Issuu on Google+


AHLAN MAGZ.News

Ada yang baru lho... Buat kawula muda semua yang punya bakat terpendam dalam bidang jurnalistik, khususnya tulis-menulis, atau punya info terkini buat dipublikasikan, kita dari redaksi AHLAN Magz. Menyediakan lahan untuk ngembangin kreatifitas kalian. Silahkan kirimkan naskah kalian ke Jam’iyyah Tholabah Qism Mading. Karya yang terpilih akan di muat di majalah AHLAN Magz. edisi mendatang

So tunggu apalagi?? in njuk u T . . n a u r B n..!! bakat Kalia

Publish or Perish


SSALAM ALAM RREDAKSI EDAKSI Segala puji dan syukur atas kehadirat Allah yang telah mengizinkan majalah AHLAN edisi pertama ini bisa terbit dan berada di genggaman kalian. Ternyata, tidak sedikit dari kalangan anak muda saat ini yang melihat masa depan mereka dengan “suram”. Salah satu faktornya, mereka beralasan karena mereka menuntut ilmu di pesantren dan tidak mendapatkan pendidikan umum yang mememadai. Maka, kami selaku redaksi memandang perlu untuk mengangkat dan membahas tema ini dengan mengangkat judul “GALAU MASA DEPANMU?”. Dalam proses penerbitan majalah yang pertama kali ini, tak luput dari beberapa hambatan yang kita hadapi. Kami segenap redaksi majalah AHLAN mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihakpihak yang telah berpartisipasi untuk menerbitkan majalah ini. Dan kami mohon maaf sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan dalam penerbitan majalah ini. Semoga majalah ini bermanfaat bagi para pembacanya.

1 AHLAN MAGZ.


DAFTAR ISI

Salam Redaksi................................................................................... 1 Daftar Isi............................................................................................ 2 Ahlan’s Crew..................................................................................... 3 Remaja Galau Memikirkan Masa Depan?......................................... 4 Nggak Diam Buat Galau.................................................................... 6 Opini.................................................................................................. 9 Keyakinan Sesat Pada Jimat.............................................................. 10 Peringatan dari Kejahatan-Kejahatan Setan...................................... 13 Urgensi Belajar Fiqih......................................................................... 17 Mengenal Rasa Malu Hati................................................................. 21 Bagaimana Kaum Salaf Menuntut Ilmu............................................ 26 Sedih.................................................................................................. 30 Parkour Masuk Ma’had..................................................................... 33 Hancur................................................................................................ 36 Syukur................................................................................................ 37 Sebatang Kara.................................................................................... 38 Pengalaman Saya Selama Menjadi Santri PIA.................................. 40 Istifsar................................................................................................ 43 Profil.................................................................................................. 45 Tempat Sampah Tercanggih di Dunia................................................ 49 Brain Wash......................................................................................... 51 Sistem Kekebalan Tubuh................................................................... 55 Puding Coklat Cream........................................................................ 57 TTS.................................................................................................... 58

2 AHLAN MAGZ.


AHLAN Magz. Redaction...

PIMPINAN UMUM Syiwaprabu Sasrabhirawa PIMPINAN REDAKSI Ahmad Miqdad Aljaba REDAKTUR PELAKSANA Muh. Nuril Huda SEKRETARIS Alfi Aulia Rahman KEUANGAN Muadz EDITOR Muh. Ramadhan Al-Faris, Musyafi Usman, Naufal Abdurrazzaq, Muh. Jundi Rahman Al-Faruqi REPORTER Muh. Azzam, Ismail Nur Alamsyah, Muh. Hafidz Jarullah, Ammar Ma’arif, Bimo LAYOUT DAN TATA ARTISTIK Abdul Aziz Ammar, Hambali Rasyid, Muh. Ja’far Ishaq, Aris Rahman Irfani, Muh. Sholeh MARKETING Sa’ad Abdillah Hanif, Muh. Nashirul Haqqi, Muhasib Al-Jihad, Muhammad Nashiruddin

3 AHLAN MAGZ.


Anak-anak muda sekarang emang lagi banyak dilanda kerisauan tentang apa yang mereka hadapi di masa yang akan datang. Hampir setiap jam mereka memikirkan masa depannya. “Besok kalo gue udah lulus sekolah mau kemana ya? Mau terus sekolah ato nikah? Kalo nikah uang gak punya,” kata salah seorang remaja yang bingung memikirkan masa depannya. Ia dihantui perasaan takut, gelisah, bingung dan resah gara-gara masa depan yang belum jelas. Suatu hari ia sedang jalan-jalan, sambil jalan-jalan ia melihat ada orang yang sudah tua, “Wah, ada orang tua

nih, barangkali bisa ngasih solusi dan jawab pertanyaan gue,” katanya dalam hati. “Mbah, saya mau tanya. Mbah kan sudah tua, pasti pernah bingung juga memikirkan masa depan, kirakira apa ya solusinya agar tidak takut masa depan?” Kata orang tua (sambil tersenyum simpul), “Nak..., saya juga pernah muda sepertimu, saya juga pernah memikirkan apa yang ada di hatimu, tapi akhirnya saya sadar, waktu muda hanya saya habiskan untuk memikirkan masa depan, akhirnya masa sekarang menjadi berantakan”. Orang tua itu menambah­ kan, “Sebenarnya yang perlu dikhawatirkan adalah masa sekarang, mengapa demikian?

4 AHLAN MAGZ.


Apa mungkin masa depan ada tanpa masa sekarang? Masa depan memang penting, tetapi masa sekarang lebih penting. Masa depan adalah buah dari apa yang kita lakukan di masa sekarang, misalnya berbuat baik, maka akan mendapatkan kebaikan pula nantinya. Jika kita selalu berbuat buruk, maka keburukan juga yang akan didapat kelak.� Terus Gimana Dong...? Masa depan adalah hasil dari hari ini. Kebanyakan dari kita selalu melihat jauh ke depan. Memikirkan dan takut akan suatu yang belum pasti. Kita harus sadar kalo pikiran tanpa perbuatan nggak akan pernah menghasilkan sesuatu. Jadi, untuk kita-kita para pemuda yang lagi risau oleh ketidakpastian masa depan agar menjaga impian kita. Menjadikan hati kita lebih kuat dari keraguan dan memastikan kesungguhan usaha kita sebesar impian tersebut. Ikhlas saat bekerja keras dan jujur dalam amalan sederhana yang menuntun kita menuju impian. Oleh karena itu, mulai sekarang kita berbuat sebaik mungkin, menjaga ilmu yang telah didapat dan dipelajari serta mengmalkannya. Karena, kalo ilmu yang kita dapat nggak diamalkan, bagaikan sayur tanpa garam. Begitu juga kita dituntut untuk menjadi remaja yang besar untuk memperoleh impian besar. Berpikir positif, bertingkah baik, sopan dan santun kepada siapapun, mulai dari kalangan muda maupun tua, dikenal maupun tidak. Kita juga jangan takut dengan yang namanya masa depan, karena masa depan belum datang. Masa depan yang baik adalah baiknya masa sekarang. Bagi siapa aja yang lagi galau memikirkan masa depan agar mulai bertindak yang baik untuknya dari sekarang, karena Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan kita sebagai manusia yang berkwalitas. Maka bawalah diri kita sehati-hati kita membawa barang mahal! Salam sukses....(W.A.)

5 AHLAN MAGZ.


UTAMA II

6 AHLAN MAGZ.


Sebut saja Ahmad, santri dengan sorot mata tajam ini baru aja tersirat di benaknya sesuatu, “Gimana aku bisa menggapai cita-citaku sebagai dokter? Pelajaran IPA aja nggak ada di sekolah ini.� Ketertarikannya pada dunia kedokteran bentrok dengan orang tuanya yang ingin Ahmad menjadi ustadz. Dilema dalam hati Ahmad bergejolak dan menghasilkan pemikiran salah, “Aku nggak akan belajar agama, biar orang tuaku tau akan hal ini.� Sudah biasa Memang sesuatu yang lumrah jika semangat pemuda bak api yang berkobar. Tak sa tu dinding pun yang bisa menghalanginya. Namun, semangat yang baik seperti ini jika nggak ada pawangnya, maka akan jadi liar dan tak terarah. Pencarian jati diri pun terjadi di usia tersebut. Nggak hanya Ahmad, masih banyak pemuda lain yang tertimpa dilema seperti itu. Seorang pemuda yang baik adalah yang bisa berfikir kreatif dalam segala perkara. Seperti halnya Ahmad ketika bergaul dengan teman-temannya, atau dalam mengorasi bawahannya di organisasi yang ia miliki. Hal ini benar-benar berguna dalam meminimalisir perasaan rancu terhadap mimpi yang telah ia bangun. Cara kreatif dalam memilih jalan hidup akan mendatangkan 1000 jalan hidup lainnya. Membangun sebuah mimpi dibutuhkan beberapa aspek untuk menguatkannya. Yaitu dengan percaya diri yang tinggi dan semangat yang tak pernah putus (selama kita nggak pernah sombong atas apa yang kita raih). Juga senantiasa menggantungkan impian kita pada Allah dengan sendirinya. Dimana ada jalan, di situ ada kemauan Peribahasa yang tergolong basi ini mungkin sering kita remehkan. Namun ada banyak makna tersirat di dalamnya. Selama kita menginginkan sesuatu, maka hati kita akan tergerak untuk melakukan apa pun untuk mencapai sesuatu tersebut. Dengan satu syarat, kemauan tersebut harus benar-benar terpatri di dalam dada kita. Kalo ini udah kita miliki, seakan karpet merah terbentang di depan kita memberikan kesempatan pada kita untuk melangkah.

7

AHLAN MAGZ.


Dalam menempuh perjalanan menuju cita-cita, nggak akan semudah kita menggambar garis lurus di atas selembar karton. Semua pasti ada aral yang akan menyapa kita di tengah perjalanan. Ketika dengan sapaan yang nggak sopan seperti itu, maka hati kita akan terluka dan kita akan berhenti melangkah, maka tamatlah perjalanan kita. Namun, apabila kita melangkah dengan sabar, secara nggak langsung kita menjadikan aral itu sebagai batu loncatan untuk terus maju. Tidak semua yang baik bagimu baik di mata Allah Kekuasaan seorang manusia nggak akan pernah lepas dari yang namanya takdir. Allah lebih tau tentang kita daripada diri kita sendiri. Jadi, segala sesuatu yang kita puja setiap hari, belum tentu Allah akan menjadikan itu sebagai milik kita selamanya. Mungkin ada saatnya dimana sesuatu ini akan menimbulkan bekas pahit di hati kita. Begitu pun dengan mimpimu, apakah itu baik di mata Allah atau tidak? Meskipun memang kita harus memiliki kemauan, tetapi kehendak hanya milik Allah. Bukan berarti hal ini membuat kita nggak percaya diri dan memutuskan untuk berhenti bermimpi. Sudahkah kita mendengar hadis qudsi yang berbunyi, “ Sesungguhnya aku berdasarkan apa yang hamba perasangkakan kepada-Ku.� Dengan demikian, kita membutuhkan usaha plus do’a untuk meraih mimpi kita. Dua komponrn tersebut nggak bisa kita pisahkan dalam mengejar mimpi. Tetep dalam mimpimu dan teruslah berkarya! Wallahu a’lam.

8 AHLAN MAGZ.


OPINI

OPINI........OPINI Masa depan adalah dirimu, artinya dirimulah yang menentukan bagaimana masa depanmu. Agar kamu membuat suatu perbuatan yang akan mencerahkan hatimu dan masa depanmu, dan menjaga pikiranmu. Jangan sampai kamu berpikir kalau masa depanmu sudah menunggu di depan dan akan menyambutmu. Masa depan tidak akan datang begitu saja. Maka dari itu, hari ini adalah masa depanmu. Berlaku baiklah untuk masa depan yang manis nan lezat tuk dinikmati! -Ust. Widodo Agus-

Seorang yang galau biasanya orang yang tidak punya prinsip dan nilai hidup. Jikalau orang tersebut mempunyai prinsip dan nilai hidup, galau tidak akan terjadi. Ketrend-nan galau berkembang karena ketrend-nan remaja yang sekedar ikutikutan saja. -Ust. Edi Eko-

Galau adalah problem wajib yang harus dihadapi setiap orang. Galau bisa diinterpretasikan dengan hati yang risih dan gelisah. Tapi, Al-Qur’an memberikan solusi yang efektif dari problem ini, yaitu dengan berdzikir dan konsisten mengingat Allah. -Arif Rinanda-

Galau tidak selayaknya dimiliki generasi muslim sekarang, karena mereka memiliki pedoman hidup yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah yang akan membimbing mereka menghadapi segala macam masalah. -Ust. Bobby Chandra-

Jangan bingung dengan masa depanmu. Yang terpenting agar kamu melakukan tugas-tugasmu tuk masa depanmu. Tak perlu gelisah, karena masa depan akan mengikutimu sesuai apa yang kamu persembahkan tuk masa depanmu. Tugasmu adalah melakukan sesuatu pada saat ini tuk masa depanmu, agar nantinya kamu tak galau masa depanmu sendiri. -Ust. Widodo Agus-

9

AHLAN MAGZ.


TAUHID

Keyakinan Sesat

Pada Jimat

ntuk banyak be Di antara rsebar ang masih te y n a ik ir sy e k ada asyarakat p m h a g n te di unaan dalah peng umumnya a jimat i mereka jimat. Bag dung bagai pelin diyakini se u wa h subhanah a ll A in la e (s ala, berbagai b ri a d ) la ta’a akini ka. Atau diy sakit dan cela gkan manfaat atan dapat mend bawa perti mem se , tu n e rt at, te , pelet memik n a g n tu n ru e keb ayaan rizki, keperc kemudahan lain batan dan kenaikan ja sebagainya.

