Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Kamis, 25 Oktober 2012

No. 202 tahun VI

Pengemban Pengamal Pancasila

Dua Tersangka Ditetapkan

Terkait Pelatihan Kelompok Teror JAKARTA - Dua orang berinisial I alias S dan AB ditetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan terlibat dalam pelatihan kelompok teror di Gunung Biru, kawasan Dusun Tamanjeka, Poso, Sulawesi Tengah. “Dua tersangka ini yang dirazia saat Sabtu (20/10), dan setelah diperiksa mereka terlibat dalam pelatihan kelompok teror,” kata Kepala Biro (Karo) Penerangan Masyarakat (Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri Jakarta, kemarin. Dalam hasil pemerikasaan, peran kedua tersangka ini terlibat dalam berbagai pelatihan aksi teror, termasuk perakitan bom. “Sejumlah bahan peledak yang di Surakarta, adalah buah karya (kelompok) ini,” ungkapnya. Namun, Brigjen Pol Boy Rafli menjelaskan hasil pemeriksaan belum menunjukan mereka terkait dengan penemuan dua jenazah polisi (16/10) dan peledakan bom

di Pos Lantas Poso (22/10). Kedua tersangka AB dan I, masing-masing berasal dari daerah Poso dan satu lagi dari daerah di Sulawesi Tengah dengan etnis Jawa. Dari tangan mereka diperoleh barang bukti sejumlah cetakan kliping pemberitaan mengenai polisi dengan kelompok teroris. Kelompok teror yang bermarkas di Gunung Biru, kawasan Dusun Tamanjeka, Poso, juga diduga kuat sebagai pelaku aksi teror peledakan bom di rumah pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Palu, Okri Mamuaya pada 9 Oktober 2012. Kelompok teror di Poso selama ini selalu dikaitkan dengan pemimpin kelompok yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian yaitu Santoso. Polisi pernah menangkap Imron pada 8 Oktober 2012 yang berperan sebagai pemasok senjata pada kelompok di pelatihan militer di Gunung Biru. (ant)

Pelimpahan Kasus Simulator

Dinilai Tabrak UU

TIDAK TERBIT Sehubungan dengan Hari Raya Idul Adha 1433 H yang merupakan libur nasional, Suluh Indonesia/Bisnis Jakarta pada Jumat (26/10) tidak terbit. Suluh Indonesia/Bisnis Jakarta akan terbit seperti biasa pada Senin (29/10). Untuk itu, kepada pembaca dan pemasang iklan mohon maklum adanya.

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Syarifuddin Suding menilai penghentian penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM oleh Polri tak jelas dasar hukumnya dan menabrak undang-undang. “Apa dasar hukumnya Polri menyerahkan kasus itu. Apakah karena pasal 109 KUHAP, karena UU KPK nomor 30 tahun 2002, atau karena pidato presiden, itu tidak jelas dan menabrak undang-undang,” ujar Syarifuddin Suding saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu mengatakan, penghentian penyidikan Polri yang dilandasi pasal 109 KUHAP bisa diterapkan, apabila tak terdapat cukup bukti, atau bukan merupakan tindak pidana atau demi hukum. Di sisi lain, tidak pas juga apabila penghentian penyidikan oleh Polri dilandasi Undang-Undang nomor 30 tahun 2002 tentang KPK terkait pasal tentang pengambilalihan penyid-

ikan atau pasal 50 di dalam undang-undang tersebut. Sebab alasan penghentian penyidikan dari kedua pasal itu jelas. Dia mengatakan apabila penghentian penyidikan didasari pidato presiden, itu pun akan menyalahi aturan, karena tidak didasari norma hukum. “Tidak ada penghentian penyidikan karena pidato presiden. Penghentian penyidikan dari Polri ini menjadi tidak jelas,” kata dia. Dia mengatakan pidato presiden yang menginstruksikan kepada Polri agar menyerahkan penyidikan kasus simulator SIM kepada KPK juga aneh. “Mungkin presiden mendapatkan masukan yang kurang baik dari kuasa hukumnya,” kata dia. Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan Polri tidak lagi menyidik kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM dan siap melimpahkannya kepada KPK termasuk para tersangka yang

ditetapkan Polri. Namun Boy enggan menyebut sikap Polri ini sebagai tindakan hukum SP3 dan terkait risiko adanya penuntutan dari pengacara tersangka yang sudah ditahan hal itu memang risiko penyidik Polri. “Biarlah risiko hukum, nanti penyidik Polri yang menanggung, dasar kami adalah surat permintaan penyidikan dan juga instruksi Presiden SBY,” kata Boy, Senin (22/10). Dalam kasus ini, KPK dan Polri sama-sama menetapkan tiga tersangka Brigjen Pol Didik Purnomo, Budi Susanto yaitu Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) , dan Sukotjo S Bambang yaitu Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia. Sementara itu, KPK juga menetapkan perwira tinggi Polri Irjen Pol Djoko Susilo sebagai tersangka. Sedangkan, dua tersangka lainnya yang ditangani Polri adalah AKBP Teddy Rusmawan, dan Komisaris Polisi Legimo. (ant)

Redaksi

Suluh Indonesia/ant

PEMERIKSAAN KASUS HAMBALANG - Ketua BPK Hadi Poernomo memaparkan perkembangan pemeriksaan kasus Wisma Atlet Hambalang, di Jakarta, kemarin. BPK telah menyepakati hasil pemeriksaan Kasus Hambalang dan akan menyerahkan ke DPR pada 31 Oktober 2012, serta membantah intervensi dari pihakpihak yang diduga terlibat dalam kasus yang merugikan keuangan negara Rp10 miliar.

KPK Teliti Sepuluh

Transaksi Mencurigakan JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi meneliti 10 laporan hasil analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai kasus-kasus yang tengah diusut KPK. “KPK beberapa waktu yang lalu telah menerima LHA yaitu empat LHA atas nama seseorang dan enam atas nama perusahaan terkait beberapa kasus yang sedang diusut KPK,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. “Nilainya miliaran rupiah, salah satunya terkait dengan kasus Hambalang,” ungkap Johan. LHA tersebut menurut Johan akan ditindaklanjuti oleh KPK dan dilihat apakah dapat membantu proses penyelidikan dan penyidikan KPK. “Bisa saja orang tersebut dipanggil bila KPK membutuhkan keterangan orang tersebut,” tambah Johan tanpa menjelaskan keempat nama orang tersebut. Mengenai Hambalang, KPK hingga saat ini sedang menyelidiki aliran dana ke penyelenggara dana seperti dalam proses sertifikasi tanah proyek tersebut atau apakah ada transaksi suap-menyuap dan proses pembangunan proyek itu. KPK juga telah membuat perkiraan kerugian negara mengenai proyek Hambalang pada 2010 yaitu Rp10 miliar. KPK baru menetapkan satu tersangka dalam kasus korupsi Hambalang yaitu Deddy Kusdinar yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora. Deddy dikenai Pasal 2 ayat 1, pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah pada UU No 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat ke (1) ke-1 KUHP yaitu pasal penyalahgunaan kewenangan. Namun Deddy dalam pemeriksaan pada Selasa (16/10), mengaku ia tak berwenang mengubah rencana pembangunan proyek tersebut dan tak mungkin mengubah perencanaan tanpa kewenangan pimpinannya. (ant)

Laporan Audit Hambalang Diserahkan Pekan Depan JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan hingga saat ini baru menyelesaikan sekitar 85 persen hasil audit investigatif terkait kasus dugaan korupsi pada pembangungan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. Kendati belum rampung sepenuhnya, hasil audit investigatif yang diminta oleh DPR tersebut akan diserahkan pekan depan. ‘’Pada Rabu, 24 Oktober 2012, BPK telah melaksanakan sidang BPK dan menyepakati LHP Investigatif atas P3SON Hambalang sebagaimana dibahas pada hari ini(kemarin) ditetapkan sebagai Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif Tahap Pertama,yang akan di sampaikan kepada DPR tanggal 31 Oktober 2012,” terang Ketua BPK Hadi Purnomo dalam

konferensi persnya di kantornya kemarin. Selain pihak DPR, rencananya laporan investigatif yang dinamakan laporan tahap pertama tersebut juga akan diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) sebagai tindak lanjut adanya unsur adanya tindak pidana yang dilakukan oleh oknum-oknum yang diperiksa oleh BPK. Namun kendati menyebut adanya dugaan tindak pidana, ketika disinggung apakah nama AM( Menpora Andi Malarangeng) dan beberapa nama pihak lain dari pihak kontraktor dalam proyek tersebut ikut dicantumkan, ia enggan menyebutkan nama-nama pihak yang pernah diungkap anggota BPK Taufiqurahman Ruki dengan alasan bertentangan dengan kode etik. ‘’Terkait tindak pi-

dana kami wajib menyerahkan ke penegak hukum(KPK). (Pasti) ada namanya ,tapi tunggu saja tanggal 31 Oktober,” ucapnya. Saat ini, pihaknya masih terus melengkapi keterangan dan bukti yang diperlukan guna untuk segera menyelesaikan laporan hasil pemeriksaan. Hadi menjamin bahwa pemeriksaan investigatif yang dimulai tanggal 27 Februari 2012 meliputi perolehan dan penelitian dokumen, wawancara, analisis, serat metode lainya dalam rangka kecukupan bukti yang kompeten dilakukan oleh tim pemeriksa secara bebas dan mandiri sesuai dengan ketentuan perundanganundangan dan standar pemeriksaan keuangan negara .” Tidak benar ada intervensi terhadap BPK yang dilakukan lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif dalam rangka pemeriksaan inves-

tigatif Hambalang karena setiap perkembangan proses pemeriksaan dan temuan selalu dibahas dalam sidang BPK,” tandasnya. Selain membantah adanya intervensi dari pihak luar terkait audit investigatif,pihaknya juga membantah adanya upaya penahanan konsep Laporan Hasil Pemeriksaan Hambalang oleh salah seorang anggota BPK.”Tidak benar ada upaya menahan-nahan konsep Laporan Hasil Pemeriksaan Hambalang, setiap tahap pemeriksaan selalu dibicarakan dibicarakan dalam sidang BPK, dan sidang BPK yang membahas LHP ini sudah dilakukan empat kali,” imbuh Hadi. Terkait adanya laporan BPK yang sudah tersebar dikalangan wartawan yang menyebut ada 20 pejabat yang terindikasi terlibat

dalam proyek Hambalang. Lagilagi Hadi kembali membantah dan menyebut bahwa laporan tersebut merupakan laporan liar karena tidak resmi dikeluarkan oleh BPK.‘’ Untuk laporan yang berkembang di luar itu tidak dari BPK , sehingga BPK tidak perlu menaggapi karena itu tidak resmi. Nanti resminya 31 Oktober semua kami jelaskan,” cetusnya. Sementara itu ketika disinggung apakah Anggota BPK yang juga mantan Ketua KPK Taufiqurahman Ruki bisa terkensa sanksi karena telah membocorkan laporan BPK pada media, Hadi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan sanksi kepada Ruki. ‘’ Tidak ada sanksi(untu taufiqurahman Ruki),” tegasnya. Namun ketika disinggung apakah Ruki telah melanggar kode etik mengingat Ruki

telah membocorkan laporan tersebut ke media, hadi enn ggan menjawabnya meskipunhal itu dapat dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran kode etik . Polemik audit BPK terkait kasus dugaan korupsi proyek Hambalang menyeruak karena adanya statemen anggota BPK Taufiqurachman Ruki yang menilai bahwa laporan audit investigasi BPK diintervensi. Dalam pernyataan disebuah media nasional, mantan Ketua KPK tersebut menyatakan bahwa nama Menpora Andi Mallarangeng dan beberapa perusahaan kontraktor penggarap proyek Hambalang seperti PT Dutasari Citralaras dan PT Adhi Karya tidak terlibat. Padahal menurutnya beberapa orang yang ia sebutkan tersebut jelas terkait dalam proyek tersebut.

