Page 1

19

SELASA (PON) 10 DESEMBER 2013 7 SAFAR 1435 H SAPAR 1947

Facebook: www.facebook.com/beliapr

Twitter: @beliapr

E-mail: belia@pikiran-rakyat.com FOTO ILUS: AYU - MODEL: FARHAN SMPN 27 BANDUNG, DICKA SMPN 12 BANDUNG - FOTO LAIN: NET

database buku-buku berbahasa Indonesia yang jumlahnya lumayan banyak. Well, kebanyakan judul-judul bukunya emang buku buat akang-teteh mahasiswa sih, tapi nggak ada salahnya apps ini kamu miliki! Versi yang bisa kamu unduh masih versi pengembangan awal dan versi disempurnakannya akan segera diluncurkan. Platform: Android

9. Up in Flames Nggak afdal rasanya kalo daftar ini nggak menyertakan apps game dari developer asal Bandung, Agate games. Game Up in Flames akan mengajak kamu bertualang menjadi naga hijau nan imut tetapi dengan kekuatan yang sakti. Baff the Dragon harus menyelamatkan kawan-kawannya dari binatang lain yang jahat, dan petualangannya harus ditempuh dengan menggunakan kekuatan Baff, yaitu menyemburkan api. Sekilas nampak mirip Angry Birds, tetapi game yang satu ini menawarkan beberapa gameplay yang unik dan berbeda serunya. Platform: iOS MARTPHONE rasanya udah bukan lagi jadi barang asing buat ngelengkapin aktivitas kamu sehari-hari. Maklum, gadget yang satu ini makin kemari harganya makin murah, padahal spesifikasinya makin canggih. Dulu, buat ngedapetin smartphone kualitas menengah dan atas kudu ditebus dengan puluhan lembar uang bergambar Soekarno-Hatta. Sekarang, kamu cukup membayar kurang dari sepuluh lembar udah bisa dapet smartphone dengan kualitas lumayan! So, sekarang udah nggak aneh lagi kalo ngeliat kamu yang berseragam putih abu bahkan putih biru asyik ngotak-ngatik smartphone di dalam angkot. Meskipun pake smartphone bagus dan bermerek itu oke buat naikin gengsi (caelah, hari genee masih gengsi?), yang paling penting dari smartphone itu adalah aplikasinya (baca: apps). Smartphone oke, tapi kalo apps-nya cupu sih percuma aja, ya nggak? Buat chatting, kamu bisa make Line, KakaoTalk, dan Whatsapp. Lalu nggak gaul dong kalo nggak update Twitter di smartphone? Jangan sampe ketinggalan buat update di apps social media berbasis foto, Instagram. Oh, ya jangan lupa juga buat mengunduh klien e-mail kamu langsung dari Gmail atau Yahoo! Terus, kalo bicara game, beuh! Ampun dah! Beragam game dengan bermacem-macem genre undah bejibun tumplek di smartphone! Kamu bisa nonton film, dengerin musik, bekerja, main game, dan melakukan banyak hal dengan smartphone kamu. Apps yang disediain juga banyak banget jumlahnya, tergantung dari OS (operating system) smartphone kamu. OS yang banyak beredar adalah Android dari Google, iOS dari Apple, Windowsphone dari Microsoft, dan BBOS dari Blackberry. Apps buat smartphone kamu bisa kamu unduh di layanan store aplikasi online yang bisa diakses langsung dari si HP. Ada Playstore buat Android, Apps Store buat iOS, Blackberry World buat si BB, dan Windows Phone Store buat smartphone windows. Tenang, meskipun istilahnya ”toko”, tapi banyak banget apps yang bisa kamu unduh secara gratis! Meskipun apps yang tersedia di pasaran kebanyakan dikembangin sama developer dari luar negeri sono, ternyata eh ternyata (gunakan nada Bang Haji Rhoma), banyak banget lho apps lokal hasil karya anak bangsa yang bisa kamu unduh! Apps lokal juga nggak kalah bagusnya dengan apps buatan luar, bahkan ada beberapa yang udah populer di kalangan pengguna luar juga! Nah, di edisi ini, kru belia pengen share 10 apps lokal buat smartphone kamu biar si gadget yang kamu tenteng jadi semakin oke dengan apps lokal yang juga oke! Dari daftar yang kru belia susun, ada beberapa apps yang berbayar dan ada juga yang gratis. Ya kalo berbayar pun paling nggak nyampe 10.000 perak harganya. Kalo dibeli pun, ibaratnya kita mendukung developer apps lokal! Yuk, kita simak daftarnya!*

10. Movreak Remake

S

Menikmati Hidup dengan Toleransi

T

Indeks:

<20> Skul: MAN 1 Bandung

Beberapa tahun yang lalu (sekitar tahun 20102012), aplikasi sosial media berbasis foto, Instagram, nggak bisa digunakan di HP Blackberry. Padahal, di Indonesia tren penggunaan BB bisa dibilang lagi booming-boomingnya. User BB pada bete karena nggak bisa ”nge-instag” dengan HP-nya. Nah, peluang ini yang ditangkep developer lokal bernama Calvin Kizana yang mengembangkan PicMix. Dengan sejumlah filter foto dan fitur-fitur pengeditan yang seru, sharing foto lewat PicMix bisa jadi ”sesuatu” banget, dan berbeda kadar serunya kalo dibandingin menggunakan Instagram. User PicMix juga udah banyak banget di seluruh dunia, menembus 15 juta pengguna per Desember 2013 ini! Platform: BBOS, Android, Windows Phone

2. Icon Pop Quiz Ini dia game tebak gambar dari developer lokal Allegrium yang sempet ngetren banget! Lewat gambar-gambar yang sederhana, kita harus menebak sejumlah public figure populer, judul-judul film dan acara TV populer, serta karakter-karakter fiktif di film. Hanya menggunakan penggambaran ikonik yang sederhana, kamu bakal ditantang buat nebak semua gambarnya, dan bakal dikasih bantuan berupa ”hint” dalam jumlah terbatas. Jika kamu menebak dalam waktu yang singkat dan jumlah salah nebaknya sedikit, kamu bakal dapet skor tinggi dan skor ini bisa kamu pake buat jadi hint di gambar-gambar berikutnya. Game-nya seru abis! Platform: Android, iOS

3. MangaQuiz

orang yang menegur ERKADANG kita merasa keki ketika ada sese u kenyamanannya, gangg meng telah sa ra di yang kita tingkah laku lakukan hal terseme untuk asasi hak liki padahal kita merasa memi tegurannya dengan ucabut. Lantas dengan sewot kita akan membalas akhirnya tercipta suasana pan ”masbuloh (masalah buat lo)?”, hingga yang tadi menegur kita, orang n denga kita antara an yang tidak nyam Situasi tersebut nnya. denga lagi katan membuat kita enggan berde kita mengalami kejadian sungguh tidak nyaman bukan? Apalagi jika gerak kita menjadi sempit. tersebut di berbagai tempat, membuat ruang Sungguh keadaan hidup an. nyam tidak terasa di menja Ke sana kemari yang menyiksa. terlahir dengan hak Seandainya kita menyadari bahwa setiap orang hidup nyaman, hak untuk untuk hak ti seper sing, g-ma masin ya asasin menjaga sikap-sikap kita. Di sehat, dan lain sebagainya, tentu kita akan asasi yang kita miliki, tetapi hak n denga ri dunia ini, kita tidak hidup sendi liki hak asasinya. Sadarilah ada orang lain di sekitar kita yang juga memi nya dengan penuh bahwa orang lain pun berhak menikmati hidup n teman-teman di sudenga ul kump ber h tenga kita kenyamanan. Saat nlah berbicara denJanga kita. suara e volum atu tempat, perhatikanlah dengan ucapan-ucapan gan volume di luar batas, apalagi ditambahi berlaku. Sadarilah, yang tidak sesuai dengan norma-norma yang atau alergi jika sakit h tenga yang orang ada kita mungkin di dekat pan yang kasar. Saat n-uca ucapa suara gi mendengar suara keras apala pun akan merasa terkita sakit dan membutuhkan ketenangan kita bukan? Atau saat kita seleganggu dengan adanya suara-suara gaduh lah kemasannya pada buang san, kema nan maka suatu sai menyantap ngan. Bukankah lingku emari menc tidak tempat yang seharusnya agar seseorang yang mencekita pun akan merasa tidak nyaman jika ada membuat lingkungan kita jamari lingkungan tempat tinggal kita hingga kan uang saku kita denelanja memb kita saat Atau kit? di sarang penya terlalu kita butuhkan, tentidak ya gguhn sesun gan barang-barang yang kita. Bukankah kita pun tu orang tua kita akan kecewa pada tindakan orang lain dengan cara akan sedih jika hasil jerih payah kita digunakan jika kebetulan di dekat n bahka Atau na? bergu g kuran yang sia-sia dan hajatan yang diiringi suatu acara kan diada tempat kita tinggal tengah nya tidak sesuai denmusik mana oleh musik-musik bervolume tinggi di keadaan tersebut sebagai rima mene bisa harus pun kita kita, selera gan a tentu acara hajatan itu bagian dari hidup bersama orang lain, karen ? bukan saja ali hanya berlangsung sesek kita perhatikan, perlu Dan masih banyak lagi hal lainnya yang perlu n kata sederhananya, perlu denga atau n, ungka perhit kita perlu atur, kita kita bisa terasa nyaman. kita pahami dengan rasa toleransi agar hidup miliki, tentu kita pun kita yang asasi ak hak-h Jika kita menyadari betul milikinya juga, hingga sikap harus menyadari bahwa orang lain pun me dengan menebarkan kebitoleransi patut kita kembangkan. Selain itu, antara teman-teman, di sitif po yang l hal-ha pada asaan toleransi n menebarkan se-suatu denga saja sama tetangga, serta kerabat, itu anan hidup bersama. *** yang positif di dunia ini, menciptakan kenyam Safira Kayyisa Zakiyah, kelas VIII, SMPN 18

