Page 1


DAFTAR ISI 4 Utama

Berita

Redaksi

“Workshop Developing Local Talent In Technology” “Workshop TOT In ICTD For Youth” Pelepasan Wisudawan / Wisudawati Fasilkom UI (Semester Genap 2012)

14

Tim

Promosi Doktor Fasilkom UI

Penanggung Jawab Drs. R. Yugo. K. Isal, M.Sc

Pemimpin Redaksi Penny Hutabarat

Pengukuhan Guru Besar

Kilas Fakultas

Redaksi

Seminar Self - Migrating Computations

Gilang Reffi Hernanda

Seminar Intern To Mach Open House KKI

Sendi Lokawati

Seminar Cloud Computing

Indah Permatasari

Seminar Building Entrepreneurial Career

Yoseph Krisnawan

Seminar Business and collective Intelligence

Rininta Ratnawulan

Seminar Hyperspectral Data Mining and Intelligence

18

Dari Kita Untuk Kita Kiprah Alumni Fasilkom UI- Nadia Alatas Wirausaha Mahasiswa Fasilkom UI- Pizza Kalkun Family Gathering Fasilkom UI

30

Galeri Foto Perayaan Hari Kartini April 2012 Pemilihan Mahasiswa berprestasi tahun 2012 Kunjungan STMIK Parnaraya Manado ke Fasilkom UI

bit MAGZ

Kontributor Lelya Rimadhiana Hennie Marianie

Alamat : Humas Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia Gedung A Lt.2, Kampus UI Depok 16424

Redaksi menerima tulisan/ kiriman berita dan reportase. Tulisan dapat disampaikan melalui alamat email: humas@cs.ui.ac.id


Prakata Kini Bitmagz sebagai media komunikasi Fasilkom UI telah memasuki Edisi XI. Merupakan suatu kebanggaan dan rasa syukur bagi Keluarga besar Fasilkom UI, terutama Tim Redaksi dan Penyusun Majalah Bitmagz yang bekerja keras hingga terwujudnya suatu media komunikasi yang dapat memberikan motivasi, knowledge sharing dan inspirasi bagi para pembaca Bitmagz ini. Di kuartal pertama tahun 2012, sejumlah event Seminar dan Workshop Internasional diselenggarakan oleh Fasilkom UI. Berbagai event/ kegiatan ini terselenggara dengan satu benang merah yakni membangun talenta-talenta muda di bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK). Pada Februari 2012, Fasilkom UI menyelenggarakan 2 (dua) Workshop internasional untuk pengembangan talenta-talenta muda, yakni Workshop “On ICTD For Youth” dan Workshop ”Developing Local Talent in Technology”. Yugo K. Isal

Kiprah alumni dan mahasiswa Fasilkom UI juga turut kami sajikan dalam Bitmagz edisi ini untuk menambah cakrawala baru bagi para pembaca mengenai perjalanan karir dan wirausaha civitas akademika UI. Berbagai seminar dalam bidang teknologi informasi, bisnis dan entrepreneurship yang dihadirkan dalam slot Seminar Reboan rutin Fasilkom UI juga turut mewarnai pengembangan ilmu, serta memberikan sharing pengalaman yang bermanfaat bagi para mahasiswa, karyawan dan staf pengajar. Pada kuartal pertama tahun 2012, Fasilkom UI meluluskan 139 orang lulusan Program Sarjana dan Pascasarjana. Salah satunya dari jenjang Doktor Ilmu Komputer yaitu Dr. Gede Rasben Dantes, yang merupakan doktor ke-22 yang lulus dari program Doktoral Fasilkom UI. Pencapaian yang cukup membanggakan juga diraih oleh dosen Fasilkom UI, Prof. Zainal Hasibuan, Ph.D., yang telah dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Universitas Indonesia di bidang Ilmu Komputer. Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada para pembaca Bitmagz. Semoga media ini dapat semakin memberikan motivasi, inspirasi dan kontribusi yang bermanfaat bagi kita semua. Selamat Membaca!

Salam

Tim Reda k s i

bit MAGZ


Berita Utama

4

Mengembangkan Keterampilan TIK melalui “Workshop Developing Local Talent in Technology� Keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi hal utama dalam

menginisiasikan Developing

terselenggaranya

Local

Talent

In

Workshop Technology.

meningkatkan daya saing bangsa pada konteks

Workshop ini bertujuan untuk memberikan

masa ini. Dalam globalisasi, sumber daya

pengetahuan lebih lanjut bagi mahasiswa,

manusia dengan keterampilan TIK menjadi

generasi penerus bangsa di bidang TIK dan secara

tuntutan dan kebutuhan mendasar. Bahkan

mendalam mereka akan menerima pelatihan

peningkatan kompetensi sumber daya manusia

dari pakar-pakar TIK Cisco Systems, Inc Amerika

Indonesia di bidang TIK menjadi sesuatu yang

Serikat mengenai teknologi wireless (jaringan

vital. Untuk itu, Fasilkom UI bekerjasama dengan

tanpa kabel), VOIP, keamanan jaringan, dan

Kajian Wilayah Amerika UI dan Cisco System Inc.,

professional development. Workshop akan diikuti oleh 200 peserta yang berasal

Foto Bersama Tim Cisco System, Inc

dari

Universitas

maupun lainnya

Indonesia

Perguruan di

Indonesia.

Tinggi Para

peserta akan dibimbing oleh 12 pakar teknologi informasi dari

Cisco

System,

Workshop

Inc.

Developing

Local Talent In Technology (DLTT)

diselenggarakan

selama lima hari berturut-turut

bit MAGZ


Dr. Ir. Muhammad Anis, Mr. Stuart Hendry, Mr. Don Q. Washington dan Prof. T. Basaruddin, Ph.D

5

yakni tanggal 7 – 11 Februari 2012, bertempat di Universitas Indonesia “The

Crystal

of

Knowledge”.

Workshop diawali dengan Opening Ceremony di Auditorium Terapung Perpustakaan

UI

secara resmi oleh

dan

dibuka

Wakil Rektor

UI, Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met,

Sambutan dari Irid Agoes, Ph.D

beserta Dekan Fasilkom UI, Prof. T. Basaruddin, Ph.D dan Ketua Program Kajian Wilayah Amerika, Irid Agoes, Ph.D. Hadir

Inc. akan juga memperkuat hubungan bilateral

pula memberikan sambutan yakni Public Affair

di antara kedua negara secara riil. “Di kala

Officer US Embassy - Mr. Don Q. Washington,

pemerintah Amerika Serikat dan

Managing Director Cisco System Indonesia Mr.

berupaya mewujudkan kerjasama di berbagai

Stuart Hendry dan President Director Dimension

bidang, sebagaimana disampaikan Presiden

Data Indonesia, Mr. Bambang Patrap Yakin.

Barrack Obama 15 bulan lalu di Universitas

Indonesia

Q.

Indonesia, saya melihat jalinan kerjasama yang

dan

dibentuk antara UI dengan Cisco Systems, Inc.

harapannya pada pelaksanaan program ini.

adalah contoh bagaimana sektor swasta bisa

Menurutnya, kerjasama yang terjalin antara

memberikan dampak nyata pada hubungan

Universitas Indonesia dengan Cisco Systems,

bilateral Indonesia-Amerika Serikat,” ungkapnya.

Dalam Washington

sambutannya, menyampaikan

Mr.

Don

apresiasi

bit MAGZ


Berita Utama

Training of Trainers Workshop Turning Today’s Youth into Tomorrow’s Leader

6

Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai katalisator pembangunan yang berkelanjutan disinyalir akan semakin meluas dan signifikan. TIK tidak lagi dianggap sebagai sebuah tren gaya hidup semata, namun telah menjadi suatu kebutuhan yang mengiringi derap aktivitas masyarakat dewasa ini. Berbagai kegiatan seminar dan workshop peningkatan kompetensi dalam bidang TIK dalam skala regional, nasional maupun internasional pun acap digelar di Indonesia. Tidak ketinggalan, Fasilkom UI sebagai institusi terdepan dalam pengembangan ilmu komputer dan teknologi informasi di Indonesia turut berkontribusi dalam menyelenggarakan pelatihan pengembangan dan pemanfaatan TIK, khususnya dalam dunia pendidikan, sebagai wujud Pengabdian Kepada Masyarakat. Salah satunya pada tanggal 2729 Februari 2012 lalu. Fasilkom UI bekerja sama dengan APCICT (Asia Pacific Training Centre for Information and Communication Technology for Development) menyelenggarakan

bit MAGZ bit MAGZ

On ICTD for Youth

program pelatihan berskala internasional bertajuk Primer Series Training of Trainers Workshop on ICTD for Youth. Berada di bawah naungan United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN-ESCAP), APCICT merupakan sebuah lembaga pelatihan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi bagi pembangunan yang berkantor pusat di Icheon, Korea Selatan. Selama tiga hari penuh, 3 (tiga) orang profesor, lebih dari 50 (lima puluh) orang dosen, serta para praktisi pendidikan lainnya mengikuti pelatihan Primer 1: An Introduction to ICT for Development dari rangkaian Primer Series Training mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi bagi pembangunan. Para peserta pun dilatih untuk menyusun strategi dalam mengimplementasikan sumber daya dan sarana TIK bagi kaum muda di institusi pendidikan mereka masing-masing. Peserta pelatihan antara lain berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Institut Pertanian Bogor (IPB),

Universitas Pancasila dan Politeknik Hera Timor Leste. Hadir sebagai pembicara dalam TOT workshop ini adalah Prof. Usha Rani Vyasulu Reddy. Beliau adalah seorang konsultan yang aktif sebagai narasumber dan trainer/fasilitator TIK bagi pembangunan. Wanita enerjik ini juga merupakan mantan Direktur Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk Sekolah Tinggi Pendidikan Administrasi di India. Pada akhir Primer Series Training di hari ketiga, para peserta menyatakan besarnya manfaat yang diperoleh dari pelatihan ICTD tersebut dalam mengembangkan modul TIK yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan dan pengajaran di tingkat universitas. Ternyata kegiatan workshop ICTD yang lalu menyimpan banyak kenangan manis, terutama di benak para delegasi asing dari UN-APCICT. Berikut adalah cerita post-workshop, yakni acara yang diadakan selepas pelatihan yang berhasil dihimpun panitia. Yuk, ikuti betapa serunya mengajak tim UN-APCICT jalan- jalan keliling Jakarta!


