Skip to main content

Edisi 08 Mei 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN NOMOR 253 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (124 rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU PON, 8 MEI 2016

TAK terasa sudah hampir 12 tahun saya menulis kolom di Bali Post. Tulisan saya yang pertama judulnya ‘’Semua Orang Bisa Jadi Milyuner’’ itu terbit di bulan September 2004 dulu di kolom namanya Money&You.

Membaca kembali tulisan-tulisan dalam rentang 12 tahun bagi saya bagaikan menembus terowongan waktu. Kembali ke masa lalu. Kembali ke masa-masa baru belajar (dan sok tahu), ke masa-masa awal membangun BPR Lestari, miskin namun

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

PAJAK !

@balipostcom (4.088 Follower) http://twitter.com/balipostcom

penuh semangat. Beberapa tulisan kalau saya baca lagi sekarang, ternyata malu-maluin, namun ada pula beberapa yang saya suka. Tulisan-tulisan di Money&You (kemudian menjadi Money&I) sebenarnya menggambarkan perjalanan belajar saya. Yang saya sampaikan sebenarnya bukan murni pemikiranpemikiran saya (ada beberapa ide orisinal saya), namun sebenarnya

merupakan pemikiran-pemikiran dan ide dari banyak orang, banyak guru, banyak teman di mana saya belajar selama perjalanan karier saya. Tulisan-tulisan itu juga menggambarkan perkembangan pemikiran saya, mulai dari sok tahu sampai sekarang mudah-mudahan sudah lebih bijak. Sebuah era haruslah berakhir. Bosan juga menulis di kolom kotak yang terbatas.

Saya dengan ini sengaja akan mengakhiri kolom Money&I (karena sekarang sudah menjelma menjadi majalah). Oleh karenanya saya pamit, dan mengucapkan beribu terima kasih atas segala perhatian dari pihak Bali Post. Atas perhatian masyarakat Bali. Semoga Money&I selama ini bermanfaat. Hal. 19 Menginspirasi

www.alexpchandra.com

Hongkong Airlines ’’ Turbulence’’ Belasan Penumpang Dirawat di Bali Mangupura (Bali Post ) – Pesawat Hongkong Airlines HX6704 tujuan Denpasar - Hongkong mengalami turbulence (guncangan hebat di udara) sehingga harus kembali ke Bandara I Gusti Ngurah Rai (return to base - RTB), Sabtu (7/5) kemarin pukul 04.34 Wita. Insiden ini mengakibatkan belasan penumpang dan kru luka-luka. Maskapai tipe A332 tersebut mengangkut 204 penumpang dan 12 kru. Dari 17 yang mengalami cedera tiga di antaranya merupakan awak pesawat. Data yang diperoleh, penumpang pesawat yang mengalami luka-luka adalah Zhang Yajing (48), Connie Hui (21), Hang Ping Huang (63), Pan Shi Gun (47), Xiao Xiu Qiong (38), Sin Yan Chan (26), Tze Ching Woing (33), Yin

Kang Huang (64), Tang Yao Yang (24), Shang Shan Tang (22), Lijun Ran (45), dan Li Jun Trang (45). Korban yang dirujuk ke Rumah Sakit BIMC Kuta dengan melibatkan tiga ambulans AP1, satu ambulans KKP, satu ambulans Pemprov Bali, dan satu lagi ambulans BPBD. Hal. 19 Kembali ke Ngurah Rai

BPM/wan

RESAH - Sejumlah penumpang Hongkong Airlines resah dan gelisah saat menunggu di Bandara Ngurah Rai, Sabtu (7/5) kemarin.

TURBULENSI - Pesawat Hongkong Airlines yang mengalami turbulensi akhirnya kembali ke Bandara Ngurah Rai, Sabtu (7/5) kemarin.

Hanya Luka Ringan Mangupura (Bali Post) Hingga saat ini jumlah korban turbulensi pesawat Hongkong Airline yang tercatat di BIMC Hospital 14 orang, namun satu pasien telah dirujuk ke Siloam Hospital. Pasien diterima pukul 04.30 dini hari dan

langsung mendapatkan penanganan dari tim medis BIMC. Putu Hema, Operation Manager BIMC, mengatakan saat ini ada 13 pasien yang ditangani pihaknya baik laki-laki maupun perempuan. Dari semua korban tersebut, rata-ra-

421 Bidan PTT Berharap Jadi PNS SETELAH memperjuangkan nasibnya beberapa waktu lalu ke Jakarta, para bidan akhirnya dijanjikan akan diangkat menjadi PNS tahun 2016 ini. Namun, akan diberlakukan aturan tes CAT dan maksimal usia 35 tahun. Beberapa kali organisasi bidan menghadap ke Menpan maupun Menkes bahkan pernah menghadap Presiden terkait adanya aturan tersebut. “Para bidan bergerak lagi 4 Mei lalu dengan tujuan supaya tes itu hanya formalitas karena bidan terkendala masalah usia,” kata Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bali, Ketut Adi Arini, Sabtu (7/5) kemarin. Berdasarkan informasi yang didapatnya, tes hanya bersifat formalitas karena bidan PTT telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun. Sementara aturan maksimal usia pengangkatan bidan di atas 35 tahun tidak bisa diangkat, berlaku jika bidan tersebut baru diangkat menjadi bidan PTT setelah usia 35 tahun. Sedangkan bidan yang telah menjadi bidan PTT sebelum usia 35 tahun, dapat diangkat menjadi PNS. Aturan tersebut diberlakukan lantaran UU ASN yang mengatur pengangkatan PNS maksimal usia 35 tahun. Di Bali ada 427 bidan PTT. Dari jumlah itu hanya 6 orang yang nasibnya belum jelas karena adanya aturan usia maksimal 35 tahun. Namun, dengan adanya perjuangan bidan beberapa waktu lalu, 6 orang tersebut akan dicarikan payung hukumnya agar dapat diangkat menjadi PNS. Jika anggaran negara cukup untuk mengangkat PNS tahun ini, Bali dikatakan sudah siap dengan nama-nama bidan yang direkomendasikan. “Kalau anggaran tidak mencukupi, akan diangkat bertahap,” imbuhnya. Bidan-bidan tersebut tersebar di 716 desa di Bali. Hanya, daerah yang medannya berat seperti Singaraja, Karangasem, dan Bangli memerlukan dua bidan tiap desa. Hal. 19 800 Bidan

ta pasien hanya mengalami luka ringan. “Kondisi pasien kebanyakan keseleo dan beberapa pasien yang melakukan X-ray, tapi belum tahu hasilnya,” ujarnya, Sabtu (7/5) kemarin. Hal. 19 Sudah Dipulangkan

Nasib Bidan di Bali

TUGAS BERAT, GAJINYA DI BAWAH UMR Setiap 5 Mei diperingati sebagai Hari Bidan. Ini disebabkan begitu mulia dan beratnya tugas bidan di Tanah Air. Namun saying, perhatian pemerintah masih sangat kurang. LIHAT saja nasib bidan di desa terpencil di Bali. Mereka dibebankan menjadi gawang terdepan menangani kelahiran dan menurunkan angka kematian bayi dan ibu melahirkan, namun perbaikan kesejahteraannya tak sederas tugasnya. Anggota DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana mengakui pekerjaan bidan cukup berat namun gaji yang mereka dapat masih di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Selain itu, bidan PTT sebagian besar sudah

memiliki pengabdian di atas 10 tahun. Paling rendah 7,5 tahun pengabdian, sehingga muncul pula aspirasi untuk segera menetapkan mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Dengan adanya tambahan untuk insentif mereka sebelum ditetapkan menjadi PNS, kami harapkan mereka betul-betul mengabdikan diri dan menjadi ujung tombak menjaga kesejahteraan masyarakat. Terutama dalam mencegah kematian ibu dan bayi saat melahirkan,” jelasnya.

Kariyasa menambahkan, DPRD Bali sebelumnya pernah memiliki program inisiatif dewan untuk memberi beasiswa bagi tamatan SMA yang melanjutkan pendidikan di sekolah kebidanan. Namun setelah tamat, mereka harus mau ditempatkan di daerah tertinggal atau desa yang masih kekurangan tenaga bidan. Oleh karena itu, tamatan SMA yang diberi beasiswa diutamakan berasal dari daerah tersebut. Hal. 19 Tak Maksimal

Bali Perlu Bidan MasukDusun Jumlah Kecamatan dan Desa di Bali Tahun 2015

BPM/dok

BIDAN- Para bidan di Bali secara kontinu meningkatkan kompetensi membantu melahirkan dan merawat bayi.

No

Kabupaten/Kota

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Jumlah

Jembrana Tabanan Badung Gianyar Klungkung Bangli Karangasem Buleleng Denpasar

Jumlah Jumlah Kecamatan Desa 5 10 6 7 4 4 8 9 4 57

51 133 62 70 59 72 78 148 43 716

Sumber: BPS Provinsi Bali

JIKA ingin masyarakat Bali sehat dan turunnya angka kematian bayi dan ibu melahirkan, tiap dusun wajib disiagakan seorang bidan. Sementara kini dengan program desa siaga mewajibkan tiap desa memiliki seorang bidan belum berjalan maksimal. Usulan Bali perlu bidan dusun ini diajukan pengamat pendidikan kesehatan yang juga Ketua YP3LPK Bali, Drs. Ida Bagus Arka. Alasannya singkat yakni bidan dusun sebagai deteksi dini kesehatan masyarakata di tingkat dusun. Jika ini berperan, puskemas dan RS tak dipadati oleh pasien. Hal. 19 Digaji Pemda

Kisah Bidan PTT di Balik Bukit

Rela Jalan Kaki Tiga Kilometer untuk ’’Home Care’’ Menjalani profesi sebagai seorang bidan tidaklah mudah. Selain harus cakap dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, seorang bidan juga harus memiliki mental yang tangguh dan siap ditugaskan di wilayah mana pun. Tak terkecuali wilayah terpencil yang masih minim infrastruktur.

SEPERTI yang selama ini dijalani oleh bidan Ni Putu Dian Purnamasari. Bidan berstatus PTT kelahiran Desa Suter, Kintamani ini mengaku sudah lima tahun terakhir bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) yang berlokasi di Banjar Batu Meyeh Desa Songan, Kintamani. Selama bertugas di wilayah balik bukit tersebut, sudah banyak suka maupun duka yang dilaluinya dalam melayani kesehatan masyarakat. Dia menuturkan dengan kondisi infrastruktur jalan di Banjar

Batu Meyeh yang masih belum memadai, dirinya tak jarang harus rela berjalan kaki ke rumah-rumah penduduk untuk memberikan pelayanan kesehatan (home care). “Ketika ada warga yang sakit dan meminta kita datang ke rumahnya, kita sebisa mungkin harus datang memberikan pelayanan kesehatan. Walaupun dengan kondisi jalan yang sempit dan rusak,” terangnya. Selama bertugas di Batu Meyeh, dirinya pernah berjalan kaki ke rumah penduduk sejauh 3-10 kilometer.

Selain menghadapi kondisi infrastruktur jalan yang masih belum memadai, sebagai bidan di wilayah balik bukit, bidan Dian selama ini juga harus menghadapi tantangan krisis air bersih. Sebagaimana yang diketahui, sebagian besar dusun yang ada di wilayah balik bukit tidak memiliki sumber air bersih yang bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan seharihari. Untuk kebutuhan di pustu, bidan Dian mengaku memanfaatkan air dengan cara membeli. Tak jarang juga bantuan air diberikan

oleh pihak dusun. Meski tidak semudah tugas bidan di wilayah desa pada umumnya, namun bidan Dian mengaku cukup menikmati tugasnya melayani masyarakat di Pustu Batu Meyeh. Sebagai bidan yang masih berstatus PTT pusat, impian yang dimilikinya sebenarnya tidak muluk-muluk. Satu-satunya harapan yang dimilikinya saat ini yakni bisa diangkat sebagai bidan dengan status PNS. “Keinginan saya bisa diangkat sebagai PNS,” harap wanita 27 tahun ini. (ina)


DAERAH

2

Minggu Pon, 8 Mei 2016

FIGUR

Tingkatkan Mutu Pengajaran PENINGKATAN sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidikan di Bali Utara semakin diupayakan Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. Beragam kendala di bidang pendidikan salah satunya dipengaruhi kualitas teknis guru dalam meningkatkan mutu pengajaran. Mutu pendidikan bertambah maju, tidak semata-mata hanya bertumpu kepada peran pemerintah. Melainkan perlu keterlibatan langsung guru pengajar, bisa lebih memacu kualitas dan kompetensi diri. Menurut Bupati PAS, ia mengedepankan potensi guru di Buleleng melalui diskusi dan dialog pendidikan. Karakter diri guru dibentuk berdasarkan keahlian di bidang pengajaran yang dikuasai, mengedepankan kompetensi siswa diajar berkembang maju lebih baik. “Kami meningkatkan karakter diri (pelaku pendidikan -red), bagaimana mereka mampu menjadi seseorang dengan memiliki daya saing dan kemampuan kompetensi,” ujar Bupati PAS belum lama ini. Salah satu bidang informasi dan teknologi di tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK, saatnya menggugah jiwa tenaga pendidik lebih melek kecanggihan teknologi. Seluruhnya dapat didiskusikan melalui dialog di intern sekolah, atau melalui forum terbuka melibatkan Disdik Buleleng. “Perkembangan kekinian (teknologi) dapat dicapai melalui dialog rutin. Banyak hal perlu dibicarakan untuk dijadikan suatu parameter pengembangan dunia pendidikan di Buleleng,” tandasnya. (kmb34)

Miris, Kasus Korupsi di Bali

Rp 3,7 M Divonis 1 Tahun, Rp 1,5 Juta Dituntut 4 Tahun Denpasar (Bali Post) Penanganan masalah korupsi di Bali memang tidak ada bisa yang menebak. Ada perkara besar, namun vonisnya ringan, sebaliknya kasusnya kecil, pelakunya dihukum berat. Tergantung majelis hakim dan jaksa yang memandang perkara ini. Satu contoh kasus yang berlangsung pekan ini.

BPM/kmb26

PERESMIAN - Menteri Koperasi dan UMKM A.A. Puspayoga bersama Bupati Jembrana I Putu Artha saat peresmian Pasar Pendem.

Menteri Puspayoga Resmikan Pasar Rakyat Pendem Negara (Bali Post) Setelah Pasar Kelurahan Baler Bale Agung dan Pasar Kelurahan Lelateng, kini giliran Pasar Kelurahan Pendem yang berlokasi di Kecamatan Jembrana yang direvitalisasi dan diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Sabtu (7/5) kemarin. Menteri Puspayoga yang hadir didampingi Bupati Jembrana I Putu Artha mengharapkan keberadaan koperasi dan pasar tradisional diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Menteri menyampaikan program-program unggulan Kementerian Koperasi dan UMKM di antaranya pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) 9% per tahun, pembuatan akta koperasi gratis, pembuatan hak cipta gratis dan izin usaha mikro. Puspayoga mengimbau kepada Deputi Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UMKM agar Jembrana setiap tahun dapat diberikan program revitalisasi pasar tradisional. Ia menambahkan agar masyarakat Jembrana dapat memanfaatkan pasar ini dengan baik, koperasi pasar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik terhadap pedagang. Dengan adanya pasar ini, pedagang yang ada mendapatkan nilai tambah dan terus bisa menggerakkan perekonomian. Bupati Artha dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UMKM yang telah memilih pasar rakyat Kertha Jaya Kelurahan Pendem tahun 2015 untuk dibangun sebagi pasar rakyat yang representatif dalam rangka pemulihan pasar yang semula kondisinya masih sangat sederhana dan belum maksimal memberikan pelayanan kepada para konsumen untuk berbelanja. “Sudah tentu harapannya dengan direvitalisasi, pasar ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi pedagang dan masyarakat di sekitarnya,” ujar Bupati Artha. Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan selubung papan nama pasar rakyat Kertha Jaya Pendem juga dihadiri kepala-kepala Deputi Kementerian Koperasi dan UMKM, para pimpinan bank dari BRI, BNI, dan Mandiri, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, Wakapolres Jembrana, kepala-kepala SKPD Pemerintah Kabupaten Jembrana, Camat se-Jembrana, aparat Kelurahan Pendem, dan para pedagang di Pasar Kelurahan Pendem.(kmb26)

BPM/eka

KONVOI- Siswa di Denpasar melakuka konvoi saat merayaan kelulusan, Sabtu (7/5) kemarin.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar yang menyidangkan perkara dugaan markup pengadaan lahan Fakultas Olahraga dan Keguruan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Dewa Suardhita, memvonis minimal dua terdakwa. Majelis hakim pimpinan Dewa Suardhita hanya menghukum terdakwa Nyoman Mustiara dan Wayan Suarsa, Rabu (4/5) lalu, dengan pidana setahun penjara. Sedangkan JPU Wayan Suardi dkk. sebelumnya mendakwa Suarsa dan Mustiara karena melakukan korupsi markup pengadaan lahan kampus FOK (Fakultas Olahraga dan Keguruan) sebesar Rp 3,7 miliar. Vonis ringan yang dijatuhkan hakim Dewa Suardhita bersama dua hakim anggotanya itu memang menjadi polemik dan banyak pertanyaan di masyarakat. Namun, majelis hakim mempunyai pertimbangan sebagaimana disampaikan dalam amar putusannya karena terdakwa telah mengembalikkan kerugian keuangan negara. Memang, jika dilihat dari jumlah nilai korupsi yakni Rp 3,5 miliar (sudah dikembalikan) yang hanya divonis setahun cukup menggelikan memang. Masih dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar, ada kasus dana bansos pura, yang hanya kedapatan Rp 1,5 juta juga sudah dikembalikan. Dia oleh JPU dituntut hukuman empat tahun penjara. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa Anak Agung Oka Suwitra, yang hanya kebagian Rp 1,5 juta dituntut hukuman penjara empat tahun. “Menyatakan terdakwa Anak Agung Oka Suwitra terbukti secara sah dan menurut

hukum melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primer,” tuntut JPU I Made Pasek Budiawan, A.A. Putra, dan Putu Trisna. Terdakwa oleh JPU dijerat Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tipikor, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Selain menghukum A.A. Suwitra selama empat tahun penjara dikurangi sepenuhnya selama terdakwa berada di dalam tahanan, terdakwa juga membayar denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan. Di samping itu, terdakwa A.A. Suwitra juga dikenakan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti Rp 27 juta. Terdakwa telah mengembalikan kerugian keuangan negara Rp 1,5 juta (sebagaimana yang dia nikmati). Jika tidak membayar selama sebulan setelah kasus ini mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang. ‘’Jika tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama setahun,” sambung JPU A.A. Putra. Sementara rekannya, terdakwa I Ketut Ngenteg, yang mantan pengurus PDI-P ini, juga dijerat pasal sama yakni Pasal 2 UU Tipikor. Dia juga dituntut empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Bedanya, terdakwa Ngenteg yang membuatkan A.A. Suwitra proposal, tidak dibebankan membayar uang pengganti sebagai akibat dari kerugian negara. Karena, Ngenteg sudah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 61,5 juta. Lantas, berapakah hukuman yang mesti diterima A.A. Oka

Suwitra yang hanya kebagian Rp 1,5 juta dan sudah dikembalikan? Sementara Mustiara dan Suarsa dikorupsi Rp 3,7 miliar divonis setahun penjara oleh hakim. Hanya majelis hakim tipikor yang mempunyai hak mengetok palu atas kasus korupsi yang diajukan ke persidangan oleh kejaksaan. Apa kata JPU Wayan Suardi dengan vonis setahun atas perkara korupsi Rp Rp 3,7 miliar yang diajukan ke Pengadilan Tipikor Denpasar? Wayan Suardi yang dikonfirmasi Sabtu (7/5) kemarin, awalnya tidak mau berpolemik karena itu adalah kewenangan majelis hakim. Namun, dia mengaku sudah fight di persidangan. Dikatakan Suardi yang mengaku bekerja siang malam, bahwa pihaknya sudah maksimal hingga kedua terdakwa harus dituntut 1,5 tahun penjara. Lantas, apakah hukuman setahun sudah dinilai relevan dengan perkara yang diajukan? Suardi kembali tidak mau mengomentari putusan hakim. Yang jelas, katanya, bahwa dalam perkara korupsi itu pada pokoknya bukan pemidanaan yang diutamakan. Namun, esensinya adalah kembalinya aset dan keuangan negara sebagai akibat dari kerugian negara. “Sedangkan untuk terdakwa Mustiara dan Suarsa, dengan dibidiknya kasus ini mereka mengembalikan seutuhnya aset dan kurugian keuangan negara sebesar Rp 3,7 miliar,” jelas Suardi. Menurut jaksa dari Kejati Bali itu, bahwa dalam UU Tipikor bukan penyengsaraan atau pemidanaan yang mesti ditonjolkan, tetapi kembalinya aset serta adanya efek jera bagi pelaku. “Kasus korupsi berbeda dengan pidana umum lainnya. Kalau sudah masuk ranah pidana korupsi, sanksi sosialnya begitu amat sangat tinggi. Sampai kapan pun jika terbukti bersalah, tetap mereka namanya koruptor. Inilah sanksi sosialnya,” ucap Suardi. (kmb37)

Rayakan Kelulusan, Baju Dilukis Amlapura (Bali Post) – Perayaan kelulusan atau pengumuman kelulusan siswa SLTA di Karangasem, masih seperti dulu. Bahkan kini siswa itu tampak lebih kreatif. Kalau dulu baju putih seragam sekolah hanya dicoratcoret dengan spidol atau cat semprot piloks, kini dilukis. Hal itu dari pantauan pengumuman keluluasan siswa SLTA di Amlapura, Sabtu (7/5) kemarin. Lukisan siswa di baju temannya beraneka tema. Ada melukis barong atau rangda, ada juga melukis Sincan atau tokoh film kartun lainnya. Namun di antara lukisan itu, ada juga yang tetap mencorat-coret baju seragam temannya atau memberi tanda tangan sebagai kenangan. ‘’Kasihan baju dicorat-coret, saya lebih baik beri lukisan, sehingga tampak lebih bagus,’’ ujar seorang siswa kelas XII SMA swasta di Amlapura. Bajunya dilukis dengan barong dan tampak sangat bagus. Dia mengaku dibantu temannya melukis sejak sehari sebel-

umnya. Selain melukis dan mencorat-coret baju, saat pulang, siswa yang merayakan kelulusan itu juga yang mengendarai sepeda motor, ada yang menggeber knalpot dan kebutkebutan di jalan raya. Mereka juga ada yang tak langsung pulang ke rumahnya, tetapi mendatangi objek wisata. Di sana mereka menggelar semacam perpisahan dengan teman-teman terdekatnya. Sampai kemarin situasi cukup aman. Polisi berjagajaga di depan sekolah, saat berlangsung pengumuman sampai siswa seluruhnya pulang. Sebelumnya, Kabid Tenaga Pendidik dan Kependidikan Disdikpora Karangasem Drs. Ketut Sudana sudah mengimbau agar siswa yang merayakan pengumuman kelulusan itu tidak merayakan dengan hura-hura atau berlebihan. Namun rupanya, masih ada siswa yang tak mau menggubris imbauan pejabat Disdikpora Karangasem. (013)

Jenazah Nenek Ditemukan Menghitam Denpasar (Bali Post) Nenek berusia sekitar 80 tahun ditemukan tewas menghitam di kamarnya di Jalan Jempiring, Denpasar pada Jumat (6/5). Jenazah kemudian dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dan tiba pukul 22.10 wita. Dari hasil pemeriksaan luar (PL), jenazah dalam keadaan menghitam. “Sudah dalam keadaan membusuk sekitar 3 minggu, sudah hitam,” kata dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H., Sabtu (7/5) kemarin. Sementara itu, luka dalam tubuhnya tidak ditemukan karena telah menghitam sehingga belum

bisa menentukan dari hasil PL-nya. “Kalau kita curiga baru kita akan periksa untuk lukanya, tapi secara umum kami tidak temui luka,” imbuhnya. Lanjutnya, lukanya tidak bisa ditentukan karena sudah meninggal dalam waktu yang cukup lama bahkan ada beberapa bagian tubuhnya yang sudah mulai hancur. “Kalau waktu kematian 2-3 hari, masih bisa periksa lukanya,” tandasnya. Hingga saat ini belum ada permintaan autopsi dari pihak kepolisian dan masih dititipkan di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah. (kmb42)

Kejanggalan Tewasnya Narinten, Polisi Tunggu Hasil Autopsi Singaraja (Bali Post) Pendalaman kasus Ni Ketut Narinten (60) mulai mendapatkan titik terang. Nenek Narinten adalah istri pertama dari Ketut Nurata (60). Dia tewas di areal tegalan di Banjar Pasar Desa Anturan, Buleleng. Kejanggalan di TKP, dari perbedaan jenis rumput di sekitar temuan mayat dan di keranjang, hingga posisi terlungkup dengan kondisi bola mata hilang sebelah dan kepala penuh lebam menghitam.

Kapolres Buleleng AKBP Harry Haryadi Badjuri, mengatakan, hasil autopsi jenazah di Rumah Sakit Sanglah, akan membuka penyebab kematian Narinten. Jasad Narinten ditemukan Selasa (3/5) lalu pukul 22.30 wita. Namun, ia meminta awak media bersabar, mengingat polisi tidak ingin gegabah memutuskan hasil. Polisi tengah mengumpulkan kelengkapan bukti-bukti. “Kami menunggu hasil autopsi dan semuanya

masih kami dalami. Mohon tunggu dan bersabar, karena kita lagi kumpulkan seluruh bagian bukti di lapangan. Kemungkinan itu (pembunuhan -red) kami belum pastikan dan akan segera kami informasikan hasilnya,” ujar Mantan Kapolres Jembrana ini Sabtu (7/5) kemarin. Jasad Narinten pertama kali ditemukan keponakannya dalam kondisi sudah membusuk. Penemuan berjarak 200 meter dari tempat ting-

galnya. Kepala Narinten seperti terkena benda tumpul dan satu matanya melotot keluar. Hilangnya Narinten dari rumah, semula diketahui suaminya Ketut Nurata, Senin (2/5) pagi. Korban tidak pulang dan akhirnya diketahui sudah dalam keadaan tewas. “Rencananya, hari Selasa hasil autopsi sudah keluar. Kami mencari pelaku sebenarnya. Sekarang kami mulai menemukan titik terang. Sebab, kejanggalan kami temui sejak

awal penemuan mayat. Meninggalnya seperti tidak wajar di TKP,” kata Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Suarnata yang dikonfirmasi melalui ponselnya. Ia menambahkan, “Anjing pelacak kami menemukan barang bukti penguat berupa linggis dan celana pendek berisikan bercak darah. Itu kami bawa ke Labfor Polda Bali, untuk didalami kemungkinan dan sebagai bagian dari barang bukti,” ujarnya. (kmb34)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


DAERAH

Minggu Pon, 8 Mei 2016

Pameran Felice Jewellery

Cincin Emas Putih Berlian Rp 1,999 Juta FELICE Jewellery kembali menggelar pameran emas dan berlian di Business Center, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Pameran dimulai Minggu (8/5) hari ini sampai Selasa (10/5) mendatang. Felice Jewellery menghadirkan perhiasan berlian fashion model terbaru. Berlian fashion selama ini sangat banyak diminati oleh kaum hawa. “Kami menawarkan cincin emas putih berlian dengan harga terjangkau Rp 1,999 juta saja,” ujar Sales Felice Jewellery Ni Kadek Widnyani dikonfirmasi, Sabtu (7/5) kemarin. Kadek menambahkan, Felice Jewellery juga menampilkan banyak koleksi perhiasan dengan model terbaru. Mulai dari ladies ring, pendant, hingga earring. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition, sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain.

“Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas, dan renew seperti baru lagi,” imbuhnya. Menurut Kadek, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. Tunggu apa lagi, segera kunjungi pameran perhiasan emas dan berlian Felice Jewellery. Harga relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadikan berlianberlian Felice layak menjadi bagian dari koleksi anda. (br234)

EMAS - Felice Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian yang berlangsung selama tiga hari, mulai Minggu (8/5) ini hingga Selasa (10/5).

Gunakan 99,99% Timah Murni

Aki NGS Sepeda Motor Mampu Menghidupkan Mesin Mobil AKI NGS merupakan aki yang mempunyai kualitas yang sangat baik. Pasalnya, aki yang mengacu pada pabrikan standar Eropa ini menggunakan timah murni dengan kadar 99,999 persen. Selain itu, Aki NGS juga menggunakan separator berbahan micro-porous polyethylene sehingga pengisiannya sangat cepat, rendah penguapan air aki dan daya tahan lebih lama. Bahkan Aki NGS untuk ukuran sepada motor bisa digunakan dan mampu menghidupkan mesin mobil. Amy Widyasukmana salah satu pabrika Aki NGS mengatakan Aki NGS yang menggunakan timah murni dengan kadar 99,999 persen kualitasnya sangat bagus hal ini karena kandungan material lain dalam timah hampir tidak ada. Dengan demikian aki NGS memiliki hambatan internal yang sangat rendah, bahkan aki sepeda motor dengan kapasitas 5 Ah mampu digunakan untuk menghidupkan mesin pada mobil yang membutuhkan kapasitasnya aki yang lebih besar. Ini membuktikan, bahwa kualitas Aki NGS lain dari pada aki lainya. Ia juga mengatakan, kualitas aki tidak dilihat dari mereknya, melainkan dari kemampuan untuk starternya. Selain kualitas bahan yang digunakan, produksi Aki NGS juga mengacu pada standar pabrikan Eropa. “Di sini kita memberikan gambaran, bawasanya aki yang bagus bukan dari mereknya, tetapi dari kemampuannya, kualitas, bahan dan kemampuan untuk starter bisa panjang,” pungkas Amy disela-sela uji coba Aki NGS ukuran sepada motor untuk menghidupkan mesin mobil, Sabtu (7/5) kemarin di Lapangan Gor Ngurah Rai pada acara Auto Motor Modification Contest yang diadakan oleh Fakultas

Tehnik Mesin Universitas Udayana. Selain itu, separator yang digunakan dalam Aki NGS berbeda dengan aki lainnya. Aki NGS menggunakan separator berbahan micro-porous polyethylene, sementara aki pada umumnya menggunakan plastik. Sehingga Aki NGS lebih cepat dalam hal pengisian , Keunggulan lainnya adalah aki NGS menggunakan timah dengan kadar antimoni yang rendah. Hal ini membuat aki NGS memiliki tinggkat pengupan air aki yang sangat rendah dan tahan dengan suhu panas, sehingga aki NGS sangat cocok digunakan diiklim tropis dengan suhu udara yang panas. Kemampuan aki NGS ini sudah teruji dibeberapa negara beriklim panas seperti Sudan dan beberapa negara di Timur Tengah, di mana aki NGS ini sudah diekspor. Dengan tingkat penguapan air aki yang rendah, maka aki NGS sangat minim perawatan. Untuk penjualan Aki NGS di Bali, Amy mengakui sangat bagus. Dikatakannya, pemasaran Aki NGS di Bali sudah berlangsung sejak tahun 2009 melalui agent distributor yaitu Toko Hero. Selain itu, aki NGS juga dapat diperoleh digerai JagoAki sebagai NGS Premium Outlet yang secara khusus hanya menjual aki NGS dengan pelayanan pemeriksaan sistem kelistrikan gratis, layanan antar pasang dan garansi hinggal 20 bulan. Untuk memperkenalkan Aki NGS pihaknya selalu aktif mengikuti event-event di Bali. Ia berharap ke depan Aki NGS bisa menguasai pangsa pasar di Bali. Tidak hanya satu tipe dengan kualitas tertentu, melainkan semua tipe bisa bersaing. Bahkan secara berkala aki NGS, dalam hal ini Toko Hero sebagai distributor, aktif mengada-

kan sikap toko modern tidak mau diatur dalam melakukan investasi di Kabupaten Buleleng,” paparnya dalam pernyataan sikap, Sabtu (7/5) kemarin. Ia menjelaskan, toko modern terkesan di buka paksa meski tidak memiliki izin apapun. Status toko modern dinilai Agus Arnawa, sebagai waralaba illegal. “Kami menyayangkan aparat kepolisian yang menjaga dan mengamankan buka paksa toko modern, yang sudah jelas dalam posisi melanggar aturan hukum,” jelasnya. Pihaknya sebelumnya telah melakukan audiensi di Kantor Desa Pejarakan, 24 Maret 2016

Lokakarya Meditasi dengan Cahaya Suci dan Cinta Kasih Tuhan HARI ini Yayasan Mahattama Giri Kusuma kembali melaksanakan Lokakarya Meditasi dengan Cahaya Suci dan Cinta Kasih Tuhan, Minggu (8/5) mulai pkl 10.00 s.d. 16.00 Wita. Dipimpin secara langsung oleh Pembina Yayasan Ida Bagus D. Argawana. Bagi masyarakat yang mengalami berbagai keluhan kesehatan, masalah keluarga, rejeki, keturunan, deteksi pekarangan dan masalah medis serta non- medis lainnya dapat menggunakan kesempatan baik ini untuk berinteraktif dengan Ratuaji secara langsung. Program lokakarya Meditasi Cahaya Suci dan Cinta Kasih Tuhan Yayasan Mahattama Giri Kusuma bertujuan membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas jati dirinya, meningkatkan kesehatan dan mengembangkan kualitas spiritual. Lokakarya dilakukan dengan pengaktifan 16 chakra, pembangkitan kundalini dan indra ke-6 dengan Abhiseka & Saktipat, membuka aura positif dan cinta kasih, memperlancar rejeki, meningkatkan kesadaran, menciptakan kedamaian dan keharmonisan. Setelah melakukan lokakarya praktisi langsung dapat mempraktekkan ilmu cahaya suci dan cinta kasih Tuhan untuk

LOKAKARYA - Kegiatan Lokakarya Meditasi Cahaya Suci dan Cinta Kasih Tuhan Yayasan Mahattama Giri Kusuma. menyembuhkan diri sendiri dan orang lain, membuat perlindungan dan menetralisir pekarangan dari jarak jauh. Lokakarya diadakan pada hari Minggu (8/5) mulai pkl 10.00 s.d. 16.00 Wita, bertempat di Giri Kusuma Asrham Tohpati, Denpasar. Untuk Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi : 081236810551, 081338327257, 081236810552 atau datang langsung ke YAYASAN MAHATTAMA

GIRI KUSUMA, Jl. By-pass Ngurah Rai No.18 Tohpati Denpasar, Utara Desa Budaya Kertalangu Tohpati. Investasi Lokakarya Rp. 400.000, meliputi teori/praktek meditasi, snack/makan siang, buku materi meditasi yang terdaftar di HaKI dan Sertifikat. Selanjutnya praktisi dibina secara rutin 2 (dua) kali seminggu. Demikian disampaikan oleh Ketua Yayasan Kt. Supraptha, S.SoS., M.M., Sabtu (7/5) kemarin. (ad490)

Semua Sekolah Luluskan 100 Persen

SMAN 4 Denpasar Dominasi Nilai Terbaik UN

UJI COBA - Petugas mekanik memasang sebuah aki motor pada mobil saat melakukan uji coba menyalakan mobil dengan menggunakan kehandalan aki sepeda motor NGS yang mampu menghidupkan mesin mobil dalam pameran Auto Motor Modification Contest Bali yang berlangsung di halaman parkir Stadion Ngurah Rai, Sabtu (7/5) kemarin.

kan pengecekan dan pemeriksaan sistem kelistrikan (Dinamo Starter atau Dinamo Ampere) sebagai wujud kepedulian dan memberikan benefit kepada pelanggan. “Fokus kami di Bali untuk memperkenalkan AKI NGS melalui agen distributor Hero. Untuk harga sangat kompetitif dan relatif, tergantung jenis/tipe Aki NGS dengan keunggulan masing-masing,” tutupnya. (ad233)

Lagi, APL Tolak Toko Modern Singaraja (Bali Post)Asosiasi Pedagang Lokal (APL) di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng makin intens menolak keberadaan toko modern di wilayah mereka. Protes dilancarkan kepada toko berjejaring dimaksud, sempat berujung demo dan dimediasi DPRD Buleleng. Pihak DPRD bahkan telah meninjau ke lapangan, karena telah melanggar Perda 10 Tahun 2013, toko modern lantas diminta menaati Perda. Menurut Ketua APL Desa Pejarakan Komang Agus Arnawa, toko modern berjaringan di Desa Pejarakan dinilai melanggar aturan Perda 10 Tahun 2013. “Ini mengindikasi-

3

lalu. Saat itu Komisi I DPRD Buleleng menilai toko modern telah melanggar Perda berlaku. Pertemuan dengan Bupati Buleleng, 1 April 2016 dan sidak Komisi I DPRD Buleleng 3 Mei 2016 dinilai dan seharusnya wajib dimengerti perihal larangan terhadap berdirinya toko modern. “Kami bersama para pedagang yang lain menolak toko modern. Mereka melanggar karena berada kurang dari 500 meter dari jarak pasar tradisional. Toko modern berjaringan secara tidak langsung dikhawatirkan mematikan penghasilan pedagang lokal di sekitarnya,” ucapnya. (kmb34)

BPM/dgk

DITOLAK - Toko modern di wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng kembali ditolak APL dan dikhawatirkan mematikan usaha pedagang kecil, Sabtu (7/5) kemarin.

