Page 1

CMYK

EDISI MALAM

NO. 600 /TAHUN 1 SELASA 23 OKTOBER 2012

HO/PENTAK LANUD BALIKPAPAN

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan ibu negara Ani Yudhoyono didampingi Gubernur Kaltim Awang Faorek Ishak setibanya di Balikpapan.

SBY akan Resmikan Proyek MP3EI BALIKPAPAN, TRIBUN - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan meresmikan operasional dua proyek yang termasuk dalam program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Kalimantan Timur, Rabu (24/10). Kedua proyek yang diresmikan operasionalnya tersebut yakni Terminal Petikemas Kariangau (TPK) Balikpapan serta Bandara Kalimarau Berau. Peresmian ini juga akan dirangkaikan dengan groundbreaking proyek lainnya, pembangunan pabrik Pupuk Kaltim 5 Bontang, perluasan Bandara Sepinggan Balikpapan, pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB), Terminal Minyak Mentah Lawe-Lawe di PPU, serta pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy di Sangatta, Kutai Timur. Seluruh proyek yang dijalankan tersebut menelan anggaran lebih dari Rp 18 triliun. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan Suryanto

mengatakan, dua proyek MP3EI yang berada di Balikpapan dianggap sangat penting guna mewujudkan Balikpapan sebagai kota jasa dan industri. Dia juga meyakini dengan selesainya proyek tersebut maka geliat pertumbuhan ekonomi di Balikpapan kian meningkat. “Terminal Petikemas Kariangau dan Bandara Sepinggan ini merupakan outlet penting untuk pengembangan kota Balikpapan. Karena semakin menegaskan status Balikpapan sebagai pintu gerbang Kaltim, baik melalui jalur udara maupun laut,” ujarnya kepada Tribun, Selasa (23/10). Dilaporkan bahwa TPK saat ini telah melaksanakan uji coba dan pengoperasian perdana, yang ditandai dengan pengapalan perdana pada 30 Agustus lalu. Total kapal yang diuji coba adalah 20 unit dengan jumlah container 2600 Teu’s dan kapasitas bongkar muat 25 box/day/crane. Pembangunan TPK di Balikpapan dimulai secara bertahap sejak 2008 hingga 2012 dengan

Polisi Ledakan Bom di Poso ■ Warga Mulai Beraktivitas seperti Biasa POSO, TRIBUN - Tim Gegana Brimob Polda Sulawesi Tengah meledakkan bom rakitan yang ditemukan dipasang orang tidak dikenal di Dusun Tonipa, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Selasa (23/10). Peledakan itu dilakukan setelah polisi memastikan bahwa benda mencurigakan yang ditemukan warga pada sekitar pukul 06.30 WITA itu adalah bom rakitan yang diletakkan di dalam kaleng cat ukuran satu kilogram. Bom rakitan itu temukan seorang pelajar SMP Negeri 4 Poso ketika hendak pergi ke sekolah. Ketika sedang menunggu angkutan umum, siswa tersebut melihat kaleng putih dililit dengan lakban hitam. Merasa curiga, siswa kelas III SMP itu segera melaporkan hal itu ke Ketua Adat Dusun Tonipa, dan selanjutnya diteruskan ke polisi. Pada pukul 07.00 WITA sejumlah aparat TNI dan Polri tiba di lokasi penemuan bom rakitan tersebut, dan satu jam kemudian Tim Brimob Polda Sulawesi Tengah meledakkannya usai melakukan olah TKP. Bom itu diduga kuat akan diledakkan dengan alat picu berupa sebuah telepon genggam yang dirangkaikan dengan bahan peledak. Sejumlah warga turut menyaksikan peledakan bom itu dari garis batas polisi. Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno yang dihubungi membenarkan penemuan dan peledakan bom rakitan itu. Dia mengatakan saat ini situasi di sekitar lokasi penemuan bom rakitan itu aman, dan warga beraktifitas seperti sedia kala. Dia juga mengimbau warga

tidak terpancing isu-isu yang mengaitkan SARA, dan sengaja akan membuat keamanan Kabupaten Poso terganggu. Sebelumnya, pada Senin (22/10) sebuah bom rakitan meledak di Pos Polantas di Kelurahan Kasintuvu, Poso, dan menyebabkan polisi dan seorang Satpam BRI Cabang Poso terluka. Hingga saat ini, polisi dan TNI memperketat pengamanan Poso dengan melakukan sejumlah razia di daerah perbatasan. Polisi menemukan benda mencurigakan di dekat pos polisi lalu lintas (Pospol lantas), Jln Hazanuddin, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, sekitar pukul 07.30 WITA. Benda mencurigakan itu ditemukan seorang anggota polisi lalu lintas yang bertugas di pos polisi, kata Pelaksana Harian Kapolres Palu AKBP I Nengah Subagia saat berada di lokasi kejadian. Setelah menerima laporan ditemukannya benda dimaksud, ia langsung menghubungi tim Jihandak Brimob Polda Sulteng dan dalam beberapa menit sejumlah anggota Jihandak tiba di lokasi. Petugaspun segera mengamankan tempat penemuan benda mencurigakan tersebut. Setelah diledakkan, benda itu ternyata hanya berisi beberapa buah kaleng bekas dan sayuran. “Ternyata benda itu bukan bom tetapi kaleng dan sayur kangkung,” katanya. Usai diledakkan, lokasi penemuan benda mencurigakan tersebut masih dijaga petugas dan arus lalu lintas kembali lancar. (ant)

