Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Pengemban Pengamal Pancasila
Rabu, 25 Mei 2016
No. 97 tahun X
BNN Sita Sabu 6 Kg JAKARTA - BNN mengungkap dua kasus penyelundupan narkoba dengan total barang bukti kurang lebih sebanyak enam kilogram sabu-sabu. ‘’Dalam pengungkapan kedua kasus tersebut petugas menangkap tujuh orang tersangka di mana empat orang di antaranya adalah wanita,” kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari di Jakarta, kemarin. Kasus pertama dengan barang bukti dua kilogram sabu-sabu dan petugas berhasil menangkap empat wanita berinisial A (32), Q (27), LM (19), dan N (27) di bandara Juanda, Surabaya. ‘’Keempat kurir narkoba tersebut merupakan penumpang pesawat dari bandara Kualanamu, Medan dengan tujuan bandara Juanda, Surabaya. Setibanya di Bandara Juanda pada
pukul 11.20 WIB, keempatnya diamankan petugas setelah dilakukan penggeledahan,” kata Arman. Dalam penggeledahan tersebut petugas menemukan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu-sabu kristal yang disembunyikan di balik jilbab dan di bagian bawah celana dalam dari masing-masing tersangka. Sabu-sabu yang berasal dari Aceh tersebut dalam penangkapan ini merupakan pesanan pembeli di Bangkalan Madura, Jawa Timur. Selanjutnya keempat tersangka dan barang bukti dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut,” kata Arman. Selanjutnya dilakukan pengembangan dari kasus tersebut dengan menggunakan empat orang wanita sebagai kurir sebelumnya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
SEKRETARIS MA DIPERIKSA - Sekretaris MA Nurhadi Abdurrachman diperiksa di gedung KPK Jakarta, kemarin. Nurhadi sempat mangkir dari panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi kasus suap.
PDIP
Tidak Akan Dukung Ahok
Suluh Indonesia/ant
KPK TETAPKAN TERSANGKA - Penyidik KPK menunjukkan barang bukti senilai Rp150 juta hasil operasi tangkap tangan di gedung KPK Jakarta, kemarin. KPK menetapkan Ketua PN Kepahiang, Bengkulu Janner Purba sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap.
JAKARTA - Peneliti senior Pusat Penelitian Politik LIPI Siti Zuhro menilai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tidak akan mendukung calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. ‘’PDI-P itu partai pemenang, sebagai partai pemenang dia akan bangga kalau mengusung kadernya sendiri. Itu kekhasan PDI-P,” katanya di Jakarta, kemarin. Dalam perjalanan poli-
tiknya, kata Siti, kalaupun PDIP mendukung tokoh yang bukan kader asli seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Presiden Joko Widodo, partai itu memastikan bahwa figur yang didukungnya tidak menuai kontroversi publik. ‘’Pak Ahok sudah menuai kontroversi panjang, dan PDI-P mungkin salah satu yang kurang `’reg’ dengan pak Ahok,” ujarnya. Selain itu, PDI-P juga dianggap memiliki banyak calon yang bisa diusung sebagai gubernur DKI. Sementara itu, Gubernur
Basuki menyatakan tetap tidak akan menggunakan jalur partai untuk mengikuti Pilkada DKI 2017 karena tidak ingin mengecewakan relawan p e n d u k u n g n y a , ” Te m a n Ahok”. Ia menyadari pentingnya dukungan partai sebagai “kendaraan politik” dalam pilkada namun mengaku tak mau mengecewakan anak-anak muda yang secara sukarela bekerja untuk dia. ‘’Kamu mau enggak kecewakan anak-anak muda yang udah kerja secara militan?” kata Ahok di Balai
Kota DKI Jakarta, kemarin. Apalagi, Ahok melanjutkan, relawannya ingin mencoba gaya kampanye baru yang katanya belum pernah dicoba di negeri ini yakni kampanye berbayar seperti yang dilakukan Barack Obama saat mengikuti pemilihan presiden Amerika Serikat beberapa tahun lalu. Dia juga mengatakan bahwa kalau ingin mencalonkan diri lewat jalur partai, maka ia bisa langsung ke PDI-P karena ia sudah mendapat dukungan dari Megawati Soekarnoputri, ketua umum PDIP. (ant)
Jimly Asshidiqie :
Jabatan Pimpinan Partai Politik Harus Dibatasi KETUA Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie mewacanakan adanya reformasi struktur kelembagaan partai, salah satunya menyangkut pembatasan periode jabatan pemimpin partai politik. Jimly ketika ditemui di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, kemarin mengatakan, kecenderungan pemimpin partai makin lama (menjabat) makin tidak demokratis ke dalam, perlu ada aturan yang membatasi kepengurusan partai politik. Partai nanti tidak sehat karena dipimpin oleh tokoh yang itu-itu saja, sehingga boleh jadi kreativitas internal tidak tumbuh. Jabatan pemimpin partai
yang tidak dibatasi juga bisa menyebabkan demokratisasi internal tidak berkembang. Padahal, partai diharapkan sebagai instrumen demokrasi dalam membangun negara. Oleh karena itu, Jimly mengusulkan agar masa jabatan pemimpin parpol bisa dibatasi, misalnya untuk dua atau tiga periode kepengurusan. Mantan Ketua MK tersebut tidak memungkiri bahwa jabatan pemimpin partai diperebut-
kan karena menjadi batu loncatan untuk menjadi calon presiden. Namun, Jimly menyebut pemberlakuan pemilihan umum legislatif dan presiden serentak dapat meminimalkan hal itu. ‘’Calon presiden jangan ditentukan secara internal tertutup, sehingga akan dicari tokoh dengan elektabilitas tinggi. Sebaiknya mulai sekarang kader partai rajin bertemu dengan rakyat daripada rebutan jadi pemimpin parpol,” kata dia. Selain itu, Jimly mewacanakan tentang mekanisme penyelesaian konflik internal partai sebaiknya bisa diselesaikan di internal partai. Hal tersebut bertujuan supaya tidak mengganggu agenda negara. Jimly juga menyoroti masuknya pemodal ke dalam partai. Dia berpendapat harus ada aturan tegas mengenai dana partai dan sanksi-sanksi atas pelanggaran terhadapnya. ‘’Supaya jangan ada modal di balik partai, kalau tidak berarti kedaulatan modal bahaya juga. Ini berlaku untuk semua parpol,” kata dia. Hal senada diungkapkan peneliti senior Pusat Penelitian Politik LIPI, Siti Zuhro berpendapat wacana reformasi struktur kelembagaan politik melalui pembatasan periode jabatan pemimpin partai mampu menciptakan sirkulasi organisasi yang terukur sehingga kaderisasi tidak tersumbat. ‘’Kita harapkan partai itu ‘move on’, seperti ada darah yang mengalir dengan memberikan kesempatan pada orang muda. Sudah menjadi hukum alam bahwa organisasi harus regenerasi,” kata Siti. Dia menyebut sirkulasi dan regenerasi tersebut sebagai persyaratan partai modern yang profesional, efektif, efisien, transparan. (har)
Suluh Indonesia/ant
MENGHADAP PRESIDEN - Petugas Paspampres berbicara dengan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (kanan) sebelum para petinggi Partai Golkar ini menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin.Mereka melaporkan hasil Munaslub Golkar di Bali beberapa waktu lalu, serta menyampaikan program antara lain Golkar yang semakin intensif mendukung pemerintah.
Nurhadi Dicurigai
Menyembunyikan Sopirnya JAKARTA - Sekretaris MA Nurhadi membantah menyembunyikan supirnya bernama Royani yang menjadi saksi penting dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait pengajuan permohonan Peninjauan Kembali yang didaftarkan di PN Jakpus. ‘’(Royani) ada di kantor,” kata Nurhadi seusai diperiksa selama sekitar 8 jam di gedung KPK Jakarta, kemarin.
KPK sedang mencari Royani karena Royani sudah dua kali dipanggil tapi tidak memenuhi panggilan tanpa keterangan sehingga Royani diduga disembunyikan. Royani diduga menjadi perantara penerima uang dari sejumlah pihak yang punya kasus di MA. ‘’Siapa yang ngomong begitu?” jawab Nurhadi saat menjawab pertanyaan wartawan yang bertanya apakah ia menyembunyikan Royani. KPK sudah mencegah Nurhadi dan Eddy bepergian
ke luar negeri terkait dengan penyidikan perkara ini. Rumah Nurhadi di Jalan Hang Lekir bahkan sudah digeledah pada 21 April dan ditemukan uang senilai total Rp1,7 miliar yang terdiri dari sejumlah pecahan mata uang asing. ‘’(Uang) belum diklarifikasi. Saya tadi hanya ditanya tugas dan fungsi,” jawab Nurhadi singkat. Nurhadi juga membantah menyuruh panitera/sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution untuk menaikkan berkas Peninjauan
Kembali (PK) yang diduga punya kaitan dengan konglomerasi besar. ‘’Tidak ada, tidak ada,” jawab Nurhadi. KPK juga memanggil petinggi PT Paramount Enterprise Eddy Sindoro, namun ia kembali tidak memenuhi panggilan KPK setelah pada 20 Mei lalu Eddy juga tidak memenuhi panggilan. ‘’Eddy Sindoro tidak hadir tanpa ada keterangan. Dia sudah dua kali dipanggil tetapi tidak datang,’’ kata jubir KPK Yuyuk. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 25 Mei 2016
2
Kapolri Tegaskan
Kasus Jessica Lanjut Meski Bebas
Suluh Indonesia/ant
RILIS SABU - Sejumlah tersangka pelaku penyebaran sabu dan barang bukti ditunjukkan kepada wartawan saat konferensi pers di gedung BNN, Jakarta, kemarin. BNN berhasil mengamankan Narkoba jenis Shabu seberat 6 kg jaringan Cina-Indonesia dan juga mengamankan 7 orang kurir yang diantara nya perempuan dengan modus penyimpanan di dalam kerudung dan juga kedalam kelamin wanita.
Ratusan Pelajar Jakarta
Terindikasi Konsumsi Narkoba
JAKARTA - Periode Januari hingga Mei 2016, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta mendata dari 751 sampel tes, terdapat 308 pelajar terindikasi menggunakan narkoba. Data diambil dari 23 sekolah dan satu universitas di Ibukota. Menanggapi laporan BNNP DKI, Wakil Gubernur DKIJakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta pengawasan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, untuk
mengetes pelajar yang akan masuk ke sekolah negeri dan swasta. Hal ini untuk menghindari adanya pelajar yang terkena narkoba. ‘’Setiap sekolah selalu ada persyaratan, sebelum masuk itu ada tes urine. Tapi pertanyaannya adalah setelah dia masuk, itu mudah untuk dipengaruhi. ini menunjukkan dari 751 siswa yang dites, 308 kena mereka korban,” ujar Djarot di Jakarta, kemarin. Oleh sebab itu, Ia meminta
pihak sekolah juga melakukan pengawasan yang ketat. Dikhawatirkan siswa ini menggunakan narkoba karena pergaulan di sekolahnya. Sementara itu, Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Pol. Iwan Ibrahim mengatakan, sampel ini juga berkaitan ada 44 kampung yang diduga menjadi sarang narkoba. ‘’Dari data, ada 44 titik yang rawan. Dari jumlah itu, ada 39 yang butuh penanganan intensif,” katan-
ya. Sementara itu, BNNP dan Pemprov DKI Jakarta, terus menggencarkan razia narkotika di berbagai tempat hiburan. Dari tujuh operasi yang dilaksanakan hingga akhir Mei 2016, razia turut menangkap 30 aparat dari kepolisian, TNI dan Bea Cukai. Iwan mengatakan, pihaknya serius membrantas narkoba di Ibukota tanpa pandang bulu. Pemakai, pengedar hingga ban-
dar narkoba tak luput dari incarannya guna meminimalisir peredaran narkoba di ibukota. ‘’Kita enggak pernah pandang bulu memberantas narkoba. Ada 30 aparat dari sejumlah instansi turut ditangkap saat razia,” katanya. Dikatakan Iwan, aparat yang tertangkap saat razia diserahkan ke instansi masing-masing untuk dilakukan penanganan. (kmb)
Terlibat Pungli
49 PNS Dimutasi
Suluh Indonesia/ant
PELEBARAN TROTOAR - Pejalan kaki berjalan di trotoar Jalan MH. Thamrin, Jakarta, kemarin. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memperlebar trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin bagi para pejalan kaki hingga 9,5 meter.
