Issuu on Google+

CMYK

SELASA 23 MARET

29

TAHUN 2010

1 Diskualifikasi, Puluhan Mundur Temukan Ponsel, Siswa Masih Bisa ’Kerja Sama’

Unas Hari Pertama SMA Kota Kediri

KEDIRI- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri benar-benar menerapkan aturan tegas dalam ujian nasional (unas) SMA kali ini. Kemarin, Wikki Candra Nur Saleh, peserta asal SMA Sultan Agung, harus didiskualifikasi gara-gara terlambat datang di SMAN 7 yang menjadi lokasi ujiannya. “Dia baru datang 15 menit sebelum ujian jam pertama bahasa Indonesia berakhir,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Edy Purnomo melalui Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Heri Siswanto kepada Radar Kediri. Untuk diketahui, jam pertama unas dimulai pukul 08.00-10.00. Sedangkan, Wikki baru datang sekitar pukul 09.45 atau terlambat 1 jam 45 menit. Padahal, sesuai aturan, toleransi keterlambatan maksimal adalah sepuluh menit. Menurut Heri, meskipun Wikki mengaku terlambat karena baru datang dari Jember, disdik tidak bisa menerima alasannya. Apalagi, sebelumnya, disdik sudah mengimbau agar peserta datang 30 menit sebelum unas dimulai. “Apapun alasannya, jika sudah lebih dari 10 menit, akan kena diskualifikasi,” tegas Heri yang kemarin berkeliling meninjau pelaksanaan unas di sejumlah sekolah bersama anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur Sulistiyanto Suyoso. Walau demikian, kemarin Wikki tetap diperbolehkan mengikuti unas jam kedua, yaitu sosiologi. Demikian pula dengan mata ujian selanjutnya.

Peserta: 4.425 siswa SMA/MA dan 4.321 siswa SMK Tidak Hadir: 10 siswa SMA (5 sakit, 5 mundur) dan 28 siswa SMK (belum ada keterangan) Diskualifikasi: Wikki Candra Nur Saleh (SMA Sultan Agung)

Kabupaten Kediri Peserta: 5.417 siswa SMA/MA dan 2.395 siswa SMK Tidak Hadir: 52 siswa SMA (4 sakit, 48 mundur) dan 32 siswa SMK (1 sakit, 31 mundur) Diskualifikasi: tidak ada

Sumber: Disdik Kota dan Kabupaten Kediri

Baca 1 Diskualifikasi.. Hal 39

SERIAL PU SINDOK Beban Berat Patuhi Abu Saad dan Abu Said *** Matahari sudah merayap naik ke kubah langit. Kabut yang menyelimuti permukaan laut pun tersingkap ketika beratus-ratus perahu jenis malabong, jukung, dan pepentolan yang memenuhi Selat Tongkin mendekati Pulau Hainan. Gumpalan kabut tipis terangkat ke angkasa dan bertebaran dihamburkan angin keras yang memukul-mukul layar dan menyentak-nyentak panji-panji hitam. Nun jauh di balik sisa-sisa kabut, dalam jarak sekitar sepuluh yojana, samar-samar tampak bayangan bukit-bukit yang berjajar.

11

RULLY PRASETYO/RK

SULIT: Siswa SMAK St Augustinus Kota Kediri mengerjakan soal unas pada hari pertama kemarin.

Pemkot Siapkan Alternatif Lahan di Pesantren Tepi Jalan Raya, tapi Tidak Satu Lokasi KEDIRI- Pemkot tidak mau gagal menggaet Universitas Brawijaya (Unibraw) untuk mendirikan cabangnya di Kota Kediri. Selain menawarkan lahan seluas 28 hektare di Kelurahan Mrican, Kecamatan

Mojoroto, mereka juga memberikan alternatif pilihan. Yakni, di Lingkungan Dadapan, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren dan Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren. Menurut Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar, alternatif tempat tersebut diberikan karena ada kekurangan dan kelebihan dari

tanah kas Kelurahan Mrican. Kelemahannya adalah tidak berada di tepi jalan raya, terhalang Pasar Mrican, akses masuk sempit, dan merupakan persawahan. Sedangkan, kelebihannya, berada di satu lokasi. Sehingga, tidak akan kesulitan jika membangun kampus. Baca Pemkot ... Hal 39

Plus Minus Lahan Altenatif di Pesantren Kekurangan: - Lahan tidak satu lokasi karena terpisah Kelebihan: rumah warga dan jalan. - Berada di tepi jalan raya - Harus mengubah RTRW Kota Kediri - Akses masuk lebar - Pandangan mata terhadap kampus - Masih berupa persawahan sehingga harus diuruk dan dimatangkan tidak terhalang

Kejaksaan Bidik Belanja Cukai 2009

Baca Beban Berat... Hal 39

3 Pejabat Pemkab Diperiksa, Tujuh Lainnya Menyusul

Oleh : Agus Sunyoto

DOK/RK

Kalau tidak ada proteksi, investornya tidak mau karena modalnya belum tentu bisa kembali. SRI UTAMI/RK

(Bupati Sutrisno)

ILUSTRASI : SAEFUDIN ASRO/RK

KASUS CPNS Kapolres Panggil Wali Kota KEDIRI- Polisi akhirnya memanggil Wali Kota Samsul Ashar untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Ini terkait laporan Gunardi, salah satu peserta tes CPNS 2009 yang diduga menjadi korban manipulasi. Menurut Kapolresta AKBP Rastra Gunawan, surat permohonan izin pemeriksaannya sudah dilayangkan ke Presiden beberapa hari lalu. “Lewat polda. Saya tandatangani per 9 Maret 2010,” ujarnya kepada Radar Kediri di mapolresta kemarin. Seperti diberitakan, laporan itu terkait dugaan manipulasi data dalam rekrutmen CPNS 2009 Kota Kediri. Baca Kapolres... Hal 39

KEMBAR SIAM Arti dan Ujiati Meninggal setelah Dijenguk Ibunya KEDIRI- Arti dan Ujiati, bayi kembar siam dempet perut hingga dada asal Desa Papar, Kecamatan Papar akhirnya meninggal dunia. Putri pasangan Suprianto dan Sumiati itu mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 16.30, kemarin sore, di RSUD Pare dalam usia 14 hari. Tim medis rumah sakit belum sempat merujuknya ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk dioperasi karena kondisinya masih belum memungkinkan. Baca Arti dan Ujiati... Hal 39

GAMBAR RENCANA: Konsep bangunan waterpark SLG yang dipamerkan kemarin.

Investor Waterpark Dapat Proteksi Targetkan Selesai Delapan Bulan KEDIRI- PT Panorama Wisata Sejahtera, investor yang membangun water park di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), akan menjadi pemain tunggal.

Sebab, pemkab memutuskan untuk memberikan proteksi kepadanya. Sehingga, dalam beberapa tahun ke depan, tidak ada investor lain yang bisa berinvestasi di sana dalam bidang yang sama. Menurut Bupati Sutrisno, hal itu dimaksudkan agar investor bisa mengembalikan modalnya dalam

jangka waktu tertentu. “Kalau tidak ada proteksi, investornya tidak mau karena modalnya yang bernilai miliaran belum tentu bisa kembali,” katanya kepada Radar Kediri di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan water park tersebut, kemarin. Baca Investor... Hal 39

KEDIRI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri membidik penggunaan dana cukai 2009 di wilayahnya. Mereka menduga, dana bagi hasil dari Pemerintah Pusat senilai Rp 44,4 miliar itu ada yang bermasalah. Untuk itu, kemarin, kops adhiyaksa memanggil tiga pejabat pemkab guna dimintai keterangan. Mereka adalah Direktur RSUD Pare Suliyani Suwadji, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Adi Laksono, serta Kepala Kantor Lingkungan Hidup Didik Eko Cahyono. Adapun pejabat-pejabat lain yang satuan kerja (satker)-nya juga menerima dana tersebut menyusul hari ini. ”Ini baru pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan),” ujar Kasi Intel Kejari Supriadi yang

Penerima Dana Cukai 2009 Kabupaten Kediri Satker

Alokasi Dana

RSUD Pare Dinas Kesehatan Kantor LH Disnakertrans Disdikpora Dinas Hutbun Satpol PP Dinkopindag DPPKAD Bagian Ekonomi

Rp 20,2 miliar Rp 10,5 miliar Rp 5,8 miliar Rp 3,3 miliar Rp 2,1 miliar Rp 1,2 miliar Rp 510 juta Rp 385 juta Rp 322,4 juta Rp 150 juta

Total

Rp 44,4 miliar

menjadi ketua tim kepada Radar Kediri di kantornya, kemarin. Menurutnya, status para pejabat tersebut masih sebagai terperiksa. Sebab, penanganan kasusnya memang belum sampai tahap penyelidikan. Baca Kejaksaan... Hal 39

Linggar Sariningtyas, Ikuti Unas di RSUD Gambiran

Sebelum Kerjakan Soal, Olahraga Keliling Ruangan Sakit tak menjadi halangan bagi Linggar Sariningtyas untuk mengikuti ujian nasional (unas). Siswa SMK Farmasi Bhakti Wiyata Kediri ini harus mengerjakan soal-soalnya di RSUD Gambiran karena menderita demam berdarah (DB). RULLY PRASETYO, Kediri Ruang Kelas II/A Sedap Malam RSUD Gambiran, kemarin, terkesan ‘istimewa’. Sebab, ada seorang polisi dan dua pengawas ujian yang menjaganya. Ini karena di dalamnya ada pasien yang ‘istimewa’ pula. Dia adalah Linggar Sariningtyas. Tak seperti pasien lain, hari itu Linggar –panggilan akrabnya—harus mengenakan seragama sekolah di atas pembaringannya. Lengkap dengan dasi di leher dan kartu peserta unas yang tergantung di sakunya.

 Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

RULLY PRASETYO/RK

‘ISTIMEWA’: Linggar mengerjakan soal di atas tempat tidur RSUD Gambiran kemarin.

Ya, seperti ribuan siswa SMA/SMK lainnya di Kota Kediri, kemarin Linggar juga harus mengerjakan soal-soal unas. Bedanya,

Linggar harus mengerjakannya di atas bed dengan duduk berselonjor. Selimut menutupi kakinya. Selang infus juga masih tertancap

di tangan. Soal dan lembar jawaban komputer (LJK) diletakkan di meja lipat yang siang itu digunakan untuk mengerjakan. ‘Keistimewaan’ yang didapat Linggar itu tak bisa mengurangi tensi ketegangan yang dirasakannya. Tak ada senyuman atau tawa kecil yang tersungging di bibirnya. Hanya mulutnya yang tampak komat-kamit membaca soal bahasa Indonesia. Sesekali, terdengar suara lirih yang tak jelas maksudnya. Sedetik kemudian, dia menghitamkan LJK dengan pensil 2B yang ada di tangan kanannya. Rasa tegang yang dirasakan Linggar tak lepas dari ketatnya pengawasan di ruangan itu. Meski peserta unasnya hanya satu, tetapi prosedur tetap (protab) unas tetap dijalankan. Yaitu, diawasi oleh dua pengawas ruangan Hermin dan Bambang. Juga, Briptu Suryatmaji dari Polresta Kediri. “Tidak enak unas sendirian,” ujar Linggar. Baca Sebelum... Hal 39

www.radarkediri.co.id


RADAR KEDIRI

30

SELASA 23 MARET 2010

MENUJU

WATES

PENDAPA

PEMILU KADA, 12 MEI 2010

Semua Lolos, Siap Tarung KEDIRI- Tiga pasangan calon bupati (cabup) Kediri 2010-2015, yaitu pasangan Haryanti-Masykuri (Harmas), SunardiSulaiman (SUSU) dan Nurlaila-Turmudi Abror (Nata), dipastikan lolos tes kesehatan untuk macung sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kediri. Dengan demikian, mereka siap bertarung penuh dalam puncak kompetisi, 12 Mei mendatang. “Berdasar hasil yang kami terima dari RSUD Pare, tiga pasangan calon bupati dinyatakan sehat jasmani dan rohani,” kata ketua KPU Kabupaten Kediri, Agus Edi Winarto, kemarin. Agus Edi mengatakan, sesuai kesepakatan, kemarin KPU mengambil hasil

tes kesehatan pasangan Sehingga secara otomatis INGAT cabup ke RSUD Pare. Dari dinyatakan lolos. hasil rekomendasi yang COBLOSAN Demikian juga dengan hasil disampaikan oleh tim dokter psikotes mereka. Kondisi dari RSUD Pare itulah dikekejiwaan tiga pasangan tahui kalau kondisi tiga pacalon itu sangat baik. Tidak sangan dalam keadaan sehat. ada hambatan yang bisa Apakah ketiganya tidak menggagalkan ketiganya menderita penyakit yang dalam tes kesehatan. ringan sekalipun? Menurut HARI LAGI Agus Edi menjelaskan, Edi, KPU tidak melihat secara dengan lolosnya mereka detail hasil pemeriksaan. Tetapi berdasar dalam tes kesehatan, berarti hampir laporan yang disampaikan tim dokter, dipastikan ketiganya akan lolos dalam ketiganya tidak menderita penyakit serius penetapan calon bupati yang renyang bisa menghambat perjalanan cananya dilakukan April nanti. pemerintahan 5 tahun mendatang. Saat ini KPU masih akan meneliti lebih

4 9

lanjut kelengkapan administrasi para pasangan cabup. Hingga kemarin, belum ada satupun pasangan yang telah memenuhi persyaratan administrasi. KPU masih akan merekap secara keseluruhan. Kemudian menyampaikan kekurangan berkas pada tim kampanye. Bagaimana dengan syarat minimal dukungan calon? Seperti halnya tes kesehatan, tambah Edi, tiga pasangan calon itu sudah melampaui batasan minimal dukungan parpol. Baik dihitung dari jalur kursi ataupun jumlah suara dalam pilleg. Sehingga, jika mereka bisa melengkapi persyaratan administrasi, dipastikan mereka akan lolos dalam penetapan calon. (ut/im)

AGUS DWI PRASETYO/RK

SEMPAT KABUR: Emy Normawati, yang diduga menipu.

Penipuan Berkedok Arisan Penipuan berkedok arisan, kembali terjadi. Emy Normawati, 39, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Wates, kemarin harus mendekam di balik jeruji besi. Ibu tiga anak ini ditahan karena diduga melakukan penipuan berkedok arisan, setelah dilaporkan ke polisi oleh Siti Mudrika, 27, tetangganya. Kerugiannya diduga mencapai Rp 200 juta. “Anggotanya mencapai 150 orang,” ujar Kapolsek Wates, AKP Andry Sugiono, kemarin. Informasi yang dikumpulkan koran ini, arisan itu didirikan sejak 2005 lalu. Anggotanya mayoritas pedagang pasar dan para tetangganya. Arisan itu ada dua kelompok, yaitu yang setoran per minggu Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu. Untuk setoran Rp 5 ribu, jika betok atau motel atau dapat undian akan menerima Rp 1 juta. Sedang yang Rp 10 ribu terima Rp 2 juta. Satu saat, Emy menawarkan 3 nama anggota arisan ke Siti agar membeli keikutsertaan arisan itu. Alasannya, mereka mau keluar. Dia menawarkan per anggota Rp 700 ribu. Karena merasa akan untung membeli keanggotaan arisan itu, Siti bersedia. Total dia bayar Rp 2,1 juta ke Emy. Namun setelah ditunggu-tunggu, ternyata dia segera betok. Dia mencoba mendatangi rumah Emy, tapi tidak pernah ada. Kabarnya, dia pergi ke Blitar. Penasaran, Siti akhirnya mencari sejumlah nama yang keanggotaan arisannya dia beli melalui Emy, salah satunya Katiyah. Ternyata, Katiyah mengaku tidak pernah menjual keanggotaan arisan. Merasa ditipu, Siti tidak terima. Dia terus berusaha mencari Emy. Kali ini untuk minta uangnya kembali. Tapi lagi-lagi tidak pernah bisa ditemui di rumahnya. Merasa jengkel, akhirnya dia melaporkan ke polisi. Menurut Andry, Siti Mudrika sebenarnya sudah melaporkan Emy sejak Februari lalu. Namun saat itu, pelaku tidak berada di rumahnya. Sehingga Emy diduga sengaja kabur karena dikejar-kejar anggota arisan yang belum betok tapi telanjur setor. Agar Emy mau kembali ke Kediri, dia akhirnya dipancing melalui keluarganya untuk pulang. Begitu dia datang, keluarga Emy menyerahkannya ke polisi. Ditemui di Mapolres kemarin, Emy mengaku dia tidak bisa memberikan uang betok ke beberapa anggota karena ada yang tidak mengangsur arisan setelah mereka betok. (c2/dp/im)

KOTA

Kerangka Mayat Mahasiswa? Kerangka manusia yang ditemukan di kebun tebu Lingkungan Tirtoudan, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Sabtu (20/3) lalu, semakin kuat mengarah ke pembunuhan. Hanya saja, siapa korban dan pelakunya, masih dalam penyelidikan polisi. “Itu masih sebatas dugaan,” kata Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Rofiq Ripto Himawan. Dari hasil identifikasi sementara, ditemukan bekas pukulan pada bagian tengkorak. Tapi masih belum diketahui apakah luka itu bekas penganiayaan atau bekas cangkul pekerja kebun tebu yang menemukan. Untuk bisa meneliti lebih lanjut, pihak kepolisian rencananya Selasa (23/3) hari ini akan mengirimkan kerangka mayat tersebut ke tim forensik Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Dari hasil itu, nantinya pihak kepolisian akan bisa memastikan apakah kerangka itu memang korban pembunuhan atau bukan. Jika dihubungkan dengan laporan orang hilang selama 3 tahun terakhir, ada kemungkinan kerangka itu adalah mayat seorang mahasiswa. Sebab, selama 3 tahun terakhir ada 3 laporan orang hilang. Dua di antaranya sudah ditemukan dan tinggal satu yang belum ditemukan. Dia seorang mahasiswa yang sedang belajar di Kediri. Kebetulan, hilangnya sekitar 1 tahun lalu. “Sebenarnya ada tiga kasus orang hilang pada tiga tahun terakhir, tinggal satu yang belum terungkap,” kata lelaki asal Magelang itu. Untuk itu Rofiq kembali meminta kepada masyarakat agar segera melaporkan ke polisi jika memiliki informasi atau ada anggota keluarganya yang hilang. Jika memang memungkinkan, bisa dilakukan tes deoxyribonucleic acid (DNA) untuk mencocokkan identitas dengan anggota keluarga. “Semakin cepat ada yang melapor, akan semakin cepat kemungkinan teridentifikasi,” tandas Rofiq. (fa/im)

DOK/RK

MANA PILIHAN ANDA? : Tiga calon Bupati Kediri, Ir. Sunardi, dr. Hj. Haryanti Sutrisno dan Nurlaila saat pemeriksaan kesehatan di RSUD Pare.

Pembunuh Nenek Masih Blank Anak Tunggal Diperiksa, Rumah Diubek-ubek KABUPATEN- Pelaku pembunuhan Supiyatun, 65, warga Dusun Sumbersari, Desa Badas, Kecamatan Badas, yang mayatnya ditemukan di pinggir sungai desa setempat, Minggu (21/3) lalu, sampai kemarin belum jelas. Tapi polisi sudah memeriksa 7 saksi untuk mengungkap kasus ini. Salah satunya adalah Sopingi, 35, anak korban. ”Lainnya adalah tetangga dan kerabat korban,” ungkap Kasatreskrim Polres Kediri AKP Ariawibawa Anggakusuma, saat ditemui koran ini kemarin. Berbagai spekulasi terkait pembunuhan nenek itu, masih terus berkembang. Bahkan sempat muncul dugaan korban dibunuh di rumahnya sendiri. Namun sejauh ini belum ada tanda-tanda yang menguatkannya. Polisi datang ke rumah Supiyatun sekitar pukul 09.00, dipimpin langsung Wakapolres Kompol Arnapi dan Kasatreskrim AKP Ariawibawa Anggakusuma. Untuk mengamankan proses penyelidikan, polisi memasang police line mengelilingi rumah yang berukuran sekitar 5 x 7 meter tersebut. ”Ada dugaan seperti itu. Hanya saja masih belum kita pastikan,”tandas Aria, saat ditanya kemungkinan Supiyatun dibunuh

M SYIFA/RK

PERIKSA RUMAH : Polisi mengubek-ubek barang-barang di rumah Supiyatun.

di rumahnya sendiri. Kemungkinan itu cukup terbuka, karena selama ini Supiyatun hidup di rumah sendirian.

GALERI PEMKAB KEDIRI

Sementara anak satu-satunya, Sopingi, tinggal bersama keluarganya sendiri, tepat di depan rumah Supiyatun. Sehingga jika terjadi

apa-apa pada Sopiyatun di malam hari, mereka bisa tidak mengetahuinya. Baju-baju Supiyatun, kemarin semuanya diperiksa untuk mencari apakah ada bercak darah korban atau tidak. Ternyata sama sekali tidak ditemukan darah. Polisi hanya menemukan KTP Supiyatun di toples. Selain itu, kalung yang biasa dipakai Supiyatun kemanamana, juga tidak ditemukan. Bukan itu saja. Polisi juga kembali melakukan olah TKP di sungai tempat ditemukannya mayat pertama kali, guna mencari tambahan petunjuk yang mungkin masih tercecer di sana. Polisi kemarin juga membawa mayat Supiyatun ke laboratorium forensik Polda Jatim untuk memastikan kondisi korban, termasuk bekas cekikan dan jeratan di lehernya. Mengingat RS Bhayangkara tidak memiliki laboratorium forensik. ”Untuk memastikan saja,”tandas Aria. Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu (21/3) lalu warga Dusun Bulurejo, Desa Badas, Kecamatan Badas digegerkan dengan penemuan mayat di pinggir sungai, yang kemudian diketahui sebagai mayat Supiyatun. Saat ditemukan, kondisinya mengenaskan. Dimasukkan ke glangsing yang dijahit dari luar. Penuh darah dan terlihat ada bekas cekikan dan jeratan di leher . (dp/c4/im)

GALERI PAGUYUPAN HAKKA

Bangun Waterpark di SLG KEDIRI- Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) diproyeksikan sebagai pusat perdagangan yang bisa memperkenalkan dan menjual produk masyarakat dari home industry. Agar kawasan ini menjadi ramai oleh pengunjung, maka cara yang paling cepat untuk mendatangkan pengunjung adalah dengan membangun sarana pariwisata. Demikian dijelaskan Bupati Kediri Sutrisno di hadapan jajaran Muspida, investor serta para pimipinan SKPD se-Kabupaten Kediri pada Senin (22/3) pagi di Kawasan Simpang Lima Gumul. Penjelasan ini disampaikan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Greenland Waterpark di kawasan SLG. Menurut Sutrisno, pembangunan waterpark atau wisata air ini akan menjadi daya tarik bagi masyarakat, baik di Kabupaten Kediri maupun kota sekitarnya, karena saat ini obyek wisata air merupakan salah satu sasaran wisata yang banyak diminati masyarakat. Obyek wisata yang dibangun di area seluas 1,5 ha ini ditargetkan akan selesai dalam waktu 6 bulan, terhitung mulai peletakan batu pertama. Dalam perkembangannya nanti, selain membangun sarana dan prasarana yang difokuskan pada wisata air, juga akan dikembangkan wisata malam hari. Di samping terdapat area untuk kuliner khas Kediri, juga dibangun pusat penjualan aneka souvenir dan produk unggulan asli Kabupaten Kediri. Sehingga masyarakat yang nantinya mengunjungi waterpark juga bisa mengenal, menikmati sekaligus membeli produk-produk tersebut. ”Di kawasan SLG ini juga akan dibangun pertokoan sebagai tempat untuk menjual produk

M SYIFA/RK

KOMPAK: Paguyuban Suku Hakka, selalu peduli sosial karena ingin lebih berguna bagi masyarakat.

Ulang Tahun Paguyuban Hakka Ke-7 Rangkul Semua Golongan, Utamakan Sosial ISTIMEWA

MEGAH: Rancangan waterpark yang sedang dibangun di kawasan kota baru, SLG. home industry masyarakat. Dengan demikian, kawasan kota baru sebagai ikon monumen SLG akan berkembang menjadi kawasan bisnis dan pariwisata yang mampu memberikan dampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Sutrisno. Rinanto, perwakilan PT. Panorama Wisata Sejahtera selaku investor pengembang waterpark, mengatakan bahwa pembangunan wisata air ini merupakan investasi awal mereka di Kabupaten

Kediri. ”Kabupaten Kediri memiliki banyak potensi yang menarik bagi investor. Ke depan, kami tidak hanya mengembangkan waterpark ini, namun juga berinvestasi dalam bidang yang lain” tuturnya. Di akhir acara, dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Sutrisno, diikuti oleh Kapolres Kabupaten Kediri AKBP Benyamin, serta Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Totok Imam Santoso. (*/im)

KEDIRI- Paguyuban Hakka atau masyarakat Tionghoa biasa menyebut Gek Lang, kemarin merayakan ulang tahunnya yang ke-7. Bertempat di Restoran Panglima, acara itu dihadiri oleh ratusan anggota Hakka yang berasal dari seluruh eks-Karisidenan Kediri. Ada pula yang sengaja datang dari Madiun dan Ponorogo. Ketua Harian Paguyuban Hakka Karesidenan Kediri, Wong Yin Jing, mengatakan setiap tahun acara ulang tahun Hakka selalu dirayakan dengan meriah. Tak hanya berasal dari Kediri, tapi dari luar kota juga turut diundang. “Acara ini sekaligus untuk lebih mempererat persahabatan,” kata lelaki yang memiliki nama Jawa, Tjipto Wiyanto itu. Dengan peringatan ulang tahun yang ke-7 itu, kata Tjipto, diharapkan Paguyuban Hakka bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. selain itu, keberadaan Hakka

juga diharapkan bisa berguna bagi masyarakat sekitar. Terpisah, Sekretaris Paguyuban Hakka Karesidenan Kediri, Antony Gintono, menjelaskan bahwa Paguyuban Hakka juga merangkul semua golongan dan suku lainnya. Tak terbatas pada suku Hakka. “Karena paguyuban ini sama sekali tak memiliki muatan politis,” kata lelaki 65 tahun itu. Dalam kegiatannya, Paguyuban Hakka mengutamakan kegiatan sosial. Antony mengatakan, setiap kali terjadi bencana alam, anggota Hakka dengan spontan menyalurkan bantuan. Biasanya bantuan itu merupakan sumbangan dari para anggota Hakka. Untuk diketahui, Paguyuban Hakka Karisidenan Kediri didirikan pada 23 Maret 2003. Selain perwakilan di kotakota kecil, Hakka juga memiliki pengurus pusat seluruh Indonesia yang berkedudukan di Jakarta. Setiap tahun dilakukan pertemuan anggota di berbagai kota. Perayaan ulang tahun malam itu dimulai sekitar pukul 19.00. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan makan malam dan hiburan. (fa/im)


CMYK

SELASA 23 MARET

TAHUN 2010

31

THE SPIRIT OF AUTONOMY

Kok Menyala Separo? Saya adalah salah satu pengendara yang biasa melintasi perempatan jalan raya Kramat. Namun sejak dua hari terakhir ini saya melihat lampu trafi ct light yang ada di perempatan tersebut tidak bisa menyala dengan sempurna alias hanya menyala separo saja. Sehingga dari kejauhan nyala lampu tidak bisa terlihat jelas. Mohon dinas terkait untuk memperbaikinya. Agustin, Sukomoro, Nganjuk

Potensi Besar Tanaman Obat Kabupaten Nganjuk kaya akan potensi sumber daya alam. Bukan hanya hasil pertanian berupa tanaman pangan. Namun juga potensi tanaman obat-obatan. Sayangnya potensi ini belum digali maksimal. Bagaimana kalau digelar festival tanaman obat tradisional. Sutarmi, Sawahan, Nganjuk Kritik, saran, atau imbauan terkait layanan publik bisa dikirim via pos ke Radar Nganjuk, Perumnas Candirejo CC 23 Nganjuk atau via email: radarnganjuk@gmail.com. Surat pembaca yang masuk akan dimuat jika disertai nama dan alamat yang jelas.

Belasan Siswa Tidak Lulus

Menikah Jelang Ujian sampai Sakit Kritis

NGANJUK- Puluhan pelajar tidak mengikuti ujian nasional (unas). Tapi, hanya empat siswa yang diperbolehkan mengikuti ujian susulan. Selain mereka, dipastikan tidak lulus unas tahun ini. Menurut Kepala Bidang SMP, SMA dan SMKDinasPendidikan,Pemudadanolahraga (dikpora) M. Yasin, total siswa yang tidak mengikuti unas sebanyak 22 orang. “Paling banyak dari SMK, sampai sepuluh siswa,” terangnya saat ditemui di kantornya kemarin. Selain siswa SMK, enam siswa yang tidak masuk berasal dari SMA dan enam siswa lainnya dari MA. Empat di antaranya sakit dan masih dirawat di rumah sakit. “Dua di antaranya karena DB (demam berdarah),” kata Yasin. Khusus empat siswa itu mendapat kesempatan mengikuti ujian susulan yang akan digelar minggu depan. Mereka mendapat kesempatan ini karena mampu menunjukkan surat keterangan sakit dari dokter. Selain itu, lanjutYasin, satu siswa meninggal

dunia, dua tanpa keterangan jelas sementara 15 siswa lainnya menyatakan mengundurkan diri tidak lama sebelum pelaksanaan unas. Berbagai alasan melatarbelakangi pengunduran diri tersebut, diungkapkan Yasin, dua siswa memilih menikah. “Mereka menikah tidak lama sebelum ujian,” imbuh Yasin. Seperti diketahui di MA Darussalam, Krempyang Kecamatan Tanjunganom, siswanyamenikahsebelumsempatmengikuti unas. Selain itu, juga ada siswa yang diketahui mengulang dari tahun sebelumnya. Yang bersangkutan hanya ujian mata pelajaran yang membuatnya tidak lulus. Yasin mengatakan jumlah siswa yang mengikuti unas susulan ini bisa bertambah. Sebab, pelaksanaan unas masih berlangsung empat hari lagi. “Jika ada yang sakit dan mampu menunjukkan surat keterangan dokter tentu bisa mengikuti ujian nasional,” jelasnya. Selanjutnya, Yasin berharap agar seluruh siswa dan orang tua selalu mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Khususnya menjaga kesehatan agar tidak sakit saat ujian. “Orang tua juga harus ikut menjaga kestabilan emosi anak,” pungkasnya. (dea/ndr)

HERI MUDA SETIAWAN/RK

SERIUS: Peserta ujian nasional berkonsentrasi mengerjakan soal-soal ujian di dalam kelas.

Bahasa Indonesia Dianggap Paling Sulit

Sementara itu, sejumlah siswa mengaku susah mengerjakan soal-soal unas. Paling sulit mata pelajaran bahasa Indonesia. Seperti diungkapkan Iis Putri Astuti, siswi SMKN 2 Nganjuk. Dia mengaku bingung bukan karena naskah soal yang susah dipahami. Namun justru dari pilihan jawaban yang tersedia. “Bingung milih mana yang benar, jawabannya mirip-mirip,” ungkapnya sambil tersenyum.

Tidak Masuk di Unas Pertama Jenjang

Total Peserta Hadir

SMA MA SMK

3.689 1.514 4.766

3.683 1.508 4.756

Hal serupa diungkapkan Pramita Agustin. Peserta unas ini mengaku beberapa kali terkecoh dengan jawaban-jawaban yang

Tidak Masuk 6 6 10

tersedia. Kendati tinggal memilih saja, Pramita yakin dengan hasil pekerjaannya. “Ya semoga nilainya nanti baik,” harap-

nya. Pramita juga mengeluhkan suasana ujian yang sedikit tidak tenang. Menurutnya itu disebab-

kan suasana ramai di salah satu kelas di SMPN 2 Nganjuk. “Nggak tahu, suaranya ramai banget,” keluhnya. Atas keluhan itu, Kepala SMKN 2 Nganjuk Subagijo mengaku segera merespons. Mengenai soal bahasa Indonesia yang dirasa sulit, Subagijo mengatakan hal itu sama dengan yang terjadi tahun sebelumnya. “Tahun lalu juga sama, pada bingung dengan jawabannya,” terangnya. (ery/ndr)

Ingin Lulus Unas Dicabuli ‘Dukun’ SAWAHAN- Tindakan Lara (nama samaran), 18, agar lulus ujian nasional (unas) berakibat fatal. Bukannya belajar, siswi SMA asal Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ini justru minta bantuan paranormal atau dukun. Celakanya Su, 30, sang ‘dukun’ diduga malah memanfaatkannya. Lara diperlakukan tak senonoh. Gadis ini pun akhirnya mengadu telah dicabuli kepada

polisi. Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP M. Puji melalui Kanit PPA Iptu Sumiati membenarkan laporan korban. “Ada, cuma kami masih sebatas menerima laporan saja,” ungkapnya. Sumiati mengatakan sejauh ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Penyidik juga masih belum memanggil Su, terlapor dalam kasus tersebut. Mengingat untuk sementara

korban juga belum diambil keterangannya secara lengkap. “Kita masih akan panggil lagi nanti,” terang Sumiati. Sumber yang dihimpun koran ini menyebutkan, kasus asusila yang menimpa Lara terjadi Kamis (18/03) sekitar pukul 19.00. Kejadian bermula saat Lara menemui Id, 17, temannya di Desa Kebonagung, Kecamatan Sawahan. Korban diduga bermaksud mencari ‘orang pintar’

untuk ‘membantu’nya agar lulus unas. “Katanya bisa lulus,” ujar sumber tersebut. Ketika ketemu, konon Su menyuruhnya masuk ke dalam salah satu kamar guna diberi jampi-jampi. Saat itulah di kamar tersebut, diduga Lara diperlakukan tak senonoh. Usai kejadian itu, Lara lantas menceritakan pengalaman pahitnya pada Id. Kasusnya lantas dilaporkan ke polisi. (ery/ndr)

Kecelakaan, Sehari Renggut Dua Nyawa BAGOR- Dua nyawa melayang sia-sia dalam kecelakaan yang terjadi di dua tempat. Masing-masing korbannya, Arif Supriyanto, 23, asal Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Madiun serta Saidi, 63, asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Prambon. Data yang dihimpun Radar Kediri menyebutkan, insiden kecelakaan yang menewaskan Arif terjadi di jalan raya Madiun, tepatnya di Desa Selorejo, Kecamatan Bagor. “Kejadiannya sekitar pukul 02.15,” ungkap Kanitlaka Ipda Arninsi. Arninsi menengarai Arif menjadi korban tabrak lari. Dari keterangan

saksi yang dihimpun anggotanya, kecelakaan bermula saat motor Yamaha Vega AE 2991 E yang dikendarai Arif melaju dari arah timur ke barat (menuju Madiun). “Informasi kecepatannya cukup tinggi,” ungkapnya. Ketika sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba motor yang dikendarai korban selip. Kejadian tersebut menyebabkannya jatuh ke aspal. Namun nahas, dari arah belakang melaju mobil tak dikenal dan menabrak tubuh Arif. Bukannya berhenti, sang pengemudi langsung kabur meninggalkan korban yang tergeletak di pinggir

jalan. Arninsi mengatakan, kejadian tersebut sempat diketahui salah satu pengguna jalan yang melintas. Sayang saat akan ditolong korban sudah tak bernyawa. “Korban mengalami luka serius di kepalanya,” ungkap Arninsi. Jenazah Arif akhirnya dibawa ke RSUD Nganjuk. Arninsi mengatakan saat ini pengemudi mobil yang menabrak korban masih dalam pencarian. Sementara di Prambon, kecelakaan yang menewaskan Saidi terjadi di Desa Watudandang, Kecamatan Prambon. Korban meninggal setelah ditabrak mobil sedan AG 644 DE

yang dikemudikan M. Kamaludin, 23, asal Desa Juwet, Kecamatan Ngronggot. Awalnya, mobil Kamaludin melaju dari arah selatan menuju utara. Sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba Saidi menyeberangjalan.MelihatituKamal berusaha mengerem mobilnya. Namun jarak yang telanjur dekat menyebabkan kecelakaan tak terhindarkan. “Korban sempat dilarikan ke RS, tapi akhirnya meninggal,” jelas Arninsi. Dikatakan Arninsi, saat ini mobil yang menabrak korban diamankan di Polsek Prambon. Sementara pengemudinya dalam pemeriksaan. (ery/ndr)

Suasana Rindang dan Hijau, SDN Tamanan Giatkan Slogan 5S KEDIRI- Menjadi Rintisan Model Sekolah Sehat yang ditunjuk oleh Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani, Departemen Pendidikan Nasional membuat SDN Tamanan termotivasi mengikuti lomba Sehijau Sehat 2010. Sekolah yang ada di jalan Taman Sari, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto itu pun kemarin mendaftarkan diri ke panitia Sehijau Sehat. Menambah jumlah peserta menjadi 44 sekolah. “Ya kami ingin terus berbenah diri, apalagi dengan predikat Rintisan Model Sekolah Sehat kami harus lebih baik lagi,” tutur Kepala SDN Tamanan Gufron Rosadi usai mendaftar kemarin. Belum lagi, SDN Tamanan juga mendapat predikat Sekolah Sehat dari Pemkot Kediri dan menjadi SD Percontohan sekolah sehat. Ketika Radar Kediri berkunjung ke sekolah yang didominasi warna hijau tersebut, suasana sejuk dan

rindang memang langsung terasa. Ini karena banyaknya pohon besar di sekolah yang cukup luas. Hampir di setiap halaman ruangan ada pohon yang rindang. Belum lagi taman kecil di sepanjang kelas, dan taman yang cukup luas di beberapa sudut sekolah. “Sebagai sekolah sehat, semua bagian memang harus bersih dan sehat, ubinubinnya pun putih bersih,” terangnya. Saat ini, SDN Tamanan sedang menggiatkan pengolahan sampah dengan melibatkan semua penghuni sekolah. Dimulai dengan memisahkan sampah basah dan sampah kering. Ini bisa dilihat dari bak-bak sampah di sana. Selain itu juga 5S, yaitu senyum, salam, sapa, santun, dan suka membantu sesama. Layaknya slogan-slogan instansi yang memberikan layanan jasa. “Kami sudah mulai memisahkan sampah dengan menyediakan tempat basah

IKA MARIANA/RK

TERMOTIVASI : Kondisi SDN Tamanan yang ada di jalan Taman Sari, Kelurahan Tamanan, Mojoroto tampak bersih.

dan tempat basah kering, semua siswa dan guru melakukan ini,” imbuh pria yang belum genap setahun mengepalai SDN Tamanan tersebut. Gufron pun mengaku senang atas digelarnya lomba Sehijau Sehat kali ini. Menurutnya event yang digelar Radar Kediri bekerjasama dengan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Kediri, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri, Dinas Tata Ruang Kebersihan dan Pertamanan (DTRKP) Kota Kediri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri serta disponsori oleh Honda, Esia, dan English First tersebut merupakan lomba yang positif. Sebuah sumbangsih kepada dunia pendidikan di Kota Kediri. “Ini merupakan kegiatan positif karena teladan tentang kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan memang dimulai dari sekolah,” pungkasnya. (ik/ndr)

HERI MUDA SETIAWAN/RK

CMYK

RENCANA PEMBANGUNAN : Pejabat muspida hadiri musrenbang. J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665; 681320

E-mail : radarnganjuk@gmail.com


32

IKLAN & ADVERTORIAL

SELASA 23 MARET 2010

DIJUAL RUKO & KIOS

DIJUAL GUDANG

DIKONTRAKKAN

DIJUAL CEPAT

RUMAH DIJUAL

DIBUKA SEGERA

OBAT TELAT BULAN

Di wilayah Pasar Ngringging Kediri, Ruko : 5x6 m (2 lantai), Kios : 4x5 m Persediaan Terbatas ! (SHM) Kantor Pemasaran : 0354 – 7622264 / 081259635555

SHM, luas tanah 12.020m2, di Gurah Kediri Tanpa perantara Hub : 0911 - 3290081

Rumah di Perum Jenggolo Indah Blok C-11 Gogorante Fasilitas : Tlp, air, sumur, listrik, 2 lantai. Hub : 08123315246

1. Rumah pinggir jalan besar, depan kantor Kec. Kandat, LT. 700m2, LB 165m2, SHM, hrg 400 juta. Hub : 081335044009 2. Tanah, SHM, LT.1400 m2, pinggir jalan aspal, hrg 150 juta. Hub : 081335044009

SHM, LT. 320 m2, LB. 300 m2, lokasi Perum BTN Rejomulyo, 5 KT, 3 KM, 2 RT, 1 RM, 1 RK, tanpa perantara. hrg 650 juta Hub : 081335044009

Grand Jongbiru Regency LB. 36, LT. 78, SHM Lokasi depan Perum Delta Contact Person : 0354 – 7622264 / 081259635555

Hanya 200.000/paket. Tidak reaksi uang kembali. DIjamin 100% tuntas & aman. Hub : TK SHIN SHENG Jl. Mastrip 24 Jombang Depan Terminal Jombang HP. 081259262545 (kirim gratis)

DIJUAL TANAH+RUKAN

DIBUTUHKAN

Rumah tingkat, garasi muat 6 mobil, taman di belakang rumah, kasibo, 1 RT besar, 5 KT, 5 KM, R dapur besar, ruang pamer, 13 x 15 m, LT. 1400 m2, hrg 3,75 M Hub : 081335044009 tanpa peratara

DIKONTRAKKAN RUMAH Cocok untuk kantor, bank, BPR, LT. + 300 m2, LB. + 130 m2, parkir luas, PLN, sanyo. Jl. Kapten Tendean 176 Ngronggo Kediri Hub : 08113022807 / 0354 - 7061191

DIBUTUHKAN SEGERA

OBAT TELAT BULAN

STAYLIST Bisa : Creambat, Catok, Warna Syarat : 1. Berpengalaman 2. Berpenampilan menarik 3. Diutamakan yang berdomisili di Kediri Hub : D’WIZZ SALON Jl. Banjaran Gg Carik II Kediri (0354) 7060030

Kordinator team sales motoris untuk distribusi produk permen Mentos, Acpienlebe, Bigbabol & Happrydent Kreteria : - Maksimal 26 tahun - Pengalaman min 1 thn sebagai sales motoris - Memiliki kemampuan leadhership - Mampu bekerja dibawah tekanan - Memahami area Kediri & sekitarnya Bagi yang memenuhi kualifikasi & berminat segera mengirimkan lamaran ke : UD. BOROBUDUR Jl. Imam Bonjol 106 Kediri Up Bapak Hendrik/Bambang Setiawan paling lambat lamaran diterima tangga l 31 Maret 2010

Dijamin Hanya 2 Jam Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS

Jadikan Bisnis Anda lebih EFISIEN Program Aplikasi Komputer

KREDIT MOBIL Mulai 1985 Butuh Dana

Penjualan, Pembelian, Pendapatan, Stock, Aset Penggajian / payroll, Profit, Rugi / Laba, Produksi, Hutang, Piutang, Pembayaran / Billing Sistem, CUSTOMIZE Disesuaikan dengan Menejemen dan bentuk usaha, Mudah dalam penerapan serta penggunaannya, Karena menggunakan pemrograman visual Perdagangan Retail/Grosir, Swalayan, Distributor, Apotek, Pabrik, Produksi, Konveksi, Lembaga, Pendidikan, Departement Store, Restoran, Hotel, Klinik, Rumah Sakit.

(Jaminan BPKB mobil/motor)

Bunga 0,57%/bln* *Syarat & ketentuan berlaku

Hub : FEBRY 0354 - 7123496 / 081334777309

Jl. Pamenang 11 Katang. Tlp. 0354 - 7010401 KEDIRI email : comcenterkediri@yahoo.com

[*] GIGA (0354)547261. Ada P3-733/800, P4-1.6,1. 8,2.0,2.4,2.8,3.0 Ready mon 15”, 17”, LCD15”, 16”, 17”, 19” Notebook, harga special [*] Oce-683390/08133069777 *P4-1,7/256/20/cdrw/csnew= 590rb, P4-2,0/512DDR/80/cdw= 825rb (LGA 2,8/512/80/cdrw/csnew= 1.235rb) [*] TERRA Comp (0354) 687612 : Service gratis komp, notebook, printer selama Mrt 2010, beli paket komp/notebook free up date anti virus lifetime, service mp3/4/5

Hub : LION SHENG Jl. DR Saharjo No. 2A KEDIRI Pas depan Terminal Baru (Persis lampu merah TIMUR JALAN) Tlp. 081332699982 Hub : TOKO BIG SHENG Jl. Agus Salim 51 Kediri Jembatan Alun-alun ke Barat Pas depan Warung Kopi Wifi Telp. 081335536390 ANTAR GRATIS

PUSAT PENGOBATAN Hj. MAK EROT Feat H. Bibin Rohmatulloh TerbuktiPalingManjur,TerpercayadanAman Ijin Dinkes Kediri : 446/1106/419.41/2008 - Hanya Hj. MAK EROT yang paham urusan BESAR, PANJANG, KUAT, TAHAN LAMA, HOT - Meningkatkan gairah pria - Menambah ukuran vitalitas - Mengatasi diabetes - Menambah percaya diri pada wanita Praktek menetap di : Jl. Suparjan Mangun Wijaya (Mojoroto Gg. III) No. 31-B Kediri Telp. 085664418121 / 081 3575 77215 Praktek mulai pukul 08.00 s/d 20.00

[*] MIO CW SPORTY ‘08, AG, tgn 1 dari baru, ex. wanita, hrg 9,1 juta Hub : 08125980379 / 08123400395 jual cepat [*] TOYOTA AVANZA ‘04, silver metalik, hrg 125 juta nego Hub : 081332501035 [*] TOYOTA CORONA TWINCAM ‘89 (AG-Kota), jok kulit, AC/PW/CL/VR, hrg 36 juta nego. Hub : SATRIYO - 081803321001 [*] Dijaul PANTHER ‘95, hijau metalik, AC, audio, body kaleng, hrg 61 juta nego. Hub : 08125930642 / 0354 - 7075128 [*] FEROZA ‘95, hijau abu-abu, SE, tembus, cat ors, AC/tape/VR/CL, hrg 57,5 juta nego. Hub : 0811302237 [***] Dijual TAFT GT ‘86, hitam, kaleng, VR ban 31, hrg 33 juta Hub : P. Yanto - 085235541125 [***] Dijual VARIO ‘08, AG-Kota, an. sendiri, her baru, barang gres, hrg 11,7 juta nego. Call Yudi (0354) 7034793 / 08125927434 [***] KIJANG INOVA G ‘05, prima, ban baru, silver Hub : Hendro - 081340654824 / Paul - 081233555858 [**] GREAT COROLLA SEG ‘95, abu2 met, istw, cat, ors, CD/VCD/TV/audio/VR/AC/ DGN/PS/PW/CL/EM/Rmt/Alrm, siap pakai, khusus pemakai. 7613632/085649034444 [***] L300 Station th ’96, AG-Kota, AC, Full Variasi, Rec seat, siap pakai. Hub : 0354 – 680144 / 081233310103 P. Kemerdekaan 284 Kediri [***] MAZDA NEW CAPELLA (asli AG) th 89, wrn putih, ors luar dalam, elektrik normal semua, hrg 27,5 jt. Hub : 08123430652 [***] XENIA VVT-i, DP mulai Rp 12 juta-an bonus GPS, ready stock Hub : AGUS DAIHATSU - 08123420364

Telat bulan ?? Hanya 2 jam dijamin Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : “VINCENT” Jl. KH. A. Dahlan 132 Kediri (Jembatan baru Semampir ke Barat, ada pertigaan lampu merah ke selatan + 10m timur jalan) Telp. 0354 - 780179 HP. 081335 999 471 Hub : BIG SENG (Terminal Lama) JL. Kapten Tendean Kediri (Dari pertigaan lampu merah Terminal Lama ke selatan 15 m, utara Terminal Lama, timur jalan) 03547081971 / 081259068999 ANTAR GRATIS

OBAT TELAT BULAN ANDA TELAT?? Hanya Rp 225.000 Dijamin tuntas tidak ada reaksi uang kembali garansi sampai tuntas!!! Obat tokcer kuat. P/W. Viagra, Nangen, Cialles, Playboy, pembesar perpanjang kajantanan arafoil, Cobra oil. Hub: A-SENG Jl. Urip Sumoharjo 16 Kediri Alun2 ke selatan ± 150 mtr, pas wartel Hp 081229777098

KEDIRI

VISA & TOUR

PENDIDIKAN

Urus Visa (pkt pt gj) Aust, USA, Jpg, Korea, Canada, proses cepat, biaya ringan, syarat mudah. Kesempatan terbatas. Hub : 081703693088 / 081230040002

PG/TK Modern Tadika Puri, usia 2-6 th, Daftarkan sgr putra-putri anda di Jl. MH. Thamrin 39 Kdr Tlp. 0354-694439. Berikan yg terbaik utk sikecil anda

KURSUS

[*] Dijual STARLET ‘86, biru, full audio, TV/PW/ban baru, hrg 36 juta nego. Hub : 0354 - 7042949 / 081913001556

OBAT TELAT BULAN

Dasar hingga mahir+Conversation (+ pelajaran sekolah) Hanya 4 bln (1 Mgg 2x pertemuan) Lebih hemat biaya & waktu Utk SD-SMP-SMA & Umum Garansi : 3x pertemuan pertama tdk ada kemajuan, biaya bisa ditarik penuh BLUE CORNER ENGLISH COURSE Jl. Slamet Riyadi 130 Kediri Telp. 0354-7000755

MOTOR

JUAL SOFTWARE Jual software server pulsa handal,Cepat, akurat, database terpercaya dan orisinil/asli. Hub : 0354 - 7000558

PULSA Jual Pulsa Murah, M-Kios dan All Operator Dgn harga 5:4250/10:9250/ 15:14250/20:19250/25:24250/ 50:47250/100:91250 Hub : 081237935675 / 081211650123

LOWONGAN

Arisan Armada buka group baru, 200rb/bl utk semua tipe Yamaha, tlh diikuti lebih dr 2710 peserta & telah mengeluarkan lebih dari 1564 motor, 57 group. pen daftaran jam kerja di Jl. A. Yani 10 Kdr Tlp. 680778-680618

Dibutukan tenaga kerja survey penempatan didaerah masing-masing, Lk/Pr 19-55 thn, pendd min SLTP-S1, Lamaran dikirim via pos ke : Jl. Irian Barat 11 Surabaya

RUPA-RUPA

Dibthkan karyawan/ti, lulusan SLTA, usia max 40 thn, pengalaman tidak diutamakan. Lamaran ditujukan langsung ke :Alamindo Perkasa Ltd. Jl. Abdul Karim 67 Lirboyo Kdr. jam kerja

Aquafresh perangkat air isi ulang, paket 12, 15, 18jt, lemari display 2,9jt. Tandon 5300liter= 2,2jt. Filter stainles 10”= 900rb. 925rb/30W, Pipa PVC 3/4= 13,5rb Telp. 0818337069/08155125185

FOTO COPY Mesin Fotocopy & Spare Parts Jual/Sewa, cash/kredit Canon NP 6030, 6050, 6650, IR5000. Terlengkap & termurah 500 rb/bln atau 8jt. bs Garansi. UD OSCAR Jl. Imam Bonjol 156 Kdr Tlp.683262,7004207, 7082968

MASTER GUNAWAN KEDIRI stop rokok, Tiap hari naik 1kg & tiap hari turun 1 kg, linu, Jerawat, keputihan, sgl bau, maag, nafas, greng jam2an, ambeyen, ngompol ngorok, boyok, gatal kanker, struk, TB langsung haid 20rb. 085234321008

NGANJUK PELUANG USAHA Depo air isi ulang sedia paket mesin: 10,5 jt, 12jt, 15jt Hub : DM Instrument Jl. Anggrek 14 Gandu Nganjuk Telp. 0358 - 330850 / 081556460777 Dibuka pendaftaran usaha loket pembayaran PLN, telp, FIF, ATM bersama, dll, se Jawa & Bali via EDC dan internet. Hub: 087858963132 / 0358-6131999/ 0358-7696917 Ery

PASANG IKLAN Makin Dekat WILAYAHKEDIRI: - RADAR KEDIRI, Jl. Brawijaya 27-D, Tlp. (0354) 681320 / 687904 / 699665 - Agen JAWA POS Jl. Imam Bonjol 178 Kdr, Tlp. (0354) 690344 WILAYAH PARE : WARTEL PUTRA ERLANGGA Jl. Mastrip II Telp. 0354 - 397143 WARTEL PUTRA AIRLANGGA Jl. Teuku Umar 86 Gedangsewu Telp. 0354 - 399939 - SAKTI Agency Jl. Gajah Mada 23, Tlp. (0354) 7063669 WILAYAH NGANJUK: -Toko Buku MELATI Jl. Gatot Subroto 91 Tlp. (0358) 322296 Jl. Diponegoro 24 Tlp. (0358) 321316 WILAYAH KERTOSONO: Agen MEKARINDAH Jl.P Sudirman 14-A (Depan Stadion Kertosono)


RADAR KEDIRI

RADAR SINERGI

SELASA 23 MARET 2010

37

RADAR TUJLUNGAGUNG

BANJIR: Siswa SMK Sore Kabupaten Tulungagung tidak memakai sepatu dalam Unas kemarin. Sementara siswa SMAN berdoa bersama sebelum masuk ruang ujian. Mereka berharap bisa lulus Unas dengan jujur dan kredibel.

Puluhan Siswa Tidak Lulus Unas SMK Sore Kebanjiran, Ujian Tak Pakai Sepatu TULUNGAGUNG – Puluhan siswa SMA/SMK/MA di Kabupaten Tulungagung dinyatakan tidak lulus unas. Penyebabnya, mereka tidak ikut unas hari pertama kemarin tanpa alas an yang jelas. Total siswa yang absen sebanyak 35 orang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Diknas) Tulungagung Mardjaji kemarin. “Yang tidak hadir terdiri 14 siswa dari SMK dan 21 siswa dari SMA/MA,” ujarnya. Meski tidak lulus tetapi mereka bisa mengikuti unas

ulang pada 10-14 Mei Mardjaji mengatakan, unas hari pertama berjalan aman. Indikasinya, belum ada laporan gangguan keamanan. Seperti kebocorana soal ataupun siswa menggunakan handphone di kelas. “Semoga hingga akhir unas nanti berjalan aman,” harapanya. Koordinator Tim Pemantau Independen (TPI) Tulungagung Djoko Edi Yuwono mengatakan, pelaksanan unas hari pertama berjalan sesuai aturan main. “Tapi kami tetap memantau hingga akhir unas,” kata Ketua STKIP PGRI Tulungagung itu. Wakil Bupati Tulungagung M Athiyah mengunjungi SMAN 1 Boyolangu, MAN 1 Tulungagung,

dan SMKN 2 Tulungagung kemarin. Dia memberikan dukungan ke siswa yang menjalani unas. “Mudahmudahan berjalan aman dan lancar,” ujarnya singkat. Sementara itu, sekitar 40 siswa SMK Sore harus mengerjakan soal unas dengan kaki telanjang alias nyeker. Karena dua ruang yang digunakan untuk ujian kelulusan itu kebanjiran. Satu ruangan berisi 20 siswa. Genangan air di dua ruang yang digunakan unas hingga semata kaki. Untuk di halaman sekolah, air mencapai lutut orang dewasa. Banjir disebabkan sungai yang membelah Desa Serut, Kecamatan Boyolangu (tempat SMK Sore), tidak mampu

menampung air paska hujan. Kepala SMK Sore Hamid Manan menjelaskan, genangan air terjadi akibat hujan lebat mulai pukul 16.00 hingga 18.00 pada Minggu (21/3). Sedangkan sungai di depan sekolah tidak mampu menampung air hujan. Sekitar pukul 17.30 air mulai masuk ke halaman sekolah, lapangan sepak bola, serta dua ruang kelas jurusan pemanfaatan tenaga listrik. Sayang, hingga pagi harinya, air tak kunjung surut. Masih menggenangi halaman dan dua ruang. “Langsung saya laporan ke dinas pendidikan Tulungagung,” jelas pria 55 tahun itu. Lanjut Hamid Manan, diknas memberikan solusi agar air disedot de-

ngan diesel. Namun saran tersebut tidak mungkin dilaksanakan, karena lingkungan sekitar sekolah juga tergenang air. Akhirnya diputuskan menunggu air surut. Walaupun waktunya cukup lama. Ketika pukul 08.00 siswa dan guru pengawas masuk ke sekolah. Mereka terpaksa melepas sepatu agar tidak basah terkena air. Saat memasuki sekolah, ada tangan siswa yang terkena percikan air. Ketika memulai mengerjakan soal, lembar jawaban basah. Untung guru pengawas tanggap. Lembar jawaban yang basah tersebut diganti dengan yang baru. Intinya, meski terdapat genangan air di sekolah yang dipimpinya namun

tak sampai mengganggu pelaksanaan unas. “Tetap berjalan seperti yang ditentukan,” kata Hamid Manan. Kepala Dinas Pendidikan Winarto mengunjungi SMK Sore sekitar pukul 10.00. Dia mengatakan, genangan air tidak sampai mengganggu pelaksanaan unas. Karena siswa tetap bisa mengerjakan soal-soal ujian kelulusan tersebut. “Bedanya, mereka terpaksa melepas sepatu ketika masuk ruang kelas,” kata Winarto. Sedangkan anggota Tim Pemantau Independen (TPI) Soim Al Kasie mengatakan genangan air tak perlu terjadi. “Akibatnya kami tak bisa masuk ke sekolah,” terangnya. (din/ her/jpnn/tyo)

Dua Paman Cabuli Keponakan Depan RSUD Gambiran Macet Jalan KH Wachid Hasyim khususnya di depan RSUD Gambiran sering terjadi kemacetan lalu lintas. Apalagi saat pukul 07.00 dan 12.00. Karena ada anak sekolah pulang. Mohon segera dilakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan parkir kendaraan di sana. Sehingga, kondisi semacam ini tidak berlarut-larut. Yanuarita Jalan PK Bangsa Kota Kediri

BLITAR

Cemburu, WIL Dibunuh BLITAR –Setu,55, mengaku membunuh Sunarmi, 45, tetangganya di Dusun Sukomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari Minggu (21/3) lalu. Pembunuhan itu dipicu Sunarmi diduga memiliki lelaki lain. Api cemburu itulah yang membuat Setu tega menghabisi kekasih gelapnya itu sudah dipacari selama lima tahun. Kapolres Blitar AKBP Eko Iswantono melalui Kaur Binops Reskrim Iptu Eddy Sumartono mengungkapkan, sebelum berhasil dibekuk petugas, Setu berusaha melarikan diri setelah membunuh Sunarmi. Dia berhasil ditangkap di rumah salah satu menantunya di Kelurahan Tanggung, Kota Blitar Minggu (21/3) lalu. “Saat petugas datang, dia hampir pindah tempat lagi,” ujarnya. Eddy membenarkan, antara tersangka dan korban memiliki hubungan istimewa. Korban merupakan WIL tersangka dan mereka berdua telah menjalin hubungan sejak lima tahun RADAR TULUNGAGUNG lalu. Tersangka sendiri juga masih Setu memiliki istri yang sah. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari tersangka, mereka memiliki kebiasaan bertemu di kebun kopi belakang rumah Sunarmi. Biasanya mereka bertemu pada pagi hari sekitar pukul 04.00. “Itu karena kebiasaan Sunarmi bangun pagi karena harus kerja di perkebunan Kruwoh,” jelas Eddy. Modus tersangka adalah kecemburuan karena Sunarmi diduga memiliki hubungan dengan lelaki lain. Selain itu, saat Setu ngebet minta ‘jatah’, korban sedang menstruasi. “Hal inilah yang membuat emosi Setu semakin memuncak,” katanya.(cr-2/cam/jpnn/tyo)

TULUNGAGUNG - Mulyono, 80, dan Ali Arifin, 40, keduanya warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, kemarin digelandang ke Polres Tulungagung. Mereka diduga tega mencabuli Noda (bukan nama sebenarnya, red), 12, yang masih keponakannya. Mulyono mengaku pencabulan terhadap Noda dilakukan dua kali. Yakni pada 3 Februari 2009 di sawah sekitar Bangoan. Modusnya, pelaku mengajak korban jalan-jalan dengan memberikan uang Rp 7 ribu. Saat berada di jalan sepi, pelaku menyentuh buah dada serta pantat korban. Tak puas dengan aksi pertama, bapak sata anak ini ingin mengulangi. Pada 25 Februari 2009, Noda meminjam pompa sepeda

angin di rumah Mulyono. Dengan iming-iming Rp 20 ribu, kakek itu mencium serta diraba bagian sensitive Noda. Mulyono mengaku jika perbuatan bejatnya dipicu rasa penasaran. Sejak dua tahun lalu, telinganya tak mampu mendengar secara jelas. Juga Mr Pnya tak bisa berdiri. Untuk membangkitkan Mr P, dia mencoba memberikan rangsangan dengan mencabuli anak kecil. Namun hasilnya tetap tak berdiri. Sedangkan Ali mengaku mencabuli Noda dua kali. Pertama pada Januari lalu di rumahnya. Dia berhubungan intim dengan Noda sekitar pukul 12.00. “Di kamar saat Noda baru pulang sekolah. Kan rumah sepi,” tuturnya. Lanjut Ali, perbuatan bejat

kedua dilakukan saat istrinya berada di depan rumah, sedangkan Noda di belakang rumah. “Namun saat kami berhubungan intim, istri saya memanggil. Noda memberontak, ya gagal,” jelasnya. Kapolres Tulungagung AKPB Rudy Kristantyo melalui Kasat Reskim AKP Mustafa menjelaskan kedua pelaku ditangkap berkat informasi dari masyarakat. Setelah itu, Noda dimintai keterangan. Bocah itu mengaku pernah dicabuli Mulyono dan Ali. Selanjutnya, pelaku ditangkap. Keduanya bakal dijerat dengan UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (din/her/jpnn/tyo)

RADAR TULUNGAGUNG

BEJAT: Ali Arifin dan Mulyono digelandang petugas kemarin.

Kunjungan Kerja DPRD Tulungagung Dilelang TULUNGAGUNG – Rencana kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD Tulungagung pada 2010 dilelang. Sudah lima perusahaan travel yang mengajukan penawaran paket kunker Rp 1,5 miliar tersebut. Tentu, semua dana kunker para wakil rakyat berasal dari APBD. Berdasarkan sumber RaTu, lima perusahaan travel yang mengajukan penawaran terdiri CV Citra Nyata Indah Tour and Travel dari Surabaya, Al Rahma dari Tulungagung, Eva Intan Mandiri dari Tulungagung, serta CV Karisma Nusantara dan CV Mutiara dari Probolinggo. Sayang, sejumlah anggota dewan bungkam ketika dimintai konfirmasinya. Salah satunya Wakil Ketua III DPRD Tulungagung Ahmad Djadi. Politisi dari Partai Golkar ini mengakui ada rencana

kunker bagi dewan. Namun, pihaknya belum mengetahui secara detail alokasi dana yang dikucurkan. “Kami belum tahu berapa anggaran untuk itu. Mungkin, besok kami akan cek kembali,” kilahnya. Menurut Ahmad Djadi, sebagai wakil rakyat yang baru, perlu kunker. “Hasil stud banding mungkin bisa diterapkan di Tulungagung,” ucapnya. Hal senada diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Tulungagung Imam Kambali. Saat dikonfirmasi kemarin, politisi dari Partai Hanura ini tidak bersedia komentar terkait rencana kunker DPRD. “Untuk sementara tidak perlu membicarakan masalah itu. Karena, kami sedang berada di luar kota. Lebih baik kita bicarakan hal itu,” ucapnya melalui telepon seluler. Sementara, Sekretaris DPRD Tulungagung Sutikno dikonfirmasi terpisah

mengatakan, rencana kunker anggota DPRD Tulunagung sudah menjadi keputusan dan sesuai prosedur. “Kami melelang jasa pelaksanaan kunker,” ujarnya. Pengumuman lelang dikeluarkan sekretariat DPRD Kabupaten Tulungagung nomor : 090/01.15/PPBI-PLU/ 407.040/2010, tentang Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat DPRD Tulungagung. Dana mencapai Rp 1.564.790.000 untuk delapan paket tujuan. Masing-masing komisi mendapat kesempatan kunker 2 kali. (keterangan lihat tabel). Tentu, agenda kunker dewan tersebut mendapat sorotan. Salah satunya dari Ketua PMII Cabang Tulungagung Iwan Ade Kusuma. Mahasiswa juruan PAI di STAIN Tulungagung itu menyesalkan

rencana kunker karena kurang bermanfaat dan terkesan menghamburhamburkan dana APBD. “Menurut kami, alokasi dana kunker dewan yang mencapai Rp 1,5 miliar itu lebih baik dialihkan untuk kepentingan yang bersifat kemasyarakatan,” ucapnya. Iwan Ade Kusuma berharap, rencana kunker sejumlah dewan itu dibatalkan. Menurut dia, dengan munculnya kecanggihan teknologi, sebenarnya sejumlah dewan tidak perlu menghambur-hamburkan dana APBD untuk kunker. Pasalnya, untuk mengetahui program dan keunggulan daerah lain, sebenarnya cukup dilihat melalaui website. “Mereka tinggal melihat di internet kan selesai. Kenapa harus jauh-jauh. Jangan-jangan, tujuan mereka hanya pelesir saja,” duganya. (tri/her/jpnn/tyo)

Rizqki Adi Pratama, Bocah SD yang Tewas Tenggelam di Sungai Madiun

Sempat Pamit Ingin Memancing Ikan dengan Tiga Temannya Rizqky Adi Pratama menambah daftar panjang anak-anak yang menjadi korban keganasan aliran sungai. Bocah berusia 12 tahun itu ditemukan mengapung di Sungai Madiun, Minggu sore (21/3). DIDIK PURWANTO-NGAWI Bendera duka menancap di samping rumah Blok F No 1 Perumnas Prandon, Desa Karang Asri Ngawi. Kursi plastik warna hijau tertata di gang depan rumah. Terop yang lumayan besar juga terpasang sederhana. Beberapa warga yang mengenakan pakaian muslim juga tampak di tempat itu. Suasana berduka itulah yang dirasakan keluarga Edi Winarno,39. Putra kesayangannya Rizqky Adi Pratama atau akrab dipanggil Kikok

ditemukan sudah tidak bernyawa di aliran Sungai Madiun. Setelah sebelumnya, mandi bersama ketiga rekan seperantara. Masing-masing Izak, Anang dan Oksel. Isak tangis memencah saat jenazah bocah malang itu dikebumikan di TPU daerah sekitar kemarin (22/3). Ibu korban Soini seakan tak rela melepas putra pertama dari dua bersaudara itu. Linangan air mata terus menetes di pipi. Tangisan lirih sesekali terdengar di prosesi pemakaman tersebut. ‘’Saya iklas bila ini jalan yang terbaik untuk Kikok,” ungkap Soini sambil mengusap air mata dengan tisu. Lantas Soini bercerita panjang tentang putra periangnya itu. Kikok bocah penurut. Tak pernah membangkang apapun perintah orangtuanya. Tak hanya itu, Kikok sangat rajin belajar. Murid kelas VI SDN Karang Asri 1 itu acap kali menuai

DIDIK PURWANTO/RADAR MADIUN

BERDUKA: Nenek korban yang hanya bisa memegangi foto cucunya, Kikok.

rangking di kelasnya. Hal itulah yang menjadi alasan kenapa keluarga menyayanginya. Soini juga menuturkan kali terakhir bertatap muka dengan putranya itu. Saat itu Kikok pamit mancing bersama rekan-rekannya. Hanya saja, dimana lokasi tempat untuk memancing itu Kikok tidak menjelaskannya. Dirinya sempat khawatir, Kikok tak kunjung pulang. ‘’Setelah menerima kabar dari rekan-rekannya, saya langsung tak bisa berbuat apa-apa,” terangnya. Sementara, Mujiono warga setempat menceritakan kronologis yang menimpa Kikok. Minggu siang, Kikok dan ketiga rekannya (Izak, Anang dan Oksel) hendak mancing ke aliran Sungai Madiun. Lokasi pemancingan dengan pemukiman warga jaraknya lumayan jauh, mencapai dua kilometer. Mereka berempat menggunakan sepeda pancal ke sungai peman-

cingan. Berselang dua jam kemudian, ketiga rekannya yang basah kuyup diantar warga sekitar kerumah masing-masing. ‘’Tubuhnya basah kuyup, setelah saya tanyai Kikok tenggelam di sungai,” kata pria yang berprofesi penjaga pos pintu masuk Perumnas Prandon itu. Mendengar sedikit informasi itu, warga beramai-ramai menuju lokasi tenggelamnya bocah malang tersebut Kemudian dibantu dengan beberapa tukang perahu penyeberangan dilakukan penyelaman di dasar sungai. Setengah jam kemudian tubuh Kikok berhasil diangkat kepermukaan air. Sayangnya, nyawa korban sudah tidak terselamatkan. ‘’Setelah itu jasad dibawa ke puskesmas setempat untuk di visum. Kata dokter, hasil visum kematian korban murni tenggelam,” pungkasnya.* (eba)

Pemimpin Redaksi : Tauhid Wijaya. Redaktur Pelaksana: Mahfud. Redaktur/Asisten : Imam Subawi, Endro Purwito, . Staf Redaksi/ Reporter : Puspitorini Dian H, Rully Prasetyo, Timur Pradopo, Sri Utami, Antuji Hayatri Masroh, Heri Muda Setiawan. Pracetak : M Arif Hanafi (koordinator), Saifudin Asro, M. Sahrul Mubarok Sekretaris Redaksi : Masrurotus Solikah Pemasaran dan Offprint : Ahmad Qodiron (Manager), Samsul Ghorib, Robbet Agus Juwandono, Iklan: Chafid Suyuti (manager), M. Najib , Dillia Yuliharti Administrasi Iklan : Efi Susanti Penerbit : PT Kediri Intermedia Pers. Direktur/ GM : Sholihuddin Bagian Keuangan/Administrasi : Reliya Iin Nugraini, ZS Dwi Hartutiek, Choirul Anam, Yusi Ratna, SIUPP : 1527/SK/Menpen/SIUPP/1999 Alamat Redaksi/ Iklan dan Pemasaran : Jl. Brawijaya 27D Kediri Telepon : (0354) 681320 - 699665 Fax. (0354) 687904 E-Mail : radarkediri@gmail.com / rdkediri@yahoo.com Perwakilan Surabaya : Graha Pena Lt. 4, Jl. A Yani 88, Telp: (031) 8283333 (Hunting), Fax : 031.8255555.


Fasilitas KKP-E di Bank Jatim untuk Peternakan

CMYK

PERBANKAN &BISNIS

38

SELASA 23 MARET

Pembiayaan untuk Berhaji

Bank Jatim, saya dan anggota kelompok mempunyai usaha peternakan ayam potong. Saat ini ayam yang dipunyai kelompok saya sebanyak 500 ekor. Kelompok kami berkeinginan mengembangkan usaha dengan menambah jumlah ayam potong sebanyak 500 ekor lagi. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, kelompok kami membutuhkan dana sekitar Rp 40-50 juta. Saya mendengar Bank Jatim membiayai untuk peternakan seperti usaha saya. Mohon penjelasan pembiayaan yang bisa saya peroleh untuk membesarkan usaha saya. Terima kasih.

Di BMI Sesuai Dana Nasabah

Arif Furqon (Kelompok Ternak Unggas Jaya) Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri Jawaban: Terima kasih atas pertanyaan yang Bapak ajukan tentang fasilitas pembiayaan kredit di Bank Jatim. Bank Jatim memiliki fasilitas pembiayaan untuk peternakan, yaitu fasilitas Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E). Fasilitas KPP-E merupakan upaya Bank Jatim bekerjasama dengan Departemen Peternakan untuk membantu peternak alam yang menghasilkan pangan nabati atau hewani. Untuk pembiayaan KKP-E ini jangka waktu fasilitas kredit selama 3 tahun dengan suku bunga murah yakni 13 persen dengan pengembalian bunga 7 persen diberikan pada saat angsuran. Mengenai pertanyaan Bapak tentang pembiayaan untuk peternakan, tentu saja bisa. Secara umum persyaratan fasilitas KPP-E menawarkan beberapa keuntungan dari bunga yang ringan yakni 13 persen efektif pertahun, jangka waktu 3 tahun dan untuk angsuran pokok bisa dilakukan sesuai musim panen maksimal pembayaran pokok 6 bulan sekali. Sedangkan bunga dilakukan pembayaran setiap bulan. Adapun persyaratan untuk fasilitas KKP-E adalah sebagai berikut: 1. Pengajuan atas nama kelompok tani/ternak 2. Berita acara pembentukan kelompok 3. Surat kuasa dari anggota ke pengurus 4. RDKK (Rencana Detail Kebutuhan Kelompok) 5. Rekomendasi dari dinas terkait 6. Identitas diri dari pengurus kelompok 7. Identitas diri dari penjamin (KTP, KK, Surat Nikah) 8. Sertifikat 9. Foto Copy SPPT PBB 10. Surat keterangan usaha dari desa 11. Surat keterangan harga tanah dari desa.

Bank Jatim Konsultasi UKM bisa dialamatkan di Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa no. 122 Kediri No. Telp. 0354-680267, 680268, 680269, 6280270 Fax. 0354-682923

TAHUN 2010

IKA MARIANA/RK

DIMINATI : Staf BMI cabang Kediri memberikan informasi produk perbankan syariah kepada nasabahnya kemarin.

KEDIRI- Produk perbankan syariah kian beragam.Tak hanya terpaku pada simpanan dan pembiayaan transaksi bisnis, tetapi juga untuk ongkos naik haji (ONH). Peminat produk pembiayaan ini ternyata membeludak. Di Bank Muamalat Indonesia (BMI) cabang Kediri misalnya. Sejak dibuka pada 2007 lalu, jumlah mudhorib atau nasabah pembiayaan haji ini mencapai 7 ribu lebih orang. “Sejak kami buka di Kediri hingga awal tahun ini, ada lebih tujuh ribu orang kami biayai ke tanah suci,” papar Chaerul Fatta, Kepala Cabang BMI Kediri kepada Radar Kediri kemarin. Jumlah ini termasuk yang sedang dalam proses saat ini atau belum berangkat ke tanah suci. Chaerul melanjutkan untuk per tahunnya, rata-rata yang dibiayai sekitar 3 ribu orang. Ini dari berbagai kalangan dan tersebar di wilayah kerja BMI cabang Kediri yang meliputi eks-Karesidenan Kediri. Sebagai bank syariah, sudah menjadi kewajiban bagi BMI untuk membantu mereka yang ingin menjadi tamuAllah. Karena itu, untuk melaksanakan niat suci tersebut sebaiknya dibantu juga oleh pembiayaan yang

sesuai dengan syariah. “Sebaiknya untuk pembiayaan haji memang melalui bank syariah karena beroperasi secara halal, seperti fatwa Majelis Ulama Indonesia,” lanjutnya. BMI pun memiliki dua program untuk pembiayaan beribadah di tanah suci tersebut. Yaitu dalam bentuk tabungan haji dan talangan haji. “Ada dua pembiayaan untuk naik haji, yaitu Tabungan HajiArafah dan Talangan Haji atau Al-Qardh,” jelas pria berkacamata tersebut. Tabungan Haji Arafah merupakan tabungan haji berencana. Artinya nasabah bisa merencanakan waktu berangkat haji. Bisa empat, lima, hingga 10 tahun. Besarnya setoran dapat disesuaikan kemampuan. Setoran awalnya Rp 250 ribu. “Nasabah yang sudah memiliki saldo efektif minimal lima juta rupiah akan diberikan asuransi jiwa sebesar proyeksi nilai biaya penyelenggaraan haji,” terangnya. Sedangkan Talangan Haji lebih mudah lagi. Tak heran jika program ini lebih diminati. Terutama untuk nasabah yang tidak memungkinkan menabung secara berkala. Talangan Haji memberikan plafon Rp 18 juta, sehingga dengan setoran awal Rp 2 juta sudah bisa mendapatkan porsi keberangkatan haji. “Uang talangan bisa dibayar dengan mengangsur, maksimal 12 bulan harus lunas,” pungkasnya. (ik/ndr)

Kupas Tempat Nongkrong KEDIRI- Perkembangan Kota Kediri yang mengarah ke metropolis menjadi perhatian tim school journalist (SJ) SMAN 8 Kediri. Terutama terkait kehidupan dan perilaku para remaja. Hal inilah yang menjadi bahasan diskusi kru jurnalis ‘Pelangi Warta’ SMAN 8 (Smadela) di lantai 3 Radar Kediri pagi kemarin. “Banyak tema yang digagas teman-teman,” ungkap Bangun Prayogo, siswa Smadela di sela kegiatan diskusi. Tema ini nantinya akan digunakan bahan untuk praktik jurnalistik. Usulan kru SJ Smadela pun bermunculan dan beragam. Di antara yang diperdebatkan adalah soal program green and clean.

Tahun lalu, Smadela mendapat penghargaan karena menjadi salah satu juara sekolah bersih dan hijau. “Ide tema ini juga diusulkan beberapa teman,” lanjutnya. Selain itu ada pula ide membuat berita soal handphone (HP) dan pelajar. Kemudian mengenai tabungan, pasukan pengibar bendera kota (paskot), juga tentang ujian nasional. Yang menarik tema ekstrem, seperti April mob juga dikupas dalam diskusi itu. “Ada pula beberapa teman yang mengusulkan tema tempat nongkrong remaja di Kota Kediri,” papar Bangun yang ditunjuk menjadi ketua kelompok I kru SJ Smadela kemarin. Dari sejumlah tema yang diusul-

kan itu, Bangun menilai semuanya menarik. Untuk memilih salah satunya, semua kru SJ Smadela pun melakukan pemungutan suara. Layaknya voting di forum rapat wakil rakyat, pemilihan dilakukan langsung dengan mengangkat tangan. “Pemungutan suara terbuka dan demokratis,” kata Bangun. Hasilnya sebagian besar memilih usulan tema tempat nongkrong remaja di Kota Kediri. Dari 18 kru SJ Smadela yang hadir, sebanyak 14 pelajar memilih tema itu. Bangun menambahkan dalam diskusi itu telah membuat outline dan angket untuk responden. “Respondennya adalah para rem,aja di Kediri,” bebernya.(ndr)

TIMUR PRADOPO/RK

GAGAS TEMA : Kru SJ Smadela berdiskusi di lantai 3 kantor Radar Kediri kemarin.

RADAR SOCIETY

RAIH DUKUNGAN : Cawabup Kediri Masykuri mengharapkan Harmas bisa memberi kesuksesan dan membawa berkah bagi masyarakat Kabupaten Kediri.

UKUR KEKUATAN : Cabup Kediri Haryanti memberikan sambutan pada warga Desa Jabon, Kecamatan Banyakan pada forum silaturahmi dapil VI.

Harmas Terus Galang Dukungan

SIMPATI : Cabup Kediri Haryanti didampingi Sulkani disambut warga Desa Jabon, Kecamatan Banyakan

CMYK

MERAKYAT : Cabup Haryanti dan Cawabup Masykuri (kanan) hadiri forum silaturahmi dapil VI menyukseskan ‘Harmas’

DEKAT : Haryanti bersama pimpinan cabang GMPI di Hotel Lotus

KEDIRI- Haryanti Sutrisno menghadiri pelantikan bersama pimpinan cabang Generasi Muda Pembangunan Indonesia, Gerakan Pemuda Ka’bah, dan Angkatan Muda Ka’bah Kabupaten Kediri di Hotel Lotus Garden pada Minggu (21/3). Dalam acara yang dimulai pukul 09.00 itu, Haryanti mengharapkan dukungannya pada saat pemilihan bupati mendatang. “Kami harapkan dukungan keluarga besar PPP ini mampu mengantarkan saya dan Pak Masykuri memenangkan pemilihan bupati mendatang,” tuturnya. Haryanti mengungkapkan, dengan dilantiknya pengurus keluarga besar PPP ini semakin mempererat tali persaudaraan. Sehingga hubungannya bisa saling menguntungkan. “Dukungan ini akan kami pergunakan sebaikbaiknya demi kesejahteraan Kabupaten Kediri di masa mendatang,” urainya. Hubungannya dengan keluarga besar PPP akan terus berlanjut hingga lima tahun mendatang. “Berbagai masukan sangat kami perlukan untuk membanguan Kabupaten Kediri lebih bagus,” tegasnya. Usai mengikuti pelantikan pengurus PPP, sekitar pukul 14.00, Haryanti langsung meluncur ke Desa Jabon, Kecamatan Banyakan. Menghadiri forum silaturahmi daerah pemilihan (dapil VI) yang siap menyukseskan

‘Harmas’ dalam pilbup 2010 nanti. Acara tersebut juga dihadiri Cawabup Masykuri dan Wakil Ketua Bidang Infokom DPC PDIP Kabupaten Kediri Sulkani. Di kesempatan itu, Haryanti mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya ke Jakarta untuk mengukur kekuatan Harmas. “Saya ke Jakarta bertemu dengan salah satu tim independen untuk melakukan survei dukungan Harmas. Hasilnya, Harmas menduduki peringkat pertama. Sedangkan peringkat kedua suaranya masih seperempatnya Harmas,” jelasnya dihadapan forum silaturahmi. Namun Haryanti masih enggan menyebutkan persentase suara yang didapatnya. Yang jelas, minggu depan hasil survei itu akan diumumkan di media massa. “Memang semua calon pasti berharap menang. Tapi jangan menghadapi pilkada ini dengan fitnah atau lewat black campaign,” imbaunya. Dia berharap Harmas bisa menang dengan cara sebersih-bersihnya.”Kalau menang tidak bersih, jabatan yang didapat pasti tidak barokah,” tandasnya. Sementara Masykuri mengharapkan, Harmas bisa memberi kesuksesan dan membawa berkah bagi masyarakat Kabupaten Kediri. “Semoga pada 12 Mei nanti kita mencapai kemenangan yang gemilang,” tuturnya. (adv/ado/ndr) FOTO-FOTO: TIMUR PRADOPO

ASPIRATIF : Haryanti Sutrisno menghadiri pelantikan GMPI

OPTIMISTIS : Haryanti mendapat dukungan keluarga besar PPP


39

SELASA 23 MARET 2010

 SEBELUM...

mal menjelang unas, Linggar justru sibuk melawan penyakit DB yang membuat suhu tubuhnya naik dan Dengan menempuh ujian sendiri, badannya lemas. Di tengah upayanya melawan penberarti cewek kelahiran Nganjuk, 6 November 1992 ini harus berusaha yakit yang berbahaya itu, Linggar sendirian. Keinginan bertanya ke- masih menyempatkan diri untuk pada teman atau mencontek dibu- belajar. Termasuk, beberapa buku angnya jauh-jauh. Sebab, memang bahasa Indonesia yang diboyong ke tak ada teman yang bisa ditanya. ruang perawatannya. Dia pun berusaha Praktis, Linggar adalah siswa yang mempelajari ulang materi yang pernah menjalani unas dengan kejujuran se- didapatkan. “Alhamdulillah, tadi lanperti yang dicanangkan pemerintah. car mengerjakan,” katanya, tersenyum. Beruntung, 40 soal pilihan ganda Tak hanya belajar, Linggar sibuk bahasa Indonesia tak membuat siswi memulihkan kondisinya menjelang kelas XII SMK Farmasi Bhakti unas agar bisa lebih konsentrasi. Untuk Wiyata ini mengalami kesulitan. Dia yang satu ini, dia punya resep khusus. mengaku bisa mengerjakan semua Yaitu berolahraga. Sekitar pukul 05.00, Linggar soal nyaris tanpa kesulitan. “Mudahmemilih berjalan-jalan di sekitar mudahan lulus,” harapnya. Berbeda dengan siswa SMA/MA ruangan. Sesekali, dia menggerakyang harus mengerjakan dua soal, kan beberapa kepala dan tangan Linggar hanya mengerjakan bahasa layaknya gerakan pemanasan. GeraIndonesia. Dia pun sudah beristirahat kan-gerakan kecil itu, kata Linggar, sekitar pukul 10.00. Padahal, peserta bisa membuat otaknya fresh untuk SMA/MA harus mengerjakan soal kembali menyerap materi yang dipelajari. Selanjutnya, Linggar kemhingga pukul 13.00. Lalu, bagaimana Linggar memper- bali ke kamar untuk belajar hingga siapkan unas hingga dia bisa lancar menjelang unas sekitar pukul 08.00. Sebenarnya, Linggar tak harus mengerjakan? Ditanya demikian, Linggar langsung tersenyum. Jika menjalani unas di rumah sakit. Jika teman-temannya bisa belajar maksi- kondisinya tak memungkinkan,

anak bungsu pasangan Jamilah dan Juwari ini bisa mengikuti unas susulan, 29 Maret-5 April. Tetapi, hal itu dihindari jauh-jauh oleh Linggar. Menurutnya, unas susulan nanti tak akan jauh lebih baik dibanding unas yang dilakoninya kemarin. Alasan lain, Linggar merasa tak nyaman jika harus ikut unas susulan. Karena, dia harus ikut unas sendirian saat teman-temannya sudah selesai. “Sama saja tidak ada temannya. Jadi lebih baik unas di sini,” ujarnya. Keyakinan Linggar itu didukung oleh kondisi kesehatannya yang sudah membaik. Sejak dirawat di RSUD Gambiran Jumat (19/3), trombositnya terus naik. Dia pun tak lagi merasa lemas seperti beberapa hari sebelumnya. Selain itu, suhu tubuhnya sudah normal. Kemarin, Linggar diperbolehkan pulang. Sehingga, hari ini sudah bisa ikut unas di sekolah. Lalu, apa yang akan dilakukan Linggar jika lulus unas? Cewek asal Jalan Letjen Suparman, Kabupaten Nganjuk ini menjawab, dia akan segera mencari pekerjaan untuk membantu orang tuanya. “Tidak tahu kerja apa, yang penting halal,” jawabnya. (ut)

 ARTI DAN UJIATI...

keduanya. “Mungkin karena mereka terlalu banyak aktivitas sehingga organ tubuh tak bisa beradaptasi,” katanya. Kemungkinan lain, dua bayi itu menderita hipothermia atau kedinginan karena berada di ruang AC. Meskipun, keduanya ditempatkan di dalam inkubator. Sejauh ini, lanjut Roziq, tim medis RSUD Pare sudah berusaha maksimal memulihkan kondisinya sebelum dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk menjalani operasi pemisahan. Namun, hingga takdir menjemput kemarin, kondisinya belum memenuhi persyaratan untuk dibawa ke Surabaya. Misalnya, berat badan minimal keduanya harus delapan kilogram. “Kami sudah berusaha maksimal, tapi Tuhan berkehendak lain,” lanjutnya. Untuk diketahui, meski dempet dada hingga perut, dari rontgen diketahui bahwa organ dalam Arti dan Ujiati terpisah. Termasuk, jantungnya yang menjadi bagian paling vital. Makanya, peluang untuk pemisahan sebenarnya cukup besar. Hanya, takdir berkata lain sebelum sempat dibawa ke Surabaya. (ut/hid)

Sambungan dari hal 29

Sambungan dari hal 29

“Saya baru sampai di rumah (dari RSUD Pare, Red) saat dikabari perawat kalau anak saya meninggal,” kata Suprianto, 31, ayah Arti dan Ujiati, dengan suara lemah saat dihubungi Radar Kediri melalui ponselnya, tadi malam. Seperti diberitakan, Arti dan Ujiati dilahirkan di RS Amelia, Pare, Senin (8/3) lalu. Empat hari kemudian, Jumat (12/3), keduanya dipindahkan ke RSUD Pare karena tidak kuat menanggung biaya. Setelah dicarikan kartu jamkesmasda oleh Kades Papar Joko Susilo, pengobatannya digratiskan. Suprianto mengatakan, kemarin adalah hari pertama Sumiati, istrinya, mengetahui kondisi langsung dua putri kembarnya. Sebab, sejak melahirkan, Senin (8/3) lalu, dia belum pernah melihatnya. Perempuan 30 tahun itu baru diberitahu kondisi putrinya, Minggu (21/3) lalu, setelah kondisi psikisnya memungkinkan. Awalnya, lanjut Suprianto, Sumiati sempat shock. Namun, setelah itu bisa menerima. Makanya, kemarin

pagi dia diajak ke RSUD Pare untuk menjenguknya. Sumiati pun menunggui bayinya hingga sore. Sekitar pukul 16.00, mereka pulang. Saat itulah, selang 30 menit setelah ditinggal ibunya, Arti dan Ujiati menghadap kepada Sang Khalik. “Itulah yang membuat saya sedih,” lanjut Suprianto yang saat dihubungi tadi malam sedang mengurus kepulangan jenazah Arti dan Ujiati. Rencananya, dua bayi kembar siam tersebut akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Papar. Suprianto mengaku sudah mengontak beberapa kerabatnya untuk menyiapkan prosesi pemakaman. Lalu, apa yang menyebabkan Arti dan Ujiati meninggal? Suprianto mengaku belum mengetahui. Hingga tadi malam, dia belum mendapat penjelasan dari dokter. “Saya pasrah,” katanya lirih. Dikonfirmasi tentang hal ini, Humas RSUD Pare Abdul Roziq mengatakan, ada beberapa kemungkinan penyebab meninggalnya bayi kembar siam tersebut. Yang pertama adalah gerakan berlawanan dari

 1 DISKUALIFIKASI... Sambungan dari hal 29

Namun, dia dipastikan tetap tidak akan lulus karena mendapat nilai nol untuk bahasa Indonesia. Ini jelas tidak memenuhi standar minimal kelulusan. Yakni, 5,5 untuk setiap mata pelajaran. Karena itu, lanjut Heri, Wikki harus mengikuti unas ulang jika ingin lulus. “Jika masih tidak lulus juga, bisa ikut kejar paket C atau mengulang setahun di sekolah,” lanjut mantan kasi penerangan masyarakat (penmas) pada Kantor Departemen Penerangan (Deppen) Kota Kediri ini. Selain mendiskualifikas satu peserta, salah satu kandidat kepala disdik ini mengaku menemukan siswa SMK Al Huda yang membawa ponsel. Peranti itu digunakannya saat berada di lingkungan sekolah. Namun, karena bukan di dalam kelas dan unas belum dimulai, Heri hanya menyita ponselnya dan menyerahkannya kepada kepala sekolah. “Tapi, kalau sampai ada yang ketahuan membawa handphone di dalam ruangan akan langsung kena diskualifikasi,” tandasnya mengingatkan. Lebih jauh, ayah tiga anak ini mengatakan, dalam unas ini, tim disdik akan terus berkeliling ke sekolah-sekolah. Jika ada pelanggaran, pelakunya bakal langsung diberi sanksi. Sebab, disdik benarbenar berharap unas yang jujur dan kredibel bisa terlaksana. Ditambahkan Heri, pada hari pertama kemarin, dari 4.425 peserta SMA/MA, ada sepuluh yang tidak hadir. Lima karena sakit, sedangkan lima yang lain karena mengundurkan diri. “Yang mengundurkan diri alasannya bermacam-macam, seperti menikah, hamil, dan bekerja,” tambah pejabat asal Paron, Ngasem, Kabupaten Kediri ini. Adapun untuk SMK, dari 4.321 peserta, ada 28 siswa yang tak hadir. Alasannya belum diketahui karena belum ada laporan yang masuk ke disdik. Namun, bagi siswa yang mengundurkan diri atau tidak hadir tanpa keterangan dipastikan langsung tidak lulus. Pilihannya hanya tiga. Yaitu, unas ulang, ikut kejar paket C, atau mengulang tahun depan. ”Kalau yang

 INVESTOR... Sambungan dari hal 29

Sutrisno menolak hal itu disebut sebagai monopoli. Sebab, proteksi hanya berlangsung sementara. Tidak selamanya. Namun, ketika ditanya tentang jangka waktu yang diberikan, dia belum bisa memastikan. ”Masih akan kami rapatkan,” jawabnya. Selain proteksi tersebut, lanjut Sutrisno, pemkab akan memberikan keringanan dalam membayar retribusi dan pajak. Sesuai perda Kabupaten Kediri tentang investasi, hal ini diperbolehkan untuk investasi yang bernilai besar. Untuk diketahui, rencana pemban-

 KEJAKSAAN... Sambungan dari hal 29

SRI UTAMI/RK

MENGHADAP SANG KHALIK: Arti dan Ujiati saat masih dirawat di ruang anak RSUD Pare (12/3) lalu.

 KAPOLRES... Sambungan dari hal 29

Gunardi menyerahkan setumpuk berkas sebagai bukti. Termasuk, surat wali kota yang menyatakannya lolos dalam tes 2009. Namun, karena formasinya sudah diisi orang lain, dia akan langsung diterima dalam rekrutmen CPNS 2010 tanpa tes. Rastra mengakui, tidak mudah untuk meminta keterangan wali kota. Sebab, harus menunggu surat izin dari Presiden. Meski demikian, dalam pasal 36 UU 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan, jika dalam kurun waktu 60 hari –terhitung sejak diterimanya surat permohonan—persetujuan tak kunjung turun, penyelidikan dan penyidikan bisa langsung dilakukan. “Makanya, kita tunggu saja,” kata kapolresta asal Palembang ini. Lalu, bagaimana dengan kelanjutan laporan Wali Kota Samsul

 BEBAN BERAT... Sambungan dari hal 29

Mirip benteng alam melengkung menutupi Pulau Hainan. Satu-dua orang di atas perahu yang melihat gugusan bukit itu pun berteriak, ”Daratan! Daratan!” Pu Samrin yang berada satu perahu dengan Pu Tambi memandang bayangan bukit-bukit yang masih terselubung sisa-sisa kabut itu dengan benak dipenuhi tanda tanya. Sebagai seorang perwira yang terbiasa menyusun siasat tempur dan menjalankannya sesuai aturan ilmu perang, beban berat terasa menindih jiwanya saat diharuskan tunduk dan patuh mengikuti perintah dua bersaudara Abu Sa’ad dan Abu Sa’id yang akan menerapkan

pada kasus yang sama? Rastra menjawab, sejauh ini belum masuk tahap penyidikan. Melainkan, masih penyelidikan. Di sana tak ditemukan unsur pidana. Pasal 266 KUHP tentang pemalsuan dokumen juga tak terpenuhi. Karena itu, polresta sudah mengirimkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) kepada wali kota. Hal itu sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pelapor tentang sebuah kasus. “Karena belum masuk penyidikan, kami tidak bisa mengeluarkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan). Hanya SP2HP,” tutur perwira dengan dua melati di pundaknya ini. Apakah ini berarti kasusnya dihentikan? Secara diplomatis, Rastra menjawab bahwa DPRD pun sudah menyatakan tak ada masalah seandainya kasus itu di-SP3. Asalkan, memang benarbenar tidak ditemukan unsur

pidana di dalamnya. “Semuanya kan sudah jelas. DPR saja sudah bilang begitu,” dalihnya. Sementara, Kasatreskrim AKP Rofiq Ripto Himawan menambahkan bahwa pihaknya sudah tidak melakukan penyelidikan terhadap laporan wali kota. Ini merupakan hal yang wajar dalam sebuah proses penyelidikan selama tak ditemukan cukup bukti. “Kami sudah mengirimkan SP2HP ke wali kota. Di dalamnya kami laporkan bahwa tidak ada unsur pidana,” tambah mantan kasatreskrim Polresta Malang itu seraya mengatakan bahwa untuk kasus Gunardi, prosesnya tetap dilanjutkan. Sementara, Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar belum bisa berkomentar tentang pemanggilan wali kota oleh polisi. Sebab, atasannya masih berada di luar kota. “Saya tidak tahu tentang hal itu,” katanya saat dihubungi melalui ponselnya, kemarin sore. (fa/hid)

siasat tempur bajak laut. Beban berat yang menindih itu makin terasa menghimpit jiwanya manakala harus mengikuti perjalanan secara sembunyisembunyi, mengarungi laut pada malam hari dan menelusup di tengah hamparan kabut ketika berhenti di pagi hari. Ia merasakan tugas menyerbu Tongkin adalah tugas menyongsong kematian. Sebab, ia tidak yakin dengan kepemimpinan Abu Sa’ad dan Abu Sa’id maupun dengan siasat yang mereka gunakan. “Kita harus menyiapkan rencana cadangan jika dalam penyerbuan nanti korban di pihak kita terlalu banyak,” kata Pu Tambi tiba-tiba sambil memandang gugusan bukit-bukit yang makin terlihat jelas. Pu Samrin terkejut dan men-

yahut, “Itu hal yang sedang saya pikirkan, Tuan.” “Apakah yang sebaiknya kita lakukan nanti kalau pihak kita akan mengalami banyak korban?” “Kita harus memiliki tempattempat untuk berlindung,” kata Pu Samrin menjelaskan pandangannya, ”Maksud saya, kita harus punya hubungan dengan orang-orang Tongkin yang sewaktu-waktu bisa membantu kita berlindung atau menyelamatkan diri.” “Itulah yang selama ini belum jelas. Meski di Tongkin ada Yang Mulia Li Manh-Tu, mertua maharaja, tetapi kita tidak tahu berada di mana beliau. Kita tidak memiliki satu pun orang yang bisa menghubungi beliau. Ini masalah besar yang harus kita atasi,” kata Pu Tambi. (bersambung)

Ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan yang masuk ke kejaksaan. Di sana disebutkan, ada dugaan tindak pidana korupsi dalam realisasi dana cukai 2009. ”Surat panggilannya kami kirimkan Kamis (18/3) lalu,” katanya. Untuk diketahui, pemeriksaan Suliyani, Adi, dan Didik kemarin dimulai sekitar pukul 09.00. Meski datang hampir bersamaan, ketiganya dimintai keterangan secara terpisah. Suliyani oleh Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Mulyono, Adi oleh Kasubbag Pembinaan Siswono, dan Didik oleh Kasi Pidana Umum (Pidum) Abdullah. Pemeriksaan berakhir sekitar pukul 16.00. Kejaksaan, kata Supriadi, akan mendalami pemanfaatan dana cukai tersebut di lapangan. Termasuk, memeriksa kesesuaiannya dengan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Departemen Keuangan (Depkeu) RI.

 PEMKOT... Sambungan dari hal 29

“Enak kalau di situ karena tanahnya ngumpul,” ujarnya kepada Radar Kediri kemarin. Dikatakan Muhyar, dengan kelemahan di atas, sebenarnya ada beberapa solusi yang bisa dilakukan. Yakni, dengan memindah Pasar Mrican ke belakang tanah kas kelurahan atau memperlebar akses masuk melalui Kelurahan Ngampel. “Saya rasa tidak masalah jika pintu masuknya kampus melalui Kelurahan Ngampel,” katanya. Namun, jika hal itu menemui jalan buntu, alternatif lain adalah di Tinalan dan Bawang. Lokasinya berada di tepi jalan raya sehingga aksesnya lebih mudah. Kampus pun akan terlihat jelas. Hanya, lanjut Muhyar, ada juga kelemahannya. Yakni, lokasinya terpencar. Lahannya tidak mengumpul di satu tempat. Melainkan, terpisah oleh jalan dan rumah warga. Sehingga, jika digunakan untuk membangun kompleks

SRI UTAMI/RK

KETAT: Segel larangan masuk kecuali peserta ujian dan pengawas di SMAN 2 Pare kemarin.

absen karena sakit atau keterangan lain bisa mengikuti unas susulan yang akan digelar 29 Maret-5 April,” terang Heri. Sementara, meski disdik bertekad kuat untuk menjaga kejujuran dan kredibilitas unas, sejumlah siswa mengaku masih bisa melakukan ���kerja sama’. AR, misalnya, salah satu siswa SMA yang ditemui Radar Kediri. Dia mengatakan, masih bisa bertanya kepada teman-temannya. ”Kodenya pakai tangan,” katanya. AR mengaku masih sulit untuk mematuhi larangan ’kerja sama’ tersebut. Dia dan teman-temannya belum terbiasa untuk benar-benar tidak ’bekerja sama’. Sehingga, setiap ada kesulitan, mereka ’saling bantu’. “Kasihan kalau tidak lulus,” sebutnya memberi alasan. Diakuinya, soal hari pertama dengan mata pelajaran bahasa Indonesia dan biologi kemarin cukup sulit. Dia harus memeras otak untuk mengerjakannya. Meski demikian, dia yakin lulus karena 75 persen merasa dapat menyelesaikannya dengan benar. Sementara itu, puluhan peserta unas SMA/SMK di Kabupaten Kediri dipastikan tidak lulus karena tidak masuk pada hari pertama kemarin. Data dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga (disdikpora) menyebutkan, dari total 5.417 peserta SMA/MA, hanya 5.365 yang

hadir. Sedangkan, untuk SMK, hanya 2.363 yang hadir dari 2.395 peserta. “Total ada 84 siswa yang tidak masuk pada unas hari pertama,” ungkap Kepala Disdikpora Baedowi melalui Kabag Humas Pemkab Eko Setiyono. Dari puluhan siswa yang tidak masuk tersebut, kata Eko, hanya lima yang bisa mengikuti ujian susulan. Yaitu, satu siswa SMK dan empat siswa SMA. Sebab, mereka menyertakan alasan karena izin dan sakit. Adapun 79 siswa siswanya langsung dinyatakan tidak lulus karena tidak masuk tanpa keterangan. Sebenarnya, kata Eko, latar belakang puluhan siswa yang tidak masuk tanpa keterangan itu bermacammacam. Sepuluh di antaranya tidak lulus dalam unas 2009. Kemudian, mereka mengikuti kejar paket C dan lulus namun ingin mengikuti unas lagi. ”Tetapi, sejak digelar try out Februari lalu, mereka sudah tidak masuk kelas,” katanya. Adapun sebagian peserta lain memang sudah drop out beberapa bulan menjelang unas. Tetapi, nama mereka tak bisa dihapus karena sudah telanjur masuk daftar nominasi peserta unas. “Ada juga yang tibatiba tidak masuk saat unas. Otomatis mereka tidak lulus,” lanjutnya. Eko mengatakan, pada hari per-

tama unas kemarin, panitia juga menemukan beberapa siswa di SMA Dharma Wanita Pare yang terlambat. Tetapi, panitia tidak melakukan diskualifikasi. Sebab, keterlambatannya hanya beberapa menit sehingga masih bisa ditoleransi. Panitia tetap mempersilakan mereka mengerjakan soal. Namun, tidak ada waktu tambahan. Mereka harus berhenti tepat pada waktu yang ditentukan. Kesan ketat juga terlihat di SMAN 2 Pare. Selain pengawas ruangan dan peserta unas, tidak boleh ada yang masuk ruangan. Bahkan, di pintu masuk ruang ujian dipasang segel dan tanda larangan masuk kecuali dua unsur di atas. Para peserta hanya diperbolehkan membawa alat tulis ke dalam kelas. Sedangkan, tas dan kelengkapan lain ditinggal di luar. Beberapa siswa yang ditemui Radar Kediri mengeluhkan soal bahasa Indonesia yang dianggap sulit. Anugrah, siswa kelas XII IPS, mengatakan, soalnya didominasi hikayat atau soal cerita. Sehingga, jika tidak teliti membaca akan kesulitan menjawab. “Memakan waktu yang lama untuk menjawab. Waktunya jadi terasa sempit,” akunya. Meski demikian, dia tetap optimistis lulus. Sebab, dia bisa merasa bisa mengerjakan 70 persen dari total 50 soal secara benar. (tyo/ut/hid)

gunan water park tersebut sudah diwacanakan sejak 2009. Lokasinya di sebelah barat bangunan subterminal SLG. Kawasan wisata air ini disebut sebagai yang terbesar kedua di Jatim setelah Citra Land di Surabaya. Untuk tahap awal, akan dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare. Sutrisno mengatakan, selain wisata air, kompleks kawasan tersebut juga akan dijadikan wisata malam. Investor bakal menyediakan wahana permainan yang dioperasikan malam hari. “Hiburan malam jangan diartikan negatif. Hiburan yang dimaksud, misalnya, kebun binatang yang kalau di Singapura buka malam hari,” katanya. Sutrisno menambahkan, seperti

konsep awal, SLG tetap akan diwujudkan menjadi pusat perdagangan. Makanya, selain water park, PT Panorama Wisata Sejahtera akan membangun pertokoan di sekitarnya. Jika investasi awal diperkirakan menelan dana sekitar Rp 6 miliar, nanti totalnya mencapai Rp 100 miliar. Ke depan, lanjut Sutrisno, juga akan ada investor yang membangun hotel bintang empat dan mal. Dengan konsep pembangunan tersebut, SLG sebagai pusat perdagangan akan bisa hidup. Demikian juga dengan pariwisata di Kabupaten Kediri. “Potensi Kabupaten Kediri bisa dimaksimalkan,” terang Sutrisno yang memperkirakan pembangunan water park selesai sekitar delapan bulan.

Sebelumnya, perwakilan dari PT Panorama Wisata Sejahtera, Rinanto, mengatakan, keberadaan water park di kawasan SLG sangat strategis. Kawasan wisata itu tak hanya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kediri. Akan tetapi, juga di luarnya seperti Nganjuk, Tulungagung, Blitar, Jombang, dan daerah sekitar. Rinanto menjanjikan, investasi PT Panorama Wisata Sejahtera tak hanya terbatas pada water park. Namun, juga sektor lainnya. Semua akan direalisasikan setelah pembangunan water park selesai. “Yang terdekat, kami akan menjadikan water park sebagai wisata malam hari. Tapi, nanti juga ada investasi di bidang lain,” janjinya. (ut/hid)

Sayang, untuk hasil pemeriksaan kemarin, Supriadi belum bisa menyebutkan. Sebab, dia belum berkoordinasi dengan jaksa yang memeriksa. Makanya, dia juga belum bisa menyimpulkan apakah ada unsur korupsi dalam kasus tersebut atau tidak. ”Besok (hari ini, Red), pemeriksaan masih akan dilanjutkan (untuk pejabat yang lain),” sebutnya. Lalu, siapa saja yang bakal dipanggil? Supriadi belum mau mengungkapkannya. “Kita lihat besok (hari ini, Red) saja. Yang jelas, ini belum penyelidikan lho ya. Tapi, masih pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan),” tandasnya. Untuk diketahui, dana cukai 2009 di Kabupaten Kediri sebesar Rp 41 miliar. Ditambah dana cukai 2008 yang tak terserap senilai Rp 3,4 miliar, total dana yang direalisasikan tahun lalu mencapai Rp 44,4 miliar. Ada sepuluh satker yang menerimanya. RSUD Pare mendapat bagian terbesar Rp 20,2 miliar. Lalu, dinkes Rp 10,5 miliar dan kantor lingkungan hidup (KLH)

Rp 5,8 miliar. Adapun tujuh satker lainnya relatif lebih sedikit. Yaitu, dinas tenaga kerja dan transmigrasi (disnakertrans) Rp 3,3 miliar; dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga (disdikpora) Rp 2,1 miliar; dinas kehutanan dan perkebunan (dishutbun) Rp 1,2 miliar; satpol PP Rp 510 juta;

dinas koperasi, industri, dan perdagangan (diskoperindag) Rp 385 juta; dinas pendapatan, pengelolaan keuangan, dan aset daerah (DPPKAD) Rp 322,4 juta; serta bagian ekonomi Rp 150 juta. Ketujuh satker itulah yang akan dipanggil secara bergilir. Namun, jadwalnya masih belum bisa dipastikan. Sayang, hingga kemarin sore, Suliyani, Adi, dan Didik belum bisa dikonfirmasi terkait pemeriksaannya. Ponsel Suliyani tidak diangkat. Demikian juga dengan Adi. Sebelumnya, saat hendak ditemui di kantor dinkes, dia masih berada di kejaksaan. Sementara, Kabag Humas Pemkab Eko Setiyono mengatakan, realisasi dana cukai sudah disesuaikan dengan juklak yang dikeluarkan Depkeu. Di antaranya, untuk mengantisipasi dampak rokok, rehabilitasi lingkungan akibat rokok, serta pemberantasan rokok ilegal. Meski demikian, terkait pemeriksaan kemarin, dia menyerahkannya kepada mekanisme hukum. ”Kami menghormatinya,” katanya. (ut/hid)

kampus kurang strategis. Selain itu, sambung pejabat asal Durenan, Trenggalek ini, jika Unibraw jadi memilih lahan di Kecamatan Pesantren, pemkot harus mengubah rencana tata ruang wilayah (RTRW). Sebab, berdasarkan RTRW yang ada sekarang, Kecamatan Pesantren diproyeksikan sebagai kawasan industri. ”Untuk pendidikan, di wilayah Kecamatan Mojoroto,” terang Muhyar. Meski demikian, katanya, perubahan RTRW tetap dimungkinkan dengan pertimbangan perkembangan zaman. Sehingga, bisa saja pembangunan kampus Unibraw tetap dilaksanakan di sana. Alternatif-alternatif itulah yang telah disodorkan kepada Unibraw. Namun, hasilnya belum diketahui. “Sekarang masih dibahas,” katanya. Tim internal pemkot juga sedang menggodok rencana-rencana tersebut. Termasuk, mengenai sistem penyediaan lahannya. Apakah dengan hibah, tukar guling (ruilslag), atau sewa.

