Issuu on Google+

20 HALAMAN

NOMOR 144 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

JUMAT PON, 13 JANUARI 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Karangasem Harus Bangkit KARANGASEM sering dicap sebagai ‘’penghasil’’ pengemis. Daerah di ujung timur Bali itu juga sering diidentikkan sebagai pusat galian C liar. Namun, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri berhasil mengubah image tersebut. Perempuan yang dulunya pengemis telah diajarkan membuat produk kerajinan. Demikian pula galian C yang bertahun-tahun beroperasi secara liar, telah ditutup. Walaupun konsekuensinya PAD dari galian C mengalami penurunan. Tidak masalah. Yang penting lingkungan terselamatkan. Sebab ia menginginkan Karangasem harus bangkit dan sejajar dengan kabupaten/kota di Bali.

Kabupaten di ujung timur Pulau Bali ini, mulai berbenah. Tak hanya soal ekonomi di pedesaan, juga perbaikan dalam pengelolaan lingkungan. Salah satunya menertibkan galian C bodong, yang marak di gumi lahar tersebut. Namun masih banyak tantangan yang harus dilalui Karangasem. Janji Bupati Mas yang tertuang dalam ‘’Nawa Satya Dharma’’ belum tuntas. Tahun 2017 ini, akan menjadi fokus Karangasem dalam merealisasikannya. Pada wawancara eksklusif dengan Bali Post dan Bali TV, Senin lalu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, menyatakan keinginannya untuk melakukan perubahan mendasar. Ia pun menginginkan Karangasem lebih maju. Karena itulah, Mas Sumatri bersama wakilnya, Wayan Artha Dipa, ingin menjadikan Karan-

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

“Saya yakin bersama tim yang solid, program yang kami rancang terwujud dalam waktu lima tahun. Kami bersyukur dapat menutup tahun 2016 dengan penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk pertama kalinya bagi Karangasem.”

gasem bangkit, bersih, dan bermartabat. Mas Sumatri menegaskan akan bekerja keras mewujudkan visi misi yang dijabarkan dalam program di segala bidang. Fokus utama mantan politikus PDI-P ini adalah pembangunan infrastruktur untuk menata wajah Karangasem secara menyeluruh. Tahun 2017, dirancang mampu memantapkan sembilan program unggulan di dalam Nawa Satya Dharma Masdipa yang menyentuh segala aspek. Hal. 19 Kartu Sehat

Seputar Bali Jumat, 13 Januari 2017 Pukul 12.30 Wita dan18.00 Wita

Gusti Ayu Mas Sumatri Bupati Karangasem

Rizieq Dicecar 22 Pertanyaan Sebut Videonya Diedit Bandung (Bali Post) – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mencecar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dengan 22 pertanyaan selama menjalani pemeriksaan di Ruangan Ditreskrimum Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis kemarin. “Tadi sudah tuntas diperiksa dengan 22 pertanyaan selama enam jam dari jam 09.30 sampai jam 16.00 tadi dan hasilnya adalah yang bersangkutan dipersangkakan pasal 30 dan pasal 154 tentang penodaan lambang negara,” kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Anton Charliyan. Menurut dia, Polda Jawa Barat segera melakukan gelar perkara terhadap dugaan kasus penodaan lambang negara. Ia menuturkan pimpinan ormas FPI tersebut tidak mengakui telah melakukan tindakan penodaan lambang negara serta video yang menjadi barang bukti atas kasus tersebut telah diedit. “Jadi ada pun dari hasil pemeriksaan tersebut, yang bersangkutan tidak mengakui bahwa itu bukan perkataannya, bisa saja gambar tersebut diedit,” kata dia. Hal. 19 Lambang Negara

Bali Post/ade

DEMO - Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM se-Indonesia berunjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/1) kemarin. Unjuk rasa yang dikenal dengan aksi 121 tersebut merupakan wujud keresahan rakyat terhadap kebijakan pemerintahan Jokowi yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), tarif dasar listrik (TDL) hingga kenaikan tarif pengurusan surat kendaraan bermotor, seperti STNK dan BPKB.

Istana dan BEM SI Sepakati Empat Poin Jakarta (Bali Post) – Pihak Istana Kepresidenan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Indonesia (BEM SI) menyepakati empat poin perjanjian kebutuhan bahan pokok masyarakat dan pasokan bahan bakar minyak (BBM). “Tadi sudah diterima perwakilan mahasiswa, kami dialog ada empat poin yang disepakati bersama,” kata Staf Kepresidenan Eko Sulistyo di Jakarta Kamis kemarin.

Habib Rizieq Shihab

Tunda ’’Smelter’’, Izin Ekspor Dicabut Jakarta (Bali Post) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan tegaskan akan mencabut izin ekspor konsentrat atau mineral mentah bagi perusahaan tambang yang menunda membangun fasilitas pengolahan pemurnian mineral (smelter). “Harus membangun smelter jika mau ekspor konsentrat, atau dalam proses dalam jangka lima tahun, hal itu juga harus dipertegas dengan pernyataan bermaterai. Kalau tidak, akan saya cabut izinnya,” tegas Jonan ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis malam kemarin. Apabila dalam jangka lima tahun, smelter belum selesai maka izin tidak akan diperpanjang. Selain itu, bagi perusahaan pertambangan yang masih berstatus Kontrak Karya (KK) juga harus mengubah statusnya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) jika akan melakukan ekspor konsentrat. “Kalau pun sudah IUPK tapi tidak ada perkembangan smelter juga belum tentu pengajuan perpanjang kontrak diizinkan, maka pengajuan IUPK dan perpanjangan adalah hal yang berbeda jadi harus diajukan dua-duanya,” kata Jonan. Kemudian Jonan juga mensyaratkan bea keluar untuk ekspor konsentrat paling tidak maksimum 10 persen sesuai progres fisik dan realisasi pembangunan smelter. Kebijakan Jonan tersebut terkait telah selesainya Peraturan Pemerintah nomor 1 tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah nomor 23 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Hal. 19 Kepastian Hukum

Pihak Istana Kepresidenan menerima perwakilan BEM SI Bagus untuk menyampaikan poin yang menjadi tuntutan mahasiswa kepada Pemerintah RI. Perwakilan mahasiswa, Bagus, sempat menyampaikan kekecewaannya karena tidak dapat bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, ia menyampaikan empat poin yang disepakati, yakni pertama Pemerintah RI diwakili Kepala Staf Kepresidenen menjamin tidak akan terjadi kelangkaan BBM bersubsidi di seluruh Indonesia. Kedua, dampak kenaikan harga BBM tidak akan berdampak kenaikan harga bahan pokok, ketiga

Pemerintah RI menjamin kenaikan listrik dilakukan untuk kepentingan rakyat dan tepat sasaran, jika tidak tepat sasaran dapat dilaporkan ke PLN dan akan mendapat subsidi. Keempat, kenaikan harga pengurusan surat tanda nomor kendaraan (STNK) atau buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) untuk meningkatkan pelayanan kepolisian dan ada sosialisasinya, seperti apa yang ingin ditingkatkan, dan Pemerintah RI menjaminnya, jika ada pelayanan yang tidak sesuai dapat dilaporkan. Bagus menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran dalam waktu 90 hari, maka pihaknya akan segera menyampaikan penegasan kembali. Sejumlah

mahasiswa hingga berita ini dilansir masih ada yang berunjuk rasa di depan Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, dan aparat keamanan menyarankan mereka segera membubarkan diri karena telah melampaui jadwal yang telah ditentukan. Sebemlunya, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia menggelar unjuk rasa di kawasan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (12/1) kemarin. Bentrok sempat terjadi ketika ratusan pengunjuk rasa tersebut berupaya menerobos berikade polisi yang menghadang mahasiswa berjalan menuju Istana Merdeka. Beruntung aksi saling dorong antara aparat kepolisian dengan mahasiswa tidak berlangsung lama, setelah seorang orator demonstrasi meminta rekan-rekan mahasiswa untuk tidak melakukan tindakan anarkis. Situasi berangsur kondusif dan terkendali. Hal. 19 Depan Istana

Mendagri Persilakan Makzulkan Bupati Katingan

Bali Post/ant

PENATAAN PERSONEL - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kedua kiri), berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (tengah) dan Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono (kiri) sebelum rapat terbatas tentang sinkronisasi penataan personel TNI dengan pembangunan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/1) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan punya hak untuk memakzulkan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie yang telah dinyatakan sebagai tersangka perzinaan. “Silakan, itu hak DPRD. Seorang kepala daerah, di daerah yang kecil, tidak punya wibawa di mata masyarakatnya ini kan repot,” ujarnya di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis kemarin. Menurut Tjahjo, pemerintah pusat tidak dapat memutuskan secara sepihak pemberhentian kepala daerah, karena ada mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Namun, menurut dia, permintaan pemberhentian kepala daerah dapat dilakukan DPRD dengan mengirimkan permohonan ke

Mahkamah Agung (MA). Tjahjo menerangkan bahwa pemakzulan kepala daerah oleh DPRD akibat pelanggaran etika juga pernah terjadi pada 2012, yakni kasus Bupati Garut saat itu, Aceng Fikri, yang melangsungkan kawin siri singkat selama empat hari hingga mendapatkan banyak hujatan massa. Aceng Fikri diberhentikan dari jabatannya setelah DPRD mengajukan permintaan pencopotan jabatan kepada MA pada 2012. “Terkait kasus Katingan ini, kami menunggu bagaimana DPRD,” ujar Tjahjo. Polisi berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang didapatkan telah menetapkan Ahmad Yantenglie dan perempuan berinisial FY sebagai tersangka kasus perzinaan. Walaupun tidak menahan Ahmad Yantenglie, Kepolisian Kalimantan Tengah tetap akan melakukan pemeriksaan secara intensif dan mengenakannya hukuman wajib lapor. (ant)


DENPASAR

2

Jumat Pon, 13 Januari 2017

FIGUR Tanggung Jawab dan Kepercayaan SOSOK pria murah senyum ini begitu familier di kalangan pewarta Kota Denpasar. Itulah Dewa Gede Rai, S.Sos., M.Si. yang selama ini bertugas sebagai Kasubag Pemberitaan di Bagian Humas Setda Kota Denpasar. Setiap harinya, pria kelahiran Klungkung 31 Juli 1968 yang mengawali kariernya sebagai staf yang bertugas menjadi fotografer ini, senanBali Post/ara tiasa bergelut dengan urusan pemberitaan mengenai Kota Denpasar. Dia bergaul dengan para jurnalis sudah lebih dari sepuluh tahun. Ayah dari tiga orang anak ini yang biasanya menemani wartawan sampai larut malam di press room kantor wali kota. Kini, ia mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar. Ditemui saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan eselon III dan IV di lingkungan pemkot oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (12/1) kemarin di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Dewa Gede Rai mengakui jabatan yang diembannya saat ini adalah merupakan tanggung jawab, amanah, dan kepercayaan. “Saya akan berupaya bekerja dan menjaga kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan dengan sebaik-baiknya. Bagi saya, di mana pun ditugaskan harus siap,” kata pria berkumis tebal ini. Pria yang juga aktif di berbagai organisasi keolahragaan dan sosial seperti KONI Denpasar, PSSI Denpasar dan pramuka ini, mengaku banyak hal yang dipelajari. “Saya banyak belajar dari rekanrekan wartawan dalam hal kesabaran. Saya lihat wartawan dalam memburu berita dengan sabar menunggu sumber berita. Selain itu, kunci dari kesuksesan dalam bekerja adalah disiplin dan sabar serta menyenangi pekerjaan yang diberikan,” ujar Dewa Rai. (ara)

Kejaksaan Segera Lelang BB Sitaan dari PT SP Denpasar (Bali Post) Pascadilakukan perampasan atau eksekusi barang bukti (BB) kasus penyelewengan BBM bersubsidi milik PT Sembilan Pilar (SP), Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar segera melakukan lelang terhadap barang sitaan tersebut. Untuk itu, pihak kejaksaan segera berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar. Sehingga, bisa dilakukan mekanisme lelang tangki duduk dan enam truk berisi 38.400 liter solar dan MFO tersebut. Kasipidum Kejari Denpasar Ketut Maha Agung, Kamis (12/1) kemarin, membenarkan pihak kejaksaan akan segera berkoordinasi dengan KPKNL Denpasar untuk melelang barang yang dirampas untuk negara. Sebelum dilakukan lelang, ada proses yang harus dijalani. Di antaranya memanggil apresial untuk mengecek kondisi dan menaksir harga truk, tangki dan BBM yang akan dilelang. Nanti ada dari Dinas Perhubungan untuk memeriksa kondisi mobil, dan pihak pertamina yang akan menaksir harga BBM yang akan dilelang. “Jika sudah selesai, kami akan diberi harga terendah untuk lelang,” tegasnya. Maha Agung tidak bisa memastikan, kapan lelang dilakukan. Apalagi, dalam lelang belum tentu barang-barang ini semua laku. “Semua ada mekanisme dan prosesnya. Mungkin sekitar 3 atau 4 bulan baru lelang bisa selesai dan uangnya dimasukkan ke kas negara,” ucap dia. Sebelumnya, Kejari Denpasar di bawah komando Erna Normawati Widodo Putri mengembalikkan kapal tanker minyak PT SP ke pemiliknya. Di sisi lain, kejaksaan mengeksekusi barang bukti BBM bersubsidi milik PT SP. Di tengah laut, Erna menyerahkan langsung kapal tanker beserta isinya kepada pemiliknya, bos PT SP, Wirata. Selanjutnya, rombongan Kejari Denpasar melanjutkan eksekusi ke Rubasan (Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara) Denpasar di Jalan Ratna, Denpasar. Di Rubasan, Erna merampas enam truk berisi BBM solar dan MFO untuk diserahkan kepada negara. Selain itu, ada juga tangki duduk yang ikut dirampas negara. (kmb37)

Pascakeluarnya Putusan MK

Perda Pilkel Mesti Direvisi Denpasar (Bali Post) Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemilihan Perbekel (Pilkel) di Kota Denpasar, baru saja disahkan. Namun kini, keluar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan uji materi sebagian dari UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa. Dampaknya, beberapa poin yang terdapat dalam Perda Pilkel tidak sesuai lagi. Dengan kondisi ini, maka Perda Pilkel harus direvisi lagi agar tidak menyimpang dari keputusan MK. Khususnya, terkait aturan domisili calon kepala desa (perbekel) dan syarat formal calon aparatur desa. Anggota DPRD Kota Denpasar I.B. Ketut Kiana, Kamis (12/1) kemarin, mengusulkan agar perda tersebut direvisi. ‘’MK memutuskan calon kepala desa atau di Denpasar disebut perbekel tak terbatasi domisili. Sedangkan dalam perda yang sudah disahkan, menyebutkan calon perbekel minimal berdomisili atau tinggal di wilayah desa bersangkutan minimal satu tahun. Agar perda ini tak bertentangan dengan keputusan MK, maka perlu direvisi,’’ kata Kiana didampingi anggota lainnya, I Made Setiadi, S.E. Menurut mantan Wakil Ketua Pansus Pilkel ini, pembahasan perda memang sudah mengacu pada UU No. 6/2014. Namun kini muncul keputusan MK yang mengabulkan sebagian gugatan uji materi yang disampaikan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi). Terutama, pasal 33 huruf g dan pasal 50 ayat (1) huruf c UU No. 6/2014 tentang Desa. Salah satu yang dikabulkan adalah calon kepala desa tak dibatasi domisili, karena itu dinilai bertentangan dengan UUD 1945. ‘’Karena dalam perda tentang pemilihan perbekel sudah telanjur mencantumkan syarat domisili, ini jelas tidak sejalan dengan keputusan MK. Begitu juga terkait syarat ijazah formal calon aparat desa,’’ kata Kiana. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : KARANGASEM

HARUS BANGKIT

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

PEMULUNG - Pemulung mengumpulkan botol plastik dan kaleng di depo sampah Monang Maning, Denpasar. Botol plastik yang telah terkumpul nantinya dijual untuk didaur ulang menjadi biji plastik maupun produk lainnya.

Jaringan Narkoba Regenerasi Pangsa Pasar

Waspada, Anak TK pun Kini Jadi Sasaran

Denpasar (Bali Post) Penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin memprihatinkan. Narkoba telah mengontaminasi segala lini masyarakat. Tidak peduli kaya atau miskin, orang dewasa, bahkan anak-anak. Para pelaku kini melakukan regenerasi pangsa pasar mereka. Terbukti, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI saat ini tengah menangani lima kasus penyalahgunaan narkoba oleh murid Taman Kanak-kanak (TK). “Ya...itu kan dari hasil penemuan kita, laporan di masyarakat. Ternyata anakanak TK ini terkontaminasi melalui makanan, minuman. Mereka tidak membayar dan itu warung-warung yang ada di situ dibiayai oleh jaringanjaringan untuk memberikan campuran narkoba di dalam makanan dan minuman yang dijual,” ujar Kepala BNN RI Komjen Pol. Budi Wasesa (Buwas) di sela-sela Pengukuhan Pecalang Se-Bali sebagai Relawan P4GN di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (12/1) kemarin. Buwas menyebutkan, jaringan kejahatan narkotika

ini tengah melakukan regenerasi pangsa pasar. Anakanak TK dicekoki makanan dan minuman gratis yang terkontaminasi narkoba agar mereka ketagihan. Setelah beranjak SMP, anak-anak yang sudah ketagihan itu akan dijadikan pangsa pasar berikutnya. Kendati belum ditemukan di Bali, namun hal ini tetap harus diwaspadai masyarakat. “Kita belum temukan (di Bali), tapi di beberapa daerah sudah karena laporan dan kita dalami. Tapi mungkin saja bisa terjadi karena ini sudah komitmen dari jaringan seluruh Indonesia akan membuat ini (regenerasi

pangsa pasar -red),” jelasnya. Bila tidak diwaspadai, Buwas mengkhawatirkan Indonesia akan mengalami kehilangan generasi yang berujung pada kehancuran bangsa. Celakanya, di Indonesia sebagai negara kepulauan, tidak ada satu pulau pun yang terbebas dari narkoba. Bahkan di tingkat RT/RW sekalipun, sangat sulit ditemukan masyarakatnya yang keseluruhan bebas dari penyalahgunaan narkoba. “Indonesia ini sudah menjadi pangsa pasar terbesar dan berton-ton narkoba habis terserap. Sebelas negara yang kita telisik mengirim narkoba itu, semua muaranya di Indonesia dan kecil keluarnya dari Indonesia, hanya ke Australia dan beberapa saja. Dengan jumlah ton-tonan itu, berarti habis di Indonesia,” jelasnya. Menurut Buwas, saat ini ada 72 jaringan narkotika

di Indonesia. Satu jaringan saja dalam setahun bisa menghasilkan Rp 3,6 triliun dari bisnis narkoba. Namun, jaringan-jaringan ini sulit dilumpuhkan karena kemampuannya selalu melebihi aparat yang berwenang. Oleh karena itu, pihaknya kini giat mengupayakan pencegahan melibatkan seluruh komponen masyarakat termasuk pecalang. “Permasalahan narkoba ada dua sisi, demand dan suplai. Kita berupaya bagaimana demand ini bisa berjalan dengan baik untuk pencegahannya, atau menolak narkoba dengan menghilangkan pangsa pasar. Kalau ini bisa dilaksanakan secara menyeluruh di Indonesia, maka akan cepat Indonesia ini terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” paparnya. Bali sendiri, lanjut Buwas, sama seperti Yogyakarta yang rentan dan memiliki kerawanan besar terkait penyalah-

Penanganan Vaksin HPR Pindah SKPD

Denpasar (Bali Post) – Penanganan vaksin untuk hewan pembawa rabies (HPR) di Denpasar, kini mengalami perubahan. Bila sebelumnya ada di SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan, kini ditangani Dinas Pertanian. Meski demikian, program penanganan vaksin di Denpasar tidak akan mengalami perubahan signifikan. Bahkan, di tempat baru ini, program vaksinasi untuk HPR tetap berlanjut dan diperluas dengan merangkul komponen lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang peduli dengan hewan. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pertanian I Gede Ambara Putra dan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan A.A. Gede Bayu Brahmasta yang ditemui di sela-sela pelantikan pejabat eselon III dan IV di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Kamis (12/1) kemarin. Ambara Putra mengatakan, pihaknya akan melanjutkan program yang sebelumnya dilakukan Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan yang sekarang namanya berubah menjadi Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan. “Kami akan

tetap melanjutkan program vaksin yang sebelumnya telah berjalan,” ujar Ambara Putra. Ditanya soal cakupan vaksin, Ambara Putra mengaku belum mengetahui karena baru menangani bidang ini. “Jangan tanya data dulu, kalau masalah jumlah bisa tanya Pak Bayu (Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan -red),” ujar Ambara. Di sisi lain, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan A.A. Gede Bayu Brahmasta mengatakan, vaksinasi massal yang dilaksanakan secara serentak sejak pertengahan April hingga akhir Juli lalu, telah mencapai 94 persen. Estimasi populasi anjing di Kota Denpasar 64.000 ekor serta HPR lainnya seperti kucing, juga cukup banyak. Secara keseluruhan, HPR yang sudah divaksin 60.239 ekor HPR. “Sebenarnya, kami hanya menargetkan cakupan vaksin 90 persen. Setelah adanya kegiatan dan juga antusias masyarakat cukup tinggi, cakupan vaksin untuk HPR cukup tinggi. Ini melampaui target,” ujarnya. Menurut Bayu Brahmasta, vaksinasi massal dan juga penyisiran sudah dilaksanakan di 43 desa/kelurahan se-Kota Denpasar. (kmb12)

gunaan narkoba lantaran memiliki predikat destinasi pariwisata internasional. Terkait hal ini, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Polri, TNI, bea cukai, dan pihak bandara. Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa mengatakan, di Bali ada sekitar 2,01 % atau 61.353 penyalah guna narkoba. Persentase itu menandakan Bali darurat narkoba. Apalagi, dari puluhan ribu pecandu narkoba itu ratarata berada di usia produktif antara 21 sampai 40 tahun. Sementara penyalah guna narkoba di bawah usia 21 tahun dan di atas 40 tahun, persentasenya tidak mencapai satu persen. (kmb32)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon (0361) 7400391

Diduga Disenggol Mobil, Pengendara Motor Tewas KORBAN kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terus berjatuhan. Kali ini terjadi di Jalan Sriwijaya, depan Central Helmet Kuta, Badung, Kamis (12/1) kemarin. Pengendara sepeda motor, Yuliantin (38) meregang nyawa diduga setelah disenggol mobil boks yang dikemudikan Hengky Irawan (37). Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan mengatakan, kejadiannya pukul 07.15 wita. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Yamaha dan mobil boks beriringan bergerak dari barat. Korban beralamat di Jalan Gunung Soputan Gang Dibali, Denpasar ini, menyalip mobil boks dan selanjutnya belok kanan menuju arah selatan. Setibanya di TKP, mobil boks tersebut hendak mendahului sepeda motor korban dari kanan. Saat itulah mobil tersebut diduga menyenggol stang kanan motor korban. Akibatnya, korban hilang kendali dan jatuh ke pinggir jalan sebelah kiri. “Korban mengalami luka memar mata kiri, keluar darah dari hidung dan telinga. Dia mengalami cedera kepala berat dan sempat dibawa ke RS Siloam Kuta, tapi akhirnya meninggal,” ujarnya sembari mengimbau pengendara mobil atau sepeda motor agar hati-hati jika ingin nyalip kendaraan. (rah)

Percepat Capaian Visi dan Misi Kota Denpasar

Rai Mantra Lantik 210 Pejabat Eselon III dan IV WALI Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra melantik dan mengambil sumpah 210 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Kamis (12/1) kemarin di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang. Pelantikan ini seiring dengan telah dikukuhkannya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Denpasar. Pengisian pejabat OPD ini diharapkan dapat memaksimalkan kinerja Pemkot Denpasar dalam melayani masyarakat. Dari ratusan pejabat eselon III dan IV yang dilantik, terdapat beberapa pejabat mengalami pergeseran dan juga mendapatkan promosi. Salah satu pejabat yang mendapat promosi yakni Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi pada Bagian Humas eselon IV, Dewa Gede Rai menjadi Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, eselon III pada Dinas Komunikasi Informatika dan

Statistik Kota Denpasar. Posisinya digantikan I Wayan Hendaryana yang sebelumnya sebagai staf Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menekankan pada pejabat yang baru dilantik untuk terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Terutama, bagaimana mempercepat capaian visi dan misi Kota Denpasar. “Saya tekankan pada pejabat yang baru dilantik untuk mempercepat capaian visi dan misi Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra. Untuk itu, semua capaian kinerja dari pejabat yang baru dilantik akan terus dievaluasi sehingga progres kerjanya te-record dengan baik. Namun sebelumnya, mereka akan mendapatkan assisment untuk meningkatkan kompetensi dan integritas serta keilmuan mereka. Hal ini sangat berkaitan dengan peningkatan pelayanan mereka pada masyarakat.

Rai Mantra menambahkan, pelantikan ini merupakan bagian dari kehidupan organisasi untuk meningkatkan pemantapan dan kapasitas kelembagaan. Pelantikan ini hendaknya dimaknai untuk kepentingan dan kebutuhan organisasi, bukan sekadar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan. Penentuan jabatan bagi pegawai, menurut Rai Mantra dilihat dari kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, pendidikan dan pelatihan yang bersangkutan serta tanggung jawab kepada pemerintah. Untuk itu, setiap pejabat harus memiliki kemauan yang kuat untuk memperluas wawasan dan membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra menekankan pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan dengan tempat tugas baru dan terus meningkatkan kapasitas pegawai. Yang mendapat pro-

mosi jabatan harus lebih bertanggung jawab, mengingat beban dan tanggung jawabnya bertambah. Rai Mantra juga mengingatkan pada pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Denpasar harus kuat dan kompak bersatu padu memili-

ki kepekaan dan cepat tanggap dan memiliki kesetiakawanan yang tinggi dan disiplin. Dengan demikian, dapat mempercepat terwujudnya visi dan misi Kota Denpasar untuk mengantarkan Kota Denpasar menuju kota cerdas (Denpasar Smart City). (ad1204)

PELANTIKAN - Wali Kota Rai Mantra melantik dan mengambil sumpah 210 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkot Denpasar, Kamis (12/1) k


BADUNG

Jumat Pon, 13 Januari 2017

3

Pansel Umumkan Pendaftaran Calon Sekda Bersifat Terbuka, Terbatas pada Birokrat di Bali

Bali Post/eka

KETERANGAN - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Kamis (12/1) kemarin, memberikan keterangan pers kasus pengeroyokan wisatawan Ukraina di salah satu bar di Seminyak. Dalam gelar kasus tersebut, polisi juga menunjukkan para tersangka pengeroyokan.

Anggota Ormas Keroyok Turis di Bar Tiga Pelaku Ditangkap, Satu Buron Mangupura (Bali Post) Tim Resmob Polresta Denpasar memburu pelaku pengeroyokan Sarkisian Argam (31) asal Ukraina di La Favela Bar & Resto di Jalan Oberoi, Seminyak, Kuta, Minggu (8/1). Meskipun kasus ini belum dilaporkan, alhasil, tiga pelaku ditangkap, Kamis (12/1) kemarin. Mereka itu, I Putu Gede Septian Heriwardana (24), Anak Agung Ketut Agung Artawan (28) dan Putu Eka Nur Ardiawan. Pelaku merupakan anggota salah satu ormas di Bali. Hanya tersangka Putu Gede sebagai satpam di bar tersebut. “Hasil penyelidikan sesuai perintah Bapak Kapolda, tersangka berhasil kami tangkap,” tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja dan berharap pengusaha di Bali merekrut satpam profesional, bukan dari ormas. Hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, lanjut Kapolresta, korban bersama temannya datang ke La Favela untuk mencari hiburan dan membeli minu-

man keras. Setibanya di sana, korban memesan empat shot jameson dan dua coca cola kaleng seharga Rp 680 ribu. Karena merasa kemahalan dengan minuman tersebut, korban komplain kepada bartender, Dika. “Korban sudah dipertemukan dengan manajer dan menjelaskannya, tapi korban tetap tidak terima. Korban lalu minta dibuatkan bill, namun setelah dibuatkan dia tetap tidak mau bayar,” tegas Hadi. Selanjutnya, korban dihampiri para pelaku dan mendorongnya keluar bar. Diduga karena melawan, korban langsung dikeroyok. Tersangka Putu Gede mendorong lalu

membawa korban keluar dari lantai 2 bar. Ia mengaku memukul korban dua kali. Sedangkan Agung Artawan, mengakui memukul mata korban dua kali. Tersangka Eka Nur juga terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Kombes Hadi belum berani menyimpulkan mata korban mengalami cacat permanen seperti isu di medsos. “Nanti kami minta hasil visum. Kami tetap menunggu hasil visum dari dokter. Korban masih dirawat di RS Siloam,” ujarnya. Setelah mendapat informasi kejadian itu, tim Resmob dan Buser Polsek Kuta dipimpin Kanit I AKP Sulhadi menangkap ketiga tersangka. Tersangka Putu Gede dibekuk di rumahnya di Perum Dalung Permai, Kuta Utara, pukul 03.00 wita. Agung Artawan diciduk di wilayah Canggu, pukul 04.00 wita, dan Eka Nur ditangkap di Jalan Wayan Gentuh, Dalung, pukul 06.00 wita. Sedangkan satu pelaku beri-

nisial St, masih diburu. “Kami sudah memasang police line di TKP dan akan melaksanakan rekonstruksi. Karena dalam proses penyelidikan dan penyidikan, bar itu ditutup sementara,” tuturnya sembari mengatakan akan mengecek izin operasi bar itu, termasuk kelab atau diskotek. Tersangka tidak bisa mengelak karena polisi mengantongi rekaman CCTV saat kejadian. “Dalam rekaman CCTV terlihat jelas para pelaku memukuli korban mulai dari depan meja bartender,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard. Menurut Reinhard, pihaknya juga sedang memeriksa saksi-saksi di TKP. Keterangan saksi akan dicocokkan dengan rekaman CCTV, di mana korban ditarik keluar bar sambil dipukuli. “Tim Resmob sedang melacak keberadaan St. Mudah-mudahan secepatnya ditangkap,” tegasnya. (kmb36)

Kasus Pipanisasi di Karangasem

Hukuman Naik Drastis, Arnawa Ajukan PK KASUS dugaan korupsi pipanisasi di Karangasem yang ditangani Reskrimsus Polda Bali, masih menyisakan persoalan. Dari 9 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, ujung-ujungnya hanya empat orang yang dibawa ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Sisanya ada yang di SP3-kan (proses penyidikannya dihentikan), seperti status mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg dan Nopiyanti. Namun pihak kejaksaan yang sudah menerima SPDP Geredeg dan Nopiyanti, hingga saat ini belum ada menerima pemberitahuan SP3 tersebut. Di sisi lain, kasus yang menjadi supervisi KPK itu hingga saat ini ternyata belum berakhir. Pasalnya, vonis rendah yang diberikan Pengadilan Tipikor Den-

pasar membuat jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan upaya hukum seperti banding dan kasasi. Misalnya dengan terdakwa Mantan Kadis Pekerjaan Umum Karangasem, I Wayan Arnawa. Di pengadilan tingkat pertama (Pengadilan Negeri) divonis 1,5 tahun, di Pengadilan Tinggi dua tahun, an Mahkamah Agung (MA) justru menghukum dua kali lipatnya. Arnawa divonis bersalah di MA dan dihukum selama empat tahun penjara. Drastisnya kenaikan hukuman itu, dijadikan dasar Arnawa mengajukan PK (Peninjauan Kembali) dan sidangnya dilakukan Rabu (11/1). Sidang PK di Pengadilan Tipikor dipimpin majelis hakim Sutrisno dengan hakim anggota Wayan Sukanila dan Nurbaya L. Gaol. Sementara pihak kejaksaan, diwakili

JPU Wayan Suardi. “Tadi (kemarin -red) sudah dilakukan sidang PK,’’ jelas Suardi. Ditanya soal dasar PK dan bukti baru (novum), Wayan Suardi mengatakan tidak ada bukti baru. “Cuma bantahan pendapat saja,” elaknya. Pantauan Bali Post, saat sidang Arnawa dikawal petugas Lapas Karangasem. Sejumlah keluarga Arnawa juga tampak hadir untuk memberikan semangat pada mantan Kadis Pekerjaan Umum Karangasem itu. Pihak keluarga membenarkan bahwa dalam kasus ini, pihak kejaksaan mengajukan banding dan kasasi atas putusan di pengadilan tingkat pertama dan pengadilan tinggi. Hingga akhirnya, MA menghukum Arnawa dengan pidana penjara selama emat tahun. (asa)

Naik Motor Lelah dan Mengantuk

Mahasiswi Hantam Pohon Denpasar (Bali Post) Seorang mahasiswi, Aulia Kristina (21), mengalami kecelakaan tunggal di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Kamis (12/1) kemarin. Mahasiswi semester IV tersebut menghantam pohon di pinggir jalan hingga menyebabkannya tak sadarkan diri. Diduga, korban dalam keadaan mengantuk dan kelelahan. Mahasiswi Jurusan Kimia Fakultas Mipa, Unud Den-

pasar tersebut, disebutkan usai mengikuti perkemahan yang dilakukan adik tingkatnya di Gianyar. Saat kejadian, korban hendak kembali ke tempat tinggalnya di daerah Bukit Jimbran, Kuta Selatan, Badung. Akibat insiden tersebut, korban terluka parah di bagian kepala dan mengalami luka lecet di bagian kaki dan tangan. Bahkan, korban saat diantar dalam keadaan tidak sadarkan diri. “Kondisi Aulia men-

galami luka parah di bagian kepala belakang, dengan kondisi cedera kepala berat (CKB),” kata teman korban, Bram. Menurut penuturannya, saat itu Aulia akan pulang ke rumahnya karena baru selesai mengikuti orientasi studi dan pengenalan kampus (Ospek) di daerah Samuan Tiga, Bebalu, Blahbatuh, Gianyar. Aulia yang mengendarai sepeda motor Honda Scopy warna merah hitam

bernomor polisi DK 4244 PM, sesampainya di ruas Jalan By-pass Ida Bagus Mantra melaju kencang. Diduga karena kelelahan dan mengantuk, korban kehilangan kendali (out of control) lalu menghantam pohon di pinggir jalan. “Kejadian sekitar pukul 15.00 wita di daerah Padanggalak, Jalan Ida Bagus Mantra. Kecelakaan ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian,” ujar Bram. (kmb42)

Curi Tas di Lapangan Mengwi, Pelajar Ditangkap Mangupura (Bali Post) Anggota Polsek Mengwi menangkap pelajar berinisial GF (19) di kos-kosan wilayah Mengwitani, Rabu (11/1). GF dibekuk karena terlibat kasus pencurian tas siswa yang sedang berolahraga di Lapangan Mengwi, sejak November lalu. Namun, pelaku mengaku baru empat kali mencuri. Terungkapnya kasus itu, kata Kapolsek Mengwi Kompol I Nengah Pa-

trem, Kamis (12/1) kemarin, berdasarkan laporan Ni Nyoman Nita Yani, Rabu (11/1) lalu. Hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, terungkap pelakunya adalah GF. Selanjutnya tersangka asal Negara, Jembrana ini, diamankan di salah satu kos-kosan di wilayah Mengwitani, Badung. Tersangka mengaku melakukan pencurian dengan mudah karena sasarannya tas yang ditaruh di atas

sepeda motor. Terkait kasus itu, petugas mengamankan barang bukti di antaranya 2 HP, 1 unit PS-2, 3 kunci sepeda motor, dan 1 sepeda motor Yamaha Mio yang dipakai beraksi. “Kasus ini sedang kami kembangkan. Kami mengimbau agar masyarakat jangan sembarangan menaruh barangbarangnya, simpan atau taruh di tempat yang aman,” ujar Kapolsek. (km36)

KETUA Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris Daerah/Eselon IIa), Kompyang R. Swandika mengumumkan secara resmi pendaftaran calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Kamis (12/1) kemarin di Puspem Badung. Pengumuman tidak saja disampaikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Badung, tapi juga disebar ke kabupaten/kota termasuk Provinsi Bali. Turut hadir Guru Besar Universitas Udayana Denpasar Prof. Dr. Wayan Gede Supartha, S.E., S.U., Drs. I Ketut Bugir, M.Si., Kepala BKD I Gede Wijaya dan Kabag Humas Nyoman Sujendra. Lelang jabatan ini bersifat terbuka bagi siapa pun, terpenting pangkat/golongan ruang minimal Pembina Utama Muda (IV/c) per 1 Oktober 2016. Pernah dan sudah menjabat minimal 2 tahun di eselon II pada 2 SKPD yang berbeda. Dalam ketentuan umum, calon juga tidak memiliki afiliasi dan atau menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat pernyataan. Kompyang R. Swandika mengatakan, pengumuman ini sesuai dengan jadwal yang telah disetujui Komisi ASN. Sifatnya juga terbuka namun terbatas pada birokrat di Bali, baik lingkungan Provinsi Bali maupun kabupaten/kota. “Sesuai dengan jadwal yang sudah disetujui oleh Komisi ASN, kita umumkan secara resmi untuk ASN kabupaten/ kota se-Bali. Pengumuman tidak hanya di sini, tapi juga bisa diakses di website badung.go.id. Kemudian kita juga kirimkan surat secara resmi ke kabupaten/kota dan

provinsi untuk bisa diumumkan kembali,” jelasnya. Birokrat asal Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara itu mempersilakan bagi siapa pun yang berminat dan memenuhi persyaratan agar mengajukan pendaftaran kepada Pansel. Adapun waktu pendaftaran dimulai Kamis (12/1) sampai tanggal 3 Februari 2017. Tempat pendaftaran di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Badung dari pukul 08.00 wita sampai pukul 15.00 wita. Seleksi administrasi 6-7 Februari 2017, pengumuman hasil seleksi administrasi 10 Februari 2017, seleksi kompetensi 13-14 Februari 2017, presentasi dan wawancara 15-17 Februari 2017, rekam jejak 20-21 Februari 2017, dan pada tanggal 22 Februari 2017 penyampaian hasil penilaian kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Kabupaten Badung. Berdasarkan pengumuman Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris

Daerah/Eselon IIa) Kabupaten Badung, ada 12 ketentuan umum yang harus dipenuhi. Di antaranya beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Mahaesa, berstatus sebagai ASN kabupaten/kota dan Provinsi Bali, berusia setinggitingginya 58 tahun pada 28 Februari 2017, kualifikasi akademik minimal Strata 1. Pangkat/golongan ruang minimal Pembina Utama Muda (IV/c) per 1 Oktober 2016, pernah dan sedang menduduki jabatan eselon II minimal 2 tahun di SKPD berbeda. Pernah mengikuti dan lulus Diklat Kepemimpinan Tingkat II, tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Inspektorat instansi asal. Tidak pernah dijatuhi hukuman penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap karena terkait jabatan dan dibuktikan dengan surat pernyataan. (ad1203)

PENDAFTARAN - Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Kompyang R. Swandika mengumumkan pendaftaran calon Sekda Kamis (12/1) kemarin.


