Issuu on Google+

Tanah Benteng Sungai Beringin Dijual Pemborong

Baca di Hal

CMYK

4

Tahun ke VII

HARGA

Rp. 2000 Per Eksemplar

Bung! Hari Ini MINGGU 22 MARET 2009

16 Halaman

edisi Minggu

Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena

43 Orang Tersambar Petir, 2 Tewas Lagi Nonton Bola

INDEKS HARI INI

Buntut Tuduhan Isteri Tahanan Ditiduri Iptu Azhari

Dewan Pers Terima Surat dari Kapolres Langkat MEDAN MASIH ingat Abdi Nusa Tarigan alias Gembok ? Penghuni Rutan Pangkalan Brandan ini sempat buat heboh. Dia mengaku isterinya, Yen, terpaksa rela ditiduri Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan, Iptu Azhari SE, agar Gembok tak disiksa di sel. Namun pengakuannya itu hanya akal bulus sesuai

penyelidikan Paminal Polres Langkat dibantu Bid Propam Polda Sumut. Hasilnya, ditemukan kejanggalan. Yen ternyata bukan isteri sah Gembok, pelaku penipuan dan penggelapan. Yen mengaku memiliki suami sah bernama Aswan Tanjung. “Hasil pemeriksaan Paminal dan Propam, Yen mengaku (Bersambung ke hal 2)

IKLAN

Titi Gantung Kini KENANGAN terpendam dan sulit dilupakan di Titi Gantung. Ini setidaknya menempel di benak pemburu buku seantero kota Medan. Lokasi yang dibangun masa pemerintahan kolonial Belanda membawa keuntungan berlipat bagi warga Medan.

CMYK

BATAS TENGAH

(Selengkapnya di hal 3)

SUDAH 47 tahun berlalu, Sahat Mulia Siahaan tak gentar menuntut kembalinya dua petak lahan yang diklaim sebagai haknya. Bak ketika berjuang memerdekakan Indonesia dari kolonial di medan laga waktu dulu, sang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) ini tak kenal menyerah. Meski di usia renta, semboyan ‘sekali layar terkembang, surut kita berpantang’ benar-benar mendarah daging baginya. (Selengkapnya di hal 9)

Tabur Uang untuk Keselamatan FENOMENA mistis sering menghiasi para pengendara yang melintas di Keramat Kuda Putih di tepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan - Tebingtinggi Km 68-69, tepatnya di Desa Liberia, Dusun III, Kecamatan Teluk Mengkudu. Masyarakat setempat juga meyakini, setiap melintas di depan keramat itu, harus menabur uang jika ingin selamat dalam perjalanan. (Selengkapnya di hal 11)

(Bersambung ke hal 2)

Caleg PDIP Ketangkap Nyabu TIGA Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jombang, diringkus anggota Satreskoba Polres Jombang,

Kamis (19/3) malam. Ketiganya berpesta narkoba jenis shabu-shabu (SS), di kawasan Jombang Barat. Mereka adalah Jatmiko, Ketua PAC

CMYK

Bandar Kedungmulyo, Sutikno Ketua PAC Peterongan dan Matali, Ketua PAC Mojowarno, yang juga (Bersambung ke hal 2)

Pengakuan Yuco, Siswa SMP yang Coba Bunuh Diri

Terinspirasi Permainan Game MEDAN LABUHAN SEHARI pasca percobaan bunuh diri yang di lakukan Yuco Saturnus (14) pelajar unggulan kelas III B, suasana

belajar dan mengajar di Sekolah Menengah Pertama Yayasan Dr Wahidin Sudiro Husodo, simpang Kantor, Kecamatan Medan Labuhan

berlangsung seperti biasa. Di tiap ruang kelas, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Meskipun begitu,

REDAKTUR

(Bersambung ke hal 2)

Binjai Undercover

Mengumbar Syahwat dari Kebun Sawit Hingga Bilik Hotel BINJAI GELIAT kehidupan malam di kota Binjai memang punya sensasi tersendiri. Paling tidak bagi empat puluhan orang yang terjaring dalam operasi penyakit masyarakat (foto), kemarin, (21/3). Seperti apa desahannya ?

Sebuah operasi dilakukan Satpol-PP Kota Binjai bekerjasama dengan TNI dan Polri. Hasilnya 45 orang penggila tempat hi-

?!

Air Ludah

LAE Togar datang ke sebuah diskotik di Jalan Nibung Raya, iapun lalu memesan bir. Tibatiba dia ke kamar kecil. Takut

buran malam seperti Kafe dan warung remang-remang, serta 18 orang pasangan mesum (Bersambung ke hal 2)

SAYA JUGAK MELUDAHI BIR INI !

