Skip to main content

271112

Page 17

17

ROKAN HILIR

METRO RIAU

Kota Seribu Kubah

SELASA,

Advertorial Publikasi Pembangunan Kabupaten Rokan Hilir

27 NOVEMBER 2012

PENGHULU

Warga Keluhkan Truk Parkir di Badan Jalan UJUNGTANJUNG- Maraknya truk yang parkir sembarangan disepanjang Jalan lintas Riau-Bagan Batu, mulai dikeluhkan warga sekitar. Warga menilai,keberadaan truk yang parkir sembarangan telah menganggu arus lalu lintas dan bisa membahayakan keselamatan pengendara lainnya. Bambang (36) warga Tanah Auliansyah Lubis SIK Putih misalnya. Ia mengaku kesal dengan ulah supir truk yang memarkirkan kendaraannya di badan jalan. Menurutnya, tindakan tersebut kerap membahayakan pengguna jalan lain. “Ini tentu sangat berbahaya, terutama bagi pengguna sepeda motor dan mobil kecil lainya, belum lama ini di daerah Teluk Berembun dan daerah Rantau Bais, telah terjadi kecelakaan, akibat adanya truk yang parkir di badan jalan,” ujar Bambang kepada Metro Riau, Senin (26/11). Menurut Bambang, karena adanya mobil parkir di bahu Jalan Lintas Riau-Bagan Batu,Rohil membuat ruas jalan jadi menyempit. Otomatis arus lalu lintas jadi terganggu. Belum lagi pengendara sepedamotor yang melanggar lalu? lintas, yakni yang melintas melawan arus menyikat jalan semaunya. Terkait permasalahan tersebut Kapolres Rohil AKBP Auliansyah Lubis SIK saat dikonfirmasi melalui Kasat Lantas Polres Rohil AKP Daud Sianturi Ssos, mengatakan, keberadan truk tersebut memang menganggu arus lalu lintas. Karena itu pihaknya akan segera melakukan penertiban. “Untuk itu kita imbau kepada pemilik truk untuk tidak memarkirkan kendaraannya dibadan jalan. Dan untuk saat ini, kita tengah menggiatkan Patroli, guna memberi tahukan kepada Sopir Truk, agar tidak parkir dibadan jalan,” ujarnya.(jonathan)

Masa Perpanjangan

150 Ribu Warga belum Rekam e-KTP BAGANSIAPIAPI - Dari 450 ribu target perpanjangan Perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Rokan Hilir, hingga saat ini baru 300 ribu orang warga yang terekam, atau berkisar 65 persen. Artinya masih terdapat sekitar 150 ribuan warga yang belum melakukan perekaman e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Kepala Disdukcapil Rohil, Ir H Amiruddin MM kepada Metro Riau, Senin (26/11) menjelaskan, meski perekaman wajib e-KTP telah tuntas dilaksanakan beberapa waktu lalu di luar wajib e-KTP, namun pihaknya mendapat perpanjangan waktu hingga akhir tahun ini untuk menyisir penduduk yang belum terekam. “Masih ada yang belum terekam dimasa perpanjangan waktu yang diberikan, dan jumlahnya sekitar 150 ribu orang dari 450 ribu target yang harus terselesaikan. Artinya, perekaman ini tetap dilanjut untuk yang terlambat. Secara nasional, target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sudah tercapai hingga batas akhir 8 November lalu. Namun demikian, itu hanya target wajib e-KTP dan masih ada warga yang belum terekam,” terang Amiruddin. Dalam rentang waktu perpanjangan, pelaksanaanya di lapangan pihaknya tetap menemukan hambatan. “Hambatan utamanya kesulitan menemukan yang bersangkutan atau orang yang belum terekam tersebut. Datanya ada, hanya saja saat dicari tak ada di tempat. Ada kemungkinan mereka bekerja ke luar daerah atau pindah dan meninggal dunia. Akan tetapi tak melapor kepada pemerintahan setempat hingga berpeluang terjadinya data ganda,” kata Amiruddin. Daerah-daerah yang kerab ditemukan masalah kesadaran warga untuk melakukan proses perekaman itu, terang Amiruddin yakni Kecamatan Rimba Melintang, Batu Hampar, Tanah Putih Tanjung Melawan dan Sinaboi. “Sedangkan daerah yang hingga saat ini masih tetap berlangsung proses perekamanya yakni kecamatan Bagan Sinembah, Bangko Pusako dan Simpang Kanan. Akan tetapi jumlah warga yang datang melakukan perekaman jumlahnya tidak memuaskan. Padahal petugas di lapangan sudah jemput bola,” sebutnya.(najib)