anggaran sekitar Rp 731,09 miliar. Sumber pendanaan tersebut berasal dari APBN, APBD Provinsi Kaltim serta kas PT Pelindo IV (Persero). Secara keseluruhan, progress fisik pembangunan TPK telah mencapai 98,90 persen. Sedangkan mengenai akses menuju TPK, Pemprov Kaltim juga telah membangun jalan akses sepanjang 13,5 Km dari jalan Nasional (Km.13 Balikpapan). Saat ini jalan akses tersebut telah terbangun 1 (satu) lajur, dari rencana pembangunan 2 lajur. “Semuanya sudah siap jalan, kecuali Bandara Sepinggan yang masih dalam tahap pengerjaan,” kata Suryanto. Terpisah, Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim Yadi Sabiannoor mengharapkan, peresmian proyek MP3EI bisa memacu pertumbuhan ekonomi di Kaltim dan meningkatkan geliat investasi. Menurutnya, proyek yang sebagian besar

merupakan pengembangan infrastruktur tersebut menawarkan fasilitas kepada investor dalam berinvestasi di Kaltim. “Salah satu kendala kita kan biasanya masalah infrastruktur. Nah, diharapkan dengan adanya persemian ini bisa memacu perekonomian di Kaltim melalui investor yang tertarik datang dan menanamkan modalnya di sini,” ujarnya. Dia menyebutkan, ada sekitar 157 proyek dengan nilai Rp 688,3 triliun yang termasuk dalam program MP3EI yang dilakukan di Kaltim. Proyek infrastuktur menempati jumlah terbanyak yakni sebanyak 43 proyek, disusul perkebunan kelapa sawit sebanyak 36 proyek. Potensi Kaltim yang memiliki kekayaan sumber daya alam, imbuh Yadi, menjadi salah satu daya tarik dalam berinvestasi. Selain itu, kondisi geografis yang terletak pada Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II menjadi salah satu alasan Kaltim menjadi tujuan investasi.

Tangkap Aktor Intelektual! KOMISIS Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Sulawesi Tengah mendesak aparat mengusut dan menangkap aktor intelektual kasus kekerasan di Kabupaten Poso selama dua bulan terakhir. Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng, Dedi Askary di Palu, Selasa (23/10) mengatakan, selain mengusut otak intelektual, aparat juga harus menangkap pelaku kekerasan yang beraksi di lapangan. Aksi kekerasan di Kabupaten Poso yang terjadi selama dua bulan terakhir adalah penembakan warga sipil, pembunuhan anggota Polri, serta

peledakan bom. Menurut Dedi, serangkaian aksi teror itu akan mengganggu pertumbuhan ekonomi dan roda pemerintahan di Kabupaten Poso telah berjalan stabil. Lebih lanjut, dia juga mengutuk praktik kekerasan yang telah menyebabkan jatuhnya korban, baik dari warga sipil maupun aparat keamanan. “Bagaimana pun juga masyarakat dan aparat keamanan merupakan manusia yang mempunyai hak dasar untuk hidup dan diperlakukan secara manusiawi,” kata Dedi. Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah juga menyampaikan duka

mendalam kepada keluarga korban agar diberi ketabahan menerima musibah tersebut. Selain itu, Dedi juga berharap agar rangkaian peristiwa kekerasan yang terjadi di Kabupaten Poso tidak direspon secara yang berlebihan oleh masyarakat. Warga juga harus tidak mudah terprovokasi, tidak saling mencurigai, serta jangan sampai memunculkan sikap untuk saling membalas, katanya. Dedi mengatakan, semua pihak diharap merespon secara tenang dan menyerahkan sepenuhnya pengusutan dan penyelesaian kasus itu kepada aparat penegak hukum.(ant)

Proyek Hambalang Rugikan Negara Rp 10 M JAKARTA, TRIBUN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkirakan kerugian negara yang timbul dari pelaksanaan proyek Hambalang pada termin pertama tahun 2010 mencapai Rp 10 miliar. Nilai kerugian negara ini merupakan hasil perhitungan yang dilakukan KPK. “Diduga, sementara negara mengalami kerugian sekitar Rp 10 miliar untuk anggaran tahun 2010,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi kepada wartawan, Selasa (23/10/2012). Hasil perhitungan KPK ini akan disempurnakan dengan perhitungan kerugian negara yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Saat ini, BPK masih melakukan audit investigasi proyek Hambalang yang salah satu hasilnya merupakan angka pasti nilai kerugian negara dari proyek pembangunan pusat pelatihan olahraga tersebut. Menurut Johan, nilai kerugian negara Rp 10 miliar itu baru terkait pelaksanaan proyek termin pertama. Berkaitan dengan termin pertama, KPK menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Deddy Kusdinar, sebagai tersangka. Deddy diduga menyalahgunakan kewenangannya terkait pencairan anggaran termin