Denpasar ( Bali Post)Sabtu (7/5) kemarin SMA dan SMK di Bali mengumumkan kelulusan dan Nilai Ujian Nasional (NUN) sekolah dan siswa. Di Denpasar semua sekolah meluluskan siswanya seratus persen. Konvoi siswa pun tak terhindari, namun jauh lebih menurun dibandingkan tahun lalu. Dari data yang diperoleh Bali Post dari Disdikpora Bali menunjukkan Denpasar menempati ranking teratas di semua jurusan di Bali.Di Program Bahasa, Kota Denpasar di urutan pertama dengan nilai rata-rata 390,51, di Program IPA 427,37 dan di Program IPS dengan nilai 361,72. Sementara untuk SMK Denpasar di ranking I dengan nilai 272,52. Sementara itu SMAN 4 Denpasar tahun ini sukses besar dalam perolehan nilai Ujian Nasional (UN) di Bali. Siswanya memborong juara I dan II nilai terbaik di Jurusan IPA dan memborong dua predikat terbaik di peraihan UN tertinggi di Jurusan IPS. Bahkan sekolah favorit ini juga memborong perolehan nilai rata-rata tertinggi di Bali, baik untuk Jurusna IPA maupun IPS. Sementara itu di peraihan NUN perorangan dua siswa SMAN 4 Denpasar untuk jurusan IPA menduduki posisi pertama dan kedua. Maria Setyana Parmonang Aroen meraih ranking pertama dengan total nilai 564,5. Disusul rekannya sendiri, yakni Ni Putu Ika Regina Maharani (560,5). Posisi ketiga diraih I Made Dwi Mertadiyasa dari SMAN 1 Gianyar. Untuk Jurusan IPS peraih NUN terbaik I diraih Kadek Sanjaya dari SMA Bali Mandara dengan total nilai 524,0, posisi kedua diraih Wayan Ari Tati Ratnasasi dari

Ranking Sekolah Peraih Nilai Rata-rata UN di Bali JURUSAN IPA 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

SMAN 4 Denpasar SMAN 1 Gianyar SMAN 1 Denpasar SMAN 2 Amlapura SMA Bali Mandara SMAN 3 Denpasar SMA Taman Rama SMAN 1 Semarapura SMAN 1 Singaraja SMA CIS Denpasar

JURUSAN IPS (497,20) (494,14) (484,41) (482,31) (464,72) (464,31) (458,26) (457,47) (448,42) (435,57)

SMAN 4 dengan nilai 517,0 dan posisi ketiga diraih Nanda Amedina Putri juga dari SMAN 4 dengan nilai 513,5. Di Jurusan Bahasa ranking I diraih I Komang Manik Adnyana dari SMAN 1 Sukawati (525,5), kedua dan ketiga diraih I Gusti Triska Sri Urmila Dewi dari SMAN 1 Semarapura (505,0) dan I Komang Agus Adi Permana dari SMAN 2 Amlapura (502,0). Ranking 10 besar tiap jurusan didominai sekolah berstatus UN berintegritas tahun lalu di Bali. Di Denpasar nilai rata-rata tertinggi diraih SMAN 4 Denpasar untuk jurusan IPA (497,20) dan IPS (466,15). Di Jurusan IPA, empat sekolah UN berintegritas tahun lalu yang masuk 10 besar yakni SMAN 1 Gianyar diposisi kedua, SMAN 1 Denpasar di ranking tiga dan SMAN 3 Denpasar di posisi ke-6 dan SMAN 1 Semarapura di ranking 9. Sementara di Jurusna IPS hanya tiga sekolah UN berintegritas tahun lalu yang masuk 10 besar yakni SMAN 2 Amlaura di posisi ke -4, SMAN 3 Denpasar di posisi ke-7 dan SMAN

SMAN 4 Denpasar SMA Bali Mandara SMAN 1 Gianyar SMAN 2 Amlapura SMAN 1 Singaraja SMAN 7 Denpasar SMAN 3 Denpasar SMAN 1 Semarapura SMAN 2 Semarapura SMAN 6 Denpasar

(466.15) (456,41) (450,57) (450,28) (442,25) (430,22) (418,81) (410,71) (405,14) (402,33)

1 Semarapura di posisi ke-8. Ketua Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Bali yang juga Kepala SMAN 4 Denpasar Dr. Drs. I Wayan Rika, M.Pd., mengungkapkan bahwa peraihan nilai tertinggi SMA tahun ini semakin merata di semua kabupaten. Dia bersyukur SMAN 4 Denpasar kini mendominasi nilai tertinggi perseorangan dan rata-rata sekolah. Bahkan dia mengaku sekolah yang menyelanggarakan UNBK banyak tampil dengan nilai terbaik. Ini menunjukkan adanya korelasi kejujuran dengan hasil akhir UN siswa. Hasil UN ini, kata dia, juga menjawab tudingan Ombudsman Bali bahwa banyak terjadi kecurangan. Kabid Dikmen Kota Denpasar Drs. I Wayan Supartha, M.Pd. membenarkan sekolah UNBK di Kota Denpasar sukses mendominasi perolehan nilai rata-rata UN dan perseorangan. Ini menunjukkan adanya kemandirian, dan Denpasar sebagai barometer pendidikan di Bali karena nilai rata-rata UN di tiap mata pelajaran selalu nomor satu di Bali. (025)

Buleleng Rancang Transportasi Umum untuk Pelajar Singaraja (Bali Post) Kendala jarak tempuh antar wilayah desa dan kota belakangan membuat pelajar SD, SMP, SMA, kesulitan sarana transportasi. Persoalan transportasi umum menjadi pembahasan di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng. Pemerintah mulai merancang kajian penyediaan sarana transportasi umum terhadap siswa-siswi dan sekolah dengan jarak saling berjauhan. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd., anggaran menekan angka drop out akibat masalah transportasi ke sekolah mulai dianggarkan. “Disdik Buleleng sedang menganggarkan rencana pembuatan bus atau minibus sekolah. Ini mengantisipasi angka drop out. Ada tiga titik diprioritaskan, yakni di wilayah Desa Tembok, Gerokgak, dan Singaraja ini sekaligus memacu anak-anak melanjutkan pendidikan SMP,” ujar Suyasa, mantan Kepala Bappeda Buleleng ini, Jumat (6/5) lalu. Saat ini pendidikan di Bali Utara diprioritaskan pemerintah. Meski persoalan kemiskinan masih membelit sebagian penduduk di pedesaan. Pemerintah berupaya membangkitkan minat belajar sejak dini. Transportasi umum menjadi solusi di tengah kondisi pelajar banyak berjalan kaki dengan jarak jauh. “Mendekati tahun ajaran baru akan disurvei jumlah siswa-siswi dengan situasi rumahnya cukup jauh dari sekolah. Mer-

BPM/dgk

UMUM - Salah satu transportasi umum di Terminal Banyuasri Kota Singaraja. eka diprioritaskan karena tidak memiliki transportasi menuju sekolah, jarak jauh supaya tidak menjadi halangan menempuh pendidikan,” paparnya. Ia menilai bus atau minibus sekolah rencananya akan diterapkan sistim sewa. Ke depannya berperan intensif mengantar jemput setiap pagi dan siang hari. “Titik tertentu berkumpulnya masih dalam pembahasan, termasuk jumlah siswa memanfaatkan bus sekolah. Kami menunggu hitungan sekolah atas keterbatasan siswa

akibat jarak rumah cukup jauh, juga terkendala biaya transportasi,” ucapnya. Sementara itu, Bupati Putu Agus Suradnyana menilai sarana transportasi kepada pelajar di pedesaan adalah gagasan baik dan diharapkan mampu memacu prestasi belajar di tingkat pedesaan. “Kami masih diskusikan bentuknya bagaimana, tentu perlu dilihat ke dalam bentuk simulasi (percobaan-red), kalau berhasil dan bagus akan tetap dijalankan,” pungkasnya. (kmb34)


4

Minggu Pon, 8 Mei 2016

BPM/ist

PERPUSTAKANAN -- Perpustakaan menyimpan beragam informasi, baik visual maupun audio. Untuk memulai membangun sebuah perpustakaan pribadi tentu perlu proses, beberapa buku yang berdekatan dengan dunia pendidikan bisa dikumpulkan sehingga setiap ada kesempatan bisa dibaca. Hal ini akan bisa mengurangi kebiasaan ngerumpi yang terkadang memakan waktu lebih banyak. Guru bisa membeli sebuah buku dalam satu bulan. Jika satu tahun, berarti sudah ada dua belas buah buku lambat laun pastilah akan memiliki koleksi pribadi yang berkaitan dengan beragam buku. Di negara-negara maju, guru-guru rata-rata memiliki perpustakaan pribadi. Kegemaran dan kebiasaan membaca dan menulis bukan lagi sebuah keterpaksaan. Akan tetapi, semacam kebutuhan hidup untuk mengembangkan kompetensinya. Guru-guru sebenarnya bisa memulainya sehingga bisa memberikan contoh pada anak didiknya bahwa guru juga gemar membaca. Mengharapkan anak didik agar gemar membaca dan menulis, guru juga semestinya gemar membaca dan menulis.

Literasi di Ranah Pendidikan LITERASI (keberaksaraan) di dalam dunia pendidikan perlu dilakukan agar budaya baca-tulis menjadi semacam kebutuhan dan menjadi bagian dari kehidupan keilmuan. Literasi ini amat diperlukan dalam persaingan global. Fakta menunjukkan literasi bangsa Indonesia berada di bawah standar. Timbul persoalan mengapa bangsa yang sudah hampir lebih dari setengah abad merdeka budaya baca-tulisnya amat rendah. Padahal, tokoh-tokoh bangsa Indonesia gemar membaca, gemar menulis, ambil contoh Proklamator Bung Karno dan Bung Hatta memberikan contoh kepada anak-anak bangsa agar selalu membaca dan menulis. Anak-anak bangsa belum memaksimalkan kompetensinya dalam membaca lebih-lebih dalam kemanjaan teknologi. Anak-anak bangsa bisa berlama-lama bermain game dan beragam hiburan yang melenakan sehingga lupa dengan kegiatan membaca. Lembaga pendidikan seharusnya cepat sigap dalam mengatasi gejala ini. Jika dibiarkan, lama-kelamaan akan berbalik anak-anak bangsa menjadi terlena dan menjauh dari kegiatan membaca. Literasi menjadikan bangsa ini bisa berpikir kritis, sistematis, kreatif, dan mampu mengatasi permasalahan-permasalahan bangsa. Di samping itu, anak-anak bangsa dijauhkan dari perilaku plagiat. Dunia pendidikan memiliki peran sentral dalam

mengatasi hal-hal yang kurang terpuji ini. Beberapa tindakan yang bisa dilakukan oleh lembaga pendidikan agar literasi ini berjalan. Komunitas Baca-Tulis Komunitas baca-tulis di sekolah, baik itu dari jenjang pendidikan dasar, menengah sampai perguruan tinggi dikembangkan sehingga kegiatan baca-tulis menjadi semacam keterpanggilan untuk dilakukan. Generasi bangsa ini bisa eksis baik itu dalam bidang politik, sosial budaya, pendidikan berkat kemampuan dan kemauannya untuk selalu mengisi dirinya lewat membaca dan menulis. Guru-guru menjadi contoh dalam literasi. Amat disayangkan jika guru tidak mau menambah pengetahuannya dengan kegiatan membaca dan menjauh dari kegiatan menulis. Padahal, sarana dan segala kemudahan ada pada masa-masa sekarang. Kegiatan menulis dimulai dari kegiatan membaca. Dalam komunitas baca-tulis, akan terjadi diskusi atau apresiasi terhadap sebuah

buku apa pun wujud buku itu fiksi maupun nonfiksi. Keragu-raguan dalam menulis tidak akan pernah terjadi karena pikiran sudah dibiasakan dilatih untuk merefleksikan hasil membaca atau hasil pemikiran orang lain. Komunitas-komunitas ini bisa bekerja sama dengan komunitas membaca lainnya sehingga ada semacam virus membaca. Tidak ada sebuah ilmu pengetahuan dipahami secara maksimal tanpa dimulai dari membaca. Tukar-menukar buku pun bisa dilakukan dalam komunitas baca-tulis. Jika di sebuah lembaga pendidikan terbangun budaya baca-tulisnya niscaya lembaga itu akan lebih maju dibandingkan dengan lembaga yang tidak memiliki komunitas baca-tulis. Perpustakaan Pribadi Perpustakaan menyimpan beragam informasi, baik visual maupun audio. Untuk memulai membangun sebuah perpustakaan pribadi tentu perlu proses, beberapa buku yang berdekatan dengan

dunia pendidikan bisa dikumpulkan sehingga setiap ada kesempatan bisa dibaca. Hal ini akan bisa mengurangi kebiasaan ngerumpi yang terkadang memakan waktu lebih banyak. Guru bisa membeli sebuah buku dalam satu bulan. Jika satu tahun, berarti sudah ada dua belas buah buku lambat laun pastilah akan memiliki koleksi pribadi yang berkaitan dengan beragam buku. Di negara-negara maju, guru-guru rata-rata memiliki perpustakaan pribadi. Kegemaran dan kebiasaan membaca dan menulis bukan lagi sebuah keterpaksaan. Akan tetapi, semacam kebutuhan hidup untuk mengembangkan kompetensinya. Guru-guru sebenarnya bisa memulainya sehingga bisa memberikan contoh pada anak didiknya bahwa guru juga gemar membaca. Mengharapkan anak didik agar gemar membaca dan menulis, guru juga semestinya gemar membaca dan menulis. Guru tidak akan pernah kekurangan ide dalam pembaruan dalam pembelajaran karena ilmunya selalu diperbarui. Setiap waktu, guru bisa mencari informasi mela-

lui kegiatan membaca lebih-lebih sekarang ada buku elektronik yang bisa dibaca di mana saja dan pada saat kapan saja. Guru yang gemar mengasah dirinya rasa percaya dirinya saat membelajarkan peserta didik tidak akan canggung. Percaya dirinya akan semakin tumbuh. Anak-anak didik sebenarnya mengetahui guru-guru yang gemar menambah dan menggali ilmunya dengan yang jarang membaca dan menulis. Yang ditakutkan adalah ada kegagapan dalam proses pembelajaran. Guru harus berani mengubah dan selalu meningkatkan kompetensi dan potensinya sepanjang waktu. Tidak ada kata untuk berhenti belajar bagi seorang guru. Lewat membacalah guru akan bisa mengaca dirinya dan membangkitkan dirinya agar bisa menulis selaras dengan perkembangan zaman. Guru jarang membaca saraf-saraf keilmuannya menjadi kurang berkembang. Untuk itu, jadilah contoh dan pionir dalam menumbuhkembangkan literasi baca-tulis. IBW Widiasa Keniten

Perjuangan Wanita Tanpa Batas Waktu IDENTITAS yang tidak tergantikan dalam balutan kodrat mulia nan indah disematkan pada sosok wanita. Makhluk indah yang diciptakan untuk saling melengkapi dan mendampingi sosok laki-laki yang sesungguhnya tidak berdaya tanpa adanya wanita di sampingnya. Wanita adalah makhluk yang hanya bisa disentuh dan dipahami dengan cinta dan kasih sayang. Tetapi pada kenyataannya mereka terbelenggu dalam tirani diskriminasi dan ketidakadilan. Bahkan sosok nan indah ini menjadi korban dan kambing hitam dari kerasnya hidup dan tindakan pelecehan, kekerasan dan prostitusi. Belum lagi dalam kehidupan sosial mereka seolah-olah menjadi kaum yang termarginalkan.

Berbicara tentang perjuangan kaum wanita dalam mewujudkan eksistensinya dalam bentuk pengakuan, maka perjuangan emansipasi dan kesetaraan gender tidak akan pernah kehabisan napas. Mulai dari perjuangan R.A Kartini sampai dengan terlahirnya wanita karier yang semakin bertumbuh pesat seiring perkembangan yang terjadi. Begitu juga di zaman globalisasi ini banyak wanita yang telah mendobrak dan menembus tirani diskriminasi dan ketidakadilan. Dari sektor ekonomi, sosial, budaya, politik dan pendidikan peran dan eksistensi wanita tidak diragukan lagi. Pengakuan dan penerimaan terhadap kaum perempuan di segala bidang menjadikan buku ‘’Habis Gelap Terbitlah Terang’’ karya R.A Kartini telah menghapus tabir gelap yang membelenggu kaum wanita. Ditambah lagi sudah semakin beraninya kaum wanita dalam meneriakkan dan mengobarkan semangat emansipasi dan kesetaraan gender. Kewajiban Kewajiban utama dan mulia dari

kaum wanita adalah kodratnya menjadi ibu yang mengandung dan melahirkan generasi penerus bangsa. Begitu juga ibu sebagai pendidik yang pertama dan utama diharapkan mampu melakoni peran ganda dalam kehidupannya. Di satu sisi wanita menjadi ibu yang mendidik anak-anaknya dari dalam kandungan (prenatal education) sampai lahir dan tumbuh dalam cinta dan kasih sayangnya. Di sisi lain wanita berusaha mewujudkan eksistensinya sebagai wanita karier untuk membantu menopang sendi ekonomi keluarga. Sungguh perjuangan yang sangat besar yang pasti bisa dilalui karena sesungguhnya wanita itu luar biasa. Dalam epos Ramayana diceritakan tentang sosok wanita yang luar biasa dalam menjaga kesetiaannya kepada sang suami yaitu Dewi Sita. Tetapi dalam kehidupan sekarang kesetiaan yang ingin diwujudkan semakin langka dan mudah tergadaikan. Sehingga sisi gelap wanita dalam kontradiksi prostitusi tidak pernah lepas dari keterlibatan wanita di dalamnya. Bahkan kehancuran yang terjadi tidak pernah lepas dari peran wanita di dalamnya, seperti kehancuran

Rahwana dalam Ramayana, begitu juga kehancuran Korawa dalam Mahabharata adalah karena wanita. Kehancuran bangsa Wresni dan Yadawa dari keturunan Krsna adalah karena kutukan wanita, yaitu seorang ibu yang terluka, sedih dan menderita akibat kematian anak-anaknya yang tiada lain adalah Dewi Gandari yang mengutuk Krsna karena dianggap sebagai penyebab kematian anak-anaknya. Ideal Sosok wanita ideal yang mampu menebar kebahagiaan dalam kehidupan ini adalah sosok wanita tangguh yang mampu melakukan peran utama sebagai ibu. Dari ibulah terlahir generasi-generasi yang berkualitas yang mampu memberikan dan mewujudkan kebahagiaan bagi dunia. Dalam epos Mahabharata dikisahkan perjuangan seorang ibu sebagai single parent yang mampu merawat, memelihara dan mendidik anak-anaknya dengan kesederhanaan, kesabaran, cinta dan kasih sayang. Ibu ini tiada lain adalah Dewi Kunti yang mampu melahirkan suputra (anak mulia) yaitu Panca Pandawa yang

membawa kebahagiaan bagi semesta. Di samping itu sisi terang dari perjuangan seorang ibu dalam merawat, memelihara dan mendidik anak-anaknya rela mengorbankan dirinya ibarat lilin untuk menjadi penerang bagi keluarganya. Bahkan dalam sisi gelap dan terang seorang wanita mampu melakukan tugas mulia sebagai seorang ibu yang karena keadaan, keterpaksaan dan keterbatasan yang dimiliki menjual dirinya untuk mampu menghidupi anak-anaknya. Inilah potret realita yang dihadapi kaum wanita dalam kehidupan yang tidak pernah lepas dari sisi gelap dan terang. Maka dari itu perjuangan kaum wanita dalam wujud emansipasi dan kesetaraan gender perlu didukung dan kaum laki-laki adalah pilar yang menopang semua itu. Hal yang perlu diingat adalah di mana wanita itu dipuja, dihormati dan dihargai maka di sana akan tercipta kebahagiaan serta apabila wanita itu dihina, dilecehkan dan disakiti, maka kehancuran yang menghampiri. I Nyoman Agus Sudipta, S.Pd., M.Si.

BPM/ist

WANITA -- Sosok wanita ideal yang mampu menebar kebahagiaan dalam kehidupan ini adalah sosok wanita tangguh yang mampu melakukan peran utama sebagai ibu. Dari ibulah terlahir generasigenerasi yang berkualitas yang mampu memberikan dan mewujudkan kebahagiaan bagi dunia. Dalam epos Mahabharata dikisahkan perjuangan seorang ibu sebagai single parent yang mampu merawat, memelihara dan mendidik anak-anaknya dengan kesederhanaan, kesabaran, cinta dan kasih sayang. Ibu ini tiada lain adalah Dewi Kunti yang mampu melahirkan suputra (anak mulia) yaitu Panca Pandawa yang membawa kebahagiaan bagi semesta.

Stretching dengan Posisi Berdiri LUANGKAN waktu 15 menit setiap pagi sebelum berangkat beraktivitas. Sangatlah bermanfaat untuk melakukan stretching atau peregangan. Kursi

Gb I Posisi berdiri tegak, kedua lengan rileks memegang sandaran kursi sedangkan kedua kaki tutup rapat. Jinjit sambil menekukkan kedua lutut dan tahan 1x8 hitungan. Rilekskan lalu ulangi beberapa kali.

Gb II Dengan posisi berdiri tegak di samping kursi, kedua lengan rileks memegang sandaran kursi. Luruskan kaki kanan ke arah samping kanan, tahan 1x8 hitungan lalu rapatkan ke kaki kiri dan ulangi hingga 4x8 hitungan. Setelah ini lakukan juga pada kaki satunya dengan cara dan hitungan yang sama.

Gb III Untuk peregangan paha ambilah posisi seperti nampak pada gambar. Angkat lutut kaki kanan dan tahan 1x8 hitungan. Ulangi beberapa kali setelah itu lakukan juga untuk kaki satunya, maka peregangan ini bermanfaat untuk otot paha. Selamat mencoba bagi pembaca yang ingin bugar sepanjang hari dan salam bugar dari Lala Studio.

di teras rumah dapat menjadi pilihan untuk melakukan stretching otot lengan, paha ataupun betis. Ikuti contoh peregangan di bawah ini bersama Novia dari Surabaya.

RUBRIK “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post ( Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232) Atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio ( Jl. Veteran 66E, Puri Satria Denpasar, telp. 0361. 283226. Cantumkan kupon” “Bugar” di sudut kiri amplop.

Kupon


5

Minggu Pon, 8 Mei 2016

Resensi Buku Memahami ’’Bebantenan’’ Bukan sebagai ’’Beban-teen’’ Judul Buku

: Seri 1. Mentradisikan Agama Bukan Mengagamakan Tradisi Pedoman Praktis Upacara Piodalan di Sanggah/Mrajan Penulis : Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti Epilog & Editor : I Gede Pariadnya Penerbit : Pustaka Bali Post Tahun Terbit : April 2016 Tebal : xiv + 62 hal SEMANGAT masyarakat Hindu, khususnya Hindu Bali, melaksanakan piodalan di Sanggah/Mrajan untuk memuja dan memuliakan leluhur patut diacungi jempol. Sebab, didasari atas leluhur itu sebagai “Ulu” atau kepala dengan keutamaannya yang utama dan pertama nuntun prati sentana, maka prati sentana pun dengan kesadarannya wajib hormat dan bakti terhadap-Nya. Namun seiring perkembangan zaman dari agraris menjadi industri pariwisata, tanpa disadari pola hidup bahkan sistem religiusnya termasuk keberadaan Sanggah/Mrajan pun ikut mengalami perubahan mengikuti perkembangan zaman. Ini dapat dilihat dari semangatnya ketika melaksanakan piodalan di Sanggah/Mrajan lebih mengutamakan kuantitas yang hanya tampilan luarnya saja ketimbang kualitas yang merupakan makna atau arti dari sebuah upacara tersebut. Padahal Tuhan tidak pernah menyampaikan tinggi-rendahnya yadnya dari kuantitas yaitu besar-kecil upacara, akan tetapi dengan jelas disebutkan dalam Weda bahwa berkualitasnya suatu yadnya tergantung dengan ketulusan dan keikhlasan sang madue karya. Sehingga istilah nista, madya, utama hanyalah ungkapan manusia yang menilai yadnya dari segi materi bukan dari spiritualnya. Seperti ungkapan ‘’baik-buruk selalu berdampingan’’, maka dengan segala kelemahan dan kekurangannya kehadiran buku ini berusaha memberikan tuntunan ketika melaksanakan piodalan khususnya di Sanggah/Mrajan sesuai dengan konsepnya sebagai wujud yadnya. Selain menguraikan tentang piodalan di Sanggah/Mrajan, juga menguraikan tentang jajar kemiri Sanggah/Mrajan di Bali, pembagian palinggih, dan lain sebagainya terkait dengan keberadaan Sanggah/Mrajan. Maka kehadirannya layak dibaca oleh masyarakat Hindu khususnya Hindu Bali terutama rohaniwan, pemangku, tokoh masyarakat maupun masyarakat umum sebagai tuntunan dalam memuja dan memuliakan leluhur. (Devisi Buku BP)

Membaca Rahasia Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Terbit Tebal

: Di Hadapan Rahasia : Adimas Immanuel : Gramedia Pustaka Utama : 2015 : 97 hal.

PENYAIR muda Indonesia makin memperkaya khazanah sastra Indonesia salah satunya adalah Adimas Imanuel. Rahasia adalah hal yang selalu berjarak, seolah ada jurang teramat lebar antara dirinya dengan manusia. Padahal, rahasia menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup manusia yang gemar bermain-main di batas salah-benar, lantur-sadar. Yang menarik, ada rahasia yang mendesak keluar karena mati-matian disembunyikan dan ada rahasia yang justru tak tampak karena dibiarkan demikian terbuka. Rahasia seolah menegaskan ketidakberdayaan manusia menyikapi hal sia-sia dengan cara yang tak kalah sia-sia. Suasana seperti itulah yang coba dihadirkan kumpulan puisi ini. Di Hadapan Rahasia (GPU, 2016) adalah kumpulan puisi kedua Adimas Imanuel setelah Pelesir Mimpi (Katabergerak, 2013). Buku ini memuat 70 buah puisi yang saya tulis dalam rentang tahun 2013-2015. Sebagian besar puisi di buku ini hasil interpretasinya atas lukisan, komposisi musik, dan game. Beberapa sudah terbit di sejumlah surat kabar. Buku ini sebetulnya cukup menarik secara tema, berusaha memindahkan nuansa lukisan ke dalam teks. Pertanyaannya, andaikata judul lukisan itu dihilangkan, apakah puisi itu tetap memili tafsir berbeda? (osi)

Dokter Istimewa

CERPEN

Oleh: I Wayan Artika KISAH ini mengantar diriku memilih profesi dokter kandungan. Hidup di tengah adat Bali seolah tanpa persoalan karena pulau ini tetap menebar pesona alam, budaya ke seentaro dunia. Sebenarnya ada dusta dan berbagai persoalan adat, dunia masa silam namun tiada kuasa ditinggalkan. Yang diterima dan dijalani pasrah. Aku tinggal di Singaraja, ibu kota kabupaten Buleleng (Bali Utara), membentang di sepanjang pantai dari Gilimanuk di Barat hingga perbatasan Karangasem di Timur. Aku bekerja sebagai dosen dan istriku guru SD (di pusat pariwisata pantai Lovina). Aku merasa ada ”masalah” dalam pernikahan karena belum juga muncul tanda kehamilan. Selama tiga tahun lebih berpindah dari satu dokter ke dokter lainnya tanpa hasil. Aku sampai hafal pola komunikasi seorang dokter kandungan (kecuali seorang ”Dokter Istimewa” yang akan aku singgung pada bagian akhir kisah ini). Setiap dokter menerima kami ramah. Mereka selalu dikejar waktu dan secepat mungkin melayani konsultasi kami. Memang hanya memakan waktu 4-8 menit. Tanpa menatap kami, ”Sudah berapa lama menikah?” ia bertanya. ”Kapan menstruasi?”, mengambil buku resep di atas meja praktik, menunjuk kalender-duduk, melingkari masa subur. Menulis nama pil penyubur untuk istri atau terkadang vitamin untukku. Sedikit hormat menggiring kami agar membeli obat itu di kamar obat kompleks praktiknya. Tak satu pun dokter kandungan memiliki waktu menyelami permasalahan pasien. Kiranya hanya menghabiskan waktu jika turut merasakan kegelisahan atau kekhawatiran kami. Walaupun kami datang sampai tujuh kali berturut-turut, namun sama sekali tidak mengenal kami sedikit lebih jauh. Ia menyapa menyebut nama istri, semata membacanya di buku pasien. Ini bukan ”sentuhan” penghargaan buat kami. Akhirnya pindah dokter lain, siklus sama pun berulang (kecuali ketika kami berjumpa seorang ”Dokter Istimewa” yang akan aku singgung pada bagian akhir kisah ini). Pindah dokter, dari Singaraja ke Denpasar. Jujur aku tidak pernah membayangkan menjalani teknologi kesehatan yang mahal dan melelahkan ini. Kami mendapat penjelasan singkat, proses, waktu, risiko, dan peluang hamil (20-25 %). Kami bertekad bulat mengikuti dengan harapan terbesar dalam hidup dan untuk membuktikan kepada adat jika kami tidak hina lagi karena tiada punya anak! Aku tidak mau menunjukkan sikap istriku yang

terlalu percaya kepada dokter. Aku anggap ini optimisme yang wajar. Suasana ruang konsultasi tim dokter program bayi tabung membiusku. Lewat sederet foto bayi mungil yang dibingkai indah: seolah itulah salah satu anakku, yang lahir dari IVF. Segala proses program ini kami lewati secara ketat. Pertengahan bulan berikutnya kami memperoleh keputusan yang pahit. Aku sedikit heran, ketika kembali ke ruang konsultasi untuk menerima berkas medis (yang mungkin berguna untuk ”petualangan” selanjutnya); sederetan foto bayi mungil itu, termasuk dua foto bayi kembar dua dan satu foto bayi kembar tiga, tidak ada. Kemana foto-foto indah itu pergi? Apakah itu hanya tipuan tim dokter agar setiap pasien yang mengikuti program bayi tabung optimis walau secara medis peluang hanya 2025%? Foto-foto itu bisa jadi bukan hasil program IVF. Aku kiranya salah melihat foto-foto itu dengan imajinasi hebat. Ternyata imajinasi juga bisa dijual oleh dokter. Kota berikutnya, Surabaya. Kota ini, sebuah klinik di kompleks rumah sakit internasional, dan nama dokternya amat populer karena pesohor ternama sukses menjalani program bayi tabung. Prosedur yang kami alami hampir sama. Bedanya, di Surabaya proses

pengambilan sel telor yang siap ”panen” dari indung dan penanaman embrio di rahim berlangsung cepat. Kami meninggalkan Surabaya dengan rasa hampa dan gagal di tengah bulan Ramadhan. Menghibur diri dengan jalan-jalan ke Delta Plaza, menunggu senja ketika Travel Bali Prima menjemput kami. Setelah kemudian direnungkan, betapa berat hidupku. Rasa berat ini justru datang dari masyarakat adat. Mereka tidak membantu kami mengatasi persoalan. Sebaliknya, menghinakan. Sekembali dari Surabaya, kami sama sekali belum memiliki rencana apa-apa. Aku meyakinkan istri agar bebas dari perasaan tertekan. Terbersit rencana lama: adopsi anak. Hal ini amat susah. Adat di rumahku pasti tidak sanggup menerima anak adopsi karena tidak memiliki pertalian darah dengan leluhur. Anak adopsi dipandang rendah dan tidak dianggap keluarga. Anak tidak jelas, tidak sah! Aku rasa cara pandang ini kurang manusiawi. Senja itu, indah sekali dan di ranjang praktiknya, istriku menangis. Dokter ini bertanya dengan tulus, tanpa tergesa-gesa sama sekali karena takut percakapan kami menyita lebih banyak waktunya, ”Mengapa

menangis Bu?” Istriku bercerita berbilang tahun penantian, ”petualangan”, dan tekanan adat yang menghinakan kami karena tidak memiliki anak. Dokter menyimaknya penuh empati mendalam. Aku dapat merasakan hal itu dari nada bicara dan sorot matanya. Dialah dokter istimewa yang aku maksud dalam kisah ini. Sabtu, 3 November, pukul 09.15 wita, hujan turun tidak terlalu deras namun cukup melarutkan debu dedaunan pohonan jalan kota, tangis anakku menembus pintu dan jendela ruang operasi sebuah rumah sakit kecil. Ketika aku memutuskan memilih spesialisasi, pasar menjadi pertimbangan. Kisah yang baru saja aku simak, mengantar memilih spesialis obstetri dan ginekologi. Diamdiam hati kecilku senantiasa berbisik, apalagi setiap kali menerima pasien yang mengalami masalah atau penderitaan karena belum dikaruniai anak, ”aku ingin menjadi dokter istimewa”. Aku menyadari apa harapan pasien lewat diriku. Aku tidak boleh memberi harapan berlebihan. Aku juga harus bisa menakar kejujuran. Seorang dokter kandungan seperti diriku, begitu pula bagi dokter lainnya, tidak memiliki kesaktian atau tuah gaib. Aku hanya bersandar pada buku kedokteran dan sumpah dokter. Aku hanya bekerja mengikuti dan amat bergantung kepada irama kerja mesin tubuh pasien. Cara kerjaku amat teknis. Jika pasien menganggap dirinya berhasil, jujur, ini bukan karena aku. Semua karena prosedur medis yang cocok dengan cara kerja mesin tubuh pasien. Kisah yang baru saja aku simak, memberi diriku predikat ”dokter istimewa”. Mungkin karena aku tidak melihat kerja dokter sebagai kerja mesin tetapi kerja mesin jiwa. Pasien bisa menerima seburuk apapun keadaanya asal diriku dapat memahami jiwa yang merupakan rumah perasaannya. Maka, dokter seperti diriku ini mesti mendidik pasien. Tidak cukup hanya mengobati! Ketika dokter merahasiakan ilmu medis, pasien berharap dan bergantung. Dengan sukarela aku membuka kelas untuk pasienku. Ini aku dedikasikan bagi masyarakat dalam pembangunan kesehatan sehingga tugas dokter dibantu oleh kemandirian masyarakat. Pembangunan kesehatan bukan pada rumah sakit, asuransi kesehatan, teknologi, sarana, penyediaan tenaga dokter dan perawat, laboratorium, tetapi pendidikan ”dokter” bagi seluruh masyarakat. Aku mempersembahkan cara kerjaku ini kepada kedua orang tuaku yang berjuang panjang untuk memperoleh keturunan sehingga tidak hina di mata adat Bali. Singaraja, 2012-2016

