20 HALAMAN
NOMOR 146 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
rabu paing, 17 januari 2018
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
DPR Takkan Revisi UU KPK
Tekuk Tampines Rovers
Bali United Tantang Chiangrai
Jakarta (Bali Post) – DPR-RI tidak akan mendorong revisi Undang-undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Demikian penegasan Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo, Selasa (16/1) kemarin. Ia mengatakan, bila dilakukan revisi UU KPK maka akan menambah beban pembahasan rancangan undangundang yang ada, sehingga tidak realistis dengan upaya menyelesaikan RUU yang menjadi prioritas.
Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United menekuk tamunya, Tampines Rovers, Singapura dengan skor 3-1 (1-1) pada babak play-off Liga Champion Asia (LCA), di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (16/1) kemarin. Atas hasil ini, pada babak berikutnya, Tim Serdadu Tridatu bakal bertandang ke markas Chiangrai United, Thailand, Selasa (23/1) mendatang. Sejak kick-off, penampilan Fadil Sausu dan kawan-kawan spontan membombardir benteng pertahanan Tampines Rovers yang dikawal kapten Mustafic Fahrudin, Mohammad Afiq Yunos, Muhammad Amirul Adli Bin Azmi, serta Safirul Bin Sulaiman. Pada menit pertama, sepakan Stefano Lilipaly yang mengarah ke gawang mampu ditepis kiper Tampines Rovers Muhammad Syazwan Bin Buhari. Gol pembuka kemenangan Bali United tercipa melalui tendangan spekulasi jarak jauh yang dilesakkan kapten Fadil Sausu di menit ke-16. Gocekan kaki kiri Fadil yang keras membuat bola meluncur deras ke gawang, dan tak mampu dibendung kiper Tampines Rovers Muhammad Syazwan Bin Buhari. Hal. 19 Disambut Gemuruh
Ia juga mengatakan dalam beberapa waktu ke depan akan melakukan review mana RUU yang diprioritaskan untuk bisa segera selesai. DPR juga segera membahas mengenai UU MD3 dan juga rekomendasi akhir dari Pansus Hak Angket KPK. Bambang Soesatyo mengatakan bahwa hubungan DPR dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus harmonis, sehingga dirinya bertekad untuk mewujudkannya. ‘’Setelah saya melihat perkembangan terakhir, saya akan menjalin komunikasi yang baik dengan KPK,’’ katanya. Dia meyakini kalau hubungan DPR dengan KPK berjalan harmonis maka hubungan DPR dengan semua institusi pemerintahan maupun lembaga masyarakat juga akan berjalan baik. Bambang Soesatyo menjelaskan, untuk mewujudkan hamonisasi antara DPRKPK, dirinya akan mendorong agar Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR tentang Tugas dan Kewenangan KPK dapat segera mengeluarkan rekomendasi akhir. ‘’Selesaikan rekomendasi Pansus karena menjadi titik gesekan di antara dua lembaga, padahal tujuan kita baik. Saya meyakini rekomendasi yang muncul, KPK melihatnya sebagai bahan perbaikan,’’ ujarnya. Selain itu, ia berjanji akan menciptakan hubungan yang harmonis antara DPR dan pemerintah, yaitu dengan membuat teduh suasana di internal DPR. Menurutnya, DPR dan pemerintah harus berpikir
MENANG - Pemain Bali United berebut bola dengan tim tamu Tampines Rovers pada laga kualifikasi playoff Liga Champion Asia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (16/1) malam. Bali United menang atas tamunya 3-1.
Bambang Soesatyo untuk kepentingan rakyat yaitu mewujudkan lapangan pekerjaan, sembako murah, dan rumah terjangkau. ‘’Saya ingin membawa DPR yang teduh, kalau parlemen teduh maka hubungan dengan pemerintah pasti lebih bagus,’’ tuturnya. Politisi Partai Golkar itu menyadari bahwa DPR di dua tahun ini menghadapi tiga agenda politik besar, pertama; tahun 2018 akan melaksanakan pilkada serentak dengan beberapa titik rawan. Kedua, menurutnya, dihadapkan dengan friksi atau gesekan di internal partai terkait penentuan nomor calon anggota legislatif karena tiap kader pasti bersaing untuk mendapatkan ‘’nomor cantik’’. ‘’Lalu dihadapi dengan lobi-lobi penentuan calon presiden dan calon wakil presiden, sehingga pasti ada gesekan antarelite partai untuk mendapatkan rekomendasi,’’ katanya. (ant)
Bali Post/kmb
Bom Bunuh Diri, Haram Islamabad – Lebih dari 1.800 ulama Muslim Pakistan mengeluarkan fatwa melarang pengeboman bunuh diri melalui buku yang diresmikan pemerintah, Selasa (16/1) kemarin. Negara Asia Selatan itu bertahun-tahun diliputi kekerasan pegaris keras, yang sering menggunakan bom bunuh diri dan khotbah bahwa perjuangan mereka adalah perang suci untuk memberlakukan aturan Islam. Serangan bunuh diri sering dikutuk sebagai fanatik dan tidak bermoral, terutama saat warga terbunuh, namun gerilyawan menganggap taktik tersebut sebagai senjata paling efektif. Dalam usaha menekan kekerasan itu, yang mengakibatkan puluhan ribu korban sejak awal 2000an, para ulama tersebut menyatakan bahwa pengeboman bunuh diri dilarang atau haram. ‘’Fatwa ini memberikan dasar kuat bagi stabilitas masyarakat Islam moderat,’’ kata Presiden Pakistan Mamnoon Hussain dalam tulisannya di buku tersebut, seperti dilansir Reuters. Pengecam dari luar dan dalam Pakistan menuduh pemerintah dan militer bersikap nyaman terhadap kelompok radikal demi tujuan politik dan militer, serta mengatakan bahwa negara tersebut telah lama menutup mata terhadap penceramah radikal di masjid. Pejabat Pakistan sering menolak tuduhan AS tentang kolaborasi dengan milisi militan Islam di Afghanistan dan India, dan mengatakan bahwa keuntungan besar telah dicapai dalam dekade terakhir terhadap sayap militan seperti Taliban Pakistan. Hal. 19 Garis Keras
Mayjen TNI Benny Susianto
Kerja Sama Ciptakan Situasi Kondusif
CENDERAMATA - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto (dua kiri) menyerahkan cenderamata kepada Mayor Jenderal TNI Komaruddin S, S.IP., M.Sc. pada pisah sambut, Selasa (16/1) kemarin.
Mangupura (Bali Post) Setelah pergantian pimpinan di Kodam IX/Udayana, Selasa (16/1) kemarin digelar prosesi pisah kenal Pangdam IX/Udayana, di Nusa Dua. Pangdam IX/Udayana saat ini dijabat Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, menggantikan Mayor Jenderal TNI Komaruddin S, S.IP., M.Sc. Acara pisah sambut ini dihadiri Gubernur Bali, Gubernur NTB, Gubernur NTT serta unsur muspida lainnya. Acara itu juga dimeriahkan tarian kolaborasi antara kesenian Bali, NTB dan NTT. Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto dalam sambutannya menyampaikan, sebagai pejabat baru, pihaknya sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama yang baik dari semua pihak. Baik dari Polri, pemda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah jajaran Kodam IX/ Udayana. Karena dengan kerja sama dan koordinasi yang baik maka semua permasalahan yang timbul dapat diselesaikan dengan baik. Selain itu, ia juga berharap kepada
Bupati Kukar Nonaktif Tersangka TPPU
Bali Post/ant
BARANG BUKTI - Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengangkat salah satu barang bukti saat memberi keterangan pers tentang TPPU oleh Bupati Kutai Kertanegara nonaktif, Selasa (16/1) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari dan Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). ‘’Rita Widyasari bersama-sama Khairudin diduga telah menerima dari sejumlah pihak, baik dalam bentuk fee proyek, fee perizinan, dan fee pengadaan lelang barang dan jasa APBD selama kurun masa jabatannya sebagai bupati. Diduga Rita Widyasari dan Khairudin menguasai hasil tindak pidana korupsi dengan nilai sekitar Rp 436 miliar,’’ kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/1) kemarin. Terkait dugaan penerimaan gratifikasi itu, kata Syarif, KPK menemukan dugaan TPPU dalam hubungannya dengan perbuatan menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lain. ‘’Atas
harta kekayaan yang diketahui atau patut diduga hasil tindak pidana korupsi dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan dan atau menyembunyikan atau menyamarkan asal usul, sumber, lokasi, peruntukan pengalihan hak-hak atau kepemilikan yang sebenarnya atas harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan Rita Widyasari bersama-sama Khairudin selama periode jabatan Rita Widyasari sebagai bupati,’’ ucap Syarif. Ia menyatakan bahwa Rita Widyasari dan Khairudin diduga telah membelanjakan penerimaan hasil gratifikasi berupa kendaraan yang diatasnamakan orang lain, tanah, dan uang ataupun dalam bentuk lainnya. ‘’Sejauh ini, penyidik telah menyita sejumlah aset, yaitu tiga unit mobil masing-masing Toyota Vellfire, Ford Everest, dan Land Cruiser serta dua unit apartemen. Hal. 19 Terima Gratifikasi
semua pihak agar dapat memberikan masukan dan informasi tentang berbagai hal yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Pangdam IX/Udayana. ‘’Masukan bermanfaat bagi saya untuk menentukan kebijakan dalam mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam rangka menciptakan situasi yang tetap kondusif di wilayah Kodam IX/Udayana,’’ ujarnya. Atas nama seluruh keluarga besar Kodam IX/Udayana, pada kesempatan tersebut ia juga mengucapkan selamat jalan kepada Mayor Jenderal TNI Komaruddin S, S.IP., M.Sc. untuk mengemban tugas yang baru. Sementara Mayor Jenderal TNI Komaruddin S. dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana serta seluruh komponen masyarakat yang telah membantu kelancaran selama menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana. Demikian juga terima kasih kepada Gubernur Bali, NTB dan NTT serta segenap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Polri atas kerja sama yang telah berlangsung selama ini. (kmb23)
denpasar
2
Rabu Paing, 17 Januari 2018
figur Mengubah ”Mindset” di UNBK TUJUAN pemerintah agar semua sekolah baik SMP dan SMA/ SMK menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sangat bagus. Selain demi efisiensi, juga sejak awal menyiapkan generasi berbasis digital. Sayang tidak semua SMP di Denpasar yang mampu mengikuti UNBK, dengan alasan tak ada komputer dan anggaran untuk menyewa. Bagi Ketua MKKS SMA Kota Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd., kendala itu bisa dikomunikasi dengan SMA negeri lainnya. Suyastra yang kini merangkap Kepala SMAN 3 Denpasar dan Plt. Kepala SMAN 1 Denpasar mengungkapkan, selain bisa dengan cara menyewa komputer juga bisa memakai laptop siswa atau meminjam di SMA/SMK negeri. Alasannya, jadwal UNBK SMP tak bersamaan dengan SLTA. Yang lebih penting adalah anak-anak perlu dipersiapkan sejak awal baik secara fisik, psikis dan mental. Makanya diperlukan waktu untuk mengubah mindset anak-anak dari biasa mengerjakan soal di kertas sekarang di monitor. Untuk itu, dia mengajak perlunya dilakukan simulasi mengerjakan UNBK agar siswa tak grogi. ‘’Anak-anak zaman now sudah mengerti soal teknologi, beri kesempatan mereka mengerjakan UNBK,’’ tegasnya di sela-sela lomba serangkaian HUT SMAN 3 Denpasar, Selasa (16/1) kemarin. Ditanya terkait tidak adanya anggaran di SMP negeri, Suyastra kembali menegaskan hal itu bisa dikomunikasikan dengan SMA dan SMK negeri. Ke depan, kata dia mau tak mau semuanya akan mengarah ke UNBK. (sue)
Lahan Terbatas
Pemkot Dorong Penerapan ”Urban Farming”
Denpasar (Bali Post) Pemkot Denpasar selalu memberikan ruang penuh bagi semua pihak untuk melakukan inovasi dalam pembangunan kota. Seperti yang dilakukan salah satu universitas di Denpasar dan Yayasan Tukad Bindu untuk mendorong adanya urban farming di Kota Denpasar. Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan salah satu inovasi pengembangan Tukad Bindu untuk edukasi, selain dimanfaatkan untuk rekreasi dan kegiatan lainnya. Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Humas Setda Kota Denpasar I Wayan Hendaryana mengatakan hal itu, Selasa (16/1) kemarin. Hendaryana menegaskan, Pemkot Denpasar sangat mendukung dan mendorong adanya peran pihak swasta dan berbagai stakeholder dalam memberikan inovasi di bidang pertanian di Kota Denpasar. Hal ini lantaran lahan pertanian yang berada di Kota Denpasar jumlahnya terbatas. Sehingga diperlukan inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam bidang pertanian, seperti halnya urban farming. “Adanya inovasi dari semua pihak seperti swasta atau stakeholder lainnya, tentu sangat membantu Pemkot Denpasar. Hal ini tentunya dapat mendorong masyarakat untuk mandiri dalam pengadaan bahan pangan sehari-hari, serta memanfaatkan lahan yang berada di pekarangan secara maksimal,” ujarnya. Sementara itu, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati (Unmas) Dr. Yudariani mengatakan, Fakultas Pertanian Unmas telah menjalin kerja sama dengan Yayasan Tukad Bindu dan Pemkot Denpasar. Komitmen tersebut diwujudkan dengan Letter of Acceptance (LoA) antara semua stakeholder yang terlibat. “Kami telah menanda tangani LoA bersama semua stakeholder terkait dengan pemanfaatan lahan yang ada di Tukad Bindu yang akan digunakan untuk Laboratorium Lapangan Fakultas Pertanian Unmas,” katanya. Yudariani menjelaskan, urban farming merupakan konsep pemindahan pertanian konvensional ke pertanian perkotaan. “Perbedaannya terdapat pada orientasinya saja, di mana pertanian konvensional berorientasi pada hasil produksi, sedangkan urban farming lebih kepada karakter pelakunya yakni masyarakat urban. “Kegiatan yang dilaksanakan setiap Minggu di tanah seluas dua are ini diharapkan dapat memberikan tantangan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan sempit dengan maksimal, khususnya untuk pertanian. Nantinya program ini dirancang dilaksanakan selama tiga tahun. Tahun pertama fokus untuk membagi bantaran sungai untuk tanamaman tertentu. Tahun kedua pelaksanaan program dan pemantapan. Sedangkan tahun ketiga adalah mencapai goal yakni memberdayakan masyarakat di sekitar bantaran Tukad Bindu,” paparnya. Selain untuk berekreasi, kata Yudariani, Tukad Bindu juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya di bidang Pertanian. Jadi, fasilitas yang ada di Tukad Bindu menjadi lengkap, mulai dari sarana fitnes, aneka kuliner lokal, pemandangan sungai dan lain sebagainya. “Tentunya kami berharap masyarakat menjadi lebih peduli dengan lingkungan di sekitarnya,” tegasnya. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : 2017, NIHIL PERDA INISIATIF DEWAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
PENYEBERANGAN - Seorang warga mengangkut barang ke dalam kapal penyeberangan di Pantai Sanur, Denpasar.
Bali Post/eka
2017, Nihil Perda Inisiatif Dewan
Denpasar (Bali Post) –
Selama 2017 lalu, DPRD Denpasar telah berhasil merampungkan belasan rancangan peraturan daerah (ranperda) untuk dijadikan perda. Namun dari sekian ranperda yang digarap, semua merupakan usulan dari pihak eksekutif. Tidak satu pun yang merupakan inisiatif dewan. Artinya, pada tahun lalu, DPRD Kota Denpasar belum menghasilkan satupun perda inisiatif. Dikonfirmasi Selasa (16/1) kemarin, Ketua Komisi I DPRD Denpasar I Ketut Suteja Kumara mengatakan selama 2017 lalu dewan sudah berhasil merampungkan sejumlah ranperda menjadi perda. Namun ia mengakui dari sejumlah perda tersebut, belum ada yang merupakan inisiatif dewan. “Tahun ini kami
akan dorong agar bisa menghasilkan perda inisiatif,” ujar politisi PDI-P ini. Menurut Suteja Kumara, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Legislasi (Baleg) untuk bisa menggarap ranperda yang menjadi ide dari dewan. Melalui badan ini, dewan bisa mencetuskan ranperda yang
akan dibahas bersama pihak eksekutif. “Kami dorong Baleg supaya nanti bisa merancang Ranperda inisiatif,” jelasnya. Anggota dewan lainnya, Nyoman Darsa menyebutkan, sebenarnya dewan sudah sempat membicarakan untuk membuat satu perda inisiatif. Namun, karena banyaknya ranperda yang
sudah masuk, maka rencana itu tidak bisa terealisasi. Selain itu, bila harus membuat perda inisiatif dewan juga harus mencari lagi tim ahli untuk menyusun rancangan perdanya. Pasalnya, kalau hanya mengandalkan internal di dewan, tentu tidak akan bisa. “Ini juga yang menjadi pertimbangan rekan-rekan di sini (dewan-red),” katanya. Di sisi lain, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kota Denpasar A.A. Putu Gede Wibawa mengungkapkan, pada 2017 lalu pihaknya sudah menggarap sejumlah perda. Di antaranya Ranperda tentang Badan Per-
musyawaratan Desa (BPD), Ranperda Kepariwisataan dan Budaya, Retribusi Pelayanan Tera serta Ranperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Rumah dan Permukiman Kumuh. Namun perda ini belum rampung hingga kini. Ada pula Ranperda tentang Penataan Pasar Modern dan Tradisional serta Ranperda Perangkat Desa. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Tahun Politik
Pangdam Ingatkan Jaga Netralitas
Denpasar (Bali Post)Tongkat komando Pangdam IX/Udayana sudah berpindah dari Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP., M.Sc. kepada Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Benny Susianto, S.IP. Selanjutnya, Mayjen Komaruddin memasuki masa pensiun. Mayjen Benny mengingatkan prajuritnya supaya tetap netral dan tidak masuk politik praktis. Sesuai tradisi di Kodam, setiap pergantian pejabat baru digelar rangkaian tradisi Tepung Tawar dan penciuman Pataka seperti yang dilaksanakan Selasa (16/1) kemarin. Di sela-sela padatnya kegiatan di Makodam, Mayjen Benny mengatakan ia baru pertama kali bertugas di Bali dan mendapat kesan bahwa menghadapi Tahun Politik 2018 dan 2019, Kodam pasti menghadapi tugas-tugas tidak ringan. “Karena itu, saya berpesan kepada seluruh prajurit Kodam dan jajaran untuk siap menjalankan tugas mengamankan Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019,” ujarnya.
Terkait program prioritas 100 hari, kata Mayjen Benny, menghadapi tahun politik sesuai kebijakan pimpinan Angkatan Darat dan TNI tentang netralitas supaya selalu diingatkan kepada seluruh satuan jajaran dan para prajurit Kodam IX/ Udayana. Pasalnya, lanjut jenderal bintang dua di pundak ini, sering kali prajurit suka lupa dan tugasnya sebagai pimpinan untuk mengingatkan netralitas tersebut. “Mungkin tidak ada niat memihak salah satu sisi, tapi perilaku kita sering kali dibaca oleh orang lain dijabarkan salah. Ini yang kita ingatkan terus agar netralitas TNI betul-betul berjalan dengan baik,” tegas mantan Pangdivif 2/ Kostrad ini. Prioritas kedua, menurut perwira tinggi kelahiran Jakarta 1963 ini, pihaknya akan mereorganisasi satuan-satuan Kodam sehingga mampu mendukung pelaksanaan pilkada. Apalagi di wilayah Kodam ada pemilihan gubernur dan beberapa bupati/wali kota. Oleh
Bali Post/rah
TRADISI - Pangdam IX/Udayana yang baru Mayjen TNI Benny Susianto, pengganti Mayjen Komaruddin, mengikuti tradisi upacara penyambutan pejabat baru dan penciuman Pataka.
karen itu, harus dikelola dengan kekuatan semaksimal mungkin supaya pengamanan pilkada berjalan aman dan kondusif. “Saya harapkan masyarakat mendukung komitmen TNI tetap netral dalam pilkada dan pemilu. Selain itu, turut menjaga institusi dan prajurit TNI agar tidak masuk politik praktis,” harapnya. Sementara itu, Mayjen Komaruddin memiliki kesan mendalam selama delapan bulan menjadi Pangdam IX/Udayana, rakyat Bali-Nusra sangat menyatu dengan TNI. Setiap kegiatan yang diselenggarakan Kodam selalu dihadiri masyarakat secara masif, baik kegiatan maupun kehadirannya. “Ini bukti nyata bahwa saya menyimpulkan segenap komponen masyarakat Bali-Nusra sudah menunggal dengan TNI. Ini meyakinkan saya, apa disampaikan Panglima Kodam IX/Udayana terkait tahun politik berjalan dengan baik. Saya menyampaikan kepada masyarakat Bali-Nusra semuanya terima kasih atas dukungan dan kerja samanya selama saya menjabat. Terhitung tanggal 15 (Januari), saya mengakhiri tugas dan mohon doa restu. Saya berdoa agar masyarakat lebih sukses dari sekarang. Pengganti saya merupakan adik saya sendiri. Tidak usah diragukan kemampuannya, sejak Taruna memang the best. Kepada prajurit Kodam, saya bangga sama mereka. Saya kagum, teruskan beri dukungan maksimal kepada Bapak Benny,” harapnya. Menurut mantan Dandim 1611/ Badung ini, sinergitas TNI dan Polri di Bali-Nusra sangat solid, didukung masyarakat jadi lebih kuat. Sedangkan kepada prajurit Kodam, ia berpesan dukungan kepada Pangdam harus dilandasi loyalitas. (kmb36)
Bali Post/ist
PELAKU CURANMOR - Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Ni Made Sukerti mengecek tato di leher pelaku curanmor.
Buronan Polres Sumba Ditangkap di Pelabuhan Benoa
Denpasar (Bali Post) Setelah mencuri sepeda motor di kampungnya, Krisandi Benedik Dapa (20) melarikan diri ke Bali. Oleh sebab itu, dia masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Sumba Barat, NTT. Selasa (16/1) kemarin kapal yang ditumpangi pelaku bersandar di Pelabuhan Benoa. Saat turun dari Kapal AWU, pelaku yang bercirikan tato di leher ini langsung ditangkap petugas Polsek Kawasan Laut Benoa dan Polresta Denpasar. “Pelaku ditangkap di di areal parkir Terminal Domestik pukul 12.00 Wita,” tegas Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Ni Made Sukerti. Menurut Sukerti, Selasa sekitar pukul 09.00 Wita anggota Polresta Aiptu I Ketut Sudirka dan Iptu I Wayan Gede Sudana menginformasikan ke Polsek ada DPO kasus curanmor Polres Sumba, Krisandi akan turun di Pelabuhan Benoa menggunakan Kapal AWU. Kapal tersebut akan
bersandar di Pelabuhan Benoa pukul 11.45 Wita. “Selanjutnya, anggota kami bersama Polresta melaksanakan razia terhadap penumpang Kapal AWU. Kami melakukan pemeriksaan terhadap KTP penumpang,” ujarnya. Saat itu tidak ditemukan penumpang atas nama Krisandi. Saat melakukan pengecekan ke dalam kapal, Aiptu Ketut Sudirka mendapat informasi jika pelaku berada di areal parkir Dermaga Domestik. Selanjutnya, Bripka Kadek Arimbawa dan Aiptu Sudirka menuju parkir Terminal Domestik. “Berdasarkan foto DPO, anggota kami menangkap pelaku pencurian sepeda motor tersebut. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Kawasan Laut Benoa guna dimintai keterangan lebih lanjut. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan penyidik Polres Sumba Barat,” kata Sukerti seraya menambahkan, penyidik tersebut rencanan tiba di Bali Rabu (17/1) hari ini. (kmb36)
Wali Kota Rai Mantra Maknai Siwaratri Bersama DPD Pertuni Bali
BERTEPATAN dengan Hari Suci Siwaratri di tahun 2018, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra hadir mengikuti rangkaian persembahyangan, dharma wacana dan dharma tula yang diselenggarakan DPD Per satuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Bali di SLBA Negeri Denpasar, Senin (15/1). Wali Kota Rai Mantra hadir didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar Made Mertajaya, serta sejumlah undangan lainnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Rai Mantra mengatakan, makna Siwaratri perlu diluruskan, khususnya kepada generasi muda. Selama ini Hari Suci Siwaratri lebih sering dikaitkan dengan malam menghapus dosa. Hendaknya Hari
Suci Siwaratri lebih dapat dimaknai sebagai ajang introspeksi, pembenahan diri dan pengakuan akan karma-karma yang telah dilakukan agar manusia menjadi lebih baik ke depannya. “Terlebih penting lagi agar umat melaksanakan rangkaian Hari Suci Siwaratri dengan tulus ikhlas dan tanpa paksaan, sehingga maknanya dapat dirasakan dengan sebaikbaiknya” ujar Rai Mantra. Sementara itu, Ketua Panitia acara Komang Soma menjelaskan, pelaksanaan Hari Suci Siwaratri tahun 2018 oleh DPD Pertuni Bali ini diisi dengan tiga kali kegiatan persembahyangan bersama berturut-turut pada pukul 18.00, pukul 00.00 dan pukul 04.00. Selain itu, acara ini
juga diisi dharma wacana dan dharma tula yang diikuti seluruh keluarga besar DPD Pertuni Bali. “Tujuan pelaksanaan malam renungan suci ini selain sebagai ajang meningkatkan sradha bhakti juga sebagai wadah bagi kami para kaum disabilitas untuk melestarikan tradisi Agama Hindu dan bertemu wirasa antara keluarga besar DPD Pertuni Bali,” ujarnya. Komang Soma mengharapkan kehadiran Wali Kota Rai Mantra untuk memaknai Hari Suci Siwaratri bersama DPD Pertuni Bali ini dapat memberikan motivasi dan semangat bagi para disabilitas untuk terus berkarya dan mengembangkan diri di tengah segala keterbatasan,” ujarnya. (ad788)
SIWARATRI - Wali Kota Rai Mantra menghadiri renungan suci malam Siwaratri yang dilaksanakan oleh DPD Pertuni Bali di SLBA Negeri Denpasar, Senin (15/1).
BADUNG
Rabu Paing, 17 Januari 2018
3
Rumah Jabatan Bupati dan Wabup Badung Di-”pelaspas”
Sepenuhnya untuk Melayani Masyarakat RUMAH Jabatan Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung yang baru selesai dibangun, pada Tilem sasih Kapitu, Selasa (16/1) kemarin diupacarai dengan upacara melaspas, caru Rsi Gana, ngeruak, nyakap karang, nyapuh dan mendem padagingan. Upacara di-puput Ida Pedanda Gede Buruan Geria Pesraman Darmasaba dan Ida Jro Gede Senguhu Tumburu Wasa Jroan Lambing Sibangkaja. Upacara melaspas dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama istri, Wabup Badung I Ketut Suiasa bersama istri, Ketua DPRD Badung Putu Parwata
beserta istri dan sejumlah anggota DPRD Badung, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung, para camat, lurah/perbekel dan tokoh organisasi kemasyarakatan. Upacara melaspas dan mendem padagingan bertujuan untuk menyucikan bangunan serta sarana pendukung dari rumah jabatan yang berlokasi di sebelah barat areal Puspem Badung tersebut agar bisa ditempati. Bupati Giri Prasta mengatakan, rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Badung ini bukan menjadi tempat sepenuhnya bagi Bu-
pati dan Wakil Bupati. Namun tempat ini adalah milik masyarakat Badung, Bali, bahkan Indonesia. ‘’Tempat ini adalah milik masyarakat. Masyarakat boleh menggunakan dan siapa pun nanti menjadi bupati dan wakil bupati Badung akan menempati rumah jabatan ini,’’ terangnya. Bupati Giri Prasta menambahkan, rumah jabatan terdiri dari private room untuk kapasitas lima orang, lobby yang di atasnya terdapat middle room kapasitas sampai 50 orang dan public area room kapasitas sampai 100 orang. ‘’Ini sepenuhnya adalah untuk melayani
dan memenuhi kebutuhan masyarakat,’’ ujarnya. Bupati Giri Prasta menjelaskan, pembangunan rumah jabatan memakai kons ep Hind u y a it u Tri Mandala, di antaranya utamaning mandala dengan adanya palinggih, madyaning mandala dan soring m andal a. Pembangunan ini juga menggunakan konsep Kerajaan Majapahit, di mana rumah jabatan sebagai pengendalinya dan kantor perangkat daerah sebagai ‘’pepatih’’ untuk mengurus bumi/masyarakat Badung dan di hulunya sudah terdapat Pura Lingga Bhuwana. Bupati Giri Prasta me-
nambahkan, kawasan Puspem Badung telah dilengkapi Badung Command Center sebagai pengendali jaringan wifi di Badung. Orang nomor satu di Gumi Keris ini menginginkan Badung Command Center yang terdiri dari tiga lantai yaitu lantai satu Gedung Kominfo, lantai dua Badung Command Center dan lantai tiga data dapat menjadi pusat wifi dan IT di Kabupaten Badung, bahkan di Bali. ‘’Infrastruktur pendukung wifi sudah terpasang dan diharapkan pertengahan atau akhir 2018, dari ujung utara hingga ujung salatan Badung wifi gratis. Dengan tempat yang terintegrasi ini,
SEMBAHYANG BERSAMA - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa sembahyang bersama pada karya pamelaspasan di Rumah Jabatan Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung yang baru selesai dibangun, pada Tilem Sasih Kapitu, Selasa (16/1) kemarin. kita akan mampu melayani masyarakat secara baik dan cepat di Puspem Badung. Ke depan kami ingin kawasan
ini secara utuh untuk kepentingan masyarakat dengan mal pelayanan terpadu,’’ tambahnya. (ad787)
Dewan Masih Nunggak Belasan Ranperda
sosok
Mangupura (Bali Post) -
Mengakhiri program kerja di tahun 2017 dan memasuki kegiatan di tahun 2018, DPRD Kabupaten Badung masih menunggak pekerjaan, yakni belum menuntaskan belasan rancangan peraturan daerah (ranperda). Para legislator di Gumi Keris ini berdalih mandeknya pembahasan tahun sebelumnya lantaran terhalang masalah aturan di atasnya.
Bali Post/edi
”Business to Business” SAAT ini, model bisnis e-commerce di Indonesia masih didominasi oleh segmen C2C atau dari penjual ke pembeli yang disusul B2C atau business to consumer. Sehingga banyak perusahaan pemilik merek hadir mengisi pasar Tanah Air. Sedangkan model e-commerce B2B atau business to business masih jarang di Indonesia. Menurut Ranu Prasetyo selaku Head of Marketing Communication Ralali.com di Bali, traffic perdagangan masih sangat bagus. Namun dari segi transaksi, dikatakannya belum terlalu besar. Kondisi ini memang perlu diperbaiki. Untuk itu, pihaknya tarus menginisiasi lebih banyak pengusaha untuk memanfaatkan teknologi digital. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kapasitas perdagangan lewat shifting model bisnis dari konvensional ke digital sehingga memudahkan terjadinya transaksi. Sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital, Ralali. com menyadari perannya dalam mengedukasi pengguna teknologi bagi kemajuan pengusaha di berbagai daerah, termasuk Bali. Di era serba digital ini penggunaan internet tidak hanya berpusat di kota-kota besar, seperti Jakarta dan sekitarnya. Bali yang tersohor karena industri pariwisata juga memiliki potensi besar di industri kerajinan (crafting) untuk diangkat ke pasar online. “Hal inilah yang mendorong untuk membantu memudahkan para pebisnis kerajinan di Bali untuk memasarkan produknya,” ujar Ranu Prasetyo, Selasa (16/1) kemarin. Meskipun sempat bergejolak karena kondisi alam beberapa waktu yang lalu, pihaknya percaya bahwa saat ini kondisi Bali sudah kembali aman untuk menjalankan aktivitas bisnis dengan lancar. Tidak ada batasan dan hambatan bagi pebisnis di Bali untuk mengikuti perkembangan industri dan teknologi. “Sudah waktunya bagi pebisnis lokal di Indonesia untuk memanfaatkan channel digital agar produknya dapat menjangkau pasar yang lebih luas, kapan pun dan di mana pun secara tidak terbatas,” tegasnya. (edi)
Puluhan PPL Awasi Tahapan Pilgub Bali Mangupura (Bali Post) Puluhan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) disiapkan guna mengawasi setiap tahapan Pilgub Bali, Juni mendatang. Setidaknya, 62 PPL yang akan ditugaskan mengawasi pemilihan Bali I ini telah dilantik oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Badung, Selasa (16/1) kemarin. Ketua Panwaslu Badung I Ketut Alit Astasoma mengatakan, kedudukan sebagai PPL akan turut menentukan berhasil tidaknya proses pengawasan tahapan pilkada. Oleh karena itu, PPL yang terpilih dapat menjalankan tugasnya sebagaimana diatur undang-undang. “Pengawas Pemilihan Lapangan kami harapkan dapat menjalankan tugasnya sebaik mungkin, sehingga semua tahapan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya. Alit Astasoma menambahkan, Panwaslu Badung meminta agar dalam kondisi apapun PPL dalam menjalankan tugasnya berkoodinasi dengan kepala desa serta perangkat desa lainnya. Tak hanya itu, sebagai pelayan publik, PPL harus bersikap netral. Ini telah diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Netralitas ASN ini diatur juga dalam UU Nomor 5 Tahun 2014. “Untuk itu, kami ingatkan sebagai pelayan publik yang wajib netral,” tegasnya seraya berharap, Pengawas Pemilihan Lapangan yang telah dilantik agar memiliki komitmen dan tanggung jawab sebagai bagian dari pengawal demokrasi. (kmb27)
Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, tunggakan ranperda di tahun 2017 akan diupayakan rampung pada tahun 2018 ini. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Badung sedikitnya ada 14 ranperda yang belum tuntas tahun lalu. “Kami akan selesaikan tahun ini. Ini kan juga tidak selesai karena terhalang masalah aturan di atasnya. Selain itu, juga terbatasnya masa pembahasan juga ikut membuat belasan perda itu
tidak selesai,” jelas Parwata, Selasa (16/1) kemarin. Selain melanjutkan ranperda yang belum terselesaikan di tahun 2017, politisi asal Dalung ini juga akan menggenjot sejumlah ranperda yang dianggap penting tahun ini. Seperti masalah pendapatan, parkir, pertanian berkelanjutan dan penguatan desa adat. “Perda Pertanian Berkelanjutan, Perda Parkir dan Pendapatan akan dibahas tahun ini,” tegasnya. Menurut Parwata, pemba-
hasan ranperda tersebut dapat diselesaikan sesuai waktu yang ditentukan. Biasanya ranperda tidak selesai karena aturan di atasnya belum lengkap. “Jadi, kita agak terkendala. Contohnya Ranperda RDTR (Rencana Detail Tata Ruang). Ranperda itu macet sejak beberapa tahun lalu,” ungkapnya. Politisi PDI Perjuangan ini mengaku optimis mampu merampungkan semua tunggakan ranperda tersebut, sehingga aturan tentang RDTR tidak lama
megantung. “Tentunya dengan memperhatikan semua aturan yang ada. Karena masing-masing lembaga keluarkan aturan, biar tidak benturan atau tumpang tindih,” sebutnya. Parwata menegaskan, dengan sibuknya agenda kegiatan dewan, pihaknya di parlemen Badung akan bekerja keras agar apa yang menjadi beban tugas dewan bisa selesai dengan baik. “Target kita bisa selesai lah itu semua,” imbuhnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Bapemperda Badung Nyoman Oka Widyanta membeberkan ada 14 Ranperda Badung yang macet atau belum selesai pada tahun 2017. Bahkan khusus Ranperda RDTR, sudah
ngadat sejak tahun 2014 silam. Pembahasan perda-perda tersebut, kata dia akan kembali dilanjutkan pada tahun ini. Selain ranperda yang sudah ada itu, Bapemperda juga menyiapkan dua ranperda inisiatif dewan yakni Ranperda tentang Pertanian Berkelanjutan dan Ranperda tentang Pemberdayaan Desa Adat. Sementara ranperda baru usulan dari eksekutif hanya satu yakni tentang Retribusi Kekayaan Daerah. “Ada 14 ranperda yang belum selesai tahun 2017. Jadi, tahun ini akan kita lanjutkan. Sebelumnya perdaperda ini tidak selesai karena ada perubahan aturan di pusat, sehingga kita menunggu,” tegasnya. (kmb27)
Bali Post/edi
SAMPAH KIRIMAN - Pantai Kedonganan, Selasa (16/1) kemarin kembali diserbu sampah kiriman. Meski pihak DLHK Kabupaten Badung rutin melakukan pembersihan, namun sampah kiriman masih memenuhi kawasan tersebut.
