Page 1

20 NOVEMBER

29

TAHUN 2011

Peserta Langsung Hunting Berita

GALIH COKRO/RaBa

BANYUWANGI - Seluruh tim peserta Radar Newspaper Competition (RaNCo) mengikuti temu teknik di Radar Banyuwangi Badminton Airdrome kemarin (19/11). Sebelum dibacakan aturan main kompetisi tersebut, seluruh peserta mendapat pembekalan seputar dunia jurnalistik. Materi pembekalan pertama adalah tentang lay out perwajahan koran. Materi lay out ini disampaikan tenaga desain grafis RaBa, M. Isnaeni Wardhan. Setelah cukup lama mendapat materi menata halaman koran, peserta juga dibekali berbagai teknik mencari berita yang diberikan Redaktur RaBa Syaifuddin Mahmud. Sebagai penutup, peserta RaNCo diberi sedikit materi pengenalan seputar fotografi jurnalistik ■  Baca Peserta...Hal 39

PEMBEKALAN: Peserta RaNCo menyimak materi tentang menulis berita yang diberikan Redaktur RaBa Syaifuddin Mahmud di Badminton Airdrome Radar Banyuwangi siang kemarin.

SUNTIK KELAMIN

Puskesmas Diminta Awasi Suntik Ilegal BANYUWANGI - Maraknya kasus suntik kelamin laki-laki ternyata membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi kelabakan. Seluruh kepala Puskesmas langsung diminta mengawasi dugaan adanya malapraktik alias praktik suntik kelamin laki-laki yang dilakukan secara ilegal. Kepala Dinkes Banyuwangi, Hariadji Soegito mengaku, DOK. RaBa pihaknya akan seHariadji Soegito gera mengumpulkan seluruh kepala puskesmas se-Banyuwangi. Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan merebaknya praktik suntik kelamin. “Kita akan segera mengantisipasi,” cetus Hariadji ■  Baca Puskesmas...Hal 39

TENAGA KERJA

Usul UMK Rp 915 Ribu BANYUWANGI - Ini kabar gembira bagi para pekerja di Bumi Blambangan. Sebab, Pemkab Banyuwangi mengusulkan kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2012 kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo sebesar Rp 915 ribu. Saat ini, UMK yang berlaku di Banyuwangi sebesar Rp 865 ribu. “Usulan UMK tahun 2012 naik sekitar 5,6 persen,” ujar Kadis Sosial, Tenaga Kerja, dan Tansmigrasi Banyuwangi, Iskandar Azis ■  Baca Usul...Hal 39

JEBENG THULIK

Puting Beliung Rusak 5 Rumah PANARUKAN - Angin puting beliung kembali melanda wilayah Kabupaten Situbondo. Pekan lalu (9/11) hujan deras disertai angin kencang merobohkan dua unit rumah hingga menelan satu korban jiwa di Kecamatan Besuki. Kali ini, musibah serupa terjadi di Kecamatan Panarukan, tepatnya pada Jumat petang lalu (18/11). Satu unit rumah warga rusak berat akibat peristiwa yang berlangsung sangat cepat itu. Rumah milik Ahmad Fajri, 35, warga Desa Bataan, Kecamatan Panarukan, porakporanda setelah tertimpa pohon berukuran besar yang tumbuh di depan rumah tersebut. Dengan peralatan seadanya, warga sekitar langsung bergotong-royong menyingkirkan batang pohon yang menimpa atap rumah korban.

Selain itu, satu unit rumah yang lain juga rusak akibat tertimpa pohon. Namun, tingkat kerusakan rumah yang satu ini tidak seberat rumah Fajri. “Ada dua rumah yang tertimpa pohon. Tetapi, yang rusak berat hanya satu rumah. Kejadiannya (angin puting beliung) sangat cepat, hanya dalam hitungan detik,” ujar Yanto, warga sekitar. Beruntung, kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. Pasalnya, warga langsung berhamburan ke luar rumah ketika mendengar suara angin kencang.

Puting Beliung Situbondo Lokasi: Desa Bataan, Kecamatan Panarukan Kejadian: Jumat petang (18/11) DAMPAK: - Pohon tumbang - 1 rumah rusak berat - 5 rumah rusak ringan Tidak ada korban jiwa/luka

“Sebelum angin puting beliung melanda, hujan deras mengguyur lingkungan kami,” ujar Ahmad Fajri. Fajri menambahkan, saat mendengar suara angin kencang, dia dan keluarganya langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri ■  Baca Puting...Hal 39

SIGIT HARIYADI/RaBa

AMBRUK: Pohon tumbang menimpa sedikitnya dua rumah di Desa Bataan, Kecamatan Panarukan, Jumat petang lalu (18/11).

Seorang Jamaah Tertinggal di Surabaya BANYUWANGI - Jamaah haji (JH) asal Kabupaten Banyuwangi tiba di daerah asal pagi kemarin (19/ 11). Dengan mengendarai 32 bus, para tamu Allah itu datang di Bumi Blambangan berangsur-angsur secara bergelombang. Rombongan pertama atau kelompok terbang (kloter) 17 tiba sekitar pukul 06.45, sedangkan kloter 19 datang sekitar pukul 13.00. Pelukan erat dan tangis karena haru mewarnai setiap kedatangan rombongan haji. Tetapi, saat para jamaah disambut keluarganya juga ada yang tersenyum dan tertawa ■  Baca Seorang...Hal 39

Haji Situbondo Datang Pagi Ini

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

HARU: Rombongan haji disambut keluarganya saat tiba di halaman Hotel Baru II Watudodol, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, pagi kemarin.

S EMENTARA itu, jamaah haji Situbondo pagi ini dipastikan akan kembali menginjakkan kakinya di Kota Santri. Mereka akan bertemu kembali keluarga dan orangorang dekat yang sudah lama menunggu kedatangan para tamu Allah itu. Informasi yang dikumpulkan wartawan koran ini dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Situbondo, jamaah haji yang tergabung dalam kloter 21 diperkirakan akan tiba di Situbondo sekitar pukul 06.00

pagi ini (20/11). Kloter 22 diperkirakan tiba sekitar pukul 07.00. “Mereka tiba di Juanda pada 19 September. Kloter 21 sekitar pukul 22.50, sedangkan kloter 22 pukul 23.50 (tadi malam),” terang Kepala Kemenag Situbondo, Rosyadi Bahar, kemarin (19/11). Jamaah haji Situbondo yang tergabung di kloter 23 akan datang paling akhir, yakni pukul 22.00. Mereka tiba di Bandara Internasional Juanda pada 20 November sekitar pukul 02.50 ■  Baca Haji...Hal 39

Kisah Kurir Sepuluh Gram Sabu-Sabu Asal Sidoarjo GILANG GUPTA/RaBa

CITY TOUR: Letkol Laut (T) Immanuel Kaban menjelaskan cara membuat kapal fiberglass di Desa Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi.

Lihat Pabrik Kapal di Blimbingsari BANYUWANGI - Finalis Jebeng Thulik 2011 terus menjalani masa pendidikan dan latihan. Kemarin (19/11), 20 finalis tersebut mengikuti kegiatan city tour di pantai Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi. Mereka mendapatkan materi yang masih berkaitan dengan materi yang didapatkan di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi beberapa hari sebelumnya ■  Baca Lihat...Hal 39

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Upah Rp 400 Ribu untuk Bayar Kuliah Cita-cita Heri Setyoko, 31, menggenggam gelar sarjana harus tertunda. Setidaknya untuk beberapa tahun ke depan. Sebab, warga Desa Gelam, Kecamatan Caneh, Sidoarjo, itu diciduk polisi saat membawa sabu-sabu (SS) seberat 10 gram di Situbondo. SIGIT HARIYADI, Situbondo

SEORANG laki-laki berperawakan kurus pagi itu terlihat berjalan menuju ruang Satuan

Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Situbondo diiringi tiga personel polisi berpakaian preman. Mengenakan kaus oblong warna cokelat tua dan celana pendek hitam, dia berjalan sambil menutup muka dengan kedua tangan agar wajahnya terhindar dari kamera wartawan. Sesampai di ruang di bagian depan kompleks mapolres, dia langsung dihadapkan kepada sejumlah wartawan. Belakangan diketahui, laki-laki berambut ikal itu adalah Heri Setyoko alias Koko, kurir SS yang berhasil diringkus sekitar pukul 23.45 Kamis malam lalu (16/11). Pemuda tersebut diciduk sesaat sebelum melakukan transaksi dengan pemesan

barang haram itu di tepi Jalan A. Yani, Kecamatan Situbondo. Wartawan koran ini sempat tercengang saat mendengar pengakuan yang dilontarkan Koko. Betapa tidak, dia mengaku nekat menjadi kurir SS untuk menggapai cita-citanya menjadi seorang sarjana. “Upah mengantarkan SS ini akan saya tabung untuk mendaftar kuliah,” ujarnya. Menurut Koko, pada tahun 2003 silam dia terpaksa drop out dari Perguruan Tinggi (PT) tempatnya menimba ilmu. Gara-garanya, dia tidak mampu membayar biaya kuliah. Padahal saat itu, dia kuliah sambil bekerja sebagai instalatir listrik ■  Baca Upah...Hal 39

