Skip to main content

020614

Page 24

24

Bengkalis

METRO RIAU SENIN 2 JUNI 2014

Advertorial Publikasi Pembangunan Kabupaten Bengkalis

Pekan Lingkungan Indonesia

Kementerian LH Puji Stand Bengkalis Penulis: Zulkarnain, Bengkalis BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis bertekad menggesa pembangunan infrastruktur di semua daerah. Dengan begitu, seluruh daerah terkoneksi dalam satu kesatuan wilayah Kabupaten Bengkalis.

Bengkalis mampu tampil dalam corak yang khas. Materinya benar-benar tentang lingkungan hidup sebagaimana adanya. IR HERMONO SIGIT M SI Asisten Deputi Kementerian LH BENGKALIS - Kementerian Lingkungan Hidup (LH) memuji stand Kabupaten Bengkalis pada Pameran Lingkungan Hidup sempena Pekan Lingkungan Indonesia (PLI) di Jakarta karena menampilkan materi sesuai dengan kondisi lingkungan apa adanya. “Bengkalis mampu tampil dalam corak yang khas. Materinya benar-benar tentang lingkungan hidup sebagaimana adanya,� ujar Asisten Deputi Kementerian LH Bidang Pengendalian Kerusakan Ekosistem Perairan Darat, Ir Hermono Sigit M Si saat mengunjungi stand Bengkalis, Minggu (1/6). Dikatakan, sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan beberapa Negara, Kabupaten Bengkalis memiliki letak yang sangat strategis, khususnya dalam pembangunan lingkungan hidup di Indonesia. Dengan letak yang strategis

ini, Pembangunan Kabupaten Bengkalis di bidang lingkungan hidup sudah sangat tepat perencanaan, arah dan tujuan yang ingin di capai yaitu terwujudnya lingkungan yang sehat dan bersih. Sehingga citra Indonesia di dunia internasional semakin baik. Melalui pameran ini, sambung Hermono Sigit, dirinya memperoleh informasi yang komprehensif tentang kondisi Kabupaten Bengkalis yang sebagian besar berlahan gambut. “Yang sangat saya kagumi, Bengkalis menguasai dan mampu menjelaskan dengan baik status lingkungan hidup di daerahnya, terutama tentang maket pengelolaan Nipah, pengolahan energy alternative Bioethanol, konservasi tanaman mangrove, serta pengelolaan dan pengendalian Karhutla kepada Saya,� papar Sigit. Ia menjelaskan, sebagai wilayah perairan yang memili-

ki potensi ikan terubuk, Kabupaten Bengkalis telah melakukan pelestarian ikan terubuk dengan aturan yang jelas. “Kabupaten Bengkalis memiliki potensi yang luar biasa dalam menjaga dan melestarikan ekosistem ikan terubuk. Hari ini kita sulit mendapatkan telur ikan terubuk. Maka upaya Pemkab Bengkalis dengan menerbitkan Peraturan tentang perlindungan dan pelestarian ikan terubuk ini patut mendapat penghargaan,� tambahnya. Saat meninjau stand Bengkalis, Sigit disambut pejabat Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau, Tengku Ikhsan dan Sekretaris BLH Bengkalis, Agusrizal. Ia juga meminta agar BLH Bengkalis lebih mengantisipasi anomali cuaca ekstrim yang akan terjadi. “Ramalan BMKG bahwa bulan Mei sampai September adalah anomaly cuaca ekstrim patut diwaspadai. Teman-teman BLH kiranya dapat melakukan persiapan dan antisipasi dini khususnya untuk titik-titik lahan gambut yang rawan akan kebakaran,� harapnya. (rls)

