Skip to main content

ARSITEKTUR BERKELANJUTAN-ANDY MS

Page 1


ARSITEKTUR BERKELANJUTAN

DATA TAPAK

PROFILTAPAK

LOKASI

PerumEmeraldUIN,Precet, Sumbersekar,Kec.Dau,Kabupaten Malang,JawaTimur65151

635meter

KELILING LUAS

19,103m²(1,9ha)

terletak di area yang sedang berkembang

Aksesibilitasnyamasihterbatas, Fasilitaskomunaldisekitartapak masih jarang, sehingga tempat berkumpul belum sepenuhnya terpenuhi

Layanan Transportasi ke tapak belumtersedia

Aksesjalanketapakmasihrusak

Tapak memiliki view yang menarik di bagian utara dan barat

02 TOPOGRAFI

0-2°(0-2%)

2-4°(2-7%)

4-8°(7-15%)

8-16°(15-30%)

35-55°(70-140%)

16-35°(30-70%)

>55°(>140%)

KELAYAKANTAPAK

Datarhinggahampirdatar;Tidakadaprosesdenudasiyangberarti

Datarhinggahampirdatar;TidakadaprosesdenudasiyangberartiAgak miring;Gerakantanahkecepatanrendah,erosilembardanerosialur(sheet andrillerosion) rawanerosi

Agakcuram;Banyakterjadigerakantanahdanerosi,terutamalongsoran yangbersifatnendatan.

Miring; Sama dengan di atas, tetapi dengan besaran yang lebih tinggi Sangatrawanerositanah

Curam;Prosesdenudasionalintensif,erosidangerakantanahseringterjadi Sangatcuram;Batuanumumnyamulaitersikap,prosesdenudasionalsangat intensif,sudahmulaimenghasilkanendapanrombakan(koluvial)

Curamsekali;Batuantersikap,prosesdenudasionalsangatkuat,rawan jatuhanbatu,tanamanjarangtumbuh(terbatas)

POTONGANB-B POTONGANA-A LAYAK

DATAANGIN 03

Palingpanas:bulanOktober30.60

Palingdingin:bulanSeptember13.60

Angindidominasidariarahtenggara

04 DATAMATAHARI

JJANUARIANUARI- NI-DESEMBER I-DESEMBER

00800WIB 800WIB

11100WIB 100WIB

11500WIB 500WIB

11800WIB 800WIB

00800WIB 800WIB

11100WIB 100WIB

11500WIB 500WIB

800WIB

11800WIB

05 MASSA

MASSABANGUNAN

Massa: BangunanDisekelilingtapak merupakahbangunanhunian berlantai2dengantinggirata-rata 12M

Terdapatjugabangunanpublikdi sebelahtapaksepertiPujasera, Masjid,BalaiDesa

PEMBAYANGAN

Pembayangan:

Pembayangan Bangunan di sisi Timur Tapak masuk ke tapak pada jam0600-1030

Bagunan Di sisi Timur tapak Memiliki Ketinggian Yang

Bervariatif Mulai Dari 5 M - 12 M ini Dapat Mempengaruhu pembayangan yang masuk di tapak.

06 VIEW

Pegunungan PutriTidur

KELUAR

Perumahan dangnkawi

Lahankosong danGnbutak

Rumah warga

Lahan Kosong

Perkebunandan jalan

Rumah warga

GunungArjunodan kebunwarga

Perkebunan

GunungArjuno

lahan kosong

LahanKosong (citylightmalam)

LahanKosong (citylightmalam)

Lahan Kosong

Kosong

Hamparan ilalang

Lahan

07 VEGETASI

MERANTI&MAHONI

TREMBESI&ULIN

JENISVEGETASIDITAPAK

ANTARALAIN:

1 pohonmeranti

2 pohonmahoni

3 pohontrembesi

4 pohonulin

5 pohontembesu

6.pohonglodokantiang

7.pohonakasia

8.pohonjati

9.pohonkayumanis

10.PohonBungur

11.JatiBelanda

12.Flamboyan

AKASIA&JATI

KAYUMANIS&BUNGUR

JATIBELANDA&FLAMBOYAN

08 AKSESIBILITAS

akses masuk kedalam tapak bisa diakses melalui 2 jalur yaitu dari dalam perumahan dan dariluar(bagianselatan)

lebarjalan:6meter

Aksesibilitas tinggi, sangat cocok untuk digunakan sebagai zona komersil dan zona pelayanan.Direncanakansebagai zonapublik.

