Issuu on Google+

Rakyat Bengkulu RABU, 21 AGUSTUS

TAHUN 2013

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Bengkulu

TERBIT 36

Kuota CPNS Ditambah

Pendaftaran Tes 1-20 September BENGKULU – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) telah menyusun jadwal tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum. Info yang diperoleh RB, pendaftaran penerimaan CPNS jalur umum di sejumlah instansi akan dilaksanakan 1-20 September. Total ada 295 instansi yang akan menggelar tes CPNS tahun ini. Terdiri

“Untuk bisa berjalan bersih, tes CPNS ini harus mengunakan sistem yang profesional. Teknologi sudah ada, kenapa tidak dipakai,”

AHMAD ZARKASI

Teras

CPNS 2013 68 kementerian/lembaga, 30 Pemprov, serta 197 Pemkab/Pemkot. Pendaftaran tes CPNS di sejumlah instansi dan

Pemda memang belum tentu serentak. Tapi yang pasti, ujian tertulis akan dilaksanakan pada 29 September untuk pelamar umum yang mengunakan Computer Assisted Test (CAT). Sedangkan tes CPNS yang menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK) bagi pelamar umum dan Tenaga Honorer Kategori II dilaksanakan serentak 3 November. Baca PENDAFTARAN...Hal 11

Dua Kebakaran Akibat Korsleting

Ayo Buruan, Kirim Kuitansi Bulan Juli

Kantor Walikota Nyaris Terbakar

BENGKULU – Sirine mobil PBK (Pemadam Bahaya Kebakaran), Selasa (20/8) meraung-raung siang dan sore hari. Telah terjadi dua peristiwa kebakaran dalam waktu dan TKP berbeda. Siang hari

Hadiah Mobil APV Kejutan Pelanggan Dicabut 1 September BENGKULU- Ini informasi penting bagi para pelanggan setia Harian Rakyat Bengku l u . Bi l a tidak ada aral melintang, hadiah utama kejutan p e langgan berupa 1 unit mobil Suzuki APV akan dicabut pada puncak HUT RB ke-12 di Sport Centre Pantai Panjang pada hari Minggu 1 September 2013. Baca AYO...Hal 11

sekita pukul 11.00 WIB, meteran listrik di gedung dekat Musalah terbakar dan nyaris menghanguskan Kantor Walikota. Selang empat jam kemudian, sekitar pukul 15.30 WIB, si jago merah mengamuk di kawasan Pasar Panorama. Api berkobar membakar lantai dua dan tiga Apotek D a r m a Fa r m a yang berada deretan rumah toko (Ruko) delapan pintu di Jalan Salak Raya No 122 RT 11 Kelurahan Lingkar Timur. Baca DUA... Hal 11

KEBAKARAN: Petugas PBK menyemprotkan air ke dalam ruangan lantai III Apotek Darma Farma di Jalan Salak Raya yang terbakar, Selasa (20/8) sore.

Alkes RSMY Bisa Seret Banyak Tsk Cek Fisik, Ditemukan Alkes Tak Sesuai Spek

Mantan Bupati Kaur Tutup Usia di Jakarta Akibat Sakit Jantung dan Komplikasi Liver

BENGKULU – Pihakpihak yang terlibat dalam pengadaan alat kesehatan (Alkes) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Dr M Yunus (RSMY) tahun anggaran 2012 senilai Rp 15 miliar, bakal tidak bisa tidur nyenyak. Sebab, pengusutan dugaan korupsi CEK ALKES: Tim Ahli RSMY, Selasa (20/8). pada proyek ini sudah naik ke tingkat penyidikan. Itu berarti, dalam waktu dekat bakal ada penetapan tersangka. Informasi yang diperoleh RB, tersangka dalam kasus ini tidak cuma satu orang, tapi cukup banyak. Sekitar pukul 10.00 WIB Selasa (20/8), penyidik

MASRIYADI/RB

BENGKULU – Mantan Bupati Kabupaten Kaur periode 2005-2010, Drs. H. Warman

Suardi, kemarin (20/8) sekitar pukul 09.30 WIB meninggal di RS Metropolitan Media Centre (MMC) Kuningan Jakarta akibat sakit jantung dan komplikasi liver. Baca MANTAN...Hal 11

HASRUL/RB

dan penyidik Kejati mengecek fisik Alkes di

Kejati yang terdiri dari tiga regu (masing-masing regu 5 orang, red) bersama tim ahli dari Jakarta melakukan pengecekan fisik terhadap Alkes di RSMY. Pengecekan tersebut untuk memastikan adanya indikasi perubahaan spesifikasi Alkes. Baca ALKES...Hal 11

Jelang Puncak HUT RB 1 September

Juara 1 Lomba Senam DI Style Raih Tropy Gubernur Pemda Provinsi Bengkulu siap mensukseskan penyelenggaraan HUT ke 12 Harian Rakyat Bengkulu yang puncaknya jatuh pada 1 September mendatang. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd dan Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan B Najamudin, saat panitia HUT RB bersilaturahmi ke rumah dinas keduanya, kemarin (20/8). RIKY DWI PUTRA Bengkulu

Baca KOLESTEROL..Hal 11 http://www.harianrakyatbengkulu.com

“KEGIATAN ini tentu akan kami sangat support,” kata Junaidi Hamsyah saat menerima panitia HUT Ke-12 Harian Rakyat Bengkulu di Gedung Daerah Selasa (20/8) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Junaidi

MASRIYADI/RB

AUDIENSI: Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah didampingi Sekda Provinsi Asnawi A Lamat saat menerima Panitia HUT RB ke-12, Selasa (20/8).

juga mengajak kepada semua jajarannya untuk dapat mendukung menyukseskan acara ini. Gubernur juga akan mendukung dengan menyiapkan tropy dan uang pembinaan untuk juara 1 Lomba Senam DI Style Tingkat Provinsi. “Nanti teknisnya dapat berkoordinasi dengan instansi terkait. Soal tropy, nanti Sekda yang akan mengkoordinasikannya,” tambah Junaidi Hamsyah. Hadir sejumlah pejabat Pemda Provinsi diantaranya Sekdaprov Bengkulu, Drs. H. Asnawi A Lamat, M.Si, Asisten II HM Nashsyah, MM, MT, Kadishubkominfo Drs. Eko Agusrianto, Karo Umum Atisar Sulaiman, S.Ag, Karo Pengelolaan Keuangan Yuliswani, SE, MM. Baca JUARA...Hal 11

Eceran Rp 4.000/eks, Langganan Rp 108.000, luar Kota tambah ongkos kirim


POLBEK CIK, FACEBOOK, DLL 2

Rakyat Bengkulu Cik..PLN mulai mati2 lagi.me mang PLN tidak ada niat mempr baiki mutu.mak lum tdk ada sai ngan.

USUL PAK WALI 6281279588108 Pak walikota masyaraka kita bkl skrng mau melihat bangunan fisik seperti jalan di hokmix ulang seluruhnya setiap sudut kota, lampu jalan di hidupkan semua, terotoar dirapikan dan trotoar pejalan kaki yg belum ada dibuat gedung perkantoran di bangun dan di rehap ulang maka pemba-

gunan kota akan di lihat seluruh masyarakat bkl. Pembangunan dan visik itu lah akan wah.... maka rakyat bkl akan siap dukung pak wali maju ke pil gubernur. Karna jelas di lihat masrakat umum pembagunan itu jelas... Ditangan pak wali. TAK ADA SAINGAN 6285268212679

WISATA MAHAL 6285383423962 Lapor Cik... kpd PEMDA R/L atau dinas terkait tlng tertibkan dan hapuskan Retribusi serta pungutan2 liar di spnjang jà lan masuk wisata Subn air panas. krn sangat memberatkan pengunjung. TUTUP EKS “YANG TAHU” 6282375177051 Pemprop seriusi penutupan lokalisasi, dari era syamlan mau tutup lokalisasi sampai saat ini tidak ada realisasinya saat ini tambah ramai tempat

maksiat kasus kriminal tdk ada yang terungkap, tidak ada alasan untuk tak secepatnya tutup komplek Placuran pulau baai. HANYA MILIK PENGUASA 6285268357869 Lapor cik, nampaknyo sejak otonomi daerah jalan raya yg tanggung jawab kabupaten dan kota maupun propinsi tambah parah di banding era sentralistis orde baru. Cak mano cik otoda cuma nikmatnyo penguasa lokal. LURAH RELIGIUS 6285281484496 Lap cik yth pak wali tlng isi lurah kampung bali sdh lama kosong kami menginginkan lrh yg relegius tmks pak

Mela Komentar 4.979 Like This

Rabu, 21 Agustus 2013

Untuk berkomentar, Anda bisa klik like dulu ke halaman komunitas Harian Rakyat Bengkulu

Hanya Pemprov yang menyelenggarakan tes CPNS sistem online. Delapan Pemkab masih pakai sistem lama, menggunakan LJK. Hmm, mano yang lebih tokcer cik hasilnyo. Icha Marizza ndak pakai sistem online sekalipun, blum kan tentu hasilnyo murni ciikkk...

Lee Green Gak perlu pinter.. Ckup pakai duit aj0. . Yg berani bayar besar pasti lulus.. DIJAMIN

Yesi Aryana LJK atau ONLINE dak penting tu cik.. Yg penting tu duit org yg ndak tes tu ado brpo??Sudah lah litak2 ngabiskan anggaran pemerintah, biaya kertas samo tinta be la brapo.Enak terang2an ajo yg ado duit lulus, yg idak ado duit idak lulus. Jgn munafik lah

Eki Hutri Kalau ljk gak bsa tw scra lgsung nanti ni hasilny

Dhani Kung Online? kalau tau langsung hasil nyo. Okelah. Tapi jgan sampe jadi cover tuk yg gak baik aja

Arif Baba Yuzapril Samo ajo kelak hasilnyo tu, cik.

Raveil Kurniawan LJK la. Kan Bisa lirik sana sini, mano tu cik

Gusni Doanx sistem ljk ataw sistem online dak ngaru cik...yg perlu dperbaiki cukup keimanan para2 penguasa ajo...ingat allah,ingat mati,dan ingat azab dineraka.,krn makan uang haram

Maz Agus Kalo masih ado sistim sanak n maen duit.... Samo be

Meyadi Yadi Pemprov 80%, 8.kab/ kota cukup 50% ajo. Cocok dak cik

OPINI

Pesan Universal Ramadhan OLEH: ELVAN SYAPUTRA

TERBITNYA fajar dan tenggelamnya matahari menjadi batasan universal yang harus ditaati oleh orang-orang yang menjalankan puasa (sh?im?n). Tidak peduli apakah dia orang kaya atau miskin, orang terpandang atau rendah kastanya, orang tua atau masih muda belia. Mereka itu, di bulan Ramadhan ketika menjalankan ibadah puasa, berada pada dimensi interval waktu yang sama. Fakta ini kalau dipahami secara seksama sesungguhnya sangat filosofis sekali maknanya. Hadirnya fajar dan sirnanya mentari yang menjadi tanda. Di sinilah umat muslim disatukan secara universal. Umat muslim dikembalikan kepada asal kejadian bahwa hakikatnya manusia berada pada kurung waktu yang sama. Equality before God Manusia di hadapan Tuhannya adalah sama. Aspek pembedanya, kalau merujuk QS. al-Hujur’t ayat 13, hanyalah kadar ketakwaannya. Meminjam ungkapan yang cukup populer, tidak ada yang lebih utama antara orang non-Arab dengan orang Arab kecuali –sekali lagi– karena takwanya. Kalau setiap insan sudah sadar akan fondasi “kesamaan” tersebut maka tidak muncul lagi kesombongan dan egoisme. Sebab, atribut kehidupan itu menjadi netral di hadapan

Sang Maha. Orang yang kaya, kalau demikian, menjadi lebih ramah ketika berhadapan dengan mereka yang kurang mampu. Hal itu karena di dalam harta orang kaya ada hak bagi mereka yang meminta-minta (karena tidak mampu). Kekayaan tidak menjadikan pemiliknya menjadi lupa daratan. Orang yang kaya paham bahwa apa yang dimilikinya hanyalah titipan dan pada akhirnya akan diminta lagi, dipertanggungjawabkan. Sehingga, tidak ada lagi keserakahan dan kedzaliman. Selanjutnya, orang yang sementara waktu kekurangan tidak kemudian berpangku tangan: menunggu uluran bantuan (dari) mereka yang berkecukupan. Justru karena semua memiliki kesempatan yang sama, mereka menjadi rajin bekerja dan mensyukuri yang sudah ada. Kesempitan tidak menjadikannya gelap mata, dan menghalalkan segala macam cara. Kekurangan justru menjadi motivasi bahwa saat itu Allah sedang menguji, sangat mencintainya. Kesamaan kesempatan itu tidak hanya berkaitan dengan masalah materi (harta) saja tentunya. Ilmu juga sama kasusnya. Mereka yang berpengetahuan selaiknya berbagi kepada yang belum atau kurang mengerti. Bahwa ilmu yang dimiliki merupakan anugerah Tuhan dan karenanya tidak patut kalau disembunyikan. Dan lagi, karena ilmu Allah itu

tidak terbatas maka tidak ada kata puas dengan ilmu yang telah dikuasai. Kesadaran akan kesamaan tersebut tentu dapat ditarik dalam beraneka aspek kehidupan. Semua itu semestinya dihayati dan disadari di bulan Ramadhan yang mulia ini. Bahwa ritualitas ibadah yang kita lakukan itu tidak berhenti sampai batas rutinitas saja. Tetapi lebih penting dari itu adalah makna substantif, pesan filosofis apa yang dapat kita petik dari ibadah tersebut. Salah satu hikmah puasa Ramadhan adalah penyadaran akan kesamaan di hadapan Tuhan tadi. Pesan Toleransi Pesan universal Ramadhan lainnya, selain penyadaran akan konsep equality before God, adalah bagaimana kita menghargai dan merawat perbedaan. Konsepnya, perbedaan adalah keniscayaan dan kalau dihikmati akan menghadirkan keindahan yang mempesona. Dalam suasana di mana perbedaan memang tidak mungkin ditinggalkan maka sikap kita akan memahami dan menghargai perbedaan tersebut secara dewasa. Di bulan Ramadhan ini, banyak sekali perbedaan yang mengemuka. Paling perdana, dimulai dari penetapan awal Ramadhan. Ada dua kubu yang mainstream: antara yang memilih berpuasa di hari Selasa (9/7) atau Rabu (10/7). Tak ayal, distingsi tersebut menyebabkan kontroversi cukup hangat di media masa.

Meskipun demikian tentu kita mengapresiasi para tokoh agama yang mengajak untuk menghargai perbedaan mengenai awal bulan Ramadhan tersebut. Perbedaan dalam konteks ini biasa dibahasakan dengan istilah khil’fiyyah. Khil’fiyyah sendiri sebenarnya adalah sesuatu yang masih mungkin ditolerir karena hanya terjadi dalam ranah cabang (fur’iyyah), dan bukan pada asal (‘aq?dah). Dengan demikian, sebenarnya tidak perlu banyak di(per)soalkan. Kalau dirinci lebih jauh tentu banyak sekali perbedaan dalam wilayah fur’iyyah tersebut. Bagi masyarakat tertentu yang masih awam, memang tidak dapat dimungkiri, masalah tersebut menimbulkan persoalan besar. Tetapi bagi mereka yang sudah paham duduk perkaranya rata-rata dapat memosisikannya secara dewasa. Oleh karena itu, di sinilah tugas para dia/muballigh/pemuka agama untuk memberikan pengertian kepada mereka yang masih awam. (**) Penulis: Peneliti Mizan Institute dan Mahasiswa Pascasarjana Islamic Science University of Malaysia asal Kota Bengkulu.

Pembaca dapat mengirim Artikel atau Surat Pembaca dilengkapi foto dan identitas diri melalui e-mail: redaksi_rb@yahoo.com atau opini_rb@yahoo.co.id

MITRA TEHNIK Spesialis Service : AC KANTOR & AC RUMAH Melayani panggilan ke rumah Segera Hubungi

Afuk

Jl. Salak Raya Sp. Nico Motor

Lingkar Timur Bengkulu

 0736-349062 HP 08127825507

Rakyat Bengkulu

PEMBINA MANAJEMEN: DAHLAN ISKAN Pemimpin Umum/General Manager: HM.MUSLIMIN, Wakil Pemimpin Umum/Manajer Personalia: MUTIA AMPERIANA, Pemimpin Perusahaan: Hj. NURBAITI, Wakil Pemimpin Perusahaan: TITI EMI ARTSI. Pemimpin Redaksi: ZACKY ANTONY, Redaktur Pelaksana: PATRIS MUWARDI, Koordinator Liputan: ANNA MARIYOHANA, Redaktur: TARMANDI ALLBA, SUMARLIN, KOMI KENDY, BENNI HIDAYAT, BETTY HERLINA. Wartawan Kota: IRPANADI, FAZLUR RAHMAN, HERI APRIZAL, MUHARISTA DELDA, RICKY DWI PUTRA, ANUGERAH WAHYU, IKSAN AGUS ABRAHAM, EKI KURNIA, MASRIYADI (Fotografer) Wartawan di Daerah: ADE HARYANTO (Mukomuko), RAHMAN YASIN (Kepahiang), PERI HARYADI, (Seluma), ALBERTUS YUDI PRATAMA (Kaur), YUNIKE KAROLINA (Bengkulu Selatan), TRI SHANDY RAMADANI, (Bengkulu Utara), TUSDA ADHAM (Rejang Lebong ), WANDA FEBRIANDA (Lebong), HARMOKO (Bengkulu Tengah) , Sekretaris Redaksi: HASTINI. Setter: SULISTI HARTINI. Pracetak: SUTAMRIN (Kabag), FRAN SINATRA, PRAKOSO HARI, ARI WIDARYANTO, HENDRA IRAWAN PUTRA, Teknologi Informasi (TI): ZULHAMDI Manajer Iklan: TITI EMI ARTSI, Account Executive (AE), MA HERODES, WILMAN SITUMORANG, M. IRFANSYAH, Design iklan: BOY RAHMAN HAKIM, VORWANTO Manajer Pemasaran: HAZRIM, Staf Pemasaran PELITA PURBA, SIRHANUDIN, SAMRISMAN LUBIS, SUMANTRI, FRANKY. Manajer Keuangan: Hj. NURBAITI. Accounting: AGUS SUWARSONO, ELYA, SULUNG ERNAWATI Divisi Anak Perusahaan: SUKATNO, M FIRDAUS, JEFRI GINTING, PIHAN PINO, SOFYAN ARDI, WARSIMAN, ERWIN ABENDI, KARTUBI, WIRO IDRUS SALAM, DEDI WAHYUDI, DITA ASFANI, PURNAMA SAKTI, SYAHBANDAR, AZMALIAR ZAROS, dan BENI BAIJUMI. Penerbit: PT BENGKULU SEMARAK PERMAI Komisaris Utama: HM ALWI HAMMU, Komisaris: DWI NURMAWAN, LUKMAN SETIAWAN. Direktur Utama: H SUPARNO WONOKROMO. Direktur: HM. MUSLIMIN Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan: Graha Pena Rakyat Bengkulu Jalan P Natadirdja No. 69 KM 6,5 Bengkulu. Telepon (0736) 20882, 22060, 341694, 344754, 346771 Faximile (0736) 346770 Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta Lantai 6 JalanRaya Kebayoran Lama No. 16 Jakarta. (021)-53699581 Fax (021) 53651427 Percetakan: PT BENGKULU SINAR GRAFIKA Manajer Percetakan PRADAKINA, Operasional Percetakan: JOKO SANTOSO, MAWARDI, OZWARDI ARDIANSYAH, DEVI AFRIZAL, ARI YULIZAR, DEDI PRATAMA, MESTA DOMIZA. Tarif Iklan: Display (umum) Rp.33.000/mmk, sosial/keluarga/pendidikan, film, dan ucapan selamat Rp 25.000/mmk, iklan baris/mini Rp 5.500/baris (min 3 baris, max 10 baris). Warna (minimal 1/4halaman) Rp 32.000/mmk satu warna, Rp 36.000/mmk (2 warna), dan Rp.48.000/mmk (full colour). Harga eceran Rp 4.000/eks, langganan Rp 108.000, luar kota tambah ongkos kirim. - Wartawan Rakyat Bengkulu dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita - Wartawan Rakyat Bengkulu dalam menjalankan tugas dibekali kartu identitas. - Isi di luar tanggung jawab percetakan.


3

Rakyat Bengkulu  Rabu, 21 Agustus 2013

Hasil Poling Sementara 6.543

Riri Damayanti Jhon Latif

114

Salamun Haris

Radianto S Alex

78

M. Kosim

Panwaslu Izinkan Caleg Pasang Iklan di Baliho Sugiharto: Jika Datangkan PAD BENGKULU – Ketua Panwaslu Kota Bengkulu, Drs Sugiharto menyatakan tidak

2.779

Eni Khairani

Bambang Soeroso

87

97

Yuan Rasugi Sang

2.895

3.132

4.574

H. Mohammad Saleh

akan menurunkan baliho yang berisi gambar parpol atau caleg. Khususnya yang mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemda Kota. Hal ini juga sesuai Surat Keputusan KPU Provinsi Bengkulu No 1 tahun 2013, dan KPU Kota No 1 tahun 2013. Akan tetapi jika caleg atau parpol memasang spanduk di jalur hijau yang sudah ditentukan maka itu akan dilarang keras. Dikatakan Sugiharto, saat ini sudah ada caleg atau parpol yang memasang iklan di baliho yang memang berdiri secara resmi. Untuk itu, Panwaslu Kota tidak akan menurunkannya sebab larangan itu tidak ada. Selain itu, sudah sesuai dengan aturan dan pemasangan baliho itu sendiri mendapatkan izin dan mendatangkan PAD bagi daerah. “Baliho itukan merupakan bisnis. Jadi sah-sah saja, karena jika diturunkan atau dilarang, maka dari mana PAD Pemkot untuk mendapatkan sumber pendapatan di pasangan baliho. Kecuali memasang spanduk di jalur hijau, itu baru menyalahi aturan. Hasil penelusuran kami bahwa baliho yang sudah dipasang itu sudah membayar retribusi,” tegas Sugiharto kepada RB, kemarin.(20/8). Sugiharto juga mengatakan bahwa saat ini ada satu parpol dan caleg yang sudah kembali ditegur karena memasang spanduk di sepadan jalan yang dilarang sesuai ketentuan. Akan tetapi walaupun ada temuan pihaknya tetap tidak akan menurunkan secara langsung. Sebab, untuk melakukan penurunan atribut parpol dan caleg bukan tugas Panwaslu saja, melainkan itu semua pihak sesuai hasil kesepakatan dengan KPU. “Kalaupun ada atribut parpol atau caleg yang melanggar kami hanya mengingatkan atau menegur parpol dan calegnya. Untuk menyita atau menurunkan atribut itu merupakan tugas bersama yakni Panwaslu, KPU dan Satpol PP,” jelasnya.(che)

875

Ahmad Kanedi

42

Muspani

Ruslan Wijaya

20

Dinmar

BENGKULU – Kandas sudah harapan Badawi Saluy yang menggugat DPP PAN yang mengeluarkan SK pencopotan dirinya sebagai kader PAN dan anggota DPRD Kota. Berdasarkan putusan sidang dismissal atas gugatan Dr Badawi Saluy M.Si, majelis hakim PTUN Bengkulu menolak gugatan Badawi tersebut. Sidang dismissal ini digelar pukul 10.00 WIB, kemarin (20/8). Majelis hakim diketuai Herry Wibawa, SH, MH. Majelis hakim menolak gugatan tersebut dengan alasan diantaranya sesuai pasal 1 angka 3 UU No 9 tahun 2004 bahwa Ketua DPP, DPW dan DPD bukanlah sebagai pejabat Tata Usaha Negara (TUN). Oleh karena itu partai bukanlah menjalankan fungsi pemerintahan atau eksekutif. Serta pasal 1 angka 8 juga menyatakan partai tidak menjalankan pemerintahan begitu juga berdasarkan pasal 1 UU No 2 tahun 2011 tentang Parpol bahwa parpol bukan dibentuk oleh pemerintah. Oleh karena itu, PTUN Bengkulu menetapkan dan menyatakan gugatan ditolak dan tidak dapat diterima oleh karena bukan kewenangan TUN. Selain itu, keputusan DPP adalah merupakan administrasi internal partai. Sehingga keputusan dari DPP bukanlah final, melainkan atas dasar pertimbangan

Pilihan Pembaca

IRPANADI/RB

PARPOL dan CALEG Peserta Pemilu 2014 yang ingin diekspos melalui rubrik Parpol dan Caleg di halaman Pemilu Koran RB BISA menghubungi Contact Person 0813-6750-8342

POLING CALON SENATOR 1. Marlian 2. Rahmat 3. Lela Mastuti 1. Sri Wiyati 2. Hartini 3. Samin 4. Suprayitno 5. Iskandar 6. Sutini 7. Suwaji 8. Budi Agus 9. Zainal 10. Tamini 11. M Bisri

MOHAMMAD SALEH

ERI YANTO

Masmambang Jalan Gedang Sembayat Rami Rami Rami Rami Rami Rami Rami Rami Rami Rami Rami

Mulya Mulya Mulya Mulya Mulya Mulya Mulya Mulya Mulya Mulya Mulya

Baca Selengkapnya di www. harianrakyatbengkulu.com

7

Ahmad Hamim Wicaksono

407

Eri Yanto

4

Iqbal Bastari

124

Babul Hairien

1

Cuplis Risman

PTUN Tolak Gugatan Badawi

POLING SENATOR

TIDAK DILARANG: Parpol dan caleg diperbolehkan memasang iklan di baliho yang berdiri secara resmi di wilayah Kota Bengkulu. Salah satu contoh seperti baliho caleg Partai NasDem ini.

10

Djatmiko

804

Rahimullah

Menyambut Pemilu 2014, masyarakat Bengkulu tidak hanya memilih anggota DPR RI, DPRD Provinsi Kabupaten dan Kota, tetapi juga akan memilih anggota DPD RI periode 2014-2019 yang akan menjadi Senator asal Provinsi Bengkulu di Senayan. Dalam rangka mewadahi aspirasi pembaca serta mengukur sejauh mana dukungan masyarakat terhadap Calon Senator, koran RB membuka poling Senator Pilihan Pembaca RB. Pembaca dipersilakan mendukung salah satu calon Senator yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Bengkulu. Bagi yang ingin memberikan dukungan caranya mudah. Isi lembaran formulir. Tulis nama calon Senator yang Anda dukung dan lampirkan KTP yang masih berlaku.

IDENTITAS PENGIRIM Nama : ............................................................ Alamat : ............................................................ Calon Senator pilihan : ............................................................ Kirim ke Graha Pena RB Jl. P. Natadirja No. 69 Kota Bengkulu. Formulir harus sudah diterima redaksi RB paling lambat tanggal 24 Agustus 2013. RB hanya menerima fotokopi KTP yang masih berlaku.

dari usulan DPW dan DPD, sehingga sesuai dengan aturan dasar rumah tangga (ADRT) partai. Keluarnya putusan tersebut diakui Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPW PAN Provinsi Bengkulu, Kusmito Gunawan, SH MH kepada RB kemarin (20/8). Kusmito yang juga mantan Dosen Fakultas Hukum ini mengatakan terkait dengan keluarnya putusan PTUN itu, maka pihaknya mengharapkan agar KPU, DPRD Kota dan Gubernur Bengkulu tidak menunda lagi proses pergantian antar waktu (PAW) Ahmad Badawi Saluy yang akan digantikan Indra Sukma yang kini menjabat sebagai Sekretaris DPD PAN.

Menurutnya, jika Badawi masih tetap melakukan upaya hukum, maka DPP PAN juga akan siap menghadapinya. Sebab tahapan pencopotannya itu sudah kuat dan sesuai mekanisme yakni memberikan teguran sebanyak dua kali yang waktunya berselang tiga bulan. “Intinya kami minta agar proses PAW ini cepat digelar. Gubernur agar cepat menerbitkan SK PAW. Ahmad Badawi Saluy juga diharapkan dapat menyelesaikan persoalan misskomunikasi internal parpol ini secara baik dan kekeluargaan,’’ tegas Kusmito. Gugatan Perdata ke PN Tim Kuasa Hukum Ahmad Badawi Saluy, yakni Erwin

Sagitarius, SH menegaskan pihaknya akan melakukan upaya hukum lain yakni mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Bengkulu. Gugatan itu sudah didaftarkan dengan Nomor 06 PN Bengkulu tahun 2013. Dimana akibat keluarnya putusan DPP PAN tersebut membuat kliennya mengalami kerugian Rp 8 miliar. Terkait gugatan PTUN ditolak, menurutnya, hal itu tidak menjadi persoalan sebab itu hanya persoalan internal. Dasar gugatan di PN, tambah Erwin, karena kliennya adalah utusan dan dipilih rakyat. Bukan semata menjadi anggota DPRD karena PAN. Hanya saja perahunya melalui PAN.(che)


4

Rakyat Bengkulu  Rabu, 21 Agustus 2013

KPU Didesak Berikan Soft Copy DPSHP Parpol Protes KPU BENGKULU – Gara-gara tak diberikan soft copy data daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) dari KPU Kota, parpol peserta Pemilu 2014 protes. KPU Kota diminta tidak merahasiakan DPSHP tersebut, melainkan harus transparan dalam melaksanakan tahapan Pemilu. KPU Kota diminta untuk mengumumkan DPSHP tidak hanya ditempel di kantor lurah, tetapi diumumkan secara online di internet. Adanya desakan agar KPU menyerahkan soft copy hasil DPSHP itu diungkapkan Wakil Ketua DPC PAN Kota Bengkulu, Ali Kasman,MM kepada RB kemarin.(20/8). Dikatakan Ali Kasman, pihaknya tidak menduga kalau KPU hanya sebatas menyerahkan soft copy daftar pemilih sementara (DPS). Sedangkan hasil DPSHP

tidak diserahkan ke parpol. Padahal parpol sangat membutuhkan dan ingin menyampaikan ke caleg di setiap dapil. Tujuan data itu untuk dilakukan verifikasi ulang agar diketahui apakah usulan pemilih yang ganda dicoret, dan warga yang belum terdaftar didata sudah masuk atau belum. “Kini apa bedanya DPS dengan DPSHP. Jadi KPU harus menyerahkan itu walaupun di aturan tahapan itu tidak menyebutkan dan hanya menyebutkan DPS saja yang disampaikan ke parpol. Jika perlu harus diumumkan secara on line. Supaya masyarakat dan parpol dari manapun bisa mengaksesnya. Soal dana, KPU bisa meminta ke parpol sebagai peserta pemilu,” tegas Ali Kasman. Senada diungkapkan Wakil Ketua DPC Gerindra, Sutardi, SH. Pihaknya meminta KPU Kota menyerahkan soft copy DPSHP itu. Menurutnya, Gerindra ingin

Pemandian Jenazah SUATU ketika seorang Hulubalang diperintah Sultan untuk menjemput tamu negeri yaitu Sultan dari negeri jiran yang konon memang hobi jalan-jalan ke luar negeri. Singkat kata si Hulubalang telah duduk semobil dengan tamunya. Kemudian dibisikinya si sopir,”Pir, nggak perlu lewat jalan protokol. Pilih jalan pintas tapi yang nggak macet biar cepat sampai ke istana”. “Siap, Tuan Hulubalang,” Jawab si Sopir. Kemudian Hulubalang dan Sultan tamunya sudah terlibat perbincangan basa-basi seputar politik. Tiba-tiba sang tamu bertanya,”Pak Hulubalang, negeri anda pastilah sangat indah. Itulah khabar yang sering saya dengar”. “Ah, biasa-biasa saja, Pak Sultan. Yah, beginilah negeri kami,” Jawab Hulubalang merendah. “Jangan terlalu merendah,” Sahut Sultan sambil sedikit menurunkan kaca jendela mobil.”Dari aroma wangi udaranya saja saya tahu kalau sepanjang jalan ini pasti ditanami bunga-bungaan yang indah dan harum”. “Oh, maaf Sultan. Tapi barusan kita memang melewati rumah pemandian jenazah,” Jawab Hulubalang agak gugup.(**)

DARLINSYAH

mengecek langsung data pemilih tambahan dan yang dicoret pasca pengumuman DPS. Dia tidak ingin masih ada warga yang belum terdata dan masih ada data pemilih ganda atau meninggal masih terdaftar. “Kini apa untungnya KPU Kota tidak menyerahkan itu. Di sisi lain harusnya KPU terbantu dengan adanya pengawasan dan pemeriksaan dari parpol dan caleg serta Panwaslu,” tegas Sutardi. Terpisah, Ketua KPU Kota Darlinsyah, S.Pd,M.Si melalui Zaini, S.Ag selaku Divisi Logistik mengatakan sesuai Peraturan KPU No 9 tahun 2013, DPSHP tidak wajib disampaikan ke parpol. Hanya saja, KPU wajib mengumumkan di setiap kelurahan. Namun demikian jika ada parpol yang menginginkannya, KPU akan memberikan datanya itu. Selain itu, jika nantinya masih ada

temuan warga belum terdaftar sampai batas akhir DPSHP, maka tetap masih bisa diperbaiki dan dimasukkan ke dalam daftar pemilih tetap khusus. Sebab sesuai tahapan saat ini, KPU masih dalam proses mengumumkan hasil DPSHP secara final. Jumlahnya sebanyak 249.985 jiwa pemilih untuk di Kota bengkulu. “Proses pengumuman atau minta tanggapan masyarakat sampai tanggal 23 Agustus. Sedangkan proses penetapan DPS menjadi DPT pada 7 September mendatang. Untuk itu kami tidak keberatan jika parpol dan masyarakat termasuk Panwaslu terus memantau. Jika ada temuan lagi akan ditindaklanjuti dengan baik. Karena kami juga yakin DPSHP itu sudah ditempelkan oleh PPS di setiap kelurahan,” ungkapnya. (che)

Hari Ini, 10 KPU Serahkan DPSHP Ini Dia, 5 KPU BENGKULU – Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Provinsi Bengkulu sudah ditetapkan sejak 16 Agustus lalu. Namun hingga kemarin (20/8), jumlah DPSHP belum bisa diketahui karena masih berada di tangan KPU Kabupaten/Kota. Hari ini, hasil penetapan DPSHP oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) itu dijadwal sudah harus diserahkan 10 KPU Kabupaten/ Kota ke KPU Provinsi karena mestinya sudah harus diumumkan sejak 17 Agustus. “Berapa persentase kenaikan DPSHP itu belum kami ketahui.

Namun dari hasil koordinasi kami dengan KPU Kabupaten/ Kota secara global DPSHP naik di tiap kabupaten. Sementara jumlah DPS Provinsi kita sebelumnya adalah 1.366.118 mata pilih,” kata Juru Bicara KPU Provinsi Bengkulu, Zainan Sagiman, SH kepada RB. Zainan mengatakan, saat ini penetapan DPSHP itu masih dalam masa pengumuman, masukan dan tanggapan masyarakat, terhitung sejak 17 Agustus dan akan berakhir 23 Agustus. Setelah lewat masa tanggapan, KPU Provinsi harus melakukan per-

baikan DPSHP mulai 24 Agustus hingga 6 September. Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi baru akan diumumkan 21 September. “Kita lihat saja besok (hari ini, red) berapa persentase kenaikkan mata pilih di setiap kabupaten/kota. Kalau dari hasil koordinasi sementara kami ke KPU Kabupaten/Kota jumlah kenaikan tidak sampai satu persen. Hanya nol koma sekian. Tetapi bisa saja hasilnya berubah, makanya kita tunggu dulu penyerahan DPSHP dari KPU Kabupaten/Kota dulu,” beber Zainan.(sca)

KPU Ingatkan Masyarakat Jangan Ribut Belakangan JAKARTA.- Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah merilis Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) melalui situs resmi KPU, www.kpu.go.id sejak Sabtu (17/8). DPSHP tersebut merupakan hasil koreksi terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) dengan memerhatikan masukan dan tanggapan masyarakat. Saat ini, masyarakat dapat mengecek DPSHP secara online, selain pengecekan secara manual melalui pengumuman yang disampaikan di kantor desa dan kelurahan. “Kami sudah merilis DPSHP melalui website KPU. Silahkan masyarakat mengecek

lagi statusnya apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Jika belum terdaftar segera melapor ke panitia pemungutan suara (PPS) setempat,” terang Komisioner KPU RI Ferry Kurnia Rizkiyansyah, kemarin (20/8). Sejak panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih) menuntaskan proses verifikasi faktual terhadap data pemilih, posisi penyelenggara Pemilu tidak lagi bersifat aktif. Tetapi masyarakat lah yang diharapkan untuk aktif melakukan pengecekan terhadap setiap informasi tahapan Pemilu yang disampaikan penyelenggara Pemilu. “Sikap proaktif itu sangat dibutuhkan sebagai bentuk partisipasi dalam pelaksanaan setiap tahapan penyelenggaraan Pemi-

lu. Salah satunya, pada tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih. Jadi masyarakat dan penyelenggara harus samasama proaktif sehingga kualitas daftar pemilih menjadi lebih baik,” ujarnya. Ferry menyadari tingkat kesibukan warga, terutama di daerah perkotaan menyebabkan mereka tak punya waktu untuk hadir di ruang publik, salah satunya untuk mendatangi PPS dan melihat secara langsung pengumuman DPSHP yang ditempelkan di kantor desa dan kelurahan. Karenanya kata Ferry, sejak awal KPU mendesain pengumuman DPS, DPSHP dan DPT dalam dua versi yakni manual dan online.(gir/jpnn)

Kaur Terpilih

Hari Ini Dilantik BENGKULU - Lima Komisioner KPU kaur sudah dipilih. Hal itu sesuai perangkingan tertinggi hingga terendah hasil pleno 5 Komisioner KPU Provinsi yang digelar di tadi malam. Rapat pleno KPU Provinsi ini digelar di Hotel Splash dimulai pukul 20.00 WIB, tadi malam. Kelima Komisioner KPU Kaur terpilih yakni Sirajuddin M.TPd, Titin Sumarni, S.IP, M.Pd, Ujang Johardi, M.Kom, Sulaiman Rasyid, S .Pd dan Radius. Mereka menyingkirkan 5 calon lainnya, yaitu Edwin Aldain, SE, Apen Ardiansyah, SP, Karyodi, A.Md, Marlistin Astuti, SH dan Subsi Beryadi, SE. ‘’Lima anggota KPU Kaur yang terpilih itu akan dilantik besok (hari ini, red). Saat pelantikan nanti kelimanya harus nenandatangani fakta integritas sebagai penyelenggara pemilu. Mereka terpilih karena berdasar fit and proper test merekalah yang mendapat penilaian terbaik. Mereka dinilai layak,’’ kata Juru Bicara KPU Provinsi Bengkulu, Zainan Sagiman, SH usai pleno tadi malam. Ditanya soal rujukan organisasi terhadap komisioner

LIMA KOMISIONER KPU KAUR TERPILIH

1. 2. 3. 4. 5.

