri menghadapi orang asing. Jangan menghamba, jangan terkesima dan jangan merasa inferior alias kerdil di depan orang asing. Ingat, tidak semua orang asing beriktikad baik pada Bali. Rasa curiga, waspada dan mulat sarira penting sekali.
Selain itu, saya dengar di beberapa wilayah di Bali juga banyak bule yang lebih arogan, dan ini harus ditanggulangi oleh desa adat dan aparat. Selain itu orang Bali harus berani bersikap, sekarang kaum pendatang berani karena selama ini orang Bali terlalu lugu. Bung Karno mengajarkan Jas Merah, jangan melupakan sejarah. Bali pernah dibom Bali I dan Bom Bali II oleh teroris berkedok turis,’’ kata Gusti Wedakarna. Selain itu, ia minta pada Polri untuk segera mengklarifikasi status dan tujuan bule Prancis ini ada di Bali. ‘’Kita harus waspada pada gerakan Islamic State (ISIS). Gerakan ini sudah lintas bangsa, lintas agama dan lintas suku. Saya lihat di foto medsos ada tulisan tato berindikasikan dan diduga ‘Jihad’ di lengan kanan si Amokrane Sabet
P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
JUARA - Salah seorang juara debat dan juara olimpiade biologi foto bersama dengan guru pembina.
SMAN 4 Denpasar Raih Juara Debat SMAN 4 Denpasar (Foursma) kembali mendulang prestasi di bidang debat. Kali ini SMAN 4 Denpasar sebagai wakil Kota Denpasar berhasil meraih juara I English Debate (Best Team) dalam lomba National School Debating Championship (NSDC) tingkat Provinsi Bali yang berlangsung di Hotel Batukaru pada 26-27 April 2016. Tim Denpasar berhasil mengalahkan 9 tim debat lainnya yang berasal dari seluruh kabupaten di Bali. Selain berhasil meraih gelar Best Team, tim Denpasar yang beranggotakan I Gede Indrayana Yogaputra dan Ngurah Gede Satria Aryawangsa dari SMAN 4 Denpasar, serta Daniswara dari SMAN 1 Denpasar juga berhasil menyapu bersih gelar best speaker dalam kompetisi tersebut. Indrayana berhasil meraih gelar Best First Speaker, Satria berhasil meraih gelar Best Second Speaker, dan Daniswara berhasil meraih Best Third Speaker. Ketiganya juga berhak mewakili Bali di ajang National School Debating Championship (NSDC) tingkat Nasional di Palu, Sulawesi Tengah pada Agustus 2016 mendatang. Prestasi membanggakan juga dicapai tim debat Foursma di tingkat Nasional. Pada ajang Asian Law Student Association (ALSA) Univeritas Indonesia (UI) 21-26 April 2016, siswa Foursma Made Ratna Dewi berhasil meraih best speaker I, Khanaya Manohara dan Ummi Aiman
tampil sebagai co-best speaker II dan 2nd runner up best team. Demikian juga Agnes Rahajeng dalam kategori news casting meraih 2nd runner up best news caster. Shitaprajna Virananda juga meraih most outstanding delegate, dan Ayu Adnyana 3rd runner up speech. Sementara dalam olimpiade Biologi Universitas Mahasaraswati pada 23 April, siswa Foursma I Wayan Alit Yastika meraih juara I. Olimpiade ini diikuti 40 peserta se-Bali. Guru pembina Putu Dewi Anjani Nopitasari, S.Pd., Jumat (29/4) lalu menyampaikan, prestasi yang diraih siswa Foursma tak lepas dari dukungan semua warga sekolah dan para alumni English Club yang turut melatih siswa. Ke depan ia berharap siswa yang maju ke tingkat NSDC dapat maju ke tingkat WSDC mengikuti jejak para alumni. Seperti diketahui, tim debat Foursma kerap kali meraih juara. Selain juara NSDC, beberapa kali siswa Foursma memperkuat tim Indonesia dalam ajang World School Debating Championship (WSDC). Misalnya, dalam ajang WSDC di Turki 2013 lalu tim Indonesia diperkuat dua siswa Foursma yaitu Carrisa Tehputri dan IA Pradnya Paramita. Carrisa Tehputri berhasil meraih the best speaker I kategori English as Foreign Language (EFL) dan IA Pradnya Paramita meraih the speaker IV EFL. (ad128)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
ini. Jika itu benar, agar selidiki jaringannya. Kita bantu TNI dan Polri untuk basmi ISIS, termasuk berkedok turis. Waspada,’’ tegas Gusti Wedakarna. Dalam pertemuan itu, Gusti Wedakarna memberikan beasiswa hingga S-2 dan menanggung biaya pendidikan tiga anak almarhum yakni A.A. Raka Cempaka Devitasari (SMK PGRI 4 Denpasar), A.A, Made Deva Ariangga (SMP PGRI 1 Denpasar), A.A. Ketut Trisna Dewi (SD Negeri 10 Padangsambian). ‘’Keluarga tidak usah khawatir, saya akan jadi orangtua asuh anak-anak ini sampai S-2. Astungkara mereka bisa jengah membayar kematian ajik-nya dengan prestasi kerja. Saya akan lindungi mereka,’’ pungkas Gusti Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (ad130)
OPINI
6
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Membebaskan dengan Nilai-nilai Indonesia MASYARAKAT Indonesia bergembira atas dibebaskannya 10 sandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Tentu saja kita masih berharap agar empat sandera yang masih dibekap juga dibebaskan dalam waktu secepat-cepatnya. Kita pantas berterima masih kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya pembebasan ini, baik kepada pemerintah Indonesia, pemerintah Filipina maupun berbagai komponen yang ada di dalamnya. Pihak-pihak swasta juga kita apresiasi atas semangatnya ikut dalam pembebasan ini. Kita juga melihat bagaimana seriusnya pihak TNI melakukan latihan di laut demi tujuan pembebasan itu. Kita apresiasi ini, meskipun pemerintah Filipina sudah jauhjauh hari tidak akan mengizinkan kekuatan asing mana pun masuk ke negaranya untuk melakukan pembebasan tersebut. Kita hargai konstitusi mereka. Setiap peristiwa pasti memberikan pelajaran tertentu kepada mereka yang mengalami. Tidak peduli apakah peristiwa itu pahit atau manis, juga apakah dialami oleh perseorangan kelompok atau negara. Dalam hal pembajakan ini, kita rasakan seluruh komponen negara mendapat pelajaran. Yang paling utama adalah bagaimana kita mampu menanggulangi ini dengan cara-cara damai. Maka proses negosiasi dan diplomasi yang dilakukan menghadapi kasus penyanderaan ini menjadi sebuah pelajaran berharga. Kita mampu melakukan perundingan itu, bagaimanapun jenisnya, seperti yang tertanam dalam nilai-nilai kemasyarakatan kita: gotong royong dan saling tolong-menolong. Terlihat semua pihak bekerja bersama, saling bertelami demi tujuan membebaskan sandera. Mereka saling tolong agar tingkat keberhasilan pembebasan menjadi tinggi. Nyatanya kita berhasil. Ini artinya kita mempunyai nilai-nilai sosial yang dapat diandalkan dalam menyelesaikan persoalan, bahkan persoalan pelik di tingkat internasional. Indonesia mempunyai banyak nilai seperti ini untuk memecahkan persengketaan atau masalah. Nilai-nilai itu tertanam demikian banyak di masing-masing budaya. Kita sesungguhnya hanya perlu mengutarakannya, menggalinya dan kemudian memperkenalkannya kepada masyarakat nasional dan internasional. Cara kita melakukan diplomasi total ini mencerminkan hal itu. Ada gerak menyeluruh yang saling mendukung. Tidak lain, itulah wujud gotong royong untuk tujuan bersama. Ada hal lain yang perlu diperhatikan juga. Seperti yang juga diungkapkan oleh ahli hukum internasional, sebaiknya kalau para pelayar Indonesia melakukan perjalanan tidaklah melintasi perairan di mana kelompok Abu Sayyaf sering berkeliaran. Mungkin pendapat ini penting untuk menghindari peristiwa yang sama di masa depan. Bahkan konon, masyarakat di sekitar kepulauan itu sudah dikenal suka membajak sejak berabad yang lalu. Digabungkan dengan sikap pemberontakannya kepada pemerintah Filipina dengan kebiasaan merampok sejak bertahun-tahun, maka wajarlah apabila kemudian wilayah perairan tersebut dihindari oleh para pelaut Indonesia. Mungkin biaya yang akan dihabiskan untuk pelayaran ekonomi bisa menjadi lebih tinggi. Akan tetapi kita jelas memandang keselamatan pelayaran dan keselamatan awal kapal jauh lebih tinggi dibanding dengan ancaman nyawa yang didapatkan. Kita sekali lagi mengucapkan syukur dengan telah dibebaskannya para pelaut Indonesia ini. Kita ucapkan selamat kepada para keluarga yang menunggu dengan cemas di rumah. Kini yang perlu kita pesankan adalah bahwa di mana pun pekerjaan itu pasti mempunyai risiko. Berlayar di laut tentu juga mempunyai risiko, dan salah satu risikonya itu adalah pembajakan. Dunia kini sedang guncang, baik karena faktor penindasan yang masih saja terjadi atau akibat dari tekanantekanan ekonomi. Meskipun itu berlangsung secara subjektif, namun cara-cara kekerasan masih saja dilakukan sampai sekarang. Kita tidak dapat menerima ini secara nalar dan logika. Tetapi mereka yang mengaku berjuang untuk kepentingan kelompoknya, memakai sebagai cara untuk memenuhi keperluannya. Mudah-mudahan di masa mendatang cara seperti ini tidak lagi terpakai. Kita semua wajib menyadarkan mereka yang suka melakukan kekerasan, dengan contoh perjuangan secara damai. Indonesia sudah melakukan itu dengan melibatkan berbagai pihak.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Netralitas Penjurian Lomba Baleganjur Saya sebagai masyarakat Klungkung mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada Bupati Klungkung karena betul-betul berniat mulia yaitu ingin melestarikan seni, budaya Bali dan juga ingin menghibur masyarakat Klungkung dengan mengadakan lomba-lomba seni budaya pada saat hari Puputan Klungkung dan Festival Semarapura. Sekali lagi ini adalah ide yang sangat bagus dan perlu diteruskan. Apalagi sampai bisa menampilkan Band Gigi. Tapi sangat disayangkan saat lomba baleganjur yang diadakan pada hari Sabtu (30/4) lalu yang menilai sepertinya kurang menunjang sportivitas atau asal-asalan. Kenapa saya katakan demikian, karena saat Sekaa Baleganjur Desa Pikat yang tampil dengan nomor undi 2, penampilan gaya dan tabuh yang dibawakan sangat serasi hingga memukau penonton dan 70 persen dari penonton mengatakan nomor undi 2 atau Desa Pikat pasti juara II atau III. Tetapi sayang jangankan juara III harapan I pun tidak dapat. Inilah yang membuat penonton geleng-geleng kepala, kenapa mereka demikian karena para penonton heran dengan keputusan juri yang tidak jujur dalam penilaian. Mungkin juri tidak tahu penonton juga bisa menilai setiap peserta yang tampil. Tahukah juri, bahwa setiap penabuh baleganjur latihan minimal dua bulan untuk persiapan lomba, bahkan lebih daripada itu dan menghabiskan biaya yang sangat banyak. Tetapi saat pentas juri memberikan nilai seenaknya seperti cukong punya mau pengeluarkan nomor. Kalau juri terus-terusan begini saya yakin nanti banyak desa dan pemudanya tidak akan mau lomba lagi, karena mereka takut dengan kualitas juri yang tidak jujur. Mereka akan dibuat sakit hati olehnya seperti yang dialami oleh Sekaa Baleganjur Desa Pikat. Nah ke depannya usulan saya kalau ada yang ikut lomba apa pun, nanti penitia harus memberi pengarahan para juri agar betul-betul jujur dalam menilai, tidak melihat siapa dia yang pentas tetapi melihat bagaimana kualitas mereka pentas dan juri disumpah sebelum melaksanakan tugasnya sesuai dengan agamanya masing-masing, agar nanti para juri bisa berbuat jujur dan peserta tidak akan kecewa. Demikian usulan saya, semoga melalui Puputan Klungkung dan Festival Semarapura, Klungkung akan tetap aman, damai dan sejahtera. Wayan Murga Jl. Nusa Indah G. IX No. 17A Denpasar
Diplomasi Menyelamatkan Nyawa Manusia Pembebasan 10 sandera Indonesia dari kelompok Abu Sayyaf di Filipina harus disambut dengan gembira, meski masih menyisakan empat sandera. Banyak yang menyebutkan bahwa sisa sandera itu disekap oleh kelompok pemberontak yang lain. Kegembiraan ini pantas dirayakan karena mereka telah bebas dengan selamat, tanpa mengalami penganiayaan, apalagi pembunuhan. Ancaman paling besar dari penyanderaan adalah pembunuhan dan itu telah sering menjadi kenyataan.
Oleh I Nyoman Sudibya alam kasus ini, salah satu sandera berkebangsaan Kanada telah dibunuh oleh penculik. Dengan demikian, Indonesai berhasil menyelamatkan 10 orang warganya dari ancaman pembunuhan. Inilah yang pantas dirayakan. Di dalam proses pembebasan sandera ini, kemudian muncul kata-kata ‘’diplomasi total’’. Konsepsi atau kata ini boleh dikatakan baru dalam dunia diplomasi Indonesia, bahkan dunia internasional. Diplomasi total ini justru menimbulkan pemikiran baru pada masyarakat Indonesia. Menteri Luar Negeri Indonesia mengatakan bahwa ada langkah diplomasi yang tidak dapat dijelaskan kepada masyarakat umum. Inilah yang kemudian mencurigakan apabila adanya uang tebusan yang dilakukan oleh pihak Indonesia dalam kerangka membebaskan sandera tersebut. Padahal pemerintah Indonesai sudah menyatakan tidak akan tunduk dengan tuntutan dari pembajak. Kendati demikian, apa pun namanya, yang paling utama itu adalah menyelamatkan nyawa warga negara Indonesia. Ini merupakan tugas pemerintah dan negara dalam melindungi warga negaranya di mana pun berada. Dalam konteks diplomasi, pemikiran awal yang muncul itu adalah sebuah langkah perundingan, dialog. Pada hakikatnya diplomasi mengedepankan saling pembicaraan antara dua pihak yang mempunyai masalah. Wujud dari pertemuan seperti ini adalah langsung bertatapan muka. Cara ini mempunyai manfaat penting karena arah pembicaraan akan langsung diketahui, roman muka, bahasa tubuh, sampai dengan volume suara terlihat langsung. Akumulasi kecerdasan mengutarakan pendapat, memilih kata, alasan sampai dengan bahasa tubuh itulah yang akan memengaruhi hasil pembicaraan. Artinya gagal atau berhasilnya perundingan akan ditentukan oleh hasil itu semua. Diplomasi dapat
D
melibatkan banyak unsur, mulai dari pejabat tertinggi pemerintah, sampai dengan pejabat rendah, termasuk juga yang nonpemerintah. Tempatnya dapat bermacam-macam, mulai dari tuan rumah sampai dengan di tempat lawan atau di tempat netral. Waktunya juga dalam bermacam-macam. Perkembangan lanjutan dari diplomasi ini mengambil strategi bermacammacam. Dapat saja upaya itu berlangsung dengan melibatkan banyak segmen, dengan tujuan agar harapan keberhasilan diplomasi tersebut tinggi. Misalnya, di samping melibatkan unsur resmi pemerintah, juga melibatkan unsur swasta lain, ekonomi bahkan juga unsur-unsur budaya dan seni. Bahkan dalam konteks yang lebih ekstrem, diplomasi justru memasukkan unsur-unsur ancaman tersembunyi. Dalam konflik persengketaan wilayah antarnegara, misalnya, dua pihak sedang mengadakan perundingan, tetapi kedua pihak tetap menggelar senjata di masing-masing perbatasan negara. Atau di saat melakukan perundingan, di luar gedung ada unjuk rasa yang berpihak kepada salah satu perunding. Tujuan utama dari dipolmasi tentu saja untuk mencapai tujuan masing-masing. Pada umumnya, ketika perundingan telah berlangsung tidak ada yang kalah mutlak atau menang mutlak, tetapi masing-masing pihak pasti mendapatkan keberuntungan. Inilah hakikat
diplomasi, karena memenangkan kedua belah pihak. Kemenangan itu dapat dirasakan dan didapatkan secara langsung atau dapat juga dirasakan di masa mendatang. Diplomasi total, kira-kira dimaksudkan dengan upaya perundingan dengan melibatkan berbagai macam pihak, segmen, strategi sampai dengan sektor yang ada. Apa yang terjadi antara Indonesia dan Filipina secara kasat mata melakukan berbagai cara tersebut. Dalam konteks pemerintah, Menteri Luar Negeri Indonesisa telah melakukan kontak dengan pemerintah Filipina untuk merundingkan pembebasan sandera. Tentu saja di sini mempunyai arti, bahwa pemerintah Indonesia mendesak agar pemerintah Filipina melakukan kontak dengan kelompok Abu Sayyaf. Pada sisi pemerintah, juga intel-intel Indonesia telah bergerak untuk melakukan tugas sesuai dengan profesinya terhadap upaya pembebasan ini. Upaya tersembunyi dilakukan oleh pihak TNI dengan terus melakukan latihan bersama, dekat dengan perairan Filipina, juga dengan tujuan siap siaga untuk melakukan serangan apabila itu dimungkinkan. Meski konstitusi Filipina tidak memungkinkan bagi pihak TNI untuk melakukan serangan ke negara itu, akan tetapi latihan militer ini berguna sebagai pesan bahwa Indonesia siap melakukan apa saja demi membebaskan sandera. Di sini juga terlihat
”Patek dipandang mengenal anggota-anggota dan tokoh dari kelompok Abu Sayyaf. Inilah diplomasi total yang dilakukan oleh Indonesia yang melibatkan segala macam unsur dengan berbagai strategi.”
POJOK
Suara Mahasiswa Paradoks Lapas, Apa yang Salah PADA Kamis, 21 April 2016, narapidana Lapas Kerobokan, Bali kembali mencekam. Para napi mengamuk menolak kehadiran 11 tahanan titipan. Kejadian yang serupa juga terjadi pada Sabtu pagi 23 April 2016, Lapas Banceuy di Bandung dibakar narapidana, diduga penghuni lapas emosi mendengar seorang narapidana tewas di ruang isolasi. Publik kian bertanya-tanya dengan kejadian demi kejadian di lapas. Mungkinkah keberadaan penjara mampu menciptakan rasa aman atau sekadar paradoks? Menkum HAM dan DPR menganggap pemicunya adalah PP pengetatan remisi. ‘’PP 99 Tahun 2012 itu sebenarnya mengatur pemberian remisi kepada napi kasus terorisme, narkotika, korupsi, kejahatan keamanan negara, kejahatan HAM, dan kejahatan transnasional’’. Tak hanya itu,
Oleh Priscilla Auldrine apa yang terjadi di lapas nyatanya selalu dikaitkan dengan overkapasitasnya lapas hingga pemerintah memberikan anggaran perbaikan untuk perluasan dan penambahan fasilitas. Hingga dulu sempat ada wacana swastanisasi apas. sangat dangkal jika menyelesaikan simpul persoalan ini hanya dengan memperbaiki lapas. Yang seharusnya diselesaikan adalah kenapa lapas jumlahnya semakin banyak dan terjadi overkapasitas? Bukankah hal ini terjadi semata-mata karena aturan negara yang gagal merumuskan konsep yang tepat untuk mengurangi angka kriminalitas. Buruknya tatanan sosial yang mengakibatkan tingginya angka
bahwa latihan militer ini dilakukan pada saat negosiasi tingkat pemerintah sedang berlangsung. Artinya, latihan itu berguna untuk memperkuat dan meyakinkan para perunding Indonesia tentang penyelamatan sandera. Strategi lain yang dilakukan Indonesia adalah dengan mengutus Umar Patek, teroris Bom Bali, yang dinyatakan sudah sadar untuk melakukan perundingan langsung dengan kelompok Abu Sayyaf di Fipilina. Di samping beristrikan orang Filipina dan konon berlatar Kristen, Patek juga dipandang mengenal anggota-anggota dan tokoh dari kelompok Abu Sayyaf. Inilah diplomasi total yang dilakukan oleh Indonesia yang melibatkan segala macam unsur dengan berbagai strategi. Bagaimana dengan unsur yang lain, semisal perusahaan di mana para sandera itu bekerja? Inilah yang menjadi salah satu pertanyaan yang banyak muncul setelah pembebasan sandera tersebut. Dalam konteks pertanyaan, tentu boleh-boleh saja muncul, akan tetapi nyawa manusia jauh lebih berharga dari apa pun. Banyak dugaan kalau ada pembayaran uang tebusan oleh perusahaan kepada kelompok Abu Sayyaf. Kalaupun memang ada pembayaran dalam konteks penyelamatan nyawa tidaklah boleh disalahkan. Pembayaran itu dilakukan oleh perusahaan, bukan oleh pemerintah yang sudah tegas-tegas menolak segala macam tuntutan oleh pembajak. Jika memang perusahaan memberikan bayaran untuk itu, pemerintah harus menyampaikan banyak terima kasih dan memandang sebagai perusahaan yang bertanggung jawab terhadap karyawan. Boleh-boleh saja pemerintah kemudian di masa depan memberikan penghargaan kepada perusahaan ini yang memang telah menunjukkan kinerjanya menyelamatkan nyawa karyawan. Penghargaan ini dapat bermacammacam, mungkin salah satunya dengan memberi proyek tertentu yang memang bermanfaat. Proyek ini bukan tidak mungkin akan mampu memberikan penghasilan yang membuat pembiayaan tebusan sandera itu menjadi lunas. Jadi semua pihak kemudian untung dan semua pihak mendapatkan manfaat atas kejadian ini, termasuk juga penyandera yang memahami bagaimana cara Indonesia membela warga negaranya. Kini yang masih harus diperjuangkan adalah membela empat sandera yang masih dibekap di Filipina.
pemerkosaan dan lain-lain, serta didukung oleh tingginya dorongan pola konsumtif yang seakan membuat mindset untuk mendapatkan harta dan kesenangan dengan segala cara, pada faktanya telah mendorong beragam tindak kriminal itu sendiri. Indonesia perlu berbenah, tak hanya mengambil solusi tambalsulam untuk memperbaiki dan memperbesar lapas, tetapi perlu menerapkan sanksi yang jelas, tegas yang mampu memberi efek jera. Untuk mewujudkan ini tentunya harus ada konstruksi landasan hukum. Tidak perlu lagi berkaca pada dunia Barat, karena hari ini pun mereka tak mampu menekan angka kriminalitas yang terjadi di negeri mereka sendiri.
DPRD Bali minta eksekutif agar mendengarkan aspirasi rakyat. - Wakil rakyat mesti memberi contoh. *** Cegah WNA lakukan kriminalitas, pemberian VoA harus selektif. - Bali jangan diobral murah. *** Dharma Adhyaksa minta pengurus PHDI tak bingungkan umat. - Bebas dari kepentingan investor.
Penulis, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (124rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.088 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
PASAR BADUNG Sejumlah tukang suun dan warga tampak sedang melakukan aktivitas di areal Pasar Badung yang direlokasi ke lahan eks Tiara Grosir, Jalan Cokroaminoto Denpasar, Selasa (3/5) kemarin.
Balipost on Gadget Bali Post/wan
RABU WAGE, 4 MEI 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Soal Revisi Perda RTRWP Bali
FIGUR
Kajian Akademis dalam Proses Tender
Program Mulia PROGRAM TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) telah banyak membantu masyarakat dalam membangun infrastruktur di daerah. Berkat program mulia TNI ini warga kini sudah bisa melintasi jalan yang memadai. Seperti yang dialami warga di Dusun Pucak Sari, Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak. Sebelumnya, warga di desa kesulitan akses jalan. Bahkan, aktivitas keagamaan terhambat karena tak ada jalan. Kini Bali Post/mud berkat TMMD menyasar wilayah ini, kini warga bisa mengatasi kesulitan tersebut. ‘’Dulu warga di sini saat mengubur jenazah saja harus melintasi tanah milik masyarakat karena tidak ada jalan, namun sekarang persoalan itu sudah teratasi berkat pembukaan jalan oleh TNI,’’ tegas Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna. Menurutnya, program TMMD ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Lembaga dewan sebagai unsur penyelenggara pemerintah di daerah senantiasa akan mendukung program semacam ini. ‘’Ini program mulia dan sudah banyak masyarakat kita menerima manfaatnya. Kami sebagai unsur penyelenggara pemerintah mendukung penuh program TNI,’’ jelasnya. Politisi asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ini menambahkan, di daerahnya infrastruktur jalan masih menjadi masalah serius yang harus ditangani pemerintah. Dengan adanya program TMMD setidaknya program ini bisa membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan kerusakan jalan, sehingga penanganannya lebih cepat. ‘’Masalah kerusakan jalan pasti saja ada dan pemerintah sudah maksimal mengatasi persoalan jalan. Untuk itu, dengan program TMMD ini pemerintah bisa bersama-sama untuk mengatasi persoalan jalan atau infrastruktur lainnya agar bisa ditangani lebih cepat,’’ jelas Sekretaris DPC PDI-P Buleleng ini. (mud)
Denpasar (Bali Post) -
Kajian akademis terkait revisi Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali kini dalam proses tender. Sebelumnya, Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah bersama sejumlah perguruan tinggi di Bali juga sudah diminta membuat kajian apakah perda tersebut perlu direvisi atau tidak. Dari lima perguruan tinggi yang dilibatkan, hanya satu yang belum memberikan jawaban. Sedangkan empat lainnya menyatakan Perda RTRWP Bali layak direvisi. “Kebetulan hanya satu yang belum ada dari Unud, karena setiap kali kita undang tidak pernah hadir. Kalau yang lain, ada Unhi, Undiknas, Warmadewa, Universitas Ngurah Rai sudah mengatakan layak,” ujar Kepala Bappeda Bali, I Putu Astawa, Selasa (3/5) kemarin. Menurut Astawa, saat hasil kajian menyatakan Perda RTRWP perlu direvisi, proses
selanjutnya adalah membuat kajian akademis. Pembuatan naskah kajian akademis inilah yang sedang dalam proses tender. “Saat ini untuk pengkajian naskah akademik kita lakukan lelang ke konsultan y a n g me mi l i k i k o mp e t e ns i untuk itu. Harus tender itu,” jelasnya. Setelah kajian akademis rampung, lanjut Astawa, barulah eksekutif mengusulkan
revisi Perda ke DPRD Bali. Paling tidak baru akan masuk dalam Prolegda 2017. Poinpoin yang akan direvisi terutama menyangkut kawasan suci dan tempat suci. Kemudian, secara filosofi Tri Hita Karana dan ekonomi harus memberi manfaat kepada masyarakat. “Banyaknya kasus pelanggaran sempadan pantai 100 meter yang tidak sesuai dengan aturan, juga akan diakomodir
Denpasar (Bali Post) Rencana revisi Perda RTRWP Bali awalnya mencuat saat Pansus APZ DPRD Bali merekomendasikan hal itu kepada eksekutif. Pansus beralasan, revisi perda terkait dengan perubahan regulasi yang mengharuskan adanya perubahan tata ruang. Sebagai contoh, Perpres No.51 Tahun 2014 dan Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Terkait hal ini, anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana justru meminta eksekutif agar tidak
Bali Post/ist
KUNJUNGAN KERJA - Dirbekang AD Brigjen TNI Taat Agus Budianto saat melakukan kunjungan kerja di Markas Bekangdam IX/Udayana, Kepaon, Denpasar Selatan.