CMYK

pertama yang nilainya Rp 250 miliar. Adapun proyek Hambalang dilaksanakan secara multiyears atau tahun jamak dalam tiga termin sejak 2010 hingga 2012. KPK kini membuka penyelidikan baru proyek Hambalang. Fokus penyelidikan tersebut di antaranya terkait dengan pengadaan barang dan jasa proyek, aliran dana, dan proses sertifikasi lahan Hambalang, Jawa Barat. KPK menganggap Deddy sebagai anak tangga pertama yang akan dijadikan pijakan dalam menyasar keterlibatan pihak lain. Terkait audit investigasi yang dilakukan BPK, anggota BPK Taufiequrachman Ruki menilai ada intervensi terhadap proses audit sehingga nama Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan sejumlah perusahaan kontraktor menghilang dari hasil audit. Tidak ada nama Menpora dan korporasi yang menerima aliran dana dalam laporan tersebut. Adapun perusahaanperusahaan yang menurut Taufiequrachman terlibat dalam proyek Hambalang antara lain PT Dutasari Citralaras dan PT Adhi Karya. Di PT Dutasari Citralaras, istri Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum pernah menjadi komisaris. (*)


CMYK

2

Tribun Etam

SELASA 23 OKTOBER 2012

15 Kepsek Harus Lengser ■ Masa Jabatan Maksimal hanya 8 tahun

TRIBUN KALTIM/DOHANG

Sejumlah anggota DPRD Kota Bontang diskusi informal terkait masalah yang dihadapi PDAM Bontang.

375 Pelanggan PDAM Bontang Diputus BONTANG, TRIBUN - Sebanyak 375 pelanggan PDAM Tirta Taman Bontang yang berbulan-bulan tidak membayar tagihan air akhirnya diputus. Direktur PDAM Bontang Adief Mulyadi mengatakan pemutusan ini diberlakukan bagi pelanggan yang menunggak pembayaran tagihan selama 4 bulan berturut-turut. “Sampai sekarang proses penertiban pelanggan masih jalan, sekitar 375 pelanggan yang menunggak di atas 4 bulan terpaksa kita putus,” ujar Adief saat ditemui di kantornya, jalan Bhayangkara, Selasa (23/10) kemarin. Jumlah ini kata Adief kemungkinan akan terus bertambah karena berdasarkan data per 1 September 2012, jumlah pelanggan yang menunggak tagihan lebih dari 3 bulan sebanyak 1.112 sambungan rumah (SR). Dari jumlah yang sudah

melunasi baru 608 SR atau 55%, sisanya 504 SR dalam proses pemutusan, jika tidak segera melunasi tunggakannya. Menurut Adief, kondisi ini tidak bisa diabaikan karena dampaknya terhadap kinerja bisnis PDAM tidak sehat. Selain mengganggu keuangan PDAM, toleransi berlebihan bagi pelanggan nakal, juga menjadi temuan bagi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat PDAM diaudit. Pun demikian, ia membantah jika PDAM dianggap semena-mena memutus pelanggan. Sebelum dilakukan pemutusan PDAM terlebih dahulu memberikan serangkaian peringatan. Mulai peringatan tertulis yang diberikan kepada pelanggan yang menunggak selama 1 bulan, disusul penyegelan dan penghentian pasokan air bagi pelanggan yang menunggak 2 sampai 3 bulan.

“Jadi keliru kalau kami dianggap semena-mena. Semua pelanggan yang menunggak diperingati, mulai dari surat tertulis, sampai penyegelan. Kalau tetap tidak mengindahkan teguran itu, kita putus total. Meteran air yang merupakan aset PDAM langsung kita bongkar,”bebernya. Ia berharap seluruh pelanggan PDAM bisa melunasi tagihan mereka secara tepat waktu. PDAM sendiri akan berusaha memberikan kemudahan bagi pelanggannya untuk membayar tagihan air mereka. Di antaranya menjajaki kerjasama dengan PT POS Indonesia agar proses pembayaran bisa dilakukan secara online melalui kantor pos. “Kami juga sadar bahwa sistem pembayaran tagihan PDAM masih menyulitkan, makanya dalam waktu akan dijajaki kerjasama dengan PT POS Indonesia,” paparnya. (don)