Sirajuddin, M.TPd Titin Sumarni, S.IP, M.Pd Ujang Johardi, M.Kom Sulaiman Rasyid, S .Pd Radius

terpilih tersebut, Zainan tidak menampik adanya dukungan dari organisasi kepemudaan dan masyarakat terhadap anggota KPU Kaur terpilih itu. Namun rekomendasi dan dukungan itu tidak menjadi dasar penilaian. Dukungan itu hanya dijadikan pertimbangan. Faktor utama pemilihan tergantung hasil fit and proper test masing-masing calon. Serta kepribadian calon dan tidak adanya keterlibatan dengan partai politik (parpol) atau pihak lain yang punya kepentingan. Zainan mengatakan, KPU Provinsi harus melantik 5 Komisioner KPU Kaur terpilih hari ini karena terhitung 23 Agustus mereka sudah mulai bertugas. Dimana kelimanya harus menandatangani Surat Keputusan (SK) penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) caleg DPRD Kaur sebagai tugas perdananya. ‘Pelantikan akan kami laksanakan sore ini pukul 16.00 WIB di Hotel Raffles City.(sca)


AKTUALITA

Rakyat Bengkulu z Rabu, 21 Agustus 2013

SKOR POS BENGKULUKU AMAN FAVORIT NAMA POS

SKOR

Polri Siapkan Ribuan Blangko SKCK JAKARTA - Musim mencari pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil sudah tiba. Lusa (23/8), berbagai instansi akan mengumumkan formasi lowongan. Salah satu syarat wajib adalah surat keterangan catatan kepolisian atau disingkat SKCK. Mabes Polri meminta setiap Polres menyiapkan

seseorang dilihat dari database sidik jari di masingmasing Polres. “Tentu, di Polres dimana domisili sesuai kartu tanda penduduknya,” kata mantan Kabidhumas Polda Papua itu. Setiap pemohon SKCK akan dicek rumus sidik jarinya. Lalu, dicocokkan dengan catatan, apakah ada tindak kriminal sebelumnya. “Kalau perpanjangan tidak perlu periksa sidik jari lagi. Cukup tunjukkan SKCK lama, disana ada rumusnya,” katanya. Untuk biaya permohonan SKCK, Polri menetapKALI ini, Selasa (20/8) dari pukul 23. 30 – 00.00 WIB, Tim Hunting Poskamling RB ke Kelurahan Bajak. Ternyata ada kan Rp 10 ribu. “Itu untuk dua poskamling yang tampak kokoh, sayangnya pos dalam keadaan kosong. Masing-masing Poskamling RT 4 dan kepentingan administrasi,” Poskamling RT 5 RW 2. Mau tahu poskamling mana saja yang kerap kosong? Baca terus di Harian Rakyat Bengkulu. katanya. Secara terpisah, Neta Sanusi Pane dari Indonesia Police Watch menilai peraturan SKCK untuk verifikasi calon pegawai negeri sipil belum tentu akurat. “Karena tidak ada sistem catatan baku yang permanen. Juga belum online,” katanya. Itu artinya, meskipun seseorang pernah melakukan tindakan kriminalitas di sebuah lokasi, dia bisa dengan mudah mendapat SKCK di wilayah baru. “Sangat jarang ada koordinasi secara serius antar Polres untuk mengecek permohonan SKCK. Jadi, ini Poskamling RT 5 RW 2 Kelurahan Bajak. Foto diambil pukul Poskamling RT 4 Kelurahan Bajak. Foto diambil pukul 23.45 lebih pada formalitas tahunan WIB 23.42 WIB saja,” kata penulis buku Jangan Bosan Kritik Polisi itu.(rdl)

1. Poskamling RT 24/08 Cempaka Permai 2. Poskamling RT 17/06 Surabaya 3. Poskamling RT 07/04 Kandang Limun 4. Poskamling RT 03/02 Padang Nangka 5. Poskamling RT 03/01 Bajak 6. Poskamling RT 01/01 Pagar Dewa 7. Poskamling RT 05/02 Pasar Baru 8. Poskamling RT 01/01 Pasar Melintang 9. Poskamling RT 02/01 Pagar Dewa 10.Poskamling RT 04/02 Jembatan Kecil 11.Poskamling RT 05/02 Padang Harapan 12.Poskamling RT 4/02 Pasar Baru 13.Poskamling RT 14/04 Tengah Padang 14.Poskamling RT 03/01 Kebun Dahri 15.Poskamling RT 16/05 Tanah Patah 16.Poskamling RT 18/02 Pematang Gubernur 17.Poskamling RT 12/7 Sukarami 18.Poskamling RT 14/03 Bentiring 19.Poskamling RT 11/03 Sukarami 20.Poskamling RT 04/02 Bajak 21.Poskamling RT 28/02 Sidomulyo 22.Poskamling RT 20/5 Betungan 23.Poskamling RT 3/1 Anggut Atas 24.Poskamling RT 02/02 Padang Nangka 25.Poskamling RT 33/01 Sidomulyo 26.Poskamling RT 7 Sidomulyo 27.Poskamling RT 8 Kebun Roos 28.Poskamling RT 28/02 Timur Indah 29.Poskamling RT 04/04 Sukamerindu

6.876 4.867 4.400 1.816 1.433 1.367 1.187 887 814 708 350 274 245 243 130 122 92 88 75 57 38 35 28 27 22 21 15 11 9

DATA DUKUNGAN

269. Usman, Unib Belakang 270. Lasmin, Unib Belakang 271. Ruslan, Unib Belakang 272. Nita, Unib Belakang 273. Amin, Unib Belakang 274. Leni, Unib Belakang 275. Yani, Unib Belakang 276. Supri, Unib Belakang 277. Rahmad, Unib Belakang 278. Dayat, Unib Belakang 279. Nengsi, Unib Belakang 280. Desi, Unib Belakang 281. Dayat, Unib Belakang 282. Iskandar, Unib Belakang 283. Yoyon, Unib Belakang 284. Sari, Unib Belakang 285. Dewi, Unib Belakang 286. Rohayati, Unib Belakang 287. Lubis, Unib Belakang 288. Sapril, Unib Belakang 289. Darwan, Unib Belakang 290. Swandi, Unib Belakang 291. Albert, Unib Belakang 292. Andi, Unib Belakang 293. INsani, Unib Belakang 294. Aripa, Unib Belakang 295. Sus, Unib Belakang 296. Mimi, Unib Belakang 297. Jumiati, Unib Belakang 298. Edi, Unib Belakang 299. Yadi, Unib Belakang 300. Ilan, Unib Belakang 301. Yakin, Unib Belakang 302. Suwandi, Unib Belakang

Poskamling RT 11/03 Sukarami Jumlah Poling Masuk : 6 Jumlah Poling Sah : 6* 1. Surlan Jl Alfatindo 2. Ikbal Jl Alfatindo 3. Berlian Jl Alfatindo 4. Yasser Jl Alfatindo 5. Sureslan Jl Alfatindo 6. Hamdani Jl Alfatindo Poskamling RT 03/01 Bajak Jumlah Poling Masuk : 14 Jumlah Poling Sah : 14* 1. Dahlandi Bajak 2. Oktadiana Bajak 3. Randy Bajak 4. Rahman Bajak 5. Jemi Bajak 6. Bob Yos Bajak 7. Indah Bajak 8. Agung Bajak 9. Darwin Bajak 10. Yuli Bajak 11. Syafrullah Bajak 12. Haslinda Bajak 13. Tri Hardi Bajak 14. Isdarmi Bajak Poskamling RT 07/ 04 Kandang Limun Jumlah Poling Masuk: 302 +196 Jumlah Poling Sah : 498* 1. Santi, Kandang Limun 2. Ela, Kandang Limun 3. Swarni, Kandang Limun 4. Meriana, Kandang Limun 5. Othi, Kandang Limun 6. Novelia, Kandang Limun 7. Rahma, Kandang Limun 8. Denti, Kandang Limun 9. Chandra, Kandang Limun 10. Harie P, Kandang Limun 11. Tyas, Kandang Limun 12. Meisa, Kandang Limun 13. Amsir, Kandang Limun 14. Johanes T, Kandang Limun 15. Devid, Kandang Limun 16. Catur, Kandang Limun 17. Yoyon, Kandang Limun 18. Meti, Kandang Limun 19. Supriadi, Kandang Limun 20. Sukma, Kandang Limun 21. Wardani, Kandang Limun 22. Eji, Kandang Limun 23. Neni, Kandang Limun 24. Re, Kandang Limun 25. Rendra, Kandang Limun 26. Johan, Kandang Limun 27. Sintia, Kandang Limun 28. Lipur, Kandang Limun 29. Liza, Rawa Makmur 30. Reisa, Rawa Makmur 31. Rozi, Rawa Makmur 32. Rahayu, Rawa Makmur 33. Noni, Rawa Makmur 34. Febrianto, Rawa Makmur 35. Faisal, Rawa Makmur 36. Mike, Rawa Makmur 37. Mentari, Rawa Makmur 38. Nezi, Rawa Makmur 39. Gugun, Rawa Makmur 40. Reno, Rawa Makmur 41. Roi, Rawa Makmur 42. Meirita, Rawa Makmur 43. Owen, Rawa Makmur 44. Dian U, Rawa Makmur 45. Riri, Rawa Makmur 46. Ocha, Rawa Makmur 47. Juharti, Rawa Makmur 48. Widya, Rawa Makmur 49. Gusti H, Rawa Makmur 50. Tatik,. Rawa Makmur 51. Reza, Rawa Makmur 52. Mario, Rawa Makmur 53. Julhadiyanto, Rawa Makmur 54. Lusi, Rawa Makmur 55. Edo, Rawa Makmur 56. Desi W, Rawa Makmur 57. Darsono, Rawa Makmur 58. Satria, Rawa Makmur 59. Mariana, Rawa Makmur 60. Leoni, Pintu Batu 61. Ikhsan, Pintu Batu 62. Sisil, Pintu Batu 63. Fran, Pintu Batu 64. Lipik Susanto, Pintu Batu 65. Haryadi, Pintu Batu 66. YUli Fitri, Pintu Batu 67. Wiwit, Pintu Batu 68. Sri, Pintu Batu 69. Novri, Pintu Batu 70. Maulana, Pintu Batu 71. Ismail, Pintu Batu 72. Hendri, Pintu Batu 73. Fatmawati, Pintu Batu 74. Euis, Pintu Batu 75. Bismi H, Pintu Batu 76. Arifudin, Pintu Batu 77. Jono, Pintu Batu 78. Susanti, Pintu Batu 79. Carolina, Pintu Batu 80. Sudirman, Pintu Batu 81. Meitron, Pintu Batu 82. Lena, Pintu Batu 83. Aris, Pintu Batu 84. Luis, Pintu Batu 85. Basri, Pintu Batu 86. Wati, Pintu Batu 87. Musa Wijaya, Pintu Batu 88. Aryati, Pintu Batu 89. INdra, Kandang Limun 90. Agus, Kandang Limun 91. Amir, Kandang Limun 92. Herman, Kandang Limun 93. Mul, Kandang Limun 94. Asep. Kandang Limun 95. Erizal, Kandang Limun 96. Erwin, Kandang Limun 97. Sopyan, Kandang Limun 98. Manar, Kandang Limun 99. Juki, Kandang Limun 100. Tarmizi, Kandang Limun 101. Ardaya, Kandang Limun 102. Isdiyana, Kandang Limun 103. Joga, Kandang Limun 104. Tauk, Kandang Limun 105. Feri, Kandang Limun 106. Riyan, Kandang Limun 107. Yudi, Kandang Limun 108. Eko, Kandang Limun 109. Dedi, Kandang Limun 110. Joan, Kandang Limun 111. Kiki, Kandang Limun 112. Eka, Kandang Limun 113. Rani, Kandang Limun 114. Kila, Kandang Limun 115. Ade, Kandang Limun

116. Laila, Kandang Limun 117. Ivan, Kandang Limun 118. Dea, Kandang Limun 119. Nanda, Kandang Limun 120. Naswa, Kandang Limun 121. Peni, Kandang Limun 122. Nofa, Kandang Limun 123. Septi, Kandang Limun 124. Jopri, Kandang Limun 125. Andi, Kandang Limun 126. Wiknka, Kandang Limun 127. Chaidir, Kandang Limun 128. Zaitun, Kandang Limun 129. Cun, Kandang Limun 130. Sri, Kandang Limun 131. Jevi, Kandang Limun 132. Hadi, Kandang Limun 133. Zainal, Kandang Limun 134. Wahyu, Kandang Limun 135. Suryawati, Kandang Limun 136. Syarif, Kandang Limun 137. Darwan, Kandang Limun 138. Narlan, Kandang Limun 139. Kulma, Kandang Limun 140. Lismarti, Kandang Limun 141. INda, Kandang Limun 142. Endri, Kandang Limun 143. Roby, Kandang Limun 144. Herlambang, Kandang Limun 145. Chana, Kandang Limun 146. Lena, Kandang Limun 147. Duta, Kandang Limun 148. Lia, Kandang Limun 149. Pera, Kandang Limun 150. Rita, Kandang Limun 151. Saiun, Kandang Limun 152. Serina, Kandang Limun 153. Gunawan, Kandang Limun 154. Ali, Kandang Limun 155. Jumi, Kandang Limun 156. Ayu, Kandang Limun 157. Tarmin, Kandang Limun 158. Cipto, Kandang Limun 159. Rizwan, Kandang Limun 160. Kesan, Kandang Limun 161. Stonly, Kandang Limun 162. Anisa, Kandang Limun 163. Suryani, Kandang Limun 164. Lilia, Kandang Limun 165. Reni, Kandang Limun 166. Nadia, Kandang Limun 167. Hardin, Kandang Limun 168. Mika, Kandang Limun 169. Cici, Kandang Limun 170. Siti, Kandang Limun 171. Lily, Kandang Limun 172. Andre, Kandang Limun 173. Andri, Kandang Limun 174. Hana, Kandang Limun 175. Vivi, Kandang Limun 176. Diky, Kandang Limun 177. teten, Kandang Limun 178. Dwi, Kandang Limun 179. Elham, Kandang Limun 180. Olises, Kandang Limun 181. Asman, Kandang Limun 182. Angga, Kandang Limun 183. Jumadi, Kandang Limun 184. Nanang, Kandang Limun 185. Nugraha, Kandang Limun 186. Yuyu, Kandang Limun 187. Meino, Kandang Limun 188. Nurmianti, Kandang Limun 189. Manggi, Kandang Limun 190. Nida, Kandang Limun 191. Maria, Kandang Limun 192. Heni Purna, Kandang Limun 193. Herika A, Kandang Limun 194. Marlianta, Kandang Limun 195. Siswanto, Kandang Limun 196. Sophie, Kandang Limun 197. Yeyep, Kandang Limun 198. Zakrah, Kandang Limun 199. Oke Pintaro, Kandang Limun 200. Erlina, Kandang Limun 201. Veby Lian, Kandang Limun 202. Menita, Kandang Limun 203. Yana, Pengantungan 204. Edi, Pengantungan 205. Nita, Pengantungan 206. Nila, Pengantungan 207. Toni, Pengantungan 208. Tri, Pengantungan 209. Ana, Pengantungan 210. Burhan, Pengantungan 211. Eli, Pengantungan 212. Edwar, Pengantungan 213. Kiky, Pengantungan 214. Hermaini, Pengantungan 215. Noval, Pengantungan 216. Sarip, Pengantungan 217. Nunung, Pengantungan 218. Liza, Pengantungan 219. Yeti, Pengantungan 220. Febri, Pengantungan 221. Joni, Pengantungan 222. Roni, Pengantungan 223. Ilda, Pengantungan 224. Hamida, Pengantungan 225. Umi, Pengantungan 226. Pipit, Pengantungan 227. Sabaria, Pengantungan 228. Mamad, Pengantungan 229. Uly, Pengantungan 230. Emi, Pengantungan 231. Ari, Pengantaungan 232. Andi, Pengantungan 233. Yanti, Pengantungan 234. Ilham, Pengantungan 235. Ulfa, Pengantungan 236. Ulpa, Pengantungan 237. Yus, Pengantungan 238. Soni, Pengantungan 239. Della, Pengantungan 240. Linda, Pengantungan 241. Yosi, Pengantungan 242. Eka, Pengantungan 243. Desi, Pengantungan 244. Bani, Pengantungan 245. Jayak, Pengantungan 246. Andus, Pengantungan 247. Wiwit, Pengantungan 248. Deti, Pengantungan 249. E, Pengantungan 250. Abil, Pengantungan 251. Alan, Pengantungan 252. Halima, Pengantungan 253. Wiwik, Unib Belakang 254. Edo, Unib Belakang 255. Bustami, Unib Belakang 256. Risman, Unib Belakang 257. Mulyadi, Unib Belakang 258. Suhaiba, Unib Belakang 259. Weni, Unib Belakang 260. Husni, Unib Belakang 261. Ahmad, Unib Belakang 262. Santo, Unib Belakang 263. Rolis, Unib Belakang 264. Antoni, Unib Belakang 265. Herlina, Unib Belakang 266. Yanti, Unib Belakang 267. Suwadi, Unib Belakang 268. Asmadi, Unib Belakang

5

Poskamling RT 07/ 04 Kandang Limun (196) 1. Nabila Pinang Mas 2. Sastia Pinang Mas 3. Muslim Pinang Mas 4. Leni Pinang Mas 5. Irma Pinang Mas 6. Yayat Pinang Mas 7. Kandar Pinang Mas 8. Irham Pinang Mas 9. Imron Pinang Mas 10. Efran Pinang Mas 11. Tris Pinang Mas 12. Sadikin Pinang Mas 13. Mega Pinang Mas 14. Ica Pinang Mas 15. Fina Pinang Mas 16. Anton Pinang Mas 17. Seven Pinang Mas 18. Tamrin Pinang Mas 19. Nia Pinang Mas 20. Epi Pinang Mas 21. Deni Pinang Mas 22. Asmara Pinang Mas 23. Amin Pinang Mas 24. Yahmi Pinang Mas 25. Meri Pinang Mas 26. Masnun Pinang Mas 27. Pajri Pinang Mas 28. Winda Pinang Mas 29. Susmaini Pinang Mas 30. Sitri Pinang Mas 31. Gun Pinang Mas 32. Zaki Pinang Mas 33. Sumarni Pinang Mas 34. Desma Pinang Mas 35. Joko Pinang Mas 36. Sam Pinang Mas 37. Novi Pinang Mas 38. Ipul Pinang Mas 39. Nuraini Pinang Mas 40. Sana Pinang Mas 41. Nurma Pinang Mas 42. Ardi Pinang Mas 43. Idrus Pinang Mas 44. Yuyun Pinang Mas 45. War Pinang Mas 46. Iin Pinang Mas 47. Emi Pinang Mas 48. Meizi Pinang Mas 49. Via Pinang Mas 50. Sinar Pinang Mas 51. Dodon Pinang Mas 52. Roly Pinang Mas 53. Fitri Pinang Mas 54. Riko Pinang Mas 55. Masita Pinang Mas 56. Adam Pinang Mas 57. Haladi Pinang Mas 58. Kevin Pinang Mas 59. Lis Pinang Mas 60. Wawan Pinang Mas 61. Sudir Pinang Mas 62. Nanda Pinang Mas 63. Ari Pinang Mas 64. Hendra Pinang Mas 65. Soraya Pinang Mas 66. Ande Pinang Mas 67. Mini Pinang Mas 68. Yusmin Pinang Mas 69. Aan Pinang Mas 70. Rudi Pinang Mas 71. Dir Pinang Mas 72. Yos Pinang Mas 73. Eni Pinang Mas 74. Riskan Pinang Mas 75. Risman Pinang Mas 76. Heri Pinang Mas 77. Bobi Pinang Mas 78. Yurni Pinang Mas 79. Gani Pinang Mas 80. Anggi Pinang Mas 81. Darwis Pinang Mas 82. Yusma Pinang Mas 83. Dodi Pinang Mas 84. Sasa Pinang Mas 85. Linda Pinang Mas 86. Dedi Pinang Mas 87. Febi Pinang Mas 88. Jamila Pinang Mas 89. Hana Pinang Mas 90. Piha Pinang Mas 91. Riska Pinang Mas 92. Nani Pinang Mas 93. Basri Pinang Mas 94. Dian Pinang Mas 95. Mita Pinang Mas 96. Tasya Pinang Mas 97. Wati Pinang Mas 98. Warsi Pinang Mas 99. Yoto Pinang Mas 100. Rini Pinang Mas 101. Fahmi Talang Kering 102. Yati Talang Kering 103. Yongki Talang Kering 104. Yitno Talang Kering 105. Mariyam Talang Kering 106. Lingga Talang Kering 107. Ilman Talang Kering 108. Retno Talang Kering 109. Lindes Talang Kering 110. Nazar Talang Kering 111. Tonang Talang Kering 112. Herma Talang Kering 113. Anto Talang Kering 114. Umar Talang Kering 115. Neri Talang Kering

blangko dan pelayanan yang baik. “Ini akan ada puluhan ribu yang memohon SKCK, kita sudah siapkan blangko dan petugas,” ujar Kabagpenum Mabes Polri Kombes Agus Rianto kemarin (20/08). Agus menjelaskan, saat ini belum ada sistem online untuk mengurus SKCK. Itu artinya, catatan kriminal

Klik Poskamling

Ayo, Poskamling Siapa Yang Kosong?

116. Nila Talang Kering 117. Sur Talang Kering 118. Nina Talang Kering 119. Arda Talang Kering 120. Sinta Talang Kering 121. Andang Talang Kering 122. Santi Talang Kering 123. Pipit Talang Kering 124. Nur Talang Kering 125. Ririn Talang Kering 126. Rina Talang Kering 127. Patmi Talang Kering 128. Imroh Talang Kering 129. Bambang Talang Kering 130. Ikbal Talang Kering 131. Meri Talang Kering 132. Dona Talang Kering 133. Samsir Talang Kering 134. Eti Talang Kering 135. Rina Talang Kering 135. Tina Talang Kering 136. Dita Talang Kering 137. Zaleka Talang Kering 138. Lidya Talang Kering 139. Ngaidin Talang Kering 140. Udin Talang Kering 141. Meoki Talang Kering 142. Roy Talang Kering 143. Agnes Talang Kering 144. Media Talang Kering 145. Rismi Talang Kering 146. Yonex Talang Kering 147. Tini Talang Kering 148. Pera Talang Kering 149.Yarni Talang Kering 150. Semi Talang Kering 151. Septu Talang Kering 152. Bastari Talang Kering 153. Rida Talang Kering 154. Ricko Talang Kering 155. Mawan Talang Kering 156. Dewi Talang Kering 157. Aini Talang Kering 158. Darma Talang Kering 159. Ita Pinang Mas 160. Mimi Talang Kering 161. Ika Pinang Mas 162. Bustani Pinang Mas 163. Yati Pinang Mas 164. Al Pinang Mas 165. Zaki Pinang Mas 166. Redho Pinang Mas 167. Rere Talang Kering 168. Deovi Talang Kering 169. Dwi Talang Kering 170. Lia Talang Kering 171. Hendra Talang Kering 172. Rodi Talang Kering 173. Ririn Talang Kering 174. Derick Talang Kering 175. Leo Talang Kering 176. Ike Talang Kering 177. Fitria Talang Kering 178. Misna Talang Kering 179. Latifah Talang Kering 180. Agung Talang Kering 181. Wily Talang Kering 182. Nora Talang Kering 183. Yunita Talang Kering 184. Rinto Talang Kering 185. Cik MayaTalang Kering 186. Rosi Talang Kering 187. Len Talang Kering 188. Dion Talang Kering 189. Wahyu Talang Kering 190. Yen Talang Kering 191. Beti Talang Kering 192. Susi Talang Kering 193. Mukhsin Talang Kering 194. Ratna Talang Kering 195. Nani Talang Kering 196. Juwita Unib Belakang Poskamling RT 24/8 Cempaka Permai Jumlah Poling Masuk : 293 Jumlah Poling Sah : 293* 1. Ragil, Cempaka Permai 2. Sopyan, Cempaka Permai 3. Muhtadi, Cempaka Permai 4. Ropi, Cempaka Permai 5. Bevan, Cempaka Permai 6. Ziamriani, Cempaka Permai 7. Adhar, Cempaka Permai 8. Tumin, Cempaka Permai 9. Didi, Cempaka Permai 10. Asharudin, Cempaka Permai 11. Wahyudi, Cempaka Permai 12.Hawati, Cempaka Permai 13. Wahyuni, Cempaka Permai 14. Ariansyah, Cempaka Permai 15. Gusti, Cempaka Permai 16. Iriawti, Cempaka Permai 17. Arien, Cempaka Permai 18. Prasetya, Cempaka Permai 19. Zippo, Cempaka Permai 20. Gaisal, Cempaka Permai 21. Radja, Cempaka Permai 22. Abrar, Cempaka Permai 23. Kartika, Cempaka Permai 24. Cut, Cempaka Permai 25. Kandi, Cempaka Permai 26. Zahara, Cempaka Permai 27. Galih, Cempaka Permai 28. Agy, Cempaka Permai 29. Gustika, Cempaka Permai 30. Apriandi, Cempaka Permai 31. Safrial, Cempaka Permai 32. Krismiati, Cempaka Permai 33. Aisul, Cempaka Permai 34. Basri, Cempaka Permai 35. Darwis, Cempaka Permai 36. Aragih, Cempaka Permai 37. Edi Riyanto, Cempaka Permai 38. Dicky, Cempaka Permai 39. Heru, Cempaka Permai 40. Tambiyan, Cempaka Permai 41. Helen, Cempaka Permai 42. Jos, Cempaka Permai 43. Darma, Cempaka Permai 44. Sian, Cempaka Permai 45. Siti, Cempaka Permai 46. Asma, Cempaka Permai 47. Siska, Cempaka Permai 48. Apriyan, Cempaka Permai 49. Febri, Cempaka Permai 50. Ferry Safrial, Cempaka Permai 51. Budiman, Cempaka Permai 52. Handayani, Cempaka Permai 53. Rini, Cempaka Permai 54. Desna, Cempaka Permai 55. Edison, Cempaka Permai 56. Rajib, Cempaka Permai 57. Lala, Cempaka Permai 58. Yosep A, Cempaka Permai 59. Kuntoro, Cempaka Permai 60. Lasidi, Cempaka Permai 61. Warto, Cempaka Permai 62. Sartono, Cempaka Permai 63. Samian, SE, Cempaka Permai 64. Parjio, Cempaka Permai 65. Suparman, Cempaka Permai 66. Sutarni, Cempaka Permai

67. Mutasor, Cempaka Permai 68. Sartika S, Cempaka Permai 69. Ruspandi, Cempaka Permai 70. Ritonga, Cempaka Permai 71. Rustanto, Cempaka Permai 72. Marni, Cempaka Permai 73. Marson, Cempaka Permai 74. Hendrik, Cempaka Permai 75. Chandra, Cempaka Permai 76. Dili Hidayat, Cempaka Permai 77. Neti, Cempaka Permai 78. Yuliani, Cempaka Permai 79. Zainal, Cempaka Permai 80. Arin, Cempaka Permai 81. Sri, Cempaka Permai 82. Hartati, Cempaka Permai 83. Gadis, Cempaka Permai 84. Ferry, Cempaka Permai 85. Rikie, Cempaka Permai 86. Kiki, Cempaka Permai 87. Fathan, Cempaka Permai 88. Owi, Cempaka Permai 89. Ani, Cempaka Permai 90. Rike, Cempaka Permai 91. Kurniadi, Cempaka Permai 92. Nila, Cempaka Permai 93. Shadi, Cempaka Permai 94. Andi, Cempaka Permai 95. Purworo, Cempaka Permai 96. Riski, Cempaka Permai 97. Sugio Wibowo, Cmpka Permai 98. Suratno, Cempaka Permai 99. Endang S, Cempaka Permai 100. Ari Veska, Cempaka Permai 101. Ogi Saputra, Cmpaka Permai 102. Katio, Cempaka Permai 103. Ridwan, Cempaka Permai 104. Manto, Cempaka Permai 105. Buldani, Cempaka Permai 106. Suharso, Cempaka Permai 107. Totti, Cempaka Permai 108. Nurul, Cempaka Permai 109. Dayat, Cempaka Permai 110. Muhi, Cempaka Permai 111. Dayanto, Cempaka Permai 112. Suwarsih, Cempaka Permai 113. Fauzan, Cempaka Permai 114. Naufal, Cempaka Permai 115. Asih, Cempaka Permai 116. Fauzi, SH, Cempaka Permai 117. Esi, Cempaka Permai 118. Wawan, Cempaka Permai 119. Irawan, Cempaka Permai 120. Bagas, Cempaka Permai 121. Nela, Cempaka Permai 122. Patma, Cempaka Permai 123. Yati, Cempaka Permai 124. Asmara, Cempaka Permai 125. Darman, Cempaka Permai 126. Suandi, Cempaka Permai 127. Wowon, Cempaka Permai 128. Iwan Setwan, Cmpka Permai 129. Ruyati, Cempaka Permai 130. Komariah, Cempaka Permai 131. Fredi S, Cempaka Permai 132. Munthe, Cempaka Permai 133. Matius, Cempaka Permai 134. Saiful, Cempaka Permai 135. Hotmaria, Cempaka Permai 136. Nainggolan, Cempaka Permai 137. Kusimawati, Cmpaka Permai 138. Kasimin, Cempaka Permai 139. Santoso, Cempaka Permai 140. Suwarti, Cempaka Permai 141. Yatiman, Cempaka Permai 142. Rusito, Cempaka Permai 143. Kasman, Cempaka Permai 144. Nanik, Cempaka Permai 145. Jumhadi, Cempaka Permai 146. Yudi Nata, Cempaka Permai 147. Hermansyah, Cmpka Permai 148. Adek, Cempaka Permai 149. Lusiani, Cempaka Permai 150. Cenly, Cempaka Permai 151. Reka, Cempaka Permai 152. Hendri Elen, Cmpaka Permai 153. Maritawati, Cempaka Permai 154. Sukirno, Cempaka Permai 155. Sukamto, Cempaka Permai 156. Mulyanti, Cempaka Permai 157. Maryanti, Cempaka Permai 158. Kristianti, SH Cmpaka Permai 159. Saraswati, Cempaka Permai 160. Masansan, Cempaka Permai 161. Fatur Rhman, Cmpka Permai 162. Windu, Cempaka Permai 163. Catur, Cempaka Permai 164. Sukman, Cempaka Permai 165. Suparmin, Cempaka Permai 166. Hanung, Cempaka Permai 167. Mulyono, Cempaka Permai 168. Ningsih, Cempaka Permai 169. Marjuni, Cempaka Permai 170. Sutejo, Cempaka Permai 171. Marwoto, Cempaka Permai 172. Suparmi, Cempaka Permai 173. Sutarto, Cempaka Permai 174. Sutarti, Cempaka Permai 175. Marwan, Cempaka Permai 176. Gapur, Cempaka Permai 177. Muin, Cempaka Permai 178. Hartono, Cempaka Permai 179. Sri Mulyani, Cempaka Permai 180. Yanto, SH, Cempaka Permai 181. Anggi Sputra, Cmpka Permai 182. Adi Romdani, Cmpka Permai 183. Ujang Risuldi, Cmpka Permai 184. Jumrah, Cempaka Permai 185. Erlynda, Cempaka Permai 186. Adinata, Cempaka Permai 187. Apta, Cempaka Permai 188. Darto, Cempaka Permai 189. Subari, Cempaka Permai 190. Salmah, Cempaka Permai 191. Sapyuni, Cempaka Permai 192. Hasibuan, Cempaka Permai 193. Marsa’atun, Cempaka Permai 194. Ivan, Cempaka Permai 195. Sapri, Cempaka Permai 196. Falah, Cempaka Permai 197. Daffa, Cempaka Permai 198. Tamir, Cempaka Permai 199. Nengsih, Cempaka Permai 200. Rahmad, Cempaka Permai 201. Harefa, Cempaka Permai 202. Eko Widodo, Cmpaka Permai 203. Sri Murtati, Cempaka Permai 204. Sulaiman, Cempaka Permai 205. Sutopo, Cempaka Permai 206. Warsito, Cempaka Permai 207. Lili Sriwindari, Cmpka Permai 208. Siturang, Cempaka Permai 209. Kasmidi, Cempaka Permai 210. Anis Juliarti, Cmpaka Permai 211. Girmanto, Cempaka Permai 212. Nurleli, Cempaka Permai 213. Budi, Cempaka Permai 214. Utomo, Cempaka Permai 215. H.Dasrul, Cempaka Permai 216. Heru Wibowo, Cmpka Permai 217. Marjuki, Cempaka Permai 218. Hasan, Cempaka Permai 219. Yevi Mulyadi, Cmpka Permai

220. Roni Mulynto, Cmpka Permai 221. Roy Martin, Cempaka Permai 222. Mutakin, Cempaka Permai 223. Yantok, Cempaka Permai 224. Sucipto, Cempaka Permai 225. zAnan Roma, Cmpka Permai 226. Hendro, Cempaka Permai 227. Budi , Cempaka Permai 228. Sultoni, Cempaka Permai 229. Teguh, Cempaka Permai 230. Handoyo, Cempaka Permai 231. Rukman, Cempaka Permai 232. Mustika, Cempaka Permai 233. Sunyoto, Cempaka Permai 234. Felani, Cempaka Permai 235. Raka, Cempaka Permai 236. Slamet, Cempaka Permai 237. Bresto, Cempaka Permai 238. Edo, Cempaka Permai 239. Subianto, Cempaka Permai 240. Garu, Cempaka Permai 241. Deani, Cempaka Permai 242. Hera, Cempaka Permai 243. Aswan, Cempaka Permai 244. Ichwan, Cempaka Permai 245. Rosnaini, Cempaka Permai 246. Djnaur, Cempaka Permai 247. Nudiono, Cempaka Permai 248. Muchtar, Cempaka Permai 249. Wiwik, Cempaka Permai 250. Putra, Cempaka Permai 251. Jerry, Cempaka Permai 252. Septia, Cempaka Permai 253. Wanda, Cempaka Permai 254. Pratama , Cempaka Permai 255. Jusma, Cempaka Permai 256. Zahera, Cempaka Permai 257. Yanuar, Cempaka Permai 258. Haryono, Cempaka Permai 259. Gina, Cempaka Permai 260. Yovita, Cempaka Permai 261. Balqi, Cempaka Permai 262. Rama, Cempaka Permai 263. Kidir, Cempaka Permai 264. Tauk, Cempaka Permai 265. Affandi, Cempaka Permai 266. Resti, Cempaka Permai 267. puran, Cempaka Permai 268. Eagti, Cempaka Permai 269. Wijaya, Cempaka Permai 270. Haikal, Cempaka Permai 271. Fatur, Cempaka Permai 272. Rachman, Cempaka Permai 273. Nyimas, Cempaka Permai 274. Aisyah, Cempaka Permai 275. Esno, Cempaka Permai 276. Aditia, Cempaka Permai 277. Azen, Cempaka Permai 278. Nurkholis, Cempaka Permai 279. Emi Yulianto, Cmpaka Permai 280. Doan, Cempaka Permai 281. Sahily, Cempaka Permai 282. Adi Permana, Cmpka Permai 283. Marisa, Cempaka Permai 284. Anisa, Cempaka Permai 285. Minarwan, Cempaka Permai 286. Faseta, Cempaka Permai 287. Suri, Cempaka Permai 288. Erva, Cempaka Permai 289. Andang, Cempaka Permai 290. Suin, Cempaka Permai 291. Johan, Cempaka Permai 292. Ibrahim, Cempaka Permai 293. Untung, Cempaka Permai Poskamling RT 17/ 6 Surabaya Jumlah Poling Masuk : 225 +240 +60 JumlahPoling Sah : 525* 1. Seroja, Griya Asri 2. Ronal, Griya Asri 3. Marijan, Griya Asri 4. Idriarto, Griya Asri 5. eka, Griya Asri 6. Tanto, Griya Asri 7. Parimin, Griya Asri 8. Sarwanto, Griya Asri 9. Akmal, Griya Asri 10. Marsono, Griya Asri 11. Harso, Griya Asri 12. Ragil, Griya Asri 13. Zul Rahman, Griya Asri 14. Kodri, Griya Asri 15. Fatkhjul, Griya Asri 16. Farkhan, Griya Asri 17. Fajri, Griya Asri 18. Purwanto, Griya Asri 19. Iqbal, Griya Asri 20. Ali , Griya Asri 21. sugito, Griya Asri 22. Marbun, Griya Asri 23. Suaybudiman, Griya Asri 24. Maryanto, Griya Asri 25. Amru, Griya Asri 26. Timbul, Griya Asri 27. Sumarno, Griya Asri 28. Iskandar, Griya Asri 29. Ramlan, Griya Asri 30. Muhaimin, Griya Asri 31. Sukarta, Griya Asri 32. Indra, Griya Asri 33. Mat Ismami, Griya Asri 34. Badarudin, Griya Asri 35. Sutiono, Griya Asri 36. Andi, Griya Asri 37. Burhanudin, Griya Asri 38. Ismanto, Griya Asri 39. Bambang, Griya Asri 40. Safari, Griya Asri 41. Yadi, Griya Asri 42. Aminudin, Griya Asri 43. Jaya, Griya Asri 44. Wibowo, Griya Asri 45. Budi, Griya Asri 46. Gunawan, Griya Asri 47. Zulkarnain, Griya Asri 48. Wrasidi, Griya Asri 49. Tafsir, Griya Asri 50. Rini, Griya Asri 51. Amir, Griya Asri 52. M.Sobri, Griya Asri 53. Sutarji, Griya Asri 54. Irawan, Griya Asri 55. Candra, Griya Asri 56. Rudi, Griya Asri 57. Joko, Griya Asri 58. Bagus, Griya Asri 59. Yusuf, Griya Asri 60. hari, Griya Asri 61. Ina, Griya Asri 62. Zacky, Griya Asri 63. Laksamana , Griya Asri 64. Wahyudi, Griya Asri 65. Jumiran, Griya Asri 66. Agus, Griya Asri 67. Penut, Griya Asri 68. Udin, Griya Asri 69. Atun, Griya Asri 70. Nurhayati, Griya Asri 71. kusyairi, Griya Asri 72. Munandar, Griya Asri 73. Maman, Griya Asri 74. Khotob, Griya Asri

75. Ridwan, Griya Asri 76. Maradona, Griya Asri 77. Berli, Griya Asri 78. Harmono, Griya Asri 79. Tarzan, Griya Asri 80. Dahlan, Griya Asri 81. Anita, Griya Asri 82. Muniur, Griya Asri 83. Abdullah, Griya Asri 84. Basuki, Griya Asri 85. Agustin, Griya Asri 86. Nelly, Griya Asri 87. Esteti, Griya Asri 88. Nia, Griya Asri 89. Linda, Griya Asri 90. Raza, Griya Asri 91. Ijal, Griya Asri 92. Hendra, Griya Asri 93. Melita, Griya Asri 94. Tenti, Griya Asri 95. Ani, Griya Asri 96. Purwanto, Griya Asri 97. Lasmi, Griya Asri 98. Evi, Griya Asri 99. Eka, Griya Asri 100. Ita, Griya Asri 101. Meri, Griya Asri 102. Teti, Griya Asri 103. Gunarto, Griya Asri 104. Nabila, Griya Asri 105. Nisa, Griya Asri 106. Novita, Griya Asri 107. Darma, Griya Asri 108. Rina, Griya Asri 109. Neli, Griya Asri 110. Afnai, Griya Asri 111. Kausar, Griya Asri 112. Hartati, Griya Asri 113. Juardi, Griya Asri 114. Nengsih, Griya Asri 115. Heri, Griya Asri 116. Tauk, Griya Asri 117. Septi, Griya Asri 118. Lena, Griya Asri 119. Aris, Griya Asri 120. Suratno, Griya Asri 121. Arhamna, Griya Asri 122. Kiki, Griya Asri 123. Syaiful, Griya Asri 124. Deni, Griya Asri 125. Seto, Griya Asri 126. Uki, Griya Asri 127. Alisa, Griya Asri 128. Refdi, Griya Asri 129. Hakiimin, Griya Asri 130. Witak, Griya Asri 131. Meko, Griya Asri 132. Hadi, Griya Asri 133. David, Griya Asri 134. Prayoga, Griya Asri 135. Nurlaili, Griya Asri 136. Dea, Griya Asri 137. Nasrul, Griya Asri 138. Iqbal, Griya Asri 139. FAwas, Griya Asri 140. Gusti, Griya Asri 141. Nur, Griya Asri 142. Helmi, Griya Asri 143. Habib, Griya Asri 144. Hanifa, Griya Asri 145. Dedi, Griya Asri 146. Erica, Griya Asri 147. Robi, Griya Asri 148. Aliya, Griya Asri 149. Kedoya, Griya Asri 150. Dewi, Griya Asri 151. Slamet, Griya Asri 152. Wiwik, Griya Asri 153. Suparman, Griya Asri 154. Ogek, Griya Asri 155. Wasis, Griya Asri 156. Reni, Griya Asri 157. Husni, Griya Asri 158. Wahyu Griya Asri 159. Ujang Griya Asri 159.Afrizal Griya Asri 160.Suharti Griya Asri 161.Irma Griya Asri 162.Ayu Griya Asri 163.Herry Griya Asri 164.Kuspardi Griya Asri 165.Ryanto Griya Asri 166.Ester Griya Asri 167.Lyeta Griya Asri 168.Kamsul Griya Asri 169.Epry Griya Asri 170.Pranata Griya Asri 171.Tarzan Griya Asri 172.Efendi Griya Asri 173.Misliani Griya Asri 174.Parasian Griya Asri 175.Ariel Griya Asri 176.Armed Griya Asri 178.Ahmad Griya Asri 179.Asron Griya Asri 180.Arimbi Griya Asri 181.Basroni Griya Asri 182.Bambang Griya Asri 183.Budiman Griya Asri 184.Burawi Griya Asri 185.Bisma Griya Asri 186.Bakar Griya Asri 187.Aiman Griya Asri 188.Anta Griya Asri 189.Suoarwi Griya Asri 190.Purwanto Griya Asri 191.Hendi Griya Asri 192.Irawan Griya Asri 193.Matismani Griya Asri 194.Candra Griya Asri 195.Erfan Griya Asri 196. Usman Griya Asri 197. Ragil Griya Asri 198. Zul Griya Asri 199. Rohmad Griya Asri 200. Jumadi Griya Asri 201.Sumadi Griya Asri 202.Suwarjo Griya Asri 203.Sulidi Griya Asri 204.dwin Griya Asri 205.Griya Asri 206. Mir Griya Asri 207.Karwo Griya Asri 208.Kuncoro Griya Asri 209.Udin Griya Asri 210.Anangsyah Griya Asri 211.Hamdani Griya Asri 212.Gunawan Griya Asri 213.Putut Griya Asri 214.Mira Griya Asri 215.Dipta Griya Asri 216.Mandan Griya Asri 217.Nano Griya Asri 218.Cecep Griya Asri 219.Riyan Griya Asri 220Romi Griya Asri 221.Giman Griya Asri 222.Marimin Griya Asri 223.Suyatmo Griya Asri 224.Giyono Griya Asri 225.Marijo Griya Asri Poskamling RT 17/6 Surabaya (240)