1. PicMix

Game yang satu ini agak mirip dan mungkin terinspirasi dari game Icon Pop Quiz. Bedanya, lewat gambar-gambar ikonik yang ditampilin, kamu kudu nebak nama karakter atau judul manga yang muncul. Sayangnya game ini baru tersedia di platform windows doang. Platform: Windows Phone

4. Ramen Chain Sekilas, game ini sama sekali nggak keliatan seperti bikininan Indonesia. Ceritanya, kamu menjadi pemilik kios ramen yang sedang berkembang usahanya, dan sedikit demi sedikit mulai melebarkan sayapnya dalam bisnis ramen di negeri sakura, Jepang. Agak mirip game manajemen restoran yang cukup

legend, yaitu ”Dinner Dash”, kamu diharuskan melayani sejumlah pelanggan kios ramen dengan menu-menu yang unik. Seiring dengan makin majunya bisnis kamu, makin banyak menu ramen yang harus dipelajari, dan makin unik fasilitas kios ramen yang bisa kamu beli. Game yang sangat seru dan adiktif! Plaform: Android, iOS

syauqy_belia@yahoo.com, dari berbagai sumber

5. Erdioo Hal yang ngeselin dari smartphone, nggak semuanya punya fitur dengerin radio. No problem, lewat koneksi internet kamu bisa streaming radio-radio lokal di seluruh Indonesia menggunakan apps Erdioo ini. Dulu bernama Nux Radio, apps ini dengan lancar akan memutarkan stasiun radio favorit kamu lewat hampir semua platform smartphone. Platform: BBOS, Android, Windows Phone, iOS

Technology is just a tool. In terms of getting the kids working together and motivating them, the teacher is the most imoprtant. --Bill Gates

6. Shoop! Rasanya jual beli online udah bukan lagi barang baru, bahkan buat kamukamu yang masih belia. Nah, lewat apps Shoop!, kamu bisa bikin postingan untuk ngejual suatu produk, dan lewat satu kali posting kamu udah bisa langsung ngepost di berbagai layanan online store seperti tokobagus.com, bukalapak.com, fjbkaskus, dan bahkan eBay. Cociks banget buat kamu yang sangat mobile tapi pengen mantengin barang dagangannya setiap saat. Platform: Android

7. Tebak Gambar Nah, ini dia game gokil yang sekarang lagi happening! Sesuai namanya, game ini mengharuskan kamu untuk menebak gambar yang ditampilin. Jawaban dari gambar yang kudu ditebak sangat bervariasi, mulai dari peribahasa, istilah, kosakata sehari-hari, sampe judul film dan lagu. Kheuseus buat user berbahasa Indonesia, game ini dijamin bakal bikin kamu cengengesan sendirian karena gambar-gambar yang ditampilin terkadang mengharuskan kamu memutar kepala untuk ngedapetin jawaban-jawaban yang seru dan lucu. Platform: Android

8. Moco E-Books Indonesia, jumlahnya masih sangat terbatas, database-nya masih susah untuk kita akses. Dengan menggunakan Moco, kamu jadi punya apps reader buat baca e-books, dengan

banyak banget lho apps lokal hasil karya anak Bangsa yang bisa kamu unduh!

Tau Nggak Ada Aplikasi Lokal yang Bag us? Yuni Sulistiani , SMAN 1 Pangal engan SEKARANG m likasi-aplikasi, emang sedang ngetren apterutama med ia sosial. Kebanyakan tem an-teman juga suka unduh ap likasi media so sial kayak Min dtalk da n. Kala smartphone ya u pendapat saya tentang ap n lain-laing bisa bersai lik as i lokal di ng dengan bikin luar negeri be rarti itu adalah an lain dari bukti kreativita donesia. Wak s anak-anak In tu itu saya pern ah baca di inte likasi buatan lo rnet ada apka duduk di luar ne l yang penggunanya justru mayoritas pengeri seperti Am erika Serikat da n lain-lain.

Vina Nurliend a, SMKN 1 Sore ang

NGGAK tahu ada aplikasi ya nesia. Kalau di ng buatan Indo handphone do Instagram, Tw wnload Line, Pa itter, WhatsAp th , p, Camera 360, dan Fotorus. Ba We Chat, Skype, ngga aja sih ka ada aplikasi bi la kin ju lagi dan bisa an Indonesia, semoga lebi u h mamelebihi yang bikinan luar ne geri.

Bangkit Satria B SMPN 1 Ciparay adrapermana,

SAYA tahu bebe rapa aplikas sering mengu nduh karena m i bikinan lokal dan emang menar asanya sih sa ik. Biya unduh Picm ix, Simisi dan Ra dengan buatan ja Kuis. Aplikasi bikinan Indo mi, Kamusku, ne lu banyak juga ya ar negeri dan menarik bang sia nggak kalah ng memuat te et, apalagi ntang edukas bisa memberik i. Jadi selalin as an pengetahua yik remaja. n yang luas ju ga untuk kam , i para

Reta Putri, SM PN

1 Cimalaka

SAYA tahunya ing saya undu Catfiz doang. Kalau aplikas h tentang foto i grafi atau editin yang serdapat saya te ntang aplikas g foto. Peni loka hebat, tetapi sa ngat disayang l itu sangat bagus dan ka negerinya pun nggak tahu ka n karena orang dalam bangsa sendiri lau aplikasi bi kinan an ud ah lebih tahu. mendunia. Ha rusnya kita du ak lu yang

Rahli Dzulfika r, SMPN 11 Band ung

JUJUR aja Ra hli nggak tahu sia dan mana mana yang bu ya atan Indonehe. Kebanyak ng bukan karena susah ng ebedain hehe an aplikasi ya ng Rahli paka negeri kayak m i sih buatan lu edia sosial Tw ar itter, Facebook Talk, Line, dan , Skype, Kakao lain-lain. Kala u dari Indonesia Picmix. paling banyak juga ya Aplikasi lain yang dipakai te man-teman Ra pakai ng pakai BBM fo hl orang Indone sia terbukti krea r Android atau Path. Menur i ut Rahli, tif karena aplik pakai sampai asi ke lebih kreatif da seluruh dunia. Karya merek bikinannya bisa dia n berani. Hara pan Rahli sih in bisa bersaing asalkan aplikasi yang lebih hebat da gi n canggih, teru nnya para pemuda bikin tama media so sial. *** siswanti.hani fa@yahoo.co .id