‘’Karena tidak ada nama Menpora dan korporasi-korporasi yang menerima aliran dana dalam laporan tersebut, saya meminta tim pemeriksa untuk memperbaiki laporannya. Kalau tetap tidak ada nama Menpora dan perusahaan-perusahaan itu, saya tidak akan tanda tangan laporan tersebut,” ucap Ruki setengah mengancam seperti dikutip dari Kompas, edisi Kamis (18/10/2012). Menanggapi adanya tudingan miring yang terus menyudutkanya, Menpora Andi Mallarangeng angkat bicara. Dalam wawacaranya dengan berbagai media Andi mengaku bahwa dirinya tahu akan adanya proyek Hambalang, namun ia mengaku tidak tahu adanya penyimpangan dalam proyek di Kementerian yang dipimpinya. (wnd)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 25 Oktober 2012

2

K ilas Buruh DKI Minta UMP Rp 2,7 Juta RIBUAN orang buruh yang tergabung dalam Forum Buruh DKI Jakarta, Rabu berunjuk rasa di balai kota guna mendesak Gubernur Joko Widodo menetapkan upah minimum provinsi (UMP) Jakarta pada tahun 2013 sebesar Rp2.799.000 per bulan. Para pengunjuk rasa berdatangan ke Jalan Merdeka Selatan dengan bus dan sepeda motor kemudian memulai aksi dari kawasan Patung Arjuna Wijaya depan gedung Indosat menuju Balai Kota. Ratusan aparat kepolisian dilengkaoi dengan meriam air telah disiagakan di halaman Balaikota sejak pagi hari. Setiba di depan Balaikota, para buruh pun mulai berorasi. “Kami minta hapuskan ‘outsourcing’ dan upah murah. Berikan jaminan kesehatan bagi para buruh di DKI,” kata Nurdin, koordinator demo dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia saat berorasi di atas mobil berpengeras suara. Nurdin menegaskan, para buruh menuntut agar Gubernur DKI, Joko Widodo menetapkan upah minimum provinsi (UMP) DKI 2013 sebesar Rp 2.799.000. (ant)

Bandar Ganja Diciduk AGUSTINUS Susanto alias Gaper (40) diciduk di Jalan Raya Setu, Ciracas, Jakarta Timur berdasarkan informasi dari masyarakat. “Petugas Satuan Narkoba menciduknya dengan tertangkap tangan membawa ganja yang disimpan dalam tas tersangka sebanyak 100 gram,” Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Didik Hariyadi di Jakarta, Rabu. Sehari-hari tersangka berkedok sebagai calo angkutan kota di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi. Saat ditangkap, tersangka sempat melarikan diri, namun dengan sigap Satuan Narkoba berhasil menangkapnya. “Saat ditangkap, di tas tersangka terdapat barang ganja sebanyak 100 gram di dalam kantong plastik. Pencarian dilanjutkan dengan menggeledah rumahnya di Jalan Melati RT 02/07, Jatiwarna, Bekasi,” ujar Didik Hariyadi. Total ganja yang siap edar yang dimiliki tersangka sebanyak 16 kilogram dengan kisaran harga Rp40 Juta,” katanya. Dari catatan Polres Metro Jakarta Timur, tersangka pernah mendekam di Lapas Cipinang atas kasus yang sama pada tahun 2008. (ant)

Suami Dipenjara, Isteri Ditangkap SEORANG ibu rumah tangga bernama Naning Gustiara (33) dibekuk petugas Satuan Narkotika Polres Metro Jakarta Timur karena kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu. Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Didik Haryadi di Jakarta, Rabu mengatakan, istri dari seorang narapidana di LP Cipinang tersebut diringkus di sekitar rumahnya, daerah Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (23/10) malam. “Dari tangan tersangka tidak ada barang bukti, namun barang bukti kita dapatkan dari rekan tersangka bernama Colin sebanyak 11 gram sabu,” kata Didik Haryadi di Jakarta, kemarin. Tersangka diringkus oleh petugas yang menyamar sebagai pembeli barang haram. Saat ditangkap, tersangka tidak membawa barang bukti. “Petugas tidak mendapati barang bukti apapun di saku tersangka. Kami bawa dia dulu untuk diinterogasi, lalu kita bawa ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi penangkapan,” ujar Didik. “Dari rekan tersangka bernama Colin, petugas berhasil menemukan barang bukti methamphetamine atau sabu seberat 11 gram,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SEKOLAH DI SEGEL - Siswa Sekolah Dasar melintas dekat papan pemberitahuan pembatalan hibah di Sekolah Dasar 01 Kembangan Utara, Jakarta Barat, Rabu (24/10). Ahli waris kembali melakukan pembatasan dan penyegelan halaman sekolah dikarenakan belum ada kepastian dari pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk menepati janjinya untuk pembayaran ganti rugi tanah hibah dengan membayar sisa tanah seluas 444 meter persegi.

Pasar Lokbin

Akan Jadi Hypermarket JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berencana mengubah pasarpasar Lokasi Binaan (Lokbin) di bawah Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) DKI untuk disulap menyerupai supermarket atau hypermarket. “Pasar-pasar Lokbin ini kondisinya sudah berantakan sekali, sangat kotor dan tidak terawat. Banyak yang harus diperbaiki. Pokoknya dijadikan supaya mirip seperti supermarket atau hypermarket,” kata

Jokowi ketika mengunjungi Pasar Lokbin Cempaka Sari, Jakarta Pusat, Rabu, kemarin. Menurut Jokowi, pasarpasar Lokbin di Jakarta harus dibersihkan, diperbaiki sekaligus ditata ulang sehingga pedagang dan warga sekitar semakin nyaman melakukan aktivitas jual beli. “Jadi memang Pemprov DKI harus memperhatikan apa saja yang diperlukan para pedagang di pasar ini, seperti lapaklapak baru dan sebagainya,” ujar Jokowi.

Jokowi mengungkapkan keinginan para pedagang di pasar Lokbin diantaranya lapak-lapak baru yang terbuat dari bahan stainless dan pemasangan keramik sehingga terlihat lebih bersih. “Pokoknya mereka mau agar pasar Lokbin tidak kalah dengan supermarket atau hypermarket. Makanya saya akan meminta dinas terkait untuk segera merealisasikan keinginan mereka,” kata Jokowi. Konsep pasar Lokbin itu, antara lain bersih, rapi dan

Dibongkar

Penipuan CJH Diduga Libatkan

Pegawai Kemenag Said Aqil. Lebih lanjut Said Aqil mengatakan, kasus penipuan terhadap CJH juga ditengarai melibatkan staf Kedutaan Arab Saudi. Modus yang digunakan adalah janji pengurusan visa haji, meski kuota yang tersedia sudah habis. “Yang terlibat orang Indonesia yang memang ngepos di sana, bukan orang Arab di Kedutaan. Itu juga harus ditindak. Jangan diberi angin sedikitpun, jangan dimaafkan. Saya minta Dubes Arab membuang orang-orang seperti itu,” katanya. Sejumlah kasus penipuan CJH terungkap di sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya di Medan, Sumatera Utara. Sebanyak 76 orang yang mendaftar melalui Azizi Tour & Travel, batal diberangkatkan meski telah membayar Rp70 juta hingga Rp80 juta. Data di Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, jumlah korban penipuan di seluruh Indonesia saat ini sudah lebih dari 2500 orang. (ant)

Suluh Indonesia/ant

BURUH TUNTUT UPAH LAYAK - Wagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) menyapa para buruh yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota, Jakarta, Rabu (24/10). Para buruh menuntut upah layak dan mendesak Pemerintah DKI Jakarta, untuk menghapuskan sistem “outsourcing”.

Bisnis Sosial dan Penanganan Kemiskinan BISNIS berbasis sosial ternyata mampu mengatasi persoalan utama di negeri ini, yaitu kemiskinan. Persoalannya, darimana pembiayaaan dari kegiatan ini jika organisasi yang dijalankan bersifat nirlaba. Jawabannya mudah dilakukan, meskipun tanpa harus merengek kepada pemerintah. Masyarakat di satu komunitas dapat membentuk organisasi yang diri perkumpulan itu diperleh dana kemudian, dananya diperuntukan untuk memberikan modal kecil kepada masyarakat miskin untuk berwiraswasta. Peraih nobel perdamaian tahun 2006 Muhammad Yunus, mengatakan bisnis berbasis

sosial dibutuhkan dalam mengatasi permasalahan sosial terutama masalah kemiskinan. Dalam seminar seminar bertajuk ‘Peran Kewiraswastaan Sosial dalam Konteks Pengentasan Kemiskinan’ di Jakarta, Rabu, kemarin, Yunus menjelaskan sebuah perusahaan dapat menerapkan prinsip bisnis berbasis social dengan mendedikasikan kemampuan perusahaan dalam mengatasi masalah sosial.

Menyatu Dengan Hunian Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan empat pasar tradisional nantinya

dibangun terintegrasi dengan hunian, klinik dan ruang interaksi mulai tahun 2013. Konsepnya, aktifitas pasar yaitu kegiatan perekonomian dan ruang interaksi berada di lantai satu dan dua. Sementara, lantai 3 dan 4 akan disulap menjadi tempat hunian dan puskesmas. Empat pasar tradisional akan menjadi proyek percontohan yaitu Pasar Minggu, Pasar Rumput, Pasar Jati Rawasari dan Cempaka Putih. (ant)

200 Lapak di Pinggir Rel

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menduga ada keterlibatan pegawai Kementerian Agama (Kemenag) dalam kasus penipuan terhadap calon jamaah haji (CJH) yang belakangan banyak terungkap. “Yang terlibat pegawai bawahan, bukan yang di atas, yang kongkalikong dengan penyelenggara ibadah haji,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Rabu. Menurut dia, keterlibatan pegawai Kemenag terjadi melalui modus konspirasi busuk dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang tidak terdaftar. “Diiming-imingi, seolaholah ada kuota tambahan, meski sebenarnya sudah tidak ada,” kata Said Aqil. Dikatakannya, harus ada pemberian sanksi tegas terhadap PIHK tak terdaftar yang terlibat konspirasi busuk tersebut. “Kemenag tahu mana penyelenggara yang nakal. Coret dari daftar, jika perlu laporkan ke polisi untuk diproses secara hukum,” kata

tersedia tempat parkir. “Agar semakin tertata, perlu ada pembagian lapak untuk pedagang lama dan pedagang baru. Misalnya, lantai satu, dua dan tiga diperuntukkan bagi pedagang lama, selanjutnya lantai tiga ke atas untuk pedagang baru,” ungkap Jokowi.

Kegiatan ini bisa dimulai dari universitas yang diharapkan bisa berkembang ke lapisan masyarakat lainnya. Karena pada prinsipnya, kemiskinan tidak berdiri sendiri dan bukan dibuat oleh masyarakat tetapi oleh sistem. Untuk itu, perlu pembenahan sistem dalam mengatasi kemiskinan, yang salah satunya membangun kewiraswastaan sosial. Yunus, ilmuwan dan dosen yang tidak hanya hanya mengandalkan teori dalam bekerja, tetapi dosen yang mampu mengubah mengimplementasikan ilmunya sehingga membuat rakyat Bangladesh keluar dari kungkungan kemiskinan. Orang-orang miskin

Bangladesh yang selama ini tidak bisa keluar dari kemelaratan, berhasil meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya melalui karena mendapat suntikan modal kecil seperti kisah fenomenalnya yang membuat dirinya diganjar penghargaan nobel. Yunus percaya dengan memberikan pinjaman kecil tanpa persyaratan ketat kepada masyarakat luas dapat menghilangkan kemiskinan yang parah di pedesaan di Bangladesh. Upaya Yunus berhasil hingga mampu mendirikan Grameen Bank, yaitu bank yang memberikan pinjaman kepada kaum miskin Bangladesh tanpa jaminan.

