Page 1

Seminar Bulan Pendidikan Kristen di Indonesia Tahun 2004 Bagaimana Lembaga Pendidikan Kristen dalam Menyikapi Kemajuan Teknologi Internet dan Globalisasi Studi Kasus di BPK PENABUR

Oleh Ir. Robert Robianto, dkk ketum@bpkpenabur.or.id Jakarta, 3 Mei 2004


Pendahuluan Seperti kita ketahui, selama 10 tahun terakhir ini, proses globalisasi melanda semua negara baik negara maju, berkembang, maupun yang masih ketinggalan. Hal ini dipercepat juga dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi internet di dalam menyebarluaskan informasi secara cepat ke seluruh dunia. Tahun-tahun sebelumnya mungkin kita telah cukup kagum bagaimana teknologi televisi dapat dengan cepat menyebarkan suatu berita ke seluruh dunia dalam hitungan jam/hari. Tapi kini dengan teknologi internet, semuanya itu dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik. Kita bahkan mungkin telah pernah membuka sebuah website berita dalam negeri yang mengkhususkan diri dalam penyebaran informasi dalam hitungan detik. Website ini menjadi andalan para netter (para pengguna internet) dalam mengikuti perkembangan situasi di tanah air, khususnya ketika terdapat peristiwa-peristiwa besar seperti kerusuhan Mei 1998, dan pemilu tahun 2004 ini. Namun begitu, segala sesuatunya dalam dunia ini memiliki dua sisi, seperti pisau yang bisa digunakan untuk hal-hal berguna seperti memasak, namun juga bisa digunakan untuk hal-hal negatif ataupun mengerikan seperti pembunuhan. Demikian pula dengan teknologi Internet, yang dapat digunakan untuk hal-hal baik dan buruk. Lalu bagaimanakah sebaiknya kita menyikapinya?

Jangan Takut dan Bersikaplah Dewasa Kita tahu bahwa saat ini banyak sekali hal negatif dalam kehidupan, seperti dijual bebasnya majalah dan vcd porno, narkoba, dll. Lalu apakah kita akan melarang anak-anak kita keluar rumah? Ataukah kita akan selalu menemani kemanapun mereka pergi? Tentu saja jawabannya tidak, bukan? Dalam hal ini yang paling tepat dan efektif yang harus dilakukan adalah membekali mereka dengan iman yang kuat dan pengertian yang dewasa mengapa hal-hal tersebut harus dihindari. Dengan demikian, ketika godaan tiba mereka dapat secara dewasa menolaknya dan tidak terjerumus. Demikian pula dengan internet. Di internet banyak sekali tersedia website yang bertentangan dengan iman Kristen. Telah banyak upaya dilakukan untuk memblokir website tersebut dengan menggunakan program komputer seperti NetNanny, dll, namun tetap saja tidak efektif karena website-website tersebut selalu mengubah nama dan bertambah dengan cepat. Sekali lagi di sinilah peran kita sebagai orang tua dan lembaga pendidikan untuk membekali anak-anak kita dalam menjelajahi dunia internet.

2


Internet dan Globalisasi: sebagai Sarana Pengembangan Pendidikan yang Kristiani Dunia internet memang banyak sisi gelapnya, tapi kini kita telah sepakat tentang bagaimana menyikapinya. Sekarang marilah kita menyikapi dari sisi terang dan apa yang bisa kita lakukan untuk pengembangan pendidikan yang Kristiani. Secara sederhana, dunia internet dapat dibagi menjadi dua, yaitu: hal-hal yang berhubungan dengan penjelajahan maya melalui website, dan sarana komunikasi melalui email. Salah satu contoh gamblang penggunaan internet yang Kristiani: Website www.sabda.org yang dikembangkan oleh Yayasan Lembaga Sabda (YLSA). Dalam websitenya yayasan ini menyebutkan misinya yaitu: Visi YLSA adalah ingin menjadi pelayan dan hamba bagi Tubuh Kristus (masyarakat Kristen Indonesia) melalui pelayanan elektronik: "Electronic Servants" to Christ's Body. Melalui websitenya ini tersedia layanan seperti Alkitab Elektronik, Saat Teduh dan pokok doa yang bisa dikirimkan ke email kita setiap pagi, konseling, pelayanan anak dan sekolah minggu, misi dan penginjilan, dll.

