13072017

Page 6

SPORTAIMENT

METRO RIAU

KAMIS, 13 JULI 2017

6

n Piala AFF U-15

Timnas Optimis Lolos ke Semifinal

CHONBURI - Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 menelan kekalahan saat menghadapi tuan rumah Thailand. Baru memetik satu angka dari dua laga, ‘Garuda Asia’ masih optimistis lolos ke semifinal. Timnas U-16 kalah 0-1 saat menghadapi Thailand di Chonburi Campus Stadium, Selasa (11/7) malam WIB, di lanjutan Piala AFF U-15. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang tim ‘MerahPutih’ dicetak oleh Suphanut

Muenta pada menit ke-73. Pelatih timnas U-16 Fachry Husaini mengakui Thailand memanfaatkan celahcelah yang ada dengan baik. Dia juga sedikit menyinggung soal beberapa keputusan wasit yang dinilainya kurang tepat. “Ini sepak bola, ketika kita memberikan ruang pada mereka, mereka bisa memanfaatkannya. Saya tidak ingin mengomentari wasit, tetapi ada beberapa keputusan wasit yang merugikan,” kata Fachry

Semen Padang vs Persija Berakhir Imbang PADANG - Tak ada pemenang pada laga antara Semen Padang kontra Persija Jakarta. Skor akhir duel di Stadion Agus Salim, Rabu (12/7) 1-1. Dalam pertandingan pekan ke-14 Liga 1 sore WIB tadi, Semen Padang langsung menekan dan memaksa Persija bertahan di menit-menit awal. Persija baru bisa bangkit selepas 15 menit laga berjalan. Ambrizal Umanailo melepaskan umpan kepada Rohit Chand, namun gagal dikonversi menjadi gol. Serangan yang dibangun kedua tim kerap mudah dipatahkan. Hingga babak pertama tuntas, skor kacamata masih bertahan. Di babak kedua, Persija unggul duluan saat laga baru berlanjut tiga menit. Adalah Ramdani Lestaluhu yang menjebol jala Jandia

Eka Putra setelah mencocor bola di mulut gawang Semen Padang. Keunggulan itu cuma bertahan sepuluh menit. Bek Semen Padang Cassio Francisco menyamakan skor jadi 1-1 pada menit ke-58. Gol itu melecut semangat Persija untuk mendapatkan keunggulannya lagi. Pada menit ke-61, Ramdani nyaris mencetak gol keduanya namun bola masih mengenai kaki Jandia. Di sisa waktu, tidak ada gol tambahan tercipta dan skor tetap 1-1. Tambahan satu poin membuat Persija naik ke peringkat tujuh dengan 21 poin dari 14 laga. Sementara Semen Padang masih tertahan di posisi ke-14 dengan koleksi 18 poin. Dilansir detik.com. (int/wsl)

dalam rilis yang dilansir detik. com. “Tugas saya hanya mengevaluasi dan memperbaiki permainan tim,” imbuhnya. Setelah berimbang 2-2 melawan Myanmar di laga pertama, hasil ini membuat Indonesia baru mengumpulkan satu poin. Indonesia berada di peringkat kelima dari enam tim, sementara Thailand memimpin dengan enam angka disusul Myanmar dengan nilai empat.

Fachry menegaskan tim masih optimistis lolos ke babak berikutnya. Tiga laga tersisa melawan Australia, Laos, dan Singapura bertekad dimaksimalkan. “Kami kalah dengan cara yang terhormat, kami masih tetap optimis ada tiga pertandingan lagi. Sembilan poin akan kita rebut nanti,” sambung Fachry. “Anak-anak juga usai pertandingan masih tetap optimis, mereka katakan sendiri

kalau masih ada pertandingan lainnya meski saya melihat ada penyesalan dari mereka. Itu wajar, di umur mereka yang masih muda. Namun saya yakin, anak-anak bisa bangkit di pertandingan berikutnya,” tandasnya. Menpora Imam Nahrawi juga memberikan semangat kepada Timnas U-16. “Ya, apapun harus kita support,” kata Menpora. Menurutnya, pemain-pemain sudah berjuang habis-

habisan dan pelatih coach Fakhri sudah memberikan yang terbaik. “Apalagi mereka kemarin sudah memberikan yang terbaik saat di Vietnam kemarin,” terangnya. “Nah, tinggal kadang di lapangan kita tidak tahu apa yang terjadi. Bisa saja faktor psikologis, iklim, dan faktor lainnya,” tambahnya. Menpora berharap di sisa tiga pertandingan Timnas bisa mendapat hasil yang terbaik.(int/wsl)

n Lawan Espanyol

Timnas U-19 Tak Pasang Target

JAKARTA – Timnas Indonesia U-19 akan menjajal kemampuan klub asal Spanyol, RCD Espanyol. Duel kedua tim akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat 14 Juli 2017. Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menyebut laga nanti bagian dari persiapan tim menghadapi gelaran Piala AFF U-19, September 2017, dan Piala AFC, November 2017 nanti. “Espanyol menjadi salah satu uji coba kita, setelah sebelumnya dengan tim Liga 2, Persewangi Banyuwangi, setelah itu lawan Espanyol,” ujar Indra dilansir vivanews.com. Secara kesiapan, Indra menilai kerja sama tim menunjukkan perkembangan positif. Selama dua bulan ke depan dia berharap tim sudah matang dan bisa menunjukkan penampilan terbaik. Pada pertandingan nanti,