Pada dasarnya, konsep itu pula yang sedang ditularkan Yunus kepada masyarakat sebagian masyarakat miskin Indonesia, yaitu masyarakat bisa mengatasi permasalahan sosial di sekitarnya secara mandiri. . “Masyarakat bisa mengatasi masalah di sekitar mereka, salah satunya dengan prinsip kewiraswastaan,” ujarnya. Pendiri Dompet Duafa Erie Sudewo mengakui kewiraswastaan sosial dapat memecahkan masalah masyarakat dengan tetap menjalankan usahanya sesuai prinsip berbisnis. “Sebab dan situasi serta kondisi kemiskinan perlu diperhatikan dalam mengatasi kemiskinan itu,” kata Erie. (ant)

JAKARTA - Sekitar 150 orang petugas gabungan dari PT KAI, Polsek Metro Tambora dan Satpol PP dari kelurahan membongkar lapak pedagang kaki lima (PKL) di sisi rel kereta api Stasiun Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat. Humas PT KAI daerah Operasi I Mateta Rizalulhaq di Stasiun Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, kemarin, mengatakan pembongkaran dilakukan agar stasiun tidak terkesan kumuh dan tidak ada lagi yang membuka lapak di sisi pinggir rel karena tidak diperbolehkan. “Sedikitnya sekitar 200 lapak PKL yang dibongkar hari ini. Pembongkaran dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB,” kata Mateta. Mateta menambahkan, Pemprov DKI sudah menyiapkan 3 lahan untuk PKL berjualan yakni di kawasan Pasar Pekojan, Penjagalan, kawasan Pasar Perniagaan di Tambora, dan kawasan Pasar Mitra di Jembatan Lima, Jakarta Barat. Mateta menjelaskan, sisi rel stasiun bukan untuk berdagang. Untuk keselamatan

penumpang, maka kawasan stasiun harus steril dari pedagang. “Jadi ini untuk persiapan stasiun internasional. Jadi nanti seluruh stasiun harus steril untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” kata Mateta. Mateta menambahkan, mulai hari ini pihaknya akan melakukan pemagaran di sisi rel stasiun. Tujuannya agar PKL tidak kembali berjualan di kawasan berbahaya tersebut. Sementara itu Camat Tambora, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya mendukung aksi PT KAI membongkar lapak di Stasiun Duri Utara. Pasalnya, pedagang yang membuka lapak disisi rel menganggu lajur kereta maupun penumpang kereta. “Selain itu, stasiun terkesan kumuh karena banyaknya pedagang yan membuka lapak di dekat stasiun,” kata Isnawa Adji. Nurjaman (35) salah satu pedagang mengaku tidak mengetahui rencana pembongkaran . “Kita memang mengaku salah berjualan disini, tapi yang namanya cari nafkah terpaksa membuka lapak di sini. Asal hasilnya halal,” kata Nurjaman yang mengaku akan pulang kampung. (ant)


Metr politan

3

Suluh Indonesia, Kamis 25 Oktober 2012

Soal Kerja Sama

KPU Diminta Transparan JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta lebih transparan tentang kerja sama yang dijalin lembaga penyelenggara pemilu itu. Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin menyebutkan,”sekalipun secara lisan KPU telah menyatakan menghentikan kerja sama dengan IFES, persoalan keterlibatan asing dalam penyelenggaraan Pemilu 2014 belum bisa disebut tuntas.” Penghentian kerja sama itu juga tak serta merta menggugurkan kewajiban dan tanggung jawab KPU untuk menyampaikan informasi yang sebenarnya seputar fakta-fakta yang terjadi. Sebab, informasi kerja sama dengan pihak asing yang selama ini disampaikan

KPU sangat sedikit dan hanya sepotong-sepotong. “Publik tidak pernah tahu apa isi kerja sama itu. Apa pula alasannya sehingga publik seperti dilarang untuk mengetahui detail dari kesepahaman tersebut,” katanya. Menurut Said, KPU seolah memiliki standar yang berbeda antara kerja sama dengan lembaga dalam negeri dan lembaga asing. “Kerja sama KPU dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, misalnya. Detail kesepahaman berani dipublikasikan KPU melalui websitenya, sementara pihak asing justru sebaliknya,” katanya. Semua harus jelas supaya publik tahu siapa saja yang berada di balik layar atau bermain dari kerja sama kontrover-

sial itu. Jika KPU taak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul, maka publik akan terus menduga dan mencurigai adanya agenda tersembunyi KPU untuk memberi manfaat kepada pihak atau kepentingan tertentu. Rapat dengar pendapat Komisi II dengan KPU, Selasa (23/10) menghasilkan kesimpulan bahwa SIPOL hanyalah alat bantu dan bukan sebagai penentu verifikasi parpol. Komisi II meminta agar KPU mengembangkan jaringan teknologi informasi yang bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan mengedepankan kerahasiaan dan kemandirian negara. (ant)

Proses Verifikasi Parpol

Marzuki Curigai

Sudah 80 Persen JAKARTA - Proses pemeriksaan (verifikasi) administrasi parpol untuk pemilihan umum DPR, DPD dan DPRD Provinsi 2014 sudah mencapai 80 persen penyelesaian, sehingga siap diumumkan Kamis (25/10), kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay. Pengerjaan verifikasi parpol tersebut masih menunggu berkas dari daerah, sementara untuk pengerjaan di pusat sudah selesai. “Proses pengerjaan verifikasi sudah 80 persen dan kami masih menunggu beberapa lagi yang dari daerah. Kalau yang di Jakarta sudah 100 persen,” kata Hadar di Jakarta, kemarin. Sisa berkas parpol dari daerah yang belum selesai tersebut, menurut dia, terganjal masalah komunikasi antara staf parpol di daerah dengan petugas verifikator di Jakarta. “Komunikasi yang tidak lancar, seperti jaringan internet tidak lancar, membuat kami menunggu berkas dari daerah untuk diverifikasi,” tambahnya. Namun demikian, tim verifikator KPU akan menunggu sampai kelengkapan berkas ke-34

parpol itu benar-benar lengkap, sebelum menggelar rapat pleno guna mengumumkan hasil verifikasi administrasi itu. Pada saat hari terakhir pendaftaran peserta Pemilu 2014, 7 September, KPU menerima sebanyak 46 parpol calon peserta pemilu. Namun KPU mendapatkan 34 parpol yang berhasil mengumpulkan 17 dokumen wajib pada saat pendaftaran. Ke-34 parpol tersebut diberi tenggat hingga 29 September, guna melengkapi dokumen wajib tersebut dengan sejumlah berkas pendukung yang seusai pasal 8 UU Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD. Namun hingga perpanjangan waktu penyerahan kelengkapan dokumen, pada 15 Oktober, satu parpol tidak memanfaatkannya. Sementara itu Peneliti dari Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P LIPI) Wawan Ichwanuddin mengharapkan KPU mempertahankan setiap kebijakan yang diambil dalam rangka penyelenggaraan pemilihan umum. “Sebaiknya kalau sudah ambil kebijakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa mempertahankan-

Suluh Indonesia/ade

WAGUB BALI LIHAT PAMERAN KERIS - Wakil Gubernur Bali Puspa Yoga melihat keris yang dipamerkan saat Festival Keris Kamardikan yang mengusung tema Kebangkitan Kembali Kejayaan Keris Indonesia (K4-I) yang diikuti seluruh penggemar keris se Nusantara dan beberapa dari Malaysia dan Belanda di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (24/10) malam. Untuk pertama kalinya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan Festival Keris Kamardikan atau keris yang dibuat setelah era kemerdekaan.

nya,” kata Wawan saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Pernyataan Wawan tersebut terkait dengan keputusan KPU yang akan mengevaluasi kerja sama pengadaan aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dengan lembaga asing, International Foundation for Electoral Systems (IFES). KPU mendapat tekanan dari sejumlah fraksi di DPR terkait dengan kelayakan penggunaan Sipol dan keterlibatan asing dalam pengadaan aplikasi itu. Sebaiknya niat KPU dalam mengevaluasi Sipol, tak didasari intervensi dari fraksi DPR. Sebab, dia khawatir hal itu dapat membuka ruang bagi sejumlah partai untuk dapat menekan KPU. “Ketika partai bisa melakukan bargaining dengan KPU, mereka akan terus-menerus melakukan itu. Oleh karena itu, sebaiknya setiap kebijakan yang diambil KPU harus benar-benar disiapkan secara matang dan sungguh-sungguh, karena itu menjadi legitimasi KPU,” ujar dia. (ant)

Ada Oknum Bocorkan Audit BPK JAKARTA - Ketua DPR RI Marzuki Alie mencurigai hasil audit investigasi BPK soal dugaan korupsi pada proyek pusat olahraga Hambalang Bogor sudah dibocorkan oknum sebelum diserahkan ke DPR RI. “Pimpinan DPR RI sampai hari ini belum menerima laporan hasil sudit investigasi yang dilakukan BPK terhadap proyek Hambalang, tapi mengapa publik sudah tahu isinya,” kata Marzuki Alie di Gedung MPR/ DPR/DPD RI, Jakarta, kemarin. Pimpinan DPR RI belum menerima laporan audit investigasi BPK soal proyek Hambalang, tapi publik sudah meramaikan substansinya seperti namanama pejabat yang disebutkan dalam laporan tersebut. Bahkan, publik juga mempersoalkan ada nama pejabat yang tak

disebutkan dalam laporan hasil audit investigasi BPK tersebut. “Informasi yang menyebutkan isi laporan itu sumbernya tidak jelas. Mungkin saja hal itu dibocorkan oleh oknum dari internal BPK sendiri,” katanya. Marzuki menegaskan, BPK sampai hari ini belum menyampaikan laporan hasil audit investigasi soal proyek pusat olahraga Hambalang di Bogor, sehingga pimpinan DPR RI belum tahu apa isi laporan tersebut. Menurut dia, pimpinan DPR RI baru menerima informasi bahwa BPK akan menyerahkan laporan hasil audit investigasi soal Hambalang pada rapat paripurna penutupan masa persidangan DPR RI, Kamis (25/10). “Laporan hasil audit investigasi BPK selalu disampaikan secara tertulis, tidak

pernah secara lisan,” katanya. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini menambahkan, hasil audit investigasi BPK tersebut yang akan menjadi acuan dasar bagi DPR RI untuk menyikapinya. Menurut dia, DPR RI akan mempelajari lebih lanjut setelah menerima laporan hasil audit investigasi BPK tersebut. “Jika di dalamnya ditemukan penyimpangan anggaran dan dugaan pelanggaran hukum maka akan diserahkan kepada lembaga penegak hukum untuk ditindaklanjuti,” katanya. Ditanya soal temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal dugaan adanya aliran dana secara tunai dari proyek pusat olahraga Hambalang, menurut Marzuki, hal itu bukan merupa-

kan kewenangan DPR RI. Jika PPATK menemukan kecurigaan adanya aliran dana secara tunai, menurut dia, agar temuan tersebut diserahkan langsung ke KPK untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, bocoran hasil audit investigasi BPK soal proyek pusat olahraga Hambalang menyebutkan keterlibatan mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pemuda dan Olahraga, Wafid Muharram dan Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati ketika menduduki jabatan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Laporan hasil investigasi tersebut juga menyebutkan nama Menteri Keuangan Agus Martowardojo tapi tidak ada nama Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. (ant)