1. Indarty, Griya Asri 2. Karsono, Griya Asri 3. Anggy, Griya Asri 4. Rosady,Griya Asri 5. Andy, Griya Asri 6. Zulfahmi, Griya Asri 7. Erlangga, Griya Asri 8. Efrizal, Griya Asri 9. Athy, Griya Asri 10. Oktarian, Griya Asri 11. Apriandi, Griya Asri 12. Nurlusia, Griya Asri 13. Dwi, Griya Asri 14. Lestariana, Griya Asri 15. Dona, Griya Asri 16. Lisroty, Griya Asri 17. T.M. Cendana, Panorama 18. Zakir, Panorama 19. Daniel, Panorama 20. Hendri, Panorama 21. Noval, Panorama 22. Herman, Griya Asri 23. Mulyadi, Griya Asri 24. Husni, Griya Asri 25. Erwin, Griya Asri 26. Nofalena, Griya Asri 27. Joko. S, Griya Asri 28. Novianti, Griya Asri 29. Abeng, Griya Asri 30. Agus, Tanah Patah 31. Melia, Griya Asri 32. Yudha, Griya Asri 33. Hakimin, Griya Asri 34. Septalena, Griya Asri 35. M. Amar, Griya Asri 36. Desmawati, Griya Asri 37. Nila, Griya Asri 38. Septiawan, Griya Asri 39. Wati, Griya Asri 40. Syouchin, Griya Asri 41. Muchlasin, Griya Asri 42. Buyung. T, Panorama 43. Iwan. C, Panorama 44. Kamal, Panorama 45. Satriana, Griya Asri 46. Fitriana. S, Griya Asri 47. Lita Sari, Griya Asri 48. Subagid, Griya Asri 49. Fitriana, Griya Asri 50. Siti Aisyah, Griya Asri 51. Munajam, Griya Asri 52. Wulan, Griya Asri 53. Ryka, Griya Asri 54. Memilia, Griya Asri 55. Dieta, Griya Asri 56. Anggraeny, Griya Asri 57. Verra, Griya Asri 58. Rosydah, Griya Asri 59. Cucely, Griya Asri 60. Sary, Griya Asri 61. Hardiman, Griya Asri 62. Tabar, Griya Asri 63. Herdianty, Griya Asri 64. Evy, Griya Asri 65. Margareta, Griya Asri 66. Reygan, Griya Asri 67. Norwanti, Griya Asri 68. Sherly, Griya Asri 69. Nuzirwan, Griya Asri 70. Ariansyah 71. Devvy, Griya Asri 72. Sary, Griya Asri 73. Nita, Griya Asri 74. Vitaloka, Griya Asri 75. Purpita, Griya Asri 76. Sawnan, Griya Asri 77. Kardinan, Griya Asri 78. Ekwanda, Griya Asri 79. Peranda, Griya Asri 80. Arin, Griya Asri 81. Gonawan, Griya Asri 82. Hasnianah, Griya Asri 83. Ratini, Griya Asri 84. Maidani, Griya Asri 85. Sulistina, Griya Asri 86. Yudha Ningsih, Griya Asri 87. Ketatab, Griya Asri 88. Effendy. S, Griya Asri 89. Yunny, Griya Asri 90. Herlina, Griya Asri 91. Zakaria, Griya Asri 92. Prayogi, Griya Asri 93. Melyssa, Griya Asri 94. Hanifah, Griya Asri 95. Kurnia Ningsih, Griya Asri 96. Zainar, Griya Asri 97. M. Amini, Griya Asri 98. Budiman, Griya Asri 99. Syska, Griya Asri 100. Merry, Griya Asri 101. Vebri. Y, Griya Asri 102. Aswandi, Griya Asri 103. Purpita. S, Griya Asri 104. Sukino, Griya Asri 105. Endawati, Griya Asri 106. Jaya, Griya Asri 107. Khatab, Griya Asri 108. Herry, Griya Asri 109. Kausar, Griya Asri 110. Syaiful, Griya Asri 111. Sriyanti, Griya Asri 112. M. Ali, Griya Asri 113. Wassys, Griya Asri 114. Juardy, Griya Asri 115. Wilda, Griya Asri 116. Fandaningsih, Griya Asri 117. Asriansa, Griya Asri 118. Lya, Griya Asri 119. Aprianti, Griya Asri 120. Nurul, Griya Asri 121. Prasetyo, Griya Asri 122. Yudha, Griya Asri 123. Ide. H, Griya Asri 124. Purnomo, Griya Asri 125. Milla, Griya Asri 126. Amalia, Griya Asri 127. Risqi, Griya Asri 128. Naskul, Griya Asri 129. Samsurizal, Griya Asri 130. Gendis, Perum Diknas 131. Mudal, Perum Diknas 132. Bagio, Perum Diknas 133. Lela, Griya Asri 134. Dona M S, Jl Ltd Abu Hantam 135. Ayu R Sari, Lorong Teratai 136. Aulia Dwi Q, Jalan Iskandar 137. Rossydi, Griya Asri 138. Fahroza, Griya Asri 139. Yuliska, Griya Asri 140. Zurfa, Griya Asri 141. Helmy, Griya Asri 142. Cloka, Griya Asri 143. Nofrianti, Griya Asri 144. Wisma, Griya Asri 145. Nanang, K, Griya Asri 146. Novita, Griya Asri 147. Monica, Griya Asri 148. Maitarani, Griya Asri 149. Irnanda, Griya Asri 150. Syaripudin, Griya Asri 151. Sumarni, Griya Asri 152. Almina, Griya Asri

153. Robby, Griya Asri 154. Joko, Griya Asri 155. Marwanroni, Griya Asri 156. Cahyadi, Griya Asri 157. Novita, Griya Asri 158. Sarry, Griya Asri 159. Idha, Griya Asri 160. Rianny, Griya Asri 161. Deswasani, Griya Asri 162. Iip S, Griya Asri 163. Reny, Griya Asri 164. Eryanty, Griya Asri 165. Apriana P, Griya Asri 166. Davit, Griya Asri 167. Meriana, Griya Asri 168. Haggy, Griya Asri 169. Sandhy, Griya Asri 170. Citra, Griya Asri 171. Errysa, Griya Asri 172. Redo, Griya Asri 173. Putra W, Griya Asri 174. Sonny, Griya Asri 175. Indra, Griya Asri 176. Adek Oni, Griya Asri 177. Buyung Indra, Griya Asri 178. Afriyani, Griya Asri 179. Donna, Griya Asri 180. Apriady, Griya Asri 181. Deddy, Griya Asri 182. Sukirman, Griya Asri 183. Yuniar, Griya Asri 184. Mika Sari, Griya Asri 185. Prayoga, Griya Asri 186. Atidatyanto, Griya Asri 187. Verra, Griya Asri 188. Amini, Griya Asri 189. Metty, Griya Asri 190. Susmiyaty, Griya Asri 191. Necco S, Griya Asri 192. Dwi K, Griya Asri 193. Kamsil, Griya Asri 194. Ayu, Griya Asri 195. Kusparini, Griya Asri 196. Herryanto, Griya Asri 197. Estelita, Griya Asri 198. Irmaini, Griya Asri 199. Ispan, Griya Asri 200. Khairany, Griya Asri 201. Faryda, Griya Asri 202. Rina S, Griya Asri 203. Haditya, Griya Asri 204. Rahmady, Griya Asri 205. Wiro W, Griya Asri 206. Edhy, Griya Asri 207. Herny, Griya Asri 208. Nova, Griya Asri 209. Suharty, Griya Asri 210. Arzal, Griya Asri 211. Hefry, Griya Asri 212. Prananta, Griya Asri 213. Arliandi Griya Asri 214. Zubiati Griya Asri 215.Masia Griya Asri 216.Oswardi Griya Asri 217.Doody Griya Asri 218.Munaram Griya Asri 219.Juardi Griya Asri 220.Sukman Griya Asri 221.Konny Griya Asri 222.Mardiono Griya Asri 223.Ayu Griya Asri 224.Aritonang Griya Asri 225.Siboro Griya Asri 226.Raintno Griya Asri 227.Hattus Griya Asri 228.Simanungkalit Griya Asri 229.Gultom Griya Asri 230.Riky Griya Asri 231.Hendra Griya Asri 232.Putra Griya Asri 233.Redho Griya Asri 234.Faisal Griya Asri 235. Setiawan Griya Asri 236.Lahuwa Griya Asri 237. Dewik Griya Asri 238.Metriyadi Griya Asri 238. Eka Griya Asri 239. Elya Griya Asri 240.Fahmi Griya Asri Poskamling RT 17/6 Surabaya (60) 1. Rambey Griya Asri 2. Irawan Griya Asri 3. Hartati Griya Asri 4. Dedy Griya Asri 5. Nurbaiti Griya Asri 6. Sony Griya Asri 7. Shinta Griya Asri 8. Syaputra Griya Asri 9. Orchie Griya Asri 10. Sharie Griya Asri 11. Puspa Griya Asri 12. Triesna Griya Asri 13. Haryatie Griya Asri 14. Boedy Griya Asri 15. Yonika Griya Asri 16. Ardius Griya Asri 17. Ronny Griya Asri 18. Sumardi Griya Asri 19. Haryono Griya Asri 20. Titin Griya Asri 21. Nurhayati Griya Asri 22. Firnanta Griya Asri 23. Murhila Griya Asri 24. Reiza Griya Asri 25. Yoniarti Griya Asri 26. Yopie Griya Asri 27. Oktapiansyah Griya Asri 28. Dheki Griya Asri 29. Yudhy Griya Asri 30. Efa Griya Asri 31. Susanti Griya Asri 32. Alie Griya Asri 33. Harris Griya Asri 34. Hamdan Griya Asri 35. Oermardin Griya Asri 36. Natalia Griya Asri 37. Rismawati Griya Asri 38. Muhammad Griya Asri 39. Franky Griya Asri 40. Saidin Griya Asri 41. Azkar Griya Asri 42. Demar Griya Asri 43. Sasponi Griya Asri 44. Zariel Griya Asri 45. Lisna Griya Asri 46. Asnian Griya Asri 47. Irwanto Griya Asri 48. Prasetyo Griya Asri 49. Regha Griya Asri 50. Carolin Griya Asri 51. Ari Griya Asri 52. Mardhi Griya Asri 53. Ahyan Griya Asri 54. Priana Griya Asri 55. Irma Griya Asri 56. Orlando Griya Asri 57. Susilawati Griya Asri 58. Jainal Griya Asri 59. Pertiwi Griya Asri 60. Mutahar Griya Asri


6

Rakyat Bengkulu

ď Ź

Rabu, 21 Agustus 2013


Rakyat Bengkulu z Rabu, 21 Agustus 2013

7


8

Rakyat Bengkulu ď Ź Rabu, 21 Agustus 2013


Rakyat Bengkulu ď Ź Rabu, 21 Agustus 2013

9


10

Rakyat Bengkulu

Rabu, 21 Agustus 2013

PRESSURE

Track Record Pertama Pertahankan Emas PELARI Jamaika Shelly-Ann FraserPryce dengan cepat melintasai garis finis final 100 meter putri pada Kejuaraan Dunia Atletik 2013 pada (18/8) di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia. Dia lantas melihat papan skor yang masih kosong untuk melihat siapakah pemenang perlombaan. Lima detik berlalu. Lalu lima detik lagi. Apakah Fraser-Pryce ataukah sprinter Amerika Serikat Carmelita Jeter yang menjadi pemenang ? Memang, adu kecepatan ini sangat sengit. Hingga panitia memutuskan untuk menggunakan foto finist untuk melihat siapakah peraih emas. Dan ketika nama Fraser-Pryce disebutkan sebagai pemenang, dia langsung tergolek di lintasan dan berteriak. Fraser-Pryce memang sangat emosional. Emas di London 2012 mengulangi pencapaiannya pada Olimpiade Beijing 2008. Saat itu, pelari 25 tahun tersebut juga merebut medali emas nomor 100 meter. Namun tahun ini, perjuangan sangat berat. Kalau empat tahun lalu Jamaika menguasai posisi tiga besar, kali ini Jeter yang merupakan juara dunia 2011, memberikan perlawanan sengit. Untuk menjadi juara, Fraser-Pryce hanya unggul pada 20 meter terakhir. Dia menyentuh garis finis dengan catatan waktu 10, 75 detik. Sedangkan Jeter berada di posisi kedua dengan selisih 0,3 detik. Medali perunggu disabet pelari Jamaika lainnya Veronica Campbell-Brown dengan catatan waktu 10,80 detik. “Mempertahankan gelar berarti sangat banyak bagi saya,” ujar Fraser-Pryce kepada Associated Press. Dengan kemenangan ini, Fraser-Pryce menjadi perempuan pertama yang mempertahankan emas nomor 100 meter putri setelah Gail Devers. Legenda AS tersebut menjadi juara back to back di Barcelona 1992 dan Atlanta 1996. (nur/jpnn)

ISTANBUL – Kalah dalam laga pertama di kandang sendiri, diprotes fans sendiri, dan dikritik habis-habisan oleh media. Semua hal negatif itu mengiringi lawatan Arsenal ke kandang Fenerbahce, Sukru Saracoglu, dalam leg pertama playoff Liga Champions (siaran langsung SCTV kickoff 02.45 WIB). Arsene Wenger tak diragukan lagi merupakan orang dalam skuad Arsenal yang paling mendapat pressure (tekanan). Seiring kekalahan 1-3 dari Aston Villa (17/8), pelatih The Gunners --sebutan Arsenal-- itu disorot gara-gara tak kunjung mendatangkan amunisi penting untuk memperkuat skuad. Ketika bursa transfer tinggal menghitung hari, Wenger baru memboyong Yaya Sanogo, striker 20 tahun asal Auxerre. Itu pun gratisan. Pelatih berjuluk Le Proffeseur tersebut tidak bisa mengelak tidak membutuhkan pemain baru mengingat banyak penggawa yang cedera. Di antaranya Thomas Vermaelen dan Nacho Monreal (keduanya punggung), Abou Diaby dan AlexOxlade Chamberlain (lutut), Mikel Arteta (hamstring). Bacary Sagna (leher) dan Kieran Gibbs (kepala) juga masih diragukan dalam kondisi seratus persen fit karena cedera yang dialami seusai lawan Villa. Dari 18 pemain yang dibawa Arsenal ke Istanbul, Turki, Wenger menyelipkan satu pemain reserve, Serge Gnabry. “Kami membawa skuad terbaik yang bisa dibawa. Yang terpenting adalah bagaimana membangun kembali kepercayaan diri tim ini,” ujar

Wenger seperti dilansir Daily Mail. “Ini memang laga tricky, tapi kami harus bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik,” imbuhnya. Dalam kesempatan itu, Wenger bereaksi atas kritik seputar kebijakannya yang belum melakukan pembelian major di bursa transfer. Padahal, manajemen Arsenal membekali Wenger bujet belanja besar atau GBP 70 juta (lebih dari Rp 1,1 triliun). “Anda bisa memanjat Menara Eiffel lalu menghambur-hamburkan uang. Tapi, Anda akan bermain dengan pemain yang Anda miliki. Saya hanya fokus dengan tim saya sendiri dan membiarkan orang lain berbicara semaunya,” tutur pelatih kelahiran Strasbourg, Prancis, 63 tahun lalu itu. Situasi yang dialami Arsenal pun mendapat perhatian dari Fenerbahce. Psywar pun dilontarkan Raul Meireles. Gelandang bertahan asal Portugal itu menyebut Arsenal tidak akan mampu memenangi trofi apapun musim ini selama tidak melakukan improve dalam skuad. Anda juga harus selalu memberikan respek kepada lawan, tapi kami tidak memungkiri berada di waktu yang tepat menghadapi Arsenal. Mereka tidak membeli pemain bintang, banyak pemainnya yang cedera, dan kepercayaan diri mereka turun,” tutur Meireles seperti dilansir di situs resmi UEFA. Meireles kembali menyindir Arsenal dengan senang melihat Luis Suarez, yang sempat menjadi target buruan The Gunners, memilih bertahan di Liverpool. “Jika Luis menginginkan bermain di Liga Champions, dia bisa memilih klub yang lebih baik seperti Real Madrid atau Bayern Muenchen,” tutur pemain yang juga pernah membela Chelsea itu. (dns)

SHELLY-ANN FRASER-PRYCE

Kick Off Simeone: Membosankan PELATIH Atletico Madrid Diego Simeone belum-belum sudah pesimistis soal peluang timnya untuk memenangi Primera Division 2013-2014. Menurut pria asal Argentina tersebut, persaingan ke tangga juara liga hanya akan menjadi milik Barcelona dan Real Madrid saja. Musim lalu, Los Rojiblancos --julukan Atletico Madrid-- finis di posisi ketiga di bawah Barcelona dan Real. Prestasi itu, bagi Simeone sudah mentok. Artinya dia pesimis bisa menggusur kedigdayaan Barca dan Real di ranking pertama dan kedua klasemen akhir. “Tidak, tentu saja tidak bisa. Madrid dan Barcelona bermain pada liga yang berbeda. Ini liga yang membosankan. Kejuaraan yang menjemukan,” kata Simeone seperti dilansir Marca. Simeone menegaskan bahwa jomplangnya La Liga terjadi karena pembagian hak siar yang tidak adil. Barca dan Real mendapatkan porsi jumlah uang yang jauh lebih banyak dibandingkan oleh tim-tim lainnya. “Kami akan menunggu bagaimana distribusi pembagian uang ini akan berubah. Sebab saat ini, La Liga hanya melulu soal dua tim tersebut,” ucap pelatih berusia 43 tahun tersebut. Musim ini, karena dana yang terbatas, Atletico memang terpaksa menjual aset paling berharganya yakni Radamel Falcao. Musim lalu, selain menempati posisi ketiga, Atletico berhasil menjuarai Copa del Rey, mengalahkan Real di final. Namun faktanya, Atletico tertinggal sangat jauh mencapai 24 angka di belakang sang juara, Barcelona. Tidak adanya Falcao”meski mereka berhasil mendatangkan David Villa membuat Atletico bisa dalam bahaya. Simeone benar. Barca dan Real memang selalu finis di dua peringkat teratas dalam lima musim terakhir. Hanya Villareal yang mampu menembus persaingan dengan menjadi runner-up di bawah Real pada musim 2007-2008. Bahkan tim juara di luar Real dan Barca sudah cukup lama tidak terjadi. Valencia menjadi kampiun pada musim 2003-2004. Musim lalu, jomplangnya kekuatan di antara kontestan Primera Division memang parah. Real finis di posisi kedua, tertinggal 15 poin di belakang Barca. Itu adalah margin terbesar antara peringkat satu dan dua dalam sejarah Liga Spanyol. (nur)

MIKEL ARTETA

Sport Center Olahraga Plus Rekreasi BENGKULU – Sebagai pusat olahraga, Pemerintah Provinsi Bengkulu berupaya memaksimalkan potensi dari sarana dan prasarana yang ada di Sport Center Pantai Panjang. Karena lokasinya yang berada di kawasan wisata, pemerintah memaksimalkan potensi Sport Centre sebagai lokasi olahraga dan wisata. Ditemui disela-sela kesibukannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Drs. Maizuardi, M.Pd mengatakan bahwa konteks awal dibangunnya Sport Center, yakni pembinaan olahraga prestasi terpusat di lokasi tersebut. Namun

saat ini belum maksimal. “Untuk itu saat ini kita masih mengupayakan melengkapi sarana dan prasarana yang ada, agar mampu menunjang sesuai dengan konsep awal pembangunannya,” terangnya. Saat ini sarana yang ada di Sport Center yakni futsal, basket, voli dan tenis lapangan, ditambah sarana olahraga rekreasi seperti arena skateboard. “Selanjutnya kita juga akan mengupayakan ada sarana tantangan seperti dinding panjat tebing bisa berdiri di sana (Sport Center, red),” jelas Maizuardi. Maizuardi mengatakan, dalam perjalanan nantinya di lokasi itu

bisa didirikan Gelanggang Olahraga (GOR) mini, untuk menunjang olahraga badminton atau futsal indoor. “Kita akan berusaya memaksimalkan dengan sebaik-baiknya potensi yang ada di sana. Karena saat ini hal tersebut memang menjadi salah satu fokus kita. Kita menginginkan Sport Center benar-benar menjadi pusat kegiatan masyarakat Bengkulu,”ujarnya. Untuk kegiatan kepemudaan dan seni, Maizuardi mengatakan sudah berjalan baik di kawasan Sport Center, hal tersebut dibuktikan dari banyaknya even yang sering dilaksanakan di kawasan tersebut.(cw1)

Alonso Dibayangi Kegagalan Belgia FERNANDO ALONSO

BARCELONA - Fernando Alonso sudah mendapatkan 30 kemenangan sepanjang karirnya di balapan Formula 1. Pembalap Ferrari tersebut juga mengantongi dua gelar juara dunia. Masing-masing pada musim 2005 dan 2006 silam. Namun, khusus untuk balapan

seri Belgia, Alonso selalu menjadi pecundang. Pembalap asal Spanyol tersebut tak sekalipun bisa menjadi juara. Prestasi terbaiknya adalah menjadi runner up di musim 2005 silam. Ketika itu, gelar juara direbut Kimi Raikkonen.

Nah, menghadapi balapan di Belgia 25 Agustus mendatang, Alonso langsung bersikap waspada. Pembalap berusia 32 tahun tersebut tak ingin jemawa. Bayang-bayang kegagalan di musim-musim sebelumnya begitu menghantui Alonso. “Saya melakukan hal yang bagus ketika finish di posisi runner up musim 2005 silam. Sejauh ini, saya belum pernah menang di Belgia. Saya juga sering retired di Belgia,” terang Alonso seperti dilansir laman Crash, Selasa (20/8). Alonso mengungkapkan beberapa factor kegagalannya memenangi balapan seri Belgia. Di antaranya ialah masalah teknis. Selain itu, Alonso juga mengaku sering melakukan kesalahan sendiri. Hal itulah yang membuatnya merasa tak beruntung di Belgia. (jos/jpnn)

ARIE/RB

LATIHAN: Menjaga kebugaran dan menambah daya fisik, tim basket pelajar Bengkulu latihan hingga malam.

Target Lolos Penyisihan BENGKULU – Tim basket Bengkulu menargetkan lolos fase penyisihan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang dihelat September 2013 mendatang di DKI Jakarta. Walau hampir 14 tahun tidak lolos Popnas, namun cabor basket Bengkulu yakin bisa menunjukkan kemampuannya di perhelatan nasional tersebut. Pelatih kontingen basket pelajar Bengkulu, Dr. Fourson Afriadi saat ditemui RB diselasela pemusatan latihan tim basket di GOR Sawah Lebar Kota Bengkulu kemarin (20/8) mengatakan, tahun 1999 lalu basket pelajar Bengkulu sempat ikut dalam Popnas. “Saat itu saya masih jadi pemain untuk kontingen Bengkulu. Namun setelah itu kita tidak pernah lagi lolos. Baru tahun ini kita bisa kembali lolos,” jelas Fourson. Fourson mengatakan, secara realistisnya untuk bicara soal medali, Bengkulu masih sulit meraihnya dari cabor basket. “Kalau untuk Popwil, kita memang punya target untuk lolos. Hasilnya kita bisa meraih medali perak saat itu. Namun untuk Popnas, target utama kita adalah lolos dari babak penyisihan,” ujarnya. Sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh manajemen pelatih guna membina dan mempersiapkan seluruh atletnya meraih hasil maksimal. Pada Popnas mendatang, Beng-

kulu membawa 10 atlet untuk bertanding di Jakarta. Kesiapan yang dilakukan oleh tim Basket Pelajar Bengkulu, salah satunya kesiapan eksternal yakni menerapkan kedisiplinan kepada semua atlet. “Seperti diketahui bahwa pada dasarnya atlet-atlet basket kita memang rada bandel. Namun setelah melakukan rembuk dengan tim disiplin dan manajemen, Alhamdulillah respon para pemain cukup baik,” terang Fourson. Selain itu, tim manajemen telah mempersiapkan support dari sisi makanan dengan menu dan porsi yang sesuai untuk persiapan atlet. Selain itu kesiapan peralatan dan kedisiplinan istirahat juga didukung sepenuhnya oleh manajemen. “Sejauh ini jujur saya mengatakan bahwa kesiapan para atlet masih 6 persen, karena masih banyak hal yang harus dibenahi lebih lanjut,” tegasnya. Kemudian untuk kesiapan internal, Fourson lebih menekankan kepada pemain dalam penguasaan defence atau pertahanan karena pertahanan merupakan sisi yang harus segera dibenahi dari tim tersebut. “Pertahanan yang kuat tersebut merupakan kunci sukses kita pada Popwil lalu, kebetulan juga postur pemain kita masih sedang, maka dengan pertahanan yang baik mampu menutup hal tersebut,” ulasnya. (cw1)


Rakyat Bengkulu

 Rabu,

SAMBUNGAN UTAMA

Jenderal Djoko Dituntut 18 Tahun

JAKARTA - Mantan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo hanya tertunduk saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK membacakan tuntutan 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan. Jaksa menganggap apa yang dilakukan Djoko cukup bukti untuk sebagai Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Tingginya tuntutan terhadap Djoko itu didasarkan atas beberapa pertimbangan yang memberatkan. Jaksa Pulung Riandono mengatakan hal yang memberatkan tuntutan itu antara lain, Djoko dianggap tidak mendukung upaya pemerintah yang tengah menggalakan pemberantasan korupsi. Terlebih Djoko sendiri merupakan aparat menegak hukum. “Apa yang dilakukan dilakukan terdakwa menciderai instansi penegak hukum, khususnya Polri. Hal itu akan membuat kepercayaan publik terhadap kepolisian berkurang,” ujar jaksa. Selain itu Djoko juga dianggap berbelit dalam persidangan dan tidak menyesali perbuatannya. Korupsi pada pengadaan Simulator SIM juga menyebabkan kerugian negara yang sangat besar yakni Rp 121 miliar. “Akibat perkara ini pelayanan publik juga terganggu,” papar Pulung. Berkas tuntutan yang dibacakan tim JPU sangat tebal, sekitar 2930 halaman dengan tinggi sekitar 60 cm. Itu yang membuat pembacaan tuntutan Djoko berlangsung cukup lama, dari

pukul 14.00 dan berakhir pukul 21.00. Ada tujuh jaksa yang bergantian membacakan berkas tuntutan tersebut. Jaksa menilai Djoko terbukti melanggar dakwaan primer, yakni Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah UU 20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP tentang Penyalahgunaan Wewenang dan Perbuatan Memperkaya Diri, sehingga merugikan keuangan negara. Dalam perkara pengadaan Simulator, Djoko dianggap melakukan korupsi hingga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 121 miliar. Tindak pidana itu dilakukan Djoko dengan mengarahkan Ketua Panitia Pengadaan Teddy Rusmawan untuk memenangkan PT CMMA, yang dipimpin oleh Budi Susanto. Alumnus Akpol 1984 itu juga disebut mengetahui mark up harga simulator. Pada simulator R2 terjadi penggelembungan harga hingga Rp 10 miliar untuk 700 buah alat. Sedangkan pada simulator R4 markup terjadi hingga Rp 11 miliar, untuk pengadaan alat sebanyak 569 buah. Tak hanya itu, perwira yang pernah menjadi Kapolres Jakarta Utara itu juga terbukti memberikan surat rekomendasi jaminan kerjasama pekerjaan pengadaan simulator. Tujuannya agar PT CMMA mendapatkan kredit usaha dari BNI sebesar Rp 101 miliar. Padahal kala itu belum ada penetapan PT CMMA sebagai pemenang lelang. (jp)

Juara 1 Lomba Senam DI Style... Sambungan dari halaman 1

Sedangkan dari RB hadir Pemred Zacky Antony, Redaktur Pelaksana Patris Muwardi, Redaktur Ekonomi Sumarlin, Redaktur Kriminal Benny Hidayat, Ketua Panitia HUT RB Andri Santoso. “Karena yang hadir nanti adalah menteri, maka protap akan tetap berjalan. Pemprov yang akan mempersiapkan fasilitas, mulai dari penyambutan kedatangan beliau di Bengkulu. Seperti Bandara, kendaraan, hingga penginapan,” tambah Junaidi. Setelah bersilaturahmi ke Gedung Daerah, rombongan meluncur ke rumdin Wagub Sultan B Najamudin. Dalam

pertemuan itu, Wagub juga menyampaikan dukungannya. “HUT RB yang ke 12 ya ? Jadi hadiahnya serba 12. Kira-kira apa yang bisa dibantu sama Wagub, 12 juga ?,” kata Sultan yang memberikan sinyal siap memberikan hadiah. Wagub menyatakan pasti memberikan hadiah, tapi dia belum menyebutkan jenisnya. Dibagian lain, Ketua Panitia HUT RB, Andri mengimbau kepada masyarakat Bengkulu untuk datang dalam acara jalan sehat 1 September nanti. Dan jangan lupa untuk membawa formulir. Siapa tahu beruntung mendapatkan Toyota Etios, motor maupun hadiah menarik lainnya. Sambung Andri, bagi 1.000 pembeli pertama

formulir di Graha Pena, berhak mendapatkan satu kartu perdana persembahan PT. Telkomsel Cabang Bengkulu. “Ayo jangan ditunggu-tunggu lagi. Mumpung formulir masih ada,” kata Andri. Selain di Graha Pena RB, bagi yang belum memiliki formulir saat ini masih terbuka kesempatan mendapatkannya BTN di Jalan S. Parman, Perusahaa Finance WOM di Jalan Piere Tendean di KM 6,5, MDPU Finance Cabang Tanah Patah, Toko Buku Gramedia di Mega Mall Pasar Minggu, para Wartawan-wartawan Rakyat Bengkulu di Kota Kabupaten dan agen-agen Koran Rakyat Bengkulu di Kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu. (**)

Mantan Bupati Kaur Tutup.. Sambungan dari halaman 1

Mantan Bupati yang semasa hidupnya sangat akrab dengan masyarakat itu meninggal dunia pada usia 60 tahun dan meninggalkan 1 orang istri, Hj. Eti Herawati, 3 orang anak masing-masing Dr. Aan Warisman Valina Sinarta dan Raffles Tiara Sakti, serta 1 orang cucu yakni Pradibada Afqori Sahan. Informasi yang berhasil dihimpun RB, jenazah almarhum diberangkatkan dari Jakarta menuju Bengkulu Selasa (20/8) siang, selanjutnya langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Tut Wuri Handayani (depan Kompi) Kelurahan Dusun Besar Kota Bengkulu. Sore kemarin jenazah almarhum langsung dimakamkan di TPU Dusun Besar. Kakak ipar almarhum, Juharman mengatakan bahwa almarhum tutup usia setelah menjalani perawatan intensif selama seminggu di Jakarta. “Almarhum memang sudah sejak lama mengidap penyakit jantung dan sudah sering berobat ke Jakarta,” terangnya. Almarhum H. Warman Suardi dilahirkan di Gunung Agung, 2

11

21 Agustus 2013

WARMAN SUARDI

Desember 1953 ini menjabat sebagai wakil Bupati Kabupaten Kaur, kemudian menjadi Bupati Kabupaten Kaur menggantikan Ir H.Syaukani Saleh yang meninggal dunia pada tahun 2006 dikarenakan sakit. Putra Bungsu almarhum, Raffles Tiara Sakti mengatakan bahwa sebelum kepergian almarhum, dirinya sempat bermimpi sedang berkumpul keluarga dengan sang ayah. “Malam sebelum Papa meninggal, saya bermimpi saat itu kami sedang berkumpul keluarga. Ada saya dan kedua kakak saya serta Mama.

Saat itu Papa ngomong: ‘jangan ada yang menangis kalau nanti Papa meninggal’. Ternyata itu memang pesan terakhir Papa kepada kami,” jelasnya. Raffles mengatakan bahwa almarhum merupakan sosok ayah yang bijak dan tegas dalam mengambil setiap keputusan dan merupakan sosok ayah dan sahabat bagi anak-anaknya. “Papa itu orangnya sangat perhatian kepada keluarga, jikalau kami selaku anak-anaknya ada permasalahan apapun itu, selalu diskusi dengan Papa. Solusi bijak selalu diberikan Papa, beliau selalu bisa menjadi panutan dan tumpuan bagi semua anak-anaknya,” kenang Raffles. Kemudian terkait penyakit sang ayah, Raffles mengatakan bahwa almarhum memang sudah sejak lama mengidap penyakit jantung, jauh sebelum almarhum menjadi Bupati Kabupaten Kaur. “Papa juga sudah pernah dioperasi jantung dan cangkok hati pada tahun 2010, dan jantung beliau sudah berangsur pulih. Namun lagi-lagi komplikasi liver akhirnya membuat beliau menyerah,” tutupnya. (cw1)

Pendaftaran Tes 1-20 September Sambungan dari halaman 1

Dan untuk CPNS yang berasal dari jalur sekolah kedinasan akan dilaksanakan pada antara September – Oktober 2013. Selanjutnya, pada minggu pertama sampai minggu keempat November akan dilaksanakan pengolahan hasil TKD dan TKB, selanjutnya pada minggu keempat November dan minggu ketiga Desember akan dilakukan pengumuman hasil seleksi CPNS. Perkembangan teranyar, KemenPAN-RB juga memastikan akan menambah kuota CPNS. Namun penambahan itu hanya berlaku untuk formasi dokter umum dan dokter spesialis. Informasi itu disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Tarmizi, B.Sc, S.Sos usai bekoodinasi dengan KemenPAN - RB dan Badan Kepegawaian Negara

(BKN) di Jakarta, kemarin (20/8). “Ada penambahan formasi tenaga dokter umum dan dokter spesialis untuk daerah terpencil. Kalau untuk tenaga umum lainnya tidak ada,” terang Tarmizi via telepon. Ia menerangkan, 9 Pemda Kabupaten di Bengkulu dapat mengusulkan penambahan kuota CPNS untuk tenaga dokter daerah tepencil ini. Dengan catatan ada tenaga dokter sudah terdata sebagai honorer atau Pegawai Tidak Tetap (PPT) di Pemda Kabupaten bersangkutan. “Sepanjang ada regulasinya, silakan kabupaten mengusulkan. Nanti pusat akan cek ke daerah. Kalau provinsi tidak ada, karena inikan untuk daerah terpencil,” kata Tarmizi, ramah. Terkait dengan rincian formasi CPNS, pihaknya akan kembali berkoordinasi de-

ngan KemenPAN-RB hari ini. Sama seperti pemberitaan RB sebelumnya, diketahui tes CPNS dengan menggunakan LJK dimundurkan pada 3 November. Sedangkankan dengan sistem sistem Camputer Asisted Test (CAT), tetap ada 29 September. “Untuk tes CPNS dengan LJK memang dimundurkan. Tapi rincian CPNS kami sampai saat ini masih menunggu. Mereka mengatakan untuk penyampaiannya dalam rentang waktu hingga 30 Agustustus nanti,” kata Tarmizi. Seperti diketahui, secara global terdapat 7 tenaga kesehatan dan 9 tenaga teknis dari 144 kuota formasi. Dari 7 tenaga kesehatan yang akan direkrut yakni dokter spesialis, dokter spesialis gigi, perawat, perawat jiwa, apoteker, asisten apoteker dan teknik elektromedis. Sedangkan 9 tenaga teknis yakni analisis potensi

pariwisata, penyuluh kehutanan, pengendali ekosistem hutan, penatalaksana konservasi kawasan lindung terumbu karang, surveyor geologi pertambangan, pengamat gunung api, penyelidik bumi, pengawas lingkungan hidup dan perekayasa alat tepat guna. Di tempat terpisah, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu, H. Ahmad Zarkasi, SP mendukung Pemda Provinsi Bengkulu menggunakan sistem CAT. Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan tes CPNS yang transparan. Dia juga berharap agar Pemda Kabupaten, seperti Pemda Seluma, Pemda Rejang Lebong, Pemda Lebong dan Pemda Kepahiang juga menggunakan sistem yang sama. “Untuk bisa berjalan bersih, tes CPNS ini harus mengunakan sistem yang profesional. Teknologi sudah ada, kenapa tidak dipakai,” ujar Zarkasi. (ble)

Dua Kebakaran Akibat Korsleting Sambungan dari halaman 1

Api baru benar-benar dapat dipadamkan berselang satu jam kemudian. Data terhimpun di TKP, api pertama kali terlihat oleh pemilik apotek, Darlius Decan (45) warga Jalan Fatmawati Perumahan Gading Resident City Rt 16/4 Kelurahan Penurunan yang saat itu akan menunaikan Salat Ashar. Ketika itu korban yang naik ke lantai dua kaget melihat ada percikan api dari salah satu stop kontak yang berada di lantai dua. Diakui korban, percikan api tersebut terus membesar hingga akhirnya membakar karduskardus kosong yang berada di lantai dua. Saat itu korban berteriak meminta pertolongan. Teriakan korban didengar karyawannya, Mariana (26) warga Jalan Pancur Mas RT 35/2 Kelurahan Sukarami. “Kami sudah berusaha menyiramkan dengan air ember, namun api yang membakar kardus kosong itu cepat membesar dan membakar semuanya,” kata Darlius di lokasi kebakaran kemarin sore. Dari lantai dua, api membesar kemudian dan terus menjalar hingga ke lantai 3 ruko. Menurut Darlius, baik di lantai 2 maupun lantai 3 tidak ada barang yang berharga selain kardus kosong dan alat elektronik yang sudah tidak terpakai. Untuk semua barang-barang obat-obatan yang dijualnya hanya berada di lantai 1 ruko. “Di lantai dua dan tiga hanya kardus kosong dan alat elektronik rongsokan saja,” kata Darlius yang mengaku dirinya tidak menggunakan asuransi kebakaran atas usaha yang digelutinya sejak belasan tahun tersebut. Sementara itu, versi berbeda yang berhasil dihimpun RB menyebutkan penyebab kebakaran tersebut dipicu

TERBAKAR: Meteran listrik di terbakar.

