Page 1

Rakyat Bengkulu SABTU, 7 SEPTEMBER TAHUN 2013

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Bengkulu

TERBIT 32

Pendaftaran Tes CPNS 11- 24 September

Pemprov Terima Formasi DIII BENGKULU – Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu akan menerima tamatan DIII (Sarjana Muda) dalam penerimaan tes CPNS yang dijadwalkan 29 September mendatang dengan sistem CAT (ComputerAsisted Test). Tamatan DIII yang akan diterima untuk tiga jurusan yakni DIII Perawat Jiwa, teknik elektronik medis dan asisten apoteker (AA). Hanya saja, rincian jumlah kuota masing-masing jurusan belum diketahui. Total kuota CPNS Pemprov sendiri tetap tidak ada perubahan

yakni 144 orang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu Drs Tarmizi BSc, S.Sos kepada RB kemarin (6/9) mengatakan, selain dipastikan ada formasi DIII, pihaknya juga menerima informasi ada perubahan jadwal pendaftaran. Semula pendaftaran dijadwalkan 1 – 28 September. Namun perkembangan terbaru, pendaftaran diperkirakan dibuka hanya 14 hari kerja yakni 11 – 24 September 2013, baik yang menggunakan sistem CAT (Com-

CPNS 2013 puter Asisted Test) dan LJK (Lembar Jawaban Komputer). Seluruh data peserta tes CPNS di daerah harus sudah diserahkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi paling lam-

TARMIZI

Jalan Diblokir 11 Jam, 400 Truk Batubara Tertahan

bat 7 Oktober 2013. “Jadi untuk jumlah kuota fomasi DIII untuk tiga jurusan itu belum didapati. Sebab formasinya belum diteken oleh MenPAN. Namun itu nanti akan diumumkan semua secara serentak,” tegas Tarmizi. Dikatakan Tar mizi, terkait pendeknya waktu pendaftaran 14 hari, pihaknya berharap bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh calon pelamar. Semua berkas harus sudah diterima panitia paling lambat 28 September.

Datang Tadi Malam, Gub Jadi Jaminan BENGKULU - Kerusakan jalan yang semakin parah akibat dilalui truk-truk batubara kembali memicu amarah warga. Puluhan warga dari tiga desa masing-masing Desa Tengah Padang, Pulau Panggung dan

“Bagi lamaran atau berkas yang tidak memenuhi syarat khusus yang mendaftar di online itu akan langsung bisa mengetahui beberapa waktu pendaftaran. Sebab nanti akan otomatis muncul jawaban apakah sudah memenuhi syarat atau tidak. Sedangkan untuk berkas yang disampaikan melalui kantor pos itu akan diperiksa panitia dan bagi berkas yang kurang itu akan dikembalikan,’’ tegas Tarmizi yang dikenal dekat dengan wartawan ini. Baca PEMPROV...Hal 11

Jaya Karta Kecamatan Talang Empat, Bengkulu Tengah memblokir jalan lintas provinsi-Kembang Seri-Air Sebakul sebagai bentuk protes. Aksi pemblokiran dimulai usai Salat Jumat pukul 13.00 WIB dan baru berakhir pukul 24.00 WIB tadi malam (6/9) setelah Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mendatangi lokasi.

Baca JALAN...Hal 11

HARMOKO/RB

TERTAHAN: Sekitar 400 truk batubara hingga pukul 00.30 WIB dinihari tadi tertahan di Simpang Empat Nakau akibat aksi pemblokiran jalan di jalur Kembang Seri - Air Sebakul. Warga baru membuka blokir jalan setelah ada jaminan dari Gubernur. Inzet: Gubernur menemui warga tadi malam.

Kasus Penipuan Rp 700 Juta

Bekas Cabup Benteng Dibekuk

FAZLUR/RB

DITANGKAP: Roman Chavisa (kacamata) ditangkap di kediamannya di Bengkulu oleh petugas Polda Kepri.

BENGKULU – Mantan Calon Bupati (Cabup) Bengkulu Tengah (Benteng), Roman Chavisa, Jumat (6/8) sekitar pukul 14.30 WIB, ditangkap polisi. Pria yang terkenal dengan jenggot dan jubah panjangnya ini, ditangkap di rumahnya di Perumahan Bumi Rafflesia Kelurahan Lingkar Barat, oleh anggota Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau (Kepri). Penangkapan ini juga dibantu anggota Buser Polres Bengkulu. Pantauan RB kemarin, usai ditangkap di rumahnya, Roman langsung dibawa ke ruang unit Tipiter lantai II Polres Bengkulu. Baca BEKAS...Hal 11

DAHLAN ISKAN

GITA WIRJAWAN

Figur Konvensi Demokrat Kejar Popularitas Jokowi Dahlan Iskan dan Gita Wirjawan Berpotensi JAKARTA- Perhelatan konvensi capres Partai Demokrat sangat berpeluang memunculkan figur yang bisa menyaingi, bahkan mengungguli, popu-

laritas Jokowi. Hasil penelitian lembaga riset di Singapura, Purengage, mengungkap bahwa setidaknya dua peserta konvensi memiliki kans besar muncul sebagai kandidat terkuat. Yaitu, Dahlan Iskan dan Gita Wirjawan. Baca FIGUR...Hal 11

Mengunjungi Mura Bersama Ridwan Mukti (2-Habis)

Clean Desk, Tak Ada Berkas Numpuk di Meja Fokus peningkatan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan irigasi selama periode pertama kepemimpinan Bupati Ridwan Mukti, masyarakat Kabupaten Musi Rawas mulai merasakan dampaknya setelah lima tahun kemudian. Saat ini, jalanjalan sudah terhubung. Pada periode kedua kepemimpinannya Ridwan fokus meningkatkan pelayanan publik, baik di bidang pemerintahan, kesehatan dan pendidikan. Berikut lanjutan laporannya. RIKY DWI PUTRA, Musi Rawas IBUKOTA Musi Rawas, Muara Beliti, kini sudah terkoneksi ke sejumlah kecamatan yang selama bisa diakses melalui Simpang http://www.harianrakyatbengkulu.com

RIKY DWI PUTRA/RB

DIALOG: Bupati Mura, Ridwan Mukti, menerima rombongan wartawan dari Bengkulu di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Periuk – Tugu Mulyo. Dari kawasan Agropolitan, jalan beraspal hotmix kini sudah terhubung ke Kecamatan Tugu Mulyo, Sumber Harta dan Ulu Terawas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Saat diundang berkunjung ke Mura Rabu (4/9) kemarin, rombongan kru Rakyat Bengkulu Media Grup (RBMG) diajak keliling ke jalan tembus Jalinsum tersebut. Jalan tembus tersebut kedepan akan dijadikan sebagai jalan lingkar bagi truk dan bus dari Jakarta menuju Medan. Dengan begitu, truk dan bus tidak lagi masuk ke dalam Kota Lubuk Linggau. Untuk memberi pelayanan prima kepada masyarakat, Ridwan mengaku menerapkan prinsip clean desk. Artinya, setiap berkas yang harus mendapat tandatangan bupati, langsung diteken pada hari itu juga. Baca CLEAN...Hal 11

Eceran Rp 4.000/eks, Langganan Rp 108.000, luar Kota tambah ongkos kirim


POLBEK CIK, FACEBOOK, DLL 2

Rakyat Bengkulu

Mela Komentar

Politik dan Anak Muda

Untuk berkomentar, Anda bisa klik like dulu ke halaman komunitas Harian Rakyat Bengkulu

Hasil survei lembaga INES, dari 27 tokoh nasional nama Prabowo Subianto menempati elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden.

Rockend Fani Yo nian apo?kelag idag,jokowi tu lah yg padek amb raso

Reqiu Saikozalova Alaaaahh, teori, prakteknya nanti, siapa yang ber’uang’ itulah yang menang.

Nurma Henita Bagus tuh. Semoga ttap brtahan smpai Pemilu nanti,.kyaknya Pemimpin yg muda n Brani seperti itu bisa benar2 membwa perubhan Indonesia ke depan..

Taufan Dwi Saputra Jokowi

Amirah Amambar Baguslah tpi tidk jdi president

Arif Budi Wijaya cuma sdkit yg komentar,

Arief Kurniawansyah Ahhh. dag katik yang cak Abu bakar As sidiq, Umar binKhatab , Ali bin Abi Tholib ra pemimpin kin banyklah ndg di layani galo bukan melyani

Younk Muhammad Ikhwandi Kloo jokowii lebih baik ap salah’oo. Smga Jokowiii yg terbaik cik....

Derri J Shandy Prabowooo,..lanjutkaaaan!!!

Febrian Zulfikar Dilapangan, nama Jokowi jauh lebih “Cetar Membahana” dari nama tokoh-tokoh lain.

Yesi Aryana Sebagai calon.. Belum presiden..

Agnes Aciknyo Wahyu Itukan hasil survey, kita lihat aja nyata nya gimana

Pembaca dapat mengirim Artikel atau Surat Pembaca dilengkapi foto dan identitas diri melalui e-mail: redaksi_rb@yahoo.com atau opini_rb@yahoo.co.id

parkir ilegal, klu anda mrasa itu ilegal knapa di biarkn? Bkn ka itu tupoksi sdr? DEWAN NIKAH SIRI 6285268046498 LAPORCIK: “DEWAN PROPINSI & PNS SETWAN ITU MENIKAH SIRI “!!! NUMPANG TANYO PAK SEKWAN, KALAU DAK SALAH ADO PP (PERATURAN PEMERINTAH) YANG MELARANG PNS WANITA JADI ISTERI KEDUA, SANKSINYA DIPECAT DENGAN TIDAK HORMAT, SEBAB ANGGOTA DEWAN “S” ITU SUDAH PUNYA ISTRI.TINDAK TEGAS PAK SEKWAN !!!. JANGAN SEPELEKAN 6281532741141 Lapor cik,,,tlng dimuat yo,,,kmi masyarakat kab. Seluma mrasa kasian dg nasib para PNS pu yg lnsung dimutasikan bupati akibat kepdin pu yg ar..,,brrti emg benar apa yg di bilang herawansyah di harian RB tgl 5 sept 2013, bhwa dia krja dg atsan,,brrti bkn krja dg NKRI,,dlm artian bkn mau memajuhkn pmbngnn di seluma...???krna sampai saat ini

MITRA TEHNIK Spesialis Service : AC KANTOR & AC RUMAH Melayani panggilan ke rumah Segera Hubungi

Afuk

Jl. Salak Raya Sp. Nico Motor

Lingkar Timur Bengkulu

 0736-349062 HP 08127825507

Rakyat Bengkulu

Sabtu, 7 September 2013

OPINI

5.428 Like This

MASALAH PARKIR 6281285897696 lapor cik...Tlng di muat yo, kmi heran diributkn dg mslh arkir, dg PAD yg tdk trpenuhi pdhl diskominfo kta tdk bsa ttp mta dg alsan sdh di serahkn ke pihak ke 3, kmi yg pke jsa jln di dlm kota bkl skrg tdk bsa brenti sbntar di mana2 psti sdh ada bnyi pluit tkng parkir, apa lg di pnorama radius 10 m 3 org tkng parkir, apa bnar kta dinas terkait itu

blm ada pembngnn du seluma smnjak herawansyah msk kab seluma...apa lg mau bgn jembtan rangka beton,,,mau ngecor aja usia coran hrs 20 hri..itupn klu mau jjr,,,trs kpn slsainya, smntra skrg sdh bln septmber,,,apa iya buat jembtan ckup dg wktu stu bln...??? Khusus pak bupati, hati2 ...... BLSM SALAH SASARAN 6285383497896 Lapor Cik, Ap Kbar Blsm Tahap 2 Ko? La Dsertivikasi Penerimany Lum? Ap La Gwe Kades K0. Urusn La Wrgany K0 PEMIMPIN TAK KOMPAK 628153900525 Untuk Pemda Seluma,kelihatan jelas bahwa antara Sekda dan Bupati tidak kompak dimana mutasi PNS, Sekda sbg ketua tim Baperjakat tidak tahu,sementara Sk MUTASI ditanda tangani oleh Bupati km sebagai orang Seluma prihatin melihat keadaan para pejabat Pemda Seluma yg tidak kompak,bagaimana mau membangun Seluma kalau para pejabatnya saja gontok2an. MAJUKAN PENDIDIKAN 6285382230207 Tolong kpd bpk diknas seluma dan propinsi.dan pusat.kalau memang ada tugas nyo majukan pendidhkan .kenapa sd kami dalam tu kurag guru bantu Setiap hri senen ajo idak nyo upacara

bendera .namo2 para palawan dan bupati lagi idak tau siswa tu apo lagi yang lainyo .mulai th ajarn 2009 hinga kini .CONTOH SD .144 SELUMA DS ARANG SAPAT RIBUT TERUS 6285758141564 tlng nian dimuat, lapor cik, u/ orng yg meraso , ndak dibuat apo kabupaten seluma iko? Apo ndak dbuat ancur2an? Malulah pak, dsaat kab. Lain sibuk ngurusi pembngunan, ini ribut2 dgn wakillah dgn bwhan jugo. apo idak ado kerjo lain. Kpan lagi kito ndak bangun?................. PECITRAAN 6287894986635 Kedok nya silaturahmi.,pdhl mnta dkungan slruh guru se kab.B/U.. untk maju nyalon Gub.,ksian ya dunia pendidikan .. HAJI KUOTA PROVINSI 6281387693442 Lapor cik..dgn kerendahan hati yg paling dalam.tolong pak Gubenur th 2014 nanti berlakukan kuota haji propinsi.kasihan kami yg mendaftar tuo dijalan menunggu giliran.apolagi itu memang sdh ketentuan.tlg nian pak ustad.doa org teraniaya sangat mustajab. DITEMUKAN DOMPET 6287894845578 Tlng di muat cik...di temukan dompet atas nama pak Yahuda ..tinggal di air periukan....bagi yg merasa pemilik dompet trsbut silahkan hubungi no ini...atau tanya lngsung dgn tukang pangsit Amien yg mangkal dpn halte bandara..

TIDAK semua masyarakat antusias ketika mendengar kata politik. Ada yang terdiam, ada yang beranggapan bahwa memikirkan politik hanya akan membuang-buang waktu. Namun di samping itu semua ada pula yang benar-benar mengikuti perkembangan perpolitikan di Indonesia. Terkhusus anak muda, pikiran dan benak mereka tentang politik mayoritas negatif, karena media cetak maupun eletronik yang ada di Indonesia selalu saja menggambarkan bahwa perpolitikan di Indonesia itu sangatlah kotor dan tidak baik. Survei yang pernah ditayangkan di media elektronik menyatakan kebanyakan orang tua saat ini sangat takut dan tidak ingin anak-anak mereka terjun langsung ke dalam dunia politik. Kebencian anak muda dengan politik sangat mempengaruhi tingkat kepercayaan mereka kepada pemerintah yang mana terus berkurang. Namun itu semua harus diakui kebenarannya karena keadaan perpolitikan yang tergambar bagi generasi penerus memang seperti itu. Berdasarkan hasil survei oleh Plan Politika tentang tingkat kepercayaan anak muda terhadap pemerintah disebutkan bahwa 29,31% dari 429 anak muda usia 14-29 tahun memberikan nilai 6 (skala 10) dan 21,72% dari mereka memberikan nilai 5 (skala 10). Yang setidaknya menyimpulkan tingkat kepercayaan anak muda terhadap pemerintah itu sangatlah rendah. Mengapa harus tahu politik? Dalam bukunya, Pandji Pragiwaksono pernah mengatakan politik adalah hal yang paling dekat dengan keseharian kita dan bersinggungan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Politik yang baik juga ditentukan oleh masyarakat yang cerdas akan politik. Untuk itulah setidaknya sebagai warga negara dan pemuda yang baik diharapkan dapat mengerti keadaan perpolitikan yang berjalan dengan tujuan agar tidak mudah dibohongi oleh para pelaku politik yang kurang baik. Politik dalam sebuah negara pada hakikatnya adalah tanggung jawab seluruh warga negara yang berada di negara tersebut demi mewujudkan kebaikan bersama, seperti yang dinyatakan dalam teori klasik

OLEH : MIZAN. I. RAHMAN

Aristoteles. Memang dalam pelakasaannya, politik selalu saja dan hanya dihubungkan dengan pemerintah, itu semua secara tidak langsung membentuk persepsi yang salah tentang politik bagi sebagian besar masyarakat khususnya anak muda. Selain itu, persepsi salah tersebut juga semakin membuat masyarakat dan anak muda apolitis. Padahal, pada tahun 2014 nanti diharapkan sebanyak 50 persen anggota kabinet Indonesia diisi oleh anak muda usia 25-45 tahun. Dalam rangka memahami Indonesia, maka sudah seharusnya memahami perpolitikan yang berlangsung di Indonesia. Menurut Effendi Ghazali yang merupakan salah satu pakar komunikasi politik di Indonesia, perpolitikan di Indonesia telah mengalami sinisme yang membuat seluruh masyarakat skeptis dan memandang sinis kepada tokoh-tokoh politik. Bagaimana tidak? Di tahun 2013 ini saja perpolitikan Indonesia semakin jelas keterpurukannya, dimana semua parpol berebut kekuasaan, tidak berpolitik dengan sehat, bahkan mempolitiki segala hal dari manusia, media, dan lainnya. Lebih mudahnya, dapat dikatakan hampir tidak ada keinginan untuk mewujudkan kebaikan bersama dalam berpolitik. Beberapa waktu lalu dalam sebuah diskusi, ada sebuah pertanyaan terucap dalam diskusi tersebut yang berbunyi “Bagaimana perpolitikan di Indonesia?”, salah seorang menjawab dengan mengatakan tidak mengerti sama sekali tentang politik. Lainnya menjawab dengan mengatakan bahwa perpolitikan di Indonesia terlalu berat diungkapkan dengan kata-kata, karena hanya rasa pesimis yang terlintas ketika kita membahasnya. Mungkin ada benarnya, rasa optimis untuk memperbaiki itu kini sirna secara perlahan karena apa yang telah kita lihat saat ini. Tapi, dibalik setiap keterpurukan yang ada pastilah ada sebuah celah dan harapan untuk bangkit dan menjadi lebih baik. Jika guru-guru di Indonesia pernah diibaratkan sebagai air keruh dalam sebuah teko oleh Bapak Muhammad Nuh di sebuah pernyataannya, maka tidak ada salahnya para pemeran politik saat ini juga diibaratkan sebagai air keruh tersebut, dimana teko yang diibaratkan sebagai pemerintah sudah saatnya isinya yaitu air

keruh dituangkan dan diganti dengan air yang masih bersih serta segar. Mungkin nanti ada yang langsung menyanggah dengan berkata air keruh itu tidak mungkin dituangkan semua dalam satu waktu kan? Iya, itu benar. Namun yang perlu diingat, kini sebagai para pemuda apakah kita pernah bertanya kepada diri masingmasing untuk bersiap menjadi air yang bersih nan segar untuk mengisi teko tersebut?. Politik juga merupakan urusan anak-anak muda, karena dalam rangka bersiap menjadi air bersih nan segar, belajar politik sangat diperlukan. Belajar politik juga sebagai salah satu sarana pencerdasan bangsa ini, dan semakin tua bangsa ini diharapkan dapat menjadi lebih cerdas. Khususnya di tahun ini, tahun yang akan menjadi awal perjalanan pemilu 2014 nanti, sering sekali pengamat-pengamat politik muda beraksi di media-media yang tentunya inspiratif dan peduli dalam mewujudkan kebaikan bersama. Kesempatan belajar politik itupun semakin terbuka. Belajar politik dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai diskusi, aktif dalam organisasi, berpartisipasi di berbagai kegiatan perpolitikan dengan menyumbangkan pandangan ataupun opini, tulisan, serta aksi perubahan. Segala hal yang besar dimulai dari sebuah langkah kecil, maka sesuai dengan kapasitasnya yang tidak mungkin langsung menjadi pemeran politik di pemerintahan, anak muda dapat memberikan segala aspirasi yang menjadi masukan positif bagi pemerintah. Terlebih lagi di zaman demokrasi seperti saat ini, pemimpin-pemimpin yang baik bagi bangsa ini hanya akan dihasilkan oleh mereka yang melek akan politik. Politik dapat memperdaya mereka yang tidak memahaminya, namun sebaliknya akan menyadarkan mereka yang memahaminya dengan baik. Politik, dulu sangat mudah kehilangan jati dirinya ketika biaya kampanye telah dikeluarkan oleh sebuah korporasi untuk merebut sebuah kekuasaan, dan saat ini itu semua tetap berjalan seperti sedia kala. Zaman ini, politik tidak hanya mencari kekuatan dengan banyaknya modal atau biaya yang mengelilinginya, masyarakat pun juga menjadi kekuatan politik yang tidak kalah besarnya. (**) Penulis: Pengamat Politik dan Sosial.

PEMBINA MANAJEMEN: DAHLAN ISKAN Pemimpin Umum/General Manager: HM.MUSLIMIN, Wakil Pemimpin Umum/Manajer Personalia: MUTIA AMPERIANA, Pemimpin Perusahaan: Hj. NURBAITI, Wakil Pemimpin Perusahaan: TITI EMI ARTSI. Pemimpin Redaksi: ZACKY ANTONY, Redaktur Pelaksana: PATRIS MUWARDI, Koordinator Liputan: ANNA MARIYOHANA, Redaktur: TARMANDI ALLBA, SUMARLIN, KOMI KENDY, BENNI HIDAYAT, BETTY HERLINA, DEDEK HENDRI. Wartawan Kota: IRPANADI, FAZLUR RAHMAN, HERI APRIZAL, MUHARISTA DELDA, RICKY DWI PUTRA, ANUGERAH WAHYU, IKSAN AGUS ABRAHAM, HASRUL, EKI KURNIA, MASRIYADI (Fotografer) Wartawan di Daerah: ADE HARYANTO (Mukomuko), RAHMAN YASIN (Kepahiang), PERI HARYADI, (Seluma), ALBERTUS YUDI PRATAMA (Kaur), YUNIKE KAROLINA (Bengkulu Selatan), TRI SHANDY RAMADANI, (Bengkulu Utara), TUSDA ADHAM (Rejang Lebong ), WANDA FEBRIANDA (Lebong), HARMOKO (Bengkulu Tengah) , Sekretaris Redaksi: HASTINI. Setter: SULISTI HARTINI. Pracetak: SUTAMRIN (Kabag), FRAN SINATRA, PRAKOSO HARI, ARI WIDARYANTO, HENDRA IRAWAN PUTRA, Teknologi Informasi (TI): ZULHAMDI Manajer Iklan: TITI EMI ARTSI, Account Executive (AE), MA HERODES, WILMAN SITUMORANG, M. IRFANSYAH, Design iklan: BOY RAHMAN HAKIM, VORWANTO Manajer Pemasaran: HAZRIM, Staf Pemasaran PELITA PURBA, SIRHANUDIN, SAMRISMAN LUBIS, SUMANTRI, FRANKY. Manajer Keuangan: Hj. NURBAITI. Accounting: AGUS SUWARSONO, ELYA, SULUNG ERNAWATI Divisi Anak Perusahaan: SUKATNO, M FIRDAUS, JEFRI GINTING, PIHAN PINO, SOFYAN ARDI, WARSIMAN, ERWIN ABENDI, KARTUBI, WIRO IDRUS SALAM, DEDI WAHYUDI, DITA ASFANI, PURNAMA SAKTI, SYAHBANDAR, AZMALIAR ZAROS, dan BENI BAIJUMI. Penerbit: PT BENGKULU SEMARAK PERMAI Komisaris Utama: HM ALWI HAMMU, Komisaris: DWI NURMAWAN, LUKMAN SETIAWAN. Direktur Utama: H SUPARNO WONOKROMO. Direktur: HM. MUSLIMIN Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan: Graha Pena Rakyat Bengkulu Jalan P Natadirdja No. 69 KM 6,5 Bengkulu. Telepon (0736) 20882, 22060, 341694, 344754, 346771 Faximile (0736) 346770 Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta Lantai 6 JalanRaya Kebayoran Lama No. 16 Jakarta. (021)-53699581 Fax (021) 53651427 Percetakan: PT BENGKULU SINAR GRAFIKA Manajer Percetakan PRADAKINA, Operasional Percetakan: JOKO SANTOSO, MAWARDI, OZWARDI ARDIANSYAH, DEVI AFRIZAL, ARI YULIZAR, DEDI PRATAMA, MESTA DOMIZA. Tarif Iklan: Display (umum) Rp.33.000/mmk, sosial/keluarga/pendidikan, film, dan ucapan selamat Rp 25.000/mmk, iklan baris/mini Rp 5.500/baris (min 3 baris, max 10 baris). Warna (minimal 1/4halaman) Rp 32.000/mmk satu warna, Rp 36.000/mmk (2 warna), dan Rp.48.000/mmk (full colour). Harga eceran Rp 4.000/eks, langganan Rp 108.000, luar kota tambah ongkos kirim. - Wartawan Rakyat Bengkulu dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita - Wartawan Rakyat Bengkulu dalam menjalankan tugas dibekali kartu identitas. - Isi di luar tanggung jawab percetakan.


4

Rakyat Bengkulu  Sabtu, 7 September 2013

Soal Capres, Mega Minta Kader Bersabar Jokowi Sedot Perhatian Rakernas PDIP

JPNN/RB

RAKERNAS: Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri menghadiri acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III yang dimulai, Jumat (6/9). Aspirasi kader menyuarakan Joko Widodo ditetapkan sebagai Capres PDIP semakin kencang dalam Rakernas kali ini.

Hasil Poling Sementara DPD RI

13.491

Riri Damayanti Jhon Latif

4.382

Bambang Soeroso 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

H. Mohammad Saleh

3.646

Ahmad Kanedi

Eni Khairani Ruslan Wijaya Rahimullah Eri Yanto Babul Hairien Salamun Haris Yuan Rasugi Sang Radianto Star M Kosim Muspani Dinmar Djatmiko Ahmad Hamim W Iqbal Bastari Cuplis Risman

POLING CALON SENATOR RIRI DAMAYANTI 1.Iis mira diana 2.Rihantini 3.Subarjayani 4.Dwi permata sari 5.Nusdiati 6.Suhartono 7.Deka susanti 8.Sapriman 9.Sherly nelsa fitri 10.Nelly asriana 11.Anton harkanopin 12.Marsini 13.Meidy putra areka 14.Karnadi 15.Rachmadi dwi areka

9.846

jl raya padang kemiling jl raya padang kemiling jl. Raya padang kemiling no. 32; jl. Raya padang kemiling no. 32 jl. Raya padang kemiling no. 32 jl. Gg sepakat; jl. Gg sepakat jl. Raya padang kemiling no. 31; jl. Raya padang kemiling no. 31: jl. Raya padang kemiling no. 31 jl raya padang kemiling jl raya padang kemiling jl. Pd. Kemiling jl. Pd. Kemiling gg. Sepakat jl. Pd. Kemiling

Baca Selengkapnya di www. harianrakyatbengkulu.com

= = = = = = = = = = = = = = =

3.145 942 823 451 124 114 97 87 78 42 20 10 7 4 1

PARPOL dan CALEG Peserta Pemilu 2014 yang ingin diekspos melalui rubrik Parpol dan Caleg di halaman Pemilu Koran RB BISA menghubungi Contact Person 0813-6750-8342

POLING DPR/DPD RI Pilihan Pembaca

Menyambut Pemilu 2014, masyarakat Bengkulu tidak hanya memilih anggota DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota, tetapi juga akan memilih anggota DPR RI dan DPD RI periode 2014-2019 yang akan menjadi Wakil Rakyat dan Senator asal Provinsi Bengkulu di Senayan. Dalam rangka mewadahi aspirasi pembaca serta mengukur sejauh mana dukungan masyarakat terhadap Anggota DPR RI atau Calon Senator, koran RB membuka poling Anggota DPR RI dan Senator Pilihan Pembaca RB. Pembaca dipersilakan mendukung salah satu calon DPR RI atau enator yang ditetapkan oleh KPU RI. Bagi yang ingin memberikan dukungan caranya mudah, isi lembaran formulir. Tulis nama calon Anggota DPR RI atau Senator yang Anda dukung dan lampirkan KTP yang masih berlaku.

IDENTITAS PENGIRIM Nama : ................................................ Alamat : ................................................ Calon Senator/DPR RI pilihan : ................................................ Kirim ke Graha Pena RB Jl. P. Natadirja No. 69 Kota Bengkulu. Formulir harus sudah diterima redaksi RB paling lambat tanggal 9 September 2013. RB hanya menerima fotokopi KTP yang masih berlaku.

Tak Diterima Dicoret, Wafa Surati Bawaslu BENGKULU – Bakal calon (balon) anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Wafa Abdullah benar-benar ingin menuntut keadilan atas pencoretan dirinya dari daftar calon sementara (DCS) anggota DPD oleh KPU RI. Kendati tidak menggugat ke Bawaslu RI, Wafa mengirimkan surat ke Bawaslu RI yang intinya minta pemberlakuan kebijakan yang sama seperti yang diputuskan Bawaslu RI terhadap gugatan calon anggota DPD Dapil Bengkulu, Syaiful Anwar Bachsin. Tidak lain menuntut agar Bawaslu RI juga memberi kesempatan kepadanya untuk perbaiki dukungan agar diverifikasi faktual (vertual) kembali oleh KPU RI melalui KPU Provinsi Bengkulu. Namun belum bisa dipastikan apakah tuntutan Wafa ini bakal dikabulkan oleh Bawaslu RI atau tidak, yang jelas jika dikabulkan Wafa masih berpeluang masuk DCT. ‘’Surat resmi permintaan pemberlakuan kebijakan yang sama itu saya sampaikan ke Bawaslu RI kemarin (Kamis, red). Surat itu juga saya tembuskan ke Bawaslu Provinsi. Memang saya tidak menggugat, tetapi saya meminta Bawaslu mengeluarkan kebijakan yang juga mempertimbangkan kami calon anggota DPD yang senasib dengan Pak Syaiful. Walaupun yang menggugat hanya Pak Syaiful,’’ ujar Wafa kepada RB. Dikonfirmasi, Divisi Pelanggaran dan Penindakan

Bawaslu Provinsi Bengkulu, Ediansyah Hasan, SH tidak menampik sudah menerima surat tembusan yang dilayangkan Wafa ke Bawaslu RI. Terkait tindakan Wafa itu, Ediansyah menganggapnya suatu hal yang wajar. Justru Ediansyah sependapat dengan tindakan Wafa yang meminta keadilan ke Bawaslu RI. ‘’Perkara diterima atau tidaknya itu urusan belakang. Namun dengan tindakan seperti ini, bisa kita lihat bahwa Pak Wafa itu bersungguh-sungguh ingin mencalon DPD. Semoga saja ada jalan keluar yang positif. Kami tidak bisa mencampuri urusan ini karena untuk urusan komplain DPD ini murni kewenangan Bawaslu RI. Namun kalau berkaca dari fakta yang dialami Syaiful, masih ada celah bagi Pak Wafa untuk memperbaiki berkas dukungannya,’’ tegas Ediansyah. Dilansir sebelumnya, gugatan Syaiful yang menuntut kembali diberi kesempatan untuk memperbaiki berkas dukungannya yang masih kurang sejak saat hendak penentuan DCS diterima Bawaslu RI. Syaiful diberi kesempatan memperbaiki dukungannya hingga 9 September. Selanjutnya syarat dukungan itu sudah harus divertual oleh KPU Provinsi Bengkulu 11 hingga 13 September. Hasil vertual diserahkan ke KPU RI untuk diplenokan cukup atau tidak syarat dukungan yang telah diperbaiki itu. (sca)

JAKARTA - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP yang dimulai kemarin (6/9) hampir pasti tidak memunculkan nama yang bakal diusung sebagai calon presiden (capres). Namun, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sepertinya menangkap aspirasi yang banyak disuarakan terkait dengan kader potensial yang dimiliki partainya, Joko Widodo. Hal itu tergambar dari pidato politik Mega saat pembukaan rakernas yang dihelat di Econvention Ecopark Ancol itu. Dia mengaku mendengar banyak keluh kesah tentang miskinnya calon kepemimpinan nasional. “Tapi, saya dan PDI Perjuangan tidak sekadar resah. Sejak lebih dari sepuluh tahun lalu, secara sengaja dan bertahap PDI Perjuangan menyiapkan generasi baru kepemimpinan nasional,” katanya. Saat ini, lanjut Mega, pihaknya boleh bangga dengan kerja keras yang mulai membuahkan hasil. “Dari rahim cinta kasih PDI Perjuangan, kini banyak lahir deretan pemimpin muda potensial seperti Jokowi,” ujarnya, disambut riuh sekitar 1.330 peserta rakernas. Namun, Mega juga menyebut nama kader lain PDIP, misalnya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wagub Banten Rano Karno, dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Dia optimistis Indonesia akan lebih baik di tangan generasi baru. “PDIP tidak akan pernah berhenti menyiapkan calon-calon pemimpin bangsa. Mereka harus terus digembleng dan menghadapi ujian sejarah,” terangnya. Sosok Jokowi memang mendapat banyak sorotan saat pembukaan rakernas. Gubernur DKI Jakarta itu juga didaulat untuk membacakan Dedication of Life, salah satu tulisan Bung Karno pada 10 September 1966 yang menegaskan pengabdian kepada Tuhan, tanah air, dan bangsa. Sementara di luar venue rakernas, terpasang beberapa spanduk yang mewacanakan Jokowi presiden 2014. “Mengapa Jokowi yang membacakan Dedication of Life? Katakan itu dimaknai sebuah generasi, secara alami itu pasti berlanjut,”

kata Mega, lalu disambut riuh tepuk tangan seisi Econvention Ecopark. “Nggak perlu tepuk tangan,” sahut Mega, seolah memberi pesan bahwa pernyataannya bukan sebuah keputusan. PDIP, papar Mega, menyadari, untuk memunculkan capres, pihaknya harus memenuhi presidential threshold, yakni 20 persen kursi atau 25 persen suara di DPR. “Ini prioritas kami sekarang,” tegas presiden kelima RI itu. Dia mengatakan, PDIP tidak hanya siap untuk mendapatkan kepercayaan rakyat dalam Pemilu 2014, namun juga siap untuk memerintah. Dalam keterangan setelah pembukaan rakernas, Mega menyatakan bahwa kongres PDIP memberikan tanggung jawab kepada ketua umum untuk menentukan capres. Dia pun lantas meminta seluruh kader dan masyarakat sabar menunggu momentum untuk mengumumkan capres dari PDIP. “Saya minta sabar, nanti juga muncul nama itu. Nggak usah terburu-buru. Ada yang mengatakan kalau terlambat bagaimana. Insya Allah tidak terlambat,” jelas Mega. Dia menyebut transisi kepemimpinan di PDIP sudah berjalan dengan dimenanginya sejumlah pemilihan kepala daerah, baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. “Itu persiapan menuju 2014,” imbuhnya. Meski tidak akan menyebutkan nama capresnya, rakernas tetap memberikan kesempatan kepada pengurus PDIP daerah untuk memberikan masukan kepada Ketum. Sesi itu direncanakan dilakukan sore ini. Ketua Panitia Rakernas III PDIP Puan Maharani mengatakan, selain soal kepemimpinan nasional, rakernas juga membahas tiga agenda lain. Yakni, strategi pemenangan pemilu, kebijakan dan program partai untuk penyelamatan bangsa, serta sikap partai atas berbagai persoalan nasional dan internasional. Rakernas juga mengundang sejumlah pimpinan lembaga untuk memberikan materi. Antara lain, Ketua KPU Husni Kamil Manik, Ketua KPK Abraham Samad, dan Gubernur Lemhanas Budi Susilo Supandji. (fal/ c11/fat)

Ali Berti dan Arafik ke Tahap Ajudikasi BENGKULU – Sama seperti mediasi Okti Fitriani Cs, penyelesaian sengketa 2 caleg DPRD Provinsi dari PPP, Ir. Ali Berti, MM (Dapil Kota) dan Arafik (Dapil Rejang Lebong dan Lebong) gagal menemui kesepakatan. Alhasil, Ali Berti dan Arafik memastikan penyelesaian sengketa berlanjut ke tahap ajudikasi (persidangan semu). ‘’Memang dalam mediasi yang sudah kami laksanakan tadi (kemarin, red) belum menemui titik temu antara penggugat (caleg TMS, red) dan tergugat (KPU Provinsi, red). Mau tidak mau penyelesaian berlanjut ke ajudikasi yang insya Allah akan dilaksanakan tanggal 10 September,’’ ujar Divisi Pelanggaran dan Penindakan Bawaslu Provinsi, Ediansyah Hasan, SH kepada RB. Dalam mediasi itu, Ali Berti merasa tidak melabrak Peraturan KPU Nomor 7 Tahun