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Bentengi Desa Pakraman dari Bahaya Narkoba

Penyegaran untuk Semangat Baru

Ribuan ”Pecalang” Dikukuhkan Jadi Relawan P4GN

Unud Lantik Pejabat Eselon dan Non-eselon

RELAWAN P4GN - Pecalang dikukuhkan menjadi relawan P4GN sebagai mitra BNN Provinsi Bali dalam pencegahan narkoba di Pulau Dewata. SEBANYAK 1.359 pecalang yang P4GN lantaran kelompok keamanan tersebar di sembilan kabupaten/kota tradisional Bali ini memiliki indikukuhkan menjadi relawan Pence- tegritas di mata warga desa adat gahan, Pemberantasan, Penyalahgu- tempat mereka bertugas. Pecalang naan dan Peredaran Gelap Narkoba sekaligus menjadi garda terdepan (P4GN) Provinsi Bali di Wiswa Sabha untuk menghalau ancaman yang Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis akan mengikis nilai-nilai kehidupan (12/1). Pengukuhan dilakukan Kepala masyarakat Bali. Termasuk di daBadan Narkotika Nasional (BNN) RI lamnya penyalahgunaan narkoba. Komjen Pol. Budi Waseso bersama “Pecalang yang dikukuhkan menjadi Gubernur Bali Made Mangku Pas- relawan P4GN baru sepertiga dari tika, Wakil Gubernur Bali I Ketut jumlah pecalang se-Bali 5.970 orang. Sudikerta dan Kepala BNN Provinsi Nanti secara bertahap, kami akan Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede mengukuhkan seluruh pecalang menSuastawa. jadi mitra BNN Provinsi Bali dalam “Pecalang ini sangat punya potensi pencegahan narkoba di Pulau Deyang luar biasa besar untuk mem- wata. Kami harapkan pecalang juga bantu dalam pencegahan penyalah- dapat membangun partisipasi aktif gunaan narkotika,” ujar Kepala BNN masyarakat untuk turut mencegah RI Komjen Pol. Budi Waseso. dan memberantas penyalahgunaan Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen narkoba,” ujarnya. Pol. Drs. Putu Gede Suastawa menPascapengukuhan, lanjut Suastagatakan, pelibatan pecalang dalam wa, para pecalang yang menjadi

relawan tetap akan diberikan berbagai pengetahuan dan pemahaman tentang upaya-upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian, mereka ke depannya akan lebih mumpuni dan mampu memberikan arahan baik untuk diri sendiri, keluarga maupun masyarakat di desa adat. “Para pecalang yang dikukuhkan ini untuk selalu bekerja dengan baik, mendedikasikan dirinya untuk terjun di masyarakat dalam mempertahankan budaya Bali, untuk menolak narkoba sehingga keajegan Bali bisa kita pertahankan,” tandasnya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, keterlibatan pecalang sebagai relawan P4GN, minimal dapat mencegah penyalahgunaan narkoba pada masyarakat yang tunduk dengan hukum adat. Narkoba merupakan musuh terbesar lantaran bisa menyebabkan terjadinya lost generation (generasi yang hilang) yang mengancam masa depan bangsa. “Ada 1.488 desa pakraman kita di Bali, semuanya punya pecalang, semuanya punya bendesa, semuanya punya awig-awig, perarem. Kalau itu semua bertindak, minimal orang yang tunduk kepada hukum adat Bali selamat dan itu sudah hebat,” ujarnya. Pengukuhan pecalang sebagai relawan P4GN juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada 10 LSM atau organisasi penggiat gerakan antinarkoba yakni Barisan Anti Narkoba Nasional, Saya Indonesia, Forum Bela Negara, Badan Kerjasama Organisasi Wanita, Gerakan Mencegah Daripada Mengobati, Gerakan Anti Narkoba Nasional, Manggala Pasikian Pecalang Bali, Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia, Purna Paskibraka dan Komite Nasional Pemuda Indonesia. Sebagai bentuk dukungan Pemprov Bali terhadap Pemberantasan narkoba diserahkan pula bantuan tiga unit kendaraan operasional kepada BNN Provinsi Bali. (ad1210)

Pendaftaran SPB dan STPBI Resmi Dibuka SETIAP tahun, lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia berlomba-lomba untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PT), baik negeri maupun swasta. Termasuk melanjutkan jenjang studi di institusi pariwisata terbaik saat ini, Sekolah Perhotelan Bali (SPB) dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI) yang berlokasi di Jl. Kecak 12, Gatot Subroto Timur, Denpasar. “Permintaan masyarakat untuk kuliah di SPB dan STPBI sangat tinggi. Tahun 2016, ada ribuan tamatan SMA dan SMK di Bali dan berbagai wilayah di Indonesia yang berebut kursi untuk kuliah di SPB dan STPBI. Namun, kami harus lakukan proses seleksi dan hanya menerima yang terbaik,” ungkap Ketua STPBI I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT, CHA di Denpasar, Kamis (12/1) kemarin. Sudjana menjelaskan, mahasiswa yang mengikuti pendidikan dan pelatihan di SPB dan STPBI tidak hanya mendapatkan materi perhotelan dan pariwisata, namun juga peningkatan kemampuan Bahasa Inggris, Perancis, Jerman dan Jepang serta pelatihan kewirausahaan. “Kami mengantisipasi persaingan di antara pencari kerja dengan mencetak lulusan unggul berwawasan internasional. Sebagian besar mahasiswa kami telah diserap oleh industri, bahkan sebelum mereka tamat kuliah. Beberapa mahasiswa juga membuka usaha sendiri,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Denpasar Drs. I Nyoman Gde Astina, M.Pd., CHT menjelaskan, dalam mengantisipasi persaingan global ke depan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin memenuhi sarana prasa-

rana pendukung proses pembelajaran baik teori maupun praktik. Ruangan kuliah dibuat sedemikian rupa dengan fasilitas yang lengkap dan suasana yang sesuai dengan suasana internasional. “Berbagai fasilitas yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar seperti laboratorium, perpustakaan, ruangan kuliah terus dikembangkan serta dilengkapi dengan peralatan yang modern dan canggih,” ujarnya. SPB menawarkan program khusus kapal pesiar (1 tahun) yang meliputi waiter, bartender, cook dan hotel steward. Selain itu, juga banyak di antaranya yang menekuni program regular yakni program 1 tahun dengan keahlian F&B service dan house keeping. Sedangkan STPBI menawarkan program DIV (4

tahun) Manajemen Perhotelan, DIV Manajemen Kepariwisataan serta D-3 (3 tahun). Setiap tahunnya, ada ratusan mahasiswa SPB dan STPBI dikirim ke luar negeri, baik untuk bekerja atau magang, di antaranya ke Amerika, Swiss, Spanyol, Singapura, Malaysia dan Australia. “Semua difasilitasi oleh PT Bali Duta Mandiri, agen resmi kami yang terdaftar sebagai PPTKIS. Selain SPB dan STPBI, kami juga mengembangkan LSU (Lembaga Sertifikasi Usaha), LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), pelatihan pramugari/a melalui unit SPB - ATC (Airline Training Center), pelatihan industri kebugaran di unit SPB-SPA serta di bidang transportasi kelautan melalui MTC (Maritime Training Center),” imbuhnya. (ad1207)

UNIVERSITAS Udayana (Unud) menggelar upacara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat eselon dan non eselon di lingkungan Unud di Gedung Widya Sabha, Jimbaran, Kamis (12/1) kemarin. Proses pelantikan ini diawali dengan upacara majaya-jaya yang dilaksanakan di Pura Dalem Balembong di kawasan Rektorat Unud. Menurut Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD, pelantikan 84 orang pejabat yang baru ini, sebagian besar merupakan rotasi. Rotasi untuk penyegaran ini dilakukan dengan harapan supaya ada semangat baru di lingkungan kerja. “Sebenarnya, mereka merupakan orang-orang lama yang sudah menguasai semua aspek. Sehingga, menurut kami, rotasi ini tidak memberikan dampak yang buruk bagi kinerja. Karena memang semua sudah terbuka, diajak bicara dengan baik. Jadi, ini cuma penyegaran,” katanya. Kepada seluruh kepala biro yang baru, Suastika berharap rotasi ini akan mampu membangun Unud menjadi lebih baik. “Tentu hal tersebut merupakan amanah yang harus kita kerjakan untuk kepentingan dan tanggung jawab kita bersama. Pada

BERSAMA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama ibu-ibu dan penglingsir lansia mantan pejabat Bali di kediaman mantan Gubernur IB Oka di Denpasar.

sudah pensiun, memberikan arti tersendiri. Sebagaimana disampaikan oleh Biang Dayu Oka saat memberikan sambutan. “Akhir tahun lalu, ibu-ibu lansia menghubungi saya dan menanyakan apakah saya kenal dengan adik Arya Wedakarna. Ibu-ibu ingin sekali bertemu dan berfoto dengan wakil rakyat Bali di pusat. Ternyata, adik Arya Wedakarna ini banyak sekali penggemarnya di kalangan ibu-ibu. Dan ternyata mengundang sosok pejabat negara seperti beliau ini tidak ribet. Cukup ditelepon dan langsung direspons. Ini ciri-ciri pemimpin Bali yang responsif. Dan itu yang membuat kami menghormati Adik Arya Wedakarna,” ungkap Ida Ayu Oka yang masih terlihat enerjik. Ia pun memuji peran Gusti Wedakarna dalam memperjuangkan agama Hindu di Bali. ”Jangan dikira kami yang lansia

ini tidak mengikuti media sosial dan berita di media massa. Kami ini mengikuti sepak terjang Adik Arya Wedakarna. Beliau benar-benar berjuang untuk Hindu. Jarang sekali ada orang Bali berani bersuara, berani bersikap dan itulah yang menumbuhkan sikap hormat masyarakat Bali. Semoga Adik Arya Wedakarna terus bisa mengabdi agar bisa menjadi pemimpin Bali yang hebat. Nanti saat Adik Arya menikah di 2017, kami siap menjadi pagar ayu lho,” ungkap Ida Ayu Oka sembari bercanda. Terkait dengan acara yang diselenggarakan oleh penglingsir yang terdiri dari tokoh pejabat Bali, Senator Gusti Wedakarna menyampaikan bahwa kewajiban dari pemimpin muda itu untuk menjalankan sesana manut linggih dan hormat pada orang tua. “Saya terharu mendapat banyak nasihat dari ibu-ibu lansia, mantan pejabat dan istri

PELANTIKAN - Suasana pelantikan pejabat eselon dan non eselon di lingkungan Unud di Gedung Widya Sabha, Jimbaran, Kamis (12/1) kemarin.

Unud Masih Buka Peluang kepada Mahasiswa Kuliah di Jepang SEBAGAI universitas negeri dan terbesar di Bali, Universitas Udayana (Unud) mempunyai berbagai prestasi gemilang, baik prestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Tidak hanya itu, sinergisitas dengan universitas ternama di luar negeri juga sudah dijalinnya. Baik dalam pertukaran mahasiswa, dosen pengajar dan staf maupun dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, Unud lagi-lagi menunjukkan prestasinya tersebut. Pasalnya, dua mahasiswi mereka, yaitu Tjokorda Rio Angelia dan Yuliany Putri dari Fakultas Kedokteran Unud berhasil merebut beasiswa internasional dari International University of Health and Welfare, Tokyo, Japan. Beasiswa ini diraihnya setelah melalui seleksi ketat langsung dari International University of Health and Welfare, Tokyo, Japan, sekaligus mewakili Indonesia untuk mengenyam pendidikan di Jepang. Prestasi ini tentu menandakan bahwa Unud mampu bersaing dalam dunia global. Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD., KEMD. didampingi Ketua Unit Internasional Fakultas Kodekteran (FK) Unud Dr. dr. Desak Made Wihandani, M.Kes. merasa sangat bangga dengan pencapaian tersebut. Pasalnya, dari 20 mahasiswa yang direkomendasikan secara internasional dan 2 untuk Indonesia, mahasiswa FK Unud mampu merebut beasiswa internasional tersebut secara nasional untuk menempuh pendidikan kedokteran di University of Health and Welfare, Tokyo, Jepang. Suastika mengakui, hubungan Unud dengan beberapa universitas di Jepang selama ini sangat intens. Apalagi tradisi Jepang tumbuh dengan mod-

Ibu-ibu Mantan Pejabat Bali Berebut Berfoto dengan Gusti Wedakarna tan pejabat Bali di kediaman Ida Ayu Oka Asiawati (istri mantan Gubernur Bali IB Oka) di Jalan Turi Denpasar. Kehadiran Gusti Wedakarna di hadapan puluhan ibu-ibu lansia dan sejumlah mantan pejabat yang kini

kerjakan hampir setahun, selama tahun 2016, sudah berbuah baik,” ungkapnya. Pihaknya juga menyampaikan bahwa Unud patut berbangga dengan pencapaian yang diperoleh. Hal ini tentu tidak terlepas dari kerja sama semua pihak yang juga turut serta berkontribusi dalam pencapaian tersebut. “Kita boleh berbangga dan berbahagia, namun sejenak karena sebenarnya tugas berat untuk ke depannya sudah menunggu dalam pencapaian target yang lebih tinggi,” tegasnya. (ad1206)

Dua Mahasiswi Kedokteran Unud Rebut Beasiswa Kuliah di Jepang

Reuni Awal Tahun di Kediaman Istri Mantan Gubernur IB Oka SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III benarbenar menjadi sosok idola kaum ibu termasuk kaum ibu lansia. Sebagaimana terekam dalam acara arisan awal tahun yang diadakan oleh ibu-ibu dan istri man-

Kesempatan yang baik ini semoga kita bisa bekerja dengan baik, rukun, harmonis dan damai. Selamat bekerja semoga Udayana ke depan lebih baik,” ujarnya. Selain pelantikan, pihak Unud juga menggelar syukuran terkait Unud yang sudah terakareditasi A. Unud sudah berhasil lolos Akreditasi A dengan ranking yang bagus. Dalam hal ini, Unud mendapat star 3 yang merupakan star tertinggi yang ada di universitas Indonesia. “Oleh karena itu, kami tetap bersyukur karena usaha yang kita

pejabat. Ada yang berkiprah di kota dan kabupaten, ada di gubernuran dan juga di lembaga Unud dan Pariwisata. Semua adalah penglingsir Bali. Apapun yang terjadi pada Bali baik di era Orla, Orba dan Orde Reformasi adalah kehendak sejarah. Dan menghargai orang-orang tua adalah kewajiban para Ksatria. Tiang doakan para Biang dan Aji sinamian mangde sehat selalu dan terus aktif berkreativitas. Kesehatan itu nomor satu. Apa gunanya kita berhasil dan sukses tapi kita tidak punya kesehatan. Memang para lansia harus sering-sering diajak berkegiatan. Semoga semua panjang umur,” ungkap Gusti Wedakarna. Di akhir acara, Gusti Wedakarna menyerahkan cihna (cenderamata) berupa lukisan Kanjeng Ratu Dewi Pantai Selatan kepada ibuibu lansia sebagai wujud bakti pada peran ibu. Semesta. (ad1209)

ern, sehingga orang-orangnya ramah dan terbuka. “Pendidikan di Jepang secara umum standarnya sangat baik di Asia, sehingga kerjasama dan kesempatan ini memberikan peluang kepada mahasiswa kami untuk bisa mengenyam pendidikan dokter di Jepang. Kami yakin kedua mahasiswi kami ini bisa bersaing dengan mahasiswa asing lainnya dan bisa membawa nama baik bangsa dan Unud pada khusunya. Saya berharap kembalinya mereka nanti bisa memberikan informasi dan masukan untuk pengembangan pendidikan di tanah air,” tegas Suastika, Kamis (12/1) kemarin. Selain bekerja sama dengan University of Health and Welfare, Suastika mengatakan Unud juga sedang menjalin kerjasama dengan Kobe Women University, Japan tentang Certified Care Giver, yaitu perawat yang setara dengan D3 khusus untuk merawat lansia di Jepang. Oleh karena itu, Fakuktas Kedokteran Unud membuka peluang pendaftaran bagi mahasiswa yang ingin kuliah di Jepang. “Nantinya, mahasiswa yang berminat akan

kuliah setahun di Unud dengan biaya 5 juta per semester dan 2 tahun kuliah di Kobe Women University, Jepang yang dibiayai dengan beasiswa dan wajib bekerja selama 5 tahun di sana. Setelah itu akan mendapatkan sertifikat dan bisa bekerja di mana saja di seluruh dunia,” ujarnya. Sementara itu, Tjokorda Rio Angelia merasa sangat bangga bisa mendapat kesempatan kuliah di Jepang. Ia berharap nantinya bisa membawa nama baik Unud dan Indonesia di kancah internasional. Apalagi, mahasiswi asal Ubud, Gianyar ini tidak ada masalah dengan bahasa Jepang. Sebab, ibunya, Jero Pudak Yoshiyani berasal dari Jepang. Hal senada juga diungkap oleh Yuliani Putri. Meskipun tidak begitu fasih dengan bahasa dan budaya Jepang, mahasiswi asal Jakarta ini optimis bisa bersaing dengan mahasiswa asing lainnya di International University of Health and Welfare, Tokyo, Japan. Apalagi, keluarga terutama ibunya, Lim Erlyn sangat mendukungnya untuk mengenyam pendidikan kedokteran di Jepang. (ad1205)

BEASISWA - Mahasiswi peraih beasiswa kuliah di Jepang, Tjokorda Rio Angelia (tiga dari kanan) dan Yuliani Putri (dua dari kiri) berfoto bersama Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.,KEMD. didampingi Ketua Unit Internasional FK Unud Dr. dr. Desak Made Wihandani, M.Kes. (dua dari kanan) dan orangtua mereka.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Jumat Pon, 13 Januari 2017

5

Tekan Kasus Lakalantas

Siswa Dilarang Gunakan Motor ke Sekolah Banyuwangi (Bali Post) Tingginya kasus kecelakaan yang melibatkan para pelajar disikapi serius jajaran Polres Banyuwangi. Polres melarang para siswa menggunakan motor saat ke sekolah. Larangan ini diserukan melalui surat edaran ke sekolah-sekolah mulai, Kamis (12/1) kemarin. Setiap sekolah diminta melarang siswanya membawa motor saat masuk. Jika melanggar, sanksi tilang akan diterapkan. Edaran tertulis itu juga menyerukan para orang tua yang mengantar anakanaknya ke sekolah wajib melengkapi syarat-syarat berkendara. Mulai menggunakan helm pengaman hingga kelengkapan surat

kenderaan. “Mulai hari ini (kemarin-red) edaran tertulis kita kirimkan ke setiap sekolah. Kita sosialisasikan dulu larangan ini seminggu. Setelah itu, kita akan gelar razia gabungan menindak siswa yang menggunakan motor ke sekolah,” kata Kasat Lantas Polres Banyuwangi, AKP Supiyan usai sosialisasi larangan membawa motor bagi siswa kepada puluhan Kepala SMP di Banyuwangi, kemarin. Perwira kelahiran Banyuwangi ini menjelaskan kasus kecelakaan yang melibatkan para siswa kian memprihatinkan di Banyuwangi. Penyebabnya, banyak siswa yang dibiarkan membawa motor ke sekolah. Padahal,

Bali Post/udi

BAWA MOTOR - Sejumlah siswa SMP di Banyuwangi membawa motor ke sekolah tanpa helm pengaman, Kamis (12/11) kemarin.

secara aturan mereka dilarang membawa motor sendiri. Sebab tak memiliki SIM lantaran belum cukup umur. Parahnya lagi, para siswa ini kerap berboncengan tanpa helm pengaman. “Intinya kita imbau dulu, disosialisasikan larang ini. Setelah itu, kita akan tindak tegas,” jelasnya. Menurut AKP Supiyan, penindakan tegas tak hanya bagi siswa yang nekad membawa motor. Namun bagi orangtua yang tak memiliki kelengkapan kendaraan saat mengantar anak-anaknya ke sekolah. Selama ini, kata Supiyan pihaknya sudah sering memberikan imbauan ke sekolah. Namun para siswa tetap saja membandel. Data dari Satlantas Polres Banyuwangi, pelanggaran kalangan siswa di jalan raya cukup menonjol. Total selama 2016 terjaring 5.316 siswa. Kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar mencapai 780 kejadian, dari total kejadian 810 kecelakaan. Artinya, pelajar mendominasi kasus kecelakaan. Terakhir dua pelajar tewas, satu luka-luka saat berboncengan tiga dalam kecelakaan, pekan lalu. Larangan penggunaan motor bagi siswa disambut beragam para kepala sekolah, terutama Kepala SMP. Namun, bagi sekolah di kota larangan tersebut tak terlalu merisaukan. Sebab, selama ini ada angkutan kota yang banyak dimanfaatkan siswa. “Kami sepakat jika larangan siswa membawa motor dipertegas. Namun kita sosialisasikan dulu dan dicarikan solusi,” kata Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sutikno. Sementara beberapa guru di pinggiran kota sedikit keberatan dengan larangan ini. Sebab rata-rata di pedesaan kondisi jalan tak mendukung jika siswa jalan kaki atau membawa sepeda gayung. “Kalau larangan membawa motor dipertegas, khawatirnya banyak siswa yang akan mogok sekolah,” kata Yusuf, guru SMP di Tlemung, Kalipuro. Para guru juga berharap Pemkab Banyuwangi mewujudkan rencana angkutan khusus bagi pelajar. (kmb30)

PASAR - Pedagang di pasar Banyuwangi sedang melayani pembeli, belum lama ini.

Setoran Pendapatan Pasar ke Daerah Belum Maksimal Banyuwangi (Bali Post) -

Banyaknya pasar tradisional di Banyuwangi ternyata belum mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) yang besar. Bahkan setoran pendapatan pasar ini dinilai belum maksimal alias stagnan. DPRD Banyuwangi menuding banyak potensi pendapatan pasar yang belum dikelola maksimal. Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi Basuki Rachmat menegaskan secara keseluruhan pendapatan dari pasar belum mencapai target. Tahun 2016, kata dia, dari target sekitar Rp 5 miliar, justru tak terpenuhi seluruhnya. Tersisa beberapa persen yang belum tercapai. Padahal, kata dia potensi pasar di Banyuwangi sangat besar. “Kita lihat kecenderungan masyarakat tetap belanja ke pasar tradisional. Artinya, potensi pendapatan tetap bagus. Tapi targetnya belum maksimal ke kas daerah,” kritik politisi Hanura ini usai raker bersama Dinas Perindag

Banyuwangi, Kamis (12/1) kemarin. Pihaknya meminta Disperindag menata kembali manajemen pengelolaan pasar. Lalu menentukan target pendapatan yang pas sesuai data riil. “Bisa melalui surve dan mendata potensi yang ada. Jangan toko yang lama didata, padahal sudah tutup,” tegasnya. Dia juga meminta pasar subuh atau pasar pagi didata sesuai nama dan alamat pasti. Menurutnya pasar subuh ini paling berpotensi menyumbangkan retribusi. Sebab, kenyataanya selalu ramai. “Lapak pagi atau subuh ini cenderung ramai, pasti bisa

menyumbangkan retribusi maksimal,” imbuhnya. Pihaknya khawatir retribusi yang selama ini ditarik tak sesuai dengan data yang ada. Dia mencontohkan di pasar Banyuwangi justru retribusi dari lapak, bukan pedagang harian. Yang parah lagi, di pasar Muncar retribusi pasar justru ditutupi dari penghasilan parkir. “Ini berarti manajemen kurang pas. Buatlah manajemen yang bagus, sehingga realisasi bisa tercapai sesuai target,” pungkasnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banyuwangi, Ketut Kencana tak menampik penghasilan pasar belum maksimal. Namun pejabat yang baru dilantik ini optimis tahun ini PAD dari pasar naik 20 persen. Strateginya kata dia akan menggali potensi dan mengoptimalkan yang ada. “Kita akan canangkan pasar berbasis IT,” tegas pria kelahi-

Di Banyuwangi

Harga Cabai Rp 150.000 Per Kilogram Banyuwangi (Bali Post) Harga cabai di Banyuwangi sepedas rasanya. Komoditi ini tembus Rp 150.000 per kilogram. Padahal beberapa hari sebelumnya baru berkisar Rp 70.000 per kilogram. Kondisi ini membuat sejumlah pedagang kelimpungan. Selain pasokan anjlok, penjualan juga turun. Rata-rata pasokan anjlok hingga 40 persen lebih. Dampaknya pedagang ekstra hati-hati merawat stok cabai. “Harga memang selangit. Penjualan juga ikut sepi,” kata Ika, salah satu pedagang sembako di Pasar Banyuwangi, Kamis (12/1) kemarin. Wanita ini menambahkan, penjualan cabai juga anjlok tajam. Biasanya konsumen rata-rata membeli setengah kilogram. Kini membeli eceran. “Karena mahal. Paling membeli Rp 15.000 - Rp 20.000. Tapi tetap dilayani meski sedikit,” keluh Ika. Dia mengaku pasokan cabai memang berkurang. Dugaannya karena cuaca buruk. Sehingga panen cabai tak maksimal. Pihaknya berharap harga cabai bisa kembali normal. Sehingga tak meresahkan warga. Melambungnya harga cabai ikut mendapat perhatian serius Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Diperindag) Banyuwangi. Kepala Disperindag Banyuwangi, Ketut Kencana menuturkan laporan terakhir harga cabai di pasaran sudah tembus Rp 150.000 per kilogram. Karena itu pihaknya akan segera menggelar operasi pasar untuk membantu pasokan cabai di masyarakat. “Kita akan gandeng lembaga terkait. Agar masyarakat tak terlalu resah dengan naiknya harga cabai,” tegasnya. Menurut Ketut, pihaknya tak bisa mengeram lonjakan harga cabai. Sebab ini berkaitan dengan kondisi cuaca. “Cuaca memang sep-

erti ini. Dipanen busuk, tak dipanen busuk. Pasokan di pasar memang berkurang, barang terbatas,” jelasnya. Karena itu pihaknya memotivasi warga untuk menanam cabai secara swadaya di rumah masing-masing. Sehingga ketika harga cabai melambung masyarakat tak terlalu resah. Sementara itu, Dinas Pertanian Banyuwangi mulai mengembangkan tanaman

Bali Post/udi

cabai hemat air. Sehingga pasokan cabai akan bisa berlanjut meski musim kemarau. “Sistem irigasi hemat air ini mulai diterapkan. Kami kembangkan lahan percontohan penanaman cabai dengan sistem irigasi tetes di Glenmore dan Wongsorejo,” ujar Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan. Dahulu kata dia, petani hanya bisa menanam cabai saat musim hujan. (kmb30)

Bali Post/udi

CABAI - Pedagang cabai di pasar Banyuwangi sedang menimbang dagangannya, belum lama ini.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ran Jembrana tersebut. Menurutnya, pendapatan pasar belum optimal lantaran banyak hal. Salah satunya, kondisi ekonomi yang memang anjlok. “ Di pasar Muncar yang mayoritas nelayan sedang paceklik. Jadi retribusi dari pasar juga ikut turun,” klaimnya. Jumlah pasar di Banyuwangi mencapai 20 titik. Dua diantaranya adalah pasar Inpres. Ditargetkan, tahun ini, pendapatan dari pasar akan naik hingga Rp 6 miliar. Nantinya pasar akan ditata lebih rapi. Misalnya, los daging dan sayuran tak akan bercampur aduk. Pihaknya juga akan merevitalisasi pasar Gendoh, Kecamatan Sempu, tahun ini. Anggarannya akan diambilkan dari DAK pusat. Terkait pendapatan pasar ini, DPRD akan melakukan evaluasi selama tiga bulan sekali. (kmb30)


OPINI

6

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Pilih Sikap Tradisional Saja Teknologi internet, ponsel dan berbagai perangkat komunikasi modern lainnya, diciptakan untuk membantu memudahkan hidup manusia dalam bermasyarakat. Filosofinya sangat sederhana, bahwa hidup itu banyak tantangan. Maka agar manusia mampu mengatasi tantangan tersebut, dibuatlah kemudian teknologi seperti itu. Contoh yang paling gampang, secara sosial manusia memerlukan kontak dengan yang lainnya karena manusia tidak mampu hidup sendiri. Secara mudah, mereka akan mampu mengontak rekannya di manapun berada dengan telepon yang digenggam tangannya. Setidaknya mereka mampu berkomunikasi lebih cepat dan karena itu lebih cepat juga masalah dapat teratasi, dan hidup manusia lebih terasa nyaman. Jangan dilupakan kemudian bahwa mereka yang mencipta perangkat teknologi tersebut merupakan orang-orang pintar dan berpikiran maju. Tujuannya tentu agar peralatan ini mampu dimanfaatkan sesuai dengan filosofi tersebut. Diperlukan manusia cerdas dan bijaksana dalam memakainya. Jadi jika kita lihat urutannya adalah bahwa dimulai dari keinginan untuk mengurangi tekanan hidup manusia, diciptakan oleh otak cerdas dan dipakai dengan bijaksana. Jika urutan ini mampu dilaksanakan dengan baik, pastilah kemudian akan menghasilkan tujuan positif seperti yang diinginkan. Kehidupan sosial pasti berlangsung dengan baik. Akan tetapi, cita-cita ideal tersebut sering kali kandas, justru oleh kekurangmampuan emosi manusia juga. Dalam skala antarnegara, keberhasilan penggunaann modernisasi ini lebih banyak pada negara barat yang tingkat pendidikannya sudah mencukupi dan mampu menggunakan sarana tenologi dengan bijaksana. Hal yang berkebalikan, justru terjadi di negara berkembang, negara yang sesungguhnya memerlukan banyak bantuan teknologi untuk mensejajarkan diri dengan negara maju. Tentu ada juga kecelakaan pemakaian teknologi di negara maju. Akhir-akhir ini, kita di Indonesia boleh dikatakan mengalami fenomena demikian. Teknologi media sosial yang banyak dipakai masyarakat, dipakai dan diterapkan secara keliru. Fenomena kebohongan di media massa dengan tujuan untuk menjelek-jelekkan orang lain, kini semakin marak. Fitnah, hujatan, tudingan buruk dan sebagianya menghiasi dunia media sosial kita. Orang menyebutkannya dengan istilah “hoax”, berita bohong dan menyesatkan. Akan tetapi, pada saat yang sama berseliweran juga berita dan pesan yang menyombongkan diri sendiri, memamerkan kekayaan, pengalaman sendiri, yang mungkin juga kenyataannya palsu. Tidak jarang juga kita lihat para pejabat yang mencari muka kepada atasannya, yang terkadang membikin malu jika kita mengetahuinya. Dunia media sosial benar-benar membikin kita harus waspada terhadap perkembangan sosial. Karena itulah, mari kita kembali kepada filosofi awal terhadap temuan-temuan teknologi modern ini. Apapun bentuknya teknologi tersebut, harus dipakai dengan cara bijaksana. Apalagi teknologi yang berbasis komunikasi. Inti komunikasi adalah berbicara. Jika kita salah berbicara, maka salah juga akan ditanggapi orang, salah juga reaksinya. Maka akan muncul konflik. Kebohongan pasti akan menimbulkan kemarahan dan kemarahan itu adalah bencana sosial jika terjadi antara kelompok. Kita di Indonesia, yang sudah dari sejarahnya, yang telah ditakdirkan untuk hidup berdampingan di dalam perbedaan budaya dan bahasa, justru harus semakin waspada dan bijaksana untuk menanggapi berita bohong seperti ini. Tidak lain, cara kita untuk itu adalah dengan menambah wawasan kita, dengan lebih belajar memahami persoalan lagi agar benar-benar mampu berbuat dan memakai alat teknologi secara bijaksana. Jika memang masih belum mampu berbuat secara bijaksana dalam menggunakan media sosial, lebih baik hidup biasa-biasa saja. Kembali saja ke masa tradisional yang memberikan hidup lebih nyaman ketimbang merasa mampu menggunakan alat seperti itu tetapi memberikan tekanan kepada orang lain.