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Adi Wiryadarma

K. Ngurah

Ikhsan Dwiono

Khamidi

Bakti Setyanta


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Capricorn Peruntungan: Tak perlu malas untuk segera mem-follow up janji-janji yang ada dan tak perlu malu untuk memulainya dari awal. Karier: Di minggu ini sangatlah berprospek sekali untuk melakukan terobosan-terobosan baru. Kesehatan: Hindarilah begadang sampai larut malam, karena kondisi badan Anda masih rentan terhadap angin malam. Keuangan: Pemasukan terus meningkat dan cukup membikin hati lebih tenang. Asmara: Yakinlah bahwa semua ini pasti akan berlalu, untuk itu yang tenang saja. Aquarius Peruntungan: Di minggu ini cukup baik bila ingin melaksanakan terobosan-terobosan penting, karena peruntungan masih lumayan mujur. Karier: Kerja sama dengan pihak luar, sebaiknya benarbenar dipikir secara mendalam. Kesehatan: Meskipun cukup sibuk akan tetapi kondisi badan Anda masih cukup sehat dan prima, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Keuangan: Berusahalah untuk tetap tidak mengganggu dana yang sudah ada. Asmara: Tak ada gunanya Anda terus berpikiran negatif kepadanya karena itu sama saja menyiksa diri sendiri. Pisces Peruntungan: Suasana masih terbilang cukup baik terutama untuk memulai hal-hal yang masih baru bagi diri Anda. Tak perlu terpengaruh oleh keadaan berat yang lagi Anda alami di minggu ini. Karier: Hadapilah segalanya dengan optimis, yakinlah bahwa segalanya pasti ada jalan jika di situ ada kemauan. Kesehatan: Aktivitas tinggi dan pekerjaan setumpuk harus diimbangi dengan kondisi badan yang benar-benar prima, untuk itu manfaatkan waktu istirahat yang tersedia sebaik mungkin. Keuangan: Agak berat untuk meraih keuntungan besar. Asmara: Apa gunanya selalu membikin sakit hati dirinya, apa bukan lebih baik Anda hiasi suasana kisah asmara Anda dengan kemesraan dan keharmonisan. Aries Peruntungan: Kesempatan baik yang sudah terbentang di depan mata sebaiknya benar-benar bisa ditindaklanjuti, tak perlu terpengaruh oleh kegagalan yang pernah Anda alami di waktu lampau. Karier: Ingatlah bahwa kegagalan bukanlah kehancuran, selama diri Anda masih mau bangkit maka masih ada kesempatan bagi Anda untuk meraih kesuksesan. Kesehatan: Jangan percaya diri dulu bahwa kondisi badan Anda sudah benar-benar fit, karena penyakit itu datangnya sewaktu-waktu apalagi jika tidak ada upaya untuk menjaga kesehatan. Keuangan: Walaupun income masih belum memuaskan akan tetapi diri Anda masih harus bersyukur karena di masa sulit ini masih ada saja pemasukan. Asmara: Jangan hiasi waktu-waktu Anda dengan percekcokan, karena itu akan membuat asmara Anda tak ada tenang-tenangnya. Taurus Peruntungan: Selama di situ ada kemauan dan motivasi tinggi, maka sesulit apa pun masalah dan situasi yang Anda hadapi tetap masih ada jalan dan solusi yang tepat untuk melewati dari cobaan berat ini. Karier: Hanya dengan kerja keras maka impian dan cita-cita yang tinggi itu akan dapat teraih. Kesehatan: Jangan menyepelekan anjuran dokter, walaupun kondisi badan sudah terasa baikan ada baiknya Anda tetap disiplin untuk mematuhinya. Keuangan: Pemborosan masih merupakan masalah utama di minggu ini. Asmara: Jangan biarkan hati panas merusak apa yang telah Anda bangun bersusah payah dengan dirinya. Gemini Peruntungan: Di minggu ini walaupun masih terbilang tenang akan tetapi sebenarnya di balik semua itu problem baru tampak menghantui peruntungan Anda di hari ini, untuk itu waspadalah jangan sampai anda terkesan sembrono dan menyepelekan segala sesuatunya. Karier: Atasan masih bersikap positif terhadap posisi Anda saat ini, meski begitu sebaiknya jangan lupa diri dulu. Kesehatan: Masih segar dan tidak ada problem yang memusingkan, walaupun sebenarnya aktivitas Anda cukup menguras tenaga. Keuangan: Terbilang cukup stabil dan tidak ada masalah. Kebutuhan masih tercukupi dengan baik. Asmara: Segeralah instropeksi diri sendiri tanpa harus cepat menyalahkan dirinya. Cancer Peruntungan: Jangan terlalu percaya dengan berita gosip yang belum tentu kebenarannya, karena itu hanya akan membuat pusing pikiran. Bila ada yang mau memberi bantuan terima saja, buat apa ditolak, apalagi kondisi Anda saat ini lagi membutuhkannya. Karier: Jangan terlalu menuruti gengsi karena bisa-bisa akan memperpuruk posisi Anda saat ini. Kesehatan: Masalah hanya seputar suasana hati Anda yang tampaknya masih dipengaruhi oleh pikiran-pikiran jengkel dan kecewa karena mendengar omongan orang. Keuangan: Anda bisa bernapas lega di minggu ini karena pemasukan cukup lancar dan bisnis juga tidak ada rintangan. Asmara: Selama Anda mau mengalah dan tidak terlalu mengekang dirinya, maka hubungan asmara anda akan dapat berjalan dengan penuh kedamaian. Leo Peruntungan: Tak perlu ikut campur urusan orang lain yang tidak ada sangkut-pautnya dengan diri anda, sadarilah bahwa urusan anda sudah setumpuk untuk itu apa gunanya ikut campur urusan orang lain yang akhirnya hanya akan menambah beban pikiran anda saja. Karier: Lebih baik anda diam daripada terus bicara tapi tak menyelesaikan masalah. Kesehatan: Kondisi badan masih terjaga dengan baik, bila ada masalah hanya penyakit lama anda pusing yang biasa timbul di pagi hari. Keuangan: Keinginan hati yang ingin beli barang yang kurang begitu penting sebaiknya bisa dikendalikan. Asmara: Berusahalah untuk selalu jujur dan tidak mengingkari asmaranya yang tulus. Virgo Peruntungan: Banyak rencana yang membuat bingung, selesaikan dulu yang sudah ada setelah itu baru yang yang lain agar semuanya berjalan seiring dan teratur. Nasib sudah cukup bagus, untuk itu tak perlu khawatir. Karier: Hindari yang mudah menimbulkan rintangan ataupun sandungan, kejar ketinggalan sehingga keberhasilan yag tertunda itu tidak molor-molor lagi. Kesehatan: Cukup baik hanya suasana hati yang terkadang tampak labil sebaiknya bisa dikendalikan dan tak sampai mengganggu kesehatan Anda. Keuangan: Rezeki tidak ada masalah semuanya masih lancar-lancar saja. Asmara: Dalam berbicara hati-hati, jangan sampai menyinggung dia. Bersikaplah yang lebih dewasa. Libra Peruntungan: Minggu ini banyak isu menghadang Anda, waspadalah. Apalagi isu minggu ini sangat merugikan padahal kebenarannya sudah jelas disangsikan. Semua itu hadapilah dengan hati yang lapang dan kepala dingin, anggaplah semua ini merupakan ujian untuk meraih jenjang yang lebih tinggi. Karier: Lagi mendapat banyak guncangan, tetaplah berpegang teguh pada prinsip yang ada. Kesehatan: Jangan terlalu asyik omongin orang kalau akhirnya diri Anda sendiri yang menjadi stres dan cepat marah karena pikiran negatif yang bisa timbul dari semua itu. Hadapilah realita ini dengan penuh syukur dan hati yang lapang, sehingga pikiran bisa selalu tenang. Keuangan: Tawaran yang menggiurkan harus Anda pertimbangkan masak-masak, sebab semua itu menyangkut masa depan Anda. Asmara: Hindarilah pertikaian yang hanya akan memperburuk suasana dan ketenangan saja. Scorpio Peruntungan: Minggu ini rupanya muncul banyak problem, sehingga membuat waktu Anda banyak tersita. Egois dan rendah diri itu tidak ada untungnya, untuk itu alangkah baiknya disisihkan saja. Kalau dibiarkan berjalan terus yang rugi bukan orang lain tetapi diri sendiri. Karier: Jangan terus memojokkan diri sendiri, coba anda angkat kepala Anda. Kesehatan: Hindari makan terlalu pedas, walau sekilas mengasyikkan akan tetapi jika berlebihan maka akan bisa membikin tidur tidak nyenyak dan penyakit perut Anda akan kembuh kembali. Keuangan: Minggu ini kalau bisa tunda saja dulu segala transaksi atau janji-janji yang belum pasti hasilnya. Asmara: Dalam mengarungi perasmaraan memang tidak lantas tutup mata dan telinga, saran masuk mesti diterima dengan baik. Sagitarius Peruntungan: Di minggu ini perjalanan perbintangan anda menggembirakan, segala usaha dan rencana menunjukkan taraf yang cukup maju dan lancar. Hanya hindari pertikaian dengan orang lain walau sekecil apa pun. Karier: Lebih baik Anda mengalah saja apalagi kalau hanya karena masalah yang tak prinsip. Kesehatan: Kurang begitu bersahabat, walau terkadang terasa tidak ada masalah akan tetapi sebenarnya jika tidak hati-hati maka akan mudah sekali jatuh sakit. Keuangan: Minggu ini tingkatkan semangat kerja anda, sebab dengan cara demikian itulah Anda akan berhasil. Jangan sia-siakan kesempatan baik di minggu ini. Asmara: Bersikaplah lembut dan asmara Diasuh Oleh sayang padanya, tidak ada gunanya Anda Putri Wong Kam Fu bersikap keras, karena bagaimanapun juga Berlaku jika si dia jatuh sakit maka diri Anda juga 8-14 Mei 2016 akan merasakan sakit.

Minggu Pon, 8 Mei 2016

WEDA WAKYA

Mencari Kebenaran Sejati pada Kata-kata satyameva jayate nanrtam satyena pantha vitato devayanah yenakramantyrsayo hyaptakama yatra tat satyasya paramam nidhanam (Mundaka Upanisad 3.1.6) HANYA kebenaran yang selalu menang, bukan ketidakbenaran. Dari kebenaranlah jalan spiritual menyebar keluar, dengan mana para Maharesi yang keinginannya sepenuhnya terpenuhi, dapat mencapai tempat di mana harta karun tertinggi Kebenaran tersimpan. Kata-kata adalah nyawa bagi mereka yang mengikuti jalan Dharma. Kata-kata adalah ciri terhormat bagi orang-orang yang menjunjung tinggi kejujuran dan kebenaran. Pada zaman dahulu orang-orang dalam mimpi pun tidak pernah berpikir untuk ingkar pada kata-kata yang sudah diucapkan. Mereka sangat menjunjung tinggi-tinggi nilai kata-kata yang sudah dikeluarkan dari bibirnya. Pustaka suci Sarasamuccaya 75 memberikan 4 jenis pantangan dalam berkata-kata: nyang tan paprawrttyaning wak, pat kwehnya, pratyekanya, ujar ahala, ujar apregas, ujar pisuna, ujar mithya, nahan tang pat sinanggahaning wak, tan ujarakena, tan angen-angenan, kojaranya: berikut adalah hal-hal yang tidak boleh disampaikan melalui ucapan, yang jumlahnya ada empat jenis, yaitu ucapan yang mengandung kejahatan (ajakan, hasutan untuk berbuat jahat), kata-kata kasar (umpatan, hardikan, caci-maki), fitnah (gosip), dan perkataan yang mengandung kebohongan. Keempat hal itu haruslah dibuang jauh-jauh dari segala perkataan, jangan diucapkan, bahkan jangan berpikir untuk mengucapkannya. Kitab-kitab suci mengatakan bahwa setelah melalui saringan pikiran yang ketat barulah katakata hendaknya keluar dari bibir. Kata-kata sangat berharga, dan ia adalah permata tiada nilai bagi mereka yang memastikan diri di dalam jalan Dharma. Bagi orang-orang tertentu yang sangat teguh prinsip dalam kejujuran dan kebenaran, mereka memilih lebih baik mati daripada ingkar pada kata-kata yang

telah diucapkankata-kata berOleh Darmayasa nya. Sarasamucbunga. Sedangcaya 124 sangat kan mereka yang setuju dengan pernyataan di tidak mempunyai kepentingan atas: matangnyan mangke sang duniawi, mereka menjadi kanmahapandita, sang makabra- didat terpercaya dalam mentang kasatyan, tan pangumanu- jaga kemuliaan kata-katanya. m a n , t a n p a g a w e p a i s u n y a , Bhagavad-Gita, adhyaya 2 sloka tan pangupat, nguniweh tan 57 mengajarkan: Di mana-mana mrsawada, yatna juga sira ami- di alam material ini, orang heri ujarnira, rumaksa halaning yang tidak terikat pada hal-hal len: maka dari itu, mereka yang baik dan buruk yang diperolehtelah mencapai kebijaksanaan, nya, tidak memuji dan tidak yang bertekad untuk berpegang mencemoh, (orang seperti itu) teguh pada jalan Dharma, tidak kesadarannya sudah menjadi akan mengeluarkan kata caci mantap sempurna (yah sarvamaki, tidak menyebar fitnah, tranabhisnehas tat tat prapya tidak mencela, dan tidak akan subhasubham, nabhinandati na berbohong, ia menjaga segala dvesti tasya prajña pratisthita). ucapannya, serta menghindari Sloka ini menjelaskan bahwa membuat orang lain menderita orang-orang yang tidak memikarena ucapannya. liki kepentingan-kepentingan Literatur Veda hampir sep- duniawi demi keuntungan pribenuhnya mengajarkan perihal adinya akan menjaga benar ucaketeguhan menjaga kejujuran pannya. Ia tidak mengeluarkan dalam berkata-kata. Akan tetapi, kata-kata pujian demi mendapat pada zaman modern ini kata-kata keuntungan, tetapi ia juga tidak adalah modal bisnis. Bukan uang mencemooh orang lain untuk yang menjadi modal bisnis, tetapi menyingkirkannya atau memankata-kata. Orang bisa memulai dang orang lain lebih rendah dari bisnis tanpa modal uang, hanya dirinya. Orang-orang yang telah perlu kata-kata yang dikemas mantap di jalan Dharma hanya dengan janji-janji keuntungan. akan berbicara kebenaran. Zaman sekarang kata-kaKita banyak punya cerita ta juga adalah “pengadilan”. mereka yang sangat setia pada Bahkan dalam sosial media, kata-katanya seperti Dewi Kunti sebagian besar orang “mengha- yang hampir semua orang sudah kimi” orang lain melalui kata- tahu bagaimana Dewi Kunti kata yang ditulisnya. Mereka sangat teguh dalam menjaga yang pintar mempermainkan kata-katanya, Dharmawangsa kata-kata maka mereka akan atau Yudhisthira juga semua menang dalam bersengketa atau tahu ceritanya, sampai-sampai pengadilan. Walau tidak mesti ia menolak disuruh berbohong seperti itu akan tetapi ramalan oleh Sri Krsna bahkan demi kitab suci memang menyebut- kepentingan Yudhisthira sendkan demikian. Kebenaran bisa iri, dan selanjutnya Maharaja terbalik ketika orang bisa mem- Harischandra yang saking kopermainkan atau membunga- kohnya menjaga kebenaran dan bungakan kata-kata menjadi kejujuran dalam berkata-kata manis menarik. sampai-sampai mengorbankan Saya masih ingat, seseorang kerajaan dan anak-istrinya. Dan mencuri kamera teman saya banyak lagi contoh cerita seperti yang cukup mahal. Akan tetapi, itu. Akan tetapi, zaman sekarang k e t i k a s e s e o r a n g m e n a n y a - kata-kata hanyalah alat untuk kan pada orang yang mencuri berbasa-basi. Bahkan, sumpah kamera tersebut, orang yang yang sudah diucapkan pada menanyakan tersebut malah Tuhan pun orang akan pakai berbalik menjadi menyalahkan sebagai basa-basi belaka, bukan teman yang kameranya dicuri. untuk menunjukkan dan memTernyata kejadian menjadi ter- pertahankan kebenaran serta kebalik sama sekali oleh permain- jujuran, melainkan hanya untuk an kata. Bukan tidak mungkin basa-basi. Jadi, sangat ringan akibat permainan kata, pelapor kata-kata kita sekarang, serinjustru menjadi tersangka. Za- gan kapas yang sangat mudah man sekarang ini, pada umum- diterbangkan oleh angin. nya orang-orang mengelabui Bagaimana Raja Dasaratha dan menyamarkan kebenaran mempertahankan kata-katanya, dengan permainan kata-kata. beliau mengatakan lebih baik Mereka yang mempunya ber- mati daripada kebenaran katab a g a i k e p e n t i n g a n d u n i a w i kata pergi dariku (pran jayen biasanya akan mempermainkan par vacan na jayen).

Yajur Veda 26.4 mengajarkan agar kita selalu merenung dan menekadkan sambil berdoa memohon kepada Tuhan agar kata-kata kita selalu membawa kejujuran dan kebenaran, “kebenaran dalam kata-kataku”. Vacah satyamasiya, semoga aku menemukan kebenaran dalam kata-kataku, artinya orang bertekad untuk tidak berbohong dan tidak mengabaikan kata-kata yang sudah dikeluarkan dari bibirnya. Kata-kata itu mahal bagi seorang pencari kebenaran. Ia akan mempertaruhkan apa saja demi mempertahankan dan mewujudkan kata-kata yang sudah diucapkannya. “Taksu” dari kata-kata itu yang mereka jaga, sebab itulah yang akan menyelamatkan dirinya dari keruntuhan moral-spiritual, yang akan menghalangi pencapaian tujuan hidup sejatinya. Oleh karena itulah mereka sangat berpantang melanggar kata-kata yang sudah diucapkan dan/atau mengeluarkan kata-kata yang tidak mengandung kebenaran Satyam. Orang-orang bijaksana akan sangat memperhatikan katakatanya. Mereka akan mengeluarkan kata-kata hanya dan hanya setelah melalui saringan Wiweka Dharma (kebijaksanaan yang dilandasi oleh ajaran Dharma) di dalam pikirannya. Hanya setelah itu mereka akan mengeluarkan kata-katanya. Mereka sangat berhati-hati mengeluarkan kata-kata. Karena dari kata-kata orang bisa mati, dari kata-kata orang bisa bermusuhan, dari kata-kata seorang saudara kandung bisa menjadi orang tak dikenal lagi. Kakawin Niti Sastra 5.3 menyebutkan: wasita nimitanta manemu laksmi, bahwa melalui kata-kata orang bisa mendapatkan harta kekayaan; wasita nimitanta pati kapangguh, melalui kata-kata juga orang bisa menemui ajalnya; wasita nimitanta manemu duhkha, dengan kata-kata orang bisa menemui kesengsaraan; dan wasita nimitanta manemu mitra, dengan kata-kata yang tersaring indah di dalam ajaran Dharma orang akan mendapatkan kawan baik. Akan tetapi, yang sangat indah untuk kita renungkan bersama adalah ajaran Yajur Veda tadi, semoga kita menemukan kebenaran di dalam kata-kata kita, berarti, kita hendaknya mengeluarkan kata-kata hanya jika ia mengandung kebenaran. Jika tidak, lebih baik mauna alias diam.

MIMBAR AGAMA

Novena Roh Kudus Kami mohon kepada Allah Bapa yang penuh belas-kasih melalui Engkau, Putra TunggalNya yang menjadi manusia demi keselamatan kami, yang disalibkan dan dimuliakan demi kami, agar mengirimkan kepada kami dari perbendaharaan harta karun surgawi ketujuh karunia Roh Kudus, yang menaungi Engkau dalam segala kepenuhan-Nya: (Doa St. Bonaventura) HARI ini, Minggu, 8 April 2016 adalah Hari Minggu Paskah VII, yang merupakan hari ketiga novena kita. Kita akan merayakan Pentakosta, hari Kedatangan Roh Kudus (Veni Creator) pada Minggu, 15 Mei 2016. Sehari setelah Yesus naik ke surga (Jumat kemarin) umat Katolik seluruh dunia melakukan Doa Novena Roh Kudus selama sembilan hari. untuk menantikan kedatangan Roh Kudus. Novena ini termasuk devosi, bukan liturgi. Pada umumnya di gereja-gereja doa novena dilangsungkan pada sore hari setelah misa. Urutan doanya tidak seragam. Namun mereka selalu memohon Tujuh Karunia Roh Kudus. Apa saja itu?: (1) Karunia kebijaksanaan, guna memampukan para pendoa menikmati buah dari pohon kehidupan, yang adalah sungguh Allah Sendiri; (2) Karunia pengertian, guna mencerahkan akal budi. (3) Karunia nasihat, guna memampukan para pendoa mengikuti jejak langkah Roh Kudus. (4) Karunia keperkasaan, guna menghadapi serangan gencar musuh-musuh para pendoa. (5) Karunia pengenalan, guna membedakan yang baik dari yang jahat oleh terang pengajaran yang kudus; (6) Karunia kesalehan, guna menyelubungi para pendoa dengan kemurahan dan belas kasihan; (7) Karunia takut akan Allah, guna menjauhkan para pendoa dari segala yang jahat dan tinggal damai dalam keterpesonaan akan kemuliaan Roh Kudus yang abadi. “Itulah ya Tuhan permohonan kami. Sudi kabulkanlah demi kehormatan Nama-Mu yang kudus, bersama Bapa dan Roh Kudus, segala sembah sujud dan kemuliaan, puji-pujian, keagungan dan kuasa untuk selamalamanya. Amin.” Di antara pendoa ada yang mendaraskan doa menurut St. Agustinus dari Hippo berikut ini: “Berembuslah dalam diriku, ya Roh Kudus, agar segala pikiranku kudus. Bertindaklah dalam diriku, ya Roh Kudus, agar karyaku juga kudus. Tariklah hatiku, ya Roh Kudus, agar aku mencintai hanya yang kudus. Teguhkanlah aku, ya Roh Kudus, agar aku

memperjuangkan Redaktur segala yang kudus. Khusus Peliharalah aku, ya Roh Kudus, agar aku senantiasa kuMIMBAR dus. Amin. KATOLIK Devosi St. Mariam Baouardy keIgnatius pada Roh Kudus merupakan suatu yang tak lazim pada zamannya. Devosinya terinspirasi oleh doa khusus kepada Roh Kudus yang diterimanya saat ekstasi, St. Mariam Baouardy yakin bahwa devosi kepada Roh Kudus, yang dikenal sebagai Parakletos, diperlukan Gereja semesta. Ia bahkan mengirimkan suatu petisi kepada Sri Paus Pius IX memohonnya untuk menanamkan devosi yang lebih besar kepada Roh Kudus dalam Gereja. Tak seorang pun tahu bagaimana pendapat Sri Paus pada saat itu. Akan tetapi, 20 tahun kemudian Sri Paus Leo XIII menerbitkan ensiklik mengenai devosi kepada Parakletos. Mengenai devosi kepada Roh Kudus, St.Mariam Baouardy menulis: “Dunia dan komunitas religius mencari yang baru dalam devosi, dan mereka melupakan devosi sejati kepada Parakletos. Itulah sebabnya mengapa ada kesesatan dan perpecahan, dan mengapa tidak ada damai ataupun terang. Mereka tidak memohon kepada Terang seperti seharusnya Ia dimohon, padahal Terang inilah yang memberi pengetahuan akan kebenaran. Ia diabaikan bahkan dalam seminari-seminari. Setiap orang di dunia yang berseru kepada Roh Kudus dan berdevosi kepada-Nya tidak akan mati dalam kesesatan”. Seperti halnya St. Alfonsus Ligouri, St. Agustinus, St. Mariam Baouardy mempunyai doa spisifik sebagai berikut: “Ya, Roh Kudus, ilhami aku. Kasih Allah, kuasailah aku. Sepanjang jalan kebenaran, pimpinlah aku. Santa Maria Bundaku, perhatikanlah aku. Bersama Yesus, berkatilah aku. Dari segala kejahatan, dari segala ilusi, dari segala marabahaya, lindungilah aku. “Sumber damai, Terang, datang dan terangilah aku. Aku lapar, datang dan kenyangkanlah aku. Aku haus, datang dan legakanlah dahagaku. Aku buta, datang dan berilah aku terang. Aku miskin, datang dan perkayalah aku”. Di atas dikatakan bahwa dalam doa novena, teksnya tidak seragam. Sebab, doa novena bukan liturgi, melainkan devosi. Devosi berasal dari kata Latin “Devotio” yang berarti kebaktian, pengorbanan, penyerahan, sumpah, kesalehan, cinta bakti. Devosi selalu menun-

juk pada sikap hati di mana seorang mengarahkan diri kepada seseorang atau sesuatu yang dijunjung tinggi dan dicintai. Dalam tradisi Kristiani, Suharto devosi dipahami sebagai bentuk penghayatan dan pengungkapan iman Kristiani di luar liturgi resmi. Dalam Liturgi, Gereja mengungkapkan dan melaksanakan dirinya secara resmi. Liturgi sebagai perayaan Gereja dipimpin oleh seorang pemimpin resmi, dengan struktur dan tata perayaan yang baku, berlaku umum, mengikat dan resmi. Sedangkan devosi merupakan praktik pengungkapan iman umat yang spontan dan lebih bebas. Devosi dapat dibawakan secara pribadi atau pun bersama. Walaupun bukan merupakan liturgi resmi, devosi diterima dan diakui Gereja. Liturgi resmi sering dialami umat sebagai

sesuatu yang rutin, kering, resmi dan kaku. Sebaliknya, devosi justru bisa dihayati umat sebagai sesuatu yang memenuhi kebutuhan afeksi, emosi dan kerinduan hati. Devosi merupakan praktik keagamaan populer yang mudah diterima, dipahami dan dipraktikkan. Selain Devosi kepada Roh Kudus, Gereja Katolik mengenal Devosi kepada Santa Perawan Maria, Devosi kepada Para Kudus, Devosi bagi Jiwa-jiwa di Api Penyucian, Devosi bagi Bayi-bayi yang Tak Pernah Dilahirkan, Jalan Salib, Novena, Jam Suci, Devosi Corpus Christi : St Yuliana dari Ličge, Devosi Hati Yesus Yang Mahakudus : St Margareta Maria Alacoque; Devosi Kerahiman Ilahi: St Faustina Kowalska, Devosi Medali Wasiat: St Katarina Laboure. Dan masih ada lagi. Selain Liturgi dan Devosi, Gereja Katolik masih mempunyai khazanah Meditasi. Pada kesempatan lain khazanah Meditasi ini semoga dapat kami hadirkan dalam mimbar ini.

PERMATA HATI

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)

Sabtu 9 April 2016, merupakan hari berbahagia bagi pasangan Putu Adi Atmika dan Ni Kadek Dwi Yuliani. Pukul 16.30 Wita telah lahir buah hati pertamanya yang diberi nama Gauri. Pasangan ini dikaruniai seorang putri yang cantik.


Redité Pon, 8 Mei 2016

Bali L E M B A R

7

B A S A

B A L I

Bencingah Ni Nengah Asin

Tetamian Penglingsir MANGKIN sampun ngakéhang krama Bali sané ngamargiang pakaryan marupa utsaha. Para krama sampun nénten kimud ngawitin makarya utsaha, napi malih panglimbak téknologi informasi sakadi mangkin ngawinang krama sayan dangan ngamargiang sakancan utsaha miwah nagingin sakancan pangaptin krama sané sayan sué setata ngakéhang. Sios saking uning ring makudang-kudang pangaptin krama sané anyar, nénten akidik krama sané makarya utsaha sangkaning uning tur éling ring “nilai ekonomis” saking kawagedan tetamian penglingsiré dumun, sakadi sané kabaosang Ni Nengah Asin. Ni Nengah Asin, krama sané saraina manados pengepul utawi maadolan keben, sokasi, miwah prabot ulat-ulatan tiing sané sampun kamargiang saking dasa warsa lintang. Sios saking prabot punika wantah piranti sané nénten gelis rusak, taler kantun kaaptiang olih krama Baliné kantos mangkin. Nénten wantah asapunika, utsaha puniki kamargiang duaning désannyané wantah désa sané sampun kasub antuk perajin prabot ulat-ulatan tiing yadiastun mangkin sané kantun sumeken ngamargiang wantah limang banjar kémanten. Asin maosang, prabot sané kaadol ring tokonyané, ring pasar miwah langganannyané wantah asil pakaryan krama perajin ring wewidangan désannyané. Wénten taler sané kakaryanin dané yadiastun dané nénten prasida ngefull utawi notok makarya. “Pakaryan puniki satmaka sampun dados tradisi sané kantun katami olih krama iriki. Punika mawinan saking kelas 1 SD tiang ngawit malajah ngulat tiing mangda dados piranti sané mawiguna,” Asin sané embas ring Bangklet, 21 Mei 1972 puniki maosang. Kurenan I Wayan Misi puniki nglantur nyatuayang, dumun dané nénten banget sumeken nelebin pakaryan puniki. Tamat saking SD, dané nénten prasida nglanturang masekolah sangkaning nénten madué prabéa. Mawit punika Asin sayan sumeken nelebin pakaryan maulat-ulatan inucap. Mawit pakaryan inucap Asin mupulang prabéa anggén nglanturang masekolah. Pamuputné Asin sané ketah kasambat Bu De Yogi puniki prasida muputang masekolah antuk prabéa preragan sané kapolihang saking makarya ulat-ulatan tiing. Katakénin indik modal sané kanggén ngawitin makarya, rerama I Gedé Yogi Astawa miwah I Komang Oka Wibawa puniki maosang nyabran jagi makarya keben ageng asiki, dané jagi ngamedalang modal kirang langkung séket tali rupiah . Jinah inucap kanggén numbas tiing antuk lantang kirang langkung limolas meter, upah ngresikin ngad miwah ngerik, taler prabéa cét miwah pabuat tiosan. Indik bati sané jagi kapolihang nganutin saking sapunapi perajin inucap prasida ngawigunayang lakar sané kadruénang. “Yéning lakar utawi sisitan punika kanggén makarya keben miwah piranti siosan sané pinih becik kualitas ipun sinah agengan ipun polih bati. Napi malih yéning lakar sané masisa punika prasida kanggén piranti siosan, sinah sayan ngakéhang perajin inucap prasida ngamolihang bati. Untengnyané akéh utawi akidik bati sané kapolihang nganutin saking sapunapi teleb perajin makarya,” Asin negesang. (wan)

(26)

BPM/wan

KEBEN – Kawéntenan keben ring Bali setata karereh tur kaaptiang olih krama utamanipun tatkala nampek rerainan minakadi Galungan miwah Kuningan. Punika mawinan sorohnyané sayan ngakéhang antuk kualitas sané taler masios-siosan.

Piranti Ulatan Tiing

Pinih Méweh Tatkala Nyebit, ”Kualitas” Kaepah Dados Tiga YADIASTUN kapanggih dangan, sujatinné makarya keben, sokasi miwah piranti ulat-ulatan tiing siosan nénten ja dangan. Duaning perajin inucap patut urati pisan ri kala nyangkepang sakancan piranti miwah lakar taler tatkala makarya “motif” ring piranti inucap. Sakéwanten, yéning sampun sering kakaryanin, sinah sakancan parikrama i wawu nénten ja kéwuh pisan kamargiang. Nganinin indik lakar sané kanggén makarya sisitan wantah soroh tiing tali duaning tiing inucap nénten kekeh tatkala kanggén sisitan tur ngawinang nénten sukil kaulat. Indik parikrama makarya piranti inucap, Nengah Supadmi maosang yéning parikrama makarya jagi kamargiang kantos aminggu suéné. Kakawitin saking

ngetep tiing antuk lantang sakadi sané kaaptiang, wus punika tiing kakerik mangda ngad, medang, miwah kulitnyané sané mawarna gadang ical, wawu salanturnyané kajemuh kantos tuh taler putih warnanipun. Wus punika wawu tiing inucap kadagingin cét sakadi sané kaaptiang tur kadéngdéngin malih kantos cétnyané tuh. Sesampuné cét ring tiing i wawu tuh, wawu tiing kasebit utawi kakaryanin sisitan. Akéh sisitan sané prasida kakaryanin saking soangsoang tiing kirang langkung pas kantos nenem katih tur kakepah dados kalih soroh sisitan. Inggih punika sisitan kulit tiingnyané akatih tur sisitan basang antuk akéh tiga utawi limang katih. Sesampuné sami masebit, wawu kalanturang antuk parikrama ngulat kantos dados piranti

nelasang galah wantah araina kémanten. “Piranti ulat-ulatan tiing punika wénten sané kakaryanin saking sisitan kulitnyané kémanten tur wénten taler sané nganggen sisitan basang kémanten. Wénten taler soroh keben sané kakaryanin antuk makekalih soroh sisit inggih punika sisinnyané kakaryanin saking sisitan kulit tur “lapis” tengahipun kakaryanin antuk sisitan basangnyané,” baos Supadmi. Parikrama sané pinih kéwuh saking makarya piranti ulatulatan puniki, Supadmi maosang tatkala nyebit utawi makarya sisitan. Tatkala nyebit patut pisan kauratiang mangda tebel miwah tipisnyané nénten masiosan, yéning sampun pateh sinah

nénten kéwuh kaulat. Parindikan pateh taler kabaosang Ni Nengah Asin. Asin maosang, parikrama sané pinih mautama saking makarya piranti puniki wantah tatkala makarya sisitan, duaning lombeng sisit patut becik kasikut mangda prasida adung sareng soroh keben utawi piranti sané jagi kakaryanin. Napi ké punika keben utawi piranti sané kakaryanin saking sisit sané lombeng napi ké prabot sané nganggén sisit sané cenikan. Nengah Asin taler maosang, indik akéh lakar sané kanggén nganutin ring sikut utawi ageng miwah soroh piranti sané jagi kakaryanin. Yéning wantah keben sané sikutnyané 40 cm x 40 cm, jagi ngawigunayang tiing akatih sané lantangnyané kirang langkung limolas méter. Indik

pangargaipun, nganutin kualitasnyané sané kapah dados tigang kelas. Inggih punika kelas tiga sané pinih kasaran tur nénten akéh madaging warna, kelas kalih sané sampun akéhan madaging warna tur alusan nanging nganggén sisitan sané agengan, miwah kelas siki utawi sané pinih becik warnanyané, pinih pepet miwah nganggé sisitan sané pinih cenik tur pinih rimit ngulat. “Minakadi conto yéning keben sané sikutnyané selaé cm tur kelas tiga, sinah pangargannyané wantah séket tali rupiah. Yéning sané kelas kalih maelan akidik, kirang langkung satus selaé. Yéning sané pinih becik utawi kelas siki sinah pangarganipun prasida kantos satus nem dasa tali rupiah,” Nengah Asin nartayang. (wan)

Maulat-ulatan Tiing

Pakaryan Tetamian Penglingsir ring Kayubihi YUKTI nénten prasida kalémpasin yéning kahanan kahuripan krama Bali sampun sayan nglimbak taler nincap. Indiké punika kasinahang saking panglimbak téknologi ring tengahing kahuripan sakadi mangkin. Yéning saihang sareng kahanan krama Bali dumunan sadurung pangrauh téknologiné punika, sinah joh pisan, minab matungkalikan sareng kahuripan mangkin. Yadiastun sakadi asapunika, krama sané nénten uning ring teknologi modérn nénten prasida kacampahang. Duaning akéh pisan piranti taler barang sané kakaryanin preragan olih kramané. Nénten sakadi kramané mangkin sané seringan numbas tan pa madué kawagedan jagi ngaryanin preragan. Ring masané dumun, krama Bali nincapang kawagedannyané soang-soang mangda prasida nagingin sakancan pangaptin kahuripan, sinalih tunggil malarapan antuk makarya piranti sané jagi kawigunayang saraina. Yadiastun kaucap “tradisional”, piranti utawi prabot sané kakaryanin saking lakaran “alami” antuk kawagedan sané ngangobin manah punika kantun akéh kapanggih ring kahuripan krama

Baliné mangkin. Minakadi coblong miwah jun péré sané kakaryanin saking tanah legit. Wénten taler kranjang, sepit, miwah kukusan sané kakaryanin saking tiing. Punika makacihna yéning piranti i wawu kantun kabuatang yadiastun krama Baliné mangkin sampun ngranjing ring kahuripan sané modérn. Kahanan punika kapanggih wantah sangkaning kawagedan makarya piranti sané kantun becik katami olih krama sané éling ring kawecikan taler kaluwihan kawagedan punika ring kahuripannyané. Punika kasinahang antuk akéh krama sané kantun makarya piranti-piranti tradisional minakadi prabot ulat-ulatan tiing, sakadi sané kamargiang olih krama ring Désa Kayubihi, pamekasnyané ring wewidangan Banjar Bangklet. Nengah Supadmi sinalih tunggil perajin prabot ulat-ulatan tiing saking Br. Bangklet, Désa Kayubihi, Bangli maosang, pakaryan punika satmaka dados tradisi tur kamargiang saking penglingsiripun kantos mangkin. Supadmi ngwewehin, indiké punika ngawit kaplajahin olih alit-alit sané sampun ngranjing ring kelas 1 SD. Tatkala punika

sinah alit-alit inucap jagi nempa saking krama sané sampun waged maulat-ulatan utawi nyingakin piranti sané sampun pragat mangda tatas uning ring wangun prabot punika, minakadi sokasi, képé, keben, wakul, kukusan miwah sané siosan. “Yéning alit-alit lanang akéhan sané makarya wakulan tur sané istri makarya sok taler keben. Nénten wantah muruk kémanten, akéh alit-alit iriki sané makarya sinambi masekolah mangda prasida akéhan ngamolihang bekel,” Supadmi makenyem. Kahanan pateh taler kabaosang Ni Nengah Asin, krama Br. Bangklet, Kayubihi, Bangli sané taler makarya miwah ngadol prabot minakadi keben, wakulan, miwah sokasi puniki. Asin maosang, dumun kahanan maadolan ring pasar setata becik, napi malih nampek Galungan miwah Kuningan, sasih Kapat, Kalima taler Kadasa majanten jagi lais kaadol duaning pangaptin krama ring keben tatkala punika jagi nincap. Sakéwanten saking nem bulan lintang nyantos mangkin sampun kabaosang sepi. “Minabang indiké punika

MADÉ Budiana lantas malih ngambil ajengan apiring sareng ulam pateh kadi Ngurah Jelada. “Beneh Arniek, sing dadi ngalangin anak mabandung, nyobak kekuatan. Apa buin dini ada iraga dadi saksinné,” baosné Madé Sudiari nyelag sada makenyem ngandupang. “Naah, asal pacentokan sportif dogén sing kénkén. Nanging eda nganti nglimbak keluar aréna. Ulian iraga masawitra eda dadi musuh bebuyutan,” Madé Padmini nyelag. “Eda sangsaya pada makejang. Iraga mula matimpal, magrup malajah bareng, jani masekolah masih bareng, magibung dadi bareng. Nanging pacaran ja mula sangat pribadi, sing dadi bareng-bareng, ento poliandri utawi poligami,” baosné Ngurah Jelada makenyem. “Baang ja mamitra kapahkapah ngaé astra. Kadén perusahaané merluang mitra kerja ané kompak apang maju? Nah selingkuh, apang saling kukuh,” guyoné Lanang Geria. Ngurah

Jelada geres-geres ngajeng lan nginem bier matimpal udang goréng manis. Madé Budiana marasa katangtangin, lantas milu ngesop nasinné mimbuh bier ajak és batu. “Bud, suud ja amonto. Nyanan sing nyidang mulih,” Padmini ngisidang botol bieré. Kénten masih Luh Suwarni nyemak botol bierné Ngurah Jelada inema atengah gelas lan sisanné bagianga tekén timpalné. Madé Budiana sayan loyo, punyah lantas makisid ka sisi. Teked di sisi ia ngutah-utah. Isin basangné telah pesu. Ketut Pajar lan Gedé Pandé ngénggalang nulungin ngisiang sirahné. Nyoman Padmini nyemakang yéh apang masugi, makemuh. “Cang sing kénkén, nguda baang yéh, bier kéto ya mara jaen timpalang pésan.” Raosné Budiana ngacuh, raris dandana ajaka negak nampek pintuné mangda isis. Luh Adé Suwarni nguripang kipas angin. Suasana kamar tamuné dados sejuk sané pecakné opek. “Arniek, padalem Dék Bu-

diana, jemakang kopi pahit acangkir apang piangan ulun atinné. Tiang nu nelahang pésan béjulit ajak udang goréngé suba kadung ajeng di piringé, sing dadi ngutang-ngutang mertha,” pandikanné Ngurah Jelada nyiup sisan bier di gelasné. “Kénkén Rah, suud ja malu. Nyanan ten nyidang ngandéng Dék Sudiari mulih. Tuah ja yén dini nginep, dadi masih,” baosné Lanang Geria nyledétin Luh Adé Suwarni. “Araah Nang Geria, nguda iraga itungang. Apa Lanang nu nyidang mulih ngandéng Ayu Swandéwi. Tapi sing kénkén melahan Swandéwi ané ngaba motoré. Yén Budiana mara ja perlu ajak dadua ngatehang mulih,” baosné Ngurah Jelada nyambi ngajeng udang. Saking lek, Lanag Geria lan Putu Galang milu nyiup bier sané bagianga ring Luh Suwarni. “Arniek, jani tiang ngidih kopi pahit isinin cuka aséndok apang nyak maserod nasi ajak kuah tim bé julité. Nyanan mara inemin anggur mérah,” Ngurah

