Page 1

VISTA

ARTPRENEURSHIP EDITION | TEDDY TEE41| RIRI RIZA | JERRY AURUM | TUTORIAL PIXEL ART


COVER

Mad man outside, Businessman inside Tema yang diangkat Vista kali ini adalah “Artpreneurship”. Art adalah bidang yang selalu menuntut kreatifitas. Namun kreatifitas saja tidak cukup untuk melangkah ke enterpreneurship. Dibutuhkan modal gila kerja dan keberanian untuk memulainya. Hal itulah yang menjadi sumber inspirasi cover Vista kali ini. “Mad man outside,Businessman inside” menjadi konsep utama ilustrasi cover . Kata Mad mewakili sifat kenekatan, kreatifitas, dan gila kerja. Sedangkan “businessman inside” lebih mengacu kepada mental bisnis terpendam yang hanya bisa di-unlock oleh keberanian. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa karakter utama berpose dalam gestur ikonis superhero yang berganti kostum Teknik yang digunakan dalam pembuatan ilustrasi adalah digital painting dengan software Photoshop cs5 dan pen tablet.

2 | VISTA

ilustrasi oleh: Yohanes Christian Nugroho


ARTPRENEURSHIP

riri riza

komik dkv 4

jerry aurum

tee 41

4 | VISTA


ask : surianto rustan

ouiz

tutorial

ruang pamer Ketua Redaksi : Putu Mahendra | Sekretaris : Kezia Moresta | Bendahara : Fransisca Luciana Artikel : Cecilia Suhargo, Maureen Eman, Ratna | Layouter : Handy Budiono, Yohanes Nugroho, Rano Surya, Susi Lestari, Henny Wijaya, Jeffry Stevanus, Cintia Liang,Nickolas Isac Juanda | Sponsorship : Elisafan Lukius, Fransisca Danna, Cynthia Kurniawan, Alan | Foto : Dian Yanitra Contact: redaksi.vista@hotmail.com facebook.com/majalahvista

VISTA | 5


LIPUTAN

tactic take and action competition

TACTIC adalah salah satu hajatan milik HIMAVISTRA Universitas Kristen Petra Surabaya. Acara ini terdiri dari seminar, lomba dan workshop film pendek. Berangkat dari kecemasan terhadap industri perfilman Indonesia saat ini, acara yang diadakan pada 23-25 Februari 2012 diharapkan dapat yang ingin terjun ke dunia perfilman kelak. Pesertanya berasal dari Medan hingga Makassar. Film pendek yang diterima oleh TACTIC kemudia disaring menjadi 20 besar, dan peserta yang filmnya masuk nominasi 20 besar ‘harus’ datang dan menginap di Surabaya untuk medapatkan workshop dan bertemu langsung dengan Riri Riza di seminarnya. Dari awal acara hingga akhir seluruh peserta tampak antusias mengikuti alur acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Tentu saja dari 20 film pendek yang luar biasa itu ada yang paling luar biasa, berikut adalah daftar film yang paling luar biasa tersebut. Untuk menyaksikan film-film yang masuk nominasi 20 besar bisa klik disini : http://bit.ly/TACTIC2012

6 | VISTA

Daftar pemenang : juara 1 : Grak production - Siap grak juara 2 : Urban Production - Rational Minding juara 3 : Pepaya team - Dimana letaknya favorit peserta : Reborn Huma - Respect favorit juri : broadcast SMA 105 Jakarta - Kakekku bukan ...


design festival 2012 Design Festival 2012 with HIGHPOINT adalah sebuah event kreatif yang pertama kali diselenggarakan Fakultas Seni & Desain UK. Petra. Bertajuk dalam tema besar yaitu “Padamu Negeri”. Dimana kegiatan ini dihasratkan sebagai ekspresi kuat para insan desainer muda yg kreatif dan inovatif dalam merespon zaman yang telah berkembang dalam keberagaman budaya. Acara D’FEST 2012 berlangsung dari tanggal 27 Februari – 3 Maret 2012. Berbagai lomba yang digelar meliputi lomba desain poster, desain sepatu, desain fashion, lomba mural & lomba batik. Selama seminggu penuh seluruh perlombaan berlangsung di gedung P & para peserta tidak hanya menyajikan karya visual yang menarik, mereka juga harus memiliki. Kemudian tanggal 3 Maret 2012 diadakan closing ceremony sebagai penutup serangkaian acara Design Festival 2012 with HIGHPOINT. Menampilkan parade dari karya – karya tiap lomba. Diumumkan juga pemenang dari cabang – cabang perlombaan. Dan ini adalah jawaranya :

1. Lomba Poster : Juara 1 : Nugroho Hamid K.S & Garis Artistika W.P (UK Satya Wacana, Salatiga) Juara 2 : Bernadus Boy Dozan P. (UK Petra) Juara Favorit : Liem Steffi A. & Priscilla Natasia (UK Petra) 2. Lomba Batik : Juara 1 : Erwin & Kevin (UK Petra) Juara 2 : Marcherita Angelia & Elita Catharina (UK Petra) 3. Lomba Sepatu : Juara 1 : Viona Paramita (UK Petra) Juara 2 : Gerardo Kevin Liguna (SMAK Frateran Surabaya) 4. Lomba Fashion : Juara 1 : Gary Quein & Muhammad Arif Susanto (ITS) Juara 2 : Jefri Angkawijaya & Anne Veronica (UK Petra) 5. Lomba Mural : Juara 1 : Adelavina Widodo, Celcea Tifani, Ellen Tjandra (UK Petra) Juara 2 : Nugroho Hamid K. S & Garis Artistika W. P (UK Satya Wacana, Salatiga) VISTA | 7


GALERI GRAPHICON

Graphicon merupakan acara yang diadakan tiap tahunnya oleh DKV UK Petra untuk memeriahkan acara Petra Parade. Acara yang berlangsung pada tanggal 24-27 April 2012 ini berlangsung meriah. Ada 3 jenis lomba yang diadakan, yaitu CMC (Creative Mading Competition), Cute-E (Design Baju Couple), dan Photography Contest. Selain itu juga terdapat berbagai kegiatan seru lainnya yang diadakan, seperti Komik Jam, Photobooth, Cosplay, Stan Pameran, dll.

8 | VISTA


ARTIKEL UTAMA

teddy soegiarto

TEE 41 TEE41 merupakan sebuah clothing line yang memiliki konsep T-Shirt 4 every 1. Desain-desain TEE41 cenderung ke arah urban & street wear. Tema desain TEE41 ialah tentang seni urban dan desain karakter kartun animasi. Mungkin sudah banyak yang mengenal brand satu ini. Clothing line yang awalnya hanya merupakan proyek iseng Teddy Soegiarto, seorang mahasiswa DKV UK Petra, sekarang sudah sangat dikenal bahkan sampai luar negeri. Yuk kita tanya-tanya sedikit, kok bisa ya proyek iseng menjelma menjadi brand terkenal. Bagaimana awalnya usaha clothing line Tee41 ini dimulai ? Semua berasal dari iseng-iseng doank saat kuliah dulu di semester 7. Awalnya cuma pengen buat kaos dengan desain sendiri dan juga waktu itu pengen karena liat beberapa temen online pada punya clothing line sendiri. Nggak ada niatan untuk diseriusin untuk usaha, semua berawal dari iseng aja. Apakah sulit atau mudah untuk memulai sebuah usaha itu? Sebenernya diomong sulit ya sulit tapi diomong mudah ya mudah, tergantung diliat dari sisi apanya dulu dan sejauh mana orangnya bakal serius tentang usaha yang akan didirikannya nanti, jawabannya sih tergantung dan agak terlalu luas untuk pertanyaan yang ini. VISTA | 9


Apa kendala yang sering ditemui ? Kalo aku sih kendala jelas modal, karena memang semuanya dari nol dari tabungan pribadi waktu kuliah dulu sampe bisa survive hingga sekarang . Masalah utamanya tetap modal dan manajemen waktu juga lumayan sering jadi masalah. Bisa diceritakan secara singkat suka dukanya dalam menjalankan usaha ini? Suka-nya kepuasan & kebanggaan pribadi, seneng lo liat produknya dipake orang lain, bekerja sesuai passion (masih dalam bidang kreatif ) - secara ga langsung menerapkan apa yang dipelajari di DKV tapi dalam dunia nyata .. apalagi ya .. dapet banyak temen-temen baru plus ya dapet untung haha .. duka-nya ... kalo rugi karena ada barang-barang yg ga laku pasti lah itu atau sering juga kalo produknya dicerca/dihina oleh orang entah apa pun motifnya selalu ada lover dan hater. Menurut anda, apa saja yang sebenarnya diperlukan untuk memulai suatu usaha? Yang paling perlu niat dulu lebih bagus lagi kalo ntar usaha yang mau dimulai ntar dibarengin dengan passionnya memang di sana, kalo udah ada niat memulai segera dimulai untuk diwujudkan, jangan cuma stuck

10 | VISTA

di ide usaha aja. Sisanya butuh komitmen dan modal tentunya dan jangan cepet nyerah. Kalo disingkat butuh: niat, keberanian, komitmen, modal dan pantang menyerah. Apa motivasi untuk anak-anak muda yang berkecimpung dalam bidang desain untuk memulai suatu usaha sendiri? Apa ya aku ga pandai memberi motivasi haha .. tapi mungkin ini deh: "do what you love and love what you do". Terakhir! Kok bisa, katanya iseng kok TEE41 bisa jadi seperti sekarang ini. Kapan keisengan itu berubah menjadi serius? Diseriusi setelah lulus, dilema waktu aku langsung ditawari kerjaan full time jadi graphic designer di Bandung di sisi lain masih pengen mencoba jalanin freelance dan side project iseng iseng ini. Sampe akhirnya tawaran job tak lepas dan aku nyeriusin tee41 dan freelance aja.