Kebohongan Modern Cepat Merambat Fenomena “hoax” menjadi masalah di Indonesia saat ini karena dipakai untuk menjatuhkan karakter orangatau kelompok. Hoax merupakan berita bohong yang mempunyai tujuan untuk menjatuhkan pihak lain, baik berupa individu, kelompok maupun lembaga. Sasaran khalayaknya adalah pengguna media sosial.

Oleh GPB Suka Arjawa emakin terbukti sekarang bahwa modernisasi tidak pernah sepenuhnya memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Selalu diperlukan prasyarat yang tradisional untuk memberikan manfaat positif terhadap sebuah modernisasi, yaitu kebijaksaan dan niat positif. Media sosial akan sangat bermanfaat bagi masyarakat apabila dipakai dengan cara-cara yang bijaksana dan jujur. Banyak dijumpai pengguna media sosial di Indonesia yang ngawur, norak, bikin malu dan yang lagi ramai adalah apa yang disebut hoax tersebut. Kebohongan seperti ini memberi andil menekan hidup masyarakat. Dalam konteks kekinian, fenomena ini muncul menguat setelah Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Ahok dibulan-bulani oleh massa tentang dugaan penistaan agama. Selanjutnya kemudian menyerempet masalah paling sensitif di Indonesia, yaitu masalah SARA. Akan tetapi, sebelumnya hoax sebagai sebuah hantu kejutan pada masa Joko Widodo mencalonkan dan kemudian memenangkan diri sebagai presiden Indonesia. Jadi, hoax tumbuh subur di lahan yang penuh dengan persaingan, yang dalam hal ini politik. Persaingan tidak hanya ada pada bidang politik, tetapi juga bidang ekonomi. Pemerintah Indonesia harus waspada karena bidang ekonomi dan perekonomian akan disasar juga oleh orang-orang yang hobi menyebar berita bohong dan menjatuhkan competitor tersebut. Apalagi sekali klik, akan mendapatkan uang. Jadi, obat untuk menghadang fenomena ini adalah banyak membaca, banyak mendengar dan kemudian belajar untuk menjadi orang cerdas. Banyak hal yang berubah secara mendasar dengan adanya media sosial

S

sekarang. Secara sosiologis, masyarakat harus menghadapai dua pergaulan yang dapat mempengaruhi hubungan sosial, yaitu kenyataan asli tradisional seperti yang dihadapi dalam kehidupan realnya dan dunia maya seperti yang ada di media sosial. Sesungguhnya masih dapat diperdebatkan, mana yang maya dan mana yang nyata karena apabila digabungkan, keduanya menjadi nyata. Namun demikian, yang paling menjadi persoalan bagi masyarakat adalah beban yang disebabkan oleh kecepatan dunia maya tersebut. Secara tradisional, orang dapat saja berbohong dan mengedarkan gosip yang tidak benar bagi pihak lain. Akan tetapi, media penyampai gosip-gosip tradisional seperti ini akan merayap mengendap menuju orang lain. Masih ada kesempatan untuk menarik napas, mengatur emosi untuk menyalip “hoax tradisional” tersebut untuk meredam gejolak sosial. Gosip yang disampaikan di bale banjar, bisa jadi dua hari baru nyampai di telinga kampung lain. Tetapi “hoax modern” berambat dengan kecepatan cahaya, bahkan mungkin lebih cepat dari kedipan mata. Pada titik ini, untuk bernapas dan menata emosi saja belum sempat, sementara berita bohong dan menjatuhkan itu sudah menjalar kemana-mana menembus ruang dan waktu. Manusia mana yang mampu mengatasi persoalan seperti ini kecuali sebuah tindakan sosial yang dilakukan secara bersama-sama. Tindakan sosial bersama-sama yang paling ampuh untuk menghajar hoax ini adalah kecerdasan dan sikap bijaksana. Hoax itu memang monster dan hantu hidup yang menjalar bisa melebihi perputaran bumi. Pada akhirnya, tulisan dan bahasa lah yang membuatnya seperti itu. Sebuah tulisan dan bahasa yang tersalur tanpa pertanggungjawaban sosial dan

dibuat oleh orang yang bertujuan menjatuhkan pihak lain, dapat ditafsirkan berbagai macam. Satu orang saja yang menafsirkannya secara radikal, akan merambat sesuai penafsiran radikal tersebut. Penafsiran yang sudah radikal ini ditafsirkan lagi secara radikal, akan menambah efek keradikalan lagi, demikian seterusnya sehingga benar-benar akan mampu menghancurkan sebuah tatanan. Tulisan dan bahasa yang negative ini tidak mempunyai wajah yang mampu menakar tafsiran dengan baik. Dalam bahasa yang konvesional (tradisional biasa), orang bisa melemparkan pesan negatif, akan tetapi apabila pesan negative tersebut dilakukan dengan raut wajah, mimik yang langsung dapat dilihat oleh si pendengar, maka pemahaman akan langsung dapat dimaknai. Si penerima pesan mudah saja membuang hoax tradisional itu ke dalam keranjang sampah pikiran. Akan tetapi hoax modern yang berlangsung di media sosial, tanpa wajah, akan tidak bisa mempengaruhi pikiran dan sikap secara cepat. Dengan demikian, di samping perlawanan bersama terhadap hoax ini melalui kecerdasan, diperlukan juga semacam polisi sosial yang mampu mengatur lalu-lintas perilaku sosial di media sosial. Pencipta media sosial harus tertantang dengan keberadaan polisi media ini. Jika di dunia kehidupan sosial ada polisi mengatur ketertiban sosial, maka sudah seharusnya media sosial juga mempunyai polisi yang sama. Para ahli sebaiknya memandang ini sebagai tantangan teknologi masa depan, sebab tanpa itu moral manusia tidak akan terkendali. Dalam tataran internasional, orangorang Indonesia konon pemakai media sosial nomor tiga terbesar di dunia. Jika ini benar, tiba-tiba saja orang Indonesia menjadi modern. Yang dikhawatirkan,

Suara Mahasiswa

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pentingnya Terumbu Karang

Permasalahan tentang pengangguran memang benar-benar pelik, sama peliknya dengan penyakit masyarakat, setiap saat selalu saja ada dan sulit untuk dipecahkan. Berita (BP 3/1) di halaman satu juga menyinggung soal pengangguran di Bali. Menurutnya, pengangguran didominasi oleh lulusan perguruan tinggi (PT). Tercatat menurut Kadisnaker Bali Ketut Wija, sebanyak 206.389 lulusan Diploma dan lulusan perguruan tinggi 202.205 orang. Membengkaknya pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi tersebut salah satu di antaranya disebabkan oleh kompetensi lulusan yang dibutuhkan oleh pengguna lulusan tidak relevan. Oleh karenanya, disarankan oleh Ketut Wija, PT-PT jangan membuka jurusan yang tidak dibutuhkan. Ada kemungkinan, mahasiswa dan lulusan PT itu diisi oleh lulusan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) yang mestinya begitu lulus siap dan mampu bekerja. Namun, kenyataannya banyak yang melanjutkan ke PT. Bisa jadi, mereka itu (lulusan SMK) lebih banyak menguasai teori ketimbang praktik sehingga mereka merasa kurang percaya diri untuk memasuki dunia kerja. Ada baiknya juga pihak petugas/guru BK memberikan nasehat yang lebih intensif kepada calon-calon lulusan SMK agar tidak melanjutkan melainkan masuk ke dunia kerja. Dan, yang terpenting lagi, kurikulum SMK jangan terlalu berorientasi kepada pelajaran teori. Menurut aturan yang pernah saya baca perbandingan antara pelajaran teori dengan praktik 30 : 70, tapi realisasinya sulit terlacak, apa sudah seperti itu? Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

INDONESIA merupakan negara yang memiliki wilayah laut yang sangat luas, sekitar 2/3 wilayah Indonesia berupa lautan. Dengan wilayah laut yang luas, membuat laut Indonesia mempunyai keanekaragaman sumber daya alam seperti ikan, terumbu karang. Luas keseluruhan terumbu karang yang ada di perairan Indonesia adalah sekitar lebih dari 60.000 km2. Hal ini menyebabkan Indonesia mempunyai keanekaragaman biota laut yang lebih banyak dibandingkan dengan megara lainnya di dunia, khususnya pada negara-negara di wilayah Asia Tenggara. Terumbu karang merupakan sumber keanekaragaman hayati yang tinggi, dengan tingginya keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya, terumbu karang menjadi sumber keanekaragaman genetik dan spesies yang ditemukan memiliki ketahanan hidup yang lebih tinggi. Terumbu karang yang sehat mampu menghasilkan 3-10 ton ikan per kilometet persegi per tahun, dari 132 jenis ikan yang bernilai ekonomi di Indonesia, 32 jenis di antaranya hidup di terumbu karang, berbagai jenis ikan karang menjadi komoditi ekspor. Terumbu karang sebagai rumah bagi banyak jenis makhluk hidup di laut menambah keindahan bagi penyelam. Beberapa lokasi yang memiliki terumbu karang indah yang menjadi daya tarik wisata seperti Karimunjawa, Wakatobi, Bunaken, Raja Ampat. Di Bali beberapa kawasan yang terkenal karena keindahan terumbu karangnya yaitu kawasan sekitar Sanur dan Nusa Dua, kawasan di sekitar pelabuhan Padang Bai sampai Candidasa, pesisir timur Bali yaitu Amed

Oleh Khoirul Insan dan Tulamben, kawasan Pemuteran dan Pulau Menjangan di pantai utara dan perairan sekitar Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Terumbu karang juga memiliki fungsi sebagai pelindung ekosistem pantai, terumbu karang yang keras dapat menahan gelombang dan arus sehingga mengurangi abrasi pantai, adanya padang lamun dan mangrove dapat membantu mengurangi terjadinya abrasi. Terumbu karang dapat mengurangi penyebab pemanasan global yang terjadi dengan adanya proses kimia yang dilakukan oleh terumbu karang dan zooxanthellae. Proses kimia tersebut adalah proses perubahan gas CO2 menjadi zat kapur yang merupakan bahan pembentuk terumbu. Kondisi terumbu karang Indonesia berdasarkan Survei yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan melakukan pengamatan di 1.135 stasiun hingga 2013 tercatat 5,29 persen dalam kondisi sangat baik, sebesar 27,14 persen masih dalam kondisi baik dan sebesar 37,18 persen dalam kondisi cukup. Sisanya sebesar 30,4 persen dalam kondisi tidak baik. Untuk wilayah Bali berdasarkan survei Coral Triangle Center (CTC) yang dilakukan pada Juli-Oktober 2015, terumbu karang di Bali berada dalam kondisi cukup baik dengan persentase penutupan karang hidup di kedalaman 3 meter mencapai 60,7 persen. Kedalaman di atas 10 meter rata-rata mencapai 60

Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP, Universitas Udayana.

POJOK

S URAT PEMBACA Pengangguran dan Kurikulum SMK

para pemakai tersebut adalah orang-orang yang secera literer tidak mempunyai niat belajar tinggi, tidak mempunyai niat baca tinggi dan bahkan tidak tamat sekolah lanjutan. Ini amat berbahaya bagi negara yang sedang berkembang seperti Indonesia. Mereka, para pengguna yang terkatagori demikian itu melompat terlalu tinggi dalam dunia komunikasi, tidak mampu memahami kedalaman makna bahasa, bahkan kalimat. Apalagi pesan. Nilai kebahayannya bertambah tinggi lagi kalau dilihat ke belakang. Bahwa masyarakat yang daya intelektual dan literernya kurang, hanya memakai gossip sebagai cara menangkap dan memperluas pengetahuan. Bayangkan bahayanya hal ini. Gosip yang jauh dari kebenaran tersebut, bisa-bisa meningkat dipakai sebagai ilmu dan kemudian kepercayaan. Yang dikhawatirkan di Indonesia adalah bahwa orang-orang seperti inilah yang menyebarkan berbagai berita bohong di media sosial tersebut yang kemudian membuat semuanya menjadi kacau. Sebaiknya, jika memang masih belum mampu memanfaatkan teknologi media sosial, kembali saja ke jaman tradisional. Hidup akan lebih nyaman tanpa gangguan berbagai macam gosip dan berita-berita norak lainnya. Apalagi yang sok menyombongkan diri dengan memberitakan diri yang juga banyak latar bohongnya. Apabila sekarang muncul kesadaran sosial untuk memberantas hoak secara ramai-ramai, ini merupakan sikap bagus bagi terpelajar Indonesia. Bukan saja masyarakat yang akan mandeg dan terbodohkan oleh berita bohong seperti ini, tetapi reformasi demokrasi akan mati. Demokrasi memerlukan pesan-pesan yang mencerdaskan untuk melanjutkan tatanan politik ke depan. Demokrasi tidak akan mungkin berjalan di tengah kebohongan. Terutama menjelang pemilihan umum mnendatang, penyebar fitnah dan berita palsu ini harus diberantas. Indonesia memerlukan pemimpin yang benar-benar jujur dan memiliki kualifikasi kebenaran tinggi, terutama tentang kualitasnya. Hanya itu yang mampu menyelamatkan ratusan juta orang Indonesia.

persen. Survei dilakukan dengan menyelam di 41 titik di seluruh Bali setelah dilakukan pengamatan visual di kedalaman 3-5 meter secara menyeluruh. Rusaknya terumbu karang disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya: pemanasan suhu bumi dikarenakan pelepasan karbon dioksida (CO2) ke udara, tingginya kadar CO2 di udara berpotensi meningkat suhu secara global yang dapat mengakibatkan naiknya suhu air laut sehingga karang menjadi memutih (bleaching) seiring dengan perginya zooxanthelae dari jaringan kulit karang, jika terjadi terus menerus maka pertumbuhan terumbu karang terhambat dan akan mati. Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan oleh nelayan, buangan jangkar yang dilakukan oleh awak-awak kapal pada pesisir pantai akan merusak terumbu karang yang berada di bawahnya. Pengendapan yang berasal dari sedimen tanah yang tererosi karena penebangan hutan sehingga tanah tersebut terbawa ke laut dan menutupi karang dari sinar matahari. Air yang sudah tercemar oleh limbah dapat membuat karang mati. Terumbu karang dieksploitasi yang dilakukan oleh pihak–pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk melestarikan terumbu karang, maka perlunya kesadaran dari masyarakat dan pemerintah untuk melestarikan terumbu karang dan aturan yang tegas bagi orangorang yang merusak terumbu karang.

Kata Bupati Mas Sumatri; Karangasem harus bangkit. -Jangan hanya slogan. *** Mahasiswa tuntut Presiden lindungi kepentingan rakyat. -Ingat dipilih rakyat. *** Menteri Jonan ancam cabut izin pertambangan bila tak buat Smelter. -Perlu beri pelajaran.

Ni Putu Anita Purnama Dewi Taruni Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi & Geofisika

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha zPemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata zRedaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana zSekretaris Redaksi: Sugiartha zRedaktur Eksekutif: Parwata zRedaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika zAnggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto zKantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, zAlamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. „ WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

DORONG GEROBAK Petugas kebersihan Kota Denpasar mendorong gerobak yang berisi tumpukan sampah, Kamis (12/1) kemarin. Sampahsampah itu ditampung di tempat penampungan sementara (TPS) Depo Kereneng, Denpasar untuk selanjutnya diangkut ke TPA.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget Bali Post/wan

JUMAT PON, 13 JANUARI 2017

FIGUR

Tak Toleransi Premanisme KEAMANAN Bali jadi prioritas, terutama dari pelaku-pelaku yang ingin mengganggu kamtibmas Pulau Dewata, termasuk aksi premanisme. Oleh karena itu, Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose, tidak akan mentoleransi preman yang anarkis. “Kalaupun ada kegiatan Bali Post/rah ormas, silakan, tapi tidak boleh melakukan pengancaman dan pemerasan, apalagi anarkis. Jika itu terjadi, akan berhadapan dengan saya dan jajaran saya,” tegasnya, Rabu (11/1). Selain itu, Kapolda memerintahkan jajarannya untuk mengontrol kantong-kantong preman. Namun upaya atau tindakan dilakukan tidak langsung refresif, tapi didahului dengan persuasif. “Kalau tetap terjadi, saya tidak akan toleransi. Jadi mari jaga keamanan Bali,” ujarnya. Menurutnya, negara tidak boleh dengan premanisme. Jangan sampai sibuk mengamankan kejahatan dari luar, justru dirusak orang Bali sendiri. “Saya sudah lama ditugaskan jaga Bali. Oleh karena itu, saat dipercaya sebagai Kapolda Bali, saya jadi lebih memiliki dan mencintai Bali,” ucap lulusan Akpol 1988 ini. (rah)

Rencana Bandara di Buleleng

Izin Lokasi Belum Turun dari Kemenhub Denpasar (Bali Post) Rencana pembangunan bandara di Buleleng sampai saat ini bergulir hanya sebatas wacana. Pemprov Bali beralasan, Kementerian Perhubungan belum juga mengeluarkan izin lokasi. Padahal Pra Feasibility Study bandara di Bali Utara itu sudah dirampungkan. Demikian juga investor, dikatakan sudah siap. “Sampai hari ini belum keluar izin lokasi dari Kementerian Perhubungan, sedang diusahakan. Pra FS-nya sudah, cuma karena dengan itu mereka kan harus mendapatkan izin lokasi. Setelah dapat izin lokasi, mereka baru menyusun amdal,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Denpasar, Kamis (12/1). Menurut Pastika, mendirikan sebuah bandara atau airport bukanlah perkara mudah. Kalaupun izin lokasi bisa keluar tahun ini, pembangunan bandara paling cepat diselesaikan dalam waktu 5 tahun ke depan. Itupun kalau segala proses atau tahapan perizinan dan lainnya bisa berjalan dengan lancar. Pastika menambahkan, izin pelaksanaan baru bisa didapat setelah amdal selesai karena menyangkut dua Kementerian. Yakni, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Perhubungan. Sementara amdal ditentukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sembari menunggu realisasi bandara di Buleleng, bandara yang sudah ada yakni bandara I Gusti Ngurah Rai diharapkan tetap beroperasi sesuai kemampuannya dengan satu runway. Kendati ada target 10 juta kunjungan wisatawan yang dicanangkan pemerintah pusat. “Kalau kemampuan segitu ya jangan dipaksakanlah, segitu ya segitu. Batasi aja yang datang segitu juga, yang lain bisa lewat jalan darat, atau bisa lewat laut,” tandasnya. Diwawancara terpisah, Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana meyakini Kementerian Perhubungan tidak akan menghambat izin lokasi pembangunan bandara di Buleleng. Apalagi, ada target kunjungan 10 juta wisatawan ke Bali. Sementara sekarang baru 4 juta kunjungan wisatawan saja, bandara I Gusti Ngurah Rai sudah sangat krodit. “Tidak mungkin akan melakukan pengembangan Ngurah Rai, sehingga perlu dibangun bandara baru. Jadi tidak mungkin Kementerian Perhubungan akan menghambat, malah akan mendorong,” ujar politisi PDI-P asal Buleleng ini. Terlebih sekarang, lanjut Kariyasa, gubernur sudah menyatakan bila investor siap. Harusnya eksekutif gencar melakukan pendekatan ke pusat. Dewan sendiri pasti akan membantu, kalau perlu bersama-sama mendatangi Kementerian Perhubungan. “Kalau itu investor sudah jelas, kami yakin Kementerian Perhubungan pasti akan mendorong. Selama ini beberapa kali kami berkonsultasi ke pusat juga menginginkan secepatnya ada bandara baru di Buleleng untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan yang target kita 10 juta nanti,” jelasnya. Kariyasa mengaku tidak ingin bandara Buleleng hanya mentok menjadi wacana saja. Apalagi kemudian dijadikan komoditas politik jelang pilkada serentak khususnya Pilgub Bali 2018. Pihaknya menyadari, pembangunan bandara merupakan isu yang cukup seksi lantaran bumi Denbukit memiliki angka pemilih cukup besar. “Selama ini kan Buleleng sudah bergeliat, banyak juga ada beberapa investor, kemudian tamu-tamu banyak di sana. Tapi karena infrastruktur yang tidak memadai, sehingga ini kan menghambat sekali pertumbuhan ekonomi Buleleng dan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (kmb32)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

2017, PD Swatantra Diprediksi Merugi Singaraja (Bali Post) -

Kewajiban pengenaan pajak setiap transaksi penjualan hasil kebun membuat jajaran Direksi Perusahaan daerah (PD) Swatantra mengeluh. Pasalnya, tidak saja transaksi penjualan hasil kebun tahun 2016, namun transkasi penjualan hasil kebun tahun-tahun sebelumnya yang tidak dipotong pajak sekarang harus dikenakan pajak. Bahkan beban pajak yang harus ditanggung oleh perusahaan ditaksir lebih dari Rp 100 juta. Karena itu tahun 2017 perusahaan diprediksi merugi.

I Ketut Siwa

Bali Post/dok

PD Swatantra, salah satu perusahaan milik pemkab yang mengelola hasil perkebunan kopi, cengkeh, dan kelapa. Areal perkebunan ini sebagian merupakan aset milik pemkab dan sebagian aset milik pemprov, namun pengelolaannya diserahkan kepada pemkab melalui izin hak guna usaha (HGU). Beberapa tahun lalu perusahaan ini merintis usaha jasa sewa mobil dinas untuk pejabat di lingkup Pemkab Buleleng. Puluhan unit mobil dinas Toyota Innova dan Avanza telah disewakan. Bisnis sewa mobil dinas ini cukup memberikan keuntungan. Namun, di tengah situasi itu, perusahaan terpaksa

harus menurunkan tarif sewa. Ini karena ketentuan mengatur bahwa jasa sewa kendaraan ini harus lebih rendah dari tarif yang sudah ditetapkan dalam e-katalog. Sesuai e-katalog janis Innova tarifnya Rp 8.162.000 dan Avanza Rp 4.532.000 per bulan. Dirut PD Swatantra Ketut Siwa di kantor bupati, Kamis (12/1) kemarin mengatakan pengenaan pajak setiap penjualan hasil kebun itu menambah beban operasional perusahaan yang dikelolanya. Rata-rata setiap transaksi penjualan hasil kebun pihaknya membayar pajak antara dua hingga 2,5 persen dari total transkasi. Bahkan, transkasi penjualan terdahulu

yang tidak dipotong pajak, namun perusahaan sekarang diwajibkan menyetor pajaknya. Secara pasti dia tidak merinci berapa nilai pajak yang sudah dilunasi, namun secara keseluruhan dalam setahun lalu perusahaan menyetorkan pajak lebih dari Rp 100 juta. Situasi ini diperparah lagi dengan hasil perkebunan yang turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi kopi atau cengkeh mengalami penurunan antara 30 hingga mencapai 47 persen. “Kalau tidak dibayar nanti kami melanggar dan situasi ini membebani perusahaan, dan tahun 2017 perusahaan bisa saja merugi. Apalagi sekarang hasil kebun

turun drastis,” jelasnya. Ketut Siwa menambahkan, kondisi yang sama juga dialami untuk bisnis sewa mobil dinas. Di tengah beban perawatan dan pajak yang terus membengkak, namun perusahaan harus menurunkan tarif sewa. Ini karena ketentuan mengatur bahwa tarif sewa kendaraan harus lebih rendah dari tarif yang sudah ditetapkan dalam e-katalog. Mengikuti ketentuan itu, ratarata perusahaan menurunkan tarif sewa kendaraan mencapai Rp 500.000 setiap bulan. Selain itu, perhitungan nilai penyusutan kendaraan sesuai hasil audit dan perhitungan pajak dianggap memberatkan. Dia mencontohkan, kalau dari hasil audit nilai penyusutan kendaraan sebesar 20 persen dan perhitungan pajak sebesar 12,5 persen dari nilai pembelian mobil. Agar perusahaan mendapat keuntungan, harusnya penyusutan ditinjau ulang. (kmb38)

Jambanisasi Kesdam Sasar Penyandang Cacat Denpasar (Bali Post)Program jambanisasi Kesdam IX/Udayana berlanjut. Awal tahun ini program tersebut dilaksanakan di Jalan Letda Made Putra Gang I, Banjar Batumas, Denpasar Timur. Salah satu warga yang mendapat program itu, Nyoman Sariasa (49). Pria bekerja sebagai sopir angkot ini tidak punya tangan kanan karena tabrakan di Batuan, Sukawati, Gianyar, tahun 2000. Kepala Seksi Tata Usaha Urusan Dalam (Kasi TUUD) Kesdam, Mayor Ckm. Ns. I Nengah Sukanti, S.Kep., Kamis (12/1) kemarin mengatakan, pelaksanaan program ini pada dasarnya bahwa TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu prajurit harus mampu membantu rakyat, paling tidak dengan kemampuan yang dimiliki bisa meringankan beban masyarakat. “Untuk kesejahteraan masyarakat, minimal bisa berbagi. Wilayah ini merupakan warga binaan Kesdam, terutama menyangkut buat jamban sesuai standar kesehatan,” ujarnya. Dari kegiatan tersebut, lan-

jut Mayor Sukanti, program ini bisa terealisasi berkat sinergitas antara Kesdam, warga dan sekaa teruna teruni setempat. Dengan demikian persatuan dan kesatuan antara masyarakat dengan TNI semakin solid. “Kami berharap masyarakat bisa memahami tentang keberadaan dan kemampuan TNI, khususnya Kesdam IX/Udayana. Dengan adanya fasilitas jamban ini, walau tidak maksimal tapi bisa memenuhi standar kesehatan,” ujarnya. Jamban itu harus memenuhi standar kesehatan yaitu tidak terjamah lalat, tikus dan kecoak. Kalau tidak, maka menimbulkan wabah diare. “Sekali lagi kami sampaikan, program ini terlaksana atas kerja sama Kesdam, warga dan muda-mudi di sini,” ungkap perwira asal Karangasem ini. Nyoman Sariasa, didampingi Klian Adat Banjar Batumas Nengah Patra, mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan itu. “Saya sangat berterima kasih kepada Kesdam dan warga di sini. Kami akan merawat dan memanfaatkan jamban ini dengan baik,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/kmb36

BANTUAN - Kasi TUUD Kesdam IX/Udayana Mayor Ckm. Ns. I Nengah Sukanti, menyerahkan bantuan jamban kepada Nyoman Sariasa (paling kiri).

Bali Post/ist

INTEROGASI - Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi sedang menginterogasi tersangka IH dan MS.

Sebulan Bebas, Residivis Narkoba Ditangkap Lagi Mangupura (Bali Post) Residivis narkoba berinisial IH (39) kembali ditangkap anggota Sat. Resnarkoba, Jumat (6/1) lalu. Tersangka IH baru sebulan bebas dari LP Narkotik (Lapastik) Bangli. Ia ditangkap di depan toko sembako di Jalan Danau Tempe, Sanur, Denpasar Selatan, dengan barang bukti dua paket sabu-sabu (SS). Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi, seizin Kapolres AKBP Ruddi, Kamis (12/1) kemarin mengatakan, tersangka memang menjadi target operasi (TO). Saat ditangkap di TKP, tersangka tak bisa berkutik karena dua paket SS seberat 1,23 gram dan satu bong, diamankan. Tersangka mengaku mengedarkan barang terlarang itu di wilayah Denpasar dan Badung. Selain sebagai pengedar, ia masih mengkonsumsi barang haram itu. “Tersangka mendapat narkotika itu dari seseorang di Surabaya. Dia berdalih terpaksa jual sabu-sabu untuk memenuhi biaya hidupnya,”

ujarnya. Akibat perbuatannya itu, tersangka asal Jakarta ini kini mendekam di tahanan Mapolres Badung. Selain itu, AKP Djoko bersama timnya juga menangkap MS (38) di Jalan Mahendradatta, Denpasar. Awalnya tersangka dibuntuti dan setibanya di TKP langsung ditangkap. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan delapan paket SS seberat 4,93 gram. Barang bukti dimasukan ke bungkus makanan ringan. Selanjutnya petugas menggeledah kamar kos tersangka di Jalan Mahendradatta Gang Robiwiliam, dan diamankan kotak permen yang di dalmnya berisi 30 butir ekstasi warna hijau, timbangan elektrik dan bong. Hasil interogasi, tersangka mengatakan jadi pengedar narkoba agar bisa membiayai hidup anak dan istrinya di Jawa. “Pelaku ini juga residivis. Dia sempat mendekam 1,5 tahun di LP Kerobokan,” tegas mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini. (kmb36)


BANGLI

8

Ngakan Kutha Parwata

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Bali Post/ina

Februari, Alat Kelengkapan Dewan Di-“rolling” Bangli (Bali Post) Seluruh struktur organisasi alat kelengkapan DPRD Bangli mulai dari komisi, Badan Kehormatan (BK), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Badan anggaran (Banggar) dan Badan Musyawarah (Banmus) bakal segera dirolling. Sesuai hasil rapat pimpinan fraksi, rencananya rolling dilaksanakan Februari mendatang. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Bangli Ngakan Kutha Parwata saat ditemui, Kamis (12/1) kemarin. Dikatakan Kutha Parwata, rolling pimpinan dan alat kelengkapan dewan tersebut dilaksanakan sesuai tatib DPRD yang mengacu pada UU MD3. Dalam tatib disebutkan bahwa rolling alat kelengkapan dewan bisa dilaksanakan pada pertengahan masa jabatan anggota dewan. Tujuannya untuk penyegaran organisasi dan anggota. Dijelaskannya, dalam rolling alat kelengkapan dewan tersebut, pimpinan DPRD Bangli tidak punya kewenangan untuk menentukan penempatan anggota maupun pimpinan alat kelengkapan dewan. Yang berhak menentukan adalah partai politik melalui fraksi-fraksi sebagai perpanjangan tangan partai. Sementara pimpinan atau ketua kelengkapan dewannya nantinya akan dipilih oleh anggota alat kelengkapan terkait. Saat ini fraksi-fraksi masih melakukan koordinasi dengan partainya masingmasing untuk penempatan anggota. ‘’Jadi mutlak kewenangan parpol melalui fraksi,’’ ujar politisi PDI-P ini. Dipaparkan Kutha Parwata, pascadilantik 2014 lalu, posisi alat kelengkapan dewan yakni Komisi I dipimpin oleh I Wayan Wedana. Sementara Ketua Komisi II dijabat Nengah Sugiman, Komisi III dipimpin Ketut Suastika. Untuk Ketua Bapemperda (dulu Baleg) dijabat Ketut Mastrem sementara Ketua BK dijabat Wayan Diar. Kutha Parwata menyebutkan khusus untuk Ketua Banggar dan Bamus dipimpin langsung pimpinan DPRD. (kmb40)

Disdikpora Petakan Sekolah Peserta UNBK Bangli (Bali Post) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pelaksanaan UNBK. Dalam SE, Mendikbud mewajibkan seluruh sekolah yang sudah mempunyai komputer minimal 20 unit untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Bagi sekolah yang belum dapat melaksanakan UNBK karena kekurangan sarana komputer, maka Disdikpora diminta mengikutsertakan siswa di sekolah bersangkutan mengikuti UN di tempat pelaksanaan UNBK yang berada di radius maksimal 5 kilometer. Kadisdikpora Nyoman Suteja, Kamis (12/1) kemarin, mengatakan untuk mengetahui kesiapan sekolah dalam UNBK, pihaknya mengaku sudah memerintahkan Kabid Pendidikan Dasar untuk melakukan pendataan sekaligus pemetaan. Jika di dalam satu wilayah ada dua sekolah yang memiliki komputer kurang dari 20 unit, maka untuk menyiasatinya kemungkinan akan dilakukan penggabungan sementara sehingga jumlah komputer bisa memadai. ‘’Kita akan optimalkan yang ada. Mungkin akan dipusatkan di salah satu sekolah. Itu strategi kita sementara,’’ ujarnya. Disinggung mengenai teknis pelaksanaan UNBK, Suteja mengaku belum tahu pasti. ‘’Yang jelas kita sekarang masih lakukan pemetaan termasuk memverifikasi data peserta UN dari pusat,’’ tegasnya. (kmb40)

Bali Post/ina

SENDERAN - Senderan di parkir Pura Dalem dan Prajapati Desa Pakraman Gelaga Linggah yang jebol.

Senderan Parkir Pura Dalem Gelagah Linggah Jebol Bangli (Bali Post) Senderan areal parkir Pura Dalem dan Prajapati Desa Pakraman Gelagah Linggah, Desa Kintamani yang belum lama selesai dibangun, kini sudah jebol. Peristiwa ini diduga akibat senderan tak kuat menahan guyuran hujan deras yang sempat turun beberapa hari lalu.