lantaran ada salah satu anak korban yang masih dibawa umur bermain api di dekat kardus di lantai dua tersebut. “Tadi kami sempat dengar jika penyebabnya karena anak korban main api di dekat kardus itu dan langsung menyambar,” kata salah satu warga yang namanya minta tidak ditulis saat ditemui RB di lokasi. Api baru dapat dipadamkan setelah satu jam kemudian saat petugas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) menurunkan delapan unit mobil PBK. Kapolres Bengkulu AKBP. Iksantyo Bagus Pramono melalui Kapolsek Gading Cempaka AKP. Mayndra Eka Wardhana, SH, S.IK membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Menurut Kapolsek, dari pemeriksaan sejumlah saksi penyebab kebakaran karena korsleting listrik. “Namun penyebab pastinya masih kami selidiki dan menunggu hasil dari olah TKP,” ungkap Mayndra Eka Wardhana. Pantauan RB, musibah kebakaran sempat menjadi tontonan warga yang ingin menyaksikan kejadian tersebut, bahkan mulanya di jalan raya sempat terjadi kemacetan, na-

karena khawatir terjadi kebakaran, sampai-sampai Sekda Kota Drs. Yadi MM pun terlihat turun langsung melihat. Untung saja kobaran api ini tak sampai membesar karena cepat dipadamkan oleh para PNS dan Satpol PP setempat dengan menggunakan air dan tabung gas pemadam api. WAHYU/RB “Tiba-tiba saja salah satu bangunan dekat Musala Pemkot listrik padam, dan ketika lihat keluar mun berkat kesigapan aparat kemacetan dapat diatasi. Na- ada yang teriak kebakaran, mun kerumunan warga baru kebakaran. Dan diluar dilihat usai setelah petugas PBK mem- meteran listrik mengobarkan api,” kata salah satu PNS di bubarkan diri. Pemda Kota Bengkulu, Bendi. Sementara Kabag PerlengKantor Walikota Nyaris kapan Setda Kota Bengkulu, Terbakar Sementara itu, suasana di Edwar Happy, S.Sos mengaKantor Walikota Bengkulu Sela- takan, dirinya saat kejadian sa (20/8) siang juga mendadak memang sedang berada dalam heboh. Menjelang jam istirahat, ruangan kantor. Ketika itu terterdengar suara jeritan dari lihat karyawannya mendadak para PNS dan honorer. Teriak- keluar ruangan karena terdean kebakaran!!!, kebakaran!!!, ngar teriakan suara orang yang di kantor tiga lantai megah itu memanggil ada kebakaran. “Untung tidak ada apa-apa. membuat suasana gaduh. Dari pantuan RB, kronologis Kalau tadi tidak cepat tanggap kejadian sekitar pukul 11.50 memadamkan langsung apiWIB para PNS dan honorer nya. Karena kalau tidak kantor Pemda Kota Bengkulu, terjadi ini bisa terbakar,” ucapnya. Tak lama kejadian, Kapolsek arus pendek listrik atau korsleting yang menjadi satu bagian Ratu Samban, Kompol Melian dengan meteran listrik yang Aziz bersama anggotanya langdipasang di bawah gardu gen- sung melihat ke Tempat Kejaset di luar gedung lantai bawah dian Perkara (TKP). Dikatakan Kapolsek, pihaknya mendapatdekat Musalah kantor. Percikan api menyambar kan informasi dari masyarakat meteran listrik. Api yang tadi- bahwa ada kebakaran di kannya hanya percikan, tiba-tiba tor walikota. “Ketika kita cek membesar. Kejadian ini kemu- langsung, untungnya tidak dian langsung menghebohkan apa-apa. Hanya meteran listrik dan membuat panik PNS yang saja yang hangus terbakar Dan kebetulan masih ada di kantor murni akibat korsleting listrik,” walikota. Mereka berhamburan ujar Kapolsek Ratu Samban saat ke luar menyelamatkan diri ditemui di lokasi. (zie/new)

Ayo Buruan, Kirim Kuitansi... Sambungan dari halaman 1

Para pelanggan termasuk agen-agen di seluruh Provinsi Bengkulu diingatkan untuk segera memasukkan kuitansi Kejutan Pelanggan periode bulan Juli 2013. Kejutan pelanggan ini juga terbuka kesempatan bagi pelanggan baru yang memulai berlangganan terhitung bulan Agustus ini, termasuk bagi pelanggan lama, jika ingin memperbesar peluang menda-

patkan hadiah utama 1 unit Suzuki APV itu.Caranya dengan melunasi pembayaran untuk bulan Agustus ini. Manager Sirkulasi Rakyat Bengkulu Hazrim, SE mengatakan panitia penarikan kejutan pelanggan masih menunggu pelunasan sampai dengan tanggal 28 Agustus nanti. Tanggal yang sama berlaku bagi pelanggan baru yang ingin memulai berlangganan, setelah terlebih dahulu membayar di muka uang berlangganan untuk satu

bulan sebesar Rp 108 ribu. Bagi konsumen yang baru memulai berlangganan bisa, menghubungi agen-agen terdekat atau langsung ke Graha Pena di Jalan P. Natadirja KM 7, 5 Kota Bengkulu. “Kita buka kesempatan bagi pelanggan baru yang mau mencoba keberuntungannya,dan akan langsung diikutkan pada penarikan puncak kejutan pelanggan nanti,“ terang Hazrim. Kejutan pelanggan merupakan program spesial bagi selu-

ruh pelanggan RB di seluruh Provinsi Bengkulu. Program ini sudah berjalan sejak Bulan September tahun 2012 sampai dengan September 2013. Panitia sudah menetapkan hadiah utamanya berupa 1 unit Suzuki APV, rencananya hari ini mobil Suzuki APV yang dibekali kapasitas silinder mesin sebesar 1500 cc itu akan tiba di Graha Pena untuk kemudian disandingkan dengan dua Mobil Toyota Etios yang sudah tiba lebih dahulu. (iks)

Alkes RSMY Bisa Seret Banyak Tsk Sambungan dari halaman 1

“Kasus ini memang sudah naik ke penyidikan oleh sebab itu untuk memperkuat temuan adanya indikasi perubahaan spesifikasi itu kami melakukan pengecekan fisik,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Chanifuddin, SH melalui Kasi Penyidikan, Zulkifli, SH. Ditambahkan Zulkifli, pada proses penyelidikan terdahulu pihaknya memang sudah meminta keterangan sejumlah saksi dari internal RSMY. Dia mengatakan setidaknya ada

5 saksi yang sudah dimintai keterangan. Mengenai dugaan adanya dugaan mark up harga, lanjut Zulkifli pihaknya belum bisa memastikan karena proses penyidikan saat ini masih dalam proses. “Nanti setelah ini (cek fisik, red) kami juga akan meminta pihak terkait untuk menghitung kerugian negaranya. Usai melakukan cek fisik ini nanti pihak terkait akan kami meminta keterangannya usai melakukan cek fisik ini,” tambah Zulkifli. Pantauan RB, pengecekan Alkes tersebut terdapat di

beberapa ruangan yang ada di RSMY. Setelah bertemu dengan Wadir Umum dan Keuangan RSMY, Edysyah, kemudian 15 orang penyidik dan tim ahli langsung melakukan pengecekan ke beberapa ruangan. Ruangan pertama yang dicek yakni ruangan Endoskopi. Dari pantauan, di ruangan ini tim ahli menemukan beberapa alat yang tidak sesuai spefisikasi. Selanjutnya rombongan juga langsung bergerak untuk melakukan pengecekan di ruang Poli Gigi dan ruang Telinga Hidung Tenggorokan (THT),

dan alat di Laboratorium (Lab) juga di cek alat-alat kesehatannya. Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Sutopo mengatakan bahwa pengadaan Alkes tersebut sudah sesuai dengan spesfikasi pengadaan. Bahkan ia mengatakan jika barang yang mereka sudah beli tersebut bergaransi satu tahun. “Menurut kami semuanya sudah sesuai dengan spesifikasi. Itu ada empat CV yang memenangkan tender yang semuanya dari luar Bengkulu semua,” kata Sutopo. (zie)


12

RABU, 21 AGUSTUS 2013

BLAUGRANA SEDANG MEMBARA

MADRID – Tata Martino sudah memberikan warning. Di bawah kendalinya, Barcelona bakal menjadi tim yang sangat berbahaya musim ini. Tren positif paska kemenangan 7-0 atas Levante pada Jornada pertama (18/8) lalu berusaha dilanjutkan pada leg pertama Piala Super Spanyol melawan Atletico Madrid dini hari nanti (Siaran Langsung RCTI mulai pukul 00.00). Bertandang ke Vicente Calderon, markas Atletico, tentu saja berbeda saat menjamu Levante di Camp Nou. Namun, Lionel Messi dkk sudah bertekad untuk tidak akan melepaskan pertandingan ini. “Kamis sangat fokus untuk meraih Piala Super. Kami melakukan debut yang sangat bagus di Liga dan kami sangat ber-

hasrat untuk bisa memenangkan pertandingan,” ucap Messi seperti dilansir Mundo Deportivo kemarin (20/8). Ya, kemenangan 7-0 merupakan adalah victroy terbesar Barca dalam sejarah klub. Lebih dari itu, setiap gol yang tercipta dengan Messi menjadi poros utama merupakan trade mark Blaugrana --julukan Barca-- selama ini. Umpan-umpan pendek akurat dikombinasi dengan pola kerja organisasi yang terjalin sangat bagus antar lini membuat pemain-pemain Barca terlihat sangat mudah untuk mencetak gol demi gol. Permainan Tiki-taka seperti itu memang sangat enak

untuk ditonton. Lebih mengerikan lagi adalah fakta bahwa Andres Iniesta, Jordi Alba, dan Neymar yang harusnya menjadi starter malah duduk di bangku cadangan. Ini menjadi peringatan bagi tim manapun di Primera Division bahwa kualitas LIONEL MESSI pemain Barca sama rata, sama tingginya. Gelandang jangkar Xavi Hernandez mengatakan bahwa permainan

terbaik Barca sudah kembali. Apalagi, persiapan Barca tahun ini jauh lebih matang. “Saya sangat gembira dengan yang kami mulai. Tahun lalu, kami berlatih sedikit sekali taktik saat Tito berada di New York (pengobatan kanker). Sekarang mekanisme permainan kami sudah pulih, hal yang hilang musim lalu,” ucap Xavi kepada Football Italia. Sementara itu, Atletico juga memulai La Liga musim ini dengan bagus. Kemenangan 1-3 di kandang Sevilla, Ramon Sanchez Pizjuan, menunjukkan kualitas tim ini yang sangat bagus. Kekhawatiran bahwa hengkangnya bomber utama Radamel Falcao ke AS Monaco bakal membuat kekuatan Atletico tereduksi tidak terbukti. Diego Costa berhasil menggantikan peran Falcao dengan dua golnya ke gawang Sevilla.

David Villa striker baru Atletico asal Barca memang belum menunjukkan performa puncak. Namun apa yang ditunjukkan Villa dengan ketajaman visi dan kemampuan menahan bola membuktikan bahwa dia belum habis. Melawan bekas timnya, Villa berjanji akan memberikan yang terbaik bagi Atleti. Dia juga tak segan berselebrasi kalau berhasil mencetak gol ke gawang Barca. “Kami tidak boleh melakukan kesalahan. Kami akan sebisa mungkin menunjukkan yang terbaik,” ucap Villa kepada Marca. “Secara pertahanan, kami memiliki skuad yang baik dan kami akan berusaha membuat mereka menderita. Kami berharap bermain bagus dalam dua leg untuk memenangi gelar,” imbuh Villa. Leg kedua Piala Super Spanyol akan berlangsung di kandang Barca Nou Camp pada 28 Agustus mendatang. (nur)


METROPOLIS

agenda WAKTU 09.00 WIB

KEGIATAN Penyerahan DPS HP

TEMPAT KPU Provinsi

14.00 WIB

Pelantikan KPU Kaur

Hotel Splash

13

Rakyat Bengkulu  Rabu, 21 Agustus 2013

JADWAL SALAT 21 Agustus 2013 Subuh Dzuhur Ashar

04.59 12.19 15.39

Magrib Isya

18.19 19.28

KOREKSI WAKTU UNTUK DAERAH Tais: Seluma Manna:Bengkulu Selatan Bintuhan: Kaur Arga Makmur: Bengkulu Utara Kepahiang:Kepahiang Curup:Rejang Lebong Muara Aman: Lebong Mukomuko: Mukomuko

- 1 Menit - 2 Menit - 4 Menit + 0 Menit - 1 Menit - 1 Menit - + 1 Menit + 5 Menit

Sumber Badan Hisab Rukyat Provinsi Bengkulu

Prakiraan Cuaca 2013

21 Agustus 2013

CUACA

SUHU UDARA KELEMBABAN

Hujan ringan pada sore hingga malam hari.

ANGIN

230C - 310C

Angin bertiup dari Timur Laut - Barat Daya dengan kecepatan 05 - 41 km/jam atau 03 - 23 Knots.

65 - 97%

Pedagang Panorama Kembali Melawan

TINGGI GELOMBANG 1.0 - 3.0 M

Sumber : Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu

PERINGATAN DINI: Waspada Gelombang Laut Tinggi dan Hujan disertai Angin Kencang.

tahu bengkulu TAHUKAH Anda, warga Inggris yang meninggal di Bengkulu selama periode kolonial tercatat sebanyak 709 orang. Namun, hanya 53 batu nisan yang ditemukan sampai hari ini. Nisan tertua berasal dari tahun 1775 atas nama Stokeham Donston Esquire, dan yang termuda pada 1858, Miss Frances Maclane.(**)

B E N G KU LU – Ke n d at i s u d a h jamak dilakukan penertiban, pedagang kaki lima di kawasan jalan Kedondong dan Belimbing selalu melakukan perlawanan.

tips hari ini SERING scrubbing disebut-sebut baik untuk kulit, terutama dengan menggunakan produk berbahan alami. Faktanya, scrubbing adalah proses pengelupasan lapisan atas permukaan kulit untuk menghilangkan kotoran yang menyumbat pori-pori dan menghilangkan minyak berlebihan. Tetapi terlalu sering melakukan scrub justru tidak baik karena dapat menyebabkan lapisan kulit menipis, bahan butirannya yang keras juga dapat menyebabkan iritasi.(**)

napak tilas

ust 21 Ag

us

1522 Kerajaan Portugal dan Kerajaan Sunda mengadakan perjanjian persahabatan yang memperbolehkan Portugis membuat benteng di Sunda Kelapa, diabadikan dalam Prasasti Perjanjian Sunda-Portugal.

Baca PEDAGANG... Hal 23 WAHYU/RB

KEMBALI: Pedagang yang ditertibkan pada Senin (19/8), kembali berjualan di badan jalan. Foto diambil pada Selasa (20/8).

Icon Rafflesia Tidak Untungkan Bengkulu Wagub: Walau Digunakan 100 Tahun Lagi B E N G KU LU – Wa k i l Gu bernur Bengkulu Sultan B Najamudin kembali men-

gungkapkan gagagannya untuk mengganti icon Provinsi Bengkulu berupa bunga Rafflesia dengan Fatmawati. Kemarin (Selasa, 20/8), Sultan menyampaikan gagasan tersebut kepada pimpinan dan jajaran Harian Rakyat Bengkulu seperti Pimpinan

Redaksi RB Zacky Antony, SH, MH, Redaktur Pelaksana RB, Patris Muwardi, S.Pt, Redaktur Ekonomi dan Poltik RB Sumarlin dan Redaktur Kriminal RB Benny Hidayat, SH di rumah dinas Wagub. “Gagasan ini sering saya sampaikan kepada sejumlah tokoh

dalam berbagai kesempatan. Dan saya tahu, bila gagasan ini dikeluarkan akan timbul kontroversi. Tapi demi untuk Bengkulu, tidak apa-apa. Kita tahu bunga Rafflesia ada di Malaysia dan Bogor. Selain itu, Rafflesia juga berasal dari nama penjajah Bengkulu.

APBD Untuk Rakyat

Forum Rektor, FKPD dan Tokoh Masyarakat Komitmen Sukseskan Program Samisake

Walau s eratus tahun lagi, tidak akan menguntungkan. Berbeda kalau kita angkat Fatmawati. Beliau tokoh pejuang yang punya sejarah di Bengkulu. Kita harus bangga punya sejarah ibu negara kita lahir dari Bengkulu,” kata Sultan. Baca ICON... Hal 23

Kapolda, Danrem dan Gubernur Pimpin Launching Gerebek Aman BENGKULU - Launching Gerakan Bengkulu (Gerebek) Aman se Provinsi 1 September 2103 di Sport

Centre Pantai Panjang dijadwalkan akan dipimpin Kapolda Bengkulu Brigjend Pol AJ. Baca KAPOLDA... Hal 23

IST/RB

PAPARKAN: Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE memaparkan latar belakang kelahiran program Samisake, Senin (19/8).

BENGKULU - Proses pematangan program Samisake (Satu Miliar Satu Kelurahan) terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Senin malam (19/8), Pemda Kota Bengkulu kembali mengadakan sarasehan diskusi dan

sosialisasi dengan matang dalam menjalankan program Samisake menuju 50 ribu lapangan kerja, dalam visi APBD untuk rakyat yang ber tempat di Balai Kota Bengkulu. Baca FORUM... Hal 23

FRANS/RB

LOKASI: Denah lokasi Gebyar 12 Tahun Rakyat Bengkulu.


METROPOLIS

14

KOTA 2

“Apa yang akan kita lakukan kanda terhadap si bungsu?” tanya Ki Ain sambil mengeryitkan kening pertanda bahwa dia belum tahu apa rencana saudarasaudaranya. “Saya mengusulkan bagaimaan kalau si bungsu kita bawa ke hutan, lalu setelah sampai di hutan kita bunuh,” kata Ki Geto. “Untuk melakukan tugas ini..kita percayakan kepada Karang Neo. Sebab Karang Neo lebih akrab dengan si bungsu,” lanjut Ki Geto. “Saya setuju” kata Ki Jenain. Kemudian disetujui pula oleh Ki Ain, Ki Tago, Ki Nio. “Saya keberatan jika saya yang harus mengemban tugasa berat ini,” jawab Karang Neo sambil memegang kepalanya pertanda bahwa dia pusing dengan tugas berat tersebut. “Bagaimana mungkin saya tega membunuh adik kandung saya sendiri?” lanjut Karang Neo sambil meneteskan beberapa tetes air mata di pipinya menunjukkan kesedihannya atas nasib yang bakal menimpa adik bungsunya. “Pokoknya kami sepakat bahwa hanya Karang Neo yang mampu melaksanakan tugas ini. Kita telah dipermalukan oleh si Bungsu beberapa kali. Dengan tidak menikahnya si bungsu maka

3

INSPIRATIF

akan jalan kita untuk menikah pula. Kami harap Karang Neo berkenan mengemban tugas ini,” pinta Ki Geto diamini oleh kakak-kakaknya yang lain. Semula Karang Neo keberatan dengan usulan kakak-kakaknya yang merencanakan akan membunuh si bungsu. Tetapi karena yang lainnya menyetujui, maka Karang Neo tak dapat berbuat banyak kecuali melaksanakannya. Kemudian dibuat kesepakatan sebagai tanda bukti, bahwa Karang Neo harus membawa setabung darah si bungsu, dan bukti penigasan (irisan) bagian telinganya. Setelah segala sesuatunya telah dipersiapkan, maka pergilah Karang Neo menemui adiknya si bungsu Putri Serindang Bulan. Kemudian diajaknya Putri Serindang Bulan pergi jalanjalan. Putri Serindang Bulan mulanya tak menaruh curiga kepada kakaknya, tetapi setelah perjalannya semakin jauh masuk ke hutan, perasaan Putri Serindang Bulan semakin takut tak karuan. Namun, di tengah perjalanan mereka berdua banyak menemui rintangan dan hambatan salah satunya datang dari Ki Telapak Iblis yang ingin merebut Putri Serindang Bulan dari tangan Karang Neo. Ia ingin membunuh

Rakyat Bengkulu  Rabu, 21 Agustus 2013

Putri Serindang Bulan karena selalu gagal meminangnya. Berlari cukup lama Karang Neo belum juga mencapai tepi barat Sungai Ketahun. Di satu tempat dia berhenti dan mendongak ke atas. Langit gelap gulita. Memandang berkeliling hanya kepekatan dan pohon-pohonnya serta semak belukar menghitam dilihatnya. Tiba-tiba muncul Ki Tapak Imeu tersebut merasa sambaran angin di samping kirinya disertai berkelebatnya satu bayangan. Namun dia tidak melihat apa-apa. “Ratu Penunggu, kaukah itu?” ujar Karang Neo karena menyangka gadis bermata biru menyusulnya. Tak ada jawaban. “Orang bercadar, kau ada di sekitar sini?” ujar Karang Neo kembali menduga sambil memandang sekeliling. Tetap tak ada jawaban. Mendadak satu tawa mengekeh merobek kesunyian di tempat itu. Membuat pendekar Tanah Rejang tersebak kaget dan cepat berpaling ke kiri. “Astaga! Mahluk apa yang ada di bawah pohon besar itu. Adinda, tolonglah minggir! Aku akan menghadapinya,” ujar Karang Neo. “Pendekar Tanah Rejang, lihat baik-baik!

Pengadaan Baju Melayu Bisa Berdampak Hukum BENGKULU - Guru Besar I l mu Hu ku m Tat a Ne ga ra (HTN) Fakultas Hukum Universitas Bengkulu (Unib) H. Juanda, SH, M.Hum mengatakan, Pemda Kota Bengkulu tidak bisa mengubah item pengadaan pakaian dinas menjadi pakaian adat melayu. Bila hal itu terjadi, bisa menimbulkan

persoalan hukum. “Kalau tidak sesuai dengan item anggaran dalam APBD dalam penggunaannya, sudah barang tentu itu melanggar hukum. Termasuk pengadaan pakaian dinas harian, apabila sudah tertera dalam APBD diuba h menja di penga daan pakaian dinas adat melayu, me-

nyalahi aturan,” ujar Juanda. Ju a n d a m e n d u g a s e c a r a umum tertuang dalam APBD hanya ada pakaian dinas harian dan pakaian dinas tertentu seperti Batik Besurek maupun olahraga dan tanpa ada item pengadaan pakaian adat melayu. Kalau pengadaan pakaian adat melayu tetap dilakukan,

maka bisa diusut aparat penegak hukum. “Karena untuk menggunakan anggaran APBD itu harus jelas perinciannya. Kalau tidak sesuai dengan spek yang ada dalam APBD, itu jelas penyimpangan penggunaan. Dan bakal jadi temuan aparat penegak hukum. Semestinya bila Pemda

Tanam Sayuran untuk Warga

JADWAL ACARA RBTV RABU, 21 AGUSTUS 2013 PUKUL

ACARA

08.00 - 08.30 08.30 - 09.00 09.00 - 12.00 12.00 - 13.00 13.00 - 13.30 13.30 - 14.00 14.00 - 15.00 15.00 - 16.00 16.00 - 16.30 16.30 - 17.00 17.00 - 18.00 18.00 - 19.00

Warna-Warni Indonesia Ragam Raflesia Home Shopping Laporan Siang Pekaro Siang Laporan Daerah RBTV BY ReQuest (Live) Home Shopping Ragam Raflesia Laporan Sore B’Jualan Liputan “HUT Kemerdekaan RI ke 68 PEMKAB.BU” Laporan Malam Laporan Daerah Pekaro Liputan “HUT Kemerdekaan RI ke 68 PEMKAB.Kepahiang” Mendadak Umroh Persembahan Walikota Halo Bengkulu Special Warna-Warni Indonesia Laporan Hari Ini

19.00 - 20.00 20.00 - 20.30 20.30 - 21.00 21.00 - 21.30 21.30 - 22.00 22.00 - 23.00 23.00 - 23.30 23.30 - 24.30

Kota ingin menggunakan anggaran itu harus terlebih dulu mengubah mata anggarannya dalam anggaran perubahan APBD,” beber Juanda. Ju a n d a m e n a m b a h k a n , secara umum pakaian dinas berlaku secara nasional seperti pakaian dinas harian sipil. Baca PENGADAAN... Hal 23

Juara 1 MTQ Prov Batal Ikuti MTQN

ANITA LOVENIA SARI

MENURUT Anita, sayuran sangat penting untuk dikonsumsi untuk kesehatan. Karena itu, Anita ingin berbuat baik dengan cara membagikan sayuran hasil tanamannya kepada warga. “Ya dengan harapan sayuran yang saya berikan dikonsumsi agar warga RT 12 semuanya sehat,” ujar Anita. Anita menanam sayuran di belakang rumahnya sudah Februari 2013. Jenis sayuran yang ditanam diantaranya kangkung, bayam, katu dan singkong . “Alhamdulillah sejak saya sering mengonsumsi sayuran, saya tidak pernah sakit. Saya harap begitu juga dengan tetangga-tetangga saya,” kata Anita. Setiap kali panan, Anita membagikan sayuran kepada 20 warga dan selebihnya dia konsumsi sendiri. Setiap warga diberikan 3 ikat sayur. Biasanya, kebanyakan warga lebih menyukai sayur bayam. “Saya senang dapat berbagi. Dengan ini, secara tidak langsung saya sudah mengajak orangorang untuk sehat dan menjaga kesehatan,” tutur Anita. Warga, sambung Anita, juga s er ing mengambil sendiri sayuran di belakang rumahnya setelah minta izin dengannya. “Biasanya saya yang mengantar ke rumahrumah, tapi terkadang mereka mengambil sendiri,” kata Anita. (tew)

Apa kau masih mengenali diriku?” Karang Neo membuka matanya lebar-lebar. Sejarak sepuluh langkah di hadapannya, di bawah bayang-bayang gelap sebuah pohon besar berdiri satu sosok yang tubuh dan pakainnya menebar bau busuk. Bukan bau busuk ini yang menyebabkan Karang Neo merasa tercekat, namun cara orang itu berdiri yang membuatnya melengak ngeri. “Makhluk aneh. Berujud seorang kakek. Berdiri di atas dua tangannya. Sepasang kakinya sebatas lutut ke bawah tidak berdaging. Hanya merupakan tulang pipih. Aku tidak ingat apa pernah melihat makhluk ini sebelumnya,” guman Karang Neo. “Katu tidak menjawab pertanyaanku. Kau mungkin lupa. Orang yang mau mati memang sering lupa. Ha...ha..ha..,” ujar makhluk tersebut. “Orang aneh! Kau siapa?” tanya Pendekar Tanah Rejang. “Ingat peristiwa di Ulu Sungai Ketahu beberapa waktu lalu? Kau dan ki Tapak Imeu menjebloskan aku ke dalam sebuah jurang”. “Kau...!” Karang Neo coba mengingatingat. “Kau Ki Telapak Iblis!” lidah Karang Neo mendadak seolah menjadi kelu. (bersambung)

WAHYU/RB

IKUTI: Para Camat, Lurah dan elemen terkait mengikuti rapat evaluasi program Bengkuluku Bersih di Gedung C Pemda Kota, Selasa (20/8).

Walikota: Lingkungan Warga Belum Bersih Sempat Belum Tahu Drainase Dibongkar BENGKULU - Gagal mendapatkan piala Adipura 2013, Pemda Kota Bengkulu kembali menargetkan untuk mendapatkan Piala Adipura 2014. Untuk itu, walikota memanggil seluruh Kepala SKPD camat dan

lurah guna melakukan evaluasi hasil program Bengkuluku Bersih di gedung C Pemda Kota, Selasa (20/8). “Setiap kegiatan dan program ke r ja ki t a ha r u s d i l a ku k a n evaluasi. Target kita har us mendapatkan Adipura. Oleh karenanya s elur uh elemen harus tetap bekerja maksimal dengan kesadaran sendiri

membersihkan lingkungannya sekitar,” terang Helmi. Menurut Helmi, masih b a nya k l i ngku nga n s e k i t a r w a rga ya ng b e l u m t e r l i hat bersih. Seperti masih banyak sampah, ilalang yang tumbuh tinggi, dan siring yang kotor yang harus dibersihkan secara maksimal. Baca WALIKOTA... Hal 23

Mendadak, Pejabat Batal ke Korsel Kerjasama dengan Provinsi Oita BENGKULU – Pemda Provinsi Bengkulu batal memberangkatkan sejumlah pejabatnya mengikuti ekspos potensi daerah di Korea Selatan (Korsel) pada Minggu (25/8). Hal ini disampaikan Asisten II Setdaprov Bengkulu Ir. H. M. Nashsyah, MM, MT usai mendampingi Wa k i l G u b e r n u r B e n g ku l u Sultan B Najamudin menerima kunjungan kerja investor dari Jepang, Selasa (20/8) sore.

Belum disebutkan pasti penyebab Pemda Provinsi mendadak membatalkan rencana berkunjung ke Korsel. Namun Nashsyah hanya menyebut karena faktor waktu yang sudah sangat pendek. “Karena sepertinya sangat terburu-buru. Rencana ke sana (Korsel) dibatalkan,” kata Nashsyah. Meski demikian, Nashsyah mengaku Pemda Provinsi tidak kecewa. Sebab Pemda Provinsi akan menjalin kerjasama dengan investor Jepang dan Pemerintah Provinsi Oita. Salah satu bentuk kerjasama dengan mengekspor hasil energi bumi seperti batu bara. Serta kerjasama dengan sistem sister city. Seperti diketahui, sister city adalah konsep penggandengan dua kota yang berbeda lokasi dan administrasi politik dengan sebuah perjanjian kerja

sama menjalin hubungan budaya, peningkatan perekonomian dan bidang lainnya secara erat. “Kalau kerjasama ini langsung fokus, diantaranya kerjasama di bidang energi, pendidikan dan industri,” sambung Nashsyah. Wagub Sultan B Najamudin mengatakan akan meminta Pemerintah Provinsi Oita untuk melakukan kerjasama sister city. Menurutnya kerjasama di bidang energi sangat bagus, namun diharapkan ada kerjasama di bidang lain seperti pendidikan, perdagangan, industri maupun ketenagakerjaan dalam bentuk persaudaraan kota. “Saya mau memulai hal yang konkret. Saya juga ingin ada payung kerjasama sister city. Jadi kedepan bisa mahasiswa sekolah di sana. Bidang dan perawat kita juga bisa bekerja d isana. Nanti akan diajarkan berbahasa jepang,” kata Sultan. (ble)

BENGKULU – Anis Saleha (10) batal diberangkatkan ke Bangka Belitung (Babel) u nt u k m e n g i ku t i Mu s a baqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) pada hari ini (21/8). Belum diketahui penyebab pembatalan tersebut. “Kami tidak tahu apa alasan mereka. Yang jelas dia (Anis) sudah mengikuti latihan beberapa hari. Bahkan baju sudah diukur. Saya dapat kabar dari orangtuanya, tidak jadi berangkat,” kata Guru Ngaji Anis Saleha H. Bustami. Bustami mengatakan, A n i s Sa l e ha m e r u p a k a n juara I MTQ tingkat Provinsi Bengkulu dengan kategori tilawah anak-anak putri. Sebelumnya, Anis mewakili

Kota Bengkulu. “Biasanya yang juara I tingkat provinsi diberangkatkan untuk mengikuti tingkat nasional. Kalau ini dibatalkan, tentu membuat kecewa,” beber Bustami. Ada kekhawatiran Anis Saleha sengaja dibatalkan keberangkatannya. Sehingga ada orang lain yang dapat masuk menggantikannya. “Saya sudah telepon Pak Junaidi (Gubernur Bengkulu), tapi tidak diangkat. Saya juga sudah SMS, kata ajudannya akan disampaikan kepada bapak (Gubernur),” ujar Bustami. Sayangnya Karo Kesra Setdaprov Bengkulu Cik Hasan Denn, SH, M.Si belum dapat dikonfirmasi. Baik ditelepon, maupun via SMS. (ble)

188 Sarjana Baru Siap Berkompetisi BENGKULU – Sebanyak 188 sarjana muda lulusan Akademi Kesehatan Sapta Bakti untuk program studi Ahli Madya Keperawatan dan Ahli Madya Kebidanan s i a p b e rk o m p e t i s i p a d a pasar tenaga kerja. 188 sarjana baru tersebut meliputi 88 orang lulusan program studi Keperawatan dan 100 orang lulusan program studi kebidanan mengikuti prosesi wisuda angkatan ke-XVI. Wisuda yang ditandai dengan pemindahan tali toga oleh Direktur Akademi Kesehatan Hj. Djusmalinar, SKM, M.Kes itu dihadiri Wakil Gubenur Bengkulu Sultan B Najamuddin, Ketua Kopertis Wilayah II Sumbagsel Prof.

Dr. Diah Natalisa, MBA dan orangtua wisudawan. Saat memberikan sambutan, Djusmalinar mengatakan, lulusan baru ini menambah deretan alumni. Tercatat sudah 1.421 lulusan program studi Keperawatan dan Kebidanan. Dari jumlah tersebut, sekitar 90 persen sudah ters erap di pasar kerja kesehatan. “Sisanya meneruskan pada jenjang pendidikan lebih tinggi,” ujar Djusmalinar. Djusmalinar menambahkan, guna mendukung dosen memenuhi kualifikasi pascasarjana linier, Akkes Sapta Bakti sudah mengalokasikan dana untuk biaya pendidikan S2 Kesehatan. (iks)

Bangga Anak Masuk Tim 8 Paskibra Kota BENGKULU – Salah seorang dari anggota tim delapan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) merah putih saat perayaan kemerdekaan RI ke-68 di Kantor Walikota adalah Herdianti Kusuma. Pelajar SMA 5 Kota Bengkulu yang akrab dipanggil Mawar ini merupakan buah hati p a s a nga n S e r s a n Mayo r Yudhi Kat, Pht dan Hermala Dewi, SE. Ditemui di rumahnya di Perumnas Gading Cempaka Permai Jalan Srigunting Blok II No. 65 RT 02 RW 06 Kota Bengkulu, Her mala menyatakan kekagumannya dengan upaya dari putri keduanya itu untuk bisa berhasil masuk menjadi tim delapan tersebut. Pasalnya, Mawar har us mengikuti diet ketat dan rela memangkas rambut

yang semula panjang hingga menyentuh pinggang menjadi pendek. Belum lagi at u ra n c u ku p k e t at s aat mulai memasuki karantina agar bisa terlatih dari segi baris berbaris dan disiplin. Termasuk aturan tidak boleh membawa handphone. “Ayah Mawar ini sempat marah-marah juga saat d i b e r i t a hu t i d a k b o l e h berkomunikasi dengan para paskibra yang sedang dikarantina. Tetapi setelah diberi tahu memang itu sudah menjadi aturan membuat bapak bisa mengerti,” ujar Her mawala ter tawa lepas. Dalam lingkungan keluarga Mawar merupakan anak yang cerdas. Meski tidak terlalu menonjol dari segi akademik, namun sangat berbakat di dunia seni. (iks)


Rakyat Bengkulu ď Ź Rabu, 21 Agustus 2013

15


PROBIS

16

Rakyat Bengkulu

Rabu, 21 Agustus 2013

Harga Sawit dan Karet Masih Memprihatinkan BENGKULU – Harga sawit dan karet di Provinsi Bengkulu belum memuaskan. Itu diketahui dari beberapa lokasi perkebunan masyarakat yang berada di Kabupaten Seluma, Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara. Ditemukan bahwa kondisi harga komoditi sawit dan karet masih memprihatinkan. Hal tersebut disampaikan Koordina-

tor Tim Rumah Aspirasi Untuk Rakyat Bengkulu, H. Ahmad Kanedi, SH, MH kepada RB. “Sampai pada hari ini harga sawit berkisar antara Rp 800-Rp 900 per kilogram dan harga karet Rp 5.000-Rp 6.000 per kilogram. Kondisi tersebut tentunya sangat merugikan petani kita dimana rendahnya harga jual tidak sebanding dengan biaya produksi yang

dikeluarkan,” terang Kanedi yang akrab dipanggil Bang Ken. Bang Ken mengatakan saat ini biaya produksi yang dikeluarkan petani sangat tinggi sehingga pendapatan petani menjadi sangat rendah dan menimbulkan dampak kondisi keluarga petani semakin hari semakin terpuruk. “Untuk itu, kami dari Rumah Aspirasi mohon

kepada Gubernur dan Wakil Gubernur serta semua pihak yang berkompeten untuk dapat mencarikan solusi sesegera mungkin, agar petani kita mendapatkan proteksi harga,” ungkapnya. Dijelaskan Bang Ken, semakin cepat kondisi harga ini bisa teratasi maka akan semakin baik perekonomian keluarga petani yang ada di Provinsi Beng-

Telkom Launching Logo Baru

DAFTAR HARGA JUAL SUZUKI WILAYAH BENGKULU Per No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

2 Mei 2013 Tipe Kendaraan Isi Silinder Harga (Rp) Carry Pick Up 1, 5 FD 1500 cc 105.350.000,Carry Pick Up 1,5 WD 1500 cc 107.600.000,Real Van DX 1500 cc 116.850.000,Real Van GX 1500 cc 124. 850.000,Mega Carry 1500 cc 108.850.000,Mega Carry Xtra 1500 cc 112.850.000,APV BV Blow 1500 cc 106.250.000,APV BV High 1500 cc 114.450.000,APV GE- Face To Face 1500 cc 146.350.000,APV GE-PS 1500 cc 150.350.000,APV GL Arena 1500 cc 160.350.000,APV GX Arena 1500 cc 170.350.000,APV GX AT Arena 1500 cc 181.850.000,APV SGX Arena 1500 cc 176.050.000,APV Luxury MT R15 1500 cc 186.050. 000,APV Luxury AT R15 1500 cc 196.400.000,APV Luxury MT R17 1500 cc 190.050.000,APV Luxury AT R17 1500 cc 201.400.000,Karimun Estilo 1000 cc 142.600.000,Splash MT 1200 cc 153.000.000,Splash AT 1200 cc 164. 500.000,Ertiga GA 1400 cc 154. 500.000,Ertiga GL 1400 cc 168. 500.000,Ertiga GL AT 1400 cc 182. 000.000,Ertiga GX 1400 cc 180. 500.000,Ertiga GX AT 1400 cc 194.000.000,Swift GL MT 1400 cc 177.900.000,Swift GL AT 1400 cc 189.300.000,Swift GX MT 1400 cc 184.600.000,Swift GX AT 1400 cc 196.000.000,SX4 Cross Over MC M/T 1500 cc 223. 600.000,Sumber: PT. Kangaroo Motor Mandiri Bengkulu 32

DAFTAR HARGA JUAL TOYOTA WILAYAH BENGKULU No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

TYPE VIOS 1500 E MANUAL VIOS 1500 G MANUAL YARIS 1500 J MANUAL YARIS 1500 J AUTOMATIC YARIS 1500 E MANUAL YARIS 1500 E AUTOMATIC YARIS 1500 S LIMITED AUTOMATIC ETIOS 1.2 J MANUAL ETIOS 1.2 E MANUAL ETIOS 1.2 G MANUAL AVANZA 1.3 E M/T AVANZA 1.3 G A/T AVANZA VELOZ 1.5 M/T AVANZA VELOZ 1.5 A/T KIJANG INNOVA BISNIS M/T BENSIN KIJANG INNOVA J M/T BENSIN KIJANG INNOVA E M/T BENSIN KIJANG INNOVA E A/T BENSIN KIJANG INNOVA G M/T BENSIN KIJANG INNOVA G A/T BENSIN

HARGA 228,200,000 241,700,000 201,050,000 211,250,000 209,150,000 219,350,000 233,050,000 141,900,000 156,300,000 168,000,000 157,950,000 184,200,000 185,900,000 195,400,000 199,350,000 210,500,000 235,900,000 248,900,000 255,650,000 269,150,000

INFO KURS Per 20 Agustus 2013 Mata Uang Nilai Kurs Jual (Rp) Kurs Beli (Rp) CNY 1.00 1,711.10 1,693.92 EUR 1.00 14,077.76 13,932.23 HKD 1.00 1,361.47 1,347.63 JPY 100.00 10,801.10 10,689.37 SGD 1.00 8,252.81 8,164.84 USD 1.00 10,557.00 10,451.00 KODE NAMA MATA UANG USD DOLAR AMERIKA CNY CHINA YUAN EUR EURO JPY JAPANESE YEN SGD SINGAPORE DOLLAR HKD HONGKONG DOLLAR

INFO HARGA LOGAM MULIA Nama Produk Logam Mulia LM King Halim 99.99% UBS Gold 99.99% Emas 99.5% Perak SRH 99.9%

Jual Beli 473,500 469,500 474,500 470,500 474,500 470,500 468,000 465,000 10,000 9,500 Sumber: Antamgold, 20/8/2013

kulu. “Kita sudah melakukan diskusi dengan Wakil Gubernur terkait hal itu. Kita tunggu saja bagaimana nanti kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah,” terangnya. Bang Ken meyakini akan beredar banyak opini terkait masalahl ini. ”Namun saya tekankan bahwa kondisi ini memang sebenarnya terjadi,” tutupnya.(cw1)

IKSAN/RB

MATIC: Peserta Touring Yamaha Jelajah Matic Sumsel-Bengkulu berfoto bersama usai menggelar serangkaian kegiatan di Kantor Yamaha Sentral Lingkar Barat bersama Club Yamaha asal Provinsi Bengkulu.

Isu Bangkrut, BB Tetap Laris BENGKULU – Isu kebangkrutan BlackBerry sepertinya belum mempengaruhi penjualan smartphone asal Kanada ini di Bengkulu. BlackBerry masih menjadi salah satu ponsel terlaris. Hal ini diakui Owner Barokah Cell Jalan Soeprapto Robby Fernandes. “Sejauh ini tidak ada pengaruhnya. Beberapa waktu lalu penjualan memang sepi, tapi itu bukan lantaran adanya isu kebangkrutan BlackBerry. Pasar sedang sepi karena bertepatan dengan musim libur dan tahun ajaran baru. Harga komoditi pertanian juga menurun. Itu juga berpengaruh,” ungkap Robby. Menurut Robby, penjualan ponsel masih didominasi BlackBerry. Meski tak dipungkiri ponsel android juga menjadi incaran para pengguna gadget. “Paling banyak dicari BlackBerry dan Samsung. Per hari biasanya bisa terjual 5 ponsel, 3 diantaranya BlackBerry,” katanya. Sementara dari sisi harga masih menyentuh produkproduk low end dengan harga kisaran Rp 1 jutaan. “Budget Rp 1 jutaan seperti Gemini dan Galaxy Young, itu yang paling banyak dicari,” ungkapnya. Isu kebangkrutan BlackBerry diakui sejumlah konsumen tak mempengaruhi minat beli masyarakat. Seperti diungkapkan Ade Putra (28) yang tetap memilih BlackBerry sebagai ponselnya. “Kita kan cuma user

biasa, kalau akhirnya BlackBerry bangkrut ya sudah biar saja,” ujarnya. Owner Rizki Cellular, Riswan Veri memprediksi teknologi android bakal menjadi primadona. Meski diakuinya saat ini BlackBerry masih memiliki taji. “Ponsel android yang harganya nyaman di kocek membuat ponsel ini disukai. Sementara dari segi teknologi juga tak kalah bersaing,” ungkapnya. Terlebih kini beberapa vendor juga mulai mengusung teknologi android pada ponsel yang dipasarkan. “Cross mobile misalnya. Harga murah tapi sudah disematkan teknologi terkini. Selain itu Samsung termasuk salah satu ponsel android yang banyak dicari. Bukan tidak mungkin tren BlackBerry akan bergeser ke ponsel android,” tambahnya. Baru-baru ini BlackBerry telah merilis laporan keuangannya di kuartal pertama tahun 2013 dengan hasil yang mengejutkan. Perusahaan asal Kanada tersebut tercatat telah mengalami kerugian dalam tiga bulan pertama 2013 sebesar USD 84 juta dollar, atau setara dengan Rp 833,6 miliar. Kondisi ini diperparah dengan ketidakmampuan BlackBerry menutup kerugian tersebut meski perusahaannya mengalami peningkatan penjualan sebesar 13 persen pada kuartal pertama tahun ini.(rei)

BENGKULU - Bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68, Sabtu (17/8) PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. mendeklarasikan logo barunya. Tidak ada yang berubah dari bentuk logonya, hanya penyesuaian warna yang disamakan dengan warna bendera Indonesia yaitu Merah Putih dengan warna lain hitam dan abuabu. K i n i Corporate Color Telkom terdiri dari empat warna y a i t u merah, putih, hitam, dan abu-abu. Filosofi warna yang mendasari logo baru Telkom ini antara lain merah yang melambangkan spirit Telkom untuk selalu optimis dan berani dalam menghadapi tantangan dan perubahan, warna putih yang melambangkan spirit Telkom untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa, warna hitam melambangkan kemauan keras, dan warna abu-abu melambangkan teknologi. Perubahan logo Telkom yang baru merupakan cerminan dari komitmen Telkom untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Telkom ada untuk Indonesia, Telkom terus membangun dan berkembang demi Indonesia dan Telkom adalah operator T.I.M.E.S paling Indonesia. Karena Indonesia adalah merah putih , maka Telkom juga merah putih. Peluncuran logo baru Telkom ini dikemas dalam sebuah event “Mahakarya Telkom Indonesia untuk Indonesia” yang disiarkan secara langsung oleh RCTI, Jumat (16/8) lalu. Penampilan logo baru mencakup perubahan warna logo secara menyeluruh dan terintegrasi dengan empat aspek dasar perusahaan yaitu transformasi bisnis, infrastruktur, system dan model operasi, serta sumber daya manusia.

Dalam Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 68 di Gedung Telkom Wilayah Bengkulu, General Manager Telkom Bengkulu, Dwi Pratomo Juniarto menyampaikan, dengan semangat kemerdekaan, Telkom mendeklarasik a n Masterpiece atau Mahakar ya y a n g dikemas dalam “ M a hakarya Merah Putih : Persembahan Telkom Indonesia untuk Indonesia” atau lebih pendek “Mahakarya Telkom Indonesia Untuk Indonesia”. Mahakarya tersebut adalah Telkomsel, Indonesia Digital Network (IDN) dan International Expansion. Telkomsel mempersembahkan layanan mobile GraPARI untuk Indonesia, mobile broadband Indonesia yang meliputi 250 Kota dan Kabupaten, serta Digital Creative Indonesia yang telah mencapai 68 developer lokal Indonesia untuk Local go Global Apps. Indonesia Digital Network merupakan visi pengembangan infrasrtuktur true broadband Telkom secara end to end user. Sementara terkait dengan Internal Expansion, Telkom melakukan ekspansi bisnis dengan berfokus membangun tiga mahakarya yaitu Telin Malaysia, Telin Taiwan dan Telin Macau. “Untuk wilayah Bengkulu sendiri, Mahakarya yang kami persembahkan diantaranya yaitu Bengkulu Rise of the Wifi, Bengkulu Digital Home, dan Bengkulu No Blackout Services”. Tambah Dwi. Dengan adanya perubahan warna Corporate Logo tersebut, diharapkan Telkom Indonesia akan semakin menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Tidak hanya Berjaya di negeri sendiri tetapi juga Berjaya di mancanegara.(rls)


Rakyat Bengkulu ď Ź Rabu, 21 Agustus 2013

17


18

Rakyat Bengkulu ď Ź Rabu, 21 Agustus 2013


Rakyat Bengkulu ď Ź Rabu, 21 Agustus 2013

19


20

Rakyat Bengkulu  Rabu, 21 Agustus 2013

TAXI RENTAL

Antar Jemput Bandara

INNOVA, AVANZA, KAPSUL, STRADA TRITON 4X4, FORD RANGER 4X4

RENTAL AC “MULTI TEHNIK”

Juga Melayani Service dan Jual Beli AC Pengadaan AC Split & Standing Melayani Dalam dan Luar Kota

Hubungi : Sdr. DIAN Tlp.(0736)347508, 0811735652 BTN Pd. Harapan

Jln.CILIWUNG No.42 Pd.Harapan - Bengkulu

HP. 082371108607 Kepuasan Anda Kami Utamakan...!!!


21

Rakyat Bengkulu z Rabu, 21 Agustus 2013

Mantan Ka SMAN Plus 7 Tetap Divonis 1 Tahun PT Kuatkan Putusan PN Tipikor Bengkulu BENGKULU – Putusan banding yang diajukan terdakwa korupsi mantan Kepala SMAN Plus 7 Kota Bengkulu, Drs. Eko Purwoko, M.Pd, akhirnya turun. Dalam putusan nomor: 14/PID. Tipikor/2013/PT.BKL, PT menguatkan

CATATAN LIDIK

Dikuasai Satu Daerah

KAWASAN Taman Remaja, saat ini terkenal sebagai kawasan tempat kumpulnya pemuda dari salah satu daerah luar Provinsi Bengkulu. Sekitar 80 persen pemuda yang sering kumpul di kawasan itu, tak lain pemuda asal Sumatera Selatan. Jadi jangan heran, ketika datang atau melintas di Taman Remaja, banyak terdengar pemuda menggunakan bahasa asli dari daerah tempat mereka berasal. Pemuda-pemuda ini dikenal suka membawa senjata tajam dan sering terlibat kriminalitas.(zie/bersambung)

CURANMOR

Depan Madelin, Beat Raib PENCURIAN motor, seakan tak pernah habis. Kali ini dialami, Bayu Nuswantoro (32) warga Jalan Bakti Husada Kelurahan Lingkar Barat. Motor Honda Beat nopol BD 3415 BU raib digasak musang ranmor saat parkir di tempat usaha variasi motornya, di depan Madelin Hotel Lingkar Barat. Kronologis kejadian, Senin (19/8) sekitar pukul 19.15 WIB korban memarkirkan motor kesayanganya di halaman depan tempat usahanya. Tidak lupa korban mengunci stang. Melihat situasi sedang sepi, pelaku beraksi dan berhasil menggasak motor. Diduga kuat sebelum membawa kabur kuda besi tunggangan korban, pelaku mematahkan kunci stang motor. Korban tersadar saat keluar dan mendapati motornya sudah raib digasak pencuri. Korban berusaha mencari di sekitar lokasi namun diduga pelaku sudah kabur jauh. Salah satu warga sekitar lokasi, Sutarman, mengatakan korban yang dibantu temantemannya juga sempat mencari namun tidak ketemu. “Memang ada tadi malam motor hilang, sampai sekarang belum juga ketemu,” kata Sutarman. (zie)

PENGGELAPAN Beli Tunai, Ditarik Leasing BENGKULU – Badri (59), warga Jalan Seruni RT 8/2 Kelurahan Nusa Indah mendatangi Polda Bengkulu melaporkan penipuan yang dialaminya. Ko r b a n m e n gaku ditipu Sa, setelah membeli motor secara tunai yang MULYADI ternyata masih berstatus kredit di salah satu leasing. Sesuai laporannya, 1 Oktober 2012 sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Veteran RT 8/2 Kelurahan Nusa Indah lalu, Badri membeli motor Yamaha Jupiter Z MX seharga Rp 10,8 juta. Karena tertarik, motor itu dibeli tunai sesuai kesepakatan harga. Namun 12 Agustus 2013 lalu, motor tersebut diambil paksa salah satu leasing. Padahal saat itu Badri membeli motor secara tunai kepada terlapor dan bukan melalui leasing. Diduga kuat, terlapor Sa mengkredit motor melalui leasing, namun tanpa sepengetahuan leasing, motor tersebut dijual kepada Badri. Senin (19/8) lalu, Badri lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polda Bengkulu untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. “Laporannya masih kami perdalam. Nanti jika ada unsur pidana akan kami proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Heri Wiyanto, SH melalui Kasubdit Penmas Bid Kompol. H. Mulyadi.(zie)

putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, yang sebelumnya menjatuhkan vonis 1 tahun penjara untuk Eko. Putusan itu dikeluarkan dalam rapat musyawarah majelis hakim PT Bengkulu yang dipimpin Tigor Manullang, SH, MH, beranggotakan, Hakim Busra, SH, MH dan Sophar Sitorus, SH. Putu-

san PT berisikan menguatkan vonis PN Tipikor Bengkulu, yakni penjara 1 tahun kepada terdakwa korupsi, Eko Purwoko, dikurangi selama masa tahanan yang sudah dijalaninya. Selain itu, terdakwa diperintahkan mengembalikan uang Rp 25 juta lebih kepada wali siswa. Atas putusan PT Bengkulu ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rini Yuliani, SH mengaku belum bisa memastikan

apakah akan melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atau tidak. Sebab, bila terdakwa tidak melakukan kasasi, maka tentu JPU tidak akan melakukan kasasi. Sebab vonis PN Tipikor Bengkulu dan putusan PT sudah sesuai dengan tuntutan JPU yang juga menuntut terdakwa 1 tahun penjara. “Untuk melakukan kasasi apa tidak, itu tergantung dengan terdakwanya.

Kalau terdakwa melakukan kasasi ya, kami akan lakukan kasasi juga,” ujar Rini. Sekadar mengingatkan, sebelumnya, Eko Purwoko didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi. Dimana terdakwa terbukti bersalah karena memungut biaya Peneriman Siswa Baru (PSB) belasan calon siswa SMAN Plus 7 Kota Bengkulu. (fiz)

masih kami periksa, dia residivis kasus KDRT,” terang Kapolres. Kronologis penangkapan ini, berawal saat petugas mencari keberadaan Doli. Mendapat kabar kalau tersangka terlihat berada di Lampung bersama mobil yang digelapkannya, petugas Polsek Ratu Agung langsung berangkat ke Lampung untuk mencari Doli sesuai informasi yang diterima. Berangkat Selasa (13/8), petugas sampai di Lampung Rabu (14/8) dan langsung melakukan pencarian. Usaha itu berhasil, petugas menemukan mobil milik Monang di depan salah satu rumah makan. Saat dihampiri petugas nyaris tertipu, lantaran nopol mobil itu sudah diganti dengan B 1260 TFL. Namun, saat melihat tersangka berada di dalam rumah makan, petugas yakin kalau mobil itu adalah milik korban. Selanjutnya Doli yang sedang makan langsung diringkus dan dimasukkan ke dalam mobil. Dalam perjalannya, Doli mengaku FAZLUR/RB kalau dirinya sengaja mengDITANGKAP: Residivis kasus KDRT, HN alias Doli (29), diperiksa penyidik karena menggelapkan mobil milik anggota polisi. ganti nopol dan menjadikan mobil itu sebagai kendaraan bawanya pulang ke Bengkulu untuk diproses. Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui kalau mobil yang travel. Tersangka membantah kalau akan menjual BENGKULU – Seminggu lebih kabur, tersangka digelapkannya itu akan dijadikan travel di Bandar mobil itu pada orang lain. Sekadar mengingatkan, sebelumnya Doli merental penggelapan mobil rental, HN alias Doli (29), Kelura- Lampung. Tersangka lalu nekat mengubah nopol han Sawah Lebar berhasil diringkus polisi. Tersangka mobil Toyota Innova milik anggota polisi itu. Saat mobil milik Monang pertengah April lalu. Alasannya, ditangkap saat berhenti di salah satu rumah makan ini, polisi masih melakukan pengembangan untuk saat itu Doli mengaku ingin ke Lubuk Linggau dan di Provinsi Bandar Lampung. Tersangka ditangkap mengetahui pria yang sedang proses cerai ini, terlibat berjanji akan membayar sewa mobil seharga Rp 300 ribu perharinya. Namun apesnya, usai mendapatkan Kamis (15/8) malam bersama mobil Toyota Innova penggelapan mobil di lokasi lain. Kapolres Bengkulu, AKBP. Iksantyo Bagus Pramono, mobil dan STNK, Doli malah kabur dan menghilang. nopol BD 1394 AI milik anggota Polsek Selebar Bripka SH, MH mengatakan, tersangka sudah ditahan di Bahkan ia pun nekat kabur ke Lampung membawa Monang Eldorado (37). Usai meringkus tersangka, polisi langsung mem- Polsek Ratu Agung. “Untuk sementara tersangkanya mobil korban Monang. (fiz)

Gelapkan Mobil Polisi, Residivis Diringkus

Ditangkap di Lampung

Tidur Sendirian, Nyaris Diperkosa Di Bedengan Sidomulyo BENGKULU – Kasus percobaan pemerkosaan dialami seorang karyawati swasta inisial Hr (23), yang kos di Jalan Hibrida RT 18/3 Kelurahan Sidomulyo. Ia nyaris diperkosa pria tak dikenal, yang tiba-tiba menyelinap masuk ke kamar bedengannya, saat tidur. Kejadian yang nyaris merenggut kesucian korban tersebut, dilaporkan ke Polda Bengkulu untuk proses lebih lanjut. Data diperoleh, kejadian itu Senin (19/8) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban tidur sendirian di dalam kamar bedengannya. Tiba-tiba, ia kaget mendapati tubuhnya ditindih pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidi-

kan polisi. Diceritakan korban kepada petugas, saat itu pelaku yang menindihnya mencoba memaksa korban untuk melakukan hubungan intim, namun ditolak korban. Pelaku terus memaksa dan mencumbu korban. Karena korban yang terus berontak, pelaku yang belakangan diketahui masuk melalui pintu depan tersebut, kabur melarikan diri. “Laporan sudah kami terima. Sesuai laporan korban, percobaan pemerkosaan itu terjadi di kamar bedengannya saat ia sedang tidur sendirian. Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu berhatihati dan waspada,” kata Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Heri Wiyanto, SH melalui Kasubdit Penmas Bid Humas Kompol. H. Mulyadi. (zie)

2 Pemulung Wanita Kepergok Mencuri Curi Oven Anggota Dewan Provinsi BENGKULU – Dua pemulung wanita berinisial Ai dan Su, kemarin (20/8) siang ditangkap warga Jalan Semarak 2 RT 21 Kelurahan Bentiring Permai. Warga yang emosi lantaran kerap menjadi korban pencurian, nyaris menghajar keduanya. Sayang, keinginan warga agar kedua pelaku pencurian itu diserahkan ke polisi, kandas. Setelah difasilitasi ketua RT setempat agar kasus itu diselesaikan secara damai. Beredar kabar, kalau salah satu warga di sekitar lokasi, masih memiliki hubungan kerabat dengan pelaku pencurian oven listrik milik anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Ir. Inzani. “Sudah sorot aja, silakan diliput. Apanya pakai damai-damai. Di sini sudah seringkali terjadi kasus pencurian. Makanya waktu ada yang ketangkap, kita benar-benar bersyukur,” teriak beberapa ibu-ibu di sekitar lokasi kejadian. Saat awak media akan meliput di dalam rumah Ketua RT t e m p at p e l a ku d i a ma n k a n , salah seorang perempuan pun

FAZLUR/RB

SEMPAT DICURI: Dua bocah di Kelurahan Bentiring Permai melihat oven yang sempat dibawa 2 pemulung wanita yang ditangkap warga.

melarang. Dengan alasan sudah terjadi perdamaian antara korban dan pelaku. Polisi yang datang ke rumah ketua RT juga tak bisa berbuat banyak. D a t a t e r h i m p u n , b e r aw a l saat beberapa warga melihat kedatangan 4 pemulung yang memasuki wilayah mereka. Tak lama berselang, pemulung ini terlihat memasukkan oven listrik ke dalam karung yang mereka bawa. Selanjutnya mereka berjalan melewati Jalan Semarak 2. Warga yang mengetahui hal itu,

langsung memergoki 4 pemulung ini. Takut dihakimi warga, 2 pemulung berhasil melarikan diri. Sementara warga yang mulai emosi, akhirnya menyeret 2 pelaku lagi ke rumah ketua RT. Ketua RW 2 Kelurahan Bentiring Permai, Sikin mengakui kalau korban dan pelaku sepakat damai. “Ya memang sudah ada kesepakatan damai. Kita harap tidak ada lagi kasus serupa, terlebih lagi 2 rekan pelaku langsung kabur saat ditangkap warga tadi,” demikian Sikin. (fiz)

Anak Gadis Dipukul Bapak dengan Botol Juga Ditempeleng BENGKULU – Perbuatan kejam bapak satu ini tak patut dicontoh. Lantaran anaknya lama pulang ke rumah, RZ (33) nekat menghajar anaknya, sebut saja Dahlia (13), hingga masuk rumah sakit. RZ memukul kepala anaknya dengan botol hingga robek, dan sempat menampar mulut dan menjambak rambut anak kandungnya itu. Peristiwa ini terjadi Minggu (18/8) sekitar pukul 20.00 WIB di rumah korban di Jalan Siti Khadijah Kelurahan Pondok Besi. Kasus ini dilaporkan ibu korban, Fitria Susanti (32), kemarin (20/8). Hingga kemarin, polisi masih mencari keberadaan RZ untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Laporannya sudah kami terima, anak korban mengalami luka robek di kepala sepanjang 3 jahitan. Saat ini saksi-saksi sudah kita mintai keterangannya dan pelaku segera kita tangkap,” ujar Kapolres Bengkulu, AKBP. Iksantyo Bagus Pramono, SH, MH melalui Kasat Reskrim, AKP. Dwi Citra Akbar, S.IK. Data terhimpun, peristiwa ini berawal Minggu siang saat korban pamit kepada RZ untuk pergi bersama rekan-rekannya. RZ memberikan izin dengan catatan agar sang anak tidak pulang lama-lama. Rupanya peringatan ayahnya itu tidak diindahkan Dahlia. Bahkan, Dahlia baru pulang malam harinya, hingga membuat RZ emosi. RZ menghampiri anak perempuannya itu dan mulai memarahinya. Tak puas, RZ mengambil botol kaca dan memukulnya ke kepala anak kandungnya itu. Botol yang dipegang RZ juga dipukulkan ke kaki kanan anaknya. Korban juga sempat ditampar, disusul dengan jambakan berkali-kali. Aksi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) akhirnya berakhir dengan aksi mendorong korban hingga terjatuh di lantai. Fitria yang melihat anaknya tergeletak bersimbah darah, seketika menjerit histeris hingga mengagetkan tetangga sekitar. Malam itu juga korban yang kepalanya berdarah dibawa ke rumah sakit. (fiz)


22

Rakyat Bengkulu ď Ź Rabu, 21 Agustus 2013


SAMB KOTA

Rakyat Bengkulu  Rabu, 21 Agustus 2013

SAMBUNGAN METROPOLIS

Pedagang Panorama... Sambungan dari Hal 13

Bu kt i n y a, b a r u s e ha r i ditertibkan oleh gabungan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Dishubkominfo, polisi dan TNI, pedagang kembali berjualan di kawasan jalan Kedondong dan Belimbing. Pengamatan RB pada pagi Selasa (21/8), badan jalan Kedondong dan Belimbing kembali ramai dimanfaatkan pedagang untuk berjualan. Pedagang bersikeras tidak mau pindah ke dalam lokasi Pasar Percontohan Nasional (PPN). Selain areal berjualan di lokasi PPN dinilai sangat sempit, sejumlah pedagang mengaku tidak memiliki tempat yang representatif. “Jangan maunya saja usir kami. Kalau kami bongkar dagangan kami, lalu kami berjualan dimana lagi? Sedangkan untuk berjualan di dalam, tidak ada tempat lagi. Kalau mau main tertibkan, seharusnya cari dulu tempat pengganti yang layak untuk kami,” ujar pedagang ayam potong Netty di kawasan jalan Kedondong, yang diamini rekannya Yetty. Menurut Netty, para pedagang pernah menemui walikota dan wakil walikota untuk meminta lokasi pengganti berjualan yang layak bila pedagang di kawasan jalan kedondong dipindahkan ke dalam. “Janjinya dulu mau menyediakan tempat bagi kami yang layak. Sekarang malah yang berjualan di dalam (PPN), pedagang baru. Ini jelas tidak adil. Kami pedagang lama. Lagi pula, tempat di dalam (PPN) sangat sempit, makanya kami berjualan di luar,” ujar Netty. Senada disampaikan pedagang kaki lima di kawasan

jalan Kedondong Yandi. Penjual bumbu dapur ini menilai, tindakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota dan UPTD Pasar Pa n o r a m a m e n e r t i b k a n pedagang di kawasan jalan Kedondong tidak memberikan solusi secara jelas. Sehingga wajar pedagang tetap berjualan di luar. Apalagi, Yandi menilai, masyarakat jarang untuk berbelanja di kawasan PPN. “Persoalannya kami tidak memiliki tempat di dalam. Kalau kami ini ditertibkan, kami berjualan dimana lagi? Sedangkan pemerintah tidak mau memberikan solusi kepada kami. Berapa kerugian kami kalau dibongkar seperti ini?” ujar Yandi. Ya n d i j u g a m e n g a k u mendapatkan kabar bahwa Pe m d a a ka n m e re l o ka s i sejumlah pedagang ke Pasar Pagar Dewa dan Barukoto. Terkait kabar tersebut, Yandi menyatakan tidak mau direlokasi dengan alasan jauh dari rumahnya. “Ada isu, kalau tidak muat lagi di dalam (PPN), kami akan direlokasi ke Pasar Pagar Dewa dan Barukoto. Jelas kami tidak akan pernah mau karena jaraknya sangat jauh dari rumah kami dan kawasan itu sepi pengunjung,” kata Yandi. Terpisah, Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE mengatakan, tidak ada istilah pilih kasih dalam penataan Pasar Panorama. Pemda Kota juga telah menyediakan tempat yang representatif bagi pedagang d i P P N . “ Pe r s o a l a n n y a, a d a b eb e rap a p e d aga ng yang belum ditertibkan itu sedang dicari tempat yang pantas, oleh UPTD Pasar. Sebab mereka (pedagang) itu berjualan menggunakan mesin besar penggilingan.

Jadi supaya tidak menggangu kenyamanan pedagang, sementara mereka ditempatkan di luar. Namun dalam waktu dekat akan ditertibkan. Karena, pada dasarnya, kita menata seluruh pedagang yang berada di jalan supaya tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan,” ujar Helmi. Kepala Bidang Pasar Disperindag Kota Bengkulu B. Arasman mengatakan, pihaknya rutin menertibkan Pedagang Pasar Panorama setiap harinya dengan cara persuasif. “Dari sebelum puasa kita sudah melakukan sosialisasi kepada pedagang untuk membersihkan dagangannya sendiri. Namun kenyataannya pedagang masih tetap berjualan, maka pedagang yang tidak mau membongkar dagangannya, ya.. kita bongkar paksa. Untuk dipindahkan ke dalam pasar percontohan. Penertiban dilakukan untuk membersihkan jalan sehingga bisa difungsikan,” terang Arasman. Terkait 18 pedagang yang belum ditertibkan, Arasman mengatakan, dalam waktu d e k at a k a n d i t e r t i b k a n . Pasalnya pihaknya sudah melaporkan kepada walikota untuk mencari tempat yang layak buat mereka supaya tidak menggangu kenyamanan pedagang lainnya. “Mereka itu (18 pedagang) akan kita buat tempat dekat sebelum masuk terminal. Dan kita sudah minta izin pak walikota. Karena mereka ini merupakan pedagang yang berjualan memiliki alat penggiling dan juga ada menjual ayam hidup. Kalau mereka berada di dalam PPN, akan sempit dan tentunya akan terganggu pedagang yang lain,” kata Arasman. (new)

Walikota: Lingkungan Warga... Sambungan dari Hal 14

“Kalau semuannya merasa bertanggungjawab sesuai tupoksi kerjanya kita akan t u n t a s . Te n t u n y a a j a k masyarakat dan jangan kita saja yang bekerja. Jangan biasakan masyarakat malas. Karena camat dan lurah juga tidak bisa kerja sendiri dalam hal ini, tentunya seluruh masyarakat juga harus memiliki kesadarannya masing-masing dalam menciptakan lingkungan sekitarnya, agar tetap bersih dan indah,” ujar Helmi. Bila seluruh PNS b e rko m i t m e n , s a mbu ng Helmi, maka mudah saja mendapatkan piala Adipura 2014. Contohnya bila objek menjadi penilaian piala Adipura berada di lingkungan sebuah SKPD, maka SKPD itulah yang menjaganya. “Tanam pohon pelindung ditiap kantor SKPD, untuk mempercantik lingkungan

sekitar kantor supaya kelihatan indah. Dan juga wajib disediakan tempat sampah ditiap titik kantor SKPD. Demi menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor,” terang Helmi. Minta Bersabar Di bagian lain, Helmi mengaku sempat belum tahu bila Dinas Pekerjaan Umum Kota sedang mengerjakan proyek penataan saluran drainase di kawasan Jalan Soeprapto. “Setalah saya baca harian RB tadi pagi (kemarin), apa iya ada mulai pembongkaran gunakan alat berat di kawasan Soeprapto. Mungkin karena saya sudah lama nggak main ke soeprapto. Pas saya konfirmasi ke Kadis PU ternyata memang sedang berjalan proyeknya. Namun beliau (Kadis PU Darmawansyah) sedang sakit. Akan tetapi, tim Dinas PU masih tetap bekerja,” kata Helmi saat membuka rapat.

Menurut Helmi, proyek tersebut merupakan bagian dari proyek pemeliharaan dan perbaikan drainas e lingkungan yang dibiayai anggaran rutin pada APBD. “Program kita memang ada perbaiki drainase. Seperti kawasan soeprapto selama ini tidak pernah dibongkar dan diperbaiki. Makanya kita kerjakan mulai sekarang. Karena kita akan menata kawasan soeprapto menjadi kawasan yang baik, bersih dan indah,” tambah Helmi. Mengenai keluhan warga terkait bau busuk dampak pembongkaran drainase tersebut, Helmi mengatakan, tidak akan dibiarkan. Kondisi tersebut disebabkan pembongkaran dan pembersihan drainase dilakukan pada malam hari. “Sisa-sisa puing dan kotoran sampah akan dibersihkan. Bagi masyarakat sekitar, kita minta bersabar, ini demi pembangunan,” ujar Helmi. (new)

23

Icon Rafflesia Tidak Untungkan Bengkulu Sambungan dari Hal 13

Sultan berencana membuat monumen Fatmawati. Di atasnya ada patung raksasa Fatmawati dan di dalamnya ada perpustakaan. Harapannya setelah dibangun akan menjadi identitas baru bagi Provinsi Bengkulu. “Kalau tidak bisa APBD, nanti bisa APBN. Bisa juga akan digelar malam amal pembangunannya. Salah satunya mengundang sejumlah investor untuk berinvestasi di Bengkulu. Saya yakin, banyak pengusaha dan orang pusat akan menyumbang. Belum lagi dari keluarga,” kata Sultan. Terpisah, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kad i n ) P rov i n s i B e n g k u l u Ir. Ferry Rizal setuju bila Pemda Provinsi Beng-

kulu mengubah icon bunga rafflesia dengan Fatmawati. “Kalau bagi kami sebagai pengusaha, rafflesia tidak menarik untuk dijual. Dari sisi usaha tidak pas. Silakan pihak yang berkompeten untuk mengkajinya,” kata Ferry, Selasa (20/8) siang. Menurut Ferr y Rizal, bunga rafflesia tidak identik dengan Bengkulu. Karena tidak hanya ada di Bengkulu, tetapi juga ada sejumlah daerah lain dan negara. “Dari ketetapan nasional, Kementerian Lingkungan Hidup, bunga asal Bengkulu bukan bunga rafflesia. Melainkan bunga kibut atau sering disebut s e b a ga i b u n ga b a n g k a i . Kalau kita lihat iklan di t e l e v i s i , bu nga ra f f l e s i a m e n ja d i i c o n Ma l a y s i a. Kalau kita berasaing, bisa

bayangkan. Kita provinsi, mereka negara. Belum lagi bersaing dengan daerah lain,” tambah Ferry. Te r l e b i h l a g i d a r i s i s i nasionalisme dan historis sejarah, sambung Ferr y, belum ada kontribusi Inggris kepada Bengkulu. S eb a l i k nya, keb e ra d aa n Inggris itu dalam rangka untuk menjajah Bengkulu. Menurutnya, tidak selayaknya rafflesia dipertahankan menjadi icon Bengkulu. “Siapa Raffles? Ia orang luar. Bukan orang Bengkulu yang telah berjuang. Sebaiknya kita mengangkat nama pejuang kita. Kalau bukan kita siapa lagi. Memang selama ini sudah terlanjur memakai Rafflesia. Tapi sekarang belum terlambat bila ingin menggantinya.

Mudah-mudahan itu dapat meningkatkan jiwa nasionalis kita,” ungkap Ferry. Berbeda kalau icon Bengkulu menjadi Fatmawati, yang dapat membangkitkan s emangat nasionalisme. Dan kembali mengingatk a n s e ja ra h p e r ju a n ga n Bengkulu. Icon Fatmawati, juga tidak bisa diambil oleh daerah lain. Pihaknya siap bila membantu mencar i pendanaan pembangunan patung Fatmawati raksasa. “Saya juga setuju nanti ada patung Fatmawati raksasa. Desainnya dapat Fatmawati sedang menjahit, didampingi Presiden S oekarno. Salah satu lokasi alternatif di Simpang Lima Soeprapto. Daripada patung kuda, yang s e l a ma i n i s aya m e n i l a i tidak punya makna,” tambah Ferry. (ble)

Forum Rektor, FKPD dan Tokoh... Sambungan dari Hal 13

Menurut Kepala Bappeda Kota Bengkulu Dr. Fitriani Badar MSi, tujuan dilaksanakannya sosialisasi untuk memperkuat dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan Samisake. Fitriani menjelaskan secara langsung sistem penyaluran Samisake bisa tersalur dan terserap sesuai dengan apa yang menjadi harapan. “Karena tujuan utama penyaluran program Samisake adalah untuk masyarakat miskin yang belum memiliki usaha dan juga untuk si miskin yang sudah memiliki usaha dalam menambah modal usahanya. Dan alasan diadakannya sosialisasi ini untuk memperkuat dukungan dan keyakinan dalam menyatukan persepsi/pandangan bersama mewujudkan Samisake dalam membebaskan Bengkulu dari kemiskinan,” papar Fitriani. Ka re na i n i m e r u p a k a n program utama pemerintah, ditambahkan Fitriani, tim verifikasi pendataan penerima program Samisake harus bekerja melakukan pendataan dengan sesuai prosedur. Karena intinya penyaluran wajib diberikan kepada masyarakat miskin yang membutuhkan untuk modal usaha. S elain itu d e n ga n d u ku n ga n s e r t a kerja semua pihak, program

Samisake ini akan berjalan dengan baik. “Seperti kalangan akademisi serta tokoh masyarakat serta FKPD dan Forum Rektor se Kota Bengkulu ini yang ikut mendukung program Samisake. Karena tanpa ada dukungan dari semua pihak, p ro gram Samisake akan sulit berjalan. Dan program Samisake, Insya Allah akan dilaunching oleh walikota pada 30 Agustus 2013 di Kelurahan yang sudah menjalankan dan menerima bantuan, berdasarkan data dari tim verifikasi Samisake,” ungkap Fitriani. Kemudian Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE memaparkan dasar l a h i r nya Sa m i s a k e ya ng dilatarbelakangi kondisi masyarakat Kota Bengkulu yang mencapai 74 ribu jiwa di bawah garis kemiskinan. Ditambah lagi dengan kondisi infrastruktur yang tidak memadai, pengangguran yang begitu besar, tidak adanya modal dalam b e r u s a ha, k e t e r b at a s a n skill serta kurang memadai keamanan dan kenyamanan dalam berusaha. “Semua masalah dapat diselesaikan dengan solusi APBD untuk Rakyat. Karena saya yakin dan percaya Samisake dapat berjalan dengan baik atas dukungan semua pihak. Tak lupa saya bersama ibu Linda mengucapkan terima kasih kepada tim Bappeda

yang sudah berupaya meluangkan waktu untuk menyelesaikan program ini sehingga program ini dapat berjalan sebaiknya. Harapan saya sepada seluruh SKPD, bersama kita sukseskan Samisake. Jangan sampai dana yang kita berikan mengalami kebocoran sedikitpun,” urai Walikota termuda ini. Sementara itu Kajari B e n g k u l u S u r y a n t o, S H mengatakan, program yang sudah dibuat oleh Pemda Kota Bengkulu ini harus d i d u ku n g s e mu a p i ha k . Seperti DPRD juga harus mendukung penuh program ini agar dapat berjalan dengan baik dan menyukseskan program pemerintah yang peduli dengan rakyat. “Karena, jika sampai anggota dewan tidak mendukung berarti sama saja dengan tidak mementingkan kepentingan rakyat. Mari kita dukung bersama agar p ro g ra m i n i t i d a k c a c at hukum. Dan harapan kita semoga program Samisake ini benar-benar bisa tumbuh dan berkembang pesat, sehingga masyarakat bisa terbebas dari kemiskinan,” kata Suryanto. Sementara perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) Drs. H. Sakroni, M.Pd berharap program Samisake tidak mengalami masalah serta tidak melenceng dari apa yang telah diprogramkan

pada pelaksanaannya. “Makanya program ini perlu dilakukan pengawasan secara bersama,”ucapnya. GM Harian Bengkulu Ekspress yang juga Ketua PWI B e ngku lu Su kat n o, S. Pd yang diberikan kesempatan memparkan pandangannya mengutarakan, program Samisake merupakan program yang sangat baik. Ia pun berharap program ini dapat segera berjalan dan menjawab keraguan yang ada selama ini. “Saking tertariknya saya dengan program ini, pernah saya berusaha untuk menggalinya dan membuatnya dalam bentuk thesis. Namun sayangnya ditolak karena ternyata ada akademisi yang masih belum percaya dengan program ini. Padahal program ini sudah dijalankan di daerah lain dan berhasil. Saya kira kalau ini nanti berjalan akan menjawab semua keraguan yang ada,” ujarnya. Dalam diskusi dan dialog tersebut turut hadir Wakil Walikota Ir. Patriana Sosialinda, pejabat di lingkungan Pemda Bengkulu, tokoh adat dan masyarakat, alim ulama, akademisi, Rektor UMB Dr. Khairil, perwakilan Rektor IAIN Nurul Fadilah, Kapolres Bengkulu AKBP. Iksyanto Bagus Pramono, SH, MH, Dandim, Danlanal, per wakilan PNPM, L SM, serta perwakilan masyarakat kota. (rls/adv/new)

Kapolda, Danrem dan Gubernur Pimpin... Sambungan dari Hal 13

Benny Mokalu, SH, Danrem Kolonel Inf Teguh Pambudi dan Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S. Ag, M. Pd. Dan didampingi 10 bupati/walikota, 9 Kapolres dan Dandim s e Provinsi Bengkulu. Tak hanya itu, sebanyak 1.000 kentongan juga bakal menyemarakkan kegiatan. “Launching ditandai pemukulan 1.000 kentongan sebagai simbol Poskamling. Kegiatan ini juga akan melibatkan seluruh FKPD baik kota, kabupaten maupun provinsi. Serta koordinator keamanan se Kota Bengkulu,” ujar Koordinator Lomba Pos Bengkuluku Aman RB yang juga Redaktur Pelaksana RB Patris Muwardi, S.Pt, Selasa (20/8). Menurut Patris, launching Gerebek Aman se Provinsi

Bengkulu ini didasari kesuksesan Lomba Pos Bengkuluku Aman yang digelar Harian Rakyat Bengkulu (RB) bekerjasama dengan Pemda Kota Bengkulu didukung Polres Bengkulu, Kodim 0407 Kota Bengkulu dan BMA Kota Bengkulu. Kota Bengkulu menjadi pilot project. “Kegiatan itu mendapat perhatian Kapolda Bengkulu Brigjen Pol AJ Benny Mokalu, SH. Terlebih sejak ada lomba, tingkat kriminalitas terutama malam hari menurun drastis. Kapolda ingin ada kegiatan masal. Sehingga gerakan Bengkuluku Aman tersebut diperluas ke tingkat provinsi,” terang Patris. Lagu Demi Indonesia Bisa Didownload Sementara itu, lagu wajib Festival Band Demi Indonesia tak hanya bisa diperoleh di Graha Pena Rakyat Beng-

kulu (RB), namun juga bisa didownload melalui link http://tiny.cc/diband. Hal ini diungkapkan Koordinator Festival Band Demi Indonesia Miftahul Jamal. “Lagu wajib yang harus dibawakan peserta berjudul Demi Indonesia. Lagu itu sudah bisa didownload,” kata Jamal. S e m e nt a ra h i ng ga k i n i pendaftaran masih dibuka. Pendaftaran akan ditutup 30 Agustus. Pada hari yang sama juga akan langsung digelar technical meeting yang akan dilakukan di Graha Pena RB. “Sudah cukup banyak peserta yang mendaftar. Bagi grup band yang ingin ikut berpartisipasi silakan daftarkan segera,” ujar Jamal. Festival Band Demi Indonesia sendiri akan digelar 1 September 2013 berbarengan dengan kegiatan lain Gebyar 12 Tahun RB. “Kegiatan hanya digelar satu hari. Artinya

seleksi dan grand final akan dilakukan pada hari yang sama,” kata Jamal. Saat seleksi, peserta harus membawakan dua lagu. Satu lagu wajib dan satu lagu pilihan. Lagu wajib berjudul Demi Indonesia, sedangkan lagu pilihan bisa ciptaan s e n d i r i at au a ra n s e m e n ulang. Lagu harus bertema patriotisme. Sebagai contohnya lagu Bendera yang dipopulerkan grup band Cokelat, Garuda di Dadaku yang dipopulerkan grup band Netral, serta lagu-lagu bertema patriotisme lainnya. Hadiah jutaan rupiah sudah disiapkan panitia bagi para juara. Juara 1 akan mendapatkan uang tunai Rp 2 juta, juara 2 Rp 1,5 juta dan juara 3 Rp 1 juta. Info lebih lanjut dapat menghubungi contact person 085764666672 atau pin BlackBerry 29E660ED. (rei)

Pengadaan Baju Melayu Bisa Berdampak... Sambungan dari Hal 14

Jika pakaian adat melayu dijadikan pakaian dinas, Juanda menilai sangat tidak tepat. Sebab pakaian adat melayu bersifat lokal. “ B u k a n B e n g ku l u s a j a menerapkan pakaian budaya adatnya. Contohnya Jakarta juga menerapkan pakaian adat betawi pada hari tertentu kerja. Oleh karenanya, pemahaman pakaian dinas itu mencakup nasional, bukan lokal. Meskipun pakaian adat melayu itu di-Perwalkan,” kata Juanda. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bengkulu Nuharman, SH men-

gatakan, Pemda Kota tidak bisa menggunakan mata anggaran pakaian dinas yang sudah tertera dalam APBD 2013 untuk pengadaan pakaian adat melayu. Apabila itu dilakukan tanpa ada laporan dari DPRD Kota, maka sangat berkemungkinan menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). “Karena yang kita tahu selama ini, dalam APBD itu pengadaan pakaian dinas harian dan ada pun untuk pakaian khusus tertentu, setahu saya Batik Besurek. Kalau pengadaan pakaian dinas harian diubah dengan pengadaan pakaian adat melayu, itu menyalahi prosedur.

Karena tidak sesuai dengan peruntukkan awal,” kritik Nuharman. Daripada akan menimbulkan masalah, Nuharman menyarankan agar Pemda mengubah mata anggaran pakaian tersebut masuk ke dalam APBD-Perubahan. “PNS, pastinya akan bertanya juga meskipun pakaian dinas baju melayu dibuat. PNS itu akan bertanya kemana pengadaan pakaian dinas harian (PDH). Selain itu proses lelangnya pun tidak bisa dilakukan kalau item peruntukkannya tidak jelas. Dan inilah yang akan menjadi temuan kalau mata anggaran itu tidak diubah,”

ujar Nuharman. Bila Pemda Kota Bengkulu belum siap menganggarkan dana pembuatan baju adat m e l ay u p a d a t a hu n i n i , sambung Nurharman, tidak perlu tergesa-gesa melakukan pengadaan baju adat melayu di lingkungan SKPD dengan menggunakan mata anggaran pengadaan pakaian dinas harian. “Menurut saya, sebaiknya pengadaan pakaian dinas tertentu seperti adat melayu itu dilakukan satu pintu. Jadi jelas rincian pertanggungjawabannya seperti apa. Dan itu juga harus melalui pembahasan di DPRD,” kata Nurhaman. (new)


26

Pro OTONOMI

PRO OTONOMI 2 Pencurian

Rakyat Bengkulu  Rabu, 21 Agustus 2013

Lintas

Imbau Warga Kaur Tenang

KOTA BINTUHAN – Terkait masalah tapal batas antara Bengkulu Selatan dan Seluma yang sempat memanas beberapa hari terakhir, Ketua DPRD Kaur Samsu Amanah, S.Sos mengimbau warga Kaur yang ada di lokasi perbatasan BS dengan Kaur untuk tetap tenang. Jangan terpancing dengan memasang tapal batas atau patok NANDAR MUNADI sebagaimana dilakukan warga Seluma diperbatasan BS. Pemda Kaur sendiri telah menyerahkan pemasangan tapal batas dan pengukuran titik koordinat ke Pemda Provinsi Bengkulu. “Warga Kaur untuk tetap menjaga ke kompakan dan tidak terpancing dengan ikut-ikutan memasang patok. Selain itu saya meminta Pemda Kaur secapatnya meminta Pemda Provinsi untuk pemasangan patok tapal batas pascakeputusan MK yang menolak gugatan BS,” ujar Samsu Amanah. Sebelumnya Plt Sekda Kaur Nandar Munadi, S.Sos juga telah menerangkan, kalau titik koordinat antara Kaur dan Bengkulu Selatan telah ada. Namun pihaknya telah meminta Pemda Provinsi Bengkulu untuk memasang patok tapal batas. Hal ini dilakukan agar jelas batas wilayah sesuia dengan keputusan MK beberapa waktu yang lalu. “Kami sudah minta provinsi untuk samasama melakukan pematokan tapal batas. Bahkan dalam waktu dekat ini, informasinya akan segera terealisasi, kita hanya menunggu saja,” terang plt Sekda Kaur Nandar Munadi, S.Sos kepada RB. Seperti diketahui bahwa perbatasan Kaur dan Bengkulu Selatan berada di jembatan Sulauwangi yang berada di Desa Sulauwangi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur. Karena berbatasan dengan sungai dan jembatan, sehingga tak pernah terjadi konflik tapal batas antara warga Kaur dan Bengkulu Selatan.(cik)

di Gudang KPU Seluma Terungkap Dari Pengakuan 6 Tsk Pencuri Aset Murman

PERI/RB

TERUNGKAP: Kasat Reskrim Polres Seluma membeberkan identitas pelaku pencurian di gudang KPU Seluma.

Mobil Oknum Polisi Diserahkan ke Jaksa BB Illegal Logging ARGA MAKMUR – Hari ini, tak hanya dua tersangka illegal logging (IL) Ju dan Di yang akan digelandang polisi ke Kejaksan Negeri (Kejari). Mobil Suzuki Futura BD 9527 DA yang tak lain milik oknum anggota Polres BU Brigpol. Si juga akan diserahkan ke Jaksa. Penyidik Polisi akan mengirimkan mobil milik Si ini ke Jaksa lantaran mobil ini juga merupakan barang bukti. Mobil yang memang kerap digunakan Si untuk mengangkut kayu di depot kayu miliknya tersebut dijadikan sebagai barang bukti lantaran digunakan untuk mengangkut 2 meter kubik (M3) kayu dengan pengemudi tersangka Di. Kapolres BU AKBP. Ahmad Tarmizi, SH melalui Kabag Ops AKP. Andi Sumarta, S.IK membenarkan mobil milik oknum anggotanya itu merupa-

kan BB kasus illegal logging. Tak hanya itu, kertas jual beli (nota) kayu dari tersangka Ju yang disita polisi juga akan masuk dalam berkas perkara. Dimana disebut-sebut kertas jual beli kayu tersebut terdapat nama dan logo depot milik Si. “Ini menunjukan kita tidak tebang pilih dalam penindakan hukum, termasuk pada anggota sendiri. Nantinya berkasnya juga akan kita lanjutkan,” demikian Andi. Disisi lain, Nurdin, SH pengacara tersangka Ju mengungkapkan jika saat persidangan nanti akan banyak yang diungkapkan di hadapan majelis hakim. Termasuk indikasi keterlibatan oknum polisi dalam illegal logging tersebut. Tak hanya Ju, menurutnya istri Ju juga akan membuka semua transaksi perdagangan kayu antara Ju dan oknum polisi. “Saya harapkan nantinya di persidangan semua wartawan bisa datang, sehingga nantinya akan terbuka semuanya,” demikian Nurdin.(qia)

Membantah Memperkosa, Hanya Ditempel Pengakuan Tersangka Pemerkosa Anak Tiri

PERI/RB

DIPERIKSA: Tsk pemerkosa bocah 10 tahun saat menjalani pemeriksaan di Polsek Talo.

SELUMA – An (40), pria yang seharihari bekerja sebagai petani ini, kini harus mendekam di sel Polsek Talo Polres Seluma. Ia harus ditahan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang sudah tega memperkosa anak tirinya sendiri, sebut saja namanya Mekar (10). Kepada RB kemarin (20/8), An mengaku khilaf atas perbuatannya, meskipun sebanyak dua kali dia menggagahi anak tirinya itu. An menyebutkan dia khilaf lantaran sewaktu melihat anak tirinya yang masih bocah itu layaknya melihat seorang gadis yang sudah dewasa. Akibat penglihatannya itulah, ia

nekad memperkosa darah daging dari istrinya itu. An sudah 6 tahun menikah dengan ibu kandungnya Mekar. Dari pernikahannya itu, sudah dikaruniai 2 orang anak. An mengatakan, ia tega menggauli anak tirinya sendiri itu bukan karena tidak mendapatkan pelayanan dari istrinya. “Saya khilaf sekali pak dan menyesal,” tandasnya. Setiap kali ia melakukan perbuatan bejadnya itu, menurutnya sang anak tidak melakukan perlawanan. Dan menurutnya, tidak pernah ia mengancam akan membunuh jika sampai bocah tersebut menceritakan ke orang lain.

Baca MEMBANTAH..Hal 35

SELUMA TIMUR - Penyidik Satreskrim Polres Seluma terus menggeber pemeriksaan terhadap 6 tersangka pencurian sejumlah peralatan milik perusahaan mantan Bupati Seluma, H Murman Effendi, MH. Hasil pemeriksaan terbaru, tiga diantara 6 tersangka yang diringkus, ternyata juga terlibat pencurian sejumlah logistik pemilu yamg disimpan dalam gudang milik KPU Seluma. Sebagaimana dikemukakan Kapolres Seluma, AKBP Parhorian Lumban Gaol, S.Ik didampingi Wakapolres, Kompol Reza Pahlevi, S.Ik dan Kasat Reskrim, AKP Andor Lumban Raja, di ruang kerjanya kemarin (20/8). “Dalam pengembangan kasus yang enam orang yang kita tangkap beberapa hari lalu, tiga diantaranya mengaku juga mengambil isi gudang logistik milik KPU Seluma yang beberapa waktu lalu dibobol maling,” ujar Lumban Raja. Hasil barang yang mereka curi itu, mereka dijual ke Kota Bengkulu. Kendati demikian, mereka membantah telah

mencuri seluruh isi gudang KPU Seluma tersebut. “Akan kita maksimalkan lagi pemeriksaannya nanti. Pada siapa barang itu dijual, keterangannya hanya dijual ke tukang barang rongsokan,” imbuhnya. Untuk sementara Kasat membantah jika keenam tersangka yang sudah ditahan itu merupakan sindikat pencurian. Mereka semua masih saling memiliki hubungan keluarga. Dan sehari-hari pengakuannya bekerja sebagai pemulung. “Profesi mereka pemulung, dan masih ada hubungan keluarga. Belum bisa dikatakan sindikat, kalau dilihat dari latar belakang mereka. Mereka ini masih keluarga dan satu kampung. Memang secara tidak langsung mereka ini terorganisir sesama mereka,” terangnya. Tiga pelaku yang dimaksud yakni Tiga orang ditangkap sekitar pukul 16.00 WIB, yakni Su (33), Bi (27) dan BH (29), ketiganya warga Kelurahan Rimbo Kedui Kecamatan Seluma Selatan. Sebelumnya mereka ini diringkus karena ketahuan telah melakukan tindakan mencuri alat-alat di Kuari Tanjung Kuaw.(hue)

Berduaan dengan Istri Orang, Digerebek Warga Dijatuhi Denda Adat Rp 2 Juta KEPAHIANG - Malammalam berduaan dengan istri

orang di rumah kosan, RS (28) warga RW 04 Jalan Ketapang Kelurahan Dusun Kepahiang digerebek warga pukul 21.00 WIB, Senin (19/8).

Baca BERDUAAN..Hal 35


Rakyat Bengkulu

TELEPON PENTING RSUD Arma PBK & Satpol PP Polres BU Sat Reskrim BU Gangguan PDAM Gangguan PLN

BENGKULU UTARA

UTARA

Rabu, 21 Agustus 2013

(0737) 521118 (0737) 521113 082184224211 081367788009 (0737) 521308 (0737) 521721

ARGA MAKMUR – Bupati BU, Dr. Ir. HM Imron Rosyadi, MM, M.Si tidak mau kejadian Calon Jemaah Haji (CJH) eksodus atau bukan warga Bengkulu Utara (BU) tetap berangkat menunaikan haji menggunakan kuota BU seperti tahun ini. Dia menegaskan akan melakukan seleksi seluruh antrean CJH yang sudah mendaftar untuk berangkat melalui kloter BU. Diakuinya, mestinya seleksi dilakukan secara menyeluruh pada pendaftar haji yang sudah masuk ke Kemenag. Untuk menghindari keterlambatan pencoretan jika dilakukan tiap tahun keberangkatan seperti tahun ini. “Tahun ini kita seleksi lebih cepat dan ketat. Seharusnya seluruh CJH kita seleksi, agar tidak ada yang eksodus asal BU berangkat,” tegas Imron. Pemda akan membentuk tim gabungan mulai dari Dinas Dukcapil, Kemanag dan

Sudirman, Warga Desa Gunung Agung Kecamatan Arga Makmur

Jarak Industri dengan Pertanian MARAKNYA industri di Bengkulu Utara (BU) juga menebar dampak negatif terutama bagi pertanian di BU. Pasalnya limbah perusahaan juga dinilai mencemari lahan pertanian. Sudirman warga Desa Gunung Agung Kecamatan Arga Makmur mengharapkan ke depan pemerintah menentukan jarak khusus antara lokasi industri dengan areal pertanian sawah masyarakat. Pasalnya tanaman padi sangat sensitif dan mudah menurun kualitasnya dengan gangguan limbah indstri. “Terkena asap pabrik atau pengolahan batu saja kualitas padi bisa turun. Apalagi untuk pemecah batu, biasanya mesin dan cerobong asap tidak terlalu tinggi,” ujar Sudirman. Ia mengharapkan tingginya investasi tidak mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat kecil, terutama pertanian. Bahkan diharapkan pengusaha bisa membantu usaha pertanian masyarakat untuk lebih dikembangkan. “Kalau aktivitas pengusaha tidak mengganggu masyarakat, tentunya warga tidak akan resah,” demikian Sudirman.(qia)

SHANDY/RB

HALALBIHALAL: Bupati BU Dr. Ir. HM. Imron rosyadi, MM, M.Si ketika melakukan halalbihalal dengan penyuluh agama di BU. Imron menjanjikan setiap tahun akan memberangkatkan 5 penyuluh untuk umrah gratis

SHANDY/RB

MOTOR CURIAN: Inilah Barang Bukti (BB) dua motor curian yang berhasil diamankan polisi setelah 8 jam hilang di halaman parkir RS Charitas Arga Makmur.

ARGA MAKMUR – Dalam tempo 8 jam, tim buser Polres Bengkulu Utara (BU) beker-

masing-masing camat untuk melakukan seleksi. Hal ini untuk memastikan domisili CJH sesuai alamat yang diajukan. “Nantinya kita akan konfirmasi dan cek langsung ke masingmasing kades. Data yang didapatkan benar-benar valid,” tambah Imron. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.700 CJH yang sudah mendaftar ke Kemenag BU harus diverifikasi. Mereka adalah CJH yang siap berangkat hingga 2018 mendatang. “Kita sesuaikan dengan aturan, jika ada yang terbukti eksodus pemda akan coret KTPnya. Lalu berjenjang kita usulkan pencoretan pada Kementerian Agama RI,” tukas Imron. Sekadar diketahui, sampai saat ini jumlah jumlah CJH BU masih bergabung dengan CJH asal Benteng dengan kuota pertahun 288 orang, kecuali tahun ini dengan pengurangan 20 persen menjadi 230 orang. Besar kemungkinan tahun depan Jumlah kuota haji asal BU dikurangi mengingat CJH Benteng akan dikelola Pemda Benteng.(qia)

15 Th Wajib Punya KTP, Dukcapil BU ke Sekolah

Tempo 8 Jam, 2 Motor Curian Dari RS Charitas Ditemukan

Kawanan Pelaku Kabur

Seingkirkan Eksodus, Pemda Seleksi 1.700 CJH Kades dan Lurah Harus Cek Domisili

Info Desa

27

jasama dengan Polsek Padang Jaya berhasil mengamankan 2 unit motor curian. Dua motor tersebut ditemukan polisi sekitar pukul 06.00 WIB kemarin

(20/8) di Desa Marga Sakti dan Padang Jaya Kecamatan Padang Jaya BU. Dua motor yang sempat hilang pukul 22.00 WIB di Rumah Sakir Charitas Arga Makmur dan ditemukan tersebut masing-masing Honda Supra 125 BD 4682 DP milik Suprianto warga Desa Tanjung Harapan Padang Jaya dan satu lainnya Yamaha Mio BD 5303 DS milik Hendri warga Desa Padang Jaya Kecamatan Padang Jaya. Keduanya ditinggalkan pelaku di semak perkebunan kelapa sawit milik warga. Diduga, pelaku terpaksa meninggalkan barang hasil curiannya lantaran polisi sudah melakukan razia menutup jalan-jalan keluar dari BU. Kronologis kejadian, awalnya kedua korban memarkirkan motor di tempat parkir RS Charitas saat membezuk kera-

batnya yang dirawat. Sekitar pukul 22.00 WIB saat hendak pulang, kedua motor yang diparkir bersebelahan ini sudah tak lagi ada pada tempatnya dan korban melapor ke Polisi. Malam itu juga Polisi melakukan razia di beberapa titik menutup akses pelaku untuk keluar dari BU dan melakukan razia. Pukul 06.00 WIB kemarin, Polisi yang melakukan penyisiran menemukan motor tersebut di semak dan lokasi perkebunan. “Kita langsung melakukan razia menutup jalur Kemumu, Lais, Padang Jaya dan Kerkap. Selain anggota juga disebar untuk menyusuri jejak pelarian,” ujar Kapolres BU AKBP. Ahmad Tarmizi, SH melalui Kasat Reskrim AKP. M Simaremare. SH yang memimpin pencarian. Saat ditemukan, polisi mendapati kondisi lubang kunci motor sudah dirusak dan diduga

menggunakan kunci leter “T”. Kuat dugaan pelaku merupakan satu kawanan yang sengaja datang untuk melakukan pencurian. “Untuk ciri-ciri pelaku sudah kita dapati dan sekarang sedang diselidiki. Kita belum bisa pastikan apakah mereka ini pemain lama atau orang yang baru melakukan kejahatan,” terang Kasat. Ia juga mengimbau masyarakat yang menjadi korban kejahatan segera melapor atau menginformasikan ke Polisi, sehingga bisa dilakukan razia dan pengejaran. Ia juga mengimbau masyarakat memarkirkan motornya di tempat-tempat khusus dan melengkapi motor dengan kunci tambahan. “Kita harap masyarakat ikut mencegah agar tidak menjadi korban kejahatan. Pelaku kejahatan ada di sekitar kita,” imbuh Kasat.(qia)

ARGA MAKMUR – Sebanyak 44.025 warga Bengkulu Utara (BU) belum melakukan perekaman E-KTP dari 192.120 jiwa yang tercatat sebagai wajib KTP. Hal ini membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) BU mendatangi sekolah untuk melakukan pendataan E-KTP. Kadis Dukcapil BU Drs. Kiman Nazardi, MM menjelaskan saat ini BU sudah melakukan perekaman data 148.095 warga. Sedangkan membengkaknya jumlah wajib KTP yang belum terekam ini lantaran ada revisi undang-undang (UU) tentang data kependudukan. Dalam revisi UU tersebut disebutkan E KTP akan berlaku seumur hidup. Selain itu, jika sebelumnya wajib KTP diberlakukan saat berumur 17 tahun, kini menjadi warga berumur 15 tahun termasuk pelajar sudah dinyatakan wajib KTP dan boleh melakukan pereka-

man data. “Sebagian besar mereka yang belum terekam data karena masih 15 tahun dan pelajar. Memang selama ini tidak kita rekam data pelajar,” tambah Kiman. Dengan revisi tersebut, Dukcapil akan berkoordinasi dengan seluruh sekolah di BU guna perekaman data siswa di sekolah. Hal ini diyakini akan jauh efektif dibanding menunggu mereka mendatangi kantor camat masing-masing untuk melakukan perekaman. “Saat ini akan kita mulai sekolah di dalam kota, setelah itu di kecamatan. Tidak mungkin mereka datang ke kantor camat, sebab harus sekolah. Makanya inisiatif kita datang ke masing-masing sekolah,” terang Kiman. Ia optimis menuntaskan perekaman data ini dalam tenpo 3 bulan, asalkan tidak ada kendala peralatan. Saat ini 121.518 warga BU sudah menerima fisik E KTP.(qia)

5 Penyuluh Agama BU Umrah Setiap Tahun ARGA MAKMUR – Tampaknya Bupati Bengkulu Utara (BU) Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si semakin rajin menyambangi warganya, baik aparat pemerintah daerah dan vertikal maupun masyarakat umum. Kali ini dia menyambangi Kemenag BU untuk silaturahmi dengan penyuluh agama, bersamaan dengan pencairan honor penyuluh agama. Kali ini Imron berjanji memberangkatkan umroh 5 penyuluh agama setiap tahun. Menurut Imron anggaran untuk keberangkatan 5 penyuluh agama umrah ke tanah suci setiap tahun akan dimasukkan dalam APBD. Sebagai ganti anggaran Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) dalam APBD yang kini sudah tidak lagi diperbolehkan dan diambilalih Pemprov. “Dananya akan dianggarkan dalam APBD pengganti TPHD. Hanya harus kita seleksi, kalau yang sudah haji mungkin belakangan saja,” janji

Imron disambut tepuk tangan penyuluh agama. Kebijakan ini diberikan bupati sebagai reward bagi penyuluh agama. Ia menilai tugas penyuluh agama sangat mulia dan berat untuk menciptakan generasi bangsa yang religius. Terutama menghilangkan nilainilai kebiasaan masyarakat yang sudah bertentangan dengan ajaran agama. “Masyarakat tidak bisa dilarang begitu saja, harus diberi pengertian agar menghilangkan kebiasaan yang bertentangan dengan agama,” tambah Imron. Disisi lain, Kepala Kemenag Arga Makmur BU Drs. H Bustasar MS, M.Pd menjelaskan kemarin membagikan honor penyuluh agama pada semester 1 bulan ini. Besarannya, masing-masing penyuluh yang berjumlah 512 orang menerima Rp 300 ribu per bulan atau totalnya Rp 1,8 juta. “Yang kita bayarkan hari ini hanya 357 orang penyuluh wilayah BU. Sisanya 155 orang kita berikan pada Kemenag Benteng untuk dibagikan pada penyuluhnya dan dibina,” terang Bustasar.(qia)


MUKOMUKO

MUKO2

28 TELEPON PENTING Polres Kantor PBK Rumah Sakit PLN

087877170691 085378635859 0737 71148 0737 71154

Info Senemu

Rakyat Bengkulu

Rabu, 21 Agustus 2013

Air PDAM Tak Asin Lagi PELANGGAN air PDAM di Kecamatan Kota Mukomuko Denis mengatakan air PDAM saat ini sudah bagus alias tidak asin lagi. Untuk keperluan mandi dan mencuci air sudah layak digunakan. Hanya saja yang terjadi saat ini, jika sumber air keruh maka air yang dialirkan ke pelanggan juga keruh. Awalnya ia beranggapan manajemen PDAM sudah berhasil mengatasi air asin itu. Nyatanya ketika ia sedang mincing, ketahuan kalau muara buatan di Sungai Selagan yang menjadi sumber air PDAM tertutup. Air laut tidak lagi masuk ke sungai, sehingga air PDAM tidak asin lagi. “Penyebabnya karena muara itu tertutup sehingga air PDAM tidak asin lagi,” tuturnya. Kalau air tidak asin mandi pun menjadi enak. Rambut tidak lagi mengeras karena mandi dengan air asin itu. Diharapkan kondisi ini bertahan lama. Sehingga pengguna air PDAM tidak lagi mengeluh mandi dengan air asin. “Bagus sekarang enak airnya tidak asin lagi,” tutupnya.(del)

Lintas SKPD Tak Ganggu Pemerintahan EKSEKUSI yang dilakukan Kejari Mukomuko terhadap dua terpidana kasus korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan Desa Pondok Kopi. Sebab Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Mukomuko Ramdani, SE mengatakan Amir dan Sukril yang sebelumnya menjabat sebagai Kades dan Sekdes Desa Pondok Kopi sudah diberhentikan. Sudah ada kades dan sekdes yang menggantikan posisinya di pemerintahan di desa itu. “Sudah setahun ini diberhentikan,” tutur Ramdani. Sesuai jadwal, Kejari Mukomuko akan melakukan eksekusi pada Amir dan Sukril hari ini Rabu (21/8). Keduanya akan menjalani hukuman satu tahun penjara terkait korupsi terhadap ADD. Keduanya tidak melakukan upaya hukum yang lebih tinggi dan bersedia dieksekusi. Sehingga Kejari Mukomuko menganggap keputusan pengadilan tersebut sudah incrach.(del)

ADE/RB

SIMBOLIS: Motor dinas untuk kades dan guru sudah diserahkan secara simbolis, tinggal fisiknya saja. Sementara ambulans sudah diserahkan secara fisik ke puskesmas.

Jelang Mutasi, Pejabat Banyak Halalbihalal MUKOMUKO – Isu mutasi pejabat yang santer di lingkungan Pemda Mukomuko diperkirakan September ini akan digelar. Menariknya, pantauan RB banyak pejabat yang mendadak jadi rajin mengikuti acara safari halalbihalal yang dilakukan Bupati Mukomuko ke-15 kecamatan yang sudah berlangsung seminggu ini. Jika ingin bertemu dengan pejabat eselon II dan III di kantornya tentu tak mudah, karena mereka akan kembali dari halalbihalal jelang maghrib. Diyakini, pekerjaan mereka akan terganggu dan bisa menghambat pelayanan publik. Apalagi bila ada keperluan urgent yang butuh kebijakan atau tandatangan cepat dari kepala SKPD atau pejabat setingkat. Diyakini dampaknya masyarakat juga yang akan dirugikan. Melihat fenomena ini, Presedium Pemekaran Mukomuko Bodi Rahmat Santosa menilai kondisi pe-

layanan ke masyarakat menjadi tidak sehat. Bisa juga dijadikan ajang cari perhatian pada bupati supaya dapat jabatan yang lebih empuk. Apalagi di Mukomuko tidak butuh uang untuk mendapatkan jabatan. “Saya kira tidak perlu cari muka. Bupati pasti dapat masukan Baperjakat mana pejabat yang cakap dan tidak. Cukup pejabat terkait saja yang berangkat. Jika SKPD mau ikut, silakan dibuat jadwal secara bergiliran,” saran Bodi. Diakuinya halalbihalal sangat baik dilakukan, terkait silaturahmi. Namun jangan sampai meninggalkan pekerjaan penting, berupa pelayanan pada masyarakat yang datang ke kantor-kantor di Pemda Mukomuko. Bodi yakin, bupati juga tidak mau pelayanan publik terganggu akibat pejabatnya ikut halalbihalal. “Kadang oknum pejabat itu yang mau sendiri. Jangan lupakan pelayanan di kantor-kantor,” demikian Bodi.(del)

Rabu Depan, MoU Pinjaman Diteken Target Pemda MM MUKOMUKO – Pemda Mukomuko menargetkan Rabu pekan depan sudah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) akad kredit pinjaman antara Pemda Mukomuko dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian

Keuangan RI. Setelah penandatangan akad pinjaman, maka dana Rp 47 miliar untuk pembangunan sarana jalan dan jembatan di Mukomuko segera cair. Pembangunan pun segera dalam dilaksanakan, salah satunya adalah jalan lingkar Ipuh yang sudah lama dikeluhkan warga setempat. “Target Bupati

Rabu pekan depan. Kita akan usahakan secepatnya,” terang Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mukomuko Apriansyah, ST. Ada beberapa hal yang diminta PIP untuk segera dilengkapi guna melakukan akad pinjaman. Yakni data informasi bahan penilaian dari studi kelayakan yang diajukan Pemda Mukomuko

untuk pembangunan ruas jalan dan jembatan melalui dana pinjaman itu. Selain itu, melengkapi data misalnya strategis pembangunannya, peta jaringan jalan kabupaten Mukomuko yang dilakukan penetrasi serta Rancangan Anggaran Biaya (RAB) pembangunan jalan dengan menggunakan dana tersebut.(del)

Daftar Haji Tahun Ini, Berangkat 8 Tahun Lagi Sabtu CJH Vaksin Meningitis MUKOMUKO - Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Mukomuko H. Ansari, SE mengatakan bagi warga yang berniat menunaikan ibadah haji supaya cepat mendaftar. Jika tidak, akan semakin lama menunggu giliran berangkat ke tanah suci menggunakan kuota haji reguler. Jika CJH mendaftar haji tahun ini, bisa dipastikan baru berangkat 8 tahun ke depan. Itu pun jika masih menggunakan kuota kabupaten. Jika kuota diambil alih provinsi maka bisa jadi harus menunggu 9 - 10 tahun ke depan. “Jadi kalau sudah punya niat langsung saja mendaftar, jangan ditunda. Sekarang waiting list haji kita sudah di atas angka seribu,” terang Ansari. Jika ingin cepat, maka bisa menggunakan ONH Plus dan ONH plus-plus. Jika mendaftar tahun ini, bisa diberangkatkan tahun depan. Namun dengan biaya yang lebih tinggi dua sampai tiga kali dari biaya haji dengan sistem reguler. Warga diharapkan berhati-hati jika ingin menggunakan ONH

plus. Karena banyak perusahaan travel yang menawarkan keberangkatan haji ini tidak jelas, dikhawatirkan peserta akan tertipu. “Travel tempat kita mendaftar harus jelas,” imbuhnya. Seorang warga Mukomuko yang biasa disapa Pak Palembang tahun lalu gagal berangkat menggunakan ONH plus. Karena perusahaan travel tempatnya mendaftar membatalkan pemberangkatan. Padahal dia sudah berangkat dari Mukomuko ke Bandara Internasional Minang (BIM) Sumatera Barat. Akhirnya dipulangkan kembali ke Mukomuko oleh agensi travel haji itu. Lalu dijanjikan berangkat tahun ini. “Kita tidak tahu, apakah beliau jadi berangkat tahun ini atau tidak. Setidaknya ini menjadi pelajaran supaya berhati-hati memilih jasa travel perjalanan haji,” sarannya. Sementara sesuai jadwal Sabtu pekan ini, CJH Mukomuko akan divaksin meningitis. Sehingga CJH yang berangkat tahun ini harus datang untuk keperluan vaksin itu. “Vaksin dijadwalkan hari Sabtu ini,” tutup Ansari.(del)

Sri Yuniarti Juga Ajukan Kasasi ke MA MUKOMUKO - Bukan hanya Syafariadi, ST saja yang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), Sri Yuniarti yang terjerat kasus yang sama juga mengajukan kasasi. Memori kasasi Syafariadi dan Sri Yuniarti terpidana setahun penjara kasus Pembangunan Jembatan Gantung Pasar Sebelah tahun 2010 sudah diajukan ke Pengadilan Tindak Pindana Korupsi Bengkulu. Selanjutnya menunggu tindak lanjut dari panitera hakim tipikor hingga ke Mahkamah Agung. “Saya selaku kuasa hukum keduanya sudah mengajukan memori kasasi. Saat ini tinggal menunggu proses lagi,” jelas Badrun Hasani, SH, MH. Badrun mengaku yang menjadi landasan utama mengajukan kasasi adalah karena dalam kasus ini bukan

masalah bangunan yang dilirik. Kerugian negara sebesar Rp 353 juta dari proyek senilai Rp 7 miliar itu timbul terkait administrasi. Yakni garansi bank yang tidak dikembalikan ke kas daerah. Setelah muncul audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan kerugian negara, uangnya dikembalikan ke kas daerah dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp 253 juta ke kas daerah Mukomuko, dilanjutkan pembayaran tahap kedua Rp 100 juta. Berhubung pada pembayaran tahap kedua penyidik jaksa sudah masuk, pembayaran dilakukan melalui jaksa. “Yang perlu diketahui sebenarnya adalah pembayaran kerugian negara itu dilakukan sebelum kasus ini masuk ranah hukum. Pembayarannya dilakukan

dalam masa tenggat waktu yang disarankan BPK,” tambah Badrun Hasani. Sehingga tidak ada kerugian negara pada saat kasus diusut. Kasasi yang diajukan mereka untuk menguji putusan hukum di tingkat pengadilan tindak pidana korupsi ke tingkatan yang lebih tinggi. Mereka berharap hakim di MA berpendapat lain. “Kalau yang dipermasalahkan adalah fisik kegiatan, kemungkinan ada mark up di dalamnya. Tapi perkaranya terkait administrasi kerugian negara yang sudah dikembalikan,” imbuhnya. Badrun menganalisa ada empat kemungkinan hukuman yang akan dijatuhkan hakim MA pada kedua kliennya. Yakni hukuman berkurang, tetap, bertambah atau bebas.(del)


Rakyat Bengkulu z Rabu, 21 Agustus 2013

LEBONG

29

PDAM Lebong Lepas Tangan

TELEPON PENTING Polres PLN PBK dan Satpol PP

(0738) 21004 (0738) 21423 085267124471

Seputar Pertanian

Maulana: PDAM Cuma Terima Barang Jadi

WANDA/RB

ASPIRASI: Ketua BPD Sebayua Ihwan Sahri (paling kanan) bersama 7 perwakilan warga saat menemui RB, kemarin (20/8) menyampaikan aspirasi. RUDI PANCA WARMAN

Penggerek Batang Jagung (1) TUBEI - Penggerek batang jagung merupakan hama utama yang sering ditemui petani jagung di Asia. Serangga ini, perkembangbiakannya mempunyai lebih dari satu generasi dalam setahun, karena didukung curah hujan yang memberikan pengaruh penting pada aktivitas ngengat dan oviposisinya. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lebong Ir. Rudi Panca Warman menjelaskan, jumlah telur yang diletakkan tiap kelompok sangat beragam, berkisar antara 30-50 butir atau bahkan lebih dari 90 butir. Seekor ngengat betina mampu meletakkan telur 300-500 butir dengan lama hidup serangga dewasa adalah 7-11 hari. ‘’Imago mulai meletakkan telur pada tanaman yang berumur dua minggu dan puncak peletakan telur terjadi pada stadia pembentukan bunga hingga keluarnya bunga jantan. Serangga betina lebih suka meletakkan telur di bawah permukaan daun, terutama pada daun ke-5 sampai daun ke-9,’’ jelas Rudi. (dtk)

Kabar Tubei

Perayaan Kurang Meriah LEBONG UTARA – Kemeriahan Peringatan HUT RI ke-68 di Lebong, sepertinya tidak dirasakan sepenuhnya sebagian masyarakat Kabupaten Lebong, meskipun beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Lebong, camat, desa atau kelurahan, sudah menggelar berbagai kegiatan pada peringatan HUT RI. Pasalnya, tahun ini Pemda Lebong hanya menggelar kegiatan upacara peringatan HUT RI, serta resepsi kenegaraan di Rumah Dinas Bupati Lebong malam harinya. Sedangkan untuk lomba, tidak ada. ‘’Kita merasa sepertinya perayaan HUT RI yang dilaksanakan Pemda Lebong, kurang meriah. Karena tahun ini tanpa adanya kegiatan lomba seperti turnamen sepakbola atau kegiatan lainnya. Padahal harapan masyarakat, paling tidak ada kegiatan hiburan. Minimal pesta rakyat seperti yang diselenggarakan pemda-pemda lain,’’ kritik Firdaus, warga Desa Kampung Muara Aman Kecamatan Lebong Utara kemarin (20/8) kepada RB.(dtk)

Dinilai Belum Merakyat, Kades Diprotes Warga Belum 2 Tahun Menjabat PELABAI – Merasa pemimpin di desanya belum merakyat, sejumlah warga Desa Sebayua Kecamatan Padang Bano menyurati Kabag Pemerintahan Setda Lebong. Dalam surat itu, warga mengaku tak sejalan dengan kepemimpinan Kades Sebayua Kecamatan Padang Bano, Rahmad dan Sekretaris Desa, Nur Bakti. Selain ditujukan kepada Kabag Pemerintahan Setda Lebong, surat tersebut juga ditembuskan ke Bupati Lebong, Camat Padang Bano dan Ketua DPRD Lebong. Seperti yang disampaikan Ketua BPD Desa Sebayua, Ihwan Sahri kepada RB kemarin (20/8). Persoalan yang terjadi diantaranya jamkesmas, dugaan pemotongan Bantuan Langsung Masyarakat Sementara (BLSM), pemanfaatan mobil Bantuan Kementerian PDT yang belum optimal, soal transparansi bantuan untuk masjid di Desa Sebayua, tidak adanya ketegasan kades dan sekdes terhadap perangkat desa yang tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya. ‘’Termasuk kurangnya perhatian kades dan sekdes kami soal berbagai penggalian potensi yang ada di Desa Sebayua. Seperti bumdes (badan usaha milik desa) PLTMH (pembangkit listrik tenaga mikro hidro) dan KBD (kebun bibit desa)

yang sudah ada sejak 2011. Padahal ini bisa menjadi salah satu pendapatan atau penghasilan yang masuk ke kas desa kita,’’ ungkap Ihwan. Ke m u d i a n , s a m b u n g I hw a n , s e l a m a i n i masyarakat merasa perhatian dari pemerintahan desa, kurang dan belum merata. Dugaan pungutan yang dilakukan untuk pembuatan KTP yang belum juga berhenti, masalah pengelolaan dana Anggaran Dana Desa (ADD) Sebayua, termasuk masalah dugaan kades yang jarang berada di tempat atau di desanya. Ihwan didampingi 7 warga desanya ini, mengharapkan ada solusi dan petunjuk dari Bagian Pemerintahan Setda Lebong, terkait persoalan yang terjadi di desanya. ‘’Selain surat tersebut, kita juga menyampaikan tanda tangan lebih kurang dari 50 orang KK (kepala keluarga) yang ada di Desa Sebayua,’’ imbuh Ihwan. Terpisah, Kades Sebayua Rahmad yang coba dikonfirmasi RB kemarin via handphone belum mau memberikan komentar mengenai masalah tersebut. Ia ingin mengetahui terlebih dahulu persoalan yang disampaikan Ketua BPD Sebayua bersama perwakilan warga. ‘’Saya belum bisa memberikan komentar, apa lagi melalui telepon. Saya ingin tahun dulu apa persoalan yang disampai mereka (Ketua BPD dan perwakilan warga, red),’’ singkat Rahmad.(dtk)

Usai Menjabat, Mantan Ketua KPU Tak Ngantor PNS di Setda Lebong TUBEI – Mantan Ketua Komis i Pe m i l i ha n Umu m ( K P U ) Lebong Munawar Azhari, SE, M.Si yang berstatus PNS aktif di lingkungan Setda Lebong, beredar informasi setelah tidak lagi menjabat Ketua KPU Lebong, Azhari sudah 36 hari tidak masuk kantor. Bahkan, informasi yang didapatkan RB, Azhari sudah sempat mendapat teguran dari Kabag Umum dan Perlengkapan Setda Lebong Bambang Tegoeh, S.Sos, yang merupakan atasan langsung Azhari. Informasi lainnya, belakangan Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Lebong mendapatkan kabar, Azhari

sedang mengupayakan pengajuan proses pindah tugas instansi. Kabag Umum dan Perlengkapan Setda Lebong Bambang Tegoeh, S.Sos mengaku sudah melayangkan surat ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lebong. Intinya, meminta penundaan proses k e p i n d a ha n A z ha r i k a re n a diduga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apalagi Azhari sedang menja l a n i p ro s e s a d m i n i s t r a s i hukuman disiplin, karena tidak masuk kerja selama 36 hari. ‘’Hal tersebut dihitung 36 hari sejak 23 Juni 2013, hingga surat disampaikan kepada BKD Lebong,’’ ungkap Bambang. Ditambahkan Bambang, ia

masih berkoordinasi dengan BKD Lebong mengenai informasi proses usulan pindah Azhari. Serta akan meminta petunjuk lebih lanjut dari Asisten III Setda Lebong Mirwan Effendi, SE, M.Si sebagai Asisten Bidang Administrasi. ‘’Karena memang kita tidak tahu sama sekali kalau yang b e r s a n g ku t a n s u d a h m e n g u r u s p i n d a h ,’’ d e m i k i a n Bambang. Sayangnya, Munawar Azhari yang coba dikonfirmasi via nomor handphone yang biasa digunakannya, belum bisa terhubung karena nomor tersebut s e d a n g t i d a k a kt i f. Hi n g g a berita ini diturunkan, RB belum mendapatkan konfirmasi dari Azhari.(dtk)

A M E N – Te rk a i t p ro t e s proyek PDAM di Desa Embong Uram Kecamatan Uram Jaya yang dilayangkan kelompok tani dan beberapa kepala desa (kades) serta BPD di wilayah Kecamatan Amen, Lebong Sakti dan Kecamatan Uram Jaya beberapa waktu lalu, Direktur PDAM Tirta Tebo Emas (TTE) Kabupaten Lebong, Maulana Yusuf lepas tangan soal pemasangan pipa di lokasi tersebut. Pasalnya, Maulan mengaku pihaknya hanya menerima barang jadi hasil proyek. Dijelaskan Maulana, untuk pelaksanaan kegiatan tender sampai penyelesaian pembangunan 1 unit Bangunan Intake Kafasitas 25 Lt/detik, serta pengadaan dan pemasangan jaringan pipa transmisi di Ibu Kota Kecamatan (IKK) Uram Jaya senilai Rp 6,5 miliar tersebut, melalui Balai Irigasi Sumatera 7 Bengkulu. Dananya bersumber dari APBN 2013 untuk kegiatan pembangunan baru dan optimalisasi sistem penyediaan air minum

di Kabupaten Lebong. ‘’Jadi kita hanya menerima barang jadi. Setelah selesai dibangun, bangunan tersebut diserahterimakan dari Pemda Provinsi Bengkulu kepada Pemda Lebong. Setelah itu baru dari Pemda Lebong nantinya diserahterimakan kepada PDAM TTE Kabupaten Lebong. Jadi kalau soal lain, kita tidak punya kewenangan dan sebelum pembangunan dilaksanakan, pihak provinsi sudah melakukan survei serta sosialisasi seperti yang disampaikan Camat Uram Jaya,’’ terang Maulana. Namun begitu, lanjut Maulana, untuk kegiatan pembangunan yang sedang berjalan dan dilaksanakan saat ini, tetap saja PDAM TTE Lebong ikut mengawasi. Apalagi memang peruntukannya nanti diserahterimakan menjadi aset PDAM TTE Lebong. ‘’Kita juga sudah koordinasi dengan Kecamatan Uram Jaya soal protes masyarakat tersebut dan rencana kita juga akan menyampaikan masalah ini ke Pemda Provinsi Bengkulu,’’ demikian Maulana.(dtk)

Segera Beli Formulir Jalan Sehat HUT RB Persediaan Menipis, Bisa Beli di Agen RB TUBEI - Formulir jalan sehat Gebyar 12 Tahun Rakyat Bengkulu (RB) di Kabupaten Lebong, kian menipis. Persediaan formulir jalan sehat ini masih tersedia di dua agen resmi Harian Rakyat Bengkulu, Rizal dan Tedi di Pasar Muara Aman. Selain itu, formulir juga bisa dibeli di Kantor Radar Lebong. Bisa juga menghubungi wartawan RB di Kabupaten Lebong. Tidak hanya di Kabupaten Lebong, stok formulir di Kota Bengkulu yang terpusat di Graha Pena Rakyat Bengkulu juga kian menipis. “Persediaan formulir kini tinggal sedikit. Segera beli di agen RB di Kabupaten Lebong dan Kantor Radar Lebong,” ungkap Ketua Panitia Gebyar 12 Tahun Rakyat Bengkulu Andri Santoso kemarin (20/8). Bagi warga ya ng sudah membeli formulir, berkesemp at a n m e n d a p at ha d i a h utama 2 unit mobil Toyota Etios Valco. Acara ini juga didukung Bupati Lebong H. Rosjonsyah Syahili, S.IP, M.Si yang ikut menjadi salah satu sponsor kegiatan HUT RB. “Ada hadiah persembahan Bupati Lebong berupa 1 unit

motor. Nah, selain 2 unit mobil Etios, ada doorprize lainnya yang serba 12. Yaitu 12 motor, 12 TV, 12 kulkas, 12 sepeda, 12 lemar i, 12 meja belajar, 12 handphone, 12 BlackBerry dan banyak lainnya. Ada ratusan doorprize yang kami sediakan untuk masyarakat se-Provinsi Bengkulu. Tapi ingat, pajak d i t a n g g u n g p e m e n a n g ,” terang Andri Santoso. Kini, lanjut Andri, sudah 62.000 lembar formulir disebar seProvinsi Bengkulu, termasuk di Kabupaten Lebong. Acara puncak Gebyar HUT RB pada 1 September 2013 nantinya, Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dijadwalkan hadir untuk ikut senam dan jalan sehat bersama masyarakat Bengkulu. ‘’Buruan beli jangan sampai ketinggalan. Nanti formulirnya habis, karena terbatas. Kaos jalan sehat juga terbatas. Setiap pembelian 20 formulir, mendapatkan 1 kaos cantik gratis. Nah, acara jalan sehatnya nanti di Sport Centre Pantai Panjang Kota Bengkulu mulai pukul 06.00 WIB, dan rencananya dihadiri Bupati Lebong H. Rosjonsyah Syahili, S.IP, M.Si dan kepala daerah lainnya se-Provinsi Bengkulu,’’ pungkas Andri.(dtk)


KEPAHIANG

30 TELEPON PENTING Polres Kepahiang RSUD Kepahiang PBK

(0732) 392316 (0732) 391425 1. Kasat Pol PP 082180722666 2. Kabid PBK 081271158895

Lintas

payang

Rakyat Bengkulu

20 KK Lubuk Penyamun, Kembali SEBANYAK 20 KK warga Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi yang sempat keluar dari administrasi kependudukan Desa Lubuk Penyamun dan pindah ke Desa Watas Marga, Curup Selatan, Rejang Lebong, UJANG ZAINAL akhirnya kembali berbuku jiwa di Desa Lubuk Penyamun. “Alhamdulillah, 20 KK itu sudah kembali berbuku jiwa di Desa Lubuk Penyampun. Mereka telah membuat kartu keluarga (KK) di Desa Lubuk Penyamun. Sehingga, akan terdaftar sebagai pemilih di TPS Lubuk Penyamun,” ujar Kades Lubuk Penyamun Ujang Zainal, Selasa (20/8). Saat ini, lanjut Ujang, 20 KK itu sudah didaftar PPS sebagai mata pilih Desa Lubuk Penyamun. Hanya saja Kades tidak ingat berapa jumlah mata pilih yang tergabung dalam 20 KK itu. “Datanya ada sama Pak Sekdes yang juga bertugas sebagai PPS desa,” ujar Ujang. (rhy)

Koperasi Syari’ah Al Amin U N T U K mendukung peningkatkan modal usaha pedagang kecil di Pasar Te r m i n a l Merigi, Koperasi Syari’ah Al Amin, Pasar Merigi siap m e n g u c u rkan pinjaman modal. “Kami masih menTHOBARI MU’AD data calon anggota koperasi. Tiap anggota dapat membayar Rp 100.000 dan dapat membeli 4 lembar saham senilai Rp 250.000 per lembar saham,” ujar Ketua Koperasi Syari’ah Al Amin Pasar Merigi Drs. HM Thobari Mu’ad,SH yang juga menjabat Ketua MUI Kepahiang. Para pedagang yang menjadi anggota koperasi syari’ah ini akan dibebaskan dari biaya sewa kios di Pasar Terminal Merigi. Serta dapat mengajukan pinjaman tambahan modal maksimal Rp 5 juta. “Selain bisa membantu pedagang yang menjadi anggota koperasi kita juga dapat mendukung meramaikan pasar terminal. Sehingga kondisi pasar dapat bertambah ramai,” tutur Thobari seraya menyebutkan jumlah kios pasar yang siap diberikan kepada anggota koperasi tercatat cukup banyak. Diperkirakan mencapai 30 kios lebih. (rhy)

RAHMAN/RB

DIADILI: Tiga terdakwa penyelundup teringgiling, ular phyton asal Ketahun, Bengkulu Utara saat diadili hakim Pengadilan Negeri Kepahiang.

Rabu, 21 Agustus 2013

Di Depan Rumah, Supra Fit Dimaling KEPAHIANG - Diparkir di depan rumah, sepeda motor Honda Supra Fit BD 7985 AM milik Sudi Harto (45), warga Desa Kandang Kecamatan Seberang Musi, Kepahiang lenyap digondol maling. Aksi pencurian itu diperkirakan berlangsung pukul 20.00 WIB, Senin (19/8). “Malam itu saya sedang ngobrol di dalam rumah. Motor saya parkir di depan rumah. Saat itu stang motor saya kunci. Ketika terdengar suara sepeda motor menderu di depan rumah, saya langsung ke luar ternyata motor saya sudah hilang,” ujar Sudi Harto. Lalu, Sudi bersama beberapa warga berusaha melakukan pengejaran. Tapi, motor yang dilarikan pelaku tak juga ditemukan. Beberapa jam ke-

mudian, aksi pencurian itu baru dilaporkan ke Polsek Kepahiang. Sementara Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno,S.Sos, MH membenarkan laporan korban. “Begitu korban melapor, kita langsung bergerak menuju TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tapi, motor korban belum berhasil ditemukan,” terang Sudarno didampingi Kabag Ops Kompol Resza Ramadianshah, SIK dan Kapolsek Kepahiang Iptu Tatar Insan, SH. Sudarno juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap aksi pencurian sepeda motor. Misalnya, tidak memarkir motor di tempat sepi dan gelap. Jangan lupa mengunci stang motor dan gunakan kunci ganda. (rhy)

KEPAHIANG - Anggaran Dana Desa (ADD) 2013 di Kecamatan Merigi, Kepahiang segera dicairkan senilai Rp 24.800.000 per desa. “Kita sudah mengundang 7 Kades di Merigi ini untuk mendengarkan penjelasan tentang mekanisme pencairan dan pengelolaan dana ADD,” kata Camat Merigi Holil Bermani, S.Sos,MM. Tujuh desa itu adalah Desa Lubuk Penyamun, Simpang Kota Beringin, Taba Mulan, Bukit Barisan, Pulo Geto, Pulo Geto Baru, dan Batu Ampar. “Dana ADD itu akan disalurkan langsung ke rekening desa masing-masing di Bank Bengkulu. Makanya, kita minta para Kades bersama bendahara desa dan Sekdes untuk membuka rekening di Bank Bengkulu Cabang Pem-

bantu Merigi,” ujar Holil. Dana ADD senilai Rp 24.800.000 itu akan dikucurkan dalam 2 tahap. Tahap pertama 75 persen dan tahap kedua 25 persen. Rincian penggunaannya, 30 persen atau senilai Rp 7.440.000 untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa. “70 persen senilai Rp 17.360.000 digunakan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Seperti untuk fisik Rp 4.860.000, LKMD Rp 500.000, PKK Rp 1.000.000, bantuan masjid desa Rp 500.000, Posyandu Rp 250.000, dan BMA Rp 250.000. Ditambah Rp 10.000.000 untuk kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat desa. Seperti budidaya sengon dan buah naga,” ujar Holil. (rhy)

Hakim Kaget, 8 Kulit Biawak Dana ADD 2013 di Tak Masuk Daftar Barang Bukti Merigi Segera Cair Dari Sidang Penyelundupan Trenggiling dan Ular Phyton KEPAHIANG - Ada hal menarik dalam sidang kasus penyelundupan 22 trenggiling, 9 ular phyton yang mendudukan 3 terdakwa asal Ketahun, Bengkulu Utara, Le, Ro dan Sa yang digelar Pengadilan Negeri Kepahiang, Selasa (20/8). Dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Popop Rizanta T, SH, MH didampingi Dian Anggraini, SH dan Yudi Saputra, SH, ketiga terdakwa yang diajukan Jaksa penuntut umum, Arya M, SH dan Nopridiansyah, SH diberondong dengan pertanyaan tajam dan mengarah. Coba terdakwa jelaskan berapa ekor trenggiling dan ular phyton yang dibawa? “22 trenggiling pak. 16 trenggiling punya saya.

6 ekor punya Ro ditambah 9 ular phyton, “jawab Le. Selain itu ada yang lainnya? “Ada pak, 8 lembar kulit biawak,”terang Le. “Lho kemana 8 lembar kulit biawaknya? Kok tidak ada dalam daftar barang bukti? Bagaimana ini pak jaksa? Kemana hilangnya?” tanya hakim kaget. Jaksa Penuntut Umum Arya M langsung menjelaskan bahwa barang bukti berupa 8 lembar kulit biawak kering yang dijelaskan terdakwa memang tidak tercantum dalam daftar barang bukti. Setelah itu, hakim kembali melanjutkan pertanyaan kepada terdakwa. Dari mana terdakwa mendapatkan trenggiling dan ular phyton itu? “Dari masyarakat Ketahun pak. Sebelumnya Ro memberi saya uang Rp 20 juta dan minta dicarikan trenggiling dan ular phyton. Khusus ular phyton, saya punya

izinnya,” jawab Le. Berapa harga trenggiling dan ular phyton yang kamu beli dari Le itu? tanya hakim kepada Ro. “Trenggiling Rp 150.000 - Rp 250.000. Kalau ular phyton Rp 150.000 per ekor,” kata Ro. Lalu, mau dibawa dan dijual kemana binatang itu? “Dibawa dan dijual ke Palembang pak,” jawab Ro. Berapa kamu jual di Palembang? “Trenggiling Rp 375.000 dan ular phyton Rp 250.000,” terang Ro. Sejak kapan terdakwa menjadi pedagang trenggiling dan ular phyton? “Sejak tahun 2005 lalu. Tapi, saya sempat berhenti dan kini mencoba untuk memulainya lagi. Saat itu saya sempat dihukum. Makanya saya berhenti dan baru kali ini saya bawa trenggiling dan ular phyton lagi,” tutur Ro. Sidang dilanjutkan pecan depan untuk mendengarkan tuntutan jaksa. (rhy)

Ancam Bunuh dan Coba Perkosa Gadis, Pemuda Curup Ditangkap Di Desa Renah Kurung Kepahiang KEPAHIANG - Coba memperkosa gadis, bujang Desa Air Duku Curup, Rejang Lebong berinisial Pa (22) ditangkap Polres Rejang Lebong, Selasa (20/8). Karena lokasi dugaan percobaan perkosaan itu berada di wilayah Kepahiang, maka tersangka Pa diserahkan ke Polres Kepahiang untuk menjalani pemeriksaan. “Kini, tersangka sudah ditahan untuk menjalani pemeriksaan,” kata Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno, S.Sos, MH didampingi Kabag Ops

Kompol Resza Ramadianshah, SIK. Gadis yang nyaris direnggut perawannya itu sebut saja Mawar (27), warga Kelurahan Talang Rimbo Baru, Curup Tengah. Perbuatan itu dilakukan Pa berturut-turut, 14 - 15 Agustus 2013 di sebuah pondok di Talang Pematang Air Donok Desa Renah Kurung, Muara Kemumu, Kepahiang. “Perbuatan pertama diduga dilakukan tersangka sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (14/8) dan dilanjutkan keesokannya Kamis (15/8) sekitar pukul 08.00 WIB di

lokasi yang sama. Setiap kali memaksa korban, tersangka selalu mengancam akan membunuh korban dengan pisau. Akibatnya, korban ketakutan dan menyerah. Namun, korban tak berhasil memperkosa korban karena korban sudah loyo duluan,” tutur Resza. Sebelum kejadian, tersangka dan korban berkenalan melalui handphone (HP) setelah mendengar siaran radio di Curup. Lalu, keduanya bertemu di kawasan Pasar Atas Curup, Selasa (13/8). Korbanpun diajak ke rumah tersangka dan ditawari bekerja sebagai pembantu di rumah sepupu tersangka yang disebutkan tinggal di Talang

Pematang Air Donok, Kepahiang. “Setibanya di rumah sepupu tersangka, rumah sedang kosong. Saat itu tubuh korban sempat digerayangi tersangka. Keesokannya, tersangka kembali berusaha memperkosa korban, tapi gagal. Lalu, tersangka mengajak korban pulang ke Curup,” lanjut Resza. Merasa tak senang diperlakukan begitu rupa, korban melaporkan perbuatan tersangka ke Polres Rejang Lebong. Tanpa melakukan perlawanan, tersangka ditangkap di rumahnya. “Perbuatan tersangka dijerat pasal 289 Sub 285 Jo 53 KUHP tentang pemaksaan pencabulan dan percobaan perkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tutur Resza. (rhy)


Rakyat Bengkulu z Rabu, 21 Agustus 2013

BENGKULU TENGAH

MANIC Telan Dana Rp 60 M

TELEPON PENTING Polres PLN PBK dan Satpol PP

(0738) 21004 (0738) 21423 085267124471

Membangun Benteng Darpin Bustami Kabid Dikmen Disdikbud Benteng

Bangun SMK Baru PERHATIAN pemerintah dalam upaya membangun sarana pendidikan di Kabupaten Bengkulu Tengah cukup tinggi. Tahun 2013 ini, sebanyak 4 unit sekolah b a r u d i re a l i s a s i untuk Benteng, terdiri atas 3 SMA dan 1 SMK baru. Keterangan ini disampaikan Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benteng, Darpin Bustami S.Pd. Darpin menjelaskan, dari 4 USB yang dibangun itu baru SMK yang sudah proses lelang dan segera dibangun fisiknya. Sementara 3 SMA lainnya, dalam proses pengurusan sertifikat lahan hibah dari masyarakat. “SMK baru akan dinomori SMKN 3 Benteng, sudah lelang dan segera dibangun fisik dalam waktu dekat. Ke-3 sekolah lainnya menunggu kejelasan lahan,” kata Darpin.(rif)

Suara Guru

Izhar S.Pd Kepala MIN Talang Empat

Pandai Baca Alquran MADRASAH Ibtidaiyah Negeri (MIN) Ta l a n g E m p a t Kecamatan Karang Ti n g g i b e r h a s i l mencetak tamatan yang pandai membaca Alquran dan berakhlak mulia. Selain itu, bisa berkompetisi secara professional di bidang keagamaan, kompetensi akademik dan sosial serta ramah di tengah masyarakat. Demikian keterangan Kepala MIN Talang Empat, Izhar S.Pd di ruang kerjanya kemarin. Izhar menerangkan jumlah siswa di MIN Talang Empat mencapai 122 orang, mulai dari bangku kelas I – VI. Semuanya dapat pelajaran keagamaan, fiqih, Alquran hadist, aqidah akhlak, kebudayaan Islam dalam program, pemberantasan buta bahasa Arab. “Murid kita bisa bersaing dengan pelajar dari sekolah lain dan memiliki keunggulan bidang keagamaan. Berhubungan dengan kepentingan dunia akhirat,” katanya.(rif)

31

DOK/RB

TEKEN MoU: Bupati Benteng, H Ferry Ramli SH, MH menandatangi MoU terkait rencana pembangunan MANIC di Pusat Perkotaan Kabupaten Benteng 2013.

Pejabat Benteng Terima Setoran Pungli Honorer Pengakuan Oknum PNS Wi KARANG TINGGI – Dugaan adanya praktik pungutan liar (pungli) honorer di Humas Pemda Benteng makin terkuak. Oknum PNS Humas dan Protokol Bengkulu Tengah, Wi yang sebelumnya disebut-sebut sebagai penarik pungli pada honorer akhirnya buka mulut. Dia sudah menyiapkan pangkuan dan akan membuat surat tertulis, bahwa uang yang terkumpul dari beberapa hononer disetor ke oknum pejabat. “Saya malu, citra saya di Pemda ini jadi buruk. Sekarang saya sudah siap untuk membuktikan masalah ini. Bahwa saya tidak salah seperti apa yang diberitakan media. Memang saya yang mengambil uang itu, tetapi tidak menikmatinya. Sebab uang yang saya pungut itu disetor pada oknum PNS dan pejabat Benteng. Sepenuhnya masalah ini bukan salah saya. Sebab saya hanya diminta memungut saja,” tutur Wi. Wi mengaku, ada bukti bahwa uang itu disetor ke oknum pejabat dan catatan nama honorer yang uangnya dipungut. Sebanyak 8 honorer yang jadi korban pungli dan SK mereka belum diterbitkan. “Catatan saya sudah siap. Segera segera saya ketik dan laporkan. Bahkan akan saya tembuskan ke

RB, supaya diklarifikasi,” pungkas Wi. Wi berharap, setelah membuat surat tertulis akan terbuka siapa yang salah dan benar dalam masalah ini. Dia juga merasa tersudut setelah diberitakan media. “Jujur, saya belum pernah dinilai buruk. Tapi sejak kasus ini mencuat di media 1 Agustus lalu, nama saya jadi buruk,” tandas Wi. Wi tidak mau menyebutkan nama oknum pejabat yang menerima setoran uang honorer yang bertugas di Humas dan Protokol Benteng saat ini. Namun dia siap membeberkan semua namanama pejabat yang terlibat, setelah dia membuat surat resmi. “Satu pejabat yang menerima uang dari honorer ini, saya belum bisa menyebutkan namanya. Yang jelas, barang buktinya ada,” tutup Wi. Sementara Wakil Bupati Benteng, M Sabri S.Sos, MM mengaku sudah mencium isu yang tidak sedap di intern Humas dan Protokol Benteng. Bahkan dia sudah memanggil korban honorer yang menyetor uang ke oknum PNS. “Saya sudah tahu masalah ini. Tinggal sekarang honorer yang nekat menyetor uang dan belum keluar SK tugasnya ini harus diperjelas statusnya,” demikian Wabup.(rif)

9 Formasi Guru Diajukan ke MenPAN KARANG TINGGI – Kekurangan guru 9 bidang studi akan segera terpenuhi. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Benteng telah menyusun kebutuhan formasi dari 50 kuota CPNS guru yang ditetapkan MenPAN. Yakni guru kelas atau guru SD, guru

BK, guru PPKN, guru teknik komputer, guru produktif perikanan, guru tanaman dan pangan, guru seni, guru matematika dan guru agama. Rencananya menurut Kepala BKPPD Benteng, Hasan Basri S.Sos, MM formasi guru yang disusun tersebut akan diserahkan ke MenPAN. Setelah itu menunggu 2 minggu jawaban bersamaan dengan petunjuk teknis (juknis) penerimaan

CPNS jalur umum. “Formasi sudah diteken Bupati, tinggal di bawa ke MenPAN,” kata Hasan. Jumlah penerimaan CPNS sudah final, tanpa penambahan usulan dan formasi lain. Benteng tidak akan menerima formasi umum, seperti kesehatan atau jurusan lain. “Saya ingatkan, jangan sampai pencari kerja jadi korban dari pergerakan calo CPNS. Semua harus tahu di Benteng hanya ada penerimaan guru,” tegas Hasan.(rif)

KARANG TINGGI - Bupati Bengkulu Tengah (Benteng), H Ferry Ramli, SH, MH menandatangani Memorandum of Understanding (MoU ) terkait rencana pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Islam Cendikia (MANIC) di pavilium Kementerian Agama RI, Jl Husni Thamrin Jakarta Pusat, dihadiri Menteri Agama RI, Suryadarma Ali dan pejabat eselon Kemenag RI. Ferry Ramli mengaku termotivasi membangun lebih optimal sekolah berstandar nasional ini. Mengingat di Provinsi Bengkulu, hanya Benteng yang mendapatkan bantuan dan program pembangunan sekolah itu. “Anggaran kementerian Rp 60 miliar, mulai tahun 2013 ini akan dimulai pembangunan. Dikucurkan tahap pertama

Rp 11 miliar,” terang Ferry Ramli. S ebagai daerah pilihan pembangunan sekolah berstandar internasional, memiliki kebanggan tersendiri. Pemda Benteng sudah menyiapkan lahan 10 hektare dan dihibahkan pada kementerian untuk pembangunan MANIC. “Benteng terpilih di Bengkulu, dari 15 provinsi se Indonesia,” katanya. Pembangunan MANIC ini melalui DIPA Kemenag Provinsi Bengkulu, dalam acara penandatanganan nota kesepahaman ke Kemenag RI, Bupati didampingi Kepala Kemenag Provinsi Bengkulu, H Suardi Abbas, SH, MH. Kemenag RI menilai Benteng terbaik. “Potensial sekali MANIC maju dan menjadi sekolah pilihan,” demikian Ferry.(rif)

Lahan 25 M Sepanjang 1 KM Dibebaskan Pemda Bangun Jalan Dua Jalur KARANG TINGGI –Lagi, Pemda Benteng akan berurusan dengan warganya terkait pembebasan lahan. Tahap pertama kali ini, pemda akan membebaskan lahan kiri dan kanan sepanjang jalan dua jalur yang akan dibangun sepanjang 1 kilometer depan kantor Bupati Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi sampai ke Kepahiang. Tak mau ada sengketa lagi, kemarin Wabup Benteng M.Sabri S.Sos, MM mengumpulkan semua perangkat terkait. Mulai dari perangkat desa, kecamatan, pertanahan, bidang pemerintahan dan bagian administrasi hukum. Sebab jalan yang akan dibangun ini lebarnya mencapai 25 meter, terbagi atas 12 meter kiri dan 12 meter kanan jalan. Dari lahan itu juga akan dibangun alunalun, tepatnya depan kantor bupati. Lalu ada juga taman di beberapa titik jalan. Pembangunan jalan dua jalur ini didanai APBN melalui Dirjen Bina Marga Kementerian PU. Wakil Bupati Benteng, M.Sabri S.Sos, MM ingin persiapan pembebasan lahan dipersiapkan lebih matang, supaya tidak ada konflik. “Kami minta tolong perangkat desa dan

kecamatan koordinasi ke p em i l i k l a ha n . G u na ka n pendekatan persuasif ke masyarakat supaya tidak ada konflik. Kita mau bangun jalan 2 jalur sepanjang 1 kilometer segera,” kata Sabri mengingatkan aparatnya. Pemerintah pusat minta pemda menuntaskan pembebasan lahan jalan akan dibangun dua tersebut, terutama melakukan pendekatan pada warga. “Informasi pusat, siap membangun jalan tembus 2 jalur Nakau – Kepahiang. Pemda Benteng harus membebaskan lahan pinggir jalan dan tidak boleh ada sengketa. Anggarannya pembebasan ini dari daerah,” tambah M Sabri. Sab r i m i nt a jaja ra n n ya mengingatkan masyarakat, bahwa pembangunan butuh dukungan dari mereka. Hasilnya nanti juga akan dinikmati bersama masyarakat Benteng. Jika tahun depan pembebasan lahan tuntas, kemungkinan pembangunan jalan itu akan makin cepat. “Makanya masyarakat Benteng juga harus mendukung dan memperlancar pembebasan lahan,” tambah Sabri. Sementara Kades Ujung Karang, Adnan Bastari mengakui diminta koordinasi pada pemilik lahan, untuk menyelesaikan pembebasan agar tidak terjadi sengketa. (rif)


SELUMA

32 TELEPON PENTING RSUD Tais PLN Tais Polres Seluma

(0736) 91285 (0736) 91291 081373849882

Info Pendidikan

SELUMA

Rakyat Bengkulu

Kabar Serawai

Denda Rp 60 Juta

PERI/RB

DISKUSI: Kapolsek Talo Iptu Andrianto, SH saat menggelar coffee morning denga sejumlah jurnalis yang bertugas di Kabupaten Seluma, kemarin (20/8) pagi.

Hari Ini, Kadis PU Dipanggil Bupati Herawansyah: Penunjukan KPA Sesuai Permendagri dan Perpres

BUNDRA JAYA

Generasi Berkualitas BUPATI Seluma H Bundra Jaya, SH, MH menegaskan, seluruh purna Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Seluma harus mampu menjadi generasi penerus yang handal. Menjadi generasi yang berkualitas dan mumpuni, untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Seluma ke depan. “Harus bisa menjadi contoh yang baik bagi yang lainnya. Generasi yang dapat melanjutkan pembangunan Kabupaten Seluma. Makanya harus bisa menjadi SDM yang berkualitas dan mumpuni,” pesan Bundra. Untuk mewujudkan itu, Bundra mengingatkan agar siswa-siswa yang sudah menjadi paskibra untuk kembali aktif belajar sesuai bidang keilmuan masing-masing. Dan harus menunjukkan perbedaan dari siswa lainnya, terutama dalam hal disiplin. “Yang menjadi paskibra itu pasti yang terpilih, pilihan siswa terbaik dari siswa lainnya. Makanya sekembalinya ke sekolah, harus lebih baik lagi,” imbuhnya. (hue)

Rabu, 21 Agustus 2013

Oknum Sekdes Cabul Dituntut 14 Tahun

Rp 90 Juta Alat UKS SMAN 1 Seluma baru-baru ini mendapatkan bantuan peralatan dan perlengkapan untuk Unit Kesehatan Sekolah (UKS) disekolah tersebut, senilai sekitar Rp 90 juta. Hal ini diungkapkan Kepala SMKN 1 Seluma, Bermansyah, M.Pd. Diantara perlengkapan yang diberikan, 1 unit tandu, 4 unit tempat tidur lipat, peralatan P3K, 1 unit tempat tidur pasien dan lengkap peralatan lainnya. “Bantuan yang kita terima sudah dalam bentuk barang. Diterimanya sebelum lebaran kemarin, tapi baru kita buka sekarang. Karena kemarin itukan libur,” terangnya. Bermansyah menambahkan, saat ini banyak siswa SMAN 1 Seluma yang aktif dalam Palang Merah Remaja (PMR). Disekolah sendiri, sudah disediakan ruangan khusus untuk UKS. Sedangkan yang bertugas setiap harinya, sudah ada siswa yang dibuatkan piket secara bergiliran. “Ruangan kita siapkan khusus untuk UKS. Jadi kalau ada siswa yang pingsan saat upacara, siswa yang lainnya sudah bisa membantu. Apalagi peralatan dan perlengkapan kita sudah lengkap,” tukasnya. (hue)

SELUMA KOTA – Setelah mendapat sorotan dari unsur pimpinan DPRD Kabupaten Seluma, hari ini direncanakan Bupati Seluma H Bundra Jaya, SH, MH memanggil dan menggelar pertemuan dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Seluma, Dr. Ir H Herawansyah, MT, M.Sc. Hal ini dibenarkan Herawansyah ketika ditemui RB kemarin (20/8). Namun ia membantah jika hanya dirinya dipanggil. Acara tersebut berdasarkan undangan ia peroleh, adalah rapat realisasi belanja modal dan percepatan pembangunan. Sehingga dipastikan seluruh pimpinan SKPD turut hadir. “Memang besok (hari ini) ada pertemuan dengan pak Bupati. Ada undangan, tapi itu seluruh SKPD. Agendanya rapat realisasi belanja modal dan percepatan pembangunan, dan memang seluruh SKPD. Jadi bukan kita Dinas PU sendiri, ini bahan presentasi besok sudah kami siapkan,” ujar Herawansyah. Terkait sorotan dewan bahwa ia ingin lepas dari tanggung jawab, dengan menyerahkan seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kepada setiap kepala bidang (Kabid), Herawansyah menyatakan, apa yang dilakukannya sudah sesuai peraturan. Diserahkannya KPA pada kabid masing-masing, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Serta Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. “Artinya ada dasarnya, ada aturan dan ketentuannya, tidak asal tunjuk. Dalam Permendagri itu, jelas sekali dalam pasal 11 ayat 1 menyebutkan, pejabat pengguna anggaran/pengguna barang dalam melaksanakan tugas-tugas dapat melimpahkan sebagian kewena-

ngannya kepada kepala unit kerja pada SKPD selaku kuasa pengguna anggaran/kuasa pengguna barang. Artinya bisa diberikan pada kabid-kabid,” terangnya. Menurutnya, ini juga sudah dilakukan oleh Dinas PU Provinsi Bengkulu sejak tahun 2009 hingga sekarang. “Sebelumnya di Dinas PU Provinsi itu rangkap, sehingga berujung masalah. Kalau sekarang bisa dilihat, tidak ada lagi persoalan,” imbuhnya. Ia pesimis dewan akan memboikot atau membekukan anggaran Dinas PU Kabupaten Seluma. Mengingat Kabupaten Seluma saat ini masih giat-giatnya melakukan pembangunan, dan itu ditunggu masyarakat Kabupaten Seluma. “Kalau dibekukan bisa demo nanti masyarakat, karena masyarakat kita membutuhkan pembangunan. Kita mohon support dari dewan, ini semua dilakukan demi mempercepat pembangunan di Kabupaten Seluma,” tambahnya. Ia pun memastikan September 2013 seluruh proyek termasuk bidang Bina Marga akan berjalan semuanya. Saat ini bidang Bina Marga ada 40 paket dalam proses lelang dari 116 paket pekerjaan. “Kita optimis tuntas semuanya, ada waktu 4 bulan. Lamban juga, karena ketuk palu APBD kita lambat. Awal April kita terima DPA, dua minggu kemudian kita sudah RUP dan ini lumayan cepat,” tandasnya. Terpisah Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE menghubungi RB kemarin mengatakan, pihaknya melalui Kabag Hukum dan Organisasi Setdakab seluma telah melayangkan surat ke Dinas PU Seluma. Untuk mengevaluasi kepanitiaan pengadaan barang dan jasa di SKPD tersebut. Karena banyak melibatkan panitia dari Dinas PU Provinsi Bengkulu, yang itu menurut Wabup Seluma, belum izin dengan pimpinan. “Tidak ada persoalan dilakukan pergantian, proses lelang tetap jalan. Kan hanya orang-orangnya saja yang diganti. Diganti PNS yang ada dilingkungan Pemda Kabupaten Seluma, ada 100 orang tenaga yang sudah memiliki sertifikasi yang tersebar di SKPD lain. Itu semua bisa diberdayakan,” demikian Wabup Seluma. (hue)

SELUMA KOTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksanaan Negeri (Kejari) Tais menuntut terdakwa pencabulan, yakni oknum Sekdes di Kecamatan Air Periukan, Rosyanto. Tidak tanggung-tanggung, oknum tersebut dituntut 14 tahun penjara ditambah membayar denda sebesar Rp 60 juta, subsidair tiga bulan penjara. Tuntutan dibaca dalam sidang dengan agenda tuntutan, kemarin (20/8) siang di Pengadilan Negeri (PN) Tais. “Tadi agendanya tuntutan JPU, dalam tuntutannya JPU menuntut agar terdakwa dihukum 14 tahun penjara dan denda sebesar Rp 60 juta subsidair 3 bulan penjara,” terang Plh Humas PNS Tais, Muhammad Juanda Parisi, SH, MH, kemarin. JPU menilai, perbuatan terdakwa dengan mencabuli anak kandung sendiri telah merusak masa depan anak yang masih berusia sekitar 4 tahun itu. Di sidang sebelumnya, terdakwa tetap membantah dan bersikukuh tidak pernah melakukan perbuatan mencabuli anak kandungnya sendiri. Kendati demikian, JPU berpegang dari keterangan korban dan sejumlah saksi yang membenarkan terdakwa telah melakukan per-

buatan yang tidak seharusnya. JPU menjerat terdakwa dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pasal 81 dan pasal 82. “Dalam sidang tadi, diungkapkan jaksa bahwa hal yang memberatkan terdakwa diantaranya terdakwa telah tega berbuat merusak masa depan anak kandungnya sendiri, yang seharusnya menjadi tanggung jawab terdakwa untuk melindunginya,” terangnya lagi. Sidang masih akan dilanjutkan, direncanakan pada Selasa (27/8). Agendanya mendengarkan pembelaan atau pleidoi dari terdakwa. “Sidang selanjutnya diagendakan mendengarkan pembelaan dari terdakwa,” imbuhnya. Kejadian itu sendiri di bulan Juli 2013 lalu, oknum sekdes ini ketahuan setelah sang anak mengalami sakit dan setelah diinterogasi oleh ibunya, sang anak pun mengaku telah dicabuli oleh sang ayah. Tak terima, ibu korban pun didampingi keluarga dan Kades Desa Keban Agung, melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukaraja. Selang tak berapa lama, akhirnya terdakwa pun berhasil diringkus hingga akhirnya diproses hukum sampai di pengadilan. (hue)

September, Mobil Damkar Tiba SELUMA KOTA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma, Drs Ahmad Yunus, MM mengatakan, dalam bulan September mendatang ditargetkan, Kabupaten Seluma sudah punya satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar). Pengadaan 1 unit mobil itu r menyedot anggaran hingga Rp 1 miliar lebih. “September ini jika tidak ada kendala, mudahmudahan sudah selesai dan tiba di Seluma,” ungkapnya. Dikatakannya, BPBD Kabupaten Seluma akan mengusulkan dibentuknya unit pelayanan teknis dinas (UPTD) damkar guna mengoperasikan mobil tersebut. “Kita upayakan tahun ini juga sudah bisa terbentuk UPTD nya. Kita usulkan ke Bagian Hukum dan Organisasi Setdakab Seluma untuk menyusunnya,” imbuhnya. Terkait PNS yang mengoperasionalkan mobil Damkar tersebut, menurut Ahmad Yunus, akan diusulkan pada Bupati Seluma, H Bundra Jaya, SH,

MH selaku pejabat Pembina kepegawaian. Setidaknya dibutuhkan 5 orang PNS untuk satu unit mobil Damkar. Untuk pelatihannya, terang Ahmad Yunus langsung dari pihak penyedia jasa pengadaan mobil damkar. “Tahun ini pengadaannya baru satu unit saja, karena terkendala anggaran. Pelatihannya, nanti langsung dari penyedia jasa. Perusahaan yang berhasil memenangkan tender, mereka inilah yang melatih. Karena sudah paket didalamnya,” ujarnya. Menurutnya, jumlah mobil damkar tersebut masih jauh dari kata cukup. Akan diupayakan tahun berikutnya, pengadaan satu unit lagi. Sedangkan mobil damkar yang sudah lama terbengkalai disamping gedung daerah, sambungnya, tidak bisa digunakan lagi. “Awalnya memang disetujui untuk pengadaan dan rehabilitasi. Kemudian diakhir hanya disetujui pengadaan yang baru saja, jadi yang lama belum bisa kita perbaiki,’’ terangnya. (hue)

Pilkades Bakal Dibatasi SELUMA KOTA – Sejumlah pelaksanaan pemilihan kepala desa untuk di Kabupaten Seluma akan dibatasi pelaksanaannya. Menyusul akan digelarnya pemilu legislatif dan pemilihan presiden di tahun 2014 mendatang. Demikian diungkapkan Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setdakab Seluma, Drs Eddy Soepriady, M.Si, kemarin (20/8).