KI BAGUS SETIA JAYA GUNA – GUNA KEMBANG MAYANG

KI BAGUS

Wajah tampan berkulit putih, tubuh tinggi semampai berambut panjang. Tutur katanya sopan,santun dan ramah, itulah sekilas sosok dari seorang spiritual muda bergelar Ki Bagus Setia Jaya. Spiritual yang akrab disapa Ki Bagus ini terbilang ngetop di kalangan artis, terbukti hingga saat ini ada beberapa selebritis yang mem-percayakan Ki Bagus sebagai penasehat

s p i r i t u a l pribadinya. Siapakah selebritis itu? Tentu saja tidak etis jika disebutkan nama, yang pasti dia wanita muda, cantik dan familiar. Ki Bagus Setia Jaya sang Maharaja pesona penggila populernya, sejak usia muda telah mewarisi keilmuan kedua orang tuanya, namun karena baginya menuntut ilmu tiada batas usianya dan untuk mengobati dahaganya yang selalu haus akan keilmuan, setelah kian lama berkeliling Pulau Jawa, Sumatera, Kalimalantan, dan Bali, kini beliau kembali lagi dipadepokannya di Jalan Raya Pasar Kecapi, gang Cemara

Parhoed No.55 Pondok Melati, Bekasi. Kemampuan olah supranatural tingkat tinggi yang di kuasai Ki Bagus Setia Jaya mampu mengatasi berbagai problema kehidupan. Banyak orang kembali berkunjung ke padepokan Ki Bagus karena merasa cocok dan tertolong dari berbagai belenggu persoalan duniawi. Dengan temuan Pusaka ‘ Tua dan KeIlmuan ‘ langkah yang keampuhannya sangat luar biasa dan dapat di buktikan langsung. Guna - Guna Kembang Mayang salah satunya, yang

mana ilmu ini selain sangat ampuh untuk memikat atau menaklukan hati lawan jenis, ilmu ini juga sangat ampuh untuk membuat jera pasangan yang selingkuh, menjatuhkan rival atau persaingan bisnis, bahkan untuk urusan-urusan yang bersifat menghancurkan, dan luar biasanya semua tanpa harus menunggu waktu yang cukup lama. Sebagai ungkapan rasa saling menghargai Waktu, Tenaga, Fikiran, Keilmuan dan Profesionalisme: Konsultasi Rp. 100.000,Rek. BCA. 6870581031 dan Mandiri. 129-00-0687074-1

Jln. Raya Pasar Kecapi Gg. Cemara Parhoed No. 155 Rt. 006/013 Jatirahayu Pondok Melati BEKASI Hub: 087883054545-0815888275002193791388,- Pin 2A083E11 C.004598-Adv2


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 25 Oktober 2012

4

L intas Pekalongan Adopsi KTR Bogor DINILAI berhasil dalam penerapan program Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Anggota DRPD Pekalongan Jawa Barat kali keempat melakukan studi banding ke kota Bogor. Dalam kunjungan kali ini, kedua pihak saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam menegakan Peraturan Daerah (Perda) KTR. “Kami ingin mendapatkan informasi dan bertukar pengalaman dalam menegakan Perda KTR sebanyak mungkin dengan Pemerintah Kota Bogor, “ kata Ketua DPRD Pekalongan H.M Bowo Leksono di Balaikota Bogor, kemarin. Ia mengatakan, dalam studi bandingnya kali ini tidak mengenai perihal KTR semata tetap juga menyangkut persoalan perijinan toko obat, tenaga kesehatan yang ada di tiap puskesmas. Asisten Tata Praja Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat menuturkan bahwa Pemerintah Kota Bogor terus konsisten menyukseskan program KTR. Hal tersebut katanya bisa dilihat dari penurunan iklan reklame rokok di pelbagai ruas jalan. (him)

10 Persen Hewan Kurban Tak lay DARI total 14.238 hewan ternak yang akan di jadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha, sebanyak 1.413 tak layak dijadikan hewan kurban. Menurut Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Kota Depok, Zalfinus Irawan mengaku telah melakukan pemeriksaan ke 194 lapak pedagang hewan sapi maupun kambing, dan hasilnya sepuluh persen belum layak dijadikan hewan kurban. “Dari 194 tempat yang kami datangi kami temukan ribuan hewan qurban dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk di jual tahun ini,” ungkapnya kemarin. Ia juga menambakan, bahwa pihaknya telah menargetkan pemeriksaan yang akan dilakukan pada 304 lapak pedagang yang tersebar di 11 kecamatan Kota Depok. Pengecekan dan pemeriksaan hewan kurban dilakukan oleh 25 petugas dari Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Bahkan pada tahun ini Disnakan juga dibantu sebanyak 75 mahasiswa kedokteran dari Institut Pertanian Bogor (IPB)

Open House Pustaka 2012 PUSAT Perpustakaan dan Penyegaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) Kota Bogor menggelar Open House PUSTAKA tahun 2012 yang diisi dengan beberapa kegiatan Pameran Perpustakaan, Inovasi Teknologi, Kunjungan ke Perpustakan dan Rapat Kerja Dewan Redaksi Majalah Ilmiah Badan Litbang Pertanian. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, secara resmi dibuka Kepala Pustaka Ir. Farid Hasan Baktir di Aula lantai 7 Gedung A PUSTAKA Jalan H. Juanda No.20 Kota Bogor, kemarin. Kepala Pustaka Ir. Farid Hasan Baktir menyampaikan, Open House PUSTAKA 2012 dan Rapat Kerja Dewan Redaksi Majalah Ilmiah Badan Litbang untuk menginformasikan dan mensosialisasikan inovasi teknologi dan informasi Badan Litbang Pertanian kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan para peneliti, pustakawan, penyuluh pertanian, dan beberapa perguruan tinggi se-Jabodetabek, pelajar SD, SMP dan SMA. (bas)

Suluh Indonesia/ant

AWAL MUSIM HUJAN - Petani warga Kampung Dadap, Desa Aweh, Kec Kalanganyar, Kab Lebak, Banten menanam padi di awal musim hujan. Menteri Pertanian mengeluarkan edaran agar para Kepala Desa, Camat serta petugas Dinas terkait mendorong petani melakukan tanam padi serempak pada awal musim hujan menekan serangan hama.

Kadisnaker Banten

Pastikan UMP 2013 Naik SERANG - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banten Erik Syehabudin memastikan besaran Upah Minimum Provinsi Banten 2013 naik dibandingkan 2012. “Kami belum bisa menyampaikan besaran nilai UMP Banten 2013 karena SK Gubernurnya belum keluar. Nanti kalau sudah di SK-kan nilainya sudah jelas, yang pasti naik dari tahun sebelumnya,” kata Erik Syehabudin di

Serang, kemarin. Erik mengatakan, UMP Banten 2013 dipastikan mengalami kenaikan dibandingkan dengan 2012. Kenaikan UMP Banten 2013 diperkirakan berkisar antara 20-30 persen dari tahun sebelumnya. “Kisarannya kenaikannya 20-30 persen. Saya belum bisa menyampaikan usulan nilai UMP-nya sekarang, nanti kalau sudah ditandatangani dan dikeluarkan dalam Keputusan

Gubernur saja,” kata Erick disela-sela acara pembukaan temu wicara dan expo TKI Purna di alun-alun Kota Serang. Ia juga mengatakan, belum menerima usul UMK dari kabupaten/kota karena masih dalam pembahasan. Namun demikian, ia berharap usulan UMK dari kabupaten/kota disampaikan setelah ada pembahasan yang matang di Dewan Pengupahan kabupaten/kota serta disampaikan dengan rekomendasi

bupati/wali kota. UMP Banten 2012 ditetapkan senilai Rp1.042.000. Sedangkan untuk UMK 2012, enam kab/kota mengalami revisi yakni Kota Tangerang dan Kota Tangsel dari Rp1.381.000 menjadi Rp1.529.150, Kabupaten Tangerang dari Rp1.379.000 menjadi Rp1.527.150, Kabupaten Serang dari sebesar Rp1.320.500 menjadi Rp1.410.000, Kota Cilegon dari Rp1.347.000 menjadi Rp1.481.000, dan UMK Kota

Serang dari Rp1.231.000 menjadi Rp1.379.150. Kabupaten Pandeglang dan Lebak tidak mengalami revisi. UMK 2012 Pandeglang ditetapkan Rp1.050.000 dan Kabupaten Lebak Rp1.047.800. Menurut Erik, UMP merupakan rujukan bagi penetapan UMK di delpaan kabupaten/ kota. “Besaran UMK tidak boleh lebih rendah dari UMP,” katanya.(ant)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Pengrajin Kue Balok

Di Tangsel

Minta Diberikan Hak Paten

Mahasiswi UIN Hilang TANGSEL - Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Ciputat Tangerang Selatan ( Tangsel ) kembali dikabarkan menghilang. Eva Bai Syarifah (23 tahun) mahasiswi semester 9 jurusan biologi, fakultas Sains dan teknologi tersebut pergi sejak Minggu (21/10) malam, namun hingga hari ini (24/10), Eva belum juga kembali. “Dia ( Eva-red) pamitnya mau nginep di acara forum silaturhami mahasiswi biologi di kampusnya sejak minggu malam, namun sampai sekarang belum pulang juga” ungkap kakak korban, Salim kemarin. Lebih lanjut Salim mengatakan, pihaknya telah melaporkan kasus ini ke Polsek Pasar ming-

gu, namun hingga kink belum juga menemukan titik terang. “Kami sudah berusaha mencari informasi ke teman-teman Eva dan melaporkan ke polisi namun belum ada titik terang” imbuhnya. Sementara itu, ditemui di Kampusnya, Ketua Himpunan Mahasiswa Biologi UIN Jakarta, Yogi mengaku pada hari Minggu lalu pihaknya tidak pernah mengadakan acara forum silaturahmi. Yang ada hanya acara bersih bersih sungai cimanggis, serta kegiatan pengataman burung. “Namun di kedua acara itupun Eva tidak ada” ujarnya. Yogi mengaku mengetahui dari sms dan bbm dari sejumlah rekan mahasiswa (nov)

Polisi Tembak Mati

Pencuri Mobil DEPOK - Tiga orang yang diduga anggota sindikat pencurian mobil disergap petugas Buser Polsek Sukmajaya, Depok. Selasa malam (23/10). Petugas terpaksa menembak mati salah satu dari pelaku karena hendak melawan petugas dengan senjata tajam miliknya. Menurut Kapolsek Sukmajaya AKP Fitria Mega, penyergapan dilakukan ketika para pelaku bertransaksi di Cafe MG di Jl Ir Juanda, Cisalak, Kota Depok. ‘’ Pelaku sedang transaksi mobil curiannya berjenis Toyota Avanza. Sedangkan tersangka IR (34) tiba-tiba melawan petugas dengan menggunakan pisau belati dan terpaksa kami melumpuhkannya.” Ungkapnya kepada war-

tawan, kemarin. Aksi penangkapan yang berlangsung sekitar pukul 02.00 pagi, bukan hanya melumpuhkan satu pelakunya. Namun, Polisi juga mengamankan salah satu pelaku oknum anggota TNI yang berpangkat Prada dengan inisial LY (28). Sedangkan Seorang tersangka SN (34) berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor ke arah timur, menuju Jalan Raya Jakarta-Bogor. “Penjual mobil itu tiga orang. Setelah bertemu, mereka dan polisi memperlihatkan uang untuk membelinya, IR lalu membawa mobil Polisi pun melakukan penangkap ketiganya namun satu pelaku ada yang berhasil lolos.” ujarnya. (ant)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo

Suluh Indonesia/ant

KETUPAT IDUL ADHA - Pekerja memanfaatkan halte untuk membuat dan berjualan ketupat di Kawasan Palmerah, Jakarta Selatan, Rabu (14/10). Menjelang Idul Adha 1433 Hijriyah, sejumlah pedagang ketupat musiman mulai berjualan di bahu-bahu jalan dengan harga ketupat berkisar RP 4 ribu (10 ketupat).