mantan pelatih Bali United ini enggan pasang target mulukmuluk. Sebab, lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan. Dia hanya berharap anak asuhnya bermain maksimal sesuai instruksi pelatih. “Harus disadari oleh masyarakat, ini lawan tim senior, bukan yang seumuran dia. Kalau pertanyaannya kenapa saya mau karena uji coba itu ada tim selevel, tim yang lebih ringan dan tim yang lebih berat. Nah ini kita ingin biasa mereka menghadapi tim yang lebih tinggi,” terangnya. “Jadi apa target kita, bagaimana pemain bisa nyari solusi dengan tim yang menekan bagus, kita tidak mau lagi dominan,” lanjut dia. Di samping itu, Indra pun berharap Espanyol B tampil dominan, sehingga kualitas anak asuhnya teruji. Pasalnya, di laga uji coba sebelumnya justru Egi Maul-

ana cs tampil mendominasi. “Kita uji coba dengan Prancis, kita lebih dominan dari mereka, termasuk dengan Persewangi karena levelnya Liga 2. Saya harap mereka yang dominan tapi

ternyata tidak. Laga besok nih kalau memang Espanyol levelnya bagus, coba dominan kita, supaya pemain bisa cari solusi dengan tim yang dominasinya lebih baik,” jelasnya. (int/wsl)

PESEPAK bola Timnas U-19, Irsan Lestaluhu (kanan) mencoba melewati hadangan pesepak bola Malang United, Bima Galang (kiri) dalam pertandingan ujicoba di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. (antarafoto)

Bhayangkara Waspadai Odemwingie

PESEPAKbOLA Semen Padang FC, Tambun Naibaho (kiri) menendang bola dibayangi pemain Persija, Sandi (kanan), pada pertandingan lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka, di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Rabu (12/7). (antarafoto)

BEKASI - Bhayangkara FC tahu kalau Peter Odemwingie begitu berbahaya. Maka yang harus dilakukan sejak awal adalah mematikan suplai bola untuknya. Bhayangkara akan menjamu Madura United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Barat, Kamis (13/7) malam WIB, di pekan ke-14 Liga 1. Mereka memulai persiapan di laga ini dengan kondisi yang terpukul usai kalah dari PSM Makassar pekan lalu. Terkait kekalahan itu, Simon sudah melakukan evaluasi terutama di lini pertahanan. Kesalahankesalahan di pertandingan lawan PSM tak boleh terulang lagi. “Kita semua tahu Madura sangat kuat dan fisik oke. Di sana banyak pemain berpengalaman seperti Greg yang sudah paham kultur di Indonesia. Dia sekarang berduet dengan Odemwingie. Jadi itu sangat berbahaya,” kata Simon McMenemy saat konferensi pers Stadion Patriot Candrabhaga.

McMenemy tentu tahu bagaimana kekuatan lini depan Madura United yang diisi oleh Greg Nwokolo dan Odemwingie. Kombinasi keduanya membuat Madura United jadi tim tertajam dengan 25 gol, dengan 11 gol di antaranya dibuat oleh Odemwingie. Meski striker asal Nigeria itu berbahaya, McMenemy tak mau timnya terlalu fokus kepada Odemwingie. Karena yang harus dilakukan pertama kali adalah mematikan dulu suplai bola dari lini tengah Madura United kepada strikernya itu. “Masalahnya bukan berapa gol yang sudah dicetak Madura. Tapi, kami harus menghentikan penyuplai bola ke Greg dan Odemwingie. Tentu, kami juga harus betahan dengan baik,” sambung Simon. “Kehilangan Evan (Dimas) dan Putu (Gede) sangat berat untuk kami. Sulit mencari pengganti mereka, apalagi yang akan kami hadapi tim yang oke,” tutupnya.

Peter Odemwingie bicara soal targetnya di Madura United. Dia ingin membawa ‘Laskar Sape Kerap’ tampil di kompetisi Asia. Di balik laju oke Madura United ini tentu ada nama Odemwingie, striker berstatus marquee player yang paling oke di Indonesia. Dia saat ini jadi pemimpin daftar top skorer dengan 11 gol dan dia juga sudah mengemas tiga assist. Apa yang sudah didapat Madura United sejauh ini diharap Odemwingie bisa terus ditingkatkan. Sebab, di akhir musim ini dia memasang target untuk membawa Madura United finis di posisi dua untuk mencuri tiket AFC Cup. “Target saya membantu Madura United finis di posisi kedua untuk mengambil tiket ke kompetisi Asia. Tentu saya juga berharap juara. Finis sebagai top skorer jadi target saya, itu sangat normal untuk seorang striker,” kata Odemwingie dilansir detik.com. (int/wsl)

PETER Odemwingie. (int)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
13072017 by Harian Pagi Metro Riau - Issuu