Pembatasan ini akan dilaksanakan sejak enam bulan sebelum pelaksanaan pesta demokrasi. Ini bertujuan, untuk menghindari terjadinya konflik politik dan kepentingan ditengah masyarakat. Dan menghilangkan kesan, adanya calon kades yang didukung oleh salah satu calon dalam Pilleg maupun selama pelaksanaan pilpres. “Intinya

bagaimana mas-yarakat bisa focus nanti pada pemilu legislative dan pilpres. Biasanya aka nada pemberitahuan dari pusat terkait hal ini. Kalau sekarang kita belum terima,” ujarnya. Lanjutnya, ‘‘Pilkades baru boleh dilaksanakan lagi, setelah tuntasnya pelaksanaan pilpres dan pilleg.” demikian Eddy. (hue)


Rakyat Bengkulu z Rabu, 21 Agustus 2013

BENGKULU SELATAN

Gub Diminta Tindaklanjuti Surat dari Kemendagri

TELEPON PENTING Polres Bengkulu Selatan Telkom UGD RSUD Damrah Manna PLN Ranting Manna Pemadam Bahaya Kebakaran

0811731988 (0739) 21070 (0739) 2118 (0739) 123 (0739) 23141

Isinya, Desa Selali Berbatasan dengan Desa Talang Alai

Aspirasi Hewan Ternak di Pantai BUKAN hanya akses menuju lokasi objek wisata Pantai Pasar Bawah yang dikeluhkan warga Bengkulu Selatan (BS) saat ini karena jalan yang rusak dan berdebu. Hewan ternak yang berkeliaran juga dinilai SUCI mengganggu kenyamanan para pengunjung di lokasi. Salah satu mahasiswa Tarbiyah STIT Manna Suci Purnamasyah Putri mengaku saat berkunjung ke lokasi pantai merasa tidak nyaman dengan kehadiran hewan ternak seperti kambing hingga sapi. Belum lagi kotoran dari hewan tersebut. “Kalau kita duduk santai di pantai, terkadang baru mau makan jagung ada kambing yang mendekat. Bahkan sapi berkeliaran di sekitar pengunjung. Tentu ini sangat mengganggu kita untuk menikmati pemandangan dan bersantai di Pantai Pasar Bawah,” kata Suci. Lanjut Suci, semestinya Pantai Pasar Bawah sebagai salah satu lokasi objek wisata andalan di Bengkulu Selatan bisa lebih tertata dan bersih. Sehingga para pengunjung baik yang datang dari luar kota dan dalam kabupaten akan mendapatkan kenyamanan. “Belum lagi jalan menuju pantai yang banyak berlubang, sampah berserakan dan juga hewan ternak berkeliaran sangat mengganggu pengunjung,” ujar Suci. (key)

Info Pembangunan 4 Guru ke Tingkat Nasional SEBANYAK 4 guru di Bengkulu Selatan (BS) mewakili provinsi Bengkulu dalam ajang guru berprestasi ditingkat nasional, mulai dari tingkat kepala sekolah, pengawas dan guru berdedikasi. Kasubag Kepegawaian Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) BS M. Victory, S. Sos mengungkapkan usai seleksi ditingkat provinsi bersaing dengan seluruh guru yang ada provinsi Bengkulu, terpilihnya peserta guru berprestasi dengan nilai terbaik tingkat provinsi. Empat guru tersebut diantaranya Kepala Sekolah SMA 2 BS Herdi Agustiar, pengawas Joharnengsih dan guru berdedikasi daerah terpencil Pirman yang mengajar di SD 106 Ganjuh. Kemudian untuk guru PLB diwakili Mangku Harjo Kasek SLB Manna. “Sebelumnya mereka-mereka yang mewakili Provinsi Bengkulu sudah melewati seleksi di kabupaten kemudian dikirim ke provinsi. Di provinsi mereka diseleksi lagi yang lawannya guru dari berbagai daerah di Bengkulu,” jelas Victory. Victory menambahkan untuk guru berprestasi tingkat kabupaten ada penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan. Tujuaannya selain untuk memotivasi guru-guru yang belum mengikuti seleksi. Diharapkan kedepannya, untuk guru berprestasi dari BS yang mewakili Bengkulu di ajang nasional lebih banyak lagi. (key)

33

YUNIKE/RB

DATANGI KEJARI: Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli BS mempertanyakan perkembangan kasus di Kejari Manna, Selasa (20/8).

Pengusutan Kasus-kasus Korupsi Dipertanyakan Aliansi Peduli BS Datangi Kejari KOTA MANNA – Aliansi Peduli Bengkulu Selatan (APBS) kemarin (20/8) mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Manna untuk mempertanyakan perkembangan sejumlah kasus yang saat ini ditangani oleh Kejari Manna. Mulai dari penyelidikan Dana PKK senilai Rp 399,4 juta, Dana Insentif Daerah (DID) Rp 20 miliar, dana tapal batas Rp 2 miliar. Kedatangan APBS disambut langsung oleh Kajari Manna H. Raswali Hermawan, SH, MH. Sekjen APBS Yogianto mengungkapkan dalam pertemuannya dengan Kajari Manna Raswali Hermawan kedatangan mereka untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kasus-kasus dugaan korupsi yang sedang diselidiki oleh jaksa. Terlebih kasus dana PKK sejak pemeriksaan terakhir beberapa bulan lewat belum juga ada kepastian apakah memenuhi unsur kerugian negara atau tidak. “Soal dana PKK ini sepertinya sudah hening tidak ada tindaklanjut lagi dari kejari sehingga kita ingin tahu apakah penyidikannya sudah dihentikan karena dinilai tidak memenuhi unsur pidana atau bagaimana statusnya saat ini,” kata mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi UMB ini. Sedangkan dana DID yang diduga dialirkan ke banyak SKPD lain sementara dana tersebut diploting pada Disdikpora. Tujuannya untuk mendukung program pendidikan di BS sehingga diharapkan bisa diusut sampai tuntas. “Bagaimana pendidikan di BS mau maju jika dana yang ada disalahgunakan. Padahal di BS sendiri banyak sekolah yang sarana dan fasilitasnya masih kurang namun mirisnya diduga banyak dialihkan,” sesal

Yogi. Ditambahkan oleh Ketua APBS Doni Alamsyah kedatangan mereka untuk meminta ketegasan dari Kajari mengenai kasus-kasus yang sedang dilidik. Jangan sampai kasus-kasus yang sedang dilidik saat ini terhenti ditengah jalan tanpa ada alasan yang jelas. “Kita APBS bakal mendukung penegakan hukum yang dilakuan kejari dan terus memantau. Jangan sampai ada anggapan di masyarakat semua kasus yang ditangani kejari terhenti semua. Kalaupun dihentikan perlu alasan yang jelas,” tegas Doni. Menanggapi hal tersebut Raswali Hermawan menyatakan kasus PKK masih tetap dilanjutkan, saat ini jaksa masih mendalami hasil pemeriksaan dari saksi-saksi beberapa waktu lalu. Menurut Raswali untuk kasus PKK bakal dilakukan pemanggilan saksi kembali. “Data sudah terkumpul tinggal mendalami data yang ada. Kalau dugaan menyalahi prosedur sudah ada namun unsur kerugian negaranya dimana belum ditemukan. Kasus PKK saat ini masih berjalan dan tidak ada intervensi dari pihak manapun,” ujar Raswali. Sementara untuk DID juga sudah ditemukan unsur pelanggaran karena dari pengakuan saksi yang diperiksa ada anggaran dari DID dialihkan untuk perjalanan dinas pada SKPD dan diduga juga untuk dana mengurusi tapal batas. “Semua kasus di kejari tetap lanjut hanya saja masih diperdalam. Namun tetap ada batas waktunya untuk kita menentukan sikap apakah kasus PKK dan DID naik ke penyidikan atau tidak,” ujar Raswali. (key)

Tsk Penggelapan Motor Ditangkap KOTA MANNA – Tim Buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan (BS) berhasil mengamankan tersangka penggelapan motor milik perusahaan leasing PT. FIF Cabang Manna. Tersangka Ko (37) warga Rajawali Kelurahan Tanjunga Mulia Kecamatan Kota Manna ditangkap siang kemarin, atas dasar laporan Pimpinan PT. FIF Cabang Manna Heri Laksana (41) 27 Mei lalu dengan kasus dugaan penggelapan motor. Kapolres BS AKBP Yohanes

Hernowo, S.IK , MH melalui Kasat Reskrim AKP. Farouk Oktora, S,IK, SH mengungkapkan, laporan awal, ada konsumen menggelapkan 2 motor kredit yang diambil dari FIF. Kedua motor belum lunas kreditnya sudah dijual tersangka yaitu Honda Revo dengan plat BD 3479 BT dan BD 2934 BV. “Awalnya tersangka membeli Revo BD 3479 BT tahun 2011. Setelah berjalan 15 bulan, Mei 2012 tersangka mengambil kredit motor lagi dengan merk

yang sama. Sudah 23 bulan tersangka tidak membayar. Saat ditanya dengan pihak FIF ternyata motor tersebut sudah dijual,” papar Farouk. Motor pertama dijual seharga Rp 5 juta kepada warga Tanjung Sakti kemudian motor yang diambil kredit kedua kalinya dijual Rp. 2,75 juta kepada warga Belakang Gedung. “Tersangka akan kita segera proses dengan hukum yang berlaku,” pungkas Farouk. (key)

KOTA MANNA – Kisr uh tapal batas (tabat) Bengkulu Selatan (BS)-Seluma harus segera diselesaikan oleh Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S. Ag, M.Pd. Pasalnya, surat dari Kemendagri Nomor: 136/705/PUM tertanggal 12 September 2005 perihal peninjauan batas wilayah kabupaten BS yang ditujukan pada Gubernur Bengkulu sudah memiliki titik koordinat dan batas desa yang jelas. Dalam surat tersebut batas wilayah Kabupaten BS dengan Seluma berdasarkan peninjauan lapangan yang dilaksanakan 27 Juli 2005 di 3 lokasi perbatasan, Desa Selali Kec Pino Raya Kabupaten BS berbatasan dengan Desa Talang Alai Kec. Semidang Alas Maras (SAM) Kabupaten Seluma pada Koordinat S: 04 derajat 20’ 44,8’’ ; E : 102’ 48’ 11,4”. Desa Cinto Mandi Kec. Pino Raya Kabupaten BS dengan Desa jambat Akar Kec. SAM Kab. Seluma pada koordinat S: 4 derajat 19’ 24,5” ; E : 102’ 48 59,6”. Desa Tanjung Aur Kec. Pino Raya Kabupaten BS dengan Desa Maras Jauh Kec. Semidang Alas Kab. Seluma pada koordinat S: 04 derajat 16’ 16,2” ; 102 50’ 19,3”. Titik koordinat untuk tabat BS-Kaur juga ada 3 titik yaitu Desa Sulau Kec. Kedurang Ilir Kab. BS dengan Desa Su l aw a n g i Ke c . Ta n ju n g Kemuning Kab. Kaur pada koordinat S: 04 derajat 33’ 30,7” ; E : 103 derajat 04’ 35,0’’ dan koordinat S: 04 31 41,7” ; E : 103 derajat 04’ 58,8”. Desa Nanjungan Kec. Kedurang Ilir Kab BS dengan Desa Air Kering Kec. Padang Guci Ilir Kab Kaur pada koordinat S: 04 derajat 23’ 52,2” ; E: 103 derajat 10’ 14,3”. Desa Palak Siring Kec. Kedurang Kab. BS dengan Desa Pulau Panggung Kec. Padang Guci Ilir Kab Kaur pada koordinat S : 04 derajat 27’ 07,2” ; E : 103 derajat 08’ 36,6”. Asisten I Setda BS, Supran, SH mengungkapkan kisruh soal tabat bar u-bar u ini dipicu pemasangan gapura oleh warga Seriang Bandung Kecamatan SAM Kabupaten Seluma yang berbatasan langsung dengan Desa Selali. Namun di dalam surat kemendagri yang tertera Desa Selali berbatasan dengan Desa Talang Alai, bukan Desa Seriang Band-

ung. Sementara Desa Talang Alai sendiri lokasinya sudah berada di seberang jembatan Air Maras. “Kalau mengacu pada surat tersebut bukan berbatasan dengan Desa Seriang Bandung, namun hal itu mungkin karena pemekaran hingga 2 desa yang dilakukan kabupaten Seluma. Saat ini yang perlu diukur titik koordinat sesuai yang tertera dalam surat Mendagri, batas Selali dengan Talang Alai di mana posisinya akan ketahuan nanti,” papar Supran. Lanjut Supran, desa mana y a n g a k a n m e n ja d i p e rbatasan antar kabupaten nantinya dipastikan dengan pengukuran titik koordinat. Seperti tabat BS-Kaur masih sesuai isi surat yaitu Desa Sulau Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten BS dengan Desa Sulauwangi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur memang dibatasi dengan alam berupa jembatan. “Untuk menindaklanjuti surat tersebut bukanlah hal yang mustahil karena titik koordinat sudah ada. Begitu juga usulan penambahan luas wilayah untuk BS juga tertera agar gubernur memfasilitasinya. Tinggal gubernur mau atau tidak menindaklanjutinya,” ujar Supran. Supran menambahkan terkait isi surat tersebut, Pemda BS dalam waktu dekat akan menggelar rapat dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) untuk mengkaji lebih jauh perihal surat tersebut. “Titik koordinat sudah ada tinggal lokasinya saja di mana, sehingga kalau ada kepastian tidak perlu lagi simpang siur mengenai mana wilayah BS dan mana punya kabupaten tetangga,” pungkas Supran. Sementara itu terkait batas antara 2 desa yaitu Desa Selali dan Seriang Bandung terdapat perbedaan antara warga Seriang Bandung dan Selali. Versi warga Seriang Bandung batas kedua desa terletak dilokasi yang sempat mereka pasang gapura HUT Kemerdekaan RI beberapa hari lalu hanya berjarak 150 meter dari SMKN 2 BS. Namun berbeda dengan versi warga Selali. Menurut Kades Selali Mislan, batas kedua desa yaitu Pos Kehutanan lewat 100 meter yang diperkirakan jaraknya dari SMKN 2 BS hampir 1,5 Km. “Kalau batas desa versi kita dengan Seriang Bandung berbeda. Bahkan dulu mereka pernah memasang batas desa dengan memasukan SMKN 2 BS ke Seriang Bandung,“ kata Mislan. (key)


KAUR

34

Rakyat Bengkulu z Rabu, 21 Agustus 2013

Kolam Renang di Taman Benika Terbengkalai

TELEPON PENTING No Online Polres Polsek Kaur Selatan Polsek Maje Polsek Nasal Polsek Kaur Tengah Polsek Muara Sahung Polsek Tj.Kemuning Polsek Kaur Utara Polsek Pd Guci Hulu

: 085381671313 : 085268169988 : 085381097534 : 081539252386 : 085378861115 : 081977062333 : 085381292486 :085758386386 :085769669482

Lintas SKPD

ALBERTUS/RB

TERBENGKALAI: Bangunan kolam renang untuk anak-anak di Taman Benika yang dibangun dengan APBD tahun 2012 sampai saat ini belum dapat difungsikan alias terbengkalai.

BERTUS/RB

PERINGATAN: Anggota Sat Lantas memasang rambu lalu lintas.

Tambah Rambu Lalin MENINGKATNYA kecelakaan di Kabupaten Kaur salah satunya disebabkan karena belum banyak rambu-rambu lalu lintas yang ada di tepi jalan lintas. Untuk itu, Satuan Lalu Lintas Polres Kaur saat ini terus melakukan pemasangan rambu lalin dengan menggunakan spanduk sementara. Pantauan RB kemarin (20/8), beberapa lokasi jalan yang mulai dipasang rambu lalin sementara oleh anggota Sat Lantas mulai dari Kecamatan Kaur Selatan, Maje, Tetap dan Kaur Tengah. Sepanjang ruas jalan di kecamatan-kecamatan itu selama ini dinilai rawan kecelakaan lantaran tidak adanya rambu-rambu lalu lintas. “Untuk mengurangi laka lantas sementara waktu kami terpaksa memasang rambu-rambu lalin sementara dengan menggunakan alat seadanya. Jangan sampai laka lantas terus meningkat. Untuk itu kami dari Sat Lantas juga berharap kepada Pemda Kaur untuk proaktif dan menganggarkan pemasangan rambu-rambu lalu lintas,” terang Kapolres Kaur AKBP Andi Kirnanda, SH, MH melalui Kasat Lantas AKP Iskandar, SH. (cik)

KOTA BINTUHAN – Pembangunan kolam renang untuk anak-anak yang berada di belakang PAUD Terpadu di lokasi Taman Benika Kabupaten Kaur, sampai kini belum bisa dimanfaatkan. Pembangunan kolam itu didanai APBD Kaur 2012 sebesar Rp 300 juta yang diperuntukkan bagi anakanak TK dan PAUD. Kondisi kolam terlihat kotor dan tidak berair. Kolam renang tersebut terkesan mubazir dan terbengkalai. Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaur M Daud Abdullah, S.Pd melalui Kabid PAUD David Marsal mengaku kolam tersebut belum pernah sama

sekali difungsikan. Sampai saat ini pompa air untuk menyedot air dari dalam tanah tidak terpasang. Akibatnya kolam itu belum dapat digunakan sebagaimana mestinya. Tidak hanya itu, lantaran tidak mempunyai pompa air, juga cukup kesulitan melakukan pembersihan kolam yang dibangun tahun 2012 itu. “Sampai saat ini kolam yang ada di belakang PAUD terpadu itu memang belum pernah kami gunakan. Kami sendiri tidak tahu, siapa yang membangunnya dulu. Sejak saya di sini, kolam tersebut sudah ada dan dalam keadaan kosong,” terang David Marsal kepada RB, kemarin.(cik)

KOTA BINTUHAN – Ya y a s a n Ha j i Nu r d i n – Zauhariyah baru-baru ini melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid An-Nur di kompleks pendidikan Pesantren Madrasah Tsanawiyah (MTs) Eka Nurza Desa Jembatan II, Kecamatan Kaur Selatan. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Yayasan Drs. H . Z . A r i f i n Nu r d i n , S H , MKn didampingi Sekretaris Yayasan H. Aksa Nurdin, SE, MM dan Bendahara Umum Ir. H. Nelson Muchlis Nurdin, MM. Arifin Nurdin mengatakan rencana pembangunan masjid tersebut akan dibangun dengan luas 13 x 15 meter. Termasuk teras dengan bangunan bertingkat

dua seluas 400 meter persegi. Pembangunan Masjid AnNur ini diperkirakan menelan dana sebesar Rp 1 miliar lebih. Dana awal yang saat ini telah ada Rp 350 juta yang bersumber dari keluarga H. Nurdin. “Nanti lantai dasar masjid ini akan digunakan sebagai aula atau kegiatan ekstrakurikuler santri dan aktivitas pendidikan lainnya. Sedangkan lantai dua berfungsi sebagai masjid dan kegiatan ibadah. Kedepan siapapun mau memakai aula dan masjid ini tidak dilarang. Di ataspun bisa dijadikan tempat akad nikah. Kami berharap donatur dapat menyisihkan sebagian rezekinya untuk pendirian masjid”, tutur Arifin.(cik)

Merwan: Kelola PBB Yayasan Haji Nurdin Sendiri, Kaur Rugi Bangun Masjid Rp 1 M Perda PBB Masih Tahap Evaluasi KOTA BINTUHAN – Mulai tahun 2014, pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang selama ini dikelola oleh pemerintah pusat akan segera dialihkan ke pemerintah daerah. Untuk pengalihan tersebut, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) melalui Bidang Pendapatan terus melakukan persiapan. Hanya saja, sejauh ini masih terganjal peraturan daerah (perda) yang telah dibuat yang masih dalam tahap evaluasi. Padahal perda itu sangat penting untuk melaksanakan pengelolaan PBB nantinya. Selain perda, beberapa hambatan yang akan dihadapi adalah objek pajak. Di Kabupaten Kaur sampai saat ini masih banyak objek pajak yang tidak sesuai, sehingga perlu pembaharuan yang nantinya dilakukan oleh Bagian Pendapatan DPPKAD. “Berbagai persiapan sudah kita lakukan, mulai dengan pembuatan perda hingga ke perangkat komputer. Namun sampai saat ini

Besok, 84 CJH Divaksinasi

Perda belum rampung karena masih dievaluasi terlebih dahulu. Selain itu, kita nanti juga akan mempersiapkan personel untuk melakukan penarikan PBB. Jumlahnya masih kami godok,” terang Kepala DPPKAD Kaur, Ersan syafiri, MM melalui Kabid Pendapatan Merwan Tabrani, SE kepada RB. Merwan mengatakan sampai saat ini target PPB Kaur masih Rp 500 juta. Pencapaiannya setiap tahun tidak pernah 100 persen. Dengan peralihan ini diperkirakan Kabupaten Kaur akan dirugikan, karena sebelumnya pendapatan dari PBB yang dikelola oleh pusat yang masuk ke Kabupaten Kaur Rp 6 miliar. Ini artinya Pemda Kaur tidak dapat main-main dalam melakukan pengelolaan PBB. Bahkan semua eleman masyarakat juga harus mendukung, sehingga pendapatan dari sektor PBB meningkat. “Yang jelas pendapatan kita pasti akan berkurang kalau hal ini nantinya sudah berjalan. Jadi kesadaran masyarakat juga menjadi faktor untuk memajukan pendapatan daerah dari sektor PBB,” pungkas Merwan.(cik)

KOTA BINTUHAN – Berbeda dengan Calon Jemaah Haji (CJH) kabupaten lainnya di Bengkulu yang sudah melakukan suntik vaksin meningitis, 84 CJH Kaur yang dipastikan akan berangkat haji tahun ini belum melakukan suntik

vaksin tersebut. Terkait vaksinasi ini Kantor Kementerian Agama Kaur menyerahkannya ke Dinas Kesehatan Kaur. Kepala Kantor Kemenag Kaur H Paimat Solihin mengakui CJH Kaur belum melakukan suntik vaksin meningitis.

Namun, pihaknya mendapat informasi dari Dinkes Kaur suntik vaksin meningitis dilakukan 22-24 Agustus ini. Sementara biaya suntik vaksin untuk CJH Kaur sampai saat ini belum diketahui.(cik)


SAMBUNGAN Pro OTONOMI

SAMBUNGAN Digerebek, Tsk Pencabulan Anak Kabur PRO OTONOMI

Rakyat Bengkulu  Rabu, 21 Agustus 2013

Penarikan Mobil Libatkan Oknum TNI Diproses PM Dinilai Sebagai Perampasan

KOTA MANNA – Penarikan mobil travel Avanza milik Remin warga Padang Pandan Kecamatan Manna oleh pihak leasing yang melibatkan oknum anggota TNI akhir Mei lalu dinilai Lembaga Pendamping Konsumen dan Klien Golden Dragon Bengkulu tidak sesuai prosedur. Malah terkesan kalau tindakan tersebut sebagai bentuk perampasan. Pasalnya, mobil yang dibeli secara kredit oleh Remin tidak hanya dilengkapi surat kuasa namun juga dilengkapi jaminan fidusia berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI No. 130/ PMK.010/2012 Pasal 3. “Eksekusi (penarikan) yang dilakukan oleh pihak leasing PT. Adira 31 Mei lalu mestinya dilengkapi oleh akta fidusia atau melalui pengadilan sehingga bisa ditunjuk aparat untuk melakukan penarikan. Silakan lakukan eksekusi namun sesuai aturan negara bukan leasing,” ungkap, Ketua Lembaga Pendamping Konsumen dan Klien Golden Dragon Bengkulu, Hendri Krisbiantoro saat ditemui mendampingi Remin yang diperiksa di markas Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) atau PM kemarin (20/8). Pendampingan yang kita lakukan menyangkut hak konsumen, meskipun mobil tersebut dibelinya secara kredit namun sudah ada uang muka dan angsuran yang diberikan sehingga mobil tersebut hak konsumen. Dalam kasus Remin, diduga ada upaya dari pihak leasing agar Remin menunggak bayaran hingga mobil tersebut bisa ditarik. “Ada upaya eksekusi yang tidak sesuai aturan dan hukum yang berlaku sehingga Remin melaporkannya ke polres. Mobil yang merupakan satusatunya sumber penghasilan Remin juga diamankan sebagai barang bukti sehingga untuk mencukupi kebutuhannya Remin berutang,” jelas Hendri. Iis Suryani istri Remin yang turut hadir dalam pemeriksaan yang digelar di Subdenpom Manna mengaku sejak kasus ini dilaporkan sudah 3 bulan suaminya alias Remin tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. “Makan saja saat ini masih numpang dengan orangtua, untuk beli

YUNIKE/RB

PEMERIKSAAN: Komandan Subdenpom Manna, Lettu. CPM. Muslim melakukan pemeriksaan terhadap Remin yang me ngaku jadi korban perampasan.

seragam anak yang baru masuk SMP saja saya belum punya uang dan sudah 2 bulan ini kontarakan rumah belum dibayar,” kata ibu 3 anak ini. Untuk diketahui, penarikan mobil bermula korban yang belum sanggup membayar angsuran tunggakan mobilnya selama 2 bulan ke PT. Adira November 2012 lalu. Remin kemudian mendatangi PT. Adira bermaksud untuk membayar angsuran tunggakan selama 1 bulan dari 2 bulan tunggakan tersebut. Namun ditolak oleh pihak Adira dengan alasan harus membayar 2 bulan. Dikarenakan Remin belum mampu membayar 2 bulan, pihak Adira menyodorkan surat pernyataan perjanjian agar pemilik mobil melunasi tunggakan paling lambat 2 minggu dan Remin memenuhi janjinya untuk membayar 2 bulan. Penunggakan kembali terjadi bulan Januari, Februari dan Maret 2013 karena pada saat itu Remin mengalami musibah. Pada Akhir Maret Remin berniat membayar 2 bulan dari 3 bulan tunggakan, namun ditolak oleh PT. Adira disertai ungkapan akan menyita mobil tersebut. Bulan April Remin kembali mendatangi PT. Adira untuk melunasi 3 bulan dari 4 bulan tunggakan namun kembali pihak perusahaan menolak dengan alasan Remin harus melunasi 6 bulan angsuran beserta finalti. Remin juga mengaku pada 28 Mei sempat didatangi 6 orang yang mengaku diberi tugas oleh pihak Adira untuk mengambil

Akan tetapi kondisinya sudah tertutup reruntuhan batu. Uniknya lagi, reruntuhan batu yang diduga sebagai pintu gerbang masuk tersebut memiliki bentuk yang sudah rapi seperti dibuat tangan manusia. “Kemungkinan besar ini memang sangat mirip den-

gan candi atau semacamnya. Dikarenakan dulu pada awal 1990 pernah terjadi kebakaran hebat, yang menghabiskan seluruh pohon dan semak belukar yang berada di bukit ini. Ketika itu juga nampak jelas sekali, bentuk sebenarnya dari bukit tersebut,” kata Anharudin, warga setempat. Dengan posisi batu yang

mobilnya, namun Remin menolak memberikan dengan alasan akan segera melunasi angsurannya. Remin juga mengaku sempat diancam. Namun tanggal 31 Mei dengan modus akan menyewa travel milik Remin, mobilnya mau diambil paksa oleh PT. Adira dan petugas yang mengaku sebagai tentara. Terjadi perebutan kontak mobil sehingga istri Remin yang pada saat itu ikut menelepon polisi dan melaporkan dugaan perampasan yang mereka alami. Oleh Polres Bengkulu Selatan, kasus dugaan perampasan mobil travel milik Remin dilimpahkan ke Subdenmpon Manna karena diduga ada oknum TNI yang terlibat yang bukan menjadi kewenangan polisi menindaklanjutinya. Tak lama dilimpahkan Subdenpon Manna langsung meresponya, melakukan penyelidikan. Komandan Subdenpom Manna, Lettu. CPM. Muslim mengungkapkan pemeriksaan Remin dilakukan sebagai saksi sekaligus pelapor dalam kasus dugaan perampasan. Mobil milik Remin ditahan untuk dijadikan barang bukti. Muslim sendiri berjanji dalam waktu dekat akan melimpahkannya perkara ini Denpom II/1 Sriwijaya Bengkulu untuk diproses lebih lanjut. “Usai pemeriksaan saksi korban dan dari pihak Adira, berkas dan barang bukti kasus ini akan dikirim ke Denpom Bengkulu sekaligus pemeriksaan tersangka yang diduga melibatkan anggota,” pungkas Muslim.(key)

nampaknya seperti sudah disusun rapi secara bertingkat-tingkat mengelilingi bukit. Tangga batu menuju puncak pun terlihat secara terang benderang. Sedangkan batu yang berada di atas puncak terlihat putih bersih. Apalagi bukit ini tidak jauh dengan Dusun Rimba Candi, yang selama ini sering

dikabarkan adanya candi besar di sana. Sebagai informasi di Pagaralam selama ini sering ditemukan artefak atau patung yang diduga merupakan peninggalan dari tradisi megalitik Bukitbarisan sekitar 2.000 tahun Sebelum Masehi. Salah satu yang paling terkenal yakni Batu Gajah.(net/**)

Pria Rambut Cepak Bogem Anggota TNI

Sambungan dari halaman 25

Bukannya takut, Zen justru menantang puluhan polisi itu adu jotos sambil mengatakan kalau ia hanya ingin ditemui oleh Anggota TNI. “Mana polisi, aku potong kalau polisi masuk. Kalau bukan loreng (anggota TNI) tidak boleh masuk,” ujar Zen membentak. Upaya pendekatan yang dilakukan anggota polisi tak juga dapat menenangkan Zen. Sehingga diputuskan meminta bantuan anggota Kodim 0423 terutama yang mengenakan seragam loreng untuk ikut menenangkan Zen. Tak lama kemudian, rombongan anggota TNI berseragam lengkap datang dipimpin langsung Pasi Intel Kodim 0423 Kapten. Inf. Damanik. Zen yang sudah kembali ke

rumahnya, ketika melihat anggota TNI datang, langsung mempersilakan rombongan tersebut masuk. Hanya saja masing-masing anggota TNI terlebih dahulu diminta hormat sebelum masuk ke teras rumah. Saat itu, Serka. Liptom langsung bersalaman dan disambut baik oleh Zen. Namun, tiba-tiba saja tanpa diduga,... pukkkk... bogem mentah tangan kanan Zen mendarat tepat di wajah Liptom. “Sudah lama kau kutunggu, kenapa baru datang,” ujar Zen sembari melayangkan tinju. Melihat Zen berbuat demikian, Liptom bersama rekan-rekannya, anggota polisi dan keluarga Zen langsung bergerak membekap pria yang belum lama keluar dari rumah sakit jiwa itu. Maklum, saat itu

melakukan pengejaran. Kita harapkan keluarga maupun masyarakat yang mengetahui persembunyian tersangka Hu agar memberikan informasi kepada polisi,” terang Ferry. Polisi sendiri berniat melakukan penangkapan Hu lantaran berkas perkara yang ditangani polisi dinyatakan lengkap oleh Jaksa Kejaksaan Negeri Arga Makmur. Selama ini polisi memang tidak melakukan penahanan tersangka. “Rencananya kita akan langsung membawa tersangka untuk dilakukan serah terima ke Kejari Arga Makmur. Saat ini kita masih menyebarkan anggota dan menggali informasi dari masyarakat,” demikian Ferry. Sekadar mengingat, Hu melakukan pencabulan kepada Mawar pada bulan Mei 2012 di belakang SD Talang Rasau yang menjadi tempat sekolah korban. Saat itu, Mawar tengah ada di belakang sekolah menunggu temannya. Melihat Mawar seorang diri, Hu lantas membujuk korban hingga terjadi pencabulan.(qia)

Membantah Memperkosa, Hanya Ditempel

Ditemukan Batu Besar Mirip Candi Sambungan dari halaman 25

LAIS – Seorang kakek Hu (76), tersangka pencabulan anak, sebut saja namanya Mawar (10) warga Desa Jago Bayo Kecamatan Lais pada Mei 2012 lalu, Senin (19/8) kabur dari persembunyiannya. Ia kabur dari pondok kebun beberapa saat sebelum polisi datang hendak menjemputnya dan menjebloskan ke penjara. Kades Jago Bayo Izwardi mengungkapkan berdasarkan informasi dari warganya polisi gagal mengangkap Hu karena kedatangannya lebih dulu diketahui tsk pencabulan itu. “Mengenai kronologis kaburnya saya tidak tahu. Hanya saja benar ada penggerebekan di pondok kebun dan warga kita (Hu,red) tidak dapat dibekuk polisi. Katanya memang kabur,” kata Izwardi. Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ahmad Tarmizi, SH melalui Kapolsek Lais Iptu. Ferry Putra Samodra mengakui melakukan penggerebekan di pondok kebun yang diduga menjadi lokasi persembunyian Hu. “Saat ini kita masih

35

usai melayangkan bogemnya, Zen berusaha masuk ke dalam rumah untuk mengambil lempengan besi yang masih disimpannya di balik pintu rumah. Setelah diikat, polisi dibantu anggota TNI langsung membawa Zen ke Polres Bengkulu Utara guna diamankan. Beberapa saat di Polres BU, selanjutnya Zen diberangkatkan ke RSJ-KO Soeprapto Lingkar Barat Bengkulu. Dirawat di RSJ, Diminta Pulang Lebaran Sementara itu, Budi Adik Zen mengungkapkan kalau kakaknya itu 1 minggu sebelum lebaran dijemput dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Soeprapto. Karena sebelumnya pihak keluarga mendapat pem-

beritahuan dari petugas RSJKO agar Zen dijemput karena saat itu umumnya petugas RSJKO pulang liburan lebaran. “Katanya rumah sakit bukan hanya mengurus kakak saya sendiri, saya tahu itu dari ibu saya. Kalau saya dengar omongan itu pasti saya juga marah,” kata Budi. Ia sendiri sadar jika kakaknya belum sepenuhnya sembuh, bahkan ibunya yang tinggal serumah dengan Zen kemarin meminta polisi membantu mereka mengantarkan Zen ke RSJKO. Pasalnya, jika Zen mengamuk dipastikan akan membahayakan orang lain. “Obatnya sudah saya kasih, tapi kalau dia lagi kumat obatnya tidak mempan. Makanya saya dukung kalau memang harus dibawa lagi ke RSJKO,” demikian Budi. (qia)

Sambungan dari halaman 26

“Baru dua kali saya melakukan, pertama di rumah sendiri sekitar akhir tahun 2012. Tempatnya di ruang tamu, dan istri saya lagi keluar. Yang kedua ya yang kemarin, di ruang tamu juga di rumah neneknya. Waktu itu juga lagi sepi, hanya saya dan dia yang ada di rumah. Saya tidak ada mengancam,

juga nggak ada menjanjikan apa-apa. Hanya saya katakan jangan diceritakan ke siapasiapa. Sini nak, jangan dikicika ke jemo (jangan dikatakan ke orang) lain,” ujarnya. Setiap kali melakukan perbuatannya, An mengaku tidak sampai melepas habis baju bocah 10 tahun itu. Ia hanya melepas pakaian dalam anaknya. “Tidak saya telanjangi, cuma lepaskan

celananya dan ditempel-tempel saja,’’ katanya. Kapolres Seluma AKBP Parhorian Lumban Gaol, S.Ik melalui Kapolsek Talo, Iptu Andrianto, SH menegaskan, tersangka dijerat UndangUndang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002, pasal 81 dan pasal 82. Dengan ancaman hukuman maksimal penjara selama 15 tahun.(hue)

Berduaan dengan Istri Orang... Sambungan dari halaman 26

Saat disergap warga, RS yang berasal dari Desa Batu Belarik Kecamatan Bermani Ilir dan pasangannya RT (37), warga Desa Bogor Baru masih mengenakan pakaian lengkap. RS yang membuka pintu dan menyambut warga, sedangkan RT bersembunyi di dalam kamar. ”Malam itu, saya mendapat laporan warga di kosan RS ada perempuan masuk. Setelah diawasi, lampu ruang tamu dimatikan. Lalu, saya bersama puluhan warga langsung menggerebeknya. Saat pintu digedor, RS langsung keluar dan membuka pintu. Ketika ditanya ada perempuan di dalam, RS mengaku sendirian. Kami tahu dia berbohong, langsung menerobos masuk. Ternyata di dalam kamar depan rumah itu menemukan seorang wanita (RT) masih berpakaian lengkap,” ungkap Ketua RW 04, Ujang Mahar. Malam itu juga RS dan RT

digiring ke rumah Ketua RW. Awalnya, RS dan RT sama-sama mengaku masih berstatus single atau belum memiliki pasangan. Setelah didesak, RS akhirnya mengaku sudah memiliki istri dan 1 anak yang tinggal di Desa Batu Belarik. RS Mengaku sudah 4 tahun pisah ranjang dengan istrinya. Sedangkan RT juga mengaku sudah memiliki 4 anak dan sudah lama pisah ranjang dengan suami. Tapi, RT dan suaminya tetap tinggal bersama dalam 1 rumah. Atas kesepakatan warga, malam itu juga RS dan RT diserahkan ke Polsek Kepahiang. ”DiPolsekKepahiang,pasangan bukan muhrim itu diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Pernyataan tertulis itu dibubuhi tanda tangan di atas materai Rp 6.000,” jelas Kapolres Kepahiang, AKBP Sudarno, S.Sos, MH didampingi Kabag Ops Kompol Resza Ramadianshah, SIK dan Kapolsek Kepahiang, Iptu Tatar

Insan, SH. Lalu, keluarga pasangan itu diminta hadir. Termasuk Kades Kampung Bogor, Erwin dan Ketua RW 04 Kelurahan Dusun Kepahiang, Ujang Mahar. Kesepakatan perangkat desa, pasangan bukan muhrim itu dijatuhi denda adat Rp 2 juta. Malam itu, suami RT tiba di Polsek dan merasa keberatan dengan perbuatan RS. Akhirnya, RS diminta untuk membayar denda adat sebesar Rp 5 juta. Tapi, RS mengaku tidak memiliki uang Rp 5 juta. Setelah berembuk, RS bersedia membayar denda adat Rp 2 juta kepada suami RT. ”Malam itu juga uang denda Rp 2 juta langsung diserahkan RS kepada suami RT. Setelah menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, RS dan RT langsung diizinkan pulang. Mudah-mudahan, mereka tidak mengulangi perbuatannya itu lagi,” ungkap Erwin. (rhy)

PNS Terlibat Akta Palsu... Sambungan dari halaman 25

Oknum PNS yang terlibat jelas harus disanksi. Kedua sanksi ini merupakan sanksi berat yang kita berikan,” ujar

Suherman. Sementara Kapolres RL, AKBP. Edi Suroso, SH melalui Kasat Reskrim, AKP. Margopo, SH mengaku dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penetapan ter-

sangka dalam kasus yang meresahkan masyarakat ini. Sebagaimana diketahui sebelumnya, penyidik telah mengantongi 3 nama yang masuk dalam calon tersangka.(cuy)

11 Jam Tenggelam, Ditemukan... Sambungan dari halaman 25

Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB saat sampai di tepian Sungai Ketahun, Asmara buang air besar di sungai tersebut. Sedangkan kedua anaknya, Anis dan Sulung mencari Kijing (sejenis siput) di sekitar aliran sungai. Tidak berapa lama Asmara selesai buang hajat dan langsung pulang ke rumahnya sendirian. Melihat sang ibu pulang, Anis sang kakak menegur sang adik dan menyuruhnya ikut pulang. Setelah itu Anis

melanjutkan mencari Kijing di sungai. Tidak berapa lama Anis pun beranjak pulang karena mengira sang adik sudah ikut pulang bersama ibunya. Sesampai di rumah, Anis menanyakan kepada ibunya apakah sang adik ikut pulang bersama dirinya. Kontan saja Asmata kebingungan, malah balik bertanya kepada sang anak. Apalagi sepengetahuan Asmara, Sulung mencari kijing bersama kakaknya. Keduanyapun langsung panik, meminta bantuan warga untuk melaku-

kan pencarian. Pencarianpun mulai dilakukan di lokasi tempat korban dan kakaknya mencari kijing, namun keberadaan Sulung tidak ditemukan. Bahkan sudah ratusan warga dari berbagai wilayah desa lainnya yang ikut turun menyisiri sungai beserta anggota polisi, tetap tidak menemukan korban. Bahkan pencarian sudah dilakukan dengan menelusuri aliran sungai hingga ke jalur PLTA Tes, tapi tetap saja belum membuahkan hasil. Baru sekitar pukul 03.15 WIB dini hari kemarin (20/8), warga dan keluarga berhasil menemukan jasadnya di lokasi korban dan kakanya mencari kijing. Hal ini setelah mendapat petunjuk dan bantuan salah satu orang pintar (paranormal) yang ikut membantu melakukan pencarian. Diawali dengan menyebar garam di sekitar lokasi korban dan kakaknya mencari kijing. ‘’Jadi setelah 11 jam lebih kurang dilakukan pencarian, jasad korban baru ditemukan. Korban berhasil ditemukan setelah ada bantuan dari orang pintar yang ikut mencari. Setelah diketemukan, korban langsung dibawa ke rumah duka. Sekitar pukul 11.00 WIB tadi dikebumikan di TPU Kelurahan Tes,’’ ungkap Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK didampingi Kabag Ops AKP Ruri Roberto, SH, S.IK melalui Kapolsek Lebong Selatan Iptu Ikhsan Al-Illah kemarin (20/8).(dtk)



21 AGUSTUS 2013