TEL TE ELE LEP EPPON PE PEN ENTIN NTI TIN ING NGG EKA HOSPITAL JL SOEKARNO-HATTA KM 6,5 PEKANBARU-28282

0761-6989999

KANTOR BUPATI ROHIL

0767-24287

KANTOR DPRD ROHIL

0767-24567

AMBULANCE

0767-21040

PEMADAM KEBAKARAN

0767-21130

RSUD BAGANSIAPIAPI

0767-21731

POLSEK BANGKO

0767-21110

KANTOR CAMAT BANGKO

0767-21010

KANTOR DISKES

0767-21710

KANTOR DISDIK

0767-23277

BAWASDA

0767-24960

BAPPEDA

0767-24918

PLN BAGANSIAPIAPI

0767-21280

HOTEL BAGAN

0767-21888

HOTEL KADES

0767-23138

FOTO BERSAMA - Bupati Rokan Hilir, Annas Maamun foto bersama PGRI Rohil, usai upacara peringatan hari guru nasional di Perguruan Wahidin, Bagan Siapiapi, Senin (26/11).(najib)

HGN dan HUT PGRI

Bupati: Pendidikan harus Diutamakan

Penulis: Najib/Bagansiapiapi

BAGANSIAPIAPI - Peringatan hari guru nasional (HGN) dan HUT PGRI tahun 2012 untuk wilayah Kabupaten Rokan Hilir dikemas secara sederhana namun lebih bermakna. Pemkab hanya menggelar upacara di halaman Kantor Bupati dan temu rama ratusan guru dengan Bupati H Annas Maamun di Perguruan Wahidin, Senin (26/11). Meski dengan kesederhanaan itu, H Annas Maamun meminta semangat guru untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tidak boleh pudar. Sebab, pendidikan harus diutamakan “Sebagai mantan guru, saya tahu persis pahit getirnya

perjalanan hidup seorang guru. Guru sebagai cerminan dari anak didiknya lebih mengutamakan menyalurkan ilmu kepada murid walau ketika berhasil kelak anak muridnya belum tentu ingat kepada jasa guru-gurunya. Untuk itu, jasa gu-

ru tiada terbatas,” sebut Annas Maamun dihadapan ratusan guru se-Rohil yang memadati aula perguruan Wahidin. Annas sependapat apabila pendidikan lebih utama dari kesehatan. Pasalnya, jika setiap orang memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi sudah otomatis hidupnya akan sehat. “Orang yang berpendidikan saya jamin pasti sehat. Hidupnya akan lebih terprogram dalam segala hal. Itu semua karena orang itu memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi berkat jasa para gurunya,” ungkap Bupati. Untuk itu, dihari guru dan HUT PGRI tahun ini, Bupa-

ti meminta agar para guru terr us berkarya dengan ilmu yang dimilikinya. “Sistem dan praktik pendidikan berkualitas hanya akan lahir apabila terdapat guru profesional di dalamnya, memiliki kompetensi yang terpenuhi. Guru sebagai agen pembelajaran diharapkan memiliki kompetensi pedagogik yang merupakan kemampuan para guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik agar kelak mampu mengaktualisasikan berbagai potensi,” harapnya. Disamping itu, lanjut Annas, kompetensi sosial juga dibutuhkan oleh guru untuk menunjukkan kemampuan gu-

ru dalam berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik dan masyarakat sekitar. “Ada juga kompetensi kepribadian yang bermakna karakteristik pribadi guru harus menjadi teladan bagi peserta didik dan guru memiliki akhlak mulia. Maka, berlanjut kepada kompetensi profesionalyang merupakan kemampuan guru dalam penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan mereka membimbing peserta didik dalam menguasai materi diajarkan secara mumpuni,” pungkasnya. *

Bantuan Kolam Warga Miskin tak Sesuai Arahan Bupati BAGANSIAPIAPIDistribusi bantuan kolam ikan untuk masyarakat miskin penghuni rumah layak huni (RLH) di Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi dinilai tidak tepat sasaran. Pasalnya, bantuan kolam ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut), tidak mengacu kebijakan Bupati Rokan Hilir yang secara tegas menyatakan kalau kolam ikan untuk warga miskin tersebut harus disalurkan kepada penghuni RLH yang notabene-nya untuk mengangkat perekonomian. “Salah sasaran ini. Ironisnya pihak Diskanlut tidak menghubungi kita selaku pemer-

intahan desa disini. Distribusi bantuan kolam ikan untuk warga miskin, tetapi yang menerima justru warga dalam tarap hidup menengah,” ujar Penghulu Raja Bejamu Musfar kepada Metro Riau, Senin (26/11). Musfar menjelaskan, realisasi distribusi sebagaimana mengacu pada arahan bupati Rokan Hilir H Annas Maamun terkait pemberdayaan masyarakat miskin, adalah mengintensiff kan berbagai kegiatan terutama berkaitan langsung dengan pemukiman sehat sederhana atau dikenal rumah layak huni. Tetapi, berbeda dengan apa yang terjadi di lapangan. “Pihak Dinas Perikanan dan Kelautan