2013 tentang Pemilihan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota. Pasal 19 huruf d hanya menyebut larangan mencaleg bagi yang pernah dihukum dengan ancaman 5 tahun atau lebih. Sementara Ali Berti sendiri dihukum 1 tahun sesuai tuntutan jaksa. Tetapi KPU Provinsi yang diwakili Zainan Sagiman, SH selaku Divisi Hukum dan Pengawasan tetap berpegang kepada keputusannya karena menganggap korupsi itu ancamannya 20 tahun penjara. ‘’Sehingga tidak ada titik temu. Begitu juga dengan Arafik yang merasa sudah tidak lagi menjabat sebagai anggota KPU Rejang Lebong saat mendaftar caleg. Versi KPU Provinsi sesuai pasal 21 UU Nomot 7 Tahun 2013 itu, status Arafik masih sebagai komisioner karena belum ada SK pemberhentian. Kami sangat menghargai pendapat

keduabelah pihak. Namun bagaimanapun sengketa ini harus diselesaikan,’’ terang Ediansyah. Ditemui usai mediasi, Ali Berti mengaku belum puas dengan mediasi itu karena pihak komisioner dianggapnya belum mampu menunjukkan fakta hukum yang menguatkan bahwa hukuman 1 tahun yang pernah dijalaninya itu dianggap hukuman yang ancamannya di atas 5 tahun. Sehingga satusatunya jalan penyelesaian adalah dengan ajudikasi. ‘’Kita lihat saja nanti seperti apa hasil ajudikasi. Kalau keputusan Bawaslu Provinsi mengabulkan gugatan saya tentu saya patut bersyukur, Alhamdulillah. Kalau sebaliknya, ya belum bisa saya sampaikan sekarang apakah menggugat ke PTUN atau tidak. Kita lihat dulu saja keputusan Bawaslu Provinsi nanti,’’ tukas Ali Berti. (sca)

Kepala Daerah Sebaiknya Tetap Dipilih Langsung Kata Direktur Politik Komunikasi Bappenas BENGKULU – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) khusus untuk gubernur yang akan dikembalikan ke wakil rakyat sebagaimana Pilkada sebelum tahun 2005 memang masih sebatas wacana. Namun tidak menutup kemungkinan wacana itu menjadi nyata karena jadi tidaknya masih digodok oleh pemerintah. Bahkan bisa juga merambah ke pemilihan kepala daerah setingkat bupati/walikota. Wacana ini juga masih menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Semua ada plus dan minusnya. Seperti yang disampaikan Direktur Politik dan Komunikasi Bappenas, Dr. Raden Siliwanti, MPIA, pemilihan kepada daerah yang dilakukan langsung oleh rakyat atau melalui dewan sama-sama mencerminkan demokrasi. Sebab dewan juga dipilih langsung oleh rakyat. ‘’Tetapi kalau berbicara mana yang lebih baik, menurut saya ada baiknya dipilih langsung. Tetapi saya tidak

mengatakan pemilihan langsung lebih baik daripada kalau dipilih melalui dewan. Saya mengatakan ada baiknya, itu artinya sebuah saran. Kalau diterima ya syukur, tidak diterima juga tidak jadi masalah. Tetapi memang untuk pemilihan langsung itu butuh dana yang lebih besar,’’ kata Raden Siliwanti ketika berkunjung ke Graha Pena RB kemarin (6/9). Raden Siliwanti berani mengatakan ada baik-nya dipilih langsung oleh rakyat, itu karena berdasar pengalaman 2 periode Pilkada yang dipilih langsung hasilnya terasa lebih baik. Kepala daerah yang terpilih terkesan lebih peka terhadap aspirasi, bahkan kritikan dari masyarakat. Berbeda dengan kepala daerah yang dipilih melalui dewan yang berdasar pengalaman kesannya apatis terhadap masyarakat. ‘’Bisa jadi itu karena kepala daerahnya punya beban moral langsung kepada masyarakat. Tidak seperti kalau mereka dipilih dewan, mungkin mereka berpikiran hanya perlu pendekatan kepada dewan saja. Dengan pernah merasakan Pilkada yang teknisnya dipilih mela-

MASRIYADI/RB

KUNJUNGAN: Direktur Politik dan Komunikasi Bappenas, Dr. Raden Siliwanti, MPIA dan rombongan berfoto bersama di Graha Pena usai berdialo, Jumat (6/9).

lui dewan dan dipilih langsung oleh rakyat, saya rasa pemerintah punya solusi terbaik menyikapi wacana yang kian menghangat ini,’’ seloroh Raden Siliwanti. Ditanya apakah Pilkada itu lebih baik dipilih langsung oleh rakyat karena kalau dipilih melalui dewan sama saja

memberi peluang terjadinya ‘’suap’’ di dewan, Raden Siliwanti enggan menanggapi. Dijelaskannya, dipilih langsung atau dipilih melalui dewan praktek terjadinya suap tetap sama-sama punya peluang yang sama. ‘’Semuanya tergantung profesionalisme dan kejujuran calon yang

berkompetisi. Namun kalau dipilih rakyat langsung, terjadinya kecurangan bisa semakin diminimalisir karena banyak mata yang akan mengawasi,’’ tutup Raden Siliwanti. Dia hanya tersenyum ketika ditanya kalau dipilih lewat dewan peluang suap lebih besar. (sca)


5

Rakyat Bengkulu  Sabtu, 7 September 2013

Calon Legislatif DPR RI Dapil Bengkulu DUKUNG DPR RI PILIHAN ANDA

Menyambut Pemilu 2014, koran RB juga membuka poling Anggota DPR RI pilihan Pembaca RB. Pembaca dipersilakan mendukung salah satu calon DPR RI yang sudah ditetapkan oleh KPU RI. Caranya mudah, cukup gunting formulir poling di Koran RB dan mengisi data diri dan calon yang dipilih. Formulir dukungan kirim ke Graha Pena RB Jl P Natadirja KM 6,5 Kota Bengkulu.

1. PATRICE RIO CAPELLA, SH 2 dr. ANARULITA MUCHTAR 3 IWAN KUSNADI, S.IP 4 EVA LENAWATI, SE

1 JON RAMADHAN, S.Ag 2 Hj. LENI HARYATI, SE. M.Si 3 MARDA HASTUTI 4 SARDJONO, SH, S.Pd.I

1 Drs. H.M. SYAHFAN BADRI S 2 ANDRIADI ACHMAD, SS, M.IP 3 Hj. KURATUL AINI, SH, MM 4 HALIMATUL ASLIATI, S.Pd AUD

1 Hj. ELVA HARTATI S.IP, MM 2 DANA ANUGRAH R 3 EMILIA PUSPITA, SH 4 APRISUNADI, M.Kep

1 Ir. RULLY CHAIRUL A, M.Si. 2 MOHAMAD IRZAN 3 Dra. Hj. SUZY SUZANNA A, MA 4 Hj. SYAFIDAWATI TJAJA

1 SUSI MARLENY B, SE,MM 2 DR. Ir. DHARMA S,M.Ed 3 MUDARWAN YUSUF, SH, MH 4 drg. REDHATULLAH

1 dr. DIAN A SYAKHROZA 2 Ir. HR MUCHLIS YS., MM 3 YURIEKA AJENG SEPTIRIANA 4 H. INDRA SUNANDAR, SE L

1 Hj. DEWI CORYATI, M.Si 2 Dr. Hj. MARISSA HAQUE F 3 YURISMAN STAR, SE, M.Si 4 IR. H. REKSO WARDOYO, MS

1 Hj. DIAH NURWIYANTI, SH, MH 2 Drs. H. RAMLY NURHAPY, M.Si 3 ANITA LOUIZA ZOHARNIAH, SH 4 JULIAN, BA

Ketua Demokrat Pertimbangkan Dahlan Iskan MASRIYADI/RB

RELAWAN: Dahlan Iskan saat menghadiri pembacaan ikrar Relawan Demi Indonesia (ReDI) di Sport Centre Pantai Panjang Bengkulu baru-baru ini.

Umroh Dibiayai Wali Kota, Anggota Panwaslu Disemprit JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberi sanksi peringatan keras kepada anggota Panwaslu Kota Palembang, Sumatera Selatan, Riduwansyah. Hal tersebut disampaikan saat sidang dengan agenda pembacaan putusan, Jumat (6/`19). “Memutuskan memberi peringatan keras terhadap Teradu dan memerintahkan Panwaslu Sumatera Selatan untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini,” kata anggota majelis, Nur Hidayat Sardini saat membacakan putusan. Riduwansyah terbukti melanggar kode etik karena berangkat ibadah umroh mengguna-

kan dana dari Wali Kota Palembang. Padahal, sang Wali Kota adalah peserta Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan 2013. Menurut Nur Hidayat, hal ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan melemahkan fungsi pengawasan Panwaslu. “Turut menimbang pemberitahuan keberangkatan teradu hanya melalui SMS. Sebagai pejabat yang bertanggung jawab pemberitahuan Teradu seharusnya melalui permohonan resmi kepada ketua Panwaslu atau ketua Bawaslu provinsi,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai juru bicara DKPP itu. (dil/jpnn)

BENGKULU – Siapakah calon presiden (Capres) peserta konvensi Partai Demokrat yang akan didukung DPD Demokrat Provinsi Bengkulu. Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu, H. Edison Simbolon, S.Sos, M.Si menyatakan sejauh ini pihaknya belum menetapkan siapa figur peserta konvensi yang akan didukung. Dikatakan Edison, sebelas calon peserta konvensi semuanya didukung. Masingmasing Dahlan Iskan, Dino Patti Djalal, Anies Baswedan, Endriartono Sutarto, Hayono Isman, Irman Gusman, Gita Wirjawan, Pramono Edhie Wibowo, Sinyo Harry Sarundajang, Ali Masykur Musa, Marzuki Alie. Pihaknya belum ingin menentukan sikap penuh karena dianggap masih terlalu dini. ‘’Saya belum bisa mengatakan siapa yang didukung penuh. Sebab semua calon yang masuk konvensi itu baik semua. Intinya kami akan berusaha untuk menyatukan visi untuk menghadapi pe-

menangan nantinya. Artinya partai Demokrat harus tetap solid,’’ tegasnya. Lanjut Edison, calon yang akan diusung oleh Partai Demokrat tentu calon yang memiliki kredibilitas serta kualitas yang baik dari segala bidang. Sebab dalam pencarian calon juga Partai Demokrat tidak mesti memilih atau menujuk pemimpin partai. Melainkan memberika peluang bagi semua elemen. ‘’Kini semua calon itu sudah turun. Untuk itu kita tunggu saja keputusan nantinya. Apakah Dahlan Iskan atau calon lain akan tetap didukung penuh jika memang nanti sudah terpilih,’’ pungkas Edison Simbolon. (che)

Baca Selengkapnya di www. harianrakyatbengkulu.com

1 Ir. H. SUDIRMAN SALEH, MM 2 NENI DARYANI, SH 3 TUMBUR NAPITUPULU 4 P. MARIA ULFAH

PADA suatu malam, seorang perampok mengenakan topeng melompat ke jalan menodong pria berpakaian rapi dengan pistol di tulang rusuknya. “Berikan uang Anda,” katanya. Marah, pria itu menjawab, “Kamu tidak bisa melakukan ini! Saya seorang anggota DPR!” “Kalau begitu,” jawab perampok, “berikan uang SAYA!” (*)

Hasil Poling Sementara DPR RI

514

PATRICE RIO CAPELLA Kembang Duai Embong Panjang Mangkurajo Embong Panjang Karang Papo Pagar Agung Pagar Agung Pagar Agung Pagar Agung Ds. Limes Bumiayu Kembung Duai D.s Tangua Talang Leak Pagar Agung Karang Dapo Paguyangan Mangkurajo Mangkurajo Mangkurajo

LENNY JHON LATIEF 1.Yasri helmi gang setia 2.Zuria aini gang setia 3.Kasenda simpang kandis 4.Maskana simpang kandis 5.Amir hamzah harahap gang setia 6.Basyaria sigalingging gang setia 7.Dini leonarti simpang kandis 8.Sambara jl. Raya padang kemiling no 04 9.Jemi willi yanto jl. Raya padang kemiling no 04: 10.Jhoni yadi jl. Raya padang kemiling;: 11.Yenni jl. Raya padang kemiling 12.Sudarmono jl. Raya padang kemiling; 13.Ira yanti jl. Raya padang kemiling; 14.Yasman jl raya padang kemiling gang sepakat; 15.Sri susilawati jl raya padang kemiling gang sepakat 16.Herman jl. Raya padang kemiling; 17.Asep susanto jl. Raya padang kemiling 18.Anila jl. Raya padang kemiling 19.Novel raimon jl. Raya padang kemiling 20.Marjoni hayati jl. Raya padang kemiling

1 H. ARNAIDI S, SH,SP.N 2 RIZKA FIDYAWATI, SPd.I 3 Ir. ANDI WILIAM IRFAN

Merampok Politisi

POLING CALON DPR 1. Iga Wati 2. Winaya 3. Yatin 4. M.Daus Yakop 5. Nirwanni 6. Murhana 7. Roi 8. Ali Aher 9. Helen 10. Bambang 11. Wasori 12. Sugiem 13. Syaipul Bahari 14. Ambung 15. Rahayu 16. Awal 17. Wajirapa 18. Jumatin 19. Nirun 20. Jumari

1 H. MUSLIHAN DS, S.Sos, MM 2 Ir. H. HENRY KOESTOMO, MM 3 Dra. NINI YUDIARTI, M.Si 4 YURINE

5. 6. 7.

400

Patrice Rio Capella

Lenny John Latief

11

8

Dian Syakhroza

Elva Hartati Jon Ramadhan Emilia Puspita

Rully Chairul Azwar =7 =3 =2


AKTUALITA

6

Rakyat Bengkulu

Lintas

Ajak Buka Lapangan Kerja

Telusuri Dana Sudjiono

JAKARTA – Keputusan kontroversial Mahkamah Agung (MA) yang membebaskan buronan koruptor Sudjiono Timan lewat sidang Peninjauan Kembali (PK) mengundang keprihatinan. Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf menilai keputusan itu tidak sesuai dengan akal sehat. Karena itu, PPATK mulai menelusuri aliran dana terkait persidangan tersebut. “Tanpa diminta, kita bergerak. Kalau ada temuan, kita pasti kirim ke penegak hukum. Kemungkinan besar kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),” ujar Yusuf setelah pembekalan pegawai Mahkamah Konstitusi (MK) untuk Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang di gedung MK kemarin (6/9). Berhubung sifat penelusurannya rahasia, kata Yusuf, pihaknya tidak bisa bicara progres dan temuan apa saja yang sudah didapatkan sejauh ini. “Yang jelas kita bisa sampai ke luar negeri (Sudjiono diduga kabur ke luar negeri),” ungkapnya. Yusuf membantah jika dikatakan inisiatifnya itu didorong rasa curiga kepada para penegak hukum di MA yang mengadili PK Sudjiono. Pihaknya merasa perlu bekerja karena ada sesuatu yang tidak lazim. “Orang yang buron dan mengajukan upaya hukum kok diterima. Ini kan tidak common sense (tidak sesuai akal sehat). Kalau kita punya anak kabur dari rumah, dia minta uang, apa kita kasih? Pasti kita marah dong. Apalagi orang salah,” kata Yusuf. Yusuf heran karena karena sesuatu yang tidak lazim itu justru dikabulkan. “Kemudian yang dianulir itu putusan profesor Bagir Manan (yang menghukum Sudjiono 15 tahun penjara di tingkat kasasi). Mantan ketua MA. Orang yang lebih pandai, menurut saya. Lebih bijak dan lebih berpengalaman,” ungkapnya. Secara terpisah, Komisi Yudisial (KY) juga mulai memproses laporan terkait PK Sudjiono itu. “KY saat ini masih menelusuri berbagai informasi yang ada. Belum sampai memanggil para pihak,” kata Juru Bicara KY Asep Rahmat Fajar kemarin. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) di KY, apabila dari hasil penelusuran ditemukan dugaan kuat adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan para hakim, maka akan dilakukan pemeriksaan langsung. “Kalau ada dugaan pelanggaran kode etik, KY akan melakukan pemeriksaan kepada hakim-hakimnya,” tegasnya.(gen/ca)

7 September 2013

Visa Hampir Beres, Kemenag Jamin Keberangkatan CJH

SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

ST PETERSBURG - Dalam rangkaian pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-8 Negara G-20, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama tujuh pemimpin G-20 menghadiri pertemuan informal dengan para pebisnis (Business 20/B-20) dan serikat pekerja (Labour 20/L-20) anggota G-20 kemarin (6/9). Pertemuan yang berlangsung di International Media Center, Strelna, Saint Petersburg, Rusia, tersebut mendiskusikan langkah bersama untuk mengatasi persoalan-persoalan pembangunan. Isu utama yang dibahas adalah persoalan mempromosikan pertumbuhan dan lapangan kerja berkualitas. Hadir dalam pertemuan itu delapan kepala negara/pemerintahan anggota G-20, ketua kamar dagang, dan pemimpin serikat pekerja negara-negara anggota G-20. Selain Presiden SBY, tujuh pemimpin G-20 yang hadir adalah Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prancis Francois Hollande, PM Italia Enrico Letta, PM Inggris David Cameron, dan PM Turki Tayyip Erdogan. Acara pertemuan informal tersebut dibuka Presiden Putin. Seusai sambutan dari perwakilan B-20 dan L-20, para pemimpin G-20 diberi kesempatan untuk menyampaikan tanggapan atau intervensi. SBY bersama para pemimpin G-20 menjawab pertanyaan para peserta yang hadir tentang pendapatnya mengenai dunia usaha dan tenaga kerja. Dalam waktu tiga menit yang diberikan, SBY menyoroti masalah ketenagakerjaan, peran pengusaha kecil dalam meningkatkan lapangan pekerjaan. Dia juga menyinggung upaya melakukan promosi dan sosialisasi dalam perlindungan kepada para pekerja. SBY secara umum menyampaikan perlunya seluruh pihak, baik pemerintah maupun dunia usaha, bekerja sama untuk mencegah peningkatan pengangguran dan menciptakan lapangan pekerjaan. “Pemerintah dan dunia usaha harus mau berinvestasi lebih banyak di sektor-sektor yang menghasilkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” kata SBY. Pertemuan antara G-20, B-20, dan L-20 tersebut penting untuk menyamakan langkah dalam mencari solusi demi mengatasi persoalan-persoalan terkini. Yang paling akhir adalah krisis keuangan dan pertumbuhan sebagai akibat kebijakan pengurangan stimulus fiskal (quantitative easing) di Amerika Serikat. Banyak negara di dunia, terutama negara berkembang, yang terimbas krisis.(ken/c9)

 Sabtu,

TUSDA/RB

BAHAS LEMBAK: Bupati RL bersama rombongan Komite I DPD RI berdiskusi mengenai pemekaran Lembak, kemarin (6/9).

DPD RI Optimis Lembak Mekar Sebelum Pemilu CURUP – Proses pembahasan pembentukan daerah otonom baru Kabupaten Lembak terus bergulir di tingkat pusat. Perkembangan terbaru, rombongan Komite I DPD (Dewan Perwakilan Daerah), Jumat (6/9) mengunjungi lokasi. Dalam kunjungan tersebut, Komite I optimis Kabupaten Lembak akan terbentuk sebelum Pemilu 2014. Pernyataan tersebut diungkapkan langsung Ketua Tim Kerja Pembahasan Pemekaran dari Komite I DPD RI, H. Dani Anwar kepada RB. Anggota DPD RI asal DKI Jakarta ini mengaku persyaratan Lembak untuk menjadi daerah otonom sudah terpenuhi. “Kalau kita melihat kesiapan Lembak, kami yakin pembahasan tidak akan berlangsung alot. Sebelum Pemilu nanti (2014, red) ditargetkan Lembak sudah menjadi kabupaten,” yakin Dani. Dani menjelaskan, setelah menerima berkas pemekaran, beberapa waktu lalu mereka sudah melakukan peninjauan langsung untuk mengecek kesiapan fisik wilayah Lembak. Meliputi rencana ibu kota kabupaten, calon kantor bupati, kantor DPRD, pusat perkantoran dan aspek-aspek lainnya yang menjadi salah satu syarat utama pemekaran. Menurut Dani, dari hasil evaluasi kunjungan yang lalu, semua persyaratan tersebut juga telah terpenuhi. “Kami sudah meninjau lokasi bakal kantor bupati dan calon kantor-kantor lainnya. Semuanya sudah memenuhi persyaratan. Jadi sudah tidak ada alasan lagi untuk menjadi kendala pemekaran,” kata Dani. Untuk diketahui, proses peme-

karan Lembak sejauh ini sudah memasuki tahapan pembahasan di tim kerja. Selanjutnya, dalam waktu dekat DPD akan menggelar paripurna mengesahkan pembentukan daerah otonom. Terpenting dari itu, Dani telah memastikan pihaknya komitmen untuk menggiring pembahasan pemekaran Lembak hingga ke DPR. Mereka akan menjaga koordinasi bersama Komisi II DPR RI. “Setelah pengesahan dari DPD. Pembahasan akan diserahkan ke Komisi II DPR RI. Setelah itu baru ke Banleg (Badan Legislatif ) DPR RI. Mudahmudahan tidak ada kendala, sehingga Lembak segera resmi menjadi daerah otonom baru,” jelas Dani. Di bagian lain, Anggota Komite I DPD RI asal Provinsi Bengkulu, Dra. Eni Khairani, M.Si mengaku, kedatangan mereka untuk kesekian kalinya ke RL sebagai bentuk dukungan penuh terhadap rencana pemekaran Lembak. “Kami kembali datang untuk memastikan kesiapan kabupaten induk (RL, red) dan presidium pemekaran Lembak. Di disi berharap sama agar tidak ada kendala Lembak menjadi kabupaten,” imbuh Eni dihadapan Bupati RL serta presidium pemekaran Lembak. Bupati Komitmen Beri Dukungan

Sementara itu Bupati RL, H. Suherman, SE, MM kembali menegaskan komitmen dukungannya untuk pemekaran Lembak. Ia hanya meminta pemekaran Lembak tidak dipolitisir oleh pihak-pihak tertentu. Hal tersebut diungkapkannya karena saat ini sudah memasuki tahun politik. Sehingga sangat sensitif

menjadi hal-hal yang sebaliknya dapat menjadi kendala pemekaran Lembak. “Saya tegaskan kembali pemerintah RL mendukung penuh pemekaran Lembak. Saya juga apresiasi atas dukungan DPD dalam proses pemekaran. Tapi saya juga berharap besar, kita bersama-sama untuk menjaga tahapan pemekaran agar tidak dipolitisir. Bila semua pekerjaan yang kita lakukan sematamata untuk kepentingan politik, maka hasilnya tidak akan baik. Lagi-lagi rakyat yang akan dirugikan. Tapi saya optimis pemekaran akan berjalan dengan baik dan bermanfaat besar bagi kesejahteraan rakyat,” ungkap Suherman. Sama halnya dengan bupati, Anggota Presidium Pemekaran Lembak, Surya Gani, S.Sos juga berharap komitmen dari DPD RI untuk mendukung penuh proses pemekaran Lembak. “Kami dari presidium juga akan terus menjaga komunikasi dengan pusat agar segala sesuatu yang berkaitan dengan pemekaran, seperti kekurangan persyaratan atau hal-hal lainnya. Terpenting bagi kami, Lembak menjadi kabupaten sesuai harapan masyarakat segera tewujud,” kata mantan Sekda RL ini. Sementara diketahui, kedatangan rombongan Komite I DPD RI dipimpin langsung Wakil Ketua 2 Komite I, Drs. H. Kamaruddin. Sementara anggota rombongan lainnya yang ikut diantaranya Drs. H. Abdurachman, M,Ap dan Muhammad Gazali,Lc. Sementara dari pihak presidium dipimpin langsung Ketua Presidium, H. Ishak Zaidin dan Wakil Ketua Presidium, Iwan Setiawan. (cuy)

Pulang dari USA, Dahlan Iskan Pecat Dirut Pertani JAKARTA - Jabatan Eddy Budiono sebagai direktur utama PT Pertani Perseroan bakal berakhir. Pasalnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akan memberhentikan Eddy usai pulang dari melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat. Eddy diberhentikan karena Kejaksaan Agung sudah menetapkan status mantan Dirut PT Sang Hyang Seri (SHS) itu sebagai tersangka terkait kasus korupsi penyaluran benih tanaman hibrida di Kementerian Pertanian (Kementan). “Rencananya pemberhentikan Dirut Pertani akan ditandatangani oleh Pak Dahlan Sabtu besok (7/9),” ucap Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi, Jumat (6/9). Keputusan pemberhentian itu dikatakan Dahlan berdasarkan hasil rapat pimpinan (Rapim) BUMN tiga minggu lalu. Ia mengakui, keputusan itu baru diambil lantaran menunggu hasil tes calon pengganti. “Saya minta keputusan rapim Kementerian BUMN tiga minggu lalu untuk memberhentikan Dirut Pertani agar dipercepat pelaksanaannya. Sehingga dengan status baru yang bersangkutan di Kejaksaan pemberhentikan ini bisa

TOUR SEATTLE: Dahlan Iskan (kiri) dan Gautama Indra Djaja berdiskusi di kantor INA Inc Selasa (3/9).

dipercepat,” tutur Dahlan. Selain mengagendakan pemberhentian jabatan Dirut Pertani, kata Faisal, Dahlan juga memutuskan untuk menggabungkan dua perusahaan yang berbisnis benih itu. Kedua perseroan itu nantinya akan berada di bawah naungan Pupuk Indonesia Holding Company. Pengabungan ini dilakukan karena masa lalu Pertani dan SHS dinilai tidak mencerminkan korporasi sebuah perusahaan.

Sebab, selama ini hanya menggantungkan bisnisnya pada proyek-proyek yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian, khususnya beras. “Dua perusahaan itu, setahun terakhir dicoba untuk dibenahi dengan cara yang normal, namun tidak berhasil secara cepat. Padahal, sebagai negara pertanian BUMN harusnya memiliki bisnis pertanian yang kuat,” pungkas mantan Dirut PLN ini. (chi/jpnn)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) sudah menuntaskan pengurusan visa haji sekitar 95 persen. Meskipun begitu, khusus untuk urusan dokumentasi keimigrasian mereka menjami seluruh calon jemaah haji (CJH) gelombang petama bisa terbang semuanya. Direktur Pelayanan Haji (Diryanhaj) Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag Sri Ilham Lubis menuturkan, proses visa haji yang sudah selesai saat ini tidak hanya untuk calon jamaah haji gelombang pertama. “Tetapi juga sebagian ada yang dari calon jamaah haji gelombang kedua,” tandasnya. Dengan kondisi itu, Sri Ilham memastikan pengurusan visa haji ini tidak menemui hambatan. Dia menuturkan pemberangkatan perdana calon jamaah haji menuju Arab Saudi secara resmi akan dilepas Menag Suryadharma Ali. Pada tahun-tahun sebelumnya, Suryadharma melepas jamaah haji di bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Tetapi mulai tahun ini, penerbangan haji di bandara Soekarno Hatta dialihkan ke bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. “Laporan dari lapangan, persiapan di bandara Halim sudah siap untuk memberangkatkan calon jamaah haji,” tandasnya. Bandara ini nantinya akan menerbangkan calon jamaah haji dari asrama haji Jakarta, Bekasi, dan Lampung. Sementara itu misi mulia diemban 331 orang Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPHI) 2013 yang sudah diterbangkan ke Arab Saudi. Sek-

retaris Ditjen PHU Kemenag Cepi Supriatna menuturkan, tim PPIH yang sudah diberangkatkan adalah untuk penugasan/penempatan daerah kerja (daker) Jeddah. “Mereka harus bekerja dengan cepat dan tepat,” tandasnya. Diantara yang menjadi sorotan Cepi adalah kemampuan tim PPIH menghafal kode embarkasi. Meskipun sepele, tetapi hal ini penting. Misalnya ada PPIH yang mendapati jamaah haji tersesat, tidak keliru mengembalikan ke rombongannya. “Selain menghafal kode embarkasi, juga menghafal daerah yang tergabung dalam embarkasi itu,” papar Cepi. Dia mencontohkan Embarkasi Aceh memiliki kode BTJ, yang khusus mengangkut jamaah haji dari provinsi Aceh. Sedangkan embarkasi Batam (BTH) mengangkut jamaah haji dari Provinsi Kepulauan Riau, Riau, Kalimbantan Barat, dan sebagaian jamaah dari Provinsi Jambi. Cepi mengingatkan para PPIH supaya menyelesaikan setiap persoalan dengan cepat. “Apapun persoalannya, tolong diselesaikan secepatnya. Jangan ditunda-tunda,” tuturnya. Sebab jika ditunda, berpotensi mengalami penumpukan persoalan-persoalan baru lainnya. Dia berharap seluruh petugas PPIH meluruskan niatnya berangkat ke Arab Saudi. Mereka diberangkatkan untuk melaksanakan tugas pelayanan terhadap jamaah haji Indonesia sekaligus beribadah. Dia meminta seluruh petugas PPIH memegang komitmen ini. (wan)

KELUAR MOBIL : Tersangka penerima suap Rudi Rubiandini keluar mobil tahanan sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan di gedung KPK, Jakarta.

Uang Suap Rudi dari Perusahaan Asing KPK Diserang Kasus Surat Penyidikan Palsu JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akhirnya menuntaskan pelacakan sumber uang yang digunakan menyuap kepala SKK Migas nonaktif Rudi Rubiandini. Dari hasil pelacakan terungkap bahwa uang berasal dari pihak asing. “Kami sudah tahu sumber dananya. Cuma saya tidak bisa sampaikan (secara detail) ke publik,” kata Ketua PPATK Muhammad Yusuf setelah memberikan pembekalan kepada pegawai Mahkamah Konstitusi (MK) untuk Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di gedung MK, kemarin (6/9). Menurut Yusuf, sumber uang suap berasal dari perusahaan asing. Hal itu bisa terlihat dari bukti berupa pecahan uang dari negara lain. “Sumber dananya dari perusahaan. Bernuansa asing lah, jenis uangnya pun pecahan asing,” terang Yusuf. Segala bukti yang berhasil diungkap PPATK itu, menurutnya, sudah dikirimkan kepada KPK untuk diperdalam. Termasuk kepada siapa saja aliran dana tersebut mengalir. Ditanya kemungkinan ada fakta lain dari hasil pelacakan PPATK, Yusuf enggan menjawab. Termasuk saat dikonfirmasi soal apakah uang dolar AS yang digunakan menyuap Rudi bernomor seri sama dengan dolar AS yang ditemukan penyidik di ruangan Sekjen Kementerian ESDM. “Saya belum bisa bicara detil karena

takut mengganggu penyidikan di KPK. Tapi yang jelas kita akan bantu KPK semaksimal mungkin,” akunya. Sementara itu di tengah penyidikan kasus Rudi, KPK diterpa dari para pihak yang ingin mengacaukan proses hukum. Yakni, melalui penyebaran surat perintah penyidikan (sprindik) palsu. Dalam sprindik palsu itu disebutkan bahwa Jero menjadi tersangka dalam proyek PT Kernel Oil Pte Ltd (KOPL). Surat tersebut disebarkan kepada wartawan dari akun email bernama satgasmafiahukum@gmail.com. Dalam surat mirip sprindik itu ditandatangani oleh Wakil Ketua Bambang Widjojanto. Jero ditulis melanggar Pasal 12 huruf atau huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantaan Korupsi. Menanggapi surat tersebut, Jubir KPK Johan Budi S.P langsung memastikan sprindik itu palsu. Malah, dia menyebut pemasu sprindik itu kurang cerdas karena banyak kejanggalan. “Sprindik atas nama Jero Wacik itu palsu. Janggal karena tidak ditunjukkan utuh dan ada font yang beda,” ujarnya. Memang, dalam foto kertas yang diduga sprindik itu tidak disampaikan dalam bentuk gambar tegas. Hanya jepretan yang menyoroti soal status tersangka Jero Wacik yang jelas. Selebihnya, entah disengaja atau tidak, foto tersebut tidak fokus sehingga kalimat dalam sprindik menjadi tidak jelas. Kejanggalan lain adalah catatan kaki pada sprindik tersebut. Ada tulisan tangan kalau sprindik itu menunggu persetujuan Presiden SBY.(dim/bay)


Rakyat Bengkulu

INFO HAJI

7

Sabtu, 7 September 2013

Lintas

BUSTASAR

Salat Subuh Berjemaah ARGA MAKMUR – Sebanyak 190 jemaah calon haji (CJH) asal Bengkulu Utara (BU) diminta salat subuh berjemaah di Masjid Agung Arga Makmur, Sabtu 14 Agutus mendatang. Hari itu, JCH asal BU akan berangkat menuju Asrama Haji Kota Bengkulu sebelum diberangkatkan ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) untuk menuju Bandara King Abdul Azis Jeddah Saudi Arabia. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Arga Makmur H. Bustasar, MS, M.Si mengungkapkan jemaah diminta untuk salat subuh berjemaah lantaran mereka dijadwalkan dilepas Bupati BU Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si dari Masjid Agung pukul 06.00 WIB. JCH asal BU sudah harus masuk ke Asrama Haji Bengkulu pukul 09.00 WIB. “Yang kita khawatirkan ada jemaah yang terlambat kalau memang tidak siap di lokasi. Rencananya, ba’da (Usai,red) salat Subuh kita akan memulai rangkaian acara pelepasan,” terang Bustasar. JCH tidak lagi menginap di Asrama Haji Padang layaknya tahun-tahun sebelumnya. JCH akan langsung berangkat menunju Jeddah saat tiba di BIM. “Makanya kita harapkan semua JCH bisa berangkat dari BU bersama-sama dan tepat waktunya. Khusus untuk JCH Benteng, nantinya akan dilepas Bupati Benteng 15 September,” terang Bustasar. Di sisi lain, sampai hari ini tidak ada JCH yang mengkonfirmasi mengalami gangguan kesehatan mendadak sehingga dikhawatirkan akan mengganggu ibadah Haji. Hanya ada 1 CJH yang mengalami stroke sejak awal rangkaian persiapan haji. Khusus satu JCH tersebut, panitia haji memastikan jika kondisi kesehatannya dan aktivitas ibadahnya di Tanah Suci tetap dalam pantauan tim kesehatan haji. Kemenag juga meminta istri JCH yang sakit, untuk terus berkoordinasi dengan panitia mengenai kondisi kesehatan suaminya. “Bapak yang saat ini stroke berangkat dengan muhrimnya (istrinya, red). Tapi kegiatannya di Tanah Suci tetap kita pantau. Ini adalah satu-satunya jemaah yang dalam pengawasan khusus kita dalam ibadah haji kali ini,” demikian Bustasar.(qia)

PPIH Dituntut Sabar

BENGKULU – Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, M.Pd meminta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), mengutamakan pelayanan maksimal kepada seluruh jemaah calon haji selama di Embarkasi Antara. Panitia dituntut sabar menjalankan tugas demi kenyamanan dan keamanan jemaah calon haji (JCH) Bengkulu yang mulai masuk E m barkasi Antara Sabtu

(14/9), sekitar pukul 08.00 WIB. Permintaan ini disampaikan Junaidi saat mengukuhkan PPIH Provinsi Bengkulu yang berjumlah 224 orang, di Embarkasi Antara, kemarin (7/9). Acara pengukuhan juga ditandai penyematan tanda panitia haji kepada Ketua Panitia, H. Hery Syahriar yang menjabat Plt. Sekda Provinsi, didampingi Kepala Kantor Kementrian Kemenag Bengkulu H. Suardi Abbas, SH, MH.

Panitia, kata Junaidi, akan melaksanakan tugas melayani JCH saat akan memulai keberangkatan dan saat kembali ke Tanah Air. Panitia terang dia, berasal dari unsur gabungan baik keamanan, kesehatan, imigrasi, bandara, dinas perhubungan, maskapai Garuda Indonesia dan lainnya. Junaidi meminta pelayanan saat para jemaah di Embarkasi Antara, tak ubahnya rumah sakit swasta yang mem-

berikan pelayanan bagi Very Important Person (VIP). Diingatkan Junaidi, tidak mudah melayani banyak orang apalagi jemaah haji yang tahun ini berangkat hingga 1.302 orang dari seluruh Provinsi Bengkulu. “Tidak mudah melayani banyak orang termasuk para jemaah haji ini, yang berbedabeda karakternya,” ingat Junaidi.(iks)

PENGUKUHAN: Gubernur Bengkulu mengikuti acara pengukuhan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), kemarin (14/9) di Embarkasi Antara.

