Issuu on Google+

Dari satu buku yang diterbitkan 1977 oleh 12 orang Ibu2 Badan Kontak Wanita KRIS


Inilah foto mereka2 itu yang menyusun buku ini dengan kata2: SEKEDAR SUMBANGSIH KAMI


FOTO2 DIBAGI DALAM 7 BAB: Awal revolusi fisik Masa “BERSIAAAAP” Kongres KRIS di Jogyakarta Semua milisia “satu atap” Si Tu’a Tamu dari “SEBERANG” Pembinaan generasi penerus


AWAL REVOLUSI FISIK


Slogan2 untuk membakar semangat oleh Willy Pesik dkk


Di gedung di Jalan Cilacap, Jakarta


Bagi editor kurang jelas KAPN dan DIMANA?


Kaum wanita turut serta: Ibu Mr. Maria Ulfah dan juga Ibu Umbas


Di Fakultas Kedokteran, Salemba, Jakarta mempersiapkan diri


Rumah Sakit Perguruan Tinggi berorganisasi


17 Agustus 1946 di Jalan Pegangsaan Timur 56


Ibu Umbas dan Ibu Wenas


Bung Sjahrir memberi sambutan


Bung Sjahrir dibantu Latifah Marzuki membuka penutup tugu


This photo album contains sample pages to get you started. To add your own pages, click the Home tab, then click the New Slide gallery.


Diperbatasan kota Jakarta, pemudi2 KRIS bebas bergerak.


CHOOSE A LAYOUT ‌then click the placeholders to add your own pictures and captions.


Demikianlah rupa para prajurit kita


Pria wanita siap untuk mempertahankan kemerdekaan


MASA “BERSAAAAAP”


Daerah pinggiran kota Jakarta


Willy Pesik, Komandan Moniaga dan anak2 buahnya


Wartawan luar negeri mengamati keadaan


Cewek2 tidak gentar melawan penjajah


Pakaian ala kadarnya tetapi semangat: MAJU TERUS


Miss Kembang Puteri Indonesia Timur!


Potret seorang PEJUANG KEMERDEKAAN asal Indonesia Timur


Bung Karno dan Ibu Fat mengunjungi pasukan2 KRIS dipedalaman


Bersantap siang bersama prajurit (Sajiannya nasi jagung)


SEMENTARA ITU DI JOGYAKARTA BERLANSUNG

KONGRES KRIS PERTAMA


Di Hotel MERDEKA


Bung Karno memberi sambutan


Semua pejuang cewek pun rapih hadir


Puteri mahasiswa Fakultas Kedokteran hadir


Anggauta2 palang merah asyik mendengar


‌.dan di Lapangan Merdeka , Jpgyakarta diselenggarakan parade kekuatan milisia KRIS


Pimpinan milisia KRIS menerima penghormatan


Sipil dan milisia harus bersama dan bersatu ‌‌..


Orkes musik tradisional mengiringi ‌..


Defile diawali Bedera Merah Putih dan Bendera KRIS


PERCAYA ATAU TIDAK?


Inspeksi


Setelah upacar ‌ istirahat sejenak‌


Istirahat ……


Menjaga keamana Kongres KRIS


Membantu menjaga keamanan berlangsungnya Kongres KRIS


Menuju stasiun Tugu untuk kembali ke pangkalan.


Kongres juga diramaikan friendly game SEPAK BOLA


Tempat terselenggaranya Kongres KRIS I


Demikianlah keadaan hotel inipada waktu itu!


Inilah suster2 dpp “Zuster Pailaha, tak seorangpn terlibat skandal�


PERINGATAN HUT KE II KRIS 8 OKTOBER 1947 JOGYAKARTA


Jenderal Sudirman tiba di tempat


Bung Karno menyampaikan sambutan


SI TU'A Setelah mendekam lebih dari dua tahun di pembuangan Serui, Papua , oleh rezim NICA (van Mook), Dr. G.S.S.J. Ratu Langie dibebaskan dan ia bersama rombongan diharuskan langsung ke Jogyakarta.


Namun setelah berangkat dari Surabaya kereta api dihentikan di Madiun dimana rombongan ex Serui berkesempatan menghadiri acara peringatan HUT KRIS


Dengan gembira si Tu’a menerima karangan bunga


Si Tu’a memberikan sambutan dan didengarkan dengan cermat


Berfoto bersama panitia (Oom Nelwan nr 5 dari kiri)


Kembali naik kereta api untuk terus ke Jogya


DI STASIUN TUGU JOGYA PENERIMAAN HANGAT OLEH MASYARAKAT DAN PARA PEMIMPIN NEGARA


Walaupun

lelah berbahagia menerima bunga angrek


Oom Alex Maramis juga hadir distasiun


Pekik “MERDEKA” dari segenap hadirin …. Ya merdeka …


WALAUPUN LELAH ‌‌.

Oom Sam mengunjungi berbagi tempat dimana para pejoang bertugas membela kemerdekaan


Mengunjungi tempat Panitia Mempersatukan Keluarga, dpp Notji Kindangen dan Jan Wayong


Bersalaman dengan pejabat


Bersalaman dengan para hadirin



Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi (KRIS)