Bendesa Adat Gelagah Linggah I Wayan Sumadi, Kamis (12/1) kemarin, mengatakan senderan di areal Parkir Pura Dalem dan Prajapati tersebut jebol sejak beberapa hari lalu. Panjang senderan yang rusak mencapai 20 meter. Sementara tingginya mencapai 8 meter. Dikatakan Sumadi, sebelum

senderan itu jebol, wilayah Gelagah Linggah sempat diguyur hujan deras. Senderan tersebut sejatinya baru selesai dibangun 2016 lalu dengan anggaran yang bersumber dari APBD Bangli. Hanya saja mengenai berapa besaran nilainya, Sumadi mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. Sumadi mengaku sudah me-

nyampaikan permasalahan ini ke Dinas PU Kabupaten Bangli. Menurutnya, perbaikan senderan akan ditanggung pihak rekanan. Hal itu dikarenakan sampai saat ini senderan masih dalam tahap pemeliharaan. Pihaknya pun mengharapkan perbaikan senderan bisa segera dilakukan mengingat bulan depan masyarakat

setempat akan menggelar upacara keagamaan. Selain senderan di areal parkir Pura Dalem dan Prajapati, kondisi serupa juga terjadi di senderan dekat Pura Puseh. Hanya saja ukuran senderan di dekat pura puseh yang jebol tidak sebesar yang di dekat areal parkir Pura Dalem. (kmb40)

Integrasi JKBM ke JKN Tak Tuntas

RSUD Bangli Banyak Dikomplain Pasien Bangli (Bang Post) -

Integrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) menyisakan sejumlah persoalan. Sejak peralihan, banyak pasien kurang mampu yang hendak berobat ke RSUD Bangli komplain lantaran tidak bisa mendapatkan pelayanan lantaran nama atau NIK yang bersangkutan belum terdaftar di JKN KIS. Hal itu diungkapkan Direktur RS Bangli Dr. I Wayan Sudiana, Kamis (12/1) kemarin. Sudiana mengatakan, dari segi pelayanan sejatinya tidak ada masalah. Asalkan masyarakat yang hendak berobat menggunakan JKN datanya sudah masuk, mereka bisa dilayani sesuai dengan kewajiban. Namun kalau pasien belum masuk data JKN, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Hal inilah yang kemudian menimbulkan kekecewaan dan protes di masyarakat. ‘’Kami tidak bisa berbuat apa-apa karena sekarang ini memakai sistem online. Kami hanya berpedoman pada aturan. Jika yang bersangkutan namanya atau NIK-nya sudah masuk dalam sistem, akan kami proses. Kalau tidak muncul terpaksa mereka menjadi pasien umum dan harus

membayar biaya pengobatan seperti pasien yang lain,’’ katanya. Dijelaskannya, dengan kondisi sekarang, instansi terkait diharapkan bisa cepat memasukkan data masyarakat kurang mampu ke sistem sehingga mereka dapat menggunakan layanan JKN KIS. ‘’Kalau tidak cepat memasukkannya, kasihan masyarakat. Karena bagi masyarakat yang kurang mampu sangat membutuhkan itu untuk mereka berobat,’’ ujarnya. Lebih lanjut dijelaskan, bagi pasien pengguna JKN KIS mereka mendapatkan rawat inap di kamar kelas III. ‘’Kalau mereka ingin naik ke kelas I atau II otomatis dia akan gugur. Kalau naik kelas harus bayar,’’

ucap Sudiana. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta menjelaskan, dari jumlah kuota yang diberikan sebanyak 38.000 ribu lebih, yang sudah terintegrasi ke JKN KIS baru sekitar 21 ribuan. ‘’Sisanya yang belum terakomodir sekitar 17 ribuan lebih. Nantinya akan terus ada penambahan. Sekarang datanya masih di Disdukcapil. Mengingat masih ada pengecekan lebih lanjut terkait kesalahan nama atau NIK karena saat menginput datanya ada yang salah. Dan sekarang itu masih diproses untuk memastikan tidak ada kesalahan lagi,’’ ujar Sukarta. (kmb41)

Dr. I Wayan Sudiana

Bali Post/kmb41

Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV Diundur Bangli (Bali Post) Acara pelantikan pejabat eselon III dan IV batal digelar Kamis (12/1) kemarin. Sekda Ida Bagus Giri Putra menyampaikan, pelantikan diundur hingga 30 Januari mendatang. Giri Putra menjelaskan, Bupati saat ini masih menyimak atau menelaah komitmen-komit-

men yang dibuat ASN di surat lamaran. Bupati menginginkan pejabat yang nantinya dilantik bisa membawa Bangli meraih opini WTP dari BPK. ‘’Beliau ingin lebih serius menyimak komitmen pelamar-pelamar yang ada,’’ jelasnya. Disinggung mengenai dampak dari diundurnya pelantikan pe-

jabat eselon III dan IV ini, Giri Putra mengatakan tidak ada dampak yang berarti. Sementara itu Bupati Bangli I Made Gianyar hingga sore kemarin belum bisa dikonfirmasi terkait alasan batalnya pelantikan pejabat tersebut. Pesan singkat yang dikirimkan wartawan tidak mendapat respons.

Pejabat eselon III dan IV yang seharusnya dilantik kemarin jumlahnya sekitar 38 orang. Untuk mengisi kekosongan jabatan di eselon III dan IV, telah dibuka lowongan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bangli. Sebanyak 135 ASN melamar ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Pascamengajukan lamaran, 135 ASN tersebut dijadwalkan mengikuti seleksi presentasi di hadapan Bupati Bangli Made Gianyar, Wabup Sang Nyoman Sedana Arta serta Sekda pada 10 dan 11 Januari. Namun, entah apa penyebabnya, presentasi batal dilaksanakan, demikian juga pelantikan. (kmb40)

BPBD Tempati Bekas Kantor Panwaslu

KANTOR - Kantor baru BPBD Bangli.

Bali Post/kmb41

Bangli (Bali Post) Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli yang sebelumnya berlokasi di belakang kantor Bupati Bangli bakal pindah di Jalan Ngurah Rai tepatnya di sebelah Utara Kolam Balai Kambang. Pemindahan kantor itu dalam rangka meningkatkan kualitas layanan. Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Karmawan, Kamis (12/1) kemarin, mengatakan kantor baru yang akan ditempati itu dulunya adalah kantor Panwaslu. Sebelum menempati kantor anyar tersebut, pihaknya sudah melakukan pacaruan. ‘’Tadi (kemarinred) kami sudah menggelar upacara macaru di sana sebelum pindah ke sana,’’ ucapnya. Pria asal Kintamani itu menambahkan, usai upacara macaru, besok (hari ini-red) pihaknya akan mulai menata peralatan dan perlengkapan

kantor. Diperkirakan, proses ini akan memakan waktu sekitar dua mingguan. ‘’Mengingat banyak barang-barang yang harus dibawa,’’ katanya. Pemindahan kantor itu dilakukan, karena gedung eks Panwaslu lebih representatif. Selain lebih luas, juga tersedia ruangan khusus berupa gudang untuk menyimpan segala peralatan. ‘’Dengan begitu peralatan bisa ditata menjadi satu tempat sehingga tidak berantakan,’’ ujarnya. Lebih lanjut dijelaskan, dengan menempati kantor yang baru, pihaknya berharap nantinya seluruh pegawai mampu memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat. ‘’Pelayanan harus lebih baik dari sebelumnya. Jangan sampai tempat baru tapi pelayanannya semakin kurang. Intinya bagaimana caranya membuat masyarakat merasa nyaman jika datang ke kantor,’’ tegasnya. (kmb41)


GIANYAR

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Pemkab Tarik Bansos Kelompok Lansia di Sanding Gianyar (Bali Post) Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar menarik dana bansos yang sudah diberikan ke Kelompok Lanjut Usia (Lansia) Sapta Bhuana, Desa Sanding Kecamatan Tampaksiring. Padahal bantuan sebesar Rp 15 juta tersebut baru diserahkan Desember lalu. Perbekel Sanding Dewa Mahendra, Kamis (12/1) kemarin, mengatakan surat dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar terkait penarikan bansos itu ia terima sekitar seminggu lalu. ‘’Bansos senilai Rp 15 juta diberikan kepada kelompok lansia di desa saya sekitar sebulan lalu. Tapi seminggu lalu kami dikirimi surat agar dana itu dikembalikan,’’ bebernya. Dijabarkan, isi surat tersebut menyatakan Kelompok Lansia Sapta Bhuana yang tidak berbadan hukum dan harus segera mengembalikan dana bansos yang sudah diterima. Dicantumkan pula dalam surat tersebut bahwa pemberian bansos kepada kelompok lansia tersebut sudah menyalahi aturan Permendagri No 14 tahun 2016. ‘’Isi surat ini yang saya herankan. Karena dari surat ini nampak kelompok lansia kami yang salah,’’ keluhnya. Dikatakannya, bila memang pemberian bansos tidak bisa diberikan kepada lembaga yang tidak berbadan hukum, seharusnya disampaikan sejak awal. Namun, proposal permohonan bantuan dari Kelompok Lansia Sapta Bhuana ini malah dibiarkan masuk dan memperoleh bantuan setelah empat kali bolak-balik melakukan revisi. ‘’Kami hanya mengajukan, lalu mereka yang meloloskan sehingga dicairkan bantuan. Tapi sekarang kami yang disalahkan. Ini kan lucu ya,’’ keluhnya. Disebutkan, sejumlah lansia di Desa Sanding sangat terkejut menerima surat tersebut mengingat uang bantuan sebesar Rp 15 juta itu sudah dibelikan sarana prasarana seperti baju dan celana training. ‘’Anggota kelompok ini semuanya lanjut usia, bila diberikan surat seperti ini pasti takut sekali. Untungnya ini langsung disampaikan ke saya. Atas kesepakatan sejumlah tokoh desa lainya, kami bersedia menalangi dan uang itu sudah dikembalikan ke pemerintah,’’ katanya. Dikonfirmasi penarikan dana hibah bansos ini Kadisdik Gianyar Made Suradnya membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, dari sekian bantuan yang sudah diberikan, ada dua bantuan yang ditarik. ‘’Alasannya karena tidak berbadan hukum. Yang ditarik itu bantuan untuk di Sanding dan lagi satu di Buruan,’’ katanya. (kmb35)

Bangkitkan LPD, Peran Desa Pakraman Dinilai Strategis Gianyar (Bali Post) Upaya pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) terus dilakukan. Hal ini mengingat potensi dan peranan LPD bagi krama Bali sangat besar. Guna memaksimalkan perkembangan dan peranannya, LPD perlu dilindungi dengan payung hukum berupa perda. Di sisi lain, dukungan desa pakraman sangat strategis dalam membangkitkan LPD. Hal itu diungkapkan Ketua Pansus LPD Nyoman Parta pada sosialisasi Ranperda LPD yang digelar di Balai Budaya Gianyar, Kamis (12/1) kemarin. Pada sosialisasi yang diikuti peserta dari unsur LPD, bendesa serta majelis desa pakraman se-Kabupaten Gianyar tersebut Parta mengatakan, sejauh ini perkembangan LPD di Bali secara umum sudah cukup baik. Namun memang masih terdapat sejumlah LPD yang tidak sehat bahkan bangkrut. Khusus Kabupaten Gianyar, sampai saat ini ada 31 LPD yang bangkrut. Sejumlah persoalan baik internal maupun eksternal menjadi penyebab hal tersebut. Ke depan, persoalan ini harus diantisipasi baik oleh pemerintah, pengurus LPD termasuk masyarakat. ‘’Jadi ini diupayakan ada perlindungan bagi LPD agar pengelolaannya bisa lebih baik lagi ke depan,’’ kata pria yang menjabat Ketua Komisi IV DPRD Bali ini. Perlindungan dimaksud seperti pemberian dana insentif. Insentif diambilkan dari dana Bantuan Keuangan Khusus untuk desa pakraman. Hal ini menandakan bahwa peranan desa pakraman dalam membangkitkan kembali LPD sangatlah strategis. ‘’Jadi bantuan modal diambil dari dana desa pakraman itu. Jadi yang dana Rp 200 juta itu boleh diarahkan untuk membantu LPD,’’ katanya. Lebih lanjut Parta juga menjelaskan mengenai pemanfaatan dana pemberdayaan LPD yang bersumber dari penyisihan 5 persen dari keuntungan LPD. Menurutnya, dana ini sesungguhnya tidak digunakan membantu LPD dalam bentuk uang, melainkan pelatihan. Tercatat ada sektiar 7.000 orang karyawan LPD di Bali. Mereka berasal dari latar belakang pendidikan beragam. Tidak semuanya mengerti urusan pengelolaan anggaran sehingga harus diberikan pembinaan lebih lanjut. ‘’Dana pembinaan itu untuk pelatihan. Dana pemberdayaan ini juga nantinya disisihkan untuk perlindungan LPD yang sudah bangkrut. Akan diberikan modal Rp 50 sampai 100 juta kalau LPD yang bangkrut ini mau bangkit lagi. Yang 31 di Gianyar segera dapat itu,’’ ungkap Parta. Ditambahkannya, sosialisasi Ranperda LPD akan terus dilakukan. Ada lima kabupaten yang belum dikunjungi pansus. Dewan mengupayakan pembahasan Ranperda LPD bisa dilakukan secara efektif. Diharapkan pembahasan segera tuntas dan ranperda bisa ditetapkan menjadi perda pada pertengahan atau paling lambat akhir Februari mendatang. (kmb25/kmb35)

9

Kecelakaan Berselancar, Wisatawan Jepang Tak Sadarkan Diri

Bali Post/nik

MENOLONG KORBAN - Sejumlah warga dan petugas Balawisata saat menolong korban.

Gianyar (Bali Post) Seorang wisatawan asal Jepang tidak sadarkan diri usai berselancar di Pantai Cucukan, Desa Medahan, Blahbatuh, Kamis (1/12) kemarin. Ditemukan luka robek pada kepala korban yang bernama Uchimura Tadaoki tersebut. Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan saat berselancar yakni terbentur di karang. Informasi dihimpun, korban bersama temannya dan seorang guide, Komang Satriawan mendatangi pantai tersebut sekitar pukul 07.30 wita. Di lokasi tersebut awalnya korban berselancar bersama temannya, Marusa Satosi. Namun, berselang beberapa menit, korban tibatiba menghilang yang terlihat hanya papan selancar. Komang Satriawan dan Marusa Satosi sempat melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil. Selanjutnya bersama petugas Balawista, barulah korban ditemukan sudah terlihat lemas tidak sadarkan diri mengapung di tengah laut. Korban pun langsung dibawa ke pinggir pantai untuk selanjutnya dibawa ke RS Kasih Ibu, Desa Saba. Dari pemeriksaan dokter, korban diketahui mengalami luka pada kepala belakang sepanjang 15 cm diduga akibat benturan. Kanit Reskrim AKP Ida Bagus Putu Dana Ginawa dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakannya, korban tidak sadarkan diri dan masih dalam perawatan ICU di RS Kasih Ibu. ‘’Ya ada dan korban sudah dilarikan ke rumah sakit. Korban tidak sadarkan diri akibat luka di kepala belakang,’’ katanya saat dihubungi malam kemarin. (kmb35)

Kunjungi Puri Ubud

Buwas Ajak Tokoh Masyarakat Perangi Narkoba Gianyar (Bali Post) -

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Drs. Budi Waseso (Buwas) mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk turut serta menjaga Bali dari bahaya narkoba. Sebab sebagai daerah wisata, menjadikan Bali salah satu kawasan yang paling banyak dituju untuk pemasaran berbagai jenis narkoba. ‘’Tokoh masyarakat saya ajak untuk ikut mengamankan wilayah khususnya Bali karena akibat narkoba apapun bisa rusak termasuk budaya, dan saya tidak ingin itu terjadi di Bali,’’ ucap Buwas saat mengunjungi Puri Saren Ubud, Kamis (12/1) kemarin. Jenderal bintang tiga yang mengaku baru pertama kali datang ke Puri Ubud ini mengatakan, bila tokoh masyarakat sudah mengajak, pasti akan lebih cepat diikuti masyarakat. ‘’Tokoh masyarakat khususnya dari Puri Ubud ini saya harap turut serta memberi pemahaman bahaya narkoba hingga nanti disampaikan juga melalui pecalang hingga ke lapisan terbawah agar semua paham,’’ katanya. Lebih lanjut Buwas mengingatkan, hampir semua daerah wisata menjadi objek utama pemasaran narkotika. Bahkan di Indonesia, Bali menjadi salah satu peringkat teratas sasaran peredaran narkoba. ‘’Jadi ini ancaman Bali sebagai daerah wisata. Karena itu kita semua harus mempertahankan Bali sebagai tujuan wisata yang sudah mendunia jangan sampai dicemari oleh narkoba,’’ ujarnya. Persoalan saat ini ialah beredarnya narkoba jenis baru di Indonesia yang belum tercantum dalam undangundang seperti tembakau gorila. Tembakau gorila rencananya akan diajukan ke Kementerian Kesehatan sebagai narkoba jenis baru. ‘’Mudah-mudahan ini secepatnya bisa diundangakan oleh Menkes. Kalau dibiarkan terus, narkoba jenis baru ini akan berkembang,’’ ungkapnya. Komjen Buwas juga mengakui sarana prasarana dan

kemampuan petugas di Bali masih terbatas sehingga beberapa kali penyelundupan narkoba bisa lolos. Disinggung terkait pemerintah negara lain yang sengaja meloloskan pengedar narkoba ke Bali, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri ini mengatakan, memang tidak semua negara memperketat pemeriksaan untuk para penumpang yang melakukan penerbangan ke luar negeri. Sebab itu harus dilakukan revolusi penjagaan pintu masuk Bali. Di sisi lain ia juga menyinggung pemerintah di Indonesia yang kerap mengabaikan pengawasan terhadap wisatawan yang datang hanya karena mengejar target kunjungan wisata. ‘’Nah ini kerap terjadi. Kadang kita mengabaikan ketelitian demi turis banyak ke Bali,’’ ucapnya. Sementara itu, panglingsir Puri Ubud Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, pihaknya akan berupaya memenuhi harapan Kepala BNN tersebut. Upaya tersebut akan dilakukan melalui penanaman perspektif budaya. ‘’Kita lebih pada pendekatan budaya sebagai media interaksi untuk menanamkan pesan bahaya narkoba,’’ jelas mantan Bupati Gianyar ini. Dikatakan, dengan meningkatkan pelaksanaan aktivitas budaya dan pengawasan dari para tokoh, dia yakin masyarakat khususnya para pemuda akan bisa menghindari narkoba. ‘’Bila pemuda sudah mengisi waktu dengan baik, kesempatan memikirkan hal negatif itu otomatis akan berkurang,’’ kata pria yang akrab disapa Cok Ace itu. (kmb35)

Bali Post/nik

KUNJUNGAN - Komjen Pol. Budi Waseso didampingi Cok Ace. Dalam kunjungannya ke Puri Ubud, Budi Waseso mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba.

Berjualan di Trotoar

PKL di Sukawati dan Blahbatuh Ditertibkan Gianyar (Bali Post) Satpol PP Gianyar melakukan penertiban terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan memanfaatkan trotoar. Penertiban ini dilakukan di seputaran Sukawati dan Blahbatuh, Kamis (12/1) kemarin. Petugas juga langsung melayangkan surat peringatan serta memberikan pembinaan kepada puluhan pelanggar. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa mengatakan, sidak terhadap puluhan pedagang ini dilakukan atas laporan masyarakat. Pada sidak di pertigaan pa-

tung bayi, Desa Sakah, Sukawati petugas Satpol PP Gianyar menemukan pelanggaran pedagang berjualan di atas trotoar bahkan meluber hingga ke jalan. ‘’Sedikitnya ada lima orang pedagang di lokasi tersebut yang melanggar karena berjualan di trotoar,’’ katanya. Selanjutnya petugas melakukan sidak terhadap pedagang yang mendirikan bangunan semi permanen pada trotoar di seputaran Blahbatuh. Petugas mengambil langkah tegas langsung mengeluarkan surat peringatan terhadap sepuluh pemilik warung. ‘’Mereka membuka

warung memanfaatkan trotoar yang semestinya untuk akses pejalan kaki,’’ tegasnya. Ditambahkannya, puluhan pedagang yang tercatat dari luar Bali ini melanggar Perda No. 15 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Setelah diberikan pembinaan, para pedagang mengaku siap memindahkan barang dagangannya. ‘’Mereka kami berikan pembinaan. Setelah itu diizinkan pulang. Namun seterusnya, lokasi-lokasi tersebut akan terus kami awasi,’’ tandasnya. (kmb35)

Tuntaskan Masalah Integrasi JKBM ke JKN KIS

Dewan Minta Instansi Terkait Bergerak Cepat

Bali Post/nik

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi Ranperda LPD di Balai Budaya Gianyar, Kamis (12/1) kemarin.

Gianyar (Bali Post) Permasalahan pada proses integrasi JKBM ke JKN KIS, menuai kekecewaan masyarakat. Ketua Komisi IV DPRD Putu Gede Pebriantara mengaku banyak menerima komplain dari masyarakat miskin yang tidak ter-cover layanan JKN KIS. Pihaknya pun berharap instansi terkait bisa bergerak cepat menuntaskan persoalan ini. Pebriantara, Kamis (12/1) kemarin, mengungkapkan di Sukawati, perempuan yang akan melahirkan akhir bulan ini tidak bisa ditanggung JKN KIS lantaran data yang bersangkutan belum masuk server. Padahal anggota ke-

luarganya yang lain justru sudah masuk layanan JKN KIS. ‘’Ada pula masyarakat yang punya penyakit diabetes dan tiap dua minggu menghabiskan dana Rp 600 ribu untuk membeli obat, tapi karena integrasi, dia tidak dapat. Kasus-kasus seperti ini mungkin salah pendataan. Kalau ikuti prosedur, kan lama. Padahal penanganan untuk mereka harus cepat. Hal-hal seperti inilah yang banyak kita dapatkan aduan dari masyarakat,’’ katanya. Menurutnya, permasalahan pada proses integrasi JKBM ke JKN KIS sangat serius. Dia menyebut, dari 48.457 kuota penerima JKN

KIS di Gianyar, baru sebagian di antaranya yang sudah masuk database. Sebagian lainnya masih harus menunggu validasi data untuk mendapatkan layanan. Belum lagi masalah masyarakat yang masih tercecer yang jumlahnya 215 ribuan. Dalam menangani persoalan ini perlu waktu yang tidak sedikit. Hal ini mengingat rumitnya proses validasi data yang harus dilalui. Untuk mengakomodir sementara masyarakat yang sudah masuk dalam kuota namun belum terdata dalam server JKN KIS, BPJS Kesehatan mengeluarkan kartu khusus. Namun, sejumlah persyara-

tan harus dipenuhi. Menurut Pebriantara, kartu khusus itu hanya dikeluarkan untuk mereka yang sudah masuk dalam kuota penerima dan memiliki e-KTP. Pada intinya mereka diikutkan dalam iuran mandiri dan itu pun sifatnya perlu penanganan segera. ‘’Misalnya ada yang perlu cuci darah atau berpenyakit TBC yang perlu penanganan segera, itu bisa dimasukkan di mandiri,’’ katanya. Untuk mendapatkan kartu khusus tersebut, masyarakat yang masuk kriteria tadi diminta mengurusnya ke BPJS Kesehatan dengan membawa surat keterangan miskin dan

KTP. ‘’Tinggal bilang, sudah masuk jatah, tapi data belum masuk server. Nanti akan dibuatkan kartu. Kartu dalam 1 x 24 jam sudah keluar dan bisa digunakan,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, solusi tersebut hanya bersifat sementara. Agar seluruh masyarakat miskin bisa menikmati layanan JKN KIS, pihaknya mengaku akan terus memantau dan mengawal proses integrasi ini. ‘’Kita ingin semua yang berhak bisa mendapatkan layanan ini. Untuk yang 215 ribu yang belum masuk kuota, akan kita usulkan kembali untuk masuk kuota,’’ tegasnya. (kmb25)


KLUNGKUNG Bupati Suwirta Resmikan Gedung Dekopinda

10

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Bali Post/kmb

LANTIK - Ketua KONI Bali Ketut Suwandi menyerahkan bendera kepada Ketua KONI Klungkung Wayan Subamia pada acara pelantikan.

KONI Mesti Mampu Cetak Atlet Nasional Semarapura (Bali Post) –

Pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung masa bakti 2016-2020, dilantik Bupati I Nyoman Suwirta di Balai Budaya Klungkung, Kamis (12/1) kemarin. Pelantikan ditandai penyerahan bendera KONI oleh Ketua KONI Bali Ketut Suwandi kepada Ketua KONI Klungkung terpilih I Wayan Subamia, dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan. Bupati Suwirta dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus KONI Klungkung yang baru. “Ini akan membawa semangat baru dalam upaya memajukan olahraga di Klungkung serta melahirkan atlet berprestasi di tingkat provinsi dan nasional,” katanya. Hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), ketua KONI kabupaten/kota se-Bali dan pengurus masing-masing cabang olahraga (cabor) di Klungkung. Ia berharap KONI Klungkung memiliki tujuan dan selalu melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak utamanya pemkab. Seluruh pengurus dan insan olahraga juga diminta menjalin komunikasi yang baik serta saling mengisi kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. “Dalam bekerja, pengurus KONI jangan menggunakan konsep dalang yang banyak bicara dan berdebat, tapi sedikit aksi dan prestasi,” tegasnya. Bupati Klungkung juga menantang para ketua cabor untuk mengajukan proposal sehingga bisa menggelar event. “Silakan ajukan proposal. Saya tantang anda untuk menggelar kegiatan sehingga Klungkung tidak akan pernah sepi dari acara olahraga,” ungkap Suwirta. Menurut Suwandi, menjadi pengurus KONI harus tulus ikhlas tanpa mengharapkan tanda jasa atau penghargaan. Prestasi akan diraih kalau seluruh insan olahraga bekerja sama. “Komunikasi yang intens dengan pemerintah juga akan sengat penting, karena pemerintah merupakan roh dari KONI,” sebutnya. Sementara itu, Subamia mengharapkan Pemkab Klungkung terus mendukung KONI menciptakan atlet berkualitas. Prestasi bisa dicapai kalau didukung kepedulian pembina, pelatih dan atlet serta sarana prasarana. “Kami bertekad mengoptimalkan potensi atlet yang dimiliki Klungkung,” tandasnya. Dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi dan konsultasi terkait Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII/2017 yang digelar di Gianyar. (kmb)

DEWAN Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Klungkung resmi memiliki kantor setelah Bupati yang juga mantan Ketua Dekopinda Klungkung I Nyoman Suwirta meresmikan kantor yang sebelumnya merupakan rumah dinas Camat Klungkung. Pada peresmian kantor, Kamis (12/1) kemarin juga dilakukan penandatanganan prasasti oleh Bupati Suwirta. Gedung Dekopinda yang baru terletak di Jalan Subali, Semarapura Klod Kangin. Pada pamelaspasan sekaligus peresmian ini, Bupati Suwirta didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, perwakilan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Gede Indra, Ketua Dekopinwil Bali I Dewa Badra dan SKPD terkait. Ketua Dekopinda Kabupaten Klungkung Ngakan Made Nata dalam laporannya menyatakan Dekopinda akhirnya resmi memiliki kantor sekretariat sendiri berkat bantuan Pemkab Klungkung, serta dukungan dan kerja sama pengurus koperasi yang ada di Kabupaten Klungkung. Gedung Dekopinda berdiri di atas lahan seluas 190 meter persegi milik Pemkab Klungkung. Proyek dikerjakan

sejak 12 Juli 2016, bertepatan dengan Hari Koperasi. ”Dengan diresmikannya gedung baru ini mudah-mudahan kerja kami menjadi lebih efektif, fokus, terarah dan oftimal,” jelas Ngakan Nata. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung karena baru pertama kalinya Dekopinda memiliki gedung resmi. Sebelumnya sejak enam tahun lalu, Dekopinda menggunakan lantai II Gedung Koperasi Pasar Srinadi sebagai sekretariat. Menurut Bupati Suwirta, berdirinya gedung Dekopinda Kabupaten Klungkung bagaikan sebuah mimpi. “Sudah sejak lama ketika saya masih memimpin Dekopinda bermimpi punya gedung sendiri, namun baru kali ini terwujud. Sudah menjadi kewajiban pemerintah memfasilitasi koperasi,” ujarnya. Bupati Klungkung berharap ketua Dekopinda memanfaatkan gedung ini dengan sebaik-baiknya dan melatih tenaga Dekopinda menjadi profesional. Selain itu, terwujudnya gedung baru akan membuat koperasi di Kabupaten Klungkung semakin maju dan berkembang serta ikut aktif mewujudkan ekonomi kerakyatan menjadi lebih baik. (ad1214)

PRASASTI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menanda tangani prasasti berdirinya Kantor Dekopinda Klungkung.

Warga yang Belum Rekam E-KTP

Sebagian Besar Pindah Domisili Semarapura (Bali Post) – Penduduk Kabupaten Klungkung yang wajib memiliki e-KTP sebanyak 173.781 orang, namun 26.952 orang belum melakukan perekaman hingga sekarang. Namun angka riil di lapangan menunjukkan hanya sekitar 8.000 orang yang belum melakukan perekaman dikarenakan pindah domisili dan ada yang telah meninggal namun belum dilaporkan. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Komang Dharma Suyasa didampingi Kabid Pendaftaran Penduduk Pande Gede Anggarnata mengatakan, dari 26.952 warga yang belum melakukan perekaman sebagian besar karena sudah pindah domisili ke kabupaten lain dan lainnya telah meninggal dunia tetapi belum dilaporkan oleh keluarganya.

“Kalau angka riilnya yang belum melakukan perekaman sekitar 8.000,” ungkap Dharma Suyasa, Kamis (12/1) kemarin. Ditambahkannya, mereka yang pindah domisili melakukan perekaman di tempat yang baru, tetapi kartu keluarganya masih beralamat di Klungkung. Secara otomatis warga tersebut masih tercatat di Klungkung dan belum melaku-

kan perekaman e-KTP. Menurut Pande Anggarnata, satu karakter saja diubah identitas seseorang atau data kependudukannya bisa langsung di-entry untuk mendapatkan kartu keluarga atau nomor induk kependudukan (NIK) baru. Berangkat dari kondisi inilah Dinas Dukcapil mendorong aparat di desa terutama kepala dusun dan kepala

lingkungan agar lebih pro aktif melaporkan mutasi warganya baik yang pindah domisili maupun yang sudah meninggal dunia. “Saya sampai katakan ke kepala dusun, nanti kalau yang sudah nyekah (meninggal) dapat kartu pemilih, jangan salahkan Disdukcapil. Panwaslu bisa menyalahkan kadus,” paparnya. Apa yang disarankan Dinas Dukcapil mulai direspons. Buktinya pada periode September-Desember 2016, warga yang mengurus akta kematian meningkat tajam. Dalam waktu tiga bulan warga yang mengurus akta kematian men-

capai 800 orang. “Sebelumnya dalam sebulan paling 17-18 orang,” ungkap Pande. Untuk memaksimalkan pelayanan terutama perekaman e-KTP, Dinas Dukcapil menyiapkan pelayanan jemput bola, terutama bagi warga manula, cacat dan jompo dengan melibatkan petugas predator atau pelayanan menggunakan sepeda motor. Cara ini lebih efektif dalam memberikan pelayanan. ‘’Tahun 2017 ini kami merencanakan program goes to school, yakni pelayanan perekaman e-KTP ke sekolahsekolah,’’ imbuh Dharma Suyasa. (dwa)

Kapolres Tingkatkan Kemampuan Sabhara Semarapura (Bali Post) –

Satuan Sabhara Polres Klungkung sebagai pasukan terdepan dalam mengamankan aksi demonstrasi dilatih menggunakan kekuatan dalam bertindak di halaman depan Mapolres, Kamis (12/1) kemarin. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko menjadi korban tindakan anarkis saat bertugas di lapangan. ‘’Kegiatan ini sebagai langkah untuk meningkatkan kemampuan BERLATIH – Anggota Satuan Sabhara Polres Klungkung berlatih menghadapi serangan saat bertugas.

anggota Satuan Sabhara dalam menghadapi serangan orang-orang yang tak bertanggung jawab,’’ kata Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi yang secara khusus melatih personelnya. Menurut Arendra, saat menghadapi situasi apa pun polisi harus bertindak sesuai Perkap Nomor 1 Tahun 2009, agar terhindar dari tindakan berlebihan dan dapat dipertanggungjawabkan. Tindakan anggota Polri harus profesional dan seimbang dengan ancaman yang dihadapi. Ada enam tahapan dalam menggunakan kekuatan, yaitu kekuatan yang memiliki dampak berupa kehadiran aparat atau

kendaraan dengan atribut Polri atau lencana, perintah lisan, kendali tangan kosong lunak, kendali tangan kosong keras, kendali senjata tumpul, dan kendali menggunakan senjata api. Untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak lagi dan tersangka melarikan diri, anggota polisi bisa mengamankan TKP dengan menutup TKP agar pihak lain tidak bisa masuk atau mencegah orang tidak melewati wilayah berbahaya. Kapolres Arendra memerintahkan anggota Satuan Sabhara mempraktikkan langsung hasil latihan sesuai tahapan-tahan penggunaan kekuatan bila menghadapi ancaman di lapangan. (dwa)

Komisi III DPRD Serius Bahas Masalah Kesehatan Masyarakat KOMISI III DPRD Klungkung menggelar rapat kerja dengan RSU dan Dinas Kesehatan, Kamis (12/1) kemarin. Raker ini membahas pelayanan kesehatan masyarakat, mulai dari pelayanan di puskesmas, RSU, peningkatan status RSU hingga pelayanan pascaterintegrasinya program JKBM ke JKN. Rapat dipimpin Ketua Komisi III Made Jana didampingi Koordinator Komisi III Nengah Ariyanta yang juga wakil ketua dewan. Anggota komisi III Wayan Mardana, menyoroti keluhan masyarakat terkait pelayanan di puskesmas. “Janganlah puskesmas melayani 24 jam karena setelah semalam suntuk bekerja dan besoknya ada warga yang datang, hanya diperiksa lalu dirujuk ke RSU. Minimal berikanlah yang sifatnya pertolongan pertama,” ujarnya. Putu Gede Santiasa menyentil keluhan terkait kesalahan rujukan, sedangkan Komang Gde Ludra menyoroti masalah sistem penganggaran yang dilakukan selama ini oleh pihak eksekutif. “Kami ingin masalah anggaran juga menjadi tanggung jawab DPRD agar tidak selalu diplot begitu saja ke setiap SKPD. Kami ingin pengalokasian disesuaikan dengan kebutuhan SKPD,” tandas Ludra, politisi Partai Hanura. Persoalan yang menjadi pembicaraan paling serius adalah masalah program JKN. Pascaterintegrasinya program JKBM ke JKN, berbagai persoalan mencuat diantaranya belum semua warga miskin di Kabupaten Klungkung masuk dalam daftar penerima bantuan iuran baik pusat maupun daerah. Warga yang sudah masuk dalam data base pen-

erima bantuan iuran daerah belum mengantongi kartu sehingga terhambat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Warga Klungkung yang tercatat sebagai penerima bantuan iuran daerah tetapi tidak mendapat kartu 6.124 orang. Dirut RSU dr. Nyoman Kesuma bersama Kadis Kesehatan dr. Adi Swapatni menjelaskan satu per satu persoalan yang ditanyakan komisi III. Terkait pelayanan puskesmas, Adi Swapatni menyatakan berterima kasih atas masukan dari anggota dewan. “Ini akan menjadi koreksi bagi kami. Tidak semua pasien harus dirujuk ke UGD, yang bisa ditangani di puskesmas agar ditangani di puskesmas,” kata Adi Swapatni. Adi Swapatni juga menyampaikan persoalan

yang dihadapi petugas di puskesmas pascaterintegrasinya JKBM ke JKN. “Ada pasien tidak memegang penjaminan, tapi tetap minta pelayanan gratis. Ke puskesmas tidak bawa uang juga ngotot minta pelayanan JKBM (gratis). Inilah masalah yang kami hadapi di lapangan,” jelasnya. Menurutnya, petugas di lapangan tetap berusaha memberikan pelayanan seraya menginformasikan bahwa JKBM sudah diganti dengan JKN, sedangkan warga yang ke puskesmas tidak membawa uang diwajibkan menanda tangani surat utang. Belum resminya RSU Klungkung menyandang predikat RSU tipe B dijawab oleh Kesuma. Menurutnya, masalah yang dihadapi untuk meningkatkan status

RSU ke tipe B terkait SDM terutama kekurangan dokter spesialis dan subspesialis karena ini menyangkut tunjangan insentif. Menurut Jana, raker ini untuk meningkatkan kemitraan komisi III dengan mitra kerjanya, yakni RSU dan Dinas Kesehatan. “Kami sekaligus ingin mengetahui persoalan yang dihadapi SKPD terkait dalam meningkatan pelayanan. DPRD berkepentingan masyarakat mendapat pelayanan yang maksimal,” ungkapnya. Komisi II juga menggelar rapat kerja dengan Dinas PU, sedangkan komisi I rapat dengan Dinas Dukcapil dan Tim Yustisi. Rapat kerja komisi I ditunda, karena menurut Ketua Komisi Komang Suantara yang hadir tidak sesuai undangan. (ad1213)

RAPAT - Rapat kerja Komisi III DPRD Klungkung membahas masalah kesehatan masyarakat.