Aksesibilitas rendah digunakan sebagai zona privat dan dapat dimanfaatkan kawasan huniankarenamembutuhkanlingkunganyangnyamandanjauhdarikebisingan

DARILUARPERUMAHAN

DAKSESIBILITAS

VEGETASI

VIEWKEDALAM

akses masuk kedalam tapak bisa diakses melalui 2 jalur yaitu dari dalam perumahan dan dari luar (bagianselatan) lebarjalan:6meter

VIEWKELUAR

Vegetasi di daerah tapak memiliki ketinggian yang beragam mulai dari12msampai50M ini mempengaruhi pembayangan vegetasi baik dari dalam tapak maupundariluartapak

Potensiviewkedalamtapakadalah dari arah Barat dan Selatan tapak. Karena topografi di daerah paling tinggi sehingga view ke bawah bisa terlihatdenganjelas

Potensi view ke luar tapak adalah arah Barat, Utara, Barat Laut, dan Timur Laut. Karena view berbatasan langsung dengan pemandangan gunungdancitylight

PEMBAYANGAN

Di sekitar tapak Terdapat BangunanPublikdenganberbagai ketinggianmulai5m-12m Pembayangan yang masuk ke tapakdarisisiTimur mulaidarijam0600-1030

MATAHARI

ANGIN

TOPOGRAFI

Tapak cenderung curam di bagian Barat dan kelerengan rendah di bagian Timur Daerah layak bangun berada di sebelah Timur Daerah layak bersyarat berada di sebelah Utara dan Barat Daya Daerah tidak layakbangunberadadiBaratTapak bangunan di bagian timur memiliki suhu yang lebih tinggi karena terkena sinar matahari langsung ketikapagihari

Angin dominan bertiup dari arah tenggara angin dikategorikan sebagai light air (0,3-1,5) dan light breeze ( 1,63,3)

ANALISISASD GBCIDANPUPR

ASD P (Area Hijau)

Adanya area lansekap berupa vegetasi (softscape) yang bebas dari struktur bangunan dan struktur sederhana bangunan taman (hardscape) di atas permukaan tanah atau di bawah tanah

a. Untuk konstruksi baru, luas areanya adalah minimal 10% dari luas total lahan

b Untuk renovasi utama (major renovation), luas areanya adalah minimal 50% dari ruang terbuka yang bebas basement dalam tapak

Area ini memiliki vegetasi mengikuti Permendagri No 1 tahun 2007 Pasal 13 (2a) dengan komposisi 50% lahan tertutupi luasan pohon ukuran kecil, ukuran sedang, ukuran besar, perdu setengah pohon, perdu, semak dalam ukuran dewasa, dengan jenis tanaman mempertimbangkan Peraturan Menteri PU No 5/PRT/M/2008 mengenai Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pasal 231 tentang Kriteria Vegetasi untuk Pekarangan

ASD 1 (Pemilihan Tapak)

Memilih daerah pembangunan yang dilengkapi minimal delapan dari 12 prasarana sarana kota.

Memilih daerah pembangunan dengan ketentuan KLB>3

Melakukan revitalisasi dan pembangunan di atas lahan yang bernilai negatif dan tak terpakai karena bekas pembangunan atau dampak negatif pembangunan

ASD 2 (Aksesibilitas Komunitas) TOLAK

Terdapat minimal tujuh jenis fasilitas umum dalam jarak pencapaian jalan utama sejauh 1500 m dari tapak

Membuka akses pejalan kaki selain ke jalan utama di luar tapak yang menghubungkannya dengan jalan sekunder dan/atau lahan milik orang lain sehingga tersedia akses ke minimal tiga fasilitas umum sejauh 300 m jarak pencapaian pejalan kaki.