JAKARTA - Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta memindah tugaskan 49 PNSnya. Ini dilakukan lantaran mereka diduga melakukan pungutan liar (pungli) di pengujian kendaraan bermotor (PKB). ‘’Kita sudah berikan sanksi yakni keluar dari Dishub, kita juga sudah berikan usulan namanya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk dilakukan pemindahan ke instansi lain,” ujar Kadishubtrans Andri Yansyah di Jakarta, kemarin. Menurutnya, seluruh pegawai itu, terindikasi melakukan pungutan liar dan pelanggaran lain sejak tahun 2014 lalu. Dengan sanksi itu diharapkan juga menjadi pembelajaran bagi pegawai lainnya yang bertugas di PKB. ‘’Sanksinya jelas kalau kedapatan bermain akan kita pindahtugaskan dan keluar dari Dinas Perhubungan,” tandasnya. Meski telah sering kali ditertibkan, keberadaan calo di
Pusat PKB Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur masih marak. Para pemilik kendaraan yang hendak melakukan uji kir di PKB ini masih banyak menggunakan jasa calo karena dianggap lebih mudah dan praktis. Berdasarkan pemantauan, calo berdiri di gerbang masuk menuju tempat uji kir. Sebagian dari mereka duduk di bawah tenda yang berada di samping pos keamanan sisi Barat PKB Ujung Menteng. Safari (51), salah seorang warga yang akan mengurus uji kir dump truk mengatakan, sudah berlangganan menggunakan jasa calo berinisial J (42) agar kepengurusan layanan uji kir lebih mudah, praktis dan cepat. Melalui calo, uji kir dipastikan akan diluluskan walaupun ada kekurangan pada kendaraan. Besaran biaya yang dipatok para calo sendiri tergantung jenis dan jumlah kekurangan pada kendaraan yang akan diuji kir. (kmb)
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti menegaskan dugaan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang menyeret tersangka Jessica Kumala Wongso tetap akan berlanjut meski bebas karena habis masa penahanannya. ‘’Proses hukum tetap berlanjut namun belum P21 (berkas dianggap lengkap,” kata Kapolri di Polda Metro Jaya Jakarta, kemarin. Badrodin mengatakan Jessica hanya terbebaskan dari masa penahanan namun status hukum dugaan terkait pembunuhan Mirna tetap dilanjutkan. Diungkapkan polisi jenderal polisi bintang empat itu, status Jessica tetap sebagai tersangka yang tidak menjalani penahanan jika jaksa belum menyatakan P21 hingga batas masa penahanan tersangka pembunuhan itu habis pada 28 Mei 2016. ‘’Persoalannya han-
ya menjalani penahanan atau tidak namun posisi hukumnya tetap sama,” tutur Badrodin. Kapolri mengungkapkan penyidik memiliki keyakinan Jessica diduga sebagai tersangka pembunuhan Mirna yang diracun menggunakan sianida dicampur kopi namun jika jaksa belum menyatakan lengkap maka polisi akan mencari alat bukti lain. Mirna meninggal dunia usai meminum kopi Es Vietnamens di Restauran Olivia di West Mall Grand Indonesia Tanah Abang Jakarta Pusat. Awalnya teman korban Jessica Kumala Wongso tiba lebih awal dibanding Mirna dan seorang rekan lainnya Hani di gerai tersebut pada pukul 16.09 WIB. Jessica memesan minuman Cocktail dan Fashioned Sazerac untuk dirinya Hani, sedangkan Mirna dipesankan Es Vietnam Kopi. (ant)
Kilas Ditemukan Jasad Balita PEKERJA harian lepas (PHL) Sudin Tata Air Jakarta Barat menemukan jasad Rizky Ananda Pratama (2) di Kali Sekretaris RT 13/19, Duri Kepa, Kebin Jeruk, kemarin. Rizky ditemukan tewas setelah terseret arus Kali Sekretaris. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Anwar Gunawan (22), PHL Sudin Tata Air Jakarta Barat. Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Lambe Patabang Birana mengatakan, pihaknya menerima laporan dari PHL Sudin Tata Air Jakarta Barat tentang penemuan mayat bayi di Kali Sekretaris. Korban diketahui bernama Rizky Ananda Pratama terseret arus kali Sekertaris sejauh empat kilometer dari rumahnya yang terletak di Jalan Samudera RT 5/9, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia mengungkapkan, diduga korban terpeleset saat bermain di belakang rumahnya. Kedua orangtua korban sudah mencari anaknya, ternyata korban jatuh dan hanyut ke aliran Kali Sekretaris. Memang posisi rumah orang tua korban persis berada di bantaran Kali Sekretaris. (kmb)
Ledakan Tabung Gas SEBUAH ledakan tabung gas melukai delapan orang warga di Rumah Makan Sederhana Baru Slipi, Jakarta Barat, kemarin. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Jakarta, kemarin mengatakan, korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Pelni Petamburan Jakarta Barat. Kombes Awi menyebutkan kejadian berawal saat salah satu karyawan rumah makan sedang memasak mencium bau gas yang diduga dari tabung bocor. Karyawan itu berupaya menutup kebocoran tabung gas itu namun tidak lama kemudian terjadi semburan api. Semburan api mengena para korban. Korban yang terluka kena semburan api yakni Sharing, Suheri, Anto, Andri, Yono, Was dan Budi Hartono. Para Korban kebanyakan mengalami luka bakar dan luka terkena pecahan kaca pada bagian tubuhnya. (kmb)
Parkir Liar Ditindak PULUHAN petugas gabungan dari Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan, UP Perparkiran, dan Satpol PP menindak motormotor yang parkir sembarangan di Jalan Setiabudi Selatan dan Jalan RS Aini, Kelurahan Karet, Setiabudi, kemarin. Adapun titik-titik parkir liar yang menjadi lokasi penindakan yakni di sekitar Rumah Sakit Aini, Kuningan Village, Belakang Setiabudi One, dan Gedung MD. Hasilnya, 102 motor dan 31 mobil terjaring operasi cabut pentil (OCP) petugas. Sementara enam kendaraan lainnya diderek. Lurah Karet, Joko Patmono mengatakan, dalam seminggu, pihaknya menerima sekitar 30 laporan warga melalui aplikasi Qlue terkait keberadaan parkir liar di lokasi tersebut. Bayangkan puluhan pengaduan warga lewat Qlue sehubungan dengan adanya parkir liar di lokasi yang sama. Maka itu pihaknya berkoordinasikan dengan unit terkait untuk menertibkan parkir liar tersebut. (kmb)
Penjernihan Kali Krendang Harus dengan IPAL GUBERNUR DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan solusi agar warga tidak membuang limbah rumah tangga ke Kali Krendang yakni dengan membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Namun pembangunannya terbentur dengan biaya yang tinggi. Sementara itu, PT Sinar Mas Land yang sebelumnya bersedia untuk merapihkan kawasan tersebut dengan program corporate social responsibility (CSR) merasa keberatan. Sehingga untuk pembersihan Kali Krendang ditunda untuk sementara. ‘’Jadi ternyata semua
limbah rumah tangga dialirkan masuk ke situ (Kali Krendang). Nah solusinya mesti pasang pipa ada Ipal. Tapi pasang Ipal kemahalan, Sinar Mas keberatan, kalau bangun Ipal,” kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin. Sehingga penataan kawasan
Kalijodo untuk sementara difokuskan pada ruang terbuka hijau (RTH) terlebih dahulu. Semula selain taman, Basuki juga meminta agar Kali Krendang dibuat bening. Agar bisa menjadi tempat bermain anakanak. Namun kondisi kali yang sudah terkontaminasi dengan limbah rumah tangga, membuat sulit untuk dibersihkan. Jika tidak dibangun Ipal maka kali akan tetap kotor meski sudah dibersihkan. ‘’Karena kontaminasinya kan tinggi, tadinya dia sudah oke. Ya sudah kamu bangun taman dulu deh, sambil kami lihat bisa diatasin eng-
gak,” ujarnya. Basuki mengatakan, jika tidak bisa menggunakan program CSR, pihaknya akan mencarikan kewajiban pengembang untuk Kali Krendang. Karena jika menggunakan APBD akan lebih lama, sebab harus ada kajian dan detail engeneering design (DED) terlebih dahulu. ‘’Kalau memang dia enggak mau kasih CSR pun, kita bisa pakai kewajiban pengembang. Bisa pakai APBD. Cuma APBD kan lama mesti DED dulu, nanti mesti survei dulu, bisa dua tahun nanti survei doang,” tandasnya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
PENATAAN KAWASAN KUMUH - Sejumlah anak bermain di pesisir pantai kawasan Cilincing, Jakarta, kemarin. Pemerintah Provinsi DKI menargetkan Jakarta bebas kawasan kumuh pada tahun 2019.
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 25 Mei 2016
3
Perbaikan Golkar
Langkah Penting Pasca Rekonsiliasi JAKARTA - Tokoh Partai Golkar Nusron Wahid mengatakan langkah penting setelah rekonsiliasi adalah perbaikan kondisi partai untuk menghadapi pilkada, pemilu legislatif dan pemilu presiden. ‘’Yang penting konflik sudah selesai dan mulai rekonsiliasi, setelah itu bagaimana melakukan proses perbaikan partai apalagi menyongsong pilkada, pileg dan pilpres,” katanyadi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin. Nusron Wahid yang juga Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) itu mengungkapkan sebenarnya tidak puas dengan hasil Mu-
naslub PG beberapa waktu lalu. ‘’Pasti tidak puas tapi yang penting konflik sudah selesai dan mulai rekonsiliasi setelah itu bagaimana melakukan proses perbaikan partai,” katanya. Dalam kesempatan itu Nusron juga menyampaikan ras syukurnya menyusul rehabilitasi namanya di Partai Golkar. ‘’Nama baik saya sudah direhabilitasi oleh Golkar karena dulu saya mendukung Pak Jokowi kemudian dipecat dari Golkar, dan waktu Munaslub kemarin saya direhabilitasi, Alhamdulillah,” katanya. Ketika ditanya apakah dirinya akan masuk dalan kepengurusan PG, Nusron mengatakan
semua terserah kepada Ketua Umum PG terpilih, Setya Novanto. ‘’Semua saya serahkan ke Ketua Umum terpilih, dia adalah mandataris Munaslub, dimasukkan pengurus ya alhamdulillah, tidak dimasukkan ya tetap membantu,” katanya. Ia menyatakan kesediaannya untuk membantu partai tersebut karena memang besar dari partai itu. ‘’Saya besar di sana, saya besar di dua rumpun NU dan Golkar, dua-duanya tidak bisa saya tinggalkan karena sudah membesarkan saya,” katanya. Mengenai rangkap jabatan jika dia masuk pengurus PG, itu soal nanti karena hal itu juga belum terjadi. (ant)
Suluh Indonesia/ant
TOLAK GELAR PAHLAWAN - Aktivis Kamisan Sumarsih (kanan), Wakil koordinator bidang advokasi KontraS Yati Andrian (kedua kanan), Ayah dari korban penculikan dan penghilangan orang secara paksa Paian Siahaan (kedua kiri), Kepala Divisi Impunitas KontraS Feri Kusuma (kiri) memberikan keterangan pers mengenai penolakan pemberian gelar pahlawan bagi Presiden kedua Republik Indonesia Soeharto di Kantor KontraS, Jakarta, kemarin.