Pusat Jajanan Khas Sepi Pembeli

Disperindag Dorong Pengusaha IKM

BENGKALIS – Pusat jajanan khas dan cenderamata Bengkalis di areal Sungai Bengkel masih sepi pembeli. Namun demikian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bengkalis tidak menyerah dan tengah mendorong pengusaha Industri Kecil Menengah (IKM) agar terus mengembangkan usahanya. “Wajar masih sepi karena kan baru diresmikan beberapa kanan katanya profesional di- waktu lalu. Prosesnya masih ambil dari luar, nyatanya tidak panjang, dan ini baru awal dari lebih baik dari rekanan lokal,� papar Kadir. Politisi PAN ini mendesak dinas Pekerjaan Umum untuk bersikap tegas. Ada kesan, rekanan hanya ingin mengambil uang muka saja, mengin- BENGKALIS – Perusahaan gat progres pekerjaan di lapangan sangat jauh dari sched- Listrik Negara (PLN) Ranting ule yang diharapkan. “Dinas Bengkalis menargetkan bulan PU kita harap tidak diam saja, puasa nanti tidak melakukan cek pekerjaan di lapangan, de- pemadaman bergilir di Bengkasak agar rekanan berkomitmen lis dan sekitarnya. Saat ini, dari dengan pekerjaannya,� harap empat mesin yang rusak, satu Kadir. diantaranya sudah bisa diperPadahal kata Kadir, pe- baiki dan mesin tersebut berdamerintah bersama DPRD Beng- ya kekuatan 700–800 kilowatt kalis telah berkomitmen untuk (KW). segera menuntaskan persoalan “Sesuai dengan komitmen infrastruktur terutama jalan di dari pihak KBT (Kerta Bumi sejumlah Kecamatan di Bengkalis. Hal itu dibuktikan den- Teknindo, pemilik mesin,red) gan besarnya anggaran yang mereka akan berupaya mendiplot untuk sejumlah proyek jelang puasa nanti satu unit mesin lagi sudah bisa diperbaiMY di Bengkalis. “Sudah 10 hari ini tidak ter- ki. Dengan demikian, Insya Allihat ada karyawan perusahaan lah bulan puasa pemadaman lisyang bekerja di lapangan, han- trik bisa diatasi,� kata Manajer ya alat-alat berat saja yang ter- PLN Ranting Bengkalis, Andhy onggok di pinggir jalan. Kadis Prasetiawan, kepada wartawan, PU harus tegas, jangan diam dengan persoalan ini,� pintan- Minggu (1/6). Dikatakan, proses perbaikan ya. mesin yang rusak butuh waktu Tidak hanya untuk proyek jalan poros pulau Rupat, Kadir lama karena teknisi dari KBT juga minta PU segera mengam- membongkar habis keselurubil keputusan untuk persoalan han mesin, bukan hanya bagian proyek jalan lintas Bukit Batu- yang rusak. Alasannya, agar Mandau. Kalau memang har- ke depannya tidak terjadi lagi us dibatalkan pemenang per- kerusakan-kerusakan. “Mereka tama ya batalkan saja, lalu di- bongkar habis semuanya, dicek tender ulang. Jangan diam sepert tak ada kejadian, padahal masyarakat sudah sangat berharap,� papar Kadir. (zul)

upaya kita dalam membangkitkan produk-produk khas daerah. Kita tidak akan berhenti sampai di sini,� ujar Kepala Disperindag Bengkalis, H Ismail kepada wartawan, Minggu (1/6). Menurut Ismail, untuk menjadikan pusat jajanan dan cenderamata khas Bengkalis menjadi terkenal seperti di daerah tujuan wisata lainnya tidak semudah membalik telapak tangan. Butuh waktu yang panjang dan program pembinaan yang berkelanjutan. Kemudian saling terkait

BENGKALIS - Puluhan besi penutup lobang drainse sepanjang jalan A Yani Bengkalis hilang. Kuat dugaan, besi penutup tersebut dicuri lalu dijual ke pengumpul besi tua di Bengkalis. Nilai besi penutup lubang drainase tersebut memang cukup lumayan. Berat masingmasing besi penutup lubang tersebut bisa mencapai 20 kilogram, kalikan dengan harga besi di tempat pengumpul Rp2000 per kilogram. Hilangnya besi-besi itu baru diket h i S bt (31/5) i l h

para pemilik toko yang ada di sepenjang jalan tepat di depan Kantor Bupati Bengkalis. Salah seorang pemilik toko, Koko, mengatakan, dirinya mengira hanya penutup lubang drainase yang ada di depan tokonya saja yang hilang, tapi setelah diamati, ternyata puluhan besi lainnya juga hilang. “Tidak hanya di depan toko kami tapi juga di seberang jalan di depan SMP 1 dan depan kanto Bupati,� ujar pria tersebut. Diduga besi-besi penutup t b t dij l k t t