Menyediakan fasilitas/akses yang aman, nyaman, dan bebas dari perpotongan dengan akses kendaraan bermotor untuk menghubungkan secara langsung bangunan dengan bangunan lain, di mana terdapat minimal tiga fasilitas umum dan/atau dengan stasiun transportasi masal

Membuka lantai dasar gedung sehingga dapat menjadi akses pejalan kaki yang aman dan nyaman selama minimum 10 jam sehari

Adanya halte atau stasiun transportasi umum dalam jangkauan 300 m (walking distance) dari gerbang lokasi bangunan dengan tidak memperhitungkan panjang jembatan penyeberangan dan ramp

Menyediakan shuttle bus untuk pengguna tetap gedung dengan jumlah unit minimum untuk 10% pengguna tetap gedung

Menyediakan fasilitas jalur pedestrian di dalam area gedung untuk menuju ke stasiun transportasi umum terdekat yang aman dan nyaman dengan mempertimbangkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum 30/PRT/M/2006 mengenai Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas pada Bangunan Gedung dan Lingkungan Lampiran 2B.

Adanya tempat parkir sepeda yang aman sebanyak satu unit parkir per 20 pengguna gedung hingga maksimal 100 unit parkir sepeda

Apabila tolok ukur 1 diatas terpenuhi, perlu tersedianya shower sebanyak 1 unit untuk setiap 10 parkir sepeda

ASD 3 (Transportasi Umum)
TOLAK UKUR
ASD 4 (Fasilitas Pengguna Sepeda) TOLAK UKUR

ASD 5 (Lanskap Pada Lahan)

TOLAK UKUR

Adanya area lansekap berupa vegetasi (softscape) yang bebas dari bangunan taman (hardscape) yang terletak di atas permukaan tanah seluas minimal 40% luas total lahan Luas area yang diperhitungkan adalah termasuk yang tersebut di Prasyarat 1, taman di atas basement, roof garden, terrace garden, dan wall garden, dengan mempertimbangkan Peraturan Menteri PU No 5/PRT/M/2008 mengenai Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pasal 231 tentang Kriteria Vegetasi untuk Pekarangan.

Bila tolok ukur 1 dipenuhi, setiap penambahan 5% area lansekap dari luas total lahan mendapat 1 nilai

Penggunaan tanaman yang telah dibudidayakan secara lokal dalam skala provinsi, sebesar 60% luas tajuk dewasa terhadap luas area lansekap pada ASD 5 tolok ukur 1

ASD 6 (Iklim Mikro)

UKUR

Menggunakan berbagai material untuk menghindari efek heat island pada area atap gedung sehingga nilai albedo (daya refleksi panas matahari) minimum 0,3 sesuai dengan perhitungan

Menggunakan green roof sebesar 50% dari luas atap yang tidak digunakan untuk mechanical electrical (ME), dihitung dari luas tajuk

Menggunakan berbagai material untuk menghindari efek heat island pada area perkerasan non-atap sehingga nilai albedo (daya refleksi panas matahari) minimum 0,3 sesuai dengan perhitungan

Desain lansekap berupa vegetasi (softscape) pada sirkulasi utama pejalan kaki menunjukkan adanya pelindung dari panas akibat radiasi matahari

Desain lansekap berupa vegetasi (softscape) pada sirkulasi utama pejalan kaki menunjukkan adanya pelindung dari terpaan angin kencang

7 (Manajemen Air Limpasan Hujan)

Pengurangan beban volume limpasan air hujan ke jaringan drainase kota dari lokasi bangunan hingga 85%, yang dihitung menggunakan nilai intensitas curah hujan sebesar 50 mm/hari

Menunjukkan adanya upaya penanganan pengurangan beban banjir lingkungan dari luar lokasi bangunan

Pengurangan beban volume limpasan air hujan ke jaringan drainase kota dari lokasi bangunan hingga 50%, yang dihitung menggunakan nilai intensitas curah hujan sebesar 50 mm/hari

Menggunakan teknologi-teknologi yang dapat mengurangi debit limpasan air hujan 1 + 16

Kesimpulan:

Daerah Barat lebih banyak dan mungkin untuk menjadi ruang terbuka hijau Sedangkan di bagian Timur lebih mungkin untuk menjadi area terbangun

Orientasi

Dinding terpanjang mengarah pada Utara dan Selatan karena peletakan massa mengikuti sunpath

Pedestrian Ways

Menyediakan Pedestrian ways di setiap koridor jalan yang nyaman dan aman untuk anak-anak

Air Hujan

Mengelola air hujan untuk keperluan gedung atau sebelum diarahkan menuju pembuangan kota