Komunitas

If you love reading, you will love this spot! Perpustakaan kecil di jalan Dr. Cipto 20 Surabaya ini menyimpan banyak bacaan menarik didalamnya. Dari luar bangunan perpustakaan C2O ini terlihat biasa saja, masuklah ke dalam dan kamu akan betah seharian disana. Bangunan bercat putih dan berarsitektur semi kolonial ini agak tersembunyi di balik pagar tembok yang cukup tinggi, it’s like a treasure hiding behind a wall! Berawal dari perpustakaan pribadi Kathleen Azali, mahasiswa jurusan Sosial Budaya Universitas Airlangga. Pertengahan Agustus tahun 2008 lalu, Kathleen mengizinkan masyarakat luas untuk menikmati koleksi buku buku milikya. Terdapat lebih dari 4000 terbitan cetak, koleksi yang tersedia cukup beragam mulai dari komik, majalah, novel fiksi & non fiksi serta buku-buku referensi dan bacaan menarik lainnya. Menariknya, disini terdapat buku-buku yang konon cukup langka

12 | VISTA


contohnya adalah novel Siti Nurbaya karya Marah Rusli. Selain menjadi tempat bersarangnya bukubuku bagus, C2O library juga memiliki koleksi audio-visual yang inspiratif. Dalam tempo waktu tertentu C2O libary juga sering mengadakan even-even dan kegiatan seperti pemutaran dan diskusi film, peluncuran buku, pameran, klub baca dan masih banyak lagi. FYI, bulan Mei ini ada kegiatan yang harus diikutin nih, Cergamboree – Festival Komik Perancis Indonesia. Penasaran kan? Untuk update info-info seputar C2O Library bisa langsung klik situsnya di c2o-library.net . Mungkin perpustakannya kecil, tetapi buku buku di dalamnya membuat perpustakaan ini seluas imajinasimu. So what are you waiting for? Nerd is the new sexy and this is your sanctuary!

VISTA | 13


artikel utama

Rahasia kegelapan hidup di DKV

Hei, kamu-kamu semua !! Yang berpikir gitu siapin kain aja deh. Buat nutup mata sebelum nangis meraung-raung gara-gara melihat rahasia gelap DKV. Dimana ? Di komik DKV4 ini dong tentunya ... Dimana lagi ? Mungkin banyak yang nanya apa sih komik DKV4 ini ? Kok pake bongkar rahasia kegelapan segala ? Yups ... Seperti pada judul, DKV4. Komik ini menceritakan kehidupan mahasiswa DKV dalam 4 kotak. Se simple itu. Tujuannya selain untuk menertawai diri sendiri, juga bisa dijadikan bahan intropeksi bagi pembaca yg mahasiswa juga. Komik DKV4 yang diciptakan Faza Meonk ini pertama dipublikasikan pada tanggal 17 September 2010 melalui Facebook. Dan terus merambah ke blog, kaskus, sampai fanpage.

“Gue orang nya tuh sebenernya suka nyindir orang. Jadi berawal dari hobi nyindir orang, biar lebih nancep dibkinin komiknya deh :D jadi ide awal dari kegiatan gue ngampus sehari2 aja. Komik DKV4 ini bentuk ekspresi gue dalam melihat fenomena2 kehidupan sosial di jurusan DKV.� Nah, setelah baca komik ini nih, dijamin pasti nggak ada tuh komen-komen tentang DKV jurusan nyantai. Namanya juga rahasia kegelapan. Komik DKV4 memberikan situasi kehidupan nyata dari para mahasiswa DKV. 14 | VISTA

DKV ? Wah, jurusan nyantai ... Cuma gambar-gambar aja tuh.


Komik ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi loh ... Dan bukan pengalaman pribadi si pengarang a.k.a Faza Meonk ajah. Tapi juga mahasiswa lain a.k.a temen-temen Faza Meonk juga. Ke gokil-an komik ini meraup banyak hati pembaca terutama mahasiswa. Semula komik ini ditujukan untuk anak DKV tapi ternyata banyak juga mahasiswa jurusan lain yang juga terhibur. Banyak feedback menarik di facebook komik DKV4 ini seperti “astaga... jadi kaya baca kisah hidup sehari-hari jadi mahasiswa” “dari tadi baca tipe mahasiswa, luculucu. Emang bener sih :P” dan masih banyak lagi. Untuk sekedar info , komik DKV4 ini udah diterbitkan dengan judul : “NGAMPUS!!! Buka-bukaan Aib Mahasiswa” sudah tersebar di toko buku seluruh indonesia. (Boleh dong promosi bentar. Heheh) Pesan dari Faza meonk (DKV semester 6) : Jalani hidup lo dengan selalu berpikir positif,Kuliah anggep aja lagi main-main sambil belajar, jangan di bawa stress!! Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan senang hati, pasti hasilnya juga ikut positif :D (Catherine Wang)

VISTA | 15


LIPUTAN

RIRI RIZA Pada kesempatan lalu, Vista berkesempatan untuk berbincang sedikit dengan salah satu sutradara terkenal di Indonesia. Kesempatan berharga itu dimanfaatkan Vista untuk bertanya tanya tentang dunia perfilman saat ini dan masa depannya menurut perspektif beliau, yuk disimak. (Cecil –Ratna) Kita mau tanya-tanya nih Mas, kira-kira harapan Mas Riri buat dunia film Indonesia ini apa? Sebenarnya, Saya selalu optimis. Kenapa? Karena Indonesia satu, Memiliki populasi yang begitu besar, berarti pasar Kita. Dua, Karakteristik budaya. Pertama, bahasa Ibu bahasa Indonesia. Kedua, Kita punya bahasa etnik. Kita punya keragaman yang hubungannya dengan pasar, bukan tidak mungkin kita 5-10 tahun akan ada film Surabaya, film Bandung, film Makassar, Papua, Aceh. Saya yakin kok itu akan menjadi masa depan yang sangat menarik. Tapi kalau kira-kira nanti selera masyarakat tetap seperti ini, apa yang bisa kita lakukan buat kedepannya? Saya yakin mulanya pendidikan, paling basic adalah pendidikan. Jadi Saya pikir kegiatan seperti ini (tactic) penting karena kegiatan seperti ini merupakan kesempatan dimana semua anak-anak muda yang suka membuat film dan berpraktek, Punya kesempatan untuk bisa menambah pengetahuan diluar praktek. Terus kedua, Berinteraksi dengan sesama mereka menonton film antara satu dengan 16 | VISTA


yang lain. Juga berkompetisi, Dimana mereka mendapat pengakuan tentang film mereka, pujian. Kemudian, kan sudah banyak orang yang melabeli film-film Indonesia negatif, apalagi ditambah maraknya film horror berbau porno itu. Kira-kira dengan tanggapan seperti itu, Bisakah perfilman Indonesia mencapai impian untuk lebih maju? Kita tentu saja seperti yang Saya bilang, populasi masyarakat Indonesia itu besar. Bioskop bioskop juga belum merata kalau kita bicara minat penonton, Maksudnya kan minat penonton bioskop ya, bioskop di Indonesia itu jumlahnya baru sekitar 600 layar. Coba bandingkan dengan Singapura yang penduduknya cuma 10 juta, jumlah bioskopnya 1000 layar bahkan lebih dari 1000. Kita 200 juta cuma ada 600 layar. Jadi jumlah bioskop itu punya kontribusi gitu ya? Kurang, kurang sekali. Tidak memadai dan kebanyakan masih tersebar di kota-kota besar. Bisa dikatakan 80% ada di Jawa, Berarti penonton yang suka film-film masih berada di daerah yang golongannya itu-itu saja. Jadi kesempatan untuk menciptakan film yang lebih baik kemudian bisa menarik perhatian pasar dan menurut Saya, itu yang terjadi di banyak fenomena film-film sukses. Dan film yang paling laris itu tidak pernah film horror/ horror seks itu. Yang paling laris itu yang kayak petualangan sherina, Ada Apa dengan Cinta, Eiffel I’m in love, Heart, Ayat-ayat Cinta, Laskar pelangi. Jadi film yang laku adalah film yang diluar konsep umum. Saya pernah baca di internet tahun 2011, kemarin ini meluncurkan 10 film terlaris dari penjualan tiket dan kebanyakan yang masuk dalam 10 film laris ya film horror berbau porno itu tadi dan tahun-tahun kemarin ada Sang Penari itu di luar negeri dapat penghargaan tapi di dalam negeri