TANGSEL - Mungkin masyarakat masa kini lebih mengenal masakan barat seperti spageti, burger, pizza dan sejenisnya. Sementara ketika ditanya apa saja makanan khas daerah, tidak sedikit yang justru geleng kepala mengaku tidak suka bahkan mungkin tidak mengenal. Hal ini lah yang menjadi keprihatinan sejumlah pengrajin kue balok asal Pandeglang Propinsi Banten. Ditemui saat Festival Kuliner Rabu (24/10) siang di kawasan BSD, mereka mengaku khawatir kue-kue tradisional akan punah karena tidak dilestarikan. “Banyak sekali kue tradisional yang saat ini dilupakan, seperti kue balok. Jika tidak dilestarikan maka lama kelamaan bisa punah” ungkap seorang pengrajin kue balok, Ida (41 tahun ) kemarin. Lebih lanjut Ida berharap agar Pemerintah memperhatikan warisan budaya daerah yang tidak hanya berupa kesenian saja, namun juga makanan khas. Salah satunya adalah dengan mematenkan makanan khas daerah. “Kami ingin sekali makanan khas daerah seperti kue balok ini dipatenkan sebelum di klaim

menjadi makanan khas Negara lain” tandasnya. Selama ini sambung Ida pihaknya memang sudah beberapa kali diikutkan pameran oleh Pemerintah setempat, namun belum pernah mendapatkan bimbingan bagaimana agar makanan khas tidak hanya laku tapi juga dapat dipatenkan. “Kami harap Pemerintah bisa memfasilitasi ini” katanya. Kue balok merupakan kue khas Pandeglang terbuat dari singkong yang telah dikukus, bentuknya hampir seperti jadah, namun teksturnya lebih lembut menyerupai getuk. Bumbubumbunya pun sederhana dan tidak memakan biaya yang cukup besar. Dinikmati dengan srundeng dari kelapa yang diparut dan telah dibumbui, dan dibungkus dengan daun pisang, kue balok menjadi sangat elegan dan nikmat. “Harganya murah, hanya 2500 hingga 3000an per kue” terang Ida. Selain kue balok, para pengrajin kue tradisional tersebut juga merindukan pematenan kue tradisional lainnya seperti apem cimano dan pasung kadu banen. (nov)

Gerakan Cinta Musik Sunda

Tameng Serangan Globalisasi

BERANGKAT dari keprihatinan akan lunturnya budaya Sunda di masyarakat akibat tergerus budaya luar, segelintir pihak pun memanfaatkan musik sebagai sarana pemantik bangunnya budaya Sunda. Seperti apa kegiatannya ? Sebanyak tiga puluh peserta yang mengikuti Festival Lagu Pop Sunda 2012. Dari masyarakat berumur hingga remaja. Dari ibu rumah tangga hingga pelajar. Bahkan beberapa diantaranya berasal dari musisi jalanan (para pengamen) yang sudah begitu fasih mem-

bawakan jenis musik mendayu-dayu itu. Ide membuat Festival Lagu Pop Sunda berasal dari Drs. Ike Dorojatun pemilik label musik bernama Dagoer Musik Indonesia (DMI). “Banyak cara yang dilakukan dalam mempertahankan budaya kita (sunda) akibat gempuran bu-

daya asing. Salah satunya seperti yang kami lakukan ini,”ujar Ike disela acara. Semakin kuatnya gempuran asing terhadap budaya lokal disikapi Ike dengan tidak melakukan penolakan habishabisan. “Dengan adanya budaya asing yang masuk kita tidak harus menolaknya, terpenting intinya harus balance (seimbang),”katanya. Lanjut Ike, Festival Lagu Pop Sunda sendiri diawali dengan melakukan audisi kantor DMI dengan terpilihnya 30 orang peserta. Dari jumlah tersebut kemudian dikerucutkan menjadi 14 peserta yang

masuk babak final. “Babak final sendiri dilakukan di Radio RRI Bogor. Para peserta tampil live dihadapan para juri dan ratusan penonton. Dalam final itu, maka langsung diumumkan pemenang juara 1, 2, 3 dan harapan 1 dan 2,”terangnya. Sementara itu, Budayawan Bogor Eman Sulaeman menuturkan bahwa dirinya begitu mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh orang-orang yang masih peduli akan nasib budaya Sunda. “Lima tahun lagi budaya Sunda akan punah. Sekarang banyak generasi muda yang sudah tidak peduli akan nasib budayan-

ya,” tegas Eman. Kepala Seksi Siaran RRI, M. Nurdin mengatakan bahwa dengan adanya Festival Lagu Pop Sunda membuktikan keberpihakan radio publik dalam keikutsertaan melestarikan seni dan budaya lokal. Dia berharap generasi muda benar-benar dfapat melestarikan kebudayaan Sunda khusunya musik dan bahasa Sunda secara benar. Karena menurutnya, hal itu merupakan warisan dan nnilai-nilai yang menjadi identitas dati para leluhur mereka yang patut dijaga dan dilestarikan. (him)


pini

Suluh Indonesia, Kamis 25 Oktober 2012

F OKUS Ancaman Kesulitan Tanah bagi Anak Cucu Kita AHAN jelas merupakan keperluan pokok umat manusia. Di sinilah mereka akan hidup dan melanjutkan kehidupan, dalam arti tinggal dan mampu mengolah lahan untuk hidup. Tanah, dengan demikian, bernilai amat vital. Pada masyarakat tradisional disebutkan bahwa tanah itu adalah Ibu Pertiwi yang memberikan kehidupan bagi penghuninya. Pemanfaatannya harus benar-benar sesuai dengan kepentingan manusia dan tentu saja tidak boleh sembarangan. Kualitas dan nilai tanah sangat mempengaruhi dinamika makhluk hidup. Pada masa lalu, tanah Pulau Jawa dikenal sangat subur karena banyak terdapat gunung api. Letusan gunung api menyebar ke berbagai tempat di Jawa yang membuat pulau ini subur. Itulah yang menjadi faktor mengapa Pulau Jawa paling padat penduduknya. Tanah Papua masih sangat alami yang membuat berbagai hewan dan ragam binatang bisa hidup di wilayah tersebut. Di Bali persoalannya sedikit berbeda. Nilai tanah di pulau ini kini semakin tinggi, terutama apabila diukur dari sudut uang. Bali sebagai daerah tujuan pariwisata, membuat tanahnya diburu untuk dibeli atau dikontrak. Masyarakat yang masih belum begitu memahami apa arti tanah, menjual tanahnya dengan cara gampang tanpa memperhitungkan masa depan. Jika tidak menyesal kemudian, mereka yang gegabah menjual tanahnya pasti akan bangkrut. Karena itulah kini sering kali diimbau agar masyarakat tidak terbuai dengan harga tinggi tanah, sebab uang bukan merupakan ukuran segala hal. Penjualan tanah atau beralihnya kepemilikan tanah, sesungguhnya mempunyai berbagai macam akibat yang negatif. Dalam keluarga, penjualan tanah bisa menimbulkan konflik. Ini sudah sering terjadi di Bali dan kemudian meluas menjadi konflik antarkomunitas. Berbagai konflik antardesa di Bali, bisa ditelusuri dari persoalan ini. Pengalihfungsian tanah menimbulkan masalah sosial lain, seperti kebanjiran atau kepadatan penduduk. Banjir tentu masalah di Bali, terutama di daerah-daerah perkotaan. Kepadatan penduduk jelas memicu terjadinya kejahatan. Yang sering tidak diperhatikan bahwa harga tanah yang mahal justru pada kelanjutannya dapat mempersempit ruang gerak anak cucu kita. Karena harganya yangh mahal, semakin banyak orang yang menjual tanah. Ini membuat kepemilikan tanah di dalam satu keluarga menjadi berkurang. Di masa depan, anak cucu kita yang hendak mau membeli tanah untuk meneruskan kehidupannya, akan sangat kesulitan karena harganya telah mahal. Lalu, siapa yang akan mampu memberi tanah? Hanya orang-orang yang bermodal besarlah yang mampu membelinya dan sekaligus menguasainya. Lantas, anak cucu kita tinggal di mana? Penghasilan uang banyak dari menjual tanah, sungguh-sungguh menyesatkan. Kini memang tanah-tanah di perkotaan yang dipandang paling mahal. Akan tetapi, jika kemudian sektor-sektor pariwisata itu telah mulai menjamah pedesaan dan pegunungan, harga tanah di tempat itu juga akan semakin tinggi. Masyarakat akan tergiur menjualnya. Anak cucu mereka kelak juga terancam. Pada sisi lain, pembangunan juga harus mencerminkan rasa keadilan. Jadi benar, kalau ada pembangunan lapangan golf atau pembangunan lainnya, hal ini akan berpotensi menghilangkan keadilan. Hanya orang-orang tertentu yang akan mampu memanfaatkan lahan tersebut. Sementara pihak yang paling dekat dengan lahan itu tidak akan diizinkan masuk areal. Bahkan, pemiliknya semula mungkin hanya menjadi buruh tetap di lahan tersebut. Ini sungguh ironis. Jadi, di samping pemerintah, kita sebagai masyarakat haruslah bisa mempunyai kesadaran yang lebih luas. Jangan hanya memandang diri sendiri, tetapi juga memikirkan dampak dan inspirasi kepada lingkungan sekitar. Bagaimanapun, kepemilikan tanah sendiri jauh lebih baik, lebih berharga ketimbang mengontrak di tempat lain. Kita tidak rela melihat anak cuku nanti menempati tanah kontrakan. ***

L

Bang D

el

Marzuki Alie mencurigai hasil audit investigasi BPK soal dugaan korupsi proyek Hambalang dibocorkan oknum sebelum diserahkan ke DPR RI...

Siapa ya????

5

Bali dan ‘Tragedy of the Commons’

di Bali juga tengah menghadapi masalah serupa. Kaldera Gunung Batur Kintamani yang baru-baru ini dinobatkan sebagai kawasan Geopark dunia sedang ‘diincar’ untuk dijadikan lapangan golf. Kawasan di lereng Batukaru sedang dilakukan pembebasan hingga 100-an hektar yang konon akan digunakan sebagai tempat karantina Miss Earth (Putri Bumi). Jelas hal ini bukan sebuah kebetulan, apalagi kawasan Jatiluwih sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO baru-baru ini. Tentu banyak kelompok berduit ingin dapat berinvestasi dengan membangun fasilitas akomodasi pariwisata di sekitar kawasan Wa risan Budaya Dunia yang kunjungan turisnya diprediksi akan naik.

rett Hardin. Pertama, seolah-olah kawasan milik bersama tersebut tidak diikat oleh sebuah aturan sehingga menyebabkan setiap orang dapat melakukan hal sesukanya yang pada titik tertentu menimbulkan krisis. Kerusakan atau krisis dalam kawasan milik bersama justru menimbulkan pertanyaan yang tertuju kepada pemerintah sejauh mana pemerintah konsisten menegakkan aturan yang ada. Ironisnya, ide untuk menyerahkan kawasan milik bersama untuk dikelola oleh investor adalah pemerintah sendiri. Hal ini justru menunjukkan impotensi pemerintah bahwa dalam menjaga kawasan milik bersama. Kedua, sejatinya tidak semua solusi penyelamatan lingkungan yang menggunakan pendekatan ekonomi dapat berjalan. Hal ini karena kepentingan memperoleh keuntungan ekonomi menjadi tujuan utama sedangkan pelestarian lingkungan hanya menjadi sasaran antara sehingga keuntungan terus-menerus dapat diakumulasi. Misalnya, bisnis jasa eco-tourism sebagai sebuah komoditas. Sepanjang komoditas tersebut laku dijual di pasar, maka lingkungan sekitar sebagai penunjang akan coba dipertahankan. Sebaliknya, apabila komoditas tersebut di pasar pengalami kejenuhan, maka lingkungan penunjang pun dapat saja ditelantarkan, pun karena alasan ekonomi. Ketiga, solusi bergaya Hardin tidak mengenal konsep keadilan lingkungan. Bahwa yang dibutuhkan masyarakat Bali saat ini tidak hanya lingkungan yang bersih dan lestari tetapi lingkungan yang keadilan. Memang tidak bisa dipungkiri banyak kawasan Bali yang bersih dan lestari, namun belum tentu kawasan-kawasan tersebut bisa diakses oleh masyarakat Bali. Jika saja rencana untuk mengembangkan pariwisata di Tahura Ngurah Rai, Lapangan Golf di Kaldera Gunung Batur, dan vila mewah di Batukaru benar-benar terwujud, tentu saja yang bisa menikmati kawasan indah tersebut hanya kelompok berduit yang mampu menginap dan menyewa fasilitas yang disediakan oleh pengelolanya. Sedangkan rakyat Bali kebanyakan hanya menjadi penonton. Jika demikian, masihkah pemerintah dapat kita sebut sebagai perwujudan kehendak bersama?