Jumat Pon, 13 Januari 2017

Motor Pengunjung RS Raib Singaraja (Bali Post) Areal parkir di kawasan rumah sakit di Kota Singaraja belakangan semakin rawan terjadi pencurian sepeda motor. Setelah kendaraan pengunjung di RSUD Buleleng hilang, kini hal serupa terjadi di kawasan parkir Rumah Sakit Umum (RSU) Kertha Usada. Sepeda motor DK 6781 UC milik Made Buda Adnyana (37) warga Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada raib, Rabu (11/1) lalu. Sebelum kejadian, pemilik yang tercatat sebagai mahasiswa itu datang ke RSU Kertha Usada menjenguk keluarganya yang sedang dirawat. Sepeda motor jenis Honda Vario tersebut diparkir dengan kondisi stang terkunci. Tidak ada kecurigaan, Buda memarkir sepeda motor kesayangannya. Ketika akan kembali pulang, sepeda motornya sudah tidak ada di tempatnya. Dia

sempat menanyakan kepada tukang parkir dan berusaha mencari di sekitar lokasi parkir. Tidak ada yang mengetahui siapa mengambil sepeda motor tersebut. Merasa kehilangan, pemilik kendaraan itu kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas AKP Nyoman Suartika, seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya, Kamis (12/1) kemarin membenarkan peristiwa pencurian sepeda motor tersebut. AKP Suartika mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi yang diduga melihat kejadian tersebut. Atas kejadian itu pemilik mengalami kerugian meterial Rp 12 juta. “Benar ada laporan curanmor di parkir RSU Kertha Usada. Kami masih lidik dan warga harap waspada karena curanmor di parkir rumah sakit mulai marak,” tegasnya. (kmb38)

11

BULELENG

”Panyengker” Roboh, SDN 2 Banjarasem Kerap Kebanjiran Singaraja (Bali Post)Proses belajar mengajar di SDN 2 Banjarasem, Kecamatan Seririt sebulan terakhir kerap terganggu menyusul ruang kelas terkepung banjir. Hal itu terjadi pascarobohnya panyengker sekolah saat hujan lebat berlangsung. Supaya tak terus berlanjut, pemkab diharapkan bisa memberikan bantuan.

PD Pasar Tertibkan Pedagang di Jalan Sawo dan Durian Singaraja (Bali Post) Perusahaan Daerah (PD) Pasar sejak dua hari terakhir menertibkan pedagang yang berjualan di bahu Jalan Durian dan Jalan Sawo kawasan Pasar Anyar, Singaraja. Penertiban ini setelah Pelaksana tugas (Plt) Bupati Buleleng Made Gunaja mendapat pengaduan atas pelanggaran lokasi berjualan oleh pedagang. Ratusan pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan tersebut menutup usahanya. Hanya beberapa saja yang berjualan di los pasar lantai dua dan sisanya memilih tidak berjualan karena los di lantai dua lokasinya tidak menguntungkan. Direktur Keuangan PD Pasar Dewa Ketut Anom, Kamis (12/1) kemarin mengatakan pelanggaran lokasi berjualan di bahu jalan itu merupakan persoalan bertahun-tahun dan tidak bisa diatasi dengan cara permanen. Penertiban agar ratusan pedagang menempati los di lantai dua tidak memberikan hasil maksimal. Selama ini pedagang menilai bahwa los di lantai dua tersebut lokasinya tidak menguntungkan. Selain itu, pedagang yang berjualan di bahu jalan itu beberapa diantarnya sudah menyewa los pasar, namun untuk pengembangan usaha pedagang juga berjualan di bahu jalan. Tak pelak dari catatan yang ada, pedagang di bahu jalan tersebut sekitar 400 orang. “Bahu jalan itu dianggap lokasinya strategis, sehingga pedagang mengincar tempat itu untuk berdagang. Sedangkan los pasar di atas seperti tidak

laku. Mulai kemarin (Rabu 11/1-red), kami melakukan penertiban. Ada yang mau berjualan ke atas dan ada yang menutup dagangannya,” katanya. Menurut mantan anggota DPRD Buleleng itu, penertiban harus dilakukan meskipun tidak mampu menyelesaikan persoalan secara permanen. Penertiban ini dilakukan dengan merelokasi pedagang untuk berjualan di los lantai dua. Sedangkan pedagang yang tidak mengindahkan penertiban, petugas keamanan pasar telah menjatuhkan sanksi tegas dengan menyita perlengkapan berjualan. Dari sanksi tegas ini diharapkan pedagang mengerti terkait lokasi berjualan yang diizinkan oleh pemerintah. Di sisi lain, Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja menegaskan PD Pasar sebagai lembaga pengelola pasar dituntut tegas menertibkan pelaku pasar yang tidak mau mengikuti aturan yang ada. Meskipun penertiban belum optimal, kalau dilakukan dengan kontinyu dan diimbangi dengan menyadarkan pedagang yang melanggar, pihaknya optimis pedagang bisa ditampung di los pasar yang sudah dibangun pemerintah. “Setelah saya lihat memang bahu jalan itu semrawut karena dijejali pedagang. PD harus tegas untuk menegakkan aturan main dan kalau semakin sering diingatkan, pedagang akan mengerti juga untuk mau berjualan di lokasi yang sudah disiapkan pemerintah,” ujar Gunaja. (kmb38)

Bali Post/kmb45

CENGKEH - Sejumlah pohon cengkeh terlihat di sepanjang jalan Desa Gesing, Kecamatan Banjar. Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan komoditi yang memiliki harga jual mahal ini kemungkinan tidak bisa panen raya.

Intensitas Hujan Tinggi

Petani Khawatir Produksi Cengkeh Merosot Singaraja (Bali Post)Tingginya intensitas hujan yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Buleleng tak hanya mengakibatkan bunga kopi rontok hingga berujung pada merosotnya produksi. Kondisi serupa juga kemungkinan terjadi pada cengkeh. Hal itu menimbulkan kekhawatiran dari kalangan petani. Perkebunan cengkeh salah satunya banyak berada di Desa Gesing, Kecamatan Banjar. Perbekel setempat, I Nyoman Sanjaya belum lama ini mengungkapkan komoditi itu sudah menjadi sumber penghasilan sebagian besar masyarakat. Harganya yang terbilang mahal menjadi salah satu alasan untuk dipertahankan. Namun, musim ini

hasil panennya dikhawatirkan tidak seperti tahun lalu yang sangat berlimpah. “Curah hujan cukup tinggi. Itu menyebabkan pohon hanya tumbuh tunas dan jadi daun saja. Petani ada rasa khawatir hasil panen musim ini tak seperti dulu,” katanya. Hal serupa juga dirasakan Putu Dedi, petani di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar. “Rasanya panen musim ini lebih lesu dari waktu sebelumnya. Yang keluar bukan buah, tapi daun,” katanya, Kamis (12/1) kemarin. Hujan, kata dia memang perlu untuk pertanian, khususnya cengkeh. Akan tetapi itu harus seimbang dengan musim kemarau. Dengan itu peluang untuk tumbuh bunga akan semakin besar. (kmb45)

Bali Post/kmb45

ROBOH - Panyengker SDN 2 Banjarasem roboh beberapa waktu lalu. Hal tersebut mengakibatkan air masuk dan menggenangi ruang belajar.

Bendung Jebol di Banjarasem

Perbaikan Diusulkan pada APBD Perubahan Singaraja (Bali Post)Bendung di Sungai Banyuraras Desa Banjarasem, Kecamatan seririt yang jebol hingga mengakibatkan nihilnya aliran air ke saluran irigasi Subak/Desa Kalisada sudah diketahui Pemkab Buleleng. Akan tetapi, upaya perbaikannya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Alasannya karena itu terjadi setelah APBD induk 2017 ditetapkan. Perbaikan nantinya akan diusulkan pada APBD perubahan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang I Ketut Suparta Wijaya, Kamis (12/1) kemarin menjelaskan laporan bendung jebol tersebut sudah diterima pihaknya sesaat setelah kejadian. Itu sudah langsung ditindaklanjuti dengan pemantauan ke lokasi. Diakui ukuran jebol cukup panjang dan mengakibatkan air ke saluran irigasi nihil. Menyikapi persoalan itu, pihaknya akan melakukan perbaikan. Hanya saja tidak dalam waktu dekat ini. “Untuk perbaikan kalau menggunakan anggaran induk tidak bisa karena sudah ditetapkan sebelumnya. Nanti akan kami usulkan pada anggaran perubahan,” jelasnya. Jika dilihat dari sisi perencanaan, kata dia nantinya bendung itu akan direkontruksi, dalam artian pembangunannya akan dimulai dari awal. Anggaran yang dihabiskan diperkirakan sekitar Rp 500 juta. Karena ada mekanisme yang harus dilalui, petani yang terkena dampak dimohon untuk bersabar

menunggu perbaikan itu. Sementara itu, Perbekel Kalisada Nyoman Bagiarta mengatakan pascabendung itu jebol, aliran air ke saluran irigasi nihil. Hal tersebut tidak hanya menyebabkan terjadinya gagal tanam di Subak Kalisada, tetapi juga subak lainnya. Jumlah yang terdampak mencapai ratusan hektare. “Karena seperti itu, satu musim ini petani gagal tanam,” jelasnya. Lanjut dia, supaya bisa mengairi sawah petani biasanya juga memanfaatkan air dari saluran irigasi Subak Pangkung Kunyit, Desa Banjarasem. Akan tetapi pada musim tanam ini tidak memungkinkan karena saluran irigasi itu tertimbun material galian C yang mengakibatkan air tak bisa mengalir secara lancar. “Air dari sana biasanya sangat membantu. Tapi

karena tertutup material, jadinya aliran air terganggu,” katanya. Supaya aktivitas bertani tetap berjalan, Bagiarta menyebutkan sejumlah petani mengolah tanah menggunakan air sumur. Karena menggunakan mesin, biaya yang dikeluarkannya menjadi lebih besar. Demikian juga dengan komoditi yang bisa dibudidayakan hanya terbatas pada jagung maupun kacang. Menyikapi itu, perbaikan bendung diharapkan bisa dilakukan secepatnya, meskipun masih sifatnya darurat. Hal ini penting untuk mengejar masa tanam pada April mendatang. Seperti yang diberitakan sebelumnya, bendung yang dibangun sekitar tahun 2006 itu jebol pertengahan Desember 2016, tepat saat terjadinya hujan lebat. (kmb45)

Bali Post/kmb45

JEBOL - Bendung di sungai Banyuraras yang jebol hingga menyebabkan aliran air ke saluran irigasi nihil. Perbaikannya baru diusulkan pada APBD perubahan.

Sentana Dalem Tarukan Bhatara Dewa Gede Muter Menggelar Karya ”Ngenteg Linggih” Singaraja (Bali Post)Sentana Dalem Tarukan Bhatara Dewa Gede Muter di Banjar Dinas Dawan, Desa Kalianget, Kecamatan Seririt melaksanakan Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih di Pura Dadia Jeroankuri, Kamis (12/1) kemarin. Upacara tersebut sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang selama ini telah memberikan keselamatan. Manggala Karya Jro Mangku Gde I Putu Sukita, mengungkapkan upacara ini merupakan tindaklanjut dari tuntasnya pembangunan pura dadia yang secara bertahap dilaksanakan sejak

2014. Prosesi karya diawali dengan macaru dan nanceb tetaring pada Buda Kliwon Ugu, 21 Desember 2016. Selanjutnya pada Sukra Umanis Kelawu, 6 Januari dilakukan negem dewasa, macaru, metpet, ngalinggihinang maguru dadi, Sang Hyang Tapini dan Sang Hyang Rare Angon. “Tanggal 9 Januari macaru Rsi Gana, Manca Kelud. Tanggal 10 Januari mendak tirta dan 11 Januari Nyurud Ayu dan metatah. Hari ini (kemarin-red) baru acara puncak. Secara keseluruhan upacara di-puput lima sulinggih,” jelasnya. Setelah puncak karya,

Suara Buleleng Alih Fungsi Lahan Jalan Singaraja-Denpasar yang sering dilanda tanah longsor, terutama saat musim penghujan. Mohon ke depannya agar bisa diminimalisir sehingga pengguna jalan tak merasa was-was melintas di jalur itu. Salah satunya dengan menekan praktik alih fungsi lahan yang marak pada kawasan atas di jalur tersebut. Astawa, Singaraja

Berdasarkan pantauan, Kamis (12/1) kemarin, panyengker sekolah yang berlokasi di Dusun Yehanakan ini roboh di sisi barat. Panjangnya sekitar 40 meter dengan tinggi dua meter. Pegawai Tata Usaha sekolah setempat, Putu Adi Sanjaya mengungkapkan kejadian itu berlangsung pada 5 Desember 2016, sekitar pukul 20.00 Wita saat hujan lebat. Saat itu air dari kawasan pegunungan mengalir cukup deras. “Saat itu air mengalir sangat deras. Panyengker turut terhantam dan akhirnya roboh,” terangnya. Kondisi demikian, kata dia mengakibatkan air bercampur lumpur langsung masuk ke sekolah dan menggenangi ruangan. Hal ini terus terjadi setiap turun hujan lebat. Imbasnya, proses belajar mengajar 230 siswa menjadi terganggu, bahkan beberapa kali tidak berjalan. Selain itu, beberapa arsip penting milik sekolah juga turut terendam dan rusak. “Setiap hujan pasti air masuk ke sekolah. Semua ruangan tergenang. Waktu ini tiga hari tidak belajar,” ujarnya. Klian Yehanakan, I Nengah Sri-

Bali Post/kmb45

KARYA - Prosesi Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih Pura Dadia Jeroankuri, Kamis (12/1) kemarin.

upacara akan dilanjutkan dengan Panganyar. Itu akan berlangsung, Jumat (13/1) hari ini. Sementara untuk pangelemek, nyegara gunung, sida karya, pamutus karya dan nyineb akan berlangsung, Sabtu (14/1) besok. Dilaksanakannya upacara ini menurutnya sebagai salah satu wujud bhakti Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena telah memberikan keselamatan dan kesejahteraan kepada umatnya. “Ini sebagai wujud bhakti kami. Mudah-mudahan ke depan keselamatan terus kami dapatkan. Begitu juga dengan umat Hindu lainnya,” katanya. Pangempon pura tersebut, kata Sukita hanya 10 KK. Guna menyelesaikan pembangunan, pihaknya juga mendapat dukungan dari pasemetonan Dalem Tarukan seluruh Bali. “Sampai bisa seperti ini karena dukungan semeton,” imbuhnya. Sementara itu, Bendesa Pura Puri Agung Dalem Tarukan Pejeng Gianyar yang hadir pada upacara itu mengaku sangat mengapresiasi atas pembangunan pura tersebut. Melalui itu, diharapkan ke depannya kehidupan krama semakin baik dan selalu mendapat kesejahteraan. (kmb45)

dana mengatakan kejadian itu sudah disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dan sudah ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan. Diharapkan, langkah perbaikan bisa segera dilakukan supaya proses belajar mengajar bisa berjalan normal. “Kami berharap itu bisa mendapat program perbaikan. Kasian anak-anak saat hujan. Ruang kelas sering tergenang,” ucapnya. Sementara Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Made Subur mengaku sudah menerima laporan tersebut. Penanganan sementara menurutnya bisa dilakukan dengan pembuatan tanggul dari karung pasir. Dengan cara itu air yang masuk ke sekolah menjadi lebih kecil. “Nanti ini akan dikoordinasikan dengan warga biar bisa gotong royong,” katanya. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Made Astika mengaku belum menerima laporan kejadian itu. Sebagai tindaklanjut, pihaknya akan segera meninjau ke lapangan. “Untuk laporan belum kami terima. Itu akan kami tinjau,” pungkasnya. (kmb45)

PILKADA

Bali Post/kmb38

MOHON RESTU - Calon Bupati jalur perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan menemui mantan Bupati Buleleng Putu Bagiada di kediamannya di Dusun Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, Kamis (12/1) kemarin.

Sukrawan Temui Mantan Bupati Putu Bagiada Singaraja (Bali Post) Pendekatan dengan tokoh masyarakat atau mantan pejabat dilakukan oleh pasangan calon Bupati Buleleng nomor urut satu Dewa Nyoman Sukrawan. Secara mengejutkan, Kamis (12/1) kemarin Sukrawan menemui mantan bupati Putu Bagiada di kediamannya di Dusun Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Putu Bagiada sempat memimpin Buleleng dua periode. Setidaknya pengalaman mengelola birokrasi dan pemerintahan sepuluh tahun itu dijadikan pertimbangan oleh Sukrawan untuk memohon restu dan petuah. Pertemuan antara Sukrawan dan Bagiada berlangsung tertutup di salah satu ruangan. Dalam pertemuan itu Sukrawan ditemani tim pemenangannya Ocha Wardana. Sementara Putu Bagiada didampingi putranya Gede Ariyadi yang juga sempat mencalonkan diri menjadi calon wakil bupati pada pilkada lalu melalui Partai Golkar. Usai pertemuan, Putu Bagiada mengatakan setelah lengser dari kursi bupati pihaknya memilih istirahat dan pensiun dari dunia politik.

Meski demikian, dia tidak melarang siapapun pihak atau bahkan kandidat bupati dan wakil bupati yang datang menemuinya akan diterima dengan baik dan dihormati. Di sisi lain Putu Bagiada mengajak seluruh masyarakat, tokoh politik, dan para kandidat yang bertarung agar mengikuti pilkada dengan cara-cara demokratis dan menawarkan program, visi, dan misi dengan elegan. Dengan demikian, situasi Buleleng yang sudah kondusif seperti sekarang tetap terjaga, sehingga tidak merugikan kepentingan masyarakat umum. Sementara itu, Dewa Nyoman Sukrawan mengatakan sosok mantan bupati Putu Bagiada harus dihormati. Petuah dan pengalaman memimpin daerah selama sepuluh tahun itu sangat penting untuk diadopsi dan dijadikan panutan dalam menyempurnakan visi, misi, dan program yang saat ini gencar disosialisasikan melalui masa kampanye. Bahkan Sukrawan berjanji akan melanjutkan kembali program yang sempat dijalankan mantan Bupati Putu Bagiada setelah pihaknya terpilih menjadi Bupati Buleleng. (kmb38)


JEMBRANA

12

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Dihentikan Tahun 2014

Legalitas Penggunaan Dana PNPM Dipertanyakan Negara (Bali Post) Legalitas penggunaan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) kini dipertanyakan DPRD Jembrana. Sebab, program tersebut telah dihentikan pada tahun 2014 lalu. Akan tetapi, saat ini masih ada dana bergulir untuk simpan pinjam di tiap kecamatan yang jumlahnya hingga miliaran rupiah.

Bali Post/olo

TERBAKAR – Kondisi rumah I Nyoman Tangkeb alias Pan Dani di Nusasari yang ludes terbakar, Kamis (12/1) kemarin.

Rumah Petani Ludes Terbakar

Negara (Bali Post) – Warga di sekitar Banjar Nusasari Kaja, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Kamis (12/1) kemarin, digegerkan dengan insiden kebakaran rumah. Rumah milik I Nyoman Tangkeb (60) alias Pan Dani, ludes dilalap si jago merah. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, dugaan sementara karena adanya korsleting listrik. Dari informasi yang dihimpun kemarin, saat kebakaran terjadi, korban yang bekerja sebagai petani ini baru usai mandi. Tiba-tiba, ia melihat api di bagian atas bangunan. Api muncul sekitar pukul 08.00 Wita. Begitu masuk

ke kamar tidur, ia melihat kobaran api di atas plafon. Sementara, kakak korban, I Wayan Katon (67), juga melihat api sudah menjalar di atap bangunan. Mengetahui hal itu, mereka pun berteriak minta pertolongan warga sekitar. Tak berselang, sejumlah warga berduyun-duyun mendatangi lokasi dan membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Begitu juga pihak pemadam kebakaran langsung turun ke lokasi dan menyemprotkan api ke titik api. Akhirnya, api berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian. Perbekel Nusasari, I Wayan Ardana membenar-

kan adanya kebakaran rumah warga itu. Ia mengatakan apinya sudah berhasil dipadamkan dan polisi masih menyelidiki penyebabnya. Sementara, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak A. Sooai menerangkan pihaknya belum berani memastikan penyebabnya. “Masih dalam penyelidikan,” katanya. Selain itu, ia juga belum dapat memperkirakan kerugian material yang diderita korban. Dari informasi sejumlah barang berharga seperti sertifikat tanah, buku tabungan, surat-surat sepeda motor, perhiasan dan barang elektronik ludes terbakar. (kmb26)

Bali Post/kmb

DIKUKUHKAN - Tim Saber Pungli Jembrana yang dikukuhkan Bupati Jembrana I Putu Artha, Kamis (12/1) kemarin.

Dikukuhkan, Tim Saber Pungli Diminta Bekerja Profesional Negara (Bali Post) Pengukuhan Tim Sapu Bersih (Saber) pungutan liar (pungli) telah dilakukan Bupati Jembrana Putu Artha, Kamis (12/1) kemarin. Dengan dikukuhkannya tim ini, sejumlah warga berharap mereka mesti bekerja dengan profesional. Artinya, instansi yang tergabung dalam tim tersebut lebih dulu dibersihkan, baru keluar. Bupati Artha mengatakan pihaknya menyambut baik terbentuknya tim saber pungli ini. Dibentuknya tim ini tentunya untuk menyapu bersih para pejabat yang berani melakukan tindakan menyimpang, salah satunya korupsi. Sebab, masyarakat menginginkan para pejabat harus bersih dari pungli. Selain itu, pejabat harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menjelaskan, unit Satgas Saber Pungli ini sebagai kontrol dan transparansi kinerja bagi pejabat serta mampu menjadi jembatan masyarakat terhadap berbagai keluhan. Tim saber pungli diharapkan dapat memberikan pemahaman sebagai pelayanan masyarakat. Langkah awal yang perlu dilakukan tim saber, katanya, sosialisasi kepada masyarakat untuk menyampaikan maksud dan tujuan dari tim ini. “Jadi, bukan untuk men-

Pembetulan Dalam berita berjudul “Ribuan Warga Miskin Belum Terima JKN-KIS”, pada Kamis (12/1), terjadi kesalahan penulisan dalam keterangan foto. Tertulis BPJS Kesehatan, seharusnya BPJS Ketenagakerjaan.

cari-cari kesalahan. Tim ini diharapkan bisa memberikan warning kepada aparatur pemerintahan agar bekerja hati-hati dan memberikan pelayanan terbaik dan maksimal,” jelas Bupati Artha. Pihaknya juga berharap tim bekerja tidak ada ewuh pakewuh. Terkait anggaran, kata Bupati, tim ini disiapkan dalam APBD namun tidak terlalu besar dan sifatnya insidentil. Ketua Pelaksana Tim Saber Pungli Kompol Wimboko mengatakan pihaknya akan segera melakukan sosialisasi. Pihaknya berharap dengan adanya tim ini dan tentunya akan melakukan operasi, maka bisa meminimalisasi tindak pungli. Kemudian dilanjutkan penindakan berbasis laporan masyarakat dengan memanfaatkan

teknologi. Sejauh ini, kata Wimboko, keluhan masyarakat terkait pelayanan dan pungli masih nihil. Tidak menutup kemungkinan ada laporan, namun tidak tahu ke mana harus melapor. “Nanti kita akan buat website dan SMS center terkait pungli. Kami berharap dengan ini pelayanan publik sesuai SOP bisa terlaksana dengan baik,” harapnya. Sementara, Dwi Nursasari, salah satu warga Jembrana meminta tim saber pungli ini harus bekerja secara profesional. Selanjutnya, Tutwi warga lainnya mengaku dirinya memang menunggu tim ini dibentuk. “Saya kerap melihat masih ada pungli di sejumlah pelayanan. Ini yang harus diawasi,” katanya. (kmb)

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jembrana, I Nyoman Sutengsu Kusumayasa, Kamis (12/1) kemarin mengatakan dengan berakhirnya PNPM sejak 2014 lalu, maka penggunaan dana yang masih bergulir belum ada legalitasnya. Mestinya semua kegiatan yang berhubungan dengan dana bersumber dari uang negara harus ada payung hukumnya. Untuk itu, pihak Dewan mendorong supaya penggunaan dana ini agar dipayungi Peraturan Daerah (Perda). Belum adanya payung hukum tersebut, tentu anggaran akan mengendap di kecamatan. Dikhawatirkan, jika terlalu lama mengendap, maka akan muncul penyalahgunaan dana. Padahal anggaran itu awalnya ditujukan untuk mengentaskan kemiskinan dan sasaran utama warga miskin. Ia menerangkan, ketika ada payung hukumnya, maka penggunaan anggaran pascaprogram dihentikan menjadi jelas. Dari tiga kegiatan

(proyek fisik, sosial dan program simpan pinjam) yang sudah dihentikan adalah proyek fisik dan sosial. Sedangkan simpan pinjam masih berjalan. Pihaknya sempat berkonsultasi dengan pusat dan disarankan dana PNPM itu diserahkan ke masingmasing daerah. Tetapi harus dengan payung hukum yang jelas untuk penggunaan selanjutnya. Sejatinya, sebelum program ini berakhir, legislatif juga sudah memberikan saran melalui pemandangan umum Fraksi terkait hal tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada respons dari eksekutif. Komisi B juga akan memetakan dana yang mengendap di masing-masing kecamatan. Selanjutnya agar bisa dikelola secara legal dan bisa dijadikan untuk pendirian Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pemerintah Daerah. Anggota DPRD Jembrana I Ketut Sadwi Darmawan juga sependapat dengan Kusumayasa. Bahkan ia mengkha-

watikan ada penyimpangan. Dana yang awalnya untuk masyarakat miskin dan nilai pinjamannya dibatasi hanya

Rp 20 juta, bisa dipinjamkan ke satu orang hingga Rp 500 juta. Hal ini menurutnya keluar dari tujuan yang awalnya untuk masyarakat miskin. Ketika tidak ada yang mengontrol dikhawatirkan itu bisa terjadi. Karena itu, diperlukan payung hukum berupa Perda untuk memastikan dana itu digunakan dengan legal. (kmb26)

I Nyoman S. Kusumayasa

Bali Post/olo

Terekam CCTV, Pembobol Brankas Toko SWT Dibekuk Negara (Bali Post) – Jajaran Satuan Reskrim Polres Jembrana berhasil mengungkap kasus pembobolan brankas di Toko SWT di Dangintukadaya, Kecamatan Negara, Rabu (11/1) sore. Setelah beberapa jam melakukan penyelidikan, pelaku pencurian berinisial MIH (22) asal Tegalbadeng Barat dibekuk tanpa melakukan perlawanan. Ternyata, pelaku ini merupakan karyawan setempat. Penyidik pun telah menjebloskan pelaku ke sel tahanan Polres Jembrana. Tertangkapnya pelaku ini berdasarkan hasil rekaman CCTV di toko tersebut. Saat beraksi, pelaku terekam jelas di CCTV, sehingga ia tidak bisa mengelak. Sebelumnya, pelaku kerja malam dan berangkat dari rumah pukul 22.30 Wita. Ia bekerja seperti biasa. Dalam rekaman CCTV tampak pelaku mengambil kunci brankas di meja kasir sebelah kanan sekitar pukul 00.30 Wita. Beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 03.00 Wita, pelaku masuk ke ruang brankas. Ia langsung membuka brankas itu dengan menggunakan kunci yang diambil di meja kasir. Pelaku pun dengan mudah mengambil uang sebanyak Rp 7 juta di brankas tersebut. Uang itu dimasukkan ke kantong celananya dan kembali ke kasir untuk mengembalikan kunci brankas. Rupanya, selain di brankas, pelaku juga mengambil uang penjualan di meja kasir sebanyak Rp 250 ribu. Setelah mengambil uang itu, pelaku mendahului pulang. Ia beralasan kepada rekan kerjanya untuk menjemput temannya yang disebut-sebut ban motornya pecah. Begitu pulang ke rumahnya, pelaku yang baru dua bulan bekerja di toko itu langsung berkemas-kemas. Keesokan harinya, pelaku langsung pergi membeli HP

dan topi warna merah abuabu serta kartu perdana. Ia tidak langsung pulang, tetapi ia justru menginap di Hotel SA di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara untuk menghilangkan jejak. Akan tetapi, polisi yang telah mengantongi identitas pelaku langsung melakukan pengejaran. Beberapa jam setelah mencuri itu, pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak A. Sooai seizin Kapolres Jembrana, Kamis (12/1) kemarin membenarkan penangkapan pelaku pencurian di Toko SWT tersebut. Pelaku dibekuk di toko swalayan sekitar Baler Bale Agung, Kecamatan Negara saat sedang nongkrong mencari jaringan internet. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa barang-barang yang telah dibelinya dengan menggunakan uang hasil curiannya tersebut.

Tak hanya itu, sepeda motor Honda Scoopy DK 2668 ZS yang digunakan pelaku ke toko juga turut diamankan. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku nekat membobol brankas lantaran dendam dengan staf toko lainnya

yang bertugas di bagian keuangan. Sebab, pelaku sering dimarahi. Ditambahkan Kasat Reskrim atas perbuatannya ini pelaku dijerat dengan pasal 362 dan atau 374 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (kmb26)

Bali Post/olo

TUNJUKKAN BB – Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai menunjukkan pelaku dan barang bukti (BB) yang diamankan dari pelaku pencurian di toko SWT Dangintukadaya.


Jumat Pon, 13 Januari 2017

KARANGASEM

13

Lebih Selektif MANAJEMEN PDAM Karangasem yang baru, kini lebih selektif dalam melayani permintaan sambungan baru pelanggan. Ini berkaitan dengan sumber debit air yang terbatas dan menjaga keseimbangan pelayanan di delapan kecamatan. Sehingga, tidak ada daftar tunggu sampai ribuan selama bertahuntahun. “Kalau ada permintaan sambungan baru, kami akan langsung lihat dulu, tempatnya memungkinkan atau tidak. Jadi, lebih selektif. Tidak ditumpuk sampai jumlahnya ribuan tanpa kepastian,” kata Bali Post/gik Direktur PDAM KarangasMade Singarsi em I Gusti Made Singarsi, Kamis (12/1) kemarin. Dia mengatakan, dengan debit air dan jangkauan pelayanan PDAM Karangasem saat ini masih ada peluang sambungan baru bagi pelanggan hingga sebanyak 1.500 sambungan baru. Satu permintaan sambungan baru, biayanya mencapai Rp 2 juta. Sementara, khusus untuk permintaan sambungan baru pelanggan dalam program MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), setengah dari biaya sambungan baru reguler, sekitar Rp 900 ribu. Dengan sistem yang lebih selektif dalam menentukan sambungan baru pelanggan, otomatis pihaknya tak akan berpatokan lagi pada daftar tunggu permintaan sambungan baru yang menumpuk hingga ribuan, sebelum dirinya menjabat Direktur PDAM Karangasem. Selain lebih selektif, sumber-sumber mata air yang dikelola PDAM Karangasem juga terus dimaksimalkan. Sebab, sumber-sumber mata air yang dikelola masih memungkinkan digenjot lagi dari yang sudah didistribusikan ke pelanggan sekarang. Sehingga, layanan air PDAM Karangasem tak macet total sampai berbulan-bulan ketika terjadi gangguan di satu titik, seperti yang pernah terjadi pada era PDAM Karangasem sebelumnya. “Proses monitoring juga kami lakukan secara rutin. Sehingga, kami tahu persis bagaimana kondisi setiap sumber mata air yang kami kelola,” tegasnya. (gik)

Jaringan Komputer Krodit

PDAM Karangasem Bebaskan Denda Amlapura (Bali Post) PDAM Karangasem sepertinya tidak bisa lepas dari masalah. Ketika sekarang distribusi air ke pelanggan relatif lancar, perusahaan pelat merah itu dirundung persoalan pada teknis pengadministrasian. Sejak sepekan terakhir, pelayanan pembayaran tagihan tersendat karena jaringan komputer krodit. “Ada kerusakan sistem sejak 5 Januari lalu. Bagian kasir tak bisa memberi pelayanan optimal karena masalah pada jaringan komputer,” kata Direktur Gusti Made Singarsi saat dimintai konfirmasi, Kamis (12/1) kemarin. Pihaknya mengaku sedang berusaha menangani permasalahan teknis tersebut dan sejauh ini prosesnya masih berlangsung. Untuk pelayanan, menurut dia, pencatatan pembayaran rekening bulanan untuk Desember terpaksa dilakukan dengan sistem manual. Singarsi belum bisa memastikan kapan perbaikan sistem komputer itu bisa diatasi. Pihaknya hanya berharap proses pelayanan sudah bisa normal dalam satu minggu ke depan. “Perbaikan kita genjot, targetnya minggu depan sudah oke,” ujarnya. Pria asal Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem itu tak memungkiri gangguan sistem komputer tersebut berpotensi menimbulkan penumpukan antrean pelayanan yang dapat berdampak pada keterlambatan pembayaran rekening oleh pelanggan. Menyikapi potensi tersebut, Singarsi mengaku sudah punya formula jitu untuk meminimalisasi komplain. Caranya dengan membebaskan biaya denda bagi pelanggan yang melakukan pembayaran rekening melewati batas akhir pembayaran tanggal 20 tiap bulannya. Tapi, pembebasan biaya denda yang besarnya Rp 5.000 per keterlambatan hanya berlaku untuk pemakaian Desember 2016 yang pembayarannya dilakukan Januari 2017. “Kendala teknis ini sudah kita sosialisasikan kepada para pelanggan. Kita berharap masyarakat bisa maklum,” tegasnya. (kmb)

Telepon Penting KARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 Polsektif Karangasem 0363 Polsek Kota 0363 Polsek Manggis 0363 Polsek Rendang 0363 Polsek Selat 0363 Polsek Abang 0363 Polsek Kubu 0363 Polsek Sidemen 0363 Polsek Bebandem 0363 Polsek Candidasa 0363 Polsek KP3 Padangbai 0363 Radio Suara Widya

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21791 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254 41668 21288 21483

Bali Post/kmb

LENGANG - Deretan kursi di RSUD Karangasem nampak lengang. Kondisi demikian, lain dari biasanya yang selalu penuh dengan pasien dan keluarga pasien.

