Page 1

UQMAGAZINE THE ISLAMIC MAGAZINE

Juni 2018

THE BUZZ U S ITNA D N MZE XDI Y CO

ISLAND P OONF D ZO EK N

ADV P EUN T TR U AR E IN AFRICA

FIKRULLAH

RAMADHAN

A DAD AND HIS TEEN IN TANZANIA

SWEET LIFE IN THE MAYAN RIVIERA Tanya

Ustadz

EXPLORING JAPAN'S SHOKUKO Topik

Utama

NAUFAL TABASSAM Profil

Santri


DARUL ARQOM

Menambah Ilmu di Bulan Ramadhan Bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh kaum muslimin, bulan yang di mana Allah Subhanallah Wa Ta’ala menjanjikan pahala yang besar, bulan yang didalamnya dosa-dosa manusia akan diampuni, bulan yang di mana terdapat Lailatul Qodr. Sehingga celaka seseorang yang masuk padanya bulan Ramadhan keluar padanya bulan Ramadhan dosanya belum terampuni.Kenapa bisa demikian, karena dia menganggap bulan Ramadhan bukan bulan yang istimewa, bulan yang dianggap hanya bulan mencicipi makanan saja, bahkan mereka hanya mengisi bulan Ramadhan dengan tidur,dengan berdalih tidurnya orang berpuasa adalah ibadah. Ini keliru.Lalu yang benar hendaknya kita bersungguhsungguh dalam beribadah dengan menambah ilmu dan wawasan tentang Islam.

Dalam hal ini Madrasah Diniyah Ummul Quroo setiap kali datangnya bulan Ramadhan selalu mengadakan Darul Arqom. Darul Arqom diadakan selama tiga hari dimulai sejak tanggal 18 Mei sampai tanggal 20 Mei. Darul Arqom tahun ini mengusung tema “ Berakhlaq Karimah, Berilmu, dan Bersatu “.


Di hari pertama Darul Arqom, para santri membuat kontrak belajar gunalebih taat menjalani kegiatan Darul Arqom, dan setelahnya kegiatan diisi oleh para ustad dan ustadzah dengan materi dan diselipi dengan sedikit minigame.

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedangkan mereka lalai tentang (kehidupan) akhirat” . (QS. Ar-Ruum [30]: 7)

Jelang berbuka puasa para santri berkumpul dan berbuka puasa ala nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dilanjut dengan sholatMaghrib berjamaah dan makan malam disambung dengan sholat Isya dan tarawih berjamaah. Bagi santri yang berada pada kelas diatas SMP sampai kuliah ataupun kerja mengikuti kajian ta’lim muta’alim dan untuk kelas 5 SD ke bawah mengikuti kegiatan Tadarus Al Quran. Pukul 21.00 para santri diperbolehkan untuk beristirahat.

Selang beberapa jam para santri bangun untuk makan sahur dilanjut dengan sholat subuh berjamaah. Pada hari kedua sama seperti halnya hari pertama. Menginjak hari ketiga, para santri mulai berkemas, namun sebelum penutupan para santri berkumpul di PondokPesantren Ummul Quroo 110 untuk mendengarkan kajian hadist dan tafsir Al-Quran. Kegiatan Darul Arqom ditutup setelah kajian oleh Ustadz Choiruddin selaku pimpinan Pondok Pesantren Ummul Quroo. Yukkk ikut Darul Arqom Pondok Pesantren Ummul Quroo tahun depan,daripada Ramadhan tahun depan kamu sia sia.