Puting beliung rusak lima rumah di Panarukan

Yang penting tidak merusak rumah tangga orang

UMK Banyuwangi diusulkan Rp 915 ribu

Usul agar perusahaan memberi upah jauh lebih besar daripada UMK

KOKO SIGIT HARIYADI/RaBa

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@jawapos.co.id


Minggu 20 November 2011

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Lima Unit Rumah Rusak ■ PUTING... Sambungan dari Hal 29

“Angin kencang merobohkan pohon yang tumbuh di sekitar rumah saya. Beruntung saya dan keluarga cepat keluar rumah, sehingga semua anggota keluarga kami selamat. Tidak satu pun yang mengalami

luka,” imbuhnya. Sementara itu, menurut Misnawi, juga warga sekitar, angin puting beliung yang terjadi Jumat sore itu mengakibatkan sedikitnya lima rumah rusak. Rata-rata rumah yang mengalami kerusakan itu karena tertimpa pohon. “Tetapi, yang parah ya hanya satu rumah,”

tandasnya. Seperti pernah diberitakan, dua unit rumah sangat sederhana di Dusun Demung Barat, RT 01/RW 1, Desa Demung, Kecamatan Besuki, roboh pada Kamis pagi (9/11). Musibah itu menelan satu korban jiwa, yakni Ny. Tami alias Mesda, 80. Wanita malang itu meregang nyawa

akibat tertimpa atap rumah saat berada di dapur, tepatnya di depan tungku perapian. Korban selamat adalah Pak So, 70. Pria yang merupakan sepupu Mesda itu hanya mengalami lecet karena sudah keluar rumah sebelum rumah yang dia tempati seorang diri itu ambruk. (sgt/c1/bay)

Yang Meninggal Ternyata hanya Dua ■ SEORANG... Sambungan dari Hal 29

Sebagian besar JH tidak langsung pulang ke rumahnya. Ada yang memilih transit lebih dulu di hotel, masjid, atau di lokasi yang telah ditunjuk kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Rombongan KBIH Sabilillah tiba di Banyuwangi sekitar pukul 06.45. Mereka langsung menuju Hotel Baru II Beach di Watudodol, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Anggota KBIH Darussalam yang tiba sekitar pukul 10.00 langsung menuju Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari. “Rombongan ada yang turun di Glenmore,” cetus KH. Abdul Malik Syafaat, salah satu pengurus KBIH Darussalam. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, HM. Hosnan, yang tahun ini berangkat haji bersama 1.215 jamaah asal Banyuwangi, tiba

paling akhir. Rombongannya datang di Kota Gandrung sekitar pukul 13.00. “Saya ikut kloter dan rombongan terakhir, karena sambil mengawal jamaah,” cetus Hosnan. Menurut Hosnan, secara umum kondisi JH asal Banyuwangi cukup baik. Semua jamaah bisa melaksanakan rukun dan syarat haji. Meski ada yang sakit, tapi tetap bisa melaksanakan ibadah haji sesuai ketentuan. “Semoga semua dapat predikat mabrur,” katanya. Dia juga meralat bahwa dari 1.215 JH asal Kabupaten Banyuwangi, yang meninggal di Tanah Suci hanya 2 jamaah bukan 10 jamaah seperti diberitakan koran ini kemarin. Kedua JH yang meninggal di Tanah Suci itu adalah Sastro Sukardi, anggota kloter 17, dan Muhri bin Alwi dari Kloter 19. Sastro Sukardi tinggal di wilayah Kecamatan Rogojampi, dan Muhri bin Alwi tinggal di

Desa Sraten, Kecamatan Cluring. “Yang sakit memang agak banyak, tapi yang meninggal dua orang,” ungkapnya. Kini semua JH asal Banyuwangi sudah pulang. Namun demikian, ada satu jamaah yang sakit dan tertinggal di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Namun, jamaah yang sakit tersebut sudah dijemput keluarganya. “Insya-Allah sore ini (kemarin) sudah bisa dibawa pulang,” ungkapnya. Ditanya terkait kedatangan JH yang tidak serempak, Kepala Kemenag Banyuwangi itu mengungkapkan karena ada beberapa faktor. Yang pertama, rombongan JH tiba di Bandara Juanda, Surabaya, tidak bersamaan. “Satu kloter dengan kloter lain, waktu pendaratannya berjarak dua jam,” jelasnya. Setiap kloter yang baru mendarat di Bandara Internasional Juanda langsung menuju ke Asrama Haji Sukolilo, Sura-

baya, untuk istirahat sambil membagikan barang-barang dan barang lain, seperti paspor dan buku kesehatan. “Di asrama haji itu sekitar dua jam lamanya,” cetusnya. Saat pulang, para JH langsung dipimpin KBIH masingmasing. Sehingga, bus yang mengangkutnya juga mengikuti permintaan setiap KBIH tersebut. “Ada yang melewati Jember, tapi juga ada yang lewat Situbondo,” terangnya. Hosnan yang baru setahun bertugas di Banyuwangi itu mengaku heran dengan cara pemulangan di Banyuwangi yang tidak turun di satu titik. Sebab, di daerah asalnya, yakni Madura, jamaah haji diturunkan di satu titik. “Di Banyuwangi ini meski dalam satu bus, tapi turunnya bisa bedabeda sesuai keinginan jamaah dan keluarganya. Dengan cara ini JH dan keluarganya bisa puas,’’ ujarnya. (abi/c1/bay)

Tetapkan Lima Lokasi Penurunan ■ HAJI... Sambungan dari Hal 29

“Selama musim haji tahun ini, ada lima jamaah yang meninggal dunia di Tanah Suci,” imbuh Rosyadi. Dia tegaskan, seluruh jamaah haji dilarang

turun di titik selain yang telah ditentukan. Itu mengingat pernah ada rombongan penjemput jamaah haji yang nekat menghadang bus jamaah di tengah jalan agar keluarganya diturunkan di tempat yang mereka inginkan. Hanya ada lima tempat yang boleh menjadi tempat penurunan jamaah haji Situbondo. Di

wilayah barat dipusatkan di Alun-alun Besuki dan Pasir Putih. Di wilayah tengah dipusatkan Stadion Abdurachman Shaleh dan Pesantren Wali Songo di Panji, dan Pesantren Kiai Sufyan di Sletreng. Di wilayah timur, jamaah hanya boleh turun di Pesantren Sukorejo, Banyuputih. (pri/c1/bay)

Diduga Melanggar UU Kesehatan ■ PUSKESMAS... Sambungan dari Hal 29

Hariadji mengaku, sampai saat ini belum pernah mendengar adanya praktik suntik kelamin secara liar. Paramedis yang ada juga belum pernah melaporkan masalah itu ke Dinkes Banyuwangi. “Nanti akan kita cek, kebetulan sekarang saya sedang sakit,” katanya saat dihubungi wartawan koran ini kemarin (19/11). Menurut Hariadji, bila ditemukan ada praktik suntik ilegal, maka itu jelas melanggar Undang-Undang (UU) Kesehatan. Apalagi, dampaknya

juga bisa membahayakan pasien yang disuntik. “Kita berharap masyarakat tidak mudah percaya. Bila ingin berobat hendaknya berobat ke petugas kesehatan yang ada,” pintanya. Mengenai suntik kelamin yang diduga akhir-akhir ini marak, Hariadji mengaku cukup kaget. Apalagi, warga lakilaki yang ingin memperbesar ukuran kelaminnya ternyata ada yang suntik kepada orang bukan ahlinya. “Kita minta semua puskesmas mengawasinya,” cetusnya. Ditambahkan Hariadji, pengawasan bukan hanya pada pelaku suntik kelamin ilegal.

Suntik wajah yang diduga dilakukan secara ilegal, masih kata dia, juga harus diawasi serius. “Kelamin dan wajah itu termasuk paling vital. Bila ada penyuntikan oleh orang yang bukan ahlinya, akibatnya bisa fatal,” jelasnya. Suntik wajah, lanjut dia, juga cukup banyak di Banyuwangi. Ada yang memiliki izin dan ada yang tidak berizin. “Ini juga harus diawasi, biar nanti tidak merugikan warga,” imbuhnya. Seperti diberitakan sebelumnya, praktik suntik kelamin yang diduga ilegal ternyata cukup marak di Banyuwangi. Di antara pasien yang pernah di-

suntik, ternyata banyak yang bermasalah. Selama Oktober 2011 lalu, sudah ada 15 lelaki yang melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis andrologi karena kelaminnya bermasalah. Masalah tersebut muncul setelah sekian lama mereka menyuntik alat kelaminnya. Yang menarik, sebagian besar pasien yang punya keluhan semacam itu berasal dari kawasan pesisir. “Kelaminnya yang pernah disuntik, banyak yang mengeluh nyeri hingga ada yang infeksi,” cetus pakar andrologi Banyuwangi, dr. H. Taufiq Hidayat MKes, Sp And. (abi/c1/bay)

Karya Peserta akan Dipamerkan ■ PESERTA... Sambungan dari Hal 29

Pelajaran potret-memotret sekaligus cara mengolahnya itu disampaikan Redaktur Pelaksana RaBa, Bayu Saksono. Usai pelatihan sekitar pukul

12.30, Benny Siswanto sebagai panitia RaNCo 2011 membacakan aturan main dalam kompetisi membuat halaman koran tersebut. ’’Mulai hari Minggu ini (20/ 11) peserta sudah bisa memulai hunting berita. Waktu berburu berita tersebut akan berakhir

tanggal 26 November 2011 mendatang. Waktu pengumpulan file halaman koran dimulai tanggal 28 hingga 30 November mendatang,’’ jelas Benny. Sementara itu, sepuluh karya terbaik peserta RaNCo akan diterbitkan di Radar Banyuwangi.