BPM/wan

NYEBIT – Ritatkala makarya keben miwah piranti ulat-ulatan tiing, nyebit utawi makarya sisitan wantah parikrama sané pinih kéwuh. Punika mawinan patut alon-alon tur urati pisan ngaryanin mangda tebel miwah tipisnyané nénten masiosan. sangkaning kahanan ekonomi krama sané kocap nedunang taler sangkaning pangrauh keben sané kakaryanin antuk panyalin. Keben punika karauhang saking Lombok sakéwanten kapayasin utawi kadagingin gambar ma-

lih ring wewidangan Sebatu, Gianyar duaning rauhnyané kantun mawarna putih polos. Wus punika wawu kaadol ring pasar tur nyaingin keben ulatulatan tiing puniki,” Nengah Asin nartayang. (wan)

Jelada nyubit gélanné. “Nggih, usan ngajeng dumun Tungurah,” Luh Suwarni kapaon ngambilang wédang pahit saha kecirina cuka aséndok téh. Ngurah Jelada nyiup kopiné raris kalanturang antuk nginum anggur mérah tigang seloki. Rasan wetengné maseriot makeliud makita mawarih. Raganné matangi ngojog kamar mandi. Sami timpalné nganengneng, ajerih yén raganné taler pungkat kadi Madé Budiana wau. Bas ngajeng nasi kalih piring, ulam samian cicipina. “Kénkén dandanin Rah. Amun sriang-sriung ngoyong malu,” baosné Lanang Geria. “Tiang sing punyah, kéwala nyelab ngajeng tim bé julit lan jukut arésé bas jaen,” pasaurné Ngurah Jelada ka kamar mandi. Medal saking kamar mandi malih maguyonan, sambil ngrepes krupuk udang. Madé Budiana marasa jengah kuciwa malomba malagaran. “Bééh sing marasa sagét jam telu. Pragatang ja amuniki mapéstaané. Basang tiangé wareg

pesan, celanané sampun sing dadi kancingin,” Putu Galang ngejitin Ketut Sulasih. “Wiyakti usanang ja dumun. Padalem Madé Budiana apang maan istirahat. Nika cingakin muanné Ketut Pajar sareng Lanang Geria masih sampun barak biing, nyanan milu nylémpang di jalan. Melahan sampunang baanga ngaba motor,” pituturné Ketut Sulasih. Mamakné Luh Suwarni rauh nyagjagin. Liang manahné bajang-bajangé mapéstaan kantos waneh pajelémpang ring karpété. Nanging masakané kantun akéh masisa. “Kénkén niki dadi sagét macanegan ngajeng. Nasiné kari atermos lan ulamé kari magenepan. Pasti ngulahang ngalih tim bé julit, jukut arés, betutu ajak opor ayam lan karé. Sujatinné nika énggal ngaé nyelab. Masakan udang miwah mie goréngé masisa liu. Yén sampun med, dadi masih sisanné dum-dum anggon gapgapan,”baos Mak Tjing Gwan. (Masambung)


Upacara

8 Bebantenan Majalaran Yadnya, Ngértiang Samudra, Danu, miwah Tukad KAWÉNTENAN Pura Sad Kahyangan Tiga ring Bali waluya pawarah-warah Mpu Kuturan majeng umat Hindu. Sinalih tunggil suksman Mpu Kuturan mapaica pawarah-warah asapunika mangda umat Hindu ngastiti bhakti ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa sané maprabawa ring Pura Sad Kahyangan ring Bali mangda umat Hindu ring Bali kaswécanin ngértiang kawéntenan sané kawastanin Sad Kerthi. Sané kawastanin Sad Kerthi manut ring Lontar Anda Bhuwana inggih punika Atma Kerthi, Samudra Kerthi, Wana Kerthi, Danu Kerthi, Jagat Kerthi, miwah Jana Kerthi. Ring sesuratan punika kaunggahang mangda nyaga kalestarian samudra utawi segara taler danu kerthi. Sané kakerthiang ring Danu Kerthi punika nénten sané mawasta danu kémanten. Taler sami sekancan “sumber toya” sakadi segara miwah tukad sané alit miwah sané ageng. Sampunang ngawag ngurug segara tanpa pabligbagan sané patut. Segara, danu, tukad, miwah sumber-sumber toyané punika sami saking pasuécan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Ring pustaka suci Rg. Wéda III.51.5 taler kamanggehang pujastuti sané madaging pinunas ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa sané suksmanyané sakadi asapuniki: Ratu Sang Hyang Widhi lédang mangda nyagra sumber alam minakdi akasa, entik-entikan, sarwa tumuwuh lakar tamba, tukad, sumber-sumber toyané miwah taruné ring alas madurgama. Pamargi niskala umat nunas ring Ida Sang Hyang Widhi malarapan antuk nyaga pangebhaktian ring Pura Sad Kahyangan. Nanging mangda wénten pamargi sekala minakadi umat nyanggra kawéntenan toya sakadi sumber-sumber alam punika. Nyanggra miwah jagra mangda segara, danu, tukad, miwah sumber-sumber toyané tan karusak olih i duratmaka. Segara, danu, tukad, miwah sumber-sumber toya sané sampun wénten ring Bali mangda kaupapira mangda tetep ajeg sakadi sané nguni-nguni. Yéning wénten pawangunan ring segara, danu, tukad, miwah sumber-sumber toya mangda ngajegang kamurnian, kawéntenan, miwah kawigunan segara, danu, tukad, miwah sumber toya siosan. Nanging sekalannyané, mangkin sampun akeh segara, danu, tukad, miwah sumber-sumber toya sampun karubuhin olih i manusa. Wénten taném tuuh sané wénten ring alasé miwah ring wewengkon sakadi pasisi segara, danu, tukad, miwah sumber-sumber toyané sampun karubuhin. Wénten samudra utawi pasih miwah tukad kanggén genah ngutang luu. Manut pustaja Manawa Dharmasastra IV.52 wénten kecap titi pangancan nyagra segara miwah tukad sané daging kecap punika sakadi ring sor puniki: sapa sira ja purun mawarih ring tukadé jaga kapastu mangda ical taksunnyané tur ical kawicaksanaannyané ring jagaté. Ring pustaka suci Rg. Wéda VI.48.17 miwah Yajurveda VI.22 kasinahang taler tan dados ngebah punyan kayu ngawag-ngawag miwah tan kadadosang nyemerin toya miwah ngrusak entik-entikan. Ajah-ajah sané asapunika patutné kasobyahang majeng umaté mangda danu, tukad miwah sumber-sumber toyané nénten sayan surud kawéntenannyané. Santukan asapunika kawéntenannyané, ngiring malarapan antuk ngamargiang upacara yadnya iraga ngardi danu, tukad, miwah sumber-sumber toyané becik. Ngiring kardi upacara yadnya sané akidik nelasang sarwa prani. Santukan suksman upacara yadnyané wantah ngértiang kawéntenan sarwa praniné mangda ajeg. (Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali)

Redité Pon, 8 Mei 2016

Saang Kantun Kapikenohin olih Krama, a Pesel Kaadol Rp 1.500 SAANG utawi sané ketah kabaos kayu bakar wantah sinunggil parindikan sané kabuatang sasukat riin kantos ring masa modérn mangkin. Saang kanggén nguripang api ring jalikan, kanggén malebengan tur olih sakatah warga kantun ngawigunayang saang. Napimalih olih krama sané madué ubuh-ubuhan, miwah taler sakatah krama sané ngangken jejeh nganggén kompor gas santukan kadung biasa malebengan nganggén saang. Yéning dumun saang dangan karereh olih krama ring tegalannyané, nanging mangkin krama milihin numbas santukan krama sampun arang sané kantun madué tegalan. Indiké punika sané ngawinang saang dados sinunggil dagangan sané katon ring sakatah warung ring sadoh Jalan Raya Besakih, Desa Akah, Klungkung. Ring warung Nengah Rasini (64) umpaminipun, ring warungnyané punika makanten matumpuk saang sané sampun becik utawi dikemas rapi sayaga katumbas. Saang inucap, baos dané, kantun kabuatang olih krama sané mawit saking petani, ternak, miwah krama sané ngamargiang bisnis. Dané nlatarang, saang adolannyané punika kapolihang saking wewidangan Besakih. Manut dané biasanyané dagang saang setata rauh makta mobil pick up yéning sasepelan saang dagangannyané sampun telas.

“Ngadol saang pinaka sambilan, yadiastun nénten saraina lais. Mangda wénten damping,” tuturnyané duk kacunduk wawu puniki. Nganinin indik pangarga a pesel saang sané madaging petang katih antuk panjang kirang langkung séket cm kaadol wantah siu limangatus rupiah kémanten. Dané nglanturang, yéning katumbas tigang pesel kaadol limang tali rupiah. Saang akéh katumbas olih krama saking wewidangannyané pamekas olih krama sané kantun nganggén jalikan utawi tungku tradisional, rumasuk dané. Sajabaning ngadol saang, ring genahnyané taler ngadol sambuk. Baos dané, sambuk biasannyané katumbas olih krama sané madué karya umpaminipun krama sané pacang nguling. Sambuk sané a ikét madaging selaé bungkul sambuk. Sambuk sané a ikét kaadol limolas tali rupiah. “Ring wewidangan iriki akéh krama sané durung nganggén kompor gas santukan jejeh ngawigunayang tur milihin nganggén saang sajeroning malebengan, minakadi titiang sané sampun tua,” baosnyané. Dané sané ngangken sampun sawatara dasaan warsa madagang saang puniki ngwewehin, sajeroning araina prasida ngadol saang sawatara dasa tali rupiah. “Mangda wénten tongosin manten,” tlatar dané. (yan)

BPM/yan

SAANG- Ring sakatah wewidangan bilih-bilih ring désa, saang kantun kapikenohin krama kanggén malebengan. Makanten saang adolan krama matumpuk rapi ring ajeng warung.

Maratengan ring Jalikan

Rasan Ajengané Nyangluh PINAKA krama sané meneng ring désa, maratengan ngawigunayang saang utawi antuk jalikan wantah parikrama sané ketah kamargiang. Parindikan inucap kantun ramia kamargiang satios sangkaning nénten lapah ngawigunayang kompor gas taler kabaosang maratengan ngawigunayang saang, rasan ajengan taler lewih nyangluh. Yadiastun maratengan antuk jalikan sada répotan taler ngwetuang andus makupuk, para krama pamekasnyané ring désa akéhan sané kantun ngawigunayang jalikan. Parindikan inucap kamargiang kulawarga I Kadék Suardika, krama mimitan Désa Sibetan Karangasem. Saraina, kurénannyané setata maratengan ngawigunayang jalikan,

satios dangan ngrereh saang, kulawargan dané nénten biasa ngawigunayang kompor gas ri kala maratengan yadiastun dané madué kompor. “Kantos mangkin kantun ngawigunayang saang, wiréh dangan ngruruh saang iriki. Tios punika, rasan ajengané lewih nyantep,” baos dané. Majeng krama sané madué ubuh-ubuhan sakadi bawi, krama inucap milihin ngawigunayang saang bandingan ring ngawigunayang kompor. Satios inih (nénten koos) ring gas, dagdag utawi tatedan bawi pacang lewih becik ratengnyané. “Tiang taler malebengan ngarya dagdag (tatedaan bawi) ring jalikan. Mangda lewih inih, yadiastun sada répotan. Napi malih pangargan gas

JALIKAN— Yadiastun jaman sampun sayan nglimbak taler krama sampun madué kompor gas, parikrama maratengan ring jalikan nganggén saang kantun kamargiang. Kabaosang, rasan ajengan sané karatengin antuk saang lewih nyangluh.

sayan ngamaelang,” Suardika maosang. Tios ring désa, krama ring kota taler akéh sané kantun ngawigunayang saang ri kala maratengan. Utamanipun krama sané ngamargiang parikrama madolan ajengan rateng minakadi ngadol ajengan jadi, utawi masakan jadi tiosan. Sakadi sané kabaosang Ni Ketut Sumiati, krama mimitan Désa Nongan, Karangasem puniki kantun ngawigunayang jalikan ri kala maratengan yadiastun nénten nyabran raina. Kabaosang, parindikan maratengan ngawigunayang saang sampun saking alit kamargiang. Dumun duk alit, dané ketah ngwantu reramannyané maratengan ring jalikan ngawigunayang saang. Yéning ring désa, ngruruh saang kantun dangan, bandingang ring kota sampun sayan sukil yadiastun polih numbas. Kabaosang, yéning maratengan ngawigunayang saang, ajengan sané kakaryanin ratengnyané becik. Tios punika, rasan ajengané lewih nyangluh. Yadiastun ngawigunayang saang, nénten ja kalah sareng ngawigunayang kompor gas. “Maratengan nganggen saang yukti répotan malih kidik, nanging rasan ajengan lewih nyangluh. Tiang sampun biasa maratengan ring jalikané. Kantos mangkin, tiang kantun nganggén saang ri kala maratengan yadiastun kapahkapah,” baos Sumiati. Yadiastun ring kota méweh ngrereh saang, nanging krama kantun prasida numbas saang sané kabuatang. Mawinan punika, maratengan ring jalikané kantun prasida kamargiang yadiastun jaman sampun sayan nglimbak. (uma)

Satua

Olih : Madé Taro

Nguda I Tetani Tusing Ngamah Punyan Teep? RING masan endang sakadi mangkin, kéweh pisan tetaniné ngalih amah-amahan. Bongkol kayu, carang, miwah don-donan paek umahné suba pada telah. Sané masisa tuah sisané sing dadi anggo amahan dogén. Ento mawinan ratun tetaniné ngajak timpalné makejang ngalih amah-amahan ka tongos lénan sané johan. “Ih timpal-timpal ajak makejang, amah-amahan dini suba makejang telah. Jalan jani iraga ngalih amah-amahan di tongos lénan, ento di durin punyan teep ané dayuh ento.” Makejang tetaniné girang ningehang munyin ratunné ento sambilanga ngénggalang bareng-bareng majalan ka tongosé ento. Tan bina sakadi wadwa utawi tentara suud menang maperang, ada né malaib-malaiban, ada né magisiangan lima tur ada sané uber-uberan sambilanga magending. Tatkala ngliwatin punyan teep ento, nadak sara i ratu tetani marérén sambilanga madengokan. “Marérén!!!” kéto ia ngorahin timpalné. Tusing joh uli tongosé ento, tetaniné makejang ningeh munyin beburon lénan. Munyinné nyebetang ati satmaka ngeling ulian naenang sakit. Ditu lantas tetaniné dot nulungin beburon ané ngeling kasakitan ento. Sakéwala disubanné ningalin beburon ento, ditu lantas ia makejang makesiab. “Macan! Macan!”, kéto makejang tetaniné pakraik sambilanga ngénggalang malaib duaning nepukin beburon ané ngeling kasakitan ento tuah I Macan, meseh sakancan beburoné. Ningalin tetaniné malaib patikaplug buka kéto, sinah I Macan ngeling sambilanga ngelur. “Tulungin ja Icang, suba aminggu Icang sing ngamah-ngamah. Ulian Icang tusing ngidang kelés uli tali jaet ené,” kéto ia memunyi sada ngulehang ngingsirang awak. Sambilanga ngangkih ia mautsaha kéwala sing sajan ngidang ngelésang iba. “Diolas, tulungin ja Icang jani!” Makejang tetaniné ento lantas nolih I Macan ané joh sawat paliatné ngambang sambilanga ngeling ulian dot apang katulungin. Ada tetani sané klangen tur maekin lakar nulungin sakéwala ada masi sané némbahang, “Da!” kéto timpalné makraik. “Nyén sing nawang bikasné I Macan? Ganas, loba buina sing inget tekén timpal. Ia demen ngamah beburon magenepan, uli ané gedé sakadi sampi kanti beburon cenik cara iraga kéné!” kéto munyin timpalné. (Masambung)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


9

MINGGU PON, 8 MEI 2016

Madrid Terbuka

Djokovic ke Empat Besar HAL 12

MEGADUEL CANELO VS KHAN Las vegas –

Saul Alvarez optimis dalam melakoni duel akbar melawan Amir Khan yang bakal berlangsung di T-Mobile Arena, hari ini. Pertarungan itu pun diprediksi bakal berjalan sengit, lantaran kedua petinju memang sudah kerap melemparkan psywar. Dari banyak pengamat, Saul sendiri memang jauh diunggulkan untuk bisa memenangkan pertarungan. Terlebih pemilik julukan Canelo tersebut memang dikenal memiliki pukulan keras yang bisa dengan mudah merobohkan setiap lawannya. Hal tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Saul. Petinju berkebangsaan Meksiko tersebut menyatakan bahwa dirinya tidak akan membiarkan Khan bertahan lebih dari lima ronde di duel nanti. “Saya sudah tidak sabar bertemu dengannya di atas ring. Saya sudah mempersiapkan diri dengan baik dalam enam bulan terakhir untuk pertarungan ini, dan saya tidak akan membiarkan kesempatan itu,” jelas Saul, Sabtu (7/5) kemarin. “Saya tahu bahwa ia akan bermain jarak sepanjang pertarungan nanti, dan saya tidak akan membiarkan itu terjadi. Saya akan memberikannya tekanan besar, hingga tidak mampu bertahan lebih dari lima ronde,” imbuh petinju berusia 25 tahun tersebut. Sebaliknya Amir Khan menyatakan ia terinspirasi sukses klub Leicester City yang menjuarai kompetisi Liga Primer Inggris 2015-2016, walaupun ditempatkan sebagai underdog 5 ribu banding 1. Khan yang juga tidak diunggulkan bertekad memenangi pertarungan melawan sang juara dunia kelas menengah (72,57 kg) WBC. Khan harus menaikkan berat badannya minimal 5,9 kilogram dalam pertarungan ini. Naiknya berat badan Khan dikhawatirkan akan mengurangi kecepatan pukulan dan kelincahan geraknya. “Leicester tidak diunggulan 5 ribu melawan 1 untuk dapat memenangi Liga Utama Inggris, namun mereka berupaya keras dan menang. Hal ini menunjukkan tahun ini menjadi milik para underdog. Leichester City memberi motivasi besar saya dalam pertarungan ini,” kata Khan. Sementara itu, calon presiden Amerika

dari Partai Republik Donald Trump melalui akun Tweeter-nya menyatakan menyesal tidak jadi menyaksikan pertarungan Khan melawan Alvarez. Sebelumnya promotor pertandingan Oscar De La Hoya mengungkapkan Trump akan hadir di Las Vegas menyaksikan pertarungan itu. Dalam pernyataannya Trump menyatakan memiliki rencana lain sehingga tidak dapat menghadiri pertarungan tersebut. Khan dan Alvarez sama-sama tidak sependapat denga janji-janji Trump pada kampanyenya. Trump berjanji akan membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko bila terpilih menjadi presiden. Hal itu dia lakukan untuk mencegah masuknya imigran dari Meksiko ke AS. Alvarez mengaku tidak tertarik pada politik, namun ia menyebut rencana Trump itu menyakitkan. Menurut dia banyak orang meksiko bekerja keras di AS dan mereka datang bukan untuk menjadi pencuri dan perampok. Mereka ke Amerika demi kesuksesan dan kemenangan, kata Alvarez. Adapun Khan tidak sependapat dengan Trump yang dalam kampanyenya mengatakan ia akan melarang orang muslim memasuki Amerika. Menurut Khan mungkin pertarungannya melawan Alvarez Sabtu malam akan menjadi pertarungan terakhir mereka di AS bila Trump terpilih menjadi presiden. Khan memiliki rekor bertanding 31 kali menang (19 KO) dan 3 kali kalah. Adapun Alvarez rekornya 46 kali menang (32 KO), satu kali kalah dan satu kali imbang. (kmb33/ap/rtr)

Spurs Kalahkan Thunder

Saran dari Mantan Juara Dunia Las Vegas – Bekas juara dunia tinju kelas berat Evander Holyfield dan bekas juara dunia kelas menengah Oscar De La Hoya menyatakan Amir Khan harus dapat mengatasi semua kesulitannya kalau ingin memenangi pertarungan melawan Saul Alvarez. Menghadapi Alvarez yang bobotnya jauh lebih berat, Holyfield menyarankan Khan agar tetap tenang kalau pukulannya tidak menggoyahkan Alvarez. “Khan dapat mendaratkan dua atau tiga pukulan dan lawan tidak merasakan apa-apa. Anda harus membuat penyesuaian dan selalu membuat penyesuaian untuk mengindari bahaya terkena pukulan,” tutur Holyfield, Sabtu (7/5) kemarin. Pukulan Alvarez yang dua kelas di atas Khan, jika mengena telak dapat berakibat fatal pada Khan. Pukulan lawan akan sangat menyakitkan, tetapi Khan harus beraksi seolah-olah tidak sakit. Khan harus berbuat seakan-akan berhasrat untuk menyesuaikan pertarungan, saran Holyfied. Holyfield pernah mencatat sukses besar naik kelas dari kelas penjelajah (90,7 kg) ke kelas berat (di atas 90,7 kg). Sama halnya dengan Holyfield, Oscar De La Hoya juga menyarankan Khan agar terus bergerak. “Anda harus realistis karena ketika anda pukul lawan yang kelasnya di atas Anda, dia tidak akan goyah. Untuk itu Anda harus memukul dan kemudian bergerak, sehingga lawan merasa bodoh,” kata De La Hoya. Menurut De La Hoya, seorang petinju bisa ciut nyalinya melihat lawan yang posturnya lebih besar dan pukulannya lebih keras. Perasaan seperti ini yang harus diatasi Khan dalam pertarungan nanti, dan Khan harus tampil benar-benar seperti pejuang tak kenal menyerah, lanjut De La Hoya yang pernah sukses naik kelas dari ringan (60 kg) hingga menengah. “Pukul dan bergerak, pukul dan bergerak, sampai lawan frustrasi,” imbuh De La hoya. Khan dalam pertarungan melawan Alvarez ditempatkan sebagai underdog atau tidak diunggulkan. Hal ini disebabkan Alvarez memiliki postur lebih besar dan pukulan lebih keras ketimbang Khan. Namun di pihak lain Khan memiliki kecepatan dan lebih lincah dibandingkan dengan Alvarez. (kmb33/rtr)

Oscar De La Hoya

BPM/rtr

Oklahoma City – San Antonio Spurs berhasil menumbangkan Oklahoma City Thunder dengan skor 100-96 dalam lanjutan semifinal Wilayah Barat NBA. Spurs pun untuk sementara memimpin 2-1. Bermain di Chesapeake Energy Arena, Sabtu (7/5) kemarin Spurs meraih kemenangan berkat kontribusi signifikan dari Kawhi Leonard. Dia mencetak 31 poin dan 11 rebound dalam laga itu. Sumbangan LaMarcus Aldridge sebanyak 24 poin

Kawhi Leonard

BPM/rtr

Lorenzo Raih Pole di Le Mans Le Mans – Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo berhasil menjadi pembalap tercepat di sesi kualifikasi yang digelar, Sabtu(7/5) kemarin. dengan demikian dia akan memulai balapan dari posisi paling depan. Ia disusul oleh Marc Marquez yang berada di posisi kedua. Pada sesi tersebut, pembalap Honda Dani Pedrosa sempat terjatuh di tikungan ketiga. Beruntung ia tidak dihantam empat pembalap berada di belakangnya saat terjatuh. Pedrosa pun langsung lari ke garasi untuk berganti dengan motor kedua. Selain Pedrosa, Andrea Iannone juga terjatuh di tikungan ke-12. Tak ingin

kehilangan kesempatan, dirinya akhirnya memutuskan untuk segera berlari ke garasi. Hasil cukup memuaskan dihasilkan oleh Iannone yang memulai balapan dari posisi ketiga. Ia disusul oleh Pol Espargaro yang terus menekan papan atas sejak sesi latihan bebas pertama di seri Le mans. Pembalap veteran Valentino Rossi harus puas berada di posisi ketujuh. Sejak sesi latihan di Le Mans, Rossi memang memiliki masalah dengan motornya. Hasil mengecewakan juga didapat oleh duo Suzuki yang gagal memasuki posisi enam besar sesuai dengan target mereka. (kmb33/rtr)

dan delapan rebound serta peran Tony Parker dengan perolehan 19 angka dan delapan rebound mendongkrak pundi-pundi poin Spurs. Di kubu Thunder Russell Westbrook mencetak 31 angka dan sembilan rebound. Tambahan 26 poin dari Kevin Durant dan Serge Ibaka 15 poin belum bisa menyusul angka Spurs di akhir pertandingan. Dengan kemenangan tersebut, Spurs untuk sementara unggul 2-1. Game keempat masih akan digelar

di Oklahoma City, Senin (9/5) mendatang. Di laga lain, Cleveland Cavaliers berhasil mengalahkan Atlanta Hawks dengan skor 121-108. Cavs pun unggul 3-0. LeBron James dan Kyrie Irving jadi motor kemenangan Cavs. Irving mendonasikan 24 poin, sedangkan James membuat 24 poin dan 13 rebound. Di kubu Hawks, Horford jadi pendulang angka terbanyak dengan mencetak 24 poin, satu rebound, dan tiga assist. (kmb33/rtr)


BOLA MANIA

10 Juve Perpanjang Kontrak Allegri Turin – Spekulasi seputar masa depan pelatih Massimiliano Allegri di Juventus berakhir sudah. Allegri telah resmi memperpanjang kontrak bersama La Vecchia Signora. Dilansir pihak Juventus, Sabtu (7/5) kemarin Allegri sudah meneken kontrak baru yang mengikatnya di Turin sampai Juni 2018. Kontrak Allegri sebelumnya habis tahun 2017 dan kedua belah pihak telah sepakat untuk menambahnya satu tahun lagi. Allegri diangkat sebagai pelatih Juventus pada Juli 2014. Eks pelatih AC Milan itu ditunjuk untuk menggantikan Antonio Conte dan kinerjanya memuaskan. Bersama Allegri Juventus sudah sekali mencapai final Liga Champions dan meraih dua Scudetto Serie A, serta menjuarai Coppa Italia dan Supercoppa Italiana. Menurut kabar yang beredar di Italia, dengan kontrak baru ini Allegri mendapatkan kenaikan gaji menjadi 5 juta Euro per musim plus bonus. Meski sukses mempertahankan gelar juara Serie A, Juventus tidak mau berpuas diri. Mereka memasang target tinggi untuk musim mendatang. Allegri tidak mau timnya hanya berjaya di kompetisi domestik. Allegri ingin Juve bisa menjuarai Liga Champions musim depan. Untuk bisa menjuarai Liga Champions, Juventus perlu melakukan perombakan tim. Mereka wajib mendatangkan pemain bintang setelah musim ini cuma bertahan sampai babak 16 besar Liga Champions. Allegri sudah meminta manajemen Juve untuk mendatangkan gelandang serang kelas wahid di bursa transfer musim panas nanti. Jika ingin juara Liga Champions, Juve kali ini wajib mewujudkan permintaan Allegri setelah musim lalu gagal mendapatkan trequartista top. Sejauh ini Juve sudah memiliki empat kandidat untuk posisi trequartista. Yang pertama adalah Andre Gomes. Pemain muda Portugal ini sejak bulan April lalu santer dikabarkan akan direkrut Juventus dari Valencia. Konon Juve sudah mulai melakukan negosiasi dengan perwakilan Gomes dan Valencia. Pemain 22 tahun ini punya beberapa kelebihan. Selain sebagai trequartista, Gomes juga dapat ditempatkan jadi gelandang tengah atau bahkan playmaker. Yang kedua adalah Isco. Isco sudah sejak lama diincar Juventus. I Bianconeri diyakini akan kembali mengejar pemain Nasional Spanyol itu musim panas nanti. Kali ini peluang Juve mendapatkan Isco terbuka lebar. Eks pemain Malaga ini kemungkinan akan dimasukkan sebagai bagian dari pembelian kembali Alvaro Morata oleh Real Madrid. Madrid sudah tidak membutuhkan tenaga Isco lagi. Musim ini Isco lebih banyak dicadangkan oleh pelatih Zinedine Zidane. Nama berikutnya adalah Oscar dan Bernardo Silva. Pemain Chelsea dan Monaco ini juga akan menjadi incaran Juve guna memperkuat timnya musim depan. (kmb33/ rtr)

Massimiliano Allegri

BPM/rtr

UEFA Siapkan Jatah Tiket Nyon – Real Madrid dan Atletico Madrid menjadi dua tim yang akan berlaga di final Liga Champions 2015–2016. Keduanya berhasil melangkah ke partai puncak Liga Champions usai menyingkirkan tim-tim besar lainnya, seperti Bayern Munich dan Manchester City. Jelang pertandingan final yang sekaligus duel klub ibu kota Spanyol, UEFA menyatakan telah mempersiapkan final yang akan diselenggarakan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, tersebut. Selain mempersiapkan stadion, UEFA juga sudah membagi-bagikan jatah tiket. Seperti dirilis, Sabtu (7/5) kemarin, markas AC Milan tersebut akan menampung 71.500 fans Madrid dan Atletico. UEFA telah merilis bahwa kedua tim masing-masing akan mendapat jatah 19.500 tiket. Sementara pihak penyelenggara akan diberi jatah 26 ribu tiket yang akan dijual secara online. Sejauh ini sudah ada 6 ribu tiket yang laku terjual untuk pertandingan tertinggi kompetisi antarklub Eropa itu. Real Madrid menyatakan akan melakukan pengundian kepada calon pembeli. Sementara Atletico akan mendahulukan fans yang paling sering menyaksikan pertandingan untuk mendapatkan tiket terlebih dahulu. (kmb33/rtr)

Minggu Pon, 8 Mei 2016

City Vs Arsenal

BPM/rtr

Laga Perebutan Tiket Liga Champions Manchester –

Pertandingan seru akan berlangsung malam nanti di Etihad kala Manchester City menjamu Arsenal di mathday 36 Premier League. Pertandingan ini sangat krusial bagi keduanya, sebab hasil akhirnya bisa mempengaruhi tim mana yang akan bisa mendapat tiket masuk ke fase grup Liga Champions secara langsung, atau masuk melalui babak play off atau bahkan terdepak dari empat besar.

ANDALAN - Sergio Aguero akan menjadi andalan di lini depan Manchester City saat menghadapi Arsenal malam nanti.

Head to head: 22/12/15 Arsenal 2-1 Manchester City (Premier League) 18/01/15 Manchester City 0-2 Arsenal (Premier League) 13/09/14 Arsenal 2-2 Manchester City (Premier League) 10/08/14 Arsenal 3-0 Manchester City (Community Shield) 30/03/14 Arsenal 1-1 Manchester City (Premier League) Lima pertandingan terakhir Manchester City: 05/05/16 Real Madrid 1-0 Manchester City (Liga Champions) 01/05/16 Southampton 4-2 Manchester City (Premier League) 27/04/16 Manchester City 0-0 Real Madrid (Liga Champions) 23/04/16 Manchester City 4-0 Stoke City (Premier League) 20/04/16 Newcastle 1-1 Manchester City (Premier League) Lima pertandingan terakhir Arsenal: 30/04/16 Arsenal 1-0 Norwich City (Premier League) 24/04/16 Sunderland 0-0 Arsenal (Premier League) 22/04/16 Arsenal 2-0 West Brom (Premier League) 17/04/16 Arsenal 1-1 Crystal Palace (Premier League) 09/04/16 West Ham 3-3 Arsenal (Premier League)

Saat ini City berada di peringkat empat klasemen EPL dengan koleksi 64 angka dari 36 pertandingan. Mereka terpisah tiga poin dari Arsenal yang ada di peringkat ketiga dan terpisah empat poin dari Manchester United di peringkat lima yang baru main 35 kali. Kemenangan jelas dibutuhkan oleh Manuel Pellegrini agar bisa menggoyahkan posisi The Gunners di posisi ketiga. Mereka juga harus bisa menang agar posisi mereka tak dikudeta oleh rival sekotanya, Manchester United. Sayangnya jelang pertandingan ini City kehilangan pilar penting mereka di lini belakang, Vincent Kompany. Sang Kapten sepertinya mengalami masalah dengan otot pahanya kala melawan Real Madrid di Liga Champions. Mereka juga tak akan bisa diperkuat Pablo Zabaleta yang mengalami cedera betis dan David Silva yang cedera hamstring. Itu artinya Pellegrini kemungkinan besar akan menduetkan Mangala bersama dengan Otamendi. Pos Zabaleta akan ditempati oleh Sagna, sementara Silva digantikan oleh Fernando atau Fernandinho. “Kami harus memetik 3 poin. Kami ingin berlaga di Eropa musim depan, jadi tidak ada pilihan lain selain memenangkan semua

pertandingan sisa,” kata Pellegrini, Sabtu (7/5) kemarin. Sementara itu Arsenal menempati posisi ketiga dengan koleksi 67 poin dari 36 pertandingan. Mereka berselisih tiga poin dari Tottenham yang ada di peringkat kedua dan tiga poin dari City yang ada di posisi empat. Jika bisa menang, maka peringkat tiga dijamin tak akan lepas dari genggaman mereka. Selain itu mereka bisa memperbesar peluang menggeser Tottenham yang ada di peringkat dua. Mereka tentu tak ingin rivalnya itu finis di atas mereka dalam kondisi apapun. Saat ini skuat pasukan besutan Arsene Wenger itu nyaris bebas dari cedera. Tercatat hanya ada satu pemain saja yang cedera, yakni Per Mertesacker. Bek jangkung asal Jerman itu harus beristirahat karena mengalami cedera hamstring. Namun Wenger tak perlu pusing memikirkan siapa yang harus menggantikan Mertesacker. Gabriel Paulista siap dimainkan berduet dengan Laurent Koscielny. Dalam pertemuan terakhir kedua tim ini di Emirates, Arsenal menang dengan skor 2-1. Sementara itu, dari pertemuan terakhir di Etihad, City kalah 0-2. Partai ini akan sangat menarik untuk disaksikan. (kmb33/ap)

MU Harus Juara Piala FA Manchester – Manchester United mempunyai kesempatan emas untuk meraih trofi di ajang Piala FA. Manajer The Red Devils Louis van Gaal juga sadar mengenai pentingnya ajang Piala FA. MU sudah lolos final Piala FA dan akan menghadapi Crystal Palace. Pertandingan itu akan dihelat di Wembley pada 28 Mei mendatang. Bagi Van Gaal, ajang Piala FA kali ini menjadi kesempatan besar untuk menyumbangkan trofi pertama. Di musim lalu, capaian terbaiknya adalah meraih posisi empat klasemen akhir. Di musim ini Van Gaal juga masih berusaha keras untuk mengantarkan MU finis empat besar. Oleh karena itu MU tak boleh kalah lagi saat melakoni laga melawan Norwich City, West Ham United dan Bournemouth. “Di dalam olahraga Anda bisa menang atau kalah. Itu sulit untuk diterima, tapi itu benar. Tapi, kami harus memenangi semua pertandingan,” kata Van Gaal, Sabtu (7/5) kemarin. “Tekanan untuk semua orang begitu tinggi, tapi juga untuk

Norwich. Karena mereka juga harus menang, atau mereka bisa mengucapkan selamat tinggal pada Premier League. Saya juga ingin memenangi Piala FA, tak cuma mencapai babak kualifikasi Liga Champions. Saya ingin menjadi juara karena saya berpikir bahwa Piala FA merupakan gelar juara yang penting di Inggris,” imbuhnya. Sang pelatih juga berkomentar terkait hukuman yang diberikan kepada Marouane Fellaini. Menurutnya sang pemain harus bisa mengontrol emosinya. Van Gaal juga menyebut timnya tidak akan mengajukan banding terkait sanksi untuk Fellaini. Ia juga meminta Fellaini belajar mengontrol emosi. Fellaini diskors tiga laga oleh FA lantaran menyikut bek Leicester City, Robert Huth. Hukuman yang sama juga diterima Huth karena lebih dulu menjambak rambut Fellaini dan menjadi pangkal Fellaini melakukan sikutan tersebut. Van Gaal menyebut reaksi Fellaini adalah sesuatu yang wajar, kendati ia juga tidak membenar-

kannya. Ketika diwawancarai oleh stasiun televisi seusai laga melawan Leicester, Van Gaal mencontohkannya dengan sedikit menjambak rambut reporter dan berkata, “Kau pasti tak suka itu.” Kini ia mengatakan tidak akan mengajukan banding terkait hukuman Fellaini. “Kami tidak mengajukan banding, karena seperti yang sudah saya katakan, reaksi Fellaini itu wajar,” ujarnya. “Ketika FA juga memberikan Huth hukuman tiga pertandingan, maka mereka juga mengakuinya bahwa itu salah. Saya juga sudah bilang ini setelah pertandingan .Saya percaya bahwa Fellaini bereaksi demikian karena ia juga manusia biasa. Tapi betul bahwa ia juga harus mengontrol emosinya. Tapi, kalau Anda menjambak rambut seseorang, reaksi yang seperti itu memang bisa terjadi,” kata Van Gaal. Sementara itu salam laga yang digelar Sabtu(7/5) kemarin, MU berhasil mengalahkan tuan rumah Norwich City 0-1. Gol kemenangan Setan Merah dipersembahkan Juan Mata di menit ke 72.(kmb33/ap)

BPM/rtr

SELFI - Pelatih Manchester United Louis van Gaal (kiri) menyempatkan diri berfoto “selfie” sebelum pertandingan.