Kesyirikan dalam Jimat Jimat adalah ikatan yang biasanya terbuat dari besi, emas perak atau logam lain sejenis, atau apa saja yang diyakini dapat menangkal serta menghilangkan bala dan celaka, maupun diyakini dapat mendatangkan suatu manfaat. Sebagian orang meng­ enakannya di salah satu ang­gota badan dirinya atau meya­kini bah­ wa jimat itu dapat ber­peng­aruh lang­ sung tanpa kehendak Allah, maka ia menjadi musyrik dengan jenis syirik

10 AHLAN MAGZ.


besar dalam perkara tauhid rububiyyah, karena dia telah meyakini tuhan selain Allah. Namun, jika dia meyakini jimat tersebut sebagai sebab (perantara) saja dan tidak memberikan pengaruh langsung, maka tergolong syirik kecil, karena saat dia meyakini sesuatu sebagai sebab -padahal tidaklah demikian-, maka sesungguhnya dia telah menyamai Allah dalam memutuskan sesuatu tersebut menjadi sebab (perantara), padahal Allah tidaklah menjadikannya sebab. Tamimah ialah salah satu jenis jimat yang dikalungkan pada seseorang dan diyakini dapat menangkal bahaya, penyakit ‘ain, atau mendatangkan manfaat dan kebaikan tertentu. Secara umum tamimah terbagi menjadi dua macam ; pertama: yang terbuat dari selain Al-Qur’an seperti tulang, kerang, keong, tali benang, paku, nama-nama setan dan lainnya, maka ini tidak diragukan lagi adalah syirik karena seseorang menggantukan sesuatu kepada selain Allah. Kedua: yang berasal dari Al-Qur’an, asma dan sifat Allah, maka terdapat selisih pendapat dalam pembolehannya. Dan pendapat yang kuat adalah tidak diperbolehkannya hal demikian. Rasulullah bersabda, ”Sesungguhnya (ruqyah) jampi-jampi azimat, tamimah dan pelet adalah syirik.” Wasiat Rasulullah untuk Memberantas Jimat Ketika Abu Basyir al-Anshori berada bersama Rasulullah di sebagaian safarnya, beliau mengirim seorang utusan dan berkata, “Jangan biarkan ada jimat (yang digantungkan) di leher onta kecuali dipotong.” Beliau berlepas diri dari segala bentuk kesyirikan termasuk jimat sesat. Dari Ruwaifi’ bahwa rasulullah berkata kepadanya,”Wahai Ruwaifi’, sesungguhnya akan hidup panjang. Maka kabarkanlah kepada manusia bahwa barang siapa mengikat janggutnya atau bergantung kepada jimat atau bersuci dengan kotoran dan tulang hewa, maka sesungguhnya Muhammad berlepas diri darinya.” Bahkan Allah akan membiarkan ketergantungan seseorang kepada sesuatu selain Allah dan Allah akan menampakkan kelemahannya karena tidak ada sesuatu pun yang terjadi melainkan dengan kuasa dan izin Allah Rabb semesta alam. Rasulullah juga bersabda : “Barangsiapa bergantung pada sesuatu (selain Allah), maka dia akan dipasrahkan kepadanya.” Yakni dibiarkan dirinya bergantung pada sesuatu ddan Allah akan mengabaikannya.

11

AHLAN MAGZ.


Doa dan Wirid-wirid Syar’i yang Dicontohkan Berbagai doa perlindungan dari celaka dan bahaya telah sempurna diajarkandalam Islam. Ini semua aar umat hanya mengesakan Allah dalam setiap ucapan dan langkah amalannya. Demikian juga agar terjauhkan dari segala bentuk kesyirikan. Semenjak sorang muslim bangun dari tidurnya hingga ia akan tidur kembali, saat ia mendapatkan mimpi buruk dalam tidurnya, di setiap tempat dan keadaannya, dalam kondisi bermukim dan safarnya, tatkala rasa was-was menghampirinya, serta do’a dan dzikir di pagi hari dan petangnya. Demikian pula harapan kebaikan bagi dirinya, semua itu telah disempurnakan dalam ajaran Islam, baik yang termaktub dalam Al-Qur’an maupun Al-Hadits sebagaimana ketentuan contoh dari Rasulullah. Namun, bukan dengan “memaksakan” ayat-ayat atau bacaanbacaan tertentu agar dapat menjadi do’a yang ternyata menyimpang dari tuntunan ajaran Rasulullah. Barangsiapa mengamalkan sesuatu yang belum pernah diicontohkan oleh Rasulullah, maka amala tersebut tertolak sia-sia. Makanya, mulai dari sekarang agar kita mempersiapkan diri untuk menuju masa depan yang gemilang dengan mengkokohkan pondasi diri kita dengan ilmu, dan agar kita tidak terjerumus dalam perbuatan syirik tersebut.

12 AHLAN MAGZ.


Dakwah

Peringatan dari Kejahatan-Kejahatan Setan Oleh : Suharlan MA, Lc Sesungguhnya Allah dengan hikmah-Nya telah memberikan kekuatan kepada setan, musuh yang mengetahui banyak metode untuk membinasakan manusia dan banyak sebab yang dapat menjerumuskan manusia kepada keburukan. Setan sangat lihai, penuh pengalaman, dan penuh semangat dalam menjalankan metode-metode tersebut. Dia tidak pernah lelah baik dalam keadaan sadar maupun tidur. Oleh karena itu, kisah tentang setan, bala tentaranya, tipuan, dan makarnya banyak sekali disebutkan di dalam Al-Qur’an. Karena setiap manusia sangat membutuhkan pengetahuan tentang musuhnya dan cara untuk memeranginya. Allah berfirman: ((Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala)) [QS. Faathir: 6]. Firman Allah ini adalah ancaman yang sangat nyata dan jelas. Dengan demikian, tidak cukup hanya mengetahui bahwa setan adalah musuh besar yang menyatakan permusuhannya kepada manusia, melainkan manusia juga harus menjadikannya sebagai musuh, karena permusuhan setan berlaku kepada seluruh manusia dan sudah lama ada, dan karena permusuhan yang terjadi antara kita dan setan lebih hebat daripada permusuhan yang terjadi antara seekor kambing dan serigala. Oleh karena itu, bagaimana bisa seorang yang berakal mencintai musuhnya juga musuh Allah ? Perintah untuk menjadikan setan sebagai musuh adalah suatu peringatan agar kita mengupayakan segala kemampuan untuk memerangi dan mengalahkannya, seakan-akan dia adalah musuh yang tidak pernah lelah dan lemah memerangi manusia selama-lamanya.(Zaad Al Ma’aad: 3/6). Menjadikan setan sebagai musuh lebih bermanfaat bagi manusia dan merupakan amalan yang dicintai Allah . Menjadikan setan sebagai musuh juga termasuk di antara jenis-jenis peribadatan yang paling agung dan paling mulia di sisi Allah, karena peribadatan ini memiliki suatu keagungan yang tidak dimiliki peribadatan lainnya. Sungguh mengherankan orang yang bermaksiat kepada Allah Dzat yang telah memberikan kebaikan setelah dia mengetahui kebaikan-Nya, lalu dia menta’ati setan terlaknat setelah dia mengetahui permusuhannya.

13

AHLAN MAGZ.


Allah telah mengisahkan kepada kita tentang permusuhan setan terhadap ayah kita, Adam, di dalamnya ada nasehat dan pelajaran yang jelas. Sungguh, setan telah mampu menipu beliau untuk memakan buah dari pohon (Al-Khuld) hingga mengeluarkannya dari surga dengan kedustaan dan tipu dayanya. Dia juga menyebabkan beliau menyelisihi perintah Allah dan melanggar larangan-Nya. Kemudian setelah itu Allah berfirman: ((Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.1 Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpinpemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.)) [QS. : 27]. Allah mengancam anak Adam dari kejahatan Iblis dan para pengikutnya selagi menjelaskan kepada mereka tentang permusuhannya yang telah ada sejak dulu terhadap bapak mereka (Adam) ketika mengeluarkannya dari surga (yaitu Negeri kenikmatan) ke negeri kesengsaraan, dan menyebabkan tersingkapnya aurat beliau. Itu semua tidaklah terjadi melainkan disebabkan oleh permusuhan yang mendalam. Lebih dari itu, Allah juga mengabarkan kepada mereka bahwa setan dan pengikut-pengikutnya dapat melihat mereka dari tempat yang mereka tidak dapat melihatnya. Tidak ragu lagi, itu merupakan sifat yang berbahaya, dimana dia memiliki kemampuan untuk mengintai manusia dan gerakgeriknya, sedangkan manusia tidak. Dengan demikian, dia menjadi lebih kuasa terhadap mereka, dia bersembunyi sambil menghimpun kekuatannya untuk menerkam mereka seperti terkaman singa terhadap mangsanya, sehingga dia dapat memburu buruannya dengan sempurna, di antaranya ada yang terbunuh, jatuh pingsan, tertawan, dan terluka parah. Sifat tersebut akan terus berbahaya bagi manusia, sehingga mereka membutuhkan kewaspadaan yang sangat, kesadaran yang berlipat, dan kehati-hatian yang stimulan agar setan itu tidak dapat membinasakannya secara tiba-tiba. Imam Mutharrif bin Abdullah berkata, “Jikalau seorang manusia dapat melihat hewan buruan sedangkan hewan buruan itu tidak dapat melihatnya, bukankah dia akan dapat memburunya?” mereka menjawab, “Tentu.” Dia berkata, “Sesungguhnya setan dapat melihat kita sedangkan kita tidak dapat melihatnya. Pasti setan dapat memburu kita!”(Taariikh Dimasyq: 58/302).

14 12 AHLAN MAGZ.


Allah berfirman: ((Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.)) [QS. Al-Baqarah: 208]. Ketika Allah menyeru orang-orang yang beriman agar masuk ke dalam Islam secara keseluruhan, Allah mengancam mereka agar tidak menuruti langkah-langkah setan. Allah juga memperingati mereka akan permusuhan setan tehadap mereka, yaitu permusuhan yang nyata dan jelas yang tidak akan dilupakan kecuali oleh orang yang lalai. Allah berfirman: ((Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barangsiapa yang mengikuti langkahlangkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan mungkar.)) [QS. An-Nuur: 21]. Maksudnya adalah, janganlah kalian menapaki jalan-jalan yang diserukan oleh setan, karena sesungguhnya dia menyeret kalian ke tempat-tempat kebinasaan. (Syarh As Sunnah karya Al-Baghawi: 14/404) Ayat yang mulia di atas mengandung ancaman dan kewaspadaan atas menta’ati langkah-langkah setan dengan ungkapan yang jelas, lugas, dan baik. Ayat di atas merupakan gambaran pengingkaran terhadap orang-orang mukmin yang menuruti langkah setan, padahal mereka adalah orang yang lebih pantas untuk menghindari langkah setan dan tidak menapaki jalannya yang tercela! Merupakan kewajiban seorang mukmin untuk mengangkat kakinya dengan segera dan memindahkannya ke jalan cahaya ketika dia mengetahui bahwa langkah yang ada di hadapannya adalah salah satu langkah setan, dan hendaknya dia menjauh dari setiap amalan-amalan setan. Persis sebagaimana yang dikatakan oleh Umar bin Al Khaththab ketika dibacakan kepadanya ayat: ((Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang, maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).)) [QS. Al-Maa`idah: 91]. Beliau serta merta berkata; “Kami berhenti, kami berhenti.�(HR. At Tirmidzi no. 3049. Dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani dalam kitab Shahiih Sunan At-Tirmidzi no. 2442).

15

AHLAN MAGZ.


Allah berfirman: ((Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.)) [QS. Al-Baqarah: 168-169]. Allah mencegah mereka agar tidak mengikuti langkah-langkah yang diperintahkan oleh setan, yaitu seluruh bentuk kemaksiatan. Allah juga mengingatkan mereka bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi mereka. Lalu kenapa mereka masih saja mau mengikuti langkah-langkahnya padahal dia adalah musuh yang nyata?! Tidak cukup hanya itu, Allah juga mengabarkan kepada kita secara terperinci perkara-perkara yang diperintahkan oleh setan, yaitu perkaraperkara yang paling buruk dan paling besar kerusakannya. Dimana Allah berfirman: ((Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.)) [QS. Al-Baqarah: 169]. Dengan demikian, barangsiapa yang mensifati Allah dengan selain sifat yang telah Allah sifati bagi dzat-Nya atau yang telah disifati oleh rasul-Nya, atau barangsiapa yang menafikan sifat yang telah Allah tetapkan bagi dzatNya (seperti orang yang menafikan sifat ‘Uluw bagi Allah di atas ‘Arasy), maka dia telah mengatakan terhadap Allah tanpa berdasar ilmu. Barangsiapa yang mengatakan, sesungguhnya Allah telah menghalalkan ini atau mengharamkan itu, atau Allah telah memerintahkan ini atau melarang itu tanpa ilmu, maka dia telah mengatakan terhadap Allah tanpa berdasarkan ilmu. Di antara perkataan terhadap Allah tanpa berdasarkan ilmu yang lebih besar dosanya adalah seorang yang mentakwil firman Allah atau mentakwil sabda Nabi tanpa ilmu. Seperti orang yang mentakwil hadits Nuzul (yaitu turunnya Allah ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir) seraya berkata, “Sesungguhnya Allah Mahasuci dari sifat Nuzul, jadi sesungguhnya yang turun ke langit dunia adalah perintah-Nya, rahmat-Nya, atau salah satu malaikat dari malaikat-malaikat-Nya.� Dengan demikian, perkataan terhadap Allah tanpa berdasarkan ilmu termasuk di antara perkara-perkara haram yang paling besar dosanya, bahkan dia juga termasuk di antara jalan-jalan yang diserukan oleh setan.