Visa Hampir Beres, Kemenag Jamin Keberangkatan Jemaah Haji Petugas PPIH Diimbau Menghafal Kode Embarkasi JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) sudah menuntaskan pengurusan visa haji sekitar 95 persen. Meskipun begitu, khusus untuk urusan dokumentasi keimigrasian mereka menjami seluruh jemaah haji gelombang petama bisa terbang semuanya. Direktur Pelayanan Haji (Diryanhaj) Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag Sri Ilham Lubis menuturkan, proses visa haji yang sudah selesai saat ini tidak hanya untuk calon jemaah haji gelombang pertama. “Tetapi juga sebagian ada yang dari calon jemaah haji gelombang kedua,” tandasnya. Dengan kondisi itu, Sri Ilham memastikan pengurusan visa haji ini tidak menemui

hambatan. Dia menuturkan pemberangkatan perdana calon jemaah haji menuju Arab Saudi secara resmi akan dilepas Menag Suryadharma Ali. Pada tahun-tahun sebelumnya, Suryadharma melepas jemaah haji di bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Tetapi mulai tahun ini, penerbangan haji di bandara Soekarno Hatta dialihkan ke bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. “Laporan dari lapangan, persiapan di bandara Halim sudah siap untuk memberangkatkan calon jemaah haji,” tandasnya. Bandara ini nantinya akan menerbangkan calon jemaah haji dari asrama haji Jakarta, Bekasi, dan Lampung. Sementara itu misi mulia diemban 331 orang Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPHI) 2013 yang sudah diterbangkan ke Arab Saudi. Sekretaris Ditjen PHU Kemenag Cepi Supriatna menuturkan, tim PPIH

yang sudah diberangkatkan adalah untuk penugasan/penempatan daerah kerja (daker) Jeddah. “Mereka harus bekerja dengan cepat dan tepat,” tandasnya. Diantara yang menjadi sorotan Cepi adalah kemampuan tim PPIH menghafal kode embarkasi. Meskipun sepele, tetapi hal ini penting. Misalnya ada PPIH yang mendapati jemaah haji tersesat, tidak keliru mengembalikan ke rombongannya. “Selain menghafal kode embarkasi, juga menghafal daerah yang tergabung dalam embarkasi itu,” papar Cepi. Dia mencontohkan Embarkasi Aceh memiliki kode BTJ, yang khusus mengangkut jemaah haji dari Provinsi Aceh. Sedangkan embarkasi Batam (BTH) mengangkut jemaah haji dari Provinsi Kepulauan Riau, Riau, Kalimbantan Barat, dan sebagian jemaah dari Provinsi Jambi. Cepi mengingatkan para PPIH supaya

menyelesaikan setiap persoalan dengan cepat. “Apapun persoalannya, tolong diselesaikan secepatnya. Jangan ditundatunda,” tuturnya. Sebab jika ditunda, berpotensi mengalami penumpukan persoalan-persoalan baru lainnya. Dia berharap seluruh petugas PPIH meluruskan niatnya berangkat ke Arab Saudi. Mereka diberangkatkan untuk melaksanakan tugas pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia sekaligus beribadah. Dia meminta seluruh petugas PPIH memegang komitmen ini. “Petugas (PPIH) yang berada di Madinah boleh melaksanakan Arbain. Tetapi waktunya diatur,” tandasnya. Arbain ini adalah ibadah salat berjemaah empat puluh waktu di Masjid Nabawi tanpa terputus. Dia menegaskan personel PPIH jangan malah mengedepankan ibadah arbain lalu mengorbankan tugas melayani jemaah haji. (wan)


8

Rakyat Bengkulu

ES TMS Profil Lulusan Terbaik STIK

IMANUEL ROY CHANDRA SITOHANG, S.KEP

STIKES TMS- Menyandang predikat sebagai seorang lulusan terbaik STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu menjadi kenangan manis bagi Imanuel Roy Chandra Sitohang, S.Kep yang dilahirkan di Kota Curup pada 21 Mei 1991 ini. Imanuel Roy Chandra Sitohang merupakan putra sulung dari 4 bersaudara buah hati dari pasangan Bapak L.M.U Sitohang S.E dan Ibu K.Br. Sihotang. Sukses mengungguli rekan-rekannya di Tri Mandiri Sakti Bengkulu dengan IPK 3,74, pria yang sehari-hari memiliki hobby bermain musik, membaca, menulis blog dan, wisata Kuliner ini membuktikan bahwa tidak sia-sia upayanya merantau dari Kota Curup untuk kuliah di Bengkulu. Imanuel Roy Chandra Sitohang mengawali pendidikannya SD Xaverius Curup. Tamat SD, Roy melanjutkan pendidikan di SMP N 5 Curup dan tamat pada 2006 dan melanjutkan pendidikan di SMA N 1 Curup dan akhirnya mendaftarkan diri sebagai salah satu mahasiswa program studi keperawatan di STIKES Tri Mandiri Sakti Kota Bengkulu pada 2009. Imanuel Roy Chandra Sitohang, S.Kep dikenal juga taat beribadah dibuktikan dengan aktivitasnya melakukan pelayanan ibadah di gereja. Penganut agama Kristen Protestan ini merampungkan penelitiannya yang berjudul “Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Kekambuhan Pada Pasien Asma Di RSUD Curup”, memiliki motto “Diberkatilah Orang yang Mengandalkan Tuhan yang menaruh Harapannya hanya Kepada Tuhan”. Imanuel Roy Chandra Sitohang, S.Kep juga tercatat sebagai pria dengan segudang prestasi. Diantaranya, Juara harapan 1 Siswa SMP berprestasi se Rejang Lebong, Juara harapan 1 English Speech Contest se Rejang Lebong, Juara ke-3 Lomba Cerdas Cermat S1 Keperawatan HUT PPNI Kota Bengkulu ke-39 Tahun 2013. Lalu, prestasi non akademikpun tak luput diraih Imanuel Roy Chandra Sitohang, S.Kep, yakni Juara 1 Festival Band Contest 2012. Untuk menunjang kapasitas keilmuannya, Imanuel Roy Chandra Sitohang, S.Kep aktif mengikuti berbagai pelatihan baik di tingkat lokal, regional maupun nasional. Pelatihan terakhir diikutinya yaitu Penanganan Pasien Stroke pada 2013 di Surabaya dan kegiatan lainnya. (**)

STIKES TMS- Tidak terbayangkan sama sekali oleh Rian Primadi Sukoco, S.Kep akan menjadi yang terbaik dalam Wisuda ke X STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu yang prosesinya dilaksanakan pagi ini, Sabtu (7/9). Menjadi yang terbaik merupakan kebanggaan tersendiri bagi Rian Primadi Sukoco, S.Kep yang merupakan anak Bungsu dari Bapak Bambang Sukoco dan Ibu Sutini S.Pd yang dilahirkan di Bengkulu Utara pada 29 Juni 1991 ini. Rian Primadi Sukoco dikenal oleh rekan-rekannya sederhana dan hobi membaca dan dalam wisuda ke X STIKES TMS berhasil menyandang gelar Sarjana Keparawatan dengan IPK 3,63. Riwayat pendidikan Rian Primadi Sukoco, S.Kep diawali SD N 22 Mukomuko Selatan, kemudian SMP N 2 Mukomuko Selatan pada 2009 menamatkan SMA N 6 Kota Bengkulu dan selanjutnya menempuh pendidikan S.1 di Program Sudi Keperawatan STIKES TMS. Bukan hal yang baru bagi pria 22 tahun ini dalam mengukir prestasi karena sederet prestasi pernah diraihnya. Diantaranya, Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) ke-VI tingkat SMA seProvinsi Bengkulu HIMABIO “ABAKA” Universitas Bengkulu, Juara 3 Lomba Cerdas Tangkas Kewarganegaraan Tingkat SMA se-Propinsi Bengkulu Tahun 2008, Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Kimia (LKTIK) HIMAMIA UNIB tahun 2008, Juara 3 LCTK HIMAMIA UNIB Tingkat SMA se-Propinsi Bengkulu tahun 2008, Juara 3 Lomba Debat HIMABAHTRA UNIB Tingkat SMA se-Propinsi BengkuluTahun 2008, Best Speaker Debating Contest Cendana Fair Tahun 2009. Rian Primadi Sukoco, S.Kep dengan penampilannya yang sangat sederhana ternyata punya cita-cita ingin menjadi orang yang serba bisa dalam segala hal. Dia sangat senang membantu teman-temannya dalam berbagai bidang dan browsing internet yang hampir setiap hari dilakukannya. Dan dari sana pula akhirnya ia mendapatkan berbagai pengetahuan yang dapat memberikan wawasan lebih luas. Menjadi seorang perawat merupakan cita-cita kecil pria yang juga aktif di dunia peran dengan prestasi di bidang teater : Juara 1 Festival Teater Anyelir Art SMA N 6 tahun 2009, Juara 2 Musikalisasi puisi Petasan SMA N 1 Curup tahun 2007, Juara 3 Putra Festival Memory Love Song B’enZe Management tahun 2008. Rian Primadi Sukoco, S.Kep juga dikenal fasih berbahasa Inggris ini mempunyai motto khusus yaitu “Don’t Put Any Limitation Since You Want To Start Something, But When You Have Done, You Know Your Limitation” . Dengan bekal bahasa yang dimilikinya Rian Primadi Sukoco, S.Kep berharap dapat bekerja sebagai perawat professional di luar negeri. (**)

7 Septambar 2013

Wagub Hadiri Wisuda 614 Mahasiswa Tri Mandiri Sakti STIKES TMS - Dipastikan, pagi ini sebanyak 614 mahasiswa STIKES TMS dari Program Studi keperawatan, Program Studi Kesehatan dan Program Studi Bidan Pendidik Jenjang D4 dan D III Kebidanan diwisuda. Wisuda X tersebut akan dilaksanakan di Gedung Gunung Bungkuk Gedung STQ Bengklulu. Pemindahan jambul toga akan dilakukan oleh Ketua STIKES TMS, Drs. H. Buyung Keraman, M.Kes. Wisudawan terdiri dari 281 mahasiswa Program Studi Keperawatan dengan gelar S.Kep, 71 orang Program Studi Kesehatan Masyarakat dengan gelar SKM, 95 orang untuk Program Studi Bidan Pendidik Jenjang D.4 dengan gelar SST dan 167 orang jenjang D3 Kebidanan dengan gelar A.Md Keb. Sebagai lulusan terbaik pada Wisuda X ini adalah Imanuel Roy Chandra Sitohang, S.Kep dari program studi keperawatan dengan IPK 3,74. Wakil Gubernur, para pejabat di lingkungan Pemda Provinsi dan wa-

lam tahap akhir likota, dijadwalstudi lanjut di kan akan hadir Filipina. Selain di untuk mengikuti Filipina, beberapa jalannya Wisuda dosen TMS juga X STIKES TMS. ada tugas belajar Dalam wisuda X di Thailand dianini, STIKES TMS taranya Ns. Vike juga menerima Febri Giena, S.Kep. 5 (lima) orang Ketua STIKES dosen yang kemTMS Drs. Buyung bali dari tugas Keraman, M.Kes belajar. Yaitu, S. mengimabu Ujang effendi, agar masyarakat M.Kes dan SuryProvinsi Bengani, SKM,M.Kes kulu tidak ragu dari Universilagi menguliahkan tas Diponegoro, Drs. H. BUYUNG KERAMAN, M.Kes anak atau keluarNurul Khairani, Ketua STIKES TMS ganya ke STIKES MKM dari Universitas Indonesia, Alfan Rafiardi, MM TMS. Dikarenakan dari segi kualidan Nivita Desiana, M.Pd dari Univer- tas, STIKES TMS tidak kalah dengan perguruan Tinggi Kesehatan lain di sitas Bengkulu. Sementara beberapa dosen lainnya Luar Provinsi Bengkulu. STIKES TMS diantaranya Ade Herman Diraja dan secara resmi telah terakreditasi BAN Dwi Asti Effendi Putri serta Muham- PT. “Artinya dengan akreditasi tersemad Adnan Effendi Putra masih da- but Departemen Pendidikan Na-

sional melalui BAN PT menilai bahwa STIKES TMS sangat Baik dan Berkualitas baik itu dari segi Tenaga Pengajar maupun dari segi Sarana dan Prasarana penunjang perkuliahan,” terang Buyung. Pria asal Padang Guci Kabupaten Kaur ini menambahkan, peluang kerja untuk tenaga kesehatan hingga kedepan masih terbuka luas. Ini terbukti dari terserapnya seluruh alumni STIKES TMS ke berbagai institusi kesehatan di Provinsi Bengkulu maupun luar Provinsi Bengkulu. Di bagian akhir penyampaiannya Ketua STIKES ke-2 (setelah Dr. Hamzah, MM) mengungkapkan, kemajuan STIKES TMS tak lepas dari dukungan seluruh Civitas Akademika STIKES TMS, pemerintah dan masyarakat provinsi Bengkulu. “Kami tetap mohon doa restu dari segenap lapisan masyarakat maupun pemerintah agar STIKES TMS tetap terdepan sebagai perguruan tinggi kesehatan di Provinsi Bengkulu,” ujar Buyung. (**)

Pemanfaatan Herbal untuk Mendukung Kesehatan Masyarakat di Bengkulu STIKES TMS- Tema kajian ilmiah menarik ini akan dikupas langsung oleh pakarnya yaitu Prof. Dr.dr. H. Muhammad Totong Kamaluddin, MSc, SpFK. Beliau diundang khusus oleh STIKES TMS untuk menghadiri Wisuda ke X STIKES TMS sekaligus menyampaikan orasi ilmiah dengan tema “Pemanfaatan Herbal untuk Mendukung Kesehatan Masyarakat di Bengkulu†. Mengapa dan apa pengobatan herbal, dalam tulisannya beliau menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara sedang berkembang harus mampu mensejahterakan seluruh rakyatnya. Namun pada kenyataannya berbagai krisis mendera bangsa ini baik ekonomi, politik, keuangan, sosial budaya bahkan

herbal/jamu sampai pada sudah krisis keper- Oleh : Prof. Dr. dr. H. MUHAMMAD yang TOTONG KAMALUDDIN, MSc, SpFK sejak lama secayaan. Di tencara empiris gah perlombaan dan pembangunan manusia seutuhnya terbukti cukup ampuh, menjangkau (Human Development Index (HDI)), banyak orang karena biayanya relatif sejahtera lahir batin serta lingkungan ke- murah. Walaupun demikian beberapa hidupannya, maka proporsi Indonesia kalangan justru masih menganggap makin hari kian merosot (HDI Indonesia pengobatan herbal adalah pengobatan tahun 2011 berada pada urutan 124/187). untung-untungan, tidak terbukti secara Hal ini disebabkan oleh kurang baiknya ilmiah serta bahkan dikategorikan seperencanaan pembangunan tatanan bagai pengobatan kuno. Padahal berbagai penyakit dan kondimanusia dan lingkungannya. Salah satu sumber daya di depan mata si tertentu seperti bermacam nyeri; nydan sudah saatnya untuk digali, diteliti, eri punggung, nyeri sendi, nyeri dada, dikembangkan serta dimanfaatkan se- nyeri otot dan tulang, tingginya kolesbaik mungkin adalah warisan nenek terol, kecemasan sampai pada insommoyang kita sendiri yaitu pengobatan nia dapat diatasi dengan produk herbal.

Sedangkan cara pengobatan tradisional yang lain seperti masase, yoga, tusuk jarum dan lain-lain kurang diminati dan kecil kemungkinan keberhasilan pengobatannya. Berbagai ramuan, ginseng, ginkgo biloba, kunyit, jahe dan rempah-rempahan telah terbukti memang berkhasiat untuk melindungi diri dari berbagai penyakit atau bahkan digunakan untuk mencegah timbulnya penyakit. Tujuan dan fokus utama pengobatan herbal adalah untuk promotif dan preventif. Lebih lanjut mengenai ulasan ini dapat didengar langsung oleh undangan wisuda STIKES TMS yang akan digelar pagi ini di Gedung Gunung Bungkuk komplek STQ Bengkulu. (**)

STIKES TMS Resmi Miliki Klinik Kebidanan dan Laboratorium Lapangan STIKES TMS - Guna membantu menyukseskan Program Jaminan Persalinan di Kota Bengkulu, STIKES TRI Mandiri Sakti menggagas berdirinya Klinik Bidan Praktik. Peresmian Klinik ini dilakukan Walikota Bengkulu pada 24 Februari 2013. Bersamaan dengan kegiatan tersebut juga dilakukan peresmian laboratorium lapangan yang direncanakan akan melibatkan beberapa kelurahan dalam Kota Bengkulu. Dalam penyampaiannya, Ketua Yayasan Tri Mandiri Sakti Bengkulu Drs. H. S. Effendi, MS mengungkapkan, inisiasi berdirinya Klinik dan Laboratorium Lapangan adalah sebagai bentuk Pengabdian Masyarakat STIKES

RIAN PRIMADI SUKOCO, S.KEP

 Sabtu,

Tri Mandiri Sakti Bengkulu. “Artinya STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu diharapkan mampu berperan aktif upaya pembangunan bidang kesehatan di Bengkulu,” ujar Effendi. Selain itu, STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu sejak 3 (tiga) tahun terakhir telah memiliki radio yaitu Radio Sehati. Salah satu tujuan pendiriannya untuk melakukan upaya kampanye atau sosialisasi tentang kesehatan bagi masyarakat Provinsi Bengkulu. Dengan mengantongi IPP, Ketua Adat Kota Bengkulu ini berkeyakinan Radio Sehati akan menjadi media pilihan utama bagi masyarakat yang butuh informasi akan kesehatan. (**)

Penerimaan Dosen Kembali Nama : Alfan Rafiadi, SE., MM Tempat Tgl Lahir: Bengkulu, 17 Maret 1988 Pendidikan: Magister Manajemen Asal Universitas: Universitas Bengkulu Judul: Pengaruh Peran Kepemimpinan dan Pemberdayaan Terhadap Kinerja Dosen STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu.

Nama : Nopita Desiana, S.Pd., M.Pd. Tempat Tgl Lahir: Tebing Tinggi, 09 November 1982 Pendidikan : Pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Asal Universitas: Universitas Bengkulu Judul Tesis : Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Kasus Hukum dalam Majalah Tempo Edisi Juli 2012

Drs. H. S.Effendi, MS Nama : Santosos Ujang Effendi, M.Kes. Tempat Tgl Lahir: Lahat, 17 Mei 1969 Pendidikan : Magister Kesehatan Masyarakat, Peminatan Promosi Kesehatan Asal Universitas : Universitas Diponegoro Judul : Persepsi Masyarakat tentang Isi Media Promosi Kesehatan (Leaflet) Demam Berdarah Dengue/ DBD di Kota Bengkulu (Studi di RW 02 Kelurahan Tanah Patah Kecamatan Ratu Agung.

Nama : Suryani, SKM,M.Kes (Epid) Tempat Tgl Lahir: Makassar, 18 Juli 1975 Pendidikan : Magister Epidemiologi Asal Universitas : Universitas Diponegoro Judul : Faktor Risiko Lingkungan yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita (Studi di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Bengkulu).

Nama : Nurul Khairani, STP, MKM Tempat Tgl Lahir : Jakarta, 12 Juli 1978 Pendidikan : Magister Kesehatan Masyarakat, Peminatan Gizi Kesehatan Masyarakat. Asal Universitas : Universitas Indonesia Judul Tesis : Studi Validasi Pengukuran Antropometri dan Model Prediksi Terhadap Persen Lemak Tubuh BIA pada Siswi MTs dan MA Multiteknik Yayasan Asih Putera Tahun 2012.


Rakyat Bengkulu

ď Ź Sabtu,7 September

2013

9


10

Rakyat Bengkulu

Sabtu, 7 September 2013

Track Record Cetak Rekor Dunia TAK banyak sesumbar yang diungkapkan oleh perenang Amerika Serikat (AS) Katie Ledecky menjelang par tisipasinya di Kejuaraan Dunia Renang 2013 di Ba rc e l o na. Na mu n , di akhir kiKATIE LEDECKY prahnya, dia malah melampaui ekspektasi pribadinya. Dia menyertai penampilan gemilangnya dengan dua catatan rekor dunia baru. Ledecky kembali mempersembahkan emas untuk AS dari nomor 800 meter gaya bebas. Dia meraihnya dengan dihiasi rekor dunia. Remaja berusia 16 tahun itu menyentuh papan finis dengan catatan waktu 8 menit 13,86 detik. Itu berarti dia unggul 0,24 detik dari rekor sebelumnya yang dimiliki perenang Inggris Raya Rebecca Adlington di Olimpiade Beijing 2008. Dengan demikian, Ledecky sudah mengemas empat emas selama di Barcelona. Dia sudah meraih kemenangan di nomor 400 meter gaya bebas dan 1.500 gaya bebas, ditambah satu emas dari estafet 4x200 meter gaya bebas. “Saya sangat senang, saya berhasil melampaui seluruh ekspektasi saya di tahun ini. Target yang saya pasang di awal tahun ini adalah tiga medali dan satu rekor dunia. Sekarang saya punya empat emas dan dua rekor dunia, apa lagi yang bisa membuat saya lebih bahagia,” kata Ledecky. Kompetisi di nomor 800 meter gaya bebas tak jauh berbeda dengan saat berlangsungnya final 1.500 meter dua hari sebelumnya. Ledecky bersaing ketat dengan perenang Denmark Lotte Friis. Sempat tertinggal di awal, Ledecky menunjukkan daya tahan yang baik untuk membalik keadaan jelang akhir perlombaan.(**)

ARY/RB

SEMIFINAL: Laga semifinal sepakbola Liga Pendidikan Indonesia tingkat Kota Bengkulu yang bergulir di Stadion Semarak Sawah Lebar Bengkulu, kemarin (6/9).

Semifinal LPI Ditunda BENGKULU – Pertandingan semifinal sepakbola Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Kota Bengkulu yang mempertemukan SMPN 4 Kota Bengkulu berhadapan dengan SMPN 18 Kota Bengkulu, terpaksa ditunda. Sejogyanya, pertandingan ini dibentang kemarin (6/9) di Stadion Semarak Sawah Lebar. Penundaan terjadi karena SMPN 18 Kota Bengkulu mendapat protes dari beberapa tim karena menurunkan siswa kelas IX. Padahal dalam aturannya, yang dibolehkan untuk memperkuat tim adalah siswa kelas VII dan VIII yang usia kelahiran di atas tahun 1999. ‘’Kita akan melakukan pengecekan terhadap kesebelasan SMPN 18 Kota Bengkulu atas protes yang disampaikan lawan. Kalau nanti terbukti, maka SMPN 18 Kota Bengkulu yang memainkan siswa kelas IX, secara otomatis di diskualifikasi,” ungkap Kepala Bidang PLS PSSI Bengkulu, Drs. Tahirin Simbang kepada RB kemarin. Dijelaskan Tahirin berdasarkan aturan bahwa LPI tingkat Kota tidak diperbolehkan memainkan siswa kelas IX. Tapi nanti untuk LPI tingkat provinsi kejadian seperti ini tidak dipermasalahkan. “Untuk tim yang

lolos LPI provinsi jika nanti mainkan siswa kelas IX, kita persilahkan. Tetapi tetap ada batas usia kelahiran di atas tahun 1999,” terangnya. Jika nanti setelah dilakukan pengecekan dan terbukti bahwa SMPN 18 Kota Bengkulu memainkan siswa kelas IX, maka semifinal yang seharusnya terjadi antara SMPN 18 versus SMPN 4, akan berganti SMN 5 versus SMPN 4. Karena pada 8 besar lalu SMPN 18 berhasil menundukkan SMPN 5. Tapi karena di diskualifikasi, maka SMPN 5 yang menjadi pemenang dan siap menantang SMPN 4. Sementara laga semifinal lainnya yang mempertemukan antara SMPN 8 versus SMPN 2 Kota Bengkulu, tampak berjalan seru dan keras. Kedua tim saling serang dan sama-sama memiliki banyak peluang. Tapi apapun serunya pertandingan itu, tetap harus berakhir dengan kemenangan salah satunya. Dan yang beruntung melangkah ke laga final yakni SMPN 8 dengan kemenangan 2-1. Untuk itu SMPN 8 harus menunggu siapa lawan yang akan dihadapi di laga semifinal berikutnya yang akan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB hari ini (Sabtu). Apakah SMPN 18, SMPN 4 atau SMPN 5.(sly)

KEJAR IMI AWARDS

Besok, Kejurda Road Race Seri IV Digelar

BENGKULU – Kejuaraan Daerah (Kejurda) balap motor Seri IV, siap dibentang Minggu besok (8/9) yang di mulai pkl 07.30 WIB di Sirkuit Permanen STQ Air Sebakul Kota Bengkulu. Event yang dimotori Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) Bengkulu, akan dibuka Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan B. Najamudin. Selain menghadirkan pembalap-pembalap Kota Bengkulu, event yang menyajikan total hadiah uang Rp 75 juta ini juga diramaikan pembalap-pembalap luar Kota Bengkulu, bahkan dari luar Provinsi Bengkulu. Kejurda road race Seri IV 3013 ini sekaligus ajang para pembalap mengejar IMI Awards. Untuk hari ini (Sabtu-red.), akan dilakukan pemeriksaan mesin (scrutinering) dan briefing peserta. Pemeriksaan kendaraan seperti meliputi spec mesin apakah layak mengikuti kejuaraan atau tidak. “Selain itu kita juga akan melakukan pengecekan rem, rangka, dan mesin,” ujar Ketua Panpel Panca Kusuma kepada RB kemarin (6/9).

Dijelaskan Panca hingga kemarin pukul 16.00 WIB jumlah peserta yang mendaftarkan diri sudah mencapai 50 peserta. Khusus peserta dari Kota Bengkulu, pendaftaran telah ditutup pukul 20.00 WIB kemarin. Sedangkan pendaftaran peserta dari luar Kota Bengkulu ditutup pukul 18.00 WIB hari ini (kemarin-red.). ‘’Untuk luar Kota sudah banyak yang booking. Yakni dari Mukomuko, Manna, Arga Makmur, Curup, Kepahiyang, Muara Enim, dan Lahat,” kata Panca. Panca juga mengatakan nantinya pemenang akan diumumkan pada bulan Desember yakni malam puncak acara IMI Awards setelah menyelesaikan keseluruhan Seri Kejurda. Diketahui, kejuaraan ini terdiri dari 5 Seri dengan penilaian berdasarkan kalkulasi poin hasil kejuaraan. Seri I dilaksanakan di STQ, Seri II dilaksanakan di Curup, Seri III dilaksanakan di Lebong, Seri IV yang kali ini dilaksanakan kembali di STQ. Kemudian Seri V yang merupakan seri terakhir rencananya akan dilaksanakan bulan Desember mendatang di Manna (Bengkulu Selatan).(sly)


Rakyat Bengkulu

 Sabtu,

SAMBUNGAN UTAMA

Clean Desk, Tak Ada... Sambungan dari halaman 1

Ridwan ingin mengubah imej bahwa pelayanan publik selalui rumit, high cost (biaya tinggi), berbelit-belit dan memakan waktu lama. “Saya menerapkan prinsip clean desk. Artinya, di meja saya tidak ada berkas yang menumpuk. Begitu banyak berkas masuk, saya akan selesaikan hari itu juga, walaupun sampai larut malam sekalipun,” terang Ridwan. Sejak tahun 2009, seluruh warga di Kabupaten Musi Rawas mendapat kesehatan gratis di rumah sakit kelas III milik pemerintah dan puskesmas melalui program Jaminan Sosial Kesehatan (Jamsos-Kes) Sumsel Semesta. Sumber dana berasal dari APBD Provinsi Sumsel dan APBD Musi Rawas. Diharapkan pengobatan gratis meringankan beban penduduk berekonomi lemah. “Masalah kesehatan dan pendidikan juga menjadi prioritas kami,” kata Ridwan Mukti. Tahun 2012 alokasi untuk Jamkesmas sebesar Rp 15,9 miliar untuk 204.731 jiwa, dan tahun 2013 dialokasikan anggaran sebesar Rp 11,9 miliar dengan 153.705 jiwa. Selain itu untuk anggaran Jamsos-Kes, tahun 2013 dialokasikan anggaran sebesar Rp 16,78 miliar, yang berasal dari APBD Sumsel Rp 8,39 miliar dan APBD Musi Rawas Rp 8,39 miliar dengan jumlah peserta 303.277 jiwa. Bupati Musi Rawas, Ridwan Mukti tidak hanya memikirkan pelayanan kesehatan gratis. Tetapi juga sarana-prasarananya. Saat ini di Musi Rawas, sudah didirikan 3 rumah sakit. Serta 27 Puskesmas, 145 Pustu, 129 Poskesdes, dan 138 Polindes. Sedangkan tenaga

kesehatan terdiri dari 55 dokter umum, 12 dokter spesialis, 9 dokter gigi, 377 bidan dan 580 perawat. Kunjungan pasien di rumah sakit rata-rata 216 orang per hari, sedangkan kunjungan pasien di Puskesmas rata-rata 75 orang per hari. “Semakin baik sarana dan prasarana, maka akan semakin baik juga pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat,” katanya. Bagi Ridwan Mukti maju atau tidaknya suatu bangsa ditentukan oleh kualitas pendidikan. Untuk itu sejak tahun 2009 bersekolah gratis hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah diterapkan disana. Sebelumnya tahun 2005 juga sudah diberlakukan sekolah gratis, namun hanya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Salah satu wujud nyata perhatian besar Ridwan Mukti bagi dunia pendidikan dari alokasi anggaran pendidikan yang sangat besar. Tahun 2013 sebesar Rp 373,38 miliar atau 24,30 persen dari APBD Musi Rawas Rp 1,4 triliun. Anggaran pendidikan tahun 2013 naik dibandingkan anggaran pendidikan tahun 2011 sebesar Rp 336,6 miliar atau 28,37 persen dari total APBD Rp 1,1 triliun. “Juga kita pendidikan maju, maka daerah juga bisa maju,” kata Ridwan Mukti. Gebrakan sekolah gratis sebenarnya sudah dilakukan Ridwan Mukti sejak dilantik menjadi Bupati Musi Rawas tahun 2005. Bahkan untuk mensukseskan program sekolah gratis SD dan SMP itu, Ridwan Mukti mesti berjuang ke pusat. Alhasil perjuangannya itu berhasil, dengan mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sedangkan tahun 2009 dilaksanakan sekolah

gratis untuk jenjang SMA yang dibiayai dari dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dari APBD Sumsel. Anggaran BOS tahun 2012 sebesar Rp 57,88 miliar untuk 96.352 siswa, yang terdiri dari Rp 42,60 miliar untuk 74.517 siswa SD dan Rp 15,28 miliar untuk 21.835 siswa SLTP. Sedangkan dana BOS tahun 2013 sebesar Rp 57,41 miliar, terdiri dari Rp 42,34 miliar untu 73.007 siswa SD, Rp 15,06 miliar untuk siswa SMP. Sementara anggaran BOSDA Rp 12,8 miliar hingga Rp 13,1 miliar per tahun. Untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar, pemerintah terus melakukan perbaikan ruang kelas dan menyediakan berbagai fasilitas. Tahun 2011 Pemda Musi Rawas merehab 21 gedung SD dengan anggaran Rp 1,3 miliar dan 27 SLTP dengan anggaran Rp 1,6 miliar. Tahun 2012 direhab 186 SD dengan anggaran Rp 12,9 miliar dan 54 SMP dengan anggaran Rp 4,7 miliar. Sarana pendidikan yang terdapat di Musi Rawas yakni mencapai 429 SD, 92 SMP dan 38 SMA. Sedangkan guru terdiri dari 4.421 guru SD, 1.608 guru SMP dan 764 guru SMA. Sebanyak 1.685 guru telah mendapatkan sertifikasi. Berbagai program pendidikan yang dilaksanakan pemerintah daerah dengan segenap dukungannya, berbuah manis. Dimana tingkat kelulusan untuk semua jenjang hampir mencapai 100 persen. Tahun 2012 tingkat kelulusan SD mencapai 100 persen, SMP 99,99 persen dan SMA 100 persen. Hal ini sangat membanggakan, karena banyak kota-kota besa tidak banyak yang bisa seperti itu. “Ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak,” katanya. (**)

Iskan (1,24). Peringkat keempat ditempati calon presiden sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan skala 0,76. “Jika Jokowi tetap running pada 2014, maka juga harus memperhatikan sentimen di media sosial ini,” imbuh Social Media Strategic Purengage Yoyok Budiarto di tempat yang sama. Dia mengingatkan, jumlah pengguna media sosial saat ini cenderung terus meningkat. Berdasar data, jumlahnya saat ini mencapai lebih dari 60 juta jiwa yang mayoritas didominasi kalangan muda. “Apa yang dibicarakan di media sosial ini bisa merembes dalam pembicaraan seharihari sehingga potensial bisa memberikan efek lebih besar,” tandas Yoyok. Dalam riset Purengage, Jokowi baru unggul dalam indeks pemberitaan di media online. Indeksnya mencapai 1,75. Disusul berikutnya, Dahlan Iskan dengan indeks 1,18. Selanjutnya baru Gita Wirjawan (1,05) dan Prabowo Subianto (0,40). Jokowi juga unggul di aspek popularitas, baik untuk pemberitaan maupun percakapan. Gubernur DKI Jakarta itu menempati peringkat pertama dengan porsi kemunculan 16.542 kali (percakapan) dan 694 kali (pemberitaan). Angka tersebut jauh meninggalkan

Dahlan di posisi kedua dengan porsi 3.285 kali (percakapan) dan 152 kali (pemberitaan). Di sisi lain, Gita dan Prabowo masing-masing berada pada peringkat ketiga dan keempat. Gita memiliki porsi 688 kali (percakapan) dan 100 (pemberitaan), sedangkan Prabowo 493 kali (percakapan) dan 88 (pemberitaan). Keempat nama tersebut terpilih sebagai sampel setelah lolos pada saringan awal. Nama Jokowi dan Prabowo dipilih sebagai sampel karena paling sering muncul dalam percakapan dan pemberitaan dari tokoh nonkonvensi Demokrat. Nama kedua tokoh tersebut berada di atas 18 tokoh lainnya seperti Megawati Soekarnoputri, Jusuf Kalla, dan Aburizal Bakrie. Sementara itu, nama Gita dan Dahlan dipilih untuk mewakili tokoh konvensi Demokrat. Nama mereka berada di atas peserta konvensi Demokrat lainnya seperti Marzukie Ali, Pramono Edhie Wibowo, ataupun Anies Baswedan. Meski demikian, Yoyok menyatakan, hasil tersebut sangat mungkin bisa bergeser di lain waktu. Bergantung isu yang menyertai pada masa dilakukan riset. “Yang kami lakukan adalah revolusi riset yang sudah banyak dilakukan di luar negeri, termasuk untuk isu-isu politik,” tandas Yoyok. (dyn/c10/fat)

Figur Konvensi Demokrat...

Sambungan dari halaman 1

“Dahlan Iskan dan Gita Wirjawan saat ini boleh berada di bawah Jokowi. Namun, kita akan pantau dalam beberapa bulan ke depan. Mungkin saja keduanya dapat menjadi kandidat terkuat,” papar Business Director Purengage Gusrizal Algamar saat memaparkan hasil riset lembaganya di Epicentrum Walk Jakarta kemarin (6/9). Metode riset yang dilakukan Purengage fokus pada pengukuran popularitas dan indeks favorabilitas (tingkat sentimen) pemberitaan di media massa online dan percakapan di media sosial. Pengukuran dilakukan di rentang waktu 1 Juli”31 Agustus 2013. Dengan memanfaatkan engine (mesin) khusus, popularitas dihitung berdasar jumlah penyebutan nama di pemberitaan maupun percakapan. Sementara itu, favorabilitas dihitung berdasar indeks sentimen terhadap konten pembicaraan dan pemberitaan. Konten positif diberi nilai 3, konten netral diberi nilai 1, dan konten negatif diberi nilai -3. Hasilnya, Jokowi berada di urutan ketiga untuk aspek favorabilitas di media sosial dengan skala 1,03. Peringkat pertama dan kedua secara berurutan ditempati dua peserta konvensi capres PD, Gita Wirjawan (1,34) dan Dahlan

Bekas Cabup Benteng... Sambungan dari halaman 1

Di dalam ruangan ini, Roman menjalani pemeriksaan singkat oleh anggota Polda Kepri. Dengan mengenakan jubah panjang berwarna abuabu, Roman nampak santai menjawab seluruh pertanyaan penyidik. Tidak ada rasa bersalah sedikitpun dari mimik wajah Roman. Salah seorang penyidik berpangkat AKP yang diketahui memimpin penangkapan, menolak untuk berkomentar terkait penangkapan ini. “Saya tidak berhak memberikan komentar. Saya hanya bertugas untuk menangkap, untuk data dan wawancaranya, silakan ke Kabid Humas Polda Kepri saja, karena tugas itu kan sudah ada tupoksinya masing-masing,” terang perwira tersebut. Sementara itu, data yang berhasil digali RB menyebutkan,

11

7 September 2013

Roman diketahui dilaporkan ke Polda Kepri oleh salah satu perusahaan tambang batu bara. Dalam laporan itu disebutkan, pada awal 2013 lalu, Roman bertemu dengan salah satu pemilik perusahaan besar yang bergerak di bidang tambang batu bara di Kepri. Dalam pertemuan itu, Roman menawarkan kendaraan alat berat dengan harga miring. Karena tertarik dengan tawaran tersebut, perusahaan batu bara yang didatangi Roman tertarik. Selanjutnya diserahkanlah uang sebesar Rp 700 juta lebih kepada Roman, dengan maksud untuk pembelian beberapa unit alat berat di Jakarta. Seperti yang dijanjikan oleh Roman. Namun ternyata, setelah uang diberikan, alat berat yang dijanjikan pun tak kunjung datang. Kesal lantaran barang yang di beli tak kunjung datang, dita-

mbah lagi Roman sudah tak lagi berada di Kepri, membuat perusahaan tambang batu bara itu marah. Selanjutnya melaporkan Roman ke Polda Kepri. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya Polda Kepri dibantu Buser Polres Bengkulu, berhasil meringkus Roman yang sedang santai di rumahnya. Tadi malam, mantan Cabup Benteng ini langsung dibawa ke Kepri untuk menjalani pemeriksaan atas laporan terhadap dirinya. Kapolres Bengkulu, AKBP. Iksantyo Bagus Pramono, SH, MH membenarkan adanya penangkapan itu. Namun dikatakannya yang menangkap anggota Polda Kepri. “Iya anggota kita hanya membantu saja, untuk selengkapnya silakan konfirmasi langsung ke penyidiknya saja. Karena itu bukan wewenang kita,” ujar Kapolres. (fiz)

Pemprov Terima Formasi DIII Sambungan dari halaman 1

Selain itu kata Tarmizi, bagi persyaratan yang dinilai kurang tetapi tidak terlalu vital, pelamar diminta memperbaikinya. Namun jika sudah tidak memungkinkan dengan waktu yang ada,

maka itu tidak bisa dilengkapi. Termasuk syarat utama mengenai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) juga belum diketahui apakah minimal 2,75 atau lebih di masing-masing formasi. Saat ini mulai dari Kementerian, Badan serta daerah yang

sudah mendapatkan formasi CPNS itu sudah bisa mulai mendaftar. Untuk itu setiap daerah nantinya juga bagi sudah menerima listing formasi maka itu jelas sudah langsung bisa menerima pendaftaran secara serentak. ‘’Intinya belum pastin-

ya pendaftaran diumumkan ini, bukan karena ada hal-hal yang tidak diinginkan. Melainkan itu karena formasinya memang belum diteken MenPAN. Sesuai jadwal memang proses tahapan itu dimulai tanggal 1-28 September,’’ pungkas Tarmizi.(che)

Jalan Diblokir 11 Jam, 400 Truk... Sambungan dari halaman 1

Bagaimana kronologis pemblokiran? Awalnya warga menanam pisang Tengah Padang, Pulau Panggung dan Desa Jaya Karta, terus memblokir jalan lintas dengan melintangi kayu di titik jalan rusak. Sore harinya sekitar pukul 17.00 WIB, warga mendirikan tenda di tengah jalan Desa Tengah Padang. Warga bertambah banyak hingga ba’da Magrib, membawa kursi dan berlindung bawah tenda, serta bermain gaple bersama. Pengamatan RB, ratusan anggota Dalmas Polres BU tadi malam dikerahkan ke lokasi dan dibackup 5 Polsek Benteng, mengawasi massa yang dikhawatirkan anarkis. Massa ngotot tidak membuka tenda blokiran, sebelum ada kepastian tuntutan mereka dipenuhi. Aksi sempat dimediasi Waka Polres Kompol Teddy Restiawan SH SIK dan Wabup Benteng, M Sabri S.Sos, MM tetapi tidak berhasil. Lima tuntutan warga adalah, pertama, menuntut segera dilakukan perbaikan jalan lintas dari Desa Tengah Padang hingga air Sebakul yang mengalami kerusakan sesegara mungkin hingga diaspal. Untuk tahap pertama jalan-jalan yang rusak wajib diperbaiki dengan menggunakan batu koral, setelah itu baru diaspal. Kedua, meminta pemerintah benar-benar mengawasi tonase muatan mobil batubara, sawit dan lain sebagainya yang diduga biang keladi kerusakan. Ketiga, meminta Gubernur dan Wakil Gubernur untuk meninjau langsung ke lokasi aksi sesegera mungkin. Empat, aksi pemblokiran akan terus dilakukan hingga tuntutan dipenuhi dan dijamin oleh Pemprov Bengkulu dalam hal ini gubernur dan wakil gubernur. Lima, truk yang bermuatan lebih dari 20 ton dilarang melewati jalan Tengah Padang, khusus truk batubara. Gub Tiba Pukul 22.30 WIB Sementara itu, kedatangan Gubernur bersama tim FKPD Provinsi, cukup menyenangkan hati warga yang berkumpul di lokasi. Negosiasi antara perwakilan warga dengan Gubernur berlangsung 1 jam mulai pukul 22.30 WIB dan berakhir 23.30 WIB. Negoisasi sempat alot. Gubernur sebelumnya hanya menjamin akan memperbaiki jalan, warga keberatan tidak akan membuka blokir sebelum ada jaminan tertulis. Dengan berbagai masukan tokoh masyarakat lainnya dan menghormati Gubernur yang datang ke TKP, akhirnya warga sepakat membuka tenda pemblokiran jalan. Selain itu Gubernur juga menjamin dan akan menghadirkan PT Jurai sebagai pelaksana pembangunan jalan provinsi, pada Sabtu (7/9) hari ini di Tengah Padang. “Saya yang akan jadi jaminan perbaikan jalan ini, dan saya sendiri yang akan turun lagi besok (hari ini, red). Saya mohon tolong blokir jalan ini dibuka malam ini, saya sudah malu dengan tindakan ini. saya bersedia ke lokasi malam ini dan besok, karena saya menghormati warga. Saya tindak PT Jurai, jika tak diperbaiki, saya ikut demo bersama warga,” kata Junaidi. Soal tonase truk, menurut Junaidi bukan urusan Provinsi, tetapi itu kembali kepada Pemerintah Daerah, Bupati dan Wakil Bupati. Dimana hatus tegas membuat kebijakan, dengan pedoman tuntutan disampaikan masyarakat. “Jangan diam saja Bupati dan Wabupnya, harus tegas. Kalau bisa tertibkan truk yang membawa muatan melebihi kapasitas tonase,” terangnya. Perwakilan masyarakat, Saulani warga Jaya Karta dengan tegas menegaskan, akan melakukan penutupan jalan, jika tuntutan tidak dipenuhi.

HARMOKO/RB

BLOKIR JALAN: Warga Desa Tengah Padang, Pulau Panggung dan Jaya Karta Bengkulu Tengah memblokir jalan yang rusak parah akibat dilalui truk batubara, Jumat (6/9) siang.

Jika surat jaminan tidak diteken, maka warga dalam jumlah besar akan demo ke Bengkulu. “Gubernur jaminannya, jika tidak dipenuhi, demo ke rumah Gubernur saja,” tegas Saulani di depan massa. Warga Sudah Sangat Kecewa Tokoh masyarakat Tengah Padang, Lam Syahidin mengungkapkan kekecewaan terhadap kerusakan jalan. Dari simpang Kembang Seri, jalan bergelombang dan berlubang dengan kedalaman 1 meter, sering menggenangkan air hujan. “Tidak ada upaya perbaikan selama 3 bulan, jalan tambah rusak dan tambah banyak berlubang, kami yang nanggung atas kerusakan ini,” terang Lam. Dikatakan Lam, Pemda Provinsi jangan tutup mata atas kerusakan jalan tersebut. Walaupun ada perbaikan atas jalan itu, selalu saja menimbulkan masalah di masyarakat, karena hanya tempo beberapa bulan jalan kembali rusak. “Jangan sampai kami ini demo setiap tahun atas kerusakan jalan, Pemprov jangan menutup mata, tetapi mengupayakan perbaikannya,” ungkap Lam. Juga disampaikan Aminah warga Tengah Padang, kerusakan jalan mengancam ekonomi masyarakat setempat. Karena jalan rusak, aktivitas berdagang jadi terhenti, karena tidak tahan dengan debu halus dari lumpur yang kering. “Jujur, kami tidak tahan dengan ini, jalan ini rusak karena truk batubara dan, tidak ada upaya perbaikan, malah tambah rusak,” imbuh Aminah. Kepala Desa Tengah Padang, M Awi mengatakan kerusakan jalan ini benar-benar tambah jadi dan tambah parah. Dia tidak bisa halangi warga yang sudah turun ke lokasi, karena tuntutan itu memang keinginan warga. “Minta maaf, saya no comment, aksi pemblokiran dan penanaman pisang ini memang keinginan dari warga, bukan permintaan dari saya,” tegas Kades. Ratusan Truk Lumpuh Dampak pemblokiran jalan lintas Kembang Seri-Air Sebakul ini, aktivitas truk batubara lumpuh. Sekitar 400 unit truk batubara terjebak di jalan lintas, yang akhirnya dikumpulkan di satu titik simpang empat Nakau. “Sekitar ratusan truk yang kumpul di sini, sengaja suruh ke Nakau, agar tidak menyempit jalan,” terang Kepala Dishubkominfo dan Pariwisata Benteng, H Budiman Efdi S.Ip, M.Si. Dijelaskan Budiman, pengumpulan di simpang Empat Nakau adalah solusi yang tepat, sebagaimana truk bermuatan Batubara ini dilarang untuk memasuki kawasan Kota Bengkulu. truk batubara dari Bengkulu Utara ini menunggu hingga jalan yang diblokir dibuka warga, sekitar pukul 24.00 WIB, truk ini berjalan lancar ke arah Kembang SeriAir Sebaul. Tertahan di Nakau Sekitar 400 truk batu bara tadi

malam (6/9) tertahan cukup lama di simpang empat Nakau Kota Bengkulu. Laju truk-truk bertonase tinggi itu tertahan karena terjadi aksi pemblokiran jalan di Desa Tengah Padang dan Pulau Panggung, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Dua desa tersebut merupakan dilalui jalur truk batubara. Kadishub Kota Bengkulu, Selupati SH yang kebetulan berada di lokasi tertahannya truk-truk batu bara tersebut mengatakan bahwa tertahannya truk batu bara tersebut terjadi sejak pukul 17.00 WIB kemarin. “Awalnya anggota kita menemukan ada 7 truk batu bara yang melintas di Danau Dendam Tak Sudah (DDTS), kemudian anggota kami menghentikan truk tersebut. Kemudian kami berkoordinasi dengan pihak Lantas Polres Bengkulu dan truk tersebut diminta untuk kembali lagi ke arah Nakau. Setelah itu kita mendapat informasi bahwa ada warga yang memblokir jalan di daerah Pulau Panggung dan Tengah Padang Kabupaten Benteng, semakin lama semakin ramai kendaraan yang tertahan hingga sekarang berjumlah kurang lebih 140 truk batu bara yang tertahan hingga simpang enpat Nakau,” ujarnya kepada RB. Selupati juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Benteng yang kemudian diteruskan kepada Wakil Bupati Benteng. “Informasi terakhir yang kami dapat saat ini Wakil Bupati Benteng sedang mengupayakan koordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bengkulu. Sementara kami dari Kota telah melakukan koordinasi dengan Walikota bahwa hingga saat ini walaupun ramai kendaraan yang tertahan, namun kondisi masih kondusif,” terangnya. Kemudian terkait bagaimana penyelesaiannya, Selupati mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu koordinasi dari pihak Pemda Benteng. “Saat ini yang melakukan komunikasi dengan pejabat Kabupaten Benteng adalah Dishub Benteng. Jadi kita tunggu dulu bagaimana penyelesaiannya,” ujarnya. Sementara itu Kadishub Benteng, Budiman Efdy, SE membenarkan hal tersebut dan saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Kadishub Kota karena asal pemblokiran tersebut berawal dari daerah Benteng sehingga berimbas pada jalur di wilayah Kota. “Saya sudah berkordinasi dengan Wabup, kemudian juga Wabup telah berkoordinasi dengan pihak provinsi namun hingga saat ini belum dapat informasi terakhir atas koordinasi tersebut, karena saat menghubungi Kadishub Provinsi dan Kadis PU Provinsi, komunikasi tidak kunjung tersambung. Saat ini Wabup bersama Wakapolres Benteng sedang di lokasi yakni di Desa Tengah Padang untuk mengetahui kondisi aktual yang terjadi,”

jelasnya. Dijelaskan Budiman, sebenarnya wewenang atas permasalahan ini ada pada pihak Provinsi, namun karena masuk wilayah Benteng mau tak mau pemda Benteng harus ikut terlibat menyelesaikannya. “Saat ini masih menunggu hasil dari mediasi yang dilakukan oleh Wabup dan Wakapolres di lokasi, setelah itu baru bisa kita ambil keputusan apakah truk-truk ini dibiarkan lewat atau masih akan tetap tertahan hingga besok pagi,” ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Kabag Ops Polres Bengkulu, AKP. Mada Ramadita, yang juga berada di lokasi mengatakan pihaknya menerima informasi pada sore harinya bahwa ada pemblokiran jalan di Benteng sehingga membuat beberapa truk memasuki Kota Bengkulu. Pihaknya pun telah melakukan kordinasi dengan pihak Dishub Kota, apapun itu situasinya tetap truk batu bara dilarang memasuki Kota. “Kita telah mempersiapkan personel di beberapa titik perbatasan untuk antisipasi truk yang memasuki wilayah kota sambil menunggu hasil kordinasi antara pihak Pemda Benteng dengan pihak provinsi,” jelasnya. Untuk mengamankan kondisi agar tetap kondusif, Polres Bengkulu menurunkan 15 personel kemudian juga dibantu dari Patroli Gading Cempaka, Muara Bangkahulu dan Patroli Teluk Segara. (cw1/rif) LIMA TUNTUTAN WARGA TENGAH PADANG, PULAU PANGGUNG DAN JAYA KARTA BENGKULU TENGAH 1.

2.

3.

4.

5.

Kami menuntut segera dilakukan perbaikan jalan lintas dari Desa Tengah Padang Hingga air Sebakul yang mengalami kerusakan sesegara mungkin hingga diaspal, untuk tahap pertama jalan jalan yang rusak wajib diperbaiki dengan menggunakan batu koral, setelah itu baru diaspal. Meminta pemerintah benarbenar mengawasi tonase muatan mobil batubara, sawit dan lain sebagainya yang diduga biang keladi kerusakan. Meminta Gubernur dan Wakil Gubernur untuk meninjau langsung ke lokasi aksi sesegera mungkin. aksi blokir ini terus dilaksanakan hingga tuntutan dipenuhi dan dijamin oleh pemerintah provinsi Bengkulu dalam hal ini yakni Gubernur dan wakil Gubernur. Mobil lohan (alat berat), yang bermuatan lebih dari 20 ton dilarang melewati jalan Tengah Padang, khusus truk batubara.

KRONOLOGIS AKSI PEMBLOKIRAN WARGA TENGAH PADANG, PULAU PANGGUNG DAN JAYAKARTA: -

-

-

-

-

Pukul 13.30 WIB, puluhan warga menanam pisang Tengah Padang dan Pulau Panggung serta Jayakarta, memblokir jalan lintas dengan melintangi kayu di titik jalan rusak. Pukul 16.00 WIB, warga tambah banyak membuat dan memasang tenda di tengah jalan Tengah Padang, dan warga datang ke lokasi titik tengah padang berkumpul di satu tenda. Hingga pukul 17.00 WIB, polres Bengkulu utara mengerahkan puluhan anggota Dalmas, di back up 5 Polsek, mengawasi lokasi TKP, takut warga anarkis. Hingga pukul 21.00 WIB, warga tetap bertahan di tenda, menuntut Gubernur turun ke lokasi. Gubernur tiba di lokasi pukul 22.30 WIB, mufakat dengan warga perwakilan 3 desa, hingga tuntutan tidak diteken, akan dilanjutkan hari ini.


METROPOLIS

14

“Aku, MardjaƟ, tapi kakek ku sering memanggilku Bujang,” belum sempat Bujang Malang lanjutkan menyebut nama panggilannya, si pemuda sedikit agak idiot langsung memotong. “Paass.. Aku Bodong engkau Bujang. ArƟnya Bujang dan Bodong. Jadi Bujang Bodong, ha ha ha, berkawan mulai sekarang mulai oke..?” sambungnya lagi penuh semangat. Bujang Malang tersebut sambil mengangguk. Padahal dalam haƟ ia geli mendengar celoteh teman barunya itu. Malam kian larut, entah sudah berapa kali mardjaƟ menguap, namun ia tak mau mengecewakan penduduk desa yang masih tampak antusias mengobrol dan bercerita dengannya. Hampir semua yang hadir ikut berbicara dan menumpahkan segala keresahan dan kekesalan mereka selama ini terhadap kekejaman kompeni Belanda dan para penyamun yang hamper seƟap pekan datang menyatroni rumah-rumah secara berganƟan. Akibatnya banyak penduduk desa tersebut jatuh miskin serta hidup dalam tekanan. Kembali kita pada kisah Tek Liem alias engkong Liem. Lelaki tua berjenggot puƟh turunan

10

Tionghoa itu bukanlah penduduk asing bagi rakyat Negeri Sembilan. Mereka dahulunya adalah pedagang kelontongan yang terdampar dilaut Negeri Sembilan dan akhirnya membuka kedai dengan beberapa orang kepala keluarga. Disana kelompok itu membaur bersama warga yang lain karena mereka senasib sepenanggungan. Dan sudah pula dianggap bagian dari rakyat Negeri Sembilan. Tapi sayang keluarga Tek Liem dan pengikutnya yang lain banyak yang maƟ akibat kekejaman Belanda serta keganasan kaum penyamun yang Ɵada henƟ-henƟnya menguras harta mereka. Sebagian ada pula yang melarikan diri entah kemana. Dan akhirnya Ɵnggallah Tek Liem sendiri sejak kemaƟan istrinya beberapa tahun yang lalu akibat sakit. Sejak itu Tek Liem tetap membuka kedainya walu terkadang kembang kempis akibat modal yang sudah banyak habis. Selanjutnya warung miliknya tutup total mnakala kelompok penyamun mengganas harta mereka. Suatu hari Tek Liem pernah melawan kaum perampok tersebut. Walu sendirian, lelaki yang sudah ubanan itu juga seorang jawara. Tapi apa daya, ia kalah tenaga lantaran kelompok penyamun yang dipimpin oleh Iblis Lembah Penya-

Rakyat Bengkulu z Sabtu, 7 September 2013

mun selalu menyertai serdadu Belanda dalam seƟap aksinya. Melihat mata pemuda itu mulai dilanda kantuk, sang kepala dusun segera mempersilahkan anak muda itu untuk berisƟrahat. Kokok ayam hutan sudah terdengar pula. Bujang pun mengangguk dan merebahkan dirinya diatas bale-bale di ruang tamu. Sebentar saja ia sudah terƟdur pulas. *** “Kurang ajar he! Bangsat itu orang, berani betul ia cari maƟ, cari tahu itu orang siapa punya nama…! Kata kepala pasukan Belanda yang bermarkas di Lais dengan geram. “Maaf Tuan, kami dengar orang itu pendatang baru, kalau Ɵdak salah namanya MardjaƟ, tapi orang dusun menyebutnya Pendekar Ratu Samban, Tuanku,” sahu salah seorang serdadu Belanda pribumi yang selamat ketika terjadi perkelahian pada sepekan lalu. “Bodoh, masa tangkap satu orang saja kalian Ɵdak becur!” bentak kepala perwakilan pejabat Belanda bernama Van Moor yang berpangkat Kapten tersebut sambil memukul meja. Gerahamanya gemeratak menahan emosi. “Sekali lagi kami minta maaf, Tuan Capiten.

Besok, Senam di Graha Pena

INSPIRATIF

BENGKULU - Penggemar senam sehat kembali diingatkan bahwa pada Minggu (8/9) besok senam kembali digelar di halaman parkir Graha Pena Rakyat Bengkulu. Koordinator senam Samrisma n Lu b i s m e n gat a k a n , senam bakal dimulai pukul 07.00 WIB. Kali ini senam akan dipandu Sonia dari Sanggar Senam Andre. Seperti biasa, kata Samrisman, senam akan bertabur doorprize berupa aneka keperluan rumah tangga. Cara mendapat doorprize, pesenam diminta membeli koran Rakyat Bengkulu edisi Minggu (8/9). “Setiap pembelian satu koran berhak mendapat satu nomor door-

RENDI DWI PUTRA

Dapat Menghibur APALAGI disebarluaskan melalui toko buku alias dijual. “Hanya untuk menyalurkan hobi dan mengisi waktu luang saja. Saya ada rencana menawarkan komik yang sudah dibuat ke penerbit, tapi masih wacana,” tambah Rendi. Biasanya untuk membuat satu cerita komik, Rendi membutuhkan waktu seminggu. Cerita komik yang dibuat terdiri atas 36 lembar HVS dan setiap lembarnya terdapat 3 sampai 4 gambar. Sejak mulai membuat komik dan mengajari orang menggambar, terhitung sudah ada 50 orang yang belajar menggambar dengannya. “Gambar untuk membuat komik itu lebih kepada gambar kartun dan karikatur. Dalam sebuah komik harus ada gambar atau tokoh yang lucu untuk mengibur pembaca,” ujar Rendi. Menurut Rendi, laki-laki cenderung lebih menyukai komik daripada perempuan. “Komik itu menarik dan dapat menghibur. Selain membaca ceritanya, kita dapat langsung melihat gambarnya,” ujar Rendi. (tew)

JADWAL ACARA RBTV SABTU, 7 SEPTEMBER 2013 PUKUL

ACARA

08.00 - 08.30 08.30 - 09.00 09.00 - 12.00 12.00 - 13.00 13.00 - 13.30 13.30 - 14.00 14.00 - 16.00 16.00 - 16.30 16.30 - 17.00 17.00 - 18.00 18.00 - 18.30 18.30 - 19.00

Warna-Warni Indonesia Ragam Raesia Home Shopping Laporan Siang Pekaro Siang Laporan Daerah Home Shopping Ngucak Ajo Laporan Sore B.Jualan Pengajian Kito Mendadak Umroh Persembahan Walikota BKL Laporan Malam Laporan Daerah Pekaro Mendadak Umroh Persembahan Walikota BKL Liputan Khusus Halo Bengkulu Spesial Warna-Warni Indonesia Laporan Hari Ini

19.00 - 20.00 20.00 - 20.30 20.30 - 21.00 21.00 - 21.30 21.30 - 22.00 22.00 - 23.00 23.00 - 23.30 23.30 - 24.30

Tapi kami janji akan habisi itu pengacau,” sahut orang itu kembali. “Bagus, tangkap orang itu hidup atau mati. Kasih hadiah bagi yang dapat tangkap orang itu hidup atau matai!” lanjut sang Kapten tersebut sambil mengepal tinjunya. Namun belum lagi sang Kapten bernafas lega, tibatiba masuk seorang serdadu dari pasukan lain. Usai memberi hormat, orang itu lalu berkata, “Tuan Kapten, hamba minta maaf, kali ini kami gagal menarik pajak. Semua pasukan yang kami bawa hampir semuanya tewas. Rakyat di Desa Air Badang dan Urai serta Air Lakok dan sekitarnya, sekarang sudah berani melawan. Mereka tidak mau bayar pajak lagi,” terang orang itu. “Apaaaa?” Kurang ajar, bangsat eh, itu pribumi sudah berani kasih unjuk gigi mereka rupanya. Bakar semua mereka punya kampung. Biar tahu rasa akibat ulah mereka!” perintah sang Kapten pula. Parasnya yang merah bertambah merah saja karena marah. “Baik, Tuan Kapten, tapi Tuan...” “Apa?” bentak sang Kapten melototkan biji matanya. (bersambung)

MASRI/RB

POTONG: Petugas kebersihan memotong pohon dan ranting pohon sebagai upaya menata kota di kawasan Tanah Patah, Kamis (5/9).

Dukung Kasus Mulok Iqra Diusut Tuntas BENGKULU – Langkah Polda Bengkulu mengusut kasus dugaan korupsi pada pengadaan buku muatan lokal (mulok) iqra yang dibiayai APBD 2012 sebesar Rp 1,93 miliar didukung Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu. Selain tidak akan mengintervensi Polda dalam mengusutnya, Komisi IV meminta agar Polda mengusutnya hingga tuntas. “Jadi silakan diusut sampai tuntas bila memang ada indikasi kerugian negaranya,” kata Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Ahmad Ismail, SE, Jumat (6/9). Menurut Ismail, pengadaan buku tersebut harus dilakukan sesuai dengan pedoman dan mekanisme. Dengan kata lain, harus mempedo-

mani Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2011 Tentang Kurikulum Membaca Alquran dengan Metode Iqra bagi Siswa Kelas I - III SD/MI dan SD Luar Biasa dan Keputusan Bersama Kanwil Kemenag Provinsi dan Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Nomor 423.5/20.98/Dikprov dan Nomor : KW.07.4/PP.00/230/2012 tentang Juklak dan Juknis membaca Alquran dengan Metode Iqra Tingkat Satuan Pendidikan SD/MI dan SD Luar Biasa di Provinsi Bengkulu. “Pengadaannya harus sesuai dengan Pergub dan kesepakatan Kanwil Kemenag dan Dinas Pendidikan Provinsi. Jadi, tidak boleh menyimpang,” ujar Ismail. )Baca DUKUNG.. Hal 19

Aspirasi Masyarakat Tinggi, Reaksi Pemerintah Rendah BENGKULU - Mungkin tidak banyak yang tahu. Bahkan bisa jadi masyarakat Bengkulu sendiri tidak sadar bahwa kondisi demokrasi di Provinsi Bengkulu sangat tinggi. Persentasenya melebihi rata-rata nasional. Sesuai penilaian Badan Perencanaan P e m b a n g u n a n Na s i o n a l (Bappenas) dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), posisi demokrasi secara indeks keseluruhan di Provinsi Bengkulu berkutat di angka 71,36 persen. Sementara ratarata nasional untuk demokrasi secara indeks keseluruhan hanya 65,48 persen. )Baca ASPIRASI.. Hal 19

prize,” ujar Samrisman. Ketentuan ini berlaku kelipatan, bagi peserta senam yang membeli koran lebih dari satu eksemplar, otomotis akan mendapat nomor doorprize yang disesuaikan dengan jumlah koran yang dibeli. Jalannya senam, kata Samrisman, akan dimulai dengan senam jantung, diteruskan dengan senam aerobik. Senam terbuka untuk umum dan tidak dipungut bayaran alias gratis. Senam tetap mendapat dukungan dari para sponsor setia yakni, produk kesehatan Mahakam Beta Farma, Susu kesehatan tulang Entrasol dan Astra Motor. (iks)

Ikmal dan IKBKM Gelar Halal Bi Halal BENGKULU – Ikatan Keluarga Malalo (Ikmal) Bengkulu dan Ikatan Keluarga Besar Kabupaten Mukomuko (IKBKM) akan menggelar halal bi halal. Bila Ikmal menggelarnya pada hari ini (Sabtu, 7/9), sedangkan IKBKM akan menggelarnya pada Minggu (8/9). Baik Ikmal dan IKBKM menggelarnya di Gedung Balai Buntar. Ketua Ikmal terpilih Drs. M. Nasir mengatakan, kegiatan halal bi halal dilakukan bersamaan dengan pelantikan pengurus Ikmal untuk periode 2013-2016. Kegiatan dimulai

pukul 19. 30 WIB dan panitia sudah menyiapkan hiburan dengan menghadirkan artis Ratu Sikumbang. Acara diperkirakan diikuti sekitar 3 ribu warga Kota Bengkulu asal Malalo Sumatera Barat. Ketua Umum IKBKM Izda Putra mengatakan, kegiatan akan dimulai pukul 19.00 WIB. Kegiatan dilakukan untuk melepas rindu sesama warga asal Mukomuko yang berada di Kota Bengkulu, sekaligus untuk memperat silaturahmi. “Sekitar 2000-an warga asal Mukomuko yang akan hadir,” kata Izda. (iks)

Pengusaha Tahu dan Tempe Ancam Mogok Produksi BENGKULU - Sebanyak 115 pengusaha tahu dan tempe yang tergabung dalam Koperasi Harapan Baru Kota Bengkulu berencana melakukan mogok berproduksi. Saat ini, 60 persen anggota koperasi tersebut sudah tidak memproduksi tahu dan tempe. Itu dipicu harga kedelai lokal impor menembus Rp 9.600 per kilogram dan ke-

delai lokal tidak ada. Bahkan pengusaha akan melakukan aksi demo pekan depan ini. “Kami ke Pemprov ini meminta agar pemerintah mengambil kebijakan dalam mengatasi sulitnya mendapatkan kedelai, kalaupun ada harganya tidak sebanding dengan harga jual hasil produksi tahu dan tempe. )Baca PENGUSAHA.. Hal 19

Kendala Pengamanan Laut Disampaikan ke Mabes MASRI/RB

PAPARKAN: Direktur Politik dan Komunikasi Bappenas Dr. Raden Siliwanti, MPIA diterima Pemimpin Redaksi Rakyat Bengkulu Zacky Antony, SH, MH di Graha Pena RB, Jumat (6/9).

BENGKULU – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu, kemarin (6/9) kedatangan tamu dari Markas Besar (Mabes) Angkatan Laut (AL) yakni Asisten Personalia (Aspers) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksda. TNI. Ir. Sudirman, SE, M.AP. Kunjungan ini dalam rangka safari personil untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan dari pusat. Menurut Komandan Lanal Bengkulu Letkol Laut (p) HW Sinaga, dalam kunjungan ini

pihaknya menyampaikan laporan komando dari masing-masing unsur di Lanal Bengkulu. “Selain itu kita juga menyampaikan laporan tentang kondisi operasional prajurit dan kendala-kendala yang kita hadapi selama ini,” ujar HW Sinaga. Yang paling penting dalam pembahasan adalah rencana peningkatan stasiun Lanal Bengkulu dari tipe C menjadi type B. )Baca KENDALA.. Hal 19

ARIE/RB

DISKUSI: Komandan Lanal Bengkulu Letkol Laut (p) HW Sinaga berdiskusi dengan Asisten Personalia (Aspers) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksda. TNI. Ir. Sudirman, SE, M.AP, Jumat (6/9).


Rakyat Bengkulu

PROBIS

Lowongan Kerja Kementerian Pertahanan Penerimaan CPNS Pendidikan D3, S1, S2 Lamaran paling lambat diterima 21 September 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di http://www.duakerja.com

Kementerian Luar Negeri Penerimaan CPNS Pendidikan D3, S1 dan S2 Pendaftaran online mulai tanggal 3 September Info lebih lanjut bisa dilihat di http://www.duakerja.com

Kementerian Sosial Penerimaan CPNS Pendidikan SMA, D3 dan S1 Pendaftaran online mulai tanggal 2 September Info lebih lanjut bisa dilihat di http://www.duakerja.com

Badan Koordinasi Keamanan Laut Penerimaan CPNS Pendidikan SMA, SMK, D3, S1 dan S2 Pendaftaran Secara Online Info lebih lanjut bisa dilihat di http://www.duakerja.com

Hati-hati dengan Penipuan !!!

DAFTAR HARGA JUAL TOYOTA WILAYAH BENGKULU No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

TYPE VIOS 1500 E MANUAL New VIOS 1500 G MANUAL New YARIS 1500 J MANUAL YARIS 1500 J AUTOMATIC YARIS 1500 E MANUAL YARIS 1500 E AUTOMATIC YARIS 1500 S LIMITED AUTOMATIC ETIOS 1.2 J MANUAL ETIOS 1.2 E MANUAL ETIOS 1.2 G MANUAL AVANZA 1.3 E M/T New AVANZA 1.3 G A/T New AVANZA VELOZ 1.5 M/T New AVANZA VELOZ 1.5 A/T New KIJANG INNOVA BISNIS M/T BENSIN KIJANG INNOVA J M/T BENSIN KIJANG INNOVA E M/T BENSIN KIJANG INNOVA E A/T BENSIN KIJANG INNOVA G M/T BENSIN KIJANG INNOVA G A/T BENSIN

HARGA 248,750,000 266,850,000 201,050,000 211,250,000 209,150,000 219,350,000 233,050,000 141,900,000 156,300,000 168,000,000 162,950,000 189,200,000 190,900,000 200,400,000 206,050,000 217,200,000 242,600,000 255,600,000 262,350,000 275,850,000

INFO KURS Per 5 September 2013 Mata Uang Nilai Kurs Jual (Rp) Kurs Beli (Rp) CNY 1.00 1,812.27 1,794.12 EUR 1.00 14,753.33 14,603.33 HKD 1.00 1,441.71 1,427.21 JPY 100.00 11,214.64 11,096.74 SGD 1.00 8,774.23 8,679.53 USD 1.00 11,181.00 11,069.00 KODE NAMA MATA UANG USD DOLAR AMERIKA CNY CHINA YUAN EUR EURO JPY JAPANESE YEN SGD SINGAPORE DOLLAR HKD HONGKONG DOLLAR

INFO HARGA LOGAM MULIA Nama Produk Logam Mulia LM King Halim 99.99% UBS Gold 99.99% Emas 99.5% Perak SRH 99.9%

15

Sabtu, 7 September 2013

Jual Beli 513,500 509,500 513,500 509,500 513,500 509,500 510,000 507,000 11,000 10,500 Sumber: Antamgold, 5/9/2013

2013 Tahun Emas Telkomsel, Raih Banyak Penghargaan Bergengsi JAKARTA – Telkomsel kembali membuktikan konsistensinya sebagai perusahaan terdepan dan terkemuka di Tanah Air, hal itu terlihat dari rangkaian prestasi Telkomsel di beberapa ajang penghargaan di tahun 2013 ini dengan meraih beragam Award, diantaranya “Choice Brand Award 2013, Word of Mouth Marketing (WOMM) Award 2013danBUMN Corporate Secretary Public Relations Award 2013.” Choice Brand Award 2013 adalah penghargaan yang diselenggarakan oleh majalah Kartini dan Women Insight Center di Senayan City, Jakarta (29/08/2013), dimana pada kesempatan ini Telkomsel meraih 2 penghargaan, yaitu simPATI terpilih untuk ketigakalinya sebagai produk operator telekomunikasi yang banyak dipilih wanita di Indonesia, sementara layanan Blackberry Telkomsel untuk pertamakalinya terpilih sebagai layanan yang banyak dipilih wanita. Sedangkan di ajang penghargaan Word of Mouth Marketing (WOMM) yang digelar oleh majalah SWA bekerjasama dengan Buzz & Co, TELKOMSELFlash terpilih sebagai produk yang banyak dibicarakan

IST/RB

AWARDTSEL: VP Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati menerima penghargaan Choice Brand Award 2013 yang diselenggarakan oleh Majalah Kartini dan Women Insight Center di Senayan City Jakarta.

secara positif dan mendapat rekomendasi oleh masyarakat sebagai layanan broadband terbaik.WOMM sendiri meru-

pakan salah satu strategi marketing yang mengedepankan rekomendasi masyarakat untuk memilih, membeli ataupun me-

nikmati suatu produk atau layanan. Selanjutnya di ajang penghargaan BUMN Corporate Secretary Public Relations Award 2013, yang digelar pada hari Jumat, 30 Agustus 2013 kemarin, bertempat di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Telkomsel meraih penghargaan untuk Situs Korporasiter baik. Ajang penghargaan ini adalah yang pertama kalinya digelar oleh PT Limadaya, penerbit Tabloid Media Pekerja BUMN dan www.kabarbumn.com serta penyelenggara Pelatihan SDM di lingkungan BUMN. Vice President Corporate Communications Telkomsel, AditaIrawati memaparkan serangkaian prestasi dan beragam award yang diraih oleh Telkomsel tak luput dari peran serta dan kepercayaan para pelanggan yang selalu setia dalam menggunakan dan menikmati produk serta layanan Telkomsel. “Hal inilah yang selalu memicu kami untuk terus berinovasi demi meraih prestasi, serta selalu berusaha untuk mempertahankan kualitas jaringan dan layanan demi terwujudnya excellent customer experience di era persaingan global,” tambahnya.(rls)

Peranan Industri Kreatif Bagi Byson Tengkorak Baru, ”Secret of The Darkness” Perekonomian Masih Rendah BENGKULU – Sektor pariwisata Bengkulu sebetulnya potensial untuk dikembangkan. Selain kuliner, mengembangkan industri kreatif dinilai sebagai langkah yang tepat untuk mengoptimalkan sektor pariwisata. Hanya saja peranan industri tersebut bagi perekonomian Bengkulu masih relatif rendah. Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) Islamuddin, SE, MM menilai, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa dibangun di Bengkulu. Hanya saja kendala yang dihadapi, sebagian besar perbankan belum memahami potensi industri kreatif. “Sehingga tak banyak kredit yang dikucurkan untuk pelaku industri kreatif,” katanya. Data Bank Indonesia Bengkulu menyebutkan posisi kredit perbankan umum Provinsi Bengkulu mengalami pertumbuhan 26,3 persen. Namun sayangnya, alokasi terbesar masih untuk penggunaan konsumsi. Alokasi untuk konsumsi tumbuh sebesar 30,3 persen. Meski demikian, saat ini sudah ada beberapa perbankan yang mulai mengucurkan kredit pada pelaku industri kreatif. “Perlu dukungan semua pihak, termasuk perbankan untuk mengucurkan kredit untuk pengembangan industri kreatif. Industri kreatif memiliki potensi dan peluang yang menjanjikan,” nilainya. Hanya saja, sektor industri sepertinya masih memiliki peranan yang kurang maksimal. Data Bengkulu Dalam Angka yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu menyebutkan, peranan sektor industri pengolahan dalam perekonomian Provinsi Bengkulu relatif rendah. Hal itu terungkap dari relatif

kecilnya peranan sektor industri pengolahan dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Bengkulu. Selama kurun waktu tahun 2000 hingga 2011 peranan sektor industri pengolahan dalam PDRB kurang dari 5 persen per tahun. Pada tahun 2011 di Provinsi Bengkulu hanya terdapat 33 industri yang berkembang. Namun cukup menggembirakan, sektor perdagangan, hotel dan restoran yang merupakan salah satu sektor pendukung pariwisata cukup dominan. Selama kurun waktu tahun 2000 hingga 2011, peranan sektor perdagangan, hotel dan restoran l u dalam PDRB Provinsi Bengkuberkisar antara 19-21 persen per tahun. Ditambah dengan relatif tingginya pertumbuhan sektor ini. Pertumbuhan berada dalam kisaran 4-6 persen. “Industri kreatif akan sangat berhubungan dengan pariwisata. Kita dapat belajar dari Yogyakarta. Investasi untuk industri kreatif di provinsi itu tumbuh tinggi. Sektor pariwisatanya juga maju. Bengkulu pun sebetulnya potensial, kekayaan alam Bengkulu cukup m e n d u k u n g ,” demikian Islamuddin. (rei) rei)

JAKARTA - Byson color dan striping change refreshment diluncurkan Yamaha. Motor sport barisan depan Yamaha itu lahir lebih gagah dan jantan dengan konsep “Secret of The Darkness”. ”Yang paling menonjol dari Byson baru ini adalah emblem spesial slogan “Real Fighter” tengkorak kepala banteng di atas tangki. Posisinya dekat tutup tangki dengan ukuran lebih besar. Ukuran diperbesar karena animo tinggi konsumen terhadap logo i t u pada Byson sebelumnya yang diluncurkan di 2012,” ujar Eko Prabowo, G e n e ra l Mana g e r Ma r k e ting Com-

munication & Community Development. Bedanya lagi, Byson lama tidak dilengkapi emblem. Logo Byson dengan ukuran besar juga terdapat pada samping tangki kanan kiri. Byson baru memiliki empat warna – hitam biru, hitam merah, hitam silver, putih. Lampu depan diberi aksen warna cerah, mengubah sebelumnya warna hitam. Konsep striping “Secret of The Darkness” dimana nuansa gelap yang dominan menunjukkan sisi misterius dan kelelakian yang kental. Kesan macho ini kian diperkuat knalpot warna full black. Yang mengangkat pamor Byson baru ini lagi, jadi pelopor ban dan velg besar di segmen motor sport. Velg belakang lebar 3,5 inci dan ban belakang 120/70, velg depan 2,5 inci dan ban depan 100/80. Tampilannya juga makin elegan canggih dengan speedometer full digital. Shockbreaker depan berdiameter terbesar di kelasnya (41 mm), lebih besar 10 mm dibandingkan kompetitor. Yang perlu dicatat, Byson memiliki mesin 150 CC yang bertenaga dan irit. Serta dikenal sebagai turunan FZ8 (FZ series) yaitu varian moge street bike Yamaha yang populer di Eropa Jepang.(rls/del) dan Jepang.(


16

Rakyat Bengkulu  Sabtu, 7 September 2013

HERI/RB

BISNIS SOUVENIR: Toko souvenir milik Sunarsih di Jl Flamboyan tak pernah sepi orderan. Bahkan satu minggu dia bisa mendapat 21 order masuk.

Bisnis Souvenir Omzet Rp 25 Juta BENGKULU – Pernikahan merupakan saat-saat yang paling dinanti dalam kehidupan seseorang. Bahkan banyak orang yang tak segan mengeluarkan dana besar untuk menyelenggarakan pernikahan, karena berharap momen ini hanya dilakukan sekali seumur hidup. Hal ini menjadi peluang bisnis bagi para pelaku usaha. Salah satunya bisnis souvenir pernikahan. “Kurang lengkap rasanya apabila pesta pernikahan tanpa adanya souvenir pernikahan. Terlebih kini souvenir sudah menjadi kebutuhan dalam pesta. Ini yang membuat saya tertarik menekuni bisnis ini,” ungkap Owner Donga Souvenir Sunarsih (50). Sunarsih yang membuka toko di Jalan Flamboyan Raya No 60 Kelurahan Kebun Kenanga Kecamatan Ratu Agung ini menambahkan, souvenir pernikahan kerap dijadikan simbol ucapan terima kasih dari kedua mempelai. Selain itu, souvenir pernikahan juga ditujukan

agar para undangan mengenang momen pernikahannya. “Peluang usaha yang cukup menjanjikan. Terlebih pesta pernikahan pasti selalu digelar,” katanya. Terbukti, usaha yang dirintis Sunarsih sejak 18 Agustus 2006 ini mampu berkembang. Setiap hari Sunarsih mengaku selalu menerima orderan. Paling sedikit untuk satu pesta pernikahan minimal pemesanan 1.000 pcs. Satu minggu paling tidak 21 orderan masuk. “Prospek bisnis lumayan bagus. Pemasukan alhamdulillah. Omzet per bulan bisa mencapai Rp 25 juta,” ungkapnya. Dikatakan Sunarsih, saat awal merintis usaha masih cukup banyak perajin Bengkulu yang diajak bekerjasama. Namun kini perajin makin berkurang. “Sementara untuk melayani pesanan kami kewalahan. Sehingga ada yang dipasok dari Jawa. Ada pula yang kami produksi sendiri, seperti gantungan kunci dari kayu dan kerajinan

flanel,” ujarnya. Beragam souvenir tersedia, mulai dari kerajinan flanel, gantungan kunci lantung, kerajinan kayu, bros, tasbih, sapu tangan, dan lainnya. “Lebih 100 jenis souvenir tersedia. Harga per pak isi 100 Rp 40 ribu-Rp 800 ribu,” tambah Sunarsih. Menurut Sunarsih, minimnya produksi perajin lokal kerap menjadi kendala. Sehingga dia pun harus memasok dari perajin di luar Bengkulu. “Modal terhambat, produksi masih sedikit. Umumnya itu yang menjadi masalah perajin lokal,” nilainya. Tak hanya souvenir pernikahan, Donga Souvenir juga melayani jasa pembuatan kreasi seserahan dan antaran. “Selain barang kami juga menawarkan jasa. Untuk antaran mulai Rp 35 ribu per nampan untuk jasa kreasi. Itu bahannya dari si pemesan. Kalau seperangkat alat salat kami sediakan, mulai dari Rp 250 ribu satu set lengkap,” tutup Sunarsih. (rei)


17

Rakyat Bengkulu  Sabtu, 7 September 2013

TAXI RENTAL

RENTAL AC “MULTI TEHNIK”

Antar Jemput Bandara

INNOVA, AVANZA, KAPSUL, STRADA TRITON 4X4, FORD RANGER 4X4

Juga Melayani Service dan Jual Beli AC Pengadaan AC Split & Standing Melayani Dalam dan Luar Kota Jln.CILIWUNG No.42 Pd.Harapan - Bengkulu

Hubungi : Sdr. DIAN Tlp.(0736)347508, 0811735652 BTN Pd. Harapan

HP. 082371108607 Kepuasan Anda Kami Utamakan...!!!

Merajut Laba dari Bisnis Aksesoris Wanita BENGKULU – Tampil mempesona, modis dan cantik dalam setiap suasana merupakan dambaan setiap wanita. Memakai aksesoris-aksesoris yang trendi dan menarik salah satu cara mereka untuk tampil cantik. Meski sebetulnya aksesoris sifatnya hanya sebagai penunjang busana bagi wanita. Banyaknya penggemar aksesoris tentu saja menjadi peluang usaha bagi pebisnis. Sehingga muncul usaha pembuatan aksesoris handmade. Bisnis ini pun makin menjamur. Di Bengkulu cukup banyak yang menekuni bisnis ini. Salah satunya D’Kanshaa Aksesoris yang terletak di Mega Mall Lantai 1.

Pengelola D’Kanshaa Aksesoris Wawan mengakui bisnis tersebut cukup mendatangkan keuntungan. Bahkan omzet per hari yang didapatnya bisa mencapai Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu. Artinya sebulan bisa mencapai Rp 12 juta hingga Rp 24 juta. “Cukup menguntungkan, karena aksesoris banyak yang cari. Jualnya juga cepat,” ungkap Wawan. Wawan menuturkan, bentuk aksesoris yang unik dan berkualitas sehingga membuat produk-produk yang dijualnya digemari. “Penjualannya bagus, yang paling laku bros rajut dan kain satin dengan model terbaru. Aksesoris itu buatan handmade,” katanya.

Selain bros, juga dijual beragam kalung, cincin, gelang, bando. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, mulai dari Rp 2.500 hingga Rp 35 ribu. Bahkan untuk bros rajut hanya dijual Rp 10 ribu untuk 3 item. “Kami juga melayani pemesanan untuk souvenir pernikahan dengan harga standar dan terjangkau,” imbuhnya. Pemesanan dalam partai besar akan diberikan diskon khusus. Minimal pemesanan 500 item untuk satu jenis produk. “Ingin aksesoris yang beda dan istimewa ya di sini tempatnya. Ada banyak pilihan, modelnya unik dan harganya murah,” promonya. (rei)


20

Rakyat Bengkulu

Sabtu, 7 September 2013

TELEPON PENTING POLISI Polda Bengkulu (0736) 51274/112 Polres Bengkulu (0736) 22110/112 SMS Pengaduan Ditlantas Polda 081369211717 SMS Centre Polres Bengkulu 08117301110 Pos Lantas Simpang Lima (0736) 21021 Polair (0736) 52890 Polsek Gading Cempaka (0736) 22937 Polsek Teluk Segara (0736) 21520 Polsek Muara Bangkahulu (0736) 7310595 Call Centre Bid Propam Polda 085279219000 PBK (0736) 51113 SAR Emergency Call 0736-5500666 RUMAH SAKIT RSUD M Yunus (0736) 52004/21710 RS Bhayangkara (0736) 341086 RS Rafflesia (0736) 21048 RS DKT (0736) 22988 RSJKO (0736) 341086 RS Tiara Sella (0736) 20350

Lakalantas Ditabrak, Mandi Darah NAAS dialami Mang Inung (65), warga Jalan Merapi Ujung RT 26/9 Kelurahan Panorama. Pemungut batu bata ini mandi darah akibat ditabrak motor Honda Beat yang dikemudikan Doni, warga Perumnas Griya Asri. Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di Jalan Danau Kelurahan Padang Nangka atau persis di Simpang Empat Kompi, kemarin (6/9) sekitar pukul 15.40 WIB. Data diperoleh, kejadian itu saat korban yang sudah renta ini, bermaksud menyeberang jalan. Sialnya, secara bersamaan dari arah Surabaya datang motor Doni yang melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak tubuh korban. Dihantam keras motor, membuat korban terpental mencium aspal. Kakek ini mengalami luka di pelipis mata kanannya. Darah bercucuran melumuri wajah korban. Beruntung pengendara motor bertanggungjawab. Dibantu kerabatnya, korban lalu dilarikan ke RSUD M Yunus (RSMY) Bengkulu menggunakan mobil angkot. “Datuk (kakek, red) ini mau menyeberang dan langsung tertabrak,” ungkap Doni saat ditemui di IGD RSMY. Setibanya di IGD, korban mendapatkan penanganan medis. Korban mendapat beberapa jahitan karena luka di pelipis menganga dan terus mengeluarkan darah. Hingga berita ini dilansir korban masih mendapatkan perawatan medis di RSMY. (zie)

HASRUL/RB

BERDARAH: Mang Inung (65), turun dari angkot saat sampai di IGD RSMY.

Pengancaman

Dang Leman Lapor Balik MASIH ingat kasus pengancaman yang membuat pelapor, Rozak (38) dan keluarganya terpaksa minta perlindungan dan numpang menginap di Polsek Ratu Agung? Kepada RB kemarin (6/9), tersangka pengancaman dengan senjata tajam, Sulaiman yang biasa disapa Dang Leman (60), warga Jalan Dempo Raya Kelurahan Sawah Lebar, sudah menyiapkan bahan untuk melapor balik Rozak. Dang Leman mengaku belum terima dengan tindakan Rozak yang melaporkannya ke polisi, sehingga pria tua ini harus mendekam di sel Polsek Ratu Agung. Versi Dang Leman, dirinyalah yang diancam Rozak menggunakan senjata tajam. Bahkan Rozak juga yang mendatangi rumahnya bersama rekannya. “Rozak ke rumah saya bawa senjata tajam. Membuat istri saya takut, awalnya tidak saya layani. Tapi karena meresahkan, makanya saya usir dia pakai parang. Saya akan laporkan dia (Rozak,red) dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan, karena masuk ke rumah orang. Juga tuduhan pengancaman karena membawa senjata tajam,” ucap Dang Leman. Sekadar mengingatkan, sebelumnya Rozak warga Jalan Dempo Raya RT 13 Kelurahan Sawah Lebar, lapor polisi. Rozak mengaku diancam akan dibunuh Dang Leman, menggunakan samurai. Laporan itu disampaikan korban ke Polsek Ratu Agung, Sabtu (25/8) pukul 15.00 WIB. Namun, malam harinya pukul 23.30 WIB, korban dan keluarganya mendatangi Polsek Ratu Agung. Tujuannya ingin mengamankan diri, sebab korban takut Leman akan berbuat nekat yang akan mengancam keselamatan korban dan keluarganya. Malam itu juga polisi berhasil meringkus Dang Lemang, dan langsung membawanya ke Polsek Ratu Agung untuk dilakukan pemeriksaan. (fiz)

Bobol Rumah Hakim, 2 Pemulung Bonyok HASRUL/RB

BOBOL: Inilah dinding gudang yang dibobol pencuri untuk masuk ke rumah hakim yang bertugas di Pengadilan Agama Lampung, Syamsudin. Tampak salah satu pelaku, babak belur dan diamankan di sel tahanan Polsek Kampung Melayu.

Kepergok, Dihajar Massa BENGKULU – Dua pemuda yang berprofesi sebagai pemulung, An alias To (19) dan temannya, MY alias Ya (15), keduanya warga Sentiong Jalan Lombok RT 13 Kelurahan Sukamerindu, babak belur dihajar massa setelah kepergok mencuri kabel di rumah kosong milik seorang hakim yang tugas di Pengadilan Agama Lampung, Syamsudin (56) dan Ida Usniati (50), warga Perumnas Telaga Dewa RT 4/3 Kelurahan Muara Dua, Jumat (6/9) sekitar pukul 12.45 WIB. Data terhimpun, penangkapan kedua pemulung itu saat dua warga, Usman dan Jasmi, curiga di dalam rumah kosong milik korban terdengar suara aneh. Lantas,

mereka mengecek ke dalam rumah. Dua pria ini kaget melihat An dan MY sedang asyik memotong kabel listrik rumah korban. Seketika itu keduanya diteriaki maling dan ditangkap massa. Warga yang kesal dengan ulah kedua pelaku, kemudian secara bergantian menghajar kedua pemuda yang tak pernah menyicip bangku sekolah tersebut. Tak pelak mereka babak belur diadili “hakim” jalanan. Beruntung nyawa mereka diselamatkan dengan kedatangan anggota Polsek Kampung Melayu, yang datang ke lokasi. Keduanya lalu diamankan. “Saat ini masih kami amankan, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jika dibiarkan di TKP. Sementara kami

masih meminta keterangan dari mereka (An dan MY),” ujar Kapolres Bengkulu AKBP. Iksantyo Bagus Pramono melalui Kapolsek Kampung Melayu AKP. Totok Handoyo kepada RB kemarin. Sementara itu, dari keterangan anak korban, Maria Ulva (17) yang ditemui di lokasi kejadian kemarin, rumah yang menjadi target maling tersebut memang sedang kosong dan rencananya akan dikontrakkan dengan orang lain. “Kami tinggal di sebelah, yang ini (rumah Syamsudin, red) memang kosong. Tadi waktu kejadian, saya di dalam. Sedangkan ibu saya lagi penataran guru dan baru tahu saat sudah ribut-ribut. Ternyata warga nangkap maling, tadi malingnya digebuk warga,” ungkap Ma-

ria Ulva, siswi SMAN 2 Kota Bengkulu. Maria Ulva mengungkapkan, pelaku berhasil masuk ke dalam rumah setelah membongkar dinding gudang belakang, menggunakan linggis. Setelah membuka paksa dua keping papan, kemudian mereka berdua berbagi tugas memotong kabel di dalam rumah. Namun akhirnya ketahuan warga. Terpisah, AN kepada RB tidak menampik mencuri di rumah korban. Rencananya hasil curian tersebut akan mereka jual ke gudang barang bekas, tempat mereka biasa menjual barang bekas. “Satu kilonya Rp 25 ribu, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” kata AR yang mengaku tidak pernah sekolah ini. (zie)

Siswa SMKN 2 Ngaku Diperas 4 Preman Beredar Kabar, Tsk

Breakwater 5 Orang

Satu Pelaku Ngaku Pelajar SMAN 3 BENGKULU – Preman pemeras pelajar belakang ini, kian meresahkan. Terbukti, insiden yang menyebabkan penyerangan pelajar SMKN 2 (dulu STM) ke SMAN 3 Pagar Dewa Selasa (3/9) lalu, ternyata dipicu pemerasan terhadap dua siswa SMKN 2, Ikbal dan Bean. Pelaku pemerasan itu 4 preman, salah satunya mengaku pelajar SMAN 3. Kepala SMAN 3, Sarjono, S.Pd kepada RB kemarin (6/9) mengungkapkan, pihaknya kemarin sudah datang ke SMKN 2 untuk menyelesaikan permasalahan siswa mereka. Hasilnya, rencana aksi penyerangan tersebut memang dipicu lantaran dua siswa SMKN 2 diperas empat pelaku, saat mereka berada di Simpang Empat Pagar Dewa. “Saya sudah bicara dengan dua siswa SMKN 2 (Ikbal dan Bean, red). Mereka mengaku memang diperas empat pelaku. Tiga pelaku berpakaian preman dan satu pelaku pakai baju sekolah SMA dengan menggunakan jaket switter. Nah yang pakai switter inilah yang mengaku siswa SMAN 3,” terang Sarjono sembari mengatakan jika permasalahan tersebut sudah selesai dan SMKN 2 berjanji tidak akan mengulangi penyera-

HASRUL/RB

PENJELASAN: Sarjono, S.Pd (berpeci) memberikan keterangan kepada RB dan anggota intel Polres Bengkulu, kemarin (6/9).

ngan ke SMAN 3. Dijelaskan Sarjono, saat diperas dua siswa SMKN 2 itu memberikan uang sebesar Rp 5 ribu kepada empat pelaku. “Kami tadi berencana mengajak Ikbal dan Bean ke sini (SMAN 3, red) untuk mencari pelaku yang mengaku siswa SMAN 3 itu. Namun mereka sudah mengikhlaskan kejadian itu (diperas, red). Jika ketahuan, tentu siswa kami yang memeras itu akan saya keluarkan,” tegas Sarjono yang juga mantan Kepsek SMAN 10. Sarjono berharap, dengan selesainya masalah ini, kedepan

aksi penyerangan sekolah tidak terulang lagi. Ia juga akan terus menjalin koordinasi dengan Polsek Selebar. Bahkan kemarin, beberapa anggota Polsek Selebar dan Kapolsek Selebar Kompol Banyu Erni Juarsih, SH, standby di SMAN 3 Bengkulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami standby di sini (SMAN 3), mengantipasi penyerangan kembali terulang,” ungkap Kapolres Bengkulu ABKP. Iksantyo Bagus Pramono melalui Kapolsek Selebar Kompol. Banyu Erni Juarsih kepada RB kemarin. (zie)

BENGKULU – Penyidik Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu, sudah memeriksa 20 saksi kasus dugaan korupsi proyek penahan gelombang atau breakwater milik Administrator Pelabuhan (adpel) Pulau Baai Bengkulu. Isu yang berkembang, Polda Bengkulu rencananya akan menetapkan 5 tersangka (tsk) sekaligus dalam kasus yang menggelontorkan dana APBN 2012 sebesar Rp 14,2 miliar tersebut. Kelima calon tsk tersebut disebut-sebut dari tim perencana, tim pengawas, kontraktor, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Kelimanya disebut pihak yang paling bertanggungjawab atas pekerjaan breakwater yang sudah banyak yang roboh tersebut. Ketika ditanya RB soal isu tersebut, Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Drs. SM. Mahendra Jaya didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Heri Wiyanto, SH, membantahnya. Mahendra mengatakan Polda belum menetapkan tersangka. Sejauh ini penyidik masih tahap pe-

MAHENDRA JAYA

meriksaan saksi. Di bagian lain, PPK proyek, Lela Hayati kemarin (6/9) kembali mendatangi ruang Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu. Untuk kali ketiga, ia menjalani pemeriksaan. Namun dalam pemeriksaan kemarin, Lela masih dalam kapasitas saksi. Sayangnya, kepada awak media Lela enggan memberikan keterangan dan menyerahkan semuanya kepada penyidik. “Tanyakan langsung dengan penyidik saja ya, saya no coment,” kata Lela sembari berlalu. (zie)

Tersangka Korupsi Parkir Tidak Sendirian Kajari : Tergantung Keterangan 6 Saksi

SURYANTO

BENGKULU – Kajari Bengkulu, H. Suryanto, SH memastikan akan ada tersangka lain dalam kasus penyimpangan setoran parkir yang dilakukan CV Tiga Bersaudara. Itu tergantung dengan keterangan yang akan diberi-

kan 6 saksi terkait kasus ini. Keenam saksi itu sendiri yakni petugas parkir yang bekerja di CV Tiga Bersaudara. “Kita sudah menetapkan direkturnya Verizon sebagai tersangka. Tapi bisa bertambah, karena pemeriksaan masih berlanjut. Tergantung nanti dengan keterangan yang diberikan 6 saksi lainnya. Enam saksi itu petugas parkir yang bekerja pada CV Tiga Bersaudara. Kita harap, keenam saksi ini nantinya mau terbuka,” terang Kajari. Namun saat ditanyakan siapa saja calon tersangka lainnya, Kajari memilih menunggu hasil pemeriksaan. Sebab, bila seandainya ke 6 petugas parkir itu tidak mau buka mulut saat pemeriksaan, tentu nasib pengusutan parkir

ini tidak jauh berbeda dengan pengusutan retribusi IMB. Di mana hanya menetapkan tersangka tunggal saja. “Nanti kita tunggu hasil pemeriksaan saja, yang jelas tersangkanya tidak sendirian. Kita tunggu pemeriksaan 6 saksi itu, keterangan mereka sangat kita butuhkan,” ujar Kajari. Terkait penahanan mantan Kadishubkominfo Kota Bengkulu, Ivansori dalam kasus judi sabung ayam, Kajari menyatakan tidak berpengaruh pada jalannya pemeriksaan kasus yang tengah ditangani penyidik Kejari, meski Ivansori yang melaporkan kasus itu ke Kejari. “Tidak ada pengaruhnya dengan itu, penyidikan tetap lanjut. Tetap kita cari tersangka lainnya,” tukas Kajari.(fiz)


Pro OTONOMI

Rakyat Bengkulu  Sabtu, 7 September 2013

Jalan Longsor PROT di Kota Bani Jalinbar BU – Mukomuko Terancam Putus

Fenomena TUSDA/RB

BUKIT KABA: Bagi para pencinta alam, Bukit Kaba menjadi daya tarik sendiri sebagai tempat refreshing.

Dihuni Makhluk Gaib

1

21

PERI/RB

HADIR: Akhirnya Bupati Seluma menghadiri undangan dari DPRD. Juga hadir Wakil Bupati dan Sekda. Pertemuan digelar tertutup, berlangsung sekitar 2 jam lebih.

SALAH satu daerah yang diyakini sebagai asal muasal berkembangnya masyarakat di Rejang Lebong (RL), yakni Dusun Curup di Kecamatan Curup Utara. Daerah ini juga disebut-sebut memiliki pantangan turun-temurun. Yakni keberadaan Gunung Bukit Kaba yang menjadi salah satu gunung terindah di RL, ternyata tidak diperuntukkan bagi warga asli Dusun Curup. Baca DIHUNI.. HAL 31

Bundra Pertimbangkan Jabatan Kadis PU Seluma Pintu Dijaga Ketat, Rapat Tertutup Selama 2 Jam SELUMA KOTA – Desakan sejumlah PNS PU Seluma agar Bupati Budra Jaya, SH, MH mencopot Dr. Ir. H. Herawansyah, M.Sc, M.Si dari jabatan sebagai Kadis PU, tampaknya akan dipertimbangkan bupati. Sekalipun buntut dari tuntutan, dan somasi yang dilayangkan para PNS PU Seluma berujung dinonjobnya, dua kabid dan kasi di dinas tersebut. Berapa lama waktu yang dibutuhkan bupati mempertimbangkan hal ini hingga ada keputusan, Bundra Jaya belum dapat memastikanya. Yang pasti menurutnya, hingga saat ini Herawansyah tetap sebagai Kepala Dinas PU Se-

luma. Sebab sekarang sedang dikejar pelaksanaan proyek di Dinas PU yang umumnya terkait pembangunan fisik di Kabupaten Seluma. “Tetap seperti semula sampai pekerjaan tuntas, memang akan saya pertimbangkan. Tapi kalau tidak ada perssoalan, untuk apa diubah. Biarkan saja, karena pekerjaan masih banyak yang harus segera diselesaikan. Mudah-mudahan sekarang berjalan lancar tidak ada lagi persoalan,” kata Bundra kepada RB kemarin (6/9) usai memenuhi undangan DPRD Seluma terkait berbagai permasalahan yang terjadi, baik merenggangnya hubungan bupati dan wakil bupati maupun konflik di internal Dinas PU Seluma. Baca BUNDRA.. HAL 31

Gub Damaikan Bup dan Wabup Seluma

SHANDY/RB

LONGSOR : Inilah lokasi Jalinbar Desa Kota Bani yang ambles, yang bila tak segera ditanggulangi jalinbar akan betul-betul putus.

PUTRI HIJAU – Jalan Lintas Barat (jalibar) tepatnya di wilaah Desa Kota Bani Kecamatan Putri Hijau Bengkulu Utara (BU) yang menghubungkan ke Kabupaten Mukomuko terancam putus total. Pasalnya, jalan yang selama ini menggunakan jembatan sudah

benar-benar ambles, hanya menyisakan setengah badan jalan. Itupun, sejak ambles Rabu (4/9) lalu hingga kini, nampak tanah-tanah bawah jalan tersebut terus mengalami pengikisan dan runtuh lantaran curah hujan yang tinggi dengan aliran air

yang terus menggerus tanah di bawah jalan. Alhasil terbentuk rongga di bawah badan jalan yang tinggal menunggu waktu berujung runtuhnya badan jalan di atasnya sehingga jalan betulbetul putus. Baca JALAN.. HAL 31

SEMENTARA itu, kabar soal tak harmonisnya hubungan antara Bupati Seluma H Bundra Jaya dengan Wakil Bupati Mufran Imron, SE, jadi perhatian Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, S.Ag.M.Pd. Gubernur akan memanggil kedua penguasa di Kabupaten Seluma tersebut. Tujuan pemanggilan untuk mendamaikan keduanya bila memang hubungan pasangan itu tak lagi harmonis. Diminta untuk bisa sejalan kembali dalam menjalankan roda pemerintahan untuk memajukan Kabupaten Seluma. Dikatakan Gubernur, persoalan ini harus menjadi perha-

JUNAIDI HAMSYAH

tian bagi semua kepala daerah. Tidak hanya bupati dan wakil bupati, tetapi juga dirinya sebagai gubernur dan wakil gubernur. Baca GUB.. HAL 31

Di Depan Rumah, Pemuda Taba Tebilang Ditikam ARGA MAKMUR – Aidil (23), warga Desa Taba Tembilang Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara (BU) kemarin (6/9) harus dilarikan ke RSUD Arga Makmur dengan luka tusuk di bagian lengan kanan. Dia ditikam oleh TH (20) warga Desa Gunung Agung Arga Makmur. TH akhirnya ditangkap polisi beberapa saat usai kejadian. Penikaman ini dilakukan TH di depan rumah korban di Desa Taba Tembilang pukul 13.00 WIB. Penyebabnya, diduga dilatarbelakangi perkelahian antara adik korban dan adik TH sebelumnya. Sebagaimana diceritakan Sayuti ayah korban, TH datang siang itu berteriak dari depan

SHANDY/RB

KORBAN PENIKAMAN: Aidil (23) warga Desa Taba Tembilang saat mendapat pertolongan medis di RSUD Arga Makmur, kemarin (6/9).

rumah meminta penghuni rumah untuk keluar. Merasa tak mengenal TH, korban ke-

luar rumah dan menanyakan maksudnya. Baca DI DEPAN.. HAL 31


22

Pro OTONOMI

PRO OTONOMI 2

Rakyat Bengkulu Sabtu, 7 September 2013

Lintas

Tinggal Pemeriksaan Saksi

MUKOMUKO – Setelah sekian lama mengusut kasus pabrik Es Desa Bantal, Mukomuko, akhirnya kasus tahun 2007 ini segera maju ke pengadilan (disidangkan). Saat ini Satreskrim Polres Mukomuko terutama unit tindak pidana korupsi hanya WISNU WIDARTO tinggal melengkapi satu berkas saja yakni pemeriksaan saksi ahli dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap LKPP pekan depan. “Selasa ini anggota kita berangkat ke Jakarta untuk meminta keterangan saksi ahli dari LKPP,” kata Kapolres Mukomuko AKBP Wisnu Widarto, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Douglas Mahendra Jaya, SH, SIK. Dia mengungkapkan, keterangan saksi ahli yang dibutuhkan itu terkait dokumen kontrak. Keterangan saksi ahli LKPP itu juga sebagai petunjuk dari jaksa yang harus dilengkapi oleh penyidik kepolisian. Setelah itu selesai Douglas mengatakan yakin kasus ini akan P21 dan segera diambil alih oleh Kejaksaan Negeri Mukomuko untuk disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Kota Bengkulu. “Setelah saksi ahli selesai kita akan susun untuk keperluan serah terima berkas yang ke dua,” ungkapnya. Dikatakannya kasus yang merugikan negara lebih kurang Rp 547 juta tersebut saat ini baru menjerat dua tersangka. Yakni AJ yang merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan NI yang merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Untuk rekanan dari kuasa direksi PT Theysa Mandiri (TM) Af saat ini polisi terus melakukan perburuan. Polisi masih terus melakukan pelacakan tempat persembunyian kontraktor yang sudah menghilang sejak kasus ini ditangani oleh polisi. “Saat ini kita belum menemukan posisi rekanan itu di mana,” katanya. Pihaknya juga tidak bisa menyimpulkan kalau Af yang merupakan warga Pesisir Selatan Sumatera Barat ini berada di luar negeri. Sebab surat Polres Mukomuko ke Dirjen Imigrasi untuk melacak posisi Af belum dijawab. Surat itu sudah beberapa bulan yang lalu dikirim ke Imigrasi. “Kita fokusnya ke dua tersangka ini dulu sembari melakukan pelacakan terhadap rekanan,” ungkapnya. Dikatakannya, bahwa soal kerugian negara itu nanti apakah dikembalikan atau tidak itu adalah hasil keputusan pengadilan. Pihaknya berharap kasus ini bisa selesai secepatnya dan diserahkan ke jaksa. Proyek pembangunan pabrik es ini senilai Rp 1,319 miliar di bawah Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Perikanan dan Kelautan. Namun pabrik es ini tidak bisa beroperasi. Setelah diselidiki polisi menemukan kerugian negara diantaranya diduga dari kontrak perencanaan Rp 23.563.637. (del)

ALBERTUS/RB

PANGGIL PENGURUS PNPM: Komisi I saat memanggil para pengurus PNPM di gedung DPRD Kaur beberapa hari yang lalu, terkait adanya laporan masyarakat.

DPRD Bakal Cek Proyek PNPM

Pembuatan Sumur Bor Bermasalah KOTA BINTUHAN – Lantaran mendapat laporan dari masyarakat, kalau pelaksanaan proyek pembangunan sumur bor di daerah Simpang Tiga dan Tanjung Betung yang ada di Kecamatan Kaur Utara bermasalah. Dalam waktu dekat

komisi I DPRD Kaur akan langsung melakukan pengecekan terhadap beberapa proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaaan (PNPM-MP). Bahkan sebelumnya komisi I DPRD Kaur juga sudah memanggil pihak PNPM-MP di Kaur Utara dan juga Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Perempuan dan Kelu-

Buronan Polda Sumut Dibekuk di Mukomuko Pelaku Pembunuhan Pengusaha di Siantar MUKOMUKO - Polda Sumatera Utara bersama Polres Siantar dibantu oleh Polres Mukomuko berhasil membekuk seorang pelaku pembunuhan berencana yang kabur dari Siantar ke Kabu-

paten Mukomuko. Pria yang jadi buronan Polda Sumut dan Polres Siantar itu, MS (45), warga Siantar, ditangkap pada Rabu (4/9) di Desa Sari Bulan Kecamatan XIV Koto, Mukomuko. MS diburu polisi karena perbuatannya melakukan pembunuhan berencana terhadap seorang pengusaha asal Siantar, Sumatera

Utara CBP (38). MS ditangkap di lokasi pembibitan kelapa sawit milik salah satu perusahaan swasta tepatnya di belakang pos polisi Air Dikit. Rombongan dari Polda Sumatera Utara kemudian langsung membawa MS ke Medan Sumatera Utara untuk penyelidikan kasus ini. Baca BURONAN.. HAL 31

Soal Tabat, Segera Tuntas SELUMA KOTA – Sepulang dari menghadiri acara rapat koordinasi seluruh bupati se-Provinsi Bengkulu dengan Gubernur Bengkulu, Bundra memastikan tapal batas (tabat) antara Kabupaten Seluma dan Kabupateng Bengkulu Selatan (BS), akan dituntaskan dalam waktu dekat.

