Issuu on Google+

Harian Umum

Layanan

MEDIA GROUP

Langganan & Iklan Hubungi :

TERBIT SEJAK 1948

0823 808080 35 ISSN KAMIS, 19 DESEMBER 2013

SUBUH 04:46

ZUHUR 12:15

ASHAR 15:38

15 Safar 1435 H TERBIT 28 HALAMAN-NO 19 /12 TAHUN KE 13

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

www.haluanriaupress.com Haluan Riau @haluan_riau

HARGA ECERAN Rp3.500,- / HARGA LANGGANAN Rp90.000,(UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM)

MAGHRIB 18:18

ISYA 19:31

Bangkinang +2m, Tandun +4m, Pasirpengaraian +4m, Bagansiapsiapi +4m, Langgam -1m, Bengkalis -3m, Pelalawan -3m, Selatpanjang -5m, Rengat -4m, Tembilahan -8m.

r RZ MINTA DIRAWAT DI RS

Saksi Akui Terima Honor PEKANBARU (HR)-Sidang dugaan korupsi kehutanan dengan ter dakwa mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal, kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (18/12). Sidang

RUSLI Zainal (kanan) bersama kuasa hukumnya menuju meja hakim untuk melihat berkas BAP saksi dari staf Dishut Kabupaten Pelalawan, Syamsudin Siregar, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (18/12).

kemarin menghadirkan empat saksi yang bertugas sebagai petugas pengesahan Laporan Hasil Penebangan dari Kabupaten Pelalawan dan Siak. ... Saksi Hal 7 HALUAN RIAU/AHMAD AFDALI

r FITRA SERAHKAN TEMUAN BPK

Kejati Harus Usut Bansos Fiktif RUDIYANTO

PEKANBARU (HR)-Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Provinsi Riau, Triono Hadi, meminta Kejaksaan Tinggi Riau melakukan penyelidikan awal dugaan penyelewengan anggaran bantuan sosial di lingkungan Pemko Pekanbaru sebesar Rp3,9 miliar. Dana ini diduga diberikan kepada organisasi fiktif. Kepada wartawan, Triono mengaku sudah melakukan pertemuan dengan pihak Kejaksaan Tinggi Riau dan membahas dugaan penyelewengan dana bantuan sosial dalam anggaran Pemko Pekanbaru

Liputan Pekanbaru

tahun 2013 tersebut. Dalam pertemuan itu, pihak Kejaksaan mengakui tidak memiliki data tentang hal itu dan meminta data dari pihaknya. Ditambahkannya, dalam perte-

muan itu pihaknya telah menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau, terkait temuan dugaan penyelewengan anggaran bantuan sosial (Bansos) tersebut. Meskipun, mengaku tidak melaporkan kepada Kejaksaan, Triono mengatakan, dengan telah diberikannya LHP BPK RI tersebut kepada pihak Kejaksaan, lembaga itu sudah bisa melakukan penelusuran sekaligus

mendalami dugaan penyimpangan tersebut. "Dengan adanya pertemuan itu, saya pikir penyelidikan sudah bisa dilakukan. Karena data dalam LHP BPK telah kita serahkan. Itu bisa jadi dasar penyelidikan," ujarnya, Rabu (18/12). Menurutnya, untuk tahun ini, Fitra Riau menilai potensi penyimpangan dana Bansos dan hibah cukup besar. Apalagi pada tahun 2014 sudah memasuki tahun politik. Jika Pemko tak memiliki formula yang benar untuk ... Kejati Hal 7

r DUA KARYAWAN DISEKAP, ATM DIBONGKAR

JAKARTA (HR)-Setelah melalui sembilan kali masa persidangan, DPR RI akhirnya menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Desa disahkan menjadi Undang-undang. Keputusan itu diambil dalam sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Rabu (18/12).

PEKANBARU (HR)-Aksi perampokan bersenjata api, seakan tak pernah berhenti terjadi di Bumi Lancang Kuning. Kali ini, yang menjadi incaran para pelaku adalah gerai Alfamart di Jalan Kapau Sari ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Tempat perbelanjaan itu digasak kawanan rampok bersenjata api, Rabu (18/12) sekitar pukul 03.00 WIB.

... Setiap Hal 7

r POLISI BURU ORANGTUA ADIT

Bocah Korban Penyiksaan

Alami Trauma

... Rampok Hal 7

GANYANG MALAYSIA

PEKANBARU (HR)-Anggota Badan Anggaran dan juga Komisi B DPRD Riau, Mansyur mempertanyakan pengalokasian dana untuk merelokasi genset hibah PT Chevron Pacific Indonesia ke Pemprov Riau. Ia menilai pengalokasian untuk genset tersebut tanpa melalui pembahasan di Komisi B dan ada kemungkinan anggaran itu masuk melalui pembahasan di Banggar. ... Dana Hal 7

Setiap Desa Terima Rp700 Juta

Tenayan Raya

SALAH seorang petugas Kepolisian memeriksa ATM BRI di gerai Alfamart yang dibongkar perampok, Rabu (18/12).

Dana Genset Tanpa Setahu Komisi B

r UU DESA DISAHKAN DPR

Rampok Sikat Alfamart

HALUAN RIAU/RTC

r BANGGAR KRITISI DIVIDEN BUMD

BANGKINANG (HR)-Kondisi fisik Adit (6), bocah yang menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan orangtuanya sendiri, saat ini mulai membaik. Selain penyembuhan secara fisik, bocah malang ini juga butuh pengobatan secara psikis (kejiwaan, red). ... Bocah Hal 7

Perolehan Medali Sementara Hingga Rabu (18/12) Pukul 22.15 WIB

NAY PYI TAW (HR)-Laga ulangan final SEA Games 2011 antara timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia bakal terulang di laga empat besar tahun ini, Kamis (19/12) di Zayyarthiri Stadium, Nay Pyi Taw. Rahmad Darmawan pun bakal kembali beradu taktik dengan Ong Kim Swee. Di ajang SEA Games Jakarta dua tahun lalu, Indonesia dua kali berhadapan dengan Malaysia. Dalam dua pertemuan itu taktik

q REDAKTUR: SISWANDI

Ong Kim Swee selalu bisa mengalahkan strategi yang diusung RD. Di laga penyisihan grup, Indonesia kalah tipis dengan skor akhir 0-1. Sementara itu, di pertandingan perebutan ... Ganyang Hal 7

Bayu Gatra

1. Thailand

73

66

62

2. Vietnam

54

52

62

3. Myanmar

53

45

49

4. INDONESIA

50

60

71

5. Malaysia

30

30

55

6. Singapura

23

22

31

7. Filipina

20

24

28

8. Laos

5

8

26

9. Kamboja

5

7

14

10. Brunei

1

1

4

11. Timor Leste

1

0

2

SUMBER: WWW.27SEAGAMES2013.COM

HALUAN RIAU/INT

KONDISI Adit terkini di RSUD Bangkinang, Rabu (18/12).

q LAYOUT: JUMAILIS


2

BISNIS & KEUANGAN

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

TAHUN POLITIK 2014

Ekonomi Riau Diprediksi Meningkat PEKANBARU (HR)-Tahun politik 2014, pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Riau diprediksi meningkat. Pemilihan Umum Legistaltif dan Pemilihan Presiden mejadi salah satu penyebab peningkatan pertumbuhan tersebut. n PROFIL

Investor Lokal Dominasi Transaksi Saham JAKARTA (HR)-Bursa Efek Indonesia mencatat kenaikan likuiditas perdagangan saham mencapai Rp 6,3 triliun per hari dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 4,5 triliun per hari. Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, terus meningkatnya likuditas perdagangan di pasar modal karena meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal. Bahkan, investor domestik mendominasi transaksi perdagangan harian hingga mencapai 60%. Warsito "Kegairahan investor untuk bertransaksi di BEI meningkat. Investor domestik makin banyak yang bertransaksi, malah 60% transaksi harian itu investor domestik, sisanya asing," ujar Ito di Jakarta, Rabu (18/12) (dtc/dar)

LINTAS

Bulog Minta Cadangan Gula 300 Ribu Ton JAKARTA (HR)- Pemerintah terus berusaha untuk menambah suplai gula agar ketersediaannya merata di seluruh daerah. Seba itu, pemerintah menunjuk Perum Bulog sebagai penyangga stok (buffer stock) untuk mengimpor gula. "Dewan gula mengusulkan angkanya 200-300 ribu ton. Kami akan sesuaikan dengan dewan gula dan Menko (Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian). Kami akan mempertimbangkan, apa yang akan dilakukan Bulog," kata Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, di Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (18/13). Gita menambahkan, Bulog juga diminta untuk membeli gula dari petani dalam negeri. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya rembesan gula rafinasi di sektor konsumsi. "Kami melimpahkan kepada Bulog untuk mengevaluasi yang terbaik sesuai analisis cost, benefit, dan good corporate governance," kata dia. "Bulog diminta menjadi stabilitator gula. Untuk itu, Bulog harus menguasai buffer stock, harus 300 ribu ton. Itulah yang kami harapkan untuk menyeimbangkan harga. (vvc/dar)

PERDANA PUTRA Liputan Pekanbaru "Dari pengalaman sebelumnya, Pemilu memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi mencapai 0,3 persen. Hal itu, terjadi karena meningkatnya transaksi ekonomi selama Pemilu tersebut," ujar Ekonom BNI Pusat, Ryan Kiryanto pada Customer Gathering BNI Economic Outlook 2014 di Pekanbaru, Rabu (18/12). Untuk Indonesia, Ryan optimis pertumbuhan 6 persen bisa tercapai pada tahun 2014. Sedangkan Riau sendiri, bisa mencapai diatasnya sekitar 7,5 persen. "Situasi ekonomi dunia sudah membaik seperti di Eropa dan Amerika. Hal itu sangat positif untuk pertumbahan ekonomi Indonesia. Sementara, Riau sendiri memang diatas rata-rata Indonesia karena merupakan salah satu pusat pertumbahan ekonomi di Indonesia," jelasnya. Kecemasan pelaku ekonomi terhadap situasi politik jelang sampai paska Pemilu dinilai pengamat

politik Eep Saifulloh Fatah tidak perlu ditakutkan. Hal itu dikarenakan Indonesia sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan Pemilu secara langsung. "Dalam hal penyelenggaraan, tidak perlu kuatir. Indonesia sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan Pemilu. Sampai sekarang tidak ada konflik skala nasional yang mengganggu stabilitas semua sektor," jelas Eep yang juga menjadi pembicara pada Economic Outlook 2014 itu. Eep pun optimis kondisi Indonesia akan membaik pada 2014 mendatang. Momen suksesi nasional diprediksi berjalan mulus dengan menghadirkan pemimpin muka baru dan mendapat legitimasi masyarakat. "Untuk Pilpres saya memprediksi jumlah golput lebih kecil dibandingkan Pemilu legislatif. Hal itu dikarenakan pada Pilpres yang dipilih adalah figur. Sementara Pemilu legislatif saya memprediksi golput cenderung menurun akibat hilangnya legitimasi Parpol di tengah masyarakat," jelasnya. Customer Gathering BNI

Economic Outlook 2014 itu menghadirkan dua pembicara nasional yaitu Ryan Kiryanto dan Eep Saefulloh Fatah. CEO Kanwil BNI Wilayah Padang, Anang Basuki mengatakan kegiataan

tersebut merupakan bentuk kepedulian BNI kepada nasabahnya. "BNI juga memiliki kewajiban untuk memberikan informasi kepada nasabahnya terhadap kondisi ekonomi In-

donesia. Saya harap, melalui kegiatan ini, nasabah bisa memiliki pandangan terhadap ekonomi Indonesia ke depan," jelas Anang didampingi Ekonom BNI Wilayah Padang, Edi Ariyanto.***

HALUAN RIAU/IST

PENGAMAT Politik Eep Saifulloh Fatah (kanan) bersama Ekonom BNI Pusat, Ryan Kiryanto, CEO BNI Wilayah Padang, Anang Basuki dan Ekonom BNI Wilayah Padang, Edi Ariyanto memberikan keterangan pers.

Dana Bagi Hasil Migas Riau Tembus Rp10,53 T PEKANBARU (HR)-Diberlakukannya UU Otonomi Daerah, Provinsi Riau mendapatkan peningkatan porsi dana bagi hasil migas cukup signifikan dari eksplorasi dan eksploitasi PT Chevron SKK Migas dan BPH Migas mencatat peningkatan dari Prognosa tahun 2011 sebesar Rp8,7 triliun, tahun 2012 sebesar Rp9,61 triliun dan meningkat pada 2013 sebesar Rp10,53 triliun. Dari catatan tersebut paling banyak mendapatkan dana bagi hasil adalah ka-

bupaten penghasil, Kabupaten Bengkalis Rp2,19 triliun, Provinsi Riau Rp2,10 triliun, Kabupaten Siak Rp1,19 triliun, Kabupaten Rohil Rp1,06 triliun dan Kabupaten Kampar Rp830 miliar. Terkait penguasaan asing terhadap penambangan migas di Indonesia, yang dianggap dikuasai asing. Humas SKK dan BPH Migas, Haryanto Syafri menjelaskan, dalam hal tersebut pihaknya hanya diberikan kewenangan sebagai

pengendalian dan pengaturan. Agar sumber daya alam dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Sementara perusahaan yang melakukan eksplorasi dan ekploitasi migas, seperti PT Chevron adalah kontraktor yang bekerja untuk pemerintah. PT Chevron tidak memungkinkan menguasai SDA migas, maka mereka tidak disebut sebagai pemegang saham. Berdasarkan UU Migas Nomor 22 Tahun 2001 adalah 100% Pemerintah

atas nama Negara. Oleh karena itu, pola pengelolaan SDA migas tidak bisa disamakan dengan pengelola SDA non migas. Pada perusahaan pertambangan umum, perusahaan pemegang izin sepenuhnya memilki sumber daya alam sampai masa kontrak habis. Pola kerjasama saat ini disebut PSC, Pola Kerja sama bisnis hulu migas, melalui Kontrak Kerja Sama. Dalam kerjasama pemerintah mendapat keuntungan lebih besar. Pola PSC

ini dianggap paling ideal diantara model kerjasama lain. Sedangkan untuk pengelolaan Migas di seluruh wilayah kerja di Indonesia membutuhkan dana yang cukup besar dan resiko yang dihadapi cukup tinggi. "Banyak BUMD ataupun kontraktor lokal yang tidak mampu, karena biaya besar dengan ketidakpastian dan membutuhkan waktu lama baru bisa menikmati hasilnya," ujar Haryanto. (syf)

Pekanbaru Pintu Masuk Bawang Merah Ilegal Malaysia JAKARTA (HR) -Bawang merah impor ilegal asal Malaysia marak dimasukan dan diperjualbelikan di Indonesia, khususnya melalui Dumai dan Pekanbru. Setiap tahun, bawang merah asal negeri Jiran itu masuk secara ilegal tanpa dilengkapi dokumen kesehatan dan surat kete-

rangan asal usul barang. Kepala Balai Karantina Kementerian Pertanian Banun Harpini menyatakan, setidaknya ada beberapa pintu masuk yang rawan atau sering dijadikan hub peredaran bawang merah di Indonesia khususnya di Pulau Sumatera. "Bawang merah ilegal ini

memang kebanyakan datang dari Malaysia. Pintu masuknya bisa melalui Dumai, Batam, Belawan, Tanjung Balai Asahan, Pekanbaru, dan Palembang," ungkap Banun saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Rabu (18/12). Sedangkan untuk jumlah bawang merah yang sudah disita bahkan dimusnahkan Balai Karantina Pertanian sepanjang tahun 2013 Banun mengaku belum mengetahui secara detil. Akan tetapi dari 300

kontainer isi produk hortikultura yang dimusnahkan di tahun 2013, sebagian besar berisi bawang merah. "Tetapi kecenderungan yang paling dominan adalah produk hortikultura. Kasusnya ilegal menyangkut dokumen dan keamanan pangan. Dokumen yang tidak benar dan keamanan tidak sehat. Kalau sayuran bawang merah itu luar biasa. Kalau kasusnya hampir ratusan lebih itu bawang merah," imbuhnya. Sedangkan untuk produk buah-buahan dan sayuran ile-

gal Banun mengakui Cina adalah pemasok terbesar. Untuk itu ia mengingatkan kepada importir khususnya pelaku usaha dari negara luar agar mematuhi aturan perdagangan Indonesia khususnya cara pemasukan barang yang legal. "Sudah pasti produknya ilegal masuk dari pintu-pintu yang tidak ditetapkan. Padahal kalau itu dijamin kesehatannya harus disertai surat kesehatan. Kalau itu ilegal jadi tidak ada. Tindakan mau tidak mau adalah pemusnahan," tegasnya. (dtc/dar)

Asing Kuasai Industri Pertanian Indonesia JAKARTA (HR)-Industri pertanian dari hulu hingga hi-

lir dikuasai perusahaan asing. Bahkan di antaranya ke-

DUNIA USAHA MAJU INDONESIA KUAT Mattcom Indonesia Membuka Kesempatan kepada Seluruh Usaha-usaha Kecil & Menengah untuk Menjadi Member Mattcom Indonesia l Owner & Programer Mattcom Indonesia

Haluan Riau memanggil Anda yang tertarik untuk mengembangkan diri di dunia jurnalistik menjadi: WARTAWAN Kualifikasi: - Lajang dengan usia maksimal 28 tahun, sehat dan tidak buta warna - Pendidikan Min. S1 semua jurusan - Mandiri, tangguh, menyukai tantangan, kreatif dan berinisiatif tinggi - Analitis, antusias, sanggup bekerja cepat dan akurat - Lebih disukai jika memiliki pengalaman menulis atau aktivitas pers kampus - Bersedia mengikuti pendidikan wartawan Haluan Riau - Familiar dengan social & digital media Bila Anda merasa terpanggil untuk memenuhi panggilan ini serta memenuhi seluruh kualifikasi, kami tunggu surat lamaran Anda paling lambat dua minggu sejak pengumuman ini diterbitkan. Lamaran dilengkapi dengan curriculum vitae (disertai foto terbaru), KTP dan SIM, transkrip nilai dan ijazah pendidikan terakhir, dan contoh tulisan (bila ada). Lamaran dikirim ke: Bagian HRD Haluan Riau, Gedung Riau Pers, Jalan Tuanku Tambusai No 7, Pekanbaru. Atau melalui email ke:

Alamat : Jl. As-Shofa Komp. Tirta Mas Blok D No. 5-6 Pekanbaru

haluanriaupress@gmail.com

website : www.mattcom.info email : admin@mattcom.info

l l

Ketua Inkai Riau Litbang (APINDO) Kota Pekanbaru Syarat Member : - Pendaftaran Rp. 100.000,- Keanggotaan Rp. 50.000,-/bulan Keuangan Member : - Mendapatkan program komputer sesuai dengan jenis usaha. Seperti : sistem kasir, sistem stock barang, Penjualan, Perbengkelan, Apotik, Sekolah, dll - Mendapatkan maintenance program setiap bulan - Gratis pembuatan website

Telp. (0761) 7875700 HP. 0812 6806 0000 q REDAKTUR: EDHAR DARLIS

emilikan saham hingga 100 persen. "Tak hanya hulu, tapi hilir juga dikuasai perusahaan multinasional. Lantas, mau ke mana arah pertanian kita ke depan?" kata Guru Besar Fakultas Pertanian Insitut Pertanian Bogor Dwi Andreas Santosa pada diskusi, Rabu (18/12). Andreas menjelaskan dari sisi hulu, 100 persen kepemilikan saham perusahaan yang memproduksi pestisida dikuasai perusahaan asing. Adapun bidang benih, 100 persen benih beras inbrid dikuasai BUMN. 90 persen benih beras hibrida, 90 persen benih jagung hibrida, dan 70 persen benih hortikultura dikuasai multinasional. "Adapun untuk pupuk, 70 persen dikuasai perusahaan Indonesia dan 30 persennya dikuasai multinasional," jelas dia.(kcm/dar) q LAYOUT:MELISA


EKONOMI BISNIS

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

3

Audi Fokus Jual SUV Tahun Depan JAKARTA (HR)- Audi siap merilis 11 model baru di 2014. Pabrikan mobil mewah asal Jerman ini akan melengkapi seluruh line up-nya dari 49 menjadi 60 model. Rincian model apa saja yang akan diluncurkan memang tidak disebutkan, namun dari gelagat, fokus ada di model SUV. Langkah agresif tersebut diambil menyusul pencapaian Audi yang diyakini bisa menembus penjualan 1,5 juta unit, di seluruh dunia di tahun ini. "Kami akan melanjutkan cerita sukses ini. Kami melihat peluang besar terutama di segmen SUV mewah," kata Rupert Stadler, CEO Audi. Sebelumnya dikabarkan Q1 akan mengisi kekosongan model entry level

SUV di 2016. Namun diperkirakan akan datang lebih cepat. Varian baru yang sudah ada seperti Q4 dan Q6, juga tambah varian demi bersaing bersama BMW X4 dan X6. Sedangkan model baru seperti Q2 dan Q8 terus dikembangkan. Meski mengincar produk massal, Audi tetap ingin konsumennya punya pilihan SUV performa, RS Q3 dan SQ5 juga disiapkan.(kcm/dar)

Toyota Indonesia Mulai Produksi Vios

Cab. Pekanbaru : Jl. Soekarno Hatta/Arengka No. 53 Telp. (0761) 571900/Fax. (0761) 572411

Cab. Duri : Jl. Sudirman No. 414-418 (samp. Bank Bukopin/Mayapada) Telp. (0761) 23686, 34730

Jalan Raya Duri-Dumai depan Gate 125 Telp. (0765) 92878 Fax. (0765) 598141

JAKARTA (HR)- PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia akhirnya memulai perakitan lokal (CKD) Vios di pabrik Karawang II, Jawa Barat, Rabu (18/12). Untuk tahap awal kapasitas produksi disiapkan 1.000 unit per bulan. Selain memproduksi Vios, pabrik juga siap melokalisasi All New Yaris mulai awal 2014. Disiapkan modal usaha sampai Rp2,5 triliun untuk membangun fasilitas produksi berkapasitas 120.000 unit per tahun tersebut. "Sebelumnya, kami mengimpor Vios dan Yaris dari Thailand. Namun sekarang kami menghentikan impor dan memproduksi keduanya secara lokal," jelas Masahiro Nonami, Presiden Direktur TMMIN di sela peresmian produksi perdana Vios. Tahun ini, pabrik Kara-

wang II baru punya kapasitas produksi 70.000 unit, dan dinaikkan 120.000 unit mulai 2014. Sebelum Vios dan Yaris, pabrik telah merakit Innova, Fortuner, Nav-1, Etios Valco, Avanza, dan Rush. "Sudah 70 persen produk kami dilokalisasi. Tinggal sedan-sedan saja, seperti Corolla Altis dan Camry yang masih impor dari Thailand," tambah Widyawati Soedigdo, GM Perencanaan Korporasi, Humas, dan Kepuasan Servis PT Toyota Astra Motor (TAM). Berkat investasi ini, Toyota juga menambah 500 tenaga kerja baru di Indonesia. "Efek domino dari lokalisasi Vios diharapkan mampu mendorong perkembangan industri otomotif khususnya dan perekomian nasional," tutup Nonami.(kcm/dar)

New Fiesta EcoBoost Sudah Bisa Dipesan JAKARTA (HR)- Baru diluncurkan awal tahun mendatang, jagoan terbaru Ford, New Fiesta EcoBoost 1.0 liter sudah bisa dipesan. "Sudah bisa dipesan tapi belum ada harganya," kata Managing Director Ford Motor Indonesia, Bagus Susanto di Jakarta, Selasa (17/12). Bagus optimis New Fiesta EcoBoost akan menjadi pilihan baru bagi pecinta otomotif Indonesia. Terutama untuk pasar hatcback dan sedan. Bagus yakin New Fiesta yang dipersenjatai dengan teknologi EcoBoost

q REDAKTUR: DONI RAHIM

mampu memikat konsumen Indonesia. Pasalnya, teknologi ini mampu menghasilkan tenaga yang besar tapi tetap irit. "Mesin ini sangat kecil, 3 silinder. Torsi maksimal bisa dinikmati mulai 1.400-4.500 rpm. Bagi pecinta mobil ketika Anda mengendarai mobil ini halus dan responsif," katanya. Sebelumnya New Fiesta EcoBoost 1.0 liter yang dikenalkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 lalu mendapatkan respon yang positif dari konsumen.(rol/dar)

q LAYOUT: DEDE SARTIKA


4

GAGASAN

RABU, 18 DESEMBER 2013

Taj u k Jangan Ada Lagi Kekerasan terhadap Anak TINDAK kekerasan terhadap anak kembali terjadi. Kali ini kejadiannya ada di Negeri Bumi Lancang Kuning. Adit, bocah 6 tahun, diketahui beralamat di Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu hingga Selasa (17/12) malam harus dirawat di RSUD Bangkinang Kampar. Adit harus dirawat intensif karena sekujur tubuhnya terlihat bekas luka. Diduga Adit mendapat penyiksaan dan kekerasan yang menurut pengakuan dari Adit penganiayaan itu dilakukan oleh kedua orang tuanya. Ia mengalami penyiksaan dan kekerasan yang luar biasa. Sekujur tubuhnya penuh dengan luka. Lebih tragis lidah dan kemaluannya pun dipotong pakai gunting dan punggung disetrika. Ya, tindakan kekerasan dan penyiksaan terhadap anak itu terjadi lagi. Kejadian yang dialami Adit sangat mengiris renung hati kita yang paling dalam. Orang tua yang harusnya menjadi pengayom pelindung untuk anaknya, justru menjadi pelaku penganiaya bagi anaknya, buah cinta dan kasih sayang yang telah dilahirkan dan dibesarkannya. Kita sama tak habis pikir masih saja ada orang tua yang sanggup berbuat anarkis terhadap anaknya dengan sejumlah penganiayaan yang sedemikian sadis. Malah, binatang saja tak akan sanggup melakukan itu. Ya, kekerasan terhadap anak adalah salah satu persoalan besar yang mendera negara kita. Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), terjadi peningkatan kekerasan terhadap anak. Baik secara seksual, fisik maupun eksploitasi seksual komersil. Sejak Januari hingga Oktober 2013, jumlah kasus tersebut mencapai 525 kasus atau 15,85 persen dari kasus yang ada. Ketua KPAI Badriyah Fayumi mengatakan, pada 2012 terdapat 746 kasus. Jumlah ini meningkat 226 persen dari tahun sebelumnya, dengan jumlah kasus sebanyak 329 kasus. Data ini dihimpun dari pengaduan yang masuk, baik melalui pengaduan langsung, surat, telepon, email dan berita. Menurut dia, berdasarkan hasil pantauan KPAI selama tiga tahun, rata-rata 45 anak mengalami kekerasan seksual setiap bulan. Oleh karena itu, kita berharap kasus Adit ini ditangani serius oleh pihak yang berwajib dan meminta agar si pelaku diberi hukuman yang setimpal. Agar menjadi pembelajaran bagi yang lain agar tidak semenamena terhadap anaknya. Menjadi pembelajaran agar mendidik anak dengan lebih manusiawi dan bijaksana. Ya, memang, banyak faktor yang menyebabkan perilaku orang tua kasar terhadap anaknya. Bisa jadi itu karena faktor pendidikan, ekonomi, stres dan lain sebagainya. Dan faktor yang dominan menjadi penyebab kekerasan terhadap anak adalah faktor kemiskinan. Ditambah dengan pemahaman orang tua yang salah, anak sebagai pihak yang lemah, semakin dikorbankan di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi. Dan tentu, ini harus menjadi tugas pemerintah daerah untuk berupaya mengurangi angka kemiskinan di daerahnya. Semoga apa yang terjadi terhadap Adit, tidak akan terulang kembali di masa mendatang. Tentu, ini butuh keperdulian kita semua, terutama bagi para orang tua, agar menjaga diri dari hal-hal yang bisa saja memancing atau mendorong untuk melakukan kekerasan terhadap anak.***

POKOK PIKIRAN

Manfaatkan Momentum

Djohermansyah Pj Gubernur Riau

KITA berharap dari pertemuan ini akan merekomendasikan pembangunan jalan tol Sumatera. Forum ini sangat penting, dan dari forum ini ada payungnya sehingga bisa dimulai pengerjaannya. Kita harus memanfaatkan momentum ini, untuk mempercepat pembebasan lahan karena dananya sudah ada dari APBN, jangan sampai ketinggalan, ma-

lu kita dengan provinsi lain.

POJOK HALUAN - Belasan Warung Mesum Dibongkar + Harus adil Pak Cik, jangan pandang bulu - Gas Susah Dicari, Minyak pun Mahal + Padahal, negeri kite atas minyak bawah pun minyak

TERBIT SEJAK 1 AGUSTUS 2000 (RIAU MANDIRI)

HALUAN MEDIA GRUP

Pemimpin Umum : H Basrizal Koto Wakil Pemimpin Umum / Pemimpin Perusahaan : H Dheni Kurnia Plt Pemimpin Redaksi ( Non Aktif) : Zul Effendi Wakil Pemimpin Redaksi / Penanggungjawab : Mohd Moralis Wakil Pemimpin Perusahaan : Sonya Basko

(REFLEKSI HARI BELA NEGARA, 19 DESEMBER 2013)

P

ASCA kemerdekaan, disadari atau tidak, kita selalu dihantui ketakutan untuk menjaga ikatan yang telah terbentuk sedemikian rupa dalam tempaan perjuangan kemerdekaan. Beragam gagasan dalam istilah dan kata dilemparkan ke publik; emosi kebangsaan kerap digalang merespons peristiwa-peristiwa tertentu yang bertendensi merampas hakikat berbangsa, kesatuan dan persatuan. Proses yang tak pernah berhenti sampai sekarang. Ketegangan dengan Australia akibat penyadapan belum lama satu di antara peristiwa yang dimaksud. Tekanan publik yang cukup kuat baik dalam bentuk protes dan dukungan melalui berbagai media, yang menunjukkan suksesnya “agitasi” nasionalisme, terbukti ampuh mempengaruhi sikap yang diambil pemerintah. Dari semula diplomatis berubah ke lebih tegas. Memang, bila dibandingkan saat bangsa kita di bawah tekanan penjajahan, tingkat kesolidan apa yang mungkin bisa disebut bela negara jauh berbeda. Namun, wujud bela negara tak semata ketika pihak musuh tampak nyata. Akan tetapi, bagaimana proses mengelola semangat itu dalam program-program yang berkelanjutan dan berkesinambungan serta multidimensional. Sehingga, secara bangsa kita selalu siap diri. Tak Cukup Dogma Bicara bela negara adalah tema lawas yang biasanya diajarkan di bangku sekolah. Akan tetapi, apakah itu sudah efektif dan hasilnya dapat diukur lewat indikator capaian? Setakad ini, malah landasan patriotik tersebut diperlakukan seperti dogma dalam untaian ceramah, yang bila kita tanyakan ke anak-anak sekolah akan dengan ringannya mereka merespons itu sebagai mata pelajaran yang

Oleh H Syafruddin Sa’an, Lc membosankan. Untuk itu, pendekatan lain diupayakan untuk merealisasikan konsep bela negara. Sebagai sebuah konsep ini mengarah pada keter-

ini pernah memanas saat pembahasan Rancangan Undang-undang Komponen Cadangan masih dibahas di Komisi I DPR. Banyak pihak menilai, RUU tersebut me-

warga yang mengikuti latihan ini setiap tahun. Banyak cerita lebih lanjut, seusai menempuh Wamil selama beberapa tahun, warga negara bisa kembali menjadi

libatan seluruh komponen dari suatu negara dalam wujud sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai kecintaannya kepada NKRI, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Adapun spektrumnya sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai menjalin hubungan baik sesama warga negara, bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara bahkan sampai bersama-sama menangkal ancaman atau agresi yang mengancam eksistensi negara. Ini telah diatur dalam perundangan bahwa tiaptiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Terkait program nyata, wacana Wajib Militer (Wamil) bagi penduduk Indonesia adalah salah satu upaya yang menarik untuk diangkat. Seperti yang diketahui, wacana

nginisiasi akan adanya Wamil di Indonesia. Di sisi publik, banyak yang mempertanyakan urgensinya sebagai landasan konsep bela negara. Perlu? Pertanyaan itu tentu tak bisa dijawab sederhana, tanpa multi referensi. Apalagi jika wajib militer melibatkan masyarakat beragam lapisan. Namun ini bukan berarti membuka pintu untuk mengatakan bahwa program ini tidak perlu. Apalagi mengacu kepada lingkungan internasional, telah banyak negara yang memberlakukan Wamil bagi warga negaranya yang memenuhi syarat. Jangankan Eropa dan Amerika Serikat, negara tetangga seperti Singapura telah mewajibkan penduduknya yang sudah berusia 18 tahun ikut Wamil sejak tahun 1976. Sementara Malaysia memulai tahun 2002 dengan program yang diberi nama Program Latihan Khidmat Negara (PLKN), yang mana ada 1.000

warga sipil atau meneruskan karir di kemiliteran hingga pensiun. Bahkan di negara semisal Korea Selatan, banyak kalangan artis mereka yang absen di selang sekian tahun di duniannya karena mengikuti program ini. Mengacu pada situasi itu, maka kita telah menemukan alasan pertama mengapa kita perlu menempuh langkah serupa. Lebih baik telat daripada tidak sama sekali. Lalu kedua, dalih Wamil sebenarnya tak melulu menyoal perang fisik. Namun ini adalah bentuk kesiapan jasmani dan mental. Karena, inilah yang membuat kita disebut manusia. Bukankah ada pepatah yang mengatakan sedia payung sebelum hujan. Dalam ajaran agama Islam, konsep serupa bahkan sudah dimulai sejak kecil. Sebagaimana hadits Allimu auladakum al-shibahah wa al-rimayah “Ajarilah anakanak kalian berkuda, bere-

T

ANTANGAN yang paling mendesak ba gi Riau bila memakai kacamata ekonomi global adalah bagaimana memanfaatkan peluang dari terbentuknya komunitas ASEAN di tahun 2015. Meskipun komunitas ASEAN cakupannya sebatas kawasan Regional. Namun, bila dikaitkan dengan pandangan ke depan yang menggambarkan bahwa perekonomian global akan berpindah dari kawasan Atlantik (Eropa) menuju kawasan Pasifik (Asia), maka patutlah gubernur baru yang memimpin Riau nanti mensiasati tren tersebut untuk keuntungan

Oleh Febri Kurnia Riau. Keuntungan tersebut tentu berdasarkan geostrategi maupun geoekonomi yang dimiliki Riau. Geostrategi Riau pastilah merujuk letak strategis Riau di Pantai Timur Sumatera hingga berakhir di sisi Barat Kalimantan, Natuna. Atas dasar inilah Jakarta menambah kekuatan tempur di Pekanbaru melalui penambahan skuadron tempur F-16. Hal ini jelas menggambarkan betapa strategis letak geografi Riau dalam ber-

hubungan dengan negaranegara anggota ASEAN. Maka sudah sepatutnya gubernur Riau yang baru bisa menyemarakkan pembangunan di kawasan Pesisir dengan mengacu kian besar populasi penduduk di wilayah pesisir yang tidak hanya mencakup penduduk Riau tapi juga Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja. Apabila keberadaan Riau sebagai pintu gerbang di kawasan Timur dikelola sedemikian rupa, tidak menutup kemungkinan perusahaan

Singapura, Malaysia, atau negara ASEAN lainnya menjadikan Riau sebagai homebase dari produk-produk yang akan diekspor ke Afrika, menyesuaikan fenomena dari beberapa negara untuk mengincar pasar Afrika. Yang artinya pembangunan akan terkoneksi ke Barat, Sumbar sebagai pintu gerbang ke Afrika. Realitanya program pemanfaatan komuintas ASEAN untuk jangka panjang boleh dikatakan masih kurang gaungnya. Hal ini bisa

Penulis adalah anggota DPRD Provinsi Riau

dilihat dari sepinya sosialisasi komunitas ASEAN. Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan belarut karena tahun 2015 tinggal beberapa hari lagi. Logikanya Riau haruslah lebih makmur ketimbang produksi di Jawa, bukan hanya karena SDA tapi juga karena letak geografi yang diberikan Tuhan. Besar harapan kita pemangku kepentingan di Riau memiliki pandangan ke luar agar mampu memacu pertumbuhan di era komunitas ASEAN. Penulis adalah alumnus Hubungan Internasional UR

Lampu Penerangan di Sepanjang Jalan Dwikora Mati Total DALAM beberapa bulan ini warga Jalan Dwikora, Desa Sukamulya, Kecamatan Sail, Pekanbaru merasa ragu dan takut jika melewati jalanan tersebut pada malam hari. Kondisi ini disebabkan jalan yang sangat gelap. Tidak ada

satu pun lampu penerangan jalan yang menyala. Gelap serasa di kuburan. Padahal jalan ini boleh dikatakan jalan yang sangat strategis yang sering dilalui. Kondisi ini jika terus berlangsung akan membahaya-

kan pejalan kaki atau pengendara yang melintas. Soalnya, pada kiri dan kanan jalan adalah kolam kangkung milik warga. Jika salah mengendarai, pengendara dan kendaraannya bisa tercebur ke dalam kolam kangkung.

Ada lagi yang sangat dikhawatirkan yaitu bisa saja terjadi tindakan kejahatan. Karena kondisi gelap kesempatan bagi para pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya. Bahkan beberapa bulan yang lalu pernah terjadi

Direktur Haluan Media Grup: H. Desfandri Majid. Dewan Redaksi: H. Basrizal Koto, H. Djufri Hasan Basri, H. Dheni Kurnia, H. Edhy Zahar Koto, Mohammad Moralis, Doni Rahim. Ombudsman: H. Edhy Zahar Koto SH, Alhendri Tanjung, SH. Redaktur Senior: Siswandi Syofyan Redaktur: Erina Djohar, Edhar Darlis, Erma Sri Melyati, Imelda Vinolia, Nursyamsi, Arlen Ara Guci, Perdana Putra, Dara Fitria. Sekretaris Redaksi: Widya Ayuni Staf Redaksi: Jhoni Hasben, Nurmadi, Rudi Yanto, Anom Sumantri, Renny Rahayu,Syafri Ario . Redaktur Foto: Azwar. Fotografer: Ahmad Afdhali. Manager TI & Web: Budhy Prasetyo. Staf IT/Website/Litbang: Ivan Ihromi, M. Ivan Aditama. Layout: Muharmi (Koordinator), Wiwin Hariadi, Jumailis, Doni Jas, Taufik Hidayat, Dede Sartika, Siti Nuraini Grafis: Zulhelmi. Desain Iklan: Alwin Hasan, Tengku Afrizal. Perwakilan Daerah: Inhil: Jumiyardi Ali (Kepala), Irwandi, Ario Gusra. Kuansing: Robi Susanto (Kepala). Inhu: Argus Yandra (Kepala), Efril Reza. Kampar: Akhir Yani (Kepala), Khairuddin Domo. Rokan Hulu: Agustian (Kepala) Yusrizal. Rokan Hilir: Wahyu (Kepala). Bengkalis: Usman Malik (Kepala). Siak: Ali Masruri (Kepala). Pelalawan: Supendi (Kepala), Suhemri Hasan. Meranti: Johanes Sinaga (Kepala). Dumai: Edwar Pasaribu. Biro: Duri: Jhoni Saputra (Kepala), Susiyanti, Pangkalan Kuras: Zulkarnaidi Zola, Perawang: Abdussalam, Tapung: Herman Jhoni. Jaringan HMG Jakarta: H. Desfandri Majid, Sumatera Barat: Yon Erizon. Kepulauan Riau: Sofialdi.

Koordinator Liputan : Elpi Alkhairi Manajer Pracetak/Grafis : Zul Pramana S

WARTAWAN HALUAN RIAU TIDAK DIBENARKAN MEMINTA APAPUN DARI NARA SUMBER DAN SELALU DIBEKALI KARTU PERS

General Manager Minggu : Hendra Saputra

nang dan memanah” (Riwayat Sahih Bukhari/Muslim). Esensinya, bagaimana membentuk manusia-manusia yang siap secara individu sebagai warga negara. Kemudian ketiga, Wamil kunci menjawab tantangan zaman yang dihadapi bangsa ini. Sebagaimana yang bisa kita rasakan, rasa persatuan dan kesatuan berbangsa secara bertubi-tubi diuji. Beragam cara ditempuh oleh pihak-pihak berkepentingan yang tak senang melihat bangsa ini harmoni dalam perbedaan. Konflik dan gesekan membuat sesuatu yang terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini berada dalam ancaman bila tidak ada difasilitasi sebuah momen. Namun dalam lema itu mungkin cara Tuhan mengingatkan kepada kita barangkali ada yang kurang dalam cara kita mengelola rasa “satu”. Dan dari pengalaman banyak negara Wamil atau program serupa tak semata bicara latihan militeristik. Di sinilah mental digodok, menjadi Negara Singapura bertanggung jawab. Terhadap Negaranya; terhadap kepentingan yang lebih besar. Membentuk pribadi selfless atau “Country, Before self”. Pembentukan karakter seperti ini akan sangat mustahil bisa dilakukan hanya dengan pelajaran di kelas. Pembentukan ini butuh pengalaman bersama-sama, memerlukan proses yang panjang. Yang di banyak negara memakan waktu 2 tahun. Platform yang mendasarinya adalah menanamkan disiplin yang tinggi, pembentukan rasa setia kawan dan mengembangkan bibit-bibit kesadaran diri sendiri akan kemaslahatan lebih besar. Pada akhirnya secara sosiologis membuat kita lebih sistematis dan tertata.

Gubernur Baru dan Komunitas ASEAN

Jaringan HMG di Luar Negeri: Harimurti Dika Utama (Los Angeles, USA), Nina Fitri Kurnia (Melbourne, Australia), Dirman Haji Mustafa, Eko Hero (Kuala Lumpur, Malaysia). Alamat Redaksi: Gedung Riau Pers Jalan Tuanku Tambusai No. 7 Pekanbaru 28282. Redaksi menerima tulisan dalam bentuk artikel, laporan perjalanan, opini, diketik dua spasi maksimal 5 halaman kwarto. Redaksi juga menerima foto-foto menarik. Tulisan harus orisinil dan belum pernah dikirim ke media lain. Redaksi berhak mengedit tanpa mengubah subtansi.

