Issuu on Google+

PELEPASAN "PCC GOES TO BREMEN" 6 JULI 2004 BPK PENABUR tak hanya dikenal melalui prestasi di bidang akademik, namun juga dikenal memiliki prestasi di bidang seni melalui prestasi PENABUR CHILDREN CHORUS dalam beberapa kompetisi paduan suara tingkat nasional. Setelah meraih berbagai prestasi di tingkat nasional, kini PCC ingin menguji diri di ajang paduan suara yang lebih bergengsi dan bertaraf internasional, dengan kriteria dan standar penilaian yang lebih tinggi. Untuk itu, PCC mengikuti The 3rd Choir Olympics di Bremen, Jerman, tanggal 6 s.d. 12 Juli 2004. Di ajang ini, selain membawa nama BPK PENABUR, PCC juga mewakili DKI Jakarta. Menurut Rizal A. Tandrio (Music Director PCC – Conductor), keikutsertaan PCC dalam The 3rd Choir Olympics bukan sekedar mencari juara. Lebih dari itu, ajang ini sebagai proses dimana anggota PCC belajar bekerja sama, berlatih dengan keras dan mendisiplin diri untuk menuju kedewasaan. Persiapan untuk mengikuti kompetisi telah dilakukan sejak bulan September 2003. Diawali dengan audisi untuk menentukan anggota PCC yang berhak untuk mengikuti program choir olimpics dan dilanjutkan dengan latihan setiap Sabtu. Berbagai konser juga dilaksanakan diantaranya Konser PCC di CafÊ Romeo (6 Juni 2004), Malam Pujian Jakarta Children of Peace (21 April 2004), dan Pre Olimpics Concert (2 Juli 2004). Konser terakhir merupakan 'konser pamitan' dan 'konser terima kasih' PCC kepada semua pihak yang telah mendukung serta menyukseskan keberangkatan PCC ke Choir Olympics. Pada Choir Olympics ini, PCC mengikuti 2 kategori perlombaan yakni YOUTH CHOIR WITH EQUAL VOICES dan FOLKLORE WITH ACCOMPANIMENT. Di masing-masing kategori, PCC menyanyikan 4 lagu. Untuk kategori YOUTH CHOIR WITH EQUAL VOICES, yakni: 1. KUNGALA - a place to sing and shout Words and Music by Stephen Leek 2. GLORIA Words and Music by Ronald Pohan (Des 2003) 3. UNDER THE SEA from the motion picture "Little Mermaid" Words by Howard Ashman Music by Alan Menken Arranged by Budi Susanto Yohanes (Des 2003) 4. HALO DANGDUT Words and Music by Rita Sugiarto rranged by Budi Susanto Yohanes (Nov 2003)


Untuk kategori FOLKLORE WITH ACCOMPANIMENT, yakni: 1. YAMKO RAMBE YAMKO Papua Traditional Song Arranged by Budi Susanto Yohanes (Okt 2003) 2. JANGER Bali Traditional Song Arranged by Hesty Moeradi (Jan 2004) 3. KELOK SAMBILAN West Sumatra Traditional Song Arranged by Hesty Moeradi (Des 2003) 4. ONDEL ONDEL Betawi Traditional Song Words and Music by Joko S. Arranged by Bonar Sihombing (Jan 2004) Menurut Rizal, target yang ingin dicapai PCC di olimpiade ini adalah dapat meraih salah satu penghargaan yang disediakan panitia di tingkat babak kualifikasi (babak 1). Selasa, 6 Juli 2004, tepat pukul 19.00 WIB, PCC (75 anak dan 9 kru) berangkat menuju Bremen, Jerman. Sebelumnya, BPK PENABUR Jakarta menyelenggarakan upacara pelepasan bagi mereka di Kompleks Sekolah PENABUR Sunrise Garden. Pelepasan PCC secara resmi ditandai dengan penyematan identitas diri 9 kru PCC oleh Ir. Hermawan Adipratama (Pengurus). Acara ini berlangsung pada pukul 09.15 WIB. Dalam kata sambutannya pada acara tersebut, Ir. Hermawan Adipratama berpesan agar anggota PCC dan kru menjaga stamina sehingga dapat memberikan yang terbaik dalam kompetisi. Ia mengucapkan terima kasih kepada anggota PCC dan kru atas jerih payah dan usaha keras yang telah dilakukan untuk menghadapi kompetisi ini, serta mengucapkan selamat bertanding. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan baik moril, materiil, maupun doa agar program choir olimpics dapat berjalan dengan baik. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Liony (Ketua Panitia PCC Goes to Bremen), Ibu Ester Lesmana (Kajeng SMPK PENABUR), Bapak Supana (Ka. SMPK 7 PENABUR), dan Ir. Hadi Tresno Wibowo, wakil dari orang tua juga memberikan pesan-pesan kepada PCC. Mereka mengatakan kepada anggota PCC dan kru bahwa menang atau kalah dalam suatu pertandingan adalah hal yang biasa. Bila memperoleh kemenangan hendaknya disyukuri dan bila kalah berusahalah untuk lebih baik lagi di waktu-waktu yang akan datang. Satu hal yang terpenting, jangan lupakan doa. Bapak Sutiyoso (Gubernur Propinsi DKI Jakarta) juga melepas keberangkatan PCC dalam upacara khusus. Dalam kata sambutannya, ia berharap agar anggota PCC menjaga kesehatan, menjaga kekompakan satu dengan yang lain dan berharap dapat pulang dengan membawa kemenangan. Selain itu, ia berharap PCC


dapat mengemban misi kesenian dan mempromosikan budaya Indonesia di dunia internasional. Pada kesempatan yang sama, Bapak Sutiyoso juga memberikan penghargaan kepada 7 warga DKI Jakarta (5 pelajar dan 2 dosen pembimbing) yang mewakili Indonesia pada Turnamen Riset Internasional Bidang Fisika di Brisbane, Australia, tanggal 24 Juni s.d. 1 Juli 2004. Mereka telah berhasil masuk dalam urutan 6 besar dunia, yang kemudian diputuskan bersama Rusia dan Korea menduduki juara umum ketiga, yang menurut ketentuan turnamen, merupakan kelompok GOLD WINNER atau pemenang emas. Dari 5 pelajar tersebut, 2 diantaranya adalah pelajar PENABUR. Mereka adalah Aldi Indera dan Sandy Pratama dari SMAK 1 BPK PENABUR Jakarta. Selain penghargaan, masing-masing dari mereka juga mendapatkan hadiah Rp. 10.000.000,- dari Pemda DKI Jakarta. Bapak Sutiyoso dalam kata sambutannya berharap agar prestasi yang diperoleh Tim Olimpiade Riset Fisika dapat memacu pelajar SMA lain untuk meningkatkan prestasi mereka di berbagai bidang. Hadir dalam acara pelepasan PCC ke Jerman dan pemberian penghargaan kepada Tim Riset Fisika di Kantor Gubernur DKI Jakarta, diantaranya: Pengurus BPK PENABUR Jakarta yakni Ir. Chistian Handoyo (Ketua) dan Ir. Hermawan Adipratama, aparat PENABUR: Dra. Seminari (Kabid. Kesiswaan) dan Dra. Duma H. (Ka. SMAK 1), perwakilan dari SMAN 8, SMAN 37, SMA Tarakanita, serta pegawai pemda DKI Jakarta. (Nn)***


13 PCC TO BREMEN PELEPASAN