Seluruh peserta wajib mencetak dan membingkai halaman koran karya masing-masing. Halaman koran berbingkai itu nanti akan dipamerkan dalam ajang Pekan Kreativitas Pelajar (PKP) di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi. (*/c1/bay)

Nyaris Tertangkap Polisi di Besuki ■ UPAH... Sambungan dari Hal 29

Namun sayang, upah yang dia terima tidak sebanding dengan mahalnya biaya pendidikan yang harus dia bayar. “Saat memutuskan berhenti kuliah, saya sudah semester lima di Fakultas Teknik salah satu PT swasta di Sidoarjo,” tandasnya. Dengan logat Jawa Timur-an yang cukup kental, Koko berterus terang bahwa sebenarnya dia sudah dua kali mengantarkan SS ke wilayah Kota Santri. Pada pengiriman pertama sekitar sebulan lalu, dia berhasil lolos dari sergapan polisi. Karena itulah, dia ketagihan dan mengiyakan saja saat disuruh mengantar barang haram itu ke Bumi Rengganis untuk yang kedua kali. Ironisnya, sebenarnya pada pengiriman yang kedua ini, Koko sudah nyaris tertangkap polisi yang melakukan razia kendaraan di jalan raya Pantura di Kecamatan Besuki. Namun, berkat teriakan dari pengguna jalan lain yang memberitahukan bahwa ada operasi penertiban kendaraan, Koko berhasil lolos dari sergapan aparat. “Untuk menghindari razia, saya lewat gang

kecil di tengah perkampungan,” aku Koko. Meski menyadari pekerjaan yang dia lakoni sangat berbahaya, Koko tetap nekat mengantarkan serbuk setan tersebut ke wilayah Situbondo. Pasalnya, upah yang dia terima dari jasa pengiriman SS tersebut sangat besar. “Pada pengiriman pertama saja saya mendapat upah Rp 400 ribu. Padahal, barang (SS) yang saya kirim saat itu lebih sedikit dari barang yang saya antar saat ini,” ulasnya. Apa pun alasannya, tindakan Koko itu tidak bisa dibenarkan. Jika dilihat dari kaca mata hukum, setiap orang yang tanpa atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, dapat dijerat Pasal 112 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Jika dilihat dari kaca mata masyarakat, perbuatan Koko tentu sangat meresahkan. Apalagi, jika SS tersebut sampai ke tangan para pelajar. Tentu saja hal itu merusak generasi penerus bangsa. Saat ditanya apakah barang haram itu dia antar ke tangan pelajar? Koko dengan tegas membantah. Tapi saat ditanya siapa pemesan SS tersebut, dia mengaku tidak

tahu. Dia mengaku tidak tahu siapa bandar dan pemesan salah satu jenis narkotika itu. “Oleh orang yang mendatangi saya untuk mengantarkan SS ini, saya hanya diberi nomor HP. Setelah sampai di Situbondo, saya disuruh menelepon nomor tersebut. Tetapi sayang, nomor itu hilang. Mungkin saya menghapusnya secara tidak sengaja,” dalihnya. Kini, Koko harus menanggung akibat dari jalan sesat yang dia pilih untuk menggapai cita-citanya menggenggam gelar sarjana itu. Menurut Kasatreskoba Polres Situbondo, AKP Priyo Purwandito, kurir SS asal Sidoarjo tersebut dijerat Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 114 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara,” tegasnya. Sementara itu, selain mengamankan Koko, polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Beat bernopol W 4870 SV yang digunakan Koko mengantar barang haram itu ke Situbondo. “Kami juga mengamankan STNK motor tersebut dan sebuah HP yang tersangka gunakan untuk mempermudah transaksi,” terang Priyo. (c1/bay)

Diprediksi Tidak Ada Perubahan Nominal ■ USUL... Sambungan dari Hal 29

Usulan UMK baru itu, kata Iskandar, sudah diputuskan oleh dewan pengupahan daerah dan menjadi usulan resmi kepada Gubernur Jatim. Dalam dewan pengupahan tersebut, ada perwakilan serikat pekerja, perwakilan pengusaha, dan pemerintah. Sebelum menetapkan usulan UMK, dewan pengupahan daerah terlebih dahulu melakukan survei ke beberapa pasar. Tujuannya, menentukan kebutuhan hidup layak (KHL). “Setelah melakukan survei, kita ketemu angka Rp 915 ribu un-

tuk UMK tahun 2012,” katanya. Keputusan dewan pengupahan itu disampaikan kepada Bupati Abdullah Azwar Anas untuk menjadi usulan resmi. Usulan resmi pemkab itu kini sudah sampai di meja gubernur Jatim. “Sekarang kita menunggu keputusan dan penetapan resmi dari gubernur,” kata Iskandar. Iskandar mengaku mendapat informasi bahwa gubernur sudah beberapa kali menggelar rapat untuk membahas usulan UMK dari beberapa kabupaten. Hasil dari rapat itu, usulan UMK Banyuwangi tidak ada perubahan. Kemungkinan besar usulan UMK Rp 915 ribu itu akan dite-

tapkan menjadi UMK tahun 2012. Meski demikian, pihaknya masih menunggu keputusan dan penetapan gubernur sebagai pejabat yang berwenang. Usulan UMK Banyuwangi tergolong kategori menengah. Usulan UMK terbesar adalah Gresik dan Surabaya, yakni sebesar Rp 1,252 juta. Sementara itu, usulan UMK terendah adalah Kabupaten Ponorogo, yakni Rp 745. Situbondo mengusulkan UMK sebesar Rp 802 ribu dari sebelumnya Rp 733. “Ketetapan gubernur turun, kita sosialisasikan kepada para pekerja dan kalangan pengusaha,” kata Iskandar. (afi/c1/bay)

Datangi Lapas dan Untag ■ LIHAT... Sambungan dari Hal 29

Koordinator City Tour Jebeng Thulik 2011, Kisma Donna Wijaya mengatakan, tujuan pertama yang dituju adalah pantai Blimbingsari. Setelah itu, mereka bergeser ke pantai Pecemengan untuk mengunjungi galangan kapal milik PT. Fiber Glass Perkasa. “Ini sebagai pengetahuan bagi para finalis tentang industri kapal yang masih ada kaitannya dengan pengetahuan teritorial laut Banyuwangi,” ujarnya. Di tempat tersebut, para finalis PJT mendapatkan materi tentang proses pembuatan kapal; dari bahan mentah hingga menjadi sebuah kapal yang siap pakai. Selain itu, mereka

juga diberi pengarahan seputar kelautan Banyuwangi yang disampaikan langsung Letkol Laut (T) Immanuel Kaban dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Mabes TNI AL). “Pengetahuan seperti ini sangat dibutuhkan bagi calon-calon duta wisata seperti para finalis PJT,” imbuh Kisma. Tidak berhenti di situ, rombongan juga singgah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Di tempat tersebut, mereka mendapat kesempatan melihat aktivitas pembinaan di dalam Lapas. Selain itu, para finalis juga diajak berkeliling di dalam kompleks lapas. “Tujuan kegiatan di lapas ini adalah untuk memberikan gambaran tentang kehidupan

sosial yang ada, sehingga dapat melatih kepekaan terhadap fenomena-fenomena sosial,” kata Kisma. Menurut Kisma, materi city tour tersebut diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi para finalis PJT. Terutama, yang berkaitan dengan sosial budaya di Banyuwangi. “Sehingga, para finalis memiliki tambahan ilmu pengetahuan dari kegiatan PJT ini,” cetusnya. Sementara itu, para finalis PJT juga mengunjungi tempattempat yang menjadi sponsorship PJT. Kunjungan rombongan tersebut berakhir di kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi. “Diklat masih terus berlangsung hingga grand final nanti,” kata Kisma. (gil/c1/bay)

Didatangi Rumahnya Tidak Ada ■ KORBAN... Sambungan dari Hal 31

“Kalau kemarin (Jumat, Red) masuk, sekarang izin tidak masuk,’’ terang seorang guru perempuan kepada RaBa, kemarin. Begitu saat didatangi rumahnya di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, dia sedang tidak ada. Guru yang belum lama ini dimutasi dari SDN III Genteng Wetan itu tidak berhasil ditemui oleh wartawan koran ini. Menurut Munawa-

roh, istrinya, suaminya sedang pergi ke kantor polisi. “Bapak tadi pergi ke kantor polisi,’’ terang pemilik usaha fotokopi Anugerah itu, kemarin pagi. Munawaroh sempat menceritakan kronologis anaknya yang dihukum oleh gurunya. Dituturkan, anaknya sempat tidak masuk sekolah selama setengah bulan, karena sakit. Namun, saat masuk sekolah justru anaknya mendapatkan hukuman. Alasannya hanya karena tidak mengerjakan PR.