jumlah penontonnya kurang, kira- kira pendapat Mas Riri gimana? Iya memang begitu, nomor 1 tahun lalu memang bukan tahun yang terlalu baik untuk film Indonesia dan film semuanya, Karena film-film yang diputar di Indonesia pun dari barat pun itu anjlok kecuali Harry Potter. Harry Potter itu layak ditonton tapi juga karena sudah lama kosong, nggak ada film bagus seperti Harry Potter. Saya rasa hampir sama juga no.1 film horror seksnya banyak. Saat yang sama, film-film Indonesia yang biasanya bagus punya potensi merebut pasar itu tidak muncul Bisakah film Indonesia disetarakan dengan Holywood? Bisa, karena sama-sama film, sama-sama buatan manusia. Hanya Indonesia kurang didukung teknologi. Juga seperti di Inggris, pembuatan film didanai pemerintah sehingga sutradara tidak terlalu memusingkan tentang kerugian dana. Dan film hollywood sudah tau target market yang tidak hanya untuk di Amerika. Tapi di Eropa, Timur Tengah, Asia. Tapi di Indonesia banyak hal yang bisa diekspor dari hal-hal kecil di pinggiran jalan, pojokan ruang, dan sebagainya. Bagaimana awal mulanya Mas Riri yang merupakan fresh graduated dari kampus menjadi seorang pembuat film seperti sekarang? Kenapa nggak sinetron gitu? Karena Saya anggap film bioskop itu lebih berwibawa. Awalnya, Saya bekerja di sebuah perusahaan iklan dan advertising. Setelah 3 tahun, Saya baru dipercaya untuk film dan menyelesaikan film.

VISTA | 17


LOCAL HERO

Jerry aurum

Pernah mendengar Jerry Aurum? Mungkin kita pernah mendengar atau melihatnya di acara infotainment sebagai suami dari artis yang cukup ternama di Indonesia, Denada. Selain berhasil menggaet Denada, ternyata Jerry Aurum memiliki segudang prestasi yang membuat bangsa Indonesia patut bangga. Jerry Aurum adalah seorang fotografer dan desainer grafis terkenal yang tinggal di Jakarta. Ia lahir tahun 1976, dan mulai memperoleh reputasi gemilang sebagai salah satu fotografer terbaik Indonesia pada masa kuliahnya di Institut Teknologi Bandung, dimana dia meraih gelar cum-laude. 18 | VISTA


Selain dikenal sebagai fotografer berbakat, Jerry Aurum juga dikenal sebagai seorang entrepreneur yang sukses dan menginspirasi banyak orang. Ia menjadi pembicara utama di berbagai seminar dan workshop, menjadi duta merk-merk global, kontributor tetap di berbagai majalah ternama termasuk National Geographic, dan telah menjadi juri termuda di berbagai kompetisi fotografi professional di seluruh dunia. Di sela-sela jadwalnya yang begitu padat, Jerry Aurum bersedia meluangkan waktu untuk diwawancarai oleh redaksi Vista . Bisakah anda ceritakan sedikit tentang diri anda dan apa saja aktifitas anda? Saya fotografer, desainer grafis, traveler, penggemar berat film, dan juga sekarang resmi seorang suami. Aktifitasnya enggak jauh-jauh dari semua hal itu. Apa yang membuat anda menggemari dunia fotografi? Saya sudah tidak tahu tepatnya kenapa. Seperti kalau ditanya, kenapa suka kwetiauw? Karena enak, tetapi tidak tau juga kan kenapa kita anggap enak? Sejak kapan mulai jatuh cinta kepada fotografi?

Tepatnya saat saya memutuskan untuk mendalaminya secara serius di kelas 2 SMA. Bokek soalnya abis beli kamera SLR pertama, jadi ga boleh main-main. Bagaimana anda mempelajari teknik-teknik fotografi? Belajar sendiri, memperoleh ilmu di bangku kuliah, atau lainnya? Teknik saya pelajari dari buku kebanyakan, lalu langsung dicoba. Kebanyakan trial and error. Fotografi sifatnya ilmu praktis, tidak terlalu akademis buat saya. Apa definisi “foto yang bagus� menurut anda? Tidak ada definisinya. Terlalu luas. Pesan apakah yang sering ingin anda sampaikan melalui foto-foto anda? Pertanyaan bagus. Saya berusaha membuat kita insan kreatif berusaha keluar dari pakem-pakem 'dunia kreatif' di Indonesia. Kita harus melek tantangan, bahwa hari ini harus berbeda dari kemarin. Kalau tidak, fotografi kita membosankan.

VISTA | 19


Bagaimana awalnya hingga anda bisa menjadi kontributor di majalah sekaliber National Geographic? Sederhana, MLM, mulut lewat mulut. Mereka mencari fotografer Indonesia yang cocok, temannya teman saya merekomendasikan, akhirnya nyambung. Berbicara mengenai peralatan, kamera dan lensa apakah yang menjadi favorit anda? Tidak ada. Dulu saya senang sekali dengan Nikon. Lalu saat pindah digital, beralih ke Canon. Sekarang senang dengan Lumix. Ga tau besok apa. Awal motret, saya senang dengan lensa sudut lebar. Lalu pada saat mulai senang portraiture, jadinya tergila-gila pada lensa normal. Makin lama menceburi sesuatu, makin tidak ada favoritisme dalam diri kita. Secara pribadi, objek foto apa yang paling anda sukai? Mengapa? Saya pikir masih orang. Karena selain secara visual menarik, setiap orang punya banyak banyak aspek yang bisa digali lebih dalam, dan memberi visual baru. Ada software tertentu yang anda pakai untuk memproses foto-foto anda? Saya memakai Lightroom, Canon DPP, dan Photoshop.

20 | VISTA

Menurut Anda, apakah kunci untuk mendapatkan foto yang bagus? Passion. Antusiasme. Itu yang akan memandu kita. Siapakah fotografer yang menjadi sumber inspirasi anda? Nick Night, Davil La Chapelle, Sebastiao Salgado, Steve McCurry dan banyak lagi. Apa saran anda bagi para pembaca yang ingin meningkatkan skill fotografi mereka? Skill itu penting, tetapi bukan urutan pertama, ataupun kedua. Ide, observasi, estetika bahkan kegilaan, seringkali lupa diutamakan. Pelajari itu, dan skill akan terasah dengan sendirinya :).


ASK THE EXPERT !!!!! Surianto Rustan adalah seorang penulis, pembicara, pengajar dan desainer grafis. Aktif mengajar Desain Komunikasi Visual di Universitas Pelita Harapan, Univ Bina Nusantara, Univ Tarumanagara dan Universitas Multimedia Nusantara, serta bekerja sebagai graphic designer dengan nama Rustan Grafis sambil melanjutkan S2 di program Magister Desain Univ Trisakti. Sampai saat ini Beliau sudah menerbitkan tiga buku, masing masing mengenai Layout Dasar dan Penerapannya, Mendesain Logo serta HuruFonTipografi. Di rubrik ini Pak Surianto bersedia menjawab langsung pertanyaan dari pembaca Vista. Berikut adalah 6 pertanyaan terbaik yang langsung dijawab oleh Surianto Rustan! 1. Pak sebenarnya logo yang baik itu yang mudah di tangkap maknanya, atau yang sulit di tangkap/abstrak dan butuh penjelasan lebih? (Evan Tandio) Syarat logo yang paling krusial : unik. bukan unik = bagus saja, tapi unik = memiliki perbedaan yang jelas dengan logo-logo lain. Sedangkan pendekatannya silahkan bermacam-macam, bisa gamblang (mudah dikenali), maupun abstrak dan sulit dimengerti. Kan logo semacam wajah pada manusia, perumpamaannya begini: saya sedang jalan kaki ke kampus, apakah orang lain yang berpapasan dengan saya tau kalau saya ini desainer cuma dari melihat wajah saya? Sama seperti logo, sebagai wajah brand, ia cukup punya fungsi

identifikasi saja, oh yang huruf M kuning itu McD, oh yang potret ibu-ibu jadul itu Nyonya Meneer. Sedangkan fungsi lainnya - misalnya untuk berkomunikasi panjang lebar, merayu untuk membeli, informasi yang lebih detil, dll itu semua diambil alih oleh campaign, iklan, direct marketing, dll. Ingat bahwa branding tidak hanya logo, tapi merupakan keseluruhan visual, komunikasi, perilaku, mental image di benak klien, dll mengenai entitas tersebut. Soalnya bila semua logo harus gamblang menggambarkan bidang pekerjaannya misalnya, maka jadinya generik, semua sama, tidak unik. Lihat saja, perusahaan otomotif selalu ada gambar mobil di atas nama merknya, tukang coklat selalu berwarna coklat, dll. Jadi logo bisa apa saja, baik yang abstrak dan hanya mencerminkan visi misi & kepribadian si VISTA | 21


oleh seluruh desainer, yaitu kenali dirinya sendiri, dan ini harus dilakukan secara kompak. Baru setelah itu bolehlah kita bicara memelekkan masyarakat. Demikian, salam sejahtera

entitas, sehingga orang lain tidak mengerti, atau bisa juga gamblang atau ilustratif. yang penting unik = berbeda dari yang lain. 2. Apa saja yg sudah anda lakukan selama ini agar masyarakat melek desain? (John Nugroho) Aktivitas saya saat ini: menulis buku, jurnal, dan artikel, mengajar di 4 kampus di Jakarta, menjadi pembicara (bertema desain dan tentang berkarya) di kampus dan di perusahaan, sambil masih sesekali mengerjakan proyek desain. Saya rasa dibandingkan para senior, sumbangsih saya pada masyarakat masih seujung kuku. Jangan dulu bicara membuat masyarakat melek desain (sifatnya eksternal), masih banyak desainer sendiri (internal) yang tidak kenal siapa dirinya, seberapa besar power yg dimilikinya, manfaat dirinya untuk masyarakat, dll. Karena saya percaya kebutaan masyarakat saat ini terhadap desain disebabkan oleh perilaku kita sebagai desainer yang kurang bertanggung jawab. Lihat saja kasus banting harga, rela ikutan pitching / bidding tanpa dibayar sepeserpun, bekerja tanpa riset, pakai template, dll. Itu sebetulnya tanggung jawab yang diemban 22 | VISTA