VoxPop VoxPop

Bandung

<21> MusicTerritory: - Komplikasi #1: - Bandung Open Air 2013 - 11 Year Strong Glory of Love

Yang satu ini adalah apps wajib buat kamu para movie freak alias pencinta pelem, eh film. Prinsipnya apps ini adalah untuk social networking di mana kamu bisa share apa pun yang berhubungan dengan film. Apakah status kamu sedang atau mau menonton film misalnya, juga menampilkan juduljudul film yang udah pernah kamu tonton dan komentar atau catatan kamu tentang film-film tersebut. Semua postingan ini bisa dilihat oleh orang lain dan bisa dikomentarin lagi. Selain itu, kamu bisa tahu daftar film-film yang lagi diputar di kota kamu dan bisa terhubung langsung ke database imdb untuk dapetin semua info tentang film. Platform: Android, BBOS, iOS ***

22> Review: <21> Aksi: SMPN 4 Bandung-Yupparaj Wittayalai School Chiangmai

<22> Chat: Chart Cheers Squad


20

SELASA (PON) 10 DESEMBER 2013 7 SAFAR 1435 H SAPAR 1947 FOTO: HANIFA

MAN 1 Bandung

Madrasah Model dan Keterampilan EKOLAH di madrasah nggak hanya bakal kental dengan nilai agama, tetapi juga bisa ningkatin skill di bidang lain. Seperti MAN 1 Bandung (Mansaba) nih. Selain melaksanakan KBM sesuai norma pembelajaran, turut pula membumikan nilai-nilai keislaman di masyarakat. Intinya sih bikin pembiasaan lewat pendidikan. Dampaknya tentu saja bikin pengaruh positif kepada perilaku siswa. Karena terbiasa dengan kegiatan keagamaan, akhlak pun relatif baik dan kenakalan remaja pun bisa diredam. “Ada enam mata pelajaran bidang agama yang masing-masing diberikan 2 jam, seperti fikih, akidah, pendidikan sejarah Islam, Alquran dan hadis, hingga bahasa Arab. Selanjutnya di sini kalau hari Sabtu hanya ada dua jam pelajaran karena diteruskan dengan baca tulis Quran, salat Duha, dan ekskul. Tapi semua kegiatan di sekolah nggak boleh dari jam 5 sore,” ujar

S

Pak Nandang selaku wakasek kesiswaan. Kedisiplinan memang jadi hal kentara di sekolah dengan luas 2,6 hektare ini. Selain tentang jadwal, sistem kehadiran juga diperhatikan dengan menggunakan finger print saat datang dan pulang sekolah. Alhasil nggak ada deh yang bermain-main dengan waktu dan bikin keterlambatan atau bolos. Lalu ada juga pembiasaan lain, yaitu bikin setiap hari seolah-olah adalah Jumat. Maksudnya, ketika jam nunjukin 11.45 dan azan Duhur berkumandang, segala kegiatan mesti berhenti, termasuk kantin. Lantas para warga sekolah berangkat ke masjid dan dengerin kultum sebelum salat berjemaah. “Dari OSIS sendiri ada kogat (komando gerak cepat) yang jadi bagian keamanan dan disiplin untuk menyisir siswa. Anggotanya dari perwakilan ekskul. Program lainnya juga ada baca Alquran sebelum belajar dan berkumpul,” tutur Ketua OSIS Mansaba, Hilman Muzakki. Hmm dengan peraturan yang dibuat, nggak jarang prestasi pun meningkat tajam dan mem-

banggakan. Sebanyak 22 ekskul di sini kerap menciptakan prestasi baru yang gemilang. Nggak hanya kota, kancah nasional pun disabet oleh para pelajar. Malah kayak semacam jadi kebiasaan bahwa setiap upacara hari Senin, pasti selalu ada trofi baru yang dipersembahkan! “Dukungan sekolah selalu diberikan, pokoknya siswa nggak pernah dilarang mau lomba di mana pun. Artinya, proses penyaluran minat dan bakat selalu diikutkan, dari seni, intelektual, atau keagamaan. Kami pun nggak sembarangan mendukung karena selain dukungan seperti dana, sekolah juga bikin proses pembinaan minimal sehari sebelum lomba,” ujar Pak Awaludin Hamzah sebagai kepala sekolah. Sekolah dengan jumlah siswa lebih dari seribu orang ini juga menerapkan model dan keterampilan lho. Untuk model, Mansaba punya fasilitas layak standar nasional dengan berbagai lab yang terpisah dan mengedepankan kualitas internasional. Di dalam area pun terdapat boarding school bernama pesantren terpadu Al Murobby.

Suara Hati Pelajar

K

ALAU lagi porak di sekolah biasanya cabang olahraga apa yang jadi favorit kamu? Sok kirimin opini Belia yang paling seru dan enggak bokis ke Redaksi belia, paling lambat hari Jumat (13/12/13) ke Kantor Redaksi ”Pikiran Rakyat” Jln. Soekarno-Hatta No. 147 Bandung. Bisa juga lewat e-mail ke: belia@pikiran-rakyat.com. Inget, yang bukan pelajar dilarang ambil bagian! Opini yang dimuat melalui e-mail mendapat merchandise dari Pikiran Rakyat. (Hub. Bag. Marcomm Jln. Asia Afrika No. 77 Bandung) dengan menunjukkan kartu pelajar. Jangan telat ngirimnya ya!***

Smartphone Apps Yayu Chahyatin XI.IPS.1 SMAN 1 RANCAH

KALAU saya sih sering mengunduh aplikasi kamera dan foto editor. Soal nya saya suka banget edit-edit gambar dan foto bareng teman-teman.Sekarang kan banyak banget camera dan foto editor yang canggih-canggih dan foto itu bisa di edit langsung dan bisa pilih editan nya sesuka saya.

Michelle Melinda, XC-29, SMA BPK Penabur Holis APLIKASI smartphone favorit saya adalah instagram. Menurut saya, aplikasi ini sangat bagus karena kita bisa menyalurkan hobi fotografi kita dan kemudian dibagikan ke seluruh dunia. Selain itu, kita bisa melihat foto-foto unik dari seluruh dunia. Saya sangat menyarankan pengguna smartphone untuk mengunduh aplikasi ini karena banyak manfaat yang bisa kita dapat dari aplikasi instagram ini.

Agnes Agatha A, VIII-C, SMPK 5 BPK Penabur, Bandung KALAU saya suka ngunduh aplikasi game atau photo editor. Kalau game itu misalnya lagi ga ada kerjaan alias bosen dan ga ada temen yang bisa diajak main, jadi ga bosen main game yang adventure atau teka-teki seperti "Where is my water". Kalau photo editor juga sama, jadi gak

bosen karena ngedit foto butuh waktu lama karena kalau menurut saya jelek hapus lagi dan ngulang-ngulang sampai puas dengan hasilnya. Selain itu kita juga bisa ngembangin kreativitas dari gabungan beberapa foto editor karena fungsinya beda-beda.

Asy-syifaa Halimatu Sa'diah, X-MIIA-4, SMAN 1 Cililin KALAU aku sendiri, nggak terlalu banyak aplikasi yang sering diunduh karena biasanya itu malah memperlambat jalannya smartphone itu sendiri. Yang banyak diunduh sih aplikasi sosial media kayak Twitter, Path, Instagram, YouTube, sama Line. Alasannya sih umum aja, mempermudah komunikasi lewat smartphone dan lebih praktis aja daripada via PC. Atau mungkin juga biar lebih eksis. Hehe... :D

Tassya Manuella, 9B/32, SMP BPK Penabur Holis APLIKASI yang paling sering saya unduh adalah aplikasi Photography karena, menjadi seorang photographer adalah hobi saya. Lewat aplikasi ini banyak keuntungan yang didapat seperti, setelah saya berfoto saya dapat dengan mudah langsung mengedit foto tersebut di berbagai aplikasi photography yang ada di dalam smartphone saya. Selain saya dapat langsung mengedit foto, saya juga dapat langsung membagikan foto saya ke dalam social media photography seperti, Instagram dan We Heart It.***