1.100 Unit Kendaraan Disiapkan untuk IMF Annual Meeting Mangupura (Bali Post) Pelaku pariwisata khusunya pemilik usaha rent car sangat merasakan dampak dari erupsi Gunung Agung. Selama beberapa bulan, kondisi pariwisata sangat lesu yang berdampak pada penurunan penyewaan kendaraan oleh wisatawan. Saat ini pengusaha rent car atau penyewaan kendaraan mulai menaruh harapan besar pada Oktober mendatang. Pasalnya, pada bulan itu di Bali akan dilaksanakan event besar, yakni IMF An-
nual Meeting yang akan dihadiri oleh delegasi dari 189 negara. Menurut Ketua DPD Organisasi Pengusaha Rent Car Daerah (Asperda) Bali P. Budy Hartono, momen ini akan menjadi kabar bagus bagi dunia pariwisata, khususnya di dunia transportasi. Pada event berskala internasional itu akan dibutuhkan 1.100 mobil dari jenis Alphard, Mercy, Camry dan mobil reguler lain. Jumlah tersebut diketahuinya setelah dilakukan rapat koordinasi dengan pihak Angkasa Pura I (AP
I) beberapa waktu lalu. “Jumlah ini untuk kebutuhan tamu, baik kepala pemerintahan, tingkat menteri maupun staf. Bahkan sebulan sebelumnya biasanya sudah ada delegasi dan penasihat ekonomi yang sudah datang lebih dulu. Jadi, total kendaraan yang dibutuhkan mencapai 1.100 unit mobil,” kata Budy Hartono, Selasa (16/1) kemarin. Menurut Budy Hartono, pihak AP I juga berencana menyiapkan tambahan 1.000 space lot parkir untuk menyambut hajatan terse-
but. Ditegaskan, saat ini juga sudah ada persiapan lain seperti pembangunan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. “Kita berharap besar IMF Annual Meeting agar tetap dilaksanakan di Bali. Kalau sampai Maret tidak ada perubahan, maka final keputusannya akan tetap dilaksanakan di Bali,” pungkasnya. Saat ini, kata Budy Hartono, total kendaran yang dimiliki anggota rent car sebanyak 1.000 kendaraan. Untuk memenuhi kebutuhan apabila ada hajatan besar di
Bali, pihaknya juga dibantu oleh pemilik rent car dari luar Bali, seperti Surabaya, Jakarta, Malang, Semarang dan daerah lain. Meski demikian, pihaknya tentu juga memprioritaskan untuk yang ada di Bali. Bahkan pemilik rent car rumahan juga bisa saja dilibatkan. Pada pelaksanaan IMF ini, jumlah delegasi yang terlibat diperkirakannya lebih banyak dibandingkan pelaksanaan APEC di Bali. Pasalnya, jumlah negara yang akan terlibat tercata 189 negara. (kmb23)
Masyarakat Minta Koruptor Dihukum Berat PERSOALAN korupsi hingga detik ini menjadi masalah yang krusial dan paling dibenci oleh masyarakat. Tak jarang kasus korupsi menjadi bahan cemoohan di media sosial. Bahkan dampak implikasinya juga pada keluarga pelaku. Tak jarang masyarakat termasuk pengguna media sosial meminta penegak hokum, dalam hal ini hakim untuk memberikan hukuman yang berat bagi koruptor. Tetapi, jika melihat pidana korupsi yang disidangkan di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwanya justru banyak yang tersenyum sumringah atau terharu hingga menangis bahagia. Mengapa? Ya, banyak di antara mereka yang hanya dihukum rendah, yaitu setahun penjara dan denda Rp 50 juta. Angka satu tahun dan denda Rp 50 juta dalam
UU Tipikor Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor adalah hukuman yang paling rendah atau paling minimal. Lantas, bagaimana pendapat praktisi hukum melihat fenomena hukuman minimal dalam kasus pidana korupsi? Agus Sujoko, S.H. berpendapat, hukuman satu tahun bagi pidana korupsi sudah diatur sesuai UU Tipikor. Kendati demikian, penegak hukum mesti mencermati apa yang dicanangkan pemerintah dalam hal pemberantasan korupsi yang menjadi tujuan pemerintah saat ini. Artinya, kata dia penegak hukum harus mampu memberikan efek jera bagi terpidana korupsi. Bukan sebaliknya, memberikan
celah kembali bagi terpidana dengan memberikan hukuman yang rendah atau memberi hukuman yang minimal. Dia berpendapat, jika ada jaksa menuntut terdakwa korupsi di angka satu tahun atau satu tahun koma sekian, itu menandakan jaksa masih ragu-ragu dengan perkara korupsi yang diajukan. “Mestinya penegak hukum memberikan efek jera sehingga tidak ada lagi korupsi yang dapat menggangu jalannya pembangunan yang seharusnya dinikmati masyarakat,” tegas Agus Sujoko. Dalam pidana korupsi, kata Agus Sujoko, ada istilah pengembalian kerugian keuangan negara sebagai itikad baik dari pelaku. Walau ada itikad baik, aspek yuridis dan efek jera harus tetap menjadi prioritas sehingga tidak ada lagi pejabat yang dipercaya
mengelola uang negara mainmain dalam menggunakannya. Praktisi hukum lainnya, Pande Putu Maya Arsanti, S.H., mengatakan pidana korupsi termasuk pidana khusus. Sebagian besar yang terjerat korupsi biasanya terjebak dalam sistematika pekerjaan. “Sebagai bawahan tidak punya kuasa menolak perintah atasan. Ini fenomenanya. Sehingga tak jarang mereka terjebak karena sebagai atasan kadang tidak teliti dan terlalu percaya dengan laporan bawahan,” katanya. Secara global, kata Maya Arsanti, banyak orang tidak paham dengan undang-undang, sehingga mereka terjerat dan mendapatkan hukuman. Ada baiknya seluruh masyarakat mengerti dan mempelajari undang-undang korupsi sehingga menyadari bahwa tindakan tidak langsung yang menyebabkan
orang lain dapat melakukan tindakan korupsi. Misalnya, karena lalai dalam pengawasan dan sebagainya. “Namun demikian, walau tidak secar langsung menikmati dapat juga terjerat undang-undang korupsi,” jelasnya. Ketika disinggung soal hukuman minimal, yakni pelaku dihukum setahun, Maya Arsanti berpendapat bahwa hakim dan jaksa sudah mempunyai pertimbangan sendiri. Jadi, itu tergantung tingkat kesalahan terdakwa. “Saya setuju saja jika hukuman koruptor maksimal. Namun juga pasti penegak hukum mempertimbangkan berbagai aspek. Karena tidak semua yang terjerat pidana korupsi ikut menikmati hasil korupsi. Terkadang kerugian di bawah satu juta sudah bisa terjerat undang-undang,” ujarnya. (asa)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S
Dr. Ni Wayan Siramiati, S.E., M.M. Unhi Denpasar Gelar Persembahyangan Siwaratri dan ’’Majaya-jaya’’ Rektor Baru Dari Kabag Keuangan Unwar Kini Raih Gelar Doktor
MAJAYA-JAYA - Rektor baru Unhi Denpasar I Made Damriyasa mengikuti prosesi upacara ‘’majaya-jaya’’ yang dirangkaikan dengan persembahyangan Siwaratri di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar. MEMPERINGATI Hari Suci Siwaratri yang jatuh setiap setahun sekali (Tilem Kapitu), Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar mengajak mahasiswa dan seluruh civitas akademika melakukan persembahyangan bersama di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar, Senin (15/1) malam. Selain melakukan persembahyangan Siwaratri yang dibagi menjadi tiga tahap, juga dilaksanakan prosesi upacara majaya-jaya untuk Rektor baru Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. yang akan dilantik 18 Januari 2018. Hadir Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Unhi Denpasar Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A., Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, mantan
Rektor Unhi Denpasar Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A., Direktur Pascasarjana Unhi Denpasar, dan seluruh civitas akademika Unhi Denpasar. Upacara majaya-jaya di-puput oleh Ida Pedanda Oka dari Geria Tengah Klungkung. Ketua Panitia Drs. Ida Bagus Suatama, M.Si. mengatakan, Siwaratri merupakan aplikasi ajaran Siwaistik yang dasar ajarannya adalah Sastra Lubdaka Carita. Lubdaka adalah seorang pelajar yang mempelajari kehidupan sekala dan niskala melalui tapa brata, yang terdiri atas mono, upawasa dan jagra. Kaitannya dengan dunia pendidikan, ajaran ini sangat perlu diaplikasikan oleh mahasiswa, sehingga bisa menjadi vibrasi bagi dirinya dalam menempuh dan mencari ilmu pengetahuan untuk kehidupan yang lebih baik dengan menerapkan dharma agama dan dharma negara. ‘’Kesadaran ini (tapa brata - red)
perlu sekali diradiasikan atau ditularkan kepada masyarakat luas melalui kampus-kampus. Karena kampus-kampus adalah akumulasi orang-orang intelektual (jnanin). Orang jnanin bisa memberikan pengaruh kepada masyarakat umum tentang kehidupan yang sejuk dan damai,’’ ujar Suatama. Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Unhi Denpasar Wisnu Bawa Tenaya menyatakan Siwaratri merupakan malam peleburan dosa dan hari kebangkitan kesadaran bahwa manusia lahir dalam kegelapan, kemudian ada sinar suci dalam dirinya yang menghidupkan kesadaran dan kemudian bangkit untuk melakukan introspeksi diri secara menyeluruh. Malam perenungan Siwa harus dijadikan momentum untuk kebangkitan dari kegelapan dalam diri, sehingga tercipta karakter yang berkarisma dengan moral yang baik, mental yang kuat, berani, pintar dan cerdas, serta arif dan bijaksana. Menurutnya, Unhi Denpasar yang merupakan dapurnya ajaran agama mesti bisa menyiapkan dan mencetak kader-kader bangsa dan umat yang benar-benar bisa mengaplikasikan dharma negara dan dharma agama melalui pendidikan, pelatihan dan pengajaran. Unhi Denpasar mesti bisa menjadi pelopor untuk mengajegkan agama Hindu. ‘ Sementara itu, sebagai Rektor baru Unhi Denpasar, I Made Damriyasa akan terus berupaya meningkatkan daya saing di Unhi Denpasar agar bisa lebih berkompetisi di tingkat nasional dan internasional. Upaya ini dilakukan dengan meningkatkan kualitas pembelajaran dan komunikasi, baik secara intern maupun ekstern. (ad792)
D I S I N I
ANAK muda zaman now perlu belajar soal semangat belajar tanpa mengenal usia kepada Ni Wayan Siramiati. Mantan Kabag Keuangan Universitas Warmadewa (Unwar) ini tak mengenal lelah menempuh pendidikan. Selasa (16/1) kemarin, ia sukses meraih gelar doktor di Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Brawijaya, Malang. Yang menarik diulas adalah riwayat Ni Wayan Siramiati hingga menyelesaikan studi hingga meraih doktor. Ia dilahirkan di Banjar Gunung Kangin, Desa Bangli, Baturiti, Tabanan, 8 Desember 1965. Anak kelima pasangan I Wayan Ngebel (alm) dan Ni Wayam Gampil ini sejak 1985 bekerja di Unwar mulai dari staf administrasi hingga Kabag Keuangan dan Kepegawaian. Siramiati menyelesaikan S-1 di Prodi Akuntansi FE Unwar tahun 1988. Rektor Unwar saat itu Prof. I Made Sukarsa (alm) banyak memberinya kesempatan karena dosen dan karyawan Unwar didorong menempuh pendidikan setinggi-tingginya bahkan disiapkan beasiswa. Siramiati termasuk SDM yang dipilih Prof. Sukarsa sehingga diberi kesempatan bekerja sambil kuliah S-2 di Prodi Magister Manajemen Konsentrasi SDM PPS Unwar sampai tamat tahun 2013. Mulai saat itu dirinya termasuk dosen di FE Unwar. Ketika melanjutkan ke S-3, ia direkomendasi oleh Rektor Prof. Dewa Putu Widjana dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si.
DOKTOR - Ni Wayan Siramiati (empat dari kiri) mendapat ucapan selamat dari Ketua YKKPB A.A. Gede Oka Wisnumurti dan para dosen setelah sukses meraih doktor. Kini, Siramiati berhak menyandang gelar doktor dengan nama lengkap Dr. Ni Wayan Siramiati, S.E., M.M. Istri tercinta Ir. I Gusti Agung Rai Tirtayasa, M.M. ini menyelesaikan studi S-3 di Program Doktor Ilmu Manajemen (PDIM) FEB Brawijaya selama 3,4 tahun dengan predikat kelulusan sangat memuaskan. Ibu tercinta dari I Gusti Agung Ayu Yumiari Tirta, S.E., I Gusti Agung Gede Bayu Darma Putra dan I Gusti Agung Gede Ananta Kusuma ini mempertahankan disertasinya berjudul ‘’Pengaruh Kompensasi Berbasis Kinerja terhadap Motivasi Kerja Karyawan, Kepuasan Kerja Karyawan dan Kinerja Karyawan (Studi pada Sektor Jasa Layanan Pendidikan Tinggi Swasta
di Provinsi Bali)’’. Sukses ini juga berkat bimbingan promotor Prof. Dr. Surachman, S.E., MSIE., ko-promotor Prof. Dr. Djumilah Hadiwidjojo, S.E. dan Dr. Fatchur Rohman, S.E., M.Si. Ia menjawab semua pertanyaan dewan penguji dengan lugas yang terdiri atas Prof. Dr. Armanu Thoyib, S.E., M.Sc., Ph.D., Prof. Dr. Noermijati, S.E., MTM., Dr. Dodi W. Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., Prof. Dr. Wayan Gede Supartha, S.E., S.U. dan Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M. Ketua YKKPB A.A. Gede Oka Wisnumurti bersama Bendahara Cok. Istri Raka Indrawati, S.E. dan Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara ikut memberi semangat dan ucapan selamat ke Brawijaya. . (ad791)
HUT Ke-41 SMAN 3 Denpasar
Beri Penghargaan Seniman Tua, Senator RI Dukung Pembangunan Trisma Berbagi hingga Gelar Budaya Tiga Lokasi Sampah di Badung
Wedakarna Siap Bentuk ’’Renewable Energy Bali Concortium’’
PUSPEM BADUNG - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Wakil Bupati Badung, Fakultas Teknik Universitas Mahendradatta dan delegasi dari Timur Tengah di Puspem Badung. KESERIUSAN Badung dalam menangani pengelolaan sampah, diapresiasi oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Hal ini disampaikannya saat hadir dalam pertemuan dengan delegasi energi dunia asal Turki dan Arab Saudi di Puspem Badung. Menurut Senator Arya Wedakarna, Badung sebagai penyangga utama pariwisata Bali sangat berkepentingan dengan urusan energi terbarukan dan pengelolaan sampah. Apalagi, hampir 80 persen turis yang datang ke Bali menjadikan Badung sebagai tempat akomodasi, sehingga wajar Badung memiliki masterplan penanganan sampah secara serius. ‘’Dari penjelasan Wabup Badung, ke depan akan dibangun tiga titik pengelolaan dan dumping sampah di Badung Utara, Selatan dan
Tengah. Saya dukung penuh, begitu juga Sarbagita. Badung harus memimpin dan memberikan contoh. Sudah saatnya potensi 1.500-2.500 ton sampah per hari di Badung disalurkan menjadi energi solar (surya) atau dengan sistem Gasification sebagaimana yang ditawarkan oleh konsorsium energi dunia,’’ ungkap Senator Arya Wedakarna didampingi sejumlah ahli teknik dari Universitas Mahendradatta Bali. Kini, Gusti Wedakarna dipercaya oleh sejumlah kalangan internasional yang dipimpin sejumlah konglomerasi dunia yang peduli lingkungan untuk memfasilitasi pembentukan Konsorsium Energi Bali dalam rangka transfer teknologi di bidang penanganan sampah dan teknologi terbarukan khususnya di bidang tenaga surya. ‘’Target pembangunan listrik yang
digagas Presiden Joko Widodo sebesar 35.000 megawatt hingga 2019 akan sulit tanpa adanya keterlibatan swasta. Solusinya adalah melibatkan swasta bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota. Masalahnya di UU Kelistrikan kita masih banyak kelemahan termasuk monopolistik listrik. Harusnya ada hal-hal teknis yang diberikan kepercayaan pada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk bisa memiliki perusahaan listrik dan yang paling aman ya… tenaga surya, mengingat Indonesia adalah negara khatulistiwa. Perlu revisi UU untuk jangka panjang dan modifikasi regulasi di tingkat Kementerian ESDM. Skemanya bisa pemerintah daerah sebagai share holder mengingat listrik, air, potensi alam adalah milik negara dan rakyat di hadapan UUD 1945. Kita bisa kunci di sana, karena Indonesia berkepentingan terhadap listrik dan energi terbarukan (renewable),’’ paparnya. Terkait penanganan sampah di Bali, pihaknya sangat setuju adanya intervensi anggaran dan dukungan pusat untuk membantu Sarbagita dan TPA Suwung yang diperkirakan memiliki cadangan sekitar 13 juta ton sampah. ‘’Saya berharap banyak dari Badung dan harus melibatkan banyak insinyur yang ahli dalam bidang energi dan penanganan sampah. Bali tanpa digitalisasi dan teknologi akan tenggelam. Kerja sama internasional perlu dan harus didahului dengan penyiapan SDM Bali. Saya akan segera bentuk konsorsium energi Bali agar Bali berdaulat di bidang energi,’’ tegas Gusti Wedakarna. (ad785)
Honda Fun Off Road Touring CRF150L
B R A N D I N G
Rabu Paing, 17 Januari 2018
Buktikan Ketangguhan di Jalur ’’On-off’’
JAJAL - Sejumlah jurnalis dan bloger menjajal ketangguhan Honda CRF150L, Minggu (14/1) lalu. HONDA CRF150L yang resmi diluncurkan Desember lalu, menampilkan desain dan performa mesin motor on-off sport sejati. Motor ini menghadirkan petualangan menyenangkan melebihi ekspektasi pengendaranya yang mampu menaklukkan tantangan di segala kondisi medan. Untuk membuktikan ketangguhannya, Minggu (14/1) lalu Astra Motor Bali menggelar Honda Fun Off Road Touring CRF150L. Touring yang diikuti jurnalis dan bloger ini, mengambil jalur offroad di perbukitan Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Buleleng. Start dari Astra
Motor Bali, touring ini bertujuan membuktikan ketangguhan performa mesin CRF150L di jalur on-off. Terbukti, ketangguhan mesin motor ini memang direkomendasikan bagi pencinta petualangan. Saat melintasi perbukitan Gesing yang masuk wilayah Danau Tamblingan, kendaraan ini sangat kuat. ‘’Motor ini sangat bertenaga di tanjakan. Suspensinya sangat lembut saat melintasi jalur bebatuan,’’ kata salah seorang jurnalis, Agung Bayu, usai mencoba CRF150L. Dikomandoi offroader Putu Roy Nugraha, touring melintasi berbagai
kondisi jalan, mulai jalan beraspal, rusak, berbatu, tanah hingga berlumpur. Honda CRF150L tidak hanya tangguh di jalur offroad, tetapi juga mumpuni di jalur onroad. Motor ini bisa beradaptasi di segala medan sehingga cocok untuk para biker yang suka petualangan. ‘’Variasi rute seperti itu cukup buat pengendara yang bisa dimasukkan ke dalam kategori pemula untuk menjajal CRF150L,’’ ujar Roy Nugraha. All New Honda CRF150L dengan konsep terbaru ‘’Take You to Off Fun Ride’’ hadir melalui penyematan desain terbaru, fitur unggulan baru dan mesin baru yang nyaman digunakan untuk berkendara di jalan raya dan menaklukkan berbagai rintangan. Ketangguhannya diklaim berkat penyematan mesin 150cc SOHC PGM-FI berperforma tinggi, fitur terbaik seperti Long Travel Inverted Front Fork, ban dual purpose dan velg ukuran besar. Selain itu, Wavy Disc Brake mendukung kemampuan jelajah optimal dengan nyaman dan mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan. ‘’Honda Fun Off Road Touring CRF150L merupakan kelanjutan dari test ride di Wahana Sirkuit Motocross Wanagiri, Singaraja,’’ jelas Marketing Supervisor Astra Motor Bali Gede Legawa. (bns1)
RABU (17/1) ini keluarga besar SMAN 3 Denpasar alias Trisma merayakan HUT ke-41. Setiap HUT ada saja ide kreatif warga Trisma untuk memberi peran lebih kepada masyarakat, termasuk mengadakan aneka lomba bernuansa ajeg Bali. Aneka lomba dibuka Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd., Selasa (16/1) kemarin. Ketut Suyastra didampingi Ketua Komite SMAN 3 Denpasar Ida Bagus Putu Bintana menyerahkan penghargaan kepada seniman tua. Pemberian penghargaan kepada seniman ini sudah menjadi tradisi di Trisma guna memberi perhatian lebih kepada seniman lawas yang mengajegkan Bali. Kali ini penghargaan diberikan kepada seniman Ni Wayan Murdi, tokoh Arja asal Banjar Tegalkuwalon, Sumerta. Ni Wayan Murdi adalah seniman serba bisa pada tahun 1960-1980. Ia sering memainkan peran Mantri Manis, anak dari seorang penopeng terkenal di Wayan Pugra. Murdi juga tergabung dalam Sekaa Arja RRI Denpasar tempatnya bekerja. Selasa kemarin, suasana di SMAN 3 Denpasar juga beda dari biasanya. Sekolah ini dipadati siswa SMP se-Bali yang ikut berbagai lomba. Wakasek Humas I G.P. Subratha, S.Pd., M.Pd.H. menjelaskan, serangkaian HUT ke-41 Trisma diadakan lomba Makendang Tunggal Bebarongan, lomba Entrepreneur-
SENIMAN TUA - Kepala SMAN 3 Denpasar Ketut Suyastra (kanan) didampingi Ketua Komite I.B. Putu Bintana menyerahkan penghargaan kepada seniman tua Ni Wayan Murdi. ship Trisma Competition (ETC), Olimpiade Sains, Nyurat Aksara Bali, Makekawin, donor darah, jalan sehat, jelajah Bali, Trisma Berbagi dan kegiatan internal lainnya. Ketut Suyastra didampingi Wakasek Kurikulum I Wayan Suana, S.Pd. dan Wakasek Kesiswaan Made Mertana, S.Pd. mengungkapkan, tradisi memberi penghargaan kepada seniman tua adalah sebuah yadnya sekaligus memotivasi siswa Trisma terus berkarya demi Bali. Dengan demikian selalu ada kaderisasi serta mengasah kepekaan sosial warga Trisma kepada lingkungan sekitarnya. Pada HUT tahun ini ada tiga agenda penting terbaru yang dilakukan Trisma. Anak-anak diter-
junkan ke semua SMP dan SD di Kota Denpasar dalam program Trisma Berbagi. Mereka mentransfer keunggulan potensi ekstra Trisma kepada anak-anak SMP dalam hal seni dan ilmiah. Selanjutnya dilakukan jelajah Bali menyisir pantai Pulau Bali bagian barat dengan cara naik sepeda. Acara bernuansa peduli lingkungan ini diisi kegiatan ilmiah dan pembinaan potensi siswa SD dan SMP. Agenda pemungkas HUT Trisma adalah gelar budaya yang dipusatkan di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung pada 20 Januari. Sebanyak 900 seniman Trisma terlibat di acara ini yang terbuka gratis bagi masyarakat umum.(ad789)
Ikuti Seminar Cara Mudah Jadi Importir Barang Murah dari Tiongkok
KITA sudah tidak asing lagi mendengarkan banyaknya barang produksi Tiongkok yang harganya jauh lebih murah dan berkualitas. Karena itu, banyak masyarakat khususnya pelaku bisnis yang ingin mengimpor barang-barang tersebut. Alasannya tentu agar bisa meraih untung besar. Mau tahu ‘’Cara Mudah Menjadi Importir Barang Murah dari Cina’’? Anda wajib datang ke seminar ini. Seminar akan disampaikan oleh Team Export Import Community (EIC) yang sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis ini dan sarat pengalaman. Berbagai rahasia di era pasar bebas bakal dipaparkan dalam seminar ini. Materi yang akan dibahas dalam seminar adalah bagaimana cara menjadi penyalur barang-barang dari Cina dengan modal terjangkau. Siapa pun pasti bisa. Macam-macam produk yang bisa diimpor, legalitas yang harus dipersiapkan sebelum impor, perkiraan harga beli dari Tiongkok berapa dan potensi dijual di Indonesia berapa. Produk yang bisa diimpor terdiri atas kebutuhan rumah tangga, aksesoris HP, mainan anak-anak, mesin industri, baju, tas, sepatu dan masih banyak yang lainnya sesuai dengan aturan pemerintah Indonesia (sekitar 1,2 juta produk). Di seminar juga akan dipraktikkan bagaimana cara mengorder barang sistem eceran melalui online dengan modal terjangkau (bisa mulai modal Rp 500 ribu – Rp 1 juta). Setelah seminar diadakan pelatihan yang akan membahas detail seluk-beluk impor, mulai dari cara
TUR KE CINA – Peserta pelatihan mendapat kesempatan mengikuti tur mengunjungi pabrik dan tempat grosir di Cina. mengurus perizinan, cara order skala grosir dan pabrikan, sistem pembayaran aman, cara pengiriman lewat udara dan laut. Bagi yang bergabung di komunitas ini akan diberikan aplikasi untuk berkomunikasi dengan suplayer yang ada di Cina. Cukup Anda mengetik bahasa Indonesia maka di Cina terbaca bahasa Mandarin dan sebaliknya, juga fasilitas video call. Setelah pelatihan juga ada tur jalan-jalan ke Tiongkok (kunjungan pabrik dan tempat grosir). Biaya pelatihan dan tur ke Cina akan diinfokan pada saat seminar. Siapa yang harus ikut seminar ini? Para pengusaha baik yang sudah maju atau berkembang yang ingin menambah penghasilan dari peluang bisnis impor barang dari Cina, karyawan yang ingin menambah penghasilan, ibu rumah tangga yang ingin maju, mahasiswa yang
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
ingin pensiun muda, PNS, TNI, pensiunan yang mau mewariskan kekayaannya serta pengangguran yang butuh ilmu tentang dunia bisnis agar bisa mapan kondisi keuangannya. Seminar akan diadakan pada hari Sabtu (20/1/2018). Sesi pertama pukul 09.30-13.00 Wita dan sesi kedua pukul 14.00-17.00 Wita di Hotel Ibis Styles, Jalan Teuku Umar, Denpasar. Tiket Rp 100.000/orang, Rp 250.000/tiga orang, beli di tempat Rp 200.000/orang. Booking tiket dengan melakukan pembayaran melalui transfer ke BCA 03300 81210 a.n. Dedi Hermanto. (Bukti transfer ditukar tiket saat seminar). Untuk pendaftaran ketik DAFTAR IMPOR/NAMA/ KOTA/SESI, kirim ke 0822–10005900. Info lanjut bisa hubungi nomor tersebut. (br790)
Rabu Paing, 17 Januari 2018
DAERAH
5
Mataram Keberatan Rencana Impor Beras Mataram (Bali Post) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) merasa keberatan dengan rencana pemerintah yang akan mengimpor beras. Sikap keberatan ini akan disampaikan ke pemerintah pusat bersama beberapa daerah lainnya dalam kegiatan rapat koordinasi dengan jajaran Kementerian Pertanian. Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H. Mutawalli menyatakan itu dihubungi dari Mataram, Selasa (16/1) kemarin. Mutawalli sedang berada di Jakarta untuk menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Kementerian Pertanian yang membahas berbagai masalah pertanian termasuk rencana beras impor. Dikatakannya, Kota Mataram dan NTB secara umum belum membutuhkan beras impor, sebab produksi beras di daerah ini sudah surplus. “Produksi gabah kering giling di NTB sekitar 4 juta ton, sedangkan kebutuhan 800 ribu ton. Selebihnya dikirim untuk memenuhi kebutuhan di luar daerah,” ujarnya. Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah kota tidak setuju jika pemerintah berencana mengimpor beras, apalagi sebentar lagi masuk musim panen. Kalau pemerintah mendatangkan beras dari luar negeri, lalu siapa yang akan membeli beras petani. Disinggung harga beras, Mutawalli mengatakan kenaikan harga beras saat ini karena adanya permainan orang-orang tertentu dikaitkan dengan rencana impor beras, sehingga ikut-ikutan menaikkan harga. Hal itu akan menjadi atensi tim pengawasan pangan untuk melakukan penyelidikan terhadap indikasi tersebut agar masyarakat tidak dirugikan. “Yang perlu diketahui masyarakat, stok beras di daerah ini mencukupi hingga masa panen tiba dan harganya relatif stabil sesuai dengan jenis beras yang dibeli masyarakat yakni berkisar Rp 9.000 per kilogram hingga Rp 11.000 per kilogram,” ujarnya. (ant)
Kementan Perbanyak Unit PUMP di NTB
Mataram (Bali Post) – Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian memperbanyak jumlah unit Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUMP) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dari 10 menjadi 23 lembaga pada 2018 untuk menjalankan usaha penjualan beras bersubsidi. Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan (BKP) NTB Hj. Budi Septiani di Mataram, Senin (15/1), pada 2017 sudah 10 PUPM yang dibentuk. Tahun 2018 ini NTB kembali mendapat alokasi dana untuk pembentukan 13 PUPM. ‘’PUPM merupakan lembaga yang dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang dianggap memiliki kemampuan untuk menjalankan usaha penjualan beras bersubsidi dengan membentuk Toko Tani Indonesia (TTI),’’ katanya. Sebanyak 10 PUPM yang dibentuk pada 2017 tersebar di Kabupaten Bima satu lembaga, Lombok Timur tiga lembaga, Lombok Tengah empat lembaga, Lombok Utara dan Kota Bima masing-masing satu lembaga. Sementara PUPM yang akan dibentuk pada 2018 rencananya di Kabupaten Lombok Tengah lima lembaga, Lombok Utara dua lembaga, Lombok Timur dan Lombok Barat masing-masing tiga lembaga. Masing-masing Gapoktan akan memperoleh dana bantuan yang bersumber dari BKP Kementan Rp 160 juta. Dana ini harus digunakan untuk pengadaan beras Rp 100 juta dan dana operasional penjualan beras bersubsidi Rp 60 juta. Kementan juga mengalokasikan anggaran Rp 60 juta selama tiga tahun untuk masing-masing Gapoktan pengelola PUPM yang sudah membentuk TTI sebagai sarana penjualan beras bersubsidi. Masing-masing PUPM membentuk minimal dua TTI yang menjual beras kualitas medium dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 8.000 per kilogram (kg). Harga ini jauh lebih rendah dari HET yang ditetapkan Kementerian Perdagangan sebesar Rp 9.450/kg. Ia menyebutkan total penjualan beras melalui 10 PUMP-TTI pada 2017 mencapai 550 ton atau masingmasing lembaga dibebankan penjualan beras bersubsidi 55 ton per tahun. “Target penjualan beras bersubsidi pada 2018 diharapkan bisa mencapai 1.000 ton karena sudah ada penambahan PUPM yang diikuti bertambahnya jumlah TTI menjadi 51 lembaga,” papar Budi. TTI merupakan salah satu upaya Kementan dalam menyediakan pangan terjangkau oleh masyarakat. Menjual produk pertanian dengan harga terjangkau karena didatangkan langsung dari petani yang tergabung dalam Gapoktan. (ant)
Target Pengadaan Beras NTT 83 Ribu Ton Kupang (Bali Post) – Pemerintah pusat pada 2018 menargetkan 83 ribu ton pengadaan beras di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumlah ini jauh berbeda dibandingkan tahun 2017. Tahun lalu jumlah pengadaan beras di NTT hanya 2.270 ton. Artinya, peningkatannya sangat signifikan. Hal itu dikatakan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) NTT Efdal M.S. di Kupang, Selasa (16/1) kemarin. Setiap tahun jumlah pengadaan beras yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Bulog NTT selalu mengalami peningkatan. Pada 2016, jumlah pengadaan beras di NTT mencapai 1.850 ton dan pada 2017 naik menjadi 2.270 ton. Ia menjelaskan, peningkatan pengadaan beras di NTT karena pemerintah melihat bahwa area persawahan di NTT makin meningkat serta jumlah konsumsi masyarakat akan beras di provinsi yang dikenal dengan Pulau Komodo itu juga meningkat. ‘’Pemerintah melihat bahwa area pesawahan atau luas lahan tanam besar. Kemudian konsumsi masyarakat NTT akan beras juga besar sehingga ditingkatkan jumlahnya,’’ ujarnya. Peningkatan pengadaan beras pada 2018 ditempuh walaupun angka pengadaan beras di NTT pada 2017 hanya mencapai 15 persen dari jumlah yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Tidak tercapainya angka pengadaan beras tersebut karena beberapa kendala, seperti gagal panen, kemarau berkepanjangan, serta hama belalang di daerah-daerah penghasil beras di NTT. Jika pada 2018 sejumlah daerah berhasil menghasilkan panenan yang bagus, tanpa adanya serangan hama, otomatis target pemerintah itu dapat tercapai. Bahkan, hal itu akan mengurangi jumlah distribusi beras dari sejumlah daerah di Indonesia, seperti Jawa Timur, NTB dan Sulawesi. Ia mengaku optimistis target pemerintah itu dapat tercapai pada 2018. Apalagi, jika upaya merealisasikan target tersebut mendapat bantuan dari TNI. ‘’Saya belum lihat apakah ada kerja sama dengan TNI lagi tahun ini. Namun, saya optimis target pemerintah itu tercapai,’’ kata Efdal. (ant)
Bali Post/ant
PERAHU - Warga menuju perahu untuk menyeberangi Sungai Klambu di Desa Brakas, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (16/1) kemarin. Perahu penyeberangan dengan tarif Rp 1.000 satu kali jalan yang menghubungkan Kabupaten Grobogan dengan Kabupaten Demak tersebut dimanfatkan warga untuk mempersingkat jarak tempuh karena belum adanya jembatan.
Pengolahan Limbah Medis
Persi Minta Ada di Bali Denpasar (Bali Post) Mengelola sampah medis, baik cair maupun padat, membuat rumah sakit dilema. Sebab, di samping biayanya mahal, rumah sakit juga mengalami tekanan dari warga sekitar yang merasa terganggu dengan aktivitas pengolahan sampah medis. Padahal, rumah sakit diwajibkan memiliki pengolahan limbah medis. Limbah medis terdiri atas cair dan padat. Limbah medis cair dapat diolah pada IPAL masing-masing RS, sedangkan limbah medis padat bisa dikelola dengan incenerator. Namun, pengolahan limbah medis padat memerlukan izin amdal dari Kementerian Lingkungan Hidup. Hal ini membutuhkan proses yang panjang dan tidak mudah. Untuk itu, Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Cabang Bali dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. mendorong pemerintah yaitu Dinas Lingkungan Hidup untuk membangun pengolahan limbah medis padat. ‘’Kami minta LH (Lingkungan Hidup) fasilitasi pengolahan agar ada di Bali. Entah pemerintah yang buat atau dik-
erjasamakan dengan pihak ketiga,’’ ujarnya, Selasa (16/1) kemarin. Lokasi pengolahan telah ditetapkan di Pengambengan (Jembrana) dan Celukan Bawang (Buleleng). Selama ini limbah medis padat dari rumah sakit khususnya RS swasta dikerjasamakan dengan pihak ketiga, karena RS pemerintah rata-rata telah memiliki incenerator (pengolah limbah medis padat). Pihak ketiga yang diajak bekerja sama harus memiliki izin dan dapat dibuktikan. Pihak ketiga mengolah sampah medisnya di Jawa Timur dan Jawa Barat. Hal ini menyebabkan biaya pengolahan limbah yang dikeluarkan masingmasing RS menjadi tinggi. Ditambah lagi tidak setiap hari rekanan tersebut
mengambil sampah medis dari rumah sakit. Maka dari itu rumah sakit yang tidak memiliki alat pengolah limbah harus memiliki tempat penampungan sementara. Akreditasi Pengangkutan sampah medis dari Bali ke Jawa membuat Wiryana Patra Jaya khawatir. Menurutnya, bisa saja kuman atau virus yang ada pada sampah tersebut berterbangan di jalan. Hal ini tentu tidak aman bagi kesehatan. Dijelaskannya, memiliki pengolah limbah medis dan tempat penampungan sampah medis sementara merupakan syarat rumah sakit dalam mengikuti akreditasi. ‘’Sebelum mengikuti akreditasi, rumah sakit disurvei oleh surveyor. Yang disurvei itu termasuk tempat penampungan sementaranya bagi rumah sakit yang bekerja sama dengan pihak ketiga. Yang kedua diminta adalah kerja sama pengolahan limbah medisnya
Uji Coba Cetak KIA di Kecamatan Denpasar (Bali Post) – Keberadaan Kartu Identitas Anak (KIA) yang diterapkan Kota Denpasar mulai mendapat perhatian warga. Jumlah pencari KIA semakin banyak. Karena itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan uji coba pencetakan KIA di kecamatan yang sebelumnya terpusat di dinas. Penerapan uji coba pencetakan KIA ini akan dimulai Kamis (18/1) besok. Plt. Kepala Disdukcapil sekaligus Sekretaris Disdukcapil Kota Denpasar A.A. Istri Agung diminta konfirmasinya, Selasa (16/1) kemarin, mengatakan blangko KIA baru tersedia 1.500 keping yang akan didatangkan Rabu (17/1) ini. Minimnya blangko yang akan digunakan pada uji coba karena terkendala pencetakan pada rekanan akibat terbentur hari libur tahun baru. Dengan 1.500 blangko tersebut pihak Diadukcapil hanya bisa membagi ke tiga kecamatan yakni Denpasar Timur, Denpasar Selatan dan
Denpasar Barat masing-masing kebagian 500. Sementara Denpasar Utara masih menggunakan blangko sisa tahun 2017 sebanyak 200 keping. Menurut Istri Agung, kendala yang dihadapi bukan pada pihak Disdukcapil melainkan pada rekanan karena terbentur libur panjang tahun baru. Akibatnya blangko yang rencananya datang lebih awal pada Januari 2018 harus molor. Padahal, mesin cetak dan jaringan di setiap kecamatan sudah dipasang dan siap digunakan. Meski minim blangko, pihaknya tetap menerapkan pencetakan dikhususkan anak kelas VI SD dan kelas IX SMP. ‘’Karena penggunaan KIA belum maksimal, kami batasi untuk kelas VI SD dan kelas IX SMP. Kalau nanti sudah sesuai dengan harapan penggunaan KIA seperti diskon untuk berbelanja barang tertentu, cakupannya akan lebih banyak lagi. Toh juga sekarang pengadaan dananya masih menggunakan APBD, belum masuk ke APBN,’’ jelas Istri Agung. (kmb12)
Bali Post/ant
JALUR MOTOR - Petugas membuat jalur khusus sepeda motor di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (16/1) kemarin. Lajur khusus disiapkan sebagai tindak lanjut diperbolehkannya kembali sepeda motor melintas di kawasan M.H. Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat.
