Skip to main content

190413

Page 17

KUANTAN SINGINGI

17

M e n u j u K u a n s i n g B e r c a h a y a METRO RIAU JUMAT

Advertorial Publikasi Pembangunan Kabupaten Kuansing

19 APRIL 2013

Tinjau UN SMA Hari Terakhir

Sekda Harap Kelulusan 100 Persen Penulis: Idi Susianto, Teluk Kuantan

TELUK KUANTAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuansing Drs H Muharman MPd berharap seluruh siswa SMA sederajat yang ikut Ujian Nasional (UN) lulus 100 persen, harapan itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan UN terakhir, Kamis (18/4) di empat sekolah. “Tahun lalu siswa lulus 100 persen, kita harapkan kesuksesan tahun lalu bisa terulang kembali pada UN tahun ini,” harapnya seraya

mengatakan kunjungan yang dilakukan hari pelaksanaan UN terakhir ini juga bertujuan untuk memastikan pelaksanaan UN benar-benar

berjalan lancar sesuai yang diharapkan bersama. Dikatakannya, dari hasil peninjauan yang dilakukan yakni, SMAN I Benai, SMKN 1 Benai Kecamatan Benai dan SMAN 1 Gunung Toar serta SMAN 1 Kecamatan Kuantan Mudik di Lubuk Jambi, tidak ditemukan kendala yang berarti seperti, kurangnya jumlah

soal hingga persoalan teknis lainnya seperti adanya soal yang bocor atau guru memberi jawaban kepada siswa, dikatakannya, semua tidak ditemukan. Begitu juga saat meninjau UN di SMAN Pintar dan SMAN Kuantan Tengah, Rabu (17/4) kemarin. “Dari hasil tinjauan yang dilakukan, kita tidak menemukan adanya kejanggalan-

kejanggalan seperti yang dikhawatirkan sebagian masyarakat,” sebutnya. Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi Jupirman yang didampingi Kabid SLTP/SLTA Muhammad Rum menambahkan, suksesnya penyelenggaraan UN tidak lepas dari pengawasan dan pengawalan terhadap seluruh proses UN hingga kepada

pelaksanaannya sekarang. “Contohnya saja mengenai soal, begitu sampai di Kuantan Singingi langsung dibawa ke dinas seterusnya didistribusikan ke sekolah. Semua proses ini kita kawal dengan baik,” ujarnya. Terkait dengan peserta UN, Jupirman menjelaskan, dari 3.828 orang yang terdaftar, sebanyak empat orang

siswa tak bisa mengikutinya disebabkan sakit. Dia juga optimis peserta UN tahun ini dapat mengikutinya dengan baik, karena lanjutnya sejak jauh hari siswa sudah diberikan berbagai pelatihan (tryout). “Dengan persiapan ini, kita prediksi tahun ini siswa kita bisa kembali lulus 100 persen,” ungkapnya.*

Jelang MTQ, Lingkungan dan Arena Dibersihkan TELUK KUANTAN - Menjelang MTQ Tingkat Kabupaten di Kecamatan Hulu Kuantan 27 April mendatang, pemerintah Kecamatan Hulu Kuantan bersama elemen masyarakat setempat terus melakukan gotong royong membersihkan lingkungan dan arena-arena, baik Astaka, lokasi lomba maupun rumah-rumah penduduk yang akan menjadi tempat kafilah menginap. Menurut Camat Hulu Kuantan Sukarman, goro yang dilakukan jauh hari ber tujuan untuk memberikan ra sa nyaman kepada kafilah dan masyarakat. “Pokoknya tempat-tempat yang akan sering dilewati kafilah kita usahakan buat senyamannyamannya,”ujar mantan Sekcam Kuantan Mudik tersebut kepada wartawan

baru-baru ini. Selain membersihkan lingkungan dan arena MTQ, dia menjelaskan panpel juga terus menggalang dana untuk meminimalisir kekurangan. Karena penggalangan dana melalui donatur dalam berbagai kesempatan terus diupayakan, baik di Kuansing sendiri maupun di luar Kuansing. Sebab lanjutnya, berdasaran keterangan dari Kabag Kesejahteraan Sosial Setda Kuansing dana APBD Kuansing yang akan dialokasikan untuk MTQ sebesar Rp300 sampai dengan Rp400 Juta. Sementara jelasnya, panpel menaksirkan kebutuhan dana untuk MTQ sebesar Rp500 Juta. Karena itu sebelum hari H, kekurangan dana ini terus digalang dari berbagai sumber.(idi susianto)

