Page 1

Salam kasih!

Content:

Memuridkan lewat Kelompok Kecil merupakan Seni yang tidak berkesudahan. Metode memuridkan setiap orang mungkin saja berbeda, namun tujuan menjadikan murid-murid Kristus merupakan tujuan yang tidak boleh berbeda. Kami berharap dengan adanya kumpulan kisah ini bisa memotivasi teman-teman PKK dan AKK dalam menjalani kelompok masing-masing, Selamat menjalani visi, menjadi murid Kristus yang sejati!

Dari Duet jadi Kwartet kisah PKK memperjuangkan kehadiran AKK

Keep Holding On! -

alasan bertahannya seorang PKK

Selalu ada Cara! Not static but dynamic!

membuat KK lebih dinikmati dan tidak kaku

Info KK: Dave (089697959193) Allen (0082190799870)


Dari Duet jadi Kwartet

Satu tetesan air tidak akan mampu untuk menghancurkan sebuah batu. Ya, mana mungkin cuma secuil air bisa menghancurkan batu yang kerasnya mintak ampun :p Duet, terasa enak ketika didengar. Namun bagaimana kalau kasus 'duet' ini terjadi dalam KK kita? Kasus ketika sang gembala dan domba berduet bersama di tiap pertemuannya, entahkah domba yang sama atau berbeda.. Namun ini juga yang dialami teman PKK kita, kak Ebi Kumaseh :) Pertemuan hanya dihadiri oleh 1 AKK yang sama dari total 4 orang AKK. Dan hal ini tidak hanya terjadi dalam 1 atau 2 pertemuan, bahkan dalam kurang lebih satu tahun! Wajar ketika sang PKK sudah hampir kehilangan harapan 3 dombanya akan datang di pertemuan. Namun sampai disitukah cerita kelompok ini? Bersyukurlah Rabu 22 April 2014 ceritanya dilanjutkan, yang tadinya duet sekarang kwartet! Apa penyebabnya? Ternyata PKKnya tidak hanya diam ketika AKK lainnya tidak hadir, namun ia tetap mencoba untuk menginfokan. Kehilangan harapan untuk KK ketika tidak ada respon wajar terjadi, namun ingatkah kita bagian kita dan bagian-Nya? Bagian kita adalah mengajak dan mengajar, bagian-Nya adalah memberi pertumbuhan! Kembali ke tetesan air tadi. Satu tetesan air konsisten (akan) mampu untuk menghancurkan sebuah batu! Tetaplah konsisten dalam pekerjaanmu! Namun lebih daripada itu, berdoalah pada-Nya, Sang pemberi pertumbuhan itu.. .


Keep Holding On! A: "Hari ini torang pe jadwal kelompok to? Jangan lupa neh!" B: "Yah, sorry, kita nda bisa" A: "Hmm, oke, kalo Jumat gimana?" Bagaimana kalau hal itu terjadi dalam kelompok kita? Oh, mungkin so sering kang? Sekarang pertanyaannya ditambah deh, gimana kalo kelompok kita begitu terus? Ketaatan dan kesabaran seorang PKK diuji di bagian ini. Biasanya hal ini terjadi pada kelompok yang masih dalam tahapan awal. Namun apa respon kita sebagai PKK? Mari ikut jawaban salah satu teman kita, Miristika Pasiowan. Ia menjawab "Karna Tuhan nda menyerah pa kita, jadi kenapa kita harus menyerah memanggil orang lain?"

1 Yoh 4 : 19

Tetaplah bertahan mengerjakan bagianmu PKK! Selayaknya Allah mengasihi kita, kasihilah sesama kita seperti Ia mengasihi kita J -Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi

Semangat memuridkan! :)


Selalu ada cara! not static, but dynamic

Rencana 1 Realisasi 1

: Minggu ini torang PA neh! : Kak sorry, torang ada Praktikum.

Rencana 2 Realisasi 2

: Minggu ini sharing neh J : kak kita malo datang UPK

Rencana 3 minggu ini? Realisasi 3

: Okelah, bgmn kalo torang PA dg sharing : ... “no response�

Apa jadinya kalo KK kita begini terus? Apa yang harus kita lakukan sebagai PKK? Salah seorang teman kita, Allen Turalaki punya banyak cara: 1. Kalo nda jadi KK, tetap cari si AKK dan sharing dengan mereka. 2. Bagikan bahan saat teduhmu lewat sms, dan janjian untuk sharing dengan mereka membahas saat teduhmu. 3. Pas jam lowong, eh semuanya juga lowong, yaudah langsung aja pertemuan KK! J 4. Supaya bisa lebih mengenal, coba buat agenda kebersamaan, berikut contoh yang sudah dilakukan KK ini : berenang bareng, makan bareng, nonton bareng, dan rencana (main basket + masak bareng) Ternyata ada banyak cara untuk membuat kelompok kita nda diam di tempat, tapi selalu ada pergerakan J Jadi, jangan menyerah sampai di PA dan Sharing! Lebih daripada itu, serahkanlah rencana-mu pada Sang Guru Agung!

Warta KK Perdana  

Warta KK Perdana

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you