Sikap BPK PENABUR Sesuai dengan topik kita kali ini, yaitu “Mengembangkan Manajemen Perguruan Kristen yang Handal serta Jaringan Kerja yang Sinergis dan Solid�, maka BPK PENABUR berpendapat bahwa penggunaan internet ini sangatlah membantu dalam mewujudkannya. Beberapa gambaran historis dan bukti bahwa penggunaan internet sangat efektif di dalam manajemen dunia pendidikan dapat dilihat pada slide-slide yang kami sertakan. Salah satu ciri pokok keunggulan penggunaan teknologi internet adalah bahwa ia bersifat TERBUKA dan TERJANGKAU, dalam artian ia bisa dibuka oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Berikut ini adalah beberapa point kegunaan teknologi internet dalam upaya mewujudkan Manajemen Perguruan Kristen yang Handal serta Jaringan Kerja yang Sinergis dan Solid, khususnya dari pengalaman-pengalaman yang diperoleh BPK PENABUR dalam penggunaannya: 1. Teknologi internet memudahkan konsolidasi. Melalui websitenya http://www.bpkpenabur.or.id ( juga bisa dari http://www.bpkpenabur.com ; http://www.bpkpenabur.net ; http://www.bpkpenabur.org ; http://www.penabur.org ) BPK PENABUR dapat merangkul semua sekolah yang berada dalam naungannya ke dalam satu wadah yang mudah diakses oleh masyarakat melalui internet. Kendala geografis berupa letak yang berjauhan, bahkan antar kota dan pulau tidak menjadi masalah lagi,

3


2.

3.

4.

5.

sekolah-sekolah BPK PENABUR dari Bandarlampung sampai dengan Cirebon dapat dengan mudah dilihat informasinya melalui website ini. Teknologi internet tidak sesukar yang dibayangkan. Website BPK PENABUR dibangun menggunakan teknologi dynamic content (PHP dan MySQL) sehingga content atau isi (BERITA/NEWS, PRESTASI dan LINK) dari website tiap sekolah dapat di update oleh masing-masing admin yang ditunjuk di tiap sekolah tanpa harus menguasai bahasa pemrograman web (HTML) dan FTP untuk kirim file ke server. Semua aktivitas updating ini disediakan melalui menu yang mudah digunakan. Dengan content yang selalu uptodate ini (seperti pencantuman prestasi-prestasi tiap sekolah dan siswa) akan memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang melihatnya, dan orang tua siswa yang anaknya berprestasi. Website BPK PENABUR ini, juga didukung oleh teknologi email yang memungkinkan terjalinnya komunikasi yang cepat dan efektif antar para personel dan siswa. Tiap personel memiliki alamat email @bpkpenabur.or.id yang dapat dibuka di mana saja, dari rumah, warnet, dll. Sehingga kapan dan di mana berada selalu dapat menjalin komunikasi dengan BPK PENABUR. Juga dalam konteks teknologi email ini, BPK PENABUR memiliki mailing list – mailing list yang berguna di dalam berkomunikasi dalam skala luas. Misalkan kita ingin mengirimkan email kepada 47 orang kepala sekolah, daripada mengirimkan email satu per satu ke mereka, kita cukup mengirimkan sebuah email ke mailing list yang terkait, kemudian server akan secara otomatis mengirimkan email kita tersebut ke-47 orang kepala sekolah tersebut. Sebagai contoh, di BPK PENABUR terdapat mailing list untuk para kepala sekolah tiap jenjang, mailing list untuk para kepala bagian, mailing list untuk bidang minat tertentu yang tidak terkait dengan jabatan, seperti mailing list guru Bahasa Inggris, AVA (pembelajaran), linux, dll. Teknologi-teknologi internet tersebut membuat penyebaran informasi untuk pengambilan keputusan menjadi jauh lebih cepat. Bila dahulu suatu surat edaran yang disebar melalui kurir katakanlah memerlukan waktu 24-48 jam ke tangan orang yang dituju, kini dengan teknologi internet penyebaran informasi adalah dalam hitungan detik saja. Dengan demikian maka pengambilan keputusan pun dapat menjadi jauh lebih cepat. Hal ini sesuai dengan kondisi zaman yang kini semuanya serba cepat, bila kita tidak dapat mengimbanginya maka kita akan ketinggalan. Untuk ke depannya, BPK PENABUR akan semakin memanfaatkan teknologi internet ini, salah satunya adalah telah dilaksanakannya Penerimaan Siswa Baru menggunakan teknologi internet di server lokal pada tahun ini. Dan yang masih dalam rancangan adalah pembangunan sistem manajemen yayasan dan sekretariatnya yang terintegrasi menggunakan teknologi internet. Juga dari segi pendidikan akan mulai digalakkan proses belajar mengajar secara online di mana interaksi antara guru dan murid tidak terbatas lagi pada lingkup waktu sekolah dan ruang kelas. Guru dapat memberikan materi kepada para siswa melalui internet, dan siswa dapat menyerahkan tugas-tugasnya melalui internet pula, hal ini telah