dengan siapa. Dulu kami kebanyakan bekerja sama dengan RSUP Sanglah dan RS Tabanan, tapi sekarang mereka kewalahan. Akhirnya kami kerjasamakan dengan pihak ketiga. Kami harus yakini tempat mengolahnya dan pihak RS harus melihat ke sana,’’ bebernya. Pengolahan limbah medis juga tidak sembarangan. Ada standar yang harus dipenuhi dari Kementerian Lingkungan Hidup. Bisa dengan cara dibakar, di-press atau cara lain. Meskipun rumah sakit memiliki alat pengolah limbah medis berupa incenerator, belum tentu bisa langsung difungsikan karena harus menunggu izin. Wiryana Patra Jaya menegaskan, TPA Suwung bukan tempat pembuangan sampah medis. Terkait temuan sampah medis di sana, pihaknya menduga terjadi dua kemungkinan. Pihak ketiga bekerja sama dengan rumah sakit atau pihak rumah sakit yang membuang ke TPA Suwung. (kmb42)
HKTI NTB Prihatin Rebutan Pupuk Bersubsidi Mataram (Bali Post) Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Willgo Zainar merasa prihatin dengan terjadinya rebutan pupuk bersubsidi jenis urea di Kabupaten Bima saat musim tanam padi. ‘’Dari tahun ke tahun, pupuk bersubsidi terus menjadi persoalan, baik terkait alokasi, distribusi maupun ketersediaannya,’’ kata Willgo ketika dihubungi di Mataram, Selasa (16/1) kemarin. Anggota Komisi XI DPR-RI Fraksi Gerindra ini menilai alokasi pupuk bersubsidi untuk masingmasing daerah mengalami penyesuaian. Hal itu kemungkinan dampak dari berkurangnya postur APBN untuk subsidi pupuk dari Rp 31 triliun pada 2017 menjadi Rp 28,5 triliun tahun 2018. Pada satu sisi, pupuk adalah salah satu komponen primer untuk mendukung kegiatan usaha pertanian. Ia juga mempertanyakan sedemikian peliknya persoalan pupuk bersubsidi, sehingga pemerintah belum ada cara yang jitu mengatasi persoalan tersebut. ‘’Evaluasi dan penyempurnaan wajib dilakukan bila pemerintah serius menyelesaikan persoalan petani dan pertanian di negeri agraris ini,’’ ujarnya. Menurut Ketua Dewan Penasihat Pemuda Tani Indonesia Wilayah NTB ini, pemerintah perlu melakukan pendataan yang lebih akurat lagi tentang jumlah petani, luas tanah, jenis tanaman dan kebutuhannya. Sebab, belum semua petani masuk dalam rencana definitif kerja kelompok (RDKK), terutama mereka yang berstatus sebagai petani penyakap atau menggarap lahan milik orang. Sistem distribusi juga perlu diatur lebih sederhana, namun tepat sasaran. Begitu juga dengan pengawasan mulai dari tingkat produsen, distributor hingga pedagang pengecer. ‘’Pengawasan harus lebih intensif lagi mulai proses pendataan, distribusi hingga pemanfaatan. Harus dipastikan semua sesuai yakni tepat rencana, tepat waktu dan tepat sasaran,’’ tegas Willgo. Seperti diberitakan, seratusan warga Desa Leu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, menghadang dan menurunkan secara paksa pupuk jenis urea bersubsidi dari truk pengangkut, Selasa kemarin sekitar pukul 11.00 Wita. Padahal, pupuk bersubsidi tersebut jatah petani Desa Renda, Kecamatan Belo. Aksi serupa juga terjadi beberapa minggu lalu di Kecamatan Sape dan Lambu, Kabupaten Bima. Aksi rebutan pupuk bersubsidi ini dikhawatirkan memicu konflik antarpetani. (ant)
OPINI
6
Rabu Paing, 17 Januari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Pilkada Jangan Jadi Bumerang TAHUN politik 2018 ada yang menyebut pilkada keberagaman karena bersatunya unsur nasionalis dan keagamaan terutama di luar Bali. Sementara di Bali lebih tepat disebut pilkada bermoral. Di sini, tak ada sekat antarkeberagaman, melainkan lebih menonjolkan pilihan pada figur yang bermoral. Figur yang bermoral bisa diartikan figur yang bebas dari cacat hukum alias rekam jejaknya teruji di lapangan yakni jujur, tegas, dan berani. Bermoral juga bisa menyangkut cara-cara mereka menggalang massa penuh beretika tanpa kampanye hitam. Namun, tampaknya di Bali agak sulit dihindari hal itu. Lihat saja saat ini di medsos sudah marak saling mengungkap kejelekan lawan oleh para pendukung paslon. Di sinilah kita perlu menahan diri agar jangan sampai pilkada bermoral justru menjadi bumerang bagi kita, paslon didiskualifikasi oleh Bawaslu dan KPU. Pilkada bermoral juga harus menyentuh penyelenggara yang profesional, bekerja jujur, dan penuh tanggung jawab. Jangan berharap penyelenggara pilkada bekerja membela paslon tertentu dengan harapan setelah pilkada mereka mendapat kedudukan yang strategis. Tapi konon ada berita beredar siapa yang menguasai SDM bidang TI, mereka ada kesempatan ‘’bermain’’. Para elite politik, pemangku adat, dan dinas perlu mengingatkan agar masyarakat memilih calon kepala daerah yang tidak tersangkut masalah hukum. Pilihlah calon yang memiliki rekam jejak tidak tercela dalam kacamata pemberantasan korupsi, tindak pidana berat, maupun persoalan moral. Persoalan integritas moral ini juga menyangkut integritas dalam komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, merupakan salah satu poin penting yang harus dimiliki calon kepala daerah sehingga dalam kontestasi pilkada tidak menggunakan politik uang. Kalau calon menggunakan politik uang untuk mendapatkan suara masyarakat maka dipastikan dalam periode jabatannya akan mencari cara agar uangnya kembali sehingga potensi korupsi ada di depan mata. Kita harapkan masyarakat memilih atas dasar pengetahuan bukan ketidaktahuan apalagi berdasarkan politik uang yang tidak bertanggung jawab. Kedua, masyarakat dan partai politik agar tidak membangun kontestasi pilkada atas dasar ujaran kebencian, saling menyudutkan antarcalo. Yang harus dibangun dalam kontestasi pilkada adalah membangun persaingan yang sehat, sportif, dan jujur sehingga menonjolkan konsepsional memimpin ke depan. Menjadi kewajiban parpol juga mendidik masyarakat untuk bertanggung jawab dengan hak pilihnya dan memberikan pilihan kepada figur pemimpin yang kredibel. Manfaatkanlah kesempatan yang baik ini secara bertanggung jawab dan memberikan hak pilih juga dengan bertanggung jawab. Pilihlah figur yang bisa mengayomi seluruuh elemen masyarakat, memerhatikan semua kalangan, tidak hanya partai politik maupun kepentingan sektarian dan golongan. Kuncinya adalah masyarakat merdeka dan mandiri dalam memilih calon kepala daerahnya. Pilihlah dengan pertimbangan hati sanubari dan pikiran jernih dan cerdas. Hal inilah perlu ditekankan karena selama ini pemilih di Bali masih bersikap konvensional. Tidak pernah mau berpindah dari parpol satu ke parpol lainnya, padahal figur calonnya tidak berkualitas. Memilih di pilkada adalah memilih figur terbaik.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Kabel Listrik di Kawasan Ubud Sebaiknya Ditanam
Saat ini, di mana-mana di Bali sebagian tampak kesemrawutan pemasangan kabel listrik. Hal ini memunculkan pemandangan tak elok bagi orang-orang yang peka terhadap seni budaya terutama para wisatawan yang berkunjung ke Bali. Nah, berkaitan dengan akan adanya upacara palebon almarhum A.A. Niang Agung di Ubud maka dipastikan sejumlah kabel yang melintang di atas jalan akan diputuskan agar tidak menghalangi jalannya wadah atau bade yang tingginya di atas 20 meter. Palebon A.A. Niang Agung yang istri kedua dari Tjokorde Gede Agung Sukawati ini akan dilakukan pada 2 Maret 2018. Jarak dari Puri Ubud menuju kuburan sekitar 1,5 km dan sepanjang jalan itulah banyak kabel akan diputus selama proses upacara palebon. Sebelumnya sudah sering dilakukan upacara palebon yang mempergunakan bade yang tingginya lebih dari 20 meter. Ini merupakan tradisi adat di lingkungan keluarga puri di Ubud dan puri lainnya termasuk di Peliatan. Boleh dipastikan setiap dilangsungkan upcara palebon ini maka akan sering pula dilakukan pemotongan kabel listrik. Bukan saja jalur dari Puri Ubud menuju kuburan juga dari Puri Peliatan menuju kuburan yang sama yang jaraknya sekitar dua kilometer. Katanya, biaya pemutusan sementara kabel itu puluhan juta rupiah. Selama putusnya aliran listrik itu maka warga merasa dirugikan kecuali yang punya genset. Untuk mengatasi keluhan warga, saya usul alangkah baiknya kabel listrik yang “mengganggu” tersebut ditanam. Masih ada waktu sekitar satu bulan lebih sebelum upacara palebon tersebut di atas dari pihak PLN diharapkan bisa melakukannya. Bukan saya saja, mungkin banyak orang juga berharap seperti ini. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung
Politik Moralitas Pilkada
Pilkada serentak 2018 bergulir. Partai politik di daerah semakin sibuk merajut koalisi untuk mendukung para kontestan yang dijagokan. Pemilihan para calon kepala daerah oleh para parpol didasarkan atas berbagai pertimbangan. Selain persoalan elektabilitas pasangan, unsur lain yang dominan dalam mendukung calon kepala daerah adalah latar belakang keagamaan. Terutama sosok yang beragama Islam dan memiliki kedekatan dengan salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.
Oleh Bagus Nuari Harmawan ah-sah saja ketika partai politik mendukung seorang calon kepala daerah berdasarkan pertimbangan elektabilitas maupun unsur keagamaan. Kecenderungan tersebut bisa dilihat dalam beberapa calon yang diajukan dalam pemilihan gubernur seperti kontestasi antara Gus Ipul dan Khofifah di Jawa Timur. Hingga ditunjuknya putra KH Maimoen Zubair yaitu Taj Yasin untuk mendampingi Ganjar Pranowo dalam Pilgub Jawa Tengah. Akan tetapi, gegap gempita pilkada menjadi berbahaya ketika orientasi yang digunakan dalam memenangkan para calon kepala daerah hanya didasarkan pada simbol keagamaan. Vedi R. Hadiz dan Inaya Rakhmani dalam artikelnya yang berjudul “Memasarkan Moralitas dalam Demokrasi Indonesia” menjelaskan bahwa pemilih Muslim hari ini mengalami sebuah kekecewaan ekonomi dan kekuatan solidaritas sentimen religius sehingga
S
berdampak pada munculnya “pasar moralitas”. Kekecewaan sosial dan solidaritas keagamaan menjadi unsur yang sangat mudah untuk membingkai mobilisasi massa melalui berbagai macam saluran informasi baik yang bersifat konvensional maupun modern seperti internet. Hadiz dan Rakhmani menjelaskan bahwa mobilitas “keagamaan” telah berhasil dijalankan dalam Pilkada DKI Jakarta kemarin. FPI dan Hizbuh Tahrir berhasil memobilisasi tidak hanya kelompok garis keras. Pemilih Muslim hari ini berada pada kondisi “rabun” dalam melihat titik penyebab persoalan yang dialami mereka dalam sebuah struktur sosial masyarakat. Mereka mengalami sebuah kesadaran palsu karena meyakini jika persoalan ekonomi, social, dan efek modernitas yang dialami bisa terselesaikan hanya melalui tokoh-tokoh yang memiliki kedekatan agama dengan mereka. Meminjam tipologi perilaku pemilih yang dikonsepsikan Kuskridho Ambardi, Saiful Mujani dan Bill Liddle dalam
Buku “Kuasa Rakyat” (2012), pemilih Muslim hari ini dalam Pilkada 2018 masih berada dalam step pemilih psikologis. Para pemilih psikologis memiliki karakteristik penilaian bahwa calon yang memiliki kedekatan dan kesamaan identitas keagamaan dianggap sebagai yang paling ideal untuk memimpin daerahnya. Padahal, perspektif psikologis dalam atmosfer politik identitas yang semakin menguat seperti sekarang ini berisiko terhadap objektivitas calon yang nantinya terpilih dalam pilkada. Ketimpangan perekonomian, sedikitnya lapangan pekerjaan, kapasitas sumber daya manusia yang masih rendah, kondisi infrastruktur dan pemanfaatan potensi daerah tidak bisa diselesaikan hanya dengan imingiming simbol agama. Atmosfer politik berbasis pada citra simbol moralitas agama juga berdampak pada karakteristik kontestasi antarcalon yang maju dalam pilkada. Beberapa hari terakhir, khalayak luas di Jawa Timur dikagetkan dengan mundurnya Azwar Anas sebagai calon wakil gubernur. Opi-
ni publik yang berkembang di berbagai media menyebutkan jika mundurnya Anas diduga beredarnya foto “syur” yang mirip dengan dirinya. Azwar Anas yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Banyuwangi beralasan jika mundurnya dia dalam kontestasi Pilgub Jatim karena menghormati kyai, pendukung, dan juga partai. Selain itu, dirinya menyebut jika seharusnya pilkada tempat untuk bertarungnya gagasan, ide, dan program. Mundurnya Anas dalam Pilgub Jawa Timur sebenarnya menjadikan simbol bahw a kualitas moral menjadi hal yang rentan ketika berada di wilayah publik. Rekam jejak dan kualitas kepemimpinan publik yang sudah melekat dalam diri calon seolah runtuh ketika bersinggungan dengan stigma moral yang cenderung negatif. Azwar Anas yang sebelumnya sukses memimpin Banyuwangi dituntut untuk mengikuti selera pemilih yang menuntut kesempurnaan moral karena jika dipaksakan akan mengancam perolehan suara saat pemilihan berlangsung. Substansi Kepala Daerah Pemilihan kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota secara substansial menjadi sarana seleksi untuk memilih kepala pemerintahan di tingkat lokal. Otoritas yang dimiliki kepala daerah adalah memproduksi kebijakan publik dan inovasi layanan publik yang berbasis pada kinerja birokrasi
Pemimpin Rakyat Itu Memimpin Bukan Mengantongi Pemimpin rakyat seperti: presiden/gubernur/bupati/wali kota adalah pejabat publik yang secara kelembagaan memiliki otoritas mengendalikan uang rakyat yang secara nasional jumlahnya ribuan triliun rupiah, tertampung dalam APBN/APBD untuk kepentingan rakyat. Menurut pesan sakral dalam alenia IV Pembukaan UUD45 sebelum dan sesudah diamandemen, bahwa; “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”, dan itu adalah sila ke-4 Pancasila. Itu berarti; pemimpin rakyat tidak dipilih langsung oleh rakyat melainkan berdasarakan permusyawaratan oleh wakil-wakil rakyat di lembaga permusyawaratan rakyat. Siapa pun kita yang benar-benar Pancasilais sejati, tidak akan mau mengatakan pemimpin rakyat dipilih langsung oleh rakyat, karena hal itu bukan jiwanya bangsa Indonesia. Untuk memiliki pemimpin rakyat, terlebih dahulu rakyat harus memilih wakil-wakilnya yang dipercaya untuk mewakili melakukan permusyawaratan dalam menentukan/menetapkan pemimpin rakyat. Sebagaimana dipahami, partai adalah pilar demokrasi, dan partai merupakan ibu kandungnya pemimpin rakyat sekaligus wahana kaderisasi caloncalon wakil rakyat yang akan dipilih oleh rakyat. Wakil-wakil rakyat pilihan rakyat itulah yang beribadah membidani lahirnya pemimpin rakyat dari ibu kandungnya yaitu partai; yang dalam proses membidaninya berdasarkan nilai sila ke-4 Pancasila. Akan tetapi, pascareformasi, terjadi perubahan yang sangat mendasar dalam tatanan berdemokrasi, yakni : (i) partai-partai tumbuh menjamur, hingga demokrasi harus dipilari oleh multipartai, walau disadari sangat kecil kemungkinan satu partai bisa menguasai wakil rakyat lebih dari 50 % di lembaga DPR/DPRD. (ii) Walau tidak
Oleh I Wayan Sariasa menganut sistem parlementer, multipartai dengan visi misinya masing-masing harus berkoalisi dan mengaburkan sistem presidensial yang dianut. Selai itu, (iii) Wadah koalisi menjadi alat politik oleh kekuatan kepentingan tertentu untuk bisa mengantarkan menjadi calon pemimpin rakyat, walau dia bukan melalui proses kaderisasi partai. (iv) Pembukaan UUD45 yang walau melekat pada UUD45 hasil amandemen, namun di tengah-tengah multipartai, nilai sila ke-4 Pancasila tidak lagi menjadi objek sekaligus subjek, predikat dan keterangan bagi bangsa Indonesia dalam membidani kelahiran pemimpin rakyat. (v) Sila ke-4 Pancasila yang terpatri dalam alinea IV Pembukaan UUD45, oleh partai hanya dipandang sekadar pelengkap konstitusi yang nempel di luar batang tubuh UUD45 hasil amandemen. (vi) Pasal-pasal yang terkait pemilihan pemimpin rakyat seperti pasal 6A tentang Pilpres dan pasal 18 tentang Pemilukada dibiarkan tidak senapas dengan nilai sila ke-4 Pancasila. Dalam konteks perubahan ini, yang terpenting bisa menjadi pemimpin rakyat, karena dengan begitu bisa menjadi pengendali uang rakyat yang tertampung dalam APBN/APBD. Perkembangan ini berlangsung pascareformasi/amandemen UUD45, dengan praktikpraktik KKN yang semakin menggurita, merajalela di berbagai bidang dan tingkatan; di pusat, di daerah hingga ke desa-desa. Berbeda dengan sebelum reformasi, politik demokrasi berjalan senapas dengan jiwanya, aman tenteram setiap memasuki tahun
politik. Partai kecil di DPR/DPRD, secara demokratis selalu adem dengan partai besar, tidak harus berkoalisi yang berkuat pada kepentingan pribadi atau golongan dan tidak ada sentimen agama yang dipakai dalam politik berdemokrasi. Sesuai pesan sakral sila ke-4 Pancasila, rakyat terlebih dahulu memilih wakilnya melalui pemilu untuk mewakili melakukan permusyawaratan dalam menetapkan pemimpin rakyat. Pemimpin rakyat dimaksud adalah orang yang mau dan mampu memimpin bukan mempen. Memimpin menurut pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yakni: mengepalai, memenangkan, menuntun, memandu, melatih. Sementara mempen dalam ucapan bahasa Bali berarti mengambil dan mengantonginya. Memimpin yang bernilai pada pengertian KBBI tersebut, orientasi kepemimpinannya berkuat pada pengabdian tulus ikhlas penuh pengorbanan, tanpa pamrih, niskama karma, demi terwujudnya tujuan nasional; masyarakat, bangsa dan negara serta berupaya untuk mampu bersaing di tataran global. Memimpin yang kepemimpinannya selalu berusaha untuk mengamalkan nilai ajaran kepemimpinan “Asta Dasa Kutamaning Prabhu” dari Gadjah Mada, atau “Panca Stiti Dharmaning Prabhu” dari Arjuna Sastra Bahu; dan atau nilai ajaran Ki Hajar Dewantara; ing arso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani. Memimpin yang kepemimpinannya tidak berkuat pada peluang untuk mempen semacam pebisnis yang kepemimpinannya selalu didasarkan pada perhitungan analisis investasi (BEP, NPV, IRR) menguntungkan secara pribadi dan kelompok mitra atau koalisi.
yang efektif dan efisien. Akan tetapi, dua poin substansial ini sering kali nihil di setiap arena persaingan pilkada. Dengan kata lain, adu gagasan, ide, dan program menjadi unsur sekunder yang diperhatikan setelah identitas keagamaan oleh pemilih mayoritas yang beragama Muslim hari ini. Padahal, permasalahan publik yang menyangkut sempitnya lapangan pekerjaan, rendahnya pendapatan, buruknya kualitas infrastruktur, SDM rendah, dan pemanfaatan potensi daerah secara maksimal harus ditangani oleh kepala daerah yang memiliki kapabilitas kepemimpinan yang mumpuni. Mayoritas pemilih tidak pernah menuntut kepada calon yang maju, akan seperti apa role model pengelolaan pemerintahan yang akan dilaksanakan para calon kepala daerah ketika terpilih. Warna-warni kampanye pilkada jarang sekali yang menampilkan konten smart city, suistanable development, public privat partnership dalam pembangunan infrastruktrur, evidence based policy yang berkualitas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembangunan berbasis nilai lokal, hingga visi pertanian maupun industrialisasi. Padahal, beragam item tersebut menjadi sebuah keharusan agar daerah yang dipimpin menjadi maju. Penulis, mahasiswa Pascasarjana Manajemen dan Kebijakan Publik, Universitas Gadjah Mada
POJOK Revisi UU KPK akan menambah beban DPR bahas RUU. - Sebaiknya jangan direvisi. *** Pangdam IX/Udayana Benny Susianto minta dukungan dan kerja sama. - Rakyat pasti mendukung. *** Menkop diminta lebih banyak revitalisasi pasar di Bangli. - Batasi toko berjaringan.
Penulis, pemerhati budaya Bali tinggal di Jakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
PENATAAN Sebuah ekskavator melakukan kegiatan penataan areal parkir yang sekaligus basement Pasar Badung. Foto diambil Selasa (16/1) kemarin.
www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Rabu Paing, 17 Januari 2018
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Diduga karena Narkoba, Pegawai Bank Bobol Rumah Kos Denpasar (Bali Post) -
Salah satu rumah kos di Jalan Gunung Soputan I, Denpasar Barat (Denbar), Senin (15/1) lalu, digerebek tim Opsnal Polsek Denbar. Di salah satu kamar ditangkap pencuri berinisial MAB (24). Selain mengamankan barang curian, petugas menyita satu paket sabu-sabu (SS). Sementara itu, tersangka MAB bekerja di salah satu bank sebagai teller.
Bali Post/ist
BARANG BUKTI - Kanit Reskrim Polsek Denbar, Iptu Aan Saputra, menunjukkan barang bukti kasus curian.
“Pelaku ditangkap sekitar pukul 21.30 Wita,” kata Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra, Selasa (16/1) kemarin. Pengungkapan kasus itu berdasarkan laporan Mu-
hamad Sulaeman Yusuf. Korban mengaku kehilangan HP merek Oppo di kamar kosnya di Jalan Pura Demak Gang Pengadilan Agama, Denpasar, dua bulan lalu. “Modusnya, pelaku masuk ke
TKP lalu mengambil HP yang sedang di-charge,” ujarnya. Menurutnya, saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu klip kecil diduga SS. Namun sejauh ini, petu-
gas masih menduga bahwa pelaku adalah penyalah guna barang terlarang tersebut. “Khusus barang bukti sabusabu ini masih kami kembangkan lagi. Apakah pelaku pengguna atau pengedar,” kata mantan KBO Reskrim Polres Jembrana ini. Selain SS, polisi menyita barang bukti 8 HP berbagai merk, 2 unit play station 3, 8 jam tangan, 1 bong, dan beberapa korek. Banyaknya
jumlah barang bukti yang diamankan, membuat polisi menduga bahwa MAB beraksi tidak hanya di satu TKP. Kesehariannya, kata Perwira asal Makassar, Sulawesi Selatan ini, pelaku bekerja sebagai teller di salah satu bank swasta di Denpasar. Namun, ia belum bisa memastikan penyebab pelaku nekat mencuri HP korban, padahal sudah memiliki pekerjaan tetap di bank. (kmb36)
Figur
Ancaman Serius INFORMASI yang sering diembuskan bahwa di Bali banyak orang asing jadi korban kejahatan, padahal banyak juga warga negara asing (WNA) sebagai pelaku kejahatan. Bahkan, hampir setiap minggu ada saja orang asing ditangkap karena sebagai pelaku kejahatan di Bali. Hal ini disampaikan akademisi Prof. Dr. Rai Setiabudhi, S.H., M.H., Selasa (16/1) kemarin. Prof. Rai mencontohkan ditangkapnya puluhan warga negara Tiongkok, belum lama ini. Mereka diduga terlibat kasus cyber dan lainnya. Banyak wisatawan mendapatkan izin wisata, akan tetapi yang bersangkuan buka usaha dan paling parah malah melakukan kejahatan. Sesungguhnya, kata dia, kejahatan cyber maupun kejahatan lintas negara dewasa ini telah menjadi ancaman serius keamanan dan kemakmuran global. Apalagi Indonesia sangat rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan lintas negara karena letaknya yang sangat strategis. “Oleh sebab itu, sangat perlu dilakukan kerja sama internasional yang intensif dalam mengatasi kejahatan yang dilakukan oleh orang asing. Terutama dalam melakukan peningkatan kapasitas penegakan hukum maupun pertukaran informasi perlu terus diperkuat,” ujarnya. Bali sebagai destinasi pariwisata dunia, di samping sebagai daya tarik wisata, juga sebagai daya tarik atau kesempatan orang asing untuk melakukan aksi kejahatan. Hal inilah yang perlu mendapat perhatian dari aparat keamanan atau pihak kepolisian. Memang hal ini tidak mudah karena kejahatan yang dilakukan orang asing sering kali dengan menggunakan otak dan teknologi canggih. Oleh karena itu, harus dapat mengimbangi dengan teknologi yang lebih canggih. “Masyarakat banyak belum begitu ngeh dengan kejahatan yang dilakukan orang asing. Dikira orang asing yang ke Bali selalu baik-baik dan bawa duit. Padahal, ada yang sengaja datang mencari kesempatan untuk melakukan kejahatan. Ini yang perlu kita sadari dan hati-hati. Intinya, kita tetap selalu waspada,” tegas Prof. Rai. (rah)
PUSPA LINGGA - Deretan puspa lingga yang mengikuti upacara Mapurwa Daksina di Geria Telaga Sanur.
Bali Post/may
Upacara Purwa Daksina di Geria Telaga Diikuti 177 Puspa
Denpasar (Bali Post)Sebanyak 177 puspa mengikuti upacara Mapurwa Daksina di Geria Telaga, Sanur, Selasa (16/1) kemarin, sekitar pukul 09.00 Wita. Rangkaian upacara Maligia Punggel itu dilanjutkan dengan Stiti Puja pada sore harinya. Salah satu keluarga Geria Telaga I.B. Sudiksa, S.E., M.M. menyampaikan, Mapurwa Daksina ini merupakan prosesi kelanjutan dari palebon, yaitu
mamukur. Dengan upacara mamukur ini maka puspa yang ikut dalam prosesi tersebut telah meningkat menjadi pitara. “Upacara palebon merupakan pemisahan antara badan jasmani dengan Atman. Nah sekarang upacara ini untuk meningkatkan puspa lingga yaitu simbol dari Siwa lebih mengkristal lagi. Ini sudah masuk pitara,” ujarnya. Selanjutnya, sore hari dilanjutkan dengan upacara stiti puja. Upacara ini adalah menghidup-
kan atau melaspas puspa lingga. Upacara yang dilaksanakan berupa saji tarpana. Setelah puspa lingga tersebut dihidupkan lalu diberikan sesajen. Keesokan harinya, puspa di-pralina, dibuang ke laut. Sehingga yang berasal dari material kembali ke material. Sedangkan yang berasal dari atman, kembali ke alam atman. Sebelumnya juga dilaksanakan upacara matatah yang diikuti 87 orang, baik dari ling-
Perlu Peran Semua Pihak TINDAKAN kejahatan yang melibatkan anak-anak di bawah umur, baik menjadi korban maupun pelaku, mendapat perhatian kalangan akademisi. Menurut kriminolog dari Unud Dr. Gde Made Swardhana, S.H., M.H., salah satu faktor penyebab munculnya tindakan itu karena pengaruh teknologi informasi yang berkembang begitu pesat. Ia mengatakan, keterlibatan anakanak dalam tindakan kejahatan karena adanya ‘’model’’ yang begitu transparan dilihatnya. Anak-anak yang masih berada pada usia labil, akan mudah meniru adegan atau pemberitaan yang dilihatnya di media sosial (medsos). “Anak yang melakukan kejahatan tidak memikirkan dampak atau akibat bu-
ruknya. Sebab, secara psikologis mereka belum matang, walaupun secara fisik iya,” ujar Swardhana, Selasa (16/1) kemarin. Selain itu, garansi anak berpendidikan dan tidak berpendidikan, juga berpengaruh terhadap perilaku anak. Namun ketika dihadapkan dengan tingkat strata pendidikan, maka tidak jarang yang berpendidikan tinggi pun melakukan kejahatan, seperti halnya korupsi, penyalahgunaan wewenang dan lainnya. Untuk itu, pelibatan dalam penanggulangan terhadap tindakan atau perilaku menyimpang anak, tidak cukup dilakukan oleh orangtua saja, tetapi juga oleh guru di sekolah, masyarakat dan pemerintah. Apalagi, dalam UU Perlindungan Anak sudah jelas disebutkan adanya partisi-
kungan geria maupun sisya dan pangiring. Menurutnya, ketika orang akan beryadnya, momen karya yang dilaksanakan oleh gerialah yang ditunggu-tunggu. Sehingga mendapat upakara sesuai dengan yang diiring dan dapat mengikuti sang meraga suci. Setelah upacara stiti puja dan pralina, pada Jumat 19 Januari dilanjutkan upacara Nyegara Gunung. Upacara ini sebagai simbolis ucapan terima kasih
kepada alam semesta atas semua yang diambil dari alam. “Karena semua peralatan ini dari alam semesta baik dari laut maupun dari gunung, simbol lingga dan yoni, purusa pradana,” imbuhnya. Leluhur yang telah diupacarai mulai dari utpeti, stiti, pralina itu di-linggih-kan atau ditempatkan pada tempat suci di rumah masing-masing. Letaknya di palinggih Kemulan (Rong Telu). (kmb42)
pasi semua pihak dalam meningkatkan tumbuh kembangnya anak-anak. Dalam hal ini, orangtua sebaiknya mengawasi anak ketika berada di dalam koridor rumah tangga dan keluarga. Ketika berada dalam lingkungan sekolah, peran guru sangatlah penting. Masyarakat dan pemerintah juga harus turut ambil bagian dalam pengawasan, apalagi diketahui anak bermasalah dan berhadapan dengan hukum. “Mari secara bersama-sama meningkatkan pengawasan, pembinaan dan melindungi anak dari perbuatan atau perilaku menyimpang, agar kasus-kasus buyling, kebut-kebutan, penyalahguna napza, seks bebas tidak semakin merajalela di kalangan anak. Karenanya perlu panutan atau keteladanan semua pihak dengan memberi contoh-contoh positif, bermanfaat, bermartabat dan dipercaya oleh anak-anak,” sarannya. (win)
Siwaratri di Pura Campuhan Windhu Segara
Dari Meditasi hingga Rudra dan Siwa Puja Bhiseka SEBAGIAN umat Hindu di Bali melaksanakan bratha Siwaratri di Pura Campuhan Windhu Segara Padanggalak, Kesiman, Senin (15/1) malam. Bersamaan dengan Hari Suci Siwaratri tersebut juga merupakan puncak piodalan di Pura Campuhan Windhu Segara. Umat yang didominasi kalangan anak muda melakukan jagra hingga Selasa dini hari (16/1) sambil menonton pentas calonarang. Saat itu, Ratu Ayu Manik Segara, Ratu Ayu Lingsir, Ratu Ayu Durga, Barong Macan, dan Barong
Bangkal yang di-sungsung di Pura Campuhan napak caru. Sementara umat yang lain ada yang datang dari India dan Jawa menggelar meditasi serta ritual Rudra Puja Bhiseka dan Siwa Puja Bhiseka. Yang istimewa saat Siwaratri kemarin, Mahaguru Aitriya Naranaya tiba dari perjalanan suci selama 7 bulan dari hutan. Saat itu, dia memberkahi tanah suci yang dioleskan di dahi umat yang pedek tangkil. Tanah suci ini ditemukan Mahaguru ketika menemukan
puncak tertinggi sumber air di dataran tinggi sekitar Danau Beratan. Sumber air ini diberi nama puncak Campuhan Narayana. Lokasi ini ditempuh lewat perjalanan kaki dari Singaraja menuju Tambakan, dan Padanglumbung baru mendaki empat jam. Sementara tanah suci ini disebut Prama Hamsa. Tanah suci ini bisa diminta oleh umat yang lain setiap hari di pura ini, hanya tak boleh dibawa pulang. Sementara itu, penekun spiritual asal India, Maharishi Shanti Angirasa Ramesh Sastry
Guruji mengungkapkan tanah suci ini dalam Weda disebut Bhasma. Sementara tanah suci yang diberikan saat Siwaratri bernama Bhasmosharam. Dia berfungsi sebagai murthi atau pelebur dosa dan mala manusia. Siwareka ini memberi cermin bahwa semua kekayaan manusia dan barang miliknya termasuk kedudukannya saat hidup di dunia akhirnya juga akan kembali ke tanah. Soal Siwaratri, Maharishi yang dijadikan putra oleh Mahaguru Aitriya Narayana ini mengatakan di India
dan dunia, upacara Maha Siwaratri dilakukan setiap bulan Agustus. Namun di Bali, Siwaratri diperingati sesuai dengan wuku dan sasih setiap Purnaming Tilem Kapitu. Sementara Pura Campuhan Windhu Segara, Padanggalak, Kesiman tepat dijadikan sentra pelaksanaan Siwaratri karena unik. Pertama, berada di campuhan terbesar di Bali. Kedua, pura ini universal karena penganut agama apa pun boleh sembahyang di sini demi mendoakan kedamaian dunia. (sue)
Bali Post/sue
SIWARATRI - Mahaguru Aitriya Narayana saat Siwaratri di Pura Campuhan Windhu Segara, Padanggalak, Senin (15/1) malam.
BANGLI
8 Pemkab Matangkan Rancangan Program Santunan Penunggu Pasien Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli mematangkan rencana pemberian santunan untuk penunggu pasien rumah sakit. Pemkab melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli kini tengah merancang teknis pemberian bantuan tersebut. Sesuai rancangan awal, bantuan berupa makanan akan diberikan khusus penunggu pasien kelas III. Kepala Dinas Kesehatan I Nengah Nadi, Selasa (16/1) Bali Post/nan kemarin, mengungkapkan saat ini tim I Nengah Nadi sedang bekerja untuk merancang teknik pemberian bantuan. Pihaknya berharap proses ini bisa secepatnya rampung sehingga program ini bisa segera berjalan dan sesuai harapan. Menurut Nadi, santunan yang akan diberikan berupa makanan. Penerima santunan ini hanya satu penunggu pasien. Untuk mekanisme pemberian santunan itu akan diberikan berupa snack di pagi hari dan makan dua kali, yakni siang dan malam. Untuk snack rencananya dianggarkan Rp 5 ribu dan makan dua kali Rp 20 ribu. Menurutnya, jika seluruh rancangan program ini sudah rampung, pihaknya akan melaporkannya ke Bupati. Jika sudah disetujui, baru akan dilelangkan mengingat anggaran yang disiapkan mencapai Rp 500 juta lebih. ‘’Santunan yang kita berikan ini khusus untuk penunggu pasien kelas III saja. Sementara untuk kelas I dan II tidak diberikan karena mereka sudah tergolong pasien mampu dari segi ekonomi. Kita juga belum tahu anggaran Rp 500 juta itu cukup untuk beberapa bulan. Kalau misalkan kurang, nanti kita kembali ajukan di anggaran perubahan,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Bangli I Made Gianyar merencanakan program ini lantaran terinspirasi terobosan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Bedanya, jika di Badung, santunan bentuknya berupa uang sementara di Bangli berupa makanan. Gianyar merencanakan, penunggu pasien mendapat kartu yang dapat ditukarkan dengan makanan. Santunan dalam bentuk makanan dinilainya lebih tepat dibandingkan uang tunai. Program itu dibuat karena pihaknya ingin agar seluruh masyarakat Bangli puas dengan pelayanan yang diberikan pemerintah di bidang kesehatan. ‘’Jadi ketika penunggu ingin snack, makan siang dan makan malam tinggal bawa kartu itu untuk ditukarkan dengan makanan. Dengan begitu beban mereka sedikit bisa dikurangi selama menunggu keluarganya di rumah sakit,’’ terangnya. (kmb41)
Rabu Paing, 17 Januari 2018
Fondasi TK Negeri Pembina Kintamani Ambles
Satu Ruang Belajar Tak Difungsikan Bangli (Bali Post) -
TK Negeri Pembina Kintamani yang berlokasi di Desa Bayunggede kini hanya bisa memanfaatkan empat dari lima ruang kelas yang ada. Hal itu lantaran satu ruangan kelas yang berada di ujung timur cukup membahayakan untuk ditempati karena fondasi dan lantainya mengalami ambles cukup parah.
Bali Post/ina
RUSAK - Bupati Bangli I Made Gianyar meninjau kondisi bangunan TK Negeri Pembina Kintamani yang mengalami kerusakan pada bagian fondasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (16/1) kemarin, fondasi ruang kelas paling timur mengalami ambles. Kondisi itu menyebabkan lantai keramik yang berada persis di depan pintu kelas jebol dan hancur. Amblesnya fondasi ruangan itu juga terancam membuat tembok kelas roboh. Salah seorang guru di sekolah setempat, I Nyoman Lara, mengatakan amblesnya fondasi ruang kelas itu sudah terjadi sejak 2015 lalu. Atas kondisi itu, proses belajar siswa menjadi terganggu. Agar tidak membahayakan, siswa yang sebelumnya menempati kelas itu dipindahkan ke ruang lainnya yang ada di sebelah barat. Menurut Lara, amblesnya fondasi ruang kelas itu disebabkan karena tanah yang ada di bawahnya tidak padat. Sebelum dibanguni ruang kelas, lokasi itu dulunya merupakan jurang yang diuruk tanah. Kerusakan fondasi semakin diperparah adanya guncangan gempa yang beberapa kali terjadi akibat peningkatan
aktivitas Gunung Agung di Karangasem. Selain menunjukkan fondasi lantai yang ambles, Lara juga menyampaikan kerusakan plafon yang jebol di beberapa titik. Dia menyebut kerusakan plafon disebabkan karena adanya sarang tawon yang cukup besar. Pihaknya berharap kerusakan di beberapa bagian bangunan sekolahnya dapat segera mendapat perbaikan dari pemerintah. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar yang sempat meninjau langsung kondisi kerusakan bangunan sekolah tersebut mengatakan, karena menjadi kewenangan Pemkab, maka pihaknya siap akan segera melakukan perbaikan. Gianyar mengaku akan segera memanggil Kepala Disdikpora agar kerusakan bangunan itu dijadikan prioritas untuk diperbaiki. ‘’Perbaikannya tidak bisa menggunakan ADD karena kewenangannya ada di kabupaten. Untuk itu akan segera kita perbaiki,’’ kata Gianyar. (kmb40)
Bali Post/nan
PEREKAMAN - Warga saat mengantre layanan perekaman data e-KTP.