Kekuatan Modal
Kendalikan Partai Politik JAKARTA - Pengamat politik Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan pengaruh modal telah mengendalikan perebutan posisi kekuasaan di Indonesia, termasuk posisi ketua umum partai politik. Karyono mengatakan tidak jarang kekuatan modal menggunakan pola kerja di balik layar, bersembunyi di balik panggung politik dan kekua-
saan. Sejak reformasi kekuatan modal memiliki ruang politik semakin luas. ‘’Akibatnya, kekuatan pemilik modal untuk tampil dalam atmosfir politik di Indonesia semakin terbuka,” katanya di Jakarta, kemarin. Karyono kemudian mencontohkan keterpilihan Setya Novanto sebagai ketua umum DPP Partai Golkar. Kemenangan Novanto yang merupakan seorang pengusaha besar di Par-
tai Golkar mengonfirmasi bahwa kekuatan modal telah mengendalikan partai politik. Menurut Karyono, kemenangan Novanto di Partai Golkar itu hanya fenomena “gunung es” karena pengaruh kekuatan modal dalam pertarungan posisi ketua umum di tubuh Partai Golkar bukan hal yang baru. Sejak keruntuhan rezim Orde Baru, kekuatan pemodal
bergerak semakin terbuka di Partai Golkar dalam tiga kali musyawarah nasional dan satu kali musyawarah nasional luar biasa. ‘’Tiga ketua umum terakhir Partai Golkar, yaitu Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie dan Setya Novanto semuanya berlatar belakang pengusaha,” tuturnya. Fenomena pengusaha yang juga seorang politisi tidak hanya terjadi di Partai
Golkar. Karyono mengatakan hal serupa juga terjadi di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). ‘’Djan Faridz yang menjadi ketua umum PPP versi muktamar Jakarta juga berlatar belakang pengusaha,” katanya. Berangkat dari posisi ketua umum partai, pengusaha yang juga politisi itu tidak sedikit yang kemudian mendapatkan posisi di pemerintahan. (ant)
Tata Kelola MA
Harus Dirombak JAKARTA - Hakim Agung Gayus Lumbuun mengatakan perlu ada perombakan tata kelola organisasi MA sehingga tidak ada lagi pejabatnya ditangkap KPK. ‘’Ini akibat salah kelolo, perlu ada perombakan, terutama masalah promosi dan mutasi,” kata Gayus di Jakarta, kemarin. Menurut dia, kembali adanya OTT terhadap Kepala PN Kapahiang, Bengkulu, atas nama JP (55), karena akibat salah kelola yang dilakukan pimpinan MA. ‘’Organisasi itu ditentukan pimpinan, pimpinan tidak memperhatikan sehingga ada penankapan, pencekalan terhadap pejabatnya. Pimpinan tidak boleh membiarkan ini berlarutlarut,” kata mantan anggota DPR ini.
Gayus mengatakan perombakan internal ini terkait masalah promosi dan mutasi yang harus memperhatikan kemampuan, bukan kedekatan. ‘’Bidang pengawasan harus mengerti pengawasan, bidang pembinaan harus tahu pembinaan. Jangan sampai menempatkan orang salah, dimana hakim tipikor ditempatkan di militer,” katanya. Dia mengingatkan penempatan jabatan seseorang harus berdasarkan kemampuan yang dimilikinya, bukan karena kedekatan terhadap salah satu pimpinan. Gayus berharap Presiden Joko Widodo bisa turun tangan untuk menerbitkan Perppu agar dunia peradilan mendapat kepercayaan dari masyarakat. (ant)
Reformasi Agraria
Tekan Konflik Lahan
Suluh Indonesia/ant
PENDAFTARAN PARTAI POLITIK - Menkumham Yasonna Laoly (ketiga kiri), Peneliti senior Pusat Penelitian Politik- LIPI Siti Zuhro (ketiga kanan), Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie (kedua kiri), Direktur Tata Negara Ditjen AHU Tehna Bahana Sitepu (kiri),Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama (kedua kanan), Sekjend Kementeri Hukum dan Hak Asasi Manusia Bambang Rantam (kanan), berfoto bersama usai peresmian pendaftaran Partai Politik menjadi berbadan hukum sekaligus dimulainya verifikasi parpol di Kantor Kemenkumham di Jakarta, kemarin.
Laode Ida :
Integritas Penegak Hukum Sangat Memprihatinkan KOMISIONER Ombudsman Dr H Laode Ida menyatakan khawatir lembaga pengadilan tidak bisa lagi diharapkan untuk menegakkan hukum demi keadilan karena banyaknya oknum hakim yang mentransaksikan kasuskasus yang ditanganinya. Laode mengatakan, tertangkap tangannya Ketua Pengadilan Negeri Kapahiang Bengkulu oleh KPK baru-baru ini kian memperpanjang barisan oknum hakim dan penegak hukum yang mengalami krisis integritas, korup, dan tamak. Situasi ini sudah sangat gawat. KPK pada 23 Mei 2016 melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ketua Pengadilan Negeri Kepahiang Bengkulu. OTT ini menambah panjang daftar aparat penegak hukum yang ditangkap lemba-
ga antikorupsi. Sebelumnya, KPK meringkus jaksa pada Kejati Jabar lantaran diduga menerima suap dari Bupati Subang terkait pengamanan perkara korupsi dana Jamkesmas Kabupaten Subang di Pengadilan Tipikor Bandung. Selain itu, KPK juga menangkap Panitera Sekretaris/ Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diduga menerima suap dari pihak swasta terkait “pengamanan” perkara peninjauan kembali (PK) pada PN
Jakpus. Menurut Laode, perilaku oknum penegak hukum seperti itu tidak bisa lagi dianggap kasuistik, melainkan sudah menjadi bagian dari kultur pamrih bagi insan yang tergabung dalam korps penegak keadilan di negeri ini. Para hakim yang tertangkap tangan oleh KPK sudah banyak dan kesemuanya bisa dianggap sebagai butiran-butiran” gunung es” yang menutup permukaan, sementara di dalamnya sangat dahsyat. Selain itu, terindikasinya Sekretaris MA dalam kasus suap dengan harta yang melimpah atau tertangkap tangannya Kasudit Pranata Perdata di MA sudah tidak bisa diragukan lagi bahwa bagian kepala lembaga peradilan itu sudah “berbau busuk”. ‘’Bagaikan ikan, kalau bagian kepalanya
sudah busuk, maka otomatis seluruh badannya juga pasti rusak. Itulah bagian dari potret lembaga pengadilan kita yang berbau busuk,” kata Laode. Kondisinya akan menjadi semakin parah jika mitranya, yakni jajaran kejaksaan dan kepolisian juga memiliki kultur yang sama, yakni transaksional. Maka tak heran jika KPK juga yang akhirnya turun dan menangkap para koruptor di daerah, termasuk para penegak hukumnya, padahal kasus-kasus kejahatan ada di depan mata mereka Menurut Laode, kondisi seperti itu mengharuskan Presiden Jokowi supaya segera mengambil langkah mewujudkan gerakan revolusi untuk membabat habis para pejabat penegak hukum yang mentransaksikan kasus-kasus yang ditanganinya. (ant)
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan menegaskan program Reforma Agraria yang tengah gencar dilakukannya mampu menekan konflik lahan antara perusahaan dan masyarakat. ‘’Saya kira ini salah satu alternatif penyelesaian konflik. Tanah yang dibiarkan berkonflik lama artinya tidak ada kepastian. Maka dengan Reforma Agraria, konflik kita selesaikan,” kata Menteri ATRdi Jakarta, kemarin. Menurut Ferry, konflik lahan yang terjadi antara perusahaan dan masyarakat biasanya terjadi bila Hak Guna Usaha (HGU) tidak diperpanjang
oleh perusahaan, bahkan mereka (perusahaan) merasa berhak memperpanjang HGU atas lahan tersebut. ‘’Seperti yang terjadi di Cianjur. Masa reforma agraria dinyatakan ilegal. Yang nyatakan ilegal dan legal itu kami, BPN. Justru kami yang bisa katakan HGU itu ilegal,” katanya. Menteri Agraria mengatakan, program Reforma Agraria merupakan pengakuan negara terhadap keberadaan mereka (masyarakat). ‘’Mereka hidup bersawah dan berkebun disana. Ini kalau dalam konteks pertambahan nilai, ketika punya sertifikat bisa mengakses ke bank, untuk tambahan modal usaha dan beli bibit,’’ katanya. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 25 Mei 2016
4
Siswa Berprestasi
Idris Berikan Penghargaan dan Uang Saku TAK KURANG dari 10 pelajar SD, SMP, dan SMA berprestasi di Kota Depok mendapat penghargaan dan uang saku jutaan rupiah dari Walikota Depok, Mohammad Idris, saat Apel pagi di Halaman Balaikota Depok, kemarin.
Suluh Indonesia/bas
ISTUARA - Walikota Bogor Bima Arya, didampingi Kepala Dinas Disparbudkaraf, Kota Bogor, H. Syahlan Rasyidi, saat melapas ribuan peserta kegiatan Istana Untuk Rakyat (Istura) tahun 2016, di Halaman Balaikota Bogor, kemarin.
Idris mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemkot Depok kepada siswa Penerima Medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Nasional yang digelar di Kota Palembang. Tak hanya penghargaan, pihaknya juga menjamin para siswa bebas untuk memilih sekolah yang dikehendakinya, di Kota
Depok. “Sebagai bentuk perhatian, mereka bisa masuk ke sekolah mana pun yang diinginkan, untuk materi kami hanya berikan sekadarnya,” ungkap Walikota. Menurutnya, OSN merupakan suatu ajang yang rutin diikuti pelajar kota atau kabupaten untuk membawa nama provinsi di tingkat nasional tiap
tahunnya. Untuk tahun lalu, Jawa Barat menduduki peringkat ke lima, sedang tahun ini naik di posisi ketiga setelah Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Dari 15 peserta OSN di Jawa Barat, lanjutnya, Kota Depok menyumbang 10 peserta yang meraih medali Emas, Perunggu dan Perak. “’’ereka telah mengharumkan nama Depok, semoga dari tingkat Nasional ini dapat maju ke ajang Internasional sehingga dapat mengharumkan Depok di mata Dunia,” ujar Idris. Adapun siswa dan siswi peraih medali dalam OSN 2016 antara lain medali Emas diraih
Rafif Disto Serano dengan mata lomba IPA dan Naura Nafisha dalam mata lomba ekonomi. Peraih medali Perak, Rifki Andika yang mengambil mata lomba kebumian, dan Azfa Radhiyya Hakim dari SD dengan mata lomba Matematika. Sedangkan peraih medali Perunggu disabet Irfan Urane Aziz siswa SMPN 2 untuk mata lomba matematika. Dari SMA Pribadi diwakili oleh 3 orang siswa yakni Aria Purwasatya Salim mata lomba kimia, Giffary Alfatah Abiyu Otslan dan Ferro Deraldi Hardian mata lomba komputer. Dua peraih medali Perunggu lainnya yakni
Tristan Ardhita untuk mata lomba Astronomi, serta Putra Yudhatama dengan mata lomba ekonomi. Tak hanya itu, Disdik Kota Depok juga meminta kepada Kepala Sekolah dan Guru SD, SMP, dan SMA se-Kota Depok untuk membekali para siswa ilmu pengetahuan di luar pembelajaran di kelas. ‘’Untuk sekolah, agar lebih menguatkan dan menghidupkan ekstrakurikuler tentang Ilmu Sains yang dapat menunjang prestasi dalam ajang OSN,” kata Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan Disdik Kota Depok, Tatik Wijayati. (jif)
150 Desa di Tangerang
Gelar Pilkades Serentak TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, berencana menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2017 sebanyak 150 desa yang tersebar pada 29 kecamatan. ‘’Upaya yang dilakukan saat ini meminta masukan kepada penyelenggara pada Pilkades tahun 2015 karena dianggap sukses,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Pemerintahan Desa (BPM-PPD) Pemkab Tangerang Imam Hidayat di Tangerang, kemarin. Imam mengatakan pihak terkait seperti petugas penyelenggara dan pengawas dalam pemilihan tersebut perlu didengar keterangannya supaya
Pilkades 2017 lebih baik. Dia mengatakan untuk membahas masalah Pilkades serentak 2017 tentunya berkaitan erat dengan penyelenggaraan serupa tahun 2015. Sedangkan Pilkades serentak 2015 dianggap berhasil karena banyak daerah lain yang meniru pola tersebut, hal itu dapat dilihat dari studi banding yang datang ke Kabupaten Tangerang. Pilkades 2015 itu juga sebagai salah satu rujukan adalah Peraturan Bupati (Perbup) meski ada usulan untuk direvisi. ‘’Semua pihak yang terlibat dalam Pilkades serentak sebelumnya, supaya dapat diminta masukan dan saran demi perbaikan,” katanya.