1

. Hal itu dihukumkan secara mayoritas. Karena apabila melihat mereka adalah suatu kemustahilan, tidak mungkin Nabi ? berkata seperti yang telah beliau kabarkan bahwa beliau pernah melihatnya. Bahkan beliau ? hampir-hampir mengikatnya agar dilihat oleh seluruh penduduk Madinah dan dijadikan sebagai mainan oleh anak-anak kecil mereka

12 16 AHLAN MAGZ.


fiqih

Segala puji hanya milik Allah Rabb Pencipta alam semesta. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan ke hadirat nabi kita, Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, keluarganya, para shahabatnya, dan semua yang mengikuti mereka dengan baik sampai hari Kiamat. Mendalami ilmu agama termasuk di antara amal ibadah yang paling utama, dan dia merupakan tanda kebaikan pada seorang hamba. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan pada dirinya, niscaya Allah akan memahamkannya dalam urusan agama.”1 Karena sesungguhnya dengan mendalami ilmu agama, seseorang dapat memperoleh ilmu bermanfaat yang dengannya dia menegakkan amalan yang shaleh yang sesuai dengan tuntuan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Allah Ta’ala berfirman:

“Dia-lah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama; dan cukuplah Allah sebagai saksi.” (QS. Al-Fathu: 28). Petunjuk yang dimaksud di dalam ayat di atas adalah ilmu yang bermanfaat. Sedangkan agama yang hak adalah amalan yang shaleh. Karena sesungguhnya syariat Islam mencakup dua perkara: Ilmu dan amal. Ilmu yang syar’i pasti benar, dan amal yang syar’i pasti diterima.2 Allah Ta’ala juga telah memerintahkan nabi-Nya, Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, agar memohon tambahan ilmu. Allah Ta’ala befirman:

“Dan Katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (QS. Thaahaa: 114)

17

AHLAN MAGZ.


Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Firman Allah Ta’ala: “Dan Katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” Sangat jelas menunjukkan tentang keutamaan ilmu. Karena Allah Ta’ala tidak memerintahkan nabi-Nya shallallahu alaihi wa sallam untuk meminta tambahan sesuatu apapun, kecuali ilmu.”3 Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga telah menamakan majelis-majelis yang padanya diajarkan tentang ilmu yang bermanfaat dengan Riyaadh AlJannah (yaitu taman-taman surga), juga mengabarkan bahwa para ulama adalah para pewaris nabi. Tidak diragukan bahwa seseorang yang hendak mengerjakan suatu amalan haruslah mengetahui tata caranya yang sesuai agar amalan tersebut benar dan dikerjakan sesuai harapan yang dituju. Lalu bagaimana dengan orang yang mau melaksanakan suatu amal ibadah untuk Rabbnya Azza wa Jalla, yang dengan ibadah itulah keselamatannya dari neraka dan masuknya dia ke dalam surga bergantung; bagaimana mungkin dia akan melaksanakan ibadah tersebut tanpa didasari ilmu? Dari situlah orang-orang, dalam hal ilmu dan amal, berbeda menjadi tiga golongan: Golongan pertama, orang-orang yang menggabungkan antara ilmu yang bermanfaat dan amalan yang shaleh. Mereka itulah orang-orang yang diberikan hidayah oleh Allah Ta’ala untuk meniti jalan yang lurus. Golongan kedua, orang-orang yang mempelajari ilmu yang bermanfaat akan tetapi enggan mengamalkannya. Mereka itulah orang-orang yang dimurkai oleh Allah Ta’ala dari kalangan orang-orang Yahudi dan yang mengikuti langkah mereka. Golongan ketiga, orang-orang yang beramal tanpa didasari ilmu. Mereka itulah orang-orang yang sesat dari kalangan orang-orang Nasrani dan yang mengikuti jejak mereka. Ketiga golongan di atas terangkum di dalam firman Allah Ta’ala di dalam surat Al-Fatihah yang selalu kita baca di setiap raka’at shalat kita:

“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS. Al-Faatihah: 6-7).

12 18 AHLAN MAGZ.


tegak; kita wajib mempelajari hukum-hukum shalat, hukum-hukum puasa, hukumhukum zakat dan hukum-hukum haji. Demikian juga kita harus mempelajari hukum-hukum yang berkaitan dengan mu’amalah sesuai dengan kebutuhan kita, agar kita dapat mengambil apa yang telah Allah Ta’ala mubahkana dan menjauhi apa yang telah Allah Ta’ala haramkan. Semua itu telah terangkum di dalam kitabkitab fikih para ulama Rahimahumullah. Semua hukum-hukum ibadah dan hukum-hukum muamalah sangat perlu kita pelajari, dan itu telah Allah Ta’ala mudahkan jalannya selama tekat dan keinginan kita benar. Maka semangatlah dalam membaca kitab-kitab yang bermanfaat dan rajutlah hubungan dengan para ulama, agar kamu dapat bertanya kepada mereka tentang perkara yang rumit dan sulit dimengerti, juga agar kamu dapat menimba ilmu berkenaan dengan hukum-hukum agama. Kita juga harus selalu rajin menghadiri kajian-kajian dan majelis-majelis ilmu, baik yang diadakan di masjid-masjid maupun di tempat-tempat lainnya. Manfaatkan waktu-waktu senggang untuk mendengar acara-acara keagaaman dari radio-radio yang menyebarkan dakwah yang hak, seperti radio Dai, Suara Qur`an, Rodja dan lain sebagainya. Luangkan waktu untuk menelaah kitab-kitab, majalahmajalah, dan buletin-buletin ilmiyah yang mengulas tentang permasalahanpermasalahan agama yang telah dipercaya sandaran dan landasannya. Apabila semua jalan di atas telah ditempuh dengan sesungguhnya, niscaya Allah Ta’ala akan membantu kita dalam memaksimalkan ilmu dan bashirah kita. Juga jangan pernah kita lupakan bahwa ilmu yang bermanfaat akan selalu berkembang dan tumbuh jika dibarengi dengan amal perbuatan. Apabila kita mengamalkan ilmu yang telah kita pelajari, niscaya Allah Ta’ala akan tambahkan ilmu kita, sebagaimana disebutkan dalam suatu perkataan hikmah: “Barangsiapa yang mengamalkan ilmu yang dipelajarinya, niscaya Allah Ta’ala akan memberikan ilmu tentang sesuatu yang belum dia pelajari.” Itu dikuatkan oleh firman Alla Ta’ala:

“Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah: 282).

19

AHLAN MAGZ.


Akhir kata, kita memohon kepada Allah Ta’ala agar melapangkan dada kita untuk menyambut ilmu yang bermanfaat dan memberikan taufik kepada kita agar menghiasinya dengan amalan yang shaleh. Allahumma Amin…4

1

. HR. Al-Bukhari nomor. 71. HR. Muslim nomor. 2387 . Tafsiir Al-Qur`an Al-‘Azhiim karya Abu Al-Fida` Isma’il bin Umar bin Katsir Al-Qurasyi Ad-Dimasyi: 7/360. Penerbit Daat Thaibah. Cetakan. II. Th. 1999-1420. 3 . Lihat kitab Fathu Al-Baarii: 1/187 4 . Disarikan dari kitab Al-Mulakhkhash Al-Fiqhi karya Syaikh Shaleh Alu Fauzan Hafizhahullah Ta’ala: 1/ 7-12. 2

20 12 AHLAN MAGZ.


adab 1

Mengenal Rasa Malu Hati Allah berfirman : ((nggaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?)) [Al-‘Alaq: 14] Allah juga berfirman : ((Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.)) [An-Nisaa’: 1] Menurut kebiasaan orang Arab, kalo mereka menanyakan sesuatu atau memintanya kepada orang lain, mereka mengucapkan nama Allah seperti : As’aluka billah, artinya aku bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah. Nabi bersabda : “Keimanan ada tujuh puluh tujuh atau enam puluh tujuh cabang. Keimanan yang paling afdhal adalah mengucapkan ‘Laa ilaaha Illallaah’ dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalanan. Sedangkan rasa malu adalah salah satu cabang dari keimanan.” (HR. Imam Muslim No. 35) Rasa malu adalah melihat kenikmatan sambil melihat kekurangan. So, dari keduanya terlahir suatu keadaan yang dinamakan rasa malu. Rasa malu adalah akhlak mulia yang cuma mendatangkan kebaikan. Rasulullah adalah orang yang sangat pemalu daripada gadis-gadis yang berada di dalam kelambu. Kalo beliau melihat sesuatu yang dibenci, maka akan diketahui dari perubahan wajah beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam. Hakikat rasa malu adalah akhlak yang ngajakin buat ninggalin perkara-perkara yang buruk dan mencegah dari kelalaian di dalam melaksanakan keta’atan-keta’atan dan perkara-perkara yang baik. Dia lahir dari bercampurnya pengagungan dengan rasa kasih.

21

AHLAN MAGZ.


Kekuatan rasa malu di dalam hati bisa diraih sesuai dengan kuatnya kehidupan hati. Kurangnya rasa malu termasuk dari tanda matinya hati dan ruh. Barangsiapa yang merasa malu terhadap Allah ketika dia melakukan keta’atan, pasti Allah akan merasa malu terhadapnya ketika dia berbuat dosa, karena kemuliaan yang Dia berikan kepadanya. Sehingga Allah pun merasa malu kalo melihat sesuatu yang cacat dari waliNya dan dari orang yang Dia muliakan. Rasa malu adalah akhlak yang indah. Allah telah mengkhususkannya buat manusia tanpa makhluk-makhluk hidup yang lain. Rasa malu adalah akhlak yang paling afdhal, paling mulia, dan paling agung kehormatan-nya, juga paling banyak manfaatnya. Bahkan ia merupakan keistimewaan manusia. Barangsiapa yang nggak punya rasa malu, pasti dia nggak punya arti kemanusiaan kecuali hanya daging, darah, dan bentuk luarnya saja. Kalo nggak ada rasa malu, pasti tamu nggak akan dimuliakan, perjanjian nggak akan dipenuhi, amanat nggak akan ditunaikan, kebutuhan nggak akan dibayarkan kepada seorang pun, aurat nggak akan ditutupi, perkataanperkataan dan amal-amal perbuatan yang baik nggak akan diutamakan daripada yang buruk, dan kekejian nggak akan bisa dihalang-halangi. Kebanyakan manusia, kalo nggak ada rasa malu di dalam dirinya, pasti dia nggak akan sedikitpun menunaikan perkara-perkara yang diwajibkan kepadanya, dia nggak akan menjaga hak para makhluk, dia nggak akan menyambung tali silaturrahimnya, dan dia nggak akan berbakti kepada orangtuanya. Karena sesungguhnya penggerak perkara-perkara terpuji tersebut di atas adalah: Bisa bersifat agama, yaitu mengharapkan balasan yang terpuji (surga). Bisa juga bersifat dunia, yaitu rasa malu pelakunya terhadap para makhluk. Jika nggak ada rasa malu, baik terhadap Sang Pencipta juga terhadap para makhluk, maka pelakunya nggak akan mengerjakannya. Nabi bersabda: “Sesungguhnya di antara perkara yang telah didapatkan oleh manusia dari sabda kenabian pertama adalah: “Jika kamu tidak merasa malu, lakukanlah apa yang kamu suka.” (HR. Imam Al-Bukhari No 3484) Dengan begitu, sesungguhnya rasa malu adalah penghalang dari perbuatan buruk. Barangsiapa yang nggak memiliki rasa malu, maka dia akan mengerjakan apa yang dia kehendaki. Masing-masing orang punya dua penyuruh dan dua pencegah: Penyuruh dan pencegah dari sisi rasa malu, dan penyuruh dan pencegah dari sisi hawa nafsu dan tabi’at.

22 12 AHLAN MAGZ.


Barangsiapa yang nggak mentaati penyuruh dan pencegah rasa malu, maka dia akan menta’ati penyuruh hawa nafsu dan syahwat. Karena Allah berfirman: ((Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.)) [Maryam: 59] Rasa malu manusia terdiri dari sepuluh sisi: 1. Rasa malu berbuat zhalim. 2. Rasa malu berbuat lalai. 3. Rasa malu pengagungan, rasa malu ini bisa diraih sama seorang hamba sesuai dengan pengetahuannya terhadap Rabbnya. 4. Rasa malu kedermaan. 5. Rasa malu kesopanan. 6. Rasa malu karena kehinaan dan kerendahan diri. 7. Rasa malu cinta, yaitu rasa malu orang yang mencintai terhadap orang yang dicintainya. 8. Rasa malu penghambaan, yaitu rasa malu yang bercampur dari rasa cinta, rasa takut, dan penyaksian akan kurangnya penghambaan terhadap Allah Dzat yang dia sembah. Padahal Dia lebih mulia dan agung kehormatanNya. Sehingga nggak bisa nggak, penghambaannya kepada Allah membuat dia merasa malu terhadap-Nya. 9. Rasa malu kemuliaan dan keagungan, yaitu rasa malu jiwa yang besar. Kalo usaha, pemberian, dan kebaikan yang keluar dari dirinya itu kurang dari batasan, maka dia merasa malu, ya itulah malu kemuliaan jiwa dan keagungan. 10. Rasa malu seseorang terhadap dirinya sendiri, yaitu rasa malu jiwajiwa yang mulia lagi agung, yang nggak merasa ridho dan puas akan kekurangan dan aib dirinya, sehingga dia mendapatkan dirinya merasa malu terhadap dirinya sendiri. Itulah rasa malu yang paling sempurna, karena sesungguhnya kalo seorang hamba merasa malu terhadap dirinya sendiri, maka dia akan lebih merasa malu terhadap orang selainnya.