Redaktur Pelaksana : Doni Rahim

q REDAKTUR: DONI RAHIM

Agar Bangga Berbangsa

penemuan mayat di dalam kolam atau sungai. Semoga pihak terkait bisa segera merespon kondisi ini dengan memasang lampu penerang jalan. Terima Kasih. Herman warga Dwikora

Plt Manager Sirkulasi & Pengembangan Pengembangan: Efridel Asisten/ ger Iklan: Muhardi Yance.. Staf Sirkulasi: Syahfari, Arman. Mana Manag Manager Hrd & Adm Sirkulasi: Andri Suryaningsih. Account ger Executive Manag Executive: Jefri Zein, Suherman, Alimudin, Nursadik. Mana Keuangan: Yandes Maksus, Kasir: Netu Okta Fera, Firman. Accounting: Sri Esti Arora. Penagihan: Hendrik Panca Abdi, Agus Salim Harahap. Iklan & Sirkulasi: Telp (0761) 7051960, 572168, Fax: (0761) 572168. Kantor Haluan Media Group Jakarta: Jl. Kebon Kacang XXIX. No 2A Jakarta. Telp elp. (021) 3161472-3161056. Faks. (021) 3153878 dan 3915790. Iklan Halaman I (Pertama) Full Colour Rp.60.000,-/mm kolom Spot Colour Rp.40.000,-/mm kolom Black White (BW) Rp.35.000,-/mm kolom

Iklan Halaman Dalam Full Colour Rp.35.000,-/mm klm Spot Colour Rp.25.000,-/mm klm Black White Rp.17.500,-/mm klm Sosial Rp.10.000,-/mm klm Kolom Rp.150.000/terbit

Penerbit: PT Inti Kharisma Mandiri Riau - Terdaftar sebagai anggota Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) dengan No. 308/2002/ 06/A/2002. Direktur Percetakan: H. Dheni Kurnia. Koordinator Percetakan: Irman Sasrianto. Staf Percetakan: Ramalius, Heru, Ibnu, Supris, Hamzah, Zulfadly, Syahratul, Wahyudi, Rahmad, Abdi. Dicetak oleh PT IKMR Pekanbaru Riau. Isi di luar tanggung jawab percetakan. q LAYOUT: WIWIN


HUKUM KRIMINAL

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

5

PETI Marak, Diduga Kuat Terjadi KKN TELUK KUANTAN(HR)-Direktur Riau Corruption Watch Mayandri Suzarman menduga tidak tuntasnya masalah penertiban PETI di Kabupaten Kuansing, diduga terjadi KKN yang dilakukan sejumlah oknum aparat penegak hukum di Kuansing. Hal ini juga menyikapi isu yang berkembang di tengah masyarakat, dimana sudah tidak menjadi razia umum lagi ada oknum-oknum yang mendapatkan setoran dari hasil kegiatan ilegal mining ini. Ini juga katanya, tidak seriusnya aparat penegak hukum melakukan tindakan tegas terhadap pengusaha PETI di Kabupaten Kuansing yang sejauh ini para pengusaha tersebut, sangat minim ditangkap dan diadili. "Ini baru dugaan kita, melihat aktivitas PETI makin berkembang dan seperti dipelihara di Kabupaten Kuansing. Kita juga menduga

banyak oknum-oknum yang menjadi pemain pada PETI ini, tidak hanya membeking tapi disinyalir juga mendapatkan setoran,"tegas Mayandri Suzarman kepada Haluan Riau, Rabu (18/12). Sehingga, pemberantasan PETI di Kuansing bagaikan terbentur tembok yang sangat kokoh. Bahkan di tenggarai banyak oknum yang terlibat langsung dalam aktivitas ilegal ini. Dugaan yang disampaikan RCW ini juga bukan tanpa alasan, karena sampai hari ini tidak ada tindakan tegas dari penegak hukum terhadap pemilik atau pengusaha PETI. Dari apa yang kita baca

ROBI SUSANTO Liputan Kuansing disalah satu media di Riau, tahun 2013 ini saja kasus PETI ini tidak sampai 20 kasus yang ditangani pihak Kejari Kuansing. Anehnya lagi, anehnya lagi hampir seluruh kasus ini korbannya adalah pekerja pada PETI yang bukan orang dari Kuansing. Sementara, pengusaha atau pemilik dari hasil tindak kejahatan ilegal mining iuni sangat minim yang ditangkap dan belum terdengar ada yang ditangkap. Menurut Mayandri, dugaan adanya oknum-oknum tertentu yang menerima setoran, ini sudah dikategorikan dalam tindakan korupsi. Dimana uang tersebut berasal dari kegiatan ilegal yang dilakukan masyarakat dan penguasaha PETI sendiri. Demi untuk, mengamankan aktivitasnya mereka diduga telah memberikan

upeti kepada oknum-oknum tertentu. Hal ini menurutnya, perlu disikapi serius oleh Kapolda Riau, karena kurangnya dilakukan pengawasan tentunya akan membuat oknum bawahannya leluasa melakukan praktik-praktik yang akan mencoreng nama kepolisian sendiri. Kalau dilihat selama ini dari kasus PETI ini, yang diproses hanyalah para pekerja yang tidak tahu apaapa dan menjadi korban karena tergiuur pekerjaan yang ternyata itu adalah ilegal. Sementara, pemilik modal bebas berkeliaran dan belum oterjamah oleh hukum. Selain itu vonis yang ringan, juga menjadi penyebab maraknya PETI ini karena pelaku tidak ada efek jera. "Kong-kalikong antara pengusaha PETI dengan oknum aparat pembeking ini merupakan sebuah perbuatan KKN yang menyebabkan adanya kecemburuan sosial

SELUDUPKAN SABU

Tiga Warga Negara Malaysia Dituntut 15 Tahun Penjara BENGKALIS (HR) - Tiga warga negara Malaysia, SBK (27), RN (31) dan MTG (38) dituntut Jaksa Penuntut Umum Kejari Bengkalis 15 tahun penjara. Ketiganya terbukti bersalah dan meyakinkan menyelundupkan sabu-sabu ke Indonesia melalui Pelabuhan Internasional Selatbaru, Bengkalis pada 2 Juni 2013 lalu. JPU menjerat ketiga terdakwa dengan pasal 113, 114 dan pasal 132 UU RI nomor 35/2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika. "Mereka kita tuntut 15 tahun penjara pada sidang yang digelar Kamis (12/1) pekan la-

lu. Sesuai dengan fakta persidangan mereka terbukti bersalah menyelundupkan sabu dalam jumlah yang cukup besar,'' ungkap JPU Kejari Bengkalis Furkon Syah Lubis kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (18/12). Ketiga terdakwa asal Malaysia itu tertangkap membawa barang haram jenis sabu-sabu saat pemeriksaan aparat Bea dan Cukai Bengkalis di Pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Minggu, 2 Juni 2013. Dari penangkapan yang dilakukan BC, barang bukti

di tengah masyarakat karena sebagian yang tidak dibeking ini mengeluh sering di razia,"ujarnya. Untuk itu, kedepan diharapkan Kapolda yang baru ini dan Kapolres Kuansiung yang baru ini, agar melakukan investigasi lebih dalam lagi terkait adanya dugaan keterlibatan sejumlah oknum anggotanya yang bermain dilapangan. Kalau ini tidak dilakukan tentunya kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tentunya akan berkurang dan masyarakat tidak percaya lagi. Hal ini juga nantinya, akan menjadi bom waktu yang suatu saat bisa meledak dengan terjadinya konflik hoizontal di tengah masyarakat. Untuk itu diperlukan langkah kongkrit yang terintegrasi antara pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum. "Kalau Kapolres tidak mampu membasmi PETI ini, maka Kapolda yang harus turun tangan, jangan dibiarkan membuat resah masyarakat,"katanya. Karena menurutnya, kegiatan PETI ini sudah sangat meresahkan warga karena merusak lingkungan, jangan tunggu konflik terjadi baru di

selesaikan. Seperti konflik yang baru terjadi antara security perusahaan dan pengusaha PETI ini, mereka menyerang membabi buta ke perusahaan. Sampai saat ini memang banyak pihak yang mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum untuk bisa menuntaskan masalah PETI di Kuansing. Mengingat aktivitas makin hari makin bertambah dan pelaku makin anarkis. Bahkan aktivitas di sepanjang aliran sungai kuantan berada di tengah perkampungan masih dibiarkan tanpa ada penertiban, sehingga isu negatif bermunculan adanya oknum yang memmbeking dan diduga adanya setoran. Untuk itu Mayandri meminta, agar Kapolda Riau serius mengungkap kalau ada oknum anggota yang terlibat agar diberi sanksi tegas. Karena dari isu yang mengalir saat ini ada dugaan aktivitas PETI ini ada setoran dari pengusaha PETI sejumlah oknum. Secara terpisah Kejari Teluk Kuantan Andi Darmawangsa melalui Kasi intel Herlambang Saputro menilai aktivitas PETI ini ter-

kesan dibiarkan. "Bahkan salah satu DPO Polres Kuansing masih bebas berkeliaran di Teluk Kuantan dan santai keluar masuk kedai kopi,"inikan pembiaran, masa DPO bisa berkeliaran di tempat umum, tidak diamankan,"katanya. Sebelumnya Kapolres Kuansing AKBP Bayu Aji Irawan mengatakan, semua instansi terkait dan tokoh masyarakat serta pemerintah setempat harus lebih berperan aktif dalam menangani hal ini. Jadi tidak hanya pihak kepolisian, semua pihak harus berperan dalam menuntaskan masalah PETI di Kuansing. Akibat maraknya aktivitas PETI di Kuansing, saat ini kondisi air sungai dan kerusakan lingkungan semakin memprihatinkan. Dimana air sungai selalu keruh. Bahkan banyaknya oknum yang terlibat membuat aktivitas PETI ini diragukan bisa tuntas karena kurang seriusnya sejumlah pihak melakukan upaya pemberantasan. Padahal air sungai kuantan atau yang disebut sungai Indragiri telah tercemar logam berat seperti air raksa.***

BEROMSET MILIARAN

Bandar Togel Digerebek

HALUAN RIAU/INT

BARANG bukti sabu-sabu yang di seludupkan oleh warga Malaysia. sabu berhasil disita seberat 358,21 gram yang dibagi dalam 7 paket yang sengaja di-

simpan di dalam celana dalam dan kaos kaki yang dipakai paraterdakwa.(gor/ivi)

PEMERINTAH KABUPATEN SIAK

Mengucapkan Terimakasih atas diraihnya Penghargaan

PEKANBARU (HR)- Seo r a n g ba n d a r j u d i t o t o gelap yang diketahui beromset miliaran rupiah berinisial ET(35), beserta 13 orang yang diduga pemain pemasang togel, Rabu (18/ 12) sore kemain berhasil diamankan Jajaran Reskrim Polresta Pekanbaru, di sebuah kedai kopi Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru. Informasi yang dihimpun dari kepolisian, hasil penyidikan sementara, terungkap di rekening koran milik ET sejumlah transaksi yang mencengangkan. Dalam rekening tersebut setiap harinya terjadi transaksi hingga Rp30- 40 juta perhari. "Transaksi-transaksi itu diduga hasil pen-

jualan togel, jika transaksi dalam sehari mencapai puluhan juta kalau sebulan omsetnya bisa mencapai milyaran rupiah," tegas Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar Satria. Di lokasi berlangsungnya penggrebekan yang dilakukan oleh pihak Reskrim Polresta Pekanbaru. ET alias Abok sang pemilik cukup jeli dalam menutupi bisnisnya ini, dalam menjalankan bisnis tersebut pelaku menyulap ruko sebagai warung kopi, sehingga jika terlihat dari luar ruko yang berdempetan dengan bengkel dinamo hanyalah warung kopi harian." Ke-13 orang pembeli yang berada di dalam ruko yaitu masing-masing Hn

(55), Ao (60), Bg (46), Ho (43), IL (40), Wi (41), Ai (58), Hi (46), Sl (50), Ml (50), Hl (44), Ji (37) dan Hl (57) semuanya lantas digelandang ke Mapolresta Pekanbaru untuk dimintai keterangan. Sementara ET langsung diperiksa bersama barang bukti Uang hasil penjualan sebanyak Rp 27 juta," kata Arief Fajar. Dipaparkanya bahwa dalam penggerebekan ini, Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan selama dua bulan. " Selama dua bulan kita telah melakukan penyelidikan terhadap bisnis haram ini, Diduga pelaku telah cukup lama menjalankan bisnis haramnya ini," Tutup Kompol Arief Fajar. (Nom)

Depresi, Pedagang Sate Tewas Gantung Diri PEKANBARU (HR) - Diduga depresi terhadap penyakit yang telah lama dideritanya, Syafei (34) seorang pedagang sate keliling beralamat di Jalan Pepaya, Kecamatan Sukajadi, Rabu (18/12), ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali di rumahnya. Informasi yang dihimpun, peristiwa menggemparkan tersebut pertamakali diketahui oleh sang ibu, Samsidar (58), saat hendak melaksanakan ibadah Salat Subuh. Saat keluar kamar dilihatnya,

korban Syafei yang hariharinya berjualan sate keliling sudah tewas tergantung di plafon dengan kondisi leher dililit tali tambang. Dengan kondisi lidah korban sudah terjulur keluar dan kaku. Kapolsek Sukajadi, Kompol Zurinis SH saat dikonfirmasi membenarkan atas peristiwa tersebut. Korban dinyatakan murni bunuh diri, karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuhnya. " Benar. Korban murni bunuh diri.

Menurut kelurganya, korban depresi karena mengidap penyakit," ungkapnya. Dipaparkan Kompol Zurinis, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya, jenazah korban oleh pihak keluarga akan langsung dikebumikan siang ini, " Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan tim identifikasi, tidak ada tandatanda kekerasan di badan korban," tutupnya.(nom)

Residivis Narkoba Bertato Ditangkap Curi Motor

ANUGERAH PARAHITA EKAPRAYA (APE) TINGKAT PRATAMA NASIONAL DARI PRESIDEN RI yang diserahkan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada Puncak Peringatan Hari Ibu ke - 85 Rabu, 18 Desember 2013 di Sasana Griya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta yang diterima Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si Tertanda

Drs. H. SYAMSUAR, M.Si

Drs. H. ALFEDRI, M.Si

BUPATI

WAKIL BUPATI

Drs. H. SYAFRILENTI, M.Si Plt. SEKDA

Drs. H. FAUZI ASNI, M.Si

Drs. H. SYAFRILENTI, M.Si

Drs. H. JAMALUDDIN, M.Si

ASISTEN PEMERINTAHAN DAN KESRA

ASISTEN PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN

ASISTEN ADMINISTRASI UMUM

PEKANBARU (HR)-Novri (31), pengangguran yang juga residivis kasus. Narkoba warga Jalan Ampera, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir ini terpaksa harus kembali merasakan pengapnya sel tahanan. Hal tersebut lantaran aksi kejahatanya berhasil dihentikan oleh anggota Sat Resrim Mapolsek Rumbai Pesisir. Kapolsek Rumbai Pesisir, Kompol Irwan Harahap melalui Kanit Reskrim, Iptu Arry Prasetyo kepada Haluan Riau, Rabu (18/12) mengatakan bahwa penangkapan tersangka Novri kasus pencurian sepeda motor ini melalui laporan yang diterima dari korban Ronal. Korban melaporkan bahwa telah kehilangan sepeda motor Yamaha Vega R yang terparkir di depan teras rumahnya. "Penangkapan tersangka dilakukan setelah korban yang kehilangan sepeda motor melapor Polsek," kata Arry Prasetyo. Dilanjutkannya, mendapati laporan tersebut anggota langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka. "Mendapat laporan tersebut ang-

HALUAN RIAU/INT

NOVRI yang ditangkap oleh Polres Rumbai Pesisir, Rabu (18/12). gota langsung bergerak melakukan penyelidikan dn pengejaran terhadap terangka,"jelas Kanit. Dalam pengejaranya, tersangka akhirnya berhasil dibekuk saat melintas di Jalan Paus Rumbai dan tanpa perlawanan tersangka yang juga residivis kasus narkoba tersebut beserta barang bukti langsung diseret ke Mapolsek Rumbai pesisir guna penyidikan lebih lanjut. Kepada Haluan Riau, tersangka Novri mengakui

bahwa aksinya tersebut dilakukan dengan menggunakan ujung pisau dapur yangg dibawanya. "Saya congkel pakai pisau dapur bang," ujarnya. Terhadap tersangka yang juga residivis bertato ini oleh penyidik dikenakan pasal 363 KUHP pidana dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun penjara. Sementara, barang bukti masih diamankan di Polsek Rumbai Pesisir untuk proses sidik lebih lanjut.(nom) q LAYOUT: SITI NURAINI L.


6

ADVERTORIAL INHU

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

TINGKATKAN EKONOMI MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA

Pembangunan 9 Pasar Tradisional Dipastikan Tuntas Tahun 2014 S

EPERTI yang selalu disampaikan Bupati Indragiri Hulu H Yopi Arianto SE dalam berbagai kesempatan bahwa, Pemerintah Kabupaten Inhu selalu berupaya menjadikan masyarakat Inhu sejahtera tahun 2015, sesuai visi dan misi Pemkab. Kesejahteraan masyarakat itu tidak hanya didukung oleh infrastruktur yang memadai, prasarana kesehatan yang cukup dan tersedianya fasilitas pendidikan. Namun kesejateraan masyarakat itu tercapai harus dibarengi dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Peningkatan ekonomi masyarakat diluar petani perkebunandan sector lain, salah satunya perdagangan secara umum. Perdagangan untuk masyarakat menengah kebawah, tentunya harus tersedianya infrastruktur dan tempat bertemunya pembeli dan penjual. Untuk itu, Pemkab Inhu secara bertahap terus berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pembangunan pasar tradisional di sejumlah kecamatan. Bahkan pada tahun 2014 mendatang, sedikitnya 9 pasar tradisonal tuntas dibangun di 9 kecamatan. Kemudian di tahun 2013 ini, ada 5 pasar tradisional (sebagian dilanjutkan tahun 2014) pembangunannya tuntas. Salah satunya pembangunan dua lantai pasar Belilas Kecamatan Seberida, pada awal tahun 2014 sudah diresmikan dan fungsikan. “Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat, tentunya dengan memprioritaskan pembangunan sesuai keinginan masyarakat itu sendiri,” kata Bupati belum lama ini. Pembangunan pasar tradisional di Belilas Kecamatan Seberida saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen yang sudah dimulai sejak 2 tahun lalu. Pembangunan dan penataan dengan baik pada pasar dua lantai itu akan menelan dana sebesar Rp 16 miliar yang bersumber dari APBD Inhu. Sehingga dengan selesainya pembangunan pasar tradisional Belilas diharapkan akan mampu mengatasi macet di sekitar pasar terutama pada Jalan Lintas Timur (Jalintim) daerah itu. Karena dengan penataan pasar yang matang akan mampu memberi luang untuk parkir kendaraan yang selama ini selalu memanfaatkan bahu jalan sebagai salah satu penyebab terjadinya macet. Disisi lain, dengan selesainya

q REDAKTUR: IMELDA VINOLIA

pembangunan pasar tradisional Belilas yang menyediakan tempat bagi pedagang basah dan kering itu dapat meningkatkan perekonomian warga setempat. Sebab, tempat jual hasil pertanian dan dagangan lainnya yang dijual pedagang tersedia dan akan tertata. Pembangunan pasar tradisional di Kecamatan Sungai Lala yang sudah dimulai sejak tahun 2013 kembali akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2014 mendatang. Pembangunan pasar tradisional Sungai Lala yang dibangun satu lantai pada tahap dua akan tuntas di tahun 2014 dengan besaran anggatan sebanyak Rp 6,7 miliar. Untuk itu Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Inhu berharap para pedagang di pasar tradisional Sungai Lala dapat bersabar. “Pihak kecamatan hendaknya dapat menyelamatkan sejumlah asetaset yang ada di pasar tradisional Sungai Lala. Karena untuk pembangunan tahap dua baru akan dimulai sekitar 4 bulan mendatang,” ujar Kadisperindagpas Ir Hasman Dayat Msi. Kemudian untuk mewujudkan peningkatan ekonomi masyarakat di Kecamatan Kelayang, Pemkab Inhu melalui Dispendagpas juga sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar yang bersumber dari APBD Inhu untuk pembangunan pasar tradisional Kelayang. Dimana pasar tradisional Kelayang pada tahun 2014 mendatang akan dibangun bertingkat sesuai dengan ketersedia lahan yang ada. Pembangunan pasar tradional Kelayang masuk dalam prioritas. Sebab, sejak beberapa waktu lalu pasar lama yang ada saat ini belum pernah dilakukan pemugaran dan terkesan diabaikan. Sehingga dengan pembangunan akan dapat memperindah wajah pasar tradisional Kelayang.

Dalam tahun 2013 ini, Pemkab Inhu juga sudah menetapkan anggaran untuk renovasi pasar tradional di Kecamatan Lubuk Batu Jaya dan di Kecamatan Lirik. Renovasi itu dilakukan dalam rangka untuk kenyamanan para pedagang dan pengunjung pasar. Sebab pasar yang berlumpur dan kotor serta tidak tersedianya fasilitas umum seperti wc serta lainnya akan menjadikan pengunjung pasar tidak nyaman. Bahkan pada akhirnya pasar

yang terjadi di pasar Sri Gading Air Molek sekitar 3 bulan yang lalu, tetap menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Pembangunan ulang pasar Sri Gading sudah tuntas melalui perencanaan di APBD-P tahun 2013. Sehingga pada tahun 2014 mendatang tinggal pelaksanaan pembangunan. Biaya pembangunan ulang pasar Sri Gading yang

dan penyerapan tenaga kerja. Maka dalam pembangunan sektor perdagangan merupakan salah satu program prioritas yang telah dikembangkan mulai tahun 20042009 merupakan Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri. Program tersebut, secara simultan dan sinergis akan terus dikembangkan untuk memperkuat pasar dalam negeri melalui pemantapan suplai serta menjaga kelancaran dan efisiensi

let yang bersih, pembuangan sampah dan limbah yang teratur juga merupakan hal penting bagi pengelola pasar untuk mengembangkan pasar tradisioanl (not just natural but clean). Penataan los/kios/lapak yang beraturan. Adanya kemampuan dan ketegasan oleh manajemen pasar dalam mengatur kios dan lapak secara baik dan rapi. Dalam hal ini pengelola pasar harus tegas mana yang memang peruntukkannya mana

yang ada tidak akan dikunjungi pembeli. Luasnya wilayah Kecamatan Batang Cenaku dan saat ini baru ada satu pasar tradisional, pada tahun 2013 Pemerintah Daerah sudah menuntaskan perencanaan untuk pembangunan pasar tradisional kedua di Kecamatan Batang Cenaku yang berlokasi di Desa Kerubung Jaya. Di atas lahan sekitar 2 hektar di daerah itu pada tahun 2014 mendatang akan dibangun pasar tradional dengan anggaran sebesar Rp2 miliar. “Sejumlah dokumen dan surat-surat lainnya sudah tuntas dan tinggal realisasi pembangunan di tahun 2014,” ungkapnya. Kemudian pembangunan pasar tradisional di Kecamatan Rengat Barat yakni di pasar Pekan Heran juga akan dilaksanakan di tahun 2014 mendatang. Didukung oleh persyaratan dan admintrasi yang lengkap, pasar tradisional Pekan Heran akan dibangun dua lantai dengan anggaran mencapai Rp8 miliar. Pasar tradisional Pekan Heran masuk dalam prioritas yang sebelumnya sempat tertunda. Tentunya dengan adanya pembangunan pasar tradisional Pekan Heran akan dapat mengatasi macet pada saat hari pasar. Musibah kebakaran hebat

belum dapat ditaksi itu, hanya dapat diperkirakan sekitar Rp5 miliar hingga Rp 10 miliar untuk tahap awal. Namun demikian, untuk pembangunan ulang pasar Sri Gading mendapat perhatian serius dari Kementerian Perdagangan RI. Untuk mendapatkan dana DAK untuk pembangunan ulang pasar Sri Gading, pihak Disperindagpas telah menyiapkan sejumlah persyaratan termasuk sertifikat tanah untuk diajukan ke Kementerian Perdagangan. Bersamaan dengan itu, pada tahun 2014 mendatang juga akan dilakukan pembangunan pasar tradisional di Kecamatan Batang Gansal. Karena pada tahun 2013 ini perencanaan untuk pembangunan pasar tradisional Batang Gansal juga sudah tuntas. Sementara, pasar tradisional dalam Kota Rengat, pada tahun ini juga berbenah melalui pembangunan pagar dan pendinginan areal parkir serta pembangunan drainase. Untuk pembangunan drainase dan peninggian lokasi parkir dimaksudkan agar tidak terjadi banjir. Sementara, pembangunan pagar dalam rangka untuk menertibkan parkir yang selama ini sebagai pemicu macet. “Di pasar tradisional Kota Rengat juga akan dibangun musalah melalui dana hibah,” terangnya. Fungsi Pasar Tradisional Ditengah Munculnya Pasar Modern Pasar tradisional adalah pasar yang dalam pelaksanaannya bersifat tradisional dan ditandai dengan pembeli serta penjual yang bertemu secara langsung. Proses jual-beli biasanya melalui proses tawar menawar harga dan harga yang diberikan untuk suatu barang bukan merupakan harga tetap, dalam arti lain masih dapat ditawar, hal ini sangat berbeda dengan pasar modern. Umumnya, pasar tradisional menyediakan bahan-bahan pokok serta keperluan rumah tangga. Lokasi pasar tradisional dapat berada ditempat yang terbuka atau bahkan dipingir jalan. Sebagai ciri khas pasar tradisional adalah adanya tenda-tenda tempat penjual memasarkan dagangannya, serta pembeli yang berjalan hilir mudik untuk memilih dan menawar barang yang akan dibelinya. Melihat fungsi dan peran pasar tradisional yang strategis dalam peningkatan pendapatan

distribusi barang kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah tanah air. Di balik peran pasar tardisional yang strategis tersebut diperlukan upaya-upaya dalam rangka meningkatkan daya saing pasar tradisional yang identik dengan sebuah lokasi perdagangan yang kumuh, semrawut, kotor dan merupakan sumber kemacetan lalu-lintas. Citra Pasar Tradisional yang kurang baik tersebut sudah semestinya mendapat perhatian yang cukup besar karena di dalamnya terkait dengan hajat hidup orang banyak. Pembenahan pasar tradisional menjadi tempat belanja yang bercitra positif adalah suatu tantangan yang cukup berat dan harus diupayakan sebagai rasa tanggung jawab kepada publik. Karenanya, pembenahan pasar tradisional tentu saja bukan hanya tugas pemerintah tetapi juga masyarakat, pengelola pasar dan para pedagang tradisional untuk bersinergi menghapus kesan negatif tersebut sehingga pasar tradisional masih tetap eksis di tengah persaingan yang semakin ketat. Untuk itu, dalam pengelolaannya perlu ada manajemen pasar yang memiliki visi dan misi yang jelas tentang arah dan bentuk pasar tradisional yang dikembangkan ke depan. Sehingga tugas pokok pengelola pasar adalah melakukan pembinaan terhadap pedagang, menciptakan kondisi pasar yang kondusif dan layak untuk berusaha serta mengupayakan kelancaran distribusi barang sehingga tercipta kestabilan harga barang. Pengelola pasar harus memahami tugas dan fungsinya sebagai pengelola. Orientasi pemerintah daerah masih lebih cenderung pada peningkatan PAD dari pada peningkatan pelayanan kepada masayarakat. Begitu juga dengan keberadaan pedagang kaki lima harus tertib dan layak. Pedagang kaki lima sangat memerlukan tempat untuk menjajakan dagangannya. Mereka selalu mencari tempat yang ramai dikunjungi pembeli. Sayangnya, belum ada solusi yang memadai untuk mereka, cenderung dibiarkan saja sehingga mereka menempati pinggiran jalan untuk menjual. Konsep pasar tradisional adalah mengakomodasi tempat penjualan sektor informasi yang layak dan sesuai dengan yang mereka inginkan. Fasilitas Umum, Parkir, Toi-

yang tidak sehingga bagi yang melanggar dapat dikenakan sanksi. Namun yang terpenting adalah komitmen diri dari masing-masing pengelola untuk meraih prestasi guna membangun dan mengembangkan pasar yang dikelola. Pembinaan disiplin pedagang adalah pengelola pasar harus membuat peraturan yang jelas dan kemudian dilakukan sosialisasi dan proses edukasi kepada para pedagang secara rutin dan menyeluruh. Sehingga semua penghuni pasar mengetahui isi dan maksudnya. Adanya komitmen dari penghuni pasar untuk mentaatinya agar bisa selalu diingat oleh para penghuni pasar, maka naskah peraturan dibuat menjadi semenarik mungkin dan ditempel di berbagai tempat di lokasi pasar. Artinya, modernisasi bukan satu-satunya solusi tetapi bisa dilakukan peningkatan fungsi dan daya tarik pasar tradisional dalam bentuk lain dengan menciptakan sesuatu yang khas dan unik. Namun tingkat kenyamanan, keamanan, kebersihan dan ketertiban menjadi terpelihara dengan baik. Namun hadirnya ritel modern selalu dianggap bisa membunuh pasar tradisional. Pasalnya, dengan kekuatan dana dan harga lebih murah membuat pasar tradisional kehilangan pelanggan. Diantara berbagai pihak menilai, hal itu tidak benar. Karena kehadiran ritel modern tidak akan membunuh pasar tradisional. Sebab seberapa jauh pun suatu ritel berdiri, jika pasar tradisional tidak direvitalisasi, tetap becek, kotor dan sebagainya maka lambat laun akan ditinggal pembeli. Untuk itu perlu menerapkan pembatasan keberadaan ritel, tujuannya agar tidak mematikan pasar tradisional. Karena ritel tradisional dengan modern itu bisa hidup berdampingan, seperti di Yogyakarta dan di Pasar Ambarukmo yang justru saling melengkapi. Masyarakat habis dari pasar tradisional siangnya mampir ke ritel modern, mal-nya hidup kembali karena ada ritel modern yang hadir di sana dan keberadaan ritel modern sangat menguntungkan bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Sebab, ritel modern itu mandiri, tidak membebani APBD, ritel modern menyerap tenaga kerja banyak (advetorial)

q LAYOUT: WIWIN


SAMBUNGAN

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

Gugatan SPS-PWI ke KPU Mulai Disidang PEKANBARU (HR)-Sidang gugatan Serikat Perusahaan Pers dan Persatuan Wartawan Indonesia Cabang Riau terhadap Komisi Pemilihan Umum Kota Pekanbaru, mulai digelar di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (18/12). Di hadapan hakim, Serikat Perusahaan Pers (SPS) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Riau selaku penggugat, menilai KPU Pekanbaru selaku tergugat bertindak diskriminatif memilih media sewaktu rapat pleno penetapan jadwal kampanye Pilgubri putaran kedua, November 2013 lalu. Akibat perlakuan itu, SPS dan PWI Cabang Riau meminta KPU Pekanbaru membayar kerugian materil dan immateril senilai Rp501 miliar. Dalam sidang kemarin, SPS dan PWI Riau diwakili kuasa hukumnya Sugiharto, sementara KPU Pekanbaru diwakili kuasa hukumnya Aziun

Asyari. Dalam sidang perdana yang dipimpin Masrul, SH, pihak penggugat menyerahkan berkas gugatan dan bukti yang dijadikan landasan hukum. Sebelum sidang masuk ke materi perkara, pihak PN Pekanbaru menyarankan penggugat dan tergugat melakukan mediasi. Mediasi dipimpin hakim Isnurul di ruang mediasi PN Pekanbaru. Kuasa hukum tergugat dan penggugat didudukkan bersama membahas masalah ini. Namun, kuasa hukum SPS dan PWI Cabang Riau, Sugiharto, tetap bersikeras melanjutkan gugatannya dan meminta KPU Pekanbaru membayar Rp501 miliar. Majelis hakim PN Pekanbaru kemudian meminta tergugat untuk bermediasi dengan Ketua PWI Cabang Riau Dheni Kurnia dan Ketua SPS Cabang Syafriadi. "Mediasi akan dilanjutkan dengan menemui Ketua PWI Riau dan Ketua SPS,"

Setiap ... DENGAN adanya aturan baru tersebut, setiap desa akan mendapat jatah alokasi Rp700 juta setiap tahun. Priyo mengatakan, dengan disahkannya UU tentang Desa merupakan sejarah karena proses panjang pembahasan yang dilakukan sangat meletihkan. "Sangat membanggakan, keputusan ini adalah keputusan kita bersama, karena seperti yang kita ketahui, Pemerintah yaitu Presiden dimenit-menit terakhir, masih ada beberapa subtansi yang Presiden pertimbangkan, tetapi akhirnya menyetujuinya dan bisa diketuk palu sekarang," kata Priyo. Dalam laporannya, Ketua Pansus RUU Desa Akhmad Muqowam berharap, dengan di sahkannya UU Desa ini dapat menjadi regulasi dalam rangka mensejahterakan masyarakat, utamanya masyarakat yang berkehidupan di pedesaan.

Dari Hal. 1 Salah satu subtansi penting yang tertuang dalam RUU tentang Desa ini menurut Muqowam adalah pengaturan tentang Keuangan Desa, sebagaimana tertuang dalam Pasal 72 RUU Desa, bahwa desa mempunyai beberapa sumber pendapatan. Pendapatan itu bersumber dari Pendapatan Asli Desa, alokasi anggaran APBN, bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah kabupaten/kota, alokasi dana desa yang merupakan bagian dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima kab/kota, bantuan keuangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi dan APBD Kabupatan, hibah dan sumbangan yang tidak mengikat dari pihak ketiga serta. "Khusus mengenai alokasi anggaran yang berasal dari APBN, bersumber dari Belanja Pusat dengan mengefektifkan program yang berbasis desa

Saksi ... MEREKA adalah Tri Rahayu Widodo, Baharudin Siregar, Zulfahmi HR. Ketiganya adalah mantan petugas LHP Dinas Kehutanan Pelalawan. Sedangkan satu saksi lainnya adalah Adam Sofyan Siregar, mantan petugas LHP Dinas Kehutanan Kabupaten Siak. "Pada dasarnya LHP fungsinya adalah untuk mengetahui jenis, ukuran, dan volume kayu yang akan di tebang dan jika telah disahkan maka saya dengan pihak perusahaan akan turun kelapangan untuk memeriksa langsung hasil tebangan kayu," ungkap Tri Rahayu saat memberikan kesaksian. Dalam sidang itu, keempat saksi juga mengaku dibayar oleh perusahaan bersangkutan yang dianggap sebagai honor dari perusahaan. Namun Tri menampik bayaran tersebut mempengaruhi pengesahan

LHP. Dalam sidang yang berlangsung selama empat jam tersebut, Rusli Zainal beserta kuasa hukumnya tidak menyatakan keberatan atau pernyataan khusus terkait dengan keterangan para saksi. Minta Dirawat di RS Pada akhir persidangan, kuasa hukum Rusli Zainal, meminta majelis hakim memberikan izin kepada kliennya untuk menjalani perawatan di rumah sakit swasta di Pekanbaru. Permohonan itu sudah diajukan sebelumnya, namun belum mendapatkan putusan dari hakim. Dalam kesempatan itu, kuasa hukum RZ kembali mengutarakan kondisi kliennya yang mengeluhkan sakit pada bagian pinggang, alergi dan sakit maag. Selama berada di rumah tahanan, RZ mengaku tidak mendapatkan perawatan

dari dokter. Bila pun ada, hanya diberikan obat generik. Terkait tuntutan itu, ketua majelis hakim Bachtiar mengatakan pihaknya akan berunding terlebih dahulu dengan sesama majelis hakim lainnya. Dari sana, baru akan diambil keputusan apakah permintaan itu diterima atau ditolak. "Kami berunding dulu, besok kami putuskan apakah saudara diberi izin atau tidak," tegas Bachtiar. Sementara itu, dari pantauan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, sidang kemarin tampak sepi. Tidak saja pengunjung, petugas keamanan yang berjaga-jaga juga tampak hanya beberapa orang saja. Sesuai jadwal, sidang akan kembali digelar hari ini (Kamis, 19/12) dengan agenda yang sama yaitu mendengarkan keterangan para saksi. (mg10)

dua gerai tersebut. Di bawah todongan senjata api, keduanya diancam akan dibunuh jika melakukan perlawanan. Keduanya kemudian disekap dengan mulut dilakban serta kaki dan tangan diikat. Dari hasil olah TKP pihak Kepolisian di lokasi jadian, para pelaku masuk dengan terlebih dahulu membuka paksa pintu gerai dengan mesin las. Selanjutnya, mereka langsung melumpuhkan dua karyawan tersebut dan kemudian menyikat barang berharga yang berada di dalam gerai tersebut. Aksi para pelaku juga sudah disaksikan Kapolsek Tenayan raya, Kompol Yulianto Widodo. Setelah melihat rekaman tersebut, Yulianto menilai para pelaku sudah profesional dan

terlatih. "Cara kerja mereka sangat rapi. Mulai dari membuka paksa pintu menggunakan mesin las, membongkar mesin ATM, dilakukan dengan sangat trampil. Mereka terlatih," ujarnya. Untuk mengusut peristiwa tersebut, Yulianto mengatakan pihaknya sudah meminta bantuan dari Polresta Pekanbaru. Sejauh ini, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk termasuk pemilik gerai. "Untuk sementara ini, pelakunya diketahui lebih dari dua orang dan kerugian lebih dari Rp200 juta. Pelakunya masih kami buru. Sejumlah barang bukti termasuk cctv (kamera pemantau) juga telah disita," tambahnya. (ant/rtc/sis)

Dari Hal. 1

Ganyang... MEDALI emas tim 'Merah Putih' bermain imbang dengan Malaysia, tapi akhirnya kalah saat tos-tosan. Beberapa pilar Indonesia yang juga menjadi skuat SEA Games tahun lalu juga masih ada yang menjadi bagian tim yang berlaga di Myanmar tahun ini. Kurnia Meiga, Egi Melgiansyah, Ramdhani Lestaluhu, Andritany Ardhiyasa, Andik Vermansyah, dan Diego Michiels merupakan deretan pemain itu. Sejak tahun 2010, Malaysia seakan menjadi lawan yang sulit dikalahkan oleh Indonesia di laga-laga krusial. Di SEA Games kali ini, Indonesia dan Malaysia bakal melakoni pertandingan di tempat netral. RD dan Ong Kim Swee akan kembali beradu strategi q REDAKTUR: SISWANDI

secara merata dan berkeadilan, yang di dalam penjelasan pasal dijelaskan bahwa besaran alokasi anggaran yang peruntukkannya langsung ke desa ditentukan 10 persen dari dan diluar dana Transfer Daerah (on top) secara bertahap," jelas Muqowam. Anggaran tersebut, tambahnya, dihitung berdasarkan jumlah desa dan dialokasikan dengan memperhatikan jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan Desa. "Bagi kabupaten/kota yang tidak memberikan alokasi dana tersebut, pemerintah dapat melakukan penundaan dan atau pemotongan sebesar alokasi dana perimbangan setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus yang seharusnya disalurkan ke Desa," tegas Muqowan. (sam) Dari Hal. 1

Rampok ... DALAM aksinya, pelaku berhasil membongkar kas yang berisi uang sebesar Rp14 juta berikut sejumlah barang lain. Tidak itu saja, para pelaku juga membongkar paksa satu unit ATM milik Bank Rakyat Indonesia di dalam gerai yang berisi uang tunai sebesar Rp200 juta. Para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang itu, diduga sudah profesional. Pasalnya, meski aksi mereka terekam kamera CCTV, namun mereka tampak tidak takut atau canggung. Perampokan itu tampak dilakukan secara rapi dan teratur. Sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu melumpuhkan M Yusuf (25) dan Dinata (23), dua karyawan Alfamart yang ketika itu sedang tidur di lantai

kata Aziun saat ditemui wartawan. Masalah ini bermula saat acara penyampaian visi-misi Pilgubri putaran dua yang digelar 21-23 November 2013 lalu. Ketika itu KPU Pekanbaru hanya memilih dua televisi dan empat radio. Perlakuan KPU Pekanbaru ini dinilai SPS dan PWI Riau tidak adil karena sesuai Peraturan KPU Nomor 69 Tahun 2009 tentang Pedoman Teknis Kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, kampanye dilakukan di media cetak dan elektronik. Atas dasar itu, KPU Pekanbaru digugat SPS dan PWI Cabang Riau sebesar Rp501,52 miliar; berupa kerugian materil Rp1,52 miliar dan immateril Rp500 miliar. Hitungan itu berdasarkan jumlah anggota SPS Cabang Riau saat ini, yakni 17 harian, 12 mingguan dan 8 media online. (rac/sis)

Dari Hal. 1 dalam laga berlangsung di Zayyarthiri Stadium, Nay Pyi Taw. Pelatih tim nasional Indonesia U-23 Rahmad "RD" Darmawan menyebut Malaysia yang akan dihadapi di semifinal SEA Games 2013 sebagai lawan berat. Tapi ia pun telah berusaha menyiapkan timnya agar bisa beradu dengan kompetitif. Untuk 'Garuda Muda', Malaysia menghadirkan kenangan kurang mengenakkan. Baru dua tahun lalu Indonesia dibekap dua kali, yakni di fase grup dan kemudian di partai puncak SEA Games 2011. Perjalanan Malaysia di gelaran kali ini pun cukup sip. Menjadi juara Grup A, 'Harimau Muda' tidak terkalahkan dan mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang

dalam grup yang juga dihuni Singapura, Vietnam, Laos, dan Brunei itu. Malaysia membukukan 9 gol dan kemasukan 3 gol saja dari empat laga. Laju Malaysia tersebut tidak lepas dari analisis RD yang juga sudah menemukan sejumlah temuan mengenai tim lawan nanti, yang disebutnya benar-benar akan memberikan ujian berat buat Indonesia. "Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal itu saya tidak hanya sisi teknik dan taktik saja yang dikedepankan. Tapi bagaimana juga mental pemain harus selalu stabil sepanjang 90 menit, karena saya akui dalam hal mental lawan lebih unggul," ujarnya. .(dtc/ssc/pep)

7

Ibu Tiri Cekik Balita Hingga Tewas BATAM (HR)-Diduga akibat dicekik ibu tirinya sendiri, nyawa Muhammad Rizqi Zaki (3), bocah warga Perumahan Puri Mas Batuaji, Batam, akhirnya tidak bisa diselamatkan lagi. Bocah itu menghembuskan nafasnya yang terakhir pada Rabu (18/12) sekitar pukul 06.00 WIB. Rizqi adalah anak dari pasangan Ac (27) dari istri pertamanya Leniati. Saat ini, keduanya telah berpisah. Ketika peristiwa tragis itu terjadi, bocah itu dirawat Ac bersama istri keduanya Ro (22). Menurut informasi, Rizqi tewas setelah

sempat dicekik ibu tirinya itu. Diduga, Ro kesal karena Zaki yang sedang tak enak badan, selalu rewel. Sebelum meninggal, bocah itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji Batam. Ia sampai ke rumah sakit sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, menurut penuturan dokter, Zaki sudah meninggal empat jam sebelumnya. Kematian Rizqi nyaris tertutup rapi, karena tak satu pun yang melapor ke polisi. Namun karena kecurigaan pihak medis

atas kondisi fisik Rizqi seperti orang yang terkena siksaan, pihak RSUD langsung berkoodinasi dengan pihak kepolisian Batuaji. Buntutnya, kasus penganiayaan terhadap Rizqi pun terungkap. Kepada petugas kepolisian, Ac dan Ro mengaku menganiaya Rizqi sebelum meninggal. Menurut Ac, kematian Rizqi karena ulah Ro yang sering menganiayanya. Ac mengaku sangat menyesal dengan kejadian itu. Sementara Ro, mengaku awalnya geram karena Rizqi

selalu menangis. Ia mengaku sempat mencekik lehernya hingga tiga kali dan menendang perutnya dua kali serta menampar. Ia mengaku khilaf dan menyesali perbuatannya itu. Pjs Kapolsek Batuaji Kompol Heryana mengatakan, dari hasil visum, wajah korban tampak lebam dan badannya membiru. Dari hidungnya keluar darah dan di perutnya juga ada bekas tapak kaki. Kedua pelaku dijerat pasal 338 jo 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara. (cw71)

merupakan bukti penyiksaan yang dialami bocah itu. "Ini sangat menyedihkan. Saya pribadi sangat mengutuk prilaku orangtua yang tega menelantarkan dan menyiksa anaknya, mungkin sifat orangtuanya sudah hampir sama dengan binatang," geram Eva. Dikatakan, sebagai orangtua, seharusnya memberi kasih sayang, mendidik dan menjadi teladan bagi anak-anak. Bukan malah sebaliknya, melakukan perbuatan yang tidak seharusnya, seperti yang dialami Adit. Eva juga langsung mengimbau semua pihak saling bahu membahu meringankan beban Adit. "Menjelang puncak peringatan Hari Ibu, mari kita bahu-membahu meringankan beban anak kita ini. Dia anak kita semua," ujarnya. Sementara kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kampar dan pihak terkait lainnya, Eva berharap segera menemukan orangtua Adit untuk dimintai pertanggungjawabannya. Terus Diburu Sementara itu Wakil Ketua KPAID Kampar Hafiz Tohar

mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kasus Adit tersebut ke Polres Kampar. Hafiz berharap polisi dapat mengungkap kasus ini sampai tuntas. Di tempat terpisah, Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono mengatakan, pihaknya terus berupaya mengejar siapa pelaku penganiayaan terhadap bocah tersebut. "Anggota tetap kita sebar ke lapangan dan terus mengungkap siapa pelaku penganiayaan ini," ujar Ery. Sejak kasus ini muncul, pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak di antara kepala desa di Ujung Batu, Rohul untuk mencari kebenaran alamat anak tersebut. Polres Kampar juga berkoordinasi dengan KPAID Kampar. "Anggota tetap di lapangan bekerja keras bagaimana menentukan pihak keluarga sehingga kasus bisa diselesaikan," katanya. Ribuan Simpati Kabar tentang derita yang dialami Adit, membuat bocah itu mendapat ribuan simpati dari masyarakat. Tempat ia

dirawat juga ramai dikujungi warga, yang penasaran sekaligus prihatin dengan penderitaan yang dialaminya. Kondisi itu terus berlanjut hingga Rabu kemarin. Di antara warga juga tampak salah seorang anggota DPRD Kampar Komisi IV, Triska Felly. Dalam kesempatan itu ia mengungkapkan terima kasih kepada pihak rumah sakit yang telah memberikan fasilitas dan perawatan terhadap Adit. Ia juga berharap, perhatian datang dari Pemkab Kampar. Selain itu, pengunjung Pekan Budaya Kampar, pada Selasa (17/12) malam, secara spontan menggalang pengumpulan dana yang untuk Adit. Ketika itu, sejumlah relawan membawa foto Adit dan diperlihatkan kepada pengunjung. Foto-foto itu mengundang rasa prihatin pengunjung yang langsung memberikan bantuan semampunya. Tidak sekedar membantu dana, cukup banyak di antara mereka yang langsung datang ke RSUD Bangkinang untuk melihat kondisi Adit. (hir/dom)

mata mencari keuntungan, namun penerimaan sumber PAD dari BUMD patut disikapi. Dari sembilan BUMD yang diundang hanya empat yang hadir, namun tanpa dihadiri pimpinan BUMD yang bersangkutan. Empat BUMD yang hadir dan dengar pendapat, yakni PT Bank Riau Kepri, PT SPR, PT PER dan PIR. Sedangkan yang tidak hadir PT BSP, Riau Petroleum, PT RAL dan PT SKPR. Pentingnya memaksimalkan penerimaan deviden dari sejumlah BUMD, karena dalam beberapa tahun ke depan sumber penerimaan dari dana bagi hasil minyak bumi sebagai penerimaan APBD Riau bakan mengalami penurunan. Sehingga pemerintah perlu memaksimalkan penerimaan asli daerah dari BUMD. Saat ini hanya Bank Riau Kepri yang dinilai memberi kontribusi penerimaan cukup besar. Ke depannya, Dewan berharap di saat era otonomi daerah sekarang ini, sumber Penerimaan Asli Daerah (PAD) akan menjadi andalan sejumlah BUMD dalam menggali penerimaan daerah dari berbagai sektor bisnis yang digeluti. "Memang untuk saat ini, yang terpenting bagi Banggar adalah adanya progress kinerja penerimaan dari sejumlah BUMD dalam PAD. Karena untuk saat ini telah menciptakan lapangan kerja dan terlibat dalam kegiatan ekonomi di Riau," jelasnya. Menanggapi progress kegiatan tahun 2014, Johar men-

jelaskan bahwa dari laporan sementara yang disampaikan sejumlah BUMD, target proyeksi tahun 2014 baru dipatok Rp104,3 miliar. Target ini disampaikan PT Bank Riau Kepri yang menargetkan setoran ke Kas Daerah sebesar Rp100 miliar atau meningkat dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp69 miliar. Sedangkan PT PER dari asumsi penerimaan Rp5 miliar hanya mampu menyetorkan ke kas daerah sebesar Rp1,5 miliar. Sisanya PT PIR hanya mematok Rp2,5 miliar. Sedangkan PT SPR yang diharapkan bisa menjelaskan progress tahun penerimaan 2014, ternyata dalam rapat dengar pendapat belum mampu memberikan prediksi. karena dalam rapat hanya diwakili Sekretarisnya dan tidak berani memberi keterangan resmi. Sikap ini sangat disayangkan anggota Banggar lain, termasuk ketidak hadiran Dirut PT SPR. Jumlah ini berbeda dengan laporan target pendapatan daerah tahun 2014 yang disampaikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah terhadap sektor bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik daerah atau BUMD. dalam laporannya PT SPR pada target 2014 dipatok Rp54,924 miliar atau meningkat dari target tahun lalu sebesar Rp53,159. Sementara untuk PT PER ditarget sebesar Rp1,854 miliar, PT PIR Rp2,5 miliar, PT BSP Rp50,377 miliar, PT SK-