Bahkan pihak yang menyusun anggaran dapat memberikan masukan secara terinci mengenai pengunaan dana berasal dari APBD itu. Meski mengalami kendala dalam Pilkades 2015 bahwa ada satu kepala desa yang menggugat karena kalah dan dianggap panitia curang, tapi itu hanya satu dari 78 peserta Pilkades. Hal itu, katanya, dapat dijadikan pelajaran berharga dan tidak boleh terulang kembali pada Pilkades 2017. Demikian pula pihaknya membahas mengenai pengawasan dan pengamanan dalam Pilkades karena merupakan elemen penting hingga berhasil pilkada. (ant)
Suluh Indonesia/ant
SUMBANG BUKU BACAAN - Dirjen Pendidikan Dasar Dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad (tengah) didampingi Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie (kiri) dan Wakil Dubes AS untuk Indonesia Brian Mcfeeters (kanan) menyaksikan murid sekolah dasar membaca buku seusai serah terima sumbangan delapan juta buku bacaan berjenjang di SDN 2 Jelupang, Serpong, Tangsel, kemarin.
Pemkot Berikan Bea Siswa
Kilas Oknum Dishub Ditindak SEORANG oknum pegawai pengendalian operasional atau Dalops Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditindak tegas oleh Kepolisian resort setempat. Hal ini lantaran, personel Dishub tersebut Kedapatan melakukan tindak pelanggaran hukum. Kepala Sub Bagian Humas Polres Kota Tangsel, Ajun Komisaris Mansuri kemarin mengatakan, saat itu Kepala Satuan Lalu Lintas Ajun Komisaris Prayoga Angga sedang melaksanakan kegiatan patroli. Yoga melihat personel Dishub Pemkot Tangsel memberhentikan kendaraan bak terbuka memuat barang. Lebih lanjut Mansuri mengatakan, insiden itu terjadi di ruas Jalan Raya Ciater, Kecamatan Serpong. Melihat adanya penyalahgunaan wewenang Yoga pun menghampiri oknum personel Dalops Dishubkominfo Kota Tangsel itu. Oknum pegawai Dishub itupun langsung ditegur. (nov)
Untuk Warga Tak Mampu DEPOK - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengaku tahun ini kembali membuka Pendaftaran Program Beasiswa Sarjana strata 1, sebagai peningkatan mutu SDM di Kota Depok. Namun, selain jumlahnya terbatas, tak semua siswa berhak mendaftarkan diri. Pasalnya hanya Siswa berprestasi dari keluarga yang tak mampu saja yang dapat mengikuti program tersebut. ‘’Tahun ini, Disdik menyediakan 25 kuota mahasiswa untuk
dapat memilih di enam perguruan tinggi yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Depok, diantaranya UI, UIN Jakarta, UNJ, IPB, ITB dan UNPAD,” ujar Panitia Pelaksana Program Beasiswa S-1 Irwansyah di Depok, kemarin. Program ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Disdik Kota Depok sebagai program prioritas Walikota yang ada di rencana strategis dari 2011-2016, dengan target 100 anak. Untuk
tahun 2013 ada 16 mahasiswa, 2014 ada 19 mahasiswa, 2015 sebanyak 40 mahasiswa dan 2016 ini tersedia 25 kuota. ‘’Untuk jalurnya bebas, bisa dari SNMPTN, jalur undangan, paralel dan SBMPTN. Biasanya, yang mendaftar bisa sampai ratusan, ini membuktikan bahwa saingan cukup ketat dan tidak sembarangan, karena calon mahasiswa akan mengikuti serangkaian test sampai pada tahap kunjungan ke rumah,” terang Irwan. (jif)
Bangun 50 Rumah Gakin PEMERINTAH Kabupaten Tangerang membangun sebanyak 50 unit rumah untuk warga miskin di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, yang selama ini membutuhkan karena menempati rumah reot tidak layak huni. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, kemarin mengatakan, ini merupakan program terhadap penduduk miskin dengan bantuan beberapa pihak swasta yang peduli. Ia mengatakan upaya tersebut merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah untuk dapat melayani masyarakat yang tidak memiliki rumah layak huni. Proyek tersebut dibangun dengan melibatkan swasta dan aparat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang peduli terdapat program perumahan. Namun rumah yang dibangun tersebut sederhana dan memiliki dinding bata dan plaster serta lantai semen. Bahkan pada proyek itu juga dibangun jamban dan dapur serta sanitasi agar penghuni rumah betah. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
SERAP PENCARI KERJA - Sejumlah pencari kerja memadati salah satu stan perusahaan dalam Job Fair 2016 yang digelar di mal Tangerang City, Tangerang, kemarin. Pemkot Tangerang menggelar kegiatan yang diikuti puluhan perusahaan tersebut untuk menyerap tenaga kerja guna menekan angka pengangguran.
Depok Miliki Tiga Cara
Guna Cegah Peningkatan Inflasi DEPOK-Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengungkapkan pihaknya tengah gencar melakukan intervensi
pasar guna menghindari terjadinya peningkatan inflasi terusmenerus di wilayahnya. Sebab, jika dibiarkan inflasi dapat
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
mempengaruhi proses menurunnya nilai mata uang secara berlanjutan. Pradi menjelaskan inflasi wajib dihindari setiap daerah. Sehingga, seiring berjalannya waktu, hal itu tak memberikan efek yang signifikan terhadap perekonomian di wilayah tersebut. “Inflasi harus dihindari, untuk mencegah hal tersebut ada beberapa upaya yang harus dilakukan,” ungkapnya saat mengisi rakor Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Balaikota Depok. Lebih lanjut, Pradi mengaku selain melakukan intervensi pasar untuk menekan inflasi terdapat beberapa langkah lainnya yang bisa diambil. Untuk
intervensi pasar sendiri tindakan ini tak hanya dilakukan melalui kegiatan pasar murah, akan tetapi juga dilakukan dengan operasi pasar yang sesungguhnya yang berpengaruh secara signifikan terhadap pengendalian harga yang dapat dikoordinir oleh OPD terkait. Sedang langlah kedua, yakni menaikkan hasil produksi. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan pemberian bantuan kepada petani berupa pemberian bantuan bibit tanaman padi, cabe, dan pemberian bimbingan dan penyuluhan kepada para petani dan peternak khususnya ikan konsumsi. (jif)
Gerakan Literasi Nasional
Kemendikbud Hibahkan 600 Ribu Buku TANGSEL - Untuk meningkatkan literasi siswa ditingkat Sekolah Dasar, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, melalui Dirjen Pendidikan Dasar Menengah menggalakan gerakan literasi nasional. Gerakan yang mendukung minat baca dan kreatifitas siswa ini, diwujudkan dengan hibah 600 ribu buku bacaan berjenjang tingkat SD yang dibagikan kepada 986 SD di tujuh Kabupaten dan Kota se-Banten bekerjasama dengan USAID Prioritas di SDN Jelupang 2, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kemarin. Tujuannya kata Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Hamid Muhammad, kemarin.agar semua penduduk Indonesia gemar membaca, menulis dan dapat menyampaikan pesan dari buku yang dibacanya ke banyak orang. Hamid Muhammad men-
ceritakan pernah pada suatu acara seorang siswa yang menjuarai kejuaraan olimpiade tingkat dunia tidak mampu menyampaikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya saat diminta berbicara didepan umum. ‘’Ini kejadian yang pernah terjadi, ada siswa pemenang lomba olimpiade, tapi saat diminta untuk menyampaikan didepan umum, Dia gemetar karena tidak mampu berkomunikasi dengan baik, maka diharapkan dengan gerakan literasi nasional siswa senang membaca, menulis dan bisa berkomunikasi dengan baik,” imbuhnya. Dari gerakan ini lanjut Hamid, siswa tidak sekedar bisa membaca tapi juga memahami dan kemudian mampu untuk mengkritisi pesan dari buku yang diibacanya. ‘’Mulanya dengan gemar membaca, kemudian siswa senang menulis dan memahami apa yang dibaca dan ditulis, lalu mampu mengkritisi pesan dari bacaan tulisannya,’’ katanya. (nov)
LPSE KOTA TANGERANG
Diharapkan Berinovasi TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tangerang terus berinovasi dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas. ‘’Apalagi saat ini Kota Tangerang mengembangan Smart City yang berbasis elektronik. Hal ini sejalan dengan penerapan elektronik procurement atau E-Procurement,” katanya di Tangerang, kemarin. Sejak dibentuk pada tanggal 28 Februari 2010, LPSE terus melakukan inovasi untuk mewujudkan keterbukaan informasi kepa-
da masyarakat serta mengajak peran masyarakat dalam pelaksanaan pengadaan secara elektronik. Kemudian, Pemerintah Kota Tangerang pada tahun ini telah menerapkan proses lelang cepat untuk mempercepat pengadaan barang/jasa dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kinerja Penyedia (Sikap) yang terintegrasi pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE ) Versi 4. ‘’Kita ingin semua proses berjalan transparan dan diketahui masyarakat karena pembangunan yang ingin dilaksanakan harus ada partisipasi semua pihak,” ujarnya.
Kepala Bidang LPSE Kota Tangerang, Euis Nurlaila mengatakan, inovasi dimulai dari penyusunan dokumen standar LPSE, sosialisasi kebijakan, pelatihan awerness dan implementasi kebijakan di setiap unitnya. Standarisasi sistem penjaminan mutu bertaraf internasional yakni ISO 9001:2008 pun berhasil dipenuhi persyaratannya dari Badan Sertfikasi EQA (European Quality Assurance). Hasil tersebut pun terus berlanjut dengan beberapa prestasi yang diraih diantaranya LPSE dengan paket terbanyak. (ant)
pini F OKUS Perlunya Revitalisasi UKM
B
ERBICARA perekonomian, khususnya perekonomian Bali, maka yang terpenting adalah perekonomian masyarakat. Perekonomian masyarakat Bali selama ini dominan mengandalkan sektor pariwisata yang diharapkan memberikan multiplier effect pada sektor lain seperti kerajinan, pertanian, jasa dan lainnya. Contoh nyata yang telah terbangun bertahun-tahun, dampak pariwisata dirasakan para perajin patung, perajin perak, lukisan, garmen dan sebagainya. Begitu juga di sektor pertanian, hasil hortikultura, peternakan, perikanan, banyak terserap ke sektor pariwisata. Apalagi sektor jasa, seperti transportasi dan sejenisnya. Sebagian besar sektor yang disebutkan di atas merupakan usaha kecil dan menengah (UKM). UKM ini telah terbukti tahan banting menghadapi krisis menjelang lengsernya era Orde Baru. Termasuk saat krisis kawasan melanda, UKM di Bali masih bisa bertahan. Selain karena memang benar-benar digerakkan oleh masyarakat, UKM ini menyerap tenaga kerja luar biasa. Itu gambaran manis perekonomian masyarakat Bali dulu. Bagaimana kini, masihkah kondisinya seperti itu? Sangat disayangkan, perekonomian daerah Bali mengalami pertumbuhan yang melambat pada tahun 2015 lalu. Perekonomian Bali hanya tumbuh 6,04 persen, padahal tahun 2014 sebelumnya perekonomian Bali tumbuh mencapai 6,73 persen. Hal ini tak lepas dari pertumbuhan sektor pariwisata tahun 2015 yang hanya 4,79 persen, sementara tahun sebelumnya mencapai 5,02 persen. Melambatnya sektor pariwisata ini, selain karena faktor eksternal muculnya destinasi pesaing baru, juga karena situasi perekonomian global. Sementara faktor internal, karena pertumbuhan akomodasi pariwisata yang tak terbendung sehingga muncul perang tarif dan banting harga. Terbukti kini kita bisa mendapatkan kamar hotel atau vila di daerah Kuta, Canggu, dan sekitarnya hanya Rp 250.000 hingga Rp 400.000 per malam. Sementara UKM sendiri mengalami keterpurukan luar biasa. Jika dulu kita bisa melihat deretan artshop yang memajang aneka suvenir khas Bali di sepanjang jalan Tegallalang, Ubud, Mas dan sekitarnya, kini mereka banyak yang gulung tikar digantikan warung lesehan. Jika artshop-artshop itu milik masyarakat lokal, kini warung-warung lesehan yang tumbuh bak jamur di musim hujan itu kebanyakan dilakoni penduduk pendatang. Maka terjadilah capital fligh dalam skala kecil, uang yang dikeruk di Bali dibawa kabur ke luar Bali oleh para pendatang ini. Pertanyaannya, kenapa artshop-artshop tersebut bisa bangkrut? Secara kasat mata kita bisa melihat, hal ini tidak lepas dengan berdirinya pasar oleh-oleh khas Bali di titik-titik strategis di Bali. Jadinya wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang sebelumnya biasa beramairamai mengerubuti artshop, kini mereka berduyun-duyun mendatangi pasar oleh-oleh khas Bali tersebut. Meski terbuka kesempatan bagi para perajin dan pemilik artshop memasok produk mereka ke pasar oleh-oleh, mereka terjebak dengan sistem konsinyasi (bayar beberapa bulan di belakang). Kondisi ini sama saja dengan pelaku UKM di Bali menghidupi para pemilik pasar oleh-oleh tersebut. Lagi-lagi pelaku UKM kena 1-0. Dengan kondisi seperti ini, dipastikan pertumbuhan perekonomian masyarakat Bali melambat. Sebab, masyarakat Bali kini lebih banyak menjadi konsumtif dan bukan lagi pelaku usaha/perekonomian tersebut. Karenanya perlu sebuah regulasi dari pemerintah untuk memberdayakan kembali UKM dan pelaku usaha di Bali ini. Untuk membatasi apalagi melarang pertumbuhan akomodasi pariwisata, pasar oleh-oleh, warung lesehan, toko berjaringan dan sejenisnya apalagi dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ini memang tidaklah mungkin. Yang bisa dilakukan, bagimana masyarakat bisa kembali menjadi pelaku dari pergerakan dan pertumbuhan ekonomi Bali itu sendiri. Salah satu yang telah dilakukan revitalisasi pasar tradisional. Bercermin dari kebijakan ini, perlu revitalisasi UKM dan pelaku usaha di Bali agar bisa bersaing bahkan mengalahkan ‘’predator’’ dari luar tersebut. Jangan sampai masyarakat Bali yang dulunya menjadi pelaku malah menjadi penonton, bahkan penikmat (konsumtif). Ini merupakan hal yang paling berbahaya bagi masa depan perekonomian masyarakat Bali. ***
Bang D
el
PDI-P tidak akan mendukung calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama a tau Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017
Banyak jalan menuju Roma ...