Pascapemberlakuan JKN

RSUD Karangasem Lengang Amlapura (Bali Post) Situasi yang tidak biasa terjadi di RSUD Karangasem pascapemberlakuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Poli kesehatan yang biasanya dijubeli pasien, sejak 1 Januari menjadi lengang. Peningkatan terlihat terjadi Kamis (12/1) kemarin, namun jumlahnya masih jauh dari rata-rata tingkat kunjungan ketika masih berlakunya program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Humas RSUD Karangasem Sang Ayu Damayanti mengatakan, penurunan

pasien tidak hanya pada pasien yang melakukan pemeriksaan melalui poli, tapi juga pasien yang masuk rawat inap. Penurunan mencapai 60 persen yang sangat terasa pada minggu pertama pemberlakukan JKN. Saat itu, kunjungan pesien melalui pemeriksaan poli hanya 30 orang. Jauh di bawah ketika masih berlakunya JKBM yang mencapai 120 orang per hari. “Ketika masih ada JKBM, dalam satu hari bahkan bisa 200 pasien,” jelasnya. Banyak pihak meyakini menurunnya kunjungan

pasien ke RSUD Amlapura sebagai dampak dari penerapan program JKN. Pasalnya, program tersebut tidak mengakomodir semua warga miskin yang sebelumnya berobat menggunakan fasilitas JKBM. Dari 494.038 jiwa penduduk Karangasem, sebanyak 111.922 jiwa praktis tanpa perlindungan jaminan kesehatan dari pemerintah. Kamis kemarin, menurut Damayanti, terlihat ada peningkatan kunjungan sekaligus pelayanan di pemeriksaan poli, mencapai 80 orang. Jumlah itu merupakan yang tertinggi sejak ber-

lakunya JKN per 1 Januari lalu. Dikatakan, sejak awal Januari banyak masyarakat yang gagal memeriksakan kesehatannya ke rumah sakit. Itu dikarenakan kartu JKBM yang mereka bawa sudah tidak berlaku lagi. Diakui banyak masyarakat yang kecewa atas penerapan regulasi baru tersebut, namun pihak RSUD Karangasem tidak bisa berbuat banyak. Penerapan aturan baru itu, lanjut Damayanti, membuat pihak rumah sakit tidak bisa memberikan pelayanan seperti sebelum-

nya. Ketika JKBM masih berlaku, semua pasien akan langsung mendapat pelayanan untuk yang harus rawat inap mendapatkan standar perawatan di ruang kelas III. Namun, dengan regulasi yang baru, pelayanan baru bisa dilakukan ketika pasien terdaftar sebagai penerima program JKN atau langsung menjadi pasien umum tanpa menggunakan surat jaminan dari pemerintah. “Kekecewaan yang dirasakan masyarakat sahsah saja. Tapi, kami di sini tidak bisa berbuat banyak,” pungkasnya. (kmb)

Kasus Kuburan Pribadi di Desa Ujung Hyang

Belum Dibongkar, Bupati Layangkan Surat Peringatan Amlapura (Bali Post)-

Persoalan kuburan pribadi di Desa Ujung Hyang, Karangasem, ternyata belum juga usai. Perintah langsung dari Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri untuk membongkarnya melalui surat tertanggal 1 November tahun lalu, nyatanya belum dilaksanakan. Guna menindaklanjuti masalah ini, Bupati Mas Sumatri kembali bersurat kepada pemiliknya untuk segera membongkarnya. Dihubungi Kamis (12/1) kemarin, Kepala Kesbangpolinmas Karangasem Ida Bagus Suastika membenarkan masih ada pemilik lahan yang belum menindaklanjuti surat bupati sebelumnya. Pada surat Bupati Karangasem Nomor 300/1415/KBPPM/ Setda tertanggal 1 November 2016 lalu, perihal penegasan keberadaan kuburan pribadi itu, Bupati sudah menyatakan sikap tegas terhadap warga pemiliknya, antara lain H. Syafuddin dan Hj. Elvia Fatimah, H. Abdul Kadir, Badrun dan Zainudin. Pada surat tersebut sudah ditegaskan pada poin tiga agar kuburan tersebut segera

dipindahkan ke tempat pemakaman umum di wilayah Desa Adat Ujung Hyang atau tempat pemakaman umum yang sudah ditentukan. Poin empat surat itu kembali dipertegas, agar kuburan itu sudah dipindahkan ke tempat lain paling lambat akhir tahun 2016. Tetapi, pada kenyataannya masih ada dua warga yang tak mematuhi perintah surat tersebut. “Masih ada dua warga yang belum mematuhinya, yakni H. Abdul Kadir dan Badrun. Saya dengar lahan yang dijadikan kuburan itu sudah diwakafkan, tapi persisnya saya juga belum tahun alasannya,” kata Ida Bagus Suastika.

Suastika mengaku belum mengetahui alasannya, kenapa keduanya belum mau mematuhi penegasan Bupati Karangasem. Oleh karena itu, Suastika menegaskan Bupati Mas Sumatri sudah kembali melayangkan surat peringatan per 11 Januari 2017. Dia mengaku, kini tinggal menunggu respons dari pihak yang bersangkutan. Kalau surat peringatan itu tetap juga tidak ditindaklanjuti, Suastika menegaskan Pemkab Karangasem akan mengambil tindakan tegas dengan melakukan pemindahan untuk mengakhiri polemik ini, sehingga tidak terus berlarut-larut.

Dihubungi terpisah, Ketua MUI Karangasem H. Mursyid juga mengaku sudah menerima tembusan surat Bupati Karangasem. Tetapi, dia sendiri juga tidak tahu, alasan keduanya belum menindaklajuti surat dari Bupati Karangasem sebelumnya. Ditanya tindak lanjut MUI Karangasem setelah menerima surat tersebut, dia sendiri juga mengaku bingung dan belum bisa mengambil sikap apa-apa dulu. Disinggung adanya informasi bahwa H. Abdul Kadir dan Badrun sudah mewakafkan tanahnya di Desa Adat Ujung Hyang, dia juga kurang tahu. “Setahu saya, Abdul Kadir memang sudah mewakafkan tanahnya di sana. Tetapi, kalau Badrun, sepertinya belum,” katanya. Seperti diberitakan, pengalaman buruk perihal penguburan mayat umat muslim di Desa Adat Ujung Hyang,

kembali terulang 16 Mei lalu. Pihak desa adat setempat tak mengizinkan proses penguburan mayat dilakukan di sebuah lahan milik perseorangan, melainkan harus di kuburan umum umat Islam yang sudah ada. Bendesa Adat Ujung Hyang I Gusti Bagus Suteja saat itu mengatakan, persoalan ini dipicu masalah lama yang belum diselesaikan. Ada lahan pribadi di wilayah desa adat setempat yang dimanfaatkan sebagai kuburan, di luar kuburan umum umat Islam yang sudah ada di desa itu. Sejak masalah terakhir itu terjadi, akhirnya terus dilakukan mediasi oleh pemerintah daerah. Hasilnya, munculah surat Bupati Karangasem di atas, yang menegaskan bahwa kuburan pribadi itu harus segera dibongkar sampai batas waktu akhir tahun 2016. (kmb31)

Ratusan Polisi Ikut Donor

Hanya Terkumpul 58 Kantong Darah

Bali Post/kmb

DONOR DARAH - Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso saat mendonorkan darahnya pada kegiatan donor darah di Aula Wira Satya Polres Karangasem.

Amlapura (Bali Post)Keinginan terlibat dalam aksi kemanusiaan tinggi, namun apa daya kondisi fisik tak memungkinkan. Itulah kira-kira yang dialami sebagian besar anggota Polres Karangasem dalam aksi donor darah, Kamis (12/1) kemarin. Dari ratusan polisi yang melakukan pemeriksaan medis, ternyata hanya 58 orang yang dinyatakan lolos sebagai pendonor. “Cukup banyak anggota yang siap mendonor. Di akhir kegiatan, hanya terkumpul 58 kantong darah,” kata Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso yang juga ikut menjadi pendonor. Bakti sosial donor darah tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan tahun kedua December Twenty Nine (DTN) 439 Nusantara Polres Karangasem. Kantung-kantung darah yang terkumpul dalam kegiatan

di Aula Wira Satya Polres Karangasem selanjutnya diserahkan kepada PMI Cabang Karangasem. Kegagalan sejumlah anggota polisi untuk menyumbangkan darahnya disebabkan faktor klasik. Rata-rata anggota polisi yang gagal itu karena persoalan tekanan darah. Ada yang tekanan darahnya tinggi, ada yang rendah. Kapolres Sugeng Sudarsa mengatakan, aksi donor darah juga sebagai aktualisasi dari program Panca Ber yang dilaksanakan jajaran Polres Karangasem, yakni Berbakat yaitu bersama membantu masyarakat. Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, pihaknya berharap polisi akan makin dekat dengan masyarakat. “Setetes darah sangat berarti bagi yang membutuhkan. Ya, ini bagian dari aksi kemanusiaan Polres Karangasem,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris PMI Cabang Karangasem I Gede Redita mengatakan, darah yang terkumpul dari aksi donor darah seperti yang digelar Polres Karangasem nantinya akan diperiksa di laboratorium. Selanjutnya, hanya darah yang kategori sehat yang disimpan di bank darah. Secara umum, menurut dia, stok darah di bank darah PMI Karangasem masih dalam kategori aman kendati permintaan darah utamanya dari RSUD Karangasem relatif tinggi. Tersedianya stok darah yang cukup, berkat tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah. “Untuk golongan darah tertentu, kita memang sudah punya daftar pendonor yang bisa kita panggil jika dibutuhkan. Aksi donor darah massal sangat membantu kita dalam penyediaan darah untuk rumah sakit,” tegasnya. (kmb)


TABANAN

14

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Tulang Belulang Terkubur 15 Tahun Polres akan Selidiki

Tabanan (Bali Post) – Tulang belulang yang ditemukan buruh bangunan ketika menggali lubang septic tank di Banjar Lebah, Desa Dajan Peken, Tabanan, Selasa (10/1) lalu ternyata telah terkubur selama 15 tahun. Ini berdasarkan keterangan dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H., Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar. Kerangka tersebut merupakan kerangka manusia berjenis kelamin laki-laki yang panjang badannya 145-152 cm. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Rustyadi, Kamis (12/1) kemarin. Usia kerangka tidak bisa ditentukan karena tulangnya tidak lengkap, hanya terdiri atas tulang paha dan lengan atas. Sementara bagian tulang yang lain sudah hancur atau tidak utuh lagi. Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto saat diminta konfirmasinya menyatakan belum menerima hasil resmi dari rumah sakit. Meski demikian pihaknya menegaskan akan menindaklanjuti kasus tersebut ke ranah penyelidikan. “Saya sudah perintahkan jajaran Polsek Kota untuk mendalami kasus ini, dan Polres siap mem-backup upaya penyelidikan,” ucapnya. Mantan Kasubdit III Reskrim Polda Bali itu tidak mau berkomentar banyak ketika ditanya apakah penemuan tulang belulang ini kemungkinan ada kaitannya dengan kasus pidana. “Biarkan anggota bekerja dulu, karena kami masih fokus pada asal usul tulang tersebut,” jelasnya. Dikatakannya, selama kurun waktu 10-15 tahun terakhir dari hasil penyelidikan anggotanya, tidak ada laporan atau warga yang hilang misterius. Pihak kepolisian telah mengumpulkan informasi terkait sejarah di lokasi penemuan yang dihuni dua kepala keluarga tersebut. Bhabinsa juga diperintahkan menelusuri sejarah di sekitar TKP penemuan tulang. Terkait rencana pelaksanaan upacara ritual yang akan dilakukan keluarga Ni Putu Nyuladi (pemilik rumah, Kapolres memperbolehkan asalkan pihaknya sudah menerima hasil pemeriksaan resmi. (kmb42/kmb28)

Stok VAR Hanya 178 Vial Tabanan (Bali Post) – Stok VAR (virus anti-rabies) di Kabupaten Tabanan mulai menipis, yaitu sekitar 178 vial. Meski demikian, Dinas Kesehatan (Diskes) Tabanan yakin stok ini masih bisa mencukupi hingga pengadaan mendatang. Saat ini proses pengadaan VAR dari dana APBD masih berjalan dan diperkirakan selesai pada triwulan kedua tahun 2017. Apabila stok VAR habis sebelum proses pengadaan selesai, Diskes Tabanan bisa meminta bantuan ke Provinsi Bali. ‘’Untuk berjaga-jaga kami telah mengirim surat permintaan VAR kepada Dinas Kesehatan Bali sekitar 500 vial,’’ kata Kepala Diskes Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Kamis (12/1) kemarin. Menurutnya, pemberian VAR pada kasus gigitan anjing pada 2017 sama dengan penerapan tahun lalu, yaitu selektif. Namun karena saat ini Dinas Peternakan sudah bergabung dengan Dinas Pertanian, maka langkah ini masih memerlukan koordinasi. Prosedurnya tetap mengikuti tahun sebelumnya, yaitu VAR hanya diberikan bagi korban gigitan anjing yang positif berdasarkan pemeriksaan laboratorium. Cara ini lebih tepat sasaran sekaligus sebagai langkah efisiensi penggunaan VAR. ‘’Dengan prosedur yang selektif ini penggunaan VAR dibandingkan tahun-tahun sebelumnya jauh berkurang dan lebih hemat,’’ ujarnya. Pada Januari ini tercatat satu korban gigitan anjing positif rabies. Untuk menekan jumlah anjing positif rabies, Diskes mendorong setiap desa melakukan eliminasi massal selain vaksinasi. Terlebih kendala anggaran sudah bisa diatasi dengan dana desa yang bisa dialokasikan untuk mengatasi permasalahan kesehatan di setiap desa. Suratmika mengharapkan eliminasi yang khusus menyasar anjing liar ini bisa dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Sebab, selama masih ada anjing liar yang tidak divaksin, rabies akan terus ada di Bali. ‘’Jika tidak mau anjing dieliminasi, pelihara dengan baik dan vaksin teratur,’’ tegasnya. (kmb24)

Telepon Penting TABANAN Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102

Bali Post/kmb28

SEPAKAT - Rapat intern DPRD Tabanan yang akhirnya menyepakati pembahasan dua ranperda inisiatif, yakni perlindungan nelayan dan CSR.

Dewan Segera Bahas Dua Ranperda Inisiatif Tabanan (Bali Post) -

Setelah melakukan koordinasi dengan Universitas Udayana (Unud) terkait penyusunan Naskah Akademik (NA) dua ranperda inisiatif, yakni perlindungan nelayan dan Corporate Social Responsibility (CSR), jajaran DPRD Tabanan sepakat membahas keduanya pada awal 2017 ini. Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘‘Boping’’ Suryadi ditemui usai rapat paripurna intern, Kamis (12/1) kemarin mengatakan seluruh fraksi dan komisi sepakat segera membahas kedua ranperda inisiatif tersebut awal tahun ini. ‘’Setelah ada perda inisiatif dewan diharapkan ada regulasi pemerintah daerah dalam upaya memberikan perhatian lebih pada nasib nelayan,’’ katanya. Menurut politisi asal Selemadeg itu, setelah memiliki ranperda perlindungan petani kini jajaran dewan Tabanan giliran memper-

hatikan nasib nelayan yang belakangan mengeluhkan nasibnya. Mereka tidak bisa melaut karena faktor cuaca buruk dan munculnya kebijakan pemerintah pusat terkait pelarangan ekspor lobster di bawah 300 gram. “Banyak masalah yang dihadapi nelayan, jadi harus ada regulasi untuk melindungi mereka,” ucapnya. Inisiator kedua ranperda inisiatif, I Gusti Nyoman Omardani menambahkan ranperda perlindungan nelayan disusun berdasarkan dua hal yakni keberadaan UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang

perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudidaya ikan serta petambak garam. Hal ini diperkuat dengan PP Nomor 50 Tahun 2016 tentang pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidaya ikan kecil. “Dua aturan itu yang mendasari ranperda inisiatif tentang perlindungan nelayan,” ungkapnya. Dalam ranperda itu ada empat poin yang menjadi titik sentral pembahasan, yakni perencanaan anggaran, sumber anggaran, sumber dana dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan. Di dalamnya akan diatur tentang fasilitasi pengadaan sarana-prasarana perikanan, jaminan kepastian risiko penangkapan (asuransi), jaminan keamanan serta fasilitasi bantuan hukum ketika nelayan menghadapi masalah hukum. Selain itu, berupaya melakukan pember-

Baru 0,1 Persen UKM Mendaftar Hak Cipta Tabanan (Bali Post) Untuk memberikan perlindungan terhadap produk usaha kecil menengah (UKM) agar tidak gampang dijiplak dan diakui pihak lain, pemerintah mengeluarkan program pendaftaran merek dan hak cipta secara gratis. Di Kabupaten Tabanan, dari 11.000 UKM yang ada, baru 102 atau hanya 0,1 persen yang mendaftar untuk mendapatkan merek dan hak cipta. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan Anak Adung Gde Dalem Tresna, Kamis (12/1) kemarin mengungkapkan jumlah itu baru sementara dan diyakini bertambah seiring dilakukannya sosialisasi program ini, baik langsung ke pelaku UKM maupun saat pertemuan yang melibatkan UKM. Dari 102 UKM yang melakukan pendaftaran, 79 mendaftarkan merek, 14 halal dan sembilan hak cipta. Dari jumlah yang sama, hasil yang keluar adalah 38 untuk merek dan tiga hak cipta. ‘’Untuk yang halal belum karena baru,’’ ujarnya.

Bali Post/kmb24

A.A. Gde Dalam Tresna Mengenai waktu yang diperlukan untuk proses pendaftaran, ia tidak bisa memastikan karena program ini berlaku nasional. ‘’Yang mengurus seluruh Indonesia, jadi prosesnya agak lama. Tidak bisa ditentukan waktunya. Jumlah

UKM yang mendaftar terdiri atas berbagai variasi usaha baik itu makanan, kerajinan maupun hasil pertanian,’’ katanya. Menurut Dalem Tresna, mendaftarkan merek dan hak cipta penting untuk memberikan perlindungan terhadap produk UKM dari penjiplakan dan menaikkan harga jual. Meski belum ada yang berpotensi ekspor, bukan berarti pelaku UKM enggan melakukan pendaftaran sebab potensi pasar Indonesia masih sangat besar. Jika tidak meningkatkan kualitas dan melindungi produk bukan tidak mungkin kalah bersaing dengan produk luar yang masuk ke Tanah Air. Masih jarangnya UKM Tabanan mengurus pendaftaran merek dan hak cipta karena program ini masih baru, sehingga perlu disosialisasikan lebih gencar dan beberapa UKM masih mengurus proses mendapatkan sertifikasi PIRT (pangan industri rumah tangga) di Dinas Kesehatan. Sertifikat ini lebih pada pengujian kehigenisan suatu produk apakah aman untuk kesehatan. (kmb24)

dayaan melalui pendidikan dan pelatihan, kemitraan usaha, kemudahan iptek dan informasi serta penguatan kelembagaan. “Kami ingin nelayan Tabanan bisa bersaing di dunia global,” tandasnya. Terkait Ranperda CSR, Omardani mengatakan ranperda ini didasari aturan yang mengatur tentang CSR. CSR yang dikeluarkan perusahaan nantinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat Tabanan, bukan sekadar keinginan perusahaan itu sendiri. Perusahaan juga harus memiliki kepedulian terhadap lingkun-

gan sekitarnya. Ranperda ini juga diharapkan mengatur pelaku usaha tentang CSR yang dikelurkan sesuai tanggung jawab sosial perusahaan (TJSP). Di Kabupaten Tabanan baru tiga perusahaan dari 78 usaha yang membuat program CSR. “Kami dorong perusahaan mengeluarkan program CSR sesuai kebutuhan masyarakat dan program pemerintah, serta mencegah perusahaan dari pungutan liar oknum tidak bertanggung jawab,” tegas Omardani. (kmb28)

Minum di Kafe, Pemuda Dikeroyok Tabanan (Bali Post) Nasib apes dialami I Gusti Putu Widiana (36), pemuda asal Banjar Samblong, Yeh Sumbul, Pekutatan, Jembrana. Saat sedang asyik minum di Kafe Pantra di wilayah Banjar Soka Kaja, Antap, Selemadeg, Tabanan, ia dianiaya dan dipukul dengan botol bir oleh delapan orang yang tidak dikenal. Dari informasi yang dihimpun, aksi penganiayaan terjadi, Kamis (12/1) dini hari kemarin sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu Widiana dan temannya Suardiana datang ke Kafe Pantra. Mereka selanjutnya minumminum. Tiba-tiba datang delapan orang dan salah satunya diketahui bernama I Wayan WD alias P asal Bajera Kaja, Bajera, Selemadeg. P mendatangi kedua korban dan menantangnya berkelahi. P kemudian memukul kepala Suardiana dengan botol bir hingga pingsan. Widiana mencoba menolong, namun orang–orang itu menyeretnya ke halaman kafe lalu memukulinya bersama-sama. Widiana mengalami bengkak pada pipi kiri, lecet pada pinggang belakang, lecet pada perut dan lecet pada tangan. Satpam kafe yang melihat kejadian berusaha melerai. Dalam keadaan terluka, Widiana mengajak Suardiana ke Puskesmas Pekuatan untuk mendapat perawatan. Mereka selanjutnya melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Selemadeg. Suardiana kini masih dirawat di Puskesmas Pekutatan. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa ketika diminta konfirmasinya menjelaskan pihaknya masih mendalami kasus penganiayaan ini. Penyidik tengah memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui duduk permasalahannya, karena baik korban maupun pelaku sama-sama dalam keadaan mabuk. (kmb28)

Warung Global

Siswa Harus Siap Hadapi Semua Model UN KONDISI daerah di Indonesia tidak merata, baik dari sisi geografis maupun dalam hal kelengkapan dan alat pendukung sekolah. Belum lagi buku panduan berbeda di setiap sekolah. Infrastruktur dan sarana yang memadai menumpuk di kota. Arya menyatakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’UN Terapkan Dua Model” di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (12/1) kemarin.

Ugi tidak mempermasalahkan metode UN yang dipakai yang paling utama persiapan dan kesiapan sarana dan prasarana (fasilitas) mulai dari tenaga pendidik hingga siswa. Boleh-boleh saja sekolah seluruh Indonesia menggunakan komputer saat UN, tapi kuncinya tetap pada kesiapan guru saat memberikan pelajaran kepada siswa ditambah pemahaman tentang kurikulum yang dipakai.

Menurut Suardana, mau UN berapa kali tidak apa-apa asal sarana dan prasarana disiapkan lebih dulu. UN jangan dipakai sebagai patokan kelulusan seorang siswa. Faktor budi pekerti tidak boleh diabaikan. Dua model tersebut digunakan karena melihat keterbatasan sarana dan prasarana di masingmasing sekolah. Jika tidak dari sekarang melaksanakan kom-

puterisasi, Tut Dawi dan Nyoman Mastra menilai negara kita mundur padahal sudah merdeka 70 tahun. Dalam menimba ilmu dan meningkatkan mutu pendidikan, ilmu pengetahuan serta informasi dan teknologi (IT) wajib hukumnya. Bagi sekolah yang sudah mampu silakan memakai metode UNBK untuk kemajuan, peningkatan mutu, integritas dan efisiensi. (dika)


15

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Hasil Pertandingan Piala Raja Spanyol Pertandingan II, Babak 16 Besar Barcelona vs Athletic Club (Barcelona unggul keseluruhan 4-3)

3-1

Alaves vs Deportivo Coruna (Imbang 3-3, Alaves unggul gol tandang)

1-1

Cordoba (II) vs Alcorcon (II) (Alcorcon unggul 2-1)

1-2

Villarreal vs Real Sociedad (Real Sociedad unggul 4-2)

1-1

Piala Liga Inggris Pertandingan I, Semifinal Southampton vs Liverpool

1-0

Piala Italia Babak 16 Besar Juventus vs Atalanta Bergamo Fiorentina vs Chievo Verona

3-2 1-0

Bali Post/rtr

DIKEPUNG - Penyerang Barcelona Neymar dikepung pemain-pemain Athletic Bilbao pada pertandingan kedua Piala Raja di Camp Nou, Kamis (12/1).

Barca ke Perempatfinal

Barcelona -

Spesialis tendangan bebas Lionel Messi kembali beraksi dan membawa Barcelona melaju ke babak perempatfinal Piala Raja, Kamis (12/1) lewat kemenangan 3-1 melawan Athletic Bilbao. Tim Katalan itu maju ke putaran berikutnya dengan keunggulan 4-3.

Gelandang West Ham United Dimitri Payet.

Bali Post/ap

Payet Ingin Pindah, Fellaini Perpanjang Kontrak Lonson Manajer West Ham United Slaven Bilic, Kamis (12/1) mengumumkan Dimitri Payet mogok latihan. Pemain asal Prancis itu meminta untuk dimasukan dalam daftar pemain yang ditransfer bulan ini. West Ham sendiri tidak ingin menjual Payet. Namun gelandang berpengaruh itu mengungkapkan kepada klub bahwa dirinya sudah tidak ingin lagi bermain. Payet menjadi pemain termahal di klub itu setelah menanda tangani perpanjangan kontrak lima tahun pada Februari lalu. Dia menerima gaji 125 ribu pound (153 ribu dolar AS per pekan). “Dia ingin pindah tapi kami tidak ingin menjualnya,” tegas Bilic, Kamis kemarin. Payet tampil mengesankan musim lalu dengan menyumbang 9 gol dan mengantarkan the Hammers menempati peringkat ke-7 klasemen Liga Utama Inggris. Ini menjadi posisi terbaik West Ham sejak 2002. Namun musim ini Payet gagal mengulangi penampilan terbaiknya dengan hanya menyumbang dua gol dalam 20 pertandingan. West Ham pun melorot posisinya hingga menempati peringkat ke-13 atau 7 angka di atas zona degradasi. Perpanjang Kontrak Manchester United memutuskan untuk memperpanjang kontrak gelandang Marouane Fellaini. Penampilan baiknya di Piala Liga membuatnya merumput lebih lama di Old Trfford. Pemain Belgia itu menjadi bagian dari tim the Red Devils pada tahun 2013. Saat itu gelandang asal Belgia tersebut diikat dengan kontrak selama empat tahun dengan pilihan klausul penambahan kontrak selama satu tahun. Klausul inilah yang diaktifkan oleh MU yang membuat Fellaini akan bertahan di Old Trafford sampai tahun 2018. Pada musim 2016-2017, Fellaini kerap kali mendapat kritikan akibat permainannya yang tidak konsisten. Namun pelatih MU Jose Mourinho terus memberikan pembelaan. Terakhir saat menghadapi Hull City di semifinal pertama Piala Liga Inggris, Fellaini bermain baik dan mencetak satu gol yang membantu timnya menang dengan skor 2-0. Kemenangan tersebut membuat langkah MU menuju babak final Piala Liga Inggris pada Februari 2017 di Wembley semakin ringan. (kmb39/rtr/ant)

Juara bertahan Barca berhasil mengatasi defisit 1-2 di laga sebelumnya, lewat penampilan apik di Camp Nou kemarin. Luis Suarez membuka keunggulan lewat golnya menit ke-35. Neymar mendapat penalti dan mengeksekusinya tiga menit setelah babak kedua dimulai. Ketegangan memuncak di Camp Nou saat pemain kelahiran Barcelona Enric Saborit berhasil menyundul umpan silang Gorka Elustondo untuk menjadi gol balasan menit ke-51. Dengan skor keseluruhan

Bali Post/rtr

di La Liga pekan lalu. “Kami menguasai pertandingan dan tidak memberikan kesempatan pada Athletic mengembangkan permainan.” Janji tampil habis-habis di laga kedua memang dipenuhi pemain tuan rumah. Mereka sebelumnya mengeluhkan kepemimpinan wasit yang kurang tegas di laga pertama setelah penalti Neymar dan Gerrard Pique ditolak. Sementara penyerang Aritz Aduriz lolos dari kartu merah meski melakukan pelanggaran kerasnya. Publik Camp Nou pun sempat marah setelah wasit menganulir gol

Oktober tahun lalu. Neymar nyaris menggandakan gol, namun bola tembakannya membentur tiang. Tak berapa lama Bilbao menyamakan skor lewat Saborit yang membuat pertandingan berjalan menegangkan. Namun Messi membuktikan kualitasnya lewat tembakan bebas yang membuka timnya untuk mempertahankan gelar musim ini. Barca bergabung dengan Alaves, Alcorcon, Atletico Madrid dan Real Sociedad meraih tiket ke babak delapan besar, di mana pengundiannya dilakukan Jumat ini. Barca sebelumnya menyingkirkan Bilbao pada final Piala Raja 2009 dan 2012. Sementara musim lalu, klub dari Basque itu dihentikan pada babak perempatfinal. (kmb39/rtr)

The Saint Bermimpi Tampil di Wembley London Satu gol dari Nathan Redmond cukup untuk mengantarkan Southampton meraih kemenangan tipis 1-0 atas Liverpool pada pertandingan pertama babak semifinal Piala Liga, Kamis (12/1). Mimpi The Saint tampil di final di stadion Wembley akan terwujud bila mereka mampu lolos dari hadangan the Reds pada laga kedua 25 Januari mendatang di Anfield. Redmond mampu menerobos ke area kotak penalti setelah berkerja sama dengan Jay Rodriguez. Ia menggiring bola dan melesakkan bola dengan kaki kanan menaklukannya kiper Loris Karius pada menit ke-20. Namun Saints kehilangan peluang selanjutnya mencetak gol, termasuk dua dari Redmond. Tim asuhan Claude Puel itu akan bertandang untuk mempertahankan keunggulan di laga kedua di Anfield dalam dua pekan mendatang. Redmond meyakini kemenangan timnya di St. Mary’s Stadium, dapat menjadi titik balik di musim ini. “Mudah-mudahan kemenangan ini dapat memberikan kita beberapa momentum ke depan di sisa musim ini,” ujar

Inggris Kehilangan Graham Taylor

Mantan pelatih timnas Inggris Graham Taylor.

imbang 3-3, kedua tim silih berganti melakukan tekanan. Barcelona memenangkan laga ini setelah mendapatkan tendangan bebas menit ke-79. Messi yang di babak pertama menyia-nyiakan dua tembakan bebas, kali ini sempurna mengirim bola ke pojok kiri gawang kiper Gorka Iraizoz. Gol ini mencegah Barca memainkan babak tambahan apalagi adu tendangan penalti. “Kami menghasilkan banyak peluang dan layak untuk lolos,” ujar pelatih Barca Luis Enrique setelah timnya ditahan imbang Villarreal 1-1

Suarez setelah Neymar lebih dahulu dinyatakan offside. Trisula Barca membuka keran golnya lewat kerja sama apik. Bermula dari Messi yang melewati dua pemain bertahan, bola diteruskan ke Neymar yang menyerang dari sayap. Penyerang Brazil itu kemudian melepaskan umpan silang yang diterima Suarez dengan melakukan sepakan voli. Ini menjadi gol ke-100 penyerang Uruguay itu bagi Barca setelah dia direkrut dari Liverpool pada 2014. Barca menambah gol kedua di awal babak kedua. Neymar yang berhasil melewati dua bek Bilbao, dijatuhkan Eneko Boveda. Ia sendiri mengeksekusi tembakan itu. Gol ini menjadi yang pertamanya setelah kemenangan 4-0 atas Manchester City pada Liga Champions 19

London Sepak bola Inggris kehilangan salah satu legendanya. Mantan pelatih timnas Inggris Graham Taylor, Kamis (12/1) meninggal dunia dalam usia 72 tahun akibat serangan jantung. Taylor yang sempat bermain di klub Grimsby Town dan Lincoln City, menjalani karier sebagai pelatih di Watford dan Aston Villa. Kedua tim itu dihantarkannya mencapai peringkat kedua klasemen Liga Inggris versi lama. Ia menjadi pelatih the Three Lions pada 1990-1993 dan mendapat kritik pedas karena gagal membawa timnas mencapai putaran final Piala Dunia 1994 di AS. Kendati demikian, popularitas tak pernah menghilang di kancah sepak bola Inggris. Ia kembali menjadi pelatih di klub Wolverhampton Wanderers, Watford serta Aston Villa kembali. Selanjutnya putra wartawan olahraga ini menjalani karier sebagai pemandu acara sepak bola di televisi. “Kami mengumumkan Graham meninggal dunia di rumah pagi ini, karena kemungkinan serangan jantung,” pengumuman dari keluarga Graham Taylor. Kematian Taylor memicu ungkapan duka cita dari berbagai penjuru termasuk mantan penyerang timnas Alan Shearer. “Saya terkejut dengan berita tentang Graham hari ini,” kata Shearer. “Dia yang membawa saya untuk pertama kali sebagai pemain timnas,” tambahnya. (kmb39/rtr)

Redmond di website Southampton FC. Setelah kesulitan mengeluarkan kehebatannya selama periode Natal, Redmond sendiri sangat bergembira dengan peranannya kemenangan tipis tersebut. “Semuanya senang. Kami bermain baik dan mencetak clean sheet. Setiap pemain bekerja keras untuk itu dan pulang dengan kemenangan dari pertandingan tandang pada leg kedua adalah langkah besar ke depannya,” kata Redmond. Kendati memiliki misi untuk membawa kemenangan di laga tandang nanti, Redmon mengakui pihaknya saat ini sedang merasa kesulitan sejak Natal dan sempat terjebak di dalamnya, namun menurut dia semua orang memberikan semua yang mereka miliki dan berusaha menyelesaikan tantangan yang ada. Redmond pun berharap kemenangan atas the Reds ini bisa memberikan kepercayaan diri untuk sisa pertandingan klub itu, terlebih pada Januari ini mereka akan menghadapi jadwal yang padat. Sementara itu, manajer Liv-

erpool Jurgen Klopp mengakui tak memiliki penjelasan atas kekalahan timnya. Ini dikarenakan Liverpool memiliki sejumlah peluang namun gagal dikonversi menjadi gol. “Kami dalam kondisi baik sebelum pertandingan. Namun reaksi kami (setelah tertinggal 0-1) tidaklah bagus,” ungkap Klopp. Di babak pertama Liverpool nyaris mencetak gol. Tembakan keras Roberto Firminho berhasil ditepis Fraser Forster dan hanya membuahkan tendangan sudut. Klopp menurunkan pengatur serangan Philippe Coutinho. Gelandang asal Brazil itu masih terlalu berhati-hati setelah baru saja sembuh dari cedera engkel yang membuatnya absen sejak November lalu. Akibatnya, penampilannya tak banyak berpengaruh dan tidak memenuhi harapan Klopp. Di pertandingan semifinal sebelumnya Manchester United menundukkan Hull City 2-0 di Old Trafford. Hull akan bertindak sebagai tuan rumah di laga kedua dua pekan mendatang. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

GOL - Pemain Southampton Nathan Redmond merayakan gol kemenangan timnya atas Liverpool pada pertandingan Piala Liga, Kamis (12/1).