SAMARINDA, TRIBUN - Jika proses mutasi kepala sekolah (Kepsek) menaati Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepsek atau Madrasah, maka 15 kepsek tingkat SMP dan SMA/K di Samarinda sudah saatnya lengser. Demikian dikatakan Fatimah Asyari, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda kepada Tribun, Selasa (23/10). “Kepsek boleh menjabat maksimal 2 periode, dimana 1 periode 4 tahun,. Jadi, Kepsek yang sudah menjabat 8 tahun, seharusnya di mutasi ke posisi lain,”kata Fatimah. Berhubung saat ini sedang bergulir penjaringan Kepsek, Komisi IV meminta agar mutasi kali ini mendapat pengawasan khusus dari Wakil Walikota Samarinda, inspektorat dan istansi terkait lainnya. Diberitakan sebelumnya, Walikota Samarinda Syaharie Jaang sudah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mengusut isu percaloan dalam penjaringan kepsek di Samarinda. Sementara di lain pihak, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kaltim menemukan bahwa calo tersebut adalah H, oknum kepsek di Samarinda. “Sekarang ini sedang bergulir penjaringan kepsek, serta rumor yang berkembang. Termasuk jual beli jabatan kepsek. Komisi IV memberikan attensi keras agar mutasi Kepsek mendapat pengawalan khusus dari Wawali, Inspektorat Daerah dan instansi terkait lainnya. Agar tujuan mutasi dalam upaya penegakan aturan dan peningkatan kualitas pendidikan, tidak tercemari oleh tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Kepala Bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda Yanu Achmadi mengatakan ada 15 kepsek yang sudah menjabat lebih dari 8 tahun. Untuk SMP ada 9 orang yakni SMP 2, 8, 9, 10, 13, 18, 19, 25 dan 29. Untuk SMA ada 5 orang yakni SMA 1, 3, 4, 7 dan 11 dan SMK 13. Bagi kepsek-kepsek tadi setelah tidak menjabat menurutnya dapat menjadi guru biasa atau pengawas sekolah. Namun menurutnya ada pengecualian, bila Kepsek tadi ternyata sangat menonjol prestasinya, tetap dapat menjadi Kepsek dengan syarat tidak lagi disekolah asal dan pindah ke sekolah yang sangat membutuhkan perubahan ke arah lebih baik. Contohnya sekolah - sekolah di pinggiran kota Samarinda. “Tujuannya membina yang dipinggir, membangun dan atas kebijakan Walikota. Walau sudah 8 tahun diberi kesempatan tapi ke grade yang lebih rendah,” katanya. Untuk menjadi pengawas, menurutnya ada beberapa syarat diantaranya memliki sertifkat pengawas, usia maksimal 50 tahun, golongan minimal IIIC dan sudah mengabdi sebagai guru minimal 5 tahun. “Sesudah Kepsek, bisa jadi guru, bisa jadi pengawas. Pengawas itu jabatan fungsional. Jadi nggak mengajar,” katanya. Yang paling ditunggu - tunggu kepsek yang sudah 8 tahun mengabdi menurutnya adalah menjadi Kepala Seksi di Disdik Samarinda dan menduduki jabatan eselon IV. “Kalau memang Kepsek itu sangat berprestasi, bisa ditarik menjadi Kepala Seksi (Kasi) dan masuk eselon IV. Sudah ada yang seperti itu,” katanya.(dep)

Pemkot tak Salurkan Sapi Kurban

● 15 Ekor Sapi Hasil Sumbangan Korpri Disalurkan Hari Ini

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Kontributor ANTV Biro Samarinda Muhammad Asri Satar memperlihatkan luka akibat pemukulan yang dilakukan oknum premen.

Polisi Janji Tangkap Penganiaya Wartawan SAMARINDA, TRIBUN - Polresta Samarinda berjanji akan menindak tegas pelaku penganiayaan M Asri Sattar, kontributor ANTV yang mengalami tindak kekerasan saat melakukan tugas peliputan, Senin (22/10) lalu. Demikian ditegaskan Kabag Ops Polresta Samarinda, Kompol Alim, saat menggelar pertemuan bersama puluhan wartawan Samarinda, Selasa (23/10) di Mapolresta Samarinda. “Polisi akan menegakkan hukum setegas-tegasnya. Kasus penganiayaan yang menimpa Asri, baik itu dilakukan oleh masyarakat, dan bahkan aparat, pasti kita tindak,” ujar Alim. Alim mengungkapkan aksi unjuk rasa berbuntut kericuhan yang melukai mahasiswa dan wartawan di luar prediksi pihak kepolisian. “Kejadian kemarin di luar prediksi, perencanaan dan koordinasi kami. Sasaran kami adalah demonstran yang merusak fasilitas umum. Demonstran melakukan pelemparan, dan akhirnya ricuh, imbasnya rekan kita Asri terkena tindak kekerasan,” papar Alim. Atas nama Polresta Samarinda, Alim pun

meminta maaf atas penganiayaan yang menimpa Asri. Menurut Alim, peristiwa kericuhan kemarin menjadi pelajaran berharga bagi kepolisian dalam menangani aksi unjuk rasa nantinya. “Kami mohon maaf atas perbuatan dan perkataan yang mungkin menyinggung rekanrekan wartawan saat di lapangan (demonstrasi) kemarin. Ini pelajaran berharga buat kami, agar dalam penanganan unjuk rasa ke depannya tidak lagi ada jatuh korban, baik dipihak pengunjuk rasa maupun wartawan yang meliput,” tuturnya. Pelaku yang ditangkap nantinya, akan dikenakan pasal 170, dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Sementara, Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Agus Siswanto yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengungkapkan pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait aksi penganiayaan yang menimpa wartawan saat meliput. “Kemarin (Senin), begitu dapat kabar saya langsung melakukan penyelidikan, meskipun

