Issuu on Google+

JUMAT 20 DESEMBER 2013

BANTEN POS

Jawa Pos Group

Inspirasi dan Semangat Baru Banten

HARGA ECERAN Rp 2.000

Teka-teki Jumat Keramat Hari Ini Diperiksa KPK, Kalau Sehat Atut Datang

SERANG, BP - Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah hari ini dijadwalkan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemanggilan terhadap orang nomor satu di Banten tersebut

adalah yang pertama setelah ditetapkan sebagai tersangka untuk dua kasus sekaligus. Namun hingga kemarin, kehadiran Atut masih menjadi teka-teki, sebab Atut dikabarkan masih sakit. Kepala Biro Hukum Provinsi Banten, Samsir, Kamis ( 19/20) mengatakan, Atut akan hadir memenuhi panggilan KPK di Jumat Keramat ini jika kondisinya membaik. Seperti diketahui, Atut

Ratu Tatu Berhasrat Pimpin Golkar

Musdalub Golkar Digelar 24 Desember

SERANG, BP - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar segera menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk mencari pengganti Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Banten, almarhum Hikmat Tomet. Menurut rencana,

BACA TEKA-TEKI... HAL 7

BACA RATU... HAL 7

Zaskia Gotik

Merinding Geli ZASKIA Gotik sepertinya masih trauma pada laki-laki. Pedangdut yang pernah bertunangan dengan Vicky Prasetyo itu bahkan membandingkan cowok pembohong dengan binatang. “Kalau neng lebih takut sama cowok pembohong aja,” kata Zaskia Gotik saat ditemui di Kawasan Kebon Jeruk Jakarta Barat, Kamis (19/12). Selain taku pada cowok pembohong, Zaskia juga mengakui geli pada binatang, utamanya binatang yang BACA MERINDING... HAL 7

EDO DWI/BANTEN POS

Kepala Disnaker Banten Erik Sehabudin dikawal sejumlah jaksa saat akan keluar dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, menuju Rumah Tahanan (Rutan) Pandeglang, Kamis (19/12). Sebelumnya Kejati menahan mantan Kabag Keuangan Sekretariat KPU Banten Dede Kurniawan dan rekanan bernama Nasution yang menggunakan CV RGM.

Kadisnaker Banten Dijebloskan ke Dalam Tahanan Tersangkut Kasus Dugaan Korupsi KPU Banten

SERANG, BP - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten akhirnya memenuhi janjinya setelah beberapa waktu lalu mengaku akan menahan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan

Transmigrasi (Disnaker), Erik Sihabudin, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pencetakan surat suara dan kartu pemilih dalam Pilgub Banten 2011 (dana hibah)

Iti-Ade Resmi Pimpin Lebak JAKARTA, BP - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pemilihan suara ulang (PSU) Bupati Lebak dan mengukuhkan pasangan calon Iti Octavia dan Ade Sumardi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Iti Octavia Lebak terpilih. Amar putusan MK itu dibacakan dalam sidang putusan sengketa Pilkada Kabupaten Lebak Banten yang digelar sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (19/12) kemarin. BACA ITI-ADE... HAL 7 Ade Sumardi Wilayah Banten & Sekitarnya

senilai Rp5,8 miliar. Mantan Sekretaris KPU Banten tersebut ditahan di Rutan Klas II B Pandeglang, Kamis (19/12). BACA KADISNAKER... HAL 7

(4) INDONESIA

VS MALAYSIA (3)

Dendam Terbalas

Jadwal Sholat

SUGENG DEAS/JP

Ekspresi pemain Indonesia setelah mengalahkan Malaysia 5-4, dalam semifinal SEA Games di stadion Zeyarthiri, Naypyitaw (19/12).

NAYPYTAW, BP - Seperti De Ja Vu, pertarungan Indonesia U-23 vs Malaysia di arena SEA Games. Dua tahun lalu di final, Indonesia kalah menyakitkan dalam drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta. Kini saat semifinal SEA Games 27 di Zeyar Thiri Stadium, Naypyitaw, Myanmar, Kamis (19/12), giliran Indonesia menang lewat tendangan penalti. Skor akhir 5-4 untuk Indonesia U-23. Skuad garuda muda yang bertekad membalaskan dendam atas kekalahan dua

Salurkan Donasi Anda Untuk Masjid Terapung Banten ke Rek : 16300767675 Bank Mandiri a/n Yayasan Albahru Banten

Jadwal Sholat Wilayah Banten & Sekitarnya

Subuh Dzuhur Asar Maghrib Isya

04:14 11:54 15:21 18:08 19:24

BACA DENDAM... HAL 7

PRAKIRAAN CUACA HARI INI SERANG

CILEGON PANDEGLANG LEBAK TANGERANG

23 – 31ºC 23 – 31ºC Berawan/ Berawan/ Hujan Ringan Hujan Ringan 0,5 – 1,25 mtr/ Timur laut

22 – 31ºC Berawan/ Hujan Ringan 0,5 – 2,5 mtr / Barat

23 – 31ºC Berawan/ Hujan Ringan

23 – 31ºC Berawan/ Hujan Ringan

0,5 – 2,5 mtr / Barat

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU UNTUK 20 DESEMBER 2013

INSPIRASI Masa depan tidak pernah pasti bagi siapa pun, tapi lebih bisa diduga bagi orang yang sikapnya baik. - Mario Teguh -

www.bantenposnews.com

Perlintasan Kereta Api Minim, Pemerintah Tak Punya Anggaran

Jaminan Keselamatan Jadi Tanggung Jawab Masing-masing SEBUAH tragedi nasional mengiris hati masyarakat Indonesia di bulan pengRTASI TRANSPO hujung 2013. Sebuah S KHUSU tabrakan yang melibatkan LIPUTAN SKOP E kereta api listrik dan mobil L KA IDO tangki pengangkut BBM merenggut nyawa tujuh penumpang dan menyisakan luka maupun trauma bagi ribuan lainnya. Peristiwa yang terjadi di perlintasan Pesanggrahan, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin 9 Desember lalu itu sejarah pahit dari banyak kecelakaan yang terjadi di areal perlintasan kereta api.

2013

DOC BP

Bila menilik pada kejadian-kejadian sebelumnya, kebanyakan kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api terjadi di areal perlintasan yang tidak dilengkapi palang pintu. Minimnya perlintasan yang dilengkapi palang pintu menyebabkan risiko terjadinya kecelakaan di lintasan itu semakin besar. “Yang ada petugasnya saja seperti di Bintaro, Kecelakaan lalu lintasan menelan korban jiwa. Bagaimana kalau tidak ada yang jaga, kecelakaan lalu lintas di lintasan kereta api pasti sering terjadi,” kata Kepala Dinas PerhubuBACA JAMINAN... HAL 7 bantenpos@gmail.com


PRO BANTEN

BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

LINTAS Natal & Tahun Baru, 2 Ribu Personel Keamanan Dikerahkan SEBANYAK 2 ribu personel gabungan dari kepolisian dan TNI akan diterjunkan untuk mengamankan hari raya Natal 2013 dan perayaan Tahun baru 2014. “Sekitar 2 ribu personel gabungan kami siagakan. Personel yang ada itu nantinya akan kami sebar ke sejumlah titik rawan kemacetan maupun lalu lintas pada saat natal maupun tahun baru,” kata Kapolda Banten Brigjen (Pol) M Zulkarnain, kemarin. Selain di gereja-gereja, kata Kapolda, personil keamanan juga akan ditempatkan di sejumlah objek vital seperti Pelabuhan Merak dan PLTU Suralaya. “Setelah perayaan natal berakhir, maka nanti personel yang ada digeser dan difokuskan ke sepanjang jalan menuju lokasi wisata. Itu mulai dari Cikande (Kabupaten Serang) sampai ke Pelabuhan Merak (Cilegon), Anyer (Kabupaten Serang) sampai Carita (Kabupaten Pandeglang),” ungkapnya. Terpisah, Wakapolda Banten Kombes (Pol) Irianto mengatakan pihaknya juga telah melakukan Rapat Koordinasi Operasi Lilin Kalimaya 2013 untuk pengamanan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 tersebut. “Hadir dalam rakor Pemprov Banten, Korem 064/MY, BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Banten, PLN Wilayah Banten, ASDP Merak, PT KAI dan penyelenggara tol,” katanya. Irianto mengungkapkan, pihaknya memberikan perhatian serius di sejumlah titik seperti Pelabuhan Merak, kawasan Banten Lama dan kawasan pantai Anyer-Carita. Diperkirakan, titik-titik tersebut akan menjadi tempat konsentrasi massa pada saat Natal dan malam tahun baru. Sementara itu, Karo Ops Polda Banten Kombes Budiarto mengimbau masyarakat yang akan berwisata ke kawsan pantai Anyer–Carita saat merayakan pergantian tahun nanti, agar mengunakan jalan alternatif seperti jalur Mancak (Kabupaten Serang) atau Padarincang (Kabupaten Serang). “Kami mengimbau agar jalur alternatif yang tersedia dimanfaatkan oleh masyarakat yang akan berlibur ke pantai,” ungkapnya.(RUS/IDM)

2

APBD Naik Rp355 M dari Usulan Evaluasi ke Mendagri Tunggu Tandatangan Atut SERANG, BP-Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Pemprov Banten tahun 2014 disahkan menjadi APBD 2014 dalam rapat paripurna DPRD Banten, Kamis (19/12). Nilai APBD yang ditetapkan adalah Rp7,377 triliun, atau mengalami peningkatan sebesar Rp355 miliar dari usulan

dalam R-APBD yang sebesar Rp7,022 triliun. Wakil Gubernur Banten Rano Karno dalam sambutannya mengatakan, peningkatan APBD tersebut tidak hanya memperkuat kemampuan keuangan pemprov, tetapi juga membantu memperkuat kemampuan keuangan pemerintah kabupaten/kota. “Ini dapat dilihat dari peningkatan bagi hasil pajak provinsi kepada kabupaten/kota,” katanya. Gubernur Banten ratu Atut Chosiyah sendiri tidak hadir dalam rapat paripurna tersebut. Atut kembali menghilang pasca-

ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus suap Pilkada Lebak dan pengadaan alat kesehatan di Dinas kesehatan pemprov Banten. Menurut Rano, pemprov terus mempertajam skala prioritas serta meningkatkan sinergi pembangunan. APBD sebesar Rp7,377 triliun tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan percepatan penanggulangan kemiskinan. Peningkatan terjadi pada belanja langsung, dari usulan

Rp3,105 triliun menjadi Rp3,327 triliun. Untuk belanja tidak langsung, kenaikan terjadi dari usulan Rp3,917 triliun menjadi Rp4,050 triliun. Peningkatan belanja tidak langsung terjadi pada belanja pegawai, dari usulan Rp532,2 miliar menjadi Rp558,5 miliar; belanja hibah dari Rp1,367 triliun menjadi Rp1,395 miliar, atau naik Rp28 miliar. Sementara belanja bantuan sosial tetap seperti yang diusulkan, yakni Rp91 miliar. Peningkatan cukup tajam terjadi pada belanja bantuan ke-

EDO DWI / BANTEN POS

Wakil Gubernur Rano Karno berupaya menolong seorang kameramen TV yang terjatuh saat berebut akan mewawancarainya, usai rapat paripurna DPRd Banten tentang pengesahan APBd Banten 2014, di gedung DPRD Banten, Kamis (19/12). APBD Banten 2014 disahkan tanpa dihadiri Gubernur ratu Atut Chosiyah yang dikabarkan sakit.

uangan kepada pemerintah daerah/pemerintah desa dan partai politik sebesar Rp78 milia, yakni dari usulan Rp155 miliar menjadi Rp233,8 miliar. Pada belanja langsung, yang mengalami peningkatan adalah belanja barang dan jasa, dari usulan Rp1,460 triliun menjadi Rp1,485 triliun; dan belanja modal, dari usulan Rp1,467 triliun menjadi Rp1, 681 triliun. Sementara itu, di sektor pendapatan, APBD 2014 itu hanya mengalami peningkatan Rp17 miliar dari usulan yang sebesar Rp6,861 triliun, yakni menjadi Rp6,878. Peningkatan itu terdapat pada dana perimbangan dari usulan Rp1,134 triliun menjadi Rp1,151 triliun. Untuk Pendapatan Asli Daerah tetap seperti pada usulan, yakni sebesar Rp4,675 triliun. Begitu juga dengan lain-lain pendapatan daerah yang sah tetap sebesar Rp1,051 triliun. Peningkatan sangat tinggi justru terjadi pada Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) yakni sebesar Rp337,7 miliar. Silpa diusulkan Rp450 miliar, namun ditetapkan menjadi Rp787,7 miliar. Tambahan silpa tersebut dialokasikan utuh untuk pembiayaan netto dari usulan Rp161,5 miliar menjadi Rp499,2 miliar. Terkait ketidakhadiran Atut, Sekda pemprov Banten Muhadi usai rapat paripurna tersebut, mengatakan, kondisi kesehatan Atut sedang menurun. “Ibu lagi kurang sehat, dan kami harap setelah diserahkan ke Mendagri untuk dievaluasi, APBD kita dapat segera digunakan. Sesuai dengan ketentuan evaluasi dilakukan selama 14 hari kalender,” ungkapnya. Dengan tidak hadirnya Atut itu, APBD 2014 masih harus menunggu tand tangan Atut sebelum diberikan kepada mendagri untuk dievalusi.(RUS/IDM)

Air Bersih Minimalisir Kawasan Kumuh Pemprov Tolak Merevisi UMK

ISTIMEWA

Kepala DSDAP Banten Iing Suwargi (kanan) didampingi Kabid Pemukiman DSDAP Helmy Nuddin Zein meninjau salah satu lokasi pembangunan MCK yang diprogramkan Pemprov Banten melalui DSDAP.

SERANG, BP - Pemerintah Provinsi Banten, melalui Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Banten terus berupaya meminimalisir tumbuhnya kawasan-kawasan kumuh di wilayahnya. Salah satunya dengan membangun fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus), bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut, agar kualitas hidup maupun lingkungan tempat

tinggal mereka bisa lebih bersih dan tertata dengan baik. Kepala DSDAP Banten Iing Suwargi mengatakan, minimnya fasilitas pendukung sanitasi, seperti MCK, dapat membuat masyarakat mudah terjangkit penyakit. Hal tersebut, lanjutnya, tentu saja berdampak pada etos kerja masyarakat. “Dalam masyarakat yang sehat, tentunya akan tumbuh eko-

nomi yang kuat. Untuk itu, kami sangat mengutamakan pembangunan sarana kebersihan bagi masyarakat ini,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Seksi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan pada DSDAP Banten, Adib Solihin, mengatakan, saat ini masih ada masyarakat pedesaan yang Buang Air Besar (BAB) di lapangan atau pepohonan. Hal itu, kata dia, menandakan bahwa belum semua masyarakat terbiasa hidup bersih. “Kami juga ingin masyarakat bisa hidup bersih dan salah satu cara untuk mewujudkannya, yakni dengan adanya MCK tersebut,” katanya. Terpisah, Kades Sukajaya, Toyibah, yang wilayahnya mendapatkan bantuan pembangunan MCK dari Pemerintah Provinsi Banten, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang telah dibe-rikan untuk desanya tersebut. “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian pemerintah, dengan mendirikan MCK itu. Dengan adanya MCK di setiap pedesaan, tentu mengajarkan warga kami hidup bersih,” katanya.(ENK)

SERANG, BP - Pemprov Banten menolak desakan 15 serikat buruh yang tergabung dalam Aliansi Tangerang Raya (ATR), agar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2014 yang telah ditetapkan, direvisi. Kepala Seksi Pengupahan dan Jaminan Sosial pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Mufthi Aliyudin, mengatakan hal tersebut, usai melakukan audiensi dengan 50 orang perwakilan ATR di pendopo lama Gubernur Banten di jalan Brigjen KH Sjam’un Nomor 5, Kota Serang, Kamis (19/12). “UMK tahun 2014 yang telah ditetapkan oleh Ibu Gubernur beberapa waktu lalu itu sudah final, karena dikeluarkannya SK (surat keputusan) itu telah sesuai dengan ketentuan,” terangnya. Menurutnya, keinginan buruh untuk merevisi UMK juga tidak memiliki dasar hukum yang jelas. “Sementara SK Gubernur memiliki kekuatan hukum, karena sudah ada rekomendasi dari kepala daerah dan serikat buruh serta Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia),” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan ATS, Sunanro, mengatakan revisi UMK 2014 adalah bentuk keadilan bagi buruh. Pa- Kami tetap mendesak agar salnya, UMK 2014 tidak sesuai Gubernur Banten melalukan dengan Kebutuhan Hidup Layak revisi UMK 2014 dengan (KHL). “Kami tetap mendesak nilai diatas dari UMK yang agar Gubernur Banten melalukan telah ditetapkan revisi UMK 2014 dengan nilai diatas dari UMK yang telah diSunanro tetapkan,” ungkapnya. Perwakilan ATS Diketahui, UMK yang telah ditetapkan adalah Kabupaten Lebak Rp 2.442.000, Kabupaten Tangesebesar Rp 1.490.000, Kota Serang rang sebesar Rp 2.442.000, Kota sebesar Rp 2.166.000, Kabupaten Tangerang sebesar Rp 2.444.301 Pandeglang sebesar Rp 1.418.000, dan Kabupaten Serang tahun 2014 Kota Tangerang Selatan sebesar sebesar Rp2.340.000.(RUS/IDM)

Melatih Public Speaking di Tirta FM Untirta

ISTIMEWA

SERANG, BP-Radio komunitas Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Tirta FM, menjadi semacam laboratorium bagi prakti-

kum para mahasiswa Jurusan Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik (FISIP), di kampus tersebut.

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. : Bank BCA : 2454 061 704 No. Rek. : Bank Permata : 0701345134 a/n Margiono

“Dan sudah pasti sebagai wadah berkreasi mahasiswa yang berminat di bidang broadcast radio,” kata Hendrik Setiadi, Ketua Tirta FM, kemarin. Menurutnya, di lingkup Untirta sendiri, Tirta FM menjadi sarana media penyedia informasi, pendidikan, dan hiburan pada civitas akademikanya, serta masyarakat sekitar lingkungan kampus. Selain itu. “Di lingkungan Jurusan Ilmu Komunikasi sendiri ini jelas sebagai tempat parktikum mata kuliah public speaking,” imbuhnya. Terkait itu pula lah, menurut dia, pada awalnya didirikan melalui gagasan sejumlah dosen di Jurusan Ilmu Komunikasi. Saat

didirikan pada tahun 2004, Tirta FM diharapkan bisa mengembangkan keterampilan dan penunjang perkuliahan mahasiswa di bidang broadcasting radio. “Dalam perkembangannya, ternyata sekarang bisa lebih jauh dari itu. Kami selalu menjadi media sarana informasi bagi di lingkungan civitas akademika Untirta,” imbuhnya. Diungkapkan dia, animo mahasiswa menjadi anggota Tirta FM dari tahun ke tahun sangat tinggi. Tahun ini saja, dari kuota 20 orang yang disediakan, pendaftarnya sampai saat ini sudah tercatat sebanyak 80 orang. “Kami masih sedang melakukan seleksi penerimaan anggota sekarang,” katanya.(*/QOM/ADV)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Yayat Rismunadi REPORTER: Sobar Rohmat, Imam Jayanegara, Yayat Rismunadi, Asep Alibuni, Arif Hamdi, Rizal Fauzi, Ari Supriadi, Tusnedi, Feby Firmansyah REPORTER BISNIS: Diki Supardika (Banten) Amin Engkos (Jakarta) FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Agus Suwardani, Dadan Ujabi Firdaus GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS KOORDINATOR IKLAN: Dwi Agus Harjunanto MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Sobar Rohmat PERWAKILAN LEBAK: Rukman Nurhalim Mamora (koordinator) PERWAKILAN TANGERANG: Bintang Terang Siregar (koordinator), Azhar Fedian KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TA R I F

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. TEMPRINA MEDIA GRAFIKA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

I K L A N

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

PENERBANGAN ISTIMEWA

Merpati Dilirik 15 Investor Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menginstruksikan Direksi PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) agar lebih intens menjalin komunikasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Hal itu menyusul business plan Merpati yang saat ini sudah sampai di Kemenko. “Sudah mengirim ke Menko, minta pembahasan lagi. Saya minta pada Pak Asep (Dirut Merpati Asep Eka Nugraha) agar aktif menjalin komunikasi dengan Kemenko untuk bahas ini,” terang Dahlan di kantornya Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (18/12). Sampai saat ini dijelaskan Dahlan bahwa Merpati telah mendapatkan 15 calon investor. Di mana, lima diantaranya terdiri dari investor asing dan 10 merupakan investor dalam negeri. Namun Dahlan masih enggan menyebut siapa saja 15 investor tersebut. Lalu apa yang membuat 15 investor itu berminat ingin berinvestasi pada Merpati, di tengah lilitan utang Rp6,5 triliun? “Mereka menilai peluang bisnis Merpati masih dalam kondisi baik, treding centernya bagus, networknya masih bagus, service-nya bagus. Sehingga mereka melihat hal-hal mendasar bahwa perusahaan penerbangan ini masih berjalan baik,” papar bekas Dirut PLN ini.(CHI/JPNN)

PERDAGANGAN ISTIMEWA

Targetkan Penjualan Meningkat 10 Kali Lipat PERUSAHAAN LG Electronics Indonesia (LGEIN) memprediksi pasar barang elektronik khususnya televisi akan meningkat. Pabrikan asal Korea Selatan itu menargetkan penjualan televisi Ultra High Definition (UHD TV) akan meningkat sepuluh kali lipat pada 2014 dibanding 2013 dan 2012. Lebih konkret, LG menargetkan penjualan 200 unit UHD TV per bulannya sepanjang 2014. “Produksi dalam negeri mengambil peranan penting dalam jaminan ketersediaan Ultra HD TV. Ini akan menjadi salah satu modal utama untuk peningkatan itu,” kata Manager Produk Flat Panel Display, Terry Putera Santoso. UHD TV adalah salah satu andalan produk televisi LG. Produk ciamik ini memiliki resolusi 3840 x 2160 piksel atau lebih baik empat kali lipat dibanding Full HD TV (1920 x 1080 piksel). “Sejak setahun yang lalu, penjualan UHD TV LG terjual 20 unit per bulannya. Dengan dengan optimisme pertumbuhan ekonomi di tahun depan dan daya beli masyarakat, target peningkatan 10 kali lipat bisa dicapai,” katanya. (ANT/MAS/JPNN)

EKONOMI & BISNIS

3

CSR Bukan Sekedar Uang JAKARTA, BP - Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan hal yang penting dalam suatu perusahaan. Melalui CSR, tercipta ekosistem atau lingkungan industri yang menyeluruh. Menanggapi hal itu, perusahaan-perusahaan Korea di Indonesia terus berkomitmen membuktikan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat. Direktur Jenderal Korea TradeInvestment Promotion Agency (Kotra), Song Yoo-hwang mengatakan, Korea Selatan merupakan investor terbesar ketiga di Indonesia. Pada 2012, nilai in-

vestasinya mencapai USD 2 miliar (sekitar Rp24,3 triliun). Karena itu, sudah sepatutnya perusahaan-perusahaan Korea ikut membantu perekonomian lokal. Menurutnya, kegiatan CSR itu bisa membantu pengentasan problem sosial. Untuk mengapresiasi kegiatan CSR yang dilakukan perusahaan-perusahaan Korea di Indonesia, Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi Korea bekerjsama dengan Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Kedutaan Korea Selatan dan Kotra memberikan penghargaan CSR Award

C.K. Song

kepada enam perusahaan Korea di Indonesia. Keenam perusahaan itu adalah PT LG Innotek Indonesia, PT CJ Indonesia, PT Lotte Shopping

Avenue Indonesia, PT Samsung Electronic Indonesia, PT Aneka Panel Indonesia dan PT Bank Woori Indonesia. Penghargaan CSR Award itu dilakukan dalam acara KoreaIndonesia CSR Forum 2013 and CSR Excellence Award 2013 Ceremony di Hotel Shangri-La kemarin (18/12). Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofian Wanandi mengatakan CSR penting dilakukan. Sofian mengatakan, pemberian CSR yang dilakukan perusahaan Korea tidak diberikan begitu saja kepada

masyarakat. Sebab, budaya masyarakat Indonesia berbeda dengan Korea. “Apalagi ada masyarakat yang pikirannya negatif. Ada yang membantu malah dicurigai,” katanya. Chairman Korea Chamber of Commercein Indonesia (Kocham), C.K. Song menambahkan, ada lebih dari 2.000 perusahaan Korea di Indonesia. Menurutnya, perusahaan bertanggung jawab membantu masyarakat. “Padahal bukan itu, CSR itu lebih dari sekedar donasi, tapi membantu komunitas dan saling sinergi,” katanya.(PUJ/NAS/MAS/JPNN)

Soft Opening Bintaro Jaya Xchange Mall BINTARO, BP - Mengejar momentum Natal dan Tahun Baru, PT Jaya Real Property Tbk melakukan soft opening Bintaro Jaya Xchange Mall, Rabu (18/ 12). Pusat belanja ini merupakan bagian dari superblok seluas 25 hektar yang memiliki perkantoran, kondominium, dan hotel berbintang. Untuk membangun Bintaro Jaya Xchange Mall—biasa disingkat menjadi BXc Mall—pengembang mengucurkan investasi sebesar Rp600 miliar. Mal dengan luas area 115.262 m² ini memiliki area yang disewakan sebesar 45.955 m². General Manager Property Tiga PT Jaya Real Property Tbk, Tina S. Hadisumarto mengatakan, pengembangan Bintaro Jaya Xchange mengacu pada konsep Ecommunity (ecology community) yang mengedepankan gaya hidup ramah lingkungan, baik pada pengembangan lingkungan fisik, sosial, maupun kegiatan komunitas Bintaro Jaya. Saat ini, Bintaro Jaya Xchange telah terisi lebih dari 90 persen. Anchor tenant yang telah bergabung antara lain Centro by

AMIN/BANTEN POS

Bintaro Jaya Xchange Mall, Bintaro, saat soft opening pada Rabu (18/12).