Percepat Perekaman Data E-KTP
Disdukcapil Kembali Turun ke Desa
Bangli (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangli bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli akan kembali turun ke desa untuk melakukan perekaman data e-KTP. Aksi jemput bola ini kembali dilakukan, agar proses perekaman bisa segera tuntas sehingga warga bisa menggunakan hak pilihnya saat pilgub, Juni mendatang. Kepala Disdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra, Selasa (16/1) kemarin mengungkapkan, mulai Rabu (17/1) hari ini pihaknya akan jemput bola ke desa-desa. Selain telah siap dengan jadwal, pihaknya juga akan memaksimalkan semua alat perekaman. ‘’Rencana, besok (hari ini - red) kita akan menyasar Desa Abuan, Susut. Namun, ada permintaan dari KPU di Desa Tiga, karena di sana katanya ada kegiatan gebyar terkait sosialisasi pilgub, sehingga kita diminta untuk memberikan pelayanan di sana. Masalah teknisnya kita akan atur di lapangan,’’ kata Sumantra. Dijelaskannya, sebelumnya pihaknya juga sudah terus mensosialisasikan ke masyarakat khususnya yang belum memiliki e-KTP agar segera melakukan perekaman mengingat e-KTP menjadi syarat mutlak warga negara Indonesia. Terlebih dalam waktu dekat akan digelar pilgub Bali, di mana syarat menggunakan hak pilih adalah memiliki e-KTP. ‘’Kalau sekarang pengurusan e-KTP memang kelihatannya hanya untuk pilgub saja. Tapi ke depannya ketika mereka sakit dan mengurus kepentingan lainnya, pasti akan membutuhkan e-KTP. Maka dari itu, kita minta kepada masing-masing Kadus yang warganya belum memiliki e-KTP supaya bisa melakukan perekaman. Sekaligus mereka bisa menjelaskan berapa penting e-KTP ini. Jika warga sudah memiliki e-KTP ini, maka ke depannya akan lebih mudah mendapatkan pelayanan publik,’’ imbuhnya. (kmb41)
Telepon Penting Bangli
RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-5501596
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
SALURKAN KUR - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga didampingi Bupati Bangli I Made Gianyar untuk pertama kalinya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 7 persen kepada pelaku UKM sekaligus meresmikan pasar rakyat di Desa Bayunggede Kabupaten Bangli, Bali, Selasa (16/1) kemarin.
Pengelola Penglipuran Perbaiki Sejumlah Fasilitas Umum
Bangli (Bali Post) Penataan sejumlah fasilitas umum di Objek Wisata Desa Penglipuran terus dilakukan. Selain memperindah objek
wisata, penataan bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung. Pengelola Objek Wisata Desa Penglipuran, I Nengah
Bali Post/nan
TOILET - Fasilitas umum berupa toilet di Objek Wisata Desa Penglipuran yang tengah diperbaiki.
Moneng, Selasa (16/1) kemarin, mengungkapkan sejumlah fasilitas umum yang ada di Penglipuran mulai mengalami kerusakan salah satunya jalan. Bibir jalan mengalami kerusakan akibat banyaknya kunjungan wisatawan. Perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas. Selain jalan, perbaikan fasilitas umum lainnya seperti toilet juga akan dilakukan tahun ini. Hal ini mengingat jumlah toilet yang ada masih belum memadai. Bahkan ada sejumlah toilet yang rusak dan tidak bisa dipakai. ‘’Untuk tahun ini kita rencanakan perbaikan itu. Bahkan ada beberapa toilet saat ini dalam prosse perbaikan. Upaya yang kita lakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung lewat fasilitas yang memadai sehingga
mereka merasa nyaman ketika berlibur ke Penglipuran. Termasuk memberikan servis yang bagus kepada pengunjung agar pengunjung yang datang benar-benar puas dengan apa yang kita berikan,’’ ungkap Moneng. Dikatakannya, selain memperbaiki sejumlah fasilitas umum yang sudah rusak, pihaknya juga berencana untuk memasang CCTV di beberapa titik. Langkah itu dilakukan untuk memantau keamanan secara langsung terhadap pengunjung yang datang ke Penglipuran. Dia mencontohan, saat Penglipuran Village Festival khususnya ketika terjadi kemacetan di tugu pahlawan, pihaknya tidak bisa memantau kondisi kawasan tersebut dan mengambil tindakan yang
diperlukan. ‘’Jika ada CCTV, kita bisa memantau secara langsung pengujung yang datang berwisata ke sini. Termasuk di tempat-tempat yang sulit terpantau selama ini, bisa kita pantau melalui CCTV. Semoga segera bisa direalisasikan,’’ harap Moneng. Dikatakannya lebih lanjut, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), pihaknya berencana memberikan pelatihan kepada petugas housekeeping termasuk pecalang. Lewat pelatihan itu mereka diharapkan memiliki kompetensi yang lebih. Hanya saja, untuk itu pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Disparbud. ‘’Rencananya pelatihan itu akan kita lakukan pertengahan tahun ini. Semoga rencana itu bisa kita jalankan,’’ imbuh Moneng. (kmb41)
Sopir Ngantuk Usai Rayakan Siwaratri
Avanza Terperosok ke Kebun Bangli (Bali Post) Lantaran sopir mengantuk saat mengemudi, sebuah mobil Avanza yang sedang melintas di jalan raya jurusan Payangan – Kintamani, tepatnya di Desa Katung hilang kendali dan terperosok ke kebun jeruk milik warga. Beruntung, sopir dan empat penumpang yang ada di dalam mobil berhasil selamat. Meski demikian, kejadian itu menyebabkan mobil mengalami sejumlah kerusakan pada bagian depan. Informasi yang dihimpun, Selasa (16/1) kemarin, menyebutkan mobil yang terperosok ke kebun itu bernopol DK 1308 PG. Mobil itu dikemudikan I Putu Sudarta (23), warga Banjar Yeh Panas Desa Songan B, Kintamani. Di da-
lam mobil itu, terdapat empat keluarganya yang menjadi penumpang, yakni Ni Made Suartini (21), I Ketut Suarsana (15), Mangku Suardi (20), dan I Ketut Montoh (18). Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 04.00 Wita itu berawal saat mobil yang dikemudikan Sudarta datang dari arah Payangan menuju Songan Kintamani. Sesampainya di TKP, pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga menyebabkan mobil oleng ke kanan dan terperosok ke kebun jeruk milik warga setinggi 3 meter. Akibat kejadian itu pengemudi dan keempat penumpang mengalami luka. Dibantu warga, pengemudi dan penumpang mobil itu langsung dibawa berobat ke klinik di
Payangan. Sementara badan mobil turut dievakuasi warga. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, karena hanya mengalami luka ringan, baik pengemudi maupun penumpang tidak dirawat di rumah sakit. Setelah mendapat penanganan medis, mereka sudah diperbolehkan pulang. ‘’Pada saat Unit Lantas Polsek Kintamani tiba di TKP, mobil sudah dapat dievakuasi serta pengemudi dan penumpang sudah pulang ke rumahnya,’’ terangnya. Meski demikian, dari keterangan yang berhasil dikumpulkan polisi, saat kejadian sopir Avansa malang itu mengalami hilang kendali karena mengemudi dalam kondisi
Bali Post/ist
MOBIL - Mobil yang penyok usai terperosok ke kebun. mengantuk. Sopir mengaku mengantuk karena usai bergadang merayakan hari raya Siwaratri. ‘’Korban jiwa tidak ada. Hanya kerugian mate-
rial. Kondisi mobil mengalami penyok pada bagian depan dan samping kanan, serta kaca pintu pecah,’’ jelasnya. (kmb40)
Rabu Paing, 17 Januari 2018
GIANYAR
9
gIANYAR Memilih
KPU Terima Hasil Tes Kesehatan Bakal Calon
Gianyar (Bali Post) Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gianyar 2018 RSU Sanglah telah menyerahkan hasil pemeriksaan tes kesehatan kedua bakal pasangan calon ke KPU Kabupaten Gianyar. Hasil pemeriksaan itu diterima oleh Divisi Teknis Peyelenggaraan KPU Kabupaten Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna didampingi Kasubag Teknis Pemilu dan Humas KPU Kabupaten Gianyar I Wayan Nopi Suryanto, Selasa (16/1) kemarin. Bali Post/nik Agus Tirta Suguna menyampaikan, hasil dari I Putu Agus Tirta Suguna rangkuman tes kegiatan kesehatan baik dari BNN, IDI dan HIMPSI telah dirangkum. Hasil ini kemudian dituangkan ke dalam berita acara dan ditanda tangani oleh ketua tim. Dikatakannya, pada Kamis (18/1) besok KPU Gianyar akan mengundang ketua tim dari masing-masing bakal pasangan calon untuk mengetahui hasil dari tes kesehatan tersebut. Hal ini untuk memastikan syarat sudah terpenuhi atau tidak. Terkait syarat-syarat yang telah diserahkan ke KPU Gianyar saat proses pendaftaraan, dia menyampaikan, pihaknya telah melakukan penelitian dari pada keabsahan syarat bakal pasangan calon. KPU Gianyar tidak dapat memastikan keabsahan syarat calon tersebut. Maka dari itu, KPU Gianyar melakukan penelitian ke instansi-instansi terkait. ‘’Apabila nantinya dalam proses tersebut ada hal-hal yang memang perlu diperbaiki, maka akan ada tahap proses perbaikan yang dimulai dari 18 sampai 20 Januari 2018 atau tiga hari akan digunakan untuk proses perbaikan,’’ katanya. Dijelaskannya, pada 12 Februari akan ditetapkan pasangan cabup dan cawabup dan hari berikutnya dilakukan pengundian nomor urut. Agus berharap kepada Ketua tim bakal pasangan calon, agar kooperatif dengan KPU Gianyar. ‘’Terutama terkait dengan hal-hal yang memang perlu dituntaskan sesuai dengan tahapan yang ada. Agar terlaksana secara kondusif,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
PARKIR - Ruas Jalan Raya Hanoman, Ubud, Selasa (16/1) kemarin kembali menjadi tempat parkir. Sepekan lalu ruas jalan tersebut sempat steril dari parkir.
Parkir Liar di Ubud Kembali Marak
Gianyar (Bali Post) -
Di awal tahun, kondisi jalan di Kelurahan Ubud sempat nampak rapi dengan bebas dari parkir liar. Namun kondisi ini tidak berlangsung lama. Parkir liar kini kembali menghiasi ruas jalan di kampung turis itu, sehingga menyebabkan Ubud kembali semrawut. Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (16/1) kemarin, kondisi paling parah di seputar Jalan Monkey Forest menuju catus pata Ubud. Di sepanjang ruas jalan itu banyak mobil yang parkir di pinggir jalan. Padahal sepekan lalu, kawasan itu sempat setril dari parkir liar. Tidak hanya itu, di Jalan Raya Ubud juga banyak sepeda motor parkir di tepi jalan. Padahal di kawasan ini sudah diberikan tali pembatas. Selain parkir di tepi jalan, juga ada sepeda motor yang diparkir di trotoar sehingga mengganggu kenyamanan wisatawan yang
berjalan kaki. Bila mengarah ke Jalan Raya Hanoman, kondisi serupa bisa ditemui. Sepeda motor yang parkir di pinggir jalan sangat banyak. Rambu dilarang parkir di jalan itu seakan diabaikan pengendara. Di sepanjang jalan yang seharusnya steril dari parkir tersebut, tidak tampak petugas baik dari Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar maupun kepolisian. Wayan Adi, salah satu pemilik kendaraan, mengaku memilih parkir di tepi jalan karena terlalu jauh parkir di sentral parkir. Ia juga men-
gaku terkendala biaya bila setiap hari parkir di sentral parkir. ‘’Setiap hari parkir di sana kena biaya. Naik shuttle juga terbatas. Kalau mau, bayar lagi,’’ kata karyawan artshop itu. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar Wayan Artana yang dikonfirmasi hal ini mengaku akan mengevaluasi lagi program zero parkir di beberapa ruas jalan di Ubud. ‘’Besok (hari ini - red) saya rapat evaluasi di Ubud,’’ ucapnya singkat. Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar sudah mengeluarkan surat edaran terkait penataan
lalu lintas di kawasan pariwisata Ubud. Surat pengumuman nomor 800/1093/Dishub itu mencantumkan sejumlah larangan beberapa kendaraan masuk wilayah Ubud. Kendaraan dimaksud seperti bus berkapasitas di atas 25 seat. Larangan itu diterapkan dari sisi selatan Ubud yang meliputi persimpangan Pangosekan dan persimpangan Banjar Kalah, Peliatan. Di sisi Timur meliputi persimpangan Banjar Ambengan. Sementara, larangan dari sisi meliputi persimpangan Desa Kedewatan. Pada aturan tersebut, kendaraan sedang dengan kapasitas maksimal 25 tempat duduk hanya diperbolehkan masuk kawasan Ubud sampai di Sentral Parkir Monkey Forest dan Setra Dalem Puri. Selanjutnya,
kendaraan lebih kecil dengan kapasitas di bawah 15 tempat duduk diperbolehkan masuk kawasan Ubud hanya untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Poin keempat surat pengumuman itu menegaskan larangan parkir di badan jalan dan trotoar untuk seluruh jenis kendaraan baik sepeda motor, mobil penumpang, bus dan mobil barang. Dinas Perhubungan Gianyar juga telah mencantumkan sejumlah titik tempat parkir meliputi Sentral Parkir Monkey Forest, Pura Batukaru di Jalan Suweta, Pura Dalem Puri, Sentral Parkir Puri Lukisan, Pasar Ubud, Pasar Singakerta termasuk kantong parkir yang meliputi kantor pemerintah, tempat usaha dan kawasan parkir milik perorangan. (kmb35)
Mengantuk Usai Rayakan Siwaratri, Pelajar Tabrak Pohon Bali Post/ded
DHARMA WACANA - Suasana dharma wacana yang digelar di Desa Pakraman Panglan, Senin (15/1) malam.
Siwaratri, Desa Pakraman Panglan Gelar Dharma Wacana Gianyar (Bali Post) Berbagai kegiatan dilaksanakan umat Hindu di Bali untuk mengisi malam Siwaratri, Senin (15/1) malam. Seperti di Desa Pakraman/Banjar Panglan Desa Pejeng Kecamatan Tampaksiring. Desa pakraman setempat menggelar dharma wacana yang diisi oleh Ida Pedanda Gede Buruan. Dalam dharma wacana tersebut, Ida Pedanda menyampaikan wejangan mengenai sejumlah ajaran agama Hindu. Salah satunya mengenai pentingnya penggunaan bahan dan cara-cara yang suci dalam upacara keagamaan. Dharma wacana ini disambut antusias krama setempat. Klian Banjar Dinas Panglan I Made Kamardiyana mengungkapkan, dharma wacana ini bertujuan meningkatkan sradha bhakti umat ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian karya ngenteg linggih, nubung padagingan lan padudusan alit di Pura Puseh yang puncaknya 28 Februari mendatang. Ditambahkannya, serangkaian karya tersebut, pada Selasa (16/1) kemarin dilaksanakan nyukat genah dan mareresik. Tak hanya itu, kegiatan yang dilangsungkan juga berupa penanaman bibit pohon kelapa bersama mahasiswa KKN Undiknas. (kmb25)
Hari Suci Jangan Dikotori Kegiatan Negatif Gianyar (Bali Post) Kegiatan pada malam Siwaratri yang digelar di beberapa pura pada Senin (15/1) malam, lebih dominan diramaikan anak muda. Tidak jarang perayaan itu disalahgunakan pasangan muda-mudi untuk mojok. Hal ini diungkapkan Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali Kadek Ariyasa, Selasa (16/1) kemarin. Menurut Ariyasa, terkait dengan perayaan Siwaratri yang tidak sesuai ajaran agama, diakibatkan kurangnya pengawasan dari orangtua maupun masyarakat. ‘’Sehingga kesannya saat malam Siwaratri sering dijadikan alasan untuk begadang, kumpul-kumpul dan ngerumpi di area pura,’’ ujarnya. Menurutnya, yang paling fatal adalah momen tersebut digunakan untuk pasangan muda-mudi untuk mojok di lokasi remang-remang di sekitar pura, taman dan pantai. Dia pun menyayangkan, tidak banyak masyarakat ataupun orangtua yang mau peduli atas kondisi ini. ‘’Tidak hanya pacaran, beberapa di antaranya juga menjadikan kesempatan ini untuk naik motor lebih bebas. Apakah kita akan terus membiarkan anak-anak generasi penerus kita menjadikan hari suci agama sebagai ajang hal yang negatif?’’ ujarnya. Sebagai Komisioner KPPAD bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Ariyasa pun berharap para orangtua, guru dan tokoh masyarakat adat menjadikan hal ini sebagai pelajaran. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Usai merayakan malam Siwaratri, seorang siswa SMA berinisial AP (18) yang mengendarai mobil Suzuki Swift, Selasa (16/1) dini hari kemarin menabrak pohon hingga tumbang di Jalan Raya Batuan, Sukawati. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang berlangsung di depan Pura Dalem Puri Desa Batuan tersebut. Hanya mobil berwarna hitam itu ringsek. Kecelakaan tunggal yang menyebabkan pohon perindang tumbang ini menyedot perhatian warga setempat. Bagaimana tidak, kondisi mobil rusak parah. Kaca depan hancur, pelek patah dan bagian samping mobil rusak berat. Hanya bagian jok yang tampak masih utuh. ‘’Saya masih tidur, dengar suara keras. Penasaran, langsung lihat ke luar rumah. Mobil sudah ringsek,’’ ujar Made Vino, salah satu warga setempat. Saat kejadian, AP yang mengemudikan mobil itu diduga mengantuk setelah semalaman begadang mengikuti persembahyangan Siwaratri. Selain AP, di dalam mobil juga ada empat penumpang.
Swift Rusak Berat
Semuanya masih berstatus pelajar dari sekolah berbeda. Baik pengemudi maupun penumpang selamat. Hanya satu orang yang kesakitan pada pergelangan tangan
Bali Post/nik
RINGSEK - Mobil yang dikendarai pelajar ringsek setelah menabrak pohon perindang.
kiri. Sisanya tidak mengalami luka sama sekali. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta memastikan bahwa kecelakaan tunggal ini murni karena kelalaian pengemudi. ‘’Tetap saja out of control. Pengemudinya lepas kendali. Kemungkinan karena faktor mengantuk, habis begadang Siwaratri,’’ ujarnya. Pande menjelaskan, kondisi TKP memang agak menikung. Namun dipastikan lebarnya cukup untuk dilalui dua kendaraan roda empat, meski ada informasi saat kejadian dari arah berlawanan juga meluncur kendaraan dengan kecepatan tinggi. ‘’Itu jalan umum. Setiap detik pasti ada kendaraan yang melintas. Nah mungkin saat masuk tikungan ini pengemudi agak silau akibat kendaraan di depannya, sehingga kaget buru-buru banting setir ke kiri,’’ ungkapnya. Dikarenakan out of control, kasus ini tidak dilanjutkan ke proses hukum, termasuk tidak mendapat santunan Jasa Raharja. Ditambahkannya, dilihat dari benturan dan kerusakan yang cukup parah, diduga mobil dikemudikan dalam kecepatan
tinggi. ‘’Ya bisa jadi agak ngebut. Dilihat dari benturan yang menyebabkan pohon sampai tumbang dan mobilnya ringsek. Rusak total itu. Kalau melaju pelan, gak seperti itu,’’ terangnya. Disinggung terkait seringnya insiden kecelakaan tunggal akibat kelalaian pengemudi, dia mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara. ‘’Sayangi diri sendiri. Jika lelah atau mengantuk, jangan dipaksakan untuk mengemudi. Sebaiknya istirahat dulu, karena keselamatan berkendara itu nomor satu,’’ katanya. Untuk diketahui, AP adalah putra dari Wayan Sadra yang saat ini menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar. Dikonfirmasi hal ini, Sadra pun membenarkan. Dikatakannya, begitu menerima informasi mengenai kecelakaan tersebut, dia langsung bergegas ke lokasi kejadian. Sadra pun tak habis pikir dengan musibah yang dialami anaknya. Dia menyebutkan, saat kejadian ada kendaraan yang meluncur dari arah berlawanan yang diduga terlalu ke tengah. Guna menghindari tabrakan, anaknya banting setir ke kiri hingga menabrak pohon. (kmb35)
Tunjangan Kinerja Diterapkan
Belum Semua OPD Gunakan Absensi Sidik Jari Gianyar (Bali Post) Tunjangan Kinerja (Tukin) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai diterapkan Pemkab Gianyar tahun ini. Nilai tukin beberapa kali lipat dari gaji pokok ASN. Bahkan untuk pejabat eselon II bisa mendapatkan tukin sampai puluhan juta rupiah per bulan. Plt. Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya, Selasa (16/1) kemarin menjelaskan, tukin di lingkungan Pemkab Gianyar sudah berlaku per 1 Januari 2018. Dengan diberlakukannya sistem ini, setiap ASN wajib membuat e-kinerja hingga tertib absensi. Kini setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan menggunakan absensi sidik jari, guna mendukung program tersebut. ‘’Terhadap OPD yang belum memiliki absen sidik jari, kita beri toleransi masih menggunakan sistem manual. Dan kita berharap minimal pada Juni mendatang sudah efektif. Jadi, perhitungan absensi online direkam,’’ jelasnya. Dikatakannya, tim verifikasi juga sudah mulai bekerja. Mer-
eka melakukan pemeriksaan output berupa laporan kerja yang dibuat ASN setiap hari. Beberapa OPD yang masih menggunakan sistem manual, wajib menuliskan setiap hasil kerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). ‘’Di luar tupoksi, semisal tugas tambahan, nanti itu juga dihitung. Ingat ya, pemberian honor tidak boleh sama sekali. Karena itu, kita fokuskan pemberian reward itu berupa tukin,’’ jelasnya. Wisnu Wijaya pun membantah bila pemberian tukin dikaitkan dengan tahun politik, terlebih di Gianyar akan berlangsung pilbup. Dia menegaskan, penerapan tukin sudah sesuai dengan hasil koordinasi dan supervisi pencegahan KPK. ‘’Sesuai arahan saat pertemuan November kemarin, ini merupakan suatu keharusan. Bukan hanya sekarang,’’ katanya. Diakuinya, tahun-tahun sebelumnya kerap terjadi kecemburuan di lingkungan pemerintah. Kecemburuan dimaksud terutama terjadi ketika pendapatan ASN sama rata,
Bali Post/nik
I Made Gede Wisnu Wijaya
baik yang rajin ngantor maupun yang kerap bolos kerja. ‘’Ke depan, inilah salah satu refor-
masi birokrasi. Maka itu, setiap absensi akan dikurangi secara persentase. Misal tidak masuk dua kali dalam sebulan, berapa persen akan dikurangi (tukin - red),’’ ujarnya. Disinggung berapa nominal pemberian tukin, Wisnu Wijaya mengaku tidak ingat rincian rancangan tukin. Namun, ia memastikan di lingkungan Pemkab Gianyar sudah sesuai asas keadilan, menyesuaikan kinerja dan jabatan. ‘’Misal kita melihat eselon IId, pada OPD yang klasifikasinya A plus, itu tukinnya sampai Rp 25 juta per bulan. Itu tidak lebih besar ya. Kalau dulu, sumber pemasukan itu ada lima. Bila ditotalkan malah sampai Rp 30 juta per bulan. Tapi sekarang ini yang tidak dibolehkan KPK,’’ jelasnya. Sementara untuk total anggaran tukin mencapai puluhan miliar rupiah. Hal ini mengingat ASN di Pemkab Gianyar jumlahnya mencapai tujuh ribu lebih. ‘’Ini juga berlaku untuk pegawai harian. Kalau tenaga kontrak, tidak dapat tukin,’’ katanya. (kmb35)
JEMBRANA
10
Rabu Paing, 17 Januari 2018
Puluhan Napi Ikut Merayakan Siwaratri Negara (Bali Post) Selain diselenggarakan di beberapa pura, persembahyangan dalam rangka hari raya Siwaratri pada Senin (16/1) malam juga digelar di Rumah Tahanan (Rutan) Negara. Puluhan nara pidana (napi) atau warga binaan yang memeluk agama Hindu mengikuti persembahyangan di rutan hingga tengah malam. Persembahyangan dan perenungan bersama saat Siwaratri itu diikuti sekitar 50 napi, khususnya yang memeluk agama Hindu. Puluhan napi ini berbaur menjadi satu di lapangan di depan pura di rutan tersebut. “Hampir separuhnya dari jumlah total napi mengikuti persembahyangan bersama hingga tengah malam,” kata Kepala Rutan Negara Kelas IIB Purniawal, Selasa (16/1) kemarin. Purniawal mengatakan kegiatan persembahyangan ini merupakan salah satu pemenuhan hak-hak beribadah, baik di lingkungan masyarakat maupun di dalam rutan. Secara kebetulan, warga binaan itu hampir 75 persen beragama Hindu. “Untuk itu, perayaan Siwaratri ini kami kemas dengan mengajak semua petugas bersama-sama melakukan persembahyangan dan perenungan dengan para napi,” ujarnya. Kegiatan ini, katanya, merupakan salah satu bentuk aplikasi dari program pembinaan kepribadian sub pembangunan mental agama. Persembahyangan digelar hingga pukul 00.00 Wita. Kendati digelar di alam areal rutan, para napi nampak khusyuk mengikuti persembahyangan bersama. (kmb26)
LONGSOR - Panyengker rumah milik warga di Yehembang Kauh longsor ketika terjadinya hujan lebat, Senin (15/1) malam.
Bali Post/kmb
Diguyur Hujan Lebat
”Panyengker” Ambrol, Rumah dan Pura Terancam Longsor Negara (Bali Post) -
Bali Post/olo
SIWARATRI - Para napi di Rutan Negara ketika mengikuti persembahyangan bersama saat perayaan Siwaratri, Senin (15/1) malam.
Pohon Tumbang di Klatakan Picu Kemacetan Negara (Bali Post) Musim hujan yang terjadi belakangan ini bukan hanya berdampak banjir. Di sepanjang ruas jalur DenpasarGilimanuk di Kabupaten Jembrana juga rawan pohon tumbang. Seperti yang terjadi pada Senin (15/1) malam lalu. Satu pohon yang cukup besar tumbang menghalangi jalan nasional di wilayah Klatakan, Desa Sumbersari, Melaya. Tumbangnya pohon ini sempat memicu kemacetan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Arus lalu lintas dari dan menuju Gilimanuk sempat tersendat lantaran batang pohon tersebut melintang di tengah jalan. Saat itu hujan masih mengguyur cukup deras di lokasi. Para pengemudi mobil pribadi maupun pengendara sepeda motor terjebak, tidak bisa lewat. Besarnya pohon yang melintang menyulitkan warga untuk mengevakuasinya. Akhirnya pohon tersebut bisa dievakuasi setelah dipotong petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana. Kepala BPBD Jembrana Ketut Eko Susila Artha Permana saat dikonfirmasi, Selasa (16/1) kemarin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Tumbangnya pohon tersebut setelah terjadinya hujan deras disertai dengan angin kencang. Arus lalu lintas memang sempat tersendat sekitar 30 menit, namun setelah batang pohon dievakuasi kembali lancar. Untuk mengurai kemacetan, petugas membuka akses jalan baru, kemudian dilakukan pembersihan. Pohon yang tumbang tersebut, menurutnya merupakan pohon dari kawasan hutan yang cukup rimbun dan besar. Selama ini untuk mengantisipasi tumbangnya pohon, pemerintah daerah telah melakukan pemangkasan dan pemotongan ranting dan dahan di sepanjang jalan DenpasarGilimanuk. Untuk pohon-pohon di areal hutan tersebut, BPBD akan berkoordinasi dengan KRPH Bali Barat dalam menata pohon yang posisinya sudah berbahaya dan dekat dengan jalan. (kmb26)
Bersihkan jalan - Sejumlah warga bersama petugas dari BPBD Jembrana mengevakuasi pohon besar yang tumbang menutupi jalan nasional di Klatakan Senin sore lalu
Telepon Penting
jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Jembrana sejak Senin (15/1) malam hingga Selasa (16/1) kemarin mengakibatkan bencana di Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Panyengker rumah milik Ketut Tunas sepanjang 15 meter ambrol hingga menutupi jalan penghubung Yehembang-Pangkung Telupus. Ambrolnya pagar rumah itu membuat pemilik rumah waswas. Sebab, bangunan rumah dan pura miliknya juga terancam longsor. Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, Selasa kemarin, menyebutkan peristiwa longsor itu terjadi ketika hujan lebat melanda kawasan tersebut. Lamanya hujan turun membuat pany-
engker rumah Tunas ambrol. “Untuk kejadian longsor itu terjadi pada Senin malam. Pagar sepanjang 15 meter itu tergerus, hingga materailnya menutupi jalan raya,” kata salah satu warga.
Penghuni rumah yang mengetahui hal itu langsung melakukan pengecekan. Akan tetapi, pembersihan baru dilakukan pada keesokan harinya. Aparat desa dan warga pun berharap
adanya bantuan alat berat untuk membersihkan material longsoran yang sempat menutup badan jalan poros desa tersebut. Setelah dibersihkan, jalan itu kembali bisa dilalui kendaraanm, khususnya sepeda motor. Klian Dusun Munduk Anggrek Desa Yehembang Kauh Ketut Agus Ambara saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD untuk tindakan selanjutnya.
Karena material sangat banyak, maka perlu adanya alat berat untuk pembersihan. Sebab, jika tidak ditangani, maka akan mengganggu arus lalu lintas dari dan menuju Desa Yehembang Kauh. Sembari menunggu alat berat datang, warga dan aparat desa terlihat membersihkan material itu dengan peralatan seadanya. Mereka bergotong royong mengevakuasi materail tersebut. (kmb)
Desa Melaya Belum Setor Penjualan Rastra
Bali Post/dok
RASTRA - Salah satu aktivitas penyaluran rastra di Jembrana. Pada tahun 2017, dari sejumlah desa/kelurahan yang tersalurkan rastra, hanya Desa Melaya yang belum menyetor hasil penjualan selama tiga bulan.
Pantai Candikusuma Dikepung Sampah Kiriman Negara (Bali Post) Selain abrasi, permasalahan sampah juga kerap terjadi di pesisir pantai di Jembrana. Terutama masalah sampah kiriman. Banyak pantai di Bumi Makepung ini mendapat kiriman sampah. Seperti yang terlihat di Pantai Candikusuma, Kecamatan Melaya belum lama ini. Pantai ini dikepung sampah kiriman, sehingga terlihat kotor dan kumuh. Setiap adanya kiriman sampah, warga setempat, para siswa dan instasi terkait kerap melakukan pembersihan. Namun, kiriman sampah terus terjadi, khususnya ketika cuaca buruk. Sampahsampah yang bercampur
dengan ranting dan batang pohon ini merupakan kiriman dari hulu. “Ya beginilah jadinya. Semua berserakan di pantai. Kalaupun dibersihkan nanti, saat air pasang banyak sampah lagi,” ujar Adi, salah seorang nelayan, ditemui Selasa (16/1) kemarin. Sejatinya upaya pembersihan pantai sudah sering dilakukan. Setiap adanya kiriman sampah, warga selalu membersihkannya. Permasalahan ini juga terjadi hampir di sepanjang pantai di Kabupaten Jembrana. Misalnya, di Pantai Perancak, Gilimanuk, Yeh Kuning, Yehembang, Medewi dan Baluk. Bila tidak ada kesadaran untuk
tidak membuang sampah di sungai, maka permasalahan ini akan terus terjadi. “Kalau di sini masih mendingan. Kebanyakan pohon atau ranting yang tersapu banjir. Kalau di sekitar Gilimanuk banyak plastik dan botol,” tambah warga lainnya. Dari pengamatan, pesisir pantai yang berada di dekat tebing rest area Candikusuma itu banyak ditutupi ranting dan pohon. Bahkan juga gelondongan batang kayu. Di pantai ini memang jarang dikunjungi warga karena berada di bawah tebing. Kunjungan wisatawan lebih banyak di atas tebing yang dekat dengan candi. (kmb26)
Bali Post/olo
SAMPAH KIRIMAN - Sampah kiriman mengepung Pantai Candikusuma, Kecamatan Melaya.
Negara (Bali Post) Kendati telah dibeli oleh masyarakat, beras sejahtera (rastra) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau warga miskin di Desa Melaya masih menyisakan masalah. Pasalnya, selama tiga bulan, sejak Oktober 2017, hasil penjualan rastra itu belum dibayarkan. Dari seluruh desa/kelurahan yang menerima saluran rastra, hanya Desa Melaya yang belum setor hasil penjualan. Dari informasi yang dihimpun, Selasa (16/1) kemarin, nilai penjualan beras itu hampir sekitar Rp 30 juta lebih. Untuk di Desa Melaya, dalam sebulan rata-rata mendapat pasokan 8 ton beras rastra. Setiap warga yang masuk dalam KPM mendapat jatah 15 kilogram beras sebulan dengan harga Rp 1.600 per kilogram. Beberapa warga penerima yang telah mendapatkan beras mengaku telah
membeli beras tersebut seperti biasanya. Namun, uang penjualan rastra tersebut belum disetorkan ke desa. Perbekel Desa Melaya Made Mara membenarkan pihaknya belum menyerahkan hasil penjualan rastra selama tiga bulan tersebut. Menurutnya saat ini masih dikumpulkan pihak bendahara di desa. Pihaknya tidak mengetahui pasti total nilai hasil penjualan selama tiga bulan tersebut. Untuk kelanjutannya, ia akan mengecek kepada klian dan pengurus dari rastra tersebut. Sementara itu, juru timbang gudang Perum Bulog Jembrana Usman Effandi juga membenarkan hanya Desa Melaya yang belum membayar hasil penjualan rastra selama tiga bulan itu. Nilainya berkisar Rp 30 juta lebih, dengan rincian per bulannya Rp 11 juta lebih. (kmb26)
Bali Post/kmb
GOTONG ROYONG - Warga Kelurahan Pendem, Jembrana saat bergotong royong memperbaiki jalan rusak di Jalan Jalak Putih, Selasa (16/1) kemarin.
Warga Pendem Perbaiki Jalan Rusak
Negara (Bali Post) Sejumlah ruas jalan di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, mengalami kerusakan cukup parah akibat dilintasi kendaraan berat. Guna mengatasi itu, warga Kelurahan Pendem memperbaiki jalan rusak itu di beberapa titik dengan beton. Tak hanya itu, di pinggir jalan juga dijadikan taman supaya lebih enak dipandang. Perbaikan itu juga persiapan menjelang lomba Jembrana Go Green (Jegog). Jalan yang diperbaiki itu yakni Jalan Jalak Putih, Lingkungan Pendem, Kecamatan Jembrana. Jalan
sepanjang sekitar 20 meter ini rusak berat akibat dilintasi truk bermuatan material dan kerap dijadikan tempat parkir. Karena rusak berat dan juga persiapan lomba, Lurah Pendem, I Wayan Putra Mahardika mengerahkan puluhan warga untuk gotong royong memperbaiki jalan tersebut. Mahardika yang akrab dipanggil Puma, Selasa (16/1) kemarin mengatakan gotong royong ini dilakukan guna memperindah kondisi jalan. Selain perbaikan, juga menghiasi gang dengan lukisan pada tembok. Di sejumlah tempat juga ditaruh pot-pot bunga. (kmb)
Rabu Paing, 17 Januari 2018
BULELENG
11
Cuaca Buruk, Nelayan Tetap Melaut
Singaraja (Bali Post) – Cuaca buruk rupanya tak menyurutkan nelayan untuk melaut. Beberapa nelayan di Buleleng tetap beraktivitas menangkap ikan. Mereka umumnya menggunakan perahu kapasitas kecil dengan jarak pelayaran relatif dekat dari daratan. Aksi nekat ini dilakukan di tengah cuaca kurang bersahabat. Sebab kalau tidak melaut, nelayan tidak memiliki penghasilan untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Apalagi, kebanyakan nelayan tidak memiliki pekerjaan sampingan. Pantauan Bali Post di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segara Gunung Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng Selasa (16/1) kemarin, sejumlah jukung berukuran kecil tetap ditambatkan di daratan. Jukung-jukung ini digunakan melaut untuk mancing atau menjaring ikan. Terkadang digunakan mengantar rombongan wisatawan yang akan melihat atraksi dolfin dan snorkeling. Biasanya mereka melaut pada sore hari sekitar pukul 19.00 wita dan baru kembali keesokan
harinya. Sejak cuaca buruk, nelayan ini harus pintar-pintar memastikan kondisi cuaca laut sebelum memutuskan akan pergi melaut. Di tengah situasi ini, nelayan memilih mancing atau menjaring ikan dengan jarak pelayarannya dekat. Strategi ini dilakukan kalau sewaktu-waktu cuaca buruk, maka mereka bisa kembali ke daratan dengan cepat, sehingga mengurangi risiko yang terjadi. Kendati cuaca laut buruk, ternyata produksi tangkapan nelayan masih normal. Terbukti satu kali melaut, nelayan bisa membawa ikan cakalan (tuna) antara satu hingga 1,5 kuintal. Salah seorang pengempul ikan, Komang Sudi, kemarin, menuturkan, tangkapan nelayan belakangan ini sulit diprediksi. Seperti ke-
marin, hanya dua orang nelayan yang pergi melaut. Dia pun berhasil menampung dua kuintal ikan cakalan yang akan dijual kembali ke pedagang pengecer di pasar tradisional. “Tidak semua nelayan berani melaut karena sekarang cuacanya sulit ditebak. Ini baru dapat dua kuintal dan lumayan untuk menambah pasokan ikan ke pedagang pengecer di pasar,” katanya. Sudi menambahkan, saat ini satu kilogram ikan tuna dibeli Rp 32.000. Ia kemudian menjual kembali ke pedagang pengecar dengan harga Rp 35.000 per kilogram. Dengan demikian, mendapat keuntungan Rp 2.000 tiap kilogram. Harga ikan tuna ini diakuinya masih normal walau di tengah musim paceklik sekarang ini. (kmb38)
Bali Post/kmb38
BERENANG - Ombak tinggi dan angin kencang yang masih melanda perairan Buleleng tampaknya tidak menyurutkan keinginan warga untuk berenang di laut. Seperti di Pantai Penimbangan, Singaraja, Selasa (16/1) kemarin, anak-anak dan orang dewasa tampak asyik berenang. Namun, nelayan setempat tetap memberikan informasi dan mengawasi pengunjung guna menghindari terjadinya insiden di laut.
Puncak Dies Natalis XXV
Undiksha Singaraja Capai Berbagai Kemajuan
Bali Post/kmb38
TETAP MELAUT – Kendati cuaca buruk, nelayan tradisional di Buleleng masih ada yang tetap melaut. Ini dilakukan karena nelayan kebanyakan tidak memiliki pekerjaan sampingan, kecuali hanya menangkap ikan.