Daniel Munoz-Smith, Associate Public Information Officer TAMAN MINI INDONESIA INDAH Yes, kemana lagi mengajak tamu asing melihat keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia secara utuh dalam sekali jalan, kalau bukan ke TMII. Benar saja, decak kagum tak henti-hentinya terdengar dari tim UN-APCICT saat kita mengunjungi beberapa anjungan rumah adat dan Museum ---. Sayangnya karena keterbatasan waktu, tidak semua anjungan dan museum di kompleks TMII bisa dijelajahi. Kunjungan ke TMII diakhiri dengan acara nonton di Keong Emas IMAX Theater. WARUNG CHAMOE-CHAMOE Next stop : Lunch at Warung ChamoeChamoe, SCBD. Lagi-lagi tamu asing workshop[ ICTD dibuat kagum dengan sajian menu yang dihidangkan saat makan siang di Warung Chamoe-Chamoe yang terkenal dengan masakan khas Manado-nya. Apalagi sepanjang makan siang, rombongan ditemani dengan pemusik keliling (lengkap dengan bass, gitar dan gendang) yang siap menyanyikan request lagu dari pengunjung. Senyum puas terbingkai indah di wajah tamu-tamu UN-APCICT

hots

snaps

saat rombongan meninggalkan Warung Chamoe Chamoe menuju tempat wisata selanjutnya. KOTA TUA JAKARTA Next on our list : Kota Tua Jakarta. Di sela kemacetan tim UN-APCICT malahan sangat menikmati waktu berkendara menuju Kota Tua. Kombinasi gedung-gedung tua yang sebagian besar tidak terawat, serta suasana kumuh di sepanjang dan sekitar Pecinan menuju Old Batavia justru menjadi daya tarik dan objek foto para tamu asing kita. Mereka merangkum kunjungan ke tempat wisata ketiga ini dalam satu rangkaian kata: “A perfect combination of uniquely Indonesia”. CAFÉ BATAVIA Last stop: Café Batavia. Perjalanan singkat keliling Jakarta hari ini bermuara di Café Batavia yang masih terletak dalam area Taman Fatahillah, Kota Tua. Begitu kita menjejakkan kaki di pintu masuk, nuansa Jakarta tempoe doeloe sangat kental terasa. Apalagi pihak pengelola tetap mempertahankan keutuhan bangunan café yang 90%

didominasi kayu-kayu tua nan kokoh dengan arsitektur jaman kolonial Belanda. Tamu-tamu UN-APCICT pun langsung berlomba membidik setiap sudut ruangan café yang dindingnya penuh dengan koleksi foto tokoh mancanegara. Tidak hanya mata yang dipuaskan dengan keelokan interior café, lidah tim UN-APCICT juga terpuaskan dengan sajian menu Indonesian, Western dan Asian food khas Café Batavia yang maknyoes. Akhirnyaaa, berakhirlah Tour de Jakarta bersama para tamu UNAPCICT hari Kamis (01/03) Panitia mengucapkan terima kasih kepada semua anggota tim yang turut menemani delegasi asing kita. “It has been a real pleasure, as well as an honor to work with you all.”. (Aya)

7

bit MAGZ bit MAGZ


Berita Utama

Syukuran dan Pelepasan Wisudawan/Wisudawati Fakultas Ilmu Komputer UI Semester Gasal Tahun Akademik 2011/2012

Andhika sarjana… Manusia cendekia… Pengemban widya… Pencetus cipta…

Bangsa... Negara... Mendamba darmamu… Buah utama... Buah utama... Asuhan Ibu…

memicu semangat setiap lulusan untuk berkarya dan berdampak lebih bagi Indonesia. Dalam kesempatan yang berbahagia tersebut, turut diserahkan

8 10

Penghargaan

Mahasiswa

Berprestasi,

Lantunan lirik puitis lagu “Andhika Sarjana” tersebut

sebagai

mengiringi derap langkah wisudawan/wisudawati

tunas-tunas muda Fasilkom dalam mengharumkan

memasuki Aula Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI

nama fakultas di tingkat nasional, maupun internasional.

dimana

Upacara

Syukuran

dan

bentuk

apresiasi

terhadap

keberhasilan

Pelepasan

Wisudawan/Wisudawati Semester Gasal 2011/2012 digelar. Sabtu, 18 Februari 2012, Fasilkom UI kembali menelurkan

sarjana-sarjana

baru

yang

siap

berkontribusi bagi masyarakat. Sebanyak 139 orang lulusan Program Sarjana dan Pascasarjana dilantik

Agung Firmansyah Saat Menyampaikan Graduation Speech

Pak Chan Bersama 2 Mahasiswa Berprestasi

sebagai sarjana, master dan doktor Fasilkom UI. Sebuah akhir manis dari kisah perjalanan panjang mereka di Kampus UI ini.

Tampil sebagai wisudawan terbaik Semester Gasal 2011/2012 dan menerima Medali Cum Laude adalah

Pada periode ini, Fasilkom meluluskan 56 sarjana dari

Fici Riani Tedja (S1 Ilmu komputer) dengan IPK 3,85 serta

Program Sarjana Reguler, 2 sarjana dari Program

dari pascasarjana MIK yaitu Hadaiq Rolis dengan IPK 3,9.

Sarjana Kelas Internasional, serta 19 sarjana dari Program Sarjana Ekstensi. Sementara itu, Program

Kemeriahan

Magister (S2) Ilmu Komputer mencetak 16 orang

persembahan lagu dari para mahasiswa melalui grup

lulusan dan Program Magister (S2) Teknologi Informasi

musik ‘Asciipella’ dan persembahan lainnya oleh

sebanyak 45 lulusan. Pada semester ini, diwisuda pula

wisudawan

1 orang lulusan Program Doktor Ilmu Komputer.

Syukuran dan Pelepasan Wisudawan pun ditutup

acara

dan

pun

para

terasa

panitia.

lengkap

Rangkaian

dengan

Acara

dengan Pemutaran Film Dokumenter berdurasi 10 menit Turut menyemarakkan rangkaian acara upacara

yang

tersebut ialah Agung Firmansyah, alumni Fasilkom

wisudawan semasa kuliah di Fasilkom UI.

yang

saat

ini

menjabat

sebagai

membagikan

speech

yang

Pengalaman

tentang

perjalanan

para

Program

Development Officer ”Indonesia Mengajar”. Melalui graduation

mengisahkan

disampaikan, mengajarnya

dia yang

Segenap keluarga besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia mengucapkan SELAMAT kepada wisudawan/wati dan keluarga atas keberhasilan menempuh pendidikan di Univerisitas Indonesia. Kiranya sukses meraih apa yang dicita-citakan! Proviciat!


bit MAGZ


Berita Utama

Dr. Gede Rasben Dantes (tengah) beserta Ketua Sidang Promosi, Promotor & Penguji

Dr. Gede Rasben Dantes

Promosi Doktor Fasilkom UI 2012

Rabu (19/1) menjadi hari yang menegangkan bagi Gede Rasben

Presentasi hasil penelitian yang gemilang ini ditutup dengan

Dantes. Pasalnya, pada hari itu, Rasben, begitu beliau akrab

penganugerahaan gelar Doktor pada Rasben menjadi Dr.

disapa menjalani sidang promosi doktornya. Pria Bali kelahiran 21

Gede Rasben Dantes, M.Si. Beliau adalah doktor ke-22 yang

Februari

hasil

lulus dari program Doktoral Fasilkom UI. Hasil penelitiannya

penelitian disertasinya yang berjudul Multi-factor Enterprise

yang sangat aplikatif dan bermanfaat bagi pengetahuan

System Methodology: An Approach to Enterprise Resource

akhirnya diberi predikat “sangat memuaskan” oleh Ketua

Planning (ERP) System Implementation di Aula Gedung B Fasilkom

Sidang, Prof. Drs. T. Basaruddin, M.Sc, Ph.D.

36

tahun

silam

tersebut

mempresentasikan

UI dihadapan Prof. T. Basaruddin, M. Sc, Ph.D (Ketua Sidang

10 12

Promosi) Ir. Zainal Hasibuan, MLS, Ph.D (Promotor), Prof. Drs. Heru

Ditemui usai sidang, Dr. Rasben mengaku lega telah berhasil

Suhartanto, M.Sc., Ph.D (Ko-Promotor), dan dewan penguji yang

menyelesaikan studi doktoralnya. “Saya terus terang lega,

terdiri dari penguji internal yakni Ir. Budi Yuwono, M.Sc., Ph.D; Ir.

karena doktor adalah jenjang pendidikan teratas. Kelulusan ini

Dana Indra Sensuse, M.LIS., Ph.D; Dr. Ir. Eko Kuswardono Budiardjo,

merupakan pencapaian tertinggi dalam kehidupan saya,” ujar

M.Sc; Yudho Giri Sucahyo, M.Kom, Ph.D; dan Prof. Dr. Richardus

Dr. Rasben pada tim BitMagz Fasilkom UI. Di akhir wawancara,

Eko Indrajit selaku penguji eksternal.

doktor yang sudah dikaruniai seorang anak ini berpesan pada rekan-rekannya yang sedang menempuh studi S3 dan

Penelitian disertasi yang dikerjakan selama kurang lebih 3,5 tahun

melakukan penelitian disertasi di Fasilkom UI agar tetap fokus.

itu, menurut penuturan Rasben, muncul dari keprihatinannya dan promotornya terhadap kondisi ICT di Indonesia yang kurang

“Saya percaya, kompetensi mahasiswa-mahasiswi (S3) di sini

memberi manfaat yang berarti. Meski banyak teknologi yang

tidak perlu diragukan lagi. Yang paling penting, fokus! Banyak

bermunculan

kegiatan

belakangan,

ICT

dianggap

masih

kurang

di

luar

tak

boleh

berkontribusi bagi pertumbuhan Indonesia khususnya di bidang

menghambat kita menyelesaikan

bisnis, ujar Ir. Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D. Masalahnya

studi dan penelitian disertasi,”

terletak pada ketiadaan best practice di sektor bisnis yang

demikian ungkap Dr. Rasben.

diterapkan secara luas.