4


dilaksanakan secara terbatas di beberapa sekolah BPK PENABUR. UNESCO dalam publikasinya tahun 2002 “OPEN AND DISTANCE LEARNING: Trends, Policy, and Strategy Consideration� menyebutkan bahwa penggunaan internet dalam media pembelajaran akan semakin significant di dalam membantu pengentasan 100 juta anak di dunia yang belum terjamah pendidikan, baca laporannya pada: http://unesdoc.unesco.org/images/0012/001284/128463e.pdf

Pengalaman BPK PENABUR Sejak tahun 1994 BPK PENABUR Jakarta sudah mulai menggunakan IT dalam proses belajar mengajar melalui program multimedia, secara bertahap dimulai dari Matematika, dilanjutkan ke Fisika dan kemudian Biologi untuk jenjang SMA. Salah satu acara pada Forum Komunikasi Penerimaan Siswa Baru tahun 1996 di Jakarta Fair, Kemayoran ialah memperkenalkan homepage BPK PENABUR, foto-foto digital yang dibuat ketika ceramah singkat oleh Dr. Andar Ismail langsung dikirimkan ke University of Wisconsin-Madison, USA untuk dipasang pada homepage BPK PENABUR. Inilah komentar dari orang tua calon siswa. Pertemuan dengan orang tua SMP bubar sekitar jam 16.00, lihatlah komentar dibuat jam berapa? Date: Sun, 19 May 1996 17:23:16; From: Piauw Khoeng (pkhoeng@ibm.net) ; Name: Jenny Khoeng; Sex: Perempuan; Age: 40-49; Organization: Taman Kedoya Baru F32; Comments: Just came back from your communication forum. Very impressive. Your internet page is equally impressive. Planning to send my son Gary Prawira to your school SMPK VII this year. He will be graduating from SD St.Ursula. Hope he will be one of your students. Bantuan dari alumni BPK PENABUR besar sekali untuk hosting website/homepage BPK PENABUR. Pada tahun 1996 J. Rufinus menyediakan tempat di SERVER UNIVESITY OF WISCONSIN, gratis. Mulailah BPK PENABUR go to global (mendunia). Tahun 1997-1999 di SERVER BITNET, juga gratis karena bantuan orang tua murid. Tahun 2000 di SERVER BPK PENABUR KE-1, co-location di BITNET, bayar dan server milik sendiri. Setup dan admin oleh Irwan Hadi sambil kuliah di UTAH UNIVERSITY, USA. Tahun 2004 SERVER BPK PENABUR KE-2 KERJASAMA DENGAN SEKOLAH2000 (co-location di INDONET, gratis). Surprise ketika DIKMENJUR DEPDIKNAS memberikan bantuan dengan Nomor Kode Proyek 11.1.02.581162.23.03.01, 17.9.2001 No. 19/SPP-LS/01, sebesar Rp. 42.900.000,- untuk Pengadaan Peralatan Cisco SMKK 2 BPK PENABUR Jakarta karena membuka Jurusan SMK TEKNOLOGI INFORMASI dengan gelar CCNA untuk lulusannya. Suatu bukti bahwa pemerintah juga ikut partisipasi. Website http://www.e-dukasi.net dibuat oleh PUSTEKKOM DEPDIKNAS, STAF & GURU BPK PENABUR ikut membantu. Memudahkan bagi guru dan siswa mendapat bahan acuan bagi proses belajar mengajar. Silakan dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah Kristen di Indonesia.

5


Adanya Internet memungkinkan proses belajar mengajar diteruskan ke rumah siswa dengan lebih mudah dan terpadu. Siswa dapat terus berinteraksi dengan guru setelah jam sekolah, bahkan bisa membuat latihan-latihan di rumah. Juga memungkinkan belajar bersama melalui internet dengan rekan lain. Lebih jauh lagi memungkinkan bertukar pikiran dengan siswa lain baik lokal maupun international. Hal ini sudah terbukti pada beberapa perlombaan internet international yang diikuti bahkan dimenangkan oleh BPK PENABUR (1999, 2000, 2001 JUARA ASEAN), baca laporannya pada http://seameo6.penabur.org

Kemungkinan Pemanfaatan Teknologi Internet bagi Kemajuan Lembaga Pendidikan Kristen Secara Umum Pemanfaatannya sangatlah jelas. Bagi badan penaung seperti MPK dapat mulai membuat sebuah website yang memuat hal-hal yang dapat menjadi acuan bagi para lembaga pendidikan Kristen di Indonesia. Dalam pengembangan ke depannya dapat pula dibuat sebuah forum online tempat para anggotanya yaitu gereja-gereja maupun lembaga pendidikan Kristen saling berdiskusi secara online untuk menyikapi suatu hal secara bersama-sama. Contoh, klik: http://forum.penabur.org Penggunaan email dan mailing list pun dapat bermanfaat besar bagi kebersamaan kita. Sharing informasi penting dapat dilakukan dengan cepat dan efektif kepada para anggota, sehingga kerja sama yang saling mendukung antar anggota dapat lebih ditingkatkan.

What next ? Bila semua sekolah Kristen punya website yang up to date akan mempermudah mengetahui keberadaan sekolah Kristen tersebut. “Tidak kenal maka tidak sayang�. Untuk membentuk Jejaring yang Sinergis dan Solid, sebaiknya semua sekolah Kristen memiliki alamat email sehingga mempermudah saling komunikasi. MPK sebaiknya membuat mailing list antar sekolah Kristen agar bisa saling tukar menukar informasi, saling belajar antar sekolah Kristen Sekolah Kristen yang punya kemampuan lebih sebaiknya membantu sekolah Kristen yang lebih lemah, misalnya BPK PENABUR pada tanggal 9.8.2002 menatar guru-guru IPEKA menggunakan internet, hasilnya lihat http://www.ipeka.org Karena tarif telepon naik, sebaiknya dicari solusi akses internet yang murah meriah, bisa kalau mau gotong royong saling membantu. Berdasarkan penelitian, pada tahun 2010 setiap orang di dunia akan menjadikan internet on demand sebagai utility ke 5, setelah air, listrik, gas, telepon. Bila lembaga-lembaga yang ada bisa dinetwork (melalui web dan milis), maka ada kekuatan yang sifatnya cepat, dan up to date. Ini sangat berguna, 6


misalkan berbagi informasi, termasuk bagaimana menyiasati strategi dan cara kita, ketika kita menghadapi pengesahan UU SISDIKNAS yang lalu. Bila salah satu lembaga mempunyai sesuatu yang bisa di share, maka kita dapat menggunakan sarana ini menyebarkannya ke seluruh daerah di Indonesia. Contoh : BPK PENABUR mempunyai seorang guru yang sangat canggih dan mudah dimengerti siswa bila mengajarkan mata pelajaran FISIKA di kelas 1 SMA, maka bila kegiatan guru itu direkam dalam bentuk VCD, lalu transkrip dan filenya ditaruh di internet, maka seluruh sekolah dapat memakainya di kelas 1 SMA di seluruh Indonesia. Bukankah ini sebuah kekuatan dahsyat? Bila kita sudah menjadi sebuah kekuatan yang baik (dahsyat), maka bargaining power kita ke Pemerintah juga baik. Bila kita mempunyai web yang baik, maka kita juga dapat menjalin hubungan dengan lembaga sejenis di luar negeri, untuk melakukan banyak hal, antara lain bekerjasama dll. Penggunaan IT untuk seluruh proses belajar mengajar, sehingga pelajaran komputer bukan lagi pelajaran yang terpisah, tetapi terpadu dengan mata pelajaran lain. IT digunakan sebagai “alat bantu� dalam proses belajar mengajar setiap mata pelajaran. Ini berarti di tiap kelas sudah harus ada fasilitas komputer bagi guru dan siswa. Jenjang TK BPK PENABUR Jakarta sudah dimulai, dimana IT sudah mulai merupakan bagian dari proses belajar mengajar sehari-hari. Pengembangan IT untuk office/administrasi di BPK PENABUR Jakarta sudah dikembangkan jauh lebih awal lagi, pada waktu bahasa yang digunakan masih Clipper dan Dbase. Sekarang sedang dikembangkan secara lebih terpadu dengan menggunakan teknologi web dan database terpadu, sehingga aplikasi manajemen sekolah dapat diterapkan meliputi semua BPK PENABUR baik di Jakarta, maupun kota-kota lain di mana ada BPK PENABUR.

Penutup Seperti banyak hal lainnya di dunia ini, teknologi internet memiliki sisi negatif dan positifnya. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Dengan bermodalkan iman dan pribadi yang dewasa, maka kita bisa memanfaatkan teknologi internet untuk kemajuan Manajemen Lembaga-Lembaga Pendidikan Kristen yang Handal serta Jejaring yang Sinergis dan Solid.

7

2004 SEMINAR MPK (MAKALAH)  

Makalah ketika Robert Robianto ceramah pada seminar MPK 2004

Advertisement