Aksesibilitas

Pemberian akses yang mudah untuk mencapai massa ke massa

Parking Area

Menyediakan tempat parkir <20% dari gloss floor area

RTH

RTH lebih banyak berada di bagian Barat arena termasuk lahan yang tidak layak bangun

Softscape

Memberikan softscape minimal sebanyak 40% tanpa ada hardscape yang menutupi

Material

Pemilihan material yang dapat mengurangi urban heat island dan aman untuk pengguna anakanak

ANALISIS TAPAK

Penataanmassa

TOPOGRAFI

MATAHARI

Peletakan massa bangunan memanjang dari arah barat ke timur dengan mengikuti garis kontur agar tidak memperbanyak pengelolahan lahan secara cutandfill

Peletakan massa bangunan memanjang dari arah barat ke timur, dengan proporsi dinding utara dan selatan lebih banyak terpapar sinar matahari serta arah barat dan timur dengan proporsi paparansinarmatahariyang lebihminim

Peletakan bangunan zigzag agar angin dapt masuk ke setiap bangunan tanpa terhalang oleh bangunan yanglain

ANGIN

AnalisisSolar

Barat

Timur

Orientasi

Karena orientasi massa bangunan memanjang dari arat timur ke barat serta dinding bangunan utara dan selatan yang lebar Proporsi dinding sebelah timur dan barat yang terkena sinar matahari jauh lebih optimla daripada orientasi memanjnagdariutarakeselatan

Peletakan massa bercluster namun masih linear serta vegetasi alami dalam tapak, membantu mengurangi panas dari sinar mataharilangsung

Pembayangan

Peletakan bangunan bercluster tidak menimbulkan koridor gelap antar bangunan Bayanganantarbangunantidak salingkenasatusamalain.

AlternativeDesign

SolarPanel GreenRoof
Overhang Sunshading Doubleskin

DAYLIGHT ANALYZES

DAYLIGHTANALYZE Scienceand InnovationHub

InsightLighting Room

September 09.00-12.00

Lobby

Ruangserbaguna

Gudangpenyimpanan

Laboratoriumsains

Laboratoriummultimedia

Toilet

LabSains

09.00Pagi

Pada laboratorium sains pukul 9 pagi, hanya 5% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentang optimal (400-600lux).

Terdapat 10% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang.Danterdapat 84%areadenganpencahayaan<400lux.

12.00Siang

Pada laboratorium sains pukul 12 siang, hanya 3% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentang optimal (400-600lux).

Terdapat 2% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang Danterdapat 95%areadenganpencahayaan<400lux

15.00Sore

Semua area ruang memiliki pencahayaan <400luxpadasorehari

Standar pencahayaan minimal untuk laboratoriumsainsadalah500lux.

Jadi, pada ruang laboratorium sains, baik dari pagi hingga sore hari dominan terdapat area dengan pencahyaan <400 lux Sedangkan standar pada laboratorium sainsadalah500lux

Ruang
Standard
Kesimpulan

Memperlebar dimensi bukaandisebelahselatan

InsightLighting Room

Solusi

Memberikan gap ruang dengan toiet di sebelah timur

Memberikan shading device pada sisi sebelah utara

Ruang Serbaguna

09.00Pagi

Padaruangserbagunapukul9pagi,hanya 8% dari luas ruang dengan pencahayaan dalamrentangoptimal(400-600lux)

Terdapat 11% area dengan pencahayaan >600 lux atau terlalu terang. Dan terdapat 81%areadenganpencahayaan<400lux.

12.00Siang

Pada ruang serbaguna pukul 12 siang, hanya 3% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentang optimal (400-600lux).

Terdapat 3% area dengan pencahayaan >600 lux atau terlalu terang Dan terdapat 94%areadenganpencahayaan<400lux

15.00Sore

Semua area ruang memiliki pencahayaan <400luxpadasorehari

Memperlebar dimensi bukaandisebelahutara

Standard

Standar pencahayaan minimal untuk laboratoriumsainsadalah500-1000lux.

Kesimpulan

Jadi, pada ruang serbaguna, baik dari pagi hingga sore hari dominan terdapat area dengan pencahyaan <400 lux. Sedangkan standar pada laboratorium sains adalah 500-1000lux.