Warga Binaan Lapas Singaraja Ikuti Sembahyang Siwaratri Singaraja (Bali Post) – Persembahyangan Siwaratri tak hanya dilangsungkan di pura-pura besar di Kota Singaraja, Senin (15/1) lalu. Persembahyangan hari suci itu juga dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Singaraja. Warga binaan bersama petugas keamanan dan pegawai melangsungkan persembahyangan dalam suasana khusyuk. Selain itu, warga binaan juga antusias mengikuti dharma wacana dengan narasumber dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Buleleng. Prosesi persembahyangan dimulai sekitar pukul 20.00 Wita. Petugas penjaga lapas mulai membuka pintu ruangan sel tahanan yang ditempati ratusan warga binaan dan tahanan titipan. Mereka keluar lengkap dengan menggunakan pakaian adat sembahyang, kemudian duduk rapi di wantilan depan pura lapas. Setelah memanjatkan doa-
doa suci yang dituntun pemangku, warga binaan dan tahanan pun secara bergiliran nunas tirta (air suci). Mengisi malam Siwaratri, warga binaan dan tahanan mengikuti dharma wacana. Kepala Keamanan Lapas Singaraja Nyoman Ladra mengatakan, persembahyangan Siwaratri merupakan agenda rutin setiap tahun. Persembahyangan ini dijadikan momentum untuk melakukan pengendalian diri (introspeksi) bagi para warga binaan dan tahanan. Dengan demikian diharapkan ke depan, mereka memiliki kehidupan yang lebih layak dan menjadi pribadi yang lebih baik, dan tidak kembali mengulangi perbuatan yang melawan hukum hingga harus menjalani penahanan di lapas. “Lewat persembahyangan ini, kita harapkan warga binaan dan tahanan di sini sadar, dan introspeksi terhadap apa yang dilakukan. Kami
juga ingin mengubah pola pikir, ketika mereka keluar dari lapas, bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya. Sementara itu, Koordinator Penyuluh Agama Hindu Kemenag Gede Sadiyana mengatakan, makna Siwaratri adalah dipercaya sebagai malamnya Siwa. Ini diyakini sebagai malam tergelap yang jatuh tepat pada Purwaning Tilem Kapitu. Dalam pelaksanaannya, umat Hindu diharapkan melakukan bratha yaitu upawasa (tidak makan dan minum), jagra (tidak tidur), dan monobrata (diam serta tidak bicara). Menurut Sadiyana, perayaan Siwaratri adalah kesempatan baik untuk melakukan introspeksi diri. Dosa-dosa yang telah dilakukan selama setahun ini direnungkan agar tidak terulang kembali. Perayaan ini benar-benar sebagai langkah introspeksi diri atau mulat sarira. (kmb38)
SETELAH dihelat selama satu minggu, Dies Natalis XXV Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja ditutup dengan Sidang Senat Terbuka di auditorium kampus setempat, Selasa (16/1) kemarin. Dalam sidang itu dipaparkan sederat kemajuan, prestasi dan pengembangan Undiksha setelah berdiri sendiri dari kampus induknya Univeritas Udayana (Unud) Denpasar. Tidak hanya kemajuan, tantangan ke depan untuk menjadikan Undiksha sebagai perguruan tinggi terdepan di Asia Tenggara hingga tahun 2045 mendatang juga turut dipresentasikan di hadapan para civitas akademika Undiksha. Sidang senat terbuka itu dipimpin Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. Dia didampingi para wakil rektor (warek), para guru besar, dosen, pegawai, perwakilan mahasiswa, dan utusan organisasi kemahasiswaaan di lingkungan Undiksha. Usai sidang, Rektor Dr. Nyoman Jampel mengatakan, salah satu kemajuan yang dicapai hingga hingga lembaga yang dipimpinnya berusia XXV adalah tingkat intelektual para dosen. Ini terbukti dari penelitian dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, dunia industri dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Undiksha memfasilitasi dosen melakukan penelitian dengan mengajukan penelitian sesuai bidang kajian dosen dan yang dibutuhkan oleh pengguna. Dari 2007 lalu, beberapa penelitian yang dimanfaatkan oleh peneliti yaitu penelitian dosen pemula institusi, penelitian disertasi doktor, penelitian fundamental, penelitian hibah bersaing, dan penelitian unggulan. Berdasarkan hasil seleksi 146 judul penelitian diluluskan dengan total dana penelitian sebesar Rp 2,6 miliar lebih. Selain itu,
DIES NATALIS - Rektor Undiksha Singaraja memimpin Sidang Senat Terbuka untuk mengakhiri rangkaian Dies Natalis XXV tahun 2018 di Auditorium Undiksha, Selasa (16/1) kemarin. 124 judul pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan total dana mencapai Rp 1,1 miliar lebih. Selain penelitian yang didanai dan DIPA, dosen Undiksha juga melakukan penelitian yang didanai oleh Ditlitabmas Ristekdikti sebanyak 100 judul dengan dana mencapai Rp 8,2 miliar lebih. Tidak itu saja, para dosen telah berhasil meraih dana pengabdian masyarakat dari Ditlitabmas Ristekdikti sebanyak 33 judul pengabdian masyarakat dengan total dana Rp 2,2 miliar lebih. Selain penelitian, mulai 2017 lalu, Undiksha mengirim dosen untuk mengikuti kegiatan di luar negeri dalam usaha meningkatkan kualitas dan pengetahuan. Dalam upaya meningkatkan kualifikasi staf akademik ke level internasional, Undiksha mendorong dosen mengikuti pendidikan lanjut di luar negeri terutama program S3. Pada 2017, tiga orang dosen yang sedang dan memulai program S3 di luar negeri. Kemajuan lain yang sukses dilakukan di Undiksha adalah, menetapkan target 2017-2018 menjadi sebuah turning point mem-
berikan kecepatan lebih terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi dosen dan mahasiswa. Target ini direalsiasikan melalui jurnal dan konferensi bereputasi. Usaha telah lakukan melalui Unit Pengembang Jurnal dan Publikasi (PJP) di antaranya perbaikan tata kelola jurnal, pengembangan jurnal baru internasional maupun nasional sesuai dengan bidang keilmuan, Klinik Manuskrip dengan narasumber nasional untuk memotivasi dosen dalam rangka meningkatkan publikasinya. Dengan membentuk PJP Undiksha, jumlah jurnal yang dimiliki dan dikelola Undiksha mengalami peningkatan. Pada tahun 2017, terdapat 110 jurnal yang dimiliki Undiksha telah menerapkan pengelolaan secara daring menggunakan Open Journal System (OJS). Selain itu, 110 jurnal yang dimiliki Undiksha terindeks Google Scholar dan enam jurnal terindeks DOAJ. Pada tahun 2017 terdapat 3 jurnal diajukan untuk terakreditasi nasional dan 30 jurnal telah diajukan untuk dapat terindeks DOAJ. Satu jurnal Undiksha juga berhasil
memperoleh hibah bantuan pengelolaan jurnal ilmiah elektronik dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Selain LPPM, Unit PJP Undiksha yang mengoordinasikan pengembang jurnal juga bertanggung jawab untuk mendorong dosen menulis artikel yang diterbitkan di jurnal internasional, terutama yang terindeks SCOPUS. Dari data pengembang jurnal, jumlah artikel yang terindeks SCOPUS meningkat jumlahnya dari tahun 2015 hingga 2017. Ditanya terkait proyeksi direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan, Dr. Nyman Jampel menyatakan, lembaga sudah menetapkan 13 proyeksi sebagai tahun teknologi informasi. Proyeksi itu di antaranya menata sistem akademik yang kondusif dan bermanfaat bagi seluruh stakeholder Undiksha melalui pengembangan prodi strategis, penyempurnaan kurikulum, baik berbasis KKNI maupun melalui pengembangan kurikulum double degree atau credit earning di beberapa jurusan yang telah siap secara akademik dan nonakademik. (ad793)
sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu, korban bersama rekannya I Gede Wirawan (17) alamat Jalan Pulau Seribu, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng mengendarai motor DK 6626 UAA. Saat akan mendahului, kendaraannya berserempetan dengan sepeda motor DK 7860 IP yang dikendarai Made Pasek Wididana (24), asal Desa Bebetin, Kecamatan Sawan. Korban dan rekannya terjatuh dan membentur aspal. Korban mengalami cedera kepala berat (CKB), robek kepala
atas dan dahi. Sementara rekan yang diboncengnya luka robek bibir bawah, bengkak mata kanan, dan dirawat di rumah sakit. Hal yang sama dialami oleh pengendara yang diserempet. Pengendara ini bersama rekan yang diboncengnya Komang Sri Astini (20) asal Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng mengalami luka serius hingga dirawat di rumah sakit. Kasubag Humas AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenar-
kan kejadian lakalantas tersebut. AKP Suartika mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), lakalantas ini akibat kurang hari-hatinya pengendara sepeda motor DK 6626 UAA. Saat mendahului kendaraan di depannya, pengendara yang belum memiliki SIM ini mengambil haluan terlalu ke kanan hingga terjadi lakalantas. Kasus ini masih ditangani Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (kmb38)
Lakalantas, Pelajar Tewas
Bali Post/kmb38
SIWARATRI – Segenap warga binaan dan tahanan di Lapas Singaraja mengikuti persembahyangan Siwaratri, Senin (15/1) malam lalu.
Singaraja (Bali Post) – Nasib nahas dialami seorang pelajar Made Adi Periambawa (17) asal Lingkungan Padangkeling, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. Adi mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Serma Karma wilayah Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Senin (15/1) lalu. Dalam kecelakaan itu Adi mengalami luka parah, sehingga nyawanya tak bisa diselamatkan. Ia tewas di lokasi kejadian. Lakalantas ini terjadi
KLUNGKUNG
12
Rabu Paing, 17 Januari 2018
Pengungsi Pulang
Penjualan Hasil Bumi di Pasar Galiran Masih Stagnan
Bali Post/sos
LAHAN PERTANIAN - Lahan pertanian di Kabupaten Klungkung telah beralih fungsi. Mengantisipasi hal itu, Pemkab akan menyiapkan Perda PLP2B.
Antisipasi Alih Fungsi Lahan
Pemkab Siapkan Perda PLP2B
Semarapura (Bali Post)Alih fungsi lahan pertanian produktif menjadi kawasan permukiman yang belakangan ini bermunculan di Kabupaten Klungkung menjadi atensi pemkab. Mengantisipasi munculnya hal serupa, Peraturan Daerah Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B) akan disiapkan. Ini masih tahap pengkajian dan pengumpulan data. Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida menyatakan melengkapi rancangan Perda tersebut, pihaknya masih menginventarisasi potensi lahan dan faktorfaktor pendukung lainnya. Mengingat arus pembangunan semakin deras, hal tersebut diupayakan bisa tuntas secepatnya. “Kami tengah bekerja menyiapkan data,” jelasnya, Selasa (16/1) kemarin. Pada 2015, pemkab sejatinya sudah sempat melayangkan surat edaran kepada pemerintah desa maupun subak yang meminta tidak memberikan izin kepada kegiatan alih fungsi lahan produktif pertanian. “Dari dulu imbauan sudah kami sampaikan,” sebutnya. Mewujudkan lahan pertanian berkelanjutan, pem-
kab juga sudah menggulirkan program pembelian gabah petani di atas Harga Eceran Tertinggi. Melalui ini, pendapatannya menjadi terdongkrak. Selain itu, penggelontoran alat mesin pertanian berupa traktor, mesin tanam dan panen juga telah berlangsung setiap tahun. “Gabah dibeli KUD kisaran Rp 4.900 sampai Rp 5 ribu. Lebih tinggi dari HET Bulog Rp 3.750 per kilo,” ungkap mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klungkung ini. Mengimbangi rencana penyusunan perda itu, Pemkab Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman Klungkung juga melakukan review (peninjauan kembali) Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang
Wilayah (RTRW) Kabupaten Klungkung. Lahan pertanian berkelanjutan dan jalur hijau tertuang di dalamnya. “Untuk perencanaannya sedang disiapkan,” ungkap Kabid Penataan Ruang Gusti Gede Gunarta. Review, sambungnya juga menyasar rencana pembangunan pelabuhan segi tiga emas, status Pelabuhan Gunaksa, eks TPA Sente dan Daerah Tujuan Wisata. Hal ini melibatkan tim dan konsultan dengan anggaran Rp 400 juta. Seluruhnya ditarget tuntas akhir tahun ini dan 2019 ditindaklanjuti dengan proses memohon persetujuan dari gubernur atas rekomendasi Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah. “Selanjutnya baru dibawa ke pemerintah pusat, panjang prosesnya,” jelasnya.
Seperti berita sebelumnya, alih fungsi lahan pertanian salah satunya terjadi di Subak Delod Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan. Sejumlah bangunan telah berdiri. Beberapa juga ada yang masih tahap pembangunan. Padahal, di dekatnya sudah terpasang pengumuman yang menyatakan kilometer 6.911 sampai dengan 8.590, sepanjang 1.679 meter dan kedalaman 500 meter dilarang membangun. Hal tersebut mengacu pada Perda Kabupaten Klungkung Nomor 3 Tahun 1998 tentang Jalur Hijau. Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung,Putu Suarta tak menampik hal tersebut. Mengantisiasi itu, pihaknya telah gencar memberikan imbauan kepada masyarakat. Namun, banyak yang beralasan pembangunan dilakukan karena tak memiliki lahan lain. “Yang membangun di sana karena lahan pekarangannya sudah habis,” jelasnya. (kmb45)
Harga Beras Medium Lampaui HET
Semarapura (Bali Post) Pengungsi Gunung Agung sudah banyak kembali ke kampung halaman di Karangasem, baik yang berada di Kabupaten Klungkung maupun lainnya. Namun, situasi tersebut belum memberikan imbas terhadap peningkatan penjualan hasil bumi berupa bawang merah dan putih pada pedagang di Pasar Galiran, Klungkung. Pesanan barang dari pelanggannya di bumi lahar itu masih sangat minim. Salah seorang pengepul, Gusti Ngurah Indrawan, Selasa (16/1) kemarin menuturkan, selama ini pelanggannya merupakan pedagang yang berasal dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) erupsi Gunung Agung. Saat terjadi pengungsian besarbesaran, penjualan bawang merah dan putih turun drastis, hingga mencapai 50 persen. Di tengah banyaknya yang kembali ke kampung halaman, sejalan dengan penurunan radius bahaya dari 8 kilometer
sektoral 10 kilometer menjadi 6 kilometer, ia bersama pedagang lain berharap penjualannya bisa kembali normal. Namun, hal tersebut hanya sebatas mimpi. Penjualannya tetap stagnan, nyaris tidak ada peningkatan. “Kepulangan pengungsi belum berpengaruh untuk penjualan. Pasar masih sepi,” sebutnya. Pedagang berperawakan kurus ini tak mengetahui pasti penyebab hal itu. Namun, diduga karena aktivitas pasar di KRB belum berjalan seperti biasa. “Karena seperti itu, secara otomatis penjualan tidak ada. Jadinya belum mencari barang ke sini,” terangnya. Merosotnya transaksi jual beli juga terjadi pada pelanggannya yang berasal dari Klungkung, Gianyar dan Denpasar. Padahal, dari sisi harga sudah mengalami penurunan. Bawang merah sebelumnya Rp 14 ribu menjadi Rp 11 ribu per kilogram dan bawang putih dari Rp 16 ribu menjadi Rp 13
ribu. “Padahal harga turun. Tapi pembeli sepi. Kalau misalnya naik, kan wajar seperti itu (sepi - red),” ucapnya. Kondisi tersebut juga diakui pedagang, Wulan. Mengantisipasi kerugian, pasokannya terpaksa dikurangi hingga 25 persen. Ini juga untuk mempercepat kembali modal. “Penjualan sepi. Yang datang jarang. Tumben seperti ini,” terangnya. Selain bumbu dapur, penjualan sepi juga terjadi pada dedak yang menjadi pakan sapi dan babi. Hal ini, kata distributor di Pasar Semarapura, Agus berlangsung sejak warga Karangasem mengungsi. “Ternaknya sudah banyak dijual. Jadinya tidak ada beli pakan,” tuturnya. Saat situasi normal, setiap pekan pelanggannya membeli sekitar 2 ton. Namun kini kurang dari separuh. Ia pun berharap situasi ini tak berlangsung lama. “Mudah-mudahan segera membaik. Biar dapat jualan,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
PENGEPUL - Pengepul bawang merah dan putih di Pasar Galiran, Klungkung. Seiring dengan kembalinya pengungsi ke kampung halaman, penjualannya tetap stagnan.
Pemkab Angkat Tangan Tak Pengaruhi Elektabilitas di Daerah Semarapura (Bali Post) Harga beras medium yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) masih terjadi di Kabupaten Klungkung. Pemkab tak bisa menangani persoalan tersebut alias angkat tangan. Pasalnya, jika dibuatkan kebijakan penurunan harga, pedagang akan merasa dirugikan. “Pedagang membeli beras sudah di atas HET. Kalau penjualannya sesuai itu (HET - red), kan bisa rugi. Kami sulit menangani ini,” ungkap Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung, I Wayan Ardiasa, Selasa (16/1) kemarin. Langkah yang bisa dilakukan pemkab hanya pada upaya penstabilan harga dengan melaksanakan pasar murah. Namun ini harus dikoordinasikan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). “Yang jadi leading sector untuk melaksanakan itu Bagian Ekonomi,” sebutnya. Pejabat asal Jembrana ini menyebutkan selain beras medium yang
Bali Post/sos
I Wayan Ardiasa
beredar di pasaran, kenaikan juga terjadi untuk jatah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpasok dari koperasi. “Desember harganya Rp 9.800. Januari ini Rp 9.900,” imbuhnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Ekonomi Setda Klungkung Ketut Sena men-
gungkapkan pasar murah sudah dilaksanakan menjelang perayaan tahun baru, menyasar sejumlah daerah yang memiliki masyarakat berpenghasilan rendah. Jika itu dipandang perlu dilaksanakan di tengah harga beras yang bergejolak, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Usaha Logistik (Bulog). “Kami lihat dulu perkembangan harga seminggu sampai dua minggu ke depan. Kalau masih tinggi, kami laksanakan lagi,” tegasnya. Ia menjelaskan, harga jual kebutuhan pokok itu saat pasar murah lebih rendah dari pasaran. Namun, tetap berada di atas HET. “Sulit bisa sesuai HET,” sebutnya. Terkait lonjakan harga saat ini, diduga akibat penurunan produktivitas lahan persawahan, di samping proses penggilingan gabah pada Koperasi Unit Desa (KUD) kurang maksimal sebagai imbas musim penghujan. “Koperasi banyak yang tidak memiliki mesin pengering gabah. Ini mempengaruhi
produksi beras. Tahun ini, pada anggaran perubahan, Pak Bupati merencanakan untuk memberikan KUD alat itu. Supaya produksi bisa berkelanjutan,” imbuhnya. Seperti berita sebelumnya, harga beras medium di Bumi Serombotan sebelumnya Rp 220.000 menjadi Rp 230.000. Salah seorang pedagang, Nyoman Surini mengungkapkan situasi itu sudah berlangsung sejak sepekan terakhir, dengan kenaikan secara bertahap. “Tiap hari harganya naik kisaran Rp 2.500 per sak,” katanya. Pedagang di Pasar Galiran, Klungkung, Nyoman Dasni menyatakan harga jual eceran beras tersebut juga turut melonjak, dari Rp 9.500 per kilogram menjadi Rp 10.500. Angka tersebut melampui Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 9.450 per kilogram. Kenaikan harga ini mengakibatkan penjualannya turun hingga 50 persen. “Pasokan juga turun. Katanya produksi gabah berkurang karena gagal panen,” ucapnya. (kmb45)
Desa Gelgel Garap Pantai Batu Tumpeng
Semarapura (Bali Post) Pantai Batu Tumpeng, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung belakangan ini cukup digandrungi pencinta surfing mancanegara. Kesempatan tersebut tak disiasiakan pemerintah desa. Itu digarap dan dilengkapi fasilitas pendukung untuk memunculkan kesan nyaman. Perbekel Desa Gelgel Nengah Soma mengungkapkan kedatangan wisatawan ke pantai yang memiliki ombak layaknya Pantai Kuta itu untuk surfing kisaran 20 sampai 30 orang setiap minggu. Hal tersebut memberikan imbas positif untuk mendongkrak pendapatan sejumlah masyarakat lantaran mampu membuka usaha dagang.
Mendukung hal tersebut, pihaknya mengambil langkah untuk melakukan penataan. Di awal, ditunjukkan dengan pembangunan toilet yang menjadi kebutuhan vital. “Pembangunan sudah berjalan. Anggarannya sekitar Rp 75 juta. Ini juga untuk mendukung saat adanya upacara di Pura Batu Tumpeng,” terangnya. Penataan secara berkelanjutan juga sudah direncanakan, menyasar warung-warung di pinggir pantai yang kini masih memunculkan kesan semrawut. Selain itu ada pula pembangunan gazebo, dan penataan parkir. “Ini dilakukan secara bertahap,” sebutnya. Sejak 2016, potensi wisata
Bali Post/sos
SURFING - Salah satu wisatawan ketika surfing di Pantai Batu Tumpeng, Desa Gelgel. Pemerintah desa akan menggarap potensi wisata ini.
ini dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Diyakini, sejalan dengan penataan, kunjungan wisatawan ke depannya semakin meningkat, terlebih lokasinya sangat dekat dengan By-pass Ida Bagus Mantra yang mudah terakses dari objek wisata lain, seperti Denpasar. Penerangan jalan dan
akses air bersih juga dipandang harus ada pada pantai tersebut. Oleh sebab itu, pemkab diharapkan bisa memfasilitasi koordinasi dengan PLN maupun PDAM. “Sekarang sesuai Perdes, untuk wisatawan asing dikenakan retribusi Rp 5.000. Kalau lokal hanya kena parkir saja. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) Aksi saling pecat Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) dengan Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Sarifuddin Sudding telah santer beredar hingga ke tingkat daerah, termasuk Klungkung. Sekretaris DPC Hanura Klungkung I Nyoman Suastika menilai kisruh tersebut sebagai bagian dinamika politik. Diyakini tidak akan memunculkan citra buruk maupun menurunkan elektabilitas partai di daerah, yang kini berhasil menduduki lima kursi di legislatif, di bawah Gerindra dan PDI-P. Hal tersebut juga dipastikan tak mengganggu persiapannya dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada). ‘’Hanura Bali masih loyal kepada Ketua Umum. Kami yakin tidak berpengaruh terhadap citra partai di daerah. Setiap partai pasti pernah mengalami dinamika seperti ini,’’ ungkapnya, Selasa (16/1) kemarin. Sejalan munculnya kisruh tersebut, politisi asal Desa Tegak, Klungkung ini menyatakan belum ada kader yang mempertanyakan. Hal ini semakin memperkuat keyakinannya, bahwa kader di Klungkung tidak ikut larut dalam suasana itu. ‘’Kami ingin semua aman-aman saja. Apalagi jelang pilkada dan pileg,’’ sebutnya seraya berharap persoalan tersebut bisa segera ada titik temu. (kmb45)
I Nyoman Suastika
Bali Post/sos
Rabu Paing, 17 Januari 2018
KARANGASEM
13
SOSOK Menjadi Bijaksana KONSEP Siwaratri tidak hanya soal begadang semalam suntuk, tetapi bagaimana membangun kesadaran dalam diri. Begadang sama dengan jagra, artinya tangiang, waspada, eling, mulat sarira. Itulah saripati dari perayaan Siwaratri. Hal itu disampaikan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat memimpin persembahyangan bersama seluruh pimpinan OPD serangkaian hari raya Siwaratri di Banjar Gede, Desa Subagan, Senin (15/1) lalu. Momen malam Siwaratri tahun ini memang sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di Karangasem. Saat ini masyarakat Karangasem sedang menghadapi cobaan yang harus dihadapi dengan bijaksana. Bencana yang diakibatkan oleh erupsi Gunung Agung itu, menurutnya, mendorong semua pihak berpikir bijaksana. Melalui momen Siwaratri ini, dia ingin mengingatkan seluruh masyarakat Karangasem dapat memaknainya dengan baik. Melaksanakan jagra, sekaligus mulat sarira atas apa yang sudah diperbuat untuk diperbaiki pada hari-hari berikutnya. Khususnya dalam konteks alam semesta. ‘’Sesuai tema malam Siwaratri saat ini. Mari kita bersama-sama merenungkan hikmah apa saja yang bisa kita petik dari bencana erupsi Gunung Agung. Mari kita berdoa dengan khusyuk, semoga semua terhindar dari hal terburuk akibat bencana itu,’’ pintanya. Persembahyangan bersama itu di-puput Ida Pedanda Istri Jelantik dari Geria Kemenuh, setelah acara persembahyangan bersama, kemudian penyampaian dharma wacana oleh Bupati Karangasem. Hiburan kepada warga setempat juga mewarnai perayaan pemujaan hari Shiva paling suci itu. Selain di Banjar Gede, Desa Subagan, persembahyangan juga dilakukan di Pura Jagatnatha Karangasem yang di-puput Ida Pedanda Gede Oka Kemenuh dari Geria Katon. (gik)
Bali Post/kmb
TANGANI KEBAKARAN - Petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran di toko bangunan di sebelah barat SPBU Jasi, Subagan, Karangasem.
Meteran Listrik Terbakar, Pemilik Toko Bangunan Panik
Amlapura (Bali Post) – Sejumlah pengendara yang sedang mengisi BBM di SPBU Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem, dihebohkan oleh kepulan asap tebal dari toko bangunan di sebelah barat stasiun pengisian bahan bakar itu. Setelah diusut, asap hitam itu berasal dari kebakaran pada meteran listrik toko bangunan itu. Meski segera ditangani petugas pemadam kebakaran, kejadian Selasa (16/1) pagi kemarin itu, sempat membuat pemilik toko panik. Toko bangunan di pinggir jalan raya Amlapura-Candidasa itu milik I Dewa Gede Oka (45). Saat kejadian pukul 08.50 Wita itu, toko bangunan tersebut belum buka. Kebakaran yang memicu kepulan asap hitam itu diketahui pelanggan SPBU. Saat itu tidak ada yang langsung bertindak. Pengendara yang ngisi bensin itu hanya heboh curiga ada kebakaran. Kejadian yang bisa saja berakibat lebih fatal itu baru dilaporkan ke pos Damkar Karangasem setelah salah seorang karyawan toko tiba. Sekitar 10 menit setelah adanya laporan itu, personel Damkar dengan satu unit armada damkar sudah tiba di lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan penanganan dan kebakaran pun tidak meluas. ‘’Hanya kWhnya. Sekitar pukul 09.30 proses pendinginan sudah selesai,’’ ungkap Kadis Damkar, I Nyoman Sutirtayasa. Meski yang terbakar hanya meteran listrik, Polsek Karangasem tetap menerjunkan personelnya guna mencari penyebabnya. Hasil penyelidikan semantara, kebakaran itu dipastikan karena korsleting listrik. Tetapi penyebab korsleting itu masih didalami. Sutirtayasa berharap masyarakat Karangasem mewaspadai tingginya curah hujan belakangan ini. Untuk menghindari korsleting pada instalasi listrik rumah, warga diharapkan rutin mengecek atap rumah. Menurut dia, genting yang bocor juga berpotensi memicu kebakaran. ‘’Tolong perhatikan kondisi jaringan kabel, terutama pada titik-titik sambungan,’’ ucapnya. (kmb)
Bali Post/kmb31
STOK BERAS MENIPIS - Relawan ketika membantu memasak nasi untuk para pengungsi. Saat ini stok beras sudah semakin menipis. Bulog mengambil sikap menghentikan sementara distribusi beras, karena kendala koordinasi.
Dinsos ’’Gabeng’’
Bulog Menyerah Urus Pengungsi Amlapura (Bali Post) -
Persoalan logistik pengungsi Gunung Agung semakin runyam. Lemahnya koordinasi Dinas Sosial (Dinsos) Karangasem dengan lembaga terkait, seperti Bulog, membuat ketersediaan logistik kembali terganggu. Bulog menilai Dinas Sosial Karangasem sejak awal sangat gabeng bertanggung jawab mengamankan urusan logistik beras itu. Situasi ini akhirnya memuncak, setelah Bulog tak mau lagi membantu penanganan pengungsi di Karangasem. Situasi ini dibenarkan Koordinator Bulog Karangasem, Putu Winarta. Saat dihubungi Senin (15/1) malam, dia menyampaikan permohonan maaf, karena sudah tak sanggup membantu distribusi logistik kepada pengungsi. “Kami sudah meminjamkan beras sebanyak 65 ton. Lebih dari itu, sama saja mempertaruhkan pekerjaan dan masa depan kami di Bulog,” kata Winarta. Dia mengaku masih bingung sikap Dinas Sosial Karangasem. Karena awalnya meminjam, kapan beras ini akan dikembalikan, belum ada kejelasan. Apakah akan diganti menggunakan uang. Hal itu juga tidak jelas. Saat Bulog berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Karangasem, dikatakan tak ada pagu anggaran untuk mengganti beras Bulog yang dipinjam itu. Persoalan itu belum jelas sejak tahun lalu, kini Dinas Sosial Karangasem kembali mengajukan peminjaman beras
untuk penanganan pengungsi. Tetapi, gabeng-nya sikap Dinas Sosial itu membuat Bulog mengambil sikap tegas. Caranya untuk sementara tidak akan memenuhi permintaan tersebut. Kabid Pengadaan dan Distribusi Bulog Bali I Made Agustama mengatakan dalam hal penanganan bencana, seharusnya prinsip-prinsip koordinasi mesti dikedepankan. Sejak awal penetapan status tanggap darurat di Karangasem, dia mengaku sudah berusaha kooperatif dan proaktif membantu pemerintah daerah, baik di Karangasem maupun Klungkung. Tetapi, belakangan ini Dinas Sosial dinilai sudah bertindak keterlaluan. Seperti yang terjadi belum lama ini, unit kerja gudang memerlukan waktu menyediakan tenaga buruh untuk memuat logistik. Bulog sebelumnya telah meminta Plt. Kabid Linjamsos via telepon agar beras tersebut di-
ambil tanggal 31 Desember 2017 pagi. Karyawan Gudang Batubulan dan buruh pada hari itu menunggu sampai siang, namun tidak ada pemberitahuan lebih lanjut dari pihak Dinsos Karangasem. Kemudian, tanpa koordinasi dan pemberitahuan terlebih dahulu sehari sebelumnya, tiba-tiba pihak Dinsos datang ke gudang Bulog di Batubulan untuk mengambil beras jatah Desa Peringsari sebanyak 7.695 kg. “Mohon maaf, hal tersebut tidak bisa ditolerir,” tegasnya. Beras rastra yang dipinjam untuk keperluan penanganan pengungsi di Karangasem selama ini diambil dari beberapa gudang. Antara lain dari Gudang Sempidi, jatah rastra untuk Desa Dukuh 7.740 kg, Amerta Buana 5.445 kg, Duda Utara 13.680 kg, Besakih 6.030 kg dan Menanga 10.755 kg. Sementara dari Gudang Kauripan, jatah rastra milik Desa Besakih sebanyak 6.930 kg dan Dukuh 7.740 kg. Satu
lagi, jatah beras rastra dari gudang Batubulan untuk Desa Peringsari sebanyak 7.965 kg. Total yang sudah dipinjam Dinsos Karangasem dari Bulog Bali sebanyak 58.545 kg. Sedangkan sebanyak 7.740 kg lagi dipinjam penanganan pengungsi untuk di Klungkung. Jadi, total beras yang dipinjamkan sudah 66.285 kg, setara harga tebus rastra Rp 106.056.000, atau setara harga pembelian pemerintah Rp. 611.147.700. “Jumlah uang tersebut, sudah melebihi kemampuan dan kapasitas kami untuk mempertanggungjawabkannya,” katanya. Belum Ada Jaminan Senada dengan Putu Winarta, Agustama juga menegaskan sampai saat ini belum ada yang menjamin siapa yang akan mengganti beras sejumlah itu dan atau membayar biaya tersebut. Sehingga sementara Bulog Bali akan memotong CBP Karangasem sejumlah tersebut di atas sebagai penggantinya. Selain persoalan di atas, pihaknya mengaku masih memiliki tanggung jawab melayani penyaluran rastra desa-desa di KRB II dan III. Seharusnya, hal itu menjadi tanggung jawab bersama
antara Perum Bulog dengan Pemkab Karangasem. Sebab, program rastra adalah program jaring pengaman sosial untuk KPM. Sehingga saat KPM yang mengungsi kembali ke daerah asal masing-masing, masih tersedia pangan pokok untuk dimakan. Atas dasar itu, Satker Rastra Karangasem, tidak lagi bersedia meminjamkan beras untuk keperluan penanganan logistik pengungsi Gunung Agung, sampai ada kejelasan mengenai penggantian biaya dan atau berasnya. “Kami mempersilakan Bupati Karangasem langsung bertemu pimpinan kami di Denpasar guna membahas ini lebih lanjut,” tegasnya. Kepala Dinas Sosial Karangasem Puspa Kumari dimintai konfirmasi terhadap persoalan ini, Senin (15/1), memilih bungkam. Demikian juga Sekda Karangasem I Gede Adnya Muliyadi. Sementara Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa saat dimintai konfirmasi menegaskan akan membahasnya lebih lanjut dengan Kepala Dinas Sosial Karangasem bersama Bulog Bali. “Sudah saya teruskan ke Ibu Kadis Sosial,” ujar Wabup Artha Dipa. (kmb31)
’’Magenduwirasa’’ Maknai Siwaratri
Sumardi dengan Jero Mangku Se-Desa Adat Sibetan HUJAN tidak menghalangi semangat masyarakat Karangasem menyambut Siwaratri,
tak terkecuali para pimpinan daerah termasuk Ketua DPRD I Nengah Sumardi.
SERAHKAN BINGKISAN - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi menyerahkan bingkisan berupa seperangkat busana sembahyang kepada jero mangku se-Desa Adat Sibetan.
Usai melakukan perayaan Siwaratri, Senin (15/1) malam, politisi muda itu magenduwirasa (beramah-tamah) dengan 62 jero mangku se-Desa Adat Sibetan. Ramah tamah itu dilaksanakan di Pura Puseh Desa Adat Sibetan, Kecamatan Bebandem. Pada malam ‘’penebusan dosa’’ tersebut, banyak hal yang dibahas. Di antaranya tentang perlunya umat mulat sarira, melakukan introspeksi atas segala hal yang telah diperbuat. Introspeksi itu sesungguhnya merupakan hal penting sebagian dari koreksi untuk perbaikan, sehingga aktivitas yang dilakukan ke depannya bisa memberi manfaat untuk orang banyak. Terlebih saat ini Karangasem sedang dihadapkan pada cobaan adanya aktivitas vulkanik Gunung Agung, intros-
peksi diri itu patut dilakukan seluruh masyarakat. Para jero mangku di Desa Adat Sibetan mewadahi diri mereka dalam Pasraman Pemangku Jeyana Mekar. Pasraman tersebut bukan hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai media mempererat tali simakrama dan wahana menyatukan persepsi tentang pelaksanaan yadnya. Dalam pagenduwirasaan tersebut, jero mangku hadir lengkap dengan istri masingmasing. Selain itu, pabligbagan (diskusi) juga dihadiri para prajuru dan tokoh Desa Adat Sibetan seperti Kertha Desa, I Wayan Geredeg, Penyarikan Desa Adat, I Made Mastiawan dan Ketua Pembangunan I Komang Kisid. Sumardi mengaku sangat bersyukur bisa duduk ber-
sama dengan para tetua desa dan pemuka agama di Desa Sibetan. Menurut dia, acara pagenduwirasaan seperti itu sangat bermakna terlebih terlaksana pada malam Siwaratri. ‘’Siwaratri ini merupakan momentum bagi umat untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta utamanya Shiva, dalam fungsi Hyang Widhi Wasa sebagai pelebur,’’ ujarnya. Di sela-sela acara, putra asli Sibetan ini menyerahkan bingkisan berupa seperangkat busana kepemangkuan kepada masing-masing jero mangku se-Desa Adat Sibetan. Cenderamata tersebut sebagai bentuk rasa bakti dan penghormatan atas dedikasi para jero mangku, terutama dalam menuntun dan menyukseskan kegiatan keagamaan di Desa Adat Sibatan. (ad786)
Tradisi Unik di Desa Timbrah
Usaba Muhu-muhu, Seluruh Warga ’’Magibung’’ Bersama Ada momen unik yang terjadi hanya setahun sekali di Desa Pakraman Timbrah, Kecamatan Karangasem. Ini hanya terjadi saat pelaksanaan Usaba Muhu-muhu di desa tua ini. Ritual untuk caru desa tersebut, juga diisi momen memupuk kebersamaan, memupuk tali persaudaraan seluruh krama desa melalui pelaksanaan tradisi magibung, yang merupakan tradisi khas Karangasem. Pihak desa pakraman setempat pun menyiapkan lebih dari 100 gibungan untuk seluruh krama desa setempat, mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang tua. Bagaimanakah prosesi magibung bersama itu? UNTUK tahun ini, momen unik itu terjadi Selasa (16/1) kemarin. Sebelum magibung bersama, sejak pagi krama dari empat banjar setempat disibukkan dengan berbagai persiapan, mengolah berbagai macam bumbu-bumbuan alias mebat. Setiap banjar punya tugas masing-masing. Ada yang mengolah bumbu, ngikih, ngarang, murak daging sapi hingga memanggangnya. Pembagian tugas ini dilakukan secara bergantian, sehingga
tiap tahun tugas warga banjar berbeda-beda. Sedangkan, untuk kelengkapan sarana caru dan upacara lainnya, disiapkan oleh kelompok Undagi. Dalam sehari, masyarakat ke empat banjar dan dua banjar sesabu ini, disibukkan dengan berbagai persiapan ini, sebelum pelaksanaan sembahyang bersama di Pura Dalem Tengah berlangsung. Klian Desa Pakraman Timbrah, Wayan Sukerta, Selasa (16/1) kemarin, mengatakan
sebelum pelaksanaan magibung bersama, krama desa yang perempuan menghaturkan banten pajegan dan melakukan sembahyang bersama di pura itu. Sedangkan, krama laki-laki, sudah berangkat dari rumah lengkap dengan sebotol air minum. Air minum itu untuk magibung bersama. Pelaksanaan tahun ini kembali seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, setelah tahun lalu sempat dipusatkan di Wantilan Sekaa Teruna-teruni. Warga magibung bersama itu memanfaatkan keempat bale pauman, bale sekaa gong, bale lantang, bale sanggar, hingga wantilan. Sehingga, seluruh tempat ini penuh dengan warga yang magibung. “Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun. Ini salah satu cara memupuk kebersamaan,” kata Sukertha. Gibungan ini diolah dari sisa sarana sapi yang dipakai sarana caru. Ini menjadi momen paling ditunggu-tunggu masyarakat
setempat. Tidak hanya krama yang setiap hari tinggal di desa, tetapi juga seluruh krama yang hidup merantau ke daerah lain. Mereka secara khusus pulang kampung, agar dapat magibung bersama dengan warga yang lain. Ada lebih dari 100 gibungan disiapkan krama yang bertugas sebagai saya, malun saya dibantu prajuru desa. Setiap satu gibungan, ditempati enam sampai delapan orang. “Krama baru boleh memulai magibung, setelah pelaksanaan sembahyang bersama di Pura Dalem Tengah selesai,” tegas Sukertha. Bagaimana kalau ada krama yang tidak boleh makan daging sapi? Situasi ini juga sudah diantisipasi dengan menyiapkan enam gibungan dari daging ayam. Proses penyiapannya hampir sama, cuma krama yang dilibatkan mengolah gibungan jauh lebih sedikit. “Seluruh warga agar dapat ngelungsur bersama. Jadi, gibungan dari
daging ayam juga sudah disiapkan,” katanya. Ritual Usaba Muhu-muhu ini, dilaksanakan dalam bentuk caru desa, untuk nyomia bhuta kala menjadi bhuta hita. Sehingga, warga setempat senantiasa hidup harmonis dengan vibrasi alam semesta. Pelaksanaan tradisi itu diawali dengan ritual nyaga. Seminggu sebelum Usaba Muhu-muhu, warga melaksanakan ritual ini untuk nyomia bhuta kala dalam tingkatan lebih kecil. Itu dilakukan agar tidak mengganggu pekarangan warga. Ritual ini disebut matuun buah. Pada saat Usaba Muhu-muhu, ritual nyomia ini dilakukan dalam tingkatan lebih tinggi oleh desa adat, dengan sarana caru seekor kerbau. Prosesi undagi saat menyembelihan sapi sebagai sarana caru itu selalu menyedot perhatian warga sekitar. Sapi yang diikat di sebuah tiang beton, ketika
Bali Post/gik
MAGIBUNG BERSAMA - Ratusan warga saat berada di Bale Lantang Desa Pakraman Timbrah. Tempat ini salah satu yang dimanfaatkan untuk lokasi magibung bersama. disembelih undagi berlangsung menegangkan. Sapi yang meronta-ronta saat disembelih membuat warga sekitar tegang. Namun, prosesi ini lebih aman ketimbang ritual serupa di Desa Asak, desa tetangga dari Desa Timbrah, yang sapinya dilepas, lantas baru dihujani pedang, golok dan sajam lainnya, saat Usaba Kaulu di desa itu. Usaba Kaulu rencananya dilaksanakan Rabu (23/1) mendatang. Pada intinya, tujuan pelaksa-
naanya serupa, yakni sebagai bentuk caru di desa. Dari beberapa sumber sastra lain di desa setempat, menyebut tradisi Aci Usaba Muhu-muhu ini juga dipandang sebagai penerapan dari Kitab Shiva Purana, yaitu ketika Dhurgha melawan raksasa Mahisasura berwujud sapi atau kerbau. Pada zaman terkini diperingati sebagai bentuk pengendalian diri agar manusia terhindar dari sifat hewani. (gik)
TABANAN Mesin Nomor Antrean Kerap ”Error”, BRSU Dorong Pendaftaran ”Online”
14
Rabu Paing, 17 Januari 2018
Bali Post/kmb28
JEMPUT BOLA - Petugas Disdukcapil Tabanan saat melakukan kegiatan perekaman lewat kegiatan jemput bola.
