231114

Page 5

SENI BUDAYA

METRO RIAU MINGGU, 23 NOVEMBER 2014

5

Tradisi Tari Persembahan Untuk Menyambut Tamu Memberi Sirih Memberi Hormat

S

foto internet

TARI persembahan merupakan salah satu tarian yang menjadi kebanggaan dan ikon seni masyarakat Melayu. Sesuai dengan namanya Persembahan, tarian untuk mempersembahkan suatu penghormatan Kepada tamu yang datang. Ciri khas tarian identik dengan pengajuan tepak sirih kepada orang atau tamu yang di hormati untuk memakan sirih yang di berikan. Tari persembahan tersebar di daerah Melayu lainnya di nusantara. Mengenai asal usul dan sejak kapan ditemukan tarian ini sulit diketahui, namun dipastikan tarian telah ada sejak masa zaman kerajaan Melayu Berjaya dan menjadi tari persembahan kepada setiap tamu yang datang berkunjung. Sebagai tarian persembahan dan digunakan atau ditampilkan pada saat menyambut tamu, maka tampilan tarian ini dilakukan pada saat pertama kali tamu tersebut datang atau sebelum rangkaian acara di mulai. Pada saat tarian dilakukan, para penari menyuguhkan tepak sirih untuk dicicipi oleh sang tamu sebagai penghormatan. Hal ini merupakan simbol keterbukaan masyarakat Melayu Riau kepada tamu yang dihormati.Tari persembahan memiliki simbol dan makna yang tidak terpisahkan dari adat istiadat, kepercayaan serta kebiasaan sehari-hari masyarakat Melayu Riau. Simbol dan makna tari persembahan yang dapat dilihat dari pola penyajian, gerak seperti: 1.Gerakan selembayung yang merupakan bentuk dari atap rumah masyarakat melayu Riau 2.Gerakan dari balam dua sekawan yang mengandung makna kesetiaan dan kebersamaan. 3.Gerakan lenggang me-

layu patah sembilan dipersembahkan untuk tamu yang dihormati dengan maksud untuk menyampaikan ucapan terimakasih. Busana yang digunakan merupakan simbol dari agama yang dianut oleh masyarakat melayu Riau, yaitu agama Islam. Adapun makna busana tari, yaitu sebagai pakaian penutup malu dalam agama Islam. Persembahan juga dikaitkan dengan fungsinya sebagai gerak dan busana yang sangat sopan dan santun terhadap tamu. Tepak sirih juga memegang peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat di Provinsi Riau, yang merupakan simbol penghormatan tuan rumah dan memiliki makna keterbukaan dalam menerima tamu yang datang bersilaturahmi di tanah

melayu. Dilansir novaaa1.blogspot. com, tari dibagi menjadi dua jenis, yaitu tari tradisional dan tari kreasi. Dimana kedua tari tersebut memiliki banyak perbedaan. Tari tradisional yang disajikan dengan gerakan Melayu yang lemah lembut dan gemulai, sedangkan tari kreasi dengan gerakan yang keras serta kaku dan memiliki ciri khas tersendiri. Tari Persembahan Di Patenkan Agar tidak mudah di caplok pihak luar dan Tari Persembahan di masa lalu dan masa kini tidak berubah, maka Tari Persembahan perlu di buat Perda dan Hak Patennya. Demikian di katakan oleh Bupati Siak, Drs Syamsuar Msi, bebrapa waktu lalu. Dikatakanya, selama ini tari persembahan sudah banyak yang berubah mulai dari jumlah penarinya dan lainnya. Oleh sebab itu, sebelum Tari Persembahan ini hilang ke asliannya, maka perlu di buat hak ciptanya dan di perdakan. “Kita tidak mau tari persembahan itu berubah sebagai mana tari persembahan yang dilaku-