Marco Veratti

BPM/rtr

Veratti Ingin Pensiun di PSG Paris – Pemain Paris Saint Germain, Marco Verratti menyatakan akan menghabiskan seluruh sisa kariernya di Prancis. Hal tersebut ia utarakan setelah menandatangani perpanjangan kontrak bersama PSG sampai 2020. Pemuda 23 tahun tersebut memutuskan untuk bergabung dengan PSG pada usia muda yakni 19 tahun. Saat itu ia dipinang PSG setelah tampil memukau dengan Pescara. Bersama PSG ia berhasil memenangkan empat gelar. Meski PSG selalu mendominasi di Prancis, namun dirinya mengaku tak memerlukan tantangan dengan bermain untuk tim lain. Menurutnya situasi di Prancis telah membuatnya nyaman dan tidak akan pindah dari kota mode tersebut. “Saya tidak ingin berganti tim karena saya tak tahu cara menemukan yang sama di tempat lain. Tentu saja ada tim lain yang lebih kuat, tetapi PSG bisa saja seperti mereka,” ujar Verratti, Sabtu (7/5) kemarin. “Saya sudah bermain untuk salah satu tim hebat dengan kota yang mengagumkan. Saya tak melihat adanya alasan untuk pindah ke klub lain. Bisa saja saya menghabiskan karier di sini,” imbuh pemain Timnas Italia tersebut. Sang pemain sendiri akan absen di Piala Eropa. Verratti akan menjalani operasi untuk memulihkan cedera di pahanya. “Kami sangat kecewa tidak bisa tampil di Piala Eropa, tapi ini adalah masalah yang telah Verratti rasakan sejak lama,” ujar Donato Di Campli, agen sang pemain. Meski demikian, Di Campli mengakui langkah operasi itu memang dibutuhkan Verratti. “Verratti sangat kecewa tidak bisa membantu timnas, tapi ini adalah langkah yang harus ditempuh,” kata Di Campli. Rencananya Verratti bakal menjalani operasi di Aspeter Center, Doha, 16 Mei 2016 mendatang. Veratti kemungkinan akan absen hingga delapan pekan ke depan. (kmb33/rtr)


GELANGGANG

Minggu Pon, 8 Mei 2016

BU Bidik Seri di Jayapura

11

Gol Andi Loloskan Pespa Bali Selection

Denpasar (Bali Post)Pemain belakang Bali United, Agus Nova Wiantara membidik satu poin atau seri dalam laga tandang menghadapi tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (8/5) ini. Target seri itu di incar sebagai raihan maksimal dalam laga perdana di luar kandang, pada kompetisi Torabika Soccer Championship 2016. Target tersebut akan terealisasi dengan catatan, Gede Sukadana dan kawan-kawan bisa tampil konsisten sepanjang 90 menit. “Selaku pemain saya terus optimis meskipun itu di kandang lawan. Apalagi kami, kehadiran pemain belakang berkualitas Ahn Byung Keon pasti lini belakang akan semakin kokoh,” ungkap Agus Nova Wiantara saat dikonfirmasi, Sabtu (7/5) kemarin. Agus Nova menyatakan bukan bermaksud mengandalkan satu dua pemain, melainkan dari semua lini, baik depan, tengah dan belakang, skuad Serdadu Tridatu semakin mapan. Apalagi dalam perjalanannya semakin bisa menahan gempuran tim lawan. “Kualitas antarlini semakin tidak diragukan. Apalagi lini tengah lewat kreator serangan Sukadana semakin menyulitkan tim lawan. Tinggal persiapan mental untuk konstan saja. Bisa saja mencuri kemenangan dengan poin penuh di Persipura. Tapi target minimal tetap bermain seri sudah syukur,” kata Agus Nova. Di bagian lain, pelatih Kepala Bali United Indra Sjafri kembali menegaskan soal target timnya bermain jangka panjang. “Konsep kami membangun tim Bali United adalah bagaimana tim ini bisa menjadi tim yang mapan dan disegani di kancah sepak bola Nasional, bahkan Asia dalam 5 tahun,” ucap Indra Sjafri seraya menyatakan melawan tim Mutiara Hitam. Kondisi semua pemain dalam kondisi fit. (kmb41)

Mangupura (Bali Post)Juara bertahan kesebelasan Pespa Bali Selection bermaterikan skuad PON Bali, sukses menundukkan lawannya Purnama Putra Seminyak dengan skor 1-0 (0-0) pada babak delapan besar turnamen Piala Pesanku 2016 di Lapangan Samudra Kuta, Sabtu (7/5) kemarin. Gol semata way-

ang Andi tercipta di menit ke-54 mampu mengantarkan Pespa Bali Selection melaju ke babak semifinal. Berawal dari sepak pojok Samsul Pellu dari kiri gawang Purnama Putra yang dikawal Rai. Bola lambung sempat jatuh dari kaki ke kaki, namun Andi dengan tenang mencocorkan bola ke gawang yang memperdaya kiper Rai.

Dalam laga kemarin Purnama Putra juga memiliki sederet peluang emas yang dimiliki kapten Darma Suta. Sayangnya serangan berbahaya Purnama mampu dimuntahkan pemain lini belakang Pespa, seperti Agus Novic, dan Wayan Agus Cair Eka Putra. Sampai wasit Nyoman Nesa meniup peluit panjang, skor akhir

Pespa tetap unggul 1-0. Kendati unggul, pelatih Pespa Bali Selection AAK Bramastra mengakui asuhannya kurang produktivitas golnya. “Sebab lawan kami di PON jelas kualitas timnya lebih bagus. Beberapa peluang yang semestinya bisa dikonversi menjadi gol juga gagal,” ucap pelatih yang akrab

disapa Gung Bram ini. Selain itu, lini tengah kurang mampu menghadang laju bola. Akibatnya lawan leluasa membawa bola sampai ke benteng pertahanan hingga mengancam gawang Putu Pager Wirajaya. (022)

BPM/022

TEMPEL - Pesepak bola Purnama Putra (kiri) menggiring bola ditempel ketat lawannya dari Pespa Bali Selection dalam babak delapan besar Piala Pesanku di Lapangan Samudra Kuta, Sabtu (7/5) kemarin.

Judo Bali Sabet 14 Emas Denpasar (Bali Post)-

Tim Judo Bali sukses mengumpulkan 14 keping medali emas sampai hari kedua Kejurnas Piala Kartika, di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/5) kemarin. Selain mendulang 14 emas, Judo Bali juga meraih 1 perak dan 5 perunggu.

BPM/wan

SERI - Pemain Bali United membidik hasil seri saat bertandang ke kandang Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (8/5) ini.

Di hari pertama kejuaraan, Jumat (6/5) lalu Bali sukses meraih 5 emas dan 4 perunggu. Hari kedua Bali menunjukkan kualitasnya sebagai daerah yang memiliki segudang prestasi, dengan kembali memborong 9 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Lima medali emas di hari pertama kelompok Umur (KU) 16 tahun, masing-masing dipersembahkan Komang Wibawa Kusuma kelas 46 kg, Tiwi Anjelina (44 kg), Putu Dewi Ayu Sakura (63 kg), I Made Adi Putra Suardana (+73 kg) dan Ni Luh Ade Swandewi Putri (+63

kg). Dan 4 perunggu diraih Yusron (55 kg), Komang Adi Pramana (60 kg), I Gst Agung Intan Padma Christy (52 kg), dan Ida Ayu Mas Ratiningsih (40 kg). Sedangkan Sembilan emas di hari kedua Kelompok Umur (KU) 13 tahun disabet Kadek Ayung Wira

BPM/dok

AEROBIK - Lomba senam aerobik di wantilan Bali TV yang digelar Lala Studio.

mendapatkan TV, kompor gas, DVD player, kipas angin, dan aneka barang elektronik lainnya. “Animo peserta yang mengikuti senam massal bersama ini cukup banyak, bisa ibu-ibu dari banjar, termasuk mahasiswa IKIP PGRI Bali,” beber Grace yang juga Ketua Umum Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (Asiafi) Bali ini. Menurut dia, Senam Massal ini diliput Bali TV dan ditayangkan dalam program

Sehat dan Bugar. Dijelaskannya, peserta bisa perorangan maupun beregu (6 orang), dan kategori lomba seperti aerobik, low impact, body language, fun aerobic, salsarobic, senam poco-poco, SKJ 2012, hip-hop, serta aerobik dangdut. Grace Tangkudung menambahkan, pada lomba ini juga diperebutkan The best instructure putra dan putri, yang masing-masing menerima trofi eksklusif, berikut uang tunai Rp 250.000. (022)

Mitra Devata Atasi Birlian

BPM/dok

Makassar (Bali Post)PSM Makassar menaklukkan Persela Lamongan dengan skor 2-1 dalam lanjutan Kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulsel, Sabtu (7/5) kemarin. Dua gol kemenangan yang membuat posisi PSM beranjak dari urutan 17 itu, masing-masing dipersembahkan Rizky Pellu (menit ke-29) serta Alex Da Silva saat pertandingan memasuki menit ke-43. Pelatih Kepala PSM Makassar Luciano Leandro mengaku bangga dengan motivasi dan kerja keras yang ditunjukkan seluruh pemain. Dirinya juga berharap dengan kemenangan ini semakin meningkatkan motivasi pemain dalam menghadapi laga berikutnya. “Setiap pemain begitu tampil penuh percaya diri bisa memenangkan pertandingan. Kemenangan ini juga penting untuk bisa mengangkat posisi PSM dari klasemen,” ujarnya. Sementara Pelatih Persela Lamongan Stefan Hansson, mengakui kemenangan yang diraih PSM Makassar itu me-

mang layak, karena tampil lebih menjanjikan. “Saya tentunya tidak setuju jika kemenangan ini disebut sebagai sebuah keberuntungan. Apalagi permainan PSM Makassar dalam laga kali ini memang lebih baik, dan layak memenangkan pertandingan,” ujarnya. Penantian panjang ribuan suporter dan tim PSM akhirnya berbuah manis, dengan lahirnya gol dari Rizky Pellu pada menit ke-29. Gol ini berawal dari tendangan bola mati yang dieksekusi Rizky yang justru tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Persela Choirul Huda. PSM Makassar akhirnya mampu menggandakan kedudukan menjadi 2-0 melalui kaki Alex Da Silva pada menit ke 43. Gol ini cukup indah yang diawali dari tendangan keras dari luar kotak penalti. Gol balasan Persela berawal dari umpan matang dari sudut kanan pertahanan PSM. Bola itu mampu dipotong penjaga gawang, namun lepas dan akhirnya bisa dimanfaatkan Zulvin Zamrun. (ant)

Surabaya (Bali Post)Tim sepak bola Bhayangkara Surabaya United (BSU) menyatakan tidak akan membiarkan lawannya, PS TNI mencuri poin dalam laga lanjutan Indonesia Soccer Championship di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (8/5) ini. “Kami bermain di kandang sendiri dan tak akan membiarkan lawan mencuri poin sedikit pun,” ujar Pelatih BSU Ibnu Grahan di Surabaya, Sabtu (7/5) kemarin. Menurut dia, bekal kemenangan 1-0 di pekan pertama menghadapi tuan rumah Barito Putra di Banjarmasin, lalu menjadi modal kuat dan diharapkan pemain tampil maksimal mengamankan tiga poin. Pelatih asli Surabaya itu mengaku kondisi pemainnya saat ini sedang baik, kecuali Abel Gebor dan Putu Gede Juni Antara yang menjalani proses pemulihan akibat cedera dan sakit. “Gebor cedera waktu bermain di Barito, sedangkan Putu Gede terserang flu berat. Tapi pemain lain sudah siap menggantikan keduanya,” ucapnya.

Sementara itu, tiga pemain asing lain yang dimiliki BSU yakni Otavio Dutra (Brasil), Khairallah Abdelkbir (Maroko) dan Shane Malcolm (Guam) siap tampil. Pada laga tersebut, diperkirakan akan turun sejak kick off babak pertama adalah Wahyu Tri Nugroho di posisi penjaga gawang, kemudian empat pemain bertahan Dany Saputra, M. Fatchurohman, Otavio Dutra dan Suroso. Di posisi gelandang akan diisi Hargianto, Fitra Ridwan, Khairallah Abdelkbir, dan Fandi Eko Utomo, serta Shane Malcolm bersama Rudi Widodo di barisan penyerang. Pertandingan tersebut kemungkinan juga diwarnai aroma balas dendam karena lawan yang sama pernah mempermalukan tuan rumah di stadion sama pula. Pada pertemuan 15 November 2015, saat tampil di Piala Jenderal Sudirman, PS TNI membungkam SU dengan skor 2-1 melalui gol yang dicetak Legimin Raharjo dan Manahati Lestusen dan diperkecil kedudukan oleh Fandi Eko Utomo. (ant)

Lomba Aerobik Piala Jamu PS TNI Menpora di Bali TV BSU Tak Mau Kehilangan Poin

Denpasar (Bali Post)Serangkaian HUT ke-14 Bali TV, Lala Studio bakal mengadakan Lomba Senam Aerobik di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar, Minggu (15/5) mendatang. Ketua Panpel Adolfina Grace Tangkudung di Denpasar, Sabtu (7/5) kemarin menerangkan, seperti biasa sebelum digelar lomba bakal didahului dengan senam massal bersama secaa gratis, namun peserta berhak

Sahlan Coral

Pelatih Judo Bali Made Antika Kowara menyatakan, dengan torehan 14 emas tersebut, sementara ini Tim Judo Bali menempati posisi teratas. “Perjuangan ini belum berakhir. Mengingat Minggu (8/5) ini masih ada atlet yang bertanding di KU-19 tahun. Jadi peluang untuk menambah pundi-pundi medali emas agar bisa mempertahankan juara umum masih terbuka,” harap Antika Kowara. (kmb41)

PSM Kalahkan Persela

Sahlan Batal Ladeni Petinju Rusia Mangupura (Bali Post)Sejatinya pada 22 Mei nanti, salah seorang petinju dari Sasana Harry Gym Kuta, Badung, Sahlan Coral naik ring melawan petinju asal Rusia Marvel Sagsyan di Rusia, memperebutkan gelar juara WBF kelas welter yang rencananya berlangsung selama 12 ronde. Sayang laga itu urung terlaksana lantaran salah komunikasi antara promotor yang ada di Jakarta, dalam menanggapi pernyataan awal dari pihak calon lawan. Dengan kondisi itu, Sahlan Coral tidak bisa menyembunyikan rasa kekecewaan atas kejadian ini yang membuat dirinya batal naik ring. “Jujur saya sangat kecewa dengan dibatalkannya laga ini. Baru Jumat (6/5) lalu saya mengetahui ini. Calon lawan menginginkan saya untuk menurunkan berat badan menjadi 63 kg. Tapi itu tidak mungkin,” jelas Sahlan Coral saat dikonfirmasi, Sabtu (7/5) kemarin. Sahlan mengakui, jika pihaknya sudah mempersiapkan diri dengan matang untuk melakoni laga tersebut dengan melakukan sparring melawan Daud Yordan di Harry’s Gym Kuta. Akan tetapi persiapan itu seakan sia-sia, sebab pertarungan itu urung digelar. “Padahal saya juga mempersiapkan diri berlaga di suhu yang dingin, mengingat Rusia dan daerah Eropa lainnya cukup dingin bagi orang Indonesia. Karena latihan itu sudah di program untuk mengantisipasi cuaca dingin di sana, kenyataannya batal,” jelas petinju ranking 1 Indonesia tersebut. Lebih lanjut dikatakannya, dengan dibatalkannya laga tersebut dirinya saat ini masih tetap fokus menjalani latihan serta ikut membantu Daud Yordan dalam mempersiapkan pertarungan Juni mendatang. (kmb41)

Kusuma kelas (25 kg), Cantika Sukmawira Dewi (30 kg), Wayan Darmayasa (34 kg), Komang Metta Widyantari (39 kg), Made Yuda Warsa (39 kg), Komang Karena Prameswari (45 kg), Made Putra Taiyo (45 kg), Ni Kadek Giri Wulan Wijayanti (+45 kg), Bagus Made Nava Gupta Gunamanta (+45 kg). Sementara sebiji perak direbut Eriel Gibran Rafsanjani (30 kg) dan satu perunggu diraih Inni Fauziyah Balqis (34 kg).

Mangupura (Bali Post)Kesebelasan Legend Mitra Devata bermaterikan mantan pemain pro, berhasil menekuk lawannya Birlian Legian dengan skor 7-1 dalam latih-tanding di Lapangan Tri Cakti Legian baru-baru ini. Dalam laga yang dip impin wasit Nyoman Nesa, ketujuh gol keunggulan Mitra Devata dilesakkan Sudi dan Nyoman Rafik Armawan, masing-masing dua gol, ditambah satu masingmasing diciptakan Sony, Purwanto, dan Pasek Alit.

Legend Mitra Devata juga mengalahkan lawannya Panther FC dengan skor 6-1 di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran. Keenam gol yang bersarang ke gawang Pamther FC hasil bidikan Komang Mariawan (2 gol), kemudian Andika, Heru, Mahayasa, dan Purwanto masing-masing sebiji gol. Koordinator Purwanto Iman Santoso mengomentari, ketika melawan Birlian pertandingan berlangsung imbang hingga turun minum skor 3-1. Selanjutnya

di babak kedua fisik pemain Birlian drop, dan mampu dimanfaatkan pemain Mitra Devata untuk menambah pundi-pundi golnya. Sementara saat Mitra Devata meladeni Panther berlangsung sengit, sebab materi skuad Panther juga rata-raa di bawah 30 tahun. “Uji coba ini sebagai persiapan melawat ke Solo meladeni mantan pemain Persis Solo, serta ke Yogya melawan mantan pemain PSIM Yogyakarta pada 27-29 Mei mendatang,” ujar Purwanto. (kmb)


LAGA

12

Minggu Pon, 8 Mei 2016

Madrid Terbuka

Djokovic ke Empat Besar Madrid â&#x20AC;&#x201C; Ajang Madrid Terbuka sudah mencapai babak semifinal. Di Nomor tunggal putra Novak Djokovic, Kei Nishikori, Andy Murray, dan Rafael Nadal menjadi semifinalisnya. Saat melakoni pertandingan di Caja Magica, Sabtu (7/5) kemarin Djokovic memastikan satu tempat di babak empat besar, setelah memetik kemenangan atas Milos Raonic. Djokovic memetik kemenangan dua set langsung 6-3 dan 6-4. Djokovic akan mengh-

adapi Nishikori yang lolos ke babak semifinal setelah mengalahkan wakil Australia, Nick Kyrgios. Petenis asal Jepang itu harus melewati pertandingan selama tiga set dengan skor 6-7 (6-8), 7-6 (7-1), dan 6-3. Pertemuan Djokovic vs Nishikori nanti akan jadi yang ke-10 kalinya sejak 2010. Djokovic masih terlalu tangguh dengan unggul rekor pertemuan 7 berbanding 2 dalam sembilan pertemuan terakhir. Petenis tuan rumah Ra-

fael Nadal menjadi semifinalis ketiga di tahun ini. Dia memastikannya dengan mengalahkan pemain Portugal Joao Sousa. Dia memenangi pertarungan dalam tiga set 6-0, 4-6, dan 6-3. Satu tempat terakhir didapat oleh petenis Inggris Andy Murray yang akan berhadapan dengan Nadal. Petenis unggulan kedua itu mengalahkan Tomas Berdych dalam pertandingan yang berlangsung dalam dua set, 6-3 dan 6-2. (kmb33/rtr)

Novak Djokovic

BPM/rtr


Sastra

Redité Pon, 8 Mei 2016

I Kaki Dengkil

Bagus Gedé NEMBÉ mangkin I Kaki Dengkil uab-uab, uyuk-uyuk sadurung tengahing daluné rauh. Wenginé puniki ipun ngemitin layoné Bagus Gedé. Kantiné sané pinih nampeka. Sané ngraina iringa matetimbang. Indik napi kamanten, saking indik susatyan rabiné, utun okané, sagilik saguluk sabayantaka banjaré, gemah ripah loh jinawi désané, tur sané siosan. Saking alit, I Kaki Dengkil utun ngraina nutug Bagus Gedé sesampuné mantuk saking sekolahan. Jabat nutug nyarengin maplayan utawi maplesir doh. Maplesir ka Tirta Gangga, ka Pasisi Ujung, ka Candidasa, ka Tauka, tur genahé sané siosan. Pinih senenga Ipun nutug wantah nglangi ring bulakan Tukad Janggané. Kantos mangkin sesampuné sami-sami rambuté mamutih, untuné pawah, tur panyingakané samur, I Kaki Dengkil utun ngatut kawicaksanaan Bagus Gedéné. Sedekan anggut-anggut naanang kiap, masruét pangélingan I Kaki Dengkilé sakadi katuntun ngélingang baos Aji Palayoné. Manut lontararé punika, kocap ri kalaning tengahing dalu raina apisan Sang Atma anaké ngaonin jagi rauh. Caciréné, duk punika makasami sané ngemitin loayoné jagi arip ngraris lipia abosbos. Manut satua sané naan piragina antuk I Kaki Dengkil, kocap wenginé mangkin Bagus Gedé jagi rauh, nyapa makasami sané ngemitin layoné. Sané sapana nénten masaut, nanging ngortiang pamargin Bagus Gedéné sané kalintang gelis. Makasami maselselan antuk gelisné kantiné puniki ngaonin. Napi malih kaortiang, kocap uyang pisan dawegé jagi ngaonin. Rames makasami mligbagang. Riantukan asapunika, Bagus Gedé raris wawu ngeh wantah mangkin sampun lina. Sampun maraga Sang Atma. Nénten malih masikian sareng watangané sané kantené bagus aéng. Kumis jempé ngias parasé pekik. Sesampuné rabiné, okané, tur kantiné kaselehin asiki-siki, mangkin malih kaaksinin watangané. Raris tangisina watangané sané sampun sué pisan ajaka masuka duka. Wewatangané sané sampun sué pisan ngaturang sakancan rasa kabinawa ngakabinawa ngulangunin. Punika awanan wenginé puniki Bagus Gedé sedih kingkin ngusap-usap raga watangané. Nyuksemayang pisan sampun sué kaajak masukan-sukan tur ngrasaang pait nyer uripé ring Mertyupasa. Genah makasami sané wénten jagi padem. Sesampuné punika, lamat-lamat Bagus Gedé mamargi ngadoh kantos nénten kanten ring peteng dedeté. I Kaki Dengkil ngucek-ucek paningalané. Nyumekenang, sapunapi sayuwakti sané inunian panggihina? Sapunapi sayuwakti Bagus Gedé sané sampun maraga atma polih mantuk nyambangin kulawargané tur kantiné sané kantun kalintang sungsut kakaonin seda? Sapunapi sayuwakti polih nangisin watangané sané kapemeremang ring balé gedéné? I Kaki Dengkil nénten prasida nyadokang santukan wawu ngeh sesampuné Bagus Gedé ngical ring peteng dedeté. Sesampun tengahing daluné rauh I Kaki Dengkil wawu séngah, ngudiang nénten matakén ring Bagus Gedé? Nakénang sakancan indiké sané sampun naan kalaksanayang? Ukuha Ipun jagi nakénang sapunapi sané naan bligbaganga rihinan sayuwakti patut? Sapunapi makasami sané naan kabligbagang kantené patut, nanging sayuwaktiné nénten patut? Sapunapi sané naan kabligbagang punika kantené patut santukan mabligbagang sambilang masajengan? “Bagus Gedé, mangkin sesampuné maraga atma, nénten ké makasami iwang patuté jagi kanten? Nénten ké rihiné dawegé kantun nyeneng iraga sareng kalih sering pisan nyumangsayain sapunapi punika iwang utawi patut? Sapunapi ipun sané kabligbagang sayuwakti madaya corah utawi iraga sareng kalih sané iwang nyelehin? Sampunang sampun malih baosanga, sapunapi ipun sané sering mecik manggis punika sujatiné ngényor jagi wénten tunasa.” Sambilanga clegekclegek nyirup sajeng, I Kaki Dengkil ngrémon padéwékan nakénin Bagus Gedé sané sampun nglintang nyemah wengi. I Kaki Dengkil iteh mamarna tur maselselan nénten nakénin Bagus Gedé sané wawu pisan rauh nyelehin makasami sané ngebagin layoné. Makéh pisan sujatiné sané jagi takénanga. Patakén sané ingan tur sané abot. “Bagus Gedé, sapunapi sayuwakti wénten Danéswara kasogok antuk inpéstoré mangda durus pangurugan pasih Teluk Benoané? Kocap sampun mamliyun-mliyun jinah inpestoré karaksa olih ipun Sang Danéswara. Asapunika naler asapunapi sayuwakti wénten Danéswara polih persénan saking pawangunan Rumah Sakité? Sapunapi punika pisuna kamanten?” Wénten kémanten pitakén sané jagi takénanga antuk I Kaki Dengkil. Kocap pitakéné punika jagi katakénang santukan ngraina dados unteng pabligbagan. “Malih asiki jagi takénang titiang, sapunapi sayuwakti I Cepag ngamitrain Ni Pering?” Asapunika I Kaki Dengkil kisi-kisi matakén sambilanga nyaruang mecikang dréés sané anggéna ngawétang wewatangan Bagus Gedéné. (Jelantik)

Tegak Umah Raka Suari SUBA makelo reraman Putu Darmika lan Madé Darsana-né ngalahin umah. Reramanné dadi pangedé polisi, mileh-milehan ia nengil, turin nyidaang nyekolahang Putu Darmika lan Madé Darsana kanti tegeh, kanti dadi pejabat cara janiné. Disubané bapanné pensiun, mara ia mulih ka umah tuané. Kéwala, umah tuané suba sesek. Ento ngranayang uwanné ngamaang ia madunungan di umah mindonné. “Nah ditu malu madunungan, dadi anggon tanah penglingsiré, ento anak duman Gedé Raka, mindoné. Ia ngayahin matua di umah kurenané, nyanan manian ia mulih, uliang nyen

buin duman iané,” kéto uwanné ngamaang jalan. Putu Darmika lan Madé Darsana demen pesan ningehang unduké ento. Sasukat ento egar Putu Darmika lan Madé Darsana nongos ditu. Putu Darmika magaé di kantor désa, turin Madé Darsana dadi pejabat di pertanahan. Saja makadadua suba suksés, suba dadi prakanggo. Sabilang ada anak sangkep, jeg munyin Putu Darmika lan Madé Darsana-né dogén ané pedas. Nyama brayané cara ngon lan engeb ajak nyama adi makadadua ento. Ada dogén ané satuanga, ada dogén uwar-uwar ané pesuanga lan

13

usulanga kapin krama banjaré. Dugas nénénan, Madé Darsana ngusulang apang kramané kaabén yéning ngiring ka pura désa. Jeg cara murid sekolah dasar dadinné krama banjaré mapupul lan menékang lima ri kala ka pura. Kéwala unduké ento tuah majalan nem bulan, kénkén kadén unduké, maganti buin uger-ugeré. Di désa pakraman Putu Darmika lan Madé Darsana masih dadi prakanggo. Ia ajak dadua ngusulang apang mersihang umah-umah ané suba kadung majujuk di samping pura désané. Mén Kasih kanti macécéh yéh matanné, dugas ia panggil rapat di désa apang nguugang umahné ané tuah majarak améter tekén témbok panyengker purané. “Kénkénang tiang madaya, tiang sing ngelah pipis lakar anggon ngaé umah buin. Buina, yéning sing dadi paek pura, dija tiang lakar ngaé umah, uli pidan suba reraman tiangé maumah ditu, tiang sing ada nyemerin pura sungsungan tiangé. Man tiang kapaksa makisid lan nguugang umah tiangé, tulung alihang tiang tanah lan gaénang tiang umah,” kéto Mén Kasih ngeling sigsigan. Dugas ento, Putu Darmika lan Madé Darsana saling tolih, pamuputné payu ia kirig-kirig macuet, tusing bani nepasin pikobetné Mén Kasih. Di natah umahé ané gelah ajak bek, Putu Darmika lan Madé Darsana setata dot ngangkangin. Kadi rasa sing ada ané beneh, ané gaéna ajak nyaman-nyamanné. Mamula jepun pelih, mamula cempaka masih pelih. Sabilang ada nyamané ané mamula-mulaan tuara matari, jeg sahasa ia munggul tur ngabut. “Sing dadi ngawag-ngawag mamula-mulaan, né tanah gelah anak liu, sing dadi ngaé garase, tanah dini tuah tanah duén anak lingsir, duén leluhur sing ada ané dadi ngangkangin. Da nyaru-nyaru ngisinin entikentikan, kéwala pamuputné nagih ngelahang,” kéto Madé Darsana mamunyi, katimpalin tekén belinné Putu Darmika. Kéwala jani, kénkén kadén unduké, sagét suba pesu surat tanah ditu ané mungguhang adan Putu Darmika lan Madé Darsana. Uwa Kawan bengong sing bisa ngorahang apa-apa

Aswamédha Parwa

Kautaman Aswamédha Yadnya Olih : I K. Satria, S.Ag SESAMPUNÉ manggihin kawéntenan Ida Sang Yudhistira sakadi asapunika, Ida Sang Rsi Wyasa raris mawali ngandika saha mautsaha nangiang pikayunan Ida Sang Yudhistira. “Uduh Cening Sang Yudhistira, cutetné mangkin Bapa sampun uning ring kawéntenan anggan I Déwané. Sakémaon, I Déwa patut éling, nénten wénten jadma sané prasida ngamargiang swadarmannyané preragan, napi malih anggan I Déwané pinaka sang prabhu. Wantah sangkaning rta sané wénten ring jagaté ngawinang I Déwa nénten prasida tatas ring anggan I Déwané. Mangkin, sampun kapatutan Bapa mituturin anggan Ceningé. Cening sampun rumasa ring kaiwangan Ceningé. Mawinan kaiwangan Ceningé dahat pikayunin Cening. Nika wantah kapatutan Ceningé. Sakéwanten Cening, I Déwa minab durung tatas uning indik suksman daging sastrané sané maosang indik pamargi anggén ngicalang sakancaning dosa. Cening Sang Yudhistira, I Déwa patut uning, sang sané madué iwang saha keni papa sané dahat wantah sampun kasayagayang utsaha miwah pamargi mangda prasida ngicalang papané punika. Sinalih tunggil pamargi sané prasida kamargiang minakadi ngelarang tapa brata miwah ngamargiang widhi sraya. Tios punika, ngamariang yadnya sané mautama saha ngaturang dana punia majeng anak lingsir utawi brahmana taler kapatutang. Uduh Cening…, yéning pikayunin, pamarginé punika sané patut margiang. Napi malih anggan I Déwané dahat kasungsung ring Jagat Astinapurané. Samian daging jagat miwah ring swargaloka ngamargiang yadnya mangda polih waranugraha saking para sesuunan. Antuk yadnyané punika, para déwata sayan ngamolihang kautaman saha setata jaya ring kahuripan puniki. Sesampuné ngamargiang yadnya sané mautama, para déwatané prasida ngasorang samian mesehnyané sané wénten pamekasnyané ngasorang para danawané. Mawinan punika Cening Sang Yudhistira, durusang I Déwa ngamargiang yadnya Rajasuya, Aswamédha Yadnya, taler yadnya Sarwamédha miwah Naramédha. Sakémaon, I Déwa patut uning, kawéntenan Ida Sang Dasaratha, Ida Sang Rama, miwah putran Ida Sang Dushmanta miwah Shankuntala pinaka leluhur Bharata sané dados maharaja ngamel jagat taler ngamargiang upacara Aswamédha antuk ngaturang daksina.” Sakadi asapunika Ida Rsi Wyasa nlatarang indik utsaha nglebur papa majeng Ida Sang Yudhistira sané malinggih antuk pikayunan sané degdeg mirengang bebaosan punika. “Singgih nawegang Maharsi sané banget kasuciang miwah kasungkemin ring jagaté, titiang nénten prasida malih maosang indik kawéntenan yadnya sané mawasta Aswamédha pacang sida ngicén waranugraha majeng makasami parajanané taler para déwatané. Sané mangkin ring pikayunan titiangé, wantah pacang ngamargiang yadnya mautama punika. Titiang mapinunas, durusang aturang indik lelintihan pamargin yadnya sané prasida ngwetuang kautaman punika,” Ida Sang Yudhistira matur. Mirengang bebaosan saha pinunas Ida Sang Yudhistira sakadi asapunika, Ida Sang rsi Wyasa raris nyatuayang indik pakinkin yadnya miwah kawigunan taler kasuksman kautaman yadnyané punika. Ida nyaritayang pakinkin kautaman yadnyané antuk bebaosan sané dahat becik. Kacaritayang kawéntenan Ida Maharsi Wrehaspati mangkin ngandika, “Kautaman sané karuruh ring jagaté taler ring swargaloka. Napi mawinan para déwatané setata mameseh ring para asurané? Ngantos mangkin setata marebat inggian ring jagaté taler ring indralokané ngantos asurané kasor? Uduh Sang Prabhu Indra rajaning para déwatané,

mangkin titiang nunas mangda kawéntenan Ida Sang Maharsi Samwarta nénten tulus ngamargiang yadnya sané mautama punika. Duaning yadnyané punika pacang prasida ngasorang makasami para rsiné, asapunika taler kawéntenan titiangé. Punika mawinan titiang nunas majeng Ida Sang Parbhu Indra mangda yadnya mautama sané kamargiang Ida Sang rsi Samwarta miwah Ida Sang prabhu Marutta nénten prasida becik mamargi.” Wus mirengang bebaosan Ida Rsi sakadi punika, Ida Sang Prabhu Indra ngandika, “Uduh Déwa Sang Agni, sesampuné mirengang wecanan Sang Rsi sakadi asapunika, I Déwa sané maraga Jatawéda pacang kautus nuju genah Ida Sang Prabhu Marutta baosang indik kawéntenané kautus olih Ida Sang Rsi Wrehaspati, taler baosang irika mangda yadnya sané kamargiang kapuput olih Ida Rsi Wrehaspati mangda mapikolih,” sakadi punika wecanan Ida Sang Prabhu Indra. Mirengang wecanan punika, Ida Sang Agni raris nyakupang kara kalih saha matur, “sané mangkin gelis titiang pacang mamargi ka jagaté nuju genah Raja Marutta tur ngamargiang pituduh Ida Sang rsi Wrehaspati. Titiang dahat ngutamayang sapatitah Ida Sang Prabhu Indra taler pinaka jalaran bhaktin titiang majeng Ida Rsi Wrehaspati.” Sesampuné matur sakadi punika, Ida Sang Agni mawali nyembah mangubakti saha mapamit mlesat ka ambarané. Sakadi punika pamargin Ida Déwa Agni mamargi tan bina sakadi anginé nglinus. Sangkaning nyaksiang Ida Déwa Agni rauh, Ida Sang Prabhu Marutta raris matur, “Napi minab sané ngawinang Ida Déwa Agni rauh ngawinang gumeter jagaté? Uduh panjaké sami, durusang sanggra saha aturin panyembrama sané patut.” Sami kasayagayang saha katurang majeng Ida Déwa Agni. Wus punika Ida Déwa Agni matur majeng Sang Prabhu, “Sami panyembrama puniki sampun terima titiang antuk manah gargita pisan saha ngastitiang mangda sida molihang karahayuan. Pangrauh titiangé wantah ngamargiang swadarman titiangé ring Ida Sang Prabhu Indra miwah Ida Rsi Wrehaspati.” Mirengang bebaosan sakadi punika, Ida Sang Prabhu Marutta matakén, “Singgih Déwa Agni sané banget kautamayang ring jagaté, napiké Ida Sang Prabhu Indra setata ngamangguhang karahayuan? Napiké Ida Sang Prabhu Indra rumasa seneng ring anggan titiangé sakadi Ida seneng ring para déwatané? Napiké para déwatané setata bhakti majeng ring Ida Sang Prabhu? Durusang tlatarang indiké punika majeng anggan titiangé.” Sakadi punika panyembraman Ida Sang Prabhu Marutta. “Nawegang sang maraga prabhu ring jagaté, sami mamargi becik. Sapunika taler Ida Sang Prabhu dahat seneng ring kawéntenan i manusa ring jagaté. Turmaning Ida mapikayunan pacang ngicén waranugraha majeng Ida Sang Prabhu. Ida Sang Prabhu pacang ngicén waranugraha saha pacang ngicalang sekancan pikobet sané karasayang Ida Sang Prabhu Marutta. Taler sané patut kauningin, para déwatané kantun bhakti majeng Ida Bhatara Indra. Sakémaon, mangkin durusang pirengang pangaptin Ida Bhatara Indra majeng anggan Ida Sang Prabhu Marutta. Sujatiné pangrauh titiangé mangkin wantah ngaturang orti sané mautama indik kawéntenan Ida Rsi Wrehaspati sampun sayaga pacang muputang saluiring yadnya sané kamargiang iriki. Durusang icén galah Ida Sang Rsi Wrehaspati muputang pamargin yadnyané puniki mangda Ida Sang Prabhu prasida ngamolihang kautaman, pamekasnyané ngamolihang amertha sané mautama saking pamargin yadnyané.” (Masambung)

dugas Gedé Raka nakonang unduké ento. “Kénkén né Wa, dadi bisa kéné dadinné, man dija pianakpianak tiangé kal nongos?” kéto Gedé Raka nreceb matakon. Uwa Kawan kabilbil. Mirib krana marasa kaliwat pelih Uwa Kawan ngreres, tur ngalahin. Kéwala, sing pragat masih pikobeté unduk tegak umah totonan. Gede Raka dadinné sing maan tegak umah, di umahné tua. Ia nyidaang meli a are di sisi, ané paek tekén umah tuané. Tuah misanné, Putu Kartika lan Madé Bagiada ané milu nengil di umah tua. Sesai sajan, misanné ento makaengan kapining Gedé Raka. “Dé, kénkén kadén kenehné Madé Darsana lan kurenanné, masak jani jaba sanggahé isinina raab, koné apang tis dogén, kéwala Beli suba nawang dayané, buin kejep dogén isinina umah,” kéto Madé Bagiada masadu. Gedé Raka nengil. “Kénkénang abeté?” buin ia nyesedang. “Ajak anaké nutur, orahin ia tusing dadi ngangkangin jaban sanggah,” Gedé Raka ngusulang. “Kénkénang mamunyi ngajak anak kéto, iraga mamunyi abesik sautné dasa, bangras lan nyangket, apa buin yén pesu kurenanné, Luh Ariasih jeg nyéngcéng kebés suba ia, kadung san kulawarga totonan baanga jumah ajak Uwa Kawan, jani jeg ngadug-ngadug ia!” Madé Bagiada cara maselselan. “Beli sing bani ajak embang, Beli sing bani kadropon,” kéto Madé Bagiada masemu takut. “Sing kénkén Beli, man Beli sing bani, da masolah ané nungkasin embang, man ia bani, depang suba, anak ia ané nyalanin, da sangetanga, nyanan kadéna Beli iri,” kéto Gedé Raka ngorahin misanné ané tuah bisa manggutan. Saja cara ané tangarina ajak Madé Bagiada, jani di raab jaban sanggahé suba dadi kamar. Misan-misanné ané nengil di jumah tua tuah bisa ngrimik, sing ada ané bani nombahang. Kulawargan Putu Darmika lan Madé Darsana ngancan sugih. Magenepan suba gaéna di tanah lad dumanné Gedé Raka. Jani, buin Gedé Raka ningehang Madé Darsana lan

Luh Ariasih lakar ngaé kamar mandi lan kamar di samping sanggahé, konyangan masadu kemu. Kéwala, cara ané subasuba, Gedé Raka setata sing ngamaang misanné mamedih ulian tegak tanah. Mirib sangkaning tawanga misan-misanné sesai masadu kemu. Jeg, ngedes lemah Gedé, Madé Darsana lan Luh Ariasih, ngedor kurin Gedé Raka-né. Gedé Raka makesiab, kadéna ada kasenglan apa. “Beli ngelah panak papat, buka papat pantes gaenang Beli umah, pang ia ngelah kamar padidi. Beli sing ja lakar nyuang tegak sanggah, tuah di sisinné dogén, cara Belinné, tuah manusa dogén ané perlu tanah, perlu umah, Ida Bhatara anak sing perlu tanah, sing perlu umah.” Madé Darsana mamunyi bangras, ngaé makesiab kuluké kanti malaib kaing-kaing. “Mbok sing nawang nak cara dininé, Mbok ajak Beli mula jemet magaé anggon ngetohin pianak, apang ngelah Mbok panak sarjana, sing ja cara nyama lénan ané pragat marainan, madéwa yadya, mamanusa yadnya. Caran Emboké, manusa yadnya ento ngaenang pianak umah ané luung, ané kedas, ngasukang pianak apang tegeh. Yén ba suksés, sinah Bhatarané masih milu seneng, kéto nyen cara Mbok lan Beli. Yén kulawargan Beli lan Mbok-é suksés sing dadi iri, to nak nasib adané,” nyéngcéng suba Luh Ariasih cara igelané nguncar. Gede Raka marasa sing bisa masaut ané lenan. Ia tuah ngorahang nah. Gede Raka lan misan-misanné jani sing taen buin ngaéngang parisolah Putu Darmika, Madé Darsana lan kulawargané. Yadiastun pianak-pianakné nyemuh celana uli umah tingkatné turin ulung di sanggah, sing ada ané taén ngaengin. Kéto masih dugas panak Madé Darsana-né ané paling cenik ngaba cicing ka sanggah turin meju di sanggah, sing masih ada ané ngataraang. Kéwala, tuni konyangan nyaman-nyamanné malaib kemu. Gedé Raka masih milu malaib baan nepukin apiné gedé ngabarabar. Elingné Luh Ariasih masih sing pegat-pegat. Konyangan ngaba émbér misi yéh, milu nulungin api ané nelahang umahné Putu Darmika lan Madé Darsana.