Jelang Pilgub, Capil ”Kebut” Perekaman E-KTP Tabanan (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan belakangan ini harus bekerja ekstra mempercepat kegiatan perekaman e-KTP. Pasalnya, jelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang akan digelar Juni mendatang masih ada sekitar 3.000 warga wajib KTP yang belum melakukan perekaman. Upaya jemput bola dilakukan agar masyarakat bisa segera melakukan perekaman KTP. “Kami sisir wajib e-KTP pemilih pemula. Difokuskan pada pelajar SMA dan warga yang belum pernah melakukan perekaman, baik di desa-desa bahkan ke banjarbanjar,” ucap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tabanan IGA Rai Dwipayana, Selasa (16/1) kemarin. Untuk mempercepat proses perekaman, pihaknya juga sudah bersurat ke masing-masing kecamatan untuk ikut kegiatan perekaman. Karena itu, dia berharap agar masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP, bisa berpartisipasi aktif melakukan perekaman. Pemilih pemula diprediksi ada 6.000 warga yang akan berusia 17 tahun saat perhelatan tersebut berlangsung. “Warga Tabanan yang berumur 17 tepat saat Pilgub Bali sudah kami rekam. Namun belum kami lakukan pencetakan KTP, karena memang mereka baru berusia 17 tahun di tanggal 27 bulan Juni nantinya,” jelasnya. Apabila nanti di hari H pihaknya kesulitan memproduksi e-KTP, maka akan dikeluarkan surat keterangan (suket). Suket itu memang fungsinya sama seperti KTP. “Suket itu nanti bisa sebagai pengganti KTP apabila bahan KTP belum mencukupi meng-cover enam ribu warga yang berusia 17 tahun pada pilgub nanti,” terangnya. Ia pun tidak berani gegabah dengan adanya data tersebut. Karena pihaknya tidak mau nanti disalahkan pihakpihak tertentu, ketika terjadi permasalahan. “Yang jelas kami telah mendata jumlah warga Tabanan yang nanti pas tanggal 27 Juni 2018 berusia 17 tahun,” pungkasnya. Dari data Disdukcapil Tabanan, diketahui penduduk yang sudah memiliki e-KTP sudah diangka 99 persen. Sementara dalam status print ready record sebanyak 31 ribu. (kmb28)
Jabatan Tiga Pejabat Berakhir Eselon II B Termasuk Sekkab
Tabanan (Bali Post) Setelah rampung pengisian jabatan empat posisi strategis di Pemkab Tabanan, belum lama ini. Dalam waktu dekat kembali akan dilakukan pengisian jabatan. Pasalnya, tahun 2018 ini tiga pejabat organisasi perangkat daerah eselon IIb akan memasuki masa pensiun. Begitupula jabatan Sekkab I Nyoman Wirna Ariwangsa yang juga akan berakhir tanggal 1 Februari 2019. Mengisi kekosongan itu, dipastikan dibentuk lagi panitia seleksi untuk menjaring tiga pejabat eselon IIb dan jabatan Sekkab. Tiga jabatan kepala OPD eselon IIb yang akan memasuki masa pension, yakni Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ni Ketut Warsiki per 1 Agustus, Asisten I bidang pemerintahan dan Kesra I Wayan Yatnanadi dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan I Nyoman Riawan dengan masa pensiun per 1 Januari 2019. Sesuai aturan ASN, untuk menjaring tiga pejabat eselon IIb harus melalui lelang jabatan. Lelang jabatan itu bisa diikuti pejabat setingkat di bawahnya atau eselon IIIa setingkat Sekdis, Kabag dan Camat. Sementara untuk jabatan Sekkab diperebutkan pejabat eselon IIb atau setingkat Kadis ataupun Kepala Badan. Terkait pengisian sejumlah jabatan yang akan ditinggal masa pension, Sekkab Wirna mengakui jabatannya masih tersisa setahun lagi tepatnya 14 Januari 2019 sudah berumur 60 tahun. Sesuai aturan dirinya memasuki masa pensiun per 1 Februari 2019 ini. Terkait proses penjaringan pengganti dirinya selaku Sekkab memang harus dibentuk Pansel paling lambat empat bulan sebelum masa jabatannya berakhir. “Khusus untuk Sekkab harus melibatkan tim provinsi. Biasanya kepala BKD provinsi,” ucapnya beberapa waktu lalu. Untuk pejabat eselon IIb, dikatakannya juga dilakukan lelang dengan membentuk Pansel melibatkan kepala BKD, Sekkab dari tokoh masyarakat dan kalangan Universitas (perguruan tinggi). Perguruan Tinggi yang dipakai selama ini dari Universitas Udayana. Sesuai aturan pejabat eselon IIb yang bisa ikut seleksi menjadi Sekkab yang sudah pernah menduduki jabatan eseloan IIb minimal dua tahun. Kepala BKD Tabanan I Wayan Sugatra saat dikonfirmasi terkait lelang jebatan itu, belum berani memastikan jadwalnya. “Kami akan lapor dulu ke pimpinan,” katanya. Namun terkait pengisian jabatan kali ini, Sugatra mengatakan belum mengetahui pasti pansel yang mana akan dibentuk terlebih dahulu, apakah untuk pengisian posisi Sekkab ataupun posisi jabatan eselon IIb. Apalagi masa pensiunnya untuk eselon IIb sedikit berjauhan untuk kepala Dinas Ketahanan Pangan Ni Ketut Warsiki. Sementara tiga lainnya berdekatan per 1 Januari 2019 dan per 1 Februari 2019. “Mungkin akan ditunjuk Plt dulu,” sebut Sugatra. Seperti diketahui, baru saja selesai lelang jabatan empat pejabat eselon IIb dan sudah dilantik per 22 Desember 2017 lalu. Keempat pejabat baru eselon IIb yakni I Made Sugiarta sebagai Sekretaris Dewan, I Made Sumertayasa sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, I Dewa Ayu Sri Budiarti Kepala Badan Keuangan Daerah dan I Made Yudiana sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum perumahan rakyat dan kawasan Pemukiman (PUPRKP). (kmb28)
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669
Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054
Tabanan (Bali Post) Banyaknya pasien terburu-buru ketika perlu nomor antrean untuk memeriksakan diri ke BRSU Tabanan, membuat mesin pencetak nomor antrean menjadi overload. Ujung-ujungnya mesin itu error, kemudian harus direstart. Kerusakan mesin tentu tidak pelak semakin menambah antrean pasien. Konsekuensinya, hal itu memperlambat waktu layanan. Untuk bisa mengurangi antrean yang membeludak ini, BRSU Tabanan mendorong masyarakat yang hendak berobat melakukan pendaftaran online. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila, Selasa (16/1) kemarin, mengatakan ada keluhan dari masyarakat yang tidak bisa mengambil nomor antrean karena mesin tiba-tiba tidak bekerja. Dikatakan, mesin pencetak nomor antrean terdiri dari dua fungsi, untuk mencetak nomor antrean dan berfungsi untuk sistem panggil otomatis. ‘’Mesin pencetak nomor antrean ini sempat rusak dua hari lalu dan sudah diperbaiki. Hanya saat ini masih ada kendala pada sistem panggilan otomatisnya, sehingga kerjanya belum sempurna,’’ jelas Susila. Kerusakan pada sistem mesin panggilan suara otomatis itu terjadi karena kerusakan hardware. Solusinya, pihak manajemen akan melakukan
panggilan pasien menggunakan wireless. Kerusakan pada sistem cetak nomor antrean itu, kata Susila biasanya dipicu pengambilan nomor antrean yang terburu-buru. Di mana nomor belum selesai tercetak sudah dipencet lagi dan begitu seterusnya, sehingga membuat mesin itu error karena itu harus di-restart. Susila maklum, sebab terkadang takut tidak mendapatkan nomor antrean nomor kecil. Beberapa orang berebut dan terburu-buru memencet mesin itu. Pihak BRSU Tabanan sebenarnya sudah mengatasi ini dengan mengaktifikan mesin lebih awal yaitu pada jam lima pagi. ‘’Tetapi masyarakat yang rumahnya jauh mengeluh tidak mendapatkan nomor antrean kecil. Karenanya kami kembalikan jam bukanya menjadi pukul 06.00 Wita,’’ papar Susila. Langkah lain untuk mengurai antrean ini adalah melalui pendaftaran online. Sistem online, kata Susila sudah bisa diakses oleh masyarakat sejak tahun 2017. Tetapi rupa-rupanya masyarakat jarang melakukan pendaftaran online. Sehari rata-rata 600 pasien menjalani pemeriksaan rawat jalan. Dari jumlah itu, baru lima hingga 15 pasien yang melakukan pendaftaran online. Masih rendahnya kesadaran masyarakat yang melakukan pendaftaran on-
Bali Post/kmb24
MENGURAI ANTREAN - Pasien dan penunggu pasien yang sedang mengantre untuk mendapatkan layanan kesehatan di BRSU Tabanan. Untuk mengurai antrean ini, pihak BRSU Tabanan sudah menerapkan pendaftaran online sejak tahun 2017 lalu. line menurut Susila dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya tahap pendaftaran online dirasakan masih sulit atau kurang dipahami. Karenanya, pihak manajemen sedang membuat aplikasi lebih sederhana, sehingga bisa lebih dipahami masyarakat dan tentunya mudah diakses.
Pendaftaran online itu, lanjut Susila, selain akan mengurai antrean juga menghemat waktu bagi pasien itu sendiri. Mereka tidak perlu menunggu lama di bangku penunggu pasien, karena sudah bisa memperkirakan waktu datang sesuai nomor antrean yang didapatkan dari pendaftaran online itu. Areal
parkiran juga akan lebih lowong dan tidak membeludak karena keluar masuk pasien lebih terurai. ‘’Ke depan kita hendak mengembangkan rekam medis secara elektronik, sehingga pelayanan pasien nanti bisa lebih cepat. Juga mengembangkan pembayaran non tunai,’’ ujar Susila. (kmb24)
Mindi Kodam Mulai Dilirik Petani Alternatif Penghasilan Tambahan
Tabanan (Bali Post) -
Sistem mina padi kolam dalam (mindi kodam) atau penanaman padi disertai pembuatan kolam ikan, belakangan ini mulai memetik sukses. Keberhasilan itu membuat para petani di Tabanan semakin banyak tertarik menerapkan sistem ini. Selain telah dibuktikan mampu mengurangi serangan hama terutama tikus dan gulma, sistem mindi kodam ini juga bisa menjadi penghasilan tambahan petani. Salah satu petani yang tertarik menerapkan sistem ini adalah Wayan Semarajaya. Petani asal Jatiluwih ini mengaku tertarik menerapkan mindi kodam di lahannya seluas lima hektar, setelah melihat keberhasilan sistem ini diterapkan di subak Begawan Kaja Banjar Dinas Apit Yeh Desa Gunung Salak, Selemadeg Timur.’’Terlebih dari pengakuan petani yang menerapkan sistem ini men-
gurangi serangan hama dan juga gulma,’’ ujarnya, Selasa (16/1) kemarin. Ia melanjutkan, modal awal untuk membuat sistem mindi kodam ini memang lumayan besar. Namun, diyakini setelah panen kedua atau ketiga ia bisa mendapatkan keuntungan. Sebab, selain menghasilkan padi, sistem ini juga menghasilkan ikan. Karena itu, di samping mendapatkan penghasi-
lan tambahan, penerapan mindi kodam ini juga dapat menekan biaya operasional perawatan, terutama membayar tenaga dalam menyiangi gulma maupun membeli pestisida untuk memberantas hama. “Karena dari pengalaman petani yang menerapkan sistem ini pertumbuhan gulma bisa ditekan, sebab gulma-gulma itu sudah dimakan ikan. Begitu juga menekan serangan hama,”
ujar Semarajaya. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan Wayan Subagia menambahkan, sistem mindi kodam ini awalnya diujicobakan di Desa Gunung Salak dan Manik Yang. Hasilnya tidak mengecewakan. Keuntungan bersih petani untuk panen ikannya saja kurang lebih dua juta. Keberhasilan ini membuat sistem ini mulai dilirik petani. “Untuk di Jatiluwih sudah ada dua titik penerapan mindi kodam. Selain ada tambahan penghasilan, penerapan mindi kodam di Jatiluwih bisa menjadi alternatif menarik wisatawan,” ujarnya. Meski program ini berhasil, diakui Subagia, dalam
pembuatannya masih ditanggung petani secara swadaya. Pihaknya sebatas melakukan pembinaan dan pendampingan. Namun, Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan akan berusaha agar bisa mendapatkan pendanaan dari pusat untuk program mindi kodam ini. Sementara untuk anggaran dari APBD di tahun 2018 ini, para petani yang menerapkan mindi kodam itu akan diberikan bantuan pengadaan benih ikan dan pakan untuk dua demplot. Masing-masing demplot mendapatkan anggaran Rp 15 juta. “Bantuan ini kami berikan pada demplot di Gunung Salak dan Manik Hyang dulu,” ujar Subagia. (kmb24)
Panwaslu Tabanan Lantik 133 PPL
Tabanan (Bali Post) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tabanan melakukan pelantikan 133 Panitia Pengawas Lapangan (PPL)
Selasa (16/1). Pada kegiatan itu juga digelar pembekalan kepada PPL dan penandatanganan kesepakatan bersama Sat. Intelkam Polres Tabanan
Bali Post/kmb24
dengan Panwaslu Tabanan dalam rangka Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018. Ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada mengatakan 133 PPL itu merupakan pengawas di tingkat desa yang akan bertugas selama enam bulan ke depan pada pelaksanaan pemilihan Gubernur Bali. Mereka langsung
TANDA TANGAN - Penandatanganan kesepakatan bersama Sat. Intelkam Polres Tabanan dengan Panwaslu Tabanan, dalam rangka Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018, Selasa. (16/1).
bekerja seusai dilantik. Rumada menambahkan, dalam hal honor atau gaji, selama enam bulan nanti PPL itu akan mendapatkan Rp 900 ribu perbulan. Mengenai penandatanganan kesepakatan bersama Sat. Intelkam Polres Tabanan dengan Panwaslu Tabanan, Rumada menyampaikan rasa syukur. Pasalnya, kegiatan itu di-back up oleh pihak kepolisian. ‘’Dalam pengawasan nantinya Panwaslu Kabupaten berkoordinasi dengan Kapolres dan Kasat Intelkam, Panwas Kecamatan berkoordinasi dengan Kapolsek dan PPL/PPK berkoordinasi Bhabinkamtibmas, sehingga kita mengutamakan cegah dini terhadap potensi pelanggaran pemilu,’’ ujarnya.
Kasat Intelkam Polres Tabanan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan, untuk mengatasi kerawanan setiap tahapan pilgub itu memerlukan senergitas antara Panwaslu Kab. Tabanan, Panwascam dan PPL/PPK dengan pihak kepolisian, sehingga mampu mendeteksi dini permasalahan dan tidak terjadi pelanggaran yang dapat berpengaruh terhadap gangguan kamtibmas. ‘’Kesepakatan bersama yang ditanda tangani hari ini diharapkan menjadi pegangan bersama, sehingga ada koordinasi yang jelas antara kepolisian di masingmasing tingkatan dengan Panwaslu, sehingga pemilu dapat berjalan aman serta situasinya tetap kondusif,’’ ujarnya. (kmb24)
Dikonstruksi Kesenian Khas Tabanan
Dialokasikan Anggaran PKB Rp 1,9 Miliar PENAMPILAN seniman Tabanan di Pesta Kesenian Bali (PKB) terlihat kurang optimal. Alasannya, anggaran kegiatan PKB sangat terbatas, sehingga pembinaan kelompok seniman juga kurang maksimal. Namun tahun 2018 ini ada penambahan alokasi anggaran untuk PKB. Karena itu diharapkan kualitas kesenian yang ditampilkan semakin baik. Jenis kesenian apa sajakah yang akan direkonstruksi untuk lebih menggeliatkan kesenian di Tabanan? “Tahun ini anggaran PKB naik. Sebelumnya kita dapat Rp 1,5 miliar, namun sekarang 1,9 miliar,” beber Kepala Dinas Kebudayaan I GN Supanji, Selasa (16/1) kemarin. Kenaikan anggaran itu akan digunakan meningkatkan kualitas penampilan duta Tabanan. Daerah Lumbung Beras ini memiliki 26 item materi yang bisa ditampilkan pada kegiatan seni dan budaya tahunan itu. Dikatakan, spirit untuk selalu memberikan sajian seni budaya terbaik di ajang PKB ini juga sangat pas, lebih lebih tema PKB tahun ini “Teja Darmaning Kauripan’’, yang artinya api spirit penciptaan. Tidak saja semangat itu meningkat karena ad-
anya kenaikan anggaran PKB. Tetapi memang direncanakan pelaksanaan PKB di Tabanan akan didesain spesial, Alasannya, Tabanan saat ini sudah memiliki panggung terbuka di Taman Kota Tabanan. Panggung terbuka itu menjadi satu kesatuan dengan Gedung Kesenian I Ketut Maria yang sudah rampung direnovasi. “Dengan penampilan dan suasana baru tempat digelarnya pementasan seni ini tentu saja akan menambah greget para seniman Tabanan dalam berekpresi,” ucapnya. Di samping untuk peningkatan kualitas duta Kabupaten Tabanan, tampil di perhelatan PKB diyakini dapat dimanfaatkan untuk lebih mengoptimalkan program rekonstruksi kesenian
khas Kabupaten Tabanan. Utamanya kesenin yang berkaitan dengan upacara panca yadnya. Misalnya saja tari Kupu-kupu Tarum dari Desa Perean. Bagi Supanji, meski tidak lagi bergabung dengan Dinas Pariwisata, diakuinya Dinas Kebudayaan akan selalu menggandeng Dinas Pariwisata untuk memberikan warna pada setiap kegiatan seni budaya. Misalnya saja pada ajang festival yang akan digelar sepanjang tahun 2018 ini di sejumlah objek wisata ternama di Tabanan. Hal itu sebagai bentuk mendukung program pemerintah pusat untuk recovery pariwisata Bali, khususnya. Seperti diketahui, erupsi Gunung Agung di Karangasem memang berdampak
Bali Post/bit
PROGRAM - Kepala Dinas Kebudayaan I GN Supanji (kanan) didampingi Kabid Kesenian I Wayan Muder saat menyampaikan program Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan. pada tingkat kunjungan pariwisata di Bali. Di satu sisi tingkat kunjungan wisatawan domestik masih stabil, namun diakui wisatawan mancanegara mengalami penurunan. Imbas penurunan wisatawan juga cukup dirasakan di daerah Tabanan yang memiliki sejumlah tujuan wisata potensial. Seperti DTW Tanah
Lot dan DTW Ulun Danu Beratan. Guna memulihkan kondisi pariwisata, Dinas Pariwisata Tabanan pun meminta sejumlah objek wisata merancang sebuah kegiatan festival yang bisa digelar tahun 2018 .Festival itu diharapkan bernuansa seni dan budaya sesuai potensi wisata yang dimiliki. (bit)
15
Rabu Paing, 17 Januari 2018 Hasil Pertandingan Liga Inggris Manchester United vs Stoke City 3-0 ---------------------------------------------------------------------1. Man City 23 20 2 1 67-17 62 2. Man Utd 23 15 5 3 48-16 50 3. Liverpool 23 13 8 2 54-28 47 4. Chelsea 23 14 5 4 41-16 47 5. Tottenham 23 13 5 5 46-21 44 6. Arsenal 23 11 6 6 41-30 39 7. Burnley 23 9 7 7 19-20 34 8. Leicester 23 8 7 8 34-32 31 9. Everton 23 7 6 10 25-38 27 10. Watford 23 7 5 11 33-42 26 11. West Ham 23 6 7 10 29-41 25 12. Crystal Palace 23 6 7 10 21-33 25 13. Bournemouth 23 6 6 11 24-35 24 14. Huddersfield 23 6 6 11 19-39 24 15. Newcastle 23 6 5 12 21-31 23 16. Brighton 23 5 8 10 17-29 23 17. Southampton 23 4 9 10 23-34 21 18. Stoke 23 5 5 13 23-50 20 19. West Bromwich 23 3 10 10 18-30 19 20. Swansea 23 4 5 14 14-35 17 Pencetak gol : 20 - H. Kane (Tottenham Hotspur). ---------------------------------------------------------------------Jadwal Liga Prancis Kamis (18/1) dini hari Amiens SC vs Montpellier Angers SCO vs Troyes Guingamp vs Olympique Lyon Lille vs Rennes Metz vs Saint-Étienne Toulouse vs Nantes PSG vs Dijon ---------------------------------------------------------------------Copa del Rey Kamis (18/1) dini hari Atletico Madrid vs Sevilla Valencia vs Deportivo Alaves Espanyol vs Barcelona ---------------------------------------------------------------------FA Cup Kamis (18/1) dini hari Swansea City vs Wolverhampton Wanderers Chelsea vs Norwich City Wigan Athletic vs AFC Bournemouth
TIGA GOL - Pemain Manchester United Antonio Valencia (kiri) merayakan gol bersama rekan setimnya usai mengoyak gawang Sotke City pada pertandingan Liga Inggris, Selasa (16/1) kemarin. MU menang tiga gol tanpa balas.
Tunggu Sanchez, MU Hancurkan Stoke London -
Kedatangan Alexis Sanchez tentu akan melengkapi sukacita Manchester United (MU) usai menghancurkan Stoke City 3-0 pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Selasa (16/1) kemarin. Antonio Valencia, Anthony Martial dan Romelu Lukaku memberi kegembiraan pendukungnya di Stadion Old Trafford. Bek Valencia membawa MU memimpin pada menit kesembilan melakukan serangan di pinggir lapangan. Martial menggandakan keunggulan tim tuan rumah sebelum jeda. Romelu Lukaku memastikan kemenangan pasukan Jose Mourinho di babak kedua.
Hasil ini membuat tim peringkat kedua MU kini tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Manchester City. Tetangganya itu menelan kekalahan pertamanya di liga musim ini saat takluk 3-4 di markas Liverpool. Manajer baru Stoke Paul
Lambert, yang ditunjuk untuk menggantikan Mark Hughes, menyaksikan dari tribun penonton ketika Valencia membawa MU memimpin. Valencia menggiring bola dan melepaskan tembakan kaki kiri yang menembus gawang Jack Butland. Pemain Stoke Stephen Ire-
land, yang melakukan penampilan perdananya sebagai pemain inti sejak Mei 2016, kemudian menyia-nyiakan dua peluang bagus ketika tim tamu mulai meningkatkan serangan. Namun tujuh menit sebelum turun minum, pemain sayap MU asal Prancis Martial mengubah kedudukan menjadi 2-0 dengan penyelesaian first time setelah disodori umpan oleh Paul Pogba. Lukaku melengkapi kemenangan timnya dengan kontribusi golnya pada menit ke-72.
Penyerang timnas Belgia itu mampu melepaskan diri dari kawalan pemain belakang Stoke sebelum menemukan ruang yang cukup untuk melepaskan tembakan menuju sudut bawah gawang. Mourinho tidak memasukkan gelandang Armenia Henrikh Mkhitaryan pada pertandingan ini. Arsenal tertarik mendatangkan Mkhitaryan ke Emirates sebagai bagian dari transfer untuk pemain Chile Sanchez. (kmb39/rtr/ant)
Sainz Terkena Penalti 10 Menit
Buenos Aires Pemimpin Reli Dakar Carlos Sainz mendapatkan penalti sepuluh menit setelah muncul dugaan benturan dengan pembalap quadbike asal Belanda Kees Koolen pada awal reli. Sanksi ini membuat pereli Spanyol itu memulai tahapan kesepuluh pada Rabu (17/1) ini, tahapan sepanjang 373 kilometer antara Salta dan Belen di Argentina, dengan keunggulannya atas pereli Qatar Nasser Al Attiyah dikurangi menjadi 56 menit 37 detik.
Sainz membantah tudingan dirinya berbenturan dengan quadbike apa pun pada tahapan keempat dan Peugeot mengindikasikan akan melakukan banding atas keputusan itu. ‘’Tidak seorang pun dapat benar-benar memahami penalti ini,’’ kata kepala Peugeot Sport Bruno Famin kepada motorsport. com. ‘’Hal ini membuka pintu pada apa pun. Jika kompetitor apa pun dapat berkata bahwa dia hampir bertubrukan dengan yang lain, kami semua akan mendapatkan penalti sepuluh menit.’’
Bali Post/rtr
PENALTI - Pereli Spanyol Carlos Sainz dan co-driver Lucas Cruz menyelesaikan etape ke-7 Reali Dakar. Sainz dijatuhi penalti 10 menit karena melakukan pelanggaran.
Dembele Cedera Lagi
Bali Post/rtr
Penyerang Arsenal Alexis Sanchez.
City Tak Lagi Berminat pada Sanchez
Manchester Manchester City tak lagi berminat mengejar penyerang Arsenal asal Chile Alexis Sanchez. Kondisi ini membuat Manchester United (MU) asuhan Jose Mourinho menjadi kandidat terdepan untuk mendapatkan pemain berusia 29 tahun itu. Koran The Manchester Evening News melaporkan bahwa City, yang telah lama mengincar Sanchez, memutuskan untuk menarik keinginan mendapatkan pemain asal Chile itu setelah klub melakukan pertemuan internal mendiskusikan aspek-aspek finansial kesepakatan itu. Meski manajer City Pep Guardiola, yang pernah melatih Sanchez di Barcelona, berniat untuk menambah lini depannya. Namun permintaan gaji dan biaya transfernya dipatok terlalu tinggi. Mourinho mengonfirmasi bahwa MU tertarik mendatangkan Sanchez. ‘’Saya hanya bersikap santai dengan perasaan bahwa dia merupakan pemain Arsenal, dia dapat bertahan di sana, namun juga dengan perasaan bahwa dia dapat hengkang dan jika dia pergi menurut saya kami memiliki peluang,’’ ucapnya kepada para pewarta menjelang kemenangan 3-0 MU atas Stoke City di Old Trafford. Sejumlah laporan media berspekulasi bahwa Chelsea berpeluang melakukan negosiasi untuk membujuk pemain Arsenal itu untuk bertahan di London ketimbang pindah ke Manchester. Sedangkan media lain mengindikasikan bahwa gelandang MU Henrikh Mkhitaryan mungkin menjadi bagian dari negosiasi untuk mendatangkan Sanchez ke Old Trafford. Pemain Armenia itu dicoret dari skuad saat mereka melawan Stoke, namun Mourinho mengatakan masa depan sang pemain masih belum jelas. ‘’Saya memahami bahwa dengan begitu banyak pembicaraan dan begitu banyak spekulasi ini tidak mudah bagi Mkhitaryan untuk bermain, untuk bermain di kandang dengan perasaan bahwa hal ini dapat terjadi, mungkin tidak terjadi,’’ kata Mourinho. Sanchez tidak masuk skuad Arsenal saat mereka kalah 1-2 dari Bournemouth pada Minggu lalu. Wenger mengatakan keputusan untuk masa depan pemain Chile itu sudah dekat. (rtr/ant)
Koolen, mantan ketua eksekutif situs pemesanan hotel booking.com, sebelumnya melontarkan keluhan bahwa juara dua reli dunia dua kali dan juara Dakar 2010 Sainz menubruk quadbike-nya dan tidak menghentikan kendaraan. Terdapat lima tahapan tersisa untuk diselenggarakan di ajang ini, yang dimulai di Lima, Peru, dan berakhir di kota Argentina Cordoba pada 20 Januari. Tahapan kesembilan pada Selasa dibatalkan karena cuaca buruk. (afp/ant)
Pemain Barcelona Ousmane Dembele.
Barcelona Penyerang Barcelona Ousmane Dembele kembali diganggu cedera otot paha belakang dan akan absen bermain selama tiga sampai empat pekan. Pemain sayap asal Prancis tersebut, yang direkrut dari Borussia Dortmund pada tahun lalu dengan nilai transfer 147 juta euro, mengalami robek otot paha belakang pada September yang membuatnya harus absen sampai Januari. Dembele tampil pada empat
pertandingan setelah kembali bermain, satu kali bermain sebagai pemain inti, sebelum menderita masalah baru saat timnya menang 4-2 atas Real Sociedad pada awal pekan ini. ‘’Tes-tes mengonfirmasi bahwa sang pemain menderita cedera otot paha belakang pada otot semitendinosus yang tidak berdampak pada area yang dioperasi pada awal musim,’’ kata Barcelona dalam pernyataannya, Selasa (16/1) kemarin. Dembele akan absen pada
pertandingan-pertandingan Piala Raja dan Liga Spanyol, namun semestinya dapat kembali sebelum pertandingan 16 besar Liga Champions melawan Chelsea di Stamford Bridge pada 20 Februari. Kapten Andres Iniesta, yang menjadi pemain pengganti saat melawan Real Sociedad, juga mengalami masalah pada betis kanannya dan diragukan dapat tampil pada pertandingan Piala Raja di markas Espanyol pada Kamis dini hari. (rtr/ant)
Kubica Cadangan, Sirotkin Pembalap Utama Tim Williams London Robert Kubica, Selasa (16/1) kemarin ditunjuk menjadi pembalap cadangan tim Formula 1 Williams. Sementara rookie Sergey Sirotkin akan mendampingi Lance Stroll sebagai pembalap utama. Kubica berharap bisa menjadi pembalap utama dan kembali berlaga di jet darat ini sejak kecelakaan fatal pada 2011 yang memaksanya pensiun semen-
tara akibat cedera fatal pada kejuaraan reli. Pembalap Polandia yang berusia 33 tahun itu melanjutkan karier balap di Reli Dunia sebelum dipanggil kembali oleh mantan timnya itu untuk menjadi pembalap penguji dan pengembang. Seri pembuka GP F1 akan digelar di Australia, 25 Maret mendatang. Namun kursi tim Williams menyisakan satu setelah Stroll dari Kanada yang
menjalani debutnya di F1 musim lalu ditunjuk lebih dahulu. Williams kemudian memilih Sirotkins dibandingkan Kubica yang lebih berpengalaman setelah keduanya menjalani tes di Abu Dhabi tahun lalu. Sirotkin mengisi posisi yang ditinggalkan Felipe Massa yang pensiun akhir musim lalu. Keriernya banyak didukung oleh milyuner Rusia Boris Rotenberg. (kmb39/rtr)
Pembalap cadangan tim Formula 1 Williams Robert Kubica. Bali Post/rtr
Petenis Swiss Roger Federer.
Bali Post/rtr
Federer dan Djokovic Melaju Melbourne Juara bertahan Roger Federer tidak mendapatkan masalah dan memenangi pertandingan dengan straight set atas petenis Slovenia Aljaz Bedene pada pertandingan pembukaan di Grand Slam Australia Terbuka, Selasa (16/1) kemarin. Mantan juara Novak Djokovic juga melaju ke putaran kedua. Petenis Swiss 36 tahun itu mengubah pertandingan sore di Rod Laver Arena seperti menjadi laga ekshibisi ketika ia menang mudah 6-3, 6-4, 6-3 atas Bedene. Satu break pada tiap-tiap set sudah cukup bagi Federer yang mengendalikan permainan dari awal sampai akhir. Petenis peringkat II dunia itu berupaya meraih gelar Grand Slam ke-20-nya setelah mengamankan gelar ke-18-nya
di tempat ini tahun lalu dan gelar ke-19-nya di Wimbledon. Mantan petenis nomor 1 dunia Novak Djokovic juga merayakan kembalinya ke Grand Slam dengan kemenangan 6-1, 6-2, 6-4 atas Donald Young dari AS. Djokovic tidak memperlihatkan adanya masalah pada sikunya ketika ia mencatatkan 33 pukulan winner sepanjang pertandingan yang berlangsung satu jam 51 menit di Margaret Court Arena. Djokovic memainkan pertandingan pertamanya sejak ia mengundurkan diri pada perempatfinal Wimbledon. Meski melepaskan separuh servis dengan gaya gerakan yang telah dimodifikasi, juara enam kali di Melbourne Park ini mampu tampil impresif. (rtr/ant)
OLAHRAGA
16
Rabu Paing, 17 Januari 2018
Kompetisi, Kunci Ciptakan Prestasi Bandung (Bali Post) -
Presiden Joko Widodo kembali mengulangi pernyataannya bahwa kompetisi adalah kunci untuk menciptakan prestasi sepak bola Indonesia. ‘’Sudah sering saya sampaikan semakin banyak kompetisi akan semakin baik untuk sebuah prestasi. Nah ini salah satunya yang kita pakai untuk mengisi sebelum masuk ke kompetisi berikut. Saya kira sangat bagus sekali,’’ kata Presiden Joko Widodo seusai menyaksikan pertandingan pertama Grup A Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Selasa (16/1) kemarin. Dalam pertandingan tersebut, Persib Bandung berhasil menaklukkan lawannya Sriwijaya FC dengan skor 1-0. Gol dari tim berjuluk ‘’Maung Bandung’’ itu dicetak oleh gelandang Oh In-Kyun pada menit ke-55. ‘’Tadi kita lihat kualitasnya juga imbang. Saya ucapkan selamat Persib menang 1-0,’’ tambah Presiden yang mengenakan jaket timnas saat pertandingan tersebut. Tidak ketinggalan Presiden juga berpesan agar kompetisi di tingkat yunior terus berjalan. ‘’Kompetisi sama yang U (usia) yang U junior yang U senior semuanya penting semuanya. Kompetisi penting semuanya,’’ tambah Presiden. Pendukung Persib Band-
ung dalam pertandingan itu tampak memenuhi stadion tersebut dan tidak berhenti menyanyikan yel-yel untuk mendukung Persib Bandung. Sebanyak 20 klub meramaikan Piala Presiden 2018. Rinciannya, 18 klub datang dari Liga 1 dan dua klub dari Liga 2. Seluruh peserta akan terbagi ke dalam lima grup (masing-masing dihuni empat tim) dan bertanding menjadi yang terbaik. Laga puncak dijadwalkan digelar pada 17 Februari 2018. Sudah ada dua tim yang berhasil merebut prestasi dengan menjuarai Piala Presiden, yakni Persib Bandung yang keluar sebagai juara pada edisi 2015 dan Arema
merebut makhota juara pada edisi 2017. Pertandingan fase grup di Piala Presiden 2018 yang dimulai hari ini akan berlangsung di 5 kota, yakni Bandung, Malang, Surabaya, Denpasar dan Tenggarong. Sementara laga 8 besar akan digelar di Solo, Jawa Tengah. Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, mengaku puas dengan penampilan timnya setelah berhasil mengalahkan Sriwijaya FC 1-0 di laga pembuka Piala Presiden 2018. ‘’Ini kemenangan yang penting bagi kami tapi juga yang tidak kalah pentingnya adalah kami bekerja dan bermain bersamasama,’’ ujar Gomez seusai pertandingan.
Gomez mengatakan, secara keseluruhan para pemainnya bermain apik sepanjang laga. Ia pun memberikan apresiasi kepada lini pertahanan yang mampu mengawal gawang tanpa kebobolan. Sementara itu, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengatakan, Persib Bandung bermain efektif sehingga mampu mengalahkan tim besutannya. ‘’Ketika kami melakukan pressing terutama di pertengahan babak pertama dan kedua, mereka melepas bola ke depan. Itu kunci dari Persib hari ini bermain. Akhirnya terlihat bermain dengan counter attack dan efektif, satu peluang dia buat satu gol,’’ ujar Rahmad. (ant)
Bali Post/ant
MENANG - Pesepak bola Sriwijaya FC Makan Konate (kanan) menendang bola ke arah gawang dibayangi pesepak bola Persib Bandung Bojan Malisic (kiri) pada pertandingan Piala Presiden 2018, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1) kemarin. Persib Bandung menang atas Sriwijaya FC dengan skor 1-0.
60 Tahun Indonesia-Jepang
Bhayangkara FC Hadapi FC Tokyo
Made Vandim Sanjaya Putra.
Bali Post/ist
Vandim Gabung BVN di Proliga Gianyar (Bali Post) Pebola voli asal Klub Kemuda Bangsa Canti (KBC) Celuk, Sukawati, Gianyar, Made Vandim Sanjaya Putra, resmi bergabung dengan klub BVN Bekasi dalam melakoni Kompetisi Bola Voli tertinggi di Tanah Air yakni Proliga, yang rencananya mau digulirkan pada Jumat (19/1) lusa. Pelatih KBC Nyoman Sudiantarayana, di Celuk, Selasa (16/10 kemarin mengemukakan, pihaknya bangga asuhannya bisa dipercaya memperkuat BVN. ‘’Kami berharap prestasi BVN yang finis di peringkat keenam, bisa lebih baik pada musim kompetisi 2018 ini,’’ ujarnya. Bahkan, pada musim kompetisi Proliga 2017 lalu, tercatat tiga pebola vola KBC yang tenaganya diperlukan memperkuat BVN. ‘’Tahun lalu, selain Vandim juga masih ada Putu Juniartha Wibawa, dan Komang Maranjana. Untuk tahun 2018 ini, BVN memang hanya memerlukan tenaga Vandim yang menempati posisi quicker,’’ terang pria yang akrab disapa Mangkok ini. Mangkok menerangkan, latar belakang Vandim adalah pebola voli pantai, dan tak masalah jika dia turun di voli indoor. Sebaliknya, kalau pebola voli indoor dipaksakan bermain di voli pantai, akan menjadi permasalahan. ‘’Sebab, dia harus belajar dulu teknik voli pantai (out-door),’’ jelas Mangkok. BVN sendiri cukup serius mempersiapkan diri menghadapi Proliga 2018 ini, terbukti sejumlah pemain asing dari Thailand dan Brazil direkrut untuk memperkuat skuadnya. (022)
KFC Cycling Team Libatkan Pembalap Muda Jakarta (Bali Post) KFC Cycling Team dipastikan melibatkan pembalap muda saat tim yang bermarkas di Jakarta ini turun pada kejuaraan balap sepeda internasional Tour d’Indonesia (TdI) 2018 dari Candi Prambanan Yogyakarta menuju Denpasar, Bali, 2528 Januari. ‘’Ada satu pembalap yang naik kelas dari junior ke senior. Untuk yang lain tidak ada perubahan, sama saat turun di Tour de Singkarak (TdS) 2017,’’ kata perwakilan tim pelatih KFC Cycling Team, Matnur, Selasa (16/1) kemarin. Pria yang akrab dipanggil Kacong itu mengatakan pembalap yang naik kelas itu adalah Mahrus Ali. Naiknya pembalap junior ke senior selain karena kemampuan juga tidak lepas dari aturan yang diberlakukan pada balapan level 2.1 UCI yang mengharuskan satu tim diperkuat tujuh pembalap. Untuk enam pembalap lainnya sudah tidak asing lagi karena tim ini sering membuat kejutan dengan prestasi pada beberapa balapan yang diikuti yaitu Jamal Hibatulloh, Muhammad Imam Arifin, Abdul Gani, Selamat Juangga dan Muhammad Abdurrohman. Dengan kemampuan pembalap yang dimiliki, KFC Cycling Team bertekad terus membuat kejutan karena untuk menghadapi kejuaraan yang sebelumnya vakum selama tujuh tahun telah mempersiapkan diri dengan baik. Pemusatan latihan juga digelar mengingat TdI adalah balapan pembuka musim 2018. ‘’Pemusatan latihan kami lakukan di Yogyakarta. Harapan kami semua pembalap bisa maksimal di kejuaraan nanti,’’ kata pria yang juga mantan pembalap nasional itu. Terkait dengan target, Matnur mangaku tidak mulukmuluk. Pihak manajemen tim berharap pembalap yang dimiliki mampu naik podium disetiap etape yang dilombakan meski persaingan bakal berlangsung dengan ketat. Ada 16 tim dalam dan luar negeri yang akan terlibat pada kejuaraan yang diprakarsai PB ISSI itu. ‘’Target kami memang bisa naik podium di setiap stage,’’ kata Matnur menegaskan. KFC Cycling Team merupakan satu dari tiga tim kontinental asal Indonesia yang terlibat pada kejuaraan ini. Dua lainnya adalah PGN Cycling Team serta ACC. Selain itu, pada kejuaraan pertama untuk level 2.1, timnas Indonesia juga turun dan didampingi pelatih Rudy Dwi Januar dan Ferinanto. TdI 2018 memang mengalami perubahan dibandingkan tujuh tahun lalu yang distart di Jakarta dan finis di Bali. Khusus untuk tahun ini hanya berlangsung empat etape yaitu Candi Prambanan-Ngawi, Madiun-Mojokerto, ProbolinggoBanyuwangi dan Gilimanuk-Denpasar. (ant)
Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan bergulirnya laga persahabatan internasional antara juara Liga 1 Bhayangkara FC dan tim liga utama Jepang JLeague FC Tokyo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (27/1). Pertandingan bertajuk ‘’J-League Asia Challenge’’ ini digelar sebagai bagian dari perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang yang jatuh pada tahun 2018. ‘’PSSI menunjuk Bhayangkara FC sebagai bentuk penghormatan bagi juara Liga
1. Semoga pertandingan ini bisa memperkuat hubungan Indonesia dan Jepang,’’ kata Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono di Kantor PSSI di Jakarta, Selasa (16/1) kemarin. Joko mewakili PSSI pun mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas terlaksananya pertandingan antara Bhayangkara FC dan FC Tokyo. Sebab, selain terkait perigatan 60 tahun hubungan diplomatik, laga ini juga merupakan turunan dari nota kesepahaman atau MoU antara PSSI dan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA). MoU itu sendiri dicapai
setelah PSSI dan JFA bertemu pada pekan pertama Desember 2017 di Jepang. Dalam penandatanganan dokumen kerja sama itu, PSSI diwakili oleh Wakil Ketua Umum Joko Driyono dan Sekjen Ratu Tisha. Sementara pihak JFA diwakili Presidennya Tashima Kozo dan Sekjen Kazumichi Iwagami. Di samping laga persahabatan internasional, dua poin kerja sama lain MoU PSSI-JFA adalah rencana pengembangan wasit (referee development program) dan pengembangan pemain muda.
Sementara itu, manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji menyebut timnya merasa terhormat bisa menghadapi FC Tokyo. Dia pun bertekad memberikan perlawanan terbaik agar setidaknya tidak kalah dari tim yang berada di peringkat ke-13 J-League musim 2017. ‘’Paling tidak jangan sampai kalah dari FC Tokyo. Ini kesempatan luar biasa dan untuk itu kami memotivasi pemain agar bisa tampil apik demi menyenangkan penggemar,’’ kata Sumardji. Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii juga
berharap partai Bhayangkara FC kontra FC Tokyo menjadi pertandingan yang luar biasa. Masafumi juga mengingatkan terulangnya kembali sejarah olahraga IndonesiaJepang. Dua tahun setelah Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 1962, Jepang menyelenggarakan Olimpiade musim panas. Di masa kini, dua tahun setelah Indonesia menggelar Asian Games 2018, Jepang juga akan menjadi penyelenggara Olimpiade 2020. ‘’Jadi kami berharap itu semua semakin memperdalam hubungan Indonesia-Jepang,’’ ujarnya. (ant)
Piala Fed
Uzbekistan Batu Sandungan Indonesia
Jakarta (Bali Post) Salah satu petenis yang mengisi skuad Indonesia untuk Piala Fed Zona II Asia/ Oseania, Aldila Sutjiadi (22), menilai peluang Indonesia menembus Grup I terbuka lebar pada 2018 ini. ‘’Untuk tahun ini peluangnya lebih besar, karena tahun ini akan ada jatah dua negara untuk maju ke Grup I di 2019 mendatang,’’ kata Aldila di Stadion Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (16/1) kemarin. Akan tetapi, lanjut Aldila, peluang tersebut akan lebih besar jika tim tidak menghadapi ‘’batu sandungan’’ dengan melawan tim kuat seperti Uzbekistan, meski ada tim lainnya yang tidak bisa dipandang sebelah mata seperti Filipina, Malaysia, Singapura dan Selandia Baru. ‘’Sepertinya Uzbekistan yang paling
berat sih, walau ketemunya mungkin di semifinal. Tapi jika ketemunya Filipina, Singapura atau Malaysia, itu kesempatan kita ke Grup I terbuka semakin lebar,’’ ujar Aldila. Tim Piala Fed yang terdiri dari Aldila, Jessy Rompies (27), Beatrice Gumulya (27) dan Deria Nur Haliza (20) sendiri akan berjuang di turnamen beregu khusus putri tersebut pada 6-10 Februari 2018 di Isa, Bahrain, dan berangkat ke Negeri Timur Tengah tersebut pada 2 Februari 2018 mendatang. Saat ini tim Piala Fed yang dilatih oleh Dedy Tedjamukti tengah melaksanakan persiapan sejak tanggal 3 Januari lalu di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta. Sementara itu, Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda
Anwar sedikit banyak setuju dengan Aldila mengenai peluang Indonesia di Piala Fed. Selain itu, dia juga sepakat dengan pandangan bahwa beberapa tim lebih kuat dari Indonesia, termasuk Uzbekistan. Yang jelas, tambah Rildo, ke depannya Indonesia harus bisa lebih baik dan bisa bersaing dengan tim-tim kuat di dunia. Untuk itu, tambah Rildo, selain melakukan pemusatan latihan pada empat pemain yang didaftarkan di Piala Fed 2018, federasi juga memasukkan petenis kembar yang berusia di bawah 16 tahun Fitriana Sabrina dan Fitriani Sabatini untuk ikut berlatih dalam tim. ‘’Ini sebagai langkah awal kami juga untuk mempersiapkan banyak pelapis di bawah tim utama,’’ ujar Rildo. (ant)
Solo (Bali Post) Atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia cabang olahraga tenis meja siap bekerja keras dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas), dan ingin merebut tiga medali emas pada Asian Para Games (APG) 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang, Oktober mendatang. ‘’Indonesia untuk cabang tenis meja sebenarnya ditargetkan dua emas, tetapi kami optimistis para atletnya bisa merebut lebih tinggi, yakni tiga emas pada APG Jakarta,’’ kata Pelatih Nasional Tenis Meja NPC Indonesia Bayu Widi di sela Pelatnas di Kompleks Stadion Manahan, Solo, Selasa (16/1) kemarin. Bayu Widi mengatakan, jumlah atlet tenis meja yang mengikuti Pelatnas di Solo ada sebanyak 32 atlet yang terdiri dari 19 putra dan 13 putri. Peluang meraih tiga emas Indonesia diperkirakan dari atlet kelas delapan dan kelas 10 baik ganda campuran maupun ganda putra yang menjadi unggulan Indonesia. ‘’Kami mempersiapkan 32 atlet dari kelas tiga hingga 10, untuk tuna daksa, dan kemudian ditambah kelas 11 (tunagrahita),’’ ujar Bayu Widi. Bayu mengatakan para atlet tenis meja Indonesia mulai menjalani pelatnas di Solo sejak Senin (15/1) dan akan berlagsung sekitar 10 bulan ke depan. Para atlet nasional akan digembleng dengan bekerja keras latihan utuk bisa bersaing dengan atlet-atlet tingkat Asia yang cukup berat karena miliki
tehnik dan kualitas serta berpengalaman. Meskipun, Bayu meyakini lawan cukup berat seperti Tiongkok dan Jepang, tetapi atlet tenis meja Indonesia dengan kerja keras dan fokus optimistis mampu merebut tiga medali emas serta mengharumkan bangsa. Kendati demikian, Bayu bersama atletnya berjanji tidak akan meremehkan lawan, karena pada ajang APG tingkat Asia ini, semua negara dpastikan mengirimkan atlet yang terbaiknya untuk menjadi yang terbaik terutama dari Tiongkok dan Jepang. ‘’Atlet tenis meja dari Tion-
gkok dan Jepang yang terberat, karena mereka sudah pengalaman mengikuti tour dunia, sehingga kualitasnya tidak diragukan,’’ tuturnya. Hanna Resti salah satu atlet nasional tenis meja , mengatakan dirinya siap lebih tekun bekerja keras latihan untuk memperbaiki kekurangannya guna memenuhi impiannya bisa mengharumkan nama Indonesia pada APG di Jakarta tahun ini.Hanna Resti merebut medali emas di Asian Youth Para Games 2017 di Dubai dan emas pesta olahraga ASEAN Para Games 2017 Malaysia. (ant)
Tenis Meja NPC Targetkan Tiga Emas
Bali Post/ist
DBD - Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta ketika membuka DBD BEM IKIP PGRI Bali.
16 Tim Berlaga di BDB BEM IKIP PGRI Bali
Denpasar (Bali Post) Sebanyak 16 tim basket dari SMA dan SMK serta PTS dan PTN di Bali ikut berlaga di ajang Basketball and Dance Competition (BDC) BEM IKIP PGRI Bali 2018. BDB untuk kali pertamanya ini dibuka Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., Selasa (16/1) kemarin di GOR Ngurah Rai. Di hari pertama bertanding tim SMK Pariwisata Dalung yang mengalahkan SMAN 1 Kutsel dengan skor 27-21. Ketua BEM IKIP PGRI Bali Ni Nyoman Tirta Ningsih didampingi Ketua Panitia Putu Shinta Astina menjelaskan, BDB BEM IKIP PGRI Bali mengambil tema ‘’Mens Sana in Corpore Sano - Healthy Body for Our Future’’ ini bertujuan menguji potensi serta
minat remaja bidang basket serta mewujudkan visi dan misi IKIP PGRI Bali yang juga unggul dalam bidang olahraga. Agenda ini juga dirangkaikan dengan Dies Natalis XXXIV IKIP PGRI Bali serta memperkenalkan keberadaan IKIP PGRI Bali kepada siswa SMA/SMK serta PTS/PTN se-Bali. BDB akan berlangsung hingga 21 Januari 2018 memperebutkan Piala Rektor. Saat itu juga dilombakan dance modern yang diikuti lima grup. Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta meminta semua tim berjuang maksimal guna mendapatkan pemain Bali yang terbaik. Mereka yang juara juga disiapkan kursi gratis di FPOK jika melanjutkan ke IKIP PGRI Bali. (025)
ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN PROSES CEPAT DISKON PULUHAN JUTA
BUNGA RINGAN 0,3% READY STOCK
KTP LUAR BISA TENOR 6-8TH
PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS Terima Tukar Tambah
081246730700, 081999043890
www.daihatsukreditbali.com C.0000478-MBL
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Paing, 17 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Tkg. Batu/Bangunan, Tkg Las Konstruksi Baja, Pengalaman. hub: Dewi 081236222509
LOWONGAN Dcr PRT Gaji Menarik Hub.085238421320/081999009178
B.BP.004.01.18.0000748
Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland Cpt Trbatas Hub.082 221 627 678
!!!Job Resmi Spa Dubai Cepat Berangkat, Ada Pelatihan Hub:087859097369
!Dcr Marketing Penglm Dpt Mes Gaji Memuaskan Uang saku Tiap Hari Meski 0 Omzet 082341290777
Cr Guru Private B.Inggris, Sabar telaten,dsiplin, pglm min2th,F. Time,CV: hrdbali2018@gmail.com
B.BP.001.01.18.0000774
B.BP.817.01.18.0000597
B.BP.001.01.18.0000698
Dicr 3 Sopir Pnglaman,CV.SIP Gatsu 1/5 T.081936550777
B.BP.001.01.18.0000778
B.BP.166.01.18.0000779
BIRO JASA
BIRO JASA
ANTI MAMPET
BALI WANGI
ANTI BUNTU
GARANSI
BIRO JASA
WC
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI
DIJUAL MOBIL
AHLINYA MELANCARKAN
WC MAMPET
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
SALURAN AIR, WASTAVEL DLL TANPA BONGKAR Garansi
0877 6129 5235 081 238 450 210
WA. 085237466203
C.00000511-BR
Grand Max PU DP 5 jt
TERIOS DP 30 JT
DIJUAL MOBIL PROMO SUZUKI
SERVICE MAMPET
MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KURAS KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, MAMPET SALURAN DAPUR SALURAN AIR 5235 0877 6129 238 450 210 WASTAVEL,DLL GARANSI081
DISCOUNT C.0000620-brj
All new CRV
HUB. SALES
PUTU AGUS DHARMA
DP
Jt-an
IGNIS
DP
5
Jt-an
HUB AYU 085238555858
0,3%
DP.
HR-V DP.
30JT
3JT-AN
*Syarat & ketentuan berlaku
B.BP.001.01.18.0000763
B.BP.001.01.18.0000773
DISKON BESARBESARAN
SERVICE
CENTRAL JAYA MANDIRI BALI JAYA TEKNIK
POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS
KULKAS M. CUCI AIR PANAS
HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar
DIJUAL RUMAH
BAHAN BANGUNAN
Kami menyediakan kayu dengan berbagai macam jenis dan segala ukuran, seperti kayu
PICK UP DP 5Jtan
READY STOCK NEW VARIAN
BANGKIRAI, ULIN, MERBAU, KAMPER, KERUING GRATIS ONGKOS KIRIM Untuk Informasi dan pemesanan hubungi
0878-5395-7650 (XL) 0852-3714-0236 (AS) C.0000352-BBN
KTP LUAR BISA
BUNGA RINGAN 0,3%
TENOR s/d 8TH
NEW TERIOS DP 30Jtan
C.0000496-MBL
B.BP.001.01.18.0000355
KEHILANGAN Hlg BPKB I-05857000 O AN Kt. Sukadana H.087762575793 B.BP.158.01.18.0000776
BENGKEL LAS
C.0000606-SRV
KUNCI KAYU UTAMA
PROSES CEPAT & MUDAH
B.BP.001.01.18.0000694
Siap Bnt Adm Pjk Bln/Th-SPT Tahunan&Byrkn Pjk H.082146447060
B.BP.001.01.18.0000037 Service panggilan BERGARANSI
� DESAIN ARSITEKTUR � JASA GAMBAR � KONSTRUKSI / BANGUN BARU � RENOVASI � RUMAH BOCOR � LAS PAGAR/KANOPI � SUMUR BOR
C.0000674-JK
B.BP.001.01.18.0000764
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
Hlg SHM No.1389 a/n A.A.Putri Trisnawati Pemogan Densel
JASA KONSTRUKSI
081 338 744 141 HUB. 087 860 300 744
Ahli Rmh Bcr:Dak,dinding,Tlang Dll, H.Aris 081236805370 Gransi
082331838863
C.0000193-SRV
RUPA-RUPA
JASA KONSTRUKSI
AC
KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER
D L L
081237914340
C.0000680-SRV
081 337 098 405 081 9999 818 63 081336764836 | 082244459698 | 081999745123 C.0000098-MBL
B.BP.001.01.18.0000770
SERVICE
PROMO ALL NEW DAIHATSU
Mobilio
KONTRAKTOR Dicari Kontraktor Survei Untuk Proyek Hotel Ternama di Kuta Pengalamn Pek Marking & Survei pd Proyek Skala Besar.Hubungi: Pak Jeffry 085772926547
Tnh Sawah Lok.Penatih,Mobil bs Msuk 110Jt/Are.HP:087862101243
SERVICE
SERVICE PANGGILAN
C.0000395-MBL
PROMO AWAL TAHUN
SANGAT BESAR
BUNGA RINGAN READY STOCK
15
DP 5 Jt-an
C.0000659-PB
HONDA
ERTIGA
FUTURA
Hub 081386216001, 081318274567 https://cryptosystem.biz.
LIMBAH
DP 12 JT Xenia DP 13 jt Sigra DP 16 jt Bunga 0,3% Discount Gede Tenor s/d 8 th
CARRY
Modal Min 10$ = Rp.139.000
JASA KURAS
AYLA
DIJUAL TANAH Tnh 7,7A pgr jl Raya± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
B.BP.001.01.18.0000775
SERVICE
C.0000510-MBL-1
Peluang BIT COIN
BALI WANGI
B.BP.001.01.18.0000695
081338263971 / 081805587866 Telp. 085100493221
PELUANG BISNIS Profit Perhari 3% selama 200 Hari (Tanpa Bekerja)
B.BP.001.01.18.0000604
1A 2A Tiying Tutul Pererenan Badung,SHM, 081337141817
KERJA DITEMPAT BERGARANSI
C.0000707-BRJ
C.0000710-BRJ
BIRO JASA
ASTRA DAIHATSU
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60jt/A & 125Jt/A,Bs Kredit, 087862450004
Dcr Guru Private Renang,sabar, tlaten,dsiplin, pglm min 2th, P. time.CV:hrdbali2018@gmail.com
B.BP.004.01.18.0000767
B.BP.001.01.18.0000697
B.BP.164.12.17.0001409
B.BP.001.01.18.0000765
B.BP.001.01.18.0000696 Dcr Sopir Prbadi Tgl Luar Jl.T. Dcr Karyawan/wati u/Toko varia- Umar 08123838989/081999038555 si Mobil SMS/WA:0895370015882 B.BP.001.01.18.0000772 B.BP.001.01.18.0000769
RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair, BPKB,Srtfkt, KPR 0,5% Hb.430373/74-082236597695
DISEWAKAN RUMAH Rumah Pdg Sambian,3K,2Km, Dapur Garasi, 2Lt.Hub:087761333139
Dcr Guru Home Schooling sabar, tlaten, dsiplin, pglm min 2th, F. Time,CV: hrdbali2018@gmail.com
Dicari Admin Merangkap Kasir Perusahaan Swasta di Kerobokan Telp:(0361) 736278
B.BP.154.01.18.0000780
B.BP.004.01.18.0000757
B.BP.001.01.18.0000488
Dcr Guru Private memasak,sabar telaten, dsiplin, pglm min2th, F. Time,CV: hrdbali2018@gmail.com
FOTOCOPY
B.BP.001.01.18.0000677
B.BP.001.01.18.0000741
Toko Ayam Panggang Fast Food Cari Staff Koki Basic Full Time.Bisa Bahasa Inggris Lokasi Uluwatu.082144093787
DISEWAKAN APARTEMEN Dikon Apartement 1 K.tdr, R.Tamu AC,Dpr, 2KM, air Pns/dingin Fas. Lkp,Blk Carefour, 087860186668
Dijual Cepat Rumah Perum. Balepark Jl.Kesambi Raya Dps.Telp.081239017255
Cr Karyawati Min.SMK Multimedia Usia Max.23Th H.081338251999
B.BP.004.01.18.0000758
B.BP.165.01.18.0000768
DIJUAL RUMAH Djl Murah Rmh 2Lt Jl.Gatsu No.1 Hub.082236702739
Dcr Staff Rent Car Bhs Inggris Aktif, Lam:Bali Vidi Villa, Jln. Pasekan Batubulan/087761493063
B.BP.153.01.18.0000777
C.0000509-BRJ
DISEWAKAN RUKO Dikont Ruko di Jln Tukad Bilok No.34A3 Sanur Dps:08157172039
B.BP.001.01.18.0000781
B.BP.031.01.18.0000783
Sopir Pribadi.Bs Matic, Pengalaman,Jujur,Rajin,tahu Jln. Dps/Kuta.SMS/WA data:08223 3668883/calculus2050@gmail.com
081236774491
Dcr Krywti utk RM Babi Guling Nusa Dua (mes+mkn) 085339909202
Operatr Mesin/SMK Lstrk/Mesin, pglmn.hub: Dewi 081236222509
Dcr Secretaries & Sales Marketing Hub.Jl.Tirta Ening No.1 Sanur Telp.0361-288829
WC WC
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.031.01.18.0000782
B.BP.004.01.18.0000752
081 239 534 731
Informasi pasang iklan Telepon
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman lebih dari 10 15 Tahun Tahun � Tenaga Profesional (Arsitek (Arsitek && Sipil) Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com
C 0000051-BKL bkl C.0000599
HONDA promo di awal tahun Discount Puluhan Juta DP Ringan Bunga Murah, 0,3% Syarat Kredit Mudah dan Tidak Ribet Proses Kredit di Bantu Sampai Deal
A TERIM R TUKAAH TAMB
BRIO HUBUNGI :
PUTU OKA
JAZZ
HR-V
081 337 565 872 081 805 536 640 C.0000431-MBL
EKONOMI
18
Rabu Paing, 17 Januari 2018
Puspayoga Resmikan Pasar Tradisional Desa Bayunggede Bupati Made Gianyar Harapkan Kemenkop Bantu Revitalisasi Pasar Desa Lainnya
Nyoman Suwarjoni Astawa
Turun, Target Pertumbuhan Konsumsi Listrik PLN Denpasar (Bali Post) Berdasarkan catatan pertumbuhan konsumsi listrik di Bali tahun 2014 sampai tahun 2016 mencapai 8-9 persen. Bahkan tahun 2016, pertumbuhannya mencapai 11 persen. Sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 20172026, rata-rata pertumbuhan konsumsi listrik ditargetkan 8,5 persen. Namun tahun 2017, terjadi anomali yaitu konsumsi listrik menurun. Untuk pertama kalinya pertumbuhan konsumsi listrik di Bali minus 0,05 persen. Hal ini menjadi pertimbangan PLN Distribusi Bali terhadap pertumbuhan konsumsi listrik tahun 2018 yaitu ditargetkan tumbuh 6,5 persen. General Manager PLN Distribusi Bali I Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan, penurunan konsumsi listrik tahun 2017 selain karena aktivitas vulkanis Gunung Agung, juga dikarenakan masyarakat Bali mulai peduli untuk melakukan penghematan. Hal ini karena kesadaran masyarakat meningkat terhadap penggunaan listrik. Masalah psikologis yaitu mendengar kabar kenaikan tarif listrik membuat masyarakat melakukan penghematan.
Selain itu saat ini juga banyak peralatan yang hemat listrik. Tahun 2017 sepanjang tahun mengalami hujan, sehingga menyebabkan suhu tidak terlalu panas. Hal ini menyebabkan penggunaan pendingin ruangan menjadi menurun. Ini yang mengakibatkan penurunan dari sisi konsumsi rumah tangga. Dari sisi konsumsi perhotelan juga mengalami penurunan. ‘’Saya tidak tahu apakah hotel melakukan penghematan dari sisi lampunya atau apakah karena perbedaan perilaku wisatawan yang datang,’’ tukasnya. Melihat kondisi itu, tahun 2018 PLN menargetkan pertumbuhan konsumsi listrik 6,5 persen. Upaya yang dilakukan dengan mempermudah layanan tambah daya dan pasang baru. ‘’Kami layani sesegera mungkin,’’ tegasnya. Selain itu tahun 2018 pihaknya berharap semua wilayah di Bali dapat menikmati listrik dengan cara memperluas akses listrik dan membangun jaringan. PLN juga mengajak masyarakat, bijak menggunakan energi dengan beralih ke energi listrik. Misalnya penggunaan kompor listrik dan sepeda listrik. (kmb42)
PASAR tradisional Desa Bayunggede, Kintamani yang tuntas direvitalisasi Pemkab Bangli tahun 2017 dengan menggunakan dana TP Kementerian Koperasi dan UKM, diresmikan Selasa (16/1) kemarin. Peresmiannya dilakukan langsung Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Ngurah Puspayoga didampingi Bupati Bangli I Made Gianyar. Puspayoga meminta pasar tradisional ini bisa dipelihara dengan baik serta dikelola profesional oleh koperasi pasar yang telah dibentuk di Desa Bayunggede. Peresmian yang berlangsung di wantilan desa setempat ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menkop Puspayoga. Selain meresmikan pasar, dalam kesempatan itu Menteri asal Denpasar itu juga menyerahkan Nomor Induk Koperasi secara simbolis kepada lima koperasi, penyerahan hak cipta kepada dua perajin dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada sembilan pengusaha kecil dan menengah. Perbekel Desa Bayunggede Wayan Suarjaya dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Menkop Puspayoga atas bantuan yang telah diberikan terhadap desanya. Bantuan berupa revitalisasi pasar tradisional ini, kata Suarjana, sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dia menyampaikan, sesuai yang telah direncanakan pengelolaan pasar tradisional ini akan dilakukan oleh Koperasi Kerta Wisata milik Desa Bayunggede. Bupati Bangli I Made Gianyar dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Menkop Puspayoga yang telah ikut membantu merevitalisasi pasar di Bayunggede. Saat ini Desa Bayunggede adalah satu-satunya desa di Bangli yang berbahagia karena menjadi satu-satunya desa yang mendapat bantuan revitalisasi pasar dari Kemenkop dan UKM RI. ‘’Kita sebenarnya dialokasikan tiga pasar yang akan direvitalisasi. Tapi yang siap secara administratif adalah Bayunggede,’’
terangnya. Pascadirevitalisasi, diharapkan pasar tradisional ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Bayunggede. Dalam kesempatan itu, Made Gianyar juga menyampaikan apresiasinya kepada Menkop Puspayoga yang sangat merakyat. Karena setiap kali diundang, Menkop Puspayoga selalu menyempatkan diri untuk hadir ke Kabupaten Bangli. ‘’Kami sangat berharap ke depan Kementerian Koperasi dan UKM bisa kembali membantu perevitalisasian pasar desa lainnya di Bangli,’’ harap Gianyar. Sementara itu, Menkop Puspayoga berharap kepada masyarakat Desa Bayunggede agar pasar tradisional yang sudah direvitalisasi ini dapat dipelihara dan dikelola dengan baik. Terkait usulan Bupati Made Gianyar agar Kemenkop dan UKM bisa memberikan bantuan perevitalisasian pasar kembali tahun ini, Puspayoga menyanggupinya. ‘’Tahun depan di Bangli akan kita tambah satu lagi,’’ terangnya. Usai meninjau pasar tradisional Desa Bayunggede, Puspayoga juga menyampaikan bahwa secara fisik bangunan pasar tradisional sudah bagus. Kini yang diperlukan adalah pengelolaan pasar agar dilakukan dengan baik dan profesional. Koperasi pasar yang telah dibentuk Desa Bayunggede untuk mengelola pasar tradisional di desa setempat diharapkan bisa mencontoh Koperasi Pasar Srinadi Klungkung yang mampu berkembang dengan baik hingga melahirkan unit usaha lainnya seperti supermarket, toko bangunan dan lainnya. ‘’Semua pasar berpotensi untuk itu, kalau memang dikelola dengan baik. Yang sulit itu bukan uang, tapi pengurus. Pengurus koperasi harus bagus, harus profesional, tidak boleh nyambi,’’ kata Puspayoga didampingi Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli Dewa Gede Suparta. (ad784)
Banten Ekspor Alas Kaki Senilai 256,39 Juta Dolar Serang (Bali Post) – Provinsi Banten pada November 2017 mengekspor alas kaki dengan nilai 256,39 juta dolar AS, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mencapai nilai 226,27 juta dolar AS. Alas kaki berupa berbagai jenis sepatu itu dieskpor dengan tujuan utama ke negara Amerika Serikat dan Eropa, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Agoes Soebeno di Serang, Selasa (16/1) kemarin.
Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (16/1) sore, bergerak menguat sebesar 25 poin menjadi 13.307 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.332 per dolar Amerika Serikat (AS). “Apresiasi rupiah terhadap dolar AS dapat dihubungkan dengan optimisme terhadap ekonomi Indonesia yang terus meningkat,” kata Chief Market Strategist FXTM Hussein Sayed di Jakarta, Selasa kemarin. Hussein Sayed menambahkan bahwa dolar AS cenderung mengalami pelemahan meski data Amerika Serikat yang diumumkan sepanjang pekan lalu relatif membaik serta adanya eks p e ktasi p e n g e t a t a n k e bijakan moneter oleh The Fed. “Ini jelas menunjukkan bahwa aksi jual dolar AS bukan didorong oleh data internal, namun karena peran perkembangan dunia,” katanya. Secara teknikal, lanjut Hussein, mata uang rupiah dapat mengalami apresiasi hingga menuju 13.300 per dolar AS. Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, surplus neraca perdagangan Indonesia menjadi salah satu faktor yang menopang nilai tukar rupiah kembali terapresiasi terhadap dolar AS. “Nilai tukar rupiah stabil seiring data ekonomi terbaru mengenai neraca perdagangan Indonesia menctatkan hasil surplus,” kata Reza. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada 2017 surplus sebesar 11,84 miliar dolar AS, naik dibandingkan surplus pada 2016 yang sebesar 9,53 miliar dolar AS. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (16/1) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.333 dibandingkan posisi sebelumnya 13.330 per dolar AS.(ant)
‘’Alas kaki yang peran ekspornya 23,5 persen dari total ekspor nonmigas pada November yang mencapai 1.023,26 juta dolar AS itu, rencananya akan dilakukan diversifikasi ke negara Timur Tengah,’’ katanya. Selain alas kaki, golongan barang yang nilai ekspornya cukup tinggi adalah bahan kimia organik yang mencapai nilai 95,20 juta dolar AS serta plastik dan barang dari plastik 78,85 juta dolar AS.
Ada sepuluh golongan barang utama ekspor nonmigas Banten yang pada November mencapai nilai 718,81 juta dolar AS, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 646,12 juta dolar AS. Sementara untuk golongan barang lainnya sebesar 304,45 juta dolar AS. Sembilan dari sepuluh golongan barang ekspor nonmigas utama pada November 2017 mengalami peningkatan
kecuali kertas/karton yang kembali turun sebesar 0,86 juta dolar AS. Peningkatan tertinggi terjadi pada golongan barang alas kaki 29,18,04 juta dolar AS serta golongan tembaga yang naik 8,53 juta. Sedangkan enam barang yang lain terjadi peningkatan masingmasing kurang dari 8 juta dolar AS dengan peningkatan terendah berasal dari golongan mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar 0,39 juta dolar AS. (ant)
Suku Bunga Kredit Ultra Mikro akan Diturunkan
Belawan (Bali Post) – Pemerintah berupaya memperkecil suku bunga Kredit Ultra Mikro atau UMi untuk semakin memberi manfaat besar kepada nasabah seiring ditambahnya anggaran untuk kredit itu. ‘’Diakui suku bunga UMi sedikit lebih besar dari kredit lainnya seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang sebesar 9 persen, karena ada biaya pendamping dari pemberi kredit.Ini salah satu yang sedang difikirkan/dievaluasi,’’ ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Belawan, Selasa (16/1) kemarin. Dia mengatakan itu usai meninjau dan berdialog dengan para nasabah penerima Kredit UMi dari PT Pegadaian dan PT Penanaman Modal Madani di kawasan Belawan. Menurut Menkeu, hasil evaluasi terhadap Kredit UMi yang diuji coba pada 2017, kredit itu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu pula, maka pada 2018 pemerintah menaikkan anggaran Kredit UMi dari APBN menjadi sebesar Rp 2,5 triliun dari Rp 1,5 triliun di 2017. Progran UMi, ujar Sri Mulyani, memang hadir untuk membantu masyarakat yang selama ini? sulit mendapatkan akses terhadap permodalan dengan bunga rendah. Langkah itu dilakukan pemerintah karena selama ini banyak usaha ultra mikro yang memanfaatkan kredit dari rentenir dan sebagainya dengan bunga cukup besar sehingga menyulitkan pengusaha. ‘’Pemerintah merasa semakin menilai UMi itu perlu ditingkatkan karena melihat masyarakat yang menerima kredit adalah untuk membantu perekenomian keluarga,’’ katanya. Upaya untuk membantu perekonomian keluarga itu dinilai sesuatu yang sangat
luar biasa karena bukan hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga bisa mendorong perekonomian daerah/nasional. ‘’UMi memberikan feed back yang positif di mana masyarakat yang meminjam, kebanyakan bisa melakukan pembayaran secara lancar,’’ katanya. Sri Mulyani menegaskan, pembayaran yang lancar akan sangat menguntungkan masyarakat, karena kredit tu merupakan dana bergulir. Nasabah Kredit Ultra Mikro PT Pegadaian, Siti Khadijah, mengaku pinjaman walau hanya maksimal Rp 10 juta itu sangat berarti bagi usaha pembuatan ikan asin keluarganya. ‘’Kalau dapat kredit, jumlah ikan yang bisa dibeli bisa semakin banyak sehingga keuntungan semakin besar pula,’’ katanya. Dia memberi contoh, sebelum mendapat kredit dari Pegadaian, mereka hanya bisa membeli rata-rata 100 - 200 kg per masing-masing jenis ikan per hari. Sementara dengan ada kredit, bisa membeli rata-rata 500 kg. ‘’Semakin merasa diuntungkan karena selain mudah mendapatkannya juga bunga kreditnya lebih rendah dibandingkan kalau minjam ke rentenir,’’ katanya. (ant)
Saat Hamil Sampai Dengan Sekarang Saya Selalu Konsumsi NEW MANDALA 525
Selama kehamilan, tak jarang ibu hamil mengalami yang namanya sembelit ataususah BAB. Hal ini merupakan salah satu ketidaknyamanan selama kehamilan yang umumnya terjadi seiiring bertambahnya usia kehamilan. Susah buang air besar selama periode kehamilan akan mempengaruhi kinerja tubuh dan organ-organya. Sembelit menandakan adanya gangguan pada sistem pencernaan tubuh dimana fungsi pencernaa cenderung menjadi lebih lambat dari biasanya. Sama seperi hal yang terjadi pada Ibu 2 anak ini “pada saat kehamilan, saya mengalami susah
buang air besar, saya sangat khawatir akan berdampak juga pada anak dalam kandungan saya. Tutur Ibu Anggie saat ditemui di kerumahannya di Komplek Panghegar Permai, Bandung. Selain faktor perubahan hormon, rasa cemas / stress,serta jarang berolahraga merupakan faktor yang mengakibatkan sembelit, kurangnya makanan berseratpun menjadi salah satu penyebab sembelit. Padahal serat sangat penting untuk memperlancar sistem pencernaan tubuh. Serat berperan dalam proses penguraian zat makanan agar semakin mudah saat dikeluarkan (sekresi). Maka, ibu hamil yang kurang mengonsumsi makanan yang mengandung serat akan meningkatkan resiko terkena sembelit.