“Anak saya itu baru masuk dua hari, kok tiba-tiba dihukum,’’ sesalnya. Untuk kali kedua, wartawan koran ini mendatangi rumah Khoirur lagi, kemarin sore sekitar pukul 15.30. Namun, lagilagi guru itu tidak ada di rumah. Saat pintu rumah diketuk, ternyata hanya istrinya yang menemui. “Biasa, bapak jarang ada di rumah, sering bolak- balik ke kantor kecamatan, mengurus KTP, dan lain-lain,’’ terang Munawaroh. (ton/irw)

Sering Menggelar Kegiatan Sosial ■ MANFAATKAN... Sambungan dari Hal 40

“Tak ketinggalan juga kita membuat stiker yang bisa ditempel di mobil atau tempattempat tertentu. Anggota Ca-

punk wajib menggunakan stiker itu sebagai salah satu bentuk identitas,” imbuhnya. Stiker Capunk masih sangat bersifat umum bahkan mungkin agak aneh. Bersifat umum karena hanya ada tulisan ‘capunk’

dengan logo seekor capung lucu. Dikatakan Aneh, karena tak ada tulisan lain lagi, semacam slogan apa yang memberikan petunjuk kepada pembaca bahwa Capunk merupakan klub pencinta otomotif. (pri/bay)

Ikut Mengangkat Nama Daerah ■ TOLAK... Sambungan dari Hal 40

Banyak hal yang bisa dibahas dengan bergabung di Capunk. Sehingga, anggota Capunk akan menambah relasi maupun pengetahuan dalam dunia oto-

motif. Mulai kepentingan spare part hingga harga-harga aksesori untuk modifikasi mobil. Hal yang tak kalah pentingnya, Situbondo tak pernah ketinggalan dengan kota lain untuk urusan perkembangan otomotif. Capunk Situbondo juga

memiliki tujuan, ingin memperkenalkan Situbondo lewat hobi yang mereka geluti. “Kita punya kesempatan yang sama untuk ikut mengangkat nama Situbondo, sesuai dengan kapasitas kita masing-masing, tentunya,” jelas Joko. (pri/bay)

SEJAK LAMA SUSU MILKUMA DIPERCAYA MAMPU MENGATASI ASMA KETIKA asma menyerang, saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Sucipto, warga Dusun Parakan Muncang-Cimanggung, Rancaekek, Muntilan, Jawa Tengah yang telah lama menderita asma kini memilih Milkuma untuk mengatasi keluhannya, “Sudah 12 tahun lamanya aktifitas saya sering terganggu karena menderita asma. Kalau sudah kambuh, nafas sering terasa sesak, badan tidak pernah gemuk. Untunglah kini saya minum Milkuma, Alhamdulillah sekarang saya sudah sehat.” Terang pria berusia 52 tahun tersebut. Ia menceritakan, sudah 5 bulan ini minum Milkuma. Dengan tubuh yang sehat, ayah 3 orang anak tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu etawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak pria yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu etawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu etawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang

penting untuk produksi energi, susu etawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu gelas susu etawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Milkuma adalah minuman serbuk susu etawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu etawa segar dan gula aren. Mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu etawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Milkuma dikomposisikan dengan gula aren sehingga aman bagi penderita diabetes. Milkuma juga sangat dianjurkan bagi perokok baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 082141345607; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


MINGGU l 20 NOVEMBER 2011 l HALAMAN 40

FOTO-FOTO: EDY SUPRIYONO/RaBa

KOMPAK: Deretan koleksi mobil milik beberapa anggota Capunk Situbondo berpose bersama.

Satukan MENYEBUT namanya, tidak semua orang akan berasumsi jika Capunk adalah klub pencinta otomotif. Capunk memiliki makna filosofi gesit dan cantik. Diharapkan, kendaraan bisa memadukan dua unsur tersebut. Embrio komunitas pencinta otomotif ini sebenarnya sudah ada sejak 1997. Awalnya, lahir di Kota Malang. Di Situbondo baru terbentuk satu tahun terakhir ini. “Alhamdulillah, anggotanya terus bertambah. Sekarang sudah hampir 20 orang,” terang Ketua Capunk Situbondo, Mohammad Noer Hidayat kemarin (19/11). Menurut pria yang akrab dipanggil Dayat tersebut, keberadaan Capunk di Situbondo kian memperkuat induknya di Kota Malang yang diketuai Komenk dengan 33 anggota. Selain di Situbondo, Capunk juga ada di Surabaya diketuai Bram dengan 25 anggota. Nama Capunk bagi Dayat dan sejumlah temannya sangat berarti. Sebenarnya, jika mau, dirinya bisa saja menggunakan nama lain yang lebih wah. Namun itu, tak pernah dilakukan. Maklum, Dayat dan sejumlah temannya dari Situbondo ikut membidani lahirnya Capunk di Malang pada 24 April 1997. Kala itu, mereka masih berstatus sebagai mahasiswa. “Awalnya, banyak yang cenderung untuk

Pencinta Otomotif di Situbondo kepentingan drag race, maklumlah masih jiwa muda. Namun kita berusaha mengarahkan kepada yang positif. Drag Race pun kita pilih jalur legal,” kenangnya seraya tersenyum. Capunk saat ini sudah mengoleksi 18 trophy drag race dalam kejuaraan nasional maupun kejuaraan daerah. Seiring perjalanan waktu, Capunk juga memberikan perhatian terhadap auto contest. Sehingga, kian bisa merangkul para pencinta otomotif yang menyukai modifikasi. D e ngan dibentuknya Capunk Situbondo, diharapkan mampu memfasilitasi pencinta otomotif di Kota Santri untuk bersatu dan saling berbagi pengalaman. “Yang terpenting bagaimana berkumpul dulu, aktif berkomunikasi. Ini modal utama, baru bisa menyusun langkah-langkah selanjutnya,” imbuh Dayat. Saat ini, anggota Capunk Situbondo sudah memiliki agenda rutin. Yakni, berkumpul di sekretariat mereka di Jalan Basuki Rachmad no 517 A Situbondo sekali dalam sepekan. Tak ada agenda khusus dalam acara ini. Mereka hanya berkumpul, berbincang-bincang santai dengan materi ringan, terutama tentang segala sesuatu yang menyangkut perkembangan otomotif. (pri/ bay)

xcbn

BAWA SPANDUK: Anggota Capunk Situbondo aktif menggelar rutin setiap pekan.

Manfaatkan Stiker sebagai Identitas KEBERADAAN Capunk di Situbondo masih belum banyak pihak yang tahu. Sebab itulah, para pengurusnya terus berusaha untuk menyosialisasikan komunitas pencinta otomotif ini kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan menggelar kegiatan yang diperkirakan akan kian mendekatkan diri kepada masyarakat. Diantara yang sudah direncanakan adalah Auto Kontes maupun drag race. “Sudah mulai kita gagas walaupun pasti

CONTACT US! Anda anggota sebuah komunitas, penghobi, atau sekadar mengetahui keberadaan mereka? Jangan pernah membiarkan hal itu terpendam tanpa diketahui orang lain. Silakan kontak kami di:

radarbwi@gmail.com



Bisa pula melalui nomor telepon (0333) 416647415153-7750396. Atau, bisa langsung menghubungi Gerda (0811359597)

butuh waktu lama karena banyak hal yang harus dipersiapkan, “ ujar Sekretaris Capunk Situbondo, Syaiful. Capunk juga aktif menggelar kegiatan-kegiatan sosial semacam donor darah atau pun pemberian bantuan kepada masyarakat miskin dalam momen-momen tertentu. Termasuk juga aktif mengampanyekan gerakan anti narkoba, khususnya kepada kalangan remaja dan pemuda n  Baca Manfaatkan...Hal 39

MANJAKAN PENGEMUDI: Perangkat audio dan interior menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta otomotif di Situbondo.

Pakai Velg Roda Seharga Rp 35 Juta PARA pencinta otomotif di Situbondo banyak yang tertarik melakukan modifikasi terhadap mobil kesayangannya. Maklum, dengan cara seperti ini, mereka akan mampu membuat mobilnya tampil lebih menawan bahkan elegan. Memodifikasi mobil butuh persiapan dana yang tidak sedikit. Bahkan, tidak jarang biaya yang harus dikeluarkan untuk kepentingan modifikasi melebihi harga beli mobil. “Hobi memang tidak bisa diukur dengan untung rugi, sebab ini masalah kesenangan, masalah kepuasan,” terang Arif Nur Faishal, Pelaksana Harian Capunk Situbondo. Dia mencontohkan salah satu audio anggota Capunk yang menghabiskan dana hampir Rp 30 juta. Bagi sejumlah orang tentu akan menganggap gila menghabiskan uang sebanyak itu hanya untuk kepentingan audio mobil. Ada juga velg yang harganya sekitar Rp 35 juta. “Makanya, wajar kalau orang yang sedang jatuh cinta itu perilakunya tidak wajar. Pencinta otomotif ini mungkin juga bisa dikategorikan itu,” seloroh bapak dua anak ini. Bagi bukan pencinta otomotif velg barang kali tak pernah mendapat perhatian khusus. Yang terpenting hanyalah mobil bisa berjalan. Namun tidak demikian dengan anggota Capunk. Sebab, langkah kendaraan akan makin diperhatikan oleh publik dengan sentuhan velg yang Menghadirkan aura tertentu. Misalnya, aura sporty, kekar atau manis dan menawan. “Kebanyakan teman-teman menyukai BIAR CANTIK:Velg menjadi salah satu bagian yang harus diperhatikan. Style Modif Elegan,” imbuh Arif.(pri/bay)

Tolak Predikat Komunitas Mewah MOBIL identik dengan barang mewah. Namun, Capunk menolak jika disebut sebagai komunitas yang penuh kemewahan. Capunk mengutamakan kebersamaan anggota, bukan main adu mewah mobil yang dimiliki. Bahkan, orang yang tidak memiliki mobil pun, mereka bisa bergabung ke Capunk. “Karena kita sadar, ada orang yang begitu suka dengan mobil, namun tak bisa membeli. Ya silakan bergabung saja. Kita welcome, siapa saja boleh masuk” imbuh Wakil Ketua Capunk Situbondo, Joko Purnomo. Ditegaskan, tidak ada persyaratan khusus untuk masuk menjadi anggota Capunk Situbondo. Yang terpenting adalah memiliki hobi yang sama. Perbedaan umur, profesi hingga jenis dan merk mobil sama sekali tidak menjadi masalah. Bahkan, justru menjadi hal yang akan saling melengkapi untuk kebesaran Capunk Situbondo. “Termasuk tahun produksi mobil, tidak harus keluaran terbaru. Mobil tua pun tak ada masalah. Yang terpenting kita hanya memiliki satu identitas, bahwa kita sama-sama memiliki kecintaan terhadap dunia otomotif. Ayo kita besarkan bersamasama,” papar Joko n  Baca Tolak...Hal 39


31

Minggu 20 November 2011

Korban Jotos Dihardik Penyidik

CEKETER

Memukul, Kesal Anak Sakit Dihukum

ALI NURFATONI/RaBa

MASIH KECIL : Dua tersangka AG, 14, dan WA, 16, dengan barang bukti di Mapolsek Silir Agung.

Dua Remaja Embat Jago SILIR AGUNG–WA, 16, tidak ada kapok-kapoknya. Meski sudah dua kali masuk bui, warga Dusun Sumber Suko, RT 01 RW IV, Desa Kesilir, Kecamatan Silir Agung, itu tetap melakukan kejahatan. Kali ini, dia ditangkap polisi, karena diduga mencuri sekitar pukul 07.00, Kamis (17/11) lalu. Dalam aksinya, WA dibantu AG, 14. Jebolan SD itu adalah tetangga WA, yang tinggal di RT/RW 02. Kedua remaja pengangguran itu nekat menggondol ayam jago milik Sumarji, 47, Dusun Krajan, RT 01 RW IV, Desa Bulu Agung, Kecamatan Silir Agung. Aksi pencurian itu dilakukan saat Sumarji sedang tidak ada di rumah. Pagi itu, si pemilik ayam sedang bekerja di sawah. Dengan tenang, dua penjahat kecil itu mereka memarkir sepeda motor di depan rumah tersebut. Mereka masuk melalui pintu belakang rumah. Kebetulan, dua ayam jago jenis Bangkok sedang bertengger di kandang. Kesempatan itu tak disia-siakan. Namun, apes bagi dua maling amatiran itu. Sejumlah tetangga mengetahui saat keduanya menangkap dua ayam jago tersebut. Tak ayal, tetangga itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Silir Agung. Tidak mau kecolongan, satuan polisi yang dipimpin Kapolsek AKP Subandi langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Kemarahan sejumlah warga yang menangkap basah dua pencuri itu pun berhasil diredam oleh polisi. Mereka langsung digelandang ke mapolsek untuk dimintai keterangan. Polisi menahan dua tersangka itu bersama barang buktinya, termasuk sepeda motor yang mereka kendarai. “Sudah kami amankan, sekarang masih dalam proses penydidikan,’’ kata kapolsek di markasnya, kemarin (19/11). Menurut kapolsek, WA adalah residivis yang pernah masuk penjara, gara-gara mencuri di warung. Dia dihukum penjara selama dua bulan. Belum lama ini, ungkap Subandi, dia kembali terlibat pencurian uang dan divonis empat bulan penjara. “Sekarang mencuri lagi,’’ sesalnya dengan nada keheranan. Karena perbuatan dua pencuri cilik itu, polisi menjerat mereka dengan pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara.(ton/irw)

BAGAIMANA INI

ALI NURFATONI/RaBa

BAHAYA : Seorang pekerja asyik tidur di antara barang muatan di atas bak truk.

GENTENG–Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Khoirur Rohman, 55, oknum guru pegawai negeri sipil (PNS) terhadap guru honorer perempuan sudah ditangani polisi. Hanya saja, korban pemukulan Atika Suryaningsih, 24, guru SDN III Genteng Wetan menyayangkan sikap penyidik yang menangani perkaranya. Pasalnya, dia mengaku sempat mendapatkan intimidasi dari penyidik Polsek Genteng. Atika mengaku, saat proses pemeriksaan, dirinya mendapatkan perlakuan yang membuatnya cemas. “Saya waktu diperiksa dibentak oleh pak polisi,’’ keluhnya kepada Radar Banyuwangi (RaBa), kemarin (19/11). Menurut Atika, kala itu dia tidak mengetahui alasan penyidik yang sudah melakukan komunikasi melalui telepon kepada Khoirur. Padahal, dirinya sedang menjalani pemeriksaan intensif. Sesaat setelah telepon itu, Khoirur yang bertugas sebagai guru di SDN IX Kembiritan datang ke ruang penyidikan. “Saya kaget, tidak lama kemudian dia datang ke ruangan waktu saya diperiksa,’’ terangnya.

ALI NURFATONI/RaBa

SULIT DITEMUI : Rumah Khoirur Rohman Di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Genteng.

Atika menceritakan, waktu itu dia memberikan hukuman kepada sejumlah murid, dengan alasan tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Selanjutnya, sejumlah siswa tersebut dia suruh loncat-loncat sambil berolahraga. Tidak ada sedikit pun tindakan yang bisa mencederai siswa. “Saya cuma mendidik anak agar disiplin,’’ jelasnya. Namun, Atika tidak menyangka kalau sanksi disiplin itu justru berbuah bogem mentah dari wali murid. Diakui, pada Rabu (16/ 11) lalu dirianya tidak mengajar

di sekolah, karena sedang ada kegiatan di luar. Nah, waktu itu diketahui seorang wali murid, yakni Khoirur melabrak ke sekolah. “Katanya, dia cari saya waktu hari Rabu, tetapi saya ada kegiatan di kampus,’’ ungkapnya. Ternyata wali murid itu datang keesokan harinya. Saat tengah memberikan pelajaran di ruang kelas, guru pria itu langsung melabrak ke ruangan. Kata-kata bernada kasar dia lontarkan untuk memberi peringatan kepada Atika agar tidak melakukan hal serupa di kesempatan lain. “Waktu saya

PGRI-Kasek Bantu Mediasi mumpung masih belum terlanjur,’’ katanya. Didampingi Kasek SDN III Genteng Wetan Mudjio Sapto, SEMENTARA itu, dugaan Wahid mengaku mendapatkan penganiayaan oleh oknum guru instruksi langsung dari pimPNS langsung direspons oleh pinannya, untuk meredam pengurus Persatuan Guru Re- kasus tersebut. “Yang penting, publik Indonesia (PGRI) Unit saya sudah melakukan usaha. Pelaksana Teknis Kalau tetap ingin Dinas (UPTD) meneruskan ke Pendidikan Genmeja hijau, tidak teng. Diam-diam, apa-apa, karena itu salah satu pengusudah haknya dia,’’ rus PGRI dan kejelasnya. pala sekolah (KaKasek Mudjio jusek) SDN III Genga mengaku ikut teng Wetan meprihatin atas kasus nemui korban yang menimpa DOK/RaBa Atika Suryaninganak buahnya itu. Atika sih di rumahnya Pasalnya, saat Dusun Cangaan, Desa Genteng peristiwa pemukulan terjadi, Wetan, Jumat malam (18/11). dirinya sempat berbincangWahid, pengurus PGRI UP- bincang dengan Khoirur RohTD Genteng sengaja meminta man, yang belum lama pindah korban berfikir ulang untuk dari sekolahnya. “Waktu itu, dia mencabut laporan ke polisi. menemui saya di ruangan. Pertimbangannya adalah ke- Malah bercanda seperti tidak maslahatan di antara korban ada masalah,’’ tuturnya dengan dan terlapor. “Kalau masih ada nada keheranan. jalan lain, kami mencoba Usai obrolan itu, Mudjio untuk melakukan mediasi, mengaku tidak mengetahui