Asri baru lapornya hari ini. Segera akan kita tangkap pelakunya,” tegas Agus. Agus juga menuturkan tidak ada niat kepolisian untuk membiarkan peristiwa penganiayaan ini terjadi. “Tidak ada niat kami membiarkan. Kita bisa lihat situasi lapangan saat itu yang diluar perkiraan. Apalagi tiap hari kita juga berkegiatan sama-sama (Asri),” ungkap Agus. Agus pun membantah polisi didukung kelompok massa tertentu saat menangani aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh tersebut. “Polisi tidak minta didukung ormas, atau kelompok massa untuk menangani demonstrasi. Ngapain minta dukungan orang ngga jelas,” papar Agus. Seperti diberitakan sebelumnya, Asri menjadi korban penganiayaan dari oknum preman, usai meliput kericuhan saat aksi unjuk rasa di Jl M Yamin. Kala itu, Asri yang tengah menyampaikan sesuatu ke sesama rekan wartawan mendapat hujaman bogem mentah dari dua orang tak dikenal. Ironisnya, aksi penganiayaan Asri terjadi dihadapan aparat kepolisian. (rad)

CMYK

BALIKPAPAN, TRIBUN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan tahun ini tidak ada lagi penyaluran hewan kurban bagi masing-masing anggota DPRD dan pejabat di lingkup kota Balikpapan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, masingmasing wakil rakyat dan para pejabat di lingkup Pemkot Balikpapan mendapat jatah sapi kurban. Bahkan, khusus untuk anggota DPRD mendapatan jatah masing-masing satu ekor sapi kurban. Sebanyak 39 anggota DPRD Balikpapan khusus yang beragama Islam mendapatkan jatah sapi yang jumlahnya 49 ekor. Dimana masing-masing pimpinan DPRD yang berjumlah 4 orang mendapat jatah dua ekor sapi. “Itu dulu, sekitar dua tahu lalu. Sekarang nggak ada lagi bantuan-bantuan sapi. Karena sudah dihapuskan dan tidak boleh lagi ada,” demikian dikemukakan Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Sayid MN Fadli, Selasa (23/10). Fadly mengatakan, sebelumnya masing-masing anggota DPRD maupun pejabat mendapat jatah sapi kurban melalui pos anggaran bantuan sosial (bansos). Namun disinyalir bantuan tersebut dihapus menyusul terbitnya Permen 32 tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dana bansos yang kemudian direvisi menjadi Permen 39 tahun 2012. “Dulu itu masih ada bansos yang sifatnya umum, kalau sekarang kan sesuai aturan tidak boleh lagi. Pemberian bantuan sosial semua sudah dibatasi,” sebutnya. Kini, para pejabat hanya bisa memberikan bantuan hewan kurban kepada masyarakat melalui sumbangan pribadi. Terpisah, Kepala Bagian Sosial Setkot Balikpapan Suparman, membenarkan jika tahun ini para pejabat maupun pegawai membeli hewan kurban dari kantong pribadi untuk selanjutnya disalurkan ke masyarakat. “Sekarang yang ada dari para anggota Korpri. Dimana para anggota Kopri itu menghimpun dana 7 orang membeli satu ekor sapi,” tuturnya. Hingga 19 Oktober lalu Suparman mengatakan sudah terkumpul sebanyak 15 ekor sapi yang merupakan hasil sumbangan para pejabat dan pegawai. Sapi kurban itu rencananya akan dibagi ke masing-masing masjid untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang berhak. “Pembelian sapi kurban ini tidak diambil dari dana APBD Kota Balikpapan, murni dari kantong masing-masing pejabat dan pegawai. Karena ibadah kurban itu bukan ibadah pemerintah, sifatnya pribadi, seperti dijelaskan dalam Al Quran surat Al Kautsar ayat 2,” ujarnya. Rencananya, 15 ekor sapi hasil sumbangan dari pegawai Korpri Balikpapan akan mulai didistribusikan ke masjid-masjid pada Rabu (24/10) hari ini. Dari data yang dihimpun Tribun, sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti Kepala Dispenda, Kepala BKD, Kepala Bappeda, Kepala Dishub, Asisten II, hingga Sekdakot Balikpapan ikut menyumbang sapi kurban tahun ini. (ful)


CMYK

SELASA 23 OKTOBER 2012

3

NET

Puyol dan Xavi saat main di Barcelona.