Sudah tidak ada lagi persoalan, mengingat titik koordinat keduanya sudah ditetapkan pusat dan Pemda Provinsi Bengkulu. Tinggal lagi pelaksanaan pengukuran, yang nantinya bupati Seluma, BS dan Kaur akan diikutsertakan semuanya. “Soal tabat dibahas kemaren dan sudah sepakat tidak akan dipermasalahkan lagi. Mengenai tabat sudah ditentukan koordinatnya oleh pusat, gubernur dan nanti bergandengan dengan bupatibupati. Makanya kemarin (Kamis,red) kita diminta duduk bergandengan oleh gubernur, ya tidak masalah kan kita kaka-adik. Akan diselesaikan dalam jangka waktu dekat,” ujar Bundra menanggapi pertanyaan wartawan. Bundra mengaku dalam rapat koordinasi antar bupati dan gubernur di Kabupaten Kaur baru-baru ini, pihaknya menjagokan

potensi penggemukan sapi di Kabupaten Seluma serta produksi pertanian dan perkebunan berupa kebun sawit dan karet. Sehingga gubernur berkomitmen akan membantu dan mendukung penuh sejumlah program unggulan tersebut. “Kita sampaikan unggulan kita, diantaranya potensi penggemukan sapi dan perbaikan produksi pertanian terutama perkebunan sawit dan karet. Karena kita Seluma potensinya memang banyak di bidang itu dan pak gubernur oke atas program unggulan kita itu,” sebut Bundra. Dalam kesempatan itu, sudah dipastikan tahun 2014 nanti, semua jalan lintas barat Sumatera yang melintasi Kabupaten Seluma dijamin akan mulus semuanya. Selain itu Pemda Provinsi Bengkulu berkomitmen menuntaskan dan meningkatkan kualitas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Seluma. (hue)

arga Berencana (BPMDP-KB) Kaur. Dimintai penjelasan mengenai pembuatan sumur bor yang tidak sesuai dengan rancangan fisik program yang sudah ada di DPRD Kaur. Lantaran tidak puas hanya menerima pemaparan dan penjelasan saja dalam waktu dekat komisi I akan cek ke lapangan. “Mereka memang sudah kita

panggil, namun kami dalam waktu dekat akan kembali mengecek langsung keluhan dan laporan masyarakat. Terkait pelaksanaan proyek PNPM di Kaur Utara, terutama menyangkut pemasangan sumur bor. Yang dinilai tidak sesuai dengan rap, karena yang akan rugi dalam hal ini adalah masyarakat sendiri nantinya. Baca DPRD.. HAL 31

Tanah Longsor, 17 Unit Rumah Terancam Ambruk PASAR MANNA – Sebanyak 17 unit rumah di Kelurahan Pasar Bawah Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) terancam ambruk akibat longsor yang terjadi Kamis (5/9). Rumah ini berdiri di atas bukit yang menjadi lokasi longsor. Bila longsor kembali terjadi, rumah-rumah ini dipastikan ikut ambruk bersama material longsor. Salah seorang warga yang rumahnya berada tak jauh dari lokasi longsor, Joyo (48) mengatakan, jarak dari pagar belakang rumah, atau dapur warga hanya 0,5 meter dari pinggir tebing. Sebelumnya

jarak rumah warga dari tebing cukup jauh. Tapi karena longsor, membuat jarak dapur dengan tebing, semakin lama semakin dekat. ‘’Malahan pagar di belakang rumah sudah ada yang kena. Begitu juga kuburan yang terdapat di atas bukit, posisinya sudah berada di pinggir tebing. Jika ini tidak segera diatasi ketika ada longsor kembali, otomatis semua yang berada di pinggir tebing termasuk rumah warga, akan ikut ambruk bersama material longsor,” kata Joyo. Baca TANAH.. HAL 31

Bup: Kades Tidak Boleh Pilih Kasih CURUP – Bupati Rejang Lebong (RL), H. Suherman, SE, MM kemarin (6/9) kembali melantik 4 kepala desa (kades) terpilih di Kecamatan Curup Utara. Dalam pelantikan kali ini, Suherman menegaskan imbauannya kepada kades agar tidak pilih kasih dalam menjalankan program pembangunan di desa yang dipimpin. Termasuk dalam porsi pemberian bantuan kepada warga dari pemerintah daerah, propinsi maupun pusat. “Menjadi pemimpin itu berat. Banyak pertimbangan dalam memutuskan sesuatu. Di desa, ada hal kecil namun besar pengaruhnya terhadap kemaslahatan masyarakat. Jangan setelah menjadi kades, kuota pembagian raskin diberikan kepada sanak keluarga. Juga jabatan perangkat desa juga diberikan kepada keluarga dekat. Posisi pemimpin

harus netral dan objektif,” pesan Suherman. Di bagian lain, Suherman mengingatkan, jika dalam batas waktu yang diberikan para perangkat desa yang lama tidak juga bisda melakukan perbaikan kinerja, maka wajar untuk diganti. Di Kecamatan Curup Utara, Suherman meminta peran kades untuk memprioritaskan pencapaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai belum maksimal. “Disini saja ada sebanyak 14 Desa dan kita menargetkan pendapatan pada sektor PBB sebesar Rp 95 juta. Nilai itu terbilang kecil dan saya yakin dapat dipenuhi oleh masyarakat setempat. Dana PBB yang anda setorkan tersebut akan kembali digunakan sebagai dana pembangunan desa di kecamatan itu sendiri,” ungkap Suherman. Baca BUP... HAL 31


Rakyat Bengkulu

BENGKULU UTARA

UTARA

Sabtu, 7 September 2013

23

Polisi Diingatkan Tidak Melanggar HAM Rawan Demo, Dilatih Pengendalian Massa

ARGA MAKMUR – Pasukan Pengendali Massa (Dalmas) Polres Bengkulu Utara (BU) kemarin diingatkan agar tetap menghindari tindakan melanggar Hak Azasi Manusia (HAM). Terutama dalam penanganan aksi demo saat polisi melakukan kontak fisik dengan pendemo. Imbauan ini disampaikan Kapolres BU AKBP. Ahmad Tarmizi, SH melalui Kabag Ops AKP. Andi Sumarta, S.IK saat melihat pelatihan rutin pasukan Dalmas Polres BU di halaman Mapolres kemarin. Ia tahu pasukan Dalmas sangat rentan terjerat pelanggaran HAM, lantaran kontak langsung dengan masyarakat jika terjadi demo, terutama saat demo ricuh. Dia mengingatkan personel Dalmas yang berpakaian lengkap tetap sabar dan tidak mudah terpancing emosi. “Pasukan Dalmas sangat rawan terkena HAM, jadi hatihati dan sabar. Kalaupun kalian dilempar dan disiram jangan mudah terpancing. Tetap dalam barisan dan kompak,” imbau Kabag Ops. Pelatihan Dalmas ini dilakukan mengingat wilayah BU dan Benteng yang menjadi wilayah

TELEPON PENTING RSUD Arma PBK & Satpol PP Polres BU Sat Reskrim BU Gangguan PDAM Gangguan PLN

(0737) 521118 (0737) 521113 082184224211 081367788009 (0737) 521308 (0737) 521721

Lintas SKPD

Iskandar, SH, MM Direktur PDAM Ratu Samban Arga Makmur

Ancaman Arus Air DERASNYA arus air berikut material yang dibawa saat hujan deras dan menyebabkan banjir di pegunungan Bengkulu Utara (BU) menjadi ancaman berat bagi PDAM Ratu Samban Arga Makmur Bengkulu Utara (BU). Direktur PDAM BU Iskandar, SH, MM mengaku derasnya arus air berikut material yang dibawanya di tanggul penampungan pipa PDAM di Kelurahan Kemumu mengancam kelangsungan pipa. Bahkan hal ini yang menyebabkan robohnya tanggul bak penampungan air PDAM beberapa waktu lalu. “Di lokasi itu bukan hanya deras dengan arus dan batu, tapi juga material hutan yang terbawa air. Sekarang kita menggunakan pipa langsung tanpa bak penampungan, karena bak yang sebelumnya jebol,” terang Iskandar. Bahkan, pipa PDAM yang terpasang di Air Terjun Kemumu sampai patah lantaran ekstremnya arus air. Akibatnya PDAM harus bekerja keras. Saat hujan pipa penyalur air ke rumah konsumen sering tersumbat, lantaran tertimbun lumpur akibat tanpa bak penampungan. Hal ini mengharuskan petugas PDAM cepat bekerja membersihkan pipa pascahujan deras. “Jika tidak cepat kita tangani, akan berpengaruh pada pasokan air di masyarakat,” demikian Iskandar. (qia)

hukum Polres BU tercatat sebagai daerah rawan demo. Aksi demo ini terutama terjadi antara perusahaan perkebunan dan pertambangan dengan masyarakat. “Kita (BU,red) paling banyak Obvit (Objek Vital,red) perusahaan tambang dan perkebunan yang sangat rawan demo. Makanya personel harus terus siap kapanpun,” tambah Kabag Ops. Tak hanya dilatih baris-berbaris dan menyusun formasi dalmas, sekitar 50 personel kemarin juga dilatih menggunakan tongkat pemukul, tameng dan helm. Hal ini merupakan perlengkapan untuk pengendalian massa jika demo berlanjut ricuh. “Semua cara penanganan yang terjadi dalam aksi demo kita latih. Apalagi ini dilakukan di semua fungsi, bukan hanya Shabara. Jadi Polisi harus siap dengan segala kemungkinan,” tegas Kabag Ops. Pelatihan kemarin dilakukan rutin dua kali tiap seminggunya melibatkan semua satuan Polres. Maklum, hampir setiap bulan terjadi demo baik di BU atau Benteng. Bahkan tak jarang demo berakhir ricuh layaknya di PT BIO, PT Sandabi Indah Lestari (SIL) dan PT Injatama. (qia)

SHANDY/RB

PASUKAN DALMAS: Personel Dalmas Polres BU yang kemarin mengikuti pelatihan penanganan massa. Personel juga diingatkan jangan sampai melanggar HAM jika berhadapan dengan demonstran.

Mesin Hidup Hanya Sekali, Minta Carikan Operator Terkait Pabrik Es Terbengkalai ARGA MAKMUR – Wajar bangunan maupun mesin pembuat es di Pabrik Es Ketahun terbengkalai.. Mesin pembuat es yang berada di pertambangan BB PT Injatama tersebut baru sekali dihidupkan dan dilihat pejabat Pemda Bengkulu Utara (BU). Mesin itu dihidupkan saat serah terima pengadaan barang dari kontraktor 2011 lalu. Kepal Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) BU Agus Haryanto, SE, MM menyatakan DKP tidak berani menyalakan alat tersebut untuk kedua kalinya setelah dilakukan kontraktor. Pasalnya, setelah diserahterimakan hingga saat ini, pemda belum menemukan orang yang bisa mengoperasikan mesin es tersebut. “Makanya sampai saat ini belum beroperasi, kita juga tidak berani menyalakan. Tapi pada saat serah terima barang sudah dilihat barang tersebut berfungsi,” tutur Agus. DKP BU akan berkoordinasi dengan Kementerian

Kelautan dan Perikanan untuk mencari tenaga ahli yang akan mengelola mesin tersebut. Tak hanya ahli dalam mengelola mesin, pemda juga mencari badan usaha baik perusahaan atau koperasi yang mau mengelola pabrik es tersebut sehingga bisa menghasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi BU. “Sifatnya siapa saja yang ingin mengelolanya dengan manajemen yang khusus silakan. Misalkan dikelola koperasi, tentu menggunakan uang koperasi untuk modal awal. Atau bisa dibicarakan lagi jika sudah ada orang yang ingin menangani,” tambah Agus. Ia menolak pembangunan pabrik es tersebut dikatakan terbengkalai. Keberadaan pabrik es 2011 lalu menjadi prasyarat berdirinya pelabuhan layaknya di Ketahun. Alokasi dana ratusan juta untuk bangunan dan mesin pencetak es juga dibeli dari Dana Alokasi Khusus (DAK) atau APBN. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan ada ahli yang bisa mengoprasikan mesin tersebut,” demikian Agus.(qia)

Portal Jalan Tambang, Pengusaha Koral Ancam Demo ARGA MAKMUR – Tak hanya menutup jalan tambang batu bara (BB) PT Injatama dengan memasang portal karena merasa koral yang sudah ditempatkan di jalan tambang tak dibayar perusahaan, Hendri juga mengancam akan mengajak pekerja dan masyarakat melakukan demo di lokasi tambang. Dia mengaku kesal karena tak kunjung ada penyelesaian mengenai pembayaran 2.000 Meter Kubik (M3) koral yang ditempatkan di jalan masuk sesuai kontrak dengan perusahaan. Ia juga menegaskan tidak akan membuka jalan tambang yang dipasangi portal sebelum uang pembayaran diterimanya. “Saya

juga kesal, tidak pernah ada penyelesaian. Kalau berlarut-larut bukan tidak mungkin saya mengajak masyarakat dan orang yang berkepentingan dengan uang itu berdemo di Injatama. Soalnya saya juga ditagih pekerja, baik tambang maupun truk yang digunakan,” terang Hendri. Terkait hal itu, Humas PT Injatama Erianto, SE mengaku perusahaan tidak akan membayar uang bernilai Rp 200 juta lebih tersebut, jika tanpa bukti-bukti yang jelas. Pasalnya hingga kini Hendri tidak bisa menyampaikan bukti-bukti pengiriman batu di jalan milik tambang BB Injatama. “2.000 M3 itu bukan jumlah yang sedikit, ten-

tunya ada administrasi yang jelas berbentuk bukti-bukti. Kami bersedia membayar, asalkan dengan bukti yang jelas. Karena uang yang dikeluarkan bukan sedikit,” terang Anto. Jika Hendri memiliki bukti yang jelas mengenai pembelian batu dari salah satu perusahaan tambang untuk diantarkan ke jalan PT Injatama, dia mempersilakan Hendri menampilkan bukti tersebut pada polisi. “Kami sudah coba dengan cara kekeluargaan, tapi yang bersangkutan tidak mau. Saat ini kami sudah menempuh jalur hukum dan silakan yang bersangkutan serahkan bukti ke Polisi,” demikian Anto. (qia)

Kepala KUA Buat Pernyataan Kembalikan Uang Diduga Pungli Uang Masih Utuh di Kepala KUA ARGA MAKMUR – Seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Bengkulu Utara (BU) kemarin diminta membuat surat pernyataan. Isinya, mereka menyatakan siap mengembalikan uang yang diduga hasil Pungutan Liar (Pungli) pembayaran honor Penyuluh Agama Honorer (PAH) 20 Agustus lalu. Kemarin (6/9), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) H. Bustasarm M.Si Arga Makmur menggelar rapat tertutup bersama seluruh Kepala KUA yang diduga “menyunat” honor PAH penyuluh agama tersebut. Bahkan ia mengaku sempat kesal dengan tingkah bawahannya yang melakukan pemotongan dana tersebut. “Saya tetap bertanggungjawab, makanya langsung ambil langkah untuk mengumpulkan dan minta penjelasan dari Kepala KUA. Setelah saya buat pernyataan, mereka tandatangani. Saya tegaskan apa mereka setuju mengembalikan uang tersebut? Nyatanya mereka semua sepakat,” terang Bustasar. Ia juga sempat menanyakan beberapa KUA yang diduga melakukan potongan honor PAH tersebut dan mengakui melakukan pemotongan. Namun masing-masing KUA mengakui uang hasil pungli tersebut masih utuh di tangan masing-masing KUA siap un-

BUSTASAR

tuk dikembalikan. “Saya beri waktu sampai Senin (9/9) semuanya harus sudah dikembalikan. Besok (Hari ini,red) mereka sudah boleh mulai mengembalikan dengan menghubungi masingmasing penyuluh yang berhak menerima,” tambah Bustasar. Disisi lain, ia juga membantah pengalihan sistem pembayaran yang seharusnya dari bank diubah melalui Kemenag sebagai modus untuk menyunat honor penyuluh. Ia mengaku hanya menerima laporan pencairan dari bawahannya menggunakan sistem pembayaran langsung. “Saya tanya dengan bawahan, katanya dari dulu seperti itu. Saya juga baru mulai bertugas Agustus dan surat pembayaran itu sudah disetujui sebelumnya,” terang Bustasar. Ia mengaku kode anggaran untuk pembayaran PAH tersebut adalah kode sistem pembayaran antar bank. Ia berjanji ke depan pembayaran honor akan langsung dilakukan via bank. “Ini sebagai gambaran bagi saya, karena baru bertugas disini. Tapi saya tetap akan bertanggungjawab dan tidak lepas tangan dengan yang dilakukan di bawah,” demikian Bustasar. (qia)


MUKOMUKO

24 TELEPON PENTING Polres Kantor PBK Rumah Sakit PLN

087877170691 085378635859 0737 71148 0737 71154

Mukomuko dalam Sejarah

MUKO2

Rakyat Bengkulu

Lintas Daerah

Rp 2 Miliar Untuk 8 Desa MUKOMUKO – Lagi-lagi Mukomuko dapat perhatian dari pemerintah pusat. Sebagai program lanjutan tahun sebelumnya, tahun ini 8 desa di Mukomuko dapat kucuran dana Rp 2 miliar dalam program Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Masing-masing desa menerima Rp 250 juta untuk pembangunan jalan usaha tani, irigasi drainase dan lainnya kecuali kantor desa. Dana ditransfer langsung ke rekening masyarakat penerima. Dua diantaranya Desa Setia Budi SP4 Kecamatan Teras Terunjam dan Selagan Jaya SP3 Kota Mukomuko. Diterangkan Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Mukomuko Yosetia Persada, ST masyarakat diminta melakukan pembangunan swakelola dengan baik. Bisa memanfaatkan tenaga kerja desa setempat untuk membangun. “Sehingga masyarakat juga bisa meraih manfaat dari pembangunan itu, selain manfaat fisik dari pembangunannya,” katanya.(del)

7 September 2013

Belum Ada Lapas, Jaksa MM Repot Jemput dan Antar Tahanan

Wilayah Kabupaten Mukomuko SECARA administratif, Kabupaten Mukomuko terbagi menjadi 15 kecamatan, 132 desa dan 4 kelurahan. Pada tahun 2006 memiliki jumlah penduduk 131.984 jiwa yang terdiri dari 67.721 jiwa pria dan 64.263 jiwa wanita dengan tingkat kepadatan penduduknya mencapai 33 per kilometer persegi (KM2). Sebagian besar penduduk Mukomuko merupakan transmigran yang berasal dari Jawa, Sunda, Minang dan lainnya. Sebab, Bengkulu termasuk Mukomuko sejak zaman kolonial Belanda dijadikan “tanah harapan” bagi penduduk luar Bengkulu. Rinciannya 37,4 persen suku Jawa, 6,3 persen suku Sunda, 5,4 persen Minang dan sisanya dari Bali, Bugis, Melayu, Rejang, Serawai, Lembak dan lainnya. Sementara luas masing-masing kecamatan di Mukomuko diantaranya Ipuh 198,11 km2, Air Rami 964,60 km2, Malin Deman 292,99 km2, Pondok Suguh 219,98 km2, Sungai Rumbai 511,30 km2, Teramang Jaya 285,72 km2, Teras Terunjam 144,36 km2, Penarik 296,64 km2, Selagan Raya 339,00 km2, Kota Mukomuko 227,00 km2, Air Dikit 91,00 km2, XIV Koto 77,00 km2, Lubuk Pinang 92,71 km2, Air Manjunto 127,29, V Koto 169,00 km2.(www.kabupatenmukomuko.go.id)

 Sabtu,

SHANDY/RB

SENAM MASSAL: Memperingati Hari Olahraga Nasional (HON) di Mukomuko Jumat (6/9) kemarin diadakan upacara dan senam massal.

1 Meninggal dan 2 Mundur, CJH Berangkat 140 Orang MUKOMUKO - Sebanyak 3 Calon Jemaah Haji (CJH) Mukomuko gagal menunaikan ibadah haji tahun ini. Dua diantaranya sudah melunasi BPIH mundur karena istrinya tidak tergabung dalam kuota haji tahun ini. Akibat pemangkasan kuota 20 persen secara nasional. Sedangkan satu CJH lainnya meninggal dunia. Hal ini disampaikan Kasi Haji dan Urais Kementerian Agama Mukomuko H. Busral. “CJH kita tinggal 137 orang yang positif berangkat,” tuturnya. Awalnya kuota haji Mukomuko mencapai 175 orang. Sebanyak 6 orang diantaranya tidak meluna-

si BPIH. Kemudian ada pemangkasan kuota haji secara nasional, sehingga CJH Mukomuko tinggal 140 orang. Dalam perjalanannya satu orang meninggal dunia, kemudian satu orang lagi mengundurkan diri karena istrinya tidak berangkat. Beberapa pekan lalu menyusul satu orang lagi mundur dengan pertimbangan yang sama. Kuota itu tidak bisa digantikan dengan orang lain. “137 itu sudah fix (pasti) akan berangkat. Tinggal menghitung hari lagi CJH akan berangkat,” tambahnya. Saat ini Mukomuko tidak menggunakan fasilitas pesawat terbang yang sudah ada di Bandara

Mukomuko untuk berangkat ke Bengkulu. CJH memilih berangkat menggunakan jalur darat. Kabag Kesra Pemda Mukomuko Ansori, SE minta jemaah menjaga kesehatan jelang keberangkatan, sebab perjalanan darat menuju ke asrama haji Bengkulu mencapai 8 jam. Dia berharap seluruh jalan yang rusak sepanjang Mukomuko ke Bengkulu sudah diperbaiki saat CJH Mukomuko berangkat. Karena jalan yang jelek akan mempengaruhi kondisi fisik CJH selama menempuh perjalanan darat. “Kita berharap perbaikan jalan itu bisa diprioritaskan,” demikian Ansori.(del)

MUKOMUKO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko mengimbau warga miskin menguliahkan anak mereka. Terutama warga miskin pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Sebab bagi warga miskin yang meme-

gang KPS biaya kuliah anak-anak mereka akan ditanggung negara melalui program bidik misi. Sehingga anak-anak dari warga miskin bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. “Jangan takut sekolahkan anak hingga ke

perguruan tinggi,” imbau Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko Suwarto, M.Pd. Suwarto mengatakan dulu program bidik misi ini kuotanya sedikit. Dengan pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) kuota program ini bertambah. Setiap pemilik KPS yang anaknya sedang kuliah otomatis bisa mendapatkan beasiswa bidik misi ini. Dengan syarat mengajukan usulan ke perguruan tinggi negeri dan swasta tempat mereka kuliah. “Jadi syaratnya masuk kuliah dulu. Setelah kuliah barulah diusulkan untuk mendapatkan program bidik misi. Syaratnya keluarga memegang KPS,” tambah Suwarto.(del)

Miskin, Jangan Takut Kuliahkan Anak

MUKOMUKO – Belum dibangunnya lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Mukomuko membuat jaksa Kejari Mukomuko repot. Mereka harus bolak balik menempuh perjalanan 250 kilometer menuju ke Arga Makmur untuk menjemput dan mengantar tahanan yang akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Arga Makmur. Belum lagi kalau sidangnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Tinggi Bengkulu. Kajari Mukomuko Azhari, SH mengakui beberapa kendala mereka karena belum ada Lapas dan Pengadilan Negeri (PN) di Mukomuko. Mereka berharap pemerintah daerah bisa memfasilitasi pembangunan dua instansi itu, terutama terkait hibah lahan guna pembangunan. “Memang ada dampaknya,” terang Kajari sebelumnya. Kabag Pemerintahan Setda Mukomuko Badi Uzaman, SH menjelaskan sementara ini belum mempunyai program kerja untuk membebaskan tanah untuk keperluan pembangunan dua intansi itu. Syarat pembangunan instansi pe-

merintah salah satunya adalah harus sudah jelas lokasi tanah dan surat menyurat tanahnya secara hukum. “Memang belum ada rencana pembebasan lahan untuk pembangunan dua institusi itu,” tutur Badi Uzaman. Tahapan pembebesan tanah itu prosesnya panjang. Untuk instansi vertikal diawali dengan usulan dari kementerian yang membidanginya. Dari surat usulan itu sebagai dasar diajukan rencana pembebasan lahan oleh Pemda Mukomuko. Kemudian rencana itu dibahas bersama dengan DPRD Mukomuko saat pembahasan anggaran. Jika DPRD setuju baru ada kegiatan untuk pembebasan lahan. “Sekarang belum ada,” tambah Badi Uzaman. Yang ada, pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan Islamic centre, perluasan kawasan RSUD Mukomuko dan tanah untuk tempat pembuangan akhir sampah yang masih proses pembebasan tahun ini. Selain itu, sudah melakukan pembebasan lahan untuk asrama kepolisian. “Mungkin bertahap. Setelah ada usulan baru dibahas,” demikian Badi.(del)

Mampu, Diminta Kembalikan KPS MUKOMUKO - Walau belum tahu pasti, namun Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) memprediksi dalam waktu dekat ini Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tahap dua akan segera dibagikan untuk warga Mukomuko. Kemungkinan masalah BLSM tidak tepat sasaran akan kembali terjadi pada pembagian tahap kedua. Kadisosnakertrans Mukomuko Badri Rusli minta kesadaran penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dari keluarga mampu agar mengembalikan KPS mereka. Sehingga bisa diberikan ke masyarakat yang benar-benar miskin. “Kita berharap ada kesadaran. Supaya KPS yang diterima keluarga mampu dikembalikan,” imbau Badri Rusli. Diakui Badri pada pembagian BLSM tahap pertama banyak terjadi masalah dan protes warga terkait ada warga mampu menerima BLSM. Sehingga banyak keluarga tidak mampu yang harusnya menerima BLSM justru tidak dapat. Pemda Mukomuko sudah

memberikan sosialisasi pada 15 camat supaya minta kepala desa melakukan rapat desa. Untuk menggantikan penerima KPS yang mampu itu ke keluarga yang tidak mampu. Sehingga keluarga miskin bisa dapat BLSM tahap ke dua. “Kabarnya ada beberapa desa yang sudah rapat pergantian KPS. Namun sampai sekarang kartu pengganti KPS itu belum diterbitkan. Prosesnya itu dari rapat desa diajukan ke kecamatan, kemudian bersama dengan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan mengantarkannya ke kantor pos. Kantor pos mengirimkan ke kementerian untuk mengeluarkan data pengganti,” tambahnya. Pemda Mukomuko tidak berhak menggantikan penerima KPS, termasuk kantor pos. Namun kantor pos wajib melanjutkan usulan pergantian itu ke pusat, ketika ada usulan dari masyarakat berdasarkan hasil rapat desa. “Kita belum dapat laporan dari kantor pos apakah ada yang diganti atau tidak sesuai dengan usulan,” imbuhnya. Dia berharap masalah seperti pembagian BLSM tahap pertama tak terulang pada tahap kedua, karena sosialisasi sudah dilakukan.(del)


Rakyat Bengkulu

 Sabtu

TELEPON PENTING Polres Kantor PBK Rumah Sakit PLN

087877170691 085378635859 0737 71148 0737 71154

LEBONG

LEBONG Ditinggal Cari Emas,

, 7 September 2013

Motor Penambang Raib

Seputar Pertanian Hujan Mulai Mengancam TUBEI – Sejak 4 hari belakangan, hampir seluruh wilayah di Kabupaten Lebong diguyur hujan. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Lebong kembali mengingatkan petani untuk mewaspadai serangan hama di RUDI PANCA WARMAN musim hujan. Termasuk ancamanan hama tikus besar-besaran. Seperti disampaikan Kepala DPKP Lebong Ir. Rudi Panca Warman kemarin (6/9). ‘’Musim tanam di sebagian wilayah sudah setangah jalan, bahkan sudah ada padi di sawah petani mulai berbuah. Dengan kondisi iklim yang tidak menentu dan curah hujan yang terkadang tiba-tiba meningkat, bisa menimbulkan berbagai serangan hama secara besar-besaran. Terutama hama tikus yang mulai berkembang diakhir Agustus hingga September mendatang,’’ ungkap Rudi. Ditambahkan Rudi, jika tanaman padi mereka sudah mulai diserang hama ulat, segera dilakukan penanggulangan dengan melakukan penyemprotan pestisida atau cara penanggulangan lainnya. ‘’Jangan dilakukan pembasmian setelah hama tersebut sudah berkembangbiak dalam jumlah besar. Jadi sedini mungkin sudah ada langkah pengendalian hama serta segera dilaporkan ke petugas pertanian terdekat,’’ demikian Rudi.(dtk)

Kabar Tubei

Waspada Musim Hujan AMEN – Tingginya curah hujan beberapa hari belakangan di Kabupaten Lebong, membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan waspada menghadapi musim hujan. Apalagi memang dikhawatirkan kondisi tersebut diiringi dengan semakin meningkatnya berbagai penyakit saat musim hujan. ‘’Seperti batuk, flu, diare, tipes, malaria dan DBD. Untuk itu masyarakat diharapkan bisa lebih waspada terhadap serangan berbagai penyakit saat musim hujan. Apalagi berbagai penyakit tersebut sangatlah rentan dimusim hujan seperti ini,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong Hj. Rita Eliza, S.KM, MM kepada RB. Paling harus diwaspadai, kata Rita, diantaranya penyakit malaria dan DBD yang disebabkan oleh virus yang disebar oleh nyamuk. Karena disaat musim penghujan, dua penyakit tersebut biasanya yang paling dominan karena mudahnya perkembang biakan nyamuk. ‘’Termasuk juga dua penyakit musim hujan lainnya, yaitu demam disertai flu dan batuk,’’ demikian Rita.(dtk)

25

WANDA/RB

AMANKAN: Anggota Polsek Lebong Utara mengamankan 1 unit motor Zialing tanpa nomor polisi Kamis (5/9) malam lalu.

Razia Pekat, Motor Kerempang Diamankan LEBONG UTARA – Polsek Lebong Utara Kamis (5/9) malam sekitar pukul 23.00 WIB menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah hukum (wilkum) mereka. Hasilnya, 1 unit motor yang sudah dipereteli alias kerempang, diamankan petugas. Razia Pekat yang dipimpin langsung Kapolsek Lebong Utara Iptu Mirza Gunawan didampingi Kanit Reskrim Bripka Fery Zaluddin ini, menyisir beberapa penginapan di wilayah Kecamatan Lebong Utara dan Kecamatan Amen. Selain penginapan, Kapolsek Lebong Utara bersama 10 personelnya juga menyisir lokasi hiburan malam dan cafe. Hanya saja, Polsek Lebong Utara tidak menemukan indikasi adanya gangguan kantibmas. Namun Polsek Lebong Utara berhasil menjaring Sujahtra (20) warga Desa Sukaraja Kecamatan Amen saat sedang melintas di wilayah Desa garut Kecamatan Amen. Saat diberhentikan polisi, Sujahtra yang membonceng temannya tersebut tidak bisa menunjukan surat-surat kendaraan. Selain tidak bisa menunjukan surat ke-

lengkapan kendaraannya, motor asal Beijing merek Jialing tersebut juga dalam kondisi krempang serta tidak dipasang nomor polisi kendaraan. Karena mencurigakan motor diamankan ke Polsek Lebong Utara. Setelah dimintai keterangan, pemilik motor di bolehkan pulang. Dikatakan Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK didampingi Kabag Ops AKP Ruri Roberto, SH, S.IK melalui Kapolsek Lebong Utara Iptu Mirza Gunawan didampingi Kanit Reskrim Bripka Fery Zaluddin, razia dilakukan untuk menekan angka kriminalitas dan meningkatkan kamtibmas. Terutama di lingkungan wilayah hukum Polsek Lebong Utara. ‘’Termasuk juga mengantisipasi aksi curat, curas, curanmor dan potensi aksi kriminalitas lainnya. Makanya motor yang mencurigakan tersebut kita amankan. Tapi pengakuan pemiliknya, surat motor ada di rumah. Sehingga kita data dan kita minta untuk membawa surat-surat kendaraan miliknya. Setelah itu baru kita serahkan ke Satlantas Polres Lebong untuk dilakukan penilangan,’’ demikian Mirza.(dtk)

LEBONG UTARA – Musang curanmor beraksi lagi di Kabupaten Lebong. Seorang penambang emas tradisional di Lubang Kacamata Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara, Yudi Ade Purnomo (25) warga Desa Gandung Baru Kecamatan Lebong Utara, dikerjai musang ranmor Kamis (5/9) sekitar pukul 20.00 WIB. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Lebong Utara. Korban bersama temannya masuk lubang kacamata untuk mencari batu emas sekitar pukul 12.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 14.00 WIB, korban sempat keluar dari lubang kacamatan dan melihat keluar, ternyata motornya tidak ada di tempat motor diparkir. Hanya saja, meskipun mengetahui hal tersebut, korban tidak terlalu menghiraukan dan belum yakin kalau motornya sudah dibawa kabur musang curanmor. Sehingga

korban kemudian masuk kembali dalam lokasi penggalian batu emas di lubang kacamata. Baru sekitar pukul 19.00 WIB korban berencana akan pulang bersama temannya. Namun saat mencari motornya di sekitar lokasi objek wisata lubang kacamata, motor Honda Blade Repsol BD 3013 HB milik korban, tetap tidak ditemukan. Korban akhirnya melaporkan kejadian kehilangan tersebut ke Polsek Lebong Utara sekitar pukul 20.00 WIB. Kepada petugas, korban mengaku rugi Rp 11 juta. Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK didampingi Kabag Ops AKP Ruri Roberto, SH, S.IK melalui Kapolsek Lebong Utara Iptu Mirza Gunawan didampingi Kanit Reskrim Bripka Fery Zaluddin mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari korban. Saat ini pihaknya sedang melakukan

penyelidikan terkait laporan korban. Hanya saja, lanjut Mirza, pihaknya cukup menyayangkan korban yang melaporkan kehilangan sekitar 6 jam setelah kejadian. Apalagi korban sudah mengetahui motornya hilang sekitar pukul 14.00 WIB, tapi tidak langsung melaporkan kejadian tersebut. ‘’Kalau cepat dilaporkan, kita bisa cepat menindaklanjuti dan melakukan pengejaran,’’ ujar Mirza. Ditambahkan Mirza, pihaknya mengingatkan jika memarkir motor dan ditinggalkan dalam waktu lama, jangan lupa menggunakan kunci tambahan kendaraan milik mereka. ‘’Apalagi parkir jauh dari lokasi mereka bekerja. Minimal diberi kunci tambahan seperti gembok atau rantai, agar tidak sampai menjadi korban musang curanmor,’’ demikian Mirza. (dtk)

TUBEI – Tingginya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan PNS di Kabupaten Lebong, Satlantas Polres Lebong sejak awal September 2013 lalu mulai menjalankan program razia penertiban rutin setiap minggunya. Dijelaskan Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK melalui Kasat Lantas Iptu Rikky Operaiady, S.Sos, jadwal razia penertiban lalulintas dengan sasaran PNS tersebut digelar 2 kali dalam seminggu. Titik operasi penertiban di sekitar jalan menuju komplek perkantoran. ‘’Sudah kita pro-

gramkan sejak minggu ini dan akan dilaksanakan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Ini berangkat dari keprihatinan kita saat melakukan razia penertiban, banyak PNS yang menghindari . Bahkan banyak yang berpakaian seragam PNS menghindari razia,’’ kata Rikky. Padahal seharusnya, lanjut Rikky, PNS yang merupakan salah satu aparatur negara bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat awam, diantaranya dengan tertib berlalulintas. Tidak hanya diduga tidak memiliki

Surat Izin Mengemudi (SIM), tapi ada juga yang kedapatan malah tidak menggunakaan helm saat akan pergi ke kantor. ‘’Makanya kita tidak tentukan operasi atau program penertiban dengan sasaran utama pengendara yang merupakan PNS ini kita laksanakan. Minimal target kita nantinya, tidak ada lagi pelanggar lalulintas yang terjaring berstatus PNS. Apalagi ini sudah kita koordinasikan dengan pihak Ipda (Inspektorat Daerah.red) Lebong,’’ demikian Rikky.(dtk)

PELABAI – Pemda Provinsi Bengkulu setiap tahunnya terus berjanji memperbaiki jalan lintas Lebong–Bengkulu Utara di wilayah Lebong Atas-Padang Bano, namun buktinya hingga memasuki Semester II 2013 ini, tandatanda akan dimulainya perbaikan masih belum jelas. Seperti yang disampaikan salah satu tokoh pemuda Pelabai, Sukamdani kemarin (6/9) kepada RB. Di wilayah Kecamatan Padang Bano kondisi jalan milik provinsi tersebut masih memprihatinkan dan semakin rusak. ‘’Janji Pemprov sudah ber-

tahun-tahun untuk melakukan perbaikan di jalan lintas tersebut. Tahun ini sudah dianggarkan dalam APBD Provinsi Bengkulu, tapi seperti lamban direalisasikan. Buktinya sudah lewat pertengahan tahun, namun belum ada tanda-tanda diperbaiki,’’ terang Dani. Ditambah beberapa hari belakangan, sambung Dani, curah hujan di wilayah Kabupaten Lebong mulai kembali meningkat. Kondisi ini dikhawatirkan bakal semakin memperparah kondisi jalan lintas Lebong-Bengkulu Utara, khususnya Lebong

Atas-Padang Bano. Saat ini saja beberapa titik kerusakan jalan sudah memakan seluruh badan jalan. Ditambah potensi longsor dan titik jalan yang terancam amblas. ‘’Kita berharap pihak provinsi juga mempertimbangkan kondisi jalan yang juga sudah banyak terancam amblas akibat longsor yang kerap terjadi di musim penghujan. Belum lagi jalan putus yang saat ini dipasang jembatan bally dan titik-titik longsor yang setiap saat bisa memutuskan akses jalan Lebong-Bengkulu Utara,’’ pungkas Dani.(dtk)

Seminggu, 2 Kali Razia PNS

Pemprov Belum Realisasi Perbaikan Jalan Lebong


KEPAHIANG

26 TELEPON PENTING Polres Kepahiang RSUD Kepahiang PBK

(0732) 392316 (0732) 391425 1. Kasat Pol PP 082180722666 2. Kabid PBK 081271158895

Lintas

payang

Rakyat Bengkulu

Marisa Haque ke Kepahiang HARI ini (Sabtu, 6/9), caleg DPR-RI dari PAN, Marisa Haque akan mengunjungi kader-kader PAN di Kepahiang. “Rombongan Marisa Haque akan didampingi Ketua DPW PAN Bengkulu, Helmi Hasan dan para caleg PAN lainnya,” ujar Ketua DPC PAN Kepahiang, Drs H Syaipul Amri. Rombongan Marisa Haque akan bertatap muka dengan kader-kader dan caleg PAN di Sekretariat PAN Kepahiang di Kelurahan Pasar Ujung, Kepahiang pukul 15.00 WIB. “Setelah dari Benteng, rombongan Marisa mampir di Kepahiang untuk bersilahturrahmi dengan kader PAN Kepahiang. Selanjutnya, Marisa akan menemui kaderkader PAN di Curup, Rejang Lebong,” ujar Syaipul. (rhy)

Perluas TPA Sampah KEPALA Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kepahiang, Arpan Effendi, SH terus berjuang untuk memperluas lokasi Tempat Pe mbu a ng an Akhir (TPA) di Desa Muara Langkap Kecamatan Bermani Ilir. “Selain itu, kami juga berusaha membangun beARPAN EFFENDI ragam sarana dan prasarana pendukung. Seperti pengerasan atau pengaspalan jalan masuk menuju TPA, menambah alat berat dan armada truk. Serta membangun sarana pengolah sampah menjadi pupuk kompos,” kata Arpan. Volume sampah Pasar Kepahiang saat ini mulai naik. Kenaikan volume sampah harian itu dipicu musim buah. Khususnya buah durian dan duku. “Makanya, kami menyiagakan armada truk pagi dan sore hari. Sehingga sampah tidak lama menumpuk di lokasi pasar,” tutur Arpan. (rhy)

ANTRE: Warga mengantre pencairan dana BLSM tahap II di Kantor Pos Ujan Mas, Jumat (6/9).

RAHMAN/RB

Untuk Terbitkan Sertifikat, BPN Dapat Dana Rp 4,629 M KEPAHIANG - Tim Pidsus Kejari Kepahiang terus melakukan pengembangan penyidikan dugaan penarikan pungutan liar (Pungli) dibalik penerbitan 7.795 persil sertifikat tanah di Kepahiang tahun 2011 dan 2012. “Dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan terungkap, dana APBN untuk penerbitan 7.795 persil sertifikat tanah di Kabupaten Kepahiang tahun 2011 dan 2012 yang dikelola BPN Kepahiang mencapai Rp 3.145.714.000. Rinciannya, Rp 1.661.714.000 untuk penerbitan 4.085 persil sertifikat tahun 2011. Serta, Rp 1.484.000.000 untuk penerbitan 3.710 persil sertifikat tahun 2011,” ujar Kasi Pidsus Kejari Kepahiang Dodi Junaidi, SH. Dana APBN 2012 senilai Rp 1.484.000.000 digunakan untuk membiayai proses penerbitan 3.710 sertifikat. Terdiri 100 persil sertifikat UKM senilai Rp 40.000.000, 150 persil sertifikat tanah transmigrasi senilai Rp 60.000.000, 700 persil sertifikat redistribusi sebesar Rp 280.000.000 dan 2.160 persil sertifikat prona senilai Rp 864.000.000. Sedangkan dana penerbitan 4.085 persil sertifikat tahun 2011 senilai Rp 1.661.714 .000 untuk penerbitan 100 sertifikat UKM, 285 sertifikat tanah transmigrasi 1.700 persil sertif i k a t redistribusi dan 2.000 persil

sertifikat prona. “Dana APBN 2011 dan 2012 yang disiapkan negara itukan seharusnya digunakan untuk membiayai proses penerbitan sertifikat tanah-tanah warga itu. Kenyataan di lapangan, warga yang membuat sertifikat itu tetap dikenai biaya antara Rp 100.000 Rp 350.000 per persil dengan alasan dana materai, dana patok dan dana-dana lain,” kata Dodi. Sementara, alokasi dana APBN 2011 senilai Rp 1.661.714.000 digunakan BPN Kepahiang untuk biaya penyuluhan mencapai Rp 988.264.000. Biaya pengadaan bahan Rp 58.000.000, biaya operasional Rp 92.000.000. Ditambah honor petugas BPN sebesar Rp 571.960.000. Sedangkan alokasi dana APBN 2012 senilai Rp 1.484.000.000 digunakan untuk penyuluhan Rp Rp 606.095.000, pengadaan bahan Rp 173.087.000. Biaya operasional Rp 152.908.000 dan honor petugas Rp 461.910.000. Kepala BPN Kepahiang Ir. Krisno Kusdibyo mengatakan, penerbitan 7.795 sertifikat memang gratis. Tapi, masyarakat tetap dikenai biaya materai dan patok. Makanya, masyarakat pembentuk panitia dan menarik biaya. Penarikan biaya dari masyarakat itu tidak melibatkan BPN. Sedangkan pengelolaan dana APBN 2011 dan 2012 untuk penerbitan 7.795 sertifikat itu sudah dilengkapi dengan bukti-bukti pengeluaran. “Tapi, saya belum tahu secara rinci. Sebab pelaksanaannyakan sebelum saya bertugas disini. Saat itu Kepala BPN Kepahiang masih dijabat Pak Suryadi yang kini bertugas di BPN Rejang Lebong,” ujar Krisno. (rhy)

Sabtu, 7 September 2013

Dana BLSM untuk 2.069 RTS Dicairkan KEPAHIANG - Sebanyak 1.025 dari 2.069 warga miskin penerima dana BLSM mengantre pencairan dan BLSM tahap II di Kantor Pos Ujan Mas, Kepahiang, Jumat (6/9). Pembayaran dana BLSM itu dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Untuk melayani ledakan warga yang mencairkan dana BLSM itu, pihak Kantor Pos Ujan Mas menyiapkan 3 loket. Loket I melayani warga Desa Daspetah, Ujan Mas Bawah dan Suro Lembak. Loket II melayani Kelurahan Ujan Mas Atas, Suro Ilir, Bumisari dan Cugung Lalang. Loket III untuk Desa Suro Muncar, Suro Baru, Pekalongan dan Pungguk Meranti. “Hari ini (kemarin) kami menjadwalkan pencairan 1.025 warga. Besok (hari ini) Kami bayarkan untuk 1.044 warga lagi,” kata Kepala Kantor Pos Curup Fendi Anjasmara didampingi Kepala Kantor Pos Ujan Mas, H. Simangunsong saat memantau pembayaran dana BLSM di Kantor Pos Ujan Mas. Secara umum, para penerima BLSM itu tampak tertib men-

gantre. Sehingga 3 petugas di 3 loket yang dibuka di bawah tenda depan Kantor Pos itu dapat melakukan pemeriksaan identitas warga yang mengantre. Karena sebelumnya, para warga telah mengambil dana BLSM tahan I, maka, petugas hanya memeriksa identitas penerima yang tertera di kartu BLSM. Warga yang telah mendaftar sebagai penerima dana BLSM di 3 loket itu langsung ikut ngantre di dalam ruang pelayanan Kantor Pos untuk menerima dana yang dikucurkan. Proses pencairan dana BLSM itu dikawal ketat personel Polres Kepahiang dan Polsek Ujan Mas. Serta diperkuat personel TNI dari Kodim 0409 Rejang Lebong dan Koramil Kepahiang. Selain barisan antrean warga penerima dana BLSM di lingkungan Kantor Pos Ujan Mas tampak tertib, deret parkir kendaraan roda 2 di pinggir jalan depan kantor pos itupun tidak mengganggu arus lalulintas. Karena deret sepeda motor parkir di bahu jalan. (rhy)

Dewan Dukung Kejari Sidik Dugaan Pungli KEPAHIANG - Langkah Tim Pidsus Kejari Kepahiang yang gencar menyidik dugaan Pungli dibalik penerbitan 7.795 sertifikat tahun 2011 dan 2012 di Kepahiang itu mendapat dukungan apresiasi positif kalangan wakil rakyat di DPRD Kepahiang. “Kami minta Kejari lebih selektif dan serius dalam menangani dugaan Pungli penerbitan 7.795 sertifikat ini. Soalnya, penarikan dana pengurusan sertifikat gratis itu cukup membebani rakyat. Kalau ada dana APBN yang dikucurkan untuk membiayai proses penerbitan sertifikat, mengapa rakyat masih dibebani dengan berapa biaya yang katanya biaya materai, biaya patok dan biaya lain-lain itu?” tutur Ketua Komisi II DPRD Kepahiang,

Arbi, SIP, MM. Sebagai Ketua Komisi II yang membidangi pertanahan, Arbi mengaku sudah lama menyorot penarikan dana penerbitan sertifikat yang katanya dilaksanakan secara gratis oleh BPN. Misalnya, penerbitan 700 persil sertifikat redistribusi di 6 desa di Kecamatan Kabawetan yang sempat diributkan warga. Senada dilontarkan Wakil Ketua II DPRD Kepahiang, H Zurdinata, SIP, MM. “Kami sangat mengapresiasi langkah Kejari dalam menangani dugaan Pungli ini. Kami berharap Kejari dapat mengusutnya secara tuntas,” ujar politisi PAN ini. Khususnya, tentang pengelolaan dana APBN yang dikucurkan untuk mendukung penerbitan 7.795 sertifikat. (rhy)


TELEPON PENTING Call Centre Polsek Karang Tinggi (Perwira Penghubung) :

081278617339

RSUD Benteng

081368965552

:

Suara Guru

BENGKULU TENGAH

BENTENG

Rakyat Bengkulu  Sabtu, 7 September 2013

Jalan Bergelombang, Warga Kembang Seri Tersungkur

Guru Daerah Terpencil DESA Kota Nyiur Kecamatan Taba Penanjung nama desa yang tidak asing lagi di telinga masyarakat Benteng, tetapi perlu diketahui daerah ini sangat jauh dari pusat kabupaten, akses untuk menuju desa ini memang terkenal SAFRI S.PD sulit. Dibutuhkan berjam jam “turun” ke pusat kecamatan, melalui jalan alternatif jalan kaki, akses jalan lintas numpang truk atau naik motor. Sekolah yang dibangun di desa ini SD Negeri 13 Taba Penanjung, sekolah tergolong daerah terpencil yang ditugaskan para guru memang siap mengajar dan memberikan pendidikan anak-anak desa terpencil dengan keterbatasan. “Guru yang mengajar di SD ini adalah guru daerah terpencil, merupakan pahlawan pendidikan,” ujar guru SD 13 Taba Penanjung, Safri, S.Pd. Fasilitas dan lokal belajar yang jauh dari sempurna dibandingkan dengan teman mereka yang berada di pinggiran kota, menjadi santapan sehari hari mereka dalam menjalankan tugas. Miris lagi, tunjangan guru belum cair dan BOS lebih kecil direalisasikan ke sekolah, mengingat siswa sangat minim. “Kesejahteraan guru masih perlu diperhatikan lebih maksimal,” katanya. Dijelaskan Safri, jumlah guru mengajar di SD Negeri 13 Taba Penanjung 7 orang, 6 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1 orang guru honorer. Guru yang bertugas di daerah seperti ini, adalah pahlawan pendidikan sebenarnya. “Guru yang berjuang untuk memajukan pendidikan dengan segala keterbatasan tetapi bermodal semangat untuk memajukan pendidikan,” tutup Safri.(rif)

Kabar Gunung Bungkuk

Masyarakat Butuh SMA DARI 10 kecamatan di Kabupaten Bengkulu Tengah, Kecamatan Merigi Sakti merasa tersisihkan dari kebijakan terutama realisasi program pendidikan. Merigi Sakti salah satu kecamatan yang tidak pernah direncanakan MARWAN J dibangun bangunan SMA, sementara 9 kecamatan lainnya terealisasi dan direncanakan. Kepala Desa Taba Gemantung Kecamatan Merigi Sakti, Marwan Jaya mengaku, diukur dari segi kebutuhan, gedung SMA sangat dibutuhkan masyarakat yang memiliki anakanaknya tamat SMP/MTs. Karena kondisi ekonomi, banyak yang tidak melanjutkan pendidikan, karena harus keluar kecamatan dan daerah. “Beberapa anak saja sekolah di kecamatan lain dan ke Bengkulu,” katanya. Terus kata Marwan Jaya, setidaknya dibangun atau didirikan sekolah yang setingkat dengan SMA atau MA. Dengan sekolah ini dapat menampung semua tamatan dari tingkat SMP di dalam kecamatan Merigi Sakti dan memberikan pengajaran yang baik pula, ancaman putus sekolah setelah SMP teratasi. “Jangan sampai pendidikan anak-anak putus tengah jalan,” ujar Marwan. Soal pemintaan lahan untuk pembangunan gedung tidak begitu susah, warga akan memberikan lahan hibah untuk pemerintah agar dibangunkan sekolah. “Merigi Sakti adalah warga asli Gunung Bungkuk, perhatian dari pemerintah mestinya lebih maksimal. Terutama dalam sektor pendidikan, karena warga butuh dengan lanjutan pendidikan hingga tingkat SMA,” imbuh Marwan.(rif)

27

HARMOKO/RB

LAKA TUNGGAL: Dampak jalan lintas rusak dan bergelombang, salah satu warga Kembang Seri terjatuh dari motornya kemarin (6/9) siang.

Kepala Sekolah Malas di Pedalaman, Dipantau KARANG TINGGI – Sikap tegas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Benteng, Syamsuri M.Pd untuk membina dan mengganti Kepala SMPN 2 Karang Tinggi, direspon positif Ketua Komisi I DPRD Benteng, Ihsan Fajri, S.Sos. Ia meminta Kepala Dikbud konsisten dan memantau kepala sekolah (kepsek) serta seluruh guru PNS lainnya di wilayah pinggiran dan pedalaman Benteng. “Jangan berhenti di kasus SMPN 2 Karang Tinggi saja. Sambil menunggu sanksi yang tegas terhadap kepala SMPN 2 Karang Tinggi, kita juga minta kepala sekolah dan guru di sekolah-sekolah pedalaman, juga disorot. Kalau perlu kepala

dinas rajin turun ke sekolahsekolah, melihat dan mendengar apapun keluhan disampaikan masyarakat, terutama di sekolah pedalaman,” katanya. Menurut Ihsan, fakta di lapangan tidak hanya SMPN 2 Karang Tinggi saja yang bermasalah atau kepala sekolahnya malas dan gurunya cepat pulang. Tapi banyak sekali sekolah-sekolah di dalam, yang tidak terpantau sama sekali dengan pengawas, serta pejabat di dinas pendidikan dan kebudayaan. “Minta maaf, nampaknya kepala dinas harus turun gunung,” terang Ihsan. Ihsan menambahkan, dia bisa dibuktikan langsung ke wilayah pinggiran Bang Haji, Pematang

Tiga, Pagar Jati, Merigi Kelindang dan Merigi Sakti. yang mana kepsek dan gurunya malas-malas ke sekolah, siswa jadi tak terdidik. “Banyak laporan yang saya terima, jangan menutup mata dengan masalah ini, sebab pendidikan adalah program utama untuk masyaraat,” ungkap Ihsan. Terus ditambahkan Ihsan, kepala Dikbud harus konsisten dan tegas. Jika mencopot kepala sekolah, harus tepat sasaran dan pengganti memang berkualitas. “Benteng kabupaten baru, kalau dari kebijakan penetapan kepala sekolah saja sudah tidak baik, output sekolah tidak prestatif,” tutupnya.(rif)

PPTK DAK Dikbud Mengundurkan Diri? KARANG TINGGI – Proyek dana alokasi khusus (DAK) Dinas Pendidikan (Dikbud) Benteng khusus Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), terancam kacau. Masalah mulai bermunculan setelah proyek ini disosialisasikan. Selain anggaran DAK sulit dicairkan, ada informasi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) mau mengundurkan diri. Informasi yang berhasil dihimpun RB, pihak panitia saat ini mengusulkan pencairan DAK untuk sekolah. Karena masih ada ketidakterbukaan dari panitia atas data per sekolah, sehingga usulan panitia tidak begitu direspon bagian keuangan. Proses pencairan terhambat,

merasa takut dan kesal dengan ulah bagian keuangan, PPTK mengajukan pengunduran diri. Saat ditanya kepada PPTK proyek DAK Dikdas Dikbud Benteng, Ovar menjawab biasalah masalah itu. Soal pengunduran diri dia meyakinkan belum pasti, dan dia meminta urusan itu ditanyakan langsung dengan kepala Dikbud. “Biasalah, dan belum pasti juga mengundurkan diri. Lebih baik tanyakan dengan kepala dinas, sebab dia yang memiliki kebijakan,” terang Ovar. Jawaban Saidirman panitia lelang, dia tidak mengetahui soal keinginan PPTK mau mengundurkan diri. Tetapi dia hanya mengeluh-

kan kebijakan di Kasubag keuangan Dikbud Benteng, serba sulit mengupayakan pencairan dana. “Ngurus dana di Bagian Keuangan Dikbud sulit semuanya, sementara kegiatan harus dipercepat dan takut tidak selesai,” jelas Saidirman. Sementara Kepala Dikbud Benteng, Syamsuri MM menyatakan akan menyelesai miss komunikasi yang terjadi di Dikbud. Bahkan dia menjamin tidak ada pengunduran diri PPTK, karena waktu masih mepet dan proyek harus tuntas. “Saya akan berusaha masalah proyek DAK ini tidak meruncing dan tidak bermasalah, kalau bisa tidak ada pengunduran dari PPTK,” tutupnya.(rif)

Mobnas Istri Wabup Terjebak Galian PDAM TALANG EMPAT – Proyek pemasangan pipa PDAM sepanjang jalan lintas wilayah Kecamatan Talang Empat dari Badan Layanan Umum Air Minum Daerah (BLUAMD) Benteng, nyaris memakan korban. Dampak penimbuhan galian pipa tidak padat, membuat mobil dinas (mobnas) istri Wakil Bupati Benteng, Dian Anggraini Sabri jenis Toyota Innova nopol BD 1072 YY, terjebak di galian tanah. Mobnas ini dibawa ajudan istri Wakil Bupati Benteng, Tika, kemarin (6/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Dijelaskan Tika, awalnya ia mau berhenti di rumah TERJEBAK: Mobil dinas istri Wakil Bupati Benteng terjebak HARMOKO/RB dalam neneknya di Kembang Seri. Saat siring bekas galian pemasangan pipa PDAM di Desa Kembang Seri. parkir, mobil masuk ke galian Kepala BLUAMD Benteng, Su- rumah (SR) di Talang Empat. bekas pemasangan pipa PDAM. “Ya saya akan ingatkan peker“Tidak nyangka kalau tepi jalan darmin SH, mengaku pemasanini ada lubang bekas galian, tadi gan pipa untuk pendistribusian ja dan petugas, untuk kembali mau mampir ke rumah nenek di air sektor Lagan Bungin dan memadatkan eks galian, supaya Kembang Seri, tapi ban mobil Talang Empat dan memperluas aman untuk pengendara dan pelayanan kepada sambungan masyarakat,” imbuhnya.(rif) terjebak,” ujar Tika.

TALANG EMPAT – Dampak jalan rusak, Wahelmi (56) warga Kembang Seri, tersungkur dari motornya saat masuk simpang jalan Kembang Seri menuju Air Sebakul. Motor Wahelmi oleng dan jatuh di tengah-tengah jalan kemarin (6/9) sekitar pukul 15.00 WIB, saat ia berencana mau ke kebun sawit. Dijelaskan Wahelmi, dia sudah berulangkali jatuh di sekitar titik jalan rusak Kembang Seri. Ruas jalan yang diaspal bergelombang, melengkung dan sering menjebak pengendara jalan. “Kalau tidak hati-hati, seringkali pengendara mendadak oleng dan jatuh. Dampak jalan yang dibangun tidak maksimal di wilayah Benteng,” ujarnya. Menurut Wahelmi, kerusakan jalan ini sudah disampaikan ke kades Kembang Seri untuk

diteruskan ke pihak kecamatan. Tetapi belum disikapi, bahkan jalan tambah rusak parah, kerusakannya tambah membahayakan pengendara. “Saya korban yang ke sekian kalinya, pertama jalan ini sempit dan jalan ini juga rusak bergelombang, belum ada tindakan perbaikan,” kata Wahelmi. Terus kata Wahelmi, harusnya ada pengawasan perbaikan jalan lintas dan jalan nasional. Kualitasnya terjamin, masyarakat tidak terganggu dengan kerusakan dan membantu kelancaraan aktivitas masyarakat wilayah Benteng. “Cukup saya yang terakhir jadi korban lakalantas, jangan sampai warga lain yang jadi korban. Untung saya tidak apa-apa,” demikian Wahelmi. (rif)

Gaji GBD Benteng Triwulan III, Cair TALANG EMPAT – Bagian Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benteng, akhirnya memproses pencairan tunjangan serta gaji para guru Benteng. Seperti gaji Guru Bantu Daerah (GBD) triwulan III (Juli, Agustus dan September) dibayar kemarin (6/9). Dijelaskan Sekretaris Dikbud Benteng, Acharawi S.Pd, sebanyak 91 GBD yang menerima gaji triwulan III. Gaji GBD 4 triwulan tahun 2013 dialokasi dari APBD 2013, dengan pagu Rp 828 juta, 1 GBD mendapatkan 750 ribu per bulan. “Gaji dibayar tanpa potongan dan diserahkan ke para GBD Benteng, upaya cepat bagian keuangan Dikbud pembayaran gaji tidak macet,” ujar Acharawi. Lebih lanjut Acharawi

mengimbau, agar warga proaktif mengawasi kinerja GBD yang bertugas di Benteng. Honornya telah dianggarkan dari APBD dan harus memberikan timbal balik yang positif untuk pendidikan di daerah. “GBD jangan malas-malas melaksanakan tugas, disiplin harus diutamakan, sebab kinerja GBD kita minta masyarakat mengawasinya,” terang Acharawi. Terus kata Acharawi, honor GBD Benteng tahun 2013 tetap Rp 750 ribu per bulan dan direalisasikan setiap tiga bulan (triwulan) secara langsung. Tahun 2013 tidak ada kenaikan gaji GBD, mengingat anggaran masih minim. “Tahun ini perjuangan Dikbud untuk menaikkan gaji GBD tidak berhasil, tahun depan akan mengusulkan kenaikan gaji para GBD,” ungkapnya.(rif)

HARMOKO/RB

TABIB GP: Tampak papan merek nama-nama penyakit yang bisa disembuhkan Tabib Gareng Pamungkas, salah satunya penyakit mematikan HIV/AID.

Obat Poles Tabib Disebut Bisa Sembuhkan HIV/AID TALANG EMPAT – Belum terbukti secara medis, namun di Benteng ada seorang tabib yang menyebut tempat prakteknya bisa menyebuhkan HIV/AIDS. Tidak hanya, sang tabib juga bisa mengobati ketergantungan narkoba. Rumah tabib itu terletak di Desa Taba Pasnah Kacamatan Talang Empat. Sang tabib bernama Tabib Gareng Pamungkas, dari Surabaya. Dengan obat poles dan jampi-jampi sang tabib, disebut-sebut bisa menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Diakui Ningsih, istri Tabib Gareng, sudah banyak yang meminta diobati, seperti HIV/ AID, jika pasiennya perempuan dia sendiri yang mengobatinya, dan jika yang kena HIV/AID itu laki-laki diserahkan langsung ke Tabib. “Ya Alhamdulillah, siapapun yang datang ke sini, berobat soal HIV/AID selalu sembuh, cukup dengan poles ada juga

racikan kapsul,” ujar Ningsih. Ningsih mengatakan, tidak menetapkan harga mahal kepada pasien yang datang ke pondokan atau kediamannya. Dia menerima biaya secara sukarela, dan seperti biasa dengan pengobatan itu menyambung silaturahmi terus menerus. “Sukarela, tidak ditetapkan. Sebab kami mengobati tulus hati dan meminta biaya yang menyesuaikan dengan kemampuan pasien berobat,” kata Ningsih. Terus kata Ningsih, soal penyakit yang bisa diobati banyak jenisnya, dan terutama penyakit berbahaya, seperti HIV/AID, narkoba, diabates, kanker, stroke, ambien, hernia, impotensi/lemah syahwat, usus buntu, penyakit jantung, penyakit ayan, kencing nanah-darah, paru-paru. “Banyak penyakit lainnya, diobat cara tradisional jawa,” tutupnya.(rif)


SELUMA

28 TELEPON PENTING RSUD Tais

(0736) 91285

PLN

Tais (0736) 91291

Polres Seluma

081373849882

Info Pendidikan

Pelapis Tebing Jalan Penghubung 5 Desa Longsor SELUMA

20 SMP Terima DAK 20 SMP Negeri di Kabupaten Seluma, tahun ini mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan. Terbanyak adalah SMP yang ada di Kecamatan Sukaraja, sebanyak 5 SMP. Masing-masing SMPN 43 Seluma, SMPN 23 Seluma, SMPN 48 Seluma, SMPN 24 Seluma dan SMPN 38 Seluma. Terbanyak kedua di Kecamatan Semidang Alas (SA), sebanyak 3 SMP yakni SMPN 1 Seluma, SMPN 4 Seluma dan SMPN 39 Seluma. Berikutnya yang dikecamatan lain, diantaranya SMPN 2 Seluma, SMPN 8 Seluma, SMPN 10 Seluma, SMPN 12 Seluma, SMPN 16 Seluma dan SMPN 28 Seluma. Selanjutnya SMPN 14 Seluma, SMPN 27 Seluma, SMPN 35 Seluma, SMPN 11 Seluma, SMPN 21 Seluma, dan SMPN 22 Seluma. “Sekolah yang dapat DAK ini merata, tidak hanya fokuss disatu kecamatan atau dibeberapa daerah saja. Tapi kita usahakan setiap kecamatan itu ada semua sekolah SMP yang dapat kucuran DAK. Kalau kegunaannya ada yang penambahan RKB (ruang kelas baru), meubeler dan umumnya itu untuk rehabilitasi sekolah,” demikian ungkap Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma, Muksir Ibrahim, S.Pd melalui Kabid Dikdas, Airin, M.Pd. (hue)

Kabar Serawai

Gelar Road Show KETUA DPD PAN Kabupaten Seluma Lasmi Jaya, S.Ip didampingi Sekretaris, Ahzan Yoris, ST mengungkapkan, DPW PAN Provinsi Bengkulu akan menggelar road show ke Kabupaten Seluma. Direncanakan pada 14 September 2013 di Balai PAN Kabupaten Seluma. Direncanakan akan hadir Walikota Bengkulu yang juga Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu, H Helmi Hasan, SE. Tidak hanya itu, akan hadir juga anggota DPR RI dari Provinsi Bengkulu, Hj. Dewi Coryati, M.Si dan sejumlah pengurus DPW, DPD dan DPC PAN se-Kabupaten Seluma. Road show digelar dalam rangka silaturahmi dengan 30 caleg DPRD Kabupaten Seluma dari PAN Kabupaten Seluma. Juga dengan Caleg DPRD Provinsi Bengkulu serta DPR RI dari Provinsi Bengkulu. Sebelumnya akan dilakukan salat dhuha dan zikir akbar. “Intinya selain ajang silaturahmi sebagai pembekalan caleg, agar siap berjuang memenangkan pilleg 2014, khususnya di Kabupaten Seluma,” kata Yoris.(hue)

PERI/RB

LONGSOR: Pelapis tebing jalan yang menghubungkan antara jalan dan jembatan ke 4 desa, longsor setelah dihantam hujan deras.

Kurang dari Sebulan, Berkas Tsk Perkosa Anak Tiri Tuntas TALO – Hanya dalam tempo kurang dari tiga minggu, penyidik Polsek Talo Polres Seluma dapat merampungkan berkas perkara (BP) kasus pemerkosaan yang dilakukan seorang pria dewasa terhadap anak tirinya. Kemarin (6/9) berkas perkara dilimpahkan penyidik ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tais yang merupakan pelimpahan tahap pertama. “Sudah dilimpahkan tahap pertama tadi siang ke jaksa. Berkas sedang dipelajari jaksa, kita masih menunggu berkas dinyatakan lengkap atau P.21,” ujar Kapolres Seluma AKBP Parhorian Lumban Gaol, S.Ik melalui Kapolsek Talo, Iptu Andrianto, SH kemarin.

Tersangka dalam kasus pencabulan anak tiri ini, Ya (40) warga Desa Paluah Terap Kecamatan Ilir Talo. Dia kini tidak lagi mendekam di Sel Polsek Talo, tapi dititipkan di Lapas Kelas IIA Malabero Kota Bengkulu. “Jika sudah P.21, baru tersangka dan barang bukti lainnya kita serah terimakan ke jaksa. Sekarang tersangka dititipkan di Lapas Malabero,” kata Andrianto. Kasus ini terbongkar setelah korban sebut saja namanya Kembang (10) menceritakan apa yang dialaminya pada ibu kandungnya setelah didesak. Terungkap Minggu, 18 Agustus 2013, tersangka mencabuli korban di ruang tamu rumah nenek korban.(hue)

Rakyat Bengkulu

 Sabtu,

7 September 2013

SELUMA UTARA – Jalan penghubung 4 desa di Kecamatan Seluma Utara, longsor sebagian sepanjang sekitar 7 meter. Ini setelah pelapis tebing utama yang menghubungkan jalan dengan jembatan Air Pandan, runtuh setelah dihantam derasnya aliran air dari perbukitan. Sedangkan siring yang dibuat di bawah pelapis tebing tampak terlalu kecil sehingga tak mampu menampung air yang melaju dari atas. Kejadian ini di jalan lintas penghubung 4 desa, yakni di Desa Pandan Kecamatan Seluma Utara. Longsor terjadi saat kawasan itu diterpa hujan deras yang mengakibatkan tingginya volume air yang mengalir dari atas bukit dan langsung menerjan pelapis tebing jalan tersebut. “Baru diketahui pagi tadi dan memang sudah sejak

kemarin (Kamis,red), mulai dari siang hingga malam hari, hujan deras,” ujar salah satu warga Desa Pandan, Imilia Hayati, S.Pd yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Seluma, kepada RB kemarin (6/9). Kondisi jalan longsor itu kini menimbulkan kekhawatiran warga akan semakin parah jika tidak segera dilakukan penanggulangan. Jalan bisa putus begitupun jembatan bila hujan deras kembali turun. Jalan itu sendiri menghubungkan Kelurahan Bunga Mas Kecamatan Seluma Timur ke Desa Pandan, Puguk selaku ibukota Kecamatan Seluma Utara, Lubuk Resam dan Desa Talang Empat serta Desa Sinar Pagi Kecamatan Seluma Utara. Kondisi tanah yang di atasnya dibangun jalan, kini menjadi labil. Sebab tanah itu

merupakan tanah timbunan yang sengaja dibuatkan untuk jalan guna menghubungkan jalan dengan jembatan yang dibangun. Kini pelapis tebing untuk menahan tanah timbunan telah hancur berantakan akibat diterjang air. Pihak desa sendiri kebingungan untuk mengatasi sementara. Sebab dana untuk infrastruktur desa sudah tidak memungkinkan untuk dialihkan membangun kembali pelapis tebing yang hancur. “Kami minta Pemda Kabupaten Seluma untuk segera turun melihat dan menanggulanginya, terutama dari Dinas PU atau BPBD. Sebab jika dibiarkan, ini akan semakin parah memakan badan jalan. Dampaknya akan sangat besar jika sampai setengah badan jalan habis. Ada 5 desa yang yang mnelalui jalan ini termasuk ibukota kecamatan,” ujarnya. (hue)

SELUMA KOTA - Setiap warga Kabupaten Seluma yang tertimpa bencana tidak akan mendapatkan bantuan dari Pemda Kabupaten Seluma berupa uang. Hanya akan diberikan jatah hidup (jadup) berupa bahan makanan untuk beberapa hari dan alat perlengkapan lainnya. Hal ini dikemukakan Kadis Sosial (Dinsos) Kabupaten Seluma, H Syafruddin DA, SH, MM. “Kalau ada bantuan uang, itu menjadi kewenangan dan kebijakan Pemda, bisa jadi diambil dari pos anggaran tertentu,” ujar Syafruddin. Bantuan berupa pakaian, kain sarung, terpal, tempat tidur darurat dan sejumlah makanan termasuk beras. Itu juga diberikan dalam jumlah terbatas. Sebab bantuan yang diberikan bersifat bantuan darurat.

Bantuan tersebut, pengadaannya dari APBN yang diserahkan oleh pemerintah pusat sudah berupa barang bukan anggaran. Bantuan didrop dari pusat ke pemda provinsi baru selanjutnya pemda provinsi menyalurkan ke pemda kabupaten guna nantinya disalurkan ke korban bencana, jika terjadi bencana. “Kita di kabupaten wajib menyalurkan. Tim kita selalu siaga 24 jam, sebagai antisipasi jika terjadi bencana. Kita ada kendaraan khusus yang didalamnya sudah siap semua untuk siap diterjunkan ke lokasi bencana menyalurkan bantuan,” terang pria yang pernah menjabat sebagai Sekwan Kabupaten Seluma. Terkait penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tahap 2, Syafruddin mengaku sudah

mulai dibayar. Sedangkan data penerima BLSM, diakuinya hanya beberapa saja yang ada menyampaikan juga ke Dinsos Seluma. Pihaknya sendiri, untuk pendataan warga yang layak menerima bantuan sosial dari pemerintah, telah membentuk tenaga sukarela di setiap kecamatan. Mereka inilah yang akan berkoordinasi dengan kecamatan jika ada penerima bantuan yang tidak tepat sasaran. “Tapi kalau permasalahan ketidaktepatan sasaran, hampir di setiap daerah terjadi. Tidak di Seluma saja. Boleh saja orang mampu ternyata mendapatkan bantuan sosial, tapi itu bisa melalui dia kemudian disalurkan pada yang lebih layak menerima. Tapi itu kembali terkait dengan dorongan hati nurani masingmasing,” pungkasnya. (hue)

Warga Korban Bencana, Tak Dapat Bantuan Uang


Rakyat Bengkulu

TELEPON PENTING Polres Bengkulu Selatan Telkom UGD RSUD Damrah Manna PLN Ranting Manna Pemadam Bahaya Kebakaran

0811731988 (0739) 21070 (0739) 2118 (0739) 123 (0739) 23141

BENGKULU SELATAN

Aspirasi

Pembangunan BS Lamban ASOSIASI Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDSI) Wilayah Bengkulu Selatan (BS) mengkritik kebijakan dan pembangunan di Kabupaten BS, yang terkesan lamban. Belum lagi kebijakan Pemda BS yang sering menggelar mutasi, yang menimbulkan keresahan di kalangan pejabat sehingga juga dinilai menjadi penyebab lambatnya pembangunan di BS. Plt. Ketua APDSI Wilayah BS, Herry Gunawan mengungkapkan APDSI dalam waktu dekat akan melaksanakan musyawarah besar untuk membahas tentang pembangunan di BS yang belum nampak saat ini. APDSI merasa prihatin dengan nasib kabupaten induk yang pembangunannya masih lamban. ‘’APDSI dalam waktu dekat akan melaksanakan musyawarah besar menyikapi lambannya pembangunan di BS. Diantaranya prihatin dengan jembatan yang banyak rusak, namun belum menjadi prioritas. Begitu juga jalan-jalan sentra produksi yang diharapkan warga untuk dibuka atau ditingkatkan, masih jarang ditanggapi,” papar Herry.(key)

Info Pembangunan

Dapat Prona Gratis BADAN Pertanahan Nasional (BPN) Bengkulu Selatan (BS) b e re n c a n a membagikan 2.900 persil sertifikat prona secara gratis pada ANTHONY TARIGAN masyarakat. Dijadwalkan bulan Oktober bisa dibagi yang biayanya ditanggung oleh pemerintah pusat Rp 400 ribu perbidang tanah. Kepala BPN Kabupaten BS, Anthony Tarigan, SH, menjelaskan pembagian prona masih menunggu pembagian secara simbolis oleh Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd. Diperkirakan Oktober depan pembagian prona akan dilakukan di wilayah BS. ‘’Tergantung dari provinsi kapan pembagian secara simbolis dilakukan,’’ ujar Anthony. Dijelaskan tahun ini kuotanya 2.900 persil prona. Yakni 1.900 persil prona untuk perkebunan, lalu ditambah 100 persil pertanian dan 100 persil UMKM. Selain itu nelayan juga mendapat 100 persil dan 500 persil untuk restribusi tanah. Syarat untuk nelayan harus dibuktikan dengan surat atau form isian kartu nelayan oleh DKP BS. Sementara untuk pedagang yang mendapat prona harus ada surat izin usaha yang dikeluarkan oleh Dinas Koperindag BS.(key)

29

Diduga Curian, Motor FU SELATAN Diamankan di Polres BS

Sabtu, 7 September 2013

YUNIKE/RB

DIAMANKAN: Motor FU yang diduga hasil curian diamankan di Polres Bengkulu Selatan.