Suluh Indonesia, Rabu 25 Mei 2016
5
Pertumbuhan Ekonomi Bali Melambat dan Tak Berkualitas PEREKONOMIAN global di tahun 2015, penuh ketidakpastian. Bank Indonesia (BI) selaku bank sentral Negara Kesatuan Republik Indonesia harap-harap cemas, panik dan tersandera dengan perilaku The Fed sebagai bank sentral negara adidaya Amerika Serikat. Memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga yang sulit ditebak kapan akan direalisasikannya. Ini merupakan hal yang dilematis bagi BI, apalagi di dalam negeri ada tekanan dan tuntutan dari para pengusaha, termasuk juga pemerintah agar BI menurunkan suku bunga acuan, mengingat suku bunga di dalam negeri merupakan yang tertinggi di antara negara-negara anggota ASEAN. Keadaan seperti itu sudah pasti memperlemah daya saing nasional, apalagi kita sudah memasuki era MEA. Di tahun 2015, juga merupakan awal pemerintahan Jokowi-JK setelah terpilih di tahun 2014 sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk masa bakti tahun 2014-2019. Di awal pemerintahan Jokowi-JK, dengan keyakinan tinggi telah berani mengambil kebijakan yang tidak populis dengan melepaskan subsidi BBM untuk dialihkan ke sektor-sektor produktif. Menjadikan harga BBM melonjak memengaruhi harga-harga cenderung merangkak naik, berdampak pada daya beli masyarakat menjadi melemah. Apalagi ditambah dengan adanya pihak-pihak yang melakukan tindakan wait and see yang beranggapan bahwa pemerintah yang baru, di mana parlemen mayoritas dikuasai oleh kelompok KMP sebagai lawan politiknya. Kondisi seperti ini direspons negatif oleh pasar, dan berpengaruh semakin memperlemah daya beli masyarakat menjadikan perekonomian cenderung stagnan. Di tahun 2015, rupiah sempat bergejolak tertekan dan terpuruk nilainya terhadap mata uang US dolar. Sudah pasti berpengaruh tidak kondusif terhadap perekonomian daerah, termasuk perekonomian daerah Bali tentunya. Perekonomian daerah Bali mengalami pertumbuhan yang melambat di tahun 2015, yang diraihnya sebesar 6,04 persen. Sedangkan di tahun 2014, pertumbuhan ekonomi Bali mencapai 6,73 persen. Pariwisata sebagai lokomotif perekonomian Bali pertumbuhannya berada di atas pertumbuhan ekonomi Nasional yang hanya mencapai 4,79 persen, yang juga melambat dibandingkan tahun 2014 dengan meraih pertumbuhan sebesar 5,02 persen. Lazimnya pertumbuhan ekonomi yang tinggi diikuti oleh inflasi yang tinggi pula. Telah terjadi keistimewaan terhadap pertumbuhan ekonomi Bali di tahun 2015, yang tinggi kendati pun melambat dibandingkan tahun 2014. Namun tidak diikuti oleh inflasi yang tinggi, bahkan terjadi inflasi yang rendah dan cukup ideal mencapai 2,70 persen lebih rendah dari inflasi Nasional yang mencapai 3,35 persen. Apabila dilihat dari indikator makro ekonomi, dari capaian kedua hal di atas nampaknya
Oleh IB Kade Perdana* Dengan inflasi yang rendah tanpa deflasi, semestinya mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas dan menghindarkan perlambatan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan. namun yang terjadi sebaliknya. perekonomian Bali telah terkelola dengan baik. Namun demikian sudah pasti terlalu dini kita berkesimpulan seperti itu. Sayangnya keistimewaan yang diperoleh perekonomian Bali di tahun 2015 seperti yang telah diungkapkan. Semestinya inflasi yang sudah cukup ideal rendahnya bisa memicu dan mendorong peningkatan daya beli masyarakat untuk menggerakkan roda perekonomian Bali. Namun yang terjadi sebaliknya sepanjang tahun 2015, daya beli masyarakat justru melemah berpengaruh tidak kondusif terhadap perekonomian Bali yang bergerak melambat menjadi lebih rendah pencapaiannya dibandingkan tahun sebelumnya. Ternyata pencapaian inflasi rendah yang terjadi pada perekonomian Bali tidak sepenuhnya murni karena faktor inflasi yang rendah sepanjang tahun, akan tetapi terkompesasi oleh faktor deflasi sebanyak empat kali (bulan) dalam tahun 2015, sama juga dengan yang dialami perekonomian Nasional. Sebagaimana pernah diberitakan oleh salah satu media cetak terkemuka di Bali, bahwa sebagian besar pedesaan di Bali tahun 2015 mengalami deflasi. Deflasi merupakan virus ekonomi yang menyebabkan perekonomian tumbuh tidak berkualitas. Deflasi jauh lebih berbahaya dari inflasi dan tidak dikehendaki keberadaannya. Sebagaimana yang dialami Jepang yang merupakan negara terbesar ketiga ekonominya di dunia sangat sulit keluar dari jeba-
kan deflasi membuat ekonominya mengalami krisis. Sudah berbagai langkah kebijakan ekonomi ditempuhnya, dengan mengeluarkan kebijakan bunga negatif bahkan belakangan terdengar akan mengeluarkan kebijakan bunga pinjaman negatif. Kendati juga inflasi berbahaya terhadap perekonomian, namun dalam kadar serendah-rendahnya yang murni karena faktor inflasi sepanjang tahun tanpa diselingi deflasi diperlukan kehadirannya untuk menggerakkan roda perekonomian. Dengan inflasi yang rendah tanpa deflasi, semestinya mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas dan menghindarkan perlambatan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan. namun yang terjadi sebaliknya. Pengangguran meningkat dari 1,37 persen (Maret 2014) menjadi 1,99 persen (September 2015). Terjadi penurunan pekerja pada sektor formal dari bulan Agustus 2014 sebesar 47,68 persen menjadi sebesar 47,22 persen pada bulan Agustus 2015. Sedangkan penduduk yang bekerja disektor informal meningkat dari bulan Agustus 2014 sebesar 52,32 persen menjadi 52,80 persen pada bulan Agustus 2015. Kondisi seperti dimaksud sudah barang tentu kurang sehat terhadap kualitas pertumbuhan perekonomian Bali tahun 2015. Demikian juga tingkat kemiskinan di Bali juga meningkat di tahun
2015. Dari 4,74 persen (Maret 2014) menjadi 5,25 persen (September 2015). Menjadikan melorotnya peringkat kemiskinan di Bali yang tadinya terendah kedua menurun ke urutan terendah keempat secara Nasional. Demikian juga kesenjangan pendapatan kian melebar, yang kaya tambah kaya terkosentrasi hanya pada segelintir orang saja. Oleh karena itu, kendati perekonomian Bali tumbuh tinggi di tahun 2015, di atas pertumbuhan Nasional nampak sekali Pemerintah Provinsi Bali terlalu fokus mengejar kuantitas pertumbuhan, bukan pada kualitas pertumbuhannya. Demikian juga dengan inflasi yang diraihnya tergolong rendah dan cukup ideal, namun tidak berhasil menciptakan lapangan kerja, bahkan terjadi banyak masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat pemutusan hubungan kerja dan berkurangnya pelaku usaha di sektor pertanian dan industri merupakan dampak dari pelambatan ekonomi Bali tahun 2015. Raihan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di tahun 2015 tersebut, masih menyisakan pertanyaan dan keraguan. Apakah raihan itu merupakan keterlibatan mayoritas masyarakat Bali. Jangan-jangan menjadi minoritas keterlibatan dan partisipasi masyarakat Bali dalam pertumbuhan dan pembangunan Bali. Mengingat ada sinyalemen keterlibatan dan partisipasi masyarakat di dalam berbagai sektor pembangunan ekonomi mulai tergusur dan terpinggirkan. Ke depan Pemerintah Provinsi Bali harus lebih fokus untuk menuntaskan masalahmasalah dan pokok persoalan tersebut di atas. Lakukan dan fokuskan pada hal-hal yang sifatnya kondusif dan selaras dengan keinginan mayoritas masyarakat Bali. Hindarkan memaksakan program kerja yang bisa menimbulkan polemik yang berkepanjangan, apalagi tidak mendapat dukungan mayoritas masyarakat Bali. Harus selektif dalam memilih investor. Jangan sampai kita mengundang investor “bhuta kala” yang bisa merusak tatanan kehidupan masyarakat dan Pulau Bali seperti yang sudah ada. Sudah pasti hal tersebut akan menguras tenaga dan pikiran, konsentrasi terpecah dan bisa kehilangan momentum untuk mewujudkan halhal yang luhur dan mulia yang bersifat monumental untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat banyak, penguatan keberadaan krama Bali dan ajegnya Bali. *Penulis, Wakil Ketua Umum Kadin Bali bidang Perbankan dan Lembaga Keuangan lainnya. Pengamat Ekonomi, Moneter, Perbankan dan UMKM
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih
menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta
Acara Televisi Semakin Jelas Pada Perbuatan Amoral SAYA sebagai masyarakat Indonesia sangat kecewa dengan acara televisi yang ada terutama acara yang ‘ga jelas’ mempertontonkan apa. Apakah hal yang lucu atau sekedar pamer paha dan lekuk tubuh wanita selama jam jam pagi atau sore yang menurut saya tak layak disiarkan. Acara pagi yang sering dipertontonkan adalah lelucon yang menurut saya adalah pembodohan masal. Ditonton oleh penonton palsu yang diberi imbalan uang alias joki penonton dalam suatu acara yang sampah dan tak mendidik anak bangsa untuk menjadi lebih cerdas lebih kritis atau lebih berakhlak. Tapi acara tersebut hanyalah sampah yang menampilkan artis nikahan yang pamer kemewahan dan bahkan artis
‘beranak’ pun sampai sedemikian detil sampai ke detik-detik keluarnya sang bayi. Bagi saya ini acara sampah yng dipertontonkan oleh stasiun televisi yang tak mengerti tentang bangsa Indonesia yang mayoritas miskin dari segi ekonomi dan intelektual. Sebenarnya mau kemana kita jika acara televisi sedemikian sampahnya. Saya sudah sulit membayangkan negeri ini. Bangsa ini sedemikian kasihannya sehingga mungkin kelak akan semakin rusak atau ada orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang mampu merubah kebiadaban ini. Abdurrahman Kalideres-Jakarta Barat
Polisi Harap Jangan Gelar Razia di tempat Gelap SUDAH beberapa hari ini saya merasa risih dengan tingkah laku polisi yang membahayakan saat merazia di rawa buaya, cengkareng. Mereka menunggu beramai ramai ditempat yang gelap, menurut saya hal ini tidak etis. Masalahnya daerah itu hanyalah dilewati mayoritas tukang sayur yang sedang berbelanja untuk dagangannya. Di sekitar area yang gelap arah menuju Duri Kosambi saya melihat mereka melakukan razia dengan melanggar peraturan yang mereka buat sendiri. Seharusnya ada razai dalam rangka memberikan kenyamanan pengguna jalan. Kami sebagai rakyat sudah sangat keberatan dengan aksi mereka. Saya termasuk kelompok yang mematuhi