melakukan hal-hal yang belum pasti melalui rencana revisi Perda RTRWP Bali. Pasalnya, saat ini masyarakat tengah gencar meminta Presiden untuk mencabut Perpres No.51 Tahun 2014 karena dinilai memuluskan rencana reklamasi Teluk Benoa. Pemerintah provinsi mestinya mendengarkan suara rakyat ini, apalagi sudah ada 33 desa adat yang menyatakan penolakannya. “Kepada eksekutif, jangan kita melakukan hal-hal yang belum pasti. Jadi untuk Bappeda, kita tunggu saja dahulu
keputusan dari pusat. Apalagi Pak Gubernur saat rapat kerja sebelumnya mengatakan akan mendengarkan masyarakat dan menunggu dahulu. Masyarakat sudah mengatakan penolakannya, jadi eksekutif harus menunggu jangan melakukan hal-hal yang kontra produktif,” jelasnya. Adhi Ardhana menambahkan, keputusan Pesamuhan Sabha Pandita juga telah menyatakan Teluk Benoa merupakan kawasan suci. Mestinya pemerintah menegakkan keputusan ini, seperti yang
TNI-AD, juga tetap solid dan profesional. Hal tersebut disampaikan Dirbekang AD Brigjen TNI Taat Agus Budianto beserta
rombongan, saat melakukan kunjungan kerja ke Bekangdam IX/Udayana, Selasa (3/5) kemarin di Kepaon, Denpasar. Kunjungan tersebut merupakan pertama kali sejak Brigjen Taat Agus Budianto menjabat Dirbekang. Kedatangan Dirbekang tersebut disambut Kabekangdam IX/Udayana Kolonel Cba. Winarno, S.Sos., M.M. diawali dengan pengalungan bunga serta tarian penyambutan yaitu Tari Pendet. Selanjutnya diajak mengelilingi Markas Bekangdam IX/Udayana menggunakan kereta kencana. Menurut Brigjen TNI Taat Agus Budianto, kunjungannya tersebut sebagai wujud kepedulian pimpinan atas ke satuan bawah. Selain itu untuk menjalin silaturahmi serta memberikan informasi terkait tugas pokok. Dirbekang merasa pulang kampung
karena sebelumnya pernah menjabat sebagai Kabekangdam IX/Udayana. Ia berharap Bekangdam IX/Udayana harus mampu melaksanakan tugas pokok TNI-AD, khususnya selalu mendukung tugas-tugas yang diberikan oleh Kodam IX/ Udayana. Sesuai dengan tema HUT Bekang “Bekang Solid dan Profesional Terbaik untuk Angkatan Darat”. Brigjen TNI Taat Agus Budianto memberikan empat hal yang harus dilaksanakan sehingga akan mendapatkan hasil kerja yang baik dan benar. Di antaranya cegah penyimpangan, hindari kesalahan, atasi setiap kesulitan, dan lapor cepat. Kunjungan kerja tersebut dihadiri Wakabekangdam, seluruh Danden Bekangdam, anggota jajaran Bekangdam dan anggota Persit Bekangdam IX/Udayana. (kmb36)
Sesuai Protap
Eksekusi Amokrane Sabet WARGA Tegal Gundul, Desa Tububeneng, Kuta Utara, kembali tenang karena pembuat onar, Amokrane Sabet (49), asal Prancis telah dieksekusi mati oleh polisi, Senin (2/5) lalu. Ia meregang nyawa dan terkapar di Jalan Pantai Brawa, setelah diberondong timas panas petugas. Korps Bhayangkara khususnya Polres Badung juga berduka, karena kehilangan anggota Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta. Polisi ini berulang kali dibacok Amokrane sebelum ditembak mati. Mungkin ini salah satu risiko atau dampak negatif Bali jadi tujuan wisata dunia. Apalagi kurang maksimalnya pengawasan terhadap orang asing di Pulau Dewata ini. “Saya pribadi acungi jempol pada polisi yang telah mengeksekusi mati perusuh yang telah membuat onar masyarakat sekitar desa tersebut. Sebab, jalan damai sudah tidak digubris oleh pelaku,” tegas kriminolog Dr. Gede Made Swardhana, S.H., M.H., Selasa (3/5) kemarin. Apalagi masalah itu sebenarnya ingin diselesaikan secara baik-baik dengan mengundang Konjen Prancis, Imigrasi, polisi, dan prajuru adat. Tujuannya supaya Amokrane tidak bikin onar lagi. Swardhana menilai merusak surat panggilan atau pemberitahuan dari aparat, itu berarti melecehkan petugas. Apalagi
tol di perairan. Sedangkan untuk mengantisipasi rencana pembangunan ke depan itu juga membutuhkan landasan pengaturan tata ruang, supaya pembangunan lebih tertib dan lebih jelas rencana pembangunan itu,” paparnya. Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry mengaku masih menunggu hasil kajian terkait revisi Perda RTRWP Bali yang akan diusulkan eksekutif. Pihaknya tidak akan mendorong adanya revisi bila ternyata hasil kajian tidak sejalan untuk direvisi. “Masalah RTRWP itu kan masalah kompleks, perlu kajian komprehensif dan lebih mendetail,” ujarnya. (kmb32)
Dewan Minta Eksekutif Dengar Suara Rakyat
Bekangdam IX/Udayana Harus Solid
Denpasar (Bali Post) Perbekalan dan Angkutan Kodam (Bekangdam) IX/Udayana selain mampu melaksanakan tugas pokok
dalam revisi perda yang baru,” imbuhnya. Astawa menjelaskan, revisi perda tidak lepas dari adanya ketentuan PP No. 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang bahwa sekurang-kurangnya dalam waktu lima tahun harus dilakukan satu kali review terhadap Perda Tata Ruang. Revisi perda juga untuk menyesuaikan kondisi real di lapangan, dan mengantisipasi rencana pembangunan Bali ke depan. “Ini menindaklanjuti rekomendasi dewan saat Perda APZ lalu. Selain itu fakta di lapangan itu sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi di perda kita, contohnya kondisi jalan
Bali Post/rah
TKP - Di tempat inilah Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta tewas dibacok oleh Amokrane Sabet. Di TKP ini juga Amokrane tewas ditembak petugas. membunuh polisi sedang bertugas, sudah sewajarnya kepolisian bertindak tegas untuk menghentikan perbuatan turis Prancis tersebut. “Sesuai protap, memberi tembakan peringatan tiga kali ke udara, baru pelaku dilumpuhkan. Polisi telah melakukan tindakan tepat dengan menghentikan tindakan pelaku dengan mengeksekusinya. Kalaupun ada warga asing yang demikian, tidak akan memutus hubungan diplomatis antarnegara (Indonesia-Prancis -red) bahkan akan mendapat dukungan,” ujarnya. Apalagi terhadap pelaku yang membuat dan mencederai polisi dan mengganggu kenyamanan warga. Lebih lanjut, dosen Unud
ini mengatakan, WNA tersebut telah melanggar keimigrasian karena sudah overstay. Imigrasi semestinya punya data lengkap terkait kedatangan dan kepulangan turis, termasuk jenis visanya. Jika hal ini tidak dilakulan, itu menunjukkan kelemahan keimigrasian dalam pengawasan orang asing. Sementara itu, praktisi hukum Haposan Sihombing, S.H. mengaku prihatin terhadap kejadian tersebut. Secara prosedur, sebelum ke TKP Polsek Kuta Utara dan Polres Badung sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi, Konjen Prancis, dan Brimob. Setibanya di TKP, kepolisian sesuai protap melakukan proses negosiasi. “Upaya pihak aparat sudah bagus terhadap seorang yang
diduga melakukan pelanggaran keimigrasian dan membuat onar terhadap masyarakat,” ungkapnya. Haposan juga menyayangkan perbuatan Amokrane yang tidak menghargai panggilan aparat kepolisian, justru merobek-robek surat panggilan tersebut. Perbuatan itu merupakan pelecehan luar biasa terhadap hukum Indonesia dan masyarakat adat setempat. Artinya sebagai orang asing tidak menghormati hukum yang berlaku di Indonesia. “Kita mengimbau kepada pendatang dari luar Bali dan WNA agar menaati hukum dan kebiasaan adat di Bali. Seperti ungkapan di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,’’ tegas Haposan. (rah)
sudah terakomodir dalam Perda RTRWP Bali terkait kawasan suci di Bali. Sementara itu, Kepala Bappeda Bali I Putu Astawa mengatakan, hasil Pesamuhan Sabha Pandita PHDI tentang kawasan suci Teluk Benoa juga akan dijadikan masukan dan bahan pertimbangan. Khususnya dalam kajian akademis terkait revisi Perda RTRWP Bali. Pihaknya juga tidak menginginkan bila sebuah peraturan justru menyengsarakan masyarakat. Sebaliknya, peraturan harus dapat meningkatkan perekonomian
masyarakat tanpa harus merusak lingkungan. “Pesamuhan Sabha Pandita akan dijadikan pertimbangan, dikaji menjadi masukan. Setiap masukan diakomodir, walaupun belum tentu seluruhnya karena kan berbagai aspek dipertimbangkan,” ujarnya. Ketika ditanya kemungkinan adanya penolakan masyarakat terhadap revisi Perda RTRWP, Astawa mengaku akan mengikuti masyarakat sepanjang penolakan itu memang mencerminkan suara rakyat secara keseluruhan. (kmb32)
BANGLI
8
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Penelokan akan Jadi Kawasan Khusus Wisatawan dan Penduduk Lokal
Bangli (Bali Post) -
Mulai tahun 2018, kawasan wisata Penelokan, Kintamani bakal dijadikan kawasan khusus untuk wisatawan dan penduduk lokal setempat. Masyarakat umum yang bukan wisatawan dan penduduk lokal setempat tidak akan diperbolehkan masuk ke Penelokan kecuali membayar retribusi sebagai wisatawan domestik. Hal itu disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar.
Bali Post/ina
DISERANG PENYAKIT - Kondisi daun jeruk yang diserang penyakit.
Kanker Daun Resahkan Petani Jeruk Bangli (Bali Post) Petani jeruk di Kintamani kembali diresahkan dengan kemunculan penyakit baru yang menyerang tanaman mereka. Penyakit tersebut menyebabkan daun jeruk mengkerut dan keriting. Tak hanya itu penyakit yang belum diketahui jelas namanya itu juga mengakibatkan buah yang tidak mau tumbuh membesar dengan sempurna. Seperti dituturkan salah seorang petani jeruk di Desa Manikliyu, Kintamani Ketut Sadia, Selasa (3/5) kemarin. Dia mengatakan penyakit yang menyerang tanaman jeruk miliknya itu tergolong baru. Setidaknya serangan penyakit yang disebut sejumlah petani dengan istilah kanker daun atau karat daun tersebut sudah mulai dirasakan sejak setahun terakhir. ‘’Ini sudah terjadi sejak setahun terakhir saat kemarau berkepanjangan. Semula saya kira karena pengaruh gunung meletus di Jawa makanya banyak yang bilang karena zat belerang. Tapi ternyata sampai sekarang penyakit itu tetap ada,’’ terangnya. Sebagaimana yang dialaminya, serangan penyakit tersebut menyebabkan daun jeruk muda pada tanaman miliknya mengkerut dan keriting. Meski tak sampai menyebabkan buah jeruk rontok, namun serangan penyakit ini cukup membuat buah jeruk tidak bisa tumbuh dengan sempurna. ‘’Buahnya mau sih membesar tapi tidak bagus,’’ ujarnya. Untuk mengatasi persoalan ini, Sadia mengaku sudah melakukan berbagai upaya. Akan tetapi, sampai saat ini tidak juga ada perubahan. Selaku petani dirinya pun berharap kondisi ini bisa ditanggapi pemerintah. Pemerintah melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) diharapkan dapat mencari solusi atas penyakit atau hama yang selama ini menyerang tanaman jeruk termasuk kutu putih dan lalat emas. (kmb40)
Dikatakan Bupati, untuk menjadikan Penelokan sebagai kawasan khusus wisatawan dan penduduk lokal, pihaknya berencana akan melakukan sejumlah persiapan, salah satunya membuatkan pintu masuk dengan sistem elektrik. Selain itu pihaknya juga akan membuatkan kartu identitas khusus untuk penduduk lokal setempat yang rencananya akan disatukan dalam kartu tanda penduduk (KTP). ‘’Dengan itu, nanti di Penelokan hanya akan ada wisatawan dan penduduk lokal saja,’’ terangnya, Senin (2/5).
Untuk masyarakat umum lainnya yang akan menuju arah Singaraja atau desa lainnya di Kintamani bagian utara, bupati akan menyiapkan jalur khusus yang akan melalui Desa Belancan. ‘’Kalau masyarakat umum mau ke Penelokan, harus jadi wisatawan,’’ ujarnya. Pria asal Desa Bunutin, Kintamani ini mengatakan, pihaknya hanya akan memberikan dispensasi kepada masyarakat umum yang hendak beraktivitas keagamaan di pura kahyangan jagat yang ada di kawasan khusus tersebut.
Sebelum rencana tersebut direalisasikan, pihaknya akan terus melakukan penataan di kawasan wisata Penelokan dan kawasan Geopark lainnya. Untuk penataan itu pihaknya telah merancang anggaran sebesar Rp 100 miliar di tahun 2017. Penataan berstandar dunia akan dilakukan untuk menghilangkan kesan buruk yang selama ini masih melekat di Kintamani. Dari rencana anggaran tersebut, khusus untuk penataan kawasan Penelokan, akan digelontorkan sebesar Rp 33 miliar.
Pohon Mahoni Tumbang, Timpa Lapak Pedagang Bangli (Bali Post) Pohon mahoni berukuran cukup besar di sebelah timur Lapangan Kapten Mudita tumbang, Selasa (3/5) kemarin. Tiga lapak milik pedagang senggol mengalami kerusakan akibat tertimpa batang pohon. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi mencapai jutaan rupiah. Pemilik lapak Simpen menuturkan, pohon tersebut tumbang sekitar pukul 14.00 wita saat dirinya akan memulai berjualan. Awalnya hanya didengar suara gemuruh. Hal tersebut membuatnya panik dan langsung berlari. Tak berselang lama, pohon sudah menimpa atap lapaknya hingga
rusak. ‘’Tak ada hujan tak ada angin kencang, pohon itu langsung tumbang. Untung ada kabel PLN yang menahan. Jadinya lapak tidak tertimpa penuh,’’ ujarnya. Atas kejadian tersebut, Simpen terpaksa menutup lapaknya sementara waktu, hingga proses evakuasi dari BPBD rampung. ‘’Barang jualan sudah semua siap, malah ada kejadian itu. Jadinya saya tutup dulu,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa mengatakan, pohon tersebut juga menimpa lapak milik dua pedagang lainnya yakni Ketut Widana, penjual roti bakar dan Muhammad Zaenal,
penjual makanan. Tumbangnya pohon tersebut akibat kondisinya yang sudah lapuk. ‘’Ada tiga lapak yang tertimpa. Tak ada korban jiwa. Kerugian materi jutaan rupiah. Pohon tumbang karena pangkalnya lapuk,’’ jelasnya. Proses evakuasi, kata pria asal Kelurahan Kubu, Bangli ini dilakukan dengan mendatangkan sejumlah personel BPBD dibantu Satpol PP dan petugas PLN. Guna mengantisipasi adanya pohon tumbang susulan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Tata Kota terkait pemangkasan. ‘’Untuk pohon lainnya yang berukuran besar, pemangkasannya akan dikoordinasikan dulu,’’ terangnya. (kmb45)
Sang Made Susun, Warga Miskin di Kelurahan Kawan
Belum Terdata sebagai RTM, Tak Pernah Dapat Bantuan
Jero Mangku Wenten Tewas Gantung Diri di Pura Dadia Bangli (Bali Post) Pemangku Pura Dalem Banjar Kembang Sari Desa Satra, Kintamani, Jero Mangku Wenten (70), ditemukan tewas tergantung di tiang kayu bale piasan Pura Dadia Arya Sentong, banjar setempat, Senin (2/5) sore. Diduga korban nekat gantung diri lantaran depresi dengan penyakit menahun yang tak kunjung sembuh. Informasi yang dihimpun Selasa (3/5) menyebutkan, jenazah korban kali pertama diketahui oleh dua orang saksi, yakni Gusti Ayu Sari (12) dan Gusti Ayu Suardiani (12) sekitar pukul 18.15 wita. Ketika itu kedua saksi yang masih pelajar tersebut hendak bersembahyang di Pura Dadia Arya Senton. Saat memasuki areal pura, kedua saksi kaget dan berteriak histeris lantaran melihat korban sudah dalam posisi tergantung di tiang kayu balai piyasan pura setempat. Sejumlah anggota keluarga yang mendengar teriakan saksi kemudian mendatangi pura tersebut. Oleh pihak keluarga, tubuh Jero Mangku Dalem yang saat itu sudah tidak lagi bernyawa langsung diturunkan dari tiang kayu bale piyasan. Tak berapa lama kemudian, sejumlah personel Polsek Kintamani dan tim medis langsung mendatangi TKP. Dari hasil identifikasi dan pemeriksaan medis, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi hanya menemukan tanda-tanda umum korban gantung diri. Kapolsek Kintamani Kompol drh. Tresna Arbawa Manik saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, dari fakta-fakta tersebut pihaknya menyimpulkan bahwa korban murni meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri. Sementara itu, dari hasil introgasi terhadap beberapa saksi dan pihak keluarga, diperoleh keterangan bahwa sebelum kejadian ini, korban pada lima bulan yang lalu sempat mencoba melakukan aksi bunuh diri namun gagal karena berhasil ditolong pihak keluarganya. ‘’Mengenai motifnya, diduga korban nekat bunuh diri karena depresi dengan penyakit menahunnya yang tak kunjung sembuh,’’ terangnya. Atas kejadian itu, pihak keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi karena meyakini korban meninggal karena bunuh diri. (kmb40)
‘’Untuk di Penelokan, sesuai desain yang sudah disiapkan, nantinya akan dibangun taman vertikal. Selain itu, kita juga berencana akan membeli Restaurant Sanjaya untuk nanti diratakan, sebagian untuk parkir dan sebagian akan kita jadikan publik view,’’ katanya. Khusus di kawasan geopark bagian bawah, pihaknya berencana akan menata sebanyak 21 titik geosite. Agar bisa menarik wisatawan, geosite tersebut nantinya akan dilengkapi dengan diorama sejarah singkat keberadaan geosite tersebut. ‘’Kalau anggaran Rp 100 miliar tersebut belum cukup, nanti akan dianggarkan kembali pada tahun berikutnya. Kita targetkan dalam tiga tahun ke depan, Kintamani harus sudah berubah,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/sos
RUMAH - Kondisi rumah Sang Made Susun yang cukup memprihatinkan. RUMAH berukuran 3x5 meter berdiri di tengah perkebunan di Lingkungan Tegalalang Kelurahan Kawan Bangli. Bangunan mungil yang berada jauh dari keramaian ini atapnya sudah banyak yang pecah dan bocor. Gedeknya berbahan bambu sebagai penepis dingin juga keropos dan lapuk. Di beberapa bagian terpaksa ditutup dengan alat bekas seadanya. Tak hanya itu, lantainya pun masih terbuat dari tanah, yang sering basah saat hujan turun. Kondisi di dalam rumahnya pun sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, kamar tidurnya menyatu dengan
dapur. Perabotan rumah tangga nampak menyesaki dinding. Hal lain yang membuat perasaan semakin tercengang, yakni kasur sebagai penghangat badan saat dingin justru tergantikan karpet yang sudah nampak kusam. Parahnya lagi, rumah ini belum terjangkau listrik. Penerangan sehari-hari hanya menggunakan lampu tempel. Demikianlah sekilas gambaran rumah Sang Made Susun (34). Susun bersama istrinya, Jro Nyoman Widiani, sudah tinggal empat tahun di rumah yang berdiri di pinggiran lahan persawahan tersebut, tepat sesaat
setelah mereka menikah. Di tengah kehidupannya yang serba kekurangan, ia pun belum terdata menjadi Rumah Tangga Miskin (RTM). Secara otomatis, sejumlah bantuan yang digelontor pemerintah tak dapat dinikmati. ‘’Saya belum pernah mendapatkan bantuan apa pun. Terdata jadi RTM saja belum,’’ ujarnya, Selasa (3/5) kemarin. Guna menyambung hidup, Susun hanya mengandalkan penghasilannya sebagai petani penggarap. Hasil yang didapatkan saat panen tiba hanya kisaran Rp 1,2 juta. Tentunya jumlah ini masih sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dihadapkan dengan kondisi seperti itu, sang istri pun tak tinggal diam. Sebagai penjual canang di Pasar Kidul Bangli pun dilakoni. Namun, keuntungan yang didapatkan masih terbilang minim. Meskipun demikian, ia mengaku beruntung lantaran masih bisa hidup dalam kondisi seperti itu. ‘’Selain bertani, saya juga pelihara sapi. Itu milik orang lain. Penghasilan hanya bergantung dari pertanian saja. Tak ada lagi yang lain,’’ tuturnya. Kondisi pasutri itu juga dibenarkan kerabatnya Sang Ketut Rencana. Keinginan untuk memiliki rumah baru pun sangat sulit diwujudkan. Sebab, kemampuan ekonominya cukup rendah. ‘’Mereka memang kurang mampu. Jangankan membuat rumah, biaya untuk memenuhi kebutuhan seharihari saja sulit. Mudah-mudahan bisa dapat bantuan,’’ harapnya. (sos)
Bali Post/ina
I Made Gianyar
Petani Enggan Ikut Program AUTP Bangli (Bali Post) Pemerintah pusat kembali menggelontorkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk masa tanam April-September. Di Bangli, jumlahnya mencapai 1.500 hektar. Akan tetapi, pascadisosialisasikan sebulan lalu, tak satu pun petani yang mendaftar. Hal tersebut diduga karena petani keberatan dengan persyaratan yang ada. Kabid Pengolahan, Pemasaran, Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli I Dewa Putu Sugiarta, Selasa (3/5) kemarin mengatakan, program AUTP menyesuaikan luasan lahan yang mendapat program perbaikan saluran irigasi. ‘’Dari total 7.000 hektar se-Bali, Bangli dapat 1.500 hektar,’’ ujarnya. Program ini sudah disosialisasikan pada kelompok subak satu bulan yang lalu. Akan tetapi, hingga memasuki Mei, belum ada petani yang mendaftar. Menurutnya, hal ini diduga karena syarat untuk mengikuti program ini cukup memberatkan petani, salah satunya asuransi akan diterima jika terjadi gagal panen padi minimal 75 persen. Sebagai tindak lanjut program ini, sosialisasi akan kembali dilakukan. Pihaknya
akan bersurat ke tingkat kecamatan. Diharapkan, ke depannya upaya bisa mendatangkan hasil. ‘’Di Bangli belum ada gagal panen sampai 75 persen. Selalu di bawah itu. Itu salah satu penyebab petani enggan untuk ikut asuransi,’’ ungkap Sugiarta. Dijelaskannya, mekanisme program itu, premi yang dibayarkan ke PT Jasindo Rp 180 ribu per hektar. Akan tetapi, pemerintah pusat memberikan subsidi 80 persen atau Rp 144 ribu. Sementara sisanya Rp 36 ribu dibayar petani. Jika terjadi gagal panen minimal 75 persen, petani akan mendapatkan asuransi Rp 6 juta. ‘’Kalau bayarnya sesungguhnya tak banyak. Sebenarnya asuransi ini penting. Tapi kalau bisa syaratnya itu berubah. Mungkin persentase kerusakannya dikurangi jadi 50 persen. Jadinya ada peluang bagi petani untuk ikut,’’ terangnya. Sebelumnya hal serupa juga terjadi pada program AUTP untuk masa tanam periode Oktober 2015-Maret 2016. Kabupaten Bangli mendapatkan jatah sebanyak 200 hektar. Sejak pertengahan Oktober, sosialisasi program oleh dinas dan juga PPL sudah dilaksanakan. Namun, hingga akhir Maret, tak satu pun petani mendaftar. (kmb45)
Bali Post/sos
TANAM PADI - Salah seorang petani di daerah Susut sedang menanam padi. Guna meringankan beban petani saat terjadi gagal panen, pemerintah menggelontorkan program AUTP. Namun, sampai saat ini belum ada petani yang berminat mendaftar.
GIANYAR
Rabu Wage, 4 Mei 2016
9
Proses Pengalihan Kewenangan SMA/SMK
SOSOK Tugas Mulia Bunda PAUD TUGAS Bunda PAUD sangatlah mulia dan bersifat sukarela. Tugas ini harus dilandasi rasa sayang dan cinta kasih. Seorang Bunda PAUD juga dituntut mampu menjadi lokomotif untuk mendorong segenap elemen masyarakat memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anak mulai sejak dini. Hal itu diungkapkan Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Senin (2/5) lalu. Menurutnya, Bunda PAUD adalah predikat yang diberikan kepada istri kepala pemerintahan seperti presiden, gubernur, bupati/ wali kota, camat, kepala desa/kelurahan atas peran sertanya dalam mengembangkan program PAUD di wilayahnya masingmasing. Dalam melaksanakan tugasnya, Bunda PAUD harus mampu menggandeng atau bersinergi dengan para orang tua dan elemen masyarakat. ‘’Hal ini sangat penting mengingat anak usia dini merupakan masa keemasan, namun sekaligus juga periode kritis dalam tahap pengembangan manusia,’’ tegasnya. Dijelaskannya lebih lanjut, PAUD ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Pembinaan sejak usia dini ini dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Tahun 2016 ini di Kabupaten Gianyar telah terbentuk 242 lembaga PAUD yang terdiri atas 154 lembaga taman kanak-kanak, 82 kelompok bermain (KB), dan tempat penitipan anak (TPA) 6 buah. (ded)
Terkendala Persoalan Aset
Gianyar (Bali Post) -
Proses pengalihan kewenangan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten ke provinsi hingga kini masih berjalan. Proses masih berkutat pada pengalihan kewenangan aset areal sekolah. Selain itu, sampai saat ini juga belum ada kepastian terkait status guru kontrak dan honorer yang sebelumnya dipekerjakan atas dasar SK Kepala Sekolah dan SK Bupati. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gianyar I Made Suradnya mengatakan, proses pendataan yang meliputi tenaga guru, administrasi hingga perangkat sekolah sudah selesai di-
lakukan. Bahkan, data tersebut sudah diserahkan dari Pemkab Gianyar ke Pemprov Bali. ‘’Kalau untuk pendataan sekolah saja kita sudah final. Hasilnya sudah diserahkan beberapa bulan lalu,’’ ucapnya.
Sampai saat ini diakuinya, pihaknya masih berkutat melakukan pendataan aset berupa tanah sekolah. Pasalnya, pengalihan aset berupa tanah ini harus diikuti dengan perubahan nama pemilik lahan. ‘’Ini yang
Wayan Gede Samarata
Bali Post/nik
263 Lulusan Siap Terjun ke Dunia Kerja
Bali Post/nik
TANAM POHON - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI M. Setyo Sularso saat menanam pohon usai pembukaan TMMD, Selasa (3/5) kemarin.
Pangdam Buka TMMD di Desa Kerta Warga Apresiasi Kerja Keras TNI Gianyar (Bali Post) Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 di Desa Kerta Kecamatan Payangan dibuka oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI M. Setyo Sularso didampingi Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata Selasa (3/5) kemarin. TMMD dengan pembuatan jalan sepanjang 1,8 km ini pun disambut antusias warga sekitar lokasi. Warga merasa sangat terbantu dengan keberadaan jalan tersebut. Berdasarkan pantauan, profil jalan yang mulai dikerjakan sejak Maret 2016 lalu sudah menghubungkan Banjar Penyabangan dengan Banjar Pilan Desa Kerta. Profil jalan sepanjang 1,8 km ini dikerjakan secara gotong royong oleh jajaran Kodim 1616/ Gianyar bersama warga. Klian Dinas Banjar Pilan Nyoman Apel menuturkan, sebelum adanya jalan dari program TMMD ini, warga harus menempuh jalan memutar dengan jarak sekitar 9 km untuk mengangkut hasil pertanian menuju jalur utama. ‘’Dulu tentu kami membutuhkan perjuangan berat untuk menjual hasil pertanian kami seperti jeruk serta buah-buahan lainnya,’’ ucapnya. Namun, dengan selesainya
profil jalan ini, ia bersama warga sekitar hanya menempuh jarak 1,8 km dengan waktu kurang lebih 15 menit. ‘’Tidak hanya kami para petani, anak-anak kami juga lebih dekat menuju sekolah. Ini akan sangat membantu pembangunan ekonomi di desa kami,’’ ucapnya. Sementara itu, Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI M. Setyo Sularso mengatakan, TMMD ke-96 di Desa Kerta merupakan salah satu dari sekian gerakan TNI masuk desa yang sudah dilakukan selama ini. Ia berharap dengan dibangunnya jalan sejauh 1,8 km ini dapat membantu penduduk dalam memacu pertumbuhan ekonomi. ‘’Kita lihat masyarakat di sini sangat produktif. Mereka sangat rajin. Bisa dilihat semua tanah di sini tidak ada yang kosong, semua ada tanaman. Dengan dibangunnya jalan ini tentu akan lebih membantu pertumbuhan ekonomi,’’ ucapnya. Disinggung gerakan TMMD selanjutnya, Mayjen Sularso mengatakan pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, tentunya disesuaikan pula dengan program pemerintah kabupaten. ‘’Kita akan bicarakan lagi di
Pedagang Lalapan Tewas di Kamar Polisi Masih Lakukan Penyelidikan Gianyar (Bali Post) Warga Candi Baru, Kecamatan Gianyar, digegerkan dengan temuan sesosok mayat, Selasa (3/5) pagi kemarin. Korban yang diketahui bernama Sunaryo (45) ditemukan tewas di dalam sebuah warung penjual lalapan di Jalan Raden Wijaya, Lingkungan Candi Baru. Meski tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, polisi tetap menyelidiki penyebab kematian pria asal Banjarnegara, Jawa Tengah itu. Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban Sunaryo selama ini diajak pemilik usaha lalapan, Caswanto (47), yang tinggal di Jalan Raden Wijaya. Pada Senin (2/5), korban bersama Caswanto bekerja seperti biasa
nya ini seperti apa, kita masih menunggu keputusan pemerintah provinsi,’’ jelasnya. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah anggota DPRD Bali dapil Gianyar. Dari hal ini diharapkan mereka turut serta memperjuangkan status ratusan guru non-PNS tersebut. ‘’Yang jelas semua sudah ikut memperjuangkan agar pemerintah provinsi memberikan kebijakan terbaik untuk para guru ini,’’ tandasnya. (kmb35)
SMA PGRI Blahbatuh Gelar Acara Pelepasan Siswa
LPD Turut Berperan Geliatkan Kembali Perekonomian Desa Celuk Gianyar (Bali Post) Desa Celuk dahulu terkenal sebagai kawasan kerajinan perak yang hasil produksinya mampu menembus pasar internasional. Namun kini, karena pesanan perak mulai berkurang, perekonomian di Desa Celuk pun meredup. Hal itu diungkapkan Ketua LPD Celuk, Wayan Gede Samarata. Menurutnya, berbagai upaya pun dilakukan guna mengangkat perekonomian desa setempat. Dalam hal ini, semua komponen termasuk LPD bahu-membahu. ‘’LPD Celuk juga berupaya untuk menumbuhkan kembali perekonomian di desa,’’ katanya. Salah satu upaya LPD Celuk adalah memberikan bunga minim yakni mencapai 13 persen per tahun. ‘’Dengan upaya ini kita ingin membangkitkan kembali gairah warga Celuk untuk menjalankan perekonomian,’’ katanya. Meski upaya ini sudah dilakukan sejak lama, namun mengembalikan gaung perekonomian Desa Celuk seperti dulu memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih saat ini terjadi pelambatan ekonomi secara global. ‘’Sekarang kan terjadi pelambatan ekonomi secara global, bukan di sini saja. Sehingga ini memberi pengaruh signifikan terhadap perekonomian di Bali khususnya Celuk,’’ ucapnya. Meski demikian, ia membeberkan, sejak baru berdiri pada 1991 hingga kini, LPD Celuk tetap konsisten mengalami pertumbuhan. Terbukti berdasarkan data, perkembangan aset LPD Desa Celuk pada 2015 mencapai Rp 84.991.104.000. ‘’Dengan upaya keras kami semua termasuk krama di Desa Celuk, LPD bisa terus mengalami pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun,’’ tandasnya. (kmb35)
masih didata dan sampai saat ini masih belum tuntas karena saat masuk ke provinsi harus berubah nama,’’ katanya. Di samping persoalan itu, kini pihaknya juga sedang memperjuangkan status ratusan guru non-PNS yang selama ini dipekerjakan di SMA/SMK dengan dasar SK Kepala Sekolah dan SK Bupati. ‘’Selama ini kan mereka yang sudah mengisi kekurangan guru. Ada yang digaji dari dana BOS dan lainnya. Selanjut-
dan mereka tutup warung lalapan pukul 22.30 wita. Setelah itu, korban sempat keluar warung mengendarai sepeda motor. Beberapa menit kemudian korban pun kembali, lalu tidur. Disebutkan, korban pertama kali ditemukan tewas oleh Caswanto (47) pada Selasa pagi. ‘’Saya bangunin dia sekitar jam delapan karena biasanya dia sudah bangun lebih awal. Setelah saya pegang, badannya kaku. Saya curiga jika Sunaryo meninggal,’’ terang Caswanto. Selama ini, korban sehariharinya menjadi pembantu di warung lalapan milik Caswanto. Sehari sebelumnya yakni Senin malam, korban tampak sehat. Bahkan kemarin dini hari sekitar pukul
00.30 wita, korban sempat meminjam sepeda motor majikannya untuk belanja di minimarket. ‘’Ia datang sekitar jam satu pagi, kemudian masuk kamar. Saat itu, saya lihat kondisinya sehat dan dia tidak mengeluhkan apa-apa,’’ terangnya. Menerima laporan temuan mayat ini, aparat Polres Gianyar lantas mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP. Hingga kini, penyebab kematian koban masih misterius. ‘’Jenazah korban kami evakuasi ke RSU Sanjiwani untuk divisum luar. Yang jelas tidak ada tanda kekerasan dalam tubuhnya,’’ jelas Kapolsek Kota Gianyar Kompol I Made Oka. (kmb35)
provinsi, daerah mana yang perlu kita hadir untuk TMMD, disinkronkan dengan kegiatan pemda,’’ ucapnya. TMMD di Desa Kerta ini sudah dilaksanakan selama 29 hari, pengerjaan jalan sejauh 1,8 km itu pun akan dilanjutkan selama 30 hari ke depan, termasuk pembangunan jembatan penghubung Banjar Pilan dengan Banjar Penyabangan. ‘’Tiga puluh hari itu sangat cukup. Tentara kan kerjanya tidak kenal waktu. Targetnya selesai,’’ tegas Pangdam. Sementara itu, Bupati Agung Bharata dalam sambutannya mengatakan, program TMMD ke-96 juga dirangkai dengan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BGRM) ke-13 serta penanaman pohon di areal hutan Desa Pakraman Pilan. ‘’TMMD dan BGRM merupakan media mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sehingga terjadi integrasi masyarakat, pemerintah, dan TNI dalam membangun,’’ ucapnya. Bupati Agung Bharata juga berharap kegiatan ini tidak dilaksanakan kali ini saja, melainkan berkesinambungan bersama berbagai pihak demi k e s e j a h t e r a a n ma s y a r a k a t Gianyar. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) SMA PGRI Blahbatuh menggelar acara pelepasan siswa kelas XII tahun ajaran 20152016, pada Selasa (3/5) kemarin. Sebanyak 263 siswa dilepas dalam acara meriah yang dilaksanakan di Wantilan Pura Dalem Desa Blahbatuh itu. Ratusan siswa yang dilepas ini pun dinyatakan sudah siap turun ke dunia kerja dan siap bersaing menghadapi MEA. Acara pelepasan siswa tersebut diikuti seribu lebih siswa dengan mengenakan pakaian adat. Acara dimeriahkan dengan penampilan para siswa yang mementaskan tarian, pertunjukan musik, hingga drama gong yang mengocok perut. Kepala SMA PGRI Blahbatuh Dr. I Nyoman Sarwa mengatakan, meski kelulusan belum diumumkan, namun dalam acara Selasa kemarin, 263 siswa sudah resmi dilepas. Mereka yang sudah tiga tahun menempuh pendidikan di sekolah itu diharapkan bisa langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat selama di bangku sekolah di dunia kerja. ‘’Seperti tahun-tahun sebelumnya, 70 persen lulusan sekolah kami pasti terserap ke dunia kerja khususnya pariwisata. Sementara sisanya dominan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,’’ ucapnya. Dijelaskan, sekolah yang berdiri sejak tahun 1981 tersebut memang hanya memiliki dua jurusan yakni Jurusan Bahasa dan Jurusan IPA dengan tiga bidang studi yakni Bahasa Inggris Hotel, Tata Graha dan Tata Boga. Saat ini, SMA PGRI Blahbatuh memiliki sekitar 927 siswa. ‘’Dari bidang studi itulah anak didik kami banyak memperoleh ilmu di bidang pariwisata. Selama menempuh pendidikan di sini mereka juga diberi kesempatan magang di sejumlah hotel besar di Bali
khususnya Gianyar,’’ tambah Nyoman Sarwa yang juga pendiri SMA PGRI Blahbatuh tersebut. Dalam rangka meningkatkan prestasi pendidikan di SMA PGRI Blahbatuh, pihaknya kini terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Salah satunya dengan memberikan subsidi bagi guru yang mau menempuh jenjang S2. ‘’Kualitas tenaga pendidik menjadi kunci utama kami, salah satunya yang dengan mengikuti S2. Nah sekarang di SMA PGRI Blahbatuh sudah ada belasan guru dengan gelar S2,’’ ungkapnya. Sementara itu, untuk para siswa yang menempuh pendidikan di SMA PGRI Blahbatuh dipastikan dituntut menjalankan disiplin yang tinggi. Hal ini juga dilakukan untuk membiasakan mental siswa agar siap menghadapi dunia kerja. Terlebih saat ini SDM sedang menghadapi persaingan MEA. ‘’Disiplin dan kerja keras inilah yang selalu kami tanamkan kepada peserta didik dan hasilnya sudah terbukti, siswa-siswi lulusan kami pasti langsung dihubungi oleh sejumlah perusahaan untuk diminta bekerja,’’ jelasnya. Sejak awal berdiri hingga kini, SMA PGRI Blahbatuh sudah banyak menorehkan prestasi di tingkat kabupaten hingga provinsi, baik itu akademik maupun non-akademik. SMA PGRI Blahbatuh yang sudah memperoleh akreditasi A pada 2014, direncanakan akan menerapkan Kurikulum 2013 mulai tahun ajaran yang akan datang. ‘’Sebelumnya, kita masih menerapkan Kurikulum 2006. Setelah ini, mulai tahun ajaran baru kami akan menerapkan Kurikulum 2013 yang berbasis karakter,’’ tandasnya. (kmb35/ k250)
Bali Post/nik
PELEPASAN SISWA - Suasana meriah acara pelepasan siswa kelas XII SMA PGRI Blahbatuh yang digelar di Wantilan Pura Dalem Desa Blahbatuh.