PR Rp23,538 miliar. Sedangkan PT RAL dan PT Riau Petroleum tidak menyampaikan prediksinya. "Khusus terhadap BUMD yang belum memberi laporan progres 2014, kita tetap mendesak agar segera menyampaikannya ke Banggar agar bisa diketahui target target pendapatan yang masuk sebagai penerimaan APBD 2014," jelas Johar. Menanggapi kemungkinan sejumlah BUMD mengusulkan tambahan modal di APBD 2014, pihaknya sejauh ini mengaku belum mendapat laporan adanya permintaan anggaran tersebut. Dewan mengharapkan sebaiknya modal yang ada saat ini diberdayakan saja atau dirasionalisasikan saja. Namun, anggota Banggar H Zukri justru tidak mempersoalkan kemungkinan adanya BUMD yang meminta tambahan modal sepanjang BUMD itu telah memberi kontribusi besar bagi penerimaan daerah. Misalnya, yang kemungkinan akan didukung meminta tambahan modal yakni PT Bank Riau Kepri. Karena keberadaan bank kebanggaan masyarakat Riau dinilai cukup sehat. "Justru kalau kita tambah penyertaan modal akan semakin besar penerimaan deviden untuk APBD Riau. Tapi kalau BUMD lain meminta tambahan modal jelas akan kita tolak karena itu tidak menguntungkan bagi dana yang kita suntik," papar Zukri. (dar)

posal maka patut diduga fiktif," bebernya. Selain itu, yang menjadi permasalahan saat ini, BPK juga tak mau meneruskan temuan itu ke ranah hukum. "Padahal semestinya untuk akuntabilitas hasil pemeriksaan dapat disampaikan ke publik," ujarnya. Lebih lanjut, Triono menjelaskan, mekanisme LHP pun jelas dengan diberikannya waktu selama tiga bulan bagi Pemko untuk menjelaskan rekomendasi. Kemudian, diberikan waktu enam bulan untuk mengetahui rekomendasi mana saja yang belum dijelaskan. Namun, jika sudah lewat 31 Desember 2013, FITRA menegaskan penyimpangan dana Bansos ini dapat dianggap korupsi. "Karena jelas penyimpangannya," ujar Triono. Tak Tahu Di tempat terpisah, Kabag Kesra Setdako Pekanbaru, Zamzami mengaku, tidak mengetahui adanya dugaan dana bansos yang disalurkan ke sejumlah organisasi yang diduga fiktif tersebut. Zamzami juga mengaku belum ada dilibatkan menjawab rekomen-

dasi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) tersebut. "Sampai hari ini saya tak tahu. Informasinya justru Inspektorat yang disuruh menindaklanjutinya," ujarnya. Sebagai Kabag Kesra, Zamzami juga mengaku, tidak mengetahui sama sekali apa isi karena belum melihat LHP BPK RI tersebut. Ia beralasan, karena baru menjabat sebagai Kabag Kesra pada tanggal 25 Oktober 2013. Sementara saat ditanyai berapa total anggaran Bansos tahun 2013 ini, Zamzami lagilagi mengaku tidak tahu. "Kalau itu saya tidak tahu dan jumlah semuanya ada di buku lintang," katanya lagi. Ketika disinggung apakah dalam pengurusan dan penyaluran Bansos tahun ini ada istilah broker atau calo seperti yang disampaikan dalam rilis FITRA, Zamzami juga mengaku tidak kenal dengan istilah broker. "Sepanjang yang saya tahu masyarakat langsung yang datang mengurus," ujarnya. Zamzami menerangkan, jika berdasarkan Permen-

dagri Nomor 32 Tahun 2011, tiap proposal yang masuk disampaikan lagi ke satuan kerja untuk dievaluasi. Lalu dikirim ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk ditentukan berapa bantuan yang akan diberikan. "Jadi itu bukan kerjaan Bagian Kesra. Karena kami hanya mengurus administrasi saja. Kalau lengkap, akan diproses," beber Zamzami. Dijelaskannya, jika tahun ini, Bagian Kesra menerima sekitar 5.246 proposal yang secara umum, proposal itu ada yang ditujukan untuk bantuan usaha, membangun orang sakit, beasiswa dan sebagainya. Menanggapi pernyataan itu, Triono Hadi merasa heran jika Kabag Kesra Setko Pekanbaru tidak mengetahui berapa jumlah anggaran untuk program Bansos pada tahun ini. "Tidak mungkin yang bersangkutan tidak tahu. Karena itu jelas sudah masuk dokumen APBD. Apalagi, untuk Bansos tahun depan, masyarakat sudah mulai mengurus sejak tahun ini," terangnya. ***

Bocah... PASALNYA, Adit betul-betul trauma dengan segala bentuk penyiksaan yang telah dialaminya. Diperkirakan, butuh waktu yang cukup lama untuk bisa mengembalikan kondisi kejiwaan bocah itu hingga pulih seperti sedia kala. Hal itu diungkapkan Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang, dr Wira, ketika mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kampar, Hj Eva Yuliana Jefry Noer, yang datang menjenguk kondisi Adit, Rabu (18/12). "Secara fisik, sudah mulai ada perkembangan yang lebih baik. Luka-lukanya sudah diobati dan kesehatannya lebih baik dibanding saat datang ke sini. Adit perlu pengobatan secara psikis agar bisa kembali seperti sedia kala," terangnya. Sementara itu, Eva Yuliana tampak tak bisa menahan rasa sedihnya melihat kondisi Adit yang masih dirawat di ruang instalasi bedah. Kondisi Adit memang mengenaskan. Luka bisa didapatkan di hampir sekujur tubuhnya, termasuk bagian kepala. Luka-luka itu

Dari Hal. 1

Dana... BAHKAN saat akan memasuki anggaran 2014, Komisi B tidak pernah mendapat progres terhadap hasil kerja yang telah dilakukan terhadap mesin pembangkit listrik itu. "Seharunsnya kita bisa mendapatkan laporan, sejauh mana hasil relokasi genset hasil hibah PT Chevron ke Pemprov Riau itu. Harusnya dengan perjalanan waktu sekarang ini kita sudah bisa mengetahui kerja yang telah dilakukan BUMD yang bersangkutan, dalam hal ini PT PIR," jelasnya, Rabu (19/ 12). Dengan kondisi sekarang ini, tambahnya, Komisi B menolak bertanggungjawab dengan persoalan ini. Menurutnya, yang paling bertanggungjawab dalam persoalan ini adalah Banggar DPRD Riau yang telah meloloskan anggaran relokasi genset pada tahun 2012 lalu. Ditambahkannya, sejauh ini pihaknya belum melihat adanya usulan baru terkait relokasi genset yang dikabarkan masih berada di lingkungan PT Chevron. Baik pada pembahasan di Komisi B maupun di Banggar. "Kita belum lihat sejauh ini," tambahnya. Dikritisi Sementara itu, dalam pertemuan antara Banggar DPRD Riau dan sejumlah BUMD milik Pemprov Riau, Rabu kemarin, Ketua Banggar yang juga Ketua DPRD Riau HM Johar Firdaus mengkritisi soal penerimaan deviden dari sejumlah BUMD yang dinilai belum menggembirakan. Meski keberadaan BUMD tidak se-

Dari Hal. 1

Kejati... MENCEGAH penyimpangan, FITRA memperkirakan jumlah dana yang berpotensi untuk diselewengkan akan jauh lebih besar. "Kita tunggu saja langkah Kejaksaan. Karena ini bukan sekedar opini atau pun wacana. Tapi jelas berdasarkan LHP. Kami yakin, setelah pertemuan dengan kejaksaan, langkah hukum terkait masalah ini segera dilakukan," terangnya. Triono menyatakan, pihaknya juga akan terus mengawal langkah yang dilakukan Kejaksaan dalam mendalami tersebut. Pihaknya juga merasa heran, karena dugaan penyelewenagan dana Bansos tersebut tidak diusut ke ranah hukum. Pasalnya, dana Bansos dan dana hibah sangat berpotensi mengalami penyimpangan. Menurutnya, kesalahan juga ada pada kepolisian dan kejaksaan karena dianggap tidak proaktif menindaklanjuti dugaan penyimpangan itu. "Padahal, dugaan penyimpangan ini tidak sulit dibuktikan. Karena nama dan alamat tertera dalam proposal. Jika organisasi tidak ditemukan di alamat yang tertera dalam pro-

Dari Hal. 1

q LAYOUT: WIWIN


8

POLITIKA

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

Partai Islam se-Malaysia Dukung Yusril Nyapres JAKARTA (HR)-Pencapresan Ketua Dewan Pembina Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Bahkan, dukungan untuk Yusril juga datang partai negara tetangga, yaitu Partai Islam se-Malaysia (PAS). Presiden PAS, Datok Sri Abdul Hadi Awang, menyatakan dukungannya kepada Yusril agar bisa tampil memperjuangkan kepentingan rakyat. "Saya harap Pak Yusril tanpil menjadi capres untuk kepentingan rakyat," jelas Datok Sri dalam acara ramah tamah tentang Pemilu legislatif, Capres 2014 dan Judicial Review UU Pilpres, di ruang Ihza & Ihza Law Firm, di Jakarta Selatan, Rabu (18/12). Menurut dia, para calon pemimpin Indonesia yang ikut bersaing pada Pilpres 2014 harus didukung penuh dengan syarat calon tersebut memiliki kepedulian dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Oleh sebab itu

q REDAKTUR:MOHAMMAD MORALIS

kata Datok Sri, sosok seperti Yusril pantas untuk didukung. Datok Sri juga menyanjung perpolitikan Indonesia pascareformasi. Pasalnya, Indonesia terus berbenah memperbaikin sistem ketatanegaraannya. "Kunjungan kami dalam rangka silaturrahmi disamping melihat proses pemilu di Indonesia. Demokrasi di Indonesia pasca reformasi patut kita sanjung," jelas dia. Namun, dia juga meyarankan agar perpolitikan Indonesia tidak terjebak pada pragmatisme sehingga melupakan kepentingan rakyat. "Namun, rakyat harus diletakkan sebagai yang utama dengan proses pemilu yang adil," pungkasnya.(okz/dar)

5 Fraksi Komisi III DPR Tolak Perppu MK

HALUAN RIAU/ANTARA

Diskusi Partai Islam Dosen FISIP UIN Jakarta dan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi (kiri) Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Y Thohari (tengah) dan Ketua Komisi IV DPR RI M Romahurmuziy (kanan) saat menjadi pembicara diskusi jurnal di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UIN, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (17/12).

JAKARTA (HR)-Sejumlah fraksi di Komisi III DPR RI menolak Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 24 tahun 2003 tentang Mahhkamah Konstitusi. Fraksi yang sejauh ini menolak Perppu meliputi Fraksi PDIP, PKS, PPP, Hanura dan Gerindra. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP M Nurdin menyatakan, fraksinya telah mempelajari Perppu MK yang diajukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu. "Fraksi PDIP menolak Perppu MK yang diajukan oleh Presiden SBY karena ada beberapa poin dari Perppu itu bertentangan dengan UUD

1945,” kata Nurdin di Gedung DPR RI di Jakarta, Rabu. Pendapat serupa disampaikan oleh anggota Komisi III DPR RI dari Hanura, Sarifuddin Sudding yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Hanura. "Fraksi Hanura memandang bahwa latar belakang pengajuan Perppu MK tidak memenuhi persyaratakan “kegentingan yang memaksa” yang dapat mengakibatkan terjadinya kekosongan hukum. Selain itu ada poin-poin dalam Perppu yang bertentangan dengan UUD 1945. Oleh karena itu, Fraksi Hanura menolak Perppu MK yang diajukan oleh Presiden SBY,” kata Sudding. Anggota Komisi III DPR RI dari FPPP, Ahmad Yani menyebutkan, dalam Perppu MK itu termuat adanya keterkaitan antara Komisi Yudisial dan Mahkamah Konstitusi. “Pasal 24B ayat 1 UUD 1945, bahwa Hakim Konstitusi bukan merupakan bagian dari objek Komisi Yudisial. Perlu lembaga yang berfungsi menjaga kehormatan dan perilaku hakim MK yang harus diatur dengan UU, bukan dengan Perppu. Fraksi PPP dengan ini menyatakan tidak memberikan persetujuan terhadap Perppu MK untuk dijadikan UU," kata Yani. Sedangkan anggota Komisi III DPR RI dari Gerindra, Martin Hutabarat menyatakan, fraksinya tidak mendukung sama sekali Perppu. "Perrpu itu bagus. Tapi Gerindra menolak dan tak menyetujui Perppu itu dijadikan UU," tegas Martin.(ant/dar)

q LAYOUT: DEDE SARTIKA


ZONA PEKAN

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

9

PEMKO BELUM SERAHKAN RKA

RAPBD 2014 Belum Dibahas PEKANBARU (HR)-Meski tahun 2013 tinggal 13 hari lagi, ternyata RAPBD 2014 belum kunjung dibahas DPRD Kota Pekanbaru. Dewan beralasan, hingga kini Pemko belum menyerahkan Rencana Kerja dan Anggaran ke DPRD. JHONI HASBEN Liputan Pekanbaru "Kita akan surati Pemko, karena RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) yang mau dibahas itu belum sampai ke kita," ujar Wakil Ketua DPRD Ketua Pekanbaru, Sahril, saat dikonfirmasi, Rabu (18/12). Dengan demikian pengesahan APBD nantinya akan terlambat dan berpengaruh kepada realisasi penggu-

naan anggaran pada 2014 mendatang. "Sepanjang RKA belum masuk ke DPRD, tentunya belum ada pembahasan karena semua berkaitan dengan pengajuan dari Pemko," ungkap politisi dari Partai Golkar ini. Menurutnya, pembahasan biasanya dilakukan sesuai rencana.

RAPBD ... 15

JL. RAYA PEKANBARU-BANGKINANG 3 KM

JL. SUNGAI PUTIH

400 M LOKASI 1

Rp. 18.000.000,- Ukuran 15mx20m DP Rp. 6.000.000,Sisa Rp. 1.000.000,- x 12 Bulan Cash/Kredit, Surat SKGR Cash bisa nego KANTOR Sisi dicicil 12 bulan, tanpa bunga PEMASARAN

JL. EKSKAPATOR

DIJUAL CEPAT TANAH KAPLINGAN 2 LOKASI DI DESA KUALU NENAS KEC. TAMBANG

Rp. 13.000.000,- Ukr 15mx20m Untuk Ruko ada 3 kapling DP Rp. 2.000.000,Rp. 15.000.000,- 10x25 (cash) Sisa Rp. 1.000.000,- x 11 Bulan Rp. 521.000,- x 24 bulan HUB. : H. NURHASMAN 390.000,- x 36 bulan

LOKASI 2

0812 6824 617

HALUAN RIAU/AHMAD AFDALI

Dekat dengan Jalan Izin pembangunan Alpha Hotel yang terletak di Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) dipertanyakan anggota DPRD Pekanbaru. Bangunan hotel terlihat sangat dekat dengan bahu jalan. Foto diambil Rabu (18/12).

TUNGGAKAN RETRIBUSI RP300 JUTA

Membandel, Batalkan SK Pengelola Parkir PEKANBARU (HR)-Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sahril, meminta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Pekanbaru meninjau ulang atau mengeva-

luasi keberadaan para pengelola parkir di Pekanbaru yang menunggak pembayaran retribusi. Jika membandel, SK sebagai pengelola parkir bisa dibatalkan.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub Komimfo) Pekanbaru, hingga kini masih banyak pengelola parkir yang menunggak pembayaran retribusi. Nilai totalnya mencapai Rp300 juta. Tunggakan itu bersumber dari target realisasi retribusi parkir Kota Pekanbaru tahun 2013 yang ditargetkan mencapai Rp6 milliar dan berhasil direalisasikan sekitar 95 persen dari target tersebut.

Membandel... 15

2014, KTP Siak Masih Berlaku PEKANBARU (HR)-Tahun 2014 mendatang, KTP Siak masih berlaku. Kebijakan baru ini disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Kamaruzaman. Ia berharap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyurati semua instansi untuk mensosialisasikan kebijakan baru tersebut. "Kita minta instansi ini (Disdukcapil) memberitahukan kepada instansi, seperti, Samsat atau Dispenda, di mana KTP Siak masih berlaku dalam mengurus surat-

surat penting yang dibutuhkan masyarakat," kata Kamaruzaman, Rabu (18/12). Sebab, kata politisi dari Partai Demokrat ini, selama ini untuk bayar pajak dan urusan lainnya, petugas Samsat meminta e-kTP warga. "Ini berdasarkan laporan warga, bukan cuap-cuap saja. Makanya kita minta Disdukcapil koordinasi dengan kantor pelayanan yang ada di Pekanbaru," pinta Kamaruzaman.

2014... 15

PENYERAPAN APBD RIAU RENDAH

Target Realisasi 95% takkan Tercapai PEKANBARU (HR)-Target Pemerintah Provinsi Riau untuk mencapai realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2013 sebanyak 95 persen sepertinya tidak akan terwujud. Pasalnya, hingga memasuki pertengahan bulan Desember, realisasi masih rendah. Hingga triwulan keempat,

q REDAKTUR: MOH MORALIS

realisasi secara fisik baru berkisar 80 persen. Sementara untuk realisasi keuangan baru sekitar 56 persen. Dengan demikian target untuk mencapai 95 persen mustahil akan tercapai. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Riau, Burhanudin, mengatakan, capaian fisik sudah jauh

di atas realisasi keuangan. Hanya saja proses administrasi keuangan di masingmasing instansi yang menentukan besar kecilnya realisasi anggaran masih rendah. "Kita terus memonitor realisasi fisik dan keuangan APBD,

Target... 15

q LAYOUT: JUMAILIS


10

KOTA BERTUAH

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

DILEPAS KE BERBAGAI DAERAH

680 Santri Ikuti Ziarah Wisata dan Latansa PEKANBARU (HR)-Sebanyak 680 peserta Ziarah Wisata dan Latansa tahun 2013 secara resmi dilepas keberangkatannya ke Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kabupaten Siak, Kampar, Pekanbaru dan Markas Paskhas TNI AU oleh Ketua Yayasan Syech Abdul Wahab Rokan, Syech Haji Ismail Royan, Rabu (18/12). Ziarah Wisata dan Latansa (Latihan Ketahanan Santri) ini merupakan agenda tahunan yang rutin digelar Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru menjelang liburan tengah semester santriwan dan santriwati tingkat SMP dan SMA. Kegiatan ini menarik minat santri di lingkungan pondok untuk menimba ilmu pengatahuan dan pengalaman di luar lingkungan pesantren. Ini terbukti setiap tahunnya, peserta Ziarah Wisata dan Latansa ramai di-

ikuti para santri. Khususnya Latansa, mereka mengenakan seragam loreng dan diangkut kendaraan militer layaknya anggota TNI yang siap membela Tanah Air dari serangan musuh. Peserta Latansa ini juga paling banyak diikuti santriwan dan santriwati yang mencapai sekitar 200 orang. Semua peserta Latansa akan diajarkan disiplin, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, mencintai TNI/Polri dan Tanah Air. Adapun rombongan Ziarah Wisata, mereka akan di-

kenalkan dengan alam dan kehidupan masyarakat di berbagai daerah yang berbeda budaya dan agama. Dengan pengenalan ini diharapkan santri dan santriwan semakin bertambah wawasannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sementara itu, Ketua Yayasan dalam amanatnya mengingatkan, agar perjalanan Ziarah Wisata dan Latansa ini diniatkan ibadah kepada Allah SWT. "Mudah-mudahan perjalanan mulai berangkat sampai kembali ke pesantren ada dalam keselamatan dari Allah SWT," ungkapnya. Kepada para pembina, Ketua Yayasan berpesan untuk tidak lalai mengingatkan santriwan dan santriwati untuk menunaikan ibadah-ibadah wajib. "Jagalah persatuan dan kesatuan, jaga akhlak dan jaga waktu salat," ungkapnya lagi. (rls/ral)

HALUAN RIAU/IST

KETUA Yayasan Syech Abdul Wahab Rokan, Syech Haji Ismail Royan, melepas sebanyak 680 peserta Ziarah Wisata dan Latansa tahun 2013 ke berbagai daerah di halaman Pondok Pesantren Babussalam, Pekanbaru, Rabu (18/12).

Bank Riau Kepri Serahkan Ambulans ke Pemko Satpol PP Akui Penertiban Reklame tak Maksimal PEKANBARU (HR)-Bank Riau Kepri menyerahkan bantuan satu unit ambulanse kepada Pemerintah Kota Pekanbaru. Bantuan diserahkan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Riau Kepri Eka Afriadi kepada Walikota Pekanbaru Firdaus, Rabu (18/12), usai upacara peringatan Hari Ibu di halaman Kantor Walikota Pekanbaru. Walikota juga melakukan

melakukan test drive terhadap ambulans tersebut. Dalam penyerahan bantuan, Eka Afriadi didampingi Pemimpin Divisi Produk dan Jasa Bank Riau Kepri H Syamsul Bahri dan Pemimpin Cabang Pasar Pusat H Yuharman. Eka Afriadi mengungkapkan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Bank Riau Kepri kepada masyarakat

dan lingkungan yang termasuk dalam program CSR (Corporate Social Responsibility). "Jadi, bantuan ini untuk memajukan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kita mendistribusikan laba-laba kita kepada masyarakat dalam bentuk program CSR," terang Eka kepada Haluan Riau. Disebutkannya, bantuan yang diberikan tidak hanya

HALUAN RIAU/RUDIYANTO

WALIKOTA Pekanbaru Firdaus (2 kanan), Wakil Walikota Ayat Cahyadi (kiri) foto bersama dengan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Riau Kepri Eka Afriadi (tengah) usai menerima bantuan ambulans dari Bank Riau Kepri, Rabu (18/12).

q REDAKTUR: MOHD MORALIS

kepada Pemko Pekanbaru, namun juga kepada semua kabupaten/kota. Bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah. "Ada yang dalam bentuk ambulans, truk pengangkut sampah dan bantuan sosial lainnya. Ini disesuaikan dengan kebutuhan masyakarat dan anggaran yang tersedia di Bank Riau Kepri," jelas EKa. Eka berharap bantuan ambulans dapat dimanfaatkan Dinas Kesehatan Pekanbaru untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. "Karena kita dengar masyarakat masih butuh dan kekurangan ambulans," ujarnya. Walikota Pekanbaru Firdaus mengucapkan terima kasih kepada Bank Riau Kepri yang sudah membantu satu unit ambulans sebagai bentuk kepedulian kepada lingkungan dan masyarakat. "Satu unit ambulans ini akan dijadikan sarana meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan diharapkan dapat bermanfaat untuk kesehatan masyarakat kita," jelas Firdaus. (rud)

PEKANBARU (HR)-Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru Baharuddin mengakui, penertiban reklame dengan memotong tiang papan reklame belum berjalan maksimal. Pasalnya, pihaknya hanya mampu menertibkan dua tiang papan reklame ukuranbesar dalam sekali operasi. Baharuddin menyebutkan, hal tersebut terbukti dari beberapa kali penertiban, dan terakhir penertiban di Jalan Sudirman yakni papan reklame yang menyalahi Perwako

di dekat Bandara SSK II dan dekat Taman Kota Purna MOTQ, Selasa (17/12) malam. "Memang belum (belum maksimal, red). Yang jelas kita bekerja dan satu malam itu (malam kemarin, red) kita hanya dapat menertibkan dua tiang papan reklame ukuran besar," ungkap Baharuddin kepada Haluan Riau, Rabu (18/12) di Kantor Walikota Pekanbaru. Dikatakannya, saat ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lebih memfokuskan diri dalam melakukan pe-

nertiban reklame yang berada di sepanjang Jalan Sudirman. "Kita menertibkan reklame liar yang berada di Jalan Sudirman dan reklame yang ditertibkan tidak sesuai dengan Perwako," terangnya. Baharuddin juga mengakui, tidak dapat memenuhi target Walikota yang menginginkan kawasan Jalan Sudirman Pekanbaru bebas dari reklame ilegal. "Itu jelas tidak dapat terselesaikan tahun ini dan kita tetap akan lakukan penertiban," terangnya. (rud)

SATPOL PP BATAL SEWA GUDANG

Barang Sitaan Menumpuk di Depan Kantor PEKANBARU (HR)-Meskipun sudah dianggarakan dalam APBD Perubahan 2013, rencana Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru untuk menyewa gudang yang akan dijadikan tempat penyimpanan barang-barang hasil sitaan dan penertiban dipastikan batal. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru Baharuddin. Ia me-

nyatakan, sewa gudang tersebut tidak jadi dilakukan mengingat sisa waktu yang tidak memungkinkan untuk mencari dan menyewa gudang. "Sepertinya tidak jadi. Kalau seperti itu, berarti kita menghemat biaya," ungkap Baharuddin, Rabu (18/12), di Kantor Walikota Pekanbaru. Menurutnya, lebih baik barang sitaan hasil penertiban Satpol PP ditumpuk di halaman lingkungan Kantor

Walikota. "Kalau dipindahkan susah juga memindahkannya dari sini. Iya, biar saja ditumpuk di sini untuk apa diangkat-angkat lagi dari sini," ujar Kasatpol. Pantauan di halaman lingkungan perkantoran Walikota Pekanbaru, terlihat masih banyak tumpukan barang hasil penertiban reklame. Lokasinya, persis di depan kantin Dharma Wanita, dekat tempat parkir Kantor Walikota. (rud)

q LAYOUT: DONI


ROKAN HULU

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

11

ADVERTORIAL

LINTAS CEGAH RUMAH WARGA AMBRUK

Desa Sukadamai Minta Dibangun Turap 400 Meter UJUNGBATU(HR)- Warga Desa Sukadamai, Kecamatan Ujungbatu, meminta kepada Dinas Bina Marga dan Pengairan supaya merealisasikan usulan pembangunan turap sepanjang 400 meter pada tahun 2014 mendatang. Pasalnya, kondisi rumah warga yang berada di pinggiran Sungai Rokan Kiri, dikhawatirkan ambruk karena abrasi. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Desa Sukadamai, M Ramtani Rokan, Rabu (18/12) melalui telpon selulernya. Dijelaskannya, usulan pembangunan turap tersebut merupakan usulan masyarakat yang disampaikan kepada dirinya. Warga meminta untuk ditindaklanjuti dalam rangka menyelamatkan rumah penduduk yang ada di kawasan bantaran Sungai Rokan Kiri. “Harapan kita, mudah-mudahan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Rokan Hulu, setidaknya merealisasikan usulan pembangunan turap sepanjang 400 meter pada tahun 2014 mendatang. Usulan pembangunan turap ini sudah sering kita sampaikan kepada Dinas terkait. Mudah-mudahan saja direalisasikan,” harap Kades Sukadamai.(gus)

DTPH Rohul Lakukan Evaluasi PASIRPENGARAIAN(HR)-Jelang akhir tahun 2013, Dinas Tanaman Pangan dan Holti Kultura Rohul melakukan evaluasi program kerja setahun. Dari hasil perkiraan sementara, baik dana bersumber dari APBN, APBD Provinsi Riau dan APBD I Kabupaten Rohul sudah mencapai 95 persen. Disampaikan, Kepala DTPH Rohul Sri Hardono melalui Sekretarisnya Mubrizal, di Hotel Sapadia Pasir Pangaraian, Rabu (18/12), pihaknya melakukan evaluasi terhadap 11 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) se Rohul baik tingkat kabupaten, kecamatan hingga ke desa. Tujuannya agar program itu bisa berjalan dengan efektif dan efesien. "Kita sudah lakukan kegiatan, baik itu ditampung pada APBD I dan II. Kita berharap pekerjaan itu terlaksana dengan sebaik mungkin, meskipun masih ada daerah terkendala akibat cuaca," kata Mubrizal. Terang Sekretaris DTPH Rohul, yang menjadi perhatian khusus bagi DTPH yakni di Desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba. Sebab di sana akibat cuaca dengan tingginya curah hujan, sekitar 20 hektare target penanaman padi, 5 hektare di antaranya terkendala. Namun kegiatan itu akan tetap dilakukan sebaik mungkin. Tahun 2013 ini Rohul memiliki lahan perswahan sekitar 3800 hektare dan sudah dilaporkan pada Departemen Pertanian. Cuma di Rohul saat ini masih tingginya masyarakat melakukan alih fungsi lahanya, sehingga tiap tahunnnya lahan persawahan terus berkurang. Terkait adanya permintaan masyarakat agar Pemkab Rohul melalui DTPH Rohul menambah kuota pupuk bersubsidi, Mubrizal menjawab, untuk program pupuk subsidi itu sudah ada ketentuannya. Intansi tidak bisa menambah atau menguranginya, sebab pupuk itu sesuai ketentuan keadaan lahannya di masyarakat itu sendiri. (yus/esi)

Zulheri Menangi Pilkades Tandun PASIRPENGARAIAN(HR)-Aroma perpolitikan tingkat desa sempat memanas, pasalanya dua kandidat calon kepala desa sama-sama berpotensi untuk memenangkan Pemilihan Kepala Desa periode 2013-2019. Terbukti dari hasil pemungutan suara hanya selisih 20 suara. Pilkades yang dilaksanan Selasa (17/12), jumlah pemilih sebanyak 4.866, suara sah sebanyak 3.384, suara tidak sah 20. Suara untuk calon nomor 1 yakni Zulkifli sebanyak 1.666 suara, sedangkan untuk calon nomor 2 yakni Zulheri sebanyak 1.718. Disampaikan, Zulheri, juga guru di SMP 1 Tandun, berhak menduduki jabatan sebagai Kades Tandun pada masa jabatan 2013-2019, pihaknya siap duduk bersama dan bekerjasama dengan semua elemen masyarakat Tandun untuk membangun desa itu. "Kita siap bekerja sama kolektif dengan semua elemen demi kemajuan dan pemabngunan desa kita sesuai program yang ada," kata Kades terpilih. Sedangkan Camat Tandun Irwandi, sangat mendukung program dari kades, tersebut jika memang program itu demi kemaslahatan masyarakat banyak. Ia berharap ke depan kades itu bisa merangkul semua elemen masyarakat desa Koto Tandun. "Kita minta Kades terpilih bisa rangkul semua elemen masyarakat serta bergenggaman tangan dengan semua unsur masyarakat untuk membangun desa," pungkas Camat Tandun. (yus/esi)

TELEPON PENTING Sekretariat DPRD Rohul

(0762) 91460

Kejari Pasirpengaraian

(0762) 91226

Polres Rohul

(0762) 91110

Pengadilan Negeri

(0762) 91677

Kantor Pos dan Giro

(0762) 91221

PLN Ranting

(0762) 91160

RSUD Rohul

(0762) 91777

Apel Gabungan

ADV/HUMAS

Bupati Achmad memimpin upacara apel gabungan di LKA Ujungbatu serta peninjauan pembangunan SMA 1 Ujungbatu, Senin (16/12).

Pemkab Sosialisasi Sismontep PASIRPENGARAIAN(HR)-Sebagai tindak lanjut pertemuan Bupati Achmad, di Bali pekan lalu, Pemkab Rohul mengadakan rakor seluruh Satker. Rakor ini untuk menyempurnakan pelaksanaan Sistem Monitoring Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran, Rabu (18/12). Rakor yang dihadiri Wakil Bupati Hafith Syukri, Staf Ahli Gubernur Riau bidang Perencanaan, stap ahli Bupati Rohul, para Kabag di lingkungan Pemkab Rohul, para bendahara dan bidang perencanaan di Pemkab Rohul dan seluruh Camat di 16 Kecamatan se Rohul. Disampaikan Wabup Rohul, sosiaalisasi dan adaptasi format Sismontep di Rohul, aktualisasi dari pertemuan seluruh Bupati/ walikota se Indonesia di Bali, pekan lalu. Rakor ini bertujuan untuk melakukan penekanan pada masing-masing Satuan Kerja terkait

batas pelaporan batas, adanya kewajiban melaporkan Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto. Pada TEPPA yang dihadiri Bupati Achmad, tanggal 7 Desember lalu di Bali International Convention Center, Nusa Dua, mengundang dan mengumpulkan seluruh 496 bupati/ walikota se-Indonesia untuk merapatkan barisan dalam mendorong percepatan realisasi APBD di kabupaten/kota. Tajuknya "Rapat Kerja dan Evaluasi Realisasi APBD Kabupaten/Kota Se-Indonesia Pelak-

sanaan Anggaran yang Berkualitas melalui Transparansi Anggaran dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan atas Pengelolaan Anggaran Daerah". "Jadi setiap tanggal 10 tiap bulannya laporan kegiatan pada Satker itu sudah disampaikan pada UKP4. Jika selama ini hanya menyampaikan pada Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset (DPKA) Rohul, namun ini secara on line akan kita sampaikan pada Pemerintah Pusat. Untuk itu perlu komitmen dan disiplin," ujar Wabup Rohul. Terang Hafith Syukri, masingmasing Satker membuat program itu secara sinergitas. Setiap tahunnya time schedul pelaksanaan target pekerjaan, porsi anggaran bisa teratur dengan baik. Semua SKPD melaporkan pada Presiden RI. Laporan ini melihat penyerapan masing-masing kabupaten. Untuk

itu perlu adanya disiplin kerja. Sistem Monitoring TEPPA telah menggulirkan serangkaian langkah strategis. Antara lain, membangun Sistem Monitoring TEPPA (Sismontep), melakukan penguraian sumbatan (Debottlenecking), menerbitkan instrumen terkait blokir dan efektivitas proses lelang, hingga mengusulkan kinerja menteri didasarkan pada besarnya realisasi anggaran belanja. Adanya TEPPA membuat perhatian pimpinan daerah terhadap realisasi anggaran pembangunan meningkat. Pengawasan langsung TEPPA pun telah mendorong daerah untuk membangun pengendalian internalnya secara terintegrasi. Mulai 2013, TEPPA memperluas jangkauannya hingga ke tingkat kabupaten/kota, dalam praktiknya, koordinasi pengendaliannya dilakukan provinsi sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. (adv/hms)

TANPA ADANYA PARTISIPASI WARGA

Akurasi Data tak Mungkin Terwujud PASIRPENGARAIAN(HR)Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Rokan Hulu, Yusmar, menyebutkan perhatian dan komitmen Bupati Rokan Hulu terhadap pelaksanaan pelayanan dinilai sudah tergolong tinggi dan tidak kalah dengan Kabupaten Purwakarta. Hal itu disampaikan Yusmar, setelah melakukan kunjungan kerja resmi ke Kabupaten Purwakarta, Kamis (12/12) pekan lalu. Disampaikannya, pelayanan di

Disdukcapil akan ditingkatkan, terutama di bidang teknis pelayanan termasuk perbaikan kelengkapan infrastruktur, aparatur dan kesadaran masyarakat. Kadisdukcapil Purwakarta, Agus Suherlan, dalam kunker tersebut menjelaskan pelayanan di Kabupaten Purwakarta yang mengistimewakan masyarakatnya. Salah satunya kegiatan Gempungan di Buruan Urang Lembur yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2010 lalu.

Sementara pola yang digunakan adalah pola pelayanan yang dilakukan secara langsung dengan target pembuatan akta kelahiran selesai dalam satu hari dan tidak dapat diwakilkan. Akan tetapi jika memungkinkan dilakukan pelayanan kepada masyarakat sampai ke desadesa dan di tempat keramaian yang dilaksanakan. “Kabupaten Purwakarta dapat kita jadikan acuan walaupun tidak sepenuhnya. Karena baik dari sisi geografis, infrastruktur maupun apara-

tur, mereka telah lebih maju dari kita. Namun saya yakin pengalaman dari hasil kunjungan kerja ini, dapat di jadikan masukan untuk perbaikan ke depan,” kata Yusmar. Diakui Yusmar, apa yang dilaksanakan Kabupaten Purwakarta, seperti turun ke lapangan ke tengah masyarakat dalam menyelesaikan kepengurusan KK, KTP dan akte dalam waktu singkat, Pemkab Rohul belum bisa menyamai Kabupaten Purwakarta. “Akan tetapi dengan ada-

nya kunjungan kerja ini, kita mendapatkan masukan dan pengalaman untuk dijadikan perbandingan. Kita harapkan ke depan kita bisa berbenah untuk berbuat lebih baik lagi dan pelayanan yang dilaksanakan berdasarkan kepada kebutuhan masyarakat. Akan tetapi, jika dilihat dari perhatian dan komitmen Bupati Rokan Hulu terhadap pelaksanaan pelayanan, dinilai sudah tergolong tinggi dan tidak kalah dengan Kabupaten Purwakarta,” kata Yusmar. (gus)

MELALUI FACEBOOK, TIGA WARGA NEGARA MALAYSIA MENEMUKAN ASAL USUL

Haiti dan Sutan Laut Api Jadi Petunjuk TIGA orang warga asal Malaysia, berkunjung ke Kampung Haiti, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, untuk mencari famili dari keturunan atau atuk mereka. Dua diantaranya, Afifuddin dan Abdul Barry mengaku keturunan Sutan Laut Api, yang dikenal sebagai Raja Napitu Huta sekaligus panglima perang di zaman penjajah Ketiga warga negara Malaysia ini besar dan lahir di Malaysia dan tidak tahu Pasir Pengaraian. Karena kepindahan mereka ke Malaysia berawal dari atuk dari atuk mereka sekitar tahun 1825. Mereka hijrah ke Malaysia saat penjajahan Belanda dulu. Meski tak pernah tahu Pasir Pengaraian, namun Abu Bakar dan Abdul Barry fasih berbahasa Mandailing. Diaq REDAKTUR: NURSYAMSI

kui keduanya, mereka tinggal di kawasan Mandailing di Malaysia. Sedangkan Afifudin, hanya mengerti bahasa Mandailing tapi tidak bisa mengucapkannya, karena berada di lingkungan Melayu. Kedatangan ketiga warga Malaysia tersebut disambut baik Ketua DPRD Rokan Hulu, Hasanuddin, dan seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat Napitu Huta. Pertemuan tersebut di-

AGUSTIAN Liputan Pasir Pengaraian awali dengan sambutan Ketua DPRD Rohul, yang menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan warga Malaysia asal Kabupaten Rokan Hulu ini. Dituturkan Afifuddin yang bermarga Nasution kepada para tokoh adat Napitu Huta, saat berusia 10 tahun, ayahnya sedikit bercerita tentang asal usul mereka. Dikisahkan ayahnya, sekitar tahun 1825 atuk dari atuk ayahnya berasal dari Haiti, Pasir Pengaraian. Dirinya merupakan turunan kelima dari Sutan Laut Api, yang dikenal sebagai Raja Napitu Huta sekaligus panglima perang. Namun karena tidak mengetahui apa dan dimana Haiti dan Pasir Pengaraian, Afifudin pun mempertanya-

kan keberadaan Haiti dan Sutan Lautan Api melalui media sosial facebook. Sebagian pengunjung facebook ada yang memberikan soal keberadaan Haiti dan Pasir pengaraian secara jelas. Ia pun menjadwalkan waktu untuk berkunjung ke Pasir Pengaraian. “Jadi, pada awalnya informasi itu saya dapatkan dari teman-teman facebook. Karena merasa penasaran dan ingin tahu tentang asal usul saya. Pada saat sedang mencari-cari itu, saya pun berkenalan dengan Abdul Barry di facebook. Selanjutnya diperkenalkan dengan Ketua DPRD Rohul, dan sempat bercerita melalui handphone. Dari perkenalan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penjadwalan ke Indonesia-Pasir Pengaraian,” terang Afifudin, dengan bahasa Melayu Malaysia. Pendek cerita, dari peng-

akuan Afifudin, yang menyebutkan asal usulnya, ternyata satu persatu nama yang disebut tersebut benar adanya dan diakui tokoh adat Napitu Huta. Diantara nama yang disebutkan sebagian sudah meninggal dunia, yang masih hidup saat ini hanya cicit atau cucu dari Sutan Laut Api. Merasa dapat petunjuk, Afifudin merasa terharu dan merinding saat itu. “Setiba saya di Pasir Pengaraian ini, saya merasa pulang kampung dan berada di kampung sendiri. Jujur saya merinding,” kata Afifudin. Setelah berdiskusi beberapa lama, selanjutnya tiga warga Malaysia ini bersama Ketua DPRD Rohul, dan tokoh adat Napitu Huta diajak ke pemakaman Sutan Laut Api. Saat itu Afifudin, tidak hentihentinya mempertanyakan tentang teromboh dan silsilah Napitu Huta.