23

AHLAN MAGZ.


Rasa malu itu ada tiga tingkatan: Pertama, rasa malu yang ditimbulkan karena seorang hamba tahu akan perhatian Allah terhadap dirinya. Hal itu bisa mendorongnya buat menanggung beban derita keta’atan, dan menuntunnya untuk menganggap buruk kezhaliman. Tingkatan yang lebih tinggi dari yang sebelumnya adalah sikap menganggap buruk yang dihasilkan dari rasa cinta. Karena anggapan buruk orang yang mencinta adalah lebih sempurna dari anggapan buruk orang yang merasa takut. Rasa malu ini bisa menahan seorang hamba untuk mengeluh kepada selain Allah, biar dia nggak mengeluhkan (takdir) Allah kepada para makhluk-Nya. Kedua, rasa malu yang ditimbulkan karena memperhatikan tentang ilmu kedekatan kepada Allah, sehingga rasa malu itu mengajaknya untuk menggapai rasa cinta. Allah Maha dekat kepada para wali dan orang-orang yang menta’ati-Nya. Setiap kali seorang hamba bertambah cinta kepada Allah, pasti dia akan bertambah dekat kepada Allah. Kedekatan ada dua macam: Kedekatan Allah kepada orang yang berdo’a kepada-Nya dengan pengabulan, dan kedekatan Allah kepada orang yang beribadah kepada-Nya dengan pemberian pahala. Mereka itulah orang-orang yang selalu menta’ati Allah. Kedekatan yang pertama adalah seperti firman Allah : ((Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.)) [Al-Baqoroh: 186] Kedekatan yang kedua adalah seperti yang Nabi sabdakan: “Seorang hamba menjadi sangat dekat kepada Rabbnya ketika dia berada dalam keadaan sujud. Karena itu, perbanyaklah doa (di dalam sujud).” (HR. Imam Muslim No. 482) Ketiga, rasa malu yang ditimbulkan karena ketertarikan ruh dan hati kepada makhluk-makhluk alam semesta dan ketetapannya terhadap Rabb Pencipta para makhluk. Dia melihat Rabnya sewaktu dia berada dekat dengan-Nya. Kalo hati itu udah sampai kepada Allah, maka rasa takut dan pengagungan terhadap Allah akan menyelimutinya. Di dalam keadaan tersebut, cuma Allah satu-satuNya yang muncul di dalam benaknya. Allah Subhanahu wa Ta’ala nggak punya batasan dan penghabisan, baik di dalam wujud dzat-Nya atau di dalam kelebihan dermaNya.

24 12 AHLAN MAGZ.


Allah Dzat Maha Awal yang nggak ada sesuatu apapun sebelumNya, dan Dia Maha Akhir yang nggak ada sesuatu apapun setelah-Nya. nggak ada batasan bagi pujian dan karunia-Nya, dan nggak ada batasan bagi keagungan dan kemuliaan-Nya. Setiapkali seorang hamba bertambah rasa syukurnya, maka Allah akan menambahkan karunia kepadanya, dan setiapkali seorang hamba bertambah keta’atannya, maka Allah akan menambahkan pahala kepadanya karena kemulian dan kedermaan-Nya. Penghuni surga berada di dalam kenikmatan yang terus-menerus bertambah tanpa batasan, karena sesungguhnya kenikmatan mereka berhubungan dengan Dzat yang karunia, anugerah, kelebihan, dan sifatsifat-Nya nggak ada habisnya. Maha Agung Allah, Rabb Pencipta semesta alam, Dzat Maha pemberi rezki, Dzat yang punya kekuatan lagi Maha Kokoh. Allah berfirman: ((Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya.)) [Shaad: 54] Ya Allah, kami memohon surga kepada-Mu serta perkataan dan perbuatan yang mendekatkan ke jalannya, dan kami berlindung kepadaMu dari neraka serta perkataan dan perbuatan yang mendekatkan ke jalannya.

25

AHLAN MAGZ.


adab II

Bagaimana Kaum Salaf Menuntut Ilmu...

Oleh : Suharlan MA, Lc

Tidak sedikit kita dapatkan orang-orang awam mengeluhkan sikap dan perbuatan orang-orang yang mereka ustadzkan atau kiayikan. Ternyata sebabnya adalah para “ustadz” dan “kiayi” itu hanya pintar berucap dan merangkai kata, tapi tidak pintar menerapkan sisi keilmuannya. Lalu ada apa sebenarnya? Apa ada yang salah pada ilmu mereka? Atau malah mereka yang salah dalam memahami dan mendalami ilmu?! Pada dasarnya, yang sangat dibutuhkan pertama kali sebelum kita mempelajari ilmu adalah pengetahuan tentang adab dan etika dalam menuntut ilmu agar ilmu yang didapatkan benar-benar punya pengaruh kuat dalam sikap dan kehidupan bermasyarakat. Para ulama dari kalangan kaum Salaf sangat memahami hal tersebut, sehingga kebanyakan dari mereka lebih mengutamakan mempelajari adab sebelum mempelajari ilmu. Perkataan Ulama Tentang Keterkaitan Adab dengan Ilmu Raja` bin Haywah berkata, “Betapa indahnya Islam yang dihiasi keimanan, betapa indahnya iman yang dihiasi ketakwaan, betapa indahnya ketakwaan yang dihiasi ilmu, betapa indahnya ilmu yang dihiasi adab, dan betapa indahnya adab yang dihiasi kelembutan.” Al-Laits bin Sa’ad berkata kepada ashabul hadits, “Pelajarilah adab sebelum kalian mempelajari ilmu.” dll. Bagaimakah Ulama Kaum Salaf Menuntut Ilmu? 1. Ikhlas di dalam menuntut ilmu dan mengajarkannya. a. Allah berfirman: Artinya : “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian Itulah agama yang lurus.” [QS. Al-Bayyinah: 5] b. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya semua amalan bergantung dengan niat.” (HR. Al-Bukhari nomor. 1. Muslim nomor. 3530.)

26 12 AHLAN MAGZ.


Sebagian kaum Salaf berkata, “Seseorang tidaklah dikatakan berilmu sampai dia memiliki tiga perangai, yaitu : dia tidak meremehkan orang yang lebih rendah ilmunya, dia tidak hasad kepada orang yang lebih berilmu dan dia tidak mengambil upah dari ilmunya.” 2. Tidak banyak membantah orang yang berilmu. a. Maimun bin Mahran berkata, “Janganlah kamu membantah orang yang berilmu dan orang yang jahil. Karena sesungguhnya jika kamu membantah orang yang berilmu, maka dia akan menutupi ilmunya darimu, dan jika kamu membantah orang yang jahil, maka dia akan membuat hatimu semakin keras.” b. Dahulu Abu Salamah sering berbantahan dengan Ibnu Abbas sehingga diapun terhalangi untuk mendapatkan banyak ilmu. 3. Penuhi hak para ulama. a. Ali bin Abi Thalib berkata, “Di antara hak orang yang berilmu adalah janganlah kamu banyak melontarkan pertanyaan kepadanya, jangan membantah jawabannya, jangan memaksanya menghadiri majlis ketika dia sedang tidak bersemangat, jangan menarik pakaiannya ketika dia hendak meninggalkan majelis, jangan sekali-kali menyebarkan rahasianya, jangan sekali-kali mengghibahi seorang pun di hadapannya dan jangan sekali-kali mencari-cari kesalahannya. Jika dia melakukan suatu kesalahan, maka terimalah udzur yang dia sampaikan. Merupakan kewajiban atas dirimu untuk menghormati dan mengagungkannya karena Allah Ta’ala selama dia masih memelihara perintah Allah. Jangan sekali-kali kamu duduk di depannya. Apabila dia memiliki suatu kebutuhan, kamulah orang yang pertama kali melayani kebutuhannya.” b. Yusuf bin Harun berkata, “Orang yang berilmu adalah orang yang lebih berhak untuk dimuliakan, karena sesungguhnya para ulama sama seperti para khalifah dalam hal pengagungan dan pemuliaannya di sisi manusia.” 4. Lebih banyak mendengar dari pada berbicara. a. Ulama kaum Salaf berkata, “Apabila kamu bermajlis bersama para ulama, maka jadilah kamu orang yang lebih banyak mendengar dari pada banyak berbicara.”

27

AHLAN MAGZ.


c. Al-Husain bin Ali berkata kepada anaknya, “Wahai anakku, apabila kamu bermajlis bersama para ulama, maka jadilah kamu orang yang lebih banyak mendengar dari pada banyak berbicara. Pelajarilah cara menyimak dan mendengar yang baik, sebagaimana kamu mempelajari cara diam dan memperhatikan yang baik. Janganlah kamu memutus perkataan seorang pun meskipun dia telah banyak bicara sampai dia diam.” 5. Berlaku sopan ketika bermajlis dengan para ulama. Asy-Sya’bi berkata, “Ikutilah majlis para ulama. Karena sesungguhnya jika kalian berlaku sopan, mereka akan memuji kalian. Jika kalian berlaku tidak sopan, mereka akan memaafkan dan memberi udzur kepada kalian. Jika kalian melakukan kesalahan, mereka tidak akan mencela dan memaki kalian. Jika kalian tidak mengetahui satu permasalahan, mereka akan mengajarkan kalian.” 6. Banyak belajar untuk memperkaya ilmu dan kurangi belajar untuk menghafal ilmu yang telah didapat. a. Al-Khalil bin Ahmad berkata, “Jadikanlah pengajaranmu sebagai pelajaran untuk dirimu sendiri. Jadikanlah diskusi yang kamu lakukan dengan orang yang berilmu sebagai jembatan untuk mempelajari apa yang belum kamu ketahui. Perbanyaklah belajar agar kamu semakin kaya ilmu. Kurangilah belajar agar kamu dapat menghapal ilmu yang telah kamu dapatkan.” b. Di kesempatan yang lain dia kembali berkata, “Kurangilah membaca banyak kitab agar kamu dapat menghapal apa yang telah kamu baca. Perbanyaklah membaca kitab agar kamu dapat memperkaya ilmu.” 7. Fokus dan konsentrasi pada salah satu bidang ilmu. a. Al-Khalil bin Ahmad berkata, “Apabila kamu ingin menjadi orang yang benar-benar berilmu, maka konsentrasilah pada salah satu bidang ilmu. Namun jika kamu ingin menjadi orang yang berwawasan luas, maka pelajari yang terbaik dari semua bidang ilmu.” b. Al-Qasim bin Salam berkata, “Tidak ada seorang pun yang menguasai banyak bidang ilmu berdebat denganku, melainkan aku dapat mengalahkannya. Dan tidak ada seorang pun yang mendalami satu bidang ilmu berdebat denganku, melainkan dia pasti mengalahkanku pada ilmunya tersebut.”

28 12 AHLAN MAGZ.


8. Tidak menjadikan kekeliruan para ulama sebagai alasan untuk meninggalkan ilmu mereka. a. Bilal bin Abi Burdah berkata, “Janganlah sekali-kali kekeliruan yang kalian sempat dapatkan dari kami menghalangi kalian untuk menerima perkataan baik yang pernah kalian dengar dari kami.” b. Al-Khalil bin Ahmad berkata, “Amalkanlah ilmu yang telah kamu dapatkan dariku meskipun aku lalai di dalam mengamalkannya, niscaya ilmuku itu dapat bermanfaat bagimu, dan kelalaianku tidak akan memudharatkanmu.” Dan masih banyak lagi adab-adab yang diterapkan oleh para ulama kaum Salaf waktu mereka mempelajari ilmu. Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat. Wallahu a’lam. Dinukil dan diterjemahkan dari kitab Tahdzib Jami’ Bayan Al-‘Ilm wa Fadhluh karya Ibnu Abdil Barr.

29

AHLAN MAGZ.


psikologten

Memang benar ya, kalo udah ketemu dengan yang namany a sedih, bawaannya males terus. Mau ini males, mau itu males. Me mang sedih temannya males. Sedih merupakan suasana hati yang biasanya diusahakan untuk dijaui. Sulit tidur, nggak mood buat beraktifitas dan hilangnya gai rah untuk makan mungkin segilintir efek sedih yang menyebabkan seb agian kita berusaha untuk menghindarin ya. Tapi, nggak semua kesedihan harus dihindari. Bahkan ada kesedihan yang memberikan ma nfaat buat kamu. Sepertinya halnya kamu memanfaatkan kesedihan untuk merenungi dosa-dosa atau kezhal iman terhadap diri sendiri atau orang lain (baca: maksiat), dan perenu ngan tersebut bisa mengistirahatkanm u dari aktifitas sehari-hari dan mebua tmu memikirkan kemungkinankemungkinan baru. Tetapi, kesedihan yang membawamu menjadi depresi han ya akan menyia-nyiakanmu. Dan dep resi yang berkelanjutan akan memusatk an pikiran kepada tindakan bunuh diri sebagai solusinya. Coba kamu piker

lebih lanjut, bunuh diri hanya akan membuat足mu berakhir di neraka, kalo bunuh diri bisa membawamu ke surga, mungkin banyak remaja muslim yang bakalan bunuh diri. Bukan hanya itu, emang pada dasarnya motif bunuh diri adalah putus asa. Dan keputusasaan bersumber dari bisikan-bisikan setan yang iri sama kamu yang bakalan masuk surga. Padahal Allah berfirman :

30 12 AHLAN MAGZ.