“Alhamdulillah setelah suami menyarankan untuk menkonsumsi susu kedelai New Mandala 525 BAB saya pun menjadi lancar” Lanjut Ibu yang bekerja sebagai Karyawan Bank ini. New Mandala 525 adalah susu bubuk kedelai murni yang mengandung banyak kandungan nutrisi seperti Serat, Antioksidan, Zat besi dan vitamin dalam hal ini kandungan tersebut bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan janin, sumber kalsium dan energi bagi ibu hamil. “Sekarang sampai Anak saya usianya sudah 4 bulan saya tetap menkonsu msi New Mandala 525, Karena manfaatnya banyak dan terasa bagi tubuh saya” ujarnya.
Perwakilan Bali 081 338 904 749 Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 08124674562 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081246387032 | Sub. Jembrana 081916268341 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 ADV.0000172-ADV-17
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-08
19
Rabu Paing, 17 Januari 2018
DOMPET PUNIA PURA BALI POST DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)
Punia Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Gung De Darma Gung De, Dps AKD NN NN NN Agus Darmendra Putu Agus Darmendra I Ketut Narta Santosa Seputra DP DP Made Anindia
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
500.000 500.000 500.000 300.000 250.000 200.000 120.000
Rp 100.000 Rp Rp Rp Rp
100.000 75.000 50.000 50.000
Kayana PDD IS MD PDD IS MD DP PDD IS MD Is PDD ND DP I Ketut Sandiasa Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 15.000
Rp 3.110.000 Rp 5.643.500 Rp 8.753.500
Disambut Gemuruh Dari Hal. 1
Gol kemenangan itu disambut gemuruh sekitar 20.000 pendukung setia Semeton Dewata. Tertinggal 0-1, Tampines Rovers berupaya mengejar ketinggalan. Alhasil, tim tamu Tampines Rovers mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-, pada menit ke-41. Berawal dari umpan bola lambung di mulut gawang, disongsong tandukan pemain gelandang Tampines Rovers Shannon Stephen, hingga mengoyak gawang Bali United yang dikawal Wawan Hendrawan. Hingga turun minum, skor imbang 1-1. Pada paruh kedua, bomber Bali United Ilija Spasojevic membawa timnya unggul 2-1 di menit ke-63. Diawali alur serangan dari sektor kanan, legiun asing asal Belanda Nick
van der Velden menukik ke jantung pertahanan Tampines Rovers. Nick menyodorkan bola kepada Spaso, kemudian penyerang naturalisasi membalikkan badan, dan mencocorkan bola ke gawang hingga kembali memperdaya kiper Syazwan. Pemain timnas U-19 Hanis Saghara saat injury time memperbesar kemenangan timnya menjadi 3-1. Sampai wasit Hiroyuki Kimura (Jepang) meniup peluit panjang, skor akhir Bali United tetap unggul 3-1. ‘’Kami bertandag ke Thailand, pola permainan tak mungkin ofensif, namun harus memikirkan defensif,’’ sebut pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro. Di sisi lain, pelatih Tampines Rovers Jurgen Raab mengakui permainan Bali United cerdik dengan memanfaatkan serangan balik cepat. (022)
Terima Gratifikasi Dari Hal. 1
Penyidik juga menyita sejumlah dokumen terkait seperti catatan transaksi keuangan atas indikasi penerimaan gratifikasi dan perizinan lokasi perkebunan kelapa sawit dan proyek-proyek di Kutai Kartanegara,’’ tuturnya. Terhadap Rita Widyasari dan Khairudin disangkakan melanggar Pasal 3 dan/atau Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Sebelumnya, KPK telah menetapkan Rita Widyasari, Khairudin, dan Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun sebagai tersangka dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Berdasarkan pengembangan penyidikan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup adanya tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi, sehingga KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan tiga orang
tersangka. Diduga sebagai pihak penerima dalam kasus suap, yaitu Rita Widyasari sementara diduga sebagai pemberi yakni Hery Susanto Gun. Sedangkan diduga sebagai penerima gratifikasi yakni Rita Widyasari dan Khairudin. Hery Susanto Gun diduga memberikan uang sejumlah Rp 6 miliar kepada Rita Widyasari terkait pemberikan izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru Kecamatan Muara Kaman kepada PT Sawit Golden Prima. Suap diduga diterima sekitar bulan Juli dan Agustus 2010 dan diindikasikan ditujukan untuk memuluskan proses perizinan lokasi terhadap PT Sawit Golden Prima. Selain itu, Rita Widyasari dan Khairudin diduga bersama-sama menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan kewajibannya. Yaitu berupa uang sebesar 775 ribu dolar AS atau setara Rp 6,975 miliar berkaitan dengan sejumlah proyek di Kutai Kartanegara selama masa jabatan tersangka. (ant)
Tolak Reklamasi
ForBALI Uji Keseriusan Kandidat Pilgub Bali Denpaar (Bali Post) – Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) melayangkan surat terbuka kepada para bakal calon gubernur dan wakil gubernur Bali yang akan berkontestasi pada Pilgub Bali 2018 dan partai politik penyokong kedua kandidat Pilgub Bali. Surat setebal 7 halaman tersebut dikirim ke masing-masing kandidat dan partai pendukungnya. Menurut Koordinator Umum ForBALI Wayan Gendo Suardana, surat terbuka tersebut mereka layangkan agar isu tolak reklamasi Teluk Benoa dan pembatalan Perpres 51 Tahun 2014 tidak hanya menjadi komoditas politik untuk menaikkan elektabilitas semata. ‘’Perjuangan ini merupakan perjuangan rakyat yang serius yang sudah berjalan lima tahun. Dan menurut kami dengan surat ini kami sah untuk menguji keseriusan mereka dalam menolak reklamasi. Sebab, perjuangan ini sudah berjalan lima tahun. Terlalu banyak sebetulnya yang bisa mereka lakukan dalam kurun waktu 60 bulan ini. Tapi mereka tidak berbuat apa-apa,’’ papar Gendo. Meskipun mengapresiasi sikap para kandidat Pilgub Bali 2018 yang tiba-tiba serius dengan janji jika terpilih akan menolak reklamasi Teluk Benoa dengan segala motif di belakangnya, menurut Gendo Suardana, sikap tersebut harus tetap diuji untuk benar-benar menunjukkan keseriusan.
‘’Sikap penolakan reklamasi Teluk Benoa yang dikumandangkan oleh para kandidat Pilgub 2018 dengan segala motifnya tetap kami apresiasi. Namun pernyataan penolakan reklamasi Teluk Benoa dan upaya pembatalan Perpres 51 Tahun 2014 tersebut wajib juga diuji agar pernyataan tersebut tidak hanya menjadi retorika politik semata dan komoditas politik semata. Rakyat jangan disuguhi lagi janji-janji politik hanya untuk menaikkan elektabilitas politik para calon,’’ ujarnya. Surat terbuka kepada para kandidat Pilgub Bali 2018 dan partai pendukungnya juga didasarkan pada hasil penelurusan ForBALI atas sikap mereka selama ini dalam isu reklamasi Teluk Benoa. Para kandidat di Pilgub Bali 2018 dan partai pendukung seolah-olah mereka serius menolak reklamasi dan pakta integritas. Menurut ForBALI, pakta integritas adalah janji terhadap diri sendiri dan sikap penolakan yang dilontarkan tersebut adalah tanggung
jawab moral. ‘’Tidak perlu rasanya menunggu para cagub dan cawagub menang Pilgub 2018 untuk membuktikan janji politik mereka guna menolak reklamasi Teluk Benoa, termasuk memperjuangkan pembatalan Perpres Nomor 51 Tahun 2014. Perjuangan ini kan masih berlangsung mestinya jika mereka serius menolak reklamasi Teluk Benoa, saat ini pun mereka bisa membuktikan komitmennya. Tulis saja surat kepada Presiden Jokowi dalam kapasitas sebagai pejabat publik, minta Presiden menolak reklamasi Teluk Benoa dan membatalkan Perpres Nomor 51 Tahun 2014. Tulis surat kepada ketua umum masingmasing mita agar seluruh kader termasuk fraksi-fraksi di semua level kekuasaan, baik DPR-RI, DPRD Bali dan DPRD kabupaten/kota seBali segera memperjuangkan penolakan reklamasi dan pembatalan Perpres Nomor 51 Tahun 2014,’’ ujar Gendo tajam. (kmb)
Partai Hanura
Pengganti OSO Tergantung Munaslub Jakarta (Bali Post) – Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Sarifuddin Sudding menekankan sosok Ketua Umum Hanura pengganti Oesman Sapta Odang (OSO) akan diserahkan dalam forum Musyawarah Nasional Luar Biasa partainya. ‘’(Ketua Umum) bergantung dari forum munaslub,’’ ujar Sudding di Kantor DPP Hanura, Jakarta Timur, Selasa (16/1) kemarin. Saat ditanya apakah kisruh Hanura memiliki agenda untuk mencalonkan kembali Wiranto sebagai ketua umum, Sudding menekankan para pengurus DPD dan DPC sama sekali tidak pernah berpikiran demikian. Menurut Sudding, teman-teman pengurus daerah sejauh ini hanya berfokus untuk mengganti kepemimpinan Oesman Sapta yang dianggap melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Sebelumnya sejumlah pengurus daerah yang terdiri dari 27 DPD dan 418 DPC Hanura
melayangkan mosi tidak percaya terhadap Oesman Sapta Odang. Sudding mengatakan dengan mosi tidak percaya itu, maka penyelenggaraan munaslub sudah sesuai dengan persyaratan karena sesuai kehendak 2/3 DPD dan DPC. Wiranto sendiri, kata Sudding, telah meminta agar kisruh Hanura diselesaikan sesuai mekanisme AD/ART. Sudding mengatakan munaslub adalah mekanisme yang sesuai dengan AD/ART. Sementara itu, OSO menilai ada pihakpihak yang ingin mengecilkan posisi Hanura, khususnya menjelang verifikasi partai politik di Komisi Pemilihan Umum (KPU), salah satunya dengan membuat konflik internal. ‘’Dalam suasana jelang verifikasi parpol, ada niat orang-orang tertentu ingin mengecilkan Hanura. Dan kalau mereka gagal, mereka akan pindah ke partai lain,’’ kata Oso di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa kemarin. (ant)
Garis Keras Dari Hal. 1
Tetapi secara pribadi mereka juga memperingatkan setiap tindakan melawan kelompok garis keras yang berbasis di Pakistan akan memakan waktu lama dan perlu dilakukan dengan hati-hati. Fatwa serupa tampaknya telah menghasilkan sedikit
hasil di Timur Tengah di mana praktik tersebut digunakan oleh ISIS dan kelompok militan lainnya. Para cendekia Pakistan, yang menyatakan bahwa ‘’tidak ada individu atau kelompok yang memiliki wewenang untuk menyatakan dan melakukan jihad (perang suci)’’, mengatakan
pengeboman bunuh diri melanggar ajaran Islam utama dan dilarang. Buku itu, yang disiapkan Universitas Islam Internasional dan Hussain, yang dikelola negara, dijadwalkan diluncurkan dalam upacara untuk menandai penerbitan buku tersebut di Islamabad pada Selasa kemarin. (ant)
Rabu, 17 Januari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah Mupuk Pedagingan, Ngenteg Linggih, Caru Balik Sumpah (1) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel
07:35 Wita Kartun Ball Krisna (2) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Perspektif Dan Solusi 10:05 Wita Lejel Homeshopping 10:30 Wita Ista Dewata Pura Karang Semadi 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah Mupuk
Pedagingan, Ngenteg Linggih, Caru Balik Sumpah (2) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Lejel Homeshopping 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita Sanggar Tari Surjana (2) 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Dialog Interaktif
Ambarasram 17:00 Wita Agrobisnis Bunga Gumitir Kian Dibutuhkan 17:30 Wita Kartun Ball Ganesh (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif
Dedy Susanto 21:00 Wita Wirasa I Wayan Jiwa 21:30 Wita Mahadewi Yoga Untuk Kesehatan 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Windu Segara Sanur (3) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Solusi Alternatif Marion Sam
Karna Tetap Percaya Diri, Tak Rasakan Ketakutan Tewasnya Guru Drona
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Delapan Puluh)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SANJAYA berkata, Setelah melihat Karna yang perkasa itu mengambil posisinya. Bahkan putra Dewa Surya itu sudah tidak sabaran ingin bertempur. Hal itu membuat para Kaurava dipenuhi kegembiraan. Sebagai reaksinya, kubu Kaurava itu pun mengeluarkan teriakan-teriakan keras dari setiap sisi. Suara kenongan bertalu talu. Dentaman genderanggenderang juga nyaring terdengar. Juga suara desingan berbagai jenis anak panah. Raungan-raungan para pejuang yang dilengkapi gerakan hebat. Semua pasukanpasukan paduka meneruskan bertempur. Hal itu membuat hanya kematian sebagai titik sakti dan pasti yang bisa menghentikannya. Ketika Karna berangkat, para prajurit bala tentara Kuru itu dipenuhi kegembiraan, bmi, oh raja, bergetar. Itu membuat suara sangat keras terjadi. Tujuh buah planet besar termasuk matahari kelihatannya meneruskan menuju satu dengan lainnya, hendak bertabrakan. Hujan meteor-meteor terlihat sangat jelas. Dan semua arah mata angin itu kelihatan terbakar. Petir-petir berjatuhan dari langit tanpa awan. Angin dahsyat mulai berembus. Binatang-binatang dan burung-burung dalam jumlah lebih besar membuat bala tentara paduka berada di sebelah kanan
mereka. Isyarat itu menandakan terjadinya sebuah bencana besar. Setelah Karna berangkat, kudakudanya berlari cepat di atas bumi. Hujan tulang-tulang sangat menakutkan jatuh dari angkasa. Senjata-senjata dari para prajurit Kuru itu kelihatannya bercahaya. Tiang-tiang bendera mereka bergetar. Binatang-binatang mereka, oh baginda, meneteskan banyak air mata. Banyak pertanda mengerikan dan menakutkan muncul untuk kehancuran para keturunan Kuru itu. Dibingungkan oleh takdir namun tidak seorang pun dari mereka menganggap pertandapertanda buruk bagi mereka. Setelah melihat putra Suta itu berangkat, semua penguasa manusia bala tentara Kaurava itu meneriakkan kemenangan kepadanya. Para Kaurava menganggap para Pandava itu seperti telah dikalahkan. Pembantai pahlawan-pahlawan bermusuhan itu, Vaikartana, ketika itu berada di atas keretanya. Hal itu mengingatkan kembali kematian Bhishma dan Guru Drona yang berkobar dengan kemuliaannya, seperti matahari atau api. Setelah membayangkan prestasi-prestasi hebat Partha itu yang dapat membakar dan menjatuhkan kecongkakan dan kesombongan lawannya. Karna yang terbakar
kemarahannya sambil menarik napas panjang dan sangat keras menyapa Prabu Shalya dengan mengucapkan kata-kata ini: ‘’Ketika aku berada di atas kereta dan bersenjatakan busurku ini, maka aku tidak takut kepada Dewa Indra itu sendiri yang bersenjatakan Halilintar. Kemarahanku digairahkan setelah melihat pahlawan-pahlawan hebat Bhishma itu sedang berbaring di medan pertempuran. Janganlah merasakan kekhawatiran apa pun, oh Shalya. Setelah melihat Bhishma dan Drona seperti Dewa Indra bahkan Vishnu yang tanpa kesalahan yang sempertinya tidak dapat dibantai, namun toh kedua ksatria utama Kuru itu terbantai juga oleh musuh. Namun aku tetap tidak merasakan ketakutan apa pun. Guru Drona itu sendiri yang utama dari para brahmana itu menguasai senjata-senjata sakti. Sungguh kenapa guru tidak membantai semua musuh setelah melihat mereka menghancurkan raja-raja kita yang paling perkasa berikut sais-sais kereta, gajah-gajah dan juga kereta-kereta mereka? Setelah mengingat Guru Drona, aku katakan kepadamu dengan sungguh-sungguh. Maka dengarkanlah aku ee… kalian para keturunan Kuru. Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali diriku
sendiri yang mampu menahan Arjuna yang sedang maju itu. Ksatria itu memang menyerupai sang kematian itu sendiri dalam wujud paling dahsyat. Dalam Guru Drona yang mewariskan keterampilan latihan, ada kekuatan, keberanian, sejata-senjata surgawi paling sakti dan juga siasat jitu. Tetapi Guru Drona, orang berbudi luhur itu telah menyerah kepada kematian itu sendiri. Aku menganggap semua bala tentara kita yang lainnya itu tidak berdaya melawan titik kematian. Di dunia ini aku tidak menemukan sesuatu. Bahkan dalam bayangan, kestabilan, sebagai akibat hubungan perbuatan yang tidak dapat dihindarkan. Ketika sang guru sendiri wafat, siapa
kemudian yang larut dalam kepercayaan tertentu. Dia tetap hidup, bahkan sampai matahari terbit hari ini? Ketika sang guru dibantai oleh musuh dalam pertempuran, tanpa diragukan lagi kekuatan senjata-senjata biasa maupun senjata senjata surgawi, keberanian, pencapaian, siasat yang bijaksana, tidak dapat merancang kebahagiaan seseorang. Dalam energi, Guru Drona itu sebetulnya setara dengan api atau Mmatahari itu. Dalam keberanian dia menyerupai Vishnu atau Purandara; dalam kebijaksanaan dia setara Brihaspati atau Usana. Drona tidak dapat ditahan, namun senjata-senjata yang luar bisa itu juga tetap tidak dapat melindunginya. (bersambung)
Sloka 17. 28 Asraddhaya hutam dattam tapas taptam krtam ca yat asad ity ucyate partha na ca pretya no iha Apa pun yang dilakukan sebagai korban suci, kedermawanan maupun pertapaan tanpa keyakinan terhadap Yang Mahakuasa tidak bersifat kekal, wahai putra Prtha. Kegiatan itu disebut ‘asat’ dan tidak berguna dalam hidup ini maupun dalam penjelmaan yang akan datang.
16 Pages
26 Number 10th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
ron s young Mac ance graphy say rom Brigitte biomy book about their wrote stea , January 17, Wednesday
17, y, January
Wednesda
ationalbalipost.c
Cranberries singer Dolores O’Riordan dies suddenly at 46
2018
2018
Q VD\V LJLWWH 0DFUR FH ZKHQ ÂżUVW ODG\ %U HDUO\ URPDQ \ RI )UHQFK LUHG E\ WKHLU HZ ELRJUDSK F\ QRYHO LQVS UULHG GUDPD WHDFKHU 3$5,6 $ Q SHQQHG D UD be the only would not try his hand KHU KXVEDQG WHHQDJHU DQG VKH KLV PD to But Macron KH ZDV VWLOO D
wife of French
President
politician who Macron, current French Edouard Emmanuel at adult literature. President month, fell for Brigitte prime minister, l’ombre’ play at last ‘Dans In 2011, the turned 40 for a schoolAmiens, thriller co-authored in during rehearsals The WR Philippe,shadows), a political high school GLVDSSURYDO encounters. (In the the Providence KLV SDUHQWVÂś 0DLUH KDV a woman laced with steamy DQG GHÂżHG relationship with WHU %UXQR /H ‘Le Ministre’ pursue the senior. The ÂżQDQFH PLQLV a steamy novel entitled written a 24 years his “Brigitte Macron, which includes his wife The book, to be published (The Minister), the minister and Womanâ€?, scene between Liberated quotes a family neighbour as a who says next week, literary ambitions wrote home townmanuscript. in Venice. Macron’s well known and hebefore from Macron’s little bit up the 300-page man are she typed a daring novel, a were not young two unpublished works names at least a book entitled “Revolutionâ€? “It was course, the to express Le smutty. Of I think he needed the un- authoring election campaign. his magazine the same but feeling at the time,â€? in during told the weekly not sought a as saying He he had what he was is quoted I was year that works “as Point last named neighbour by Closer magazine. ÂśV RIÂżFH publisher for the earlier excerpts published DQ IRU 0DFURQ with themâ€?.for the same magnot happy $ VSRNHVZRP article she had comment. In a separate French author Philippea typist said declined to the by not becoming azine, asked In the excerpts,of the novel - perhaps who has Besson if he regretted replied: “My life copy not kept a blushes of a leader Macron and sparing the clean up French politics of writer himself,\HW ´ (rtr) to the dignity LVQÂśW ÂżQLVKHG promised to restore says he wants presidency. e Archambault/Pool the REUTERS/Christoph Macron. Emmanuel
Brigitte Macron,
O’Riordan
No Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
REUTERS/Alessia
per-
to the audience
season of for the final fans it and scripts of Thronesâ€?, told for the important “Game the wait “It’s incredibly a long time would be worth g it’s been fact that PXFK DQWLFLSDWHG ÂżQDOH very good, I think that - Oscar-winnin think the to be very ZHUH for LONDONRedmayne said on coming, and I “It’s going to come outtakes RI WKH WRS ÂżOPV actor Eddie Hollywood’s cam- ODVW \HDU WKUHH V LV VKRZLQJ WKHUH LV and it’s not going just been because it Sunday that a huge amount another year equality hadthat a IHPDOH OHG ÂżOP these incredible and but there is yet. It’s sort of and to make paign for gender comingâ€? we’re doing still change needed said. long “a long time of changeâ€? was of change think,â€? Redmayne of episodes thatproud of the work Dawson so REUTERS/Simon “huge amount systemic I in this year. I am just and “Game carpet at done Redmayne Maisie Williams everyone’s putting needed. on the red new aniin we have neverspecial star Redmayne Speaking his And honestly it’s very Tom Hiddleston Actor Eddie premiere of ULWLVK Thronesâ€? the world a adventure anything like this,but it’ll be worth UO\ 0DQ´ WKH % of a play alongside PDWHG ÂżOP Âł(D about reports from Oscar- so it takes time a new prehistoric-er cavemen Park. (rtr) No. 106 Dps star was asked JDS EHWZHHQ 0DUN about inept it,â€? she said. Jl. Raya Puputan 148 Williams winning director Nick read the VLJQLÂżFDQW SD\ Renon No in who has and Michelle O %DOL 3RVW DW Sanur 28 Kopi MadeManan Jl. Raya Niti Mandala No. 148 Renon Williams, Wahlberg on “All the Money UQDWLRQD Mandala Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 for reshoots Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama <RX FDQ ÂżQG ,QWH 68 19 Smirnof Cafee No.88 Renon the Worldâ€?. Renon Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
Pierdomenico/File
Photo
r Dolores46 ies singe Cranberr dies suddenly at n O’Riorda
Dolores during Irish singer Ariston Theatre in the Festival forms at 54th Song San Remo’s March 6, 2004. Italy northern
d Hollywoo calls for Redmayne gender equality change on
Subah Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
during some becoming
manager, whose tour Duran Duran, was O’Riordan’s they Don Burton, 1994 until from father to
a husband in 2014 and was LHG back concerts, was also postcutting short early DQEHUULHV G and separated said in a Twitter the with the band VW VDLG RXS 7KH &U her children, were “crushedâ€? by KHU SXEOLFL HO WKH clear,in 1996 citing exhaustion ULVK URFN JU RUHG´ tour ing that they S WR /RQGRQ G VLQJHU RI , t. posted HFRUGLQJ WUL OLOW DQG \RGHO KHOSHG IX ELH ´ disillusionmenleft the Cranberries QHZV 8 VDLG WKH\ ZHUH ³ÀR UGDQ WKH OHD a statement V´ DQG Âł=RP GXULQJ D U RORUHV 2Âś5LR O’Riordan recorded two solo by the news in of the West came QJ URFN WKH DJH RI LRUGDQÂśV GLVWLQFWLYH ,ULVKJHU´ Âł'UHDP '8%/,1 ' QG EHVW VHOOL she had in 2003 and the band reformed on Twitter. “Out 0RQGD\ DW EDO KLWV Âł/LQ a voice -- yet she VXGGHQO\ RQ I GHDWK ZDV XQFOHDU 2Âś5 V ZLWK JOR WR EHFRPH ,UHODQGÂśV VHFR storm of pleaded guilty albums, before an this strength of conviction in all 7KH FDXVH R Âś UDSLG ULVH LQ WKH HDUO\ OLRQ UHFRUGV the death, in 2009. O’Riordan spitting at inquiries into as “unex- to headbutting and LQ IRO- such speak to the fragility &UDQEHUULHVHQW RQ WR VHOO RYHU PLO (rtr) trip continuing be ,ULVK SROLFH RIÂżFHU air rage inci- could being treated the band said. 7KH EDQG Z which was woman had yet to a short recording alleged interviewer of us,â€? lowing an an died during but declined to com- plainedâ€?. The LÂżHG KH VDLG EDQG DIWHU 8 be heard later told with said in a can also dent. She IRUPDOO\ LGHQW bandmates at to London, been diagnosedstrugcause of death. Her three were devastated that she had ment on the members are devasand was they “Family the breaking news METEORIC RISE shot to fame bipolar disorderbreakdown of her tweet that of an “extraordinary Leo the this the passing Prime Minister The Cranberries debut album gling with privacy at tated to hear canOLFLVW their 1993 Is Doing It, So marriage. talentâ€?. Irisha statement described and have requested the Cranberries in in Else state- with her gen- YHU\ GLIÂżFXOW WLPH ´ WKH SXE song Last year concerts Varadkar said in a “Everybody “voice of after the hitMTV. number of Europe, sayher as the a naturally reserved Lindsey Holmes, is survived by Why Can’t We?â€? celled a up by and But from Police was picked V VROG North America erationâ€?. often struggled ment. O’Riordan and a son. was suffering band VW WKUHH DOEXP her “Lingerâ€? native singer, O’Riordan two daughters a woman in on 7KH EDQGÂśV ÂżU million copies. But ing O’Riordan British pop leaving her who was back problems. with fame,several years to avoid in London said dead early in a combined 28 separaher pronounced on O’Riordan, Ireland for the strain she performed with During herin 2014, 40s was at a hotel on Park Lane the spotlight. shy that a MondayLondon. her husband were so tion from for attacking central said police A spokesman she was arrested she SROLFH RIÂżFHU publicist said The singer’s
News at Global in “Bali Image� from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video li.com and li. radioglobalfmbanel/global-fm-ba
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
Rabu PAING, 17 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
MAESTRO
Made Ada
Inspirator Patung Garuda, Ciri Khas Pakudui Pagi itu, puluhan wisatawan berdatangan ke Banjar Pakudui, Desa Kedisan, Tegallalang, Gianyar. Mereka tak hanya melihat indahnya hamparan sawah dan indahnya patung-patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan berbagai bentuk kreasi patung garuda lainnya. Hari itu adalah hari khusus bagi Made Ada, pemilik Ada Guna Museum. Selasa (16/1) kemarin, ia beserta keluarga sibuk melayani undangan yang kebanyakan wisatawan dan sejumlah maestro termasuk sahabatnya. “Hari ini, saya baru bisa melaksanakan perayaan ulang tahun ke-15 Ada Guna Museum. Sebenarnya museum mini didirikan 31 Desember 2002, namun perayaan ulang tahun kelimabelasnya baru bisa saya laksanakan,� ujarnya, kepada Bali Post. Pagi itu, suasana museum memang tampak lain. Sejak pagi wisatawan dari berbagai belahan negara berkumpul di museum ini. Mereka ternyata tak hanya penikmat patung, tetapi hari itu mereka khusus datang untuk pentas seni. Ada yang menabuh dan ada juga yang menari. Sejumlah undangan tampak terlihat duduk di bangku kayu yang disiapkan oleh Made Ada dan keluarganya. Made Ada menuturkan, bahwa apa yang kini dikelolanya merupakan bentuk dari kegigihannya membangun satu rumah apresiasi bagi
penikmat patung garuda. Di Banjar Pakudui, kerajinan patung garuda telah menginspirasi warganya untuk mandiri. Bahkan, seni mematung telah menjadi salah satu pendapatan utama warganya. “Museum ini saya dedikasikan untuk mengenang perjalanan seni patung di Banjar Pakudui. Garuda nyaris menjadi trade mark Banjar Pakudui. Maka tak salah jika di banjar ini kini dikembangan desa wisata dengan ikon Pakudui Garuda Village,� ujarnya. Desa wisata ini menurutnya telah dikukuhkan 25 Mei 2016. Buktinya memang demikian. Jika melintas di jalur ini, di sepanjang jalur menuju Pakudui, deretan artshop memajang berbagai bentuk patung garuda. Yang paling popular di antaranya adalah patung Garuda Wisnu Kencana. Patung ini menampilkan sosok burung garuda yang sedang ditunggangi Dewa Wisnu. Inilah salah satu bentuk kreasi patung warga Pakudui yang kini jumlahnya hampir 800 jiwa. Terkait dengan patung garuda yang ada di Ada Guna Museum, ia menyebutkan koleksinya hampir ratusan. Di antaranya ada sekitar 150 patung garuda dengan berbagai bentuk ukuran sedang, 10 patung garuda dengan ukuran besar dan ratusan patung garuda ukuran kecil. “Museum ini lahir berkat inspirasi dari Presiden Megawati, sekitar bulan Desember
Dua Lipa
Borong Nominasi Brit Awards 2018 Dua Lipa memborong nominasi Brit Awards 2018. Selain Dua Lipa, Ed Sheeran, Liam Payne dan Stormzy juga masuk dalam nominasi di penghargaan paling bergengsi untuk insan musik di Inggris. Dua Lipa memperoleh nominasi terbanyak. Lagunya “New Rules� merupakan lagu terpopuler pada tahun lalu. Ia dinominasikan dalam 5 kategori, termasuk Album Terbaik, Artis Perempuan Terbaik, dan Lagu Terbaik. Sementara Sheeran masuk dalam 4 kategori, yakni Penyanyi Pria Solo Terbaik, Video Terbaik, Lagu Terbaik lewat “Shape of You,� dan Album Terbaik. Sedangkan Payne yang merupakan
mantan anggota One Directon memperoleh nominasi di Lagu Terbaik dan Video Terbaik lewat “�Strip That Down.� Lagu ini kini sangat populer di Inggris, Australia, dan Amerika Serikat (AS). “Lagu ini sangat sukses dan saya sangat senang dengan kesuksesan ini. Kami memperoleh 1 miliar streamin,� katanya. Dua Lipa akan berkompetisi dengan sejumlah artis perempuan lainnya seperti Jessie Ware dan pemenang Brit Awards 2015, Paloma Faith. (iah/rtr)
Yan Jensen
Lembaran Baru Awal 2018, boleh dibilang menjadi lembaran baru bagi Yan Jensen. Pasalnya, di awal tahun ini, pria asal Blahbatuh, Gianyar ini merilis single perdananya yang diberi judul “Belek Pecok�. Single tersebut diciptakan oleh Yanik Pering, yang diiringi musik hasil garapan Ngurah Adi. Lagunya ini akan menjadi
salah satu lagu yang menghiasi album kompilasi perdana yang diproduksi oleh Deta Productions. “Saya sangat berterima kasih sekali kepada Pak Deta, karena telah mengajak saya untuk bergabung di bawah naungannya. Saya dulunya hanya penggemar radio dan akhirnya saya sekarang bisa
2002,� tegasnya. Terkait dengan perjalanan mulai dikenalnya patung garuda sebagai salah satu seni kreatif yang mendunia, sang maestro Made Ada mengatakan bermula pada 1973. Saat itu, Bupati Gianyar Kembar Kerepun membeli sejumlah patung garuda untuk ditaruh di semua istana kepresidenan. Patung-patung ini hingga kini masih bisa ditemui di sejumlah istana presiden. Selanjutnya, tahun 1983, ada lima buah patung yang dibeli langsung oleh Presiden Soeharto untuk dihadiahkan kepada Presiden Amerika Serikat saat itu, Ronald Reagan. Tak hanya menghiasi istana presiden di negeri ini, patung-patung garuda karya Made Ada juga telah menghiasi sejumlah kantor presiden di luar negeri. Termasuk di kantor kepresidenan Rusia. Satu patung garuda berukuran besar juga bisa dijumpai di salah satu museum di Rusia. Ia mengatakan pengakuan dunia atas kreativitas seni patung garuda ini direallisasikan dalam bentuk pengakuan WIPO (World Intellectual Property Organization) yang berkedudukan di Jenewa. Pengakuan ini dituangkan dalam bentuk prasasti di salah satu sudut museumnya. Made Ada mengatakan di Indonesia, patung garuda buatannya tak hanya dibeli pemerintah, juga diminati kalangan pengusaha dan kolektor
Bali Post/dir
KARYA - Made Ada bersama salah satu hasil karyanya di Ada Guna Museum. seni. Hingga kini, pesanan pembuatan patung garuda berukuran besar juga terus berdatangan. “Saya bersyukur atas semua ini. Semoga apa yang saya lakukan bisa menjadi inspirasi menjaga ketahanan ekonomi di pedesaan,� ujarnya. (dir)
Vokalis Cranberries Meninggal Dunia Dolores O’Riordan yang merupakan vokalis grup Cranberries meninggal dunia pada usia 46 tahun. Pernyataan tersebut diumumkan Humasnya. Musisi Irlandia asli Limerick itu mengantarkan band rock itu sukses ke panggung internasional pada 1990-an berkat single-single seperti “Linger� dan “Zombie�. “Sang lead singer bersama band Irlandia The Cranberries ada di London untuk sesi rekaman singkat. Sejauh ini belum ada keterangan lebih jauh yang tersedia,� kata sang Humas. Juru bicara Kepolisian Metropolitan mengatakan polisi dipanggil ke sebuah hotel di Park Lane pada pukul 09:05 GMT atau 16.45 WIB, Senin (15/1), di mana seorang wanita berusia 40 tahunan diumumkan meninggal di situ. Penyebab kematian hingga saat ini belum dijelaskan. Rekan-rekan satu band di The Cranberries --Noel Hogan, Fergal Lawler, dan Mike Hogan-menyampaikan penghormatan terakhir kepada sang vokalis di media sosial. Pesan mereka adalah, “Dia merupakan bakat yang luar biasa dan kami merasa sangat terhormat menjadi bagian dari hidup dia sejak 1989.� Pada 2017 The Cranberries mengumumkan tour ke Eropa, Inggris Raya dan Amerika Serikat. Namun Mei tahun itu, saat menjalani tour ke Eropa, band ini membatalkan konser karena masalah kesehatan O’Riordan. Laman resmi Cranberries menyebut alasan medis yang berkaitan dengan masalah punggung telah membuat Dolores O’Riordan gagal mangmewujudkan keinginan saya untuk terjun langsung meramaikan belantika musik pop Bali,� ujar Yan Jensen, Selasa (16/1) kemarin. Pria yang juga menekuni usaha seni ukir ini mengungkapkan jika dirinya sudah memiliki keinginan untuk menjadi seorang penyanyi pop Bali sejak lama. Sebagai pendatang baru, dirinya pun sadar masih perlu banyak belajar. Ia pun meminta dukungan dan juga masukan untuk dirinya. “Saya sadar masih perlu belajar lagi dan itu pasti akan saya jadikan penyemangat dalam berkarier
Dolores O’Riordan (alm) gung. Namun, sebelum Natal lalu O’Riordan memposting sebuah pesan di Facebook yang menyatakan dia “merasa sehat� yang diartikan para penggemarnya bahwa dia telah siap kembali untuk naik panggung. Awal Januari ini O’Riordan memposting foto dirinya bersama kucingnya kepada para penggemar, di bawah judul “Pergi ke Irlandia�.
Bali Post/rtr
Terkejut Para sahabat vokalis Cranberries Dolores O’Riordan terkejut mengetahui kabar tutup usia tiba-tiba sang penyanyi, termasuk mereka yang ditinggali pesan beberapa saat sebelum sang penyanyi “Zombie� meninggal dunia. Salah satu yang mendapatkan pesan terakhir O’Riordan adalah sahabatnya yang juga direktur pelaksana studio rekaman Eleven Seven International, Dan Waite, yang mengungkapkan bahwa musisi Irlandia usia 46 tahun itu meninggalkan sebuah voicemail pada ponselnya beberapa jam sebelum meninggal dunia. “Dolores meninggalkan pesan suara untuk saya tengah malam tadi malam yang mengungkapkan betapa dia menyukai versi ‘Zombie’ dari Bad Wolves. Dia menantikan
saya bertemu di studio untuk rekaman suara,� kata Waite mengenai remix O’Riordan untuk hit single Cranberries pada 1994 itu bersama dengan band hard rock Bad Wolves. “Dia terdengar sangat bahagia, bercanda dan senang menyaksikan saya dan hidup saya pekan ini. Kabar tutup usia dia itu sangat meremukkan hati, dan duka saya untuk Don mantan suami, anak-anak, dan ibundanya,� sambung dia dalam laman People. Pada hari dia meninggal dunia, O’Riordan dijadwalkan untuk merekam suaranya di London. Vokalis “Bad Wolves� Tommy Vext kemudian merilis pernyataan mengenai O’Riordan di Facebook, Senin waktu setempat. “Kami terkejut dan sedih atas meninggal dunianya Dolores, hanya beberapa jam sebelum dia merekam vokal untuk versi mendatang Zombie dari kami. Kami selalu menaruh hormat setinggitinginya kepada dia sebagai seniman dan vokalis, dia tak pernah takut membuka jiwanya demi musik dan liriknya,� kata Vext. Banyak selebritis penggemar Cranberries, termasuk James Corden, Hozier dan Duran Duran, mengungkapkan duka mendalamnya melalui media sosial. (ant)
di belantika musik pop Bali. Mohon dukungannya dan saya sangat berterima kasih kepada Pak Deta atas suport dan dukungannya yang begitu besar,� pinta pria kelahiran 6 Agustus 1985 ini. Produser Deta Productions, Deta mengungkapkan jika Deta Pro berkomitmen untuk memajukan industri musik pop Bali dengan mewadahi dan memberikan ruang bagi yang mau berkarier di belantika musik pop Bali. “Mari sama-sama kita melestarikan musik pop Bali sebagai aset budaya yang kita miliki,� pungkasnya. (win)
Yan Jensen
Bali Post/ist