Setelah lulus, Dr. Gede Rasben Dantes

akan

mengabdi

Melihat itu, Rasben kemudian mengangkat pengembangan

menjadi pengajar di Universitas

metodologi

Pendidikan Ganesha, di tanah

Multi-factor

Enterprise

System

dalam

implementasi—ERP, Enterprise Research Methodology. Diawali

kelahirannya, Bali. (GRH)

dengan identifikasi Key Success Factors (KSF), Rasben kemudian mengajukan

model

kesuksesan

implementasi

ERP

Pada

penelitiannya, Rasben menganalisis hasil respon 277 responden dari 37 perusahaan yang merepresentasikan 10 sektor industri di Indonesia. Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan teknologi sistem yang baik dalam mendukung kinerja organisasi. ERP secara lebih detil adalah sistem informasi terintegrasi yang digunakan untuk mendukung proses bisnis dan mengelola sumber daya organisasi. Akan tetapi, karena tiadanya best practice, kegagalan pelaksanaan sistem ini cukup tinggi. Di Indonesia saja, tercatat 60% sistem ERP gagal diimplementasikan.

bit MAGZ


Berita Utama Berita Utama

Pengukuhan Guru Besar Tetap

Fasilkom UI

Prof. Ir. Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D

Hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium Digital Library dan Distance Learning, Fasilkom UI, menunjukkan bahwa ekosistem pemanfaatan bersama sumber daya pembelajaran dalam sistem pendidikan terbuka dapat digunakan untuk membantu membangun sumber daya pembelajaran berbasis TIK.

Penelitian yang dilakukan Prof. Zainal Hasibuan, Ph.D berkaitan ada hari Sabtu, tanggal 21 April 2012 telah berlangsung Pengukuhan dengan pengembangan sistem digital Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM) UI, Prof. Ir. library yang terdistribusi, sistem Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D. Beliau menyampaikan pidato e-learning yang berorientasi kepada pengukuhannya yang berjudul “Pemanfaatan Bersama Sumber Daya learner, dan multimedia information retrieval system. Salah satu hasil Pembelajaran Berbasis TIK dalam Pendidikan Terbuka “ICT Based penelitian ini berupa virtual repository Learning Resources Sharing in Open Education” dihadapan Rektor sumber daya pembelajaran dan Universitas Indonesia – Prof. Dr. der. Soz. Gumilar Rusliwa Somantri, virtual “university” yang memungkinkan Ketua Dewan Guru Besar – Prof. Biran Affandi, Ketua Senat Akademik orang bisa mengakses kapan saja Universitas – Prof. Sudianto Kamso, Dekan FASILKOM UI – Prof. T. dan dimana saja. Selanjutnya, sumber Basaruddin, PhD., beserta seluruh jajaran Guru Besar Universitas Indonesia daya pembelajaran tersebut dapat digunakan oleh setiap pembelajar Turut hadir pula dalam Pengukuhan pengajar di Fakultas Ilmu Komputer untuk mendukung long life learning. Guru Besar ini, Menteri Komunikasi dan Universitas Indonesia (FASILKOM UI). FASILKOM UI mengucapkan Informatika RI, Ir. Tifatul Sembiring, Beliau adalah Project leader dalam Selamat dan Sukses untuk Guru Besar Dirjen Aplikasi Informatika, Dr. Ir. pengembangan E-library dan juga Bidang Ilmu Komputer, Prof. Ir. Zainal Ashwin Sasongko, M.Sc; Sekretaris E-learning di Universitas Indonesia, yang Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D. Semoga Jenderal Kementerian Komunikasi dan bekerjasama dengan Depkominfo. ilmunya dapat dimanfaatkan oleh Informatika RI, Dr. Ir. Basuki Yusuf Dalam pidatonya, Prof. Zainal seluruh lapisan masyarakat baik di Iskandar, M.A; Dirjen Kependudukan Hasibuan, Ph.D memaparkan bahwa tingkat nasional maupun internasional. dan Catatan Sipil Kementerian salah satu upaya penting yang perlu Dalam Negeri RI, Ir. H. Irman, M.Si; dilakukan adalah membangun sumber Kepala Bapepam Kementerian daya pembelajaran berbasis TIK Keuangan RI, Ibu Nurdiah; Wakil yang bisa dimanfaatkan bersama Rektor I Universitas Al Muslim, dalam sistem pendidikan terbuka. Bireun, Aceh, Ibu Mardiana Irawaty.

P

11

Prof. Zainal Hasibuan, Ph.D telah menyelesaikan pendidikan Doktornya di Indiana University pada tahun 1995, dan hingga kini mendedikasikan dirinya sebagai salah satu staf

bit MAGZ


Kilas Fakultas SEMINAR

Self - Migrating Computations

and Navigational Programming Computer Interaction; Software Engineering; Arts, Computation, and Engineering; dan Computer Science Education.

Speaker : Prof. Lubomir Bic

12

Senin (2/4) Prof. Lubomir Bic, Chairman of Department of Computer Science, University of California Irvine (UCI) berkunjung ke Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI). Prof. Lubomir bertemu dengan sejumlah dosen dan mahasiswa Fasilkom UI untuk memperkenalkan beberapa departemen yang terkait dengan IT di UCI sekaligus mendiskusikan tentang hasil penelitian di bidang Self-Migrating Computations and Navigational Programming yang dijalankannya bersama beberapa rekan di UCI. Membuka presentasi, Prof. Lubomir memberikan informasi singkat mengenai 3 departemen yang ada di UCI, yakni Department of Computer Science, Department of Informatics, dan Department of Statistics. Sebagaimana yang ada di Fasilkom UI, Department of Computer Science UCI bergerak di bidang-bidang riset IT khususnya Arsitektur Komputer, Compiler dan Sistem Operasi, serta Komputasi Ilmiah. Di sisi lain, Department of Informatics UCI menawarkan paduan aplikatif Ilmu Komputer dengan Ilmu-ilmu sosial yang dekat dengan kehidupan manusia. Beberapa konsentrasi yang dimiliki departemen ini meliputi Human

bit MAGZ

Usai memperkenalkan UCI, Prof. Lubomir mengelaborasi hasil riset mengenai self-migrating computations and navigational programming (NaVP). Secara ringkas, self-migrating computations and navigational programming yang merupakan komputasi dalam prosesnya mengandalkan lompatan mesin (machine hops) terarah untuk mengeksekusi komputasinya. Beliau yang menganalogikan komputasi ini dengan kereta dan stasiun. Dengan metode yang lebih konvensional, komputasi dijalankan dengan sudut pandang stasiun. Stasiun yang menunggu kereta. Data yang dibutuhkan dalam metode ini harus dikirimkan dan dikembalikan secara terus menerus untuk mencapai hasil akhir. Sementara dengan komputasi yang dikembangkan Prof. Lubomir

Bic dan rekan, data dapat dibagi secara paralel dan diselesaikan secara lebih runut dan sistematis dengan navigasi yang ditentukan sendiri. Hal ini, menurut Prof. Lubomir mirip dengan kereta. Implikasinya, selain lebih mudah, kecepatan dalam mengeksekusi komputasi dapat ditingkatkan. Di akhir sesi, Prof. T. Basaruddin, Dekan Fasilkom UI memberikan kenang-kenangan berupa wayang dan bingkisan dari Fasilkom. Prof. Lubomir Bic pun mengajak mahasiswa beserta dosen untuk melihat secara langsung atau bahkan bersekolah di University of California Irvine yang lokasinya berdekatan dengan pantai. “We always provide scholarship to the students, especially PhD candidates wishing to continue

study in our university. So, come!� pungkas Prof. Lubomir Bic.

Penyerahan Cinderamata Oleh Dekan Fasilkom UI Prof. T. Basaruddin Kepada Prof. Lubomir Bic


Kilas Fakultas Para Pembicara Seminar

Rabu (28/3) lalu, Anna Fourie, Dicky Herlambang, dan Astania Budianti dari tim Microsoft kembali mengunjungi Fasilkom UI untuk melakukan perekrutan intern dalam program Intern to MACH (Microsoft Academy of College Hires). Kunjungan ini merupakan kunjungan kali kedua Microsoft untuk tujuan yang sama ke Fasilkom UI. Tahun lalu, dari program yang sama Akhmad Rahadian Hutomo dan Alfira Fitrananda dari Fasilkom UI terpilih menjadi intern. Keduanya juga hadir dan berbagi pengalaman pada hadirin siang itu. Sekitar 100 mahasiswa datang memadati Aula Gedung B Fasilkom UI menyaksikan presentasi Microsoft dalam rangkaian Seminar Reboan bertajuk “Opportunity to be an intern to Microsoft Academy for College Hires”. Sesi presentasi dibuka Anna Fourie dengan profil Microsoft. Sebagai perusahaan IT berskala global, Microsoft selalu mengedepankan inovasi. Microsoft pun memandang perlu menciptakan tempat kerja yang nyaman bagi karyawannya supaya bisa terus berinovasi. “Sejak didirikan tahun 1975, Microsoft

Intern to MACH

terus berusaha menyeimbangkan life, work, play, people. Keempatnya adalah visi untuk masa depan (vision for future) yang lebih baik,” ungkap Anna, University Staffing Consultant Microsoft, APAC. Astania menambahkan, bekerja di Microsoft adalah hal yang menyenangkan. Semua kantor Microsoft di dunia pun ternyata sama, dibuat menyenangkan dan nyaman. “Setiap hari ada buah dan makanan

kecil. Ada juga kursi pijat dan meja bilyar di dalam kantor. Kantor mana yang seperti ini?” jelas Astania dengan penuh senyum. Di akhir sesi, Fira dan Ian, panggilan akrab Alfira dan Akhmad pun menceritakan pengalaman mereka magang di kantor regional Microsoft di Singapura. Mereka mengaku banyak pengalaman dan pelajaran yang didapat selama 3 bulan magang di luar negeri. “Pengetahuan mulai dari sales, pemasaran, service, hingga IT banyak kami pelajari dari sana (program Intern to MACH),” tegas Fira. Sekitar 20 orang nama hadirin pendaftar program Intern to MACH ditampilkan di penghujung. Dicky Herlambang menutup sesi dengan menantang calon peserta Intern to MACH ini dengan pertanyaan, “Are you willing to be part of the history in the making?” semua terhenyak.