(Bersambung ke hal 2)

REDPEL

RIZAL,09

47 Tahun Terlunta Perjuangkan Lahan

PM/JPNN

SEKITAR 43 warga yang sedang berteduh dari hujan deras disertai petir di warung pinggir lapangan sepak bola di Tanjungsebauk, Senggarang, Tanjungpinang disambar petir, kemarin (22/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibatnya, satu diantaranya meninggal dunia atas nama Supanti (15) -foto, perempuan warga Tionghoa Sei Ladi, Senggarang anak dari A Kau. 7 dirawat di Puskesmas Kampung Bugis, 8 di RSAL dan 28 di RSUD Tanjungpinang. Sehari sebelumnya, Jumat (20/3) Abdul Rahman alias Adul (15) warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota juga tewas mengenaskan. Punggungnya gosong dihantam petir saat main bola kaki.

PM/ASWIN

(Baca hal 2)

Alamat Redaksi: Graha Pena Medan Jl. SM Raja KM 8.5 No. 134 Medan Telp : Sekretariat (061) 7881661, Redaksi 061- 77057364-08126309088, Iklan: 061-91013355, Pemasaran:081362235898, Fax (061) 7881733, Klik : www.posmetro-medan.com

PIMRED

CMYK


HALAMAN

2

POSMETRO MEDAN

sambungan

Klik

Jalan Raya Sergai Kian Seram Hino BK 8312 BO yang dikemudikan Rahdi Ujang (40) warga Jalan Rawi, Lingkungan IV, Kelurahan Tankahan, Medan Labuhan, dari sebelah kiri. Setelah Dana berhasil mendahului, Dana membelokkan sepeda motor yang dikemudikanya ke arah kanan (naik ke aspal-red). Seketika itu truk yang berada di depanya berhenti secara mendadak karena macat. Akibatnya sepeda motor yang dikemudikanya menabrak belakang truk. Sepeda motor serta Dana terjatuh ke badan jalan kemudian truk yang tidak diketahui identitasnya itu melarikan diri. Sementara itu dari arah yang sama truk Hino yang sebelunya dahuluinya tak dapat menghindar selanjutnya menabrakDana.Sementaraitudariarah yang sama meluncur sepeda motor

Suzuki Smash BK 6991 NY yang dikemudian oleh Ery Warimin (57) warga Dusun I, Desa Paya Pasir, KecamatanTebingtingi berboncengan dengan Arifn(52) warga Gulami Kelurahan Badak Bejuang, Tebing Kota. Mereka kemudian menabrak belakang truk Hino dan kedua korban terjatuh. Setelah telah mendapat laporan dari warga sekitar, tim unit laka Polres PersiapanSerdangBedagaitibadilokasi dan mengevakuasi Dana ke RSU Melati Perbaungan. Namun nyawa Dana tak dapat diselamakan karena lehernya patah. Dana tewas saat dalam perjalanan menuju RSU Melati. Ketika ditemui POSMETRO MEDAN di RSU Melati orang tua Dana yakni Khairuddin (40) Bapak 5 anak ini mengatakan sepengetahuanya

Dana anak yang baik dan tak banyak omong dan semasa hidupnya Dana tak banyak tingkah. Bahkan sepuang sekolah ia kerja membantu di sebuah warung bakso. Sementara itu kecelakaan lalu lintas juga terjadi di jalinsum Medan –Tebing tinggi KM 57-58 persisnya di Dusun I, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, persisnya di depan Gedung DPRD Sergai. Truk Trailer BK 8861 BL yang dikemudikan Dedek Julianyah (38) warga Jalan Rumah Potong Hewan Lingkungan V, Kelurahan Mabar, Medan Deli kontra dengan truk Kontainer BK 9253 BP yang dikemudikan Rusdianto (28) warga Jalan Platina I, Titi Papan Medan (Pengemudi truk Kontainer) luka berat dan Ucok Hidayat (34) kernet Trado

warga KL Yos Sudarso, Gang Bakti, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan menglami luka ringan, kemarin (21/3). Yang tewas pada peristiwa ini adalah Dedek Juliansyah (38). Kasat Lantas AKP Mochammad Ikwan yang dibantu Sat Samapta tampak kewalahan mengatur arus lau lintas. Semua kenderaan yang akan melintas baik yang datang dari Medan menuju ke Tebing Tinggi mengalami kemacatan sepanjanglebihkurang8Km.Kemacatan terus berlanjut hingga pukul 20.00 WIB Kasat Lantas AKP Mochammad Ikhwan yang berada dilokasi kejadian mengatakan, semua kendaraan yang kecelakaan tersebut diamankan di pos Lantas Sei Jengi dan di Sat Lantas Polres Sergai. (Malik)

