Hello,
I’m Diana Rahmawati
I am a Communication Science student with relevant achievements in the field of public relations. Have interest in public relations with experience in implementing public relations campaigns. Have writing, public speaking, research and analysis, creative media, and strategic communication.

EDUCATION
2021-Present
Tidar University 2022
Bachelor Degree in Communication Sciene
Bengkulu University
3th Semester
Awardee of Program Pertukaran Mahasiswa Batch 2
Current GPA: 3.75/4.00 2018-2021 State



SKILLS AND TOOLS


SocialMediaMarketing (InstagramdanShopee)
Design (Canva,Photoshop)

AnalythicsandReporting (GoogleAnalythics)



WebsiteCreation (Wordpress,Blogspot, Kompasiana)
PROJECT
KAINONA
Selalu trendy, fresh, wangi dan anggun
disetiap suasana
Kainona adalah brand jilbab yang mengedepankan
keanggunan dan kenyamanan, menawarkan berbagai
pilihan jilbab berkualitas tinggi yang terbuat dari bahan
premium seperti voal sehingga cocok untuk berbagai kesempatan, baik formal maupun kasual. Dengan
koleksi warna dan motif yang beragam, Kainona
bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fashion wanita
Muslimah yang ingin tampil stylish tanpa mengorbankan prinsip modesty (kesopanan).



CONTENT MARKETING (IG)


ContentPillar
Product Implementation

Objective, Action, and Result (OAR) untuk Brand Hijab Kainona
Objective (Kainona bertujuan untuk menjadi salah satu brand hijab terkemuka di Indonesia) dengan fokus pada; meningkatkan kesadaran merek, membangun loyalitas pelanggan, ekspansi pasar.
Action (beberapa tindakan strategis); pemasaran media sosial, inovasi produk, optimalisasi E-Commerce.
Result (Implementasi tindakan tersebut diharapkan menghasilkan hasil yang signifikan); peningkatan kesadaran merek, volume penjualan lebih tinggi, hubungan pelanggan lebih kuat. yang terus berkembang.
CONTENT MARKETING (SHOPEE)

Kainona bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan kesadaran merek di platform Shopee dengan menyasar konsumen muda yang mencari hijab berkualitas dan stylish. Untuk mencapai tujuan ini, Kainona melakukan tindakan seperti meluncurkan kampanye promosi menarik di Shopee, termasuk diskon khusus dan bundling produk, serta memanfaatkan fitur live streaming untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan dan memperlihatkan cara penggunaan produk. Hasil dari strategi ini terlihat melalui peningkatan jumlah pengunjung toko, lonjakan penjualan selama periode promosi, dan umpan balik positif dari pelanggan yang memperkuat loyalitas terhadap merek Kainona.

STRATEGI 4P

1. Product (Produk)
Hijab voal Kainona terbuat dari bahan voal berkualitas tinggi yang lembut, ringan, dan mudah dibentuk, memberikan kenyamanan saat dikenakan.
2. Price (Harga)
Hijab voal Kainona dipasarkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu
Rp30.000 per unit dengan tujuan untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas, termasuk pelajar dan wanita muda yang mencari produk berkualitas
tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
3. Place (Tempat)
Kainona memasarkan produknya melalui online shop, memanfaatkan platform
e-commerce seperti Shopee untuk menjangkau pelanggan secara lebih luas.
Dengan fokus pada penjualan online, Kainona dapat mengurangi biaya operasional yang terkait dengan toko fisik dan memberikan kemudahan bagi konsumen untuk berbelanja dari mana saja.
4. Promotion (Promosi)
Strategi promosi Kainona meliputi kampanye pemasaran digital melalui media sosial seperti Instagram, di mana konten visual menarik ditampilkan untuk menarik perhatian konsumen.
Keunggulan Kainona Dibandingkan Kompetitor
Harga Terjangkau: Dengan harga Rp30.000, Kainona menawarkan nilai lebih
dibandingkan banyak kompetitor yang menjual hijab voal dengan harga lebih tinggi.
Kualitas Bahan: Hijab voal Kainona dibuat dari bahan berkualitas tinggi yang nyaman digunakan sehari-hari dan mudah dirawat, sehingga memberikan pengalaman positif bagi pengguna.
Variasi Motif: Kainona menyediakan berbagai pilihan motif yang trendy dan sesuai dengan selera pasar saat ini, membuatnya lebih menarik bagi konsumen muda.
Aksesibilitas Online: Fokus pada penjualan online memungkinkan Kainona menjangkau konsumen di berbagai lokasi tanpa batasan geografis.
SEGMENTASI
Target audience untuk brand Kainona dapat dianalisis
melalui segmentasi demografi, psikografi, geografi, dan
perilaku. Secara demografi, Kainona menyasar perempuan berusia 16 hingga 35 tahun, dengan fokus
utama pada wanita Muslimah yang mencari hijab voal
modis dan berkualitas. Dari segi psikografi, target
audience mencakup individu yang menghargai nilai-nilai
modesty dan ingin mengekspresikan diri melalui fashion
yang sopan namun tetap stylish. Dalam hal geografi,
Kainona memfokuskan pemasarannya di Indonesia, khususnya di daerah urban seperti Jawa Tengah dan
Jakarta, di mana permintaan akan modest fashion semakin meningkat. Terakhir, dalam aspek perilaku, Kainona menargetkan konsumen yang aktif di media
sosial dan sering berbelanja online, serta mereka yang mengikuti tren fashion terbaru dan mencari produk
dengan harga terjangkau namun berkualitas.

MODEL PEMASARAN AIDA
1. Awareness (Kesadaran)
Untuk menarik perhatian konsumen, Kainona dapat menggunakan iklan visual yang menarik di Shopee dan Instagram, menampilkan hijab voal dengan motif yang trendy.
2. Interest (Minat)
Setelah mendapatkan perhatian, Kainona perlu membangkitkan minat dengan memberikan informasi lebih lanjut tentang keunggulan hijab voal mereka, seperti bahan berkualitas dan desain yang stylish. Di Shopee dan Instagram, deskripsi produk yang informatif dan gambar berkualitas tinggi akan membantu meningkatkan minat.
3. Desire (Keinginan)
Untuk menciptakan keinginan, Kainona menunjukkan nilai emosional dari produk mereka. Misalnya dengan penawaran khusus seperti diskon untuk pembelian 5 pcs atau lebih produk juga dapat meningkatkan keinginan konsumen untuk memiliki hijab tersebut.

4. Action (Tindakan)
Tahap terakhir adalah mendorong konsumen untuk melakukan pembelian. Kainona menambahkan tombol "Beli
Sekarang" yang jelas di Shopee dan menyertakan link langsung ke halaman produk di Instagram. Selain itu, memberikan kemudahan dalam proses checkout dan opsi pembayaran yang beragam akan memfasilitasi tindakan pembelian dan juga menambahkan opsi bisa dikembalikan. Mengingatkan konsumen tentang batas waktu penawaran khusus atau stok terbatas juga dapat menciptakan rasa urgensi untuk membeli.