Parkson Department Store, Farmers Market, Fun World, Golds Gym, Rockstar Gym, Best Denki, Cinema XXI, dan Food Xchange. Selain itu, mal ini juga

memiliki fasilitas ice skating terbesar di Indonesia. Tina menambahkan, tarif sewa per bulan mal ini Rp435.000 per meter persegi per bulan. Sementara,

service charge dipatok Rp95.000 per meter persegi per bulan. Ditanya mengenai rencana grand opening BXc Mall, Tina menuturkan, mal ini akan dibuka

pada akhir Mei atau awal Juni 2014. “Kami sengaja menggabungkan acara grand opening dengan ulang tahun Bintaro Jaya,” pungkasnya.(AMN/RIF)

ASUS Luncurkan Transformer Book Trio JAKARTA, BP - Produsen teknologi informasi ASUS meluncurkan produk terbarunya, Transformer Book Trio, di Hotel Mulia, Jalan Asia Afrika, Jakarta. Dalam produk terbaru ini, ASUS memadukan konsep 3 in 1 yaitu laptop, tablet dan desktop PC. “Dengan konsep 3 in 1 ini artinya Transformer Book Trio dalam keadaan biasa, produk ini menjadi notebook pada umumnya. Namun Transformer Book Trio juga dapat dicopot dimana layarnya menjadi tablet, dan keyboard-nya bisa menjadi desktop PC,” ucap Juliana Cen, ASUS Manager for Product & Marketing di Hotel Mulia, Selasa (17/12) siang. Dikatakan Juliana, ASUS Transformer Book Trio merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang menginginkan produk yang canggih, user friendly namun tetap sophisticated. Sesuai dengan tujuan ASUS yang selalu menciptakan produk inovatif sesuai kebutuhan customer. “ASUS sangat peduli pada inovasi, kita selalu berusaha menciptakan kehidupan digital yang menarik untuk siapapun,” katanya. Regional Director ASUS South East Asia, Rex Lee menambahkan,’dengan kemampuan untuk beralih antara Windows 8 dan Android hanya dengan menekan satu tombol,Transfomer Book Trio mena-

AMIN/BANTEN POS

ASUS meluncurkan produk terbarunya, Transformer Book Trio, di Hotel Mulia, Jalan Asia Afrika, Jakarta

warkan fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya bagi pengguna yang membutuhkan seluruh perangkat komputasi,Notebook, tablet dan PC desktop sekaligus. Untuk aplikasi,pengguna juga

akan sangat dimanjakan karena ia bisa memanfaatkan aplikasi-aplikasi yang ada di Google Play dan Windows Store. “Selain itu diperkuat dengan sistem dua prosesor, dua OS dan dua storage yang di-

gunakan oleh ASUS Tranformer Book Trio hadir dalam desain metalik yang cantik dan kokoh,serta diperkuat oleh prosesor Intel Core generasi ke 4 untuk performa multitasking yang mulus dan efisien(AMN/RIF)

UU Perindustrian Baru Lebih Menjamin Masa Depan Industri Nasional JAKARTA, BP - Rapat Paripurna DPR RI yang digelar Kamis (19/12) juga mengambil keputusan atas Rancangan Undang-undang Perindustrian. Dalam paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR, Pramono Anung Wibowo itu, seluruh fraksi di DPR memberikan persetujuan untuk pengesahan RUU yang akan menggantikan UU Nomor 5 Tahun 1984 itu. Menteri Perindustrian, MS Hidayat usai pengesahan RUU Perindustrian mengata-

kan, UU itu akan menjadi instrumen yang efektif untuk mewujudkan industri nasional sebagai pilar dan penggerak ekonomi nasional. Menurutnya, perubahan UU Perindustrian ini dilakukan untuk mengawal pertumbuhan industri serta mengantisipasi perubahan lingkungan strategis secara internal maupun eksternal. “Perubahan internal yang sangat berpengaruh adalah dengan diberlakukannya UU Pemda, dan eksternalnya

berpengaruh terhadap pembangunan industri, misalnya diratifikasinya berbagai perjanjian internasional yang bersifat bilateral, regional maupun multilateral,” kata Hidayat di gedung DPR. Hidayat juga meyakini UU Perindustrian yang baru akan menjamin upaya peningkatan daya saing industri nasional, terutama dalam menghadapi persaingan global yang berdampak luas bagi perekonomian nasional. “Persaingan global membuat persaingan

semakin ketat, sehingga pembangunan industri butuh perangkat kebijakan tepat, perencanaan terpadu dan pengelolaan yang efisien,” jelasnya. UU Perindustrian mengamanatkan rencana induk industri nasional yang dibuat dalam jangka waktu 20 tahun. Karenanya, UU itu akan mengawal program penting dan strategis seperti hilirisasi industri, penggunaan produk dalam negeri, industri strategis, industri hijau, serta rencana induk pengembangan dan pem-

Perubahan internal yang sangat berpengaruh adalah dengan diberlakukannya UU Pemda, dan eksternalnya berpengaruh terhadap pembangunan industri, misalnya diratifikasinya berbagai perjanjian internasional yang bersifat bilateral, regional maupun multilateral MS Hidayat Menteri Perindustrian

bangunan industri. Amanat lain dari UU Perindustrian adalah pembentukan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN), Kebijakan Industri Nasional (KIN), pengembangan sumber daya industri, hingga pembentukan Komite Industri Nasional.(FAT/JPNN)


TANGERANG POS

BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

4

Kabupaten Tangerang - Kota Tangerang - Kota Tangsel

Arief-Sachrudin Doakan Atut Sehat Pelantikan Dikembalikan ke Mendagri? TANGERANG, BP - Kembali tertundanya pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang terpilih periode 2013 -2018, Arief R Wismansyah-Sachrudin, membuat kecewa banyak pihak. Karena itu, guna memastikan kejelasan terkait persoalan, Pemkot Tangerang dan DPRD Kota Tangerang, Kamis (19/12) pagi mendatangi kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk berkoordinasi dengan Mendagri, Gamawan fauzi. “Sesaat setelah Pemprov Banten melalui biro pemerintahannya memberitahukan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah batal melaksanakan pelantikan AriefSachrudin, kami (Pemkot, red) langsung mengirimkan surat kepada Kemendagri untuk mempertanyakan situasi

ini,” ujar Pelaksana Harian Walikota Tangerang, M Rakhmansyah, Kamis (19/12). Dijelaskannya, menindaklanjuti surat tersebut Rakhmansyah mengaku bersama dengan Pimpinan DPRD Tangerang berinisiatif untuk mendatangi kantor Kemendagri untuk meminta kepada Mendagri untuk memastikan pelantikan. “Ya ini kan sudah kesekian kalinya tertunda, tentunya seluruh masyarakat Tangerang menginginkan kepastian, kapan kota ini memiliki walikota definitif,” katanya. Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatine mengatakan, di kantor Kemendagri pihaknya bertemu langsung dengan Kepala Biro Hukum Kemendagri. “Dari hasil konsultasi tersebut, biro hukum Kemendagri menyatakan jika gubernur tidak juga bisa melantik Arief-Sachrudin, pelantikan

akan diambil alih Mendagri,” ujar Herry kepada BANTEN POS, Kamis (19/12). Dijelaskannya, untuk proses pelantikan sendiri, kata Herry, ada dua kemungkinan, yaitu bisa digelar di kantor Kemendagri atau Mendagri datang ke Kota Tangerang untuk melantik. “Untuk memperjelas hal ini, Jumat (20/12) besok (hari ini, red) kami akan konsultasi dengan Pemprov Banten dan gubernur,” katanya. Kordinasi itu, kata Herry, diperlukan untuk melakukan penjadwalan ulang waktu pelantikan Arief-Sachrudin. “Dalam aturan dijelaskan selain Gubernur, Mendagri juga dapat melakukan pelantikan. Ya kami berharap penundaan ini untuk yang terakhir kalinya, karena banyak kebijakan strategis Pemkot Tangerang terkait pelayanan kepada masyarakat yang belum bisa terlaksana, lantaran belum dilantiknya walikota definitif,” tegasnya. Seperti diketahui, pelantikan Walikota dan Wakil

Walikota Tangerang terpilih periode 2013-2018, Arief R Wismansyah-Sachrudin yang sedianya digelar Rabu (18/12) sekitar pukul 10.00 WIB batal terlaksana. Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah membatalkan rencana kedatangannya untuk melantik pasangan tersebut dengan alasan sakit. “Ya saya dapat informasi dari Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Banten pukul 22.00 WIB semalam bahwa ibu gubernur tidak bisa datang karena sakit. Waktu saya tanya sakit apa, orang provinsi cuma bilang ya Pa Arief pahamlah dengan kondisi saat ini,” ujar Arief R Wismansyah kepada BANTEN POS. Arief mengaku kecewa dengan sikap gubernur yang tidak mencerminkan sikap seorang negarawan dan lebih cenderung mementingkan urusan pribadi. “Kalau memang sakit, sakitnya apa? Saya dan warga Kota Tangerang pasti akan datang untuk menjenguk dan mendoakan semoga cepat sembuh,” tandas.(FEB/ODI)

UMKM Disiapkan Rp50 M Dana Bergulir PEMERINTAH Kabupaten Tangerang mengalokasikan anggaran Rp50 Miliar untuk Unit Pelayanan Umum Daerah (UPBD) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Anggaran tersebut nantinya menjadi dana pinjaman bergulir bagi masyarakat yang membutuhkan modal usaha. “Dana pinjaman akan digulirkan setelah disosialisasikan kepada masyarakat,” ujar Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM usai Rapat bersama DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis (12/19). Ketua Pansus Raperda Investasi Daerah DPRD Kabupaten Tangerang, Hadi Hartono mengatakan, pihaknya baru akan mensosialisasikan rancangan peraturan daerah tersebut kepada instansi terkait dan masyarakat. Jika Raperda disahkan menjadi peraturan daerah (Perda), UPBD UMKM yang selama ini mengelola piutang koperasi, nantinya akan diberikan bantuan modal. “Kami berinisiatif memberikan dana melalui Perda Investasi. Dana sifatnya bergulir, bukan hibah,” ujar Hadi. Menurut Hadi Hartono, status BLUD UMKM nantinya akan sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang. BLUD UMKM akan mendapat bantuan modal sampai 2017 mendatang. “Kami harap program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakar Kabupaten Tangerang,” tandasnya.(K-14/ODI)

Jajaran Direksi PT JAPFA berfoto bersama para guru dari empat SDN di Cikande yang mendapatkan pelatihan 5S, kemarin (19/12).

HENDRA WIJAYA/SATELIT NEWS/BNN

JAPFA Cetak Murid SD Jadi Kader Gizi TANGERANG, BP - PT Japfa Comfeed Indonesia, Tbk.(JAPFA) menggelar Kampanye Gizi JAPFA4Kids di Pabrik Pakan Unit Cikande. Kegiatan sosial pabrik pakan ternak itu melibatkan 1.500 murid dari SDN Cimasuk, SDN Cibeureum, SD Al Muzakkaroh dan SDN Gabus 3. Pelatihan dokter kecil menjadi kegiatan pertama yang dilaksanakan dalam rangkaian kampanye gizi selama dua hari. Para murid SDN mendapatkan materi menge-

nai Dokter Kecil Berkarakter, P3K, Pola Hidup bersih dan Sehat, dan Gizi. “Kami menggunakan metode peer education untuk mengajak anak-anak menjadi kader gizi bagi sesamanya di sekolah,” ungkap Vice President Head of Public Relation JAPFA, R Artsanti Alif. Selain pelatihan dokter kecil, JAPFA juga memberikan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma dan pembagian paket gizi ke-

pada 1.500 murid SDN. Pemberian paket gizi bagian strategi JAPFA untuk mengenalkan makanan bergizi yang murah. Kampanye Gizi JAPFA4Kids diawali pemberian pelatihan manajemen dari Jepang bertajuk Prinsip 5S (Seiri/pilah, Seiton/tata, Seiso/ bersihkan, Seiketsu/mantapkan, dan Shitsuke/biasakan) kepada seluruh guru dari empat SDN tersebut. Prinsip 5S merupakan adopsi tata kelola yang digunakan sejumlah

Wasud Andi Mahda Isi Kursi Kosong di DPRD SETU, BP - Satu kekosongan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel akhirnya terisi. Kekosongan tersebut terjadi setelah anggota Komisi II dari Fraksi Demokrat Adi Sutjipto meninggal dunia. Ketua DPRD Kota Tangsel, Bambang P Rachmadi mengatakan, kekosongan tersebut sudah terjadi selama enam bulan. Melalui mekanisme yang cukup panjang, akhirnya Almarhum Adi Sutjipto digantikan Wasud Andi S Mahda melalui Pergantian Antar Waktu (PAW). “Mekanismenya cukup panjang. Namun Wasud Andi S Mahda akhirnya bisa mengisi kekosongan tersebut,” ungkap Bambang usai pelantikan PAW di Gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (19/12). Dilantiknya Wasud sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur No.171.1/Kep.596-

Mekanismenya cukup panjang. Namun Wasud Andi S Mahda akhirnya bisa mengisi kekosongan tersebut. Bambang P Rachmadi Ketua DPRD Kota Tangsel

Huk/2013, tentang peresmian pemberhentian Adi Sutjipto dan pengangkatan Wasud Andi S Mahda. Saat Pemilu 2009 lalu, Wasud berada di Dapil 4 Kabupaten Tangerang.

“PAW diambil dari caleg dari dapil 4. Lantaran semua caleg dari Partai Demokrat di Dapil 5 dan Dapil 6 semuanya duduk menjadi anggota DPRD Kota Tangsel,” paparnya. Bambang juga mengatakan, masa jabatan Wasud hanya sekitar tujuh bulan, atau mengacu pada masa bakti 2009-2014. Sehingga diharapkan, Andi mampu menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan, meski hanya hitungan bulan. Sementara Wasud mengatakan, walau hanya sekitar tujuh bulan masa tugas, dirinya mengaku akan bekerja dengan maksimal di DPRD Kota Tangsel. “Saya di Komisi II. Sudah mendapat arahan dari Ketua (DPRD) dan Ketua Komisi II (Siti Chodijah),” tambahnya.(AZH/ODI)

Areal Parkir Inap Resmi Dioperasikan

FEBI FIRMANSYAH/BANTEN POS

Kepala Cabang (Kacab) PT AP II Bandara Soetta, Bram Bharoto menggunting pita tanda beroperasinya area parkir di bandara internasional tersebut kemarin (19/12).

BANDARA, BP - Guna meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa penerbangan, PT Angkasa Pura II Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Kamis (19/ 12), meresmikan areal parkir inap yang lokasinya tepat di seberang Gedung 600 kantor pusat AP II. Parkir yang memiliki area seluas 12.091 meter persegi serta daya tampung hingga 485 unit mobil tersebut, juga dilengkapi dengan toilet, kantin, serta kanopi kendaraan yang akan melindungi dari terik matahari dan hujan. Bahkan, guna meningkatkan kenyamanan penggunan jasa bandara,

pihaknya juga menyiapkan shelter dan enam unit kendaraan shuttle jenis minibus sebagai sarana transportasi menuju terminal 1,2 dan 3. “Untuk memberi rasa aman, parkir inap ini juga dilengkapi dengan pos jaga 24 jam serta 29 unit CCTV. Sehingga seluruh aktifitas di areal parkir bisa terpantau,” ujar Kepala Cabang (Kacab) PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Bram Bharoto kepada wartawan, Kamis (19/12). Menurutnya, permasalahan perparkiran di Bandara Soetta

menjadi isu yang krusial. Hal ini mengingat setiap tahunnya jumlah penumpang yang menggunakan jasa penerbangan mengalami peningkatan cukup signifikan, pada 2012 lalu tercatat jumlahnya sudah mencapai 57 juta orang. “Tarif untuk parkir inap sebesar Rp20.000 untuk 6 jam pertama dan Rp2.000 untuk 1 jam berikutnya,” terangnya. Bandara Soetta saat ini telah memiliki fasilitas parkir inap yang mampu menampung sebanyak 1.211 unit kendaraan roda empat dengan rincian terminal 1 sebanyak 547 kendaraan, terminal 2 sebanyak 405 unit kendaraan dan terminal 3

sebanyak 320 unit kendaraan. “Dengan parkir inap baru ini, para pengguna jasa bandara, dapat lebih mudah mendapatkan tempat parkir, terutama saat akhir pekan dan hari libur,” katanya. Sementara kapasitas parkir reguler mampu menampung kendaraan roda empat sebanyak 7855 unit dan kendaraan roda dua sebanyak 6589 unit, dengan jumlah transaksi perhari mencapai 25.000 kendaraan. “Seluruh kendaraan yang terparkir di areal parkir bandara sudah dijamin asuransi, sehingga pengguna jasa tidak perlu khawatir menitipkan kendaraannya,” tandasnya. (FEB/ODI)

perusahaan terkemuka di Jepang. Selain itu, empat SDN di Cikande itu diikutkansertakan dalam Kompetisi Nasional JAPFA4Kids Awards. SDN Cimasuk, SDN Cibeureum, SD Al Muzakkaroh dan SDN Gabus 3, otomatis mendapatkan tiket kompetisi tersebut. Kompetisi tersebut berupa mengarang, majalah dinding, menggambar dan Lomba 5S untuk sekolah dan guru. “Pada 2012, SDN 3 Cikande juara pertama 5S tingkat nasional.

Sedangkan SDN Pabuaran juara lomba majalah dinding,” tandas R Artsanti Alif. Kadep P&GA JAPFA unit Cikande, Agus Supriadi menambahkan, pelaksanaan 5S juga membantu meningkatkan kinerja karyawan JAPFA. Dia berharap 5S bias diterapkan di sekolah-sekolah dalam meningaktan kegiatan belajar mengajar. “Pelatihan 5S sudah dilaksanakan JAPFA sejak 2008,” tandasnya.(HEN/ODI/BNN)

Banyak Randis Berubah Plat Hitam? TIGARAKSA, BP - Banyak kendaraan dinas (Randis) camat di Kabupaten Tangerang disinyalir telah berganti warna plat nomor dari merah menjadi hitam. Dugaan perubahan warna plat nomor itu terlihat saat sejumlah Randis camat terparkir di Puspemkab Tangerang Tigaraksa, Senin (9/12) lalu. Sebagian Randis merek Toyota Rush itu, berplat merah. Namun sebagian lagi berplat nomor hitam. Diektahui, sebanyak 29 camat dan 10 kepala dinas di jajaran Pemkab Tangerang pada tahun anggaran 2013 mendapatkan Randis baru jenis Toyota Rush dan Toyota Inova. Pembelian Ranfdis baru camat dan kepala dinas itu menghabiskan anggaran Rp15 miliar. Kasubag Perlengkapan Bagian Umum Setda Kabupaten Tangerang, Nurhasan mengaku belum mengetahui jika banyak Randis berubah menjadi plat hitam. Pihaknya berjanji akan melakukan investigasi terkait dugaan perubahan plat nomor Randis tersebut. “Pada tahun 2012 kami pernah mengirimi surat kepada seluruh pengguna Randis untuk kembali mengunakan flat nomor resmi pemerintah,” ujarnya. Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Kabupaten Tangerang Unggul Wibowo menyatakan, mengubah plat nomor Randis merupakan pelang-

Pada tahun 2012 kami pernah mengirimi surat kepada seluruh pengguna Randis untuk kembali mengunakan flat nomor resmi pemerintah Nurhasan Kasubag Perlengkapan Bagian Umum Setda Kabupaten Tangerang

garan aturan. Namun demikian, kata Unggul, pihaknya tidak bisa mengecek secara detail terkait perubahan flat nomor Randis tersebut. “Itu merupakan tanggung jawab yang menerima (Randis). Kewajiban mereka untuk merawatnya,” kilah Unggul. Unggul mengakui, mobil dinas bukan saja diberikan kepada camat dan kepala dinas se Kabupaten Tangerang. Namun juga kepada pejabat SKPD. Mobil dinas untuk eselon III seperti Camat, Kabag dan Kabid, kata dia, berkapasita 1500cc. “Mobil dinas untuk eselon II seperti Kadis, Kaban, staf ahli dan Sekwan, berkapasita 200 cc. Aturannya sudah jelas tidak boleh mengubah plat nomor mobil dinas,” tegas Unggul.(ODI)


ADVETORIAL

JUMAT 20 DESEMBER 2013

BANTEN POS

5

PILEG2014

Kampanye anti golput terus digencarkan KPU menjelang Pemilu 2014 nanti. Namun hasil survey sejumlah lembaga survey memprediksi angka Golput pada Pemilu 2014 nanti akan tetap tinggi.