Saking Langit Bali Luas Kija Beneng kaja babekel sungga ajak lalima luas kija? Ked ditu sing dadi tidong-tidong kadropon ngwales ngamplong suba ada ané mabuaka ngandong mawinan tusing dadi ngoyong Boya ja dadong ngamatiang mula pajalané mayah utang grayap-grayap, kijap-kijap magadang sing kéné sing kéto jep tong pragatang Luas kija Sandikala? Simpang malu di sisin telaga mabalih bé ané ngigel manyembrama bunga pakedék pakeyung ngorta katak dongkang macanda setata Mai simpang mayasa satondén mayusa… Nilarwati


Kruna

14

I Ketut Gedé Bagus Adi Saputra

Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;gind, Pupuh Ginada

13.eynÀditnÐb)rtn/, Yén Adi tan kaberatan, ebzé*b)lim\jkin/, bénjang Beli mangajakin, hdilu\mlzÇrn/, Adi lunga malancaran, mt^`ytÉkgunu*, matirtha yatra ka gunung, purpuckuærihjp/, Pura Pucaksari ajap, linÓ*hsÉi, lintang asri, kdiluhur&hks. kadi luhuring akasa.

Redité Pon, 8 Mei 2016

Sangkaning Seni, Prasida Lunga ka Dura Negara SAJERONING widang sasolahan, I Ketut Gede Bagus Adi Saputra sering méntasang seni tari kontemporer. Samaliha sajeroning makarya, anak lanang tamatan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar 2014 punika marasa seneng wénten ring jalur penciptaan tari sané ngutamayang kebebasan inucap. Yadiastun asapunika, dané tetep murukin tari tradisi pinaka dasar tari modern. Seni tari sampun katelebin ngawit TK tur sumeken murukin kantos lingsir. Sangkaning seni tari punika dané prasida ngiterin Bali, daerah tiosan kantos ka dura negara. Dané maosang, tari kontemporer ngutamayang kebebasan, ide-ide taler embas saking fenomena jamané mangkin. Sajabaning prasida bebas ngwetuang ekspresi pamekasnyané sajeroning gerak, pangrincik tari kontemprer kantun kirang, gumanti marasa wénten sané patut nagingin. “Punapiang ja, puniki wantah baga saking panglimbak seni tari. Pangawitnyané, akedik sané sumeken malajahin tari kontemporer, samaliha kawéntenanyané dumun naen nénten kasenengin,” tuturnyané. Sasolahan sané kaurukin sasukat warsa 2006 lintang puniki pangawitnyané kadulurin dané sering ngwantu seniman kontemporer I Nyoman Sura alm., tur sering molihang inspirasi saking seniman Rina. Sangkaning sering ngaksi pregina masolah ring panggung, dané raris nglaksanayang ekplorasi gumanti mangda prasida ngrincikang pertunjukan kontemporer. Ngawit punika dané aktif nyokong parikrama seni sané rumasuk kontemporer, minakadi sajeroning acara Penggak

Men Mersi Kipas-kipas Seni, Giok Warung Apresisi Seni sané mangkin dados Rumah Apresiai dan Olah Seni. “Titiang setata mikenohin makudang-kudang parikrama sané kalaksanayang wadah seni puniki. Titiang éling pisan nyumekenin kontemporer patut nglintangin proses,” tuturnyané. Adi Saputra nlatarang, mangda prasida sumeken ring seni kontemporér, dasar sané patut kaduénang minakadi kayun saha bani mengekploitasi déwék. Tegesnyané, iraga patut mahbah bentuk-bentuk gerak, identitas gerak miwah materimateri lianan. Umpamiang sakadi ngwangun, lakarannyané sampun wénten ring angga, wantah kirangan nyusun dados wentuk wangunan “Mangda prasida ngripta parindikan punika, sinunggil tata carannyané majalaran nonton, nyaksiang saha malarapan ekplorasi. Salanturnyané ngolah gerak nginutin kata hati. Punika awinan, dasar-dasar sané kuat patut katumbuhang. Ri kala malancaran sering ide punika medal, raris wantah kirangan nglimbakang kémanten. Malancaran punika kabuatang mangda molihang rangsangan sinunggil garapan,” baosnyané. Anak lanang sané embas ring Manukaya, 14 September 1988 puniki sampun madué garapan tari kontemporer akéhnyané 30 garapan. Sinunggilnyané garapan antuk murda Recycle sané ide-nyané kapolihang duk nyaksiang laluu ring Kota Denpasar. Garapan puniki madué durasi roras menit tur kasokong olih ulung dasa diri pregina sané taler mahasiswa

Jurusan Ekonomi Unud, Denpasar. Sajabaning punika, kurenan Ni Ketut Karini puniki taler madué garapan antuk murda “Jatuhkan, Tanda Tanya 1, Sutri” sinunggil kontemporer komedi sané embas saking ngaksi fenomena suami, Sang Anggun, Bhuana Kerta, Jangkep, Tenda Tanya miwah sané tiosan. “Samian ide kapolihang saking fenomena ring wewidangan iraga. Wénten taler madasar pangapti krama. Rangsangan medal saking krama sané ngaptiang tari inucap. Umapinipun ri kala ngarap “Melanting” sané konsepnyané saking nanganin kawéntenan jinah galahé mangkin,” Adi Saputra nyaritayang. Sangkaning nyumekenin widang tari, dané prasida péntas ka dura Bali sakadi ka Solo, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Nusa Tenggara Barat samaliha ka dura negara minakadi Malaysia, Thailand, Singapura, miwah India. “Sangkaning seni, titiang prasida berinteraksi sareng anak akéh, malancaran ka dura negara tur ngangkat fenomena sosial sajeroning garapan seni. Seni nénten sawates asri, nanging taler pinaka media kritik,” Adi saputra makenyung. (bud/yan)

14.eynÀd\ i l ) r*eyog, Yén Adi ngelarang Yoga,

Ni Nengah Budawati

hirikg)nehpi\it/,

Duk Alit Petani Kol, Mangkin Direktur LBH Apik Bali

irika genahé pingit, rênÓ¡kenÙnÓ)enÓoy, riantukan wénten toya,

NI Nengah Budawati, S.H., wantah anak istri Bali sané mangkin dados Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Apik Bali. Duk alit pinaka petani kol, ngicén pengalaman

nguwah nasibnyané dados pengacara sukses. Yéning dumun, swagina pasarainannyané wantah ngwantu rerama nyiam tanduran sayur ring carik, sané mangkin dané madué

m)mã;sk&hk;tru, membah saking akah taru, kdigunu*khils, kadi Gunung Kailasa, mhsuci, maha suci, t^`hm$tenmuzËÇ t/. tirtha amertané muncrat.

Isin Gumi

kapatutan ngwantu alit-alit miwah para istri sané katibén kekerasan. Sajabaning pinaka pendamping, dané taler sering kajudi pinaka pembicara taler penulis buku. Pinaka pengacara utawi advokat sané setata ngicén wantuan hukum majeng alit-alit miwah anak istri sané katibén kekerasan, Budawati marasa urati ngaksi alit-alit taler anak istri sané akéh katibén kekerasan sajeroning rumah tangga. “Pinaka pengacara sané mangkin Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Apik Bali, titiang madué tanggung jawab ngicén pelayanan miwah pemberdayaan hukum majeng korban kekerasan perempuan miwah anak,” baosnyané. LBH Bali sané magenah ring Jl. Suli No. 119 B puniki nanganin kasus-kasus kekesaran majeng perempuan, minakadi kekerasan seksual, penjualan orang, kekerasan sajeroning rumah tangga (KDRT) miwah sané tiosan. Sajabaning punika taler ngicén perlindungan majeng anak sorti billy (mabaos kasar), diskrimisi majeng guru utawi sawitrannyané. Budawati ngwewehin, yéning wénten kasus-kasus

sakadi punika prasida kalaporang ka LBH utawi prasida taler nelpon sadurungnyané ka nomer (0361)8444343. Salanturnyané angganing LBH pacang ngrauhin korban utawi mendata tur mautsaha muputang pikobet. “Yéning kasus punika berat, angganing LBH pacang nglanturang ka penegak hukum inggih punika nglaporang ka pihak berwajib sakadi polisi. Indiké punika kalaksanayang sesampun nglintangin perundingan miwah kesepakatan sareng pihak korban. Yéning proporsi-nyané ringan, pikobeté pacang kapuputang majalaran mediasi manten,” baos Budawati. Nanging kajantenannyané, akéh krama sané nénten kayun nglaporang kawéntenan sané rumasuk kekerasan. Sangkaning marasa elek tur pikobetnyané nénten kayun kauningin anak tios. “Titiang taler sering méweh ngrereh saksi, santukan rasa éling krama dados saksi kantun andap. Titiang angayubagia, pungkuran puniki krama sampun bani melapor,” dané makenyung. Anak istri sané embas ring

Désa Kedisan, Kintamani, Bangli, 11 Desember 1973 puniki sasukat alit nénten madué cita-cita. Dané wantah uning ngwantu rerama dados petani kol. Semeng sadurung ka sekolah miwah budal sekolah dané nyiram tetanduran kol. Sajabaning nandur Kol, dané taler sering ngwantu rerama ngrereh toya ring danu pacang kainum. Sajabaning anteng ngwantu rerama, Budawati rumasuk aktif. Dané aktif sajeroning ngamiletin organisasi siswa, minakadi dados Ketua Regu Pramuka. Sesampun tamat saking SD 1 Kedisan, raris nglanturang ka SMP 2 Bangli miwah SMA 1 Bangli. “Titiang setata anteng ngamiletin kegiatan OSIS miwah kegiatan sekolah lianan, minakadi pinaka Atlet Lompat Galah taler pinaka model sekolah,”

Budawati nyaritayang. Sesampun dados siswa SMA dané nglanturang kuliah ring Fakultas Hukum antuk tetujon prasida ngwantu krama sajeroning ngarepin hukum. Kurenan I Nengah Wiartana, S.T, puniki raris nglanturang kuliah ka Universitas Udayana (199 –1998) milihin Jurusan Hukum dan Masyarakat. Ring bidang prestasi, Budawati naen ngranjing Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) ngangganing Bali ka Bogor miwah Yogyakarta. Naen molihang Kartini Award 2011 saking bidang sosial, naen dados Tokoh Perempuan Kabupaten Tabanan 2014, pinaka penulis buku “Memecah Kebisuan Agama Mendengarkan Suara Perempin Korban Kekerasan Demi Keadilan”, miwah akéh taler préstasi lianan. (bud/yan)

Méi 2016, Tarif Listrik Katincapang TARIF listrik nonsubsidi majeng roras golongan pelanggan ring bulan Méi warsa 2016 katincapang pantaraning Rp. 7 kantos Rp. 10 per kwh. Kepala

Divisi Niaga PLN Beny Marbun, duk raina Redité (1/5) lintang nguningayang panincapan tarif listrik puniki ninutin panincapan arga minyak mentah In-

donésia. Manut Beny, arga minyak mentah Indonésia bulan Maret 2016 kadadosang pinaka acuan tarif listrik bulan Méi 2016. Arga minyak duk punika kasurat

Kruna BASA BALI

AKSARA BALI

1.

asta

1.

ÁsÕ,

1. tangan

2.

astawa

2.

ÁsÓw,

2. memuja

3.

astu

3.

ÁsÓ¡,

3. semoga

4.

awinan

4.

hwinn/,

4. sebab

5.

basma

5.

bsß,

5. abu

6.

basta

6.

bsÓ,

6. ikat

7.

caruk

7.

cruk/,

7. rata-rata

8.

catri

8.

ctÉ,ø

8. pilih

9.

cawang

9.

cw*,

9. prakiraan

10.

cÉkø,

10. kotak kayu

10. craki

BAHASA INDONÉSIA

34,19 dolar AS per barel utawi ngamolihang panincapan 5,27 dolar per barel saihang ring bulan Fébruari 2016 antuk arga 28,92 dolar per barel. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Anggara, 3 Méi 2016 lintang. Nengah Sudiasa, Seririt Tarif listrik nonsubsidi katincapang punika sahsah kémanten. Sané ngawigunayang listrik golongan punika akéhan sané sampun mampu turmaning madué utsaha. Kémahon pemerintah mangda sida tedun ngontrol arga-arga ring pasaran sané pastika taler nincap santukan panincapan tarif listrik inucap. Tanaya, Kampung Tinggi Yéning para pejabat miwah krama tiosan sané mampu sinah rencana punika nénten ja banget karasayang abot sangkaning panincapan inucap. Kémahon krama kirang sinah pacang marasa abot sangkaning panincapan inucap. Tunas

titiang, PLN taler pemerintah ri kala ngrincikang nincapang tarif listrik mangda nguratiang kawéntenan krama. Gung Dé, Jl. Ngurah Rai Singaraja Janten sané nganggén listrik nonsubsidi punika para pengusaha, antuk tetujon prasida ngasilang barangbarang sané kaadol majeng para konsumén. Iriki para konsumén wantah krama sané kirang, mawinan krama sané ring sor sané banget ngrasayang panincapan tarif listrik inucap. Gung Surya, Lovina Tarif listrik yadiastun katincapang nénten ja asapunapi, kémahon nénten kalintang tegeh punika wajar kemanten. Pangaptin tiang ri sampun katincapang, ayahayahan PLN konsumén taler sayan becik sahihang sané sampun-sampun, minakadi nénten wénten pemadaman bergilir. Lianan punika krama taler mangda wicaksana ngawigunayang listrik. (ama)

Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


15

Minggu Pon, 8 Mei 2016

BPM - Ist

Kesetrum Kafka di Bali... Denpasar,

4 Mei 2016, 20.00-22.00

DENPASAR adalah kota keenam dari rangkaian ‘’Bedah 3 Buku di 6 Kota’’, setelah Bandung, Kendal, Semarang, Yogya, dan Malang. Tiga buku yang diperkenalkan adalah dua buku terjemahan karya Franz Kafka, Proses dan Surat untuk Ayah, keduanya diterjemahkan Sigit Susanto, serta Kesetrum Cinta; Kisah Jenaka Pria Jawa Menikah dengan Perempuan Swiss yang ditulis oleh Sigit Susanto. ACARA PELUNCURAN di Denpasar akan dilangsungkan pada Rabu, 4 Mei 2016, pukul 20.00-22.00 di Jatijagat Kampung Puisi, Jl. Cok Trisna 109, Renon. ACARA UTAMA peluncuran tersebut adalah diskusi tiga buku tersebut. Dua buku Kafka akan dibedah oleh Rizal Akbar Maya Putra, serta Kesetrum Cinta akan dibelah oleh Eko Suwardono.

Sinopsis Buku Kesetrum Cinta

KISAH pria Jawa sebagai mantan

pemandu wisata bahasa Jerman di Bali yang kecantol tamu bule Swiss. Ia diboyong dan telah bermukim selama 20 tahun di sana. Kisah kehidupan seharihari ia tulis dalam buku ini. Kesetrum Cinta adalah kisah-kisah gegar budaya yang dibungkus sense of humor yang tinggi, sering konyol, dan mengundang perenungan.

Surat untuk Ayah

‘’JANGAN KAWIN dengan gadis murahan, lebih baik kau pergi ke bordil!’’ kata Hermann Kafka kepada anak sulungnya, Franz Kafka, Surat untuk Ayah adalah sebuah surat tunggal berusia lebih dari 100 tahun. Ditulis tangan oleh Franz Kafka untuk ditujukan kepada sang ayah, tetapi ia tidak pernah berani memberikannya. Sebuah surat advokasi membela diri yang ditulis dengan bahasa ketakutan. Apa kata sang ayah yang dominan ketika disodori buku karya anaknya? ‘’Taruh saja di meja, dekat tempat tidur.’’

Proses

Josef K bangun pagi, tiba-tiba tanpa

Mahadaya Siwa Waruna Murti  Membaca Denyut Mahaibu Laut (6)

VISI VISUALISASI Bali perihal sang Dewa Laut Waruna sebagai Raja Ikan berkepala Gajah (Gajendra matsya waktranam) sekaligus sebagai perwujudan Raja Naga Mahadahsyat (Nagendra krura murtinam) menunjukkan perenungan panglingsir Bali silam tentang potensi Energi Samudraraya yang keluasan, kedalaman, maupun keberlimpahan kekayaannya tiada terbilang, tiada terukur, sekaligus tiada terduga. Laut yang dipahami oleh awam sebagai halangan yang memisahkan, justru sejatinya merekatkan, menguhubungkan, dan menyatukan. Laut yang dari permukaan cuma tampak berupa air menggelombang, sesungguhnya justru mahakaya raya—dan untuk memanfaatkan kekayaan sang Laut itu manusia pun cuma perlu mengambil, tanpa perlu perawatan, pemupukan, layaknya tanah daratan. Laut sanggup menampung, mengambil, atau bahkan dalam bahasa awam menenggelamkan, dengan mudah seluruh daratan, namun seluruh daratan sekalipun tidak akan pernah mampu menutup seluruh Lautan. Di balik kerendahan posisinya, Laut bahkan sanggup meruntuhkan puncak gu-

nung sebagai daratan tertinggi sekalipun. Laut sanggup mengolah dan menyelesaikan masalahnya sendiri. Dan, Laut pun sanggup melenyapkan kekuatan dahsyat yang menantangnya, melawannya, demi tegaknya tertib Hukum Kesemestaan. Dalam kaitan itulah panglingsir Bali waskita memahami sang Mahaenergi Samudraraya sebagai Siwa-Waruna Murthi. Dapat dipahami bila sang Dewa Laut Waruna oleh para wicaksana kehidupan dimuliakan sebagai yang Mahatahu sekaligus Mahakuasa di antara dewa-dewa Hindu awal. Perannya adalah untuk membuat segala sesuatu di alam semesta raya ini berjalam sesuai ketentuan, sekaligus sebagai penjaga kekuatan suci Rta (Tertib Hukum Kosmik) atau kekuatan yang membuat alam semesta berjalan tertib, teratur, serasi, selaras, dan seimbang. Waruna-lah yang memastikan Matahari terus beredar, memisahkan siang dan malam, sekaligus menjaga Bumi tetap dalam tempatnya, sebagaimana divisikan lewat visualisasi sang Kura-kura (Kurma-Agni) yang dililit sepasang Naga: Basuki dan Anantabhoga.

Ni Luh Putu Mahaputri Rumah Ingatan

Ni Luh Putu Mahaputri Lagu Sebatang Rokok

AKU TELAH MEMBUNGKUS segulung rindu, bagi kisah-kisah perjalanan kita masa itu. Bercerita tentang tempe dan kue lapis yang meriah oleh makan siang berbungkus daun pisang. Kadang kita akan berhenti di pinggir pantai, lesehan di pinggir tegalan sementara matahari telah merayap turun, menyisakan langit yang memerah. Berapakah harga dari sebuah kenangan, yang hidup memenuhi rumahrumah ingatan? Meskipun yang terbayang hanyalah gubuk-gubuk berlentera minyak yang menyala redup, sungguh, aku tak ingin kehilangannya.

SEBUAH LAGU yang kau lantunkan malam itu, membawa rasa sebatang rokok yang kau lumatkan pada asbakmu. Lagu dan rokok adalah sepasang sahabat, mereka menjawab dengan kemauanmu, meski bahagia kadang menjadi pertanyaan yang getir. Bahagiamu kau kumpulkan di dalam asbakmu, ketika abu rokokmu kau jentikkan ke dalamnya. Lagumu yang sumbang, menyampaikan bahwa rokokmu tak seperti seleramu. Kemudian alkisah sebatang rokokmu dimulai, kali ini kau selipkan kalimat bahagia di puntungnya. Kaupun berhitung, dari setiap puntung yang kau habiskan malam itu, berapa

NMI

Risa Purnamasari Pada Suatu Malam

Pada suatu malam, Aku ingat lagi Rohingya yang melebihi asam garam musim penghujan

mungkin seperti negeri para hantu; Aung San Suu Kyi Raung harimau, cakram matahari Getah karet yang pecah menyerpih rerumputan Kesedihan buncah dalam keabadian Langit terkaram di pucuk basah tanah seakan terlihat mereka tengadah, dinanti kesaksian luka, amarah merah dan letupan kemarau yang tinggal disela butiran debu; lapang kerontang retak Sedangkan para penyair masih mabuk Seperti aku, juga malam berdarah-darah tanpa luka! Pohon-pohon kayu, Bertapa tanpa memberi arti Pada daging yang masam panggang Di atas bara, di bawah hujan batu: peluru Hitam jelaga ketika sesuatu telah mangkir pergi Dan anak-anak menahan parau, ‘’Igaukan, aku di sini yang jauh mimpikan sebelum subuh’’

nirta ks

Rohingya empat puluh peri telah mengutuku Hanya waktu, ingatan sebelum pagi Tanda terakhir persembahan matahari Selepas ikrar, melepas mahar berlabuh jawer ayam jantan pertanda langit Rohingya betapa runcing potongan salib duka Pada suatu malam Aku tak tahu letak pohon pinus itu Yang hijau, mungkin separuh kemarau Tanpa hujan, tanpa batu Ketika anak-anak bermimpi menjadi pengungsi, tanpa tubuh, di bawah kamp yang tak teduh Lalu langit masih menyala Antara daging-daging yang masam Di lengkung pisau ujung Yang selalu membawa risau jantung Di pucuk senjata Pelatuk lengan para tentara Pada suatu malam Rohingya, kembali bergeming Aku hanya tebing atas kemarau Di pucuk pagoda, mengingat lupa mimpi para janda

melakukan kesalahan, sudah ditangkap. PEMBUKA novel ini menyentak, mirip pembuka karya legendaris Kafka, Metamorfosis, yang dibuka dengan kalimat, ‘’Gregor Samsa bangun dari mimpi buruknya dan tiba-tiba ia dapati tubuhnya sudah berubah menjadi kecoak raksasa.’’ PROSES berkisah tentang sebuah tragedi peradilan yang samar dan buram. Josef K, si lelaki yang mencintai perempuan-perempuan lemah, tidak mengetahui apa kesalahannya sehingga ia diadili di bawah atap loteng yang dihadiri banyak juru tepuk bayaran. Pada akhirnya, ia dijatuhi hukuman mati dengan ditusuk pisau di sebuah ladang tandus. ‘’Seperti seekor anjing,’’ seru Josef K. Max Brod menyebut Proses sebagai novel antitesis di antara dua novel Kafka lainnya. Amerika dan Kastil.

Kumpulan Inti-Sari-Pati Kehidupan  Pandangan Dunia Bali tentang Tanah (1)

TANAH bagi manusia modern boleh jadi berhenti hanya sekadar sebagai aset benda, sehingga diposisikan sebagai modal ekonomi yang mudah bergerak, dalam arti diperjualbelikan. Namun, para tetua Bali sejak abad-abad kuno masa lampau telah memandang lebih daripada sekadar benda. Tanah dalam bacaan susastra Bali adalah kumpulan hakikat-inti-sari-pati Kehidupan itu sendiri. Karena “Pandangan Dunia” (world of view) itulah maka pelaku-pelaku praktik kehidupan Bali lantas senantiasa mengingatkan: jangan jumbuh hendak menembus batas semesta raya bila belum paham persis mendalam serinci-rincinya rahasia tanah. Bagi tetua Bali sudah sangat jelas benderang, bahwa tanahlah pusat simpul segala tattwa rahasia filosofis alam semestaraya ini. Karena itu, menjadi sangat beralasan bila Lontar Aji Sangkhya mencatatkan bahwa tanah itu sesujati-sujatinyalah merupakan papupulaning sarwa tattwa, titik simpul segala macam pengetahuan, filosofis, maupun sumber hayati alam semestaraya ini. Pemahaman sebagaimana Aji Sangkhya itu bukannnya tanpa dasar susastra-kehidupan yang andal, apalagi bila hendak dituduh khayalan tak bertanggung jawab belaka oleh penulis anonim. Rg Veda yang disepakati sebagai kitab suci agama manusia tertua di dunia ini amat benderang pula memvisikan bahwa tanah Ibu Bumi Pertiwi mengandung kekayaan yang tiada terkira banyaknya. Visi itu dituangkan dalam rumusan ringkas padat: puru vasuni prthivi bibharti. Dari visi inilah tampaknya penyurat Lontar Aji Sangkya terilhami, sehingga pada titik puncak samasama pula sampai pada perenungan sujati berkebenaran tunggal tiada terbantahkan: tanah Bumi Pertiwi itu sebagai papupulaning sarwa tattwa. Rumusan Rg Veda demikian diperjelas lagi dalam Atharva Veda dengan suratan yang menegaskan bahwa ada kekayaan tersembunyi dalam Bumi—selain di Langit. bahagia yang telah kau kumpulkan. Tapi kemudian lagumu menjadi sendu tanpa asap rokokmu.

Ni Luh Putu Mahaputri Dendam Ilalang ENGKAU telah mengikatkan dendam

Kesetrum Tiga (3)Buku di Enam Kota Bandung, Kendal, Semarang, Yogya, Malang, Denpasar.

KISAH gegar budaya Sigit Susanto dalam Keksetrum Cinta, novel Proses dan Surat untuk Ayah dari Frans Kafka diluncurkan di enam (6) kota; Bandung, Kendal, Semarang, Yogyakarta, Malang, dan terakhir di Kota Denpasar. Berapa tahun terakhir Sigit Susanto yang bekerja berkarya di Swiss mudik pulang kampung di Kendal. Hasil jerih payah dirantauan dimanfaatkan untuk mendirikan perpustakaan yang dikelola sekelompok muda-mudi di Medini Kendal. Begitulah kegiatan Sigit setiap libur panjang di bulan April menyelenggarah Kemah - Apresiasi Seni Budaya dij antung Kabupaten Kendal mengudang sejumalh sastrawan/budayawan seperti Ahmad Tohari, Remy Sylado, M. Zawawi Imron, Iman Budhi Santosa dkk. dari Jakarta, Yogya, Bandung dan Bali.

Mencandikan Daya Hidup Maha Air  Membaca Denyut Mahaibu Laut (7)

SEBELUM digantikan oleh konsepsi Wisnu yang datang belakangan, Waruna sebagai Energi Mahadahsyat Laut bahkan dikenal pula sebagai algojo kosmik. Waruna-lah yang memastikan hukum selalu tegak, abadi. Bukan hanya hukum alam semesta raya, tetapi juga hukum dan sumpah manusia. Bila ada manusia melanggar sumpah yang dicanangkannya, maka Waruna pun akan hadir menghukum orang itu. Ini dikaitkan dengan posisi sang Dewa Laut yang digambarkan sebagai mahatahu dengan bintang-bintang sebagai matanya, mengawasi segala sesuatu yang terjadi di Bumi dan di dalam pikiran manusia. Tradisi kawicaksanaan hidup cara Bali Tradisi memang memahami ilmiah-alamiah, bahwa dari Laut-lah hujan diturunkan ke Bumi untuk menyuburkan tanah dan menumbuhkan tetumbuhan hingga memberikan kemanfaatan bagi kelangsungan hidup manusia. Dari pemahaman siklus air inilah tetua Bali Tradisi lantas menciptakan struktur dan sistem kehidupan berkesadaran sekaligus berkesantunan utuh-menyeluruh eko-sosio-religius huluhilir, segara-giri, pasir-wukir, nyegaragunung. Pemuliaan kepada energi pendaya hidup sang Air di Samudra dan Danau justru ditradisikan mesti dilakukan sebelum pemuliaan terhadap sang energi penghidup Tanah Pertiwi dan energi-energi daya penghidup lainnya. Cinandyaken Narmada adalah tradisi ritus mencandikan daya hidup sang Air, sehingga sang Air menjadi tetap ber-mana, ber-amertha, memberikan daya hidup bagi kehidupan. Saat ritus Cinandyaken Narmada atau Candi Narmada digelar, itu berarti sang Maha-Air sebagai daya hidup yang ada

di dalam kedalaman Air itu dikumpulsatukan hingga menjadi Lingga-Air, dipuja sebagai sang Mahawaruna yang menghampar seluas-luas kehidupan, Mahawisnu yang meresapi sedalam-dalam kehidupan. Di titik itu pangleburan (peleburan) sekaligus panyupatan (transformasi) kehidupan digelar, sehingga terjadi pertumbuhan dan perkembangan kesadaran hidup. Dalam kaitan itulah maka Bali yang secara bentang kealaman bergunung dan berbukit di tengah ini lantas mengenal tradisi berkesantunan terhadap air secara menyeluruh: mulai dari titik pusat air di hulu (danau), sumber-sumber mata air, titik-titik pertemuan aliran air (campuhan), hingga pusat air di hilir, di Laut. Tradisi ini menjadi bergayut anut dengan desain besar ekonomi kealaman Bali Tradisi yang terikat dalam sekaa di bentang alam hulu, subak di bentang alam tengah, dan bandega di bentang alam hilir. Visi kesadaran hidup utuh-menyeluruh eko-sosio-religius inilah yang digerus, dikaburkan oleh sistem ekonomi Bali Baru ego-individual-kapitalis-pragmatis. Tak cukup memangsa tanah daratan, bahkan Laut pun diurug. Bali kini memang sedang berada dalam pertarungan besar dan mendasar ideologis, antara ideologi eko-sosioreligius dengan kata kunci ngeret indria sehingga mengedepankan kata cukup dan seperlunya melawan ideologi ego-individual-kapitalis-pragmatis ngulurin indria sehingga senantiasa berkelaparan hingga menjadi berkeserakahan. Siapa yang akan memenangkan pertarungan ini? Kata kuncinya terletak dan terserah kepada manusia Bali sendiri: mau berkegelapan ngulurin indria atau memperluas kesadaran hidup berpenerangan dengan ngeret indria? nirta ks

Kekayaan itu berupa permata dan emas asli, segala jenis mineral dan hasil tambang. Yang rada pasti susah dipahami bila hanya dengan mengandalkan rasio duniawi adalah bahwa Atharva Veda jelas mengingatkan: Bumi bergerak karena api di bagian dalam, dan juga ada api di dalam air samudera. Karena itu, Ibu Bumi Pertiwi manakala bergerak dengan bergetar—sehingga menjadilah ia gempa dahsyat. Visi papupulaning sarwa tattwa dalam konteks zaman kekinian oleh para penggiat lingkungan ekologi sebatas dipahami dalam

kaitan tanah sebagai sumber segala hayati, sehingga tanah menjadi sumber hayati terlengkap. Tiada makhluk hidup yang tidak tergantung pada tanah. Namun para tetua Bali memahami visi dan formulasi papupulaning sarwa tattwa itu lebih dari sekadar sumber hayati. Betapa maju, modern, canggih sekalipun orang atau suatu bangsa, suatu negara tetap saja berpijak pada tanah, tetap ditopang tanah. Tak percaya? Coba saja lihat buktinya. deprabas

pada batang-batang ilalang. Mereka bertumbuh dan bertumbuh, memenuhi ladangladang dan memaksa burung-burung pergi dari berkicaunya. ILALANG-ILALANG panjang, bertumbuhkan barisan duri-duri yang memerah mengalahkan senja. Kau bahkan tak lagi percaya bahwa senjamu akan berganti ge-

lap; bagimu gelap itu hanyalah perhiasan langit. Matahari hanya milikmu; bagimu dia adalah penjagamu saja, yang membakar batang-batang ilalang itu menjadi bara, menjalari ladang-ladang merambatkan akar-akar dendammu. BAGAIMANAKAH jika malam akan menjadi lebih panjang? Jika seandainya

Ratna Ayu Budhiarti Tentang Otak yang Harus Berputar, Lagi dan Lagi morning has broken like the first morning, senandungmu; setelah hari-hari berlalu dalam jejalan berita politik, suap, dan harga beras yang merayap perlahan setiap hari dunia seluas 4x5 meter memantul-mantulkan suara para selebritis berdebat, berebut kursi pejabat di meja, tagihan listrik dan telpon menari-nari dekat pelupuk mata menonjok isi dompetmu yang tinggal (untuk) dipakai membeli sekilo beras sepotong ikan asin, atau sebungkus garam sebuah surat elektronik tentang royalti yang (akan) terlambat dibayarkan

juga sapaan seorang teman yang mendadak akrab demi bertanya ‘’dimana aku bisa mendapatkan buku gratis darimu?’’ menyempurnakan ingatan tentang malam-malam kelam ketika lingkar di matamu menghitam dan kau seperti gila berkutat dengan kata-kata tanpa kenal jeda pagi memaksamu bangkit dari tidur yang hanya dua-tiga jam (entah lelap atau tidak), suara alarm begitu dekat di kepala mengingatkan tentang tagihan, dan perut yang bergelayutan di pundakmu memijat otakmu lembut agar kembali berputar morning has broken like the first morning, gumammu; mengenang tiap keputusan kemudian duduk di pojok kau hanya bisa menangis, seraya berdoa semoga kata-kata bekerja sama menjadi mesin uang untuk perut yang bergelayutan dan tagihan yang melambai Salah satu lirik dari lagu ‘’Morning has Broken’’ -- Cat Stevens

kau merelakan matahari untuk bersembunyi, karena akan tiba waktu baginya untuk meminjamkan cahayanya pada rembulan. Jika kau membiarkan batang-batang ilalangmu bermandikan cahaya bulan; dia akan meredupkannya menjadi kelip-kelip kecil yang menghangatkan. Akankah kau membiarkan malam menjadi lebih panjang?

Ni Luh Putu Mahaputri Rumah Kunang-kunang

JENDELA yang muram, adalah jalan pulang bagi segerombolan serangga malam yang mengintip mencuri cahaya. Serangga-serangga yang memendam iri pada kunang-kunang, mencari jendela-jendela muram untuk mengurung kunangkunang di dalam kegelapan. Tapi kegelapan adalah sahabat kunang-kunang; dalam kegelapan yang paling pekat, kunang-kunang akan bersinar seperti bintang, bahkan matahari. Kunang-kunang akan sirna oleh terangnya sendiri.