1 Kena Tikam Satunya Lagi Bonyok di Keroyok Rebutan Cewek Malam

GALANG SABTU (21/3) dini hari, sekira pukul 02.00 WIB, terjadi aksi keributan antar 2 kubu pria mabok di sebuah warung tuak di Kampung Sempruk, Desa GalangSuka,KecamatanGalang.Duel antar kedua kubu pemuda yang sudah dalam keadaan mabok berat itu tak terelakan. Pemicunya karena rebutan cewek malam antara Erdi Santoso (32) ayah satu anak yang tinggal di Desa Tanah Merah, Galang, dengan Syahfitri (36) kernek truk tanki yang menetap di Pasar 2 Titi Papan, Marelan, Medan. Erdi yang sempat duel satu lawan satu dengan Syahfitri, hingga kini harus dirawat intensif di ruang ICU RSUD Deliserdang. Bagian dada serta perut pria berambut cepak ini jebol akibat di tikam pakai belati oleh Syafitri. Sedangkan Syahfitri sendiri juga saat ini masih dirawat di ruang rawat inap

Mawar di Rumah Sakit milik Pemkab Deliserdang tersebut. Duda anak satu ini menderita lukalukamemardibagianwajahnya,bahkan kepalanya pun bocor akibat di pukul benda tumpul serta beberapa kali sempat terkena bacokan parang rekanrekan Erdi. Peristiwa ini telah ditangani pihak Polsek Galang yang langsung turun ke TKP begitu mendengar keributan terjadi. Meski begitu, entah apa alasanya, Kapolsek Galang AKP M Nur Tanjung sendiri saat di hubungi POSMETRO MEDAN mengaku belum bisa memberikan keterangan seputar aksi keributan antar kedua kubu pemuda itu. Demikian pula keluarga Erdi yang hingga kini masih terlihat menunggui bapak satu anak itu dirawat di ruang ICU RSUD Deliserdang. Bahkan saat ditanyai, pihak keluarga Erdi langsung terlihat ketakutan dan beberapa diantara mereka langsung menjawab kalau

43 Orang Tersambar Petir, 2 Tewas

Keterangan resmi dari Kapolresta AKBP Drs Yusri Yunus melalui Wakapolresta Tanjungpinang, Kompol Herri Heryawan SIK Mhum kepada Batam Pos (grupnya POSMETRO MEDAN) tadi malam mengatakan, kejadian berawal ketika warga yang sedang menonton pertandingan sepakbola berteduh di warungdisekitarlapanganbolakarena hari hujan yang disertai petir. Tiba-tiba petir menyambar warung yang dijadikan tempat berteduh sehingga warga yang ada di dalamnya menjadi korban. Keterangan yang disampaikan Herri Heryawan senada dengan yang disampaikansalahseorangkorbanluka bakar di lengan kanan dan bahu kanan, Ny Mamar (34). Kulit luarnya mengelupasdanterlihatberwarnaputih seperti tak berdarah. Sambil berbaring di ruang IGD RSUD, diceritakannya saat itu dia bersama suami dan dua

anaknya menonton pertandingan sepak bola Sebauk Cup yang sudah memasuki babak final. Belum selesai seluruhpertandinganhujanderasturun disertai petir bersahut-sahutan. Pertandingan dihentikan, dan para penonton termasuk dirinya berlarian mencari tempat berlindung. Dia bersama suami dan anakanaknya berteduh di sebuah warung yang dekat dengan sebatang pohon yang besar. Di dalam warung itu sejumlah warga sudah lebih dulu berlindung. “Suami saya sempat mengajak pulang, tapi saya takut karena banyak petir. Saya duduk berjongkok karena penat saya mau berdiri. Tiba-tiba tak sadarsajadantahu-tahusudahdidalam masjid,” katanya. Bagaimana suara petir itu, dia tak ingat lagi karena langsung tak sadar saatakanberdiridariberjongkok.Yang dia tahu, warung itu memang dekat

peristiwa itu samasekali tidak diketahui oleh pihak keluarga Erdi. RebutanCewek Guna mencari tahu apa motif hingga berujung duel antar kedua kubu pria mabok itu, saat itu juga POSMETRO MEDAN segera menemui Syahfitri yang tengah dirawat di ruang Mawar RSUD Deliserdang. Untungnya si kernek truk ini bersedia menuturkan awal mula aksi keributan itu terjadi. Sembari dikawal 2 Petugas Polsek Galang, juga dengan keadaan tangan kirinya diborgol ke bagian besi tempat tidur,Syahfitripuncobasecaraperlahan mengisahkan aksi duel antar dua kubu pria mabok itu. Kisahnya, sebelum keributan terjadi, Syahfitri yang datang bersama beberapa rekannya ke warung tuak itu, semula duduk santai di salah satu meja. Namun beberapa saat kemudian Syahfitri melihat Nonik si cewek warung tuak yang diakuinya sudah beberapa kali dikencaninya, duduk