OLAHRAGA

16

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Soal Lokasi Latihan, Pelatnas Tinju Tunggu Keputusan Jakarta (Bali Post) Pemusatan pelatihan nasional Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) masih menunggu keputusan lokasi latihan bagi atlet-atletnya, selepas menerima honor dari Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Selasa (3/1). “Kami akan meminta kejelasan dari pengurus Pertina dalam Musyawarah Kerja Nasional nanti. Kami belum tahu, apakah akan kembali ke lokasi latihan di Sukabumi atau ke lokasi lain,” kata pelatih Pertina Adi Swandana kepada Antara di Jakarta, Kamis (12/1). Pelatnas Pertina berlatih di GOR Icuk Sugiarto Kecamatan Kedudampit, Kabupaten Sukabumi sejak Komplek Gelora Bung Karno direnovasi untuk persiapan Asian Games 2018. “Kami memang termasuk dalam cabang olahraga yang telah ditawarkan untuk menempati lokasi pelatnas di Cibubur, Jakarta Timur. Kami dijadwalkan berlatih di Cibubur pada Maret,” ujar Adi. Selain kepastian lokasi latihan, pelatnas Pertina juga akan menambah enam orang atlet selain tujuh orang atlet yang telah lolos tes fisik dan kesehatan dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas pada akhir 2016. “Kami meminta tambahan tiga atlet putra dan tiga atlet putri pada April nanti. Tambahan atlet dibutuhkan untuk menghadapi SEA Games di Malaysia pada Agustus,” ucapnya. Pertina menetapkan target dua medali emas dalam SEA Games 2017. “Kami tidak ingin memastikan pada nomor berapa karena kami masih terus memantau perkembangan atlet yang kami perkirakan dapat meraih medali emas itu,” tutur Adi. Pelatnas Pertina juga merencanakan pengiriman atlet pada sejumlah kejuaraan internasional sebagai ajang uji coba. “Kami sudah menjadwalkan uji coba pada Februari. Tapi semua rencana itu kembali pada pendanaan. Kami belum tahu apakah rencana itu masih akan tetap berjalan atau berubah,” imbuhnya. Pada Desember 2016, tujuh atlet pelatnas Pertina telah siap bertarung dalam kejuaraan internasional meskipun belum mendapatkan honor dari pemerintah. “Saya akan tetap berlatih untuk memantapkan teknik dan menjaga kondisi tubuh meskipun pasokan gizi dan vitamin dipenuhi oleh Pertina,” kata atlet pelatnas Cornelis K Wanglangu. (ant)

Agung Anom dan Agung Civic Tolak Manajer Porprov Denpasar (Bali Post)Duet manajer tim Porprov Kota Denpasar yakni IGAN Anom Jaksa dan AA Putu Sudirka Yoga Semadi alias Gung Civic, sukses membawa medali emas pada Porprov Bali di Denpasar (2013) dan di Buleleng (2015). Akan tetapi, untuk hajatan multievent dua tahunan antarkabupaten dan kota di Bali yang rencananya di Bali Post/ist Gianyar SepAgung Civic tember nanti, mereka sepakat menolak jabatan manajer tim. IGAN Anom Jaksa di Denpasar, Kamis (12/1) kemarin menegaskan pihaknya sudah cukup mengantarkan tim Porprov merebut medali emas dua kali berturut-turut. Bahkan Anom Jaksa juga menjadi manajer tim Perseden Denpasar hingga mengantarkan Juara Liga Nusantara (Linus) nasional. Anom Jaksa beralasan pihaknya konsentrasi pada pekerjaan sebagai kontraktor. Saat ditinggal lama mendampingi Perseden di Linus, banyak pekerjaan terbengkalai. ‘’Saya ingin fokus pada pekerjaan dulu,’’ kata pemilik klub Putra Tresna ini. Ia pun ingin memberikan kesempatan kepada yang lain, agar bersedia menjadi manajer tim. ‘’Silakan saya ingin renegerasi manajer tim, supaya pengurus yang lain juga pernah menjadi manajer,’’ ungkap dia. Di sisi lain, Gung Civic juga tidak bersedia lagi menjadi manajer tim Porprov Kota Denpasar. Alasannya, dirinya juga sibuk berbisnis di sektor properti. Apalagi pada 2017 ini Gung Civic membenahi manajemen pada usaha vilanya. Selain itu, Gung Civic juga tahu diri kalau gagal membawa tim PON Bali. ‘’Saya serahkan kepada pengurus yang lain saja untuk menjabat manajer tim,’’ tuturnya. (022)

PEMAIN BARU - Manager Pelatih Bali United Indra Sjafri (kanan) memegang jersey untuk pemain baru Irfan Bachdim (kiri) saat perkenalan di Kuta, Kamis (12/1).

Irfan Bachdim Diharapkan Bantu BU Raih Prestasi Kuta, Bali (Bali Post) Bali United secara resmi merekrut penyerang tim nasional Indonesia Irfan Bachdim dengan durasi satu tahun. Pelatih Bali United Indra Sjafri di Kuta, Kamis (12/1) mengatakan dengan merekrut Irfan Bachdim diharapkan ditahun ketiga ini Bali United dapat meraih prestasi dalam ajang Indonesia Super League (ISL) Maret 2017. “Kami melihat kemampuan Irfan sangat baik dan dia pemain bertalenta yang pantas untuk memperkuat tim Bali United,” ujar Indra Sjafri. Selain Irfan, lanjut Indra, Bali United juga merekrut satu pemain bertahan baru kelahiran asal Pulau Dewata Ngurah Nanak yang dinilai layak untuk

bergabung dengan tim yang berjulukan Serdadu Tridatu ini, karena pemain tersebut memiliki kemampuan yang baik untuk memperkuat lini pertahanan tim ini. Sementara itu, pemain anyar Bali United Irfan Bachdim mengaku senang dapat bergabung dengan tim asal Pulau Dewata

ini dan berjanji akan bermain maksimal. “Saya memilih bergabung dengan Bali United karena mendapat dukungan dari keluarga (istri) saya dan saya melihat pelatih Bali United sangat bagus dan melihat potensi tim ini akan baik ke depannya,” ujar pemain Timnas Indonesia pada

Piala AFF 2010 itu. Irfan mengharapkan dapat terus membela tim asal Pulau Bali ini tidak hanya satu tahun, namun untuk jangka panjang. “Istri dan keluarga saya nantinya akan tinggal di Bali dan mereka sangat mendukung saya,” ujarnya. Senada dengan itu, pemain baru Bali United yang menempati posisi bertahan, Ngurah Nanak mengucapkan syukur karena dapat membela klub asal tanah kelahirannya dan berjanji akan berjuang untuk

Bali United. “Banyak hal yang ingin saya pelajari dari pelatih Indra Sjafri dan siap mengikuti arahan pelatih untuk dapat memperkuat tim asal Pulau Dewata ini,” katanya. Dalam kesempatan itu, CEO Bali United Yabes Tanuri menambahkan hadirnya dua pemain ini dapat mengangkat performa tim Serdadu Tridatu ini. “Saya mengharapkan pemain lainnya juga dapat termotifasi dengan kehadiran dua pemain ini,” ujarnya singkat. (ant)

Dewan Disiplin Antidoping Hanya Bekerja Dua Bulan

Senam poco-poco

Bali Post/dok

Pelatihan Senam Poco-poco Olahraga di Bali TV Denpasar (Bali Post)Pelatihan senam poco-poco olahraga se-Bali bakal digelar di wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar, Minggu (22/1) mendatang. Pelatihan merupakan sosialisasi sebagaimana amanat Kementrian Pemuda dan Olah Raga. Ketua Panpel Adolfina Grace Tangkudung di Denpasar, Kamis (12/1) kemarin menjelaskan hajatan ini merupakan kerja bareng antara Kemenpora, Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI), Lala Studio, serta didukung Bali TV dan Bali Post. Pihaknya telah mengikuti

workshop poco-poco olahraga di Jakarta, 6 September 2016 lalu, yang melibatkan 600 peserta dari seluruh Indonesia. ‘’Secara kebetulan saya sendiri peserta dari Bali,’’ tutur dosen FPOK IKIP PGRI Bali ini. Dikemukakan, peserta pelatihan nanti diharapkan dari masyarakat umum, warga banjar, pegawai instansi pemerintah maupun swasta, serta mahasiswa FPOK IKIP PGRI Bali. Narasumber pelatihan adalah Ketua II FOKBI Pusat Dr. Lily G. Karmel, MA dari Jakarta yang didampingi isntruktur at-

Bali Post/ant

LATIHAN - Sejumlah pesepak bola Persebaya Surabaya berlatih di Lapangan Karanggayam Surabaya, Jawa Timur, Kamis (12/1). Dalam kongres tahunan PSSI 2017 pada 8 Januari lalu, Persebaya Surabaya dicabut sanksi dan dikembalikan status keanggotaan sehingga bisa mengikuti kompetisi resmi PSSI pada Divisi Utama.

let nasional dari Ibu Kota Lody Lontoh, dibantu instruktur Lala Studio. Peserta bisa mendaftar mulai sekarang sampai dan ditutup 20 Januari, melalui telepon 081238111231 atau 082342209222. ‘’Kami berkewajiban mensosialisasikan senam poco-poco olahraga ke seluruh Indonesia,’’ jelas Grace. Ia ingin mengajak masyarakat agar mengenal poco-poco dasar, kesehatan, kebugaran, dan kreasi. Bagi peserta yang ikut pelatihan berhak mendapatkan CD, DVD senam poco-poco olahraga, serta sertifikat FOKBI. (022)

Jakarta (Bali Poat) Dewan Disiplin Anti Doping yang dibentuk oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bakal bekerja selama dua bulan untuk mengklarifikasi hasil temuan doping terhadap 12 atlet PON dan dua atlet Peparnas 2016. “Memang benar, Dewan Disiplin hanya dua bulan saja agar tugasnya tidak berbenturan dengan LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia). Yang tugas dewan ini adalah untuk mengurai dengan detail hasil tes doping,” kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto di Jakarta, Kamis (12/1). Meski telah memutuskan masa kerja Dewan Disiplin Anti Doping, Gatot belum menjelaskan dengan detail siapa nama-nama yang telah ditunjuk. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora itu hanya menjelaskan jika dewan tersebut hanya diisi tiga orang. Ketiga orang yang telah ditunjuk menjadi Dewan Disiplin Anti Doping tersebut merupakan ahli hukum olahraga, orang yang terlibat langsung dalam pemeriksaan doping dari PB PON dan satu orang lagi berasal dari perwakilan pemerintah dalam hal ini Kemenpora. “Untuk menentukan kami juga melakukan koordinasi dengan KONI. Ada enam nama yang diajukan, namun kami hanya mengambil satu satu. Penentuan tiga orang ini disesuaikan dengan ketentuan WADA

(badan anti doping dunia),” katanya menambahkan. Saat ini, kata Gatot surat penetapan Dewan Disiplin Anti Doping sudah berada di tangan Menpora Imam Nahrawi dan tinggal ditanda tangani. Pihaknya optimistis surat tersebut secepatnya ditanda tangani orang nomor satu di Kemenpora itu. Dewan Disiplin Anti Doping ini jika surat ditanda tangani akan bekerja dengan cepat yang salah satunya memanggil semua atlet yang telah ditetapkan menggunakan doping saat turun di PON maupun Peparnas 2016 di Jawa Barat. Pihaknya dewan akan melakukan klarifikasi secara langsung. “Di sini dewan akan menanyakan secara langsung apakah benar menggunakan doping atau hanya ketidaktahuan atlet terkait obat atau suplemen yang digunakan. Dewan akan membuktikan apakah hasil tes doping itu benar. Termasuk jika akan melakukan banding,” kata Gatot menegaskan. Terkait dengan kewenangan Dewan Disiplin Anti Doping, Gatot menjelaskan jika dewan berhak memberikan sanksi jika atlet tersebut benar-benar terbukti dengan meyakinkan menggunakan doping saat turun pada kejuaraan multievent paling besar di Tanah Air itu. Sebelumnya berdasarkan hasil tes doping yang dilakukan di India, ada 14 atlet yang terbukti menggunakan doping. Dari jumlah tersebut mayoritas berasal dari cabang olah raga binaraga. (ant)


    

 



     

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar)  Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang)  Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang)  Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat)  Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat)  Surabaya : (031) 5633456  Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA  B6>A E:B768676A>EDHI<B6>A 8DB  '6N6C6C+:C<69J6C#+ +>C8:  >H8DJCI0EID+:B76N6G6C9<C&6GIJ&G:9>I)$ Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!  Tarif iklan Mini/Baris

4/-<4.DE>G .:@G:I6G>H

H>HI:C6:G6=+:86IJ "6?>   %I )D

/<.G7IC6< +G9@H> "9< HDBE 9BHDBE GEC<6A6B6C  .6G>6C61  .<G $    

$%&.(:C86G>*;;>8:DN (6G@:I>C<&G:9>I+:C<6A6B6C B>C /=C #J7  $    

4/-<4(6G@:I>C<-:CI6AA6I :G6I /GJ@ (6I:G>6A&6GN6L6C .$(  #J7  $   



<1.46A>B:C<696@6C/G6>C>C< 7GD@:GEGDE:GINH:GI>;>@6H> '.++$/<A %6CJ6G> $C;DE:C96; %A +6I>BJG6)D  EH  6NJ $    

4/-<46G>HI6D;;:: 26>I:G 96C/J@6C<(6H6@

&>G>B1;DIDI:G6@=>G@: 8D;;::H=DE>C76A><B6>A 8DB $    

-<4'JAJH6C.( .(&/= JI@B:C?69>9B>C>HIG6H> /:@C>@96CH>HI:C/:@C>H> #J7.'".JGN6/:@C>@ %A "

/6C<@J76C +:G6=J  $   

-<4.<GDCIGDAA:G+GD9J@.E6 /<G>K:G+G>769>:GE:C<6A6B6C /<8EIGH>I:@7HJID86I9B A:6C>C<.:GK>8: 26>IG:HH .DE>G  I= 2>A 6A> #E  . .9G?I E<AB+GB 6O6AD@6 HI6 $   



#7   I:%A + .6:AJH  /<"G2CI*G@:H DB &A6H

$   

 $   

 $     )&:G?69>'J6G):<G>-:H 3-90<-DCHJAI>C<(:B7I=@6C 'J@>H . )6C9>C>  /<@6GNJI@( (G@I&GB1@: $   

/@9 9C<  #J7  B>J .:BJ6JH>6 -:HID#DI:A&: .I6;;+6?6@ 88 *-6C<@6E /<# &::E>C<"G>N6.JCH:I $     7JC   .DE>G.$(*;;>8:">GA

&JI6%A +JG6(:GI6H6G>1  $    '6B6G6C&>G>B@:+:GID@D6C .JCH:I-D69H7A=#6GG>H#IA 4/-<4/C<+6GI/>B:"JGJ=H .J9>GB6C<JC< %A + $   

$C<<G>H (6M/= #  .J9>GB6CEH 69B>C8=6C9G68DCH /<&6GN6L6C9B>C&6GN6L6I> $    JAI>C< 8DB  @JCI>C<(>C  .(&1&GB //:?9>492.( %A 6G<D+:G $   

@:@6GN6?6N6JI6B6 76A>N6=DD

B6>331 (JAND(J@I>769> <9B>C .+".ID8@J ID@D $     8DB #J7   082HDBE .G7IC 2!(:GI6 H:G6<6B(>C.(& .(0#J7  $     $     C69> A@< .>AD6B  /<&GN.(& 7HB:C<DE:G6H> <(G@I>C<96C88DJCI>C< $     

@6C&:I:A06E :GH:GI>;>@6I + 2  $C<< "?  %I 0(-7 <-C474-9JHH>:,>C&JI6 #J7 +/ .>C6G.DHGD&+6A> %A  /:BE:"< +69B6)D  .:B>CN6@-:HI6JG6CI>HG:8GJ>I> &B:CJ= .J@6L6I> "NG  .6CJG #  C<;DG26>IG:HH 6H=>:G 6GI:C $      $      9:G 6G 68@&>I8=:C.I:L6G9 /<(6G@:I>C<J /D@D&DBEJI:G <-:H:GK6I>DC<:CI;AJ:CI>C BJHIHE:6@ C<A>H<H6A6GN C<A>H= B>C  # /@<&>G>B0(-/AE  $     88DG9>C<0(&EA:6H:86AA

$     /<+-/2CI /9GAB '<H&G?

 ;DG >CI:GK>:L </C<(:@6C>@+:G6L6I6C":CH:I .:G>JH "?   %I  $     9>JIB@C./((:H>C/  96N $    

>3G>K:G.$( 'D@%>B76G6C 6E>DC::G8DCIGDAB6I>8N6=DD 8DB /<+:< 9B>CLD@H(H *;>8: J 6@:GN #J7   $     #7   $       G.I6;;7=H(6C96G>C $   

 >3'AHC.(0(6M/=J &GJ6 @JCI>C<+/ ):K:GC:K:GA6C9 C96G6 96 >@A6I  /G6K:A    /<.6A:H9B>C/@!JGC> (>C .(%A N+6HH)<G-6> $    $     &:A6C    >3.DE>G C< , L'BGC%AC

.>369&GNLC I>H=H$C<<G>H $     (:GI6H6G>)D  .>96@6GN6 (6C96G>C6@I>;'>H6C/JA>H6C /<.<G.DE>GJCI6GC6@.: B6>ANJC96G><B6>A 8DB 1@:=G9H:6H6;6G>8GJ>H:H 8DB /<.I6;&6H>G96C.+".6CJG @DA6= &GB'BG%A :L>.G>)D  $       1 !6KDG>I: #J7 "9.IJ9>(6N6&JI6 $   

 /<JIA:G #DJH:@::E:G /@<&: $    $   

 -<4&6GN6L6C I> J?6C<JCIJ@ 7JC &DA -:C6C< C<>C::G>C<JI@ 4.?>?36-9.<G/C<6"G6;>@ 4/-<4&6GN6L6CJI@DJCI:G &6CIDG6C #J7+/ +-+:9JC<6C

1>AA69>.:B>CN6@ #J7  MDI>F :H><CI:C6<6!>C>H=>C<+:G %J>8:>H6=H $C<<G>H(>C>B6A %A +JA6J(DND)D +:H6C<<6G6C 1>AA6 #DA>96NH  8:I6@6C#J7%A "69JC<)DEH .( .(& #J7 $    

$   



$   



$   

/<9B>C6I616A>96H>B>C. '@EJCN6HE9BIGHJG6I7L@: +/ 6CDA>%A JAJ=>C96=+H $    

/<.DE>GN6C<:GE:C<6A6B6C #J7 $   



4/-<4.I6;;JI@/DJG$C;DGB6I>DC 9>&JI6/:AE $    



/<.<G.I6;9B88DJCI>C<J 'D@D.JG;$0:GE:C<6A6B6C1 @:ADLDC<6C@:G?6=DIB6>A 8DB

.(. $   



/<.DE>GGE<ABC<6?> %I

J +C<>G>B6C*76I6C&GNLI>"? %I %A /@ $G6L69>"< 33)D  +6C?:G  $   



&121<-JIJ=/:G6E>H.E6 26C>I69>6C<<J"?B:C6G>@ DCJH ':B7JG /#- /AE 

 $     

/<.DE>G+G>769>.$( J?6C<6C/9G9AB7H(7A(6I>@ "6?> 0B@ #J7 $   

/<.DE>G /C<+G>6JI@/D@D 6C<JC6C#J7 %A -6IC6  $   

/<.DE>G 9B +-/%A :@DB6G>6 "6C< &6GN6 )D    $   



/</@ (6H6@.JE>G!6H /C<<A AB #  $   



4/-<4.I6;;JI@/DJG$C;DGB6I>DC 9>&JI6/:AE $    



/<.6A:HB6C*A>6CE:C<ABC A@EJCN6HE9(IGHJG6IL@: +/ 6CDA>%' JAJ=>C96=+H $    

/<26>I:G HH 6G>HI6 DD@ .68G:9"GDJC9%A DJ7A:.>M ':<>6C  >C;DH68G:9<GDJC976A> 8DB $   

/<26C>I6(6M/=(>C.( .7<.I6;;9B>C&6CIDG'6LN:G 9>EH$C;D.(.

$' 4;?<4%6<69=86G>.6IE6B JCIJ@9>6G:6-:CDC.:<:G6#J7   6I6J 9I<@:%A N+6HH$G.J@6GCD 4&:9>G>/676C6C $    

4.>36-9H6A:H9BJI@E:GJH= I:@C>@ (>C .(& 26A@>C>CIGK %6C &GB1>CI> IDI6A HD AJH><B6>A 8DB  2 $   



?>-26>I:G H-E%JI6 AC D@I6>A>G #G # $   



4/-<4+-//>C<<6A6A6B "6?>  ?I #J7  $     

4/-<4+-//>C<<6A96A6B #J7  -6C> $   



4/-<4.DE>G+6G>L>H6I6 #J7    $     

4/-<4/:C6<6.G67JI6CECN&/+ 6A>.$(6A> $   



4/-<4I=:G6E>HIA6@> A6@> I>C<<>B>C B>CI6B6I6C.( B6MI6=JC EJCN6@:C96G66C H:C9>G> H:=6I96CE:@:G?6 @:G6H E:C<6A6B6CI>96@9>JI6B6 @6C 6C-:8:EI>DC7>H676=6H6 $C<<G>H7>H68DBEJI:G &>G>B1 @:?6G>B:C6G>?6G>B:C6G> 8DB %A -6N66H6C<@6H6 .:B>CN6@ /AE   $    

4.>36-9.6IE6BB6G@:I>C< 6C6B>C.(#J7 +-.J696C6%A -6N6:AJ@ $    

/<H<GH6A:HB6G@:I>C<:C< .:8JG>IN #J7 +/ ,-"   $    

<4@1<'6JC9GN+9 .6B7>6C  .$(  #J7 $   



924911<492.:G67JI6C.=>I6 #DI:A %>B76G6C  $     

?>-6GI:C9:G DD@ .E6 .6ADC 26>I:G H 9B &6H>G  $   



$18.-9>?-/'6C<HJC<&:G?69> -:CDC .:G>JH #J7  $   



$<4-*-94>-JCIJ@-( +696C< %A N6C>0I6G6)D  $   



&:;4<.>BJH6=6HJEEA>:G 696 B:HH G6?>C ?J?JG   $   



&?-84=><4@G?-/ .G67JIC'@

/@6I@G6?>C6C7:H>  $   



&?;4< &GNLI>"?+D@D@ (@C CH #J7 $   

'.DE>G 67NH>HI:G I:AE .(.    $   

4/-<4HDE>GAE=6G9 (:G8N #J7   $     &"%

/<.DE>G+G>769>J?6C<6C /<.EG7:GE:C< '6B@:1.6776 .:G67JI6C (6M/=  %A .JG6E6I>.>C<6G6?6 $   

$   



$   

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post '&(

%83.INA:%:E6C<  #  ):<D :9><-6-B=9>+6C?>.>C<6G6?6 $ (6CIG6&:I:L:A  -E  ?I I6=JC #J7 

% !# <(7AK6CO6 3:C>6 -JH= 46G>H %6O 9AA 6H * &G9 

'1<4:=/39K#>I6B(JAJH & #  $     

$   

$    



#"

-CC-.+JI>=(6I>86G6C< +G>769> %I  

( %(! 57-B=(CBA>H'D@ 6AJC< +:GB6>7>6C76H:#G< ?I #J7  

$   



4>B @=>G+JI>=HA>6A> !JAA 16G>6H> #J7 

$   

$      

$   



$     

;>-B= '/G:  )< JC</DBD 1$$$  !::   

!%,

$   



'#+#'

$   



!DGIJC:GHA%I=:K .E>C(I8 %I)<

&    DJE:  $   

("  ! *EI <-90$CCDK6"(6I>8#IB $

  

 &/:G6L6I(JAJH &(,(

(.JOJ@>.3*K:G(6I>826GC6 +JI>=  #J7 $    

$   



'93 C<6C 6G:%A &:CN:G>  7H//BD7>A/+ $   

 "+%

%836GJ'I%A .J76@6A:B %83%A 0I6B6+6CI6>.676  '93):BE>A%I  %A :H6@>= "6IHJ%A BIG+6K>C< ():<D )< &+- E%I  +DC9D@>IG6 +BD<6C  $   

 H &+- +  #J7  $     

+>86CID+JI>=HA>6A> #J7   45?-7(:G8N./=#>I6B $HI>B:L6 #J7 

%83'I $$ 9@IGI:CI:G %AC .(EH 

45?-7/6C6=.:<:G6 G: AD@ .J76<6C BA6EJG6?I G:7>H6 $   

 C:<D #J7 +6@ (69: %?8-3&/&(2<6G6H:/C=  J &69:@ G:J6C6&J7JEHGI $   

/    57EI/C= %A .:@6G.6G> $   

$1 +:C6I>= EH  ( '" $   

'93&KA>(:C<L>%I  57/C=G:H+6I6H &:86B6 %I  H &G:9>I  I6C ":GD@<6@ #J7 $     

$   



)17:C

@=(CJ6A>G76<#  H6A>.BHIG#E 

57-B='/B9>+ (JC6"$ )D  EHAI A<@E #  $    

?-7-JB6=(6@6C G: &:H>B6C 

$    



46:9>-B=&BG-IB/@ +6C8DG6C  $1  +6C?:G  /+ $   

$   

 6><69-B=/>C<<6A'I&/&( %83'I+6A6E63$'/' '/ G:'D@ 6I6C<=6G>-:H>9:C8: &/ &( # ( ):<D  #  $   



$   



BENGKEL LAS

DIJUAL MOTOR

&*"%(! 46:9>-B=&/ &( EG  &AB -:C6C< 2>;> !G:: -E    9@I 6G:;DJG 

$     

'/ 'BIG BIGHE6A +G7IH6C EH "NG #  $    

8 %I B%I(7>A(H@ "< +JNJ= 6IJ7JA6C $   



(/6C6=6G:9:E6C.) +696C<H6B7>6C 

72+&(IG#DC96 &'-) $)NB .J6G9>@6 G >N6 &:G6B6H $    

&?<->$()D/#  %A

+JG6+:G6C86@))6C<'6I:G>

$    

%($%($ -9-EI%B@+& .:GI>E>@6I /    $   



$5-6/6MBC:HI>.$0+)+2++6H EDG .N CIJ (JG6= 

$    

<104>/6C6=&6KA>C<E

%@L/=C EGDH:H#6G> 2:G6ND<6  )<JG6=  $    

$-90-A-<DA;6G:?IK>:L <DA;  E6CI6>  $    

$    

&($+6?6@/6MBC:HI>.+//= )+2+ +6HEDGI#+     $     '""

57/C=AD@ %A :CE6H6G "> A>B6CJ@H.:A67>=#7+6@(69:  

'-9-3@6K AD@/6@BJC<&AC<@JC< 86H= @G:9>I  

$    

$   



$   



Free

n

Desig

Money Back Guarantee 

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

 Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

$   



%#& &-B-.>6E&:G?6J )NJHJC'6E +6?6@.EI/=C AC  $   



$ ("(&  "" 9@1=>-=4*C:8D>C>?6B>C9EI (  %(# $   

 $   

J6C<76CN6@L6A6JICE7:@:G?6 %?6:76GJAI '/B'B -;-6 .? N<(:B:<6C<.E9 45?-7(JG6=/6C6=9>/J@696 '93.#(G ):<6G>.69>C< !JAA B:OO6C>C: 2 #:6I:G .#( (IG&*596C&3/AC< 6B6C96C<G6I>H#J7 9JC< 1$$  G: #  &   /@9 6CNJH6G> #J7      #J7 +:B>A>@  $   



TOUR

AC

RUPA-RUPA

ELEKTRONIK

FOTO COPY

SERVICE

BIRO JASA DIJUAL MOBIL

&*"'" &1A-/C=&DHDC<%I %A

D@GD6B>CDID EH 

ALUMINIUM

$   



SERVICE

$

   

SERVICE


18

EKONOMI

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Pascajumpa Pers Trump

Pemberian Lahan pada KoperasiWujud Pemerataan Kesejahteraan

Dolar Melemah New YorkKurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Presiden AS terpilih Donald Trump gagal merinci rencana stimulus ekonomi pada konferensi pers pertamanya. Para analis mengatakan investor kecewa karena Trump mengatakan sedikit tentang waktu dan ruang lingkup kebijakan yang direncanakannya, termasuk belanja infrastruktur dan fakta-fakta perdagangan yang akan menentukan nada di pasar keuangan pada 2017. Indeks dolar yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama

turun 0,49 persen menjadi 101,510 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0601 dolar dari 1,0559 dolar, dan pound Inggris naik tipis menjadi 1,2232 dolar dari 1,2160 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,7453 dolar dari 0,7364 dolar. Dolar dibeli 115,07 yen Jepang, lebih rendah dari 115,75 yen di sesi sebelumnya. Dolar jatuh menjadi 1,0124 franc Swiss dari 1,0167 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3168 dolar Kanada dari 1,3234 dolar Kanada. Demikian laporan Xinhua. (ant)

Donald Trump

Bali Post/ant

UMKM Penggerak Ekonomi Terbesar Bantul (Bali Post) – Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno mengatakan pengusaha mikro, kecil dan menengah yang ada di Tanah Air merupakan penggerak ekonomi terbesar di negara ini. “Kami melihat bahwa UMKM itu sebetulnya penggerak ekonomi yang terbesar di Indonesia yang datanya pada saat ini kira-kira sekitar 57 juta UMKM di seluruh Indonesia,” kata Menteri saat peresmian Rumah Kreatif BUMN di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (12/1).

Rini Soemarno

E-WARONG Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) didampingi Walikota Tangerang Arif R. Wismanyah (kiri) berbincang dengan pembeli pada peluncuran E- Warong Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH) di Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis (12/1). Peluncuran E-Warong atau elektronik warung gotong royong untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhannya, karena dapat meringankan beban pengeluaran keluarga miskin.

Bali Post/ant

Bahkan menurut Menteri, kalau diperhatikan justru peran UMKM tersebut pada saat bangsa ini mengalami krisis ekonomi masih terus bisa bertahan dan makin berkembang. “Tetapi kelemahannya kami perhatikan bahwa UMKM ini sulit naik kelas, jadi usahanya ya ituitu saja, pasarnya itu-itu saja, tidak bisa berkembang dan tidak bisa makin membesar,” katanya. Oleh sebab itu, Menteri mengatakan sebagai BUMN dan juga mewakili Presiden Joko Widodo selalu menekankan bahwa BUMN betulbetul harus dikelola secara professional, sehingga dapat mencetak keuntungan bagi negara. “Selain itu

juga harus bisa melakukan fungsinya sebagai agen pembangunan, membantu masyarakat luas yang masih membutuhkan dukungan untuk dapat meningkatkan keadaan ekonominya tersebut terutama untuk UMKM,” katanya. Menteri Rini juga mengatakan, yang paling dibutuhkan pengusaha mikro kecil saat ini adalah bimbingan bagaimana mereka itu bisa kemudian memasarkan produknya lebih baik lagi dan bisa dinikmati oleh lebih banyak orang. “Misalnya, apakah produknya itu sendiri mungkin dari segi warnanya perlu diperbaiki, karena mungkin tren warnanya sekarang ini tidak

hitam. Jadi produk itu harus mengikuti kemauan pasar. Informasi-informasi seperti ini yang seringkali UMKM tidak tahu,” katanya. Dengan demikian, menurut Rini melalui Rumah Kreatif BUMN yang diresmikan ini bisa menjadi wahana bagi pemda dan BUMN untuk melakukan pembinaan sekaligus memberikan kemudahan dalam akses permodalan untuk kemajuan usahannya. “Para UMKM itu tentunya memerlukan pembiayaan, karena itu bank BUMN kita tekankan untuk membantu pengusaha mikro kecil untuk bisa memudahkan mereka dalam mendapatkan akses permodalan,” katanya. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga mengatakan pemberian lahan kepada koperasi akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan tentunya akan meningkatkan lapangan kerja. Selain itu juga menurunkan kemiskinan, menurunkan kesenjangan pendapatan masyarakat sehingga terwujud pemerataan kesejahteraan. “Pertumbuhan ekonomi yang meningkat harus diikuti oleh pemerataan kesejahteraan,” tegas Menteri Puspayoga, menanggapi kebijakan Presiden Jokowi melakukan redistribusi aset ke koperasi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membagikan jutaan hektar lahan kepada rakyat melalui pelaku adat dan koperasi-koperasi yang ada di Tanah Air melalui program redistribusi aset dan land reform. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) PDI

Perjuangan di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta. “Sekarang ini kita kantongi 12,7 juta hektare yang akan segera kita bagikan kepada rakyat, yang akan kita bagikan pada tanah adat, yang akan segera kita bagikan pada koperasi-koperasi yang ada di Tanah Air,” kata Presiden. Presiden mengatakan redistribusi aset dan land reform menjadi concern khusus dalam pemerintahannya. Menurut Presiden, pemberian konsesi tanah kepada rakyat melalui koperasi salah satunya merupakan upaya pemerataan kesejahteraan. “Karena dengan pemberian konsesi tanah adat, pemberian konsesi pada rakyat, pemberian konsesi pada koperasi saya rasa inilah yang saya katakan di depan bahwa ekonomi Pancasila, ekonomi gotong royong benarbenar konsesi itu dinikmati rakyat bukan hanya segelintir masyarakat kita,” katanya. (kmb)

Bali Post/may

UANG BARU - Causa Iman Karana, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali menunjukkan uang pecahan Rp 50.000 yang asli didampingi Zulfan Nukman, Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali.