“Katakanlah: ‘Wahai hamba-hambaku yang melampui batas, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosadosa semuanya (jika kamu bertaubat). Sungguh Dia-lah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar : 25) Sudah jelaskan…? Jadi masih mau bunuh diri…? Tanpa harus bunuh diri kamu bisa mencoba beberapa cara yang bisa menghilangkan kesedihan yang dialami. Dan salah satu diantaranya adalah dengan shalat, sebagaimana yang difirmankan oleh Allah di surat Al-Baqarah 15: “Dan jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” Kenapa harus shalat? Karena shalat membutuhkan kekhusyu’an, dan kekhusyu’an adalah ketenangan. Sedangkan ketenangan jiwa dapat meredakan kesedihanmu. Dan shalat juga dapat menjauhkan dari kejelekan dan kemungkaran, termasuk pikiran dan perbuatan bunuh diri.

Selain shalat, mungkin kamu bisa berdo’a kepada Allah dengan kesungguhan dan merendahkan dirimu di hadapanNya agar kamu dapat merasakan bahwa do’amu akan benar-benar dikabulkan oleh Allah. Dan hanya Allah-lah yang mampu memberikan kebahagiaan dunia dan akhiratmu. Empat belas abad yang lalu Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam mengajarkan depada kira do’a yang dapat menghilangkan kesedihan kita. Jadi islam, benar-benar agama yang sempurna bukan?

31

AHLAN MAGZ.


Dan yang nggak kalah pentingnya bahwa ola h raga, bersosialisasi dan tad abbur alam (menikmati keind ahan alam ciptaan-Nya) mu ngkin bisa membantumu menja uhkan kesedihanmu sejauh-j auhnya dan membuatmu sem angat lagi. Tapi, apabila kamu terus memikirkan kesediahan yang kamu alami, maka semua itu hanya akan memb uatmu menjadi lebih sedih. Setelah mengetahui sebab-seba b di atas, dianjurkan agar pe rasaan depresimu dialihkan ke pe rasaan lain Nah‌, setelah ini kamu semangat‌ seman gat‌ semangat‌! Masih banyak lading pahala yang harus kamu panen sebelum sampai di surga. [(Baratharus) dari be rbagai sumber]

32 12 AHLAN MAGZ.


Masuk Ma’had Di antara kita -penghuni Ma’had Al-Irsyad- ternyata barubaru ini sedang ada yang menggandrungi olah raga parkour. Karena perkumpulan parkour ini masih tergolong baru, akhirnya kita dari crew “Ahlan” memutuskan untuk menjadikan olah raga ini sebagai tamu di rubrik olah raga pada edisi pertama ini. Sebelumnya, mari kita mengulas sejarah parkour terlebih dahulu! Karena parkour dari Perancis, jadi nama asli parkour adalah lart du de’placement. Parkour awalnya diadopsi oleh Raymond George Heberd dari suku pedalaman Afrika. Kemudian dia menerapkan latihan tersebut kepada pasukannya. Akhirnya, Raymon Belle membawanya ke rumah dan membuat anaknya -David Belle- keliahatan sangat berminat dengan olah raga yang satu ini. David Belle kemudian menyatukan olah raga ini dengan seni jalanan, maka jadilah parkour. Terdapat seni-seni kehidupan yang ada dalam olah raga parkour ini, di antaranya seni untuk melewati semua masalah dalam track kehidupan, melawan rasa takut, memicu kita untuk bangkit dari kegagalan dll. Parkour juga menentang yang namanya kompetisi, dan yang perlu diketahui adalah bahwa parkour bukanlah olah raga extreme. Yang nggak kalah kerennya adalah bahwa di ma’had kita juga ada parkour. Olah raga ini didirikan pada tanggal 11 September 2011, dan hari itu adalah hari bersejarah buat para pencipta parkour di ma’had kita. Perkumpulan ini tepatnya berdiri pada jam 15.00 WIB di saung komplek kelas SDITQ Al-Irsyad. Anak-anak pun langsung memberi nama perkumpulan ini dengan nama The Freestyler’s.

34 12

AHLAN MAGZ.


Awalnya anak-anak TF’s (The Freestyler’s) cuma iseng-iseng latihan salto. Eh...ternyata setelah mereka menyaksikan video perkumpulan parkour Inggris yang diberi nama “3 Run”, membuat para pendiri TF’s ingin mencoba olah raga parkour. Perkumpulan ini didirikan buat kamu yang ingin merasakan adrenaline rush yang mungkin membuat beberapa dari kamu senang. Selain itu TF’s juga ingin menunjukan kepada kita bahwa nggak ada sesuatu yang impossible jika kita mau berusaha dan Sang Pencipta menghendakinya. So, Buat kamu yang ingin ikutan, tinggal ikut aja, yang penting kamu punya kemauan tinggi buat ikutan bareng TF’s. Mereka biasanya latihan pada hari-hari biasa di lapangan komplek kelas SDITQ AlIrsyad pada jam 14.00 s/d 15.30, dan di hari Jum’at (liburnya anak ma’had neh) pada jam 06.30 di bekas kandang sapi dekat ma’had yang katanya sih punya Pak Harto. Kita sempat heran ketika hanya menemukan barang-barang super sederhana sebagai alat untuk latihan mereka. Ternyata dengan barang-barang seadanya, semangat mereka nggag berkurang sedikit pun. Sekali lagi mereka menunjukan kepada kita bahwa hal-hal tersebut nggak menjadikannya batu sandungan buat mereka, akan tetapi menjadikannya sebagai batu loncatan mereka. Bagaimana...? Mungkin kamu bisa jadikan olah raga yang satu ini sebagai pemicu semangatmu atau sebagai pengalih kegalauanmu. Selamat mencoba!

Repoerted by : Ammar Ma’arif

35

AHLAN MAGZ.


satur I

Adikku di Syiria Oleh : Nafi’ Zaenuddin BSAW, Lc Lucu dan bahagia Manja dan ceria Lugu dan mungkin tidak tahu apa yang sedang terjadi Memang kau masih sangat kecil Kemudian semua berubah… Saat belai ibumu harus berganti tajamnya mata pisau Mengharapkan ayah pulang membawa hadiah Yang kau dengar malah langkah bingar serdadu biadab Harusnya kau tertidur dengan nyenyak Kau bahkan sangat nyenyak hingga nafasmu tak lagi terdengar Kenapa kepalamu berdarah… kenapa… Aku tidak tahu siapa yang dahulu… Apakah ayah ibumu… dan kau lihat senapan berseragam itu menyiksa mereka Atau siks di tubuhmu bersanding terpaksa dengan siksa di kalbu ayah dan ibumu Halaman tempatmu bermain dipenuhi mayat… Mayat-mayat itu… Kakak, Ayah, Ibu, teman… Semua adalah orang terdekatmu, mereka kini tak hanya jauh tapi… Kalaupun dirimu selamat di dalam rumah Kau bergumam,“ Bisakah aku makan?, Apakah ada orang yang akan mengirim makanan kepadaku?, Ataukah aku harus mati… lapar… atau mati ketakutan?” Jika kau diam… apakah kuasa, kamu tahan teriakanmu Jika kau teriak… bukankah suaramu akan mendatangkan para biadab itu Jika kau lawan… bukankah mereka akan menginjak kepala Jika kau pasrah bukankah kaki jelek mereka akan leluasa menendang Apakah yang aku bias lakukan untukmu… Ya Allah… Ya Allah… Tolonglah kami dari musuh-musuh kami, hati mereka adalah syetan Ya Allah… berikan surga untuk adik-adik kami dan saudara kami yang mencintai-Mu

36 12 AHLAN MAGZ.


satur 1I

Cinta Harga Mati Oleh : Nafi’ Zaenuddin BSAW, Lc

Karunia terindah melambaikan tangan tak hana menyapa Tak ragu langkah kakimu mendekati Jikapun cambuk merobekkan punggungmu Atau ombak dan bara api menyayat kulitmu Apalah arti rumah dan harta benda atau bahkan jiwa Kalaupun harus terusir dan tak peduli Sinar itu begitu terang, untuk gelap yang membosankan Sejauh apapun, bersama adalah satu-satunya pilihan Karunia terindah itu Tampakkan surga di depan mata Ya Allah… Sesuap makanan untuk menunggu adalah teralalu lama Temani saat angin malam itu begitu kencang Ketika parit pasir mengelilingi Mata, Hidung, Tangan, Kaki… panah dan pedang Jari kuat dan kekar melindungi makhluq yang terindah Antaramu dan dirinya Cinta adalah harga mati Kau seorang sahabar sejati dan dia adalah Nabi shallahu ‘alai wasallam Sahabat Nabi…

37

AHLAN MAGZ.


satur III

SEBATANG Karya : Abu Syuja’

KARA

Kumulai risalah ini dengan berucap bismillahirahmanirrahim di atas lembar putih ini ku goreskan pahitnya hidup ini. Sebenarnya berat hati untuk menggerakkan pahitnya hidup ini. Sebab, banyak kegelapan dan cobaan yang telah ku lewati. Masih melekat dalam hati ini ketika aku mencoba tuk melarikan diri dari kegelapan yang merintangi, kegelapan yang sulit ditafsirkan dengan kata-kata. Di bumi serambi Mekkah aku dilahirkan di pagi yang cerah lagi diberkahi. Bersama dengan hari aku melangkah, tuk menuju masa depan yang diridhoi. Disaat aku menulis kata demi kata di atas lembar ini, khayalanku melayang ke masa lalu yang menyeramkan. Hidupku yang tak beraturan, membuat jati diriku tertekan dalam pergaulan. Tahun 1997 adalah masa yang menyedihkan dalam lembar hidupku dengan meninggalnya kakek nenekku, disusul berpencarnya keluarga besarku ke seluruh penjuru nusantara. Tahun 1998 aku menyusul ayahandaku ke kampung halamannya, setelah ditinggal oleh beliau selama 4 tahun, semenjak aku masih berumur tiga bulan dalam kandungan ibunda. Selama setahun penuh, ku susuri hidupku bersama ayahanda tercinta, kurasakan perihnya hidup ini, sedih, sakit, terurai air mata jika memikirkannya.

38 12 AHLAN MAGZ.


Bagaikan tersayat hati ini ketika melihat ayahanda melakukan hal yang di larang oleh Allah. Masih teringat dalam benakku ketika ayahanda memukul ibunda di tengah kegelapan malam yang suram. Ibu...,perjuanganmu sungguh menakjubkan, di dunia tak ada seorang pun yang pernah ku saksikan bisa menandingimu dalam kesabaranmu, jiwamu kukuh, tak mudah runtuh. Laksana karang lautan. Bunda... bersabarlah terhadap apa yang menimpamu karena dunia ini tempat ujian bagi kita semua bunda... ananda bangga mempunyai orang tua seperti ibunda... bunda... tolong maafkan kesalahan ananda yang pernah ananda lontarkan baik dengan ucapan atau perbuatan. Bunda, ananda merasa sangat bersalah dengan mu ananda sangat ingat suatu hari ketika ingin melarikan diri dari rumah, mencoba menjauh dari semua kerabat, teman, dan para ustadz, juga dari hiruk pikuk Aceh yang melanda.. tapi, harapan itu sirna dikala ananda mengingat perjuanganmu, ibunda.. sekarang, telah datang waktunya... tuk menggapai harapan itu semua menjauh dari keluarga dan Aceh yang lara... karena harapan ananda hanya satu, ingin menjadi pemuda yang berguna bagi orang tua, agama, nusa, dan bangsa bunda... maafkan kekhilafan ananda, jika kepergian ananda tanpa sepengetahuan keluarga semua tidaklah ananda melakukan itu semua kecuali demi kebaikan kita semua.

Sabtu, 24 Maret 2012 Yang selalu dilanda rindu

39

AHLAN MAGZ.


khibroh

Oleh : Abu Laila Ujang Pramudhiarto Martho Redjo

Pengalaman Saya Selama Menjadi Santri PIA Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah Ta’ala yang senantiasa mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Sholawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada junjungan kita, Nabi besar Muhammad shollallahu alaihi wa salam hingga hari kiamat kelak, amin. Ini adalah sekelumit kisah saya selama nyantri di Pesantren Al-Irsyad tercinta, semoga dapat dijadikan pelajaran. Setalah menyelesaikan pendidikan SMU Negeri 1 Rembang, saya merencanakan untuk melanjutkan pendidikan di pesantren. Sebuah pilihan yang tidak populis untuk seorang lulusan SMA. Pada saat itu banyak pihak yang mempertanyakan pilihan saya ini. Bu Mulyani, S.Pd wali kelas saya di kelas 3 SMU kecewa karena beliau telah memasukkan nama saya untuk masuk UGM lewat jalur PMDK. Bapak dan ibu saya kecewa karena beliau berdua berharap saya bisa menjadi anggota polisi. Akan tetapi, karena tekad sudah bulat, nasehat mereka semua tidak saya hiraukan. Sebelum mendaftar di Pesantren Al-Irsyad, saya sempat melakukan survey ke beberapa pesantren, diantaranya adalah Pesantren Al-Fattah, markas Jama’ah Tabligh yang berada di Magetan, Jatim, Pesantren Al-Bukhori Solo dan beberapa pesantren yang berada di sekitar Lasem Rembang. Pilihan akhirnya jatuh di pesantren Al-Irsyad dengan berbagai pertimbangan pada saat itu. Alhamdulillah pilihan saya tidak keliru. Pada hari H pendaftaran, saya datang sendiri ke Tengaran karena memang sejak SMP saya sudah terbiasa bepergian ke luar kota sendirian. 3 hari saya berada di Al-Irsyad untuk mengikuti tes kesehatan, tes wawancara dan tes baca tulis Al-Qur’an. Tes Kesehatan dan wawancara berjalan lancar, akan tetapi tes baca tulis Al-Qur’an kurang memuaskan karena memang pada saat itu saya belum menguasai baca tulis Al-Qur’an dengan baik. Akhirnya saya diterima menjadi santri Al-Irsyad. Saya merasa bangga, senang dan bahagia, tetapi tidak dengan kedua orang tua. Pesantren adalah sebuah pilihan yang beliau berdua tidak kehendaki.