Kesesatan Pikir Terdapat beberapa kesesatan dalam kerangka berpikir ala Gar-

*Penulis, advokat, staf pengajar FH Undiknas University, tinggal di Tabanan

TRAGEDY of the commons merupakan frase yang digunakan oleh Garrett Hardin dalam tulisannya dengan judul yang sama untuk menunjukkan permasalahan yang terjadi pada sumber daya alam atau pun kawasan ‘milik’ bersama. Hardin menggunakan ilustrasi kawasan terbuka di Eropa yang biasa digunakan untuk menggembalakan ternak dan merumput bagi para peternak sekitar kawasan. Premis dasarnya yakni jika peternak merupakan pelaku bisnis yang rasional, maka ia pasti akan melipatgandakan ternaknya sehingga mendapatkan keuntungan lebih besar karena toh tempat merumput mereka bisa dapatkan secara gratis. Selanjutnya, pada suatu titik di mana semua peternak melakukan hal yang sama maka permasalahan baru muncul. Kawasan ‘milik’ bersama tersebut akan menjadi semakin terdesak dan kehilangan kemampuan untuk menghasilkan rumput yang cukup bagi semua ternak. Dalam kondisi ini, belum tentu para peternak memiliki kepedulian untuk menurunkan kenyamanan dan keuntungan yang diperoleh selama ini dengan mengurangi jumlah ternaknya. Sebagai agen yang rasional, mereka akan tetap melipatgandakan ternak jika perlu mencari kawasan terbuka ‘milik’ bersama lainnya untuk melakukan ekspansi. Berangkat dari bacaan yang ekonomistik tersebut, solusi yang ditawarkan pun tidak jauhjauh dari pendekatan ekonomi. Hardin dan pengikutnya melihat bahwa solusi paling tepat dalam menjawab tragedy of the commons adalah melakukan ‘privatisasi’ terhadap kawasan atau sumber daya alam milik bersama tersebut. Asumsinya, ketika suatu kawasan tersebut menjadi properti perseorangan, maka rezim hukum benda akan berlaku. Selain itu, sang pemilik dianggap akan lebih peduli pada kondisi propertinya sehingga sedapat mungkin aset tersebut akan dijaga agar tidak mengalami kerusakan. Tentu ada konsekuensinya, orang-orang yang bukan pemilik tidak akan memiliki hak untuk mengakses kawasan tersebut. Spekulasi Hutan bakau di kawasan Tahura Ngurah Rai menghadapi tekanan yang semakin kompleks mengarah pada kondisi kritis. Tempat pembuangan akhir (TPA) Suwung yang terus-menerus meluas dengan memakan hutan bakau melebihi 30 Ha membawa dampak ikutan berupa sampah dan pencemaran. Di sisi lain, cara pandang lazim melihat kawasan wetland (lahan basah) sebagai sumber penyakit, seperti nyamuk. Selanjutnya, paska berakhirnya masa kerja sama JICA - Departemen Kehutanan dalam pengelolaan Tahu-

Oleh : Agung Wardana*

Sejatinya tidak semua solusi penyelamatan lingkungan yang menggunakan pendekatan ekonomi dapat berjalan. Hal ini karena kepentingan memperoleh keuntungan ekonomi menjadi tujuan utama, sedangkan pelestarian lingkungan hanya menjadi sasaran antara sehingga keuntungan terus-menerus dapat diakumulasi. Misalnya, bisnis jasa eco-tourism sebagai sebuah komoditas. Sepanjang komoditas tersebut laku dijual di pasar, maka lingkungan sekitar sebagai penunjang akan coba dipertahankan. Sebaliknya, apabila komoditas tersebut di pasar pengalami kejenuhan, maka lingkungan penunjang pun dapat saja ditelantarkan, pun karena alasan ekonomi.

ra Ngurah Rai menyebabkan semakin seretnya pendanaan yang dibutuhkan untuk pemeliharaan. Kondisi tersebut jelas merupakan tragedy of the commons dalam konteks Bali. Sehingga diperlukan intervensi yang tepat guna keluar dari permasalahan klasik di atas. Tahura Ngurah Rai memiliki lokasi yang strategis berada di segitiga emas pariwisata Bali, Kuta -Nusa Dua Sanur, menyebabkan kawasan ini sangat kompetitif bagi banyak investor untuk mencoba peruntungan. Melihat peluang ini, intervensi yang didorong pemerintah pun tidak jauh-jauh dari mengembangkan pariwisata di dalam kawasan tersebut. Asumsi dasarnya masih sama, yakni jika Tahura Ngurah Rai dikelola secara privat dan profesional maka kawasan ini akan lestari dan pundi keuntungan pun bisa didapat. Sementara itu, kawasan ‘milik’ bersama (commons) lainnya

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Jalan Berlubang Masih Ada INTENSITAS hujan dan tonase kendaraan yang berlebih, mengakibakan jalan di Jakarta mudah berlubang. Tercatat ada banyak titik jalan berlubang. Untuk itu, pengendara diminta berhati-hati jika melintasi jalan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. Untuk Jakarta Utara, lokasi jalan berlubang berada di Jl Cilincing (arah selatan sebelum pintu tol Rorotan), JL RE Martadinata (depan PLTU kiri dan kanan), Pademangan Kampung Bandan Jembatan Kerapu, Jl Akses Marunda (jembatan dekat Rusun Cilincing), Putaran Kebon Baru (arah Cilincing), Jl Yos Sudarso (sebelum Pos 8), Jl Raya Cilincing (depan Volvo), Jl Boulevard Barat (depan Primkopal arah Barat), Jl Gunung Sahari (belokan kiri atau tikungan arah Manggadua sebelum rel kereta api), dan Jl RE Martadinata (sebelum pintu tol barat).

Untuk Jakarta Barat, lokasinya berada di Jl Daan Mogot (depan Satpas SIM), perlintasan kereta api Tambora, Jl Rawa Bokor (dari pertigaan Juru Mudi sampai Perumahan Citra 1, sekitar 4 kilometer), Tegalalur arah Kamal Raya, Jl Latumenten (depan Pospol Jembatanbesi), ring road Puri Indah arah Cengkareng, Pesing arah JL Daan Mogot, Jl S Parman Tomang arah Slipi, Jl Tubagus Angke (rel kereta api), Jl Daan Mogot (TL Pesing), dan Jl Latumenten (rel kereta api). Mengingat jalan berlobang itu tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga sangat berbahaya bagi pengendara. Oleh karena itu, mohon kiranya titik-titik jalan berlubang itu segera diperbaiki, sebelum menimbulkan korban. Koesno Kebayoran Lama, Jaksel

Perbanyak CCTV di ATM BERITA mengenai pencurian mesin ATM makin marak saja. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi, diharapkan pengelola maupun pemilik lahan lokasi mesin ATM memperbanyak pemasangan kamera tersembunyi atau Circuit Closed Television (CCTV). Penambahan alat rekam akan lebih baik agar polisi mudah mencari dan menemukan pelaku pembobolan ATM. Bank sebagai pengelola ATM dapat menempatkan CCTV lebih banyak di lokasi pusat perbelanjaan atau minimarket maupun gedung yang menyediakan pelayanan mesin penarik uang tunai tersebut. Alat rekam berupa kamera tersembunyi dapat memberikan informasi maupun petunjuk awal untuk mengidentifikasi para pelaku dan mengungkap kasus pembobolan ATM. Selain itu, pengelola ATM

harusnya menempatkan petugas keamanan swakarsa yang melibatkan masyarakat, seperti satpam maupun petugas keamanan dalam. Pasalnya, untuk menjaga kemanan mesin ATM itu tidak bisa tergantung polisi semata mengingat keterbatasan polisi. Yang pasti, dengan menempatkan petugas pengamanan swakarsa jauh lebih efektif untuk mengantisipasi aksi pembobolan ATM yang belakangan makin marak. Sudah semakin banyak korban dari modus penipuan yang menggunakan trik yang sudah jitu yaitu dengan menenggelamkan ATM. Semua telah menjadi sesuatu yang meresahkan dan dengan bermacam cara sang oknum yang melakukan kejahatan mengambil uang milik orang lain. Syamsuddin Depok

Manfaatkan Potensi Generasi Muda M E N YA K S I K A N b e r i ta d i Televisi juga surat kabar tentang maraknya kasus pelecehan seksual yang dilakukan anak dibawah umur sangat menyedihkan. Anak-anak di bawah umur yang seharusnya sebagian besar waktu untuk belajar, harus menjadi pelaku kriminal yang keji. Kemudahan yang telah disajian para ahli teknonologi ternyata disambut gagap. Kemudahan itu malah menjadi perusak bagi mereka yang memanfaatkannya untuk hal-hal yang negatif. Sudah kita ketahui tentang parahnya moral di dunia glamor para bintang pujaan kaum remaja. Sangat disayangkan para bintang yang menjadi pujaan kaum mayoritas remaja itu ternyata memberi contoh yang sangat hancur. Laporan tentang terjadinya korban kekerasan dan pelecehan

seksual meningkat tajam. Pemerintah telah mengambil langkah dengan adanya undang-undang yang mengatur tentang pelanggaran tersebut. Generasi MUda seharusnya lebih bisa di makisimalkan lagi potensi kemampuannya. Tapi adanya kasus-kasus kekerasan seperti tawuran pelajar semakin menjadi, sebenarnya apa yang tertanam dalam pikiran mereka di sekolah atau keluarga hingga terbentuk mental perusak dan pembantai seperti itu?. Jika kita lihat para generasi yang telah memimpin negeri ini demikian adanya maka saya berharap agar generasi yang akan datang bisa mewujudkan kemajuan yang positif dan membanggakan. Jumenah Wirarti Jembatan Lima, Jakarta

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

fax ke (021) 53670771,

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 25 Oktober 2012

6

Klub Indonesia

Belum Penuhi Kriteria AFC JAKARTA - Pihak Asosiasi Federasi Sepakbola Asia (AFC) menilai banyak klub di Indonesia belum bisa memenuhi kriteria sebagai sebuah klub profesional yang layak dari segi kebutuhan, untuk bisa mengikuti kompetisi di Liga Champion Asia (LCA) dan AFC Cup. Hal ini disampaikan Direktur Divisi Kompetisi AFC, Stuart Ramalingam dalam sebuah seminar sosialisasi yang bertemakan Licensing Profes-

sional Club. Dirinya menilai sebuah klub harus memiliki persiapan dan perencanaan yang baik, sehingga bisa masuk dalam kategori klub profesional. “Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk dapat menjadi sebuah klub profesional dan mendapatkan lisensi klub profesional. Lisensi tersebut dibutuhkan untuk sebuah klub agar bisa bermain di kompetisi regional Asia seperti Liga Champions Asia atau AFC