Masyarakat Bali Banyak Belum Tahu Uang Baru Denpasar (Bali Post) Sejak peluncuran uang baru Tahun Edaran (TE) 2016 yang dilakukan 19 Desember lalu, hingga kini nampaknya banyak masyarakat Bali yang belum mengetahui adanya uang baru. Bahkan saat Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Causa Iman Karana turun melakukan survey, ada masyarakat yang belum mengetahui keberadaan uang baru TE 2016. Zulfan Nukman, Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, Kamis (12/1) mengatakan jumlah uang baru yang diedarkan di Bali cukup sesuai dengan kebutuhan. Pada tahap pertama sosialisasi uang baru, ia menegaskan uang yang diedarkan dalam jumlah yang cukup. Saat event Denpasar Festival jumlah uang baru yang diedarkan Rp 1,2 miliar, karena dalam sehari habis Rp 400 juta. Maka dari itu, BI melakukan sosialisasi terkait uang baru termasuk cara membedakan uang asli yaitu dengan cara mengenali warna uang (Colour shifting). Ada perubahan warna jika uang digerakgerakkan. Namun perubahan warna hanya akan tampak pada uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000.

Selain itu, cara mengenali uang asli yaitu dengan rainbow feature di sisi sebelah kanan gambar Garuda. Cara lain dengan latent image, ultra violet feature yang akan memendarkan warna hitam putih jika dilihat dengan sinar ultraviolet, serta adanya blind code di sisi luar uang, dan tanda pengaman yang sulit dipalsukan adalah dengan rectoverso yaitu lambang BI. Sementara isu yang beredar di masyarakat tanda pengaman rectoverso merupakan lambang palu dan arit, pihaknya menampik hal tersebut karena hal tersebut merupakan lambang BI. Dalam tahap pertama peredaran uang ini, pihaknya akan menyosialisasikan keberadaan uang baru tersebut, salah satunya dengan membuka kas keliling. Tahap berikutnya BI Kantor Perwakilan Bali tentunya akan menerima distribusi uang baru dari BI pusat dalam jumlah yang lebih besar lagi. “Pada intinya tujuannya agar masyarakat paham terkait uang baru TE 2016 ini dan mengetahui cara mengenali uang asli dan palsu,” jelasnya. Sementara untuk uang lama yang beredar pihaknya belum memastikan kapan akan ditarik. Pada waktunya nanti pihaknya akan melakukan penarikan secara bertahap. (kmb42)


19

Jumat Pon, 13 Januari 2017

Pasek Suardika Waketum Hanura Jakarta (Bali Post) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengumumkan Syarifudin Sudding menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hanura dalam kepengurusan yang baru. Selain itu, tim formatur juga menempatkan I Gede Pasek Suardika sebagai Wakil Ketua Umum Partai Hanura. “Jadi, saya sudah dapat keputusan dari ketua formatur pak Wiranto bahwa Sekjen Hanura Syarifudin Sudding,” kata Oesman Sapta Odang di Jakarta Kamis (12/1) kemarin. OSO menjelaskan untuk posisi wakil ketua umum, partainya menempatkan sejumlah kader untuk menduduki antara lain I Gede Pasek Suardika, Nurdin Tampubolon, Daryatmo, Benny Pasaribu, Saleh Husein dan Wishnu Dewanto. Soal masuknya Gede Pasek Suardika dalam posisi wakil ketua umum, OSO menegaskan bahwa dalam kepengurusannya tidak membedakan antara orang baru dan orang lama. “Jadi ini gabungan dari yang lama maupun yang baru. Dan sejak saya memimpin maka tidak ada lagi perbedaan semua bersatu untuk membesarkan partai,” tegasnya. Wakil Ketua MPR RI dari unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini juga mengajak semua kader partainya bersatu dan bekerja keras untuk bersama-sama membesarkan partai. Ia optimis, partainya akan lebih dinamis dengan bergabungnya banyak tokoh baik dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) seperti Gede Pasek Suardika yang kini aktif sebagai anggota DPD dari daerah pemilihan Bali maupun tokoh-tokoh lainnya. (kmb4)

Bali Post/ant

KOREA SELATAN - Ketua DPR Setya Novanto (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Parlemen Republik Korea Selatan Chung Sye Kyun saat memberikan keterangan bersama seusai pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1) kemarin. Kunjungan delegasi parlemen Republik Korea Selatan yang diterima pimpinan DPR, DPD dan MPR itu bertujuan untuk meningkatkan hubungan antarlembaga.

Kartu Sehat Dari Hal. 1 Mulai dari mewujudkan kesetaraan masyarakat dalam memperoleh pendidikan melalui Kartu Karangasem Cerdas, perluasan jangkauan layanan kesehatan melalui Kartu Karangasem Sehat, mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa hingga peningkatan pelayanan perizinan khusus UMKM melalui program pelayanan goes to banjar. Tidak hanya itu, untuk penanganan kemiskinan, Mas Sumatri dan Artha Dipa (Masdipa), sudah menyiapkan langkah untuk menciptakan lapangan kerja baru, melalui Gerakan Wirausaha Muda Karangasem dan Desapreneur. Sedangkan di bidang pertanian, kedaulatan pangan mutlak diwujudkan melalui pemanfaatan lahan-lahan kritis dengan teknologi tepat guna. Program lainnya, Bupati Mas Sumatri menegaskan juga sudah mengambil ancang-ancang untuk pengembangan sejumlah destinasi pariwisata baru. Konsepnya dengan melalui pengembangan pariwisata spiritual berbasis desa adat atau kearifan lokal. “Dalam pengembangan pariwisata berbasis spiritual ini, Pura Besakih tetap men-

jadi andalan kami. Sekarang sudah dibentuk badan pengelola. Umat Hindu harus tahu ‘tanah sucinya’ di Pura Besakih,” tegasnya. Bahkan, untuk masyarakat di daerah-daerah terisolasi, pihaknya merancang pembangunan cubang secara merata dan berkesinambungan selama lima tahun. Upaya ini untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana infrastruktur pemenuhan layanan air bersih. “Saya yakin bersama tim yang solid, program yang kami rancang terwujud dalam waktu lima tahun. Kami bersyukur dapat menutup tahun 2016 dengan penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk pertama kalinya bagi Karangasem,” tegasnya. Untuk merealisasikan sepenuhnya Nawa Satya Dharma ini, dia berharap di tahun 2017, semua komponan masyarakat dan pemerintah bersatu, untuk mewujudkan Karangasem yang lebih baik. Dia juga mengajak kalangan perempuan terus bergerak maju. Menurutnya, kini momentummya bagus bagi perempuan untuk menunjukkan kemampuannya bisa setara dengan laki-laki. Bahkan, bisa melampaui kemampuan laki-laki. (kmb31)

Usul ke MPR, KY Ingin Berubah Jadi Dewan Yudisial Jakarta (Bali Post) Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengungkapkan kehadiran Komisi Yudisial (KY) menemui pimpinan MPR selain bersilaturahmi sekaligus berdiskusi tentang masa depan lembaga KY. Dalam dialog tersebut, KY mengusulkan penyempurnaan nama lembaga negara tersebut menjadi Dewan Yudisial (DY). “Ada usulan nama komisi diganti dengan dewan, dari Komisi Yudisial menjadi Dewan Yudisial (DY). Pergantian nama tersebut agar antara nama dan fungsi terjadi kesesuaian. Dengan demikian maka pengubahan nama itu bisa membuat persepsi dan terjemahan tidak berbeda,” kata Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (12/1) kemarin. Sejumlah pimpinan MPR lainnya turut mengikuti pertemuan tersebut antara lain Wakil Ketua MPR E.E. Mangindaan, Hidayat Nur Wahid, dan Oesman Sapta Odang. Sedangkan dari KY adalah Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari dan jajarannya. Keinginan KY agar namanya diganti tersebut diterima oleh pimpinan MPR RI. Kendati demikian, karena penyebutan nama lembaga tersebut dibentuk dan tertuang dalam UUD 1945 maka harus dikembalikan pada keputusan politik. “Karena itu, masalah itu akan dibawa ke Lembaga Pengkajian MPR RI untuk dibahas,” kata Zulkifli. Aidul Fitriciada Azhari mengakui bahwa pertemuan itu masih sebatas diskusi. “Yang

resmi belum kami serahkan. Bahwa pergantian nama itu penting. Usulan KY ada dua nama lembaga ini, yakni Komisi Yudisial dan Dewan Yudisial. “Kalau Komisi Yudisial berada di negara-negara berbahasa Inggris, dengan sistem hukum kebiasaan,” ujarnya. Sedangkan Dewan Yudisial (DY) menggunakan sistem hukum sipil. Dimana kata Aidul Fitriciada, kita lebih dekat dengan menggunakan hukum sipil karena hakimnya hakim karier. ”Karena hakim karier, maka kewenangannya lebih mendekati pada kewenangan pada DY,” katanya beralasan. Selama ini kata Aidul, penggunaan nama komisi juga menyebabkan lembaga yang dipimpinnya itu banyak disalahpahami masyarakat. KY sering disamakan dengan KPK, Komnas HAM, dan komisi lainnya. ”Padahal kami ini mengawasi MA. Dimana mengawasi MA itu kedudukannya harus sejajar, tidak boleh lebih rendah dari MA. Mengingat sejajar maka KY adalah bagian dari lembaga negara,” jelasnya. Menurut Aidul Fitriciada, nama DY itu penting karena dalam sistem ketatanegaraan yang kita warisi, UUD NRI tahun 1945, sistem hukumnya sistem hukum sipil. Dengan berganti menjadi DY maka nanti lembaga ini memiliki kewenangan lebih luas. Yaitu, mulai dari perekruitan hakim, promosi, penilaian kinerja, dan pengawasan. Bahkan di beberapa negara sampai anggaran,” tegasnya. (kmb4)

Depan Istana Dari Hal. 1 Kendati mereda, penjagaan yang dilakukan aparat kepolisian di sekitar kompleks Istana Kepresiden semakin diperketat. Terlihat dua water cannon, pasukan bersenjata gas air mata tampak dan berikade polisi dari berbagai unit siap jaga di depan Istana Merdeka. Aliansi BEM seluruh Indonesia telah menyampaikan maklumat tentang niatan

mereka menggelar demo serentak di 19 kota di Indonesia. Antara lain Aceh, Padang, Riau, Jambi, Palembang, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Mataram, Gorontalo, Merauke. Ada tiga tuntutan mahasiswa yang diajukan dalam aksi demo kali ini kepada pemerintah. Yaitu (1) Mencabut PP No.60 tahun 2016 tentang

kenaikan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak atau PNBP yang berlaku pada kepolisian negara Republik Indonesia; (2) Menolak kenaikan tarif dasar listrik golongan 900 VA dan mendesak dikembalikannya subsidi untuk tarif dasar listrik golongan 900 VA; (3) kembalikan mekanisme penetapan harga BBM kepada pemerintah dan menjamin terpenuhinya kebutuhan BBM bersubsidi di seluruh SPBU.

Koordinator Aksi Bela Rakyat 121 Ihsan Munawar mengatakan aksi demo Aliansi BEM seluruh Indonesia kali ini merespons kebijakan pemerintah yang dinilai memberatkan dan tidak berpihak kepada rakyat. Sejauh ini, pihaknya merasa unjuk rasa yang dilakukan sudah diakomodir dengan diterima surat tuntutan tersebut oleh ke pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara, Pratikno. Namun, pihaknya mengan-

cam akan turun kembali ke jalan dengan kekuatan yang lebih besar apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi. “Apabila iktikad baik kami tidak digubris dengan baik, maka seharusnya mereka sadar, karena hari ini kami turun di seluruh Indonesia untuk menyampaikan aspirasi rakyat,” kata Ihsan. Aliansi BEM seluruh Indonesia menilai Aksi Bela Rakyat merupakan bentuk keriusan mahasiswa terhadap

Lambang Negara Dari Hal. 1 Ia menuturkan selain dari video rekaman ceramah Rizieq yang diduga telah menodai lambang negara Polda Jabar juga akan melakukan pemeriksaan saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Kapolda menuturkan hingga saat ini sepuluh orang saksi dan saksi pelapor yakni Sukmawati Soekarnoputri telah diperiksa oleh penyidik. “Oleh karena itu, nanti kami akan mencari pembuktian karena selain dari gambar video ada juga saksi-saksi. Ke depan akan kami adakan pemeriksaan lagi, jadwalnya secepat mungkin akan kita laksanakan, minggu depan mungkin,” kata dia. Sementara itu, usai menjalani pemeriksaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengatakan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak penyidik. “Untuk hasil itu wewenang penyidik.

Mungkin nanti mereka akan mempelajari terlebih dahulu dipadu dengan keterangan lain baru bisa mengambil kesimpulan. Hari ini saya lebih banyak memaparkan isi tesis ilmiah saya,” kata dia. Rizieq mengatakan akan bersikap lebih kooperatif kepada penyidik dan siap memenuhi panggilan kembali untuk keterangan tambahan. “Hal itu tergantung pandangan penyidik, kalau memang dibutuhkan untuk BAP tambahan, saya siap untuk datang,” kata dia. Proses pemeriksaan Habib Rizieq oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat diwarnai kericuhan yakni sesaat setelah Habib Rizieq selesai menjalani pemeriksaan dari Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung. Kericuhan terjadi antara massa FPI dengan salah satu anggota ormas yang menuntut kasus penistaan Pancasila agar dituntaskan. (ant)

Kepastian Hukum Dari Hal. 1 Pelaksanaan peningkatan nilai tambah mineral logam melalui kegiatan pengolahan dan pemurnian mineral logam berupaya dalam mendorong terwujudnya pembangunan fasilitas pemurnian di dalam negeri. Selain itu juga memiliki tujuan untuk memberikan manfaat yang optimal bagi negara

serta memberikan kepas tian hukum dan kepastian berusaha bagi pemegang IUP Operasi Produksi, IUPK Operasi Produksi, Kontrak Karya, Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara. Pemerintah secara bertahap juga akan menasionalisasikan perusahaan pertambangan untuk divestasi saham hingga 51 persen. (ant)

Jumat, 13 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kerukunan & Kedamaian (4) 06.35 Seputar Bali Pagi

07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Aranyaka Kanda (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Banjar Bali Quiz 09.30 Lejel Home Shopping 10.05 Inovator

10.30 Ajeg Bali Tradisi Masiram Geni 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Budha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kerukunan dan Kedamaian (5)

12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Tembang Bali 15.30 Bali Channel Tourist TV & Etalase 16.05 Lila Cita

Sanggar Ardha Nareswari (1) 17.05 Nangun Yadnya Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Les Panuktukan - Buleleng 17.30 Taman Sari TK Negeri Pembina Tabanan 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali

19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Calonarang Regrek Tonggek Robokan (1) 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Wirasa Pekatnya Hidup di Usia Senja

22.0 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Wayang Wong PKK Selat (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Bahula Duta Pohmanis (5) 24.00 Closing

Krishna Perintahkan Ghatotkaca Lawan Alayudha

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Tiga Puluh Satu) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

AKIBAT benturan gada-gada antara Bhima melawan Alayudha, bumi ini bergetar keras. Setelah melempar ke samping gada-gada yang dipergunakan masing-masing. Mereka sekali lagi saling bertarung satu dengan lainnya. Baku serang sangat sengit terjadi bahkan kini menggunakan kepalan-kepalan tinju-tinju. Suaranya mengalahkan suara petir di langit. Digairahkan kemarahannya, mereka saling berkelahi dengan roda-roda kereta, gandar-gandar, Aksha, Adhishthana, dan Upaskara. Tetapi serangan dengan senjata tersebut tak satu pun mengenai sasarannya. Mereka saling bertempur hingga berlumuran darah. Mereka kelihatan seperti sepasang gajah sedang marah yang ukurannya sangat besar. Kemudian, Hrishikesa, yang selalu setia dengan kebaikan untuk para Pandava, setelah melihat pertarungan itu mengirim putra Hidimva untuk melindungi Bhimasena. Sanjaya berkata, melihat Bhima, diserang oleh kannibal itu, Vasudeva, mendekati Ghatotkacha, mengucapkan kata-kata ini kepadanya, ‘‘Lihatlah, Oh orang yang berlengan perkasa, ayahmu Bhima diserang gencar oleh Rak-

shasa Alaayudha itu pada pertempuran dalam pandangan seluruh pasukan. Engkau sendiri sangat megah dan berkemampuan luar biasa! Setelah meninggalkan Karna, segeralah bantai Alayudha itu, Oh orang yang berlengan perkasa! Engkau, selanjutnya dapat membantai Karna. Setelah mendengarkan katakata Sri Krishna, dari keluarga Vrishni itu, Ghatotkacha yang gagah berani itu, meninggalkan Karna. Ghatotkacha, lalu bertarung dengan Alayudha, dengan pangeran para kannibal itu yang merupakan saudara Rakshasa Vaka itu. Pertempuran yang terjadi pada malam hari itu, antara kedua kannibal Alayudha dan putra Hidimva itu menjadi dahsyat dan menakutkan, Oh Bharata. Sementara prajurit kereta perkasa, Yuyudhana, Nakula, dan Sahadeva, menyerang dengan panah-panah tajam prajurit-prajurit Alayudha. Para Rakshasa anak buahnya itu kelihatan mengerikan dan gagah perkasa, mendukung penuh Alayudha yang bersenjatakan busur-busur panah. Pemakai mahkota kecil, Vibhatsu, Oh raja menembakkan anak-anak panahnya ke segala sisi, Arjuna mulai

menumbangkan banyak para kshatria utama Kuru. Sementara Karna Oh raja mengguncangkan banyak raja dan banyak prajurit kereta perkasa, di antara keluarga Panchala yang dikepalai Dhrishtadyumna dan Sikhandin. Setelah melihat ksatria-ksatria Pandava dibantai Karna, Bhima yang keberaniannya mengerikan itu menyerbu dengan cepat ke arah Karna. Bhima menembakkan panah-panah terbaiknya. Kemudian, ksatria-ksatria utama Pandava, seperti Nakula, Sahadeva dan ksatria kereta perkasa pangeran Satyaki setelah membantai para Rakshasa itu meneruskan menuju ke tempat putra Suta itu berada. Semua dari mereka, mulai bertarung melawan Karna saat keluarga Panchala itu menyerang Drona. Kemudian Alayudha yang digairahkan kemarahannya, menyerang Ghatotkacha penghukum musuh-musuh itu. Kepala sebuah Parigha raksasa itu dipukul Parigha, putra perkasa Bhimasena. Parigha yang dilengkapi keberanian tinggi, kelihatannya setengah pingsan, dan terduduk tanpa bergerak. Setelah mendapatkan kembali kesadarannya,

yang belakangan itu kemudian bertarung, melemparkan kepada musuhnya sebuah gada dihiasi emas dan seratus buah lonceng. Kelihatannya seperti sebuah api berkobar. Dilempari dengan kuat, pencapai prestasi-prestasi mengerikan menggunakan gada itu menghancurkan menjadi berkepingkeping kuda-kuda, sais kereta, dan kereta-kereta yang suara deritannya keras milik Alayudha. Dengan keahliaan ilmu mayanya, Ghatotkacha kemudian melompat turun dari keretanya. Karena,

kuda kudanya, roda-roda, Aksha dan tiang bendera dan Kuvaranya telah dihancurkan menjadi berkeping-keping oleh Alayudha. Dengan mengandalkan ilmu maya yang dimiliki, dia menuangkan banyak sekali hujan darah. Langit saat itu, kelihatannya ditutupi sebuah kumpulan awan hitam dihiasi kilasan-kilasan petir. Sebuah badai petir terdengar, diiringi suara keras dan raungan keras awan-awan. Suara obrolan keras itu juga terdengar pada pertempuran yang menakutkan itu. (bersambung)

Sloka 11.42 Yac cavahasartham asat krto’si Vihara sayyasana bhojanesu Eko ‘tha vapy acyuta tat samaksham Tat ksamaye tvam aham aprameyam. Karena sayang dan juga karena ingin bercanda dengan-Mu, sering kuberbuat salah terhadap-Mu, pada saat saat kita sedang berbaring, duduk, bersantap, atau sedang berduaan, atau sedang dengan yang lain lainnya! Oh Yang Tak Berdosa, untuk ini –semua kumohon kepada-Mu! Maafkan! Maafkan kesalahan kesalahan-Ku, Yang Maha Abadi!


16 Pages

L O N A A T I E R N I N T

13 Number 9th Year

Price: Rp

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte ationalbalipost.c online: http://www.intern

Friday, January

Migrants wait out Belgrade blizzard in freezing warehouse

13, 2017

Djurica

to wait in line food Migrants of free outside receive plates snowfall during a customs wareSerbia, a derelict Belgrade, house in 11, 2017. January

REUTERS/Marko

Belgrade se wait out ou Migrants freezing wareh in blizzard hands to clean my “I just tried outside but they

and that in Serbia, facilifor all migrants outside official are and inthose living to do so and and slippery, floor. are choosing on the house is frozen en- ties irresponsible. is garbage side there being from Serbia’s migrant CNN The youngest and alone, withIvan Miskovic, Refugees and

for cold water cannot clean my countered was 12 to help shield living in I Commissariat behind Belgrade’s in the since or a scarf says migrants Belgrade warehouse trying to survive are still dirty. one month out gloves constant cold. are Migration, warehouses in refusing the broken clothes. It’s been - In a derelict migrants are him from conditions abandoned a shower.” they are to 2,000 building with BELGRADE These terriblefrom the bustling are there because system. I could havedown in close quarters station, up a crumbling throw asylum office Most lie main coach Serbian winter in water. strewn across and busy to page 6 to enter the their are a stone’s capital Continued the freezingno heating, or warm on filthy mattresses trying to thaw floor. There and cafes, restaurants of a European flames. icy, concrete huddle together to wash, also be heard windows, buildings nowhere a bitterly the vis- the News can by the orange Global and toilets, hands renders thin plank city. but the no use this icy the back them while It is -11 Celsius at night The dark smoke Migrants is lashing a few feet, sounds no privacy. it gets so cold and exone hall to have a cold blizzardwarm up by burning ibility to only by the Some say hungry to get from where they the they try to the grim warehouse darkness is pierced choked by the that no matter howthey can’t sleep. of the buildingprivacy to go to are, people coughing, wood outside home. cold. hausted they receive food from minimum of call who of air and the Minthey now unhealthy conditions in the heart After theyonce a day, migrants toilet. the migrants, Vulin, Serbia’s , they Some of from Afghanistan, Desperate capital Aleksandar aid agencies open fires out Employment the mainly comein blankets given in of a European inside here there’s warm it up by thewood, scraps, or ister for Labour, Affairs, says “If you look are wrapped but most shiver no warm wa- light by burning, they can get their Veteran and Social facilities The electricity, has provided by agencies, for the sub-zero smog, no Hayat Ali. left any other material day and ter,” says resident he ware- government jackets inadequate hands on. they endure migrant says outside the temperatures 40-year-old Pakistan’s Swat Valley The ground the air night. his home in warehouse, Inside the smoke from several eight months ago. of men is thick with fires and groups makeshift

at in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio en2myat globalfmbali.list streaming or live video and http:// radio.com mbali.com http://radioglobalf el/global-fm-bali. ustream.tv/chann

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

JUMAT PON, 13 JANUARI 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

MUSEUM BULELENG - Salah satu wisatawan sedang berkunjung ke Museum Buleleng, Kamis (12/1) kemarin.

Bali Post/ist

Kymberly Ryder dan Edward Akbar

Kimberly Sebut Direstui Tamara ARTIS cantik Kimberly Ryder diketahui menjalin kasih dengan keponakan Tamara Bleszynski, Edward Akbar. Keduanya juga sudah tak sungkan lagi saling mengumbar kemesraan di hadapan publik. Selain itu, Kimberly mengaku jika Tamara rupanya sudah merestui hubungannya dengan Edward. Apalagi sebelum menjalin kasih bersama Edward, artis keturunan Inggris itu sudah lebih dulu mengenal Tamara. “Kita tuh sebenarnya sudah saling kenal. Karena waktu itu kita pernah main film bareng, sama Edward juga. Jadi, kita hubungannya baik-baik saja. “Insya Allah, mereka setuju,” ujar Kimberly. Selain itu, Kimberly sepertinya juga sudah mantap menjalin hubungan yang serius dengan Edward. Pasalnya, bintang film “Winter in Tokyo” ini berencana untuk menikah usai usianya genap 25 tahun. “Ya, kalau 23 kemudaan, 25-lah, insya Allah. Aku kan mau kuliah lagi, terus juga alhamdulillah dia sekarang lagi banyak kerjaan. Jadi, kita sama-sama konsentrasi, untuk masa depan bersama yang lebih cerah,” ujarnya. (pik)

Museum Buleleng

Bukan Sekadar Tempat Penyimpanan Benda Bersejarah MUSEUM Buleleng sampai saat ini masih terpelihara dengan baik. Berbagai peninggalan Bumi Panji Sakti, mulai dari benda prasejarah hingga alat-alat tradisional menjadi koleksinya. Di tengah perkembangan pariwisata, bagaimanakah fungsi museum yang lokasinya bersandingan dengan Gedong Kirtya ini? Kekayaan yang dimiliki Kabupaten Buleleng tak hanya ng terbatas pada alamnya yang al indah. Daerah yang dikenal ndengan sebutan Gumi Denta bukit ini juga memiliki cerita an yang berkaitan dengan zaman an penjajahan. Sekelumit bagian udari itu bisa ditemukan di Musi seum Buleleng yang berlokasi di Jalan Veteran, tepatnya di sebelah Gedong Kirtya. ta Saat awal berkunjung, mata nakan dihadapkan dengan benh tuk bangunan yang masih a. bernuansa zaman Belanda. r, Ukuran pintunya yang besar, n bersandingan dengan daun

jendela yang terlihat klasik. Isi di bagian dalamnya juga tak kalah menarik. Di sejumlah ruangan terdapat benda-benda zaman prasejarah. Terdapat pula berbagai macam peralatan tradisional yang dipergunakan oleh masyarakat zaman dulu. Di salah satu sudut ruangan juga tampak mesin ketik yang tampilannya sangat klasik. Terlihat pula foto-foto tokoh kerajaan. Dengan menyaksikan itu, sekilas pikiran seperti terbawa ke masa lampau. Berkat keunikannya, museum tersebut tak hany ya serhanya ing dikunjungi ka-

langan pelajar. Wisatawan domestik maupun asing juga tak ketinggalan. Kedatangannya hanya ingin mengetahui sekelumit tentang kehidupan masyarakat Buleleng tempo dulu. Salah seorang pengunjung, Remi Offerman dari Holland mengaku sangat kagum dengan koleksi museum ini. Pertama kali masuk, ia merasa seperti kembali ke zaman seribu tahun lalu. “Di tempat ini saya mendapat pengetahun yang sangat penting untuk pendidikan. Singaraja sangat indah,” ujarnya Kamis (12/1) ke ema mari rin. kemarin.

Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Putu Tastra Wijaya mengatakan, sejak beberapa tahun belakangan, pariwisata di Buleleng mulai berkembang. Kunjungan wisatawan p y y pun lebih banyak menyasar daerah pesisir maupun wisata alam yang ada di sejumlah lokasi. Guna menggaet ke tengah kota, museum ini bisa menjadi salah satu magnet. “Museum ini tak hanya sebagai tempat menyimpan benda bersejarah. Tetapi lebih dari itu, bisa menjadi magnet untuk pariwisata Kota Singaraja,” tegasnya. Keberadaan museum itu, kata dia, akan semakin terlihat menarik ketika dikaitkan dengan Gedong Kirtya yang selama ini terkenal sebagai

tempat penyimpanan lontar dari berbagai daerah. “Karena fungsinya sangat penting, ini akan kami tata. Akan terus dipromosikan, bersinergi dengan pariwisata. Kami ingin ini bisa jjadi pilihan wisatawan untuk b berkunjung,” ujarnya. Seme Sementara itu, tokoh kebudaya budayaan Buleleng I Made Ribek m mengatakan, museum ini memiliki mem sejarah yang sangat penting untuk diketahui m masyarakat, khususnya generas generasi muda. Bahkan, bisa dikataka dikatakan telah menjadi taksunya Bul Buleleng. Oleh sebab itu, pemerin pemerintah perlu melakukan langkah langkah-langkah yang mengarah p pada pemertahanan. “Ini haru harus dijaga dengan baik. Penting untuk Buleleng,” tegasnya. (sos)

Trisna ”STE” Menunggu Momen PADA saat sebagian besar musisi dan penyanyi Bali berlomba-lomba merilis album di akhir tahun 2016 lalu untuk menyongsong tahun 2017 ini, hal tersebut tidak senada dengan biduanita cantik, Trisna “STE” (Sing Taen Enduk). Pasalnya, penyanyi yang identik dengan suara ngerock ini masih bertahan dengan album “Sahabat Sujati” yang di-launching pada akhir tahun 2015 silam. Bukan karena minim inspirasi, namun ia masih disibukkan dengan suatu pekerjaan yang tidak bisa

ditinggalkan. Selain itu, lady rocker Bali ini masih menunggu momen yang tepat untuk “menggetarkan” belantika musik Bali. “Planning sih ada, tetapi masih dirahasiakan untuk menunggu momen yang tepat,” ujar Trisna saat dikonfirmasi Kamis (12/1) kemarin. Saat ditanya apa rencana tema album berikutnya, wanita yang mempunyai nama lengkap Ni Putu Sutrisnawati ini mengaku masih merahasiakannya. “Kalau dibocorin sekarang bukan rahasia dong namanya! Nanti pasti akan saya kabari,” ucapnya sembari tertawa.

ahui, ‘’Sa‘’S SaSeperti diketahui, di a lhabat Sujati’’ menjadi alrisna ssetetbum keempat Trisna 2004) 4 y ang elah ‘’Gumine’’ (2004) yang iri, ‘’S S i ng diproduksi sendiri, ‘’Sing 007)) dan Taen Enduk’’ (2007) 3 y 3) ang ‘’Si Sexy’’ (2013) yang ri Pro. ri diproduksi Jaya Gir Giri ierr nya, Sepanjang kariernya, penyanyi yang juga i a akia menggeluti dunia era raih ting ini pernah meraih aga ai penghargaan sebagai aF Fa aPenyanyi Wanita Faerr vorit dan Lagu T Terfavorit “Sing Taen Enduk” di ajang Gita Denpost Award 2007. (win)

Bali Post/gik

MENGECEK - Wabup Artha Dipa saat mengecek kondisi gedung rawat inap Puskesmas Manggis I usai peresmian, Kamis (12/1) kemarin.

Manggis Punya Puskesmas Rawat Inap Baru KECAMATAN Manggis kini punya fasilitas kesehatan baru. Puskesmas Manggis I kini resmi punya gedung rawat inap. Gedung yang dibangun dengan menghabiskan anggaran Rp 2,1 miliar itu, kini resmi dapat dipergunakan untuk menambah kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, setelah diresmikan penggunaannya Kamis (12/1) kemarin. Kepala Puskesmas Manggis I dr. Wayan Putu Suati, mengatakan, gedung puskesmas lengkap dengan rawat inap ini akan sangat membantu masyarakat di

Kecamatan Manggis. Terlebih, akses dari Kecamatan Manggis ke RSUD Karangasem cukup jauh. Puskesmas Manggis I ini mewilayahi lima puskesmas pembantu dan satu puskesdes. Sedangkan, untuk layanan rawat inap, Puskesmas Manggis I memiliki 14 tempat tidur, didukung 84 pegawai. “Dengan dukungan fasilitas seperti ini, kami ingin lebih siap dan sigap memberikan pelayanan yang lebih maksimal, khususnya pasien rawat inap,” tegasnya. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, usai meres-

mikan Puskesmas Manggis I ini menegaskan, gedung ini harus mampu dimanfaatkan dengan optimal. Seluruh petugas Puskesmas Manggis I harus bekerja secara profesional agar tidak ada satu keluhan pun dari masyarakat Kecamatan Manggis. Seluruh petugas harus mementingkan kepentingan masyarakat umum yang membutuhkan bantuan. “Dengan dukungan gedung baru, saya berharap kualitas pelayanan pada masyarakat bisa terus meningkat,” tegas Artha Dipa. (gik)

Bali Post/edi

PERESMIAN - Suasana peresmian Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali, Kamis (12/1) kemarin.

Summarecon Resmikan Movenpick Resort & Spa Jimbaran PT Summarecon Agung Tbk. meresmikan pembukaan Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali, Kamis (12/1) kemarin. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Soetjipto Nagaria selaku Chairman of Summarecon Group dan Cokorda Raka Darmaan, S.H., M.Si. selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung. Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali menjadi hotel bintang 5 pertama dan menjadi hotel ke-4 yang masuk dalam portofolio usaha bisnis perhotelan yang dimiliki oleh Summarecon. “Summarecon menggandeng Movenpick, salah satu operator hotel terbaik dari Swiss yang telah berpengalaman mengelola hotel lebih dari 44 tahun dan tersebar di lebih dari 25 negara di seluruh dunia. Adalah sebuah kebanggan bagi kami bahwa Movenpick memilih Samasta Lifestyle Vllage sebagai lokasi chain hotel yang pertama di Indonesia,” kata Soegianto Na-

garia selaku Director of PT Summarecon Agung Tbk. Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali terletak di dalam area Samasta Lifestyle Village, yaitu sebuah destinasi wisata seluas 3,5 hektar yang diisi dengan berbagai fasilitas yang saling terintegrasi di antaranya fasilitas retail dan juga penginapan. Samasta Lifestyle Village dikelola oleh PT Permata Jimbaran Agung, salah satu unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk yang telah berpengalaman dalam mengelola bisnis retail khususnya pusat perbelanjaan. Adrianto P. Adhi selaku President Director of PT Summarecon Agung Tbk menambakan, Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali dan Samasta Lifestyle Village memiliki nilai investasi sebesar Rp 600 miliar. Diharapkan, kehadiran Movenpick mampu memperkuat recurring income perusahaan khususnya dan unit bisnis perhotelan. Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali memiliki 297 kamar dan suites nyaman dilengkapi dengan furniture berselera tinggi. Semuanya memiliki balkon tersendiri, WiFi gratis dan sentuhan seni, warna dan gaya Bali yang tercermin pada kain dan materi yang dipakai di dalam desainnya. Fitur penting yang terdapat pada resort ini adalah kolam renang yang menampilkan gaya ala di pantai dan kolam renang mini olympic, dalam area seluas total 2,500 meter persegi. Melengkapi fasilitas resort, Movenpick juga dilengkapi dengan Klub bermain anak-anak Meera (laut) hingga fasilitas kebugaran 24 jam dan spa (yang akan dibuka Maret 2017). (edi)


Edisi 13 Januari 2017 | Balipost.com