Rokan Hilir justru mendistribusikan bantuan kolam ikan air tawar kepada masyarakat dalam kategori mampu. Bahkan, satu warga bisa mendapatkan tiga kolam ikan sekaligus tanpa meminta akurasi data warga yang berhak menerima dari kita. Ini sangat janggal. Sebab ada puluhan bahkan ratusan masyarakat kurang mampu, punya rumah layak huni, dan punya lahan yang sangat cukup untuk diberikan kolam ikan. Tetapi yang menerima justru masyarakat ekonomi menengah,” tambahnya. Dalam realisasinya juga, kolam ikan yang seharusnya diberikan perkelompok, juga

dicurigai penuh dengan rekayasa. Sebab pihak kepenghuluan mengetahui secara persis kelompok-kelompok usaha apa saja yang ada di wilayah tersebut. Kondisi itu memicu kecemburuan sosial sehingga dikhawatirkan menimbulkan dampak kerawanan sosial. “Sebelumnya kita sudah siapkan usulan untuk berbagai kegiatan pemerintah. Termasuk kita sudah serahkan nama-nama calon penerima bantuan kolam bagi warga miskin penghuni RLH. Namun hingga masanya, tidak pernah diminta ulang data yang sudah kita berikan, apa lagi diberitahu. Jadi, kalau nanti bupati mempertanyakan

kepada kami selaku pemerintah desa, tentu kami jawab tidak tahu menahu soal bantuan kolam itu,” jelasnya. Musfar sangat menyayangkan distribusi bantuan yang tidak pada sasarannya. Sebab muncul kekhawatiran pertanggungjawaban pihak kepenghuluan jika mana kegiatan tersebut tidak berhasil. Karenanya, Musfar segera menyampaikan kepada pihak kecamatan dalam rangka langkah strategis lainnya. “Berbeda dengan di kepenghuluan Sungai Nyamuk, bantuan yang dikucurkan tepat secara langsung kepada warga yang mendiami rumah layak huni,” pungkasnya. (najib)

POTRET PEMBANGUNAN

Suyatno Minta Masyarakat Berantas Narkoba BAGAN SIAPIAPI- Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Rokan Hilir (Rohil), H Suyatno melakukan penyuluhan narkoba dan HIV/Aids di sejumlah sekolah. Dalam penyuluhan itu juga dilakukan tes urine. Penyuluhan dilkaukan di SMAN 3 Bangko, SMAN 1 Batu Hampar dan SMAN 1 Tanah Putih Tanjung Melawan). Dari hasil tes yang dilakukan, urine 56 orang siswa SMA Negeri 1 negatif. “Alhamdulillah selama tiga hari (penyuluhan) membuahkan hasil bagus. Maka, kita tak bosanbosanya terus mengajak kalangan siswa dan masyarakat luas untuk bersama-sama membulatkan tekad memerangi dan memberantas narkoba,” ujar Suyatno. Dikatakan Suyatno, keberadaan narkoba dapat merusak sikap dan mental para generasi muda. Dia juga mengajak

masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui ada penyalahgunaan narkoba. “Informasi soal narkoba segera sampaikan kepada saya. Tidak bisa melalui telepon mauu pun SMS, sampaikan melalui suu rat. Artinya, informasi yang disampaikan itu harus A1. Siapa yang memberi informasi A1 akan diberi bonus,” tutur Suyatno. Turut dihadiri dalam penyuluhan narkoba itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rohil, Drs H Surya Arfan MSi, Kepala UPTD Dinas Pendidikan, Camat Tanah Putih Tanjung Melawan, Errie YS dan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Rohil, dr Tribuana Tungga Dewi serta sejumlah anggotanya. Suyatno kembali menegaskan agar para siswa menjauhi narkoba. “Sifatnya dapat meru-

sak diri sendiri. Mari bersama perangi narkoba,” imbaunya. Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Putih Tanjung Melawan, H Adi Kustanto, menambahkan bahwa

siswa yang ikut dalam penyuluhan ini sebanyak lebih kurang 60 siswa-siswi. Dia nilai bahwa kegiatan penyuluhan narkoba ini sangat besar manfaatnya. “Kita juga mengingatkan

para siswa-siswi untuk berantas dan perangi narkoba. Jangan mudah terpengaruh dengan ajak-ajakan teman maupun yang lain,” kata Erlis mengakhiri. (jonathan)

MENYALAMI - Wakil Bupati Rokan Hilir Suyatno menyelami sejumlah siswi usai melakukan sosialisasi dan penyuluhan narkoba serta HIV/ Aids disebuah sekolah di Bagan Siapiapi.(jonathan)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
271112 by Harian Pagi Metro Riau - Issuu