Asrama ini nggak hanya dipakai sekadar untuk tidur, tapi juga ada tambahan materi seperti pendalaman pelajaran dan kitab kuning. “Pesantren ini terbatas hanya untuk 54 orang dari kelas X, XI, dan XII dan ada seleksinya. Kami persiapkan mereka dengan bekal ilmu agama sampai sukses masuk ke perguruan tinggi. Karena untuk menju ke sana, tentu perlu kemampuan fisik, otak, dan dana,” tutur Pak Awaludin. Nah untuk keterampilan, bisa dibilang kalau barudak Mansaba multiskill. Jadi sekolah fasilitasi keterampilan reparasi komputer, tata busana, dan las lengkap dengan lab masing-masing. Pendalaman bidang tersbeut dilakukan setelah sekolah dengan kerja sama bareng BLK (balai latihan kerja). So, para siswa bakal dapat sertifikat juga! “Ini masuknya mulok dan diwajibkan kepada siswa. Jadi mereka punya kesempatan kerja meskipun tidak melajutkan ke perguruan tinggi,” sambung Pak Awaludin. Seru! *** siswanti.hanifa@yahoo.co.id

Sekolah Inklusi

M

ANSABA juga nerapin pendidikan inklusi di sekolahnya. Inklusi adalah sistem layanan pendidikan khusus yang mensyaratkan anak berkebutuhan khusus untuk belajar di kelas biasa bareng teman-teman seusianya. Mereka yang tergolong khusus adalah tunanetra, tunagrahita, tunarungu, tunadaksa, tunalaras, tunaganda, gifted, autis, indigo, talented, kesulitan belajar, dan lambat belajar. “Dari kondisi apa pun, kami terima untuk sekolah di sini. Mindset prestasi itu ketika anak bisa sekuat tenaga mengaktualisasikan kemampuannya. Bahkan, mereka yang cacat tubuh pun berprestasi tinggi dan punya keterampilan. Program sekolah inklusi ini udah ada sejak tahun 1990 dan alumninya ada yang sudah jadi doktor,” ucap Bu Ia Kurniati, guru BK sekaligus koordinator program inklusi Mansaba. Fasilitas sekolah pun mendukung seperti jalur khusus kursi roda. So dengan program ini, siswa terkait diharapkan punya kesempatan sama dan rasa pede. Bagi temantemannya, ini pun jadi ajang belajar tentang keterbatasan tertentu dan ngembangin keterampilan sosial. Bahkan bagi guru dapat menambah komepetensi dan wawasan tentang karakter para siswanya. *** siswanti.hanifa@yahoo.co.id

Cobel

Deden Hilmy H, XI IPA B PERAIH medali emas dalam kompetisi sains nasional di Malang pada November lalu ini jago banget berurusan di bidang kimia. Setelah berhasil menang di tingkat kota dan provinsi, Deden pun tampil di ajang nasional yang amat membanggakan. Aktif di ekskul KIR, cowok yang hobi dengerin musik dan menulis artikel ilmiah ini bilang kalau ketertarikannya di bidang kimia karena erat dengan kehidupan sehari-hari. Rencana berikutnya yang ditargetkan Deden adalah ikutan kompetisi kimia tingkat internasional tahun depan dan bercita-cita jadi profesor bidang kimia.

Dinar Agustiana, XII IPA B

Cebel

CEWEK satu ini berbakat banget dalam bidang taekwondo. Berbagai prestasi udah diraihnya hingga kini menyabet sabuk biru strip merah. Awalnya sih Dinar ikutan PMR, tetapi kemudian tertarik taekwondo. Rencana berikutnya yang bakal Dinar jalani adalah persiapan fisik dan latihan intens karena kini ia sedang jadi tim bayangan Porda 2014. Namun begitu, ia nggak pernah kepikiran jadi atlet karena hanya melakukannya sebatas hobi. Malah penggemar pelajaran bahasa Indonesia yang suka menulis dan baca buku sastra ini justru ingin jadi seorang sastrawan. siswanti.hanifa@yahoo.co.id

Belum Pamer, Belum Nyosmed “Fools live life; intellectuals only think thoughts arising from borrowed knowledge. That is why fools enjoy life while so called wise people are busy posting tweets about life. Unfortunately, I am a wise man.” - Saurabh Sharma

K

AYAKNYA belum sah jadi pengguna social media, kalau belum ngomentarin pengguna social media lain. Pokoknya pepatah ‘Seguru seilmu jangan saling ganggu’ (yang jika diaplikasikan ke dunia social media bisa diubah jadi ‘Sama-sama punya akun, sama-sama punya hal yang pengin dibagi jangan saling ganggu’) itu nggak berlaku banget lah. Oh, ini saya ngomongin diri saya sendiri kok. Sudah deh, nggak usah merasa disindir. :)) Iya, keinginan berkomentar (terutama ditujukan pada mereka yang status / kicauan social media-nya nggak sesuai dengan selera kita) begitu besar. Pertanyaan-pertanyaan bangsanya ‘Si ini kok mikirnya gitu sih?’ atau ‘Si ini kok ngetweet itu sih?’ pasti akan selalu ada. Sekarang-sekarang sih, saya lebih sering menahan diri, supaya tidak terjadi huru-hara. Untungnya pada saat yang bersamaan memang frekuensi ngetweet saya menurun jauh, karena sedang ada kerjaan dan saya bertekad untuk mendisiplinkan diri agar nggak bolak-balik intip timeline. Ya tapi masih lah saya intip-intip timeline sesekali, pengguna social media apaan yang tahan lama-lama LDR dengan social media? :D Nah di salah satu sesi intip-mengintip ini, kebetulan saya melihat salah satu sliweran tweet seseorang, yang isinya mempertanyakan orang-orang yang suka

memamerkan fotd (face of the day, gaya dandanan hari ini). Sebagai seorang (self proclaimed) beauty blogger, yang sesekali suka memamerkan gaya dandanan, ya saya merasa kesentil dong ya. Plus karena akun Twitter-nya @looxperiments yang saya dan beberapa teman pegang sering banget menyemangati para beauty & fashion enthusiasts *tsah* untuk pamer apa yang mereka pakai hari itu., saya jadi merasa bahwa orang tersebut juga menyentil looxperiments. :D Wajar,lah di Twitter sih, nyindir siapa yang kesindir siapa :)) Tapi ya sudahlah, alih-alih bereaksi, ya saya letakkan handphone saya dan kembali bekerja. Hari ini, saat sedang rehat dari kerjaan, saya jadi kembali teringat dengan celaancelaan serupa (tapi topiknya berbeda) yang saya lihat bertebaran di timeline. Beberapa akun gemar sekali memamerkan apa yang mereka makan hari ini, sehingga menimbulkan ledekan ‘Emang gue peduli lo makan apa buat makan pagi, siang dan malem?’ Ada juga akun mamah-mamah yang selalu memamerkan kelucuan polah anak-anak mereka, itu melahirkan sejuta ledekan ‘Emang gue peduli anak lu udah bisa ngomong apa?’ Sekarang nih kan lagi heitz banget ya larilarian dan maraton-maratonan, banyak banget akun yang memamerkan sudah berapa jauh mereka berlari dan seberapa cepat. Nah, itu banyak lho yang mencela ‘Emang gue peduli udah berapa jauh lu lari?’ Oh traveling dan diving juga heitz tuh, banyak banget orang mengunggah sedang traveling ke mana, nah, pasti saja ada selentingan komentar ‘Deuh, pamer mulu, emang gue peduli? Lo mau ke Timbuktu kek,