NASIONAL

16

Minggu Pon, 8 Mei 2016

Serangan-serangan Satyaki Imbangi Guru Drona

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Enam Puluh Satu) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

PAHLAWAN bergigi singa Kritavarman itu ditunjang keberanian tak terukur. Tetapi, banteng di antara manusia itu dibuat menderita oleh Pangeran Satyaki. Akibatnya, anak-anak panahnya terjatuh di atas lutut persis pada dek keretanya. Setelah berhasil menahan Kritavarman yang menyerupai Arjuna sendiri. Pangeran Satyaki, berlengan seribu pasang yang keperkasaannya tak terukur itu kemudian meneruskan perjalanannya ke depan dengan tidak ada gangguan berarti. Setelah melewati divisinya Kritavarman yang siap tempur, dan menghunuskan pedang-pedang, panah-panah, busur-busur, juga berlimpah gajah-gajah, kuda-kuda, keretakereta, mereka keluar lapangan merasa takut sebagai akibat darah menetes dari para ksatria utama itu. Jumlahnya bukan puluhan, tetapi ratusan. Banteng di antara keluarga Sini itu dengan tanpa gangguan kemudian meneruskan perjalanan ke depan. Sukses Satyaki me-

lumpuhkan Kritavarman itu, benar-benar dalam penglihatan semua pasukan. Seperti pembantai Vritra, menembus melalui barisan para asura. Sementara putra Hridika yang perkasa itu, setelah mengambil busur raksasa lainnya, berdiri di mana dia berada, menahan para Pandava dalam pertempuran. Sanjaya berkata, Ketika kelompok (Kuru) digoyang cucu dari Sini, Satyaki dengan mudah melewati di tempat-tempat ini. Dia pun tanpa hambatan meneruskan perjalanan. Kemudian, putra Bharadwaja berusaha menutupinya dengan sebuah hujan anak-anak panah sangat lebat. Di tempat berbeda, terjadi pertarungan antara Drona dan Satwata. Pertempuran itu benar-benar dalam penglihatan semua pasukan. Tidak pelak serangan demi serangan yang dilancarkan kedua ksatria utama itu berjalan sangat dahsyatnya. Pertarungan itu seperti antara Vali dan Vasava

pada zaman dahulu. Kemudian Guru Drona menyerang cucu Sini pada bagian dahinya dengan tiga batang anak panah indah. Anak panah itu seluruhnya terbuat dari besi yang menyerupai ular-ular berbisa dan sangat mematikan. Demikian diserang pada bagian dahinya dengan panah-panah lurus itu, Yuyudhana tampaknya sangat tampan itu, oh raja, terus meladeni putra Bharadwaja yang selalu waspada terhadap sebuah kesempatan. Kemudian Drona pada pertempuran itu melepaskan banyak anak panah lainnya. Suara desisan anak panahnya itu menyerupai geledekan petir milik Dewa Indra. Kemudian, ksatria dari keluarga Dasarha yang mengetahui senjata-senjata jenis tertinggi itu, dengan sangat gampang memotong semua anak panah yang ditembakkan dari busurnya Guru Drona dengan dua batang anak panah bersayap yang sangat luar biasa miliknya. Setelah menyaksikan kelincahan tangan Satyaki itu,

Guru Drona sambil terus tersenyum tiba-tiba menyerang banteng di antara keluarga Sini itu menggunakan 30 batang anak panah. Serangan itu melebihi kelincahan tangannya Yuyudhana. Guru Drona sekali lagi menyerang yang belakangan dengan 50 batang anak panah dan kemudian meningkatkan menjadi 100 anak panah. Sungguh, anak-anak panah itu bercampur baur dan berseliweran di atas. Oh raja, panahpanah yang dilesatkan Guru Drona dari keretanya seperti ular-ular yang penuh semangat yang alam kemarahannya me-

lewati sebuah bukit serangga. Hal yang sama, anak-anak panah peminum darah yang ditembakkan Yuyudhana itu dalam ratusan dan ribuan anak panah, menutupi kereta Guru Drona. Kami tidak menemukan adanya perbedaan, antara kelincahan tangan, yang ditunjukkan yang utama dari orangorang yang terlahir kembali itu dengan yang ditunjukkan oleh dia dari keluarga Satwata itu. Sungguh, pada pandangan kedua banteng-banteng di antara manusia ini kemampuan antara Satyaki dengan Guru Drona setara. (bersambung)

Sloka 7.5 Apareyam itas tv anyam prakritim viddhi me param jive bhutam maha baho yayedam dharyate jagat Inilah sifat-Ku yang di bawah â&#x20AC;&#x201C; rendah â&#x20AC;&#x201C; dan ketahuilah sifat-Ku yang lain, yang bersifat lebih tinggi, kehidupan atau jiwa, dengan apa dunia ini ditunjang, oh Arjuna.

Corat-coret Seragam Bentuk Kenyamanan Pelajar

BPM/ade

DISKUSI - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, menyampaikan pendapat saat diskusi mengangkat tema â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2DC;Tragedi Yuyun, Wajah Kitaâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;.

Kekerasan terhadap Anak Harus Masuk Kejahatan Luar Biasa Jakarta (Bali Post) Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menilai, negara tidak pernah belajar terhadap setiap kasus kekerasan seksual terhadap anak. Sebab, peristiwa serupa terus terulang. â&#x20AC;&#x153;Ini peristiwa terus berulang. Negara kita tidak mau belajar, ada kasus Angeline di Bali, yang tega dibunuh ibu angkatnya. Lalu, kasus bocah F yang di Kalideres dan peristiwa-peristiwa lain,â&#x20AC;? ujar Arist dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (7/5) kemarin. Menurutnya, saat ini, negara masih belum melihat kejahatan terhadap anak

sebagai kejahatan luar biasa. Apalagi, pelaku kejahatan itu masih dikenakan tindak pidana biasa. â&#x20AC;&#x153;Ini kan sudah jadi kejahatan luar biasa, karena dirampas kemerdekaannya, dirampas hak hidupnya. Ini bukan lagi kejahatan tindak pidana biasa,â&#x20AC;? tambahnya. Selain itu, hukum di Indonesia saat ini dinilai tidak

menimbulkan efek jera terhadap pelaku kejahatan seksual terhadap anak. â&#x20AC;&#x153;Banyak reaksi dihukum kebiri, dihukum rajam, tetapi sayang di Indonesia tidak ada itu hukumannya,â&#x20AC;? kata dia. Untuk itu, dia meminta pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa kejahatan seksual terhadap anak dan perem-

puan tergolong kejahatan luar biasa. Dia juga meminta masyarakat untuk tidak membiarkan kejahatan seksual terus terjadi. Contoh kasus baru-baru ini adalah Yuyun, yang merupakan siswi SMP di Desa Padang Ulak Tanding Kecamatan Rejang Lebong, Bengkulu diperkosa oleh 14 pemuda ketika pulang dari sekolahnya. Tidak hanya diperkosa, Yuyun juga dibunuh dan jenazahnya ditemukan di dalam jurang pada 4 April 2016. (kmb)

Prof. Salim Said:

Golkar Dikuasai Orang Berduit Jakarta (Bali Post) Golkar punya sejarah panjang sebagai organisasi yang disokong dana oleh penguasa Orde Baru. Usai reformasi, Golkar dipaksa mencari duit sendiri. Akibatnya, kerap golongan paling bermodal yang bisa menguasai Partai Golkar. Hal ini diungkapkan oleh Guru Besar Universitas Pertahanan Profesor Salim Said dalam diskusi bertajuk â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2DC;Akhirnya Golkar Bisa Gelar Munaslubâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; di Jakarta Pusat, Sabtu (7/5) kemarin. â&#x20AC;&#x153;Begitu reformasi datang, duit dari yayasan tidak bisa digunakan. Mereka harus cari duit sendiri. Mereka enggak punya pengalaman untuk mencari duit sendiri, karena Golkar enggak pernah susah,â&#x20AC;? kata Salim menelaah masa lalu. Dahulu, pendanaan Golkar disokong oleh Presiden Soeharto. Pascareformasi, giliran

Akbar Tandjung yang menjadi Ketua Umum. Akhirnya kekuasaan Akbar diakhiri oleh orang lain yang dinilai bermodal lebih banyak. Begitulah seterusnya. â&#x20AC;&#x153;Pak Akbar digulingkan oleh orang yang punya duit lebih banyak,â&#x20AC;? kata Salim. Akbar mengafirmasi sorotan Salim. Dahulu era Orde Baru, ada Yayasan Dana Abadi Karya Bakti yang menyokong pendanaan Golkar. Namun, Akbar tak setuju bila dikatakan tanpa sokongan dana itu Golkar tidak bisa berjalan. â&#x20AC;&#x153;Dulu Yayasan Dana Abadi Karya Bakti yang mendanai. Waktu saya jadi ketua umum, hal itu distop. Tapi saya bisa survive di tengah berbagai macam tekanan,â&#x20AC;? kata Akbar. Salim memandang Akbar sebagai â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2DC;juru selamatâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; Golkar pada saat-saat genting di zamannya. Namun Akbar

dinilainya tak punya daya tawar melawan kader berkocek tebal pada 2004. Jusuf Kalla akhirnya menggantikan Akbar sejak saat itu sampai diganti oleh Aburizal Bakrie. â&#x20AC;&#x153;Ya tentu kalah, dia yang punya uang,â&#x20AC;? kata Akbar. Soal pendanaan untuk partai, kini mengemuka soal iuran Rp 1 miliar yang diwa-

jibkan kepada para calon ketua umum yang akan berlaga di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Akbar sendiri tak setuju dengan iuran sebesar itu. Bilapun pendanaan kegiatan partai harus ditanggung bersama, tentu sumbangan haruslah disesuaikan dengan kemampuan masing-masing kader. (kmb)

! "

# $ "

% $ " & ' (

$ )$ * + " ,

Singaraja (Bali Post) Aksi konvoi dari pagi hingga sore hari menjadi bentuk kegembiraan dan kenyamanan pelajar merayakan kelulusan. Seperti pelajar lainnya di Bali, hal serupa terjadi di Buleleng. Keramaian pelajar tampak di jalan protokol di Kota Singaraja, GOR Bhuana Patra, Jalan Udayana, Jalan Ahmad Yani dan ruas jalan lainnya. Para pelajar SMA/ SMK mengendarai motor, sembari memamerkan coretan pada seragam digunakan. Seragam dipakai penuh coretan spidol tanda tangan dan cat semprot, niat mereka seragam akan disimpan menjadi kenang-kenangan masa SMA. Pelajar juga menyempatkan diri ber-selfie ria, dan memfoto kekompakan persahabatan selama menempuh pendidikan tiga tahun di SMA/ SMK. â&#x20AC;&#x153;Senang rasanya karena tahu sudah lulus. Sama teman-teman saja keliling sambil naik motor keliling. Belum tahu rencananya mau ke mana sehabis tamat SMA ini. Semprotan sama tanda tangan ini hanya untuk kenang-kenangan,â&#x20AC;? ujar Putu, seorang pelajar di Kota Singaraja, Sabtu (7/5) kemarin. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani

menilai, aksi corat-coret di lapangan merupakan wujud kegembiraan dan rasa nyaman siswa-siswi mengetahui dirinya lulus. Ia mengimbau pelajar tidak melakukan corat-coret di sembarang tempat umum pascamelihat hasil kelulusan. Selain membuat kotor pemandangan seperti tembok umum di marka jalan, dapat merugikan pihak lain

terutama pemerintah. â&#x20AC;&#x153;Kalau namanya kelulusan kan setiap tahun ada. Imbauan d a r i p r o v i n s i dan kabupaten/kota tetap kami laksanakan. Tetapi, itu sebagai wujud anak-anak merasa nyaman. Kami berharap kepada aparat keamanan juga ikut bersiaga,â&#x20AC;? kata TIA ketika melakukan kunjungan di SMAN Bali Mandara. (kmb34)

BPM/kmb34

KONVOI - Pelajar SMA/SMK berkumpul di areal GOR Bhuana Patra Kota Singaraja, untuk bersiap berkeliling konvoi merayakan kelulusan, Sabtu (7/5) kemarin.

Minggu, 8 Mei 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Sehat Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Warna-warni Pagi 08.05 Klip Anak 08.35 I Got It Oil 08.45 BCTTV 09.05 Taman Sari DCC (1) 09.30 Belajar Menggambar 10.05 Spot News

10.30 Lila Cita Sanggar Sunari (1) 11.30 Dunia Otomotif 12.00 Dharma Wacana 12.30 Traventure 12.45 BCTTV/Glimpse Of The Island 13.00 Dunia Kita 13.30 Lejel Home Shopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.30 Gita Shanti SS. Gadung Sari Denpasar (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali

19.00 Banjar Bali Quiz (BBQ) 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Ajeg Bali Kuatkan Desa Pakraman melalui Konsep Pendidikan Pasraman 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Calonarang Banjar Tatasan (2) 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Lejel Home Shopping


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

0LQJJX 3RQ 0HL

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya +PHQTOCUK RCUCPI KMNCP 6GNGRQP : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

z Iklan Peluang Emas

Dibthkan Tenaga Harian untuk Cheking Garment Hub.0361730450 Senin-Jumat A.BP.153.05.16.0000480

Dcr:Shop Keeper, Marketing, Supervisor,Min.SMA utk Supp.Lantai Kayu H:427575 Email:info@maitaru.com B.BP.141.05.16.0000221

Cr Cpt 2PRT+1B.Siter Gj1,8Jt TdrDlm 081999776071,0822374967

Dibthkan Marketing Pengalaman 2Thn&Graphic Design Fresh Graduate untuk Online Shop Email:sri@balishopping.co.id A.BP.153.05.16.0000479

!!!Dicari Villa Manager,Cook, Room,Hub/SMS.08123625323 B.BP.101.05.16.0000230

Dcr FO bs Bhs Jepang,Inggris Teraphist u/Spa Jimbaran 704664/085100638867

B.BP.135.05.16.0000226

B.BP.101.05.16.0000191

Bth Sgr Pengasuh utk Penitipan Anak Hub.082340336433 B.BP.135.05.16.0000232

Business for sale, An established furniture gallery and sourcing company is available for purchase at USD 275.000,00. Details will be provide on application, please contact email address: salescoordinator125@gmail.com

Dbth:waitress/cook u/restaurant baru di mall the village krm:Jl Laksmana 11A Basangkasa (wah wah rest)085792447998 ariwibawaimade@gmail.com A.BP.155.05.16.0000459

Dbthkn Segera Cook Helper, Waitrer/ss, Cashier min SMK Purchasing officer (Diploma) CV to hrdkzu@gmail.com

Dcr Sgr Therapist yg pglmn di daerah Pecatu Hb.081805638869

Dcr pembantu rumah tangga yg baik dan jujur H.085100883990

B.BP.101.05.16.0000229

A.BP.001.05.16.0000473

Dcr sopir pribadi,serabutan, Dcr Sopir&Serabutan tnggl dalm Gaji+Uang makan 087862163222 Jl.Tukad Balian Dps,081236352000 A.BP.001.05.16.0000406

Dcr Supir utk Ngirim Makanan Hub.085100774345,087861087444 A.BP.001.05.16.0000400

A.BP.001.05.16.0000435

Dcr staff bersih2 pria u/tmpt fitnes, Hub.Daily GYM,Jalan Petitenget,Krobokn,08123899308 B.BP.004.05.16.0000218

Fo Team Member required Immediately for Villa Complex in Sanur guest Liason,detailed record keeping,must have English and computer skills, and be intelligent, happy and friendly. Email to:info@thezenvillas.com

A.BP.001.05.16.0000398 Dcr Tng Laki u/Kos&Artshop Dps Dcr tng cetak Offset,Finising, B.BP.004.05.16.0000154 Hub.081703340330/08123911470 sopir&srbutan Hub.081338576310 Looking Waitress,Bartender and Dbthkn:Cookhelper utk Restoran cook for Restaurant in Sanur. A.BP.001.05.16.0000304 A.BP.001.05.16.0000469 â&#x20AC;&#x153;Avocado Cafeâ&#x20AC;?Canggu CV Krm ke Cari Penjarit Bulanan Fas:Gaji English speaking&min 1 year Dibutuhkan tenaga Pengiriman, Dcr Tng Wanita U/Jaga Fitness u.Makan,THR,Cuti;BPJS;5Hr Kerja purnama@motionfitnessbali.com &Pria U/Serabutan,081999030436 min.SMA,usia max.28th & SIM C. experienced.Email CV to /Hub:081353345410/081246564877 Hub.PT.MGBR-ioco Jl.Sunset A.BP.001.05.16.0000410 fiona.patty@gmail.com or Krm ke Kantor V-Gen,RTC Rimo A.BP.001.05.16.0000334 Road 88X Seminyak Kuta 8475824 Dcr Tng utk Bengkel Mobil Lksi sms to 081246403264 Lt.Basement 08561070707(Billy) A.BP.001.04.16.0002777 Dcr 1 Org Karywn Toko u/Munggu A.BP.001.05.16.0000421 B.BP.031.05.16.0000146 Jln Gandapura Dps,081558888275 Cr Admin Gdng min.D3(bs Excel) 1 Sales u/Canggu 081933114999 Dicari FO,Driver,CV ke Villa A.BP.001.05.16.0000397 Looking for Cheff,Senior Cook, A.BP.167.05.16.0000300 SPG min SMU (pny kend.sdr), Mandi Ubud Hp.08563862062 Dcr Waiter/es,Bartender,Tukang Kitchen Staff, Bar, Waiter/s max.35thn. Kirim ke Toko Gayathri Dcr FO Engg Cook/Steward Min. A.BP.001.05.16.0000445 Masak Nasi Goreng&Mie Goreng for a Bar in Ubud.081237183707 SMA/K Sdrjt Krm Losari Htl, Jl. Dicari Sopir untuk laundry Dupa Wangi Jl.Gatsu Timur 85XX Lam ke Puri Bali Indah B.BP.004.05.16.0000117 Almat jln Merdeka VIII No.2Dps Kav.IV,0361239980/087857718000 Sunset Road 169Kuta T.8480986 Jl.Melasti 17 Legian Tlp:751644/ Sang Spa bth: Therapist dan DW /085106608585/balikarir@losari A.BP.001.04.16.0002138 /Hp.08174749418/082144061718 08123802169 Lsg Interview Cr Krywt u/FotoCopy Krj Shift A.BP.001.05.16.0000399 hotels.com Reception,Pria dan Wanita A.BP.004.05.16.0000415 A.BP.005.05.16.0000405 Dicari pegawai untuk Depot G.1Jt+Bns di Tbn,085738186078 Max 35Th, Bw CV Jl.Jembawan 24B Dcr kryawan/wati utk bag.staff A.BP.001.05.16.0000102 Dcr Gr Bhs Inggris&Tng Marketing Hub.0817534771, 0361-286003 Pdg Tegal Ubud T:980844,email: kasir,pramuniaga,teknisimesin A.BP.001.05.16.0000433 utk Kursus H.085237866176 Cr Pembantu Gj1,5 yg anter dpt hrm@sangspaubud.com A.BP.169.05.16.0000402 pendingin,supervisor,store mana- Primary,Kindergarten.English & 500 T.085337647918 / 487706 B.BP.004.05.16.0000214 Mandarin teacher position.Full ger. Krm lam keJl.Mahendradata Dcr Security,HK,Admin,Bw CV ke A.BP.001.05.16.0000447 Spa Bth:Driver,Cln Srv,Therapist $ parttime for a school in Dps Toko Nirmala T.081933056361 Ktr Siaga86,Jl.Pendidikan No62 Cr Staf Kasir&Mrktng Property& Hb:8475903, 085100156688 Sepatu Gd Looking 081236723118 Dps T0361710644,HP081316361234 E:nirmalasupermarket@gmail.com Pls send CV to:u2cmm@yahoo.com B.BP.004.05.16.0000153

A.BP.001.05.16.0000155

A.BP.001.05.16.0000436

A.BP.001.05.16.0000176

A.BP.001.05.16.0000450

A.BP.001.05.16.0000151

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post CHEVROLET

Dijual Chevrolet Orlando 1,8LT Th 2013, Harga 220Jt nego, Hub.081806400079 B.BP.004.05.16.0000215 DAIHATSU

Luxio Xâ&#x20AC;&#x2122;10 Hitam Asli Bali TV3 98Jt 081239600292 BUC A.BP.153.05.16.0000487

Xenia Li Sportyâ&#x20AC;&#x2122;2011 AsBali Silver,085101774439 Bs Bnt Krd B.BP.141.05.16.0000225

Taruna CSX Efiâ&#x20AC;&#x2122;02 Puputan Baru III/37 Timur Lap.Kapten Sujana A.BP.001.05.16.0000395

Taruna CSXâ&#x20AC;&#x2122;00 Merah Silver As. Bali,Audio Mulus 085101978746 A.BP.001.05.16.0000467 HONDA

CRV 13 Akhir As.DK Htm manual 2000CC Ass H.081239178193 A.BP.001.05.16.0000441 ISUZU

Dijual Isuzu Pantherâ&#x20AC;&#x2122;95 Biru M.Metalik,Hub:081338176905 A.BP.001.05.16.0000343 SUZUKI

Jimny DXâ&#x20AC;&#x2122;1997 Putih Barang Bagus 40Jt,081337712680 B.BP.141.05.16.0000228

Balenoâ&#x20AC;&#x2122;00 Hitam AsBali Pribadi s.pake 60Jt Nego 08123951303

Avanza G Thâ&#x20AC;&#x2122;2004 asli Bali DIJUAL RUMAH Tgn 1 silver, 0851 05 05 2880 Baru Mnmlis Bringkit 36/100 A.BP.001.05.16.0000458 Avanza Gâ&#x20AC;&#x2122;09Silver AsBali Smsat 2KT Jln.Aspal,081337332121Nego A.BP.001.05.16.0000350 A.BP.001.04.16.0002591 Baru Mls 116Jt,08123964757 BUC Carry PUâ&#x20AC;&#x2122;15 hitam/putih,Avanza A.BP.153.05.16.0000486 Jual Rmh Mnlis Dalung Permai Silverâ&#x20AC;&#x2122;14 As.DK H:087862200090 Avanza Gâ&#x20AC;&#x2122;11MerahMet AsBali,Ori 1Are 3Kmr Tidur H.081999378500 A.BP.001.05.16.0000272 A.BP.153.05.16.0000360 BUC Ertiga GL 13 as DK Abu Met Low Mulus 117Jt 081239600292 A.BP.153.05.16.0000484 !Rmh Dlng Permai strgs dkt BunKM ist manual 137jt08123804634 Fortuner Dsl TRD AT Putih 2012 daran200/207 1,8M,081916250911 A.BP.001.05.16.0000471 DK Prbd 081214821888 B.BP.101.05.16.0000231 Futura PUâ&#x20AC;&#x2122;2013 Putih H.78 Nego A.BP.001.05.16.0000420 Djl Rmh Lt2 2Rk 2Km Ls1A Jl.5m WR.Supratman HP.081999961301 Inovaâ&#x20AC;&#x2122;12+Camryâ&#x20AC;&#x2122;09(htm DK Tgn1) No.11B Suung Pmgn,08123908648 A.BP.001.05.16.0000478 Hiace Comuterâ&#x20AC;&#x2122;13,081236352000 A.BP.001.05.16.0000268 Jual Karimun Estilo Thâ&#x20AC;&#x2122;07 A.BP.001.05.16.0000439 Rmh 2,5are Gn.Andakasa PenamGold Tgn 1 085737489330 N.Avnz 1.3G MTâ&#x20AC;&#x2122;14 DK,Br Tua met paran bs TT Mobil,085100856999 A.BP.001.05.16.0000462 Neptunus I/5 Dps,085792361848 B.BP.141.05.16.0000224 Karimunâ&#x20AC;&#x2122;05 GX Hitam Asli Bali A.BP.001.05.16.0000417 Rmh 2Lt 2unt 3KT,2KM Perum Audio,Mulus,Trawat085100584428 Toyota Rushâ&#x20AC;&#x2122;08 G hitam Jl P.GaT.081999385363 A.BP.001.05.16.0000463 lang Gg.Pasekan 5A Pemogan Dps Nuansa Sandat A.BP.001.05.16.0000158 A.BP.001.05.16.0000449 Splash 11 AsDK orisinil Abumet Rmh 36/70,55/103 NF Keboiwa manual s.pake 97Jt.08123804634 MITSUBISHI Utara,495Jt+750Jt,08179790609 A.BP.001.05.16.0000472 Mirage GLX MT Greyâ&#x20AC;&#x2122;14,Sirion A.BP.001.05.16.0000141 Splash GL Thâ&#x20AC;&#x2122;2011 terawat A/T Putihâ&#x20AC;&#x2122;15 AsDK 087862200090 Rmh br ada IMB s.huni Tipe 52M Hub.081 236 05780 BU Cepat A.BP.001.05.16.0000271 Pengilian Jl.Beji,082147454248 A.BP.001.05.16.0000457 A.BP.001.05.16.0000455 DIJUAL MOTOR TOYOTA DISEWAKAN RUMAH YAMAHA New Yaris Eâ&#x20AC;&#x2122;15 Manual Putih Dikont.Rmh S.Huni Jl.Trijata AsBali KM4rb Tkr, 085100856999 Jual Ymh New Vixion Th13 Merah B.BP.141.05.16.0000223 KM12000 Tgn1 17Jt.081314051098 I No.27 Hp.081999925143 A.BP.001.05.16.0000428 A.BP.153.05.16.0000482 Agya TRD Sâ&#x20AC;&#x2122;15 Matic Putih+Swif Disewakan rmh elite di Perum 10 Mnual Biru 119/087860856999 B.BP.141.05.16.0000227 DISEWAKAN TEMPAT Citra Badak Agung Blok C3, Avanza G 16,08 19Jt,Kredit Bisa Over Laundry Hasil 7-10Jt/Bln Lt II,3K.tdr,1K.Prt,2toilet 5 Th Lgsng.H.087762984309 Jl.Pratama NusaDua087862355390 Hub.0361-422660,081338674810 APV Desâ&#x20AC;&#x2122;12 Tng I AsliBali Izin Par Ass.allrisk jrg pake yg nawar 127Jt kmbl hub.08123811777

A.BP.001.05.16.0000440

BIRO JASA

A.BP.159.05.16.0000412

A.BP.001.05.16.0000340

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

SERVICE

DIJUAL MOBIL

PANGGILAN

TV

KURSUS

SEGALA MERK

082 144 495 421 081 5470 9697 C.0000807-SRV

SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR l KULKAS l MESIN CUCI l AC l WATER HEATER l KOMPOR GAS l DLL

Hub: RESTU TECNIK

HP. 081 353 470 588 Jln. Cokroaminoto No. 99 Dps

SPA

C.0001868-SRV

BARITO TEHNIK

SERVICE PANGGILAN

AC

Dikerjakan ditempat dan Bergaransi Terima jual beli & tukar tambah

KULKAS FREEZER CHILLER SHOWCASE MESIN CUCI POMPA AIR WATER HEATER INSTALASI LISTRIK LAS PANGGILAN DLL

A.BP.001.05.16.0000456

Kvl Strtgis Jl.6mt Aspl 50mt dr Jl.Utm Pemogan.081337270111

A.BP.001.05.16.0000401

A.BP.001.05.16.0000384

Rmh Jl Siulan/Nusa Indah 2 Hub. !!!Petitenget 2A,5A dkt Laut 081236168062/082147564999 Sgr Akomodasi Wisata 081338977777 A.BP.001.05.16.0000461

Rmh Nyaman LT.200m2 LB.250m2, Frnture,Satpam,Klm Rnang,90Jt/ Th 08123861163/08123838674 A.BP.001.05.16.0000489

Rmh T60/100&Lt2 T100/100 Kargo Sari Dana II Dps 081558177519 A.BP.001.05.16.0000426

DISEWAKAN RUKO Over Kontrak Ruko Jl.Legian No.30 Kuta Bali Sisa 16Bln+Isi dkat Banjar Pengabetan Krishna Art Gallery Hub.081916674673 A.BP.153.05.16.0000481

KOST Kost di Kalimas Residence, Jimbaran. Bersih, Furniture komplit & lokasi strategis. Telp: 081-338-653-510

A.BP.001.05.16.0000345

!Djl Tanah 9are di Jl Utama Utara Kemenuh 200Jt T08123923726 A.BP.001.05.16.0000424

!View Laut 10A,20A Karma Kandara Akomodasi Wst 087770077777 A.BP.001.05.16.0000346

**2A dkt Bypass P.Galak-Sanur; 1,6A Jl.Cargo;1,4A dkt Jl.Raya Dalung-Padonan BU 08123612722 A.BP.001.05.16.0000431

BU Tnh 90m2 250Jt C/K Jln 3,5m Pasekan Batuyang 085935245558 A.BP.001.05.16.0000339

BUC Jl 1H Jl.Rya Uluwatu Dpt 2 Jln SHM 085792792593 RW Pecatu B.BP.004.05.16.0000151

BUC Jual Tnh Bangli view bukit hijau 30A jln.9M H.08113931127 A.BP.001.05.16.0000080

B.BP.004.05.16.0000216

Dijual Tnh 30A Plaga TP Hub.081337290983 A.BP.001.05.16.0000295

DIJUAL TANAH Tnh Kvl di Mengwi 70Jt/A & 55Jt/A Bs Kredit 087862450004 A.BP.001.05.16.0000214

Tnh 1,2A Lok.Elit Jl.Truk Msuk SHM Dkt Kodya Prm Pagutan Residence 99 275Jt/A,087761855545 A.BP.001.05.16.0000301

AC

RUPA-RUPA

BAHAN BANGUNAN

BELI EMAS Emas, Silver & Platinum Rusak, tidak ada surat, berat kecil sekali, Mau Jual??

SI

BIRO JASA

A.BP.001.05.16.0000306

Dkont Rumah 2KT/Garasi/Lengkap Jl.Katrangan 35/081917947600

A.BP.001.05.16.0000446

DIJUAL MOBIL

SERVICE TV N RA GA

Dkont Rmh Lt3 Gunung Guntur XX 2A K.Iwa,5A Sempidi,7A Cargo Hub:08123966855/0361-242759 1,3A Stelindo mrh,087860432230

DIJUAL MOBIL

Jl. Imam Bonjol 22 Dps - Bali 082144505058 - 087761317050 C.0001771-SRV

SPA DIJUAL MOBIL

I LOVE EMAS

Jl. Gunung Soputan 36B Denpasar Barat Telp. 082 14 666 0000, (0361) 8466343 Buka jam: 09.00-22.00 wita, Senin Libur C.000 -

Djl Tanah 2,5Are SHM Lok.Taman Jimbaran Hb:08123637925 BU

Tnh 1,7A J.Kaswari GXI Penatih Dps H.087860073795/08123811181

DISEWAKAN GUDANG Gudang Jl.P.Moyo 35 LT.600m2 A.BP.001.05.16.0000308 Tnh 3A 375Jt/A Nego Tundun LB.300m2,082144736771/234430 A.BP.001.05.16.0000160 Penyu,Jmbrn, Lok.vila view A.BP.001.05.16.0000221 laut dan bandara 087861118998 DISEWAKAN VILLA Djl Tnh Luas 44,93m2 view bagus A.BP.001.05.16.0000477 Dikont.Vila Asri 1Are Seisinya pinggir sungai Petanu,cck vila Tnh Kvl Jln Diponegoro Ambengan Batubulan Hp.081238169620 Lok.Sukawati Hub.08123931319 Dps,Luas 1Are,Sisa 12Kvl A.BP.153.05.16.0000483 A.BP.001.05.16.0000419 Kawasan Elite Hub.087861493672 Invest.mnguntungkn diDs.Wisata A.BP.001.05.16.0000327 Swh40,5A@20jt; 16,75A@38jt, Dijual Tanah 3,5 Are Lok PinggirJln RUPA-RUPA Tnh aspek Prmhn,niceView cck villa Utama ByPas Sanur 085101783994 Simpanan Koperasi 50Jt Lock3Th A.BP.001.05.16.0000464 2-6A,Jln7m,@100Jt,087860961937 Gratis Scoopy H.081337380202 A.BP.001.05.16.0000485 DISEWAKAN TANAH A.BP.001.05.16.0000474 Jl Sawah 20A Payangan Marga 2A Tnh PgrJln ByPasJimbaran /A/Th BonganKauh Tabanan081337127778 KEHILANGAN A.BP.001.05.16.0000432 14jtNG(49,)A 28th 087862392060 A.BP.001.05.16.0000470 Tlh Hlang 2Buah BPKB Dikwsn Jl. Jl Tanah 2Are Jl.Kabaena Tnh SHM 4,62are Jl.S.Road Brt Ry.Sigaran Mambal u/itu mohon Penarukan Hub.085102200558 Tnh SHM 3 are,Jl.Dewi Sri I A.BP.001.05.16.0000270 dikembalikan ke T.085100362328 Kuta Hub.081353099090 Jl Tnh diKetewel 1Are H.260jt A.BP.001.05.16.0000404 A.BP.001.05.16.0000423 68m2:200jt Jl.3m,085738452864 PELUANG BISNIS A.BP.001.05.16.0000364 DIJUAL RUKO Income Harian,Modal min.3Jt Jual 1,5A dan Sewa/krjsama 10A 2unit Ruko dkt Kampus Jimbaran jl.6mtr Sempidi 08164846986 (Goa Gong)Lbr Ruko(6x11) Hrg Hub.08113801502 (Wyn Sukarja) A.BP.001.04.16.0002742 A.BP.001.05.16.0000438 1,350M Nego Hub.081337270111 A.BP.001.05.16.0000383 Jual Tanah Siap Kavling Luas TOUR Ruko 3Lt Diponegoro 150,Blok 17Are dan 5Are Lokasi MargaT.Yatra Eropa 15-21 Jun,16. Tbn Hrg 110Jt Hub:082144452288 B22.idt 3.2MNg,081805676667Cpt Belanda,Belgia,Paris-Hub:Santa B.BP.141.05.16.0000222 A.BP.001.05.16.0000325 Bali-(0361)286826,261701 Ruko 6x8m2 LT 4Are Di Timpag Tanah 4,37Are Jl.Tk.Badung IXA Email:sri@santabali.com 750Jt/Are Nego H:087860627468 Tbn 350Jt Ng Hub.085238136000 A.BP.001.05.16.0000288

Djl/Sewa Tnh 7,5A View Laut Jl Utama Bali Cliff 081999158596

A.BP.001.05.16.0000454

A.BP.001.05.16.0000296

A.BP.001.05.16.0000165


18

REKREASI

Minggu Pon, 8 Mei 2016

TTS Bali Post

Pertanyaan

MENURUN : 1. Bentuk atau wujud 2. Wasit (Inggris) 3. Takut 4. Sungai terpanjang ke dua di jawa timur 5. Seksama 6. Lima tahunan 7. Tidak berkesudahan 13. Pembetulan atau ralat 15. Ilmu tentang Zat racun 17. Waktu 18. Dibalik : Udara murni (Inggris) 19. Ilmu pengetahuan 21. Enau 22. Sebuah alat musik 26. Daya tahan 28. Bersemangat 29. Pengikisan atau perusakan logam oleh lingkungannya 30. Membantu atau melayani (inggris) 31. Penyakit bengek (inggris) 33. Mengacar, meraba untuk mencari ikan di sela-sela batu (Bali)

1

2

3

4

5

6

7

8 9

10 11

12

13

14

16

17

18 20

21

23 25

22

24

26

27

28

29 32

15

19

30

33

31 34

35 36

37 38

39

SPT2016

MENDATAR 1. Kain putih yang diikatkan di kepala tanda ikut berduka cita 5. Penelitian atau penyelidikan 8. Ngeri atau takut (Inggris) 9. Nilai jual obyek pajak 10. Pasukan prajurit 11. Maksud atau tujuan 12. Liur yang meleleh di sudut bibir 14. Muncul atau timbul 16. Penyegaran kembali badan dan pikiran 20. National Security Agency 21. Serambi yang berpintu (Bali) 23. Salah satu Zodiak 24. Ribut (Bali) 25. Salah satu dari panca maha buta (Bali) 27. Aliran buda yang berkembang di jepang 29. Huruf mati 32. Upah bagi pemungut uang 34. Tunggal 35. Dibalik : Biarkan atau terima 36. Salah satu permen anti kantuk 37. Pahlawan (Inggris) 38. Kawan atau teman seperjuangan (bali) 39. Letak 40. Di balik Mengepung (Inggris)

40

KUPON TTS No.245 Ketentuan Menjawab

Pemenang TTS No. 243

Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 245 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 14 Mei 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 22 Mei 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

1. Ni Made Suryani Br. Tuka, Perean Tengah, Baturiti (HP: 081 999 338 879)

Jawaban TTS No. 243 MENDATAR 1. Maaf 3. Fitur 5. Caem 7. Nusa Lembongan 10. Pole 11. Rubela 13. Anti 15. HAM 17. Nilai 19. Penelokan 22. Lempuyang 25. Harem 27. IAI 29. Reef

31. Semoga 33. Gaib 35. Panji Semirang 37. Kelar 38. Laun MENURUN 1. Menir 2. Flagela 3. Faedah 4. Runut 5. Ciap 6. Manekin 8. Blame 9. Norak

12. 14. 16. 18. 20. 21. 22. 23. 24. 26. 28. 30. 32. 34.