13

Tim Microsoft

bit MAGZ


Kilas Fakultas

Seminar Membangun Jejaring Sosial Akademia Berbasis Open Source dan Cloud Computing

Dipto Pratyaksa, MIT

14

“Jumlah pengguna Facebook di Indonesia mencapai 800 juta. Sementara Twitter, 300 juta,” ungkap Dipto Harendra Pratyaksa, MIT saat membuka Seminar Reboan Rabu (4/4). Mengambil tema “Membangun Jejaring Sosial Akademia Berbasis Open Source dan Cloud Computing”, Dipto, lulusan Monash University ini memaparkan sekaligus mengajak mahasiswa Fasilkom UI untuk memiliki situs jejaring sosial akademis yang khusus untuk kalangan UI atau Fasilkom UI saja.

“Facebook dan Twitter, atau situs jejaring sosial media generik lainnya mempunyai pengguna yang sangat besar dan tidak teridentifikasi (saturated). Maka dari itu, kadang kita temui, banyak konten yang tidak relevan dengan kita atau sulitnya indexing (mencari) rekanan maupun teman yang mempunyai ketertarikan yang sama. Misal di bidang riset, IT, dan sebagainya,” tegas Dipto. Kalangan akademis memerlukan lingkungan jejaring sosial dengan aktivitas yang lebih spesifik dan unik. Dipto menyebut, jejaring sosial akademia berfungsi di antaranya sarana komunikasi mahasiswa dengan dosen, media pengunggahan tugas/jurnal/ ujian, dan pusat knowledge sharing.

menyarankan mahasiswa Fasilkom UI untuk menggunakan fasilitas open source dan cloud computing. Menurut Dipto, konstruksi situs jejaring sosial dengan open source akan lebih mempersingkat waktu dan menekan biaya sebab tidak memulai dari nol. Sementara cloud computing akan mempermudah proses penyimpanan database pengguna jejaring sosial. Contoh jejaring sosial khusus akademis yang sukses di dunia antara lain Edomo.com (Amerika Serikat, memiliki 6 juta pengguna) atau Academia.edu (jumlah penggunanya 1 juta).

‘Menutup sesi seminar siang itu, Itu (jejaring sosial akademia) Dipto memberikan tips yang detil pun bisa menjadi kebanggaan mengenai proses konstruksi situs dan nilai tambah universitas,” jejaring sosial akademis sembari imbuh Dipto antusias mengajak hadirin siang itu untuk Untuk mengembangkan situs jejaring segera mengembangkan situs sosial sendiri, Dipto menantang sekaligus jejaring sosial di UI. .

Seiring dengan kemajuan pemrograman web, komunikasi aktif dua arah semakin dimungkinkan. Dengan berkembangnya Web 3.0 dan 4.0, situs jejaring sosial serupa Facebook dan Twitter menjadi tren baru yang merebak di masyarakat. Namun, untuk kalangan akademis, Dipto berpendapat media sosial tersebut masih kurang spesifik.

‘‘Di Fasilkom

UI sendiri dikembangkan situs jejaring sosial serupa dengan nama Hoodemia’’ Pemberian Cinderamata dari Bpk. Bob Hardian Kepada Dipto Pratyaksa, MIT

bit MAGZ


Kilas Fakultas

Seminar Building Entrepreneurial Career P

ada Rabu (18/4) Seminar Reboan yang diberi tajuk “Building Entrepreneurial Career” diisi oleh Muhammad Fajrin Rasyid dan Achmad Zaky Syaifuddin. Kedua pembicara kali ini merupakan jajaran direksi dari PT Suitmedia dan Bukalapak. com. Sesuai dengan judulnya, seminar ini mengajak mahasiswa yang hadir siang itu untuk mempertimbangkan berkarier di bidang kewirausahaan. Seminar siang itu dibuka dengan perkenalan singkat mengenai PT Suitmedia. PT Suitmedia merupakan perusahaan start-up yang bergerak di bidang konsultasi TI dengan spesialisasi di dunia digital, pengembangan aplikasi mobile, dan layanan media sosial. PT Suitmedia memandang diri mereka sebagai “Lab of Heroes”. Di sana, karyawannya dapat berkreasi dengan bebas dan memberikan ruang ide-ide cemerlang untuk berkembang.

Usai perkenalan perusahaan, Fajrin dan Zaky berlanjut memaparkan mengenai berkarier di bidang kewirausahaan. Menurut mereka, ada beberapa alasan yang membuat start-up bisa lebih menguntungkan daripada bekerja di perusahaan besar, yakni kompensasi

Muhammad Fajrin Rasyid ( Managing Director PT Suitmedia )

15 dan manfaat yang didapat lebih besar, dampak dan kontribusi dari pekerjaan, pembelajaran yang luas, dan kemungkinan karier gemilang di masa depan yang terbuka lebar. Keduanya menambahkan, ada 4 elemen utama yang perlu dipertimbangkan saat seseorang ingin membangun usaha atau startup. Pertama, gagasan yang diajukan. Akan lebih baik jika gagasan dalam bisnis ini dapat mengatasi masalah yang ada di lingkungan. Kedua, tim. Gagasan yang brilian tanpa dukungan orang-orang yang sevisi akan berakibat pada penurunan kinerja dan mungkin gagalnya bisnis yang dijalankan. Ketiga, modal. Sebagai bisnis, hal ini merupakan hal yang paling penting. Saat ini sudah banyak sumber pendanaan yang bisa membantu start-up seperti dana personal, rekanan, keluarga, bank, dan angel investor.

Pemberian Cinderamata dari Bpk. Wisnu Jatmiko Kepada Achmad Zaky. S ( Director Bukalapak.com)

Terakhir, yang perlu diperhatikan adalah eksekusi gagasan. Akan percuma jika gagasan sudah dirancang sedemikian rupa akan tetapi eksekusinya setengahsetengah sehingga hasil akhirnya tampak mentah dan tidak megah. Menutup sesi tersebut, Fajrin dan Zaky berpesan, kewirausahaan itu adalah semangat dan pola pikir. Supaya sukses di ranah ini seseorang, selain perlu semangat dan pola pikir yang terbuka, juga perlu keterampilan yang memadai di bidang bisnis yang dijalankan.

Di penghujung sesi, Zaky berpesan, “Be a Permanent Beta. Jadilah orang yang selalu dipenuhi hal-hal baru dan senantiasa terbuka atas hal-hal baru’’.

bit MAGZ


Berita Utama Kilas Fakultas

Suasana booth Fasilkom dalam rangka melayani Informasi Kelas Internasional

Mengenal L

8

Kelas Internas Sabtu (4/2), Universitas Indonesia menggelar acara Open House untuk memperkenalkan program Kelas Khusus Internasional (KKI) kepada masyarakat, khususnya siswa SMA kelas XII dan orangtua. Open House KKI kali ini dilangsungkan di Selasar dan Auditorium Dekanat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI). Fakultas di UI yang memiliki program KKI antara lain Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik hadir meramaikan Open House KKI dengan booth masing-masing. Selain mendatangkan enam fakultas dengan program KKI, Open House KKI kali ini dilengkapi pula dengan panel diskusi yang mengundang pihak Kantor Internasional UI, Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UI, perwakilan alumni, dan salah seorang orangtua mahasiswa KKI.

Dibuka sejak pukul 09.00, booth yang digelar di selasar gedung Dekanat FEUI tak pernah sepi pengunjung. Khusus booth Fasilkom UI sendiri, hingga ditutup enam jam setelahnya, tak kurang dari 40 siswa dan orangtua tercatat berkunjung ke booth. Sebagian besar orangtua tertarik mengetahui universitas mitra yang bekerjasama dengan UI. Mereka tampak ingin memastikan dengan cermat, buah hati mereka mendapat pendidikan berkualitas baik di dalam dan luar negeri. Sementara para siswa yang datang, selain penasaran dengan universitas tujuan kuliah di luar negeri, mereka ingin tahu mata kuliah apa yang akan mereka jalani. Salah satunya Riyandi. Datang bersama dengan orangtuanya, Riyandi yang tertarik mendalami game development bersemangat menanyakan soal apakah mata -


Suasana ruang auditorium FE. UI yang di penuhi peminat Kelas Internasional

Lebih Dekat Program

sional di Open House KKI UI kuliah tersebut akan bisa didapat di program KKI, Fasilkom UI. “Saya tertarik belajar game development. Awalnya, memang karena saya suka main game. Setelah dilihat-lihat, sepertinya UQ (University of Queensland, mitra Fasilkom UI) menarik juga buat belajar game development," tutur Riyandi. Kedua panel yang diselenggarakan di Auditorium Dekanat FEUI dihadiri lebih dari 500 orang. Panel pertama menghadirkan Bpk. Junaidi, MA (Kepala Kantor Internasional UI), Bapak Dr. Emil Budianto (Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UI), Mika Hasanah dan Jana Adiwoso (Alumni KKI Fasilkom dan Fakultas Psikologi UI) dan Bapak Rowin Hardjoprakoso, MSAE (orangtua mahasiswa

KKI Fakultas Teknik UI). Di panel ini, dibahas lebih dalam mengenai prosedur penerimaan, seleksi, dan berbagi pengalaman antara mahasiswa dan orangtua. Panel ini dimoderatori Bapak Isfandiari Djafaar, SE, M.Soc.Sc (Ketua Program KKI FEUI). Sementara di panel kedua, hadir perwakilan masing-masing fakultas dengan moderator Dr. Hisar Ruli Manurung (Ketua Program KKI Fasilkom UI). Pada sessi ini, dikupas tuntas mengenai universitas mitra, mata kuliah dan jurusan yang ditawarkan, serta metode perkuliahan. Kembali mendulang sukses, Open House KKI UI diharapkan dapat memperkenalkan program KKI pada masyarakat luas. Sehingga nantinya, akan banyak lulusan Indonesia yang tidak hanya berwawasan lokal, namun juga kaya dengan perspektif internasional.