19

PUTRA NAUFAL TABASSAM

Putra Naufal Tabassam menjadi santri di Ummul Quroo pada tahun 2017, pada awalnya dia hanya mengikuti kajian-kajian di beberapa tempat dengan orang tuanya, tapi setelah mengikuti kajian di Ummul Quroo dia memutuskan untuk mengikuti program PESAD (Pesantren Sabtu – Ahad) pada tahun 2013.

keinginannya adalah untuk belajar ilmu agama dan juga ilmu umum yang diadapatkan dari sekolah formal, keinginannya untuk mondok sempat tertunda karena dia dihadapkan dengan tuntutan dari orang tuanya bahwa kalau mondok kamu juga harus tetap melanjutkan pendidikan formal, Tabassam pun meyakinkan orang tuanya bahwa dia akan melaksanakan syarat yang diminta oleh orang tuanya tersebut, oleh karena itu selain menjadi santri di Ummul Quroo dia juga bersekolah Formal.

Karena teman-teman ngaji yang enak, sepemikiran, dan tidak terkontaminasi dengan linkungan yang negatif akhirnya timbulah keinginan untuk mondok di Ummul Quroo setelah lulus dari sekolah dasarnya di SDN Barata Jaya, terlebih dia juga berfikir bahwa “kalau saya tidakmondok, saya takut terpengaruh dengan lingkungan yang negatif”  

Tabassam masih belum memiliki tujuan yang pasti baginya saat ini yang paling penting mebanggakan orangtua“kalau tujuannya sampai sekarang masih difikirkan tapi yang paling penting adalah ingin membanggakan kedua orangtua, Jihad dalam mencari ilmu untuk akhirat, dan meninggal dengan khusnul khotimah”

Takut Terpengaruh Lingkungan Negatif


KESEHATAN

3 ILMUWAN MUSLIM BIDANG KEDOKTERAN 3. Ibnu an-Nafis    (Konsep Sirkulasi Pernafasan)

1. Ar-Razi   (ilmu Anatomi) Abu bakar muhammad bin Zakariya ar-Razi dilahirkan pada bulan sya’ban tahun 251 H. dan wafat pada bulan sya’ban tahun 313 Hijriyah. Beliau adalah kimiawan yang mampu mengobati pasiennya dengan makanan. Yang paling banyak membantu beliau dalam ilmu kimia ialah Jabir bin Hayyan. Dalam kitab Mansuri beliau menyebutkan semua anggota badan dan menjelaskan fungsinya masing-masing, beliau menulisnya dengan sangat rinci. Ahli sejarah sepakat bahwa ar-Razi adalah mercusuar bagi kedokteran dalam dunia Islam dan barat sampai abad ke tujuh.

2. At-Tabrani (Terapi Konseling & Psikoterapi)        Selain al-Balkhi, peradaban islam juga memiliki dokter kejiwaan bernama Ali ibnu Sahl Rabban at-Tabari. Lewat kitab Firdaus al-Hikmah yang ditulisnya pada abad ke 9 M., beliau telah mengembangkan psikoterapi untuk menyembuhkan pasien yang mengalami gangguan jiwa. Beliau menekankan kuatnya hubungan antara psikologi dengan kedokteran.

    Pendapat yang diyakini selama ini, teori mengenai sirkulasi paru-paru (kaitan antara pernafasan dan peredaran darah) ditemukan oleh ilmuwan eropa mulai abad ke 16. Penggiatnya berturut-turut ialah servetus, Vesalius, Colombo, dan terakhir Sir William Harvey dari Inggris. Namun dengan meneliti berbagai manuskrip dan objek sejarah lain maka kejelasan diungkapkan bahwa penemu sirkulasi paru – paru adalah Ibnu anNafis pada abad ke 13.  Dr. Muhyo al-Deen al-Tawi, psikawan mesir menemukan sebuah tulisan berjudul "Commentary on The Anatomy of Canon of Avicenna" di perpustakaan nasional prussia, berlin. Belakangan diketahui bahwa tulisan itu karya Ibnu anNafis. Ini juga mengungkap sesuatu yang mengejutkan, yaitu diskripsi pertama di dunia mengenai sirkulasi paru – paru.


“BARANG SIAPA  YANG  BERPUASA  RAMADHAN  ATAS  DASAR  KEIMANAN  DAN  KARENA SEMATA-MATA MENCARI RIDHO ALLAH, MAKA AKAN DIAMPUNI DOSA-DOSANYA YANG TELAH LALU.“

(HR. BUKHARI DAN MUSLIM)

RETISIV • 50 EGAP


Profil Pemuda Ummul Quroo KETUA : 1) Menjadi pemimpin yang baik serta bijaksanaan 2)  Mengkoordinir, mengawasi dan mengevaluasi proses pelaksanaan tugas seluruh anggota 3)  Memimpin semua rapat harian pemuda. 4)  Mengambil dan menetapkan keputusan dengan musyawarah dan mufakat. 5)  Menerima laporan dari ketua divisi

WAKIL KETUA: 1) Membantu proses pepemimpin ketua agar berjalan dengan baik 2)  Membantu ketua mengkoordinir, mengawasi dan mengevaluasi proses pelaksanaan tugas seluruh anggota pemuda 3)  Membantu ketua di semua rapat harian pemuda. 4)  Membantu ketua dalam mengambil dan menetapkan keputusan dg musyawarah dan mufakat. 5)  Membantu ketua dalam menerima laporan dari ketua divisi


SEKRETARIS: 2. DIVISI KEILMUAN & PENDIDIKAN 1)  Mendampingi ketua dalam memimpin rapat harian pemuda UQ 2)  Mendata dan menyimpan biodata jamaah, anggota pengurus dan seluruh santri yang ada di pondok pesantren 3)  Menyimpan seluruh surat dan arsip yang berhubungan dengan pondok pesantren 4)  Bertanggung jawab atas tata tertib administrasi dan kesekretariatan pondok pesantren    BENDAHARA UMUM : 1)  Memantau dan mendata segala pemasukan, pengeluaran dan pengolahan finansial  dari unit-unit usaha 2)  Mengelola pemasukan uang kas seluruh jamaah dan santri 3)  Membuat tanda bukti setiap pemasukan dan pengeluaran 4)  Menyampaikan laporan keuangan secara berkala Divisi-divisi : 1.  DIVISI HUBUNGAN MASYARAKAT   1)  Menjadi media komunikasi pondok pesantren 2)  Mengakomodir semua komplain ataupun saran jamaah dan santri terkait pelaksanaan kegiatan pengajian dan KBM di lingkungan Pondok 3)  Menjembatani proses hubungan pondok pesantren dengan fihak luar pondok pesantren 4)  Mengadakan sosialisasi kegiatan pondok secara kontinue

1) Merencanakan dan membuat jadwal kegiatan KBM 2)  Mengkoordinir dan mengawasi proses KBM sesuai jadwal yang ditetapkan. 3)  Mengevaluasi pelaksanaan KBM 4)  Membuat laporan program kerjanya  3.  DIVISI SENI & OLAHRAGA 1)  Menjadikan Divisi Seni dan Olahraga sebagai ajang memperkuat ketahanan fisik dan terbentuknya pribadi yang percaya diri. 2)  Mengembangkan kemampuan dan keterampilan seni dan olahraga secara berkesinambungan 3)  Mengadakan pelatihan seni dan olah raga secara rutin 4)  Membuat laporan dan evaluasi pelaksanaan program kerja 4.  DIVISI EKONOMI & KEWIRAUSAHAAN    1)  Menjadikan devisi ekonomi sebagai sarana dan sarana belajar yang berkaitan dengan kewirausahaan dan perekonomian Islam 2)  Membentuk team yang lebih solid dan profesional 3)  Membentuk badan usaha yang memperkuat perekonomian pondok pesantren dan jamaah secara umum 4)  Menyusun AD / ART badan usaha yang dibentuk 5)  Menata area jualan pada pengajian ahad 6)  Mengadakan pelatihan kewirausahaan 


5. DIVISI MEDIA KOMUNIKASI DAN INFORMASI  

8. DIVISI KEBERSIHAN, SARANA DAN PRASARANA

1) Menyortir grub watsap yang sudah terbentuk di pondok UQ agar prosis komunikasi antar jamaah ummul quro ini bisa kondusif, tertata dan bisa mencapai sebuah tujuan tertentu 2)  Menyediakan papan pengumuman besar yang bertujuan  agar bisa dipakai media komunikasi terkait kegiatan pondok 3)  memberikan test pengetahuan islam untuk mendapatkan kartu anggota (KartuQ) 4)  menyediakan media komunikasi agar jamaah melek kitabussolah 5)  membuat laporan dan evaluasi pelaksanaan program

1) Merencanakan dan membuat jadwal kegiatan piket harian. 2)  Membantu dan menyiapkan bahan dan alat teknis di bidang kebersihan 3)  Mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan tugas kebersihan. 4)  Mendata sarana dan prasarana yang dimiliki pondok pesantren 5)  Merawat dan Menjaga sarana dan prasarana yang dimiliki pondok pesantren 6)  Menyiapkan dan menyediakan bahan dan alat setiap kegiatan 7)  Mengkordinir dan mengawasi penggunaan sarana dan prasana pondok pesantren, baik sebelum atau setelah penggunaan. 8)  Membuat laporan program kerjanya

6. PENGKADERAN & PSDM 9.  DIVISI KESEHATAN 1)  Mencetak santri/santriwati . 2)  Santri yang berkualitas 3)  .......... 4)  dst 7.  DIVISI RIHLAH ADVENTURE 1)  Merencanakan dan membuat jadwal rihlah 2)  Mengenalkan kepada jamaah dan santri akan keagungan Allah Swt dalam kegiatan rihlah tadabbur alam 3)  Memberikan pelatihan safety riding dengan kegiatan rihlah 4)  Mengisi kegiatan rihlah dengan materi kajian dan praktek keagamaan 5)  Merencanakan anggaran dan kebutuhan sarana prasarana kegiatan rihlah 6)  Membuat laporan dan evaluasi pelaksanaan program kerja

1. Menjadikan Jamaah dan Santri Ponpes UQ sadar pentingnya menjaga kesehatan 2.  Mengkoordinir para ahli bekam di lingkungan pondok 3.  Mengenalkan jamaah dan santri tentang thibun nabawi 4.  Mengadakan pelatihan thibun nabawi 5.  Membuat laporan dan evaluasi pelaksanaan program kerja 10.  DIVISI KEAMANAN & KEDISIPLINAN 1)  Menjaga ketertiban, kedisiplinan dan dan ketentraman pondok pesantren. 2)  Mengatur dan mengawasi pelaksanaan parkir di setiap lokasi pengajian 3)  Menjaga ketertiban dalam pelaksanaan semua kegiatan pondok. 4)  Mengevaluasi pelaksaan aktivitas dan kegiatan Pondok Pesantren.


19

UstadzUstadz Dyn Fikrullah Dyn Fikrullah TANYA USTADZ ? Ust. Bagaimana cara kita menyikapi Terhadap teman kita yang cadaran Karena sekarang ini kan beredar bahwa orang yang bercadar itu dicurigai bahwa dia teroris Bagaimana sikap kita ? - Hamba Allah

Ustadz Menjawab : Kita tetap berteman dengan baik dan tidak membeda-bedakan teman karena sesungguhnya cadar sendiri dalam konteks kefiqihan, imam syafi’i mengatakan sunnah atau boleh memakai cadar akan tetapi Imam Malik orang tersebut harus memakai cadar apabila sangat cantik dan dikhawatirkan terjadi timbulnya fitnah maka di situ cadar dihukumi wajib makanya di kalangan Mekah banyak sekali wanita-wanita yang memang bercadar karena biar tidak timbul maksiat sehingga untuk menghindari fitnah maka cadar itu digalakkan.Â

* Bagi yang ingin mengirim pertanyaan bisa melalui DM (Direct Message) Ummul Quroo @ummulquroo

Uqmagazine  

Edisi Juni 2018

Uqmagazine  

Edisi Juni 2018

Advertisement