Urine Islah Apla (Alpa) Inuer (Reuni) Naga Adeng Lingsir Mirip Nifas Admiral Isimer (Remisi) Enjek Angon Bala

2. Ni Ketut Yastini Br. Dinas Duren Taluh, Desa Belimbing, Pupuan, Tabanan (82163) 3. I Putu Sujana Giri Br. Dinas Selat, Desa Selat, Sukasada, Buleleng (81161) 4. Ni Ketut Puri Jl. Letda Ida Bagus Puja (Belakang Koramil Banja rangkan), Klungkung (HP: 089 613 503 310) 5. I Putu Dedi Aditya Jl. Letda Arti Gg. Kamboja 2, Amlapura, Karangasem (80811) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : Ni Kadek Siti Alamat : Banjar Sari Ubung, Jl. Cokroaminoto Gg. Angsoka II No. 28, Denpasar Bali (80116)

PEMKAB BULELENG GAGAS HUTAN RAYA DI DESA SELAT GEOGRAFIS nyegara gunung di wilayah Buleleng, memiliki luas hutan potensial dilestarikan sekaligus dikembangkan sebagai hutan raya. Peluang pengembangan berada di wilayah Desa Selat Kecamatan Sukasada, Buleleng, dengan luas mencapai 535 hektar. ‘’Di wilayah Desa Selat, memiliki aset hutan seluas 535 hektar. Kami tengah menjalin diskusi dengan BUMDes Desa Selat, untuk dijadikan sebagai hutan raya kedua setelah Bedugul. Dilihat dari keindahan tidak kalah bersaing, bahkan ada enam titik air terjun di wilayah ini,’’ ucap Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS), belum lama ini. Bupati PAS rencananya akan menggunakan konsultan terhadap pengembangan potensi hutan di Desa Selat. ‘’Lahan 535 hektar, itu hutan rakyat yang diserahkan pengelolaannya kepada BUMDes Desa Selat. Saya mengajak DPRD Buleleng Pak Mangku Budiasa dan Perbekel Desa Selat berdiskusi di anggaran perubahan mencarikan konsultan untuk bisa dijadikan hutan raya,’’ katanya. Sejumlah pengembangan dirancang komprehensif, meski demikian hutan raya harus tetap lestari. Destinasi hutan raya di masa mendatang mampu menjadi ikon alternatif liburan. Soal dana perencanaan, pemerintah kini terfokus di bidang perencanaan dahulu. ‘’Sebagai kepala daerah, saya berupaya memperbesar aksesibilitas infrastruktur lebih besar di wilayah Desa Selat ini. Konsultan memikirkan model tempat trekking dan keperluan lain tanpa mengorbankan lingkungan. Intinya menjadi destinasi luar biasa ke depan, wilayah ini sangat potensi dikembangkan,’’ paparnya. Perbekel Desa Selat Made Artawan mengatakan, atas gagasan dirancang Pemkab Buleleng, ia menaruh harapan program usulan hutan raya ke depan segera terwujud. ‘’Saya sebagai perwakilan masyarakat Desa Selat, pasti berharap terhadap terwujudnya program pengembangan hutan raya ke depan di Desa Selat,’’ ucapnya. Beragam jenis pohon tumbuh di areal Hutan Desa Selat, seperti mahoni, sengon, dan jenis pohon lainnya. Enam air

terjun turut memiliki nilai tambah terhadap daya tarik wisata ke depan. ‘’Kondisi hutan di Desa Selat, perawatan hutan baru tahun ini diprogramkan melalui BUMDes. Menjaga hutan kami melibatkan pecalang hutan (jagawana). Hutan dilestarikan, supaya ketika musim kemarau di desa tidak kesulitan air. Reboisasi hutan sangat penting dilakukan menjaga ketersediaan air untuk masyarakat,’’ pungkas Artawan. (kmb34)

HUTAN - Lingkungan hutan asri di Desa Selat Kecamatan Sukasada Buleleng memiliki potensi dijadikan hutan raya kedua setelah Bedugul.


19

Minggu Pon, 8 Mei 2016

Tak Maksimal Dari Hal. 1

KORBAN - Korban pesawat Hongkong Airlines dirawat di BMC Hospital.

BPM/kmb42

Menginspirasi Dari Hal. 1 Mudah-mudahan, tidak ada yang tersinggung oleh tulisan-tulisan saya, dan adalah kebahagiaan saya yang tak terkira jika Money&I kemudian menginspirasi satu atau dua orang pemirsa dan mengubah hidupnya, bisnisnya serta kondisi keuangannya menjadi lebih baik. Namun saya pergi untuk kembali. Money&I yang di kolom kotak akan pergi, namun ‘’Catatan Seorang Kawan’’ yang muncul di halaman depan Bali Post akan menggantikannya. Ini adalah catatan saya, yang saya bagikan kepada kawan-kawan saya. Misinya ada tiga yaitu memberdayakan para pengusaha (empowering entrepreneur) dengan tips-tips manajemen yang saya pelajari. Jadi sekalian saya belajar, catatannya saya bagikan gitu: teknik dan tips berinvestasi (financial planning for everyone) dan isuisu sosial dan sedikit politik (memilih lebih baik). Kenapa sedikit politik, karena hidup kita tidak bisa dilepaskan dari politik bernegara. Misi politik saya adalah supaya kita bisa memilih lebih baik. Dengan bisa memilih lebih baik, kita akan berpeluang mendapatkan pemimpin yang lebih baik. Dan pemimpin yang lebih baik adalah syarat masyarakat yang sehat sejahtera. Semoga ‘’Catatan Seorang Kawan’’ bisa lebih baik dari Money&I. Pajak Isu pajak kini menjadi hot issue. Penagihan pajak yang mulai meningkat intensifikasinya (yang tahun lalu sebenarnya menjadi bumerang karena penagihan pajak yang diintensifkan dilakukan di kala ekonomi slowing down). Juga ada isu pengalihan dan pengggelapan pajak yang terbongkar oleh yang namanya Panama Papers, serta isu

pengampunan pajak (tax amnesty). Menurut saya, pajak itu tarifnya harus rendah. Pemerintah yang bisanya hanya menaikkan tarif dan memajaki ini itu adalah pemerintah yang malas. Pajak diterima oleh pemerintah adalah akibat adanya penghasilan rakyatnya. Jadi seharusnya tujuannya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga penghasilan masyarakat meningkat, baru dipajaki. Pajak kemudian digunakan untuk cross subsidi, memberikan bantuan/perlindungan atau social safety net bagi kalangan yang kalah atau tidak mampu bersaing di alam kapitalisme, membangun pertahanan negara (karena tentara tidak bisa diswastakan), membangun infrastruktur (karena swasta tidak sanggup), membiayai aparat penyelenggara negara, dst. Masyarakat yang meningkat penghasilannya kemudian pada gilirannya akan meningkatkan jumlah pajak yang dibayarkannya. Yang kemudian akan memperkuat negaranya, meningkatkan fasilitas pelayanan publiknya, membangun pertahanan dan infrastukturnya, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan akan meningkatkan pendapatan pajaknya dan seterusnya. Oleh karenanya menurut saya, pajak itu tarifnya harus rendah, karena: 1. Orang jadi bergairah berusaha karena diperkenankan menikmati hasilnya secara maksimal. Kalau 25%30% mah keberatanlah ya, hampir sepertiga lho. Kalau usaha bergairah, omzet naik lho. Jadi walaupun tarifnya kecil, total pendapatan pajak bisa lebih besar. Sisa pendapatan buat konsumsi juga lebih banyak, jadinya ekonomi bisa lebih tumbuh. 2. Kalau pajaknya tinggi,

banyak kegiatan ekonomi yang ditujukan untuk menghindari pajak, baik legal ataupun ilegal. Pembentukan SPV di tax heaven country misalnya. Jadinya kan ada pemborosan resources. Kerjaan yang tak perlu. 3. Memungkinkan kolusi dengan petugas pajak. Ada insentif yang cukup besar untuk kongkalikong. 4. Kalau tarifnya tinggi. Ada ‘’ruang’’ untuk pemerasan. Kalau tarifnya kecil saja, tidak ada insentif buat ‘’kongkalikong’’, wong kecil aja. Bayar aja daripada repot-repot melanggar hukum, kalau sial bisa berabe, ngehematnya juga cuma sedikit. Yang mau meras juga kehilangan akal. Apanya yang mau diperas? Namun supaya pendapatan negara tercukupi semua wajib pajak harus terdaftar dan bayar pajaknya Menurut saya untuk kasus Indonesia, tidak ada yang diuntungkan dengan tarif pajak yang tinggi (kecuali petugas pajak yang korup). Nah, kalau tarif relatif rendah, kita bayar aja yuk pajaknya. Toh nanti juga akan kita nikmati lagi dengan jalan-jalan yang mulus, keamanan yang baik, anak-anak miskin bisa sekolah. Kagak bisa dimengerti juga kalau orang menggelapkan penghasilan terus uangnya disimpan di luar negeri. Kan tinggalnya di Indonesia, uangnya di luar negeri? Jadi bilyet depositonya dilihat saja gitu. Hehehehe...buat beli bakso saja nggak bisa. Terus sekarang rada miris melihatnya. Orangorang menggunakan kartu kredit pun tidak berani (karena transaksi kartu kredit rencananya akan bisa diintip oleh Dirjen Pajak). Nah, kalau tak memakai kartu kredit, harus bawa-bawa cash gitu. Wah kalau ke mall harus bawa ransel kalo gitu. Salam.

Kembali ke Ngurah Rai Dari Hal. 1 GM PT Angkasa Pura I (PAP I) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Trikora Harjo, saat ditemui menerangkan kejadian itu baru diketahui pada pukul 04.03 Wita dari petugas Air Traffic Control (ATS), di mana pesawat dengan nomor penerbangan HX 6704 mengalami turbulence di atas Pulau Kalimatan. “Akhirnya pesawat kembali ke Bandara Ngurah Rai dan mendarat pukul 04.28 Wita dengan selamat,” ucapnya. Dari kejadian itu, kata Trikora, ada 17 penumpang yang mengalami cedera, 12 orang dibawa ke rumah sakit untuk pengecekan lebih dalam, sedangkan 5 orang lainnya dirawat di Klinik I Gusti Ngurah Rai, dan diperbolehkan kembali ke hotel yang telah dipersiapkan oleh manajemen Hongkong Airlines. Bedasarkan informasi, penumpang yang selamat dari insiden tersebut kini menginap di Hotel Ramada dan Hotel Good Day. “Penumpang yang selamat ada yang tengah menenangkan diri di hotel, namun ada juga yang melanjutkan perjalanan dengan pesawat Garuda,” katanya. Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Bali Nusra, Yusfandri Gona, saat ditemui menerangkan puluhan penumpang Hongkong Airlines telah diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia

dengan nomor penerbangan GA 856. Mereka diberangkatkan pukul 09.45 Wita lewat keberangkatan internasional. “Penumpang yang diberangkatkan sebanyak 96 orang, sisanya di hotel 50 orang dan yang lain masih menunggu di bandara kemungkinan berangkat dengan Hongkong Airlines pada penerbangan berikutnya,” ungkapnya. Terkait kondisi pesawat, kata Yusfandri, pihaknya telah melakukan pemeriksaan pesawat dengan mengerahkan sejumlah teknisi dari Hongkong Airlines. Berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya kerusakan yang signifikan. “Hanya ada kabin retak karena benturan dengan kepala penumpang dan di bagian belakang pesawat dikarenakan terbentut troli pada saat terjadi turbulence,” katanya. Pihak manajemen memutuskan tidak melakukan pengecekan lebih lanjut dikarenakan kerusakan yang terjadi tidak terlalu parah. Bahkan, setelah dilakukan perbaikan pesawat tersebut siap untuk beroperasi kembali. “Dalam seminggu terakhir ini, kejadian serupa sudah terjadi dua kali yakni di kawasan Palembang dan kini di kawasan Kalimantan. Kami perkirakan ini terjadi akibat pengaruh perubahan iklim,” sebutnya. Guna mengantisipasi kejadia serupa, pihak Otoritas

Bandara I Gusti Ngurah Rai akan mengeluarkan Safety Awareness Circular. Kebijakan ini mengatur bagaimana penerbang maupun kabin kru yang melakukan aktivitas dalam pesawat saat terbang tetap memberikan safety dan awareness terhadap turbulence yang kemungkinan terjadi dengan segera mengambil tindakan-tindakan. “Jadi, Safety Awareness Circular akan kami terbitkan hari ini,” tegasnya. Di sisi lain, kondisi para penumpang yang selamat dari insiden tersebut masih terlihat shock. Mereka tanmpak berdiam diri sembari menghubungi kerabat dekat mereka. Seperti yang dirasakan Yong Yi salah seorang penumpang asal Cina yang selamat dari kejadian tersebut. Dengan tangan gemetar, ia menuturkan kronologi kejadian dalam peawat saat terjadi turbulence. “Saya awalnya tidak menyangka akan terjadi hal itu. Tiba-tiba saja terjadi guncangan yang hebat, syukurnya saya tidak apa-apa,” ucapnya sembari menghindar dari kerumunan awak media. Sementara itu, Direktur Medical BIMC Kuta dr. Indra saat ditemui menyatakan pasien yang dilarikan ke BIMC hanya mengalami luka lecet dan memar. “Mereka tidak ada yang luka parah, rata-rata hanya luka memar dan dalam kondisi sadar, bahkan masih bisa jalan,” ujarnya. (kmb27)

Sudah Dipulangkan Dari Hal. 1 Empat pasien juga sudah dipulangkan dan hanya satu yang dirawat inap untuk menentukan penanganan lebih lanjut dari pemeriksaan X-ray yang dilakukan. “Untuk pasien yang dirawat

inap kami juga belum tahu hasilnya, biasanya yang dirawat untuk memastikan saja bahwa tidak ada yang patah tulang, atau kondisi yang rumit,” jelasnya. Terkait data pasien, pihaknya tidak dapat memberikan informasi secara de-

tail hanya kewarganegaraan yang dapat diinformasikan yaitu Taiwan, Cina, dan Hongkong. Usia korban dari 20 hingga 70. “Rata-rata mereka sudah bisa dipulangkan, karena kondisinya tidak terlalu parah,” imbuhnya. (kmb42)

“Sekarang program itu tidak berjalan maksimal,” tandas Sekretaris Komisi III DPRD Bali ini. Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta, mengatakan, kesejahteraan bidan khususnya PTT bidan sangat perlu ditingkatkan. Terlebih selama ini, mereka hanya mendapatkan gaji dan jasa pelayanan (jaspel). “Sedangkan jaspel sangat tergantung dari banyaknya pasien, kebijakan kepala puskesmas dan statusnya apakah sudah BLUD atau belum,” ujarnya. Parta menambahkan, bidan PTT banyak bertugas di desa-desa yang secara geografis membutuhkan biaya operasional besar. Pihaknya di Komisi IV sudah pernah mengusulkan agar Pemprov Bali memberikan insentif. Seperti di Kodya Bandung, Jawa Barat yang memberikan insentif kepada bidan sebesar Rp 900 ribu per orang. “Peranan bidan sangat penting dan strategis terutama jika kabupaten/kota dan Pemprov ingin menaikkan Indeks Pembangunan Manu-

sia (IPM) Bali,” tegasnya. Bidan Kontrak Di Karangasem, di tiap desa sudah ada bidan desa. Selain bidan yang sudah PNS, mereka ada yang masih statusnya bidan tidak tetap (PTT). Bidan PTT dari pusat, sementara bidan kontrak dikontrak dari Pemkab Karangasem. Sekretaris DPC Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Karangasem Bidan Gusti Ayu Nyoman Sumiati, A.Ma. Keb., Sabtu (7/5) kemarin, mengatakan saat ini di Karangasem tercatat 462 bidan. Besarnya gaji bidan PTT atau pun yang kontrak sudah terbilang lumayan. Soalnya, bidan desa yang bertugas di desa terpencil juga mendapatkan tunjangan khusus. Gajinya rata-rata lebih dari Rp 2 juta per bulan. ‘’Kalau dikatakan sejahtera, sudah lumayan ada perhatian dari pemerintah. Namun, kalau bidan masih statusnya PTT atau bidan kontrak, mereka tetap berjuang agar menjadi PNS. Itu cita-cita kebanyakan,’’ ujar Sumiati yang meraih juara I bidan praktik mandiri Kabupaten Karangasem 2016. (rin/bud)

Digaji Pemda Dari Hal. 1 Polanya, kata dia, bisa direkrut oleh Pemkab/Pemkot dengan gaji sesuai kemampuan anggaran daerah. Dengan demikian, semua dusun akan diayomi seorang bidan, termasuk tugasnya membantu pelayanan kesehatan lainnya. Dia yakin kepala daerah di Bali yang semua warga Bali akan membantu program percepatan bidan masuk desa dan masuk dusun. Untuk itu, dia meminta bidan jangan berputus asa. Isi diri dan terus belajar dan mengejar ilmu jika kita tak mau disebut pengangguran. Kadiskes Bali Made Suarjaya mengungkapkan lulusan tenaga kesehatan di Bali tergolong tinggi yakni 900 per tahun. Namun, dia mengingatkan tak perlu pesimistis soal peluang kerja asalkan mereka menjadi lulusan yang berkompeten dan memiliki daya saing

tinggi. Peluang kerja itu terbuka di Bali, di Indonesia bahkan di Jepang. ‘’Jadi, tak boleh hanya melirik Bali,’’ ujarnya. Dia setuju dengan usulan Ida Bagus Arka dengan menyiapkan bidan dan perawat siaga di tiap dusun. Hal ini memungkinkan dilakukan oleh pemkab dan pemkot yang mampu APBD-nya untuk mengangkat bidan dan perawat PTT di daerah. Makanya daerah perlu melakukan maping keperluan SDM bidan dan perawat. Dia mengakui kini tiap desa sudah tersedia satu dokter dan perawat. Hanya, penyebarannya tak merata. Bangli, Klungkung, Karangasem, Buleleng, dan Jembrana masih kekurangan tenaga kesehatan. Daerah ini, kata dia, juga boleh mengangkat bidan dan perawat secara mandiri. Kalau memang tak mampu, kata dia, baru minta bantuan ke Pemprov Bali. (sue)

800 Bidan Dari Hal. 1 Sementara itu, saat ini terdapat 2.986 bidan yang telah terdaftar di IBI Bali, 427 di antaranya bidan PTT, sisanya menjadi PNS, praktik di rumah sakit swasta, dan praktik mandiri. Bali memiliki delapan Perguruan Tinggi (PT) produsen bidan. Setiap tahun Bali menamatkan 700800 bidan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., mengatakan, sejauh ini bidan yang ada masih standar. Artinya, dari sisi kemampuan teknis kompetensinya sudah cukup merata. “Yang perlu ditingkatkan pemahaman bahasa Inggrisnya,” tandasnya. Rencana pengangkatan bidan PTT juga akan dilakukan tahun ini dengan sebelumnya melalui tes CAT. Di Tabanan Dari segi jumlah, tenaga bidan di Tabanan sudah mencukupi. Pasalnya, tahun ini Tabanan mendapatkan tenaga bidan sebanyak 100 orang lewat program PTT yang dikeluarkan pusat. Pada program PTT ini bidan dikontrak selama tiga tahun dan jika selesai bisa diperpanjang tiga tahun kembali. Hingga saat ini, 100 bidan tersebut rata-rata bekerja hingga belasan tahun sebagai bidan PTT. Tujuh di

antaranya sudah menjadi PNS lewat jalur K2 sementara satu orang mengundurkan diri. Saat ini tercatat 92 orang bidan berstatus PTT di Tabanan di mana kontraknya telah diperpanjang kembali. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr. Nyoman Suratmika, Sabtu (7/5) kemarin, mengatakan dengan adanya bantuan bidan PTT ini, kebutuhan akan tenaga bidan di Tabanan terpenuhi. Saat ini di setiap puskesmas yang ada di Tabanan beserta Puskemas Pembantu telah dilengkapi tenaga bidan. “Yang dibutuhkan Tabanan saat ini justru tenaga perawat,” ujar Suratmika. Saat ini, bidan PTT di Tabanan sedang berjuang untuk bisa diangkat menjadi PNS. Begitu juga untuk bidan yang mengabdi belasan tahun yang usianya sudah di atas 35 tahun diperjuangkan agar bisa menjadi PNS. Ia memaparkan para bidan PTT tersebut sudah menyatu dengan masyarakat karena sudah belasan tahun mengabdi di daerahnya. Akan sangat sulit jika para bidan tersebut ditarik pusat. Diharapkan Suratmika pemerintah pusat memberikan kebijakan yang tepat bagi para bidan PTT tersebut. “Kabarnya dijanjikan April ini status PNS mereka dipastikan. Tetapi sampai bulan Mei belum ada informasi,” ujarnya. (may/san)


balipost (124rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU PON, 8 MEI 2016

@balipostcom (4.088 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Hari Ini, Upacara ’’Palebon’’ di Puri Ubud

Tokoh

TNI/Polri Siapkan Pengamanan Gianyar (Bali Post) -

Upacara palebon yang selalu menjadi hajatan besar akan diselengarakan di Ubud, Minggu (8/5) ini. Lembu dan bade tumpang sembilan setinggi 21 meter pun sudah siap mengiring jasad almarhum Cokorda Putra Widura. Selain itu, ratusan personel TNI dan Polri juga siap mengamankan hajatan yang selalu menjadi perhatian wisatawan itu.

BPM/win

Ayu Dwigita

Segera Rampungkan Single ”Ngemel Bias” MENGAWALI karier menjadi penyiar radio, membuat Ayu Dwigita senang mendengarkan lagu pop Bali. Sehingga, ia serius terjun ke dunia belantika musik pop Bali untuk mengasah kemampuannya dalam hal tarik suara. Ia pun dipercaya untuk mengisi salah satu soundtrack yang berjudul “Raja Pala”. Selain itu, pada 2010, ia juga mendapat kesempatan ikut dalam album penyanyi pop Bali Mantra Satya. “Saya dulu seorang penyiar radio, karena setiap hari saya senang mendengarkan lagu Bali di situlah muncul keinginan saya untuk terjun ke belantika musik pop Bali,” ujar Ayu Dwigita belum lama ini. Selain aktif menyanyi, Ayu Dwigita juga beberapa kali membintangi judul sinetron yang ditayangkan salah satu televisi swasta di Bali. Karena keasyikan main sinetron, membuatnya nyaman berakting dan memilih vakum dari dunia nyanyi. Namun, setelah lama vakum dari dunia nyanyi, Ayu Dwigita kembali memutuskan untuk terjun lagi ke belantika musik pop Bali. Bahkan, pada tahun 2015 lalu, ia memproduseri salah satu penyanyi kelahiran Bumi Panji Sakti yaitu Ngurah Panji, kala itu lewat album “Tenang Gen Luh” produksi Hartapro. Tahun ini, ia memutuskan untuk merilis single duet bersama Ngurah Panji yang berjudul “Kedek Gratis” yang diciptakan dan diaransemen oleh Dek Artha. Video klip lagu “Kedek Gratis” juga sudah rampung yang digarap oleh Yasa Sega dan sudah tayang di televisi di Bali. Selain lagu “Kedek Gratis”, Ayu Dwigita saat ini sedang merampungkan single terbarunya yang berjudul “Ngemel Bias”. Lagu tersebut sudah pernah ia bawakan perdana di acara Samatra Artis Bali yang ditayangkan Bali TV. Bagi Ayu Dwigita yang juga memiliki usaha salon itu berharap lagu barunya kali ini bisa segera beredar di radio-radio agar bisa menghibur masyarakat Bali. “Semoga saja lagu ‘Ngemel Bias’ ini bisa segera beredar untuk meramaikan belantika musik pop Bali dan bisa menghibur serta diterima dengan baik oleh masyarakat pencinta lagu pop Bali,’’ pintanya. (win)

Mr. Karma FUCK you Mr. President! Konon kalimat itu terlontar dari Amokrane Sabet, selain kata “bangsat “ untuk polisi, sebelum aparat menutup mulut warga negara Prancis tersebut buat selamanya. Padahal, tujuan petugas kepolisian Badung dan Bali serta pihak Imigrasi Ngurah Rai menemui mantan petarung Mixed Martial Arts (MMA) buat membujuk dan mengajaknya ke Bandara Ngurah Rai untuk dideportasi. Sebab, pria bule bertinggi dua meter, tubuh berotot penuh tato berperut sixpack berkepala gundul, menurut laporan warga Banjar Tegal Gundul, Tibubeneng, Kuta Utara, sering berbuat onar. Masa tinggalnya di Bali pun sudah habis September 2015. Tiga kali surat panggilan dilakukan Polsek Kuta Utara dirobek dan dia tidak datang. Tindakan persuasif pihak keamanan dibalas amukan belati, sehingga seorang anggota kepolisian meninggal di tempat. ‘’Makanya orang Bali saat menamakan anak ketika upacara nyambutin, berupaya agar makna yang terkandung dalam nama membimbing buah hati mereka di jalan yang baik dan benar. Nama orang Prancis ini cukup menyeramkan bila dimaknai dengan bahasa Bali dan Indonesia. Suka ngamuk dan main sabet, begitu kesannya! Benar juga kalau disimak tragedi berdarah Senin (2/5). Kedatangan para aparat hu-

brrolan brolan BALE BANJAR AR A R ARIDUS kum disambut amukan dan sabetan belati, sedangkan mereka tidak membayangkan akan menyaksikan kenekatan dan keberingasan seperti itu dilakukan orang asing. Malah setelah mendapat penjelasan seorang penerjemah yang juga orang asing, Amokrane mengambil senjata tajam dan berteriak menantang agar dirinya ditembak. Tabiat kasar, arogan, dan agresif seperti dilaporkan warga masyarakat sejak bule ini berada di Seminyak dan kawasan Pantai Berawa, langsung dibuktikan para aparat berjumlah 25 personel hari itu. Dari warga masyarakat dan para pemilik hotel, restoran, kafé muncul keresahan, karena Amok tidak pernah mau membayar untuk fasilitas pariwisata yang dia nikmati. Konon dia juga sering melempar mobil dan kendaraan yang lewat, sebaliknya membunyikan sound system mobilnya keras-keras sambil mengangguk-angguk ngikuti irama. Kurang ajarnya, konon dia pernah mencegat pasan-

Tahap akhir pengerjaan bade tumpang sembilan itu pun sudah diselesaikan Sabtu (7/5) kemarin. Dikomandoi undagi (arsitek bade), Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati, S.E., M.M., pengerjaan terakhir ini dilakukan dengan pemasangan sayap bade dan atap bade tumpang sembilan. ‘’Untuk tahap akhir ini, kita munggahan atap bade tumpang sembilan, memasang sayap bade, serta sejumlah kelengkapan,’’ ucap Tjokorda Gde Raka Sukawati. Tokoh Puri Ubud yang juga dosen ekonomi Unud ini menjelaskan, untuk prosesi Minggu ini akan diawali dengan melaspas lembu dan bade. Upacara tersebut akan dipimpin Pedanda Selat Duda. Usai pamelaspasan

untuk bade seberat 6-7 ton itu, akan dilaksanakan persembahyangan di Pura Dalem Ubud. ‘’Setelah semua prosesi itu, barulah kita akan nedunang layon, lalu mengusung bade dan lembu menuju Setra Dalem Puri,’’ tambahnya. Prosesi mengusung bade menuju setra, pihak puri sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan, termasuk PLN untuk memutus sementara kabel listrik agar bade setinggi 21 meter itu bisa melintas. ‘’Koordinasi sudah dengan PLN termasuk dengan TNI Polri untuk peningkatan keamanan,’’ tandasnya. Meningkatkan pengamanan dalam hajatan besar ini, pihak Polres Gianyar akan menerjunkan 187 personel, ditambah

pula pengamanan dari TNI, Satpol PP Gianyar, serta para pecalang. Dari Polri akan dikerahkan seratus lebih personel guna melakukan pengawasan di beberapa titik khususnya di persimpangan. Sebagai langkah pengamanan, polisi juga akan menutup beberapa ruas jalan menuju kampung turis Ubud. Seperti di simpang Penestanan atau Campuhan, simpang Pengosekan yang mengarah ke Monkey Forest dan simpang Ambengan di Patung Arjuna yang menuju Puri Ubud. ‘’Rencananya tiga jalur ini akan ditutup total selama tiga jam dari pukul 09.00 wita hingga pukul 14.00 Wita. Namun, waktu penutupan ini masih bisa berubah tergantung situasi di lapangan,’’ ucap Kapolsek Ubud Kompol Ketut Widiada. (kmb35) BADE - Sejumlah pangayah saat menyelesaikan bade tumpang sembilan setinggi 21 meter, Sabtu (7/5) kemarin. BPM/kmb35

Kreativitas Tanpa Batas AMMC 2016

BPM/kmb

AMMC - Kompetisi otomotif skala lokal tingkat mahasiswa AMMC di parkir barat GOR Ngurah Rai. AUTO Motor Modification Contest (AMMC) hadir kembali meramaikan lomba kreativitas muda–mudi Indonesia. Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Universitas Udayana kembali konsisten mengadakan kompetisi otomotif skala lokal tingkat mahasiswa untuk kesekian kalinya. Mengambil tajuk “Timeless Creativity For Pride”, AMMC 2016 diharapkan mampu menjadi ajang show of independen yang mampu mewadahi kreativitas para pelaku otomotif tanpa ada batas. AMMC seri ke-9 ini memilih parkir barat GOR Ngurah Rai sebagai venue dan diadakan pada 6-7 Mei 2016. Dibanding tahun lalu, ada beberapa perombakan fondasi yang dicoba dilakukan oleh panitia. Dari mulai penambahan kategori perlombaan yaitu audio contest hingga konsep pengisi acara yang memeriahkan acara karya mahasiswa ini. Sound fighter yang merupakan juri nasional untuk kategori perlombaan audio gan wisatawan dan menyatakan ingin meminjam istrinya, sehingga sang suami mencakmencak. Karena suka bikin onar, juga makan, minum, dan tinggal tanpa mau bayar, si Gundul yang mengubah nama menjadi Mr. Karma ini, akhirnya di-blacklist di Seminyak, akhirnya sejak 2015 sering berkeliaran di kawasan Pantai Berawa,“ tutur Rubag. ‘’Siapa? Mr. Karma? Mengapa tidak Mr. Karma Phala saja, agar akhlak jadi lebih manusiawi, karena paham kalau nasib baik atau buruk tergantung dari perbuatan. Aku tahu, watak memang sulit diubah, yang bisa diperbaiki cuma kebiasaan, lewat pendidikan dan pergaulan dengan orang-orang berperilaku baik. Aku masih ingat wanti-wanti berbahasa Jawa dari tetanggaku almarhum Mbah Saeran pada cucunya Sarmidin. ‘Le, lek watuk iso diobati karo macam-macam pil atawa jamu, nek watak ora ono obate kecuali riti, mari-mari mati!’. Artinya, tole (sebutan untuk anak laki-laki) bila batuk bisa diobati dengan bermacam pil atau jamu, tapi kalau watak tidak ada obatnya, kecuali kematian. Nah, kalau bule bertubuh besar dan kekar ini mau menyadari kelebihan fisiknya dan pengalamannya sebagai petarung MMA, hidupnya tentu tidak akan berakhir tragis. Meski tidak pernah jadi juara bahkan cuma menang sekali dan kalah tiga kali selama berkarier, minimal dia bisa berbuat baik dengan jadi pelatih bela diri campuran. Apalagi kompetisi tarung bebas yang dipopulerkan Ultimate Fighting Championship, kini secara berkala

hadir menjadi juri audio untuk beberapa kelas yang dipertandingkan. SQL, SPL, SPL DB menjadi kelas – kelas yang diadukan dalam audio contest AMMC. Melihat antusiasme dari kalangan penggemar audio di Bali membuat panitia memberanikan diri untuk membuat konten perlombaan audio. Car limbo dan Ceper War juga merupakan sesuatu yang baru pada AMMC kali ini. Namun untuk sponsor, MBtech dan Honda Motor tetap menjadi sponsor utama pada acara layaknya tahun lalu. MBtech juga tetap menurunkan MBtech Award untuk kategori mobil yang menggunakan jok kulit MBtech dengan konsep terbaik. Hadiah untuk juara yang berhasil menyabet kategori tersebut adalah trofi bergengsi dengan uang tunai sejumlah Rp 3 juta. Hal ini membuat peserta makin semangat untuk ikut turun pada kategori ini. Tercatat 36 mobil dan 130 motor yang turun pada AMMC seri kali ini bukti konsep modifikasi yang dikembangkan oleh modifikator baik motor maupun mobil tidak hanya terbatas pada hal itu. Namun pelakunya pun kerap berubahubah dan bahkan bertambah. Tahun ini juga menjadi tahun di mana panitia meninggalkan kesan hardcore pada tajuk acara. Panitia memilih untuk menampilkan sesuatu yang berbeda agar penonton tidak bosan dengan genre yang diusung panitia – panitia sebelumnya. Lolot dengan genre alternativenya menjadi guest star AMMC kali ini, dipadu dengan beberapa bintang tamu seperti Flash Mob UKM Kesenian Unud, DJ dan Fire Dance. Dengan asumsi pengunjung yang mencapai 3000 pengunjung, panitia yakin hal itu akan terwujud dengan perubahan perubahan yang dibuat. (kmb)

juga diadakan di Indonesia, tentu Mr. Karma akan banyak menerima murid. Bila itu dilakukan diharapkan dia tidak lagi berperilaku seperti preman, karena uang halal dari melatih dan pertandingan para muridnya akan datang, sehingga tidak lagi ngentengin alias makan, minum dan hotel tidak bayar. Selain itu, semakin banyak yang berminat jadi petarung MMA, tawuran massal dan kekerasan di jalan akan berkurang, sebab naluri hewani bisa disalurkan lewat pertarungan resmi. Sayang Mr. Karma lebih memilih jalannya sendiri, sehingga terjadi seperti ungkapan Mbah Saeran, riti alias mari-mari mati!“ komentar Made Suryanegara. ‘’Sebagai orang Bali aku cuma bisa berujar, mula pituduh Hyang Widhi! Atas kehendak-Nya, apa pun bisa terjadi dan kita manusia tidak bisa mengubah skenario Yang Mahakuasa, meski berusaha keras agar semua kejadian berjalan tertib, aman, dan damai. Kendati Amok melanggar undang-undang keimigrasian, menetap di Bali secara ilegal sejak September 2015, juga membuat keonaran selama berada di Bali konon sejak tahun 2013 setelah berhenti di MMA, namun perlakuan istimewa untuknya tetap dilakukan. Tiga kali surat panggilan dari Polsek Kuta Utara sebagai respons atas keresahan masyarakat yang dirobeknya, bagiku, adalah perlakuan istimewa, padahal perbuatan merobek surat resmi dari kepolisian merupakan penghinaan terhadap kedaulatan negara. Lalu menggunakan penerjemah saat menjemput

ke tempat tinggalnya di kawasan Banjar Tegal Gundul juga sangat istimewa dan merupakan iktikad baik dari kepolisian agar Mr. Karma mengerti, mengapa dia dijemput hari itu. Celakanya, alih-alih mengerti, malah dia mengambil pisau dan menantang polisi serta mengejar mereka sehingga ada aparat yang kehilangan nyawa, sebelum dia terjungkal juga kena timah panas. Hebatnya, sebelum eksekusi pihak kepolisian juga melakukan standar operational procedure sesuai UU Kepolisian RI. Menembakkan peluru karet, tembakan peringatan, namun tidak digubris, terakhir baru peluru tajam, sehingga terdengar belasan kali suara tembakan. Seandainya Mr. Karma paham akan nama yang dikenakannya, tentu tragedi berdarah itu tak akan terjadi. Aku sesalkan, kenapa dia mengatakan polisi bangsat dan mengapa presiden kita yang tidak tahu-menahu urusan dimakinya fuck you Mr. President?“ tanya Wayan Wijaya di akhir argumennya dengan dagu gemetar. ‘’Ini pelajaran istimewa buat kita semua, terutama instansiinstansi berkompeten yang berkewajiban mengawasi orang asing. Kita memang perlu turis banyak ke sini, namun tidak berarti kita harus merendahkan harga diri sebagai bangsa yang merdeka. Aku masih ingat, saat pawisata mulai bergeliat di Bali di paruh akhir tahun 1960-an ditandai dengan berdirinya hotel-hotel bertaraf internasional. Di ruang para karyawan ganti pakaian dan makan, temboknya berisi tulisan yang secara implisit mengimbau kita menghormati

Banteng Music Festival

Ruang Anak Muda Berekspresi Denpasar (Bali Post) Sejumlah grup musik yang digawangi anak-anak muda tampil menghibur ribuan masyarakat di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Sabtu (7/5) malam kemarin. Penampilan mereka dikemas dalam sebuah acara bertajuk “Banteng Music Festival”. Acara ini merupakan salah satu rangkaian puncak HUT ke-43 PDI-P yang dirayakan oleh DPD PDI-P Bali. Grup musik yang bisa tampil di ajang Banteng Music Festival tingkat provinsi ini sebelumnya diseleksi di masing-masing

kabupaten/kota dengan wajib membawakan lagu “Bung Karno Bapak Bangsa”. Penampil terbaik akan dipilih untuk berkompetisi secara nasional 1 Juni mendatang. “Kami ingin memberikan ruang bagi anak muda agar berekspresi salah satunya melalui musik,” ujar Ketua DPD PDI-P Bali, I Wayan Koster. Namun yang lebih utama, lanjut Koster, tentu ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa partai pimpinannya terus bekerja dan bergerak untuk kepentingan masyarakat. (kmb32)

BPM/kmb32

FESTIVAL - Grup musik “Roras Pesel” dari Kota Denpasar tampil dalam ajang Banteng Music Festival. wisatawan. Guests are kings with or without crown, artinya para tamu adalah raja dengan atau tanpa mahkota. Juga ada, Guests are our breads and butters, maksudnya para tamu adalah roti dan mentega kita. Memang benar saat itu perilaku dan sikap para wisatawan sangat santun dan sopan serta menghormati adat istiadat bangsa kita. Kebanyakan dari mereka sangat tertarik pada kesenian, kebudayaan, dan way of life bangsa kita, sehingga kesopanan, kesantunan dan kesabaran yang kita suguhkan jadi sinkron dengan mereka yang menerimanya. Setelah setengah abad geliat pariwisata berlangsung, kini perilaku dan sikap wisatawan jauh berubah, bahkan banyak yang

berkunjung tidak lagi berperilaku seperti wisatawan. Di koran dan media elektronik sering terwartakan orang asing melakukan kriminalitas di Bali, juga prostitusi dan kekerasan, sehingga paradigma pelayanan yang menganggap wisatawan raja atau roti dan mentega perlu diubah. Sebab, ada yang datang sekarang adalah orang asing berkelakuan seperti Mr. Karma yang sebenarnya adalah raja buduh, seperti yang kita saksikan di drama gong dulu. Mudah-mudahan Mr. Karma tidak berbuat onar di akhirat, karena Sang Hyang Suratma dan Jogor Manik akan menghukum berat dia,“ pungkas Nyoman Karya. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 08 Mei 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu