Skip to main content

061013@@

Page 18

Arena Munas

18 Tionghoa News

Jadi Referensi

METRO RIAU MINGGU 6 OKTOBER 2013

Dibalik Suksesnya Munas V PSMTI

Tim Akomodasi dan Konsumsi Komit Layani Peserta PEKANBARU - Suksesnya Musyawarah Nasional (Munas) V PSMTI di Hotel Premiere, kota Pekanbaru, tak terlepas dari kerja tim berbagai panitia. Salah satunya, tim yang membawahi akomodasi dan konsumsi.

PEKANBARU - Kumpulan kliping koran dari berbagai media terkait kegiatan budaya, tradisi dan religi, serta cerita tradisional Tionghoa yang dijilid oleh Sonika, mendapat perhatian dari para peserta munas V PSMTI. Kumpulan kliping yang berjumlah sekitar 400 judul tersebut, diharapkan dapat bermanfaat dan menjadi salah satu acuan untuk mengetahui budaya Tionghoa. Seperti diungkapkan salah seorang pengunjung stand TionghoaNews, di Pameran Munas V PSMTI, Ket Tjing. Menurutnya, ia sangat tertarik sekali dengan isi dari kumpulan kliping TionghoaNews tersebut. Karena katanya, berisikan banyak manfaat serta menambah pengetahuan mengenai budaya Tionghoa sendiri, yang mungkin banyak warga Tionghoa yang belum memahami, bahkan mengerti. “Saya merasakan banyak sekali manfaat ketika saya membaca tulisan kliping dari TionghoaNews. Karena didalamnya terdapat unsur-unsur mengenai budaya, peristiwa yang menjadikan sebuah pengetahuan hingga pembelaja-

ran bagi kita warga Tionghoa,” ungkapnya. Menurut Ket Tjing, TionghoaNews adalah sumber berita yang sangat berharga sekali. Jadi, keberadaan dari TionghoaNews ini perlu adanya dukungan bagi semua warga Tionghoa khususnya di Riau dan Indonesia umumnya, dalam melestarikan budaya Tionghoa. “Tulisan-tulisan tersebut sangat banyak memberi sumbangsih bagi kita dan masyarakat umum lainnya, bahwa orang Tionghoa di Indonesia tak hanya melakukan aspek bisnis saja, namun juga banyak memberikan sumbangsih dari bidang lain kepada Negara, mulai dari sosial, ekonomi hingga bidang lain yang sangat bermanfaat,” papar Ket Tjing. Ket Tjing menambahkan, kalau dirinya sangat mendukung jika kliping TionghoaNews tersebut diterbitkan dalam bentuk buku. “Semoga dengan adanya buku itu nanti, kita warga Tionghoa lebih bersatu lagi dan menjadi modal bagi Negara untuk saling percaya satu dengan yang lainnya,” pungkasnya.

FOTO BERSAMA - Panitia tim konsumsi munas foto bersama. (budy) 500 peserta dan 300 orang panitia," ungkap Meri Gho. Walaupun dengan jumlah anggota hanya 20 orang, tim konsumsi ini berupaya

Stand Plaza Mebel

Patung Shio Diminati Peserta Munas

(diana)

Hua Xu Boneka Naga Simbol Pengabdian dan Kerja Keras

MASKOT MUNAS - Penjaga stand Koperasi Merah Putih PSMTI Riau memperlihatkan maskot munas V yang merupakan boneka berkepala naga. (diana) PEKANBARU - Boneka naga yang tangan kanan memegang dada dan tangan kiri dikepal serta diangkat ini menjadi maskot resmi dalam Musyawarah Nasional (Munas) V PSMTI di Provinsi Riau. Maskot ini memiliki makna pengabdian dan kerja keras. Tim Kreatif atau Pendesain Maskot yang juga Wakil Ketua VII PSMTI Riau, Suhandi Han Lun, kepada Metro Riau, Sabtu (5/10) mengatakan, maskot boneka kepala naga ini didesain selama dua minggu. Ia mengakui bahwa maskot tersebut merupakan hasil dari inspirasinya sendiri. “Adapun makna dari maskot tersebut, bahwa anggota PSMTI bertekad akan mengabdi kepada bangsa dan negara dengan hati dan bekerja keras untuk PSMTI,” ungkap Suhandi. Menurutnya, alasan ia

Ketua Bidang Akomodasi dan Konsumsi Munas V PSMTI kepada halloriau.com, Meri Gho, Sabtu (5/10), mengatakan, timnya bekerja dengan maksimal dalam melayani peserta dan anggota ataupun panitia dalam melayani konsumsi. Sebab, katanya, masalah yang satu ini sangat fatal jika terabaikan karena bisa menganggu kinerja para peserta munas. Bahkan, lanjutnya, dapat mencoreng bagusnya kinerja panitia munas, bila bidang yang ditangani pihaknya tersebut kurang maksimal memberikan pelayanan. "Kami dari panitia akomodasi dan konsumsi, baik untuk peserta munas dan anggota atau panitia sendiri, melayani makanan untuk

mengambil kepala naga, karena naga merupakan simbol budaya Tionghoa. Sedangkan tangan kanan memegang dada, pengertiannya sepenuh hati atau pengabdian. Sementara tangan kiri dikepal dan diangkat, menandakan semangat, solid dan kerja keras. Untuk pemilihan warna di maskot ini, terang Suhandi, ia mengambil warna kuning. “Kuning memiliki arti bijaksana. Dengan begitu, kita harapkan semoga munas kali ini dapat membawa hasil yang bijaksana bagi para peserta,” paparnya lagi. Maskot ini, terang Suhandi, sudah memiliki hak cipta dan ditetapkan pada 28Juni 2013 lalu. “Dengan sudah memiliki hak cipta logo dan maskot maka apapun kegiatan yang berkaitan dengan Munas V PSMTI Riau memakai atribut tersebut,” ucapnya. (vivi)

PEKANBARU - Selama Munas V PSMTI berlangsung, stand Plaza Mebel menawarkan berbagai macam aksesoris Tionghoa. Salah satu aksesoris yang banyak diminati peserta munas adalah patung shio. "Ada beberapa aksesoris Tionghoa yang kami tawarkan untuk para peserta munas se-Indonesia. Dari beragam aksesoris yang kami tawarkan ini, para pengujung stand paling banyak membeli patung shio," ujar Supervosir Butik Plaza Mebel, Dani, kepada Metro Riau, Sabtu (5/10). Menurutnya, dalam sehari pameran saja, lebih kurang 20 unit patung shio habis diborong oleh peserta dari luar Pekanbaru. "Ada 12 patung shio

yang kami persiapkan, namun yang paling banyak diminati adalah shio kambing dan naga," katanya. Mengenai harganya, terang Dani, pihaknya menawarkan mulai dari Rp600 ribu untuk yang kecil dan Rp1,7 juta untuk yang besar. "Produk kita ini terbuat dari batu pilihan yang dilapisi oleh sarbuk emas dengan kualitas produk impor," ungkapnya. Tak hanya itu, Dani menjelaskan, banyaknya peminat patung shio ini maka pihak Plaza Mebel mempersiapkan 200 buah. "Kita wanti-wanti agar tak terjadi kekurangan atau kehabisan, karena kalau melihat dari antusias cukup banyak, maka kami mempersiapkan sekitar 200 buah," ucapnya. (diana)

memberikan layanan terbaiknya dengan saling berkoordinasi dan membantu, sehingga dengan kekompakan mereka semua yang

dikerjakan dapat diselesaikan dengan baik. "Untuk makanan peserta berasal dari pihak Hotel Premiere dan untuk panitia

ada yang dari luar, seperti nasi kotak. Untuk akomodasi hotel, kita bekerja sama dengan 10 hotel," ucap Meri Gho. (budy)

Hadiri Munas

Ibrahim Chow Cin Wi Gunakan Motor PEKANBARU - Ketua Penasehat Umum PSMTI Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Ibrahim chow Cin Wi, menggunakan sepeda motor untuk menghadiri Munas V PSMTI Riau. Hal ini dilakukan Ibrahim, sebagai kecintaannya terhadap sepeda motor. "Saya menggunakan sepeda motor untuk bepergian, baik kawasan dekat maupun jauh. Hal ini saya lakukan, sebagai bentuk kecintaan saya dengan sepeda motor ini," ungkapnya yang biasa dipanggil Ustad Ibrahim kepada Metro Riau, Sabtu (5/10). Menurutnya, ia menggunakan sepeda motor tersebut juga untuk memudahkannya dalam perjalanan ke tempat yang dituju. Mengingat ia melakukan perjalanan sambil melaksanakan dakwah. "Dalam perjalanan, saya selalu sempatkan untuk melakukan dakwah," timpalnya. Untuk kegiatan munas ini, terang Ustad Ibrahim, dirinya mulai berangkat dari Medan pada Kamis (3/10) pagi dan sampai di Pekanbaru Sabtu (5/10) siang. "Untuk perjalanan kali ini, saya ada mengalami hambatan, namun itu hanya kendala kecil saja. Seperti, kerusakan suku cadang motor, kemacetan di jalan, bahkan saya sedikit terpeleset saat mengendai motor, akibat proyek galian pasir di jalanan. Tapi semua hambatan itu, tak membuat niat saya untuk menghadiri munas surut," paparnya lagi. Dengan menggunakan sepe-

