Issuu on Google+

SENIN, 15 APRIL 2013

EDISI NO: 8004

ECERAN: Rp4000,-

Perindo Sulut Segera Deklarasi, Hary Tanoe Siap Lantik Vega Jr Cs

7.000 Warga Sulut Ingin Gabung

Editor: Budi Siswanto Peliput: Tenny Assa

MANADO-Persatuan Indonesia (Perindo) dalam waktu dekat segera dideklarasikan di Sulut. Organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang dibentuk orang terkaya ke-5 di Indonesia Hary

Hendrik K Luntungan

Tanoesoedibdjo (HT) ini sedang naik daun. Bahkan, di Sulut sendiri, dalam akun facebook Perindo tercatat sudah 7 ribu warga yang ingin mendaftar. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Perindo Hendrik Kawilarang Luntungan (HKL) kepada koran ini menjelaskan, HT yang adalah

pemilik MNC Group memberi perhatian khusus terhadap Sulut. Menurut HKL, karena owner perusahaan media raksasa terbesar di Asia Tenggara itu menilai Sulut daerah yang sangat komitmen terhadap semangat kebersamaan. ‘’Beliau (HT, red) sudah menyatakan kesiapannya melantik

pengurus Perindo Sulut,’’ kata pengusaha muda Sulut yang sukses berkarir di Jakarta ini, usai rapat bersama di MNC Tower Jakarta Jumat (12/4) lalu. HKL menjelaskan, Perindo didirikan untuk menjadi pressure Baca 7.000... Hal: 11

Hary Tanoesoedibdjo

Lion Air Tersedot Angin KNKT Masih Selidiki Penyebab Undershoot Editor: Tommy Waworundeng

DENPASAR - Terhempasnya Boeing 737-800 NG (Next Generation) Lion Air, Sabtu (13/4) sore, di perairan tak jauh dari ujung landasan 09 Bandara Ngurah Rai, Bali, mengundang tandatanya. Pasalnya, pesawat masih terbilang

baru dan secara teknis sangat laik terbang. Pilot juga disebutkan sehat dan layak menerbangkan pesawat. Lalu, bagaimana dengan keadaaan cuaca menjelang pendaratan? Banyak saksi menyebutkan, cuaca saat itu tengah mendung dan langit gelap. Apakah akibat cuaca buruk? Tanpa maksud mempengaruhi investigasi kecelakaan yang tengah dilakukan KNKT, Angkasa.co.id mencatat sejumlah kecelakaan dengan indikasi cuaca hampir serupa. Di antaranya adalah jatuhnya B737-200

   

400 Kaki  Â?Â?Â?Â? Â? ­Â?      € 

       

200 Kaki           100 Kaki        downdraft 

Baca LION... Hal: 11

50 Kaki ‚   ƒ    

ILS (Isntrument Landing System) pesawat secara otomatis memberitahukan arah, kecepatan, dan ketinggian pesawat

Touch Down 9 FEET0

Dahlan Iskan Puji Pilot Lion

Ghazali Kemungkinan Kelelahan Editor: Tommy Waworundeng

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, memuji keputusan pilot Lin Air yang mendaratkan Baca DAHLAN... Hal: 11

Buron yang Menghasilkan Panja

9 FEET0

1

Microburst adalah angin kecepatan tinggi yang turun (downdraft) dari bawah awan kumulus yang berpotensi hujan. Angin kecepatan tinggi ini tak kasat mata, sehingga diidentifikasikan awan mana yang berpotensi menimbulkan microburst. 9 FEET0

1

2

8

2

8

2

8

2

7

3

7

3

7

3

7

3

Boeing Klaim 737 800 NG Tercanggih di Dunia Editor: Tommy Waworundeng

JAKARTA -Pesawat Boeing 737-800 NG (Next Generation) ini, merupakan pesawat komersial untuk penerbangan jarak dekat dan jauh yang diklaim tercanggih di dunia. Pesawat ini pertama kali dibuat pada 2001, dan resmi mengudara mulai 2007. Lion Air membeli 40 unit pesawat seri 737-800 NG. Yang pertama digarapnya adalah pesawat dengan nomor registrasi PK-LFG dan PK-LFF. Boeing 737-800 NG Lion Air bernomor penerbangan JT 904 yang celaka saat mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (13/4) sore Wita, baru diterima sekitar pekan

 

   

      �� ���      ­   €‚ ƒ  

   „ „… ­ † �‡ˆ‡  � 

 ˆˆ�   

 † ‰ �‡�Š     �‡�Š   ­ ­ ­„­    ƒ     ­ �� Šˆ‹  ƒ  ƒ  ƒ „

 Œ‡  ­     „      �‹           „

 Ž  �ˆ ˆ‰ ��� „  

ˆ„      „ � „ Ž Š‘’“

‡�ƒ‘’“

‡� ��‰�  ”�� ˆ� ‰ ˆŠ •  ‰ ��ˆ–�Š‹ˆˆ

Dua Warga Manado Terdaftar di Penumpang Lion

UN Digeser Kamis

Editor: Bahtin Razak Peliput: Hendra Paat/Vivi Sondang/Tim MP

MANADO — Polemik Ujian Nasional (UN) 2013 berakhir dengan penundaan pelaksanaannya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan UN di Sulut Baca UN... Hal: 11