berdua dengan Erdi di pojok warung. Namanya juga sudah terpengaruh alkohol, saat itu Syahfitri merasa ingin kembali mengencani Nonik. Karena itu Syahfitri coba beberapa kali memanggil Nonik agar duduk dengan dirinya. Sialnya, Nonik tetap menolak, dan nyatanya memilih malam itu tetap menemani Erdi menenggak gelasgelas tuak yang tersedia. Hal itu membuat Syahfitri kesal hingga akhirnya pria ini datang mendekati Nonik yang tengah berdua dengan Erdi. Saat itu lah entah kenapa tiba-tibaterjadikeributanantaraErdidan Syahfitri. “Cemburu kali aku nengok si Nonik duduk sama orang, soalnya aku sayang sama dia, dan Nonik memang juga sudahseringkuajakjalan”,ujarSyahfitri. Kedua pria itu bahkan sempat duel satu lawan satu. Erdi jatuh tersungkur begitu belati ditangan Syahfitri jebol menembus dada dan perutnya. Menyaksikan itu, rekan-rekan Erdi

dengan pohon yang tinggi dan ketika sadar ada luka bakar di bahu kanan dan lengan kanannya. Selain itu, baju lengan panjangnya yang di sebelah kanan juga hangus terbakar hingga ke pangkal lengan. Sementara insiden di Binjai begini ceritanya. Sebelum mengenai tubuhnya, kilatan petir lebih dulu menghantam tanah lalu menghantam punggung Adul saat tiarap bersama beberapa temannya. Pengakuan Kinoi (35) teman sepermainannya, Adul kala itu tak seperti biasanya. Ia bermain malasmalasan. Hujan semakin lebat, kilat di atas saling menyambar bahkan terlihat dari bola dan tanah lapang yang berkilauan. “Memang pas ada kilat disertai suara petir yang menggelegar, kami serentak lari ke sudut lapangan di teras rumah warga. Begitu kilat dan petir tidak separah yang tadi, kami

melanjutkan permainan,”kata Kinoi kepada POSMETRO. 2KaliPeristiwaSerupa Di tempat Adul disambar petir, ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi.Tahun2002lalu,halyangsama pernah dialami salah seorang warga di perkampungan suku Padang tersebut dan juga tewas. “KalodulunamakorbannyaPanjul. Ya pas main bola juga, hujan deras, harinya juga sama sore, cuma dulu petirnya lebih dahulu menyambar pohon mangga, baru kemudian menghantamkorbannya,”bilangResi dan beberapa temannya menceritakan kisah tanah lapang tersebut. “Kejadiannya sama sore hari juga, ya hujan derasnya seperti kemarin disertai dengan kilat dan petir.Ya kami semua juga sedang asik main bola kaki, Panjul saat itu main bersama kami. Bedanya, kalo Panjul sehabis kena Petir seluruh badannya gosong,

dapat mengelak lagi. “Saat itu petugas mendapatkan barang bukti shabu shabu dan sejumlah alat hisap yang baru saja dipakai. Ketiganya langsung digelandang ke Mapolres,” ujar sebuah sumber yang enggan disebutkan namanya. Ketika dikonfirmasi soal penangkapan tersebut, Kasatnarkoba Polres Jombang, AKP Khoiruddin membenarkan. Dikatakan, hanya ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Jatmiko (Ketua PAC Bandar Kedungmulyo) sedang yang lainnya, masih dalam proses penyidikan. “Sedangkan yang dua dinyatakan

tidak terbukti, kita akan dibebaskan dan sudah disiapkan berita acara pemulangan,” ungkap Khoiruddin, saat ditemui sejumlah wartawan. Terancam Dipecat Terkait dugaan keterlibatan tiga pengurus PAC mereka dalam kasus narkoba, sempat membuat gerah jajaran Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Jombang. Secara tegas, apabila ketiganya memang benar-benar terbukti mengkonsumsi narkoba, akan dilakukan tindakan tegas, dengan dilakukan pemecatan. Dalam jumpa persnya, Bahana Bela Binanda, Sekretaris DPC PDIP

Jombang tidak menampik, jika ada beberapa pengurus PAC partainya yang terjerat kasus narkoba. Namun informasi itu baru sebatas rumor. Proses penyelidikan dan penyidikan polisi pun belum tuntas. Sehingga dengan azas praduga tak bersalah, kesalahan mereka belum terbukti. “Penyidikan polisi belum selesai, jadi kita belum bisa menganggap mereka bersalah,”ujarnya. Tapi jika nantinya terbukti, lanjut Bela, pihaknya akan mengambil tindakan tegas. Tidak menutup kemungkinan dilakukan pemberhentian alias pemecatan sebagai pengurus PAC parpol bersangkutan. (jbg-1)

Yuco di tuliskan di dalam catatan sekolahnya. “Kami memang melihat perubahan dalam dirinya beberapa waktu belakangan ini. Setiap dia mau permisi ke toilet, tangannya bergetar,” Ujar salah satu guru pada Ashari. Rekan sekelas dan guru di sekolahnya memang tak menyangka kalau apa yang ada dalam benak Yuco di buktikan dengan melompat dari lantai III gedung sekolah. Padahal, kata Ashari, Eden yang di maksud bukan aliran sesat yang mengajak orang untuk berbuat jahat atau bunuh diri. Eden dalam hal ini menurut Yuco adalah suatu tempat yang ada dalam permainan game tersebut.

“Setelah kami selidiki dan menurut teman-temannya, eden yang dimaksud bukan aliran sekelompok orang, tapi suatu tempat yang damai yang ada dalam permainan game tersebut. Dan bila ia telah berada di sana, maka ia akan tenang dan tak akan ada keributan lagi,” ungkap Ashari yang mengaku kalau peristiwa itu baru kali ini terjadi sejak sekolah tersebut berdiri. “Itukan masalah pribadi siswanya dan tak merebet ke siswa lain,” tambahnya. Agar peristiwa serupa tidak terulang lagi, pihak sekolah akan melakukan pendekatan secara per individu terhadap para siswa.

“Kita menasehati dan memberikan arahan kepada para siswa, agar mereka tau kalau kita selain menjadi guru juga menjadi orang tua mereka di sekolah. Tujuannya adalah agar siswa yang memiliki masalah di rumah mau pun di sekolah mau memberitahukan permasalahan itu sama guru maupun sama saya. Mudah-mudahan saja Yuco cepat sembuh dan dapat bersekolah kembali,” ujar Ashari sembari menutup pembicaraan sebab Ashari yang mantan kipper PSP Bogor itu hendak mengusuk badannya yang masih sakit akibat menangkap tubuh Yuco dari lantai III.(Dian)

yang lain sontak mengamuk dan segera mengeroyok Syahfitri. Sialnya, melihat Syahfitri di kroyok, beberapa rekanrekanya juga coba membantu. Sayang karena kalah banyak, rekan-rekan Syahfitri mundur dan akhirnya kabur dari lokasi warung tuak itu. Sementara Syahfitri yang tak sempat melarikan diri, akhirnya terus-terusan jadi sasaran amuk rekan-rekan Erdi. Untungnya sebelum pria ini tewas, beberapa warga sekitar segera melerai perkelahian itu. Usai itu, Erdi segera diboyongolehrekan-rekanyakeRSUD Deliserdang. Sedangkan Syahfitri sempat beberapa saat terkapar di TKP. Barulah setelah petugas tiba, kernek truktankiinilangsungdiboyongpulake RSUD Deliserdang. Belum diketahui sejauh mana hasil penyidikan Polisi atas peristiwa itu. Namunyangjelas,Syahfitrisendiritelah dinyatakan sebagai tersangka atas aksi penganiyaan yang dilakukannya terhadap Erdi. (Pasta)

kalo Adul hanya punggungnya saja, badan yang lainnya nggak ada masalah nggak seperti Panjul,” bilang beberapa warga. Amatan POSMETRO MEDAN, air terlihat masih menggenang di lokasiAdulterkapar.Warnanyahitam, beda dengan air yang juga menggenang di lokasi yang sama. Garagara itu ada juga warga yang mencari batu ajaib seperti yang dimiliki Ponari. Sementara Kapolresta Tanjungpinang AKBP Yusri Yunus mengatakan, salah seorang korban meninggal pukul 18.20 yaitu Supanti, perempuan, pelajar, berusia 15 tahun. Ia mengatakan, sambaran petir terjadi ketika mereka sedang berada di warung dekat lapangan bersama para pemain sepak bola. Hingga berita ini diturunkan, beberapa korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Tanjungpinang sudah diperbolehkan pulang.(Aswin/KPS)

Caleg PDIP Ketangkap Nyabu mencalonkan diri menjadi anggota legislatif (DPRD) Jombang. Diperkirakan, ketiganya disergap petugas usai mengkonsumsi shabu shabu di kediaman Jatmiko di kawasan Bandar Kedungmulyo. Hingga Jumat (20/3) siang, ketiganya masih diperiksa di Satnarkoba Polres Jombang. Sayangnya, pemeriksaan tersebut sangat tertutup bagi seluruh media. Bahkan, sejumlah wartawan kesulitan untuk mendapatkan foto ketiga pelaku. “Kami masih melakukan pemeriksaan,” singkat Kapolres Jombang, AKBPTomsi Tohir, ketika dikonfirmasi, Jumat (20/3).

Informasi diperoleh menyebutkan, penyergapan ketiganya dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya, Jatmiko kedatangan dua tamu di rumahnya, yakni Sutikno dan Matali. Entah siapa yang memulai ajakan, ketiganya sepakat pesta shabu shabu di rumah tersebut. Tanpa disadari, rupanya ketiganya telah diincar anggota Satnarkoba Polres Jombang. Karena sebelumnya, petugas telah memperoleh informasi soal aksi mereka yang sering mengkonsumsi barang haram tersebut. Dan ternyata, ketika dilakukan penggerebekan, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Kontan, ketiganya tidak

www.posmetro-medan.com

http://epaper.posmetro-medan.com

Mengumbar Syahwat dari Kebun ...

Sehari, 2 Nyawa Melayang SERGAI KECELAKAANberuntunterjadidi KM 36 - 37 persisnya di LingkunganV, Kelurahan Tualang, Kecamataan perbaungan, antara sepeda motor dangan truk yang terjadi kemarin (21/ 3)sekira pukul 12.15 WIB. Keterangan yang dihimpun POSMETRO MEDAN dilokasi kejadian menyebutkan, kecelakan tersebut berawal dari sepeda motor supra Fit BK 4174 MR yang dikemudikan Muhammad Wirdana alias Dana (17) warga Jalan Kabupaten No 8, Kelurahan Simpang TigaPekan,Perbaungan,Sergai.Pelajar kelas II, Madrasah Aliyah SKB 3 Menteri ini datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan seorang diri. Setibanya di TKP(Tempat Kejadian Perkara) Dana coba mendahului Truk

MINGGU 22 MARET 2009

digaruk dari kawasan hotel di Binjai. Operasi penyakit masyarakat yang dilakukan Satpol-PP saat di hotel Garuda dan Lestari Jalan MedanBinjai Km 18 Binjai diyakini bocor. Pasalnya jarak hotel yang salng berdekatan membuat pria hidung belang dan PSK sebahagian telah meninggalkan hotel. Tempat-tempat yang dirazia antara lain, warung remang-remang Kampung Genjer, kafe sawit, Pantai SB, Hotel Arimbi, Kafe NJM, Kafe Mahkota, Kafe K3, Hotel Salabintana, Hotel Lestari dan Hotel Garuda. Ironisnya, dari beberapa pasangan mesum yang diciduk ada yang berasal dari honorer PNS Pemko Binjai, anggota Panwaslu. Mereka pun berupaya melawan petugas dengan cara keluar dari areal kantor Satpol-PP Binjai. Tapi usaha mereka tak berhasil, petugas kemudian dihimbau agar mereka kembali masuk ke dalam ruangan Satpol-PP guna diberikan nasehat oleh pihak Dinas sosial Binjai. Pantauan POSMETRO, beberapa wanita yang terjaring dalam razia, terdapat PSK berstatus di bawah umur. Seperti halnya Bunga (16)nama samaran. Siswi kelas III SMP di Langsa, Aceh Timur tersebut saat diinterogasi POSMETRO MEDAN mengaku datang ke Binjai untuk mengisi waktu liburan. “Aku diajak kawan bang, katanya mau ke tempat keluarganya di Medan. Namun karena tidak ketemu,

kami menginap di Hotel Garuda Binjai. Rencananya kami akan pulang pagi-pagi, namun baru beberapa saat aku masuk ke dalam kamar hotel, pintu kamar diketuk, dan tangan aku langsung dipegang dan dibawa kemari bang,” bilangnya. Lain pula pengakuan Irhamni (37). Warga Medan yang mengenakan jilbab ini mengaku baru saja pulang bersama tunangannya yang juga terlihat separuh baya, dari Pangkalan Berandan sehabis mengunjungi saudaranya yang sakit. Menurut keduanya, mereka tidak membawa KTP sehingga pada waktu razia tersebut ikut digaruk petugas guna diperiksa. “Kami baru dari rumah saudara yang sakit di Pangkalan Berandan. Namun karena kemalaman terpaksa kami menginap di Hotel Garuda, namun kami tidak bawa KTP karena tinggal di rumah,” bilang Irhamni berkilah. Kasatpol PP Kota Binjai, Mafullah Daulay menyebutkan kegiatan ini merupakan rangkaian pemberantasan penyakit masyarakat. “Kegiatan ini akan terus kita lakukan dalam rangka memberantas penyakit masyarakat yang menurut laporan dari masyarakat Binjai sendiri semakin mewabah. Makanya kita menindalanjuti apa yang menjadi keinginan masyarakat. Kami akan terus melakukannya namun waktunya tidak bisa disebutkan, dikarenakan agar jangan ada bocoran,” tegasnya. (Aswin)