Dewan Kesalkan Pengerjaan Proyek Jalan Pulau Rupat BENGKALIS - DPRD Kabupaten Bengkalis mengaku kesal dengan pengerjaan proyek multiyears jalan poros Pulau Rupat (Batu Panjang-Pangkalan Nyirih) yang terkesan mainmain. Rekanan pemenang tender dinilai tidak memiliki itikad baik karena progres pengerjaan tidak sampai 5 persen. Kendati sudah 6 bulan sejak pemenang tender diumumkan, namun samai saat ini pekerjaan proyek di lapangan tidak lebih dari 5 persen. Bukan hanya itu kata Kadir, rekanan juga terkesan mau enaknya sendiri, mengerjakan proyek tidak dimulai dari titik nol di Batu Panjang, tapi di mulai dari tengahtengah di mana kondis jalan masih bagus. “Mestinya rekanan mengerjakan dari titik nol di Batu Panjang, karena di sana kondis jaan sudah sangat parah. Tapi yang terjadi, rekanan malah mengerjakan dari lokasi jalan yang masih bagus, dan pekerjaannya hanya merapikan jalan saja,� ujar Anggota DPRD Bengkalis, Abdul Kadir S Ag, Minggu (1/6). Tidak hanya itu, rekanan juga dinilai tidak profesional. Operator alat berat menggali lumpur atau parit di pinggir jalan, lalu lumpur itu dibuang ke tengah jalan, akibatnya masyarakat malah kesulitan melintasi jalan bersangkutan. “Kerjanya sangat tidak profesional dan terkesan mainmain. Masak dikerjakan tidak dari titik nol, hanya di tempat yang enak-enak saja, dan itupun hanya merapikan jalan. Re-

TINJAU STAND - Asisten Deputi Menteri Lingkungan Hidup RI bidang Pengendalian kerusakan ekosistem perairan dan Darat bersama Pejabat BLH Riau, dengan serius mendengarkan penjelasan Sekretaris BLH Bengkalis, Agusrizal, saat meninjau stand Kabupaten Bengkalis di PLI Jakarta, Minggu (1/6). (zul)

SERAHKAN HADIAH - Sekdakab Bengkalis, H Burhanuddin menyerahkan hadiah utama jalan santai berupa satu unit sepeda motor dalam acara HPN 2014 dan HUT PWI di Bengkalis, belum lama ini. (zul)

dengan potensi-potensi unggulan daerah lainnya. Dikatakan, Disperindag sendiri sudah dan akan terus melakukan upaya-upaya untuk mendorong tumbuh kembang IKM. Upaya tersebut ditempuh dengan berbagai program, misalnya promosi, peningkatan kualitas produk, dan peningkatan kualitas pelaku. “Kalau promosi sudah kita lakukan kemana-mana, baik di Riau maupun luar Riau. Sementara untuk peningkatan kualitas

produk, yang kita lakukan antara lain peningkatan kemasan, sertifikasi label halal, kesehatan, komposisi, dan bantuan peralatan,� ujar Ismail seraya menambahkan kalau peningkatan kualitas SDM pelaku IKM dilakukan dengan memperbanyak pelatihan. Terkait dengan sertifikasi label halal khusus untuk makanan, menurut Ismail, masih belum banyak produk-produk IKM yang mengurusnya. Hal itu cukup dimaklumi kare-

na disamping terkendala dengan biaya, sebagian dari pelaku IKM memiliki pengetahuan yang minim tentang prosedur untuk mendapatkan sertifikasi halal. Untuk itu, Disperindag setiap tahunnya memprogramkan sertifikasi halal. “Seperti tahun kemarin kalau tidak salah ada 8 produk yang kita bantu untuk sertifikasi label halal. Tahun ini pun kita akan bantu, mulai dari awal hingga keluar label halalnya,� kata Ismail. (zul)

Tiga Mesin Rusak

PLN Janji Bulan Puasa Bebas Pemadaman satu-satu dan dipastikan semua sparepart yang aus atau rusak diganti. Jadi besok-besok tidak ada lagi kerusakan,� kata Andhy. Menurut Andhy, dengan beroperasinya satu unit mesin yang rusak, maka pemadaman bergilir bisa diminimalisir dari sebelumnya sekitar 4:1 menjadi 7:1 atau seminggu sekali baru padam. Berikutnya, kalau menjelang puasa ada satu unit lagi mesin yang berhasil dioperaskan, maka pemadaman bergilir sudah bisa diatasi. “Dengan catatan untuk lampu-lampu jalan mungkin kita padamkan, karena beban puncak pada saat puasa meningkat,� kata Andhy lagi. Dipersoalkan Sementara itu, pelanggan tetap menagih komitmen PLN menyangkut pelayanan. Sebab, dua bulan terakhir, listrik mengalami pemadaman bergilir, bahkan lampu-lampu jalan di jantung kota tak lagi menyala. PLN beralibi tiga mesin miliknya mengalami kerusakan. “Kerusakan sudah ber-

langsung cukup lama, apa upaya yang dilakukan PLN selama ini, kok sepertinya hanya mematung, hanya menunggu mesin kembali sehat,� ujar tokoh masyarakat Bengkalis, H Efendi Buntat, Minggu (1/6). Buntat malah menegaskan mustahil rasanya kontrak yang dijalankan PLN selama ini dengan pihak ketiga. “Kalau dalam klausul kontrak tidak dibunyikan, seperti pihak ketiga harus secepatnya mencari mesin pengganti atau memperbaiki kalau sewaktu-waktu mesin yang ada mengalami gangguan,� timpalnya. “Mestinyakan ada jeda waktu kerusakan. Kalau rusaknya dua atau tiga hari atau paling lama seminggulah, mungkin masih bisa ditolerir, tapi bagaimana kalau sudah berbulan-bulan seperti ini, apakah PLN cukup berdiam dan menunggu saja,� sambung Buntat bernada kesal. Yang jelas, kata Buntat, masyarakat sebagai pelanggan PLN tidak pernah berurusan dengan pihak ketiga. Masyarakat hanya tahu kalau listrik itu ke-

wenangan PLN dan selama ini masyarakat membayar daya listrik kre PLN. “PLN sejatinya tidak cukup hanya menggesa, kaji kembali kontrak kerja sama dengan pihak ketiga. Bisa jadi PLN tidak dirugikan apapun akibat pemadaan bergilir, karna PLN hanya beli daya, kalau suplay daya tak ada yang tak keluar duit. Tapi pelanggan pasti dirugikan,� keluh Buntat lagi.

Keluhan serupa juga dilontarkan pelanggan PLN di Kota Sungai Pakning, mereka meminta PLN bekerja serius agar pemadaman listrik segera diatasi. “Kita minta PLN serius menangani kerusakan mesinnya. Ini sudah hampir satu bulan pemadaman bergilir berlangsung,� ujar Ketua Depot Kreatifitas Anak Melayu (Dekam) Kecamatan Bukit Batu, Rusdi Ispandi. (zul/alf)

RAMAH TAMAH - Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh, menggelar ramah tamah dengan Indonesia Mengajar, belum lama ini. (zul)

Puluhan Besi Penutup Drainase Dicuri gumpul besi-besi tua yang ada di Bengkalis. “Kita tidak tahu siapa yang mengambil atau dijual ke mana besi-besi itu, tapi kalaupun dijual harganya cukup lumayan,� ujar pemilik toko lainnya. Lubang-lubang yang menganga di depan kantor Bupati tersebut, selain merusak tata kota juga berbahaya bagi pejalan kaki, terlebih anak-anak. Selain drainase-nya dalam, air yang ada juga kotor dan bau. “Harus segera ditutup sebelum terjadi hal yang tidak dii i k � j A

yang tinggal di jalan A Yani. Tidak hanya di depan kantor Bupati, besi-besi penutup juga banyak yang hilang di jalan A Yani sekitar lapangan Tugu dan depan bekas kampus STIE Syariah. Akibat lubang drainase tidak tertutup, sempat salah satu mobil warga terperosok ke dalam lubang, karena pemilik mobil mengira lubang-lubang tersebut ditutup dengan besi. Aksi pencurian tersebut ditengarai dilakukan tengah malam atau menjelang subhh i k l i i ki

para pelaku tidak pernah terendus warga. “Pelaku berkemungkinan membawa gerobak, karena kalau dipikul saya yakin tidak kuat,�ujar Said pula. Masih menurut Said, ke depan Pemkab Bengkalis melalui SKPD terkait kalau membuat besi penutup lagi harus dibuat sedemikian rupa, tidak mudah dibuka oleh maling. “Mungkin bisa dibaut di batu coran trotoar, yang penting tidak mudah dibuka-buka seperti sekarang ini,� saran S id ( l)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
020614 by Harian Pagi Metro Riau - Issuu