peraturan dengan membawa suratsurat lengkap dan atribut helm yang sesuai SNI. Namun mereka sangat kurang berakhlak dalam memberhentikan masyarakat dengan gelagat seperti ingin menangkap orang. Ada beberapa daerah yang dinilai rawan oleh masyarakat akan tetapi malah polisi kurang aktif disana. Mungkin seharusnya ada tindakan yang lebih tepat dari aparat dalam melakukan razia agar jangan sampai membuat masyarakat merasa rawan akan kehadiran polisi. Polisi seharusnya menjadi sahabat bagi rakyat karena menjadi salah satu aparat penegak hukum yang paling dekat dengan rakyat. Sahal Al junaid Cengkareng, Jakarta Barat
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Percetakan : PT SATRIA NARADHA PERS, Cikarang, Bekasi Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 25 Mei 2016
6
Kelompok 85 Tak Permasalahankan
Penundaan Kongres PSSI
JAKARTA - Kelompok 85 dari voters atau pemilik suara PSSI tak mempermasalahkan adanya penundaan Kongres Tahunan PSSI yang akan diselenggarakan di Balikpapan. “Saya sudah bilang itu tidak akan terjadi kalau 1 Juni, nanti juga siapa yang mau datang, jadi tidak terlalu masalah,” kata Koordinator Kelompok 85 Umuh Muchtar ketika ditemui di salah satu hotel di Jakarta, kemarin. Terkait dengan KLB, Kelompok 85 berharap semakin cepat dilaksanakan akan semakin baik. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persija Budiman Dalimunthe mengatakan bahwa penundaan tersebut merupakan hak dari Komite Eksekutif PSSI dalam menentukan kebijakan agenda. “Saya tidak mau berkomentar lebih banyak, karena penundaan Kongres itu merupakan kewenangan dari Exco,” ucap Budiman. Sebelumnya, PSSI menunda agenda kongres tahunan yang sedianya
digelar 1 Juni 2016 di Balikpapan menjadi bulan Agustus 2016. “Kami putuskan kongres diundur bulan Agustus, namun tempat tetap sama di Balikpapan,” kata Pelaksana Tugas Presiden PSSI Hinca Pandjaitan. Alasan pengunduran agenda kongres tahunan karena mepetnya persiapan yang dilakukan pasca pencabutan pembekuan PSSI dari Kemenpora dan FIFA. “Kami aktif kembali baru terhitung 13 Mei 2016, sedangkan untuk menyelenggarakan kongres pada 1 Juni 2016 banyak hal yang akan dilakukan secara terburu-buru, maka tidak efektif,” kilahnya. Terkait dengan adanya voters yang menginginkan Kongres Luar Biasa (KLB) segera dilaksanakan, Hinca mengatakan, keputusan penundaan Kongres tahunan di Balikpapan tidak ada hubungannya dengan menghindari permintaan voters untuk KLB. “Tidak, saya pastikan penundaan karena adanya faktor teknis,” tuturnya. (ant)
Suluh Indonesia/ist
TAK MASALAH - Koordinator Kelompok 85 Umuh Muchtar mengaku tak mempermasalahkan penundaan Kongres Tahunan PSSI yang akan diselenggarakan di Balikpapan.
Daud Yordan Masih Dua Kali
Latihan dengan Sparring Partner SEMARANG - Juara kelas ringan (61,2 kilogram) WBO Asia Pasifik Daud Yordan masih dua kali menjalani latihan dengan sparring partner sebelum bertarung melawan petinju Argentina Cristian Rafael Coria di Radisson Victoria Plaza, Montevideo, Uruguay, 4 Juni 2016. “Selama di Uruguay ini saya masih ada program latihan dengan ‘sparring partner’ sebelum pertarungan mendatang,” kata petinju dengan rekor bertarung 35 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah ketika dihubungi dari Semarang, Jateng, kemarin. Menurut petinju Sasana Kayong Utara Kalimantan Barat tersebut, masih ada dua kali berlatih dengan sparring partner dan kemungkinan dengan petinju setempat (Uruguay). Daud Yordan beserta tim tiba di Uruguay pada Minggu (22/5) dini hari pukul 2 malam waktu setempat setelah berangkat dari Jakarta pada Jumat (20/5) pukul 20.00 WIB. Ketika tiba di Uruguay, lanjut petinju kelahiran Sukadana Kalimantana Barat, 10 Juni 1987 tersebut, dirinya dan tim disambut oleh pengurus dari badan tinju WBA (World Boxing Association). Menyinggung apakah ada persoalan dengan perbedaan waktu Indonesia dengan Uruguay yang hampir 12 jam tersebut (di Indonesia pukul 19.30 WIB hari Minggu (22/5) di Uruguay juga hari Minggu tetapi pukul 08.00), petinju Sasana Kayong Utara Kalimantan Barat tersebut, mengatakan, tidak ada persoalan karena selama menjalani latihan di Bali dirinya sudah mulai melakukan adaptasi dengan waktu di Uruguay.
Kemenpora Puji
Kaderisasi PBSI
TANGERANG - Kementerian Pemuda dan Olahraga memuji kaderisasi yang dilakukan Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia dilihat dari diturunkan para pemain muda pada Piala Thomas dan Uber 2016. “Kami bangga dan salut pada keberanian dan kaderisasi yang memikirkan tidak hanya saat ini, tetapi dua tahun ke depan,” ujar Juru Bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin. Kaderisasi yang bagus, merupakan hasil sebuah diskursus atau komunikasi yang baik di internal PBSI. Meski Tim Thomas dan Uber belum berhasil memboyong piala, ia optimistis dengan kaderisasi yang baik masih ada harapan untuk dua tahun ke depan serta Olimpiade 2016. “Kami titip lumbung emas Olimpiade dari bulu tangkis. Bukan meremehkan cabang olahraga lain, tetapi rasanya tidak elok kalau bulu tangkis tidak bawa emas. Jangan kejadian Olimpiade London terulang,” ujar dia pula. Pemerintah juga mendorong PBSI untuk melakukan pembinaan usia dini dan mencari bibit-bibit secara jeli dari berbagai klub, terutama untuk pemain tunggal. Kapten Tim Thomas Indonesia 2016 Hendra Setiawan menilai para pemain muda yang turun di turnamen beregu itu telah mengeluarkan kemampuan terbaik, tetapi memang memerlukan jam terbang lebih. Sedangkan Kapten Tim Uber Greysia Polii menilai mental tanding para pemain muda perlu diperkuat karena tekanan dalam turnamen beregu lebih kuat dibanding turnamen perorangan. (ant)
Artinya, latihan dilaksanakan dua kali dalam sehari yaitu sore dan malam hari mulai pukul 23.00 WIB hingga menjelang subuh. “Jadi tidak ada persoalan dengan perbedaan waktu di Indonesia dengan Uruguay karena saya sudah adaptasi dari awal,” katanya menegaskan. Daud Yordan didamping pelatih Craig Christian kemudian Damianus Yordan (pelatih sekaligus kakak Daud Yordan), dan Toni Priatna (Asisten Manajer Herry’s Gym), Jumat (20/5) pukul 20.00 WIB bertolak menuju Uruguay dengan melewati rute Jakarta-Sydney (Australia), Auckland (Selandia Baru), ChileUruguay. Seperti diketahui Daud Yordan akan menghadapi petinju asal Argentina Cristian Rafael Coria dalam memperebutkan predikat juara WBA Leightweight International kelas ringan (61,2 kg) di Montevideo, Uruguay, 4 Juni 2016. Pertandingan dengan titel “Battle in Uruguay” ini merupakan pertandingan lintas badan tinju dunia karena petinju asal Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, ini memegang predikat juara kelas ringan WBO Asia, Pasific dan Afrika. Cristian Rafael Coria yang dijuluki El Zorro ini memiliki rekor bertarung 24 kali menang (sembilan di antaranya dengan KO) kalah empat kali dan seri dua kali. Petinju Argentina ini sekarang berusia 33 tahun (kelahiran 2 September 1982). Sementara itu Daud Yordan kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 ini memiliki rekor bertarung 35 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah. (ant)
Rowing Indonesia
Gagal Tambah Kuota Olimpiade Brazil JAKARTA - Rowing Indonesia gagal menambah kuota Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil setelah tim yang dikirim ke kejuaraan pra kualifikasi di Luzern, Swiss akhir pekan lalu hanya berada diposisi tiga babak repechage nomor LM 4 (empat pedayung). Berdasarkan data dari Satlak Prima di Jakarta, Selasa, pada babak kualifikasi terakhir ini, tim rowing Indonesia menurunkan Ferdansyah, Hadid Tanzil, Ihram dan Isandi. Pada kejuaraan tersebut, andalan Indonesia itu hanya berada diposisi tiga dengan catatan waktu enam menit 15,86 detik. Posisi dua teratas dan berhak lolos ke final adalah tim Spanyol dan Jepang. Indonesia sebenarnya mempunyai peluang besar lolos, hanya saja pada babak penentuan belum beruntung. Meski be-
lum mampu menambah kuota bagi Indonesia, tim rowing tetap mendapat apresiasi dari Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI). Pencapaian Hadid Tanzil dan kawan-kawan dinilai cukup bagus. “Saya fikir ini pencapaian yang sangat baik. Menembus semifinal itu sudah cukup bagus. Apalagi mereka harus bersaing dengan wakil negaranegara Eropa,” kata Wakil Ketua Umum PB PODSI (demisioner) Budiman Setiawan. Menurut dia, hasil yang diraih pada kejuaraan pra olimpiade diharapkan menjadi bekal untuk meraih hasil lebih baik lagi mengingat pencapaian ini merupakan program jangka panjang performa tingkat tinggi (HPP) yang telah dilakukan sejak lama. “Kami dan Satlak Prima akan terus memberikan yang terbaik lewat program
performa tinggi. Hasilnya memang sudah mulai kelihatan,” katanya menambahkan. Indonesia sebelumnya telah meloloskan dua atlet rowingnya ke kejuaraan olahraga paling bergengsi di dunia itu. Adalah La Memo dan dan Dewi Yuliawati yang turun dinomor single sculls putra (M1X) dan putri (W1X). Keduanya lolos setelah masuk ke final Kejuaraan Dayung AsiaOcenia di Korea Selatan beberapa waktu lalu. Pada Olimpiade Brazil, Indonesia dipastikan akan turun dicabang olahraga andalan seperti bulu tangkis dan angkat besi. Selain ini, panahan dan atletik. Kuota untuk tampil dikejuaraan empat tahunan ini sudah didapat. Bulu tangkis tetap menjadi andalan untuk merebut emas. (ant)
lahraga
7
Suluh Indonesia, Rabu 25 Mei 2016
Deschamps Tiru Contoh Jacquet
Bawa Prancis Menuju Kejayaan
Suluh Indonesia/ap
PENDEKATAN PRAGMATIS - Pelatih Prancis Didier Deschamps akan menggunakan pendekatan pragmatis, dengan mengutamakan tim menuju Piala Eropa 2016. Prancis akan menjadi tuan rumah pada Piala Eropa kali ini.