Korban Disarankan Cabut Laporan

Tidur Berisiko Tinggi LELAH setelah bekerja membuat orang nekat tidur di sembarang tempat. Bahkan tidak memikirkan keselamatan jiwanya bisa terancam. Apalagi, jika tidur di atas kendaraan yang sedang melaju kencang. Seperti yang tampak di bak truk bernomor polisi P 8850 ZN, yang melintas di jalan raya Jember, Desa/Kecamatan Gambiran, kemarin siang. Di bagian belakang bak terbuka warna hijau muda itu tampak seorang laki-laki tertidur pulas. Dia bisa menikmati tidurnya dengan santai di antara barang-barang yang dimuat. Celakanya, tempat beristirahatnya persis di muka pintu bak terbuka tersebut. Tak ayal, risiko bahaya mengintainya setiap saat. Saat truk melaju, sang sopir juga tancap gas dengan kecepatan tinggi. Jika tiba-tiba mengerem mendadak, maka orang tersebut bisa terlempar keluar dari bak truk. Bagaimana ini? (ton/irw)

kalau korban dianiaya oleh Khoirur. Dia hanya mengetahui saat korban menangis. “Saya tahu kalau Mbak Atika menangis,’’ jelasnya. Kasek menambahkan, dalam pesannya dia menyampaikan kalau kasus tersebut juga prihatin karena Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NU PTK) korban masih dalam proses. “Emaneman (sayang, Red) karena NU PTK kamu (Atika) sedang diurus,’’ katanya. Menanggapi saran pengurus PGRI dan kasek tersebut, Atika mengaku tetap akan melanjutkan perkaranya ke ranah hukum. Sebab, masalah NU PTK tidak seberapa dibandingkan harga dirinya. “Harga diri dan keselamatan lebih penting daripada NU PTK, apalagi waktu itu saya dimarahi di depan anak-anak,’’ sesalnya dengan mata berkacakaca.(ton/irw)

dimarahi, saya bilang minta maaf kalau saya salah. Tetapi tiba-tiba waktu saya menunduk, bibir saya dipukul,’’ sesalnya. Sesaat setelah main hakim sendiri, Khoirur langsung ngeloyor meninggalkan Atika yang bibirnya nyonyor. “Setelah itu dia langsung keluar, saya juga tidak tahu pukul pakai tangan yang mana, karena saya sedang menunduk waktu dimarahi,’’ kenangnya dengan mata berkaca-kaca. Bibir Atika sempat mengucurkan darah, karena luka robek akibat dijotos itu. Yang memprihatinkan, tak satu pun guru di sekolah itu yang membantu mengobati luka guru muda tersebut. Bahkan, sesal Atika, saat hendak pulang justru ada guru yang berpesan agar tidak melapor ke polisi. “Saya menangis, saya pulang sendiri,’’ tuturnya. Setiba di rumah, kedua orang tuanya langsung marah saat tahu putrinya diperlakukan seperti itu. Apalagi, sesaat setelah menganiaya korban, Khoirur sempat berkata dengan nada mengancam. “Bayangkan saja, dia bilang kalau tidak terima, suruh orang tua saya datang ke rumah dia,’’ paparnya.

PEROLEHAN BALLOT LOMBA FOTO BANYUWANGI ETCHNO CARNIVAL (BEC) NO FOTO

JUMLAH

19 57 98 40 48 92 1 29 108 55 111 89 29

139 129 74 74 46 38 22 19 9 4 2 1 1

01. Maretha Manik M

02.Yofi Agung P

03. Rafika Irmaya Putri

04. Akhmad Eka Tegar JP

05. Citra Bunga Edelweiss

06. Nanang Geovani Pangestu

07. Virnanda Virgoriani

08. Nizar Arief Darmawan

09. Juwita Permatasari

10. Akhmad Ghozali

11. Cendiana Aprilila H

12. Dani Ramadhan

13. Citra Intan Shalehati

14. Sindhu Surya Padma

15. Anindhita Amalia Putri

16. Fendy Yonatan Santoso

17. Farah Nastity

18. Gregorius Dimas Kristiawan

19. Ajeng Rahmawati Taufan

20. Tezar Trias Pramana

Sampai saat ini, lanjut dia, oknum guru PNS itu terkesan tidak ada niatan baik terhadap kasus pemukulan itu. “Saya juga heran, mulai awal kejadian, sampai sekarang tidak pernah datang ke sini, atau sekadar minta maaf. Kalau begitu caranya, biar proses hukum yang berjalan. Saya minta keadilan, itu saja!,’’ tegasnya berapi-api. Menanggapi tudingan intimidasi itu, Aipda Siswono, penyidik yang memeriksa Atika menyatakan tidak benar kalau dirinya mengintimidasi korban. Hanya saja, dia akui memang sempat membentak korban. “Kalau saya bentak dia pasti pingsan, cuma saya bentak sedikit,’’ dalih Siswono. Sikap spontanitas itu, kilah penyidik, lantaran korban selalu menghalanginya saat hendak mencoba berkomunikasi dengan sejumlah pihak yang terlibat. Seperti kepala sekolah dan Khoirur. “Saya telepon kepala sekolah tidak boleh, padahal saya berusaha untuk melakukan mediasi,’’ jelasnya. Waktu proses penyidikan, Siswono mengaku harus memperlakukan korban seperti anak kecil. Pasalnya, kala itu korban terlihat cemas dan bingung menghadapi masalah tersebut. Oleh karena itu, dia merusaha untuk menenangkan korban. “Saya lihat dia seperti shock, terlihat bingung,’’ ungkapnya. Siswono mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Khoirur saat itu juga. Kini, kasusnya sudah dalam proses penyidikan. “’Baik korban maupun pelaku sudah kami sidik semua,’’ tegasnya. Kemarin (19/11), wartawan koran ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Khoirur di sekolahnya. Namun saat wartawan RaBa hendak menemuinya di sekolahnya, ternyata dia tidak masuk. Menurut keterangan sejumlah guru di sekolah tersebut, Khoirur memang izin tidak masuk sekolah pada hari itu ■ Baca Korban...Hal 39


POLITIK

30

Minggu 20 November 2011

BAKAL CALON KETUA

BANYUWANGI

Abdurrahman

•PROPERTY•

•TANAH RUMAH•

•KAPLING LT475M2•

•BISNIS TAS IMPORT•

DIJUAL Tanah + Rumah Kos Lt2 SHM 141m2. Jl. Halmahera II No.5 Jember Dekat Unej. Hub: 081330066201

JL. SINGOSARI /Jati Rimba, 165Jt pas, DP, sisa diangsurtnpbunga,bsabelistengah,085236366603

ANDA Berminat jual/kredit tas ibu2 import kw1, H:085238015470 (Bwi &Stb)

DJL Rmh Jl. Adi Sucipto 56 Bwi, LB 600m2, LT 1742m2, Hub: 08123461944/8918785

•RUMAH KEBUN L8050M2• DJL rumah + kebun L8050M2 SHM ada kolam ikan Cck utk villa perternakan dll hrg 65 rb/M2 pekulo sbsri H: 081336622317

•SUTRI GARDEN• DJL Rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perumahan Elite SUTRI GARDEN, telp. 7722222/081249400460

•KETAPANG• DJL Rmh Lok. Wisata Pantai Ds Ketapang Bwi SHM 1620 M Rmh Resto Walet 08179678080

•2 RUMAH• LUAS 10X15 (2 Rumah) Hrga 125 Jt nego, Jl. Ikan Kembang Waru RT 04/03, belakang Jagalan Karangrejo, HP: 081615726945

SITUBONDO •JL. ANGGREK• DJL Rmh LT420m2, tlp, PDAM, listrik 900W, KM 3, KT 5, RT, R. Tgh, R. Kelg, R. Mkn, dpr, gdg. Jl. Anggrek IV/01, 085219999788

•TANAH 1665M2• DJL CPT Tnh 1665m2 d blkg Bulog Ketapang Bwi, Hrg 250jt. H: 08123461944

•TANAH + BANGUNAN• DJL Lt. 940 /LB. 10X12 M2 Jl. Patung Tembok Muncar, Hub. Moh. Ikhwan 593773-08124914916

•TANAH GENTENG• DIJUAL Tanah Ls 2090m2 Genteng, Hub: 081235805050. P. Joko, Jl. Ry Setail Genteng

•SAWAH 10.000M2•

•BISNIS LAUNDRY•

DIJUAL Sawah dlm kota SHM 10.000 M2 385 Juta Nego Hubungi 0333-424368

BISNIS Jasa laundry modal minimal hasil maksimal. Call 085 749262307

•TANAH KEBUN•

•DEPO AIR ISI ULANG•

DIJUAL: Tanah kebun + 4Ha + Villa di Kalipuro (15 menit dari pusat kota Banyuwangi) Hub: 081913965354.