1

8

Baca BOEING... Hal: 11

TELAH lahir: Panja Ketenagakerjaan BUMN di Komisi IX DPR RI. Itulah kesimpulan rapat kerja Komisi IX DPR dengan menteri tenaga kerja dan transmigrasi serta menteri BUMN 10 April lalu. Saya senang dengan Baca BURON... Hal: 4

9 FEET0

1

Mama Altje Bersyukur Anaknya Selamat Di antara 101 penumpang yang selamat dalam insiden terhempasnya pesawat Lion Air di dekat Pantai Kuta, Bali, merupakan warga Manado. Warga Kelurahan Pakowa ini bernama Maria Inke Sengkey. Ia duduk di 6A. Editor: Tommy Waworundeng Peliput: Melky Karwur

MARIA, mahasiswa Institut Teknologi Harapan Baru (ITHB) Bandung. Neneknya tinggal di Tomohon, tepatnya di Lingkungan 8 Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan. Sedangkan orang tua Maria berdomisili di Kelurahan Pakowa. “Orang tua Maria, Altje dan suaminya hanya

Altje Lasut dan Maria Sengkey.

pada hari minggu atau hari libur datang ke Tomohon, tapi hari ini (kemarin, red) belum datang,� ujar Oma Tin, sapaan akrabnya. Ternyata Ia pun belum mengetahui kalau cucunya mengalami insiden kecelakaan, walaupun selamat. Selanjutnya, ia meminta tetangganya memberitahu nomor telepon anaknya untuk dihubungi. “Oma kwa nda ada HP, cuma ada pa birman dorang pe nomor (Oma tidak punya HP, hanya tetatangga yang simpan nomor telepon mereka),� tukasnya. Altje Lasut, ibu Maria ketika dihubungi via HP mengaku belum mendapat kepastian tentang kebenaran kalau anaknya berada Baca MAMA... Hal: 11

GSVL Dengar Langsung Aspirasi Pedagang SC MANADO— Untuk mendengarkan langsung aspirasi dari para pedagang, Sabtu (13/4) lalu Wali Kota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bertemu dengan para pedagang Shopping Centre (SC). Dalam pertemuan tersebut, banyak aspirasi dan masukan dari para pedagang yang nantinya sangat bermanfaat sebagai bahan untuk kebijakan. Wali kota Baca GSVL... Hal: 11

Istimewa

LEBIH DEKAT: Wali Kota GS Vicky Lumentut saat berbincang-bincang dengan beberapa pedagang di Shopping Centre, Sabtu (13/4).

Amburadulnya Manajemen UN DILUAR dugaan, Ujian Nasional (UN) SMA/SMK dan MA tahun ini tak semulus yang direncanakan. Naskah soal dan jawaban UN yang ditunggu-tunggu sejak Kamis pekan lalu, belum diterima lengkap dari kantor percetakan di Jakarta. Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut dan Diknas 15 kabupaten/kota yang sudah siap menggelar ujian akhir, Senin (15/4) dilanda kecemasan, karena sampai H-2 naskah UN belum semuanya tiba di Manado. Kadis Diknas Sulut J Star Wowor dan panitia UN Sulut makin galau memikirkan cara mendistribusikan naskah tepat waktu. Maklum, idealnya seperti tahun-tahun sebelumnya, naskah UN sudah didistribusikan ke kabupaten/ kota seminggu sebelum hari H. Alasan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh, sengaja naskah UN didistribusi ke kabupaten/ kota saat H-3, supaya tak terjadi kebocoran. Maklum setiap tahun, pasti ada kebocoran di tingkat implementasi. Kebocoran yang terjadi di hampir semua sekolah, yang disebabkan ada kolusi antara penyelenggara, pihak sekolah dan peserta UN. Sampai di sini kita semua sepakat. Bahwa kebijakan Kemendiknas mengambil alih pencetakan naskah UN dan mengatur jadwal distribusi, bertujuan mencegah skandal dan kolusi. Di titik ini, alasan pak Mendiknas patut diapresiasi. Untuk alasan ini, kita semua sepakat dan mendukung penuh untuk menjaga kualitas dan integritas para lulusan. Namun sayang, niat mulia Mendiknas tidak mempertimbangkan dengan matang. Keinginan untuk menjaga kebocoran naskah UN, akhirnya berbuah kekacauan. Sangat jelas, pusat tak menguasai peta geografis sekolah peserta UN di Sulut. Dari sinilah kita bisa melihat, keterlambatan naskah UN akibat mismanajemen di tingkat kementerian, perusahaan percetakan dan sarana transportasi. Kementerian lalai dengan hitungan waktu dan sarana angkutan. Mereka juga lalai tak mengawasi rekanan pencetak naskah UN bekerja sesuai term. Kasus ini bisa diminalisir, seandainya naskah UN dicetak di masing-masing provinsi seperti tahun lalu. Naskah tak mudah bocor, karena aparat kepolisian dan elemen masyarakat ikut mengawasi. Dan selama ini, amat jarang naskah bocor di perusahaan percetakan atau di tingkat penyelenggara. Karena biasnya skandal terjadi saat UN berlangsung.(*)



Manado Post Senin 15 April 2013