9


Kilas Fakultas Fakultas

Business and Collective Intelligence 2012,

Sehingga di satu sisi, social media menjadi

mengangkat topik mengenai Business and

sangat rawan dan perlu penanganan ahli

Collective Intelligence dengan pembicara

agar dapat memberikan pandangan yang

Nadia

Cybertrend

positif kepada pengguna, yakni masyarakat

ini,

mengenai sebuah perusahaan/organisasi.

Seminar

Reboan,

Alatas

Intrabuana).

29

(Director

Dalam

memaparkan

seminar

bahwa

perkembangan

Februari

seiring

teknologi,

beliau dengan

trend

Majunya

dalam

perkembangan

social

media

business intelligence dan data warehouse

ternyata tidak selalu memberikan hal positif

mengalami perubahan. Kini, trend pada

bagi

platform business intelligence dan data

pengetahuan yang dimiliki pengguna social

warehouse menggunakan Open Source

media membawa mereka pada hal-hal

seperti PENTAHO, JASPER, BIRT. Untuk itulah

terkait

dibutuhkan

yang

Sehingga untuk menangani masalah ini,

mendukung perkembangan ini agar bisnis

mulai dikenal ‘cloud computing’ yakni

dapat berimbang dan mengikuti kemajuan

teknologi yang mampu membantu dalam

zaman.

menekan biaya dan menghindari pembajak

suatu

pengetahuan

para

user

(pengguna).

pembajakan

software.

Dan

dan

ternyata

Seringkali

sejenisnya.

cara

ini

telah

Social media dapat menjadi sumber untuk

dilakukan oleh perusahaan microsoft pada

analysis market yang ampuh dari sebuah

microsoft office-nya dengan memunculkan

perusahaan/organisasi. Selain itu media juga

MS office 365.

dapat dijadikan sebagai alat yang tajam

pengguna social media dapat memperoleh

untuk

keadilan

mengubah

persepsi

masyarakat.

Dengan demikian, para

sebagai

pengguna

dan

perusahaan terhindar dari kerugian. nd Intrabu

r Cybertre

as (Directo

Nadia Alat

18 10

ana)

Software Development di Kuliah dan Bisnis Sangat Berbeda Jumat

(16/3)

Mr

lalu,

On

Lee,

Chief

Technology Officer PT Global Digital Prima

having your software graded at the end of the semester, and that’s it,” tutur Mr On Lee.

(GDP), berkunjung ke Fasilkom UI untuk memberikan seminar mengenai software

Sangat

development sekaligus memperkenalkan PT

development di bangku kuliah, Mr On Lee

GDP Venture kepada mahasiswa Fasilkom

kemudian memaparkan proses pengembangan

UI. Berpengalaman lebih dari 20 tahun di

peranti lunak di dunia bisnis. Mr On Lee

bidang

untuk

berpendapat, pengembangan software di dunia

berbagai sektor di Amerika Serikat, Mr On

bisnis berproses secara sirkular yang tak pernah

Lee, mengaku sangat antusias bertemu

berhenti.

dengan mahasiswa-mahasiswa muda di

pengembangan peranti lunak di dunia bisnis

Fasilkom UI.

berkaitan satu sama lain dan tidak terputus.

software

development

berbeda

dengan

proses

software

Elemen-elemen

dalam

dengan

Pada bisnis, peranti lunak pun perlu diseleksi.

pengenalan PT Global Digital Prima (GDP)

Beberapa kriteria umum yang digunakan dalam

Venture. Telah berdiri sejak tahun 1951, PT

bisnis mencakup: (1) stabilitas, (2) keterjaminan,

Djarum tentu saja telah menjelma menjadi

(3) popularitas, (4) peralatan pendukung, (5)

perusahaan dengan kapital yang sangat

pemakaian dalam industri, (6) diajarkan/tidak

besar.

diajarkan di kuliah/sekolah, (7) open source, (8)

Seminar

siang

itu

Makanya

dibuka

sama

sekali

tak

menimbulkan pertanyaan bila PT Djarum

plug-in

lewat PT GDP Venture ini melakukan investasi

profesional yang mendukung sebuah peranti

yang

tersedia,

yang lumayan besar pada start-ups di

lunak. Ketatnya kriteria yang diterapkan dalam

Indonesia.

dunia

bisnis

berkembangnya Setelah perkenalan singkat dengan profil

tak

dan

ayal

satu

(9)

pelayanan

berujung

peranti

lunak

pada dan

tersingkirnya peranti lunak yang lain.

Mr On Lee, Ch

ief Technology

Officer PT Glo

bal Digital Prim

perusahaannya, Mr On Lee melanjutkan

a (GDP)

software

Pada bagian akhir sesinya, Mr On Lee berpesan

Di samping itu, Mr On Lee pun menantang para mahasiswa

development. Menurutnya, pada bangku

sekaligus menantang mahasiswa yang hadir saat

untuk bergabung dengan timnya di PT GDP Venture.

kuliah

itu. Beliau berpesan pada para mahasiswa untuk

“Banyak yang ingin masuk tim saya tapi ketika diuji dengan uji

terus update dan menambah pengalaman

algoritma

dengan mengambil program magang atau

diantara mereka yang gugur. Namun, saya dengar Fasilkom

“When you are in school, first of all you are

semacamnya supaya pengetahuan soal peranti

UI itu tempatnya mahasiswa-mahasiswa pintar. Jadi, apakah

tasked to develop a particular software as

lunak di industri tidak ketinggalan.

Anda orang yang saya maksud?”, pungkas Mr On Lee yang

dengan

penjelasan proses

terkait

software

development

berlangsung sangat linear.

briefed, create it, submit it, and eventually

bit MAGZ

untuk

software

development

saya,

juga aktif dalam pengembangan TOKI di Indonesia.

banyak


Kilas Fakultas

Kilas Fakultas

Hyperspectral Data Mining and Intelligence for Rice Yield Prediction Masalah impor beras yang membebani APBN

Indonesia sebesar sekitar Rp 7 T tiap tahunnya melatarbelakangi Sidik melaksanakan penelitian yang dipresentasikan pada Seminar Reboan ini. Menurutnya, Indonesia sendiri sebenarnya memiliki kapasitas produksi beras yang tinggi, yang jika dikalkulasi mampu menutup kebutuhan beras tahunan yang mencapai angka 33 juta ton. Fasilkom UI kembali menggelar Seminar Reboan

dimungkinkan. Sidik menggunakan hyperspectral data

pada Rabu, 14 Maret 2012. Seminar kali ini bertajuk

mining dalam penelitian ini.

Hyperspectral Data Mining and Intelligence for Rice

15

Yield Prediction yang disajikan oleh Ir. Sidik Mulyono,

“Dengan

M.Eng dari BPPT. Selain menjadi Chief Engineer dan

digunakan untuk analisis bisa lebih akurat. Sebab

staf peneliti di TISDA BPPT, Ir. Sidik Mulyono, M.Eng

berbeda dengan broadband maupun multispectral

merupakan kandidat doktor Fasilkom UI.

data mining, hyperspectral mampu mengakomodasi

hyperspectral

data

mining,

data

yang

lebih banyak pita cahaya,� lanjut Sidik.

19

Berbagai permasalahan seperti ketidakseragaman metode

penanaman,

metode

Dari pengamatannya di daerah Indramayu, Jawa

pengamatan padi, dan tidak adanya informasi

Barat, Sidik menemukan ternyata data yang dihasilkan

spasial dari Bulog terkait produksi beras, menimbulkan

inderaja tidak jauh berbeda dengan hasil survei

masalah reliabilitas data kapasitas produksi beras di

lapangan. Menjelaskan hal ini, Sidik menuturkan,

berbagai daerah di Indonesia. Sebagai alternatif

“perbedaan ini mungkin disebabkan oleh faktor cuaca,

solusi

sebab sensor optik yang saya gunakan di sini akan

dari

tidak

permasalahan

ini,

akuratnya

Sidik

menggagas

penaksiran dengan metode remote sensing.

dengan sangat mudah terpengaruh jika ada awan. Apalagi daerah Indramayu dekat dengan Pantai Utara,

Seperti

namanya,

metode

remote

sensing

jadi pasti banyak awan.�

merupakan teknik memperoleh informasi mengenai obyek tertentu tanpa harus menyentuh obyek yang

Hasil penelitian ini dibayangkan akan sangat berguna

dimaksud. Dengan metode ini, penaksiran kapasitas

bagi Indonesia ke depannya. Dengan taksiran yang

produksi padi via penginderaan jarak jauh (inderaja)

lebih akurat dan reliabel mengenai kapasitas produksi beras dalam negeri, harapannya pemerintah tak perlu lagi

mengimpor.

