Page 1

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten

JUMAT 6 DESEMBER 2013

Olivia Lubis Jensen

Kurang Pemanasan BERMAIN dalam film “MARI LARI”, Olivia Lubis Jensen mengaku sempat mengalami cedera ringan di bagian kakinya. Maklum, hampir 80 persen adegan yang dimainkan Olivia adalah berlari. “Sempat (cedera ringan). Ligamen kanan aku kena karena memang kurang warming up. Sempet dua minggu nggak hilang aku periksa ke dokter,” ungkap Olivia di AXA Tower, Kuningan, Jakarta Selatan. Beruntung bagi

KPK Ingatkan

Gubernur Banten

Jawa Pos Group

HARGA ECERAN Rp 2.000

Atut Siap Diperiksa Hari ini JAKARTA, BP - Ketua KPK Abraham Samad memberi peringatan kepada Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. Dia berharap Atut memenuhi dan patuh pada proses hukum. Apabila dipanggil KPK dia harus datang. “Sesuai dengan BACA KPK... HAL 7

 BACA KURANG... HAL 7

www.

BANTENPOSNEWS .com BANTENPOSNEWSCOM

BANTENPOSNEWS EDO DWI/BANTEN POS

Ditentang, Upaya Timwas Century Panggil Boediono JAKARTA, BP - Upaya Tim Pengawas (Timwas) Century DPR untuk meminta keterangan Wakil Presiden Boediono terkait kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, mendapat perlawanan. Partai Demokrat Boediono menilai Timwas tak perlu memanggil Wakil Presiden Boediono untuk dicecar dalam kasus bailout Century. Ketua DPP PD Andi Nurpati mengatakan BACA DITENTANG... HAL 7

Salurkan Donasi Anda Untuk Masjid Terapung Banten ke Rek : 16300767675 Bank Mandiri a/n Yayasan Albahru Banten

Jadwal Sholat Wilayah Banten & Sekitarnya

Subuh Dzuhur Asar Maghrib Isya

Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah tengah melantik TB Haerul Jaman dan Sulhi Choir sebagai Walikota dan Wakil Walikota Serang, di Gedung DPRD Serang, Kamis (5/12). Dalam pelantikan itu, mantan ketua MK, Mahfud MD turut hadir guna menyaksikan sahabatnya yakni Sulhi Choir dilantik sebagai wakil walikota.

Pelantikan Jaman-Sulhi Diwarnai Aksi Demo SERANG, BP - Tb Haerul Jaman-Sulhi Choir resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Serang Periode 2013-2018. Pasangan walikota terpilih itu dilantik di Gedung DPRD Kota Serang, Kamis (5/12) oleh Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. Tb Haerul Jaman dan Sulhi Choir tiba

di Gedung DPRD Kota Serang pukul 09.20 WIB. Keduanya menggunakan setelan seragam resmi putih dengan topi hitam. Jaman naik mobil Toyota Camry hitam dengan nomor polisi A 1 H. Sedangkan Sulhi Choir menggunakan Pajero putih milik pribadinya. Keduanya datang hampir di waktu

yang bersamaan. Mereka didampingi istri. Kedatangan mereka langsung disambut tarian tradisional. Prosesi pelantikan itu diwarnai aksi demo yang dilakukan para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Serang (HAMAS). Mereka mengeritik Walikota Serang sebab

Tujuh Pemprov Keluarkan Lima Rekomendasi Musrenbangreg SERANG, BP - Tujuh pemerintah provinsi (pemprov) se-Jawa dan Bali mengeluarkan 5 rekomendasi Musyawarah Rencana Pembangunan Regional (Musrenbanreg) tahun 2013. Rekomendasi tersebut nantinya akan disampaikan dalam musrenbang tingkat nasional oleh 7 gubernur, yaitu Gubernur Banten, Jawa barat, Jawa tengah, Jawa Timur, Jogjakarta, DKI Jakarta dan Bali. Kasubdit Tata Pemerintahan dan Kerjasama Pembangunan pada Badan perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, Tyas Utami Amalia kepada BANTEN POS, Kamis

MUSRENBANG REGIONAL

ali

(5/12) mengatakan, lima rekomendasi Musrenbangreg yang disepakati dalam Musrenbangreg itu ditandatangani oleh gubernur atau perwakilan gubernur dalam Musrenbangreg yang digelar sejak 3 Desember lalu itu. “Ada lima rekomendasi yang telah disepakati oleh 7 gubernur atau yang

mewakilinya pada Musrenbangreg tahun 2013 ini,” katanya Ia menjelaskan, rekomendasi yang telah ditandatangani tersebut untuk point pertama yakni, mapping data pengangguran yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kedua, meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional se-Jawa dan Bali dalam rangka perluasan dan penciptaan lapangan kerja, dan ketiga jaminan Kamtibmas dalam rangka mendukung kondusifitas Pemilu 2014 dan iklim usaha. “Kalau point keempatnya adalah, BACA TUJUH... HAL 7

periode sebelumnya dinilai gagal dalam menjalankan roda pemerintahan. Mereka menuntut agar Jaman fokus pada program kerja seperti janjinya saat kampanye beberapa waktu lalu. “Kami menilai walikota terpilih yang juga incumbent telah gagal karena belum menBACA PELANTIKAN... HAL 7

Conveyor Ambruk, Pekerjaan Dihentikan CILEGON, BP - Pasca ambruknya conveyor di area PT Krakatau Posco, Rabu lalu, seluruh pekerjaan di lokasi kejadian laka kerja dihentikan. Hal itu ditegaskan Corporate Secretary PT Krakatau Posco, Christy F Kaseger, Kamis (5/12). Menurutnya, pihak PT Krakatau Posco tengah melakukan penyelidikan BACA CONVEYOR... HAL 7

04:10 11:48 15:14 18:02 19:17

PRAKIRAAN CUACA HARI INI SERANG

CILEGON PANDEGLANG LEBAK TANGERANG

24 – 33ºC 24 – 33ºC Berawan/ Berawan/ Hujan Ringan Hujan Ringan 0,5 – 1,25 mtr/ Utara

22 – 30ºC Berawan/ Hujan Ringan 0,5 – 2,5 mtr / Tenggara

23 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan

24 – 33ºC Berawan/ Hujan Ringan

Rakyat Menolak Kepala Daerah Dipilih Anggota Dewan

0,5 – 2,5 mtr / Tenggara

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU UNTUK 6 DESEMBER 2013

INSPIRASI Anda tidak bisa menjadi orang yang tidak bisa ditipu, tidak bisa rugi, tidak bisa kalah. Tapi anda bisa menjadi orang yang lebih kuat saat mengalami itu semua.

- Bong Chandra -

www.bantenposnews.com

Pro Kontra Pilkada Dikembalikan ke DPRD

Meski dianggap banyak menimbulkan masalah, pemilihan kepala daerah secara langsung ternyata masih disukai masyarakat. Kesimpulan ini diperoleh Charta Politika Indonesia berdasarkan hasil telepolling. Lalu bagaimana dengan usulan kepala daerah dipilih anggota dewan?

DOC/BANTEN POS

JPNN Jakarta CHARTA Politika Indonesia melakukan telepolling terkait usulan pemilihan

Sejumlah warga tengah menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Kota serang, 5 September lalu.

kepala daerah yang dikemlaikan ke DPRD setempat. Dari 600 responden, 74 persen menginginkan kepala daerah tetap dipilih langsung oleh masyarakat. Hanya 18 persen responden setuju pemilihan dikembalikan ke DPRD. Sementara, sebanyak 4,5 persen tidak mempermasalahkan apakah dipilih secara langsung atau melalui DPRD, dan 3,5 persen tidak menjawab. “Hasil ini jelas memperlihatkan bagaimana respon masyarakat. Mayoritas responden masih ingin pilkada dipilih secara langsung oleh masyarakat,” kata Direktur BACA RAKYAT... HAL 7

bantenpos@gmail.com


PRO BANTEN

BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

LINTAS Bawaslu Batalkan Permohonan Kasek BAWASLU Provinsi Banten akhirnya memutuskan untuk membatalkan permohonan bantuan pegawasi ke Pemkot Serang setelah tak juga mendapatkan respons dari Walikota Serang. Ketua Bawaslu Banten Pramono U Tantowi mengungkapkan, sebelumnya Bawaslu Banten mengajukan permohonan perbantuan pegawai untuk diproKepada anggota yeksikan seBawaslu, Pak Benbela bagai Kepala Sekretariat di mengungkapkan Bawaslu kealasan kenapa SK pada Walikotersebut belum ta serang. dintandatangan antara “Kami sudah lain karena walikota ajukan nama tidak mau PNS yang secara norkonsentrasinya matif adminterganggu sebab istratif mesedang fokus ke menuhi. pelantikan Kami sempat mendapat Pramono U Tantowi kabar pihak Ketua Bawaslu Banten BKD sudah membuatkan draf SK Diperbantukannya dan bahkan pegawai yang kami usulkan tersebut juga sudah diminta membuat pernyataan kesiapan untuk mengundurkan diri dari jabatannya saat ini, tp SK tersebut hingga tanggal 4 desember tak kunjung ditandatangani Walikota Serang,” terang Pramono. Dijelaskan, surat pembatalan permohonan bantuan pegawai itu diantarkan langsung oleh anggota Bawaslu Banten dan diterima oleh Kepala BKD Kota Serang Ahmad Benbela. “Kepada anggota Bawaslu, Pak Benbela mengungkapkan alasan kenapa SK tersebut belum dintandatangan antara lain karena walikota tidak mau konsentrasinya terganggu sebab sedang fokus ke pelantikan,” Pramono. Dengan dibatalkannya permohonan tersebut, imbuh Pramono, Bawaslu Banten sudah dipastikan akan mendapatkan droping pegawai dari bawaslu RI untuk diposisikan sebagai kepala sekretariat.(IDM)

Banyak Caleg Tak Mengerti Lapor Dana Kampanye SERANG, BP - Sebagian besar calon legislatif untuk DPRD Provinsi Banten masih belum mengerti cara mengisi laporan dana kampanye mereka dalam Pemilu 2014. Meski laporan tersebut harus diserahkan kepada KPU Banten paling lambat pada 27 Desember mendatang, atau masih sekitar 22 hari ke depan, namun KPU Banten memandang perlu untuk kembali memberikan bimbingan teknis terkait

pengisian laporan tersebut. Ketua Kelompok Kerja Kampanye pada KPU Provinsi Banten, Syaeful Bahri, Kamis (5/12), mengatakan, berdasarkan pantauan pihaknya, caleg di sejumlah parpol, masih banyak yang tidak mengerti cara mengisi laporan dana kampanye. “Masih banyak caleg tidak mengerti mengisi formulir DK-13 tentang laporan dana kampanye, meskipun sebelumnya pernah

dilakukan sosialisasi bersamasama dengan IAI (Ikatan Akutansi),” kata Syaeful. Ia menjelaskan, kebanyakan caleg kebingungan dalam mengisi laporan tersebut karena sebelum pengisian laporan dilakukan, mereka telah banyak menggunakan dana untuk menyosialisasikan pencalonannya. “Pada umumnya mereka mengaku kesulitan cara membuat laporan mengenai sumbangan

bendera maupun umbul-umbul parpol,’ katanya. Terkait bimbingan teknis yang akan diberikan, Syaeful mengatakan, bimbingan teknis secara singkat kepada seluruh caleg pada 21-24 Desember. “Mekanismenya sedang dibahas, apakah nanti satu hari empat parpol, atau seluruh parpol dan caleg dikumpulkan jadi satu. Untuk tempatnya sendiri diselenggarakan di kantor KPU,

karena anggaran untuk bimbingan ini tidak ada,” ujar Syaeful. Untuk diketahui, caleg diwajibkan melaporkan semua dana kampanye yang digunakannya, termasuk cara mendapatkannya, dalam formulir DK-13. Jika pelaporan tidak dilakukan, maka parpol tempat bernaung caleg bersangkutan akan dicoret, atau calegnya tidak akan dilantik jika pun berhasil lolos sebagai anggota legislatif (RUS/IDM)

DRAINASE TEROWONGAN BURUK. Pengendara sepeda motor melintas di bawah terowongan Trondol, di Kelurahan kaligandu, Kecamatan/Kota Serang, Kamis (5/ 12). Buruknya draininase terowongan tersebut kerap menyebabkan banjir di saat hujan turun.

EDO DWI / BANTEN POS

DSDAP Dukung Pengembangan Tahura

Kepala Dinas SDAP Provinsi Banten, Iing Suwargi bersama Kasie Perumahan dan Pemukiman, Gun Gun Gunawan menyusuri jalan lingkungan yang dibangun di kawasan Tahura.

SERANG, BP - Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Provinsi Banten telah memprogramkan sejumlah kegiatan guna pengembangan sarana dan prasarana kawasan Taman Hutan Raya (Tahura). Program dialokasikan mengingat pentingnya keberadaan Tahura, baik dari sisi fungsi maupun sejarah penetapan Tahura itu sendiri. Kepala DSDAP Banten Iing Suwargi mengatakan, perjuangan masyarakat dan Pemerintah

2

Provinsi Banten untuk memiliki kawasan Tahura tidaklah mudah. Sejak diajukan pada tahun 2006, baru pada tahun 2012 lalu keberadaan Tahura mendapat penetapan berupa Surat Keputusan penetapan lahan untuk kawasan Tahura dari Menteri Kehutanan dan Perkebunan. “Lokasi yang terpilih menjadi kawasan Tahura adalah kawasan hutan di Kecamatan Carita, Kabupaten Pendeglang. Daerah ini dinilai sangat cocok untuk pe-

ngembangan Tahura karena punya kekhasan ekosistem, baik ekosistem pantai maupun hutan pegunungan,” ucapnya. Tahura, kata Iing, merupakan kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli dan atau bukan asli. Ekosistem yang ada di dalam kawasan itu, juga dapat dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, pariwisata dan rekreasi berbasis hutan. Guna mendukung terwujudnya Tahura yang baik dan nyaman bagi para pengunjung kawasan tersebut, lanjut Iing, pihaknya telah membangun sejumlah sarana dan prasarana di kawasan tersebut. “Kita telah melakukan sejumlah pembangunan pada kawasan tersebut. Mudah-mudahan kawasan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Banten,” ucapnya. Sementara itu, Helmy Nuddin Zein, Kepala Bidang Pemukiman pada DSDAP Banten, mengung-

kapkan, untuk Tahura, pihaknya telah membangun sejumlah jalan utama dan jalan lingkungan. Pada tahun 2012 kemarin, kata Helmy, pihaknya telah membangun jalan beton sepanjang 740 meter. “Kita sudah bangunkan jalan masuknya pada 2012 kemarin,” ucapnya. Sedangkan di tahun ini, tambah dia, pihaknya juga telah membangun jalan lingkungan di kawasan tersebut. Selain itu, lanjutnya, DSDAP juga telah membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 196 meter dan drainase sepanjang 151 meter. “Kita juga membangun jalan beton tambahan di tahun ini,” pungkasnya. Menurut Helmy, Karena pentingnya keberadaan Tahura ini, maka diperlukan adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam mendukung keberadannya. Karea itu pula, DSDAP Provinsi Banten, memprogramkan sejumlah kegiatan guna menunjang sarana dan prasarana kawasan Tahura ini.(ADV)

Tanto Bantah Ingin Menang Aklamasi SERANG, BP-Tanto W Arban, bakal calon Ketua KNPI Provinsi Banten, tidak bermaksud sengaja mendesain untuk bisa memenangi pemilihan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah KNPI Provinsi Banten ke-xx, di hotel Marbella Anyer, Kabupaten Serang, 16 Desember mendatang. Demikian disampaikan Ketua tim pemenangan Tanto, Udin Saparudin, kemarin, menyusul bertambahnya dukungan dari OKP (organisasi kepemudaan) terhadap pencalonan Tanto. Tanto adalah menantu Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Udin mengatakan, saat ini dukungan OKP kepada Tanto bertambah menjadi 72 OKP, dari 64 OKP sebelumnya.

Menurut Udin, membludaknya dukungan OKP itu murni disebabkan oleh figur Tanto yang layak didukung. “Kami tidak ada rencana calon tunggal, atau pemilihan secara aklamasi. Saya ingin lebih fair. Kami melakukan tanpa intimidasi dan peta konflik. Alamiah saja. OKP sendiri yang dengan sukarela memberikan dukungan,” jelasnya. Ketua KNPI Kota Serang Hendra, mengatakan, dukungan diberikan pihaknya karena Tanto dinilai berpengalaman di OKP, dan memiliki visi misi yang bagus. “Tanto punya integritas sebagai pemuda Banten,” jelasnya. Untuk diketahui, panitia Musda, memundurkan jadwal penetapan calon dari hari Rabu (4/12) kemarin, menjadi Jumat (6/12) besok.(EDO/IDM)

PLI Untirta Gagas Kerjasama Internasional

Kartina

SERANG, BP-Pusat Layanan Internasional (PLI) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) membuka jaringan Internasional dengan melakukan ker-

jasama bersama berbagai pihak di luar negeri. Kepala PLI Untirta Kartina, kemarin, menyatakan, kerjasama dimaksud meliputi program pertukaran mahasiswa dan dosen Untirta dengan mahasiswa Internasional, serta melaksanakan seminar, workshop atau kegiatan sejenis berskala Internasional. “Sampai saat ini, tercatat beberapa MOU (Memorandum of Understanding) yang telah disepakati dengan Youngsan University dan Chonam University, dari Korea Selatan,” ujar Kartina. Kartina menjelaskan, berdirinya PLI Untirta merupakan bentuk respon dari semakin terbuka lebarnya peluang kerjasama dengan berbagai universitas dan institusi di luar negeri. Menurut-

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. : Bank BCA : 2454 061 704 No. Rek. : Bank Permata : 0701345134 a/n Margiono

nya, era teknologi informasi seperti sekarang telah membuka banyak peluang bagi sebuah universitas untuk lebih berkiprah di tingkat Internasional. Termasuk bagi Untirta dengan segala potensi yang dimiliki, baik potensi akademis maupun non akademis. Berbagai bentuk peluang kerjasama di bidang pendidikan dan penelitian, kata Kartina, misalnya, telah banyak ditawarkan oleh banyak universitas di luar negeri kepada Untirta. “Tawaran kerjasama seperti ini lah yang membuka peluang bagi kemajuan sebuah universitas di Indonesia termasuk Untirta, untuk meningkatkan peran dan kualitasnya di kancah persaingan global,” ujarnya. Kartina melanjutkan, program

yang akan dilaksanakan PLI Untirta pada tahun 2014 mendatang terkait kerjasama Internasional ini diantaranya adalah akan mengundang mahasiswa luar neri untuk belajar di Untirta.“Orang luar negeri harus mengenal budaya dan bahasa kita. Jangan sampai kita yang terus menerus mempelajari budaya dan bahasa mereka,” ucapnya. Muhamad Yusuf, mahasiswa semester tujuh Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Untirta, menyambut baik keberadaan PLI Untirta. “Semoga saja saya bisa mendapatkan kesempatan untuk pertukaran mahasiswa yang difasilitasi PLI Untirta ini nantinya,” ujarnya.(*/QOM/ADV)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Yayat Rismunadi REPORTER: Sobar Rohmat, Imam Jayanegara, Yayat Rismunadi, Asep Alibuni, Arif Hamdi, Rizal Fauzi, Ari Supriadi, Tusnedi, Feby Firmansyah REPORTER BISNIS: Diki Supardika (Banten) Amin Engkos (Jakarta) FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Agus Suwardani, Dadan Ujabi Firdaus GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS KOORDINATOR IKLAN: Dwi Agus Harjunanto MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Sobar Rohmat PERWAKILAN LEBAK: Rukman Nurhalim Mamora (koordinator) PERWAKILAN TANGERANG: Bintang Terang Siregar (koordinator), Azhar Fedian KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TA R I F

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. TEMPRINA MEDIA GRAFIKA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

I K L A N

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

EKONOMI & BISNIS

3

6 Provinsi Terima Penghargaan Bidang Ketenagakerjaan JAKARTA, BP - Sebanyak enam Pemerintah Provinsi berhasil memperoleh penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) Terbaik tahun 2013. Mereka dinilai telah berhasil melaksanakan pembangunan bidang ketenagakerjaan di wilayahnya masing-masing setahun belakangan. Penghargaan IPK Terbaik pertama berhasil diraih DKI Jakarta, sedangkan terbaik kedua diraih Kepulauan Riau dan terbaik ketiga berhasil diraih Provinsi Kalimantan Tengah. Sementara itu Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Tengah, bersama Provinsi DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, dan Riau juga mendapat

penghargaan IPK terbaik dari 9 indikator tertentu. Secara keseluruhan, dari 33 provinsi yang dinilai, 29 provinsi berada pada tingkatan status menengah bawah, 4 provinsi yaitu Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Barat dan Lampung berada pada status rendah. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar mengatakan, penilaian Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan merupakan acuan dasar untuk mengukur tingkat keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan di daerah. Sekaligus bahan evaluasi kebijakan dan program ketenagakerjaan daerah serta sarana pemicu (trigger) agar melaksanakan pembangunan ketenagakerjaan secara optimal. “Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan ini dapat meningkatkan komit-

Muhaimin Iskandar

men pemerintah daerah dalam Perencanaan Tenaga Kerja Daerah guna mendukung keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia,” kata Muhaimin pada pembukaan Nakertrans Expo tahun 2013 di Kantor Kemnakertrans, Jakarta pada Kamis (5/12). Muhaimin mengatakan, untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan sektor ketenagakerjaan di Indonesia, pemerintah daerah dan instansi pembina sektor terkait

diwajibkan menyusun perencanaan tenaga Kerja sebagai dasar penyusunan kebijakan, strategi dan program ketenagakerjaan yang berkesinambungan untuk mendukung Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah ( RPJMD) dan RPJM Nasional. “Perencanaan tenaga kerja di tingkat pusat dan daerah harus dilakukan dengan serius, konsisten dan tepat sasaran. Dengan perencanaan yang baik maka akan tersedia tenaga kerja yang mampu melakukan pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di daerah setempat,” kata Muhaimin. Ke depan, dengan perencanaan yang baik diharapkan penyediaan tenaga kerja akan lebih terarah terutama untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, baik milik pemerintahan maupun swasta.

Sementara itu, secara keseluruhan Index Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) mengalami peningkatan sebesar 2,16 dari tahun lalu sebesar 54,15 meningkat menjadi 56,31 pada tahun 2013 ini. Peningkatan IPK nasional ini dipicu kenaikan nilai 8 indikator ketenagakerjaan utama yaitu penduduk dan tenaga kerja, kesempatan kerja, pelatihan dan kompetensi kerja, produktivitas tenaga kerja, hubungan industrial, perencanaan tenaga kerja, pengupahan dan kesejahteraan tenaga kerja, dan jaminan sosial tenaga kerja pola kondisi linghkungan kerja. Sedangkan indikator utama yang mengalami penurunan adalah indeks perencanaan tenaga kerja. Penurunan ini diakibatkan adanya beberapa provinsi yang belum mempunyai buku perencanaan tenaga kerja (PTK) atau sudah habis masa berlakunya.(FAT/JPNN)

PERHUBUNGAN ISTIMEWA

Kenaikan Tarif Tol tak Sebanding Pelayanan TARIF tol Dalam Kota (Cawang-TomangGrogol-Pluit dan Cawang-Tanjung PriokAncol Timur-Jembatan Tiga/Pluit), Kamis (5/12) resmi naik. Kenaikan tarif tol ini menuai protes dari pengguna tol yang saban hari melewati tol Dalam Kota (Dalkot). Arifiani Palupi misalnya, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) ini mengaku keberatan dengan kenaikan tarif tol. Sebab menurut dia, kenaikan tarif ini belum sebanding dengan pelayanan yang dia dapatkan. “Kenaikan tol enggak sebanding dengan kondisi yang ada, terlebih Dalkot selalu macet. Seharusnya kalau tarif tol Dalkot dinaikan, pelayanan untuk Dalkot juga dinaikan,” harap wanita bersapaan Lupi itu, Kamis (5/12). Selama ini dia merasa meski tarif tol dinaikan tetap saja Lupi tak merasakan perubahan yang berarti. Ke depan dia berharap pihak pengelola tol bisa melakukan peningkatan pelayanan yang sesuai, yang dapat berdampak besar bagi pengguna tol. “Sekalipun pelayanan sudah dinaikan tapi entah kenapa belum berdampak besar pada pengguna tol Dalkot sendiri, karena masih aja macet,” keluh wanita berusia 23 tahun itu. Hal yang sama juga dikeluhkan Agra Dacosta. Dia mengaku keberatan kalau tarif tol Dalkot dinaikkan. Pegawai kantoran ini khawatir bila kenaikan tarif tol akan merembet pada ongkos bus. “Ya enggak setuju lah, gaji enggak naiknaik tapi transportasi biaya naik terus, yang ada bener-bener duit habis ditransport ngebengkak,” bebernya. Maka itu dia keberatan dengan kenaikan tarif tol, terlebih kenaikan itu tak membuat tol menjadi lancar. “Tarif tol naik, tol Dalkot tetap aja macet. Itu sih sama aja,” cibir wanita berusia 26 tahun ini.(CHI/JPNN)

IAN SANGADJI/BANTEN POS

CUCI HELM. Besarnya jumlah pengendara motor memunculkan ide usaha pencucian helm. Meski banyak peminta belum banyak yang menekuni usaha ini.