Dewan Pers Terima Surat... bukan istri Gembok tetapi ada suaminya yang sah, sehingga kasus ini terindikasi pemerasan yang disuruh Gembok,” ungkap Kapolres Langkat AKBP Doddy Marsidy MHum dalam hak jawab yang diterima POSMETRO MEDAN pada awal Januari lalu. Hasil pemeriksaan, Yen mengenal istri Gembok, Nining, sekitar September 2007. Gembok sendiri yang mengenalkan pada Yen. Kemudian, pada Desember 2007, Yen bersama temannya, Sunarti, menjenguk Gembok di Rutan Pangkalan Berandan. “Saat menjenguk, Yen disuruh Gembok mengakui telah ditiduri atau disetubuhi oleh Iptu Azhari SE dengan maksud memeras sebesar Rp 50 Juta, dan ini ada saksinya, Sunarti,” beber Doddy. Sementara, hasil pemeriksaan terhadap Iptu Azhari, Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan itu menyebut tidak pernah melakukan persetubuhan dengan Yen. Ia mengenal Yen sebatas ketika Yen menjenguk Gembok saat di sel Mapolsek Pangkalan Brandan. Bahkan, penyidikan terhadap Gembok dalam kasus penipuan dan penggelapan yang dilapor Drs Hery Susanto, telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang tetap hingga Gembok divonis 4 tahun.

“Sesuai penyelidikan Propam dan Paminal, Polsek Pangkalan Brandan tidak pernah melakukan penyitaan terhadap barangbarang milik tersangka Gembok berupa uang, emas, dan HP atau barang bukti apa pun sebagaimana diberitakan di media,” katanya. Karena itu, tuduhan yang menyebutkan Iptu Azhari menyetubuhi istri seorang tahanan serta tidak melampirkan barang bukti milik tersangka di persidangan, menurut Doddy, tidak benar. Dewan Pers Terima Surat Kapolres Langkat Tak puas walau hak jawabnya telah dimuat, Kapolres Langkat kembali menyurati Dewan Pers pada 12 Januari 2009 lalu. Dewan Pers pun menyurati POSMETRO MEDAN pada 17 Maret 2009. Dalam surat Dewan Pers itu disebutkan, Kapolres Langkat Drs H Doddy Marsidy tak puas dengan hak jawab yang dimuat pada edisi Jumat, 2 Januari 2009 di halaman pertama dengan judul ‘Tahanan Peras Kanit Reskrim Rp 50 Juta’ untuk menanggapi berita berjudul ‘Kanit Reskrim Langkat Setubuhi Istri Tahanan’ pada edisi 29 Desember 2008. Sesuai anjuran Dewan Pers, dengan ini, POSMETRO MEDAN meminta maaf kepada Kanit Reskrim Polres Langkat dan pembaca.(Joe)

Lae Togar (Malu Bulan Madu) seseorang akan meminum birnya, dia meletakkan sebuah catatan kecil dekat minumannya, dengan tulisan, “Saya meludahi bir

ini, jangan diminum ya”. Beberapa menit kemudian dia kembali dan mendapatkan catatan lain di atas birnya : “Saya juga meludahi bir ini.” (*)

Terinspirasi Permainan Game pihak sekolah akan melakukan upaya-upaya agar peristiwa serupa terulang lagi. Ashari, kepala Sekolah, pada POSMETRO MEDAN, Sabtu (21/ 3) siang menuturkan, peristiwa yang di alami salah seorang siswanya memang sempat membuat pihaknya kerepotan. Setelah di selidiki, ternyata, Yuco Saturnus (14) yang di kenal sebagai salah satu siswa pintar memiliki banyak kelebihan itu nekad melompat di karenakan terinspirasi dengan permainan game PS 2 yang kerap ia mainkan. Selain itu, di sekolah, Yuco juga pintar dalam berbahasa Ingris dan beberapa mata pelajaran lainnya.