Cup,” ungkapnya kepada wartawan usai seminar di Jakarta, kemarin. Dalam seminar ini, ia juga memaparkan mengenai sistem lisensi klub profesional, yang tujuannya untuk meningkatkan standar sebuah klub agar mencapai kriteria-kriteria untuk menjadi sebuah klub profesional. Dan untuk kali ini pihaknya menilai dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) di musim 2010/11. “Kami me-

nilai berdasarkan cerminan dari hasil Indonesia Super League di musim 2010/11, dan tercatat masih perlu banyak perubahan di klub-klub Indonesia,” tuturnya. Dalam seminar yang diikuti 15 perwakilan klub yang berasal dari kompetisi IPL dan beberapa klub Divisi Utama, Stuart mengaku belum bisa memastikan lebih jauh peluang Indonesia dalam jatah tempat di LCA nanti, dirinya hanya men-

jelaskan klub-klub di Indonesia harus berbenah diri untuk memenuhi kriteria tersebut. “Saya masih belum bisa bicara masalah scoring untuk Indonesia. Tapi secara garis besar klub-klub Indonesia belum memenuhi standard profesionalisme klub. Jatah untuk Indonesia di LCA pun masih akan didiskusikan pada pertemuan Komite AFC di bulan November mendatang,” jelasnya. Dirinya mengaku masih

harus mempelajari lebih lanjut sistem jatah LCA dan AFC Cup untuk Indonesia, terlebih lagi adanya dualisme liga yang terjadi di Indonesia menjadi menarik dan perlu dikaji ulang. Karena semua keputusan baru bisa dilihat dalam pertemuan Komite AFC. “Untuk pertandingan LCA dan AFC Cup tidak dinilai berdasarkan tensi pertandingan. Tapi saya melihat juga bagaimana pengelolaan klub terhadap

sistem keuangan dan organisasi klubnya secara keseluruhan. Sedangkan untuk masalah kepastian jatah, nanti akan kita komunikasikan dengan LPIS dan PSSI,” tuturnya. FC menetapkan ada 5 syarat yang harus dipenuhi sebuah klub terkait dengan sistem profesionalisme klub untuk berlaga di LCA, diantaranya financial, supporting license, legal, infrastruktur klub, dan youth development. (pts)

Suluh Indonesia/ant

BERIKAN INSTRUKSI - Pelatih asal Republik Ceko, Miroslav Janu (tengah) memberikan instruksi kepada pemain seleksi Persebaya Surabaya Divisi Utama (DU) Liga Super Indonesia (LSI) di Gelora 10 Nopember, Surabaya, Jatim, kemarin. Miroslave Janu diproyeksikan melatih Persebaya Surabaya dengan asisten pelatih Yusuf Ekodono.

Kemenpora Bidik Posisi 30 Olimpiade 2016 JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan Indonesia dapat berada di posisi 30 besar pada Olimpiade 2016 Rio De Janeiro, Brasil atau meningkat dari posisi 63 di London atau perhelatan sebelumnya di Beijing yang hanya mampu selesai di urutan 42. “Hasil akhir Olimpiade 2012 membangkitkan kita dari tidur panjang. Karena hasil perolehan medali dalam perhelatan itu Indonesia malah mendapat posisi 63,” kata Deputi Peningkatan Prestasi Djoko Pekik Irianto di situs resmi Kemenpo-

ra, kemarin. Dia menargetkan peringkat Indonesia bisa meningkat lagi di urutan 20 pada Olimpiade 2024, sedangkan di level Asian Games 2023 atlet nasional diharapkan meraih posisi kelima. “Yang terdekat adalah SEA Games 2013 Myanmar agar dapat mempertahankan gelar juara umum yang diraih sebelumnya di Indonesia,” kata dia. Pembinaan atlet harus fokus kepada cabang yang diprioritaskan. “Prestasi didapat dari kualitas latihan yang

memiliki dasar percepatan pembinaan prestasi, tekad seluruh pihak terkait, bekal optimistis dan asumsi riil. Jika menilik pemetaan prestasi olahraga, tentu ada target yang ingin dicapai,” kata dia. Indonesia mengalami penurunan posisi pada Olimpiade 2012 London. Terlebih lagi tradisi emas yang biasa diraih dari cabang bulu tangkis tidak dapat dipertahankan. Kontingen nasional hanya mampu meraih 1 perak, 1 perunggu, atau sama dengan perolehan Malaysia yang juga berada di posisi 63.

Peringkat itu sedikit tertinggal dari Thailand di posisi 57 yang mendapatkan 2 perak, 1 perunggu. Indonesia meraih medali Olimpiade 2012 dari cabang angkat besi nomor 69 kilogram putra yang diperoleh Triyanto dan 62 kg putra melalui Eko Yuli Irawan. “Multiajang olahraga internasional harus mengedepankan sistem dukungan seperti sistem pembinaan yang berkelanjutan, dukungan khusus pada cabang prioritas, dukungan dana yang memadai dan sinergi semua pihak,” kata dia. (ant)

Persipura Ikut Inter Island Cup 2012 JAYAPURA - Persipura Jayapura dipastikan mengikuti turnamen pra musim Inter Island Cup (IIC) 2012 untuk mematangkan persiapan mengikuti kompetisi Liga super Indonesia 2013. “Kami telah mendapatkan undangan dari PT. Liga Indonesia dan sudah ditandatangani ketua umum Persipura. Kami berharap dengan mengikuti kompetisi IIC,” kata Sekretaris Umum Persipura Tamrin Sagala di Jayapura, kemarin. Dari hasil koordinasi dengan

susunan pelatih dan manajemen, para pemain Mutiara Hitam membutuhkan uji coba untuk mematangkan persiapan serta menyempurnakan komposisi tim. Tamrin labih lanjut mengatakan, selain memastiakn mengikuti IIC 2012, pihaknya juga akan mengajukan permohonan laga semi final dan final dilakukan di Stadion Mandala Jayapura. “Keinginan kami untuk penyisihan tidak masalah dilakukan disetiap wilayah, namun untuk semifinal dan final di harapkan digelar di stadion

Mandala,”katanya. Keinginan itu, bukan tanpa alasan dikarenakan persipura pada tahun 2011 sukses mengelar laga semi final dan final dengan menempatkan Persipura sebagai juara. “Kami siap kembali menjadi tuan rumah empat laga puncak IIC. PT LI seharusnya mempertimbangkan kesuksesan gelaran final tahun lalu,”katanya. Perhelatan IIC 2012 bakal digelar mulai 2-16 Desember 2012. Babak penyisihan akan menggunakan sistem setengan

kompetisi dan format home tournament. PT LI menunjuk Sriwijaya FC Palembang sebagai tuan rumah di Grup A, Persib Bandung sebagai tuan rumah grup B, Arema Malang sebagai tuan rumah Drup c dan Persisam Putra Samarinda untuk Grup D. Namun demikian, sampai saat ini PT LI belum merilis jadwal pertandingan masing-masing grup. Bahkan, tim-tim yang menghuni grup A, B, C dan D juga masih belum ditentukan. (ant)

Susi Susanti

Fokus Pembinaan Berjenjang dan Pelatda

MASUK dalam jajaran kepengurusan PB PBSI yang baru, membuat mantan atlet yang pernah meraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992, Susi Susanti tertantang menciptakan atlet-atlet bulutangkis Indonesia yang baru melalui sistem pembinaan berjenjang. Kehadiran Susi yang menjabat sebagai Staf Ahli Pembinaan dan Prestasi dalam kepengurusan PBSI ini tentunya menjadi harapan bagi perkembangan bulutangkis Indonesia, mengingat selama ini Susi memang kerap masih aktif bersentuhan dengan bulutangkis melalui sekolah bukutangkis yang didirikannya. “Tentunya saya senang dan sangat tertantang untuk bisa kembali berkecimpung di pelatnas bulutangkis nasional lagi. Nantinya saya akan tekankan untuk pembinaan yang berjenjang sejak usia dini dalam kepengurusan ini,” ucapnya ketika dihubungi

wartawan kemarin di Jakarta. Bersama Susi, terdapat peraih medali emas ganda putra di Olimpiade 1996, Rexi Mainaky yang menjabat sebagai Kabid Pembinaan dan Prestasi. Kehadiran Rexi di bidang yang sama tentunya akan memberikan kemudahan berkoordinasi. Karena walau hanya staf ahli, peran Susi akan sangat berpengaruh dalam memberikan masukan dan saran terkait pembinaan usia muda serta peningkatan prestasi. “Bersama dengan Rexi, saya akan kembali mengoptimalkan sistem pemusatan latihan daerah (Pelatda-red), sehingga bisa menjaring para pebulutangkis muda dari daerah. Langkah ini sama ketika era Richard hingga Rexi yang bisa mengoptimalkan talenta-talenta dari daerah. Dan nantinya juga bisa mencetak pemain pelapis yang disesuaikan untuk persiapan mengikuti kejuaraan grand prix dan super series. Jadi semua ini akan saya bicarakan dengannya,” jelasnya. Baik Susi dan Rexi merupakan salah satu pengurus bentukan tim formatur yang terdiri dari Ketua Umum terpilih Gita Wirjawan, Iryansayah Busra (Ketua Pengprov Kalimantan Timur), Johanes IW (Ketua Pengprov Sumatera Utara), dan Koesdarto Pramono (Ketua Pengprov PBSI Yogyakarta). Langkah pembentukan struktur kepengurusan PB PBSI ini sesuai amanat Munas PBSI 2012, yaitu tim formatur diberikan waktu satu bulan untuk menyusun kabinet kepengurusan PB PBSI periode 2012-2016 hingga tanggal 22 Oktober 2012. “Inilah susunan pengurus yang menurut saya adalah yang terbaik, termasuk terpilihnya Susi dan Rexi yang akan fokus pada pembinaan usai muda, karena kedua mantan atlet tersebut sangatlah berpengalaman,” kata Sekretaris Jenderal PBSI, Koesdarto Pramono secara terpisah. (pts)

PICKUP POINT

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini

HOTEL

TRANSJAKARTA -

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7 8

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus

SPBU PERTAMINA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel

RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -

RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara

-

Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER

-

Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING

-

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM

-

Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor


lahraga

7

Suluh Indonesia, Kamis 25 Oktober 2012

Shakhtar Taklukkan Juara Bertahan DONETSK - Laju delapan pertandingan tak terkalahkan juara bertahan Chelsea di Liga Champions berakhir setelah gol Alex Teixera dan Fernandinho memimpin NShakhtar Donetsk untuk menang 2-1 pada Selasa (Rabu WIB). Klub London itu, dengan John Terry yang kembali sebagai kapten dan Frank

Lampard yang melakukan penampilan ke-100 di Eropa, kemasukan gol di menit ketiga ketika Teixera melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di gawang Si Biru. Petr Cech menjaga peluang sang juara bertahan melalui serangkaian penyelamatan bagusnya sebelum Eden Hazard

memberikan bola di lapangan tengah pada Luiz Adriano yang kemudian mengirimkannya pada Fernandinho, yang juga menuntaskan peluang dengan melepaskan tembakan mendatar pada menit ke-52. Pemain asal Brazil Oscar memberi satu gol bagi Chelsea menjelang pertandingan usai, dengan me-

manfaatkan umpan dari sayap kanan yang dikirimkan Branislav Ivanovic. Kemenangan ini membawa Shakhtar tetap memuncaki klasemen Grup E dengan tujuh poin dari tiga pertandingan, unggul tiga poin atas Chelsea. Seusai pertandingan, pelatih Chelsea Roberto Di Matteo

mengeluarkan ancaman terhadap Shakhtar Donetsk. “Kami bertanding sangat kuat di kandang dan permainan akan berbeda jika terjadi di London,” tegas Di Matteo kepada wartawan setelah klubnya kalah 12 di Donbass Arena. Chelsea akan menyambut Shakhtar di Stadion Stamford Bridge dalam

pertandingan Liga Champions pada 7 November mendatang. Di Matteo menyadari permainan timnya harus ditingkatkan jika ingin lolos ke babak penyisihan. “Kami harus memenangkan sisa dua pertandingan di kandang, itu pasti,” kata dia. Kendati Chelsea unggul

dalam jalannya pertandingan, namun Shakhtar bangkit melalui gol Alex Teixeira pada menit ketiga. Kemudian Fernandinho menggenapkan skor menjadi 20 pada menit ke-52 sebelum akhirnya Oscar menjebol gawang tuan rumah Shakstar sebagai penghibur bagi tim tamu. (ant)

DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR

BOGOR

JAKARTA UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.