RI Tujuan Investasi Terfavorit Jepang JAKARTA, BP - Perekonomian Indonesia sejatinya tidak sedang dalam kondisi terbaiknya. Defisit transaksi berjalan yang cukup besar serta depresiasi tajam rupiah masih menjadi masalah yang belum tuntas. Namun hal itu tidak meredupkan kilau Indonesia di mata investor. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Mahendra Siregar mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ada konsisten di kisaran 5 - 6 persen serta stabilitas politik, menjadi acuan utama investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. “Yang terbaru, awal Desember ini JBIC (Japan Bank for International Cooperation) menempatkan Indonesia sebagai negara terfavorit pilihan investor,” ujarnya dalam HSBC Global Economic

ISTIMEWA

Perjanjian Jual Beli LNG Ditandatangani JAKARTA, BP - PT Pertamina (Persero) bersama Cheniere Energy, Inc, telah menandatangani Perjanjian Jual Beli (LNG SPA), untuk pasokan LNG sekitar 0,8 juta ton per tahun selama 20 tahun ke depan. Rencananya pasokan tersebut akan di mulai pada tahun 2018 dari kilang LNG yang sedang dikembangkan di dekat Corpus Christi, Texas, USA. ”Ini merupakan tonggak penting bagi Indonesia, khususnya Pertamina, karena ini merupakan komitmen pembelian LNG pertama dari pemasok internasional untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan energi di Indonesia. Ini juga akan memberikan efek berantai bagi Indonesia dan sebagai dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujar Direktur Gas Pertamina, Hari Karyuliarto di Jakarta, Kamis (5/10). Di samping itu, kesepakatan ini menegaskan komitmen Pertamina untuk terus mengupayakan kepastian pasokan LNG yang sangat menentukan bagi keberlangsungan proyekproyek infrastruktur gas/LNG yang akan dibangun perusahaan. “Infrastruktur gas/LNG sangat mendesak diperlukan untuk menfasilitasi upaya pemenuhan kebutuhan gas nasional yang terus meningkat, terutama di sektor ketenagalistrikan dan industri,” terang dia.

Dituturkan Hari bahwa permintaan gas domestik diperkirakan akan meningkat sekitar 3,9 persen, mencapai 7,2 bcfd pada tahun 2025. Peningkatan ini terutama dipicu oleh kebutuhan untuk pembangkit listrik berbahan bakar gas dan sektor industri di Jawa dan Sumatera. “Untuk itu, Pertamina harus secara bertahap menyesuaikan orientasi bisnis gas / LNG-nya untuk memenuhi kebutuhan gas domestik dengan tetap menjaga kontrak volume ekspor,” sebutnya. Pasokan LNG dari Cheniere direncanakan akan disalurkan ke terminalterminal penerima LNG Pertamina, yang diantaranya dalam proses pelaksanaan proyek, seperti LNG Storage and Regasification Arun dan FSRU Jawa Tengah. Kedua fasilitas tersebut didesain dengan kapasitas sekitar 3 juta ton per tahun dan akan dipasok untuk kebutuhan gas bagi sektor ketenagalistrikan dan industri. Cheniere Energy, Inc merupakan perusahaan energi yang berbasis di Houston, terutama bergerak dalam bisnis LNG, memiliki dan mengoperasikan terminal LNG Sabine Pass dan Creole Trail Pipeline di Louisiana. Cheniere telah memulai sebuah proyek untuk mengembangkan fasilitas pencairan gas dekat Corpus Christi, Texas.(CHI/JPNN)

Outlook 2014 di Jakarta. Setiap tahun, JBIC melakukan survei kepada perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di luar negeri, dan meminta para perusahaan tersebut memilih 5 negara yang menjanjikan untuk bisnis dalam 3 tahun ke depan. Tahun ini, dari 500 perusahaan yang disurvei, 44,9 persen mengatakan Indonesia merupakan tempat terbaik untuk berbisnis. Dengan hasil itu, peringkat Indonesia yang pada 2012 lalu ada di posisi 3 di bawah Tiongkok dan India, tahun ini melesat ke urutan pertama. Menurut Mahendra, ada lima faktor yang membuat investor menaruh kepercayaan besar pada prospek investasi di Indonesia. Yakni potensi pertumbuhan pasar domestik, upah buruh yang

relatif murah, tingginya konsumsi domestik, ketersediaan sumber daya alam, serta pengembangan klaster industri. “Tidak ada negara lain yang potensinya melebihi Indonesia,” katanya. Dalam laporannya, JBIC menyebut bahwa Tiongkok yang sudah 21 tahun menjadi lokasi favorit investor Jepang, tahun ini melorot ke posisi tiga karena beberapa faktor. Diantaranya, upah buruh yang merangkak tinggi, kekhawatiran pada perlambatan ekonomi, serta ketegangan politik antara Tiongkok dan Jepang. Mahendra menyebut, Indonesia pun sebenarnya memiliki potensi permasalahan yang relatif sama. Misalnya, kata dia, kenaikan upah buruh dalam beberapa tahun terakhir juga menjadi pertimbangan investor. Selain itu, keter-

batasan infrastruktur transportasi juga menjadi kendala, termasuk regulasi bisnis yang belum stabil. “Pemerintah terus berupaya memperbaiki ini, tapi investor tentu akan melihat bagaimana hasilnya,” ucapnya. Sementara itu, meski proyeksi ekonomi global dan Indonesia tahun depan masih menghadapi banyak tantangan, Mahendra optimistis investasi di Indonesia akan terus tumbuh. “Kita proyeksi investasi tahun depan bisa tumbuh 15 persen. Memang agak berat, tapi kita cukup optimistis bisa mencapainya,” ujarnya. Sebagai gambaran, realisasi investasi sepanjang triwulan III2013 berhasil menembus Rp100,5 triliun. Dengan kinerja triwulan III tersebut, maka

kumulatif realisasi investasi sepanjang Januari - September 2013 sudah menembus angka Rp293,3 triliun. Itu terdiri dari PMA Rp199,2 triliun dan PMDN Rp94,1 triliun. Tahun ini, pemerintah mematok target investasi Rp390 triliun. Managing Director of Global Markets HSBC Indonesia Ali Setiawan mengatakan, Indonesia masih punya peluang besar untuk menggaet investor. Berdasar pengalamannya roadshow ke beberapa negara, investor masih menyatakan ketertarikan yang tinggi pada Indonesia. “Tahun depan memang ada Pemilu, tapi itu tidak terlalu merisaukan investor karena stabilitas politik Indonesia selama satu dekade terakhir sudah sangat baik,” ujarnya.(OWI/GAL/JPNN)


TANGERANG POS

BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

4

Kabupaten Tangerang - Kota Tangerang - Kota Tangsel

Pelayanan KIR di Tangsel Minim Fasilitas Pengajuan Anggaran Ditolak DPRD SETU, BP - Pelayanan masyarakat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali dikeluhkan. Kali ini, warga mengeluhkan pelayanan pengujian kendaraan bermotor (KIR) yang minim fasilitas penunjang. Seorang pemohon KIR, Syafullah mengatakan, fasilitas penunjang pelayanan KIR jauh dari layak. Tidak ada ruang tunggu be-

rikut kursinya. Warga juga kesulitan menemukan toilet di lokasi KIR. “Masa tempat pelayanan umum tidak punya ruang tunggu dan toilet,” sindir Syafullah kepada wartawan di lokasi KIR, Kamis (5/12). Akibat minimnya fasilitas, menurut Syafullah, para pemohon KIR terpaksa menunggu duduk di bawah pohon samping loket KIR dengan beralaskan tikar untuk berteduh dari terik matahari. Mereka berteduh di bawah pohon menunggu proses pengujian KIR selesai.

“Ini wajah pelayanan yang sangat buruk,” ujar warga Ciater Serpong itu. Dari pantauan BANTEN POS, para pemohon KIR kerap mengeluh tidak adanya toilet. Untuk keperluan itu, mereka menggunakan toilet di Geudng DPRD. Sayangnya, toilet di lingkungan DPRD juga tidak memadai. “Toilet di DPRD juga enggak ada airnya. Kadang dikunci,” ungkap seorang pemohon KIR, Wibowo. Kepala Seksi Teknik dan Sarana Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel, Muhammad

Syaiful mengatakan, pihaknya sudah mengajukan anggaran untuk melengkapi fasilitas pelayanan di lokasi pengujian KIR. Dia mengakui lokasi pelayanan KIR membutuhkan ruang tunggu maupun toilet. Saat ini, ruang berteduh yang tersedia hanya di depan loket pendaftaran. Syaiful juga mengaku kerpa mendapat teguran dari Sekretariat DPRD terkait banyaknya pemohon KIR yang menggunakan toilet di gedung dewan. “Anggaran pembangunan fasilitas penunjang pelayanan KIR tidak disetujui

DPRD. Kami tidak tahu alasannya,” paparnya. Padahal, kata dia, fasilitas penunjang pelayanan KIR dibutuhkan mengingat semakin banyaknya pemohon KIR. Bahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi KIR tahun ini, kata dia, sudah melebihi target. Hingga Oktober mencapai Rp1.388.337.785, melebihi target sebesar Rp1.3 miliar. “PAD dari KIR sudah 103 persen. Jadi wajar jika fasilitas pelayanan dibenahi,” katanya.(AZH/ODI)

P4GN

ISTIMEWA/BANTEN POS

Jajaran Peran Serta Masyarakat BNN menganalisa sekaligus mengevaluasi gerakan anti narkoba.

BNN Evaluasi Program Gerakan Anti Narkoba PEREDARAN Narkoba saat ini jangan lagi dianggap sepele. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta untuk aktif memberantas barang haram tersebut. Sebab, dampaknya bisa menghancurkan bangsa. “Jangan setengah hati dalam memberantas narkoba, sama saja membiarkan negeri terpuruk,” tutur Direktur Peran Serta Masyarakat BNN, Brigjen (Pol), Siswandi saat menggelar Rapat evaluasi dan penyusunan laporan akhir tahun kegiatan anti narkoba, di Jakarta, kemarin (4/12). Pada rapat itu, selain membahas peredaran narkoba yang semakin merajalela, juga dibedah berbagai kendala dan hasil yang telah dicapai dalam upaya menekan peredaran barang haram tersebut. “Rapat menganalisa sekaligus evaluasi semua aspek yang berkaitan dengan program pemberantasan narkoba,” jelasnya Siswandi seraya menekankan pentingnya meningkatkan kinerja dalam upaya pemberantasan, pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Rapat juga membentuk strategi khusus untuk mencapai target Indonesia berish dari narkoba tahun 2015. “Kami akan lebih dalam memberdayakan seluruh elemen masyarakat untuk berani melawan narkoba,” tegasnya. Siswandi menekankan kepada para staf BNN agar tidak sekadar membuat kajian analisa dan evaluasi, namun juga harus dibarengi aksi nyata dalam meyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba.(*/ODI)

FEBI FIRMANSYAH/BANTEN POS

Tersangka IG (kiri) bersama dua tersangka penyelundup narkoba lainnya ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Pensiunan pegawai PT KAI itu mengaku pergi ke India untuk menggalang dana kemanusiaan. Namun dia ditangkap lantaran kedapatan membawa narkoba jenis sabu di dalam koper bawaannya seberat 3 kilogram.

Pensiunan PT KAI Dibekuk di Bandara Soekarno-Hatta Selundupkan 3 Kg Sabu Senilai Rp4 M dari India TANGERANG, BP - Seorang pria yang diketahui pensiunan pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) berinisial IG (74), ditangkap petugas Bea Cukai di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Pasalnya kakek asal Kota Malang, Jawa Timur itu, kedapatan menyelundupkan narkotika jenis Metamphetamine (sabu, red) seberat 3.026 kilogram dari India. Sebelum tiba di di Bandara Soetta, tersangka transit ke sejumlah tempat dengan rute perjalanan dari Surabaya, Jakarta, Abu Dhabi, India, Abu Dhabi, Jakarta. Tersangka diketahui sebagai

pensiunan PT KAI tahun 2001. “Sebelumnya bertugas di Bandung,” kata Kepala Tim Penyidik Satgas Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, AKBP Haryono kepada wartawan, Kamis (6/12). Menurutnya, tersangka mengaku ke India untuk mencari bantuan dana sosial. Tapi saat ditanya, tersangka tidak bisa menjelaskan siapa orang yang ditemuinya, profesinya dan yayasannya. “Dia hanya berkomunikasi lewat media jejaring sosial dan e-mail dengan pemberi barang tersebut dan tidak pernah ketemu sebelumnya,” ungkap Haryono. Setiba di Bandara Soekarno Hatta pada 20 November 2013 lalu, tersangka tertangkap tangan membawa barang

haram berupa sabu yang disembunyikan di dalam kopernya.”Nilai estimasi sabu yang dibawanya sekitar Rp4 miliar,” ujarnya Haryono menengarai tersangka terlibat dalam jaringan narkoba internasional. Pasalnya, alasan tersangka dinilai tidak masuk akal. Sebab, menurut Haryono, untuk ke India, tersangka harus transit ke sejumlah tempat seperti Abu Dhabi. Dia juga tidak bisa menunjukkan bukti proposal permintaan bantuan dana tersebut. “Kemungkinan itu modus untuk mengelabui petugas, nanti akan kami buktikan di pengadilan,” katanya. Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soetta, Okto Irianto menyatakan, pihaknya juga mengamankan barang bukti sebanyak

8.212 gram methampetamine, 4.904 methylone dan 948 ketamine dari 7 tersangka, termasuk IG. Keenam tersangka itu masing-masing I, AR, DO, ketiganya warga Negara Indonesia. Seornag warga Nigeria berinisial EN. Kemudian, CP warga Thailand, MT warga Jerman serta LY warga China. Para tersangka bakal dijerat pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda paling Rp10 miliar. Mereka yang membawa ketamine dan methylone juga diganjar Undang-Undang No 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan dan pasal 196 Jo 197 dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp1,5 miliar. (FEB/ODI)

4 Calon Direksi BUMD Diminta Dewan Paparkan Program

Dugaan Mark Up Dana e-KTP Masuk Penyidikan Polisi

SETU, BP - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Penyertaan Modal, DPRD Kota Tangsel, meminta empat calon Direksi PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) untuk memaparkan program kerjanya. Porgram kerja para calon direksi holding company BUMD Kota Tangsel itu dibutuhkan untuk melengkapi pembahasan Raperda penyertaan modal. “Raperda perubahan penyertaan modal sudah final. Tapi kami masih membutuhkan pemaparan corporate plan dan business plan dari empat calon Direktur BUMD yang telah lolos seleksi,” ungkap ketua Pansus Raperda Penyertaan Modal DPRD Kota Tangsel, Ahmad Fauzi, Kamis (5/12).

TIGARAKSA ,BP - Jajaran Polresta Tangerang meningkatkan status kasus dugaan mark up anggaran e-KTP pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKPS) Kabupaten Tangerang, dari penyelidikan menjadi tahap penyidikan. Peningkatan status penyidikan setelah petugas unit Tipikor Polresta Tangerang melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dalam kasus dugaan penyimpangan anggaran pengadaan peralatan cetak e-KTP tersebut. “Sejauh ini masih sebatas pemeriksaan saksi-saksi, kami masih mencari alat bukti yang kuat untuk

Dalam raperda itu, kata pria yang biasa disapa Rully ini, modal dasar yang diberikan kepada PT PITS mencapai Rp88 miliar dengan sistem pencairan bertahap sebesar 25 persen. Namun, dia mengaku pihaknya belum mengetahui bagaimana dan untuk apa anggaran sebesar itu. “Nah kami ingin dengar dari empat calon direksi, terutama cara mengelola modal dasarnya,” katanya. Permintaan itu hingga kini belum direalisasikan Pemkot Tangsel, meski pansus sudah menyurati walikota untuk meminta empat calon direksi memaparkan programnya. “Kami juga belum tahu siapa empat calon direksi itu. Kami akan ketok palu Raperda itu jika empat calon direksi sudah mema-

parkan program-programnya,” jlas Rully seraya menepis kesan lambatnya pengesahan Raperda akibat kesalahan pansus. Sebaliknya, Rully menyebut proses seleksi direksi BUMD yang tidak transparan. “Kami tahunya sudah terpilih empat orang,” paparnya. Sebelumnya, Kepala Kantor Penanaman Modal (KPMD) Kota Tangsel, Oting Ruhiyat enggan menyebutkan empat nama calon Direksi BUMD tersebut. Alasannya, belum ditandatangani Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. “Jadi dinyatakan belum sah,” ungkap Oting seraya menyebut penetapan empat Direksi BUMD Tangsel tersebut masih terganjal Raperda perubahanpenyertaan modal yang hingga kini tertahan di DPRD Kota Tangsel.(AZH/ODI)

R KORUPTO

KORUPSI E-KTP

menetapkan tersangka,” kata Wakasat Reskrim Polresta Tangerang, AKP Endang seraya membenarkan berita acara pemeriksaan (BAP) dugaan mark up dana e-KTP sudah diselidiki selama beberapa bulan. “Kami sudah memeriksa beberapa saksi. Dari situ kami tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” ujarnya. Menurutnya, jika bukti-bukti yang dikumpulkan mengarah kepada adanya dugaan penyimpangan anggagran hingga menimbulkan kerugian negara, pihaknya akan menetapkan tersangka. Sebelumnya, sejumlah pegawai DKPS Kabupaten Tangerang diduga telah menggelembungkan anggaran untuk proyek pengadaan peralatan e-KTP tahun 2012. Du-

gaan itu terkuak dari pemeriksaan BPK RI yang menemukan kelebihan anggaran sebesar Rp869.422.672.60 pada pengadaan peralatan e-KTP tahun 2012. Temuan itu terjadi pada lelang proyek pengadaan alat e-KTP sebanyak 30 unit senilai Rp4.584.220.000 berikut 20 unit Printer Id Card senilai Rp1.350.000.000, 850 unit Ribbon Card Printer senilai Rp2.856.000.000, 290 Film For Id Card Printer senilai Rp 362.500.000 dan 30 Cleaning Kit senilai Rp15.720.000. Dalam hasil audit BPK, PT Inti Hurip selaku pemenang tender proyek pengadaan peralatan e-KTP, juga diminta untuk membayar denda keterlambatan sebesar Rp45.842.200.000 karena pekerjaanya dinilai telah melebihi waktu yang ditetapkan.(K-14/ODI)

Kasus Dugaan Korupsi Alkes Dilidik KPK, Kadinkes Kota Tangerang Selatan Menghilang? SETU, BP - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Dadang M Epid belakangan jarang terlihat di kantornya menyusul penyelidikan KPK atas kasus dugaan penyelewengan dana pengadaan alat kesehatan (Alkes) di kota hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang tersebut. Dari pantauan BANTEN POS, Dadang jarang kelihatan pada acara kegiatan Dinkes. Bahkan, Dadang tidak nampak pada upacara peringatan HUT Kota Tangsel beberapa waktu lalu. Berdasarkan informasi dari sejumlah pegawai, Dadang juga jarang berada di kantornya kawasan Witana Harja, Kecamatan Pamulang. Sejumlah pegawai menyebut,

Kadinkes saat ini lebih banyak bertugas di Kantor Laboratorium Kesehatan Daerah Jalan Taman Tekno, Kecamatan Serpong. Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, kepada wartawan mengaku baru mengetahui informasi tersebut. Wakil walikota yang akrab disapa Bang Ben itu juga mengakui mendapat informasi jika Dadang lebih sering berada di kantor Laboratorium Daerah. “Kami memang sedang membangun Kantor Kesehatan Laboratorium Daerah. Mungkin yang bersangkutan ngantor di sana sekaligus mengawasi pembangunan,” kata Benyamin saat ditemui wartawan di MAN Insan Cendikia, Rabu (4/12). Namun jika yang bersangkutan juga tidak berada di Laboratorium

Tugasnya di Dinkes tidak boleh ditinggalkan Benyamin Davnie Wakil Walikota Tangsel

Daerah, Benyamin menyebutnya hal itu merupakan tindakan indisipliner. Terlebih sampai saat ini pihaknya belum menerima permohonan izin cuti dari Kadinkes. Benyamin menegaskan akan memeriksa absensi Kadinkes ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel. “Nanti

kami cek informasinya ke BKPP,” paparnya. Meski dinas sedang tersandung kasus pengadaan Alkes, menurut Benyamin, tidak ada alasan bagi kepala dinas untuk tidak datang ke kantor. Sebab pelayanan kepada masyarakat harus terus berjalan. “Tugasnya di Dinkes tidak boleh ditinggalkan,” katanya. Sementara BANTEN POS menyambangi gedung Laboratorium Kesehatan Daerah yang letaknya bersebelahan dengan MAN Insan Cendikia, juga tidak menjumpai Kadinkes. Seorang petugas jaga bernama Rizal mengaku Dadang tidak berada di tempat. “Bukan kapasitas saya untuk bicara begituan,” tambahnya.(AZH/ODI)


PEMILU 2014

JUMAT 6 DESEMBER 2013

BANTEN POS

5

Pemilih Dilarang Bawa HP ke TPS JAKARTA, BP - Pola kecurangan dalam pemilihan umum (Pemilu) kian canggih. Jika biasanya melalui serangan fajar, kini sudah berubah dengan memanfaatkan alat teknologi komunikasi. “Perubahan pola kecurangan itu sudah dipantau Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu, red) karena sering terjadi pada perhelatan Pilkada (pemilihan kepala daerah, red),” ungkap Ketua Bawaslu Muhammad pada diskusi Seminar Se-

kolah Sespimmen Polri DIKREG 53 T.A 2013 dengan tema “Peranan Partai Politik dalam Mendukung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Pemilu 2014”, di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, di Jakarta, Kamis (5/12). Dijelaskan Muhammad, modusnya sebelum hari pelaksanaan pemilihan, tim sukses yang sudah mengantongi basis suara “yang bisa dibeli” melakukan negosiasi dengan

pemilih. Timses, kata dia, memberikan uang muka Rp50 ribu untuk membeli pulsa. “Nanti disuruh mencoblos, misalnya kumisnya lalu diminta memotret,” kata Muhammad. Lantas, pemilih yang sudah menerima uang pun melakukan itu saat di bilik suara pada hari pelaksaan pemilu. “100 meter dari TPS (Tempat Pemungutan Suara, red) sudah ditunggu timses. Lalu ditanyakan kumis siapa ini, mata siapa ini dan seba-

gainya,” kata Muhammad. Tak hanya itu, Muhammad juga menjabarkan ada lagi modus kecurangan pemilu yang lebih terampil. Misalnya, pemilih diminta untuk membuang lubang besar pada calon yang dicoblosnya. Kemudian, potongan kertas dikantongi dan diberikan kepada timses. “Bahkan lubangnya dibuat besar sampai ada yang sebesar uang logam,” ungkap Muhamamd.

Menurut Muhammad modus-modus kecurangan seperti itu banyak ditemukan pada perhelatan Pilkada di sejumlah daerah di tanah air. Karenanya, untuk mengantisipasi kecurangan dengan modus seperti itu, pihaknya melarang pemilih membawa telpon seluler (HP) pada pemilu 9 April 2014 nanti. “Jika tidak dilarang, itu akan membuka peluang terjaidnya politik uang,” tandasnya.(boy/jpnn/ODI)

HAKPILIH

DEKLARASI FORSINU. Inisiator Forum Silahturahim Politisi Nahdlatul Ulama (ForsiNU), Effendy Choirie (ketiga kanan) bersama Wakil Ketua Umum PBNU, KH As'ad Said Ali (tengah), Inisiator ForsiNU Lily Wahid (kiri) dan sejumlah Caleg Partai Politik peserta pemilu 2014 mendeklarasikan ForsiNU, Rabu (4/12) di PBNU Jakarta. Forum lintas partai yang beranggotakan Politisi NU itu dideklarasikan sebagai sarana membangun kebersamaan untuk Indonesia.