Solusi

Menambah bukaan pada sisi ruang sebelah selatan dantimur

Menggunakan material double glass pada sisi timur agar cahaya matahari tidak terlalu menyengat

Ruang

InsightLighting Room

LabMultimedia

09.00Pagi

Pada laboratorium multimedia pukul 9 pagi, hanya 5% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentang optimal (400-600lux)

Terdapat 7% area dengan pencahayaan >600 lux atau terlalu terang. Dan terdapat 88%areadenganpencahayaan<400lux.

12.00Siang

Pada lab komputer pukul 12 siang, hanya 4% dari luas ruang dengan pencahayaan dalamrentangoptimal(400-600lux)

Terdapat 2% area dengan pencahayaan >600 lux atau terlalu terang. Dan terdapat 93%areadenganpencahayaan<400lux.

15.00Sore

Semua area ruang memiliki pencahayaan <400luxpadasorehari.

Mengubah lux lighting menjadiminimal300lux

Ruang

Standard Kesimpulan Solusi

Standar pencahayaan minimal untuk laboratoriumkomputeradalah500lux.

Jadi, pada lab komputer, baik dari pagi hingga sore hari dominan terdapat area dengan pencahyaan <400 lux Sedangkan standar pada laboratorium komputer adalah500lux

Mengurangi bukaan pada sisiselatan

Memberikan shading device tanpa mengurangi jumlahbukaan

Gudang Penyimpanan

09.00Pagi

Pada gudang penyimpanan pukul 9 pagi, hanya 5% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentang optimal (400-600lux)

Terdapat 8% area dengan pencahayaan >600 lux atau terlalu terang. Dan terdapat 88%areadenganpencahayaan<400lux.

12.00Siang

Padagudangpenyimpananpukul12siang, hanya 2% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentang optimal (400-600lux).

Terdapat 2% area dengan pencahayaan >600 lux atau terlalu terang Dan terdapat 96%areadenganpencahayaan<400lux

15.00Sore

Semua area ruang memiliki pencahayaan <400luxpadasorehari

Mengubah lux lighting menjadiminimal150lux

InsightLighting Room 5

Ruang

Standar pencahayaan minimal untuk gudangpenyimpananadalah150lux.

Jadi, pada gudang penyimpanan, baik dari pagi hingga sore hari dominan terdapat area dengan pencahyaan <400 lux Sedangkan standar pada gudang adalah 150lux Sehinggaruangsudahmemenuhi

Solusi

Mengubah dimensi bukaan padasisiutara

Mengurangijumlahbukaan menjadi1

Lobbydankoridor

09.00Pagi

Pada lobby pukul 9 pagi, hanya 17% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux)

Terdapat 39% area dengan pencahayaan

>600 lux atau terlalu terang Dan terdapat 45%areadenganpencahayaan<400lux

12.00Siang

Pada lobby pukul 12 siang, hanya 14% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux)

Terdapat 33% area dengan pencahayaan

>600 lux atau terlalu terang Dan terdapat 53%areadenganpencahayaan<400lux

Standard Kesimpulan

15.00Sore

Semua area ruang memiliki pencahayaan <400luxpadasorehari.

Mengubah lux lighting menjadiminimal350lux

Standar pencahayaan minimal untuk lobby adalah350lux.

Padalobby,sebagianruanganmemperoleh sinar matahari secara optimal Namun masih terdapat area yang terpapar langsung Standar lux pada lobby adalah 350 lux sehingga diperlukan shading device atau pemilihan jenis kaca agar panas cahayamatahari Ruang

Menggunakan material double glass jika tetap menggunakankaca

InsightLighting Room

Mengganti kaca dengan dinding batu bata sehingga cahaya ayng masuk tidak terlalu berlebihan

Pada seluruh waktu, semua area toilet memilikipencahayaan<400lux

Mengubah lux lighting menjadiminimal100lux

Memberikan ventilasi (bouven)

Kesimpulan
Solusi
Toilet
Solusi
Ruang

DAYLIGHTANALYZE ArtandCreative

Center

September 09.00-12.00

Koridor Toilet A.

Studioseni3D

Studioseni2D

Studiomusik

Studiotari

Galeriseni

09.00Pagi

Pada galeri pukul 9 pagi, hanya 7% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux).

Terdapat 7% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang.Danterdapat 86%areadenganpencahayaan<400lux.