3. Kenapa Pak ya, harga sebuah logo bisa begitu fantastis? Beberapa waktu yang lalu sebuah perusahaan penerbangan di Indonesia menguras dana yang cukup besar hanya untuk logo baru mereka. Padahal kan cuma ganti warna dan typeface. Sebenarnya apa sih yang menentukan harga sebuah logo? Itu yang kita lihat sebagai orang luar. Kalau kita kenali lebih dalam itu sebetulnya pekerjaan branding, dan branding tidak sekadar bikin logo. Beberapa tingkatan branding dari segi disiplin DKV antara lain: Visual, Komunikasi, Perilaku dan Jatidiri. Saya percaya maskapai penerbangan tersebut mengeluarkan uang sekian banyak tidak hanya untuk segi visual saja, tapi juga mencarai solusi berkomunikasi yang paling cocok baginya (diimplementasikan lewat iklan, internal dan external (public) relation, dll), membereskan perilaku yang kurang baik (delay penerbangan, tidak efektifnya manajemen, dll), sampai ke jatidirinya (memberantas korupsi di tubuh internalnya mungkin? menciptakan sikap dan kinerja yang jujur dan transparan, dll). Dan itu semua tidak mungkin tidak menguras tenaga dan biaya untuk riset, analisa, menciptakan strategi, mendesain sistem (bukan grafis), yang dilakukan secara menyeluruh di internal perusahaan. Belum lagi kalau perusahaan besar memiliki cabang / perwakilan dan partner di seluruh Indonesia dan di luar negeri. Kalau saya jadi maklum biayanya sangat fantastis, soalnya mencari solusi dari sebuah problem entitas yang begitu besar pasti memerlukan effort yang fantastis juga.


4. Dalam membuat suatu logo terkadang sebagian desainer menginginkan suatu desain yang unik dan berbeda daripada yang lainnya, namun bagaimana menjembatani antara pemesan logo yang bersikeras menginginkan elemen logo yang sangat sulit direalisasikan dan memaksa untuk ditampilkan dalam logo tersebut? (Marvin Ade) Kalau solusi desain dibuat berdasarkan selera pribadi (personal), maka jangan heran kalau masyarakat termasuk klien akan menanggapinya secara personal juga. Sedangkan solusi yang dibuat berdasarkan riset (hasil pendapat umum / general, baik wawancara dengan owner, direksi, staf & karyawan internal, target audience, publik, dll) maka sulit untuk ditanggapi secara personal, karena bukti-bukti sudah valid dan tidak bisa disangkal lagi. Contoh: Owner seleranya suka warna biru, tapi seluruh hasil riset mengarah ke warna merah. Namun penyampaiannya harus cerdik. Desain saja 1 alternatif yang menuruti kemauannya, tapi presentasikan juga 9 desain lain yang betul-betul stand-out dan berdasarkan riset yang dapat dipertanggung jawabkan. Coba lihat saja hasilnya. 5. Apakah ada cara khusus untuk mencapai layout yang artistik tapi tetap mengandung informasi? Poin-poinnya apa saja? (Yosephine Irma)

Untuk segi artistik layout banyak sekali dimensinya, antara lain: prinsip-prinsip desain, contoh: mau simetris atau asimetris. Style dan theme, contoh: naskah mengenai aktivitas remaja putri, maka mungkin layout dibuat 'girlie', dan lain-lain. Biasanya sih, solusi itu melekat pada problem. jadi liat dulu problemnya apa, maka cara solusinya tidak jauh dari situ. 6. Seberapa penting kekuatan tipografi dalam sebuah logo? (Sherly Jessica) Sherly Jessica. Tipografi, sebagai sebuah elemen desain juga, memiliki kekuatan yang besar dalam logo. Banyak logo yang bersifat tipografis, atau bahkan hanya terdiri dari tulisan saja, contoh: Canon, Kompas. Itu juga disebut logo. Seperti halnya elemen desain yang lain, bentuk huruf / tulisan yang berbeda akan menghasilkan kesan yang berbeda juga, karena itu desainer dituntut untuk peka, bukan hanya terhadap bentuk-bentuk yang berupa gambar, tapi juga terhadap bentuk-bentuk yang berupa huruf. Dengan demikian nanti kita bisa memanfaatkan tipografi semaksimal mungkin dalam desain yang kita buat.

Yang penting diketahui dulu 5W-1H dari layout tersebut. What, Who, When, Where, Why, How. setelah terjawab semua baru bisa diketahui seberapa artistik layout tersebut bisa dipermainkan, seberapa jauh informasinya bisa dikalahkan oleh segi artistiknya? yang mana yang jadi prioritas? segi artistiknya atau segi kejelasan informasinya? dll. Barulah kita melakukan action dengan mendesain sesuai dengan informasi (hasil riset) tersebut. VISTA | 23


komik

Bog Bog Bog Bog! What i just said? Bog Bog dalam bahasa Bali berarti bohong. Selain itu di Bali, Bog Bog juga dikenal sebagai majalah humor yang berisi kartun. Ya ini sungguhan, nggak bohong! Pada 2000, Jango Pramartha, 41 tahun, alumnus Universitas Udayana, Bali, Cece Riberu, dan Putu Ebo mendirikan majalah Bog Bog. Ketiganya sudah malang melintang di media cetak lokal sebagai kartunis dan sudah beberapa kali berpameran, di antaranya sampai ke Australia. Bosan menyindir dunia politik di koran, mereka bertiga sepakat untuk membuat majalah humor. Ide nama didapat Jango, ketika turis turis berteriak “Bog Bog” di depan sebuah toko kaos di Kuta. Karena kedengarannya enak dan gampang diingat, jadilah Bog Bog menjadi nama majalah bikinan mereka. Kemudian majalah edisi perdana diluncurkan pada tanggal 1 April, tepat pada saat hari berbohong sedunia diperingati. Humor yang terkandung di dalam majalah ini adalah pelesetan dari kehidupan sehari hari masyarakat Bali, atau hal hal lain yang biasanya luput dari perhatian kita. Misal, salah satu halaman Bog-Bog berisi gambar seorang pria menunjuk tanggal perayaan Galungan, salah satu hari raya di Bali, di kalender. Di sampingnya, seekor babi menggigil ketakutan. Di Bali, Galungan memang sekaligus dikenal sebagai “hari pemotongan babi sedunia”.

24 | VISTA

Don’t Say Bog twice, Because it Means Bullshit!


Setiap kali terbit, Bog Bog menyajikan tema yang berbeda beda. Pada saat Bog-Bog meluncurkan edisi serangga sebagai tema utama. Bogler (maskot Bog Bog) nampang dengan pakaian lebah. Dalam edisi ini juga ditampilkan berbagai pelesetan tentang serangga.

Pada awalnya Bog Bog menggunakkan Bahasa Inggris,maklum sasaran utamanya merupakan turis mancanegara. Juga kerena salah satu tujuan di buatnya Bog Bog adalah mempromosikan budaya Bali, namun sejak tahun 2006 majalah Bog Bog di buat bilingual dengan terjemahan ke Bahasa Indonesia.

Which fly makes films? (Lalat apa yang bisa membuat film?) Stephen Speilbug! Atau: What is the most religious insect? (Serangga apa yang paling religius?) Mosque-ito!

Masih nggak percaya kalo ini bukan bohongan? Kalau kebetulan sedang liburan di Bali mampir deh ke Jalan Kedondong I Nomor 3, Denpasar. Siap-siap tertawa sampai perut sakit! (Putu, dikutip dari berbagai sumber) VISTA | 25


extra

10 Principles of good design

Siapa yang tidak tau Apple Inc ? Hampir semua orang pasti tahu perusahaan komputer milik almarhum Steve Jobs ini. Produk produknya yang inovatif dan membuat Apple banyak digemari, sebut saja iPod, iPad, iMac, dan lain lain. Desain produknya yang simpel tetapi powerfull membuat banyak orang percaya bahwa produk Apple adalah produk masa depan. Tapi siapa sangka, tahun 1960’an ditemukan produk produk dengan desain yang serupa dengan produk-produk Apple sekarang, nah lo? Did someone bring Apple products to 1960?