DPT Berkurang 468.000 Orang SETELAH dilakukan penyisiran selama sebulan, KPU mengumumkan adanya pengurangan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014 hasil penyempurnaan. Rekapitulasi DPT pemilu legislatif mengalami penurunan hingga total 186.172.508. “Pengurangan itu terjadi setelah dihapus daftar pemilih berdasar enam kategori,” ujar anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah pada Rapat Pleno Terbuka Penyempurnaan Rekapitulasi DPT Nasional Pemilu 2014 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (4/12). Sebelumnya, jumlah pemilih yang terdaftar pada DPT sebanyak 186.612.255 orang. Dalam angka baru pemilih, tercatat laki-laki 93.217.439 Pengurangan orang dan perempuan 92.955.069 oraitu terjadi ng. Pengurangan tersetelah dihapus daftar jadi menggunakan enam indikator. pemilih Dalam penyisiran berdasar enam p e n y e m p u r n a a n kategori. 58.914 orang meninggal, 1.656 orang Ferry Kurnia anggota TNI/Polri, Rizkiyansyah 4.999 orang belum anggota KPU 17 tahun dan belum menikah, 49.932 orang tak dikenal, 156.503 pindah domisili, dan 186.519 tercatat ganda. “Total yang dihapus 468.423 orang,” sebut Ferry. Penghapusan pemilih itu merupakan upaya penyempurnaan atas DPT yang disahkan KPU pada 4 November 2013 lalu. Selain itu, ujarnya, KPU juga melakukan perbaikan DPT dengan memperbaiki nomor induk kependudukan yang tidak valid. “KAmi juga menyaring 28.676 orang pemilih berdasarkan mekanisme pemutakhiran daftar pemilih,” imbuhnya. Penyempurnaan dilakukan setelah DPT yang ditetapkan pada November 2013 masih menyertakan 10,4 juta data pemilih tanpa NIK yang valid. Padahal, UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif mengatur data pemilih harus dilengkapi minimal lima indikator, yaitu NIK, nama, tanggal lahir, alamat, dan jenis kelamin. Atas kondisi DPT itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) merekomendasikan perbaikan DPT dengan memberikan NIK pada data pemilih yang bermasalah itu. Waktu yang diberikan adalah 30 hari.(KC/ODI)

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

Kepolisian Ajak Parpol Ikut Amankan Pemilu 2014 JAKARTA, BP - Kepolisian mengajak partai politik (Parpol) untuk berpartisipasi menyukseskan Pemilihan Umum 2014. Polri sadar, menjaga suasana kondusif tanggung jawab seluruh pihak sehingga seluruh elemen perlu terlibat. “Polri tidak bisa bekerja sendirian, Parpol dituntut berpartisipasi aktif menciptakan suasana kondusif demi tercapainya pelaksanaan pemilu 2014 yang aman dan lancar, “ kata Ketua Panitia Seminar Sekolah Serdik Sespimmen Dikreg-53 tahun 2013, AKBP Yakub Dedi Karyawan, di Gedung PTIK Jakarta, Kamis (5/12). Dalam acara itu, turut sejumlah pimpinan partai politik seperti Ketum PKS Anis Matta, Sekjend PDIP Tjahjo Kumolo, Ketum Ge-

rindra Suhardi, Ketua DPP Partai Demokrat Andi Nurpati, Ketua DPP PAN Laode Ida, Waketum DPP PPP Waketum Hasrul Azwar, Ketum PBB Katum MS Kaban. Pihak penyelenggara pun hadir, Ketua KPU Husno Kamil Malik dan Ketua Bawaslu Muhammad. Yakub berharap dari seminar ini akan menghasilkan dan menampung ide-ide segar dan cerdas tentang formulasi strategi yang akan diambil oleh Polri dan political will yang harus ditetapkan pemerintah dan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban pemilu 2014. Saat ini, kata Yakub, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) cenderung dinamis menjelang digelarnya pesta demokrasi. Hal itu terjadi seiring

tuntutan dan dinamika masyarakat yang bertumbuh dengan nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, hak asasi manusia, lingkungan hidup serta demokratisasi. “Kondisi masyarakat yang dinamis menjelang pemilu 2014 adalah sesuatu yang wajar di alam keterbukanaan dan demokrasi sekarang ini, “ ujarnya. Yakub menjelaskan peran parpol untuk menjaga keamanan dan ketertiban Pemilu 2014 menjadi sangat penting dalam pelaksanaannya. Sesuai amanat dari Pasal 13 huruf b dan f UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang parpol yang menyatakan, bahwa parpol berkewajiban memelihara dan mempertahankan keutuhan NKRI dan menyukseskan pemilihan umum.

“Parpol berkewajiban untuk menjaga dinamika kehidupan demokrasi, sehingga tidak menimbulkan perpecahan dan ketidaktentraman di tengah masyarakat, “ ujarnya. Semua parpol seharusnya memberikan komitmen dan sikap agar keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pemilu 2014 menjadi bagian penting dalam proses demokrasi. Misalnya, dalam pelaksanaan pilkada DKI Jakarta, dimana terdapat ‘pernyataan’ calon gubernur yang kalah menyatakan selamat kepada calon gubernur yang menang telah membuktikan bahwa kegiatan pilkada Jakarta bisa berjalan aman dan tertib.(JPNN/ODI)

Institusi Politik Tidak Lagi Dipercaya Masyarakat PENELITI pada Institute for Research and Empowerment (IRE), Arie Sujito mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi-institusi politik formal seperti parlemen, partai politik, pemerintah dan peradilan makin merosot. Bahkan semakin defisit. “DPD (Dewan Perwakilan Daerah, red) sebagai institusi sistem parlemen Indonesia juga meng-

alami hal sama, terkena imbas krisis kepercayaan,” kata Arie Sujito dalam disksusi “Memperkuat Peran Representasi DPD menuju Demokrasi Berkualitas” di gedung Nusantara IV, komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (5/12). Kehadiran lembaga-lembaga demokrasi yang secara formal diharapkan sebagai tumpuan perubahan

lanjut pengajar Fisipol UGM itu, cenderung macet bahkan involusi. Fakta tersebut telah menjadi ancaman penyusutan demokrasi. “Fakta tersebut perlu diantisipasi sesegera mungkin, agar ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga politik formal tidak berlarut-larut dan berkembang mengarah kepada apatisme,” ujarnya.

Menyikapi fakta tersebut, Arie Sujito menyarankan DPD perlu merefleksikan apa yang sudah dicapai sejauh ini, bagaimana langkah-langkah strategis yang dibutuhkan dalam mengawal reformasi. “DPD yang salah satu fungsinya mengartikulasikan dan mengagregasikan kepentingannya di parlemen harus mem-

perkuat pola komunikasi fungsional kepada konstituen sebagai representasi substantif agar mencapai demokrasi yang berkualitas,” sarannya. Dalam mengekspresikan suara lokal dengan segala dinamikanya, DPD harus mendasarkan diri kepada semangat nasionalisme kolektif lintasdaerah keindonesiaan, imbuhnya.(FAS/JPNN/ODI)

KPU dan Kemendagri Diminta Kerjasama Perbaiki DPT

Plh Walikota Tangerang Rakhmansyah (paling kanan) bersama sejumlah kepala daerah lainnya berfoto bersama Menteri LH Balthasar Kambuaya usai menerima penghargaan langit biru di Grand Ballroom Hotel Dharma Wangsa, Kamis (5/12).

JAKARTA, BP - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Abdul Hakam Naja meminta KPU membangun komunikasi dan pererat kerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyelesaikan perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014. “Perbaikan DPT itu tidak terlalu berat. Kuncinya adalah kerjasama dan komunikasi yang baik antara KPU dan Kemendagri,” kata Abdul Hakam Naja, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Kamis (4/12). Terlebih KPU sudah mengambil keputusan DPT yang masih menyisakan sekitar 54 ribu pemilih ber-

masalah (versi KPU) itu, belum akan disahkan sebagai DPT untuk Pemilu 2014. “Sikap tersebut sangat kami hargai sebagai upaya KPU menjaga integritas dan kualitas Pemilu. Tapi jangan KPU sendiri yang menyelesaikannya. Harus kerjasama dengan Kemendagri,” ujar dia. Jika dilihat progress report kerja KPU terhadap DPT bermasalah, usai semua pihak terkait dipertemukan Presiden, menurutnya, terjadi kemajuan yang sangat luar biasa. Semula ada sekitar 10,4 juta pemilih di DPT bermasalah. Setelah bekerjasama dengan Kemen-

dagri, KPU menyatakan tinggal 54 ribu lagi yang belum lengkap. “Ini sebuah kemajuan yang luar biasa,” tegasnya. Bahkan terhadap 54 ribu pemilih bermasalah tersebut, KPU juga menyiapkan beberapa alternatif, antara lain jika 54 ribu pemilih itu keberadaannya nyata dan ada orangnya, akan diberikan NIK. Sebaliknya, jika tidak ada orangnya, akan dicoret dari DPT. “Solusi lainnya, jika sampai 14 hari sebelum hari “H” Pemilu legislatif belum diberikan NIK, 54 ribu pemilih akan dimasukan dalam Daftar Pemilih Khusus,” imbuhnya. (FAS/JPNN/ODI)

Kota Tangerang Kembali Terima Perhargaan Langit Biru Amankan Pemilu, Partai Demokrat Siapkan Strategi Bersih dan Santun

KOTA TANGERANG kembali menerima penghargaan langit biru untuk kategori kota metropolitan dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup (LH) RI. Penghargaan diserahkan langsung Menteri LH, Balthasar Kambuaya dan diterima Pelaksana Harian (Plh) Walikota Tangerang, M Rakhmansyah dalam acara Public Exspose Program Langit Biru 2013 di Grand Ballroom Hotel Dharma Wangsa, Jalan Brawijaya Raya 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/12). Selain Kota Tangerang, yang masuk dalam katagori kota metropolitan adalah kota Bandung, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Surabaya. Seperti diketahui, Kementerian Lingkungan Hidup selalu memberikan penghargaan langit biru kepada kota-kota di Indonesia mulai dari katagori kota metropolitan, kota besar dan kota sedang. Penilaian hasil evaluasi kualitas udara perkotaan ini telah dilakukan

Kementerian LH di 44 kota di 33 provinsi di Tanah Air sepanjang Maret-Oktober 2013 yang meliputi 14 kota metropolitan, 14 kota besar dan 16 kota sedang. Penghargaan diberikan atas dasar upaya dan komitmen pemerintah daerah yang berhasil melakukan pemantauan kualitas udara, pengurangan tingkat pencemaran, melakukan uji emisi kendaraan bermotor di jalan raya, kinerja lalu lintas , kualitas udara di jalan raya, dan kesadaran masyarakatnya. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup RI mengatakan peningkatan kendaraan dan peningkatan bahan terus bertambah setiap tahunnya sehingga memberikan dampak pada meningkatnya polusi udara dan pencemaran lingkungan. Untuk itu, dirinya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berkomitmen dalam me-

ningkatkan kualitas udara di daerahnya karena dengan kualitas udara yang baik akan memberikan dampak pada lingkungan yang sehat, udara yang bersih dan air yang bersih. Sementara itu, usai menerima penghargaan Plh Walikota mengatakan Pemerintah Kota Tangerang akan terus berupaya mewujudkan kualitas udara dan lingkungan yang sehat karena hal tersebut merupakan unsur yang penting dalam terciptanya masyarakat yang sehat. Plh Walikota juga mengatakan setiap tahunnya kendaraan bermotor terus bertambah di Kota Tangerang yang tentunya akan berakibat pada meningkatnya polusi, pencemaran udara dan perubahan iklim yang akan berdampak pada kesehatan masyarakat. Karena itu, salah satu upaya meningkatkan kualitas udara dengan terus melakukan program kebersihan lingkungan diantaranya melalui penghijauan.(ADV)

JAKARTA, BP - Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat, Toto Riyanto mengatakan, partainya tidak memiliki konsep khusus dalam upaya turut mendukung keamanan pada pemilihan umum (Pemilu) 2014 nanti. Demokrat, kata dia, tetap mengedepankan slogan berpolitik bersih, cerdas dan santun. “Seperti pemilu lalu, kami punya slogan berpolitik yang bersih, yang cerdas dan santun,” katanya dalam diskusi di Seminar Sekolah Sespimmen Polri DIKREG 53 T.A 2013 bertajuk “Peranan Partai Politik dalam Mendukung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Pemilu 2014”, di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, di Jakarta, Kamis (5/12). Dijelaskan Toto, politik yang bersih artinya selama ini partainya sudah melakukan bersih-bersih. “Ada kader korupsi, kader tersangka, be-

Seperti pemilu lalu, kami punya slogan berpolitik yang bersih, yang cerdas dan santun. Toto Riyanto Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat

soknya silahkan keluar. Parpol tidak lindungi kader terlibat korupsi maupun narkoba,” ujarnya. Karena itu, peran PD dalam mendukung keamanan pemilu juga berpegang pada slogan bersih itu. Menurutnya, partai sudah meminta caleg supaya menaati aturan terkait dana kampanye, termasuk laporan dan lainnya. “Itu sudah kami

berikan penjelasan kepada semua caleg,” jelasnya dalam diskusi itu. Slogan cerdas, Toto menjelaskan itu adalah bagaimana parpol melakukan kampanye dan melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan cara yang cerdas. “Tidak membohongi masyarakat dengan memberikan janji yang mulukmuluk karena bisa menjadi potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” paparnya. Kemudian, perspektif santun juga dikedepankan dalam menjaga keamanan pelaksanaan pemilihan umum. Ia mengatakan dalam dunia politik praktis akan ada saatnya dizalimi maupun difitnah. Menurutnya, itu juga merupakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban. “Parpol dizalimi silahkan. Tapi, kita sudah katakan kepada caleg kita, jangan menzalimi orang lain. Karena itu mengganggu keamanan dan ke-


TOTAL SPORT

BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

6

Menuju Kebangkitan Olahraga Banten

50 Pebasket Ikuti Seleksi

SPORT SELEB

SERANG,BP - Sebanyak 50 pebasket se-Banten, dipastikan ambil bagian diajang seleksi pebasket kelompok usia (KU) 14 tahun, yang dilaksanakan di lapangan basket Ora et labora, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), hari ini. Mereka semua akan bersaing, untuk memperebutkan tiket kejuaraan nasional (kejurnas). Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengurus Provinsi Persatan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengprov

Perbasi) Banten, Eka Dwi Sapta mengatakan, 50 pebasket yang ikut seleksi tersebut, tardiri dari 25 pebasket putra dan 25 pebasket putri. Mereka semua, hasil pemantauan tim scooting Perbasi Banten saat kejuaraan provinsi (kejurprov) bola basket di Kota Serang, beberapa waktu lalu. “Itu hasil kesepakatan pengurus. Soalnya, bila dibuka untuk umum, waktu seleksi bisa panjang. Sedangkan waktu persiapan kita menuju ke-

jurnas hanya satu pekan,” papar Eka kepada BANTEN POS, kemarin. Meski demikian, Eka menjamin pemantauan hasil scooting tersebut, bukan karena unsur kedekatan pengurus dengan atlet ataupun tim pemantau. Mereka semua terpilih berdasarkan kualitas yang mereka miliki. Nantinya, tim putra akan diciutkan jadi 15 orang begitupun dengan tim putri. Untuk itu, Eka mengimbau ke-

pada 50 pebasket Banten yang telah terpilih, untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang mereka miliki pada seleksi hari ini. Pasalnya, diseleksi tim inti kejurnas, Pengurus tidak akan bermain mata. “Kami semua akan selektif dan ketat memilih pemain. Itu semua kami lakukan demi lahirnya prestasi yang maksimal dikancah nasional,” ucapnya. Hal senada disampaikan Sekretaris Umum Pengprov Perbasi Banten, Muchlis A Robi. Ia me-

negaskan, untuk kejurnas kali ini, Pengprov Perbasi Banten mengincar prestasi di kancah nasional. Otomatis, untuk mewujudkan hal tersebut, mereka harus memilih pemain yang benar-benar berkualitas. “Makanya, kami akan pantau dengan seksama mana saja atlet yang layak untuk mewakili Banten dikancah nasional tersebut,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian KONI Kabupaten Serang tersebut.(CMT)

Gemma Atkinson NET

Gemma Senang Bisa Pamer Tubuh Seksi

kin tegang. Serangan datang dengan bertubi-tubi dari kedua. Kevin Mirallas mencoba peruntungan enam menit setelahnya. Sepakannya dari jarak 25 meter masih melebar dari gawang De Gea. Jual beli serangan antara kedua tim terus menjadi sajian utama di babak kedua ini. Beberapa usaha tuan rumah mengenai tiang gawang Howard dan terlihat para pemain frustrasi. Kebuntuan baru pecah di menit 86. Usaha dari Lukaku melepaskan tembakan dari kawalan Fellaini dari dekat gawang De Gea, menyebabkan bola liar yang mampu disambar dengan sempurna oleh Oviedo. Kemenangan pun akhirnya diraih Everton. Sementara itu, 11 tahun melatih Everton, David Moyes sama sekali tak pernah

menang saat harus bertandang ke Manchester United. Dinihari kemarin di Old Trafford, Moyes yang kini jadi bos The Red Devils malah kalah atas The Toffees. Saat masih menjadi bos Everton, MU adalah mimpi buruk buat Moyes. Sepanjang 11 tahun jadi manajer klub tersebut, Moyes tak pernah menang saat menjalani lawatan ke Old Trafford. Rekornya untuk ajang Premier League adalah delapan kali kalah dan tiga kali imbang. “Saya tahu mereka tim yang sangat bagus, Everton, dengan pemain-pemain yang sangat bagus, jadi Anda bisa bayangkan ini adalah kekalahan yang sangat menyakitkan saat berhadapan dengan tim lama Anda. Dan begitulah keadaannya,” sahut Moyes usai pertandingan.(CMT/NET)

Sakit Hati, Cristiano Ronaldo Belum Pasti Hadiri Ballon d’Or

Mazzarri Ingin Datangkan Lavezzi

MADRID,BP - Cristiano Ronaldo rupanya masih sakit hati dengan komentar Presiden FIFA, Sepp Blatter yang membandingkannya dengan Lionel Messi. Megabintang Real Madrid itupun mengancam tidak menghadiri seremoni pemilihan Ballon D’Or. Mantan pemain termahal di dunia tersebut mengaku belum memikirkan tempat ketika seremoni itu dilakukan pada 13 Januari 2014 mendatang. Ronaldo bahkan bisa saja memilih mudik ke Portugal. “Pada hari seremoni Ballon d’Or, bisa saja saya berada di Spanyol atau Zurich (tempat

MILAN,BP - Cedera yang menimpa Diego Milito dan Mauro Icardi membuat lini depan Inter Milan semakin tumpul. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Inter terlihat sangat kesulitan membobol gawang lawan-lawannya. Hal itulah yang membuat pelatih Inter, Walter Mazzarri mulai putar otak. Mazzarri ingin memanfaatkan jendela transfer musim dingin pada Januari 2014 mendatang untuk mendatangkan pemain anyar. Pilihan pun jatuh pada striker Paris St Germain, Ezequiel Lavezzi. Kebetulan, Mazzarri dan Lavezzi bukanlah orang asing. Keduanya pernah bahu-membahu mengangkat prestasi Napoli. Tapi, Mazzarri sadar, peluang mendapatkan Lavezzi cukup berat. “Jika Lavezzi melakukan apa yang dilakukannya di Napoli lalu dia bergabung dengan PSG, itu karena dia memang sangat berguna untuk klub manapun. Tapi, jika Inter ingin mendatangkannya, tentu ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan,” terang Mazzarri di halaman Rai Sport, Kamis (5/12). Mantan pelatih Napoli dan Sampdoria tersebut menambahkan, cedera yang menimpa Milito dan Icardi memang membuatnya pusing. Sebab, dengan cedera dua pemain asal Argentina tersebut, Inter hanya menyisakan Rodrigo Palacio di lini depan. “Kami kehilangan dua pemain penting yang memiliki posisi

seremoni,red). Tapi, bisa juga saya ada di Madeira, Portugal,” terang Ronaldo sebagaimana dilansir halaman Football Espana, Kamis (5/12). Mantan penggawa Manchester United tersebut juga enggan membahas mengenai ucapan Presiden UEFA, Michel Platini. Sebelumnya, Platini mengatakan, mundurnya deadline voting pemilihan pemain terbaik dunia sebagai sarana mengakomodir Ronaldo. Itu terjadi setelah Ronaldo tampil gemilang di dua laga play-off Piala Dunia kontra Swedia. Dalam dua pertandingan tersebut, CR7, julukan Ronaldo sukses mencetak

NET

semua gol kemenangan Portugal. “Saya tak berpikir Platini mencoba untuk memprovokasi saya. Saya tidak mau merespon semua ucapannya,” tegas pemain berusia 28 tahun tersebut. Sementara itu, Piala Dunia 2014 yang semakin dekat membuat pelatih Jerman, Joachim Low mulai bersikap hati-hati. Saking hatihatinya, Low bahkan enggan menggunakan hak pilihnya dalam perebutan Ballon d’Or mendatang. Pasalnya, ada lima punggawa Tim Panser, julukan Jerman yang masuk nominasi pemain terbaik di dunia. Mereka ialah Manuel Neuer, Philipp Lahm, Bastian Schweinsteiger Thomas Muller, serta Mesut Ozil. Bagi Low, memilih satu dari lima pemain tersebut dianggap bakal menimbulkan konflik di internal Timnas. Jika itu terjadi, timnas Jerman tentu dalam bahaya menghadapi Piala Dunia 2014 mendatang. Sebab, kelima pemain tersebut merupakan penggawa inti di skema permainan yang diterapkan Low. Yang lebih rawan lagi, nantinya FIFA akan mengumumkan tiga besar pilihan yang dilakukan pelatih, kapten maupun media yang ditunjuk induk sepakbola dunia tersebut. Hal itu bisa menjadi api dalam sekam karena dua pemain dipastikan tak akan terpilih. “Low tidak akan memilih. Dia memilih absen. Di sisi lain, ini merupakan kehormatan bagi Jerman karena bisa memiliki lima pemain dalam 23 kandidat pemain terbaik dunia,” terang juru bicara DFD atau Federasi Sepakbola Jerman, Jens Gritter di halaman Sport Bild, Kamis (5/ 12).(CMT/JPNN)

sama. Hingga Januari nanti, kami harus bekerja dengan pemain yang kami miliki. Di samping itu, dengan pemain yang ada, kami bisa menjadi tim dengan serangan terbaik di Serie A,” tegas Maz- z a r ri.(CMT/JPNN)

zi

KEHEBATAN Casey Stoner ketika membela panji Ducati membuat Valentino Rossi tercengang. Pasalnya, Stoner sanggup menjinakkan motor Desmosedici yang selama ini dianggap sangat sulit ditaklukkan. Stoner sukses memberikan gelar juara dunia pada Ducati di musim 2007 silam. Hal itulah yang membuat Rossi kagum. Sebab, pebalap berjuluk The Doctor tersebut tidak bisa menjadi juara dunia ketika mengendarai Desmosedici. Tepatnya pada musim 2011 dan 2012 lalu. Selama dua musim membela pabrikan raksasa asal Italia tersebut, Rossi tidak sekalipun sanggup menjadi juara di setiap seri. Total, pebalap berusia 34 tahun tersebut hanya sanggup tiga kali naik podium. “Stoner melakukan hal yang sangat hebat bersama Ducati. Ketika saya melihat rekamannya, saya benar-benar kagum karena dia bisa sukses. Dia mengendarai motor dengan cara yang hebat. Stoner merupakan pebalap yang unik,” terang Rossi pada Rolling Stone Magazine, Kamis (5/12). Kehebatan itulah yang membuat Rossi merindukan momen saat berduel dengan Stoner. Menurut Rossi, Stoner merupakan pembalap yang sangat garang di atas lintasan. Tidak mudah bagi pebalap lain untuk mengalahkan Stoner. “Apakah saya merindukannya? Di atas lintasan tentu saja saya merindukannya. Dia pebalap yang sangat fantastis. Stoner sangat sulit untuk dikalahkan. Tapi, di luar lintasan, saya tidak merindukannya,” tegas Rossi.(CMT/JPNN)

saat melakukan tembakan dari jarak 35 meter, namun masih gagal. Peluang mencetak gol tuan rumah tiba di menit 17, saat Patrice Evra mengumpan kepada Wayne Rooney dan berhasil dijangkau. Tapi, Tim Howard mampu melaukan penyelamatan gemilang, nyaris Wazza mencetak gol ke-150 malam itu. Sayangnya, hingga babak pertama usai, skor kacamata tetap bertahan. Memasuki 45 menit babak kedua, tepatnya di menit 50, peluang didapat eks punggawa The Toffees, Marouane Fellaini. Dia melepaskan tendangan voli, namun berujung sepak pojok. Dari situasi ini dua kali usaha Rooney belum juga mampu mengubah kedudukan. Setelah itu, pertandingan berjalan sema-

av ez

Rossi Rindukan Persaingan Dengan Stoner

MANCHESTER,BP - Tren minor Manchester United masih berlanjut di pekan ke-14. Menjamu Everton, Kamis (5/12) dinihari kemarin, skuad David Moyes justru dipermalukan dengan skor tipis 10 lewat gol yang diciptakan Bryan Oviedo, empat menit jelang laga usai. Kekalahan itu menempatkan Setan Merah berada di peringkat delapan dengan 22 poin. Sedangkan Everton harus turun satu peringkat ke empat, lantaran kalah selisih gol dari Liverpool yang menang besar atas Norwich City. Mengusung misi sama-sama ingin menembus papan atas, kedua tim tak buangbuang waktu dalam mengambil inisiatif serangan. Terlihat dari usaha pertama Everton yang dilakukan Romelu Lukaku

lL

NET

Everton Sukses Kubur Setan Merah di Old Trafford

uie

MOTOGP

NET

Punggawa Everton (tengah) tampak berusaha mempertahankan bola dari kepungan para pemain Manchester United, pada laga yang berlangsung dinihari kemarin.