ke Segitiga Bermuda kek, bodo amat.’ Banyak lah pokoknya, dari orang yang pamer musik yang sedang didengar, film yang baru ditonton, sampai buku yang sedang dibaca — yang mendapat komentar berawalan ‘Emang gue peduli lo….’ *yang mana saya pikir, kalau sudah saling tidak peduli begitu, harusnya nggak masalah dong ya?* :D Anyway, pertanyaan intinya adalah : Memang ada ya orang yang nggak pamer di social media? Saya rasa nggak ada. Oke lah, nggak pernah kasih lihat update Nike+, foto traveling, bayi, dandanan, baju, buku, tapi minimal pernahlah kasih lihat apa yang terpikir atau apa yang dirasa, kan? Setiap orang pasti pamer, walau dengan level (dan jenis/gaya yang berbeda) Kenapa setiap orang senang pamer di social media? Ini sih yang kepikiran oleh saya; salah satu kebutuhan manusia adalah merasa diakui keberadaannya oleh orang lain : merasa diakui, dicintai, dihargai, diterima, didengar, dipuja, dikagumi dan lain-lain. Kalau misalnya tidak terpenuhi akan mengakibatkan halhal buruk secara mental, seperti kesepian, depresi klinis, frustasi, kemarahan sosial, yang ujung-ujungnya mempengaruhi fisik juga sih. Nah keberadaan social media ini benar-benar memfasilitasi kebutuhan manusia akan pengakuan orang lain. Setiap like, setiap retweet, setiap mention, setiap komentar, setiap repath, membuat manusia pemilik akun social media ini merasa diakui. Setiap reaksi menyamankan orang yang bersangkutan, sehingga ada kemungkinan orang tersebut kecanduan dan terus menerus ingin memberi tahu pada

dunia apa yang sedang ia lakukan, apa yang ia pikir, apa yang ia baca, prestasiprestasinya dan lain-lain. Ya semacam pamer itu lah. Kalau saya sedang iseng banget, setiap ada orang yang mengomentari orang lain suka pamer X, saya langsung mengunjungi timeline Sang Komentator. Oh tentu saja, saya menemukan bahwa ia pun suka pamer di bidang lain. :P Saya sendiri suka pamer nggak di social media? Suka dong. Pamer apa saja? Saya pamer posting di blog ini, sampai saya set muncul otomatis sehari empat kali. Kalau lagi kece saya pamer dandanan dan outfit. Kalau baru nerbitin novel, saya pamer novel. Kalau baru rilis seri baru alanaloka, saya pamer juga. Kalau lagi dapat project face painting, saya pamer. Bahkan saya pun suka pamer hasil kerja tattoo partner saya. *ahem, dengan menyertakan tautan dalam paragraf sebelumnya, berarti saya pamer juga kan?* Jadi buat saya agak lucu aja sih, ketika seseorang mencela orang lain pamer, padahal sendirinya pamer. Heyho, semua orang itu pasti pamer di social media. Karena nggak pamer, berarti nggak nyosmed :D *** Okke 'Sepatumerah' - @sepatumerah diambil dari blog.sepatumerah.net


21

SELASA (PON) 10 DESEMBER 2013 7 SAFAR 1435 H SAPAR 1947 FOTO: DOK. SMPN 4

SMPN 4 Bandung-Yupparaj Wittayalai School Chiangmai

Edu-Culture Exchange G

IMANA sih rasanya tukeran pengalaman edukasi dan budaya barengan sekolah dari negeri yang berbeda? Tentu luar biasa banget. Seperti yang dilakukan SMPN 4 Bandung dengan Yupparaj Wittayalai School Chiangmai Thailand beberapa waktu lalu. Program ini terlaksana lewat kegiatan ”Connecting Classroom Online” dan ”Schools Online” yang digagas British Council Indonesia. Tujuannya untuk membina cross culture understanding sehingga bisa bikin pemahaman budaya yang lebih mendalam. Selain tukar informasi tentang kurikulum sekolah, masing-masing sekolah juga bikin studi banding. Nah progam ini nggak sekadar kunjungan sekolah lantas berfoto bersama, tapi juga mengandung unsur edukasi dan budaya. ”Pelaksanaannya punya unsur edukatif dan tidak ada foya-foya. Kami di sana menimba ilmu seperti pertukaran budaya, belajar adat istiadat, dan sistem pembelajaran. Selain itu juga turut menjalani prosesi penyambutan,” kata Pak Yaya Supiyana selaku Kepala SMPN 4 Bandung. Setelah pihak Yuparraj bikin kunjungan ke Bandung, rombongan SMPN 4 yang terdiri atas siswa, guru, kepala sekolah, dan orang tua sebanyak 27 orang pun gantian berkunjung selama 6 hari ke Chiangmai. Karena kebetulan bertepatan dengan Loy Khatong, di sana mereka turut dilibatkan dalam pembuatan khratong (karangan bunga). FYI, Loy Khatong adalah festival nasional Thailand berupa penghanyutan

karangan bunga disertai lilin di Sungai Ping Yang sepanjang 3 km di Chiangmai. Festival ini merupakan ungkapan terima kasih umat Buddha atas nikmat air di kehidupan, sekaligus permintaan maaf karena aktivitas manusia yang mencemari air. ”Besok paginya kota bersih sekali padahal semalam acara sangat semarak. Kami juga tidak diganggu kebisingan peluit tukang parkir dan knalpot. Keamanan kotanya juga mengagumkan,” tutur Pak Yana. Rupanya keseruan yang didapatkan nggak hanya itu. Taman Gajah di mana para gajah beratraksi sepak bola dan melukis juga jadi destinasi pemahaman budaya selanjutnya. Bahkan Botanical Garden yang jadi taman keren milik Ratu Sirikit turut dikunjungi. Betul-betul program yang mengedukasi! Untuk proses KBM, selain ikutan ekskul dan belajar bahasa Inggris, IPA, serta IPS, ada juga kelas memasak dan membatik. Pelajaran membatik ini membuka wawasan tentang gimana proses membatik ala Indonesia dan Thailand. Wah seru banget! Sebagai sekolah di tatar Sunda, tentu nggak afdal kalau kesenian Sunda nggak ditampilkan. Oleh karena itu, Pak Yana yang juga seorang seniman ngajarin siswa Yupparaj bermain kecapi. Hanya perlu waktu sehari, pertunjukan pun ditampilkan lewat lagu ”Bandung” di hadapan ratusan siswa dan guru Yupparaj. ”Padahal itu kecapi kesayangan saya, tapi

KEKE

Komplikasi #1:

akhirnya saya rela menghadiahkan kepada mereka,” tutur Pak Yana. Kesenian Sunda lainnya yang nggak kalah menarik perhatian adalah jaipongan dan persembahan lagu ”Manuk Dadali” dan ”Tokecang”. Hal lain yang membanggakan adalah dikibarkannya bendera Merah Putih dan SMPN 4 dengan iringan lagu Indonesia Raya serta mars SMPN 4 ketika upacara berlangsung. Wuihh betapa besar apresiasi mereka terhadap bangsa Indonesia! Dengan sumber dana berupa swadaya bersama, SMPN 4 siap untuk lakukan pengembangan hubungan antarsekolah dari negara lainnya. ”Selama ini kami nggak hanya menjalin dengan Thailand, tetapi juga Korea, Vietnam, Kazakstan, hingga Yordania. Tinggal kesiapannya saja. Awalnya link ini dari para siswa juga lewat program travel guide yang promosikan kunjungan wisata Bandung,” ucap Bu Entin Arnesah sebagai koordinator humas eksternal kelas billingual SMPN 4. Ssst... melalui kegiatan ”Connecting Classroom Online”, SMPN 4 termasuk kategori sekolah teraktif lho. Bahkan program kelas bilingual di sekolahnya pun merupakan inisiatif pribadi. ”Bagi sekolah, ini merupakan pengalaman pertama melakukan pertukaran ke luar negeri. Berdasarkan angket, antusias siswa besar sekali setelah ikut program ini. Mereka dapat pengalaman yang nggak tergantikan oleh uang,” ujar Bu Entin. Wah senangnya! *** siswanti.hanifa@yahoo.co.id

Bandung Open Air 2013

SISWANTI

Festival All Genre yang mereka nyanyikan. Nggak jarang mereka ingetin penonton untuk jangan ninggalin salat dan berdoa supaya bisa ketemu Rasulullah di akhir zaman nanti. Next, giliran para antek-antek berpesta. That was Don Lego! Meskipun hujan sempat turun sebentar, nggak ada tuh yang menghentikan goyangan. Pokoknya fun! Apalagi, setelah itu disambung dengan Tcukimay. Wuih nggak tergambarkanlah kebisingan di area penonton. Circle pit yang terbentuk di mana-mana semakin gaduh dengan aksi pogo berjamaah. Meskipun demikian, semua nggak berakhir rusuh dan tetap jalan secara damai. Keren! Oh ya di balik suasana panas yang terjadi, rupanya terselip rasa sendu. Kenapa? Karena bagi Alone At Last ini adalah panggung terakhir mereka bersama sang vokalis, Yas Budaya. Yap, setelah 10 tahun bersama, Yas mutusin untuk ninggalin band. Penampilan terakhir itu pun kemudian disusul dengan uraian air mata Yas yang bikin suasana tambah haru. There’s too many to tell. ***