Dieter Rams Braun Chief of Design in Electronic Devices

Tahukah Kamu perusahaan elektronik asal Jerman yang bernama Braun? Mungkin agak sedikit asing di telinga kita. Braun adalah perusahaan elektronik asal Jerman yang memproduksi produk produk elektronik dari radio, proyektor, speaker,kalkulator, TV, dll. Di jaman keemasannya, Braun tak jauh beda dengan Apple di saat ini, produk produknya futuristis. Ketika Kamu melihat produk Braun yang didesain oleh Dieter Rams dan melihat produk Apple saat ini, tidakkah Kamu merasakan ada kesamaan diantara mereka? Ya, banyak orang mengira bahwa Jonathan Ive – desainer asal Inggris yang bekerja untuk Apple – menjiplak karya Dieter Rams. Ketika menjabat kepala bagian desain di Braun 1961-1995, ia memperkenalkan gaya desain fungsionalis, less but better. Gaya desain yang mencerminkan masa depan, dan gaya desain ini juga yang diterapkan oleh Apple dalam produk produknya. Tapi disini kita bukan membicarakan siapa menjiplak siapa. Bisa saja, Jonathan Ive sangat terpesona kepada gaya desain Rams sehingga tak sengaja menerapkannya kembali. Daripada ribut main salah salahan, yuk kita simak 10 Desain yang baik menurut Dieter Rams.

26 | VISTA


1. Good Design is Innovative. Inovasi adalah keharusan, coba lihat produk Apple sekarang. Masih kurang jelas?

Apple

Braun

2. Good Design Makes a Product Useful. Sebuah produk dibeli untuk digunakan. Desain yang baik menekankan kegunaan dari produk sementara mengabaikan apa pun yang mungkin bisa mengurangi itu. 3. Good Design is Aesthetic. Tentu saja, desain yang baik selain mempertimbangkan sisi fungsi juga harus terlihat indah dan menarik. 4. Good Design Makes a Product Understandable. Paling tidak, pengguna tidak merasa bingung atau kesusahan ketika akan menggunakan produk hasil rancanganmu. 5. Good Design is Unobtrusive. Produk didesain untuk memenuhi tujuan seperti alat. Karenanya desain harus netral baik dan terkendali, untuk meninggalkan ruang untuk ekspresi diri pengguna. 6. Good Design is Honest. Jujur dan apa adanya, desain yang baik tidak melebih-lebihkan. 7. Good Design is Long-Lasting. Sebuah produk juga janga sampai terlihat ketinggalan jaman, tidak hanya mengikuti tren yang sedang ramai saat ini tetapi juga harus mempertimbangkan bagaimana kedepannya. 8. Good Design is Thorough, Down to the Last Detail. Agar tak terkesan asal jadi, desain yang baik juga harus memperhatikan detail. Sehingga tak hanya enak dilihat, tetapi juga enak digunakan. 9. Good Design is Environmentally Friendly. Masih belum jelas? Desain yang baik adalah desain yang tidak ujung-ujungnya menjadi sampah semata. Dan meminimalkan polusi fisik dan visual di seluruh siklus hidup produk. 10. Good Design is as Little Design as Possible. Less, but better - karena itu berkonsentrasi pada aspek yang penting, dan tidak ditambahi dengan sesuatu yang tidak begitu penting.

Jony Ive Senior Vice President Design Apple Inc.

Bagaimana, sudah siap membuat desain yang baik? (Putu) VISTA | 27


ALUMNI

Hallo, tolong jelaskan sedikit tentang diri Anda? Perkenalkan nama saya, Christopher Matthew Nico Wang ( Nico Wijaya ) Professional Freelance Illustrator / CG Artist dari Indonesia Lebih dikenal sebagai illustrator specialist on Cover Art, Caricature, Games and Trading Game Card. Serve both on Local Companies and International Companies. Aktif sebagai pengajar juga di DKV UK Petra dan sempat mengajar di Universitas Ciputra. Apa yang ingin Anda raih dalam 10 tahun ke depan? Tetap bertahan dalam profesi ini dan semakin mantap secara kualitas dan kemampuan. Beberapa hal yang ingin dicapai : My own comic book, launching kumpulan gambar dalam art book, Working for major Comic Publisher like DC Comics and Marvel.

Apa saja yang sudah Anda kerjakan saat ini? Berbagai macam Project untuk berbagai macam perusahan luar/ lokal dan klen perorangan.Seperti : Games art, Cover buku, Illustrasi buku, Caricature, Concept Design, Trading Card Games dan masi banyak lainnya. Menurut Anda, bagaimana cara menggabungkan antara kreativitas dan enterpreneurship? Seiring waktu dan pengalaman - kreatifitas dan enterpreneurship akan tercampur sendiri, meski ada kalanya jiwa enterpreneurship harus diasah. Penting sekali memiliki pengetahuan enterpreneurship, karena kita sebaiknya mengerti bagaimana cara yang benar dan efektif untuk menjual skilll dan kreatifitas kita, termasuk salah satunya teknik bernegosiasi dengan client/customer.

nico wang

28 | VISTA


Apa reward terpenting yang anda harapkan dari karir Anda? Dapat menginspirasi orang banyak, dan dapat membantu menyadarkan masyarakat bahwa profesi ini tidak boleh dipandang sebelah mata oleh masyarakat umum, dan profesi ini tidak kalah pamor dengan profesi dokter, pengacara dan pengusaha. oya, yang terpenting dapat membanggakan orang tua dan Tuhan. Bagaimana Anda menentukan atau mengukur tingkat kesuksesan? Well, good question! Banyak job yang oke dan kontrak dari klien? haha... atau nama yang makin di kenal banyak orang. Well, sebenarnya keingingan manusia tidak ada batasannya. Saya sudah cukup puas dengan sekarang, tapi untuk kedepannya - masi banyak yang ingin saya raih. Bagaimana awalnya hingga ada bisa mendirikan Reins Illustration Studio? Reins Studio secara tidak sengaja berdiri pada tahun 2004, ketika saya memulai freelance setelah lulus kuliah. Reins Studio fokus dan mengkhususkan diri dalam bidang illustrasi dengan desain sebagai pendukungnya.

Bisa dibilang usaha Anda di bidang ilustrasi, karikatur, maupun fotografi berjalan sukses, bila harus memilih salah satu mana yang Anda pilih?Kenapa? Well, diatas gunung masi ada langit dan diatas langit ,masi ada atmosfer dan angkasa, terlalu dini saya dibilang sukses, hehe... masi banyak yang ingin saya capai kedepannya. By the way untuk fotografi saya mengkhususkan untuk editing foto saja. Sedangkan caricature termasuk ke dalam illustrasi juga kan? well, I love art and creativity so much. I'm art person so i'll pick them all :) [:)] Siapa yang menjadi inspirasi terbesar Anda hingga saat ini? Para illustrator dan komikus dan berbagai tokoh kreatif berpengaruh lainnya baik real dan fiktif.Seperti : Leonardo Da Vinci, David Beckham, Michael Jordan, Jim Lee, Adam Hughes, Stjepan Sejic, James Cameron, Robert Downey. Jr as Tony Stark. Ada saran untuk desainer pendatang baru? Belajar terus asah pengetahuan kemampuan dan perbanyak koneksi, pantang menyerah ketika menghadapi banyak cobaan, ingat Tuhan, be humble dan harus mengetahui cara menjual kemampuan kita dengan baik dan efektif.

VISTA | 29


Asli Indonesia

Bagteria Dipandang sebelah mata, kemudian melalang buana Kecintaan Nancy Go akan teknik menyulam, merajut serta menjahit sudah terlihat sejak dirinya masih remaja. Melalui brand bernama Bagteria, ia merambah pasar internasional yang terkenal akan dunia fashion-nya seperti Hong Kong, Milan, Paris dan New York. Di Eropa, Bagteria setaraf dengan Louis Vuitton, Chanel, maupun Christian Lacroix. Selebriti yang menjadi pelanggan Bagteria salah satunya adalah Paris Hilton, yang tertarik dengan rancangan tas Nancy ini saat dipamerkan di US Fashion Week. Selain Paris Hilton, Audrey Toutou yang membintangi The Da Vinci Code juga sangat antusias terhadap Bagteria. Nama-nama lain ialah Emma Thompson, Zara Phillips, Blake Lively, cucu Putri Elizabeth II dan masih banyak lagi. Sebelum menciptakan Bagteria, Nancy hanyalah perempuan biasa dengan kisah hidup yang hampir sama dengan perempuan lainnya. Ibu dua anak ini lahir di Brasil, 6 Januari 1963 dan tinggal di negeri eksotis itu selama 6 tahun baru kemudian kembali ke Indonesia.