KLUNGKUNG
10
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Dukung Perayaan Hari Puputan Klungkung
Koppas Srinadi Ikuti Pameran UMKM dan ’’Job Fair’’ Semarapura (Bali Post) – Perayaan Hari Jadi ke-108 Puputan Klungkung, HUT ke-24 Kota Semarapura, dan Festival Semarapura ke-2 yang dibuka, Jumat (29/4) lalu, mendapat dukungan sejumlah pihak, salah satunya Koppas Srinadi Klungkung. Sebagai koperasi terbesar di Bali, Koppas Srinadi ikut menyokong acara yang digelar pemkab baik secara moral maupun pendanaan. Koppas Srinadi ambil bagian dalam kegiatan job fair (bursa kerja) yang digelar Dinas Sosial, Transmigrasi dan Tenaga Bali Post/dwa Kerja Klungkung. Koppas Ngakan Made Nata Srinadi memberikan belasan lowongan kerja untuk masyarakat sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. Koppas Srinadi juga memasang stan di pameran UMKM yang dilaksanakan di depan kantor Bupati Klungkung. “Kami juga mendukung dari segi pendanaan per kegiatan dan kepanitian,� ujar Ketua Koppas Srinadi, Ngakan Made Nata, Selasa (3/5) kemarin. Pria yang telah menerima penghargaan Satya Lencana Wira Karya di bidang koperasi dari Presiden Republik Indonesia pada 2015 itu menjelaskan, yang ditampilkan Koppas Srinadi dalam pameran UMKM yang diikuti sejumlah perajin di Klungkung dan Bali tersebut di antaranya sejumlah usaha yang dikelola selama ini. Koppas menampilkan profil usahanya dalam bentuk visual dan sempat dikunjungi Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Ngurah Gede Puspayoga. Aset yang dikelola Koppas Srinadi hingga akhir Desember 2015 mencapai Rp 187 miliar. Jumlah aset yang dimiliki meningkat setiap tahun. Tahun 2014 aset yang dikelola Rp 180 miliar. Kenaikan juga terjadi pada SHU. Tahun 2014 SHU yang dimiliki Rp 2,8 miliar, naik menjadi Rp 2,9 miliar tahun lalu. Keberhasilan Koppas Srinadi dalam mengelola aset tidak terlepas dari usaha yang dimiliki. Sampai saat ini Koppas Srinadi mengelola sembilan unit usaha, yaitu simpan pinjam, grosir, swalayan mini, percetakan, swalayan bangunan, swalayan inti, wisata tirta, usaha bengkel, dan radio. Koperasi yang meraih Penghargaan �Dekopin Award�, Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional, dan Koperasi Award 2012 dari Menkop dan UKM RI di Jakarta tahun 2012 ini, sekarang memiliki 12.124 anggota. Bertambah 80 orang dibanding 2014. (dwa/k200)
Tampilkan Visi dan Misi Lewat Mobil Hias Semarapura (Bali Post) – Sebanyak 18 SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung mengikuti lomba mobil hias di depan Monumen Puputan Klungkung, Selasa (3/5) kemarin. Semua SKPD menampilkan mobil hias yang beragam dengan membawa visi dan misi masing-masing. Lomba berjalan meriah dan disambut antusias oleh warga. Akan tetapi di balik itu salah seorang staf atau pegawai cleaning service (CS) di DPRD Klungkung bernama I.B. Ketut Giri mendadak pingsan seusai mengikuti lomba. Situasi ini membuat rekannya kalang kabut. Sebelumnya Ketut Giri menjadi peserta dengan busana layaknya Patih Agung di atas mobil hias. Namun, setelah tampil di hadapan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan pejabat yang menonton di atas panggung, Ketut Giri pingsan sekitar pukul 13.30 wita di gedung DPRD. Oleh karena tidak kunjung sadar, sejumlah pegawai di DPRD kemudian melarikannya ke UGD RSUD. Ketua Fraksi Hanura DPRD Klungkung Wayan Buda Parwata sempat menengok di rumah sakit. Politisi asal Desa Timuhun itu tidak mengetahui pasti penyebab pegawai kontrak tersebut pingsan. Dia memperkirakan Ketut Giri mengalami kelelahan karena begadang membuat mobil hias. “Kemungkinan itu. Setelah dirawat ia berangsur-angsur sadar,� kata Parwata. Lomba mengambil start di depan Monumen Puputan Klungkung. Para peserta juga menggelorakan program inovasi yang sudah berjalan dan yang tengah dicanangkan. Sebagain besar SKPD memaparkan programnya lewat bondres, termasuk Dinas Kerbersihan dan Pertamanan (DKP). Sementara Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) memaparkan tentang program internet masuk ke desa-desa. Menurut Bupati Suwirta, tema yang diambil dalam kegiatan ini adalah Gema Santi (Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif). Lewat lomba mobil hias SKPD ini, masyarakat dapat mengetahui program tersebut. “Kami harapkan program ini bisa lebih dipahami dan sesuai dengan sasarannya,� jelasnya didampingi Sekkab Gde Putu Winastra. (kmb)
Bali Post/kmb
TAMPIL – Salah satu mobil hias yang ditampilkan SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung dalam lomba.
Bali Post/kmb
PENGARAHAN - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi (berdiri) memberikan pengarahan kepada anggotanya seusai apel, Selasa (3/5) kemarin.
Personel Polres Harus Waspada di Lapangan Semarapura (Bali Post) – Anggota Polres dan Polsek mesti waspada melaksanakan tugas. Harus tetap mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengingatkan hal ini, Selasa (3/5) kemarin, terkait terbunuhnya salah
satu personel Polsek Kuta Utara, Brigadir A.A. Sudiarta, ketika menjalankan tugas, Senin (2/5) lalu. Arendra menjelaskan, SOP itu dibuat untuk disepakati dan dilaksanakan guna mencapai hasil yang diinginkan. ‘’Jadikan kejadian gugurnya rekan kita sebagai pembelajaran, agar lebih waspada, tidak ceroboh, dan hati-hati dalam
melaksanakan tugas,� katanya kepada ratusan personel di halaman Polres Klungkung. Setiap melaksanakan tugas, lanjutnya, harus ada perencanaan matang terlebih dahulu. Anggota wajib memeriksa kelengkapan dan memakai sarana prasarana yang tepat. Termasuk selalu melengkapi diri dengan administrasi dalam setiap
pergerakan operasional. “Pastikan jarak aman bila sedang berhadapan dengan orang yang kalap. Apalagi orang tersebut memegang senjata tajam atau benda lainnya yang dapat membahayakan diri kita sendiri dan masyarakat,� tegasnya. Kapolres juga mengajarkan personelnya jika menemui situasi darurat. Para
personel harus mengetahui cara bertindak di lapangan sesuai SOP. Terlebih sudah dilatih bagaimana cara melumpuhkan orang, memborgol, mengawal tahanan, dan menembak reaksi cepat. “Jangan mendatangi TKP orang mengamuk, seperti mendatangi TKP laka lantas, sangat berbahaya,� ucap Arendra. (kmb)
Terkait Pengungkapan Judi Togel di Dawan
Ludra Bantah Ada Bandar Besar Semarapura (Bali Post) –
Meski judi togel masih ada di Kecamatan Dawan, keberadaannya sulit diendus oleh pihak kepolisian. Para pengurus desa pun tidak mengetahui ada permainan judi togel berskala besar di daerahnya. I Komang Gede Ludra, salah seorang tokoh masyarakat di Desa Dawan Kaler, mengaku tidak tahu soal adanya bandar togel di wilayahnya. Demikian pula Perbekel Desa Dawan Kaler, Kadek Sudarmawa, mengatakan tidak mengetahui keberadaan bandar judi togel besar di wilayahnya. Pihaknya tidak menerima laporan adanya pengepul togel tersebut. Tidak ada warganya bernama Nyoman L yang sebelumnya menyampaikan adanya pengepul
togel di Dawan Kaler. Meski begitu, Sudarmawa tidak menampik masih ada beberapa warga yang memasang judi togel. Bahkan pada 2015 seorang warganya ditangkap petugas karena mengedarkan judi togel, namun itu hanya kelas kecil-kecilan. “Ia cuma iseng-isengan, sambil dudukduduk. Warga yang meminati
Wabup Kasta Sorot Lomba �Marching Band� Semarapura (Bali Post) – Kegiatan yang digelar serangkaian Hari Jadi ke-108 Puputan Klungkung, HUT ke24 Kota Semarapura, Festival Semarapura ke-2, diam-diam sudah dievaluasi oleh panitia tetap Pemkab Klungkung. Hal ini menyusul adanya agenda ‘’terselubung’’ yang muncul di acara festival, sehingga membuat geram Wakil Bupati Made Kasta selaku ketua panitia. Kegiatan yang menjadi sorotan Wabup Kasta adalah lomba marching band yang digelar di GOR Swecapura, Gelgel, Minggu (1/5) lalu. Lomba tingkat provinsi ini diikuti peserta TK sampai SMA, namun anehnya ketua panitia tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut. �Sejak awal saya tidak tahu ada lomba marching band, makanya Bali Post/kmb ketika saya disuruh datang Made Kasta membuka saya tidak mau,� tegasnya ketika sebelum acara penutupan festival, Selasa (3/5) kemarin. Setelah ditelusurinya ternyata lomba marching band tersebut merupakan kegiatan tambahan. Sebab, sejak merancang festival memang tidak ada acara lomba marching band. �Acara itu katanya tambahan. Panitia dari Dinas Pariwisata yang menyelipkannya,� ujarnya. Yang membuat Kasta geram adalah informasi bahwa peserta marching band membayar Rp 250 ribu. Padahal, menurut politisi asal Desa Akah ini, Festival Semarapura II dianggarkan Rp 1,8 miliar. Jangankan peserta parade, stan pameran kuliner dan pameran kerajinan saja digratiskan. �Kami akan telusuri informasi tersebut,� kilahnya. Selain diselipkan tiba-tiba, lomba marching band tersebut juga banyak dikeluhkan para orangtua peserta, terutama yang memiliki anak TK dan SD. Mereka mengeluh karena peserta TK mendapat giliran tampil paling belakang sampai sore, padahal ada yang berhias dan menunggu di GOR sejak pagi. �Saya dengar info di sana saat itu ruwet. Anak TK yang seharusnya didahulukan, malah dapat giliran paling belakang, sehingga ada yang pulang dan menangis karena menunggu lama,� jelasnya. Dalam evaluasinya, panitia juga akan menelaah persoalan tempat parkir di jantung Kota Semarapura yang penuh selama kegiatan berlangsung. Padahal kendaraan bisa ditampung dengan parkir pinggir jalan. ‘’Yang jelas kami akan menyerap seluruh kendala yang dihadapi,� terang Kasta. (kmb)
judi togel lebih sedikit dibandingkan tajen,’’ ungkapnya, Selasa (3/5) kemarin. Di tempat terpisah, tokoh masyarakat Dawan Kaler sekaligus anggota DPRD Klungkung Komang Gede Ludra juga mengaku tidak tahu soal adanya bandar togel seperti yang disebutkan sebelumnya. Ia menyindir
pernyataan anggota Dewan lainnya yang membenarkan adanya judi togel di wilayahnya. “Tupoksi utama DPRD bukan itu (mengungkap judi togel). Banyak urusan rakyat lebih penting yang harus diurus,� sebutnya sambil tersenyum. Sebelumnya, warga Desa Dawan Kaler bernama Nyoman L (34) menyatakan resah dengan makin ramainya perjudian togel di Dawan. Menurutnya, banyak pengepul yang beroperasi sehingga sangat gampang bagi masyarakat menemukannya. Di Dawan
Kaler dan Dawan Klod disebutnya sama-sama ada seorang pengepul yang sudah beroperasi sejak lama. Ada juga pengepul besar yang masih beroperasi sampai saat ini di Satria. Keberadaan pengepul togel itu meresahkan masyarakat karena tidak hanya orangtua yang memasang, namun anak muda juga sudah mulai belajar merumus nomor untuk memasang. “Kalau ini dibiarkan, lama-kelamaan togel akan merusak generasi muda,� tutur Nyoman L. (dwa)
"% "&' "&( "& & ) * % *
% ( + ,(- %./(&.- +."(
!
" # $!! !
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Ukur Kinerja SDM
Lomba Tenaga Medis Kesehatan Teladan Singaraja (Bali Post) – Kesuksesan pembangunan kesehatan tidak bisa dipisahkan dari dukungan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Tuntutan SDM yang memadai ini menjadi sebuah keharusan untuk semua jenjang pelayanan kesehatan. Untuk memacu semangat meningkatkan kinerja itu, Buleleng mengikuti Lomba Tenaga Medis Kesehatan Teladan tahun 2016 Tingkat Provinsi Bali. Empat wakil Buleleng tersebut masing-masing Ns. Luh Padmini, S.Kep. wakil Puskesmas Buleleng 1 (satu) dengan kategori lomba perawat teladan. Sementara wakil dari Puskesmas Buleleng 2 (dua) Made Dewi Susanti, AMG. berlaga di bidang lomba gizi teladan. Komang Melisa Listiana Dewi, S.KM. wakil Puskesmas Banjar 2 (dua) mengikuti lomba bidang kesehatan masyarakat. Sedangkan dr. Gede Nuada wakil dari Puskesmas Tejakula 2 (dua) ambil bagian di lomba dokter teladan. Masingmasing peserta yang mewakili Buleleng ke Provinsi Bali itu Selasa (3/5) siang kemarin, menjalani proses penilaian tim juri dari Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali. Dalam penilaian kemarin, satu peserta Luh Padmini mempresentasikan program unggulan yang telah dijalankan di puskesmas tempat tugasnya saat ini. Salah satu program yang telah dijalankan itu adalah pelayanan klinik VCT IMS dan KB serta program Pendidikan Kesehatan Reproduksi (PKR) menyasar siswa di wilayah kerja puskesmas. Sasaran program program VCT IMS dan KB ini untuk mencegah penularan penyakit HIV/ AIDS yang masih merebak belakangan ini. Pencegahan ini dilakukan bekerja sama dengan komunitas Waria dan Gay’s (Warga’s) Buleleng. Program ini selain gencar mensosialisasikan pencegahan IMS dan HIV/AIDS, pihaknya juga mengarahkan bagaimana warga tergugah melakukan pemeriksaan ke klinik VCT di puskesmas. Langkah ini efektif untuk mencegah sejak dini, sehingga penyakit berbahaya bisa dicegah. “Dalam melaksanakan program ini saya bekerja sama dengan Warga’s. Program ini efektif untuk mencegah secara dini penularan baik itu IMS maupun HIV/AIDS,” katanya. Sedangkan untuk program PKR, lanjut Padmini sasarannya kalangan siswa di wilayah kerja puskesmas. Program ini digagas untuk memberikan informasi terkait kesehatan reproduksi. Selama ini, fakta di lapangan kalau informasi tentang reproduksi ini masih kurang. Padahal, pendidikan ini sangat penting dipahami, sehingga dapat mencegah tindakan kenakalan remaja seperti pernikahan dini atau perilaku seks bebas di kalangan pelajar. “Saya berkunjung ke sekolah-sekolah untuk memberikan informasi seputar reproduksi manusia. Selama ini informasi ini sangat minim karena masih banyak anggapan tabu dengan informasi ini. Dengan model ini akan dapat mencegah kenakalan remaja atau seks bebas yang bisa merusak masa depan anak-anak itu sendiri,” tegasnya. Sekretaris Dinas Kesehatan Nyoman Suasa Giri, S.KM., M.Kes. didampingi Kepala Puskesmas Buleleng 1 (satu) drg. I Ketut Putra Wijaya mengatakan, lomba semacam ini tidak hanya mengejar juara, tetapi bagaimana memotivasi semua pegawai puskesmas meningkatkan kinerjanya. Selain itu, terobosan yang diunggulkan pada lomba ini dapat diaplikasikan di lapangan. “Bukan hanya mengejar juara, tetapi memotivasi semua pegawai memunculkan ide sekaligus melaksanakan secara nyata di lapangan. Seperti program unggulan dari wakil kami Luh Padmi, ini tidak hanya untuk lomba, tetapi semua konsep dalam program itu sudah kita jalankan di puskesmas sejak lama,” tegasnya. (kmb38/k50)
BULELENG
11
Percepat Pembangunan Desa TMMD Ke-96 Dibuka Danrem Singaraja (Bali Post) -
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 tahun 2016 ini telah dibuka Danrem 163 Wira Satya Kol. Inf. Cantiasa dalam suasana meriah dan penuh semangat gotong royong. Program TMMD ini luar biasa, karena TMMD berhasil membuka akses jalan sepanjang 1.113 meter dengan lebar 4-5 meter di Dusun Pucak Sari Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Sejumlah pejabat hadir antara lain Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Nyoman Suryasta, Dandim 1609/ Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo, Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T., Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H., Kepala Kejari Singaraja Sumarjo, Kapolres AKBP Harry Haryadi Badjuri. Pembukaan TMMD ini dipusatkan di lapangan di dekat areal Bendungan Gerokgak. Tema yang diangkat pada TMMD kali ini adalah ‘’Dengan semangat kemanunggalan serta kerja sama lintas sektoral dan lintas komponen bangsa, kita wujudkan percepatan desa membangun Indonesia guna meningkatkan kesejahteraan rakyat’’. Dengan pembangunan jalan itu, maka terbuka akses yang dapat menghubungkan Dusun Pucak Sari Desa Gerokgak menembus Waduk Renon Gerokgak hingga ke Desa Patas, Gerokgak. Terbukanya akses jalan itu dapat meluaskan kesempatan 50 KK yang sebelumnya ter-
isolasi puluhan tahun. Kini, segenap warga sudah bisa tersenyum sumringah, karena mereka bisa memiliki jalan yang layak. Melalui program TMMD, mereka mampu memperoleh manfaat atas jalan yang lebar, sebagai akses ekonomi, termasuk upacara pitra yadnya atau pemakaman. Pada bagian ruas jalan itu, disempurnakan dengan pemasangan sembilan gorong-gorong. Selain ditinggikan 1,5 meter lebar 1,5 meter dan panjang 4-5 meter. Setelah itu dibuat tembok penahan tanah, senderan, dan jalan rabat beton. Selanjutkan secara teknis program itu sedang berjalan dengan intensif dalam sebulan ke depan. Dukungan dana TMMD ini bersumber dari APBD Buleleng tahun 2016. “Latar belakang diselenggarakannya TMMD, membuka jalan di Dusun Pucak Sari karena masyarakat belum memiliki akses jalan. Masyarakat belum mampu melaksanakan secara swadaya. TNI kemudian membantu meringankan beban masyarakat terutama
memperlancar acara pemakaman. Selain itu dengan jalan yang baik ini mampu mambantu memudahkan akses perekonomian rakyat,” papar Dandim Budi Prasetyo dalam laporannya sebagai Dansatgas TMMD ke-96, Selasa (3/5) kemarin. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan seluruh kegiatan agar mampu terintegrasi untuk kesejahteraan masyarakat sebagai subjek pembangunan. Keterlibatan TNI di desa menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam kaitan percepatan pembangunan di desa. Hal itu sebagaimana butir ketiga nawacita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran atau dari pedesaan. “Ini menjadi momentum penting dalam memantapkan komitmen dan partisipasi seluruh masyarakat dalam pembangunan. Kegiatan bulan bakti gotong royong masyarakat, hari kesatuan gerak PKK, dan TMMD ke96, seluruhnya terlaksana terintegrasi secara strategis,” tandasnya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
TMMD - Pembukaan TMMD ke-96 tahun 2016 dipusatkan di areal lapangan dekat Bendungan Gerokgak Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak. Acara pembukaan Selasa (3/5) kemarin, dihadiri sejumlah petinggi TNI, Polri, Pemprov Bali, dan Pemkab Buleleng.
Bali Post/kmb38
TOKO MODERN - Rombongan Komisi I DPRD Buleleng memantau pembangunan toko modern di Desa Pejarakan, Gerokgak, Selasa (3/5) kemarin.
Toko Modern Tanpa Izin Marak
Dewan Desak Eksekutif Mendata Ulang Singaraja (Bali Post) – Pembangunan toko modern beraringan belakangan ini semakin marak saja. Tidak hanya di perkotaan, juga toko modern itu menjamur di pedesaan. Sayangnya, toko modern yang tumbuh bak jamur di musim hujan ini justru kebanyakan belum memiliki izin sesuai Perda No. 10 Tahun 2013 tentang Jarak Pasar Modern dengan Pasar Tradisional. Atas kondisi ini, dewan mendesak agar pihak eksekutif alias instansi terkait bersama kecamatan dan desa mendata keberadaan toko modern di wilayahnya. Ketua Komisi I DPRD Buleleng Putu Mangku Mertayasa mengungkapkan hal itu usai meninjau pembangunan pasar modern di Desa Pejarakan, Gerokgak Selasa (3/5) kemarin. Pembangunan pasar modern ini hingga kini masih berpolemik. Soalnya, ada pihak yang mendukung dan pihak yang tidak setuju dengan pembangunan pasar modern tersebut. Lebih jauh, Mangku Mertayasa mengatakan dari pengamatannya di lapangan, keberadaan toko modern belakangan ini begitu banyak menyebar dari kota hingga desa. Sayangnya, toko modern ini justru masih banyak yang belum memiliki dokumen perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah telah memberlakukan Perda No. 10 Tahun 2013. Regulasi ini dengan jelas mengatur lokasi antara toko modern dengan pasar tradisional agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan salah satu pihak. “Di desa-desa banyak kita temukan toko modern baik dikelola warga kita sendiri atau investor yang belum berizin. Sangat ironis memang, karena kita punya regulasi tetapi penerapannya seperti belum optimal,” jelasnya. Atas kondisi ini, politisi PDI Perjuangan asal Desa Banjar Kecamatan Banjar ini mendesak pemerintah daerah tidak tutup mata atas fakta yang terjadi di lapangan. Dinas dan teknis terkait bersama aparat kecamatan dan desa diminta segara melakukan pendataan secara mendetail, terkait keberadaan toko modern di Buleleng. Dari pendataan ini, diketahui berapa banyak toko modern yang sudah berizin dan berapa banyak tanpa izin. Khusus untuk yang tanpa izin, mengacu data yang ada pemerintah daerah harus bersikap tegas agar mau mencari izin yang sudah diwajibkan pemerintah. Selain itu, perlu dilakukan upaya sosialisasi yang lebih itens terkait Perda No. 10 Tahun 2013. Dengan demikian, regulasi ini selain dipahami, juga diikuti dengan langkah nyata untuk mengikuti aturan tersebut. Dampak lainnya adalah iklim investasi menjadi sehat dan investasi memberikan dampak positif bagi warga masyarakat secara luas. (kmb38)
Klirkan Hibah Rp 130 Juta Bali Post/kmb38
LOMBA - Penilaian Lomba Tenaga Medis Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Bali di ruang pertemuan Puskesmas Buleleng 1 (satu), Selasa (3/5) kemarin.
Judi Togel
Sila Ditangkap di Rumahnya Singaraja (Bali Post) Penjual judi kupon putih atau togel, Nyoman Suhartana alias Sila (54), diringkus jajaran Polsek Kota Singaraja. Tersangka yang berasal dari Dusun Galiran Desa Baktiseraga, Buleleng itu dibekuk polisi di rumahnya. Setelah ditangkap, polisi langsung menggiring tersangka kemudian dimintai keterangan di Mapolsek. Informasi tersangka Suhartana, sebagai penjual togel diperoleh anggota Buser Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja, Senin (2/5) pukul 16.30 wita. Begitu tahu, aparat itu langsung bergerak cepat meringkus tersangka ketika ia tengah merekap hasil pasangan kupon togelnya itu. Selain tersangka yang langsung diamankan, polisi juga menyita barang bukti untuk kepentingan penyelidikan. Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Suarnata menjelaskan, barang bukti yang ditemukan antara lain, 1 buah bolpoin, 1 buah kaleng biskuit, 3 lembar karbon, 2 bendel kupon putih, dan uang tunai Rp 150 ribu. Pelaku dikenakan pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Ancaman hukuman maksimal enam tahun. “Pelaku tanpa perlawanan berarti ketika diamankan polisi. Dari interogasi yang kami lakukan, pelaku membenarkan perbuatan yang dilakukannya itu. Motifnya faktor ekonomi, untuk memenuhi kebutuhan dapur dan sekolah anaknya,” ucap Suarnata, Selasa (3/5) kemarin. Jajaran Polsek Kota Singaraja mendalami pemeriksaan untuk mengorek siapa bandar dan jaringan internal kupon togel di Kota Singaraja. Judi kupon togel itu dinilai merugikan masyarakat. Judi itu membuat masyarakat malas bekerja. Warga punya mimpi meraup keuntungan dengan cepat melalui judi. “Kami berusaha membuka siapa bandar togel itu. Sejauh ini, tersangka belum mau bernyanyi. Kami ingin memberantas penyakit masyarakat itu dari bawah,” paparnya. Tersangka Sila baru menyampaikan alasan dia menjual togel karena terbelit ekonomi, untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya. Dikatakan, keempat anaknya itu memerlukan biaya sehari-hari yang cukup besar. Anak-anaknya semua masih sekolah. (kmb34)
Bali Post/kmb34
BARANG BUKTI - Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Suarnata menunjukkan barang bukti kupon togel dari seorang pelaku yang tertangkap, Selasa (3/5) kemarin.