Ez eq

MODEL lingerie sekaligus mantan kekasih Cristiano Ronaldo, Gemma Atkinson, kembali muncul dengan bentuk tubuh yang semakin seksi. Gemma yang pernah menjalin hubungan dengan CR7 pada tahun 2007 itu, tertangkap kamera ketika menghabiskan liburan di Italia. Gemma terlihat seksi menggunakan bikini two pieces. Sebelumnya, Gemma mengaku sempat frustrasi ketika berat tubuhnya naik hingga 88 kilogram. Dengan diet yang ketat dan aktif berolahraga, dirinya berhasil menurunkan berat badannya mencapai 63 kilogram. Gemma mengaku sangat senang sekali. Kini dirinya tidak gemuk lagi. Bahkan, tubuhnya semakin seksi. “Itu semua berkat diet ketat yang saya lakukan. Memang menguras tenaga. Tapi melihat hasilnya saat ini, saya puas,” papar Gemma. Ia pun berjanji untuk menjaga berat badannya agar tidak melejit naik kembali. Gemma tidak ingin harus diet untuk kedua kalinya.(CMT/NET)


BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

BERITA UTAMA

7 PREDIKSI EKONOMI. Managing Director, Kantar Worldpanel Indonesia, Filipina dan Vietnam Fabrice Carrasco (kanan) bersama General Manager Kantar Worldpanel Indonesia, Lim Soon Lee, Account Director Kantar Worldpanel Indonesia, Nadya Ardianti dan Account Manager Kantar Worldpanel Indonesia, Antoine Gehin saat menggelar jumpa pers di Mandarin Oriental, Jakarta, kemarin (05/12). Jumpa pers yang membahas Survei Soal Perilaku Konsumen dan Prediksi Ekonomi Indonesia Lima Tahun Kedepan diikuti beberapa perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG). FERY PRADOLO/INDOPOS

Juru Bicara KPK Tak Tahu Soal Surat Permohonan Atut KPK Sambungan dari Halaman 1

KUHAP, maka yang bersangkutan kita jemput paksa dari rumahnya. Jadi ini pringatan buat Atut,” jelas Abraham di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (5/12). Menurut Abraham, jika dalam panggilan berikutnya Atut tidak datang maka panggil paksa akan dilakukan. KPK hanya melaksanakan aturan hukum yang berlaku. “Jika kemarin dia dipanggil tidak datang kemudian dipanggil berikutnya yang bersangkutan tetap tidak datang sesuai dengan ketentuannya maka jemput paksa,” tutupnya. Sementara itu, Ratu Atut Chosiyah, Kamis (5/12) kemarin menyatakan kesediaan dan kesiapanya diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dalam sengketa Pilkada Lebak hari ini, Jumat (6/12). Kesiapan pemeriksaan tersebut disampaikan oleh Atut dalam suratnya bernomor 180/ 4007/Huk/2013 prihal Permohonan Penangguhan Sebagai Saksi, yang disampaikan ke KPK dan ditunjukan langsung ke Ketua KPK, Abraham Samad pada Selasa (3/12) lalu. Permohonan penangguhan sebagai saksi yang dikirim oleh Atut secara resmi dan ditunjukan ke Ketua KPK itu, didasari adanya pemanggilan dirinya sebagai saksi yang telah dijadwalkan oleh KPK

pada Rabu lalu. Kepala Biro Hukukm Provinsi Banten, Samsir melalui telpon genggamnya, membenarkan kesiapan Atut untuk diperiksa oleh penyidik KPK hari ini. “Kami diinstruksikan oleh Ibu Gubernur Banten untuk mengajukan surat penangguhan permohonan sebagai saksi yang diminta oleh KPK pada tanggal 4 Desember. Tapi karena jadwal dan urusan yang tidak bisa ditinggalkan sebagai tuan rumah acara Musyawarah Rencana Pembangunan Regional (Musrenbangreg) tahun 2013, maka permintaan KPK itu tidak bisa dilaksanakan,” ujarnya. Ia menjelaskan, surat permohonan penanguhan sebagai saksi tersebut disampaikan ke KPK pada Selasa 3 Desember, atau satu hari dari jadwal pemeriksaan. “Saya sendiri yang mengantarkan surat itu ke KPK pada Selasa pagi pukul 09. 00 WIB dan diterima oleh bagian Tata Usaha (TU) disana (KPK),” terangnya. Meski telah menyatakan kesiapan dan kesediaannya diperiksa hari ini, namun Samsir mengaku hingga saat ini belum ada informasi atau jawaban dari KPK. “Sampai dengan sekarang belum ada pemberitahuan dari penyidik KPK atas kesediaan Ibu Gubernur Banten diperiksa buat besok (hari ini, red),” ungkapnya. Namun demikian Samsir memas-

11 Korban Merupakan Pekerja Outsourcing CONVEYOR Sambungan dari Halaman 1

untuk mencari siapa pihak yang bertanggungjawab atas kejadian tersebut. “Kami telah membentuk tim investigasi, apakah akibat kelalaian pekerja atau ada faktor lain,” ungkapnya. Christy membantah bahwa korban kecelakaan kerja akibat ambruknya kontruksi conveyor, Rabu (4/12) lalu itu karyawannya. Menurutnya, berdasarkan data, semua korban merupakan pekerja outsourcing PT Krakatau Posco Maintenance Service (KPMS) yang selama ini sebagai vendor PT Krakatau Posco. “Dari sebelas korban, semuanya adalah pegawai outsourcing di PT KPMS selaku vendor kami,” tandasnya. Kendati demikian, Christy membenarkan bahwa kecelakaan kerja terjadi di kawasan PT Krakatau Posco yang rencananya akan diresmikan oleh Presiden SBY dalam waktu dekat. “Berdasarkan laporan yang kami terima, penyebab ambruknya kontruksi conveyor yaitu akibat salah satu ruas besi stager ada yang patah sehingga ambruk, dan semua pekerja yang berada di atasnya jatuh,” jelasnya. Data yang diperoleh BANTEN POS, 11 pekerja yang menjadi korban yaitu, Song Haeng Cheol (34), Baek Jun Myung (53), Suhermanto (32), Herlh Hartawan (31), Widodo (34), Ahmad Rusmana (29), Anisudin (25), Marjuli (32), Ferri Timtim (30), Nasrulloh (38) dan Hikmat Hirnawan (28). Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Cilegon, Rachmatullah menuturkan kronologis kejadian laka kerja yang

terjadi Rabu kemarin. Menurutnya, sekitar pukul 09.30 WIB, 9 pekerja PT KPMS yang merupakan karyawan training melakukan kegiatan pengenalan proses project bidang maintenance yang dipimpin oleh dua WNA asal Korea Selatan. Kemudian kesebelas orang tersebut naik ke conveyor batubara. Saat conveyor sedang berjalan, tiba-tiba dudukan besi tempat pemantauan conveyor patah, sehingga semuanya terjatuh dari ketinggian 10 hingga 12 meter. “Dari 11 orang, dua pekerja merupakan WNA, Mr Baek dirujuk ke RS Siloam karena mengalami gegar otak ringan dan cedera tulang leher, sementara Mr Song mengalami patah tulang hidung. Adapun WNI yang mengalami luka parah yaitu Anisudin, karena mengalami patah tulang pinggang,” kata Rachmatullah. Rachmatullah tetap memastikan, Disnaker Cilegon terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap laka kerja yang terjadi di area proyek pabrik baja patungan PT Krakatau Steel dengan PT Pohang Steel Iron Company tersebut meskipun PT Krakatau Posco juga melakukan penyelidikann internal. Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon, Muhamad Tahyar mengatakan, pihaknya meminta Disnaker Cilegon untuk menyelidiki kasus tersebut hingga tuntas, pasalnya ada dugaan para pekerja yang menjadi korban saat bekerja tidak memenuhi standar keselamatan pekerja. “Kalau benar pekerja tidak memakai pelindung sesuai standar keselamatan pekerja, maka perusahaan harus segera dipanggil untuk dimintai klarifikasi,” kata Politisi PKS tersebut saat dimintai tanggapannya.(CR-2/IGO)

Kurang Pemanasan Sambungan dari Halaman 1

gadis kelahiran Copenhagen, Denmark, 20 tahun yang lalu ini karena cedera yang dialaminya tidak terlalu parah. “Kata dokter nggak apaapa. Cuma jarang lari trus tiba-tiba olahraga lari,” lanjutnya. Pada dasarnya, Olivia mengaku dirinya memang suka dengan dunia olahraga. Ini menjadi salah satu alasa Olivia menerima tawaran bermain dalam film garapan Delon Tio itu. “Aku rasa ada yang beda, film

yang sporty. Saya memang suka olahraga walaupun bukan olahraga lari. Sebenarnya ga susah sih ya kalau belajar lari. Tapi kita harus sesuaiin badan kita,” terangnya. Dalam film MARI LARI, Olivia berperan menjadi Annisa, seorang lawyer sukses yang menjadi penyemangat Rio (Dimas Aditya). Selain itu, beberapa aktor dan aktris besar juga bermain dalam film yang rencananya akan rilis bulan Maret 2014 ini, seperti, Donny Damara, Ira Wibowo, Ibnu Jamil, Verdy Solaeman, dan lain-lain.(ENK/KPL)

tikan, kesediaan dan kesiapan Atut untuk diperiksa penyidik KPK. “Sepertinya besok (hari ini, red) pengajuan waktu pemeriksaan oleh Ibu Gubernur Banten tidak dilakukan oleh KPK, karena biasanya pemanggilan disampaikan dua hari sebelum jadwal,” imbuhnya. Masih menurut Samsir, isi surat yang disampaikan ke KPK selain

menawarkan kesiapan diperiksa pada Jumat (hari ini, red) juga menjelaskan bahwa pada Kamis 5 Desember (kemarin, red) Atut mendapatkan perintah dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, untuk melantik Walikota Serang dan wakilnya Periode 20132018. “Dalam surat itu juga dijelaskan, bahwa tanggal 5 Desember, Ibu

Gubernur Banten ada acara melantik Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang,” terangnya. Terpisah, Juru bicara KPK, Johan Budi, mengaku belum mengetahui surat dari Atut yang menawarkan pemertiksaannya pada hari ini. “Saya belum tahu, dan masih ada di luar, nanti saya cek dulu,” katanya singkat. Diberitakan sebelumnya, Guber-

nur Banten, Ratu Atut Chosiyah mangkir dari pemeriksaan KPK pada Rabu (4/12) lalu sebagai saksi mantan Ketua MK, Akil Mochtar, dengan alasan menjadi tuan rumah Musrenbangreg tahun 2013 yang melibatkan tujuh gubernur se-Jawa dan Bali yang diselenggarakan di Hotel Ratu Bidakara, Kota Serang.(RUS/IGO/JPNN)

DPR Diminta Fokus Selesaikan Undang-undang DITENTANG Sambungan dari Halaman 1

ketimbang mengurus soal Century yang sudah berproses hukum di KPK, DPR sebaiknya fokus saja pada urusan penyelesaian Undangundang. Apalagi ada selintingan kabar akan ada upaya untuk melakukan pemakzulan kepada Boediono yang pada saat pemberian dana talangan Century menjabat Gubernur Bank Indonesia. “Lebih baik fokus hal yang dibutuhkan masyarakat kepentingan urusan politik seperti panggil Pak Boediono karena sudah ditangani KPK,” ujar Nurpati usai sebuah acara di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisan, Kamis (5/12). Nurpati menambahkan, karena kasus Century sudah ditangani KPK maka jangan lagi dicampuri urusan politik di Senayan. “KPK sudah melaksanakan mekanisme itu, dengan memeriksa Pak Boediono. Kalau nanti dicampuri urusan politik, maka nanti tendensinya sudah tentu mengarah ke politik,” ujarnya. Bekas Komisioner Komisi Pemi-

lihan Umum ini kembali menegaskan, Century sudah tak perlu lagi diurus DPR karena telah ditangani KPK. “Lebih baik DPR selesaikan Undang-undang yang belum selesai, yang banyak menyangkut urusan rakyat,” katanya. Ketua Komisi III DPR Pieter Zulkifli juga tak sependapat dengan rencana Timwas untuk memanggil Wakil Presiden Boediono. Dikatakan Pieter, pemanggilan itu tidak ada urgensinya. “Saya kira pemanggilan Pak Boediono oleh Timwas Century tidak memiliki urgensi, tugas DPR saat ini adalah melakukan pengawasan terhadap aparat penegak hukum yang menindaklanjuti rekomendasi DPR,” kata Pieter dikonfirmasi, Kamis (5/12). Karena itu, Pieter meminta koleganya di Timwas Century untuk konsisten menyerahkan kasus Bank Century ke penegak hukum. Sehingga tidak ada kesan DPR mempolitisisasi kasus ini. “Kasus Century diserahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. Jangan terus melakukan kegiatankegiatan yang justru mempolitisir fakta-fakta yang benar,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan dalam melakukan pengawasan terhadapn proses hukum Bank Century, Timwas harus membiarkan KPK bekerja secara profesional menuntaskan kasus tersebut. “Jangan juga ada kegiatan-kegiatan yang justru mengintervensi peran dan profesionalime KPK dalam menuntaskan kasus itu,” tandas politisi Partai Demokrat itu. Sementara, Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat menyatakan Boediono yang pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia tidak akan memenuhi panggilan Timwas. Menurutnya, Boediono memiliki beberapa alasan yang membuatnya tidak akan memenuhi panggilan itu. “Pertama, masalah ini sudah berada di ranah hukum. Jadi sangat penting bagi kita menjaga agar masalah hukum tidak tercampur aduk lagi dengan masalah politik,” tutur Yopie di kompleks Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, (5/12). Yopie kembali menegaskan bahwa Wapres Boediono berkomitmen membantu KPK menuntaskan masalah Century dan tidak ingin proses penegakan hukum yang sedang

berlangsung terganggu oleh intervensi politik apapun. Yopie mengingatkan Timwas bahwa proses politiknya dalam pengusutan kasus itu sudah selesai. Harusnya tidak perlu lagi dipanggil pihak lainnya yang sudah pernah dimintai keterangan. Termasuk Wapres Boediono. “Ketika pansus menyampaikan hasilnya ke rapat paripurna, mereka sudah memutuskan bahwa masalah Century akan dilanjutkan ke masalah hukum dan diserahkan ke lembaga penegak hukum,” sambungnya. Tugas Timwas, lanjut Yopie, sesuai keputusan Paripurna DPR adalah mengawasi para penegak hukum. Oleh karena itu, pemanggilan kepada pihak-pihak lain di luar lembaga penegak hukum, apalagi yang sudah memberikan keterangan kepada KPK, adalah tindakan yang tidak sejalan dengan keputusan Paripurna DPR dan berada di luar kewenangan Timwas. Seharus, kata dia, yang dipanggil adalah penegak hukum yang saat ini menyidik kasus skandal Century. “Proses politik sudah selesai. Kita tunggu bagaimana KPK bekerja,” tandas Yopie.(FLO/BOY/FAT/ENK/JPNN)

Sahabatnya Dilantik, Mahfud MD Datang PELANTIKAN Sambungan dari Halaman 1

capai target pembangunan di Kota Serang,” ujar koordinator aksi, Sobari kepada wartawan. Sobari menilai Tb Haerul Jaman merupakan sosok orang yang sulit berubah. “Tidak banyak perubahan yang terjadi. Tapi kita tetap menghargai pilihan masyarakat,” ujarnya. Lebih jauh Sobari mengatakan, masa kepemimpinan Jaman periode

lalu dinilai gagal karena tidak ada program yang menonjol. Bahkan menurutnya kepemimpinan Jaman cenderung monoton. Aksi mahasiswa sempat memanas. Terjadi kejar-kejaran antara polisi dengan massa. Sebab mahasiswa terus melakukan aksinya hingga acara pelantikan berakhir dan tamu undangan pulang. Yang Menarik, pelantikan walikota dan wakil walikota itu dihadiri Mahfud MD, mantan Ketua Mah-

kamah Kontitusi (MK). Mahfud MD yang mengenakan setelan jas hitam didampingi Ketua DPRD Provinsi Banten, Aeng Haerudin menyaksikan pembacaan sumpah jabatan walikota dan wakil walikota yang dipimpin Ratu Atut Chosiah. Ketika ditanya terkait kehadirannya, Mahfud MD menegaskan bahwa kedatangannya untuk menghadiri temannya yang dilantik sebagai Wakil Walikota Serang. “Pak Sulhi adalah teman seperjuangan saya,

karena kita satu kampus dulunya,” kata Mahfud usai acara pelantikan. Sementara itu, Walikota Serang, Tb haerul Jaman mengatakan, masa kepimpinannya yang kedua ini dia akan lebih memaksimalkan lagi program-program yang sudah dibuat sebelumnya. “Mengenai pendidikan gratis di Kota Serang, tentunya kita akan mendorong terus bersama-sama dengan DPRD Kota Serang agar ini bisa terwujud pada 2014 nanti,” kata Jaman.(CR-03/IGO)

Musrenbangreg Juga Soroti Kondusifitas Pemilu 2014 TUJUH Sambungan dari Halaman 1

grand design penyiapan tenaga kerja berstandar global yang berdaya saing tinggi sesuai kebutuhan kompetensi dunia usaha dan pasar kerja. Sedangkan point kelimanya, perlindungan hukum dan kesejahteraan pekerja serta harmonisasi hubungan industrial atau tripartit,” imbuhnya. Dikatakan oleh Tyas, hasil rekomendasi Musrenbangreg dan telah

disepakati oleh gubernur se-Jawa dan Bali atau yang mewakili tidak jauh berbeda dengan lima point yang disoroti dalam pembahasan. “Hanya ada penambahan kata untuk point 4, yakni ditambahkan kata berstandar global dan tinggi, sedangkan di point lima ditambahkan kata hukum,” terangnya. Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Muhadi mengatakan, hasil Musrenbangreg se-Jawa dan Bali akan disampaikan

pada Musrenbang nasional. Harapannya, rekomendasi itu dapat dituangkan dalam kebijakan program pembangunan pemerintah pusat. Diketahui, Musrenbangreg yang diselenggarakan sejak tanggal 3 sampai 5 Desember di Kota Serang, Provinsi Banten dari 7 gubernur, hanya satu gubernur saja yang hadir, yakni Gubernur Banten sebagai tuan rumah, Ratu Atut Chosiyah. Sementara, gubernur lainnya ada yang diwakili oleh wakil gubernur

atau pejabat setingkat eselon II, seperti Asisten Daerah (Asda) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Enam gubernur yang tidak hadir itu adalah, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, Gubernur Jawa Timur, Sukarwo, dan Gubernur DIY, Sultan Hamengkubuwana X.(RUS/ENK)

Persekongkolan Jahat Para Elit Bisa Terjadi RAKYAT Sambungan dari Halaman 1

Charta Politika Indonesia, Yunarto Widjaya saat memaparkan hasil telepoling di Jakarta, Kamis (5/12). Telepolling dilakukan terhadap warga di sembilan kota besar, yakni Medan, Palembang, Jakarta Timur, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar. Telepolling dilakukan pada 1824 November 2013 dengan mengambil 600 responden yang tersebar proporsional. Riset telepoling ini, menurut Yunarto, dibuat untuk melihat respon masyarakat terhadap rancangan Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah yang kini tengah digodok DPR. Dalam rancangan yang diajukan pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri itu terdapat pasal yang menyebutkan bahwa pemilihan kepala daerah dikembalikan kepada DPRD. Alasan yang dipakai pemerintah

untuk mendukung usulan ini adalah banyaknya konflik horizontal yang terjadi akibat pilkada langsung. Selain itu, tingginya biaya politik yang harus dikeluarkan para calon kepala daerah juga menjadi alasan. Namun penelitian Charta Politika menunjukan bahwa jumlah konflik horizontal akibat pilkada tidak banyak. Berdasarkan data yang dihimpun Charta Politika, dari 331 pilkada yang digelar pada Periode 20112013 hanya terjadi 52 kali konflik. Sementara untuk biaya politik yang tinggi ,Yunarto menilai pemilihan oleh DPRD bukanlah solusi. Sebelumnya, Peneliti Senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Toto Izul Fatah menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah ke DPRD dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai demokrasi dan reformasi. Bahkan, usulan tersebut berpotensi melanggar konstitusi karena dapat ‘mematikan’ hak politik warga negara dalam berdemokrasi, yang juga merupakan salah satu

amanat reformasi. Menurut dia, dalam UUD 1945 disebutkan adanya jaminan hak politik setiap warga negara untuk memilih dan dipilih. Dan itu sesuai tuntutan reformasi yang sudah diperjuangkan dengan darah dan air mata pada 1998 silam di mana hak itu kini sudah diberikan langsung kepada rakyat. “Tentu menjadi absurd saat hak itu sudah diberikan dan rakyat sudah menikmatinya, tapi mau ditarik kembali hanya karena alasan yang tidak mendasar dan fundamental,” ulas Toto seperti yang dilansir INDOPOS (JPNN Group). Karena itu, jika revisi UU No 32/ 2004 tentang Pemerintahan Daerah ini disetujui DPR akan ada banyak kalangan yang melakukan judicial review ke MK. Alasan pemerintah melalui Kemendagri tentang perlunya mengembalikan hak memilih calon bupati dan walikota melalui DPRD, kata Toto, karena besarnya pemborosan biaya, maraknya politik uang sampai ke soal ekses sosial berupa

konflik horizontal yang terjadi pada saat atau pasca pemilihan. Namun, menurutnya, alasan itu tidak fair jika pilkada langsung disebut sebagai biang keladinya. Alasan meminimalisir praktik politik uang misalnya, dengan mengembalikan pemilihan kepada DPRD juga tak ada jaminan hilangnya praktik kotor tersebut. Bahkan, melalui DPRD praktik politik siluman dan persekongkolan jahat para elit bisa terjadi dalam bentuk transaksi terselubung yang jumlah dananya lebih besar ketimbang pemilukada langsung. Menurut Toto, pilkada langsung masih lebih baik dan lebih banyak manfaatnya daripada melalui DPRD. “Selain lebih terpenuhinya prinsip-prinsip demokrasi yang menjamin hak-hak politik warga, juga lebih terpenuhinya harapan publik terhadap munculnya figur pemimpin yang terseleksi secara alami. Bukan pemimpin yang dipilih oleh segelintir elit politik,” pungkasnya.(DMS/DIL/IGO)


Kreatif& Berani Beda Note s

B

@njaziza

Bvokalis Saint Loco tuh EH B-ders, siapa tuh gak ng ora a sam as ker air ders yang dulu disiram o Berry! B-ders? Iya, iya, Masbr bertanggungjawab tuh man, Cu s. der Bh ma arang Udah sembuh kali ya sek yang ng ora a abis fikir deh sam Gen-B mah suka gak ders Bya ers hat a par ti itu pas itu ngelakuinnya. Mereka ng ara sek , mong soal haters yah. Nah, ngomong-ngo . nih ya ma ia bah dun para haters udah meram nya soal para curhatan para korban Yekaaaan ? Mau tau :) ! nih a Yoooh bac haters di dunia maya? @GenB_BantenPos

-DERRSSS.. Kalo lagi musim ujan gini, biasanya yang jomblo tuh, merenung deh di jendela, nginget kenangan bareng mantan sambil retweet-in akun tentang mantan gitu. Hahah Ngomong-ngomong soal retweet nih, sekarang juga kek nya lagi ngehip banget tuh nge-retweet twitan yang nyindir-nyindir orang lain. Eh, bukan di twitter aja sih kalo yang suka kek gitu mah. Hampir di semua medsos tuh banyak banget para haters beraksi. Yup, haters! Ini istilah buat orang yang ga suka sama orang lain, trus mereka tuh yang nunjukin ketidaksukaannya dengan cara nyindir-nyindir dan lain-lain itu B-ders. Nha, sekarang dengan maraknya dunia per-medsos-an dan aplikasi ngobrol gadget, para haters itu bisa dengan leluasa nunjukin ketidaksukaannya.. Nah, sebenernya Gen-B sih pengen ngobrol sama haters-nya langsung. Pengen tau kenapa mereka bisa kek gitu sama orang, dan bla-bla-bla-nya aksi per-hatersan mereka. Tapi, ya u know B-ders, mana ada yang ngaku ya kalo dia haters, wekekekek. Alhasil, kita ngobrol sama orangorang yang ngaku jadi korbannya aja deh. Ada nih namanya Elsa Desgita. “Biasanya sih karena masalah sepele yang berkelanjutan. Mereka yang di

Check This Out!!! Genb_bantenpos@yahoo.com Gen-b Bantenpos

HALAMAN

@GenB_BantenPos

Model:

Emma Sumarni @emmaMaesya

dunia nyata baik, eh pas di dunia maya malah berkoar-koar gak suka sama aku, hehe,” curhat cewek anak kelas XI IPS 2 di MAN 2 Kota Serang itu. Mmmm, kira-kira kenapa ya B-ders mereka itu bisa jdi korban para hatersnya gitu? “Ya, biasanya sih karena mereka itu gak mau kalah sama kita, pengennya lebih dari kita terus. Semacem ngiri gitu lah, wahaha,” Elsa (@elsadesgita), cewek anak MAN 2 Kota Serang yang juga ngaku pernah jadi korban para hatersnya itu, nyoba ngejawab soal penyebab mereka jadi korban haters di dunia maya. Wah, kalo gitu bener dong yah Bders, kalo ada yang bilang, “Pembencimu adalah penggemarmu nomor satu”. Mmm, semacam penggemar terselubung gitu dong yah, heu. Nah, selain kita bakalan disindirsindir atau dijelek-jelekin di dunia maya, para haters itu biasanya juga orang yang paling kepo banget stalkerin akun-akun kita di dunia maya. Ini seenggaknya diakuin sama Wida Afriani (@afrianiwida). “Biasanya haters itu kepoin hidup kita. Terus dia upadate lagi tapi jelek-jelekin kita. Tapi dengan dia ngusik hidup kita, bisa buat kita introspeksi diri kita, di mata orang itu gimana,” komen anak kelas 12-C di SMK Husada Pratama Serang ini serada bijak. Muihihihi…*iyaaaah Mamah Dedeeeeh…. :D