30 | VISTA

Awalnya, Bagteria tidak dipasarkan di dalam negeri sebab Nancy melihat gelagat masyarakat Indonesia kala itu masih memandang sebelah mata pada produksi lokal. Apalagi harga tas ciptaan Nancy terbilang mahal karena produknya termasuk handmade dengan memanfaatkan ketrampilan menjahit, menyulam dan dipadukan dengan teknik pemasangan aneka jenis aksesoris seperti kristal swarovski, payet, kulit ikan dari Islandia hingga gading mammoth. Usaha yang semula bermodal Rp100 juta itu berubah menjadi bisnis elegan yang tak ternilai harganya. Jangan kaget bila Bagteria saat ini memiliki pasar tetap di 30 negara di seluruh penjuru dunia, termasuk Uni Emirat Arab. Sementara untuk pasar lokal, Nancy baru meliriknya sekitar 3 tahun lalu. Dengan selalu menjaga kualitas bahan serta produksi yang bermutu dan terus konsisten menjaga keunikan desain, Nancy berharap Bagteria bisa menjamur bak bakteri yang mewabah. (Maureen)


VISTA | 21


RUDI SISWANTO

alumni

Hallo, tolong jelaskan sedikit tentang diri Anda Halo,Saya Rudy siswanto, Biasa di panggil Crut, Lulusan DKV UK Petra angkatan 2004, Saya seorang Illustrator, Sekarang saya Bekerja di Caravan Studio dengan posisi Senior artist,dan juga saya bekerja sebagai freelance Illustrator juga, Saya Bekerja di Caravan studio dari tahun 2009 sampai sekarang. Spesialisasi saya adalah di Conceptdesign, Card illustration dan Children illustrations. Apa yang ingin Anda raih dalam 10 tahun ke depan? Menjadi Artist yang mapan tentunya. Tuhan sudah kasi saya talent dan sudah seharusnya saya ngga boleh menyia-nyiakannya, saya sukses dengan apa yang Tuhan telah berikan ke saya. Susah memang, tapi justru karena susah , maka kita harus perjuangkan Siapa yang menjadi inspirasi terbesar Anda hingga saat ini? Mami, i love my mom.

32|VISTA

Apa saja yang sudah Anda kerjakan saat ini? Wah, lumayan banyak si, kebanyakan card game, Legend of Norrath,Legend of Five Rings, Magic the Gathering Tactic, Starwars card, warhammer, dan masih banyak. ada juga conceptart buat game, ada JumpGate, WOTC , dan lainnya. ada kerjaan kerjaan advertising untuk freelance. dan masih banyak, yang pasti semua ngga luput dari ilustrasi. Menurut Anda, bagaimana cara menggabungkan antara kreativitas dan enterpreneurship? Mood, gak mood, pasti ada saat-saat itu, kita juga manusia, punya perasaan, bisa capek, sebel, marah, seneng, kalo ngga punya perasaan si namanya mesin itu. Tapi, Sebagai profesional kita ngga bisa menunggu mood baik baru kerja bagus, kalo gitu namanya ga profesional, kita harus inget , kalo kita kerja itu di gaji lo ya sama perusahaan, ya sama klien, ada yang spend money buat kerjaan kita,mereka trust kita untuk meng�handle� produknya dia, dan mereka ngga mengenal mood ngga mood kuarep mu!!!!, yang penting si klien tau nya kerjaan kita bagus,dan mereka untung, kalo kita nunggu taon kucing baru mood, klien cari artist laen nya aja deh, masih banyak kok yang lebih jago dari kamu,lebih ga moody lagi. yaahhh begitu lah musuh terbesar yaaa, ya Distraction, pokoknya hal-hal yang menghambat kita untuk maju, baik dari diri sendiri maupun orang lain. contohnya,


Facebok, chating, browsing yang ga perlu, 9 gag, gamming dan kebisingan saat kerja.Gimana kita mau maksimal kalo banyak distraction si sekitar kita, meskipun kita sejagoo apapun lah, seberbakat apapunnnn.saya juga masih berperang melawan ini si sejujurnya:) Bagaimana awalnya hingga ada bisa tergabung dalam Caravan Studio? Awalnya adalah saya mengenal Chris lie, dari pertemuan tidak sengaja waktu magang di Imaginary Friend, dan kita bertemu kembali saat saya pameran TA, saya ngga langsung kerja di Caravan langsung setelah lulus kuliah, tapi saya menjadi asdos di Petra selama 1 semester, lalu saya apply sebagai anak magang di Caravan.setelah magang selama 3 bulan , saya di terima di caravan sebagai junior Artist, dan saya bekerja sampai sekarang Kalau boleh tahu, bagaimana proses belajar anda dalam mendesain sehingga dapat membuat ilustrasi yang sangat fantastik? Banyak orang bilang, “opooo iku DKV, gak entuk opo-opo”, saya banyak belajar di DKV ini, banyak masukan-masukan positif dari kuliah, yang sebenarnya ngga kerasa, tapi akan kepakai di dunia kerja, Dari Disiplin, Proses Berpikir kreatif, dan banyak asupan-asupan ilmu lainnya. misal dari pelajaran nirmana, banyak yang bilang, corat coret ga jelas, pake kuas lagi. justru

dari nirmana, saya bisa tahu teori warna, komposisi dan banyak lagi, yang kenyataannya kepakai terus sampai sekarang di dunia kerja, kepekaan warna ku di latih. memang secara akademik, saya kurang mendapatkan illmu illustrasi di DKV.memang bukan jurusan seni kok. tapi berkat dorongan dari dosendosen terdekat dan teman-teman saya, saya dapat mencapai level separti sekarang ini, (thanks to Gilent, Ce Christin dan pak Hans) Ada saran untuk desainer pendatang baru? .Siapkan diri lah, skill yang terus di asah, seolah-olah akan ada air bah yang menerpa ,dengan gitu kita ngga akan kaget, kalo yang datang itu ombak, karena kita sudah persiapkan untuk yang lebih besar. Be Serius,cari apa interest mu dan belajar terus dari sekarang. Saya termasuk terlambat dan harus mengejar banyak ketinggalan, kalo kalian ngga serius dengan apa yang ada di “tangan” kalian, mending stop! Pantang menyerah itu penting, berani terima kritikan dan masukan baik positif dan negatif , olah itu menjadi pegas yang membawa kalian meloncat lebih tinggi.Belajar terus, jangan mudah puas, inget, dalam 1 tahun aja , Petra mengeluarkan berapa orang lulusan DKV, belom yang lainnya, itu masih di Surabaya lo, belom d kota lainnya, belum di negara lainya, begitu kita lulus akan ada banyak designer yang”lapar “ yang akan menjadi saingan kita . it’s true. Semangat buat DKV Petra, God Bless VISTA | 33


HOW TO CREATE

PIXEL ART Oleh

Calvin Purnomo

Pixel art punya banyak cara untuk membuatnya. Ini bukan satu-satunya jalan, tapi bisa anda tambah-tambah sendiri. Cari referensi juga bisa buat tambah ilmu.

HERMAWAN TANZIL

Oke, setelah dicrop dan dilevel dengan bener gambar sourcenya, silahkan di filter|patchwork & image|adjustment|posterize. Dibikin per layer . Fungsi patchwork untuk bikin dia jadi pixelated kasar, untuk tau area-area warna, karena pada dasarnya pixelart itu simplifying pictures, mengurangi jumlah warna juga mengurangi detail bentuk. Sedangkan posterize dipakai untuk melihat area gelap terang. Sangat membantu untuk mengecat shadingnya.

Okay, pertama, perlu kenalan dulu ama yang dijadikan contoh. Perkenalkan, beliau Hermawan Tanzil, tokoh desain Indonesia yang cukup terkenal . Beliau ini adalah pemilik biro desain LeBoYe yang merupakan biro desain terkemuka di Jakarta. Biografinya silahkan lihat di website LeBoYe atauo DGI. Sebelum mulai, ada baiknya ini disetel dulu yah.. buka preference photoshop, ganti interpolation nya ke nearest neighbour. Selain itu, atur toolsnya. Tools yang sering dipakai adalah marquee, brushnya diganti jadi tipe pencil,, eraser juga diganti tipenya jadi pencil. Opacity penuh, diameter dissesuaikan dengan kebutuhan. 34 | VISTA

Setelah itu bikin file baru.. resolusi biarkan 72 dpi dulu. Karena kita main resolusi screen. Background transparent, aspect ratio pastikan square.


Mulai dengan bentukan oval standar. Caranya pakai marquee lingkaran, lalu stroke hitam aja. Stroke 1 pixel saja, jangan besar besar.

Oke bentukan kasar sudah jadi, silahkan freehand buat bentukan rambutnya juga. Kasar dulu aja, fine tuning nanti aja.

Oh ya, kalau main pixelart, kita bermain di level pixel, jadi zoom gede sampe keliatan grid pixels nya. Nggak harus mentok, asal enak buat komposisi. Atur window kerja sesuai hati nurani. Asal enak buat anda. Mulai buat palette warna anda. Usahakan pisahkan shadow, highlight, mid tone kulit, kalau perlu siapkan juga warna gelap untuk pengganti outline hitam lainnya. Mulai buat bentuk dasar kepalanya, dari oval yang tadi dibuat, silahkan dimodifikasi pakai pencil tool atau eraser. Bisa juga digeser-geser dengan tool move. Itu fungsi dari interpolasi diganti jadi nearest neighbour. Saat dimove atau di scale, pixel tidak pecah terinterpolasi. Untuk bantu komposisi, buat garis bantu dulu untuk peletakkan aksesoris muka. Buat layer baru ya.