Selain

itu,

dengan

adanya

ini,

pemerintah diharapkan dapat lebih cepat tanggap jika ada permasalahan seputar produksi beras. Toh, kalau bisa berswasembada, mengapa perlu bergantung dengan negeri orang? Namun menurut Sidik, tantangan untuk pengembangan sistem ini adalah biaya penelitian yang tidak sedikit. Pemberian Cinderamata Oleh Ibu Dina Pemberian KepadaCinderamata Bpk. Sidik. M Oleh Ibu Dina Kepada Bpk. Sidik. M

Akan tetapi, bila memang pemerintah serius, pasti akan mendukung langkah ini. (*)

bit MAGZ


Dari Kita Untuk Kita Kiprah Alumni Fasilkom UI

Nadia Alatas “Mengenal Passion Itu Perlu�

R

uang kantor itu lengang dan bersih. Kaca-kaca yang dipasang sebagai pintu membiarkan semua orang menerawang ke dalam. Warna putih mendominasi kantor sebesar ruang kelas tersebut. Di dalamnya tampak sekat-sekat

cubicle hijau terang bersemangat. Kehangatan suasana kantor di luar siang yang terik bersambut dengan keramahan penjaga kantor tersebut. Dengan senyum, tim BitMagz dipersilahkan masuk dan menunggu orang yang hendak kami temui siang itu.

20

Seorang wanita berkerudung cokelat kemudian muncul, berjalan ke arah tim BitMagz dengan senyum senantiasa tersimpul. Tim BitMagz saat itu berada di kantor PT Cybertrend Intrabuana Indonesia. Mungkin beberapa sudah bisa menebak, siapa wanita berkerudung tadi. Ya, dialah Nadia Alatas, Direktur PT Cybertrend Intrabuana Indonesia. Beliau merupakan alumni Fasilkom UI angkatan 1990. Sebelum menjadi Direktur di perusahaannya sekarang, Nadia memulai karier dari Staf IT di PT Satelit

Palapa

Indonesia (Satelindo),

Manajer di PT Sat elit

Nusantara, dan Chief Operating Officer di PT Jatis Solutions Ecom. Perjalanan karier yang cemer lang dari Nadia tentu menyimpan berbagai cerita inspiratif yang bisa dipelajari bersama. Berikut cuplika n wawancara Tim BitMagz dengan Nadia Alatas.

Ketika akan lulus, apakah Ibu Nadia sudah memiliki gambaran mengenai apa yang akan dilakukan setelahnya? Dulu sebelum saya lulus, sa y a b e r p i k i r u n t u k m e n j a d i se o r a n g p r o f es i o n a l d i b i d a n g Te k n o l o g i I n f o r m a s i ( T I ) . S a y a be r k e y a k i n a n , s e p e r t i y a n g sa y a p e l a j a r i j u g a s e l a m a ku l i a h , k a l a u T I d a l a m s e b u a h

bit MAGZ

p e r u s ahaan atau organisasi s e h a r u snya tidak hanya m e n j a di Electronic Data P r o c e s sing atau sekadar C o s t Center saja. Jadi hanya m e n j a di organ pendukung s i s t e m saja, bukan menjadi bagian yang penting. Saya percaya, TI bisa m e n j a di business enabler y a n g lebih berguna bagi s e b u a h organisasi maupun

perusahaan. Dengan kepercayaan dan visi seperti itu, saya memutuskan untuk terjun ke dalam tempat yang memosisikan TI atau teknologi sebagai organ utama. Itu juga yang menjadi alasan mendasar saya dalam meniti karier di PT Satelit Palapa Indonesia, perusahaan pertama yang saya masuki dalam dunia profesional.


jurusan Matematika atau Fisika murni. Di era saya, di tahuan 1990an, Komputer (Fasilkom UI) masih baru. Mungkin baru berjalan sekitar 5 tahun. Saya melihat Fasilkom UI masih menawarkan pelajaran yang saya minati dengan tambahan kemampuan pra ktikal yang sangat berguna. Saya suka, makanya saya ambil Fasilkom UI waktu itu.

“

Ini (Fasilkom UI) sangat sesuai dengan pa ssion saya dalam belajar. Di sini, menurut saya sangat seimbang antara pembelajara n teoret is dengan prakt is.

“

Bi s a diceritakan perjalanan karier Ibu dan bagaimana Ibu Nadia menemukan passion Ibu dalam pekerjaan?

I bu Nadia memutuskan u ntuk masuk ke sebuah perusahaan setelah l ulus. Apakah ini sesuai dengan passion Ibu? Iy a , tentu saja. Sejalan de n g a n apa yang saya ut a r a k a n sebelumnya, menurut saya perusahaan, kh u s u s n y a perusahaan TI merupakan tempat belajar id e a l y a n g p e r t a m a b a g i

s a y a u ntuk mengembangkan diri di dunia TI. Te rkait d e n g a n passion, tentu ini s u d a h sesuai dengan apa y a n g s aya inginkan dan citac i t a k a n. Kalau boleh cerita, w a k t u sekolah (SMA) dahulu, s a y a s uka sekali dengan mata p e l a j a ran Matematika dan F i s i k a . Di saat harus memilih j u r u s a n di perguruan tinggi, s a y a t idak ingin mengambil

21

Saya mengawali karier saya di PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo) yang kini diakusisi oleh Indosat. Satelindo di eranya adalah perusahaan penyedia layanan GSM pertama di Indonesia. Sesuai dengan saya sampaikan sebelumnya, saya ingin masuk perusahaan yang mengutamakan teknologi dan TI. Satelindo ini tempat yang pas. Di sana, mulanya saya ditawari langsung menjadi System Analyst. Tapi saya tolak. Akhirnya saya mengawali karier dengan menjadi staf TI di Satelindo. Saya memilih menjadi staf TI dulu, sebab saya merasa perlu belajar dari

bit MAGZ


d a n tim mengembangkan s e m u anya dari dalam n e g e r i. Tidak ada yang m e m beli dari luar. Jadi, PTN P S N i ni lebih mirip seperti p e r u s ahaan konsultan TI y a n g ada di dalam negeri.

aw a l s e k a l i , t i d a k l a n g s u n g lo n c a t tanpa mengerti po n d a s i n y a t e r l e b i h d a h u l u .

22

Sa y a j a d i i n g i n b e r p e s a n p a d a lul u s a n - l u l u s a n m u d a z a m a n se k a r a n g . Belajar hal-hal da s a r d a r i s e b u a h p e r u s a h a a n at a u b i s n i s i t u p e n t i n g . J i k a da l a m kasus saya, saya be k e r j a d i b i d a n g T I , , m a k a pr o g r a m m i n g menjadi hal pe n t i n g y a n g p e r l u d i p e l a j a r i de n g a n seksama. Baru se t e l a h n y a b i s a n a i k t i n g k a t ke a n a l i s d a n s e m a c a m n y a . Di S a t e l i n d o , p r o y e k p e r t a m a ya n g s a y a p e g a n g a d a l a h membangun billing system. Ini merupakan inti dari pekerjaaan di b i d a n g T I . I t u j u g a y a n g sa y a r a s a k a n m e n j a d i b e k a l ya n g s a n g a t u t a m a b a g i sa y a hingga sekarang. Se t e l a h d i S a t e l i n d o , s a y a pi n d a h k e P T P a s i f i k S a t e l i t Nu s a n t a r a ( P S N ) . D i s i n i s a y a be k e r j a sebagai Manajer Pe n g e m b a n g a n TI dan Op e r a s i o n a l . P T P S N b e r g e r a k di bidang pengembangan ap l i k a s i b e r b a s i s s a t e l i t . D i pe r u s a h a a n sebelumnya, um u m n y a a p l i k a s i , p e r a n g k a t lun a k , d a n k o n t e n d i b e l i d a r i lua r n e g e r i . D i P T P S N , s a y a

bit MAGZ

D u a tahun di sana saya p i n d a h ke Jatis. Kebetulan di s ana saya dipercaya m e n g epalai Divisi T e l e k omunikasi, divisi baru di s a n a . Selain Telekomunikasi, a d a Divisi Ritel, Keuangan, dan Perbankan di Jatis. D i b a n dingkan dua p e r u s ahaan sebelumnya y a n g lebih ke arah user, d i J atis saya rasa lebih b a n y ak menjadi konsultan atau business partner . S e b a gai seseorang yang b e r t a nggungjawab untuk p r e s a l es, saya berkewajiban m e m eriksa secara teknis solusi yang ditawarkan k e p a da klien sebelum dijual kepada mereka. Divisi ini berkembang d e n g an sangat cepat. A k h i r nya Jatis memutuskan u n t u k melakukan spin off d i v i s i Telekomunikasi menjadi anak perusahaan yang diberi nama Jatis Solusi E c o m . Di situ saya menjadi Chief Operating Officer. B e l a j ar dari perusahaanp e r u s ahaan ini kemudian s a y a berpikiran, mengapa t i d a k membangun sendiri? B a r u l ah setelah itu saya dan b e b e rapa rekan di tahun lalu ( 2 0 1 1 ) memutuskan untuk m e m bangun PT Cybertrend I n t r a b uana Indonesia. Saat ini PT Cybertrend sudah c u k u p berkembang, sudah a d a sekitar kurang lebih 30 orang di dalamnya. Pe n g alaman saya selama b e r k a rier ini kemudian m e n y adarkan saya, kalau s a y a memang punya minat y a n g tinggi di bidang IT

Consulting, sebab saya suka saat mengerjakannya. Kemudian, saya juga orang yang sangat mencintai Indonesia. Saat mendirikan perusahaan ini, saya juga berpikir, kalau misal saya hanya maju secara perorangan, tidak akan dilihat secara luas, makanya perusahaan ini ada. Saya punya komitmen untuk memajukan Indonesia, karena saya tahu Indo nesia memiliki sumber daya berkualitas yang tidak kalah dengan negara-negara maju lainnya khususnya di bidang TI. Sebenarnya saya merasa agak terlambat menyadari passion saya ini. Harusnya saya sudah menggerakkan ini dari 3 atau 4 tahun lalu sebab di saat itulah wajah industri TI di Indonesia mengalami perubahan. Sekarang, dunia TI Indo nesia lebih berorientasi pada layanan yang tentu sangat berbeda dengan tahuntahun sebelumnya. Ini adalah kesempatan bagi saya.

