Issuu on Google+

Sekretariat Bersama REDD+ Provinsi Kalimantan Tengah

SIARAN PERS:

WORKSHOP PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP, MENUJU PEMBANGUNAN KALTENG BERKELANJUTAN Palangka Raya, Sabtu, 14 Juli 2012– Penumbuhan kesadaran dan perluasan wawasan tentang kelestarian lingkungan dikalangan pelajar muda selayaknya menjadi tanggung jawab bersama melalui kerja yang terkoordinasi. Untuk mendukung penguatan koordinasi tersebut, Sekretariat Bersama (Sekber) REDD+ bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Kalteng mengadakan lokakarya (workshop) pendidikan lingkungan hidup di Palangka Raya pada 13-15 Juli. Workshop yang bertema “Pembangunan Kalteng Berkelanjutan” ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Dr Siun Jarias, Jumat, 13 Juli, petang. Dalam sambutannya, Sekda mengatakan, “Pendidikan lingkungan hidup akan membantu mewujudkan generasi muda dan masyarakat pendidikan yang peduli dan bertanggungjawab dalam pelestarian lingkungan untuk pembangunan Kalteng yang berkelanjutan.” Generasi muda, mereka yang sekarang duduk di bangku SD dan SMP, pada tahun 2020, tonggak waktu penting dalam berbagai skenario lingkungan, sudah akan masuk dunia kerja dan mulai menentukan dalam pengambilan keputusan. Penanaman kesadaran mengenai pelestarian lingkungan harus ditanamkan kepada mereka sejak sekarang, salah satunya melalui pendidikan lingkungan hidup. Pendidikan lingkungan hidup ini hanya bisa berjalan dengan baik bila instansi pemerintah yang bertanggungjawab masalah pendidikan dan lingkungan hidup menjalin koordinasi dengan baik pula. Untuk memperkuat koordinasi antar instansi tersebut, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Kalteng bersama Sekber REDD+ Kalteng menyelenggarakan workshop pendidikan lingkungan hidup bertema “Pembangunan Kalteng Berkelanjutan.” Sekitar 60 orang mengikuti workshop ini. Mereka merupakan perwakilan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Pendidikan, Unit Pendukung Teknis Daerah (UPTD), dan Kepala Sekolah dari 14 Kabupaten/Kota yang ada di provinsi Kalimantan Tengah, serta utusan dari LSM Lingkungan di Kalimantan Tengah seperti BOS, Yayorin, WWF, dan Cakrawala. Kehadiran perwakilan dari LSM ini menunjukkan adanya pihak-pihak di luar pemerintah yang siap bekerjasama mewujudkan pendidikan lingkungan hidup di Kalimantan Tengah. Terbangunnya sinergi antar instansi pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan yang peka pada masalah lingkungan dan mendukung skenario pembangunan berkelanjutan, memang jadi tujuan utama workshop ini. Materi yang disampaikan dalam workshop ini berupa bimbingan teknis pendidikan lingkungan yang dikaitkan dengan kurikulum nasional. Materi yang akan dipresentasikan oleh Pusat Kurikulum Kemendikbud, KLH, dan Satgas REDD+ ini merupakan kunci untuk membangun sinergi antar instansi pemerintah dalam hal penyelenggaraan pendidikan lingkungan hidup di sekolah-sekolah yang ada. Workshop ini tidak hanya membuka wawasan tetapi juga akan dilengkapi juga dengan penyusunan Rencana Aksi Kota/Kabupaten dalam mendukung Pendidikan Lingkungan Hidup. Rencana aksi ini juga akan


Sekretariat Bersama REDD+ Provinsi Kalimantan Tengah disertai aksi simbolis penanaman pohon. Semua ini merupakan bagian dari langkah-langkah mewujudkan Sekolah Berbasis Lingkungan di Kalimantan Tengah. Sebagai langkah selanjutnya, diharapkan akan ada penunjukan sekolah percontohan dan pendampingan penyelenggaraan sekolah berbasis lingkungan di beberapa kabupaten/kota terpilih.

Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi: Emanuel Migo Hp. 081218341911 E-mail: Emanuelmigo@yahoo.com Catatan untuk editor: Sekretariat Bersama (Sekber) REDD+ Kalimantan Tengah adalah organisasi pelaksana program percontohan REDD+ di Kalimantan Tengah, terdiri dari Komda REDD+ Provinsi Kalimantan Tengah dan SATGAS Persiapan Kelambagaan REDD+. Wadah ini dibentuk dalam rangka mendukung pelaksanaan Kalimantan Tengah sebagai Provinsi Percontohan REDD+ di Indonesia. Komda REDD+ Kalimantan Tengah dipimpin oleh Gubernur Kalimantan Tengah, sedangkan Satgas REDD+ dipimpin oleh Kepala UKP4, Kuntoro Mangkusubroto. Sekber REDD+ Kalimantan Tengah dikoordinir secara bersama oleh Kepala BHL Provinsi Kalimantan Tengah Mursid Marsono (mewakili Komnda REDD+) dan Bambang Irawan Wibisono (mewakili Satgas REDD+).


Workshop Pendidikan Lingkungan Hidup, Menuju Pembangunan Kalteng