Butuh 14 Pahlawan untuk Kalahkan Barca Badai Cedera Untungkan Celtic BARCELONA, TRIBUN Bertandang ke kandang Barcelona bak masuk ke sarang raksasa. Itu yang dialami Glasgow Celtic pada kualifikasi Liga Champions Grup G, Selasa atau Rabu (24/10) dinihari. Pelatih Celtic, Neil Lennon, sampai mengatakan, butuh 14 pahlawan untuk mengatasi tuan rumah. Celtic memang sedang bangkit. Pada pertandingan sebelumnya, mereka mengalahkan tuan rumah Spartak Moskwa 3-2. Itu

kemenangan tandang pertama mereka di kompetisi Eropa selama 26 tahun terakhir. Meski begitu, melawan Barcelona bukan perkara mudah, apalagi Barca tampil di kandang sendiri. “Saya berharap memiliki 14 pahlawan pada pertandingan itu. Kami memiliki kemampuan teknik dan pergerakan dan baru saja meraih hasil memuaskan,” ujar Lennon seperti dikutip www.football-espana.net. Lennon termasuk pemain

Celtic kala menahan Barcelona 0-0 di Camp Nou pada laga Piala UEFA 2004. Musim berikutnya, Celtic kembali datang ke Camp Nou, tetapi di Liga Champions dan mampu menahan tuan rumah 1-1. Lennon pun setidaknya ingin mengulang sukses saat menjadi pemain, bahkan kalau perlu memenangkan pertandingan. “Ini ujian tandang yang luar biasa. Kami tak memiliki beban apa pun. Namun, kami datang ke sini bukan untuk berlibur atau

menghibur turis. Kami datang ke sini untuk sepak bola. Kami belum menargetkan apa-apa dari pertandingan ini, tetapi siapa tahu yang akan terjadi?” ujarnya. Lennon yang menyaksikan pertandingan Barcelona di kandang Deportivo La Coruna, Sabtu (20/10), menambahkan, “Sebuah penghormatan bisa menyaksikan Lionel Messi bermain pada Sabtu itu.” tandasnya. (kps)

STRIKER Glasgow Celtic, Miku, yakin timnya dapat mengalahkan Barcelona, menilik dari badai cedera yang mendera kubu Camp Nou. “Tentu saja, mereka punya beberapa pemain cedera yang memperbesar peluang kami. Motivasi terbesar kami, pertandingan itu akan disaksikan seluruh dunia,” ungkap Miku, Senin (22/10). Delapan jugador “Blaugrana” diperkirakan absen dalam laga penyisihan Grup H Liga Champions, Selasa (23/10) malam waktu Eropa, termasuk sejumlah pilar seperti Carles Puyol, Gerard Pique, Thiago Alcantara, Dani Alves, dan Sergio Busquets. Sementara itu, Celtic akan tampil penuh

tanpa problem cedera atau sanksi pemain. Pantas saja Miku optimistis dengan peluang timnya. Lagi pula, pria berusia 27 tahun itu menghabiskan karier seniornya di Spanyol. Sekarang pun Miku masih berstatus pemain pinjaman dari klub Liga BBVA, Getafe. “Aku pernah menang, kalah, dan diimbangi Barcelona. Pertandingan nanti bakal berjalan ketat. Barca adalah tim terbaik dunia saat ini,” ungkap Miku. “Tapi, kami akan bertanding dengan mentalitas yang sama seperti di Scotland Premier League, yang akan menjadikan kami hancur kalau gagal memenangi pertandingan,” sebut pria berpaspor Venezuela itu. (kps)

Semen Padang Tunggu PSSI dan KPSI City ke Belanda, Silva ke Spanyol JAKARTA, TRIBUN - Semen Padang hingga saat ini masih menunggu keputusan PSSI dan KPSI terkait rencana untuk menarik para pemainnya dari tim nasional Indonesia. Manajer Semen Padang, Erizal Anwar, mengatakan tetap menunggu hingga tenggat waktu yang ditetapkan pada 1 November 2012. SemenPadang sebelumnya mengharapkan adanya harmonisasi di tubuh timnas yang tengah

Pemain Semen Padang FC merayakan gol kemenangan.

dipersiapkan untuk Piala AFF 2012. Klub yang musim depan akan bermain di Indonesia Super League itu menyatakan, salah satu alasan menarik para pemainnya dari timnas Indonesia ialah karena akan menjalani pemusatan latihan menghadapi kompetisi tersebut. Saat ini tercatat sembilan pemain tim “Kabau Sirah” termasuk dalam skuad “Merah Putih”. Kesembilan pemain tersebut adalah Ellie Aiboy, Hengky Ardilles,

Wahyu Wijiastanto, Jajang Paliamna, Novan Setya, Hendra Adi Bayauw, Titus Bonai, Nur Iskandar, dan Vendry Mofu. “Para pemain kan sudah setuju. Tinggal bagaimana sikap PSSI dan KPSI untuk mengharmonisasikan timnas. Nanti, kita akan bicarakan lagi dengan pihak manajemen bagaimana kelanjutannya,” ujar Erizal saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Selasa (23/10).