Karier Ibu Nadia sangat c e m e r l a n g . K a m i bo l e h tahu apa rahasianya? Ada beberapa nilai selalu saya pegang.

yang

Pertama, servis yang baik

adalah untuk semua orang. Saya selalu mengutamakan layanan yang prima, tidak hanya pada klien tapi juga pada subordinate yang ada di lingkungan kerja. Saya ingin menciptakan suasana kerja yang nyaman dan menyenangkan. Saya senantiasa berpikir kalau kebahagiaan, siapapun, kapanpun, di mana pun. adalah milik semua orang,

Kedua,

jangan terlalu memikirkan gaji atau reputasi


perusahaan saat memilih se b u a h p e r u s a h a a n s e b e l u m bekerja di dalamnya. Ke n a l i dulu apa yang diminati (passion) baru masuk ke perusahaan. Ja n g a n memikirkan gaji dulu. Saya percaya, jika ki t a p a s s i o n a t e d e n g a n a p a ya n g k i t a k e r j a k a n , k i t a s u k a atau bahkan cinta dengan pekerjaan tersebut, maka gaji ya n g c u k u p d a n k e b a h a g i a a n it u k e n i s c a y a a n . S e m u a o r a n g akan senang. Perusaahan ge m b i r a k a r e n a p e r f o r m a n y a meningkat di pasar, orangorang dekat kita senang, dan yang paling penting, kita se n d i r i b i s a b a h a g i a .

S elama berkuliah dan bekerja, apa yang menurut Ibu Nadia menjadi pelajaran t erbesar? Mu n g k i n s a y a a k a n b e r c e r i t a te n t a n g apa yang saya ke t a h u i d a n r a s a k a n k e t i k a ku l i a h d u l u . Da r i p e n g a l a m a n sa y a b e r k u l i a h d i F a s i l k o m UI, mayoritas mahasiswanya menghabiskan waktu belajar dan berada di depan komputer atau laptop mengerjakan tu g a s M e r e k a j a r a n g s e k a l i bersosialisasi atau melihat dunia luar. Ini menurut sa y a y a n g p e r l u d i u b a h .

M a h a s iswa, termasuk Fasilkom UI, perlu untuk m e l i h a t dunia luar. Dengan b e r o r g anisasi, atau b e r k u mpul dengan temanteman dari lain fakultas akan sangat membantu.

berangan-angan memiliki bisnis suatu hari nanti, saya rasa perlu untuk mencicipi bekerja di dunia profesional. Toh, kalau memutuskan berbisnis tanpa punya dasardasar yang kuat sama saja.

S e l a i n tentunya perlu untuk t e r u s mengamati kemajuan t e k n o l ogi yang ada supaya t i d a k ketinggalan Ini yang saya sesali. Dulu saya k e b a n yakan belajar. Jadi tidak kenal siapa-siapa. M e m b angun network ( j a r i n g an pertemanan) itu perlu sekali. Saya cukup terlambat dengan m e m u l ainya setelah b e r k e cimpung di dunia kerja. J a r i n g an yang kita punya saat kuliah bisa sangat m e m b antu kita nanti. Tidak h a n y a untuk pengembangan b i s n i s , bila kita memiliki bisnis s e n d i r i , tetapi juga akan m e n i n gkatkan kekerabatan k e t i k a semua lulus nanti.

A pa k a h rencana depan Ibu Nadia?

Menu r u t Ibu Nadia, apaka h keuntungan bagi l u l u s a n b a r u y a n g memil i h berkarier di perusa h a a n ? P e r u s a haan merupakan t e m p a t yang tepat bagi l u l u s a n baru untuk menimba i l m u y ang lebih praktis. Jika a d a d i antara kalian yang

ke

Saya tertarik di dunia pendidikan. Saya suka belajar, mengajar, atau memberikan pelatihan kepada orang lain. Saat ini saya se dang mempersiapkan diri untuk membangun institusi pendidikan milik saya dan beberapa rekan. Hitung-hitung sebagai investasi akhirat juga. Selain itu saya pun bertekad mengembangkan bisnis ini (PT Cybertrend Citrabuana) sekaligus mengharumkan nama baik Indonesia di mata dunia. Sekarang saya te ngah menjajaki kemungkinan bermitra dan bekerja sama dengan perusahaanperusahaan Barat khususnya negara Eropa, seperti Jerman. Pasar Eropa setelah dilanda krisis menjadi sangat potensial untuk digarap, sambil menunjukkan kepada dunia kalau Indonesia memiliki sumber daya yang berkualitas.

23

Fasilkom UI ha rus tetap seman ga t ! Fa s i l k o m U I m e r u p a ka n i n st i tu s i d e n g a n awak yang handal dan kreat if. D e n g a n m e t o d e p e m b e l a j a ra n Fa s i l ko m U I ya n g berkualitas t ingg i, saya percaya Fa s i l ko m U I m a m p u m e m p e rs i a p ka n ka l i a n , para mahasiswa, untuk mew ujud ka n i m p i a n - i m p i a n ka l i a n m e n j a d i ke n yat a a n . Universitas Indonesia khususnya Fa s i l ko m U I m e r u p a ka n p i n tu ge rb a n g t e rb a i k yang akan mengantarkan kalian ke d u n i a ke r j a p ro fe s i o n a l ya n g s e b e n a r n ya . S aya merasa terhormat bisa menjadi b ag i a n d a r i U n ive rs i t a s I n d o n e s i a d a n Fa s il ko m UI. Saya harap Fasilkom UI bis a t e r u s b e r tu m b u h d e n g a n p e s at ke d e p a n n ya . ( Nadia Alatas, Direktur PT Cybertrend Intrabuana Indonesia )

bit MAGZ


Dari Kita Untuk Kita Entrepreneurship - Mahasiswa Fasilkom UI

Pizza Kalkun

24 18

Ide Bisnis Brilian dari Obrolan Makan Siang

Bermula dari obrolan makan siang biasa, siapa yang bakal menyangka jika akan muncul ide usaha brilian yang kreatif dan inovatif?

masuk ke dalam badan kalkun.� Dari situ muncul ide untuk membuat produk berbahan dasar kalkun. Selain karena adegan Mr. Bean tersebut, keempatnya tertarik membuat produk dengan bahan kalkun karena masih belum ada yang memasarkan di Indonesia.

Itulah yang dialami empat mahasiswa Fasilkom UI sekaligus founder dari bisnis Pizza Kalkun. Aprilianto,

“Kalau daging ayam atau daging sapi kan sudah

Danny Handoko, Febrian Shandy, dan Alfadesta

umum banget. Banyak yang punya produk di situ

tak pernah mengira kalau bincang-bincang santai

(berbahan dasar daging ayam atau daging sapi),�

yang biasa mereka lakukan di saat makan siang

jelas Danny. Mereka ingin menampilkan sesuatu yang

bisa berujung pada bisnis riil yang mendatangkan

baru yang belum pernah ada di pasar. Maka

uang bagi mereka.

terciptalah ide membuat produk Pizza Kalkun ini.

Saat diwawancara tim BitMagz, Shandy sambil

Saking seriusnya, tim Pizza Kalkun sampai rela

tersenyum menuturkan, “Gagasan Pizza Kalkun ini

melakukan

muncul salah satunya terinspirasi dari salah satu

Yogyakarta. Ternyata banyak hal menarik yang

adegan yang ada di Mr. Bean (drama komedi dari

mereka peroleh dari sana. Kalkun ternyata unggas

Eropa) yang memperlihatkan kepala Mr. Bean

yang tidak memakan dedak atau bekatul, atau

survei

ke

peternakan

kalkun

di


pakan

ternak

lainnya.

Kalkun

hanya

memakan

omzet per bulannya pun bisa dibilang sangat lumayan,

dedaunan dan rumput. Alhasil, daging kalkun rendah

mencapai Rp 5.000.000 setiap bulannya. Di samping

kalori. “Ini salah satu competitive advantage yang bisa

pizza, menu makanan yang ditawarkan Pizza Kalkun

kami tawarkan ke konsumen maupun calon konsumen

kini pun makin beragam. Ada Spaghetti Kalkun, Pizza

Pizza Kalkun,� tutur April.

Kalkun Nasi/Nasi Merah, Sup Tulang Kalkun, dan Sandwich Kalkun.

Bak pungguk yang bersambut bulan, keempatnya kemudian melihat kesempatan memperkenalkan ide mereka

dalam

ajang

UI

Young

and

Smart

Entrepreneurship Program (UI YSEP) tahun 2010 yang diselenggarakan Direktorat Kerjasama dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia. Mulai Juni 2010, ide yang lahir dari obrolan makan siang tadi mereka seriusi. Mereka kemas gagasan mereka dalam bentuk proposal bisnis dan pada akhirnya berujung pada kemenangan mereka pada kompetisi UI YSEP tersebut dan didanai Dikti. Sejak itu, bisnis Pizza Kalkun mulai naik dan dilirik banyak orang. Empat sekawan yang merintis bisnis ini secara konstan berupaya mengembangkan bisnisnya. Hingga bulan Januari tahun ini, Pizza Kalkun telah memiliki sebuah toko dan 2 orang karyawan. Rata-rata

Berwirausaha.. Siapa Takut ?