KOTA MANNA – Sepeda motor Suzuki FU yang diduga hasil curian berhasil diamankan Polres Bengkulu Selatan (BS). Motor FU ini ditemukan di Sirkuit Padang Panjang, Jumat (6/9) sekitar pukul 00.10 WIB. Berawal, saat polisi melakukan patroli dan melihat motor FU tanpa plat. Petugas pun curiga dan mengikuti tersangka, merasa diikuti, tersangkapun meninggalkan motornya di semak-semak tak jauh dari sikuit balap Padang Panjang dan kabur. Kapolres Bengkulu Selatan (BS) AKBP Yohanes Hernowo, S.IK, MH melalui Plh. Kasi Humas Bripka Sudarminto, mengungkapkan adanya temuan motor FU yang diduga hasil curian, karena sudah tak ada plat dan ditinggal begitu saja oleh pengendaranya. Dikarenakan kondisi gelap, tersangka yang diduga berjumlah dua orang itu tidak diketahui ke mana larinya. Saat ditemukan, kondisi motor

yang tidak berplat ini dipenuhi Lumpur. ‘’Untuk memastikan motor ini milik siapa, perlu dicek nomor mesin dan rangkanya. Siapa tahu motor ini bukan milik Adetia yang barusan melaporkan kehilangan motor FU. Karena seminggu yang lewat motor FU milik Taudikal juga hilang. Semua korban yang kehilangan motor FU bisa datang ke Polres, untuk mengecek nomor rangka dan mesinnya. Karena motor tersebut sudah tidak memiliki plat,” kata Sudarminto. Berdasarkan laporan Adetia Aris Pratama (27), warga Jalan Pemangku Basri kemarin di Polres BS, dirinya kehilangan motor Suzuki FU 150 SC dengan plat DA 4512 DM. Motornya hilang Kamis (5/9) sekitar pukul 12.30 WIB di depan warnet Amelia Jalan Raja Khalifah. Motor FU Adetia berwarna merah hitam dengan No kerangka BG41A-TH-224001

dan nomor mesin G415-TH224091. Adetia juga baru mengetahui motornya hilang, dari temannya Rahmat. Mengetahui motor yang sudah tidak ada di parkiran lagi, korban langsung melakukan pencarian, tapi tetap tidak ditemukan. Akhirnya korban melapor ke Polres BS kemarin, dengan kerugian yang diperkirakan Rp 17 juta. Sebelumnya, 25 Agustus lalu Taudikul Idilah (24) warga Padang Kapuk juga kehilangan motor BD 6094 WT di teras warnet di Padang Kapuk. Saat mau ingin pulang, Taudikul tidak melihat motor kesayangannya lagi diparkiran warnet. ‘’Warga diminta lebih berhatihati meninggalkan motornya dan bila perlu memasang kunci tambahan. Kasus pencurian kendaraan motor ini masih dalam pengembangan dan penyelidikan untuk memburu tersangka,” pungkas Sudarminto.(key)

Polres Amankan 10 Dus Kapolres BS Diganti Rokok Milik Toko Adek BB-nya Ditutup dengan Durian KOTA MANNA – Polres Bengkulu Selatan (BS) berhasil mengamankan 10 dus rokok senilai Rp 80 juta milik Toko Adek Kakak milik Melian Efendi (40) dan Imistri (39) di Jalan Kolonel Barlian Kecamatan Kota Manna. Barang bukti ini berhasil ditemukan di Pelabuhan Bakauheni Lampung bersama satu tersangka yang berhasil ditangkap berinisial Bu (44) warga Jawa Tengah. Kapolres Bengkulu Selatan (BS) AKBP Yohanes Hernowo, S.IK, MH, melalui Kasatreskrim Polres BS AKP Farouk Oktora, S.IK, mengungkapkan tersangka Bu berhasil ditangkap saat hendak menyeberang melewati pelabuhan Bakauheni menuju kampung halamannya di Jawa Tengah pada 31 Agustus lalu dan diamankan di Polsek Pesisir Selatan Lampung Barat. Hasil pemeriksaan, Bu diketahui jika barang bukti rokok yang berhasil diamankan Polsek Pesisir Selatan beserta satu unit truk nopol G 1813 FC sebanyak 10 dus itu, merupakan hasil curian dari Toko Kakak Adek 30 Agustus lalu. ‘’Kita langsung berkoordinasi dan anggota langsung ke TKP (Lampung Barat) untuk mengamankan barang bukti dan minta keterangan dari tersangka Bu. Kemudian, Jumat dini hari kemarin (6/9) anggota kita tiba di Polres dengan membawa 10 dus rokok senilai Rp 80 juta milik Toko Adek Kakak yang dicuri tersangka,” papar Farouk. Lanjut Farouk, berdasarkan keterangan tersangka

Bu, setelah beraksi di Toko Adek Kakak di Kota Manna, tersangka yang terdiri dari lima orang ini yakni Bu, So (49), Bn (43), As (48) dan Mu (23) melanjutkan perjalanannya pulang ke kampung halamannya di Jawa Tengah. Ditengah perjalanan, sebagian rokok yang dicuri di Toko Adek Kakak akan dijual di wilayah Seputini Raman Bandar Lampung. Tersangka juga di tengah perjalanan melancarkan aksinya dengan mencuri rokok di toko manisan milik Lekat di wilayah Biha Kecamatan Pesisir Selatan Lampung Barat. Bu yang bertindak sebagai sopir dengan keneknya Mu, membawa truk yang isinya rokok hasil curian ditutupi dengan durian. Sementara So, Bn, dan As menggunakan Mobil Kijang dengan plat yang diduga dipalsukan B 1493 FC. Saat ingin nyeberang, tersangka menyuap petugas dengan dua karung durian, petugas curiga dan menemukan dus-dus rokok di bawah tumpukan durian. ‘’Petugas langsung memeriksa dusdus tersebut dan menemukan kuitansi pembayaran atas nama Lekat. Kebetulan salah satu petugas kenal dengan pemilik toko manisan ini dan langsung menghubungi Lekat. Saat itulah, aksi tersangka ketahuan dan Bu langsung diamankan. Sementara empat tersangka lain kabur duluan,” jelas Farouk. Farouk menambahka, sementara ini pihaknya baru mengamankan barang bukti 10 dus rokok milik Toko Adek Kakak. Untuk tersangka Bu sekarang masih diperiksa dan akan diproses oleh Polsek Pesisir Selatan.(key)

KOTA MANNA- Mutasi di kalangan pejabat Polri kembali terjadi. Kali ini, Kapolres Bengkulu Selatan (BS), AKBP Yohanes Hernowo, S.IK, MH, promosi jadi Wadirkrimsus Polda Sumatera Barat. Posisi Hernowo akan digantikan oleh AKBP Abdul Muis, S.IK, yang saat ini menjabat Kabag Pembinaan Karir Polda Bengkulu. Jadwal serah terima jabatan digelar 11 Sepetember mendatang. ‘’Saya di BS sudah 1 tahun 6 bulan, dan selama saya bertugas di sini, masyarakat sangat mendukung kerja aparat kepolisian sehingga BS bisa tertib dan aman. Untuk itu saya berharap nanti warga tetap membantu aparat kepolisian. Dan bagi anggota bisa menjaga kedisiplinan dan kekompakan untuk memberi pelayanan prima,” ungkap Kapolres BS, AKBP Yohanes Hernowo ditemui di ruangan kerjanya, kemarin (6/9). Hernowo menegaskan, kasuskasus yang belum terungkap di wilayah hukum Polres BS, juga menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk Kapolres yang baru. Selain itu, dirinya juga mengimbau bagi pengusaha ataupun anggotanya agar hati-hati dengan penipuan yang mengatasna-

YOHANES HERNOWO

makan Kapolres baru ataupun yang lama. ‘’Hati-hati ada aksi penipuan yang mengatasnamakan Kapolres baru. Jika ada yang menghubungi mengaku Kapolres baru dengan meminta sejumlah uang jangan dipercaya begitu saja,” kata Hernowo. Diketahui selama kepemimpinan Hernowo di Polres BS, mereka berhasil meraih juara 1 kebersihan sepolres Bengkulu. Juara I Reformasi Birokrasi Polri se Polres. Tak hanya itu, jalan hotmix, perawatan kendaraan operasional, pembangunan gedung Satlantas juga di bawah kepemimpinan Hernowo.(key)


KAUR

30 TELEPON PENTING No Online Polres Polsek Kaur Selatan Polsek Maje Polsek Nasal Polsek Kaur Tengah Polsek Muara Sahung Polsek Tj.Kemuning Polsek Kaur Utara Polsek Pd Guci Hulu

: 085381671313 : 085268169988 : 085381097534 : 081539252386 : 085378861115 : 081977062333 : 085381292486 :085758386386 :085769669482

Pojok Desa

Jalan Pantai Wayhawang OBJEK wisata pantai Wayhawang yang sangat indah dan mempesona di Desa Wayhawang, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, mulai jarang dikunjungi wisatawan domestik. Ini karena, selain tidak adanya promosi juga minim pasilitas pendukung. Kondisi ini, membuat kawasan pantai tidak terawat. Bahkan jalan dari Desa Wayhawang menuju ke lokasi pantai kondisinya memprihatinkan. Sekarang jalan menuju kawasan wisata pantai semakin hancur. Karena dilalui oleh kendaraan perusahaan penambangan pasir besi. Karena itu Pemda Kaur agar memberi perhatian terhadap objek wisata yang ada. Terutama pantai Wayhawang. Tetapi dari pemerintah Desa Wayhawang akan berupaya agar objek wisata pantai Wayhawang tetap menjadi primadona masyarakat Kaur. Caranya, akan melakukan perbaikan di beberapa sisi kawasan pantai dengan cara swadaya masyarakat. ‘’Gapura pantai Wayhawang yang terpasang di tepi jalan kondisinya sudah rusak dan perlu perbaikan. Begitu juga kondisi jalan menuju pantai yang panjangnya sekitar 200 meter, perlu ditingkatkan oleh Pemda Kaur. Karena kalau jalannya bagus, para wisatawan akan tertarik untuk mengunjungi keindahan pantai Wayhawang,’’ demikian Kades Wayhawang, Midirlan.(cik)

Lintas SKPD

Pengawasan Guru Ngaji PLT Sekda Kaur Nandar Munadi, S.Sos, minta para Kades yang lama maupun yang baru dilantik, diminta untuk pro aktif mengawasi, dan melaporkan kegiatan di desanya. Termasuk pengawasan guru ngaji, dan para pengurus NANDAR MUNADI masjid. Karena, guru ngaji dan pengurus masjid dapat honor dari Pemda Kaur. Pengawasan ini penting dilaksanakan agar kinerja mereka bisa diketahui. Seperti guru ngaji, lanjut Nandar, yang tidak aktif tetapi masih mendapat honor. Nah, cara ini harus cepat dilaporkan pada Pemda Kaur. Sehingga, honor guru ngaji tersebut dapat dihentikan, dan dialihkan ke tempat lain. Kalau yang bersangkutan tidak mengajar ngaji lagi dan tetap terima tunjangan, ya, cepat dilaporkan. ‘’Kami berharap pemerintahan desa juga turut andil dalam mengawasi program Pemda Kaur. Khusunya terhadap peningkatan keagamaan di daerah ini. Seperti guru ngaji dan pengurus masjid. Kades berhak melaporkan kepada Pemda Kaur kalau guru ngaji dan pengurus masjidnya tidak aktif. Karena yang dapat mengawasi secara langsung adalah Kades,” kata Nandar Munadi.(cik)

KAUR

Rakyat Bengkulu

Sabtu, 7 September 2013

Simpang Tiga Depan Polres, Rawan Laka Traffic Light Tak Berfungsi

KOTA BINTUHAN – Jalan lintas di wilayah simpang tiga depan Polres Kaur menuju ke komplek perkantoran, Padang Kempas, Kabupaten Kaur, rawan kecelakaan lalulintas. Pasalnya lampu pengatur lalulintas (Traffic Light) tidak berfungsi. Disisi lain, saat jam kerja kantor jalur jalan di kawasan ini padat kendaraan dan sering kali terjadi kecelakaan, meski tidak menelan korban jiwa. Dalam sepekan terakhir, sudah terjadi dua kecelakaan lalulintas yang menyebabkan korbannya mengalami kritis. Karena, tidak

berfungsinya traffic light. Masyarakat pengguna jalan berharap kepada dinas terkait segera melakukan perbaikian traffic light. Kepala Dinas Perhubung a n Komunikasi dan Informasi ( D i shubkominfo) Kabupaten Kaur, Dihan Bastari, M.Pd, saat dihubungi kemarin (6/9) mengungkapkan traffic light di jalur lintas di simpang tiga depan Mapolres Kaur itu, beberapa waktu lalu sempat menyala. Tapi sekarang tidak berfungsi lagi. ‘’Kami tidak dapat memperbaiki traffic light itu,

karena itu milik Dishubkominfo Provinsi Bengkulu. Tetapi kita akan berkoordinasi dengan Dishubkominfo Bengkulu, agar secepatnya traffic light yang mengalami kerusakan tersebut, dapat berfungsi kembali,” jelas Dihan Bastari. Sementara Kapolres Kaur, AKBP Andi Kirnanda, SH, MH, melalui Kasat Lantas Polres Kaur AKP Iskandar, SH saat dihubungi kemarin membenarkan akibat tak berfungsinya traffic light tersebut sering terjadi ke-

celakaan. Karena itu Polres Kaur meminta dinas terkait segera menghidupkan kembali traffic light yang tak berfungsi itu. ‘’Selama sebulan terakhir sudah beberapa kali kami terima laporan adanya terjadi kecelakaan di kawasan simpang tiga depan Polres. Tetapi dari kecelakaan itu yang mengalami kritis ada dua orang. Kami mengimbau pada pengguna jalan yang melintas di kawasan ini agar lebih hati-hati,” demikian Iskandar. (cik)

ALBERTUS/RB

TAK BERFUNGSI : Tampak tracffic light di simpang tiga depan Mapolres Kaur tidak berfungsi. Kondisi ini kerab para pengguna jalan terjebak dan mengalami kecelakaan lalulintas.

Akhir Tahun, Gerbong Mutasi Siap Bergerak KOTA BINTUHAN –Akhir tahun 2013 ini gerbong mutasi di lingkungan Pemda Kaur akan bergerak. Ini menyusul adanya dua pejabat eselon II memasuki masa pension. Kedua pejabat itu-- yakni Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Drs. Sarjoni Hanafi dan Kadis Kesehatan dr Marlena. Kadis Dukcapil Kabupaten Kaur, Drs. Sarjoni Hanafi, saat dikonfirmasi RB kemarin (6/9) membenarkan dirinya akan

segera pensiun akhir tahun 2013. Dirinya saat ini hanya tunggu kenaikan pangkat menjadi IV c. Setelah SK kenaikan pangkat tersebut keluar dirinya segera pensiun dari PNS. Meski demikian, dirinya juga tidak ingin lagi diperpanjang masa kerja, dan lebih memilih beraktifitas di rumah. ‘’Memang benar, saya dan dr Marlena akhir tahun 2013 segera pensiun. Kalau saya sendiri tidak akan memperpanjang masa kerja dan memilih istirahat di ru-

mah saja karena sudah tua,” terang Sarjoni. Dengan masuki masa pensiun dua pejabat eselon II itu, diperkirakan agenda mutasi bakal bergerak akhir tahun ini. Tidak hanya pejabat eselon II saja. Namun eselon III juga bergerak. Informasi yang diterima RB, sejumlah pejabat mulai sibuk mencari tahu, siapa yang akan menduduki jabatan Kadis Kesehatan dan Kadis Dukcapil nantinya.

Terkait rencana mutasi, Plt Sekda Kaur Nandar Munadi, S.Sos, ketika dihubungi RB kemarin, mengaku belum mengetahui adanya rencana mutasi tersebut. “Kalau masalah mutasi, sampai hari ini (kemarinred.) belum ada. Tapi memang ada dua Kadis yang akan memasuki masa pensiun tahun ini. Sebaiknya tanyakan langsung dengan bupati, kapan rencana mutasi itu. Karena saya belum dapat informasi yang jelas,” pungkas Nandar Munadi.(cik)

1.462 KK Nelayan Dapat Beras Gratis Kemensos

Ada Caleg Bermasalah, Laporkan Ke Panwaslu

KOTA BINTUHAN – Sedikitnya 1.462 kepala keluarga (KK) nelayan di Kabupaten Kaur, bakal dapat bantuan beras gratis dari Kementerian Sosial (Kemensos). Kalau tidak ada kendala teknis beras gratis itu satu atau dua hari ke depan segera dibagikan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kaur. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kaur Ir. Yetmenson kepada RB kemarin (6/9) mengatakan bantuan beras gratis ini merupakan bantuan bencana alam yang terjadi di Kabupaten Kaur belum lama ini. Dimana di Kaur, dilanda hujan dan badai. Sehingga para nelayan tidak bisa melaut. Tetapi bantuan ini baru sekarang disalurkan. ‘’Beras gratis yang akan kita salurkan sebanyak 10,5 ton. Kalau tak ada kendala, besok (hari ini-red.) kita ambil ke Beng-

KOTA BINTUHAN – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kaur meminta supaya masyarakat Kabupaten Kaur, dapat melaporkan kalau ditemukan ada calon legislatif yang masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) dinilai bermasalah. Termasuk juga jika ada ditemukan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang masalah agar segera dilaporkan. Ketua Panwaslu Kabupaten Kaur Bambang Irawan, SE, kepada RB kemarin, menjelaskan kendati sudah ditetapkan sebagai DCT, namun masyarakat dapat melaporkan jika ada ditemukan caleg yang bermasalah. Tak hanya DCT kata Bambang, juga jika ditemukan ada pemilih ganda di setiap TPS yang telah diumumkan KPU untuk dilaporkan kepada Panwaslu. ‘’Panwaslu tetap terima laporan

kulu. Begitu sampai di Kaur, siap dibagi kepada nelayan. Yang menerima beras gratis ini hanya nelayan. Yang bukan nelayan berarti tidak berhak untuk menerima,” ujar Yetmenson. Beras gratis tersebut akan disalurkan kepada para nelayan di 7 kecamatan pesisir pantai di Kabupaten Kaur. Tujuh kecamatan itu adalah Kecamatan Nasal, Maje, Kaur Selatan, Tetap, Kaur Tengah, Semidang Gumay dan Kecamatan Tanjung Kemuning. Dari 7 kecamatan itu sasarannya 36 desa. Dijelaskannya, setiap jiwa bakal mendapat bantuan sebesar 1,4 kg. Tapi setiap KK maksimal empat jiwa. Jadi nantinya setiap KK nelayan yang mendapat beras bantuan mencapai 6,4 kg. Dengan ada bantuan beras gratis ini, diharapkan ekonomi nelayan pasca hujan badai beberapa waktu lalu merasa terbantu.(cik)

masyarakat jika ditemukan Caleg yang bermasalah. Seperti penggunaan ijazah palsu dan lain sebagainya. Laporannya akan ditanggapi. Begitu juga dengan DPSHP yang sudah kita umumkan, kalau di TPS ada pemilih ganda segera laporkan kepada Panwaslu,” tegas Bambang. Di sisi lain, sampai pengumuman DCT, KPU Kabupaten Kaur, belum menerima tangapan masyarakat terkait ada dugaan DCT bermasalah. Bahkan dapat dipastikan Celag yang masuk dalam DCT, semua dapat ikut Pemilu 2014. ‘’Sampai sekarang semua masih berjalan baik dan belum ada laporan atau sanggahan masyarakat terkait dengan penetapan DCT tiap Parpol peserta Pemilu,’’ kata Ketua KPU Kaur, Sirajuddin Aksa, M.TPd, melalui juru bicara KPU Sulaiman Rasyid.(cik)


SAMBUNGAN Pro OTONOMI

Dihuni Makhluk Gaib SAMBUNGAN PRO OTONOMI

Rakyat Bengkulu  Sabtu, 7 September 2013

31

Jalan Longsor di Kota Bani Sambungan dari halaman 21

Camat Putri Hijau Ki Agus, S.Sos mengungkapkan, sore kemarin(6/9) Dinas PU sudah turun ke lokasi dan mulai melakukan pembangunan jembatan bellay atau jembatan darurat. Hal ini dengan pertimbangan kondisi jalan yang rawan putus total dengan cuaca saat ini. “Saat inikan kondisi jalan tinggal setengah, sedangkan arus air di bawahnya makin deras dan terus terjadi abrasi,” terang Agus.

Hingga dalam proses pembangunan kemarin, badan jalan yang hanya menyisakan lebar sekitar 2,5 M, masih dapat dilintasi kendaraan. Sedangkan, pekerja Dinas PU mulai memasang jembatan di samping jalan yang amblas. “Rencananya kalau memang jembatan belly ini sudah selesai, jalan itu sudah tidak boleh digunakan lagi, karena memang sangat berbahaya. Target dari pekerja, besok sudah bisa dilintasi,” terangnya. Ia mengungkapkan jika jembatan belly tersebut meru-

pakan penanganan sementara menghindari putus totalnya akses masuk dan keluar dari Provinsi Bengkulu menuju Sumbar. Ke depannya, masyarakat meminta pemerintah agar membangun jembatan yang lebih besar disesuaikan dengan atus air dibawahnya. “Memang kondisi jembatan yang saat ini ada tidak bisa menampung arus air yang ada. Tapi katanya nanti akan dibuat jembatan yang lebih besar,” demikian Agus. Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ahmad

Tarmizi, SH melalui Kapolsek Putri Hijau Ipda. Eka Chandra, SH mengungkapkan, untuk pengamanan, polsek menempatkan satu anggota di lokasi jalan yang ambles, terutama malam hari. Polisi juga mengatur jalan agar di lintasi satupersatu mobil khawatir beban berat bisa membuat jalan amblas lebih melebar. “Kita melakukan pengamanan lalu lintas, jangan sampai jatuh korban, terutama masyarakat yang belum mengetahui kondisi jalan putus tersebut,” demikian Eka. (qia)

Bundra Pertimbangkan Jabatan Kadis PU... Sambungan dari halaman 21

Ditanya soal keabsahan mutasi yang digelar Kamis (5/9) khusus bagi PNS Dinas PU Seluma, menurut Bundra, tak ada yang dilanggar dalam pelaksanaan mutasi itu. Sah, karena sudah melalui pertimbangan dan kajian termasuk dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) meskipun hanya ada anggota tanpa pertimbangan dari ketua Baperjakat yakni Sekda Seluma. Lanjut Bundra Jaya, mutasi perlu dilakukan segera, karena PNS yang sebelumnya menyatakan merasa kurang nyaman dan akan mengundurkan diri. Namun semuanya tetap sesuai dengan aturan yang berlaku. “Itu komitmen dia, dia merasa kurang nyaman dan dia mengundurkan diri. Makanya kita pindahkan dan kita berikan mereka tempat yang nyaman. Soal SK mereka, semuanya sesuai dengan yang berlaku dan sudah melibatkan Baperjakat. Kan ada anggota baperjakat dan mutasi itu sah,” tegas Bundra Jaya. Sementara itu, Wakil Bupati

Seluma Mufran Imron, SE meminta bupati tidak berlamalama mempertimbangkan dan mengevaluasi posisi kadis PU Seluma. Mufran menyatakan siap rangkap jabatan bahkan jika perlu bergadang dan hanya tidur di kantor Dinas PU Seluma. Sebagai bukti memastikan, bahwa proyek di Dinas PU Seluma akan tetap berjalan tepat waktu meskipun kadis PU yang sekarang diganti. ‘’Saya sudah sampaikan saran dan pendapat di ruang rapat tadi. Saya siap jika memang sudah perintah, melaksanakan rangkap jabatan. Siap bergadang di sana (Kantor PU) dan pindah ngantor sementara di sana, dan tidak akan terganggu proses yang ada sekarang,” ujar Mufran. Sekitar 90 persen anggota DPRD Kabupaten Seluma, menurut Mufran, setuju dan mendesak bupati untuk segera mempertimbangkan jabatan kepala dinas PU yang sekarang dan menggantikan dengan yang lain. Ia juga menyayangkan bagian Hukum dan Organisasi Setdakab Seluma yang terkesan tidak menjalankan fungsinya.

Sehingga berujung SK penetapan kabid-kabid di Dinas PU Seluma sebagai KPA, lolos dan ditandatangani bupati. Harusnya dilihat terlebih dulu telaahnya dan harus dipastikan sudah diparaf oleh jajaran pejabat yang terkait. “Jadi jelas, mengapa ini ditandatangani, oh karena sudah diparaf bagian hukum, asisten dan sekda. Tidak mau langsung-langsung saja dari SKPD ke bupati. Ini sekarang kita lihat saja, seperti apa pertimbangan pak bupati dengan posisi kadis PU,” tandas Mufran. Sebelumnya dilakukan pertemuan tertutup antara DPRD, Bupati, Wakil Bupati dan sejumlah kepala SKPD di Seluma. Beberapa Satpam DPRD Kabupaten Seluma menjaga sejumlah pintu ruang rapat sekretariat DPRD ditambah lagi anggota Satpol PP serta sejumlah staf DPRD dan ajudan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda serta unsur pimpinan dewan. Disalah satu pintu tertempel jelas, rapat tertutup tidak terbuka untuk umum. Hordeng jendela pun juga ditutup dari dalam. Dari Dewan Seluma hadir Wakil Ketua I Jonaidi

Syahri, S.Sos, MM, Wakil Ketua II Ir. H Muchlis Thohir dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Seluma. Pertemuan berlangsung sekitar 2 jam, dimulai pukul 10.00 WIB berakhir sekitar pukul 12.15 WIB, sesaat sebelum azan salat Jumat. Suasana pertemuan? Dari celah kaca pintu terlihat, pertemuan kemarin berjalan seperti layaknya sebuah rapat. Bedanya, jika selama ini setiap menyikapi soal bupati tampak beberapa anggtoa dewan dengan nada dan sikap agak emosi. Beda terlihat kemarin, hanya saling menyampaikan pendapat dan saran. Tidak ada yang terlihat sampai berdiri dan memukul meja atau bahkan menunjuk-nunjuk, seperti pada aksi sebelum bertemu dengan bupati. Apa hasil pertemuan 2 jam? Bupati dan Wakil Bupati, samasama membantah dan menyatakan tidak ada perseteruan antara keduanya. “Apa yang kisruh, tadi sudah ditegaskan tidak ada kekisruhan antara bupati dan wakil bupati. Kita ini sama-sama membangun Kabupaten Seluma,” tegas Bundra Jaya.(hue)

Buronan Polda Sumut Dibekuk... Sambungan dari halaman 22

Kapolres Mukomuko AKBP Wisnu Widarto, SIK melalui Kasat Lantas Polres Mukomuko Iptu. Douglas Mahendarajaya, SH, SIK mengatakan, pelaku baru 2 bulan menetap di Mukomuko dan menyamarkan dirinya sebagai penjaga kebun dan juga tempat pembibitan kelapa sawit. “Benar kita sudah melakukan penangkapan terhadap MS,” kata Kasat Reskrim. Dia mengatakan awal terciumnya keberadaan MS yang merupakan satu dari dua pelaku pembunuhan berencana terhadap korban yang in-

formasi disamping pengusaha juga bandar togel itu, berawal dari pelacakan sinyal handphone yang dimiliki oleh MS. Saat itu Polda Sumatera Utara menemukan sinyal HP pelaku berada di wilayah Provinsi Bengkulu yakni di Kabupaten Mukomuko. Kemudian 6 orang polisi dari Polda Sumatera Utara dan Polres Siantar langsung turun ke Mukomuko. Rombongan dipimpin oleh Kanit Jatrantas Polda Sumut Kompol Yoris, SIK dan Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Danil, SIK. Tiba di Kabupaten Mukomuko selasa dini hari. Paginya mereka

berkoordinasi dengan Polres Mukomuko yang mengetahui wilayah Mukomuko secara keseluruhan. Kemudian dari alat pelacak sinyal yang dimiliki oleh mereka diketahui jika pergerakan MS ini sekitar Kecamatan Air Dikit, Penarik dan juga Teras Terunjam. Siangnya, 6 polisi dari Sumatera Utara dan 6 anggota Polres Mukomuko langsung melakukan pelacakan. Polisi kemudian mengumpulkan informasi pada warga di beberapa tempat tersebut yang satu marga dengan pelaku. Kemudian diketahui jika pelaku tinggal di rumah teman la-

manya di wilayah Penarik. Siang hari bekerja sebagai penjaga kebun di Teras Terunjam dan malam hari bekerja di kebun pembibitan di Sari Bulan. Perburuan terhadap pelaku baru membuahkan hasil pada Rabu dini hari. Pelaku ditangkap di lokasi pembibitan sawit yang dijaganya. “Pelaku tidak melawan lagi saat sudah kita kepung. Hanya saja memang kita agak kesulitan memastikan posisinya. Karena selalu bergerak,” katanya. Dari keterangan warga yang ditumpanginya, memang MS adalah teman lamanya. Namun tidak menceritakan jika MS baru saja membunuh. (del)

Sambungan dari halaman 21

Mengapa? Sekilas mungkin wajar ada sebuah pantangan seperti itu, mengingat dari sekian banyak tempat keramat yang ada di RL, Bukit Kaba disebut-sebut yang berpenghuni makhluk gaib paling banyak. Cerita yang beredar secara turun menurun, konon ratusan tahun silam ada seorang putri bernama Saudari Kandang. Saat itu sang putri disebut sebagai salah satu jenis makhluk gaib penghuni Bukit Kaba. Menurut cerita seorang pemerhati budaya RL, Irawan, S.Pd.I, putri dari bangsa silu-

man ini pernah mau menikah dengan seorang pemuda dari Curup. Tapi, di saat akan naik pelaminan, ternyata yang nampak hanya pengantin lelakinya saja. Mempelai wanitanya tak nampak sama sekali. Padahal, menurut sang pemuda, mempelai wanitanya justru berada tepat disampingnya. Hal ini jelas membuat para pengunjung dan keluarga pengantin menjadi bertanya-tanya dengan kondisi sang pengantin lelaki. Bahkan ada yang beranggapan si pengantin sudah tidak waras lagi. Tak pelak, pernikahan menjadi batal. Atas kondisi itu, pemuda Cu-

rup tersebut merasa malu dan jengkel karena telah menjadi buah bibir masyarakat. Karena tidak tahan terusmenerus diejek, Putri Saudari Kandang mengutuk orang Curup. Dalam ucapannya dikatakan jika masyarakat Dusun Curup berkunjung ke Bukit Kaba, maka akan celaka. “Hingga kini kepercayaan itu tumbuh dan mengakar di benak masyarakat Dusun Curup. Mereka memang merasa cukup takut dengan cerita itu. Sebagian besar masyarakat asli Dusun Curup tidak berani naik ke Bukit Kaba,” cerita Irawan. (cuy)

Gub Damaikan Bup dan... Sambungan dari halaman 21

Karena jika antara keduanya tidak sejalan, maka harapan dan proses jalannya roda pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik. Artinya masing-masing kepala daerah harus menyadari tupoksinya masing-masing. ‘’Saya mengimbau agar seluruh bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota untuk selalu kompak. Jalankan tugas sesuai tugas dan fungsi yang memang telah diatur dalam aturan yang berlaku di negara ini. Mari bergandengan untuk memajukan daerah kita.

Jangan berseberangan satu sama lain hanya gara-gara miskomunikasi,’’ ujar Junaidi Hamsyah. Lanjut Gubernur, saat ini dirinya sudah menunjukan bahwa harus ada kerja sama antaran gubernur dan wakil gubernur. Artinya ada kebijakan atau program yang memang bisa dilaksanakan maka berikanlah kepercayaan. Mengenai anggaran dana, jika memang tidak bisa ditanggulangi oleh kabupaten/kota maka gunakan dana APBD Provinsi. ‘’Selama ini banyaknya kepala daerah yang tidak harmonis, mari kita hilangkan sikap de-

mikian. MAsing-masing tufoksi sudah ada sesuai aturan. Artinya jangan gara-gara persoalan sepele timbul perpecahan dan di mata masyarakat tidak baik. Sebab kepala daerah itu harus menjadi panutan masyarakat banyak. Selama ini banyak masyarakat Seluma mengucapkan terima kasih pasca dilantiknya Bupati Bundra dan Wakil Mufran Imron. Artinya dukungan masyarakat itu cukup jelas. Jangan hilangkan kepercayaan masyarakat ini dengan perbedaan pendapat. Jika ada masalah bahas dan duduk bersama cari solusinya,’’ pungkas Junaidi.(che)

Di Depan Rumah, Pemuda... Sambungan dari halaman 21

Tanpa banyak bicara, TH langsung mendekati korban berusaha memukul, namun warga yang sudah berdatangan langsung memegangnya. Setelah keributan reda, tanpa diduga TH yang memegang pisau, disaat korban lengah, langsung menghujamkan pisaunya ke arah rusuk korban. Untung korban berhasil menghindari hingga tusukan hanya mengenai lengan kirinya. “Saya juga tidak tahu masalah

pastinya yang menyebabkan pemuda itu menikam anak saya. Hanya kata orang yang karena adiknya berkelahi dengan adik Aidil yang sama-sama di SMP,” terang Sayuti. Ia sendiri mengaku mendengar kabar anaknya yang juga adik korban berkelahi di sekolah. Namun hal itu tidak dipusingkan olehnya karena menilai hal itu adalah tindakan anak-anak dan sudah diselesaikan oleh sekolah. “Tidak tahu kalau buntutnya bisa panjang. Sekarang ini biarlah ditangani oleh polisi yang memang ada

di lokasi saat kejadian,” terang Sayuti. Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ahmad Tarmizi, SH melalui Kabag Ops AKP. Andi Sumarta, S.IK membenarkan adanya kejadian dan sudah menahan Tomi yang diduga pelaku penganiayaan. Polisi juga sudah mengamankan pisau yang digunakan Tomi untuk menusuk korban. “Sementara orang yang diduga pelaku masih kita periksa untuk penyelidikan,” demikian Kabag Ops.(qia)

DPRD Bakal Cek Proyek... Sambungan dari halaman 22

Kita akan datang secara dadakan nantinya,” ungkap Wakil Ketua Komisi I Ahmad Kudsi singkat. Seperti diketahui bahwa sumur bor yang seharusnya dibuat dengan ke dalam 100 meter yang ada dalam gambar rancangan pembuatannya. Ternyata hanya dibuat dengan kedalaman 48 meter saja. Terlebih lagi dewan menilai pelaksanan program ini malah tidak mendapatkan

pengawasan sama sekali dari petugas pelaksana teknis. Sehingga dewan berpendapat ada kongkalikong dari pihak terkait dalam program pembuatan sumur bor di Kecamatan Kaur Utara. “Saya nantinya meminta agar selalu dilakukan pengawasan untuk setiap proyek yang ada. Jangan sampai nantinya anggaran kegiatan tersebut di mark up oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Makanya kita akan mengecek langsung kebenaran laporan

masyarakat tersebut,” ujar Ahmad Kudsi kemarin. Sementara itu Ketua Komisi I Herlian Muhrim berharap agar masyarakat dapat melaporkan jika memang ada pelanggaran atau penyimpangan dalam pembangunan PNPM-MP. “Kita dewan akan selalu menampung laporan masyarakat dan kita akan turun kelapangan untuk membuktikan laporan PNPM. Kalau terbukti salah kita akan panggil kembali,” pungkas Herlian Muhrim singkat. (cik)

Tanah Longsor, 17... Sambungan dari halaman 22

Joyo menjelaskan, 17 unit rumah yang terancam ambruk itu masingmasing milik Buyung Basar, Muktar, Kusnan, Herman Papani, Yuhan Hamzah, Umu Aiman, Nedi, Joyo, Bukari, Dul, Iwan, Gusti, Mulyadi, Miki, Yusti. Ditambah satu bangunan masjid. Joyo berharap Pemda BS bisa segera turun tangan mengatasi hal ini. Karena bukan hanya rumah yang bakal ikut ambruk, tapi juga dengan orang-orang di dalamnya. ‘’Jika tidak segera diatasi, kita khawatir ada korban jiwa kalau longsor kembali terjadi. Kita sangat berharap Pemda BS sesegera mungkin membangun pelapis tebing untuk mengantisipasi terjadi longsor,” pungkas Joyo.(key)

Bup...

Sambungan dari halaman 22

Sementara 4 kades yang dilantik kemarin, rinciannya, Jamil Ashari sebagai Kades Suka Datang, Jumadi Irawan sebagai Kades Seguring, Hera Aprianti sebagai Kades Dusun Sawah dan Irian Pena sebagai Kades Kota Pagu. Sama dengan pelantikan di beberapa kecamatan sebelumnya, PKK RL juga menggelar kegiatan bakti sosial KBKesehatan meliputi pelayanan salon gratis, pengobatan gratis, sunatan masal, pembagian alat KB gratis serta pembangian bantuan serta santunan sosial kepada para warga yang membutuhkan.(cuy)


7 SEPTEMBER 2013  

Rakyat Bengkulu Digital Version

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you