B Unity and Diversity di Scene Musik Indie M INGGU (8/12/2013) lalu URS Grand Dago yang terletak di Jalan Ir H Juanda No. 152, diramaikan oleh anak-anak muda Bandung yang tergabung dalam Rekassa, menjadi panggung Komplikasi #1. Band yang mengguncang panggung showcase Komplikasi #1 itu antara lain adalah Muchos Libre, WoodCabin, Swell, Gauth, Senja Dalam Prosa, dan YK/DK. Meskipun band-band tersebut datang dari genre yang tak seragam, tetapi mereka memiliki satu kesamaan, yaitu berhasil meramaikan langit malam Dago yang agak mendung. Sejak awal dimulainya acara pada pukul 19.00, sudah cukup banyak gerombolan yang masuk ke venue acara dan mencari spot yang nyaman untuk menikmati performance bandband indie keren ini. Panitia menyediakan kotak donasi supaya para pengunjung bisa menunjukkan apresiasinya pada acara Komplikasi #1 dengan cara memberikan uang seikhlasnya. Selain itu, di samping kiri panggung juga ada tiga meja yang digunakan sebagai lapak jualan rilisan band-band yang menjadi bintang di acara ini. Penampil pertama, Gauth, band yang mengusung genre shoegaze atau lo-fi asal bandung ini menawarkan kesenduan yang adiktif dalam ”delay” distorsinya di Komplikasi #1. Saat Gauth melakukan aksinya, semesta nampak bekerja sama dan mendukung mereka menghadirkan nuansa sendu. Langit mendung dan angin bertiup terasa dingin melewati tengkuk.

AYANGIN kalau di hadapan kita ada banyak banget band yang nawarin bermacam musik yang semuanya bersuara cadas! Woohoo! Inilah ”Bandung Open Air 2013” di Lanud Sulaiman, Jalan Kopo, Bandung, Minggu (8/12/2013). Mengusung tagline ”Indie Music Festival”, gelaran ini nggak hanya mengundang band yang udah punya nama, tetapi juga band lain hasil audisi Bandung, Jakarta, Bogor, Cianjur, Garut, Tasik, Ciamis, Majalengka, dan Indramayu. Nama besar seperti Burgerkill, Jasad, Forgotten, Purgatory, Mesin Tempur, Restless, Alone At last, Outright, Donlego, Billfold, Revenge The Fate, hingga Coffee Reggae Stone semacam udah jadi jaminan mutu. Dua stage yang disediakan juga punya line-up masing-masing yang keren dan dimainkan barengan di waktu yang sama. Selepas asar, Outright kembali memanaskan suasana dengan rentetan warna hardcore yang diusung. Tempo super cepat bikin penonton yang udah berkerumun nggak bisa nahan diri untuk stage diving. Nggak perlu nunggu waktu lama, Purgatory jadi bagian berikutnya yang mengentak panggung. Kostum putih dengan lukisan di wajah bikin penampilan band metal Muslim ini semakin mencolok. Alunan selawat kerap menghampiri pendengaran lewat lirik-lirik

Lalu, Swell band yang mengusung genre alternative rock karena personelnya mengaku dibesarkan di tahun ’90-an dan terus-menerus merasakan rindu pada melodi khas ’90-an, akhirnya memutuskan untuk membawa misi ingin memelihara nostalgia childhood tune ini membawakan beberapa lagu yang nyata kental sekali rasa rock era ’90-annya. Klasik dan adiktif! Nah crowd mulai berkumpul di tengah venue ketika Wood Cabin yang berbasis di Jatinangor ini mulai menghajar panggung. Yang unik, sang vokalis naik panggung menggunakan daster loh. Alasannya juga tak kalah nyeleneh, supaya tampil cantik. Ajaibnya, dress biru polkadot tersebut suit him well. Wood Cabin memanjakan penonton dengan melodi ritmis, tetapi sesekali juga mengajak mereka untuk berteriak bersama dalam lirik lagu mereka yang unik. Wood Cabin juga sering kali menyebutkan grup idol JKT48 selama penampilan mereka. Wood Cabin dengan tegas mengatakan bahwa mereka adalah fanboy atau wota dari grup idol tersebut dan dengan bangga membawakan lagu-lagu cover JKT48. Berikutnya giliran Senja Dalam Prosa, band asal Solo ini siap menghajar panggung Komplikasi #1 dengan distorsi khas screamo mereka. Yang unik, sebelum beraksi mereka menyalakan beberapa batang lilin di dekat monitor sebelah kanan dan di atas meja tempat personel Senja Dalam Prosa menyimpan glockenspiel. Penambahan detail sederhana seperti itu

siswanti.hanifa@yahoo.co.id

menghasilkan kesan performance art dan instalasi audio visual dalam satu paket. Terakhir, yang bertugas mengguncang panggung adalah Muchos Libre. Sudah tak aneh lagi jika band indie dengan penampilan unik ini: dua orang vokalis agak tambun dan memakai topeng khas pegulat, membakar panggung Komplikasi #1. Mereka bercanda dan bermain musik dengan sangat bebas seolah-olah panggung adalah taman bermain khusus bagi mereka. Penonton yang ada di venue sama sekali tidak membebani mereka dalam beraksi. Mereka terlihat menikmati semuanya dan beraksi sesuai dengan kehendak mereka. Layaknya rockstar yang dipuja jutaan orang, para personel Muchos Libre dengan ringan saling melempar kelakar dan candaan khas Bandung. Sang vokalis yang dijuluki kembar pun mengundang tawa karena mereka membuka kaos yang mereka pakai, memamerkan kesehatan dan kemakmuran mereka yang terpancar dari perut mereka yang cembung menggemaskan. Salah seorang vokalis bahkan menyempatkan diri berlari berkeliling venue acara sebanyak dua atau tiga putaran. Perbedaan genre di antara mereka pada akhirnya mengantarkan mereka pada bertukar karya. Mungkin di masa yang akan datang akan berkolaborasi? Ditunggu kejutan berikutnya ya! *** oistibani@gmail.com KEKE

11 Year Strong Glory of Love

Dedikasi untuk Glory Family S

EBAGAI penggemar, pasti bakalan seneng banget kalau band idola bikin acara khusus buat kamu. Oleh karena itu, bagi para Glory Family, event ”11 Year Strong Glory of Love” di New Tropicana Cafe and Lounge, Jalan Cihampelas, Bandung, Sabtu (7/12/2013) ini disambut sukacita dan benar-benar jadi seseruan berjemaah. Selain yang punya hajat, Danger Ranger dan Hoolahoop juga perform serta ikut meramaikan suasana dari atas panggung. Mewakili Glory Family, Zhipenk dan Steven bilang kalau acara ini sekaligus jadi gathering bersama Glory Family dari daerah lain. ”Jumlah Glory Family udah banyak banget. se-Indonesia aja udah sekitar 7.000 orang,” ujar Steven. ”Yang bikin kami senang dengan Glory of Love itu karena ramah. Kami bukan dianggap jadi fans, tapi udah kayak keluarga aja. Bahkan

untuk gabung jadi Glory Family aja nggak perlu ada daftar atau semacam kartu anggota. Pokoknya gabung aja sini dan kita support Glory of Love bareng-bareng,” tutur Zhipenk. Sebagai fanbase, kehadiran Glory Family memang ngaruh banget bagi band Glory of Love. Kehadiran mereka jadi spirit tersendiri bagi para penggawa Glory of Love untuk semakin terpacu dalam berkarya. Permintaan khusus dari Glory Family untuk bawain lagu ”Big in Japan” pun dikabulkan karena rupanya semua orang ingin dengerin tembang lama ini dibawain lagi. Selanjutnya, sepanjang acara kayak udah jadi karaoke massal karena semua ikutan nyanyi! Dari ”Ku Berjanji”, ”Sahabat Sejati”, ”Merindukanmu Ayah”, ”Dariku Untukmu”, ”Perasaan Kontra Logika”, ”Maafkan”, ”Takkan Terulang”, hingga ”Kenyataan” dilalap habis. Lagu terakhir ”Rasa Ini

tak Ada Lagi” jadi penutup sempurna setelah 4 jam acara berjalan. Well, selain jadi gathering, konser ulang tahun ini juga sekaligus jadi launching album kedua Glory of Love bertajuk ”Dariku Untukmu” setelah sebelumnya sempet ngerilis album ”Pembuktian” (2008) dan EP ”It’s Time To Move On” (2010). Lantas rencana berikutnya kira-kira bakal ngapain lagi nih? ”Februari tahun depan bakal bikin acara dan setelah habis masa promo akan siapin materi album baru. Glory of Love tetap indie kok, tetapi sekarang promosi dan distribusinya memang dipegang major label. Kami juga ada kerja sama dengan EO dan bakal tur ke kota-kota besar mulai tahun depan,” tutur Boriz as drummer. So, siapkan diri untuk nonton aksi mereka di kota kamu ya! *** siswanti.hanifa@yahoo.co.id


22

SELASA (PON) 10 DESEMBER 2013 7 SAFAR 1435 H SAPAR 1947 FOTO: DOK.

Chart Cheers Squad

B

Allez! Partez! Gagnez!

ICARA tentang ekstrakurikuler, tentu sekarang banyak banget kegiatan yang difasilitasi oleh sekolah, baik di SMP, SMA, atau bahkan perguruan tinggi. Nah, thanks to Hollywood movie: Bring It On pada tahun 2000, cheerleaders gaungnya semakin nyata. Lalu apa sebenarnya cheerleaders itu? Ada di kategori ekstrakurikuler yang manakah? Destiana Putri atau yang lebih akrab disapa Uti punya definisi sendiri mengenai cheers. “Di mata aku cheers bukan sekadar permainan angkat-angkat sederhana yang bisa disepelekan. Menurut aku, cheerleaders itu masuk kategori atlet, karena buat aku cheers itu termasuk extreme sport. Setiap latihan kita menaruh kehidupan di setiap tangan stunt groupnya.” Nah, sudah jelas kan sekarang, pemandu sorak ada di kategori ekstrakurikuler berbasis olahraga. Dalam kegiatan pemandu sorak, sebelumnya banyak dilakukan latihan fisik. Mungkin teman-teman sudah sering lihat performance dari cheerleaders kan? Mereka jelas bukan hanya sekelompok perempuan cantik yang meneriakan yel-yel penyemangat sambil memegang pom-pom

waryakin na-warni. Tapi mereka juga melakukan atraksikalau tim cheers yang lain bisa memberikan atraksi akrobatik yang membutuhkan keahlian rasa kekeluargaan dan friendship yang sama khusus. Karena apa yang mereka lakukan seperti di Charts Cheers Squad ini," lanjut Uti. adalah kegiatan fisik yang sifatnya rumit dan Hasil dari latihan serius yang dijalani oleh membutuhkan keahlian khusus. Selain itu juga, para anggota Charts Cheers Squad ini gak semkegiatan cheers ini menyangkut perkara nyawa barangan loh. Mereka berhasil menyabet dan keselamatan anggota tim cheerleaders banyak gelar juara dari turnamen Cheerleaders lainnya. di dalam dan bahkan di luar negeri loh! Terakhir, Karena sering berlatih dan dalam latihannya dua tahun berturut-turut Charts Cheers Squad mereka saling menjaga satu sama lain, Uti berhasil menjadi juara 1 Kejurda Jawa Barat dan mengaku kalau Charts Cheers Squad ini memilimewakili Jawa Barat di tingkat nasional kemudiki ikatan dan persahabatan yang tidak mainan berhasil menjadi juara 1 kejurnas pada tahun main loh. Menurutnya, charts cheers squad ini 2012 yang dilaksanakan di sudah seperti Surabaya, dan menjadi juara bagian penting 2 kejurnas 2013 yang keSetiap latihan kita dalam hidupnya. marin diselenggarakan di "Tapi saya nggak Jogjakarta. Mereka juga menaruh kehidupan di tau kalu ditanya sempat mengikuti turnamen mau melanjutkan setiap tangan stunt yang diadalan di Malaysia, cheers ini sampai dan berhasil menduduki pogroupnya. SMA,. Nggak sisi ke 7 dari 20 tim pemandu

The Counselor

Yours Truly

Rabu, 11 Desember 2013 Vanilla Kitchen and Wine, Jalan Citarum, Bandung Pukul 19:00-23.00 Penampil acara: Stars and Rabbit Chamber Wave Maraha GRATIS ****

Tribute to Angels and Airwaves Concert Minggu, 15 Desember 2013 Bober Tropica, Jalan Sumatera, Bandung Guest Star Special Performance Hoolahoop

syauqy_belia@yahoo.com

SUAR Nasution, Otong 'Koil', Deluciva, dan Ade Muir berada dalam satu panggung akustik di acara Acousticcaly Yours, Kamis (5/12) malam di Blackspot Cafe, Jalan Supratman Bandung. Para legenda musik indie Bandung ini membawakan lagu hits dari tahun ‘80-an, mulai dari pop, new wave, ballad rock, classic rock, hard rock, sampai lagu permintaan dari penonton. Acousticcaly Yours ini bisa kamu nikmati setiap Kamis malam di tempat yang sama. * TISHA/"BELIA"

Danger Ranger TABF de Langit Video Greeting by Bisma Karima And also great performance by: Starvedhero Echelon Hallucination Hit The Aliens Echelon Equivalent Exchange Tiket: Presale: IDR. 20.000 On The Spot: IDR. 30.000 Penjualan tiket akan disumbangkan untuk amal ke Panti Asuhan Indonesia dan Yayasan Kanker Indonesia Contact Person: 085294675810 – 08562124170 More Information: Twitter @AVAregionalBDG *****

Festival Kabaret Pelajar Se-Jawa Barat SMAN 19 Bandung PERANG WARNA KE II Sabtu, 28 Desember 2013 Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat More info: follow twitter @perangwarna19 @potret19 ****

Pesta Rilis Sunyaruri

Kamis, 12 Desember 2013 Padepokan Seni Mayang Sunda, Jl. Peta No. 209, Bandung. Tiket: Rp. 45.000 at @omuniuum Info: @sarasvatimusic *****

IAPA sangka, nonton film karena tertarik dengan nama-nama besar sebagian pemerannya, bisa bikin kamu terdiam lalu mencerna apa isi dari film tersebut. Kayak sehabis nonton film The Counselor besutan sutradara Ridley Scott ini. Jangan ngarepin adegan berantem atau dar der dor penuh aksi di film ini. Ceritanya tentang si Counselor (Michael Fassbender), seorang pengacara yang bertunangan dengan Laura (Penelope Cruz) dan ia lagi butuh banyak banget uang. Makdarit, Counselor pun menghubungi Reiner (Javier bardem) kawan lamanya yang punya banyak bisnis, salah satunya bisnis dengan kartel narkoba di Meksico. Counselor yang pengen punya uang banyak dengan cara cepat pun berkata ingin gabung dengan bisnisnya Reiner ini. Tapi sebelumnya, Reiner sudah mewanti-wanti Counselor, kalau berbisnis