“Dia pintar bermain PS 2 terutama permainan strategi. Dan anak-anak di sekolah ini mengakuinya. Belum ada rekannya yang mampu mengalahkannya bermain PS,” jelas Ashari. Karena seringnya bermain PS, Yuco jadi terinspirasi dan daya hayalnya masuk kedalam permainan yang menurut Yuco memiliki dinding atau suatu tempat yang damai dan tak ada keributan didalamnya. “Terakhir, dia bilang sama rekannya, kalau melompat dari ketinggian 11 meter dengan berat tubuhnya, mati gak ya.” ujar Ashari, seperti yang di tirukan rekan Yuco. Semua yang ada dalam benak

Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena Penerbit : PT. Posmetro Medan Pers (Harian Posmetro Medan) Komisaris Utama Komisaris Direktur Utama Direktur

: : : :

Rida K Liamsi Ari Purnama Marganas Nainggolan Porman Wilson Manalu

Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan: Porman Wilson Manalu Wakil Pemimpin Umum : H Affan Bey Hutasuhut Pemimpin Redaksi : Maranatha Tobing Ombudsman: Vincent Wijaya Dewan Redaksi: Marganas Nainggolan (Ketua), Porman Wilson Manalu, H Affan Bey Hutasuhut, Maranatha Tobing, Ahmad Faisal Matondang Wakil Pemimpin Redaksi: Ahmad Faisal Matondang Redaktur Pelaksana (Redpel): Hendra Sembiring Kordinator Liputan: Mangampu Sormin Ass Koordinator Liputan: Rusdi Nasution Redaktur : Abdurrahman, Jhonson Sibarani, Budi Hariadi, Maria Surbakti, Johasman Tarigan, Hiras

Budiman, Solideo S. Ass Redaktur : Jaffar Siddik. Reporter: Johan HP, Kali A Harahap, Mula Naik Halomoan, Ali Amrizal, Yoedhi, Reza W, Zulfadly, Surya Irwandi, Ardiansyah Tanjung, Elfitra S, Sucilawati, Syahrul, Nanang, Pasta Wijaya T, Darwis Sinulingga. Sekretariat Redaksi: Sekretaris Redaksi: Dewi Syahfirda Staf Redaksi: Leni (Setter) Dept Perwajahan, Artistik & Pracetak: Ka.Bag: Simon Sinaga Kord Pracetak/Perwajahan : Ferry Sumarlen Kord. Mounting : Ricky S Art/Graphis: Syafrizal, Boniq

Tekhnisi, Maintenance dan IT: Sudiarman Staff Online : Rudi Eka Syahputra Departemen Umum/Adm/Keuangan: Manager Umum/Sdm/Keuangan: Rudyanton M Sidabutar Kadept. Umum/Adm/Keu : Eva D Sitorus Kabag. Adm/Piutang : Nancy Paulina Departemen Sirkulasi/Pemasaran: Manager Pemasaran : Feri Agustika Kabag. Pemasaran: Advert B. Malau Kord. Pengembangan : Novi Syahputra Kord. Ekspedisi : Reza Pasaribu Kord. Distribusi : Sahat M Gultom Kabag. Adm/Piutang : Imelda S.

Departemen Iklan: Manager Iklan/EO : Losber Sihotang Ka.Bagian Iklan: Sri Kurniasih Kord. Adm/Piutang : Henny S Kord. Pengembangan : Parsaoran Purba Kord. Design : Arif Budiman Penasehat Hukum : A Hakim Siagian M.Hum Tarif Iklan : Halaman 1 (Utama) Full Color Rp. 26.000 mm kolom, Hitam/Putih (B/W) Rp. 20.000/mm kolom, Halaman 8, 9 & 16, Full Color Rp. 15.000 mm kolom, Hitam/Putih (B/W) Rp. 10.000/mm, Ucapan Duka Rp. 8.000 mm kolom, Halaman Dalam (B/W) : B/W Rp. 8.000 mm kolom, B/W duka Rp. 5.000 mm kolom.

Harga iklan ditambah PPN 10%. Harga Eceran Rp. 2.000 (dalam kota). Rekening a/n : PT. Posmetro Medan Pers, Bank Mandiri Cab. Tiara Medan Ac: 105-0003103441. Rekening a/n: Marganas Nainggolan Alamat Redaksi/Iklan/ Pemasaran: Jl.SM RAJA KM 8,5 No.134 Medan-Amplas, Telp (061) 7881661 Fax (061) 7881733. e-mail: pos_metro_medan@yahoo.com Perwakilan Jakarta: Jalan Raya Kebayoran Lama17 Jakarta Selatan, Telp. (021)-5349205, 5349206, 5349115. Fax. (021)-53490522. Pencetak : PT Medan Graindo, Jl.SM RAJA KM 8,5 No.134 Medan-Amplas Telp (061) 7881661 Fax (061) 7881733

PENGUMUMAN : Setiap menjalankan tugas peliputan, Wartawan POSMETRO MEDAN dilengkapi Surat Tugas atau Kartu Pers POSMETRO. Jika ada yang mencurigakan, silahkan hubungi call centre kami di 0812-6309088. Terima kasih


POSMETRO MEDAN