PARIS - Ketimbang seperti pelatih yang sukses membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 Aime Jacquet, Didier Deschamps menggunakan pendekatan pragmatis, mengutamakan tim menuju Piala Eropa 2016, ketika Prancis bertekad untuk meraih gelar perdananya sejak Piala Eropa 2000. Deschamps, yang menjadi kapten “Les Bleus” pada 1998 dan 2000, mencoret Karim Benzema setelah penyerang Real Madrid itu terlibat kasus dugaan pemerasan dan bahkan tidak mempertimbangkan Franck Ribery setelah pemain Bayern Munich memberi indikasi bahwa dirinya ingin kembali memperkuat timnas. Bek Mamadou Sakho juga tidak dipertimbangkan, ketika Deschams tidak ingin mengambil resiko pemain Liverpool itu akan mendapat skors setelah ia dijatuhi skors sementara karena gagal tes doping. Prancis akan memulai turnamen yang berlangsung sebulan itu pada 10 Juni, di mana mereka akan memainkan pertandingan pembukaan Grup A melawan Romania, sebelum menghadapi Alba-
nia dan Swiss. “Tujuan saya bukan memilih 23 pemain terbaik namun untuk membentuk grup yang mampu melaju sejauh mungkin bersama-sama di turnamen,” kata Deschamps, yang membawa Prancis ke perempat final Piala Dunia 2014. Itu merupakan filosofi serupa yang dipakai Jacquet pada akhir 1990-an, ketika ia mencoret Eric Cantona dari timnya untuk Piala Eropa 1996 sebelum Prancis mencapai semifinal dan, dengan grup serupa, menjuarai Piala Dunia dua tahun kemudian. Bahkan tanpa Benzema, Prancis tetap memiliki lini depan yang meyakinkan dengan adanya Olivier Giroud, Dimitri Payet, Antoine Griezmann — bahkan meski sang penyerang Atletico Madrid menjalani musim yang panjang yang berujung pada final Liga Champions — Andre-Pierre Gignac, dan Anthony Martial, serta pemain muda Bayern Munich Kingsley Coman. “Kompetisi di sektor serangan benar-benar ketat,” kata Deschamps. (ant)
Sorotan akan kembali
Ke Lapangan pada Piala Eropa LONDON - Lebih besar dari yang pernah ada, Piala Eropa yang dimulai di Paris bulan depan dengan pesta sepak bola selama empat pekan menjanjikan untuk mendongkrak permainan itu melampaui skandal-skandal korupsi dan kecemasan terkait keamanan yang telah membayangbayangi persiapan turnamen. Semua mata akan tertuju kepada tuan rumah Prancis ketika mereka menggulirkan bola melawan Romania di Stade de France pada 10 Juni — 210 hari setelah bom bunuh diri di tempat yang sama memicu malam yang mengerikan di seantero ibukota yang menewaskan 130 orang. Hal itu semestinya menjadi momen yang membanggakan bagi mantan presiden UEFA Michel Platini. Legenda Prancis itu, yang menginspirasi negaranya untuk meraih gelar 1984 di kandang sendiri, memenu-
hi harapannya untuk memperbesar turnamen itu menjadi diikuti 24 negara. Namun skors empat tahun, yang dijatuhkan setelah dirinya terlibat dalam skandal korupsi FIFA, membuat dirinya dipastikan akan absen. Untuk menentang latar belakang buruk itu, hal yang dapat diharapkan untuk turnamen ini, yang pertama sejak skandal itu menghantam para penggemar musim panas silam dan yang terakhir dengan format satu tuan rumah sebelum akan diselenggarakan di beberapa negara pada 2020, mampu untuk memberikan momen-momen yang layak dikenang di atas lapangan. Sudah tentu terdapat potensi untuk mewujudkannya dengan 51 pertandingan dalam 31 hari yang tersebar di seantero Prancis, dari wilayah tambang batubara Lens di utara sampai dermaga Mediterrania
di Marseille. Tim-tim yang kurang familiar diharapkan dapat memperlihatkan kemampuan terbaiknya dan membela ide Platini, yang dikritik sebagian orang menggantikan kualitas dengan kuantitas. Bagaimanapun ide itu semestinya kembali membuktikan diri, di mana sangat jarang ada tim non unggulan yang mampu sampai ke partai puncak, dan kesuksesan mengejutkan Yunani pada 2004 merupakan anomali. Spanyol mempertahankan gelarnya empat tahun lalu di Polandia dan Ukraina, turnamen yang hanya diikuti 16 negara, dan akan menjadi salah satu favorit untuk mengukir “hattrick,” bersama juara tiga kali Jerman, runner up 2012 Italia, Prancis, dan Inggris yang tengah bangkit akan memaksimalkan peluang-peluang mereka.
Irlandia Utara, Albania, Eslandia, Slovakia, dan Wales tampil untuk pertama kalinya di turnamen ini, yang berada di peringkat kedua di bawah Piala Dunia dari segi prestise dan tak terlalu jauh tertinggal perihal kualitasnya. Bagi para pemain Spanyol, seperti Andres Iniesta, Sergio Busquets, Gerard Pique, dan Sergio Ramos, Piala Eropa 2016 dapat menjadi kesempatan terakhir mereka setelah tampil mengecewakan di Piala Dunia Brazil dua tahun silam, dan dengan dipimpin Vicente del Bosque, mereka akan sulit dihentikan. Prancis, juara pada 1984 dan 2000, akan membawa harapan seluruh negeri yang datang beriringan dengan serangan-serangan kelompok militan tahun lalu. Pelatih Didier Deschamps memiliki kualitas mumpuni di timnya dalam diri gelandang Juventus Paul Pog-
Mourinho Diisukan Gantikan Van Gaal
Bagaimanapun, Van Gaal tak gembira harus hengkang. “Saya sangat kecewa karena tidak mampu menyelesaikan rencana tiga tahun yang kami niatkan,” ucapnya. “Saya percaya bahwa dasar-dasarnya berada di tempat yang tepat untuk membuat klub dapat bergerak ke depan dan bahkan mencapai kesuksesan yang lebih hebat.” Mantan pelatih Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid Mourinho diperkirakan akan ditunjuk sebagai pengganti Van Gaal pada akhir pekan
Bugar untuk Piala Eropa
ini, meski klub belum mengonfirmasi suksesor untuk pria Belanda itu yang setidaknya menghadirkan trofi bagi mereka. “Saya sangat bangga telah membantu United memenangi Piala FA untuk ke-12 kalinya dalam sejarah klub,” tutur Van Gaal. Bagaimanapun, kesuksesan di Piala FA tak dapat menutupi keterpurukan musim di mana United finis di peringkat kelima di klasemen, gagal lolos ke Liga Champions. (ant)
LONDON - Gelandang Arsenal Jack Wilshere optimis dirinya akan bugar sepenuhnya untuk memperkuat timnas Inggris di Piala Eropa 2016 bulan depan, meski ia tidak banyak bermain untuk klubnya pada musim lalu. Wilshere hanya satu kali tampil sebagai pemain inti untuk “The Gunners,” yang finis di peringkat kedua Liga Inggris, ketika masalah-masalah cedera mengganggu dirinya, namun pada pekan lalu namanya masuk dalam daftar 26 pemain di tim sementara Roy Hodgson untuk Piala Eropa di Prancis. “Saya tahu bahwa itu dapat kembali dan saya selalu memiliki waktu dengan tim saya, maka saya percaya diri,” kata Wilshere yang kembali setelah 11 bulan absen pada April, kepada media Inggris. “Saya mengingat sesi pertama saya berlatih kembali, yakni delapan pekan lalu, dan sejak itu, saya telah berusaha untuk bekerja, semakin baik dan semakin bugar setiap harinya.” “Hal terpenting bagi saya sekarang adalah mendapatkan permainan-permainan dan mendapatkan kebugaran untuk tampil. Saya
tahu bahwa saya akan kembali dari cedera, dan dengan setiap pertandingan saya akan semakin baik.” Setelah melakukan debutnya untuk Arsenal pada usia 16 tahun, Wilshere hanya satu kali pernah mencatatkan lebih dari 25 pertandingan Liga Inggris dalam semusim, bagaimanapun, ia mengambil langkah maju menuju bugar sepenuhnya saat tampil memperkuat Inggris pada pertandingan persahabatan melawan Turki pada Sabtu.
JAKARTA
Gaya bertarung pemain 24 tahun itu membuat dirinya kerap menjadi incaran tekel-tekel keras, namun Wilshere menegaskan dirinya tidak akan takut terhadap permainan keras lawan-lawannya. “Itu merupakan bagian dan paket sepak bola internasional. Anda bangkit menghadapi pemain-pemain yang tumbuh pada kebudayaan yang berbeda dari Anda dan itu adalah bagian dari permainan mereka — sedikit pelanggaran,” tutur Wilshere. (ant)
BOGOR
KINI.....
Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Koran Gratis Terbesar Pertama Di Indonesia
Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung
Hanya Rp. 200.000/BW 20 Kali Muat GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
yang terlihat berbahaya, Irlandia, dan Swedia yang diperkuat Zlatan Ibrahimovic. Tim-tim lain yang berlomba untuk mencuri sorotan termasuk Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo, yang menjalani Piala Dunia yang mengecewakan dan hampir kehabisan waktu untuk menghadiahkan gelar perdana bagi negaranya. Di antara tim-tim debutan, penampilan Eslandia akan menambahi nilai kebaruan setelah mereka finis di atas Belanda pada fase kualifikasi, sehingga mereka akan dianggap serius oleh rival-rivalnya di grup yakni Portugal, Austria, dan Hungaria. Wales, juga harus diwaspadai jika penyerang mereka Gareth Bale, yang memimpin mereka ke putaran final turnamen utama untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1958, sedang bugar dan tajam. (ant)
Wilshere Yakin
Di Manchester United
LONDON - Manchester United memecat manajer Louis van Gaal pada Senin, dua hari setelah pria asal Belanda itu memimpin mereka memenangi final Piala FA, sedangkan mantan manajer Chelsea Jose Mourinho dikabarkan akan ditunjuk sebagai penggantinya. Berita mengenai kepergian Van Gaal telah bocor beberapa menit setelah kemenangan 2-1 atas Crystal Palace pada Sabtu di Wembley dan, menyusul spekulasi media dan negosiasi selama beberapa hari, hal itu dikonfirmasi oleh kedua pihak pada Senin malam. “Saya ingin berterima kasih kepada Louis dan stafnya untuk pekerjaan bagus mereka dalam dua tahun yang berpuncak pada rekor Piala FA yang ke-12 untuk klub,” kata wakil ketua eksekutif Ed Woodward dalam pernyataan di situs resmi klub (www.manutd.com). “Ia bersikap dengan profesionalisme dan martabat yang hebat selama ia berada di sini. Ia meninggalkan kami dengan warisan memiliki sejumlah pemain muda dengan kepercayaan diri untuk memperlihatkan kemampuan mereka di panggung tertinggi.”
ba dan penyerang Kingsley Coman serta Antoine Griezmann. Juara dunia Jerman akan menargetkan gelar Piala Eropa perdana dalam 20 tahun, sedangkan Inggris mengincar kesuksesan internasional pertamanya sejak Piala Dunia 1966. Pasukan Roy Hodgson yang dihuni banyak pemain muda melalui fase kualifikasi dengan rekor 100 persen, dan memiliki penyerang-penyerang tajam dalam diri Jamie Vardy, salah satu bintang di tim juara Leicester City, dan Harry Kane asal Tottenham Hotspur. Salah satu konsekuensi format yang lebih besar berarti hanya delapan tim yang akan tersingkir dari enam grup awal, di mana bahkan tim peringkat ketiga berpeluang mengamankan tiket 16 besar. Italia juga akan mengandalkan tembok tebal mereka saat melawan Belgia
Bisa diakses Melalui www.bisnisjakarta.com
Hanya Rp. 300.000/FC 20 Kali Muat Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771
Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771
PASANG IKLAN
CEPAT LAKU Hanya
Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771
(021) 5357602
Pasang Iklan Baris
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 25 Mei 2016
8
Dana Desa di Bali
Sudah Tersalur 42 Persen DENPASAR - Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Bali menginformasikan dana desa tahap pertama dari pemerintah pusat sudah tersalurkan untuk 42 persen dari total 636 desa penerima. ‘’Dana desa dari rekening umum kas negara (RKUN) ke rekening kas umum daerah (RKUD) kabupaten/ kota di Bali sudah 100 persen. Akan tetapi, dari rekening kabupaten ke rekening desa, baru tersalur 42 persen,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Bali Ketut Lihadnyana di Denpasar, kemarin. Menurut dia, tiga dari sembilan kabupaten/kota di Bali
belum menyalurkan dana desa ke rekening desa. Tiga kabupaten/kota itu adalah Kabupaten Karangasem, Klungkung, dan Kota Denpasar. ‘’Hal ini karena dana desa baru beberapa hari ini masuk ke rekening kabupaten/kota. Agak terlambat dibandingkan kabupaten lainnya, tetapi sudah masuk,” ucapnya. Lihadnyana mengatakan bahwa penyebab keterlambatan masuknya dana desa ke RKUD karena dari pemerintah kabupaten/kota juga lambat untuk menyampaikan peraturan bupati/wali kota yang mengatur pengalokasian dana desa. Peraturan bupati/wali kota
untuk pengalokasian dana desa harus diubah karena tahun ini penyaluran dana desa dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap pertama 60 persen dan tahap kedua 40 persen. Pada tahun 2015, penyaluran dana desa dibagi menjadi tiga tahap, yakni 40 persen, 40 persen, dan 20 persen. ‘’Meskipun masuknya ke RKUD agak lambat, tetapi saya kira syarat 7 hari harus sudah masuk ke rekening desa akan terpenuhi,” ucap Lihadnyana. Untuk persiapan penyaluran dana desa, kata dia, desa juga harus menyiapkan sejumlah dokumen. (ant)
Bupati Waykanan :
Dewan Guru Jangan Dipungli WAYKANAN - Bupati Waykanan, Provinsi Lampung, Raden Adipati Surya mengumpulkan seluruh Kepala Unit Pelayanan teknis Dinas Pendidikan beserta jajarannya untuk mmenegaskan jangan sampai ada pungutan liar terhadap dewan guru. ‘’Pengumpulan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya pungli dan potongan kepada dewan guru baik dana sertifikasi maupun dana lainnya. Jika itu terjadi sama saja tindak pidana korupsi dan harus dilaporkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum,” ujar dia, di Waykanan, kemarin.