DOK

PSSI dan KPSI, Senin (22/10), telah melakukan rapat dengan Joint Committe (JC) untuk membahas soal harmonisasi timnas. Akan tetapi, rapat tersebut menemui jalan buntu karena kedua kubu justru berdebat soal siapa pelatih yang tepat untuk menangani timnas. KPSI ngotot mengajukan proposal untuk menjadikan Alfred Rield sebagai pelatih kepala timnas dan Nil Maizar sebagai asisten pelatih. Sementara PSSI berkeinginan agar Nil tetap menjadi pelatih kepala dan Riedl sebagai penasihatnya. PSSI juga menolak proposal KPSI itu karena menilai untuk memilih pelatih merupakan wewenang Exco PSSI, bukan JC. Sekretaris Jenderal PSSI Halim Mahfudz mengatakan, tuntutan KPSI tersebut sudah melampaui wewenang JC. Pasalnya, menurutnya, sesuai hasil rapat kedua JC di Kuala Lumpur, JC dapat dijadikan forum untuk mengharmonisasi jika ada perselisihan terkait pelepasan pemain dari klubnya masingmasing.(kps)

CMYK

MANCHESTER, TRIBUN Gelandang Manchester City, David Silva, diberitakan Daily Mail tidak masuk skuad yang berangkat ke Belanda, untuk melakoni pertandingan grup Liga Champions melawan Ajax Amsterdam, di Amsterdam ArenA, Rabu (24/10). Silva disebut pulang ke Spanyol untuk menjalani pemulihan cedera hamstring. Silva mengalami cedera itu ketika membela Spanyol pada AFP pertandingan kualifikasi Piala David silva Dunia 2014 melawan Perancis, di Vicente Calderon, 16 Oktober lalu. Silva sempat dinilai Asisten Manajer menyebutkan, Silva mengalami City, Brian Kidd, berpeluang masuk kemajuan dalam proses pemulihan. Kidd skuad yang berangkat ke Belanda. juga memprediksikan hal serupa untuk Namun, menurut Daily Mail, Silva akan Javi Garcia dan Maicon, yang beberapa waktu lalu mengalami cedera. “Saya pikir menjalani pemulihan bersama fisioterapis favoritnya dan tak akan kembali ke Inggris mereka berpeluang tampil melawan Ajax hari Rabu nanti. Dengan beberapa hari sampai akhir pekan ini. Selain itu, Javi tersisa, kami mendapatkan gambaran Garcia dan Maicon juga disebut tidak ikut yang lebih baik,” jelas Kidd. ke Belanda, juga karena cedera. “Garcia dan Maicon telah sedikit Sebelumnya dikabarkan Silva berlatih. Mereka akan kembali berlatih berpeluang kembali tampil membela City pada hari ini dan berharap dalam dalam pertandingan babak penyisihan beberapa hari ke depan kami bisa Grup D Liga Champions melawan Ajax membawa mereka,” sambungnya. Amsterdam. Silva yang mengalami “Manchester Biru” sendiri diharapkan cedera hamstring saat membala Spanyol bisa meraih kemenangan pada kontra Perancis pada pertandingan kualifikasi Grup I Piala Dunia 2014, pertandingan nanti. Dari dua laga sebelumnya, tim besutan Roberco Mancini Selasa (16/10). Saat itu, Silva diprediksi absen selama tiga pekan dan tak bisa tersebut harus menelan kekalahan dan tampil dalam sejumlah pertandingan imbang. Terakhir, “The Citizens” terpaksa penting, termasuk melawan Ajax. ditahan imbang 1-1 Borussia Dormund di Asisten Pelatih City, Brian Kidd, kandang sendiri pada 3 Oktober lalu. (kps)


CMYK

4

Life Style

SELASA 23 OKTOBER 2012

Artika-Baim

Berharap Anak Lelaki KPL

KEINGINAN putri semata wayangnya, Sarah Ebiela Ibrahim, untuk memiliki adik membuat mantan Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi kepikiran untuk menjalani program momongan. Belum lama ini, istri penyanyi Ibrahim Imran—yang akrab disapa Baim itu— mengaku telah melepas program KB-nya. “Saya sudah ‘digelandang’ ke rumah sakit untuk buka spiral,” ujar Artika didampingi Baim. “Sedang (program), doakan saja,” tambah Baim. Jika boleh berharap, Baim mengaku ingin sekali punya anak laki-laki. “Penginnya tahun ini. Kalau untuk

ngelengkapin Ebi, penginnya (anak) cowok, tapi apa sajalah,” terang Baim. Meski sedang menjalankan program, pasangan suami istri ini mengaku tak menjalani program macam-macam. “Kita natural sajalah,” jelas Baim lagi. Ebi yang sudah masuk sekolah, diakui Artika, sudah lebih siap untuk mempunyai adik. “Dia sudah punya cita-cita kalau punya adik mau ngapain,” terang Artika. “Dia lebih dewasa dalam menyikapi hal ini. Dia mau mandiin, mau suapin. Terus aku bilang aja, ‘Mamanya yang mandiin papa, ya?’” seloroh Baim. (kps)