JUMA T 6 DESEMBER 20 13 JUMAT 201

SMK Al-Ishlah Cilegon

Fotografer:

Ian Sangadji

8

Merry Rahayu @merryawn Penyiar Prima Radio

Try To Ignore SSSSSSTTTT….!! B-ders, kali ini kita bakal dengerin curhatan tentang haters dari cewek cantik yang biasa cuap-cuap di udara nih. Nah, sebagai penyiar, cewek yang seharihari adalah mahasiswi Universitas Indonesia Esa Unggul, Jakarta ini, banyak penggemarnya dong. Eiits, tapi ternyata dia juga pernah punya haters gitu loh B-ders… Emang iya tah sis? Hahaha, banyak banget. Kadang mereka ada yang sampe ngehujat aku di medsos gitu. Ada juga yang di depan aku baiiiik banget, tapi kalau ada yang ngejelekjelekin aku, dia ikutan. Hahaha lucu ya? Waahh.. Terus gimana dong sis kamunya? Yaa, aku sih fine-fine aja. We can learn more from them. Mungkin itu cara mereka ya buat nyari perhatian kita. Jadi sebenernya mereka itu lovers yang gengsi buat ngakuin kalau kita idolanya yang lebih dari dia. Unik ya :D Tapi pernah gak sih sampe down gitu? Kalo aku sendiri sih, nyibukin diri dengan tugas kuliah. Try to ignore. Gak punya banyak waktu ngeladenin orang yang lagi bikin dosa. Nyita waktu, yakan? Hehe. Di luar itu aku dapet support dari keluarga dan sahabat. Mereka obat buat aku :)

Sosialiasi Pemilu 2014 Oleh KPU Provinsi Banten Relawan Demokrasi Sudah Terbentuk SERANG, BP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten sudah membentuk RelawanDemokrasi di seluruh kabupaten/kota di Banten. Bahkan, para relawansudah mulai bekerja dengan cara turun langsung ke masyarakat sesuai dengan segmennya. Ketua KPU Banten Agus Supriyatna, Kamis (5/12) mengatakan, keberadaan relawan demokrasi diharapkan bisa membantu tugas KPU terutama dalam menyosialisasikan Pemilu 2014. Dengan demikian, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 bisa lebih baik, terutama bagi kalangan pemilih Pemula. "Kami merekrut para relawan ini dari berbagai kalangan. Sehingga bisa dengan mudah memberikan pemahaman kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing,"jelas Agus. Sementara itu, Ketua Pokja Sosialisasi KPU Banten Enan Nadia mengatakan, seluruh KPU kabupaten/kota sudah mengukuhkanrelawan demokrasi sebagai mitra KPU dalam upaya sosialisasi Pemilu 2014 dan menjaring para pemilih pemula dalam meningkatkan partisipasi pemilih, khusus bagi pemilih pemula. "Semua KPU kabupaten/kota di Banten sudah mengukuhkan relawandemokrasi pada 2 November 2013. Sekarang ini mereka sudah mulai bekerja turun ke masyarakat sesuai segmen yang ditugaskannya,"ungkap Enan. Enan mengatakan, untuk tahap awal, relawan demokrasi yang dibentuk masing-masing kabupaten/kota hanya 15 orang relawan karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Sedangkan, pada awal 2014 rencananya akan ditambah masing-masing menjadi 25 orang relawan di masing-masing daerah atau masingmasing KPU. Menurutnya, relawandemokrasi tersebut memiliki tugas hingga menjelang Pemilu pada April 2014 mendatang dengan tugas sebagai mitra KPU, bertujuan untuk sosialisasi Pemilu

Drs. SYAEFUL BAHRI, MM Anggota KPU Provinsi Banten (2013 - 2018)

AGUS SUPADMO, SE Anggota KPU Provinsi Banten (2013 - 2018)

AGUS SUPRIATNA, S.Ag, SH, M.Si Ketua KPU Banten (2013 - 2018) hingga ke masyarakat paling bawah. "Kami menjaring relawan ini dari berbagai kalangan agar mereka mudah masuk ke berbagai segmen masyarakat,"paparnya. Ia mengatakan, diantara relawan tersebut terbagi kepada lima segmen tugas yakni segmen pemilih pemula, pemilih perempuan, kelompok keagamaan, kelompok masyarakat terpinggirkan dan kelompok disabilitas. "Sosialisasi yang dilakukan dalam bentuk seminar, dialog, simulasi, loka karya dan kegiatan lainnya sesuai dengan kelompok masyarakatnya,"ujarnya. Pihaknya berharap peran pengawasan dari masyarakat dan Panwaslu untuk mengawasi tugas relawan demokrasi tersebut, agar dalam menjalankan fungsi dan tugasnya terbebas dari intervensi politik atau kepentingan partai politik. "Kami yakin, para relawan ini bisa menjalankan fungsi dan tugas sebagaimana mestinya, serta bebas dari intervensi politik," katanya. (ADV)

Ir. DIDIDH M.SUDI, M.Sc DRA. Hj.ENAN NADIA Anggota KPU Anggota KPU Provinsi Banten Provinsi Banten (2013 - 2018) (2013 - 2018)


JUMA T JUMAT 6 DESEMBER 2013

METRO SERANG

9

Inspirasi dan Semangat Baru Serang

POLITIK Walikota Diingatkan Soal Janji Kampanye WALIKOTA Serang, Haerul Jaman dan Wakil Walikota Sulhi Choir diingatkan untuk menepati janji-janji politik yang disampaikan saat kampanye Pilkada beberapa waktu lalu. Janji politik itu harus menjadi prioritas program Pemerintahan Kota Serang dalam periode lima tahun kedepan. Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Serang, Amanuddin Toha kepada wartawan di ruang Humas DPRD Kota Serang, sebelum acara pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Serang, Kamis (5/12). Amanudin mengatakan, bidang pertanian dan kelautan harus diprioritaskan Pemerintah Kota Serang karena masih belum tergarap. Dua sektor ini harus menjadi fokus pengembangan kinerja Walikota dan Wakil WaliKota terpilih periode 2013-2018. “Realisasi janji politik saat kampanye harus jadi prioritas pemimpin kedepan. Ada beberapa poin penting termasuk sektor pertanian dan kelautan yang perlu lebih ditingkatkan lagi agar lebih maksimal,” ujar Aman. Ia menjelaskan, pihaknya akan mengawal kinerja pemerintahan dari sisi pengelolaan anggaran untuk melihat sektor yang belum tergarap oleh pemerintah Kota Serang pada kepemimpinan yang lalu. “Selama itu urgen untuk masyarakat, akan jadi prioritas penganggaran kami,” jelasnya. Terkait pejabat yang membutuhkan fasilitas dinas, Aman mengatakan hal itu juga akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Pemkot Tolak Bantu Bawaslu Kasek Tunggu Droping Pusat

untuk membatalkan permohonan bantuan pegawai ke Pemerintah Kota (Pemkot) Serang setelah tak juga mendapatkan respons dari Walikota Serang. PaSERANG, BP - Badan Penga- dahal permohonan tersebut terwas Pemilu (Bawaslu) Provinsi bilang cukup mendesak lantaran Banten akhirnya memutuskan permohonan bantuan pegawai

tersebut dimaksud guna menempati posisi Kepala Sekretariat (Kasek). Ketua Bawaslu Banten, Pramono U Tantowi mengungkapkan, sebelumnya Bawaslu Banten mengajukan permohonan perbantuan pegawai untuk di-

proyeksikan sebagai Kepala Sekretariat di Bawaslu kepada Walikota Serang, Haerul Jaman. “Kami sudah ajukan nama PNS yang secara normatif administratif memenuhi. Kami sempat mendapat kabar, pihak BKD sudah membuatkan draf Surat

Keputusan (SK) diperbantukannya pegawai tersebut. Bahkan pegawai yang kami usulkan tersebut juga sudah diminta membuat pernyataan kesiapan untuk mengundurkan diri dari jabatannya saat ini. Tapi SK tersebut BACA PEMKOT... HAL 10

BACA WALIKOTA... HAL 10

HUKUM Panitia Pemeriksa Pekerjaan Dipanggil Kejari PENYIDIK Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang mulai memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi pada proyek rehab saluran irigasi sekunder Kali Kebanyakan pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Serang tahun anggaran 2010 dan 2012 senilai Rp2,2 miliar, di Kampung Kebanyakan, Kelurahan Sukawana, Kota Serang. Diantaranya, penyidik memeriksa tiga anggota panitia pemeriksa pekerjaan pada proyek tersebut, Kamis (5/12), Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiga anggota panitia pemeriksa pekerjaan itu adalah Evi, Novri, dan Hikmat. Ketiganya menjalani pemeriksaan secara terpisah di gedung Kejari Serang mulai pukul 10:00 WIB dan berakhir sekitar pukul 16:00 WIB. “Ini pemeriksaan perdana di tahap penyidikan, tiga saksi diperiksa dalam kapasitasnya sebagai panitia pemeriksa pekerjaan,” kata Kasi Pidsus Kejari Serang, Triono Rahyudi, kemarin. Triono mengatakan, pemeriksaan terhadap panitia pemeriksa pekerjaan diantaranya untuk mengetahui metode pemeriksaan, tahapan pemeriksaan, dan fisik yang diperiksa. “Kami ingin mengetahui bagaimana metode pemeriksaannya, tahapan pemeriksaan seperti apa, fisik yang diperiksanya,” ungkapnya. Mengenai hasil pemeriksaan, Triono tidak bisa menjelaskan karena hal itu sudah masuk materi pemeriksaan. Setelah ini, lanjutnya, penyidik akan memanggil saksi-saksi lainnya untuk dimintai keterangan, diantaranya panitia pengadaan dan pengusaha pemenang lelang. BACA PANITIA... HAL 10

Mang

aseng Malas ke Sekolah Dadan adalah seorang siswa SD di desa Sukamalas dan terkenal sangat sering bolos sekolah. Saat dia masuk sekolah gurunya langsung menemuinya dan bertanya. Guru : “Dadan! Kenapa akhir-akhir ini kamu selalu membolos? Sudah satu minggu kamu absen.” Dadan : “Malas bu hujan terus soalnya.” Guru : “Kalau hujannya sebulan gimana Dadan?” Dadan : “Yang pasti bakalan banjir bu…” Guru : ….

EDO DWI / BANTEN POS

MEMBANDEL. Sejumlah pedagang kaki lima masih terlihat berada di tepi Jalan KH Syamun, Kota Serang, Kamis (5/12). Beberapa hari terakhir Sapol PP Kota Serang gencar menertibakan jalan tersebut dari pedagang kaki lima dan parkiran kendaraan. Namun diam-diam banyak yang membandel.

Inspektorat Akan Periksa Lelang RKB di Dindik Kota Serang SERANG, BP - Inspektorat Kota Serang akan memeriksa proses lelang pengadaan Ruang Kelas Baru (RKB) SMKN 2 dan SMAN 6 di Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang, yang diduga bermasalah. Jika ditemukan bukti adanya penyimpangan, Inspektorat akan melakukan langkah-langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Iya berdasarkan pantauan kami memang banyak masalah,” kata Bagian Sekretariat Inspektorat Kota Serang, Anton Gunawan, kepada BANTEN POS di kantornya, Kamis (5/12). Menurut Anton, pihaknya baru melakukan pemeriksaan pada pekerjaan yang dilaksanakan periode JanuariApril. Sedangkan untuk pekerjaan yang

direalisasikan pada Mei sampai November belum diperiksa. “Dindik itu kan pekerjaannya banyak dan pagu anggarannya juga sangat besar, belum semuanya kita periksa,” jelas Anton. Ia mengatakan, pihaknya sudah sering mengingatkan SKPD untuk berhati-hati dalam menggunakan anggaran baik yang

bersumber dari APBD maupun APBN agar tidak melanggar aturan yang berlaku. Namun, lanjutnya, masih banyak saja SKPD yang melakukan penyimpangan. Menurut Anton, penyimpangan itu bukan dikarenakan pejabatnya tidak tahu aturan, melainkan karena memang ada unsur kesengajaan. BACA INSPEKTORAT... HAL 10

Pengadaan Logistik Pemilu Banten Tak Bisa Dilanjutkan SERANG, BP - Pengadaan logistik Pemilu 2014 di KPU Banten untuk dua item, yakni pengadaan kotak suara dengan pagu Rp6.650.000.000 dan pengadaan bilik Pemilu dengan pagu Rp1.700.333.000 tidak bisa dilanjutkan setelah dua kali gagal lelang dan panitia lelang menyatakan tidak akan melakukan proses penunjukan lang-

sung. Sebab jika tetap dipaksakan melakukan pengadaan dengan mekanisme penunjukan langsung, dipastikan akan melanggar hukum. “Berbahaya jika tetap dilakukan penunjukan langsung, sebab pasti akan melabrak aturan yang berlaku,” ujar praktisi pengaBACA PENGADAAN... HAL 10

Surat pernyataan yang disampaikan panitia lelang KPU Banten, yang menyatakan tidak akan melakukan proses penunjukan langsung. Langkah ini diambil untuk menghindari resiko terjerat hukum.

UMROH & HAJI PLUS 2014

PAKET TABUNGAN UMROH BERKAH BERJANGKA Rp. 13.500.000,- ( 9 Hari ) Berangkat 12 Bulan Setelah Lunas DP. 1 JUTA ( Pelunasan Dapat Diangsur )

PROGRAM SISTEMIK BERSAMA BERKAH

Rp. 19.500.000,- ( 9 Hari ) Bisa Berangkat Umroh 2 Kali Rp. 21.500.000,- ( 12 Hari )Bisa Berangkat Umroh 2 Kali Rp. 22.500.000,- ( 14 Hari ) Bisa Berangkat Umroh 2 Kali

Berangkat 2 Bulan Setelah Lunas DP. 3 JUTA ( Pelunasan Dapat Diangsur )

PROGRAM CEPAT TEPAT TERJANGKAU HARGA PAKET DIRHAM Rp. 17.500.000,PAKET DINAR Rp. 22.500.000,PAKET HAJI PLUS U$ 8.500 Berangkat Umroh : Minggu Ke- 4 Desember 2013 Minggu Ke 2-3-4 Jan-Feb-Mar-Apr 2014 Hotel Bintang 4 Paket Dirham : Madinah: Royal Andalus, Jauharot Luxurius ( 200m - Setaraf ) Mekkah: Golden Abbas, Ailaf Al Mutaqo ( 300m – Setaraf ) Hotel Bintang 5 Paket Dinar : Madinah: Dallah Thoibah ( Setaraf ) Mekkah: Grand Zam – zam ( Setaraf ) Info Lengkap: PT. GARUDA ANGKASA MANDIRI Jl. Marsekal Surya Dharma No. 68 Samping Aeropolis Sebelum Gerbang M1 Bandara Soekarno – Hatta Neglasari Kota Tangerang – Banten - Indonesia Email : pt.garudaangkasamandiri@gmail.com ( 021 ) 55912352 0812 1891 5653

( 021 ) 55913861 0878 7146 6670

0838 7752 1944

TERSEDIA PENJUALAN TIKET DOMESTIK - INTERNASIONAL - MONEY CHANGER


BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

APBD 2014 Kabupaten Serang Rp2,021 T SERANG, BP - Rancangan Peraturan Daerah (Rapeda) APBD 2014 Kabupaten Serang disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), pada rapat paripurna di DPRD Kabupaten Serang, Kmais (5/12). Pada APBD yang disahkan terungkap, kebutuhan belanja daerah pada 2014 sebesar Rp2,021 triliun. Juru bicara Badan Angaran (Banang) DPRD Kabupaten Serang, Mansur mengatakan, secara total kebutuhan belanja pada 2014 meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp1,7 triliun. Secara rinci struktur APBD Kabupaten Serang 2014 meliputi pendapatan sebesar Rp1,786 triliun, belanja Rp2,021 triliun, defisit anggaran Rp234, 45 miliar. “Namun untuk defisit tersebut

masih dapat tertutup dengan pembiayaan netto Rp234,45 miliar yang bersumber dari penerimaan pembiayaan sisa lebih perhitungan tahun berjalan Rp239,23 miliar,” ujarnya. Mansur menjelaskan, dari pendapatan daerah pada APBD 2014 terjadi peningkatan yang semula direncanakan Rp1,498 triliun bertambah menjadi Rp1,786 triliun, meningkat senilai Rp288,118 miliar atau sebesar 19,23 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula diajukan Rp349,05 miliar meningkat menjadi Rp368,63 miliar, naik sebesar 19,57 miliar atau sebesar 5,61 persen. Ia mengatakan, peningkatan PAD itu diperoleh melalui pendapatan pajak daerah yang semula diajukan Rp191,44 miliar bertambah menjadi

Rp200,81 miliar, meningkat 9,37 persen. Pendapatan retribusi daerah yang semula diajukan Rp30,19 miliar bertambah menjadi Rp37,41 miliar, meningkat Rp7,21 miliar atau sebesar 23,90 persen. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang sah tidak mengalami perubahan yakni Rp10,00 miliar. “Sedangkan dari lain–lain pendapatan asli daerah yang sah semula diajukan Rp117,42 milir menjadi Rp120,40 miliar, meningkat Rp2,98 miliar atau 23,90 persen. Dana perimbangan yang semula diajukan Rp 933,19 miliar menjadi Rp1,120 triliun meningkat Rp186,80 miliar atau 20,02 persen,” urai Mansur. Kemudian bagi hasil pajak atau bagi hasil bukan pajak yang semula diajukan Rp64,54 miliar bertambah

menjadi Rp85,54 miliar, meningkat menjadi Rp21,00 miliar atau 32,54 persen. Dana alokasi umum yang semula diajuan Rp868,65 miliar bertambah menjadi Rp950,70 miliar meningkat sebesar Rp82,05 miliar atau 9,45 persen. Begitupun dana alokasi khusus, masih diungkapkan Mansur, sebelum adanya ketetapan dari Kementrian Keuangan semula diajukan Rp0, dan setelah ada ketetapan menjadi Rp83,75 miliar yang jelas meningkat Rp83,75 miliar. Lain-lain pendapatan daerah yang semula diajukan Rp 216,36 miliar menjadi Rp298,10 milar meningkat Rp81,74 miliar atau sebsar 37,78 persen. Peningkatan lain-lain PAD yang sah tersebut diperoleh dari, hibah dari kelompok masyarakat sebelum-

nya Rp0 meningkat menjadi Rp20,98 miliar. Dan bagi hasil provinsi yang semula diajukan Rp66,61 miliar menjadi Rp73,50 miliar meningkat Rp6,89 miliar atau 10,34 persen. Untuk dana penyesuaian dan otonomi khusus smeula diajukan Rp149,74 miliar menjadi Rp152,74 miliar meningkat Rp3,00 miliar atau 2,00 persen. “Bantuan keuangan provinsi sebelumnya diajukan Rp0, dan setelah ada ketetapan dari provinsi menjadi Rp50,86 miliar,” jelasnya. Mansur menambahkan, untuk kebijakan belanja daerah, Banang DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menyepakati bahwa belanja daerah difokuskan pada prioritas pelayanan dasar masyarakat untuk peningkatan jaringan

dan perbaikan infrastruktur, peningkatakan pelayanan pendidikan, kesehatan, kelanjutan program prioritas Rencana Pembanguanan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta peningkatan kesejahteran masyarakat dan ketahanan pangan. “Selain itu beberapa kegiatan yang tertunda pada perubahan APBD tahun anggaran 2013, telah dialokasikan kembali pada APBD 2014 serta dukungan alokasi anggaran bagi pelaksanaan Pemilu 2014 mendatang,” imbuh Mansur. Sementara Bupati Serang, Ahmad Taufik Nuriman menegaskan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar lebih serius dalam mengimplementasikan program-program yang sudah dianggarkan.(DWA/RIF)

Kejar Target, Disdukcapil Datangi SMA dan SMK SERANG, BP Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang melakukan aksi jemput bola perekaman e-KTP ke sejumlah sekolah di Kecamatan Kibin, dengan sasaran para siswa SMA dan SMK yang sudah memenuhi syarat usia pemegang e-KTP. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengejar target perekaman e-KTP di Kabupaten Serang, dimana pada akhir 2014 semua penduduk wajib e-KTP sudah terekam. “Hari ini petugas kami dari Kecamatan Kibin dan petugas Disdukcapil mendatangi SMA Negeri 1 dan SMK Insan Mulya Kecamatan Kibin. Kedatangannya sengaja dilakukan untuk melaksanakan perekaman KTP Elektronik pada siswa sekolah tersebut,” ujar Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Kibin, Mohamad Safik, Kamis (5/12). Ia menjelaskan, kegiatan jemput bola ini dilakukan agar semua warga yang sudah memasuki usia wajib eKTP dapat terekam sesuai target pada akhir 2014 mendatang. Adapun siswa yang diwajibkan melakukan perekaman e-KTP yakni para siswa yang sudah berusia diatas 16 tahun. “Sebelum kegiatan ini, kami sudah memberi pengumuman agar siswa pada hari H perekaman membawa Kartu Keluarga (KK) sebagai EDO DWI / BANTEN POS syarat mendaftarkan diri dalam PERTOKOAN. Sejumlah pekerja tengah melakukan pembangunan sebuah pertokoan di Peremtapan Kebon Jahe, Kota Serang, Kamis (5/12). Kota perekaman,” katanya. Untuk Kmais (5/12), lanjutnya, Serang menjadi salah satu kota tujuan untuk berinvestasi, terbukti sejumlah pusat pertokoan terus dibangun di sejumlah titik di Kota Serang. baru dua sekolah yang dilakukan

Sudah Tahu Aturan Tapi Tetap Melanggar INSPEKTORAT Sambungan dari Halaman 9

“Saya yakin semuanya tahu aturan, soal lelang juga mereka pasti tahu aturannya seperti apa,” katanya. Seperti diberitakan, lelang pekerjaan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) SMAN 6 dan SMKN 2 Kota Serang diduga bermasalah. Pasalnya, panitia lelang dua kali membatalkan lelang melalui LPSE karena peserta lelang dinilai tidak me-

menuhi kualifikasi. Namun anehnya, panitia lelang menunjuk perusahaan yang tidak ikut lelang untuk mengerjakan proyek bernilai total Rp3 miliar tersebut tanpa melakukan pengecekan dokumen perusahaan. Bahkan menurut informasi, proyek tersebut sudah dikerjakan sebelum lelang dilaksanakan. Ketua Panitia Lelang Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang, Andi menjelaskan, pekerjaan penambahan RKB SMAN 6 dan SMKN 2 Kota Serang itu dilakukan melalui me-

kanisme penunjukan langsung, setelah dua kali lelang secara elektronik melalui LPSE dinyatakan batal karena perusahaan peserta lelang tidak memenuhi kualifikasi . Menurut Andi, langkah tersebut sesuai dengan ketentuan Perpres Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Andi menjelaskan bahwa keputusan untuk melakukan penunjukan langsung tersebut berdasarkan re-

komendasi dari Pengguna Anggaran (PA) dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang. Rekomendasi dikeluarkan, lanjut Andi, setelah pihaknya dua kali melaksanakan lelang secara elektronik dan gagal, kemudian Panitia Lelang mengajukan Nota Dinas ke PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), lalu disampaikan ke Kepala Bidang (Kabid SMA/ K). PPK kemudian memerintahkan Panitia Lelang untuk melakukan mekanisme penunjukan langsung.(RIF)