Disbudpar Undang Pengurus Subak Uma Wangi Singaraja (Bali Post) – Setelah menerima pengaduan dugaan penyalahgunaan bantuan hibah Rp 130 juta, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Buleleng Selasa (3/5) kemarin, mengundang pengurus Subak Uma Wangi, Desa Les Kecamatan Tejakula untuk mengklirkan soal itu. Mereka yang diundang adalah panitia perbaikan pura subak, pengurus desa pakraman, dan perbekel. Pada pertemuan itu terungkap, bantuan hibah tahun 2013 tersebut dua kali
dipertanggungjawabkan dan tercatat seratus warga subak menerima pertanggungjawaban bantuan tersebut. Kepala Dinas Disbudpar Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. usai memimpin pertemuan mengatakan dari penjelasan pengurus subak dan panitia perbaikan pura, bantuan hibah itu telah dimanfaatkan sesuai dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diajukan dengan proposal. Pada dokumen itu juga termuat hasil monitoring lapangan. Terpenerima ungkap, pihak bantuan telah menyelesaikan
program perbaikan pura subak termasuk perlengkapan lainnya. Fakta ini sesuai kondisi riil di lapangan yang dipantau 9 Mei 2014 lalu. Setelah menerima bantuan hibah, subak ini mengikuti lomba subak yang digelar pemerintah. Pengurus subak telah mempertanggungjawabkan kepada warga subak hingga dua kali. Pertama oleh panitia perbaikan yang ditugaskan mengelola bantuan hibah. Pertanggungjawaban berikutnya oleh pengurus subak kepada sekitar seratus orang warga subak. Seluruh
warga subak ini menerima pertanggungjawaban tersebut. Dari keterangan ini sebenarnya tidak ada indikasi dugaan dana itu disalahgunakan seperti yang diadukan sekelompok warga beberapa waktu lalu. “Saat kami menerima pengaduan itu baru sepihak. Hari ini (Selasa, 3/5 kemarin -red), kami undang pengurus subak, panitia, aparat desa pakraman, dan desa dinas. Hasilnya, pertanggungjawaban bantuan itu sudah dua kali. Pertama oleh panitia dan kedua oleh pengurus subak. Warga
subak telah menerima pertanggungjawaban itu,” katanya. Untuk menuntaskan persoalan ini, Sutrisna berjanji melakukan mediasi lanjutan 8 Mei 2016 langsung ke Subak Uma Wangi. Pengurus, panitia, aparat desa pakraman, desa dinas, kecamatan, dan pihak terkait lain akan diundang pada mediasi itu. Demikian pula seluruh warga subak termasuk yang mengadukan dugaan penyalahgunaan kalau tercatat sebagai warga subak akan dihadirkan. (kmb38)
JEMBRANA
12
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Ribuan Warga Belum Miliki E-KTP Petugas Disdukcapil Jemput Bola Bali Post/olo
RAPAT – Suasana rapat di BPP yang dihadiri sejumlah pengurus subak, Kepala Desa Asah Duren, dan petugas dari Bidang Perkebunan.
Rapat Pembahasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Ricuh Negara (Bali Post) – Rapat terkait penyaluran pupuk urea bersubdisi yang digelar di ruang rapat Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pekutatan, Selasa (3/5) kemarin, ricuh. Sejumlah peserta rapat yang merupakan warga Desa Asah Duren merasa tidak puas dengan jawaban dari pihak Dinas. Rapat ini membahas adanya laporan ke Dinas bahwa para petani di Asah Duren menjerit lantaran adanya kelangkaan pupuk urea bersubsidi selama beberapa tahun terakhir. Namun, dari klarifikasi yang dilakukan Bidang Perkebunan menghadirkan sejumlah pihak di antaranya subak, babinsa, babinkamtibmas hingga Perbekel Asah Duren, Nyoman Mandia sejatinya tidak ada permasalahan. Tiga dari empat subak abian di Asah Duren yang hadir, menyatakan bahwa sejak 2013 mereka menerima pupuk bersubsidi seusai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disodorkan sebelumnya. Seperti yang diungkapkan tiga klian subak yang hadir. Mereka menyatakan bahwa selama ini penyaluran pupuk bersubsidi,
khususnya urea tidak ada masalah sesuai RDKK. Petugas dari Perkebunan termasuk Kabid Perkebunan, Ni Luh Anggraeni menegaskan bahwa pupuk bersubsidi tidak harus diambil dan apabila ada penyaluran berdasarkan RDKK melalui proses rapat di masing-masing subak. Rapat sempat ricuh, ketika salah seorang warga berpakaian adat menyampaikan pendapat, namun sempat disela Perbekel, Nyoman Mandia. Pembahasan justru merembet di luar permasalahan pupuk bersubsidi yang menjadi inti rapat, sehingga kembali disanggah petugas dari pihak Perkebunan. Pihak warga ini tetap meminta agar petugas verifikasi agar ke lapangan mengecek kondisi. Suasana rapat sempat memanas karena dinilai keluar dari inti persoalan. Bahkan, anggota Babinkamtibmas angkat bicara menyampaikan pendapatnya. Ia mengatakan, rapat tersebut telah keluar dari inti persoalan yakni pupuk bersubsidi. Akhirnya, rapat yang berlangsung hingga tengah hari itu selesai. (kmb26)
Negara (Bali Post) Ribuan warga Jembrana rupanya belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP. Tercatat, ada 4.348 warga. Mereka belum memiliki e-KTP lantaran belum tercetak dan sebagian sudah ready record atau sudah pernah direkam. Namun, saat verifikasi tidak hadir sehingga tidak tercetak dan sebagian lagi belum terekam karena berbagai kendala. Kendala tersebut di antaranya kebanyakan warga lansia atau jompo dan juga yang sakit sehingga tidak bisa datang. Guna mengatasi masalah itu, pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jembrana pun mengambil langkah dengan melakukan jemput bola ke rumah-rumah, khususnya yang lansia dan warga tidak mampu. Kadisdukcapil Ketut Wiaspada didampingi Kabid Administrasi Kependudukan, Dewa Jugaria, Selasa (3/5) kemarin mengatakan sistem jemput bola ke rumah-rumah warga dilakukan untuk memaksimalkan proses perekaman warga. “Kami berharap semua warga memiliki e-KTP yang berlaku seumur hidup. Kami berharap tidak ada yang tercecer, sehingga bagi yang lansia kami terapkan inovasi ini. Kami juga harapkan bagi warga yang mampu datang langsung ke Dinas,” harap Wiaspada. Kepemilikan e-KTP, katanya, diharapkan sama dengan akte kelahiran yang kini mencapai 72 persen. “Untuk
akte kelahiran, Jembrana paling bagus di seluruh Bali,” tandasnya. Hingga saat ini, lanjut Wiaspada, warga yang sudah rekam e-KTP sebanyak 203.567 orang dan yang sudah tercetak 199.219 orang. “Yang belum tercetak 4.348 dan sebagian sudah ready record,” jelasnya. Wiaspada menambahkan, pihaknya kini menggiatkan sistem jemput bola ini ke desa-desa. Untuk memudahkan tim yang bekerja, akan difokuskan di satu tempat yang listriknya aman. Bagi lansia yang sakit atau lumpuh serta benar-benar tidak mampu akan dijemput untuk direkam. “Selasa ini (kemarin-red), tim kami melakukan perekaman ke rumah-rumah warga di Penyaringan, Mendoyo. Seperti salah satu warga yaitu Biang Sayan (80) yang mengalami lumpuh dari Banjar Anyar Kelod Penyaringan,” jelasnya. Diterangkan, warga yang sudah memiliki e-KTP mencapai 87,77 persen. “Memang sulit mencapai angka 100 persen karena setiap hari
Bali Post/kmb
JEMPUT BOLA - Tim dari Disdukcapil Jembrana saat melakukan jemput bola dan perekaman E-KTP ke rumah-rumah warga di Penyaringan, Mendoyo. ada yang usianya 17 tahun dan wajib memiliki KTP,” jelasnya. E-KTP kini sangat penting karena semua administrasi kini secara online. Demikian
juga terkadang untuk kepentingan bagi waris dan lainnya. Pihaknya berharap kepada warga agar mengurus KTP atau administrasi kependudukan sendiri. ‘’Jan-
gan menyuruh orang lain. Ini yang menimbulkan persepsi mengurus KTP atau admisnitrasi lain bayar padahal kalau ngurus sendiri gratis,” jadinya. (kmb)
Bangun Terminal Barang di Gilimanuk
Belum Ada Kejelasan, Keseriusan Pemerintah Dipertanyakan Negara (Bali Post) Wacana pembangunan terminal barang di Penginuman, Gilimanuk, sudah lama mencuat. Bahkan, rencana pembangunan terminal barang tersebut telah diajukan sejak tahun 2014. Akan tetapi, hingga sekarang belum ada kejelasan terkait pembangunannya. Keseriusan pemerintah pun dipertanyakan banyak pihak. Padahal, hal itu merupakan salah satu solusi untuk mengatasi truk-truk yang kelebihan muatan. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishunkominfo) Jembrana, Gusti Bagus Putu Riyadi, Selasa (3/5) kemarin mengatakan setelah Gubernur Bali melakukan inspeksi mendadak ke Jembatan Timbang (JT) di Gilimanuk, dengan tegas ia melarang truk yang kelebihan muatan melanjutkan perjalanan. Dinas terkait di provinsi minta pihaknya melengkapi kembali dokumen rencana pembangunan terminal barang yang sebelumnya sudah diajukan tahun 2014. “Jadi, sudah ada respons dari provinsi,” jelasnya. Dikatakan, karena sebelumnya dianggap terlalu lama tindak lanjut dari pemerintah provinsi maupun pusat, Pemkab Jembrana memutuskan untuk mengubah perencanaan dari terminal barang menjadi fasilitas parkir dengan anggaran penuh dari APBD Jembrana. Menurutnya, dokumendokumen yang ditunjukkan
yang menjadi pertimbangan utama pembangunan terminal barang adalah untuk mengurangi beban jalan raya Denpasar-Gilimanuk dari truk yang kelebihan muatan. “Untuk terminal barang tersebut kami sudah siapkan lahan seluas 3,5 hektar. Karena kami ingin lahan tersebut bermanfaat, kami alihkan untuk membangun fasilitas parkir meskipun masih bisa dikembangkan sebagai terminal barang. Tergantung respons dari pemerintah provinsi dan pusat,” ujar Riyadi. Lebih lanjut dikatakan, kebijakan tegas Gubernur bagi truk yang kelebihan muatan, disusul dengan janji dari pemerintah provinsi memberikan bantuan dana Rp 50 miliar untuk pembangunan terminal barang. “Kepala Bidang Sarana dan Prasarana kami sedang ke pemerintah provinsi untuk menindaklanjuti janji bantuan tersebut,” katanya. Meskipun sesuai dengan aturan, saat sudah menjadi terminal barang kewenangan pengelolaan berada di pemerintah pusat, yang artinya Pemkab Jembrana akan kehilangan aset lahannya. Ditambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut sepanjang pembangunan terminal terlaksana. Pihaknya mengaku siap membantu menugaskan anggotanya di terminal barang tersebut, jika ada permintaan dari pemerintah pusat sebagai pemegang kewenangan. (kmb)
RUSAK – Gorong-gorong di jalan provinsi menuju Bunut Bolong yang rusak didesak segera diperbaiki sebelum masa panen.
Gorong-gorong Rusak Diminta Segera Diperbaiki Negara (Bali Post) – Gorong-gorong yang rusak di Pekutatan menuju Desa Asah Duren diharapkan segera diperbaiki. Warga berharap perbaikan lubang saluran air di tengah jalan itu segera dilakukan sebelum nantinya jalan diperlebar dan diaspal. Saat ini, arus jalan utama menuju objek wisata Bunut Bolong itu terganggu lantaran aktivitas perbaikan drainase. Pengerjaan baru tahap pembuatan drainase di sejumlah titik hingga ke Desa Asah Duren. Namun, di tikungan menuju perbatasan Asah Duren, jalan terputus dan terpasang rambu peringatan pengerjaan gorong-gorong. Sejumlah warga berharap agar pengerjaan gorong-gorong di bawah jalan itu segera dilakukan. Pasalnya, jalan itu cukup padat dan menjadi perlintasan utama kendaraan. Apalagi, saluran drainase sudah dibuat, sehingga ke-
tika hujan air menuju goronggorong tersebut tergenang. “Gorong-gorong agar dikerjakan dulu, karena di tengah jalan. Berbahaya bagi pengguna jalan,” ujar salah seorang warga sekitar ditemui, Selasa (3/5) kemarin. Diharapkan ketika perbaikan gorong-gorong dan jalan putus, agar jangan saat situasi panen. Dengan demikian jalur utama untuk menjual hasil bumi tidak tersendat. Perbaikan jalan antar-kabupaten yang saat ini dikerjakan, menurutnya, sambungan dari jalan sebelumnya sepanjang tiga kilometer. Dari informasi, penggarapan dilakukan bertahap menggunakan dana APBD Provinsi. Nantinya, jalan itu tersambung hingga ke Pupuan sepanjang kurang lebih 12 kilometer. Saat ini jalan tersebut masih bisa dilintasi, tak terkecuali truk. Papan peringatan dipasang di tengah jalan putus lantaran adanya perbaikan gorong-
gorong. Kondisi gorong-gorong tersebut nampak sudah berlubang dan berada di tikungan menurun. Pihak penggarap nampak sudah memasang rambu peringatan di tengah jalan tersebut. Namun, belum ada tanda-tanda perbaikan. Di sisi gorong-gorong itu juga terlihat genangan air dari saluran drainase. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jembrana I Gusti Putu Mertadana mengatakan jalan tersebut merupakan jalan provinsi dan saat ini memang sedang dalam pengerjaan. “Tahun ini ada perbaikan jalan. Itu jalan provinsi. Kami sempat berkoordinasi, tapi teknisnya di sana (provinsired),” terangnya. Perbaikan itu merupakan sambungan dari sebelumnya dari Pekutatan hingga kawasan perkantoran Perkebunan Persil Pekutatan. Jalan ini merupakan akses utama menuju objek wisata Bunut Bolong, Manggisari dan Pupuan, Tabanan. (kmb26)
Bali Post/olo
30 Desa Masuk Zona Merah Rabies Negara (Bali Post) – Penyakit rabies tergolong cukup tinggi di Jembrana. Terbukti, dari 51 desa/kelurahan di Jembrana, 30 diantaranya masuk dalam zona merah (rawan) rabies. Misalnya, di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya dan Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana. Di dua desa ini belakangan marak terjadi kasus gigitan anjing rabies. Pihak Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan pun melakukan upaya pencegahan dengan menargetkan 35 ribu vaksin diberikan kepada Hewan Pembawa Rabies (HPR). Penyuntikan ribuan vaksin itu ditargetkan dilakukan selama tiga bulan ke depan. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Jembrana I Ketut Wiratma, Selasa
(3/5) kemarin mengatakan vaksinasi massal ini dianggarkan dari APBD Jembrana dan APBD Provinsi. Wiratma didampingi Kasi Kesehatan Hewan I Wayan Widharsa mengungkapkan selama bulan ini, stok vaksin rabies masih aman. Sebanyak 5.000 dosis vaksin dibiayai APBD Jembrana dan 34 ribu vaksin dari APBD Provinsi. Namun, dari 34 ribu dosis itu, baru 18.000 yang diterima lantaran keterbatasan gudang penyimpanan. Vaksinasi rabies secara massal, menurutnya, dilakukan di 51 Desa/ Kelurahan atau seluruh Jembrana. Populasi HPR di Jembrana mencapai 38.180 ekor. Diperkirakan, pada akhir Juli 2016, seluruh HPR di desa/kelurahan sudah mendapatkan vaksinasi. ”Satu tim terdiri dari delapan petugas,” ucapnya. (kmb26)
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Satpol PP Tangkap Delapan Gepeng Amlapura (Bali Post) Setelah lama tak muncul di Karangasem, gelandangan dan pengemis (gepeng) kembali beraksi di Kota Amlapura. Para gepeng ini setiap hari memenuhi setiap pasar senggol dan pusat perbelanjaan di Kota Amlapura. Senin (2/5) malam, delapan gepeng yang beraktivitas di depan toko modern di kawasan Jalan Sudirman, langsung ditangkap petugas Satpol PP Karangasem. Dihubungi Selasa (3/5) kemarin, Kepala Satpol PP Karangasem Iwan Supartha mengatakan, gepeng sebelumnya sudah sempat tiarap di Karangasem dan memilih mengais rezeki di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Gianyar. Namun, belakangan mereka kembali beraksi di Kota Amlapura, setelah keberadaan mereka di daerah lain juga terus diburu petugas Satpol PP setempat dan dikembalikan ke tempat asalnya di Pedahan, Kubu. Ada delapan orang gepeng yang diamankan di dekat toko modern sebelah pintu masuk kawasan perumahan Taman Asri, Subagan itu. Kedelapan gepeng yang diamankan itu terdiri dari tiga orang ibu-ibu, tiga anak-anak, dan dua balita. Semuanya mengaku berasal dari Pedahan Kubu, namun tidak ada bukti yang sah karena tidak satu pun dari mereka membawa kartu identitas diri. Setelah didata, mereka diketahui bernama Ni Wayan Temu (20), I Wayan Rangga (5), Ni Wayan Lagas (30), Ni Wayan Rahayu (25), I Ketut Tukad (2), Ni Wayan Kesia (9 bulan), Ni Nengah Manggis (5) ,dan Ni Wayan Dewi (3 tahun enam bulan). Proses penangkapan gepeng ini dilakukan dengan hati-hati. Sebab, dikhawatirkan saat proses penggerebekan, mereka panik dan lari ke tengah jalan raya yang padat kendaraan. Situasi seperti itu bisa membahayakan keselamatan mereka. ”Kami harus gunakan strategi khusus agar mereka bisa kami tangkap semua dengan selamat,” kata Iwan Supartha. Para gepeng ini lantas diangkut ke Kantor Satpol PP dan menginap sehari hingga Selasa (3/5) kemarin. Setelah satu malam diinapkan di Kantor Satpol PP, mereka diserahkan ke Dinas Sosial Karangasem untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah asal mereka. Ibu-ibu yang ditangkap menggepeng itu tak menampik sudah cukup lama menggepeng. Selama menekuni pekerjaan tersebut, mereka mengaku baru pertama kali terjaring razia di Karangasem. Anak kecil dan balita yang mereka ajak juga diakui sebagai anak mereka sendiri. Mereka sengaja mengajak anak-anak untuk mengundang rasa iba masyarakat agar mau memberikan sejumlah uang. Tapi, setelah ditanya lebih jauh kenapa mereka tak pernah kapok melakukan pekerjaan ini, ibu-ibu itu kompak tutup mulut. Sehari-hari, puluhan gepeng biasanya terlihat di pasar senggol depan Makodim 1623/Karangasem dan di pasar senggol depan Gedung UKM Centre di Jalan Gajah Mada. Namun dalam razia Selasa malam itu, menurut Iwan Suparta, tak ada gepeng yang terlihat. Diduga mereka buru-buru sembunyi ketika melihat patroli personel Satpol PP. Iwan Suparta menegaskan, keberadaan para gepeng ini di Kota Amlapura akan terus diburu karena sudah meresahkan warga. Setiap gepeng yang ditemukan dalam proses sidak, akan segera dipulangkan ke daerah asalnya. (kmb31)
Tipu Pengusaha Hotel
Oknum Advokat Diganjar Tiga Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – Oknum advokat Cristhophorus Harno, S.H. (51) akhirnya dijatuhi pidana penjara selama tiga tahun pada sidang pembacaan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Amlapura, Selasa (3/5) kemarin. Dia dinyatakan terbukti bersalah sesuai dakwaan kedua JPU yakni melakukan penggelapan uang Rp 4,565 miliar lebih dari dua perusahaan milik saksi korban, sesuai pasal 372 KUHP. Atas putusan itu, terdakwa Cristhophorus Harno memberikan sinyal dia akan melakukan upaya hukum banding. Dia dan penasihat hukumnya minta kepada majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih, untuk diberikan fasilitas rekaman persidangan. Terdakwa mengatakan, pihaknya memang sudah merekam persidangan dan nantinya rekaman miliknya bakal dicocokkan dengan rekaman milik majelis PN Amlapura. Putusan majelis lebih ringan enam bulan dibandingkan tuntutan JPU Gede Putu Juliarsana, S.H. dan kawan-kawan yang menuntut terdakwa yang sebelumnya beralamat di Denpasar itu agar dihukum tiga tahun dan 10 bulan penjara. Terdakwa selama ini ditahan di Lapas Karangasem. Majelis hakim menyatakan tak sependapat dengan JPU yang menyatakan terdakwa terbukti melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan. Namun, yang terbukti dakwaan kedua melanggar pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Pertimbangan memberatkan dari majelis hakim, terdakwa seorang advokat yang seharusnya paham hukum sehingga tak melanggarnya. Selain itu, terdakwa berbelit-belit dalam persidangan. Sementara pertimbangan meringankan, terdakwa sopan, belum pernah dihukum dan menanggung keluarga. Perbuatan terdakwa menggelapkan uang milik koban atau milik dua perusahaan yang masing-masing mengelola hotel di Candidasa, menyebabkan saksi korban Ni Ketut Sariani selaku salah satu pemilik hotel menderita kerugian Rp 4,565 miliar lebih. Terdakwa beberapa kali minta dan diberikan uang sampai total sebanyak Rp 4,565 miliar dengan tujuan untuk membayar pembelian tanah di sebelah hotel milik saksi korban di Candidasa, mengurus PT PMA, mengurus dengan menyogok petugas pajak guna penghentian penagihan pajak timeshare dan keperluan lain. Namun, meski sudah diberikan uang sampai total sejumlah itu baik secara tunai maupun lewat transfer bank, tapi terdakwa tidak mempertanggungjawabkan uang itu. Tanah tidak terbeli. Gugatan konsinyasi pada semua tingkatan pengadilan kalah, PT PMA tak ada realisasi, bahkan perusahaan saksi korban yang dikatakan terdakwa menunggak pajak, sehingga dikejar aparat pajak dan dikatakan suami saksi korban bakal ditangkap polisi, ternyata saat dintanyakan ke Kantor Pajak Pratama di Gianyar, hotel itu dinyatakan tidak ada utang pajak. Saksi korban merasa ditipu terdakwa. Terdakwa akhirnya berkelit dan mengatakan uang itu dipakai mengurus perkara lain dari perkara Kenneth yakni suami saksi korban. Dengan begitu, peruntukan pemberian uang itu tidak sesuai. “Segala hal yang menyangkut upaya hukum banding saya, saya serahkan sepenuhnya kepada penasihat hukum saya,” ujar Harno. Sebelumnya, dalam persidangan maupun dalam pembelaannya, terdakwa menyampaikan bahwa masalah uang Rp 4,565 miliar itu sempat hendak diselesaikan terdakwa secara kekeluargaan. Di mana, terdakwa menyatakan bersedia mengembalikan uang sebanyak itu setelah menjual aset-asetnya. Namun, kata terdakwa, saksi korban malah melaporkannya ke Mapolda Bali. Terdakwa juga berkilah, pemberian uang Rp 4,565 miliar dari saksi korban dan suaminya adalah atas dasar sukarela, di mana dia adalah inhouse lawyer pada dua perusahaan milik saksi korban. Di dua perusahaan berupa PT yang mengelola hotel di Candidasa itu, terdakwa digaji Rp 10 juta per bulan. (013)
13
KARANGASEM Dipanggil sebagai Tersangka
Baktiyasa Ajukan Praperadilan Amlapura (Bali Post) –
Direktur PDAM Karangasem I Gede T. Baktiyasa, S.H., Selasa (3/5) kemarin, dipanggil guna didengar keterangannya sebagai tersangka oleh penyidik Kejari Amlapura. Namun, Baktiyasa tidak memenuhi panggilan penyidik. Bahkan, ia melakukan perlawanan melalui pengajuan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Amlapura. Surat permohonan praperadilan dilayangkan dan diterima panitera muda pidana PN Amlapura dengan nomor : 01/Pid. Pra/2016/PN.TAP. Pengajuan surat permohonan praperadilan di PN dihadiri langsung Baktiyasa asal Desa Datah itu. Sementara saat menyampaikan surat tembusan ke Kejari, dia tak ikut dan hanya diwakili lima dari tujuh kuasa atau penasihat hukumnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Baktiyasa ditetapkan sebagai tersangka penyidik Kejari Amlapura. Dia dijerat pasal gratifikasi pada kasus pengangkatan karyawan kontrak menjadi karyawan tetap di PDAM Karangasem. Baktiyasa antara lain dituding minta sejumlah uang agar karyawan kontrak lolos diangkat menjadi pegawai tetap. Di lain pihak, ada karyawan yang dipecat. Pada intinya, kata Ketua Tim Pembela Gede Baktiyasa, Nyoman Sunarta, S.H. didampingi anggotanya Made Suardana, S.H., M.H. dan Made Sukerana, S.H., kliennya minta penundaan pemanggilannya
sebagai tersangka guna didengar keterangannya di depan penyidik. Masalahnya, Baktiyasa mengajukan praperadilan. Karena itu, penyidik Kejari diminta menunda pemanggilan Baktiyasa sampai ada putusan majelis hakim mengenai permohonan peraperadilan itu. “Sidang praperadilan berlangsung cepat, paling seminggu sudah ada putusan majelis hakim. Karena itu, penyidik Kejari kami harapkan bersabar. Klien kami ditetapkan menjadi tersangka dan kami memiliki hak hukum dan pengajuan praperadilan juga dilindungi UU,” tambah Made Sukerana. Para penasihat hukum Baktiyasa mengatakan, Direktur PDAM Baktiyasa tidak mengerti dan tidak tahu mengapa dirinya dijadikan tersangka atas perkara yang tidak pernah dilakukannya. Baktiyasa merasa tidak pernah melakukan perbuatan melawan hukum yang dituduhkan kepadanya. ”Klien kami merasa ada fitnah keji yang ditujukan kepadanya,” katanya. Soal seperti apa fitnah itu,
Bali Post/013
PRAPERADILAN - Sejumlah penasihat hukum Direktur PDAM Karangasem Gede T. Baktiyasa yang ditetapkan sebagai tersangka kasus grativitasi menyampaikan tembusan permohonan praperadilan diterima para jaksa di Kejari Amlapura, Selasa (3/5) kemarin. lanjut Suardana, semuanya bakal dibeberkan pada sidang praperadilan. Salah satu contoh, kliennya dijerat dengan pasal gratifikasi, tapi hanya satu orang kliennya sebagai direktur dijerat. Biasanya dalam kasus gratifikasi, tidak hanya satu orang tersangka tetapi siapa memberi gratifikasi, siapa sejatinya yang menerima dan siapa turut serta melancarkan pemberian gratifikasi itu menjadi tersangka. ”Dengan fakta itu, klien kami sudah difitnah. Kami menduga dalam
pemanggilan saksi-saksi oleh pihak penyidik Kejari, ada saksi yang memberikan keterangan palsu. Jika itu nanti terbukti ada keterangan palsu, kami akan melaporkan dan pelakunya dijerat pasal memberikan keterangan palsu dengan ancaman hukuman sampai tujuh tahun,” kata Suardana. Suardana mengatakan, kliennya Baktiyasa didera persoalan di internal PDAM Karangasem. Hal itu diduga karena Baktiyasa menerapkan kepemimpinan yang tegas
dan disiplin, sehingga memicu persoalan internal. Dia telah memasuki masa tugas pada periode kedua sebagai Direktur PDAM dan karena sikap tegasnya, akhirnya dicari-cari kesalahannya. Direktur Baktiyasa dilaporkan melalui surat kaleng berkali-kali di antaranya oleh pihak LSM yang menamakan diri LSM Peduli Karangasem. Namun, laporan itu setelah ditelusuri tidak benar dan kini dia berupaya dijatuhkan secara sistematis dengan memanfaatkan orang dalam untuk menjebaknya. (013)
Kasus Gratifikasi Baktiyasa
Sekda Akui Bertemu Lima Pegawai PDAM Amlapura (Bali Post) Sekda Karangasem, I Gede Adnya Mulyadi, menanggapi serius tudingan Dirut PDAM Karangasem I Gede T. Baktiyasa. Saat dihubungi Selasa (3/5) kemarin, Adnya Mulyadi mengakui pernah bertemu dengan lima pegawai PDAM Karangasem yang menjadi saksi kunci terungkapnya kasus gratifikasi itu. Namun, ia membantah kalau pertemuan itu diartikan untuk merencanakan kasus gratifikasi untuk menjerat Baktiyasa. Adnya Mulyadi menegaskan, pertemuan terjadi karena ada permohonan dari Kejari Amlapura untuk melakukan pemeriksaan terhadap kelima pegawai PDAM itu. Saat itu, kasus gratifikasi ini masih dalam proses penyelidikan Kejari Amlapura. Sebab, untuk bisa melakukan pemeriksaan terh-
adap kelima pegawai PDAM, kata dia, harus dilakukan seizin Sekda. ”Jadi, saya tidak tahu ada kasus seperti ini. Demi Tuhan, tidak ada niat seperti itu (merekayasa kasus melengserkan Baktiyasa -red),” kata Adnya Mulyadi. Selain memberikan izin untuk dimintai keterangan, saat itu Sekda Adnya Mulyadi juga meminta agar kelima saksi kooperatif. Pihaknya juga tegas membantah, kalau saat pertemuan itu, sampai ada jaminan dari Bupati Karangasem bahwa kelima saksi tidak akan dipecat jika mau bicara jujur terhadap setoran mereka kepada Dirut PDAM Karangasem untuk memperoleh SK pengangkatan sebagai pegawai tetap. Adnya Mulyadi mengaku tidak tahu, kenapa Baktiyasa bicara menyudutkan dirinya. Ia
mengaku hubungannya dengan Baktiyasa selama ini baik-baik saja. Sekda yang juga sebagai Badan Pengawas PDAM menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada penegak hukum. Disinggung langkah yang akan ditempuh Badan Pengawas dalam kasus ini, Adnya Mulyadi mengaku masih menunggu kepastian kasus ini, setelah Baktiyasa mengajukan praperadilan ke PN Amlapura, Selasa (3/5) kemarin. Dia mengaku tidak mau berbicara lebih jauh untuk menghormati asas praduga tak bersalah. Baktiyasa sebelumnya menuding kesaksian kelima saksi dari pegawai aktif PDAM itu adalah bagian dari rekayasa Badan Pengawas PDAM untuk menggulingkan dirinya dari posisi Dirut PDAM Karangasem. Ia mengakui, hubungan-
nya dengan Badan Pengawas PDAM belakangan memang tidak harmonis, pascaterjadi pergantian kursi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem. Ia merasa tudingannya makin menguat setelah kelima saksi kunci itu, kata Baktiyasa, sempat dipanggil Ketua Badan Pengawas yang juga Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi. Kelima saksi itu bertemu dengan Ketua Badan Pengawas saat kasus ini dalam penyelidikan Kejari Amlapura. Baktiyasa menduga, pemanggilan kelima pegawainya itu erat kaitannya dengan pengungkapan kasus ini. ”Bahkan, saya dengar Ketua Badan Pengawas itu berani memberikan jaminan kelima saksi itu tidak akan dipecat maupun terlibat proses hukum, jika mau mengungkap fakta-fakta yang
menyudutkan saya,” terang Baktiyasa Senin (2/5) lalu. Kelima saksi itu, kata Baktiyasa, adalah Ida Bagus Sudirga Wisnawa dari Griya Jungutan, Desa Jungutan Kecamatan Bebandem, I Ketut Mudana Wirata dari Lingkungan Susuan, Kelurahan Karangasem, Ni Ketut Budiartini Dewi asal Desa Sibetan Kecamatan Bebandem, I Kadek Partayasa dari Desa Tegallinggah Kecamatan Karangasem, dan Ni Nengah Kasih dari Desa Pidpid, Kecamatan Abang. Dari pemanggilan kelima saksi itu oleh Badan Pengawas, Baktiyasa menyimpulkan ada andil Badan Pengawas PDAM dalam pengungkapan kasus ini. Sebab, ia sangat aneh, Kejari Amlapura bisa mengungkap kasus gratifikasi tanpa adanya laporan dari korbannya. (kmb31)
Tekan Penyalahgunaan Narkoba
Lapas Bekali Narapidana Keterampilan PEMBERANTASAN narkotika kini menjadi salah satu agenda serius pemerintah. Setiap lapas yang diduga menjadi sarang peredaran gelap narkotika, terus dirazia petugas. Namun, Lapas Karangasem punya cara tersendiri untuk membuat para tahanannya sejenak “melupakan” barang haram itu. Dalam menjalani masa hukuman di dalam lapas, setiap narapidana dibekali keterampilan melalui berbagai program pembinaan yang melibatkan banyak pihak. Kepala Lapas Karangasem, Kusbiyantoro, mengatakan, saat ini Lapas Karangasem dihuni 168 tahanan. Jumlah ini melebihi kapasitas lapas yang sebenarnya hanya bisa menampung 140 tahanan. Dari jumlah itu, lebih dari 80 narapidana adalah kasus narkotika. Mayori-
tas dari mereka merupakan narapidana pindahan dari Lapas Kerobokan. Sejak awal, pihaknya mengaku menerapkan aturan ketat, untuk mencegah adanya berbagai jenis narkotika masuk ke dalam lapas. Bahkan, pihaknya rutin melakukan sidak internal sebanyak empat kali dalam sebulan. Selain itu, juga menggandeng lembaga lain seperti TNI/Polri, LSM, pemerintah daerah, hingga lembaga keagamaan. ”Agar mereka (narapidana) perlahan bisa melupakan narkoba, mereka harus dibuat sibuk. Kami bekali mereka berbagai program keterampilan di dalam Lapas Karangasem,” kata Kusbiyantoro, Senin (2/5) lalu. Beberapa program keterampilan itu, seperti menjadi peternak babi, menjadi tukang cetak batako, hingga
keterampilan kerja perkantoran yang bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Karangasem. Selain itu, untuk menjaga kesehatan mental dan fisik mereka di dalam lapas, para narapidana juga rutin mengikuti program olahraga seperti futsal, tenis meja, hingga bulu tangkis. Sehari-hari, para narapidana juga mendapat siraman rohani keagamaan untuk mempertebal keimanannya agar menjadi orang yang taat beribadah. ”Orang tahunya di dalam lapas, mereka hanya ada di dalam sel tahanan. Padahal, kami juga melatih mereka keterampilan dan melakukan pembinaan. Tidak mungkin tahanannya hanya kami beri makan,” kata Kusbiyantoro. Dengan berbagai kesibukan seperti itu, Kusbiyantoro mengaku para tahanan
Bali Post/gik
PROSES PEMBINAAN - Narapidana yang beragama Kristen melantunkan syair-syair ketuhanan dalam proses pembinaan narapidana di dalam Lapas Karangasem, Senin (2/5) lalu. narkotika di Lapas Karangasem perlahan bisa melupakan narkoba. Setidaknya hal itu dapat dilihat pada setiap sidak internal atau sidak melibatkan TNI/Polri, belum pernah ditemukan narkoba di dalam lapas. Baru-baru ini, Lapas Karangasem juga melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba dalam kemasan bondres. Selain terkesan lebih santai, pesan yang disampaikan lebih mudah
sampai kepada narapidana karena disampaikan dengan ringan dalam kemasan hiburan. Dengan berbagai program keterampilan itu, pihaknya berharap para narapidana setelah bebas mengubah sikap dan punya keterampilan yang bisa dijadikan bekal untuk hidup. Dengan demikian, setelah bebas mereka akan lebih mudah diterima masyarakat sekitar. (gik)
14 Wajan Bisa Perkuat Sinyal Internet SETELAH berhasil membuat inovasi alat penghemat bahan bakar dengan reaktor air dan soda kue pada sepeda motor, lagi-lagi SMKN 3 Tabanan memperkenalkan inovasi barunya berupa mini tower (wajan bolic) yang berfungsi memperkuat sinyal internet. Wajan bolic dibuat dari bahan yang mudah didapatkan di pasaran seperti kuali/wajan dan pipa paralon. Inovasi pelajar SMKN 3 Tabanan itu dipamerkan di Gedung Maria mulai Selasa (3/5) kemarin hingga Rabu (4/5) ini serangkaian Hari Pendidikan Nasional yang digagas PGRI Kabupaten Tabanan. Kepala Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer (TKJ) SMKN 3 Tabanan I Putu Agus Suparthama, S.P., menjelaskan wajan bolic yang berbentuk layaknya tower mini ini merupakan sistem wireless radio komunikasi internet. Alatnya cukup sederhana, karena hanya menggunakan wajan dan kuali. “Ini hasil kreativitas siswa jurusan teknik komputer dan jaringan. Proses pembuatannya hanya satu hari,� ucapnya. Pembuatan wajan bolic ini terinspirasi dari kecenderungan pemakaian internet yang semakin menjangkau masyarakat luas. Internet kini layaknya kebutuhan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi lebih luas. “Internet ibarat sarapan pagi. Sayangnya, layanan koneksi terkadang terbatas geografis, terutama di desa jangkauannya kurang maksimal. Alternatifnya bisa menggunakan terobosan ini,� jelasnya. Wajan bolic yang dibuat dengan biaya Rp 300 ribu memiliki sistem yang luar biasa. Dengan alat ini setidaknya bisa menangkap dan memancarkan sinyal frekuensi wifi wireless frekuensi 2,4 GHZ. Jika dengan USB normal jangkauan sinyal internet maksimal 50 meter, kalau dipasang di antena wajan bolic buatan siswa tersebut, daya tangkap sinyal bisa mencapai 2-3 kilometer dalam keadaan los (tanpa halangan). (bit)
TABANAN Desa, Garda Terdepan Pembangunan Bangsa Tabanan (Bali Post) Desa merupakan garda terdepan pembangunan bangsa. Untuk itu, Wakil Bupati I Komang Gede Sanjaya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan ikut membangun dan mengembangkan desanya masing-masing, sehingga bisa berdikari. Demikian disampaikannya saat menghadiri undangan penilaian lomba desa terpadu 2016 di Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan, Selasa (3/5) kemarin. Wabup juga mengingatkan tentang Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa yang telah mengubah secara prinsip pelaksanaan tata kelola pemerintahan desa. “Bagaimana mewujudkan desa sebagai garda terdepan pembangunan bangsa, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI,� ujarnya. Menurut Sanjaya, lomba desa terpadu merupakan salah satu tolok ukur untuk menentukan keberhasilan roda pemerintahan desa dengan menyelaraskan pelaksanaannya bersama partisipasi masyarakat. Lomba ini juga untuk meneliti dan mengevaluasi keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam pembangunan desa.