TIRTA ALAM menerima pemasangan Depo Air isi ulang. Hub: (0333)8953555/ 085257558460 / (031) 81402211

•KEBUN SALAK 11200M2•

•PENJOR TRAVEL•

DIJUAL Kebun salak L 11200m2 SHM, kelapa 180 phn sdh prduksi, hrg 35rb/m2 lok Ds Rayun Srono, H: 081336622317

BERANGKAT Pagi mulai tgl 31 October 2011 tujuan Banyuwangi-Denpasar PP, pemberangkatan jam 07.00 dan 11.00, Harga hanya Rp. 100.000,- (khusus pagi), Banyuwangi: (0333) 770 1800/419 616/ 424 639, Denpasar: (0361)238 244/247 168. “Jaminan satu orang tetap berangkat”.

•TANAH KAPLING•

•SAWAH MUNCAR•

DJL Rmh T. perantara L1400m2, Bgn900m2, SHM, kond baik, di Jl. Jokotole 15 35-Besuki, Stb. H. 0338-891196/087857931687

DJL Tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580 (MAAF TDK TERIMA SMS-SMS PENIPUAN YG MENGATASNAMAKAN RDR BWI)

DJL Sawah LT ½ Ha SHM Lok Ds Blambangan Muncar. Hrg 250 Jt Nego. Hub: Sunaryo (0333) 594149 / 081934887149

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•BESUKI•

BANYUWANGI-Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang Partai Demokrat (Muscab PD) belum jelas jadwalnya, sejumlah kandidat ketua mulai bermunculan. Informasinya, empat kandidat kini mulai bergerilya untuk mendapatkan dukungan dari pengurus anak cabang (PAC). Keempat nama yang cukup populer di kalangan masyarakat Banyuwangi tersebut adalah Ketua DPC PD Adil Achmadiyono dan Sekretaris DPC PD Abdurrahman. Selain itu, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Banyuwangi Handoko, juga disebut-sebut. Tak ketinggalan, Ketua DPC Indonesia Bisa (IB) Banyuwangi, yang juga pemilik agrowisata Alam Indah Lestari, Michael Edy Hariyanto. Sejumlah kalangan menilai, peluang keempat bakal calon tersebut sama-sama kuat, untuk memperebutkan kursi ketua DPC. “Tinggal mana nama yang paling dikehendaki oleh para pemilik suara,” cetus sumber kuat RaBa, kemarin. Saat dikonfirmasi tentang

spekulasi tersebut, Adil terkesan enggan menanggapi. “Jadwal muscabnya saja belum jelas waktunya kok,” kelitnya, kemarin. Adil mengungkapkan, berdasarkan surat keputusan (SK) DPP PD, maka masa kepengurusannya akan berakhir pada Juli 2012. Hanya saja, tidak menutup kemungkinan akan digelar muscab sebelum batas akhir kepengurusan itu. Bahkan belakangan beredar kabar bahwa muscab bakal digelar pada Desember 2011 atau Januari 2012. Benarkah? “Bisa saja sebelum Juli, tapi jadwal sampai sekarang belum jelas,” jawab Adil. Mengenai beberapa nama yang mulai muncul, Adil juga enggan mengomentari. Yang jelas, secara pribadi dia mengaku tidak akan mencalonkan diri sebagai kandidat ketua. Kalau ada yang mau mencalonkan dirinya, Adil menyerahkan sepenuhnya kepada yang bersangkutan. “Kalau ada yang mencalonkan saya, ya terserah yang mau mencalonkan saya,” ujarnya. (azi/irw)

DIJUAL Toyota Kijang Innova E XWYI tahun 2004 biru mtl hrg 138,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, Hub. (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Daihatsu Xenia F600 RV GMOFJJ th 2008 merah metalik, hrg 110 juta nego, brg istw, bisa cash/kredit, Hub. (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Honda Jazz GD3 1.3 VTI AT / VETEL th 2007 kuning metalik, harga 145 juta nego, brg istimewa, Bisa cash/kredit, Hub. (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Toyota Kijang LSX kf80 std , tahun 2003 hitam hrg 110 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, Hub. (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Isuzu Panther Sporty tahun 97 merah, harga 70 juta nego, barang istimewa, Bisa cash/kredit, Hub. (0333) 631526 – 635176, 0811351148

JAJAG, Oper kredit Mitsubishi T120 S, tahun 2010, DP 37,5 juta angsuran 15 X 2,6 juta nego, hitam, Hub. 082142194111 - 081335897888

BANYUWANGI • TOKO SHM•

• GUDANG BEKAS•

•MOBIL HONDA•

•AVANZA & VIOS•

DIJUAL Toko SHM 20m2 Lincing Rjampi, ada PLN, hrg nego. H: 082141140617

DJL utk Ruko Gudang Bekas Mebel Anis di Jln Kepiting Bwi Dpn Bengkel Mobil Hub. 085335735964.

READY STOCK Honda Jazz, CRV, Freed, Civic - 2011, Tlp: 081233183779.

DJL Avanza G Hitam 09 145jt & Vios Grey 04 79jt Nego, Jl. Widuri 21/0811359689

•GEBYAR DISKON DAIHATSU•

•DICARI•

DAPATKAN All New Xenia hrg mli 130 Jtan. Gran Max Free 8 Jt. Hub: Esthi Daihatsu. 081358624663 / 0333-7791779 / 087857994041

DCR Speda Motor bks th 1980-2011 harga tinggi, H: 085234943645/087755966735

• PROMO DAIHATSU•

DJL Mits Kuda Grandia ‘03 MT Hitam CD Jok kulit, H. 99jt, kondisi bgs,087852755758

• THE LAGOON RESIDENCE• RUKO 2 lt, LT80m2, LB110m2, SHM, siap huni, rumah T50,T80, hrg mulai 200jtan. Jl. Yos Sudarso 60A Banyuwangi. H: 081331354660, 081252476002

• TOKO DISEWAKAN• DISEWAKAN Toko/Gudang 7x12m, lokasi strategis, Jl. Brigjen Katamso 21 Bwi. Telp. 081336322369/081934872869

GENTENG • TOKO GENTENG• DIJUAL Cepat Murah Tk Bahagia dpn Pasar Genteng (sgt strategis utk Bank/ Usaha) Rp. 1,8 Milyar, luas tanah 212 m2, 3 lantai konst kokoh, bang 440 m2. Hub. 08122686542.

MILIKI Gran Max UM 5jt-an. Terios, Sirion, Luxio Disc 15Jt. Tlh hadir ALL New Xenia Inden skrg jg. Hub Hadi Daihatsu 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

• SUZUKI SWIFT•

BANYUWANGI • DIJULA CEPAT• DJL Suzuki APV X 2006, P Bwi.Coklat metalik. Hub: 081249300900

BANYUWANGI

DJL Suzuki Swift (L) 2008 Akhir, Burgundy A/T, Pajak baru, 081803216312

•MONITOR RUSAK•

•DAM TRUK•

Cr/dbli MONITOR/CPU RSK=40rb,hardisk/ mtherbot/pwr suply rsk=7rb.AC/PRBOLA/ KULKAS,trm borong wartel/warnet buyar.CV ANACOM 085736367229

DIJUAL Dam truk 95 jas 08.05 City 08. Baleno 03 L300. 09 Cash/kredit. Hub. 082142194111, 081335897888.

• PT. RAMAYANADUTAWISATA• TRAVEL Bwi-Sby/Mlg (PP) pgi & mlm, Tiket Online Psawat Merpati Bwi-Sby & sgl jur, ttpn paket kilat brng & dok, sewa kndraan &Taxi argometer, T. (0333) 636410, 7770791, 8951388, 421760. 081249008778.

FOTO-FOTO DOK/ RaBa

Kandidat Demokrat Bermunculan

BANYUWANGI

www.BanyuwangiProperty.com.Jual/Beli rumah. Hub ARYA 081336659258

DJL rumahL300M2KT4,KM4,Rtamu,mosola Cck untk usaha penginapan kos2 an dll kontrpksi Tk 3 lok Jbr Hrg 375 jt, H: 081336622317

Handoko

BANYUWANGI

•GENTENG•

•RUMAH PENGINAPAN•

Michael Edy Hariyanto

BANYUWANGI

DIJUAL Rumah lokasi sgt strategis di Jln Raya Genteng, luas 293 M2 SHM Harga 1,75 M Nego, Hub. 081358279830

•JL. ADI SUCIPTO• Adil Achmadiyono

BANYUWANGI

•MITSUBISHI KUDA•

•KOMUNITAS• COMUNITAS Mobil Jazz Banyuwangi, Bagi pecinta Mobil Honda Jazz, mari bergabung. Kordinator: H. Iqbal Masruri, HP: 0811354363

•JUAL BUS/DISEWAKAN• DJL Jenis Bus Mts Fiter 95 Kursi 55, merci turbo 94 AC, Kursi 40, Hino AC Kursi 60, Colt Diesel 97 Kursi 27 alamat brt stasiun Genteng, Hub. 087857211687/081311737017

BANYUWANGI •INSTRUKTUR• DBTHKN Instrktr: B. Ingg / Pajak / Akt / Kom. Kirim Mgtr Utama Bwi, Letkol Istiqlah 2

•PT. RAMAYANATRAVEL• DCR Tng krj Markting pend min S1 eko pmsrn/ prwsta IPK 3.00 aktf prog komp, Adm & Kasir, Driver taxi&travel, Umum pend min SMU SMK otmtif.Keuangan,akntns.Siapluarkota,SIMC,B1 umumpglmnkrj3th,bhsInggaktif.H:081249008778. PT RamayanaTravel, Jl.Bski Rahmat 43 Bwi

•ADIRA KREDIT• DBTHKN Adm marketing(AM). Sales mobile (SM) 3. Colelection (MK) 4. Field surveyor (FS).P/w,max 23th. Ruko mutiara blambangan no B2 jl dr sutomo No 91 bwi 0333 417991

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


38

Minggu 20 November 2011

Soft Lens Bikin PeDe Pelajar

GALIH COKRO/RaBa

BERWARNA: Mata menjadi lebih berkilau setelah mengenakan lensa kontak. Kita bisa memilih warna lensa kontak tersebut sesuai dengan selera kita.