DPRD Banten Akan Panggil Sekretaris KPU PENGADAAN Sambungan dari Halaman 9

daan barang dan jasa, Johari Umar, kemarin. Johari menyampaikan hal itu menanggapi pemberitaan BANTEN POS edisi Kamis (5/12) dengan judul Pileg Banten Terancam Gagal terkait gagalnya lelang pengadaan logistik Pemilu 2014 di KPU Banten. Menurut Johari, dengan dua kali gagal lelang melalui layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) dan panitia lelang menyatakan tidak akan melakukan proses penunjukan langsung, berarti tidak ada dasar hukum bagi pengguna anggaran (PA) untuk melaksanakan proses pengadaan dua item logistik Pemilu tersebut. Artinya, kalau dipaksakan dilakukan penunjukan langsung, maka penunjukan langsung itu statusnya ilegal. Johari menjelaskan, kalaupun PA membentuk panitia lelang yang baru, tidak bisa langsung melaksanakan mekanisme penunjukan langsung. Sebab panitia lelang yang baru itu ha-

rus mengulang kembali proses lelang dari awal sesuai mekanisme yang berlaku di Perpres Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dengan sisa waktu yang ada, lanjutnya, kecil kemungkinan hal itu bisa dilakukan. “Yang jadi pertanyaan, siapa panitia lelang yang berani melakukan itu?,” tanyanya. Ia menambahkan, meskipun dalam Perpres dimungkinkan ada mekanisme penunjukan langsung setelah lelang gagal, namun tidak semudah itu melakukan penunjukan langsung. Sebab ada syarat-syarat yang harus terpenuhi dalam penunjukan langsung. Jika penunjukan langsung dilakukan sembarangan, kata Johari, bisa dikategorikan penyalahgunaan wewenang. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Eli Mulyadi, menyatakan pihaknya akan segera memanggil Sekretaris KPU Banten untuk meminta penjelasan

soal gagalnya proses pengadaan logistik Pemilu di KPU Banten itu. “Ini jelas berbahaya, harus segera diselesaikan karena bisa mengganggu Pemilu 2014,” kata Eli melalui ponselnya, kemarin. Menurut Eli, KPU Banten harus secepatnya melakukan lelang ulang agar pengadaan logistik Pemilu itu bisa terlaksana dan tidak mengganggu hajat demokrasi 2014 yang waktunya tinggal beberapa bulan lagi. Eli mempertanyakan kinerja KPU Banten yang dinilainya tidak profesional. “Saya mempertanyakan kenapa sampai bisa seperti ini, KPU di provinsi-provinsi lain bisa, kok di Banten gak bisa, ada apa?,” tanyanya. Seperti diberitakan, Pemilihan Umum Anggota Legislatif (Pileg) 2014 di Provinsi Banten yang rencananya akan digelar pada April 2014 mendatang terancam gagal. Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten gagal melaksanakan lelang pengadaan dan distribusi logistik Pemilu 2014. Ga-

galnya lelang pengadaan barang dan jasa dengan pagu sebesar Rp 8,3 miliar yang dibiayai APBN Tahun Anggaran 2013 itu diduga akibat adanya rebutan kepentingan dan intervensi terhadap panitia lelang. Puncaknya, pada Senin (2/12) muncul surat dari panitia pengadaan barang/jasa KPU Provinsi Banten yang menyatakan, panitia lelang tidak akan melakukan proses penunjukan langsung untuk pekerjaan pengadaan logistik Pemilu 2014 dan pembatalan lelang untuk pekerjaan dimaksud diatas. Kemunculan surat berlogo KPU Banten dan atas nama panitia pengadaan itu dibarengi dengan isu pengunduran diri anggota panitia lelang. Sekertaris KPU Banten, M. Natsir ketika dikonfirmasi BANTEN POS di kantornya, Rabu (4/12) membantah adanya intervensi terhadap panitia lelang di KPU Banten. Ia juga menyatakan tidak ada titipan-titipan dari pihak tertentu dalam proses lelang pengadaan logistik Pemilu 2014 di KPU Banten.(RIF)

Kadis PU Akui Ada Kelebihan Pembayaran PANITIA Sambungan dari Halaman 9

“Karena proyek ini ada tiga pekerjaan, jadi ada beberapa panitia yang sama, ada juga yang tambal sulam. Begitu juga dengan pengusaha pemenang lelang. Sesuai undang-undang, kami punya waktu tiga hari un-

tuk memanggil saksi sebelum pemeriksaan. Nanti akan kami jadwalkan bertahap,” ungkapnya. Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Serang, Hidayat menanggapi kasus tersebut mengatakan, secara aturan dan prosedur pengerjaan proyek tersebut tidak ada masalah. Namun untuk soal

pembayaran dirinya mengakui adanya kelebihan pembayaran. “Kalau soal pengerjaannya tidak masalah, tapi memang ada temuan BPK yang menyebutkan ada kelebihan pembayaran sesesar Rp30 juta, dan itu sudah kita kembalikan ke kas daerah,” katanya. Sebagaimana diberitakan, proyek

rehab saluran irigasi sekunder yang terletak di Kampung Kebanyakan, Kelurahan Sukawana, Kecamatan/Kota Serang ini mulai dilaksanakan pada tahun 2010 dengan dua paket pekerjaan senilai Rp1,6 miliar, kemudian kembali dilakukan pada 2012 senilai Rp600 juta. Kasus ini disidik Kejari Serang sejak September 2013.(NED/RIF)

jemput bola perekaman. Namun kegiatan tersebut akan terus dilakukan secara bertahap ke sekolahsekolah lainnya yang ada di Kecamatan Kibin hingga akhir 2014 mendatang. Sementara itu Camat Kibin, Nanang Supriatna menyatakan, dari kegiatan jemput bola tersebut hasilnya tergolong cukup baik. Hanya di SMK Insan Mulya yang minim karena siswa yang terekam baru 25 siswa. “Itu terjadi karena banyak diantara siswa lupa membawa kartu keluarga sebagai persyaratannya. KK itu wajib dibawa karena dalam perekaman nanti perlu ada sinkronisasi data base yang disesuaikan dengan kode kecamatan domisilinya,” katanya. Nanang menambahkan, perekaman e-KTP di sekolah bukan pertama kali dilakukan, dimana sebelumnya juga pernah dilakukan dengan cara yang sama. Oleh karena itu ia mengimbau kepada para siswa yang sekolahnya belum didatangi untuk bersiap-siap dengan membawa KK saat perekaman nanti. “Sekolah yang akan kami datangi sehari sebelum perekaman akan kami datangi terlebih dahulu dan memberikan pengumuman agar siswa membawa KK. Untuk siswa juga diharapkan patuh dan tidak menganggap enteng program perekaman e-KTP ini,” tuturnya.(DWA/RIF)

Alasan Sibuk Siapkan Acara Pelantikan PEMKOT Sambungan dari Halaman 9

hingga tanggal 4 Desember tak kunjung ditandatangani Walikota Serang,” terang Pramono. Dijelaskan, surat pembatalan permohonan bantuan pegawai itu diantarkan langsung oleh anggota Bawaslu Banten dan diterima oleh Kepala BKD Kota Serang Ahmad Benbela. “Kepada anggota Bawaslu, Pak Benbela mengungkapkan alasan kenapa SK tersebut belum ditandata-

ngani, antara lain karena walikota tidak mau konsentrasinya terganggu sebab sedang fokus ke pelantikan,” ujar Pramono. Dengan dibatalkannya permohonan tersebut, imbuh Pramono, Bawaslu Banten sudah dipastikan akan mendapatkan droping pegawai dari Bawaslu RI untuk diposisikan sebagai Kepala Sekretariat. “Dengan pembatalan tersebut kini akan menggunakan tenaga dari droping pegawai Bawaslu RI,” ungkapnya.(DWA/RIF)

Diprioritaskan Program Pro Rakyat WALIKOTA Sambungan dari Halaman 9

“Fasilitas ada akan tetapi tidak mendahului kepentingan masyarakat. Jadi kita lebih memprioritaskan kebutuhan masyarakat dibandingkan kebutuhan SKPD di Pemerin-

tahan Kota Serang,” ujarnya. Toha menambahkan, pihaknya akan terus mendorong dan mengawasi jalannya Pemerintahan Kota Serang yang sekarang dipegang oleh Jaman-Sulhi, agar selalu memprioritaskan hal yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat.(CR-03/RIF)


JUMAT, 6 DESEMBER 2013

251113

Tih291113

dw231113

Tih261113

Tih 031213

dik181013

tih291113

Dk261113

Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email: hasanudin_fadil @ yahoo.com

RUMAH DIJUAL DIJUAL APARTEMEN Modernland tower Red lantai tujuh no lima belas. Dua kamar, satu kmr mandi. Depan Tangerang City. Hub 087878118000 (Put051213) RUMAH DIJUAL + Kios (masih jalan Omzet bagus) dipertigaan Jalan Raya utama Tigaraksa, SHM LT/LB 202M/200M, 3 Kios, 3 KT, R. Tamu, R. Santai, Harga Nego, lamat Kp. Segog RT 01/RW 02 Kel. Pasir Bolang Tigaraksa Tangerang 083807519142 atau 081314511164 (pemilik) DIJUAL RUMAH WALET (bangunan +tanah) seluas 680m2 Daerah Panggang Cisoka Balaraja Tangerang. Hub. 08129916566 (230713)

TANAH DIJUAL DIJUAL 1 BUAH RUMAH ditengah kota, lokasi bagus pingir jalan. 120m2 harga Rp 250 Jt alamat Komp. Pemda Kaligandu belakang stadion Serang Hub. 081321216600/081282151598 (030613) DIJUAL TANAH LAPANG seluas 973m2 daerah Pasanggrahan Cisoka - Balaraja Tangerang (perkebunan) Hub. 08129916566 (230713)

LAIN-LAIN

LOWONGAN PT. MULTI POWER Pembk kantor baru bth cpt utk posisi: Kurir,Personalia,gudang, ADM,SPG,Recepsionis,Inventory,OB, manajement training,sekretaris.Syarat: Ijazah SMP 10 Org,SMU 50 Org,umur 1724 th,hub: Bpk GLENN 083873547444087840447555.bawa lamaran ke Jl. Bhayangkara No.6 Cipocok Serang. Disiapkan mess bagi yg tinggal jauh. (za061213)

NGELEM kantong/benang Teh dRmh isi 200 lbr Upah 70 rb Bisa Bisnis ada komisi harian dan Bonus Bln-an Dtg Lsg PT HADENA Jln Raya Cilegon 101D Dekat Lampu Merah Sumur Bor Serang Banten Dgn EKA SETYA SMS 087774846509 (dwi161113) I’Support Personal PT. Global bth staf adm, umum, adm ktr, adm hrd. SMU/K-S1, 1838 th, Pglm/non. Fas: perbln Rp 1,8 - 3,5 jt, 40 rb insntf, jamsostk, krja tetap. Lulus tes lgsg kerja. Sms dt (nm, usia, pndkn, almt) ke: 0877 2505 4786 ANJELLY (HRD) (za181013)

Lowongan: Dicari pns/mahasiswa/ karyawan swasta yang ingin mendapatkan extra income 1 - 3 jt/bln daftarkan di www.kerjapartime.com (dam301013)

KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413)

Dicari Orang Yang Ingin Sehat Dan Berstamina Prima - Orang Gendut Dan Perut Buncit - Orang Ingin Naik / Turun Berat Badan Hubungi : 081908717523 (Suyotno) 08170753356 (Ni’mah) (Rif301013)

Toko Elektronik BANTEN AGUNG jual macam2 elektronik Jl.KH.Abdul Latif Pasar Rau Serang Telp:0254-224049, harga bersaing

Dicari: Adm lapangan (pria), 25th, D3, Rp.70.000/hari jam 07.30 - selesai Hub: Donny 0877 7100 9074 (Za121113)

(btr040213/3)

AGEN AGEN PSIKOLOGIS : Menyediakan pelayanan psikotes utk Pelajar, Mhsiswa, dan Krywan. Pelayanan Konseling utk Individu (masalah pribadi, keluarga, perkawinan, perkmbngan anak & remaja. Investasi mulai Rp.80rb perjam dilayani oleh pakar dibidangnya. Hub AGEN: 087808537758 (dik011113)

KURSUS DAFTAR KURSUS KOMPUTER,Dapat Gratis Belajar BHS Inggris Percakapan (sebaliknya sama). Office, Auto CAD, Graphic Design, Web Design, Programmer I nternet, Hacker, Teknisi dan Akutansi Komputer. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gedung Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA

Tih 031213

dk230813

Jlh120713

MOBIL DIJUAL Nissan year end promo best deal: AllNewG. Livina, Evalia, March, Juke, Serena. Bunga 0%, free: leather seat, audio kit, voc. poles body. Proses Cepat dan Mudah. Hub 087871866184 / 02192456457 Add Pin 26EBFE20 (Put281113) New Nissan Grand Livina DP 37jt/angs 1,8jt per bln, March Dp 23jt/angs 1,5 jt per bln, Juke DP 43jt/angs 2,5jt per bln Prs cpt mudah 082123673703 -0219354681 (241013)

KEHILANGAN Hilang: BPKB. KR 2 KAWASAKI. Thn 2009. an.Suratman. B6442.COW.NoRanka. M H 4 K R 1 5 0 K 9 K P 2 3 8 1 2 NO.Mesin.KR.150KEP23753 (Put201113)

dk230813

Tih 041213

dwi160913


BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

KOTA.BADAK Veruka Bisa Diobati KITA mungkin masih ingat dengan Wasid (38), warga Kampung Pamatang, Desa Mekarwangi, Kecamatan Saketi yang seluruh bagian tangan dan kakinya dipenuhi kutil berwarna hijau. Penyakit langka yang diderita warga kurang mampu ini, mendapat perhatian dari tim medis di Kabupaten Pandeglang. Dokter Dian Anggraeni menjelaskan, penyakit kulit yang diderita Wasid dalam istilah medis biasa disebut Giant Veruka Vulgaris, atau masyarakat mengenal dengan penyakit kutil. “Tetapi memang kasus penyakit yang diderita pasien ini multiple (banyak ukurannya, red). Jadi seperti menyeramkan dan aneh, namun tentu di dunia kedokteran ini umum ditemukan,” ujar Dian, Kamis (5/12). Dokter umum ini menjelaskan, veruka atau kutil pada umumnya semacam pertumbuhan kulit jinak yang berukuran kecil di bagian luar tubuh. Menurutnya, sebagian besar jenis penyakit kutil tidak berbahaya dan tidak berubah menjadi kanker. Dia menjelaskan, penyebab timbulnya Giant Veruka Vulgaris yakni diakibatkan salah satu dari 60 jenis Human Pappiloma Virus (HPV). “Ukuran dan bentuk kutil tergantung virus dan lokasi di tubuh pasien. Beberapa kutil juga tumbuh terpisah dan ada yang bersama-sama membentuk kelompok kutil,” jelasnya. Untuk upaya pengobatan, lanjut Dian, tergantung pada lokasi, jenis, berat dan lamanya kutil diderita pasien. Ditambahkannya, karena virus penyebab kutil bisa bertumbuh dan menyebar lebih cepat. “Jika sejak pertumbuhannya masih satu, dua bisa di lakukan couteriasi oleh dokter di Puskesmas maupun rumah sakit. Kita menyarankan agar pasien diperiksa oleh dokter spesialis kulit,” pungkas Alumnus Fakultas Kedokteran Yarsi, Jakarta itu.(ARI/MOR)

PANDEGLANG

DPU Putus Kontrak Pengusaha PANDEGLANG, BP - Direktur Eksekutif Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP), Uday Suhada mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum atas ketidakberesan proyek pembangunan jalan sepanjang enam kilometer di Kecamatan Sindangresmi. Pasalnya, pembangunan jalan dengan nilai kontrak Rp4,79 miliar dari APBD Pandeglang 2013 yang dikerjakan PT Sukalimas Mekatama Raya ini mangkrak dengan hasil pekerjaan hanya 2,89 persen dari total kegiatan. “Pihak kepolisian atau kejaksaan tentu harus turun tangan menyelidiki dugaan ketidakberesan proyek di Kecamatan Sindang-

resmi. Sebab, dari total enam kilometer jalan baru dikerjakan sekitar 2,9 persen,” tegas Udaya Suhada ketika dihubungi BANTEN POS, Kamis (5/12). Aktivis yang kencang menyuarakan perang terhadap korupsi di Banten ini menjelaskan, meski Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pandeglang telah memutus kontrak PT Sukalimas Mekatama Raya dan membayar sesuai hasil pekerjaan, namun tentunya masalah tidak selesai dengan hanya diputus kontrak. Menurutnya, pelaksana kegiatan selain mendapatkan sanksi administrasi dan tentu juga harus ditelusuri terhadap kemungkinan pelanggaran pidana atas mangkraknya proyek di selatan Kabu-

paten Pandeglang tersebut. “Jika DPU sudah memutus kontrak PT Sukalimas itu boleh saja, tetapi kerugian yang diderita negara dan masyarakat tentu tidak berhenti sampai di situ. Kita juga harus melihat, apakah ada pelanggaran lain di luar wanprestasi kontrak kerja. Hemat saya, jika memang perusahaan tidak becus bekerja, harus di-blacklist berikut orangnya,” ujar putera asli Pandeglang ini. Sambung Uday, tanggung jawab ini tentu tidak hanya dibebankan kepada perusahaan pelaksana, tetapi juga kepada DPU Pandeglang selaku satuan kerja yang membidangi pembangunan infrastruktur. Menurutnya, setiap program dan kegiatan tentunya

sudah direncanakan secara matang melalui mekanisme, mulai dari Musrenbang, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rancangan APBD, kemudian ditetapkan dalam APBD. “Tentu setiap kegiatan itu direncanakan secara matang. Dari proses lelang sampai menemukan perusahaan pemenang itu sangat matang, dan DPU tidak bisa lepas tanggung jawab begitu saja karena ada fungsi pengawasan yang melekat,” pungkasnya. Ditemui terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Pandeglang, Rahmat Zultika mengatakan, pihaknya sudah memutus kontrak kerja PT Sukalimas Mekatama Raya atas pekerjaan jalan di Kecamatan Sindangresmi.

Dijelaskannya, kebijakan pemutusan kontrak kerja dilakukan setelah melakukan rapat yang melibatkan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Tim Mutual Cek, pelaksana, pengawas dan Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK). Lanjut dia, PT Sukalimas Mekatama Raya selain diputus kontrak juga di-blacklist dan surat blacklist itu akan dilayangkan ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI. “Pekerjaan yang sudah dilakukan yakni 2,53 persen dan setelah putus kontrak langsung dilakukan opnam dengan membayar sesuai yang terpasang. Hasil opnam itu sebesar tujuh persen atau sekitar Rp300 juta,” ujar Rahmat Zultika.(ARI/MOR)

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang dibantu Kejaksaan Negeri (Kejari), Pengadilan Negeri (PN) dan TNI menggelar razia di pertigaan Cigadung, Kamis (5/12) sekitar pukul 09.45 WIB. Bagi pengendara yang melanggar, polisi menjatuhkan tilang dan langsung menggelar sidang di tempat.

LINTAS Panel Khusus Digunakan DINAS Pertambangan dan Energi (Distanben) Kabupaten Pandeglang berencana akan menggunakan panel khusus untuk penerangan di Terminal Tipe A Pandeglang. Panel khusus yang akan dipasang pada 2014 mendatang ini, sebelumnya harus dilakukan meterisasi dan survei lokasi pemasangan. Selain itu, Distamben juga berencana memasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) mulai dari kawasan lampu merah Kadubanen hingga perbatasan Pandeglang-Lebak atau Sabi, kemudian ke arah Kecamatan Koroncong. Kepala Bidang (Kabid) Energi Distanben Pandeglang, Endin Haerudin mengatakan, panel di Terminal Pandeglang ke arah Sabi masih menggunakan panel Tenjolaya. Akibatnya, lanjut dia, aliran listrik menjadi tidak stabil dan kerap mati. “Kebutuhan dayanya sangat tinggi untuk penerangan kawasan terminal dan sekitarnya. Makanya, kami programkan untuk membuat panel sendiri. Sehingga lingkungan dalam dan luar Terminal Kadubanen bisa lebih terang,” kata Endin, Kamis (5/12). Dia menerangkan, tiang PJU di daerah tersebut sudah ada dan tinggal dipasang kabel serta panel sebagai pusat arus penerangan. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), aparat desa dan kecamatan setempat. “Petugas kami disebar setiap hari di jalur Cipacung-Palurahan, Kadubanen-Sabi, Batubantar-Goyang Lidah dan beberapa tempat lain, untuk melakukan meterisasi. Jarak antar tiang sekitar 50 sampai 100 meter,” tukasnya.(ARI/MOR)

12

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Pelanggar Lalu Lintas Disidang di Tempat KARANGTANJUNG, BP - Puluhan sepeda motor dan mobil terjaring razia bersama yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang, Kejaksaan Negeri (Kejari), Pengadilan Negeri (PN) dan TNI di pertigaan Cigadung, Kamis (5/12) sekitar pukul 09.45 WIB. Bagi pengendara yang melanggar, polisi tidak hanya menjatuhkan tilang tetapi juga langsung melakukan sidang di tempat yang dipimpin Majelis Hakim PN Pandeglang. Pantauan BANTEN

POS, razia yang digelar di simpul pertemuan tiga arus mulai dari Pandeglang, Serang dan Rangkasbitung tidak luput menjadi tonton warga. Beberapa pengendara yang tidak memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM), berusaha mencari jalan “tikus” untuk menghindari razia. Tidak hanya itu, mobil Toyota Avanza hitam nomor polisi A 594 yang diduga kendaraan dinas diganti plat nomor polisinya menjadi hitam. Ke-

mudian Honda Jazz silver Z 1111 AT terpaksa diamankan ke Mapolres Pandeglang, lantaran pengendaranya tidak bisa menunjukan SIM dan STNK. Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Ari Satmoko menjelaskan, razia ini merupakan rangkaian dari Operasi Zebra Kalimaya 2013. Namun, kali ini razia dilakukan secara bersama dengan dibantu anggota TNI, Kejari, dan PN Pandeglang dan intelijen kepolisian. Dalam razia ini pihaknya menargetkan kendaraan yang

berpotensi melakukan pelanggaran dan kecelakaan lalu-lintas. “Pelanggar yang ditilang bisa melakukan sidang di tempat untuk menyelesaikan perkaranya, atau menunggu sidang di PN pekan depan. Tindak di tempat yakni untuk memberikan kemudahan kepada pelanggar agar bisa menyelesaikan perkaranya saat itu juga,” ujar perwira polisi yang sebelumnya bertugas di Polsek Ciwandan ini. Hasan, warga Kecamatan Cadasari yang mengurus tilang sepeda

motor mengatakan, tilang di tempat sangat bagus untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Kata dia, denda tilang yang dijatuhkan hakim yakni sebesar Rp65.000 untuk pelanggaran SIM. Ditemui seusai razia, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pandeglang, Candra mengatakan, pelanggar yang melakukan sidang di tempat sebanyak 38 orang. Pelanggaran didominasi pengendara roda dua dan sisanya kendaraan roda empat.(ARI/MOR)

Ungkap Kasus Cigeulis, Polisi Bentuk Tim Khusus PANDEGLANG, BP - Untuk mengungkap misteri pembuhunan terhadap gadis berusia 15 tahun di Kecamatan Cigeulis, Minggu (1/12) lalu, kepolisian membentuk tim khusus. Tim yang berjumlah 12 anggota ini berasal dari Polsek Cigeulis, Polres Pandeglang dan Polda Banten. “Untuk mengungkap kasus ini (pembuhunan dan pemerkosaan, red) dibentuk tim khusus dari Pol-

sek, Polres dan Polda. Kita terus berupaya mengungkap kasus ini,” terang Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pandeglang, AKP Gatot Priyanto kepada BANTEN POS, Kamis (5/12). AKP Gatot menjelaskan, pihaknya mengaku kesulitan untuk mendapatkan keterangan dari saksi kunci yang tidak lain ibu korban yag berusia 50 tahun. Sebab, kondisi kesehatan ibu korban belum

memungkinan untuk dimintai keterangan, karena masih menderita luka sayatan di bagian kepala. “Sementara satu-satunya saksi kunci di TKP (Tempat Kejadian Perkara, red), yakni ibu korban masih belum bisa dimintai keterangan. Namun kami sudah melakukan prarekonstruksi di TKP dengan mencocokan waktu kejadian dan memeriksa delapan saksi,” paparnya.