40 38 12

AHLAN MAGZ.


Hari-hari pertama di pesantren saya lalui dengan berat. Sebagai alumni SMA yang belum bisa baca tulis Al-Qur’an dengan baik, saya dipaksa untuk membaca dan menghafal ratusan bahkan ribuan kosakata Arab (mufrodat). Pusing deh pokoknya. Bahkan ketika masih di I’dad Lughowy, saya pernah tidak bisa bangun tidur, menoleh dan agak berat untuk berbicara. Pada saat itu dokter mengatakan kalau saya mengalami ketegangan saraf-saraf otak‌ (vertigo). 2 hari saya hanya bisa berbaring di atas ranjang. Hal ini belum ditambah dengan ujian yang datang dari keluarga besar saya. Begitu mereka tahu saya masuk pesantren, yang datang hanya cibiran dan pandangan sebelah mata. Saya masih ingat betul, pada saat silaturohim ke rumah salah satu keluarga. Bukannya sambutan baik yang saya terima, tetapi justru sikap cuek, acuh tak acuh dan meremehkan. Kalau bahasa santrinya, saat itu saya sedang di hajr. Antum tahu sebab semua itu? Itu semua saya rasakan karena saya masuk pesantren. Bayangkan, saat saya jadi santri, uang saku per bulan hanya 5 ribu rupiah. Harga 1 buah tempe saat itu adalah Rp. 250,-. Kalau sekarang, berarti uang saku saya hanya 10 ribu per bulan. Uang sejumlah itu hanya cukup untuk membeli perlengkapan mandi, dengan sedikit sisa tentunya. Bagaimana kalau ingin makan roti? Pada saat itu saya memiliki jurus ampuh. Kalau ingin makan roti, maka saya ikut lomba yang diadakan Qismu Lughoh dan Syurthoh Ibadah. Alhamdulillah sya selalu menang sehingga dapat hadiah. Pas banget, karena hadiah yang diberikan adalah ROTI. Hari-hari berat di IL saya jalani dengan perjuangan yang sangat berat. Tapi, alhamdulillah berkat rahmat dan kasih sayang Allah Ta’ala, saya bisa lalui dengan baik. Saya lulus dari IL dengan predikat rangking 3 dari 27 santri. Lumayan untuk ukuran alumni SMA yang sebelumnya tidak tahu apa-apa. Terima kasih untuk abuna Ustadz Muhammad Thoyyib bin Badri, Ustadz Nur Hayyun, Ustadz Muhammad Qosim, Ustadz Bahtiar dan Ustadz M. Amruddin yang telah membimbing saya selama di IL. Jazakumullah khoiron katsiro. Setelah lulus dari IL saya melanjutkan ke jenjang I’dad Diny (sekarang qism ini sudah tidak ada). Saat berada di I’dad Diny itulah saya mendapatkan amanah untuk menjadi anggota Syurthoh Ibadah (Rijalul Hisbah). Saya bersyukur di syurthoh bisa berkumpul dalam satu kamar dan kenal akrab dengan orang-orang sholeh dan rajin seperti Ust. Rusman, Lc (Tibsan MTW), Ust. Emha Ayatullah, Lc (sekarang sedang mengambil S2 Hadits di Madinah), Ust. Agus Suseno, Lc (tahun kemarin mengajar di IM, sekarang di Ponpes Ukhuwah Sukoharjo), Ust Bryan Muntaqo, Lc (sekarang mengajar di Ma’had Aly Arroyah Sukabumi), Ust. Syarifin Al-Hafidz, Ust. Muslim, Ust. Husein (sekarang mengajar di Ponpes Imam Bukhori Solo). Karena sekamar dengan mereka, maka semangat ibadah dan belajar saya semakin meningkat lagi. Di sini, saya menjadi paham kalau ternyata teman memiliki pengaruh yang sangat signifikan bagi kepribadian seseorang. Selama di I’dad Diny alhamdulillah puasa senin-kamis tidak pernah putus. Harihari pada saat itu saya habiskan di kamar, masjid, maktabah, LP Salatiga untuk dakwah kepada para narapidana dan tentunya sesekali di mal’ab Always Ra’se.

41

AHLAN MAGZ.


Kenangan terindah selama menjadi santri adalah ketika saya menjadi juara 1 dalam lomba hafalan hadits. Waktu itu yang dilombakan adalah haditshadits yang ada di Kitab Jami’ Bulughul Marom dan Arba’in Nawawiyah. Semuanya sekitar 160 hadits lengkap dengan perawinya. Mengingat acara ini diadakan oleh Mufad Saudi yang mengajar di pesantren (namanya Syeikh Ahmad Al-’Ammari), maka hadiahnya pun cukup menarik. Saya mendapatkan hadiah uang Rp. 250.000,- dan kitab 1 kardus. Lumayan untuk seorang santri yang uang sakunya hanya 5 ribu rupiah per bulan. Kenangan lain selama menjadi santri, yaitu ketika saya tidak pernah ditolak oleh Kesantrian ketika minta izin. Bahkan dalam beberapa kesempatan, saya diminta untuk menentukan sendiri jumlah hari yang diinginkan. Saya tidak tahu alasannya apa. Mungkin karena saya dianggap santri yang baik oleh ustadz di kesantrian, hehehe. (Untuk Ustadz Nur Hayyun dan Ustadz Muhammad Qosim, terima kasih atas penghargaannya). Ada sedikit perbedaan antara syurthoh di zaman kami dengan syurthoh di zaman sekarang. Dulu, santri itu takut sekali dengan yang namanya syurthoh. Ustadz Rusman, saya dan yang lainnya begitu dihormati. Tidak hanya adik-adik kelas, tetapi juga santri-santri kelas 3 IM. Ustadz Muhammad Qosim selaku Kabid Kesantrian hampir tidak pernah turun langsung untuk menangani masalah keterlambatan sholat. Kenapa? Karena alhamdulillah kita sudah bisa menangani sendiri. Ada perbedaan yang lain, yaitu bahwa waktu kita menjadi syurthoh, semua santri wajib berada di masjid sebelum kumandang adzan sholat maghrib. Kalau adzan dikumandangkan dan ternyata masih ada santri di kamar, secara otomatis santri tersebut dianggap terlambat. Masalah celana isbal dan kaos bola yang tidak islami, semuanya kita atasi sendiri. Berbeda dengan yang terjadi sekarang. (Untuk anak-anak dan adik-adikku yang sekarang berada di Rijalul Hisbah, tambah semangat ya, kami selalu men-support antum semua :-). Setelah 1 tahun belajar di I’dad Diny, akhirnya proses belajar formal di pesantren selesai saya lalui. Saya lulus dengan predikat rangking 1 dari 6 santri (murid sekelas hanya 6 orang). Selanjutnya saya mengabdi di pesantren selama 1 tahun, kemudian setelah itu saya berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah di LIPIA. Walhamdulillah. Untuk anak-anakku semua... Kasih sayang Allah Ta’ala kepada kita sangatlah besar. Mari semua nikmat itu kita syukuri bersama. Rajinlah belajar, semangatlah dalam beribadah dan kebaikan. Antum semua adalah masa depan Islam di bumi Indonesia ini. Jadilah seorang mukmin yang kuat. Kuat ilmunya, fisiknya, hartanya dan yang terpenting, jadilah seorang mukmin yang kuat imannya. Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan taufik kepada kita semua untuk tetap istiqomah di jalan-Nya. Barokallahu fiikum.

42 38 12 AHLAN MAGZ.


istifsar “Mengapa Lab. Komputer nggak dipasang internet saja, tadz?” (Anonymous) Dari Kepala MA Ustadz Romelan hafidzahullah menjawab, “Karena mudhorot internet masih begitu banyak, serta kebutuhan tersebut belum terlalu mendesak, dan juga SDM kita masih kurang untuk mengontrol Lab. Komputer. Cuma, kedepannya Insya Allah, kami akan mempertimbangkan untuk diadakannya internet terbuka.” “Mengapa Pesantren ini sepertinya lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas?” (Anonymous)

Dari Kepala Madrasah MA Ustadz Romelan hafidzahullah menjawab, “Asumsi tersebut salah ketika terlihat dari jumlah kelas IL yang masih sama dan tes penerimaan santri baru yang juga masih sama. Adapun dari sisi kualitasnya, Kami selalu mengusahakan segala usaha untuk memajukan hal tersebut. Jikalau pertanyaan ini mengarah pada orang dulu dan sekarang, maka kita harus melihat sejarahnya terlebih dahulu. Pada tahun 1988-1999 Pesantren ini bukanlah madrasah aliyah, tapi I’dad Mu’alimin (IM). Maka dari itu lulusan tahun tersebut lebih terfokus agama dan bahasa arab, matematika, bahasa indonesia dll (kecuali bahasa inggris). Setelah tahun tersebut, karena desakan DikNas, barulah muncul matematika, bahasa indonesia, dll.”

43

AHLAN MAGZ.


“Mengapa di dalam (OSIS) hukumannya tidak tegas dan tidak merata (adil)?� (Anonymous) Musyrif Ustadz Abdul Hakim , menjawab, “Pada dasarnya semua santri sama dalam menjalankan peraturan dan mendapat sangsi yang sama jikalau melanggar. Memang, pada akhir-akhir ini ikhwan di jajaran agak merasa keberatan dalam menghukum rekan-rekannya di kelas 2 IM, apalagi kakak-kakak kelas mereka yang berada di kelas 3 IM, sehingga sangat diperlukan perbaikan dalam diri sendiri untuk meniadakan persepsi bahwa hukuman hanya untuk IL dan kelas 1 IM. Jadi, kelas 2 IM dan 3 IM yang menangani adalah bagian kesantrian, seperti yang antum bisa lihat. Adapun hukuman seperti dulu (memakai rotan dlsb.) untuk sementara ditiadakan dan diganti dengan hal-hal yang lainnya, dikarenakan orang tua para santri banyak yang mengeluh dengan hal tersebut.�

44 38 12 AHLAN MAGZ.


istifsar

Pada edisi kali ini kami akan memperkenalkan sosok Ustadz yang mengatur keuangan dan usaha di ma’had kita tercinta. Kami memilih beliau karena kepribadian beliau yang disiplin serta menghormati orang (beliau bahkan sempat mengantar kru reporter Ahlan sampai pintu ruang kerjanya setelah wawancara, ckckck) dan yang pasti baik hati, beliau biasa disapa dengan nama Abu Abdillah. Langsung saja berikut isi wawancara Ahlan crew(Ac) dengan Ustadz Abu Abdillah (Aa) : Ac : Boleh tau nama lengkap Ustadz? Aa : Nama lengkap saya Helman Aris Rahmana.SE.CPMA.

45

AHLAN MAGZ.


Ac : Ustadz punya riwayat pendidikan dimana saja? Aa : Dulu saya sekolah di SD Perak 2 Jombang, kemudian meneruskan di SMP Muhammmadiyah Probolinggo. Lalu lanjut ke SMA negeri Gending Probolinggo setelah SMA saya ambil S1-akutansi di Stesia (Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia)Surabaya dan alhamdulillah lulus pada tahun 2000. Ac : Sebelum masuk ke pondok ini Ustadz pernah bekerja dimana saja? Ya singkatnya pengalaman kerja antum gitu stadz? Aa : Mmm... pengalaman kerja ya? Kalau itu sih banyak, ini saya berikan curriculum vitae saya saja disitu tertulis lengkap semua pengalaman kerja saya. Ac : Ngomong-ngomong kenapa Ustadz pindah ke ma’had Al-Irsyad, padahal kalau dilihat kan perusahaan tempat Antum bekerja dulu lebih bonafid dan wah? Aa : Hahaha jadi gini ceritanya. Dulu ketika saya masih bekerja di Saudi, saya sering bertemu dengan alumni ma’had Al-Irsyad yang menjadi mahasiswa di Universitas Islam Madinah kayak Ustadz Rizal dan Ustadz Arifin. Waktu itu saya bertanya kepada salah satu alumni apakah ma’had Al-Irsyad membutuhkan tenaga akuntan/auditor. Begitu ma’had bilang bahwa mereka perlu, ya saya pun pindah ke sini. Selain itu saya juga berniat mengabdikan diri untuk membantu dakwah. Saya langsung bekerja di Al-Irsyad pada tahun 2006. Ac : Ustadz punya pengalaman yang paling berkesan nggak? Aa : Pengalaman yang berkesan ya...? Sebentar, kalau menurut saya pengalaman paling berkesan itu ketika saya bekerja menjadi internal auditor di Saudi Arabia. Tugas saya ketika itu memeriksa cabang SBTC di seluruh Saudi Arabia hingga akhirnya saya mengetahui Arab Saudi lebih dalam. Mungkin sampai ke pelosok-pelosoknya darIPAda Indonesia. Ac : Ustadz punya cita-cita apa saja ? Aa : Ketika SMA cita-cita saya menjadi akuntan. Kalau sekarang ingin meraih CIA (Certified Internal Auditor) Ac : Alasan Ustadz memilih cita-cita jadi akuntan apa? Aa : Karena menurut saya tenaga akuntan adalah tenaga yang paling dibutuhkan di instansi manapun. Baik yang kecil maupun yang besar. Ac : Ok deh Ustadz kita doakan semoga tercapai. Apakah dulu Ustadz pernah gagal?

