Issuu on Google+

Rakyat Bengkulu KAMIS, 29 AGUSTUS

TAHUN 2013

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Bengkulu

TERBIT 32

Setting Politik Terbaru

Agusrin Pimpin Demokrat Lagi Teras

Pemenang APV Harus Tercatat Pelanggan RB

BENGKULU – Setelah bebas secara penuh April 2014, mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin, ST akan aktif melakukan gerakan politik lagi. Agusrin bisa memanfaatkan masa asimilasi mulai 1

September nanti, untuk membangun kembali jaringan politiknya selama ini. Meski tidak bisa mencalon Pilgub 2015, namun kembalinya Agusrin di panggung politik Bengkulu, bakal ikut mengubah peta

politik Pilgub. Agusrin kabarnya digadanggadangkan akan kembali diposisikan untuk menduduki posisi strategis yakni Ketua DPD Demokrat Provinsi Bengkulu. Saat ini kursi orang nomor satu

Demokrat di Provinsi Bengkulu itu, masih diduduki oleh mantan Wakil Walikota H. Edison Simbolon. “Tidak bisa dipungkiri, beliau adalah salah satu orang dekat SBY. Salah satu hal yang

tidak bisa ditutupi saat pusat m e n d u ku n g p e n c a l o n a n adik Agusrin, Sultan menjadi Wagub Bengkulu,” kata sumber RB yang merupakan kader Demokrat, kemarin. Baca AGUSRIN...Hal 11

Penyerahan Kuitansi Paling Lambat Sore Ini

B E N G KU LU - Pe langgan setia Harian Rakyat Bengkulu diharapkan segera mengirim kuitansi pelunasan bulan Agustus dan September 2013. Sebab, kuitansi khusus Kejutan Pelanggan dua bulan tersebut akan diikutkan dalam pengunHAZRIM dian program Kejutan Pelanggan dengan hadiah utama 1 unit mobil Suzuki APV pada Minggu 1 September di Sport Centre nanti. Khusus bagi pelanggan baru yang ingin memulai berlangganan Koran Rakyat Bengkulu, juga akan langsung diikutkan di dalam program kejutan pelanggan. Caranya mudah. Cukup melunasi kuitansi berlangganan periode bulan September yang cuma menyisakan tiga hari ke depan. Otomatis semua kuitansi yang lunas langsung diikutkan ke dalam program Kejutan Pelanggan persembahan Harian Rakyat Bengkulu. Baca PEMENANG...Hal 11

ANIES BASWEDAN

ENDRIARTONO SUTARTO

HAYONO ISMAN

IRMAN GUSMAN

DINO PATTI DJALAL

GITA WIRJAWAN

PRAMONO EDHIE WIBOWO

SINYO HARRY SARUNDAJANG

ALI MASYKUR MUSA

MARZUKI ALIE

DAHLAN ISKAN

MAHFUD MD

JK Pastikan Tidak Ikut Konvensi Tiga Perampok Uang

Partai Golkar Merasa Lega

JAKARTA - Pinangan Komite Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat (PD) kepada

mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) akhirnya mental. Ketua umum PMI pusat itu telah memastikan menolak ikut serta meramaikan perhelatan konvensi yang saat ini sedang dalam masa presession tersebut. “Iya (sudah pasti tidak

ikut, Red). Dan kami hormati keputusan beliau,” ungkap Sekretaris Komite Konvensi Capres PD Suaidi Marasabessy di kantor komite konvensi di Jakarta kemarin (28/8). Baca JK...Hal 11

Duel Dua Saudara di Bengko

Kakak Bunuh Adik, Leher Nyaris Putus CURUP – Seorang pemuda, Firman (20), warga Desa Bengko Kecamatan Sindang Dataran Kabupaten Rejang Lebong, tewas mengenaskan. Ironisnya, sang pelaku pembacokan tak lain kakak kandung korban sendiri, SP (30). Firman tewas setelah mengalami sejumlah luka bacok, terutama di bagian leher yang nyaris putus. Peristiwa itu terjadi di rumah orangtua korban di Desa Bengko, Rabu (28/8), pukul 15.00 WIB. Baca KAKAK...Hal 11

Rp 200 Juta Dibekuk Di Lembak, Tujuh Perampok Beraksi Lagi, Sales Luka-luka

CURUP – Melawan 7 perampok, pasti membuat banyak orang keder. Tapi tidak demikian bagi Junaidi (35) warga Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Curup Tengah. Meski harus mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam, salesman sebuah produk elektronik ini berhasil menggagalkan upaya perampokan 7 orang bandit. Baca TIGA...Hal 11

TUSDA/RB

TEWAS: Firman (20), warga Bengko, RL, tewas dengan luka di leher menganga dibacok oleh kakak kandungnya sendiri.

Jelang Jalan Sehat HUT RB 1 September di Sport Centre

300 Pos Registrasi Pertama, Dapat Bonus Kaos dan Formulir Peserta Pos Bengkuluku Aman diserukan segera mendaftar ulang untuk mengikuti launching program Gerakan Bengkulu (Gerebek) Aman di Sport Center Pantai Panjang bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs AJ Benny Mokalu, SH, Minggu (1/9). Karena itu, seluruh penanggungjawab Poskamling peserta lomba diharapkan melakukan registrasi di Graha Pena Rakyat Bengkulu yang dibuka sampai Sabtu (31/8) lusa. Seluruh peserta pun berpeluang membawa pulang mobil Toyota Etios Valco.

Baca BAHKAN..Hal 11 http://www.harianrakyatbengkulu.com

RIKY DWI PUTRA Kota Bengkulu

WAHYU/RB

GEMERLAP: Antusiasme masyarakat menjaga Poskamling di Kota Bengkulu meningkat setelah ada Lomba Pos Bengkuluku Aman.

REGISTRASI tidak dipungut biaya sepeserpun. Malah bagi yang mendaftar, selain berksempatan mendapatkan uang puluhan juta rupiah, peserta Lomba Pos Bengkulu Aman dari masing-masing RT di Kota Bengkulu juga berkesempatan membawa pulang hadiah dua mobil Toyota Etios senilai ratusan juta. “Termasuk juga 12 motor dan ratusan hadiah lainnya yang serba 12. Diantaranya televisi LCD, blackberry, handphone, kompor gas, mesin cuci, lemari, sepeda gunung, lemari belajar, voucher belanja Matahari. Tentu dengan syarat memasukan formulir di dalam kotak yang telah disediakan saat acara di Sport Centre nanti,” kata Koordinator Launching Gerakan Bengkulu (Gerebek) Aman yang juga panitia Lomba Pos Bengkuluku Aman, Patris Muwardi, S.Pt. Baca 300 POS...Hal 11

Eceran Rp 4.000/eks, Langganan Rp 108.000, luar Kota tambah ongkos kirim


2

Rakyat Bengkulu

Kamis, 29 Agustus 2013

MelaKomentar 5.111 Like This

Untuk berkomentar, Anda bisa klik like dulu ke halaman komunitas Harian Rakyat Bengkulu Wow, dugaan pembobolan kas PDAM bukan cuma Rp 2,3 miliar cik, tapi sampai Rp 6,5 miliar.

PECAT OKNUM GURU 628984227133 Tindak tegas oknum guru sma 6 seluma yang memberi hukuman injak al-quran kepada siswanya. ini namanya penistaan agama.. Pecat aja, oknum guru ini tidak pantas menjadi pendidik.. CARA YANG SALAH 6281927374950 Kpd :guru Siswa SMAN 6 seluma. prmasalahanya:untuk apa mnyuruh siswa memijak kitab suci ? Jawab: pasti ingin tauh siswa mana saja yg mrokok, slusinya: tidak perlu utk mnyuruh siswa mmijak alqura’n. Knapa!!!: krn wlaupn bnr siswa itu mrokok!!! Kn bisa di slsaykan dg cara mmanggil ortu nya/dg cara lain !!prbanyak P’R’ utk siswa yg keprgok merokk / hkuman yg pantas utk siswa yg mlanggar praturan saja . Bukn brrti siswa hrs mmijak kitab suci. Istighfar...!! KENDARAAN MERAYAP 6282374777320 Jln Kz abidin jd antah brantah. Akibat dr pengerukan selokan yg tdk memperhatikan penguna jalan. Akibt ny kendaraan yg lewat jd padat merayap. Macet akibat btu d jalanan. HUKUM MATI 6281227207561 Lapor Cik...cak man o tbo2 PDAM ko,nyo anggap perusahaan ko punyo NE… MO YANG nyo.. duit per usahaan di bagi2 kn kerjo tbo2 mano ad o yg beres nyo. pde k nyo tbo2 yg mkan duit PDAM tu di hu kum mati ajo cik.. HASAD, HANCURKAN AGAMA 6285758098985 Hasad Dapat Merusak Dan Menghancurkan Agama Seorang Muslim Ber KTP Islam Dan Rasulullah Menyebut Nya Sebagai Pemotong Agama ...... RASULULLAH BERSABDA : Tidak Akan Berkumpul Dalam Hati Seorang Hamba Antara Iman Dan Hasad / HR AHMAD. Iblis Menggoda Nabi Adam

Makan Buah Quldi Disebabkan Iblis Hasad Karena Adam Tinggal Di Sorga Firdaus DAULATKAN WAGUB 6281368961952 Kalau Pak Wagub berwacana utk mengganti Ikon Bumi Rafflesia menjadi Bumi Fatmawati maka Bolamania Bengkulu bukan lagi berwacana tapi mendaulat Pak Wagub utk bersedia menjadi Ketua Umum PS BENGKULU yg kondisinya sangat memprihatinkan spt anak ayam kehilangan induk. Cakmano Cik? Camkohaaaaaaaaaaaaaaa ! BELI BUKU PAKET 6285267734787 lapor cik, anak sayo ni skolah d SD N 84 kodia bngkulu. menurut kbar dri anak syo n tman nyo d SD mreka, tidak ada buku paket untk murid bhkan sbagian guru menawar murid untuk mbeli buku paket tsb melalui guru ybs, lantas bgmna dn kmana alokasi DANA BOS? ..tolong pak buk di tngok dan turun kn tim dr dinas2 trkait, skian trimaks MASIH MATI LAMPU 6282185735875 Cik, tlg ktkan kek tb PLN, jgn kndk ajo mt kan lampo ms km rawa makmur ko 2 kali ny mt kan. Dr pg sampai la sore , br hdp la magrib sampai mlm ko la mati lg. Ngp glk nian mt kan lampu tu, apo dak do kerjoan lain. Km ko byr dk pnh nunggak ,cb pl ksh kepuasAn pd pelanggn, jgn ndak duit ny ajo. BAGI-BAGI FEE PROYEK 6281366538583 LAPOR CIK.: SELUMA TDK JG JERAH SEKARANG KADIS .. SELUMA MINTA FEE PROYEK 20 % PEMBAGIANYA 10 % DISETOR KPD B…, DAN 10 % UNTUK KADIS … DKK. FEE PROYEK ITU ... KALAU BEGITU CARANYA PASTI YG MENDAPATKAN PROYEK PEMBORONG YG ASAL JADI. WAJAR SAJA KAMI TDK MENDAPATKAN PROYEK .

Vicha Vimavi Usut smpai tuntas cik..

Imam Suhodo mantap cik

Can Codet Taheran air tiap hari mati. setiap bulan nyo byar trus. iko lemak nian bagi2 piti. ngapo dak buka bank ajo. biar kito pcak minjam jugo cik. yow dak cik.

Erna Khairul Nasution MUANTTTAAAAPP BROOOO.... tenang!!!! itu blum seberapa kok,, akan menyusul angka2 yg lebih fantastis,, #kerjaan_yang_menakjubkan.

Putra Ttc krabg bnyak tu. blum jgo smpai 1triliun. cak ko lah kto ko. dak lmo lgi dak di anggap ksus ko.

Heriyanti Zulfutri cacam duit galo ap t ?

Rezha Putranya Mtop bagus tu cik. .ado peningkatan nmo ny.

Pendi Putra Perlu diusut akarnya.

Fikri Dragneel Paling kelak nambah lagi jumlah duit yg diambil

Zulfikri Sy Wow wow.. Sungguh suatu prestasi korupsi yg membanggakan.. Saran Kami, tolonglah sisakan sedikit berilah yg lain kesempatan.. Hehehe..

Darpa Mahe adili pelaku nya sesuai hkum yg brlakujngan tebang plih

Iksan Susilo Weleh kok cuma segitu kan bisa maling lebih besar lg. Sayng tu tangung bener.. Mau besar kecil jga sama masuk neraka jga.

Winzhip Al Ridho walang klemaknyo brenandam di kolam duit 6,5m tu cik.. makmur nn hidup tobo tu...

Yang Terlupakan Macho selamattt mereka berhasill hehe

Priyadi Adi CAM KO HA.. Buat yg membobol kas PDAM sampai 6,5 Miliar. merdeka nian hidup kalian.tapi lihat aj nanti di Neraka...

M Boy Deteriorates kurang byk korupsiny t cik,

Mizhael Kerabat Bengkulu usut sampai tuntas cik, tangkap masukkn ke sel.klu dak tu masukkn ke kandang monyet d taman remaja,tambah koleksi satwa

Icha Marizza 6,5 m?? Waaww nian tu.. Belikan kek bakso dpt brpo bnyk tu..?? Hahaha.

Askhadi Cahyadi Alamaaakkk jaaanngggg...ndak matiii nean,,,

Bheybhy Chibi Chyen Zhu akibat perkmbngn zaman smua cra d halalkan,,,gawat

Nelfita Kurniawan Nah...hati2 lah kamu orang yang lah ngambil uang kas PDAM. Cepeklah balikan uang kas nyo, kalu kamu orang dak mau dapek PEKARO.

sampai

ke

akar-

Pembaca dapat mengirim Artikel atau Surat Pembaca dilengkapi foto dan identitas diri melalui e-mail: redaksi_rb@yahoo.com atau opini_rb@yahoo.co.id

Rakyat Bengkulu

PEMBINA MANAJEMEN: DAHLAN ISKAN Pemimpin Umum/General Manager: HM.MUSLIMIN, Wakil Pemimpin Umum/Manajer Personalia: MUTIA AMPERIANA, Pemimpin Perusahaan: Hj. NURBAITI, Wakil Pemimpin Perusahaan: TITI EMI ARTSI. Pemimpin Redaksi: ZACKY ANTONY, Redaktur Pelaksana: PATRIS MUWARDI, Koordinator Liputan: ANNA MARIYOHANA, Redaktur: TARMANDI ALLBA, SUMARLIN, KOMI KENDY, BENNI HIDAYAT, BETTY HERLINA. Wartawan Kota: IRPANADI, FAZLUR RAHMAN, HERI APRIZAL, MUHARISTA DELDA, RICKY DWI PUTRA, ANUGERAH WAHYU, IKSAN AGUS ABRAHAM, EKI KURNIA, MASRIYADI (Fotografer) Wartawan di Daerah: ADE HARYANTO (Mukomuko), RAHMAN YASIN (Kepahiang), PERI HARYADI, (Seluma), ALBERTUS YUDI PRATAMA (Kaur), YUNIKE KAROLINA (Bengkulu Selatan), TRI SHANDY RAMADANI, (Bengkulu Utara), TUSDA ADHAM (Rejang Lebong ), WANDA FEBRIANDA (Lebong), HARMOKO (Bengkulu Tengah) , Sekretaris Redaksi: HASTINI. Setter: SULISTI HARTINI. Pracetak: SUTAMRIN (Kabag), FRAN SINATRA, PRAKOSO HARI, ARI WIDARYANTO, HENDRA IRAWAN PUTRA, Teknologi Informasi (TI): ZULHAMDI Manajer Iklan: TITI EMI ARTSI, Account Executive (AE), MA HERODES, WILMAN SITUMORANG, M. IRFANSYAH, Design iklan: BOY RAHMAN HAKIM, VORWANTO Manajer Pemasaran: HAZRIM, Staf Pemasaran PELITA PURBA, SIRHANUDIN, SAMRISMAN LUBIS, SUMANTRI, FRANKY. Manajer Keuangan: Hj. NURBAITI. Accounting: AGUS SUWARSONO, ELYA, SULUNG ERNAWATI Divisi Anak Perusahaan: SUKATNO, M FIRDAUS, JEFRI GINTING, PIHAN PINO, SOFYAN ARDI, WARSIMAN, ERWIN ABENDI, KARTUBI, WIRO IDRUS SALAM, DEDI WAHYUDI, DITA ASFANI, PURNAMA SAKTI, SYAHBANDAR, AZMALIAR ZAROS, dan BENI BAIJUMI. Penerbit: PT BENGKULU SEMARAK PERMAI Komisaris Utama: HM ALWI HAMMU, Komisaris: DWI NURMAWAN, LUKMAN SETIAWAN. Direktur Utama: H SUPARNO WONOKROMO. Direktur: HM. MUSLIMIN Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan: Graha Pena Rakyat Bengkulu Jalan P Natadirdja No. 69 KM 6,5 Bengkulu. Telepon (0736) 20882, 22060, 341694, 344754, 346771 Faximile (0736) 346770 Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta Lantai 6 JalanRaya Kebayoran Lama No. 16 Jakarta. (021)-53699581 Fax (021) 53651427 Percetakan: PT BENGKULU SINAR GRAFIKA Manajer Percetakan PRADAKINA, Operasional Percetakan: JOKO SANTOSO, MAWARDI, OZWARDI ARDIANSYAH, DEVI AFRIZAL, ARI YULIZAR, DEDI PRATAMA, MESTA DOMIZA. Tarif Iklan: Display (umum) Rp.33.000/mmk, sosial/keluarga/pendidikan, film, dan ucapan selamat Rp 25.000/mmk, iklan baris/mini Rp 5.500/baris (min 3 baris, max 10 baris). Warna (minimal 1/4halaman) Rp 32.000/mmk satu warna, Rp 36.000/mmk (2 warna), dan Rp.48.000/mmk (full colour). Harga eceran Rp 4.000/eks, langganan Rp 108.000, luar kota tambah ongkos kirim. - Wartawan Rakyat Bengkulu dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita - Wartawan Rakyat Bengkulu dalam menjalankan tugas dibekali kartu identitas. - Isi di luar tanggung jawab percetakan.


3

Rakyat Bengkulu  Kamis, 29 Agustus 2013

Hasil Poling Sementara

114

Salamun Haris

97

87

Radianto S Alex

3.145

78

M. Kosim

42

Muspani

811

942

Eni Khairani

Ahmad Kanedi

Bambang Soeroso

H. Mohammad Saleh

Yuan Rasugi Sang

3.156

3.382

9.832

13.266

Riri Damayanti Jhon Latif

20

Dinmar

10

Djatmiko

407

Rahimullah

Ruslan Wijaya

7

Eri Yanto

Ahmad Hamim Wicaksono

4

Iqbal Bastari

124

Babul Hairien

1

Cuplis Risman

Sis: Terima Caleg Loncat Parpol Karena Potensi

KONSOLIDASI: Partai Gerindra menggelar Rakerda dan Rapimda II dan temu kader di Hotel Raffles City, Rabu (28/8).

ARIE/RB

KPU Provinsi dan Kota Harus Punya Kejelasan Soal Jalur Bebas Alat Kampanye BENGKULU – Pemahaman yang berbeda antara Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan KPU Provinsi dan KPU Kota terkait penetapan lokasi dan pedoman pemasangan alat peraga kampanye, menjadi pembahan serius Bawaslu Provinsi. Dikatakan Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi, Saadah Mardliyati, pihaknya sudah menyurati KPU Provinsi dan KPU Kota agar segera menyepakati perbedaan itu. “Surat permintaan segera menyamakan persepsi kepada KPU Provinsi dan KPU Kota terkait lokasi alat peraga kampanye itu sudah kami sampaikan tadi (kemarin, red). Mudahmudahan dalam waktu dekat kedua KPU bersangkutan menemukan titik temu, yang jelas kami tunggu jawabannya,” kata Saadah kepada RB kemarin (28/8). Diakui Saadah, perbedaan pemahaman mengenai lokasi dan pedoman pemasangan alat peraga kampanye ini bisa menimbulkan kendala dalam pelaksanaan pemilu 2014 mendatang. Walaupun dalam hal pelaksanaan kampanye, pemilik wilayah itu adalah KPU kabupaten/kota, persamaan persepsi antara KPU Provinsi dan KPU kabupaten/kota itu tetap harus sinkron.

“Dalam hal ketentuan penetapan lokasi dan pedoman pemasangan alat peraga kampanye itu, saya tidak bisa mengatakan KPU mana yang benar dan KPU mana yang salah. Semuanya tergantung kesepakatan antar keduabelah pihak, mau menyepakati mempedomani SK yang mana. Seperti apa teknisnya, KPU itu sendiri yang mengatur, kalau kami hanya berharap tidak ada persepsi ganda ketika ada temuan pelanggaran di kemudian hari,’’ terang Saadah. Dilansir sebelumnya, sesuai SK KPU Provinsi Nomor 04/ Kpts/KPU-Prov-007/2013 pada poin ketiga huruf c dijelaskan tentang lokasi yang tidak boleh digunakan dalam pemasangan alat peraga kampanye, salah satunya adalah di tengah ruas jalan dua jalur. Namun tidak dijelaskan lebih rinci di jalan 2 jalur yang masuk lokasi apa saja. Sementara dalam SK KPU Kota Bengkulu Nomor 01/Kpts/ KPU-KOTA/II/2013 poin pertama bagian tiga huruf d dijelaskan larangan pemasangan alat peraga untuk median Jalan A. Yani, Sudirman, Suprapto, S. Parman, P. Tandean, P. Natadirja, Adam Malik, Depati Negara, dan Jalan Pembangunan. Jika tidak diluruskan, kedua pemahaman ini bisa menimbulkan kesalahpahaman baik antar peserta maupun antar KPU.(sca)

KPU Siap Layani Gugatan Balon DPD Eko: Saya Bukan Diperiksa Tapi Diminta Klarifikasi BENGKULU – Penyelesaian gugatan bakal calon anggota DPD RI dapil Bengkulu, Syaiful Anwar Bachsin terhadap KPU RI oleh Bawaslu RI masih menggantung. Mediasi yang difasilitasi Bawaslu belum membuahkan kesimpulan. Mediasi baru sebatas penyampaian keberatan oleh Syaiful Anwar Bachsin dan klarifikasi dari KPU RI yang dalam hal ini dilakukan Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu KPU Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto, SP, M.Si. Dikonfirmasi, Eko Sugianto mengaku kehadirannya ke Bawaslu RI untuk menjelaskan teknis verifikasi berkas pencalonan Syaiful yang akhirnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU RI. ‘’Pak Syaiful sudah menyampaikan keberatannya atas kesempatan yang

hanya diberikan 1 kali oleh KPU RI untuk dirinya memperbaiki syarat dukungannya setelah sempat dianulir berkasnya,’’ ujar Eko. Lanjut Eko, dia sudah menyampaikan klarifikasi dan menjelaskan data dan fakta yang dilakukan tim verifikasi KPU Provinsi saat memverifikasi berkas pencalonan Syaiful sebelum akhirnya dinyatakan TMS. Sejak KPU RI memberi kesempatan kepada Syaiful bersama 3 calon lain untuk lengkapi kekurangan berkasnya setelah sempat dianulir sebelumnya, Syaiful hanya menyerahkan syarat dukungan yang sesuai verifikasi tim tidak sampai 2 ribu KTP. “Berdasar petunjuk yang kami terima dari KPU RI, kesempatan perbaikan syarat dukungan kepada Syaiful ini memang hanya 1 kali. Itu karena disesuaikan dengan jadwal dan tahapan pencalonan DPD yang sudah menjelang penetapan daftar calon sementara (DCS). Makanya berkas Syaiful kami nyata-

kan TMS dan hasil verifikasi kami sampaikan ke KPU RI untuk ditetapkan status pencalonan Syaiful yang ternyata dinyatakan TMS oleh KPU RI,” terang Eko. Terkait hasil mediasi, Eko mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu RI. Jika hasilnya tidak membuahkan kesepakatan antar keduabelah pihak, Eko mengaku siap menghadapi gugatan Syaiful hingga ke ranah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Jika hasilnya justru merugikan KPU Provinsi, Eko enggan komentar dengan alasan semuanya butuh proses dan tentunya KPU Provinsi akan

PARPOL dan CALEG Peserta Pemilu 2014 yang ingin diekspos melalui rubrik Parpol dan Caleg di halaman Pemilu Koran RB BISA menghubungi Contact Person 0813-6750-8342

koordinasi dahulu dengan KPU RI untuk menentukan langkah selanjutnya jika memang Syaiful menggugat ke PTUN.(sca)

BENGKULU – Banyak caleg yang loncat parpol lantaran parpol pengusung sebelumnya tidak lolos Pemilu atau karena perbedaan pemikiran. Salah satu parpol yang paling banyak menerima caleg loncat parpol adalah Partai Gerindra. “Kita membuka diri kepada siapapun calon. Temanteman yang loncat parpol bukan karena mereka tidak nyaman dengan parpol sebelumnya, hanya mungkin karena partainya tidak ikut pemilu. Bisa jadi karena ketidaknyamanan dengan partai sebelumnya, atau kita lihat mereka punya potensi yang luar biasa,” jelas Sekretaris DPD Gerindra Bengkulu, M. Sis Rahman saat ditemui RB disela-sela acara Rapimda dan Rakerda Gerindra di Hotel Raffles City, kemarin (28/8). Dijelaskan Sis, faktor penyebab mereka (caleg kutu loncat, red) tidak bisa masuk dari partai yang mencalonkan mereka sebelumnya karena mungkin ada kompetisi internal. Artinya tidak dimasukkan oleh pengurus sehingga mereka mencari

perahu lain yang bisa mengakomodasi mereka. “Kita melihat potensi mereka, kita lakukan survei, kemudian mengadakan fit and proper test untuk mengetahui apakah mereka bisa masuk dalam caleg kita atau tidak,” terangnya. Sis juga mengatakan bahwa hingga saat ini Gerindra tidak mengalami kesulitan dalam mencari caleg. Bahkan dijelaskan Sis, Gerindra sudah masuk masa over kapasitas untuk caleg yang berminat diusung. “Hampir dikatakan 200 persen lebih tiap dapil kita kelebihan muatan. Artinya, kalau dulu kita kesulitan mencari caleg, namun sekarang ini kita kesulitan untuk membuang orang karena mereka punya potensi. Makanya dengan skuat yang kita punya yakni sekitar 300 kader, bukan hal yang tidak mungkin jika cita-cita yang kita inginkan bisa tercapai,” tegasnya. Menurut Sis, ada asumsi yang harus digarisbawahi dalam hal menerima caleg kutu loncat atau loncat parpol, artinya ketika mereka masuk Gerindra, mereka harus pu-

nya integritas yang harus dibangun. Mereka harus meninggalkan kesan-kesan lama dari partai terdahulu, jika ingin di Gerindra, mereka harus memahami bagaimana konteks perjuangan Gerindra seperti manifesto perjuangan politik, fakta integritas, dan lainnya. “Kalau ingin jadi caleg Gerindra, harus bisa berkolaborasi dengan caleg DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota untuk bersama-sama mencapai citacita partai. Right or wrong is Gerindra,” ujar Sis. Sis juga mengatakan dalam memanfaatkan proses penggalangan sosialisasi untuk Pemilu 2014, Gerindra punya keinginan banyak bahwa ketika Partai Gerindra sudah berdiri sama dengan partai-partai lain, artinya Gerindra punya cita-cita yang sama dalam rangka merebut kekuatan di eksekutif dan legislatif. “Tentunya dalam proses itu untuk membangun imej agar tetap bisa berkompetisi dalam ranah politik saat ini tentunya konsolidasi antar kader harus kita lakukan,” jelasnya.(cw1)

DCT DPD Ditetapkan, KPU Provinsi Masih Menunggu BENGKULU – Pleno penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota DPD sudah digelar KPU RI, kemarin(28/8). Namun hingga tadi malam KPU Provinsi Bengkulu belum menerima kabar dari KPU RI untuk jumlah calon DPD dapil Bengkulu yang masuk DCT. Sementara nama-nama calon anggota DPD yang masuk DCT sudah harus

Mendapatkan Uang Denda DI tepi lapangan rumput di sebuah taman kota terpancang sebilah papan bertuliskan: “Dilarang menginjak rumput, siapa yang melanggar didenda 2 dollar.” Seorang pelancong yang sering datang bermain ke taman tersebut menemukan, dibandingkan dengan dulu, uang denda yang tertera di atas papan ini jumlahnya ternyata berkurang banyak, maka itu ia bertanya kepada seorang petugas taman: “Mengapa uang dendanya sekarang malah diturunkan, dulu uang dendanya kan 10 dollar, Pak?” “Jika dendanya 10 dollar tak ada orang yang menginjak rumput.” jawab petugas taman itu dengan tenang.(**)

diumumkan hari ini. Baik di website KPU RI maupun papan pengumuman KPU provinsi. Dikonfirmasi, Juru Bicara KPU Provinsi Bengkulu, Zainan Sagiman, SH men-

gakui pleno penetapan DCT anggota DPD sudah selesai dilaksanakan KPU RI. Tetapi KPU RI belum menembuskan hasil pleno ke seluruh KPU Provinsi khususnya KPU Provinsi Bengkulu.(sca)

POLING SENATOR Pilihan Pembaca

Menyambut Pemilu 2014, masyarakat Bengkulu tidak hanya memilih anggota DPR RI, DPRD Provinsi Kabupaten dan Kota, tetapi juga akan memilih anggota DPD RI periode 2014-2019 yang akan menjadi Senator asal Provinsi Bengkulu di Senayan. Dalam rangka mewadahi aspirasi pembaca serta mengukur sejauh mana dukungan masyarakat terhadap Calon Senator, koran RB membuka poling Senator Pilihan Pembaca RB. Pembaca dipersilakan mendukung salah satu calon Senator yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Bengkulu. Bagi yang ingin memberikan dukungan caranya mudah. Isi lembaran formulir. Tulis nama calon Senator yang Anda dukung dan lampirkan KTP yang masih berlaku.

IDENTITAS PENGIRIM Nama : ........................................................... Alamat : ........................................................... Calon Senator pilihan : ........................................................... Kirim ke Graha Pena RB Jl. P. Natadirja No. 69 Kota Bengkulu. Formulir harus sudah diterima redaksi RB paling lambat tanggal 31 Agustus 2013. RB hanya menerima fotokopi KTP yang masih berlaku.


4

Rakyat Bengkulu  Kamis, 29 Agustus 2013

Gubernur Kembalikan Usulan PAW Badawi Hamka: Masih Banyak Kekurangan Syarat BENGKULU – Proses penerbitan Surat Keputusan (SK) Pergantian Antar Waktu (PAW) Dr Ahmad Badawi Saluy, M.Si yang akan digantikan Indra Sukma selaku Sekretaris DPD PAN Kota Bengkulu sebagai anggota DPRD Kota, terhambat. Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, S.Ag M.Pd akan mengembalikan berkas usulan yang disampaikan Walikota H Helmi Hasan, SE. Pengembalian berkas itu disebabkan masih banyak kekurangan syarat. Hal itu dikemukakan Karo Pemerintahan Pemda Provinsi Drs Hamka Sabri kepada RB, kemarin (28/8). Dikatakan Hamka, kekurangan itu masih sangat diperlukan. Karena dari hasil verifikasi berkas yang disampaikan ke Gubernur, sebanyak 14 syarat lagi yang masih wajib dilengkapi. Diantaranya surat pleno hasil verifikasi KPU Kota yang diserahkan ke DPRD

Kota serta beberapa dokumen dan kelengkapan lainnya. Saat ini berkas yang sudah sampai itu baru empat berkas. “Usulan itu memang sudah di meja Gubernur. Sebab hasil verifikasi kami walaupun belum lengkap tetap disampaikan ke Gubernur. Nah usai diketahui Gubernur nantinya baru dikembalikan lagi ke Pemda Kota yang mengusulkan ke Gubernur,’’ kata Hamka. Lanjut Hamka, isi dari surat yang akan disampaikan bersamaan pengembalian berkas itu diantaranya meminta agar Pemda Kota melalui Bagian Pemerintahan untuk melengkapi syarat yang kurang. “Tentunya harapan kami, berkas itu dapat dilengkapi. Pemda Provinsi akan memprosesnya kembali setelah semua syarat sudah lengkap. Kami juga tidak akan gegabah dalam penerbitan SK tersebut. Untuk itu, syarat sesuai aturan juga harus dipenuhi. Cepat berkas itu dilengkapi kekurangannya, maka cepat pula SK PAW akan diterbitkan,” ungkap Hamka.(che)

JPNN/RB

UJI COBA: Dari kiri, Komisioner KPU RI Arief Budiman dan Ferry Kurnia Rizkiyansyah menjadi pembicara saat uji coba Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) KPU di Jakarta, Rabu (28/8).

Caleg PDIP Sengketakan KPU Kota Panggil 12 Parpol dan Panwaslu Keputusan KPU Kota Zaini: Memang Ada DPS Ganda BENGKULU – Tak terima dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT), caleg Dapil II dari PDI Perjuangan, Yulian Orbayani, SH akhirnya resmi mengajukan sengketa keputusan KPU Kota ke Bawaslu Provinsi Bengkulu. Dasar pengajuan sengketa itu lantaran keputusan KPU Kota dinilai abnormal. Dikatakan Yulian, dirinya terus berjuang agar bisa masuk DCT dan menjadi peserta Pemilu 2014. Hal itu karena sesuai Peraturan KPU No 6 tahun 2013, syarat DCS tidak bisa masuk DCT

itu diantaranya karena mengundurkan diri, meninggal dunia dan adanya tanggapan masyarakat. Dalam peraturan itu, tambah Yulian, juga disebutkan pemberitahuan ke parpol terkait adanya persoalan caleg untuk diganti dilakukan sesuai jadwal terhitung tanggal 19-25 Juli 2013. Akan tetapi KPU Kota baru memberikan surat ke parpol untuk permintaan pergantian caleg tanggal 30 Juli 2013. “Apa yang dilakukan KPU itu jelas abnormal atau tidak sesuai aturan yang ada da-

lam tahapan pemilu. Untuk itu saya terus akan berjuang dan berharap Bawaslu nantinya merekomendasikan agar saya masuk DCT,” kata Yulian kepada RB kemarin.(28/8). Dikatakan Yulian, saat ini juga dirinya masih terus menunggu proses pembahasan atau sidang Bawaslu. Ia juga menyayangkan KPU Kota tidak menjalankan aturan sesuai mekanisme. Dia menegaskan jika langkah ke Bawaslu ternyata tetap membuat dirinya tak masuk DCT, maka dia akan melakukan upaya lainnya. “Saya tidak akan menyerah. Kalau memang saya tidak bisa masuk DCT, kenapa dulu dalam DCS,” terangnya. Sementara itu, Ketua KPU Kota Darlinsyah sebelumnya mengatakan walaupun ada caleg yang dicoret melakukan sengketa ke Bawaslu tidak akan mempengaruhi jumlah DCT yang sudah diplenokan. “Silakan saja kalau memang ingin disengketakan,” ungkapnya.(che)

BENGKULU – Menindaklanjuti masih ditemukannya Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang ganda, KPU Kota Bengkulu akan memanggil pengurus 12 partai politik peserta Pemilu 2014, Panwaslu Kota dan PPS se Kota Bengkulu. Tujuannya, untuk sama-sama melakukan pemeriksaan terhadap DPSHP akhir sebelum diplenokan. Sesuai jadwal, Jumat (30/8) akan diplenokan hasil DPSHP akhir tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kota Darlinsyah, S.Pd.M.Si melalui Divisi Logistik Zaini, SAG kepada RB, kemarin (28/8). Dikatakan Zaini, saat ini KPU Kota sudah menginstruksikan agar PPS di lapangan melakukan pemeriksaan dan

pengecekan kembali terhadap adanya dugaan ditemukannya DPSHP ganda sesuai hasil temuan Panwaslu. “Kita tidak menampik kalau memang benar temuan Panwaslu ada DPS ganda. Posisi tahapan kini masih tahap meminta tanggapan masyarakat terhadap hasil DPSHP akhir. Untuk diketahui, hasil DPSHP jumlah pemilih di Kota Bengkulu sebanyak 249.985 jiwa. Akan tetapi jika memang ada temuan, baik itu ada yang ganda atau ada warga yang belum terdaftar bisa saja nanti pleno DPSHP akhir bisa ada penambahan atau pengurangan,” kata Zaini. Untuk itu, tambah Zaini, KPU Kota sebelum melakukan pleno DPSHP akhir akan meminta tanggapan parpol dan Panwaslu termasuk PPS untuk kesimpulan akhir. Hal itu dilakukan agar

jangan sampai setelah DPSHP akhir diplenokan masih ada tanggapan baik dari parpol atau Panwaslu. Selain itu, juga untuk melakukan pendataan secara transparan terhadap jumlah pemilih Pemilu 2014. “Kami menyambut baik jika ada tanggapan masyarakat yang disampaikan ke Panwaslu terkait DPSHP akhir ini. Sehingga nantinya bisa diperbaiki. Sebab waktunya masih ada dua hari lagi untuk masa tanggapan. Selain itu, walaupun hasil pleno sudah ditetapkan, tidak akan menghambat jika ada warga yang belum terdaftar. Sebab setelah DPSH akhir dilakukan akan dilakukan penetapan DPT. Nah setelah itu akan ada DPT Khusus yang akan menampung warga yang belum terdata dalam DPT,” jelasnya Zaini.(che)

Ediansyah: Caleg TMS Masih Berpeluang DCT BENGKULU – Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Provinsi, Ediansyah Hasan, SH menegaskan, para caleg yang mengajukan sengketa karena tidak masuk daftar calon tetap (DCT), masih berpeluang diterima kembali berkasnya untuk masuk DCT. Tentu saja ketika keputusan Bawaslu dalam tahap ajudikasi (persidangan semu) berpihak kepada caleg yang ajukan sengketa itu. Dalam artian, keputusan ajudikasi menyatakan KPU Provinsi atau KPU kabupaten/kota keliru menyatakan caleg

bersangkutan tidak memenuhi syarat (TMS) untuk masuk DCT. Jika hasilnya seperti itu, mau tidak mau KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota mengakomodir kembali caleg TMS itu dalam DCT. “Namanya peluang bisa iya bisa juga tidak,” kata Ediansyah. Namun jika keputusan ajudikasi justru sebaliknya, menyatakan KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota sudah benar, tentu caleg TMS yang mengajukan sengketa harus terima atas keputusan pencoretan tersebut.(sca)


Rakyat Bengkulu

 Kamis,

Lintas Berharap Mau Operasi Lutut KEPAHIANG - Ketua DPD KNPI Kepahiang, Iwan Sumantri Badar,SE,MM tetap berharap, Redo Sugianto (16), pelajar kelas II SMAN1 Merigi warga Desa Simpang Kota Beringin, Merigi yang menderita pembengkakan lutut kaki kiri hingga sebesar bola basket itu bersedia menjalani operasi. Soalnya, tindakan operasi yang akan dilakukan RSUD dr M Yunus Bengkulu maupun di RS Darmais Jakarta itu diharapkan dapat menyembuhkan penyakit yang diderita Redo selama 9 bulan terakhir. ‘’Kabar terakhir yang kita terima hari ini(kemarin, Red) keluarga Redo Sugianto masih berembuk dan mereka belum memutuskan bersedia atau tidak mengizinkan Redo menjalani operasi. Namun, kita tetap berharap Redo bersedia dioperasi sehingga Redo bisa sehat dan dapat beraktivitas lagi. Misalnya bisa sekolah lagi. Walaupun dia sempat tertinggal pelajarannya,’’ jelas Iwan Badar, yang juga Sekretaris Dinas Dikpora Kepahiang. Selama 9 bulan lanjut Iwan Badar, kondisi Redo Sugianto hanya bisa terbaring di kasur. Sedangkan lutut yang bengkak terus menjalar hingga ke bagian betis kaki kiri. Tapi, jika dilakukan pengobatan secara medis, harapan kesembuhan Redo Sugianto akan lebih terbuka. ’’Muda - mudahan, setelah dioperasi kaki Redo tidak diamputasi. Sehingga Redo bisa sembuh seperti sediakala. Biaya pengobatannya, kita akan bantu. Yang penting Redo bisa sembuh dengan cepat. Sebab, kalau tidak diobati, kondisi Redo akan semakin parah dan semakin lama menderita sakitnya,’’ tutur Iwan Badar. Saat ini, kondisi kesehatan Redo Sugianto semakin memburuk. Badannya tampak kurus dan lemas. Seluruh kegiatan Redo mulai dari makan, minum dan ganti pakaian semuanya harus dilayani. Termasuk ketika Redo bermaksud buang air. Ibu kandungnya, Kurnia langsung turun tangan membantu Redo selama 9 bulan.(rhy)

131 Napi Masih Berkeliaran JAKARTA - Mencari narapidana yang kabur dari dua lapas di Sumut bak mencari jarum di tumpukan jerami. Hal itu dirasakan betul oleh jajaran kepolisian di Sumut dan beberapa polda yang bertetangga dengannya. Hingga kemarin, masih ada 131 narapidana pelarian Lapas Tanjung Gusta dan Lapas Labuhan Ruku, Batubara, yang masih berkeliaran. Jika dirinci, dari jumlah tersebut 93 orang di antaranya berasal dari Lapas Tanjung Gusta. Lapas itu bobol saat kerusuhan 11 Juli lalu dan membuat 212 narapidana kabur, termasuk sembilan orang narapidana kasus terorisme. Saat ini, dari sembilan orang napi teroris, yang belum tertangkap tinggal Fadli Sadama. Belum usai pengeharan narapidana lapas tersebut, peristiwa serupa terjadi di Lapas Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, 18 Agustus lalu. 82 orang napi berhasil kabur, dan hingga saat ini baru 44 orang di antaranya telah kembali. Baik menyerahkan diri ataupun ditangkap. Kabagpenum Divhumas Mabes Polri Kombes Agus Rianto mengatakan, penangkapan napi yang kabur telah diupayakan maksimal. Terakhir pada Selasa (27/8) lalu, Subdit Jatanras Polda Riau berhasil membekuk dua narapidana teroris pelarian lapas Tanjung Gusta. (byu)

AKTUALITA

5

AKTUALITA DAK dan BOS Paling Banyak Dikorupsi

29 Agustus 2013

JAKARTA - Indonesia Corruption Wacth (ICW) merilis hasil kajian kasus korupsi pendidikan selama satu dasawarsa (20032013). Hasilnya menyimpulkan bahwa dana pendidikan masih menjadi sasaran empuk koruptor. Peneliti Monitoring Pelayanan Publik ICW, Siti Juliantari Rachman mengatakan, dari hasil penelitian itu juga diketahui alokasi anggaran yang kerap digerogoti koruptor mulai dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS), beasiswa, pembangunan dan rehabilitasi sekolah hingga gaji dan

honor guru. Kemudian pengadaan buku, pengadaan sarana prasarana (sarpras) serta operasional perguruan tinggi, operasional di Kemdikbud dan Dinas Pendidikan serta dana lainnya. “Dana yang bersumber baik dari APBN maupun APBD itu dikorupsi oleh politisi, rektor dan pejabat kampus, kepala sekolah, pejabat dan rekanan pemerintah yang terkait pendidikan,” ungkap Tari di Sekretariat ICW, jakarta Selatan, Rabu (28/8). Hasil tersebut disimpulkan ICW dari

penelitian menggunakan metodolgi kuantitatif dalam menghimpun data kasus korupsi yang ditangani penegak hukum selama 10 tahun terakhir. ICW memeroleh data lewat pemantauan kasus korupsi di media massa dan jaringan masyarakat sipil di seluruh Indonesia. “Hasil pemantauan mengungkap bahwa selama satu dasawarsa terakhir terdapat 296 kasus korupsi pendidikan. Indikasi kerugian negara sebesar Rp 619 miliar dan tersangka sebanyak 479 orang,” katanya.

Penelitian itu mengungkap bahwa Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan menjadi sasaran empuk koruptor. Padahal DAK ditujukan untuk membangun dan memperbaiki gedung sekolah serta sarpras lain. Peringkat kedua yang paling kerap dikorupsi adalah dana BOSdan pengadaan infrastruktur sekolah/madrasah. “Jumlah korupsi pengadaan sarpras di perguruan tinggi dan Kemendikbud sedikit. Tapi, ia merugikan negara paling besar di antara institusi lain,” pungkasnya. (fat/jpnn)

92 Instansi Siap Gelar Seleksi CPNS Rincian Formasi Beres

BAHAS CENTURY : Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin (kedua dari kanan) bersama Jaksa Agung Basrief Arief (kanan) memaparkan pendapatnya saat Rapat Bersama antara Tim Pendukung Pengembalian Aset Bank Century dengan Timwas Century DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, kemarin (28/8).

Timwas Minta Perincian Aset Century Baru Rp 75 Miliar Yang Diselamatkan JAKARTA - Tim Pengawas (Timwas) Kasus Bank Century DPR meminta tim pendukung pengembalian aset Century memberikan daftar lengkap jumlah aset Century di luar negeri. Sebab, dalam laporan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, jumlah aset bank yang mendapat dana bailout Rp 6,7 triliun tersebut tidak sesuai dengan perkiraan awal. “Kami minta jumlah asetnya diperinci dan disampaikan dalam persidangan (rapat) berikutnya,” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso setelah rapat timwas Century di kompleks parlemen kemarin (28/8). Menurut dia, laporan yang disampaikan Menkum HAM belum menjelaskan adanya perubahan nilai aset Century di luar negeri. Dalam rapat, Menkum HAM Amir Syamsuddin menyebutkan perkiraan nilai aset Bank Century

di luar negeri USD 2,084 miliar dan SGD 6.921. Namun, setelah ditelusuri, nilainya tidak sebesar itu. Jumlahnya sekitar Rp 2,1 triliun di Hongkong, Rp 1,5 triliun di Swiss, dan sekitar Rp 175 miliar di Jersey. Dari jumlah itu, tim baru bisa menyelamatkan Rp 75 miliar. “Jumlah yang bisa diselamatkan itu masih jauh dari harapan. Tapi, kami juga mengapresiasi kerja tim,” kata Priyo. Selain itu, kata dia, timwas meminta tim pendukung pengembalian aset Bank Century memberikan laporan mengenai biaya yang dikeluarkan dalam pengejaran aset tersebut. “Jangan sampai nanti besar pasak daripada tiang. Biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan aset yang diselamatkan,” imbuh politikus Partai Golkar itu. Tim pendukung pengembalian aset Century bekerja di bawah koordinasi Menkum HAM. Sebelumnya, tim tersebut bernama tim pemburu aset Century di bawah Kementerian Keuangan

yang sempat berganti menjadi tim terpadu yang dikomando wakil jaksa agung. Menkum HAM menjelaskan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk mencegah hilangnya aset Century di luar negeri. Misalnya, mengajukan permintaan untuk membekukan aset yang diduga terkait dengan tindak pidana Bank Century kepada pemerintah Hongkong. November nanti dijadwalkan sidang untuk menentukan keabsahan aset di Hongkong. Dia menjelaskan, informasi mengenai aset Bank Century di luar negeri diperoleh dari otoritas asing, yaitu Financial Intelligence Unit (FIU) yang diteruskan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Nah, dari situ pemerintah Indonesia meminta agar pemerintah yang ketempatan aset tersebut melakukan pembekuan. “Itu antisipasi untuk mencegah aset berpindah tangan,” katanya. (fal/c4/fat)

JAKARTA - Hingga Rabu (28/8) baru 92 dari 329 instansi pusat dan daerah yang telah mendapatkan rincian formasi. Itu berarti, ke-92 instansi tersebut sudah bisa mengumumkan seleksi CPNS ke publik. “Dari 329 instansi pemerintah pusat dan daerah, baru rincian formasi 92 instansi yang sudah diteken pak menteri,” kata Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja di kantornya, Rabu (28/8). 92 instansi tersebut terdiri dari 78 instansi daerah dan 14 instansi pusat. Capaian ini masih jauh dari harapan mengingat kementerian dan lembaga (K/L) yang mendapatkan formasi ada 69. Sedangkan daerah 260 instansi, terdiri dari 23 provinsi

dan 237 kabupaten/kota. “Kita masih berharap sikap proaktif para pejabat pejabat pembina kepegawaian untuk segera memasukkan rincian formasi. Tanpa rincian formasi, instansi tidak bisa melaksanakan seleksi CPNS,” ujarnya. Formasi yang diserahkan ke masing-masing instansi pada 18 Juli lalu, lanjut Setiawan, hanya kuota dan masih gelondongan. Itu sebabnya, tiap-tiap instansi harus merinci formasi yang dibutuhkan untuk ditetapkan MenPAN-RB. “Masih ada waktu dua hari lagi untuk mengajukan ke pusat. Sebab, September mendatang pengumuman pendaftaran CPNS akan dibuka. Kalau ingin mendapatkan SDM berkualitas, alangkah baiknya pengumumannya lebih awal karena waktunya panjang,” tandasnya. (esy/jpnn)

KPK Kaji Dolar di Pleidoi Djoko JAKARTA - KPK kini sedang mengkaji adanya uang USD 100 dalam lampiran pleidoi atau nota pembelaan Irjen Djoko Susilo, terdakwa kasus korupsi pengadaan Simulator SIM. KPK menganggap kejadian itu merupakan penghinaan terhadap pengadilan. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan kejadian itu sebagai contempt of court. “Atau penghinaan terhadap pengadilan. Ini bukan masalah sederhana dan tidak boleh disederhanakan. Apalagi terjadi dalam perkara korupsi,” ujar Bambang. Mantan advokat itu menyebut, tindakan yang dilakukan Djoko itu tidak sekadar mencemarkan nama baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. “Tindakan tersebut lebih

dari itu (pencemaran nama baik jaksa),” terang Bambang. KPK sendiri berencana memperpanjang kejadian itu dengan menyurati Ketua Majelis Hakim dan diteruskan ke Mahkamah Agung. Seperti diberitakan sebelumnya, JPU sempat menyela pembacaan nota pembelaan Djoko yang dilakukan tim kuasa hukumnya. Jaksa menyela karena menemukan selembar USD 100 di buku profil Direktorat LaluLintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya yang disertakan sebagai lampiran pledoi. Djoko memang membagikan copy pledoi-nya pada tim jaksa penuntut umum. Tim pengacara Djoko, baik Juniver Girsang maupun Tommy Sihotang mengaku kaget dengan temuan uang tersebut. (gun)


6

Rakyat Bengkulu z Kamis, 29 Agustus 2013

Gub: Hari Keluarga Hari Besar ke-3 Nasional BENGKULU,IPKB- Memperingati Hari Keluarga ke XX tingkat Provinsi tahun 2013, Gubernur, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd mengajak segenap masyarakat dan warga setempat untuk menempatkan Hari Keluarga sebagai hari besar ke-3 Nasional. Alasannya, keluarga adalah penentu masa depan bangsa, dengan keluarga yang berkualitas akan membentuk bangsa yang kuat dan mandiri. Keluarga merupakan posisi yang amat strategis dalam mewujudkan pembangunan nasional. “Kita harus sepakati Hari Keluarga berada pada posisi ke-3 peringatan Hari besar secara nasional,” ungkap gubernur saat memberikan sambutan dalam peringatan puncak Hari keluarga ke-XX tingkat Provinsi Bengkulu di lapangan Stadion Semarak, Sawah Lebar Kota Bengkulu kemarin (28/8). Ia mengatakan, hari besar yang menjadi agenda nasional setelah Hari Kemerdekaan RI, Hari Besar Islam dan Hari Keluarga, dapat dijadikan momen penting dalam dalam pembangunan bangsa yang berkualitas. Melalui peringatan Hari Keluarga ke- X tingkat Provinsi Bengkulu pada 2013, Junaidi mengimbau segenap masyarakat di daerah itu untuk meningkatkan peran dan fungsi keluarga dalam membangun kependudukan untuk menjadikan penduduk yang mandiri sejahtera dan berkualitas sebagai penerus pembangunan. Generasi yang banyak dengan kualitas yang rendah maka akan menjadi beban keluarga, masyarakat dan bangsa. Peningkatan fungsi keluarga ditengah kehidupan akan membentuk dasar-dasar karakter generasi bangsa. Menurut gubernur, upaya untuk mencapai impian tersebut perlu pemahaman tentang pembangunan keluarga melalui pelaksanaan program KB. ”Konsep KB dengan dua anak cukup akan lebih membantu dalam peningkatan kualitas SDM sebab akan lebih mudah dalam pengawasan keluarga,” ujarnya. Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri dan anak,yang menjadi kelompok masyarakat dan penduduk. Perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang dilaksanakan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.(pen)

Flourisa Juliaan Sudrajat Kepala Pusat Penelitian dan Pengendalian Penduduk

Fungsi Keluarga Atasi Masalah Kependudukan BENGKULU,IPKB - Upaya mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan ditengah masyarakat, maka perlu ditingkatkan pengamalan dan pemahaman fungsi keluarga untuk dapat mengatasi permasalahan kependudukan dewasa ini. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Fasli

Jalal dalam sambutan yang disampaikan Flourisa Juliaan Sudrajat Kepala Pusat Penelitian dan Pengendalian Penduduk BKKBN mengatakan permasalahan kependudukan, terhadap kalangan remaja, keluarga, konflik dan kekerasan dalam rumah tangga serta tingginya angka perceraian, penyalahgunaan narkoba/Napza dan HIV/AIDS menjadi permasalah serius dalam pembangunan kependudukan. Menurutnya permasalahan dan isu yang timbul dapat disebabkan akibat jumlah penduduk yang besar, yang meningkat setiap tahunnya. Hanya saja solusinya delapan fungsi keluarga dapat mengatasi masalah kependudukan jika dapat diterapkan di dalam keluarga, dan masyarakat. “Fungsi itu yakni fungsi agama, fungsi sosial, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi ekonomi, fungsi pendidikan, fungsi pelestarian lingkungan dan fungsi reproduksi,” bebernya. Berdasarkan hasil SP 2010 jumlah penduduk Indonesia mencapai 237,6 juta jiwa. Angka tersebut menunjukkan laju pertumbuhan penduduk mencapai 1,49 persen dengan perkiraan pertumbuhan pertahunnya sebanyak 4 juta jiwa. Angka tersebut cukup tinggi dan kurang seimbang dengan daya tampung dan daya dukung alam dan pembangunan. “Melalui UU No.52/2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga dengan akselerasi program KKB khususnya keluarga berencana dengan cara melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi program yang ada dalam mendukung percepatan dan pencapaian sasaran pembangunan milenium 2015, “pungkasnya. Ditambahkannya sejak beberapa tahun ini pemerintah telah menetapkan bulan Juni sebagai bulan peringatan dan perayaan Hari Keluarga. Hal itu diharapkan dapat membuka ruang masyarakat untuk memberikan perhatian terhadap fungsi dan peran keluarga. Melalui penerapan fungsi keluarga maka dapat meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. “Dengan terciptanya ketahanan itu maka dapat memberikan pengaruh positif dalam lingkungan, keluarga dan masyarakat,” jelasnya.(pen)


Rakyat Bengkulu ď Ź Kamis, 29 Agustus 2013

7


8

Rakyat Bengkulu

 Kamis, 29 Agustus 2013

JEPRETBWSETENGAH


Rakyat Bengkulu

ď Ź Kamis, 29 Agustus 2013

9


ALL SPORT

10

Rakyat Bengkulu

Track Record

Ratu Renang Rusia TIM loncat indah China menjadi tim paling sukses dalam Kejuaraan Akuatik Dunia 2011. Dari 10 nomor lomba, tim China sukses menyapu bersih semua medali emas. Tim Rusia juga patut mendapat acungan jempol, karena menyapu bersih tujuh medali emas dari tujuh nomor pertandingan. Perenang putri Rusia, Natalia Ischenko, juga dinobatkan sebagai ratu renang indah. Walau menyapu bersih semua emas loncat indah di Kejuaraan Akuatik Dunia 2011, pelatih tim loncat indah China, Zhou Jihong, tetap meminta semua atletnya untuk langsung menjalani pemusatan latihan. Pelatih yang juga mantan juara dunia loncat indah itu menilai, pencapaian tim China masih harus ditingkatkan untuk menghadapi Olimpiade 2012 London. ‘’Lawan-lawan kami terus berkembang dari hari ke hari. Para peloncat indah China juga harus berlatih dengan standar tinggi baik dari sisi teknik maupun pikiran,” kata Zhou Jihong. Olimpiade, kata Jihong, berbeda dengan kejuaraan dunia. Para peloncat indah akan mendapat tekanan lebih besar. Hal itu terbukti dalam Olimpiade 2008 Beijing saat tim China gagal menyapu bersih dan kehilangan satu medali emas. ‘’Para peloncat indah China akan mendapat ujian lebih banyak dari atlet lainnya. Mereka juga menghadapi banyak tekanan yang mempersulit pengendalian diri. Oleh karena itu, mereka harus terus berlatih mulai dari sekarang,’’ papar Jihong yang juga memiliki latar belakang militer. (**)

Kamis, 29 Agustus 2013

Coppa Bank Bengkulu Terancam Batal BENGKULU – Polemik yang terjadi di Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Bengkulu, berimas terhadap rencana pagelaran Coppa Bank Bengkulu. Dijadwalkan, turnamen sepakbola Coppa Bank Bengkulu dipentas awal September. Namun dengan ada penunjukan caretaker Pengcab PSSI Kota Bengkulu oleh Pengrov PSSI Bengkulu, pagelaran Coppa Bank Bengkulu terancam gagal. Sebab penyelenggaraan Coppa Bengkulu akan digelar setelah rampungnya pelaksanaan Muscab PSSI Kota Bengkulu pada 24 Agustus 2013. Tetapi setelah adanya penunjukan caretaker oleh

NATALIA ISCHENKO

Pengprov PSSI pelaksanaan Musda gagal. Ini diakui langsung mantan sekretaris Pengcab PSSI Kota Bengkulu, Joni Ardi, SH. ‘’Sebenarnya pelaksanaan Coppa Bank Bengkulu tergantung dari hasil Muscab yang akan dilaksanakan. Kalau berdasarkan rencana yang kami susun sebelumnya semuanya telah fix. Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE, sudah 90 persen menyatakan siap untuk dipilih menjadi Ketua Umum Pengcab PSSI Kota Bengkulu,” ujar Joni Ardi. Terselenggaranya Coppa Bank Bengkulu, tegas Joni, tergantung dari keputusan para perkumpulan sepakbola Kota

Bengkulu pada Muscab mendatang. ‘’Sekarang saya sudah mundur dari Pengcab PSSI Kota Bengkulu, dan saya tidak tahu bagaimana kelanjutan rencana Coppa Bank Bengkulu tersebut. Saya pun tidak mau berpolemik lagi tentang hal itu, kita serahkan saja kepada caretakernya,” papar Joni dengan nada kesal. Terpisah caretaker Pengcab PSSI Kota Bengkulu Drs. Syahrial saat dihubungi siang kemarin, mengaku dirinya tidak memiliki wewenang dalam rencana pelaksanaan Coppa Bank Bengkulu. ‘’Itu bukan kapasitas saya untuk menjawabnya. Saya sekarang lebih fokus untuk

pelaksanaan Muscab terlebih dahulu,” ungkapnya. Soal pelaksanaan Muscab, Syahrial belum bisa memastikan kapan waktu pelaksanaan. Tapi katanya, dalam waktu dekat pihaknya akan mengirim surat pada 43 perkumpulan sepakbola di Kota Bengkulu untuk segera menyerahkan administrasi SK kepengurusan perkumpulan. ‘’Kita akan melakukan verifikasi kepada semua perkumpulan sepakbola yang ada di Kota Bengkulu. Kita beri tenggat waktu satu minggu. Bagi yang tidak serahkan SK Kepengurusan akan kita coret dari keanggotaan PSSI,” tegasnya.(cw1)

TARGET MEDALI Cabor Tenis Meja Popnas Bengkulu

BENGKULU – Meskipun tidak difavoritkan mendulang medali, cabang olahraga (cabor) tenis meja tetap mengusung target medali. Maklum dalam perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang siap digelar September depan di Jakarta, Bengkulu hanya mendapat kuota satu atlet. Pelatih tenis meja Popnas Bengkulu Tofik Adios Victory kepada RB kemarin (28/8), mengatakan walaupun dalam pentas olahraga multi event antar pelajar nasional ini perburuan medali cukup berat, tapi kans untuk meraih medali terbuka lebar. ‘’Satu bulan menjalani pemusatan latihan terpadu yang diberikan Dinas Pemuda dan Olahraga kita manfaatkan semaksimal mungkin. Setiap hari kita menjalani latihan, kecuali hari Minggu,’’ papar Tofik. Dijelaskan, venue pemusatan latihan digelar di berbagai tempat yakni Arena Tenis Meja VF Penurunan, Tebeng, dan Arena Persatuan Tenis Meja (PTM) di Kampung Cina. ‘’Venue latihan sengaja pindah-pindah untuk mencegah kebosanan atlet. Juga untuk mencari lawan tanding, agar terbiasa dengan berbagai karakter lawan saat tanding resmi,” ungkap Tofik. Masih menurut Tofik, dalam pemusatan latihan terpadu, menu yang diterapkan lebih menitik beratkan pada

ARY/RB

LATIHAN: Atlet tenis meja Popnas tampak seris menjalani latihan terpadu menghadapi Popnas yang siap dibentang September depan, di Jakarta.

pemantapan kecepatan dan power. Karena kita akan bertarung di level nasional yang mana ada beberapa provinsi yang selama ini sangat tangguh seperti Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Karena, tiga provinsi ini memang memiliki sekolah khusus tenis meja seperti di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar,” ujarnya.

Kemudian target yang diusung meski tidak memasang target muluk-muluk, tapi tetap mematok target medali. ‘’Memang persaingan sangat ketat. Tetapi meski kita hanya meloloskan satu atlet, bukan alasan untuk tidak mampu meraih prestasi. Kami akan berusaha maksimal, paling tidak target perunggu,” jelas Tofik.

Diakui Tofik Dispora Provinsi Bengkulu selaku penyelenggara tampaknya mengerti dengan kondisi yang terjadi pada beberapa cabor dan atletnya yang akan mengikuti Popnas. Jadi Dispora tidak membebankan target yang mulukmuluk. ‘’Meski demikian semua cabor tetap mengusung hasil maksimal,’’ demikian Tofik.(cw1)


Rakyat Bengkulu

 Kamis,

SAMBUNGAN UTAMA

Maktab Haji Bengkulu 2,5 KM dari Masjidil Haram BENGKULU- Hasil pengundian lokasi maktab para Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Bengkulu di Makkah, berjarak 2 – 2,5 KM dari Masjidil Haram. Kepastian ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag Provinsi Bengkulu H. Suardi Abbas, SH, MH yang saat dihubungi masih berada di Jakarta. “Syukur Alhamdulillah seluruh jamaah kita yang nanti akan berada di empat lokasi, semuanya berjarak 2 2, 5 KM dari Masjidil Haram,” terang Suardi. Otomatis jarak yang dekat

ini akan membuat para jamaah semakin mudah menuju Masjidil Haram, guna melakukan serangkaian ibadah haji selama di Tanah Suci. Kepada seluruh jamaah, Suardi mengingatkan untuk tetap selalu menjaga kesehatan dan fisik termasuk terus melakukan persiapan-persiapan dalam rangkaian kegiatan manasik haji agar nanti saat puncak pelaksanaan haji di Tanah Suci dapat berjalan dengan lancar tanpa menemui hambatan. Sesuai ketentuan kata Suardi

para jamaah yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Antara Fatmawati atau yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Padang mulai memasuki Embarkasi Antara di Bandara Fatmawati, Sabtu (14/9) pukul 10 pagi. Setelah seluruh rangkaian kegiatan di Embarkasi Antara tuntas, pukul 22.00 WIB malamnya para JCH bertolak ke Embarkasi Padang. “Setelah itu sekitar pukul 04.00 Subuh, Minggu (15/9) terbang dari menuju Jeddah,“ pungkas Suardi. (iks)

Pemenang APV Harus... Sambungan dari halaman 1

Manajer Sirkulasi Harian Rakyat Bengkulu, Hazrim, SE mengingatkan khusus pelunasan kuitansi periode Agustus dan September masih ditunggu sampai Kamis (29/8) hari ini pukul 16.00 WIB. Pelanggan lama atau baru dipersilakan mendatangi Graha Pena RB Jl. P. Natadirja KM 7 No. 69, mulai pagi hingga sore hari untuk melakukan pelunasan biaya berlangganan sebesar Rp 108 ribu. Setelah itu akan langsung diberikan kuitansi tanda lunas untuk bulan-bulan yang dibayar, dan langsung akan

dimasukkan ke dalam kotak yang sudah disediakan. Seluruh kuitansi yang sudah dimasukkan di dalam kotak akan dilakukan penarikan pada momen puncak Gebyar HUT Rakyat Bengkulu (RB) ke-12 di lapangan Sport Centre Minggu 1 September nanti. Pelanggan diingatkan langsung ke Graha Pena di jalan P. Natadirja KM 7, 5 Kota Bengkulu tanpa harus menghubungi agen masingmasing. Hazrim mengingatkan nanti pada saat pencabutan kuitansi Kejutan Pelanggan di lapangan Sport Centre Minggu (1/9), pelanggan yang memenangi

hadiah utama harus masih tercatat sebagai pelanggan Koran Rakyat Bengkulu. Dia mencontohkan misalnya saat pencabutan tercabut kuitansi untuk pelunasan bulan Juni 2013, maka panitia akan langsung mengecek pemenang melalui nomor handphone yang tertera di dalam kuitansi. Dan jika ternyata diketahui pelanggan tidak berlangganan lagi maka otomatis kuitansi itu dinyatakan batal, untuk dikemudian dilakukan pencabutan ulang sampai diperoleh kuitansi pelanggan yang masih terus berlangganan Koran Rakyat Bengkulu. (iks)

Kakak Bunuh Adik, Leher... Sambungan dari halaman 1

Bukan hanya sang adik yang menjadi sasaran amukan SP, orang tuanya pun tak luput dari keganasan SP hingga ikut menderita luka bacok. Kapolres RL, AKBP. Edi Suroso, SH melalui Kapolsek Sindang Dataran, Iptu. Panehan SW menjelaskan, aksi pembunuhan tersebut diduga dipicu masalah rumah tangga. Peristiwa berawal saat korban sedang berada di rumah orang tuanya. Tiba-tiba, SP yg merupakan kakak kandung korban datang dan langsung menanyakan keberadaan ibunya yang tak kunjung pulang bersama istri korban setelah 4 hari berangkat mencari kerja di Kota Bengkulu. Korban yang tidak terima dicampuri urusan rumah tangganya langsung menjawab pertanyaan sang kakak dengan perkataan kasar. Diduga SP

tersinggung dengan perkataan korban. SP pun gelap mata langsung mencabut parang di pinggang dan membacok korban. Korban mencoba memberikan perlawanan dengan menangkis tebasan parang menggunakan tangan. Puncaknya pelaku langsung membacok leher korban hingga nyaris putus. Sang ayah, Asmara (50) mencoba melerai perkelahian kedua anaknya justru ikut menjadi sasaran bacokan. Dia menderita luka di bagian tangan dan kaki. Usai membacok leher korban, SP langsung lari ke arah perkebunan yang berada tak jauh dari pemukiman warga. Sementara, korban yang tewas seketika usai dibacok langsung di bawa ke RSUD Curup untuk divisum. “Saat ini kami masih berupaya memburu pelaku yang diduga lari ke hutan.

Jenazah korban juga divisum untuk kepentingan penyidikan,” ujar Panehan. Sementara itu, Asmara yang cukup terpukul dengan kejadian ini mengaku sangat menyesali peristiwa tersebut. Terlebih lagi, peristiwa tersebut hanya dipicu oleh masalah sepele. “Firman memang anaknya keras. Entah apa yang terjadi ini, sangat sangat tak menyangka. Saat itu, memang saya sendiri yang ada di rumah, tetapi saya tidak menyangka kalau sampai jadi begini. Awalnya saya pikir cuma ribut mulut,” ungkap Asmara. Korban tewas lantaran mengalami luka bacok serius sedalam 10 CM di bagian leher sebelah kanan akibat bacokan senjata tajam jenis parang. Hingga berita ini dilansir, jenazah korban masih berada di ruang pamulasaran RSUD Curup. (cuy)

300 Pos Registrasi Pertama... Sambungan dari halaman 1

Launching Gerebek Aman akan dilaksanakan pada puncak Gebyar HUT RB ke 12 di Sport Centre Pantai Panjang. Selain Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Kapolda Bengkulu, hadir pula Kapolres se Provinsi, Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, Danrem 041 Gamas Kol Inf Teguh Pambudi, Walikota Bengkulu H Helmi Hasan, SE dan para bupati. Serta tidak ketinggalan Babinkantibmas Polres Bengkulu. “Panitia telah menyiapkan

11

29 Agustus 2013

kaos jalan sehat RB, beserta formulirnya bagi peserta Pos Bengkuluku Aman. Beserta formulirnya. Semua diberikan secara gratis. Caranya sangat gampang, setiap peserta lomba Pos Bengkuluku Aman mengutus 1 orang perwakilannya atau ketua RT-nya untuk mengikuti launching Gerebek Aman. Dan wajib membawa dari rumah satu kentongan bambu, berikut pemukulnya. Nanti saat launching, seluruh peserta akan mementung kentongan, sebagai tanda dimulainya Ger-

ebek Aman se Provinsi Bengkulu,” kata Patris yang juga Redpel RB ini. “Karena ketersediaan kaos dan formulir terbatas, kami hanya menyiapkan untuk 300 pendaftar pertama. Kaos dan formulir ini diberikan secara gratis, tanpa ada pungutan apapun, dibagikan di Sport Centre pada 1 September, mulai pukul 05.45 WIB kepada perwakilan Poskamling yang membawa kentongan dan menunjukkan bukti telah mendaftar ulang,” tutup Patris ramah. (**)

Agusrin Pimpin Demokrat Lagi Sambungan dari halaman 1

Salah seorang kader Demokrat yang saat ini duduk di DPRD Provinsi Bengkulu, Ir. Firdaus Djailani mengatakan Agusrin masih anggota Partai Demokrat. Setelah bebas dari Lapas Sukamiskin, menurutnya Agusrin berhak untuk kembali berkiprah. “Beliau masih aktif. Kalau zaman Murman Effendi jadi Ketua Demokrat, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan. Kalau kepengurusan sekarang, saya tidak tahu,” kata Firdaus Djailani yang juga Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kepahiang itu. Dia mengakui, banyak kader yang menunggu kembalinya Agusrin ke Partai Demokrat. Dengan pengalaman Agusrin dalam percaturan politik selama ini, ia yakin Agusrin dapat membesarkan partai. “Partai tentu menunggu ia untuk kembali,” tukas Firdaus Djailani.

Terkait dengan kabar Agusrin akan kembali memimpin Demokrat di Bengkulu, menurut Firdaus Djailani bisa saja terjadi. Namun harus melewati mekanisme dan AD/ART Partai. “Mekanismenya 2/3 dari DPC mengusulkan Musdalub, dengan alasan yang ada. Nanti dikembalikan ke DPP,” tandas Firdaus Djailani. Apa tanggapan Sekretaris DPD Demokrat Provinsi Bengkulu, Ir. Riza Nisbach ? Kepada wartawan dia belum mau berkomentar, soal keanggotaan Agusrin sebagai kader Demokrat. Terlepas masih anggota atau tidak, Riza Nisbach juga mengatakan Agusrin bisa berkiprah kembali ke Demokrat. “Nggak tahu, soal keanggotaan. Saya no comment dulu soal itu. Yang jelas partai ini terbuka. Menampung siapapun yang berkeinginan untuk bergabung. Setelah bergabung, bisa sama-sama membesarkan

partai,” kata Riza Nisbach. Sambung Riza, dalam Partai Demokrat juga mengenal Musdalub. Dalam AD/ART Musdalub dapat memberhentikan kepengurusan yang sedang berjalan atau mengganti ketua. Namun hal itu, kata Riza tidak mungkin. “Syarat untuk Musdalub itu ada dua. Pertama ada usulan 2/3 dari 10 DPC. Kedua, bermasalah secara hukum. Sampai saat ini tidak ada masalah hukum, dan dukungan dari semua DPC masih sangat kuat,” kata Riza Nisbach. Ditempat terpisah Konsultan Politik dan Lembaga Survei Youth Leader Center (YLC), Salahuddin juga berpendapat Agusrin dapat kembali duduk sebagai Ketua DPD Demokrat. Dia menganalisa, bergantinya Ketua DPD Demokrat Provinsi dari Agusrin ke Murman Effendi pada 17 Januari 2011 silam, karena saat itu Anas Urbaningrum baru ter-

pilih menjadi Ketua Umum Demokrat, mengalahkan Andi Malarangeng dan Marzuki Alie. Agusrin sendiri seperti diketahui, memberikan sinyal dukungannya kepada Andi Malarangeng. “Sekarang Anas tidak lagi menjabat Ketua DPP Demokrat. Melainkan SBY. Tentu dengan kedekatannya, bisa diminta untuk membesarkan partai,” kata Salahuddin. Bisa Bangun Jaringan Di tempat terpisah, Praktisi Hukum Tito Aksoni, SH mengatakan selama menjalani asimilasi, Agusrin dapat lebih leluasa berkomunikasi. Bahkan berinteraksi dengan sejumlah orang. Hal itu dibolehkan dalam peraturan perundang-undangan. “Di kantor boleh menerima tamu. Bahkan ada yang asimilisasi, seseorang bekerja di konsultan hukum, dia bisa ikut ke pengadilan, sidang dan lain-lain,” tegas Tito. (ble)

JK Pastikan Tidak Ikut Konvensi Sambungan dari halaman 1

Menurut Suaidi, salah satu alasan yang disampaikan JK berkaitan dengan persoalan etika. Sebagai mantan ketua umum Partai Golkar, ungkap Suaidi, JK merasa tidak pas ikut konvensi partai lain yang tentu saja akan membawa sejumlah konsekuensi politik. “Kalau (terpilih) jadi capres, dia kan harus menjadi kader Partai Demokrat. Karena itu, kami memahami dan hormati alasan itu,” terang anggota Dewan Kehormatan PD tersebut. Kepastian bahwa JK tidak ikut konvensi capres PD disampaikan sehari setelah dua pimpinan komite konvensi mendatangi kediaman mantan Menko Kesra itu. Mereka adalah Ketua Komite Maftuh Basyuni yang didampingi Wakil Ketua Taufiqurrahman Ruki. Keduanya sempat menanyakan kesediaan JK untuk ikut konvensi capres PD. Menurut Suaidi, komite saat itu belum menyampaikan undangan resmi, tapi sebatas melakukan pendekatan nonformal. “Setidaknya saya menerima informasi demikian,”

fud M.D. juga ucap purnawirawan PESERTA KONVENSI PARTAI DEMOKRAT dijadwaljenderal TNI tersek a n d at a n g but. SUDAH MENGIKUTI WAWANCARA RABU (27/8) Anies Baswedan Rektor Universitas Paramadima memenuhi Te r p i s a h, Ke t u a 1. 2. Endriartono Sutarto Mantan Panglima TNI undangan Anggota DPR RI DPP Partai Golkar 3. Hayono Isman Irman Gusman Ketua DPD RI komite. ManPriyo Budi Santoso 4. 5. Dino Patti Djalal Dubes RI untuk AS tan ketua MK menyambut gembira MENGIKUTI WAWANCARA KAMIS (28/8) itu hingga bekeputusan JK. “Terus SUDAH 1. Gita Wirjawan Menteri Perdagangan Mantan KSAD berapa hari terang, dari sisi saya 2. Pramono Edhie Wibowo Sinyo Harry Sarundajang Gubernur Sulawesi Utara terakhir tersebagai kader Gol- 3. 4. Ali Masykur Musa Anggota BPK RI Ketua DPR RI masuk tokoh kar, saya lega karena 5. Marzuki Alie yang belum Pak JK tetap bersama JADWAL HARI INI Menteri BUMN bisa memastikami,” kata Priyo di 1. Dahlan Iskan 2. Mahfud MD Mantan Ketua MK kan akan ikut kompleks parlemen, Gubernur Sulut Sinyo Harry atau tidak. Jakarta, kemarin. Priyo yakin politikus senior Sarundajang, anggota BPK Ali “Iya, besok (hari ini) juga ada berlatar belakang pengusaha Masykur Musa, dan Ketua DPR Saudara Mahfud M.D. Sedangkan yang lain kita tunggu saja itu punya pertimbangan kuat Marzuki Alie. Awalnya presession hari kedua sama-sama besok,” imbuh ketika memutuskan tidak ikut konvensi. “Pak JK punya hak tersebut juga mengagendakan Hinca. Artinya, jika ditotal, tokoh untuk tidak mengikuti kon- mengundang Menteri BUMN vensi, karenanya semua pihak Dahlan Iskan. Dia dijadwalkan yang sudah pasti memenuhi sepatutnya menghormati itu,” menjalani wawancara setelah undangan komite baru berMarzuki. Namun, di saat-saat jumlah 12 orang. Pada hari tuturnya. akhir, Dahlan mengabarkan pertama ada empat tokoh yang tidak bisa datang lantaran har- datang. Yakni Anies Baswedan, 12 Capres Diundang Sementara itu, kemarin us mengikuti rapat di Kantor Endriartono Sutarto, Hayono komite melanjutkan memang- Wapres. “Kami mengundang Isman, dan Irman Gusman. gil sejumlah bakal calon peser- Saudara Dahlan Iskan pukul Plus, satu orang karena alasan ta konvensi untuk menjalani 20.30 WIB, tapi karena ber- tertentu meminta didahuwawancara awal. Ada enam halangan, kami jadwal ulang lukan, yaitu Dubes RI untuk kandidat yang memenuhi un- besok (hari ini, Red) pukul Amerika Serikat Dino Patti dangan. Yaitu Menteri Perda- 11.30,” jelas Juru Bicara Komite Djalal. “Sekali lagi, kalau yang lain-lain kita ikuti saja besok,” gangan Gita Wirjawan, mantan Konvensi Hinca Panjaitan. Pada hari yang sama, Mah- ucap Hinca. (dyn/c9/fat) KSAD Pramono Edhie Wibowo,

Tiga Perampok Uang Rp 200 Juta Dibekuk Sambungan dari halaman 1

Peristiwa ini terjadi di sawangan Desa Pelalo Kecamatan Sindang Kelingi, kemarin (28/8), sekitar pukul 09.00 WIB. Akibat mendapat perlawanan, kawanan perampok gagal merampas motor Honda Beat nopol BD 2779 KM milik korban. Namun, hingga berita ini dilansir, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Curup. Data terhimpun, aksi perampokan ini terjadi saat korban dalam perjalanan dari Curup menuju Kota Lubuk Linggau. Korban sama sekali tidak menyadari telah menjadi target pelaku yang menunggangi 3 motor. Saat melintas di sawangan Desa Pelalo, tiba-tiba saja laju motor korban terhenti setelah dipepet oleh motor para pelaku. Seorang pelaku langsung mengambil kunci motor korban. Sementara pelaku lainnya langsung menendang korban hingga tersungkur. Namun korban tidak begitu saja menyerah. Korban memberi perlawanan dengan tangan kosong. Sementara pelaku menggunakan sajam jenis pisau. Sempat adu fisik, korban akhirnya mengalami luka sabetan pisau pelaku. Merasa kalah tenaga, korban berteriak meminta bantuan. Diduga kawanan pelaku merasa panik atas perlawanan korban hingga pelaku lebih memilih untuk kabur meninggalkan korban. Sementara korban yang telah bersimbah darah, tetap berupaya meminta bantuan. Dengan tenaga yang tersisa, korban dapat kembali menunggangi motor dan melapor ke Polsek Sindang Kelingi. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka robek di paha kiri dan tangan kanan. Kapolres RL, AKBP. Edi Suroso, SH ketika dikonfirmasi mengaku telah menurunkan personelnya untuk melakukan

TUSDA/RB

DIRAWAT: Junaidi (35) dirawat di RSUD Curup usai terlibat perkelahian dengan perampok di Desa Pelalo Kecamatan Sindang Kelingi, Rejang Lebong.

penyelidikan lebih lanjut. Ia tak menampik aksi kawanan perampok di jalan lintas Curup – Lubuk Linggau kembali meningkat. “Kami hanya butuh pembuktian. Saat ini masih dalam penyelidikan mendalam. Sejumlah nama dari beberapa kelompok perampok ini sudah kami kantongi,” ujar Edi. Tiga Perampok Dibekuk Sementara itu, dari Mukomuko dilaporkan, Polres Pesisir Selatan Sumatera Barat diback up penuh Polres Mukomuko berhasil membekuk tiga pelaku perampokan di Desa Pasir Binjai Silaut II Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan yang merupakan daerah perbatasan antara Bengkulu Sumatera Barat. Tiga dari 6 perampok yang berhasil diringkus pada Selasa dini hari hingga Subuh tersebut seluruhnya adalah warga Kabupaten Mukomuko yakni warga Kecamatan Lubuk Pinang. Ketiganya merupakan warga sipil berinisial J E dan W. Kapolres Pesisir Selatan Sumatera Barat AKBP Toto Fajar, S.Ik membenarkan penangkapan ini. “Ada tiga pelaku yang sudah kita tangkap. Seluruhnya kebetulan adalah warga

Lubuk Pinang,” kata Toto Fajar Singkat di sela kunjungannya ke Mapolres Mukomuko kemarin. Dia mengatakan saat ini kasus perampokan itu masih diselidiki oleh Polres Pesisir Selatan. Termasuk juga ia mengatakan kemungkinan masih ada pelaku lainnya yang saat ini masih dalam upaya penyelidikan. “Semuanya masih dalam upaya penyelidikan dari pihak kita,” pungkasnya sembari pamit masuk ke dalam mobil Innova warna metalik silver yang dibawanya ke Polres Mukomuko. Data terhimpun, penangkapan perampok itu terjadi Selasa dini hari. Polisi gabungan dari Polres Mukomuko dan Pesisir Selatan melakukan pengejaran terhadap pelaku kejahatan itu. Kerja keras itu membuahkan hasil dengan dibekuknya tiga pelaku perampokan itu dari rumahnya. Penangkapan tersebut juga banyak diketahui warga sekitar Lubuk Pinang. Sehingga desas desus warga yang ditangkap tersebut sudah banyak menyebar. Bahkan ada yang menyebutkan jika terjadi ketegangan saat penangkapan di depan salah satu rumah makan dekat jembatan

di wilayah Kecamatan Lubuk Pinang. Bahkan ada juga yang menduga jika perampokan itu ada kaitannya dengan dua perampokan yang terjadi di Mukomuko sebelumnya. Yakni di simpang pabrik PT KSM Desa Tanjung Alai Kecamatan Lubuk Pinang dan perampokan di Desa Lubuk Sanai yang belum terungkap. Warga banyak berharap jika pelaku perampokan itu segera diungkapkan. Aksi penangkapan perampokan itu juga menjadi pembicaraan hangat. Bahkan juga di kalangan PNS Pemda Mukomuko yang berdomisili di Lubuk Pinang. “Katanya pencuri di Silaut itu sudah tertangkap ya,” kata salah seorang PNS di Setda Mukomuko kemarin. Seperti diketahui, aksi perampokan ini dialami oleh H. Suparmin Sabtu dini hari lalu. Rumahnya dimasuki oleh 6 orang perampok yang menggunakan senjata api. Keluarga toke sawit itu disekap dan diikat. Perampok masuk setelah berhasil mendobrak pintu rumah milik H. Suparmin dengan kayu balok. Perampok yang leluasa beraksi tersebut berhasil menggondol uang Rp 200 juta dan emas senilai Rp 4 juta.(cuy/del)


KOTA 1


METROPOLIS

14

Suasana di lereng kaki Gunung B u n g ku k ta m p a k t e n a n g s o re i t u , sesekali kicau burung dan celoteh penghuni lainnya saling bersahutan. Seorang pemuda tampan nan gagah telah usai pula mengumpulkan kayu-kayu bakar untuk persiapan masak dan perapian. Satu ikat besar potongan kayu tersebut telah nangkring di atas bahunya. Lalu ia melangkah menuruni lereng bukit pada jalan setapak yang menuju sebuah sungai. Airnya jernih dan berbatu, sebentar saja ia sudah berada diseberang sungai. Kemudian kayu bakar tersebut ditaruhnya disisi tebing. Usai melepas lelah sejenak, anak muda itu mulai berlatih ilmu silat dengan tekun, di sebuah dataran di pinggir sungai yang berair jernih, berhawa sejuk di lereng kaki Gunung Bungkuk. Pemuda itu berkeperawakan Ɵ nggi besar dengan bidang dada lebar serta bertubuh kekar. Rambutnya diikat dengan ikat kepala dari kulit kayu dan sebagian dibiarkan tergerai melewaƟ bahu dipermainkan angin. Matahari sore baru akan kembali ke peraduannya, langit tampak cerah, tapi kabut sore mulai muncul

1

hendak menyelimuti sekitar lereng, suasana dingin hawa perbukitan Ɵdak mengurungkan niat dan tekadnya untuk berlaƟh. Ia mulai membentuk kuda-kuda dengan kedua kaki dibuka empat puluh lima derajat dengan kedua tangan sibuk mempermainkan gerakan rendai (tari), lalu kedua kaki membentuk langkah Ɵga, kaki kanan maju ke samping lalu kaki kiri ditarik ke belakang, dan siku diayun kesamping depan, secepat kilat membuat gerakan sodokan tinju kedepan, disambung dengan siku kiri dan kanan seolah menghantam dada dan muka lawan. Selanjutnya kedua kaki membentuk kudakuda kembali, kali ini anak muda itu membuka jurus langkah Ɵga berat, dan tubuhnya hampir menyentuh tanah lalu mencelat keatas terus menukik kebawah, kedua tangan membentuk cakar, inilah Jurus Harimau Menerkam Mangsa. Ia mengarahkan kedua telapak tangan ke depan silih berganƟ dengan jari membekok kebawah, telapak tangan terbuka kedepan bergantian. Jurus ini dinamakan Pukulan Terlat alias Cucuk Beruk. Lalu kedua tangan seolah menangkap tengkuk dan memiƟngnya dengan kedua tan-

Rakyat Bengkulu z Kamis, 29 Agustus 2013

gan, dengkul dihentakkan kedepan, jurus ini dinamakan Piting Orang Gilo atau Sungkung Orang Gilo. Bagi lawan yang terkena jurus ini sangat sulit sekali melepaskan kunciannya yang begitu kuat mencengkram. Selanjutnya kaki dan tangan membentuk kuda-kuda ringan, melangkah kesana-kemari sambil mempermainkan tangkisan, tangkapan dan hindaran, jurus ini disebut Jurus Memecah Gelombang Dua Belas atau Memecah Gelombang Duo Ble. Tak jauh dari tempatnya berlatih, di atas sebuah batu besar seorang lelaki tua berjubah putih yang sudah lusuh, tubuhnya kurus tapi kekar dengan urat dan otot-otot masih tampak tersisa ditubuhnya sedang asik pula memperhaƟkan seƟap gerakan silat yang dimainkan oleh anak muda tersebut. Pemuda yang baru menginjak usia sekitar 20 tahun itu terus bergerak dengan lincah. Sementara si gaek tua yang berjuluk “Ki Tuai Sakti” alias “Pendekar Harimau PuƟh”, dengan cermat pula memperhaƟkan seƟap gerakan anak muda itu sambil bertengger di sebuah batu besar yang berada di tengah sungai berbatu dan

Bangun RS, Kota Dapat Hibah Rp 4 M

INSPIRATIF Ajari Bermain Drum Gratis ALDI Alviano (24), anggota grup Tangga Band ini mempunyai bakat dalam bermain drum. Aldi tinggal di Jalan Merawan RT 23 RW 06 Kelurahan S a w a h L e b a r. Aldi mengaku sering mengajar orang lain cara bermain drum d e n ga n g rat i s ALDI ALVIANO atau tanpa dibayar. Menurutnya, sudah 20 orang yang diajarkannya sampai bisa bermain drum. (tew/bersambung)

JADWAL ACARA RBTV KAMIS, 29 AGUSTUS 2013 PUKUL

ACARA

08.00 - 08.30 08.30 - 09.00 09.00 - 12.00 12.00 - 13.00 13.00 - 13.30 13.30 - 14.00 14.00 - 15.00 15.00 - 16.00 16.00 - 16.30 16.30 - 17.00 17.00 - 18.00 18.00 - 18.15 18.15 - 18.45 18.45 - 19.00 19.00 - 19.45 19.45 - 20.00 20.00 - 20.30 20.30 - 21.00 21.00 - 22.00 22.00 - 23.00 23.00 - 23.30 23.30 - 24.30

Warna-Warni Indonesia Ragam Raesia Home Shopping Laporan Siang Pekaro Siang Laporan Daerah RBTV BY ReQuest (Live) Home Shopping Ragam Raesia Laporan Sore B’jualan Prol DPRD PROV.BKL (Sisrahman) Demi Indonesia Kuis Demi Indonesia Laporan Malam Prol Dahlan Iskan Laporan Daerah Pekaro Dialog RBTV Halo Bengkulu Special Warna-Warni Indonesia Laporan Hari Ini

berair jernih dengan arus yang deras. Ia kemudian membentuk kuda-kuda berat, tangan dikepal dengan serentak menarik napas lalu kedua telapak tangan tersebut dibuka dan didorong ke depan mengarah ke sebuah batu besar berukuran gerobak. “Bummmm” terdengar bunyi ledakan. Batu itupun hancur berkeping-keping terkena hantaman pukulan jarak jauh pemuda tersebut. Benar-benar dahsyat. Itulah yang dinamakan Ajian Harimau PuƟh. Dalam dunia kaum persilatan ilmu langka itu disebut dengan Gayung Tak Bersambut. Saat sedang asyik berlaƟh, Ɵba-Ɵba terdengar suara suitan yang amat sangat nyaring dan memekakkan gedang telinga. Bagi orang yang tidak memiliki kepandaian Ɵnggi tentu Ɵdak akan mampu untuk menahannya, sudah pasƟ ambruk ke bumi dengan Ɵada sadarkan diri. Karena suitan tadi mengadung tenaga dalam yang sangat Ɵnggi. Sekejap pemuda yang tengah asyik berlaƟh tadi tertegun, namun deƟk berikutnya ia segera menyalurkan segenap tenaga dalam yang dimiliki untuk mengimbangi suara suitan tadi. (bersambung)

MASRI/RB

TANDATANGANI: Unsur pimpinan DPRD Provinsi menandatangani persetujuan Raperda disahkan.

Sesalkan Penyegelan, Walikota Siapkan Solusi BENGKULU - Penyegelan terhadap bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 62 Kota Bengkulu yang beralamat di Jalan Dempo RT 16 RW 06 Kelurahan Sawah Lebar oleh keluarga pemilik tanah Atiyah disesalkan Walikota H. Helmi Hasan, SE. Menurut Helmi, penyegelan sekolah tidak boleh secara sepihak. Harus berdasarkan dengan keputusan hukum yang jelas. Bukan atas keinginan pribadi. “Penyegelan itu tidak boleh dilakukan secara pribadi. Penyegelan itu harus ada dasar hukumnya yakni pu-

t u s a n hu ku m, mau p u n a d a lembaga hukum yang terkait. Kalau dilakukan secara pribadi itu sangat kita sayangkan,” ujar Helmi, Rabu (28/8). Menurut Helmi, Pemda Kota selalu terbuka untuk berdialog dengan keluarga pemilik tanah terkait bagaimana sengketa diselesaikan. “Pemerintah yang sekarang selalu terbuka, kita tidak bicara dulunya. Apalagi informasi yang saya dapat, katanya ada keputusan MA. Nah keputusan MA itu yang seperti apa dulu? Karena keputusan MA itu bisa menjadi dasar pemerintah daerah akan rapat dengan DPRD untuk membahas soal menganggarkan ganti ruginya,” kata Helmi. Pihak keluarga maupun ahli waris, sambung Helmi, tidak perlu khawatir terkait persoalan ini. Pemda Kota Bengkulu akan mencari jalan keluar yang terbaik u nt u k m e n y e l e s a i k a n persoalan ini agar antar pihak tidak ada yang merasa dirugikan. “Kita itu bicara soal sekarangnya. Bukan berdasarkan yang dulu. Pemerintah sekarang selalu terbuka dengan rakyatnya. Karena pemerintah tidak akan melakukan penzaliman kepada rakyatnya. Soal ga nt i r u g i d a n s e ga l a macamnya seperti yang

saya katakan perlu ada dialog dan pertemuan antar elemen. Saya juga memerintahkan asisten untuk menyelesaikan persoalan ini dengan bijak. Oleh karenanya sebelum ada kepastian apapun, tidak boleh main segel-segel sembarangan. Dan sekolah juga harus tetap menjalankan aktivitasnya,” ujar Helmi Segel Sudah Dibuka Warga Terpisah Kapolres Bengkulu AKBP. Iksantyo Bagus Pramono, SH, MH saat ditemui di masjid At-Taqwa ) mengatakan, penyegelan SDN 62 sudah dicabut oleh warga sekitar. Dengan diawasi oleh kepolisian bersama Pemda Kota pada Selasa (27/8) malam. “Segel sudah dicabut oleh warga sekitar. Karena warga sekitar sekolah, anak-anaknya bersekolah di sana (SDN 62). Kita kepolisian hanya mengawasi saja yang juga pada malam itu juga dihadiri oleh pihak pemda kota. Apalagi sekolah ini berkaitan dengan kepentingan orang banyak,” kata Iksantyo. Iksantyo melanjutkan, pihaknya masih menelusuri bukti-bukti kepemilikan tanah dari kuasa hukum/ahli waris. Bahkan pihaknya sudah mengadakan pertemuan bersama Pemda Kota, dan ahli waris terkait persoalan tersebut. “Ini masih proses penyelidikan kita. Karena ini kan bicara soal bukti hukum. Maka masih akan kita telusuri dulu,” bebernya. (new)

BE NG KULU - Pe m b a n gunan Rumah Sakit Kota Bengkulu yang berlokasi di eks gedung DPRD Kota Bengkulu mendapatkan dana hibah sebesar Rp 4 miliar dari APBD-Perubahan Provinsi Bengkulu tahun 2013. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu drg. Edriwan Mansyur saat ditemui, Rabu (28/8). Untuk menggunakan dana tersebut, Edriwan mengaku, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Pemda Provinsi Bengkulu. “Kami juga akan

menyusun perencanaannya dulu. Mungkin dana itu akan digunakan untuk melengkapi sarana prasarana seperti alat kesehatan untuk rumah sakit dan segala macamnya,” kata Edriwan. Terkait launching rumah sakit Kota, menurut Edriwan, belum bisa dilaksanakan dalam bulan ini. Dikarenakan masih menunggu Perda tentang Pengelolaan Rumah Sakit Kota yang akan dibahas eksekutif bersama legislatif dalam waktu dekat ini. )Baca BANGUN.. Hal 19

Tuntaskan Kasus Gizi Buruk BE NG KULU – Pe m d a Provinsi Bengkulu harus segera menuntaskan pekerjaan rumahnya (PR) dalam mengatasi masalah gizi buruk di Bengkulu. Dorongan penuntasan PR itu semakin dipertegas setelah disetujuinya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perbaikan Gizi dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Rabu (28/8) siang. “Seperti diketahui, data Dirjen Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan menyebutkan pada triwulan pertama 2013 di Provinsi B e n g ku l u d i t e m u k a n 3 7 kasus gizi buruk. Kedepan harapan kami dengan Perda Perbaikan Gizi ini, masalah gizi buruk dapat ditekan. Bahkan tidak ada lagi di Bengkulu,” terang Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Ahmad Ismail, SE usai paripurna. Dia menerangkan, setelah diundangkan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nantinya, Pemda Provinsi

Bengkulu wajib melakukan upaya pemenuhan status gizi yang baik, menjamin ketersediaan bahan makanan yang mempunyai nilai gizi sesuai dengan kebutuhan gizi secara merata dan terjangkau. Serta menyediakan dan memberikan informasi gizi yang benar dan peningkatan status gizi masyarakat. “Perbaikan gizi ini untuk meningkatkan status gizi, pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi dan pengaruhnya terhadap peningkatkan status gizi, pelayanan gizi komunitas dan pelayanan gizi pada penyakit degeneratif. Peningkatan status gizi perorangan d a n ma s ya ra k at m e l a l u i perbaikan pola konsumsi makanan, perbaikan perilaku sadar gizi, peningkatkan akses dan mutu pelayanan gizi sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi, peningkatan sistem pengawasan pangan dan gizi serta peningkatan intervensi kepada masyarakat,” katanya. )Baca TUNTASKAN.. Hal 19

187 Lulusan Unib Raih Predikat Pujian BENGKULU – Sebanyak 1.211 mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) dari Program reguler dan non reguler, kemarin (28/8) dilepas dalam prosesi wisuda periode ke-70 yang digelar di Gedung Serba Guna Unib. Lulusan tersebut terdiri lulusan S-2 reguler 277 orang, S-1 Reguler 721 o ra n g , D 3 s e b a n ya k 1 1 1

orang, sedangkan program non reguler S1 sebanyak 102 orang. Dari 1.211 wisudawan terdapat 187 mahasiswa berhasil meraih predikat pujian cumlaude. Rinciannya 71 orang predikat pujian pada program S2 dengan lulusan dengan pujian terbaik jatuh pada Yulis Budiman, Jurusan Kosentrasi manajemen Abribisnis, Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) 3,96. Untuk program S-1 jumlah lulusan dengan pujian 98 orang, lulusan dengan pujian terbaik diraih Atik Rodiawati dari Prodi Pendidikan Matematika, FKIP. Dan program Diploma dengan jumlah lulusan dengan Pujian berjumlah 18 orang, Lulusan dengan pujian terbaik jatuh pada Tri Akna Palupi Prodi D3 Bahasa Inggris, FKIP. Sedangkan lulusan termuda adalah Sevika Ramadhani dari Prodi Ilmu Administrasi Negara Fisipol. Putri pasangan Drs. Bukhari dan Ni d a r i a i n i p u n m e r a i h pujian dengan IPK 3,46. “Selamat dan sukses kepada para wisudawan, saya berharap agar saudara mampu menjaga dan membina diri menjadi lulusan Unib yang berkualitas di masyarakat,” kata Rektor Unib Prof. Ir. Zainal Muktamar, M.Sc, Ph. D. (cw1)


PROBIS

16

Rakyat Bengkulu

PT Angkasa Pura Support Posisi: - Finance & Accounting Staff

Lamaran paling lambat diterima 3 September 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di http://www.kerjaon.com

Setor Uang Muka Cukup Rp 5 Juta

PT Nestle Indofood Citarasa Indonesia Posisi: Stock Control

Lamaran paling lambat diterima 10 September 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di http://www.kerjaon.com

PT Telkom Landmark Tower

RILIS/RB

Lamaran paling lambat diterima 6 September 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di http://www.kerjaon.com

Posisi: Administrasi Gudang (Warehouse) Lamaran paling lambat diterima 11 September 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di http://www.kerjaon.com

Hati-hati dengan Penipuan !!!

DAFTAR HARGA JUAL TOYOTA WILAYAH BENGKULU No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

TYPE VIOS 1500 E MANUAL VIOS 1500 G MANUAL YARIS 1500 J MANUAL YARIS 1500 J AUTOMATIC YARIS 1500 E MANUAL YARIS 1500 E AUTOMATIC YARIS 1500 S LIMITED AUTOMATIC ETIOS 1.2 J MANUAL ETIOS 1.2 E MANUAL ETIOS 1.2 G MANUAL AVANZA 1.3 E M/T AVANZA 1.3 G A/T AVANZA VELOZ 1.5 M/T AVANZA VELOZ 1.5 A/T KIJANG INNOVA BISNIS M/T BENSIN KIJANG INNOVA J M/T BENSIN KIJANG INNOVA E M/T BENSIN KIJANG INNOVA E A/T BENSIN KIJANG INNOVA G M/T BENSIN KIJANG INNOVA G A/T BENSIN

HARGA 228,200,000 241,700,000 201,050,000 211,250,000 209,150,000 219,350,000 233,050,000 141,900,000 156,300,000 168,000,000 157,950,000 184,200,000 185,900,000 195,400,000 199,350,000 210,500,000 235,900,000 248,900,000 255,650,000 269,150,000

INFO KURS Per 28 Agustus 2013 Mata Uang Nilai Kurs Jual (Rp) Kurs Beli (Rp) CNY 1.00 1,784.58 1,766.75 EUR 1.00 14,742.30 14,592.76 HKD 1.00 1,418.85 1,404.65 JPY 100.00 11,338.35 11,222.70 SGD 1.00 8,590.94 8,501.76 USD 1.00 11,005.00 10,895.00 KODE NAMA MATA UANG USD DOLAR AMERIKA CNY CHINA YUAN EUR EURO JPY JAPANESE YEN SGD SINGAPORE DOLLAR HKD HONGKONG DOLLAR

INFO HARGA LOGAM MULIA Nama Produk Logam Mulia LM King Halim 99.99% UBS Gold 99.99% Emas 99.5% Perak SRH 99.9%

PRESTASI: Meneg BUMN Dahlan Iskan menyerahkan penghargaan The Best BUMN Marketing 2013 kepada Direktur Utama Telkom Arief Yahya dalam acara BUMN Marketing Day 2013 yang diselenggarakan di Hotel Borobudur.

Telkom Juara Umum BUMN Marketing Award 2013

PT PEPSI COLA

Jual Beli 523,500 519,500 522,000 519,000 522,000 519,000 520,000 517,000 11,000 10,500 Sumber: Antamgold, 28/8/2013

Kamis, 29 Agustus 2013

Agya Sudah Bisa Dipesan

Lowongan Kerja

Posisi: Administrasi Gudang (Warehouse)

JAKARTA – PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan The Best BUMN on Marketing 2013 dalam BUMN Marketing Award 2013 dan The Best Chief Marketing Officer 2013. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Meneg BUMN Dahlan Iskan kepada Direktur Utama Telkom Arief Yahya dan Direktur Enterprise Business Service Telkom Muhammad Awaluddin dalam acara BUMN Marketing Day 2013 yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Senin (27/8). BUMN Telekomunikasi ini dinilai unggul dalam visi, strategi dan implementasi “marketing” (pemasaran). Sekitar 32 BUMN turut ambil bagian dalam ajang lomba tersebut, termasuk BUMN besar yang kinerja dan prestasinya diakui tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. BUMN Marketing Award 2013 dimaksudkan untuk memacu perkembangan dan mengukur pencapaian yang dihasilkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Event ini digelar Majalah BUMN Track bekerja sama dengan Marketeer Club dan Markplus Inc. Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menjadi juri kehormatan kegiatan ini, sedangkan dewan juri Hermawan Kertajaya dan tim Markplus Inc. Terdapat tiga aspek marketing yang dinilai, yakni strategic (terdiri dari brand, product dan consumer management), tactical (terdiri dari communcation, sales & services) dan special award (terdiri dari marketing 3.0 new wave marketing). Menurut Direktur Utama Telkom, Arief Yahya, aspek marketing memang menjadi salah satu fokus perhatian saat ini. “Saat ini industri ICT bersifat borderless sehingga persaingan dapat muncul dari mana saja. Untuk itu dalam menghadapi dinamika bisnis dan tantangan yang semakin besar, Telkom mengimplementasikan functional strategy marketing-nya melalui Paradox Marketing. Untuk mencapai hasil yang luar biasa dibutuhkan cara yang tidak

biasa,” jelas Arief. Paradox Marketing Di tengah situasi bisnis yang serba tak menentu seperti saat ini, Telkom berusaha menjawab tantangan konsep pemasaran baru, yang disebut Paradox Marketing. Paradox Marketing adalah konsep marketing yang yang tidak biasa tetapi mampu memberikan hasil luar biasa. Konsep marketing ini ditemukan oleh Arief Yahya, Direktur Utama Telkom dan telah diterbitkan dalam sebuah buku yang berjudul “Paradox Marketing: Unusual Way To Win”. Penerapan Paradox Marketing tertuang dalam upaya Telkom menghadirkan produk dengan konsep more for less, mendapatkan benefit berlimpah dengan srategi berbujet murah. “Banyak yang mengatakan harga murah berhubungan dengan margin laba yang kecil. Makanya tantangan kita adalah menjual dengan harga yang murah, tapi bisa mendatangkan keuntungan yang lebih besar,” kata Arief Yahya.(rls)

BENGKULU - Toyota Agya yang berbekal mesin 1000 cc saat ini sudah bisa dipesan, dengan hanya menyetor uang muka sebesar Rp 5 juta. Mobil yang ramah lingkungan, dan bergaya sporty ini, estimasi harga terendah mulai dari Rp 80 juta sampai Rp 120 juta. Harga yang terjangkau, serta biaya pemeliharaan rendah membuat Toyota Agya diperkirakan bakal diserbu penggemar produk Toyota. Branch Manager PT. Agung Automall Main Dealer Toyota, Meriani, SH didampingi Supervisor Yocey Irawan mengatakan Toyota Agya akan diproduksi dalam tiga tipe yakni Tipe E, Tipe G dan TRD S. Mobil ini, kata Meriani, akan membidik segmen pemula yang baru mulai bersentuhan dengan teknologi Toyota. Agya juga akan membidik segmen mobil seken, karena harga yang sangat terjangkau. Layanan purna jual yang prima serta ketersediaan spare part dan bengkel yang tersedia dimana.

“Agya juga bisa menjadi alternatif pemilik kendaraan roda dua untuk segera beralih ke Toyota Agya. Dengan pertimbangan efisiensi, serta kenyamanan untuk untuk mendapatkan kendaraan yang murah, nyaman, dengan biaya pemeliharaan yang rendah,” jelasnya. Menurut Meriani, sebagai kendaraan Low Car Green Car (LCGC) mobil ini sangat ramah lingkungan dan disetiap tipe sudah dilengkapi fitur-fitur unggulan. Toyota Agya didesain lincah di kondisi jalan perkotaan dan sangat irit bahan bakar. Layaknya mobil canggih milik Toyota, mobil ini sudah dilengkapi sistem keamanan, keselamatan dan kenyamanan yang sempurna sebagai kendaraan murah yang juga irit bahan bakar. Untuk tipe G dan Tipe TRD S tampil dengan transmisi matic, sementara untuk di tipe E tranmisi manual. Beberapa Fitur unggulan dari Toyota Agya yakni dibekali mesin 1 KR 12 Valve fuel injection, model ini membuat Agya bertenaga untuk menjadi kendaraan keluarga serba guna.(iks)

IST/RB

BARU: Mobil Toyota Agya sudah bisa dipesan. Mobil ini irit bahan bakar dan didesain lincah di jalan perkotaan.

Telkomsel Bangun Industri Kreatif Digital Tanah Air JAKARTA – Sebagai salah satu “Mahakarya Telkomsel Untuk Indonesia”, hari ini Telkomsel mengadakan acara Digital Creative Indonesia (DCI) yang merupakan upaya untuk turut menggerakkan, dan menginspirasi industri kreatif digital di Tanah Air guna membangun ekosistem DNA (Device, Network & Application) secara berkesinambungan. “Diharapkan DCI mampu menciptakan hubungan harmonis antara Telkomsel, pengembang aplikasi dan produsen telpon seluler di Indonesia. Melalui DCI, kami

harap kedepannya industri digital kreatif di Indonesia ini akan lebih dinamis dan menghasilkan lebih banyak lagi inovasi dan karya anak negeri,” kata Direktur Utama Telkomsel Alex J Sinaga. Sebagai langkah awal DCI, dalam momentum kemerdekaan ke-68 Republik Indonesia, Telkomsel melalui Telkomsel Applications Developer (Teman Dev) menggandeng developer muda di Indonesia, untuk bersama-sama memperkenalkan 68 aplikasi lokal karya anak negeri. Dengan jumlah lebih dari 125 juta pelang-

gan, jalur distribusi, media channel dan infrastruktur yang dimiliki, Telkomsel optimis bahwa bersama-sama dengan developer lokal akan mampu menggairahkan Industri Digital Kreatif Indonesia. Disamping itu, Telkomsel sebagai bagian dari Telkom Group juga memberikan kesempatan kepada para developer lokal untuk menjadi anggota Bandung Digital Valley dan Jogja Digital Valley yang dimiliki Telkom dengan beberapa manfaat diantaranya yaitu, dapat menggunakan co-working space, penggunaan ruang

pertemuan, memanfaatkan device testing yang disediakan, serta beragam manfaat lainnya. Terdiri dari 8 kategori yaitu: e-commerce, games, edutainment, entertainment, information, lifestyle, social media serta utilities, aplikasi-aplikasi ini siap dinikmati dengan cara menghubungi *500*68# dan mengakses www.telkomsel.com/temandev. Beragam aplikasi tersebut dapat diunduh di beberapa platform sistem operasi ponsel seperti Android, Blackberry, Symbian dan juga Web Portal.(rls)


Rakyat Bengkulu  Kamis, 29 Agustus 2013

TAXI RENTAL

Antar Jemput Bandara

INNOVA, AVANZA, KAPSUL, STRADA TRITON 4X4, FORD RANGER 4X4

17 RENTAL AC “MULTI TEHNIK”

Juga Melayani Service dan Jual Beli AC Pengadaan AC Split & Standing Melayani Dalam dan Luar Kota

Hubungi : Sdr. DIAN Tlp.(0736)347508, 0811735652 BTN Pd. Harapan

Jln.CILIWUNG No.42 Pd.Harapan - Bengkulu

HP. 082371108607 Kepuasan Anda Kami Utamakan...!!!


18

Rakyat Bengkulu

Catatan Lidik

SALAH satu langkah membuat mengamankan lokasi wisata Taman Remaja, perlu dibangun pos kamling yang intensif menjaga lingkungan rawan kriminal tersebut. Warga sekitar harus aktif dan tegas dalam menjaga keamanan lingkungannya. Kekompakan warga menjaga keamanan Taman Remaja, bisa berdampak baik bagi Taman Remaja, terutama malam hari. Tak menutup kemungkinan, jika aman dan dimanfaatkan dengan baik, malam haripun Taman Remaja bisa menjadi lokasi wisata yang menyediakan berbagai kuliner, seperti di kota besar di Indonesia. (bersambung)

HASRUL/RB

Antisipasi Jaran POLDA Bengkulu mulai menggeber pemeriksaan rutin kendaraan motor. Razia digelar untuk mengantisipasi jaran (kejahatan kendaraan) seperti curanmor, jambret, perampok ranmor dan lainnya. Seperti kemarin (28/8) sekitar pukul 09.20 WIB, razia digelar di depan Polda Bengkulu. Selain kendaraan yang melintas, diperiksa surat kendaraan. Razia ini bakal digelar rutin setiap pagi. Razia kemarin, polisi berhasil menjaring puluhan kendaraan yang dikenakan sanksi tilang. Selain itu, banyak pula kendaraan yang mendapat teguran simpatik untuk yang melanggar kategori ringan. Selain untuk mencegah aksi kriminalitas, razia juga mengantipasi aksi teror terhadap anggota polisi yang sebelumnya terjadi di Pulau Jawa. “Razia akan dilakukan setiap hari untuk mengantipasi aksi kriminalitas yang terjadi,” ungkap Direktur Lalulintas Polda Bengkulu Kombes Pol. Benny Ali didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Heri Wiyanto, SH kemarin. (zie)

Kamis, 29 Agustus 2013

Sigap, PBK Selamatkan Rumdin Bank Mandiri

Bangun Pos Kamling

Razia

SIRAM: Petugas PBK sigap menyiramkan api yang menjalar ke atas plafon rumdin Kepala Unit Mikro Bank Mandiri, kemarin (28/8).

Polda Bantah Tambah Tersangka Baru RSMY BENGKULU – Kabar ada penambahan tersangka baru kasus dugaan korupsi honor tim pembina RSUD M Yunus (RSMY) Bengkulu sesuai petunjuk Kejati Bengkulu, dibantah Polda Bengkulu. Ditegaskan Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Drs. SM. Mahendra Jaya didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Heri Wiyanto, SH menegaskan, mereka hanya melengkapi beberapa berkas sesuai petunjuk jaksa, bukan menambah tersangka baru. Dijelaskan Mahendra memang ada beberapa hal yang perlu dilengkapi dalam pengembalian berkas perkara 3 tersangka, yakni dr. Zulman Zuhri Amran, dr. Yusdi Zahrias Tazar keduanya merupakan mantan Direktur RSUD M Yunus

(RSMY) Bengkulu, serta staf keuangan RSMY, Darmawi. Dibeberkan Mahendra, penyidik sudah melengkapi petunjuk jaksa dan sejak Rabu (27/8) sudah mengembalikan berkas perkaranya, untuk kembali diteliti. Setelah dilimpahkan, jaksa akan menentukan apakah berkas dinyatakan lengkap alias P21, atau belum. Sebelumnya, berbagai elemen seperti Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mendesak agar penyidik Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu, menetapkan tersangka baru. Karena mereka menilai banyak pejabat yang harus bertanggungjawab atas kasus yang merugikan negara mencapai Rp 5,6 miliar tersebut.(zie)

BENGKULU – Kesigapan personel Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK), berhasil mencegah kebakaran di rumah dinas (rumdin) komplek Bank Mandiri di Kelurahan Padang Harapan, kemarin (28/8) sekitar pukul 10.15 WIB. Kebakaran yang diduga akibat arus pendek listrik tersebut, tak sampai menghanguskan rumah kosong yang rencananya akan dihuni Kepala Unit Bank Mandiri Cabang Selebar. Tidak tanggung-tanggung, puluhan personel dilengkapi 6 unit mobil PBK, dikerahkan untuk mengantipasi terjadi kebakaran yang lebih hebat. Sebelum api membesar dan meludeskan rumah, si jago merah berhasil dipadamkan. “Setelah mendapat informasi tadi, kami langsung ke lokasi dan Alhamdulillah semuanya berhasil diatasi,” kata Kepala Kantor (Kakan) PBK, Elnaldi, saat ditemui di lokasi kebakaran kemarin. Data diperoleh RB, kebakaran disebabkan arus pendek listrik di dalam rumah yang sudah kosong 3 tahun terakhir tersebut. Memang rumah tersebut rencananya dalam waktu dekat akan dihuni Kepala Unit Bank Mandiri Cabang Selebar, Satriawan. Saat kejadian, rumah tersebut sedang dibersihkan cleaning service komplek. Namun tiba-tiba muncul asap dari plafon rumah. Diungkapkan karyawan Bank Mandiri, Zulkarnain (34), ia mendapat kabar dari cleaning service, yang menyatakan ada kebakaran di rumdin tersebut. Zulkarnain memprediksi api berasal dari

MAYNDRA EKA WARDHANA

korsleting listrik dari kabel satu ruangan, dan menyambar bangunan lain di atas plafon. “Mungkin karena listrik,” kata Zulkarnain. Sementara itu, pantauan RB di belakang rumdin tersebut atau tepatnya di semak-semak belakang rumah, terlihat ada bekas rumput terbakar. Ada yang menduga api tersebut berasal dari api rumput dan langsung menyambar plafon. “Tidak, rumput itu bekas dibakar kemarin,” kata Zulkarnain terkait ada indikasi api berasal dari api pembakaran tersebut. Kapolres Bengkulu AKBP. Iksantyo Bagus Pramono melalui Kapolsek Gading Cempaka AKP. Mayndra Eka Wardhana, SH, S.IK mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran. “Untuk sementara penyebab api dari korsleting listrik. Namun untuk kepastiannya masih didalami dan masih dalam penyelidikan,” ungkap Kapolsek. (zie)


Rakyat Bengkulu z Kamis, 29 Agustus 2013

SAMBUNGAN METROPOLIS

19

Tekad Bengkuluku Bersih... Bobolnya Kas juga Dipicu Dana Pakdin... Sambungan dari hal 13 Selain itu walikota menambahkan, masih banyak lingkungan sekitar warga yang belum kelihatan bersih. Seperti masih banyaknya sampah, ilalang yang tumbuh tinggi, dan siring yang kotor yang harus dibersihkan secara maksimal. “Tentunya dalam hal ini, bukan hanya m e n aj d i t a n g g u n g jaw a b

pemerintah semata dalam menciptakan lingkungan y a n g b e r s i h . Te n t u n y a seluruh masyarakat juga harus memiliki kesadarannya masing-masing dalam menciptakan lingkungan sekitarnya agar tetap bersih dan indah,” ungkapnya. Acara tersebut disaksikan langsung oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan alim

ulama H. Syamlan dan KH. Ahmad Fauzan Anwar. Sebelum menyerahkan armada truk sampah secara simbolis, Walikota melaksanakan salat dzuhur bersama dengan karyawan/karyawati Pemda Kota Bengkulu, FKPD Kota Bengkulu, Camat dan Lurah se kota Bengkulu dan dilanjutkan dengan makan bersama di Masjid At-Taqwa. (new/adv/rls)

Surat untuk Dahlan Iskan... Sambungan dari hal 13 Pengumuman pemenang dan pembagian hadiah akan dilakukan pada puncak HUT Rakyat Bengkulu ke-13 pada 1 September 2013 di Sport Centre Pantai Panjang. “Pemenang bisa menyerahkan suratnya langsung pada Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan yang hadir pada puncak acara,” kata Betty. Betty menambahkan, pihak panitia memberikan apresiasi pada sekolah-sekolah yang berpartisipasi dalam lomba ini. Terlebih ada beberapa sekolah yang menjadikan l o m b a i n i s e b a ga i t u ga s bahasa Indonesia. “Respon beberapa sekolah ternyata sangat bagus,” ujar Betty. Salah satu sekolah yang menjadikan menulis surat untuk Dahlan Iskan sebagai tugas bahasa Indonesia yakni SD IT Iqra 1 Kota Bengkulu. Sebanyak 130 siswa dari kelas 4, 5 dan 6 ikut serta dalam lomba ini. “Lomba ini sangat

baik untuk melatih kreativitas siswa dalam menulis. Sehingga kami jadikan tugas bahasa Indonesia,” kata Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SD IT Iqra 1 Kota Bengkulu Gurniman Sutarno, S.Pd I, S.PdI. Sosok Dahlan Iskan diharapkan bisa memotivasi siswa agar terpacu untuk meraih kesuksesan. “Tak dipungkiri sosok Dahlan Iskan menjadi inspirasi sebagian orang. Termasuk siswa di sini, banyak yang mengidolakan beliau,” tambah Gurniman. Sementara itu, hadiah yang akan diberikan pada para juara Lomba Menulis Surat untuk Dahlan Iskan makin bertambah. Harian Rakyat Bengkulu memberi tambahan hadiah berupa tablet untuk juara 1 kategori pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Kemudian meja belajar untuk juara 1 pendidikan dasar. Sebelumnya Diknas Kota Bengkulu dan Dispendik Provinsi Bengkulu juga me-

nyatakan dukungan untuk lomba ini. Dispendik menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 juta untuk hadiah. Sementara Diknas Kota Bengkulu menyediakan trofi bagi para pemenang. Tak hanya itu, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Wilayah Bengkulu juga memberikan hadiah bagi para juara masing-masing kategori. Telkom Bengkulu memberikan free abonement Speedy 6 bulan untuk yang sudah punya Sp eedy eksisting, atau pemasangan Speedy baru dengan free usage 6 bulan apabila jaringan memungkinkan. Apabila tidak mungkin akan diganti dengan Flash Telkomsel. Juara terbaik 1 akan mendapatkan trofi, uang pembinaan Rp 2 juta dan piagam penghargaan. Terbaik 2, trofi, uang pembinaan Rp 1,5 juta dan piagam penghargaan. Terbaik 3, trofi, uang pembinaan Rp 1 juta dan piagam penghargaan. (rei)

Tuntaskan Kasus Gizi Buruk Sambungan dari hal 14 D i a m e m b e b e rk a n , r u ang lingkup dari Raperda Perbaikan Gizi ini meliputi surveilans gizi, Kejadian Luar Biasa gizi dan tata laksana gizi buruk, penanggulangan masalah gizi darurat, pengawasan mutu makanan dan

keamanan pangan, perbaikan gizi makro, perbaikan gizi mikro, perbaikan gizi klinik, perbaikan gizi intitusi dan revitalisasi posyandu. Sasaran perbaikan gizi ditujukan ke masyarakat yang rawan gizi seperti bayi, balita, remaja putri dan ibu hamil menyusui. Kelompok

masyarakat tertentu seperti anak sekolah, orang dewasa dengan kebutuhan tertentu dan usia lanjut. “ Ke l o m p o k ma s ya ra k at yang memerlukan nasehat gizi diantaranya atlet, pasien rumah sakit, jemaah haji, tenaga kerja dan lainnya,” tambahnya. (ble)

Bangun RS, Kota Dapat Hibah... Sambungan dari hal 14 “ Mu d a h - mu d a ha n b i s a disahkan secepatnya (Perda, red). Sehingga, rumah sakit

kota bisa beroperasi dalam tahun inilah,” ujar Edriwan. Pembangunan rumah sakit Kota di lantai bawah, tambah Edriwan, sudah hampir se-

lesai. Seperti sudah tersedia ruangan IGD dan ruangan lainnya. Tinggal lagi pihaknya menginventarisir alat kesehatan yang tidak terpakai di Puskemas agar bisa dialihkan ke rumah sakit kota. “Rumah sakit yang dibangun ini kan sifatnya rumah sakit tumbuh. Secara perlahan dibangun dulu di bagian lantai bawah. Sedangkan lantai atas akan digunakan untuk bagian administrasinya,” kata Edriwan. Mengenai izin pendirian dan sebagai macamnya, sambung Edriwan, sudah lama diproses. Sedangkan untuk tenaga para medis dan medis, akan memberdayakan dari puskesmas dan perekrutan. “Kami sangat berharap seluruh elemen mendukung penuh dalam pembangunan rumah sakit kota. Karena kebutuhan akan pelayanan rumah sakit tinggi,” ujar Edriwan. (new)

Sambungan dari hal 13 “Itukan menurut mereka, datanya seperti itu. Namun saya akui memang ada utang. Namun tidak sebesar itu. Karena logis saja kita berpikir bagaimana bisa pinjam uang hingga sebesar itu (Rp 561 juta),” ujar Betty saat ditemui pada Rabu (28/8). Belum Bisa Dipertanggungjawabkan Dugaan terkait pengadaan pakdin, ujar Betty, akibat penggunaan dana sebesar Rp 900 juta yang digunakan untuk membiayai 3 stel pakdin untuk 200 karyawan masih belum bisa dipertanggungjawabkan hingga kini. “Ini saya rasa ada kaitannya dengan pengadaan dinas waktu dulu. Kalau saya tidak mau bicara terlalu banyak, yang penting cukup tahu saja. Biarlah hukum yang membuktikan nantinya. Dan kini juga kan ada bukti hasil auditnya,” beber Betty. Selama menjabat Kabag Keuangan PDAM Bengkulu, Betty menambahkan, peminjaman uang yang dilakukan harus berdasarkan izin dan rekomendasi dari Direktur PDAM dengan ketentuan yang sudah berlaku. “Kalau syaratnya itu sama saja apa yang disampaikan mereka itu (Plt Direktur PDAM) se-

lama ini. Sedangkan kalau soal utang opersional itu berkaitan seperti biaya karyawan dan juga termasuk salah satunya seperti pengadaan pakaian dinas itu,” ujar Betty. Sementara itu Kabag Keuangan PDAM Bengkulu Brigita, SE membantah tidak menyampaikan seluruh data di DPRD terkait hasil audi tahun 2011. Apalagi menyebutkan ada jumlah kas PDAM yang bobol namun belum dibeberkan masih ada sebesar Rp 4,2 miliar. “Kalau data yang belum kita sampaikan itu hasil audit tahun 2012 yang sekarang masih dalam proses audit oleh akuntan publik. Mungkin dalam waktu dekat ini hasilnya sudah ada,” tutur Brigita. Soal mekanisme peminjaman uang, terang Brigita, sesuai aturan perusahaan bahwa jumlah pinjaman yang diberikan maksimal 50 persen dari total gaji yang diterima dalam pengembalian. Masa pelunasannya pun paling lama enam bulan. “Peminjaman itupun harus ada acc (persetujuan) dari direktur. Cara pelunasannya melalui pemotongan gaji selama enam bulan. Sedangkan terkait ada karyawan yang meminjam untuk keperluan pribadi sampai ratusan juta, itu menyalahi prosedur. Dan

saya tidak tahu teknis mereka meminjam pada waktu itu seperti apa sehingga bisa mendapatkan pinjaman besar,” ujar Brigita. Dapat Proyek Tanpa Tender Di bagian lain, informasi yang diperoleh, CV Raja Persada yang tercatat menggunakan uang kas PDAM sebesar Rp 528 juta merupakan perusahaan milik petinggi PDAM di bagian keuangan. Disebut pula kas yang digunakan CV Raja Persada sebesar Rp 528 juta tersebut merupakan dana yang digunakan untuk pembelian alat-alat kelengkapan PDAM dalam proyek pengadaan. “CV Raja Persada itu milik petinggi PDAM. CV ini seperti toserba, semuanya serba ada. Tiap proyek pengadaan, CV Raja Persada tanpa tender, hanya melalui PL (penunjukkan langsung),” ujar sumber RB terpercaya di internal PDAM. Mengenai CV Raja Persada, K a b a g Ke u a n g a n P D A M Bengkulu Brigita, SE, mengakui sebagai perusahaan yang menjalin kerjasama dengan PDAM Bengkulu terkait pengadaan barang kelengkapan PDAM seperti mesin pompa air, pipa dan lainnya. “CV Raja Persada memang PL (penunjukkan langsung) setiap proyeknya. Kalau terkait ada tercatat

kasbon, itu karena mereka pada saat pengadaan pompa air kita, administrasinya masih belum lengkap. Maka tercatatlah ada kasbon,” kata Brigita. Namun terkait siapa pemilik CV Raja Persada, Brigita mengaku tidak mengetahui. “Kalau itu saya kurang tahu ya,” ujar Brigita. Helmi: Segera Lunasi Terpisah Walikota H. Helmi Hasan, SE mengaku prihatin dengan kondisi manajemen P D A M ya n g t i d a k s e hat. Helmi berjanji akan membenahi manajemen PDAM lebih baik lagi. “Makanya dengan ada direktur PDAM yang definitif nanti, kita harapkan bisa melakukan perubahan yang lebih baik lagi. Dan kita, pemerintah daerah, mempunyai gagasan bahwa manajemen PDAM harus dibenah dan dirombak, demi perubahan dan kemajuan bersama,” kata Helmi. Helmi juga meminta agar karyawan yang masih belum memelunasi pinjaman kas perusahaan tersebut agar segera melunasinya. “Namanya utang itu wajib dibayar. Ini kan uang yang digunakan uang perusaahaan. Ka l a u t i d a k k a n m e re k a akan tersangkut persoalan hukum,” kata Helmi. (new)

Dana Beli Baju, Tas dan Sepatu Siswa Tak Diatur Sambungan dari hal 13 Adapun kegiatan program SMS yang disetujui adalah belanja operasional kelembagaan TK/RA dan PAUD, belanja operasional kelembagaan SD/MI Negeri dan Swasta, belanja operasional kelembagaan SMP/MTS Negeri dan Swasta, biaya operasional SMA/MA dan SMK Negeri dan Swasta. Lalu beasiswa untuk siswa berprestasi dan kurang mampu melanjutkan ke perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu dan peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga pendidikan. Kalaupun ada beasiswa langsung kepada peserta didik, itu merupakan bentuk peran serta masyarakat. Selain itu, dalam Raperda disebutkan peran serta lainnya seperti sosialisasi program SMS pada masyarakat, memberikan kesempatan magang kepada peserta didik, memberikan bantuan langsung

kepada lembaga pendidikan dan melaporkan penyimpangan dalam penyelenggaraan program SMS kepada pihak yang berwenang. Menurut Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Syafrianto Daud, S.Sos, ketentuan lebih teknis lebih lanjut akan diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Dia berharap agar Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd segera mengundang bupati/walikota dalam rangka persiapan untuk merealisasikan Perda SMS itu. Mengingat sumber pendanaan yang berasal dari APBD Provinsi wajib didampingi dengan APBD Ka b u p a t e n / Ko t a. “ D a n a pendamping kabupaten/ kota sebesar 20 persen dari alokasi dana APBD Provinsi,” ujar Syafrianto. Pers etujuan Tanpa Draf Raperda Di lain sisi, persetujuan Raperda untuk disahkan

dilakukan tanpa membaca terlebih dahulu draf Raperda Tentang SMS. Biasanya draf Raperda sudah di atas meja masing-masing dewan, atau diber ikan saat masuk ke ruang paripurna. Namun kemarin, tidak demikian. Para anggota DPRD Provinsi hanya mendengar laporan dari Juru Bicara (Jubir) Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Heliardo, S.Ag yang membacakan sejumlah perbaikan dan penjelasan Raperda. Bukan membacakan Raperda secara keutuhan. Hal yang sama saat dewan menyetujui Raperda Tentang Perbaikan Gizi. Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Ir. Firdaus Djailani, mengatakan tidak perlu membaca draf Raperda lagi, sebelum menyetujui Raperda. Sebab, selama ini dewan menyimak proses dan hasil pembahasan Raperda sebelum disetujui kemarin. “Memang saat paripurna tadi, tidak pegang draf. Tapi

kan bisa mendengar, apa y a n g m e re k a l o n t a r k a n . Lagian dari awal pembahasan, kami terus menyimak Raperda ini. Sampai hari ini disetujui,” kata Firdaus. Senada disampaikan Anggota DPRD Provinsi lainnya, Ir. Muharamin. “Kan sudah d i b a ha s, d a n s e l a ma i n i setiap hasil pembahasan dibaca,” ujar Muharamin. Dihubungi terpisah, Divisi Advokasi LBH Respublica, Firnandes Maurisyah, SH mempertanyakannya. “Kondisi ini sangat berbeda saat p e n ga m b i l a n k e p u t u s a n atas Raperda Tentang Jalan Khusus Angkutan Pertambangan dan Perkebunan Perusahaan waktu lalu. Saat itu sejumlah dewan mempertanyakan mana draftnya, saat draf tidak diberikan. Mereka beralasan tidak dapat disetujui sebelum draf Raperda diberikan dibaca dulu. Sekarang berbeda, kok terkesan setuju-setuju saja,” kata Firnandes. (ble)

DPRD: Pemprov Agar Akhiri Polemik Ikon Sambungan dari hal 13 “Ada gagasan Wagub ikon Bengkulu seperti itu (Fatmawati), bagus dan sah-sah saja. Termasuk juga setelah itu ada pendapat orang lain, ada ikon lainnya. Jadi tidak mesti itu (Fatmawati). Bisa lain-lain berdasarkan hasil kajian tim,” kata Zarkasi usai

memimpin rapat paripurna DPRD Provinsi, kemar in (28/8). Zarkasi menyarankan agar tim yang dibentuk Pemda Provinsi merupakan para ahli di berbagai bidang. Baik bidang pariwisata, marketing, ekonomi maupun sosial budaya. Tim ahli bisa didapatkan di sejumlah universitas

lokal Bengkulu. “Paling bagus, perlu ada k aj i a n , b e nt u k t i m y a n g representatif dari para ahli di bidang itu. Baru hasil kajiannya disampaikan ke Pemda. Disitu sampai pada titik kesimpulan,” ujar Ketua DPRD Kota Bengkulu periode 2004-2009 itu. Hasil kajian itu disampai-

kan Pemda Provinsi ke DPRD Provinsi Bengkulu, sebagai bahan membuat payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda). Tanpa ada kajian itu DPRD Provinsi sulit untuk menindaklanjuti. “Jangan tanpa ada kajian. Karena akan jadi soal kemudian hari. Soalnya ikon yang dtetapkan bisa tidak tepat. Kajiannya sebaiknya yang terbar u. Karena akan berbeda dengan kajian tempo dulu atau waktu dulu,” ujar Zarkasi. Bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, ikon yang ditetapkan juga harus bersinergis dengan program pembangunan jangka panjang Bengkulu. Serta potensi yang bisa dijual ke masyarakat luar Bengkulu. “Namanya ikon, mesti ada pertimbangan strategis dan memiliki urgensi ikon itu sendiri,” kata Zarkasi. Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Syafrianto Daud, S.Sos saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan ikon Bengkulu berganti menjadi Fatmawati tidak perlu dilakukan pengkajian. Menurutnya dari sisi apapun, Fatmawati sudah tepat untuk menunjukan jati diri masyarakat Bengkulu. “Kalau dari segi nasionalisme, saya kira tidak perlu lagi ada kaji mengkaji. Fatmawati itu, sudah dikenal dimana-mana. Bahkan di dunia internasional. Daripada menggunakan nama Raffleslesia. Itukan nama penjajah Bengkulu. Lagian, dari sejak dulu sampai sekarang, apa yang diuntungkan menggunakan ikon Rafflesia,” kata Syafrianto. (ble)


20

Rakyat Bengkulu

TELEPON PENTING POLISI Polda Bengkulu (0736) 51274/112 Polres Bengkulu (0736) 22110/112 SMS Pengaduan Ditlantas Polda 081369211717 SMS Centre Polres Bengkulu 08117301110 Pos Lantas Simpang Lima (0736) 21021 Polair (0736) 52890 Polsek Gading Cempaka (0736) 22937 Polsek Teluk Segara (0736) 21520 Polsek Muara Bangkahulu (0736) 7310595 Call Centre Bid Propam Polda 085279219000 PBK (0736) 51113 SAR Emergency Call 0736-5500666 RUMAH SAKIT RSUD M Yunus (0736) 52004/21710 RS Bhayangkara (0736) 341086 RS Rafflesia (0736) 21048 RS DKT (0736) 22988 RSJKO (0736) 341086 RS Tiara Sella (0736) 20350

Berpotensi Ricuh, Dikawal 30 Polisi BENGKULU – Sidang 2 kasus pembunuhan berencana, hari ini (29/8) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu. Menarik ditunggu, karena para terdakwa dalam kasus ini, semua dituntut 20 tahun penjara. Tuntutan ini disebut-sebut yang tertinggi dalam sejarah perjalanan hukum di Bengkulu. Dua kasus pembunuhan berencana itu yakni, pembunuhan terhadap Sekretaris Baitul Mal wa Tanwil (BMT), Andriyadi (37), warga Kelurahan Kebun Dahri dengan terdakSURYANTO

wa, Syamsu Riyanto (28), Dodi Rudiansyah (20) dan Syawaludin (28). Lalu kasus kedua, pembunuhan berencana mahasiswi UMB, Vivi Fitriani (21), dengan terdakwa Febriansyah alias Abi (22). Vonis yang menyidangkan dua kasus berencana ini, berpotensi ricuh. Untuk mengantisipasi terjadinya gejolak atau kericuhan yang bisa muncul dari keluarga korban, Kapolres Bengkulu AKBP. Iksantyo Bagus Pramono SH, MH mengerahkan 30 anggotanya untuk mengamankan PN Bengkulu. Setiap pengunjung atau keluarga korban yang masuk ke ruang sidang untuk mendengarkan putusan hakim, akan diperiksa menggunakan alat pendeteksi, metal detector. Ini untuk mengantisipasi agar tidak ada pengunjung yang membawa senjata api atau senjata tajam. Kajari Bengkulu Suryanto, SH membenarkan sidang vonis nanti akan disiagakan 30

4 Hari Tak Pulang SUDAH 4 malam ini, Rosidawati (33), tak lagi bisa tidur nyeyak. Meski tubuh terasa lelah setelah bekerja seharian sebagai cleanning service di sebuah perusahaan swasta Slamet Group, namun warga RT 11 Kelurahan Kampung Kelawi (belakang SD 17) ini, selalu terbayangTRI JUWITA UTAMI bayang wajah putri semata wayangnya Tri Juwita Utami (13). Rosidawati menuturkan, sejak Minggu (25/8) lalu, putrinya yang akrab disapa Tasa itu pergi tanpa pamit. Diduga ia kini bersama teman perempuannya berinisial Jn, yang tinggal dari rumah mereka. “Ada yang bilang anak saya itu pergi sama Jn. Sudah dihubungi, tapi nomor handphonenya sudah tidak aktif lagi. Bahkan saya tidak tahu pas pergi pakai baju apa. Kan tidak pamit,” ujar Rosidawati. Diakui, ada persoalan keluarga yang kemungkinan menjadi pemicu Tasa kabur dari rumah. Namun ia berharap Tasa segera pulang. “Saya jadi gak enak ngapa-ngapain dek. Kepikiran anak saya makan apa, tidurnya di mana, apakah sehat atau sakit. Dia ini putri tunggal saya dengan suami,” ungkapnya, dengan mata menahan tangis. Bila ada warga Bengkulu yang mengetahui keberadaan Tasa, diharapkan dapat menghubungi ke Graha Pena Rakyat Bengkulu nomor 073620882. “Saya minta bantuan dihubungi ke nomor RB saja. Karena saya tidak punya handphone,” ujar Rosidawati.(ken)

anggota keamanan dari kepolisian. “Ya saya harap tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Itu saja,” kata Suryanto. Seperti diketahui, Andriyadi dibunuh secara sadis oleh 4 pelaku. Mereka Syamsu Riyanto, Dodi Rudiansyah dan Syawaludin, serta satu pelaku lainnya, Khalik yang masih buron. Pembunuhan ini cukup direncanakan beberapa hari sebelum eksekusi, karena 4 pelaku sempat beberapakali rapat untuk mematangkan pembunuhan. Bahkan sebelum dibunuh 8 Februari 2013 lalu, korban sempat diberi racun dan jenazah dimasukkan ke dalam karung. Sementara terdakwa Abi, membunuh Vivi Fitriani di kediaman Abi. Setelah mencekik korban, Abi lalu membuangnya ke tempat pembuangan sampah di Air Sebakul. Apakah hakim di PN Bengkulu akan menciptakan sejarah dalam memutuskan kasus ini? Kita tunggu saja sidangnya hari ini.(tew)

Terbang, Mobil PLN Tabrak Pohon

Berkas IMB P21

Orang Hilang

Kamis, 29 Agustus 2013

Hari Ini, 2 Vonis Sidang Pembunuhan

Korupsi KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Bengkulu akhirnya menuntaskan pengusutan dugaan pungli retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dengan tersangka mantan Kadis Tata Kota Bengkulu Sahlan Sirat. Kemarin (28/8) jaksa peneliti menyatakan berkas tersangka telah lengkap atau P21. Demikian dijelaskan Kajati Bengkulu Suryanto, SH melalui Kasi Penyidikan Ujang Suryana, SH. “Ya, setelah menjalani tahap penelitian oleh jaksa peneliti, hari ini (kemarin, red) berkas tersangka IMB Sahlan Sirat dinyatakan P21, dan segera dilimpahkan ke pengadilan karena hasil penyelidikan jaksa peneliti terhadap Sahlan Sirat, dinyatakan lengkap,” ujar Ujang. Dikatakan Ujang, berkas tersebut dinyatakan lengkap karena sudah dianggap jelas serta ada bukti-bukti yang mendukung. “Kita punya barang bukti berupa kuitansi dan sudah mendengar keterangan saksi-saksi,” kata Ujang. Sayangnya, Ujang mengaku belum bisa memastikan kapan tersangka akan dilimpahkan ke pengadilan. “Ya nanti dululah, semua ada tahapannya. Dalam waktu dekat ini kita selaku penyidik akan melakukan penyerahan tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). Setelah itu, baru JPU akan melimpahkan ke pengadilan,” ujar Ujang. Menurut Ujang, berkas P21 itu telah sah dan sudah ditandatangani kajati serta 4 JPU, yaitu RR. Ayu Azzizi SH, Eriyanto SH, Herwinda SH, MH dan Zubaidah SH. Apakah ada tersangka lainnya selain Sahlan Sirat ? Ujang mengatakan, belum bisa menetapkan siapa tersangka lainnya karena sampai saat ini Sahlan Sirat tidak mau buka mulut. “Biarin aja dia tidak mau ngomong, jika dia tidak mau menyebutkan tersangka lainnya. Berarti dia tersangka tunggal,” kata Ujang.(tew)

Macet, 4 Mobil Tabrakan Beruntun

EKI/RB

HANCUR: Toyota Avanza rusak berat setelah sempat terbang dan terbalik beberapakali. Tampak penumpang mobil naas tersebut masih shock.

Rampok Gasak V-Ixion Warga Kandang Limun mengangkat tangan tanda tidak akan BENGKULU – Perampok di tengah memberikan perlawanan. Saat korban jalan kota, kembali bikin resah. Agusturun itulah, pelaku yang berada di betian (26), warga Jalan WR Supratman lakang motor langsung menaiki motor RT 19 RW 5 Kelurahan Kandang korban dan kabur. Lalu disusul teman Limun, dibuat gigit jari setelah mopelaku yang membawa motor Vega R. tor Yamaha V-Ixion kesayangannya, Korban rugi Rp 22 juta. Tidak terima dirampok 2 orang tak dikenal, Selasa motornya dirampok, korban melapor(27/8) di Jalan Budi Utomo Kelurakan kejadian tersebut ke Polres Benghan Beringin Raya. kulu. Menurut pengakuan Zubaidi (44), Kronologis kejadian, malam itu salah seorang warga RT 12 RW 07 Kelusekitar pukul 21.00 WIB korban dari rahan Beringin Raya, memang daerah rumah menuju rumah temannya, di tersebut rawan terjadi perampokan. Sungai Hitam. Saat melewati Jalan “Oh, memang sering terjadi perampoBudi Utomo, tiba-tiba motor korban kan di sini. Kecelakaan juga banyak,” ditabrak pelaku berjumlah 2 orang, ujar Zubaidi. menggunakan motor Yamaha Vega IKSANTYO BAGUS P Sementara itu, Kapolres Bengkulu R. Tidak terima motornya ditabrak, AKBP. Iksantyo Bagus Pramono SH, MH melalui Kasat pelaku langsung memberhentikan motornya. Niat hati mau memarahi pelaku, justru pelaku yang Reskrim AKP. Dwi Citra Akbar ST, S.IK mengaku sudah memepet motor korban. Seorang pelaku lalu me- menerima laporan dari korban. “Ya, laporan korban telah kita terima dan akan segera ngeluarkan pisau dan menempelkan ke perut korban yang masih duduk di atas motor. “Turun dari motor!,” ditindaklanjut. Kami masih menyelidiki kasus ini dan mencari keberadaan pelaku yang ciri-cirnya sudah dibentak pelaku. Karena takut ditikam, korban turun dari motor dan ungkapkan korban,” ujar Kasat.(tew)

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Mantan Ibu RT BENGKULU – Sidang kasus cabul dengan terdakwa Ema (40), di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu kemarin (28/8) kembali digelar. Sidang dengan agenda replik itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yordan, SH meminta majelis hakim menolok eksepsi yang diajukan terdakwa melalui penasihat hukum, Benaso Harefa SH. JPU menegaskan eksepsi terdakwa pada sidang sebelumya, yang mengatakan 3 dari 6 korban tidak lagi di bawah umur, itu terbantahkan. Selain itu, JPU juga meragukan legalitas pengacara terdakwa. “Kami punya bukti akta kelahiran keenam saksi,” ujar Yordan. Terkait pernyataan JPU yang mempermasalahkan legalitas dirinya sebagai pengacara, Benaso mengatakan bahwa jaksa tidak berwenang untuk mempermasalahkan status pengacara. “Saya ini sebagai pengacara telah di sumpah di Pengadilan Tinggi Jakarta pusat. Minggu depan saya akan menyampaikan duplik,” ujar Benaso.(tew)

BENGKULU – Tikungan tajam di Jalan Mayjend Sutoyo dekat rumah makan Tangjung Karang, kembali makan korban. Mobil Toyota Avanza milik PT PLN nopol B 1579 TKW yang dikemudikan karyawannya, menghantam keras sebuah pohon di tikungan tersebut. Kecelakaan lalu lintas ini sempat memacetkan jalan protokol tersebut. Bahkan, insiden ini sempat membuat 4 mobil tabrakan beruntun karena di jalur itu macet. Data terhimpun, kemarin (28/8) sekitar 14.00 WIB, Yordan (26) karyawan PT PLN mengemudikan mobil naas tersebut. Di dalam mobil, ada 4 karyawan lainnya, Eko (19), Rio (21), Adi (21) dan Fiki (22). Menurut saksi mata yang melihat kejadian tersebut, Fadil (30), warga jalan Sutoyo RT 26 RW 3 Kelurahan Tanah Patah, penyebab kecelakaan akibat ban di depan bagian kiri mobil pecah. Mobil yang melaju kencang dari Simpang Harapan ke arah Tanah Patah itu, bahkan sempat terbang. “Sopirnya masih muda. Ya biasalah anak muda yang suka ugal-ugalan. Saya melihat langsung detik-detik sebelum mobil ini menghantam pohon. Mobil sempat terbang dan 5 kali terbalik. Lalu baru berhenti setelah menabrak pohon,” kata Fadil. Pantauan RB di lokasi, saking tingginya mobil terbang sampai menjangkau kabel telepon di pinggir jalan. Kabel listrik itu bahkan putus.

Beruntung, seluruh penumpang di dalam mobil Avanza tersebut, selamat dan hanya mengalami luka lecet. Yordan yang menjadi sopir, kemarin belum bisa memberikan keterangan karena masih shock. Sedangkan Eko yang ikut dalam mobil tersebut mengatakan, saat itu mereka mau kembali ke kantor. “Kami baru selesai makan siang karena pada jam istirahat. Pas mau pulang ke kantor, tiba-tiba ban depan bagian kiri mobil, pecah. Saya tidak tahu tiba-tiba mobil terbang dan terbalik beberapa kali,” ujar Eko. Sekitar pukul 15.30 WIB, anggota Polsek Ratu Agung tiba di lokasi. Namun, kelima korban sudah tidak berada di tempat, karena setelah kejadian mereka langsung pergi ke kantor untuk melaporkan kejadian yang mereka alami. Tabrakan Beruntun Akibat kecelakaan tersebut, lalu lintas macet. Dampaknya, 4 unit mobil terlibat tabrakan beruntun. Data terhimpun, sebuah mobil Kijang LGX yang dikemudikan mahasiswa Unib, Adit, menginjak rem secara mendadak. Lalu, mobil Maven yang ada di belakangnya terkejut dan menabrak belakang mobil Adit. Karena ditabrak dari belakang, mobil Adit terdorong dan menabrak mobil Suzuki Ertiga yang ada di depannya. Sedangkan mobil Maven yang menabrak mobil Adit, juga ditabrak mobil Panter pick up warna merah dari belakang. Akibat kejadian tersebut, keempat mobil mengalami penyot di bagian belakang.(tew/zie)


22

Pro OTONOMI

PRO OTONOMI 2 Bocah Ditemukan Tewas

Rakyat Bengkulu  Kamis, 29 Agustus 2013

Lintas

Ambil Alih Kasus Penikaman

MUKOMUKO - Polres Mukomuko mengambil alih penyelidikan kasus penikaman tahanan bernama Erwan Efendi oleh teman satu selnya SL dari Polsek Ipuh Mukomuko Selatan. Supaya penyelidikan kasus ini berjalan dan bisa diselesaikan dengan cepat. “Kasus ini sudah diambil alih Polres. Proses penyelidikan terhadap pelaku penusukan itu sudah di lakukan di Polres Mukomuko,” kata Kapolres Mukomuko AKBP Wisnu Widarto, S.Ik. Sl sejak Sabtu lalu sudah dibawa ke Polres Mukomuko. Sl diletakkan di sel bersama tiga tahanan lainnya yang lebih dulu menghuni sel tersebut. Kasus penikaman itu ditegaskan oleh Kapolres akan berjalan terus. Penyidik akan menyelesaikan proses hukum terkait kasus tersebut. “Pelakunya akan kita tindak tegas,” kata Kapolres. Kapolres juga memastikan terjadinya penikaman di sel itu akan diproses. Ia mengatakan petugas piket hingga ke manajemen Polres Mukomuko akan diperiksa oleh Provost Polres Mukomuko. Sebab Kapolres meyakini ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya. Yakni melakukan kelalaian. Akan diperiksa unsur kelalaian yang menyebabkan ada pisau di sel itu apakah karena petugas piket yang malas atau pimpinan mereka di polsek yang tidak melakukan kontrol terhadap anak buahnya. “Ini yang akan kita selidiki. Nanti proses ini akan dilakukan oleh Wakapolres juga,” katanya. Kasus penikaman yang terjadi di dalam sel turut menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mukomuko. Anggota Komisi III DPRD Mukomuko Rusman Aswardi meminta supaya aparat hukum bisa mengusut tuntas kasus ini. Terutama asal muasal pisau yang digunakan pelaku Sl untuk menikam teman satu selnya Herwan Efendi. Selain itu juga mengganjar pelaku yang telah melakukan tindak pidana penganiayaan itu. “Saya singgah ke Ipuh dalam perjalanan. Di sana saya kebetulan bertemu tokoh masyarakat. Mereka banyak melaporkan hal ini. Meminta supaya diusut tuntas karena sudah menjadi isu publik khususnya di Ipuh,” kata Rusman Aswardi. Rusman mengatakan dari pembicaraan warga itu mereka tidak menyalahkan petugas piket malam itu, sebab kemungkinan pisau itu masuk jauh hari sebelum terjadi penikaman itu. Kebetulan saja saat kejadian pada Jumat tengah malam. Sehingga yang seolah salah adalah petugas piket di malam itu. Apapun itu Rusman mengatakan warga sangat berharap kasus ini segera diselesaikan. Serta tidak terulang di sel-sel polisi lainnya di Mukomuko. (del)

Tenggelam di Kolam Ikan MANNA – Bocah umur lima tahun, Riski, Rabu (28/8) sore ditemukan tewas di kolam ikan Tebat Terulung, Kecamatan Manna Bengkulu Selatan yang berjarak hanya 100 meter dari rumahnya. Tubuh Riski ditemukan mengapung di permukaan kolan ikan tersebut oleh Zuki warga Desa Terulung yang kebetulan melintas di lokasi. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSHD) sekitar pukul 17.15 WIB. Namun karena diduga sudah lama tenggelam, di rumah sakit didapati kepastian korban sudah meninggal dunia sejak ditemukan. Kapolres Bengkulu Selatan (BS) AKBP. Yohanes Hernowo, S.IK. MH melalui Kapolsek Manna Ipda. Risqi Akbar saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat bocah atas nama Riski, putra dari Ujang bin Irawan warga Desa Terulung. Dari keterangan keluarga korban diterima polisi, kejadiannya berawal Riski siang itu bermain layang-layang yang yunike/rb lokasinya tak jauh dari kolam ikan Tebat Terulung di lapangan Manggul. Diduga RAMAI PELAYAT: Jenazah Riski dikelilingi tetangga dan kerabatnya datang melayat.

Setahun Tak Berjalan, Plasma PT SIL Diprotes ARGA MAKMUR – Warga Desa Taba Kelitang Kecamatan Batik Nau Bengkulu Utara (BU) memprotes sistem kerja program plasma perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh PT Sandabi Indah

Lestari (SIl). Pasalnya sudah setahun ini di desa mereka plasma yang dijanjikan oleh PT SIL belum juga berjalan. Seperti yang diungkapkan Anton warga Desa Taba Kelintang Batik Nau. Saat ini setidaknya ada puluhan hektare lahan masyarakat yang semula lahan perkabunan sudah ditebang habis oleh warga. Hal ini lantaran adanya program plasma dari PT Sandabi. “Bahkan ada yang sudah satu tahun menebang perkebunan mereka, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan dari PT SIL kapan tanaman plasma akan

dimulai,” terang Anton. Ia mengharapkan PT SIL sesegera mungkin merealisasikan janjinya untuk melakukan penanaman tanaman plasma. Pasalnya masyarakat sudah terlalu lama menunggu dan sudah terlanjur menebang tanaman mereka selama ini. “Masyarakat sangat mendukung tanaman plasma yang dijanjikan oleh PT SIL, makanya segara menindaklanjuti dengan menebang lahan perkebunan mereka yang selama ini digunakan,” demikian Imron. Terkait hal itu, GM PT Sandabi Hendro Prasetyo mengaku belum menerima laporan mengenai belum ditanamnya lahan plasma yang sudah dijanjikan perusahaan. Namun diakuinya seharusnya

saat hendak pulang ke rumahnya, Riski yang hanya sendirian melewati pinggir tebat terpeleset dan masuk ke kolam. “Ada laporan penemuan mayat bocah umur 5 tahun yang diduga meninggal karena tenggelam. Saat ditemukan Zuki, korban sudah dalam kondisi mengapung dan tidak bernyawa. Korban juga sempat dilarikan keluarganya ke RSHD. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga dugaan sementara korban memang tewas karena tenggelam,” papar Risqi. Disisi lain dokter jaga UGD RSHD dr. Indasti yang sempat menangani korban mengatakan korban sudah meninggal tiga jam sebelum ditemukan. Hal ini terlihat dari kondisi tangan korban yang sudah kaku, pupil korban dan denyut nadinya. Korban juga ditemukan dalam kondisi mengapung di kolam. “Korban memang sempat di bawa keluarganya ke sini (RSHD), namun karena kondisinya sudah tidak bernyawa tidak ada yang bisa kita tangani. Jasad korban langsung dibawa kembali ke rumahnya,” ujar Indasti.(key)

program plasma langsung dilakukan setelah masyarakat menyatakan kesiapan lahan untuk ditanami. “Nanti akan saya hubungi manajernya langsung, bagaimana kelanjutan dan status lanhan Plasma di Desa Taba Kelintang. Yang jelas perusahaan tetap berjanji merealisasikan kebun plasma tersebut,” demikian Hendro. Sekadar mengetahui, perkebunan plasma merupakan kerjasama antara perusahaan dan masyarakat. Masyarakat hanya menyiapkan lahan dan tanaman maupun pengolahannya dibantu oleh perusahaan. Nantinya, setelah tanaman panen masyarakat wajib menjual hasil panen dengan perusahaan yang bekerjasama dengan harga pada umumnya. (qia)

Kasus Injak Alquran, 2 Anak pejabat dan Paskibra

Guru Sempat Menangis, Selamatkan Alquran Bagaimana kondisi di SMAN 6 Seluma pasca diterpa persoalan guru yang menghukum siswa bersumpah dengan menginjak Alquran? Dan bagaimana oknum guru dan siswa itu sendiri berikut laporannya. PERI HARYADI, Sukaraja SALAH satu sekolah di Kabupaten Seluma, SMAN 6 mendadak ngetop dan jadi perbincangan hangat seantero Provinsi Bengkulu. Sayangnya bukan karena siswanya mencatat prestasi yang fenomenal, tapi sebaliknya, sekolah ini jadi sorotan lantan kejadian siswa menginjak Alquraan. Kemarin sekolah itu ramai didatangi berbagai pihak, sejak mencuatnya guru yang menghukum siswa yang ketahuan merokok untuk bersumpah dengan menginjak Alquran. Pantauan RB, proses belajar dan pembelajaran tetap berjalan seperti biasanya di sekolah yang berdomisili di Desa Padang Pelawi Kecamatan Sukaraja. Siswa tampak tetap melanjutkan aktifitas seperti biasanya. Demikian juga para guru serta kepala sekolahnya, masuk dan sibuk menjalankan aktivitas seperti biasanya. Hanya saja, siangnya pihak sekolah kedatangan kunjungan Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE. Selain masuk kesejumlah ruang kelas,

wakil bupati juga menggelar pertemuan dengan seluruh guru. Kecuali dua guru yang tidak ada karena sedang dipanggil Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Seluma. Yakni guru agama dan oknum guru yang menjatuhkan hukuman terhadap 8 siswa. Bagaimana kepribadian dan sudah berapa lama oknum guru tersebut bertugas? Kepala SMAN 6 Seluma, Drs Sardiman Panjaitan mengungkapkan, bahwa oknum guru berinisial AA itu telah mengabdi sebagai guru Bahasa Inggris di SMAN 6 Seluma sejak tahun 2007 silam. Ia merupakan guru yang diangkat menjadi PNS tahun 2006. Saat ini guru tersebut menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 6 Seluma. Dibeberkan kepala sekolah, apa yang terjadi sungguh diluar dugaan pihaknya. Pasalnya, AA selama ini dikenal sebagai guru yang baik, tak temperamental, bisa mengendalikan emosi. Karena itu Sardiman menilai tindakan AA menantang siswa bersumpah menginjak Alquraan hanya menggertak dan itu spontanitas terucapkan. Tak ada maksud menghina atau melakukan penistaan terhadap kitab suci umat Islam itu. “Ini diluar dugaan, sebab kalau segi emosi, jauh lebih tempramen saya. Mungkin lagi kalut, sebab selama ini tidak pernah sep-

erti itu. Ini mungkin spontan saja mencoba menakuti siswa. Walaupun itu tidak dibenarkan. Kita tetap berikan support pada dia (guru),” ujarnya seraya mengatakan yang bersangkutan adalan guru bahasa Inggris kelas XII. Sejak kejadian pada Kamis, 22 Agustus 2013, sang guru sempat tidak masuk sekolah mengajar. Baru masuk lagi Selasa, 27 Agustus 2013. Dan guru telah menyatakan khilaf dan sudah meminta maaf dengan orang tua siswa. Aktivitas belajar di SMAN 6 tak begitu terpengaruh oleh kehebohan soal kejadian injak Alquran itu. Kegiatan belajar berjalan seperti biasa. Sardiman tetap berupaya percaya diri, meyakinkan guru dan siswa agar menjalankan kegiaan di sekolah sebagaimana seharusnya. “Kita harapkan ini jangan terjadi lagi untuk ke depannya. Besok kita ada pertemuan dengan orang tua siswa dan pihak lainnya,” ujar Sardiman yang sudah dimutasi dan digantikan oleh Drs Maidi, namun belum serah terima jabatan (sertijab). Bagaimana kejadian injak Alquraan itu bermula? Salah satu guru Bahasa Indonesia Asmawati, S.Pd mengatakan, saat kejadian itu semua guru ada di ruangan guru sedang sibuk dengan pekerjaan masing-masing dan tidak terlalu memperhatikan AA yang menginterogai siswa kedapatan merokok.

PERI/RB

DEWAN GURU: Para guru SMAN 6 Seluma mendengar pengarahan wabup, kemarin.

Namun ia tidak menampik sempat mengingatkan AA untuk tidak menjatuhkan hukuman demikian (tantang menginjak Alquran) kepada siswa. Juga disampaikan untuk tidak terlalu memarahi siswa sampai diminta melakukan sumpah, meskipun awalnya siswa itu sendiri yang menyatakan akan bersumpah dan siap bersumpah jika mereka benar-benar merokok. Namun apa daya, Asmawati yang sempat menangis melihat hukuman tersebut dan buru-buru mengambil barang yang ia tidak terlalu perhatikan apakah Alquran atau lainnya. Namun ia sudah mengambil barang itu dan ia simpan serta diserahkan ke guru lainnya. “Kebetulan memang saya lihat, tapi saya tidak perhatikan betul apa itu benar-benar Alquran atau apa. Saya ambil waktu itu,

karenakan tidak bolehlah seperti itu. AA sempat diingatkan agar memarahi siswa jangan terlampau. Tapi kan kami tidak terlalu memperhatikan juga, karena sibuk dengan urusan masing-masing,” ujarnya. Sementara itu, usut punya usut kedelapan siswa itu dua diantaranya merupakan anak paskibra. Satu orang inisial Ay kelas XI IPS, anggota paskibra tingkat Kabupaten Seluma yang baru saja usai menjalankan tugas sebagai paskibra pada 17 Agustus 2013 lalu. Sedangkan satu lagi inisial Ra, anak paskibra tingkat kecamatan. Selain itu 6 diantara 8 siswa yang diduga telah merokok saat jam sekolah itu, ada satu siswa yang dikabarkan anak dari salah satu pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Seluma. Baca GURU...Hal 31


Rakyat Bengkulu

TELEPON PENTING RSUD Arma PBK & Satpol PP Polres BU Sat Reskrim BU Gangguan PDAM Gangguan PLN

(0737) 521118 (0737) 521113 082184224211 081367788009 (0737) 521308 (0737) 521721

Info Desa

BENGKULU UTARA

UTARA

Kamis, 29 Agustus 2013

23

PPS Lebong di BU Bisa Dibubarkan ARGA MAKMUR – Lima Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dibentuk KPU Lebong di 5 desa yang bersengketa dengan Bengkulu Utara (BU) berpeluang dibubarkan atau dibatalkan oleh KPU RI. Kelima PPS tersebut adalah PPS Desa Padang Bano, Limes, Uei, Kembung dan Sebayua. Hal ini menyusul adanya Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Dirjen Pemerintahan Umum (PUM) 136/2501/ PUM tanggal 15 Agustus 2013 pada KPU RI. Dalam surat tersebut menegaskan kelima wilayah tersebut berada dalam wilayah BU. Dalam butir keempat surat tersebut juga meminta kedua kabupaten untuk agar patuh pada peraturan yang berlaku dalam menetapkan batas wilayah. Sedangkan dalam butir pertama surat tersebut juga sudah menjelaskan surat-surat keputusan

mengenai tapal batas BU–Lebong yang diterbitkan Mendagri dan menetapkan batas wilayah yang diklaim Lebong saat ini adalah wilayah BU. Ketua KPU BU Rodi, ST, M.Si mengaku sudah mengetahui surat dari Dirjen PUM yang ditandatangani oleh Plt Dirjen PUM Saut Situmorang. Bahkan, KPU BU sudah pernah melakukan rapat langsung dengan Mendagri mengenai pembentukan PPS di wilayah BU. Mengenai kemungkinan dibubarkannya PPS bentukan Lebong di 5 desa, menurutnya, dalam rapat tersebut KPU RI belum mengambil keputusan lantaran saat itu Komisioner KPU RI tidak datang seluruhnya. “Nantinya kita akan menunggu hasil keputusan dari KPU RI. Mengenai teknis dibubarkannya atau tidak itu wewenang KPU RI,” terang Rodi.

Namun ia menegaskan jika pemilu tahun depan dipastikan tidak akan ada TPS ganda maupun daftar pemilih yang diklaim oleh dua wilayah. Maka dari itu KPU BU dan Pemda BU melakukan pertemuan langsung dengan KPU RI membahas mengenai batas wilayah. “Saat itu kita bawa semua dasar-dasar batas wilayah. Kita tidak ingin pemilu di BU seperti pemilu yang sudah-sudah, dimana ada TPS di satu titik yang diklaim oleh dua kabupaten,” tegas Rodi.

Penegasan Desa Sengketa Asisten I Pemda BU Emdan Jhoni, SH mengungkapkan adanya surat tersebut juga sebagai penegasan jika wilayah 5 desa yang selama ini diklaim oleh Pemda Lebong adalah wilayah BU. Dalam surat itu Mendagri juga melampirkan surat-surat

keputusan mengenai batas wilayah antara BU–Lebong. “Sebenarnya surat dari menteri dengan tujuan KPU itu juga menegaskan mengenai batas wilayah yang menjadi sengketa, bahwa itu wilayah kita. Sudah pernah dilansir dalam surat-surat sebelumnya,” terang Jhoni. Ia mengharapkan pematokan batas wilayah juga dilakukan sebelum Pemilu sehingga tidak terjadi kekisruhan Pemilu dengan adanya pemilih ganda atau TPS dua wilayah kabupaten di satu titik desa. “Jika pematokan batas wilayah dilakukan sebelum pemilu dan sesuai dengan batas yang ditentukan menteri, maka dengan sendirinya PPS yang akan dibuat Lebong akan gugur. Kita sudah berbicara dengan Komisioner KPU dengan menunjukkan semua bukti-bukti yang ada,” jelas Jhoni.(qia)

Bupati: Ambulans Bukan Mobil Operasional Kepala Puskesmas 5 Ambulans Baru Gratis Digunakan RUDI

Tertibkan Ternak Berkeliaran KECAMATAN Batik Nau Bengkulu Utara merupakan salah satu kecamatan yang terbesar memiliki ternak terutama jenis sapi dan kerbau. Sayangnya masyarakat seperti tidak memiliki tempat khusus untuk memelihara ternak mereka. Rudi, warga Desa Bintunan Kecamatan Batik Nau Bengkulu Utara (BU) mengharapkan adanya kesadaran dari masyarakat untuk menertibkan ternak-ternak mereka, terutama yang kerap berada di pinggir-pinggir jalan. Ia juga mengharapkan adanya kepedulian pemerintah untuk melakukan penyuluhan-penyuluhan. “Pengemudi yang melintas tidak jarang sampai terjadi kecelakaan,” kata Rudi. Ia juga mengharapkan Pemda bertindak terhadap ternak-ternak warga yang berkeliaran. Apalagi ia mendengar sudah ada peraturan daerah yang melarang hewan ternak terutama berkaki empat untuk berada di jalan-jalan umum. “Saat ini jalan Kecamatan Batik Nau sebagian besar sudah diaspal mulus, dan pengemudi juga relatif cepat saat melintas. Makanya sangat berbahaya dengan keberadaan ternak yang berkeliaran,” ungkapnya.(qia)

ARGA MAKMUR – Bupati Bengkulu Utara (BU) Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si mengingatkan mobil ambulans yang diberikan untuk puskemas, bukan mobil operasional bagi kepala Puskesmas. Hal ini diungkapkan Imron dalam acara silaturahmi dan penyerahan bantuan mobil ambulans kepada 5 puskesmas, kemarin (28/8). Diterangkan Imron, diharapkan ambulans baru yang diserahkan bisa meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama bagi pelayanan rujukan. Kelima puskemas yang menerima bantuan tersebut yakni Puskesmas Ketahun, Sebelat, Hulu Palik, Napal Putih dan Tanjung Harapan Ulok Kupai. “Silakan digunakan untuk kepentingan Puskemas dan kesehatan masyarakat. Jadi bukan kendaraan operasional

pribadi,” kata Imron. Ia juga mengingatkan Puskesmas dilarang memungut biasa penggunaan ambulans bagi masyarakat yang menggunakan kartu jamkesmas. Apalagi penggunaan tersebut untuk kepentingan rujukan dari Puskesmas ke RSUD Arga Makmur. “Jangan sampai ada laporan masyarakat dipungut uang. Kecuali pasien umum dan memang ada Perda yang mengatur,” ujarnya. Kadis Dinkes BU, H Iksan, SKM, M.Kes mengungkapkan 3 dari 5 mobil ambulans, dibeli dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 600 juta dengan jenis Suzuki APV dikaroseri sesuai kebutuhan ambulans. Sedangkan dua lainnya dibeli dari dana Tugas Perbantuan (TP) Rp 500 juta jenis Ford Ranger. “Khusus untuk Napal Putih dan Tanjung harapan memang harus kendaraan khusus dobel gardan karena medannya yang tidak mungkin kendaraan biasa,” terang Iksan.(qia)

SHANDY/RB

AMBULANS BANTUAN: Bupati BU Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si menyerahkan bantuan mobil ambulans bagi 5 puskesmas di BU.

Tenaga Kesehatan Terbaik Bakal Diberikan Reward Soal Uang Makan, Kabid Damkar Diminta Terbuka Jika memungkinkan, Iksan berARGA MAMUR – Dinas Keencana membawa tenaga medis sehatan Bengkulu Utara (BU) terbaik itu untuk melakukan perberencana memberikan hadiah jalanan sekaligus perbandingan khusus bagi tenaga medis terbaik sistem kerja medis di luar BU. Setahun ini, baik dokter, bidan, lain sebagai hadiah atas dedikasi, perawat terbaik hingga Puskeshal ini juga diyakini bisa menammas dan Pustu terbersih. bah ilmu bagi tenaga kesehatan. Kadis Dinkes H Iksan, SKM, “Tapi itu baru sebatas wacana, kaM.Kes mengungkapkan mengelau memang diizinkan akan kita nai rencana tersebut, dia akan akomodir,” terang Iksan. membicarakannya langsung IKSAN Diterangkan, tenaga medis dengan Bupati BU Dr. Ir. HM. dan Puskesmas terbaik yang ditentukan sudah Imron Rosyadi, MM, M.Si. Dalam penyerahan tenaga medis terbaik yang dilakukan penilaiannya sejak awal tahun lalu. dilakukan Bupati BU, kemarin (28/8), bupati su- Penilaian tidak hanya dilakukan oleh tim dari dah memberikan piala dan souvenir langsung Dinkes melainkan dari seluruh tim gabungan pada tenaga medis terbaik yang bertugas di BU. masing-masing SKPD di BU. “Jadi penilaiannya “Kalau memang memungkinkan akan kita beri- semua aspek, tidak hanya mengenai kesehatan kan hadiah khusus. Tapi tentunya harus berkoor- tapi dari segi pelayanan juga kita utamakan,” pungkasnya.(qia) dinasi dulu dengan bupati,” terang Iksan.

Kabarnya Diganti Nasi Bungkus

SHANDY/RB

BERPRESTASI: Bupati BU Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si menyerahkan piala dan hadiah bagi tenaga kesehatan berprestasi di BU.

ARGA MAKMUR – Uang makan personel pemadam kebakaran (Damkar) BU untuk semester I bulan ini dikabarkan sudah dicairkan dari rekening anggaran. Dana yang diperkirakan mi-nimal Rp 22 juta itu dianggarkan secara khusus dalam kegiatan pemadam kebaka-ran. Namun, meski uang itu sudah dicairkan, dalam dua bulan ini petugas damkar hanya menerima nasi bungkus sebagai pengganti uang makan. Terkait masalah itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sudiro, S.Sos mengungkapkan dirinya sudah memanggil Kabid Damkar untuk menjelaskan mengenai uang makan tersebut. Rencananya hari ini Kabid Damkar Sugeng Oswari diminta menjelaskan pada seluruh personel damkar. “Saya tidak mengetahui banyak masalah itu, apa benar dana itu menguap atau

memang sudah dibayarkan. Makanya saya meminta kabidnya menjelaskan pada personelnya,” ujar Sudiro. Setahu dirinya untuk personel damkar memang dianggarkan uang untuk bahan makanan. Hanya saja uang itu hanya bisa digunakan untuk keperluan minum bagi seluruh petugas. Mengenai adanya nasi bungkus yang diterima dan dikelola oleh istri pejabat BPDB, ia mengaku tidak jelas mengetahuinya dan meminta kabidnya menjelaskan pada bawahannya. “Makanya saya bingung dan meminta kabidnya menjelaskan langsung, karena ini kegiatan dari bidang pemadam,” terang Sudiro. Sementara itu, akibat permasalahan uang makan tersebut, personel damkar bersiap menghadap langsung Bupati BU melaporkan masalah ini. Bahkan, sebagian personel sudah memegang Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) yang memuat adanya uang makan bagi personel damkar. (qia)


MUKOMUKO

24 TELEPON PENTING Polres Kantor PBK Rumah Sakit PLN

087877170691 085378635859 0737 71148 0737 71154

Lintas SKPD

MUKO2

Rakyat Bengkulu

Info Senemu

Cuci Pantai Digelar NELAYAN Ipuh kemarin siang berkumpul di pesisir pantai Ipuh. Mereka melakukan ritual cuci pantai sebagai wujud syukur mereka atas nikmat yang diberikan tuhan berupa rejeki dari laut yang bisa diambil nelayan setiap harinya. Selama tiga hari kedepan nelayan tidak boleh melaut. Cuci pantai itu juga dilakukan dengan memanjatkan doa kepada sang pencipta supaya hasil tangkapan nelayan bisa berlimpah. “Kita menggelar cuci pantai dengan maksud mempersembahkan rasa syukur kita pada sang pencipta,” kata Kades Pasar Ipuh Mardiansyah. Mardiansyah mengungkapkan, cuci pantai itu juga selain sebagai wujud syukur dan harapan supaya tangkapan ikan nelayan membaik, juga sebagai ajang silaturahmi antar masyarakat. Sebagai sebuah ritual tahunan yang sudah menjadi budaya nelayan di Ipuh. “Ini sudah menjadi budaya kita yang masih lestari di tengah nelayan,” ungkapnya.(del)

29 Agustus 2013

Usut Kasus Penikaman Tahanan di Dalam Sel

2 Kapolres Koordinasi MUKOMUKO - Kapolres Pesisir Selatan Sumatera Barat AKBP Toto Fajar menyatakan tidak ada gejolak masyarakat di Kecamatan Silaut terkait tapal batas antara Bengkulu dan Sumatera Barat. Menurunya, sejauh ini situasi TOTO FAJAR masih kondusif. Petani di sekitar wilayah tapal batas tetap bertani dengan baik dan tidak terjadi persinggungan dengan warga Mukomuko. “Konflik di perbatasan saat ini tidak ada. Sawit petani bagusbagus di perbatasan,” kata Toto saat berkunjung ke Mapolres Mukomuko kemarin. Toto mengatakan terkait keamanan di wilayah perbatasan dia selalu berkoordinasi dengan Kapolres Mukomuko AKBP Wisnu Widarto, SIk yang juga seniornya. Sekecil apapun peluang munculnya konflik selalu didiskusikan sehingga tidak benar-benar mencuat di lapangan. Saat ini masalah perbatasan Pesisir Selatan Sumatara Barat dengan Mukomuko Provinsi Bengkulu masih belum selesai di tingkat Kementerian Dalam Negeri. Gamawan Fauzi selaku Mendagri belum menegaskan tapal batas itu. Padahal ajuan penyelesaian tapal batas itu sudah berlangsung sejak lama. Bahkan tim Kemendagri dibantu TNI sudah turun ke lapangan untuk melihat patok batas dan mengukur koordinat batas menggunakan GPS dan alat lainnya. Dua tahun lalu sempat terjadi gesekan antara warga Kecamatan XIV Koto Mukomuko dengan pekerja perusahaan dari Sumbar. Bahkan situasi memanas dengan aksi pembakaran yang berujung ditangkapnya dua warga Mukomuko oleh Polres Pesisir Selatan Sumbar. Kabag Pemerintahan Setda Mukomuko Badi Uzaman menegaskan tapal batas itu sudah di meja Mendagri. Karena batas provinsi, Pemda MM menyerahkan sepenuhnya pada Pemprov Bengkulu. Sejauh ini belum ada perkembangan. Dia menegaskan, bila Provinsi Bengkulu dirugikan yang berarti wilayah Mukomuko hilang, pihaknya akan menggugat ke jalur hukum. “Kalau kita dirugikan kita telah sepakat masalah ini dibawa ke jalur hukum,” ungkapnya.(del)

 Kamis,

ADE/RB

RAPAT: Bupati Mukomuko Drs. Ichwan Yunus, CPA, MM memimpin rapat SKPD. Bupati meminta supaya SKPD meningkatkan kinerjanya untuk mencapai target pembangunan dan pelayanan.

Diguncang Gempa Warga Mukomuko Berhamburan MUKOMUKO - Warga Kabupaten Mukomuko kembali merasakan guncangan gempa yang cukup kuat Rabu (28/8) pukul 12.43 WIB. Gempa yang berkekuatan 5,5 SR itu membuat warga cemas dan banyak yang berhamburan keluar rumah. Walaupun hanya 5,5 SR namun gempa sangat kencang dirasakan warga. Karena pusat gempa sangat dekat dengan Kabupaten Mukomuko yakni 2.03 LS100.66 BT atau 74 KM Barat Laut Sungai Penuh Jambi dengan kedalaman 24 KM. “Kalau getaran gempanya sedikit berbeda dengan gempa yang bisa

kita rasakan. Kalau biasanya dari kencang kemudian mengecil, namun gempa tadi dari kecil kemudian kencang. Nah karena itu kita kemudian berlari ke luar rumah,” kata Yuli warga Kelurahan Bandar Ratu. Kepanikan warga juga terlihat di Komplek perkantoran Pemda Mukomuko. PNS yang tidak pulang ke rumah pada saat istirahat jam kerja itu terlihat berlari keluar gedung perkantorannya. Mereka takut goyangan yang tiba-tiba menguat itu berlangsung lama. Namun beruntung tidak gempa sesaat kemudian berhen-

ti. “Saya memang kebiasaan istirahat siang tidak pulang. Ketika gempanya sangat kencang saya langsung keluar. Namun kawan yang sedang naik motor tidak merasakan ada gempa. Mereka malah tertawa melihat kita keluar ruangan,” kata Wahyuana Sekretaris Dishubkom dan Info. Di sekretariat Pemda pun banyak PNS yang keluar gedung ketika merasakan gempa tersebut. Mereka khawatir jika gempa itu bisa merubuhkan gedung. “Tadi PNS memang banyak yang berlari keluar gedung,” kata Beni. (del)

Tempo 8 Bulan, Terjadi 12 Kasus

Douglas Mahendrajaya, SH, S.Ik. Rincian kejadian itu diantaranya pada bulan Januari dua kasus yang ditangani oleh Polsek Lubuk Pinang dan Polres Mukomuko. Bulan Februari satu kasus yang ditangani oleh Polsek Mukomuko Utara, bulan Maret satu kasus yang ditangani oleh Polsek Penarik, Juli satu kasus di Polsek Ipuh dan Agustus 3 kasus di Polres Mukomuko. Untuk tahun 2012 lalu hanya terjadi 14 kasus dalam kurun waktu 12 bulan. Penyebab lainnya dari hasil pemeriksaan itu adalah karena pelaku yang terbiasa menonton video porno. Sehingga akhirnya terangsang dan melampiaskan hasratnya pada anak di bawah umur. Film porno itu ditonton melalui internet atau juga melalui simpanan di handphone. “Penyebab lainnya itu,” katanya. Penyebab lainnya dijelaskan Kapolres adalah faktor ling-

kungan sosial. Lingkungan bisa membentuk terjadinya tindak pencabulan itu. Selain itu juga faktor pendidikan, pergaulan dengan lingkungan dan pergaulan di sekolah. “Peran orang tua yang sangat dominan untuk mencegah terjadinya hal ini. Orang tua mesti care dengan anak. Menanyakan jika anak tidak pulang. Tidak dominan satu faktor yang menyebabkan kasus ini terjadi. Penyebab lainnya bisa saja karena dinding pembatas kamar antara anak dan orang tua hanya triplek, sehingga saat orang tua menjalankan sunnah terdengar oleh anaknya,” tambah Wisnu. Dikatakannya untuk wilayah Mukomuko peran sosial masyarakat mencegah terjadinya kasus ini sangat baik. Warga sering menegur jika ada laki-laki bertamu hingga larut malam. Tinggal lagi peran orang tua yang perlu ditingkatkan. “Tokoh agama kita lihat sudah berperan,” katanya.(del)

MUKOMUKO - Polres Mukomuko mengambil alih kasus penikaman tahanan, rwan Efendi oleh teman satu selnya SL dari Polsek Mukomuko Selatan. “Kasus ini sudah diambil alih di Polres,” kata Kapolres Mukomuko AKBP Wisnu Widarto, S.Ik. Sl sejak Sabtu lalu sudah dibawa ke Mapolres Mukomuko dan ditempatkan di salah satu sel Polres bersama 3 tahanan lainnya. Kapolres menegaskan kasus penikaman di dalam sel ini akan dituntaskan. “Pelakunya akan kita tindak tegas,” kata Kapolres. Kapolres memastikan petugas piket hingga manajemen Polres Mukomuko akan diperiksa oleh Provost Polres Mukomuko. Kapolres meyakini ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya. Akan diperiksa unsur kelalaian yang menyebabkan ada pisau di dalam sel itu apakah karena petugas piket yang malas atau pimpinan mereka di Polsek yang tidak melakukan kontrol terhadap anak buahnya. “Ini yang akan kita selidiki. Nanti proses ini akan dilakukan oleh Wakapolres juga,” katanya. Kasus penikaman di dalam sel

WISNU WIDARTO

ini mendapat perhatian anggota dewan. Anggota Komisi III DPRD Mukomuko Rusman Aswardi meminta aparat mengusut tuntas kasus ini. Terutama asal muasal pisau yang digunakan pelaku Sl untuk menikam teman satu selnya Herwan Efendi. “Saya singgah ke Ipuh dalam perjalanan. Di sana saya bertemu tokoh masyarakat. Mereka banyak melaporkan hal ini,” kata Rusman Aswardi. Rusman mengatakan dari pembicaraan warga itu mereka tidak menyalahkan petugas piket malam itu, sebab kemungkinan pisau itu masuk jauh hari sebelum terjadi penikaman itu. (del)

ADE/RB

BANGUN JEMBATAN: Warga bergotong royong membangun jembatan darurat untuk menyeberangkan anak sekolah supaya tidak berenang di sungai.

Supaya Anak Bisa Pergi Sekolah, Gaya Pacaran Bebas Picu Kekerasan Anak Warga Bangun Sendiri Jembatan MUKOMUKO - Polres Mukomuko dalam 8 bulan ini menangani 12 kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak di bawah umur. Dari banyak kasus yang ditangani itu salah satu penyebab adalah gaya pacaran bebas yang dilakukan anak usia sekolah. Sehingga akhirnya rela menyerahkan kehormatannya pada sang pacar. “Dari beberapa tersangka yang kita periksa, mengaku jika korban adalah pacarnya. Dia membujuk pacarnya untuk menyerahkan kehormatannya kebetulan pacarnya itu anak di bawah umur. Akhirnya kejadian itu terjadi berulang-ulang. Ketika korban meminta pertanggung jawaban pelaku mengelak sehingga akhirnya kasus ini dilaporkan ke kita,” kata Kapolres Mukomuko AKBP Wisnu Widarto, SIK didampingi Kasat Reskrim Iptu

AIR RAMI - Warga Desa Makmur Jaya Kecamatan Air Rami Rabu (28/8) kemarin membangun sendiri jembatan darurat menyusul robohnya jembatan desa akibat hujan deras hari pertama lebaran lalu. Keputusan warga untuk membangun jembatan darurat itu supaya anakanak mereka bisa aman pergi ke sekolah. Sebab warga khawatir akan keselamatan anak-anak mereka jika setiap pergi dan pulang sekolah harus masuk ke sungai untuk tiba ke seberang. Warga bergotong royong membuat jembatan dengan bahan baku bambu. Jembatan tersebut agaknya maksimal hanya bisa dilalui oleh sepeda motor saja. “Ya tadi warga sudah mulai turun dan bergotong royong membangun jembatan,” kata tokoh masyarakat Ipuh Suswandi, SE yang ikut membangun jembatan itu. Ia mengatakan jembatan itu hanya digunakan jika debit air sungai naik saja ketika hujan turun. Namun jika debit

air sungai normal dalam artian bisa menyeberang sungai dengan aman maka jembatan bambu itu tidak perlu digunakan. Ini mengingat supaya jembatan bambu pengganti jembatan semi permanen mereka itu berumur lama. “Kalau hujan ya harus menggunakan jembatan itu untuk lewat. Apalagi anak sekolah tidak mungkin saat sungai meluap mereka menyeberang dengan berenang. Basah semua baju mereka sebelum tiba di sekolah,” kata Suswandi. Karena daya tahan jembatan itu sangat lemah, maka tidak bisa digunakan warga untuk mengangkut hasil panen mereka. Jika debit sungai normal warga masih bisa melansir jembatan itu pakai sepeda motor melewati sungai. Namun jika tengah banjir kegiatan trasnportasi hasil bumi di desa itu akan terhenti. “Sehingga kita berharap supaya jembatan di Air Rami itu segera dibangun,” katanya.(del)


Rakyat Bengkulu

 Kamis,

TELEPON PENTING Polres Kantor PBK Rumah Sakit PLN

087877170691 085378635859 0737 71148 0737 71154

LEBONG

DAK, Tidak Jelas

Seputar Pertanian

TUBEI – Kasus dugaan korupsi pengadaan buku SD yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tubei, sudah masuk tahap penyidikan. Hingga kemarin (28/8), kasus ini kian tak jelas ujungnya. Pengusutan kasus ini buntu setelah saksi kunci, Dawan, selaku panitia barang dalam pengadaan buku DAK SD TA 2010, belum diketahui keberadaannya. Dawan oleh Inspektorat Daerah (Ipda) Lebong, sudah diusulkan ke Bupati Lebong, untuk dipecat. Pasalnya, Dawan selain sudah tidak pernah menjalankan tugasnya sebagai PNS di Dinas Diknaspora Lebong, juga diduga menikah lagi tanpa izin dari istri pertamanya. Bahkan saat ini, Kejari Tubei juga

Jamur Akar Putih (Habis) TUBEI - Pada umumnya, serangan Jamur Akar Putih pada tahap ringan masih dapat ditanggulangi dengan cara membuka akar. Dimana petani harus membuat lubang tanam 30 cm disekitar leher akar dengan kedalaman sesuai RUDI PANCA WARMAN serangan jamur. Kemudian masukkan Natural Glio ditambah pupuk kandang yang sudah disediakan. Permukaan akar, terang Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Lebong Ir. Rudi Panca Warman, yang ditumbuhi jamur dikerok dengan alat yang tidak melukai akar. Bagian akar yang busuk dipotong dan dibakar. Setelah luka mengering, seluruh perakaran ditutup kembali dengan tanah. Empat tanaman di sekitar tanaman yang sakit ditaburi dengan produk Nasayang berupa Natural Glio ditambah pupuk kandang. ‘’Tanaman yang telah diobati diperiksa kembali 6 bulan setelah pengolesan dengan membuka perakaran. Tanaman yang terserang berat atau telah mati/tumbang harus segera dibongkar. Bagian pangkal batang dan akarnya dikubur diluar areal pertanaman. Bekas lubang dan 4 tanaman di sekitar lubang tanam ditaburi obat dan pupuk yang disediakan tadi,’’ demikian Rudi.(dtk)

Kabar Tubei

P21, Tsk Sajam Dilepas LEBONG UTARA – Tersangka (tsk) kepemilikan senjata tajam (sajam), De (24) warga Desa Karang Dapo Atas Kecamatan Bingin Kuning, sedikit bisa bernapas lega. Sempat menjalani tahanan di Polsek Lebong Utara, tersangka akhirnya dilepas dan dikenakan wajib lapor. Meski dilepas, namun kasus yang menjerat De tetap lanjut, bahkan sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK didampingi Kapolsek Lebong Utara Iptu Mirza Gunawan melalui Kanit Reskrim Bripka Fery Zaluddin, membenarkan hal tersebut. ‘’Benar, berkas tersangka De sudah dinyatakan lengkap atau P21. Untuk itu kita lakukan pelimpahan tahap kedua terhadap tersangka dan barang bukti,’’ ungkap Fery. Terpisah, Kajari Tubei Rudi Indra Prasetya, SH, MH melalui Kasi Pidum Bastian Subuh, SH mengatakan, dengan telah dilakukannya pelimpahan tahap kedua, De resmi menjadi tahanan Kejari Tubei. Namun begitu, De tidak ditahan, melainkan hanya wajib lapor. ‘’Selain memang ada yang menjamin, tersangka juga berjanji akan tetap kooperatif selama menjalani proses hukum,’’ demikian Bastian.(dtk)

25

LEBONG Penyidikan Kasus

29 Agustus 2013

belum bisa berbuat banyak untuk mencari keberadaan Dawan. Dijelaskan Kajari Tubei Rudi Indra Prasetya, SH, MH melalui Kasi Pidsus Rizal Edison, SH, pihaknya sampai saat ini masih terus mengupayakan mencari Dawan. Serta menyiapkan penghitungan kerugian negara. Hanya saja pihaknya belum bisa memastikan kapan itu akan dilaksanakan. ‘’Tapi yang jelas, penyidikan kasus ini tidak berhenti. Memang salah satu kendala kita adalah menghilangnya salah satu saksi kunci, yaitu Dawan. Namun upaya pencarian tetap terus kita lakukan. Kita lihat saja bagaimana perkembangan selanjutnya, mudah-mudahan Dawan bisa kita temukan dan dimintai keterangan,’’ singkat Rizal.

Sekadar mengingatkan, jumlah penerima pengadaan buku SD melalui DAK bidang pendidikan tahun 2010 sebanyak 25 sekolah. Namun dari LHP BPK RI No 07/LK/ XVIII.NKL/05/2011 tertanggal 21 Mei 2011 terdapat temuan pengadaan buku ilmu pengetahuan umum pada 3 SDN di lingkungan Diknaspora Lebong, tidak sesuai dengan volume kontrak sebesar Rp 24.233.950,00. Ketiga sekolah ini disebut BPK yakni SDN 1 Pelabai dengan kekurangan buku 596 eksemplar dengan nilai sebesar Rp 11.350.550, SDN 06 Lebong Atas kekurangan buku sebanyak 216 eksemplar dengan nilai sebesar Rp 3.128.750, dan SDN 08 Lebong Tengah kekurangan buku sebanyak 593 eksemplar dengan nilai sebesar Rp 9.754.650.(dtk)

38 Personel Polres Dimutasi

WANDA/RB

DIPERIKSA: EA warga Desa Muara Ketayu Kecamatan Amen, kemarin (28/8) diperiksa penyidik Polsek Lebong Utara karena diduga menghina Azmawati (52) tetangganya sendiri, dimuka umum.

Hina Guru, Tetangga Diperiksa LEBONG UTARA – Mulutmu, harimaumu. Diduga menghina tetangganya, EA, warga Desa Muara Ketayu Kecamatan Amen diperiksa polisi. Pasalnya, Azmawati (52), guru SD di Desa Muara Ketayu, melapor ke Polsek Lebong Utara lantaran tidak terima dihina. Disampaikan Azmawati kepada penyidik Polsek Lebong Utara, penghinaan itu terjadi Minggu (18/8) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu ia sedang mengobrol di warung tetangganya, Tuti, bersama Leli dan Ming. Lagi asik ngobrol, datang terlapor yang berbelanja ke warung tersebut. Sembari belanja, diduga terlapor mengeluarkan kata-kata yang mengarah atau menyindir pelapor terkait masalah anaknya. Sindiran itu juga dibalas pelapor yang menyebut terlapor masih ada denda, karena anak terlapor tidak naik kelas. Mendapat jawaban itu, EA

diduga membalas dengan kata kotor dan menghina profesi pelapor sebagai guru. ‘’Sepertinya pelapor merasa sakit hati dan terhina di depan masyarakat umum. Sehingga pelapor yang berstatus guru PNS ini, berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lebong Utara. Kita sudah menerima laporan dan mempelajarinya untuk didalami serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,’’ ungkap Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK melalui Kapolsek Lebong Utara Iptu Mirza Gunawan didampingi Kanit Reskrim Bripka Fery Zaluddin kepada RB. Ditambahkan Mirza, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor terkait laporan yang sudah dibuatnya. Selanjutnya penyidik akan memanggil saksi-saksi lainnya, termasuk terlapor. ‘’Surat panggilan sudah kita sampaikan, tinggal menunggu kehadirannya saja. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya nanti,’’ pungkas Mirza.(dtk)

TUBEI – Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK kembali memutasi jajarannya. Dari Surat Keputusan (SK) Kapolres Lebong Nomor: Kep/06/ VIII/2013 tentang Mutasi Personil di Lingkungan Polres Lebong, 38 personel masuk dalam gerbong mutasi.Beberapa jabatan srategis anggota yang mengalami rotasi salah satunya, Ipda Andi Achmad Bustamil, S.IK yang sebelumnya merupakan Pama Polres Lebong. Andi kini diangkat menjadi KBO Satreskrim. Kemudian jabatan-jabatan strategis lainnya, baik di Polres Lebong maupun Polsek jajaran, juga

banyak yang mengalami pergeseran. Diantaranya, Aipda Naswan Hardono yang sebelumnya merupakan anggota Satreskrim, mendapat promosi menjadi KBO Sabhara Satsabhara, Brigpol Toni Breni yang merupakan anggota Sat Lantas mendapat promosi menjadi Kanit Laka Sat Lantas menggantikan Bripka Heri Purwanta, yang dimutasi menjadi Kanit II SPKT dan Bripka Budi Sanyoto, yang sebelumnya Kanit II SPKT dimutasi menjadi Kanit Reskrim Polsek Lebong Atas. Lalu, Bripka Daryanto yang sebelumnya menduduki

Kanit Reskrim Polsek Lebong Atas, dipercaya sebagai Kanit Pidum Satreskrim Polres Lebong, Bripka SA. Ginting yang sebelumnya menjabat Kanit Pidum Satreskrim Polres Lebong dimutasi menjadi Kanit Reskrim Polsek Lebong Tengah menggantikan Bripka Eko Krismanto yang dimutasi ke Paur Bin Ops Polres Lebong. Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK mengatakan, mutasi yang dilakukan di Polres Lebong, untuk penyegaran dan peningkatan kinerja Polri di jajaran Polres Lebong. ‘’Mereka diharapkan bisa melakukan peningkatan kinerja,’’ tukasnya.(dtk)

Pembobol Rumah Pejabat Lari ke Jakarta Istri Wajib Lapor LEBONG UTARA – Penyidik Polsek Lebong Utara terus mendalami kasus pencurian dengan pemberatan dan disertai penganiayaan, di rumah mantan Kabag Pemerintahan Setda Lebong Rustam Effendi. Belakangan terungkap, Ja (29) warga Desa Daneu Kecamatan Lebong Atas, yang diduga sebagai pelaku, diketahui kabur ke Jakarta. Dijelaskan Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK didampingi Kabag Ops AKP Ruri Roberto, SH, S.IK melalui Kapolsek Lebong Utara Iptu Mirza Gunawan didampingi Bripka Fery Zaluddin, informasi keberadaan Ja diketahui dari pengecekan nomor HP yang menghubungi istri Ja.

Nomor yang menghubungi An, istri Ja, berganti-ganti nomor dan diduga adalah Ja. Pengecekan terakhir, nomor tersebut menghubungi An dari Jakarta. ‘’Hari ini ada beberapa nomor baru yang menghubungi nomor HP An dan diduga adalah Ja. Saat kita lakukan pengecekan lokasi penelepon, ternyata posisinya sudah di luar pulau Sumatera, yaitu di Jakarta. Kita akan terus melakukan upaya untuk mengetahui keberadaan Ja dan melakukan pengejaran,’’ terang Mirza. Terkait hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap An, Mirza mengatakan, An tidak tahu menahu dari mana suaminya mendapatkan emas dan uang tersebut.

Meskipun hanya dimintai keterangan sebagai saksi, sejak kemarin (28/8) An yang tercatat sebagai PNS di DPKP Lebong ini, diminta untuk wajib lapor dan diperbolehkan pulang. ‘’Untuk kepentingan penyelidikan, HP yang bersangkutan sementara kita amankan. Tapi An sudah kita perbolehkan pulang, namun dikenakan wajib lapor. Dari penelusuran penyidik, ternyata Ja ini residivis kasus pencurian. Terakhir Ja baru keluar dari Lapas Curup pada Juni 2011 lalu,’’ terang Mirza. Ditambahkan Mirza, dari penelusuran buku tabungan atas nama Ja yang diamankan pihaknya, ternyata saat ini saldo tabungan tersebut sudah berkurang. (dtk)


KEPAHIANG

26 TELEPON PENTING Polres Kepahiang RSUD Kepahiang PBK

(0732) 392316 (0732) 391425 1. Kasat Pol PP 082180722666 2. Kabid PBK 081271158895

Lintas

payang

Rakyat Bengkulu

Kamis, 29 Agustus 2013

Pemda Tangguhkan Izin SPBU Pasar Kepahiang Berakhir 3 April 2013

KEPAHIANG – Sekda Kepahiang Drs. H. Hazairin A Kadir, MM mengatakan, izin operasional SPBU Pasar Kepahiang sudah berakhir 3 April 2013 dan tidak akan diberikan perpanjangan izin. “Izin gangguan atau HO SPBU yang berakhir 3 April 2013 itu tidak akan kita perpanjang lagi. Sebab, sesuai tata ruang wilayah, lokasi SPBU itu masih dalam zona cagar budaya dan pariwisata,” ujar Hazairin. Karena masuk kawasan cagar budaya dan pariwisata, maka lokasi terminal

dan SPBU itu tidak bisa digunakan untuk peruntukan lain. “Kita mengimbau pihak SPBU dapat merelokasi SPBU itu. Silakan cari lokasi yang lebih baik dan kita akan berikan izin HO-nya. Rencana merelokasi SPBU itu sudah kita sampaikan kepada pihak SPBU saat berdiskusi dengan pihak Pertamina Bengkulu,” kata Hazairin. Kendati begitu, Hazairin mengaku masih memberikan kesempatan kepada SPBU untuk melakukan persiapan relokasi. Seperti mencari lokasi yang strategis untuk dijadikan SPBU, membangun sarana dan prasarana SPBU di lokasi baru. “Untuk

memindahkan SPBU itukan tidak gampang. Selain berkaitan dengan lokasi dan izin juga berkaitan dengan investasi. Makanya, kita berusaha mengimbau pihak SPBU untuk dapat mendukung pembangunan Kota Kepahiang sesuai peruntukan,” ujar Hazairin. Saat ini, tutur Hazairin, di jalur lintas Kepahiang - Curup telah ada 2 SPBU. Yakni di SPBU Kelobak dan SPBU Pekalongan. Jalur yang belum ada SPBU adalah jalan lintas Kepahiang - Muara

Langkap, Bermani Ilir. Sementara pengelola SPBU Kepahiang Charles Fadillah mengaku belum berminat untuk merelokasi SPBU Pasar Kepahiang yang sudah lama dikelolanya. “SPBU ini milik orangtua kami dan kami tidak bermaksud merelokasi SBPU ini. Karena, SPBU ini sudah sangat lama berdiri untuk melayani masyarakat Kepahiang. Kami juga telah berusaha memenuhi prosedur perizinannya,” kata Charles. (rhy)

SAMSUL YAHEMI

Siapkan Lahan Polsek KABAG Pemerintahan Setdakab Kepahiang Samsul Yahemi, SH menjelaskan, Pemda Kepahiang kembali menyiapkan lahan lokasi pembangunan Polsek Seberang Musi. “Lahan yang kita siapkan berada di Desa Lubuk Sahung. Lokasinya berdekatan dengan Kantor Camat Seberang Musi,” kata Samsul. Pendirian Polsek Seberang Musi diharapkan dapat mendukung penciptaan kondisi Kamtibmas di wilayah Seberang Musi yang wilayahnya cukup jauh dari Kota Kepahiang. Sebelumnya, Pemda Kepahiang juga telah menyiapkan lahan pembangunan Polsek Muara Kemumu seluas 1 hektare di Desa Batu Kalung. “Tahun ini, Kantor Polsek Muara Kemumu itu mulai dibangun. Mudah-mudahan, tahun depan Polsek Seberang Musi juga bisa dibangun,” tutur Samsul.(rhy)

Usulkan Penambahan 156 Bilik dan 88 Kotak Suara K E P A HIANG - KPU Kepahiang telah mengusulkan penambahan logistik Pemilu 2014 berupa bilik suara dan kotak suara. “Untuk memenuhi kebutuhan 293 TPS Pemilu 2014, kita memerlukan 1.172 bilik suara dan UJANG IRMANSYAH 1.172 kota suara. Tiap TPS akan ditempatkan 4 bilik suara dan 4 kotak suara,” kata Ketua KPU Kepahiang Ujang Irmansyah, SP didampingi 2 komisioner, Irwansyah dan Windra Purnawan. Sedangkan total bilik suara yang ada di KPU sebanyak 1.016 jadi kurang 156 bilik suara. Sedangkan kotak suara yang ada sebanyak 1.084 atau kurang 88 kotak suara. “Kekurangan 156 bilik suara dan 88 kota suara itu sudah kita sampaikan ke KPU Provinsi Bengkulu ditambah,” kata Ujang. Sedangkan kepastian pencetakan surat suara Pemilu 2014 akan ditetapkan setelah daftar pemilih tetap ditetapkan. “Sekarang inikan kita masih mengumumkan daftar pemilih hasil perubahan yang jumlahnya mencapai 108.570 pemilih. Jika DPHP itu tidak mengalami perubahan, maka, total surat suara yang akan dicetak sudah bisa ditetapkan,” tutur Ujang. (rhy)

RAHMAN/RB

TANGGUHKAN: Antrean kendaraan yang mengisi BBM di SPBU Pasar Kepahiang. Pemda Kepahiang menyatakan tidak akan memperpanjang izin gangguan SPBU tersebut.

Intelijen Kejari Lirik Pekerjaan Pipa Daspetah KEPAHIANG - Tim intelijen Kejaksaan Negeri Kepahiang mulai melirik proyek pemasangan pipa air bersih di Desa Daspetah, Daspetah II Kecamatan Ujan Mas tahun 2013. “Kita mendapatkan beberapa informasi tentang kejanggalan proyek pemasangan pipa distribusi air bersih yang dikerjakan Dinas PU Provinsi Bengkulu itu. Makanya, kita akan melakukan pemeriksaan di lapangan,” kata Kajari Kepahiang M. Usman, SH, MH melalui Kasi Intelijen, Rudolf S, SH, Rabu (28/8). Karena masih dalam tahap penelitian, Rudolf belum bersedia menyebutkan informasi tentang beberapa kejanggalan

yang terjadi di balik pelaksanaan pemasangan pipa air bersih tersebut. “Setelah dilakukan penelitian di lapangan baru akan diketahui apakah informasi tentang kejanggalan-kejanggalan fisik pekerjaan itu mengandung kebenaran atau tidak. Yang jelas, kita tetap berusaha konsisten mengawasi pelaksanaan pembangunan di Kepahiang. Tujuannya agar pembangunan di Kepahiang bisa dilaksanakan secara baik dan benar,” tutur Rudolf yang mengaku kesulitan mencari papan nama proyek yang memuat identitas pekerjaan proyek tersebut. Sementara Direktur PDAM Kepahiang

Karmolis Merigi, ST menjelaskan, pemasangan jaringan pipa distribusi air bersih itu kini masih dikerjakan Dinas PU Provinsi Bengkulu. “Jaringan pipa itu akan mampu melayani 800 pelanggang baru di 3 desa. Yakni, Desa Daspetah, Daspetah II dan Desa Pungguk Beringgang. Sumber air yang akan didistribusikan ke rumah-rumah pelanggan di 3 desa itu berasal dari Air Salak,” ujar Karmolis. Selama ini, Desa Daspetah, Daspetah II dan Pungguk Beringang belum memiliki jaringan pipa air bersih. Sehingga, masyarakat di 3 desa itu belum menikmati fasilitas air bersih PDAM.

Untuk itu, begitu fisik pipa yang dikerjakan Dinas PU Provinsi itu diserahkan ke PDAM, maka, PDAM segera melayani pemasangan sambungan di rumah-rumah pelanggan baru di 3 desa tersebut. “Kita berharap, pihak pelaksana pekerjaan pemasangan jaringan pipa distribusi dapat bekerja dengan baik. Sehingga, jaringan pipa yang dipasang itu bisa dimanfaatkan warga dalam waktu lama. Karena pekerjaan pemasangan pipa itu belum selesai dan belum diserahterimakan, maka kita belum tahu secara rinci berapa panjang pipa terpasang di lokasi itu,” tutur Karmolis. (rhy)

Polres Terus Buru Tsk Pencuri Mobil Pick Up Tambahan Kuota CPNS KEPAHIANG - Tim Reskrim Polsek Tebat Karai terus melacak jejak tersangka (tsk) pencuri mobil Suzuki Futura pick up BD 9850 G milik Joni Hariansyah (37), warga Desa Taba Santing Kecamatan Tebat Karai, yang dilarikan maling, Selasa (27/8) dinihari. “Kita terus menyelidiki identitas pelaku. Beberapa pihak sudah dimintai keterangan. Khususnya saksi korban dan saksi-saksi lainnya,” jelas Kapolres Kepahiang AKBP Drs. Sudarno, S.Sos, MH didampingi Kapolsek Tebat Karai Iptu. Umar Fatah, SH. Namun hasil penyelidikan yang dilakukan masih belum menemukan identitas tsk. Sehingga belum bisa dipastikan apakah tsk berasal dari wilayah Kepahiang atau dari luar Kepahiang. Termasuk mobil yang dicuri itu dilarikan ke luar Kepahiang atau masih berada di wilayah Kepahiang. Untuk mendukung upaya penyelidikan yang dilakukan, Umar mengimbau warga Kepahiang untuk membantu penyelidikan. Misalnya dengan memberikan informasi yang

berkaitan dengan lokasi penyimpanan mobil curian itu, memberikan identitas tersangka yang dicurigai. Termasuk informasi tentang tempat persembunyian dugaan para tersangka pelaku. “Informasi itulah yang kita butuhkan dalam mengungkap aksi-aksi kejahatan. Sehingga, para pelaku kejahatannya dapat ditangkap dengan cepat. Tanpa dukungan informasi itu maka kita sulit mengungkap dan menangkap tersangka. Warga yang memberikan identitas pelaku dan tempat persembunyian pelaku serta tempat penyimpanan barang bukti seperti mobil pick up itu akan kita lindungi dan tidak akan kita sebarluaskan identitasnya,” papar Umar. Sebelum digondol maling, mobil pick up warna hitam BD 9850 G milik Joni Hariansyah itu diparkir di pinggir jalan di depan rumahnya di Desa Taba Santing Kecamatan Tebat Karai. Saat dikontrol korban sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (27/8), mobil masih terparkir di pinggir jalan. Tapi, ketika korban bangun pagi sekitar pukul 06.00 WIB, mobil

Belum Disetujui MenPAN

SUDARNO

sudah hilang dari lokasi parkir. STNK dan buku KIR mobil itu juga raih karena disimpan korban di dalam boks mobil yang dilarikan pelaku. Menurut korban, mobil baru dibelinya secara kredit 6 bulan lalu dengan uang muka Rp 15.000.000 dan angsuran Rp 2.500.000 per bulan. Masa kredit selama 4 tahun. Tapi, belum lagi angsuran bulan Agustus 2013 belum dibayar korban, mobil itu sudah hilang. Aksi pencurian mobil itu langsung dilaporkan korban ke Polsek Tebat Karai. (rhy)

KEPAHIANG - Sekdakab Kepahiang Drs. H. Hazairin A Kadir, MM masih terus berjuang untuk mendapatkan tambahan kuota CPNS 2013. “Sampai hari inipun, kita masih berusaha meminta tambahan kuota ke KemenPAN di Jakarta. Tapi, tambahan kuota yang usulkan sebanyak 50 CPNS itu belum mendapat persetujuan MenPAN-RI. Yang jelas, kuota yang disetujui MenPAN itu sebanyak 50 CPNS khusus formasi guru SD dan guru SMK,” ujar Hazairin yang juga menjabat Ketua Panitia Penerimaan CPNS 2013. Kuota 50 CPNS yang telah disetujui KemenPAN untuk formasi guru SD dan guru SMK terdiri dari 21 guru SD dan 29 guru SMK. Rinciannya, 1 guru produktif teknik instalasi listrik, 3 guru produktif teknik gambar bangunan,3 guru produktif akomodasi perhotelan, 6 guru produktif teknik sepeda motor, 5 guru teknik kendaraan ri-

ngan, 10 guru multimedia dan 1 guru produktif tata busana. Saat ini, Hazairin mengaku masih menunggu jadwal pelaksanaan penyaringan CPNS 2013 dari KemenPAN. Khususnya jadwal pendaftaran, seleksi berkas, pemberian nomor tes peserta, hingga jadwal pelaksanaan tes dan pengumuman kelulusan CPNS. Sementara Kepala BKD-PP Kepahiang Su’urdi,S.Sos yang juga menjabat Sekretaris Panitia Penerimaan CPNS 2013 mengatakan, dana yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan tes CPNS 2013 senilai Rp 800 juta. Dana itu sudah diusulkan ke DPRD melalui DPPKAD. “Peserta tes CPNS 2013 ini diperkirakan bisa mencapai 4000-an peserta. Makanya, kita berusaha melakukan persiapan maksimal untuk melayani para pendaftar peserta tes tahun ini. Formasi guru SD dan guru SMK yang akan diterima itu tetap S1,” kata Su’urdi. (rhy)


TELEPON PENTING Call Centre Polsek Karang Tinggi (Perwira Penghubung) :

081278617339

RSUD Benteng

081368965552

:

Suara Guru

BENGKULU TENGAH

BENTENG

Rakyat Bengkulu  Kamis, 29 Agustus 2013

27

Perhatikan Pedalaman GURU SD Negeri 10 Pondok Kelapa, Salihun mengatakan, pemerintah harusnya lebih memperhatikan pendidikan anak desa pedalaman, daripada lebih fokus dan memprioritaskan pembangunan pendidikan anak perkotaan. Dalam SALIHUN hal kebijakan menetapkan program peningkatan mutu pendidikan, sekolah-sekolah pedalaman lebih membutuhkan kelengkapan sarana dan prasarana. Soal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan kurikulum sekolah, tidak ada bedanya sekolah pinggiran kota dengan sekolah pedalaman. Hanya fasilitas sekolah saja terbatas bagi sekolah pedalaman, sedangkan sekolah pinggiran kota lebih lengkap, sehingga proses pelaksanaan KBM terlaksana maksimal. “Untuk menyamakan status, sarana sekolah harus ditingkatkan,” terangnya.(rif )

Membangun Benteng

Usut Proyek Bermasalah ANGGOTA Komisi III DPRD Benteng, Ferry Haryadi mengatakan, proyek di Benteng masih banyak masalah. Sayang, penegak hukum belum ada yang tetap di Benteng, sehingga proses pengusutan dan penyelidikan dari proyek bermasalah ini, tidak berjalan maksimal. Banyak dari proyek yang bermasalah ini dibiarkan begitu saja, tanpa dilakukan pemeriksaan. “Contoh yang paling jelas, pembangunan di wilayah Pematang Tiga. Sampai sekarang belum ada pengusutan dari proyek pembangunan itu, bahkan indikasi bermasalah sudah jelas. Dimana pembangunan ini terkesan buang anggaran, sedangkan fungsinya untuk lahan pertanian warga tidak ada sama sekali, tersebut tidak berisi air,” terang Ferry. Proyek yang bermasalah lainnya, pembangunan gedung perkantoran di pusat ibukota Rena Semanek dan Renah Lebar. Beberapa gedung mengalami kerusakan, sedangkan gedung tersebut masih dalam masa pemeliharaan.(rif)

PRONA: Kepala BPN Benteng, Jamaludin memperlihatkan lahan masyarakat yang mendapat prona tahun 2013 gratis administrasi.

Soal PAW PKPB, KPU Masih Tunggu DPRD KARANG TINGGI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Tengah (Benteng) saat ini belum bisa bertindak, untuk melanjutkan proses Pemberhentian antar waktu (PAW) dari kader Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Benteng. Mengingat belum adanya surat rekomendasi dari Sekretariat DPRD Benteng. Divisi Teknis KPU Benteng, Sufirman S.Ag membenarkan tembusan surat dari kepengurusan PKPB Benteng sudah masuk, tentang PAW atas nama kader PKPB Ferry Haryadi. Tetapi KPU pada dasarnya hanya menunggu rekomendasi atau surat dari Sekretaris Dewan, mengenai kader yang layak menggantikan.

“Surat dari DPRD belum masuk, baru tembusan PKPB Benteng,” ujar Sufirman. Menurut Sufirman, seperti biasa atau proses untuk melaksanakan PAW, DPRD harus membuat surat kepada Gubernur Bengkulu dan Bupati Benteng. Dalam membuat surat tersebut, harus dilengkapi dengan kader pengganti yang disertai dengan nama atau perolehan surat suara terbanyak setelah Ferry Haryadi. “KPU hanya melampirkan nama dan perolehan suara pileg 2009,” imbuhnya. Terpisah Ketua DPRD Benteng, Suharto SE juga mengaku adanya usulan dari PKPB untuk melaksanakan PAW atas Ferry

Haryadi. Surat dari PKPB sudah dilanjutkan ke Sekwan, untuk ditelaah dan dikaji kembali, agar tidak salah membuat kebijakan dan pelaksanaan PAW yang diminta PKPB. “Surat diturunkan ke Sekwan Benteng dan dikaji ulang,” ujar Suharto. Untuk diketahui, Ferry Haryadi yang mengaku sudah siap di PAW, disikapi kader PKPB lainnya dengan membuat surat ke DPP PKPB. Hingga turun surat surat dari PKPB, yang mendesak untuk dilakukan PAW segera atas nama Ferry Haryadi. Alasan desakan PAW ini sendiri, mengingat Ferry Haryadi sudah pindah ke PDI-Perjuangan, untuk mengikuti pileg 9 April 2013.(rif)

HARMOKO/RB

Prona di Benteng Tuntas 70 Persen TALANG EMPAT – Program pengurusan sertifikat tanah atau prona di Benteng, sudah tuntas 70 persen dari total prona yang dipenuhi tahun 2013, sebanyak 2.600 untuk 48 desa pada 10 kecamatan Benteng. Dalam pengurusan penerbitan sertifikat, Kepala Badan Pertahanan (BPN) Benteng, Jamaludin menekankan agar tidak dikenakan biaya. BPN sudah mensosialisasikan pembuatan sertifikat tidak ada penetapan biaya untuk BPN alias gratis. Tetapi di luar kebijakan BPN, jika terjadi pemungutan biaya di desa-desa, keinginan pribadi oknum. “Selama proses pengurusan sertifikat di tingkat desa-desa, kami belum pernah mendengar keluhan atau masalah pembuatan prona,” ungkap Jamaludin. Jamaludin menegaskan, dia

tidak akan main-main memberikan sanksi kepada tim dari BPN yang terlibat pungli. Setidaknya sanksi diberikan sesuai dengan kesalahan dilakukan selama dalam proses pembuatan prona Benteng. “Sekarang belum ada pengaduan, tetapi jika ada bukti atau fakta tim dari BPN melakukan pungli, yang jelasnya diberi sanksi tegas,” terangnya. Terus ditambahkan Jamaludin, dia berharap realisasi prona tahun 2013 berjalan dengan baik dan tidak ada keluhan. Soal keluhan biaya kecil-kecilan dianggap bukan persoalan yang besar, ratarata biaya dikenakan untuk perangkat desa yang ikut terlibat sibuk dalam pengurusan prona. “Biaya dipungut untuk perangkat, kami no comment,” tutup Jamaludin.(rif)

Kompensasi Kenaikan BBM

banyak anak miskin yang belum tersentuh bantuan dana itu. “Memang ada sedikit data dan sesuai kuota, tapi pendataan dari tim masih sangat banyak Benteng memiliki pelajar benar-benar miskin,” ungkapnya. Syamsuri berharap banyak, dalam usulan penerima bea siswa kopensasi BBM itu tidak bermasalah sampai ke pusat. Kalau perlu, terealisasi semaksimal mungkin untuk pelajar di Benteng. “Saya rasa, dengan bantuan bea siswa itu dapat meringankan bebas biaya anak yang benar-benar masuk sekolah di Benteng,” terang Syamsuri.(rif)

Kurikulum 2013 Tak Ada Masalah Dikbud Usul BSM 535 Siswa

TALANG EMPAT – Penerapan kurikulum 2013 di Kabupaten Bengkulu Tengah, di tahun ajaran 2013-2014 berjalan baik. Salah satu sampel diambil adalah SMAN 1 Benteng, seluruh siswa yang diberlakukan den-

gan kurikulum 2013, tetap nyaman belajar. Termasuk guruguru yang ditugaskan untuk pelajaran pencontohan kurikulum 2013, juga lebih tenang mengajar siswa-siswa kelas. Kepala SMAN 1 Benteng, Naspin S.Pd mengatakan, 3 mata pelajaran dijadikan pencontohan kurikulum 2013. Pelajaran matematika, bahasa Indonesia dan pelajaran sejarah, sebanyak 5 orang guru yang aktif melaksanakan diklat. “Fasilitas pendukung untuk penerapan kurikulum 2013 juga memadai, juga buku-buku untuk kurikulum 2013 juga sudah masuk di sekolah,” kata Naspin.

Mengenai jam belajar dan disiplin waktu terhadap anak belajar kurikulum 2013, sama halnya dengan siswa yang belajar dalam kurikulum KTSP. Khusus di SMAN 1 Benteng, hanya kelas X diterapkan pelaksanaan kurikulum 2013. “Jam masuk dan jam pulang bagi murid sama saja, hanya beberapa kelas yang melaksanakan kurikulum 2013, dan 3 pelajaran diajarkan,” ungkap Naspin. Untuk diketahui, 6 sekolah di Benteng yang sudah menerapkan kurikulum baru tahun 2013 tahun ajaran 2013-2014, diantaranya SMAN 1 Benteng, SMPN 1 Pondok Kelapa dan SMPN 2 Pondok Kelapa. Tingkat SD 3, SD Negeri 1 Talang Empat, SDN 2 Pagar Jati dan SDN 5 Merigi Kelindang. (rif)

TALANG EMPAT – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benteng mengusulkan siswa yang terdaftar menerima Bea Siswa Miskin (BSM) dari kopensasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), sebanyak 535. Usulan ini melebihi kuota yang ditetapkan Kementerian, sebanyak 304 orang. Usulan ini dikirimkan ke Kemendikbud pusat, seperti yang disampaikan Kepala Dikbud Benteng, Syamsuri Hanif S.Pd, MM. Dijelaskan Syamsuri, penambahan kuota penerima bea siswa sesuai permintaan dari pusat. Jika tetap mengacu data kuota asli, karena


SELUMA

28 TELEPON PENTING RSUD Tais

(0736) 91285

PLN

Tais (0736) 91291

Polres Seluma

081373849882

Info Pendidikan

SELUMA

Rakyat Bengkulu

Kabar Serawai

Butuh Sambungan PDAM WARGA Desa Tanjung Kuaw Kecamatan Lubuk Sandi saat ini membutuhkan sambungan air PDAM. Pasalnya, warga tidak bisa memanfaatkan air sumur karena setiap sumur yang digali hasilnya air yang keluar selalu keruh. Demikian diungkapkan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Seluma, H Suhandi yang mendapatkan pengaduan masyarakat. Permintaan warga atas sambungan PDAM ini tidak muluk-muluk. Sebab jaringan pipa PDAM melintas di desa tersebut. Karena ada sunber air yang digunakan untuk penyaluran air bersih bagi warga Kecamatan Seluma Kota dan sekitarnya. “Disana dilalui pipa PDAM, warga membutuhkan sambungan air bersih, karena sumur mereka airnya selalu keruh. Ini harus diakomodir oleh PDAM, bagaimana caranya agar masyarakat bisa menikmati air bersih. Masyarakat sangat butuh air bersih, mereka tidak dapat itu, sedangkan diwilayah mereka ada sambungnya pipa PDAM. Ini harus direspon segera,” harapnya. (hue)

29 Agustus 2013

Waspada Oknum Catut Dispendik, Minta Setoran

Dua Siswa ke Nasional L AGI-L AGI siswa dari Kabupaten Seluma menoreh prestasi membanggakan, mengharumkan nama Kabupaten Seluma. Kali ini Arya Filanda, siswa Kelas XII IPA 1 SMAN 5 Seluma. Arya Filanda yang merupakan warga Desa Tedunan Kecamatan MARYONO Semidang Alas Maras (SAM) berhasil mewakili Provinsi Bengkulu dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk mata pelajaran Biologi. Ia akan mengikuti OSN tingkat nasional yang digelar di Bandung pada 2 September 2013 mendatang. Sedangkan siswa kedua yakni Ina Khairunisah. Ia siswa kelas III SMKN 1 Seluma jurusan Administrasi Perkantoran. Mewakili Kabupaten Seluma dan Provinsi Bengkulu mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional. Dan akan berangkat ke Jakarta, pada 22 September 2013. “Ini cukup membanggakan bagi kita, dan tentu target kita dua siswa ini mendapatkan prestasi ditingkat nasional. Sehingga bisa mengharumkan nama Provinsi Bengkulu dan khususnya Kabupaten Seluma dikancah nasional,” harap Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma, Muksir Ibrahim, S.Pd melalu Kabid Dikmen, Maryono, S.Pd kemarin (27/8). (hue)

 Kamis,

PERI/RB

DAK: Peserta sosialisasi mekanisme penggunaan DAK bidang pendidikan tahun 2013 yang digelar Dispendik Kabupaten Seluma, kemarin (28/8) tampak serius.

Bupati Kembali Gelar Mutasi di Akhir Tahun SELUMA KOTA - Jelang akhir tahun 2013, Bupati Seluma H Bundra Jaya, SH, MH bakal kembali menggelar mutasi pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Seluma. Hal ini diungkapkan Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemda Kabupaten Seluma, Drs. H Mulkan Tajuddin, MM, ditemui usai meresmikan kegiatan sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2013, di auditorium Badan Diklat Kabupaten Seluma kemarin (28/8). Saat ini terang Sekda, Baperjakat sedang melakukan pembahasan dan kajian. Siapa-siapa saja yang layak dan akan dimutasi, dirotasi dan dipromosikan untuk sejumlah jabatan di lingkungan Pemda Kabupaten Seluma. Tidak

hanya orangnya, tapi juga sedang dikaji mulai dari jabatan eselon berapa saja yang harus dilakukan mutasi. “Baperjakat masih membahas terkait rencana mutasi ini. Lagi dilakukan kajian siapa saja dan jabatan apa saja yang dimutasi, dirotasi dan dipromosikan. Termasuk eselon barapa juga masih dibahas di Baperjakat,” ujar Sekda. Mutasi sendiri rencananya akan digelar jelang akhir tahun ini juga. Namun untuk kepastiannya, masih menunggu tuntasnya pembahasan di Baperjakat dan menunggu instruksi lebih lanjut dari bupati Seluma. “Rencananya masih dalam tahun ini. Tapi masih menunggu selesainya pembahasan di Baperjakat,” ujar Sekda seraya berlalu. Sementara itu jika mutasi ini

jadi akan digelar, maka dipastikan dalam tahun 2013 akan ada 3 kali mutasi yang dilakukan Bupati Seluma. Mutasi pertama dulu digelar saat H Bundra Jaya, SH, MH usai dilantik menjadi bupati defenitif. Berikutnya jelang pertengahan tahun. Dan yang ketiga, bakal digelar jelang akhir tahun ini juga. Belum diketahui siapa saja yang akan dimutasi, namun diprediksi jabatan yang saat ini masih ada yang dipegang oleh seorang pelaksana tugas (Plt) akan didefenitifkan. Demikian juga sejumlah jabatan eselon III dan IV diketahui masih banyak yang kosong. Contohnya saja di Bagian Administras Humas dan Protokoler Setdakab Seluma, jabatan Kasubbag Protokoler masih kosong. Juga pada sejumlah SKPD lainnya. (hue)

kemarin (28/8). “Sekitar Rp 185,5 juta dan uangnya sudah ditransfer ke kas daerah,” ujarnya. Sedangkan asset lainnya diantaranya di kawasan Ragunan Jakarta, belum akan dijual karena belum ada petunjuk lebih lanjut dari BUpati Seluma. “Kalau sudah ada petunjuk lebih lanjut, akan kita proses juga. Kan untuk apa juga asset diluar, sedangkan kita belum bisa memanfaatkan,” sebutnya. Sementara itu sedang diproses sekarang untuk melelang sejumlah kendaraan dinas milik Pemda

Kabupaten Seluma, termasuk kendaraan dinas camat. Selanjutnya dari hasil lelang inilah, akan dibelikan kendaraan dinas baru yang lebih layak untuk digunakan. “Jika bupati setuju, ini kita lelang dan dari hasil itu kita beluikan yang baru. Sebab kendaraan dinas yang ada saat ini sudah banyak yang tidak layak lagi. Yang akan diproses lelangnya itu yang sudah lama usianya. Kalau aturan kendaraan dinas sudah bisa dilelang minimal pemakaian 5 tahun,” terangnya.(hue)

Aset di Pekan Baru Terjual Rp 185,5 Juta Irihadi: Sudah Ditransfer ke Kas Daerah SELUMA KOTA – Akhirnya Pemda Kabupaten Seluma tidak ada lagi memiliki aset di Pekan Baru. Ini setelah aset berupa lahan seluas 300 meter persegi dan ada bangunan rapuh di atasnya berhasil dilelang. Hasil lelang itu total sekitar Rp 185,5 Juta. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Seluma, Irihadi, M.Si

SELUMA KOTA - Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma, Muksir Ibrahim, S.Pd menegaskan agar kepala sekolah tidak mengubris siapaun oknum yang mengatasnamakan Dispendi, meminta setoran uang atau lainnya. Tidak hanya itu, seluruh pejabat dan PNS di lingkungan Dispendik Kabupaten Seluma, diingatkan untuk tidak mencoba-coba melakukan tindakan tersebut. “Saya tidak mau ada oknum Dispendik yang atas nama siapapun minta uang ke sekolahsekolah. Jika ada yang seperti ini, sekolah harus segera koordinasikan,” pesannya saat menyampaikan sambutan. Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan Kabupaten Seluma Tahun Anggaran 2013 sebesar Rp 20 miliar lebih. Sekolah yang mendapatkan, sebanyak 61 sekolah. Terdiri 29 SD, 20 SMP, 8 SMA dan 4 SMK. Dengan masing-masing sekolah mendapatkan alokasi yang berbeda-beda. Ia juga menegaskan agar

tidak ada perselisihan antara kepala sekolah dengan komite sekolah. Keduanya diharapkan dapat seiring sejalan, terkait pengelolaan dana DAK yang didapat sekolah, demi kemajuan sekolah. Seluruh DAK tahun ini, diswakelolakan pihaknya. Ini berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Pemendikbud) Nomor 74 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2013 tentang Juknis Penggunaan DAK Bidang Dikmen Tahun 2013. Dan Permendikbud Nomor 79 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 12 Tahun 2013 tentang Penguna DAK Bidang Dikdas Tahun 2013. “Jadi ada dasarnya kita, tidak asal-asalan semaunya kita. DAK terlambat realisasinya, karena juknis yang lamban turun dari pusat. Kepsek harus menggunakan dana itu efisien dan efektif. Sebab kalau tidak, bisa saja tidak mencukupi dana yang ada,’’ ujar Muksir. (hue)

SELUMA KOTA – Akhirnya pupus sudah harapan DPRD Kabupaten Seluma untuk bisa memfasilitasi dan menengahi perseteruan yang mencuat antara Bupati Seluma, H Bundra Jaya, SH, MH, dengan Wakil Bupati Seluma Mufran Imron, SE dan Sekda Drs H Mulkan Tajuddin, MM. Puncaknya kemarin (28/8), dewan melalui unsur pimpinan berusaha menengahi dan membantu mencarikan solusi, namun harapan itu akhirnya kandas. Padahal kemarin merupakan pertemuan kedua yang dijadwalkan, setelah sehari sebelumnya juga gagal dilaksanakan. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seluma, Jonaidi Syahri, S.Sos, MM mengaku cukup kecewa atas tindakan bupati, yang tidak memenuhi undangan dewan. Apalagi pertemuan telah diagendakan dewan hingga dua kali. Tapi tak satupun terlaksana, karena Bupati tidak hadir dan tanpa ada konfirmasi sedikit terkait ketidakhadirannya memenuhi undangan dari lembaga DPRD Kabupaten Seluma. “Pertemuan batal, karena bupati tidak hadir lagi. Ini sudah yang kedua kalinya. Ya sudah, berarti mereka tidak mau

difasilitasi. Kita sudah berusaha untuk mempertemukan, tapi tidak mau ya silahkan saja terus berseteru dan terserah mereka mau jadi apa kedepannya,” kesal Jonaidi Syahri yang juga menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Seluma dan Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Seluma. Pria yang akrab disapa Jon Bule menyatakan, bupati telah tidak menghormati lembaga dewan. Dengan tidak dipenuhinya undangan dari lembaga dewan. Padahal tujuan dewan atas undangan itu, untuk menyelesaikan persoalan dan polemic antara Bupati, Wakil BUpati dan Sekda yang mencuat belakangan ini. Namun apa hendak dikata, upaya dewan tersebut tidak digubris dan tidak dihargai. “Kita membantu agar pelomik yang ada itu cepat tuntas. Kita ingin tahu apa persoalan sesungguhnya, karena akibat itu semua tidak bagus bagi roda pemerintahan Seluma dan perjalanan pembangunan di Kabupaten Seluma. Sepertinya tidak mau, ya sudah. Kami tidak akan lagi memfasilitasi, cukuplah dua kali upaya kami,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Seluma, H Bundra Jaya, SH, MH belum dapat dikonfirmasi.(hue)

Kembali Dewan Gagal Fasilitasi “Perdamaian” Bupati dan Wabup


Rakyat Bengkulu

TELEPON PENTING Polres Bengkulu Selatan Telkom UGD RSUD Damrah Manna PLN Ranting Manna Pemadam Bahaya Kebakaran

Aspirasi

0811731988 (0739) 21070 (0739) 2118 (0739) 123 (0739) 23141

BENGKULU SELATAN

SELATAN

Kamis, 29 Agustus 2013

Jalan Sentra Produksi INI harus menjadi perhatian Pemda Bengkulu Selatan. Pasalnya berulang kali jalan sentra produksi dikeluhkan warga, tapi tak mendapat tanggapan serius dari Pemda. Kali ini, warga Desa Sukarami yang mengeluhkan minimnya fasilitas jalan sentra produksi menuju lahan persawahan dan perkebunan. Kepala Desa Sikarami Kecamatan Air Nipis Jaksan, mengungkapkan pembangunan jalan sentra produksi di Desa Air Nipis masih sangat minim. Ada jalan sentra produksi, tapi asih berupa tanah. Bahkan masih ada jalan sentra produksi yang sama sekali belum dibuka. ‘’Harapan kita jalan sentra produksi yang masih tanah ditingkatkan kualitasnya. Dan yang belum dibuka, warga berharap bisa dibuka,” papar Jaksan. Jaksan menambahkan, pentingnya jalan sentra produksi karena mayoritas 99 persen warga Sukarami memiliki mata pencaharian sebagai petani. Komoditimua diantaranya kopi, sawit dan padi. ‘’Perekonomian warga tergantung dari hasil panen yang diperolehnya. Kalau jalan sentra produksi semua sudah bagus, tentu akan mempermudah warga dan meningkatkan kesejahteraan,” pungkas Jaksan.(key)

Info Pembangunan

7 Cabang Dilombakan MUSABAQAH Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi yang direncanakan dibentang di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) November mendatang memiliki 7 cabang mata lomba. Acara MTQ akan digelar di Lapangan Sekundang Setungguan depan rumah RAHMADAN SYAKIRIN dinas bupati. Kabag Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan Setdakab BS Rahmadan Syakirin, M.Pd, menjelaskan 7 cabang mata perlombaan MTQ nanti yakni Cabang Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsri Al Quran, Fahmil Al Quran, Syahril Al Quran, Khtattil Al Quran dan menulis Isi Kandungan Al Quran. ‘’Penunjukan BS sebagai tuan rumah berdasarkan SK Gubernur Nomor: L.136.III. TAHUN 2013 Tentang Penetapan Kabupaten BS Sebagai Tempat Penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu XXXI Tahun 2013,” jelas Ramadhan. Rahmadan menambahkan, untuk jadwal MTQ yang direncanakan Pemda BS mulai 25-29 November. Tapi jadwal ini masih harus mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi. ‘’Takutnya bertabrakan dengan acara HUT Provinsi Bengkulu, sehingga tanggal yang sudah kita rencanakan masih akan dikordinasikan lagi. Tadi (kemarin-red.) PPTK sudah berangkat dan kita tunggu saja jawaban dari Pemda Provinsi Bengkulu,” pungkas Rahmadan.(key)

YUNIKE/RB

RAZIA: BPOM Bengkulu gelar razia rutin di Kabupaten Bengkulu Selatan. Hasilnya ditemukan bahan tambahan pangan berbahaya yakni pewarna makanan yang mengandung pewarna tekstil dan bleng yang mengandung boraks.

Waspada, Makanan Pakai Bahan Pewarna, Beredar PASAR MANNA - Warga Bengkulu Selatan (BS) diminta lebih waspada memilih makanan. Karena, razia yang digelar BPOM Bengkulu kemarin (28/9) menemukan bahan tambahan pangan yang ilegal karena dinilai berbahaya. Dari hasil Razia BPOM Bengkulu di Pasar Kutau dan Ampera ditemukan ratusan jenis pewarna makanan merk liberty yang sudah dilarang karena mengandung bahan pewarna tekstil. Selain itu ditemukan bleng yang mengandung boraks. Koordinator lapangan pengawasan bahan berbahaya yang dilarang untuk pangan, Agustina Tri Haryati, S.Si, Apt, menjelaskan bahan tambahan yang mereka temukan semua mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. Jika dikonsumsi terus menerus bisa menjadi penyebab kanker. Razia digelar di Pasar Ampera dengan mendatangi 15 sarana (toko) dan 2 sarana di Pasar Kutau. ‘’Hasilnya, hampir sebagian sarana yang kita datangi menjual pewarna makanan merk liberty yang sudah dilarang. Jumlahnya ada sekitar ratusan botol dan sudah kita sita semuanya. Kita juga memukan Bleng yang biasa digunakan sebagai tambahan pembuatan bakso dan kerupuk dengan merk Cap Jago mengandung Boraks,” papar Agustina.

Lanjut Agustina, bleng yang biasanya digunakan untuk mengenyalkan makanan ada yang boleh dikonsumsi. Tapi untuk merk cap jago sudah terbukti mengandung boraks dan berbahaya bagi kesehatan. Bleng ditemukan pada dua toko sebanyak 15,5 bungkus dan perbungkusnya memiliki berat hingga 1 kg. ‘’Toko yang jadi sasaran yakni toko manisan dan toko plastik yang biasa menjual bahan tambahan pangan. Selain itu kita juga mendatangi toko pupuk untuk memberi pembinaan kepada pemiliknya agar tidak sembarangan menjual pupuk mengandung boraks,” jelas Agustina. Agustina menambahkan, razia yang digelar BPOM Bengkulu rutin dilakukan setiap tahun, untuk mengawasi peredaran bahan tambahan pangan yang berbahaya. Sehingga bisa menimalisir penggunaannya untuk makanan. Tim yang turun dari BPOM Bengkulu terdiri empat 4 orang, yakni Agustina, Yenmar, Adonis dan Ahmad Isan didampingi oleh satu orang dari Diskoperindag BS. Dan 1 dari Dinkes BS. “Sudah 2 kabupaten kita datangi termasuk BS. Sebelumnya kita turun di kabupaten Lebong. Razia masih bersifat pembinaan dan pedagang hanya ditegur,” ujar Agustina.(key)

29

15 Senpi Milik Polisi Ditarik KOTA MANNA – Polres Bengkulu Selatan (BS) kemarin (28/7), menggelar pemeriksaan senjata api (Senpi) dan kendaraan motor (Ranmor) dinas di halaman Mapolres BS. Hasilnya, sebanyak 15 senpi ditarik dari pemiliknya, karena belum mengikuti psikotes dan kartu kepemilikan senpi yang habis masa berlaku. Pemeriksaan dipimpin Kapolres BS. Kapolres BS AKBP Yohanes Hernowo, S.IK, MH, mengatakan sebanyak 15 senpi ditarik dari tangan bintara. Baik karena kartu kepemilikan senpinya habis masa berlaku maupun bintara yang belum mengikuti psikotes. Jika ingin mendapatkan senpinya kembali, para bintara ini harus mengikuti kembali psikotes dan latihan

menembak. ‘’Ada psikotes sebagai syarat untuk memegang senpi. Bukan hanya itu, juga akan dilakukan latihan menembak. Jika tidak memenuhi syarat, maka senpinya belum bisa diambil. Begitu juga untuk bintara yang masa kartu kepemilikannya habis,” jelas Hernowo. Hernowo menambahkan tujuan pemeriksaan senpi untuk menimalisir penyalahgunaan senpi oleh anggota. Pemeriksaan akan terus dilaksanakan secara berkala mulai dari masalah administrasi, psikotes dan latihan menembak. Sementara pemeriksaan ranmor dinas milik Polres BS, untuk menjaga dan memilihara kendaraan dinas yang biasa digunakan untuk operasional polisi.(key)

Proyek Fisik Bisa Terancam Gagal Jika Belum Tandatangan Kontrak Awal Sepetember KOTA MANNA – Proyek pembangunan fisik yang ada di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkulu Selatan (BS), bisa terancam gagal jika belum melakukan penandatanganan kontrak dengan rekanan. Kepala Kantor Dagang dan Industri (Kadin) Bengkulu Selatan (BS) Agus Suryanto Ilyas, SH, mengungkapkan hingga kini untuk proyek pembangunan fisik baik bidang bina marga dan cipta karya belum mendapatkan rekanan. Agus pesimis pembangunan di BS akan berhasil terlaksana. “Memasuki bulan Oktober sudah musim penghujan. Jika pekerjaan tetap dipaksakan hasil pekerjaan diragukan,” ujar Agus. Lanjut Agus, keterlambatan pembangunan di BS bukan hanya terjadi tahun ini saja. Kendala keterlambaatan ini dikarenakan ketergantungan Pemda dengan sekelompok orang-orang tertentu seba-

gai panitia kegiatan. Ada satu orang yang membawahi hingga beberapa instansi dalam menyiapkan dokumen lelang. ‘’Di sinilah peranan Kabag Pembangunan untuk menyaring panitia kegiatan. Jika si A sudah ada tanggungjawab, jangan dibebankan lagi,” jelas Agus. Selain itu, Harga Perkiraan Sementara (HPS) yang diumumkan dalam lelang jauh di bawah standar, sehingga membuat rekanan menolak untuk ikut lelang di BS. Khusus untuk bina marga, belum lagi perusahaan yang memiliki AMP (mesin aspal) di Bengkulu juga terbatas. Sehingga Pemda yang mengumumkan lelang sudah terlambat, membuat perusahaan sudah menerima order lain. ‘’Solusinya, untuk mempercepat serapan anggaran, segera di-Perdakan Unit Layanan Pelelangan BS, sehingga ada instansi yang fokus dalam mengerjakan tahapan proyek. Pemda juga diminta untuk tidak menyalahkan rekanan jika proyek tidak selesai dan kualitasnya diragukan,” pungkas Agus.(key)

Nasib Mantan Kasi Pidsus Diputuskan Hari ini KOTA MANNA – Nasib mantan Kasi Pidsus Kejari Manna Herry Kurniawan, SH ditentukan hari ini (Kamis, 29/8) dalam sidang putusan Pengadilan Negeri (PN) Manna yang dijadwalkan siang ini. Terdakwa Herry dituntut rekan kerjanya sendiri dengan tuntutan rehabilitasi selama satu tahun. Kajari Manna H. Raswali Hermawan, SH, MH, melalui Jaksa Penuntut Zondrafia, SH, mengungkapkan Herry dituntut harus mengikuti masa rehabilitasi selama

satu tahun di rumah sakit jiwa dan ketergantungan obat. Tuntutan ini diberikan sesuai pasal 54 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Salah satu poin isinya pecandu atau korban penyalahgunaan narkotika tidak dipidana tapi direhab. ‘’Kita menilai, kalau terdakwa Herry murni sebagai korban kejahatan narkotika. Ini dilihat dari bukti yang menyatakan jika korban adalah pecandu berdasarkan surat keterangan dari dokter. Terdakwa

juga saat ini sudah direhab di Rumah Sakit Jiwa Soeprapto Bengkulu,” papar Zondrafia. Terkait putusan sidang nanti, Zondrafia selaku jaksa penuntut menyerahkan putusan sepenuhnya pada hakim yang memimpin sidang. Tugas jaksa penuntut hanya menyampaikan tuntutan sesuai bukti yang ada. “Kita hanya melakukan penuntutan, tapi putusannya tetap ditangan hakim, termasuk berapa lama terdakwa harus men-

jalani masa rehab,” pungkas Zondrafia. Sebagaimana diketahui, Herry ditangkap di rumah dinasnya di Padang Panjang saat Satrenarkoba Polres BS melakukan penggrebekan 21 Mei lalu. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti berupa dua buah plastik ukuran kecil yang berisi sabu-sabu, 4 korek api, 2 buah bong siap pakai. Setelah dicopot dari jabatannya, status Herry saat ini masih tercatat sebagai jaksa fungsional di Kejaksaan Tinggi Bengkulu.(key)


KAUR

30 TELEPON PENTING No Online Polres Polsek Kaur Selatan Polsek Maje Polsek Nasal Polsek Kaur Tengah Polsek Muara Sahung Polsek Tj.Kemuning Polsek Kaur Utara Polsek Pd Guci Hulu

: 085381671313 : 085268169988 : 085381097534 : 081539252386 : 085378861115 : 081977062333 : 085381292486 :085758386386 :085769669482

KAUR

Rakyat Bengkulu

Dispenbud Usul Beasiswa

Pojok Desa

Butuh Perbaikan Jembatan KONDISI jembatan gantung Desa Serdang Indah Kecamatan Luas Ka b u p a t e n Kaur sangat memprihatinkan. SeSUHANDRI mua tali sling sebagai kontruksi jembatan, sudah lapuk dimakan usia. Kondisi ini, membuat warga yang melintas, harus ekstra hati-hati. Jembatan gantung ini merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan empat desa ke jalan lintas Kecamatan Luas. Karena itu butuh perhatian Pemda Kaur dan Pemda Provinsi Bengkulu. Sekarang lantai papan jembatan banyak yang lapuk dan sebagian sudah hilang. Jika para pengguna jembatan tidak hati-hati saat melintas, bisa celaka. Apalagi warga empat desa yakni Desa Serdang Indah, SP 4, SP 8 dan SP 3, seluruhnya menggunakan jembatan gantung ini untuk menuju jalan lintas Kecamatan Luas. Mereka, mayoritas petani yang membawa hasil perkebunan berupa buah kopi. ‘’Kami sudah sering melakukan perbaikan secara gotong-royong. Tetapi kalau besi dan slingnya yang rapuh, kami tidak bisa memperbaikinya. Yang bisa diatasi yakni lantai papan jembatan. Yang lainnya kami butuh bantuan pemerintah. Kami berharap kalau pemerintah akan membangun jembatan gantung ini, hendaknya diganti langsung dengan jembatan permanen seperti yang ada di daerah-daerah lainnya,’’ jelas Kaur Pemerintahan Desa Serdang Indah, Suhandri.(cik)

Kamis, 29 Agustus 2013

DPSHP Belum Valid, KPU Rapat Mendadak

Lintas SKPD

SEBAGAI salah satu bentuk kepedulian terhadap siswa berprestasi, Pemda Kaur akan mengusuljab pemberian beasiswa. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kabupaten Kaur M Daud Abdullah, S.Pd melalui Kabid Dikdas Yuhardi, S.IP. Menurut Yuhardi siswa yang akan diusulkan mendapat beasiswa merupakan siswa yang berprestasi dalam bidang akademik dan non akademik. Ini untuk memacu supaya para siswa di Kabupaten Kaur untuk lebih meningkatkan prestasi sehingga bisa bersaing dengan siswa dari daerah lainnya. Masih menurut Yuhardi beasiswa berprestasi yang diusulkan yakni terdiri dari dua macam. Yakni beasiswa bakat prestasi akademik, dimana para penerima beasiswa ini berdasarkan peringkat atau juara kelas di sekolah. Lalu, beasiswa bakat prestasi non akademik yang didasarkan pada pemenang ajang olimpiade sains dan pada bidang olahraga. ‘’Tahun ini kita mengusul beasiswa bakat prestasi kepada pemerintah pusat. Yang diusulkan itu adalah siswa yang memiliki prestasi di bidang akademik maupun non akademik. Yang kita usulkan ada 47 siswa,” demikian Yuhardi.(cik)

ALBERTUS/RB

SINGKRONISASI DATA: Staf KPU Kaur dan PPK sedang melakukan pengecekan data DPSHP yang perlu perbaikan, kemarin (28/8).

KOTA BINTUHAN –Belum valid data Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) di Kabupaten Kaur, memaksa komisioner KPU Kaur kerja keras. Kamis kemarin (28/8) KPU Kaur melaksanakan pertemuan dengan pengurus

PPK se Kabupaten Kaur. Pertemuan ini untuk mensingkronisasikan data BPSHP. Rapat mendadak tersebut, karena perbaikan data DPSHP tahap pertama akan berakhir pekan ini. Sementara DPSHP yang ada masih banyak kesalahan. Mu-

lai adanya pemilih ganda, pemilih yang tidak memiliki nomor NIK dan berbagai macam data yang segera dilengkapi. ‘’Hari ini (kemarin-red.) kami kembali menggelar pertemuan dengan seluruh PPK se Kabupaten Kaur. Rapat ini untuk

membahas masalah DPSHP, karena dalam DPSHP masih masih ada ditemukan pemilih ganda dan yang lainnya. Makanya hari ini kita kumpul untuk mensingkronisasikan data yang ada. Baik data dari KPU Kaur, Pantarling dan juga PPK setiap kecamatan,” kata Koordinator PPK Kabupaten Kaur, Sukardi. Penjelasan yang sama juga dikatakan Ketua KPU Kaur, Sirajuddin Aksa, M.TP. Rapat yang melibatkan semua PPK ini, lanjut Sirajuddin, selain melakukan singkronisasi data DPSHP, sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang tatap muka dengan PPK kecamatan di Kabupaten Kaur. Karena sejak bertugas sebagai anggota KPU Kaur, pihaknya baru kali pertama tatap muka. ‘’Agenda kejar kita hari ini (kemarin), melakukan koordinasi langsung dengan PPK soal data DPSHP yang bakal dipakai untuk Pemilu 2014. Karena kita sendiri, belum tahu secara pasti, apa masalah yang terjadi di lapangan. Sehingga masih ada data pemilih ganda dan sebagainya. Kita harap setelah adanya tatap muka ini PPK dapat merampungkan data DPSHP,” demikian Sirajuddin.(cik)

Tiga Warga Kaur Idap Penyakit Kaki Gajah KOTA BINTUHAN – Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur, ternyata masih ada warga Kaur yang menderita penyakit kaki gajah. Tetapi data tersebut, tahun 2009. Sementara data terbaru belum ditemukan lagi penyakit yang dikenal dengan sebutan filariasi ini. Tapi Dinkes Kaur tetap melakukan sosialisasi terhadap perkembangan penyakit yang disebahkan oleh cacing filarial itu. Juga Dinkes Kaur, akan melakukan pengobatan pencegahan secara masal dan gratis terhadap penyakit tersebut. Kadis Kesehatan Kabupaten Kaur dr Marlena melalui Kabid Pencegahan Pemberantasan

Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2P-PL), Fauzi Razak, S.KM, mengatakan dalam waktu dekat pihaknya melakukan sosialisasi langsung terkait penyakit kaki gajah. Berdasarkan data tahun 2009, di Kabupaten Kaur ada empat penderita penyakit kaki gajah. Dari empat penderita itu, satu orang sudah meninggal dunia. ‘’Sampai saat ini kami belum melakukan pendataan lagi. Namun dari tahun 2009 ada empat orang penderita dan satu sudah meninggal. Namun sampai kini ada tiga orang penderita penyakit kaki gajah di Kaur. Yakni di Kecamatan Tanjung Kemuning serta Kecamatan Kaur Selatan,’’

papar Fauzi. Supaya penyakit ini tidak menyebar, perlu dilakukan pengobatan pencegahan selama lima tahun. Jadi guna menindaklanjutinya Dinkes dalam waktu dekat akan melakukan pengobatan masal secara gratis. Pengobatan masalah penyakit kaki gajah dilakukan di seluruh Puskesmas. ‘’Sosialisasi akan kita laksanakan di Pemda Kaur besok (hari ini-red). Sementara untuk pengobatan, akan kita gelar di semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Kaur. Kita berharap jumlah penyakit kaki gajah di Kabupaten Kaur tidak berkembang lagi dan ini harus dicegah,” demikian Fauzi.(cik)

Mencuri, Oknum Wartawan Diancam 4 Tahun Penjara KOTA BINTUHAN – Dengan ulah nekat mencuri uang milik staf Pengadilan Negeri (PN) Bintuhan Selasa kemarin, oknum wartawan mingguan berinisial RS (24), warga Pagar Dewa Kota Bengkulu, relah tidur di sel tahanan Polres Kaur. RS, terancam hukuman 4 tahun penjara, karena melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian. Kapolres Kaur, AKBP Andi Kirnanda, SH, MH, melalui Waka Polres Kaur, Kompol Max Mariners, S.IK, SH, kepada RB kemarin, menjelaskan oknum wartawan tersebut telah terbukti dan mengakui melakukan pencurian. Tapi tersangka tak menjelaskan

ANDI KIRNANDA

alasan kuat, kenapa pelaku nekat melakukan hal tersebut. ‘’Proses hukumnya tetap jalan, karena bukti dan saksinya ada, kalau pelaku telah melakukan tindakan pencurian. Tersangka

juga diancam hukuman penjara paling lama 4 tahun. Karena melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian,’’ papar Waka Polres. Perlu diketahui, RS ditangkap oleh aparat keamanan PN Bintuhan, karena melakukan pencurian uang milik pegawai PN Bintuhan bernama Rita Fitriani (28), warga Pasar Lama Kota Bintuhan. Uang korban diambil oleh oknum wartawan tersebut, sebesar Rp 50 ribu di dalam dompet korban. Pelaku setelah berhasil mengambil uang, langsung diteriaki maling. Tak berapa lama, petugas PN Bintuhan berhasil meringkus pelaku dan diserahkan ke Polres Kaur.(cik)

ALBERTUS/RB

SIRIUS: Nampak CJH asal Kaur serius mendengarkan pengarahan dari pengajar pada saat pembukaan manasik haji kemarin.

Persiapan Gerebek Aman Polres Data Poskamling KOTA BINTUHAN – Menyambut launching Gerakan Bengkuluku (Gerebek) Aman 1 September medatang, Polres Kaur mulai Rabu kemarin (28/8) mendata seluruh Poskamling dalam wilayah kerja Babinkamtibmas di jajaran Polres Kaur. Supaya program ini berjalan pukul 10.00 WIB kemarin Wakapolres Kaur Kompol Max Mariners, S.IK, SH, dan Kasat Binmas AKP Sofyanto mengundang semua anggota Babinkambtibmas. Sedikitnya, 25 orang babinkambtimas hadir dalam acara persiapan Gerebek Aman itu. Dalam kesempatan itu Waka Polres minta kepada semua Babinkambtimas untuk proaktif dan mengajak semua desa mengaktifkan kembali Poskamling. Pasalnya sebagian besar Poskamling yang belum aktif sampai saat ini yakni desa-desa yang ada di plosok. ‘’Dalam waktu dekat semua data Poskamling yang ada di Kabupaten Kaur harus sudah

dilaporkan. Tidak terkecuali poskamling yang aktif dan tidak, semuanya akan kita data. Begitu juga desa yang belum memiliki Poskambling juga kita data. Tak hanya itu satu polisi satu desa yang selama ini berjalan tetap diminta untuk mengawasi semua Poskamling setiap desa. Ini diciptakan, untuk membuat rasa aman masyarakat di Kabupaten Kaur,’’ tegas Waka Polres. Lebih lanjut dikatakan, setelah rampung melakukan pendataan Poskamling, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda Kaur untuk bekerjasama dan berupaya mengaktifkan kembali Poskamling di Kabupaten Kaur. Supaya rasa aman masyarakat bisa terjamin. ‘’Jadi nanti kalau seluruh data Poskamling desa sudah ada dengan kita pada tahap kita akan melakukan pembinaan pada setiap desa. Kita sangat berharap program ini mendapat dukungan dari Pemda dan DPRD Kaur,’’ demikian Waka Polres.(cik)


SAMBUNGAN Pro OTONOMI

SAMBUNGAN Tradisi Ziarah Kubra PRO OTONOMI

Rakyat Bengkulu  Kamis, 29 Agustus 2013

31

Oknum Guru Bisa Dipecat dan... Sambungan dari halaman 21

Menurutnya dalam Islam pun sumpah tertinggi itu hanya bersumpah atas nama Allah dan Alquran diatas kepala. Bukan malah diinjak atau dengan cara lainnya. “Untuk meyakinkan dalam sumpah Islam itukan, dengan mengucapkan demi Allah, Wallahi, Billahi. Itu sumpah tertinggi dalam Islam. Bukan dengan menginjak Alquran yang notabenenya itu kitab suci umat Islam se-Dunia, bukan umat Islam di Seluma saja. Ini tidak bisa ditolerir,” tegasnya. Disesalkan tindakan itu dilakukan oleh seorang pendidik, yang notabenenya dianggap sebagai orang yang berilmu dan lebih mengetahui mana yang benar dan yang tidak. “Bisa saja nanti disumpah ditantang bakar Alquran atau ditantang Alquran dibuang di jalan agar orang lain bisa menginjak-nginjaknya. Apakah seorang pendidik yang notabenenya berilmu dan tinggi pendidikannya, apakah tidak berpikir dulu melakukan sebuah hukuman pada muridnya sampai itu terjadi. Memang tindakan murid yang merokok tidak dapat dibenarkan juga, tapi banyak metode hukuman lain yang lebih mendidik,” tandasnya. Hal senada ditegaskan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Seluma, Drs H Thamrin Sabri. Apa yang dilakukan jika benar diharuskan menginjak Alquran, berarti itu sudah tindakan penistaan agama dan masuk dalam ranah tindak pidana. “Ini harus diusut sampai tuntas, karena itu penistaan agama. Saya selaku ketua dewan pendidikan, tokoh masyarakat mengutuk oknum yang sudah memberikan hukuman seperti itu pada siswa dengan minta bersumpah menginjak Alquran,” tegasnya. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Seluma, H Hamdan Hasan mengatakan, jika benar itu yang dilakukan guru dan siswa, maka baik itu oknum guru maupun siswa harus melakukan tobat besar. “Harus dilakukan prosesi tobat besar, istighfar besar. Karena itu sudah sangat tidak dibenarkan dalam agama Islam,” sebutnya 2 Guru Diperiksa Kemenag Sementara itu kemarin, dua orang guru SMAN 6 Seluma dipanggil dan diperiksa terpisah oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma. Salah satunya guru agama SMAN 6 Seluma, Thamrin, S.Ag. Dia diperiksa Kemenag guna mengklarifikasi dan un-

tuk memastikan apakah benar Alquran atau buku lainnya yang diinjak 6 siswa. Thamrin ke Kemang membawa barang bukti. Sedangkan oknum guru berinisial AA akan dipanggil dan diperiksa Dispendik Kabupaten Seluma. Juga guna mempertanyakan tindakannya yang telah menghukum siswa demikian. Plt Kepala Dispendik Kabupaten Seluma, Mukris Ibrahim, S.Pd menegaskan akan memeriksa lebih lanjut guru tersebut. Selanjutnya hal itu akan diserahkan ke Inspektorat untuk ditindaklanjuti, dan disanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kita pastikan guru itu diperiksa, sesudah itu diserahkan ke Inspektorat. Jadi Inspektorat yang akan menindaklajuti dan apa rekomendasinya. Saya Islam dan tersinggung Alquran dibuat seperti itu. Makanya Dispendik akan bertindak tegas, agar ini tidak terjadi lagi,” tandasnya.

Datangi SMAN 6 Seluma Sementara itu, siang kemarin Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE langsung turun ke lapangan dengan mendatangi SMAN 6 Seluma. Dia datang menggunakan mobil Daihatsu APV Nopol B 1509 ZFI. Setibanya di SMAN 6 Seluma, Mufran langsung melihat-lihat ke dalam ruangan kelas siswa setelah sebelumnya sempat disambut kepala SMAN 6 Seluma, Drs Sardiman Panjaitan. Wabup masuk ke sejumlah ruangan kelas. Mufran memberikan motivasi dan menyemangati siswa untuk tidak terpengaruh atas apa yang sedang terjadi dan yang diheboh saat ini. Sebab siswa tidak terlibat harus tetap fokus belajar. “Jangan pula kejadian ini menjadi adikadik ingin pindah atau malu sekolah di sini. SMAN 6 Seluma ini bagus, jadi jangan terpengaruh. Tetap semangat belajar dan berprestasi. Saya sangat mendukung agar siswa di Seluma ini berprestasi, dan saya siap datang setiap acara yang digelar adik-adik, jika diundang,” ucap Mufran. Usai itu, Mufran yang hadir didampingi Kapolsek Sukaraja Iptu. Suraya, SH dan Danramil Air Periukan, Lettu. Inf. Tamam menggelar pertemuan dengan seluruh guru SMAN 6 Seluma. Mufran menegaskan, agar kejadian serupa atau lebih buruk lagi jangan sampai terjadi. Karena tindakan tersebut tidak dibenarkan. “Ini mungkin terjadi atas kekhilafan. Tapi tetap harus ditindak. Sebab kitab suci Alquran itu bukan milik sekolah ini,

tapi dunia. Kita akan lakukan pembinaan dan koordinasi. Sebagai toleransi, akan dilakukan pembinaan dan sanksi tegas tetap dikenakan ke yang bersangkutan. Nanti Inspektorat yang akan menilai. Kan kalau PNS yang bermasalah tidak bisa kita langsung tindak, tapi harus melalui kajian dan pemeriksaan Inspektorat dulu,” ujar Wabup. Terkait ada pembelaan bahwa yang diinjak itu bukan Alquran murni melainkan buku tafsiran dan tercemahan Alquraan sehingga tidak perlu terlalu dipersoalkan, langsung ditampik oleh Mufran. Ditegaskannya, apapaun itu jika ada hubungannya dengan ajaran agama, panutan atau tuntanan agama tetap tidak boleh diperlakukan demikian. Ia menduga, bisa saja oknum guru tersebut saat itu dalam kondisi labil. “Apapun itu mau buku doa, atau lainnya yang namanya ada kaitannya dengan agama, tidak boleh diinjak-injak termasuk juz Amma. Itu kesalahan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Saya yakin SDM guru sudah baik, tapi mungkin lagi labil. Harusnya guru lainnya yang melihat harus mengingatkan. Siswa yang bandel harus ada cara tersendiri untuk menanganinya. Ingat Alquran ini bukan milik pribadi, tapi seluruh umat Islam makanya hal ini menjadi besar,” ujar Mufran. Terpisah Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kabupaten Seluma, H Sipaun, S.Ag, MM menegaskan, setelah pihaknya melihat barang yang diminta siswa bersumpah dan menginjaknya itu, ditegaskan tindakan tersebut tidak dibenarkan dan meskipun hanya buku tafsir dan terjemahan Alquran. Tetap sama, tetap itu Alquran yang tidak boleh diinjak. “Kita sudah melihat barangnya, dan itu termasuk Alquran. Tidak boleh diperlakukan seperti itu,” singkatnya seraya mengatakan hari ini aka n ada pertemuan antara sekolah, oknum guru, kepala sekolah, komite termasuk Kemenag akan hadir serta jajaran lainnya di SMAN 6 Seluma. Kepala SMAN 6 Seluma, Drs Sardiman Panjaiatan kepada RB kemarin menunjukkan barang yang serupa bentuknya, yang sempat diinjak siswa. Terlihat barang tersebut berjudul Az-zikra Terjemah dan Tafsir Alquran dalam Huruf Arab dan Latin, diterbitkan oleh Angkasa Bandung dan disusun oleh Bachriat Surin. Terjemah dan tafsir Alquran itu merupakan hasil pengadaan sekolah tahun 2010 lalu guna mendukung pelajaran

agama Islam di sekolah. Buku tersebut terdiri beberapa jilid, yang terbagi setiap 5 juz surat Alquran bertuliskan di dalamnya ayat Alquran lengkap sebagaimana tersusun per juz dan ada terjemahan dan tafsirnya sekaligus per ayat. “Kalau yang diinjak siswa saat itu sama judulnya dan bentuknya serta warnanya hanya saja yang itu berisi Juz 1 sampai Juz 5,” terang Kepsek.

Siswa dan Guru Diinterogasi Polisi Sementara itu Kapolres Seluma AKPB Parhorian Lumban Gaol, S.Ik melalui Kapolsek Sukaraja Iptu Suraya, SH mengatakan, 8 siswa dan 6 diantaranya disebut menginjak Alquraan akan diinterogasi di Mapolsek Sukaraja. Hal itu dilakukan guna mengetahui kejadian awal hingga akhir kejadian tersebut. Tidak hanya mereka, juga oknum guru serta saksi lainnya. Selain itu, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melibatkan tim ahli semisal dari Kemenag untuk memastikan apakah yang diinjak itu sama halnya dengan Alquran yang dilarang diperlakukan seperti itu atau bukan. “Kita sekadar menginterogasi saja. Tidak siswa saja, juga kemungkinan oknum gurunya. Lebih lanjut bisa saja kita minta bantuan tim ahli untuk memastikan itu Alquran atau tidak atau sama perlakuannya, sama-sama tidak boleh diinjak,” tegasnya. Terpisah, Sekda Seluma Drs H Mulkan Tajuddin, MM mengaku masih akan menunggu laporan resmi dari Dispendik Kabupaten Seluma terkait kejadian tersebut. Selanjutnya akan diserahkan ke Inspektorat. Sedangkan Ketua PGRI Kabupaten Seluma, M Zikri, M.Pd ditemui kemarin menyayangkan sikap guru yang telah mengambil tindakan itu. Sebab secara keguruan dan pendidikan, tindakan demikian tidak dibenarkan karena rawan mengarah pada penistaan agama. “Ini harus menjadi pelajaran yang bersangkutan dan jangan sampai terulang lagi oleh guru lainnya,” ujarnya mengingatkan. Berikutnya dikatakan Ketua Komite SMAN 6 Seluma, Amran, S.Pd agar persoalan tersebut harus dituntaskan segera dengan cara arif dan bijaksana. “Intinya ini jangan sampai terulang lagi, dan ini tidak bagus bagi dunia pendidikan di Kabupaten Seluma,” tegas Amran yang juga menjabat Kasi SMP Bidang Dikdas di Dispendik Kabupaten Seluma.(hue)

Guru Sempat Menangis dan...

Sambungan dari halaman 22

Tentu hal ini miris, sebab harusnya mereka ini menjadi tauladan dan contoh yang baik bagi siswa lainnya. Apalagi yang paskibra, yang usai kegiatan saat pembubaran, Bupati Seluma, H Bundra Jaya, SH, MH telah mengingatkan agar menjadi siswa yang berprestasi dan menjadi tauladan bagi siswa lainnya ketika kembali ke sekolah. Sedangkan informasi didapat dari Sekuriti SMAN 6 Seluma yang saat itu memergoki siswa merokok, Ken Basrodi, saat itu ia sedang berkeliling dengan

wakil kepala sekolah. Saat melewati bagian belakang gedung yang sedianya itu laboratorium IPA, namun tidak bisa difungsikan lagi. Dia mendapati ada 8 siswa yang berada dalam salah satu ruangan dalam gedung itu. Saat disergap, siswa itu lari dan keluar melalui jendela gedung yang kacanya sudah tidak ada. Mereka keluar melalui jendela dan diyakini juga masuk melalui jendela itu, karena pintu untuk masuk gedung itu dikunci dari luar. Usai memergoki itulah, ia mendapati ada sejumlah puntung rokok yang baru dimati-

kan. Juga ditemukan korek gas diatas kursi yang sudah rusak. “Jendela yang kacanya sudah tidak ada itu kita pasang plang kayu. Tapi dirusak siswa, makanya mereka bisa masuk bebas lewat jendela yang kacanya sudah tidak ada itu. Kedapatan mereka dalam gudang, makanya langsung digiring bawa ke ruang guru,” terangnya. Pantauan RB, di dalam ruangan gudang itu terdapat banyak puntung rokok. Sekuriti sekolah menyakini itu adalah puntung rokok dari siswa yang merokok di sekolah. “Dari nafas juga bisa diketahui kalau baru saja sudah

merokok,” pungkasnya. Apa rencana kepala sekolah yang baru nantinya menyikapi persoalan ini? Drs Maidi yang baru saja dipromosikan menduduki jabatan kepala SMAN 6 Seluma, mengaku belum mempunyai rencana atau langkah apapun. Sebab ia belum mengetahui bagaimana kejadian yang sebenarnya. “Saya akan koordinasi dengan kepsek yang lama dulu, sekarang saya belum tahu harus apa. Dan kuta memang belum sertijab,” ujarnya yang sebelumnya mengabdi sebagai guru di SMKN 3 Seluma. (**)

Sambungan dari halaman 21

Pun begitu, tradisi yang sudah berlangsung sekitar 40 tahun lalu ini, tak kunjung dilirik Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dijadikan aset wisata. Sejarah haul ziarah kubra, tak lepas dari fakta sejarah. Dilihat dari sejarah, Kota Palembang tak dapat dipisahkan dengan sejarah kebesaran Islam. Sejak dahulu, Palembang dikenal banyak memiliki ulama serta auliya’. Kebanyakan berasal dari para pendatang, kota Hadra Maut, negara Yaman. Meski di satu sisi, para ulama di Palembang juga dikenal Khumul, lebih memilih menyembunyikan kewalian mereka. Toh, hingga akhir hayatnya dan dimakamkan di Palembang, mereka tetap saja dimuliakan. Kebesaran Islam di Palembang sendiri dapat dilihat dari Kerajaan Palembang Darussalam. Saat itu, para

ulama mendapatkan tempat istimewa oleh para raja serta Sultan. Banyak dari mereka dijadikan guru, penasihat kerajaan, panglima kerajaan, bendahara hingga diangkat menjadi menantu Sultan. Hingga kini, jika dirunut ke belakang, keturunan Arab di Palembang banyak yang berasal dari keturunan bangasawan. Dari beberapa makam para raja Palembang, para ulama ini pun mendapat tempat yang istimewa. Biasanya, saat meninggal mereka dimakamkan di sebelah atau masuk dalam komplek para raja.

Dimulai Dari Segilintir Ulama Bertolak dari sejarah ini, sekitar 40 tahun lalu, jelang bulan suci ramadhan, segelintir ulama melakukan ziarah secara bersama-sama. Tujuanya, selain untuk mendapat keberkahan dari orang yang dekat dengan Allah SWT, mengingat kematian, mereka

mendoakan para pendahulu, yang banyak berjasa menyebarkan syiar Islam. Berbeda dengan keadaan sekarang. Jumlah umat muslim yang mengikuti ziarah membludak. Ketua Panitia Haul Ziarah Kubra, Abdurahman Alhabsi menyatakan jumlah umat muslim yang mengikuti ziarah mencapai 6.000 orang. Dengan jumlah tamu, termasuk dari luar kota hingga mancanegara (Thailand, Malaysia, Singapura, Yaman dan Arab Saudi,red) pantas ziarah ini disebut dengan ziarah kubra (besar,red). Yang ada, haul ini berkembang jadi ajang silahtruahmi. Bahkan jadi sebuah wisata yang bersifat reiligi. Acara sosial, seperti pemberian nama bayi (tasmiyah,red), sunatan massal, pernikahan massal secara gratis hingga orang yang masuk Islam ikut menyertai acara ini.(wwn/ sumeks)

Tsk Curnak Kerbau... Sambungan dari halaman 21

Kehadiran polisi diketahui para tersangka yang seketika kabur masuk ke dalam kebun sawit. Mobil dan BB daging kerbau ditinggalkan Desa Air Putih. Sigap polisi melakukan pengejaran ke dalam kebun sawit sambil melepaskan beberapa kali tembakan peringatan, namun tsk curnak tetap kabur. Kr yang berada di posisi belakang 2 rekannya berhasil dibidik polisi. Kr tumbang ke tanah diserati jeritan memilukan setelah betis kirinya ditembus pelor polisi. Sementara 2 rekannya berhasil lolos menghilang di dalam rimbunnya kebun sawit yang gelap. Kapolres Bengkulu Utara, AKBP A Tarmizi melalui Kapolsek Talang Empat, Iptu Diaritz Pele mengatakan, tsk Kr yang sempat dilarikan ke RS Bhayangkara untuk diobati luka tembaknya saat ini telah

ditahan di Polsek Talang Empat. Pihaknya juga mengamankan 1 unit mobil berisi beberapa potongan tubuh (daging) kerbau ke Polsek Talang Empat. “Baru satu yang berhasil ditangkap, di dor bagian betisnya. Dua rekannya masih dalam pengejaran anggota. Identitasnya telah kita ketahui,” ujar Diaritz Pele, kapolsek perempuan asal tanah Papua ini. Menurut Kapolsek, sejak dari awal memang sudah mengintai pelaku yang dicurigai warga membawa mobil dan menggiring kerbau. Sekitar pukul 20.00 WIB, pelaku membunuh kerbau tersebut dan dipotong menjadi empat bagian. “Saat membawa kerbau itulah kami langsung memergoki dan mengejarnya. Sayangnya dua orang diantaranya berhasil lolos walau dikejar dan dilakukan penyisiran di lokasi ia menghilang. Tapi kami optimis 2 yang kabur itu dapat segera

ditangkap,” kata Diaritz Pelle. Pencurian ternak di Benteng termasuk kasus yang paling tinggi. Banyak kasus yang lainnya belum terungkap, karena itu Kapolsek meminta warga tetap berhati-hati, apalagi jelang idul Adha ternak warga sasaran pencuri. Terutama kambing dan sapi yang harganya mahal jelang lebaran. “Memang jelang lebaran, kasus pencurian ternak tinggi,” imbuh Diaritz. Warga Air Putih, Rano membenarkan penangkapan pelaku di Desa Air Putih dan saat polisi bertindak warga sekitar sempat membantu untuk menangkap pelaku. Diduga pelaku memang sering beraksi di wilayah Talang Empat. “Pelakunya masih orang sekitar Talang Empat ini, daerah atas Tabalagan. Polisi dan masyarakat harus tetap koordinasi selalu agar dapat menangkap semua pelaku curnak itu,” ujar Rano.(rif)

Nyaris Ricuh, Tambang Rekanan... Sambungan dari halaman 21

Melalui orang juga sudah kita sampaikan aksi penutupan tambang hari ini. Tapi mereka masih beroperasi,” ujar salah satu pendemo sembari berusaha menghampiri truk yang hendak keluar membawa batu. Untungnya aksi warga ini berhasil diredam beberapa warga lainnya, dan meminta truk untuk berbalik arah kembali ke tambang. Setelah datang beriringan dari salah satu rumah warga dengan membawa spanduk ke lokasi tambang, warga langsung memasang portal yang dibuat dari batang pinang. Ratusan Polisi yang datang lantas meminta pihak mengusaha untuk melakukan negoasi dengan massa di salah satu rumah warga. Bahkan, saat pengelola tambang datang dengan kawalan polisi, beberapa warga sempat mengumpat dan berkata kasar pada mereka. Ada pula yang berteriak meminta mereka bertanggungjawab atas kerusakan jalan desa. “O..ini pengusaha tambangnya, wah sontoloyo ini,” ujar salah satu warga dari

KRONOLOGIS DEMO

Pukul 13.00 WIB - Warga Berkumpul di Kediaman Suryanto mempersiapkan peralatan demo seperti spanduk dan pohon untuk memasang portal jalan Pukul 13.30 WIB – Warga mengumumkan menggunakan pengeras suara Masjid untuk mengumpulkan warga Pukul 14.00 WIB warga berjalan kaki sekitar 200 M menuju lokasi tambang dan melakukan pemortalan PUKUL pukul 15.00 WIB - warga dan pengusaha tambang melakukan negosiasi di mediasi Polisi 15.30 WIB – Mediasi tuntas dan warga tetap meminta tambang ditutup

HASIL AKSI DEMO 1. Warga menuntut kejelasan siapa pemilik dan pengelola tambang 2. Warga menuntut jalan yang sudah rusak diperbaiki 3. Pemda diminta segera mencabut izin pertambangan dan menghentikan aktivitas tambang 4. Warga menolak bernegosiasi kecuali jika dilakukan di DPRD BU

dalam kerumuman. Pihak pengelola tambang batu gunung diwakili oleh Vadel mengakui jika tambang tersebut milik Oswari Kades Gunung Besar dan batu dari lokasi tambang dibeli oleh PT Ocbama yang dimiliki oleh Anggota DPRD BU H Yurman Hamadi. Namun ia membantah jika Yurman adalah pemilik tambang melainkan hanya bekerjasama membeli batu dan mengangkut menggunakan truk milik Yurman. “Saya yang diwakilkan untuk bernegosiasi dengan masyarakat, Pimpinan saya yang membeli batu ini dan menggunakan truknya untuk mengangkut batu gajah terse-

but,” terang Piter. Minta Tambang Ditutup Dimediasi polisi yang dipimpin Waka Polres Kompol. Teddy Ristiawan, SH, S.IK, MH, Mahyudi perwakilan warga menegaskan jika mereka tetap akan meminta tambang ditutup. Alasannya? Aktivitas pertambangan sudah merusak jalan mayarakat. “Selain itu kami meminta jalan yang rusak untuk diperbaiki sebagai bentuk pertanggungjawaban dari perusahaan,” terang Mahyudi. Warga juga menyebutkan sampai saat ini masih simpang siur mengenai pemilik tambang. Pasalnya, warga menuding jika tambang tersebut adalah milik Yurman Hamedi dan hanya menggunakan nama Yurman Hamedi. “Kami menuntut Yurman bertanggung jawab, datang kesini bertemu dengan masyarakat,” ujar Tomi salah satu koordinator warga. Suryanto warga yang ikut dalam rapat pertemuan itu menegaskan jika warga menolak bernegosiasi di desa. Ia menantang pengusaha untuk bernegosiasi di DPRD BU bersama Anggota Komisi III DPRD BU. Teddy yang memimpin negoisiasi menyimpulkan jika berdasakan hasil rapat kemarin perusahaan diminta menghentikan aktivitasnya sementara sampai adanya keputusan pertemuan lebih lanjut. “Intinya itu saja, pokoknya siapa saja, bisa saja pertemuan digagas Dewan, Pemda atau Polres juga tidak apa-apa,” ujar Teddy.(qia)



29 AGUSTUS 2013