Adipati menambahkan, menjadi guru merupakan pekerjaan yang mulia dan berat, selain mengorbankan waktu, pikiran dan tenaga, dan sukses atau tidaknya seorang murid tergantung guru bagaimana cara mendidiknya. ‘’Jadi jangan main-main dengan dana sertifikasi, bila ketahuan memotong dengan saya, atau ada yang lapor, akan saya serahkan semua kepada pihak yang berwajib untuk segera diproses secara hukum,” jelasnya. Bupati itu menegaskan, kepala UPT jangan pernah bermai-main di pemerintahan kali
ini, karena selain ingin membangun Kabupaten Waykanan maju dan berdaya saing 2021, kepemimpinannya akan menuntaskan pungli, potongan dan sejenis lainnya agar kabupaten tersebut bersih dari KKN. Bukan hanya masyarakat umum saja, tetapi semua guru yang ada di Kabupaten Waykanan dapat melaporkan tindakan oknum yang melakukan pemotongan dana sertifikasi atau lainnya, langsung ke nomor telepon yang sudah diberikan atau melalui jejaring sosial seperti Facebook. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PENYELAMATAN HEWAN - Anggota Komunitas Animal Lovers Medan mengangkat kandang berisi anak anjing pada proses penyelamatan hewan dari kawasan Gunung Sinabung, di Desa Gamber, Karo, kemarin. Aksi tersebut untuk menyelamatkan hewan agar tidak terkena dampak erupsi Gunung Sinabung, selama ditinggal pemiliknya mengungsi.
Dipicu Penyakit Katarak
40 Ribu Warga Buta MATARAM - Kepala Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat drg Eka Junaidi mengatakan jumlah penderita penyakit katarak di daerah itu masih tergolong tinggi. ‘’Mereka yang menderita katarak ini berada di usia 59 tahun ke atas,” kata Eka Junaidi di Mataram, kemarin. Menurut dia, berdasarkan hasil survei masyarakat NTB tahun 2014 yang berusia 50 tahun ke atas, angka kebutaan mencapai 4 persen atau 40 ribu orang. Jumlah ini lebih tinggi
dari angka nasional yang hanya mencapai 1,5 persen. ‘’Penyakit katarak kalau tidak segera diobati bisa menyebabkan buta selamanya,” katanya. Ia menuturkan, dari jumlah 40 ribu angka kebutaan itu, terdapat 25 ribu orang atau 78 persen yang menderita katarak. ‘’Itulah mengapa NTB saat ini sedang berupaya menurunkan 25 ribu penderita katarak itu, kendati penambahan penderita katar-
ak selalu terjadi setiap tahun,” jelasnya. Sementara, Kepala Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) NTB dr Bagio Ariyogo Murdjani mengakui tingginya angka kebutaan di NTB karena katarak. Penyebabnya, karena paparan sinar matahari, trauma las, keturunan, dan umur. Meski begitu, katarak bisa dicegah melalui operasi. Namun demikian, diakui Bagio, kemampuan NTB untuk melakukan operasi dalam set-
ahun hanya 6 ribu sampai 8 ribu orang. Sementara, jumlah penderita katarak selalu bertambah. ‘’Kalau angka pasti setiap tahun penderita katarak ini tidak bisa kita prediksi, karena harus melalui survei dulu. Sementara, untuk survei itu butuh proses, waktu dan biaya. Tetapi kita perkirakan setiap tahun katarak di NTB meningkat, karena kemampuan kita melakukan operasi saja hanya sampai 8 ribu orang setahun,” jelasnya. (ant)
BKD Banten
Tertibkan Pegawai Honorer
Suluh Indonesia/ant
SERANG - Badan Kepegawaian daerah (BKD) Banten melakukan penertiban pegawai non-PNS, baik yang tercatat maupun tidak di instansi tersebut. ‘’Hasil pendataan kami terakhir ada sekitar 6.250 pegawai di seluruh SKPD. Kedepannya seperti apa, kami menunggu usulan kebutuhan dari masing-masing SKPD,” kata Kepala BKD Banten Samsir di Serang, kemarin.
BANJIR ROB - Siswa melintasi jalan yang tergenang rob (banjir akibat pasar air laut) di Desa Bedono, Sayung, Kabupaten Demak, kemarin. Berdasarkan data Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Demak, setiap tahun permukaan tanah di daerah tersebut mengalami penurunan sepuluh sentimeter.
Warga Lombok Utara
Bakar Jaringan Air Baku MATARAM - Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I mengalami kerugian Rp1,2 miliar akibat dibakarnya peralatan dan fasilitas proyek pembangunan sistem jaringan air baku Sekeper yang dilakukan oleh ribuan warga Kabupaten Lombok Utara, NTB. ‘’Dari laporan tim pelaksana di lapangan, kerugian akibat aksi massa itu mencapai Rp1,2 miliar,” kata pejabat Hubungan Masyarakat Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara (Nusra) I, Hanan, di Mataram, kemarin. Aksi perusakan disertai pembakaran dilakukan oleh ribuan warga dari enam desa di
Kecamatan Kayangan, yakni Desa Sesait, Santong, Kayangan, Gumantar, Dangiang, dan Pendua, kemarin. Masyarakat membakar pipa dan enam unit mesin penyambung pipa serta merusak bak penampung air milik BWS. Atas tindakan masyarakat tersebut, kata Hanan, pihaknya menginginkan ada proses hukum terhadap para pelaku perusakan dan pembakaran karena semua fasilitas dan peralatan yang rusak bersumber dari anggaran negara. Perusakan tersebut juga sudah masuk kategori pelanggaran hukum pidana, terlebih
dilakukan di depan aparat penegak hukum (polisi) yang sudah mencoba mencegah aksi anarkis melalui upaya dialog. ‘’Apa pun persoalan menyangkut hukum tetap diproses secara hukum, apalagi waktu kejadian aparat penegak hukum ada di lokasi, jadi kami serahkan semua ke penegak hukum,” ujarnya. Hanan mengatakan, proyek pembangunan sistem jaringan air baku Sekeper adalah murni usulan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara yang diakomodasi oleh BWS Nusa Tenggara I. (ant)
Cegah Banjir di Palembang
Pemkot Bangun Kolam Retensi PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang membangun kolam retensi di Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni sebagai upaya mengatasi banjir. Proyek kolam retensi yang tengah dikerjakan seluas satu hektare lebih dengan menyerap APBD sebesar Rp1,7 miliar itu diharapkan mampu mengatasi banjir di Jalan Tanjung Sari I dan Tanjung Sari II Bukit Sangkal, kata Kepala Bidang PSDA Pekerjaan Umum Bina Marga Pemkot setempat, Ardani S di Palembang, kemarin. Ia menjelaskan, sebelum rencana pengerjaan proyek ini
telah ada tim ke lapangan untuk menyosialisasikan rencana pembangunan kolam retensi kepada masyarakat. Ia mengakui, dalam beberapa progres awal rencana proyek pembangunan retensi ini tidak berjalan mulus dan dibutuhkan waktu tiga tahun untuk melaksanakan realisasi pembebasan lahan. Tahap awal pengerjaan proyek kolam retensi ini ditargetkan dalam waktu tiga bulan hingga enam bulan ke depan selesai. Untuk kedalaman kolam nanti kisaran lima hingga enam meter. ‘’Untuk kondisi lahan kolam retensi
saat ini banyak endapan lumpur dan air sehingga kondisinya sedikit menjadi kendala dalam penggerukan kolam,” kata Ardani. Mengenai alat berat, menurut dia, yang digunakan ada tiga unit exavator dengan ponton penyangga. Sementara Ari (35), kontraktor pelaksana proyek pembuatan kolam retensi mengatakan, untuk luas kolam yang tengah dikerjakan seluas satu hektare dengan kedalaman lima meter. ‘’Ditargetkan pengerjaan proyek kolam retensi ini sesuai jadwal,’’ katanya. (ant)
Ia mengatakan, dengan keberadaan pegawai non PNS tersebut ada beberapa bagian yang memang dibutuhkan oleh SKPD seperti tenaga Satpam, ‘ofice boy’, supir dan tenaga administrasi. Namun demikian, ada juga SKPD yang melebihi kapasitas dengan keberadaan pegawai non-PNS itu. ‘’Seperti di Sekretariat DPRD ada se-
kitar 650 orang. Apa tidak kelebihan dengan keberadaan orang sebanyak itu. Sesuai saran KPK kami diminta untuk melakukan penertiban,”kata Samsir. Pihaknya saat ini menunggu usulan kebutuhan pegawai dari masing-masing SKPD tersebut dalam upaya pembenahan. Sehingga harapannya para pegawai tersebut
nantinya tercatat di BKD meskipun sampai saat ini belum ada regulasi untuk mengatur para pegawai non PNS itu. ‘’Untuk gaji atau upahnya mungkin nanti dalam bentuk honor jika ada kegiatan di masing-masing SKPD,”kata Samsir. Ia mengatakan, keberadaan pegawai honorer atau sukwan tersebut tidak tercatat di BKD Banten. (ant)
Pemkab Sambas Ungkap
126.372 Anak Tak Miliki Akte Kelahiran PONTIANAK - Wakil Bupati Sambas Pabali mengatakan berdasarkan data hasil konsolidasi Kemendagri semester II tahun 2015, sebanyak 126.372 anak usai 0- 18 tahun di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, belum memiliki akta kelahiran. Masih banyaknya anak yang belum memiliki akta kelahiran jelas Pabali menjadi perhatian serius pemerintah daerah. ‘’Ad-
ministrasi kependudukan termasuk akta kelahiran diarahkan guna memenuhi data statistik mengenai peristiwa kependudukan dan peristiwa penting dan mendukung perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan serta mendukung pembangunan sistem administrasi kependudukan,” katanya. Untuk memacu percepa-
tan kepemilikan akta lahir di Sambas, Pemkab Sambas, menurutnya, akan memberikan akta kelahiran sebagai hak dasar penduduk dan menargetkan tahu 2016 bisa melayani 75. 000 akte kelahiran untuk anak usia nol hingga 18 tahun. ‘’Unit kerja terkait akan menjemput bola pembuatan akta kelahiran dan perekaman KTP elektronik di sekolah-sekolah
dan di desa wilayah Kabupaten Sambas. Sosialisasi oleh Disdukcapil juga sering dilakukan,” kata dia. Pabali juga berharap kepada masyarakat Sambas terutama orang tua untuk berperan aktif membuatkan akta lahir bagi anaknya. Menurutnya dengan akta lahir tersebut anak akan mendapatkan berbagai fasilitas. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yan g m e n g u a s a i kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas
atas. Untuk yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. WA: 088809706553 Tlp :081311326629