Langsung deh mulai cat muka nya. Pilih midtone dulu biar enak, disapu rata ke muka nya. Tips: duplikat layer outline, dipaint bucket biar cepet & nggak nabrak garis-garis outline. Lalu rapikan pakai pencil & eraser. Setelah midtone selesai, silahkan di beri shading, dengan panutan posterize tadi. Pakai feeling aja, gimana yang dirasa enak buat anda sekalian. Asal tetap masuk akal arah cahayanya. Selanjutnya mulai aja ganti warna outline dengan warna yang lebih dekat dengan warna shading atau kulit muka tadi. Hitam kan terlalu kontras, kurang asik dilihat.

VISTA | 35


Mulai lah fine tuning barang-barang detail, semacam kontur rambut, bentuk wajah, alis mata, shading, dsb.

hati-hati, karena kadang transform scale bisa buat pixel terdistorsi. Jadi hati-hati, lihat bentuk keseluruhannya.

Kasih layer kacamata ya, biar keliatan wibawa gitu. Buat kotak dulu, baru diperbaikin bentuknya.

Jangan berhenti sampai muka saja. Silahkan dieksplorasi misal buat tubuhnya, lingkungan sekitar, dsb. Sangat luas.

TIPS : 1. Pilih foto yang simpel dan lighting jelas. Kuncinya adalah teliti dan rajin. 2. Cari referensi pixel art banyak-banyak. 3. Karena pixel art gak cuma bentukan muka 2D semacam ini. Banyak sekali dalam bentuk 3D isometrik dsb. 4. Tools gak cuma photoshop. Bahkan pakai microsoft paint bisa! 5. Adobe Illustrator juga bisa dipakai untuk bantu membuat form nya. Buat vektornya dulu. 6. Jaga supaya pixel tidak terasa terputus. 7. Saat akan membuat bentuk curve, pixel sebaiknya bertransisi perlahan, jangan terlihat terputus. 8. Shading sebaiknya pakai warna-warna yang dekat.

Zoom out, liat enak gak dilihat. Kalau belum silahkan difine tune lagi. Save file. Saran saya buat di psd dulu. Setelah itu save lagi boleh jadi PNG atau GIF. Jangan mainan pixelart disimpen jpg yak. Karena kompresi bisa rusak crispiness dari tepi-tepi tajam pixel. Pilih format lossless seperti GIF ato PNG. Nah keuntungan kita ganti mode interpolasinya, kita juga bisa transform pixel art kita tadi ke ukuran besar tanpa taku crispiness nya hilang. Walau begitu, perlu 36 20 | VISTA

PIXEL ART


Tutorial kali ini membahas tentang cara menjilid buku secara manual. Cara dan bahan dapat diperoleh dengan mudah. Semoga tutorial ini dapat membantu.

Jilid ini merupakan jilid dengan sampul yang tipis. Untuk tutorial kali ini, dokumen yang dijilid harus menggunakan format single bolak balik (bukan dalam bentuk spread). Contoh ini menggunakan ukuran A5 (14.5cm x 21cm) Bahan : dokumen yang akan dijilid, kertas untuk sampul Alat : lem, gunting, cutter, staples, alat tulis, penggaris

Siapkan kertas-kertas yang akan dijilid. Tumpukan kertas harus dipotong sama rata pada tiap sisinya.

teddy:

Oleh Viona Paramita soegiarto

Tumpukan yang sudah rapi disatukan dengan menggunakan staples hingga menjadi buku. Jarak staples dengan sisi kertas kurang lebih 7mm. Pastikan semua kertas terstaples dengan kuat agar tidak lepas. Bagian kuning merupakan tebal buku yang nantinya akan ditempelkan dengan sampul. Jangan lupa mengukur panjang, lebar, dan tebal buku. Contoh ukuran buku : p x l x t = 21 x 14.5 x 1 (satuan cm).

Siapkan kertas yang akan dipakai menjadi sampul buku. Kemudian ukuran panjang, lebar, dan tebal buku dipindah pada kertas. Maka panjang sampul adalah 2x lebar buku ditambah tebal buku sedangkan lebar sampul adalah panjang dari buku. (p x l = 30 x 21). Kemudian garis putus2 berada 1cm dari bagian kuning. Garis ini nantinya akan dilipat dan menutup bagian staples buku.

VISTA | 37


Setelah semua ukuran jadi dan akurat, lipat bagian2 seperti pada gambar dengan melakukan rit* terlebih dahulu. Bagian merah muda adalah bagian yang harus diberi lem. Gunakan lem bukan double tape

Setelah dilem, segera posisikan buku dengan sampul dan rekatkan keduanya. Pastikan semua sisi tertempel dengan bagus dan tidak miring. Pastikan juga bagian staples tertutup oleh sampul. (kunci pemasangan yang tepat terdapat pada pengukuran dokumen dan sampul yang akurat).

Diamkan beberapa saat hingga lem mengering dan buku selesai dijilid.

*) Rit : menggaris kertas dengan menggunakan sisi tumpul cutter. Jangan terlalu ditekan agar kertas tidak sobek. Fungsinya untuk memudahkan pelipatan kertas.

Jilid ini merupakan jilid dengan sampul yang tebal. Untuk tutorial kali ini, dokumen yang dijilid harus menggunakan format spread non bolak balik, tiap spread berhalaman urut. Contoh ini menggunakan ukuran A5 Siapkan dokumen yang akan dijilid. Dokumen harus berbentuk spread non bolak balik dengan nomor halaman yang urut (spread diprint satu sisi saja). Bagian tengahnya dirit. Sisi2 dokumen harus sama rata, jika belum rata dapat dipotong terlebih dahulu hingga rata. 38 | VISTA

Lipat semua dokumen yang telah dirit kemudian tempel bagian yang kosong satu sama lain seperti pada gambar


Tempel dengan rapi dengan ukuran yang akurat hingga menjadi kersatuan buku. Bagian ungu merupakan tebal buku. Kemudian ukur panjang, lebar, dan tebal buku tsb. Contoh ukuran buku : p x l x t = 21 x 14.5 x 2 (satuan cm).

Siapkan kertas yang akan dipakai menjadi sampul buku. Kemudian ukuran panjang, lebar, dan tebal buku dipindah pada kertas. Maka panjang sampul adalah 2x lebar buku ditambah tebal buku sedangkan lebar sampul adalah panjang dari buku. (p x l = 31 x 21). Kemudian garis putus2 berada 1cm dari bagian ungu. Lipat garis ini beserta bagian ungu. Jangan lupa beri tambahan di setiap sisinya kurang lebih 3 cm. Tambahan ini berfungsi untuk membungkus merang yang nantinya akan ditempel pada sampul.

Siapkan merang untuk mempertebal sampul. Potong seukuran dengan ukuran buku. Merang yang digunakan kurang lebih memiliki tebal 2mm

Tempel merang pada kertas sampul. Bagian yang diberi lem adalah bagian sampul kecuali bagian garis putus2 yang berukuran 1cm

Kemudian lipat semua tambahan hingga menutupi tepi merang.

Setelah tertempel dengan rapi, coba lipat bagian2 yang sebelumnya tadi dirit. Kemudian tempel sampul dengan bagian terdepan dan terbelakang buku.

Diamkan beberapa saat hingga lem mengering dan buku selesai dijilid.

VISTA | 39


classmate

STEVEN PURWADIPURA Ceritakan sedikit tentang diri Anda? Nama asliku Steven Purwadipura, tapi karena perawakanku yang kecil, sekarang aku memiliki trademark ‘Titi’. Aku masuk ke DKV pada awalnya karena ketertarikanku pada ilustrasi dan komik, namun setelah belajar cukup banyak di sini, aku lebih tertarik ke desain grafis dan sedikit dunia ilustrasi. Aku bukan orang yang dilahirkan dengan bakat dan sense desain yang tinggi, tapi aku hanya orang yang punya niat berlatih agar dapat menyetarai orang yang berbakat, atau bahkan melampauinya. Menurut Anda, ART itu apa sih? Art / seni menurutku adalah sebuah keadaan akan suatu hal yang berhubungan dengan kehidupan manusia, yang memiliki kesan indah dan nilai estetik.

40 | VISTA

Dari mana Anda mendapat inspirasi atau ide dalam pembuatan karya-karya Anda selama ini? Inspirasiku biasanya datang dengan tak terduga. Kadang, sebanyak apapun berusaha mencari inspirasi di dunia maya, inspirasi itu juga tak kunjung datang. Namun ketika mengobrol bersama sahabat – sahabat terdekat, bermain – main dengan fotografi, menulis di blog, mengamati alam, secangkir kopi, hal – hal seperti itulah yang cukup sering mendatangkan inspirasi. Mengintip kehidupan orang yang kucintai juga menjadi salah satu hal yang sering kulakukan untuk mendapatkan sebuah inspirasi. :)


Bisa ceritain sedikit tentang proses pembuatan karya Anda? Untuk proses pembuatan karya, aku selalu memulai dengan mencari inspirasi dengan cara – cara tadi. Ketika inspirasi sudah datang, mulailah proses membuat sketsa secara manual tanpa komputerisasi. Dari sketsa akan langsung difinalisasi apabila karya itu hanya untuk kesenangan pribadi. Jika karya itu ditujukan ke klien tertentu, maka sketsa harus dibuat sebanyak mungkin, lalu sketsa yang dipilih dikembangkan ke tightissue (semi final), dan baru difinalisasi ketika sudah mendapat persetujuan klien. Siapa designer/tokoh yang menjadi panutan Anda? Aku tidak punya sosok khusus sebagai desainer panutan, tetapi tokoh yang menjadi panutanku adalah penyanyi wanita asal Jepang, YUI. Selain karena kualitas musiknya, YUI menjadi panutanku karena perjuangannya dari seorang penyanyi jalanan hingga berhasil menjadi salah satu musisi berkualitas di Jepang. Apa saja yang telah Anda capai sampai saat ini? Aku belum punya banyak prestasi, paling hanya sekedar finalis dari sebuah lomba, tapi belum pernah menjadi juara.