ISTIMEWA

PKS Bakal Mental dari Parlemen PENELITI politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris mengatakan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpeluang besar untuk terlempar dari DPR pada Pemilu 2014 nanti. “Hampir semua survey mengindikasikan PKS hanya akan memperoleh suara dalam Pemilu legislatif 2014 tidak lebih dari 2 persen. Berarti PKS potensial terlempar dari DPR,” kata Syamsuddin pada acara Evaluasi Ekonomi Politik dan Hukum 2013 dan Proyeksi Tahun Politik 2014 di Akbar Tandjung Institute, Jakarta, Kamis (19/12). Oleh karena itu, kalau tidak ingin keluar dari DPR, Syamsuddin Haris menyarankan PKS harus bekerja lebih keras lagi untuk meyakinkan pemilik suara. Menurutnya, masih ada waktu efektif untuk meyakinkan masyarakat sekitar 3 bulan lagi. “Akan lebih baik bagi PKS jika waktu itu digunakan untuk meyakinkan pemilih,” sarannya. Selain itu, dia juga mengingatkan PKS agar tidak terlalu sinis dengan berbagai hasil survei partai politik yang mengindikasikan PKS tidak lolos ke Parlemen. “Kenapa harus sinis dengan hasil survei tersebut?” kata Syamsuddin.(FAS/JPNN/ODI)

Golput Ancam Pileg 2014 Parpol Gagal Pikat Hati Rakyat JAKARTA, BP - Sejumlah pihak memprediksi angka golongan putih alias Golput pada pemilu legislatif 9 April 2014 nanti meningkat dibanding 2009 lalu. Dari hasil sejumlah lembaga survey menyebut, angka golput pada Pemilu 2014 nanti akan melebihi angka 30 persen. Survei Pol Tracking Institute yang dirilis di Jakarta, Kamis (19/ 12) menghasilkan, sebanyak 21 persen pemilih menyatakan tidak berminat berpartisipasi dalam Pemilu Legislatif 2014 nanti. Mereka menyatakan tidak akan menggunakan hak suaranya alias golput. “Ada potensi golput yang cukup

besar pada Pemilu 2014,” kata peneliti Pol-Tracking, Aria Budi kepada wartawan di Jakarta. Sebanyak 79 persen sisanya menyatakan berminat untuk memilih. Namun, menurut Aria, angka 79 persen itu tidak bisa menjadi patokan. Pasalnya, mereka yang menyatakan berminat, pada kenyataannya belum tentu benar-benar akan menggunakan hak pilihnya. “Pada kenyataannya, dari 79 persen ini ada juga yang berminat, tapi hanya sekadar datang saja ke TPS merayakan pergelaran lima tahun sekali, tapi tidak memilih,” katanya. Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute, Hanta Yudha AR mengatakan, tingginya potensi golput itu terjadi karena rendahnya angka keterkenalan caleg. Padahal, menurutnya, masyarakat saat ini cendrung memilih

figur caleg dibanding partai. “Tapi mereka tidak tahu siapa figur caleg yang akan mereka pilih, jadinya sulit bagi rakyat untuk memilih,” kata Hanta. Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Jumlah sampel adalah 2.010 warga di seluruh provinsi di Indonesia yang telah berusia 17 tahun dan bukan anggota TNI/Polri. Survei dilakukan dengan margin of error 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilaksanakan pada rentang waktu 13 September 2013 hingga 11 Oktober 2013. Survei juga menyebut partai politik (Parpol) masih belum berhasil memikat hati rakyat. Survei Pol-Tracking Institute menunjukkan, hanya ada 19 persen rakyat Indonesia yang merasa dekat dengan Parpol. Sisanya, 81 persen

mengaku tidak memiliki kedekatan dengan Parpol mana pun. “Jumlah ini sangat sedikit sekali mengingat partai peserta pemilu 12 partai,” kata Aria Budi. Dengan jumlah yang sangat sedikit itu, menurutnya, partai politik harus melakukan berbagai perbaikan. Masih berdasarkan survei, perbaikan yang harus dilakukan partai politik adalah masalah kepedulian. Faktor tersebut mendapatkan persentase yang cukup besar, yakni 46,1 persen. Faktor lainnya yang menjadi dasar perhitungan masyarakat untuk merasa dekat dengan suatu parpol adalah bersihnya parpol itu. Sebanyak 33 persen responden menginginkan parpol yang bersih. Sementara itu, sebanyak 9,9 persen responden menginginkan parpol yang demokratis. Sebanyak 6,1 persen lebih men-

yukai parpol yang terbuka dan akuntabel. Sisanya, sebanyak 4,6 persen mengaku tidak tahu atau tidak menjawab. Hanta Yudha menambahkan, parpol masih memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk menggaet masyarakat. Dalam pemilu legislatif mendatang, menurutnya, faktor caleg yang menunjukkan citra peduli dan bersih dapat meningkatkan lumbung suara itu. Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Jumlah sampel 2.010 warga dari semua provinsi di Indonesia yang telah berusia 17 tahun dan bukan anggota TNI/Polri. Survei dilakukan dengan margin of error 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilaksanakan pada rentang waktu 13 September 2013 hingga 11 Oktober 2013.(KC/ODI)

Modal Dahlan Kerja, Bukan Iklan DPRD Terus Komitmen Dukung Program Pemkot Untuk Kemajuan Kota Tangerang DPRD Kota Tangerang periode 2009-2014 di bawah kepemimpinan Herry Rumawatine terus memegang komitmen untuk mendukung seluruh kebijakan dan program Pemkot Tangerang, terutama berbagai kebijakan yang pro rakyat, salah satunya yaitu terkait pembangunan RSU Kota Tangerang dan program bantuan biaya pendidikan bagi siswa miskin di Kota Tangerang. Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatine mengatakan bahwa selama dirinya menjabat, pihaknya selalu mengapresiasi dan mendukung seluruh kebijakan dan program Pemkot Tangerang, terutama yang menyangkut kepentingan hajat hidup orang banyak serta demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang. "Jika kebijakan itu dibuat demi pembangunan serta peningkatan kesejehateraan masyarakat Kota Tangerang, kami senantiasa meresponnya secara positif dan mengawal kebijakan tersebut sampai benarbenar terlaksana dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kota Tangerang," papar politisi yang berasal dari Partai Demokrat ini. Salah satu contoh nyatanya Kata Herry adalah terkait pembangunan RSU Kota Tangerang yang menelan anggaran hingga ratusan miliar rupiah. Selain itu, dalam APBD 2014 mendatang pihaknya sudah menyetujui anggaran sebesar Rp97 miliar yang diperuntukkan bagi siswa miskin, mulai dari tingkat SMP sampai SMA, baik itu negeri maupun swasta se-Kota Tangerang. "Semua itu merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kami (DPRD, red) akan kebutuhan dasar warga, yaitu kesehatan dan pendidikan," katanya. Menurut Herry, pihaknya terus berupaya menjaga sinergisitas dengan pihak eksekutif, serta tak kenal lelah memberikan masukanmasukan positif demi pembangu-

nan Kota Tangerang. "Salah satu tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) kami adalah monitoring. Hal itu kami lakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh, karena kami menginginkan terciptanya sistem pemerintahan yang bersih, sehat dan akuntable," tegasnya. Sementara itu, menurut Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot wibowo, berbagai bukti nyata bahwa DPRD Kota Tangerang memiliki komitmen yang tinggi terhadap proses pembangunan adalah tepatnya waktu pembahasan dan pengesahan rancangan peraturan daerah (Raperda) Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) yang diajukan Pemkot Tangerang. "Setiap kali Pemkot mengajukan, kami langsung bahas dengan tanpa mengurangi substansinya, bahwa semua itu dilakukan demi kepentingan masyarakat luas," kata Gatot. Contoh nyatanya kata Gatot yaitu saat pemkot mengajukan anggaran untuk pembayaran program multiguna sebesar Rp165 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2013 yang digunakan untuk membayar klaim dari rumah sakit yang sudah menjalin kerjama dengan Pemkot."Saat itu kami melihat tidak ada alasan un-

tuk menolak, apalagi soal kesehatan yang memang menjadi prioritas dalam setiap pembahasan APBD," ujar Gatot. Gatot menjelaskan bahwa Menjelang akhir tahun ini, DPRD Kota Tangerang juga telah mengesahkan tiga Raperda menjadi Perda. Ketiganya yaitu, Perda tentang Perubahan atas Perda Nomor 17 tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu, Perubahan atas Perda Nomor 15 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha dan Perubahan atas Perda Nomor 16 tentang Retribusi Jasa Umum. Tiga buah Perda itu ditetapkan bersamaan dengan pengesahan APBD 2014. Dijelaskannya, Perda Retribusi Perizinan Tertentu mengatakan, bahwa dalam Perda ini telah ditetapkan perizinan tertentu menjadi empat buah. Antara lain IMB, gangguan, trayek dan perpanjangan izin mempekerjakan orang asing. Yohanes meminta agar dinas terkait segera mensosialisasikan perda ini ke perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan orang asing. "Selain itu, pengesahan APBD Perubahan Kota Tangerang Tahun 2013 juga kami lakukan tidak lewat dari September 2013. Ini jadi bukti bahwa kami tidak ingin ada keterlambatan, sehingga proses pembangunan di Kota Tangerang tidak terhambat," pungkasnya.(adv)

JAKARTA, BP - Peneliti Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), Toto Sugiarto, menilai figur Dahlan Iskan paling berpotensi untuk diusung sebagai calon presiden (Capres) dari Partai Demokrat. Alasannya, dari seluruh peserta konvensi calon Presiden Partai Demokrat, hanya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu yang masuk 10 besar bursa Capres lembaga survei. “Beliau satu-satunya tokoh dari Demokrat yang masuk sepuluh besar bursa Capres. Beliau berpotensi karena adanya perubahan pola pandang masyarakat. Mereka yang sebelumnya memilih karena partai politik, kini memilih berdasarkan figur tokoh yang ada,” ujar Toto dalam diskusi yang digelar Komunitas Jurnalis Peduli Pemilu (KJPP) di Jakarta, kemairn (18/12). Menurut Toto, masyarakat Indonesia saat ini lebih senang memilih pemimpin yang tampil apa adanya. Namun tentunya tetap harus memiliki kinerja yang baik. Dan itu sangat jelas

terlihat dalam keseharian Dahlan. “Dia pekerja keras, itu sudah terlihat. Karya yang ia lakukan begitu nyata di tengah masyarakat. Dahlan memerbaiki BUMN, dia perlihatkan kalau dirinya beda. Seperti Jokowi (Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo), Dahlan Iskan juga suka dengan pakaian apa adanya dan sepatu kets. Ini merupakan modal besar,” ujarnya. Karena itu meski memilih perahu Partai Demokrat yang dinilai elektabilitasnya terus menurun, Toto yakin elektabilitas DI akan terus

meningkat. Asalkan tetap bekerja apa adanya dan memerhatikan bahwa sekarang bukan saatnya melakukan pendekatan media lini atas, seperti lewat iklan. Tapi harus turun langsung ke komunitas-komunitas masyarakat. “Contohnya, ada bakal calon presiden yang ramai memasang iklan di televisi, tapi itu tidak naik elektabilitasnya. Karena tidak ada kinerja nyata. Sekarang ini yang paling banyak ke basis pemilih, itulah yang berpengaruh kemungkinan meraih suara terbanyak,” katanya.(GIR/JPNN/ODI)

Caleg Artis Diramal Tak Lagi Laku di Pileg 2014 JAKARTA, BP - Calon anggota legislatif yang berlatar belakang artis diprediksi bakal tidak laku pada Pemilu 2014. Berdasarkan survei Pol Tracking Institute yang dirilis di Jakarta, Kamis (19/12), caleg dari kalangan artis hanya disetujui 18,7 per-

sen responden. Sebanyak 68,44 persen responden mengaku tidak setuju dan tidak akan memilih caleg artis. Sisanya, 15,85 persen mengaku tidak tahu atau tidak menjawab. “Ini cukup unik karena caleg dari kalangan artis ini harusnya le-

bih populer dibanding caleg dari kalangan lainnya,” kata peneliti Pol-Tracking Institute, Aria Budi, saat memaparkan hasil surveinya. Sementara caleg paling dipilih adalah figur baru dan muda. Sebanyak 68,44 persen mengaku setuju caleg baru. Hanya 17,38 pemilih yang tidak setuju dan hanya 14,17 persen yang menjawab tidak tahu. Latar belakang lainnya secara berurutan yakni politisi dengan (64,79 persen), pejabat pemerintah (61,93 persen), purnawirawan (61,78 persen), pengusaha (57,68 persen), dan putra daerah (45,68 persen). Direktur Eksekutif Pol-Tracking, Hanta Yudha AR mengatakan, dengan temuan ini, partai harus berhenti mencari caleg dari latar belakang artis untuk menaikkan lumbung suaranya. Masyarakat saat ini, lanjut dia, sudah pintar dalam menjatuhkan pilihannya. “Masyarakat sudah cerdas, tidak bisa dibohongi lagi oleh label artis. Masyarakat mulai melihat kualitas caleg dalam memilih,” kata Hanta. Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Jumlah sampel adalah 2.010 warga di semua provinsi di Indonesia yang telah berusia 17 tahun dan bukan anggota TNI/Polri.(KC/ODI)


TOTAL SPORT

BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

6

Menuju Kebangkitan Olahraga Banten

Nicole Scherzinger

SPORTSELEB

NET

Nicole Tolak Lamaran Hamilton LEWIS Hamilton harus melupakan ambisinya untuk menjadi suami Nicole Scherzinger. Lamaran pebalap Mercedes tersebut ke Scherzinger ternyata ditolak mentah-mentah. Hubungan mereka memang tidak berjalan lancar. Pasangan yang sudah pacaran sejak 2008 itu sempat berpisah pada Juni tahun ini. Awalnya, Hamilton berencana untuk melamar sang kekasih pada akhir tahun ini. Sayang lamarannya itu ditolak. “Hamilton melamar Nicole di pantai Malibu. Sayang untuk Hamilton, Nicole mengatakan tidak,” demikian ungkap sebuah sumber. Bulan lalu, kedua pasangan itu mengatakan mereka ‘hanya berteman’ setelah keluar dari sebuah Hotel di London. Sepertinya Hamilton tidak menyerah dengan mimpinya untuk menjadikan Nicole sebagai pasangan hidupnya. “Hamilton sudah siap untuk melamar Nicole untuk kedua kalinya,” lanjut sumber itu, dilansir Musik-news. Namun, pebalap 28 tahun itu sepertinya akan kesulitan untuk meminta jawaban iya dari Scherzinger. Menurut sumber orang dalam mantan anggota Pussycat Dolls itu, pacaran jarak jauh bukan alasan utama hubungan mereka sempat retak. “Nicole tidak putus dengan Hamilton karena masalah jarak atau pekerjaan. Pasangan itu memiliki masalah lebih besar dari itu yang membuat mereka putus,” jelasnya.(CMT/NET)

ARIF HAMDI/BANTEN POS

Salah stau pemain Kecamatan Anyar (nomor 17) berusaha menghalau bola, pada babak penyisihan Porkab X, yang berlangsung di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (19/12). Pada laga tersebut, Anyar berhasil mengalahkan tim Cikeusal dengan skor tipis 1-0.

Anyar Melenggang Mulus Cabor Sepakbola Porkab X SERANG, BP - Kontingen sepakbola Anyar, sukses melaju ke babak selanjutnya ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) X. Kepastian itu didapat, usai mereka mengalahkan tim Kecamatan Cikeusal dengan skor 10, pada laga yang berlangsung di

Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Kamis (19/12). Gol semata wayang Anyar, mampu dicetak Guruh Faturohman dimenit 15 babak pertama. Tendangan keras dari luar kotak pinalti yang dilesatkannya, tidak mampu ditepis penjaga gawang Dwi Yan Cahyo. Dengan kemenangan tersebut, Anyar berhak melaju kebabak selanjutnya. Pada laga berikutnya, Anyar akan bertemu dengan Kecamatan Padarincang yang lolos bye pada pertandingan perdana kemarin.

Menanggapi hasil tersebut, Pemain Anyar, Guruh Faturohman mengaku gembira. Ia mampu mencetak gol untuk kemenangan daerahnya. “Jujur, saya pun tidak menyangka. Tapi, kenyataanya saya mampu memberikan hasil maksimal bagi Anyar,” papar Guruh. Kedepannya, ia akan berusaha lebih maksimal lagi untuk mampu mencetak gol terus dan membuat Anyar meraih prestasi maksimal di Porkab kali ini. Sementara itu, Ketua Panitia Porkab X, Faturohman mengata-

kan, cabang olahraga (cabor) sepakbola Porkab, sengaja dipertandingkan lebih awal, sebelum acara pembukaan berlangsung yang dijadwalkan pada Sabtu (21/12). Soalnya, lanjut Fatur, sepakbola memakan waktu yang cukup lama. “Makanya, mereka kami pertandingkan lebih awal, sehingga saat penutupan pada Jumat (27/12), selesai berbarengan,” kata Fatur. Sekadar informasi, untuk pertandingan babak penyisihan lain-

nya cabor sepakbola Porkab X, Kecamatan Kragilan mampu melaju kebabak selanjutnya, usai menang atas tim Ciomas dengan skor 3-1. Begitupun dengan kontingen Jawilan. Mereka berhak melenggang keputaran selanjutnya, usai menekuk Pabuaran dengan skor tipis 1-0. Yang terakhir lolos dibabak penyisihan, adalah kecamatan Pulo Ampel. Mereka mendapatkan tiket lolos usai menang atas kontingen Gunung Sari degan skor 2-0.(CMT)

Chris John Akhirnya Resmi Gantung Sarung Tinju

TRANSFER

NET

Arsenal Kirim Matamata Pantau Diego Costa ARSENAL belum menyerah mendapatkan striker tambahan. Terbaru, tim berjuluk The Gunners tersebut tengah memburu ujung tombak Atletico Madrid, Diego Costa. Arsenal bahkan sudah mengirimkan tim scouting untuk memantau Costa ketika membela Atletico akhir pekan nanti. Halaman Goal, Kamis (19/12) menulis, kepala scouting Arsenal, Steve Rowley dikabarkan terbang ke Madrid untuk memantau Costa. Arsenal dikabarkan bakal berupaya keras mendatangkan Costa pada bursa musim dingin Januari mendatang. Tapi, Atletico dikabarkan keberatan menjual striker berusia 25 tahun tersebut dalam waktu dekat. Tim berjuluk Los Rojiblancos tersebut dikabarkan bersedia melego Costa setelah Piala Dunia 2014 mendatang. Alasan Atletico menahan Costa lebih lama juga masuk akal. Jika Costa dipanggil Timnas Spanyol dan bisa tampil oke di Piala Dunia, harga jualnya tentu semakin melesat. Apalagi, Costa juga masih terikat kontrak hingga 2018. Dengan sisa kontrak yang masih lama, tim-tim yang ingin mendapatkan jasanya harus membayar buy out clause yang tak sedikit. Bagi Arsenal, Costa dianggap cocok untuk mengisi lini depan. Apalagi jika melihat performa pemain berusia 25 tahun tersebut. Hingga kini, Costa sudah melesakkan 22 gol dalam 21 di semua laga yang dilalui Los Rojiblancos. Di La Liga, Costa sudah menceploskan 17 gol dalam 16 pertandingan. Costa menjadi striker kesekian yang dibidik Arsenal. Sebelumnya, tim racikan Arsene Wenger tersebut sudah membidik Gonzalo Higuain, Luis Suarez, Wayne Rooney hingga Radamel Falcao. Namun, semu keinginan Arsenal bertepuk sebelah tangan.(CMT/JPNN)

JAKARTA,BP - Chris John akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kariernya di dunia tinju. Setelah dikalahkan petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka, petinju kebanggaan Indonesia itu mengumumkan secara resmi pengunduran dirinya Kamis 19 Desember 2013. Kalah TKO di ronde keenam dari petinju asal Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka pada 6 Desember lalu, ternyata menjadi pertarungan terakhirnya di atas ring. Chris John pun mengungkapkan alasan mengapa dirinya memilih gantung sarung tinju. “Dengan adanya konferensi pers ini, saya ingin menyatakan diri untuk beristirahat dan gantung sarung tinju, saya ingin punya lebih banyak waktu dengan keluarga saya serta anak dan istri saya,” ucap Chris John. Soalnya, terlepas semua dari pencapaiannya, buat dirinya gelar terpenting adalah menjadi seorang ayah. “Oleh karena itu, untuk kedepannya, saya belum ada rencana apa-apa, termasuk melatih atau membuka sasana tinju,” sambungnya. Desakan agar Chris John mundur dari dunia tinju, sebelumnya sudah sering diembuskan oleh pihak keluarga.