HALUAN RIAU/GUS

AFIFUDIN, warga Malaysia keturunan Rohul, memperhatikan pedang peninggalan Raja Napitu Huta sekaligus panglima perang, saat berkunjung ke kampung asal usul keluarga atuk dari atuknya di Haiti, Rabu (18/12). Menyikapi hal itu Ketua DPRD Rohul, bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat Napitu Huta, berencana akan berkunjung ke Malaysia untuk memastikan keabsahan silsilah yang dituturkan oleh Afifudin tersebut. Hal itu dilakukan untuk mempererat tali persaudaraan antara Mandaling yang ada

di Pasir Pengaraian dan Mandailing yang ada di Malaysia. “Dengan penuturan silsilah yang disampaikan Afifudin ini, jelas kalau asalusulnya berasal dari Haiti. Jadi, warga yang ada di Haiti ini adalah keluarga Afifudin. Dan ini merupakan satu kebanggaan bagi kita,” ujar Hasanuddin. *** q LAYOUT: WIWIN


12

INDRAGIRI HULU - DUMAI

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

DINILAI INGKAR JANJI

LINTAS

Chevron Gandeng PWI Taja Pelatihan Jurnalistik DUMAI (HR)-PT Chevron Pasific Indonesia dan Persatuan Wartawan Indonesia Perwakilan Dumai menggelar pelatihan juranlistik bagi kalangan wartawan professional. Pelatihan ini melibatkan peserta wartawan yang bertugas di tiga daerah masing-masing, Dumai, Rokan Hilir dan Duri. Sedangkan pelaksanaan even ini bertempat di Dumai pada Jumat dan Sabtu (20-21/12) mendatang. Ketua Pelaksana, Bambang Rio menyebutkan, dalam pelatihan ini panitia mendatang instruktur dari Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerbitan Yogya (LP3Y). "LP3Y adalah lembaga khusus pendidikan jurnalistik, yang nantinya sebagai instruktur selama pelatihan berlangsung,” ujar Rio, yang juga menjabat sebagai Sekretaris PWI Dumai. Disebutkan, jumlah peserta pelatihan hanya 30 orang dengan masing-masing media mengirimkan satu perwakilan wartawanya yang ditunjuk langsung oleh Pemred masing-masing media. "Kita sudah melayangkan undangan, dan bahkan menyertakan surat pernyataan dari Pemred, yang nanti kepada peserta bersangkutan dapat menyerahkan surat pernyataan itu kepada panitia saat registrasi,” ungkapnya. Menyinggung jumlah peserta, Rio menyebutkan hingga, Rabu (18/12) siang sudah lebih kurang sebanyak 22 orang telah mengkonfirmasi keikut sertaanya. "Kami harapkan kepada temanteman wartawan yang ditunjuk oleh Pemrednya agar dapat mengkonfirmasi keikut sertaanya dengan menghubungi PWI Dumai atau langsung ke saya," ujarnya. Berbagai kesiapan telah dilakukan panitia dalam mensukseskan acara ini, hingga kini persiapan untuk pelatihan nanti telah mencapai 90 persen. ”Kita berharap pelatihan ini nanti sangat bermanfaat bagi semua teman-teman wartawan dalam menjalankan tugasnya,” katanya. Dan kepada Chevron yang telah peduli untuk kemajuan pers di Riau, panitia mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh untuk terselenggaranya acara ini. (rhc/aag)

Pemkab Diminta Cabut Izin PT TPS RENGAT (HR)-PT Tugu Palma Sumatera ditding ingkar janji karena belum membangunkan kebun kemitraan untuk warga Desa Payarumbai, Kecamatan Seberida, Inhu. Warga meminta Bupati Inhu Yopi Arianto, mencabut izin PT TPS, karena warga berencana akan memutuskan kerjasama dengan perusahaan tersebut dan menggantikannya dengan perusahaan lain. Kepala Desa Payarumbai Raja Haris, kepada Haluan Riau, Rabu (18/12) mengatakan, sejak tahun 2011 hingga tahun 2013, PT TPS belum merealisasikan pembangunan kebun plasma untuk masyarakat Payarumbai sesuai perjanjian antara masyarakat dengan perusahaan.

Adapun perjanjiannya, PT TPS membangunkan kebun plasma seluas 40 persen dari luasan lahan desa yang direncanakan seluas lebih dari 2.000 hektare. “Perjanjian itu tertulis sejak tahun 2011. Selanjutnya ada perjanjian lagi pada April 2013, juga diingkari,” ujar Kades. Raja Haris menjelaskan, status lahan yang direncanakan PT TPS telah mendapat izin Usaha Perkebunan dari Pemkab Inhu seluas 2.000 hektare lebih. Proses penerbitan izin tersebut karena adanya kerjasama dengan

EFRIL REZA Liputan Rengat masyarakat setempat. Namun, perjanjian itu diingkari. Pernah dibuat perjanjian lagi pada April 2013, setelah warga mendesak PT TPS membangunkan kebun kemitraan. Dalam perjanjian, perusahaan itu berjanji akan menyelesaikan pembangunan kebun kemitraan untuk warga seluas 600 hektare hingga bulan Desember 2013. Tapi, perjanjian itu juga diingkari. Dikatakan, karena belum terealisasinya kebun warga, masyarakat meminta agar kerja sama kemitraan dengan PT TPS diputuskan. Masyarakat juga meminta, Pemkab Inhu mencabut izin perusahaan tersebut.

Sesuai komitmen dan pernyataan PT TPS yang berjanji siap mundur, jika hingga Desember 2013 tidak mampu membangunkan kebun seluas 600 hektare untuk masyarakat. Jadi kita minta Pemkab Inhu mencabut izin PT TPS dan rencana masyarakat akan menggantikannya dengan perusahaan lain yang siap bermitra. Secara rinci Kades Haris menjelaskan, PT TPS dari tahun 2011 hingga Desember 2013 hanya melakukan land clearing diatas lahan seluas sekitar 100 hektare. Itu pun belum ada penanaman kelapa sawit. Sementara itu, pihak PT TPS melalui bagian legal perusahaan Wasnuri Marza, mengaku tetap memperjuangkan pembangunan kebun

plasma untuk masyarakat sesuai perjanjian dan kesepakatan. Pihak perusahaan sudah berupaya keras agar masyarakat desa Payarumbai mendapatkan kebun plasma seluas 600 hektare, sebagai humas perusahaan PT TPS yang juga warga setempat, saya berusaha mendesak perusahaan untuk merealisasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat itu. Bahkan saya pun tak ingin masyarakat kecewa,” sebutnya. Diungkapkan, untuk merealisasikan pembangunan kebun kemitraan itu harus melalui proses selain membutuhkan biaya yang sangat besar. Namun demikian, perusahaan tetap komitmen membangunkan kebun masyarakat.***

Pertamina RU II Salurkan Beasiswa DUMAI (HR)- PT Pertamina RU II Dumai menyerahkan bantuan beasiswa kepada 182 siswa, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Bantuan tersebut sekaligus penyaluran anggaran Corporate Social Responsibility, Rabu (18/12). General Manager PT Pertamina RU II Dumai Nyoman Sukadana, langsung menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Walikota Dumai, Khairul Anwar. Kemudian, Wako menyerahkan bantuan tersebut kepada salah satu kepala sekolah. Bantuan beasiswa yang diberikan dipandang cukup untuk membantu biaya pendidikan. Jelas saja, satu siswa untuk tingkat SD memperoleh bantuan sebesar Rp890.000. Sementara murid SD yang diberikan bantuan mencapai 132 orang. Total bantuan khusus untuk SD berjumlah Rp117.480.000. Sementara untuk siswa SMP, Pertamina memberikan anggaran sebesar Rp1.200.000 tiap siswa. Jumlah siswa yang diberikan santunan sebanyak 100 orang yang dianggap berprestasi se-Kota Dumai. Total bantuan untuk siswa SMP yang dikeluarkan PT. Pertamina berjumlah Rp120.000.000. Tidak hanya itu, PT. Pertamina juga memberikan santunan bea siswa kepada 50 siswa. Satu orang siswa mendapatkan bantuan senilai Rp1.800.000. Ada pun total biaya bantuan untuk siswa SMA mencapai Rp90.000.000. Bantuan tersebut hanya tersalurkan kepada 10 SD, 7 SMP dan 7 SMA se-Kota Dumai. Penyerahan santunan tersebut juga mempunyai kriteria. Setidak-tidaknya bagi siswa yang berhasil memperoleh nilai rata-rata rapor minimal 7, namun berasal dari keluarga kurang mampu. Kriteria itu ditentukan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan kota Dumai. Bantuan tersebut disalurkan lewat sekolah, selanjutnya sekolah mencairkan kepada siswa. Namun, beasiswa yang diberikan tidak dalam bentuk uang, melainkan berupa peralatan sekolah, biaya-biaya kursus dan serta kegiatan pendukung lainnya. "Adapun tujuannya untuk membantu belajar anak-anak supaya lebih bagus kedepannya, sehingga tak kesulitan lagi dalam belajar. Supaya mereka bisa lebih tenang belajar dan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang lebih berkualitas," tambah Nyoman dalam kesempatan itu. Dikatakan, untuk bantuan beasiswa tersebut pihaknya bakal menyalurkan setiap tahunnya. Sedangkan program CSR tersebut, katanya tidak hanya dibidang pendidikan saja. "Di bidang lainnya juga ada program CSR," tutupnya. (rhc/aag)

Pemkab Teliti Berkas PAW RENGAT BARAT (HR)–Pemerintah Kabupten Indragiri Hulu sudah menerima berkas Penggantian Antar Waktu anggota DPRD kabupaten Indragiri Hulu Brinef Pramiko dari Partai Bulan Bintang. “Berkas PAWnya sudah kita terima dari Ketua DPRD Inhu dan saat ini berkasnya tengah diteliti kelengkapan persyaratan administrasinya,“ kata Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Raja Erisman, melalui Kepala Bagian Administrasi Umum Setdakab Hendry Y, Rabu (18/12). Setelah menerima berkas tersebut, dalam jangka waktu tujuh hari Pemkab Inhu akan meneliti kelengkapan persyaratan dan apabila ditemukan berkas PAW itu, akan dikembalikan Ke DPRD Inhu untuk dilengkapi persyaratannya. Sebagaimana berita sebelumnya,Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Inhu, telah mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap kadernya yang duduk di DPRD Inhu, Brinef Pramiko. Dikatakan, Brinef akan digantikan Mulyadi yang suaranya pada saat pemilu 2009 berada di bawah Endang Widya. Namun Endang tidak bersedia untuk menjadi PAW karena tidak lagi ingin terlibat di kepartaian. “Usulan PAW sudah masuk ke DPRD Inhu sejak Oktober 2013 dan sudah diproses verifikasinya oleh KPUP dan sudah dikembalikan lagi ke DPRD Inhu. Tinggal pengajuan dari Pimpinan Dewan ke Bupati Inhu, untuk diteruskan ke Gubernur Riau, " jelasnya. (gus)

TELEPON PENTING Walikota Dumai

0765 7007301

Wakil Walikota

0765 7007302

Sekdako Dumai

0765 7007303

BU Sekdako

0765 7007307

Polresta Dumai

0765 31007

Wakapolresta q REDAKTUR: ARLEN ARA GUCI

0765 31350

HALUAN RIAU/GUS

Sambutan Kapolres Inhu Aris Prasetyo Indaryanto, saat menyampaikan sambutannya pada deklarasi Indragiri trooper Comunity (ITC) di Rengat, baru-baru ini.

Wabup Terima DIPA TA 2014 RENGAT BARAT (HR)– Bupati Yopi Arianto, yang diwakili wakil Bupati Harman Harmaini, menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2014 dari Plt Gubernur Riau, Pj Gubernur Riau Djohermansyah, Selasa (17/12) di Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru. "Total DIPA Inhu TA 20-

14 yang kita terima sebesar Rp1,3 triliun lebih dan DIPA sudah kita terima,“ kata Wabup Harman Harmaini, saat dikonfirmasi Haluan Riau, Rabu (18/12). Menurut Harman, ada pun besaran DIPA tersebut berasal dari alokasi dana transfer ke daerah, yakni Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp111 miliar, yang

terdiri dari Pajak Bumi Bangunan (PBB) sebesar Rp94 miliar dan pajak penghasilan sebesar Rp17.3 miliar. DBH sumber daya alam sebesar Rp453 miliar lebih. Dana alokasi umum sebesar Rp631 miliar lebih. Dana alokasi khusus sebesar Rp11,9 miliar dan alokasi dana penyesuian sebesar Rp117 miliar lebih yang

berasal dari tunjangan profesi guru Rp111,9 miliar lebih dan tambahan penghasilan guru sebesar Rp5.4 miliar lebih. Selanjutnya, dana gas bumi sebesar Rp209 miliar, dana perikanan sebesar Rp329 miliar dan dana kehutanan sebesar Rp9.1 miliar. “Selain DIPA TA 2014 yang kita dapatkan, juga menerima alokasi

dana kesehatan sebesar Rp 1,5 miliar,“ papar Harman. Ditambahkan Harman, setelah menerima DIPA, pihaknya secepatnya akan menyampaikan kepada SKPD terkait dan apabila Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sudah disyahkan, anggaran tersebut dapat bermanfaat dan dirasakan masyarakat. (gus)

SELAMA OPERASI PEKAT

Polres Tangkap 50 Tersangka DUMAI (HR)-Satuan Reserse Kriminal Polres Dumai berhasil mengungkap beberapa kasus tindak pidana selama operasi Pekat yang digelar sejak 9 Desember hingga 17 Desember 2013. Dikatakan Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan, melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Wisnu Wibowo, selama operasi Pekat, 50 tersangka ditangkap dari beberapa tindak pidana. Beberapa kasus yang diungkap, terdiri dari 11 kasus judi, narkoba 9 kasus, pencurian dan pemberatan (Curat) 6 kasus, miras 17 kasus, pencurian dan kekerasan (Curas) 1 kasus, prostitusi 1 kasus, premanisme 2 kasus. "Seluruh perkara yang diungkap masih dalam

penanganan," kata Wisnu. Untuk miras berhasil diamankan dari tempat hiburan, tempat penyimpanan, di rumah dan di jalan-jalan, sedangkan Curas, ujar Wisnu, terjadi di Jalan Belimbing. Korbannya inisial SM dijambret saat sedang membawa sepeda motor. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian Rp1 juta. Operasi Pekat ini digelar dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, Satreskrim Polres Dumai tetap akan menggelar operasi ini dengan melibatkan unsur jajaran Polsek. Untuk itu, Kasat Reskrim mengimbau masyarakat Kota Dumai, tetap waspada dan melaporkan setiap tindak pidana di wilayahnya. (war)

HALUAN RIAU/RHC

Serahkan Bantuan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Dumai menyalurkan bantuan beasiswa kepada pelajar SD hingga SMA di Dumai, Rabu (19/12). q LAYOUT: SITI NURAINI L.


INDRAGIRI HILIR

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

13

ADVERTORIAL

LINTAS HUT KE-14 DWP

Wanita Miliki Kesempatan Besar TEMBILAHAN (HR)-Sekretaris Daerah Inhil Alimuddin RM, mengatakan, munculnya isu kesetaraan gender juga membuat wanita memiliki kesempatan besar untuk berkarir dalam segala bidang, baik politik, ekonomi, sosial maupun pemerintahan. Namun, tentunya harus selalu menempa dan membekali diri dengan pengetahuan yang cukup dan tidak pernah berhenti belajar dan berbuat. “Melalui HUT DWP ini, saya harapkan wanita Inhil ke depan menjadi kaum wanita pekerja keras, mumpuni dalam berkreasi dan berprestasi. Sehingga, dapat ikut serta mewujudkan Inhil yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” kata Alimuddin RM, mewakili Bupati Indragiri Hilir menghadiri puncak peringatan HUT ke-14 Dharma Wanita Persatuan (DWP) tahun 2013, di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan, Selasa (17/8). Turut hadir pada kesempatan itu, unsur Muspida, Ketua Penasehat DWP Zulaikhah, Wakil Ketua Penasehat DWP Siti Bungatang, serta perwakilan organisasi-organisasi wanita di Kabupaten Inhil. Sekda mengatakan, sebagai organisasi yang merupakan wadah berkumpulnya istri-istri PNS, DWP secara tidak langsung adalah mitra kerja pemerintah. Menurutnya, DWP bisa menjadi ujung tombak untuk mengimlementasikan program pemerintah di masyarakat. Sementara, Ketua DWP Kabupaten Inhil Haryati menjelaskan, DWP bisa menjadi ujung tombak untuk mengimplementasikan program pemerintah di masyarakat. Selama ini DWP telah menunjukkan keberhasilan serta kejujuran dengan bekerja tanpa pamrih. Ia berpesan, kepada seluruh jajaran DWP menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh pihak terkait. Hal ini dimaksudkan, untuk membuka wawasan bagi anggota DWP dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilannya, sehingga kualitas keluarga semakin meningkat. (kom/aag)

TAK ADA RUMAH SINGGAH

Dinsos tak Dapat Berbuat Banyak TEMBILAHAN (HR)-Keterbatasan kemampuan Dinas Sosial melakukan penanganan secara kontinue terhadap para pengemis dan orang gila yang berkeliaran di kabupaten Inhil khususnya Tembilahan, membuat masalah ini tak kunjung selesai. Seperti diketahui, kurangnya wadah untuk menampung para pengemis dan orang gila, seperti rumah singgah, membuat Dinas Sosial Kabupaten Inhil tak dapat berbuat banyak. Seperti dinyatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Inhil yang diwakili sekretarisnya Aswardi, untuk dapat melakukan penanganan yang optimal, keberadaan rumah singgah sangat diperlukan. “Sebenarnya saat ini kita sangat membutuhkan rumah singgah untuk melakukan pembinaan secara kontinue terhadap para saudara kita yang terlantar seperti pengemis, orang gila, dan lansia yang tidak dirawat oleh pihak keluarga mereka,” ungkapnya, Rabu (18/12). Meski Dinas Sosial sering melakukan razia yang pengemis dan orang gila yang dibantu Satpol PP, namun hanya bisa melakukan pembinaan di tempat, terhadap para warga yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah ini. Hal tersebut terjadi, karena Dinas Sosial tak memiliki wadah menunjang pembinaan yang seharusnya bisa dilakukan secara berlanjut. Ditambahkan, selama ini banyak pengemis, orang cacat mental atau lansia tidak tertangani sebagaimana mestinya, karena sejauh ini pihak Dinas Sosial Inhil, hanya bisa melakukan pengiriman ke rumah sakit atau panti yang ada di luar daerah, seperti Pekanbaru dan Duri. (rio)

SELEKSI KOMISIONER KPU

Diminta Dilakukan Secara Jujur dan Transparan TEMBILAHAN (HR)–Warga kabupaten Inhil berharap, tim seleksi komisioner KPU Inhil dapat menjalankan seluruh proses perekrutan anggota pelaksana Pemilihan Umum Inhil secara jujur, adil dan tranparan. Proses secara jujur, adil dan tranparan tentunya akan menjadi tonggak awal pelaksanaan Pemilu yang bersih. Permintaan ini disampaikan salah seorang warga Kota Tembilahan yang enggan namanya dipublikasikan, baru-baru ini. Menurutnya, permintaan ini rasanya sangat patut ia sampaikan, karena sebagai salah seorang anggota masyarakat yang berminat mengikuti proses seleksi, ditahap awal ia sudah menemui hal yang menurutnya memberikan indikasi, proses seleksi tidak dijalankan secara benar. Dikatakan, kabar akan adanya perekrutan anggota KPU Inhil ia ketahui dari salah satu iklan media harian setempat pada tanggal 13 Desember 2013 lalu. Di iklan tersebut dituliskan, waktu penerimaan dokumen pendaftaran dimulai sejak tanggal 15 hingga 19 Desember 2013. Maka pada Senin (16/12), ia pun pergi ke Gedung LAMR, jalan Sungai Beringin yang dituliskan sebagai Sekretariat Tim Seleksi. Namun ia mengaku kecewa, karena petugas penerima menyatakan ia tidak lagi bisa melakukan pendaftaran karena formulir sudah habis. “Saya hanya merasa heran saja, dari pengumuman pendaftaran dengan nomor: 01/TimSel/KPU-Kab/XII/2013 termasuk 16 butir syarat pendaftaran tak satu pun ada kalimat yang menyatakan tentang adanya waktu pengambilan formulir pendaftaran. Lagi pula sepengetahuan saya, kenapa formulir pendaftaran bisa dinyatakan habis, sementara prosesnya masih berlangsung hingga tanggal 19 mendatang,” ujarnya dengan nada kecewa. Ketua KPU Inhil Joni Suhaidi, ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selular menyatakan ia tidak memiliki hak untuk menyampaikan komentar terkait permintaan masyarakat ini. Menurutnya, tim seleksi dibentuk dan ditunjuk secara langsung oleh KPU Provinsi. “Saya mohon maaf karena hal ini di luar kapasitas saya untuk memberikan komentar,” jawabnya singkat. Terkait persoalan ini, Ketua Tim Seleksi Komisioner KPU Inhil Mohd Thayeb Ali, Senin (16/12), mengaku mereka telah menjalankan seluruh proses secara tranparan. Menurutnya, pemberitahuan mengenai proses seleksi telah mereka publikasikan secara terbuka di beberapa media meskipun tak diperlihatkan bentuk iklan publikasinya. (ifc/aag)

TELEPON PENTING Kantor Bupati

21010 - 21182

Kantor Sekretariat DPRD

21007 - 22051

Polres Indragiri Hilir

22110

Kodim

22425

Kejaksaan

21501

Pengadilan

24684

Pemadam Kebakaran

24488

Kantor Pos

21994

PDAM Tirta Indragiri

22040

Imigrasi

21074 - 23969

RSUD Puri Husada

22118

Pengadilan Agama

21223

Gangguan Listrik / PLN

22113

q REDAKTUR: ARLEN ARA GUCI

ADV/HUMAS

Serahkan Bibit Pohon Bupati Inhil HM Wardan, menyerahkan bibit pohon kepada Siti Bungatang, TP PKK Kabupaten Inhil, baru-baru ini.

TAHUN 2014

Bupati Rencanakan Pemugaran Makam Kiai TEMBILAHAN (HR)-Tahun 2014 mendatang, Bupati HM Wardan berencana akan melakukan pemugaran terhadap makam-makam kiai dan tuan guru yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. “Mulai tahun depan, kita akan memugar makam para kyai dan tuan guru kita, seperti makam Syekh Abdurrahman Ya’qub, di Pasar Kembang, Kecamatan Keritang dan makam Syekh Abdurrahman Siddiq, di Desa Hidayat, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra),” tutur Bupati saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, Rabu (18/12). Dijelaskan Bupati, pemugaran tersebut dalam rangka menghor-

mati para pejuang dan tokoh agama yang telah menjalankan dan mengembangkan syiar Islam di Bumi Sri Gemilang, sekaligus untuk dijadikan sebagai tempat objek wisata religi bagi masyarakat. “Dengan dilakukannya pemugaran, kita berharap dapat meningkatkan antusias masyarakat berkunjung ke sana. Sehingga, masyarakat bisa lebih mengenal para leluhur yang telah berjasa bagi perkembangan Agama Islam

di Inhil,” tambahnya. Sementara itu, menurut Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil Suwardi, hingga saat ini masih cukup banyak potensi wisata di Kabupaten Inhil yang belum tergali secara maksimal. Jadi, diperlukan kerja sama dari seluruh pihak terkait, dalam upaya mengangkat potensi wisata yang ada tersebut. “Selain menggali berbagai objek wisata yang ada, kita juga perlu melakukan promosi kepada masyarakat luas. Sehingga, mereka (mastarakat, red) berminat untuk mengunjungi berbagai tempat yang bersejarah bagi perjalanan Kabupaten Inhil,” terangnya.

Lebih lanjut Suwardi mengatakan, dengan telah tergalinya berbagai objek wisata tersebut, tentu secara otomatis akan berpengaruh pada peningkatkan ekonomi masyarakat sekitar dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten. “Adapun beberapa objek wisata lainnya yang belum tergali, seperti makam raja yang terdapat di Kota Baru, Kecamatan Keritang, Makam Pejuang Inhil, H Sadri di Guntung, Kecamatan Kateman, Rumah Peninggalan Belanda di Kecamatan Enok, Kedai Belanda di Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu dan Telaga Mambalu di Sungai Bela, Kecamatan Kuindra,” imbuhnya. (adv/humas)

Disdukcapil akan Sosialisasikan Perubahan Administrasi TEMBILAHAN (HR)-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Indragiri Hilir akan mengundang Direktur Kependudukan, dalam rangka mensosialisasikan Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Selain itu, menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Inhil Dianto Mampanini, pihaknya juga akan melibatkan dan mengundang seluruh Kepala Dinas

Kependudukan se-Provinsi Riau. Sehingga, melalui pertemuan tersebut upaya untuk melakukan sosialisasi bisa lebih efektif dan maksimal. “Kalau narasumbernya sudah jelas Direktur Kependudukan. Sedangkan, pesertanya adalah seluruh dinas dan intansi terkait, serta intansi vertikal,” tutur Dianto, Rabu (18/12). Dijelaskan Dianto, tujuan utama dari perubahan UU

dimaksud, adalah meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, serta menjamin akurasi data kependudukan dan ketunggalan Nomor Induk Kependudukan (NIK) maupun ketunggalan dokumen-dokumen kependudukan lainnya. “Beberapa item yang terdapat dalam perubahan, di antaranya masa berlaku eKTP, penerbitan Akta Kelahiran yang pelaporannya

melebihi batas waktu 1 tahun, penerbitan akta pencatatan sipil, pengakuan dan pengesahan anak, serta pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan yang tidak dipungut biaya dan lain-lain,” terangnya. Dari item-item tersebut, lanjut Dianto, ada beberapa yang sudah dilaksanakan oleh pihaknya, seperti pengurusan dokumen kependudukan yang tidak dipungut biaya dan pelayanan

perekaman jemput bola, dengan cara mendatangi langsung masyarakat di lapangan. “Perubahan UU ini, sebenarnya memudahkan kita dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Apalagi, jika seluruh pelayanan yang menyangkut masalah kependudukan nantinya akan ditanggung oleh pemerintah pusat,” imbuhnya. (jum)

Dewan dan Pemkab Diminta Prioritaskan Perkebunan TEMBILAHAN (HR)-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, diminta berkomitmen memprioritaskan penuntasan permasalahan yang melanda perkebunan di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Ketua Ikatan Petani Kelapa Rakyat (IPKR) Kabupaten Inhil Zainuddin Acang, Selasa (17/12). Menurutnya, problem perkebunan yang terjadi di Kabupaten Inhil harus ditangani dengan seksama. Karena, jika hanya sepintas saja niscaya perkebunan di Kabupaten Inhil akan semakin kritis dan kondisi petani akan semakin sulit. “Saat ini, kondisi perkebunan kita memerlukan perhatian yang serius dari seluruh pihak terkait, apalagi dengan adanya komoditi lain yang mengancam, sehingga alih fungsi lahan sulit dihindarkan,” tutur Zainuddin.

Sementara itu, Ketua LSM Peduli Anak Negeri Kabupaten Inhil Firmansyah, menyatakan, saat ini adalah waktu yang tepat bagi Pemkab dan DPRD Inhil untuk mengarahkan perhatiannya pada masalah tersebut, karena sedang melakukan pembahasan APBD tahun 2014. “Ini merupakan kesempatan yang bisa langsung digunakan untuk merancang dan merencakan dengan matang, upaya dan kebijakan yang akan diambil untuk menyelamatkan kebun pada tahun mendatang,” terang Firman. Untuk diketahui, sekitar 70 persen lebih masyarakat Kabupaten Inhil menggantungkan hidupnya di bidang pertanian dan perkebunan. Oleh karena itu, DPRD dan Pemkab Inhil diminta berkosentrasi dan memprioritaskan pembangunan di sektor tersebut. (jum)

HALUAN RIAU/HUMAS

Terima Bantuan Wakil Bupati Inhil Rosman Malomo, menerima penyerahan bantuan PT Pertamina (Persero) kepada Pemkab Inhil, Senin (16/12) lalu. q LAYOUT: DONI


14

KAMPAR

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

ADVERTORIAL

LINTAS

Polres Rakor Operasi Lilin BANGKINANG (HR)- Polres Kampar menggelar rapat koordinasi (rakor) Operasi Lilin tahun 2013 dalam rangka pengamanan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 di wilayah hukum Polres Kampar, di Rabu (18/12). Rakor yang dilaksanakan di ruang data Polres Kampar ini dihadiri seluruh perwira Polres dan Kapolsek Jajaran, Kasdim 0313 Kpr, kepala dinas instansi terkait, PMI dan Mitra Senkom. Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono yang memimpin rapat menyampaikan, sasaran operasi lilin 2013 adalah pengamanan perayaan Natal 2013 serta Tahun Baru 2014. Selain itu sebagaimana diketahui bahwa wilayah Kabupaten Kampar merupakan jalur lintas antar provinsi yang setiap jelang akhir tahun selalu terjadi peningkatan intensitas lalu lintas kendaraan serta orang melewati. "Sudah barang tentu akan berpengaruh pula pada peningkatan kerawanannya. Untuk mengantisipasi hal itulah salah satu gunanya pelaksanaan Ops Lilin 2013 ini," ujarnya. Kabag Ops Polres Kampar Kompol Marto Harahap yang menyampaikan paparan tentang Rencana Operasi Lilin 2013 ini menyebutkan bahwa pelaksanaan Operasi Lilin ini akan dimulai tanggal 21 Desember 2013 hingga 3 Januari 2014. Dalam operasi ini Polres Kampar akan menurunkan 244 personel dan membentuk 4 posko pengamanan. Keempat Pospam tersebut adalah, Pospam Tambang yang berlokasi di depan SPBU Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, Pospam Tapung yang berlokasi di simpang tiga Petapahan Kecamatan Tapung, Pospam Bangkinang yang berlokasi di depan Lapangan Merdeka Bangkinang dan Pospam XIII Koto Kampar yang berlokasi di kelok indah jelang batas provinsi Riau-Sumbar. Pada setiap pos pengamanan ini nantinya selain ditempati personel Polri juga dibantu dari TNI, Dishub, Diskes/PMI, Pol PP Kampar. (oni)

TIGA KELOMPOK TANI,

ADV/HUMAS

Terima Zakat Produktif BANGKINANG (HR)- Dalam membantu program pemerintah memberantas kemiskinan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau berkerja sama denga Baznas Kampar, melakukan penyerahan zakat produktif untuk tiga kelompok tani di Kecamatan Tambang. Kepala Baznas Riau Auni M Noer, mengatakan dengan adanya pendistribusian zakat produktif itu akan dapat membantu masyarakat yang tidak mampu sehingga yang menerima zakat ke depannya bisa membantu orang lain dengan mengeluarkan zakat dari usaha yang digelutinya, sehingga tidak lagi menjadi penerima (mustahik). Pemberian zakat ini dilakukan setiap tahun oleh Baznas Riau. "Jadi ini bukanlah program seremonial saja bagi Baznas. Namun harus jadi program nyata membantu orang tidak mampu," sebutnya, saat penyerahan zakat di Masjid Raya Kecamatan Tambang, Rabu (18/12). Ditambahkanya bahwa setiap yang dilakukan Baznas selama ini telah melalui mekanisme dan prosedural yang jelas. "Karena mustahik yang akan mendapatkat tersebut, terlebih dahulu dilakukan pengecekan. Jadi bukan asal comot sajat, siapa yang akan dibantu," sebutnya lagi.(dom)

POKJA I TP-PKK

Gelar Seminar PKBN BANGKINANG (HR)- Kelompok Kerja (Pokja) I TP PKK Kabupaten Kampar melaksanakan Seminar Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN). Seminar sehari itu dibuka oleh Wakil Ketua TP PKK Hj Mulyeti Anizur dihadiri peserta dari 21 kecamatan. Seminar ini digelar dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan serta cinta Tanah Air demi tercapainya Lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar. Pentingnya memiliki kesadaran bela negara agar memiliki jiwa nasionalisme sebagai bangsa Indonesia. "Konflik yang sering terjadi pada hal-hal yang tidak mendasar jika dibiarkan akan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa," jelas Mulyeti, kemarin. Kesadaran yang hampir hilang dari kehidupan berbangsa dan bernegara dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Dalam hal ini PKK berperan sesuai uraian pada 10 program pokok PKK "Penghayatan dan pengamalan pancasila pada pembinaan kesadaran bela negara," ujarnya, kemarin. PKK sebagai ujung tombak dan mitra pemerintah dapat berpartisipasi dalam mensosialisasikan kesadaran bela negara karena PKK sendiri mempunyai peran mendidik generasi penerus mulai dari usia dini hingga dewasa. Hadir memberi materi PKBN itu dari Danramil 01 Bangkinang Kota, Kapten Inf Reflis Jhon. (oni)

HALUAN RIAU/ONI

Gosok Gigi Pengurus GOW Kabupaten Kampar drg Dewi mempraktikkan bagaimana menggosok gigi yang benar pada acara penyuluhan kesehatan gigi bagi siswa SD di Kecamatan Rumbio Jaya, Selasa (17/12).

TELEPON PENTING Pengaduan Polres

081378366866

Polres Kampar

(0762) 20260

Kantor Bupati Kampar

(0762) 20016

DPRD Kampar

(0762) 20572

RSUD Bangkinang

(0762) 7000029

Kejaksaan Negeri Bkn

(0762) 20041

Pengadilan Negeri Bkn

(0762) 20070

q REDAKTUR: DONI RAHIM

ASISTEN Administrasi Umum Setda Kampar Nurahmi MM saat menyerahkan hadiah pemenang berbagai perlombaan pada acara penutupan Pekan Budaya Kampar 2013, Selasa (17/12).

Pekan Budaya Jadi Wadah Pengembangan Seni BANGKINANG (HR)- Kegiatan Pekan Budaya Kampar 2013 diharapkan mampu memberikan motivasi dan sebagai wadah pengembangan dan mempertahankan seni budaya. Hal tersebut dikatakan Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Nurahmi MM saat penutupan pesta budaya Kampar tersebut, Selasa (17/12). "Kita sangat berharap kegiatan ini dapat memotivasi, meningkatkan dan penggalian budaya-budaya daerah baik itu seni tari, drama cerita daerah, dan lainnya sehingga menjadi ciri khas yang mampu mengharumkan dan ikon promosi daerah Kabupaten Kampar di Provinsi Riau, Indonesia maupun luar negeri sekalipun,” Tutur Nurahmi. Ke depan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan Pekan Budaya Kampar yakni seluruh desa dan kecamatan sudah dapat menginventari-

sir dan menyeleksi kegiatan-kegiatan budaya apa yang akan ditampilkan. Untuk generasi muda lanjut Nurahmi, pekan budaya ini dijadikan sebagai pembinaan untuk mewarisi, melestarikan dan pengembangan nilai-nilai budaya serta wadah pengembangan kreativitas dan objeksitas pelaku seni budaya serta sebagai pendukung visi dan misi Kabupaten Kampar yaitu memperbaiki akhlak. Sebelumnya Ketua Pelaksana Jawahir dalam laporannya mengatakan bah-

wa yang menjadikan output dari kegiatan ini di antaranya teridentifikasinya beberapa tari asli daerah yang perlu untuk dipertahankan dan kesenian lainnya yang layak dibina dan ditampilkan dalam berbagai pertunjukan dan pementasan kesenian baik dalam maupun luar daerah. Serta terinventarisasinya produkproduk unggulan bendabenda bersejarah dan masakan tradisi (kuliner) yang layak dipromosikan. Penghargaan Sementara, Kecamatan Kuok meraih lima penghargaan dari enam cabang lomba seni pada pekan budaya tersebut. Di antaranya juara I pada lomba lawak dan pameran budaya, juara II pada pawai budaya dan tari daerah serta musik promosi. "Alhamdulillah, atas dukungan dan doa seluruh masyarakat Kecamatan Kuok kita dapat mencapai hasil terbaik di pekan bu-

daya tahun ini," tutur Camat Kuok Tabrani. Mengenai pembinaan di tingkat kecamatan Tabrani mengatakan dari seni dan budaya yang ada di desadesa pihaknya melakukan pembinaan dan berkoordinasi dengan semua pihak. “Mereka kita berikan kebebasan untuk berkreasi serta kesempatan bagi peserta,” kata Tabrani. Dari hasil rekapiltulasi para pemenang cabang lomba pekan budaya tahun 2013 dari tanggal 14 s/d 17 Desember untuk cabang pawai budaya terbaik I Kecamatan Bangkinang Kota, diikuti Kecamatan Kuok terbaik II, Kecamatan Bangkinang III. Harapan I Kecamatan Kampar, harapan II Kecamatan Siak Hulu dan III Kecamatan Kampar Kiri Tengah. Untuk tari daerah terbaik I Kecamatan Bangkinang Kota, terbaik II Kuok, terbaik III Kampar Kiri, harapan I Kecamatan Bang-

kinang, harapan II Kampar, harapan III Kampar Kiri Tengah. Lomba berbalas pantun terbaik I Kecamatan Kampar Utara, terbaik II Tapung, terbaik III Bangkinang Kota, harapan I Kampar Kiri, harapan II Kampar Kiri Hulu, harapan III Rumbio Jaya. Lomba musik komposisi terbaik II Kecamatan Kampar Kiri, terbaik II Kuok, terbaik III Bangkinang Kota, harapan I Bangkinang, harapan II Kampar Kiri Hulu, dan harapan III Tambang. Lomba lawak mamboaka terbaik I Kecamatan Kuok, terbaik II Siak Hulu, terbaik III Kampar Utara, harapan I Kampar Kiri Hilir, harapan II Bangkinang, harapan III Koto Kampar Hulu. Serta lomba pameran budaya terbaik I Kecamatan Kuok, terbaik II Kampar Kiri Tengah, terbaik III Bangkinang Kota, harapan I Gunung Sahilan, harapan II Koto Kampar Hulu, harapan III Kampar Kiri Hilir.(adv/hms)

HARI INI,

MTsN Model Kuok Terima Adiwiyata Nasional BANGKINANG (HR)- Hari ini, Kamis (19/12) MTs Negeri Model Kuok Kabupaten Kampar menerima penghargaan Adiwiyata Nasional dari Menteri lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penghargaan diberikan karena sekolah tersebut sukses mengembangkan program pendidikan berbudi dan berbudaya lingkungan atau dikenal dengan sebutan sekolah berbasis adiwiyata. Keberhasilan MTsN Model Kuok Kabupaten Kampar ini disampaikan Kepala MTsN Model Kuok H Zainal Arifin, yang didampingi Pem-

bina Adiwiyata Kabupaten Kampar, Norisma Dewi dan ketua Adiwiyata MTSN Model Kuok H Syafnir kepada wartawan, Rabu (18/12) di Bangkinang. Dikatakan Zainal, dengan persiapan matang yang didukung seluruh majelis guru, anak didik dan komite sekolah serta orang tua anak didik, dengan bahu membahu akhirnya MTSN Model Kuok sukses meraih predikat sebagai sekolah berbasis Adiwiyata Nasional. Zainal menambahkan, untuk meraih adiwiyata nasional ini tentunya harus proses dan perjuangan yang

panjang, dimulai dengan penilaian yang dilakukan tim penilai adiwiyata kabupaten, provinsi dan hasil akhir kembali MTSN Model Kuok lolos nominasi Adiwiyata Nasional. Setelah lolos di provinsi, MTsN Model Kuok memasuki fase penilaian tingkat nasional oleh tim penilai adiwiyata nasional dari Jakarta. “Alhamdulillah, dengan melangkah bersama, hadapi tantangan dengan melakukan kreativitas, MTsN model kuok dinyatakan lolos dan meraih penghargaan sekolah Adiwiyata Nasional,” ujar Zainal.

Zainal mengakui, penghargaan ini merupakan awal tantangan yang harus mereka buktikan ke depan. “Saya menyadari bahwa mempertahankan sesuatu lebih sulit dari pada mendapatkannya. Namun kami bertekad setelah sukses meraih adiwiayata nasional ini, kami siap menatap tantangan selanjutnya untuk lolos meraih Adiwiyata Mandiri Nasional," ucap Zainal. Di sisi lain Kakan Kemenag Kabupaten Kampar H Fairus MA menyampaikan rasa bahagia dan bangga pihaknya atas prestasi gemilang yang diraih MTsN Model Kuok.

Sementara itu, Kepala BLH Kampar H Basrun didampingi Kabid Pemantauan Lingkungan H Rahmad Junaidi dan Kasubid Pemantauan Kualitas Lingkungan, Idrus, membenarkan informasi tersebut. Hal itu berdasarkan surat dari Kementerian Lingkungan Hidup RI Nomor: B.13864/Dep.VI/LH/ PPM/12/2013 tanggal 16 Desember 2013 “Kita Bangga, dari 15 sekolah di Riau mendapatkan pengahrgaan Adiwiyata Nasional, Kamparlah yang terbanyak meloloskan perwakilannya yaitu sebanyak 4 sekolah,” akui Basrun. (hir)

Pasukan Beranting Yudha Serah Terima Titik BANGKINANG(HR)- Setelah melakukan perjalanan lebih kurang tiga hari, akhirnya pasukan Beranting Yudha Wutsu Pramuka dari infanteri TNI AD melakukan serah terima pergantian titik ganti ke sembilan estape sejauh 20 KM, Rabu(18/12) di Kantor Bupati Kampar . Kegiatan peleton Beranting Yudha Wutsu Pramuka tersebut diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke 65 TNI AD yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh setiap satuan TNI AD di seluruh Indonesia. Ini dilakukan sebagai wujud penghormatan dan penghargaan terhadap jasa-jasa para pahlawan yang berjuang membela Tanah Air. Kegiatan tersebut dimulai dari Istana Siak pada Senin (16/ 12) lalu menuju Pelabuhan

Pasar Buah dengan mamasuki Kota Pekanbaru menuju Kampar melewati Jalan Garuda Sakti ke arah Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung tepatnya di titik kelima. Pada titik kelima rombongan memasuki wilayah Kampar pada Selasa (17/12) dan dilakukan acara serah terima pergantian titik menuju titik keenam di kantor KUD Bukit Payung, Kecamatan Bangkinang yang disambut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Indra Pomi N . Pasukan satuan infanteri angkatan darat berjumlah 34 orang diiringi pasukan Arhanud sekitar 35 orang, Resimen Mahasiswa dan Satpol PP Kampar memasuki Kota Bangkinang, Rabu (18/12) pagi. Pasukan memulai perjalanan

dari Pondok Pesanteren Darunnadho menuju Mualimin serta keliling Kota Bangkinang dan berakhir di Kantor Bupati Kampar yang disambut Bupati Kampar diwakili Kakan Satuan Polisi Pamong Praja Kampar H Syafruddin. Syafruddin mengatakan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa dapat pula ditransformasikan pada setiap diri prajurit saat ini. Baik dalam pola tindak dan perilaku yang sejalan dengan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh pendahulu TNI. Syafruddin berharap agar pasukan yang melakukan perjalanan ini menjalankannya dengan sebaik-baiknya dilandasi ketulusan yang disertai dengan kegembiraan. “Jaga kekompakan selama perjalanan dan jangan melakukan hal-

HALUAN RIAU/DOM

PROSESI serah terima titik. hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun kepentingan rakyat. Serta jaga nama baik kehormatan TNI AD,” tuturnya. Pasukan Beranting Yudha

Wutsu Pramuka nantinya akan finish di Batalion Infanteri 132 Bima Sakti sekaligus acara puncak peringatan HUT TNI AD, Kamis (18/12). (dom) q LAYOUT: DEDE SARTIKA


ZONA RIAU

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

15

Tiga Juta Warga Riau Belum Miliki Jamkes PEKANBARU (HR)-Sekitar tiga juta warga Riau belum ter-cover program jaminan kesehatan, seperti Jaminan Kesehatan Daerah, Jaminan Kesehatan Masyarakat, Asuransi Kesehatan dan jaminan kesehatan komersial lainnya. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Zainal Arifin, saat memaparkan kesiapan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada Penjabat Gubernur Riau Djohermansyah Djohan di aula lantai 2 Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, Rabu (18/12). Dipaparkannya, JKN sendiri akan digulirkan pemerintah serentak pada 1 Januari 2014 nanti. Menurut Zainal Arifin, saat ini masyarakat Riau yang belum ter-cover dalam program Jaminan Kesehatan mencapai 50,7 persen atau sebanyak 3 juta jiwa lebih.