Lanjut Kasat Reskrim, jika dugaan awal kasus ini ada unsur pemerkosaan, hal itu teranulir dengan hasil otopsi Tim Laboratorium dan Forensik (Labfor) yang tidak menemukan cairan sperma di tubuh korban. Di tubuh korban, imbuhnya, ditemukan luka sayatan dan tusukan benda tajam di bagian leher. Namun, dirinya menduga sebelum korban tewas kemungkinan tersangka berupaya untuk melakukan

pemerkosaaan. Sebab, saat ditemukan celana korban tidak pada tempatnya atau diduga sebelumnya ada upaya ke arah pemerkosaan. “Dugaan sementara tersangka merupakan orang yang mengenal korban dan memahami situasi lingkungan sekitar. Kami targetkan minggu ini kasusnya ada perkembangan yang mengarah pada titik terang tersangka,” tukas AKP Gatot.(ARI/MOR)

Lembaga Kursus & Pelatihan

R I TA

Menerima Kursus : - Tata Rias Pengantin - Menjahit - Tata Rias Rambut - Tata Boga - Baki Hantara Menerima Pelayanan : - Rias Pengantin - Dokumentasi Photo & Video - Menjahit Pakaian Wanita

HUB.087772951221 - 081384170552


BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

MULTATULI

AMP Harus Tertutup KEPALA Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lebak, Wawan Kuswanto meminta kepala UPT Aspal Mixing Plant (AMP), Ranto Pasaribu untuk tidak melayani rekanan atau pemborong yang tidak membawa truk angkutan dengan penutup aspal standar. Pasalnya, aspal panas yang diangkut dengan tidak dilengkapi penutup yang sesuai standar, akan menurunkan mutu aspal itu sendiri, sehingga akan berdampak kepada kualitas jalan yang diaspal. Wawan mengungkapkan, keluhan rekanan terkait mutu aspal produksi AMP milik Pemkab Lebak itu sebenarnya tidak beralasan. Yang pasti itu akibat kecerobohan pengusaha saat mengangkut aspal tersebut ke proyek pengerjaaan jalan. “Saya akan buat surat instruksi kepada pengelola AMP, agar tidak melayani penjualan aspal jika truk atau angkutan aspal itu tidak membawa penutup yang sesuai standar,” tegasnya. Menyinggung banyaknya angkutan berat milik pabrik semen Merah Putih yang melebihi tonase melintas di wilayah selatan, Wawan mengatakan, pihaknya bertanggung jawab dalam pengadaan dan perbaikan jalan, sedangkan untuk penindakan tanggung jawab Dinas Perhubungan dan kepolisian. “Untuk menindak angkutan yang melebihi tonase itu tanggung jawab Dishub dan kepolisian,” katanya.(SEP/MOR)

LEBAK

13

Dinkes Diminta Transparan RANGKASBITUNG, BP - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak diminta bersikap transparan terkait tahapan dan proses perencanaan hingga kepada proses pengadaan obat-obatan. Hal itu disampaikan Ketua Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP) Kabupaten Lebak, Deden M Fatih, Kamis (5/12). “Obat merupakan kebutuhan primer yang penyediaannya harus

sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jadi, KTP memandang Dinkes harus terbuka agar seluruh proses pengadaan obat diketahui oleh publik,” kata Deden M Fatih. Deden mengatakan, selain transparan dalam proses pengadaan, Dinkes juga hendaknya selektif dalam memakai anggaran. Artinya, hanya obat-obatan yang sangat pelu dan banyaki digunakanlah yang harus mendapat

prioritas. Selain itu, lanjutnya, Dinkes juga harus melaporkan pemasukan dan pengeluaran obat. Sehingga, dari laporan tersebut bisa diketahui berapa jumlah obat yang terpakai dan obat yang sisa. “Seluruhnya memang harus transparan, dan ada tembusan ke KTP,” ujarnya lagi. Sementara Sekretaris KTP Lebak, M Hudri mengakui, dari

SKPD yang ada di Kabupaten Lebak belum ada satupun SKPD yang sudah memberikan informasi tentang kegiatannya. Padahal, pihaknya sudah sering meminta informasi tersebut kepada Bagian Program Pemkab Lebak. “Kita sudah sering meminta informasi tersebut, tapi sampai saat ini tidak pernah diberikan. Hanya ada beberapa SKPD yang memang rajin memberikan lapo-

ran realisasi pelaksanaan per triwulan, tapi dari mulai tingkat perencanaan belum pernah ada,” ujarnya. Padahal, kata Hudri, keterbukaan informasi publik tentang sebuah kegiatan dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga kepada evaluasi. “Itu memang sudah seharusnya diketahui oleh publik,” tandas Hudri.(RIS/MOR)

SALIWAT

Jayabaya Urus Ponpes DESAKAN dari sejumlah elemen masyarakat agar Mulyadi Jayabaya mencalonkan diri menjadi Gubernur Banten, belum ditanggapi serius mantan orang nomor satu di Kabupaten Lebak ini. Tokoh yang akrab dengan sapaan JB ini lebih memilih kembali ke habitatnya sebagai pengusaha, mengurus keluarga dan pondok pesantren (Ponpes), anak yatim piatu serta menjadi donatur para kyai. “Untuk sekarang meski banyak yang meminta saya mencalonkan diri menjadi gubernur, maupun karir politik yang lebih tinggi, belum terpikirkan. Karena saya berkeinginan setelah lengser ke prabon, saya lebih memilih kembali ke habitat saya menjadi pengusaha, mengurus keluarga, Ponpes yatim piatu serta menjadi donatur para kiai untuk mengembangkan Ponpes di Kabupaten Lebak yang kita cintai ini,” ujarnya. JB menegaskan, dirinya akan terus mengawal proses pembangunan di Kabupaten Lebak yang telah ditata bersama selama selama ia memangku jabatan bupati. Ini beralasan, karena Lebak masih butuh perhatian. Kata dia, Lebak masih butuh sarana infrastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan. “Karena itu saya titip kepada Bupati dan Wakil Bupati Lebak terpilih serta seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Lebak untuk lanjutkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak. Saya juga meminta agar masyarakat untuk bersatu membangun Lebak,” katanya.(ADE/MOR)

PRO CILANGKAHAN PKM Khitanan Massal UNTUK memperingati Hari Kesehatan Nasional, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Cihara mengadakan khitanan massal yang dananya bersumber dari swadaya paramedis PKM dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak. Kegiatan ini dilangsungkan selama dua hari, Rabu dan Kamis (4-5/12) dengan diikuti 30 anak dari keluarga kurang mampu. Usai dikhitan, anak-anak diberi bingkisan berupa kain sarung, baju koko, buku sekolah dan uang saku alakadarnya. Kepala PKM Cihara, Dedi kepada BANTEN POS, Kamis (5/12) mengatakan, kegiatan ini bersifat terbuka bagi semua kalangan atau tidak terbatas bagi warga Kecamatan Cihara. “Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat Lebak selatan. Jadi walaupun dari luar Kecamatan Cihara tetap kami layani, tapi tentunya dari keluarga yang tidak mampu,” ujarnya. Sementara beberapa orangtua dari anakanak yang dikhitan mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan itu. Menurut mereka, langkah yang diambil UPT PKM Cihara sangat positif dan bisa membantu keluarga kurang mampu. “Kami sangat bersyukur, karena kalau berkhitan secara sendiri-sendiri jelas biayanya sangat mahal,” ujar Saidin, warga Cihara.(K-9/MOR)

ADE SUPARDI/BANTEN POS

Massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lebak melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolsek Rangkasbitung, Kamis (5/12). Mereka melakukan aksi solidaritas terkait atas penangkapan rekan mereka oleh polisi saat melakukan aksi menentang KTM dan WTO di Nusa Dua Bali, Rabu (4/12) lalu.

PMII Kabupaten Lebak Gelar Aksi Solidaritas RANGKASBITUNG, BP - Belasan aktivis mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lebak, memblokir ruas Jalan RT Hardiwinangun, tepatnya di depan Mapolsek Rangkasbitung, Kamis (5/12). Belasan mahasiswa melakukan aksi blokir jalan sebagai bentuk solidaritas mereka terhadap salah

EGAR

MIN

WIDODO CH/BANTEN POS

Salah satu acara seremoni pelantikan Pjs Kades di Kecamatan Malingping. Penunjukan Pjs Kades belakangan ini banyak menuai protes dan ketidakpuasan dari warga.

TEH POCI

ABAH HAJI

TERIMA PESANAN UNTUK HAJATAN,SELAMATAN,ULANG TAHUN & ACARA LAINNYA.

BUKA SETIAP HARI JAM : 08.30 - 21.00

Mereka menuntut polisi membebaskan sejumlah aktivis PMII yang ditangkap. Selain memblokir jalan, mahasiswa juga sempat mencoba mendorong gerbang Mapolsek Rangkasbitung. Beruntung aksi tersebut tidak memancing emosi polisi. “PB PMII telah menginstruksikan kepada seluruh PKC dan PC

untuk mengadakan aksi turun ke jalan menolak KTM WTO. Tapi kenapa aksi sahabat-sahabat kami justru dicederai aksi penangkapan oleh aparat kepolisian. Kami datang ke sini untuk meminta Kapolsek melakukan komunikasi kepada Polres, kemudian secara berjenjang ke Mabes Polri untuk mengeluarkan sahabat kami yang

ditahan,” ujar Ketua PC PMII Lebak, Abu Sopian dalam orasinya. Kapolsek Rangkasbitung, AKP Giyanto yang menemui mahasiswa mengatakan, polisi mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang melakukan aksi sloidaritas. “Secara hirarki dan berjenjang akan saya sampaikan tuntutan kawan-kawan mahasiswa ini,” katanya.(ADE/MOR)

Perda Penjabat Kepala Desa Harus Dikaji Ulang

TELAH HADIR DI KOTA ANDA NS UMA

mahasiswa di Banyuwangi, Tasikmalaya dan Nusa Dua Bali yang ditangkap polisi ketika melakukan aksi penolakan KTM dan WTO, Rabu (4/11) lalu. PMII mendesak aparat kepolisian sektor Rangkasbitung menyampaikan tuntutan mereka kepada Polres Lebak, kemudian ke Polda Banten dan Mabes Polri.

HUB : 0819 3238 6130 Jl. Multatuli Depan Indomaret/ samping SMPN 1 Rangkasbitung

RANGKASBITUNG, BP - Sejumlah elemen masyarakat Lebak meminta pemerintah daerah mengkaji kembali Perda tentang Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa. Perda tersebut dinilai kurang efektif, karena memberikan wewenang kepada camat untuk mengusulkan Pjs Kades. Kewenangan tersebut jelas membiaskan usulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sehingga usulan BPD seperti dipandang sebelah mata. “Akibat wewenang itulah, dalam setiap penunjukan Pjs Kades selalu menuai kritikan dari tokoh dan masyarakat. Fakta di lapangan, tidak sedikit usulan BPD selalu gagal di tingkat kecamatan,” tegas tokoh muda Lebak, Ahmad Hakiki Hakim, Kamis (5/12). Proses penunjukan Pjs Kades yang berpegang pada Perda, kata dia, terkesan tidak mengedepankan aspirasi BPD sebagai kepan-

Akibat wewenang itulah, dalam setiap penunjukan Pjs Kades selalu menuai kritikan dari tokoh dan masyarakat. Fakta di lapangan, tidak sedikit usulan BPD selalu gagal di tingkat kecamatan,” Ahmad Hakiki Hakim Tokoh muda Lebak

jangan tangan masyarakat. Karena itu, wajar jika dalam setiap penunjukan Pjs Kades selalu mengundang kritikan dan ketidakpuasan masyarakat. Hal tersebut terjadi karena orang yang menjadi Pjs Kades bukan orang yang dikehendaki masyarakat. “Banyak asumsi di masyarakat, jabatan Pjs seolah menjadi rebutan. Kenapa demikian, karena setelah jadi Pjs yang bersangkutan akan menikmati banyak program, seperti fresh money dan program lainnya,” kata Hakiki. Sekedar diketahui, mayoritas warga Desa Jalupangmulya, Kecamatan Leuwidamar menyampaikan sikap penolakannya terhadap Pjs Kadesnya. Pasalnya, Pjs Kades atas nama Ehnar tidak pernah disarankan atau diusulkan BPD setempat ke kecamatan maupun Pemkab.(ADE/MOR)


PENDIDIKAN

BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

LINTAS Banyak Mahasiswa DO AKibat Narkoba SEBELUM memasuki era milenium baru, kampus Trisakti dihadapkan dengan permasalahan narkoba yang cukup serius. Banyak fakta kelam yang menghiasi kampus ini, dari mulai penyalahgunaan narkoba oleh mahasiswa secara terang-terangan, hingga ke penjatuhan sanksi DO (drop out) secara besar-besaran akibat masalah narkoba. Kini, wajah kampus ini sudah kembali “bersinar” (bersih dari penyalahgunaan narkoba). Upaya pembersihan kampus ini dari narkoba membutuhkan proses yang cukup panjang. Langkah penanggulangan narkoba diambil atas inisiatif Rektor Universitas Trisakti, Thobi Mutis, dengan membentuk satuan tugas penanggulangan masalah narkoba yaitu TPPN (Tim Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba), pada tahun 1999. Berselang lima tahun, yaitu pada tahun 2004, giliran mahasiswa Trisakti yang berinisiatif untuk membentuk gerakan anti narkoba di kampusnya, dan berhasil mendirikan DMAN (Divisi Mahasiswa Anti Narkoba). Sejak saat itu, DMAN menjadi wadah yang cukup dinamis bagi anak-anak Trisakti dalam menuangkan ide dan mengeksekusi aksi nyata dalam mendukung gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN). Harmonisasi penanggulangan narkoba melalui TPPN dan DMAN cukup membuahkan hasil manis sehingga Trisakti tetap “Bersinar”. Menurut Ketua TPPN, Hein Wangania, angka penyalahgunaan narkoba di kampus ini bisa ditekan, karena faktor regulasi yang tegas dan kesadaran mahasiswa yang tinggi akan bahaya narkoba. Dalam konteks penanggulangan masalah narkoba berbasis organisasi kampus, Trisakti sudah banyak membuat banyak terobosan. Di samping giat menggelar sosialisasi bahaya narkoba, kampus juga aktif membangun jejaring dengan organisasi dari kampus lainnya baik di Jakarta maupun di beberapa kota besar lainnya untuk bersama-sama menggaungkan upaya P4GN di lingkungan mahasiswa.(CMT/NET)

14

Penolakan Terus Mencuat UN SD Dihapus KESAMBI,BP - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan ujian nasional (UN) tingkat SD. Penentuan kelulusan SD nanti ditentukan melalui ujian sekolah. Namun, hal itu memicu pro dan kontra yang panjang. Terutama datang dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon dan para kepala sekolah yang ada didaerah tersebut. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Chasir Edi Supriadi, menyatakan, pihaknya belum menerima surat resmi dari Kemendikbud terkait adanya penghapusan UN tingkat SD.

“Sementara ini kita masih belum menerima surat resmi dari pusat, jadi saya belum bisa menjelaskan lebih banyak,” papar Chasir. Ia menyebutkan, penghapusan UN SD masih sebatas wacana. Justru saat ini masih terus memaksimalkan kurikulum 2013. Terkait apakah dalam kurikulum 2013 juga ada pembahasan tentang teknis UN untuk SD, Edi menjawab bahwa dalam kurikulum 2013 tidak ada isi yang menjelaskan tentang hal tersebut. “Kurikulum itu isinya terkait dengan kegiatan belajar mengajar, tidak membahas persoalan teknis sepeerti ujian nasional,” ucapnya. Kalau pun nanti sudah ada penghapusan, ia menilai Disdik di daerah diberitahu.

Tapi, sampai saat ini belum ada keterangan mengenai hal itu. Edi sendiri menyetujui bila nantinya UN dihapuskan. Sebab, sekolahlah yang mengetahui persis kemampuan siswa-siswanya. Sementara itu, rencana penghapusan UN tingkat SD mendapat reaksi penolakan dari kepala sekolah dasar. Kepala SDN Pengampon 2, Sanusi berpendapat bahwa UN masih diperlukan sebagai standarisasi mutu lulusan SD. “Minimal bisa mengukur kemampuan setingkat provinsi, sejalan dengan masih berlakunya SD-SSn di Disdik Provinsi,” kata Sanusi. Ujian sekolah, kata dia, belum bisa menggantikan posisi ujian nasional. Hal ini dikarenakan belum adanya pemerataan mutu pendidikan di berbagai sekolah

dasar. “Mutu lulusan SD di Kab/Kota Cirebon, belum tentu sama dengan mutu di daerah lain yang terpencil,” tuturnya. Hal ini, nantinya akan berdampak pada siswa SD yang bersekolah di Cirebon misalnya, akan melanjutkan sekolah ke SMP di Bandung. Nilai NEM yang besar tidak berarti apa-apa, karena nilai yang diberikan tidak mencerminkan mutu siswanya. “Itu yang saya khawatirkan,” jelasnya. Kepala SDN Sumurwuni, Subagja menyatakan hal yang sama. Ia tidak setuju dengan penghapusan tersebut. Menurutnya, dengan adanya sistem UN yang sekarang ini sudah cukup adil, di mana kelulusan dilihat dari prosentasi nilai UN dan ujian sekolah.(CMT/JPNN)

Prodi Pendidikan Matematika Untirta Lepas 120 Wisudawan SERANG, BP - Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melepas 120 wisudawan gelombang satu dan dua tahun 2013. Nurul Andrian, Ketua Prodi Pendidikan Matematika, menuturkan, pelepasan tersebut merupakan ritual rutin tahunan yang dilakukan setiap prodi di Untirta, sebelum prosesi wisuda tingkat universitas dilakukan. “Selain itu tujuanya untuk melepas mahasiswa kepada orang tua wali dan silaturahmi antara keluarga mahasiswa dan dosen di prodi,” ujar Nurul. Dalam acara tersebut, diberikan penghargaan kepada dua wisudawan terbaik yang mendapatkan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Keduanya adalah Melinda Yanuar dengan IPK 3,68 dan Nimatul Barkah dengan IPK sebesar 3,66.

“Semoga saja dengan penghargaan tersebut, bisa menjadi motivasi positif untuk mereka,” sambung Nurul. Nurul juga menghimbau kepada wisudawan untuk menjaga nama baik almamater dalam menempuh dunia nyata di luar kampus nantinya. Ketua pelaksana wisuda, Tri Megaraesita, menuturkan, acara pelepasan lulusan tersebut sengaja mengundang para orang tua lulusan. “Ini sebagai bentuk rasa syukur dan hormat kita kepada orang tua dan keluarga,” katanya. Melinda Yanuar, mengaku tidak menyangka dengan penghargaan yang diraihnya itu. “Semoga saja saya bisa lebih baik lagi untuk ke depan,” ujarnya. Menurut Melinda, prestasi tersebut tidak mungkin dia dapatkan tanpa bimbingan dan arahan dari setiap dosen di Prodi Pendidikan Matematika.(*/QOM/ADV)

RUANG PUBLIK FACEBOOK BANTEN POS Di tengah hiruk pikuk persoalan upah minimum kabupaten/ kota (UMK) 2014, kecelakaan kerja justru terus terjadi di Kota Cilegon. Rabu (4/12) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB, terjadi kecelakaan kerja di kawasan proyek PT Krakatau Posco. Kontruksi belt conveyor PT KS-Posco tibatiba ambruk saat 11 pekerja PT Krakatau Posco Maintenance Service (KPMS) sedang melakukan ujicoba belt conveyor.

Perusahaan Harus Upayakan Perlindungan ANDESTA MARTENO Kemungkinan besar ini terjadi karena pekerja kurang ketelitian dalam persiapan pemasangan alat (belt conveyor).

DIDIN IKHSANUDDINN Semoga para korban cepat lekas sembuh. Amiin amiin yaarobbal alamin. Dan bisa beraktifitas kembali.

YESI AMORA Kecelakaan kerja di mana saja bisa terjadi, jadi ga aneh lah tinggal bagaimana cara menanganinya dan memperkecil kemungkinan adanya korban, gitu aja kok repot.

OZI WONG PONTANG Seblumnya saya turut berduka cita kepada para korban semoga cepat sembuh, sudah seharus tenaga kerja harus ada jaminan kesehatan dan kematian untuk para pekerjanya, semoga pemrintah dan menteri tenaga kerja bisa meralisasikan hak2 para pekerja. PALGUNADI SUWONDO Perusahaan harus melakukan upaya Perlindungan Keselamatan Kerja secara preventif (pencegah an), sedangkan secara represif (penanggulangan) dengan mem beri proteksi Personal Accident pada Jamsostek atau Perusahaan Asuransi Umum. NENG AISYAH Ini akibat dari ketidak siapan PT dalam menjamin keselamatan pekerja, mereka dituntut profesional tapi kesela matan tidak terjamin. Mungkin bisa jadi ini kesalahan dari pekerja juga, karena upah minim akhirnya mere ka membuat anggaran yang seha rusnya buat bangunan tapi dipang kas buat mereka pribadi.

BANTEN POS menerima tulisan berupa opini, surat pembaca, atau informasi apapun baik terkait kebijakan, infrastruktur, kejadian di daerah anda dan lain sebagainya. Opini ditulis sekitar 5.000 karakter tidak memuat materi cabul dan SARA. Sertakan foto dan biodata diri kirimkan ke bantenpos@gmail.com atau di inbox facebook Banten Pos

Pelurusan Sejarah Banten Oleh: Nurul Fauziyah

Alumni Ponpes Daar El-Qolam, Sekretaris Kelompok Kerja Perumusan Sejarah Indonesia “Siapa bertanggungjawab ketika warga Banten tidak mengenal leluhurnya sendiri? Kenapa kita biarkan adanya pihak lain yang memanipulasi sejarah, sementara kita tidak terketuk agar mengadakan perlawanan untuk meluruskannya?”

Menarik sekali memperhatikan debat-debat ilmiah tentang politik dan kebudayaan Banten di kalangan wartawan, akademisi dan intelektual Banten akhir-akhir ini. Dari sisi historis mereka pun membuka kembali wacana kontemporer tentang manipulasi sejarah Banten oleh pihak Belanda, yang kemudian diteruskan oleh kader-kader penjajah baru dengan warna kulit cokelat (atau sawo matang). Di sisi lain para sastrawan dan seniman, baik yang tergabung di Kubah Budaya maupun Rumah Dunia merasa pusing karena selera membaca masyarakat Banten yang begitu rendah, apalagi menyangkut literasi kebudayaan dan sejarah yang justru berkaitan erat dengan identitas kebantenan itu sendiri. Hal ini tentu berhubungan dengan maraknya kebudayaan instan yang dipancarkan lewat satelit, dan pada gilirannya menumpulkan cita-rasa, bahkan mempengaruhi oplah dan tiras suratkabar-suratkabar Banten yang harus bersaing ketat. Lantas kenapa dunia literasi dan intelektual kurang dihargai di Banten ini? Pertanyaan ini bolehlah kita ubah: kenapa kalangan intelektual tidak mau tampil selaku pendakwah yang aktif menjual hasil kreasinya, padahal dunia perdagangan pun bagian dari ilmu yang kita kenal sebagai writerpreneurship? Cobalah kita introspeksi-diri, sudah sejauh mana kualitas karya kita hingga dipandang belum menarik oleh sebagian besar pembaca Banten. Siapa yang mesti dipersalahkan bila masyarakat lebih cenderung pada bacaan literatur yang disuguhkan searching di google atau yahoo, yang lebih menjanjikan validitas kebenaran yang layak dipertanggungjawabkan. Janganjangan selama ini kita hanya mengadopsi gaya penulisan dari literasi Barat, baik yang bersifat ilmiah maupun sastra, hingga kurang mengakui karya-karya mutakhir yang

dihasilkan dari tangan-tangan terampil anak bangsa sendiri. Kenapa kita lebih menyukai karya-karya sastra eksistensialisme, yang menjanjikan absurditas dan ketidakpercayaan pada hukum sebab-akibat, lantas kita menolak untuk mengacu dari karya sastra dalam negeri yang terbilang bebas dari kepentingan politik big industry atau big business yang sarat kontaminasi imperlialisme dan neokolonialisme itu? Dalam bahasa yang sederhana, untuk apa kita ikut kegenitan mengkonsumsi Newsweek, New York Times maupun Kompas, sementara kita tak sempat meluangkan waktu untuk membaca Banten Pos? Lantas siapa yang harus dipersalahkan dari semua ini? Ternyata kita pun harus mengakui miskinnya dunia intelektual dan budayawan Banten dalam mengenali para tokoh pejuang, bahkan tokoh besar dari leluhurnya sendiri. Mau bukti? Coba kita perhatikan penuturan Ibnu Adam Aviciena, seorang dosen IAIN lulusan S2 Universitas Leiden, mengenai sosok Sultan Muhammad Safiuddin, ketika pihak Belanda menurunkan jabatannya sebagai Sultan, lantas pada tahun 1983 membuangnya ke Surabaya: “Setelah diturunkan dari kesultanan, Belanda menggantikan kedudukan Sultan Safiuddin oleh seseorang dari Jawa yang kemudian dirubah namanya menjadi Rafiuddin. Sebetulnya Rafiuddin itu nama bikinan Belanda setelah dia ada di Banten. Belanda memposisikan dia untuk menjadi pengganti Sultan, meski di kalangan keluarga kesultanan ia tidak diakui sama sekali. Kemarahan pihak penjajah menjadi-jadi, hingga akhirnya bukan hanya Sultan Safiuddin yang dibuang ke Surabaya tetapi juga seluruh keluarga dan keturunannya. Sebagian dari keturunannya ada pula yang menyingkir ke Menes, Pandeglang. Pada saat pembuangannya itu Belanda menyita semua kekayaan Sultan, termasuk mahkota dan permainan congklak yang terbuat dari emas dan zamrud. Sementara itu Sultan juga dipaksa harus membayar pajak atas perkebunan kelapa miliknya yang berada di Banten.” Ratu Ayu Mintorosasi, seorang cicit dari Sultan Safiuddin, ketika menyampaikan kesaksiannya kepada Ibnu Adam, bahkan pernah mengalami hal yang sangat dramatis ketika suaminya Raden Mas Joko Suyono (yang bekerja sebagai asisten walikota Kediri) tiba-tiba ditembak mati oleh utusan Belanda persis di hadapan istrinya sendiri (tahun 1947). Dulu, pada saat pembuangan