Pada pertengahan 2010, istri Chris John, Anna Maria Megawati, mengungkapkan kepada media bahwa ia menginginkan Chris John segera pensiun karena merasa kebutuhan ekonomi keluarga sudah tercukupi. The Dragon pun dalam beberapa kesempatan wawancara dengan media mengaku berencana tidak akan naik ring lagi sebagai petinju profesional ketika usianya menginjak 35 tahun. Keputusan untuk gantung sarung tinju pun semakin bulat, setelah pertarungannya dengan Simpiwe Vetyaka, yang berakhir dengan kekalahan TKO bagi petinju kelahiran Banjarnegara 14 September 1979 itu. “Saat ini saya ingin menjauh dulu dari dunia Tinju, tapi ke depannya saya berharap bisa menyumbang tenaga untuk membantu perkembangan tinju atau olahraga lain yang ada di Indonesia,” lanjut petinju berjuluk The Dragon. Pada kesempatan ini, ia pun menyampaikan, bahwa sepanjang karier dirinya bertinju, tak ada yang saya sesali. “Saya selalu mensyukuri apa yang telah saya dapat. Saya sudah mencapai impian sejak kecil, yakni menjadi juara dunia,” jelas peraih gelar kelas bulu WBA itu. Chris John salah satu petinju yang me-

ngharumkan nama Indonesia di mata Internasional. Ia tercatat sebagai petinju Indonesia kelima yang berhasil meraih gelar juara dunia, setelah Ellyas Pical, Nico Thomas, Ajib Albarado dan Suwito Lagola. Ia mengawali karier tinju profesionalnya pada tahun 1997. Sebelum dirobohkan Simpiwe Vetyaka, Chris John tak terkalahakan. Dari 51 pertarungan, Chris John menang 48 kali (22 KO), dan meno-

rehkan tiga kali hasil imbang. Salah satu pertarungan besarnya ialah ketika menghadapi Juan Manuel Marquez. Chris John sukses menang unanimous dari petinju Meksiko yang Desember tahun lalu mengalahkan Manny Pacquiao tersebut. Sejak saat itu, ia memproklamirkan diri sebagai The Dragon, mengganti julukan lamanya, The Thin Man.(CMT/NET)

Pembinaan Pesepakbola Usia Dini Harus Diutamakan TANGERANG,BP - Pembinaan pemain usia dini harus diutamakan sementara muara sepakbola Kota Tangerang yakni Persikota mesti dihidupkan lagi. Demikian opini yang mengemuka dalam talkshow olahraga bertajuk ‘membedah grand desain prestasi sepakbola di Kota Tangerang’ yang diselenggarakan Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Divisi Kota Tangerang di ruang As Salam, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (19/12). Ada tiga pembicara yang hadir dalam talkshow yang diikuti pengurus Pengcab PSSI Kota Tangerang, pemilik SSB, pelatih hi-

ngga manajer tersebut. Narasumber pertama adalah Mansyur Sain selaku pemangku yang melaksanakan tugas (PYMT) Pengcab PSSI Kota Tangerang, kemudian ada Sekretaris Umum Persikota, Baihaki dan pemerhati sepakbola Kota Tangerang, Jalal Jalil. Dalam paparannya, Jalal Jalil menyatakan, dalam sepakbola tak ada yang instan. Untuk menjadi seorang profesional, pemain harus dipersiapkan sejak dini. Mulai dari belajar teknik dasar secara benar hingga ketika menjalani kompetisi di usia dini. Oleh karena itu, Pengcab PSSI Kota Tangerang seharusnya mem-

berikan wadah kompetisi bagi sekolah sepak bola (SBB) yang telah melatih calon - calon pesepakbola Kota Tangerang. “Harus ada wadah kompetisi untuk pembinaan pesepakbola mulai dari U-10, U-12, U-14 hingga U-16. Saya yakin, kalau pembinaan berjalan, tidak lebih dari lima tahun, Persikota akan mendapatkan pemain-pemain andal yang bisa bersaing dengan klub tetangga, Persita di kompetisi Indonesia Super League,”ujar pengusaha Wong Kudus Grup itu. Sekretaris Umum Persikota, Baihaki mengamini pentingnya

DOKUMEN

Salah satu pemateri tampak sedang memberikan penjelasan saat talkshow yang berlangung kemarin.

pembinaan pemain sepakbola di Kota Tangerang. Menurut mantan wartawan itu, Persikota mengalami kesulitan pendanaan karena APBD tak bisa diberikan kepada klub profesional. Sementara perhatian pemerintah daerah terhadap kelangsungan Bayi Ajaib menyusut tajam. Oleh karena itu, pengurus Persikota bertekad menggunakan potensi sepakbola Kota Tangerang untuk bertahan. Dengan kata lain, Tim Kuning Biru mengandalkan pemain asli Kota Tangerang untuk menjalani kompetisi. “Di musim 2012 lalu, Persikota sudah memakai pemain lokal untuk menjalani kompetisi Divisi Utama IPL. Kemudian kami memutuskan vakum saat Divisi Utama 2013. Untuk musim depan, harus kami bicarakan lagi dengan pengurus yang lain karena terkait pendanaan. Secara pribadi, kami ingin ikut kompetisi,”ujar Baihaki. Pemangku yang melaksanakan tugas (PYMT) Pengcab PSSI Kota Tangerang, Mansyur Sain mengungkapkan, pembinaan sepakbola memang membutuhkan perhatian khusus. Untuk itu, di tahun 2014 mendatang, setelah pengurus Pengcab PSSI melakukan rapat pleno menentukan pelaksana tugas maka program utama adalah melakukan pelatihan lisensi D untuk pelatih SSB,

pelatihan wasit dan panitia pertandingan. “Organisasi PSSI Kota Tangerang tetap berjalan meskipun Ketua dan Sekretarisnya sedang terkena musibah. PYMT ditunjuk untuk menjalankan program PSSI hingga 2013. Setelah itu, akan ada rapat pleno pengurus membahas penunjukan pelaksana tugas (Plt) yang nantinya bertugas menggelar musyawarah cabang memilih ketua baru,”pungkas Mansyur. Ketua Siwo PWI Divisi Kota Tangerang, Deddy Maqsudi mengungkapkan, talk show ‘Membedah Grand Desain Prestasi Sepakbola Kota Tangerang’ sengaja dihelat karena pihaknya merasa prihatin dengan terpuruknya sepakbola di Kota Akhlakul Karimah. Secara kasat mata, Persikota yang notabene klub profesional harus vakum dari kompetisi sepakbola Indonesia sedangkan PSSI dilanda prahara dugaan kasus korupsi ketua dan sekretarisnya. “Kami ingin mempertemukan pemangku kepentingan sepakbola di Kota Tangerang. Ini hanya pemantik untuk melihat seberapa besar perhatian insan sepakbola terhadap kondisi di Kota Tangerang. Dan ternyata, perhatian itu masih ada,”pungkas Deddy Maqsudi.(BNN/CMT)


BERITA UTAMA

BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

7

Rano Akui Sudah Dapat Mandat dari Atut TEKA-TEKI Sambungan dari Halaman 1

ngedrop pasca pengumuman tesangka oleh KPK atas dirinya. “Komunikasi saya dengan ajudan Ibu Gubernur Banten tadi sore (kemarin, red) kondisi Ibu sudah

mulai membaik, dan kalau kondisinya semakin baik dan tidak sakit lagi, Ibu dipastikan datang memenuhi panggilan KPK,” katanya, Kamis (19/12). Dia menambahkan, pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Atut dijadwalkan pukul 10.00 WIB. “Ibu

HENDRA EKA/JAWA POS

GANTUNG SARUNG TINJU. Petinju Indonesia Chris John (tengah) diapit Promotor Raja Sapta Oktohari (kiri) dan pelatih Craig Christian usai mengumumkan pengunduran diri Chris John dari karir tinju profesional, di Studio RCTI, Jakarta, Kamis (19/ 12). Selama karir profesionalnya, mantan juara tinju dunia kelas Bulu versi World Boxing Association (WBA) ini melakoni 52 pertandingan dengan 48 kemenangan (22 dengan KO), tiga kali seri, dan sekali kalah.

Bukan Hal Mudah Kalahkan Malaysia DENDAM Sambungan dari Halaman 1

tahun lalu, bermain agresif sejak laga dimulai. Indonesia pun berhasil mendominasi babak pertama dan berbuah manis. Sebuah gol dari Bayu Gatra yang bekerjasama dengan Fandi Eko Utomo membuat skuad besutan Rahmad Darmawan unggul di menit 30. Ramdani Lestaluhu cs pun berhasil mempertahankan kedudukan hingga wasit menginstruksikan pemain masuk ke ruang ganti. Namun Malaysia yang bertekad mencetak hattrick emas SEA Games tak mau menyerah. Di babak kedua, tim Harimau muda berhasil mengambil alih dominasi dan terus menekan pertahanan Indonesia. Tekanan anak asuh Ong Kim Swee makin gencar mendekati akhir pertandingan, bahkan Malaysia bermain dengan empat orang striker sekaligus. Upaya Malaysia untuk menunda kemenangan Indonesia membuahkan hasil enam menit menjelang waktu normal berakhir. Melalui tendangan pojok, Thamil Arasu berhasil menyarangkan gol ke gawang Kurnia Meiga. Kedudukan 1-1 menjadi skor akhir waktu normal. Saat pertarungan dilanjutkan ke babak pertambahan waktu, kedua kesebelasan gagal mencetak gol, pertandingan dilanjutkan adu penalti, mengulang Final SEA Games dua tahun lalu di Jakarta. Untungnya, hasil akhir di Jakarta tak terulang. Kali ini anak-anak Merah Putih berhasil memupus asa sang juara bertahan dengan memenangi babak adu penalti dengan skor 4-3. Empat penendang Indonesia berhasil mencetak gol, yakni Alfin Tuasalamony, Diego Michiels, Yandi Sofyan Munawar berhasil dan Ferinando Pahabol. Hanya Ma-

nahati Lestusen yang gagal. Sementara Malaysia hanya tiga berhasil, yakni Nazmi Faiz berhasil, Fadli Zas berhasil, dan Moch Rozaimi. Sedangkan Tamil Arasu dan Syahrul Saad gagal karena eksekusinya diblok kipper Kurnia Meiga. Dengan hasil ini, Indonesia berhasil mematahkan catatan 14 kemenangan beruntun tim Malaysia U23 sekaligus akan berlaga di partai final melawan pemenang antara Thailand kontra Singapura yang hingga tulisan ini dibuat pertandingannya masih berlangsung. Partai final itu akan dilangsungkan di Stadion Zayyarthiri, Sabtu (21/12). Usai laga, pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, bersyukur timnya bisa melaju ke final cabang sepakbola SEA Games 2013. Menurutnya, bukan hal mudah mengalahkan Malaysia yang merupakan tim kuat, terutama di babak kedua. “Soal penalti, kemaren kami hanya satu sesi penalti. Kami punya pengalaman penalti di ISG dan ini sangat berguna. Berbeda dengan di SEA Games lalu, saat itu beberapa pemain menolak disuruh ambil penalti. Hari ini semuanya justru antusias,” kata Rahmad. Sementara, pelatih Malaysia U23 Ong Kim Swee tidak bisa menyembunyikan rasa kalutnya usai kekalahan pertama dalam 15 laga. “Dua tahun lalu kami menang lewat adu penalti, sekarang mereka. Sekarang situasinya seperti pemakaman,” kata Ong usai pertandingan. Ia juga menilai Indonesia adalah tim bagus. Memang sempat kalah dari Thailand 1-4 tapi akhirnya mencapai titik balik saat mengalahkan tuan rumah Myanmar. “Tentu saja setelah kalahkan Myanmar, mereka tunjukkan kepercayaan diri dan karakter,” puji Ong.(ABU/ENK/JPNN)

berangkat dari rumahnya sekitar jam 08.00 WIB, dan rencananya saya yang akan mendampingi Ibu Gubernur Banten ke KPK,” terangnya. Samsir menambahkan, jika kondisi Atut menurun pada saat pemeriksaan KPK, maka dia tetap akan datang dengan membawa surat keterangan dari dokter. “Kalau Ibu Gubernur Banten ngedrop lagi, Ibu tidak akan datang, tapi saya tetap datang ke KPK, dan memabawa surat keterangan dari dokter yang menyatakan kondisi Ibu yang sakit,” ungkapnya. Penasehat Hukum Atut, Tb Sukatma mengatakan, sebagai warga negara yang baik dirinya meminta Atut dapat datang ke KPK. Meski demikian, jika kondisi Atut tak kunjung baik, sebagai warga negara pula Atut memiliki hak untuk tidak hadir atas panggilan tersebut. “Memang kita menyarankan Ratu Atut untuk hadir, tapi kalau kondisinya belum memungkinkan, mau bagaimana lagi, tidak mungkin juga dipaksakan untuk hadir,” kata Sukatma. Mengenai sakit yang diderita Atut, Sukatma tidak dapat men-

jelaskannya ke wartawan lantaran hal itu kewenangannya ada di tim dokter. “Soal beliau sakit apa, mungkin tim dokter yang dapat menjelaskannya,” tambah Sukatma. Diketahui, KPK telah melayangkan surat panggilan kepada Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah untuk diperiksa hari ini sebagai tersangka kasus suap Pilkada Lebak. Juru Bicara KPK, Johan Budi membenarkan bahwa KPK telah memanggil Atut untuk diperiksa pada Jumat (20/12) hari ini. “Surat panggilan sudah dikirimkan dan akan diperiksa sebagai tersangka,” jelas Johan Budi, Kamis (19/12). Johan pun berharap Atut kooperatif terhadap KPK dan patuh pada proses hukum dengan datang memenuhi panggilan. Sedangkan soal penahanan, Johan mengaku belum mengetahuinya. “Kita harap kooperatif. Belum ada informasi soal itu (penahanan),” jelas Johan Budi. Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto. Bambang menegaskan, Atut harus datang atas panggilan itu karena merupakan bagian dari proses hukum. “Undangan itu wajib di-

penuhi sesuai KUHAP kecuali ada alasan untuk tidak hadir,” jelas dia. Soal isu yang menyebutkan Atut sedang sakit sehingga tidak bisa menghadiri sejumlah kegiatan yang menjadi kewajibannya, sehingga dikhawatirkan juga tidak bisa hadir ke KPK, Bambang menyatakan hal itu harus disertai surat yang mengkonfirmasi alasan tersebut. Meski demikian, Bambang menyatakan KPK tidak mengirimkan tim dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Atut. “Saya mesti cek ke penyidik, tapi biasanya tidak,” imbuhnya. Pada bagian lain, Wakil Gubernur Banten, Rano Karno mengaku telah berkoordinasi dengan Atut dan diminta untuk mewakili tugas-tugas pemerintahan. “Saya ditelpon oleh Ibu Gubernur tadi untuk mewakili rapat paripurna dan membacakan pidoto persetujuan bersama terhadap tiga Raperda, karena ibu sekarang sedang sakit,” katanya. Rano menjelaskan, saat ini dirinya belum bertemu secara langsung dengan Atut pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. “Saya sendiri belum bertemu, tapi saya berkomunikasi melalui telpon, dan

posisi Ibu Gubernur Banten sedang ada di rumah. Rumah mana saya sendiri tidak tahu,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Rano mengaku tidak akan mendorong untuk cepat menjadi Pelaksan tugas (Plt) Gubernur Banten, dengan alasan sudah ada mekanisme dan peraturan serta perundang-undangan. “Kan sudah ada mekanismenya, kalau saya tetap bekerja seperti biasanya, seperti hari ini” ungkapnya. Namun Rano menolak berkomentar mengenai pernyataan Ketua Pelaksana harian (Plh) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Banten, Ribk Tjiptaning yang menyatakan bahwa Rano belum layak menjadi pemimpin di Banten. “Itu sih pernyataan Mbak Ning (panggilan Ribka Tjiptaning, red), saya tidak mau komentar,” ujarnya. Pameran “Si Doel Anak Sekolahan” juga tetap bungkam ketika wartawan menanyakan pernyataan Ribka Tjipatning yang mengatakan, yang diurus Rano Karno bukan hanya, Enyak, Atun dan Mandra, melainkan 12 juta masyarakat di delapan kabupate/kota.(RUS/ENK/IGO)

DPD Golkar Banten Harus Bersih dari Dinasti RATU Sambungan dari Halaman 1

Musdalub bakal digelar pada 24 Desember mendatang. “Musdalub dipercepat. Tempatnya bisa di Banten, bisa di Jakarta,” kata Ketua Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu Wilayah Jabar, Banten, dan Jakarta, Ade Komaruddin, Kamis (19/12). Ia menjelaskan, agenda utama Musdalub selain memilih pengganti Ketua DPD Golkar Banten almarhum Hikmat Tomet, juga konsolidasi menjelang Pemilu 2014. “Sebagai Ketua Pemenangan wilayah Banten tugas saya untuk memenangkan Golkar di Banten. Dan semua kader yang memenuhi kualifikasi berhak untuk dicalonkan sebagai Ketua DPD Golkar Banten. Tak ada pembatasan bagi siapapun, termasuk keluarga Atut,” katanya. Terpisah, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar Banten, Suparman membenarkan rencana Musdalub yang akan dilaksanakan oleh DPP. “Musdalub ini langsung dari DPP Golkar. Kapan dan tempatnya

saya sendiri belum tahu,” katanya. Suparman yang juga Wakil Ketua DPRD Banten menyatakan, secara teknis dalam penyelenggaraan Musdalub setiap DPD kabupaten/kota, organisasi yang mendirikan dan organisasi yang didirikan, organisasi sayap serta DPP masing-masing mendapatkan satu suara. “Kalau tidak salah total suara dalam Musdalub ada 12, dan itu akan diperebutkan oleh calon yang maju sebagai kandidat Ketua DPD,” kata Suparman seraya mengatakan bahwa Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Banten saat ini dijabat oleh Mahyudin. Sejauh ini, kata Suparman, baru ada nama Ratu Tatu yang akan maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Banten. “Yang kita amati, sepertinya yang muncul baru Bu Tatu. Beliau itu kan Ketua Harian di DPD Golkar Banten,” ungkapnya. Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang yang juga Bupati Tangerang, Zaki Iskandar saat dihubungi BANTEN POS mengaku tidak berminat untuk maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Provinsi Banten

pada Musdalub mendatang. “Saya tidak akan maju di Musdalub itu (Golkar Banten, red), saya sekarang masih menjadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang. Saya akan konsen ke situ dulu,” terangnya. Meski begitu, Zaki berharap Ketua DPD Golkar Banten yang akan menggantikan almarhum Hikmat Tomet adalah kader militant dan memiliki konsep jelas. “Siapapun akan saya dukung, yang jelas dia harus memiliki konsep dalam pemenangan Pemilu 2014,” katanya singkat. Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung menilai formasi DPD Golkar di Banten harus dirombak seiring ditetapkannya Gubernur Banten, Ratu Atut Choisiyah sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). DPD Golkar di Banten yang masih berkaitan dengan Atut, menurutnya harus segera dibersihkan. “Dari segi kepengurusan, pengurus di Banten itu perlu perubahan. Tokoh yang bisa diterima oleh masyarakat,” kata Akbar saat ditemui di Jakarta, Kamis (18/12).

Akbar menjelaskan, dengan melakukan perubahan dalam tubuh DPD Golkar Banten, akan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap Partai Golkar. Dengan begitu, lumbung suara Golkar tidak akan terpengaruh pasca ditetapkannya atut sebagai tersangka. “Jadi Golkar juga masih memiliki peluang untuk langkah-langkah mendapatkan simpati masyarakat karena sudah ada perubahan di dalam partai,” lanjutnya. Akbar pun optimistis suara Golkar akan kembali didapatkan setelah perubahan dalam DPD Golkar di Banten benar-benar terwujud. Seperti diketahui, Atut menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar terkait pengurusan sengketa Pilkada Lebak. Dalam kasus ini, dia dijerat Pasal 6 ayat 1 huruf a UU No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Atut juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan tahun anggaran 2012.(RUS/IGO)

Erik Dipisahkan dari Dua Tersangka Lainnya KADISNAKER Sambungan dari Halaman 1

Sebelum ditahan Erik menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di ruang penyidik Asisten Pidana Khusus Kejati Banten. Erik didampingi dua pengacaranya Sahrullah dan TB Sukatma saat menjalani pemeriksaan. Saat wartawan mengambil gambarnya, Kadisnaker itu sempat emosi. Usai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 14.30 WIB, Erik langsung digiring sejumlah petugas dari kejaksaan ke mobil tahanan. Tidak ada statemen yang keluar dari mulut tersangka, saat dicecar pertanyaan oleh wartawan di pintu keluar kantor penyidik. Erik hanya menutupi wajahnya. Erik diduga memiliki peran dalam

kasus proyek pengadaan surat suara yang menimbulkan kerugian hingga Rp1,5 miliar, kapasitas Erik saat itu adalah pengguna anggaran (KPA) sebagai Sekretaris KPU Banten pada kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2011. Sebelumnya, penyidik juga menahan dua tersangka lainya dalam kasus yang sama, yakni Kepala Bagian (Kabag) Keuangan, Umum, dan Logistik Sekretariat KPU Banten, Dede Iwan Kurniawan, dan N nasution selaku direktur CV RGM (penyedia barang). Kasi Penkum dan Humas Kejati Banten, Yopi Rulianda mengatakan, penahanan Erik dilakukan untuk memudahkan penyidikan dalam kasus tersebut. Selain itu, dikhawatirkan akan melarikan diri dan

menghilangkan barang bukti. “Tersangka dilakukan penahanan untuk 20 hari ke depan terhitung sejak hari ini (kemarin, red),” kata Yopi. Mengapa harus ditahan di Rutan Pandeglang, Yopi menjelaskan bahwa tersangka sengaja dititipkan di Rutan Pandeglang untuk kepentingan penyidikan. Diduga, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya komunikasi dengan dua tersangka lainnya. “Ya, itu bagian dari kepentingan penyidik. Sudah bisa diinterpretasikan oleh rekan-rekan wartawan,” katanya. Yopi menjelaskan, dalam proyek pengadaan surat suara dan kartu pemilih, Erik berkedudukan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Namun, untuk perannya, Yopi mengaku belum mengetahui hal itu.