Sementara yang telah mengikuti program Jaminan Kesehatan, terdiri dari 1,3 juta orang ikut progaram Jamkesmas, 1,12 juta jiwa tercatat sebagai peserta Jamkesda dan sisanya sebanyak 494 jiwa lebih ikut program Asuransi Kesehatan (Askes) PNS, Asabri, Jamsostek serta jaminan kesehatan komersial lainnya. "Jadi yang akan lebur dalam BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) kesehatan pada 1 Januari 2014 nanti adalah komponen Jamkesmas. Sementara komponen Jamkesda belum lebur, dan akan dilebur pada 1 Januari 2015," jelasnya. (rtc)

Dinas Perikanan Launching Pasar Ikan Higienis HALUAN RIAU/AZWAR

PEKANBARU (HR)-Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau melakukan peringatan Hari Nusantara sekaligus soft launching Pasar Ikan Higienis di lapangan bangunan pasar ikan, di Jalan Ibraham Sattah, Pekanbaru, Rabu (18/12). "Sebenarnya Pasar Ikan Higienis ini sudah berjalan satu bulan lalu, tapi sekarang baru kita launching-kan dengan mengundang Komisi II DPRD, Iwapi, Darma Wanita dan seluruh karyawan kita," ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Kadiskanlut) Riau Irwan Effendi kepada Haluan Riau. Ke depan, kata Irwan, pasar ini akan ditempati oleh pedagang-pedagang ikan. Pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan pedagang, yang pada prinsipnya mereka siap untuk menempatinya. Pemanfaatan pasar

ini diharapkan dapat memberi manfaat dan kenyamanan bagi pedagang untuk berusaha. “Nanti akan kita tempatkan para pedagang ikan yang belum memiliki tempat,” katanya. Di hari peringatan Hari Nusantara XIV ini, Dinas Perikanan juga memberikan hadiah kepada para pemenang 1, 1 dan 3, lomba UKM. Hadiah diserahkan secara simbolis oleh Kadiskanlut kepada para pemenang. “Alhamdulillah dengan mengikuti perlombaan UKM yang ditaja Dinas Perikanan ini, kita mendapat hadiah yang diserahkan langsung oleh pak Kadis,” ujar Sa’ari, salah seorang pemenang kepada wartawan. Kadiskanlut berharap pegawai dan karyawannya harus bisa meningkatkan kinerja untuk lebih baik. (mg09)

Membandel... "DENGAN adanya pengelola parkir yang menunggak, seharusnya ditinjau ulang saja kelayakannya. Atau disurati dulu, setelah disurati masih tetap memandel ambil tindakan tegas yakni batal-

kan SK-nya," kata Sahril, Rabu (18/12). Ditegaskannya, pencapaian penerimaan PAD dari retribusi parkir tersebut patut diapresiasi, mengingat besarnya pencapaian yang diraih. Pen-

q REDAKTUR: MOHD MORALIS

Pemko akan Bangun Situ Cegah Banjir Pekanbaru (HR)-Pemko Pekanbaru berencana membangun situ penampung air dan pencegah banjir di enam wilayah yang dijadikan pusat pengembangan kota ke depannya. "Jumlah idealnya akan disesuaikan dengan wilayah pengembangan. Kota Pekanbaru akan dibagi menjadi enam wilayah pengembangan, di mana daerah yang datar harus ada beberapa situ yang dibangun," kata Walikota Pekanbaru Firdaus, baru-baru ini. “ Selama sebulan terakhir,

capaian ini lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Oleh karena itu, pihak pengelola yang membandel jangan sampai merusak kinerja yang cukup baik ini," imbuh Sahril. (ben) Dari Hal. 9

Hal berbeda dikatakan Wakil Ketua DPRD Sondia Warman baru-baru ini. Ia menyebutkan APBD tengah dibahas DPRD. "Masih ada yang dibahas makanya belum disahkan.

Kita ingin memastikan anggaran penanganan banjir ke depannya bisa lebih efektif lagi, makanya kita sekarang masih membicarakan anggaran penanganan banjir dulu," sebut Sondia. (ben)

tahun 2014 nanti. Sementara itu, Kadisdukcapil Pekanbaru Baharuddin, saat dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya memang masih memberlakukan KTP Siak, karena hingga sekarang masih banyak warga yang belum memiliki e-KTP. Pemberla-

kuan e-KTP secara umum masih menunggu petunjuk dari pusat (Kemendagri). "Masih berlaku KTP Siak. Kita menunggu arahan pusat. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, terutama untuk penggunaan tahun 2014 nanti," ujar Baharuddin. (ben)

2014... DIKATAKANNYA, dengan solusi yang diberikan ini tentunya masyarakat Pekanbaru tak perlu khawatir lagi, terutama bagi yang belum memiliki e-KTP. Sebab, Pemko Pekanbaru melalui Disdukcapil masih memberlakukan KTP Siak, terutama untuk administrasi pada

Dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Hari Artomo (kanan) didampingi praktisi film Soedibyo (kiri) dan Parlindungan memberikan pembelajaran kepada seluruh anggota Komunitas Film di Riau. Acara ini dikemas dalam seminar yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Komunitas Film Riau di Hotel Furaya, Pekanbaru, Rabu (18/12).

Dari Hal. 9

RAPBD... "PEMBAHASAN APBD bisa cepat dan bisa lambat disahkan, tergantung pengajuannya, kalau cepat diajukan tentu cepat dibahas dan cepat pula disahkan," terang Syahri.

Seminar Perfilman

Dari Hal. 9

enam dari 12 kecamatan di Pekanbaru dilanda banjir terutama di daerah aliran Sungai Siak yang meluap karena tingginya curah hujan dan banjir kiriman dari daerah hulu. Selain itu, Firdaus mengakui banjir juga terjadi makin parah karena pesatnya pertumbuhan kota membuat daerah resapan air makin sempit. Firdaus mencontohkan, rencana pengembangan kawasan super blok Jalan Sudirman-Bandar Serai Idrus Tintin seluas 186 hektare akan didesain sebuah ruang terbuka hijau termasuk dibangun sebuah situ. "Izin pendirian bangunan akan disesuaikan dengan aturan tata ruang yang sudah kita buat," katanya. Ia mengatakan, Pemko Pekanbaru sudah memiliki Peraturan Daerah tentang Daerah Resapan Air, Rencana Induk Tata Ruang dan Rencana Drainase Kota yang akan bersinergi dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi untuk mengatur pembangunan aliran drainase kedepan. "Pengaturan drainse itu seperti jalan, ada kewenangan pemerintah pusat untuk drainase utama, pemerintah provinsi untuk drainase konektor (peng-

hubung) dan kewenangan pemerintah kota hanya pengaturan di permukiman. Tapi itu tidak bisa jalan sendiri-sendiri, harus ada

sinergi," ujarnya. Ia mengakui adanya keterbatasan dana membuat normalisasi anak sungai yang menjadi drainase uta-

HALUAN RIAU/AHMAD AFDALI

Perbaiki Jembatan Sejumlah pekerja melakukan perbaikan lengkungan Jembatan Siak III, Rabu (18/12). Sesuai rencana, perbaikan akan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan.

Target... NANTI di akhir Desember, kita evaluasi sama-sama lagi, sekitar tanggal 25 atau 26," terang Burhanudin, Rabu (18/12). Lebih jauh dikatakannya, memang menjelang akhir tahun aparatur pemerintah diwajibkan untuk menye-

ma jadi terhambat. "Apa yang kita lakukan adalah menyediakan peralatan untuk normalisasi drainase utama," ujarnya. (ant)

Dari Hal. 9 lesaikan tugas dan tanggung jawabnya. Dan itu semua berlaku untuk seluruh SKPD, untuk mengoptimalkan waktu yang tersisa. "Semua stake holder harus menyelesaikan tanggung jawabnya," tegas mantan Kepala Biro Ekonomi ini.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai target realisasi anggaran dan fisik di atas 95 persen, Burhanuddin mengaku, hal itu masih sangat mungkin untuk dicapai. Tentu saja dilakukan dengan kerja keras dan dukungan seluruh SKPD yang

ada di lingkungan Pemprov. Selain itu Burhanuddin juga belum bersedia memberikan gambaran detail mengenai SKPD yang akan mendapatkan teguran karena masih rendahnya realisasi APBD. "Semuanya akan dievaluasi," pungkasnya. (nur)

q LAYOUT: TAUFIK


16

SIAK

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

LINTAS

ADVERTORIAL

Ketua RT Gelapkan dan Curi Sapi Bantuan BAZ SIAK (HR)-Ketua RT 05 RW 01, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak Dasril terpaksa menginap dijeruji besi karena menggelapkan dan mencuri seekor sapi bantuan dari Badan Amil Zakat Kabupaten Siak Dasril ditangkap jajaran reskrim Polsek Siak, Selasa (17/12) malam sekitar pukul 21.00 WIB di kediamannya. Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan warga yang menjadi korban. Kapolsek Siak Kompol Suparno membenarkan adanya kasus tersebut. Menurut Kapolsek, dari data hasil penyelidikan tersangka telah memenuhi untuk ditetapkan sebagai pelaku penggelapan dan pencurian. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 tentang pencurian ternak, Jo 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara. "Pelaku kini telah diamankankan di tahanan Mapolsek guna pengembangan kasus lebih lanjut, pengembangan terus kami lakukan, karena kemungkinan bisa ada tersangka lain yang terlibat," terang Kapolsek. Indikasi penggelapan, jelas Kapolsek, pertama bantuan disalurkan sebanyak lima ekor sapi kepada Ketua RT. BAZ menyerahkan kepada ketua RT dan RT diminta untuk menunjuk orang penerima bantuan sapi tersebut. Warga mengetahui, dari lima sapi tersebut, satu ekor di antaranya gemuk. "Kebetulan satu ekor gemuk, dijual seharga Rp5,5 juta dan diberikan sapi betina dengan harga Rp3,5 juta. Setelah itu sapi diserahkan kepada penerima bantuan, beberapa bulan kemudian, karena sapi betina membutuhkan sapi jantan, maka sapi tersebut dititipkan ke Bungaraya. Setelah empat bulan dititipkan, Dasril kembali menjemput sapi tersebut dan kembali dijual seharga 3,5 juta. Dari kronologis itu, unsur penggelapan dan pencurian terpenuhi," papar Kapolsek. Lebih lanjut Kapolsek menerangkan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan laporan korban penjualan sapi ini, yakni T A Rajab dan Andrizal, warga Kampung Rempak, Kecamatan Siak.(lam)

20 Ekor Sapi Bantuan APBN Mati DAYUN (HR)-Dari 36 ekor sapi bantuan yang diterima kelompok tani Desa Buana Makmur, Kecamatan Dayun sudah 20 ekor sapi yang mati. Hingga kemarin, petani belum mengetahui persis penyebab kematian puluhan hewan ternak tersebut. "Kami kecewa karena sapi dari bantuan yang diberikan pemerintah banyak yang mati. Kondisinya sama dengan yang dialami kelompok petani penerima bantuan sapi di Tanjung Kuras, Kecamatan sungai Apit," ujarnya salah seorang petani Desa Buana Makmur yang engan disebutkan namanya. Hal senada disampaikan Muktar yang juga sebagai anggota kelompok Sri Lestari, Desa Buana Makmur. Muktar sangat merasa rugi. "Mau keluar dari kelompok dana sudah masuk sekitar tiga juta lebih belum lagi tenaganya, sampai sampai harus bekelahi dengan istri gara-gara ikut kelompok tersebut. Saya bilang rugi, karena ternyata sapinya tidak menghasilkan," keluhnya. Terkait itu juga, petani berharap kebijakan dari pemerintah. "Harapannya, pemerintah menganti sapi-sapi yang mati," sebutnya.(mg5)

Pemkab Salurkan Bantuan Sajadah ke 60 Masjid SIAK (HR)-Pemerintah Kabupaten Siak telah menyalurkan bantuan sajadah ke masjid-masjid yang ada di 14 kecamatan di Kabupaten Siak. Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Siak H Darussalim, Rabu ( 18/12) mengatakan, bantuan sajadah yang diberikan kepada beberapa masjid yang ada di 14 kecamatan ini merupakan kegiatan Bagian Kesra. "Alhamdulillah, penyalurannya saat ini sudah hampir rampung. Hanya tinggal beberapa masjid lagi yang belum," kata Darussalim. Dari bantuan tersebut, lanjutnya, masing-masing masjid mendapatkan bantuan sebanyak dua rol. "Kepada seluruh pengurus masjid yang sudah mendapatkan bantuan sajadah ini dapat mempergunakannya serta merawat dengan baik, agar lebih bermanfaat," harapnya.(mg5)

TELEPON PENTING Langganan Koran

08127664045

Kantor Bupati

0764-20200, 322120

DPRD

0764-322019

Polres

0764-20110

PLN

0764-320755

Damkar

0764-322113

RSUD

0764-20012

BPS

0764-7002340

Kemenag

0764-7002350

Rutan

0764-20280

ADVHUMAS

BUPATI H Syamsuar melakukan penanaman pohon.

LAKSANAKAN GERAKAN PENANAMAN 1 MILIAR POHON

Bupati Optimis Kualitas Lingkungan Hidup Meningkat SIAK (HR)-Gerakan penanaman 1 Miliar pohon dan pencanangan bulan menanam nasional Kabupaten Siak tahun 2013 kembali digelar. Kampanye ini dimulai dengan penanaman pohon oleh Bupati Siak H Syamsuar yang dipusatkan di SMA Negeri 2 Siak, Rabu (18/12). Rasa optimis disampaikan Bupati, apabila gerakan menanam satu miliiar pohon sebagai upaya membangun ekosistem hutan dilakukan terus menerus dengan jenis pohon yang tepat, maka kualitas lingkungan hidup akan meningkat, mencakup kebutuhan air bersih, ketahanan pangan dan ketahanan energi baru. Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang

dilaksanakan merupakan peringatan keenam, sekaligus melaksanakan Bulan Menanam Nasional Desember 2013. Dalam sambutannya, Bupati juga menjelaskan, pemusatan penanaman pohon di sekolah bertujuan untuk membangkitkan semangat mulai dari kalangan pelajar untuk giat menanam pohon, kemudian merawat hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat yang sebesar-

besarnya. Sekaligus membangkitkan semangat dan membudayakan seluruh masyarakat untuk menanam, memelihara ekosistem hutan untuk memperbaiki dan merehabilitasi hutan khususnya di Kabupaten Siak. Pada saat bersamaan lebih dari 300 sekolah se-Kabupaten Siak menggelar penanaman pohon serentak minimal 10 batang pohon. Selain pohon-pohon yang menghasilkan buah juga dianjurkan pohon pelindung. Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada SMP Negeri 6 Kandis yang telah berprestasi ditingkat nasional dengan mendapatkan penghargaan Adiwiyata dari Kementrian Lingkungan Hidup atas partisipasi sekolah dalam mela-

kukan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Kadis Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Siak Teten Efendi dalam sambutannya mengungkapkan, pencanangan gerakan penanaman pohon kali ini menanam lebih dari 3.000 batang yang dilakukan di seluruh sekolah se-Kabupaten Siak. "Hal ini hendaknya dapat dijadikan sebagai sarana edukasi dan kepedulian terhadap lingkungan," ungkap Teten. Hadir dalam acara tersebut Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan, Kajari Siak Zainul Arifin, Plt Sekda Siak Syafri Lenti, Kepala Kemenag Siak Muharrom serta sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Siak.(adv/humas)

PUNCAK PERINGATAN KE-85 HARI IBU DI JAKARTA

Pemkab Raih Penghargaan APE SIAK (HR)-Pemerintah Kabupaten Siak kembali menerima penghargaan tingkat nasional. Kali ini, Wakil Bupati Siak H Alfedri menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Pratama Nasional dari Presiden RI yang diserahkan langsung Presiden SBY dalam acara puncak Peringatan ke85 Hari Ibu Tahun 2013 yang dipusatkan di Sasana Griya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Rabu (18/12). Anugerah Parahita Ekapraya merupakan penghargaan yang diberikan kepada kementerian/lembaga serta pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota yang dinilai telah berkomitmen dan mengimplementasikan strategi yang terkait dengan Pengarusutamaan Gender (PUG), Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Perlindungan Anak (PA) di berbagai sektor

pembangunan. Terdapat tiga kategori dalam APE, yang tertinggi kategori utama, disusul madya dan pratama. Penilaiannya berdasarkan penerapan strategi pengarusutamaan gender, pencapaian dan inovasi dalam perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta upaya untuk memenuhi hak anak. Sejumlah program yang telah diluncurkan Pemerintah Kabupaten Siak dinilai banyak memihak pada perempuan dan anak. Di antaranya, pelatihan bagi perempuan dengan tujuan agar kaum perempuan dapat mandiri secara ekonomi, sehingga akan mampu menumbuhkan UKM-UKM baru, Pelaksanaan Program P2WKSS, Siak sebagai Kabupaten Layak Anak dan Kecamatan Sayang Ibu. Pengarusutamaan Gender di Kabupaten

Siak sendiri tidak membedakan wanita dan pria dalam hal menduduki posisi di dalam pemerintahan. Untuk diketahui, pada saat ini beberapa kaum hawa telah menduduki jabatan eselon di lingkugan Pemerintah Kabupaten Siak. Tema Peringatan ke-85 Hari Ibu adalah peran perempuan dan lakilaki dalam mewujudkan demokrasi yang partisipatif dan pembangunan yang inklusif. Dalam acara puncak peringatan hari ibu ini turut hadir Pengelola BKB dan Kelompok BKB yang menerima penghargaan pada, Selasa (17/12) malam lalu. Selain itu, Kabupaten Siak juga menerima penghargaan Kecamatan Sayang Ibu yang berhasil diraih Kecamatan Minas, yang penghargaannya telah diserahkan pada tanggal 16 Desember kemarin oleh Menteri Kesehatan. Oleh karena itu, Pemerintah

Kabupaten Siak dibawah koordinator Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku Ketua Pokja PUG dan Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) selaku Sekretaris Pokja PUG bersama seluruh OPD lintas sektor akan lebih fokus dalam melaksanakan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan Kabupaten Siak di seluruh sektor. Langkah tersebut, sebagai wujud implementasi Permendagri Nomor 67 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Permendagri Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan PUG dalam Pembangunan Daerah, serta Peraturan Daerah Melalui RPJMD dan Rencana Kerja melalui BP3AKB tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Siak.(adv/humas)

BUPATI-PWI BAHAS TEMU REDAKTUR BUDAYA NASIONAL

Siak Jadi Embrio FBWN SIAK (HR)-Guna membahas persiapan pelaksanaan Temu Redaktur Budaya Nasional tahun 2014 yang akan di pusatkan di Kabupaten Siak, Direktorat Kebudayaan Kemendikbud, PWI Pusat menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupatek Siak, Rabu (18/12). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati H Syamsuar itu dihadiri pihak Direktorat Kebudayaan Kemendikbud Gora Sukatman dan Buana Mardika, Direktur Sekolah Jurnalis PWI Pusat Yusuf Susilo Harto q REDAKTUR: DARA FITRIA

didampingi Sekjen PWI Riau Ekka Putra, Abdul Hakim dan Almudasir serta Ketua PWI Siak Ali Masruri dan Kabag Humas Siak Zulfikri. Pada kesempatan itu, pihak kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan bersama PWI Pusat juga mengagendakan pelaksanaan Festival Budaya Wartawan Nasional (FBWN). "Festival yang baru pertama kali akan dilaksanakan, menjadikan Siak sebagai tuan rumah, di mana embrio Festifal Budaya Wartawan Nasional lahir nantinya,"

ungkap Direktur Sekolah Jurnalis Kebuadayaan PWI Pusat Yusuf Susilo Hartono dalam pertemuan tersebut. Kehadiran dengan tujuan silaturahmi dan membicarakan persiapan pelaksanaan Temu Redaktur Budaya Nasional tersebut, sekaligus meninjau langsung sejumlah situs budaya yang ada di Kota Siak, khususnya Istana Siak. Pertemuan tersebut juga membahas hal-hal teknis terkait pelaksanaan Temu Redaktur Budaya dan persiapan dimulainya pelak-

sanaan Festival Budaya Wartawan Nasional. "Dengan pelaksanaan di Siak, tentunya peserta temu redaktur budaya, dapat langsung melihat situs budaya yang ada di kota sarat sejarah ini. Selain menambah wawasan mereka, kita berharap lahir karya tulisan wartawan nantinya, terkait situs dan objek wisata budaya yang ada di Siak, selain tentunya membahas budaya secara nasional," ungkap Yusuf Susilo yang juga didampingi Willy Hangguman.

Bupati Siak H Syamsuar yang sebelumnya juga sudah pernah diminta kesanggupannya untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Temu Redaktur Budaya nasional tahun 2014 mengaku, selain program yang sudah dianggarkan Kementerian, Pemkab Siak juga siap mendukung kegiatan lainnya jika masih diperlukan. "Intinya, untuk kegiatan ini kita menyambut baik dan diharapkan bernilai positif bagi pengembangan budaya dan kepariwisataan Siak nantinya. Untuk itu,

kegiatan dampingan untuk melengkapinya, kita Pemkab Siak siap membantu," ujar Syamsuar. Di sisi lain, Pemkab Siak hanya menunggu saja teknis pelaksanaan dari pihak Kementerian dan PWI. Sedangkan terkait hal menjadikan Siak sebagai daerah pertama (embrio) lahirnya pelaksanaan Festival Budaya bagi Wartawan Nasional, tentu menjadi catatan sejarah tersendiri. "Terkait pelaksanaan festival, kita menunggu saja rencana yang disampaikan

PWI. Karena sejauh ini, secara teknis kegiatan festival belum dibahas secara mendalam, namun kita tetap siap menjadi tuan rumah pelaksanaan perdananya tersebut," tandas Syamsuar. Syamsuar juga mengharapkan pelaksanaan iven nasional di Siak tersebut, dapat melibatkan masyarakat, sehingga dalam pertunjukan seni budaya nanti dapat dilaksanakan di lokasi terbuka dan panggung Siak Bermadah, sangat tepat untuk menjadi tempat pelaksanaannya.(rls/humas) q LAYOUT: TAUFIK


SK R WIB, Chelsea sebenarnya bisa mencetak gol lebih dulu melalui gol bunuh diri Lee Cattermole di awal babak kedua. Namun tuan rumah mampu bangkit menyamakan kedudukan setelah Fabio Borini men-

cetak gol balasan di menit 89. Laga ini lantas berakhir dramatis, karena di periode perpanjangan waktu tuan rumah kembali mencetak gol saat laga sudah mendekati akhir. Tepatnya di menit 119 p e -

SUSUNAN PEMAIN BARCELONA

NEYMAR

Pinto, Puyol, Montoya, Adriano (Bartra 80'), Mascherano, Song, Sergi, Cesc Fbregas (Iniesta 75'), Pedro (Alexis 76'), Neymar, Tello CARTAGENA

main asal Korea Selatan, Sung-Yueng Ki, sukses menjebol gawang The Blues melalui tendangan di dalam kotak penalti. Sunderland menang 21 dan berhak lolos ke semifinal. Hasil ini menjadi kejutan be-

sar di perempat final Piala Liga Inggris, mengingat Sunderland kini merupakan penghuni da-

sar klasemen Premier League. Sementara Chelsea duduk di posisi tiga dan dianggap sebagai kandidat kuat juara. Dengan kemenangan ini, Sunderland menyingkirkan 'Si Biru' dari Piala Liga dan melaju ke babak semifinal. Hasil ini juga menjadi momen positif di tengah keterpurukan Sunderland di liga. Tim asuhan Gustavo Poyet hingga pekan ke-16 masih terbenam di dasar klasemen, hanya menang dua kali, imbang tiga kali, dan kalah 11 kali. Namun Cattermole optimistis timnya akan mulai bangkit akhir pekan nanti di liga usai melihat penampilan positif di laga kemarin. "Ada performa positif secara keseluruhan. Ini adalah ke-

17

menangan besar, ini bukan liga tapi kemenangan ini memberikan sejumlah momentum menuju Sabtu nanti," kata Poyet kepada S k y Sports.

"Prioritasnya selalu laga hari Sabtu nanti tapi kami mendapatkan kemenangan dan itu memberi kami keyakinan. Ini tambahan sangat besar untuk kepercayaan diri skuat," lanjutnya. Lawan Sunderland pada Sabtu (21/12) malam WIB nanti tidak lain adalah peringkat 14 sementara Norwich City. Senada dengan anak asuhnya, Poyet juga menilai kemenangan atas Chelsea bisa menjadi sebuah titik balik di Liga Inggris. Apalagi lawan akhir pekan nanti juga tak terlalu istimewa. "Saya harap demikian. Itu adalah sesuatu yang kami inginkan, menjaga konsistensi. Para pemain bermain fantastis, tanpa berhenti. Mereka memberikan segalanya hari ini dan saya harap mereka telah melewati masa sulit," ujar Poyet. "Ini fundamental. Ini perlu dijadikan landasan untuk melaju dan menang di hari Sabtu. Jika kami seperti ini, saya pikir kami bisa jadi tim yang sangat sulit untuk dilawan," tegas pria asal Uruguay ini. (dtc/ssc/pep)

SUSUNAN PEMAIN SUNDERLAND Mannone, Dossena, Brown, Celustka, O'Shea, Larsson, Gardner, ('63 Sung-Yueng), Johnson, ('74 Borini), Giaccherini ('120 Bardsley), Cattermole, Altidore CHELSEA Schwarzer, Cole, Luiz, Cahill, Azpilicueta, ('70 Essien), Lampard, Mikel Obi, Schrrle ('83 Hazard), De Bruyne, Willian, Eto'o ('74 Ba)

Schwarzer, Cole, Luiz, Cahill, Savu, Cacho, Zurdo, Astrain, de Lerma, Mariano, Segura (Ruiz 86'), Lopez (Noriega 60'), David, Menudo (Antonito 74'), Megias

FABIO BORINI

SUNDERLAND (HR)-Sunderland membuat kejutan besar di babak perempat final Piala Liga Inggris. Pada laga yang harus dituntaskan melalui perpanjangan waktu, The Black Cats mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1. Bertanding di Stadium of Lights, Rabu (18/12) dinihari

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

Tanpa Kesulitan BARCELONA ( H R ) Barcelona tanpa kesulitan berarti mengatasi Cartagena dengan skor 3-0 di leg kedua babak 32 besar Copa del Rey. Gol-gol dicetak oleh Pedro Rodriguez, Neymar, dan satu gol bunuh diri. Bermain di Camp Nou, Rabu (18/12) dinihari WIB, Barca datang dengan keunggulan 1-4 di leg pertama. Kendati mendominasi sejak peluit awal dibunyikan, Barca baru bisa mencetak gol pada menit

q REDAKTUR: NURSYAMSI

ke-31. Diawali Alex Song yang mengumpan ke Martin Montoya di sisi kanan, nama terakhir lantas mengirim umpan silang dan diterima Pedro di dalam kotak penalti. Pedro lantas dengan dingin menaklukkan Jesus Limones yang menjaga gawang dan memecah kebuntuan. Tuan rumah menggandakan keunggulan pada menit ke-68 lewat aksi Tello. Mendapatkan umpan terobosan dari Neymar di dalam kotak penalti, sepakan Tello sempat membentur kaki bek Cartagena Mariano Sanchez

sehingga berbelok masuk. Gol ini lantas dicatat sebagai gol bunuh diri. Neymar membawa Barca makin menjauh pada menit ke-87. Andres Iniesta melakukan penetrasi di sisi kiri dan mengirimkan umpan silang yang ditanduk sempurna oleh Neymar. Dengan hasil ini, Barca pun lolos ke babak 16 besar dengan agregat telak 7-1. (dtc/ ssc/pep)

q LAYOUT: JUMAILIS


18

ARENA

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

KLASEMEN SEMENTARA LIGA SPANYOL 1. Barcelona

16 14

1

1

44-10

2. Atletico

16 14

1

1

43-9

43 43

3. Madrid

16 12

2

2

45-18

38

4. Bilbao

16

9

3

4

24-20

30

5. Villarreal

16

8

4

4

26-16

28

6. Sociedad

16

7

5

4

30-22

26

7. Sevilla

16

6

5

5

30-28

23

8. Getafe

16

7

2

7

18-22

23

9. Valencia

16

6

2

8

21-26

20

10. Granada

16

6

2

8

14-19

20

11. Levante

16

5

5

6

14-21

20

12. Espanyol

16

5

4

7

18-21

19

13. Malaga

16

4

5

7

18-22

17

14. Elche

16

4

5

7

16-22

17

15. Celta Vigo

16

4

3

9

20-26

15

16. Valladolid

16

3

6

7

19-25

15

17. Osasuna

16

4

2 10

13-27

14

18. Almeria

16

3

4

9

16-32

13

19. Vallecano

16

4

1 11

15-38

13

20. Betis

16

2

4 10

15-35

9

Top Skorer

TIM catur Indonesia di SEA Games Myanmar 2013

17-Cristiano Ronaldo (Madrid)

SEA GAMES MYANMAR 2013

17-Diego Costa (Atletico)

Catur Lampaui Target

10-Antonie Griezmann (Sociedad) LIGA INGGRIS 1. Arsenal

16 11

2

3

33-17

35 33

2. Liverpool

16 10

3

3

39-17

3. Chelsea

16 10

3

3

32-18

33

4. Man. City

16 10

2

4

47-18

32

5. Everton

16

8

7

1

27-15

31

6. Newcastle

16

8

3

5

21-22

27

7. Tottenham

16

8

3

5

15-21

27

8. Man. United

16

7

4

5

25-19

25

9. Southampton

16

6

6

4

20-15

24

10. Swansea

16

5

5

5

22-21

20

11. Aston Villa

16

5

4

7

16-21

19

12. Hull

16

5

4

7

13-19

19

13. Stoke

16

4

6

6

15-20

18

14. Norwich

16

5

3

8

15-29

18

15. Cardiff

16

4

5

7

12-22

17

16. West Brom

16

3

6

7

17-22

15

17. West Ham

16

3

4

9

13-19

14

18. Crystal Palace

16

4

1 11

11-24

13

19. Fulham

16

4

1 11

15-30

13

20. Sunderland

16

2

3 10

12-30

9

Topskor

JAKARTA (HR)-Prestasi gemilang ditunjukkan tim catur Indonesia setelah hari ketujuh SEA Games 2013 di Naypyidaw, Myanmar. Tim catur Indonesia membukukan 4 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Seluruh anggota tim yang dikirim, memperoleh medali. Prestasi Ini melampaui target dua medali emas. Empat emas disumbangkan GM Susanto dan WGM Irene Kharisma Sukandar. “Prestasi ini sangat membanggakan dan membesarkan hati. Sebagai Ketua Umum PB Percasi dan sekaligus sebagai bagian dari rakyat pecinta catur Indonesia,

saya menyampaikan penghargaan dan ucapan selamat kepada seluruh atlet, tim manajer, dan para pembina tim catur Indonesia,” ujar Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, Rabu (18/12). “Yang lebih membanggakan lagi adalah prestasi ini merupakan hasil terbaik tim catur Indonesia selama mengikuti empat kali SEA Games (2003, 2005, 2011 dan 2013),” lanjut Hashim.

Marquez Terbaik Versi Reuters

17-Luis Suarez (Liverpool) 13-Sergio Aguero (Man. City) 9-Daniel Sturridge (Liverpool) LIGA JERMAN 1. Munchen

16 14

2

0

42-8

44

2. Leverkusen

16 12

1

3

32-15

37

3. Dortmund

16 10

2

4

37-18

32

4. Gladbach

16 10

2

4

33-17

32

5. Wolfsburg

16

9

2

5

25-17

29

6. Schalke

16

8

3

5

32-28

27

7. Hertha Berlin

16

7

4

5

25-19

25

8. Augsburg

16

7

2

7

20-24

23

9. Mainz

16

6

3

7

22-29

21

10. Stuttgart

16

5

4

7

38-30

19

11. Hoffenheim

16

4

6

6

36-37

18

12. Hannover

16

5

3

8

22-29

17

13. Hamburg

16

4

4

8

31-35

16

14. Bremen

16

4

4

8

21-37

16

15. Frankfurt

16

3

5

6

19-28

14

16. Freiburg

16

2

5

9

14-30

11

17. Nurnberg

16

0

10

6

17-33

10

18. Braunschweig

16

2

2 12

9-32

8

Top Skorer 11-Robert Lewandowski (Dortmund) 10-Mario Mandzukic (Munchen) 10-Adrian Ramos (Hertha Berlin) LIGA ITALIA

1. Juventus

16 14

1

1

35-10

43

2. AS Roma

16 11

5

0

31-7

38

3. Napoli

16 11

2

3

35-19

35

4. Fiorentina

16

9

3

4

32-20

30 28

5. Inter

16

7

7

2

36-21

6. Verona

16

8

2

6

27-25

26

7. Torino

16

5

7

4

26-23

22

8. Lazio

16

5

5

6

21-22

20

9. Genoa

16

5

5

6

17-19

20

10. AC Milan

16

4

7

5

25-25

19

11. Parma

16

4

7

5

22-24

19

12. Cagliari

16

4

6

5

17-23

19

13. Atalanta

16

5

3

8

17-21

18

14. Sampdoria

16

4

5

7

18-24

17

15. Udinese

16

5

2

9

15-21

17

16. Chievo

16

4

3

9

12-19

15

17. Livorno

16

3

4

9

15-27

13

18. Sassuolo

16

3

5

8

17-35

13

19. Bologna

16

2

6

8

16-31

12

20. Catania

16

2

4 10

10-28

10

Top Skor 13-Giuseppe Rossi (Fiorentina) 10-Carlos Tevez (Juventus) 9-Rodrigo Palacio (Inter) q REDAKTUR: PERDANA PUTRA

Daftar 10 Olahragawan Terbaik 1. Marc Marquez 2. Brianna Rollins 3. Paul George, 4. Gibraltar 5. Adam Scott 6. Jose Fernandez 7. Nairo Quintana 8. Guan Tianling 9. Israel Folau 10. Yasiel Puig

Juara MotoGP Pemegang juara lari 100 meter Peraih MvP NBA Anggota UEFA termuda Green Jacket pertama di Australia Rookie terbaik di Liga Rugby Runner-up di Tour de France Pegolf termuda asal Cina Pemain terbaik Liga Rugby Pemain terbaik Liga Baseball

LONDON (HR)–Sudah tak diragukan lagi bagaimana kehebatan Marc Marquez di lintasan balap MotoGP 2013. Bukan hanya pembalap kawakan Valentino Rossi, tapi juga juara bertahan Jorge Lorenzo, dapat ditaklukkannya. Pencapaian gemilang itu ternyata diapresiasi oleh Reuters, salah satu kantor berita internasional, yang menganggap pembalap asal Spanyol itu merupakan olahragawan terbaik sepanjang tahun 2013. Pembalap yang baru berusia 20 tahun itu menjadi juara dunia di kelas tertinggi balapan kuda besi itu. Menjuarai enam lomba, 16 podium, dan sembilan pole position membuat dirinya menjadi salah satu pembalap termuda yang berhasil memenangkan MotoGP. Di posisi kedua ada Brianna Rollins, yang merupakan juara dunia lari di nomor sprint 100 meter . Spesialnya lagi, dia menjadi yang tercepat pada hari ulang tahunnya yang ke-22, pada uji coba kejuaraan Juni 2013.(ozc/pep)

Pembinaan pecatur nasional secara berjenjang dan sejak dini melalui kelompok umur dengan berbagai cara telah menjadi fokus perhatian PB Percasi selama ini. Dengan cara itu menurut Hashim, pecatur indonesia bisa meniti jalan menuju tangga prestasi dunia. “Baiknya pembinaan yang dilakukan disertai seringnya para pecatur muda Indonesia diberi kesempatan berlatihtanding dan mengikuti

berbagai turnamen internasional. Itu pasti menambah kepercayaan diri mereka,” paparnya. Ajang SEA Games sendiri menurut dia tidak bisa disepelekan karena Vietnam dan Filipina mempunyai pecatur handal. Lebih lanjut, Hashim berharap kedepan, masyarakat Indonesia bisa lebih familiar dengan catur, karena banyak manfaat yang bisa diambil dari sports ini. Catur memberi dampak yang besar dalam pengembangan kemampuan berpikir, ketajaman analisa,

bijak mengambil keputusan serta karakter dan daya tahan mental yang kuat. Sebab itu, semua pihak diimbau untuk mendukung pembinaan catur di Indonesia. “Unsur karakter seperti ini sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia yang saat ini berjuang lepas dari berbagai masalah sosial dan bertahan sebagai bangsa yang kuat,” ujar Hashim. Hashim pun mengucapkan penghargaannya kepada seluruh ofisial tim catur di SEA Games 2013 ini atas prestasi mereka.Namun, dia berpesan agar tim tidak terlena karena masih ada beberapa nomor catur yang dipertandingkan.(ozc/pep)

Sharapova Belum Maafkan Serena LONDON (HR)–Maria Sharapova ternyata belum sepenuhnya menerima permintaan maaf yang dilontarkan Serena Williams, terkait sindiran masalah asmaranya. Bagi Sharapova, dia akan menghormati petenis Amerika Serikat itu di dalam lapangan, namun berbeda jika di luar lapangan. Diawali dengan komentar pedas Serena, terkait hubungan Sharapova dengan mantan pacarnya yang juga petenis rupawan, Grigor Dimitrov, entah cemburu atau dengan alasan apa, yang pasti Serena memperlihatkan ketidaksukaannya saat Sharapova sudah mengumumkan Dimitrov sebagai pacar barunya pada Juli lalu. “Ada orang-orang yang hidup, bernapas dan berpakaian tenis. Maksud saya, masa harus sebegitunya, sih. Dia (Sharapova) selalu mengawali wawancara dengan ‘Saya sangat bahagia, saya beruntung’ – itu membosankan. Dia juga takkan diundang ke pesta-pesta gaul dan hei, jika dia ingin bersama lelaki berhati jahat, silahkan saja,” ketus Serena. Tak suka dengan sindiran Serena, Sharapova pun langsung membalasnya dengan celaan dan mengungkit-ungkit gosip hubungan Serena dengan pelatihnya sendiri, Patrick Mouratoglou. “Jika dia ingin membicarakan hal-hal pribadi, mungkin dia harus mem-

bicarakan hubungannya dengan pacarnya yang sudah pernah menikah, bercerai dan punya anak,” balas Sharapova. Meski sudah berlalu, namun ketika melakukan wawancara ekslusif dengan NY Times, Sharapova coba menjelaskan mengenai hubungannya dengan Serena. “Di lapangan, saya sangat menghormatinya , saya benarbenar menghormatinya,” ucap Sharapova, kepada NY Times, Rabu (18/12). “Di luar lapangan? Ini berbeda. Saya tidak tahu apa itu, tapi situasinya bakal berbeda, dan bagi saya, meskipun tenis adalah suatu bagian besar dari kehidupan kami, pada akhirnya itu seperti bagian kecil dari kehidupan kami, dan saya menghargai begitu bayak hal-hal yang lebih penting dalam hidup,” tegas petenis berusia 26 tahun itu.(ozc/pep)

Kakak Adik Raih Emas di Kejurda Renang DURI (HR)-Debora Uli Natalia Rumajar dan Eunike Verent Fransiska Rumajar, dua kakak beradik asal Duri berhasil sumbangkan medali emas bagi Bengkalis pada Kejurda Renang 2013 yang dilaksanakan 16-17 Desember di di Duri. Putri dari pasangan, James Rocky P Rumajar, anggota DPRD Bengkalis dan Rosmawati Sinaga, tenaga pendidik di Duri ini cukup menyita perhatian peserta dan penonton Kejurda. Kenapa tidak keduanya berlomba untuk menyumbangkan medali bagi Kabupaten Bengkalis yang dibelanya. Debora Uli Natalia Rumajar berhasil menyumbangkan 6 medali emas. Sedangkan adiknya Eunike Verent Fransiska Rumajar menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perunggu. "Kuncinya disiplin dan patuh kepada kedua orang tua. Prestasi ini tak terlepas dari dukungan orang tua kami. Mereka membimbing kami dan mengarahkan bakat renang sejak usia dini. Hasilnya dapat kami jalani sampai sekarang," kata

Debora Uli. Dukungan kedua orang tua mereka ini tak hanya untuk latihan tapi juga berkesempatan hadir dalam perlombaan.Even di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional yang mereka ikuti, sering didampingi oleh kedua orang tuanya. Hasilnya ternyata amat membanggakan. "Apa yang kami dapat kami tabung untuk masa depan. Kalau untuk Kebutuhan sehari-hari dan biaya lainnya masih ditanggung mama papa,"ungkapnya. Dikatakan Debora bakat renang mereka sudah diasah sejak kecil. Kedua orang tua mereka terus memberikan semangat hingga mereka bisa meraih prestasi. "Dukungan dari orang tua yang sangat berarti," ungkapnya lagi. Sementara itu, James Rocky Rumajar yang mendampingi kedua putrinya bertanding disela-sela kesibukannya menjalani tugas selaku anggota DPRD Bengkalis mengatakan dukungan bagi keberhasilan putrinya terus diberikan agar mereka bisa terus berkarya untuk negeri ini.

"Kita berikan kesempatan untuk berprestasi. Dengan catatan harus serius dan tidak setengah hati. Olahraga renang digeluti sejak usia dini. Karena sering berlatih dan dibina bakatnya semakin tumbuh, " kata Rocky. Dikatakannya motivasi serta dukungan juga diberikan oleh pihak sekolah. Mereka memberikan putraputrinya kesempatan untuk mengikuti berbagai even pertandingan. Kendati demikian, putri-putrinya tidak lalai. Debora malah berhasil juara umum di sekolahnya. "Selain berprestasi di renang. Debora juga juara umum di sekolah. Dia kutu buku. Belajar pun sampai jam 12 malam. Kami sering mengejek-ngejek dia. Atlet kok tidur jam 12," urai Rocky. Kendati demikian, Rocky bangga dengan kedua putrinya. Mereka bisa menunjukkan prestaasi terbaiknya bagi orang tua dan negeri yang dibelanya. "Kami berikan kesempatan mereka berprestasi. Baik untuk tingkat nasional maupun internasional," tutup Rocky.(Sus)

DEBORA DAN EUNIKE q LAYOUT: JUMAILIS


KAMIS, 19 DESEMBER 2013

19

FOTO bersama penerima penghargaan.

BERTEMPAT di Auditorium BKKBN Jakarta Ketua TP PKK Kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar untuk ketiga kalinya berturut-turut menerima penghargaan Pengelola Bina Keluarga Balita (BKB) terbaik dan Kelompok BKB yang diserahkan oleh Kepala BKKBN Pusat Fasli Djalal dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-85, Selasa (17/12) malam di Auditorium BKKBN Jakarta. Disebutkan Misnarni, penghargaan ini merupakan wujud apresiasi terhadap kepeduliannya kepada pembinaan keluarga balita. Taraf hidup keluarga menurut Misnarni berkaitan erat dengan peningkatan kuali-

tas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berada dalam keluarga tersebut. “Pendidikan itu dimulai sejak dini, ketika masih balita,� ungkap Misnarni. Kecintaannya terhadap pembinaan balita ini diwujudkan dalam bentuk perhatian terhadap kelompok-kelompok Bina Keluarga Balita (BKB). Pembenahan dunia pendidikan merupakan fokus perhatian Hj Misnarni. Melalui TP PKK Kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar mensosialisasikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), membina kelompok bermain, Taman Kanak-kanak yang ada di kabupaten Siak. Buah dari perhatian Hj Mis-

narni kepada pengelolaan BKB di Kabupaten Siak ini dari 92 Kelompok BKB yang ada di Kabupaten Siak salah satunya yaitu BKB Harapan Bunda Desa Tualang Kecamatan Tualang meraih penghargaan sebagai Terbaik II BKB Tingkat Nasional Serta juara I (Satu) Kelompok BKB terbaik tingkat Provinsi Riau. Dirinya menyadari derasnya arus globalisasi harus dibarengi dengan pendidikan agama sebagai pondasi dalam membentuk masyarakat Siak yang beriman dan berkualitas yang telah diprogramkan oleh Bupati Siak. Usai Acara Kepala BP3AKB Provinsi Riau ketika dijumpai

menyebutkan pihaknya akan terus memberikan perhatian dan mengupayakan peningkatan kepada kader BKB dan memberikan motivasi kepada kelompok BKB yang ada di Riau. Kita berharap tahun depan kita dapat merebut tingkat pertama nasional. Selain itu Kepala BP3AKB Kabupaten Siak H Arfan Usman mengatakan terpilihnya Kelompok BKB Harapan Bunda Desa Tualang Kecamatan Tualang untuk mewakili Kabupaten Siak sekaligus Provinsi Riau dalam lomba BKB Tingkat Nasional ini, adalah melalui proses penilaian atau seleksi dari tingkat bawah yang dilakukan oleh Tim Pem-

bina Kabupaten Dan Provinsi. Keberhasilan yang diraih ini selain merupakan jerih payah dari kelompok BKB dan tim pembina, juga tidak lepas dari dukungan para stake holder, pemuka masyarakat, dan masyarakat pada umumnya. "Kita berharap penghargaan ini dapat memotivasi semua pihak dan masyarakat pada umumnya, sehingga benar-benar dapat memberikan kontribusi positif dalam pembinaan dan pengembangan keluarga dan juga berdampak positif kepada masyarakat luas," ujarnya. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Pemberdayaan Pe-

FOTO bersama Kepala BP3AKB Kab Siak, Kepala BP3AKB Prov Riau, Ketua TP PKK Kab Siak dan Ketua Kelompok BKB Harapan Bunda.

SAMBUTAN Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Wahyu Hartomo.

q REDAKTUR: NURSYAMSI

rempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili oleh Deputi Tumbuh Kembang Anak Wahyu Hartomo, Kepala BKKBN Fasli Jalal, Kepala Badan BP3AKB Provinsi Riau serta pengelola dan ketua kelompok BKB se Indonesia. Para penerima penghargaan yang datang dari seluruh penjuru tanah air, selanjutnya menghadiri puncak acara peringatan Hari Ibu ke-85 tingkat nasional yang diselenggarakan tgl 18 Desember 2013 di Sasana Kriya TMII Jakarta, yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Foto dan Teks: Abdus Salam

KETUA TP PKK Kab Siak Hj Misnarni Syamsuar menerima penghargaan pengelola BKB dari Deputi.

PERSIAPAN penyerahan penghargaan sebagai pengelola kelompok BKB Kabupaten dan Kota terbaik.