PENGHULU

Tahun Ini Pembangunan Kantor BPN Tuntas TELUK KUANTAN – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau Drs Ronsen Pasaribu mengatakan dalam tahun ini pengerjaan kantor BPN tuntas dilakukan, untuk itu tahun 2013 ini pihaknya kembali dialokasikan dana Rp1,5 miliar. “Kantor BPN Kuansing dibangun dalam dua tahap (tahun), tahun pertama tahun 2012 yang lalu dialokasikan dana Rp660 juta. Sedangkan tahun ini dialokasikan dana Rp1,5 miliar,” ujarnya didampingi Kakanwil BPN Kuansing RA Saleh Mardani saat berkunjung meninjau kantor baru BPN Kuansing beberapa waktu lalu. Menurut Ronsen, kantor BPN Kuansing yang berdiri di areal sendiri. Karena itu jajaran BPN Kuansing dan Riau secara umum sangat berharap tahun ini pembangunannya dapat tuntas sehingga bisa ditempati. “Selama ini kantor BPN menyewa gedung milik masyarakat seperti ruko,” ujarnya Rabu (17/4). Diharapkan dengan selesainya kantor baru BPN Kuansing itu, dapat meningkatkan layanan kepada masyarakat terutama yang sedang berurusan dibidang pertanahan. Karena gedung yang representatif salah satu faktor yang sangat mendukung dalam pemberian pelayanan. Disamping melakukan pembinaan dan peningkatan sumber daya manusia ( SDM ) yang memegang peran penting dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. Karena itu lanjutnya, kepada jajaran BPN Kuansing yang akan melanjutkan pembangunan kantor dapat melaksanakan sebaik-baiknya. Sehingga tidak ditemukan kendala yang dapat menghambat penuntasan kantor baru. Selain meninjau kantor baru, malamnya Ronsen Pasaribu juga menghadiri acara malam pisah sambut antara Kepala Kantor BPN Kuansing yang lama Ery Suwondo kepada RA Saleh Mardani. (idi susianto)

TANDING PERSAHABATAN - Bupati Kuansing H Sukarmis bersama Danrem 031 Wirabima Brigen Teguh Raharjo, saat pertandingan persahabatan dan silahturahmi jajaran Pemkab Kuansing dan Korem 031 Wirabima, beberapa waktu lalu.( mr/dok )

DISKUSI - Bupati Kuansing H Sukarmis saat berdiskusi dengan sejumlah dokter magang yang sudah habis masa tugasnya di Kuansing di Kantor Bupati beberapa waktu lalu. ( idi susianto )

Disnak Kembalikan 25 Ekor Sapi ke Warga TELUK KUANTAN - Sebanyak 25 ekor sapi yang ada di pusat pengembangbiakan ternak di Teratak di diredistribusikan kepada masyarakat, hal ini dilakukan karena tak maksimalnya hasil pekerjaan yang dilakukan Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Peternakan (Disnak) yang ada.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kuansing Masri SP MSi di ruangan kerjanya, Rabu (17/4) lalu. “Karena SDM yang ada sulit diatur, kita terpaksa redistribusi kemasyarakat yang membutuhkan secara berangsur-angsur,” ujarnya seraya mengatakan dari 75 ekor ternak

yang ada, 25 ekor sudah diredistribudsi ke warga. Dia juga menjelaskan, selama 1,5 tahun menjabat sebagai Kadisnak Masri mengatakan puluhan hewan ternak yang ada di Teratak, semakin hari semakin kurus. Kalau tak segera diredistribusikan, dikhawatirkan sapisapi yang ada kondisinya bakal

semakin parah dan tak memiliki nilai ekonomis lagi. “Kalau tetap dibiarkan disana ditakutkan ternak semakin kurus, lebih baik kita bagikan ke warga dengan sistem revolving,” jelasnya. Dijelaskannya, dengan sistem ini, setiap warga yang diberikan satu hewan ternak,

nantinya yang bersangkutan harus mengembalikan satu hewan ternak pula ke Disnak. Begitu juga jika ada warga yang mendapat dua ekor hewan, juga harus mengembalikan jumlah yang sama ke Disnak. “Sistem ini, sangat menguntungkan warga dan Disnak,” sebutnya.(idi susianto)

POTRET PEMBANGUNAN

Upika Diminta Dukung Program Tanaman Pangan TELUK KUANTAN - Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) seperti Camat, Lurah dan Kades diminta mendukung programprogram Dinas Tanaman Pangan yang memang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Demikian diungkapkan Kadis Tanaman Pangan Kuansing, Hardison SP MP dihadapan upika saat rakor di Balai Adat beberapa waktu lalu. Beberapa program yang disampaikannya antara lain, Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN), Operasi Pangan Riau Makmur (OPRM), Program Peningkatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP), serta Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) serta beberapa program dan kegiatan pendukung lainnya. Disamping itu Hardison menghimbau dan meminta

bantuan seluruh Camat dan Kepala Desa terhadap pemanfaatan lahan Eks Cetak Sawah Baru (CSB) , dimana CSB Tahun 2012 sebagian besar sudah ditanami dana bahkan sudah panen, agar digerakkan kembali untuk penanaman yang ke-2 pada Musim Tanam 2013 ini. Demikian juga dengan lokasi-lokasi yang sudah ditetapkan sebagai pelaksana IP-200, diharapkan segera menggesa pelaksanaan di lapangan. Dikatakannya, dengan adanya peran upika diharapkan para camat, lurah dan kades dapat meningkatkan pembinaan, monitoring serta turut mengevaluasi hasil di lapangan dan memberikan masukan kepada dinas, untuk melakukan perbaikan dan penyempunaan dimasa yang akan datang. Sehingga lanjutnya, semua kegiatan yang dilaksanakan akan memberikan manfaat dan mencapai sasaran yang diinginkan. ( idi susianto )

SERAHKAN ZAKAT - Wabup Kuansing Drs H Zulkifli MSi saat menyerahkan zakat kepada warga penerima di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kuansing, baru-baru ini. ( idi susianto )


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
190413 by Harian Pagi Metro Riau - Issuu