BANYUWANGI - Penggunaan soft lens di kalangan remaja sangat populer. Mereka mengaku, benda tersebut menjadi salah satu bentuk fashion yang wajib dikenakan, baik hanya sekadar hang out maupun ke sekolah. Bahkan, dengan mengenakan soft lens, beberapa remaja mengaku bertambah pede (percaya diri). Kebanyakan, remaja penggemar soft lens adalah kaum hawa. Seperti yang dituturkan Meilina Indasari. Dia mengaku tambah pede setelah mengenakan soft lens. Lensa kontak itu dirasakan bisa menambah rasa kepercayaan dirinya. “Sebenarnya nggak tahu alasannya apa, tapi kalau dipaksa jawab; suka saja pakai soft lens,” jelasnya. Meilina mengaku selalu mengenakan SL saat keluar rumah, entah itu sekadar jalanjalan maupun saat berangkat ke sekolah. Menurutnya, rasanya ada yang kurang bila tak memakai SL di matanya. “Yang pasti bisa buat mata kelihatan

lebih indah,” ujar gadis berambut lurus itu. Setiap aktivitasnya tidak pernah lepas dari benda yang berfungsi utama sebagai pengganti kaca mata itu. Bahkan, ketika tim cheerleaders beraksi, dia tetap mengenakan SL. “Selama itu tidak mengganggu tidak masalah kan? Asalkan kebersihan soft lens harus benar-benar dijaga,” jelas gadis yang mengoleksi bermacam warna SL itu. Sementara itu, harga soft lens sangat beragam, tergantung merek dan kualitas. Menurut salah satu optik di Banyuwangi, harga soft lens berkisar antara Rp 90 ribu sampai Rp 200 ribu. “di atas harga itu juga ada,” ujarnya. Yang membeli pun sangat beragam, mulai usia SMP sampai dewasa. Kebanyakan, yang menjadi konsumen adalah remaja perempuan. Remaja laki-laki pun ada, tapi jumlahnya tidak seberapa. Setiap hari, soft lens yang terjual di salah satu optik mencapai 5 pasang. (gil/c1/bay)

Sajak-Sajak Secarik Surat untuk Ibu

Kekuatan Hidup

Aku yang menyesal padamu. Di sini engkau tergolek lemah. Tak berdaya melawan waktu yang terus menemani hari-harimu. Kau masih peduli padaku meskipun aku telah menyakitimu. Kau selalu doakan diriku agar aku hidup dengan bahagia Seperti yang engkau harapkan melalui untaian doamu. Sepanjang malam yang kau habiskan. Ibu maafkanlah diriku yang selalu menyakitimu. Membuat hatimu terluka. Selimut usang yang membalut tubuhmu. Mampu hangatkan dirimu. Dari dinginnya malam. Membuat diriku bersalah padamu. Ibu lihatlah masa lalumu. Kau tetap tabah. Hatimu tersiksa akan sikapku yang jauh dari iman. Kini aku menyesal. Kau mampu sadarkan diriku. Menjadi manusia yang lebih baik. Ibu, aku tak sanggup hidup tanpa dirimu. Karena aku mencintaimu. Meskipun cintaku tak sebesar cintamu. Ibu lihatlah aku yang telah melupakanmu. Yang tak menghargai kasih sayangmu. Karena keegoisan diriku. Kini hidupku bermakna akan kehadiran dirimu. Terima kasih ibu akan segalanya. Kau tetap di hatiku. Sepanjang waktu

Di dalam heningnya malam Di bawah cahaya rembulan Tak satu pun manusia yang merasa Di mana sehelai rambut terisak dan terinjak Dentuman suara meriam yang tak kunjung padam Rambut itu tetap akan terinjak Hanya satu di antara dua, dan hanya dua di antara tiga Rambut itu tak bermakna bahkan hingga tersapu angin Angin malam yang menusuk dan menembus setiap helai rambut, tak pernah dirasa Bahkan ketika malam semakin larut Rambut itu pudar dan patah Tak berdaya dan rapuh Namun rambut itu tak bergeming Ketika akar tetap kokoh menancap Setegar dan sekuat akar itulah rambut tumbuh dan bertahan

RATNA MUZDALIFAH. Siswa SMA Muhammadiyah 2 Genteng.

Menjelang Senja Menjelang Senja Seharian aku berjalan, menempuh segala waktu yang bermusim Kadang meraba sengatan matahari dan membuatnya jadi es yang dingin Dengan arah aku berlalu, bercerita di tiap halte persinggahan Dari yang indah sampai yang tak layak untuk dikisahkan Menanamkan perasaan di parit-parit wajah yang sendu Yang mungkin menyesal sewaktu-waktu. Tapi ini tentang waktu, tentang semua yang akan kembali walau didiamkan, Akan hilang meski terlalu diidamkan Sejenak menjelang senja, Kecapan rasa terlukis dengan bayangan yang panjang ke timur sana Hanya sekadar saja, di balik bola matahari yang mulai tergelincir Yang mulai dingin membeku, kemudian mencair

Meilinda Susilorini. Siswa SMA Negeri 1 Pesanggaran.

Malam yang Kelam Termenung sendiri Menghiraukan malam nan sepi Jentik-jentik anak nyamuk Berayun-ayun melenggang Terpelanting jatuh terbelalak Celah-celah kehampaan Tersumbat, terhalang Menyikat hening malam Menusuk kalbu hati Masih berselimut dingin malam Dalam rasa yang menyiksa Kala malam menderu Menanti jawaban Dalam tetesan rahmat-Nya Melody Neny. Penikmat dan pencinta sastra.

Tanpa Nama. Pengelana kata dari Sukolilo 6 Juli 2011.

Di Antaranya Di pagi yang cerah Pikiran kosong datang Menghampiri hati yang menyendiri Ku tak sanggup mengisinya Dengan cahaya keberuntungan Hati tak bisa berikan kejelasan Antara beberapa cahaya Dan indahnya sang surya Di saat sang mentari Berikan sinar cintanya Pemilik hati berkenan Tuk memilih di antaranya Sebuah cahaya terindah Dari yang terindah Meski pemilik hati Tak yakin bisa memiliki Selama lamanya H. Agus Luthfi. Santri Salafiyah-Syafiiah, Sukorejo, Situbondo.

Ibu ibu................ kau wanita yang mulia, bijaksana, kau tak kenal lelah, menyerah meskipun gelombang laut menggulingkan seraya kau terlempar nan jauh. bagaikan............... kapas bergulingan tapi jiwa tetap bangkit oh............ibuku perjuanganmu begitu besar hati adalah malaikat pengorbananmu sangatlah abadi dalam tapak kehidupan ini Izza Syaifila. Mahasiswi STAIDA Blokagung.

Sajak Kaki Lima di Bumi Trotoar Fajar terbit di tepi keraguan Menyinari gundukan pertanyaan Pepohonan tersenyum burung-burung celoteh Para pemuda acuh di gang-gang kepandaian Membusuk menutupi jalan-jalan busuk kota Pagar-pagar pendidikan memisah kehidupan Melempari pribumi dengan suara-suara sumbang Akan kecakapan teori walau semua hanya warisan Para durjana yang mahir mengukir lidah Mengusir membongkar dan melindas Dengan mengandalkan balok-balok kotak di pundaknya Suara-suara bengis terus menganjam Para pencari makan di tepi jalan Membungkam protes dengan pasal-pasal Menjegal langkah dengan beton-beton kekuasaan Diam melihat seperti muntah di mulut sendiri Banyak saran tanpa tindakan

Seperti berak di kawah yang tiada kelihatan Runcing garang ultimatum Tegas keras balita gadungan polisi Melingkar angker raut mukanya Lidah menjulur menjilat keringat kaki lima Sugianto. Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fukaltas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember.

WORO- WORO Kamu pelajar ingin menulis apa saja, dari pada berserakan dan terbuang percuma, lebih baik dikirim ke: radarbwi@gmail.com atau gabung dan tulis pesan di akun Facebook: koranpelajar(sirkular.raba@gmail.com)


Radar Banyuwangi 20 November 2011  

Radar Banyuwangi

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you