46 38 12 AHLAN MAGZ.


Aa : Kalau gagal pasti pernah. Paling parah itu dulu Saya pernah mendaftar ke Akmil Magelang tapi qadarullah gak diterima karena masalah umur. Setelah itu saya mendaftar ke UGM dan ITS Teknik Kimia hasilnya sama, ditolak, hehehe. Setelah tidak diterima di perguruan tadi saya bingung mau lanjut dimana. Suatu hari saya iseng membaca koran Jawa Pos terbitan tahun 95. Waktu itu saya ingin melihat sebenarnya lapangan kerja apa yang paling dibutuhkan di luar sana. Saya buka-buka, saya cek ternyata yang dicari kebanyakan adalah tenaga accounting yang memiliki pengalaman kerja. Setelah itu saya langsung meminjam buku accounting milik teman saya, karena basic SMA saya IPA bukan IPS. Padahal pelajaran akutansi kan adanya di IPS. Buku tersebut saya pelajari benar-benar. Untuk mensiasati pengalaman kerja sambil kuliah di siang hari, saya kerja di Bank Bali dari jam 07.00-17.30. Lalu langsung diteruskan kuliah sampai jam 10 malam barulah tumbuh dari situ minat saya ke akutansi. Ac : Bagaimana Ustadz bisa bangkit dari kegagalan? Aa : Saya beranggapan bahwa kegagalan adalah tahapan menuju kesuksesan. Dan kegagalan memberikan kita pengetahuan tentang hal yang buruk dan bagus. Contohnya tadi itu saya gagal masuk ke Akmil dan teknik kimia. Ac : Ustadz punya tokoh yang menginspirasi Ustadz nggak? Aa : Hmmm... sampai sekarang saya belum punya seorang pun yang saya idolakan. Tapi kalau yang pasti itu tentu Rasulullah ka? Eh, mungkin kalau yang saya kagumi ada. Beliau bos saya waktu saya masih bekerja di konsultan manajemen, Drs J. Tanzil. Dan yang saya kagumi dari beliau adalah etos kerjanya yang luar biasa. Prinsip hidup beliau adalah do my best and go extra mild (lakukan yang terbaik dan tempuh jarak extranya). Pernah waktu itu kami diberi tender oleh Bank Indonesia untuk mengaudit salah satu bank di Indonesia. Waktu yang diberikan cukup lama, 7 hari. tapi bos saya mengatakan lain, ia bilang “kami selesaikan dalam 3 hari.� Coba bayangkan, hanya 3 hari! Tapi alhamdulillah itu bisa kami laksanakan. Ac : Apa pesan Ustadz buat santri Al-Irsyad? Aa : Pesan saya : Seseorang harus memiliki tujuan yang jelas. Tentukan setinggi-tingginya tujuanmu! Misalnya antum mau jadi Ustadz jangan cuma sekedar mau jadi Ustadz di Al-Irsyad saja. Tapi jadi Ustadz kibar

47

AHLAN MAGZ.


1. Buatlah peta untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 2. Sabar, tekun, kerjakeras dan bekerja cerdas untuk mencapai tujuan tersebut melalui peta tujuan yang telah ditetapkan. 3. Jadikan kegagalan sebagai cambuk untuk mencapai tujuanmu. 4. Selalu lakukan perbaikan terus menerus dan jangan pernah berhenti. Jika satu tujuan telah terselesaikan buat tujuan lain setelahnya terus dan terus. Ac : Apakah visi dan misi Ustadz? Aa : Visi dan misi saya “menjadi seorang konsultan professional di bidang audit dan accounting keuangan yang bermanhaj salaf di Indonesia.” Ac : Setiap manusia pasti punya kekurangan kan Ustadz? Nah kalau menurut Antum apa saja kekurangan santri Al-Irsyad? Aa : Kekurangan ya.... Mmm, mungkin yang paling terlihat itu kurangnya kedisiplinan, lalu terlalu banyak membuang-buang waktu untuk hal yang tidak bermanfaat. Mmm... sebenarnya banyak, tapi sepertinya kembali ke dua permasalahan tadi. Ac : Kemudian solusinya bagaimana Ustadz? Aa : Solusinya 1. Harus ada motivasi yang kuat bagaimana menjadi pelajar yang handal dan professional. 2. Buat peraturan yang memaksa santri menjadi pelajar professional karena manusia jika dipaksa maka akan terpaksa, kemudian menjadi bisa dan terbiasa. Akhirnya jadi budaya. 3. Buat tim yang selalu memastikan peraturan ini berjalan dengan lancar. 4. Hasil penilaian, number one perfect dan number one muraqbal. Jadi harus ada penghargaan untuk yang terbaik dan hukuman untuk yang terburuk. Ac : Pertanyaan terakhir Stadz, apakah motto hidup Ustadz? Aa : Motto hidup saya adalah “melakukan perbaikan terus-menerus sampai liang lahat di seluruh aspek.” Wah profil hidup Ustadz Abu Abdillah keren kan ? Tapi yang paling penting profil ini jangan cuma dibaca beberapa menit kemudian dibuang jauh-jauh. Tapi jadikan contoh agar kita bisa lebih disiplin. Perhatikan juga loh pesan-pesan beliau buat kita. Ok, salam sukses!

Reported by : Ahlan’s Reporter

48 38 12 AHLAN MAGZ.


iptek

Tempat Sampah Tercanggih di Dunia Di zaman sekarang ini seruan untuk menghentikan global warming digaungkan dimana-mana. Dari yang teriak-teriak biar pada ngurangin polusi yang makin lama makin menjadi-jadi, sampai yang memerintahkan biar ngurangin pemakaian plastik dan menjaga pembuangannya. Maka dari itu para ilmuwan kini berlomba-lomba menciptakan alat yang mampu mengurangi gejolak global warming, diantaranya adalah membuat tempat sampah yang unik dan keren supaya manusia mau membuang sampahnya dengan benar. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan sedikit mengulas beberapa tempat sampah tercanggih di dunia.

Seperti yang kamu ketahui, tempat sampah sangat kotor, nggak ada satu orang pun yang senang memegangnya. Tapi dengan sensor inframerah, tempat sampah ini terbuka secara otomatis selama kamu berada dalam rentang 6 inci dari sensor. Tiga detik setelah selesai pembuangan, tutup slide akan tertutup secara otomatis.

Tahukah kamu bahwa nggak semua jenis plastik bisa didaur ulang? Pernahkah kamu memperhatikan bagian bawah dari botol air mineral yang kamu minum? Di sana biasanya dapat dijumpai tkamu daur ulang dengan angka di tengahnya. Tanda inilah yang menunjukkan apakah sampah plastik ini bisa didaur ulang atau nggak. Alat ini adalah sebuah tempat sampah pintar yang dilengkapi barcode. Ia akan memberitahu kamu apakah sampah yang kamu buang bisa didaur ulang apa nggak.

49

AHLAN MAGZ.


Barcode Trash Scan Tahukah kamu bahwa nggak semua jenis plastik bisa didaur ulang? Pernahkah kamu memperhatikan bagian bawah dari botol air mineral yang kamu minum? Di sana biasanya dapat dijumpai tkamu daur ulang dengan angka di tengahnya. Tanda inilah yang menunjukkan apakah sampah plastik ini bisa didaur ulang atau nggak. Alat ini adalah sebuah tempat sampah pintar yang dilengkapi barcode. Ia akan memberitahu kamu apakah sampah yang kamu buang bisa didaur ulang apa nggak. (Barcode adalah kode [yang biasanya berupa garis tegak lurus] yang biasa digunakan untuk mempermudah proses identifikasi suatu barang. Aplikasi barcode paling banyak ditemui di supermarket atau swalayan untuk mempercepat proses pelayanan. Si Pelayan tinggal mengarahkan sensor ke arah barcode dan harga akan segera tampil di layar).

Amstrong Bin Armstrong Bin didesain untuk memampatkan volume produksi sampah kamu setiap hari. Nama Armstrong Bin berasal dari manusia pertama yang mendarat di bulan. Kalo kamu mau mendaratkan sampah pertama kamu disini, tinggal injak aja!

38 50 12 AHLAN MAGZ.


wawasan

sa Brainwash atau bia h sebuah dibilang cuci otak adala al sejak proses yang sudah diken banyak lama, bahkan teknologi ini Jerman digunakan oleh tentara untuk di Perang Dunia ke-2 ng tahan membentuk prajurit ya a dengan banting, loyal dan sejiw saat itu. haluan partai NAZI unakan Metode utama yang dig memasukan dengan adalah a-dogma informasi atau dogm ual yang secara audio dan vis berkala, membutuhkan waktu us. panjang dan bersifat terfok

dilakukakan Brainwash dan menekankan dengan secara memasukan informasi audio terfokus dengan akses an secara maupun visual, dilakuk mampu yang terus-menerus pola pikir mengiringi persepsi dan g sedikit maupun perasaan seseoran uah nilai demi sidikit. Ketika seb at di alam telah tertanam cukup ku maka nilai bawah sadar seseorang, akin kuat, itu lama kelamaan sem lah yang berakar dan permanen. Ini ai hasil kemudian disebut sebag rupakan dari brainwash dan me akan hal tujuan utama dilakuk tersebut.

51

AHLAN MAGZ.


Yang menakjubkan adalah, apakah semua orang bisa dibrainwash? Jawabannya...BISA, kalau nilai dasar individu yang di-brainwash tidak bertentangan dengan nilai yang dimasukkan dengan metode brainwash ini. Kok Bisa? Karena pada dasarnya brainwash -hanya- mempertajam nilai yang telah ada sebelumnya, serta membangun keberanian dan kekuatan untuk melakukan sebuah aksi atau tindakan atas nilai atau kepercayaan yang telah ada sebelumnya. Satu hal yang pasti bahwa ini merupakan sebuah metode yang berlandaskan sebuah dasar ilmiah dan mampu membawa manfaat bagi banyak orang ketika digunakan untuk sebuah keperluan yang memang positif dan sesuai dengan nilai dari individu-individu yang membutuhkan bantuan dari metode ini.

Menarik bukan? Ternyata keuntungan dari brainwash juga banyak, diantaranya membang足 kitkan semangat, rasa percaya diri, keberanian dll. Juga untuk membentuk sebuah budaya perusahaan yang positif, kondusif dan produktif. Tapi seperti halnya kedua sisi mata uang, pasti ada sisi positifnya dan juga ada sisi negatifnya. Misalnya ada sebuah nilai baru yang mau dimasukkan ke dalam pikiran seseorang, seperti sebuah nilai tentang membela bangsa, negara dan agama dengan meledakkan diri di tengah orangorang yang tidak secara langsung bersalah pada seseorang ataupun kepentingan yang orang itu bawa, maka teknik yang digunakan adalah metode brainwash.

52 38 12 AHLAN MAGZ.


Apa yang Akan Terjadi? Yang terjadi adalah perta足 rungan di dalam pikiran seseorang. Dimana nilai dasar yang telah lebih dulu ada berhadapan dengan nilai dan sistem kepercayaan yang baru, dan dicoba ditanamkan pada pikiran orang itu sendiri. Bagaimana Caranya? 1. Pelumpuhan Melumpuhkan korban. Deng足足an cara dikurung dalam suatu ruang足an gelap selama 24 jam penuh (tanpa makan dan minum). Ruangan yang dipakai harus benar-benar gelap (tidak boleh ada satu pun titik cahaya). Dengan cara ini korban akan mulai memasuki alam bawah sadar.

2. Pembentukan Karakter Setelah dikurung selama 24 jam tanpa cahaya, makan dan minum, korban akan memasuki alam bawah sadarnya. Setelah itu para korban akan didengarkan musik. Para pakar psikologi pun mengakui jika musik memiliki pengaruh bagi karakteristik seseorang. Dalam spiritual pun para pakar mengakui jika musik memiliki roh. Nah, jika ingin korban memiliki karakter yang keras, maka yang diperdengarkan adalah musik keras. Jika korban ingin dijadikan seseorang ynag berkarakter lembut, maka ynag diperdengarkan adalah aliran musik yang lembut. Ini akan berlangsung selama 3-6 jam sampai korban benar-benar hilang kesadarannya setelah tahap pelumpuhan.

53

AHLAN MAGZ.


1. Teaching/Pengajaran Jika korban dinyatakan telah masuk sepenuhnya ke alam bawah sadar, dalam keadaan korban kehilangan kesadaran inilah korban dapat diajarkan apa pun sesuai keinginan si pencuci otak. Semuanya tinggal diajarkan kepada korbanvdalam keadaan korban tidak sadar. Misalnya jika kita menginginkan korban untuk mengebom gedung putih, tinggal bilang aja kalau para manusia yang duduk di sana itu tidak layak untuk hidup dan merupakan suatu kehormatan jika dia bisa membinasakan mereka.

Hasilnya Setelah itu korban disadarkan, lalu diberi makan (Ingat! Dia belum makan seharian lho....), atau diberi sesuatu yang menyenangkannya. Maka setelah korban siuman, disuruh ngebom gedung putih pun dia nurut. Hasilnya, “BOOMM..�, rekaman CCTV yang menunjukan langkahnya yang tegap dan wajahnya yang mantap akan menghiasi media-media elektronik di seluruh penjuru Indoonesia.