“Sebagai KPA untuk semua kegiatan di KPU, dalam hal ini dua kegiatan yaitu pengadaan surat suara Rp3,5 miliar dan pengadaan kartu pemilih Rp2,3 miliar” kata Yopi. Yopi mengungkapkan, penyidikan kasus KPU hingga saat ini terus didalami. Ia juga tak menampik kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut. Sementara itu usai penahanan, kuasa hukum tersangka menyatakan keberatan dengan penahanan klienya. Menurut Sahrullah, SH keberatan kliennya karena klienya tidak terlibat dalam teknis proyek tersebut. “Jelas klien kami sangat keberatan dengan penahanan ini karena merasa tidak bersalah. Kami akan lakukan upaya hukum penangguhan penahanan,” tukasnya.(NED/IGO)

Kantongi Suara 67,74 % Resiko Kecelakaan Besar, Apalagi Tanpa Palang Pintu JAMINAN

ITI-ADE Sambungan dari Halaman 1

“Menolak permohonan keberatan pemohon atas hasil pemungutan suara ulang,” kata Ketua Majelis Hakim Hamdan Zoelva, saat membacakan putusan di ruang sidang MK, kemarin. Berdasarkan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU), Iti unggul dari dua pasangan lainnya dengan perolehan suara 398.892 suara atau setara dengan 67,74 persen. Dengan keputusan MK itu, Iti Octavia Jayabaya yang menggantikan ayahnya Mulyadi Jayabaya itu dipastikan akan memimpin kabupaten dengan penduduk 1,2 juta jiwa tersebut untuk Periode 2014-2019. Putusan MK kemarin merupakan kelanjutan dari putusan sela pada 1 Oktober 2013 lalu. Pada putusan sela itu, majelis hakim meminta dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). PSU dilakukan karena terbukti adanya kampanye berbau SARA oleh Mulyadi Jayabaya. Mulyadi dinilai melakukan kampanye kotor tersebut untuk membantu Iti. PSU

kemudian digelar pada 14 November 2013. Kemenangan Iti dan pasangannya Ade Sumardi di pemungutan suara awal 31 Agustus 2013 digoyang kubu Amir Hamzah dan Kasmin. Amir yang merupakan pasangan calon dari Partai Golkar itu melaporkan telah terjadi pelanggaran sistematis, terstruktur dan masif selama pelaksanaan Pilkada Lebak. Agar aduannya dimenangkan, pengacara Amir dan Kasmin yang bernama Susi Tur Andayani kedapatan menyuap mantan Ketua MK Akil Mochtar yang saat itu duduk sebagai ketua majelis hakim. Susi dan Akil pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan hasil pengembangan, kemudian muncul tersangka lainnya terkait kasus ini. KPK telah menetapkan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dan adiknya Tubagus Chaeri Wardhana sebagai tersangka. Terkait kasus ini KPK juga telah mencegah ke luar negeri pasangan Amir Hamzah dan Kasmin.(IGO/JPNN)

Merinding Geli Sambungan dari Halaman 1

berbentuk seperti ulat. Zaskia bahkan suka merinding jika melihat binatang berbentuk ulat. “Sebenarnya bukan takut tapi geli, ulat ngeliat aja udah gatal apalagi kalau megang. Merinding kalau suka

ngeliat ulat bulu jalan,” jelasnya. Zaskia menyatakan, pernah punya pengalaman buruk pada ulat. “Pernah ada pengalaman buruk karena ditempelin di belakang badanku sampai bentol-bentol, tapi gak ada yang tahu kalau aku phobia ini atau phobia itu,” ujar Zaskia.(ABU/ENK/JPNN)

Sambungan dari Halaman 1

ngan Provinsi Banten, Opar Sopari kepada BANTEN POS. Ironisnya, pemerintah tak punya cukup anggaran untuk memecahkan masalah minimnya palang pintu di perlintasan kereta api itu. Pemerintah daerah belum memiliki kemampuan secara finansial atau keuangan untuk membangun palang pintu di setiap lintasan kereta api meskipun menyadari areal itu kerap menimbulkan korban jiwa. Data yang dihimpun dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten, terdapat 63 pintu perlintasan kereta api (KA). Dari jumlah tersebut, 43 perlintasan tanpa dilengkapi dengan palang pintu. Menurut Opar, pada 2013 ini saja, Pemprov Banten tidak mengalokasikan anggaran untuk pembangunan palang pintu di lintasan kereta api. Namun pada tahun 2014 mendatang direncanakan ada beberapa palang pintu akan dibangun. “Nilai untuk setiap palang pintu memang sangat besar, tapi saya lupa lagi berapa anggarannya,” terangnya. Realita soal minimnya anggaran untuk membangun palang pintu perlintasan kereta api juga disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Zaeni. Menurutnya, realisasi pembangunan palang pintu Kerreta api tergolong sulit karena mahalnya biaya yang harus dialokasikan. Dikatakan, pembangunan palang pintu untuk satu lokasi saja dibutuhkan biaya

sekitar Rp2 miliar. Menurut Zaeni, adanya palang pintu perlintasan KA sangatlah penting. Apalagi, meningkatnya volume kendaraan maka akan berbanding lurus dengan meningkatnya potensi kecelakaan khususnya di perlintasan KA yang belum mempunyai palang pintu. “Potensi kecelakaan lalu lintas kini tidak hanya terjadi di jalan raya saja, tetapi di perlintasan kereta api pun sangat berpotensi, terutama yang tidak berpalang,” ujarnya. Zaeni mengatakan, meski pembuatan palang pintu perlintasan kereta api tidak direalisasikan, namun alokasi untuk pengamanan di pintu perlintasan tetap dianggarkan. Hal tersebut terbuktikan pada rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Serang dimana pemkab mengalokasikan pengadaan sirine di tiga lintasan KA dan lampu peringatan, yaitu di lintasan Jalan Suryadi Sudirja, Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, Jalan Cigodeg Kisarap-Pasir Manggu, Desa Dahu, Kecamatan Cikeusal, dan lintasan Jalan Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu. “Tiga lintasan itu yang tergolong ramai dilalui kendaraan. Jadi, saat ada kereta akan melintas, sirine akan berbunyi,” tuturnya. Sementara itu kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Serang, Odi Budiono mengatakan, selain di tahun 2013, keterbatasan anggaran juga membuat pembangunan palang pintu perlintasan KA juga sepertinya tidak akan terealiasi di tahun 2014. “Saya ku-

rang hapal berapa jumlah perlintasan KA yang belum maupun yang sudah memiliki palang pintu perlintasan KA,” kata Odi ketika ditanya rincian jumlah daerah perlintasan kereta api di wilayahnya. Terpisah, Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengupayakan untuk mengamankan pintu perlintasan kereta api yang ada di wilayahnya. Saat ini terhitung ada dua pintu perlintasan sebidang yang ada di Tangsel. Kepala Bidang Angkutan, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel Wijaya Kusuma mengatakan saat ini pintu perlintasan resmi (berpalang pintu) di Tangsel yakni Pintu Perlintasan Serpong, Pintu Perlintasan Jombang, Pintu Perlintasan Pondok Ranji dan Pintu Perlintasan Bintaro. Selain itu, ada dua perlintasan sebidang di Kota Tangsel yakni di Rawa Buntu dan satu lagi di Jurangmangu. Perlintasan sebidang ini lalu lintas kendaraan memang tidak seramai di pintu perlintasan resmi. Akan tetapi, pintu sebidang ini kerap dilalui warga sekitar sebagai jalan pintas. Perlintasan sebidang ini menurut Wijaya jelas membahayakan warga sekitar yang melintas. Akan tetapi, hal ini merupakan kewenangan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PT KAI terkait perlintasan sebidang ini. “Paling tidak, ada petugas PT KAI yang mengamankan perlintasan sebidang itu jika KA melintas,” paparnya.

Dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah untuk membangun palang pintu di perlintasan kereta api, jaminan keselamatan di areal perlintasan pun menjadi tanggungjawab semua pihak, terutama masyarakat yang melintasinya. Baik Opar, Zaini maupun Wijaya menyatakan hal yang sama, bahwa kesadaran masyarakat akan menjadi kunci berkurangnya angka kecelakaan di areal perlintasan kereta api. “Patuhi ramburambu lalu lintas. Jangan menerobos pintu perlintasan jika kereta ingin melintas,” kata mereka di kesempatan terpisah. Pada bagian lain, Kepala Humas PT KAI Dalops I, Sukendar mengatakan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2007 pasal 97 tentang perlintasan sebidang dikatakan bahwa pintu liar atau pintu sebidang harus ditutup oleh pemerintah daerah setempat. Artinya perlintasan sebidang ini merupakan tanggungjawab pemerintah daerah setempat. “Tidak ada tanggungjawab PT KAI di sini. Ini (perlintasan sebidang) tanggungjawab pemerintah setempat terkait infrastruktur,” tandasnya. Menurut Sukendar, pernyataan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo soal wacana fly over dan under pass di setiap pintu perlintasan merupakan ide yang sangat baik. “Melihat pada Kecelakaan Kereta di Bintaro beberapa waktu lalu, ide tersebut harus ditanggapi serius oleh Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perkeretaapian serta pemerintah daerah,” pungkas Sukendar.(*)


Kreatif& Berani Beda

Check This Out!!! Genb_bantenpos@yahoo.com Gen-b Bantenpos @GenB_BantenPos

Note s

Dipadupadankan Sama Hijab NHA ada yang mau angkat bicara nih B-ders soal tren cropped tee. Secara, anak SMAN 3 Kota Serang ini perlu ngomong soal ini, karena emang dia juga lagi seneng-senengnya sama fashion yang satu ini. Hallo sis… Apa kabar nih? Makin cantik aja :) Terimakasih… *tersipu* Aku kabarnya baik. Gen-B gimana? :) Eh katanya lagi suka banget sama copped tee yah sis? Banget! Aku ada dua tuh. Kenapa sih sis suka sama cropped tee? Apa yah? Mmm, bajunya simple, tapi trendy abis. Bisa di padupadanin juga sama hijab.

Ratih Kurniasih Duta Pelajar Provinsi Banten 2013

@intaaaanss “baju crop tee di kalangan remaja itu unik. Dari mulai cara ngasih bentuknya dan motif. Jadi gak monoton kayak baju biasa”

HALAMAN

8

Model:

UWADOOOOH musim ujan udah mulai nih keknya B-ders. Kemaren tuh yah, dari sore sampe pagi ujan gede bener. Trus banjir kan tuh yah dimanamana. Ckckck. Kayanya kita bakalan sering ngegulung celana jeans kita sampe selutut nih B-ders :D Apa di cropped aja yah celana-celana panjang yang ada? Wahahaha. @mewuf Eh, ngomong-ngomong soal cropped SMAN 3 Kota Serang nih, sekarang di kalangan cewek-cewek lagi nge-hip banget tuh baju cropped tee. Yuk lah kita intip tren fashion yang satu ini! :) @Genb_BantenPos

JUMA T 20 DESEMBER 20 13 JUMAT 201

Ratu Qorry A

@ratuqry SMKN 1 Kota Serang Fotografer:

Ian Sangadji Lokasi:

Alun-alun Barat Kota Serang

B

-ders tau video klipnya cropped tee. “Cuma gue tetep pake Miley Cyrus yang Wrec- daleman yah. Kalo enggak, nanti amal king Ball kan?! Bu- dong yah buat cowok-cowok, kaan….! Bukaaan soal hahaha,” kata dia. Yup, karna cropped tee ini emang yang dia naked-nya! Behahah. Cepet banget deh kalo agak buka-bukaan gitu ya B-ders, makanya cewek-cewek di kita yang urusan kek gitu :D Nha, sebelum dia tampil dengan budayanya emang budaya Timur, dan tak sehelai benang pun, dia kan pake juga agama ngelarang memperkaos dalem putih semacem tank top tontonkan aurat, ngakalinnya dengan gitu kan! Itu kan kaos dalemnya itu me-mix and match deh. Ini misalnya Cuma seperut gitu tuh. Ho oh, Cuma dilakuin sama Lina (@linafe). Cewek nutupin sampe bawah dada dikit aja, Serang yang kuliah di Universitas sementara perutnya yang uwidiiih itu Trisakti Jakarta ini ngaku pake kan dibiarkan melompong dielus-elus cropped tee buat bagian luarnya aja. angin gitu kan. Heee.. Nha, itu mirip- “Jadi gue pake crop tee yang luarnya mirip T-shirt cropped tee yang aja, kek jaketnya gitu. Dalemnya ya sekarang lagi hip lagi di kalangan pake baju biasa. Kalo pun gue pake T-shirt cropped tee, ya dalemnya gue cewek-cewek tuh B-ders. Sebenernya sih kalo cropped tee pake kaos lagi,” curhat Lina. Mmm, menurut hasil surfing Gen-b sendiri sih lebih kek T-shirt biasa yang digunting sampe seperut doang. Gitu di dunia maya nih yah, buat kita-kita juga sama bagian lengannya. Kata- yang emang gak mau perutnya nya sih itu dulu sejarahnya di luar ne- keliatan pas pake cropped tee, pake geri sana, emang Cuma T-shirt yang tank top atau dress bodycon berwarna digunting-gunting gitu biar adem lain di balik crop tee bisa jadi solusi. Nha, buat yang iseng pengen dipake di musim panas. Tahun 80-an, artis legend yang sekarang udah nyoba bikin cropped tee, karna di nenek-nenek, tapi tetep sexy, Ma- rumah mungkin banyak kaos bekas dona, termasuk sebagai salah satu bokap yang gombrong, dan udah seleb yang mempopulerkan T-shirt gak kepake, coba intip tips bikin cropped tee itu. Terus pas tahun 90- cropped tee di bawah ini! an in lagi pas film Beverly Hills 90210 diputer di TV. Siapkan kaos, bentangin Sekarang sih kita gak lebar-lebar. Gambar pola perlu harus nyari-nyari Tmelengkung di bagian kerah shirt bekas buat diguntingdan bagian bawah. gunting biar jadi cropped tee yah. Secara emang sejak saat itu juga, dunia fashion yang udah Gunting bagian langsung ngeluarin T-shirt an gunting ak un G . ai ditand cropped tee ini sebagai ar hasil ag g yang runcin produk jadi. Malahan gak . pi ra h bi le ng cutti terbatas T-shirt aja. Sekarang, kemeja, sampe jaket Lipat ujung kedua len gan sejuga banyak yang model besar batas jahitan, seb anyak 2 ata u tiga kali (atau lebih pendek crop tee. kalo mau) Terus sematka Salah satu cewek yang lagi n pen tul pad a uju ng ata jarum s tergila-gila sama cropped tee ujung bawah bagian leng dan an. adalah Farida Oktaviani (@frdoktaviani). Cewek anak Jahit ujung atas dan STIE Banten ini ngaku ujung bawah lengan sekarang dia lagi seneng yang telah digulung. banget pake pakean model Jadi deh! Wanna try?! :)

G

ak percuma B-ders, cowok keren satu ini namanya panjang banget kek kereta. Secara prestasinya juga emang panjaaaaaaang….., bingit, wikikikik. Yup, cowok kelahiran Jakarta, 13 Agustus 1996 yang sekarang sekolah di SMAN 3 Kota Serang ini adalah atlet taekwondo nasional B-ders. Nih yah, di taekwondo ini prestasinya dari mulai berhasil meraih medali emas di POPDA a.k.a Pekan Olahraga Pelajar

Daerah dan KEJURDA a.k.a Kejuaran Daerah tingkat Provinsi Banten pas tahun 2012, sampe dapet medali emas di POPNAS a.k.a Pekan Olahraga Pelajar Nasional di Jakarta pas tahun 2013. Gak sampe disitu, dia juga pernah berhasil nyabet medali perak di event taekwondo semacem Indonesia Open yang digelar di Jakarta pas tahun 2012. Tahun ini, selain berhasil nyabet medali emas di ajang antar PPLP a.k.a Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Nasional, dia juga berhasil dapet medali perunggu di Thailand Open. Gokil!! Mana

@vebydeviana “baju crop tee itu, bikin gaya kita gak monoton karna modelnya yang unik lucu dan keren buat di kalangan cewe jaman sekarang”

@devaadm “baju crop tee sesuai banget buat gaya emaja cewek sekarang, modelnya simple tapi tetep gaya & nyaman dipakai. Easy to mix and match”

tepuk tangannya….!??? *prok.. prok.. prok.. Semua itu gak dia dapetin secara instan loh B-ders. Pastinya harus melalui kerja keras dan latihan yang rajin. “Gueikut taekwondo awalnya Cuma iseng pas SMP. Tapi kesinisininya malah seneng. Mulai deh ngajak adikadik dan kakak gue buat ikutan juga, hehe,” curhat

Angky ke Gen-B. Angky bilang, kalo dia termotivasi buat jadi atlet taekwondo secara serius, karena pernah ngalamin kalah pas barubaru ikut pertandingan taekwondo. Tekad buletnya itu juga lah yang akhirnya berhasil nganterin Angky masuk Pelatnas a.k.a pelatihan nasional taekwondo di Jakarta, buat ngikutin kejuaraan taekwondo se-Asia. Tapi yah B-ders, yang namanya ngejalanin sesuatu, pasti ada suka dan dukanya. Kalo sukanya sih udah jelas dong. Jadi atlet nasional, pasti seneng, karna bisa bikin orang tua bangga, dan lainnya. “Dukanya ya, sering diremehin orang lain. Sering dipandang sebelah mata,” jawab Angky sambil senyum, getir. Halah! :D


JUMA T JUMAT 20 DESEMBER 2013

METRO SERANG

9

Inspirasi dan Semangat Baru Serang

KRIMINALITAS Cabuli Gadis, Sopir Angkot Dibui DEDI Ghozali (29), warga Kampung Pesagi Serut. Desa Sindang Heula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, harus mendekam di dalam sel Rumah Tahanan Titipan (Rutantih) Polres Serang setelah dituding melakukan pencabulan terhadap Su (17) didalam sebuah angkot. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (7/12) lalu di sebuah lapangan bola di Lingkungan Pule, Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Peristiwa bermula saat Su tengah menunggu angkutan umum di kawasan Patung Kemang, Kota Serang, untuk kembali ke rumahnya di daerah Pabuaran. Tak lama kemudian, datanglah angkota yang dikemudikan Dedi dan mengajak Su untuk pulang bersama. Sebelum mengantarkan Su, Dedi mengajak berkeliling sambil menarik angkot hingga larut malam. Usai menarik angkot, pelaku kembali mengajak korban untuk makan mie ayam bersama di sebuah warung makan di Sempu. Usai

Dewan Ajak Walikota Blusukan Untuk Atasi Banjir SERANG,BP- Anggota DPRD Kota Serang, Aminudin Toha meminta pemerintah lebih serius menata Kota Serang sebagai Ibukota Provinsi Banten. Terutama mencari solusi agar Kota Serang tidak kebanjiran jika hujan.

Toha mengatakan, semestinya Walikota Serang dan jajarannya dapat meniru mantan Walikota Solo, Joko Widodo dengan turun langsung ke masyarakat dan mengajak membersihkan gotgot yang mampet, yang menjadi penyebab utama banjir di Kota Serang. “Minimal Pak Walikota memerintahkan jajarannya di tingkat bawah untuk

bergotong royong membersihkan got atau selokan yang mampet, seperti jaman dulu,” jelasnya. Dengan begitu, masyarakat pun akan sadar jika kebersihan lingkungan harus dijaga dan dirawat bersama-sama. “Makanya turunlah ke masyarakat, masyarakat juga pasti berbondong-bondong bergotong royong jika pemimpin-

nya mau kotor-kotoran membersihkan selokan,” kata Amanudin. Lebih jauh, Amanudin menilai, selama ini Pemerintah Kota Serang hanya berharap bantuan dari Pemprov dalam hal penanganan pembersihan selokan dan got yang berada di jalan protokol. “Memang benar kalau got atau selokan yang BACA DEWAN... HAL 10

RUANG TERBUKA. Suasana Alun-alun Timur Kota Serang menjadi tempat warga melakukan aktivitas olahraga maupun bersantai, Kamis (19/12). Ruang terbuka hijau seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat .

BACA CABULI... HAL 10

Berharap Bantuan Tangan & Kaki Palsu A H M A D Sanuri, warga Kampung Banjarsari, Desa Bale Kambang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, membutuhkan uluran tangan dari donator untuk bisa memiliki tangan dan kaki palsu. Ahmad Sanuri Ahmad Sanuri kehilangan kedua tangan dan kakinya akibat kecelakaan kerja sewaktu mengerjakan proyek kontruksi listrik CV Citra Teknik Madani (CTM). Akibat kecelakaan kerja yang dialaminya setahun lalu, Ahmad Sanuri terpaksa kehilangan kedua tangan dan kakinya karena harus diamputasi. Sejak saat itu, Ahmad Sanuri hanya bisa tergolek di tempat tidur tanpa bisa melakukan aktivitas apapun. Bahkan untuk buang hajat saja ia harus digendong oleh sang ibu yang sudah renta. Ahmad Sanuri bukan hanya kehilangan kedua tangan dan kaki, juga kehilangan kesempatan untuk berkarya dan beraktivitas. Ia tidak mampu bekerja untuk mendapatkan penghasilan demi menopang kebutuhan hidupnya. Sementara belum ada bantuan dari pihak manapun. Ia mengharapkan uluran tangan dari saudara-saudaranya yang mampu, agar dirinya memiliki tangan dan kaki palsu. Dengan tangan dan kaki palsu itu Ahmad Sanuri berharap bisa beraktivitas seperti manusia normal lainnya, dan minimal tidak harus digendong kesana kemari oleh ibunya. Bagi yang terketuk hati ingin membantu Ahmad Sanuri, silahkan langsung menghubungi yang bersangkutan di Kampung Banjarsari, Desa Bale Kambang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang. Untuk informasi bisa menghubungi Redaksi BANTEN POS.

EDO DWI / BANTEN POS

Konsumsi Ikan Masih Rendah Gapensi Kota Serang Pilih Ketua Baru SERANG, BP - Dinas Kelautan dan Perikanan Energi Sumber Daya Mineral (DKPESDM) Kabupaten Serang menyatakan tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Serang masih tergolong rendah. Pasalnya, dari target nasional konsumsi ikan sebesar 32,5 kilogram perkapita pertahun, Kabupaten Serang belum mampu menembus angka 30 kilogram perkapita pertahun. “Tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Serang diakui belum mampu memenuhi target nasional di angka 32,5 kilogram perkapita pertahun. Untuk menembus 30 kilogram

perkapita pertahun pun kami belum mencapainya,” ujar Kepala DKPESDM Kabupaten Serang, Budi Mulyono kepada wartawan usai menghadiri acara Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan (Gemarikan) di Alun-alun Kramatwatu, Kamis (19/12). Menurut Budi, salah satu faktor yang mempengaruhi belum tercapainya target tersebut adalah masih banyaknya nelayan yang lebih memilih untuk menjual ikan hasil tangkapannya ke daerah lain dibanding untuk konsumsi sehari-hari.

SERANG, BP - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Serang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), Rabu (19/12). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Banten itu dihadiri oleh Walikota Serang, Tb Haerul Jaman, para pengurus Ga-

pensi Kota Serang dan perwakilan pengurus Gapensi Provinsi Banten. Muscab dilaksanakan guna memilih dan menetapkan kepengurusan dan program kerja organisasi Gappensi periode 2013-2018. Seperti diketahui, Ketua Gapensi saat ini, Ratu Irma Suryani tersandung BACA GAPENSI... HAL 10

BACA KONSUMSI... HAL 10

Mang

aseng Warisan FB Kakek : Maya. Kakek sudah tidak kuat lagi, kakek mohon kamu teruskan perkebunan kakek. Maya : Jangan bicara begitu kek (dalam hati, asiiiikkk dapat warisan). Kakek : Segala isi perkebunan, ternak, villa, traktor untuk kamu.. Tolong rawat baik2, jangan lupa disiram tiap hari tanaman kakek. Maya : Baik kek, tenang saja.. Tapi dimana perkebunan kakek? Maya tidak pernah tahu kek.. Kakek : di facebook kakek, FARMVILLE cuk, nanti kakek kasi tau paswordnya. Maya : ’( :’(

Peserta dengan serius mengikuti kegiatan Literasi Media Massa dan Pelatihan Jurnalistik, Kamis (19/12)

Sekolah Diajak Antisipasi Penyalahgunaan Profesi Jurnalis 250 Siswa & Kepsek SLTA Ikuti Pelatihan Jurnalistik SERANG, BP - Sebanyak 250 siswa serta Kepala Sekolah tingkat SLTA se-Kabupaten Serang mengikuti kegiatan Literasi Media Massa dan Pelatihan Jurnalistik di Aula Tb Suwandi, Kamis (19/12). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Serang tersebut digelar untuk mengantisipasi maraknya praktek penyalahgunaan profesi jurnalis di lingkungan lembaga pendidikan (sekolah),

yang menyebabkan terganggunya kegiatan belajar mengajar (KBM). Tampil sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut yaitu Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PWI Cabang Banten, H. Agus Sandjadirja, wartawan senior Lukman Hakim, Kasatreskrim Polres Serang, Iptu Rensa Aktadivia, dan wartawan Radar Banten, Amrin Nur. Dalam paparannya, H. Agus Sandjadirja mengungkapkan, pihaknya sering mendapat laporan dan pengaduan dari masyarakat terkait ulah para oknum yang mengaku-ngaku BACA WARGA... HAL 10

UMROH & HAJI PLUS 2014

PAKET TABUNGAN UMROH BERKAH BERJANGKA Rp. 13.500.000,- ( 9 Hari ) Berangkat 12 Bulan Setelah Lunas DP. 1 JUTA ( Pelunasan Dapat Diangsur )

PROGRAM SISTEMIK BERSAMA BERKAH

Rp. 19.500.000,- ( 9 Hari ) Bisa Berangkat Umroh 2 Kali Rp. 21.500.000,- ( 12 Hari )Bisa Berangkat Umroh 2 Kali Rp. 22.500.000,- ( 14 Hari ) Bisa Berangkat Umroh 2 Kali

Berangkat 2 Bulan Setelah Lunas DP. 3 JUTA ( Pelunasan Dapat Diangsur )