Suzuki Paket Hemat, Pembayaran Jadi Ringan

DIBUTUHKAN KARYAWATI 1. Usia Max 22 Thn 2. SLTA/Sederajat 3. Ramah & Supel 4. Diutamakan Berpengalaman 5. Berdomisili Di Sekitar BINTARO

Lamaran Ke “CHA CHA FASHION” Ruko Victorian Blok C No. 3 Bintaro Jaya Sektor 3A

DP 15% PEBRYAN : 0813 1118 0881 0856 8155 901

Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3

LEGAL CONSULTAN

Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll

Jika Anda bermasalah CC/KTA, Tidak mampu bayar, stres dikejar debtcoll kami solusinya Marni : (021) 99306921/08176682240

Hub : 085255564971

(Disc 50%-80%)

KAMI MENANGANI JASA Mengatasi : v Sertifikat palsu v Tanah Sengketa v Perceraian v Pidana Hukum v Kasus Perdata dll

MARNI (021) 99306921 08176682240

NEW THINKING NEW POSSIBILITIES

Grand Avega

Tucson

? Bisa tukar tambah ? Proses Cepat ? Cash/Kredit ? Data Bisa Dibantu Hub: Putra 0812 1899 5879 / 021-9838 7515 Pin BB 229F2261

Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk

BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000

Hub : 021-5357602 G.27-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 25 Oktober 2012

8

Pemkab Kuta Timur

Segera Berlakukan Perda Sampah SANGATTA - Pemkab Kutai Timur Kalimantan Timur segera memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Pengelolaan Sampah dan Kebersihan, yang sudah disahkan DPRD melalui Sidang Paripurna sebulan lalu. Wakil Bupati Kutai Timur, H Ardiansyah Sulaiman, Rabu, mengatakan, Perda Pengelolaan Sampah dan Kebersihan sudah disahkan, tetapi harus disempurnakan lagi melalui Peraturan Bupati (Perbup). “Perda tersebut, harus disempurnakan lagi melalui Per-

bup, terutama masalah sanksi dan pelanggarannya,” kata Wabup Ardiansyah Sulaiman. Wabup mengatakan, Perda dan Perbup harus saling mengikat, sehingga memudahkan pelaksanaannya di lapangan, terutama sanksinya ketika ada yang melanggar. Dalam Perda, katanya, sudah ditegaskan bahwa jika ada warga yang membuang sampah tidak pada tempat dan jamnya, akan dikenai denda sebesar lima juta rupiah atau kurungan penjara selama tiga bulan.

Juga ditegaskan bahwa jika membuat sampah bukan pada tempatnya, membuang sampah bukan jamnya atau membuang jalan raya dan tempat umum. “Penanganan sampah ini sangat penting, karena bukan untuk menghukum warganya, tetapi lebih untuk penyadaran individu dan pentignya menjaga kebersihan lingkungan,” kata Wabup Ardiansyah Sulaiman, yang pernah menjadi anggota DPRD Kutai Timur, periode 2000-2004 dan periode 2004-2009. (ant)

Jadwal Keberangkatan KA Prameks

Masih Tersendat

SOLO - Enam jadwal keberangkatan Kereta Api Prambanan Ekspres (KA Prameks) di Stasiun Balapan,Solo, Rabu dibatalkan, terimbas kecelakaan KA di Kalasan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa. Wakil Kepala Stasiun Balapan Solo, Rustanto, Rabu kepada wartawan menjelaskan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memutuskan membatalkan enam jadwal pemberangkatan kereta api Prameks dari Solo ke Yogyakarta pada Rabu (24/10). Ia mengatakan, sebenarnya rel di Kalasan tersebut sudah

dibenahi dan sudah bisa dilalui kereta api. Namun, kereta yang melintasi jalur selatan harus mengantre untuk melintas di Kalasan. Kebijakan dari PT KAI Daops VI yang membatalkan pemberangkatan Prameks dimaksudkan memberi ruang kepada kereta api lain yang lebih diprioritaskan. Dikatakan, dengan adanya pembatalan enam jadwal keberangkatan Prameks dari Stasiun Balapan, PT KAI diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 45 juta.

Perkiraan ini didapat dengan asumsi satu rangkaian kereta api dapat mengangkut 750 penumpang dengan tarif per penumpang Rp10 ribu. Enam pemberangkatan KA Prameks dibatalkan. “Tinggal dikalikan saja, 750 penumpang kali 10 ribu kali enam. Jadinya kemungkinan PT KAI merugi Rp45 juta,” katanya. Selain membatalkan enam pemberangkatan KA Prameks, kecelakaan kereta api tersebut juga mengganggu pemberangkatan kereta api lain yang melintasi jalur selatan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

POTONG HEWAN KURBAN - Seorang Jamaah penganut aliran Tarekat Naqsabandiyah membawa daging hewan kurban usai Shalat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1433 Hijriah di Padang, Sumbar, kemarin. Umat Islam penganut aliran Tarekat Naqsabandiyah di daerah tersebut telah melakukan Shalat Idul Adha.

Daerah Perlu Pahami

Suluh Indonesia/ant

PERSEMPIT GERAK TERORIS - Aparat Kepolisian Polres Poso, melakukan razia kendaraan yang akan memasuki Poso di Kec. Poso Pesisir, Kab. Poso, Sulteng, Rabu (24/10). Razia digelar di tiga pintu masuk Poso itu, untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror di daerah tersebut.

30 Tim Ramaikan

Kontes Kapal Tak Berawak SEMARANG - Sebanyak 30 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional yang akan dilangsungkan di Pantai Kartini Jepara pada 30 Oktober 2012. “Kontes kapal cepat tak berawak ini merupakan yang pertama di Indonesia. Kebetulan, Universitas Diponegoro Semarang dipercaya menjadi penyelenggaranya,” kata Ketua Panita Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCBTN) Wilma Amiruddin di Semarang, Rabu. Rencananya, kata dia, perlombaan yang diprakarsai Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud bakal digelar setiap tahun di perguruan tinggi negeri (PTN) yang memiliki program studi ilmu perkapalan. Menurut pengajar Jurusan Teknik Perkapalan Undip itu,

Konvensi Hukum Laut Internasional PEKANBARU - Kementerian Kelautan dan Perikanan mengimbau para kepala daerah perlu memahami Konvensi Hukum Laut Internasional (United Nations Convention on The Law of The Sea- UNCLOS 1982), khususnya dalam mengelola potensi sumberdaya kelautan. “UNCLOS 1982 penting dipahami, karena merupakan konstitusi internasional dalam domain maritim, yang menjadi rujukan bagi negara maritim seperti Indonesia,” kata Menteri

Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo, dalam surat elektronik disampaikan Kapusdatin KKP Indra Sakti diterima ANTARA Pekanbaru, Rabu. Sharif menjelaskan, pemahaman UNCLOS 1982 diperlukan para penyelenggara negara, terkait pula kini masih banyak yang belum memahami UNCLOS 1982. Konsekwensinya, katanya, dalam implementasi kebijakan serta kewenangan pengelolaan potensi sumberdaya kelautan masih terjadi tumpang tindih.

sebelumnya ada 78 tim yang mengajukan proposal untuk perlombaan itu, setelah itu diseleksi oleh tim juri dan disaring sampai tersisa 30 tim yang maju ke kontes. “Sebanyak 30 tim itu membuat prototipe kapal tak berawak yang akan dilombakan pada 30 Oktober 2012. Lomba itu dibagi tiga kategori, yakni “autonomus”, sistem manual atau “remote control”, dan ketiga “fuel engine”. Peserta untuk kategori “autonomus” atau menggunakan sistem autosensor dalam prototipe itu mencapai 11 tim, kategori manual yang menggunakan perangkat “remote control” bertenaga baterai tercatat sebanyak 11 tim. “Untuk kategori terakhir, yakni ‘fuel engine’ yang menggunakan mesin berbahan bakar tercatat delapan tim. Semua prototipe kapal yang diperlombakan ini berukuran tidak lebih dari setengah

meter,” kata Wilma. Tim juri KKCTBN dari Undip Dr. Joga Dharma Setiawan menjelaskan tim juri berasal dari perwakilan lima perguruan tinggi, yakni Undip, ITS Surabaya, Universitas Hasanuddin Makassar, UI, dan Universitas Pattimura. “Setiap juri tidak boleh menilai tim dari perguruan tinggi masing-masing sehingga kami menjamin penilaian yang diberikan dalam perlombaan itu berjalan objektif. Peserta lomba berasal dari 15 perguruan tinggi,” katanya. Biasanya, kata dia, perlombaan semacam itu diadakan di danau, tetapi pada penyelenggaraan di Indonesia itu dipilih di perairan, yakni Pantai Teluk Awur dengan tingkat kesulitan dan medan yang tentunya lebih berat. “Meski demikian, lokasi yang dipilih sebagai ajang perlombaan itu sudah diperhitungkan, misalnya dari ke-

cepatan arus, kondisi ombak, dan sebagainya. Hanya saja, dibandingkan danau memang lebih sulit di laut,” katanya. Sementara itu, Rektor Undip Prof Sudharto P. Hadi berterima kasih karena Undip dipercaya sebagai yang pertama menggelar perlombaan kapal cepat tak berawak itu dan Pantai Kartini Jepara dipilih sebagai lokasi perlombaan. Dalam perlombaan itu, kata dia, Undip mengirimkan sebanyak dua tim untuk kategori “autonomus” dan “fuel engine”, tetapi pihaknya menjamin bahwa penilaian yang dilakukan untuk perlombaan itu tetap berjalan objektif. “Perlombaan ini bisa menjadi wadah untuk menampung kreativitas mahasiswa, sekaligus membantu mengenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat. Dalam kaitan ini, Pantai Kartini yang dipilih untuk lokasi lomba,” katanya. (ant)

BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT

“UNCLOS 1982 memberi rujukan bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan pembangunan kelautan,” kata Sharif yang juga Ketua Harian DEKIN itu. Konvensi Hukum Laut PBB tahun 1982 (UNCLOS 1982) secara jelas memberikan dasar hukum bagi negara-negara pantai untuk menentukan batasan lautan sampai ZEE dan landas kontinen. Diantaranya, penetapan batas wilayah dengan negara tetangga. (ant)

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629

Edisi 25 Oktober 2012 | Suluh Indonesia  

Headline : Pelimpahan Kasus Simulator Dinilai Tabrak UU

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you