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Sementara itu, Ketua Tim Penilai I Putu Adi Supraja menjelaskan, penilaian tingkat kabupaten ini berpatokan pada delapan kriteria yang meliputi pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan, dan pemberdayaan kesejahteraan masyarakat. Penilaian masing-masing desa yang menjadi wakil kecamatan dilakukan bergilir. Penilaian dimulai dari Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, 19 April 2016 lalu dan terakhir di Desa Sesandan. Desa yang berhasil meraih juara satu akan didaulat sebagai duta Kabupaten Tabanan di tingkat provinsi. Perbekel Sesandan I Nengah Suarya, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabanan karena lomba desa terpadu serta lomba pelaksana terbaik kesatuan gerak PKK dan BBGRM dapat berjalan dengan baik. Sesandan merupakan satu dari 12 desa di Kecamatan Tabanan. (kmb28) PENILAIAN – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri penilaian lomba desa terpadu tingkat kabupaten di Sesandan.
Tiga Warga Tegal Jadi Digigit Anjing Rabies Tabanan (Bali Post) – Meski telah dilakukan vaksinasi massal terhadap Hewan Penular Rabies (HPR), korban gigitan anjing positif rabies masih terjadi Desa Tegal Jadi, Kecamatan Marga. Tiga warga desa ini digigit anjing liar, Senin (2/5) lalu, dan dari pemeriksaan sampel dinyatakan anjing yang menggigit positif rabies. Tiga warga tersebut adalah I Nengah Sumerta (60) digigit di kaki kiri, Pande Putu Surya (7) digigit di tangan kiri, dan Ni Luh Nyoman Galih Yoana Kesuma Yanti (8) digigit di kaki kanan. Ketiganya sudah mendapatkan VAR. Kepala Dinas Peternakan
Kabupaten Tabanan Wayan Kotio mengatakan, walau telah dilaksanakan vaksinasi massal tidak menutup kemungkinan ada anjing yang positif rabies. Sebab, pada saat vaksinasi massal tidak semua anjing di satu lokasi divaksin. Terlebih jika anjing tersebut berstatus anjing liar.
“Standar vaksinasi adalah 70 persen tervaksin dari total populasi anjing di daerah tersebut,� ujarnya, Selasa (3/5) kemarin. Menurutnya, bisa juga anjing peliharaan tidak dibawa keluar oleh pemiliknya untuk divaksin. Untuk menangani kasus tertinggal ini, setelah vaksinasi
massal yang berlangsung serentak selama tiga bulan akan dilakukan revaksin. Petugas bakal menyusuri daerah yang telah menjalani vaksinasi massal untuk memvaksin anjing yang belum divaksin. Meski sudah mendapatkan vaksin, Kotio berharap warga tetap waspada dan tidak membiarkan anjing peliharaannya berkeliaran. Sebab, berdasarkan teori, daya tahan tubuh yang terbentuk dalam tubuh anjing setelah divaksin membutuhkan
Sepuluh Tahun Tangani 20 Jenazah Telantar
Bali Post/bit
PAMERAN - Siswa jurusan TKJ SMKN 3 Tabanan bersama kepala program keahlian TKJ memperlihatkan inovasi barunya sebelum dibawa ke Gedung Maria untuk mengikuti pameran pendidikan.
Tabanan (Bali Post) – Selain menangani masyarakat miskin, gangguan jiwa, dan tuna sosial, Dinas Sosial Kabupaten Tabanan juga mengurus jenazah telantar baik yang tidak memiliki identitas maupun tidak memiliki keluarga. Kepala Bidang Bantuan Jaminan Sosial Dinas Sosial Tabanan Ni Made Murjani mengungkapkan, sepanjang 10 tahun ini pihaknya telah menangani 20 jenazah telan-
menggunakan batu. Mereka memarkir motor agak ke utara sehingga tidak terlihat, namun dari rekaman tampak jelas. “Dari rekaman pelemparan dilakukan sekitar pukul 18.30 wita. Mereka melempar tiga kali termasuk yang paling dekat yang akhirnya merusak kamera,� jelasnya. Pihaknya belum melapor ke polisi, karena berharap keduanya datang meminta maaf. Untuk memberi peringatan, ia meng-up load empat foto di media sosial yang memperlihatkan kedua pelaku sedang melemparkan batu ke arah kamera. “Semoga dengan munculnya foto dan berita di FB, mereka sadar dan mau datang minta maaf. Tetapi kalau tidak, terpaksa kami lapor ke polisi,� tandasnya. (kmb)
penanggungan. Hal inilah yang membebani pembiayaan di rumah sakit atau puskesmas. Dinas Sosial boleh mengeluarkan surat keterangan tidak mampu sehingga pasien yang telantar di rumah sakit ditanggung biaya pengobatannya oleh negara. “Tetapi saat ini surat keterangan tidak mampu sudah tidak bisa lagi dikeluarkan oleh Dinas Sosial,� katanya. Murjani mengharapkan
kewenangan ini bisa kembali dilakukan oleh Dinas Sosial, sehingga penanganan masyarakat telantar yang membutuhkan pendanaan dalam pengobatan bisa ditanggung oleh pemerintah hanya dengan surat keterangan tidak mampu. Saat ini untuk bisa mendapatkan JKN, penerima bantuan iuran harus masuk dalam data RTM. Jadi, jika tidak masuk harus mendaftar menjadi peserta JKN mandiri,� tandasnya. (kmb24)
Telepon Penting TABANAN Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM
0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213,
Warung Global
CCTV KONI Dirusak Tabanan (Bali Post) Dua remaja anak baru gede (ABG) terekam CCTV saat merusak salah satu kamera CCTV di Kantor KONI Kabupaten Tabanan dengan cara melempar batu, Minggu (1/5) petang. Sekretaris Umum KONI Tabanan I Made Miasa mengetahui hal itu saat masuk kantor dan mengecek monitor CCTV, Senin (2/5) pagi. Ia menemukan salah satu kamera chanel 2 di bagian selatan tidak berfungsi dengan baik. “Saya cek monitor, ternyata kamera chanel 2 kurang bagus. Setelah saya periksa, kacanya pecah,� ungkapnya. Miasa kemudian mengecek rekaman CCTV dan melihat dua orang remaja melakukan perusakan dengan cara melempar
tar. “Semuanya disemayamkan sesuai kepercayaan masing-masing jika diketahui identitasnya,� ujarnya, Selasa (3/5) kemarin. Dana penguburan didapat dari anggaran yang memang dikhususkan setiap tahun. Sebelum disemayamkan, Dinas Sosial menerima surat dari kepolisian yang menyatakan bahwa jenazah tersebut telantar. Akan tetapi, pelayanan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas tidak mendapat dana
waktu tiga minggu. “Jadi, sebelum tiga minggu ternyata anjing menggigit lagi, korbannya bisa terjangkit rabies,’’ jelasnya. Diskes Tabanan menggelar vaksinasi sejak April dan akan berlangsung selama tiga bulan. Setiap kecamatan mengadakan vaksinasi massal di daerah yang masuk zona merah atau pernah ditemukan kasus gigitan positif rabies. Setelahnya baru dijadwalkan vaksinasi di daerah zona kuning dan zona hijau. (kmb24)
Aparat Mesti Waspada terhadap WNA KITA tidak bisa mengatakan WNA yang datang ke Bali berbuat tidak baik, pasalnya ada juga yang berbuat baik. Gung Derah di Denpasar melontarkan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Kejahatan WNA di Bali’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Selasa (3/5) kemarin. Kejahatan yang dilakukan oleh pihak mana pun, lanjut Gung Derah, tidak bisa diterima, apalagi Bali merupakan daerah tujuan wisata sehingga akan kena dampaknya. Aparat berwenang jangan lengah, pencegahan dini sebaiknya ditingkatkan. Fera di Tabanan dan Ayu di Petang juga menyarankan demikian. Orang Bali terkenal ramah tamah dan cinta damai, meskipun demikian harus tetap waspada terhadap WNA. Jangan mudah disuap.
Menurut Armayani di Taiwan, petugas berwenang lebih tahu soal keberadaan warga asing di Bali dan sampai kapan berlaku masa tinggalnya. Semua datanya sudah terdata secara online, termasuk warga asing yang bekerja. Untuk itu, tidak ada lagi yang harus memberikan komentar. Nah, ketika berbuat onar seperti ini, siapa yang akan bertanggung jawab. Jangan sampai lengah, sebab walau peraturan banyak, banyak juga pelanggarnya. Arya di Denpasar dan Becik
di Tuban melihat bahwa masih ada unsur ewuh-pakewuh aparat yang bertugas. Pihak Imigrasi harusnya selalu melakukan komunikasi secara intens dengan aparat terbawah di mana warga asing berdomisili. Warga asing selain membawa dolar ke Bali, juga ada yang berbuat tidak baik. Untuk itu, jika ada warga asing yang terlibat kejahatan di Bali jangan buru-buru didepor-
tasi, siapa tahu mereka adalah sindikat kejahatan yang lebih besar. Jangan sampai jika ada lagi warga asing yang berbuat onar, dikatakan kecolongan. Jadi, tetap waspada dan selektif terhadap para pendatang ke Bali. Pendapat di atas dibenarkan oleh Made Bimasena di Gianyar dan Made Torek di Ubung. Mereka menyampaikan bahwa
kejahatan yang dilakukan oleh WNA di Bali sangat masif dan semakin parah. Made Jujur di Tabanan menyatakan ini sebagai konsekuensi Bali sebagai daerah wisata. Limbah pariwisatanya ya seperti ini. Puja Astawa di Bangli menyarankan jika ada lagi kasus serupa, langsung saja dieksekusi atau tembak di tempat. (sikha)
37 15
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Napoli dan Roma Perebutkan Posisi ’’Runner-Up’’
JADWAL PERTANDINGAN Liga Champions Semifinal, Pertandingan II Kamis (5/5) dini hari Real Madrid vs Manchester City Hasil Liga Inggris Chelsea vs Tottenham Hotspur 2-2 -----------------------------------------------------------1. Leicester City 36 22 11 3 64-34 77* 2. Tottenham 36 19 13 4 67-28 70 3. Arsenal 36 19 10 7 59-34 67 4. M. City 36 19 7 10 68-38 64 5. M. United 35 17 9 9 43-31 60 20.Aston Villa
36
3
7 26 27-72 16**
Pencetak gol : 25 - Harry Kane (Tottenham Hotspur) Liga Italia Genoa vs AS Roma 2-3 Napoli vs Atalanta Bergamo 2-1 -----------------------------------------------------------1. Juventus 36 28 4 4 69-18 88* 2. Napoli 36 23 7 6 74-31 76 3. AS Roma 36 21 11 4 77-40 74 4. Inter Milan 36 19 7 10 47-34 64 5. Fiorentina 36 17 9 10 56-40 60 20.Verona
36
4 13 19 30-59 25**
Pencetak gol : 32 - Gonzalo Higuain (Napoli) Liga Spanyol Malaga
vs Levante
3-1
vs VfB Stuttgart
6-2
Liga Jerman Werder Bremen
Ket. *= juara, ** = degradasi
Bali Post/rtr
DIRAYAKAN - Pemilik Leicester City Vichai Srivaddhanaprabha tiba di Restoran San Carlo Pizzeria untuk merayakan kesuksesan timnya.
Perayaan Sederhana dengan Pizza dan Bir LEICESTER City mengikuti jejak kesuksesan Nottingham Forest yang menjuarai kompetisi Liga Utama Inggris pada 1977/1978 dengan label klub yang amat tidak diunggulkan. Leicester yang didirikan pada 1884, hanya dijagokan satu orang dari 5.000 petaruh pada awal musim. Faktanya, Leicester justru tampil di luar dugaan dengan jauh mengungguli kekuatan klub-klub yang langganan juara seperti Manchester City dan United, Chelsea serta Arsenal. Uniknya gelar juara klub berjuluk the Foxes itu justru tidak ditentukan oleh pertandingan mereka sendiri. Kesuksesan tim asuhan Claudio Ranieri itu justru terjadi pada derby London yang mempertemukan peringkat kedua Tottenham dan juara bertahan Chelsea yang enggan menyerah hingga akhir pertandingan. Namun pasukan Ranieri telah memberikan kerusakan parah terhadap lawan-lawannya dengan mendulang hasil-hasil bagus untuk memuncaki klasemen sejak 23 Januari. Sedangkan rival-rivalnya kerap tergelincir. Hal yang menakjubkan, Leicester menghabiskan separuh musim lalu dengan menghuni dasar klasemen liga, sebelum di fase akhir mampu bangkit untuk menghindari ancaman degradasi. Mereka memulai musim dengan label difavoritkan akan terdegradasi, namun pada Natal lalu klub milik pengusaha asal Thailand Vichai Srivaddhanaprabha mulai menjadi kandidat serius untuk juara yang pada saat bersamaan Chelsea dan Manchester City terseok-seok. Tottenham masih mengikuti persaingan untuk meraih gelar perdana sejak 1961, namun hasil imbang 1-1 yang didapat Leicester di markas Manchester United pada pekan lalu membuat pasukan Ranieri telah meletakkan satu tangan ke trofi. Gol larut Hazard ke gawang rival London-nya di Stamford Bridge mengunci nasib Jamie Vardy dkk. ke tangga juara. Mantan penyerang Inggris Alan Shearer, yang memenangi gelar pada 1995 bersama Blackburn Rovers, berkata, ‘’Bagi tim seperti Leicester yang menyingkirkan para raksasa dengan kekayaan dan pengalaman mereka -- menurut saya ini merupakan hal terbesar yang terjadi di sepak bola.’’Dan usai pesta semalaman, serombongan armada Leicester dengan menggunakan bus menuju pusat kota usai menjalani latihan di pagi hari. Ditemani sang pemilik Srivaddhanaprabha, mesin gol Vardy dkk. menyantap pizza dan bir di restoran Italia San Carlo Pizzeria. Inilah perayaan sederhana tim juara. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
PAWAI - Fans Leicester City berpawai di sekitar Stadion King Power setelah tim kesayangannya dipastikan meraih gelar juara Liga Utama Inggris 2015/2016, Selasa (3/5) kemarin.
Leicester City Cetak Sejarah
London Impian Leicester untuk memenangi gelar Liga Inggris menjadi kenyataan, Selasa (3/5) kemarin, ketika satu-satunya pesaing mereka, Tottenham Hotspur, bermain imbang 2-2 di markas Chelsea. Hasil ini membuat “The Foxes” untuk pertama kali menjadi juara sepanjang sejarah klub tersebut. Hasil ini memicu perayaan besar di kota Inggris tersebut serta di tempat jauh seperti Thailand dan Jepang. Sementara para pemain Leicester menyaksikan pertandingan itu dengan rasa gugup bersama para penggemar di bar-bar lokal yang berjarak 160 kilometer dari tempat pertandingan berlangsung. Gol-gol dari pemain Tottenham Harry Kane dan Son Heung Min terlihat seperti akan membuat persaingan perebutan gelar ini masih akan diteruskan pada akhir pekan ini. Bagaimanapun Gary Cahill memperkecil ketertinggalan Chelsea pada menit ke-60, dan pemain pengganti Eden Hazard menyamakan kedudukan pada menit ke-83 untuk mengakhiri harapan tipis Spurs, serta memicu kegembiraan kubu Leicester dan mantan manajer Chelsea Claudio
Ranieri. tamford Ketika pertandingan di Stamford Bridge usai, tayangan televisi memperlihatkan para pemain Leicester melakukan perayaan di ruang tamu pencetak gol terbanyak Jamie Vardy. r, pesta Di tempat lain di Leicester, terbesar yang pernah ada pun dimulai, sedangkan di Thailand, markass pemilik nggemar klub King Power, pasukan penggemar Leicester juga berpesta pora. Dengan dua pertandingan tersisa, gka atas Leicester memimpin tujuh angka am, dan tim peringkat kedua Tottenham, pertandingan Sabtu menjamu Everton n lap of akan menghadirkan perayaan honour. pada Le“Pertama-tama, selamat kepada icester City dan kepada Claudio Ranieri. Musim yang fantastis,” kata manajer aya sanSpurs Mauricio Pochettino. “Saya
gat kecewa namun sekarang kami harus berjuang untuk peringkat kedua.” “Musim menakjubkan yang masif untuk Leicester, Claudio, para pemain, dan para penggemar. Mereka layak untuk hal ini.” (rtr/ant) GELAR JUARA LIGA UTAMA INGGRIS 2016 - Leicester City 2015 - Chelsea 2014 - Manchester City 2013 - Manchester United 2012 - Manchester City 2011 - Manchester United 2010 - Chelsea
Roma Perburuan posisi runner-up Serie A Liga Italia makin sengit. Baik Napoli maupun AS Roma sama-sama ngotot hingga akhir kompetisisi ini untuk mengejar posisi yang menggaransi tiket lolos langsung ke Liga Champions musim depan. Di pekan ke-36, Selasa (3/5) kemarin, Napoli membekuk tamunya Atalanta 2-1. Sedangkan AS Roma kembali tampil cemerlang dengan membungkam tuan rumah Genoa 3-2. Bintang kedua laga itu adalah Gonzalo Higuain dan pemain veteran Francesco Totti. Higuain membukukan golnya yang ke-32 di liga, dengan menyumbang dua gol di laga kemarin. Sementara Totti melepaskan tendangan bebas spektakuler. Hasil-hasil ini membuat Napoli tetap berada di posisi kedua dengan 76 poin dari 36 pertandingan, unggul dua angka dari Roma dengan dua pertandingan tersisa. Juventus telah mengamankan gelar Italia mereka untuk kelima kalinya secara beruntun pada bulan lalu, meninggalkan rival-rivalnya untuk saling bertarung demi mendapat tiket fase grup di kompetisi klub elite Eropa itu. Dua tim teratas akan lolos otomatis ke fase grup yang menyajikan uang dalam jumlah besar, sedangkan tim peringkat ketiga memasuki putaran playoff. Pemain berusia 39 tahun Totti memperlihatkan kembali kehebatannya meski ia masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua. Saat itu Roma tertinggal 1-2 setelah Mohamad Salah membawa mereka unggul terlebih dahulu pada menit ke-6. Tuan rumah menyamakan skor lewat Panagiotis Tachtsidis tujuh menit kemudian dan Leonardo Pavoletti membawa Torino ganti memimpin menit ke-65. Pada menit ke-77 Totti melepaskan tembakan keras dari jarak 25 meter yang melesak ke sudut kiri atas gawang. Ini merupakan gol keempatnya dalam empat laga sebagai pemain pengganti. Totti memaksa Eugenio Lamanna melakukan penyelamatan melalui tendangan bebas lainnya. Namun sang kiper tidak dapat melakukan apa pun untuk menggagalkan penyelesaian sederhana Stephan El Shaarawy pada menit ke-87 setelah Edin Dzeko menyodorkan bola kepada sang penyerang untuk memastikan kemenangan Roma. Peringkat kedua, Napoli, pun tak ingin posisinya digeser Roma dan tampil percaya diri saat menekuk tim peringkat ke-13 Atalanta. Tembakan Higuain membawa mereka memimpin pada menit ke-14, dan striker Argentina itu menggandakan keunggulan timnya melalui sundulan kepala pada menit ke-77. Tuan rumah menyia-nyiakan sejumlah peluang, ketika kiper Atalanta Marco Sportiello melakukan sejumlah penyelamatan sebelum gol bunuh diri Raul Albiol menjadi penutup pertandingan ini. (afp/ant)
King Claudio Dipuja di Italia Roma Usai merayakan ulang tahun ibunya yang ke-96 di Roma, pelatih Leicester City Claudio Ranieri dijemput direktur ekskutif klub Supornthip Choungrangsee untuk terbang kembali ke Inggris, merayakan kemenangan bersejarah klub itu. Tetapi sebelumnya, pers Italia memuji pencapaian ‘’King Claudio’’ sebagai sesuatu yang benar-benar gila. ‘’King Claudio,’’ demikian judul berita Gazzetta dello Sport dengan menampilkan patung Kaisar Romawi berwajahkan Ranieri. Sementara dalam tajuknya di koran itu, Ranieri mendapat label ‘’The Normal One’’ untuk menandingi rivalnya Jose Mourinho yang populer dengan julukan ‘’The Special One’’. Memimpin klub yang tidak diunggulkan namun mampu menjadi juara, Ranieri dipandang sebagai pahlawan nasional. Terlebih Leicester memerlukan waktu 132 tahun untuk mencapai puncak prestasinya ini. ‘’Ini pencapaian yang luar biasa dalam sejarah sepak bola Inggris, dan itu dipimpin oleh seorang warga Italia,’’ puji PM Italia Matteo Renzi lewat jejaring sosial twitter. Pelatih berusia 64 tahun itu tak
Penyerang Napoli Gonzalo Higuain. Bali Post/ap
MURAL - Fans Leicester City berpose di depan mural Claudio Ranieri karya Richard Wilson Kate Street, Leicester. pernah mencatat kesuksesan sepanjang karier. Pria yang dijuluki the Tinkerman atau Dead Man Walking karena nyaris tanpa ekspresi itu, mencatat prestasi terburuk yakni dipecat dari pelatih timnas Yunani lantaran kalah dari Kep. Faroe, tim yang selama ini menjadi bulan-bulanan di Eropa. ‘’Saya selalu berpikir, cepat atau lambat saya akan memenangkan gelar juara,’’ katanya
kepada stasiun televisi Italia TV Rai. ‘’Tapi saya tetaplah pria yang dipecat dari pelatih timnas Yunani.’’ Pujian juga dilontarkan mantan pelatih Manchester City Roberto Mancini yang kini menangani Inter Milan serta Massimiliano Allegri, pelatih Juventus. ‘’Ini menunjukkan betapa berharganya sekolah pelatih di Italia,’’ ujar Allegri. (kmb39/ap)
16
OLAHRAGA
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Piala Kasad
Karateka Inkai Bali Sabet Tiga Emas Denpasar (Bali Post) Karateka Inkai Bali sukses mendulang 3 keping emas, 1 perak dan 2 perunggu pada turnamen Piala Kasad XIII/2016, di Gelora Kota Baru, Jambi, 28-30 April lalu. Mereka yang meraih emas adalah Cokorda Istri Sanistya Rani (-55 kg), Kadek Krisna Dwi Antara (-60 kg), keduanya membela PP Inkai, serta Made Budi Kertiyasa (+84) yang mengibarkan bendera FORKI Bali. Selain menyabet 3 emas, karateka Inkai Bali Ni Made Dwi Puspaita Sari (-61 kg) yang membela FORKI Bali merebut perak, serta dua perunggu yang dipersembahkan Putu Diyah Astri Yogi Swari (kata perorangan), serta Putu Diyah Astri Yogi Swari/Ni Made Yuditya Dwi Utari/Marsella (Jatim) yang meraih perunggu di kata beregu. Hebatnya lagi, Cok Istri Sanistya Rani kembali menyandang predikat best of the best, yang direbutnya pada Piala Kasad XII di Makassar 2015 lalu. Manajer Tim FORKI Bali Wayan Warno menjelaskan, karateka PON Bali meraih 1 emas (Made Budi Kertiyasa), 1
perak (Ni Made Dwi Puspita Sari), dan 1 perunggu (AA Ngurah Aprila Pratama/75 kg). ‘’Terus-terang tim FORKI Bali mengukir sejarah, dengan menyabet emas di event Piala Kasad, emas ini pertama kalinya bagi tim FORKI Bali,’’ ucap Wayan Warno didampingi pelatim tim PON Putu Deddy Mahardika. Sekum Inkai Bali Gede Kusuma Wijaya mengakui prestasi yang ditorehkan karateka Inkai Bali tergolong spektakuler, di tengah persaingan ketat Piala Kasad yang melibatkan atlet 33 provinsi dari 25 perguruan, dan puluhan provinsi. ‘’Peraih 3 emas yakni Cok Istri Sanistya Rani, Made Budi Kertiyasa, dan Kadek Krisna (tak masuk atlet PON) merupakan atlet binaan Inkai Jembrana,’’ tambahnya. Pada bagian lain, Ketua Umum Pengrov Inkai Bali Gusti Bagus Alit Putra mengingatkan tantangan ke depan makin berat mulai PON sampai event nasional dan internasional. ‘’Karateka Inkai Bali harus menyiapkan diri, menyongsong event bergengsi lainnya,’’ pesannya. (022)
Bali Post/ant
PERINGKAT NASIONAL - Sejumlah atlet panjat tebing putri menjajal papan tebing pada Kompetisi Panjat Tebing Tingkat Nasional di Halaman Kampus Universitas Muhamadiyah Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (3/5) kemarin. Kompetisi yang diselenggarakan bekerja sama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (PPTI) ini diikuti perwakilan dari 14 provinsi dan bertujuan untuk menghitung peringkat nasional.