PROGRAM CEPAT TEPAT TERJANGKAU HARGA PAKET DIRHAM Rp. 17.500.000,PAKET DINAR Rp. 22.500.000,PAKET HAJI PLUS U$ 8.500 Berangkat Umroh : Minggu Ke- 4 Desember 2013 Minggu Ke 2-3-4 Jan-Feb-Mar-Apr 2014 Hotel Bintang 4 Paket Dirham : Madinah: Royal Andalus, Jauharot Luxurius ( 200m - Setaraf ) Mekkah: Golden Abbas, Ailaf Al Mutaqo ( 300m – Setaraf ) Hotel Bintang 5 Paket Dinar : Madinah: Dallah Thoibah ( Setaraf ) Mekkah: Grand Zam – zam ( Setaraf ) Info Lengkap: PT. GARUDA ANGKASA MANDIRI Jl. Marsekal Surya Dharma No. 68 Samping Aeropolis Sebelum Gerbang M1 Bandara Soekarno – Hatta Neglasari Kota Tangerang – Banten - Indonesia Email : pt.garudaangkasamandiri@gmail.com ( 021 ) 55912352 0812 1891 5653

( 021 ) 55913861 0878 7146 6670

0838 7752 1944

TERSEDIA PENJUALAN TIKET DOMESTIK - INTERNASIONAL - MONEY CHANGER


BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

Capaian PBB Pedesaan Jeblog SERANG, BP - Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pedesaan Kabupaten Serang ternyata masih jeblog. Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat, meski akhir 2013 tinggal menghitung hari namun capaian PBB pedesaan masih

dibawah 50 persen atau tepatnya di angka 45,29 persen. Padahal target yang ditetapkan Pemkab Serang berada di angka 75 persen per 31 Desember mendatang. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Evaluasi PBB Pedesaan dan Perkotaan di sebuah hotel di Kota

Serang, Kamis (19/12). Pada rekapitulasi laporan rencana dan realisasi PBB 2013 per 18 Desember, baru tiga kecamatan dari 29 kecamatan se-Kabupaten Serang yang telah memenuhi target capaian PBB pedesaan yakni Kecamatan Bojonegara, Pulo Ampel, dan Cio-

mas dengan capaian 100 persen. Untuk posisi juru kunci dipegang oleh Kecamatan Gunungsari dengan capaian PBB hanya 12 persen. Sedangkan kecamatan lainnya belum memenuhi target lantaran capaian PBB hanya di kisaran 24 hingga 69 persen saja dari target per tahun

yakni 75 persen. Kepala Dispenda Kabupaten Serang, Fairu Zabadi membenarkan jika secara keseluruhan capaian PBB pedesaan belum memenuhi target. Bahkan dalam perkembangannya penerimaan PBB pedesaan belum menunjukan peningkatan yang signifikan dibanding sisa waktu penerimaan pada 31 Desember mendatang. “Capaiannya belum maksimal bahkan dalam sisa waktu ini perkembangannya tidak signifikan,” ujarnya. Ia merinci, dari 676.935 Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang ada dengan ketetapan pokok sebesar Rp10,10 miliar hingga saat ini realisasinya baru mencapai Rp4,57 miliar atau kurang Rp5,52 miliar. Dari capaian tersebut terdiri dari 116 desa yang sudah melunasi PBB pedesaan dan 210 desa lainnya belum melunasi. “Dengan capaian tersebut secara matematis realisasi yang diraih baru mencapai 45,29 persen,” terangnya. Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Lalu

Atharussalam Rais menyatakan, mengingat waktu yang tersisa cukup pendek maka upaya realisasi penerimaan PBB harus ditangani secara serius. “Ini masalah klasik yang sebenarnya setiap tahun terjadi, sehingga harus ditangani secara serius agar permasalahan klasik itu bisa dituntaskan,” ujarnya. Lalu menjelaskan, adapun langkah-langkah yang mesti dilakukan dalam mengoptimalkan penerimaan PBB diantaranya menginventarisir wajib pajak PBB yang belum memenuhi kewajibannya, mengefektifkan kembali kegiatan tim penagih di tingkat desa dan kecamatan. Kemudian melakukan pemanggilan terhadap wajib pajak PBB yang belum membayar pajak. “Kepada para pimpinan bank tempat pembayaran PBB, menjelang berakhirnya masa pembayaran PBB 2013 agar setelah 20 Desember semua penerimaan PBB baik dari bank tempat pembayaran maupun bank persepsi harus melaporkan progresnya per hari,” tuturnya.(DWA/RIF)

Koordinasi dengan Penegak Hukum WARGA Sambungan dari Halaman 9

EDO DWI / BANTEN POS

LANGGAR RAMBU. Sejumlah angkutan ota (Angkot) terparkir di depan Mal Ramayana Serang, Kamis (19/12). Meski ada rambu lalu lintas larangan untuk berhenti, sejumlah sopir angkot masih nekat melanggar rambu tersebut. Keadaan ini sebagai bukti lemahnya penindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Puluhan Buruh PT SLJS Mogok Kerja CIKANDE, BP - Puluhan buruh PT Shun Fa Langgeng Jaya Steel (SLJS) yang berlokasi di Kawasan Industri Cikande Modern di Desa Barengkok, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, melakukan aksi mogok kerja, Kamis (19/4). Aksi yang digelar untuk ketiga kalinya tersebut sebagai bentuk protes terhadap managemen perusahaan lantaran para buruh belum mendapat upah sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Serang 2013 sebesar Rp2.080.000. Pantauan BANTEN POS, aksi mogok kerja tersebut digelar sekitar pukul 07:00 WIB dengan mendirikan tenda di depan pintu pagar perusahaan. Untuk menggelar aksi

mogok kerja. aksi buruh mendapatkan pengawalan dari petugas Polsek dan Koramil Kecamatan Cikande. Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT SLSJ, Ahmad Apendi mengatakan, aksi tersebut adalah aksi lanjutan dari aksi-aksi mogok sebelumnya. Aksi kembali digelar karena pihaknya kecewa karena pihak perusahaan tidak menggubris aspirasi buruh pada aksi mogok sebelumnya. “Ini merupakan aksi mogok kerja yang ketiga kali sepanjang tahun 2013. Kami menuntut upah sesuai UMK dan upah lembur yang belum dibayarkan,” katanya. Ia menambahkan, selain permasalahan tersebut ada beberapa catatan hitam yang dilakukan perusa-

haan. Salah satunya pembayaran upah lembur yang dibayarkan tidak sesuai dengan perhitungan aturan berdasarkan undang-undang. Karena pihak perusahaan menggunakan aturan mengacu sistem pengupahan menurut kebijakannya. “Akibatnya upah lembur selama dua jam tidak dibayarkan dalam hitungan kerja setiap harinya,” katanya. Menurutnya, upaya mediasi sudah berulang kali dilakukan pihak buruh bersama perusahaan, namun tidak pernah menemui jalan keluar karena perusahaan tetap keukeuh pada peraturannya sendiri. “Kami sudah coba lakukan mediasi tapi tidak membuahkan hasil. Kami akan terus mogok kerja sam-

pai aspirasi kami ditanggapi perusahaan,” katanya. Sementara itu Kepala Bidang Pembelaan DPC SPN Kabupaten Serang, Sohari menyatakan, dirinya bersama pimpinan serikat pekerja dari 20 perusahaan yang tergabung dalam SPN melakukan aksi solidaritas melakukan aksi mogok kerja bersama buruh PT Shun Fa Langgeng Jaya Steel. “Terkait dengan aksi ini kita berikan dukungan dan memfasilitasi jalan penyelesaiannya. Namun sayang sampai saat ini dari pihak manajemen perusahaan belum dapat memberikan keputusan karena menunggu datang pimpinannya,” tuturnya.(DWA/RIF)

Dialokasikan Rp26 M untuk Atasi Banjir DEWAN Sambungan dari Halaman 9

berada di Jalan Protokol itu kewenangannya di Provinsi, namun alangkah lebih baik jika masyarakat yang berada di lingkungan terdekat

mau merawatnya,” ujarnya. Pada bagian lain, Wakil Walikota Serang, Sulhi Choir mengungkapkan, pihaknya tahun 2014 mengucurkan anggaran sebesar Rp26 miliar khusus untuk penanganan. Hal itu diharapkan akan meminimalisir

banjir yang terjadi di Kota Serang. “Kita tambah anggaran kita khusus untuk penanganan banjir sebesar Rp9,4 miliar. Itu adalah langkah kongkrit kita mengatasi banjir,” jelas Sulhi. Sulhi menambahkan, selain itu juga pihaknya menghimbau agar se-

tiap developer di Kota Serang wajib memiliki tendon atau waduk buatan, yang bertujuan untuk menjadi penampungan air saat hujan deras datang. “Jika setiap perumahan memiliki tandon, maka banjir pun dapat diminimalisir,” ujarnya.(NED/RIF)

Walikota Titipkan Bangun Sinergitas GAPENSI Sambungan dari Halaman 9

masalah hukum dan mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Serang, karena tersangkut kasus dugaan korupsi proyek Kali Parung yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang. Dalam sambutannya, Walikota Serang, Tb Haerul Jaman menyampaikan, Gapensi Kota Serang merupakan mitra pemerintah, swasta maupun

masyarakat dalam membangun di Kota Serang. “Sebagai mitra pemerintah, keberadaan Gapensi mempunyai peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan di Kota Serang,” ungkap Jaman. Melalui Muscab ini, Jaman berharap Gapensi dapat menghasilkan pengurus baru yang amanah dan profesional serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis organisasi. “Semoga hasil akhir dari Muscab

Pelaku Dijerat Pasal Perlindungan Anak CABULI Sambungan dari Halaman 9

menyantap mie ayam, kemudian pelaku mengajak pergi dan tibalah di sebuah lapangan bola yang gelap. Di tempat ini, korban mengaku dipaksa dan dirayu untuk berhubungan badan. Meski sudah berulang kali menolak, celana jeans dan celana dalam korban akhirnya dibuka paksa oleh pelaku. Di dalam mobil angkot itulah korban disetubuhi. Lantaran tak terima korban dicabuli, keluarga korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Serang, Selasa (17/12). Kasatreskrim Polres Serang, Iptu

Rensa Aktadavia didampingi Kanit PPA Satreskrim Polres Serang, Aipda Juwandi, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pihaknya saat ini sudah menahan seorang pelaku yang juga tersangka dalam kasus tersebut. “Benar, kita juga sudah tahan Dedi, kemarin Rabu (18/12) sore kita jemput Dedi di rumahnya,” jelas Rensa. Rensa menambahkan, akibat perbuatannya, Dedi diancam pasal 81 ayat 2 junto Pasal 82 ayat 1tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. “Selain menahan pelaku, kita juga menyita barang bukti, diantaranya sebuah mobil angkot yang menjadi tempat aksi pencabulan,” pungkasnya.(NED/RIF)

Gapensi Kota Serang tahun 2013 ini dapat menghasilkan keputusan strategis dalam meningkatkan peran Gapensi melalui kepengurusan baru yang nantinya dipilih” tambah Jaman. Sekretaris Umum BPD Gapensi Provinsi Banten, Lulu Kaking yang hadir dalam acara tersebut, mengatakan bahwa Gapensi Provinsi Banten tidak mengintervensi kepengurusan organisasi Gappensi di tingkat kabupaten/kota.

“Gapensi Banten tidak pernah intervensi dalam pengurusan di tingkat kota atau kabupaten,” ujarnya, seraya mendoakan pelaksanaan Muscab ini dapat berjalan tertib dan lancar. Pengusaha senior di Banten itu berpesan kepada seluruh pengusaha yang hadir agar dapat menjalankan organisasi dengan baik dan terarah. Selain itu, organisasi pengusaha ini diharapkan berjalan secara terpadu, bersinergi dengan pemerintah daerah.(NED/RIF)

sebagai wartawan (jurnalis), tapi pada prakteknya di lapangan cenderung hanya mencari-cari kesalahan kemudian berujung permintaan sejumlah uang. “Kami sering dapat laporan terkait kelakuan oknum-oknum wartawan nakal, jumlahnya sampai tiga laporan perbulan,” katanya. Agus menjelaskan, pekerjaan jurnalis tidak bisa gegabah, karena terikat dengan kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers. Wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, lanjut Agus, paling tidak harus memiliki tiga jenis kartu, yaitu kartu pers (ID card) dari perusahaan tempatnya bekerja, kartu organisasi wartawan, dan kartu kompetensi yang dikeluarkan Dewan Pers. “Kalau tidak memiliki itu, dan tingkahnya macem-macem, tolak saja,” tegasnya. Sementara, Kasatreskrim Polres Serang, Iptu Rensa Aktadivia menyampaikan baru-baru ini pihaknya menangkap lima orang yang mengaku sebagai wartawan dan anggota LSM (lembaga swadaya masyarakat), karena melakukan pemerasan terhadap seorang guru di daerah Bojonegara. Dalam penangkapan itu, lanjut Rensa, berhasil di-

amankan barang bukti berupa sejumlah uang serta kendaraan yang digunakan para pelaku. “Sangat kebetulan, acara ini momentumnya tepat karena baru saja kami tangkap oknum yang mengaku wartawan tapi melakukan pemerasan,” kata Rensa. Dalam sambutannya, Ketua PWI Kabupaten Serang, Ahmad Arifudin mengatakan, acara Literasi Media Massa dan Pelatihan Jurnalistik dengan melibatkan warga sekolah itu dilatarbelakangi banyaknya laporan serta keluhan yang disampaikan kepala sekolah dan guru, terkait banyaknya oknum yang mengaku sebagai wartawan (jurnalis) ke sekolah-sekolah, namun prakteknya tidak melaksanakan tugas jurnalistik. Sebab kedatangannya ke sekolah hanya untuk mencari-cari kesalahan yang berujung permintaan uang. Oleh karena itu, lanjut Arif, pihaknya menghadirkan narasumber lengkap dari organisasi wartawan dan kepolisian, supaya bisa menjelaskan mana yang masuk wilayah delik pers, dan mana yang masuk delik pidana. “Kami berharap para kepala sekolah dan juga siswa bisa membedakan mana wartawan beneran dan mana yang odong-odong,” katanya.(DWA/RIF)

Potensi Ynag dimiliki Cukup Melimpah KONSUMSI Sambungan dari Halaman 9

Padahal ikan merupakan konsumsi yang banyak mengandung protein dan baik untuk perkembangan otak anak-anak. “Memang itu adalah sumber pemasukan nelayan, namun sebaiknya bisa seimbang antara ikan yang dijual dengan ikan untuk dikonsumsi,” katanya. Masih menurut Budi, jika melihat dari potensi, sesungguhnya Kabupaten Serang sangat mendukung capaian nasional dalam tingkat konsumsi ikan. Hal tersebut terlihat dari hasil panen ikan pertahunnya yang mencapai 2.500 ton pertahun. “Dengan panen tersebut secara matematis sebenarnya sudah sangat memungkinkan target nasional tersebut akan tercapai,” ungkapnya. Ditempat yang sama Asisten Dae-

rah (Asda) II Provinsi Banten, Husni Hasan menyatakan, pada tingkat provinsi pun tingkat konsumsi ikan masih belum memenuhi target nasional. Dimana saat ini Provinsi Banten baru mencapai 27 persen. “Konsumsi ikan harus terus kita dengungkan, karena jika melihat dari data masyarakat di Provinsi Banten ini masih enggan memakan ikan,” tuturnya. Dikatakan Husni, adapun upaya untuk memaksimalkan tingkat konsumsi ikan yakni dengan meningkatkan hasil panen ikan dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Semisal dengan membudidayakan ikan di Waduk Karian yang saat ini pembangunannya tengah dijajaki. “Kalau ikan melimpah mudahmudahan masyarakat Banten akan lebih sering memakan ikan yang merupakan konsumsi penuh gizi,” ujarnya.(DWA/RIF)


JUMAT, 20 DESEMBER 2013

251113

Tih291113

Tih261113

Tih201213

Tih 031213

dik181013

tih291113

Dk261113

RUMAH DIJUAL DIJUAL APARTEMEN Modernland tower Red lantai tujuh no lima belas. Dua kamar, satu kmr mandi. Depan Tangerang City. Hub 087878118000 (Put051213) RUMAH DIJUAL + Kios (masih jalan Omzet bagus) dipertigaan Jalan Raya utama Tigaraksa, SHM LT/LB 202M/200M, 3 Kios, 3 KT, R. Tamu, R. Santai, Harga Nego, lamat Kp. Segog RT 01/RW 02 Kel. Pasir Bolang Tigaraksa Tangerang 083807519142 atau 081314511164 (pemilik)

TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH di Kp. Panangkalan Ds. Kadu Agung Kec. Gunungsari Serang, Luas. 5000M2 Isi lengkap (pohon durian, pete, kelapa dll) Harga Damai (Butuh Uang) Telp. 087774444632 (dwi161213)

LAIN-LAIN KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413) Toko Elektronik BANTEN AGUNG jual macam2 elektronik Jl.KH.Abdul Latif Pasar Rau Serang Telp:0254-224049, harga bersaing (btr040213/3)

AGEN AGEN PSIKOLOGIS : Menyediakan pelayanan psikotes utk Pelajar, Mhsiswa, dan Krywan. Pelayanan Konseling utk Individu (masalah pribadi, keluarga, perkawinan, perkmbngan anak & remaja. Investasi mulai Rp.80rb perjam dilayani oleh pakar dibidangnya. Hub AGEN: 087808537758 (dik011113)

KURSUS DAFTAR KURSUS KOMPUTER,Dapat Gratis Belajar BHS Inggris Percakapan (sebaliknya sama). Office, Auto CAD, Graphic Design, Web Design, Programmer I nternet, Hacker, Teknisi dan Akutansi Komputer. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gedung Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email: hasanudin_fadil @ yahoo.com

LOWONGAN Dibutuhkan karyawan/i untuk jadi pramuniaga/sales. Hub: 087840009004 MUMBAI TEXTILE Dibutuhkan sales berpengalaman, SMA, Upah 2,5jt/bln. Hub: ex.Siantar Motor, sebelah terminal Pakupatan (08777 100 9074) (101213) PT. MULTI POWER Pembk kantor baru bth cpt utk posisi: Kurir,Personalia,gudang, ADM,SPG,Recepsionis,Inventory,OB, manajement training,sekretaris.Syarat: Ijazah SMP 10 Org,SMU 50 Org,umur 1724 th,hub: Bpk GLENN 083873547444087840447555.bawa lamaran ke Jl. Bhayangkara No.6 Cipocok Serang. Disiapkan mess bagi yg tinggal jauh. (za061213)

I’Support Personal PT. Global bth staf adm, umum, adm ktr, adm hrd. SMU/KS1, 18-38 th, Pglm/non. Fas: perbln Rp 1,8 - 3,5 jt, 40 rb insntf, jamsostk, krja tetap. Lulus tes lgsg kerja. Sms dt (nm, usia, pndkn, almt) ke: 0877 2505 4786 ANJELLY (HRD) (za181013)

Lowongan: Dicari pns/mahasiswa/ karyawan swasta yang ingin mendapatkan extra income 1 - 3 jt/bln daftarkan di www.kerjapartime.com (dam301013) Dicari Orang Yang Ingin Sehat Dan Berstamina Prima - Orang Gendut Dan Perut Buncit - Orang Ingin Naik / Turun Berat Badan Hubungi : 081908717523 (Suyotno) 08170753356 (Ni’mah) (Rif301013) Dicari: Adm lapangan (pria), 25th, D3, Rp.70.000/hari jam 07.30 - selesai Hub: Donny 0877 7100 9074 (Za121113)

MOBIL DIJUAL

Tih 031213

Tih 121213

Nissan year end promo best deal: AllNewG. Livina, Evalia, March, Juke, Serena. Bunga 0%, free: leather seat, audio kit, voc. poles body. Proses Cepat dan Mudah. Hub 087871866184 / 02192456457 Add Pin 26EBFE20 (Put281113) New Nissan Grand Livina DP 37jt/angs 1,8jt per bln, March Dp 23jt/angs 1,5 jt per bln, Juke DP 43jt/angs 2,5jt per bln Prs cpt mudah 082123673703 -0219354681 (241013)

KEHILANGAN Telah Hilang BPKB motor Honda CBR 150 R Tahun 2006 warna merah, Nopol B 4425 NU, Noka: NCB1500034185, Nosin: NCB150OE-0034185 a/n Angga Widianto Kp. Curug RT 03 RW 06 Kelapa Dua Tangerang (Put111213)

dk230813

Jlh120713

dwi160913

Telah Hilang Akte Jual Beli No.418/ Cipondoh/1997 Luas 90 M2 lokasi Kampung Dongkal RT 03/09 Kec. Cipondoh Tangerang, A/N : M Badri Jl. Jembatan Item RT01/07 Kel. Pekojan, Kec. Tambora Jakarta Barat. (Put101213) Hilang: BPKB. KR 2 KAWASAKI. Thn 2009. an.Suratman. B6442.COW.NoRanka. M H 4 K R 1 5 0 K 9 K P 2 3 8 1 2 NO.Mesin.KR.150KEP23753 (Put201113) dw231113

dk230813

Telah Hilang BPKB Mobil, No Pol: B 1531 ON, No Rak: MHF21KF4200042144, No Sin: 7K-0100587, A.n Sutrisno Kp. Pasir Gadung Rt 04/03 Pasir Gadung, Cikupa, Tgr. bgi yg mnemukan hub 081387772750 (Put111213)

Telah Hilang motor SUZUKI tahun 2004 warna Biru NOPIL: B 6952 CAA dengan Noka: MH8FD125X4J131592, Nosin: F403IDI31926 A/N: Ali Wafa Jl. HOUR Rasuna Said RT 14/RW 4 Kec. Pinag Kota Tangerang (Put111213) Telah Hilang BPKB Yamaha Jupiter Z Th.2004, B-6596-NCT, Norak: MH35TP0054K234950, Nomsn: 5TP564268 an. Udin B Musa (Za121213) Telah Hilang BPKB Motor Honda th2005B.6386 NOF. Noka: MH1jb51115K388490. Nosin: JB51E1401951. an. Sulaeman. Komp. Garuda Blok E4 No.15 Kmp. melayu Timur.T. (Put161213) Telah Hilang Akta Jual Beli Tanah No: 3860/Serpong/1994 Blok 003 No SPPT 0030312.0 d.a Ds Mekarwangi RT.003/01 Kp. Cilegong Utara, Cisauk, Serpong. A.n Zainal Abidin (Put201213)

Tih 041213

Tih141213

dwi141213


BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

KOTA.BADAK

PANDEGLANG

12

Caleg Gerindra Ngaku Pacari Staf KPU

Harus Sesuai Harga BUPATI Pandeglang melalui suratnya bernomor: 460/2484.KKP/XIII/2013 mengimbau kepada seluruh camat dan kepala desa (Kades) untuk tidak melebihi harga beras rumah tangga miskin (Raskin) sebesar Rp1.600 per kilogram. Dalam surat yang dikeluarkan Minggu (15/12) itu menyebutkan sesuai pedoman umum (Pedum) Raskin Tahun Anggaran (TA) 2013 harga penebusan Raskin Rp1.600 per kilogram. “Sesuai dengan Pedoman Umum Raskin 2013, bahwa penebusan Raskin per kilogramnya Rp1.600. Maka untuk itu saya imbau pada seluruh camat dan Kades seKabupaten Pandeglang bahwa penebusan Raskin tidak boleh melebihi dengan ketentuan tersebut,” tulis Bupati Erwan Kurtubi dalam surat yang diterima Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Pandeglang, Kamis (19/12).(ARI/MOR)

PANDEGLANG, BP - Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Pandeglang dari Partai Indonesia Raya (Gerindra), Een Neni Herlianti yang diduga selingkung dengan staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang, AS, akhirnya buka suara. Een tidak menapik jika dirinya tengah menjalin hubungan spesial dengan AS. “Isu ini sudah merebak dan saya kagok (tanggung, red) sekalian saja bilang punya hubungan special dengan AS. Saya kenal AS sejak beberapa bulan terakhir, namun saya dengan AS belum menikah dan hanya memiliki hubungan spesial,” ujar Neni ketika dite-

mui di Kantor DPC Gerindra Kabupaten Pandeglang, Kamis (19/ 12) siang. Dia menjelaskan, sejak dua bulan lalu ia sudah bercerai dengan suaminya, Encep dan begitupun AS sudah bercerai dengan istrinya Diah Hamdiah (43). Menurut dia, hubunganya dengan AS sebaiknya tidak dibesar-besarkan. Sebab, baik dirinya dan AS sudah tidak memiliki ikatan perkawinan, serta hubungannya tidak bisa dikatagorikan perselingkuhan. “Tidak benar jika saya dengan AS selingkuh. Karena memang kami sama-sama tidak memiliki ikatan perkawinan dan urusan jo-

doh itu biar waktu yang menjawab serta menjadi urusan Allah,” ujar Een yang didampingi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Gerindra Pandeglang, Bayu Kusuma. Een menambahkan, terkait dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang lakukan oleh AS terhadap Diah, ia membantahnya. Kata dia, tidak benar jika AS telah melakukan pemukulan terhadap Diah di kediamannya di Kampung Kacapiring, Kecamatan Majasari, 9 Desember lalu. “Saya sudah dipanggil polisi untuk memberikan keterangan

terkait pelaporan KDRT. Tidak ada itu yang namanya pemukulan oleh AS terhadap Diah, bohong itu,” jelasnya. Sebelumnya, Diah Hamdiah (43) melaporkan suaminya AS ke polisi dengan dugaan KDRT. Dalam Surat Tanda Penerimaan bernomor: STP/266/IX/2013/ Reskrim, Diah menjelaskan, kronologis tindak KDRT yang dilakukan sang suami yang sudah menikahinya selama 24 tahun. Kata Diah, dirinya terpaksa melaporkan sang suami karena adanya tindak KDRT dan perselingkungan dengan wanita bersuami. Diah mengkisahkan, awal kejadian

KDRT dan perselingkuhan suaminya. Pada 9 Desember 2013, ujar dia, sang suami diketahui sedang berduaan dengan Een Neni Herlianti di Kampung Kacapiring, Kecamatan Majasari. “Perselingkuhan dan KDRT ini memang sudah terjadi lama, tapi selama 24 tahun rumah tangga saya sabar karena demi ketiga anak. Namun, semua itu tidak bisa saya tahan ketika puncaknya dia (AS, red) selingkuh dengan Een dan menganiaya saya,” ujar Diah yang berdomisili di Kampung Gunungputri RT 04 RW 02 Desa Gunungputri, Kecamatan Banjar.(ARI/MOR)

SOSIALISASI KEMHAN. Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Banten Kemhan RI, Kolonel (Inf) Herman Djatmiko (berdiri) memberikan materi dalam sosialisasi di Aula Makodim 0601/Pandeglang, Kamis (19/12). Kemhan RI melalui perwakilannya di Banten mensosialisasikan berbagai regulasi ke instansi pemerintah, militer dan masyarakat umum.