12.00Siang

Pada galeri pukul 12 siang, hanya 4% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux).

Terdapat 4% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang Danterdapat 92%areadenganpencahayaan<400lux

15.00Sore

Padagaleripukul3sore,hanya1%dariluas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux)

Terdapat 3% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang.Danterdapat 97%areadenganpencahayaan<400lux.

Ruang

Standar pencahayaan minimal untuk galeri adalah500-750 lux.

Standard Kesimpulan

Pada galeri, baik dari pagi hingga sore hari dominan terdapat area dengan pencahyaan <400 lux. Sedangkan standar padagaleriadalah500-750lux.

InsightLighting Room

Solusi

Menggunakanpencahayaanbuatankhusus karyaseni

Menggunakan material kaca pada batas ruangandengankoridor

3DStudio

09.00Pagi

Pada studio seni 3D pukul 9 pagi, 25% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux)

Terdapat 27% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang Danterdapat 47%areadenganpencahayaan<400lux

12.00Siang

Pada studio seni 3D pukul 12 siang, hanya 21% dari luas ruang dengan pencahayaan dalamrentangoptimal(400-600lux)

Terdapat 28% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang.Danterdapat 51%areadenganpencahayaan<400lux.

15.00Sore

Pada studio seni 3D pukul 3 sore, 24% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux)

Terdapat 75% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang Danterdapat 1%areadenganpencahayaan<400lux

Standard

StandarpencahayaanminimaluntukStudio seniadalah750 lux.

Ruang

Kesimpulan

Pada studio seni 3D, pada sore dominan aea terlalu terang Pada pagi dan siang dominan area masih <400 lux Sedangkan standarpadastudioseniadalah750lux

Solusi

Menambahkanbukaandisebelahtimur Memberikanfasadpadabagianselatan

DAYLIGHTANALYZE Mushollahand Cafetaria

September 09.00-12.00

InsightLighting

RuangSholat

09.00Pagi

Pada ruang sholat pukul 9 pagi, 21% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux).

Terdapat 79% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang.Danterdapat 1%areadenganpencahayaan<400lux.

12.00Siang

Pada laboratorium sains pukul 12 siang, hanya 14% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentang optimal (400-600lux).

Terdapat 86% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang Danterdapat 1%areadenganpencahayaan<400lux

15.00Sore

Pada galeri pukul 3 sore, 24% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux)

Terdapat 75% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang.Danterdapat 1%areadenganpencahayaan<400lux.

Standar pencahayaan minimal untuk Ruangsholatadalah500-750 lux.

Standard Kesimpulan

Pada ruang sholat, baik dari pagi hingga sore hari dominan terdapat area dengan pencahyaan >600 lux. Sedangkan standar padaruangsholatadalah200lux.

InsightLighting

Solusi

Jika tetap menggunakan material kaca, kaca menggunakan bahas double glass danpemberianshadingdevice

Mengganti material kaca menggunakan roster

Cafe

09.00Pagi

Padacafepukul9pagi,4%dariluasruang dengan pencahayaan dalam rentang optimal(400-600lux).

Terdapat 5% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang.Danterdapat 91%areadenganpencahayaan<400lux.

12.00Siang

Pada cafe pukul 12 siang, hanya 2% dari luas ruang dengan pencahayaan dalam rentangoptimal(400-600lux).

Terdapat 2% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang Danterdapat 96%areadenganpencahayaan<400lux

15.00Sore

Pada cafe pukul 3 sore, tidak ada pencahayaanyangmaksimal

Terdapat 1% area dengan pencahayaan >600lux atauterlaluterang Danterdapat 99%areadenganpencahayaan<400lux.

Ruang

Standard Kesimpulan

Standar pencahayaan minimal untuk Ruangsholatadalah150-200 lux.

Pada cafe, baik dari pagi hingga sore hari dominan terdapat area dengan pencahayaan <400 lux Sedangkan standar padacafeadalah200lux

Solusi

Jika tetap menggunakan material kaca, memberikan sebuah tanaman gantung sebagaipenyerappanas

Menurunkan standar lux menjadi minimal 150lux

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
ARSITEKTUR BERKELANJUTAN-ANDY MS by andy miftachus surur - Issuu