kan pada zaman Kesultanan dahulu, termasuk tari zapin. Ini juga akan kita patenkan,” katanya dilansir siaksatu.com. Bupati mengatakan, selama ini banyak kebudayan dan tari tradisional yang ada di Kabupaten Siak di akui oleh daerah lain, bahwa tari tersebut berasal dari daerah mereka. "Nah, kalau sudah kita patenkan mereka tidak akan bisa mengaku-ngaku lagi nantinya, jika mereka lakukan juga daerah tersebut bisa kita tuntut pencaplokan hak cipta," paparnya. Tari persembahan, tari zapin, tari olang-olang dan seluruh kebudayaan yang berasal dari Siak, lanjutnya, akan kita lindungi dengan perda nantinya dan ini akan kita lakukan musyawarah dengan tokoh Siak dan kebudayan. Maka sebab itu, setiap malam minggu dan hari minggu pihak pariwisata Siak harus membuat pertujukan kesenian daerah di panggung Siak bermakna untuk memperkenalkan pada setiap wisata yang berkunjung di Istana Siak. (int/wsl)

ENI TARI merupakan ungkapan keindahan yang dituangkan dalam media gerak. Selain mengandung keindahan, gerak dalam tari mengandung makna-makna yang kemudian diproses menjadi pesan. Terdapat berbagai unsur yang melingkupi seni tari. Unsur-unsur tersebut antara lain tubuh, irama, rasa dan rupa. Semua unsur tersebut saling berkaitan untuk mencapai nilai estetik pada sebuah tarian. Nilai-nilai estetik dalam seni tari selalu ditemukan dalam tariantarian nusantara, salah satunya terlihat dalam pementasan tari persembahan. Tari persembahan merupakan tari Melayu yang biasa dipentaskan untuk menyambut kedatangan tamu agung. Tari ini dibawakan oleh 5-8 orang perempuan. Gerak tari persembahan sangat sederhana, bertumpu pada gerakan tangan dan kaki. Gerakan menunduk sambil merapatkan telapak tangan merupakan bentuk penghormatan kepada para tamu yang datang. Dilansir www.indonesiakaya.com, para penari mengenakan baju yang biasa dipakai mempelai perempuan, yaitu baju adat yang disebut dengan baju kurung teluk belanga. Pada bagian kepala, terdapat mahkota yang dilengkapi dengan hiasan-hiasan berbentuk bunga. Sementara, bagian bawah tubuh para penari dibalut oleh kain songket berwarna cerah. Tari persembahan dipentaskan dengan iringan musik Melayu yang bersumber dari perpaduan antara suara marwas, biola atau fill, gendang, gambus, dan akordion. Suara akordian merupakan unsur yang penting dalam musik Melayu, mengingat suara tersebut yang menjadi kekhasan musik Melayu. Saat pertunjukan, salah satu penari dalam tari persembahan akan membawa kotak yang berisi sirih. Kemudian dibuka dan tamu yang dianggap agung diberi kesempatan pertama untuk mengambilnya sebagai bentuk penghormatan. Lalu diikuti oleh tamu yang lain. Karenanya, banyak orang yang menyebut tari persembahan Riau dengan sebutan tari makan sirih. Bagi masyarakat Riau, sirih bukan hanya sekadar benda. Sirih juga menjadi media

perekat dalam pergaulan. Melalui tarian, masyarakat Riau telah menunjukkan kesadaran bahwa manusia saling berhubungan dengan manusia lainnya. Kesadaran sosial tersebut kemudian mampu menumbuhkan komunikasi yang baik, saling menghargai dan menghormati terhadap sesama manusia. - Sirih memiliki lambang sifat rendah hati, memberi serta selalu memuliakan orang. Makna ini ditafsirkan dari cara tumbuh sirih yang memanjat pada batang pohon sakat atau batang pohon api – api yang digemarinya tanpa merusak batang ataupun tempat sirih itu tumbuh. - Kapur memberi makna hati yang putih bersih serta ketulusan, gambir yang memiliki rasa pahit melambangkan keteguhan hati. Makna diperoleh dari warna daun gambir yang kekuningan diartikan untuk mencapai sesuatu kita harus sabar melakukan proses untuk mencapainya. - Pinang melambangkan keturunan orang yang baik budi pekerti, jujur, serta memiliki derajat tinggi. Bersedia melakukan suatu pekerjaan dengan hati terbuka dan bersungguh–sungguh. Makna ini ditafsirkan dari sifat pohon pinang yang tinggi lurus ke atas serta mempunyai buah yang lebat pada tiap tandannya. - Tembakau melambangkan hati yang tabah dan bersedia berkorban dalam segala hal. Ditafsirkan dari daun tembakau memiliki rasa yang pahit dan memabukkan bila diiris halus sebagai tembakau dan tahan lama ketika disimpan. (int/wsl)