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Polisi Bersihkan Jalan PANDEGLANG, BP - Untuk mengurai kemacetan yang disebabkan gundukan material proyek di sepanjang betonisasi Cipacung-Mengger, Satlantas Polres Pandeglang menggelar aksi bersih-bersih, Kamis (19/ 12) siang. Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Ari Satmoko saat memimpin aksi bersih-bersih mengatakan, pihaknya terpaksa membersihkan tumpukan material proyek karena menghalangi arus lalu-lintas.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya sudah melayangkan surat kepada perusahaan pelaksana untuk segera membersihkan material yang tersisa di badan jalan. “Saya dan beberapa anggota Satlantas mencangkul material tanah untuk memudahkan arus lalu lintas. Sebab selama ini akibat adanya dundukan tanah, arus lalu lintas menjadi macet,” kata AKP Ari di Mengger, kemarin. Menurutnya, aksi bersih-bersih ini

Belum Selesai, Laporan Pansus Ditunda juga dilakukan guna menghadapi Operasi Lilin 2013 yang akan segera dilaksanakan serentak se-Indonesia. Dijelaskannya, di pada Operasi Lilin 2013 terdapat sembilan titik rawan kemacetan diantaranya, pertigaan Mengger, Cipeucang, Pulosari, Pasar Pari serta Labuan dan Carita. “Ada sembilan titik rawan macet dalam Operasi Lilin 2013. Kita mengantisipasi arus lalu lintas yang tinggi pada libur akhir tahun,” tukas AKP Ari.(ARI/MOR)

PANDEGLANG, BP - Penyampaian laporan panitia khusus (Pansus) persetujuan rancangan peraturan daerah (Raperda) pelayanan publik yang sedianya dilakukan, Kamis (19/12) terpaksa ditunda. Penundaan itu karena laporan pansus yang dilakukan para legislator belum selesai. Pantauan BANTEN POS, rapat paripurna yang dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB tertunda sekitar satu jam karena beberapa fraksi diduga menarik ulur kehadiran. Akhirnya, tepat pukul 15.00 WIB rapat paripurna dimulai dengan jumlah peserta 30 anggota dewan. Terlihat hadir dalam paripurna, Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi, Ketua DPRD, Roni Bahroni beserta unsur pimpinan. Kemu-

dian undangan dari instansi vertikal serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Pandeglang. “Laporan Pansus ini ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Silahkan tanya ke Pansusnya kenapa tugasnya belum beres,” kata Ketua DPRD Roni Bahroni sesusai rapat paripurna. Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, Pansus Raperda pelayanan publik belum siap menyelesaikan pekerjaannya. Menurut dia, sesuai waktu normal harusnya hari ini (kemarin, red) laporan Pansus sudah harus ditandatangani. Sementara anggota Badan Anggaran (Banggar), Ade Permana Suta saat melakukan intrupsi dalam rapat paripurna tidak digub-

ris pimpinan rapat. Ade menyayangkan belum dibahasnya revisi APBD dari Gubernur Banten di Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “APBD yang direvisi gubernur aturannya dibahas di Banggar bersama TAPD, tapi ini belum,” kata Ade yang juga satu fraksi dengan Roni Bahroni. Dijelaskan Ade, idealnya setelah APBD direvisi Gubernur Banten kemudian dibahas di Banggar bersama TAPD. Dalam revisi itu dilihat apakah ada perubahan seperti penambahan atau pengurangan. “Tapi hingga saat ini belum ada penjadwalan terkait pembahasan revisi APBD itu. Saya mempertanyakan satu step yang dilewati,” pungkasnya.(ARI/MOR)

Bupati Minta Perusahaan Salurkan CSR PANDEGLANG, BP - Pemkab Pandeglang meminta kepada seluruh perusahaan di Pandeglang untuk menyalurkan dana sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat sekitar. CSR dari perusahaan dinilai sangat membantu pemerintah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan memberdayakan masyarakat. Bupati Pandeglang, Erwan Kurtubi mengatakan, pihaknya mengakui sudah ada sejumlah perusahaan di Pandeglang yang menyalurkan CSR kepada masyarakat. Bahkan, dalam penyalurannya juga melibatkan pemerintah daerah. “Saya sangat mengapresiasi se-

jumlah perusahaan yang sudah membantu pemerintah daerah. Seperti yang dilakukan perusahaan tambang emas di Cibaliung dan lainnya. Namun, adapula perusahaan yang tidak melaporkan dana CSR atau kegiatan sosialnya kepada pemerintah,” kata Bupati Erwan, Kamis (19/12). Dia mengatakan, di Kecamatan Cibaliung, ada perusahaan yang sudah membantu pemerintah membangun sekolah serta memperbaiki jalan. Kemudian, ada pula kegiatan lain yang dilakukan terkait pemberdayaan. Namun, ungkap Erwan, ada pula perusahaan yang tidak melaporkan dana sosialnya kepada pemerintah. Mungkin perusahaan

itu melakukannya langsung ke masyarakat tanpa memberitahukan pemerintah. “Seperti halnya PLTU Labuan, saya tidak pernah mendengar ada laporan penyaluran CSR-nya. Bisa jadi langsung ke masyarakat tanpa melibatkan pemerintah. Karena itu, saya tidak tahu apakah PLTU juga mengalokasikan dana CSR atau tidak,” katanya. Untuk itu, ungkap Erwan, sebaiknya perusahaan melaporkan kegiatan sosialnya kepada pemerintah. Ini bukan berarti pemerintah ingin mengintervensi, melainkan hanya untuk mengetahui sejauhmana kegiatan sosial perusahaan terhadap masyarakat.(ARI/MOR)


LEBAK

BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

13

MULTATULI Waspadai Cuaca Buruk KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lebak, Edi Wahyudi meminta, nelayan untuk waspada saat melakukan aktivitasnya di laut. Pasalnya, kondisi cuaca beberapa pekan terakhir sedang kurang bersahabat. “Saya menghimbau kepada masyarakat khususnya para nelayan untuk berhati-hati saat melaut, karena kondisi cuaca yang akhir-akhir ini kurang bersahabat,” ungkap Edi Wahyudi kepada BANTEN POS, Kamis (19/12). Dihubungi terpisah, Kepala Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Binuangeun, Ahmad Hadi mengatakan sejauh ini para nelayan masih melakukan aktivitas meski cuaca sedang tidak baik. ”Kapal nelayan tetap berlaut dan itupun hanya kapal dengan ukuran besar. Sementara untuk kapal kecil melihat dulu kondisi ombaknya, jika memungkinkan mereka akan melaut,” paparnya. Akibat cuaca buruk ini, lanjut Ahmad, hasil laut para nelayan mengalami penurunan yang signifikan. “Terjadi penurunan penghasilan sekitar 25 persen, namun hal itu tidak membuat semangat para nelayan kendor karena kebutuhan rumah tangga yang harus tetap di penuhi,” pungkasnya.(ADE/MOR)

PROCILANGKAHAN

Tiga Program Rawan Penyimpangan SEDIKITNYA ada tiga program berkala yang turun ke tingkat desa di bulan Desember akhir tahun 2013 dan rawan terjadi penyimpangan. Ketiga program tersebut adalah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MP), Gerakan Pembangunan Rakyat Bersatu (Gerbang ratu) dan Fresh Money. Untuk itu semua elemen masyarakat diminta untuk mengawasi dengan ketat. Demikian dikatakan pegiat sosial dari Forum Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Zen Zaenudin kepada BANTEN POS, Kamis (19/12). Zen memaparkan, ketidakpahaman masyarakat terhadap program tersebut seringkali dijadikan alas an untu oknumoknum tertentu melakukan penyimpangan. Sehinga program myang seharusnya dinikmati oleh masyarakat hanya menguntungkan sebagian pihak saja. “Banyaknya program bantuan berkala yang turun secara bersamaan di akhir tahun 2013 ini perlu ada pengawasan serius dari semua elemen masyarakat, karena nantinya masyarakat juga yang akan menikmati hasil dari penyaluran program itu. Bahkan Program berkala dari PNPM dan bantuan stimulan tahunan ke desa turun hampir secara bersamaan,” jelasnya. Pada bagian lain, Zen mengemukakan, bahwa banyaknya program bantuan dari pemerintah yang turun ke tingkat pengelola di desa sangat positif dan bisa menunjang peningkatan kesejahteraan warga dan peningkatan pembangunan kawasan desa. Namun kondisi tersebut tentu harus dibarengi dengan keterbukaan kepada masyarakat, dan hanya dijadikan ‘bancakan’ bagi segelintir elit desa. “Karena tidak tertutup kemungkinan banyak penyalahgunaan anggaran program yang justru bisa berdampak merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat, dan semoga hal itu tidak terjadi lagi di Malingping,” jelasnya. Terpisah, Kasi Ekbang Kecamatan Malingping, Hendi Suhendi, saat dihubungi BANTEN POS, membenarkan terkait turunnya program anggaran yang masuk ke wilayah kerjanya, namun itu semua beda penanganan dan pengelolaan. Dijelaskannya, untuk program PNPM MP dan Gerbang Ratu itu pengelolaan ada di Unit Pengelola Kegiatan dan Tim Pelaksana Kegiatan di desa, sedangkan untuk fresh money itu langsung di kepala desa. “Insya Allah semua program yang turun akan selalu sampai kepada masyarakat, dan di Malingping rata-rata semua program selalu tepat sasaran,” ujarnya. Dijelaskan pula, kontrol sosial dari masyarakat akan sangat dibutuhkan, hal itu untuk memicu para pengelola kegiatan di desa agar lebih hati-hati, sehingga semua bisa berjalan dengan baik. “Kami sangat mendukung segala bentuk kontrol sosial dari masyarakat, namun tentunya kontrol yang membangun,” tandasnya.(K-9/MOR)

WIDODO CH/BANTEN POS

Sejumlah warga tengah melihat truk yang terjungkal dii Kawasan Wanasalam Karet KM 11, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Kamis (19/12) sekitar pukul 14.30 WIB. Kecelakaan tersebut terjadi akibat jalan licin setelah diguyur hujan lebat malam sebelumnya, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya.

Truk Molen Terjungkal Jalan Licin Sopir Diduga Mengantuk WANASALAM, BP - Akibat jalan licin setelah diguyur hujan lebat malam sebelumnya, sebuah truk molen bernomor polisi A 8962 X terjungkal di Kawasan Wanasalam Karet KM 11, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak,

Kamis (19/12) sekitar pukul 14.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Sopir dan kernet hanya mengalami luka ringan dan dilarikan ke Rumah Sakit Malingping. Dari keterangan yang dihimpun BANTEN POS, truk bermuatan material beton yang dikendarai Budi Haryanto tersebut melaju dari arah jalur Pasar Simpang Malingping menuju Muara Binuangeun. Namun karena jalan licin

dan diduga sopir mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraanya. Salah seorang saksi, Setiawan mengatakan, truk melaju dengan kecepatan tinggi, dan di sekitar jalan tersebut truk membanting ke sebelah kanan dan menghantam gardu pangkalan ojek di Pertigaan arah Desa Cipedang. “Saat itu hujan gerimis, truk yang melaju dari arah Malingping itu limbung dan terjungkal ke arah

kanan dengan menyeret gardu pangkalan ojek di pertigaan arah ke Desa Cipedang,” kata Setiawan. Saat dihubungi di TKP, Kanit Lantas Wilayah Lebak Selatan, Ipda Aan Suhanda membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar dini hari. Meski begitu tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. “Sopir dan kernet hanya mengalami luka ringan saja,” ujarnya.

Hingga Kamis pukul 13.00 WIB, sambung Aan, pihaknya masih menangani kejadian itu dan berusaha menderek truk dan mengamankan jalur tersebut agar tidak mengganggu pengendara lainnya. “Jalur Wanasalam Karet itu memang sangat berbahaya. Selain jalannya menikung juga di tikungan itu ada pertigaan arah ke Cipedang, sehingga titik di sana sangat rawan kecelakaan,” ujarnya.(K-9/MOR)

Andalkan Jamkesda, Pasien Kanker Memprihatinkan RANGKASBITUNG, BP - Edah (49) warga Kampung Cimandiri, Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara terbaring tak berdaya di ruang isolasi RSUD Adjidarmo. Istri dari Abo Atmaja (53) yang menderita kanker ganas ini merupakan pasien yang menggunakan layanan kesehatan Jamkesda. Abo Atmaja kepada BANTEN POS mengatakan, sudah dua tahun istrinya menderita kanker ganas. Selama itu, istrinya juga bahkan sempat sembuh karena dilakukan operasi. ”Pada 2006 istri saya sempat dibawa ke RSUD Adjidarmo dan sempat sembuh karena dibedah. Dari situ dia (Edah, red) bisa beraktivitas kembali seperti biasa,” terang Abo Atmaja, Kamis (19/12).

Namun lanjut Abo, kesembuhan istrinya tidak berlangsung lama. Karena kanker yang sempat dideritanya kembali kambuh dan semakin parah. ”Mungkin karena istri saya tidak menjaga pola makan dan kurang istirahat. Akhirnya, penyakit kankernya kambuh lagi dan harus kembali ke RSUD Adjidarmo, walaupun sampai saat ini belum ditangani dokter ahli,” ungkapnya. Sementara Humas RSUD Adjidarmo, Budi Kuswandi mengungkapkan, pihaknya sudah maksimal memberikan penanganan kepada pasien tersebut. Kata Budi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak dalam menangani pasien kanker itu dan dianjurkan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM).

”Kami tidak mau mengambil resiko untuk memaksakan pelayanan terhadap pasien. Pasalnya peralatan kami belum memadai, untuk itu kami menganjurkan kepada keluarga pasien untuk membawanya ke rumah sakit dengan fasilitas yang lebih komplit,” urainya. Ditambahkan Budi, pasien tersebut sudah diusulkan kepada dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk dilakukan pemeriksaan. ”Akan kami lakukan proses USG (Ultra Sonographi, red) agar diketahui seperti apa hasilnya,” tandasnya. Manajemen RSUD Adjidarmo, lanjut Budi, sangat terbuka dalam menerima pasien dan tidak diskriminasikannya. Sebab, baik pasien umum atau pasien kurang

ADE SUPARDI/BANTEN POS

mampu menjadi tanggungjawab rumah sakit untuk ditangani. “Kami selalu menerima pasien, baik dari kalangan mampu atau

kurang mampu. Karena tugas kami adalah memberikan pelayanan kesehatan terhadap semua masyarakat,” pungkasnya.(ADE/MOR)

Turnamen Sepakbola Meriahkan HUT Lebak RANGKASBITUNG, BP - Dalam rangka perayaan hari jadi Kabupaten Lebak ke-185 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Benteng Aliansi Rakyat (Bentar) Lebak menggelar pertandingan sepakbola tingkat kecamatan SeKabupaten Lebak, di Stadion Pasir Ona, Kamis (19/12). Secara resmi turnamen sepakbola itu dibuka oleh Ketua Panitia, Ahmad Yani dan dihadiri seluruh pemain dan official tim. Ketua Panitia, Ahmad Yani mengatakan, pertandingan sepakbola ini bertujuan untuk menja-

ring potensi pemain muda menjadi pesepakbola profesional. ”Pertandingan ini dalam rangka HUT Lebak ke-185 sekaligus mencari bibit pemain sepakbola yang andal. Diharapkan mereka bisa menjadi pemain profesional dan bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Lebak ditingkat nasional,” harapnya. Yani menjelaskan, turnamen ini diikuti 132 tim yang berasal dari kecamatan dan desa. Turnamen ini, lanjut dia, menggunakan system gugur dan tim pemenang akan dihadiahi uang pembinaan. ”Ada 132 tim yang mengikuti turnamen ini dengan di bagi empat pool dengan menggunakan sistem gugur. Juara pertama akan mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan Rp6 juta, juara dua mendapatkan uang pembinaan Rp4 juta ditambah tropi. Kemudian juara tiga mendapatkan uang pembinaan Rp2,5 juta dan tropi dan untuk juara empat mendapatkan uang pembinaan Rp1,5 juta dan tropi,” ungkapnya. Ditambahkan Yani, dirinya berharap pertandingan sepak bola ini

ADE SUPARDI/BANTEN POS

Dalam rangka perayaan hari jadi Kabupaten Lebak ke-185 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Benteng Aliansi Rakyat (Bentar) Lebak menggelar pertandingan sepakbola tingkat kecamatan Se-Kabupaten Lebak, di Stadion Pasir Ona, Kamis (19/12).

berjalan sportif dan aman hingga akhir. Dia mengungkapkan, dengan adanya turnamen ini juga bisa ikut memeriahkan HUT Lebak. ”Saya ingin acara ini meriah aman dan berjalan tanpa hamba-

TELAH HADIR DI KOTA ANDA EGAR

NS UMA

MIN

TEH POCI

ABAH HAJI

TERIMA PESANAN UNTUK HAJATAN,SELAMATAN,ULANG TAHUN & ACARA LAINNYA.

BUKA SETIAP HARI JAM : 08.30 - 21.00

HUB : 0819 3238 6130 Jl. Multatuli Depan Indomaret/ samping SMPN 1 Rangkasbitung

tan, agar para penonton dapat puas menyaksikannya,” tandasnya. Sementara di sampaikan penonton Sayid Abrorri, ia mengaku senang dengan diadakannya turnamen sepakbola di Stadion Pasir Ona.

Acaranya seru sekali dan saya dapat menyaksikannya dengan kegembiraan para penonton yang lain. Karena acaranya berlangsung aman tanpa ada keributan,” katanya.(ADE/MOR)


PENDIDIKAN

BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

LINTAS Urus SK Sertifikasi, Guru Harus Setor Rp200 Ribu SEJUMLAH guru madrasah yang lulus sertifikasi di lingkungan Kementrian Agama Aceh Utara, mengeluhkan uang setoran Rp200 ribu yang diminta oleh sejumlah kepala sekolah madrasah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M), dengan dalih untuk biaya pengurusan SK Dirjen di Jakarta. “Beberapa waktu lalu, kami dipanggil ke Lhokseumawe, kami diminta agar menyetor dana masing-masing Rp 200 ribu untuk mengurus SK dari Dirjen di Jakarta, karena SK itu diperlukan agar bisa mengambil dana sertifikasi,” ujar salah seorang guru madrasah di kawasan timur yang tidak ingin disebutkan namanya kemarin. Ia menambahkan, aksi minta uang serupa kerap dilakukan oknum lembaga tersebut dan oleh oknum Kantor Kementrian Agama Aceh Utara dengan berbagai dalih. Sedangkan untuk kepengurusan SK tersebut, awalnya diminta Rp 150 ribu per guru, namun saat jelang diproses berubah menjadi Rp 200 ribu. “Kami heran ada saja dana yang ditarik dari kami para guru, padahal berapa lah pendapatan kami,” ungkap guru tersebut dengan nada kesal. Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Aceh Utara, Zulkifli saat dihubungi Rakyat Aceh (Grup JPNN) beberapa waktu lalu, menjelaskan tidak tahu menahu dengan adanya setoran tersebut, karena sejauh ini dirinya tidak pernah mengambil kebijakan setoran untuk mengurus SK tersebut. “Coba saja tanya bawahan saya, karena untuk masalah madrasah beliau lebih tahu,” katanya singkat. Sedangkan, ketua K3M tingkat Tsanawiyah, Hamdani saat dihubungi Rakyat Aceh kemarin, membenarkan ada setoran dana Rp 200 ribu dari guru yang belum mendapatkan SK dirjen pendidikan madrasah Kementrian Agama. “Dana itu sudah ada kesepakatan bersama dari para guru dalam rapat, itupun diserahkan ke pihak di propinsi, jadi posisi K3M di sini hanya perantara,” beber Hamdani.(CMT/JPNN)

14

PTS Paling Kekurangan Dosen JAKARTA,BP - Indonesia tak hanya kekurangan tenaga guru, namun juga tenaga dosen. Dari sebanyak 5,6 mahasiswa di Indonsia, jumlah dosen pengajar hanya mencapai sekitar 160 ribu orang. Jumlah itu dirasa kurang mumpuni untuk dapat menciptakan pembelajaran yang baik. Kekurangan tenaga dosen tersebut paling banyak dirasakan oleh perguruan tinggi swasta. Selain dikarenakan minimnya minat masyarakat menjadi dosen, hal itu juga disebabkan karena banyak diantara mereka yang lebih memilih untuk mengajar di perguruan tinggi negeri. “Swasta yang paling banyak, mereka yang paling butuh,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh usai acara pelepasan tenaga dosen beasiswa unggulan di Jakarta, kemarin. Dari nama-nama universitas yang akan

ditempati oleh para dosen beasiswa unggulan Dikti itu, semakin memperjelas kekurangan tersebut. Seperti universitas Mercu Buana, Universitas Asahan, Universitas Samudra Langsa, universitas globe Mandiri dan beberapa lainnya. Perguruan tinggi swasta tersebut akan menerima penyaluran tenaga dosen paling banyak dibandingakan dengan perguruan tinggi negeri. “Pada pelepasan kali ini akan ada sekitar 178 orang yang akan kita salurkan menjadi tenaga pengajar di 69 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta,” jelas Nuh. Lebih lanjut, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Djoko Santoso, mengatakan bahwa nantinya para dosen tersebut akan dibantu oleh pihaknya untuk masalah gaji. Pemerintah akan memberikan gaji selama enam bulan ke depan pada mereka.