Nafa Urbach

Cuti Nyanyi demi Anak

NET

ARTIS peran yang juga penyanyi Nafa Urbach saat ini tengah asyik menjalankan peran ibu dari putrinya, Mikhaela Lee Jowono, yang berusia dua tahun. Nafa mengaku, demi membesarkan Mikha ia tak mau terlalu sibuk bekerja. Oleh karea itu, aku Nafa pula, ia meninggalkan sementara kegiatannya sebagai vokalis. “Kalau nyanyi, enggak

dulu. Aku pusing terlalu banyak kerjaan, apa saja yang di depan mata ya dijalani saja dulu. It’s not easy, alright!” kata Nafa dalam wawancara di kantor MD Entertainment, Jalan Tanah Abang III, Jakarta Pusat, Selasa (23/10). Istri artis peran Zack Lee ini mengaku tak menggunakan jasa perawat bayi atau anak untuk membantunya mengasuh Mikha. “Setiap hari kalau pagi, dia (Mikha) sama Papanya (Zack) pergi ke restoran (yang sedang dalam persiapan untuk dibuka). Nanti siang, Papanya fitnes. Tapi, kebetulan, Mamaku ada di Jakarta dan aku enggak begitu suka pakai suster,” ujar Nafa. Kalau pun bekerja, Nafa hanya ingin melakoni shooting sinetron seri Raja dan Aku, yang diproduksi oleh MD Entertainment. “Ya, sebenarnya aku masuk MD sudah hampir beberapa bulan, Mikha juga sudah lumayan gede, sudah bisa jalan, ditinggal sudah enggak masalah. Puji Tuhan aku kerjanya enggak terlalu banyak, paling 10 sampai 13 scene. Berangkat jam 12.00 dan pulangnya juga jam sepuluh malam, jadi masih banyak waktu (untuk mengurus Mikha),” jelas Nafa. “Hari Minggu enggak ada shooting dan di situ enaknya di MD,” lanjutnya. (kps)

Maria Selena

Habis Fobia, Malah Jatuh Cinta

KPL

AWALNYA fobia, kini justru menjadi jatuh cinta. Demikian kesan dari Puteri Indonesia 2011, Maria Selena (22), terhadap kegiatan olahraga menyelam.

Mahasiswi Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB) ini tengah “ketagihan” menyelam setelah mencobanya sekali di Bunaken, Sulawesi Utara,

beberapa bulan lalu. “Padahal, sebetulnya aku itu fobia laut. Kalau main ke pantai, lalu lihat air sudah sedengkul, pasti langsung kabur. Membayangkan yang aneh-aneh soal laut,” ujar Selena di sela-sela kunjungannya mewakili Yayasan Puteri Indonesia ke lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Harapan Bunda, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, akhir pekan lalu. Didorong rasa penasaran, ia pun menyelam hingga 12 meter di bawah permukaan laut didampingi instruktur. “Ternyata, dunia bawah laut kita memang indah luar biasa. Ikan-ikan, biota, dan terumbu karangnya. Keindahannya telah mengalahkan fobia saya,” tutur dara kelahiran Palembang itu. Sebagai negara bahari, ucapnya, Indonesia adalah “surga” menyelam. Bunaken, Karimun Jawa, Gili Trawangan, Wakatobi, dan Raja Ampat adalah beberapa di antaranya. Ia mengaku bersemangat untuk mempromosikannya di dunia internasional, khususnya dalam ajang Miss Universe di Las Vegas, AS, Desember mendatang, di mana ia akan mewakili Indonesia. (kps)

NET

Olla Ramlan

Kena Gangguan Liver PRESENTER, model sekaligus aktris Olla Ramlan akhirnya diizinkan pulang setelah tiga hari meringkuk di rumah sakit akibat gangguan lever yang dideritanya. “Iya, dirawat sejak Sabtu hingga tadi. Sekarang sudah diperbolehkan pulang,” ujar Ale, manager Olla Ramlan, saat dihubungi wartawan lewat telepon gengamnya, Selasa (23/10). Menurut Ale, kekasih Muhammad Aufar Hutapea itu dirawat karena terlalu kecapaian di tengah aktivitasnya yang tergolong padat.

CMYK

“Sakitnya sih karena kecapaian ya. Ada sedikit gangguan di lever, kalau dibilang parah sih enggak ya, tapi memang ada inveksinya,” lanjut Ale. Sejak Jumat (19/10) pekan lalu, terang Ale, Olla mulai mengeluhkan kesehatannya. Namun dia tetap memilih melanjutkan kegiatannya. Karena merasa ada yang tak beres, akhirnya ia memutuskan untuk rehat dalam pengawasan dokter. “Bersyukur sekarang sih kondisinya sudah membaik,” tutup Ale. (kps)

Digital_Tribunkaltim_Malam_23102012  

Digital Newspaper Tribunkaltim

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you