da motor ini, ia berharap agar para peserta munas lainnya dapat mengetahui, bahwa ada anggota PSMTI menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi. "Prinsip saya, daripada menggunakan pesawat yang membutuhkan biaya besar untuk datang dan menghadiri munas ini, lebih baik biaya pesawat tersebut saya gunakan untuk biaya dalam perjalan menggunakan sepeda motor, terutama biaya bahan bakar minyak (BBM)," sebutnya. Ustad Ibrahim ini menambahkan, prinsip ini dijalaninya,

selain untuk berdakwah juga sebagai upaya mendekati dirinya dengan masyarakat yang ditemuinya dalam perjalanan. "Saya memiliki impian, selama saya hidup akan terus berdakwah keliling Indonesia bahkan dunia dengan menggunakan sepeda motor. Andaikan saya tak sanggup lagi, saya akan tetap menggunakan sepeda motor ini hanya untuk perjalanan dekat saja, namun untuk perjalanan jauh maka sepeda motor saya ini akan diletakkan di atas mobil," ucapnya. (dop)

Icon Residence Tawarkan Peserta Hunian Ekspatriat PEKANBARU - Salah satu perusahaan properti ternama Mah Sing Group dari Malaysia menggelar pameran dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) V Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Hotel Premiere, pada 4 - 7 September. Perusahaan ini menawarkan Icon Residence, hunian ekslusif dan nyaman dengan harga 1-3 juta Ringgit. "Ini kali pertama kami menggelar pameran di Pekanbaru. Kami menawarkan hunian mewah untuk para ekspatriat yang ingin memiliki rumah di Malaysia," ujar Eric Hew, saat ditemui Metro Riau di standnya, Sabtu (5/10). Menurutnya, berinvestasi tempat tinggal sangat menguntungkan di Malaysia ini. Karena harga properti yang ditawarkan masih tergolong rendah, jika dibandingkan dengan negara lainnya, seperti Singapura, Hongkong, ataupun Jepang.

Selain harga yang masih terjangkau untuk kelas hunian mewah, terang Eric Hew, Icon Residence yang bertempat di Mont Kiara juga mudah diakses dan dekat dari pusat kota Kuala Lumpur. "Icon Residence hanya 5 kilometer saja dari Menara Kembar. Kemudian, lokasinya juga tak jauh dari Istana Negara dan pusat perbelanjaan pun sangat mudah dijangkau," paparnya. Eric menambahkan bahwa hunian Icon Residence juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik. Seperti, lapangan golf, sports club hingga sekolah internasional yang memberikan pendidikan berkualitas. Saat ini, menurutnya, pembeli properti asal Indonesia cukup banyak. Mereka ingin memiliki tempat tinggal yang nyaman saat berlibur, melanjutkan pendidikan putra-putri hingga investasi menjadi alasan utama untuk memiliki hunian di Malaysia.

"Dari 300 unit Icon Residence yang tersedia, sudah ada 50 orang pembeli asal Indonesia," imbuh Eric lagi. Tak hanya berbagai kelebihan yang ditawarkan oleh Mah Sing Group. Namun berbagai kemudahan juga diberikan dalam memberikan pelayanan yang prima kepada pembeli.

"Kami menawarkan cara pembayaran yang mudah. Selain itu juga gratis pengurusan akte jual beli, pengurusan kredit bank, gratis satu tahun maintenance hingga gratis pengurusan aplikasi investasi untuk orang asing," sebutnya. Yang tak kalah menariknya, gratis MM2H Pro-

gram. Sehingga bagi warga asing yang membeli unit di Icon Residence tidak perlu harus bolak balik mengurus izin tinggal. Karena dengan MM2H Program bisa diizinkan tinggal selama 10 tahun ke depan. "Promo ini hanya pada akhir pekan ini," ucap Eric. (yohana)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook