Issuu on Google+

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RAKYAT SUMSEL

HOLIDAY MINGGU KE - 4/I/2014

@radar_palembang

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

HARGA Rp 4.000

Kiai Sahal Meninggal NU Kehilangan Panutan JAKARTA, RS - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsyudi Suhud menyampainya rasa kehilangannya atas meninggalnya Ketua Umum Syuriah PBNU Kiai Haji Ahmad Sahal Mahfudz. “Tidak ada orang yang saya kenal sealim dan sekonsisten dia,” kata Marsyudi, Jumat (24/1). Kiai Sahal meninggal pada Jumat, 24 Januari 2014 dinihari pukul 01.05 WIB di kediamannya, Komplek Pesantren Maslakhul Huda, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini meninggal pada usia 77 tahun akibat gangguan jantung dan paru-paru yang sudah lama dideritanya.

Kiai Haji Ahmad Sahal Mahfudz

Marsyudi mengatakan Sahal merupakan tokoh ulama multizaman yang mampu mengemukakan pemikiran yang bisa diterima

oleh semua generasi meskipun pemikirannya sudah disampaikan sejak lama. “Pengetahuan ❏ Ke halaman VII

Anggaran Keamanan Pilpres dan Pileg Hanya Rp26 M

Polda Sumsel Tak Ambil Pusing ANGGARAN keamanan Pileg dan Pilpres 2014 untuk Sumsel hanya dialokasikan sekitar Rp26 miliar. Angka ini jauh lebih kecil dari Pilkada Gubernur Sumsel satu putaran ditambah dengan PSU di 4 kebupaten/kota dan 1 kecamatan beberapa waktu lalu, sebesar Rp33 miliar. PALEMBANG, RS - Polda Sumsel tersebut tidak mau ambil pusing terkait masalah tersebut. Mereka akan tetap optimal menjalankan tugas, berapapun anggaran yang ada pihaknya akan melakukan pengamanan

PROSES PEMILIHAN:

Anggaran pengamanan proses Pemilu 2014 lebih kecil dibandingkan Pileg Sumsel lalu, meski demikian Polda Sumsel siap untuk melakukan pengamanan secara ekstra.

secara maksimal. Kapolda Sumsel Irjenpol Saud Usman Nasution usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Assa’adah Mapolda Sumsel, Jumat (24/1) mengatakan, anggaran PAM

Pileg dan Pilres 2014 alokasi dana untuk Polda Sumsel hanya disetuji sebesar Rp26 miliar, sedangkan pada saat Pilkada Gubernur Sumsel satu putaran ditambah dengan PSU di 4 kebupaten/kota dan 1 kecamatan beberapa waktu lalu sebesar Rp33 miliar.

“Polda Sumsel akan menggunakan anggaran Pileg dan Pilpres dengan selektif mungkin. Kami telah siap baik untuk kesiapan anggota maupun kesiapan kepanitiannya,” kata Saud. Meskipun demikan Kapolda mengakui, untuk anggaran Lin-

mas yang akan ditempatkan di TPS saat ini masih dalam tahap menunggu persetujuan anggarannya dari pemerintah. “Untuk jumlah TPS di Sumsel ini ada sekitar 17 ribu lebih. Kami telah menyiapkan 8.369 personil anggota Polri. Sedangkan untuk jumlah Linmas yang dibutuhkan berjumlah 35 ribu namun hingga saat ini kita belum mendapatkan aturan yanSg jelas untuk kebutuhan biaya,” jelasnya. Untuk itu, pihaknya memliki dua alternatif jika pemerintah tidak dapat menyiapkan anggaran untuk pengadaan personil Linmas di setiap TPS. Adapun solusinya yakni Polda Sumsel meminta bantuan personil keamanan dan ketertiban yang disiapkan oleh KPU Provinsi Sumsel. “Kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk merekrut Linmas sebanyak 24 ribu, bila nantinya personil Linmas ini telah direkrut untuk anggarannya kami akan meminta bantuan dari Pemda dan KPU Sumsel,” ujarnya. Keluhkan Kotak suara Kardus Polda Sumsel meminta untuk dipertimbangkan ulang peng❏ Ke halaman VII

AMM: Percepat Pembangunan Trans-Sumatera Ali Masykur Musa (AMM)

semangat ASPIRASI RAKYAT

PALEMBANG, RS - Pulau Sumatera merupakan wilayah yang sangat strategis dari konstelasi geografis dan potensi ekonomis. Dari segi geografis, Sumatera merupakan pintu gerbang yang berbatasan langsung dengen negara tetanga Malaysia, Singapura, Vietnam dan Thailand, sehingga seluruh perdagangan kawasan

Asia Tenggara selalu bersinggungan dengan Sumatera. Dari segi ekonomi, Sumatera sentra penghasil komoditas pangan, perkebunan, dan pertambangan. Karena itu, untuk meningkatkan perekonomian di Sumatera yang memiliki potensi tersebut dapat dilakukan dengan efisien dan ekonomis, perlu dibangun Jalan Tol Trans-Sumatera yang menghubungkan

provinsi Aceh hingga Lampung. “Jika Jalan Trans Sumatera di bangun, maka Sumatera akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia, sehingga kesejahteraan rakyat dapat segera terwujud,” kata peserta konvensi Partai Demokrat Ali Masykur Musa (AMM), dalam Debat Bernegara di PSCC, Jumat (24/1) malam. ❏ Ke halaman VII

Agenda Komite II Masa Sidang III Tahun Sidang 2013-2014

DPD RI Tetapkan 3 RUU Usul Inisiatif PALEMBANG, RS - Agenda legislasi Komite II DPD RI pada awal masa sidang III Tahun Sidang 2013-2014 pada Sidang Pleno (20/1) menetapkan tiga RUU Usul Insiatif yaitu RUU tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, RUU tentang Usul Perubahan atas UU No 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, dan RUU tentang Kelautan yang merupakan RUU Inisiatif DPD RI yang menjadi prolegnas tahun 2014. Menurut Abdul Aziz SH, Wakil Ketua Komite II, ketiga RUU tersebut sangat penting dan strategis untuk dibahas dan diselesaikan. RUU tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan ditujukan untuk melindungi dan mesejahterakan masyarakat nelayan. Abdul Aziz SH Sampai saat ini kondisi perekonomian nelayan terutama nelayan kecil/tradisional masih miskin. “Ketiadaan modal, sarana usaha, kesulitan mendapatkan BBM dan masalah iklim atau cuaca buruk menuntut agar masyarakat nelayan dilindungi oleh UU. Selain itu segala upaya untuk meningkatkan kemampuan nelayan melakukan usahanya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari RUU tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan,” katanya. Sedangkan RUU tentang Kelautan yang merupakan RUU Inisiatif DPD RI ini diharapkan akan menjadi payung hukum pembangunan ekonomi Indonesia dengan pemanfaatan laut dan pesisir secara optimal dan berkelanjutan. Perlu diketahui bahwa potensi dan kekayaan laut Indonesia begitu besar meliputi perikanan, pariwisata bahari, energi terbarukan, pelayaran, industri maritim dan jasa kelautan. Pada masa sidang III ini, Komite II mengawasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor ❏ Ke halaman VII

klik...........www.radarpalembang.biz


Pasar Kito

II

RAKYAT SUMSEL, EDISI HOLIDAY MINGGU KE 4/1/2014

Andalkan Menu Nusantara, Siapkan Cabang ke-3

Kiprah Mereka

Bosan Jadi Karyawan, Wirausaha Jalannya

Berwirausaha merupakan sebuah jalan untuk membagi kepedulian kita terhadap sesama. Hal inilah yang membut saya untuk turun dalam dunia wirausaha” MuhammadTias PALEMBANG, RS – Setelah bosan menjadi seorang karyawan swasta di salah satu perusahan di Palembang. Muhammad Tias akhrinya memutuskan untuk mulai membuka usaha sendiri. Kini dengan berbekal pengalamannya dibidang marketing, Tias sapaan akrabnya kini membangun usaha sendiri dibidang advertising dengan nama Qisthy Abadi Sejahtera (QAS). “Berwirausaha merupakan sebuah jalan untuk membagi kepedulian kita terhadap sesama. Hal inilah yang membut saya untuk turun dalam dunia wirausaha” ujar Tias pada saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (24/1). Menurutnya, dengan menjadi seorang wirausaha maka akan membuat jiwa dan kepribadian kita untuk peduli terhadap sesame karna tugas seorang wirausaha bukan hanya mendapat penghasilan secara finansial namun juga harus bias menebar manfaat untuk semua orang. “Dahulu pada saat menjadi karyawan dengan penghasilan pas – pasan, saya harus bisa membagi pendapatan untuk anak dan istri dengan pengalaman inilah akhirnya rembukan dengan isteri maka memutuskan untuk berhenti menjadi karyawan,” kenang Tias. Tias menjelaskan dengan posisinya sekarang sebagai Chief Executive Officer (CEO) di PT QAS ini bukan dengan mudah diraih harus jatuh bangun terlebih dahulu. “Setiap orang pasti memiliki pengalaman pahit dan manis dalam membuka usaha namun semua itu adal;ah hikmah untuk membuat kita semkain maju dan berkembang,” ujar pria Palembang 1 Januari 1982. “Di Indoensia banyak wirausaha yang kompetitif, kreatif dan inovatif maka dari iu pemerintah harus bisa mengembangkan seluruh sektor ini baik dalan pemberian modal, produki dan pasar dari produknya dengan memperhatikan point tersebut maka kita bisa menjadi bangsa kuat dan berdiri secara ekonomi.” Tias yakin dan percaya bahwa dengan kesuguhan membangun ekonomi sector UKM ini maka kekuatan ekonomi Indonesia bisa baik dan tingkat kesejahteran rakyat semkin meningkat tentunya ini harus menjadi perhatian bersama untuk mencapai semua hal itu. (fun)

PALEMBANG, RS – Usaha kuliner di Kota Palembang masih sangat potensial serta menjanjikan. Terbukti, mampu bersaing secara baik dengan bisnis makan cepat saji dan Korean Style yang semakin menjamur di Palembang. Inilah yang menjadi semangat dari kedai makanan Selera Kita yang terletak di Jalan Mandi Api KM 5 Palembang dengan mengusung konsep berbagai makanan khas Indonesia, kedai ini semakin sukses dan berkembang bahkan mempersiapkan cabang baru pada tahun 2014 ini. “Konsep kedai kami ini mengusung makanan tradisonal dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Jawa, Manado, Bali dan daerah lainnya di Indonesia, kami yakin dengan mengusung konsep menu masakan nusantara ini maka akan semakin banyak orang yang datang untuk makan disini,” ujar Fitri pengelola Kedai Selera Kita yang diwawancarai pada Jumat (24/1).

Menurutnya, dengan berbagai macam varian ini maka, kedai ini memiliki image tersendiri dan pastinya beda dengan tempat makan yang lainnya karena lebih membawa masakan khas daerah. “Masakan Indonesia itu tidak kalah enaknya dengan masakan negara lain maka ada beberapa menu yang kami hadirikan seperti nasi ayam rica – rica, ayam bakar penyet, nasi ayam bumbu bali, nasi soto, ikan lele asam manis dan masih banyak lagi yang lainnya,” ungkap Fitri. Selain itu harga yang ditawarkan

INSPIRASI MASYARAKAT SUMSEL SEMANGATBISNIS ASPIRASI RAKYAT

sangat terjangkau untuk nasi ayam kecap pedas, rica – rica, bumbu bali, goreng mentega, asem manis. Ikan penyet, acar kuning, bumbu bali, cabai ijo dijual seharga Rp 14 ribu. “Menu lainya yang tersedia disini seperti mie goreng spesial, ayam, bakso, sois, udang, biasa juga tersedia jadi menu di kedai ini sangat lengkap dan pastinya menggugah rasa para pembeli dan selalu ingin kembali disini.” Menurut Fitri, modal yang dikel;uarkan untuk membuka usaha ini berkisaran Rp 35 juta hingga 40 Juta. Modal ini digunakan untuk berbagai macam kebutuhan seperti menyewa tempat pertahun Rp 12,5 juta, operasional lain seperti pembelian peralatan masak, bahan baku dan lainya. “Para pembeli disini kebanyakan dari perusahaan, pegawai pemerintahan, dan masyarakat sekitar selain itu bagi para konsumen yang berada di KM 5 sudah berbelanja seharga Rp

50 ribu bisa dianter sedangkan untuk diluar KM 5 bisa berbelanja minimal Rp 200 ribu,” ujar Fitri. Fitri menambahkan dalam sehari rata –rata penghasilan bisa mencapai Rp. 1,5 juta dan itu semakin bertambah mengingat kedai yang kedua ini masih baru. “Kami yakin kedepanya usaha kedai ini semakin laris manis dan menjadi pilihan bagi para pecinta kuliner yang ada di Palembang karena kami selalu menghadirkan rasa dan kualitas masakan yang terbaik untuk para pembeli,” pungkasnya. (fun)

Rincian Membuka Usaha Modal Awal Sewa Tempat

Rp 35 Juta – 40 Juta Rp 12,5 Juta

Operasional Lainnya Beli Bahan Baku Peralatan lain Operasional lainnya

Rp 10 Juta Rp 10 Juta Rp 7,5 Juta

Omset Perhari

Rp 1 Juta - 2 Juta

Harga Daging Sapi Rp 130 Ribu PALEMBANG, RS – Harga daging diberbagai pasar tradisonal di Kota Palembang sampai saat ini belum stabil. Berdasarakan pantauan Radar Palembang di pasar Mega Asri dan Padang Selasa tercatat harga perkilonya masih mencapai Rp 130 ribu. Seperti yang diungkapkan Elly Murni, pedagang daging di Pasar Padang Selasa, Jumat (24/1). “Harga daging saat ini masih tinggi yaitu berkisar Rp 130 ribu, hal ini disebakan masih kurangngya pasokan dari Rumah Pemotongan Hewan

(RPH),”kata Elly. “Dalam Sehari kami biasanya mendapat 30 kilogram daging segar dari RPH namun dengan kondisi sekarang maka banyak para penjual daging tidak bisa berjualan dan tentu saja para pembeli harus kecewa.” Sementara itu Iwan, pedagang di Pasar Mega Asri menjelaskan saat ini harga daging masih tinggi sehingga mengakibatkan para pedagang daging masih belum bisa berjualan. “Kalau kami terus lanjutkan berjualan akan semakin rugi se-

mentara barang tidak ada jadi ya terpaksa berhenti berjualan dulu,” katanya. Menurunya harga di tingkatan pedanga masih berkisar Rp. 135 hingga Rp. 140 perkilonya dan kebanyakan para pedagang tidak bias mengambil banyak paling dibatasi 15 kilo jadi pasokan berkurang. “Kami berharap pemerintah segera melakukan tindakan yang kongkrit untuk menjamin tersedianya stok daging di RPH sehingga tidak mengganggu perekonomian rakyat kecil,”ujar dia. (fun)

RI Bakal Kembali Impor Cabai-Bawang merah PALEMBANG, RS – Merespons harga serta pasokan cabai dan bawang merah di tingkat pasar, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan kebijakan pembukaan keran impor di awal tahun ini untuk cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan bawang merah. Izin impor telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan. Namun, impor bisa dilakukan, bila harga ketiga komoditas tersebut di atas referensi harga yang ditentukan. Artinya, bila harga eceran di atas harga patokan (referensi), maka impor bisa langsung dilakukan. Sebaliknya, bila harga kembali normal atau di bawah harga patokan, maka impor ditutup. Untuk harga referensi yang telah ditetapkan pemerintah, bawang merah adalah sebesar Rp 25.700

perkilogram, cabai merah keriting Rp 26.300 per kilogram, dan cabai rawit seharga Rp 28.000 per kilogram. “Sudah dibuka impornya, angkanya tanya sama Pak Dirjen (Dirjen Perdagangan Luar Negeri),” ungkap Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, Jumat (24/01/2014). Di awal tahun ini, Kemendag telah memberikan rekomendasi impor untuk bawang merah segar untuk konsumsi sebanyak 82.154 ton dan 130 ton untuk cabai. Sementara itu, akibat banjir dan terputusnya jalur distribusi, harga semua jenis cabai dan bawang merah hari ini memang mengalami kenaikan sebesar 12-20%. (wij/ dnl)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


III

RAKYAT SUMSEL,EDISI HOLIDAY MINGGU KE- 4/I/2104

ADVERTORIAL

Ritual Antar Dewa Kekahyangan ENGURUS Majelis Rohaniawan Tridarma Komda S u m e l melaksanakan tradisi doa, mengantarkan dewa ke kahyangan di Kelenteng Gie Hap Bio Palembang (24/1) mulai pukul 00.00 Wib. Tradisi ini dilakukan setiap menjelang perayaan Imlek. Mereka membakar kertas berisi doa-doa atau kertas kimcua yang

P

dimasukkan kedalam alat pembakar. Gerakan ritmis mengayunkan dupa ke atas lalu ke bawah, mengantarkan dewa pergi ke kahyangan.Menurut Ketua Majelis Rohaniawan Tridarma Komda Sumsel Chandra Husin, ritual antar dewa kekahyangan mengawali segala ritual Imlek. Selama ritual berlangsung, aroma dupa menyelubungi kelenteng yang telah

berusia ratusan tahun tersebut.Mendekati Imlek, akvititas ritual di sejumlah kelenteng yang tersebar di kota Palembang mulai marak. Mereka juga mulai menghiasi dengan lampion dan hiasan naga.“Ini kegiatan rutin umat Tridarma saat menyambut Imlek. Setelah kegiatan ini dilanjutkan menggelar ritual dirumah-rumah yaitu sembahyang dewa dapur.jelasnya (adv/sep)

Suasana ritual sembahyang mengantar dewa dapur kekahyangan oleh pengurus Tridarma Komda Sumsel

Chandra Husin ketua majelis Rohaniawan Tridarma membawa kertas Cimcua

Kelenteng Dewi Kwan Im Bersolek PALEMBANG, RS - Menjelang Imlek 2565 atau tahun baru China yang jatuh pada tanggal 31 Januari mendatang, Kelenteng Dewi Kwan I’m 10 Ulu menggelar ritual atau tradisi memandikan rupang atau patung dewa, Jumat (24/1). Ritual pembersihan atau memandikan rupang dewa dewi ini diyakini membawa berkah.Ritual ini pun hanya dilakukan sekali setahun, yakni saat menjelang imlek. “Hari ini kan tanggal 24, sementara Imlek itu tanggal 31 Januari. Jadi pemandian dewa-dewa ini biasanya memang 7 hari jelang Imlek,” kata Harun Wakil Matrisia Komda Sumsel, kemaren. Dari pantauan Koran ini, Kelenteng yang merupakan tempat ibadah kepercayaan tradisional Tionghoa mulai ramai dikunjungi. Dengan melakukan ritual tersebut, masyarakat berharap bisa mendapat berkah serta peruntungan yang baik di masa-masa mendatang. Dalam memandikan para dewa ini, tidak ada perbedaan dewa mana yang didahulukan. Menurut Harun, semuanya sama. Hanya saja, terkadang ada yang mengutamakan dewa utama. “Sama, di kita tidak ada mendahulukan patung yang mana. Tapi biasanya memang Altar Dewa, pemilik Kelenteng itu yang dimandikan karena posisinya ada di

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

BERSIHKAN : Altar Dewi Kwan Im yang mulai dibersihkan

tengah altar,” akuinya. Para petugas nampak sibuk membersihkan altar dan memandikan patung dewa dewi. Tradisi bersih-bersih altar dan memandikan para dewa ini dilakukan setelah sebelumnya mengadakan sembahyang. Harun menyebut, pada hari lain, patung para dewa dan budha tidak diperkenankan untuk dibersihkan atau dimandikan. “Ini hanya sekali setahun. Ada puluhan patung dewa yang akan dibersihkan di Kelenteng, terus bajunya kita ganti dengan yang baru,” ungkapnya. Salah seorang warga Tionghoa yang ikut membersihkan menam-

bahkan, tradisi ini juga dimaksudkan untuk membersihkan diri. Sehingga, saat Imlek tiba, semuanya bersih hingga menciptakan suasana nyaman dalam beribadah. Setelah dibersihkan dengan menggunakan air yang dicampur deterjen, rupang dilap sampai bersih dan kering. Kemudian kembali dipajang dibagian altar persembahyangan. Selain rupang, semua sudut ruangan Kelenteng juga dibersihkan. Sejumlah hiasan lampion dan pernak-pernik lainnya terpampang di setiap sudut ruangan Kelenteng terbesar tertua di Palembang.(ben)

klik...........www.radarpalembang.biz


IV

RAKYAT SUMSEL,EDISI HOLIDAY MINGGU KE- 4/I/2104

Pasokan Tersendat, Harga Cabai Meroket MUSIBAH banjir yang terjadi di ibukota dan pulau, selain mengakibatkan pasokan sembako tersendat, juga mengakibatkan pasokan cabai dan bawang terhenti. Belum lagi kondisi perairan yang kurang bersahabat, dimana kapal dari pulau jawa dan sebaliknya tidak dapat menyeberang, hingga mengakibatkan terjadinya lonjakan harga. MARTAPURA, RP - Selain sembako dalam kemasan, kebutuhan lain yang mengalami peningkatan adalah cabai merah keriting dan cabai rawit. Jika sebelumnya cabai merah masih dijual Rp 40.000 per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 60.000 sampai Rp 65.000 per kilogram. Kemudian cabai rawit naik menjadi Rp 40 ribu dari sebelumnya yang hanya Rp ribuan per kilogram. “Kalau kepasar kita sering bingung, tiba-tiba harga sudah naik semua. Selain sayuran, cabai sampai sembako sekarang sudah naik semua. Menurut pedagang stok mereka semakin habis karena tidak ada pasokan

dari pulau Jawa,” ujar Fitri ibu rumah tangga asal Desa Jaya Bakti Kecamatan Madang Suku I. Selain harga yang mahal, pembeli juga dipusingkan dengan sulitnya mendapatkan cabai. Setiap pedagang hanya memiliki stok beberapa kilogram saja, sementara pembeli yang datang sangat ramai. “Sudah harganya mahal, beli cabai sekarang cukup sulit. Terkadang dalam satu pasar hanya tersedia beberapa kilo saja. Akibatnya para ibu rumah tanggga yang berbelanja ke pasar berebut mendapatkan cabai merah,” ungkapnya. Menurutnya harga cabai merah memang sudah merang-

563 Peserta, Ikut Perjusami

Bina Ahklak dan Mental Lewat Pramuka LAHAT,RP - Guna membangun ahklak dan mental siswa agar dapat berbuat positif Kodim 0405 Lahat melakukan kegiatan Perjusami (Perkemahan Jum’at, Sabtu dan Minggu). Dengan kegiatan Kepramukaan tersebut diyakini akan mampu menambah wawasan para pelajar disela kegiatan Sekolah, bahkan kegiatan tersebut diIkuti oleh pelajar yang berasal dari Tiga Kabupaten. Ketua panitia pelaksanaan kegiatan, Kapten Inf Sudiman menuturkan peserta yang mengikuti kegiatan Perjusami sebanyak 563 orang diantaranya 20 regu putra dan 21 regu Putri. Untuk para peserta berasal dari pelajar SMA dan tergabung sebagai anggota Pramuka di wilayah Kabupaten Lahat, Empat Lawang, dan Kota Pagar Alam yang merupakan binaan Koramil jajaran 0405 Lahat. “Dari sekolah tingkat SMA/SMK Negeri Kecamatan Lahat, selain itu SMA Merapi, Pulau Pinang, Gumay Talang,dan masingmasing Koramil disetiap kecamatan se Kabupaten Lahat,”ujarnya. Dijelaskannya, untuk penyelenggaraan dan pendukung berjumlah 86 orang diantaranya Organik

Kodim 0405 Lahat, Pembina Kwarcab dan para pelajar SMA anggota prmuka Saka Wira Kartika Kodim 0405 Lahat, sedangkan materi yang diberikan mendasar yang diikuti masing masing peserta sesuai dengan tujuan yang dicapai. “Materi kegiatan yang diberikan terdiri dari, Latihan Tehnis baris berbaris (LTBB), Hiking, Plonering, Teknologi tepat guna (TTG), pentas seni budaya, kecakapan bahasa inggris, kerapian dan kelengkapan, kegiatan persaudaran, bongkar pasang senjata, baca peta, kompas, survival dan api unggun,”imbuhnya. Sementara itu, Bupati Lahat, H Saifudin Aswari, SE menuturkan, maksud kegiatan merupakan wadah pertemuan pramuka Saka Wira Kartika untuk mengalang persaudaraan, menambah pengalaman, pengetahuan, keterampilan, wawasan dan meningkatkan rasa Patriotisme. “Dalam tujuan kegiatan untuk memberikan kreatif, rekreatif, inovatif dan produktif dengan menitik beratkan pada keterampilan kepemimpinan, kedisiplinan, memupuk rasa persaudaraan dan kesatuan,”pungkasnya. (Man)

kak naik sejak sebulan lalu. Kenaikan tersebut terjadi sejak para petani di wilayah OKU Timur tidak bisa memasok cabai merah ke pasaran OKU Timur, karena panen mereka terganggu hujan. “Kalau kadar air tinggi cabai mudah membusuk. Sementara bunganya rontok karena angin deras, itu kata pemasok kami. Akibatnya cabai langka di pasaran. Kalau dari Jawa stoknya sudah lama kosong,” jelasnya. Sementara itu, Rohman (32) petani asal Kumpul Sari Kecamatan Martapura mengatakan kalau ia dan petani lainnya memang enggan menanam cabai karena resikonya cukup besar. Harga

HARGA MELAMBUNG: Cabai yang langka akibat tak ada pasokan membuat harganya melambung tinggi

cabai yang naik turun membuat para petani banyak yang tidak berani bertaruh menanam cabai. “Bayangkan saja kalau tiba-tiba anjlok, harganya bisa turun sampai Rp 5.000 saja perkilonya. Tapi kalau naik bia mencapai delapan puluhan

ribu rupiah per kilo. Sekali untung besar, sekali jatuh bisa langsung bangkrut,” ungkapnya. Dikatakan Rohman, di tingkat petani yang paling aman saat ini adalah membudidayakan sayuran, seperti kangkung, bayam dan kacang. Dari sisi

hasil memang kurang besar, namun dari sisi harga cenderung stabil. “Petani kecil seperti kami lebih baik pilih aman saja. Saat ini harga kangkung dan kacang satu ikat berkisar Rp 1.000 sampai Rp 1.500, ya lumayan untunglah,” pungkasnya.(awa)

Pelunasan BPIH Diperkirakan Juni LUBUKLINGGAU, RS Kepala Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau, H Saidi HZ mengungkapkan, jadwal pelunasan Biaya Pemberangkatan Ibadah Haji (BPIH) 2014 untuk Kota Lubuklinggau, diperkirakan akan berlangsung pada Juni mendatang. “Hingga saat ini kita belum menerima petunjuk teknis (juknis) jadwal pelunasan BPIH, namun seperti tahun

sebelumnya (2013,red) diperkirakan pelunasan BPIH ini akan berlangsung pada Juni mendatang,” ungkap Saidi, kepada wartawan, belum lama ini. Masih kata Saidi, sebelumnya 165 jemaah calon haji (JCH) 2014 Kota Lubuklinggau telah melakukan pelunasan setoran awal Rp 25 juta. “Untuk BPIH 2013 lalu, JCH membayar Rp 25 juta dengan

setoran awal Rp 20 juta,” kata Saidi. Ditambahkan Saidi, terhitung Kamis (2/1), bank konvensional BRI, BNI, dan MANDIRI tidak lagi menerima setoran haji ini. hal itu berdasarkan surat Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah, nomor. DJ. VII .III/1/HJ.00/5378/2013, 29 November 2013 lalu, tentang pemberitahuan hasil seleksi

Bank Penerima Setoran Haji (BPS-BPIH). “Sebagai penggantinya masyarakat dapat menyetor biaya haji ke Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Muamalat dan Bank Sumsel Babel. dan diharapkan kepada pihak Bank Konvensial dapat memberitahukan kepada calon haji yang mau setor biaya hajinya,”pungkasnya. (pin)

Masjid Jangan Jadi Hiasan LAHAT, RP - B e rd irin ya Mas j i d di t engah p e mu kiman war ga k i r a n ya h a ru s di manf aat k an u n tu k ke g ia ta n k eAgamaan. Se b a g a i te mp a t i badah mas j i d ju g a h a ru s di r awat dan di ja g a a g a r t i dak k ot or, ap a la g i d ite n g a h k es i buk an masya ra ka t d a la m ber ak t i v i t as s eh a ri-h a ri ta k j ar ang per an m a sjid se d ikit t er l upak an s ehin g g a p in tu ny a t er l i hat s e rin g te rtu tu p . Hal t er s ebu t d ika ta ka n B upat i Lahat H S a ifu d in A s war i , SE s aat p e le ta ka n bat u per t ama p e mb a n g u n a n mas j i d Al ’ hi daya h d iP e ru m A r k onba, di man a d e n g a n t el ah di bangunn ya ma sjid har us dapat me n in g ka tka n k ei manan dan ke ta q wa a n mas y ar ak at k ep a d a A lla h s er t a dapat di m a n fa a tka n per anny a. s eper t i k egi a ta n p e n gaj i an dan bac a tu lis h u ru f

A l’q u r’a n b a g i a n a k - a n a k d a n wa rg a . “Ma sjid ja n g a n d ia n g g a p se b a g a i te mp a t b ia sa , ta p i h a ru s d ima n fa a tka n fu n g sin ya d a n p a ra p e n g u ru s ma sjid h a ru s d ib e n tu k a g a r d a p a t d ifu n g sika n se b a ik mu n g kin ,”u ja rn ya . S e la in itu , p ih a kn ya ju g a b e rh a ra p a g a r d a la m p e mb a n g u n a n ma sjid tid a k h a ru s se la lu me n g a n d a lka n d a n a d a ri b a n tu a n p e me rin ta h sa ja , me la in ka n h a ru s d id a p a t d e n g a n su mb a n g a n ikh la s b a ik d a ri p ih a k swa sta ma u p u n in d u vid u , a p a la g i a ma l ib a d a h ya n g d isu mb a n g ka n ke Ma sjid tid a k a ka n b e rh e n ti d a la m se ke ja p . “S u mb a n g a n ke Ma sjid a ma l n ya sa mp a i ma ti, se h in g g a se mu a p ih a k h a ru s te rke tu k u n tu k b e rse d e ka h sa la h sa tu n ya d e n g a n

ca ra me n yu mb a n g d e n g a n ikh la s,”imb u h n ya . S e me n ta ra itu , wa rg a P e ru m A rko n b a Zu l me n u tu rka n , d e n g a n d ib a n g u n n ya Ma sjid d ise kita r te mp a t tin g g a l ma ka a ka n me mu d a h ka n ma sya ra ka t d a la m me la ksa n a ka n ke g ia ta n ke A g a ma a n , a p a la g i se ja k d ib u ka n ya P e ru m A rko n b a wa rg a me ra sa sa n g a t ke ja u h a n jika h e n d a k me la ku ka n ib a d a h kh u su sn ya sh a la t b e rja ma a h d iMa sjid . “K a mi sa n g a t me ra sa b a h a g ia ma sjid su d a h a d a d iK a mp u n g se h in g g a tid a k p e rlu ja u h -ja u h la g i u n tu k me la ku ka n sh a la t Ju m’a t d a n L ima wa ktu . Te r i m a k a s i h j u g a k a m i ucapkan kepada Pemkab Lahat yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan,Pungkasnya (Man)

Fuso Hantam Mio, 1 Tewas BANYUASIN, RP - Fetriana Ulfa (21) pengendara motor Mio bernomor polisi (Nopol) BG 2496 IY warga RT 21 RW 04 Kelurahan Sukomoro, tewas terlindas truk fuso BK 8872 MY bermuatan besi di Jalan Palembang-Pangkalan Balai Kilometer 18, Kecamatan Talang Kelapa, Jumat (24/1) Pukul 09.00 WIB. Ulfa tewas seketika dilokasi kejadian, motor Mio yang dikendarainya dihantam dari arah belakang oleh hingga terpental lalu terbalik, korban Ulfa pun sempat terseret dibawah fusu sebelum kepala korban terlindas.Ketika kendaran terbalik tubuh korban berada ditengah jalan sehinga secara otomatis fuso yang menabrak menyeret tubuh kendaraan serta tubuh korban. “Brakk, motor terpalanting masuk ke dalam kolong fuso,” ujar.Korban yang tewas di lokasi kejadian dan langsung dibawa ke klinik kartini oleh pihak Kepolisian untuk keperluan medis dan menunggu keluarganya datang. Sementara Dasmiri (50) sopir Fuso warga Propinsi Jambi mengatakan, kendaraannya hilang kendali disebabkan bagian rem blong , hal ini pun tidak diduga , karena sebelumnya kondisi rem baik.“Waktu berangkat remnya normal, namun ketika melintas dilokasi kejadian tiba-tiba rem keras sehingga menabrak motor,”ungkapnya Kasat Lantas Polres Banyuasin Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sukamto membenarkan kecelakaan tersebut. Pihaknya sudah mengevakuasi kendaraan truk fuso dan motor mio yang bertabrakan. Sementara korban tewas sudah di semakamkan di rumah duka oleh keluarganya .“Sopir sudah kita amanan dan saat ini dalam pemeriksaan,”pungkasnya.(Tri)

Buat Ineks dari Obat Malaria MARTAPURA, RP - Jajaran Sat Narkoba Polres OKU Timur, Jumat (24/1) pagi berhasil mengungkap pengedar ekstasi oplosan. Penangkapan terhadap tersangka masingmasing Albertra (34) warga Desa Giri Mulya Kecamatan Belitang Jaya dan Idham (45) warga Desa Tulus Ayu BK 10 Kecamatan Belitang Madang Raya. Kapolres OKU Timur AKBP Hengky Widjaja melalui Kasat Narkoba AKP Indarmawan SH mengatakan, tersangka Idham ditangkap sekitar pukul 05.00 WIB di depan rumahnya saat baru pulang. Ketika digeledah dari saku celana tersangka Idham ditemukan Barang Bukti (BB) berupa butiran warna hijau yang dicurigai ekstasi. Selanjutnya petugas menggeledah kamar Idham dan ditemukan obat-obatan warna pink yang juga diduga ekstasi. Kemudian polisi melakukan pengembangan dan berhasil membekuk tersangka Albertra sekitar pukul 06.00 WIB yang sedang tidur dirumahnya. Dari pengakuan kedua tersangka, ineks tersebut merupakan obat yang mereka hancurkan dan dibentuk lagi menjadi pil yang menyerupai ineks. “Itu bukan ineks pak, memang kita jual saat ada organ tunggal, tapi bahannya obat-obatan seperti obat malaria dan obat sakit kepala,” ujar Idham saat diamankan ke Mapolres OKU Timur. Diakui Idham, pil tersebut mereka buat dengan menghancurkan obat-obatan dan dibentuk lagi menyerupai ineks menggunakan pena. Selanjutnya, pil tersebut mereka jual dengan harga mulau dari Rp 50 ribu sampai Rp 200 ribu per butir.(awa)


RAKYAT SUMSEL,EDISI HOLIDAY MINGGU KE- 4/I/2104

Petugas PDAM DIduga Asal Tembak Tagihan “Jika memang sudah dilakukan proses pembayaran, warga harus meminta bukti kepada kasir soal selisih tagihan tersebut. Agar pada bulan selanjutnya, dapat diganti.” Ir Bakrie MT Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin

BANYUASIN, RS – Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Betuah Banyuasin dikeluhkan masyarakat, dimana pencatatan tagihan PDAM membengkak sekitar 50%. ”Tagihan membengkak, karena jumlah pemakaian di rekening tidak sesuai dengan meteran,” ujar Syarifudin, warga Villa Jatimas, Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III ketika ditemui, Jumat (24/1). Masih katanya, atas kejadian ini dirinya terpaksa membayar tagihan PDAM lebih besar dari sebelumnya. ”Jika biasanya Rp27 ribu, ini menjadi Rp50 ribu bahkan sering mencapai Rp 100 ribu,”tukasnya. Lebih lanjut, Syarifudin mengungkapkan kondisi ini sangat merugikan dirinya bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi pada warga yang lain, dimana masyarakat harus membayar tagihan PDAM lebih besar. Kepada PDAM, dirinya meminta menindak petugas pencatat meteran jangan asal tembak atau asal mencatat meteran, karena sangat berdampak dengan jumlah tagihan. ”Harus diberikan sanksi tegas, karena merugikan masyarakat banyak,” tukasnya seraya menambahkan bukan hanya tagihan membengkak, tapi juga aliran air PDAM tidak mengalir dalam satu minggu

terakhir ini. Terpisah, Heri, warga kelurahan pangkalan balai, Kecamatan Banyuasin III mengatakan pasokan air dari PDAM Tirta Betuah Banyuasin dalam satu minggu terakhir ini tidak mengalir, akibatnya dirinya terpaksa mengambil air sumur untuk mandi, mencuci dan lain sebagainya. Sedangkan untuk air minum, dirinya juga harus mengeluarkan uang ekstra, dimana harus membeli air galon.”Bayangkan saja, jika dalam satu minggu beli galon, pasti habisan ratusan ribu,” ungkapnya. Maka dari itu, kepada PDAM Tirta Betuah harus bergerak cepat, agar pasokan air PDAM kembali mengalir lagi. ”Jangan hanya diam saja, sampai menunggu warga demo,” tukasnya. Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin, Ir Bakri MT ketika dikonfirmasi dirinya tidak mengetahui adanya tagihan yang membengkak tersebut, jika memang ada maka warga tersebut tidak usah membayar kepada petugas.”Jangan dibayar terlebih dahulu, tapi harus di laporkan ke kantor PDAM agar masalah ini clear,” ungkapnya. Jika memang sudah dilakukan proses pembayaran, warga harus meminta bukti kepada kasir soal selisih tagihan tersebut. ”Agar pada bulan selanjutnya, dapat diganti,” tukasnya. Kepada warga, dirinya meminta maaf atas kejadian ini, dan kedepannya tidak akan terulang lagi. Mengenai adanya pasokan air PDAM yang tidak mengalir, hal tersebut disebabkan adanya gangguan teknis saja. (tri)

SEMANGAT SEMANGAT ASPIRASI ASPIRASI RAKYAT RAKYAT

V

Lima Negara Eropa Ramaikan Lamo LAHAT, RS - Sebanyak Lima perwakilan negara Eropa bakal meramaikan even IOX Lamo (Lahat Monas) yang akan diselenggarakan Pemkab Lahat bulan Februari 2014 mendatang. Even yang akan dibuka langsung oleh Gubernuar Sumsel H Alex Noerdin tersebut rencanaya akan dilaksanakan selama Hari dan seluruh persiapan baik Tekhnis maupun lokasi tidak ada kendala. Ketua IOX Lamo Kabupaten Lahat Nasrun mengatakan, saat ini jumlah peserta yang sudah memastikan diri yakni sebanyak

H Saifudin Aswari, SE

75 mobil dan 37 motor dari lima negara seperti Vietnam, Italia, Inggris, Belanda, dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah kegiatan. Sedangkan untuk peserta lokal terdaftar sebanyak 37 motor trail, 76 mobil, namun ada sekitar 200 mobil lokal yang ikut, dengan lama waktu pelaksanaan selama 11 hari. “Di Palembang akan dibuka Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, dan langsung menuju ke Lahat, kesokan harinya dilanjutkan dengan start mengelilingi Kabupaten Lahat sesuai dengan rute yang telah ditentukan panitia,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Lahat H Saifudin Aswari, SE menuturkan, Kabupaten Lahat selaku tuan rumah start dan rute yang dilalui, mengharapkan pengamanan dan pelayanan harus diberikan den-

gan baik, mengingat tamu yang akan datang dari negara tetangga dan pesertanya ada dari pejabat petinggi di Indonesia yang turut serta. “Saya minta pengamanan perjalanan selama kegiatan berlangsung. Selain itu sebagai tuan rumah memberikan pelayanan yang baik sehingga kebudayaan pariwisata kita dapat dikenalkan kepada tamu yang datang,” imbuhnya. Dijelaskannya, selama perjalanan, selain mengenalkan ojek wisata dan kebudayaan Kabupaten Lahat, juga melakukan kegiatan bakti sosial di masyarakat yang rutenya dilalui. “Kegiatan dilakukan selain melihat ojek wisata juga akan mengadakan bakti sosial diantaranya membawa 40 ribu bibit durian dengan membagikan lima ribu disetiap kecamatan yang dilewati,” pungkasnya. (man)

Perampokan Mini Market

Polres OKI Dalami CCTV KAYU AGUNG, RS - Pelaku kejahatan perampokan terhadap mini market beberapa hari lalu saat ini masih tanda tanya walaupun para pelaku tertangkap Closed Circuit Television (CCTV), Polres OKI masih mencoba mengungkap pelaku perampokan tersebut. Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIk melalui Kasat Reskrim AKP H Surachman SH, mengatakan, perampokan yang terjadi beberapa hari lalu, saat mini market akan tutup, pelaku mengendarai sepeda motor jenis yamaha Vega Z R, dengan memakai helm dan masker untuk menutupi identitasnya agar tidak terekam Closed Circuit Television (CCTV) dimana salah satu pelaku membawa senjata api jenis pistol. Setelah mendapat laporan malam itu, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan menutup pergerakan perampok di berbagai persimpangan, sayangnya usaha polisi malam itu belum berhasil. Setelah Menurut Surachman polisi melihat hasil rekaman CCTV tersebut tidak terlihat secara jelas wajah pelaku karena pelaku memakai helm dan masker. “Polisi sudah mendapatkan informasi kawanan perampok namun kedua pelaku berhasil kabur dari cengkraman polisi,” ujarnya.

Menurutnya, pelaku melakukan tindak kejahatan memang kerap berpindah-pindah tempat oleh sebab itu pihaknya menginstrupsikan kepada polisi untuk tindak tegas para peram-

pok bersenjata.Ia menambahkan, saat ini kita masih terus menyelidiki masalah perampokan ini dengan mendalami rekaman hasil CCTV tersebut. (rd1)

Menghindari Lubang, Truk Terguling INDERALAYA, RS - Lagi-lagi akibat menghindari lubang menganga yang berada Terminal Km 32 Indralaya Ogan Ilir (OI), sebuah mobil Truk PS warna merah nomor polisi BG 8254 D, yang bermuatan kayu akasia terguling. Informasi yang dihimpun dilapangan, Sebuah mobil Truk PS warna merah nomor polisi BG 8254 D, yang bermuatan kayu akasia tergeletak setelah terperosok ke lubang yang berada di Terminal Km 32 Indralaya Ogan Ilir hingga mengakibatkan seluruh muatan kayu berhamburan ke badan jalan. Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Jumat (24/1) sekitar

pukul 08.40 WIB, Jumat (23/1). Rencananya mobil truk yang berisi kayu tersebut hendak melaju dari arah Palembang menuju kota Prabumulih dengan membawah muatan kayu akasia. Menurut Rumi warga yang tidak sengajah melihat kejadian tersebut kemarin mengatakan, peristiwa kecelakaan mobil truk yang mengangkat kayu akasia tersebut terjadi sekitar pukul 08.40 WIB. “Rencananya mobil truk yang berisi kayu tersebut hendak melaju dari arah Palembang menuju Prabu-

mulih,” terangnya. Ketika hendak melintasi lubang yang cukup dalam truk goyang dan seketika itu juga terguling yang mengakibatkan seluruh muatan kayu jenis akasia berhamburan ke badan jalan. Menurutnya, memang jalan disekitar terminal tersebut banyak lubang menganga yang jika kurang hati-hati dapat berakibat fatal karena terjebak. “Untungnya musibah kecelakaan tersebut tidak memakan korban jiwa,” ujarnya. (rd1)

Semua Tower Telekomunikasi di Muba Wajib bayar Retribusi SEKAYU, RS - Semua menara (tower) telekomuniksi di Kabupaten Muba akan dikenakan wajib membayar retribusi kepada pemerintah. Selama ini dinilai, tower-tower tersebut belum memberikan kontribusi nyata untuk Bumi Serasan Sekate. Retribusi akan mulai berjalan saat melakukan perpanjangan izin. Demikian yang disampaikan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Ir H Sulaiman Zakaria bersama dinas terkait di ruang rapat Sekda Muba, Jumat (24/1). Rapat dihadiri dinas terkait yang terdiri Diskominfo, Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD), Bagian Hukum Setda Muba di Ruang Rapat Sekda.Dalam rapat tersebut Sulaiman mengatakan, dengan diberlakukannya restribusi pengendalian menara telekomunikasi ini, nantinya dapat memberikan manfaat dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Muba.“Selama ini, keberadaan menara telekomunikasi tersebut hanya ada izin mendirikan

bangunan (IMB) saja. Namun untuk retribusinya jasa umumnya belum ada. Untuk itu, sebagai wujud pemberlakukan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi, di tahun ini akan ditarik retribusinya,” ujar Sulaiman.Kepala Diskominfo Muba HM Soleh Naim SE MM mengatakan, perkembangan dan pertumbuhan menara telekomunikasi di Muba sangat pesat. Hingga saat ini, terdata ada sebanyak 222 menara atau tower yang tersebar di 14 kecamatan. Keberadaan menara tersebut, tentunya berdampak pada pada tata ruang wilayah. Untuk itu perlu dilakukan pengendalian agar pemanfaatan ruang mempunyai manfaat yang besar bagi masyarakat.“Untuk penetapan besarnya nilai retribusi ini akan dikaji

ulang bersama dinas terkait dan didukung dengan adanya Peraturan Bupati (Perbup) yang mengacu pada Perda retribusi tersebut sebagai payung hukumnya,” ujar Soleh. Ditambahkannya, apabila Perbup tersebut telah ada, pihaknya menargetkan awal semester I atau April mendatang, penarikan restribusi menara dapat dilakukan. Diskominfo akan melakukan sosialisasi kepada pihak perusahaan pemilik menara, sementara mekanisme penarikan restribusi dilakukan dalam perpanjangan izin. Wajib bagi setiap perusahaaan untuk membayar retribusi setiap menara yang dibangun, jika tidak akan dikenakan sanksi. “Wajib membayar jika tidak akan diberikan sanksi tegas,” ungkap Soleh. (ace)

Warga Empatlawang Diimbau Waspada Bencana

Empatlawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) saat menggelar konferensi pers dengan awak media di Kabupaten Empatlawang, Jumat (24/1) mengatakan, Empatlawang merupakan daerah perbukitan dan daerah aliran sungai di mana letak geografi tersebut sangat berpotensi akan terjadi bencana. “Daerah kita ini geografisnya perbukitan dan aliran sungai. Jadi untuk mengantisipasi bencana banjir dan longsor masyarakat harus waspada, terlebih dapat memperhatikan daerah sekitar masing-masing,” katanya.

Selanjutnya disampaikan HBA, masyarakat tidak usah khawatir. Pasalnya, dirinya telah menginstruksikan kepada sejumlah instansi terkait untuk siaga bencana, seperti Tagana yang ada di setiap kecamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah di kecamatan dan desa, serta instansi lainnya. “Sudah saya instruksikan, Dinsos, BPBD, maupun juga pemerintahan desa hingga pemerintah kecamatan. Mereka harus selalu siaga dan tidak boleh meninggalkan tempat tugas,” tegasnya. (obi)

EMPATLAWANG, RS - Meningkatnya intensitas hujan dan cuaca buruk di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati beberapa hari terkahir ini menjadi perhatian serius dari Pemkab Empatlawang.Bupati

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


VI RADAR

RAKYAT SUMSEL, HOLIDAY MINGGU KE - 4/I/2014

Palm Kencana

Usung KonseP Go Green

PALEMBANG, RS – Hunian yang berlokasi ditempat setrategis, aman dan memiliki lahan terbuka hijau tentudambaan semua orang, Palm Kencana coba menuangkannya dalam perumahan Perumnas, selain onsef terbuka hijau rumah ini didesai lebih minimalis dan terkesan mewah.

P

ERUMAHAN Perumnas membangun kembali perumahan untuk masyarakat metropolis di wilayah yang strategis, yakni di Jalan Perumnas Raya No 34A, Talang Kelapa. Seperti perumahan lainnya, Perum Perumnas juga membuat perumahan dengan mengangkat tema minimalis pada konsep rumah Palem Kencana. Manager Pemasaran Palem Kencana, Ari Indrianto mengatakan, konsep perumahannya hijau dan segar. Pepohonan yang rindang

masih akan dipertahankan, sehingga penghuninya bisa mendapat udara segar setiap harinya.

“Kami peduli dengan penghijauan. Jadi nanti di setiap rumah akan tetap ditanami pohon-pohon

yang rindang dan cantik untuk dilihat. Kami mengerti akan keinginan konsumen yang lebih menyukai lingkungan pemukiman yang hijau, sehat dan nyaman,” tuturnya.

Kami peduli dengan penghijauan. Jadi nanti di setiap rumah akan tetap ditanami pohon-pohon yang rindang dan cantik untuk dilihat. Kami mengerti akan keinginan konsumen yang lebih menyukai lingkungan pemukiman yang hijau, sehat dan nyaman,” tuturnya.

Ari Indrianto

Manager Pemasaran Palem Kencana Pihaknya merancang rumah-rumah dengan konsep hijau, ramah lingkungan, nyaman serta strategis. “Rumahrumah hunian yang kita bangun di sini memiliki elemen arsitektur semi minimalis yang lebih mengutamakan kenyamanan. Kami mengutamakan penggunaan bahan material yang berkualitas, lantai keramik, plafon gypsum, atap genteng keramik dan kelengkapan fasilitas, seperti sumber air kita PDAM, listrik kita juga sudah tersambung

semangat ASPIRASI RAKYAT

semuanya,” tukasnya. Untuk pencahayaan tidak perlu diragukan lagi, pada rumah tipe rumah 45 (gladyss) dan 60 (florida) diberikan ventilasi yang lebih terbuka, sehingga cahaya alami lebih banyak masuk melalui bukaan dan jendela yang lebih besar. Hal yang lebih penting dari tata letak jendela dan ventilasinya adalah, di samping berfungsi mengeluarkan udara panas di dalam rumah, desain yang dibuat juga dapat menghemat energi, karena mengoptimalkan cahaya dan udara alami. “Kalau mau pasang AC, cukup di kamar tidur saja,” tambahnya. Yang menonjol dari setiap tipe rumah dan ruko-nya, kata Ari, yakni adanya sisa lahan, baik yang berada di depan ataupun samping. “Seluruh tipenya memiliki kelebihan dan ukuran tanah yang bervariasi,” imbuhnya. Tak hanya rumah, untuk ruko (hugo) pun sama. Ruko yang dibangun menggunakan bahan-bahan seperti pondasi footplate, struktur dari beton bertulang, atap beton, lantai keramik, dinding batu bata dan plester cat, serta kusen aluminium. Palem Kencana itu rencananya mengambil konsep hunian dan perniagaan terpadu. Konsep kawasan terpadu (mixed use development) memang memiliki fasilitas yang luar biasa lengkap yang cocok untuk mereka yang tinggi aktivitasnya serta ingin

memperoleh semua kebutuhannya dengan cepat. “Ada hunian, pusat belanja, perkantoran, sport center dan rekreasi dalam satu kawasan,” ungkapnya. Kelebihan lain yang ditawarkan Palem Kencana, sistem keamanannya menggunakan one gate system (satu pintu). Pengelo-

lanya pun menyediakan petugas keamanan selama 24 jam, dan terpasang CCTV di beberapa sudut. “Kamera ini yang akan memantau apa saja yang terjadi di dalam kawasan perumahan ini. Sehingga penghuninya akan merasa aman dan nyaman saat berada ataupun keluar rumah,” tandasnya. (iam)

klik...........www.radarpalembang.biz


VII

sambungan

RAKYAT SUMSEL, HOLIDAY MINGGU KE - 4/I/2014

Caleg Pakai Uang Negara Itu Rasional PALEMBANG, RS - Rencana penggelontoran dana saksi sebesar Rp 654,9 miliar pada pemilu 2014 menuai pro kontra. Ada yang mengkritik keras, namun di sisi lain ada pula yang menganggap kebijakan ini rasional. Pengamat Politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri),

Andries Lionardo, menganggap wajar bila uang negara dipakai untuk saksi pada pemilu nantinya. Calon legislatif (caleg) merupakan warga negara yang telah melaksanakan kewajibannya. Sudah sepantasnya, caleg mendapat hak pembiayaan saksi dari negara. “Itu rasional. Mereka (caleg)

sudah bayar pajak, kelewatan kalau sampai partai minta uang pada caleg untuk saksi. Itu harus negara yang membiayai,” ungkapnya, Jumat (24/1). Ia tak menampik rencana ini juga ditentang banyak pihak. Pasalnya partai terlihat tak mampu membiayai caleg-calegnya untuk

betarung pada pesta demokrasi nantinya. Padahal saksi sangat dibutuhkan untuk meminimalisir kecurangan. Andries ‘menyalahkan’ partai, yang tak mampu membiayai operasionalnya. Selama ini, partai di Indonesia hanya tergantung pada dana anggaran negara dan

Parpol Tak Mampu Biayai Saksi PALEMBANG, RS - Partai politik (parpol) tak mau disalahkan soal rencana pembiayaan saksi pemilu oleh negara. Perbedaan kemampuan satu partai dengan partai lainnya, dan meminimalisir kecurangan pemilu, menjadi alasan rencana pembiayaan saksi oleh negara itu tepat. Hal ini diungkapkan Sekretaris DPW PPP Sumsel, Agus Sutikno, Jumat (24/1). Parpol menurutnya tak mampu mendanai saksi-saksi yang jumlahnya ribuan. “Wacana pembiayaan saksi oleh negara tepat, karena kemampuan parpol untuk mendanai TPS sangat minim,” ungkapnya.

Jika tidak dibiayai, akibatnya lebih fatal. Sengketa dan perselisihan akan lebih banyak. Banyak pula parpol yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara karena rawan kecurangan. Nah, melalui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), peluang kecurangan bisa diminimalisir. Pendanaan saksi dengan benar diyakini akan mampu mengurangi tingkat perselisihan pemilu. Jika, ada parpol yang masih menggugat hasil pemilu, maka gugatannya akan diperkuat oleh saksi-saksi yang ada di TPS. “Selama ini parpol mau melapor bingung, karena tidak diperkuat oleh saksi di TPS, pada-

Kiai Sahal Meninggal dan penguasaannya atas fiqih sosial, kenegaraan, dan ekonomi sangat luas,” kata Marsyudi. Sebagai orang nomor satu di NU dan MUI, menurut Marsyudi, Sahal telah berperan banyak dalam membawa arah umat Islam Indonesia ke arah yang jelas.

Polda Sumsel gunaan kotak suara dari bahan kardus, mengingat sangat sulit untuk melakukan pengamanan jika kotak suara terbuat dari bahan tersebut. Ia

hal itu hak parpol,” ujarnya. Harusnya, kata ia, setiap parpol mendapatkan model C1, yang selama ini hanya ada satu di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel ini mengatakan, tidak bisa partai disalahkan jika tak mampu membiayai saksi. Kemampuan partai besar tentu berbeda dengan kemampuan partai kecil. “Ini masalah politik, pendanaan partai sudah sesuai UU Parpol dan AD/ART parpol, jadi tidak ada yang salah,” imbuhnya. Ia menjelaskan, pendanaan parpol didapat dari iuran anggota

Dari Hal I) .................................................................................................................

“Karena latar belakang pembelajarannya di pondok pesantren salaf yang sangat kuat,” ujar Marsyudi. Menurut Marsyudi, selain dikenal sebagai tokoh yang alim dan konsisten, Sahal juga merupakan tokoh yang menjaga muru’ah atau kehormatan. “Beliau

tidak mudah tergoda oleh hal-hal duniawi,” kata Marsyudi. Meskipun dia optimistis masih banyak tokoh ulama yang mampu mengayomi umat Islam di Indonesia, Marsyudi tetap merasa sosok Sahal tak tergantikan. “Tokoh mungkin akan muncul sesuai

mengatakan, penggunaan kotak suara dengan bahan dasar kardus sangat rentan dan sulit untuk mencover kemanan. Pihaknya menyarankan

negara-negara lain. Indonesia telah merdeka 68 tahun, tetapi baru punya jalan sepanjang 501 ribu Km, 61% sudah beraspal dan hanya 54% yang dalam kondisi mantap. Indonesia telah memulai pembangunan jalan tol sejak 1978, tetapi hingga kini baru memiliki jalan tol sepanjang 774 kilometer, 96 persennya (714 km) berada di Jawa. Dalam delapan tahun terakhir, jalan tol di Indonesia hanya bertambah 140 kilometer. Indonesia adalah negeri dengan mayoritas wilayahnya lautan, tetapi hanya memiliki 18 pelabuhan samudera. Pangsa moda transportasi laut juga sangat kecil, hanya 7 persen. Selebihnya didominasi transportasi darat. Infrastruktur komunikasi juga belum memadai. Indonesia salah satu pengguna telepon genggam terbesar di dunia, tetapi jaringan backbone belum 100 persen terhubung hingga menjangkau seluruh Nu-

DPD RI Tetapkan 3 RUU 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan UU Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan Dan Pember-

dengan kebutuhan zaman,” kata Marsyudi. Kiai Sahal diketahui menikah dengan Nafsiah binti Abdul Fatah Hasyim, seorang pengasuh Pesantren Fathimiyah Tambak Beras Jombang pada 1968, serta memiliki seorang putra bernama Abdul Ghofar Rozin. (ism)

Dari Hal I) ..................................................................................................................................... pihak KPU dan pemerintah terkait agar kotak suara dibuat dengan menggunakan bahan dari plat besi atau pun seng, “Kotak suara yang

AMM: Percepat Pembangunan Dijelaskan AMM, Capres yang mengusung Indonesia AMM (Adil Makmur ber-Martabat) ini menegaskan, salah satu agenda besar yang harus digarap oleh pembangunan nasional adalah memperkuat NKRI melalui penguatan interkonektivitas antarwilayah dengan memantapkan pembangunan infrastruktur penghubung. Harus diakui, sebagai negara kesatuan yang bernatur kepulauan, Indonesia belum menjelma sebagai satu kesatuan kekuatan ekonomi dan politik yang terbingkai dalam wadah negara kesatuan karena keterbatas infrastruktur pengubung. “Negara Indonesia negara kepulauan yang sangat besar, tetapi tingkat keterhubungan antar wilayah masih jauh dari memadai. Infrastruktur penghubung NKRI, baik darat maupun laut belum begitu mendukung sehingga ini harus dibenahi,” kata dia Masih tertinggal dibanding

baik yang duduk di legislatif atau eksekutif, maupun diluarnya. “Diatur sumbangan perseorangan diperbolehkan mencapai Rp 1 miliyar, dan sumbangan badan usaha boleh hingga Rp 7 miliar, ada pula sumbangan tidak mengikat, juga ada badan usaha, tapi tidak semua kader bisa, tidak semua parpol bisa. Tidak akan ada parpol yang bisa menutupi biaya saksi sebesar itu,” jelasnya. Karenanya, kata dia, pemerintah melalui SKPD dan unsur penyelenggara pemilu yang harusnya bertanggung jawab terhadap pembiayaan pemilu, termasuk pembiayaan saksi. (sri)

Dari Hal I) .............................................................................

santara. Jaringan broadband baru menjangkau 328 kabupaten/kota (66%). Begitu juga dengan internet, baru 24,23% penduduk Indonesia yang memiliki akses menggunakan internet. Lebih lanjut, AMM menegaskan, meningkatkan interkonektivitas infrastruktur antarwilayah menjadi agenda mendesak. TransJawa harus segera selesai untuk menyambungkan Banten sampai Banyuwangi menjadi kekuatan ekonomi. Trans-Sumatra juga harus segera dituntaskan agar distribusi komoditas pangan dan dagang tidak terganggu. “Sumatera merupakan sentra penghasil komoditas pangan, perkebunan, dan pertambangan yang sangat penting yang mensyaratkan ketersediaan sistem logistik yang handal. Trans-Kalimantan juga harus selesai segera agar pemasaran produk-produk komoditas unggulannya dapat teralisasi. Dan untuk mengatur

lalu lintas dagang dan orang antarpulau, perlu ditingkatkan ketersediaan transportasi laut yang lebih massif. Pembangunan infrastruktur yang lebih memadai akan menekan biaya logistik nasional yang masih tinggi, sekitar 27%. Akibatnya, produk domestik gagal menguasai pasar domestik dan kalah bersaing produk impor karena biaya logitik yang tinggi. Jika pembangunan Trans-Sumatera, Trans-Kalimantan, dan Trans-Sulawesi diselesaikan, biaya logistik bisa ditekan hingga 10% sehingga produk domestik bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Sebelumnya AMM melaukan dialog bersama mahasiswa IAIN Raden Fatah Palembang,kemudian dengan mahasiswa Politehnik Sriwijaya Palembang. Dalam dialog tersebut baik mahasiswa maupun sangat antusias untuk dapat secara langsung bertanya dengan AMM, yang dihadiri ratusan mahasiswa. (zar)

Dari Hal I) ....................................................................................................

dayaan Petani. Pada sidang pleno Komite II DPD RI kali ini ditetapkan kembali tiga staf ahli periode 2012-

semangat ASPIRASI RAKYAT

terbuat dari karton itu sangat rawan. Kami dari jauh hari mengharapkan agar kotak suara dapat diganti bahannya,” pungkasnya. (can)

2013 sebagai staf ahli Komite II DPD RI selanjutnya ditambah dengan DR.Basuki Wiranto yang diharap-

kan bisa membantu Komite II DPD RI dalam Pembahasan RUU tentang Penanaman Modal. (rel/zar)

sumbangan kadernya. Berbeda dengan partai di luar negeri yang memiliki badan usaha sehingga tidak tergantung pada negara semata. “Inilah imbasnya kalau partai tidak memiliki jiwa enterpreneur, apa-apa mau dibiayai negara,” katanya. Sebelumnya, Direktur Investigasi dan Advokasi Forum

Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi misalnya yang mengkritik keras kebijakan ini. Memalukan bila partai tak mampu membayar saksinya sendiri, dan harus memakai uang rakyat. “Partai politik seperti fakir miskin yang harus terus menerus

dipelihara oleh negara. Padahal, banyak orang miskin dan janda terlantar, negara selalu mengabaikan kehidupan mereka,” kata Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok sky Khadafi, dalam keterangannya pagi tadi. (mol)

PDIP: Mega dan Ical Bangun Komunikasi Politik JAKARTA, RS - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan kunjungan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie ke rumah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hanya merupakan kunjungan persahabatan. Namun, Tjahjo menyatakan pertemuan itu merupakan tahapan komunikasi politik antara kedua tokoh tersebut. “Tahap membangun komunikasi politik saja,” kata Tjahjo melalui pesan singkat Jumat, 24 Januari 2014. Kemungkinan, kata Tjahjo, akan ada rencana pembicaraan terkait pemilihan legislatif dan dan pemilihan presiden pada per-

temuan selanjutnya. “Mungkin saja diagendakan di waktu lain,” katanya. Sebelumnya, Aburizal Bakrie menemui Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis malam lalu. Ical menyatakan kedatangannya untuk mengucapkan selamat kepada Mega yang berulang tahun ke-67. Ical, yang didampingi Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Fuad Hasan, tak menampik bakal melakukan komunikasi dengan Mega secara intens pada waktu selanjutnya. Kabar berkembang di DPP Golkar, Ical sengaja merapat untuk memban-

gun koalisi dengan Golkar. Ia pun dikabarkan siap bila harus “turun derajat” menjadi calon wakil presiden. Sebab, Ical sudah menyadari elektabilitasnya yang tak kunjung mampu menyaingi Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Survei Golkar sendiri menyebutkan elektabilitas Jokowi tertinggi, yakni 26 persen. Adapun Ical hanya 14,4 persen. Mengenai kemungkinan koalisi, Tjahjo menolak memberi komentar. Ia menegaskan pertemuan itu adalah tahapan komunikasi politik. “Ibu juga akan melakukan pertemuan dengan ketua umum partai politik lain,” katanya. (tri)

KPK Cari Bukti Pendukung Suap JAKARTA, RS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencari bukti atau fakta lain yang mendukung kesaksian anggota DPR RI Fraksi Golkar, Chairun Nisa, saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara suap sengketa Pilkada Gunung Mas dengan terdakwa Hambit Bintih di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin (Kamis, 23/1).

akan mengabaikan pengakuan Chairun Nisa yang disampaikan di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor. Penyidik, kata dia, akan bergerak apabila sudah

ditemukan dua alat bukti yang cukup. “Untuk sekarang informasi itu akan ditelusuri dulu, benar atau tidak,” terangf Johan Budi. (ald)

“Setiap informasi baik dari tersangka maupun saksi tentu akan dilakukan validasi sejauh mana informasi tersebut didukung bukti atau fakta yang kemudian bisa disimpulkan bahwa keterangan itu benar atau tidak,” kata jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, di kantornya, Kuningan, Jakarta, Jumat (24/1). Nisa dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Dalam kesaksiannya, dia membenarkan soal pemberian uang Rp 2 miliar dari Sekjen Partai Golkar Idrus Marham kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Uang itu diberikan guna pengurusan penanganan sengketa Pilkada Palangkaraya. Johan bilang, KPK belum bisa menyimpulkan validitas informasi yang diungkapkan oleh Chairun Nisa. KPK sendiri juga belum menelusuri dugaan praktik suap dalam sidang sengketa Pilkada Palangkaraya di MK. “Sejauh ini belum ada penyidikan untuk sengketa pilkada di Palangkaraya,” ungkap Johan. Kendati begitu, KPK tidak

klik...........www.radarpalembang.biz


SIMPATISAN

RAKYAT SUMSEL, EDISI HOLIDAY MINGGU KE-4/1/2014

VIII

Polisi Respon Laporan Bawaslu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melaporkan PAN dan Partai

JAKARTA, RS - Aktivis gerakan pro pencapresan Jokowi terus bergerilya. Perwakilan di daerah terus diperluas.“Tanggal 20 Januari kami deklarasikan relawan pro Jokowi Presiden RI 2014 di Hotel Taman Sari, Karanganyar, Jawa Tengah,” ujar Gunawan Wirosaroyo, deklarator Pro Jokowi Jawa Tengah, dalam siaran pers ke-

Gerindra ke Mabes Polri atas dugaan pelanggaran kampanye. Polri meminta agar Bawaslu melihat lagi MoU yang sudah dibuat antara dua lembaga tersebut. JAKARTA, RS - “Begini, kemarin

pada detikcom, Kamis (23/1). Menurut Gunawan ada ratusan simpatisan Jokowi hadir dalam acara tersebut. Deklarasi ini dihadiri simpatisan Jokowi dari berbagai organisasi yang berjiwa marhaenisme dan berideologi Pancasila seperti Gerakan Keluarga Marhaenis (GKM). Juga dihadiri caleg dan tokoh PDIP pro pencapresan

kan salah penafsiran ya. Dalam MoU jelas kita membuat sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu). Jadi Gakumdu adanya di Bawaslu dan Panwaslu kabupaten kota. Manakala ada laporan masuk, maka yang bertugas memverifikasi adalah ketiga lembaga itu, Bawaslu/

Jokowi se-Jawa Tengah. “Tidak ada lagi keraguan, karena Jokowi adalah pemimpin yang membuktikan keberpiha-kannya kepada rakyat,” ujar Gunawan, yang mengaku pendiri PDI Perjuangan di Jawa Tengah ini. Setelah deklarasi, gerakan Pro Jokowi akan terus melakukan konsolidasi dalam waktu

Panwaslu, Kejaksaan, Kepolisian,” kata Kabareskrim Irjen Suhardi Alius kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/). Suhardi mengatakan, laporan yang masuk ke Gakumdu kemudian diverifikasi apakah masuk dalam pelanggaran

yang singkat dengan menggerakkan semua jaringan yang ada di akar rumput. “Pemilu 2014 itu adalah pertaruhan ideologis dan penentuan nasib bangsa ke depan. Jangan main-main dengan nasib bangsa hanya untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” timpal Budi Arie Setiadi, Koordinator Nasional PDIP Pro Jokowi. (van/nrl)

administrasi pemilu, sengketa pemilu, etika pemilu atau tindak pidana pemilu. “Setelah itu diverifikasi, masuk ke dalam pidana pemilu baru lapor ke kita. Coba lihat MoU itu lagi,” katanya. Saat ditanya mengenai peraturan UU Pemilu yang menyatakan Bawaslu men-

FOTO: NET

Mengenai Pelanggaran Kampanye

Hayono Isman

girimkan laporannya ke Polri, Suhardi mengatakan mekanisme pelaporan itu ada di MoU yang sudah dibuat. “Iya memang betul. Tetapi mekanisme itu kan ada MoU. Kemarin kan sudah saya sampaikan, buka MoU itu. Fungsinya untuk apa? Memverifikasikan? Nah itu maksudnya. Sekarang dia (Bawaslu) menafsirkan enggak? Dia menafsirkan itu dari mana? Sendirian menafsirkan itu? Gakumdu adalah penegakan hukum terpadu,” katanya. (nal/try)


Rp#2 25012014