Wanna Be Penulis : Haryanto Tebal : 266 halaman Penerbit : Bhuana Sastra, 2013

A

H, dari judulnya aja kamu pasti udah bisa nebak apa isi dari buku ini. Haha, iya, ceritanya tentang seseorang yang bermimpi ingin jadi artis. Segala rupa cara ia lakukan untuk mencapai tujuannya tersebut. Ketebak dong ya? Eh, kaleum, walaupun ketebak gimana isinya, buku ini sebenernya lumayan lah, buat dibaca sambil nunggu hujan reda, atau nunggu balasan What's app atau Line dari temen kamu. Lelaki bernama Chandra ini udah puluhan kali ikutan kontes mencari bakat. You name it, lah. Kontes nyanyi, nge-band, casting film, sampai ngintilin artis pun ia jabanin demi mengejar cita-citanya. Dan si Chandra ini

dengannya risikonya besar. Ia menggambarkan ada rekannya terbunuh oleh seutas kawat. Dengan detail ia jabarkan bagaimana rekannya tersebut tewas. Namun, Counselor udah yakin banget bakal ngedapetin banyak duit dari Reiner, jadi dengan sedikit waswas, ia mengatakan tetap bergabung. Film yang ditulis oleh pemenang Pullitzer Cormack McCarthy ini punya skrip yang juara. Kalau kamu penggemar film drama dengan skrip menarik, kamu nggak boleh ngantuk

melakukan hal serupa sampai usia 30an! Bayangkan perjuangannya untuk jadi artis dan masih aja belum kesampaian. Suatu hari ia dijodohkan dengan perempuan bernama Vivian. Siapa mak comblangnya? Ibunya sendiri! Saking desperadonya Chandra mau aja waktu disuruh ketemuan sama Vivian yang ternyata berprofesi sebagai makeup artist. Ha! Berkah buat Chandra karena ia ingat dengan cita-citanya yang belum kesampaian tadi: jadi artis! Bener aja, jalan untuk jadi terkenal lumayan terbuka setelah perkenalannya

oistibani@gmail.com

saat nonton film yang lebih banyak ngobrolnya daripada aksinya ini. Banyak quote bagus yang bisa kamu ambil dari film ini. Meanwhile, muncul Westray (Brad Pitt) -salah seorang rekan Counselor yang ternyata mengamati pergerakan bisnis Reiner dan dirinya. Westray pun punya nasihat sama, lebih baik nggak usah ikutan gabung dengan bisnis Reiner yang konon sangat berbahaya ini. Tapi, Counselor tetep dengan pendiriannya. Dia nggak tau kalau pacarnya Reiner, Malkina (Cameron Diaz) adalah pemburu sehebat cheetah. Malkina tau siapa yang harus ia kejar, dan bagaimana ia mengejarnya. So, gimana nasib bisnis Counselor? Ngingetin aja sih, jangan sampai kamu nonton film ini sambil ngajak adik kamu, ya. *** tisha_belia@yahoo.com

dengan Vivian. Impian Chandra pun terwujud. Tapiii, bukan artis beneran yang dikenal karena prestasinya, melainkan karena berantem dengan Robert Tantular, artis yang pernah pacaran dengan Vivian.Yeps, meski berliku, Chandra akhirnya bisa beken juga. Ya, versi belia sih meski ceritanya nggak istimewa tapi si penulis bisa menceritakannya secara terstruktur. Nggak banyak komedi yang dituliskan, tapi lumayanlah untuk dapetin info tentang artis di tahun ’80-’90an, hehe... ***

w vie re

lagu ini, beatnya agak medium menjurus kalem. Masih dengan pakem musik yang sama seperti single pertama dan kedua, menggunakan instrumentasi elektronik dengan instrumen ritmis yang monoton, menonjolkan vokal Ariana yang superior. Single keempat, “Almost is Never Enough”, Ariana berduet dengan pacarnya, personel The Wanted, Nathan Sykes. Sebuah lagu slow pop yang didominasi yang menonjolkan permainan piano, menampilkan duet vokal Ariana dan Nathan yang manis. Nggak hanya Ariana yang bernyanyi dengan apik, namun Nathan juga bernyanyi penuh penjiwaan dan sangat soulful di lagu ini. Chemistry-nya kedua penyanyi kerasa banget di lagu ini. Maklum, pasangan baru, dan gosipnya mereka jadi deket gara-gara mereka track ini. Single kelima dari album ini adalah lagu duet Ariana dengan penyanyi pop bersuara unik, Mika. “Popular Song”, itu judul lagunya. Lagu ini selain bisa didapetin di album Ariana, juga ada di albumnya Mika, “The Origin of Love”. Satu track bubblegum pop yang sangat happy, dan uniknya vokal Ariana dan Mika yang beda jauh, bisa nge-blend dengan sangat apik di lagu ini. Dengan musik pop yang easy-listening, album ini emang dirancang buat menjadi hits-maker. And so far, lagu-lagu Ariana udah sukses merajai sejumlah charts di seluruh dunia. Didukung kualitas vokal yang hebat dari seorang penyanyi yang berusia muda (20), Ariana nampak buat siap mengambil alih tampuk singgasana diva pop dunia. ***

aGenda Witching Hours Vol. 3

Sutradara

: Michael Fassbender, Brad Pitt, Penelope Cruz, Cameron Diaz, Javier Bardem : Ridley Scott

S

I

NI dia album dari calon diva pop R&B baru, Ariana Grande. Buat kamu yang belum kenal sama doski, Ariana adalah seorang penyanyi dengan kualitas vokal yang unik, banyak yang menyejajarkan kemampuannya dengan diva legendaris Mariah Carey. “Yours Truly” menjadi album debut dari Ariana, baru saja dirilis pada Agustus silam, terdiri atas 12 tracks yang didominasi warna musik pop R&B dengan sedikit sentuhan pop. Album ini banyak dapet pujian dari sejumlah kritikus musik di luar negeri, dan sukses menembus tangga nomor 1 di chart Billboard 200. Single pertama dari album ini, “The Way”, pas kali pertama belia kupingin, belia kira justru yang nyanyi adalah Mariah Carey, saking miripnya gaya dan tarikan vokal Ariana dengan Mariah. Mulai dari nyanyi biasa, sampe cara melantunkan falsetto yang melengking tinggi. Tapi pas kerasa banyak timbre yang beda, baru belia googling dan dapet info kalo penyanyi lagu ini adalah sosok Ariana Grande! Wajar aja kalo “The Way” bener-bener ngebuat Ariana langsung dibanding-bandingin dengan Mariah. Musiknya yang mirip, light pop dengan beat sederhana dan menonjolkan vokal, dan Ariana bernyanyi dengan falsetto yang sekilas mirip Mariah pula. Well, dibanding-bandingin dengan cara yang baik kok, soalnya Ariana emang bisa bernyanyi sebagus Mariah (muda). Di lagu ini, Ariana menggandeng rapper Mac Miller buat merepetkan beberapa bait rap yang membuat lagu ini jadi lebih catchy. “Baby I”, yang dijadiin single kedua dari album ini, adalah lagu R&B dengan tempo cepat. Lagu ini digarap oleh produser kondang Babyface, dan tadinya mau dikasih ke Beyonce buat dinyanyiin. Namun one thing leads to another, akhirnya Ariana yang jadinya menyanyikan lagu ini. Lagu yang sangat ceria, dengan musik pop danceable yang sederhana, diselingi part yang mengharuskan Ariana bernyanyi dalam tempo cepat. Di single ketiga, “Right There”, Ariana kembali berkolaborasi dengan seorang rapper, kali ini barengan Big Sean. Bedanya, jika di single pertama “The Way” beatnya agak uptempo, sedangkan di

Pemain

Kepada Belia, Uti menyebutkan bahwa mereka tidak mengharapkan kemenangan dalam setiap turnamen. Bagi setiap anggota Charts Cheers Squad yang paling penting adalah keselamatan setiap anggota ketika beraksi. "Kami ingin menjaga keselamatan anggota karena sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Kami pun berlatih secara serius," cerita Uti. Mereka menaruh usaha yang nggak bisa dianggap main-main. Karena itu lah, mereka berhasil meminimalisir kemungkinan cidera anggota tim dan melakukan aksi cheers yang flawless. Bagi mereka, kemenangan ketika turnamen adalah buah yang manis hasil dari kerja keras, perjuangan, kerja sama tim, kepercayaan dan solidaritas yang mereka bangun melalui latihan yang nggak mudah. Wah! We salute you, Charts Cheers Squad! Terus sebarkan semangat melalui aksi cheers kalian yang ceria dan aktif ya! Cheers! Allez! Partez! Gagnez!***

w vie re

w vie re

Artis : Ariana Grande Label : Republic Records (2013) Durasi : 46 menit 28 detik

sorak yang mengikuti turnamen tersebut. Luar biasa ya!

tisha_belia@yahoo.com

“What is next to ecstasy? Pain. What is next to pain? Nothingness. What is next to nothingness? Hell.” ― Umera Ahmed

Epaper Suplemen BELIA Pikiran Rakyat 10 Desember 2013  

Epaper Suplemen BELIA Pikiran Rakyat 10 Desember 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you