FOTO bersama Pengelola BKB tebaik Kabupaten Kota dengan Kepala BKKBN dan Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak

KETUA TP PKK Kab Siak Hj Misnarni Syamsuar bersama Kepala BP3AKB Kab Siak mengikuti acara.

KELOMPOK BKB Harapan Bunda.

q LAYOUT: TAUFIK


20

Hiburan

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

ASMIRANDAH

Resmi Menjanda

SIDANG pembatalan perkawinan Asmirandah dan Jonas Rivanno akhirnya memasuki tahap akhir, Rabu (18/12). Majelis hakim telah mengabulkan permohonan pembatalan Asmirandah yang diajukan pada 7 November lalu.

"Membatalkan pernikahan pemohon dan termohon yang diselenggarakan pada 17 Oktober. Menyatakan kutipan akta nikah, tidak mempunyai kekuatan hukum," ungkap Hakim ketua, Drs Khairuman saat membacakan amar putusan, Rabu (18/12). Terhitung mulai saat ini, Asmirandah telah

resmi menyandang predikat janda batal nikah. Afdal Zikri, kuasa hukum Asmirandah, menjelaskan dengan dibacakan putusan itu, segala permasalahan diantara keduanya telah selesai. "Insya Allah dengan adanya putusan ini kami berharap bahwa semua masalah berakhir dengan

baik, tidak ada yang dirugikan dan mereka bisa menjalani kehidupan masing-masing dengan baik," ungkap Afdal Zikri usai menjalani persidangan. Lebih lanjut, Afdal menjelaskan, setelah 14 hari setelah dibacakan, keputusan hakim akan memiliki kekuatan hukum tetap. Akibatnya tidak ada

pernikahan antar Asmirandah dan Jonas Rivanno. "Amarnya sudah dibacakan bahwa akta yang dikeluarkan oleh KUA Kecamatan Beji itu tidak berkekuatan hukum dan sudah dibatalkan. Keadaan kembali ke semula dimana tidak ada pernikahan," tutup Afdal.(dth/mel)

DITERPA GOSIP MIRING

Siti Badriah Kolaps BEREDARNYA foto-foto telanjang mirip Siti Badriah di dunia maya membuatnya tertekan. Apalagi, dia dituding sengaja melakukan hal-hal kontroversial demi menaikkan pamornya di dunia hiburan. Dia pun dikabarkan jatuh pingsan usai mengisi sebuah acara. Indra, pihak manajemen

Siti Badriah (Sibad) menuturkan, saat ini Siti telah dilarikan ke rumah sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, untuk menjalani perawatan. Namun, belum diketahui apa yang dialami pelantun "Berondong Tua" itu. Dia menambahkan, usai syuting, Sibad terlihat pucat dan lemas. "Saat ini, Siti masih dirawat inap sambil menunggu pemeriksaan sampel darah-

nya. Kemungkinan terkena tipus, kata dokter," kata Indra, saat dihubungi wartawan, Selasa (17/12). Pihak manajemen berharap Siti bisa segera pulih, karena masih banyak jadwal pekerjaan yang harus dipenuhi hingga akhir tahun. Besok, misalnya, Siti sudah harus terbang ke Surabaya untuk menjadi juri salah satu ajang pencarian bakat.(dth/mel)

AHMAD DHANI

Tak Terima jika Anaknya Ditahan Kejaksaan AHMAD Dhani mengaku keberatan bila anaknya, AQJ alias Dul harus dimasukkan dalam penjara setelah diserahkan ke kejaksaan. Usia Dul yang masih di bawah umur menjadi alasan utama keberatan Dhani.

DIJUAL CEPAT Dijual cepat tanah dengan seluas 7.946 M², sertifikat hak milik (SHM), lokasi sangat bagus sekali, berada di daerah komersil/bisnis. Pinggir jalan besar (HR. Subrantas) samping Mall Giant dekat UNRI (tepatnya di ayam penyet Pak Ulis). Tanah sudah dipagar sekelilingnya, sudah ada rumah dan kos-kosan. Sangat cocok untuk hotel/apartemen/bank/kantor/ perumahan, dll. Berminat Hubungi :

0811960979 / 082125851888. RUMAH DIJUAL

PERUMAHAN GRAHA BUNGA PRATAMA dekat UNRI, STIFAR, UIN Pekanbaru. Type 45/119, harga Rp. 256 juta. Uang Muka Rp. 50 juta, angsuran Rp. 2.2 juta/ bulan ( 15 tahun). Untuk sewa rumah 1 juta per bulan untuk mahasiswa. Hubungi : 0813-7877-4463, 0853-5680-5252, 0812-6663-4522

DICARI Lembaga Bimbingan Belajar Al-Hazendia Dibutuhkan segera tenaga pengajar bidang : - MTK (SMP/SMA) : 2 org - Biologi (SMP/SMA) : 2 org - Fisika (SMA) : 2 org - Kimia (SMA) : 1 org - B. Inggris (SD/SMA) : 2 org - IPS (SD) : 1 org - IPA (SD) : 1 org - Geografi (SMA) : 1 org - Ekonomi (SMP/SMA) : 1 org - Front Office : 1 org Persyaratan : l Muslim l Lulusan (S-1/D3) atau sedang Tugas Akhir l IPK > 3,0 l Memiliki prestasi akademik/non akademik l Memiliki jiwa pendidikan, visioner dan jiwa social. l Memiliki kendaraan bermotor l Mampu bekerja dalam team l Lulus seleksi (Adm + Micro Teaching + Interview) Berkas yang disiapkan : l Surat lamaran l Curriculum Vitae (biodata diri) l Ijazah/Transkip nilai terakhir l Pas foto warna (3x4, 2 lembar) l Riwayat pekerjaan + organisasi Pendaftaran : Datang langsung ke kantor LBB ALHAZENDIA di Jl. Tiung Ujung No. 37 Labuh Baru Timur. Hp. 0853 5582 6017/0857 6322 7195

q REDAKTUR: IMELDA VINOLIA

RUMAH DIJUAL

Dijual rumah type 36, luas tanah 202,5 m2 (15x13,5 m) di Jl. Garuda Sakti Perum. Griya Bina Widya Unri Blok F No. 47 di pojok, 2 kt, listrik 900 watt, harga 202 jt (nego), bisa untuk bangun kos-kosan, kredit luas. Hub. Pak DE DEL HP. 085273701962, 08127627528

KURSUS B. INGGRIS Golt Coast Institute Jl. Harapan Raya No 64. 081311661521/ 08161634273. Lembaga Kursus bersertifikat SK. Menteri Hukum dan HAM RI. Guru pengajar lulusan dari Inggris dan Australia.

AQJ terancam hukuman enam tahun penjara karena dikenakan pasal 310 ayat 4 Undang-undang Lalu Lintas Angkutan Jalan akibat dari kecelakaan maut yang melibatkan dirinya pada 8 September silam. "Saya selalu mengacu kepada spirit Undang-undang Peradilan Anak No.12 tahun 2012. Di situ disebutkan seorang anak enggak mungkin bisa dipenjara," Kata Ahmad Dhani saat dijumpai di Studio 1 RCTI, Jakarta, Rabu (18/12). Pentolan grup Dewa 19 tersebut mengaku heran bila anaknya kemudian terancam masuk tahanan. Berkas AQJ sudah dinyatakan lengkap alias P21 dan akan diserahkan ke kejaksaan beserta barang buktinya. Kejaksaan selanjutnya memutuskan apakah akan menahan tersangka atau tidak. "Jadi kalau Dul dipenjara sama saja aneh. Karena di undang-Undangnya kan mengatakan anak enggak boleh dipenjara, " jelas mantan suami Maia Estianty tersebut. Sampai saat ini, kondisi AQJ sudah jauh membaik dibandingkan saat mengalami musibah. Bahkan, dia sudah siap untuk manggung menyambut tahun baru. "Enggak masalah (manggung), selama kaki napak enggak masalah," pungkasnya.(dth/mel)

ALAT PERBENGKELAN

JUAL MOBIL

Dijual cepat alat perbengkelan : 1 Unit Mesin Oven Double Blower, 1 Unit Genset 30 Kva, 1 Unit Two Post Hidrolik, 5 unit Singel Post Hidrolik, Compresor 5 Kva, Mesin Press, Mesin Los Spot, Alat-alat lainnya. Atap Seng 800 M beserta tiang. Hub: 0821 710 66 000

Dijual Toyota Carona, ‘95, kondisi siap pakai, full system audio, harga 55 jt nego.

JUAL RUKO

Hubungi : 0852 7192 6441

Dijual 2 unit ruko, 2 tingkat, lokasi strategis. Jl. Simp. Benar, Banjar 12 Kec. Tanah Putih Rohil. Cocok untuk kost pegawai Chevron, hotel, dealer mobil dan bank, surat balik nama ditanggung penjual. Bisa Nego. Hub: 0823 8374 8291

KISRUH FILM 'SOEKARNO'

Mulai Masuk Persidangan GUGATAN Rachmawati Soekarnoputri terkait hak cipta dalam film 'Soekarno: Indonesia Merdeka' sudah masuk persidangan. Kedua belah pihak pun hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (18/12) untuk mengikuti sidang. Seharusnya sidang berlangsung dengan membacakan gugatan dari pihak Rachmawati. Kuasa hukum Rachmawati, Turman Panggabean kecewa karena sidang ditunda akibat pihak Hanung yang masih harus melengkapi berkas secara formal. "Memang mereka sengaja karena perputaran sehari film menguntungkan. Keuntungan Multivision adalah kerugian bagi Rachmawati," tudaing Turman saat ditemui usai sidang. Pihak Rachmawati keukeuh bahwa film karya Hanung Bramantyo melanggar hak cipta, meskipun Hanung dan Multivision Plus Picture (MVP) sudah mendaftarkan hak cipta film mereka sejak

KARYA MANDIRI BOR

KEHILANGAN SKGR Kehilangan Surat SKGR No. Rek. Camat 636/BR/1991 tanggal 8 Juni 1991, an. Mawardi. Hilang disekitar Jl. Nangka. Hub: HP: 08126829969.

RUMAH DIJUAL

Mengerjakan sumur bor dengan sistem hidrolik di bawah pimpinan Anuardi MC Jl. Putri Tujuh Indah Blok G No. 03 Panam. Bersedia melakukan pengerjaan untuk luar kota. Hub. 08127632094 atau 0761 586440. Juga mengejakan pemasangan pompa air, pemasangan instalasi air, dll.

Dijual 1 unit rumah, luas tanah 150 M², luas bangunan 66 m, posisi hook. Lokasi Jl. Purwodadi masuk ke Jl. Eka Tunggal Perumahan Nusa Indah Kel. Sidomulyo Barat Pekanbaru. Hub: 0811 769 252, 085311769252

MITRA TONER - Refill tinda & Toner Laserjet - Pasang infus Canon & Espson - Service printer & komputer Alamat : Jl. Arifin Ahmad (simp. Paus) Pekanbaru HP 085272134569

Telah hilang 1 (satu) buah BPKB mobil merk Honda CRV RE1 2WD2 4AT, warna coklat tua metalik, No. Polisi B 83 AY No. Rangka MHRRE 3850 AJ007078 No. Mesin K24Z14827066, an Yahya Permata Ardiansyah

21 Mei lalu. "Pendaftaran hak cipta tidak mengenal pendaftaran itu lahir secara otomatis. Dia mendaftar bukan lindungan hukuman, karena sifat hak cipta itu originalitas. Kalau melihat gambar ini (menujukkan poster Soekarno) bukan originitas. Ini sama dengan buatan Rachmawati saat membuat teater. Jadi jangan mengaku ini bukan original kalau masih meniru," tudingnya. Sementara pihak MVP menanggapi dengan kepala dingin segala tudingan yang ditujukan. "Sudah jelas bahwa film dari Soekarno ini skenarionya jelas dibuat oleh Hanung dan film ini juga disutradarai oleh Hanung dan tidak ada kita mencuri atau menjiplak hak cipta dari ibu Rachmawati. Semua akan kami buktikan dalam persidangan selanjutnya," ucap kuasa hukum MVP Rivai Kusumanegara usai sidang. Sidang lanjutan akan digelar pada 8 Januari 2014.(dth/mel)

KEHILANGAN BPKB

DIBUTUHKAN SEGERA Rumah Kecantikan Bunda & Spa di Kota Siak membutuhkan segera tenaga terapis khusus wanita (tidak mengutamakan pengalaman karena akan ditraining). Fasilitas : Gaji pokok, Komisi kerja, Tempat tinggal, Makan, Bonus. Hub. 081365042609

TENAGA KERJA Anda butuh tenaga kerja laki-laki harian?? Untuk kerja serabutan, bersih-bersih, ngecat, merawat taman, gudang, dll Ditanggung antar jemput. Hub: Pak De Dul 0852 7370 1962 q LAYOUT: DEDE SARTIKA


NASIONAL-INTERNASIONAL LINTAS

Menag Minta RUU Jaminan Produk Halal Disahkan INDRAMAYU (HR)-Menteri Agama Suryadharma Ali berharap, rancangan undang-undang (RUU) tentang Jaminan Produk Halal segera disahkan. Dia pun meminta agar masyarakat, baik yang menjadi konsumen maupun produsen, memperhatikan kehalalan semua produk. "Diharapkan tahun ini bisa selesai,’’ ujar Suryadharma, saat ditemui usai melepas acara Gerak Jalan Kerukunan di Sport Center Indramayu, Rabu (18/12). Suryadharma mengakui, realisasi pengesahan RUU tentang Jaminan Produk Halal akan sulit terwujud tahun ini. Pasalnya, konsentrasi para anggota dewan sudah bercabang ke persiapan pemilu 2014. Namun, Suryadharma akan tetap mendorong DPR bersama-sama dengan pemerintah untuk segera membahas, menyelesaikan dan mengesahkan RUU Jaminan Produk Halal menjadi UU. Ketika ditanyakan mengenai kendala yang menyebabkan lamanya penyelesaian pengesahan RUU Jaminan Produk Halal, Suryadharma menyebutkan, saat ini hanya tinggal sedikit perbedaan-perbedaan pandangan dari sejumlah pihak. Di antaranya mengenai kewenangan yang menerbitkan sertifikat maupun mengenai laboratorium (yang memeriksa kehalalan suatu produk). "Insya Allah dalam waktu dekat akan segera selesai,’’ terang Suryadharma. Suryadharma menambahkan, pengesahan RUU Jaminan Produk Halal itu merupakan salah satu target dari kampanye peningkatan penggunaan produk halal di tengah masyarakat. Target lainnya, tumbuhnya kesadaran para produsen dan konsumen terhadap kehalalan produk. Menurutnya, para produsen, termasuk juga pedagang di pasar tradisional dan modern, diharapkan memperhatikan dan memprioritaskan kehalalan produk-produknya. Dia menilai, produsen dan pedagang yang mengutamakan kehalalan produknya tidak akan mengalami kerugian. Sebaliknya, justru akan mendapat kepercayaan dari konsumen.(rol/mel)

SBY: Jangan Ada Lagi Pemberedelan Pers JAKARTA (HR)-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), meminta jangan ada lagi pemberedelan media massa di era reformasi seperti sekarang ini. "Pengalaman menujukkan bukan hanya di Indonesia, di mana pun ada faktor dan elemen yang merusak kehidupan pers,"kata SBY saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-76 LKBN Antara di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (18/12). Salah satu faktor yang dapat merusak kebebasan pers ialah, kekuasaan politik yang mengontrol kebebasan pers. "Yang pertama ada kekuasaan politik, manakala yang berlaku sistem otoritarian, pers dikontrol, bisa dibredel bisa dibubarkan maka pers bukan pilar demokrasi," ungkapnya. Menurut SBY, sistem yang melakukan kontrol secara otoriter terhadap pers, sering terjadi di negara demokrasi. "Itu kerap terjadi di banyak negara demokrasi. Itulah yang ingin saya ingatkan secara formal sebagai tanggung jawab saya," pungkasnya.(okz/mel)

KAMIS , 19 DESEMBER 2013

21

Timwas Ancam Jemput Paksa Boediono JAKARTA (HR)-Tim pengawas (Timwas) Bank Century DPR RI akan mencermati surat penolakan Wakil Presiden Boediono untuk hadir di rapat timwas Bank Century. Apabila alasan yang diajukan Boediono mengadaada maka Timwas akan kembali memanggil Boediono secara paksa. karena timwas "Sesuai UU akan tetap MD3 timwas berupaya meakan nuntaskan kasus memanggil Bank Century. ulang. Kalau "Kami ingin alasannya persoalan ini masih sama tuntas cepat," maka timwas ujarnya. dimungkinkan Sebelumnya, akan memangDPR telah gil paksa," Boediono memanggil kata anggota Boediono untuk Timwas Bank Century menghadiri rapat timwas dari Fraksi PDI PerBank Century. Boediono juangan Hendrawan dipanggil dalam Supraktikno kepada kapasitas sebagai wartawan di Komplek mantan gubernur Bank Parlemen Senayan, Indonesia yang memiliki Jakarta, Rabu (18/12). kewenangan Hendrawan menduga mengeluarkan surat keengganan Boediono Fasilitas Pendanaan hadir dalam rapat timwas Jangka Pendek (FPJP) dilatarbelakangi gengsi Rp6,7 triliun untuk antarlembaga. Secara penyelamatan Bank pribadi alasan ini menuCentury.(rol/mel) rutnya tidak masalah

HALUAN RIAU/ANT

Padi Varietas Baru Anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Tasikmalaya menujukkan hasil padi yang sudah dipanen, di Kampung Cikondang, Tasikmalaya, Jabar, Rabu (18/12). Padi bernama Al-Kautsar tersebut merupakan varietas baru hasil inovasi murni para petani dengan hasil satu tangkai berjumlah 437 butir padi, beda dengan padi biasanya yang satu tangkai hanya mencapai 250 butir padi.

ATUT JADI TERSANGKA

Kotak Pandora Korupsi Dinasti Banten akan Terkuak SERANG (HR)-Gebrakan Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Gubernur

Banten Ratu Atut Choisiyah sebagai tersangka dugaan korupsi diharapkan

mampu membuka semua penyelewengan yang terjadi di Banten. Atut dijadikan tersangka atas dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Banten 2010-2012 dan penanganan sengketa perkara Pemilukada Kabupaten Lebak di Mahkamah Konstitusi. Penetapan Ratu Atut sebagai tersangka pun diharapkan akan membongkar lebih banyak kasus yang selama ini tertutup dan menyeret lebih banyak pelaku ke meja hijau. "Karena lebih banyak lagi aktor yang terlibat dalam aksi penyelewengan dan penggelapan di Banten," kata Wakil Ketua Badan Advokasi Hukum (BaHu) DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Hermawi F Taslim di Jakarta, Rabu (18/12). Taslim yang sudah hampir 20 tahun menetap di

Banten ini mengungkap, sudah sangat jelas isyarat dari masyarakat Banten bahwa mereka begitu ingin berubah. Mereka ingin secepatnya keluar dari cengkeraman dinasti politik yang tidak juga mendatangkan kesejahteraan. "Dari dialog dengan masyarakat di pelosok-pelosok Banten, hampir semua bermuara pada keluhan mereka tidak tersentuh oleh manfaat pembangunan, termarginalisasi, tersingkir oleh proses metropolitanisasi yang terus berjalan di Banten," ujar dia. Ia mengatakan, sudah sejak beberapa tahun terakhir ini berbagai kelompok kritis seperti mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat, dan aktivis di Banten mengendus ber bagai penyimpangan tetapi tidak berhasil membuktikannya. Semua dugaan ha-

nya berakhir sebagai diskusi di kedai kopi dan cafe. Sejak tertangkapnya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang merupakan adik kandung Atut, seolah telah membuka jalan bagi terkuaknya kotak Pandora berbagai dugaan tindak korupsi dan kejahatan lain. Kejahatan dan penyimpangan ini, ujarnya, melibatkan jaringan keluarga Ratu Atut di Provinsi Banten. Sebelumnya Pimpinan KPK Abraham Samad mengatakan telah menandatangani Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas nama tersangka Ratu Atut Choisiyah. Penetapan sebagai tersangka ini langsung dilanjutkan dengan penggeledahan rumah Ratu Atut di Jalan Bhayangkara Nomor 51 Serang, Banten.(rol/mel)

PKS Tetap Tolak Perppu MK J A K A R T A Dia menilai, ketika Perppu itu (HR)-PKS tetap dikeluarkan pada menolak dikeludua pekan setelah arkannya Perapenangkapan turan Pemerintah Pengganti mantan Ketua MK Akil Mochtar Undang-Undang maka sifatnya tiNomor 1 Tahun dak mendesak. 2013 tentang Seharusnya PerMahkamah Konppu itu dikeluarstitusi, karena dinilai tidak ada Hidayat Nur Wahid kan dua atau tiga hari setelah pekegentingan yang nangkapan Akil Mochtar. memaksa dikeluarkannya peraturan tersebut. "Apabila sifatnya mende"Kami tetap menolak sak, seharusnya dilakukan Perppu MK itu. Kami menidua atau tiga hari setelah Pak lai Perppu itu kalau dihaAkil ditangkap," ujarnya. dirkan harus ada kegenMenurut dia, MK sehatingan yang memaksa," kata rusnya dikembalikan keperKetua Fraksi PKS Hidayat cayaan publiknya dan diperNur Wahid di Jakarta, Rabu baiki, salah satunya dengan (18/12). lembaga yang mengawasi-

nya. Dia menilai kejadian MK itu tidak harus melalui Perppu namun bisa dengan Undang-Undang. "Dulu KY mengajukan agar diberi kewenangan namun hakim MK tidak bisa diawasi KY. Sekarang dengan adanya pengawas itu harus ada, untuk ada itu tidak harus melalui Perppu bs melalui revisi UU," katanya. Perppu MK diterbitkan pemerintah setelah ditanda tangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Kepresidenan Gedung Agung, Yogyakarta pada 17 Oktober 2013. Langkah itu untuk menyelamatkan wibawa MK pasca penangkapan mantan Ketua MK Akil Mochtar oleh KPK.(rol/mel)

LEBIH 1,7 JUTA WARGA ISRAEL

Hidup di Bawah Garis Kemiskinan TEL AVIV (HR)-Lebih dari 1,7 juta warga Israel, termasuk sepertiga anak-anak, hidup di bawah garis kemiskinan. Demikian menurut data resmi dari laporan kemiskinan tahunan Israel yang diterbitkan Institut Asuransi Nasional, National Insurance Institute dan Biro Pusat Statistik, Central Bureau of Statistics. Menurut data terbaru yang dilansir Press TV, Rabu (18/12) tersebut, sebanyak 439.500 keluarga dan 817.200 anak, atau 33 persen anak-anak di negeri Yaq REDAKTUR: ERMA SRI MELYATI

hudi itu, hidup di bawah garis kemiskinan pada tahun 2012. Data tersebut menunjukkan bahwa angka kemiskinan di kalangan lanjut usia telah meningkat lebih dari tiga persen, yakni menjadi hampir 23 persen. Biaya hidup dan perubahan-perubahan dalam tunjangan pensiun merupakan alasan peningkatan angka kemiskinan itu. Berdasarkan laporan itu, sebanyak 13,7 persen keluarga hidup di bawah garis kemiskinan pada tahun 2012. Ini merupakan lonjakan nya-

ris 7 persen jika dibandingkan dengan kondisi satu dekade silam (1999). Menurut pemimpin senior oposisi, Isaac Herzog, partai berkuasa Israel pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tidak punya rencana untuk mengatasi masalah kemiskinan ini. Dalam beberapa bulan terakhir, banyak warga Israel yang telah bermigrasi ke Jerman dan Amerika Serikat. Kabarnya, kepindahan warga Israel tersebut dikarenakan alasan ekonomi.(dtc/mel) q LAYOUT : SITI NURAINI L.


22

SUMBAR - SUMUT - KEPRI

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

LINTAS

Pasaman Miliki Tujuh Kantor Pelayanan KB PASAMAN (HR)-Pemerintah Kabupaten Pasaman hingga akhir tahun ini telah memiliki tujuh Kantor Pelayanan KB di kecamatan guna memberikan pelayanan KB secara langsung bagi masyarakat. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Pasaman Yusnimar mengatakan, tiga diantara tujuh unit tersebut baru saja diresmikan oleh pemakaiannya untuk mendukung pencapaian program keluarga berencana (KB). "Tiga kantor UPT-KB pendukung program ini berada di tiga kecamatan pula, yakni Kecamatan Panti, Padanggelugur dan Simpati," ujar Yusnimar, Rabu (18/12). Bertambahnya tiga kantor tersebut, berarti saat ini Pasaman telah memiliki tujuh kantor UPT KB termasuk di Rao Selatan, Duo Koto dan Tigo Nagari dan Lubuksikaping. Dengan begitu, hanya lima UPT Kecamatan lagi yang belum memiliki kantor. Menurut dia, suksesnya program KB ini tentu perlu didukung dari segala unsur yang terkait. Bagusnya program pelayanan dan penyuluhan KB diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama pelayanan KB itu sendiri. Namun begitu, ia juga mengatakan bahwa kesadaran masyarakat di Pasaman untuk mensukseskan program KB sudah mulai tinggi seiring dengan telah dilakukannya berbagai upaya dan sosialisasi yang oleh para penyuluh KB dan petugas terkait lainnya. "Ke depan para penyuluh KB juga dituntut untuk terus gencar melaksanakan sosialisasi hingga kepelosok-pelosok nagari yang ada di Pasaman sehingga upaya dimaksud juga berjalan dengan baik," katanya. Sementara itu, Kepala BP2KB Pasaman, Yusnimar menambahkan target pemasangan KB pada tahun ini ada sebanyak 12.220 akseptor dengan berbagai jenis seperti pil, suntik, spiral, kondom dan lainnya. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 11.009 akseptor. Untuk pencapaian target 11.009 akseptor itu sendiri ternyata juga mengalami peningkatan yang signifikan dengan mencapai angka 15.760 akseptor.(pdc/mel)

BNBP MUNDUR

Penanganan Pengungsi Sinabung Diserahkan ke Pemprovsu MEDAN (HR)-Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Tri Budiarto menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan mundur dalam pengelolaan bencana Sinabung. Tugas selanjutnya akan memberikan peran lebih kepada Provinsi Sumatera Utara. "Kami sudah di Sinabung mulai September, dan seluruh persoalan sudah bisa kami tangkap, sebagaimana arahan pimpinan adalah agar fungsi peran nasional mundur, dan digantikan provinsi," ujar Tri Budiarto didampingi Kepala BNPB Sumut Asren Nasution saat bertemu Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Rabu (18/12). Tri Budiarto menyebutkan, yang paling mengetahui dan bertanggungjawab dan memiliki kemampuan menghandle adalah kabupaten dan provinsi. Sementara nasional hanya mendampingi dan memantau, apabila diperlukan kami merapat. Tri Budiarto menambahkan, sudah waktunya membuat rencana aksi dengan asumsi peningkatan jumlah pengungsi 50 ribu sampai 111 ribu. "Posisi pengungsi 17 hingga 18 ribu dengan radius evakuasi 5 km, maka kita harus persiapkan asumsi evakuasi radius 10 km dengan jumlah pengungsi 50 ribu dan radius 15 km dengan jumlah pengungsi 111 ribu penduduk," ujar Budiarto. Dia menambahkan, bercermin pada Merapi maka kasus Gunung Sinabung penanganannya jauh lebih siap. Terkait aktivitas gunung, Tri menambahkan bahwa berdasarkan keterangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi saat ini Gunung Sinabung berada dalam kondisi Awas level 4. (mbc/mel)

Bocah 4 Tahun di Batam Tewas dengan Mata dan Leher Memar BATAM (HR)-Zaky, bocah laki-laki berusia 4 tahun meninggal dunia dengan luka memar di bagian mata serta leher, Rabu (19/12). Diduga, bocah itu tewas akibat penganiayaan yang dilakukan oleh orang tuanya. Zaky diketahui meninggal ketika dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batam di Batuaji pada pagi tadi. Namun karena melihat sejumlah luka memar di tubuh bocah tersebut, salah seorang anggota keluarga melaporkan keganjilan itu ke Mapolsek Batuaji dan jenazah bocah itu dibawa ke ruang kamar mayat Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) di Sekupang. Kapolsek Batuaji, Kompol Heriana, mengatakan, pihaknya mendapakant laporan dari seorang keluarga korban karena mencurigai penyebab kematian bocah itu. "Kedua orang tuanya sudah diamankan di Mapolsek Batuaji. Kini masih dalam penyelidikan," ujar Heriana saat ditemui di RSOB. Dia menambahkan, jenazah akan dilakukan visum oleh dokter Polda Kepri untuk memastikan penyebab kematian bocah itu. Sementara itu, seorang paman korban yang enggan ditulis namanya, saat ditemui di kamar jenazah RSOB, menjelasakan, Zaki tinggal bersama kedua orang tuanya di perumahan Puri Mas Batuaji. Tingkah laku bocah itu pun biasa saja. "Tingkahnya seperti anak-anak sebayanya. Nggak bandel, kok," katanya. Dia mengaku tidak tahu mengenai luka memar di tubuh bocah itu. Namun, menurut pengakuan Ahen, ayah Zaki, kepada dirinya, luka memar di bagian mata kanan dan kiri karena terbentur tembok akibat mati lampu pada saat itu. (btc/mel)

KAJATI KEPRI MENGAKU

Tak Pernah Dilibatkan Penyeleksian Calon Pejabat BP Batam TANJUNGPINANG (HR)-Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Safwan A Rachman mengaku, tidak pernah dilibatkan dalam seleksi calon pejabat Badan Pengusahaan Batam. Bahkan sebagai anggota Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun, dirinya sama sekali tak pernah diberi tahu mengenai seleksi tersebut. "Saya tidak tahu itu mengenai seleksi calon pejabat BP Batam karena saya sendiri nggak pernah diajak atau diberitahukan. Kan saya juga masih baru sebagai kepala kejaksaan di sini," ujar Safwan A Rachman, baru-baru ini. Bahkan, dia juga mengaku tak pernah menerima SK atau honor sebagai anggota Dewan Kawasan tersebut. "Bagaimana kita mau diajak mengambil keputusan, kita saja nggak diberitahu dan tidak pernah diajak rapat atau mengambil suatu keputusan oleh ketua (Dewan Kawasan Free Trade Zone)," tegasnya. Karena sama sekali tak pernah dilibatkan dalam rapat dan tugas sebagai anggota Dewan Kawasan tersebut, Safwan mengaku jika dirinya tidak paham dan mengerti dengan pelaksanaan seleksi calon pejabat BP Batam itu serta pemberlakuan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhaan Bebas (Free Trade Zone FTZ) di tiga daerah tersebut. "Kalau kita saja tidak pernah dilibatkan, mau mengomentari apa kita?" tukasnya.(btc/mel) q REDAKTUR:ERMA SRI MELYATI

HALUAN RIAU/ANT

Terima Penghargaan PT Semen Padang, melalui Direktur Produksi Toto Sudibyo (kanan), menerima penghargaan Runner Up 1 Best Sustainability Reporting 2012, yang diserahkan Ketua Dewan Juri SRA 2013, Sarwono Kusumaatmadja, di Jakarta, Selasa (17/12) malam. PT Semen Padang menerima penghargaan untuk kategori Infrastructure dan Commendation for first time report 2012.

PulauKoyangTetapDitambang TANJUNGUBAN (HR)-Jaminan Kapolres Bintan AKBP Kristiaji yang menyatakan Pulau Koyang sudah tidak ada lagi aktivitas penambangan bauksit, ternyata tak terbukti. Hasil pemantauan Satpol PP Bintan justru membuktikan, penambangan bauksit tak berizin di pulau tersebut masih leluasa beraktivitas. "Satpol PP Bintan Timur sebanyak delapan orang melakukan pemantauan di Pulau Koyang dan kami masih menemukan aktivitas penambangan bauksit di situ. Tim kami hanya memantau dan nanti akan kami surati perusahaan yang melakukan penambangan tersebut," papar Hasrul Dafri, Kabid Penegakan Perundang-undangan Kapasitas Satpol PP Bintan di Tanjunguban , Rabu (18/12). Hasrul mengakui, pihaknya tidak dapat melakukan tindakan untuk memroses secara hukum para penambang ilegal tersebut karena tidak memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Sementara PPNS di Bintan cuma satu orang. Itu pun saat ini bertugas di Dinas UKM, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bintan. "Penambangan ini sudah bukan merupakan pelanggaran terhadap Perda, namun sudah murni tindakan kriminal yang melanggar aturan undang-undang pertambangan. Kami juga sudah

meminta bantuan kepada Polred Bintan dan mereka melakukan pemantauan saat kita melaporkan aktivitas penambangan ilegal tersebut," terangnya. Rupanya, aktivitas penambangan bauksit yang masih leluasa dilakukan bukan hanya di Pulau Koyang saja. Hasrul mengungkapkan, aktivitas penambangan bauksit ilegal masih terjadi di beberapa pulau lain seperti, Pulau Mantang, Pulau Bunut dan Pulau Malin Bintan. Padahal, Bupati Bintan sudah memerintahkan untuk menghentikan segala aktivitas penambangan bauksit sejak akhir Maret lalu. Sementara itu Kapolres Bintan AKBP Kristiaji mengaku sedang berada di luar daerah. Kapolres menyarankan untuk menanyakan langsung kepada Kasat Reskrim dan Kapolsek setempat. Sayangnya, sampai berita ini ditulis, Kasatreskrim Polres Bintan dan Kapolsek Bintan Timur belum memberikan keterangan secara resmi.

Sebagaimana diberitakan, Kapolres Bintan, AKBP Kristiaji, menegaskan, jika saat ini tidak ada lagi aktivitas penambangan bauksit di Pulau Koyang. "Sementara ini tidak ada kegiatan penambangan di Pulau Koyang, dan Polres Bintan terus melakukan pemantauan," terang Kristiaji, Kamis (12/12) lalu. Dia mengimbau, seluruh pengusaha yang akan melakukan penambangan bauksit agar segera mengurus perizinan ke Pemda Bintan. Sementara untuk masyarakat, diharapkan agar tidak terlalu cepat menerima dana kompensasi dari pengusaha sebelum pertambangan mempunyai izin usaha pertambangan dari Pemda Bintan. "Sebelum melakukan penambangan, pengusaha harus mengantongi izin terlebih dahulu. Begitu juga masyarakat, jangan terlau cepat menerima kompensasi kalau memang pengusahanya belum memiliki izin penambangan," tukasnya. Catut Nama Kapolri Penambangan bauksit ilegal di Pulau Koyang, Kabupaten Bintan, juga mendapat perhatian serius dari Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kepri) Brigjen Pol Endjang Sudrajat. Kapolda menginstruksikan agar Kapolres Bintan segera menangkap dan menindak tegas pelaku penambangan ilegal tersebut. "Saya sudah instruk-

sikan Kapolres Bintan agar sesegera mungkin menangkap para pelaku penambangan ilegal (di Pulau Koyang) jika ada, dan menindaknya," kata Endjang, di Tanjungpinang belum lama ini. Menurutnya, jika semua aktivitas pertambangan berizin, benar di mata hukum dan sesuai dengan prosedur, kemungkinan tidak akan terjadi tindak pidana atau penambangan ilegal. Memang, perintah Bupati Bintan agar penambangan bauksit dihentikan sejak 31 Maret lalu, sempat tak digubris para pelaku penambangan ilegal itu. Masih ada saja aktivitas penambangan bauksit yang "menggila". Penambangan itu diduga dilakukan oleh OKB alias Suyatno, yang merupakan seorang pengusaha di Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Tak tanggung-tanggung, pelaku penambangan bauksit secara ilegal di Pulau Koyang bahkan mencatut nama instansi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan mengaku sebagai kolega dan teman dekat Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman. Adanya pencatutan nama Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman dalam aktivitas tambang ilegal di Pulau Koyang, disampaikan sejumlah pekerja dan pengelola di lapangan kepada sejumlah warga, termasuk awak media yang melakukan peliputan aktivitas penambangan ba-

uksit ilegal itu pada Sabtu (7/12) lalu. "Nama pengusahanya Paulus dari Jakarta yang berkolaborasi dengan OKB alias Suyatno dan Izhak sebagai penampung dan pembeli material buksit ilegal dari Pulau Koyang itu," kata Udin, salah seorang warga di Kijang. Paulus sendiri, kata Udin, merupakan Tionghoa yang berdomisili di Surabaya, dan mengaku sangat dekat dengan mantan Kapolri Timur Pradopo serta mantan Kabareskrim yang saat ini sebagai Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman. "Intinya mereka bersikeras, aktivitas pertambangannya tidak mau dihentikan, karena mereka mengaku dibekingi petinggi Mabes Polri," ujar sumber lain yang namanya enggan dipubliskan. Sementara Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Bintan, Supriyono, yang dihubungi terpisah, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak pernah memberikan izin usaha penambangan bauksit kepada perusahaan manapun di Pulau Koyang. "Kita tidak pernah memberikan UIP di Pulau Koyang dan hingga saat ini belum ada memberikan izin tambang bauksit dari sejak ditertibkan beberapa waktu lalu," terangnya.(btc/mel)

Wako Pariaman Terima Anugerah E-KKP3K PARIAMAN (HR)-Kota Pariaman kembali menorehkan prestasi. Kali ini Walikota Mukhlis Rahman memperoleh penghargaan di bidang konservasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi tinggi atas komitmen dan dukungannya mengelola secara efektif kawasan konservasi. Penghargaan yang dinamakan Anugrah Evaluasi Kawasan Konservasi Perairan, Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (E-KKP3K) diterima Walikota Mukhlis, Selasa (17/12) sore, bertempat di Hotel Pulman,

Jakarta, diserahkan oleh Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulaupulau Kecil (KP3K) KKP, Sudirman Saad. Penghargaan terdiri atas kategori favorit: 1 penghargaan, kategori percontohan: 5 penghargaan, dan kategori percepatan: 17 penghargaan. E-KKP3K Award diberikan kepada pemerintah daerah dan kepala daerah yang konsisten mengembangkan kawasan konservasi perairan. "Untuk Kota Pariaman, yang kami terima adalah penghargaan dengan kategori percepatan, Alhamduillah di Sumatera Barat ini

Kota Pariaman satu-satunya yang menerima penghargaan dari 23 kota / kabupaten seIndonesia," jelas Mukhlis. Menurutnya, penghargaan ini diterima berkat kerja keras dan komitmen Pemerintah Kota Pariaman terhadap pengelolaan konservasi penyu, bakau dan terumbu karang. Dalam hal ini Pemko Pariaman telah melakukan berbagai langkah-langkah percepatan dengan membenahi kawasan konservasi. "Untuk itu, kami berterimakasih kepada semua pihak, termasuk masyarakat di Kota Pariaman, yang

telah mendukung pemerintah mengelola kawasan konservasi ini, sehingga hari ini kita bisa mendapatkan penghargaan," ujarnya lagi. Metode penilaian E-KKP3K mengakomodasi metode-metode evaluasi efektivitas kawasan yang telah berkembang, dipadukan dengan tahapan pengelolaan kawasan konservasi. Anugrah E-KKP3K ini diharapkan dapat meningkatkan semangat bagi jajaran Pemko Pariaman untuk menetapkan dan mengelola kawasan konservasi perairan, pesisir, dan pulau-pulau kecil.

Wako Mukhlis menyatakan harapannya, ke depan Kota Pariaman dapat menerima penghargaan dengan kategori percontohan. Hal ini tentu dipersiapkan mulai dari sekarang. "Langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya tentu dengan menghimbau seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk ikut berpartisipasi menunjang kawasan konservasi, sehingga pada tahun 2015 nanti target kita untuk selesai membangun kawasan konservasi ini dapat tercapai," cetus Mukhlis Rahman.(soc/mel)

Gubernur Kepri Terima Penghargaan Parahita Ekapraya Utama TANJUNGPINANG (HR)Gubernur Kepulauan Riau HM Sani, menerima penghargaan Parahita Ekapraya Utama, Rabu (18/12). Penghargaan itu diberikan kepada kelompok atau perorangan yang memiliki komitmen dan berjasa besar dalam memajukan kaum perempuan dan anak di lingkungannya masing-masing. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia, Jakarta dalam acara puncak peringatan Hari Ibu ke-85 tahun 2013 dengan tema "Peran Perempuan dan Laki-laki dalam

Mewujudkan Demokrasi yang Partisipatif dan Pembangunan yang Inklusif". Selain Gubernur Kepri, kepala daerah lain yang menerima penghargaann yang sama antara lain Gubernur Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah. Sementara, penghargaan Parahita Ekapraya tingkat madya diberikan kepada Gubernur Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Jawa Barat, Bali, Sulewesi Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Sedangkan untuk tingkat pratama diberikan kepada Gubernur

Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan. Selain untuk tingkat provinsi, penghargaan serupa juga diberikan untuk tingkat kementerian dan lembaga serta kabupaten dan kota. Untuk tingkat kabupaten/ kota, hanya kategori utama yang diberikan, dan diterima oleh Kabupaten Rembang, Kota Magelang, Kabupaten Gunung Kidul, Kota Surabaya, Kabupaten Badung dan Kabupaten Wamasoka. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sendiri sudah keenam kalinya penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya selama enam ta-

HALUAN RIAU/DTC

GUBERNUR Kepri terima penghargaan Parahita Ekapraya Utama. hun berturut-turut sejak 2008. Untuk penghargaan tingkat utama sebanyak tiga

kali, tingkat madya dua kali, dan tingkat pratama satu kali.(btc/mel) q LAYOUT: SITI NURAINI L.


KUANSING LINTAS

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

23

ADVERTORIAL

KNPI Gelar Seminar dan Penyuluhan Hukum TELUK KUANTAN (HR)-Dewan Pimpinan Daerah KNPI Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (18/12) menggelar seminar dan penyuluhan hukum, bertempat di Balai Adat, Kelurahan Sungai Jering Teluk Kuantan. Acara kemarin selain dibuka oleh Bupati yang diwakili Asisten I Setdakab Kuansing, H Erlianto juga dihadiri Ketua DPD KNPI Kuansing Andi Putra. Narasumber dalam kegiatan seminar dan penyuluhan hukum yakni Dra Satya Graha Ning, Ketua DPD KNPI Kuansing Andi Putra serta moderator dalam kegiatan kemarin Suburman yang juga Ketua KPAID Kuansing. Peserta dalam kegiatan ini diantaranya, pengurus DPD KNPI Kuansing, PK KNPI se-Kuansing, OKP se-Kuansing, BEM Universitas, OSIS SLTA, gerakan pramuka, PPI, PMI, PCMI dan Karang Taruna. Ketua DPD KNPI Kuansing Andi Putra mengatakan, dengan dialog sadar hukum tersebut KNPI antara lain mau mencba buka tabir bagaimana seharusnya menjalankan norma-norma hukum yang baik di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, di tengah birokrasi maupun bidang-bidang lainnya. "Artinya KNPI mau menunjukkan dan mengedepankan bahwa hukum di atas segala-galanya di NKRI ini. Oleh karena itu, sudah seharusnya pemuda kita taat hukum dan mengerti dengan hukum yang ada, sehingga sesuai cita-cita kita mewujudkan pemuda cerdas, kreatif dan bermarwah bisa tercapai di kemudian hari," harapnya. Kegiatan ini katanya, dilakukan sesuai hasil rakor DPD KNPI Kuansing yang beberapa waktu lalu dilakukan di Pekanbaru. Tentunya dengan kegiatan yang sangat berarti ini, peserta bisa mendapatkan ilmu tentang masalah hukum. "Selanjutnya dapat memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat. Dimana peran serta pemuda sangat penting untuk pembangunan daerah ini ke depan terutama pembangunan insan yang sadar hukum," imbuhnya.(rob)

DIUMUMKAN SELASA PEKAN DEPAN

Sekda Jemput Hasil Tes CPNS ke Jakarta KUANTAN MUDIK(HR)-Rabu (18/12) siang kemarin, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi H Muharman berangkat ke Jakarta menjemput hasil ujian tes CPNS tahun 2013 ke Kantor Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Khusus hasil tes CPNS jalur umum akan dimumkan Senin atau Sela-

sa, pekan depan. Jadi bagi masyarakat yang ada anaknya ikut tes seleksi CPNS ke-

marin bisa menyampaikan bahwa hasil tes CPNS 2013 akan diumumkan Minggu depan, " kata Sekdakab Muharman saat membuka acara festival lagu pop dan dangdut HUT SMPN 1 Kuantan Mudik ke-52 di depan undangan yang hadir, Rabu (18/12). Sementara pengumuman kelulusan CPNS dari jalur honorer K2 diperkirakan akan diumumkan akhir Januari 2014."Bagi peserta K2 berharap bersabar, hasil

ujian akan diumumkan akhir Januari 2014,"katanya. Dikatakan MUharman, untuk pengumuman nanti, hanya yang akan lulus sesuai kuota 93 orang yang akan ada namanya."Jadi nanti bisa lihat di 93 orang yang akan lulus apakah ada nama yang ikut ujian kemarin," katanya. Seperti dirilis sebelumnya, pada tanggal 24 Desember, hasil tes seleksi penerimaan CPNS di lingkungan Pemkab Kuansing dari jalur

umum bakal diumumkan. Sementara pengumuman kelulusan CPNS dari jalur honorer K2 diperkirakan pada minggu keempat bulan Januari 2014 mendatang. Pada saat itu, ribuan peserta tes CPNS akan mengetahui nasib mereka apakah lulus menjadi PNS atau tidak."Setelah berkas hasil tes ini kita terima langsung kita umumkan kepada masyarakat,"katanya.(adv/humas)

Weri Naldi Gelar Silaturahmi dengan Tukang Ojek TELUK KUANTAN (HR)-Calon anggota DPRD Kuansing Daerah Pemilihan 1 Kecamatan Kuantan Tengah, Sentajo Raya, Benai yang maju dari partai Demokrat nomor urut satu, Weri Naldi, Rabu (18/ 12) kemarin menggelar silaturahmi dengan masyarakat Teluk Kuantan terutama yang bekerja sehari-hari menjadi tukang ojek. Silaturahmi tersebut digelar di daerah Pasar Teluk Kuantan dan mendapatkan sambutan antusias para tukang ojek. Pada kesempatan tersebut Weri Naldi juga berbincang dengan para tukang ojek. Para para tukang ojek ini berkeinginan agar ke depan mereka juga mendapatkan kesejateraan dan kehidupan yang layak. "Alhamdulillah saya tadi berkumpul dengan abang-abang tukang ojek dan berbincang panjang. Ini semua adalah untuk menjalin silaturahmi. Kedatangan kita mendapatkan sambutan yang antusias dari masyarakat yang bekerja menjadi tukang ojek di Teluk Kuantan,"kata Weri Naldi Dari pertemuan tersebut, para tukang ojek ini menginginginkan agar nasib mereka juga diperjuangkan seandainya terpilih menjadi anggota DPRD Kuansing. Jelang pelaksanaan Pemilu tahun 2014 nanti terutama pileg tentunya momen-momen yang ada dimanfaatkan untuk terus mencari dukungan."Selain doa masyarakat saya juga butuh dukungan agar nantinya kalau saya duduk bermanfaat bagi masyarakat banyak," katanya. "Kami sangat mendukung pak Weri maju, kalau di Teluk Kuantan nama pak Weri ini tidak asing lagi, begitupun di daerah luar Taluk ini, semua orang tentunya kenal dengan pak Weri terutama kebaikannya selama ini kepada masyarakat," kata salah seorang tukang ojek Dedek. Pihaknya juga mendoakan agar Weri terpilih menjadi anggota DPRD, tentunya dengan didukung oleh masyarakat di daerah pemilihannya."Kita berharap masyarakat di Dapil I ini memberikan dukungan buat pak Weri," harapnya.(rob)

HALUAN RIAU/ROBI

Salami Bupati Inhil Sekdakab H Muharman (kanan) menyalami Bupati Inhil HM Wardan di sela-sela acara ekpose DBH Sektor Perkebunan di Hotel Primiere, Pekanbaru, Senin (16/12) lalu.

DUGAAN KORUPSI UED SP TAHUN 2006

Kejari Kembali Tetapkan Satu Tersangka TELUK KUANTAN (HR)Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan kembali menetapkan satu tersangka kasus dugaan korupsi terkait dana UED SP tahun 2006. Saat ini berkas tersangka telah dilimpahkan ke Pengadilan untuk selanjutnya disidang. "Sebentar lagi mungkin bisa jadi terdakwa, sekarang berkasnya telah dilimpahkan ke Pengadilan,"kata Kejari Kuansing Andi Darmawangsa didampingi Kasi intel Herlambang Saputro kepada Ha-

luan Riau, Rabu (18/12). Dugaan kasus korupsi tersebut terjadi pada tahun 2006 lalu, yang penyidikannya ditangani oleh pihak kepolisian. Dan saat ini berkas tersebut telah sampai ke Kejari Kuansing."Sebenarnya ada dua tersangka, pertama kasir dan satu lagi Ketua UED SP ini,"katanya. Kasus korupsi dana UED SP ini terjadi di salah satu desa di Kuansing."Kalau desanya saya lupa, datanya Kasi Pidsus yang tangani,

nanti bisa tanyakan ke Kasi Pidsus desa dan nama tersangka ini," katanya. odus tersangka kata Kejari, dimana uang UED SP yang seharusnya digunakan untuk masyarakat malah terpakai, bahkan kasir UED SP ini juga memalsukan nama penerima dan dana tidak diserahkan tapi nama penerima ini dipalsukan datanya. Hingga tahun 2013 berakhir ada 4 orang ditetapkan menjadi tersangka dalam tiga kasus KKN. dari pemberitaan

sebelumnya, PNS yang ditetapkan menjadi tersangka, salah seorang pejabat di RSUD Teluk Kuantan berinisial B ditetapkan sebagai tersangka pada pekerjaan pengadaan peralatan medis instalasi mata dan penunjang medis water treathment yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2008 lalu. Kemudian ada dua tersangka kasus KKN lain yang melibatkan PNS di lingkungan Pemkab Kuansing terjadi pada kasus Bimtek dan

Akselerasi pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral yakni Eds (bendahara) dan Hrd pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Bimtek merupakan kegiatan dinas yang bersangkutan pada tahun 2013 ini. Dari hasil pengembangan kasus, para penyidik ujarnya juga menemukan dugaan terjadinya kerugian negara lebih kurang Rp300 Juta. Terakhir baru tersangka kasus dana UED SP ini, ada satu orang.(rob)

USULKAN GEDUNG BARU SMPN 1

Pemcam Kuantan Mudik Siapkan Lahan 2 Hektare KUANTAN MUDIK (HR)Mengingat kondisi bangunan SMPN 1 Kuantan Mudik yang sudah cukup tua, pada tahun 2014 mendatang, Pemerintah Kecamatan Kuantan Mudik telah menyiapkan lahan seluas dua hektare yang terletak berdampingan dengan Puskesmas Rawat Inap Lubuk jambi Kecamatan Kuantan Mudik.

Hal tersebut disampaikan Camat Kuantan Mudik Asmari saat menyampaikan sambutan di depan Sekda Kuansing Muharman dan undangannya lainnya yang hadir pada acara HUT SMPN 1 Kuantan Mudik ke-52, Rabu (18/12). "SMP ini sudah cukup tua dari segi bangunan, kami telah mewacanakan

agar pada 2014 nanti, mengusulkan pembangunan gedung SMP yang baru, dan lahannya telah disiapkan dua hektare," kata Asmari. Saat ini lokasi pada bangunan SMPN 1 Kuantan Mudik yang sudah berumur 52 tahun, cukup sempit, dimana tidak bisa lagi dilakukan pembangunan mengingat lahan yang ada su-

dah ada bangunan. Sekretaris Daerah Muharman tampaknya mendukung adanya wacana pembangunan gedung baru untuk SMPN 1 Kuantan Mudik ini mengingat saat ini kalau dilihat di lapangan kondisi bangunan cukup rapat dan tidak bisa lagi dibangun gedung baru di sekolah yang lama."Ten-

tunya kita mendukung, nanti tergantung anggaran lagi," katanya. Kepala SMPN 1 Kuantan Mudik Sri Setyawati mengatakan, tentunya apabila ini disetujui dibangun gedung baru untuk SMPN 1 Kuantan Mudik, pihaknya sangat mendukung."Mudah-mudahan saja cita-cita kita ini bisa tercapai," katanya.(rob)

TERHARU SAMPAI TETESKAN AIR MATA HALUAN RIAU/ROBI

CALEG Partai Demokrat Dapil 1 Kuantan Tengah, Sentajo Raya dan Benai Weri Naldi nomor urut 1 bersilaturahmi dengan para tukang ojek di Teluk Kuantan, kemarin.

TELEPON PENTING Kantor Bupati Kuansing

0760 561616

Fax Kantor Bupati

0760 561617

Sekretariat DPRD

0760 561604

Mapolres Kuansing

0760 561604

Kejari Teluk Kuantan

0760 20123

RSUD Teluk Kuantan

0760 561858

Pemadam Kebakaran

0760 20957

q REDAKTUR: ELPI ALKHAIRI

Muharman: Saya Masih Ada di Sini Berkat Doa Masyarakat KUANTAN MUDIK (HR)Sekretaris Daerah Kabupaten Kuansing H Muharman tak dapat menyembunyikan rasa harunya saat menghadiri acara reunian dan membuka secara langsung acara festival lagu pop dan dangdut dalam rangka HUT ke-52 SMPN 1 Kuantan Mudik, Rabu (18/12). Muharman merupakan salah satu tokoh alumni SMPN 1 Kuantan Mudik yang pernah sekolah di SMPN 1 Kuantan Mudik ini tahun 1969 dan tamat pada tahun 1972. Ada dua tokoh alumni SMPN 1 Kuantan Mudik yang menjabat Sekda, pertama dulu ada Haris Hasan yang juga alumni dari SMPN 1 Kuantan Mudik dan yang kedua Sekda Muharman yang saat ini menjabat sebagai Sekda di Kabupaten Kuansing. Muharman juga curhat di depan ratusan siswa dan

siswi serta undangan yang hadir, seperti Camat Kuantan Mudik Asmari, Camat Hulu Kuantan Sukarman, Kepala UPTD Pendidikan Kuantan Mudik Darmawan, sejumlah instansi, para kepala sekolah, KNPI Kuansing dan undangan lainnya. Dalam sambutannya, Sekda mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada segenap masyarakat Kuantan Mudik dan masyarakat Kuansing pada umumnya. Karena diusia SMPN 1 Kuantan Mudik ke-52 dirinya masih dalam keadaan sehat dan bertemu dengan tokoh reunian SMPN 1 Kuantan Mudik serta siswa dan siswi SMPN 1 Kuantan Mudik. Dalam menyampaikan sambutan kemarin, Sekda Muharman terlihat tak dapat membendung rasa harunya dan sampai-sampai meneteskan air mata di

depan undangan yang hadir."Saya masih bisa berdiri di sini berkat doa bapakbapak dan ibu-ibu dan masyarakat semuanya," katanya sambil mengusap air mata. "Kenapa saya sampaikan seperti itu, karena hampir 7 bulan lamanya saya menjalani cuci darah yang dilakukan dua kali dalam seminggu karena sakit yang saya derita. Alhamdulillah sekarang saya bisa sehat, ini berkat pertolongan Allah dan doa masyarakat semuanya," ujarnya. Bahkan setelah melaksanakan operasi transpalasi atau cangkok ginjal saya masih diberi umur yang panjang, tentunya ini berkat doa masyarakat kita semuanya."Selama saya sakit dan menjalani perawatan banyak sekali masyarakat yang menjenguk dan memberi dukungan agar saya cepat

sembuh,"katanya. Tidak sedikit juga dirinya diberi motivasi agar tetap tabah menjalani sakit yang dideritanya."Alhamdulillah berkat inilah saya bisa berdiri di sini dan bertemu dan membuka acara HUT SMPN 1 Kuantan Mudik yang ke-52," ujarnya. Sungguh tidak terasa, ternyata umur SMPN 1 Kuantan Mudik tempat dirinya bersekolah dulu umurnya sudah mencapai 52 tahun."Sungguh saya tak menyangka saya masih bisa berdiri di sini,"kata Sekda yang masih terlihat meneteskan air mata. Bahkan Muharman sangat berbangga hati, dimana dirinya beberapa hari lalu diundang secara langsung oleh tokoh-tokoh alumni SMPN 1 Kuantan Mudik. "Sebenarnya saya hari ini cukup sibuk dan hendak pergi ke Pekanbaru dan lang-

sung ke Jakarta untuk menjalani cek kesehatan dan langsung menjemput hasil tes ujian CPNS, tapi karena diminta hadir secara langsung saya menyempatkan diri," ujarnya lagi. Pada kesempatan tersebut Sekda resmi membuka acara festival lomba lagu pop dan dangdut yang diikuti siswa dan siswa SMP sederajat dan instansi pemerintah yang ada di empat kecamatan diantaranya Kuantan Mudik, Hulu Kuantan, Gunung Toar dan Pucuk Rantau. Usai memberi sambutan, Sekda Muharman juga langsung meninjau mading milik semua kelas di SMPN 1 Kuantan Mudik hasil kreatifitas siswa dan siswi yang telah tersusun rapi di lokasi acara. Bahkan Sekda disambut antusias oleh para siswa dan siswi saat meninjau mading tersebut.(rob) q LAYOUT:MELISA


24

PELALAWAN

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

JELANG PENUTUPAN

LINTAS

Camat Lantik BPD Empat Desa BANDAR PETALANGAN (HR)- Sebanyak 22 orang Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) empat desa di Kecamatan Bandar Petalangan, yakni desa Terbangiang, Air Terjun, Kuala Semundam dan Lubuk Raja dilantik. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah yang dilangsungkan di gedung serba guna kompleks Kantor Camat Bandar Petalangan, Rabu (18/12) dipimpin Camat Jackie, disaksikan Kepala Urusan Agama (KUA), Edi Syamsaimi. Camat mengharapkan, ketua dan anggota BPD bisa saling bersinergi dengan kepala desa dalam membenahi desa. Begitu juga, dalam wujud nyata pembangunan, hendaknya bisa saling membahu dan berkoordinasi. Karena peran BPD dan kepala desa merupakan pilar penting kemajuan desa. "Saudara BPD yang telah disumpah, hendaknya bisa mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi serta bisa melaksanakan peraturan dan perundangan yang berlaku. Begitu juga BPD hendaknya bisa mengawasi pemerintah desa serta siap melayani masyarakat," pesan Camat. Ditegaskan, tak kalah penting mereka yang baru dilantik adalah memahami tugas pokok sebagai BPD. Begitu juga, bisa menelaah yang menjadi tugas mutlak seorang BPD. (zol)

Pelajar SMA Sorek Tewas Dilindas Truk PANGKALAN KURAS (HR)- HI (17), siswa kelas dua SMAN 1 Pangkalan Kuras, Selasa (17/12) tewas di tempat setelah terlindas truk. Kejadian tragis yang merenggut nyawa remaja yang berdomisili di Desa Kesuma itu, terjadi di jalan lintas timur, tepatnya Kampung Baru, Kelurahan Sorek Satu, sekira pukul 11.50 WIB. "HI tengah mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi itu melaju kencang bermaksud mendahului truk tersebut. Namun, bersamaan dari depan muncul kendaraan mitsubishi yang juga melaju kencang. Akibatnya, HI mencoba menyalib, namun justru tubuhnya tersenggol kendaraan dan terlempar ke bawah truk, sekita tubuhnya terlindas dan tewas di TKP," beber sejumlah warga yang berduyun menyaksikan kejadian tragis itu. Hal sama dituturkan Humas Polres Pelalawan AKP Lumban G Toruan. Dikatakan, kendaraan roda dua yang dikendarai siswa tersebut tanpa dipasangi nomor polisi serta tak mengantongi SIM C. "Korban juga tidak memakai helm, sehingga mengalami pecah kepala, kaki kanan dan kiri patah akibat terlindas ban truk. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Pangkalan Kuras," ujarnya. Disebutkan, truk yang dikemudikan AL, berjarak terlalu dekat dan korban tak sempat menghindar. Akhirnya bamper truk mengenai korban hingga terpental ke kolong truk. "Korban dinilai melakukan kelalaian sehingga berakibat fatal. Saat ini truk dan sepeda motor telah diamankan di Pos Lantas Polsek Pangkalan Kuras untuk proses lebih lanjut," tutupnya. (zol)

Sejumlah Pertandingan Selesai Digelar PANGKALAN KERINCI (HR)- Jelang penutupan Porkab, Kamis (19/12), sembilan cabor yang dipertandingkan, enam di antaranya selesai digelar. Tiga cabang yang akan dipertandingkan di hari terakhir, bulutangkis, futsal dan silat. SUPENDI

Liputan Pangkalan Kerinci "Sesuai jadwal, Porkab yang kita gelar dengan memperlombakan sembilan ca-

bang olahraga, enam cabang sudah rampung dilaksanakan tanpa hambatan jelang satu hari sebelum penutupan. Enam cabang olahraga itu di antaranya, taekwondo, tenis meja, takraw, karate, futsal

dan silat," ungkap Ketua Koni Pelalawan Abu Mansyur Matridi, Rabu (18/12). Ridi juga menyampaikan tiga nomor yang akan diselesaikan sebelum penutupan,yaitu bulu tangkis, voli dan catur. Dan mengenai penutupan Porkab, dijadwalkan Kamis (19/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB oleh Bupati Pelalawan HM Harris di Gedung Olah Raga Tengku Pangeran. "Jadi nanti sebelum ditutup, kita akan disuguhkan

pertandingan final voli terlebih dahulu, selanjutnya baru acara penutupannya," kata Ridi, sambil menambahkan, dari seluruh peserta yang ikut lomba kecamatan yang paling banyak mengumpulkan poin adalah Kecamatan Pangkalan Kerinci. Di tempat terpisah, usai menutup dan sekaligus menyerahkan medali kepada para pemenang nomor cabang takraw, wakil Ketua KONI Pelalawan Daslir Maskar mengaku, bangga atas partisipa-

si dan antu-sias pemuda Pelalawan dalam memasyarakatkan olahraga dan ini terbukti dari keikutsertaan para pemuda mengikuti Porkab. Selanjutnya, selain berupaya menjadi yang nomor satu membela marwah kecamatannya masing masing, dalam kegiatan Porkab ini secara tak langsung sebagai ajang silaturahmi antar pemuda kecamatan dan berlaga menjadi yang terbaik, sehingga banyak nilai positif yang diambil, ungkapnya. ***

Pemkab akan Bangun Taman Publik Kreatif PANGKALAN KERINCI(HR)- Kepala Bappeda Pelalawan M Syahrul Syarif mengatakan, Pemkab ke depan berencana membangun taman kreatif di atas lahan 25,30 hektare. Berlokasi di depan Kantor Bupati. Di atas lahar itu nantinya akan dibangun tujuh zona, yaitu zona umum, seni budaya, iptek, sehat, usaha kreatif, sawit, dan zona pohon kertas. Dikatakan, dalam membangun lokasi taman publik kreatif, pihaknya bersama instansi terkait telah menggelar rapat membahas rencana pembangunannya. Di antaranya Dinas PU Pelalawan, Satpol PP, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pelalawan dan sejumlah dinas terkait. Rencananya pembangunan lokasi hiburan dan rekreasi itu akan dimulai tahun depan. ”Untuk membangun lokasi rekreasi itu, Pemkab Pelalawan akan bekerja sama dengan para perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan, seperti untuk membangun gazebo di taman publik kreatif itu akan kita minta para perusahaan membangunnya, meskipun perusahaan itu memasang label, tak jadi masalah asal mau ikut membantu membangun gazebo tersebut. Namun jumlah dana untuk biaya pembangunannya belum kita hitung, karena baru membuat denah lokasi, sedang anggaran belum dikalkulasikan,” terang Kepala Bappeda, Rabu siang (18/12). Dijelaskan, dibangunnya taman publik kreatif karena dinilai kurangnya tempat hiburan rekreasi bagi masyarakat. Akibatnya, menyebabkan para anak muda yang ada di Pangkalan Kerinci menjadikan komplek perkantoran Pemkab Pelalawan sebagai ajang berkumpul ria. Ditambahkan, dengan berdirinya taman rakyat nanti, bakal digelar pagelaran seni budaya sekali seminggu, sebagai hiburan bagi pengunjung. Saat ini pagelaran sudah mulai digela di halaman kantor PKK Pelalawan pada malam hari. Dengan begitu, tak ada lagi para pemuda yang melakukan balapan liar di jalan komplek perkantoran Pemkab. (hem)

HALUAN RIAU/PEN

Hadiri Acara Bupati HM Harris didampingi Kadisdik Md Rizal, Kadis Hasan Tua dan Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi sedang berjalan kaki menuju lokasi acara di Pangkalan Kuras, Rabu (18/12).

Pengurus ICMI Pelalawan Dilantik PANGKALAN KERINCI (HR)- Pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia Kabupaten Pelalawan, Rabu (18/12) dilantik. Pelantikan tersebut dilaksanakan di ruang auditorium Kantor Bupati, yang dipimpin Ketua Umum ICMI Riau Prof HT Dahril, disaksikan Sekdakab Pelalawan Zardewan. Dalam sambutannya, Zardewan mengatakan, momen pelantikan pengurus ICMI 2013-2018 hendaknya dapat menjadi momen yang baik dan bersejarah. Selain itu beliau juga mengharap-

HALUAN RIAU/PEN

Foto Bersama Panitia dan Pengurus KONI Pelalawan foto bersama dengan para pemenang Porkab nomor cabang sepak takraw yang diadakan di GOR Pasar Baru, Rabu (18/12).

TELEPON PENTING Layanan Langganan Koran Dan Iklan

0812-7567834

07617050053

Kantor DPRD

0761 95922

Pengadilan Negeri

07617051048

q REDAKTUR: ARLEN ARA GUCI

dari banyak latar belakang, tentunya akan memberikan daya kemajemukan pikiran ide serta gagasan, baik untuk membangun organisasi ICMI, juga untuk keluarnya. “Melihat banyaknya pengurus ICMI serta dari sejumlah latar belakang pekerjaan, tentunya ini akan memberikan nilai tambah untuk kemajuan organisasi dan melahirkan gagasan untuk memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah,” ujarnya. Sementara itu, Ketua ICMI Riau berpesan, kiranya pengurus ICMI Pelalawan

dapat menjalankan amanah organisasi sesuai PD/PRT organisasi. Tak kalah penting, ia mengharap kepada pengurus tak terlibat politik praktis. “Secara keorganisasian memang ICMI tidak berbicara mengenai politik praktis, namun kalau individunya itu hak daripada warga negara,“ katanya. Disebutkan, ICMI harus bisa melakukan pendekatan bekerja sama dengan semua kalangan. “Sebuah organisasi akan lebih baik ketika dia bisa menjalin komunikasi dengan semua kalangan yang ada,

apalagi saya melihat sejumlah pengurus ICMI Pelalawan yang baru dilantik terdapat tokoh masyarakat, julama, tokoh pemerintah, pengusaha, pekerja pers dan tokoh muda,” ucapnya. Usai pelantikan, ICMI menggelar Rapat Kerja Perdana (RAKER) dengan agenda pembahasan program kerja selama satu tahun ke depan. “Biar arah dan kegiatan organisasi berjalan baik serta sesuai dengan peraturan organisasi, akan dituangkan dalam hasil Raker,” ujar M Amin, Ketua Panitia. (pen)

Mereka Pejabat tak Berkantor MEREKA berseragam putih hitam, tepatnya baju kemeja lengan panjang berwarna putih dan celana panjang warna hitam. Terlihat gagah, terlebih dilengkapi dasi yang menggelayut indah di leher. ZULKARNAIDI ZOLA Liputan Bandar Petalangan

Layanan SMS Bupati Pelalawan: Kantor Bupati

kan, organisasi yang dijalankan para cendikiawan ini dan bisa turut mendukung program pemerintah kabupaten. “Kita menyadari keberadaan ICMI merupakan organisasi yang lebih dekat dengan komunitas agamis sesuai dengan titah organisasi tersebut, untuk itu harapan besar kita terhadap organisasi ini dapat memberikan sumbang saran terhadap pembangunan daerah Pelalawan tentunya sesuai dengan porsinya,” ujarnya. Disampaikan, melihat keberadaan pengurus ICMI

Pagi-pagi mereka telah bergegas berangkat dari kediamannya menuju kantor Camat. Ternyata, mereka berseragam gagah itu akan dilantik dan disumpah sebagai ketua dan anggota Badan Permusyaratan Desa (BPD).

Mereka didaulat sebagai DPRD-nya di desa, yang berfungsi sebagai lembaga pengawas pemerintah desa. Konon, bersama Kepala desa dan BPD sebagai lokomotif penggerak kemajuan berbagai pembangunan desa. "Hari ini (Rabu, red) kami akan dilantik dan diambil sumpah sebagai BPD desa masing-masing. BPD ini

merupakan jabatan di desa yang secara bersama-sama dengan Kepala Desa diberikan amanah untuk membawa perubahan di kampung," ujar salah seorang dari mereka yang berpakaian putih hitam itu, sambil menyeruput segelas kopi di warung, sesaat sebelum disumpah. Celoteh nakal pun kerap meningkah di warung kopi itu. Diselingi gelak tawa yang berderai. Tak jarang, mereka protes atas molornya acara dari jadwal awal. Seyogyanya pada undangan yang mereka terima pukul 08.30 WIB, namun terpaksa mereka hanya menggerutu dan menggumam kecewa, rela

menunggu sang pelantik hingga berjam-jam. "Sudah menjadi kebiasaan, setiap ada acara pasti meleset hingga berjam-jam dari jadwal semula. Tapi, bagi kami tidak menjadi soal, asal kami dilantik dan siap bekerja menjadi pelayan masyarakat," ungkap salah seorang yang enggan ditulis nama. Sepertinya tak terpengaruh atas molornya pelantikan hingga 10.30 WIB. Meski BPD itu diantik dan disumpah dengan kitab suci AlQuran, tentu saja tugas berat tengah menanti. Bukan mustahil, banyak onak duri dan jurang siap menghadang.

Tapi, berbekal pedoman pokok dan fungsinya, suatu keharusan mereka bisa mengemban amanah. "Kita siap memberikan pelayanan kepada masyarakat kendati oleh pemerintah belum ada penganggaran pembangunan kantor BPD, layaknya Kepala Desa. Sebab itu, berangkat niat hati yang tulus, kami meminta kearifan Bupati Pelalawan, agar mulai memikirkan untuk pembangunan kantor BPD ini, sebagai mitra penyelenggara pemerintah desa," imbuh yang lain, berharap memiliki kantor tersendiri guna kelangsungan aktivitas. *** q LAYOUT: DEDE SARTIKA


KEPULAUAN MERANTI

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

25

JIKA PEMBAYARAN LEWATI BATAS TOLERANSI

LINTAS

PLN akan Putuskan Listrik SELATPANJANG (HR)- Manager PT PLN Rayon Selatpanjang Doddy Prariady, menegaskan akan memutus jaringan listrik bagi pelanggan yang melampaui batas toleransi waktu pembayaran rekening listrik.

HALUAN RIAU/JOS

KONDISI Dermaga Pelabuhan Camat tidak mendukung untuk kegiatan bongkar muat barang yang kian berkembang, minta fasilitas ditingkatkan.

ANTISIPASI PERTAMBAHAN KAPAL

Pelabuhan Camat akan Ditingkatkan SELATPANJANG (HR)-Keberadaan Pelabuhan Camat di pusat Kota Selatpanjang, belakangan kian dilirik para pengusaha kapal. Lokasi pelabuhan yang berada di pusat kota itu, sangat mendukung berbagai aktivitas pasar. Para buruh bongkar muat barang dan para ABK kapal juga merasa nyaman bertambat di Pelabuhan Camat itu. Sehingga keberadaan pelabuhan itu tidak pernah sepi dari kegiatan bongkar muat barang, pagi, siang dan sore. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui Kabid Laut, Saiful kepada Haluan Riau di pelabuhan camat tersebut mengatakan, kegiatan bongkar muat kapal di Pelabuhan Camat cukup strategis dan mudah dijangkau. Pemilik barang maupun para buruh angkut ke gudang maupun untuk muat barang ke kapal bisa dilakukan dalam waktu relatif singkat. Tidak sama dengan kondisi pelabuhan di kawasan Pelindo. Selain area dermaga sangat terbatas dan juga memikiki selisih waktu yang cukup panjang dibanding jika kegiatan bongkar muat kapal di Pelabuhan Camat, “katanya. Menurutnya, tahun 2014 mendatang, keadaan dermaga pelabuhan itu akan direhab. Sebab, saat ini sudah banyak berlubang dan mengancam keselamatan buruh dan juga masyarakat lainnya. Direncanakan tahun 2014 mendatang pembangunan dermaga itu akan dilakukan. “Kita sudah mengajukan pembangunan dan peningkatan fasilitas pelabuhan camat, sehingga semakin mudah dan nyaman bagi buruh kapal bekerja. "Apalagi kita melihat ada tren peningkatan jumlah kapal yang membongkar dan muat barang di pelabuhan ini sehingga mau tidak mau kondisi pelabuhan ini, berupa fasilitas dan infrastruktur lainnya secara bertahab akan terus kita tingkatkan,”ungkapnya. Disebutkannya pada dasarnya pembangunan pelabuhan turap tersebut dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau dan juga Pemkab Bengkalis sebelumnya."Kedepan pembangunan untuk melengkapi dan mengatasi kerusakan yang terjadi terpaksa dilakukan oleh Meranti,”sebutnya. Ditambahkannya, kepada para pemilik kapal barang yang hendak bertambat dalam kegiatan bongkar muat barang agar dilakukan secara teratur. Tidak sampai mengganggu dan menyita badan dermaga yang tergolong masih sempit itu. Selain ketertiban itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh awak kapal barang baik yang sedang bertambat menunggu keberangkatan maupun saat melakukan pembongkaran barang agar tidak membuang sampah ke laut. Sebab, barang-barang yang dibuang ke laut tidak akan menyelesaikan permasalahanm justru menimbulkan masalah pencemaran lingkungan dan masa depan perairan Meranti,”sebutnya.(jos)

Transaksi Perbankan Meningkat Drastis Jelang Akhir Tahun SELATPANJANG (HR)- Menjelang akhir tahun, seperti biasa ada peningkatan secara siginifikan pada transaksi Perbankan. Hal itu terjadi hampir di semua pengelola jasa keuangan. "Tak terkecuali di Bak riau Kepri Cabang Selatpanjang. Ada peningkatan aktivitas dan lalu lintas keuangan melalui transaksi,”ungkap Irianto, Kepala Cabang Bank Riau Kepri kepada Haluan Riau di ruang kerjanya Rabu (17/12). Seiring dengan peningkatan aktivitas tersebut, katanya, pihak bank juga meningkatkan pelayanan dan tingkat pengamanan bagi para nasabah. Sebab, sejalan dengan peningkatan aktivitas masyarakat maupun para pengusaha dalam melakukan berbagai transaksi keuangan, kita dari pihak bank juga akan meningkatkan kewaspadaan. Namun demikian katanya lagi,melalui Haluan Riau diimbau kepada lapisan masyarakat agar tetap waspada terhadap tindak kejahatan yang mungkin sedang mengintai kita. Baik sedang dalam perjalanan menuju bank, maupun sebaliknya saat membawa uang itu dari bank. “Kita sarankan demi terjaminnya keselamatan para nasabah, dipersilahkan menggunakan jasa pengawalan dari aparat keamanan,"katanya. Apalagi di daerah Meranti umumnya masyarakat masih menggunakan motor saat ingin melakukan transaksi menuju bank. Kita harus waspadai, ternyata belakangan ini sudah ada orang luar yang sengaja datang ke Meranti untuk mengincar nasabah saat membawa uang tunai. "Hal itu juga sudah terbukti dengan berhasilnya Polsek Tebingtinggi menggulung pelaku tindak kejahatan yang dilakukan pada Juli 2013 lalu,”katanya. Ini membuktikan bahwa kota kita ini sudah memiliki ancaman kejahatan yang bisa saja terjadi jika masyarakat tidak waspada. "Untuk itu diimbau kepada para nasabah jika hendak mengantar uang tunai dalam jumlah besar alangkah bijaknya jika menggunakan tenaga pengawal dari Polri atau TNI. Demikian juga sebaliknya saat membawa uang banyak dari bank,”sebut Irianto.(jos)

TELEPON PENTING Kantor Pemerintahan

Kantor Bupati

0763-434715

RSUD

0763-32006

Ambulance

0763-700377

q REDAKTUR: IMELDA VINOLIA

Kita terpaksa melakukan eksekusi pemutusan hubungan pasokan listrik ke pelanggan. "Sebab, pelanggan juga sudah ingkar janji atas kewajibannya saat membuat perjanjian untuk penyambungan arus listrik,”ungkap Doddy, didampingi Fauzar Zain kepada Haluan Riau di ruang kerjanya, Rabu (18/12). Diterangkan Doddy, hingga 17 Desember 2013 lalu, jumlah tagihan rekening

listrik di Rayon Selatpanjang mulai dari keterlambatan pembayaran di atas 2 bulan hingga sampai 7 bulan, sebesar Rp1,8 miliar. Sejauh ini, petugas PLN juga sudah melakukan eksekusi berupa pencabutan meteran dari rumah-rumah penduduk, yang dinilai tidak ada niat baik untuk melakukan pembayaran. "Hingga saat ini sudah ada ratusan meteran yang telah terkumpul di kantor,

JOHANES SINAGA Liputan Selat Panjang sebagai tindakan yang harus dilakukan PLN. Dan jika masih banyak yang juga belum bergerak untuk melakukan pembayaran, maka pemutusan hubungan arus tersebut akan terus kita lakukan, “sebutnya. Menurutnya, para konsumen PLN itu sendiri juga sangat menentukan perjalanan dan pelayanan terbaik dari PLN. Artinya, tanggungjawab penerangan listrik yang dapat dinikmati oleh lapisan masyarakat bukan semata karena kemampuan PT PLN sendiri. Justru peran masyarakat selaku konsumen menjadi salah satu elemen penting

yang dapat mendukung maju mundurnya PLN. Sehingga dengan rasa kepemilikan dan juga tangungjawab bersama dalam memelihara kemajuan dan kelangsungan PLN itu sendiri dipicu oleh sejauh mana kepedulian masyarakat itu. Dalam artian, kata Doddy, jika konsumen semakin cerdas maka perusahaan pun akan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik. Sebagai contoh nyata, bagaimana PLN bisa eksis dan lancar tanpa adanya gangguan, tentu menjadi mata rantai yang tidak bisa dipisahkan. Salah satu mata rantai tersebut adalah ketepatan dan ketekunan para pelanggan PLN membayar tagihan listrik setiap bu-

lannya. Terutama bagi pelanggan dengan sistim pakai dulu, baru dibayar. Sudah dipakai, namun tiba waktunya tidak juga dibayar. Perbuatan ini jelas tidak mendukung kemajuan PLN. Di sisi lain PLN dituntut mampu memberikan pelayanan prima, dituntut membeli mesin baru dan pelayanan listrik tanpa mati. Semua itu tidak mudah dilakukan, sebab sebagian masyarakat kita masih belum menjadi pelanggan cerdas yang akhirnya memposisikan PLN pada posisi serba salah. “Kita berharap agar seluruh masyarakat, dapat mendukung program PLN dengan mematuhi jadual pembayaran listrik yang telah ditentukan itu, “imbaunya.***

HALUAN RIAU/JOS

Penutupan Semarak Serumpun

Bupati Kepulauan meranti diwakili Staf Ahli Bidang Sumberdaya Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat Ishak Izra'i menyerahkan hadiah kepada pemenang Meranti Berdendang III, di Taman Cik Puan Jalan Merdeka Selatpanjang (16/12).

HINGGA 31 DESEMBER

Kapal Penyeberangan Berembang Beroperasi Penuh SELATPANJANG (HR)Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardhani mengatakan kapal motor penyeberangan rute Kampung Balak-Pelabuhan Tanjung Buton beroperasi penuh hingga akhir Desember 2013. Ada atau tidak ada penumpang baik dari Kampung Balak maupun sebaliknya dari Buton, kapal akan terus berlayar. "Untuk itu kepada masyarakat yang ingin menggunakan kapal ro-ro tersebut dipastikan tidak ada halangan lagi,“ujar Kadishub Ardhani,

melalui Kabid La“Jadi bagi ut Saiful kepada masyarakat dari Haluan Riau di ruluar Meranti ang kerjanya, Rabu yang akan ber(18/12). kunjung ke SelatDisebutkan panjang, sudah Saiful, kapal roro bisa menggunayang melayani pekan kembali sanyeberangan dari rana kapal peKampung Balak nyeberangan menuju Pelabuhan yang bisa memuTanjung Buton, suat puluhan kenSyaiful Johan dah beroperasi pedaraan roda emnuh sejak 10 Desember lalu. pat dan juga roda dua itu. Dan akan berlayar hingga Dijelaskan Saiful, dari akhir tahun. Sebab pengosisi laut kesiapan kapal roroperasian kapal penyebero itu tidak ada masalah rangan itu saat ini sudah lagi. Sebab, sejauh ini kapal dikontrak oleh pihak ke tiga tetap beroperasi sesuai deyakni PT RIC. ngan jadual yang telah disu-

sun. Dan itu dilakukan secara konsisten sehingga tidak ada asalan bagi masyarakat mengatakan kapal roro belum beroperasi. "Hanya saja menurutnya, bagaimana kondisi dukungan infrastruktur jalan darat atau kesiapan dari sisi darat, bukan kewenangan kami,”kata Syaiful. Kepala Dinas PU Kabupaten Kepulauan Meranti Anwar Zainal, menjawab Haluan Riau mengakui kalau di ruas Jalan Alai menuju Kampung Balak saat ini masih terdapat kondisi tergenang banjir akibat curah hujan yang tinggi bela-

kangan ini . Sehingga untuk saat ini kondisi jalan itu masih terendam. Seperti yang terjadi sekitar 2,5 Km dari Desa Kampung Balak menuju Desa Kundur. Ruas jalan tersebut mengalami patah gorong-gorong, sehingga kendaraan roda empat masih belum bisa melintas. Menurut Anwar, pihaknya bersama Pemprov Riau telah berkunjung ke lokasi itu. Dan dipastikan tahun depan akan mulai diperbaiki kembali. "Untuk saat ini sisi darat masih mengalami kendala,”jelas Anwar.(jos)

VIVI YANTI BERSAMA DUA STAF

Berkunjung ke Belanda Undangan PUM Netherland SELATPANJANG (HR)Direktur RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti drg Viviyanti, DPH, MHealSc bersama dua stafnya, Mus Mulyadi (KTU) dan Iskandar menyambangi pengolahan sampah di Icova Belanda, sebuah perusahaan out sourcing bidang pengolahan limbah terbesar yang ada di Amsterdam. “Kami berangkat dari Meranti hingga menuju Jakarta dan dari Jakarta hingga ke Amesterdam termasuk biaya perjalanan dan seluruh akomodasi selama di negara kincir angin itu dan pulang kembali ke Meranti dibiayai sepenuhya oleh pihak PUM Netherland. Selama lebih kurang 2 minggu kami melakukan berbagai observasi dan peninjuan, di berbagai limbah dan penanganan limbah serta sampah yang ada di berbagai lokasi umum, kita lihat dan juga diberikan pemahaman penanganan mengenai sampah itu,”ungkap Viviyanti kepada Haluan Riau di ruang kerjanya menceritakan pengalaman berharga yang mereka dapatkan selama berkunjung ke negara yang pernah menjajah Indonesia selama 350 tahun itu.

Diungkapkan Vivy, ada banyak sekali pengalaman yang didapatkan selama berkunjung ke sana. Salah satunya bagaimana pengelolaan sampah di rumah sakit dan mengatur kebersihan serta hal-hal kecil yang ternyata sangat besar maknanya. Kami sangat terkejut dan sangat terkesan, penanganan yang dipraktekkan para professor dan para pelaku pelayanan kesehatan di sana,"paparnya. Salah satu intinya kata Vivi, perhatian penuh dari kebijakan atas problem yang dialami oleh bagian dapur dari sebuah pelayanan. Vivi mengungkapkan bagaimana managemen mengatur sedemikian rupa bentuk pelayanan yang akan disuguhkan oleh para pelayan kesehatan di sebuah rumah sakit. Selama ini kita kurang memperhatikan hal-hal yang kita anggap sepele dan selalu fokus pada persoalan atau hal-hal yang besar saja. Ternyata pendapat itu selama ini tidak tepat. Pengalaman dari Amesterdam tersebut salah satu poin yang kita bisa jabarkan dalam mengelola rumah sakit ataupun mengelola sarana kesehatan bagi masyara-

HALUAN RIAU/IST

DIREKTUR RSUD Viviyanti bersama staf menyeimbangi pengelolaan sampah di Icova Belanda, baru-baru ini. kat, dimulai dari sejauh mana memperbaiki kesiapan da kelangkapan peralatan di”dapur”. Dapur yang memadai akan memberikan dampak positif bagi pencapaian sebuah harapan. Sebagai contoh lanjut Vivy, sistem kebersihan di rumah sakit yang selama ini kita rasakan antara pelayanan dan penanganan kesehatan itu masih belum sinergi.

Salah satu poin, yakni mengenai kebersihan ruangan pada pelayanan pasien. Semua tindakan kebersihan dilakukan tanpa bersinggungan dengan waktu penanganan atau tindakan kesehatan itu dilakukan. Sementara kita di Indonesia ini, saat pasien mau mendapatkan pelayanan atau tindakan medis, maka saat itu bagian pembersih ruangan melakukan peker-

jaan rutin. "Jadi kedepan akan kita lakukan perubahan yang mendasar pada tata laksana dan tata kerja dari berbagai bidang itu,ujarnya. Ditambahkannya, salah satu pegawai yang dibawa ke Belanda itu adalah Iskandar, anak Jl Dorak yang hanya memiliki ijazah SMP, tapi dia berhasil menginjakkan kakinya di tanah Belanda, “imbuhnya.(jos) q LAYOUT: SITI NURAINI L.