Jika semua sudah matang, akan segera disodorkan kepada DPRD untuk dibahas. Secara terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Yudi Ayubchan mengakui bahwa rencana pendirian kampus Unibraw di Kota Kediri cukup strategis bagi perkembangan kota ini ke depan. Sektor pendidikan jelas akan lebih maju. Kondisi sosial ekonomi masyarakat pun akan terangkat. Sebab, mereka mempunyai banyak alternatif usaha baru. Namun, lanjut Ayub, ada pula yang dikorbankan. Yakni, aset pemkot akan hilang jika dihibahkan. Makanya, hal itu harus dikomunikasikan dengan legislatif sebagai lembaga perwakilan rakyat. “Di mana pun tempatnya, apakah di Mrican atau Pesantren, jika tanah tersebut aset pemkot harus dibahas secara mendalam dengan dewan,” tandasnya. Dalam hal ini, Ayub menyatakan lebih setuju jika ada sharing antara pemkot dengan Unibraw. Sebab, bagaimanapun, ada

unsur komersial dalam rencana pendirian kampus perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut di Kota Kediri. Ini mengingat bahwa sebagai badan hukum milik negara (BHMN), mereka dituntut untuk menghidupi diri sendiri. Termasuk, untuk mencari penghasilan. ”Bisa saja lahan milik pemkot disewakan dalam jangka waktu lama. Sehingga, Unibraw tidak akan rugi jika membangun sarana dan prasarana seperti di Malang,” ujarnya, menyebut bentuk sharing tersebut. Untuk itu, perlu dibuat memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara pemkot dan Unibraw. Dengan demikian, aset pemkot tidak akan hilang. Unibraw pun tidak dirugikan. Sebab, harga sewa tersebut bisa dinegosiasikan mengingat Kota Kediri juga diuntungkan dengan keberadaan kampus Unibraw. “Yang penting, asetnya tidak hilang dan sama-sama diuntungkan,” tegasnya. (tyo/hid)

SRI UTAMI/RK

”Yang jelas, ini belum penyelidikan lho ya. Tapi, masih pulbaket.” (Supriadi, Kasi Intel Kejari Kabupaten Kediri)


SELASA 23 MARET 2010

RADAR SPORT

Beban Kepercayaan Diri Ingin dapatkan HP esia dan merchandise menarik? Kirim SMS sebanyak-banyaknya. Caranya : - Khusus nomor esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke 3232. Disediakan dua (2) HP Esia per minggu - Nomor non-esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke (0354) 9039000. Dapatkan merchandise menarik setiap minggunya. Pengirim harus menggunakan bahasa yang baik dan benar serta tidak menyinggung SARA. Keterangan : Tarif SMS premium (3232) Rp 550.

Butuh Iwan Budianto Di saat2 darurat seperti ini PERSIK membuthkan seorang IWAN BUDIANTO.. 085646579330

KEDIRI- Kekalahan baik di kandang lawang maun di kandang sendiri tampaknya membuat kepercayaan diri para pemain Persik benar-benar rontok. Mereka dikhawatirkan kehilangan mental untuk bisa memenangkan laga yang tersisa. Baik di kandang lawan maupun di hadapan ribuan pendukungnya sendiri. “Saat ini mental dan kepercayaan diri yang jadi masalah utama,” kata pelatih Persik Agus Yuwono.

Jangan Biarkan Degradasi para persikmania, jgn biarkan persik terdegradasi. 081359444445 Tunjukkan Kesaktianmu SAKTI tunjukkn ksktianmu.YONGKI ctak gol yg bnyk. Smngt2x PATO I LOV U GBU .Hrg mati!Persik hrus menang atas arema.BravoPERSIK GBU with love magda 03547683586 Kurang Bangga Persik Sy kurang bangga dgn persik ,sebab pemain persik kurang dr 60 % bukan cah kediri asli ,sy lebih bangga kalau +- 60 % asli cah kdr dan selebihnya cari pemain berkwalitas dari BD Pare 081335911525 Pakai Ungu Kostum kebesaran,ayo persik pakai kostum ungumu biar tak hilang kemenanganmu.bravo ungu.by cristian jeruk. 085233888655 Mudah Hancur Mm udah diprediksi bny org, persik kan hcr & degradasi, sepeninggal iwan & mscut. Ganti jg mnjmenx!! 08983539598 Pasti Juara Persik adl salh satu club besar diindonesia.walau tanpa pmain bintang persik pasti bisa juara.aq mohon persik mania cinta damai tanpa rasis anti anarkis. Dr macan putih mania purwoasri.:-d 085735161519

Jika tidak segera diatasi, dia khwatir para pemainnya semakin menurun kondisi mental dan kepercayaan dirinya. Sehingga permainan makin amburadul. Padahal lawan dan beban yang dihadapi akan semakin berat jelang berakhirnya kompetisi musim ini. “Kami harus mencari cara agar kepercayan diri para pemain pulih dan bisa menunjukkan permaianan terbaik mereka,” katanya. Sebab dari kualitas individu, Agus mengakui jika para pemain Persik bukanlah pemain sembarangan. Dari barisan belakang sampai depan dihuni para pemain berkualitas. Mulai trio Medan yang semuanya pernah berkostum tim nasional hingga para pemain yang pernah membawa Persik juara serta para pemain asing yang juga pernah membela tim nasional negaranya masing-masing. “Tapi mengapa akhir-akhir ini permainan mereka menurun dan tidak berkembang,” keluh Agus. Dari kondisi itulah Agus menilai faktor mental dan kepercayaan diri yang menjadi salah satu penyebab utama menurunnya performa Persik. Hingga mereka harus kalah di kandang tiga kali musim ini. Untuk memulihkan kepercayaan diri dan mental pemain tersebut Agus mengaku sedang melakukan ‘terapi’ kepada Khusnul Yuli dkk. Dia mengaku tengah memberikan sentuhansentuhan psikologis dan motivasi agar mereka bisa bangkit. “Kami ingin membuat suasana tim dan kondisi pemain rileks agar persiapan ke laga selanjutnya lebih maksimal,” ucapnya. Selain itu, Agus mengaku juga tengah melakukan pembenahan stamina para pemainnya. Apalagi saat lawan Persijap lalu Agus mengakui para penggawa Persik benar-benar terkuras fisiknya. Selain jadwal yang padat dalam minggu tersebut juga akibat kondisi lapangan yang sangat becek. Sehingga sangat berat dipakai berlari. “Akibatnya stamina habis, sedangkan lawan masih sangat fresh. Jadi, sebelum lawan Persija kami harus bisa pulihkan stamina,” pungkasnya. (jie)

Kurang Rotasi Krang nya rotasi pemain dan gk adanya kreator di lini tngah mmbwat persik brmain sngt monoton , bwat manjemen tolong belilah pemain tngah y g brkwalitas by acku prsik mania pare . Mksih 085646388626 Kalahkan Lawan Ayo macan putihq, terkam lawan, jgan tkut, karena lawan tak kan mampu membendung serangan2 mu,,bravo ! By dHuhE085790287862 Hadiah Rumah Mana? tolong di bantu pak? hadiah rmh persik yg semua di ksh uang kok ada yg blm gmn pak ? 085790287862 Lupakan Kekalahan kalah menang sudah biaza,yang penting ttap sportif,,jayalah prsik mania lupakan sja kekalhan kmren,,bantai musuhmu skrnang bwat persik mania do’a kan per sik biar bisa masuk papan ataz,,maju terus persik ku,kami akan slalu mendukungmu_ 087858930900 Bangkitlah Persik Ayo Persik bangkitlah dari keterpurukan ini karena pasti ada jalan keluarnya.Ada awal pasti ada akhir.Jangan menyerah tuk bersaing meraih gelar juara.BRAVO PERSIK. By vick junior 085736375857 Bangkitlah Persik Lupakan kekalahan.BANGKIT,BANGKIT,BANGKIT..,persi k tetap jago. kalah hal lumrah menang dan menang harga mati. 085755882711 Tunjukkan Aumanmu Bangkitlh Persikku lawan musuh mu Tunjukan agresipmu. Kita macan Putih tunjukkan Aunganmu,Ayo kita bwat strategi baru tuk menglhkn mushmu. 085732427117 Jangan Bunuh Persik tlg jgn bunuh Persikku. Mana janjimu utk tetap mempertahankan Persik sbg tim papan atas? Org hidup bukan hanya butuh makan dan ke sehatan tp jg hiburan dan Persik adlh salah satunya. 085736034547 Gempur Lawan Gempur trs lwan-lwanmu jngn menyrah.. main dngn kompak pst mnang.persik pst juara lg. 085735049591 Selamat Datang Liga Joss Gusnul yakin aja gak yakin persik menang , apalagi agus yuwono yo ra iso opo opo. Welcome liga joss indonesia ! 08983490514 Jangan Menyerah Ayo perSik dgn platih Baru.! smngt N motivasi hrus br.jangan menyarah kompetisi msh pnjng. 085735049591 Biasakan Menang Ganti Pelatih Harusnya Ganti Kebiasaan, Persik Biasa Kalah Sekarang Harus Ganti, Biasakan Menang Donk [C@Hya] 085649103329 Rekrut Alberto Goncalves persik beli beto krn mirip dg christian gonzalez sama2 striker haus gol syukur2 bisa menduetkannya pasti jd persik yg menakutkan..ferdi 087858934088

ANTUJI H. MASROH/RK

MASALAH MENTAL: Duel udara antara playmaker Persik Han Jiho (putih) dengan Pemain Persijap Sabtu (20/3) lalu. Laga selanjutnya lawan Persija (31/3), Han Jiho dkk tak boleh kalah lagi.

ANTUJI H. MASROH/RK

DAPAT AMANAH: Stadion Brawijaya menjadi salah satu venue Copa Indonesia musim ini bersama dengan stadion lain.

Brawijaya Tuan Rumah Copa Ditunjuk PT LI, Sistem Home Tournament KEDIRI- Meski Persik terseokseok di ajang ISL, Kota Kediri masih mendapatkan kepercayaan dari PT Liga Indonesia. Buktinya, dalam waktu dekat Stadion Brawijaya akan menjadi salah satu venue penyelenggaraan Copa Indonesia 2010. “Kami ditunjuk untuk menjadi salah satu tuan rumah Copa Indonesia,” kata Ketua Umum Pengcab PSSI Kota Kediri Barnadi. Pria yang juga pengurus Persik itu mengaku tak tahu kenapa stadion berkapasitas 15 ribu penonton itu dipilih. Namun, diduga lokasinya yang strategis dan fasilitasnya yang memenuhi standar ISL menjadi penyebabnya. “Kami mau saja kalau ditunjuk,” ujarnya. Lebih lanjut, Barnadi mengatakan bahwa format Copa Indonesia musim ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu yang mendasar adalah adanya pembagian grup serta kompetisi digelar dengan sistem home tournament. “Makanya ada penunjukan tuan rumah. Kalau dulu kan pertandingan homeaway” terangnya.

Stadion Brawijaya menurutnya akan menjadi tuan rumah dengan beberapa stadion lainnya di Indonesia. Namun Barnadi mengaku belum mengetahui stadion mana lagi yang juga ditunjuk menjadi tuan rumah. Perubahan tersebut menurutnya akibat mepetnya waktu pelaksanaan kompetisi lintas divisi tersebut. Sehingga sistem kompetisi dan jumlah pesertanya dirubah. Apalagi tahun ini sponsor utama yang mendanai kompetisi itu musim lalu tidak join lagi. “Kami belum tahu sponsornya apa,” imbuhnya. Bagi Persik, penjukan ini bisa sangat menguntungkan. Sebab selama ini Macan Putih selalu tampil melempem di ajang tersebut. Musim lalu, langkah Persik dihentikan oleh tim divisi utama Persiba Bantul. Dari catatan Radar Kediri prestasi terbaik Persik di ajang itu hanya sampai babak 8 besar 2005 silam. Hal itu sangat kontras jika dibanding prestasi Persik di ajang divisi utama yang berhasil dua kali merengkuh gelar juara. Apalagi saat ini Persik terseokseok di ajang ISL, sehingga ajang tersebut diharapkan bisa menjadi pelipur lara bagi Macan Putih. “Semoga penunjukan ini bisa bermanfaat bagi Persik,” pungkas Barnadi. (jie)

Macan Putih Jr Buka Peluang ke Big Four Persik U21 Masih Terkendala Mental KEDIRI- Berbeda dengan prestasi tim seniornya yang tertatih-tatih di ajang ISL, tim Persik U21 tampil lebih meyakinkan di ajang ISL U21. Terbaru mereka baru menang besar atas Persema Malang U21 dan membuat peluang untuk lolos ke babak empat besar. “Alhamdulilah, peluang makin terbuka untuk lolos,” kata pelatih Persik U21 Aris Budi. Untuk diketahui, Khoko Roni-

arto dkk bari saja mengalahkan Persema Malang (21/3) lalu dengan skor 4-0. Main di Stadion Brawijaya mereka berhasil mengamankan tiga poin dengan meyakinkan. Dengan tambahan poin penuh tersebut mereka berhasil mengoleksi 11 poin hasil dari tujuh kali pertandingan. Hasil itu membawa mereka nangkring di peringkat dua klasemen sementara grup II. Sedangkan capolista dipegang oleh Persebaya dengan poin 18 hasil dari delapan kali pertandingan. Hasil duel lawan Persema

Malang tersebut menurut Aris membuka optimisme timnya untuk lolos ke babak empat besar. Apalagi mereka melakoni satu kali pertandingan lebih sedikit dari pada Persebaya yang menjadi rivalnya. “Kami yaki bisa lolos,” tandasnya. Sementara itu pascakemenangan lawan Persema tersebut, Persik U21 selanjutnya akan menghadapi Persijap Jepara U21. Pertandingan akan digelar di Jepara pada 3 April mendatang. Untuk itu, Aris mengaku timnya sekarang sangat fokus un-

Klasemen ISL U-21 Persebaya U21 Persik U21 Persela U21 Persijap U21 Persema U21 Arema U21

8 7 7 6 7 7

5 3 2 2 1 0

3 2 2 1 3 5

0 2 3 3 3 2

10-3 10-5 7-7 3-7 5-10 3-6

18 11 8 7 6 5

tuk menghadapi laga tersebut. Mereka tak mau jumawa meski bisa menang besar lawas Laskar Ken Arok Junior. “Kami tidak boleh meremehkan lawan sama sekali meski baru menang besar,” tandasnya. Apalagi, Aris mengaku tim asuhannya masih punya ban-

yak kelemahan. Salah satunya adalah permainan yang lambat panas. Sehingga permainan timnya kurang bisa berkembang di awal-awal pertandingan. “Baru di babak kedua setelah dimarahi mereka bisa lebih berkembang,” ucap mantan pemain Persik tersebut. Hal itu menurutnya akibat mental bertandingan yang masih lemah. Sehingga timnya tak langsung menemukan irama permainan yang bagus sejak menit pertama. “Akan kami perbaiki sebelum laga lawan Persijap,” katanya. (jie)

12 Pertandingan Persik v Persija Pada Rabu, 31 Maret 2010 berakhir : a. Menang Persik b. Menang Persija c. Seri Dimanakah letak cabang Armada Pagora Jaya ? a. Ngadiluwih b. Kras c. Ringinrejo Gunting dan jawab pertanyaan Kuis Yamaha ISL 2009 Kirim kupon paling lambat 13 Februari 2010 pukul 17.00 WIB.

LEBIH BAGUS

PENGIRIM Nama ..............................................No. KTP/SIM/ ........................... Alamat .............................................................................................. TEMPAT PENGUMPULAN KUPON : KEDIRI : Kantor Radar Kediri, Jl Brawijaya 27D NGANJUK : Agen Munajat/TB Sumber Ilmu, Jl Pangsud 115/21 KERTOSONO : Agen Prayit/Toko Sumber Ilmu Jl A Yani 85 PARE : Sub Agen Nanang Depan RS HVA Toeloengrejo Pare Hadiah per periode: Kaus, Jaket, Rompi, Jam dinding, Payung, Travel bag Hadiah Utama (diundi tiap 4 kali home): TV, Kulkas, Mesin Cuci,MP4, Setrika, Speaker Aktif

ANTUJI H. MASROH/RK

Kirim SMS Berhadiah HP Keren

Jelang Lawan Persija, Persik Benahi Stamina

Selebrasi pemain Persik U21 usai mencetak gol. Setelah lawan Persema mereka akan melawat ke kandang Persijap Junior.

CMYK

40


23/03/2010