PERSADA BUNDA

MENERIMA MAHASISWA BARU PROGRAM D III & STRATA 1 (S1) ASM (AKADEMI SEKRETARI & MANAJEMEN

STISIP (SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK)

SK.MENDIKBUD RI No. 250/DIK/KEP/1992 Terakreditasi : SK. NO : 017/BAN-PT/AK-XI/DPI-III/X/2011 Jurusan: 1. Sekretaris Eksekutif (D3) 2. Manajemen Administrasi Perkantoran Modern (D3)

SK.MENDIKNAS RI No.173/D/0/2000 Terakreditasi : SK. NO : 004/BAN-PT/AK-XV/S1/IV/2012 Jurusan : 1. Admintrasi Negara (S1) 2. Administrasi Niaga (S1) 3. Ilmu Komunikasi (S1)

ABA (AKADEMI BAHASA ASING)

Terakreditasi : SK.No.027/BAN-PT/AK-XII/S1/XI/2009 Jurusan : 1. Ilmu Hukum (S1) 2. Hukum Bisnis (S1) 3. Hukum Udara (S1)

SK.MENDIKBUD RI No. 62/D/1998 Terakreditasi : SK. NO : 001/BAN-PT/AK-X/DPI-III/IV/2010 Jurusan : 1. Bahasa Inggris (D3)

STIE (SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI) SK.MENDIKNAS RI No. 62/D/1998 Terakreditasi : SK. NO : 049/BAN-PT/AK-XIII/S1/III/2010 Jurusan : 1. Manajemen (S1) 2. Manajemen Pemasaran (D3) 3. Akuntansi (D3)

STIBA (SEKOLAH TINGGI ILMU BAHASA ASING)

STIH (SEKOLAH TINGGI ILMU HUKUM)

STAI (SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM)

SYARAT PENDAFTARAN 1. Berijazah SMU/SMK/MAN atau sederajat 2. Pria/Wanita yang sehat jasmani dan Rohani 3. Mengisi Formulir Pendaftaran 4. Foto Copy Ijazah/STTB atau sederajat, di legalisir (3 lbr) 5. Foto Copy NEM/Nilai, dilegalisir (3lbr) 6. Pas Foto 3 x 4 = 4 lbr 7. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 350.000,8. Mengikuti Ujian Saringan Masuk

Kampus : Jl. Diponegoro No. 42 Pekanbaru - 28116

DK. DIRJEN PENDIDIKAN ISLAM No.DJ.1/495/2007 Telp. (0761) 23181 Fax. (0761) 40218 Jurusan : 1. Pemikiran Islam (S1) Cell : 0812 755 3848 / 0761-7082525 2. Ekonomi Islam 3. Perbankan Syriah Home Page : http://www.persadabunda.or.id

Ketua Yayasan H. HAZNIL ZAINAL, SE, MM

Dewan Pembina Prof. Drs. H. ZAINAL ZEIN

Sekretaris DIDI. Y. FIKRI, SE

SK.MENDIKNAS RI No. 042/BAN-PT/AK-XV/S1/XI/2012 Jurusan : 1. Bahasa dan Sastra Inggris (S1)

REDAKTUR : WISLI

LAYOUTER : RIKI SETIAWAN


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.