Tim Pizza Kalkun saat berbincang-bincang dengan BitMagz menceritakan banyak hal yang bisa dipelajari bagi mahasiswa yang ingin terjun berbisnis. April, salah satunya, memberikan saran bagi calon wirausahawan muda

untuk

langsung

menekuni

bisnis

tanpa

mengkhawatirkan hal-hal yang belum tentu terjadi. “Kadang banyak mahasiswa yang punya ide bagus tapi ngga jadi bisnis soalnya mereka takut ada masalah-masalah muncul. [Mereka] kebanyakan mikir

Founder Pizza Kalkun :

Adimi Alfadesta, Aprilianto, Danny Handoko, Febrian Shandy

25 19


“Kadang banyak mahasiswa yang punya ide bagus tapi ngga jadi bisnis soalnya mereka takut ada masalah-masalah muncul. [Mereka] kebanyakan mikir dan analisis malah jadinya batal berbisnis. Padahal masalah-masalah yang mereka bayangkan itu, belum tentu akan terjadi saat mereka sudah menjalankan bisnis,”

Aprilianto

26 dan analisis malah jadinya batal berbisnis. Padahal

Namun,

menurut

masalah-masalah yang mereka bayangkan itu,

mempunyai bisnis berskala internasional nantinya,

belum tentu akan terjadi saat mereka sudah

berbisnis saat kuliah harus cermat. Jangan sampai

menjalankan bisnis,” tegas April.

bisnis

yang

Danny

dikerjakan

yang

bercita-cita

mengesampingkan

kewajiban utama mahasiswa—menuntut ilmu. Senada dengan April, Shandy yang mengaku gemar berbisnis sejak SMA ini menekankan pentingnya

Danny berpendapat, “Kalau mengelola bisnisnya

lingkungan dalam kesuksesan seseorang berbisnis.

dalam tim, mending saling menyesuaikan jadwal

“Saya senang berkumpul dengan orang baru. Di sini

kuliah sehingga masih tetap ada waktu berkumpul

(Fasilkom UI) pun saya senang bertemu dengan

bersama meski kuliah juga sibuk. Jadi bisnis dan

komunitas. Tapi saya lebih memilih komunitas di luar

kuliah bisa sama-sama terkendali.”

kampus. Kalau saya kebetulan senang (berkumpul) dengan komunitas blogger Depok,” tukas Shandy.

Selain

itu,

tim

mahasiswa

Pizza

yang

Kalkun

ingin

berpesan

berbisnis

untuk

pada rajin

Shandy mengimbuhkan, dalam komunitas tersebut,

mengikuti kegiatan, baik itu seminar, konferensi,

dia bertemu dengan banyak orang yang satu visi

maupun

dengannya. Tak sedikit pula yang sudah memiliki

kewirausahaan dan mempelajari lebih jauh soal

bisnis besar. Dari mereka Shandy belajar banyak

pengelolaan sumber daya. Ini, menurut mereka

mengenai bisnis. Sehingga tak mengherankan jika di

penting, karena dari pengalaman mereka itu

sela kegiatan akademis dan kesibukannya mengurus

merupakan kunci sukses bisnisnya.

Pizza Kalkun, Shandy pun aktif mengelola bisnis konsultasi digital.

lokakarya

yang

berkaitan

dengan


27

Kalkun Day:

Hari Rabu, Harinya Kalkun!

Promosi tentu hal yang esensial bagi sebuah bisnis. Tim Pizza Kalkun pun memahami itu. Sampai saat ini, promosi Pizza Kalkun dilakukan secara online melalui media sosial mereka. Salah satu kegiatan yang

Liputan Khusus Pizza Kalkun oleh TIm TransTV

menarik adalah Kalkun Day. Tim Pizza Kalkun mencanangkan hari Rabu sebagai hari kalkun. Awalnya ini hanya berlaku di lingkungan Fasilkom UI saja. Akan tetapi karena kabarnya tersiar luas, kini Kalkun Day berlaku di seantero Universitas Indonesia. Pada Kalkun Day, orang-orang secara massal dapat memakan produk Pizza Kalkun dengan memesannya sehari sebelumnya di Twitter. Tertarik mencoba? Silahkan pantau terus lini masa Pizza Kalkun di @pizzakalkun dan pesan produk Pizza Kalkun kesukaanmu! Dan yang paling penting, seperti pesan tim Pizza Kalkun, mulailah bisnismu dari sekarang! (GRH)

Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita memandang. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan; dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)


Dari Kita Untuk Kita

Fun, Unity and Harmony

Family Gathering Fasilkom – Pusilkom UI tgl. 21 – 23 Januari 2012 adalah puncak kebersamaan yang paling berkesan. Bandung yang mendapat julukan “Paris van Java” telah menjadi pilihan dan meninggalkan kesan tersendiri bagi Keluarga besar Fasilkom atau yang kami sapa Fasilkomers. Apa yang sudah berlalu bukan berarti hanya sekedar berlalu, tetapi tetap akan menjadi kenangan dan motivator yang luar biasa untuk langkah kita kedepannya. MC Gala Dinner dari Fasilkom UI

28

B

andung yang mendapat julukan PVJ adalah kombinasi keindahan alam, kesejukan dan keseniannya. Dulu kombinasi yang demikian harmoninya sangat disukai oleh orang-orang kolonial yang menurut mereka sama dengan kota Paris di Perancis, sebab itu Bandung terkenal dengan

Berikut adalah perjalanan family gathering Fasilkom UI yang disampaikan oleh kontributor penulis : sdri. Lelya Rimadhiana (Aya) julukannya

“Paris

van

Java”.

Hotel Marbella Resort, di wilayah Sentra Dago Pakar menjadi pilihan yang tepat selama family gathering Marbella and it’s surrounding identik dengan cita rasa imaginasi yang tinggi bagi pengunjungnya, aura inipun jelas tercermin di wajah para Fasilkomers. They’re all refreshed, semuanya terbawa suasana. Suasana

Gala Dinner

bit MAGZ

kebersamaan, rehat sebentar dari segala rutinitas dan menikmati apa yang mereka bisa bagi dengan keluarga tercinta saat itu benar-benar menjadi aspek dan daya hipnotis yang luar biasa untuk Fasilkomers, tidak buru-buru beranjak pergi dari setiap acara yang sudah dipersiapkan. Fasilkomers begitu erat, terperangkap dalam suasana yang harmonis dan tidak ingin lepas satu sama lain. Keluarga adalah aset yang penting, Fasilkom – Pusilkom mengedepankan itu tanpa dukungan dan cinta kasih keluarga, maka tim yang solid, kinerja yang luar biasa mustahil bisa terealiasasi. Keseimbangan antara kerja dan keluarga menjadi prihatin tatkala salah satunya harus terlupakan,


tapi tidak di Fasilkom - Pusilkom, we are one, we believe unity and harmony will lead to something extraordinary. Family Gathering 21 – 23 January, di kemas dalam acara unique yang sulit untuk dilupakan, dari Tour Belanja di Traditional Market seperti Pasar Baru, Kings, Tamim “Jeans” sampai merambah ke daerah Pasar Kepatihan. Semuanya menyebar layaknya di Traditional Market seputaran Kota Paris. Khayalan boleh disesuaikan dengan konsep kotanya “Paris van Java”. Segenap Fasilkomers juga diperkenalkan dengan Urband Legend Tour; tour yang ditempuh dengan jalan kaki untuk mengunjungi tempattempat yang sudah melegenda dikalangan masyarakat kota Bandung seperti Taman Belitung, Jalan Banda, Jalan Bahureksa, dan Jalan Sultan Agung, dengan objek bangunan SMA 5, Rumah Kentang, Patung Pastur, Ambulans Bahureksa, dan SMA St. Aloysius. Menarik!, ini sebenarnya menambah wawasan bersejarah bukan Wisata mistis sama sekali. Tour ini lebih seperti jalan-jalan malam dengan unsur entertainment. Tidak lupa juga acara kebersamaan lain dengan menerapkan Soft Team Building bagi semua Fasilkomers, dibantu dengan EO yang berpengalaman membuat semua aktivitas, games seperti crazy donut, rolling ball, magic stick, rebutan botol pakai musik, susun kata, assignment reteling dan diteruskan dengan bingo, dan kebersamaan menjadi lebih seru dan tidak ingin ketinggalan. Puncak dari segala acara adalah Tematik Gala Dinner, kebersamaan yang seolah tidak ingin lekas-lekas diakhiri. Mengambil tema Suasana Pasar Malam, Pasar Rakyat di kota Bandung berbagai jenis hidangan, panganan serta jajanan disajikan dengan penuh “Segala rasa ada

Memainkan alat musik angklung Mang Udjo di Bandung, semuanya ada disini”. Panitia begitu bersemangat memerankan Pria dan Wanita ala Jawa Barat, ditunjukkan dari cara berbusana dan memainkan alat musik angklung bersama bahkan tidak lupa icon Bandung itu sendiri yaitu Nyi Iteung dan Kabayannya. Keberadaan Iteung dan Kabayan diselaraskan oleh penampilan MC selama acara Gala Dinner berlangsung, seolah-olah Iteung dan Kabayan benar-benar hadir ditengah kebersamaan kita. Bila saja waktu dapat di putar sepertinya setiap saat akan melulu berada ditengah-tengah kebersamaan sejuknya kota-mu, tetapi we still have to come back to reality – kembali lagi dari Bandung adalah motivasi untuk tidak boleh melupakan segala rutinitas pekerjaan yang sudah menunggu di Kampus tercinta Fasilkom UI.

Menyanyi dan menari diiringi musik yang dipandu oleh MC

29

Games

Games

bit MAGZ


Gallery

Hari Kartini 2012

Lomba Merangkai Bunga dimenangkan oleh Ibu Nunik Tri Widayani

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Divisi SDM Fasilkom UI menyelenggarakan kegiatan Lomba bagi staf karyawan dan staf dosen Fasilkom.

Lomba Memasang Dasi dimenangkan oleh Ibu Pertami Junia Hayuningtyas

Lomba Menulis Essay Bebas Bertemakan “Perempuan� dimenangkan oleh Hening dari Pusilkom UI

30

Lomba Membuat Sandwich Ala Chef dimenangkan oleh Bpk Ruli Manurung

Foto Bersama Keluarga Besar Fasilkom dan Pusilkom UI

bit MAGZ


MAPRES 2012

Kunjungan

31

Studi Banding Tim Dosen STMIK Parnaraya Manado ke Fasilkom UI

bit MAGZ


QRious ?

http://bitmagz.cs.ui.ac.id

Get Your Faculty info in Your Hand QR- CODE by : Hendry Tan

Bitmagz Edisi 11  

Developing Local Talent in Technology

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you