ke Surabaya, pihak Belanda memang pernah mengancam Sultan Safiuddin dan seluruh keturunannya agar jangan sampai menginjakkan kakinya di bumi Banten untuk selama-lamanya. OIeh karena itu, pembacaan teks proklamasi kemerdekaan di tahun 1945 (oleh Ir. Soekarno) adalah momentum terbaik bagi keturunan Sultan untuk kembali ke pangkuan Banten, meski akhirnya agresi militer Belanda menghambat perjalanan mereka untuk menjadi manusia merdeka dan berdaulat penuh. Ada sedikit kemajuan yang ditulis oleh Heriyanti Ongkodharma, dalam buku “Kapitalisme Pribumi: Awal Kesultanan Banten”. Meskipun banyak sejarawan Indonesia (dan Banten) yang takut untuk menyatakan kebenaran tentang siapakah sosok “Rafiuddin” itu, setidaknya ada pernyataan lugas dari sejarawan kelahiran Malang itu, bahwa Rafiuddin itu ternyata hanyalah seorang “sultan tanpa kedaulatan penuh”. Coba bandingkan bagaimana caracara Belanda dalam mempolitisir kesultanan Banten yang hampir serupa dengan perlakuan mereka atas pembuangan para founding fathers yang diasingkan di Endeh, Bengkulu hingga Boven Digul. Lalu bandingkan pula dengan peristiwa tragis atas pembuangan Pangeran Diponegoro yang diperlakukan sebagai “togog” (orang terasing). Bagaimana penguasa Belanda bermain dengan utak-atik bahasa (reifikasi) hingga sanggup merubah karya sastra dari Serat Purwakanda, dan pada gilirannya kitab itu dipropagandakan kepada orangorang Jawa sampai-sampai lebih populer dari kitab-kitab orang Islam sendiri (Al-Quran dan Al-Hadits). Kita pun bisa menyaksikan dalam karya sastra yang dijadikan “kitab suci” itu, ketika Penguasa Belanda menampilkan dirinya sebagai Semar (sang pelindung), lalu Patih Danurejo yang sekongkol dengan Belanda digambarkan sebagai Bathara Narada (pemimpin yang berwibawa), lantas menggambarkan tahta kerajaan sebagai “linaksanan”, yang berarti penyelenggaraan kekuasaan absolut yang tak boleh digugat dan dipersoalkan lagi. Tentu saja Sultan Safiuddin merasa jengkel dengan ulah Belanda yang gemar bermain di wilayah semantik dan utak-atik bahasa seperti itu. Hingga suatu kali terjadilah polemik sengit dengan utusan-utusan Belanda yang menagih pembayaran pajak atas perkebunan kelapa yang berada di

tanah airnya sendiri. Dalam buku Liber Amicorum 100 Tahun Bung Karno (Penerbit Hasta Mitra, Jakarta) sastrawan kelahiran Banten Hafis Azhari pernah mengungkap kejeniusan Bung Karno yang juga menggunakan kata “denkfout” untuk menghadapi kemampuan literasi Belanda yang sering dipelintir oleh pihak penjajah saat itu. Bukankah Belanda juga memakai kata “langgar” untuk menyebut mesjid yang dianggap sarang perlawanan atas pendudukan mereka? Bukankah istilah Gerakan Pengaco Keamanan (GPK) yang kemudian dipakai Orde Baru itu, justru pihak Belanda sendiri sebagai pencetus awalnya? “Coba perhatikan di sepanjang kekuasaan Orde Baru. Ketika mereka akan membredel sebuah surat kabar (termasuk Tempo, Editor dan Detik) mereka bersiasat dulu dalam permainan semantik untuk menciptakan pembakuan bahasa yang diadopsi kalangan jurnalis, misalnya Organisasi Tanpa Bentuk (OTB), ekstrim tengah, makar, subversif dan banyak lagi yang lainnya,” demikian tegas Hafis Azhari. Selain itu, seorang politisi dan penguasa kadang punya kemampuan otak yang melampaui kalangan sastrawan dan seniman, terutama ketika mereka pintar berkelit untuk bicara yang muluk-muluk tentang konsep ekonomi mikro maupun makro dalam era big-business dan big industry, yang membuat para pakar dan intelektual terpesona dengan konsep yang muluk-muluk, sementara mereka selalu menghindar dari perbincangan yang nyata dan riil tentang bagaimana meningkatkan taraf hidup rakyat yang sebenarnya. Semoga kalangan jurnalis, pemikir dan intelektual Banten cukup peka, peduli dan melek politik, hingga tidak terjebak ke dalam arus yang diagendakan oleh mereka. Karena tawaran mereka biasanya cukup mentereng, tapi untuk apa kita menjebloskan diri ke dalam lubang yang merupakan hasil galian kita sendiri? Sungguh, seorang jurnalis dan intelektual Banten yang mampu mengajak pembacanya kepada pencerdasan dan emansipasi kesadaran, akan lebih mulia ketimbang seorang pemimpin bangsa yang dungu dan tidak memiliki benih kemerdekaan dalam dirinya, hingga tidak sanggup membuat keputusan-keputusan vital yang harus diperjuangkan untuk mengangkat taraf hidup rakyat ke arah yang lebih baik.***


BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

METRO CILEGON

15

Restoran “Plus” Diduga Gelar Striptis Disbudpar Benahi Perizinan Hotel dan Rumah

ini dirinya juga melihat adanya gesekan budaya yang sangat kuat keberadaan warga asing di Cilegon. “Kalau orang asing menganggap minuman keras sebagai budaya, maka kita tentu menganggap itu adalah haram karena agama kita menyatakan seperti itu,” tutur Iman. Maka dirinya sangat berharap CILEGON, BP - Maraknya tempat agar para orang tua lebih peduli hiburan dengan dalih restoran semakin meresahkan masyarakat pada anak-anaknya. Dengan era Kota Cilegon. Pasalnya tak hanya digital dirinya sangat khawatir minuman keras yang disediakan, bahwa komunikasi cukup dilakuuntuk memanjakan pengun- kan dengan alat seperti HP, padajungnya pengelola juga menyedia- hal seharusnya tatap muka adalah cara paling jitu dalam berkomunikan tarian striptis. Demikian diungkapkan Kepala kasi terutama dengan anak-anak. “Saya ingin agar masyarakat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cilegon, Bukhori yang bebe- Cilegon tidak perlu terpengaruh rapa waktu lalu sempat mendam- dengan segala budaya tidak baik. pingi sebuah organisasi Nahdatul Kita cukup memiiki budaya yang Ulama (NU) saat melakukan pe- luhur seperti halnya mengaji setenyisiran tempat hiburan malam di lah usai salat maghrib. Itu sangat efektif untuk menangkal segala Kota Cilegon. “Di dalamnya ada ruangan besar bentuk perbuatan tidak terpuji,” yang juga disinyalir menjadi tem- tegas Iman. Saat berkumpul dengan keluarpat menari striptis atau tari bugil,” ungkap Bukhori kepada BANTEN ga, lanjutnya paling tidak pada malam hari adalah sebuah waktu POS beberapa waktu lalu. Menurut Bukhori, secara priba- yang efektif dalam melakukan kodi dirinya merasa miris dengan per- munimasi dengan keluarga terukembangan kota Cilegon yang tak tama anak-anak. Karena bila dilahanya di dunia industri saja tetapi kukan secara kontinyu maka akan telah merembet ke dunia hiburan. dapat menangkal sebagal bentuk Meskipun tempat hiburan tersebut budaya asing yang saat ini pelan memang diperuntukkan untuk tapi pasti sudah mulai mengintai orang asing, namun jika dibiarkan keluarga kita. Iman juga menyatakan bahwa hal itu akan mempengaruhi anakkondisi masuknya investasi asing ke anak muda Kota Cilegon. Maka ke depan, sambung Buk- Cilegon sedikit banyak akan memhori, pihaknya berjanji akan terus pengaruhi kehidupan masyarakatnya melakukan pembenahan dalam karena ternyata bukan saja dananya bidang perizinan hotel dan res- yang tetapi ditambah dengan tenaga toran. Karena sebenarnya izin kerjanya yang mau tak mau harus untuk tempat hiburan tidak ada diterima oleh warga Cilegon. “Kalau saya menolak pembangukarena dikhawatirkan akan disanan pabrik baru di Cilegon maka lahgunakan. Terpisah, Walikota Cilegon Tb nanti akan dianggap anti pembaIman Ariyadi menyatakan bila saat ngunan,” kilahnya.(K10/ZAL/IGO)

Penyelidikan Internal Inspektorat Dipertanyakan PEMBOBOL Sambungan dari Halaman 16

AKBP Defrian Doni Mando mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, hingga pekan ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. “Saat ini kami masih mengupulkan alat bukti dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus tersebut,” kata Defrian. Sementara itu, pegiat anti korupsi dari Gerakan Aliansi Banten Cabang Cilegon Hamami menilai, Pemkot Cilegon kurang serius mengusut tuntas kasus tersebut, sehingga penyelidikan internal yang dilakukan isnpektorat hingga saat ini belum jelas hasilnya. “Kasus penggelapan anggaran di RSUD mencapai miliaran rupiah, namun Pemkot Cilegon sepertinya kurang mendukung proses hukum yang saat dilakukan oleh Polres Cilegon terkait kasus

tersebut,” jelasnya. Sekadar diketahui, keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon, diduga telah dibobol oknum pegawainya. Akibat kejadian itu, rumah sakit milik Pemkot tersebut, diduga mengalami kerugian hingga Rp100 juta lebih. Keterangan yang diperoleh, pembobolan keuangan tersebut, diduga dilakukan In, oknum pegawai RSUD Kota Cilegon. Modus operandi yang dilakukan oknum pegawai negeri sipil (PNS) itu dengan cara menggelembungkan jumlah pembayaran tagihan rekening listrik yang dibayar RSUD Cilegon kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) setiap bulannya. Perbuatan tersebut, diduga dilakukan In, sejak tahun 2011. Sehingga uang RSUD Cilegon yang digelapkan oknum tersebut, diperkirakan mencapai Rp120 juta.(CR2/ZAL/IGO)

Dampingin Anak Saat Pergi dan Pulang Sekolah ORANGTUA Sambungan dari Halaman 16

panutan siswa didik. Meski masih merupakan tenaga honorer dirinya tak pernah merasa patah semangat untuk terus mengabdikan dirinya sebagai pendidik khususnya anak usia dini yang saat ini menjadi program pemerintah. Dia sangat sadar di tangan dirinya dan sesama rekan pengajarlah masa keemasan anak-anak itu berada. “Saya menyeyangkan orang tua yang setelah menitipkan anak-

nya di PAUD lantas meninggalkan mereka begitu saja tanpa bimbingan lagi. Bahkan beberapa anak sering datang dan pulang sendiri. Padahal kami sudah seringn menganjurkan agar anak didampingi entah datang atau pergi sekolah sehingga mereka merasa disayang,” tuturnya. Maka program parenting yang diterapkan di sekolahnya akan dimaksimalkan dengan banyak mengundang orang tua yakni ayah dan ibu untuk turut serta dalam proses pendidikan anaknya.(K10/ZAL/IGO)

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

KUMUH. Kondisi Terminal Kranggot terlihat kumuh dan tidak terawat. Bahkan tak sedikit pedagang yang menggelar barang dagangannya di sekitar terminal yang tidak pernah difungsikan tersebut, kamis (5/12). Meski begitu, tidak pernah ada tidakan tegas dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Desperindagkop) untuk menata para pedagang yang nakal tersebut. Tak hanya itu Dinas Perhubungan Kota Cilegon pun seperti tak berdaya mengatur angkot dan memfungsikan terminal yang dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit itu.

Dinkes Peringati Hari HIV/AIDS Sedunia CILEGON, BP - Dalam rangka memperingati hari HIV/AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2013, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon menggelar pemeriksaan terhadap komunitas Himpunan Waria Cilegon (Hiwaci) dan anak jalanan di halaman kantor Walikota Cilegon, Kamis, (5/12). Selain dimeriahkan juara rave HIV/AIDS pada Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP), hadir dalam acara tersebut, Asda I Taupiqurohman, Direktur RSKM Roland, Kepala Dinas Kota Cilegon, dr Ariadna, dan seluruh perwakilan dari SKPD di lingkungan pemerintah Kota Cilegon. Dalam sambutannya Wakil Walikota Cilegon Edi Ariyadi mengatakan, persoalan yang dihadapi bangsa ini, HIV dan AIDS

telah menjadi persoalan bangsa yang memerlukan langkah langkah yang sinergi dalam upaya penanggulangannya. “Salah satu pilar yang sangat strategis yaitu melalui kemitraan antara lain dari sektor swasta untuk mendorong partisipasi aktive dan berkesinambungan dalam upaya pencegahan HIV dan penanggulangan AIDS sehingga diharapkan dapat memperluas cakupan program penanggulangan khususnya di dunia pekerja,” katanya. Lebih lanjut Edi mengatakan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang HIV/AIDS peran serta dan sinergis harmonis dari berbagai pihak baik itu pemerintah, organisasi masyarakat, sipil, perusahaan swasta maupun masyarakat umumnya menjadi kunci keberhasilan upaya pencegahan

HIV dan penanggulangan AIDS dengan dicanangkannya Geting to zero: zero new HIV infection, zero AIDS - Related deaths and zero stigma dan discrimination. (nol penderita baru HIV, nol AIDS – termasuk nol kematian, stigma dan dikriminasi). “Kita ketahui bersama upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS adalah bagaimana caranya kita untuk mencegah dan mengurangi resiko penuran penyakit tersebut pada individu,” katanya. Masih menurut Edi, HIV dan AIDS merupakan masalah yang sangat kompleks, karena bukan hanya menyangkut masalah kesehatan, tetapi juga meluas kemasalah lain yaitu masalah ekonomi, hukum, sosial, budaya dan agama. “Penyakit ini sangat kompleks, tidak hanya dibidang kesehatan

saja. Ada dampak lainnya yang ikut berpengaruh terutama tentang sosial,” terangnya. Selain itu, sambungnya, penularan HIV dan AIDS terus meningkat. Data terakhir yang didapatkan sampai dengan bulan oktober 2013 ada 311 kasus dan 69 kasus meninggal, faktor resiko penularan masih dari transmisi seks beresiko dengan jumlah kasus 156 kasus dan angka kasus tertinggi masih di dominasi oleh usia produktif 20-40 tahun dengan jumlah 225 kasus dan yang terbanyak adalah ibu rumah tangga. “Dengan gambaran kasus tersebut, untuk itu perlu ada komitmen dan dukungan dari SKPD terkait agar dapat ikut mengalokasikan anggaran mengingat dalam penanggulangan HIV AIDS menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen,” tutur Edi.(*/ZAL/IGO)

Panwaslu Kota Cilegon Kekurangan Personel Pelajar dan Guru Direkrut Jadi Pengawas Independen CILEGON, BP - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cilegon masih kekurangan personel untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilu 2014. Oleh sebab itu, Panwas melakukan inisiatif untuk mengajak serta para pelajar, mahasiswa, guru dan dosen untuk menjadi pengawas pemilu independen. “Pengawasan akan efektif jika

personel pengawasnya cukup. Namun karena jumlah kami terbatas, maka kami merekrut pengawas independen dari kalangan akademisi dan tokoh masyarakat,” kata Ketua Panwaslu Kota Cilegon Achmad Achrom, Kamis (5/12). Achrom mengungkapkan, sasaran yang direkrut untuk menjadi pengawas independen adalah perseorangan dari unsur organisasi masyarakat sipil, perguruan tinggi, dan juga sekolah-sekolah. “Para pelajar dan guru juga kami rekrut untuk menjadi pengawas indepen-

den,” jelasnya. Achrom menambahkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan penjaringan untuk merekrut relawan demokrasi. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu yang jujur adil bebas rahasia. “Kami telah melakukan sosialisasi rekrutmen pengawas independen dua kali, sambutannya cukupm positif,” jelasnya. Achrom berharap, pengawas independen bisa ditempatkan disemua TPS minimal per TPS satu orang. “Relawan demokrasi ini ha-

nya memantau saat pelaksanaan Pemilu 2014 di TPS,” jelasnya. Anggota DPRD Cilegon Sihabudin Sidik mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, untuk mewujudkan pemilu yang bersih harus diawasi oleh pihak independen seperti dari perguruan tinggi yang teruji kapasitas dan kapabilitasnya. “Kecurangan dalam pemilu itu tidak hanya dilakukan oleh peserta, tapi juga bisa dilakukan oleh panitia penyelenggara, seperti KPU. Jadi harus ada pengawas Independen,” kata Sihab.(CR2/ZAL/IGO)

Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik Ponpes Daarul Ishlah

Menulis Bagian dari Dakwah

Sedikitnya 150 santri Pondok Pesantren Daarul Ishlah Yayasan Pendidikan Al-Ishlah Kecamatan Jombang Kota Cilegon mengikuti pelatihan menulis selama dua hari, Kamis - Jumat (5-6/12). Santri diberikan semangat tentang konsep ibadah dalam menulis; bahwa menulis adalah media berdakwah.

DENI SAPROWI, Jombang SELAMA ini, pendidikan non formal sudah mampu membuktikan sejajar dengan pendidikan formal, melalui pengelolaan pendidikan yang profesional, banyak sekali yayasan pendidikan yang dapat melahirkan generasi muda berkompeten dan bermutu. Begitu juga dengan pondok pesantren baik itu salafi maupun modern, kini semakin mendapat tempat dihati masyarakat. Di Yayasan Pendidikan Islam AlIslah Kota cilegon, para santri terus didorong agar terus mengembangkan bakat dan minatnya, terutama dalam bidang tulis-menulis. Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Al-Ishlah, Ratu Amelia Hayani mengatakan, pihaknya sengaja melakukan terobosan dengan menggelar pelatihan jurnalistik kepada

DENI SAPROWI/BANTEN POS

Ketua Yayasan Pendidikan Al-Ishlah Kota Cilegon, Ratu Amelia Hayani menyampaikan sambutannya sebelum pelatihan jurnalistik, Kamis (5/12).

para santri, tujuannya untuk mewadahi potensi anak didik untuk mengembangkan bakat menulis. ”Kami menargetkan dalam jangka panjang, banyak santri kami yang pandai menulis, mampu menghidupkan mading, membuat buletin pesantren. Syukur-syukur bisa melahirkan penulis buku,” kata Amelia saat pembukaan pelatihan jurnalistik, Kamis (5/12). Menulis, lanjutnya, merupakan kegiatan yang membutuhkan fokus, hal itu akan membuat santri memanfaatkan waktu luangnya untuk menulis.

”Memang kegiatan menulis bagi sebagian orang tidak mudah, padahal sesungguhnya tidak sulit kalau sudah biasa,” katanya. Amelia menambahkan, penulis yang baik merupakan pembaca yg baik, jadi melalui kegiatan pelatihan menulis, para santri juga secara tidak langsung diajak untuk rajin membaca. ”Kami berharap pelatihan menulis ini dapat memotivasi para santri untuk membuat karya tulis, karena itu yang paling penting,” tambahnya. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon Mukhtar Gozali me-

ngatakan, kebudayaan menulis setiap tahun selalu berkembang, media untuk menulis juga semakin banyak. Sehingga para penulis muda semakin banyak bermunculan. ”Menulis dapat meningkatkan daya pikir, apakah mau menulis sastra, ilmiah atau tulisan yang lainnya,” jelasnya. Mukhtar menambahkan, melalui pendidikan dan latihan menulis, wawasan santri terhadap dunia tulis menulis semakin baik. “Semangat belajar, semangat menulis dan yang terpenting tetap menjaga semangat melakukan hal-hal yang baik,” jelasnya. Salah satu narasumber pelatihan menulis Asep Koswara mengatakan, kegiatan menulis merupakan kegiatan yang menyenangkan, sehingga semua orang bisa menulis. “Orang besar menyampaikan gagasan dan pemikirannya melalui tulisan, dan gagasan penulisnya terus bertahan dari generasi ke generasi,” katanya. Asep yang juga aktif menulis disejumlah media baik lokal maupun nasiona mengimbau agar para santri rajin membaca buku, agar wawasannya semakin luas. “Menulis itu mudah, karena memindahkan gagasan ke media tulisan. Tapi akan sulit bagi mereka yang kurang luas wawasannya,” ungkapnya.(*)


CILEGON POS

BANTEN POS JUMAT 6 DESEMBER 2013

Gerbang Kota Masa Depan

16

FIGUR Orangtua Wajib Dampingi Anak MASA keemasan atau golden age ada pada usia 0-5 tahun. Dimasa itu menurut Kepala sekolah PAUD Aisyiah Kelurahan Jombang Masjid Kecamatan Jombang Kota Cilegon, Heni Apriliani merupakan masa yang sangat penting bagi perkembangan anak. Untuk itu masa-masa tersebut harus dimaksimalkan dari segala sisi. Maka peran orang tua sangat dibutuhkan untuk merangsang kecerdasan putra putrinya pada masa tersebut. “Tanggung jawab keluarga kepada anak usia dini sangat besar. Dimana mereka harus mendapatkan beragam rangsangan dalam masa pertumbuhannya baik dari segi mental, fisik, spiritual dan lain sebagaainya yang akan mendukung anak tumbuh dengan selayaknya,” katanya. Bila anak mendapatkan apa yang mereka butuhkan termasuk juga kasih sayang dari lingkungannya, sambung Hani, mereka akan tumbuh menjadi manusia yang mandiri dan bertanggungjawab di kemudian hari. Heni berharap para guru juga menyadari hal tersebut sehingga dapat menjadi BACA ORANGTUA... HAL 15

POLUSI UDARA. Seorang warga dengan mengenakan masker saat mengendarai sepedanya di tengah hiruk pikuk kendaraan yang melintas di Jalan Ahmad Yani, Kota Cilegon, Kamis (5/12). Meningkatnya volume Kendaraan mengakibatkan tingginya polusi udara sehingga warga pun rawan terserang inspeksi saluran pernafasan akut (ISPA). RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

Pembobol RSUD Masih Bebas Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Heni Apriliani

CILEGON, BP - Pelau pembobolan keuangan RSUD Cilegon hingga saat ini masih bebas. Meskipun Polres Cilegon sudah memeriksa sejumlah saksi, namun hingga saat ini belum menetapkan siapa

tersangkanya. “Kasus ini masih dalam penyelidikan, namun kami sudah kantongi calon tersangkanya,” kata Kanit IV Iptu Tb Abunaser, Kamis (5/12). Abunaser menegaskan, dalam kasus tersebut diduga terjadi manipulasi atau mark up anggaran rekening listrik, air PDAM dan telephon, pelakunya bisa dijerat degan Pasal 263 ayat 1 dan 2, Pasal

264 KUHP tentang pemalsuan dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara. “Jadi terkait kasus tersebut, kita sudah memeriksa sebagian kepala bagian di RSUD, bendahara PDAM, bendahara PLN, dan bendahara PT Telkom,” ungkapnya. Abunaser menambahkan, pihaknya juga belum melakukan koordinasi de-

ngan Inspektorat Pemkot Cilegon, pasalnya Pemkot juga melakukan penyelidikan internal terkait kasus tersebut. “Yang pasti kasus ini selambat-lambatnya awal 2014 nanti statusnya akan segera ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” jelasnya. Sementara itu, Kapolres Cilegon BACA PEMBOBOL...HAL 15

Camat dan Lurah Dikirim ke Medan Belajar Pengelolaan IUP dan Izin UMKM CILEGON, BP - Delapan camat dan 43 lurah se-Kota Cilegon ramairamai terbang ke Kota Medan Sumatera Utara. Kunjungan kerja mereka ke Tanah Deli tersebut dalam

rangka belajar pengelolaan perizinan yang diberlakukan di sana. Kabag Pemerintahan Setda Kota Cilegon, Iman Adi Pribadi mengatakan, hal itu dilakukan pasca dibentuknya Badan Perizinan Terpadu Penanaman Modal (BPTPM), kewenangan Izin Usaha Perorangan

(IUP) dan Usah Kecil Menengah (UKM) menjadi kewenangan kelurahan dan kecamatan. “Seluruh lurah dan camat serta sebagian kepala dinas kita ajak untuk belajar terkait perizinan yang menjadi kewenangan mereka,” ujar Iman saat dihubungi BANTEN POS, Kamis (5/12). Kenapa Medan yang dipilih, sambung Iman, karena Pemerintah Kota Medan sudah lebih dahulu menerapkan izin usaha perorangan dan UKM di kelurahan dan kecamatan. “Hasil belajar atau studi banding ke Medan itu nantinya akan diterapkan di Cilegon, karena Kota Medan telah lebih dulu menerapkan izin usaha perorangan dan UKM yang dikelola kelurahan dan kecamatan,” ungkap Imam, seraya menyatakan, studi ke Medan dilakukan selama tiga hari yaitu dari Kamis hingga Sabtu. Imam menjelaskan, selain melakukan studi, di Medan juga akan digelar rapat koordinasi bersama kepala dinas terkait mengenai kebersihan kota dan penataan infrastruktur kota. Sejumlah kepala dinas yang ikut diantaranya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Kepala Dinas Kebersihan. dapun terkait anggaran studi, lanjutnya, untuk para lurah dan camat menjadi tanggungjawab bagian pemerintahan dengan menyiapkan anggaran Rp250 juta. Sedangkan anggaran untuk para kepala dinas dibiayai masing- masing SKPD. Kadis PU, Nana Sulaksana dalam pesan singakatnya kepada BANTEN POS, kemarin mengatakan, keberangkatannya ke Medan memenuhi undangan dari Bagian Pemerintahan selaku yang punya hajat. “Kadis PU berangkat ke Medan karena memenuhi undangan. Di sana kita belajar tentang infrastruktur jalan, penataan dan pemukiman,” terang Nana.(BAR/ZAL/IGO)

Banten pos edisi jum'at 06 desember 2013  

Banten pos edisi jum'at 06 desember 2013Banten pos edisi jum'at 06 desember 2013Banten pos edisi jum'at 06 desember 2013Banten pos edisi jum...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you