26

ROKAN HILIR

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

LINTAS

ADVERTORIAL

Jalan Poros Sungai Agas Perlu Ditingkatkan KUBU (HR)- Jalan Poros Sungai Agas sepanjang 3.600 meter perlu ditingkatkan. Pasalnya, jalan poros tersebut kondisnya masihi tanah. Apabila musim hujan jadi berlumpur. " Kita minta Pemkab Rohil agar turun ke lapangan dan melihat kondisi jalan tersebut, sehingga bisa dialokasikan dana untuk meningkatkan jalan tersebut," kata Datuk Penghulu Teluk Piyai Pesisir Amat Yasin, Rabu (18/12). Dikatakannya, dengan kondisi jalan tersebut diharapkan Pemerintah Kabupaten agar melakukan peningkatan menjadi pengerasan, sehingga kondisi jalan tersebut semakin membaik dan mudah dilalui. Selain jalan, warga juga minta pembangunan Puskesmas pembantu, Kantor Penghulu dan musala. Hal itu dikarenakan, keberadaan Pustu sangat dibutuhkan. Sesuai jarak tempuh dan jumlah penduduk serta tingkat kesadaran masyarakat berobat cukup tinggi, sehingga keberadaan Pustu sangat diharapkan masyarakat. "Teluk Piyai Pesisir ini berbatasan langsung dengan Sungai Daun, Kecamatan Palika, sehingga pembangunan di daerah ini memang harus dibangun," jelas Amad Yasin.(put)

BANTUAN DARI PEMKAB

Polres Siap Sambangi Warga dengan ATV UJUNG TANJUNG (HR)- Sebanyak 20 unit motor ATV dari Pemkab Rohil telah berada di Mapolres Rohil. Untuk itu, dalam waktu dekat ini, motor ATV tersebut akan segera diluncurkan ke setiap wilayah Kabupaten Rohil, yang dipergunakan untuk menyambangi warga, terutama pada daerah yang sulit dilalui kendaraan biasa. Demikian diungkapkan Kapores Rohil AKBP Tonny Hermawan R SIK, Rabu (18/12). Dikatanya, untuk uji coba kendaran ATV tersebut, Sat Sabara mencoba membuat kegiatan Patroli Sambang Sat Sabara Polres Rohil. "Selain uji coba kendaraan ATV, hal ini juga sebagai cipta kondisi jelang Ops Lilin 2013," ujarnya Menurut Tonny, penggunaan 20 unit ATV yang dibantukan Pemkab Rohil tersebut rencananya akan diresmikan Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono. Kaporles menuturkan, motor ATV ini sangat besar manfaatnya bagi warga. Terlebih bagi warga yang berada di daerah jauh dan sulit dijangkau. "Motor ATV inikan nanti dipakai polisi yang ditugaskan menyambangi warga setiap harinya. Kendaraan ini bisa melewati kondisi jalan dalam bentuk apapun. Artinya, warga dapat disambangi nantinya, terlebih ketika ada peristiwa, polisi akan mudah sampai ke tempat warga, meskipun melewati medan jalan yang belumpur," terangnya. Lanjut Kapolres, dengan adanya kerja sama Pemkab mendukung program Polres Rohil, maka pihaknya juga meminta kepada masyarakat ikut mendukung program polisi sambang warga tersebut. "Semoga, setelah diresmikan Kapolda Riau atau yang mewakili nantinya, program ini berjalan lancar sesaui dengan harapan kita bersama," pungkasnya.(put)

Geliat Pengembangan Wisata Budaya Terus Dilakukan UJUNG TANJUNG (HR)- Camat Tanah Putih Suryadi mengemukakan, geliat pengembangan kesenian budaya tradisional dan obyek wisata di Kecamatan Tanah Putih terus dilakukan. Hal ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, serta tingginya kesadaran masyarakat dalam mempertahankan warisan budaya seni yang ada. Adapun rangkaian kesenian permainan tradisional yang tetap dipertahankan seperti Gasing, Gilo Lukah, dan lain-lain dengan cara ditampilkan pada berbagai kesempatan, kegiatan, acara dan lain-lain. "Begitu juga dengan Pencak Silat, tarian tradisional Ula Bosa, hal ini terus dipertahankan bagaimana tetap lestari di tengahtengah kehidupan masyarakat kita sehari-hari caranya dengan kerap dilibatkan, ditampilkan dalam berbagai kegiatan yang ada, seperti 17 Agustusan, kunjungan pemerintah daerah dan sebagainya. Ini perlu diakomodir," ungkap Suryadi, Rabu (18/12). Sementara, untuk pengembangan pada sektor pariwisata, Pemerintah Kecamatan Tanah Putih tetap mengedepankan pada potensi eksotisme Pulau Tilan di Kepenghuluan Rantau Bais. Pulau Tilan terletak di lintasan Sungai Rokan, masih memiliki kawasan hutan yang terjaga, asri dan teduh. Pemerintah daerah Kabupaten Rohil melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pariwisata turut memperindah kondisi pulau dengan adanya gazebo dan berbagai perlengkapan penunjang berupa perahu, dermaga dan lain-lain. "Wisat di Pulau Tilan sangat strategis dikembangkan, apalagi sejauh ini memang tingkat kunjungan pada hari libur, Sabtu dan Minggu warga dari berbagai daerah tetap ada. Kita bahkan perkirakan pada hari besar seperti pergantian tahun nanti jumlah wisatawan ke pulau Tilan akan meningkat," terangnya.(mg8)

Dewan Desak Pengawasan Mobil Tonase Tinggi PUJUD (HR)- Anggota Komisi I DPRD Rohil Widi Murtono mendesak instansi terkait melakukan pengawasan terkait lalu lintas kendaraan berat bertonase tinggi di jalan lintas antar kabupaten. Dikatakannya, ruas jalan lintas antar Kabupaten Rokan Hulu menuju Kabupaten Rokan Hilir kondisinya cukup baik. "Namun, upaya pengawasan dan pembatasan terhadap lalu lintas kendaraan bertonase tinggi perlu dilakukan, untuk mengantisipasi lajunya kerusakan jalan," kata Widi, Rabu (18/12). Lanjutnya, kendaraan dengan tonase tinggi tersebut di antaranya pengangkut CPO, kayu olahan dan lain-lain. "Kalau itu tidak ditertibkan, bukan tidak mungkin jalan yang sudah bagus itu kembali rusak," sebutnya. Kekhawatiran dengan kondisi yang terus terjadi itu, menurut Widi dirasa sangat wajar mengingat jalan tersebut merupakan jalan lintas dan akses utama bagi masyarakat. Selama ini, jalan yang ada sangat rusak dan baru belakangan ini dapat dilewati dengan baik. "Jadi kita minta kepada instansi terkait, apa Dishub Propinsi, kabupaten dan kepolisian supaya pro aktif untuk insten melakukan pengawasan terhadap kendaraan yang overload," terang Widi. Untuk memotong jauhnya jarak tempuh menuju Kota Dumai, bila dibandingkan ke Simpang Gelombang dan melalui Kampar, ratusan mobil bertonase tinggi, diperkirakan melewati rute perbatasan Rohul-Rohil melalui Kkecamatan Pujud.(mg8)

TELEPON PENTING Langganan

0853 15953208 0852 78808222

Sekretariat DPRD

0767 - 24567

Ambulance

0767 - 21040

Pemadam Kebakaran

0767 – 21130

Polsek Bangko

0767 - 21110

Kantor Kec. Bangko

0767- 21010

q REDAKTUR: DARA FITRIA

ADV/HUMAS

Tinjau Persiapan Bupati H Annas Maamun meninjau persiapan peserta Pawai Taaruf yang akan mengikuti MTQ Riau di Rengat beberapa waktu lalu.

Pemkab Segera Ajukan Draf APBD 2014

BAGANSIAPIAPI (HR)- Pemerintah Kabupaten Rohil telah menyiapkan draf Rancangan Anggaran Peraturan Daerah tahun 2014. Dalam waktu dekat, Pemkab segera mengajukan untuk segera dibahas DPRD Rohil. Sekdakab Rohil H Wan Amir Firdaus, Rabu (18/12) mengatakan, saat ini tim dari Pemkab tengah melakukan evaluasi untuk disinkronkan dengan kebijakan yang telah dibuat. "Drafnya sudah siap, kita hanya tinggal sinkronkan dengan kebijakan yang telah dibuat. Dalam waktu

dekat akan diajukan ke dewan," ujarnya. Sekda mengaku, pengajuan draf RAPBD 2014, masih dapat ditolerir sebab pembahasan yang dilakukan hanya bersifat makro. Artinya, kegiatan skala prioritas tetap mengacu kepada tiga pilar pokok seperti, infrastruktur, ekonomi

kerakyaran dan peningkatan Sumber Daya Manusia. "Kemarin yang kita bahas hanya kegiatan yang bersifat makro atau bersifat lanjutan tahun lalu, tetapi kalau skala prioritas tidak lari jauh dari visi dan misi Pemkab Rohil 2016. Jadi, kegiatan skala prioritas masih tetap dilanjutkan selama kegiatan itu demi mencapai kemakmuran masyarakat," tegas sekda. Seperti kegiatan infrastruktur fisik jalan dan jembatan, lanjut sekda, pemerintah daerah masih memprioritasakan kegiatan fisik tersebut. Dengan tuntasnya

pembangunan Jembatan Pedamatan I dan II, katanya, pemerintah daerah tahun 2014, dapat lebih menghemat anggaran untuk pengalokasian anggaran pada kegiatan yang sifatnya pembangunan ke daerah. "Kegiatan skala prioritas sudah rampung tahun 2013. Ke depan, kita bisa maksimalkan anggaran pada sektor pembangunan pemerataan di daerah demi kesejahteraan masyarakat, " terangnya. Sedangkan dalam sektor ekonomi kerakyatan, pemerintah sendiri telah menyiapkan membangun kebun

bantuan, rumah layak huni dipriorotaskan bagi masyarakat kurang mampu. Sehingga pencapaian arah pembangunan ke depan akan tercapai dan tetapt sasaran. "Nah, anggaran kita juga sudah sipakan untuk peningkatan Sumber Daya Masyarakat (SDM), seperti pelatihan, kegiatan sosialisasi, bantuan beasiswa, belajar guru dan sebagainya. Jadi kita ingin selain membangun masyarakat juga sejahtera, tentunya ini menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah dalam menata dan mengelola keuangan daerah," pungkanya.(adv/humas)

RAKOR MONITORING EVALUASI INPRES NOMOR 5 TAHUN 2004

Utamakan Pencegahan Dini KKN BAGANSIAPIAPI (HR)Bupati Rokan Hilir melalui Asisten II Setdakab Azhar mengungkapkan, agar pelaksanaan kegiatan negara bersih dan terlepas dari Korupsi kolusi dan Nepotisme (KKN) lebih baik melakukan pencegahan sedini mungkin, agar ke depan tidak mengarah kearah ranah Tindak Pidana Korupsi. "Lebih baik pencegahan yang diutamakan," kata Azhar saat menyampaikan sambutan mewakili Bupati H Annas Maamun pada Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Inpres Nomor 5 Tahun 2004, yang ditaja Inspektorat Rokan Hilir di Hotel Lion Bagansiapiapi, Rabu (18/12). Turut hadir pada acara tersebut unsur Muspida Rohil, tokoh masyarakat,

lembaga sosial dan undangan lainnya. Pada kegiatan itu, panitia menghadirkan narasumber sebagai pemaparan materi dari pihak penegakan hukum wilayah Rohil, Polres dan Kejaksaan. Adapun materi yang dipaparkan Kasat Reskrim Polres Rohil Agus Hidayat, berlaku sebagai pembicara dengan materi "Delik Pidana Korupsi Dalam Pengadaan Barang dan Jasa di Pemerintahan berdasarkan Perpres Nomor 70 Tahun 2012 dan perubahan Perpres Nomor 54 Tahun 2010". Sedangkan dari Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi memaparkan materi yang mengusung tema "Dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat tentang

ADV/HUMAS

SUASANA rapat koordinasi yang dilaksanakan Inspektorat Rohil dengan tema Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Inpres Nomor 5 Tahun 2004. tindak pidana korupsi", yang disampaikan Kasipidsus Wayan Rihana dan

Kasi Intel Riqki. Sesi tanya jawab dalam kegiatan tersebut dimanfa-

atkan para peserta untung menyampaikan sejumlah pertanyaan.(adv/humas)

BANJIR MULAI SURUT

Warga Kembali dari Pengungsian BAGANSIAPIAPI (HR)Warga yang menjadi korban banjir kembali dari pengungsian, menyusul mulai surutnya banjir yang menggenangi areal pemukiman penduduk. Pantauan, Rabu (18/12), aktivitas warga pun kembali normal. Seperti di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, sebanyak 70 kepala keluarga yang mengungsi kini sudah kembali ke rumahnya. Mereka pun sudah melakukan secara normal seperti berkebun sawit, menderes karet dan menangkap ikan. "Aktivitas su-

dah normal, banjir sudah menyusut. Kemarin memang Dinas Sosial turun memberikan bantuan berupa paket sembako," kata Camat Tanah Putih Tanjung Melawan Erri YS, Rabu(18/12). Menyusutnya air, lanjut Erri, dikarenakan intensitas curah hujan sudah rendah, debit air sungai yang biasanya cukup tinggi hingga mencapai pemukiman penduduk kini sudah kembali normal. "Sudah empat hari tidak hujan, jadi air sudah menyusut drastis. Kalau saya lihat air yang masih tergenang hanya disekitar perkebunan masyara-

kat," ungkapnya. Senada diungkapkan Kepala Dinas Sosial Rohil Sukma Alfalah, seluruh warga yang dilaporkan mengungsi kini sudah kembali kepemukiman mereka. Sejauh ini, warga yang menjado korban banjir kondisinya sehat dan tidakk ada mengalami gangguan kesehatan. Dinas sosial, katanya, terus melakukan pemantauan dibeberapa kecamatan yang dinilai rawan banjir, Dinas sosial mengaku masih membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang menjadi korban banjir,"Posko te-

tap kita buka dikantor dinas sosial. Sejauh laporan yang diterima kondisi masyarakat sudah kondusif," sebutnya. Sebelumnya, dilaporkan enam kecamatan wilayahnya terendam banjir yakni, Kecamatan Bangko, Pekaitan, Bangko Pusako, Sinaboi dan Tanah Putih Tanjung Melawan, Minggu (15/12), kemarin. Wilayah terparah yang digenanggi luapan air sungai yakni di Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rohil. Akibat banjir, warga terpaksa mengungsi kelokasi

yang lebih aman. Laporan ini diterima dari setiap kecamatan yang wilayahnya rawan banjir. "Warga mengungsi ketempat famili atau sanak saudarannya. Kita terus memberikan bantuan didistribusikan ke daerah yang terkena musibah banjir. Selain iitu, dinas sosial juga sedang melakukan pendataan terhadap para korban banjir di beberapa kecamatan. Sebab, rata-rata daerah pemukiman para korban banjir berdekatan dengan sungai atau areal pertanian sawah," jelasnya kemarin.(way) q LAYOUT: DEDE SARTIKA


PENDIDIKAN

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

27

Microsoft: Guru tak Boleh Gaptek SAMARINDA (HR) -PT Microsoft Indonesia menyatakan prihatin bila para guru masih menggunakan metode mengajar tradisional yang cenderung monoton dan membosankan bagi siswa Keprihatinan itu terungkap pada gelaran acara program Partners In Learning (PIL),

yang dibuka, Senin (16/12). Melalui kegiatan yang dijadwalkan berlangsung

sampai Kamis (19/12), Microsoft Indonesia mengajak para guru di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara untuk belajar bersama, dimulai dari 80 guru yang mengikuti program PIL. Perwakilan dari Microsoft Indonesia, Budi Setyono, mengatakan, guru saat ini harus punya kompetensi

dalam metode pengajaran agar tak ketinggalan dari siswanya, termasuk soal tekonologi. "Saat ini siswa mampu mengakses informasi dunia hanya melalui sebuah laptop ataupun handphone. Jangan sampai lantaran gurunya tidak up to date siswa jenuh ketika pengajaran oleh guru,"

ujar Budi, Selasa (17/12). Budi mengatakan, Microsoft melalui program corporate social responsibility (CSR) merangkai beragam program untuk meningkatkan kompetensi guru di bidang teknologi. "Microsoft mengajak para guru untuk melek teknologi, tidak gaptek (gagap teknologi)," ujar dia.

Salah satu peserta, Badrut Tamam, mengatakan, program ini sangat membantu. "Sekurang-kurangnya saya bisa meng-upgrade pengetahuan saya tentang dunia teknologi," kata dia. Badrut sependapat bahwa para guru pada hari ini harus punya inovasi dalam metode pengajaran. Implementasi teknologi

dalam metode itu, menurut Badrut, tak bisa dihindari. "Seandainya semua guru bisa melakukan pembelajaran di kelasnya dengan basis IT sebagaimana yang diajarkan tim dari Microsoft ini, siswa tidak akan jenuh karena suasana belajar bisa dikondisikan rileks dan menyenangkan," ujar dia.(kom/ara)

Temuan Meriam Asal Indonesia Mengubah Sejarah Australia JAKARTA (HR)-Bagian dari sebuah meriam yang berasal dari Indonesia ditemukan di pantai Dundee, wilayah Australia bagian utara.

Temuan itu mengubah sejarah kontak awal dengan Australia, yang semula dipercaya dimulai oleh bangsa Eropa.

LINTAS

Dewi Hughes Ajak Perempuan Terus Belajar PEKALONGAN (HR)-Duta Pendidikan Indonesia, Dewi Hughes mengajak para perempuan terus belajar dan meningkatkan kualitas dirinya, serta menambah wawasan. "Jadi perempuan itu harus mau terus belajar, menambah wawasan, dan keterampilan. Jangan takut salah atau gagal, dan perlu terus mencoba hal-hal baru, ilmu baru, pengalaman baru, agar hidup kita lebih berwarna dan bermakna" katanya saat memeriahkan peringatan Hari Ibu di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa. Selebritis bertubuh subur ini tampak ceria berbagi pengalaman dengan sekitar 400 peserta yang sebagian besar para ibu-ibu. Bergaya lugas dan kocak, Dewi Hughes menyampaikan pentingnya bagi para perempuan untuk terus belajar guna meningkatkan kualitas dirinya. Hughes mengatakan sebagai perempuan juga harus bisa mengenali diri sendiri, potensi apa yang yang dimiliki dan apa saja kekurangan yang ada. "Dengan begitu, kita bisa memaksimalkan diri berkarya. Hal ini tidak hanya berlaku untuk para ibu bekerja atau wanita karier melainkan juga pada ibu rumah tangga karena muaranya kembali kepada keluarga," katanya. Wakil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan pemkab mengapresiasi kegiatan semacam ini sebagai upaya meningkatkan kualitas diri kaum perempuan menjadi lebih baik. "Untuk itu, hendaknya para peserta kegiatan ini dapat memanfaatkan secara optimal. (ant/ara)

Bagian dari meriam yang ditemukan berupa bagian yang digunakan untuk menembak. Pecahan meriam itu ditemukan oleh seorang pria lokal bernama Christopher Doukas pada tahun 2010. Temuan itu selanjutnya diteliti oleh ilmuwan. Segera setelah penemuan, ilmuwan Australia menduga bahwa meriam itu merupakan milik pelayar Indonesia. Meriam berasal dari abad ke-16, pada permulaan hubungan dagang teripang yang melibatkan orang-orang Makassar. Menurut dugaan ilmuwan, pelayar asal Indonesia tersebut kehilangan meriamnya. Diduga, kapal yang digunakan oleh pelayar itu tenggelam. Meriam pun terbawa arus hingga sampai

ke wilayah Australia. Dugaan itu dibenarkan oleh Matt Cupper dari University of Melbourne. Membersihkan bagian meriam dan menganalisisnya dengan teknik optik, Cupper mengonfirmasi bahwa artefak itu berusia 150 tahun. Analisis logam pun mampu mengonfirmasi asal-usul logam yang dipakai untuk membuat meriam. "Meriam Dundee Beach penting karena ini mungkin artefak paling awal yang ditemukan di wilayah utara Australia. Ini mungkin juga bukti kontak Australia dengan dunia luar yang lebih awal dari kedatangan Inggris," kata Cupper seperti dikutip Daily Mail, Selasa (17/12). Sebelumnya dipercaya bahwa orang pertama yang datang ke Australia adalah

Kapten James Cook asal Inggris pada tahun 1770. Bila meriam ini terbukti berasal dari masa tersebut, maka bisa dibilang bahwa kontak manusia dengan Australia sudah dimulai sebelum James Cook. Sejarah juga mencatat bahwa sudah ada penjelajah asal Belanda, Willem Janszoon, yang datang ke Australia pada tahun 1606. Beberapa tahun kemudian, orang Belanda lain, Dirk Hartog, juga sudah sampai di benua itu. Temuan lain, berupa koin, malah mengungkap bahwa kontak manusia dengan Australia sudah dimulai sejak lebih dari 1.000 tahun lalu. Saat itu, diduga sudah ada perdangan antara India, Afrika, dan Australia.(kom/ara)

HALUAN RIAU/INT

CHRISTOPHER Doukas dengan meriam yang ditemukannya pada tahun 2010.

DIFASILITASI SEKOLAH

Puluhan Siswa Witama Persembahkan "Untukmu Bunda" PEKANBARU (HR)-Dengan difasilitasi sekolah, siswa Witama School 'National Plus' memperingati Mother Day atau Hari Ibu tahun 2013, Rabu (18/12). Bertajuk 'Untukmu Bunda' puluhan

siswa Play Group dan TK menunjukkan performanya lewat atraksi seni dan fashionshow. Kegiatan yang dikemas semarak itu juga diisi dengan bagi-bagi bunga dan

bingkisan dari anak untuk ibunya masing-masing. Peringatan hari ibu di sekolah yang terletak di kawasan Jalan Tanjung Datuk Ujung Pekanbaru dilaksanakan selama dua hari (18-19/12). "Untuk hari ini peringatan hari ibu khusus diperingati siswa play grup dan TK. Sedangkan besok (hari ini, red) khusus untuk siswa SD, SMP dan SMA," ujar Pimpinan Yayasan Witama Penerus Bangsa Erna Wilianti ditemui di lokasi acara. Erna menyebutkan, peringatan hari ibu di sekolah dilakukan bertujuan untuk lebih memperat hubungan antara ibu dan anak sekaligus juga sebagai ajang silaturahmi antara ibu-ibu siswa Witama School. Selain

anak, orangtua khususnya ibu harus akrab dengan lingkungan sekolah sang anak, mulai dari teman-teman anak, guru, unsur sekolah lainnya maupun dengan orang tua teman sang anak. Peringatan hari ibu di sekolah menurut Erna juga sebagai apresiasi atas perjuangan ibu-ibu di Indonesia. "Ibu merupakan ujung tombak dalam keluarga. Baik atau buruknya satu keluarga ditentukan oleh peran ibu. Jadi pentingnya peran ibu memang harus diketahui anak sejak usia dini. Siswa Witama School harus bisa memaknai peringatan Hari Ibu. Ibu harus tetap jadi panutan dan dihormati. Hubungan emosional anak dan ibu harus tetap terus di-

tingkatkan. Peringatan hari ibu di sekolah ini juga bagian dari upaya membangun pendidikan berkarakter peserta didik kita. Bahwa tak boleh ada seorang anak pun yang melupakan jasa besar ibunya," tegas Erna. Selain peringatan Hari Ibu, secara berbarengan juga dilaksanakan perayaan penyambutan Natal. Perayaan Natal diawali dengan bagibagi 35 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di sekitar sekolah. Bhakti sosial itu dilaksanakan pagi hari dengan mendatangi rumah-rumah warga kurang mampu. Paket sembako yang terdiri dari minyak goreng, beras dan roti ini merupakan hasil sumbangan siswa dan yayasan.(rls/ara)

Daftar Beasiswa dan Kursus Singkat di Belanda JAKARTA (HR)-Nuffic Neso Indonesia secara resmi membuka aplikasi program beasiswa StuNed untuk 2014. Bagi kalian yang sudah menantikan program beasiswa dari negeri Kincir Angin ini, saatnya bersiap-siap nih. Beasiswa StuNed menawarkan tiga jenis program beasiswa, yaitu Master dengan deadline 15 Maret 2014, Short Course dengan deadline 1 Maret 2014, 1 September 2014, dan 1 Oktober 2014, dan Tailor-Made Training dengan deadline 1 Maret 2014. Program beasiswa StuNed bertujuan untuk membantu pembangunan Indonesia melalui peningkatan dan mengembangkan sumber daya

manusia (SDM) serta kerjasama bilateral pada institusi-institusi di Indonesia. Ada lima bidang yang diprioritaskan StuNed, yaitu manajemen air, ketahanan pangan, sektor ekonomi, sektor judisial dan hak asasi manusia (HAM). Beasiswa ini sudah ada sejak 2000. Setiap tahun, StuNed rata-rata memberikan beasiswa penuh untuk 250 pelamar beasiswa. Menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai kemampuan Bahasa Belanda yang diperlukan untuk studi di Belanda, Direktur Nuffic Neso Indonesia Mervin Bakker mengatakan, banyak hal yang ditawarkan oleh Belanda untuk mahasiswa Indonesia. Ada lebih dari 1.8-

00 program studi (prodi) berbahasa Inggris di Belanda. "Jumlah ini lebih banyak daripada jumlah yang ditawarkan oleh negara lain di Eropa," ujarnya, Rabu (18/12). Bakker melanjutkan, masyarakat Belanda juga sangat terbuka terhadap kebudayaan dan bahasa asing. Penerima beasiswa akan belajar di perguruan tinggi yang berkelas dunia. "Hal ini dibuktikan dengan peringkat universitas di Belanda yang bertahan dari tahun ke tahun di tingkat dunia," ucapnya. Nah, beasiswa ini mensyaratkan pelamarnya untuk memiliki Letter of Admission dari universitas di Belanda terlebih dahulu. (okz/ara)

Persada Bunda MENERIMA MAHASISWA BARU PROGRAM DIII & STRATA 1 (S1) ASM (AKADEMI SEKRETARIS & MANAJEMEN) STISIP (SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL ILMU POLITIK) SK. MENDIKBUD RI SK.Mendiknas RI No. 173/D/O/2000 No. 017BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/X/2011 JURUSAN : 1. Administrasi Negara (S1) Terakreditasi : 2. Administrasi Niaga (S1) SK NO : 017/BAH-PT/AK-II/DIPL-III/X/2002 3. Ilmu Komunikasi (S1) JURUSAN : 1. Sekretaris Eksekutif (D1, D2, D3) STIH (SEKOLAH TINGGI ILMU HUKUM) 2. Manajemen Administrasi Perkantoran Modern (D1, D2, D3) SK.Mendikbud RI No. 004/BAN-PT/Ak-XV/S1/IV/2012 ABA (AKADEMI BAHASA ASING) Terakreditasi : SK No. 027/BAN.PT/AK-XII/SI/XI/2009 JURUSAN : 1. Ilmu Hukum (S1) SK.Mendikbud RI 2. Hukum Bisnis (S1) No. 001/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/IV/2010 3. Hukum Udara (S1) Terakreditasi : SK No : 017/BAH-PT/AK-II/ DIPL-III/X/2002 STAI (SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM) JURUSAN : 1. Bahasa Inggris (1 & D3) DK. DIRJEN PENDIDIKAN ISLAM STIE (SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI) No. DJ.1/495/2007 SK.Mendikbud RI JURUSAN : 1. Pemikiran Islam (S1) No. 049/BAN-PT/Ak-XII/S1/III/2010 2. Ekonomi Islam (S1) Terakreditasi : 3. Perbankan Syriah (S1) SK No : 014/BAH-PT/AK-IV/S1/VIII/2002 JURUSAN : 1. Manajemen (S1) KETUA YAYASAN 2. Manajemen Pemasaran (D3) HAZNIL ZAINAL, SE, MM 3. Akuntansi (D3)

STIBA (SEKOLAH TINGGI ILMU BAHASA ASING) SK.Mendikbud RI No. 042/BAN-PT/Ak-XV/S1/XI/2010 JURUSAN : 1. Bahasa dan Sastra Inggris (S1) q REDAKTUR:DARA FITRA

SYARAT PENDAFTARAN 1. Berijazah SMU/SMK/MAN atau sederajat 2. Pria/Wanita yang sehat jasmani dan rohani 3. Mengisi Formulir Pendaftaran 4. Foto Copy Ijazah/STTB atau sederajat, dilegalisir (3 lbr) 5. Foto Copy NEM/Nilai, dilegalisir (3 lbr) 6. Pas Foto 3 x 4 = 4 lbr 7. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 350.000,8. Mengikuti Ujian Saringan Masuk Kampus : Jl. Diponegoro No. 42 Pekanbaru 28116 Telp. (0761) 23181 Fax. (0761) 40218 Call: 0812 755 3848 /0761-7082525 Home Page : http:/www.persadabunda.co.id SEKRETARIS YAYASAN DIDI. Y. FIKRI, SE

DEWAN PEMBINA Prof. Drs. H. ZAINAL ZEIN

Dengan Iptek dan Imtaq Kita Wujudkan Visi Riau 2020 q LAYOUT:MELISA


28

BENGKALIS

KAMIS, 19 DESEMBER 2013

PASOKAN PASIR RUPAT PUTUS LAGI

Harga Pasir Capai Rp250 Ribu Per Kubik LINTAS

Musda KNPI Bengkalis Tunggu Musda KNPI Riau BENGKALIS(HR)- Akhir Desember ini kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Bengkalis akan berakhir. Harusnya agenda musda pemilihan ketua dan pengurus priode berikutnya sudah diagendakan dari sekarang. Namun setakat ini belum dilakukan menyusul pengurus KNPI Propinsi Riau sendiri yang akan mengeluarkan SK, juga dalam masa transisi. Ketua KNPI Kabupaten Bengkalis, H Zulfahmi dihubungi, Rabu (18/12), mengemukakan pihaknya sudah sangat berkeinginan mengagendakan musda. Namun karena kepengurusan KNPI Riau sendiri dipegang caretaker, musda belum dapat dilakukan. Tentunya menunggu pengurus KNPI Provinsi Riau yang baru terbentuk. "Untuk melaksanakan Musda KNPI Kabupaten Bengkalis, kita terpaksa harus menunggu Musda KNPI Provinsi Riau hingga terpilihnya pengurus baru. Saat ini KNPI Riau dipegang oleh caretaker," ujar Zulfahmi. Jika menunggu Musda KNPI Riau tentunya akan memakan waktu lama, sementara masa kepengurusan KNPI Kabupaten Bengkalis sendiri akan berakhir akhir bulan ini. DPP KNPI, kata Zulfahmi, bisa saja memperpanjang kepengurusan yang sekarang. Karena memang ada aturannya seperti itu memperpanjang kepengurusan 2 x 3 bulan. "Bisa jadi kepengurusan diperpanjang menunggu terbentuknya pengurus KNPI Propinsi Riau. Karena bukan Bengkalis saja yang habis masa jabatannya pengurusnys, namun ada beberapa daerah di Riau dalam waktu dekat ini kepengurusannya berakhir, termasuk juga Pekanbaru," ulas Zulfahmi lagi. Dengan akan berakhirnya masa kepengurusan KNPI Kabupaten Bengkalis periode 2010-2013, sejumlah nama sudah mulai muncul akan ikut bertarung memegang pucuk kepemimpinan organisasi induk kepemudaan ini. Zulfahmi sendiri yang kini menjabat Kabid di Dinas PU Bengkalis ini, mengaku tidak lagi ikut berkompetisi menjadi ketua KNPI periode berikutnya.(man)

BENGKALIS(HR)-Harga pasir di Pulau Bengkalis kembali melambung menyusul tidak masuknya pasir dari Pulau Rupat. Saat ini yang ada di pasaran hanya pasir dari Tanjung Balai dengan harga per kubiknya mencapai Rp250 ribu. Hal ini membuat kontraktor yang membutuhkan material untuk menyelesaikan proyek menjerit. Tidak jelas kenapa pasir dari Pulau Rupat tidak masuk lagi ke Pulau Bengkalis dalam sepekan terakhir ini. Tapi kuat dugaan ini terkait tidak adanya legalitas izin

penambangan pasir di Pulau Rupat, sehingga pemasok tidak berani berspekulasi karena khawatir ditangkap aparat penegak hukum. Ketua Gapeknas Kabu-

USMAN MALIK Liputan Bengkalis paten Bengkalis, Fitra Budiman ketika dihubungi, Rabu (18/12), membenarkan mahalnya harga pasir saat ini, menyusul tidak masuknya pasir dari Rupat. Saat ini pasir yang ada di pasaran berasal dari Tanjung Balai Karimun, Kepri dengan harga perkubiknya mencapai Rp250 ribu per kubik. “Pasir dari Rupat saat ini tidak ada di pasaran sejak seminggu belakangan. Kondisi ini sangat dikeluhkan

rekanan yang mengerjakan proyek di lingkungan Pemkab Bengkalis, menyusul melambungnya harga pasir,” ujar pria yang akrab disapa Budi. Sering Terjadi Gejolak harga pasir, terutama saat musim proyek seperti sekarang ini memang selalu terjadi. Terlebih lagi ketika Pasir Rupat tidak bisa masuk ke Pulau Bengkalis terkait persoalan legalitas. Menyikapi kondisi ini, Ketua Gapeknas meminta kepada Pemkab Bengkalis membuat kebijakan dengan mengeluarkan izin penambangan pasir di Pulau Rupat. Apalagi

aturan membolehkan Pemkab mengeluarkan Izin Penambangan Rakyat (IPR) pada radius 0-5 mil dari garis pantai. “Mau sampai kapan kondisi seperti ini dibiarkan. Kasihan kawan-kawan kontraktor selalu mengeluhkan akibat harga material (pasir) melambung, terutama pada saat saat dibutuhkan seperti sekarang ini. Kita sangat berharap Pemkab melegalkan penambangan pasir rakyat di Rupat sehingga tidak terjadi lagi kelangkaan pasir dan harga selalu stabil,” pinta Budi. ***

ADVERTORIAL

PENUNDAAN PEMEKARAN DESA BALAI MAKAM

Bupati Bantah Takut Pada Kades DURI(HL)- Enam dari sembilan desa pemekaran di Kecamatan Mandau sudah diresmikan. Sisanya tiga desa baru hasil pemekaran Desa Balai Makam terpaksa ditunda karena masih adanya polemik di tengah masyarakat setempat. Satu pihak gigih meminta Balai Makam dimekarkan jadi empat desa sesuai Perda. Pihak lain bersikukuh, pemekaran itu harus dua saja sesuai keputusan musyawarah desa. Terkait penundaan itu, pemuka masyarakat Mandau Buya Hamka Riau, Rabu (18/12) menegaskan, Pemkab Bengkalis harus menjalankan Perda yang sudah disahkan September 2014 silam. "Perdanya sudah ada. Pemkab tinggal melaksanakan. Kalau tak dilaksanakan juga, DPRD harus memanggil Bupati. Sekarang kesannya, Bupati takut sama Kades yang menolak Perda itu. Penundaan pemekaran Balai Makam sama saja dengan menghambat kemajuan desa ini," tegasnya. Terkait tudingan itu, Bupati Herliyan Saleh secara terpisah menyampaikan penegasan. Menurut Bupati, meski Perdanya sudah terbit, pemekaran Desa Balai Makam tak bisa serta merta dilaksanakan Pemkab Bengkalis selagi masih ada pertentangan di tengah masyarakat. "Jangan dibalik. Ide pemekaran ini bermula di Desa Balai Makam. Jadi polemik yang timbul harus diselesaikan dulu di desa setempat. Karena tak ingin terjadi permasalahan baru di belakang hari, makanya pemekaran Balai Makam kita tunda dulu menjelang ada kesepakatan masyarakat. Apapun kesepakatan masyarakat nanti kita turuti. Intinya, desa yang memulai, desa pula yang harus mengakhiri," ujarnya. Terkait usulan agar DPRD memanggil Bupati, Herliyan Saleh mengaku tak ada masalah. Menurutnya, DPRD bisa saja mendesak Bupati merealisasikan pemekaran desa yang masih dipolemikkan itu. "Kalau nanti timbul masalah baru, apa Dewan mau bertanggungjawab. Bagi saya tidak ada masalah. Kalaupun dibawa ke Mendagri, pasti penyelesaiannya dikembalikan ke tingkat desa juga. Ditundanya pemekaran Balai Makam bukan berarti saya takut pada Kadesnya," pungkas Herliyan.(sus)

BANTU MASYARAKAT DI 25 DESA

Ketua DPRD Dirikan RIKM BENGKALIS(HR)-Guna membantu masyarakat di Kecamatan Bngkalis dan Bantan mendapatkan layanan kesehatan awal serta informasi kesehatan, Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah mendirikan Rumah Informasi Kesehatan Masyarakat.Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 25 RIKM didirikan di sejumlah desa di dua kecamatan tersebut. Ketika dikonfirmasi soal tersebut kepada Jamal Abdillah, ia menyebutkan RIKM didirikan sebagai wujud bakti dirinya selaku anggota DPRD Bengkalis daerah pemilihan Bengkalis dan Bantan. Ke-25 RIKM yang didirikan itu meliputi Kecamatan Bengkalis sebanyak 16 desa dan kelurahan dan kecamatan Bantan 9 desa. Di RIKM itu ditempatkan tenaga kesehatan yang diambil dari unsur masyarakat dan sudah diberikan pelatihan dalam melakukan tugas mereka. "Pendirian RIKM ini sebagai wujud pengabdian saya selaku wakil rakyat terhadap masyarakat di Bengkalis dan Bantan. Bukan hanya sebatas konstituen atau kader partai semata. Melalui RIKM ini siapapun masyarakat boleh datang memeriksakan kesehatan mereka tanpa dibebani biaya satu sen pun. Untuk layanan yang diberikan berupa pemeriksaan tekanan darah/tensi, kolestrol dan gula darah/diabetes," papar Jamal, Rabu (18/12). Setiap RIKM dilayani satu sampai dua petugas dan dirinya sudah menyiapkan posko khusus RIKM. Warga yang datang memeriksakan kesehatannya, selain tidak dipungut biaya akan dibantu untuk mendapatkan perawatan medis melalui puskesmas dan rumah sakit. RIKM bersifat sebagai wadah pemeriksaan kondisi awal saja, sementara penanganannya akan dilakukan melalui sarana kesehatan yang sudah dibangun pemerintah daerah. Apabila ada warga yang menderita sakit berat, petugas yang disiapkan akan membantu memberikan layanan dengan mengantar langsung masyarakat ke rumah sakit atau Puskesmas dengan mobil ambulance yang sudah disiapkan. Selain dilakukan pemeriksaan awal, masyarakat juga akan mendapatkan penyuluhan dari petugas yang digaji secara pribadi oleh Jamal. "RIKM ini bukan semata untuk kader PKS atau konstituen saya secara pribadi, tetapi terbuka bagi kalangan masyarakat manapun dan tidak dipungut biaya alias gratis. RIKM ini didirikan hanya sebagai langkah awal membantu masyarakat, karena untuk mendapatkan layanan kesehatan secara maksimal kita tidak bisa memenuhi, karena ketiadaan tenaga medis khususnya dokter," sambung Jamal mengakhiri.(man)

TELEPON PENTING Kantor Bupati DPRD Kadin Bengkalis Kejaksaan Negeri Pengadilan Negeri Bank Riau Kepri q REDAKTUR:NURSYAMSI

0766-21258 0766-7008003 0766-24100 0766-21122 0766-21031 0766-22541,21569

ADV/HUMAS

BUPATI Herliyan Saleh memasang tanda jabatan kepada penjabat kepala desa pemekaran di Kecamatan Bantan yang dilantik. Pelantikan dipusatkan di Masjid Jamiun Nurul Islam, Desa Resam Lapis (pemekaran dari Desa Selatbaru), Rabu (18/12).

25 Penjabat Kades Pemekaran Dilantik BENGKALIS(HR)-Bupati Herliyan Saleh meresmikan 25 desa pemekaran di Kecamatan Bantan dan Kecamatan Bengkalis sekaligus melantik penjabat kepala desa, Rabu (18/12). Pelantikan dan pengukuhan Pj Kades di Kecamatan Bantan dilaksanakan di Masjid Jamiun Nurul Islam, Desa Resam Lapis (pemekaran dari Desa Selatbaru), Rabu (18/12) pagi. Sedangkan pelantikan dan peresmian pemekaran desa di Kecamatan Bengkalis, dilakukan di Desa Temeran, siangnya. Adapun nama-nama desa dan penjabat kepala desa yang dilantik untuk Kecamatan Bengkalis, Muthu Saily (Pj Kepala Desa Kuala Alam), Rony Effriadi (Pj Kepala Desa Kelebuk), Erianto (Pj Kepala Desa Damai), Syarifin SM, HK (Pj Kepala Desa Pematang Duku Timur), Muhammad Yusuf (Pj Kepala Desa Sungai Batang), Bambang Sugiarto (Pj Kepala Desa Kelemantan Barat), Instia Purnawan (Pj

Kepala Desa Palkun), M Yusuf (Pj Kepala Desa Pangkalan Batang), Awaludin (Pj Kepala Desa Sederak), Zahari (Pj Kepala Desa Perapat Tunggal) dan Safarudin (Pj Kepala Desa Simpang Ayam). Kemudian untuk Kecamatan Bantan, Mujiono (Pj Kepala Desa Kembung Baru), Zulkifli (Pj Kepala Desa Pambang Pesisir), Raja Chaizir (Pj Kepala Desa Pambang Baru), M Yusuf (Pj Kepala Desa Suka Maju), H Jamhur (Pj Kepala Desa Muntai Barat), Surip (Pj Kepala Desa Teluk Papal), Iskandar (Pj Kepala Desa Bantan Sari), Iskak (Pj Kepala Desa Bantan Timur), Edi Purna Irawan (Pj Kepala Desa Ulu Pulau), Manhudi (Pj Kepala Desa Mentayan), Dedi Azral (Pj Kepala Desa Berancah), Onest Nazaldi (Pj Kepala Desa Resam Lapis), Zamri (Pj Kepala Desa Pasiran) dan Chandra Kusuma (Pj Kepala Desa Deluk). Bupati berharap kepada penjabat kepala desa yang baru dilantik hendaknya dapat menjaga keper-

cayaan yang diberikan menjadi sebuah kekuatan dalam upaya menata pemerintahan desa yang baru dimekarkan ini. "Semoga pelantikan penjabat kepala desa sekaligus peresmian desa pemekaran menjadi pemicu bagi saudara-saudara bersama masyarakat untuk membangun desa yang baru ini agar lebih maju lagi," katanya. Pada kesempatan itu Bupati juga mengucapkan tahniah kepada masyarakat desa pemekaran baru yang secara gigih berjuang untuk mewujudkan desa baru. Pemekaran desa baru ini tentunya akan menjadi sebuah dorongan (motivasi) bagi masyarakat untuk menggali seluruh potensi yang ada di desa guna mendukung pembangunan desa. Sehingga mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. Tentunya setiap desa punya potensi andalan, seperti potensi perkebunan, pertanian, perikanan dan kelautan maupun potensi jasa serta perdagangan.

SUDAH KANTONGI REKOM IMB CAMAT

PAGAR MEDIAN JALAN DIBONGKAR OTK

PLTGU Balai Pungut Mulai Dikerjakan BENGKALIS(HR)-Proyek pembangunan pembangkit listrik PLTGU 1x50 MegaWatt Balai Pungut, Kecamatan Pinggir yang mulai dikerjakan PT Bumi Laksamana Jaya Group melalui anak perusahaannya PT Riau Energi Tiga bersama konsorsium PT ZUG Industry Indonesia dan PT PIR. Perusahaan sudah mengantongi rekomendasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Camat Pinggir dengan Nomor Surat Izin : 100/PEM/ IMB/2013/408 tertanggal 11 Desember 2013. "Surat rekomendasi IMB Camat ini sudah diajukan pihak kecamatan kepada Bupati Bengkalis melalui Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman. Surat rekomendasi IMB ini diterbitkan setelah pihak kecamatan turun meninjau ke lapangan dan

melihat kelengkapan persyaratan administrasi," kata Manager HUmas & CSR PT BLJ Group, Haspian Tehe, Rabu (18/12), meluruskan pemberitaan di beberapa media massa yang menyebutkan PLTGU Balai Pungut belum mendapatkan rekomendasi IMB dari kecamatan. Dikatakan Haspian, dengan adanya rekomendasi IMB dari Kecamatan pihaknya sekarang menunggu proses IMB dari Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman Bengkalis. "Mudah-mudahan tidak memakan waktu lama," harapnya. Ia mengatakan, pengerjaan proyek ini digesa karena kuatnya desakan masyarakat akan kebutuhan energi listrik di daerah ini. "Listrik ini untuk kepentingan umum. Untuk orang banyak. Jadi kita mulai pembangunannya de-

"Oleh karena itu saya mengajak kepada masyarakat yang berprofesi sebagai petani, pekebun, nelayan, pedagang maupun buruh, untuk bersama-sama membangun desa pemekaran baru. Perlu diingat, pemekaran sebuah desa baru dari desa induk, hanya sebatas berpisah dari segi administrasi. jangan sampai memisahkan ikatan emosional dengan saudara-saudara kita dari desa induk. Penjabat kepala desa pemekaran dituntut harus banyak bertanya dan belajar kepada desa induk, terutama dalam hal program kerja untuk membangun desa pemekaran ini, agar menjadi desa yang mandiri dan maju. Intinya pemekeran desa ini semata-mata dalam upaya pemerataan pembangunan,” tegas Bupati. Pelantikan penjabat kepala desa dan peresmian desa pemekaran dihadiri pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Bengkalis, Camat Bengkalis, Camat Bantan dan tokoh masyarakat. (adv/humas)

ngan memasang pagar keliling, memasang tiang pancang beton. Sedangkan bangunannya kan belum dimulai. Semua itu kita kerjakan sambil menunggu IMB keluar. Sedangkan permohonan dan persyaratan IMB sudah lama kita masukkan. Tim Dinas pun sudah survei ke lapangan," tutur Haspian Tehe. Dia mengatakan, rekomendasi IMB dari Kecamatan ini juga berdasarkan Surat Rekomendasi Kepala Desa Balai Pungut Nomor : 115 REK/PEM/BP/2013 tanggal 09 Desember 2013. Dia berharap masyarakat bersabar dan mendoakan agar proyek ini berjalan lancar. Sebab peletakan batu pertama tanda dimulainya proyek PLTGU ini bulan Februari 2013 dan direncanakan bisa comisioning test beroperasi bulan Juni 2014. (man)

Kalau Dibiarkan Marwah Pemkab Jatuh DURI(HR)- Pagar besi pembatas di median Jalan Jendral Sudirman Pasar Simpang Padang, Duri yang baru saja dibangun Pemkab Bengkalis melalui proyek Dinas Perhubungan tahun anggaran 2013 diduga kuat telah dibongkar paksa oleh orang tak dikenal. Seorang narasumber di lingkungan PNS Selasa (17/ 12) kemarin mengaku sangat menyayangkan aksi perusakan pagar di median jalan yang terletak persis di depan Toko Amanah simpang Jalan Gaya Baru tersebut. "Kalau aksi pembongkaran pagar besi itu dibiarkan saja, wibawa pemerintah daerah akan jatuh," katanya. Menurut sumber,

pada awalnya median jalan dari depan Toko Buku Parker hingga depan Mal Mandau City dipagari dengan besi. "Kabarnya yang di depan Toko Amanah sengaja dibuat sedemikian rupa sehingga bisa dibongkar pasang. Konon dibuat begitu untuk memudahkan bongkar ayam di depan Toko Amanah. Karena rusak akibat ditabrak, pagar itu lalu dilas mati pihak terkait. Mungkin palak, pagar yang dilas mati itu akhirnya dikupak paksa oleh OTK," kata sumber. Terkait pagar median jalan yang sudah kupak dan ternganga itu, Kadishub Bengkalis H Ja'afar Arief Selasa (17/12) hingga saat ini belum bisa dimintai tanggapan. (sus) q LAYOUT: DONI


Haluanriau 2013 12 19