Contohnya, finalis 15 besar Lomba Poster Design Festival 2012, dan finalis 10 besar Lomba Big Bang Idea. Prestasi tertinggi yang ingin aku capai adalah ketika desainku diakui banyak orang. Gelar hanyalah bonus, namun prestasi tertinggi adalah ketika desain itu sendiri diakui oleh banyak orang karena kualitasnya. :) Apa motivasi terbesar Anda? Motivasi terbesarku adalah kesukaanku terhadap dunia seni dan desain. Aku merasa bahwa dunia inilah duniaku. Di dunia inilah aku bisa berkarya. Di dunia inilah aku bisa membantu orang. Apa pendapatmu tentang ART-preneurship? Menurutku, di era sekarang, bidang seni dan desain sebagai pekerjaan (ART-preneurship ) sudah sangat berkembang pesat di dunia. Bisa kita lihat, sekarang dunia perfilman, dunia iklan, dunia bisnis, semuanya tidak bisa lepas dari seni dan desain. Untuk di Indonesia sendiri, ART-preneurship sudah mulai berkembang. Meskipun sebagian besar masih berpusat di Jakarta, namun dunia seni dan desain di Indonesia sudah sangat jauh berkembang dibanding beberapa tahun lalu. VISTA | 41


QUIZ

3 T-SHIRT

TEE 41

Dapatkan kesempatan mendapatkan 3 T-Shirt dari Tee 41 dengan menjawab pertanyaan berikut ini.

Apa nama website tee41? a. teefourtyone.com b. tee41.com c. tee4everyone.com Kirim jawabanmu melalui e-mail ke redaksi.vista@hotmail.com dengan subject QUIZ VISTA - TEE41. Sertakan Nama-Alamat Lengkap-Nomor HP. Pemenang akan diundi dan diumumkan pada tanggal 25 Juni 2012 di Fans Page majalah Vista (http://www.facebook.com/majalahvista)

3 BUKU

Dapatkan kesempatan mendapatkan 3 buku (mendesain LOGO, LAYOUT, dan HURUFONTIPOGRAFI) yang sudah ditandatangani langsung oleh Surianto Rustan! dengan menjawab pertanyaan berikut ini.

Berapa jumlah buku yang sudah dibuat oleh Surianto Rustan? a. 3 b. 4 c. 5 Kirim jawabanmu melalui e-mail ke redaksi.vista@hotmail.com dengan subject QUIZ VISTA - SURIANTO RUSTAN. Sertakan Nama-Alamat Lengkap-Nomor HP. Pemenang akan diundi dan diumumkan pada tanggal 25 Juni 2012 di Fans Page majalah Vista (http://www.facebook.com/majalahvista) 42 | VISTA

SURIANTO RUSTAN


VISTA | 43


BATIK BANYUWANGI

Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di ujung timur pulau jawa yang kerap kali hanya disinggahi untuk sekedar menyeberang ke pulau Bali. Tak banyak yang pergi ke Banyuwangi untuk berwisata. Namun taukah kalian bahwa di kabupaten Banyuwangi ini menyimpan banyak kekayaan budaya dan alam yang tak kalah banyak nya dengan pulau Bali. Salah satunya adalah batik

Berbekal rasa penasaran akan batik khas banyuwangi, saya pergi ke salah satu art gallery sekaligus tempat pembuatan batik di banyuwangi. Adalah “virdes batik collection” yang menjadi pilihan kunjungan sayai ini. “virdes batik collection” ini berlokasi di jalan Doktren Baitus Salam Simbar Tampo RT 01/ II desa Cluring kabupaten banyuwangi. Perjalanan dari pelabuhan ketapang banyuwangi menuju desa cluring memakan waktu sekitar 1 jam 45 menit. Dari Surabaya ke banyuwangi sendiri bisa melalui jalur darat selama 6 jam atau jalur udara selama setengah jam.

44 | VISTA


Sesampainya di art gallery “virdesbatik� saya bertemu dengan pemiliknya yang bernama Ibu Dewi. Ibu Dewi ini merupakan lulusan fakultas keterampilan di IKIP Surabaya (sekarang Unesa). D isini aroma pedesaan begitu kental terasa. Sebelum melihat proses pembuatan batik, pertama-tama saya melihat-lihat batik yang di pamerkan di gallery nya. Ada batik stamp/cap, batik tulis, batik sutra, abstrak, dan batik tradisi banyuwangi. Untuk motifnya sendiri ada hampir 100 jenis. Kesemua motif yang ada merupakan modifikasi dari batik-batik asli banyuwangi, diantaranya: batik gajah uling, paras gempal, semanggian, kangkung setingkes, sekar jagat, dan banyak lainnya yang merupakan modifikasi batik daerah lain yang diolah dalam goresan khas batik banyuwangi.

Sembari menemani saya melihat-lihat ibu dewi juga menjelaskan bahwa batik-batik tersebut sangat cocok sebagai oleh-oleh khas banyuwangi. Kisaran harganya perlembar mulai dari 200rb yang berbahan dasar katun hingga yang berbahan dasar sutra seharga 1 juta rupiah. Beberapa penghargaan juga sudah pernah diraih oleh virdes batik.

Setelah cukup puas melihat lihat batik yang sudah jadi, kemudian saya melihat proses pembuatan batik. Sambil masih ditemani Ibu Dewi, saya masuk ke sebuah ruangan sederhana khas pedesaan yang berisi beberapa orang wanita dan pria. Di tangan mereka nampak bermacam persenjataan membatik. Ada yang memegang canting, ada yang memegang cap/stempel yang digunakan untuk membuat batik cap, dan ada juga yang menggarisi kain-kain dengan pensil hingga membentuk grid persegi kecil. Pembuatan grid dilakukan agar proses pelukisan menggunakan canting menjadi lebih mudah dan tertata. Baik itu cap ataupun canting, yang dilakukan mereka adalah sama, yaitu menorehkan lilin di atas kain. VISTA | 45


Tangan para pekerja wanita yang bersenjatakan canting nampak begitu cekatan memindahkan lilin panas dari wajan ke atas kain, menorehkan motif-motif yang berbeda-beda seakan mereka sudah ingat motif tersebut di luar kepala. Salah satu pekerja wanita di sana menuturkan bahwa pengerjaan batik tulis dengan canting itu memakan waktu sekitar 1,5 hari hingga 3 hari. ergantung tingkat kerumitannya.

Keluar dari ruangan tersebut Ibu dewi yang juga guru kesenian di salah satu SMP negri banyuwangi ini mengantar saya melihat proses selanjutnya yaitu pemberian warna pada batik yang sudah di beri lilin. Di tahap ini Ibu Dewi dan salah satu pegawainya memberi saya kesempatan untuk sedikit terlibat dalam tahap kali ini. Dengan berhati-hati saya menorehan warna dengan kuas di atas kain yang sudah di goresi dengan lilin. Cukup mengasikan. Bagian yang sudah tertutup lilin tidak bisa menerima cat sehingga motif akan terbentuk dengan hanya mengisi bagian yang belum tertutup lilin.

Proses selanjutnya adalah merendam kain batik ke dalam cairan kimia untuk mematikan warnanya agar tidak luntur jika terkena air. Setelah direndam dalam cairan kimia, kain batik di bilas dengan air, dan direndam dalam air panas untuk meluruhkan lilinnya. Setelah itu dijemur. Batik yang sudah kering dipotong-potong sesuai ukuran yang diinginkan dan dilipat dengan rapi untuk dipasarkan. Limbah-limbah hasil pencucian batik ini tidak langsung dibuang begitu saja, namun juga diolah dan dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga tidak merusak lingkungan. Ibu dewi menjelaskan pada saya bahwa yang disebut batik itu adalah yang dalam proses pembuatannya menggunakan malam/lilin bukan yang di print atau dicetak menggunakan mesin-mesin. Ibu dewi menghimbau untuk mengenakan batik asli agar kebudayaan asli indonesia ini tidak luntur atau hilang begitu saja dan diambil oleh Negara tetangga.

Janganlah kita menunggu kebudayaan kita diambil Negara lain baru kita belajar mencintai budaya Indonesia. Cintailah, lestarikanlah dan kenakanlah dengan bangga pakaian batikmu agar dunia tahu bahwa batik adalah milik kita Indonesia. (cil) 46 | VISTA


VISTA | 47 15


48 | VISTA


VISTA||09 15 49 VISTA


50 10 | VISTA


Vista Artpreneurship  

Artpreneurship : Art and Entrepreneurship. How to be an entrepreneur in the artsy way.

Advertisement