Setelah itu, mereka akan secara resmi menjadi dosen tetap non PNS di perguruan tinggi tempat mereka ditempatkan. “Mereka akan menerima nomor induk dosen nasional beserta seluruh hak yang melekat sesuai undang-undang yang berlaku, sebagaimana seperti dosen tetap PNS,” ungkap mantan rektor ITB itu. Menurut keterangan Djoko, penempatan ini merupakan penempatan gelombang kedua pada tahun 2013 ini. Gelombang pertama dilakukan pada November lalu. Pada gelombang tersebut, telah diberangkatkan sebanyak 407 calon dosen ke 128 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Sehingga total keseluruha sebanyak 585 orang yang telah disalurkan ke perguruan-perguruan tinggi di Indonesia. Program ini merupakan rangkaian dari program beasiswa calon dosen. Para ma-

hasiswa diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan S2 maupun S3 di dalam negeri atau luar negeri. Setelah mereka lulus, mereka diwajibkan untuk menjadi dosen dan mengajar di perguruan tinggi yang telah ditentukan oleh pemerintah. Program itu sengaja dibuka untuk terus memenuhi jumlah ideal dosen pengajar di Indonesia. Program beasiswa unggulan tersbut mulai dibuka pada tahun 2011 silam, dengan jumlah peserta yang cukup banyak, yakni 1200 orang. Pada tahun selanjutnya, peserta mengalami peningkatan sebanyak 2300 orang dan 3600 orang pada tahun 2013. “Diharapkan dengan program ini jumlah dosen dapat terpenuhi. Jangan infrastruktur saja yang kita pikirkan, tapi kebutuhan dan penyaluran juga penting,” tandas Nuh.(CMT)

Mahasiswa Prodi Manajemen FE Untirta Gelar Bazar

ISTIMEWA

SERANG, BP-Mahasiswa semester V di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menggelar bazar, Rabu(18/12) di kampus Untirta, Kota Serang. Bazar sebagai praktek dari mata kuliah Kewirausahaan. Liza Mumtaza Damar Wulan, dosen mata kuliah Kewirausahaan, menuturkan, acara tersebut bertujuan untuk menumbuhkan jiwa enterpreneur di kalangan mahasiswanya. “Melalui bazar ini, mata kuliah Kewirausahaan seperti marketing mix kita terapkan secara langsung di lapangan,” kata Liza. Masih kata Liza, bazar digelar dengan diawali pengajuan proposal oleh para mahasiswa sebagai salah satu tugas mata kuliah Kewirausahaan. “Dari proposal itu disebutkan bazar digelar dengan menghadirkan 48 produk

dengan tiga kategori yaitu, pakaian, makanan ringan dan aksesoris. Produk tersebut hasil buah tangan mahasiswa mulai dari donat labu, burger buah, pizza ketan, dan banyak lagi,” papar Liza. Mahasiswanya, kata Liza, diharuskan mengerjakan keseluruhan keperluan bazzar, mulai dari perencanaan bazar, eksekusi bazarnya sendiri, hingga pengelolaan keuangan hasil bazar. “Dengan praktek langsung seperti itu, akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa,” ujarnya. Dwi Ayu Purnomo Sari, salah satu mahasiswa peserta bazar, mengakui dirinya sangat merasakan manfaat dari dilakukannya bazaar tersebut. Dwi sendiri menjual asesoris lampu hias yang terbuat dari botol bekas. “Rencananya hasil dari penjualan tersebut akan saya lanjutkan untuk meneruskan usaha saya ini,” katanya.(*/QOM/ADV)

RUANG PUBLIK FACEBOOK BANTEN POS Penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi penggunaan dana hibah dalam kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) 2011, sebesar Rp135 miliar, Rabu (18/12). Kedua tersangka yang dijebloskan tersebut adalah Dede Iwan Kurniawan mantan Kabag Umum KPU Banten dan N Nasution, Direktur CV RGM, penyedia barang dan jasa dalam proyek pengadaan kertas suara pada Pilgub 2011.

BANTEN POS menerima tulisan berupa opini, surat pembaca, atau informasi apapun baik terkait kebijakan, infrastruktur, kejadian di daerah anda dan lain sebagainya. Opini ditulis sekitar 5.000 karakter tidak memuat materi cabul dan SARA. Sertakan foto dan biodata diri kirimkan ke bantenpos@gmail.com atau di inbox facebook Banten Pos

“Vaksinisasi” Banten Dari Dinasti

Maju Terus Penegak Hukum AMIN NU ASWAJA TEA Sudah selayaknya, negara bang krut bukan karena mensubsidi rakyat tapi karena korupsi pejabat.

ABOK ASEP Perhatian bagi seluruh warga Banten khusus dan Indonesia pada umumnya tidak ada orang yg bisa bersembunyi dari perbustan korupsi.

NEDDAY YANG TERLUPAKAN Sudah saatnya para penegak hukum di Banten mengembalikan kepercayaan masarakat, kasus dana hibah dan bansos harus selesai taun ini.

HASAN BASAR Saya harap jangan cuma omdo, buktikan kalau di Banten hukum benar benar ada dan tidak pandang bulu, mau pejabat dari tingkat bawah sampai gubernur kalau bersalah ya harus di tindak tegas.

JIA DAX BAIX Sudah sepantasnya mereka mendapatkan ganjaran yang setimpal, mereka yang selama ini menggunakan uang rakyat, semata mata hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, mereka tidak melihat penderitaan rakyat Banten. PALGUNADI SUWONDO Menurut pendapat saya, proses yang dilakukan penegak hukum dalam mengembangan kasus korupsi di Banten seperti bola salju yang menggelinding semakin membe sar, bagaikan kasus korupsi di Banten yang semakin terang bende rang, maju terus penegak hukum.

Oleh: Alpan Ha bibi Habibi

Wakil Sekretaris Pemuda Muhammadiyah

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari yang lalu telah menangkap tangan seorang Hakim konstitusi Akil Mukhtar (AM) dengan dugaan suap di kediamannya, Jakarta Selatan. Diwaktu yang bersamaan dengan penangkapan hakim konstitusi (AM), KPK juga menangkap Tubagus Chaeri Wardana (TCW) atau biasa dipanggil “Wawan” dengan dugaan yang sama yaitu adanya penyuapan terhadap Hakim

konstitusi. Tubagus Chaeri Wardana (TCW) merupakan adik kandung dari Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, sekaligus merupakan suami dari Airin Rachmi Diany Walikota Tangerang Selatan. Kasus yang menyeret Wawan merupakan kasus yang berkaitan dengan adanya pemilihan umum (pemilu) yang diadakan di Kabupaten Lebak Banten. Kasus tersebut merupakan awal dari akar permasalahan dari kronisnya kasuskasus korupsi yang terjadi di Bumi Banten. Sejak berdirinya propinsi Banten selepas dari pemekaran dari propinsi Jawa Barat, Propinsi Banten sampai saat ini dapat dinilai masih jauh dari tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Hal tersebut dapat dilihat dari segi kesejahteraan atau segi kesehatan masyarakatnya. Propinsi Banten sampai saat ini menempati peringkat ketiga se-Indonesia sebagai daerah dengan jumlah penderita gizi buruk terbanyak. Data tersebut merupakan kutipan yang diambil penulis dari data Kementrian Kesehatan yakni dengan jumlah angka 5.043 anak penderita gizi buruk di Propinsi Banten. Hal tersebut ternyata berbanding lurus dengan temuan BPK yang menemukan indikasi adanya penyimpangan dalam pengadaan alat kesehatan, yang nilainya cukup fantastis yaitu

kurang lebih sebesar 30 miliar Rupiah. Tidak heran, dengan adanya korupsi pengadaan alat kesehatan dengan nominal tersebut di Propinsi Banten. Komisi Pemberantasan korupsi beberapa hari yang lalu telah melakukan investigasi terhadap kantor Dinas kesehatan di daerah Kota Tangerang Selatan, dimana daerah tersebut dipimpin oleh Walikota yang merupakan istri dari tersangka Tubagus Chaeri Wardana (TCW) yakni Airin Rachmi Diany. Beberapa kasus korupsi yang ada di Propinsi Banten sebenarnya sudah sejak lama diketahui, namun kasus korupsi tersebut baru terbongkar semenjak tertangkapnya Tubagus Chaeri Wardana (TCW) oleh KPK. Korupsi di Propinsi Banten dapat diibaratkan seperti tubuh manusia yang terjangkit bakteri atau virus. Jika kita analogikan Propinsi Banten ini adalah tubuh manusia, dan korupsi adalah kuman virus atau bakterinya. Sakit itulah gambarannya, hingga lumpuh perekonomian lokal dibuatnya. tentu, untuk memperbaiki tubuh yang dijangkiti kuman bakteri perlu adanya penanganan obat yaitu vaksin yang dibutuhkan agar tubuh manusia bebas dari bakteri-bakteri yang merugikan. Begitu pula dengan korupsi, perlu adanya vaksin super hebat agar Negeri Indonesia

ini khususnya Propinsi Banten bebas dari adanya prilaku-prilaku korupsi. Menurut hemat penulis, ini adalah momentum dimana perlunya ada dukungan dari semua pihak baik elemen masyrakat (civil soceity), Organisasi Kepemudaan, Organisasi Kemahasiswaan, LSM, dan pihak lainnya agar sama-sama membuka mata, menciptakansebuah “vaksin” dengan membuat gerakan “anti korupsi dinasti”dan mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bekerja maksimal dalammenyeret nama-nama baru yang berkaitan dengan “dinasti politik yang ada di bumi Banten”. Penulis pun berharap semoga pihakpihak penegak hukum seperti KPK, Kejaksaan, Kepolisian dapat bekerjasama dan bersinergi dalam melakukan “vaksinisasi” bakteri korupsi di Propinsi Banten, dengan menyeret nama-nama baru dari antek-antek dinasti di Propinsi Banten. Tentu dengan tidak terlepas ke Independenan pihak penegak hukum dalam tebang pilih penegakan hukum.Terakhir, penulis lebih-lebih berharap agar kasus yang telah diproses di Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) yang mangaitkan kekuasaan dinasti yang berdiri di Banten dapat membuahkan hasil yang sesuai dengan harapan masyarakat Banten, semoga.***


BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

PARADE FOTO

15

PEMERINTAH KOTA CILEGON

Kado Akhir Tahun untuk Walikota Cilegon

LPPL Mandiri FM, Radio Terbaik di Banten Pemkot Cilegon menerima penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten atas peran sertanya membentuk dan mengembangkan Mandiri FM sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) pertama dan terbaik se-Provinsi Banten. Didampingi Ketua KPID Banten Muhibudin, Saida Silalahi Anggota DPRD Provinsi Banten menyerahkan penghargaan kepada Pemkot Cilegon yang diwakili Sekda Abdul Hakim Lubis pada saat acara pagelaran KPID Banten Award 2013, di Hotel Ratu Bidakara, Serang, Rabu (18/12) malam. Disaat yang sama, LPPL Radio Mandiri FM juga berhasil menyabet satu penghargaan dalam katagori program religi terbaik. Sekda Kota Cilegon, Abdul Hakim Lubis mengatakan, penghargaan yang didapat itu merupakan satu bentuk kepercayaan yang diberikan oleh KPID Banten atas komitmen Pemkot Cilegon dalam menopang, menunjang dan mengembangkan LPPL Mandiri FM. Dalam kesempatan itu, Lubis juga menyampaikan apresiasinya kepada LPPL Mandiri FM yang telah meraih penghargaan dalam katagori program religi terbaik dalam KPID Award kali ini. Terpisah, Ikoh Atikoh, Kasubag Penyiaran Radio Bagian Kominfo Setda mengatkan bahwa penghargaan ini adalah motivasi untuk tidak berhenti berjuang dan terus meningkatkan kualitas dan mutu siaran radio. Menurut Ikoh, Program religi mandiri Fm yang dikirim pada ajang ini adalah program paling lama dan terus dipertahankan dan tingkatkan, karena banyak mendapat apresiasi dari pendengar. “Tidak hanya

program mutiara mandiri, program religi lainnya juga kita hadirkan dalam rangka memberikan nilai edukasi kepada masyarkat khususnya bidang keagamaan, seperti mutiara kisah, mutiara zakat, mutiara solat, mutiara puasa, dan cermin wanita solihah dalam mutiara fajar,” jelasnya. Dia mengungkapkan, LPPL Mandiri FM berdiri pada 2005 lalu, dengan nama RSPD. Akhir 2011, Mandiri FM mendapatkan izin yang lengkap dari Kemenkominfo RI. “Itu sebuah prestasi yang luar biasa, dan KPID juga menyampaikan LPPL Mandiri berdirinya paling terakhir, tapi menjadi LPPL pertama yang mendapatkan izin penuh untuk siaran di Provinsi Banten,” tutur ikoh. Tidak lupa Ikoh juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh crew Mandiri Fm. “Ini adalah kemenangan bersama seluruh crew Mandiri Fm, dan seluruh pendengan radio Mandiri Fm.(*)

Sekda Cilegon, Abdul Hakim Lubis mewakili Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi menerima penghargaan KPID Award di Hotel Ratu Bidakara Kota Serang.

Sekda Cilegon, Abdul Hakim Lubis memberikan sambutan usai menerima anugrah KPID Award 2013

Ikoh Atikoh, Kasubag Penyiaran Radio pada Bagian Kominfo Setda Kota Cilegon (berjilbab) menerima penghargaan untuk Mandiri FM dalam katagori acara religi terbaik.


CILEGON POS

BANTEN POS JUMAT 20 DESEMBER 2013

Sekda Klaim Banjir Sudah Tertangani CILEGON, BP - Sekda Kota Cilegon, Abdul Hakim Lubis mengklaim penanganan banjir yang terjadi di beberapa wilayah sudah tertangani. Meskipun belum Badan Penanangan Bencana Daerah (BPBD) belum terbentuk, namun Satuan Pelaksana (Satlak) bencana daerah selalu sigap menjadi garda terdepan. Dipaparkan Lubis, tim satlak bencana terdiri dari Tagana, Kesbanglinmas, PMI, Damkar, serta dibantu aparat kelurahan serta Kampung Siaga Bencana (KSB) selalu siaga di lapangan. Sementara penanganan bencana banjir yang melanda Kecamatan Ciwandan, Lubis mengaku sudah berkoordiansi dengan PT Krakatau Steel, PT Krakatau Posco dan sejumlah perusahaan lainnya di sepanjang jalan raya CilegonCiwandan. “Untuk sementara, hasil koordinasi tersebut disepakati, PT KS Posco akan segera membangun saluran air. Sedangkan manajemen PT KS membuat tendon air atau bak penampungan air guna menampung tumpahan air hujan,” jelasnya. Sementara untuk stok sembako di Korpri, ia mengintruksikan agar paket sembako yang merupakan sumbangan dari pegawai pemkot agar juga didistribusikan kepada masyarakat korban banjir. Menurutnya, curah hujan yang masih tetap tinggi masih berpotensi menimbulkan banjir serta longsor yang mengancam keamanan dan keselamatan warga. “Kebutuhan penanganan korban tidak hanya evakuasi tetapi perlu upaya-upaya percepatan dengan membangun sistem koordinasi yang tepat, membangun tempat-tempat pengungsian, menyediakan logistik seperti sarana kesehatan, dapur umum dan kebutuhan kebutuhan dasar bagi korban,” terangnya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Sosial, Abadiah menambahkan, jajarannya sangat siap dalam menghadapi bencana banjir yang suatu saat terjadi. Ia mengaku sudah menerjunkan 50 orang dari dinsos serta 500 relawan dari Tagana.(BAR/ZAL/IGO)

Gerbang Kota Masa Depan

16

APBD 2014 Dievaluasi di Bogor Anggaran Kesehatan Dianggap Kurang CILEGON, BP - Pemkot Cilegon dan Badan Anggaran DPRD Cilegon kembali melakukan koreksi terhadap anggaran 2014. Pembahasan tersebut pasca ecaluasi yang dilakukan Pemprov Banten yang meminta agar alokasi anggaran kesehatan sebesar 10 persen dan total APBD. Tidak tanggung-tanggung, pemba-

hasan tersebut juga dilakukan di Hotel Bukit Gumati, Bogor Jawa Barat. Ketua Badan Anggaran DPRD Cilegon, Adad Musadad membenarkan adanya pembahasan anggaran APBD 2014 di Bogor. Menurutnya, berdasarkan evaluasi dari Pemprov Banten anggaran untuk sektor kesehatan dinilai belum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. “Dalam undang-undang itu anggaran kesehatan setiap pemerintah daerah diharuskan sebesar sepuluh persen dari total

APBD,” kata Adad, Kamis (19/12). Seperti diketahui, APBD 2014 Kota Cilegon sebesar Rp1,148 triliun, anggaran untuk kesehatan baru 7,4 persen atau sekira Rp84 miliar. Menurut Adad, alokasi anggaran 7,4 persen itu sebenarnya hanya yang masuk di Dinas Kesehatan. “Padahal alokasi anggaran yang terkait kesehatan itu tersebar di banyak SKPD (satuan kerja perangkat daerahred), seperti di Dinas Sosial, Dinas PU, serta beberapa dinas lain. Nanti akan kita sisir agar semuanya dikoordinasikan ke

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

MIRAS MARAK DI MERAK. Kepolisian Sektor Merak mengamankan ratusan botol minuman keras pada operasi cipta kondisi jelang natal dan tahun baru yang digelar di Lingkungan Satomer, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Kamis (19/ 12). Meskipun disinyalir sudah bocor, namun petugas tetap melakukan operasi di sembilan warung remang-remang yang selama ini menresahkan masyarakat karena didgua menjadi tempat penjualan minuman keras dan prostitusi.

Dinas Kesehatan,” tuturnya. Politisi Partai Golkar ini juga memastikan, bahwa anggaran kesehatan saja yang mendapat sorotan Pemprov. Sementara anggaran yang lain dipastikan sesuai dengan ketentuan termasuk anggaran pendidikan yang mencapai 28 persen. “Yang diamanatkan secara khusus dalam undang-undang itu memang hanya dua, yakni anggaran pendidikan harus 20 persen dan kesehatan harus 10 persen,” jelasnya. Dikatakan Adad, meski mendapat evaluasi serius dari Pemprov, dirinya meyakini bahwa APBD Kota Cilegon 2014 tidak akan menemui kendala. “Setelah minggu ini kita klarifikasi, kita akan menyerahkan hasil koreksi Pemprov untuk segera disetujui. Saya yakin bisa segera disahkan sehingga pada awal tahun nanti kita sudah bisa merealisasikan APBD 2014,” katanya. Ditemui sebelum berangkat ke Bogor, Sekda Pemkot Cilegon Abdul Hakim Lubis mengklaim bahwa sebenarnya anggaran kesehatan secara keseluruhan sudah lebih dari 10 persen. “Biasanya antara kami di Pemkot Cilegon dengan Pemprov Banten itu hanya salah persepsi. Mungkin mereka memaknai bahwa anggaran kesehatan itu hanya terkonsentrasi di Dinas Kesehatan. Padahal tidak mesti begitu,” katanya. Di Cilegon, kata Sekda, banyak program kesehatan yang justru dikerjakan oleh instansi lain. Mulai dari pembangunan gedung dinas yang dibangun oleh Dinas PU, program Keluarga Berencana (KB) yang ditangani Badan KELuarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP), serta penyluhan HIV/ AIDS yang ada di Dinas Sosial. “Belum lagi yang di RSUD Cilegon. Bagi kami Dinkes itu memberikan pelayanan dasar kesehatan saja, sedang tindakannya ada di RSUD,” katanya.(CR2/ZAL/IGO)

Kasus Korupsi WAN Mandek Kajari Bantah Ada SP3 CILEGON, BP - Meski Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon menetapkan dua tersangka dalam dugaan korupsi proyek Wide Area Network (WAN) di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), hingga saat ini kasus proyek senilai Rp794 juta tersebut masih mandek. Bahkan masyarakat menduga Kejari sudah mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3). Selentingan tersebut tentu saja dibantah Kajari Cilegon, Ujang Suprianto usai acara penanaman satu miliar pohon di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon kemarin. Menurut Ujang, proyek yang menjerat DPS, Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK)

dan KP, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tersebut masih menunggu perhitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Banten.“Tidak ada penghentian kasus. Kasus ini harus diteruskan. Dua tersangka yang sudah ditetapkan akan kami panggil untuk penyidikan selanjutnya,” kata Ujang. Ujang mengatakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan BPKP Provinsi Banten dalam menetapkan PKN. Selain itu, bersama tim yang telah dibentuk, pihaknya terus melakukan status penyidikan pada tersangka baru. “Kami sudah lakukan koordinasi dengan BPKP, masih ada petunjuk untuk kami perdalam, ada beberapa hal yang perlu kami periksa. Disini bersama tim yang ada, kami tidak

mau gegabah, makanya kami setiap minggu melakukan rapat tentang kasus ini,” tuturnya. Guna memperdalam kasus, pihaknya akan meminta keterangan saksi ahli dalam pengembangan penyidik berikutnya. Terkait adanya upaya-upaya dari oknum tertentu yang diduga ingin bernegoisasi untuk menghentikan kasus WAN, Kajari membantahnya. “Sejauh ini tidak ada, tim bekerja dengan maksimal, dan kami konsisten untuk melanjutkan kasus ini,” tegasnya. Sementara itu, ditemui terpisah, Rio Aditya, Kasi Pidsus Kejari Cilegon mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil dari BPKP. “Setelah penetapan Perhitungan Kerugian Negara, baru kita lanjutkan penyidikan baru, dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah,” jelasnya.(NAL/ZAL/IGO)


Thank you for evaluating Wondershare PDF Merger! To remove this page, please register your program! Go to Purchase Now>>

PDF Merger  Merge multiple PDF files into one  Select page range of PDF to merge

 Select specific page(s) to merge  Extract page(s) from different PDF files and merge into one


Banten pos edisi jum'at 20 desember 2013