Kelompok 85 Serukan KLB PSSI Jakarta (Bali Post) Sebanyak 85 anggota PSSI yang mengatasnamakan Kelompok 85 mendeklarasikan permintaan Kongres Luar Biasa (KLB) di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/5) kemarin. “Demi perbaikan sepak bola Indonesia, kami sebanyak 85 anggota PSSI dari berbagai klub telah menandatangani permintaan Kongres Luar Biasa untuk kepengurusan PSSI,” kata Manager Persib Ummuh Muchtar selaku perwakilan dari klub pemohon KLB di Ruang Meeting Exco PSSI. Bali Post/022
INKAI - Karateka Inkai Bali dari kiri Ni Made Dwi Puspita Sari, Putu Diyah Astri Yogi Swari, Ni Made Yuditya Dwi Utari, dan Kadek Krisna Dwi Antara.
Firdasari Latih Klub Jaya Raya MANTAN atlet tunggal putri Indonesia Adriyanti Firdasari menjadi pelatih di klub asalnya yaitu Jaya Raya Jakarta setelah mengakhiri karier sebagai pemain pada 2015. Ia kini harus mengendalikan diri dari keinginan untuk bermain lagi bila menyaksikan anak asuhnya berlaga. “Saya telah menjadi pelatih tunggal putri sejak Januari 2016 dan melatih di Jaya Raya. Saya juga masih belajar banyak hal untuk menjadi pelatih karena melatih itu tidak mudah seperti mengenal karakter para pemain,” kata Firdasari di sela-sela mendampingi para pemainnya dalam Djarum Sirnas Premier 2016 di GOR Asia-Afrika Jakarta, Selasa (3/5) kemarin. Mantan pemain yang masuk pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada 2004 itu juga merasakan tantangan melatih anak-anak asuhnya sebagaimana pelatihnya dulu. Namun, pelatih muda kelahiran Jakarta 29 tahun silam itu mengaku masih ingin mengikuti
AC
pertandingan-pertandingan bulu tangkis terutama ketika melihat para pemain seangkatannya ataupun anak-anak asuhnya ikut pertandingan. “Saya masih gemas dan ingin ikut pertandingan saat melihat anak-anak asuh saya bertanding. Tetapi, saya sudah mulai menerima bahwa saya sekarang menjadi pelatih,” ujar atlet yang memperkuat tim Indonesia meraih medali perak pada SEA Games 2011. Firda berharap anakanak asuhnya akan menjadi pemain unggulan dan meraih gelar dalam pertandingan internasional, sehingga mengharumkan nama bangsa. “Saya melihat banyak atlet berpotensi di Jaya Raya. Saya melatih atlet anak-anak hingga usia dewasa,” ujarnya. Turnamen terakhir yang diikuti Firda adalah Indonesia Masters 2015. “Saya sudah memutuskan untuk tidak bermain bulu tangkis. Saya ingin menjadi pelatih di klub asal saya,” kata Firda saat mengikuti Indonesia Masters 2015. (ant)
BAHAN BANGUNAN
Bali Post/ant
TEPUK TANGAN - Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson (kiri) bertepuk tangan untuk para atlet angkat besi (kiri ke kanan) Dewi Safitri, Sri Wahyuni Agustiani, Eko Yuli Irawan, dan Triyatno disaksikan Operation Director Elders Indonesia Jason Hatchett (kanan) pada saat kerja sama antara perusahaan produsen daging sapi Australia Elders dan Persatuan Angkat Berat, Binaraga dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) di Kedutaan Besar Australia, Jakarta, Selasa (3/5) kemarin. Elders menyuplai 20 kg daging per minggu untuk para atlet yang tergabung dalam PABBSI sejak Januari 2016 sampai Olimpiade di Rio de Janeiro mendatang.
sebagai ketua, maka sarana terbaik adalah melalui KLB agar dapat menyelesaikan permasalahan persepakbolaan. Yang terakhir, sesuai dengan Pasal 30 ayat 20 PSSI, maka sebagai anggota, layak meminta agenda pemilihan eksekutif komite PSSI, ketua PSSI, dan anggota eksekutif itu sendiri. Ummuh menyatakan tuntutan KLB ini bukan karena dendam atau tujuan lainnya, sebab hingga saat ini juga belum ada calon yang mengajukan diri. “Kalau siapa penggantinya itu bisa siapa saja, yang penting sudah ada iktikad
baik, lagi pula ini tidak ada satu minggu sudah terkumpul 85, bahkan ini masih ada yang menyusul suaranya,” katanya. Dalam pertemuan tersebut sebanyak 21 anggota PSSI nampak hadir untuk menyaksikan penyerahan dokumen deklarasi KLB. Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Azwan Karim menanggapi bahwa semua proses KLB harus sesuai dengan statuta. “Dokumennya banyak, ini masih kami periksa dulu keasliannya,” ujar Azwan. Jika memang benar, maka langkah selanjutnya dari PSSI adalah interview satu per satu anggotanya. (ant)
Siti dan Ary Juara Aerobic Competition Denpasar (Bali Post) Siti Chikmatun Chasanah dari Grand Inna Kuta dan Ary Setiawan (Bali Mandira) keluar sebagai juara Aerobic Competition yang dihelat BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Bali Hotels Association (BHA), dan Bali Travel News (BTN) di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa Denpasar, Selasa (3/5) kemarin. Untuk juara II wanita Purnama Damayanti (Hard Rock) dan Meirina Justicia (Harris Kuta Beach). Di sektor pria, juara II Dewa Arsana dan Nanda (Bali Tropic Resort). Khusus General Manager (GM) juaranya Laetitia Delvard (Harris River View), disusul Joko Rahayu (The Elysian), dan Virginie Sandstorm (Harris Kuta Beach). Ketua Umum BPD PHRI Bali Tjok Ace
RUPA-RUPA ALUMINIUM BAHAN BANGUNAN
Jumlah 85 anggota tersebut terdiri dari Asosiasi Provinsi sehanyak 28, dari Super Liga 13, kemudian Divisi Utama 14 anggota. Selanjutnya sebanyak 13 anggota dari Divisi Satu, Liga Nusantara 17 anggota yang mendeklarasikan, dan dari Asosiasi Pelatih dan Pemain 2 menyetujui dari total 3 suara. Alasan dari tuntutan deklarasi KLB adalah pertama PSSI dianggap tidak dapat menjalankan kewajiban organisasi atau dianggap gagal. Kemudian, terkait status Ketua PSSI juga tidak dapat menjalankan fungsinya
mengemukakan, tujuan lomba aerobik antarkaryawan hotel dan GM ini untuk mengajak berolahraga para pegawai dan general manager, agar semakin akrab dan menjunjung tinggi kebersamaan. ‘’Kami salut para karyawan di sela-sela sibuk melayani tamu, masih menyempatkan diri mengikuti lomba aerobik ini,’’ ucapnya. Dia menekankan pentingya kebersamaan di tengah ketatnya persaingan antarhotel di Bali ini. Sementara itu, Director Sport and Cultre BHA Laetitia Delvard Sugandhi menjelaskan, pihaknya bangga event ini dihelat sudah memasuki tahun ketiga, dan animo peserta makin meningkat, dan tahun ini melibatkan peserta dari 20 hotel. ‘’Kami ingin semua hotel di Bali tetap mementingkan rasa kebersamaan,’’ ucapnya. (022)
RUPA-RUPA
BELI EMAS Emas, Silver & Platinum
Brother Bali Adventure
Rusak, tidak ada surat, berat kecil sekali, Mau Jual??
Bali Post/022
AEROBIC - Suasana aerobic competition yang dihelat BPD PHRI Bali, BHA, dan BTN, di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 Denpasar, Selasa (3/5) kemarin.
PATEN & MERK Melayani Pendaftaran : PATEN MEREK HAK CIPTA DESAIN INDUSTRI Hub :
I LOVE EMAS
ATV Ride Baturiti-Tabanan
Jl. Gunung Soputan 36B Denpasar Barat Telp. 082 14 666 0000, (0361) 8466343 Buka jam: 09.00-22.00 wita, Senin Libur C.0002246-rpa
www.brothersbaliadventures.com C.0000656-RPA
www.mitrahaki.com email: info@mitrahaki.com C.000 0-P
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
PROPERTY
0821 3777 7261
DIJUAL MOTOR
ARSITEKTUR
SPA
Konsultan Paten Terdaftar
0817563986, 085100515078
(WA) (WA) C.000
6 -AR
KURSUS
KOMPUTER
SPA AMORE SPA Hot Spot Massage Lolipop Massage (New) Tantra Suci Massage
HAPPY HOUR DISC. 50RB. 14.00-17.00
Keramahan kita dijamin menjadi kepuasan Anda Buka : Senin - Minggu Jam 11.00 - 23.00 Wita Jln. Kartini No. 83 Blok C No. 3 - 4 PIN BB:5b2adae4
Google Telusuri: AMORE SPA DENPASAR
0361-245929 C.0001667-spa
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
5DEX :DJH 0HL
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya +PHQTOCUK RCUCPI KMNCP 6GNGRQP : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris z Iklan Peluang Emas
Dcr: Shop Keeper, Marketing,Supervisor,Min.SMA utk Supp.Lantai Kayu H:427575 Email:info@maitaru.com
AdminWeb,D3,Komp/Eng,Gaji+Bns Email:victory@harcourts.co.id
Cr Sgr Teknisi AC UD SN Bali Adem Dps Hub.081529132354
A.BP.001.05.16.0000180
A.BP.014.05.16.0000194
Agen Produk Bali(Dps/Kuta)Cr Cr Sopir Mrkp Tng Angkat Beras Supir,Helper & Tenaga Lulusan Jl.Cargo Max 30th,085100866177 B.BP.141.05.16.0000102 SMK(Listrik/Bangunan/AC)Lamaran 08175235999,423914 Muding Cr Staf Kasir&Mrktng Property & A.BP.001.05.16.0000040 Sepatu Gd Looking 081236723118 A.BP.001.05.16.0000155 Aust-Japan,Perkebunan Ptg Gaji USA Resto,Pabrik 087861843051 Dbthkan Guru Bhs.Bali,Gr Kimia Bhs.Inggris,Agama Hindu,Krm A.BP.001.05.16.0000132 Lam ke LC Gatsu Barat No.3 Award-winning 12-year-old Bali Hb.8450372 hrd_tiara@yahoo.com luxury Villa hiring,housekeepA.BP.001.05.16.0000140 ers receptionist,sales personDcr 2 Waiter/Waitres Pria/ nel.Good English,computer skil Wanita untk Rumah Makan di ls required Salary plus commiRenon Hub.081999744747 ssions.Send CV to yanthiptbali@
B.BP.141.05.16.0000108
!!!Karyawati Min SMA,Gji Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran B.BP.141.05.16.0000115
Dibutuhkan:Karyawan/wati Artshop bhs Inggris/Jepang Sari Dewi Celuk Sukawati Gnyar A.BP.001.05.16.0000150
Dicari Tenaga Wanita Kasir Bisa Komputer & Tenaga Pria Cuci Mobil Hub.082237818089 B.BP.141.05.16.0000041
Dcr Waitress,Cook,Bartender untuk Rest Kirim Telp.756079 CV poco_ayu@yahoo.co.id
A.BP.001.05.16.0000177
gmail.com
Dcr 3 Tnaga Srabutan Pria/ Wanita ditanggung Makan dan Mess Hub.081999090908
A.BP.001.05.16.0000199
Bth Pembantu Villa Seminyak, Part Time (4Jam),Good English, Pengalaman HP:085100050706
A.BP.001.05.16.0000171
!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm
A.BP.001.04.16.0002777
Cr Cepat Guide B-Jepang u/Tour Max.35Th,Hub.0361-727547
A.BP.001.04.16.0001504
!!Therapis utk Spa tdk pnglmn. Gj 1,8 T.Umar/085731011117
B.BP.001.04.16.0000290
Cr Krywn Kantor Bag.Pembukuan SMA Keatas 2 Orang, Hub.702291
A.BP.001.05.16.0000204
*Dcr Bag.Gdng,Srbtn,Saridana V /8 Cargo B.Indah)087761315228
A.BP.001.05.16.0000068
A.BP.001.04.16.0002573
Dcr Hostess,Runner,Waiter/ Waitress,Cashier,Cook Helper, Steward,gardeneer,House Keeping.Hub:(0361)730603 Email:analafavela@gmail.com
A.BP.001.05.16.0000102
Cr Pembantu Gj1,5Jt yg Ngantar Dpt 500 T.488315/081805481810 A.BP.001.05.16.0000187
Dcr Cook Western&Chinese Hotel Adm u/Minimart,pglmn2th Speedy & Resort lok.Jmbrana,ada messs min.2th pglm.0818560001/3 tina Mart,Kartika Plaza dpn Centro A.BP.001.05.16.0000200
B.BP.154.05.16.0000010
A.BP.001.05.16.0000218
A.BP.001.04.16.0002705
Dicr Sopir Min SMA umur Max 35Th SIM A kirim Lamaran ke PT.Bumi Daya plaza Jl.Patimura Blok B/12 No.32 Hub:4747665 A.BP.001.05.16.0000061
Dcr Tng Offset,Potong Finising Sopir&Serabutan H:081338576310
Menerima Bljr Jahit Lgs Kerja H:081338560482/081339584863
A.BP.001.05.16.0000235
A.BP.167.05.16.0000098
Dcr PRT yang jujur,rajin,gaji menarik H.085100883990
B.BP.154.05.16.0000121
Dicari House kiping,Front Office untuk Hostel Minimal SMK Hub.8480984/081999352814
A.BP.001.05.16.0000247
A.BP.001.05.16.0000173
Dcr Segera tenaga Logistik untuk Kontraktor Hub.413416
Dicari Karyawan laki2 Kerja di Bennys Rental Jl.Batu Belig No.3 Kerobokan Hub:087862521828 Bisa Bahasa Inggris
A.BP.001.05.16.0000108
Dcr Sgr:Adm,IT,Acc,Data Entry, BC Hub:Widya 081337776297 A.BP.001.05.16.0000184
B.BP.004.05.16.0000040
Dcr Sopir Pribadi Bs Mbl Matik Hub.0811388348
B.BP.031.05.16.0000089
A.BP.001.05.16.0000153
Dicari S1/D3 Semua Jurusan Laki-laki Single Max.24Th Gajih+Profesional Fee.Kirim CV ke kjpp.rna.dps@gmail.com 03619071684 A.BP.001.05.16.0000230
Dicari SPG Penampilan Menarik Hub:Gelora Perkasa Jl.Teuku Umar 42 Telp.0361 239777 Dps B.BP.801.05.16.0000098
Dicari SPG bs B.Inggris Gaji 2,5Jt&PRT Tggl Dlm Gaji 2,5Jt Hub.0361755204 Imam Bonjol 607
A.BP.001.05.16.0000181
B.BP.154.05.16.0000123
Dcr Sopir u/Toko Bangunan Ketewel UD Sari Wahyu.085738452864
A.BP.001.05.16.0000190
A.BP.001.05.16.0000211
Dcr kary Gdng pria max 28th Gj dll diatas 2jt H.08164730441 A.BP.001.05.16.0000223
Dcr:Wanita Pembantu RT tinggal dlm u/villa di Imam Bonjol Dps gaji menarik SMS 0816571027 A.BP.001.05.16.0000222
Jika anda ingin mnjdi seorang property consultant yg sukses, profesional & berpenghasilan optimal,ayo bergabung menjadi winning marketing team dgn mengirim CV:kuta@ljhooker.co.id A.BP.001.05.16.0000241
Dicari Tenaga Serabutan Pria Lajang Minimal SMA mempunyai SIM C Hub:03619071684 atau 085100808287
A.BP.001.05.16.0000215
Dibthkan Sales Lap.Min.SMA Lmrn CV ke Jl.Ry.Singapadu 72X Ph.294155 A.BP.001.04.16.0002531
Dcr Resepsionis/Admin Staff yg Berpglmn Wanita Bhs.Inggris Aktif Lamaran Langsung ditujukan ke kantor Exotiq Property Jimbaran Tlp.0361 703208
Dcr Sopir Hub.085739686375/Dcr Cook,Helper,Waiter081237768888
Dibth SPG wanita dibwh 30thn Lam lgs CV.GIS diatas jam 3 sore Jl.Ir.Soekarno Hata 12D, Hub.0361-4790123
Dibthkan Segera Staff Semua Department Bawa CV ke Crusoe’s Bar & Resto Jl.Legian 184 Kuta
A.BP.001.05.16.0000201
B.BP.004.04.16.0001306
Cr Krywt u/FotoCopy Krj Shift G.1Jt+Bns di Tbn,085738186078
A maintenance man with experience in painting Bali luxury Villas.Call Gede at 284069 or 081337293191
Dcr Kywn Toko Min.SMA Bisa Setir Lam Lang.Rias Permai Jl.Buluh Indah 61 Dps
Dcr Sopir,OB,Satpam,Waker untk PT.BPR Pedungan Hub.Jl.P.Moyo No.1 Pesanggaran
Dcr Sgr Chef &Cook Helper Makanan Chinese Area Canggu Pantai Dcr Adm+Sopir Truk Tanki Air Batu Bolong SMS:085100775566/ SIM B1 Hub:081337480733 Perum E:lowongankerja@hotmail.com Dalung Permai Blok ZZ/115 A.BP.001.05.16.0000246 A.BP.001.05.16.0000106 Dcr Sgr Staf Admin Booking Dcr Bartender/es, Waitress Villa Area Canggu Pantai Brawa &kasir Cewek Fax 0361-726688 Email ke:lowongankerja@hotmail E:sunartha12@gmail.com .com atau SMS ke:085100775566 A.BP.001.05.16.0000069 A.BP.001.05.16.0000245 Dcr HRD Lancar Bhs Inggris, Dcr Sgr Staff Reservation Umur Kurang 27Th,Mau Bekerja Berbahasa Perancis Lam Bawa Keras.Hub:(0361)730603 Email: Lsg ke PT.Golden Kris Tours analafavela@gmail.com Jl.Bypass Nurah Rai 7 Sanur
A.BP.001.05.16.0000121
B.BP.004.04.16.0001373
A.BP.001.05.16.0000198
A.BP.001.05.16.0000178
Cari Penjarit Bulanan Fas:Gaji u.Makan,THR,Cuti;BPJS;5Hr Kerja Hub.PT.MGBR-ioco Jl.Sunset Road 88X Seminyak Kuta 8475824
!!!Butuh Cepat! Terapis Pria/ Wanita SPA di Canggu,Tempat Exclusive Gj Menarik+Bonus+ Lembur+THR,Tlp.9002588,9002599
Dcr Krywti u/Klinik Kecantikan di Sukawati Lam ke Jl.Bedahulu No.35A/Tlp:0361-8449813
A.BP.001.05.16.0000054
Dicari Segera Driver dan Cook, Kirim CV ke The Amasya Villas Jl.Kayu Aya88X,Seminyak.731601
A.BP.001.05.16.0000232
Dicr Cost Control,QS,Arsitek, Pelaksana,Adm in Proyek,SekretarisMin.S1(ST/Arsitek/Sipil) u/Persh Kontraktor Hub.0823399 30603 Email:medjien.matahariba li@gmail.com A.BP.001.04.16.0002725
Escape Haven Butuh Sgr Senior Spa(F)Senior Butler(M/F)Syarat Rapi,Good Looking, B.Inggris Aktif Berpengalaman,hub.082244 980022 manik@escapehaven.com A.BP.001.05.16.0000073
Japanese Spa di Nusa Dua Membutuhkan Therapist pengalaman/tidak hub.4725504
B.BP.004.04.16.0001238
Sbh Rst Arabian Food Bertaraf Int’l Lok.di Senggigi Lombok, bth Head Chef & Manager.Syrt: pglmn min 3th di bid.yg sama, bs Bhs.Inggris dgn baik,bonus tmbhan bs Bhs.Arab.Krm lam&CV+ foto ke admin@divalombok.com A.BP.001.04.16.0002632
Sopir 25-45 KTP Bali Hapal Wil A.BP.001.05.16.0000097 Looking for Cheff, Senior Cook, Dps Matic/Manual 081999266105 A.BP.001.05.16.0000203 Kitchen Staff, Bar, Waiter/s Spa Bth:Driver,Cln Srv,Therapist for a Bar in Ubud.081237183707 B.BP.004.05.16.0000117 Hb:8475903, 085100156688 Looking for DW-HK(Female)for A.BP.001.05.16.0000151 4 units Villa in Seminyak. Walk in Interview-Perusahaan Urgent! Send CV to OTA & Membership membutuhkan: info@graniabalivillas.com 1.Dir.Sales Hotel Contracting, B.BP.004.05.16.0000118 2.Reg.SalesMembership,3.Sales Manager for Exclusive Private Manager Hotel Contracting,4. Estate in Jimbaran.English/ SalesLeader,5.SalesMembership Bahasa/Balinese speaking with Hub:08213983868 Tmp:Happy relevant skills.5 years leaderMeeting Room,Harris Riverview ship experience required. &Residence Jl.Raya Kuta Please inquire and send CV to mgr.bali.estate@outlook.com A.BP.001.04.16.0002623
B.BP.004.05.16.0000124
Penghasilan Tambahan Part Time 3-5Jt/Bl Serius H.081999093828
Perusahaan Distribusi Ban,Oli, Aki Membutuhkan Salesman & Technical Support Sales min SLTA Technical Support min STMK,Tech Support Mengerti Motor,Mesin, Oli,Aki,ban.Kirim CV ke Toko Hero Jl.Cokroaminoto No.1 Denpasar T.427355
Mrkting,IT,FO,Sales Resto City Htl,Travel Pglmn,081999935300 A.BP.001.05.16.0000238
A.BP.001.05.16.0000063
B.BP.004.05.16.0000097
Ymh Bisma Dicr:1.Supir Matic, 2.Mekanik, 3.S1 Ek/SMA Hub.T.Umar 142 Dps A.BP.001.05.16.0000096
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Carry Futura PU 2012 AsDK Bak Avanza G’09+2012,Pendidikan 68 Baru Mnmlis Bringkit 36/100 kargo SermaRepot4/087861081866 Sidakarya TT/Krd Sltn SMA 5 2KT Jln.Aspal,081337332121Nego
DAIHATSU
Xenia Xi’2011 Hitam Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd
A.BP.001.05.16.0000240
B.BP.141.05.16.0000111
Xenia Dp8Jt,Ayla Dp7Jt,Bs Bntu ijin Pariwisata,082340855805 A.BP.001.05.16.0000077 HONDA
CRV’2011 Hitam 2.4cc Asli DK Jl.Cokro 377 Tlp.085100462764 B.BP.164.05.16.0000091
B.BP.141.05.16.0000105
B.BP.164.05.16.0000100
A.BP.001.05.16.0000239
B.BP.164.05.16.0000099
Jual Fortuner Pth’12Matic/STNK Dps/290Jt-Nego H:08124665588
A.BP.155.05.16.0000228
A.BP.001.05.16.0000168
Dijual Rumah Tipe 48 Luas 1Are Taman Griya Jimbaran Harga 900 Jt Hub.0361728959/082145368344
New Splash’13 Hitam Matic VR17 Rush S TRD’15 Putih,Manual,As TV,JokKlt,128JtNg,081237682727 DK,SptBaru,230JtNg,08123890466 B.BP.164.05.16.0000094
B.BP.164.05.16.0000096 NISSAN
Navara LE’2011 MT Asli DK A.BP.001.05.16.0000219 Hitam Ors Low KM,08123948196 Jazz RS’2013 AT Putih AsliBali B.BP.164.05.16.0000092 Low KM Spt Baru,085737474333 B.BP.164.05.16.0000093 ISUZU
Djl Elf4rd Box/Bak 95 6rd Bak/ Dump 10 TT/Krd 4Th085738663906
TOYOTA
Kijang Inova G’2012 Hitam Asli Bali 197Jt H.087860002341 B.BP.141.05.16.0000109
JEEP
Kijang Super’96 Shot 5Speed Istimewa 48,5Jt H.081239617999
Range Rover Evoque Th’12 Lux Dinamic Putih H:08113967777
Avanza G’11 Hitam AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453
A.BP.001.05.16.0000236
B.BP.141.05.16.0000106
A.BP.001.05.16.0000231
B.BP.141.05.16.0000116
Veloz’12 Pth 35Jt Aja Sisa Teken Jl.P.Kawe 44A Dpn Alfamart
SUZUKI
Over Krd Grand Vitara New’12 Inova Dsl’06 TT,087860856999
A.BP.001.05.16.0000234
***Matahari Auto Gallery*** B.BP.141.05.16.0000104 APV X’06 slvr 79jt +Xenia R’12 **T.08123907168/0361-464168** pmk Sporty pth,H.085237000840 *N.Alphard2.5SC+Vellfire2.5Htm A.BP.001.05.16.0000224 *Lexus RX 270 Th’11 Htm AsDK* All New Splash’13Manual Silver *Mazda RX8 Th’08 Sport AsDK* Spt Baru 119Jt Ng,081238169620 *Mercy SLK200AMG’12 KM2Rb Pth* B.BP.164.05.16.0000114
B.BP.141.05.16.0000113
Arena GX’10+12+14 Ijin Parwsta All New Yaris E’15 Putih Mnual Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd AsBali KM4Rb,085100856999 Prbd B.BP.141.05.16.0000112
BIRO JASA
A.BP.001.04.16.0002591
Rmh Baru S.Huni Minimalis,Sgr BU 700Jt Dalung,082147454248
Jl Swift’13 A/T merah terawat Hub.082316612998/081353026906
Honda Jazz S Matic Silver Ston SX4’2011 MT Htm Spt Baru,Tgn 1 2008 Bgs Skli,085101581600Prbd LowKM,Terawat T.081999925143 Jazz IDSi’05 Silver AsBali Pjk Ban Baru Original 085100087766
B.BP.141.05.16.0000110
Jimny’83 Model Zera Ban Komodo Innova Disel 2011 G AT Pth Tg1 60Jt Hub:082147454248 Dalung AsDK Serma Repot 4-08179785354
B.BP.164.05.16.0000095
Yaris 2016 BUC Hub.081999636300
A.BP.004.04.16.0002712
Djl Rmh LT 2,2Are Kerte Dalme Full Frntre,SPool,085339120234
A.BP.001.05.16.0000099
A.BP.001.05.16.0000125
DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh 3KT,2KM,2Dpr,Grs RT,RK 0361-412514 Gatsu I/51 A.BP.001.05.16.0000167
Dikont Rmh Lt2 KT3 KM2 PLN2200 Dpr,Grs,Nusa Dua Hill Residence Hub:081338686999
KOST Kos Gts Tgh 6Q/15 Kamar Mandi Dalam Dpt Tempat Tidur,Nyaman 082144808444 A.BP.001.05.16.0000154
Oper Kontrak Kos2an 48 Kamar Ruko 2 Lt dan Ruko 1 Lt Isi Full Sisa 13 th 6 Bln 600 Ribu per Bulan Lokasi Mekarjaya Blok C Minta 3,5 M Telp.082145368344 A.BP.001.05.16.0000250
Kamar fas Hotel dlm Ling RS A.BP.001.05.16.0000164 Dikont.Rmh Perum Dalung Permai Sanglah/Surya Husada u/Dokter/ Residen/Koas/Pasien Harian/Bln Djl Rmh Lt2 6KM Masing2 ada Km Blok HH 29 Hub: 087860408391 A.BP.001.05.16.0000159 H:03614722128/081337322228 Mandi dlm ada Garase,Dpr 900Jt A.BP.001.03.16.0002241 Dikontrakan Rmh Lt2 Jl.Gemitir A.BP.001.05.16.0000244 Ng Al Jl.Bajataki Prm Priskila Perum Graha Liva Kertalanggu DIJUAL TANAH “08123667168� Tegal Jaya Dalung No.12A, Hub.085738559532/085738285900 Tnh SHM Jl.Siulan,Sasih Batubulan Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk 081916456168 A.BP.001.05.16.0000107 A.BP.001.04.16.0002834 A.BP.001.05.16.0000188 087862943277 Dikontrakkan Cepat Rumah AC, Luas 1are, 1,5are,A.BP.004.05.16.0000254 Djl Rmh Minimalis LT.1Are Candra DIJUAL MOTOR Water Heater Hub.081238499748 Tnh Kvl di Mengwi 70Jt/A & Ayu Batubulan 081936672531 A.BP.001.05.16.0000156 A.BP.001.05.16.0000253 HONDA 087862450004 Disewakan Rmh 2KT 1KT Dpr Grse 55Jt/A Bs KreditA.BP.001.05.16.0000214 Djl Rmh Siap Huni Ls 2Are 5KT Jual BU honda Vario 125 Th’12 Jl.Hangtuah No.32,0811388348 Tnh Kav Jl.Besakih Swg Kauh Pjk Panjang,Pmk,H.085720011288 3KM Jantung Kota,081805398099 A.BP.001.05.16.0000189 A.BP.001.05.16.0000157 A.BP.001.05.16.0000152 Pmgan.08123871809/081337569788 Ktrakn rumah baru lt2 Sekar A.BP.001.03.16.0000658 Djl Rmh1,2A Lok.Jl.G.Lempuyang KAWASAKI PrumLmpuyangRsiden087761353302 Tunjung IV H.081 936 13 2009 !!Tnh 1A 275Jt/50m2 175Jt Nego Obral Murah Ninja B.BP.804.05.16.0000086 A.BP.001.05.16.0000251 Mbl Msk Batuyang 085935245558 ABS 0KM Hub.085100542626 Rmh Dikntrakkan Jl.Gng ResimuA.BP.001.05.16.0000191 Djl Rumah LT 2,5Are Jl.Tkd Yeh B.BP.141.05.16.0000107 ****Tnh 1,4A di Dalung-Padonan ka 1/10 Monang Maning Dps Aye 98 Renon Hub:085100724312 A.BP.001.05.16.0000229 Rp.17Jta/Thn.085 9690 57546 Paving 6m OneGate 081337378898 DIJUAL RUMAH A.BP.001.04.16.0002849 B.BP.004.05.16.0000119 Djl Rumah/Villa di Tamansari Jual Tnh Tegal Cupek-Umalas Ls Rmh Hongsui Bgs Mnmls T65/100 Kerobokan Hub:0816295639 Rmh Imbon Residence 10 Strtgs A.BP.001.05.16.0000115 Nymn,Satpam 24Jam 081338578088 7Are @Rp.775Jt/Are Lingk.Htl & 3KT-2KM-lengkap-Mrh Jl.Siulan Jl.D.Madri Renon 3Kmr,1Are Villa.Bs Ambil 1.5-2A (SHM) Gg.Sandat Bali II Penatih BUC A.BP.001.05.16.0000058 A.BP.001.05.16.0000072 Hrg.700Jt Hub:087862984611 Hub.08179965168 DISEWAKAN RUKO Djl Rmh LT3Are, LB170m2, Fslts A.BP.001.05.16.0000212 A.BP.001.05.16.0000207 Dikontrakkan Ruko Br.kelan/ Dijual Tanah 260m2 Bukit Jati Lgkp Jl.Gn Andakasa Gg Melati, Rmh T125/150,Tukad Balian Over Kontrak Hub.085237833333 Gianyar SHM Hub.085338678169 Hrg.1,6 M. 08113889831 (TP) Renon 087862339157 B.BP.154.05.16.0000122
A.BP.001.05.16.0000233
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk
A.BP.001.05.16.0000078
B.BP.141.05.16.0000103
BIRO JASA
A.BP.001.05.16.0000249
Djl Rmh Candra Ayu 7 Btubln,1A mnmlis Jln.5M HUb.081337306812
Rmh di Sesetan View Sawah, BUCS Tlp:081338684858 Rumah&Tanah Lok.Strategis di Denpasar Hub.0811399361
SERVICE
A.BP.001.05.16.0000225
SERVICE
A.BP.001.05.16.0000237
SERVICE
A.BP.001.05.16.0000202
SERVICE
Jual Tnh diPecatu dkt Villa Manis 20A,Ruko di Tabanan Hub.085935360089 Daysy
Tnh Kav Jln SMKI Batubulan SHM Jln 4 meter Hub.081936672531
DISEWAKAN GUDANG Gudang Jl.P.Moyo 35 LT.600m2 A.BP.001.05.16.0000252 Utk Vila Kampial 7,5A View Har- LB.300m2,082144736771/234430 A.BP.001.05.16.0000160 bour+Tol 750Jt/A. Bukti 1,25Ha Djl Mrh Area Renon Tnh 2,4 Are &Rumah 2KT,Hub:08123835473 TP View,Hook 50Jt/A. Tluk PeneruRUPA-RUPA A.BP.001.05.16.0000242 san, Psr Putih 1,5Ha 150Jt/A(bs Djl Tnh 11A Darmawangsa Dkt Mendesak Perlu Uang Hari Ini Dp60% sisa bs diangsur tanpa STP Nusa Dua Hub:08123945637 bunga 18bln)Hub.081999165888 Kami Siap Membantu Gadaikan A.BP.001.04.16.0002763 A.BP.001.04.16.0002738 BPKB Mtr/Mbl H.4746968 Djl Tnh kav Jl8&4m Lks Sempidi, B.BP.141.05.16.0000101 DISEWAKAN TANAH Sibang Hp.081337630666 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat A.BP.001.05.16.0000213 Dikont Tnh 6Are Jl.Kebo Ireng T.085337370228 / 412815 Jl.Kerta Dalem Gg.Residence A.BP.001.05.16.0000006 Hub.08155726304 A.BP.001.05.16.0000185 262m2 Hub.081254113209 Bata Super 650 Terima Lokasi A.BP.001.05.16.0000081 Djl Tnh Tegln Prodktif SHM 84, Hp.081337762447 Jual Tnh 12.25A(SHM/Lbr.12)#1 2A Lok.Kemetug Gunung Salak H. A.BP.159.05.16.0000196 Echo Beach/Jl.Utama/150 dr Pmlk 081237361800/087339586091 Jasa fnshg cat tembok,politur, A.BP.167.05.16.0000193 Plafon Tektur,dll, 085338223838 Pantai-Sentosa Murah Rp.14M Kontrak Tnh 1,5 Are Jl.Tk.Badung A.BP.001.05.16.0000182 Hub.08179965168 A.BP.001.05.16.0000208 XXIII Renon Hub:08123956600 Simpanan 100Jt Lock 1Th Gratis A.BP.167.05.16.0000192 Jual Tnh 5-10Are,Kori Nuansa Scoopy 0361239002/081337380202 Jmbrn,Harbour View,08123664155 A.BP.001.05.16.0000243 DISEWAKAN TOKO A.BP.001.05.16.0000114 Toko Legian Kaja 470Modula7x15m Jual Tnh Renon Jl.Dwi Madri Ls KEHILANGAN 800m LD26m LB30m 081239964448 u.Krajinan.95Jt/Th,758293 Prkir Hlg BPKB NOR/101909/VI/2013 AN A.BP.001.05.16.0000174 A.BP.001.05.16.0000169 Ketut Sudarma H.082120288303 DISEWAKAN GEDUNG Tanah Ketewel luas 1Are H260Jt A.BP.159.05.16.0000195 L68 H200Jt jl3mtr 085738452864 Dikontrakkan Gedung+Gudang Lok PELUANG USAHA A.BP.001.05.16.0000209 Jl.Mertanadi No.101 Kerobokan Tnh 1,6A di Cargo Dewata&2A di LT/LB 3500/3900m2,08123812222 Mau Income 2%/Hr dgn Mdl 650Rb A.BP.001.05.16.0000248 T:082176979933 SMS�Petunjuk� dkt By Pass Sanur 08123612722 A.BP.001.04.16.0002848 085831709042 DISEWAKAN RESTORAN www.forex720.com Tnh 4,73Are Gatsu Brt Utara Over Kontrak ex Resto Jl.Merta B.BP.004.05.16.0000120 Mc’D Hub.082147285816 Sari No.2 Sanur Dekat Mercure A.BP.001.05.16.0000210 TOUR Tnh Kav 1-6Are,Dalung @450Jt Htl 087862475104,087862857387 A.BP.001.05.16.0000162 T.Yatra Eropa 15-21 Jun,16. Hub:081916444170/087860555818 Belanda,Belgia,Paris-Hub:Santa DIJUAL RUKO A.BP.001.04.16.0001827 Bali-(0361)286826,261701 Tnh Kav Jl.Laksamana 12A SHM Ruko 2Lt di Sesetan Jl. Tegal Email:sri@santabali.com H.081805444484 TP Wangi II/36 harga mulai 1M. A.BP.001.05.16.0000161
A.BP.001.05.16.0000197
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.05.16.0000100
A.BP.001.05.16.0000165
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
FOTO COPY
SERVICE AC
OKA
Kulkas Dispenser Freezer Water Heater
TEKNIK
CEPAT BERGARANSI
TEL.085100404827
C.0001648-SRV
SERIANI PAK KETUT
SERVICE
KURAS + MAMPET & SOLUSI SIMPATI
081338561747 087860950022 C.0001730-BRJ
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE SERVICE TV PANGGILAN
TV
SUMUR BOR
POMPA AIR KOMPOR GAS MESIN CUCI WATER HEATER
PANGGILAN MURAH BERGARANSI
KULKAS, W.HEATER
085237860903 | 081934392821 C.0001094-srv
081933026864 085102868305
SERVICE
SUMUR BOR
SERVICE
HUB. PAK MADE :
SERVICE
C.0001487-SRV
SERVICE HP. 0851 0144 0677 081 6471 0459 Telp. 8448032
SI
N RA GA
SEGALA MERK
C.0000763-SRV
082 144 495 421 081 5470 9697
SERVICE
C.0000807-SRV
SEKAR NADI
SPESIALIS
XL
Nusa Bali Service POMPA AIR MESIN CUCI
PELAYANAN YNG BAGUS + MURAH 24 JAM
PANGGILAN
WC
SINAR JAYA SERVICE
SUMUR BOR POMPA AIR HUB. PAK MADE :
087 861455034 | 081 337019854 C.0001729-SRV
BARITO TEHNIK
SERVICE PANGGILAN
AC
Dikerjakan ditempat dan Bergaransi Terima jual beli & tukar tambah
KULKAS FREEZER CHILLER SHOWCASE MESIN CUCI POMPA AIR WATER HEATER INSTALASI LISTRIK LAS PANGGILAN DLL
Jl. Imam Bonjol 22 Dps - Bali 082144505058 - 087761317050 C.0001771-SRV
EKONOMI
18
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Saat MEA
Tak Ada Serbuan Produk
Padang (Bali Post) Kementerian Perdagangan membantah sejumlah mitos yang dikhawatirkan akan terjadi setelah diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di Tanah Air. “Ada yang mengatakan Indonesia akan diserbu oleh produk impor, kenyataannya tidak ada ‘tsunami’ produk impor walaupun telah diberlakukan liberalisasi perdagangan sejak 2010,” kata Konsultan AEC Center Kementerian Perdagangan RI Kris Sandhi Soekartawi, di Padang, Selasa (3/5) kemarin.