54 38 12 AHLAN MAGZ.


healthy

Salah satu factor penting bagi kelangsungan hidup suatu bangsa atau negara adalah kemampuannya mempertahankan diri. Karena, kalau suatu bangsa atau negara nggak memiliki kemampuana mempertahankan diri yang memadai, ia bisa hancur bercerai berail. Hanya oleh suatu serangan militer kecil, atau bahkan tindakan terroris yang tepat arah dan nggak teranrisipasi. Nah, nggak kalah pentingnya dari negara, manusia juga harus memperhatikan sistem pertahanan dirinya. Kalau ingin menjalani hidup yang sehat dan damai, mereka harus melindungi diri dan milik mereka dari tindakan kriminal., seperti pencurian dan pembunuhan, begitu pula dari bencana alam, seperti kecelakaan , kebakaran, gempa bumi dan banjir. Namun persoalannya belum berhenti sampai disini. Sebenarnya manusi mempunyai musuh lain yang nggak kelihatan oleh kasat mata, makanya ia sering terabaikan. Musuh ini jauh lebih gigih dari yang lain. Karena itu, harus dilakukan tindakan serius untuk menghin darinya. Siapakah atau apakah yang selalu mengancam manusia ini? Ternyata mereka adalah bakteri, virus dan organisme mikroskpis serupa yang ada dalam air yang kita minum, makanan yang kita makan, kamar yang kita tinggali dan kelas tempat kita sekolah. Pendek kata, mereka ada dimana-mana. Yang menarik, walaupun kita dikelilingi oleh ancaman yang serius ini, kita nggak pernah melakukan apa-apa untuk melawannya, yang nggak? Ini disebabkan adanya suatu mekanisme dalam tubuh kita yang menjalankan tugas ini atas nama kita, memberikan perlindungan yang kita butuhkan tanpa membuat kita terganggu sedikit pun.

55

AHLAN MAGZ.


Ya, inilah sistem kekebalan tubuh. Suatu system vital yang Allah anugrahkan kepada manusia. Kita mungkin nggak menyadarinya. Tapi yang harus diketahui, system ini bekerja layaknya pasukan besar prajurit angkatan bersenjata yang terorganisir dan rapi. Para perajurit tangguh ini dihasilkan dan dilatih dipusat khusus seperti sum-sum tulang, limpa, timus dan kelenjar getah bening. Para prajurit ini adalah sel-sel pertahanan yang disebut makrofag dan limfosit. Sekarang kita tentu penasaran bagaimana cara kerja sistem yang menakjubkan ini. Ok, simpelnya adalah ketika ada suatu bakteri atau virus datang menyerang tubuh kita, yang pertama dilakukan sistem ini adalah melepaskan berbagai jenis fagosit yang disebut sel pemakan. Ia akan langsung beraksi. Kemudian makrofag jenis spesifik lain dari fagosit mendapat gilirannya. Makrofag ini menghancurkan semua musuh dengan jalan menelannya. Makrofag juga menjalankan tugas lain, seperti mengajak sel-sel pertahanan lainnya ke arena pertempuran dan menarikkan suhu tubuh. Itulah alasan meningkatnya suhu tubuh atau demam di awal sakit sangat penting, karena orang yang mengalaminya akan merasa kelelahan dan perlu beristirahat, hal ini menghemat energi yang diperlukan untuk memerangi musuh. Apbila unsur-unsur sistem kekebalan ini terbukti tidak memadai untuk musuh yang memasuki tubuh, maka limfosit -sang jagoan systemikut bermain. Ada dua jenis limfosit : sel B dan sel T. Setelah makrofag, yang datang berikutnya adalah sel T penolong. Ia mungkin dianggap agen administratif sistem. Setelah sel T penolong mengenali musuh, mereka memperingatkan sel-sel lain supaya mengangkat kapak perang untuk melawannya. Begitu diberitahu, sel T pembunuh memainkan perannya menghancurkan musuh yang menyerbu. Adapun sel B, maka ia merupakan pabrik senjata dalam tubuh manusia dan mengikuti rangsang dari sel T penolong. Jika rangsang diterima, sel B segera memproduksi semacam senjata yang disebut “anti-body” setelah tanda peringatan berakhir, sel T penekan menghentikan kegiatan semua sel pertahanan, karna itu mencegah pertempuran berlangsung lebih lama daripada yang diperlukan. Akan tetepi, misi pasukan pertahanan ini belum berakhir. Sel-sel prajurit yang disebut sel mengingat menyimpan informasi yang diperlukan tentang musuh itu dalam memori mereka selama bertahun-tahun. Hal ini memungkinkan sistem kekebalan untuk segera menyusun pertahanan melawan musuh yang sama jika suatu saat nanti datang lagi. Menakjubkan bukan? Karena Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : ”Kamukah yang menciptakannya atau Kami-kah yang menciptakannya?” (QS. Al-Waqi’ah : 59)

56 38 12 AHLAN MAGZ.


kuliner

PUDING COKLAT CREAM Kalo kamu lagi boring, ingin yang segar dan menyegarkan dan juga halal dan lezatnya minta ampun, cobain nih resep puding ala Ahlan.... Pertama-tama kamu harus meluruskan niat bahwa sesungguhnya kamu benar-benar ingin membuat puding. Bahan-bahannya adalah: * 1600 cc susu cair * 200 gram gula pasir * 2 bungkus agar-agar putih * 50 gram coklat bubuk * 2 kuning telur (kocok sebentar)

Untuk Creamnya: * 800 cc susu murni * 100 gram gula pasir * 1 buah kuning telur * Vanili secukupnya

Langkah-langkah membuat puding coklat double cream : Kalo bahan-bahan udah dikumpulin, yang kamu lakukan pertama kali hanyalah menggerakkan kedua tangan kamu dulu. Oke, dan langsung aja, campur susu, gula, coklat bubuk dan agar-agar jadi satu dan masak sampai mendidih. Terus, ambil sedikit adonan yang tadi udah mendidih buat dicampur sama kuning telur, abis itu kamu aduk sampai merata. Tuang adonan telur kedalam panci yang barusan, tinggal tuangkan ke cetakan dan tunggu sampai mengeras. Cara membuat creamnya : Yang pertama kamu kocok kuning telurnya, terus campurin susu, gula dan vanili. Kamu didihin dengan api yang sedang aja, kalo dah mendidih, tuang dua sendok sayur ke kocokan telur terus campurin sampai rata. Habis itu masukkan adonan telur ke dalam susu yang mendidih, aduk sebentar ketika masih ada di atas api. Angkat dari api, inget aduk terus Vlanya sampai agak dingin biar gak pecah. Saking enaknya, jangan lupa baca basmalah, terus makannya sama-sama, jangan bakhil.

57

AHLAN MAGZ.


TTS 1 3

2

4

6

5

7

8

9

10

12

11 13

14

15

16

17

18

20 21

19

22

23

Mendatar: 2. Penulis kitab Riyaadhusholihin (sesuai panjang pendek) 5. Obat luka luar 7. Harga mati 9. Mahluk hijau bergigi panjang(mitos) 10. Siap 12. Hernia 13. Talas (umbi) 14. Arti dari (bhs arab) ‘usbun 15. Kalah 16. Lupa ingatan (penyakit) 18. Musim gugur (bhs inggris) 20. Kalimantan 22. Hak Asasi Manusia 23. Kaum (bani) yang kuat disebutkan oleh Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam

Ayo! Jawab dan Kirimkan ke salah satu dari Ahlan Crew’s Hadiah Menanti !!!

Menurun : 1. Penemu mesin uap 2. Salah satu dari tiga rumah terbaik sepanjang masa 3. Beradab/sopan 4. Pelontar batu(bhs arab) 6. Salah satu batu perhiasan 8. Hasad 10. Tiada, sirna 11. Permintaan maaf 12. Surat dalam Al-Qur’an, berbeda dengan yang lain 17. Peluru(bhs.inggris) 19. Musabaqoh Tahfizul Qur’an 21. Alunan

58 38 12 AHLAN MAGZ.


Berawal dari sebuah kesadaran bahwa potensi-potensi yang berserakan jikadisinergikan dan diintegrasikan akan memberikan nilai tambah yang memiliki dampak besar bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. “Kami sadar bahwa potensi masyarakat dan alam Indonesia bisa disinergikan untuk memberikan kesejahteraan optimal, dengan melakukan kegiatan ekonomi yang didukung dengan sumber daya manusia handal yang memiliki kemuliaan karakter Islami mengikuti teladan para salafushaleh dan teknologi informasi terkini,” ujar Abu Aulia sebagai Senior Executive Advisor ADS Corp. Bahwa potensi-potensi yang dimiliki tersebut adalah merupakan anugerah dariAllah subhanahuwata’ala, jika disinergikan dan dintergrasikan dengan selaras, insya Allah akan memiliki dimensi baru yang mampu memberikan solusi untuk meraih keberkahan bagi kehidupan manusia. Maka, P.T. Anugerah Dimensi Selaras (ADS Corp) hadir untuk menjadi mitra terpercaya Anda dengan dukungan keahlian dan pengalaman para eksekutifnya lebih dari sepuluh tahun di bidang teknologi informasi, keuangan (perbankan, pasar modal, koperasi), dan akademisi/edukasi/humaniora. Peran kami sebagai mitra Anda adalah sebagai konsultan pelatihan karyawan, konsultan manajemen pelayanan, konsultan manajemen koperasi, konsultan pegembangan sistim informasi, konsultan jasa kearsipan, konsultan jasa sentralisasi data, konsultan CSR (Corporate Social Responsibility) manajamen, konsultan jasa pemasaran digital, konsultan jasa pengembangan kewirausahaan. “Layanan konsultasi dan produk yang diberikan ADS Corp akan senantiasa berorientasi kepada solusi terbaik bagi klien, setelah mempelajari dan memahami kebutuhan klien, kemudian menetapkan langkahlangkah solusi agar tujuan klien bisa dicapai dengan baik,” jelas Abu Ivan sebagai salah seorang Senior Executive Advisor ADS Corp. Diantara layanan unggulan ADS Corpadalah: 1. Jasa pengembangan sistem informasi dan teknologi: Layanan ini diberikan kepada klien yang akan membangun sistem informasi dengan menggunakan teknologi informasi guna memberikan nilai tambah pada layanan atau kegiatan sesuai sektor usahanya. Output yang diberikan dalam layanan ini adalah, Document Assesment, Document Software Requirement (Dokumen Kebutuan User), Dokumen usulan teknis, Source code, Manual teknis, Manual Operasiaonal, Document Project Managemenet Report, Trouble Shouting Document, dan pelatihan user. 2. Jasa konsultasi dan research IT : Jasa konsultasi adalah penilaian (Assesment) serta Auditing sistem dan infrastruktur teknologi informasi terhadap kehandalan (keamanan, performa, ketersediaan), nilai ekonomis serta efektifitas penggunaan di lapangan. Output yang diberikan adalah metodologi, Tools pengukuran, data dari fakta di lapangan, Scoring serta usulan atau rekomendasi desaign perbaikan yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen yang tetap sinergi dengan kemajuan teknologi informasi. Layanan Research IT diberikan kepada klien yang ingin mendapatkan nilai tambah ekonomis atau pun peningkatan produktifitas terhadap pembelian, penggunaan maupun perawatan sistem dan infrastruktur teknologi informasi, atau pun menemukan solusi terbaik bagaimana mengimplementasikan tekologi informasi dalam kultur perusahaan atau pun daerah yang berbeda. Output yang diberikan adalah metodologi, Tools Pengukuran, data dari fakta di lapangan, Scoring serta usulan atau rekomendasi design perbaikan yang disesuaikan dengan kebutuhan klien. 3. Jasa instalasi, penjualan dan perawatan IT Equipment : Pengadaan dan instalasi IT equipment adalah layanan penjualan produk dan instalasinya yang diberikan kepada klien sebagai reseller maupun bukan. Layanan ini mencakup penyelesaian masalah yang ada hingga perawatan peralatan IT. Output yang diberikan produk dan garansi, dokumentasi inventaris dan perawatan peralatan. 4. Jasa layanan digital lainnya : a.) Jasa arsip digital adalah melakukan digitalisasi arsip-arsip penting, b.) Jasa marketing digital adalah membantu klien meningkatkan penjualan produk dan jasa yang dimiliki secara terpadu dengan strategi marketing digital. 5. Jasa pelatihan : a.) ADS Public Speaking, b.) ADS Public Relations, c.) ADS Marketing Communications, d.) ADS NLP (Neurolinguistic Programming), e.) ADS Hyno Selling, f.) ADS Entrepreneurship, g.) ADS Service Excellent, h.) ADS Digital Marketing Strategy. 6. Jasa konsultasi CSR : Membantu perusahaan atau perorangan untuk menyalurkan alokasi anggaran yang telah dialoasikan untuk kegiatan CSR agar lebih tepat guna dan tepat sasaran. Output dari jasa konsultasi ini menetapkan bentuk program, implementasi program, monitoring program dan evaluasi program. 7. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi kantor Research & Development ADS Corp Kalibata City, Tower Herbras, Lantai 16, nomor16-AD, Jl.TamanMakam Pahlawan Kalibata No.1 Jakarta Selatan. Dengan Sdr.Fajar Syuderajat (085862638181, fajarsyuderajat@gmail.com) dan Sdr.Denny Faris (081380550516, denny.falentiono@gmail.com) atau ke nomor Telp. +622133620198, asas_consulting@yahoo.com, bhaszt@gmail.com juga dapat menghubungi Redaktur Majalah Ahlan.



Ahlan Magz