PAMERAN - Florentia Tisila, Marketing Nanager CitraLand, menawarkan desain brosur produk hunian tempat tinggal elite kepada Vice President PT Bank Mandiri (Persero)Tbk. Kanwil XI Bali Nusa Tenggara Hendra Wahyudi dalam pembukaan pameran CitraLand Residence di pusat perbelanjaan Wisatawan Beach Walk, Legian Kuta, Senin (2/5).
Kredit Perumahan Naik 15-20 Persen
Denpasar (Bali Post) Tahun ini bisnis properti diprediksi membaik. Terbukti dari tiga kredit konsumsi yang dimiliki Bank Mandiri yaitu Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Tanpa Agunan (KTA), dan Credit Card, proporsinya 70 persen konsumsi masyarakat untuk KPR, sedangkan hanya 30 persen KTA. “Karena KPR itu mempunyai nilai investasi tinggi, karena itu setiap tahunnya meningkat terus. Kreditnya konsumer tetapi pembeliannya ke properti. Memang nilai investasinya setiap tahun meningkat,” jelas Hendra Wahyudi, Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Kanwil XI Bali Nusa Tenggara, Senin (2/5). Dari awal angka tersebut dikatakan tidak berubah dan tidak ada pergeseran. Peminat properti tahun ini sudah lebih baik dari tahun kemarin. Hal itu pula yang menyebabkan suku bunga Mandiri untuk KPR berani diturunkan menjadi 8,5 persen yang sebelumnya 9,75 persen per tahun. “Makanya kenapa kita suku bunganya berani turun, karena salah satunya tingkat permintaan untuk rumah tahun ini sudah lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” tandasnya. Tahun sebelumnya, dikatakan, KPR sempat agak turun secara nasional 30-40 persen.
Demikian juga di Bali, namun saat ini KPR bertumbuh antara 15-20 persen. Hal yang sama dirasakan salah satu perusahaan pengembang properti perumahan, Ciputra CitraLand Denpasar mengalami kenaikan penjualan KPR 64-70 persen. “Tahun 2013 sempat 30 persen, tapi sekarang sudah mulai tumbuh lagi,” imbuh Florentia Tisila, Marketing Manager CitraLand Denpasar. Ia menuturkan, beberapa produk properti yang dimiliki CitraLand Denpasar yaitu Crystal Square yang berdiri di lahan seluas 3,6 hektar terdapat 150 unit rumah telah terjual semuanya dalam waktu 6 bulan. “Kemarin sudah selesai serah terima semuanya,” tandasnya. Setelah sukses dengan produk tersebut, CitraLand kembali membuka cluster baru yaitu Ballerina Park yang berdiri di lahan seluas 2,5 hektar. Di sana direncanakan dibangun 80 unit rumah, kini sekitar 70 persen telah terserap pasar. Tahun 2014, CitraLand Denpasar juga mulai membuka kawasan komersial sebanyak 20-an ruko. Ruko itu masih tersisa 5 unit. “Jadi masih sisa 5 unit ruko saja. Di sana akan dibuka kawasan baru lagi, namanya Kozko. Tetapi yang kita buka ek-
slusif hanya 14 unit saja,” ujarnya. Meskipun harga bahan bangunan naik 28,85 persen, berdasarkan hasil survei triwulan IV tahun 2015 oleh Bank Indonesia (BI), CitraLand telah melakukan MoU dengan perusahaan bahan bangunan, sehingga harga dapat ditekan. Hemat Flo (panggilan akrabnya), harga properti rumah di Bali yang lebih tinggi dari daerah lainnya, karena harga tanah di Bali yang tinggi. “Bali merupakan daerah wisata. Tidak heran harga tanah di sini cukup tinggi. Secara otomatis harga bahan bangunan juga memengaruhi, cuma mungkin tidak sebesar harga tanah yang naik karena tanah di sini cukup tinggi. Sedangkan harga bangunan paling tidak kita sudah MoU, kalau yang besar-besar seperti kaca sudah MoU juga. Karena itu, harga rumah bisa lebih ditekan,” jelasnya. Dibandingkan daerah lainnya seperti Yogya dan Semarang, harga properti perumahan mulai Rp 1 miliar, sedangkan di Bali membidik kelas menengah ke atas. Harganya mulai Rp 2,7 miliar. Selain itu, 70 persen rumah yang telah dibeli itu dihuni pemiliknya, meskipun ada yang membeli rumah hanya untuk investasi, tidak untuk dihuni. (kmb42)
Diprediksi 70 Persen
Menuju Rute Internasional Asia Terbanyak Mangupura (Bali Post) Melihat perkembangan pembelian tiket dalam event Garuda Travel Fair, diprediksi 70 persen pembelian tiket menuju rute internasional seperti Cina yaitu Beijing, Shanghai, Guangzhou, Hongkong, ke Jepang ada Osaka dan Tokyo, ada Korea, Australia yaitu Melbourne, Sydney, Perth, Singapura dan London. Namun dari semua rute internasional itu, rute Asia terbanyak. “Tadi pagi saya ngecek, semua ada, enggak ada yang tidak ada, Sydney ada, Perth, Australia, Cina, bahkan sampai London pun ada,” beber General Manager (GM) Garuda Indonesia Branch Office Denpasar Micky Irfandi pada acara pembukaan Garuda Travel Fair di Lippo Mall belum lama ini. Sedangkan 30 persen memilih rute domestik yang lebih banyak menuju Indonesia bagian barat, sedangkan tujuan Indonesia bagian timur masih minim. Seat Load Factor (SLF) Garuda dari bulan JanuariMaret, rata-rata 70 persen. “SLF kita fluktuasi untuk domestik, sedangkan Internasional, beda-beda tipis,” ujarnya. Khusus SLF ke Labuan Bajo 83-85 persen. Hanya pada situasi cuaca tertentu, misalnya musim hujan, SLF drop. Hal itu lantaran untuk menuju daerah-daerah wisata di Labuan Bajo menggunakan kapal yang notabene menghadapi ombak besar. “Kalau sekarang (April) lagi bagus-bagusnya ke Labuan Bajo sampai bulan 12 awal,” imbuhnya. Untuk mengisi SLF itu, Garuda mengembangkan rute-rute eksotik seperti Lombok, Labuan Bajo, Ende, Kupang, Raja Ampat, Tambolaka. “Utamanya rute domestik yang beyond Bali, tidak hanya di Bali tapi juga mengarahkan ke tempat wisata lainnya di Indonesia,” jelasnya. Diakui hingga saat ini pihaknya masih fokus mengembangkan rute yang ada, belum ada rencana membuka rute baru. “Sambil jalan
tim kita juga sedang mensurvei tempat-tempat yang punya potensi,” imbuhnya. Pihaknya juga mencoba meng-inline-kan dengan program pemerintah dan program Garuda, salah satu destinasi yang dikembangkan berhubungan dengan Garuda. Contohnya, NTT ada 4 kabupaten yaitu, Labuan Bajo, Ende, Kupang, Tambolaka, Lombok, Sumbawa Besar, ada Raja Ampat, Kalimantan, dari Denpasar ke Balikpapan ada yang lewat Makasar atau Surabaya. “Semua terkoneksi dari Denpasar,” imbuhnya. Sejalan dengan itu, Garuda
harus mendukung program pemerintah dan harus related dengan Denpasar. “Karena semua berhubungan dengan Denpasar, dari Denpasar mau ke mana atau dari luar masuk ke Denpasar,” terangnya. (kmb42)
Ia menyampaikan hal itu pada acara diseminasi hasilhasil pengkajian dan pengembangan perdagangan dengan tema pemanfaatan “Perjanjian Perdagangan Dalam Peningkatan Ekspor Indonesia”, diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar. Menurutnya, sebelum MEA diberlakukan sebagian masyarakat ketakutan awal 2016 akan banjir barang-barang dari ASEAN hingga memenuhi pasar, mall dan supermarket
menyebabkan barang dalam negeri tidak laku. Faktanya sejak 2010 telah diberlakukan pos tarif hingga nol persen, namun tidak ada serbuan produk sebagaimana yang dikhawatirkan, katanya. Kemudian ia menjelaskan, mitos lain yang berkembang adalah Indonesia diserbu tenaga asing sehingga pabrik, kantor, kereta dan bus akan penuh dengan pekerja dari negara ASEAN menyebabkan warga lokal jadi pengangguran. ‘‘Padahal tenaga kerja yang bebas hanya tingkat
profesional hanya delapan profesi dan baru tiga yang berjalan yaitu ahli teknik, arsitek dan pariwisata,’’ lanjutnya. Sementara data dari Kementerian Tenaga Kerja menunjukkan terjadi penurunan tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia dari 77.307 pada 2011 menjadi 69.025 pada 2015, ujarnya. Selanjutnya ada yang mengkhawatirkan dunia usaha ASEAN akan ada di setiap sudut jalan kota besar di Indonesia, namun ini tidak akan terjadi karena masih butuh
proses panjang. Akan tetapi ia mengingatkan jika tidak dilakukan peningkatan daya saing maka mitos tersebut dapat saja menjadi kenyataan. ‘‘Karena itu, perlu dilakukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha dan akademisi untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha,’’ sebutnya. Ia menambahkan, bagi pelaku usaha di daerah harus memperluas jaringan dengan komunitas bisnis seperti Kadin dan lainnya, serta memanfaatkan teknologi informasi. Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan RI Tjahya Widayanti menyebutkan salah satu kendala UMKM menghadapi MEA adalah modal, namun sudah diatasi dengan kredit usaha rakyat. (ant)
6.200 Petugas Sensus Data Usaha Warga Secara Bergelombang Denpasar (Bali Post) Sensus Ekonomi 2016 telah berjalan tiga hari sejak 1 Mei. Untuk sensus di Bali sebanyak 6.200 petugas diterjunkan sekaligus. Petugas sensus tersebut telah mulai menemui berbagai macam pelaku usaha dengan segala kemudahan dan kesulitannya. “Sejauh ini kami sudah menyiapkan pasukan kami di tenaga organik di BPS provinsi. Mereka akan turun secara bergelombang mengawal pelaksanaan di lapangan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Adi Nugroho, Senin (2/5) lalu. Satu tenaga organik bertugas memastikan petugas sensus melakukan pengum-
pulan data sesuai ketentuan yang sudah digariskan. Dia j u g a p e t u g a s me mb a nt u mengatasi berbagai persoalan yang kemungkinan dihadapi petugas di lapangan. Pihaknya juga meminta dukungan semua pihak, termasuk apresiasi dari Gubernur Bali dan Sekda. Diharapkan, para petugas sensus ini ketika melakukan tugasnya diberikan tanggapan yang baik. Segenap masyarakat diharapkan menyambut sensus ekonomi ini lebih baik, sehingga diketahui gambaran lengkap struktur ekonomi non pertanian. “Upaya serupa juga terus dilakukan, salah satunya kesepakatan waktu dengan Wagub, Ketua DPR dan
petinggi lainya. Di samping juga pada para pengusaha berkualifikasi besar agar bersedia menyiapkan waktunya,” tandasnya. Semua golongan pelaku usaha disasar dan tidak ada pembedaan. Pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan data yang berkualitas, yang bisa diandalkan dan tidak diragukan keberadaannya, mulai seleksi calon petugas, kemudian dilatih selama 4-5 hari. Dalam pelatihan diajarkan cara pengumpulan data, batas data yang dikumpulkan, melatih tata cara wawancara, termasuk mengajarkan menyaring data dari informasi-informasi yang mungkin men-
gandung kecenderungan untuk diperolehnya data yang lebih bersih dari berbagai kecenderungan. Sesuai ketentuan standar, petugas sensus juga telah diperintahkan mengunjungi seluruh bangunan fisik lalu mengidentifikasi. “Apakah ada kegiatan usaha atau tidak dimulai dari pantauan secara visual, wawancara pada penghuni, dan dengan melakukan teknikteknik tertentu untuk memastikan ada usaha atau tidak,” jelasnya. Selain itu, petugas sensus juga diberikan informasi lain terkait cara pengumpulan data dan diberikan buku panduan cara menggali informasi. (kmb42)
Harga Kedelai Melambung
Perajin Tempe Kelimpungan Banyuwangi (Bali Post)Harga BBM sudah lama turun. Namun harga sejumlah bahan baku industri kecil tak ikut turun. Bahkan terus melambung. Salah satunya kedelai yang menjadi bahan baku tempe. Naiknya harga kedelai impor membuat perajin tempe di Banyuwangi kelimpungan. Tak ingin merugi, mereka memilih memperkecil ukuran tempe yang dibuat. Harga kedelai naik ratarata Rp 200 per minggu. Terakhir sudah menembus Rp 6.600 per kilogram, sebelumnya hanya Rp 6.400 per kilogram. Melambungnya harga bahan baku ini membuat biaya produksi membengkak. “Tidak ada jalan lain, kita terpaksa mengecilkan ukuran dari pada menai-
kkan harga jual,” kata Tontowi, perajin tempe di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Selasa (3/5) kemarin. Pria ini menuturkan, pihaknya tak ingin berspekulasi jika harga tempe dinaikkan. Sebab, akan berdampak pada omzet penjualan. “Kalau kita naikkan harga, pasti omzet turun. Sebab kondisi ekonomi sedang lesu,” keluhnya. Karena itu, untuk menyiasati tetap bisa produksi, pihaknya memilih mengurangi ukuran. Namun harga yang ditawarkan ke
konsumen tak berubah. Sebab, sehari-harinya omzet penjualan tempe tak terlalu besar. Meski menjadi makanan pokok, permintaan tempe di pasaran tak pernak naik, bahkan cenderung turun. Permintaan biasanya akan naik ketika musim puasa dan mendekati Lebaran. Dari keterangan pengepul kedelai, kata Tantowi, harga komoditi ini akan naik terus. Padahal pasokan barang masih saja normal. “Memang kenaikannya tak banyak. Tapi, kalau tiap
minggu dan produksi saya banyak, tinggal dikalikan saja,” keluhnya lagi. Setiap hari pria ini bisa menghabiskan hingga 50 kilogram kedelai. Hasil tempe buatannya dipasarkan di sekitar Genteng. Pihaknya berharap harga kedelai tak meroket terus. Sebab, jika dibiarkan tak sedikit pengrajin yang merugi. Bahkan bisa terancam gulung tikar. Apalagi pengrajin tempe hanya mengandalkan bahan baku kedelai. Mereka memilih kedelai impor lantaran ukurannya lebih besar. (kmb30)
19
Rabu Wage, 4 Mei 2016
Tidak Aman Dari Hal. 1 ‘’Jika mereka menilai suatu titik hutan itu tidak aman, maka pindah ke titik lainnya. Setiap titik itu kami tidur, dan duduk hanya beralas tanah saja,’’ katanya. Selain itu pada malam hari, lanjutnya, hanya bergelap-gelapan tanpa sedikit pun penerangan.Hanya, Wendi menceritakan bahwa penyekap memberikan kebebasan untuk menunaikan ibadah shalat. ‘’Tidak ada larangan oleh mereka ketika kami menunaikan shalat, dib-
iarkan saja. Kami juga tidak pernah menerima tindakan kekerasan,’’ jelasnya. Ia juga mengakui hingga saat ini dirinya tidak mengetahui sedikit pun tentang proses pembebasan, hingga akhirnya mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Selasa sekitar pukul 09.20 WIB. Setelah mendarat, Wendi langsung menuju rumah orangtua di RT 01, RW 01, Jalan Doktor Mohammad Hatta, Pasar Ambacang, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Ketut Mia Kurniasari Empat Sandera Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan pemerintah Indonesia tidak membedakan upaya untuk membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di luar negeri. ‘’Kita (pemerintah) tidak membedakan upaya untuk membebaskan buat yang sepuluh atau empat, bagi kita warga negara Indonesia adalah warga negara Indonesia yang harus kita lindungi,’’ kata Menlu Retno di kantor Kementerian Luar Negeri RI, Pejambon, Jakarta, Selasa malam kemarin. (ant)
Tempat Suci Dari Hal. 1 Namun memang, lanjut Acharya, menurut bhisama itu tidak total kawasan suci karena radius kesucian menurut bhisama kalau ada Sad Kahyangan, Dang Kahyangan serta Kahyangan Tiga. ‘’Ini kawasan suci baru benar-benar kawasan suci kalau ada tempat suci, kalau ada orang suci, kalau ada umat melaksanakan hidup suci, banyak suci nike,’’ imbuhnya. Acharya mengakui tidak semua pimpinan sidang yang terdiri dari 8 Wakil Dharma Adhyaksa mau menandatangani keputusan ‘’KSPN Besakih dan Kawasan Teluk Benoa’’. Ada dua pandita yang menolak tanda tangan. Menurutnya, itu adalah hak masing-masing pandita. Bila mereka menduga ada manipulasi, pandita yang menolak diminta untuk membuktikan. Tetapi keputusan itu tetap akan disosialisasi-
kan karena secara organisasi, pandita yang menandatangani sudah memenuhi ketentuan 2/3. ‘’Kita akan sebarkan mulai hari ini (kemarin - red) bergerak ke mana-mana, saya dan mantan Tim 9 yang duduk di Sabha Pandita akan sukarela membantu bersama Wakil Dharma Adhyaksa yang masih memiliki tanggung jawab dan merasa bertanggung jawab,’’ terangnya. Menurut Acharya, keputusan itu akan disosialisasikan kepada pemangku kebijakan seperti gubernur, bupati/wali kota, DPRD Bali, serta DPRD kabupaten/kota. Tugas sosialisasi ini diserahkan kepada Pengurus Harian PHDI. Terkait keputusan pesamuhan yang redaksionalnya disusun Sabha Walaka, Acharya menyebut keputusan itu banyak manipulasi dan ada cacat. Nomor keputusan yakni Nomor : 1/Kep/SP PARISADA/IV/2016
juga dikritisi. ‘’Dari nomornya itu tidak mungkin 1, Pesamuhan Sabha Pandita memutuskan 3. Pertama tata tertib, kedua keputusan tentang jadwal, ketiga baru rekomendasi tentang Besakih dan Teluk Benoa. Bukan hanya Teluk Benoa, KSPN Besakih juga masuk itu, makanya banyak sekali ada manipulasi, ada cacat,’’ jelasnya. Acharya juga menyoroti Dharma Adhyaksa yang ikut menandatangani keputusan pesamuhan dari Sabha Walaka sebagai pihak yang mengetahui dan menyetujui. Pasalnya, Dharma Adhyaksa tidak hadir dalam pesamuhan lantaran sakit. ‘’Jadi logika apa pun enggak benar menandatangani, dan kalau Ida mendapatkan penjelasan dari Sabha Walaka tidak tepat. Sebenarnya minta penjelasan dari pimpinan Pesamuhan Sabha Pandita yang tanggal 9 itu,’’ jelasnya. (kmb32)
Perilaku Negatif Dari Hal. 1 Menurutnya, upaya yang perlu dilakukan guna menangkal perilaku negatif wisatawan asing di Bali adalah dengan memberikan Visa on Arrival (VoA) secara seletif. ‘’Sebetulnya yang perlu adalah saringan yang keras dan kuat dalam memberikan VoA, di sana paling penting untuk menentukan siapa yang boleh masuk Indonesia siapa yang tidak,’’ ungkapnya. Selama ini warga asing yang masuk ke Indonesia sebagai wisatawan cederung bebas tanpa ada klasifikasi yang jelas. ‘’Kalau sekarang seolah-olah dibebaskan siapa saja boleh masuk ke Indone-
sia. Memang semua orang asing yang masuk ke sini harus mendapat visa, hanya kita harus lebih selektif,’’ ujarnya. Senada dikatakan Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Bali, terutama Badung, sejatinya tidak membatasi orang datang, bahkan mengundang wisatawan agar datang, sehingga menguntungkan industri pariwisata. ‘’Kami malah senang sekali kalau wisatawan asing berkunjung ke Badung, tetapi dengan ketentuan yang ada, termasuk urusan keimigrasian juga harus dilengkapi. Jadi lebih selektif,’’ terangnya. Parwata meminta pihak imigrasi menindak tegas terhadap warga negara as-
ing (WNA) yang melanggar aturan. Karena hal ini dapat merugikan dan juga merusak citra pariwisata Badung. ‘’Saya minta imigrasi tegas melakukan tindakan terhadap orang yang melanggar aturan. Kalau di imigrasi ada yang habis masa tinggal mesti harus cepat koordinasi imigrasi dengan kepolisian supaya segera ditindak,’’ ucapnya. Kata dia, dari pengalaman ini mesti ada kegiatan rutin, sebulan sekali atau sewaktuwaktu melakukan pengawasan rutin dari tim terpadu. Karena risiko jadi destinasi wisata itu tantangannya banyak. ‘’Tim keamanan terpadu di Badung penting diaktifkan,’’ pungkasnya. (kmb27)
Aspirasi Umat Dari Hal. 1 Tetapi, kalau pemerintah berbesar hati memperhatikan, lalu meninjau kembali rencananya serta memperhatikan aspirasi umat Hindu, itulah yang diharapkan,’’ jelas Dharma Adhyaksa, kemarin. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketut Wiana membenarkan telah dihubungi Ida Pedanda Gde Panji Sogata yang berdomisili di Jakarta.
Tujuannya untuk meminta tanda tangan keputuasan sabha pandita. Wiana menyebutkan bahwa keputusan yang diedarkan tersebut telah sesuai dengan keputusan Pesamuhan Sabha Pandita. Bahkan, ia menilai draf Keputusan Sabha Pandita yang dibuat Sabha Walaka keliru. Sebab, pada pesamuan 9 April lalu tidak ada keputusan yang menyebutkan Teluk Benoa adalah kawasan suci.
Kata dia, Pesamuhan Sabha Pandita hanya mendrop poin b dan c. Selebihnya sesuai dengan keputusan Tim 9 di mana tidak ada menyebutkan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Sebab, keputusan Tim 9 mengacu pada Bhisama PHDI. Dalam bhisama itu ‘’teluk’’ tidak masuk kawasan suci. Yang masuk adalah laut, campuhan, sungai, gunung dan danau. (r)
Siswa SMK Pariwisata Harapan Jadi Peserta SSHS 2016 ke Jepang NEGARA dengan julukan Negeri Sakura ini memang dikenal maju di bidang pendidikan, industri, ekonomi, dan teknologinya. Belajar dan menambah wawasan serta pengetahuan secara langsung ke Jepang adalah impian setiap siswa. Berawal dari gemar belajar bahasa Jepang, beberapa siswa di SMK Pariwisata Harapan membentuk kelompok belajar bahasa Jepang bernama ‘’Kibou Kurabu’’. Salah satu dari mereka berhasil mewakili Provinsi Bali dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Debat Bahasa Jepang Tingkat Nasional tahun 2015, yang diwakili Ketut Mia Kurniasari. Di tahun ini Mia dipilih Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi salah satu dari 25 siswa SMK dari seluruh Indonesia sebagai peserta Sakura Science High School (SSHS) Program 2016. Program ini dilaksanakan pada 17-23 April 2016. Menurut Mia, Jepang memang negara yang sangat maju di berbagai bidang serta kesadaran masyarakatnya sangat tinggi dalam menjaga kebersihan dan dalam hal mengantre. Selama di Jepang saya banyak menerapkan kemampuan saya
dalam berkomunikasi bahasa Jepang dengan orang-orang di sana. Sebelumnya salah satu siswi SMK Pariwisata Harapan yang juga tergabung dalam kelompok belajar Bahasa Jepang “Kibou Kurabu” yaitu Dewa Ayu Diah Fitri Yuniari. Siswi yang akrab disapa Diah berhasil menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam ajang The 4th Asia Youth Summit, yaitu sebuah pertemuan antargenerasi muda negara-negara yang ada di Asia yang berlangsung pada 14-21 Agustus 2015 dan diikuti oleh 14 negara Asia. Pertemuan ini bertujuan untuk membantu meredam berbagai masalah sosial dan global. Belajar tidak terbatas waktu dan tempat. Setiap kesempatan yang ada adalah awal yang baik untuk belajar. SMK Pariwisata Harapan Denpasar selalu memfasilitasi setiap proses belajar peserta didik dengan baik, sehingga tercipta kesempatankesempatan yang baik bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan dan kompetensinya, baik di tingkat Kota, Provinsi, Nasional, dan bahkan sampai ke tingkat Internasional. (ad260)
Pertandingan Penting Dari Hal. 1 Pria Chile itu mempertahankan keputusannya untuk mengistirahatkan sejumlah pemain andalannya, ketika
timnya berniat mencapai final Liga Champions. ‘’Saya akan kembali melakukan hal yang sama karena kami memiliki pertandingan penting pada Rabu,’’ kata Pellegrini. (ant)
SSHS - Ketut Mia Kurniasari (tengah) dalam kegiatan SSHS 2016 di Jepang.
Pulau Pudut Dari Hal. 1
Tidak Pernah Dari Hal. 1 ‘’Waduh tanya sama Sanusi saja, makanya tanya itu, saya tidak pernah ikut, saya mengurus ranperda, tidak ada, tidak ada,’’ jawab Taufik singkat saat ditanya wartawan mengenai pertemuannya bersama Sanusi tersebut.
Aguan adalah pimpinan PT Agung Sedayu yang merupakan induk dari PT Kapuk Naga Indah, salah satu dari dua pengembang yang sudah mendapat izin pelaksanaan reklamasi Teluk Jakarta. Perusahaan lain adalah PT Muara Wisesa Samudera yaitu anak perusahaan Agung Podomoro. (ant)
10 Tahun Penjara Dari Hal. 1 Lawrance menegaskan Tommy pernah divonis bersalah dengan hukuman 10 tahun penjara dalam kasus pembunuhan hakim agung Syaifuddin. Sementara UU Partai Politik menyatakan bahwa hanya mantan napi yang divonis bersalah di bawah lima tahun yang bisa tetap berkarier di politik.
‘’Pak Tommy itu sudah jelas divonis lebih dari lima tahun. Jadi, itu ya… sudah pasti juga kita harus ikuti hukum negara. Kalau sudah lima tahun kan enggak bisa berkarier di bidang politik,’’ kata Lawrence. Oleh karena itu, Komite Etik Munaslub harus mematuhi peraturan perundangan yang berlaku sebagai hukum positif negara. (kmb4)
Rabu, 4 Mei 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Klip Bali BRTV 08.05 Suluh Indonesia 08.35 Folk Song 09.05 Dialog Interaktif Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali
Tradisi Siat Sarang 11.05 BCTTV/Glimpse of The Island 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya (1) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Kerta Jaya (1) 15.30 Agrobisnis 16.05 Lila Cita Sanggar Tari Semara Ratih (1) 17.05 Nangun Yadnya
17.30 Taman Sari TK Wira Kumara 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Spot News 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Suluh Indonesia 22.00 Sekilas Berita 22.05 Solusi Alternatif Bioin 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 24.00 Closing
Satyaki Tumbangkan Kritavarman di Atas Keretanya
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Enam Puluh) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SEMENTARA Yuyudhana dipenuhi kegembiraan itu, lalu menyerang prajurit kereta perkasa raja keturunan Kuru itu dengan banyak anak panah. Serangan sporadis itu benar-benar mampu menembus ke dalam bagianbagian vital sang Pangeran Kuru itu. Kemudian, oh raja, putra paduka Duryodhana diserang dengan anak-anak panah sangat baik dari cucunya Sini. Tibatiba putra sulung Dhistharasthra itu melarikan diri. Sang prabu dengan cepat naik ke keretanya Chitrasena, yang bersenjatakan busur. Setelah melihat sang prabu dibombardir Satyaki hingga melarikan diri, hal itu seperti meredupkan posisi Soma di langit saat ditangkap Rahu. Tangisan kesedihan terdengar timbul dari setiap seksi pada kelompok Kuru itu. Setelah mendengar hirukpikuk, prajurit kereta perkasa itu, Kritavarman, dengan cepat menuju ke tempat di mana Madhava yang berkuasa saat itu sedang bertempur. Pangeran Kritavarman meneruskan menyerang sambil menggoyang-goyangkan
busur dan memacu kuda-kuda sangat cepat. Dia mendesak sais keretanya dengan kata-kata, ‘’Pergi cepat. Pergilah dengan cepat ke sana!’’ Setelah melihat Kritavarman menyerbunya seperti sang Kematian itu sendiri. Dengan mulut tampak terbuka, Yuyudhana, oh raja, menyapa sais keretanya, ‘’Kritavarman itu bersenjatakan busur dengan anak-anak panah cukup hebat. Kritavarman sedang menyerbu dengan kereta cepat ke arahku.’’ Kuda-kudanya yang dipacu dengan kecepatan terbaik itu, diperlengkapi secara pantas. Pangeran Satyaki lalu mendatangi penguasa Bhoja, yang utama dari semua para pemanah itu. Kemudian kedua macan di antara manusia itu dibakar kemarahannya. Masing-masing menyerupai kekuatan api pada akhir yuga. Mereka saling menyerang sangat sengit, satu dengan lainnya. Seperti dua macan yang dilengkapi gerakan-gerakan sangat lincah. Kritavarman menyerang cucu Sini itu dengan enam dan 20 batang anak panah diasah tajam. Jadi ujung panahnya menjadi
sangat lancip. Sais kereta yang belakangan juga diserang dengan lima batang anak panah. Dengan keterampilannya dalam pertempuran itu putra Hridika itu, menyerang menggunakan empat batang panah yang kokoh. Serangan itu ditujukan keempat kuda Satyaki yang sangat baik. Kuda-kuda itu berasal dari kelahiran negeri Sindhu. Kereta itu ditunjang sebuah tiang bendera, dihiasi emas. Selain itu dilengkapi baju zirah keemasan, Kritavarman menggoyang-goyangkan busurnya yang berat. Tangkai busur itu juga menggunakan aksesoris emas. Demikian indah, panah-panah Yuyudhana dihiasi sayap-sayap keemasan. Cucu Sini itu sebetulnya dengan cepat berkeinginan bertemu gurunya sendiri, Dhananjaya. Hasrat kuat itu diupayakan dengan melepaskan gerakan cepat dengan delapan batang anak panah kepada Kritavarman. Penghangus musuh-musuh itu kemudian terluka parah, sehingga musuhnya yang sangat perkasa dan juga prajurit tak
terkalahkan itu mulai gemetar. Dia sangat khawatir seperti sebuah bukit selama terjadinya gempa bumi. Setelah ini, Satyaki yang keberaniannya tidak dapat digagalkan itu dengan cepat menyerang keempat kuda Kritavarman, menggunakan tiga hingga 60 batang anak panah tajam. Sais keretanya juga diserang menggunakan tujuh anak panah. Sungguh, bidikan Satyaki sangat akurat. Anak panah dengan sayap-sayap keemasan yang dipergunakan itu mengeluarkan nyala api berkobar. Nyala api itu
menyerupai seekor ular sedang marah. Hal itu menunjukkan cemeti sang Kematian itu sendiri yang menembus Kritavarman. Anak panah mengerikan itu menembus melalui baju zirah yang dihiasi emas gemerlapan. Kemudian anak panah itu masuk ke bumi, berlumuran darah. Panah-panah dari Satwata itu membuat menderita Kritavarman pada pertempuran itu, hingga dia melemparkan busurnya, berikut anak panahnya. Kemudian Kritavarman pun tumbang di atas keretanya. (bersambung)
Sloka 7.4 Bhumir apo ’nalo vayuh kham mano buddhir eva ca ahankara itiyam me bhinna prakritir astadha Bumi, air, api, udara, ether, pikiran, pengertian dan rasa ‘‘Aku’’ adalah delapan bagian dari sifat-Ku.
16 Pages
86 Number 8th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
e-mail: info_ibp@balipost.co.id ipost.com. st.com. http://epaper.internationalbal online: http://www.internationalbalipo
WEATHER DPS
FORECAST 23 - 32
Wednesday,
May 4, 2016
Not Published
to apolwould like Bali Post not be published will We, the International becuase we 5 and 6, 2016. ogize in advanceand Friday, May on Thursday
No outfoxing owners Leicester: aim to keep together winners
Ted Cruz seeks desperately Donald to stop Indiana Trump in Page 6
Thank You
time is Suaka spent Fell speFial holding m Kara in Karangase
old the 54 years to Putu Suaka, Pu was sentenced ma man, who2008 for murdering death in dea SROLFH RIÂżFHU .DUDQJDVHP execution. D . he has is nnow awaiting was sentenced, Since he Sin Karangasem years in a spent two he was in a special where prison w moved. before being cell be DWLRQ FDOPO\ DQG GLG the high security inmates in $W ÂżUVW 6XDND IDFHG WKH VLWX with the otherpart in the eduget along took his best to Prison. He also However, when the Karangasem offered there. the defendant sentenced presumcational program National Courts changed and Amlapura face immediately the prison. to death, his did the situation in that Suaka he would ably so too time, we were concerned 24 decided that “At the So it was where he was kept along cell may get violent. Kubayaan into a special be moved said Educator Gedeprison, Kusbiyanhours a dayâ€?, (Apr. 2). of the Karangasem with head the prison last Monday Suaka... toro, from on page 2 Continued
Amazing Leicester celebrate fairytale title success
/ Craig Brough
FeleErate LeiFester $Pa]ing title suFFess Iair\tale Action Images
Leicester
City fans
celebrate
outside
via Reuters
the stadium
ford Bridge,
pictures television players
the former Ranieri, has masterClaudio who taking Chelsea manager rise since was minded Leicester’s the season,
who take us.� Wes Morgan, 1-1 Defender equaliser in the on vital United scored a Manchester can’t come draw at “Saturday wait to get Sunday, said: I can’t
Leicester’s of start of PDMRU OHDJXH dream away to the living room quickly enough. over at the ÂżUVW in on the trophy.â€? League titlesporting cut career. whose 22 FHOHEUDWLQJ WKH my hands Jamie Vardy, greatest chasing celebrating long managerial side’s City’s Premier title of his their striker under-pinned his one of the - Leicester where also be heard LONDON on Monday whenin west London goals have News can who at Global city’s RANIERI PROUD proud,â€? the Italian, conclusion2-2 by Chelsea. challenge. in Leicester, the in “Bali Imageâ€? from 9.30 became reality 96.5 to become reached its in earnest, “I’m so Elsewhere Radio FM am. Listen to unforgettable in August NHG VDLG fairytales Hotspur were held party began gathering been an until 10.00 FM at http:// was favourite biggest ever what has of fans Tottenham Global Radio when I arChelsea a thousands hundreds an outpourthis provoked provincial season.Gary Cahill gave and Eden with the stadium and and bars. WKH ÂżUVW PDQDJHU WR EH VDF expected man, I just But The result “I never outside in the in pubs the hour pragmatic after match as helped the more celebratingunlikely journey rived. I’m a lifeline before as far away ing of celebration win match to improve city and while Leices- Hazard, whose goals year, curled Leicester’s to English cham- wanted to English players did I think the title last and Japan, no-hopers sports fans and help my Thailand had watched nervously Blues win 83rd-minute equaliser /H- from has captivated week. Never it would Foxes more so than week after where ter’s players along with 160km in a superb6SXUV DQG FRQÂżUP nowhere ÂżUVW pions club’s too much about worldwide, home of the WR GHĂ€DWH FKDPSLRQV IRU WKH on televisioninto local bars in Thailand, Power. LFHVWHU DV fans packed Harry HQG RI owners King away. Tottenham’s had time. at Stam$V WHPSHUV Ă€DUHG DW WKH Goals from Heung-min Son title London derby Kane and extending the of a red-hot looked like penultimate week race to the
at globalfmbali.listen2mystreaming or live video and http:// radio.com ali. http://radioglobalfmbali.com ustream.tv/channel/global-fm-b
balipost (124rb Like) http://facebook.com/balipost
RABU WAGE, 4 MEI 2016
@balipostcom (4.088 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Lestarikan Seni dan Budaya Bali
Baladika Bali Gelar Lomba Baleganjur Bali Post/ist
AKA - Malam Puncak AKA 2016 dibuka secara resmi oleh Pembantu Dekan II FK Unud, Kepala Program Studi Kesehatan Masyarakat FK Unud, Perwakilan BEM PM Unud, Ketua BEM FK Unud, Perwakilan HMKM FK Unud, Ketua Panitia AKA 2016 dan Dr. dr. Partha Muliawan, M.Sc.(OM) sebagai the founding father PSKM.
AJANG KREATIVITAS AKBAR PSKM 2016 GEMA Cita Dalam Karya. Itu tema besar yang diusung Panitia Ajang Kreativitas Akbar (AKA) 2016. Mengawali rangkaiannya dengan seminar kesehatan bertema ‘’Pro-Kontra Kontrasepsi Stop Konsepsi Dini: Siapa yang Pantas Berkontrasepsi?’’ pada Minggu, 13 Maret 2016 di Kampus Sudirman. Seminar ini menghadirkan pembicara Tresna Yasa, S.Pt., M.Pd. selaku Kepala Bidang PM pada Badan KB dan PP Kota Denpasar, dr. I Gusti Ngurah Pramesemara, S.Ked., M.Biomed., dosen Bagian Seksiologi dan Andrologi FK Unud dan relawan KISARA PKBI Bali, serta Rina Listyowati, S.Si.T., M.Kes., dosen Bagian AKK PSKM FK Unud. Acara dilanjutkan Sabtu, 9 April 2016, dengan presentasi 7 dari 42 esai yang terdaftar pada lomba Creative Writing Competition dan 6 dari 11 tim yang terdaftar pada lomba Video Promosi Kesehatan. Presentasi lomba Video Promosi Kesehatan dinilai oleh juri dari Dinas Kesehatan dan dosen PSKM. Presentasi CWC dinilai tiga juri: dosen PSKM, Kaprodi Sastra Bahasa Indonesia Unud, dan JKMB. Lomba CWC dimenangkan A.A. Sri Adnyani P. dari SMAN 1 Gianyar dan lomba Video Promkes dimenangkan tim dari SMAN 4 Denpasar. Rangkaian AKA dilanjutkan keesokan harinya, dengan kegiatan fun bike yang mengambil tema ‘’Ride Your Bike, Move Your Body’’, diikuti ratusan peserta. Rute yang ditempuh Jalan PB Sudirman - Dewi Sartika – Diponegoro - Hayam Wuruk - Puputan, dan kembali ke Lapangan Parkir Timur Universitas Udayana. Sabtu, 16 April 2016, panitia mengadakan bakti sosial dan Outreach HMKM di SMPN 3 Semarapura, Klungkung dengan mengambil tema ‘’Sayangi Dirimu, Sayangi Reproduksimu’’. Senam bersama dilakukan sebelum penyuluhan kepada para murid yang diharapkan mampu menambah pengetahuan yang diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test. Panitia juga berkeliling sekolah dan berbagi pengetahuan dengan para murid lainnya menggunakan poster. Malam Puncak Ajang Kreativitas Akbar 2016 digelar Sabtu, 30 April 2016. Pada ajang ini seluruh alumni dan civitas PSKM turut berpartisipasi memeriahkan acara dengan kentalnya kekeluargaan di tengahnya. Dimeriahkan oleh penampilan setiap angkatan dan dosen, Kurusetra, One Way Anova, Summer in Vegas, serta guest star yaitu Tekiber dan live performance DJ Gween. (r)
SECRET GARDEN VILLAGE PROMO SELAMA MEI SECRET Garden Village (SGV) resmi dibuka untuk publik, 1 Mei 2016 lalu. SGV beralamat di Jalan Raya Denpasar, Km 36 Tabanan. Guna menyambut liburan panjang dan masih dalam suasana soft opening, mulai 1 Mei sampai akhir Mei 2016, SGV Bedugul melakukan berbagai promo menarik untuk wisatawan yang akan datang atau sedang liburan di Bali. Adapun promo-promo yang dilakukan oleh SGV antara lain: Untuk di Oemah Herborist pembelian produk senilai IDR 200,000, gratis healthy juice atau secangkir kopi di Black Eye Coffee. Untuk di Black Eye Coffee setiap pembelian produk di store Black Eye Coffee senilai IDR 300,000, gratis kopi spesial 100 gram. Bagi yang berulang tahun di bulan Mei akan mendapatkan suvenir menarik dari Secret Garden Village. Free Entry selama bulan Mei 2016 untuk semua pengunjung. Harga normal tiket untuk domestik adalah IDR 50,000, dan wisatawan luar negeri IDR 100,000. Secret Garden Village merupakan salah satu destinasi wisata edukasi baru yang ada di Bali dengan tiga aktifity yaitu Oemah Herborist, Black Eye Coffee dan Resto. Oemah Herborist meliputi 4 bagian yaitu: Beauty Heritage Museum, Mini Plan, Theatre dan Beauty Outlet. Balck Eye Coffee juga mempunyai 6 bagian yaitu Museum, Roastery, Theatre, Cupping, Coffee Shop dan Cafe. Sedangkan Resto memiliki dua bagian yaitu The Luwus dan Rice View. SGV sedang melakukan project ke depannya di mana akan ada Secret Garden yang indah dan Wedding Chapel yang akan rilis Agustus mendatang. Ke depan masyarakat yang mengunjungi SGV tidak hanya melakukan tour Secret Garden Village, tetapi menikmati keindahan alam yang ada. Menurut Dicky Prasetyo, Senior Manager Operational, tujuan dari promo selama bulan Mei ini guna memperkenalkan SGV kepada para pengunjung yang datang ke Bali. Selama ini Bali hanya identik dengan Seminyak, Kuta, Uluwatu, Jimbaran, Ubud dan Kintamani. Sedangkan untuk daerah Tabanan terutama sekitar Bedugul, hanya jadi pilihan kedua saja. Dengan didirikannya Secret Garden Village yang merupakan destinasi baru dengan konsep edukasi dan entertainment diharapkan bisa menjadi alternatif baru untuk tujuan wisata di Bali. Untuk pemesanan atau booking bisa datang langsung ke alamat Jalan Raya Denpasar Km 36 Tabanan. (bns)
LOMBA baleganjur antar-DPC Baladika Bali se-Bali berlangsung semarak. Sepuluh duta perwakilan DPD dan masing-masing DPC se-Bali tampil inovatif dengan memukau ribuan penonton yang memadati Jaba Pura Lingga Buana Puspem Badung. Lomba baleganjur ini digelar Minggu (1/5) lalu, serangkaian HUT ke-12 Baladika Bali tahun 2016. Lomba memperebutkan piala bergilir Ketua Umum DPD Baladika Bali dengan hadiah uang jutaan rupiah. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Umum DPD Baladika Bali I Bagus Alit Sucipta dengan ditandai pemukulan gong. Hadir pada kegiatan itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Ketut Suiasa, jajaran pengurus DPD dan DPC serta seluruh anggota Baladika Bali se-Bali. Ketua Dewan Pembina Baladika Bali I Nyoman Gde Sudiantara dalam sambutannya menyatakan bahwa lomba baleganjur antarDPD dan DPC se-Bali ini digelar
serangkaian HUT ke-12 Baladika Bali tahun 2016. Dikatakan, kegiatan sengaja dikemas dalam bentuk parade budaya untuk membuktikan bahwa ormas ini juga mempunyai komitmen yang kuat untuk melestarikan seni, adat dan budaya Bali. Lewat parade budaya ini, pihaknya ingin menggali potensi-potensi seni yang ada di masing-masing DPC se-Bali. ‘’Lomba baleganjur ini sebagai bukti nyata bahwa Baladika Bali peduli akan pelestarian adat dan budaya Bali,’’ ujarnya. Dipilihnya lomba baleganjur, menurut pria yang akrab disapa Punglik ini, karena baleganjur sarat akan makna. ‘’Baleganjur itu berasal dari kata ‘bala’ yang artinya pasukan dan ‘ganjur’ yang
dapat diartikan sebagai seni. Sehingga dengan baleganjur ini, Baladika Bali memiliki pasukan berjiwa seni. Seni untuk menjaga adat dan budaya Bali,’’ terangnya. Sementara itu, Wabup Ketut Suiasa memberikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap lomba baleganjur tersebut. Menurutnya, lomba baleganjur ini memberikan nuansa baru bagi Baladika Bali. ‘’Dulu Baladika Bali dikenal sebagai pengawal kegiatan, tetapi sekarang Baladika Bali mengamankan seni dan budaya Bali. Ini luar biasa. Saya sepakat dan mendorong kegiatan lomba baleganjur ini terus dipertahankan di tahun-tahun mendatang. Pemkab Badung membuka pintu seluasluasnya untuk kegiatan semacam ini,’’ pungkas politisi asal Pecatu itu sembari menyerahkan dana punia sebesar Rp 15 juta yang diterima langsung oleh Ketua Umum DPD Baladika Bali I Bagus Alit Sucipta. (par/k250)
Bali Post/par
BALEGANJUR – Ketua Umum Baladika Bali I Bagus Alit Sucipta didampingi Ketua Dewan Pembina I Nyoman Gde Sudiantara dan jajaran pengurus saat membuka lomba baleganjur antar-DPC Baladika Bali se-Bali, Minggu (1/5) malam.
PT Indo Bali Gas Grup
Sumbang Puluhan Selimut dan Makanan pada Pasien DBD
Bali Post/
BANTUAN - Direktur Utama PT Indo Bali Gas Grup Dewi Supriyani, S.H. didampingi Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra menyerahkan bantuan kepada pasien RSUD Wangaya.
MEREBAKNYA penyakit DBD di Bali hingga pasiennya berjubel di seluruh rumah sakit, mengundang kepedulian Direktur Utama PT Indo Bali Gas Grup Dewi Supriyani, S.H. Ia merasa prihatin dengan kondisi pasien tersebut. Oleh karenanya secara spontan tergerak hatinya memberi bantuan selimut dan makanan kepada penderita DBD. Pada Selasa (3/5) kemarin, Dewi menyumbang 75 selimut dan makanan kepada pasien DBD di RSUD Wangaya di Jalan Kartini, Denpasar. ‘’Aksi kami ini spontanitas karena didorong rasa peduli dan iba. Beberapa hari lalu, putra saya juga kena demam berdarah. Saya merasakan bagaimana sulitnya mendapatkan kamar rawat di rumah sakit. Walau kenal dengan pejabat, tetapi bisa juga karena memang tidak ada
kamar kosong,’’ ujar Dewi. Dari sanalah, lanjut Dewi, terketuk hatinya untuk berpartisipasi memberi bantuan khususnya kepada anak-anak yang kena DBD. ‘’Kami juga memberi bantuan kepada pasien di RSUD Badung. Hari ini di RSUD Wangaya. Saya dibantu oleh Karang Taruna Bali dan teman-teman. Atas nama PT Indo Bali Grup, saya sedih melihat kondisi seperti ini,’’ tegasnya. Oleh karena itu, ia menyampaikan bahwa kesehatan itu penting dan paling utama. Menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan harus dilakukan sebaik-baiknya. ‘’Mungkin kegiatan ini berlanjut saya lakukan dan persiapannya lebih matang lagi. Selain Denpasar dan Badung, saya juga berencana memberi bantuan kepada pasien di RSUD Buleleng dan Jembrana,’’ ucap Dewi.
Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra, S.E., M.Si. saat mendampingi Dewi Supriyani mengatakan, PT Indo Bali Gas Grup ikut berpartisipasi dalam rangka penyediakan sarana bagi pasien DBD. ‘’Kami sangat mengapresiasi dengan kepedulian ini, walau mendadak tetapi mampu menjalankan tugas sosial yaitu berpartisipasi membantu pemerintah Denpasar, terutama penderita demam berdarah di RSUD Wangaya,’’ tegasnya. Oleh karena itu, pihaknya sangat berterima kasih atas bantuannya dan mudah-mudahan bermanfaat bagi pasien di RSUD Wangaya. ‘’Kami imbau khususnya masyarakat di Denpasar Utara, marilah kita jaga kebersihan lingkungan. Kalau kebersihan terwujud, terwujud pula kesehatan,’’ ucap Nyoman Lodra. (kmb36/k100)
IHGMA Dorong Tingkatkan Kompetensi GM dan SDM Lokal TINGGINYA geliat wisatawan di Indonesia semakin menarik perhatian publik. Peningkatan ini menjadi pemicu berbagai bisnis di bidang terkait untuk bersaing lebih kuat. Namun di dunia perhotelan, persaingan di sektor ekonomi penting di Indonesia. Ini justru menjadi sebuah semangat untuk mencapai target bersama. Demikian disampaikan Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Nyoman Astama saat berkunjung ke Bali Post, Selasa (3/5) kemarin. Kehadirannya bersama rombongan diterima GM Bali Travel News Gde Palgunadi dan Redpel Bali Post Dira Arsana. Dikatakannya, IHGMA merupakan asosiasi bagi para manajer/ general manager hotel Indonesia yang memiliki kepedulian untuk memberdayakan sumber daya manusia dan kearifan lokal dalam mengabdikan diri demi kemajuan kepariwisataan Indonesia. IHGMA berdiri tahun 2015, yang dikukuhkan keanggotaan dan keberadaan organisasi ini untuk pertama
kalinya bertepatan pada acara seminar yang berlangsung 20 April 2016 lalu. Sampai saat ini IHGMA beranggotakan sekitar 500 hotel manager atau general manager dari hotel maupun vila di 25 DPD yang tersebar di seluruh Indonesia. ‘’Kehadiran IHGMA ingin berkontribusi nyata dalam menyukseskan program pemerintah dalam bidang kepariwisataan, baik dalam jangka pendek mendatangkan wisatawan mancanegara dan memberikan pelayan terbaik maupun dalam jangka panjang untuk menjaga pariwisata yang berkelanjutan,’’ tambah Astama. Sementara itu Ramia Adnyana, Wakil Ketua I DPD IHGMA sekaligus Ketua Umum bidang Kelembagaan Perizinan dan Legal DPP IHGMA, mengatakan dengan prinsip-prinsip profesionalitas, networking dan integritas yang didorong oleh knowledge, attitude dan Skill, IHGMA juga berkomitmen menerapkan strategi bisnis yang berdaya guna untuk kelangsungan industri pariwisata serta dalam rangka meningkatkan per-
ekonomian. ‘’Seiring dengan program pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara hingga 20 juta orang pada akhir 2019, tentu membutuhkan SDM yang qualified dan memiliki kompetensi sesuai dengan profesinya. IHGMA akan berusaha membantu mempercepat proses sertifikasi profesi ini,’’ ucap Swabawa, Wakil Ketua II Pengurus DPD IHGMA yang membidangi Sertifikasi Profesi. Irmansyah Madewa, Penasihat DPP IHGMA, berharap kehadiran IHGMA mampu menjembatani kepentingan pelaku usaha pariwisata dengan pemerintah dalam rangka menentukan kebijakan-kebijakan dalam peningkatan kontribusi industri pariwisata terhadap perekonomian nasional sebesar lebih dari Rp 19 triliun serta mampu menciptakan 13 juta lapangan kerja. Tentunya harus dibarengi dengan strategi yang tepat dan relevan terkait program pemerintah untuk mencapai kunjungan 20 juta wisatawan ini. (kmb)
Bali Post/kmb
IHGMA - Pengurus DPD IHGMA berkunjung ke Bali Post, Selasa (3/5) kemarin. Dari kiri: Ramia Adnyana, Swabawa, Gde Palgunadi (GM Bali Travel News), Nyoman Astama, Irmansyah Madewa dan Dira Arsana, Redpel Bali Post.
Kinaryosih dan Acha Septriasa
Bali Post/pik
Film ’’MARS’’
Kemiskinan Tak Halangi Raih Impian MULTI Buana Kreasindo dan Associate Production Leica Production serta didukung oleh Multi Buana Group dan Fatayat NU mempersembahkan sebuah film dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yaitu ‘’MARS - Mimpi Ananda Raih Semesta’’. Film yang dibintangi Kinaryosih dan Acha Septriasa ini diadaptasi dari kisah nyata. Film ‘’MARS’’ yang disutradarai dan diproduseri Sahrul Gibran berkisah tentang seorang ibu bernama Tupon yang membesarkan anak perempuannya yang bernama Sekar Palupi di tengah keterbatasan ekonomi dan berlatar belakang di Gunung Kidul, Yogyakarta. Lokasi syuting juga mengambil setting di Oxford University yang merupakan lokasi syuting film Harry Potter. Film yang diperankan oleh Kinaryosih, Acha Septriasa, Chelsea Riansy, Jajang C. Noer, Teuku Rifku Wikana, M. Cholidi Asadil Alam, Ence Bagus dan nama-nama lainnya, serentak rilis di bioskop pada 4 Mei 2016. Film ini tidak hanya akan dirilis di Indonesia, tetapi juga di Inggris. Pihak Multi Buana Kreasindo sebagai rumah produksi sepertinya tidak main-main dalam penggarapan ‘’MARS’’. Mengambil setting di beberapa tempat di Inggris, film
ini diharapkan bisa dirilis di negeri Ratu Elizabeth tersebut. Di Inggris, film yang disutradarai Sahrul Gibran ini mengambil lokasi Perpustakaan Bodleian Oxford, Sheldonian Theater Oxford, serta beberapa tempat menarik di Inggris. Film ‘’MARS’’ menjadi salah satu bukti kecintaan dan kepedulian sineas Indonesia pada dunia pendidikan. Tupon (Kinaryosih) menjadi salah satu dari jutaan perempuan yang memperjuangkan anaknya untuk meraih impian menjadi yang terbaik. Hidup dalam kemiskinan di daerah Gunung Kidul, tidak menghalangi Tupon memberi semangat pada Sekar Palupi (Chelsea) untuk bersekolah. Lingkungan desa serba kekurangan air, dan minim pekerjaan tidak memberi pilihan banyak pada masyarakat desa. Film pendidikan ini mengangkat perjuangan masyarakat kelas bawah meraih cita-cita. Bukan hanya menampilkan kemewahan, fasilitas mudah, kehidupan kota. Tetapi justru kemiskinan, tanah kering dan tandus, perempuan, dan perjuangan yang begitu berat. Visi film ini ingin menumbuhkan semangat bahwa kemiskinan tidak bisa menghalangi cita-cita untuk meraih impian. (pik)